Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 431
Page 1
BTN untuk Keluarga Indonesia 2025 LAPORAN TAHUNAN PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 2
TENTANG LAPORAN TAHUNAN Laporan Tahunan ini merupakan laporan terintegrasi yang berisi ikhtisar data keuangan penting selama 5 (lima) tahun terakhir, profil perusahaan, laporan Direksi dan Dewan Komisaris, analisis dan pembahasan manajemen yang meliputi pencapaian kinerja Perusahaan, dibandingkan dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya, proyeksi kinerja serta prospek perusahaan. Dalam Laporan Tahunan ini juga dilaporkan tentang penerapan tata kelola perusahaan yang meliputi struktur dan proses tata kelola termasuk penerapan sistem manajemen risiko yang di antaranya menggambarkan profil risiko dan pengelolaannya. Dengan demikian Laporan Tahunan ini menempatkan kinerja historis ke dalam konteks dan menggambarkan risiko, peluang, dan prospek Perseroan di masa depan, sehingga diharapkan dapat membantu pemegang saham dan pemangku kepentingan memahami tujuan strategis Perseroan dan kemajuannya dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan.
Page 3
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2025
BTN untuk
Keluarga
Indonesia
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (selanjutnya efektivitas strategi transformasi yang dijalankan. Melalui
disebut Perseroan atau BTN) senantiasa berkomitmen inovasi produk, penguatan sinergi, serta komitmen
bukan hanya sekadar sebagai institusi perbankan, terhadap prinsip keberlanjutan, Perseroan berupaya
tetapi sebagai mitra finansial yang hadir dalam setiap memastikan bahwa setiap keluarga Indonesia memiliki
fase kehidupan keluarga Indonesia. Sebagai bank akses terhadap layanan keuangan yang aman,
yang memiliki sejarah panjang dalam pembiayaan terpercaya, dan memberikan nilai tambah. Pada
perumahan nasional, Perseroan memaknai “keluarga” tahun 2025 Perseroan berhasil membukukan laba
sebagai fondasi utama pembangunan sosial dan bersih konsolidasian sebesar Rp3,50 triliun melonjak
ekonomi. Oleh karena itu, seluruh inisiatif strategis 16,42% secara tahunan (year-on-year/yoy). Perseroan
Perseroan diarahkan untuk mendukung kebutuhan mencatat pertumbuhan laba yang signifikan sejalan
hunian yang layak, akses pembiayaan yang inklusif, dengan total aset Perseroan yang kini mencapai
serta solusi keuangan yang berkelanjutan bagi Rp527,79 triliun meningkat 12,39% dari tahun 2024.
masyarakat luas.
Dengan fundamental yang semakin kuat, transformasi
Melalui komitmen tersebut, pada tahun 2025 Perseroan yang konsisten, serta sinergi yang semakin solid,
berhasil menjaga pertumbuhan kredit, khususnya Perseroan optimistis dapat terus bertumbuh dan
pada segmen pembiayaan perumahan, sebagai core memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku
business Perseroan. Total kredit di tahun 2025 mencapai kepentingan. Perseroan menegaskan tekad untuk
Rp312,58 triliun (2025) meningkat dari Rp286,14 triliun di tumbuh bersama masyarakat, membangun
tahun 2024. Peningkatan kualitas aset terjaga dengan kepercayaan, serta berkontribusi nyata dalam
NPL gross 3,17%, penguatan struktur permodalan menciptakan kesejahteraan yang inklusif dan
yang lebih stabil dengan CAR sebesar 19,02%, serta berkelanjutan bagi bangsa.
perbaikan rasio-rasio keuangan lainnya menunjukkan
Laporan Tahunan 2025 3
Page 4
00
KESINAMBUNGAN
TEMA
Laporan Tahunan 2024 Laporan Tahunan 2023
DIGITAL TRANSFORMATION KARENA HIDUP
FOR SUSTAINABLE GROWTH GAK CUMA TENTANG HARI INI
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (selanjutnya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya
disebut Perseroan atau Bank BTN) senantiasa disebut Perseroan atau Bank BTN) melakukan
agile dalam menjalankan bisnisnya, beradaptasi terobosan strategi pengembangan produk untuk
dengan perubahan lingkungan. BTN telah menangkap peluang yang timbul dari demografi
menetapkan visi dan misi sebagai arah penduduk Indonesia yang didominasi oleh
pengembangan Perseroan di masa depan. Visi Gen Z dan milenial. Hal tersebut diwujudkan dengan
tersebut adalah “Menjadi Best Mortgage Bank in mengembangkan fitur dan layanan Bank BTN dalam
Southeast Asia pada tahun 2025.” memiliki rumah, investasi dan menyiapkan dana
Salah satu faktor penentu dalam penerapan inisiatif- pensiun yang terintegrasi secara digital melalui Hero
inisiatif stratejik tersebut adalah dengan melakukan Campaign-nya yaitu Hidup Gak Cuma Tentang Hari
transformasi digital yang didukung oleh pengelolaan Ini (HGCTHI). Bank BTN mengajak para milenial untuk
teknologi informasi yang adaptif. BTN telah melakukan mengembangkan bisnis jadi lebih besar dan memiliki
penguatan proses digitalisasi peminjaman dan kesadaran bahwa sekarang waktunya untuk punya
pendanaan dan telah mengembangkan digital rumah dengan tetap menjalani gaya hidup tanpa
branches; meningkatkan kapabilitas transaksi perlu khawatir terhadap KPR yang mereka miliki.
perbankan dalam menyediakan layanan BTN mobile Pengembangan bisnis perumahan di segmen first
yang baik; meningkatkan produktivitas penjualan home buyer yang menjadi captive market Bank BTN
di segmen pendanaan serta penguatan teknologi diharapkan akan dapat mendorong pertumbuhan
informasi. bisnis hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan.
Transformasi digital juga tercermin melalui
pembentukan Divisi Digital Operations dan Divisi
Digital Operations Risk untuk memastikan layanan
dan operasional Perseroan ter-deliver dengan baik
serta penguatan teknologi informasi, digital, dan
operation risk untuk memitigasi potensi risiko di area
cyber dan digital. BTN optimis bahwa berbagai upaya
yang dilakukan akan mampu menjadi mendorong
pertumbuhan Perseroan dalam jangka panjang.
4 Laporan Tahunan 2025
Page 5
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Laporan Tahunan 2022 Laporan Tahunan 2021
PENGEMBANGAN TRANSFORMASI
TRANSFORMASI BISNIS DAN MENUJU
DIGITALISASI BERBASIS BEST MORTGAGE BANK
EKOSISTEM PERUMAHAN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Mengusung semangat transformasi pertumbuhan
(selanjutnya disebut Perseroan atau Bank BTN) terus bisnis yang berkelanjutan, Perseroan menapaki tahun
melaksanakan transformasi bisnis yang antara lain 2021 dengan percaya diri dalam menjalankan visi
meliputi transformasi model operasional cabang, dan misinya. Dengan fundamental kokoh yang sudah
mengembangkan struktur Strategic Business dibangun sepanjang tahun 2020, langkah Perseroan ke
Unit (SBU) dan menyusun transformasi human depan akan semakin mantap bertransformasi Menjadi
capital untuk mendukung rencana bisnis dan The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun
meningkatkan kapabilitas pegawai dalam rangka 2025.
mencapai visi di tahun 2025 serta mengembangkan Tahun ini Perseroan akan terus meningkatkan layanan
KPR di segmen milenial dengan pengembangan perbankan yang dimiliki, disrupsi pandemi COVID-19
konsep Transit Oriented Development (TOD). memberikan kesempatan bagi Perseroan untuk
Seiring dengan transformasi bisnis, Perseroan memacu performa layanan digital seperti banking
juga memperkuat kapabilitas digitalisasi bisnis, from home dan aplikasi mobile banking serta membuat
khususnya untuk mengembangkan bisnis berbasis variasi produk KPR bersama produk cash management
ekosistem perumahan melalui ekspansi value chain maupun produk tabungan untuk menarik nasabah
bisnis perumahan dengan membangun one stop agar lebih loyal terhadap Perseroan.
shop financial solution layanan perbankan secara Sejak berdiri, Perseroan juga menjadi mitra pemerintah
menyeluruh di segmen SME Komersial, Korporasi dalam mendukung perekonomian khususnya sebagai
dan Nasabah Lembaga. Transformasi bisnis dan agent of development dengan merealisasikan kredit
digitalisasi berbasis ekonomi perumahan yang telah lebih dari Rp640 triliun dan disalurkan kepada lebih dari
dilakukan mampu meningkatkan kinerja Perseroan lima juta masyarakat di Indonesia dari seluruh segmen
sesuai dengan harapan para stakeholders. dan terus berupaya menjadi pemimpin dan inovator di
dalam kompetisinya dengan perbankan nasional.
Laporan Tahunan 2025 5
Page 6
00
DAFTAR
ISI
3 Tema dan Arti Tema 9 Sekilas Tentang Perseroan
4 Kesinambungan Tema 10 Jejak Langkah
6 Daftar Isi 12 Kontribusi Terbaik Kami
KILAS KINERJA 16 105
Reviu Visi dan Misi Oleh Dewan Komisaris dan
Direksi
106 Framework Budaya Perusahaan
18 Pencapaian Kinerja Penting 2025
108 Kegiatan Usaha
20 Ikhtisar Data Keuangan Penting
Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan
108 yang Dijalankan
20 Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan
109 Produk dan Jasa
29 Ikhtisar Operasional
124 Wilayah Operasional
30 Informasi Saham
126 Struktur Organisasi
33 Aksi Korporasi 128 Daftar Keanggotaan Asosiasi
Aksi Penghentian Sementara Perdagangan Saham 129 Profil Direksi
33 (Suspension) dan/atau Penghapusan Pencatatan 150 Profil Dewan Komisaris
Saham (Delisting)
169 Profil Dewan Pengawas Syariah
34 Informasi Obligasi, Sukuk dan/atau Obligasi Konversi
173 Profil Pejabat Eksekutif
36 Informasi Sumber Pendanaan Lainnya 201 Profil Pegawai
38 Rating Perusahaan 2025 201 Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin
201 Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan
39 Laporan Analis Perusahaan
201 Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia
41 Peristiwa Penting di Tahun 2025
202 Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Jumlah Pegawai Berdasarkan Status
202 Ketenagakerjaan
LAPORAN DIREKSI DAN 202 Jumlah Pekerja Berdasarkan Masa Kerja
DEWAN KOMISARIS 50
203 Komposisi Pemegang Saham
204 Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
205 Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih
52 Laporan Direksi
Komposisi Pemegang Saham Masyarakat Kurang
206 dari 5%
70 Laporan Dewan Komisaris
Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan
84 Tanggung Jawab Pelaporan Tahunan 2025 207 Direksi
208 Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen
208
PROFIL PERUSAHAAN 86
Klasifikasi Pemegang Saham
209 Pemegang Saham Utama dan Pengendali
Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi dan Perusahaan
209 Ventura Bersama
88 Identitas Perusahaan
Nama dan Alamat Kantor Wilayah, Kantor Cabang 210 Informasi Kelompok Usaha Bank
90 Konvensional dan Kantor Cabang Syariah 211 Struktur Grup Perusahaan
99 Jaringan Mitra Usaha 212 Kronologi Penerbitan Saham
101 Brand Perusahaan Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Obligasi
214 Serta Efek Lainnya
102 Riwayat Singkat Perusahaan
Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP)
103 Keterangan Perubahan Nama 226 dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
104 Visi, Misi dan Budaya Perusahaan
226 Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
104 Visi
233 Penghargaan dan Sertifikasi
105 Misi
242 Informasi yang Tersedia pada Website
6 Laporan Tahunan 2025
Page 7
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
ANALISIS DAN 398
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,
Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha,
PEMBAHASAN MANAJEMEN Akuisisi atau Restrukturisasi Hutang dan Modal
ATAS KINERJA
Informasi Transaksi Material yang Mengandung
404 Benturan Kepentingan, Transaksi Afiliasi, dan
PERSEROAN 244 Transaksi Berelasi
Kebijakan Pemberian Pinjaman bagi Dewan
412
Komisaris/Direksi
246 Tinjauan Perekonomian Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan
412
Dana Besar
246 Analisis Perekonomian Global
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan
247 Analisis Perekonomian Indonesia
413
Dampaknya Terhadap BTN
248 Analisis Industri Perbankan 421 Perubahan Kebijakan Akuntansi
248 Analisis Industri Perumahan 422 Tingkat Kesehatan Bank
250 Analisis Posisi BTN dalam Industri Perbankan 422 Informasi Kelangsungan Usaha
252 Tinjauan Operasional
426
Pengungkapan Kerangka Governansi, Pengelolaan
dan Pengendalian Aspek Perpajakan
252 Rencana Strategis Bank
Respon Terhadap Perubahan Arah Kebijakan
274 Aspek Pemasaran 427
Moneter
274 Strategi Pemasaran 428 Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
297 Pangsa Pasar Laporan Penggunaan Tambahan Penyertaan Modal
430
298 Penanganan Pengaduan Nasabah Negara (PMN)
301 Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
301
323
Segmen Konvensional
Segmen Syariah
INFORMASI
340 Segmen Entitas Anak EKSPOSUR RISIKO DAN
345 Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain PERMODALAN 432
347 Tinjauan Keuangan
347 Kinerja Keuangan 434 Ukuran Utama (Key Metrics/Km1)
347 Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perbedaan Antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan pada Laporan Keuangan Sesuai Standar Akuntansi
356 437 Keuangan dengan Kategori Risiko Sesuai dengan
Komprehensif Lain Konsolidasian
Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Kategori Risiko
360 Laporan Arus Kas Konsolidasian (LI1)
Kemampuan Membayar Utang Perbedaan Utama Antara Nilai Tercatat Sesuai
363
dan Kolektibilitas Piutang 440 Standar Akuntansi Keuangan dengan Nilai Eksposur
363 Kemampuan Membayar Utang Sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2)
366 Kolektibilitas Piutang Penjelasan Mengenai Perbedaan Antara Nilai
441 Eksposur Sesuai dengan Standar Akuntansi
368 Rasio Keuangan Lain Keuangan dengan Ketentuan OJK (LIA)
369 Suku Bunga Dana 442 Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1)
372 Suku Bunga Dasar Kredit 446 Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
372 Analisis Kualitas Aset Produktif Permodalan - Fitur Utama Instrumen Permodalan
448 dan Instrumen Tlac-Eligible (CCA)
375 Akselerasi Pertumbuhan Fee Based Income
375 Pertumbuhan Volume Transaksi Digital Permodalan - Pengungkapan Kualitatif Mengenai
450 Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan
375 Struktur Permodalan Bank
Manajemen Risiko - Pendekatan Manajemen Risiko
Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal dan 452 Bank (OVA)
375
Dasar Penentuan Kebijakan
456 Rasio Pengungkit
376 Rincian Struktur Modal
462 Risiko Kredit
377 Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
540 Risiko Pasar
379 Investasi Barang Modal
546 Risiko likuiditas
380 Komitmen dan Kontinjensi
563 Risiko Operasional
381 Perjanjian Signifikan
Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal
SUMBER DAYA
384
Laporan Akuntan
MANUSIA 566
384 Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan
388 Pencapaian Target dan Target Ke Depan
388 Pencapaian Target 2025
568 Strategi Manajemen Human Capital
391 Target Ke Depan (Proyeksi)
Kebijakan dan Pelaksanaan Manajemen
394 Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP) 571 Human Capital
395 Kebijakan, Pengumuman dan Pembayaran Dividen
571 Rekrutmen
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
398
Umum
Laporan Tahunan 2025 7
Page 8
00 Laporan Tahunan 2025
573 Pengembangan Kompetensi 891 Fungsi Kepatuhan
576 Pengembangan Karir Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan
580 Evaluasi Kinerja 906 Pendanaan Terorisme (PPT) dan Pencegahan
Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM)
582 Remunerasi
909 Perkara Hukum
584 Program Pensiun
Sanksi Administratif yang Dikenakan Kepada
585 Human Capital Information System
Perusahaan, Anggota Dewan Komisaris dan
587 Internalisasi Budaya 911 Direksi oleh Otoritas Pasar Modal dan Otoritas
588 Keterbukaan Informasi Kepada Pegawai Lainnya
589 Struktur Pengelola Human Capital 911 Akses Informasi dan Data Perusahaan
590 Rencana Kerja Human Capital Tahun 2026 927 Kode Etik
Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka
TEKNOLOGI
932 Panjang Berbasis Kinerja Kepada Manajemen
INFORMASI 592 933
942
Whistleblowing System
Program Anti Korupsi
594 Master Plan dan Strategi Teknologi Informasi Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
949 Penyelenggara Negara (LHKPN)
596 Inovasi Teknologi Informasi
Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) dan
597 Infrastruktur Teknologi Informasi 950 Upaya Penyelesaian
598 Tata Kelola Teknologi Informasi
951 Pemberian Dana Kegiatan Sosial dan/atau Politik
605 Struktur Pengelola Teknologi Informasi
Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan
606 Evaluasi Penyelenggaraan Teknologi Informasi 951 Penyediaan Dana Besar
Kinerja Penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI)
606 951 Buyback Saham dan Buyback Obligasi
Tahun 2025
609 Rencana Kerja Teknologi Informasi Tahun 2026 951 Rencana Strategis Bank
Transaksi yang Mengandung Benturan
951
CORPORATE
Kepentingan
951 Perselisihan Internal
GOVERNANCE 610 951
Pencegahan Transaksi Orang Dalam (Insider
Trading)
Pencapaian dalam Penerapan Tata Kelola Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
612 Perusahaan
952 Keuangan
613 Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan Penerapan Keuangan Berkelanjutan Termasuk
952 Penerapan Tanggung Jawab Sosial dan
614 Tujuan dan Prinsip Penerapan Tata Kelola
Lingkungan
616 Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan
952 Laporan Tata Kelola Kelompok Usaha Bank
617 Implementasi Tata Kelola Perusahaan
955 Laporan Tata Kelola Unit Usaha Syariah
626 Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
974 Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
626 Struktur Organ Perusahaan Governance Principles for Banks yang Diterbitkan
984 oleh Basel Committee in Banking Supervision
627 Governance Soft Structure
628 Mekanisme Tata Kelola Perusahaan 986 Good Corporate Governance Assessment
628 Pemegang Saham
628 Rapat Umum Pemegang Saham
PROGRAM TANGGUNG
650 Direksi
JAWAB SOSIAL
680 Dewan Komisaris
Nominasi dan Remunerasi Direksi dan Dewan
DAN LINGKUNGAN 1006
730 Komisaris
736
Kebijakan Keberagaman Direksi dan Dewan
Komisaris INDEKS REFERENSI OJK
Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan
740
743
Dewan Komisaris
Organ dan Komite di Bawah Dewan Komisaris
LAPORAN KEUANGAN
794 Organ dan Komite di Bawah Direksi
858
Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian LAPORAN PUMK
Remunerasi Bagi Bank Umum
866 Akuntan Publik
868 Sistem Pengendalian Internal LAPORAN TINGKAT
874 Laporan Manajemen Risiko KESEHATAN
8
8 Laporan Tahunan 2025
Page 9
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sekilas
Tentang Perseroan
TOTAL ASET
Rp
527,79 triliun
PRODUK DAN JASA
Perbankan Perbankan
Konvensional Syariah
BIDANG USAHA
Bank Umum
JUMLAH KANTOR
642 118
Jaringan Kantor Jaringan
Konvensional Kantor Syariah
KEPEMILIKAN
SAHAM
Publik Asing 10,56%
Publik Domestik 29,44%
PT Danantara
Asset Management 60,00%
Laporan Tahunan 2025 9
Page 10
00
JEJAK
LANGKAH
1897 1942 1945
Perseroan berdiri dengan nama Perseroan diambil alih Pemerintah Pemerintah RI mengambil alih
“Postspaarbank” pada masa Jepang dan diganti namanya Tyokin Kyoku dan didirikan Kantor
Pemerintahan Hindia Belanda. dengan Tyokin Kyoku atau Kantor Taboengan Pos.
Tabungan.
1953 1963 1965
Dikukuhkan sebagai badan Berganti nama menjadi Bank Pengintegrasian Bank-Bank Umum
hukum di bawah Kementerian Tabungan Negara dan berpindah Negara dan Bank Tabungan Negara
Perhubungan dan diizinkan menjadi di bawah Menteri Urusan ke dalam Bank Sentral. Berdiri Bank
membuka Kantor Cabang. Bank Sentral. Tunggal dengan nama Bank Negara
Indonesia yang terdiri dari Bank
Tabungan Negara, Bank Indonesia,
Bank Koperasi Tani dan Nelayan,
Bank Umum Negara, BNI 1946 dan
Bank Dagang Negara.
1976 1986 1989
Realisasi KPR BTN pertama kali Pada 1986, BTN menandatangani Pertama kali menerbitkan Obligasi
di Perumahan Tanah Mas Kota akad kredit dengan IBRD/Bank Dunia dan awal melaksanakan kegiatan
Semarang. senilai US$266,55 juta. bank umum.
2002 2005 2008
Dengan sistem online real sistem Pembentukan Usaha Unit Syariah Memperoleh Sertifikasi ISO 9001-
berbasis IBM-AS400, teknologi dan dibuka Kantor Cabang Syariah 2000 untuk layanan kredit jangka
informasi diimplementasikan ke pertama di Jakarta Harmoni. menengah atas dengan pola
seluruh Kantor Cabang. layanan 1-5-1.
2014 2015 2016
Perseroan bersama SMF Perseroan turut serta mensukseskan Perseroan melanjutkan agenda
menandatangani Sekuritisasi Program Sejuta Rumah untuk transformasi yaitu “Digital Banking
terbesar. Rakyat. Periods”.
2020 2021 2022
Memperbarui visi menjadi The Best Transformasi untuk mencapai Perseroan melakukan aksi korporasi
Mortgage Bank in Southeast Asia pertumbuhan yang Berkelanjutan. berupa Penambahan Modal
pada tahun 2025. dengan Memberikan Hak Memesan
Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD
II) dalam rangka penerbitan Hak
Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD) atau Rights Issue.
10 Laporan Tahunan 2025
Page 11
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
1946 1949 1950
Semua Kantor Taboengan Pos Pemerintah RI membuka kembali Perubahan nama menjadi “Bank
diduduki oleh Belanda dan berhenti Kantor Taboengan Pos dengan Tabungan Pos” oleh Pemerintah RI.
bekerja. nama Bank Tabungan Pos RI.
1968 1971 1974
Bank tunggal kembali dipecah dan BTN bekerja sama dengan Perum Mendapat tugas membiayai
dibuka kembali Bank Tabungan Pos dan Giro untuk melaksanakan perumahan rakyat dari Menteri
Negara disingkat BTN. program Tabungan Nasional Keuangan.
(Tabanas) dan Tabungan Asuransi
Berjangka (Taska).
1992 1994 2001
Menyandang Status sebagai Memperoleh izin untuk beroperasi Direkapitulasi oleh Pemerintah RI
perseroan terbatas milik negara sebagai Bank Devisa. dengan nilai Rp13,6 triliun.
(Persero).
2009 2012 2013
Sekuritisasi KPR melalui Kontrak Melakukan Right Issue. Perseroan melakukan transformasi
Investasi Kolektif Efek Beragun Aset menuju leading housing bank dan
(KIK-EBA) pertama di Indonesia. world class banking.
Perseroan melakukan Penawaran
Umum Saham Perdana (IPO) dan
listing di Bursa Efek Indonesia (Go
Public).
2017 2018 2019
Pengembangan berbagai produk Pengembangan ekosistem digital Menjadi Housing Market Maker dan
dan layanan yang berbasis digital, untuk mendukung bisnis sebagai Memperkuat Posisi Sebagai Bank
salah satunya adalah pembukaan bank pembiayaan perumahan Terbesar ke-5.
Smart Branch Jakarta Harmoni. terdepan di Indonesia.
2024 2025
Perseroan meresmikan logo baru • Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN menyetujui
BTN pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah (UUS) kepada PT Bank Syariah
Nasional (BSN). Melalui keputusan ini, seluruh hak dan kewajiban UUS BTN
dialihkan ke BSN.
• Peluncuran Super App balé by BTN.
Laporan Tahunan 2025 11
Page 12
00
KONTRIBUSI
TERBAIK KAMI
ESG
Penerapan ESG
dalam Transformasi
Berkelanjutan
BTN melanjutkan komitmennya yang kuat dalam
menerapkan pilar pelestarian lingkungan, sosial, dan
tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG)
sebagai bagian dari upaya strategis Perseroan. Sebagai
bank penyalur KPR terbesar di Indonesia, penerapan
ESG bagi BTN tidak lagi sekadar kewajiban kepatuhan,
melainkan fondasi penting dalam memperkuat kualitas
layanan, transparansi, serta keberlanjutan model bisnis.
Konsistensi BTN dalam meningkatkan transparansi ESG
tercermin melalui kinerja pengungkapan informasi
yang semakin jelas, terukur, dan akuntabel kepada
seluruh pemangku kepentingan.
Komitmen tersebut diperkuat dengan keberhasilan BTN
meraih berbagai apresiasi, antara lain penghargaan
Public Company with Trusted Green Achievement in
Emission Reduction and Trusted Diamond Achievement
In Emission Transparency dari Investortrust.id &
Datatrust, serta penghargaan Leadership AAA -
Indonesia’s Leaders in ESG Transparency dari BGK
Foundation. Perolehan ini mencerminkan kontribusi
positif BTN terhadap pembangunan berkelanjutan.
Apresiasi tersebut menegaskan posisi BTN sebagai keuangan dari berbagai negara. Keanggotaan ini
Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga menegaskan komitmen BTN untuk terus meningkatkan
Indonesia, sekaligus menunjukkan peran aktif praktik sustainable banking sesuai standar
perusahaan sebagai agen perubahan yang proaktif internasional.
dalam menerapkan standar tinggi pengungkapan ESG.
Dengan bergabungnya BTN, UNEP FI akan membantu
Dalam era keberlanjutan dan tanggung jawab Perseroan dalam mengimplementasikan keuangan
sosial yang semakin menjadi perhatian global, BTN berkelanjutan (sustainable finance), serta membuka
memahami bahwa transparansi merupakan kunci kesempatan berkolaborasi dan bertukar best
utama untuk membangun kepercayaan publik. Melalui practices berdasarkan Prinsip-Prinsip Perbankan yang
pengungkapan informasi ESG secara terbuka dan Bertanggung Jawab. Hal ini akan membantu BTN untuk
komprehensif, BTN tidak hanya memenuhi tuntutan menjadi pionir keuangan berkelanjutan di industri
regulasi, tetapi juga memastikan bahwa pemegang perbankan dan keuangan di Indonesia. Sebagai
saham, nasabah, regulator, dan masyarakat anggota UNEP FI, BTN telah menerapkan Prinsip-Prinsip
memperoleh gambaran yang utuh mengenai kinerja Perbankan yang Bertanggung Jawab (UN Principles
keberlanjutan perusahaan. Dengan demikian, manfaat for Responsible Banking), yang merupakan sebuah
penerapan ESG dapat dirasakan secara luas oleh seluruh kerangka kerja untuk mendorong industri perbankan
pemangku kepentingan secara berkesinambungan. yang berkelanjutan, sesuai dengan visi dan misi di
dalam Sustainable Development Goals (SDGs) dan
Selanjutnya, BTN merupakan Bank BUMN pertama Paris Climate Agreement.
yang menandatangani Prinsip-prinsip Perbankan yang
Bertanggung Jawab (UN Principles for Responsible Sebagai bagian dari perjalanan implementasi ESG
Banking), serta merupakan anggota United Nations yang berkelanjutan, BTN berkomitmen mewujudkan
Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI), misi perusahaan untuk menjadi ESG Champion in the
yaitu inisiatif global yang mendorong pengembangan Banking Industry. Komitmen tersebut diarahkan pada
industri perbankan berkelanjutan bersama lembaga perbaikan berkelanjutan dalam aspek lingkungan
12 Laporan Tahunan 2025
Page 13
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
hidup, pemberdayaan sosial, serta penguatan tata itu, BTN juga aktif mempromosikan pembiayaan Rumah
kelola, sehingga BTN dapat terus berkontribusi secara Rendah Emisi sebagai bagian dari pengembangan
nyata bagi pembangunan ekonomi nasional yang ekosistem hunian berkelanjutan.
inklusif dan berkelanjutan.
Komitmen ESG tersebut turut diperkuat dengan upaya
Sementara itu, BTN telah menunjukkan berbagai peningkatan kesadaran karyawan, vendor, dan nasabah
komitmen dalam penerapan pilar ESG pada aspek bisnis terhadap prinsip keberlanjutan melalui berbagai
dan operasional. Di antaranya melalui pemasangan program dan aktivitas komunikasi yang berkelanjutan.
panel surya pada kantor BTN milik sendiri, pengadaan Langkah ini mencerminkan keseriusan BTN untuk tidak
kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai kendaraan hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga
operasional, serta pengelolaan portofolio kredit kategori memastikan dampak sosial dan lingkungan menjadi
kegiatan usaha berkelanjutan dan integrasi aspek ESG bagian integral dalam setiap inisiatif perusahaan.
dalam pedoman portofolio (portfolio guidelines). Selain
BTN Siapkan Dukungan emisi karbon terbesar, mulai dari penggunaan energi,
proses konstruksi, hingga tahap perawatan dan
Pembiayaan 150.000 pemeliharaan. Oleh karena itu, program ini menjadi
bagian penting dari strategi BTN dalam menjawab
Rumah Rendah Emisi tantangan perubahan iklim.
Pada implementasi tahap awal, BTN telah menjalankan
beberapa pilot project dengan memanfaatkan material
Dalam rangka mendukung komitmen Pemerintah untuk ramah lingkungan berbasis daur ulang. Sebagai contoh,
mengakselerasi pasokan rumah layak huni yang sehat penggunaan floor decking yang mengandung sekitar
dan ramah lingkungan, BTN secara konsisten memacu 3,6 kilogram sampah plastik per unit rumah, serta
program penyediaan Rumah Rendah Emisi. Sejalan penerapan paving block yang memanfaatkan 2 kilogram
dengan gerakan nasional pembangunan rumah, sampah plastik per 1 meter persegi. Melalui pendekatan
BTN menargetkan pembiayaan bagi 150.000 Rumah bertahap hingga 2029, BTN menargetkan kontribusi nyata
Rendah Emisi pada tahun 2029. Dukungan kebijakan dalam estimasi pengurangan lebih dari 1,7 juta kilogram
dari Pemerintah menjadi landasan bagi BTN untuk terus sampah plastik, disertai penekanan emisi karbon sebesar
mendorong pembangunan hunian berkualitas dengan 2,42 ton CO2. Dampak lingkungan tersebut setara dengan
standar keberlanjutan yang lebih baik. penanaman sekitar 110.000 pohon dan optimalisasi area
penyerap emisi seluas 323 hektar.
Pengembangan Rumah Rendah Emisi diharapkan
mampu meningkatkan ketersediaan hunian layak huni Komitmen BTN dalam program Rumah Rendah Emisi
sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat tidak hanya diwujudkan melalui pembiayaan, tetapi
bagi generasi mendatang. Inisiatif ini juga mendorong juga melalui gerakan kolaboratif bersama para
hunian ramah lingkungan menjadi lebih terjangkau, pengembang. BTN mengarahkan pengembang untuk
serta meningkatnya permintaan komponen bangunan memastikan standar keberlanjutan pada aspek
berkelanjutan akan memperkuat rantai pasok green efisiensi energi, efisiensi air, pengelolaan sampah,
economy & circular economy. Sektor bangunan dan dan pengurangan polusi kawasan. Untuk mendukung
aktivitas perumahan merupakan salah satu kontributor efisiensi energi, setiap rumah diwajibkan memiliki desain
Laporan Tahunan 2025 13
Page 14
00
yang mengoptimalkan sirkulasi udara alami, antara lain Untuk menekan polusi dan memperkuat daya serap
dengan penyediaan ventilasi yang memadai, plafon karbon, pengembang juga diminta menanam minimal
tinggi, serta rasio jendela terhadap dinding sebesar satu tanaman penyerap emisi karbon pada setiap
15%–30% guna menciptakan kenyamanan termal rumah, serta memastikan ketersediaan ruang terbuka
secara alami. hijau sebesar 10% - 30% dari total luas kawasan
perumahan. Selain itu, proyek Rumah Rendah Emisi
Pada aspek efisiensi air, standar yang ditetapkan diarahkan menggunakan minimal 10% material ramah
meliputi penggunaan keran dengan debit rendah, lingkungan pada komponen dinding dan/atau lantai,
sistem sanitasi yang baik, penyediaan sumur resapan, sehingga dampak keberlanjutan tidak hanya hadir
serta pemanfaatan sumber air bersih yang andal pada level unit rumah, tetapi juga pada skala kawasan.
seperti layanan Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM). Sementara itu, dalam pengelolaan sampah, Langkah strategis ini merupakan wujud nyata komitmen
BTN mewajibkan pengembang menyediakan fasilitas BTN dalam mendukung agenda Pemerintah &
bak sampah pilah di setiap unit rumah agar nasabah komitmen SDGs, menjawab tantangan perubahan iklim,
dapat menerapkan pemilahan sejak dari sumbernya. serta mendorong terbangunnya ekosistem perumahan
nasional yang berkelanjutan dan inklusif.
BTN Perkuat Fokus
Pembiayaan Rumah
bagi Pekerja Informal
BTN terus mengukuhkan posisinya sebagai Perseroan
yang peduli terhadap sektor pekerja informal, khususnya
dalam membantu mewujudkan mimpi memiliki rumah
impian. Dalam lima tahun terakhir, komitmen tersebut
tercermin nyata melalui pencapaian pembiayaan KPR
kepada segmen informal sebanyak sekitar 133.000
unit dengan total nilai mencapai sekitar Rp22 triliun.
Bahkan, apabila mengacu pada data historis sejak
BTN pertama kali dipercaya sebagai bank penyalur
KPR pada Desember 1976, dukungan pembiayaan bagi
sektor informal telah menjangkau lebih dari 410.000 unit
rumah dengan nilai akumulatif sekitar Rp52 triliun.
Perseroan memandang sektor pekerja informal sebagai
segmen yang sangat potensial untuk mendapatkan
akses layanan jasa perbankan yang lebih luas. Selain
karena jumlahnya yang besar secara nasional, masih
banyak pekerja informal yang belum tersentuh layanan
Rumah Tapera, yang secara khusus dirancang untuk
keuangan formal. Kondisi ini menjadi tantangan
mempermudah pekerja informal mengakses KPR
sekaligus peluang bagi BTN untuk menghadirkan solusi
berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
pembiayaan yang inovatif, inklusif, dan mudah diakses.
(FLPP).
Keseriusan BTN dalam menggarap segmen informal
diperkuat melalui kolaborasi strategis bersama
Melalui berbagai inisiatif dan kerja sama tersebut, BTN
Pemerintah, dan BP Tapera. Sebelumnya, Pemerintah
berkomitmen untuk terus menjadi mitra utama bagi
telah menerbitkan skema pembiayaan KPR sektor
pekerja informal Indonesia dalam memperoleh akses
informal melalui program Bantuan Pembiayaan
keuangan, sekaligus membuka jalan bagi semakin
Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Melanjutkan
banyak keluarga di segmen ini untuk memiliki rumah
inisiatif tersebut, BTN kini bersinergi dengan BP
yang layak huni dan berkualitas.
Tapera dengan meluncurkan produk Tabungan BTN
14 Laporan Tahunan 2025
Page 15
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Transformasi digital menjadi fondasi penting bagi BTN
dalam menyesuaikan cara kerja dan pola layanan
dengan kebutuhan masyarakat yang semakin praktis
dan serba cepat. Platform balé by BTN mencatat
Penguatan Layanan perkembangan yang sangat positif dalam satu tahun
terakhir, tercermin dari pertumbuhan pengguna sebesar
Digital BTN untuk 65,61% secara tahunan (year-on-year/yoy). Hingga
periode pemantauan, aplikasi ini telah menjangkau
Ekosistem Perumahan lebih dari 3,7 juta pengguna, dengan total aktivitas
mencapai 80 juta transaksi. Data tersebut menunjukkan
bahwa balé by BTN telah menjadi kanal digital utama
yang efektif dalam mendukung penghimpunan dana
dan perluasan layanan nasabah.
Melalui balé by BTN, BTN mengintegrasikan ekosistem pembayaran tagihan lingkungan, pembayaran
kepemilikan rumah ke dalam dua fitur utama. Fitur beragam kebutuhan, pengaduan layanan, sistem parkir,
Balé Properti difokuskan sebagai platform untuk akses fasilitas keamanan, hingga berbagai layanan komunitas
layanan KPR rumah baru maupun rumah second, lainnya. Pendekatan layanan end-to-end dalam satu
sehingga proses pencarian properti hingga pengajuan aplikasi terpadu ini menjadi bagian dari strategi BTN
pembiayaan dapat dilakukan secara lebih mudah, untuk memperluas akses pembiayaan perumahan
cepat, dan transparan. Sementara itu, fitur balé sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman nasabah
Community menyediakan solusi komprehensif bagi secara lebih modern dan praktis.
kebutuhan penghuni kawasan perumahan, meliputi
Laporan Tahunan 2025 15
Page 16
KILAS
KINERJA
Pada tahun 2025, Perseroan menunjukkan pertumbuhan
kinerja yang signifikan baik dari sisi operasional maupun
keuangan. Pada tahun 2025, Perseroan membukukan laba
bersih konsolidasian sebesar Rp3,50 triliun meningkat 16,42%
dari tahun 2024 dan total aset yang mencapai Rp527,79
triliun meningkat 12,39% dari tahun 2024.
16 Laporan Tahunan 2025
Page 17
Laporan Tahunan 2025 17
Page 18
01 Kilas Kinerja
Pencapaian
Kinerja Penting 2025
Produk Konsumer
tahun 2025 sebesar meningkat
Rp
334,91 3,70%
triliun dari tahun 2024
Laba Tahun Berjalan
tahun 2025 sebesar meningkat
Rp
3,50 16,42%
triliun dari tahun 2024
Produk Komersial Simpanan Komersial
tahun 2025 sebesar meningkat tahun 2025 sebesar meningkat
Rp
389,56 20,53% Rp
314,00 18,85%
triliun dari tahun 2024 triliun dari tahun 2024
18 Laporan Tahunan 2025
Page 19
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Total Aset
Ekuitas
tahun 2025 sebesar
tahun 2025 sebesar
Rp
527,79
triliun
Rp
36,21
triliun
meningkat
12,39%
dari tahun 2024
meningkat
11,17%
dari tahun 2024
Pembiayaan Syariah Dana Simpanan Syariah
tahun 2025 sebesar meningkat tahun 2025 sebesar meningkat
54,87
Rp 25,02% 58,73
Rp 18,36%
triliun dari tahun 2024 triliun dari tahun 2024
Laporan Tahunan 2025 19
Page 20
01 Kilas Kinerja
IKHTISAR
DATA KEUANGAN PENTING
Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan
Tabel Ikhtisar Keuangan (dalam Jutaan Rupiah)
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
ASET
KAS 2.154.839 2.105.620 2.127.489 1.661.533 1.539.577
GIRO PADA BANK INDONESIA 33.797.873 22.739.920 18.145.761 25.416.941 10.692.484
GIRO PADA BANK LAIN
Pihak ketiga 1.355.738 886.415 1.153.949 963.935 1.000.338
Pihak berelasi 1.160.233 5.065.331 1.049.449 508.322 96.460
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.050) (2.571) (1.804) (1.747) (1.698)
2.513.921 5.949.175 2.201.594 1.470.510 1.095.100
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK
LAIN
Pihak ketiga 12.929.938 4.661.043 30.561.061 12.975.894 27.900.711
Pihak berelasi - 61 61 61 337
12.929.938 4.661.104 30.561.122 12.975.955 27.901.048
EFEK-EFEK
Pihak ketiga 16.588.868 19.874.205 1.454.768 873.109 891.173
Pihak berelasi 5.464.153 5.489.205 3.851.105 850.059 1.341.732
Cadangan kerugian penurunan nilai (52) (787) (22.903) (2.399) (2.000)
22.052.969 25.362.623 5.282.970 1.720.769 2.230.905
OBLIGASI PEMERINTAH
Pihak berelasi 38.106.638 35.475.529 35.893.929 51.964.973 46.080.298
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
KEMBALI
Pihak ketiga 1.412.460 175.625 - 1.434.190 1.598.325
Pihak berelasi 271.380 - - - -
1.683.840 175.625 - 1.434.190 1.598.325
KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
PIUTANG SYARIAH
Kredit yang diberikan
Pihak ketiga 312.576.503 286.144.106 268.898.377 247.217.823 229.174.514
Pihak berelasi 33.126.421 27.935.999 27.685.483 19.439.742 18.110.919
Cadangan kerugian penurunan nilai (13.959.557) (11.727.934) (14.191.536) (14.104.914) (13.165.897)
20 Laporan Tahunan 2025
Page 21
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
331.743.367 302.352.171 282.392.324 252.552.651 234.119.536
Pembiayaan/piutang syariah
Pihak ketiga 53.552.470 43.681.345 37.027.078 31.367.082 27.102.484
Pihak berelasi 1.320.693 211.482 87.203 257.057 447.374
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.354.679) (1.329.253) (1.400.428) (1.570.009) (1.269.863)
53.518.484 42.563.574 35.713.853 30.054.130 26.279.995
TAGIHAN DERIVATIF
Pihak ketiga - 102.843 32.176 103.939 31.017
TAGIHAN AKSEPTASI
Pihak ketiga 420.439 508.190 475.821 289.206 -
Pihak berelasi 154.462 433.708 68.746 131.356 454.140
Cadangan kerugian penurunan nilai (124) (1.987) (23.876) (136) (623)
574.777 939.911 520.691 420.426 453.517
ASET TETAP
Biaya perolehan/Nilai revaluasi 15.950.513 14.059.957 12.953.746 10.599.848 9.468.655
Akumulasi penyusutan (5.441.785) (4.883.826) (4.835.934) (4.246.045) (3.731.864)
10.508.728 9.176.131 8.117.812 6.353.803 5.736.791
ASET TIDAK BERWUJUD
Biaya perolehan/Nilai revaluasi 792.084 137.531 - -
Akumulasi penyusutan (66.521) (15.522) - -
725.563 122.009 - - -
BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA 12.222.824 11.518.574 11.526.687 10.750.302 9.173.536
ASET PAJAK TANGGUHAN - Neto 1.323.347 2.286.038 2.998.282 2.915.428 2.430.660
BIAYA DIBAYAR DIMUKA 1.232.769 985.821 - - -
PAJAK DIBAYAR DIMUKA 981.970 754.095 - - -
ASET LAIN-LAIN 1.721.573 2.343.739 3.235.046 2.352.762 2.505.522
TOTAL ASET 527.793.420 469.614.502 438.749.736 402.148.312 371.868.311
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA 1.887.329 2.275.949 3.277.514 3.205.358 3.654.236
SIMPANAN DARI NASABAH
Giro
Pihak ketiga 113.480.993 89.112.534 20.957.283 17.636.481 12.806.732
Pihak berelasi 28.817.269 51.910.728 108.412.008 87.264.437 60.556.142
Giro Wadiah
Pihak ketiga 23.285.531 15.853.349 2.402.728 1.783.134 1.176.350
Pihak berelasi 1.862.072 3.029.417 11.037.037 6.841.675 4.179.603
167.445.865 159.906.028 142.808.756 113.525.727 78.718.827
Laporan Tahunan 2025 21
Page 22
01 Kilas Kinerja
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Tabungan
Pihak ketiga 34.562.225 36.825.185 37.029.999 35.656.990 46.363.367
Pihak berelasi 643.032 874.964 692.162 525.339 436.034
Tabungan Wadiah
Pihak ketiga 1.726.107 1.520.491 1.274.456 1.192.775 1.149.143
Pihak berelasi 969 1.441 2.136 943 1.096
36.932.333 39.222.081 38.998.753 37.376.047 47.949.640
Deposito berjangka
Pihak ketiga 139.829.959 92.959.773 63.976.056 66.808.185 53.067.211
Pihak berelasi 61.291.574 60.349.598 76.717.583 79.389.842 93.453.378
201.121.533 153.309.371 140.693.639 146.198.027 146.520.589
Total simpanan dari nasabah 405.499.731 352.437.480 322.501.148 297.099.801 273.189.056
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Pihak ketiga 96.481 70.035 91.312 136.408 66.007
EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI
KEMBALI
Pihak ketiga 349.076 2.446.384 - - -
Pihak berelasi - 963.042 - - -
349.076 3.409.426 - - -
LIABILITAS AKSEPTASI
Pihak ketiga 168.480 251.423 320.522 302.037 292.220
Pihak berelasi 406.421 690.475 224.045 118.525 161.920
574.901 941.898 544.567 420.562 454.140
UTANG PAJAK 140.082 368.473 - - -
LIABILITAS DERIVATIF
Pihak ketiga - - - - 17.741
SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
Pihak ketiga 2.476.014 2.880.741 2.403.573 4.297.252 8.094.441
Pihak berelasi 1.509.069 2.563.783 5.868.525 4.355.008 4.277.267
3.985.083 5.444.524 8.272.098 8.652.260 12.371.708
PINJAMAN YANG DITERIMA
Pihak ketiga 10.240.697 10.132.859 11.308.799 7.365.320 6.499.997
Pihak berelasi 27.751.154 23.352.225 22.453.290 17.455.685 15.562.294
37.991.851 33.485.084 33.762.089 24.821.005 22.062.291
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 497.893 658.070 647.496 629.366 496.725
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI 438 3.385 3.580 4.719 3.644
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 2.552.651 1.745.282 2.951.848 7.248.985 6.618.300
22 Laporan Tahunan 2025
Page 23
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK
SUBORDINASI
Pihak ketiga 1.795.858 4.828.105 4.612.840 4.658.242 4.259.776
Pihak berelasi 3.696.275 1.500.000 4.499.997 4.499.977 4.499.968
5.492.133 6.328.105 9.112.837 9.158.219 8.759.744
LIABILITAS LAINNYA 633.000 626.886 - - -
TOTAL LIABILITAS 459.700.649 407.794.597 381.164.489 351.376.683 327.693.592
DANA SYIRKAH TEMPORER
SIMPANAN NASABAH
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 1.046.837 929.940 712.587 468.889 467.333
Pihak berelasi 749.717 11.985 13.474 11.897 12.281
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 5.645.501 6.161.887 5.331.249 4.730.686 3.466.529
Pihak berelasi 1.306.347 125.893 141.993 88.427 505.563
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 18.113.035 15.129.659 11.975.188 11.886.366 8.887.336
Pihak berelasi 4.994.605 6.857.408 8.908.369 7.637.191 9.424.102
Total simpanan nasabah 31.856.042 29.216.772 27.082.860 24.823.456 22.763.144
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 6.145 9.214 4.154 56 46
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 19.991 21.730 14.781 19.674 1.882
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 300 300 4.300 19.089 3.000
Total simpanan dari bank lain 26.436 31.244 23.235 38.819 4.928
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER 31.882.478 29.248.016 27.106.095 24.862.275 22.768.072
EKUITAS
Modal saham – nominal Rp500 (Rupiah penuh)
per saham masing-masing pada tanggal 31
Desember 2025 dan 2024
Modal dasar 20.478.432.000 saham (nilai penuh)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A Dwiwarna dan
20.478.431.999 lembar saham seri B) masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Modal ditempatkan dan disetor penuh 7.017.222 7.017.222 7.017.222 5.295.000 5.295.000
14.034.444.413 saham (nilai penuh) (terdiri dari 1
lembar saham seri A Dwiwarna dan 14.034.444.412
lembar Saham seri B) masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024
Tambahan modal disetor 4.418.900 4.418.900 4.418.900 2.054.454 2.054.454
Laporan Tahunan 2025 23
Page 24
01 Kilas Kinerja
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Tambahan modal disetor - - - 2.756.575 -
Kerugian neto yang belum direalisasi dan (530.198) (1.107.982) (769.001) (1.193.252) 87.817
cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-
efek dan obligasi pemerintah diukur pada nilai
wajar melalui komprehensif lain - setelah pajak
tangguhan
Pengukuran kembali program imbalan pasti - (579.201) (424.015) (560.338) (409.657) (458.153)
setelah pajak tangguhan
Bagian efektif Lindung Nilai - Arus Kas - (44.082) (32.346) (49.301) (19.983)
Surplus Revaluasi Aset Tetap 3.988.158 3.565.773 3.565.773 3.508.565 3.307.991
Saldo laba*)
Telah ditentukan penggunaannya 18.237.500 15.982.004 13.181.214 10.745.157 8.606.555
Belum ditentukan penggunaannya 3.657.894 3.164.069 3.657.729 3.201.813 2.532.966
Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada 36.210.275 32.571.889 30.479.153 25.909.354 21.406.647
entitas induk
Kepentingan non pengendali 18 - - - -
TOTAL EKUITAS 36.210.293 32.571.889 30.479.152 25.909.354 21.406.647
JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER 527.793.420 469.614.502 438.749.737 402.148.312 371.868.311
DAN EKUITAS
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
Bunga 31.879.842 25.472.625 24.722.529 23.233.200 23.413.857
Bagi hasil dan marjin unit syariah 4.461.026 4.068.967 3.558.723 2.674.168 2.381.101
Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil 36.340.868 29.541.592 28.281.252 25.907.368 25.794.958
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus
Bunga (15.702.025) (15.913.459) (13.203.108) (9.866.919) (11.670.728)
Beban pendanaan lainnya (208.578) (200.476) (203.317) (169.804) (177.585)
Bonus Simpanan Wadiah (263.760) (153.446) (71.621) (57.558) (32.175)
Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah (1.947.956) (1.781.559) (1.372.916) (815.803) (923.167)
Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus (18.122.319) (18.048.940) (14.850.962) (10.910.084) (12.803.655)
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto 18.218.549 11.492.652 13.430.290 14.997.284 12.991.303
Pendapatan Operasional Lainnya
Pungutan administrasi dan denda atas 1.080.319 1.072.304 1.096.346 965.441 852.953
simpanan dan kredit yang diberikan
Pendapatan dari penerimaan kredit yang 1.024.936 1.338.753 934.191 431.591 304.810
dihapusbukukan
Keuntungan dari penjualan efek-efek - neto 1.118.772 932.900 6.669 - 76.734
Keuntungan dari penjualan obligasi pemerintah 178.444 49.049 541.392 - 818.679
- neto
Keuntungan yang belum direalisasi dari 46.906 30.175 1.802 - -
perubahan nilai wajar efek-efek - neto
24 Laporan Tahunan 2025
Page 25
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Keuntungan yang belum direalisasi dari - - - 55.045 -
perubahan nilai wajar obligasi pemerintah -
neto
Lain-lain 658.595 1.152.738 1.310.747 822.775 463.507
Total Pendapatan Operasional Lainnya 4.107.972 4.575.919 3.891.147 2.274.852 2.516.683
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset (6.178.669) (1.981.495) (3.765.397) (4.017.378) (3.627.477)
keuangan dan aset non keuangan
Pembalikan Estimasi kerugian penurunan nilai 2.947 195 1.139 (1.075) 2.845
komitmen dan kontinjensi
Beban Operasional Lainnya
Umum dan administrasi (5.263.420) (4.456.861) (3.884.779) (3.754.028) (3.358.846)
Gaji karyawan (5.004.271) (4.445.575) (3.982.503) (4.190.298) (3.782.925)
Premi program penjaminan Pemerintah (846.272) (729.685) (656.774) (599.991) (619.667)
Kerugian yang belum direalisasi dari perubahan (6.893) (40.444) (5.780) - (18.778)
nilai wajar obligasi pemerintah - neto
Kerugian dari penjualan obligasi pemerintah - - - - (266.235) -
neto
Kerugian dari penjualan efek-efek - neto - - - (234.089) -
Kerugian yang belum direalisasi dari perubahan - - - (64.931) (135.338)
nilai wajar efek-efek - neto
Lain-lain (673.906) (589.993) (487.614) (329.308) (930.968)
Total Beban Operasional Lainnya (11.794.762) (10.262.558) (9.017.450) (9.438.880) (8.846.522)
LABA OPERASIONAL 4.356.037 3.824.713 4.539.729 3.814.803 3.036.832
Pendapatan (Beban) Bukan Operasional - Neto 25.927 (51.872) (159.519) 60.887 (43.512)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 4.381.964 3.772.841 4.380.210 3.875.690 2.993.320
BEBAN PAJAK (880.810) (765.513) (879.222) (830.617) (617.093)
LABA TAHUN BERJALAN 3.501.154 3.007.328 3.500.988 3.045.073 2.376.227
Pendapatan Komprehensif Lain:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Surplus Revaluasi Aset Tetap 422.385 - 57.208 200.574 -
Pengukuran kembali program imbalan pasti (191.589) 168.301 (186.027) 59.872 75.005
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak 36.403 (31.977) 35.345 (11.376) (1.484)
akan direklasifikasi ke laba rugi
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi
Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas 54.423 (14.490) 20.932 (40.883) (18.744)
Keuntungan (kerugian) neto yang belum 708.453 (421.538) 517.528 (1.576.967) (1.259.616)
direalisasi atas perubahan nilai efek-efek dan
obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan (141.010) 85.311 (97.254) 307.463 247.414
direklasifikasi ke laba rugi
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 4.390.219 2.792.935 3.848.720 1.983.756 1.418.802
Laporan Tahunan 2025 25
Page 26
01 Kilas Kinerja
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 3.501.154 3.007.328 - - -
Kepentingan non-pengendali - - - - -
3.501.154 3.007.328 - - -
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 4.390.219 2.792.935 - - -
Kepentingan non-pengendali - - - - -
4.390.219 2.792.935 - - -
Laba Per Saham Dasar (nilai penuh) 249 214 249 288 224
LAPORAN ARUS KAS
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin 31.416.682 29.689.639 27.618.186 24.331.326 22.427.061
Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan 1.024.936 1.421.221 1.011.258 503.307 362.436
Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan (18.234.167) (17.973.763) (14.892.249) (10.775.222) (13.027.787)
komisi
Pembayaran pajak penghasilan badan (393.150) (912.208) (1.020.952) (1.001.324) (820.461)
Penerimaan dari surat ketetapan pajak - - - 402.428 -
Pendapatan operasional lainnya 3.153.456 3.213.023 - -
Beban operasional lainnya (11.151.094) (9.585.564) (5.790.828) (6.896.183) (5.927.136)
Pendapatan (beban) bukan operasional lainnya 25.951 (63.538) (54.382) 13.828 (27.932)
- neto
Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan 5.842.614 5.788.810 6.871.033 6.578.160 2.986.181
liabilitas operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:
Penempatan pada bank lain untuk tahun 2025 - - 947.105
dan 2024
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui 3.763.859 (18.286.677) (246.380) (104.885) 849.641
laporan laba rugi
Obligasi pemerintah yang diukur pada nilai 174.072 490.445 15.788.979 (4.955.939) 4.842.769
wajar melalui laba rugi
Tagihan akseptasi 366.997 (397.331) (124.005) 33.578 (258.069)
Tagihan Derivatif 146.925 (70.666) - - -
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang (42.240.730) (27.739.554) (38.484.306) (26.318.471) (16.988.247)
syariah
Aset lain-lain 594.910 (136.021) (785.307) (196.503) 1.241.584
Kenaikan (penurunan) dalam Liabilitas operasi:
Liabilitas segera (485.935) (441.930) 74.415 (466.852) (1.120.009)
Simpanan dari nasabah
Giro 1.275.000 11.653.971 24.468.372 31.538.044 4.762.109
26 Laporan Tahunan 2025
Page 27
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Giro Wadiah 6.264.837 5.443.299 4.814.656 3.268.857 2.270.858
Tabungan (2.494.892) (22.012) 1.539.832 (10.617.072) 8.099.264
Tabungan Wadiah 205.144 245.340 82.875 43.479 245.030
Deposito berjangka 47.812.161 12.615.733 (5.504.388) (322.562) (1.338.019)
Simpanan dari bank lain 26.445 (21.277) (45.095) 70.400 36.127
Liabilitas akseptasi (366.997) 397.331 124.005 (33.578) 258.069
Liabilitas lain-lain 806.055 (416.997) (4.184.154) 654.214 (206.114)
Dana syirkah temporer 2.634.462 2.141.920 2.243.821 2.094.203 2.923.653
Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Operasi 24.324.927 (8.755.616) 6.634.353 1.265.073 9.551.932
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Akuisisi Entitas Anak dengan Kas (1.540.067) -
Perolehan Aset tetap (1.874.406) (1.634.521) (2.313.490) (1.042.464) (415.473)
(Pembelian) Penerimaan efek-efek diukur pada (579.617) (31.199) (1.247.159) 381.580 330.249
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain
Pembelian obligasi pemerintah diukur pada (9.161.824) (1.163.910) 2.211.325 5.714.402 10.722.233
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Penerimaan obligasi pemerintah pada biaya 7.821.715 562.232 (1.655.566) (7.816.426) (5.922.417)
perolehan diamortisasi
Penerimaan (pembelian) saat jatuh tempo dari 189.716 (2.878.561) (2.868.515) 199.964 (236.767)
efek-efek biaya perolehan diamortisasi
Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan janji 51.039.138 20.704.263 45.031.457 165.683.898 432.875.932
dijual kembali
Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji (52.522.635) (20.867.689) (43.597.267) (165.520.488) (433.519.302)
dijual kembali
Penjualan aset tetap 1.155 3.045 - - -
Kas Neto diperoleh dari (digunakan untuk) (6.626.825) (5.306.340) (4.439.215) (2.399.534) 3.834.455
Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari surat-surat berharga yang 300.000 680.913 2.449.019 1.541.330 10.186
diterbitkan
Pembayaran atas surat-surat berharga yang (1.754.979) (3.572.500) (2.769.764) (5.263.000) (3.455.000)
diterbitkan jatuh tempo
Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan 51.431.824 143.153.604 67.691.353 592.326 1.716.191
janji dibeli kembali
Pembayaran atas jatuh tempo efek-efek yang (54.544.966) (139.744.766) (67.691.353) (592.326) (1.716.191)
dijual dengan janji dibeli kembali
Pembayaran dividen (751.833) (700.198) (609.015) (237.624) -
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 7.499.533 11.144.193 11.185.162 11.814.826 6.455.429
Pembayaran dari pinjaman yang diterima (3.020.603) (11.385.262) (2.187.576) (9.095.884) (8.204.691)
Penerimaan dari efek-efek subordinasi 4.000.000 - - - 1.500.000
Pembayaran Liabilitas Sewa (88.347) (93.408) (81.973) (84.983) (99.959)
Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek (4.828.500) (3.000.000) - - (3.000.000)
subordinasi jatuh tempo
Laporan Tahunan 2025 27
Page 28
01 Kilas Kinerja
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Dana setoran modal - - 1.330.093 2.756.575 -
Kas Neto diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (1.757.871) (3.517.424) 9.315.946 1.431.240 (6.794.035)
Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas 15.940.231 (17.579.380) 11.511.084 296.779 6.592.352
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 35.458.390 53.037.770 41.526.686 41.229.907 34.637.555
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 51.398.621 35.458.390 53.037.770 41.526.686 41.229.907
Rincian kas dan setara kas akhir tahun adalah
sebagai berikut:
Kas 2.154.839 2.105.620 2.127.489 1.661.533 1.539.577
Giro pada Bank Indonesia 33.797.873 22.739.920 18.145.761 25.416.941 10.692.484
Giro pada bank lain 2.515.971 5.951.746 2.203.398 1.472.257 1.096.798
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank 12.929.938 4.661.104 30.561.122 12.975.955 27.901.048
lain - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau
kurang sejak tanggal perolehan
Sertifikat Bank Indonesia - jangka waktu jatuh - - - - -
tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal
perolehan
Total 51.398.621 35.458.390 53.037.770 41.526.686 41.229.907
RASIO KEUANGAN (BANK ONLY) (%)
Likuiditas
Loan to Deposit Ratio (LDR) 91,28 93,79 95,36 92,65 92,86
Profitabilitas
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset 0,93 0,93 86,88 87,37 88,12
Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas 13,58 13,42 13,40 14,52 16,37
Rasio Laba Rugi terhadap Pendapatan 8,66 8,81 10,88 11,03 8,44
Return On Asset (ROA) 0,89 0,83 1,07 1,02 0,81
Return On Equity (ROE) 11,57 10,76 13,86 16,42 13,64
Net Interest Margin (NIM) 4,20 2,86 3,75 4,40 3,99
Biaya Operasonal terhadap Pendapatan 89,04 88,7 86,10 86 89,28
Operasional (BOPO)
Kualitas Kredit
Non Performing Loan (NPL) Gross 3,17 3,16 3,01 3,38 3,70
Non Performing Loan (NPL) Netto 1,85 1,89 1,32 1,32 1,20
Aset Produktif
Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset 2,59 2,60 1,85 2,58 -
Produktif
Penyisihan Penurunan Nilai Aset Produktif 3,45 3,07 2,92 3,88 -
terhadap Total Aset Produktif
Permodalan
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum 19,02 18,50 20,16 20,17 19,14
(KPMM)
28 Laporan Tahunan 2025
Page 29
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
Kepatuhan
Persentase Pelanggaran BMPK
Pihak Terkait - - - - -
Pihak Tidak Terkait - - - - -
Persentase Pelampauan BMPK
Pihak Terkait - - - - -
Pihak Tidak Terkait - - - - -
Giro Wajib Minimum (GWM)
GWM Utama Rupiah
Konvensional 9,39 5,38 6,04 8,28 3,55
Syariah 4,35 4,70 6,10 7,76 3,70
GWM Valuta Asing 4,02 4,18 4,40 4,13 6,24
Posisi Devisa Netto 1,95 1,29 1,73 4,17 2,63
Rasio Lainnya
Cost to Income Ratio (CIR) 49,19 57,15 45,26 46,66 48,18
*) saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007
Ikhtisar Operasional
Uraian 2025 2024 2023 2022 2021
PERBANKAN KONSUMER
Penyaluran Kredit Konsumer 270.202.267 255.110.204 238.282.527 218.482.723 202.655.829
Simpanan Konsumer 64.710.833 67.854.930 63.770.218 68.190.039 68.770.476
PERBANKAN KOMERSIAL
Penyaluran Kredit Komersial 75.500.636 58.970.333 42.963.396 37.654.912 19.923.399
Simpanan Komersial 314.001.045 264.189.863 243.694.432 223.893.013 197.961.260
UNIT USAHA SYARIAH
Penyaluran Pembiayaan Syariah 54.873.162 43.892.827 37.114.281 31.624.139 27.549.858
Simpanan Syariah 58.731.135 49.622.206 41.802.885 34.640.775 29.269.336
Laporan Tahunan 2025 29
Page 30
01 Kilas Kinerja
INFORMASI
SAHAM
Perseroan telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2009.
Harga per saham (Rp) Jumlah
Volume
Saham Kapitalisasi
Perdagangan
Tahun Beredar Pasar
Pembukaan Tertinggi Terendah Penutupan (Juta
(Juta (Rp Triliun)
(Rp) (Rp) (Rp) (Rp) Lembar)
Lembar)
2024
Triwulan I 1.250 1.600 1.250 1.555 14,03 3.041 17,54
Triwulan II 1.490 1.515 1.175 1.265 14,03 2.204 21,82
Triwulan III 1.275 1.535 1.245 1.450 14,03 2.110 20,35
Triwulan IV 1.465 1.505 1.110 1.140 14,03 1.440 16,00
2025
Triwulan I 1.140 1.190 770 885 14,03 2.210 12,42
Triwulan II 885 1.275 810 1.115 14,03 2.937 15,65
Triwulan III 1.095 1.410 1.080 1.285 14,03 2.125 18,03
Triwulan IV 1.265 1.265 1.090 1.175 14,03 2.336 16,49
Grafik Volume Transaksi Saham BTN Tahun 2024-2025
1.555 1.265 1.450 1.140 885 1.115 1.285 1.175
1.800
1.600
Harga Penutupan Saham (Rp)
1.400
1.200
1.000
800
600
400
200
-
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
2024 2025
30 Laporan Tahunan 2025
Page 31
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham BTN Tahun 2024-2025
3.041 2.204 2.110 1.440 2.210 2.937 2.125 2.336
3.500
Harga dan Volume Saham (Juta Lembar)
3.000
2.500
2.000
1.500
1.000
500
-
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
2024 2025
Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham BTN Tahun 2024-2025
3.041 2.204 2.110 1.440 2.210 2.937 2.125 2.336
3.500 1.600
1.555 1.500
3.000
1.450 1.400
2.500
1.300
2.000 1.265 1.140 1.285 1.200
1.175 1.100
1.500 1.115
1.000
1.000
900
500 885
800
- 700
Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV Triwulan I Triwulan II Triwulan III Triwulan IV
2024 2025
Volume Perdagangan (Juta Lembar) Penutupan
Laporan Tahunan 2025 31
Page 32
01 Kilas Kinerja
Tabel Ringkasan Informasi Saham BBTN 2021-2025
Indikator BBTN 2025 BBTN 2024 BBTN 2023 BBTN 2022 BBTN 2021
Harga Pembukaan (Rp per Lembar Saham) 1.140 1.250 1.335 1.668 1.735
Harga Tertinggi (Rp per Lembar Saham) 1.410 1.600 1.400 1.798 2.150
Harga Terendah (Rp per Lembar Saham) 770 1.110 1.175 1.311 1.230
Harga Penutupan (Rp per Lembar Saham) 1.175 1.140 1.250 1.350 1.730
Volume Perdagangan (Juta Lembar) 9.609 8.795 5.416 5.563 10.502
Nilai Buku Per Saham (Rp) 2.471 2.281 2.071 2.131 1.988
Price to Book Value (kali) 0,48 0,51 0,60 0,63 0,89
Price to Earning Ratio (kali) 4,72 4,98 5,53 4,73 9,28
Jumlah Saham Beredar (Juta Lembar) 14,03 14,03 14,03 12,87 10.59
Kapitalisasi Pasar (Rp Triliun) 16,49 16,00 17,54 17,46 18,32
Sepanjang tahun 2025, BTN berhasil masuk dalam daftar konstituen beberapa Indeks saham terkemuka sebagai
berikut:
Indeks Periode
LQ45 Januari - Desember 2025
IDX BUMN20 Januari - Desember 2025
IDX80 Januari - Desember 2025
IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Composite Januari - Desember 2025
IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Liquid Januari - Desember 2025
Kompas100 Januari - Desember 2025
Infobank15 Januari - Desember 2025
MSCI EM Small Cap Januari - Desember 2025
MSCI Emerging Market (EM) Januari - Desember 2025
MSCI EM IMI Januari - Desember 2025
MSCI Indonesia Index Januari - Desember 2025
MSCI Total International Stock Januari - Desember 2025
ESG Sector Leaders IDX Kehati Januari - Desember 2025
ESG Quality 45 IDX Kehati Januari - Desember 2025
IDX Value30 Januari - Desember 2025
Investor33 Januari - Desember 2025
IDXFINANCE Januari - Desember 2025
SRI-KEHATI Januari - Desember 2025
IDX LQ45 Low Carbon Leaders Januari - Desember 2025
TEMPO-IDNFinancials 52 (Main Index) Januari - November 2025
32 Laporan Tahunan 2025
Page 33
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Indeks Periode
PEFINDO Prime Bank Januari - Juni 2025
TEMPO-IDNFinancials 52 (High Dividend Index) Desember 2025
MBX Januari - Desember 2025
ECONOMIC30 Januari - Desember 2025
Aksi Korporasi
Pada tahun 2025, BTN tidak melakukan Aksi Korporasi terkait dengan aktivitas yang berpengaruh terhadap jumlah
saham beredar, seperti pemecahan saham, penggabungan saham, dividen saham, saham bonus, perubahan nilai
nominal saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dan pengurangan modal.
Aksi Penghentian Sementara Perdagangan Saham (Suspension)
dan/atau Penghapusan Pencatatan Saham (Delisting)
Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan tidak pernah dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan
saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting).
Laporan Tahunan 2025 33
Page 34
01 Kilas Kinerja
INFORMASI OBLIGASI, SUKUK
DAN/ATAU OBLIGASI KONVERSI
Informasi Obligasi
Tabel Obligasi BTN
Tanggal distribusi
Tenor Mata Jumlah Obligasi
Uraian Obligasi secara
(Tahun) Uang (Jutaan Rp)
Elektronik
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I 8 Juli 2015 10 Rp 800.000
Tahun 2015 Seri D
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I 13 Juli 2017 10 Rp 1.386.000
Tahun 2017 Seri D
Junior Global Bond Bank BTN 23 Januari 2020 5 USD 300
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I 19 Agustus 2020 5 Rp 196.000
Tahun 2020 Seri C
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II 24 Mei 2022 3 Rp 600.000
Tahun 2022 seri A
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II 24 Mei 2022 5 Rp 400.000
Tahun 2022 seri B
Obligasi Berwawasan Sosial I Tahap I 12 Desember 2025 3 Rp 300.000
Tahun 2025
Obligasi Subordinasi I Tahap I Tahun 2025 12 Desember 2025 5 Rp 2.000.000
Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan outstanding di Tahun 2025 menggunakan rating dari Pefindo.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang outstanding di Tahun 2025 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond BTN (USD) yang jatuh tempo di 2025 menggunakan rating dari Moody’s
Informasi Sukuk
Tabel Sukuk BTN
Tanggal Distribusi
Tenor Mata Jumlah Sukuk Tanggal Jatuh
Uraian Sukuk secara
(bulan) Uang (Jutaan Rp) Tempo
Elektronik
Sukuk BTN I Tahun 2023 28 Juli 2023 159 Rp 92.553 28 Oktober 2036
Tahap I
Sukuk BTN I Tahun 2023 27 Desember 2023 159 Rp 175.039 27 Desember 2036
Tahap II
Sukuk BTN I Tahun 2024 27 September 2024 159 Rp 80.956 27 Desember 2037
Tahap III
Sukuk BTN I Tahun 2024 23 Desember 2024 165 Rp 52.444 23 September 2038
Tahap IV
Informasi Obligasi Konversi
Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan tidak menerbitkan obligasi konversi, dengan demikian Perseroan tidak
memiliki informasi mengenai obligasi konversi.
34 Laporan Tahunan 2025
Page 35
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Peringkat
Tanggal Tingkat Suku Status Wali
Harga Penawaran
Jatuh Tempo Bunga Pembayaran Amanat
2025 2024
100% dari jumlah pokok 8 Juli 2025 10,5% Lunas AA+(idn) AA+(idn) Bank Mega
Obligasi
100% dari jumlah pokok 13 Juli 2027 8,90% Belum Jatuh AAA(idn) AA+(idn) Bank BJB
Obligasi Tempo
100% dari jumlah pokok 23 Januari 2025 4,20% Lunas Ba3 Ba3 Bank BJB
Obligasi
100% dari jumlah pokok 19 Agustus 2025 8,40% Lunas AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Obligasi
100% dari jumlah pokok 24 Mei 2025 5,50% Lunas AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Obligasi
100% dari jumlah pokok 24 Mei 2027 6,0% Belum Jatuh AAA(idn) AA+(idn) Bank BJB
Obligasi Tempo
100% dari jumlah pokok 12 Desember 5.30% Belum Jatuh id
AAA - Bank BRI
Obligasi 2028 Tempo
100% dari jumlah pokok 12 Desember 6.65% Belum Jatuh id
AA - Bank BRI
Obligasi 2030 Tempo
Status
Tingkat Nisbah Keterangan
Pembayaran
11,00% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan
bagi hasil sebesar ekuivalen 0,55% per tahun. tidak dilakukan penawaran umum.
27,40% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan
bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun. tidak dilakukan penawaran umum.
27,40% dari Pendapatan Yang Dibagihasilkan dengan indikasi Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan
bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun tidak dilakukan penawaran umum.
27,40% dari Pendapatan Yang Dibagihasilkan dengan indikasi Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan
bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun tidak dilakukan penawaran umum.
Laporan Tahunan 2025 35
Page 36
01 Kilas Kinerja
INFORMASI
SUMBER PENDANAAN LAINNYA
Sekuritisasi KPR
Tabel Sekuritisasi KPR BTN
No. Transaksi Sekuritisasi Nominal Total (Rp) Kelas Nominal (Rp)
1. EBA-SP SMF-BTN 03 1.000.000.000.000 A1 200.000.000.000
A2 713.000.000.000
B 87.000.000.000
2. EBA-SP SMF-BTN 04 2.000.000.000.000 A1 700.000.000.000
A2 1.124.000.000.000
B 176.000.000.000
3. EBA-SP SMF-BTN 05 2.000.000.000.000 A1 574.000.000.000
A2 1.142.000.000.000
M 24.000.000.000
B 260.000.000.000
4. EBA-SP SMF-BTN 06 631.000.543.015 A 576.734.000.000
B 54.266.543.015
5. EBA-SP SMF-BTN 07 500.000.001.416 A 452.500.000.000
B 47.500.001.416
6. EBA-SP SMF-BTN 08 600.000.020.055 A 544.800.000.000
B 55.200.020.055
Long Term Notes (LTN)
Tabel Long Term Notes (LTN) BTN
Tanggal Distribusi Tenor Mata Jumlah LTN
Uraian
LTN secara Elektronik (Bulan) Uang (Rp Ribuan)
LTN BTN Tahun 2021 Tahap I 17 Desember 2021 186 IDR 10.185.851
LTN BTN II Tahun 2022 Seri A 12 Juli 2022 171 IDR 47.740.325
LTN BTN II Tahun 2022 Seri B 12 Juli 2022 177 IDR 79.378.706
LTN BTN III THP I TAHUN 2022 14 Desember 2022 177 IDR 210.866.282
LTN BTN III THP II TAHUN 2022 28 Desember 2022 171 IDR 131.184.885
LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023 28 Juli 2023 165 IDR 35.898.139
36 Laporan Tahunan 2025
Page 37
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tanggal Transaksi Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A Peringkat Kelas A
28 April 2017 07 Januari 2028 7,78 A1 = 8,00% id
AAA
A2 = 8,40%
28 Februari 2018 07 Mei 2029 7,03 A1 = 7,00% id
AAA
A2 = 7,50%
27 November 2019 07 Mei 2032 9,09 A1 = 8,50% id
AAA
A2 = 8,75%
M = 10,40% id
A
30 Desember 2020 07 Juli 2032 6,08 6,50% id
AAA
23 Desember 2022 07 Januari 2034 5,66 7,70% id
AAA
26 September 2023 07 Agustus 2035 7,44 6,65% id
AAA
Status
Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Suku Bunga Keterangan
Pembayaran
17 Juni 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum
12 Oktober 2036 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum
12 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum
14 Juni 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum
28 Maret 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum
28 April 2037 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum
Laporan Tahunan 2025 37
Page 38
01 Kilas Kinerja
Tanggal Distribusi Tenor Mata Jumlah LTN
Uraian
LTN secara Elektronik (Bulan) Uang (Rp Ribuan)
LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023 15 September 2023 168 IDR 404.745.014
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri A 27 Desember 2023 180 IDR 6.241.671.188
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri B 27 Desember 2023 168 IDR 234.541.750.854
LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap IV 07 Mei 2024 171 IDR 203.350.626.300
LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap V 27 September 2024 171 IDR 312.678.083.000
LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap VI 23 Desember 2024 168 IDR 147.909.042.000
Keterangan: Surat Berharga LTN BTN tidak dirating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.
RATING PERUSAHAAN
2025
Peringkat Fitch per 17 Oktober 2025
Keterangan Peringkat
Outlook Stable
Peringkat Nasional Jangka Panjang AAA(idn) dari sebelumnya AA+(idn)
Peringkat Nasional Jangka Pendek F1+(idn)
Peringkat Pefindo per 1 Agustus 2025
Keterangan Peringkat
Outlook Stable
Peringkat Nasional id.
AAA
Peringkat Moody’s per 17 Juni 2025
Keterangan Peringkat
Outlook Stable
38 Laporan Tahunan 2025
Page 39
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Status
Tanggal Jatuh Tempo Tingkat Suku Bunga Keterangan
Pembayaran
15 September 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum
27 Desember 2038 0,55% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum.
27 Desember 2037 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum.
07 Agustus 2038 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum.
27 Desember 2038 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum.
23 Desember 2038 1,37% tetap Belum Jatuh Tempo Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
dilakukan penawaran umum.
LAPORAN
ANALIS PERUSAHAAN
Tabel Laporan Analis Perusahaan BTN
Kode
No Perusahaan Analis Rekomendasi Target Price
Broker
1. PT Indo Premier Securities PD Jovent Muliadi Buy 1.450
2. Yuanta Investment Consulting FS Yap Swie Cu Buy 1.600
3. RHB Research DR Andrey Wijaya Buy 1.430
4. Binaartha Sekuritas AR Avanza Aditya Buy 1.345
5. PT Ciptadana Sekuritas KI Erni Siahaan Buy 1.500
6. PT Ina Sekuritas Indonesia RB Arief Machrus Buy 1.430
7. UOB KayHian (Equity) AI Posmarito Pakpahan Hold 1.420
8. UBS Securities AK Joshua Tanja Buy Restricted
9. PT Phintraco Sekuritas AT Nurwachidah Hold 1.315
10. Mandiri Sekuritas CC Kresna Hutabarat Buy 1.380
11. CLSA KZ Sarina Lesmina Accumulated 1.450
12. Sucor Sekuritas AZ Edward Lowis Hold 940
Laporan Tahunan 2025 39
Page 40
01 Kilas Kinerja
Kode
No Perusahaan Analis Rekomendasi Target Price
Broker
13. Panin Sekuritas GR Nico Laurens Buy 1.500
14. PT Verdhana Sekuritas BB Erwin Wijaya Neutral 980
Indonesia
15. Trimegah Securities LG Jonathan Gunawan Buy 1.540
16. OCBC Sekuritas TP Budi Rustanto Buy 1.500
17. CGS International YU Handy Noverdanius Add 1.400
18. PT BRI Danareksa Sekuritas OD Victor Stefano Buy 1.300
19. DBS Bank DP Muhammad Nurkholis Fully Valued 900
Syafruddin
20 Macquarie RX Jayden Vantakris Underperform 915
21. PT Sinarmas Sekuritas DH Ivan Putera Neutral 1.400
22. BNI Securities NI Yulinda Hartanto Hold 1.100
23. Bahana Securities DX Razqi Kurniawan Buy 1.400
24. Samuel Sekuritas Indonesia IF Prasetya Gunadi Buy 1.600
25. PT Valbury Asia Securities CP Akhmad Nurcahyadi Buy 1.530
26. Sadif Investment Analytics - Team Coverage Hold 900
40 Laporan Tahunan 2025
Page 41
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PERISTIWA PENTING
DI TAHUN 2025
8 Januari
BTN dan Mandiri Capital Jalin Kerja sama untuk Dorong
Pertumbuhan Ekosistem Perumahan
BTN dan MCI resmi berkolaborasi melalui solusi berbasis teknologi. Sektor bisnis
kemitraan strategis Dana Ventura yang menjadi sasaran antara lain
BTN Fund. Inisiatif ini dirancang untuk sektor perumahan, konstruksi, layanan
mendorong pertumbuhan bisnis utama keuangan dan perbankan, Software, dan
BTN melalui investasi pada perusahaan Environmental, Social, and Governance
rintisan yang dapat memberikan (ESG).
1 Februari
Transformasi Pengelolaan
Sales KPR Non Subsidi
BTN menandai transformasi ini, BTN berharap tenaga sales lebih
pengelolaan tenaga penjualan BTN produktif, profesional, efisien, terlatih,
untuk meningkatkan layanan KPR Non dan berorientasi layanan, guna
Subsidi. BTN memperkenalkan struktur mendorong pertumbuhan bisnis KPR Non
baru, skema insentif berbasis performa, Subsidi secara berkelanjutan.
sistem monitoring digital, serta peran
sales yang lebih jelas. Dengan sistem
9 Februari
Peluncuran
balé by BTN
BTN resmi meluncurkan balé by BTN, transaksional. Dengan hadirnya balé by
sebuah Super App yang menawarkan BTN, Perseroan berharap dapat menarik
solusi menyeluruh dan layanan lebih banyak dana murah ritel secara
terbaik melalui inovasi digital. balé berkelanjutan dan juga mempermudah
by BTN merupakan inisiatif strategis nasabah untuk memenuhi kebutuhannya
Perseroan untuk bisa lebih kompetitif lagi secara digital.
dalam menjadikan BTN sebagai bank
28 Februari
BTN dan MAPCLUB Jalin Kerja Sama Transaksional
untuk Mendukung Visi BTN
Kerja sama BTN dan MAPCLUB diharapkan sehingga nasabah BTN makin loyal
dapat memberi nilai tambah pada karena mendapatkan akses ke ekosistem
ekosistem bisnis BTN maupun MAPCLUB digital dan gaya hidup MAPCLUB.
diharapkan dapat mendukung proses
transformasi dan transaksi balé by BTN
Laporan Tahunan 2025 41
Page 42
01 Kilas Kinerja
26 Maret
BTN Salurkan
KPR Subsidi untuk Guru
Program ini merupakan kolaborasi ini juga menjadi bagian dari upaya
strategis antara Kementerian PKP, Program Tiga Juta Rumah yang diinisiasi
Kementerian Dikdasmen, BPS, BP Tapera, Pemerintah bagi seluruh segmen
dan BTN sebagai bank pelaksana, yang masyarakat tidak hanya guru tapi juga
menyediakan 20.000 unit rumah subsidi tenaga kerja Indonesia, tenaga kesehatan
untuk guru di seluruh Indonesia. Inisiatif masyarakat, petani, nelayan, dan buruh.
8 April
BTN Jalin Kerja Sama Strategis
dengan AlQilaa Group
Penandatanganan kerja sama akan membangun 100.000 unit hunian
antara BTN dan AlQilaa International dengan nilai investasi sekitar USD2 miliar.
Group terkait implementasi program
perumahan nasional melalui
pembangunan satu juta unit hunian
untuk masyarakat Indonesia. AlQilaa
International Group pada tahap awal
8 April
BTN, Kementerian PKP, BP Tapera dan KOMDIGI Berkolaborasi
Wujudkan Rumah Layak Bagi Wartawan
Kerja sama lintas instansi ini menyiapkan Republik Indonesia untuk mendukung
alokasi 1.000 unit rumah subsidi bagi kelompok profesi strategis.
wartawan di seluruh Indonesia melalui
skema KPR Sejahtera dan Tapera, sebagai
bagian dari Program Rumah Nasional
yang menjadi prioritas pemerintah
21 Mei
BTN Syariah
Raih Best Islamic Bank
BTN Syariah kembali meraih syariah berkelanjutan di Indonesia.
penghargaan gemilang sebagai Best Dengan prestasi tersebut, BTN Syariah
Islamic Bank-Indonesia 2025 atas pun siap melakukan spin-off untuk
keberhasilan transformasi bisnis, inovasi memenuhi kebutuhan layanan jasa dan
layanan, serta kontribusinya dalam produk perbankan syariah terbaik bagi
membangun ekosistem perbankan masyarakat Indonesia.
42 Laporan Tahunan 2025
Page 43
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
31 Mei
BTN dan SBM ITB Apresiasi Lulusan Unggulan
Program Mini MBA in Property Batch 20–22
Program kolaboratif ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan BTN dalam mencetak
talenta properti yang profesional, responsif terhadap dinamika industri, dan berkontribusi
nyata dalam ekosistem perumahan nasional.
5 Juni
Resmi Akuisisi PT Bank Victoria Syariah (BVIS),
BTN Syariah Siap Jadi Bank Syariah Terbesar Kedua di Indonesia
Dengan Penandatanganan Akta Jual Beli dan Pengambilalihan Saham ini, BTN
telah resmi mengakuisisi BVIS. BTN berharap aksi korporasi ini dapat mendukung
pencapaian visi BTN untuk menjadikan BTN Syariah sebagai bank syariah terbesar
kedua di Indonesia.
19 Juni
Penandatanganan MoU
KPR Sejahtera FLPP
BTN telah menandatangani Perjanjian 2025, BTN telah menyalurkan pembiayaan
MOU Komitmen Dukungan Program untuk KPR Sejahtera FLPP sebanyak
Pembiayaan KPR Sejahtera FLPP. Dalam 79.104 unit, tahun ini BTN menargetkan
acara ini, Menteri PKP mengapresiasi peran mendukung pemerintah dalam Program
BTN sebagai Bank Penyalur KPR Sejahtera Rumah Rakyat dengan penyaluran KPR
FLPP yang ikut mendukung mensukseskan Sejahtera FLPP sebanyak 220.000 unit.
Program Rumah Rakyat. Hingga akhir Mei
29 Juni
BTN JAKIM 2025 Sukses Digelar
BTN Jakarta International Marathon 4.000 pelari. Adapun total peserta BTN
(JAKIM) 2025 sukses digelar dalam JAKIM 2025 sebanyak 31.000 pelari
rangka perayaaan HUT DKI Jakarta ke- dengan perincian peserta full marathon
498 dan berhasil memecahkan rekor atau 42K sebanyak 4.000 pelari, half
peserta full marathon (FM) terbanyak marathon atau 21K sebanyak 13.000
di Indonesia dengan jumlah lebih dari pelari dan 10K sebanyak 14.000 pelari.
Laporan Tahunan 2025 43
Page 44
01 Kilas Kinerja
14 Juli
BTN Raih Penghargaan Strategis
di ASEAN Risk Awards 2025
Dalam ajang ASEAN Risk Awards 2025, risiko di BTN, yang berkontribusi besar
Setiyo Wibowo selaku Direktur Risk terhadap penguatan ketahanan
Management meraih penghargaan Risk perusahaan di tengah tantangan ekonomi
Professional of the Year dan People's yang semakin kompleks. Dengan strategi
Choice of Risk Professional of the tersebut, BTN juga sukses menjalankan
Year. Penghargaan tersebut menjadi berbagai inisiatif untuk mendorong
wujud pengakuan internasional atas pertumbuhan berkelanjutan dan menjaga
implementasi transformasi manajemen tata kelola risiko yang unggul.
24 Juli
BTN Raih Dua Penghargaan Bergengsi
di ASEAN Corporate Governance Awards 2025
BTN dianugerahi penghargaan Top 50 yang selaras dengan praktik terbaik tata
ASEAN PLCs dan Top 5 Indonesia PLCs kelola korporasi di tingkat regional.
atas komitmennya dalam membangun
tata kelola perusahaan yang unggul
dan governance serta transparan.
Pengakuan ini memperkuat reputasi
BTN sebagai institusi keuangan nasional
1 Agustus
Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Proses Bisnis Collection,
BTN luncurkan Operating Model baru
BTN meluncurkan Business Process komando langsung dari Kantor Pusat
Improvement (BPI) Monoline Collection diharapkan transformasi ini dapat
sebagai Operating Model baru collection membawa BPI ke arah yang lebih produktif,
dengan mengubah pembinaan debitur efisien dan efektif dalam mendukung
yang sebelumnya berdasarkan kelolaan percepatan penagihan dan eksekusi
masing-masing Kantor Cabang menjadi kredit bermasalah.
berdasarkan klaster wilayah, di bawah
8 Agustus
BTN Resmi Luncurkan balé Korpora,
Wholesale Banking Platform Terintegrasi untuk Nasabah Korporasi
BTN meluncurkan platform yang secara aman, efisien, dan fleksibel.
menghadirkan sejumlah fitur andalan Peluncuran ini merupakan bagian dari
seperti cash management, e-guarantee, strategi transformasi digital BTN untuk
financial supply chain management, memperkuat akuisisi dana murah dan
dan dashboard transaksi yang dapat mendorong pertumbuhan fee based
diakses melalui satu pintu digital income.
44 Laporan Tahunan 2025
Page 45
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
19 Agustus
BTN Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Ancol
dan Jakpro Dukung Jakarta Jadi Kota Global
Kolaborasi ini memperkuat peran BTN dalam menghadirkan layanan keuangan
sebagai mitra transformasi kota melalui modern yang mendukung pertumbuhan
dukungan pembiayaan, digitalisasi sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan
layanan, dan integrasi sistem keuangan di pengembangan Jakarta sebagai kota
berbagai ruang publik strategis. Bersama global yang inklusif dan berkelanjutan.
Jakpro dan Ancol, BTN berkontribusi
22 Agustus
Kelahiran
Bank Syariah Nasional
Dalam RUPSLB Bank Victoria Syariah dengan menggunakan BVIS sebagai
(BVIS), pemegang saham menyetujui perusahaan cangkang. Ke depan nama
perubahan nama Bank Victoria BSN akan dipakai oleh BTN Syariah
Syariah menjadi Bank Syariah Nasional sebagai branding perusahaan dan
(BSN). Adapun, RUPSLB ini merupakan produk layanan setelah melalui proses
kelanjutan dari proses spin-off BTN perizinan penggunaan oleh regulator.
Syariah menjadi Bank Umum Syariah
27 Agustus
BTN Digital Store yang menghadirkan langsung layanan BEI guna mendukung percepatan
Hadir di Bursa Efek Indonesia digital BTN yang lebih cepat, praktis, dan transformasi digital sektor keuangan
modern. Kehadiran Digital Store di BEI akan nasional.
BTN meresmikan BTN Digital Store di memberikan pengalaman dan edukasi
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, serta interaksi bagi nasabah, sekaligus
SCBD. Digital Store di BEI menjadi Digital memperkuat positioning BTN sebagai
Store ke-3 yang dihadirkan BTN sebagai bank yang adaptif dan relevan dengan
bagian dari transformasi layanan komunitas modern. Melalui inisiatif ini,
perbankan berbasis digital. Berlokasi di BTN menargetkan akuisisi nasabah
pusat aktivitas bisnis, keuangan, dan baru, peningkatan transaksi digital,
investasi nasional, BTN Digital Store hadir serta membuka peluang sinergi dengan
sebagai sarana customer experience berbagai mitra strategis di kawasan
28 September
Tukar Sampah,
Kurangi Cicilan Rumah BTN.
BTN menghadirkan program inovatif nyata BTN untuk mendukung Asta Cita
yang memungkinkan nasabah Presiden Prabowo Subianto dalam
mengurangi cicilan Kredit Pemilikan mengembangkan ekonomi hijau di sektor
Rumah (KPR) melalui penukaran sampah perumahan, termasuk pengelolaan
rumah tangga menjadi tabungan. sampah dan pembangunan berbasis
Program tersebut menjadi implementasi komunitas.
Laporan Tahunan 2025 45
Page 46
01 Kilas Kinerja
21 Oktober
Peluncuran
Kredit Program Perumahan (KPP)
BTN menargetkan menjadi penyalur realisasi Program 3 Juta Rumah. BTN
terbesar KPP dengan memanfaatkan juga menargetkan penyaluran tahap
basis lebih dari 12 ribu pelaku usaha awal sekitar Rp2 triliun hingga akhir
sektor perumahan, terdiri atas developer, tahun 2025 dan akan mempercepat
kontraktor, dan toko bangunan. Adapun, ekspansi pada tahun depan untuk
program KPP memiliki bunga hanya meningkatkan permodalan developer
6% dengan penjaminan dan proses serta mempercepat pembangunan
pengajuan yang mudah, sehingga rumah rakyat.
diharapkan mampu mempercepat
28 Oktober
Kompetisi BTN Housingpreneur 2025
Resmi Dimulai
BTN Housingpreneur 2025 merupakan dan inovator baru guna mendukung
ajang kompetisi tahunan yang Program Tiga Juta Rumah yang
menjaring ide dan inovasi terbaik di dicanangkan Presiden Prabowo
sektor perumahan untuk memperkuat Subianto.
ekosistem industri perumahan nasional.
Melalui program ini, BTN berkomitmen
mendorong lahirnya wirausaha muda
5 November
BTN Private
Resmi Diluncurkan
Layanan eksklusif ini dikhususkan serta layanan Concierge Premium seperti
untuk nasabah yang telah memiliki reservasi jet pribadi, wellness trip dan
dana menembus Rp15 miliar. Dengan medical evacuation.
menjadi nasabah BTN Private nasabah
akan mendapatkan layanan premium
di antaranya menginap gratis di hotel
bintang lima, cashback yang cukup besar
18 November
BTN Resmi Spin-Off UUS,
BSN Jadi Bank Syariah Terbesar Kedua di Indonesia
Dalam agenda tersebut para pemegang Hasil penggabungan UUS BTN dan
saham menyetujui pemisahan (spin- Bank Victoria Syariah tersebut akan
off) Unit Usaha Syariah (UUS) kepada menjadikan BSN sebagai bank umum
PT Bank Syariah Nasional (BSN). syariah (BUS) dengan aset terbesar
Melalui keputusan ini, seluruh hak dan kedua di Indonesia, dengan total aset
kewajiban UUS BTN dialihkan ke BSN. mencapai Rp71,3 triliun.
46 Laporan Tahunan 2025
Page 47
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
27 November
Ratu Belanda
Apresiasi BTN
Ratu Belanda Queen Máxima terobosan BTN yang mendorong inklusi
menyaksikan akad KPR untuk masyarakat keuangan hijau, membantu mengurangi
berpenghasilan rendah, serta berdialog cicilan KPR, sekaligus berkontribusi pada
dengan para debitur yang telah pengurangan beban sampah nasional
menempati rumah subsidi. Queen Máxima dari tingkat komunitas terkecil.
turut mengapresiasi implementasi
program pembayaran angsuran
KPR menggunakan sampah, sebuah
8 Desember
BTN Raih Penghargaan
ARA 2024
Dalam ajang tersebut BTN menyabet perusahaan dengan baik dalam rangka
penghargaan kategori BUMN Go Publik menuju keuangan berkelanjutan.
Keuangan Annual Report Award (ARA)
2024. Penghargaan Ini mencerminkan
komitmen BTN dalam menyajikan
laporan yang berintegritas, transparan
dan akurat serta mengelola tata kelola
18 Desember
BTN Kalahkan Himbara Lainnya
dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025
BTN meraih posisi tertinggi pada kategori Sekaligus mencerminkan kepercayaan
Badan Usaha Milik Negara (BUMN) publik yang terus terjaga dalam
Informatif, mengalahkan bank Himbara mendukung keuangan berkelanjutan.
lainnya. Pencapaian ini menegaskan
posisi BTN sebagai bank Himbara
terdepan dalam penerapan transparansi,
akuntabilitas, dan keterbukaan informasi.
18 Desember
Siapkan Rp4,5 Triliun, BTN Bidik Jadi Bank Pilihan Utama
Layani Holding Danareksa
BTN menandatangani kerja sama dan ekspansi bisnis seluruh ekosistem
strategis dengan Holding BUMN holding Danareksa. Kerja sama ini
Danareksa. Melalui kerja sama tersebut, menjadi bagian dari upaya BTN untuk
BTN menyiapkan plafon fasilitas memperkuat perannya sebagai
pembiayaan hingga Rp4,5 triliun yang mitra perbankan utama bagi holding
terdiri dari Committed Corporate Line korporasi berskala besar, termasuk
Facility dan Uncommitted Corporate melalui pemanfaatan layanan cash
Line Facility, serta menyediakan management dan solusi perbankan
layanan perbankan terintegrasi untuk digital melalui balé Korpora.
mendukung pengelolaan keuangan
Laporan Tahunan 2025 47
Page 48
01 Kilas Kinerja 24 Desember Topang Ekspansi Kredit Perumahan, BTN Perkuat Modal Inti melalui Shareholder Loan Rp2 Triliun BTN memperkuat struktur permodalan guna menjaga keberlanjutan ekspansi bisnis melalui penerimaan Pinjaman Pemegang Saham (Shareholder Loan/SHL) senilai Rp2 triliun dari PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM). Fasilitas tersebut diklasifikasikan sebagai modal inti tambahan (Additional Tier 1/AT1) sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). 48 Laporan Tahunan 2025
Page 49
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
24 Desember
Dukung Pemulihan, BTN Salurkan Bantuan Rp12,36 Miliar
untuk Korban Bencana di Sumatera
BTN mencatat total nilai bantuan untuk susu dan perlengkapan bayi, obat-
korban bencana banjir dan tanah longsor obatan, dan lain-lain yang disalurkan
di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera secara langsung oleh Perseroan dan
Barat melalui Program Tanggung Jawab diwakili para Direksi yang terjun langsung
Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah meninjau kondisi korban dan daerah
mencapai Rp12,36 miliar hingga kini. terdampak.
Bantuan tersebut meliputi paket sembako,
makanan cepat saji, perlengkapan tidur,
Laporan Tahunan 2025 49
Page 50
LAPORAN DIREKSI DAN
DEWAN KOMISARIS
Pada tahun 2025, Perseroan menunjukkan pertumbuhan
kinerja yang signifikan baik dari sisi operasional maupun
keuangan. Kinerja Perseroan juga mendapatkan pengakuan
dari pihak eksternal dengan diterimanya penghargaan
dalam skala nasional dan internasional.
50 Laporan Tahunan 2025
Page 51
Laporan Tahunan 2025 51
Page 52
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
LAPORAN
DIREKSI
NIXON L.P.
NAPITUPULU
Direktur Utama
52 Laporan Tahunan 2025
Page 53
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pemegang saham dan para Pemangku Kepentingan lainnya yang kami hormati,
Produk Perbankan Konsumer
Produk konsumer terbagi menjadi Produk Kredit
Konsumer, Produk Simpanan Konsumer dan Produk
Wealth Management. Produk Kredit Konsumer meliputi
Puji dan syukur kami Kredit Perumahan dan Kredit Non Perumahan. Produk
panjatkan ke hadirat Tuhan
Simpanan Konsumer meliputi Tabungan Konsumer,
Deposito BTN Perorangan dan Giro Perorangan BTN.
Yang Maha Esa atas rahmat Sedangkan Produk Wealth Management meliputi
Bancassurance, Reksa Dana, Surat Berharga Negara
dan karunia-Nya sehingga Ritel, Surat Berharga Negara Pasar Sekunder, dan
Perseroan dapat menutup Foreign Exchange.
tahun 2025 dengan Produk Perbankan Komersial
berhasil membukukan Produk Komersial terbagi menjadi Produk Kredit
Komersial, Produk Simpanan Komersial serta Produk
kinerja gemilang baik Kredit Korporasi. Produk Kredit Komersial meliputi,
Kredit Perumahan dan Kredit Non Perumahan termasuk
dari sisi pencapaian laba Produk Kredit UMKM. Produk Simpanan Komersial
bersih, penyaluran kredit, meliputi, Giro Lembaga BTN dan Deposito Berjangka
Lembaga. Sedangkan Produk Korporasi meliputi, Kredit
pertumbuhan dana pihak Modal Kerja (KMK), Kredit Modal Kerja (KMK) Properti BTN,
ketiga (DPK), maupun Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor, Bridging Loan, Kredit
Beragunan Simpanan, Kredit Investasi BTN, Refinancing,
peningkatan aset. Hal ini Kredit kepada Kementerian/Lembaga Pemerintah
membuktikan transformasi
Republik Indonesia, Term Loan Facility, Corporate Line
Facility, dan Treasury Line Facility (kepada Non Lembaga
yang dijalankan Perseroan Keuangan).
berhasil membawa dampak Jasa dan Layanan
yang positif terhadap kinerja Perseroan memberikan berbagai jasa seperti, Kartu
Konsumer, Segmentasi Layanan nasabah meliputi
bisnis Perseroan. Wealth Management, BTN Prospera, ATM, Cash
Recycling Machine (CRM), Super App balé by BTN, balé
bisnis, Electronic Data Capture (EDC), balé merchant,
Branchless Banking (balé agen), Quick Response
Pada kesempatan ini, perkenankan kami melaporkan Code Indonesian Standard (QRIS), Virtual Branch, balé
pengelolaan dan kinerja Perseroan selama tahun buku community, balé property, balé developer dan BTN Open
2025 yang meliputi hasil kinerja Perseroan, analisis API. Perseroan juga memberikan jasa lainnya antara
prospek Perseroan, perkembangan penerapan tata lain, Virtual Account, Transfer Management, Payment
kelola Perseroan, penilaian kinerja Komite di bawah Management, Payroll Service BTN, dan balé Poin.
Direksi serta perubahan komposisi Direksi.
Untuk mengoptimalkan produk dan jasa kepada
nasabah, Perseroan telah memiliki jaringan kerja
Tentang Perseroan yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia antara
lain Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang Tenggara, Maluku, dan Papua. Per 31 Desember 2025,
Perbankan, Perseroan senantiasa berkomitmen menjadi Perseroan memiliki 8 Kantor Wilayah, 82 Kantor Cabang,
Bank yang fokus dalam melayani dan mendukung 548 Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan 4 Kantor
pembiayaan sektor perumahan melalui berbagai Fungsional. Sampai dengan 31 Desember 2025, wilayah
produk dan jasa. Saat ini, Perseroan telah memiliki operasional Perseroan masih fokus di dalam negeri,
berbagai jenis produk dan jasa finansial sebagai berikut: belum memiliki Kantor Cabang Luar Negeri.
Laporan Tahunan 2025 53
Page 54
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Pada tahun 2025, Perseroan telah melakukan yang dibutuhkan secara berkesinambungan dan
penyesuaian struktur organisasi untuk memenuhi selaras dengan fokus bisnis strategi tahunan melalui
kebutuhan fungsi yang bertambah sejalan dengan pembelajaran, pengembangan, penugasan khusus
perkembangan teknologi dan perkembangan maupun program mutasi dan promosi. Pengembangan
usaha Perseroan. Saat ini, Perseroan telah memiliki kompetensi pegawai dilaksanakan melalui program
10 (sepuluh) Direktorat di bawah Direktur Utama pembelajaran dan pengembangan yang terstruktur
dan Wakil Direktur Utama yaitu Direktorat Consumer dan sistematis guna meningkatkan pengetahuan
Banking, Direktorat Network & Retail Funding, Direktorat (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude)
Commercial Banking, Direktorat Corporate Banking, yang dibutuhkan. Program ini bertujuan untuk
Direktorat Treasury & International Banking, Direktorat memastikan keberlanjutan pengelolaan SDM yang
Information Technology, Direktorat Operations, berkelanjutan, responsif terhadap perubahan, dan
Direktorat Risk Management, Direktorat Finance & relevan dengan kebutuhan bisnis serta visi organisasi.
Strategy, dan Direktorat Human Capital & Compliance. Pengembangan kompetensi pegawai akan fokus pada
Tiap-tiap Direktorat terbagi menjadi beberapa Divisi pengembangan dibidang leadership, critical capability,
yang mendukung pelaksanaan tugas Direktur terkait. funding, transactional dan digital banking.
Direktur Utama didukung oleh Divisi Internal Audit dan
Corporate Secretary. Direktur Utama juga di dukung
oleh SEVP yaitu SEVP Digital Business dan Assets Analisis atas Kinerja Perseroan
Management. Wakil Direktur Utama didukung oleh
Divisi Marketing Communication. Direktorat Consumer Dengan berbagai sumber daya yang dimiliki Perseroan,
Banking didukung oleh Divisi Subsidized Mortgage, Direksi telah melakukan pengelolaan secara efektif
Mortgage & Secured Loan, dan Personal Banking. terhadap sumber daya tersebut. Perseroan telah
Direktorat Network & Retail Funding didukung oleh menghasilkan kinerja yang baik di tahun 2025 di tengah
Divisi Sales & Distribution, Retail Funding dan Wealth kondisi perekonomian yang masih belum sepenuhnya
Management. Direktorat Commercial Banking, didukung pulih. Direksi senantiasa mempertimbangkan kondisi
oleh Divisi Business Banking, Commercial Banking, dan perekonomian baik global, nasional maupun industri
Institutional Banking 2. Direktorat Corporate Banking, perbankan dalam mengembangkan strategi bisnis,
didukung oleh Divisi Corporate Banking, Institutional sehingga mampu mengatasi kendala-kendala
Banking 1, dan Wholesale Transaction. Direktorat khususnya yang terkait dengan dampak kondisi
Treasury & International Banking didukung oleh Divisi perekonomian terhadap bisnis Perseroan. Oleh karena
Treasury, Financial Institution & Capital Market, dan itu, dalam menyampaikan analisis kinerja Perseroan,
Procurement & Fixed Asset Management. Direktorat izinkan kami menyampaikan telaah perekonomian
Information Technology didukung oleh Divisi IT Strategic baik di tingkat global, nasional maupun pada industri
Planning, IT Development, IT Operations dan IT Security. perbankan.
Direktorat Operations didukung oleh Divisi Customer
Experience, Credit Operations, Digital Operations, Kondisi Perekonomian yang Secara
dan Central Operations. Direktorat Risk Management Langsung Berdampak Terhadap Kinerja
didukung oleh SEVP Credit Risk, Divisi Policy & Procedure, Perseroan
Enterprise & ESG Risk Management, Digital & Operations
Risk Management dan Transformation & Partnership Perekonomian dunia diperkirakan masih akan
Management. Direktorat Finance & Strategy didukung dipengaruhi oleh berlanjutnya perang dagang
oleh Divisi Corporate Strategy & Planning, Finance & dan dinamika ketegangan geopolitik antarnegara.
Accounting, Investor Relations & Research, dan Data Ketegangan geopolitik masih berlanjut antara lain
Management & Analytics. Direktorat Human Capital perang Rusia dan Ukraina yang belum selesai serta
& Compliance didukung oleh Divisi Human Capital ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang semakin
Strategy, Human Capital Management, Human Capital memanas. Di bidang ekonomi, perang dagang yang
Business Partner, Learning Management, Compliance & dikeluarkan oleh Presiden Trump pada April 2025
Governance dan Legal. dengan pengenaan tarif universal 10% atas semua
barang yang masuk ke Amerika Serikat, ditambah
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, dengan tarif resiprokal yang tinggi ke hampir 57 negara
Perseroan memiliki sebanyak 11.414 pegawai. Per mitra dagangnya di dunia seperti Tiongkok, Uni Eropa,
31 Desember 2025, sebanyak 531 Pegawai berjenjang Meksiko dan Kanada.
pendidikan Pasca Sarjana, 9.790 Pegawai berjenjang
pendidikan Sarjana, 897 Pegawai berjenjang pendidikan Selain itu, tren penurunan suku bunga global telah
Sarjana Muda serta 132 Pegawai berjenjang pendidikan dimulai seiring tingkat inflasi yang semakin terkendali.
SLTA. Perseroan melakukan program pembelajaran Arah penurunan Fed Rate semakin jelas setelah pada
dan pengembangan untuk memenuhi kompetensi tahun 2025 telah menurunkan suku bunga acuannya
54 Laporan Tahunan 2025
Page 55
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
dengan total sebesar 75 bps menjadi 3,50%-3,75%. Strategi dan Kebijakan Strategis
Selain The Fed, mayoritas Bank Sentral di dunia telah
menurunkan suku bunga acuannya seperti European Dalam menghadapi berbagai tantangan dan dalam
Central Bank (ECB), Bank of England (BoE), Bank of menangkap peluang, pada tahun 2025 Perseroan
Canada (BoC) dan lainnya. telah menetapkan strategi dan kebijakan strategi yang
berpedoman pada tema strategis Corporate Plan
Meskipun perekonomian global masih melambat, 2025-2029. Langkah strategis yang telah dilakukan
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan IV pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
tahun 2025 mencatatkan hasil positif sebesar 5,39% 1. Bidang Perkreditan
yoy, serta berada di atas capaian Triwulan III. Hal ini Fokus pertumbuhan kredit di tahun 2025 adalah
menandakan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah dengan menjalankan strategi memonetisasi
perlambatan ekonomi global. Dari sisi sektoral, sektor- ekosistem perumahan dalam skala besar bertujuan
sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional untuk menghasilkan pendapatan dari seluruh
antara lain sektor jasa pendidikan, jasa lainnya, jasa ekosistem perumahan dengan memanfaatkan
perusahaan, informasi dan komunikasi, transportasi berbagai peluang bisnis yang berkaitan dengan
dan pergudangan, serta sektor penyediaan akomodasi industri properti dengan strategi peningkatan
dan makan minum. Sementara dari sisi pengeluaran, penetrasi dan kualitas KPR non-subsidi, dan
komponen ekspor mengalami pertumbuhan paling meningkatkan penetrasi housing value-chain.
tinggi disusul konsumsi pemerintah serta konsumsi 2. Bidang Kualitas Kredit
rumah tangga. Untuk mencapai target perbaikan kualitas kredit
tersebut, fokus strategi yang dilakukan yakni
Di sektor perbankan, Otoritas Jasa Keuangan mencatat memperkuat risk underwriting dan collection untuk
Kinerja sektor jasa keuangan khususnya perbankan menumbuhkan portofolio secara berkelanjutan,
pada 2025 masih solid dengan indikator permodalan menangani portofolio yang direstrukturisasi dalam
dan likuiditas yang tersedia serta risiko kredit yang jumlah besar, dan mempercepat late-stage
terjaga. Fungsi intermediasi perbankan pada bulan recovery dengan memperluas cakupan anak
Desember 2025 masih tumbuh positif dimana kredit perusahaan yang mengelola aset.
tumbuh kuat sebesar 9,63% yoy. Pertumbuhan ini 3. Bidang Pendanaan
terutama ditopang oleh kredit Investasi yang tumbuh Fokus utama pertumbuhan DPK di tahun 2025
20,81% yoy. Adapun secara bulanan, pertumbuhan adalah, akan dilakukan strategi peningkatan
nominal kredit perbankan naik sebesar Rp271 triliun tabungan berbiaya rendah, menargetkan segmen
menjadi Rp8.586 triliun. Sementara itu, Dana Pihak profesional kerja mandiri, meningkatkan penetrasi
Ketiga (DPK) pada Desember 2025 tercatat tumbuh untuk sektor perdagangan, dan value chain SME.
sebesar 13,83% yoy menjadi Rp10.059 triliun. Risiko kredit 4. Bidang Fee Based Income dan Pembentukan Anak
melanjutkan penguatan dengan rasio NPL perbankan Usaha
sebesar 2,05%. Di sisi lain, Loan at Risk (LaR) juga Fokus pencapaian fee based income di tahun 2025
menunjukkan tren penurunan menjadi sebesar 8,77%, adalah dengan meluncurkan proposisi produk
atau melewati level sebelum pandemi yaitu sebesar pinjaman serta mendorong fee based income (FBI).
9,93% pada Desember 2019. 5. Rencana Penyertaan Modal
Sejalan dengan visi mitra utama dalam
Likuiditas industri perbankan pada Desember 2025 pemberdayaan finansial keluarga Indonesia,
dalam level yang memadai dengan rasio-rasio likuditas ke depannya, Perseroan memiliki aspirasi untuk
yang terjaga. Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit memperluas bisnis di sepanjang ekosistem
(AL/NCD) sebesar 126,15%, menurun dibandingkan perumahan melalui:
November 2025 yang sebesar 131,49% atau jauh di atas a. Pengembangan bisnis syariah melalui spin-off Unit
ambang batas ketentuan yang sebesar 50%. Sementara Usaha Syariah (UUS) yang telah selesai dilakukan.
Alat Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 28,57%, menurun b. Perluasan bisnis asuransi melalui anak usaha
dibandingkan capaian pada November 2025 yang asuransi jiwa dan/atau asuransi umum.
sebesar 29,67%, masih di atas ambang batas ketentuan c. Perluasan bisnis pembiayaan kendaraan melalui
yang sebesar 10%. Secara umum, tingkat profitabilitas anak usaha multifinance.
bank (ROA) sebesar 2,53%, menunjukkan kinerja industri 6. Penyertaan Modal pada Anak Usaha Asuransi Jiwa
perbankan tetap resilien dan stabil. Sementara dari sisi dan/atau Asuransi Umum
permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) industri Pembentukan anak usaha asuransi jiwa dan/
Perbankan pada Desember 2025 tercatat menjadi atau asuransi umum direncanakan melalui skema
25,89% dari posisi November 2025 yang sebesar 26,05%. penyertaan modal pada perusahaan asuransi/anak
Laporan Tahunan 2025 55
Page 56
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
usaha asuransi yang telah berjalan atau pendirian 12. Bidang Penerapan Governance, Risk and Compliance
perusahaan baru. Perseroan menjadi pemegang a. Bidang Penerapan Governance dengan
saham pengendali dengan kepemilikan saham melakuan penyusunan roadmap Tata Kelola
mayoritas (>50%). Proyeksi ke depannya, asuransi BTN 2025-2029 mulai dari peningkatan struktur
masih berpeluang besar untuk berkembang Tata Kelola, penguatan proses bisnis Tata Kelola,
di Indonesia dikarenakan makin banyaknya penguatan kualitas outcome tata kelola, dan
masyarakat yang menyadari terkait pentingnya tata kelola berkelanjutan dengan tema utama
asuransi. “Governance Business For Sustainable Growth”
7. Penyertaan Modal pada Anak Usaha Multifinance melalui 5 (lima) fokus area GCG Roadmap.
Pembentukan anak usaha perusahaan multifinance b. Bidang Penerapan Compliance dalam rangka
direncanakan melalui skema penyertaan modal meningkatkan ketahanan operasional untuk
pada perusahaan multifinance yang telah berjalan mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan
atau pendirian perusahaan baru. Pendirian ini dan untuk mendukung terciptanya budaya
bertujuan untuk memperluas pinjaman di luar basis kepatuhan pada setiap tingkatan organisasi dan
nasabah saat ini, terutama pada kredit kendaraan kegiatan usaha Perseroan.
bermotor, nasabah non-bankable, nasabah yang 13. Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia
mempunyai pendapatan tidak tetap, dan lain-lain. (SDM)
8. Strategi Retail Transaction Strategi pengembangan SDM Perseroan dalam
Pengembangan retail forex dan retail bond di tahun menunjang pengembangan bisnis serta
2025 difokuskan pada peningkatan kapabilitas, mewujudkan Perseroan sebagai Rumah bagi
kualitas sumber daya manusia, penguatan struktur Talenta Terbaik Indonesia..
organisasi, dan pengembangan sistem dan produk 14. Bidang Pengembangan Jaringan Kantor
baru. Strategi bidang pengembangan jaringan kantor
9. Bidang Permodalan di tahun 2025 dilakukan dengan meminimalisasi
Rencana penguatan permodalan tahun 2025 aktivitas relokasi kantor guna menekan biaya
akan diupayakan dari peningkatan modal operasional. Perseroan melakukan optimalisasi
tier-1 melalui laba ditahan/profitabilitas Perseroan peran Kantor Cabang sebagai pusat penghimpunan
dan melakukan action plan tier-2 capital melalui bisnis dana pihak ketiga, pengembangan jaringan
pinjaman subordinasi (sub-ordinated loan) dan/atau kantor yang berfokus pada segmen emerging
perpanjangan pinjaman subordinasi yang jatuh tempo. affluent, serta penyesuaian jaringan kantor sesuai
10. Strategi Infrastruktur Information Technology (IT) dengan POJK terbaru. Pada tahun 2025 ini, akan
Strategi dan program kerja pengembangan dilakukan standardisasi jaringan kantor sejalan
infrastruktur TI tahun 2025 difokuskan untuk dengan inisiatif internalisasi proposisi atas rencana
mendukung strategi bisnis pada pertumbuhan fee digital branch.
based income digital banking, pengembangan 15. Rencana Belanja Modal
channel transaksi elektronik, dan otomatisasi proses Dalam rangka perluasan bisnis dan pengembangan
front-end, serta back-end. usaha, direncanakan belanja modal, yaitu
11. Strategi IT Security pembelian tanah dan pembangunan/Renovasi
Pengembangan IT terkait security sejalan telah gedung/bangunan kantor.
dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi
Informasi (RSTI) 2025-2029 yang mengangkat tema Peranan Direksi dalam Perumusan
Security by Design untuk meningkatkan keamanan Strategi dan Kebijakan Strategis
sistem dan aplikasi Perseroan, antara lain peningkatan
cybersecurity, implementasi identity and access Direksi memegang peranan dalam merumuskan
management, dan peningkatan infrastructure security. arah strategis dan kebijakan strategis Perseroan.
Sejalan dengan inisiatif tersebut aktivitas yang akan Dalam perumusan strategi, Direksi memimpin
dilaksanakan antara lain yaitu Pemenuhan UU PDP langsung penyusunan corporate plan dan business
No 27 Tahun 2022, availability security infrastruktur, plan. Perumusan strategi dilakukan dengan
peremajaan teknologi, pemenuhan compliance mempertimbangkan dinamika makro ekonomi, arah
regulator, tata kelola akses data, dan pengguna kebijakan regulator, perkembangan industri perbankan
serta mitigasi terhadap fraud serta penyalahgunaan nasional, serta transformasi digital yang terus
transaksi (aktivitas pencucian uang dan perjudian). berkembang. Setiap kebijakan strategis dibahas secara
Selain itu, Perseroan juga mengidentifikasi risiko utama mendalam melalui forum rapat Direksi dan koordinasi
terkait teknologi informasi, termasuk disruption, cyber intensif dengan Dewan Komisaris beserta para pejabat
security, dan disaster recovery, untuk memastikan eksekutif.
bahwa risiko tersebut dikelola dan diintegrasikan
ke dalam kerangka manajemen risiko secara
keseluruhan.
56 Laporan Tahunan 2025
Page 57
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sepanjang tahun 2025, Direksi berfokus pada penyempurnaan proses bisnis. Dengan integrasi antara
penguatan fundamental bisnis inti pembiayaan manajemen kinerja, manajemen risiko, dan fungsi
perumahan dengan menjalankan strategi audit, Direksi memastikan bahwa strategi tidak hanya
memonetisasi ekosistem perumahan dalam skala terlaksana sesuai rencana, tetapi juga memenuhi
besar, akselerasi digitalisasi proses bisnis, peningkatan standar tata kelola dan akuntabilitas yang tinggi.
kualitas kredit, serta optimalisasi struktur pendanaan.
Strategi yang ditetapkan juga diarahkan untuk Direksi juga memastikan implementasi strategi
memperkuat daya saing melalui inovasi produk dan bisnis selaras dengan corporate plan dan business
layanan, pengembangan jaringan kantor, penguatan plan, dengan fokus pada penguatan core business
manajemen risiko, serta pengembangan Sumber Daya pembiayaan perumahan, diversifikasi portofolio,
Manusia. optimalisasi funding, serta pengembangan kapabilitas
sumber daya manusia. Komitmen terhadap penerapan
Direksi memastikan bahwa setiap kebijakan strategis prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)
yang dirumuskan dapat memperkuat peran BTN semakin diperkuat sebagai bagian dari kontribusi
dalam mewujudkan visinya menjadi Leading Partner in Perseroan dalam mendukung pembangunan
Empowering the Financial of Indonesian Families atau berkelanjutan.
Mitra Utama Dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga
Indonesia. Melalui inovasi digital yang terdepan, Analisis Kinerja Perseroan
perluasan produk dan layanan keuangan yang inklusif,
serta peningkatan aksesibilitas bagi seluruh masyarakat Kinerja Operasional dan Keuangan
Indonesia, Perseroan berkomitmen untuk mendukung
pertumbuhan keuangan keluarga Indonesia secara Berdasarkan strategi yang telah diterapkan, pada
berkelanjutan. Perseroan melakukan pemberdayaan tahun 2025 Perseroan telah menghasilkan kinerja yang
finansial keluarga yang merupakan kunci bagi kemajuan tumbuh positif. Dari sisi kinerja operasional, Perseroan
ekonomi nasional. Sehingga, Perseroan berfokus pada mencatat penyaluran kredit secara konsolidasi sebesar
penguatan sinergi dengan berbagai pihak, penyediaan Rp400,58 triliun, meningkat 11,9% yoy pada akhir tahun
solusi keuangan yang mudah diakses, dan peningkatan 2025. Nilai outstanding KPR Subsidi tahun 2025 sebesar
literasi keuangan di berbagai lapisan masyarakat. Rp157,30 triliun, meningkat 6,77% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp147,32 triliun. Kenaikan ini
Proses yang Dilakukan Direksi untuk menunjukkan permintaan KPR subsidi tetap kuat seiring
Memastikan Implementasi Strategi dukungan program pemerintah dan kebutuhan hunian
MBR yang masih besar. Perseroan mengembangkan
Direksi memastikan bahwa setiap strategi yang telah skema pembiayaan yang equitable dan inklusif melalui
ditetapkan terlaksana dan senantiasa melakukan pengembangan produk KPR Subsidi seperti New KPR
evaluasi untuk memastikan efektivitas penerapan FLPP, KPR Tapera, skema KPR Rent to Own. Perseroan
strategi tersebut. Direksi secara aktif memonitor juga terus meningkatkan pangsa KPR Subsidi BTN
implementasi strategi melalui penetapan Key melalui pendalaman kerja sama dengan instansi
Performance Indicators (KPI) yang terukur, evaluasi dan stakeholder di bidang perumahan baik dukungan
berkala melalui rapat manajemen, rapat bulanan, pembiayaan (BP Tapera, SMF dan Kementerian
serta forum evaluasi kinerja triwulanan. Untuk menjaga PUPR), maupun dari sisi supply dan demand, bekerja
kualitas implementasi strategi, Direksi juga memperkuat sama dengan berbagai instansi/asosiasi (asosiasi
fungsi manajemen risiko dan pengendalian internal pengembang, asosiasi pedagang pasar, perusahaan
dengan memastikan bahwa setiap inisiatif strategis teknologi seperti Gojek, Grab dan lainnya) pengembangan
telah melalui proses risk assessment serta senantiasa dan perbaikan bisnis proses, penggunaan teknologi
menjaga kepatuhan terhadap regulasi. terkini serta memperluas bisnis ekosistem diharapkan
memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan
Selain itu, Direksi memperkuat fungsi pengawasan penyaluran KPR Subsidi BTN. Pertumbuhan kredit diiringi
melalui peran audit internal dan tindak lanjut atas dengan peningkatan kualitas kredit di sepanjang tahun
temuan audit, baik internal maupun eksternal. Direksi 2025, terlihat dari rasio kredit bermasalah (non-performing
berkoordinasi dengan Internal Audit Division dalam loan/NPL) gross yang menurun ke level 3,08% dari tahun
penyusunan Annual Audit Plan sehingga fokus audit sebelumnya yakni 3,2%.
selaras dengan strategis Perseroan. Direksi memastikan
setiap temuan audit dapat diidentifikasi yang dapat Pada pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada tahun
menimbulkan risiko terhadap pencapaian strategi. Hasil 2025 terealisasi sebesar Rp437,45 triliun, tercapai 104,00%
audit dijadikan bagian dari mekanisme umpan balik dibandingkan target tahun 2025 sebesar Rp420,62
untuk memastikan adanya perbaikan berkelanjutan, triliun. Pertumbuhan DPK salah satunya didukung oleh
peningkatan efektivitas pengendalian internal, serta akselerasi pertumbuhan transaksi digital terutama di
Laporan Tahunan 2025 57
Page 58
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Super App balé by BTN. Perseroan membukukan jumlah dalam menyediakan layanan perbankan dalam skala
pengguna (user) balé by BTN yang tumbuh pesat 66,1% besar yang andal, efisien, dan inovatif sejalan dengan
yoy menjadi 3,7 juta hingga akhir 2025 dibandingkan kebutuhan nasabah serta peraturan yang berlaku. Pada
tahun 2024 sebanyak 2,2 juta. Meningkatnya jumlah user tahun 2025, Perseroan menetapkan fokus strategis
turut mendongkrak jumlah transaksi balé yang melonjak untuk menjadi mitra utama dalam pemberdayaan
79,2% yoy menjadi 2,21 miliar per 31 Desember 2025 dari finansial keluarga Indonesia. Dalam rangka mendukung
tahun sebelumnya sebanyak 1,23 miliar. Sementara itu, fokus tersebut, Perseroan melakukan continuous
nilai transaksi mencapai Rp103,6 triliun, naik 27,7% yoy improvement pada infrastruktur Teknologi Informasi (TI)
dari tahun sebelumnya sebesar Rp81,1 triliun. melalui berbagai inisiatif strategis, antara lain sebagai
berikut:
Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan mencetak laba 1. Advanced Sustainable Core Banking Technology
bersih konsolidasi sebesar Rp3,50 triliun meningkat through Infrastructure Modernization and AI
16,42% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,01 triliun. Enablement
Perseroan berhasil mengakselerasi pertumbuhan bisnis 2. Strengthened IT Resilience and Service Continuity
sepanjang tahun 2025 yang ditopang penguatan through Robust Infrastructure and Disaster Recovery
profitabilitas dan proses bisnis yang semakin efisien 3. Enhanced IT Infrastructure Flexibility to Support
berkat transformasi yang konsisten dilakukan di Business Growth and Digital Expansion
berbagai lini. Kinerja yang positif ini merupakan hasil 4. Improved IT Operational Oversight through an
kerja keras atas penerapan strategi bisnis yang Integrated Command Center
cermat serta pengelolaan keuangan yang sehat dan
disiplin. Pencapaian laba bersih Perseroan dipicu oleh Seiring dengan berbagai capaian yang berhasil diraih
pendapatan bunga yang tercatat tercatat sebesar sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat
Rp36,34 triliun, meningkat 23,02% dibandingkan komitmennya dalam mengembangkan ekosistem
tahun 2024 sebesar Rp29,54 triliun. Pada tahun 2025, perbankan berbasis teknologi. Perseroan meyakini
Perseroan juga mencatatkan kenaikan pada total aset, bahwa ketersediaan infrastruktur teknologi informasi
yaitu meningkat 12,4% yoy menjadi Rp527,79 triliun pada yang andal dan terintegrasi merupakan landasan
akhir tahun 2025. strategis dalam penyediaan layanan yang optimal,
peningkatan nilai tambah bagi para pemangku
Teknologi Informasi kepentingan, serta percepatan transformasi digital
yang berkelanjutan.
Sejalan dengan perkembangan industri perbankan,
Perseroan terus memperkuat strategi Teknologi Perbandingan Antara Hasil yang
Informasi (TI) sebagai salah satu pilar utama untuk Dicapai dengan yang Ditargetkan
mendukung pencapaian customer experience terbaik
melalui layanan digital dan finansial yang terintegrasi. Berdasarkan analisis perekonomian dan industri serta
Strategi Teknologi Informasi (TI) tersebut dilaksanakan memperhatikan tantangan yang ada, maka Perseroan
secara berkelanjutan melalui percepatan modernisasi menetapkan target pasar untuk kredit dan pembiayaan
dari platform perbankan, adopsi teknologi digital terkini, yang diberikan sebesar Rp393,64 triliun dan sebesar
serta peningkatan tata kelola dan keamanan informasi. Rp420,62 triliun untuk dana pihak ketiga. Berdasarkan
Implementasi strategi tersebut diarahkan untuk target pasar tersebut, Perseroan mentargetkan
memperkuat core business, membangun proporsi pendapatan bunga sebesar Rp35,29 triliun di tahun
perbankan yang holistik, serta meningkatkan kapabilitas 2025.
Untuk mencapai target pasar tersebut, telah ditetapkan suku bunga dasar kredit tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel Suku Bunga Dasar Kredit
SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis
Uraian Kredit Non UMKM Kredit UMKM
KPR/KPA Non KPR/KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Suku Bunga Dasar Kredit 8,76% 8,90% 9,90% 10,48% 13,75% 8,04% 10,80%
(SBDK) Tahun 2025
Suku Bunga Dasar Kredit 8,76% 9,25% 10,17% 11,00% 14,03% 8,04% 11,80%
(SBDK) Tahun 2024
Suku Bunga Dasar Kredit 8,05% 8,30% n/a n/a n/a 7,30% 8,80%
(SBDK) Tahun 2023
58 Laporan Tahunan 2025
Page 59
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis
Uraian Kredit Non UMKM Kredit UMKM
KPR/KPA Non KPR/KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Suku Bunga Dasar Kredit 8,00% 8,25% n/a n/a n/a 7,25% 8,75%
(SBDK) Tahun 2022
Suku Bunga Dasar Kredit 8,00% 8,25% n/a n/a n/a 7,25% 8,75%
(SBDK) Tahun 2021
Selain itu, Perseroan juga telah menetapkan suku bunga untuk tabungan deposito dan giro yang bersaing dan
kompetitif disajikan sebagai berikut:
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan Investa Sampai dengan Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,50%
> Rp100 juta - Rp500 Juta 2,00%
> Rp500Juta – Rp1 Miliar 2,25%
> 1 Miliar – 10 Miliar 2,64%
>Rp10 Miliar – 50Miliar 3,48%
>50 Miliar 3,75%
Tabungan Investa Plus ≥ 50 juta - 500 juta 2,15%
> 500 juta - 1 Miliar 2,25%
> 1 - 5 Miliar 2,75%
> 5 Miliar 3,00%
Tabungan BTN Batara < Rp1 juta 0,00%
Rp1 juta - < Rp50 juta 0,05%
Rp50 juta - < Rp500 juta 0,10%
Rp500 juta - Rp1 miliar 0,25%
> Rp1 miliar 0,50%
Tabungan BTN Bisnis < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - < Rp50 juta 0,25%
≥ Rp50 juta - < Rp500 juta 0,50%
≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar 1,00%
≥ Rp1 miliar 1,25%
Tabungan BTN Junior ≤ Rp50 ribu 0,00%
> Rp50 ribu 0,50%
TabunganKu ≤ Rp500 ribu 0,00%
> Rp500 ribu - Rp1 juta 0,10%
> Rp1 juta 0,25%
Laporan Tahunan 2025 59
Page 60
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan SiMuda RumahKu ≤ Rp1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
Tabungan BTN Siap! < Rp1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
Tabungan BTN e'BataraPos < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - Rp50 juta 0,05%
Rp50 juta - < 500 juta 0,10%
> Rp500 juta - Rp1 miliar 0,25%
> Rp1 miliar 0,50%
Tabanas Batara Kantor Pos Seluruh strata 0,00%
Tabel Suku Bunga Giro Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Giro Rupiah ≤ Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,25%
> Rp100 juta - Rp500 juta 0,75%
> Rp500 juta 1,00%
Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
Deposito BTN < Rp5 juta 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Rupiah
≥Rp5 juta - < Rp10 juta 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
≥Rp10 juta - < Rp100 juta 2,25% 2,25% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,25% 2,25% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
Rp500 juta - Rp2 miliar 2,25% 2,25% 2,75% 2,75% 2,75% 2,75% 2,75%
> Rp2 miliar 2,25% 2,25% 2,75% 2,75% 3,00% 3,00% 3,00%
60 Laporan Tahunan 2025
Page 61
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Suku Bunga e-Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
e-Deposito BTN Rp1 juta - < Rp5 juta 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
Rupiah
Rp5 juta - < Rp100 juta 2,60% 2,75% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
Rp100 juta - < Rp500 juta 2,65% 2,75% 3,25% 3,25% 3,25% 3,25% 3,25%
Rp500 juta - < Rp2 miliar 3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,40% 3,40%
Rp2 miliar - < Rp5 miliar 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,40% 3,40%
Rp5 miliar - < Rp10 miliar 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,50% 3,50%
≥ Rp10 miliar 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,60% 3,60%
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD SGD AUD / CNY JPY
Suku Bunga
Jenis
Produk Strata Suku Strata Suku Strata Suku
Strata Saldo Online
Offline Saldo Bunga Saldo Bunga Saldo Bunga
(via
(via KC)
Balé)
Tabungan < USD1.000 0,00% 0,00% All 0,10% All tiering 0,05% All tiering 0,00%
BTN Felas tiering
USD1.000 - < 0,15% 0,15%
USD10.000
USD10.000 - < 0,35% 0,35%
USD100.000
≥ USD100.000 0,50% 0,50%
Tabel Suku Bunga Deposito Valas (USD)
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 6 12
Deposito BTN USD Seluruh strata 4,00%
Tabel Suku Bunga Deposito Valas (SGD)
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 4 6 12 24
Deposito BTN SGD Seluruh strata 0,10%
Tabel Suku Bunga Deposito Valas (AUD, CNY)
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 6 12 24
Deposito AUD/CNY Seluruh strata 0,10%
Deposito JPY Seluruh strata 0,00%
Laporan Tahunan 2025 61
Page 62
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas (USD)
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 6 12
e’Deposito BTN USD Seluruh strata 4,00%
Tabel Suku Bunga Giro Valas (USD, EURO)
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Giro BTN USD Sampai dengan USD100.000 0,00%
> USD100.000 0,10%
Giro BTN Euro Seluruh strata 0,00%
Berdasarkan strategi yang telah ditetapkan, secara Sejalan dengan penguatan struktur funding tersebut,
umum Perseroan telah memenuhi harapan para Perseroan juga melihat peluang peningkatan pada
Pemangku Kepentingan. Berbagai target yang telah sisi pemanfaatan layanan digital. Tingkat penggunaan
ditetapkan telah terealisasi di tahun 2025. Secara mobile banking oleh nasabah aktif yang belum
keseluruhan, kredit dan pembiayaan yang diberikan optimal menjadi fokus akselerasi, dengan strategi
pada tahun 2025 mencapai Rp400,58 triliun, tercapai mendorong aktivasi dan intensifikasi transaksi digital
101,76% dibandingkan target tahun 2025 sebesar guna memperkuat engagement serta meningkatkan
Rp393,64 triliun. Pencapaian tersebut didorong oleh frekuensi interaksi nasabah.
capaian kredit non-perumahan sebesar 112,56% serta
pembiayaan yang tercapai 107,61%. Pertumbuhan Pada saat yang sama, Perseroan mencermati bahwa
kredit tetap dilakukan secara prudent dengan pertumbuhan KPR non subsidi masih berada di bawah
mempertimbangkan kondisi likuiditas, arah kebijakan rata-rata kompetitor. Untuk meningkatkan daya saing,
suku bunga, serta pengelolaan risiko kredit Perseroan. Perseroan memperkuat kemitraan dengan Top 50
developer serta mempercepat digitalisasi proses kredit
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada melalui peningkatan Turn Around Time (TAT) hingga
tahun 2025 terealisasi sebesar Rp437,40 triliun, tercapai dua kali lebih cepat, pengembangan back-end digital
103,99% dibandingkan target tahun 2025 sebesar bagi Relationship Manager, penyediaan portal tracking
Rp420,62 triliun. Pencapaian DPK tersebut terutama real time untuk nasabah dan developer, peningkatan
ditopang oleh peningkatan Deposito yang mencapai intensitas penjualan, perluasan sales center di wilayah
Rp224,27 triliun atau tercapai 119,40% dari target. berpotensi tinggi, serta penyempurnaan skema insentif
Sementara itu, Tabungan pada tahun 2025 terealisasi untuk bulk acquisition bersama developer utama.
sebesar Rp43,88 triliun, dengan pencapaian 85,21%
dibandingkan target. Hal ini sejalan dengan strategi
Perseroan dalam melakukan optimalisasi struktur Hal-Hal Penting yang Diperkirakan
pendanaan melalui pengelolaan komposisi dana, guna Terjadi pada Masa Mendatang dan
menjaga efisiensi biaya dana (cost of fund) di tengah Prospek Usaha
kondisi likuiditas perbankan yang ketat dan suku bunga
yang relatif tinggi. Dengan memperhatikan dinamika kondisi terkini,
pada Januari 2026 IMF memproyeksikan pertumbuhan
Kendala yang Dihadapi Perseroan dan ekonomi global untuk 2026 menjadi 3,3%, kemudian
Langkah-Langkah Penyelesaiannya melambat ke level 3,2% di tahun 2027. Pada tahun
2026, ekonomi negara berkembang seperti Indonesia
Meskipun Perseroan mencatatkan kinerja yang solid, diperkirakan akan sedikit meningkat jika dibandingkan
evaluasi manajemen menunjukkan masih terdapat tahun 2025. Ekonomi Tiongkok pada tahun 2026 juga
ruang penguatan pada struktur pendanaan dan diperkirakan akan melambat. Sedangkan ekonomi
akselerasi pertumbuhan bisnis. Komposisi dana pihak pada negara maju seperti Amerika Serikat diperkirakan
ketiga yang masih didominasi dana berbiaya relatif akan tumbuh sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun
tinggi mendorong Perseroan untuk memprioritaskan 2025.
peningkatan dana murah melalui penetrasi rekening
payroll dan optimalisasi ekosistem institusi sebagai Pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh positif
sumber pertumbuhan DPK low cost. pada 2025 di tengah perlambatan ekonomi global,
62 Laporan Tahunan 2025
Page 63
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
didorong oleh konsumsi rumah tangga yang masih Informasi Terkait Kelompok Usaha
kuat, investasi yang masuk serta terjaganya kinerja Bank
ekspor. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan
ekonomi pada tahun 2026 diprediksi akan tetap kuat Transformasi Unit Usaha Syariah (UUS) melalui
dan tumbuh positif dalam kisaran 4,9%-5,7%. proses spin-off menjadi Bank Syariah Nasional (BSN)
merupakan langkah strategis dalam memperkuat
Kemudian tingkat inflasi di tahun 2026 diperkirakan struktur perbankan syariah yang lebih mandiri,
akan tetap terjaga pada kisaran target Bank Indonesia kompetitif, dan berkelanjutan. Proses spin-off tersebut
yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai tingkat inflasi dilakukan oleh Perseroan sebagai bagian dari komitmen
tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah
melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan nasional sekaligus memenuhi ketentuan regulasi.
sektor riil. Sementara, rata-rata nilai tukar rupiah Dengan terbentuknya BSN, pengembangan produk,
terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan ekspansi jaringan, serta inovasi layanan berbasis prinsip
terjaga stabil dan cenderung menguat di tahun 2026, syariah dapat dijalankan secara lebih agile dan terarah
dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar sesuai kebutuhan pasar.
keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed
serta dinamika geopolitik global serta potensi terjadinya Seiring dengan pemisahan tersebut, BSN kemudian
perang dagang. Suku bunga acuan BI diperkirakan menjadi bagian dari Kelompok Usaha Bank (KUB)
penurunannya akan lebih lambat pada tahun 2026. bersama bank induk. Melalui KUB, BSN tetap memperoleh
dukungan dan kekuatan ekosistem dari induk usaha,
Berbagai perkiraan kondisi perekonomian global dan namun tetap memiliki independensi dalam menjalankan
nasional serta industri perbankan tersebut, Perseroan strategi bisnisnya. Sampai dengan 31 Desember 2025,
memiliki peluang untuk tumbuh. Peluang yang dimiliki Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham dalam
Perseroan antara lain sebagai berikut: Kelompok Usaha Bank tidak memiliki saham di BSN.
1. Potensi pertumbuhan KPR sejalan dengan Program
Pemerintah 3 (tiga) juta unit rumah.
2. Potensi pertumbuhan segmen D2C (secondary Perkembangan Penerapan Tata
market) yang memberikan yield lebih tinggi. Kelola Perusahaan
3. Peluang partnership di sektor multifinance dan
asuransi. Perseroan terus memperkuat implementasi Corporate
4. Pertumbuhan anorganik di sektor multifinance. Governance sebagai fondasi utama dalam menjaga
5. Meningkatnya interaksi digital dalam sistem keberlanjutan usaha dan kepercayaan pemangku
perbankan. kepentingan. Penguatan tata kelola tidak hanya
6. Pertumbuhan segmen Consumer dan SME di difokuskan pada aspek kepatuhan, tetapi juga diarahkan
Indonesia. untuk mendukung transformasi bisnis, peningkatan
kualitas pengambilan keputusan, serta pengelolaan
Dengan memanfaatkan keunggulan internal yang risiko yang lebih adaptif terhadap dinamika industri.
dimiliki, maka Perseroan optimis memiliki prospek Perseroan melakukan penyempurnaan kebijakan dan
yang baik di masa mendatang. Untuk meningkatkan pedoman internal agar selaras dengan perkembangan
kontribusinya pada sektor perumahan dan mendukung regulasi dan praktik terbaik industri perbankan.
roadmap transformasi Kementerian BUMN, BTN
menetapkan visi menjadi Mitra Utama dalam Implementasi tata kelola dijalankan secara konsisten
Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia pada dengan mengacu pada ketentuan regulator, termasuk
tahun 2025, dengan aspirasi yang ingin dicapai di tahun Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Perseroan
2029 sebagai berikut: terus memperkuat praktik Corporate Governance
1. Membangun engine tabungan yang sustainable dengan mengintegrasikan prinsip ETAK (Perilaku
untuk menghimpun tabungan sebesar Rp120 triliun. Beretika, Transparansi, Akuntabilitas dan Keberlanjutan)
2. Memberdayakan keluarga Indonesia dalam sebagai kerangka utama dalam memastikan
penyaluran kredit perumahan untuk mewujudkan keberlanjutan dan integritas bisnis.
impian memiliki rumah dengan penyaluran sekitar
Rp450 triliun. Tanggung jawab Perseroan untuk menjalankan
3. Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis bisnisnya secara berkelanjutan tidak akan dapat
dengan menyediakan rangkaian lengkap solusi dijalankan dengan efektif jika tidak didasarkan
perbankan sehari-hari. pada perilaku korporasi yang beretika. Perilaku etis
4. Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan yang berlandaskan nilai-nilai moral seperti peduli
efisiensi operasional. atas kepentingan pihak lain dapat mengarahkan
5. Memperluas cakupan layanan melalui 3 (tiga) anak dan membawa praktik korporasi ke arah perilaku
perusahaan.
Laporan Tahunan 2025 63
Page 64
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
berkelanjutan dan akhirnya menuju tindakan yang dengan analis, situs resmi BEI, poster dan banner
bertanggung jawab. Perseroan memiliki komitmen produk, aksi korporasi, bahan presentasi Perseroan ke
untuk memastikan penerapan corporate governance publik dan sebagainya.
dengan standar tinggi yang mengacu kepada best
practice lembaga perbankan yang kredibel dan Terkait Akuntabilitas Perseroan telah menyampaikan
terpercaya. Kredibilitas serta kepercayaan publik, pencapaian target dan kinerja Direksi. Dalam
pemegang saham, dan nasabah merupakan faktor rangka meningkatkan kualitas pelaksanaan
yang sangat menentukan bagi perkembangan dan tugas dan tanggung jawab, Dewan Komisaris dan
kelangsungan usaha Perseroan. Aktivitas usaha yang Direksi berkomitmen untuk memiliki kebijakan dan
dijalankan Perseroan harus mematuhi peraturan dan melaksanakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan
perundangan yang berlaku serta menjunjung tinggi Direksi. Dewan Komisaris memiliki kebijakan penilaian
norma dan etika. Kesadaran menjalankan etika yang sendiri (self assessment) untuk menilai kinerja Dewan
baik akan meningkatkan dan memperkuat citra positif Komisaris, sedangkan penilaian kinerja Direksi dilakukan
Perseroan dan mewujudkan Perseroan sebagai Good melalui pencapaian Key Performance Indicators
Corporate Citizen. Karena itu, Perseroan senantiasa (KPI) yang mengacu kepada hasil pengukuran yang
menjunjung tinggi integritas dengan memiliki dan dilakukan oleh auditor eksternal yang mengaudit
menerapkan pedoman etika dan perilaku yang menjadi laporan keuangan tahunan perusahaan. KPI Direksi
dasar sikap dan tindakan seluruh insan Perseroan secara kolegial dan KPI Direksi secara individual menjadi
agar bekerja secara profesional dan beretika dengan salah satu alat ukur yang efektif dalam pemantauan
menggunakan prinsip-prinsip dasar yang mengacu kinerja dan pelaksanaan tugas Pengurus Perseroan
kepada visi, misi, dan nilai-nilai serta regulasi internal dan yang dilakukan oleh Direksi.
eksternal yang berlaku. Perseroan telah merumuskan
beberapa perangkat kebijakan yang menjadi pedoman Dalam memastikan penerapan keberlanjutan,
beretika dan berperilaku bagi setiap elemen Perseroan Perseroan mematuhi peraturan perundang-undangan
dalam kegiatan bisnis yang dijalankan. Perseroan serta berkomitmen melaksanakan tanggung
mengupayakan penerapan standar etika dan perilaku jawab terhadap masyarakat dan lingkungan agar
dalam menjalankan segenap aktivitas bisnisnya berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai budaya yang Pembangunan ekonomi tidak terpisah dari konsekuensi
dimiliki melalui implementasi Code of Conduct. Code sosial dan lingkungan yang diakibatkan olehnya.
of Conduct disosialisasikan dan dapat diakses oleh Untuk menciptakan perekonomian nasional yang
seluruh insan Perseroan melalui media BTN Best serta mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi,
diselenggarakan kuis tentang Code of Conduct untuk sosial, dan lingkungan hidup, dibutuhkan pengelolaan
mengetahui pemahaman pegawai terhadap Code sumber daya yang tepat dan memadai. Untuk itu,
of Conduct. Komitmen terhadap pelaksanaan Code Perseroan menyadari fungsi dan peran strategisnya
of Conduct juga dituangkan dalam Pakta Integritas dalam memastikan bahwa arus investasi yang
yang wajib ditandatangani oleh seluruh Direksi, Dewan dikelolanya mampu berkontribusi bagi masa depan dan
Komisaris dan Pegawai Perseroan. Di samping itu, Code memiliki dampak luas pada perkembangan ekonomi,
of Conduct juga dapat diakses oleh seluruh Stakeholder kondisi lingkungan, dan aspek sosial.
Perseroan melalui website Perseroan.
Perseroan terus berkomitmen dalam mendorong
Perseroan berkomitmen senantiasa transparan keuangan berkelanjutan melalui integrasi aspek
dalam menjalankan proses bisnisnya. Untuk menjaga environmental, social, and governance (ESG) dalam
objektivitas dalam menjalankan bisnis, Perseroan kegiatan operasionalnya. Perjalanan Perseroan
menyediakan informasi yang material dan relevan dalam ranah ESG melibatkan perencanaan tentang
dengan cara yang mudah diakses dan dipahami oleh bagaimana Perseroan mengelola dampak lingkungan,
pemangku kepentingan. Perseroan telah memberikan menangani isu-isu sosial, dan mempertahankan
rincian kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan standar tata kelola yang etis dalam setiap operasi
Tahunan yang mana para pemangku kepentingan perbankannya. Perseroan telah mengembangkan
dapat menggunakannya untuk meyampaikan keluhan, serangkaian kerangka kerja (framework), strategi, dan
saran maupun kemungkinan adanya pelanggaran peta jalan (roadmap) untuk mendorong keuangan
atas hak-hak mereka. Selain melalui laporan tahunan, berkelanjutan dan mendukung kinerja ESG Perseroan.
Perseroan menyediakan akses informasi dan data baik Perseroan menekankan fokusnya untuk mengatasi isu-
laporan terkait keuangan dan non keuangan kepada isu terkait ESG di sektor mortgage bank, dengan tujuan
publik secara transparan melalui berbagai media untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang dan
seperti situs web (dalam dua bahasa), media Massa praktik perbankan yang bertanggung jawab.
(siaran pers), majalah/buletin internal, pertemuan
64 Laporan Tahunan 2025
Page 65
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dalam rangka evaluasi penerapan corporate 5. Perseroan memperkuat kapabilitas dan kapasitas
governance, Perseroan melaksanakan GCG sumber daya teknologi melalui peningkatan
Assessment yang dilaksanakan secara periodik dan kualitas infrastruktur, optimalisasi pemanfaatan
konsisten setiap tahun yang terdiri dari self assessment sistem digital, serta penguatan aspek keamanan
maupun assessment dari pihak eksternal. Penilaian dan kepercayaan digital (digital trust dan cyber
self assessment Tata Kelola dilakukan secara berkala security).
pada posisi akhir bulan Juni dan Desember setiap 6. Perseroan berupaya memperkuat pertumbuhan
tahunnya. Untuk tahun 2025, standar penerapan Tata nilai yang berorientasi pada pelanggan melalui
Kelola selain mengacu pada Peraturan OJK No. 17 Tahun peningkatan kualitas produk, layanan, dan kinerja
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum yang benar-benar memberdayakan nasabah.
juga mulai mengikuti ketentuan Surat Edaran OJK 7. Perseroan senantiasa terus berupaya memperkuat
Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola dan meningkatkan capaian inovasi bisnis secara
Bagi Bank Umum. menyeluruh, tidak hanya pada produk dan layanan,
tetapi juga pada proses inti, fungsi pendukung,
Hasil self assessment pada bulan Juni 2025 dan bulan kinerja organisasi, dan strategi perusahaan.
Desember 2025 berada pada peringkat 2 (dua) yang
mencerminkan Manajemen Perseroan telah melakukan
penerapan Tata Kelola yang secara umum baik. Dari Penilaian Komite di Bawah Direksi
hasil assessment tersebut, Perseroan telah melakukan
upaya-upaya perbaikan dengan menindaklanjuti Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
beberapa kelemahan yang direkomendasikan keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam
berdasarkan hasil assessment. rangka menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite-
Komite tersebut berperan dalam mempermudah
Selain self assessment, pada tahun 2025 Perseroan monitoring dan menciptakan efektivitas pemecahan
juga melaksanakan third party assessment untuk masalah serta pengembangan aspek yang dipandang
mendapatkan second opinion terhadap kualitas strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang berlaku.
implementasi GCG dalam rangka perbaikan kualitas Komite-Komite tersebut meliputi:
implementasi GCG secara berkelanjutan. Assessment 1. Komite Manajemen Risiko
yang dilaksanakan di antaranya adalah survei Corporate 2. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Governance Perception Index (CGPI) yang diadakan 3. Asset and Liability Management Committee (ALCO)
oleh Indonesian Institute for Corporate Governance 4. Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan
(IICG) dan Penilaian GCG berdasarkan standar ASEAN 5. Komite Kredit
Corporate Governance Scorecard dilakukan oleh OJK 6. Komite Human Capital
dan Indonesian Institute for Corporate Directorship 7. Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI)
(IICD). 8. Komite Pengarah Transformasi
9. Komite Bisnis
Skor CGPI Perseroan pada tahun 2025 untuk tahun 10. Komite Environmental, Social, and Governance (ESG)
buku 2024 sebesar 91,8 dengan predikat “Most Trusted”. 11. Capital and Subsidiary Committee
Perseroan telah melaksanakan tindaklanjut atas
rekomendasi hasil assessment sebagai berikut: Untuk mengukur efektivitas kinerja komite di bawah
1. Perseroan telah menetapkan struktur organisasi Direksi dalam membantu Direksi menjalankan
yang dikinikan pada tahun 2025 berupa Petunjuk pengurusan perusahaan maka dilakukan penilaian
Teknis Nomor PT.3-A.6 tentang Struktur Organisasi terhadap komite di bawah Direksi. Prosedur penilaian
Kantor Pusat, Kantor wilayah, Kantor Cabang. kinerja komite di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi
2. Pada tahun 2025, Perseroan telah melakukan secara periodik dengan kriteria penilaian atas kinerja
pemutakhiran seluruh peraturan internal eksisting Komite di bawah Direksi yaitu pemenuhan pelaksanaan
dengan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur lama rapat serta kehadiran dalam rapat selama tahun buku.
telah ditransformasikan ke Arsitektur Kebijakan dan Selama tahun 2025, Direksi menilai bahwa komite-
Prosedur Baru komite di bawah Direksi telah menjalankan tugas dan
3. Perseroan telah menyusun framework Budaya tanggung jawabnya dengan baik.
Perusahaan memberikan gambaran bagi BTNers
dalam memahami dan mengimplementasikan nilai Selain dibantu oleh Komite di Bawah Direksi, dalam
utama AKHLAK. melaksanakan tugasnya Direksi juga dibantu oleh
4. Perseroan telah menyusun pedoman berupa unit penunjang antara lain Sekretaris Perusahaan, Unit
Pedoman Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct) Internal Audit dan Unit Manajemen Risiko. Penilaian
dan Pedoman Perilaku dan Profesionalisme Dewan kinerja untuk Sekretaris Perusahaan, Unit Internal
Komisaris dan Direksi. Audit dan Unit Manajemen Risiko dinilai berdasarkan
Laporan Tahunan 2025 65
Page 66
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Key Performance Indicator (KPI) yaitu Target Utama. KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DIREKSI
Kolaborasi, Inisiatif dan lainnya. Pencapaian KPI tahun SETELAH RUPS TAHUNAN 2025
2025 untuk Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit, Pada tanggal 26 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang
dan Unit Manajemen Risiko mencapai lebih dari 100%. Saham Tahun 2025 memutuskan:
Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit dan Unit 1. Mengukuhkan pemberhentian Hakim Putratama
Manajemen Risiko telah melaksanakan tugasnya sebagai Direktur Operations and Customer
dengan baik. Experience serta Muhammad Iqbal sebagai Direktur
SME and Retail Funding.
2. Memberhentikan dengan hormat Elisabeth Novie
Perubahan Komposisi Anggota Riswanti sebagai Direktur Assets Management,
Direksi Jasmin sebagai Direktur Distribution and Institutional
Funding dan Andi Nirwoto sebagai Direktur
Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi Information Technology.
Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan 3. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota
berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan Direksi Perseroan sebagai berikut:
komposisi Direksi adalah sebagai berikut: a. Direktur Operations and Customer Experience
menjadi Direktur Operations
KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DIREKSI b. Direktur Consumer menjadi Direktur Consumer
SEBELUM RUPS TAHUNAN 2025 Banking
Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2025 c. Direktur SME and Retail Funding menjadi Direktur
berjumlah 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu) Network & Retail Funding
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur d. Direktur Distribution and Institutional Funding
Utama dan 9 (sembilan) orang Direktur sebagai berikut: menjadi Direktur Corporate Banking
Nixon L. P. : Direktur Utama e. Direktur Finance menjadi Direktur Finance &
Napitupulu Strategy
Oni Febriarto : Wakil Direktur Utama f. Direktur Human Capital, Compliance, & Legal
Rahardjo menjadi Direktur Human Capital & Compliance
Andi Nirwoto : Direktur Information g. Direktur Assets Management
Technology h. Direktur Commercial Banking
Elisabeth Novie : Direktur Assets i. Direktur Treasury & International Banking
Riswanti Management 4. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di
Jasmin : Direktur Distribution and bawah ini sebagai Anggota Direksi Perseroan:
Institutional Funding a. Hirwandi Gafar semula sebagai Direktur
Setiyo Wibowo : Direktur Risk Management Consumer menjadi Direktur Consumer Banking
Hirwandi Gafar : Direktur Consumer b. Nofry Rony Poetra semula sebagai Direktur
Nofry Rony Poetra : Direktur Finance Finance menjadi Direktur Finance & Strategy
c. Eko Waluyo semula sebagai Direktur Human
Eko Waluyo : Direktur Human Capital,
Compliance & Legal Capital, Compliance, & Legal menjadi Direktur
Hakim Putratama : Direktur Operations & Human Capital & Compliance
Customer Experience 5. Mengangkat I Nyoman Sugiri Yasa sebagai Direktur
Muhammad Iqbal : Direktur SME & Retail Operations, Venda Yuniarti sebagai Direktur
Funding Treasury & International Banking, Rully Setiawan
sebagai Direktur Network & Retail Funding, Helmy
Afrisa Nugroho sebagai Direktur Corporate Banking,
Hermita sebagai Direktur Commercial Banking
dan Tan Jacky Chen sebagai Direktur Information
Technology.
66 Laporan Tahunan 2025
Page 67
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Tan Jacky Chen : Direktur Information
Technology
Tahunan 2025 berjumlah 12 (dua belas) orang yang
terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Venda Yuniarti : Direktur Treasury &
International Banking
Wakil Direktur Utama dan 10 (sepuluh) orang Direktur
sebagai berikut: Helmy Afrisa : Direktur Corporate Banking
Nugroho*
Nixon L. P. : Direktur Utama
I Nyoman Sugiri : Direktur Operations
Napitupulu
Yasa
Oni Febriarto : Wakil Direktur Utama
Rully Setiawan : Direktur Network & Retail
Rahardjo
Funding
Setiyo Wibowo : Direktur Risk Management
Hermita : Direktur Commercial Banking
Hirwandi Gafar : Direktur Consumer Banking * *Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
Nofry Rony Poetra : Direktur Finance & Strategy
Eko Waluyo : Direktur Human Capital &
Compliance
Penutup
Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepercayaan, komitmen dan kerja sama dari seluruh
pemangku kepentingan, khususnya kepada jajaran tim manajemen dan seluruh pegawai yang telah bekerja keras
dan mampu memperoleh kinerja yang baik di tahun 2025. Kami menyadari bahwa pencapaian ini merupakan hasil
kerja keras seluruh insan Perseroan serta dukungan Dewan Komisaris, regulator, mitra kerja, dan seluruh pemangku
kepentingan. Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas
kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik.
Ke depan, Direksi berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan daya saing, dan
mengoptimalkan peluang pertumbuhan secara berkelanjutan. Dengan semangat transformasi dan inovasi, kami
yakin Perseroan akan semakin kokoh sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan yang berperan aktif dalam
mewujudkan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.
Jakarta, Maret 2026
Atas Nama Direksi
Nixon L. P. Napitupulu
Direktur Utama
Laporan Tahunan 2025 67
Page 68
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Helmy Afrisa Nugroho*: Direktur Corporate Banking _ Nofry Rony Poetra: Direktur Finance & Strategy _
Hirwandi Gafar:Direktur Consumer Banking _ Eko Waluyo: Direktur Human Capital & Compliance _ Venda
Yuniarti: Direktur Treasury & International Banking (duduk) _ Nixon L. P. Napitupulu: Direktur Utama (duduk)
* *Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
68 Laporan Tahunan 2025
Page 69
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
I Nyoman Sugiri Yasa: Direktur Operations _ Setiyo Wibowo: Direktur Risk Management _ Tan Jacky
Chen: Direktur Information Technology _ Rully Setiawan: Direktur Network & Retail Funding _ Oni Febriarto
Rahardjo: Wakil Direktur Utama (duduk) _ Hermita: Direktur Commercial Banking (duduk)
Laporan Tahunan 2025 69
Page 70
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
LAPORAN
DEWAN KOMISARIS
SURYO
UTOMO
Komisaris Utama
70 Laporan Tahunan 2025
Page 71
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pemegang saham dan para Pemangku Kepentingan lainnya yang kami hormati,
Penilaian Kinerja Direksi
Sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,
Puji syukur ke hadirat Tuhan Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja
Direksi. Oleh karena itu, Dewan Komisaris senantiasa
Yang Maha Kuasa, atas menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian
rida-Nya Perseroan mampu nasihat kepada Direksi. Sebelum menyampaikan
pandangan Dewan Komisaris atas pencapaian kinerja
memberikan hasil yang Direksi, Dewan Komisaris akan menyampaikan frekuensi
dan cara pemberian nasihat kepada Direksi serta
baik di tengah tantangan pengawasan Dewan Komisaris terhadap perumusan
perekonomian yang masih dan implementasi strategi. Dalam memberikan
penilaian atas kinerja Direksi, Dewan Komisaris
mengalami ketidakpastian. mempertimbangkan beberapa aspek sebagai dasar
Ketangguhan BTN hingga penilaiannya. Aspek tersebut antara lain, kondisi
perekonomian, capaian kinerja yaitu kinerja operasional,
mampu bertahan selama ini, kinerja keuangan dan tingkat kesehatan perusahaan.
antara lain karena Perseroan Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat
tidak pernah berhenti Kepada Anggota Direksi
bertransformasi sehingga Pemberian nasihat dari Dewan Komisaris kepada Direksi
mampu beradaptasi dalam dilakukan secara formal maupun informal. Pemberian
nasihat secara formal dilaksanakan berkala melalui
menghadapi perubahan rapat Dewan Komisaris, rapat gabungan Dewan
yang terjadi. Komisaris dan Direksi, serta rapat komite di bawah Dewan
Komisaris yang membahas aspek strategis, manajemen
risiko, audit, dan tata kelola. Selain forum formal tersebut,
pemberian nasihat juga dilakukan secara insidental
apabila terdapat isu strategis, dinamika regulasi, atau
Pertumbuhan tersebut ditopang penguatan kondisi eksternal yang memerlukan perhatian dan
profitabilitas dan proses bisnis yang semakin efisien arahan segera. Fungsi pengawasan dijalankan dengan
berkat transformasi yang konsisten dilakukan di melibatkan seluruh organ penunjang Dewan Komisaris
berbagai lini. Kinerja yang positif ini merupakan hasil yaitu Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi
kerja keras atas penerapan strategi bisnis yang cermat serta Komite Pemantau Risiko. Sepanjang tahun 2025,
serta pengelolaan keuangan yang sehat dan disiplin. telah dilaksanakan 12 (dua belas) kali rapat bersama
antara Dewan Komisaris dan Direksi, yang terdiri
Berikut kami sampaikan laporan pengawasan dan dari 6 (enam) kali Rapat Dewan Komisaris bersama
pemberian nasihat Dewan Komisaris terhadap jalannya Direksi serta 6 (enam) kali Rapat Direksi bersama
kepengurusan Perseroan untuk tahun buku 2025. Dalam Dewan Komisaris. Dalam Rapat tersebut, Dewan
laporan ini, akan disampaikan penilaian atas kinerja Komisaris telah memberikan beberapa nasihat, arahan
Direksi selama tahun 2025, pandangan atas prospek serta pengawasan antara lain terkait Performance
usaha yang disusun oleh Direksi, penerapan tata kelola Review, monitoring Risk Appetite dan Risk Tolerance,
perusahaan yang baik, penilaian atas Komite di bawah implementasi Initiative Corporate Plan, progres
Dewan Komisaris dan perubahan komposisi Dewan implementasi Internal Control over Financial Reporting
Komisaris. (ICoFR), dan lainnya.
Pengawasan Terhadap Perumusan dan
Implementasi Strategi
Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan
secara aktif dan independen terhadap proses
perumusan serta implementasi strategi yang disusun
oleh Direksi. Dalam menjalankan fungsi pengawasan,
Laporan Tahunan 2025 71
Page 72
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris didukung oleh Komite-Komite dan dinamika ketegangan geopolitik antarnegara.
di bawah Dewan Komisaris. Pengawasan tersebut Dinamika ketegangan geopolitik global menyebabkan
dilakukan untuk memastikan bahwa arah strategis ketidakpastian di pasar keuangan. Hingga akhir tahun
Perseroan selaras dengan visi jangka panjang, prinsip 2025, nilai tukar USD masih terus menguat sehingga
kehati-hatian, serta kepentingan pemegang saham menyebabkan pelemahan pada nilai tukar mata uang
dan pemangku kepentingan. negara berkembang, salah satunya Indonesia. Nilai
tukar Rupiah di akhir tahun 2025 melemah hingga
Dalam tahap perumusan strategi, Dewan Komisaris kisaran Rp16.700/USD seiring penguatan USD. Selain itu,
melakukan penelaahan mendalam atas strategi yang yield United States Treasury (UST) juga terus menguat
dituangkan dalam corporate plan dan business plan, sehingga menyebabkan pelemahan aliran portofolio
termasuk asumsi makroekonomi, proyeksi keuangan, asing ke negara-negara berkembang.
profil risiko, serta keselarasan dengan risk appetite
Perseroan. Dewan Komisaris memberikan pandangan, Dengan adanya kebijakan tarif yang dikeluarkan
rekomendasi, dan arahan strategis dalam forum rapat Presiden Trump serta ketegangan geopolitik yang
gabungan maupun melalui komite-komite pendukung, masih terjadi, pertumbuhan ekonomi global di tahun
guna memastikan strategi yang ditetapkan Direksi telah 2025 mengalami perlambatan jika dibandingkan
mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan mitigasi tahun sebelumnya. Kebijakan tarif menyebabkan
risiko secara komprehensif. penurunan volume dan nilai perdagangan global
serta memperparah gangguan rantai pasok. Selain
Pengawasan terhadap implementasi strategi itu, dampak terhadap aktivitas ekonomi lebih terlihat
dilaksanakan Dewan Komisaris melalui evaluasi pada memburuknya sentimen baik dari sisi produsen
berkala atas capaian kinerja, kualitas aset, likuiditas, maupun sisi konsumen. Pertumbuhan ekonomi global
permodalan, transformasi digital, serta efektivitas di tahun 2025 tertahan menjadi sebesar 3,3% (year-
pengendalian internal. Pengawasan diperkuat melalui on-year/yoy), sementara pada negara maju seperti
laporan manajemen, hasil Komite Audit, Komite China dan Amerika Serikat pertumbuhannya hanya
Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi serta sebesar 5,0% yoy dan 2,1% yoy. Di sisi lain, pada negara
fungsi audit internal. Dewan Komisaris juga memastikan berkembang seperti India dan Indonesia, pertumbuhan
bahwa pelaksanaan strategi tetap berada dalam ekonominya masih cukup kuat hingga akhir tahun 2025
koridor regulasi dan prinsip corporate governance, yaitu sebesar 7,3% yoy dan 5,0% yoy.
sesuai dengan ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan
dan Bank Indonesia. Meskipun perekonomian global masih melambat,
pertumbuhan ekonomi nasional masih tumbuh positif
Melalui pengawasan tersebut, Dewan Komisaris hingga akhir tahun 2025. Perkembangan leading
memastikan bahwa strategi yang dirumuskan Direksi indicators hingga Desember 2025 masih menunjukkan
tidak hanya relevan dan kompetitif, tetapi juga hasil yang positif, seperti Indeks Keyakinan Konsumen
diimplementasikan secara disiplin, akuntabel, dan (IKK) yang masih tinggi sebesar 123,5, PMI Manufaktur
berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang yang tetap tinggi pada level 51,2 serta Indeks Penjualan
bagi Perseroan. Pada tahun 2025, Dewan Komisaris Riil yang tumbuh sebesar 3,5% yoy. Pada rilis World
telah melakukan tugas pengawasan, mengarahkan, Economic Outlook Januari 2026, IMF memperkirakan
memberikan saran, memantau dan mengevaluasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026
pelaksanaan kebijakan strategis Perseroan antara lain: sebesar 5,1%, atau stabil dengan capaian tahun 2025
1. Monitoring pelaksanaan inisiatif strategis rencana secara kumulatif.
perusahaan secara berkala.
2. Monitoring pelaksanaan manajemen risiko secara Di sektor perbankan, fungsi intermediasi perbankan
berkala termasuk profil risiko, tingkat kesehatan pada bulan Desember 2025 masih tumbuh positif
Bank, KPMM, risk appetite, risk tolerance, dan recovery dimana kredit tumbuh kuat sebesar 9,63% yoy.
plan. Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kredit
3. Reviu Kinerja Perseroan secara berkala. Investasi yang tumbuh 20,81% yoy. Sementara itu,
4. Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja dan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Desember 2025 tercatat
Pelaksanaan corporate plan dan business plan. tumbuh sebesar 13,83% yoy menjadi Rp10.059 triliun.
Risiko kredit melanjutkan penguatan dengan rasio NPL
Kondisi Perekonomian yang Secara perbankan sebesar 2,05%. Di sisi lain, Loan at Risk (LaR)
Langsung Berdampak terhadap Kinerja juga menunjukkan tren penurunan menjadi sebesar
Perseroan 8,77%, atau melewati level sebelum pandemi yaitu
sebesar 9,93% pada Desember 2019. Likuiditas industri
Perekonomian dunia diperkirakan masih akan perbankan pada Desember 2025 dalam level yang
dipengaruhi oleh berlanjutnya perang dagang memadai dengan rasio-rasio likuditas yang terjaga.
72 Laporan Tahunan 2025
Page 73
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Secara umum, tingkat profitabilitas bank (ROA) sebesar bunga dan bagi hasil secara tidak langsung
2,53%, menunjukkan kinerja industri perbankan tetap meningkatkan laba tahun berjalan Perseroan. Perseroan
resilien dan stabil. Sementara dari sisi permodalan, membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp3,50 triliun
Capital Adequacy Ratio (CAR) industri Perbankan pada pada tahun 2025, meningkat 16,42% dibandingkan tahun
Desember 2025 tercatat menjadi 25,89% dari posisi 2024 sebesar Rp3,01 triliun. Total aset Perseroan pada
November 2025 yang sebesar 26,05%. tahun 2025 tercatat sebesar Rp527,79 triliun, meningkat
12,39% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar
Kinerja Perseroan Rp469,61 triliun. Selain itu, jumlah ekuitas Perseroan
pada tahun 2025 juga mengalami peningkatan. Ekuitas
Penilaian kinerja Direksi dilakukan baik secara kolegial Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp36,21
maupun individu. KPI Direksi secara kolegial merupakan triliun, meningkat 11,17% dibandingkan tahun 2024
KPI Direksi secara individual bagi Direktur Utama. sebesar Rp32,57 triliun.
Sedangkan KPI Direksi secara individual merupakan
cascading atas KPI Direksi secara kolegial berdasarkan Selain kinerja operasional dan keuangan, tingkat
tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing kesehatan bank juga menjadi salah satu pertimbangan
Direktorat Direksi. Kinerja Direksi yang dinilai berdasarkan Dewan Komisaris dalam melakukan penilaian atas
perhitungan pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan kinerja Direksi. Tingkat kesehatan bank mencerminkan
secara individual mengacu kepada hasil pengukuran hasil penilaian kondisi perseroan yang dilakukan
yang dilakukan oleh auditor eksternal yang mengaudit terhadap risiko dan kinerja bank yang dapat dilihat
laporan keuangan tahunan perusahaan. Selanjutnya dari peringkat akhir hasil penilaian berdasarkan
Dewan Komisaris menyampaikan hasil penilaian kinerja Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 04/POJK.03/2016
Direksi untuk dilaporkan kepada pemegang saham Tanggal 26 Januari 2017 Tentang Penilaian Tingkat
dengan memperhatikan: Kesehatan Bank Umum dan Surat Edaran OJK
1. Nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia No. 14/SEOJK.03/2017 Tanggal 17 Maret 2017 Tentang
1. Inovasi model bisnis Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Dengan
2. Kepemimpinan teknologi Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk - Based Bank
3. Pengembangan investasi Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor yaitu
4. Pengembangan talenta. Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas (Earnings) dan
Permodalan (Capital). Peringkat kesehatan bank
Di tengah kondisi perekonomian tersebut, Dewan posisi Desember 2025 (Self Assessment) berada pada
Komisaris memandang bahwa Direksi mampu peringkat komposit 2 (dua)/PK2 yang mencerminkan
menghadapi tantangan dan peluang yang terjadi kondisi bank yang secara umum sehat sehingga dinilai
dengan mencatatkan kinerja yang baik di tahun 2025. mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan
Hal tersebut ditunjukkan dengan pencapaian kinerja dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal
dari sisi operasional maupun keuangan. Dari sisi lainnya.
operasional, nilai outstanding produk Kredit Konsumer
tahun 2025 sebesar Rp270,20 triliun, meningkat 5,92% Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri
Rp255,11 triliun. Nilai outstanding KPR Subsidi tahun 2025 Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor
sebesar Rp157,30 triliun, meningkat 6,77% dibandingkan PER-2/ MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola dan
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp147,32 triliun. Nilai Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
outstanding KPR Non Subsidi tahun 2025 sebesar Rp96,11 Peringkat (rating) tingkat kesehatan Badan Usaha
triliun, meningkat 4,86% dibandingkan dengan tahun Milik Negara yang dinilai oleh Lembaga Pemeringkat
2024 yang sebesar Rp91,65 triliun. Dari produk komersial, Nasional untuk posisi 31 Desember 2025 adalah AAA
nilai outstanding Kredit Komersial tahun 2025 sebesar sehingga termasuk dalam klasifikasi “Sangat Sehat”.
Rp75,50 triliun, meningkat 28,02% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp58,97 triliun. Jumlah dana Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah
produk Simpanan Komersial tahun 2025 sebesar menjalankan pengelolaan Perseroan dengan baik,
Rp314,00 triliun, meningkat 18,85% dibandingkan dengan tercermin dari capaian kinerja yang solid, pertumbuhan
tahun 2024 yang sebesar Rp264,19 triliun. yang terjaga kualitasnya, serta peningkatan daya saing
melalui akselerasi transformasi digital dan penguatan
Dari sisi keuangan, total pendapatan bunga dan core business pembiayaan perumahan. Fokus pada
bagi hasil tahun 2025 tercatat sebesar Rp36,34 triliun, kualitas aset, optimalisasi pendanaan, serta efisiensi
meningkat 23,02% dibandingkan tahun 2024 sebesar operasional menjadi langkah strategis yang relevan
Rp29,54 triliun. Peningkatan pada total pendapatan dalam menjaga ketahanan Perseroan.
Laporan Tahunan 2025 73
Page 74
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Pandangan atas Prospek Usaha peluang partnership di sektor multifinance dan asuransi
yang Disusun Direksi serta pertumbuhan anorganik di sektor multifinance.
Meningkatnya interaksi digital dalam sistem perbankan
Perekonomian global diproyeksikan tumbuh sebesar juga dapat menjadi peluang bagi Perseroan. Selain itu,
3,3% di tahun 2026 oleh International Monetary Fund terdapat peluang dari pertumbuhan segmen Consumer
(IMF). Ekonomi pada negara maju seperti Tiongkok dan SME di Indonesia.
pada tahun 2026 juga diperkirakan akan melambat.
Sedangkan ekonomi pada negara maju seperti Amerika Pandangan atas Penerapan Tata
Serikat diperkirakan akan tumbuh sedikit lebih tinggi Kelola Perseroan
dibandingkan tahun 2025.
Dewan Komisaris memandang bahwa penerapan
Di sisi nasional, pertumbuhan ekonomi nasional tetap corporate governance di Perseroan telah berjalan
tumbuh positif pada 2025 di tengah perlambatan secara konsisten. Perseroan senantiasa memperkuat
ekonomi global, didorong oleh konsumsi rumah tangga komitmen untuk menerapkan dan menegakkan prinsip-
yang masih kuat, investasi yang masuk serta terjaganya prinsip corporate governance secara konsisten di setiap
kinerja ekspor. Bank Indonesia memperkirakan kegiatan usaha. Penerapan prinsip tata kelola tidak lagi
pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026 diprediksi akan diposisikan semata sebagai pemenuhan kewajiban
tetap kuat dan tumbuh positif dalam kisaran 4,9%-5,7%. regulatif, melainkan sebagai fondasi strategis dalam
menjaga keberlanjutan usaha dan kepercayaan
Dari sisi perbankan, Bank Indonesia memperkirakan pemangku kepentingan. Corporate governance
pada tahun 2026 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan merupakan salah satu indikator penting bagi pemegang
tumbuh pada kisaran 8,0%-10,0% dan penyaluran kredit saham untuk menilai kinerja Perusahaan dan meyakini
perbankan akan tumbuh sebesar 8,0%-12,0%. Untuk bahwa Perusahaan telah dikelola dengan baik serta
tahun 2026, sektor perumahan diprediksi akan menguat diyakini mampu untuk melindungi kepentingan seluruh
dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sektor pemegang saham.
perumahan masih berpotensi tumbuh positif serta
mengurangi jumlah backlog didorong oleh beberapa Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah
faktor antara lain: menerapkan corporate governance dalam setiap
1. Program 3 (tiga) juta rumah yang menjadi salah proses pengambilan keputusan dan implementasi
satu prioritas Presiden Prabowo Subianto. strategi. Penguatan fungsi manajemen risiko, sistem
2. Kuota FLPP di tahun 2026 sebesar 350.000 unit atau pengendalian internal, whistleblowing system,
sama dibandingkan dengan 2025. kepatuhan, dan audit internal dilakukan secara efektif
3. Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) yang untuk memastikan seluruh aktivitas usaha berada
diperpanjang oleh Pemerintah hingga Desember 2026. dalam koridor risk appetite serta prinsip kehati-hatian.
4. Kebijakan LTV untuk Properti yang diperpanjang Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi
hingga akhir 2026. pengawasan untuk memastikan bahwa kepengurusan
5. Pemerintah menghapuskan beberapa pajak terkait Perseroan yang dilaksanakan oleh Direksi sesuai
sektor Perumahan yaitu Bea Perolehan Hak Atas dengan peraturan perundangan yang berlaku dan
Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan memberikan nasihat/pendapat yang dibutuhkan
Bangunan Gedung (PBG). atas setiap tindakan/kegiatan strategis dalam rangka
mencapai tujuan Perseroan.
Untuk mencapai target 3 (tiga) juta rumah tersebut,
diperlukan kolaborasi antara seluruh stakeholder yaitu Manajemen Risiko
Pemerintah Pusat dan Daerah, Asosiasi, Pengembang,
Perbankan hingga Masyarakat untuk menghadapi Dalam rangka pelaksanaan manajemen risiko dan
kendala yang ada seperti ketersediaan lahan, perizinan, sebagai tindak lanjut penerapan Basel II khususnya
birokrasi hingga daya beli masyarakat. pilar 1, Perseroan telah mengimplementasikan:
1. Pengukuran Risiko Kredit dengan melakukan
Setelah mempertimbangkan kondisi perekonomian, pemetaan eksposur risiko kredit sesuai kategori
Dewan Komisaris berpendapat bahwa prospek usaha portofolio dalam perhitungan ATMR Risiko Kredit
yang telah disusun oleh Direksi sudah tepat. Dewan menggunakan Standardized Approach mengacu
Komisaris berkeyakinan bahwa Perseroan akan dapat pada SEOJK No 24/SEOJK.03/2021 tanggal
memanfaatkan peluang yang ada di antaranya 7 Oktober 2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang
adalah potensi pertumbuhan KPR yang sejalan dengan Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan
Program Pemerintah 3 (tiga) juta unit rumah dan potensi menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank
pertumbuhan segmen D2C (secondary market) yang Umum sesuai ketentuan regulator yang berlaku.
memberikan yield lebih tinggi. Perseroan juga memiliki
74 Laporan Tahunan 2025
Page 75
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan eksternal (konsultan independen) melalui Risk Maturity
menggunakan perhitungan ATMR Risiko Pasar Index (RMI) berada pada fase strong practice dengan
sesuai SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang kriteria memenuhi ketentuan Kementerian BUMN
Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk No.SK-8/DKU.MBU/12/2023 terkait petunjuk teknis
Risiko Pasar bagi Bank Umum. penilaian indeks kematangan risiko (risk maturity index)
3. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan di lingkungan BUMN. Selama tahun 2025 telah dilakukan
menggunakan perhitungan ATMR Risiko Operasional perbaikan implementasi manajemen risiko sesuai
Pendekatan Standar dengan mengacu pada dengan rekomendasi hasil Risk Maturity Index (RMI)
Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor yang dilakukan oleh pihak independen agar penerapan
No. 06/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020 dan manajemen risiko terus mengalami perbaikan dan
saat ini Bank melakukan pencatatan data kerugian terstandardisasi pada setiap unit kerja dan manajemen
terkait risiko operasional sesuai dengan ketentuan risiko telah menjadi bagian dari proses dan budaya
Regulator. kerja Perseroan.
Dalam Sistem manajemen risiko Perseroan melaksanakan Sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh
proses manajemen risiko yang didukung dengan Perseroan dinilai sudah berjalan efektif dan memadai
4 (empat) pilar penerapan manajemen risiko, yaitu: tercermin dari efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi. pengendalian internal, antara lain fungsi internal
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen audit, manajemen risiko, kepatuhan, finansial dan
risiko serta penerapan limit risiko. operasional kontrol. Tata kelola risiko Perseroan
3. Kecukupan proses identifikasi, pengukuran, yang berlandaskan Tata Kelola Perusahaan yang
pemantauan dan pengendalian risiko serta Sistem baik dan terlibatnya seluruh organ Perseroan dalam
Informasi. pengelolaan manajemen risiko. Hal ini dapat dilihat
4. Sistem Pengendalian Risiko yang menyeluruh. dari susunan organisasi manajemen risiko Perseroan.
Dewan Komisaris melalui rapat Komite Pemantau Risiko
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan dan Direksi melalui rapat Komite Manajemen Risiko
No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang bertanggung jawab untuk memastikan penerapan
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum manajemen risiko telah memadai sesuai dengan
dan Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan karakteristik, kompleksitas dan profil risiko Perseroan
No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 01 September 2016 tentang secara periodik. Berdasarkan hasil penelaahan yang
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, Satuan telah dilakukan pada tahun 2025, Direksi dan Dewan
Kerja Manajemen Risiko menyampaikan laporan profil Komisaris menilai bahwa sistem manajemen risiko telah
risiko ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per triwulan yang dilaksanakan secara memadai.
memuat tentang eksposur Risiko Kredit, Risiko Pasar,
Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Kepatuhan, Sistem Pengendalian Internal
Risiko Stratejik, Risiko Hukum dan Risiko Reputasi.
Penilaian profil risiko meliputi penilaian terhadap Risiko Implementasi sistem pengendalian intern dilaksanakan
Inheren dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko dalam rangka mendukung pencapaian tujuan kinerja
dalam aktivitas operasional Perseroan. Perseroan, meningkatkan nilai bagi stakeholder,
meminimalisir risiko kerugian dan menjaga kepatuhan
Secara umum, sesuai dengan penilaian secara self pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan
assessment Profil Risiko TW IV 2025 diupayakan berada yang berlaku. Perseroan menerapkan sistem
pada tingkat Low to Moderate, yaitu kemungkinan pengendalian intern sebagai komponen pengawasan
kerugian yang dihadapi Perseroan dari risiko inheren yang penting dalam pengelolaan Perseroan dan
komposit tergolong rendah (Low to Moderate) dengan menjadi acuan kegiatan operasional yang sehat dan
kualitas penerapan manajemen risiko secara komposit terkendali. Perseroan mengacu pada COSO (Committee
Memadai (Satisfactory). of the Sponsoring Organizations of the Treadway
Commission) - Internal Control Integrated Framework
Penilaian Profil Risiko Perseroan secara Individu dalam menyusun kerangka kerja pengendalian
maupun Konsolidasi dilaksanakan secara periodik. intern guna memastikan kecukupan pengendalian
Sepanjang tahun 2025 mencerminkan bahwa risiko- operasional maupun finansial, pelaporan keuangan,
risiko yang dihadapi Perseroan (baik konvensional efektivitas dan efisiensi operasional, serta kepatuhan
dan syariah) dapat dikelola dengan baik sehingga terhadap hukum dan peraturan yang berlaku.
dapat mendukung pengembangan bisnis lebih lanjut.
Dengan kata lain, Manajemen risiko telah diterapkan
oleh Perseroan dengan baik dan efektif. Hasil evaluasi
efektivitas manajemen risiko Perseroan oleh pihak
Laporan Tahunan 2025 75
Page 76
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan berjalan dengan baik.
bahwa Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan
sistem pengendalian intern, sehingga Dewan Komisaris Direksi dan Dewan Komisaris berkomitmen untuk
memiliki peran aktif untuk memastikan adanya memastikan bahwa Tata Kelola Perusahaan dijalankan
perbaikan terhadap permasalahan Perseroan yang dengan baik sebagai dasar pencapaian tujuan untuk
dapat mengurangi efektivitas sistem pengendalian menjaga dan meningkatkan nilai Perseroan. Salah satu
intern. Direksi bertanggung jawab untuk menetapkan implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik adalah
kebijakan dan strategi serta prosedur pengendalian memastikan bahwa sistem pengendalian intern telah
intern. Direksi juga bertanggung jawab untuk memantau dilaksanakan secara memadai.
kecukupan dan efektivitas dari sistem pengendalian
intern. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung Direksi dan Dewan Komisaris atau Komite Audit
jawab dalam meningkatkan etika kerja dan integritas melakukan telaah secara berkala setiap tahunnya
yang tinggi serta menciptakan budaya organisasi terhadap hasil evaluasi atas efektivitas sistem
yang menekankan pada seluruh pegawai Perseroan pengendalian internal Perseroan yang mencakup
mengenai pentingnya pengendalian intern yang 5 (lima) komponen utama pengendalian, yaitu
berlaku di Perseroan. Lingkungan Pengendalian (Control Environment)
termasuk di dalamnya Pengawasan oleh Manajemen
Selanjutnya proses pengawasan oleh manajemen dan dan Budaya Pengendalian (Management Oversight
budaya pengendalian yang terlaksana dengan baik and Control Culture), Identifikasi dan Penilaian
mendorong terciptanya Lingkungan Pengendalian Risiko (Risk Recognition and Assessment), Kegiatan
(Control Environment) yang mencerminkan keseluruhan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi (Control Activities
komitmen, perilaku, kepedulian, serta langkah Dewan and Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, Informasi,
Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan kegiatan dan Komunikasi (Accountancy, Information and
pengendalian operasional Perseroan. Unsur-unsur Communication), Kegiatan Pemantauan dan Tindakan
Lingkungan Pengendalian tersebut meliputi: Koreksi Penyimpangan (Monitoring Activities and
1. Struktur organisasi yang memadai. Correction Deficiencies). Berdasarkan hasil penelaahan
2. Gaya kepemimpinan dan filosofi Manajemen Perseroan. yang telah dilakukan pada tahun 2025, Direksi dan
3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi Dewan Komisaris menilai sistem pengendalian intern
seluruh pegawai. telah dilaksanakan secara memadai.
4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia
Perseroan. Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern ini
5. Atensi dan arahan Manajemen Perseroan dan merupakan pedoman yang memuat ukuran minimal
Komite lainnya, seperti Komite Manajemen Risiko. tentang Sistem Pengendalian Intern yang wajib
6. Cara yang ditempuh Manajemen Perseroan diselenggarakan dan diterapkan oleh Perseroan di
dalam melaksanakan kewenangan dan tanggung dalam seluruh aspek-aspek yang berkaitan dengan
jawabnya. penyelenggaraan dan pelaksanaan kegiatan
7. Faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi operasional Perseroan, sehingga tercipta kesamaan
operasional Perseroan dan penerapan manajemen pemahaman dan landasan mengenai tingkat
risiko. pemeliharaan kepentingan dan komitmen dari semua
pihak yang terkait dengan Perseroan.
Pada tahun 2025, Perseroan telah menjalankan
pengendalian intern sesuai dengan prinsip-prinsip Pengendalian Internal dalam Proses
pengendalian dan secara keseluruhan kualitas Pelaporan Keuangan
sistem pengendalian intern telah berjalan dengan
baik. Perseroan melalui Internal Audit Division (IAD) Perseroan berkomitmen menjaga integritas laporan
melakukan evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian keuangan melalui penerapan pengendalian intern
intern, salah satunya dengan melaksanakan Internal guna memastikan informasi yang andal, akurat,
Control Assessment. Penilaian tersebut mengukur lengkap, relevan, dan tepat waktu sesuai ketentuan
kualitas pengendalian intern dari satuan kerja audit yang berlaku, yaitu:
atas 5 (lima) komponen pengendalian intern COSO 1. POJK No.15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan
Framework menggunakan kriteria dan metodologi Keuangan Bank.
rating kuesioner Internal Control Assessment (ICA) 2. Keputusan Deputi Bidang Keuangan dan
serta professional judgement auditor melalui pengujian Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nomor
langsung (walkthrough) di lapangan. Pada tahun 2025, SK-5/DKU.MBU/11/2024 tentang Petunjuk Teknis
Perseroan telah menjalankan pengendalian intern Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan
sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian dan (Internal Control Over Financial Reporting/ICOFR)
secara umum kualitas sistem pengendalian intern telah Badan Usaha Milik Negara (SK-5 KBUMN).
76 Laporan Tahunan 2025
Page 77
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Selain itu, Perseroan telah menetapkan Kebijakan dan 4. Memastikan penyusunan dan penyajian laporan
Prosedur terkait ICOFR, yaitu: keuangan sesuai standar akuntansi dan ketentuan
1. Kebijakan Khusus (KK) No. 7-C tanggal regulator
30 Desember 2024 tentang Prosedur Pengendalian 5. Bertanggung jawab atas kewajaran dan integritas
Internal atas Pelaporan Keuangan. laporan keuangan, termasuk memastikan bebas
2 Petunjuk Teknis (PT) No. 7C-1 tentang Pelaksanaan dari salah saji material akibat kesalahan maupun
Pengendalian Internal Atas Pelaporan Keuangan kecurangan
(Internal Control Over Financial Reporting).
Direksi Perseroan melakukan evaluasi dan penelaahan
Dewan Komisaris berpandangan bahwa implementasi atas Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir
ICOFR di Perseroan telah berjalan dengan baik. Perseroan pada 31 Desember 2025 sesuai kerangka pengendalian
telah membentuk Unit Kerja Khusus ICOFR (UKK ICOFR) internal yang diterbitkan oleh Committee of Sponsoring
dhi. Digital & Operations Risk Management Division Organizations of the Treadway Commission (COSO).
(DORD) yang bertanggung jawab mengkoordinasikan Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengendalian
penerapan ICOFR di Perseroan. Adapun proses internal atas proses pelaporan keuangan yang
implementasi ICOFR dengan rincian sebagai berikut: dijalankan telah berjalan efektif dan Laporan Keuangan
1. Lini pertama sudah melakukan scooping untuk telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang
menentukan Overall Materiality dan Performance bersifat material.
Materiality, akun signifikan, proses bisnis signifikan
dan aplikasi signifikan. Whistleblowing System
2. Lini pertama sudah menyusun Business Process Model
(BPM) dan Risk Control Matric (RCM) untuk dilakukan Sebagai salah satu pilar deteksi dalam
Control Self Assessment (CSA) yang selanjutnya penerapan strategi anti-fraud, Perseroan
akan dilakukan pengujian perancangan/desain oleh telah mengimplementasikan Kebijakan Sistem
lini kedua dhi. Digital & Operations Risk Management Pelaporan Pelanggaran atau Whistleblowing
Division (DORD). Adapun kontrol yang tidak efektif System (WBS). Pengelolaan kebijakan ini
hasil pengujian lini kedua dilakukan remediasi oleh lini berpedoman pada Peraturan Menteri BUMN
pertama. No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang
3. Evaluasi ICOFR oleh Lini ketiga meliputi tiga level Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
control yaitu Entity Level Control (ELC), Transaction Badan Usaha Milik Negara, Peraturan Otoritas Jasa
Level Control (TLC) dan IT General Control (ITGC). Keuangan (POJK) No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan
Adapun tahap evaluasi menggunakan metode Test Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan,
of Design (TOD) dan Test of Operating Effectiveness serta Petunjuk Teknis No. PT.7-B.2 tanggal 31 Oktober
(TOE) terhadap kontrol yang sudah ditetapkan 2023 tentang Pengelolaan Whistleblowing System.
sebelumnya. WBS Perseroan merupakan bagian dari sistem
pengendalian internal dalam mencegah terjadinya
Laporan Manajemen atas praktik penyimpangan dan bertujuan untuk mendeteksi
Pengendalian Internal dalam Proses dini dan mencegah terhadap terjadinya penyimpangan
Pelaporan Keuangan ataupun pelanggaran serta secara bertahap
menciptakan iklim kerja yang terbuka, tulus, jujur dan
Perseroan telah menetapkan kebijakan untuk bertanggung jawab di Perseroan.
memastikan efektivitas pengendalian internal
pelaporan keuangan serta menyajikan laporan Perseroan telah bekerja sama dengan Komisi
keuangan yang wajar dan bebas dari salah saji material Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia
sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk laporan keuangan terkait dengan penanganan WBS dalam upaya
Perseroan tahun buku yang berakhir pada tanggal pemberantasan korupsi. Kerja sama tersebut bertujuan
31 Desember 2025, Direksi Perseroan bertanggung membangun dan meningkatkan efektivitas dan
jawab atas: efisiensi penanganan pengaduan baik secara internal
1. Merancang dan memastikan tersedianya kerangka maupun eksternal yang terintegrasi secara profesional,
kerja pengendalian internal atas pelaporan transparan, akuntabel dengan mengutamakan
keuangan yang memadai. kerahasiaan dalam rangka optimalisasi pemberantasan
2. Memastikan pengendalian dijalankan secara tindak pidana korupsi.
efektif di seluruh unit kerja terkait proses pelaporan
keuangan Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan
3. Menilai efektivitas ICOFR secara periodik dan perlindungan kepada setiap pelapor. Perlindungan
memastikan perbaikan atas kelemahan yang kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian
ditemukan Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/
Laporan Tahunan 2025 77
Page 78
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
atau jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor. pelaksanaan Sertifikasi Surveillance and Extend Scope
Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang menyampaikan ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya dan (SMAP), keikutsertaan Sertifikasi Ahli Pembangun
beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan Integritas (API) serta Sertifikasi Penyuluh Anti Korupsi
perlindungan terkait dengan pelaksanaan WBS. (PAKSI), Program Pemberdayaan API PAKSI BTN,
Bimbingan Teknis Pejabat Critical Material Risk Taker,
Dewan Komisaris berperan melakukan evaluasi apabila Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), dan
pelanggaran dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris Survei Penilaian Integritas.
dan Komite di bawah Dewan Komisaris. Pengelola WBS
Independen akan menyampaikan laporan kepada Perseroan berkomitmen untuk melakukan continuous
Dewan Komisaris. Selanjutnya, Dewan Komisaris akan improvement dalam menerapkan ISO 37001:2016
melakukan validasi dan memutuskan layak atau Sistem Manajemen Anti Penyuapan guna mewujudkan
tidaknya dilakukan audit khusus yang investigasi Perseroan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
lanjutan/pendalaman akan dilakukan oleh Tim Audit Perseroan akan senantiasa mengajak rekan bisnis/
Khusus (IAD)/Tim Auditor Eksternal. Jika tidak layak mitra kerja untuk selalu mendukung pelaksanaan
untuk dilakukan audit khusus maka penanganan akan ISO 37001:2016 SMAP di Perseroan melalui
disesuaikan dengan ketentuan Perseroan. penandatanganan Pakta Integritas Eksternal dengan
komitmen bahwa selama bekerja sama dengan
Perseroan melakukan internalisasi WBS dengan Perseroan tidak melakukan praktik gratifikasi, suap
pendistribusian pedoman Penerapan Kebijakan Sistem maupun tindakan lain yang melanggar peraturan
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) yang perundang-undangan yang berlaku.
ditetapkan berdasarkan Surat Edaran Direksi serta
presentasi sharing session secara langsung kepada Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
seluruh pimpinan dan pegawai Perseroan. Selain itu, diharapkan dapat menambah kepercayaan seluruh
guna menjangkau seluruh stakeholders Perseroan, stakeholders Perseroan, termasuk rekan bisnis/
sosialisasi Whistleblowing System juga dilakukan melalui mitra kerja dalam menjalin kerja sama dan dapat
website Perseroan dan berbagai media, seperti buletin meningkatkan efisiensi proses bisnis. Perseroan sebagai
internal, poster, standing banner, customer gathering, lembaga keuangan sangat perlu meningkatkan
presentasi langsung pedoman etika dan kebijakan WBS. reputasi dengan proses bisnis yang efisien, GCG dan
mengikuti standar internasional seperti ISO 37001:2016
Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengelolaan SMAP. Dewan Komisaris berpandangan bahwa
Whistleblowing Sytem di Perseroan telah berjalan penerapan program anti korupsi di Perseroan telah
dengan baik. Hal ini dilihat dari pengelolaan laporan berjalan dengan baik.
pengaduan serta tindaklanjut dari pengaduan tersebut.
Pengaduan yang masuk selama tahun 2025 berjumlah Sustainabillity Governance
276 pengaduan yang terdiri dari 99 pengaduan
melalui SMS/Telepon/Whatsapp, dan 177 pengaduan Perseroan berkomitmen untuk mengimplementasikan
melalui Email/Website/P.O.Box. Berdasarkan jumlah prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik
pengaduan yang masuk, 227 pengaduan tidak terbukti, (good corporate governance/GCG) dalam seluruh lini
43 pengaduan masih dalam proses pengumpulan operasionalnya. GCG menjadi pedoman dasar bagi
informasi/tindak lanjut, dan sisanya 6 pengaduan telah manajemen perusahaan, berdampingan dengan
selesai diproses dan/atau telah diberikan sanksi. peraturan hukum dan etika bisnis. Sebagai entitas
yang mengedepankan profesionalisme, Perseroan
Program Anti Korupsi tidak hanya mengadopsi GCG atas dasar kepatuhan
terhadap peraturan perundang-undangan yang
Perseroan terus berkomitmen terhadap pemberantasan berlaku, tetapi juga sebagai wujud kesadaran atas
korupsi dengan terus mendorong efektivitas penerapan manfaat GCG dalam meningkatkan kinerja, keunggulan,
kebijakan pengendalian gratifikasi, Whistleblowing dan daya saing berkelanjutan.
System, dan Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN), serta Program Anti
Pencucian Uang (APU) dan Pendanaan Terorisme
(PPT), dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Massal (PPPSPM). Selain itu, Perseroan juga melakukan
upaya dalam mendukung Program Anti Korupsi melalui
78 Laporan Tahunan 2025
Page 79
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dalam menghadapi persaingan industri perbankan, Penilaian Kinerja Komite-Komite di
Perseroan aktif berupaya memperkuat posisinya Bawah Dewan Komisaris
dengan mengimplementasikan GCG secara optimal.
Penerapan GCG membawa berbagai manfaat bagi Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu
Perseroan, termasuk menciptakan keseimbangan Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta
dalam pengendalian perusahaan untuk mengurangi Komite Pemantau Risiko. Dewan Komisaris secara
risiko terjadinya kecurangan (fraud) serta berkala melakukan penilaian atas efektivitas kinerja
meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan Komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Penilaian
dalam pengelolaan perusahaan. dimaksud didasarkan pada Peraturan Menteri Badan
Usaha Milik Negara nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal
Kemampuan untuk memenuhi harapan dari berbagai 24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya
pemangku kepentingan merupakan modal berharga Manusia Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan
bagi Perseroan agar dapat terus berkembang dan OJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
berkelanjutan pada masa mendatang. Sebagai Bagi Bank Umum. Kriteria penilaian Komite di bawah
lembaga jasa keuangan, Perseroan yakin dapat Komisaris yaitu Key Performance Indicator yang telah
mengatasi tantangan dan permintaan dari pemangku ditetapkan untuk masing-masing Komite di bawah
kepentingan, baik internal maupun eksternal, melalui Dewan Komisaris dengan metode penilaian sendiri
penerapan GCG yang tepat sesuai dengan peraturan (self assessment) dan disetujui oleh Dewan Komisaris
yang berlaku dan standar praktik terbaik yang ada. sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan.
Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun 2025
Dengan menerapkan paradigma GCG secara Komite-komite telah menjalankan tugas dan tanggung
menyeluruh, akan terjadi keselarasan antara jawabnya dengan cukup efektif.
kepentingan dan tujuan Perseroan dengan para
pemangku kepentingan. Keselarasan tersebut pada Perubahan Komposisi Dewan
akhirnya akan mendorong terciptanya keberlanjutan Komisaris
perusahaan dalam jangka panjang. Guna memperkuat
GCG secara konsisten dari waktu ke waktu, Perseroan Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi
telah menyusun peta jalan (roadmap) GCG yang anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi
mencakup 4 (empat) pilar utama. Pilar pertama anggota Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan
adalah komitmen atas tata kelola (Commitment on kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota
Governance), yang menjadi fondasi bagi ketiga pilar Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
lainnya, yaitu struktur tata kelola (Governance Structure),
proses tata kelola (Governance Process), dan hasil KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DEWAN
tata kelola (Governance Outcome) yang mencakup KOMISARIS SEBELUM RUPS TAHUNAN 2025
empat pilar utama, yaitu komitmen atas tata kelola Komposisi Dewan Komisaris sebelum RUPS Tahunan
(Commitment on Governance), struktur tata kelola 2025 sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari 1
(Governance Structure), proses tata kelola (Governance (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu)
Process), dan hasil tata kelola (Governance Outcome). orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 4 (empat)
orang Komisaris Independen, dan 3 (tiga) orang
Sebagai komitmen dalam penerapan keuangan Komisaris sebagai berikut:
berkelanjutan, Perseroan membentuk Komite
Environmental, Social and Governance (ESG) untuk Chandra M. Hamzah : Komisaris Utama/
mencapai Sustainable Development Goals dan Independen
target Climate, yang berperan dalam memberikan
Iqbal Latanro : Wakil Komisaris Utama/
rekomendasi kepada Direktur Utama untuk merumuskan Independen
kebijakan, strategi dan sasaran program ESG dan TJSL
Armand B. Arief : Komisaris Independen
yang berdampak terhadap lingkungan, sosial dan tata
Sentot A. Sentausa : Komisaris Independen
kelola serta sarana dalam melakukan monitoring dan
pengambilan keputusan terkait pelaksanaan program Adi Sulistyowati : Komisaris Independen
ESG dan TJSL Perseroan. Bambang : Komisaris Independen
Widjanarko
Andin Hadiyanto : Komisaris
Herry Trisaputra : Komisaris
Zuna
Himawan Arief : Komisaris
Sugoto
Laporan Tahunan 2025 79
Page 80
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DEWAN KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DEWAN
KOMISARIS SETELAH RUPS TAHUNAN 2025 KOMISARIS SETELAH RUPS LUAR BIASA TAHUN 2026
Pada tanggal 26 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Pada tanggal 7 Januari 2026, Rapat Umum Pemegang
Saham Tahun 2025 memutuskan: Saham Luar Biasa Tahun 2026 memutuskan
1. Memberhentikan dengan hormat Chandra M. mengangkat Didyk Choiroel sebagai Komisaris
Hamzah sebagai Komisaris Utama/Independen, Perseroan. Dengan demikian, komposisi Dewan
Iqbal Latanro sebagai Wakil Komisaris Utama/ Komisaris setelah RUPS Luar Biasa Tahun 2026 sebanyak
Independen, Andin Hadiyanto sebagai Komisaris, 7 (tujuh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris
Herry Trisaputra Zuna sebagai Komisaris, Bambang Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 3 (tiga)
Widjanarko sebagai Komisaris Independen, orang Komisaris Independen, dan 2 (dua) orang
Armand B. Arief sebagai Komisaris Independen, Komisaris sebagai berikut:
Adi Sulistyowati sebagai Komisaris Independen,
Himawan Arief Sugoto sebagai Komisaris, dan Sentot Suryo Utomo : Komisaris Utama
A. Sentausa sebagai Komisaris Independen.
Dwi Ary Purnomo* : Wakil Komisaris Utama
2. Mengangkat Suryo Utomo sebagai Komisaris Utama,
Fahri Hamzah : Komisaris
Dwi Ary Purnomo sebagai Wakil Komisaris Utama,
Ida Nuryanti sebagai Komisaris Independen, Fahri Ida Nuryanti : Komisaris Independen
Hamzah sebagai Komisaris, Pietra Machreza Paloh Pietra Machreza Paloh : Komisaris Independen
sebagai Komisaris Independen, dan Panangian Panangian Simanungkalit : Komisaris Independen
Simanungkalit sebagai Komisaris Independen. Didyk Choiroel** : Komisaris
* Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris setelah dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian
Jasa Raharja.
RUPS Tahunan 2025 sebanyak 6 (enam) orang yang ** Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses
Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu)
orang Wakil Komisaris Utama, 3 (tiga) orang Komisaris
Independen, dan 1 (satu) orang Komisaris sebagai
berikut:
Suryo Utomo : Komisaris Utama
Dwi Ary Purnomo : Wakil Komisaris Utama
Fahri Hamzah : Komisaris
Ida Nuryanti : Komisaris Independen
Pietra Machreza Paloh : Komisaris Independen
Panangian : Komisaris Independen
Simanungkalit
80 Laporan Tahunan 2025
Page 81
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Penutup
Atas nama Dewan Komisaris, kami menyampaikan apresiasi kepada Direksi dan seluruh insan Perseroan atas dedikasi
dan kerja kerasnya sepanjang tahun 2025. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para pemegang saham,
regulator, mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada
Perseroan.
Ke depan, Dewan Komisaris akan terus memperkuat fungsi pengawasan dan memastikan Perseroan tetap berada
pada jalur pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Dengan
sinergi yang solid antara Dewan Komisaris dan Direksi, kami optimistis Perseroan akan semakin tangguh dalam
menghadapi tantangan serta mampu memanfaatkan peluang pertumbuhan di masa mendatang.
Jakarta, Maret 2026
Atas Nama Dewan Komisaris
Suryo Utomo
Komisaris Utama
Laporan Tahunan 2025 81
Page 82
02 Laporan Direksi dan Dewan Komisaris
Pietra Machreza Paloh: Komisaris Independen (duduk) _ Didyk Choiroel**: Komisaris_ Suryo Utomo:
Komisaris Utama (duduk) _ Ida Nuryanti: Komisaris Independen
82 Laporan Tahunan 2025
Page 83
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
_ Dwi Ary Purnomo*: Wakil Komisaris Utama (duduk) _ Panangian Simanungkalit: Komisaris Independen _
Fahri Hamzah: Komisaris (duduk)
* Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
** Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
Laporan Tahunan 2025 83
Page 84
TANGGUNG JAWAB
PELAPORAN TAHUNAN
Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem
Pengendalian Intern Perseroan sudah cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 31 Maret 2026
Nixon L.P. Napitupulu Oni Febriarto Rahardjo Setiyo Wibowo
Direktur Utama Wakil Direktur Utama Direktur Risk Management
Hirwandi Gafar Nofry Rony Poetra Eko Waluyo
Direktur Consumer Banking Direktur Finance & Strategy Direktur Human Capital & Compliance
Tan Jacky Chen Venda Yuniarti Helmy Afrisa Nugroho*
Direktur Information Technology Direktur Treasury Direktur Corporate Banking
& International Banking
I Nyoman Sugiri Yasa Rully Setiawan Hermita
Direktur Operations Direktur Network & Retail Funding Direktur Commercial Banking
* Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.
84 Laporan Tahunan 2025
Page 85
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem
Pengendalian Intern Perseroan sudah cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.
Jakarta, 31 Maret 2026
Suryo Utomo
Komisaris Utama
Dwi Ary Purnomo* Fahri Hamzah Ida Nuryanti
Wakil Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen
Pietra Machreza Paloh Panangian Simanungkalit Didyk Choiroel**
Komisaris Independen Komisaris Independen Komisaris
* Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
** Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.
Laporan Tahunan 2025 85
Page 86
PROFIL PERUSAHAAN 86 Laporan Tahunan 2025
Page 87
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”)
diawali dengan berdirinya Postspaarbank pada tahun
1897. Saat ini, Perseroan telah memiliki 8 Kantor Wilayah,
82 Kantor Cabang, 548 Kantor Cabang Pembantu (KCP),
dan 4 Kantor Fungsional.
Laporan Tahunan 2025 87
Page 88
03 Profil Perusahaan
IDENTITAS
PERUSAHAAN
Nama Perusahaan Bidang Usaha
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Bank Umum,
termasuk
melakukan
kegiatan bank
Nama Panggilan berdasarkan
prinsip syariah
BTN
Tanggal Pendirian Kode Saham
9 Februari 1950 BBTN
Status Perseroan Kepemilikan
Perseroan Terbatas (PT)/Perusahaan Terbuka/
Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
Pencatatan di Bursa Saham
17 Desember 2009, Bursa Efek Indonesia
Jumlah Pegawai
11.414 Orang per 31 Desember 2025
Modal Dasar
60,00%
Rp10.239.216.000.000 PT Danantara Asset
Management
Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh 29,44%
Rp7.017.222.206.500 Publik Domestik
10,56%
Data Jaringan Usaha Publik Asing
• Jaringan Perbankan Konvensional: 8 Kantor Wilayah,
82 Kantor Cabang, 548 Kantor Cabang Pembantu
(KCP), dan 4 Kantor Fungsional.
• Jaringan Perbankan Syariah: 35 Kantor Cabang
Syariah, dan 83 Kantor Cabang Pembantu Syariah.
88 Laporan Tahunan 2025
Page 89
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dasar Hukum Pendirian
• Undang-undang Darurat No. 9 Tahun 1950 Tanggal 9 Februari 1950 tentang Perubahan
Undang-undang Postspaarbank (Staatsblad 1934 No. 653, 1937 No. 176 dan 197 dan 1941
No. 295) (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 12 Tahun 1950).
• Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 4 Tahun 1963 Tanggal 22 Juni 1963
tentang Perubahan dan Tambahan Undang-undang No. 36 Tahun 1953 tentang Bank
Tabungan Negara (Lembaran Negara No. 86 Tahun 1953).
• Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992 Tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian Bentuk
Hukum Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
• Akta pendirian Bank sebagai Persero No. 136 Tanggal 31 Juli 1992 dibuat dihadapan Notaris
Muhani Salim, S.H., di Jakarta.
Akses Informasi
Kantor Pusat Sekretaris Perusahaan
Menara BTN Ramon Armando
Jl. Gajah Mada No. 1 Menara BTN
Jakarta 10130, Jalan Gajah Mada No.1,
Indonesia Jakarta Pusat 10130
(021) 6336789, 6332666 (021) 6336789 ext. 2003
(021) 6346704 (021) 6336719
csd@btn.co.id ramon.armando@btn.co.id
www.btn.co.id
1500-286 / 150-286 Investor Relations
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Fungsional Menara BTN Lantai 16
Menara 2 BTN Jalan Gajah Mada No. 1
Jl. H.R. Rasuna Said No. 1 Jakarta Pusat 10130
Jakarta 12980 (021) 63870107
Indonesia investor_relations@btn.co.id
csd@btn.co.id
www.btn.co.id Layanan Informasi Publik
1500-286 / 150-286 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
ppid.btn.co.id
Media Sosial
Bank BTN @bankbtn @btn Bank BTN
Laporan Tahunan 2025 89
Page 90
03 Profil Perusahaan
NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH, KANTOR CABANG
KONVENSIONAL DAN KANTOR CABANG SYARIAH
KANTOR WILAYAH
KANTOR WILAYAH JAWA BARAT KANTOR WILAYAH JAKARTA 1
Jl. Raya Buah Batu No. 194 RT 01 RW 01 Lantai 1-3 Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1 RT 2 RW 8,
Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat,
Kota Bandung – Jawa Barat DKI Jakarta 10130
(021) 88953281, 88953282 (021) 6336789
kantorwilayahjabar@btn.co.id kanwiljakarta1@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
KANTOR WILAYAH JAKARTA 2 KANTOR WILAYAH SUMATERA
Gedung Menara 2 BTN Lt 16-17, Jl. H.R. Rasuna Said No. 1, Gedung Graha Merah Putih Lt. 8
RT 1 RW 6, Kelurahan Guntur, Kec. Setiabudi, Jl. Puteri Hijau No. 1, Kesawan,
Kota Jakarta Selatan, Medan 20111
Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12980 (061) 80011133
kantorwilayah2@btn.co.id kantorwilayahsumatera@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
KANTOR WILAYAH JATIM, BALI & NUSRA KANTOR WILAYAH SULAWESI, MALUKU & PAPUA
Gedung Graha Sudirman, Jl. Panglima Sudirman Jl. Sultan Hassanudin No. 1
No. 7-9, Kel. Gembong Asin, Kec. Genteng, Makassar
Kota Surabaya - Jawa Timur (0411) 5070760
(031) 5661704 , 5661204 kantorwilayahsulampua@btn.co.id
kantorwilayah.jatimbalinusra@btn.co.id www.btn.co.id
www.btn.co.id
KANTOR WILAYAH JATENG & DIY KANTOR WILAYAH KALIMANTAN
Jl. Mgr. Sugiyopranoto Jl. Jendral Sudirman
Kelurahan/Desa Pindrikan Kompleks Ruko Balikpapan Permai Blok H.1 No. 23-27
Kecamatan Semarang Tengah Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan
Kota Semarang – Jawa Tengah Kota Balikpapan
(024) 8455932 (0542) 3010057, 3010058
kantorwilayahjatengdiy@btn.co.id ro.kalimantan@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
90 Laporan Tahunan 2025
Page 91
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
KANTOR CABANG KONVENSIONAL
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAWA BARAT)
Kantor Cabang Bandung Kantor Cabang Bandung Timur
Jl. Jawa No. 7 Bandung 40117 Jl. Raya Cinunuk No. 223 A, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung
(022) 4232112, 4241036 (022) 7816883
kc.bandung@btn.co.id kc.bandungtimur@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Bekasi Kantor Cabang Harapan Indah Bekasi
Jl. Jend. Sudirman No. 19 Ruko Office Park Harapan Indah
Bekasi 17143 Blok OP Kavling No. OP1-01 & OP1-02
(021) 8840649 Harapan Indah - Bekasi 17132
kc.bekasi@btn.co.id (021) 88386971(hunting), 88386972, 88386973
www.btn.co.id kc.harapanindah@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Cikarang Kantor Cabang Cimahi
Pertokoan Cikarang Central City Blok B No. 2, 3, 5, 6, Jl. Jend. Amir Machmud/Raya Timur No. 475
Jl. Raya Cikarang - Cibarusah, 17530 Kab. Bekasi Cimahi 40524
(021) 22180090/ 22180096 (022) 6651644, 6651645
kc.cikarang@btn.co.id kc.cimahi@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Cirebon Kantor Cabang Karawang
Jl. Siliwangi No. 16 Cirebon 45121 Jl. Galuh Mas Raya Blok VI-A No. 6, Desa. Sukaharja,
(0231) 209143, 209153 Kec. Teluk Jambe, Timur, Kab. Karawang - Jawa Barat
kc.cirebon@btn.co.id (0267) 8411400, 8411500
www.btn.co.id kc.karawang@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Purwakarta Kantor Cabang Tasikmalaya
Jl. R.E. Martadinata No. 1, Purwakarta 41114 Jl. Sutisna Senjaya No. 101, Tasikmalaya 46112
(0264) 201024, 210830, 210831, 206637 (0265) 334464, 334465
kc.purwakarta@btn.co.id kc.tasikmalaya@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAKARTA 1)
Kantor Cabang Bintaro Jaya Kantor Cabang Jakarta Harmoni
CBD Bintaro Blok B7 No. A3 - 04A, Kel. Pondok Jaya, Menara BTN
Kec. Pondok Aren, Tangerang Selatan Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130
(021) 22215981 (021) 6336789, 6332666, 2310490
kc.bintarojaya@btn.co.id kc.jakartaharmoni@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Kelapa Gading Square Kantor Cabang Jakarta Kebon Jeruk
Jl. Boulevard Barat Raya Blok XC No. 1-A RT 9 RW 5 Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua Raya
Kelurahan Kelapa Gading Barat, RT 002 RW 003, Kecamatan Kebon Jeruk
Kecamatan Kelapa Gading - Kota Jakarta Utara Jakarta Barat 11550
(021) 45866885 (021) 53666345
kc.kelapagadingsquare@btn.co.id kc.jakartakebonjeruk@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Laporan Tahunan 2025 91
Page 92
03 Profil Perusahaan
Kantor Cabang Cilegon Kantor Cabang Tangerang
Jl. Sultan Ageng Tirtayasa No. 49, Cilegon 42414 Jl. Perintis Kemerdekaan No. 01 Tangerang 15118
(0254) 391766, 392681, 393479 (021) 5539363
kc.cilegon@btn.co.id kc.tangerang@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Ciputat Kantor Cabang Jakarta Pluit
Jl. Dewi Sartika No. 21 Ciputat Jl. Pluit Kencana Raya No. 79, Pluit,
Tangerang Selatan 15411 Penjaringan, Jakarta Utara 14450
(021) 7445145 (021) 66607390, 66607391, 66607392
kc.ciputat@btn.co.id kc.jakartapluit@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Bumi Serpong Damai Kantor Cabang Karawaci
Kompleks BSD, Ruko Sektor VII E Perumnas Karawaci I
Blok K No. 8 Jl. Raya Serpong, Jl. Cendrawasih No. 1
Tangerang 15310 Tangerang 15115
(021) 5372235, 5372237 (021) 5517849, 5517850
kc.bumiserpongdamai@btn.co.id kc.karawaci@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Agung Sedayu
Agung Sedayu Tower GF Unit A & B, Jl. Boulevard No. 02,
Pantai Indah Kapuk, Kamal Mutiara, Penjaringan
021-50206007, 50201008
kc.agungsedayu@btn.co.id
www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAKARTA 2)
Kantor Cabang Depok Kantor Cabang Jakarta Cawang
Jl. Margonda Raya No. 186 Gedung Yodya Tower Lt. 1-3,
Depok 16423 Jl. Mayjen DI Panjaitan Kav 8, RT 003, RW 011,
(021) 7751236, 7751237 Kel. Cipinang Cempedak, Kec. Jatinegara,
kc.depok@btn.co.id Jakarta Timur 13340
www.btn.co.id (021) 22986826, 22986827
kc.jakartacawang@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Bogor Kantor Cabang Cibinong
Jl. Pengadilan No. 13-15 Bogor 16121 Ruko Cibinong City Centre Blok B20-21 & D20-21
(0251) 8311700 Jl. Tegar Beriman Kel. Pakansari Kec. Cibinong,
kc.bogor@btn.co.id Kab. Bogor
www.btn.co.id (021) 83721442
kc.cibinong@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Jakarta Kuningan Kantor Cabang Cibubur
Gedung Menara 2 BTN, Jl. H.R. Rasuna Said No. 1 Jl. Alternatif Cibubur Kp. Nagrak RT 001 RW 003
RT 1 / RW 6, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi, Kel. Desa Nagrak, Kec. Gunung Putri
Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta Kabupaten Bogor – Jawa Barat
12980 (021) 84300071, 84300073
(021) 52964652 kc.cibubur@btn.co.id
kc.jakartakuningan@btn.co.id www.btn.co.id
www.btn.co.id
92 Laporan Tahunan 2025
Page 93
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Cabang Jakarta Melawai Kantor Cabang Sukabumi
Jl. Melawai Raya No. 26 A-C Jl. Jendral Sudirman No. 49,
Kel. Kramat Pela, Kec. Kebayoran Baru Kel. Sriwedari, Kec. Gunung Puyuh
Kota Jakarta Selatan Sukabumi - Jawa Barat
(021) 27517843, 27517840 (0266) 223446,235951
kc.jakartamelawai@btn.co.id kc.sukabumi@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JATIM, BALI, NUSRA)
Kantor Cabang Surabaya Kantor Cabang Denpasar
Jl. Pemuda No. 50, Surabaya 60271 Jl. Dewi Sartika No. 2, Denpasar 80114
(031) 5353513, 5353519 (0361) 243811
kc.surabaya@btn.co.id kc.denpasar@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Sidoarjo Kantor Cabang Malang
Jl. Ahmad Yani No. 15, Sidoarjo 61212 Jl. Ade Irma Suryani No. 2-4, Malang 65119
(031) 8929211, 8957949, 8957950, 8957175 (0341) 323956
kc.sidoarjo@btn.co.id kc.malang@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Mataram Kantor Cabang Surabaya Bukit Darmo
Jl. Pejanggik No. 99-101 Cakranegara Mataram 83121 Jl. Mayjend HR Muhammad Kav. 399
(0370) 631186, 638289 Kel. Putat Gede, Kec. Sukomanunggal
kc.mataram@btn.co.id (031) 7323344
www.btn.co.id kc.surabayabukitdarmo@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Bangkalan Kantor Cabang Kupang
Jl. Teuku Umar No. 16 Jl. El Tari I RT 011 RW 004
Kel. Kemayoran, Kec. Bangkalan 69116 Kel/Desa. Oebobo, Kec. Oebobo
(031) 3098929, 3098831, 3098930 Kota Kupang - NTT
kc.bangkalan@btn.co.id (0380) 831004
www.btn.co.id kc.kupang@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Madiun Kantor Cabang Mulyosari
Jl. Dr. Sutomo No. 38 Jl. Raya Mulyosari No. 82,
Madiun 63117 Kel. Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo
(0351) 451460, 459034, 457927, 459500, 459600 Kota Surabaya 60112
kc.madiun@btn.co.id (031) 5931763
www.btn.co.id kc.mulyosari@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Kediri Kantor Cabang Jember
Jl. Diponegoro No. 22 - 24 Kediri 64121 Jl. A. Yani No. 05 Jember 68118
(0354) 691260, 691262 (0331) 484611, 489292, 489266
kc.kediri@btn.co.id kc.jember@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Laporan Tahunan 2025 93
Page 94
03 Profil Perusahaan
Kantor Cabang Banyuwangi Kantor Cabang Gresik
Jl. Brawijaya No. B-1 dan B-2 Kompleks Pertokoan Multi Sarana Plaza Blok C 01 No. 1
Kel. Sobo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi 68418 Jl. Gubernur Suryo, Gresik 61118
(0333) 414490, 415690 (031) 3973455
kc.banyuwangi@btn.co.id kc.gresik@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Mojokerto Kantor Cabang Singaraja
Jl. Majapahit No. 130 - 134 Blok 1-2 Jl. Ahmad Yani No. 190
Mojokerto 61323 Kel. Banyuasri, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng
(0321) 323850, 323853 (0362) 21856
kc.mojokerto@btn.co.id kc_singaraja@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH SUMATERA)
Kantor Cabang Medan Kantor Cabang Batam
Jl. Pemuda No. 10A, Medan 20151 Jl. Raja Isa No. 1, Batam Center
(061) 4149777 (0778) 470630, 470625, 470628
kc.medan@btn.co.id kc.batam@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Padang Kantor Cabang Pematang Siantar
Jl. H. R. Rasuna Said No. 3, Jl. Kapten MH Sitorus No. 2,
Kel. Jati Baru, Kec.Padang Timur, Kel. Timbang Galung Kec. Siantar Barat
Kota Padang 25129 Kota Pematang Siantar - Sumatera Utara
(0751) 31903, 32094, 32096 (0622) 28887
kc.padang@btn.co.id kc.pematangsiantar@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Pekanbaru Kantor Cabang Tanjung Pinang
Jl. Jend. Sudirman No. 393 Jl. D.I. Panjaitan Km. 9
Pekanbaru 28116 Komplek Plaza Bintan Center Blok Bunga No. 9-12
(0761) 40494, 40185, 40188 Tanjung Pinang
kc.pekanbaru@btn.co.id (0771) 7447101, 7447088
www.btn.co.id kc.tanjungpinang@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Palembang Kantor Cabang Bandar Lampung
Jl. Jend. Sudirman Km. 4, 5 No. 125 Jl. Wolter Monginsidi No. 80-88
Palembang 30128 Bandar Lampung 35215
(0711) 411175, 410552 (0721) 489253, 489255, 484778, 483256
kc.palembang@btn.co.id kc.bandarlampung@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Jambi Kantor Cabang Pangkal Pinang
Jl. H. M. Yusuf Singadikane No. 146 Jl. Perniagaan, Mall Bangka TradeCenter B11 - B14
Jambi 36122 Pangkal Pinang
(0741) 61793, 61792 (0717) 423748
kc.jambi@btn.co.id kc.pangkalpinang@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
94 Laporan Tahunan 2025
Page 95
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Cabang Bengkulu
Jl. Soeprapto No. 7 - 8, Bengkulu 38223
(0736) 20875
kc.bengkulu@btn.co.id
www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH SULAWESI, MALUKU, PAPUA)
Kantor Cabang Makassar Kantor Cabang Manado
Jl. Kajaolalido No. 4 Makassar 90111 Jl. Wolter Monginsidi No. 56, Manado 95115
(0411) 316016, 316011 (0431) 868095, 855504, 855505
kc.makassar@btn.co.id kc.manado@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Parepare Kantor Cabang Kendari
Jl. Adi Makkasau No. 115-117, Lakessi, Jl. A. Yani , Komplek A. Yani Square Blok. A6-7
Kec. Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan 91131 Kendari 93117
(0421) 28115 (0401) 322101
kc_parepare@btn.co.id kc.kendari@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Ambon Kantor Cabang Jayapura
Jl. Diponegoro No. 75B Ambon Jl. Koti No. 22, Jayapura 99111
(0911) 355882, 354471, 348552, 355882 (0967) 537970, 537971
kc.ambon@btn.co.id kc.jayapura@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Palu Kantor Cabang Panakkukang
Jl. Jend. Sudirman No. 2, Palu 94111 Jl. Letjen Hertasning Blok B2/1
(0451) 424555, 428555 Kel. Kassi-kassi Kec. Rappocini
kc.palu@btn.co.id Kota Makassar
www.btn.co.id (0411) 868831, 868833
kc.panakukang@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Gorontalo Kantor Cabang Ternate
Jl. Nani Wartabone No. 3 Jl. Pahlawan Revolusi No. 152
Kel. Limba U I, Kec. Kota Selatan, Kota Gorontalo Kel. Gamalama, Ternate Tengah - Maluku Utara 97721
(0435) 830490, 829481 (0921) 3111330
kc.gorontalo@btn.co.id kc.ternate@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Mamuju
Jl. K.S. Tubun No. 18, Kabupaten Mamuju
(0426) 22389
kc.mamuju@btn.co.id
www.btn.co.id
Laporan Tahunan 2025 95
Page 96
03 Profil Perusahaan
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH KALIMANTAN)
Kantor Cabang Palangkaraya Kantor Cabang Banjarmasin
Jl. Diponegoro No. 23 Jl. R. E. Martadinata No. 4
Palangkaraya 73111 Banjarmasin 70111
(0536) 3220602, 3223975 (0511) 4368133, 4366669, 4366670
kc.palangkaraya@btn.co.id kc.banjarmasin@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Samarinda Kantor Cabang Pontianak
Jl. R.E. Martadinata No. 01 Jl. Imam Bonjol No. 29
Samarinda 75127 Pontianak 78122
(0541) 736930, 731695, 731510 (0561) 740163
kc.samarinda@btn.co.id kc.pontianak@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Balikpapan Kantor Cabang Tarakan
Jl. Jend. Sudirman No. 141 Jl. Mulawarman No. 10
Balikpapan Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan
(0542) 420333 (0551) 24322
kc.balikpapan@btn.co.id kc.tarakan@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Banjarbaru
Jl. Ahmad Yani Km 33 RT 01 RW 01, Loktabak Utara,
Banjarbaru, Kalimantan Selatan 71114
(0511) 6749738, 6749831
kc.banjarbaru@btn.co.id
www.btn.co.id
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JATENG & DIY)
Kantor Cabang Semarang Kantor Cabang Yogyakarta
Jl. M.T. Haryono No. 717 Jl. Jend. Sudirman No. 71
Semarang 50242 Yogyakarta 55223
(024) 312151, 446166 (0274) 589898, 581014, 581016
kc.semarang@btn.co.id kc.yogyakarta@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Solo Kantor Cabang Pekalongan
Jl. Slamet Riyadi No. 282 Jl. Merdeka No. 7
Solo 57141 Pekalongan 51113
(0271) 726930 (0285) 433883, 433884
kc.solo@btn.co.id kc.pekalongan@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Purwokerto Kantor Cabang Tegal
Jl. Jend. Sudirman No. 431 Jl. Gajah Mada No. 33
Purwokerto 53116 Tegal
(0281) 641114 (0283) 343050, 343835, 323038
kc.purwokerto@btn.co.id kc.tegal@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Kudus Kantor Cabang Magelang
Jl. AKBP Agil Kusumadya No. 32 Jl. Tentara Pelajar No. 40,
Kecamatan Jati, Kab. Kudus 59347 Magelang 56116
(0291) 438732 (0293) 3215983
kc.kudus@btn.co.id kc.magelang@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
96 Laporan Tahunan 2025
Page 97
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
KANTOR CABANG SYARIAH*
Kantor Cabang Syariah Balikpapan Kantor Cabang Syariah Banda Aceh
Jl. Jenderal Sudirman No. 565 – 566 Jl. H.M Daud Beureuh No. 39
Balikpapan 76114 Desa. Kuta Alam, Kec. Kuta Alam
(0542) 742260, 742258 Kota. Banda Aceh
kcs.balikpapan@btn.co.id (0651) 40331
www.btn.co.id kcs.bandaaceh@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Bandar Lampung Kantor Cabang Syariah Bandung
Jl. Kartini No. 85 Jl. Diponegoro No. 8, Bandung
Kel. Palapa, Kec. Tanjung Karang Pusat Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan
Kota Bandar Lampung 35116 Bandung 40115
(0751)- 6025555 (022) 4265472, 4265473, 4265474
kcs.bandarlampung@btn.co.id kcs.bandung@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Banjarmasin Kantor Cabang Syariah Batam
Jl. Jend Ahmad Yani KM 5,5 No. 456 Jl. Sriwijaya
Kel. Pemurus Luar, Kec. Banjarmasin Timur Komp. Regency Park Lot 29 Pelita - Batam 29432
Kota Banjarmasin - Kalimantan Selatan (0778) 421921
(0511) 3250530, 3250540, 3250560 kcs.batam@btn.co.id
kcs.banjarmasin@btn.co.id www.btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Bekasi Kantor Cabang Syariah Bengkulu
Jl. Ahmad Yani Jl. S. Parman No. 24
Ruko Sentra Niaga Kalimalang Blok A.IV No. 5-6 dan Kel. Penurunan, Kec. Ratu Samban,
Blok B No. 1 Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Selatan, Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
Kota Bekasi 17144 (0736) 78604566
(021) 8893333 kcs.bengkulu@btn.co.id
kcs.bekasi@btn.co.id www.btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Bogor Kantor Cabang Syariah Cirebon
Jl. Jendral Sudirman No. 01, Jl. Raden Ajeng Kartini No. 68
Kec. Bogor Tengah Kel. Sukapura, Kec. Kejaksan,
Bogor 16121 Cirebon 45123
(0251) 8327171, 8327575 (0231) 235485, 235486, 235488
kcs.bogor@btn.co.id kcs.cirebon@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Depok Kantor Cabang Syariah Jakarta Harmoni
Jl. Margonda Raya No. 438B-D Jl. Ir. H. Juanda No. 27A,
Kel. Pondok Cina, Kec. Beji, Kota Depok Kebon Kelapa, Kec. Gambir
(021) 7867661 Jakarta Pusat
kcs.depok@btn.co.id (021) 35285009
www.btn.co.id kcs.jakartaharmoni@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Jakarta Pasar Minggu Kantor Cabang Syariah Jambi
Ruko Grand Palace Blok G & H, Jl. Hayam Wuruk No. 27
Jl. Raya Ps. Minggu Km 16 Pancoran - Jakarta Selatan Kel. Cempaka Putih, Kec. Jelutung
(021) 7993662, 7993015 Kota Jambi
kcs.pasarminggu@btn.co.id (0741)- 3620645, 3620687
www.btn.co.id kcs.jambi@btn.co.id
www.btn.co.id
Laporan Tahunan 2025 97
Page 98
03 Profil Perusahaan
Kantor Cabang Syariah Jember Kantor Cabang Syariah Karawang
Jl. Hayam Wuruk No. 16 Jl. Kertabumi No. 29 C-D
Kel. Kaliwates Kec. Kaliwates Kel. Nagasari, Kec. Karawang Barat
Kabupaten Jember Kabupaten Karawang 41311
(0331) 491009, 491010 (0267) 8400888, 8400999
kcs.jember@btn.co.id kcs.karawang@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Kendari Kantor Cabang Syariah Lhokseumawe
Jl. M.T. Haryono No. 78 Jl. Merdeka No. 2 Lhokseumawe,
Kel. Bende, Kec. Baruga Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, 24300
Kota Kendari (0645) 40305
(0401) 3092284 kcs.lhokseumawe@btn.co.id
kcs.kendari@btn.co.id www.btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Makassar Kantor Cabang Syariah Malang
Jl. A.P. Pettarani No. 21, Tamamaung, Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 87
Kec. Panakkukang Kel. Rampal Celaket, Kec. Klojen
Kota Makassar 90231 Kota Malang 65112
(0411) 3613399 (0341) 3012469
kcs.makassar@btn.co.id kcs.malang@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Mataram Kantor Cabang Syariah Medan
Jl. Pejanggik No. 18-19 Jl. Diponegoro No. 34
Kel. Cakranegara, Kab. Mataram Kel. Madras Hulu, Kec. Medan Polonia, Kota Medan
(0370) 7503646 (061) 4144554
kcs.mataram@btn.co.id kcs.medan@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Padang Kantor Cabang Syariah Palembang
Jl. Belakang Olo No. 47 Jl. Kapten A. Rivai No. 221, Kel. 26 Ilir D.1
Kel. Kp Jao, Kec. Padang Barat Kec. Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan
Padang, Sumatera Barat (0711) 365808, 354001, 353230
(0751)- 8954842, 8954832 kcs.palembang@btn.co.id
kcs.padang@btn.co.id www.btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Palu Kantor Cabang Syariah Pekanbaru
Jl. Emmy Saelan No. 36 Jl. Jendral Sudirman No. 203 C D E F G
Kel. Tatura Utara, Kec. Palu Selatan Kel. Tangkerang Tengah, Kec. Marpoyan Damai,
Kota Palu 94236 Kota Pekanbaru 28128
(0451) - 485431 (0761) 7891314
kcs.palu@btn.co.id kcs.pekanbaru@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Pontianak Kantor Cabang Syariah Semarang
Jl. Jend Ahmad Yani No. 61 G-H, Jl. Achmad Yani No. 181
Kel. Bangka Belitung Laut, Kec. Pontianak Tenggara, Kel. Wonodri Kec. Semarang Selatan
Kota Pontianak Kota Semarang
(0561) - 8171285 (024) 8449918, 8449919
kcs.pontianak@btn.co.id kcs.semarang@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
98 Laporan Tahunan 2025
Page 99
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Cabang Syariah Serang Kantor Cabang Syariah Solo
Jl. Jend Ahmad Yani No. 175, Cipete Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 332
Kel. Sumur Pecung, Kec. Serang, Solo 57141
Kota Serang - Banten (0271) 712127, 7008978, 7008947
(0254) 7915869 kcs.solo@btn.co.id
kcs.cilegon@btn.co.id www.btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Surabaya Kantor Cabang Syariah Tangerang
Jl. Diponegoro No. 29 Jl. Serpong Raya
Surabaya 60271 Ruko Villa Melati Mas Blok. SR-1 No. 23-24
(031) 5666363,5610518 Serpong - Tangerang 15320
kcs.surabaya@btn.co.id (021) 5370773
www.btn.co.id kcs.tangerang@btn.co.id
www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Tasikmalaya Kantor Cabang Syariah Tegal
JI. Yudanegara No. 10 Jl. Jenderal Sudirman No. 02
Kel. Yudanegara, Kec. Cihideung Kel. Pekauman, Kec. Tegal Barat
Kota Tasikmalaya 46112 Kota Tegal, Jawa Tengah 52113
(0265) 310612, 7296566, 7296567, 7296568 (0283) 342923 ,342933
kcs.tasikmalaya@btn.co.id kcs.tegal@btn.co.id
www.btn.co.id www.btn.co.id
Kantor Cabang Syariah Yogyakarta
Jl. Faridan M. Noto No. 10,
Kota Baru Gondokusuman
Yogyakarta 55224
(0274) 551055, 512467
kcs.yogyakarta@btn.co.id
www.btn.co.id
* Sehubungan dengan persetujuan Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan hak dan kewajiban
kepada PT Bank Syariah Nasional, maka untuk jasa dan layanan perbankan syariah sudah tidak menjadi bagian dari jasa dan layanan Perseroan
sejak tanggal 22 Desember 2025.
JARINGAN
MITRA USAHA
Perseroan senantiasa menjalin kerja sama dengan rangka penyediaan layanan produk perbankan serta
berbagai mitra usaha, dengan tujuan untuk kenyamanan transaksi yang dilakukan oleh nasabah.
mencapai target yang telah ditetapkan. Perseroan Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh Perseroan
juga menjalankan berbagai kemitraan bisnis dalam dengan mitra usaha di antaranya sebagai berikut:
No. Nama Mitra Kerja sama
1. PT Mapclub Digital Asia Integrasi Sistem Informasi pada Digital Ecosystem BTN
2. PT Indomarco Prismatama Kerja sama Cash In Cash Out
3. Kawan Lama Group Integrasi bisnis transaksional (EDC dan QRIS)
4. PT Pertamina Retail Integrasi bisnis transaksional (EDC dan QRIS)
5. PT Dompet Anak Bangsa Integrasi bisnis top up e-Wallet
Integrasi Sistem Event Ticketing dan Penerimaan Pembayaran melalui balé
6. Moflip Digital Sejahtera
By BTN
Laporan Tahunan 2025 99
Page 100
03 Profil Perusahaan
No. Nama Mitra Kerja sama
7. PT Espay Debit Indonesia Koe Penerimaan Pembayaran atas Transaksi Top-Up Saldo Dana
8. PT Cashlez Worldwide Indonesia Partnership Layanan Perbankan Open API
9. PT Finnet Indonesia Layanan Perbankan Open API
10. PT Cazh Teknologi Inovasi Layanan Perbankan Open API
11. Kementerian Agama Penyaluran dana APBN dan pemanfaatan jasa layanan perbankan lainnya
12. PT Pelindo Daya Sejahtera Sinergi dan pemanfaatan jasa layanan perbankan
Penyediaan layanan dan jasa perbankan dalam rangka pemberian manfaat
13. BPJS TK
layanan tambahan berupa fasilitas pembiayaan perumahan
14. Mahkamah Agung Penyediaan Layanan Jasa Perbankan
15. PT Summarecon Agung Tbk Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko
16. PT Ciputra Development Tbk Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko
17. PT Sinarmas Land Tbk Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko
18. PT Bumi Serpong Damai Tbk Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko
19. PT Alam Sutera Realty Tbk Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko
20. PT Yobelindo Graha Mandiri Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko
21. PT Sagotra Usaha Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko
22. PT Era Graha Realty Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko
23. PT Ray Propertindo Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko
24. PT Xavier Marks Indonesia Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko
25. PT Fidac Inovasi Teknologi Kerjasama Pemasaran Produk Pinjaman BTN
26. Koperasi Simpan Pinjam Nusantara Kerjasama Pemasaran Produk Kredit BTN
27. PT Mitra Bina Artha Raharja Kerjasama Pemasaran Produk KRING BTN
Kerjasama Pemasaran Produk Kring BTN kepada calon Pensiunan
28. PT Dana Perkasa Nusantara
dan para Pensiunan
29. Koperasi Jasa Amanah Mandiri Swakarya Kerjasama Pemasaran Produk Kring
30. PT Aura Sinergi Sejahtera Kerjasama Pemasaran Produk Kring BTN
31. PT Asuransi Jiwa IFG Mitra Bancassurance – Asuransi Jiwa
32. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk Mitra Bancassurance - Telemarketing
33. PT Bahana TCW Investment Management Mitra Manager Investasi
34. PT Trimegah Asset Management Mitra Manager Investasi
35. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia Mitra Manager Investasi
PT Schroder Investment Management
36. Mitra Manager Investasi
Indonesia
37. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen Mitra Manager Investasi
38. PT Mandiri Manajemen Investasi Mitra Manager Investasi
39. PT Sucorinvest Asset Management Mitra Manager Investasi
40. PT Syailendra Capital Mitra Manager Investasi
100 Laporan Tahunan 2025
Page 101
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
BRAND
PERUSAHAAN
Bukan hanya sebuah logo, melainkan sebuah visi yang menggambarkan
BTN sebagai pilar keuangan yang progresif. Komitmen adalah menjadikan
BTN sebagai tempat yang menggambarkan impian dan aspirasi setiap
pelanggan, membentuk “ekosistem rumah” yang memberikan kenyamanan
melalui layanan digital terintegrasi. Memudahkan transaksi pendanaan
rumah dan kebutuhan sehari-hari, sehingga setiap langkah kehidupan dihiasi
dengan kehangatan dan kemudahan yang tak terlupakan.
Simbol dari Visi yang progresif
Garis yang membentang pada logo BTN melambangkan sebagai Bank yang
progresif dan terus berinovasi sebagai institusi keuangan. Mengukuhkan diri
bahwa BTN bukan hanya bank yang berfokus dalam pembiayaan rumah tapi
lebih dari itu, menawarkan solusi finansial bagi nasabah melalui ekosistem
finansial yang dimiliki oleh BTN.
Konstruksi yang Optimis
Font ini didesain dengan gaya yang kuat dan dinamis untuk menampilkan
BTN sebagai modern dan relevan dengan zaman. Penggunaan huruf kecil
dalam logo BTN mencerminkan bank yang ramah dan mendekati pelanggan,
memahami kebutuhan mereka, serta aktif dalam membantu mereka
mencapai tujuan hidup. BTN berharap dapat menjadi rumah bagi pelanggan,
di mana perjalanan hidup dimulai.
Laporan Tahunan 2025 101
Page 102
03 Profil Perusahaan
RIWAYAT SINGKAT
PERUSAHAAN
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”) diawali dengan berdirinya Postspaarbank pada tahun 1897.
Pada tahun 1942, Postspaarbank diambil alih oleh Pemerintah Jepang dan berubah nama menjadi Tyokin Kyoku
atau Kantor Tabungan. Kemudian hal ini berlanjut pada tahun 1945, Pemerintah Indonesia mengambil alih Tyokin
Kyoku dan mendirikan Kantor Taboengan Pos. Di era pasca kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1950 Pemerintah
Republik Indonesia mengubah nama Tyokin Kyoku menjadi Bank Tabungan Pos berdasarkan Undang-undang
Darurat No. 9 Tahun 1950 tanggal 9 Februari 1950 dan kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-undang No. 4 tahun 1963 berganti nama menjadi Bank Tabungan Negara pada tanggal 22 Juni 1963
hingga sekarang.
Pada tahun 1974, Pemerintah menunjuk Perseroan Tahun 2015, Perseroan berperan penting dalam
sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan membantu Program Pemerintah “Program Sejuta
Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sejalan dengan Program Rumah Untuk Rakyat”. Perseroan telah ditunjuk sebagai
Pemerintah yang tengah menggalakkan program salah satu Bank yang mendukung program pemerintah
perumahan untuk rakyat. Di tahun 1976, Perseroan melalui pembiayaan KPR. Pada tahun 2017, perjalanan
melakukan realisasi pertama kali di Perumahan Tanah proses transformasi digital banking Perseroan terus
Mas Kota Semarang. Pada tanggal 29 April 1989, Bank berlanjut. Dari sisi bisnis, Perseroan terus meningkatkan
mulai beroperasi sebagai bank umum milik negara. pelayanan perbankan dengan mengakselerasi
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992, tahapan transformasi di era digital, salah satunya
status Bank diubah menjadi perseroan terbatas dengan membuka Smart Branch. Smart Branch
milik negara (Persero). Akta pendirian Bank sebagai Perseroan dilengkapi dengan beragam layanan untuk
Persero dibuat dihadapan Notaris Muhani Salim, memfasilitasi kebutuhan nasabah dalam memperoleh
S.H., No. 136 tanggal 31 Juli 1992 dan telah disahkan informasi perbankan, melakukan komunikasi, transaksi,
oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan registrasi, dan pembukaan rekening.
No. C2-6587.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992,
serta diumumkan dalam Berita Negara No. 73 tanggal Pada tahun 2019, Perseroan menjadi Housing Market
11 September 1992 Tambahan No. 6A. Pada tahun 1994, Maker dan memperkuat posisi sebagai Bank Terbesar
Berdasarkan surat keputusan Direksi Bank Indonesia No. ke-5. Selanjutnya, tahun 2022 merupakan tahun yang
27/55/KEP/DIR tanggal 23 September 1994, Perseroan penting karena merupakan kali kedua Perseroan
mendapatkan izin operasi sebagai Bank Devisa dan menggelar Rights Issue atau penerbitan saham baru
selanjutnya Perseroan ditunjuk sebagai Bank komersial setelah tahun 2012 lalu. Rights Issue dimaksud menjadi
yang fokus pada pembiayaan rumah pada tahun salah satu upaya Perseroan untuk meningkatkan
2002. Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari ekspansi kredit sekaligus memperkuat modal untuk
Bank Indonesia untuk melakukan kegiatan umum mengawal misi Perseroan menjadi Best Mortgage Bank
perbankan berdasarkan prinsip syariah melalui surat in South East Asia. Tahun 2023, sebagai wujud dari salah
No. 6/1350/DPbS tanggal 15 Desember 2004. Perseroan satu transformasi digital banking, Perseroan merilis BTN
mulai melakukan kegiatannya berdasarkan prinsip Mobile, aplikasi untuk mendukung layanan perbankan
syariah pada tanggal 14 Februari 2005 dengan mulai melalui ponsel menggantikan BTN Mobile Banking.
beroperasinya cabang syariah pertama di Jakarta -
Harmoni. Pada tanggal 3 Maret 2024, Perseroan melakukan
“rebranding” salah satunya dengan meluncurkan
Pada tahun 2009, Perseroan melakukan sekuritisasi KPR logo baru. Logo baru yang dirilis merupakan simbol
pertama di Indonesia. Perseroan melakukan sekuritisasi keberhasilan dan komitmen Perseroan dalam
aset melalui pencatatan transaksi Kontrak Investasi melanjutkan transformasi menjadi Bank yang lebih
Kolektif – Efek Beragun Aset (KIK-EBA), lalu pada modern, dan adaptif dalam menghadapi digitalisasi.
17 Desember 2009 melakukan Penawaran Umum Saham
Perdana atau Initial Public Offering (IPO) dan listing di
Bursa Efek Indonesia.
102 Laporan Tahunan 2025
Page 103
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Keterangan Perubahan Nama
Perseroan memiliki sejarah panjang hingga akhirnya menjadi seperti saat ini; mulai dari nama Bank Tabungan Pos
pada tahun 1950 hingga menjadi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.
1897 – 1950 1950 1963 2009 - sekarang
Didirikan dengan nama 9 Februari 1950, 22 Juni 1963 17 Desember 2009
“Postspaarbank” dilakukan perubahan efektif berubah nama resmi melakukan
pada 1897 masa nama menjadi menjadi “Bank Penawaran Umum
Pemerintahan Hindia “Bank Tabungan Pos” Tabungan Negara” Saham Perdana (IPO)
Belanda, kemudian oleh Pemerintah RI. di Bursa Efek Indonesia.
berubah nama menjadi Status hukum Bank
“Tyokin Kyoku” atau menjadi perusahaan
“Kantor Tabungan” terbuka dengan nama
pada 1942 semasa “PT Bank Tabungan
Pemerintahan Jepang. Negara (Persero) Tbk”
Kembali berubah
nama menjadi “Kantor
Taboengan Pos”
pada 1945 saat masa
kemerdekaan Republik
Indonesia.
Laporan Tahunan 2025 103
Page 104
03 Profil Perusahaan
VISI, MISI, DAN BUDAYA
PERUSAHAAN
VISI
“Mitra Utama dalam
Pemberdayaan Finansial
Keluarga Indonesia.”
Budaya Perusahaan
Amanah Kompeten
BTN menyadari pentingnya penerapan budaya
perusahaan karena dapat mendorong kinerja Memegang teguh Terus belajar dan
perusahaan secara signifikan. BTN telah beberapa kepercayaan yang mengembangkan
kali memodifikasi budaya perusahaan yang diberikan kapabilitas
bertujuan untuk memastikan bahwa budaya kerja
perusahaan tetap relevan dengan lingkungan Panduan perilaku nilai Panduan perilaku nilai
eksternal dan ekosistem bisnis yang dinamis dan Amanah: Kompeten:
berubah-ubah seiring dengan perkembangan • Memenuhi janji dan • Meningkatkan
zaman dan teknologi. BTN saat ini secara konsisten komitmen. kompetensi diri untuk
• Bertanggung jawab atas menjawab tantangan
dan berkelanjutan mengimplementasi Nilai-nilai
tugas, keputusan, dan yang selalu berubah.
Utama (Core Values) AKHLAK sebagai pondasi dari
tindakan yang dilakukan. • Membantu orang lain
budaya perusahaan BTN. belajar.
• Berpegang teguh
kepada nilai moral dan • Menyelesaikan tugas
Pondasi tersebut diwujudkan sebagai perilaku etika. dengan kualitas terbaik.
BTNers dalam menjalankan aktivitas pekerjaan,
yang terdiri dari:
104 Laporan Tahunan 2025
Page 105
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
MISI
Menjadi mitra utama pemerintah Menjadi rumah bagi talenta terbaik
1 4
dalam inklusi perumahan dan keuangan. Indonesia.
Memberikan costumer experience Menerapkan praktik tata kelola
2 5
terbaik melalui layanan digital perusahaan yang baik dan inovasi
dan finansial yang terintegrasi. bisnis berkelanjutan untuk kesejahteraan
masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Meningkatkan shareholder value
3
dengan pertumbuhan profitabilitas
yang berkelanjutan.
REVIU VISI DAN Visi dan Misi secara berkala ditinjau dengan mempertimbangkan perubahan kondisi
MISI OLEH DEWAN lingkungan eksternal maupun internal. Dalam rangka memastikan kesesuaian Visi dan
KOMISARIS DAN Misi Perseroan, Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa melakukan reviu terhadap Visi
DIREKSI dan Misi tersebut. Pada tahun 2025, Visi dan Misi Perseroan masih relevan dan masih
sesuai dengan perubahan kondisi lingkungan eksternal maupun internal Perseroan. Visi
dan Misi Perseroan telah dibahas oleh Dewan Komisaris dan Direksi pada persetujuan
atas penyesuaian RKAP tahun 2025 dan RBB tahun 2025-2027 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk yang dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2025.
Harmonis Loyal Adaptif Kolaboratif
Saling peduli dan Berdedikasi dan Terus berinovasi Membangun kerjasama
menghargai perbedaan mengutamakan & antusias dalam yang sinergis
kepentingan bangsa menggerakkan ataupun
Panduan perilaku nilai dan negara menghadapi perubahan Panduan perilaku nilai
Harmonis: Kolaboratif:
• Menghargai setiap Panduan perilaku nilai Panduan perilaku nilai • Memberi kesempatan
orang apapun latar Loyal: Adaptif: kepada berbagai pihak
belakangnya. • Menjaga nama baik • Cepat menyesuaikan diri untuk berkontribusi.
• Suka menolong orang sesama karyawan, untuk menjadi lebih baik. • Terbuka dalam
lain. pimpinan, BUMN, dan • Terus-menerus bekerja sama untuk
Negara. melakukan menghasilkan nilai
• Membangun lingkungan
kerja yang kondusif. • Rela berkorban untuk perbaikan mengikuti tambah.
mencapai tujuan yang perkembangan • Menggerakkan
lebih besar. teknologi. pemanfaatan berbagai
• Patuh kepada pimpinan • Bertindak proaktif. sumber daya untuk
sepanjang tidak tujuan bersama.
bertentangan dengan
hukum dan etika.
Laporan Tahunan 2025 105
Page 106
03 Profil Perusahaan
Framework Budaya Perusahaan
Framework Budaya Perusahaan memberikan
gambaran bagi BTNers dalam memahami dan
mengimplementasikan nilai Utama AKHLAK. Untuk
memperkuat implementasi core values AKHLAK secara
konsisten dan berkelanjutan, BTN menetapkan 5 (lima)
pilar budaya yakni Sales & Service Culture, Governance
& Risk Culture, Performance Culture, Learning Culture
dan Digital Culture sebagai pedoman perilaku dalam
mencapai visi dan misi perusahaan yang diaktualisasi
melalui 10 (sepuluh) program utama sebagai
implementasi aktivitas program budaya di seluruh unit
kerja yang ada di BTN.
Leading Partner In Empowering The Financial Of
Indonesian Families
Home Of Indonesia’s Best Talents
3 Ps (Productive, Prominent, Prosperous) Talents With Global Mindset
AKHLAK
Be The oNe
Sales & Service Governance & Risk Performance Learning Digital
Culture Culture Culture Culture Culture
Be The oNe: Be The oNe: Be The oNe: Be The oNe: Be The oNe:
Berorientasi Sadar Risiko & Sadar Berjiwa Terus Belajar Cakap Digital
Pelanggan Lingkungan Intrapreneurship
10 Program Utama
• Sales Rhythm • ESG Champion • Kerja Cepat (Cerdas, • Learn The Best, From
• balé & Korpora
• Pasti Best (Berikan • 3 Jaga (Jaga Diri, Jaga Tepat, Tuntas) The Best, Be The Best
Racing
Service Terbaik) BtNers, Jaga BTN) • C-Pro (Coahing for • I-Mindset (Innovation
• Digital Racing
Productivity) Mindset)
Change Leaders Change Agents BTNers
BTNers Excellence Awards (BXA)
106 Laporan Tahunan 2025
Page 107
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sebagai percepatan implementasi budaya dalam mendorong pencapaian kinerja, BTN membentuk
Change Agent Team yang berperan sebagai katalisator dalam membentuk budaya kerja yang produktif
dan unggul melalui program-program budaya yang selaras dengan aktivitas pekerjaan sehari-hari
sehingga memiliki dampak terhadap pembentukan perilaku pegawai.
Change Agent Team memiliki peran dalam merencanakan, mengembangkan, memantau, mengevaluasi,
memastikan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program budaya perusahaan di setiap unit kerja
baik yang berada di Head Office, Regional Office maupun Kantor Cabang dan Kantor Cabang Syariah.
Memberikan arahan strategis, mengevaluasi
Champion efektivitas pengelolaan budaya di BTN dan
menyelesaikan isu strategis.
Memastikan efektivitas program budaya,
Culture Specialist memonitor dan mengevaluasi implementasi
program budaya.
Berperan sebagai role model dan coach bagi
Change Leader Change Agent dan BTNers dalam internalisasi
budaya.
Bertanggung jawab terhadap internalisasi
Change Agent budaya dan menjembatani komunikasi antara
Change Leader dan BTNers.
Mendukung internalisasi budaya dengan
BTNers berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan
program budaya di unit kerja.
Laporan Tahunan 2025 107
Page 108
03 Profil Perusahaan KEGIATAN USAHA Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang Dijalankan Perseroan melakukan usaha di bidang perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar berdasarkan Akta Notaris Nomor 09 Tanggal 04 Desember 2025 yang dibuat oleh Notaris ASHOYA RATAM S.H., M.KN., yang telah diterima tanggal 22 Desember 2025 dan dicatat di dalam Sistem Administrasi Badan Hukum. Berdasarkan Anggaran Dasar tersebut, Perseroan melaksanakan kegiatan utamanya sebagai berikut: Kegiatan Usaha Utama a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam k. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara bentuk simpanan berupa tabungan, giro, deposito di luar lembaga jasa keuangan untuk mengatasi berjangka, sertifikat deposito, dan/atau bentuk akibat kegagalan kredit atau pembiayaan lainnya yang dipersamakan; berdasarkan prinsip syariah, dengan syarat harus b. Menyalurkan dana dalam bentuk kredit atau menarik kembali penyertaannya; pembiayaan berdasarkan prinsip syariah; l. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan c. Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran; pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan d. Menempatkan dana pada bank lain, meminjam peraturan perundang-undangan mengenai dana dana dari bank lain, atau meminjamkan dana pensiun; kepada bank lain, baik dengan menggunakan surat, m. Melakukan kegiatan jasa keuangan, investment sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk, banking dan commercial banking lainnya sesuai cek, atau sarana lainnya; dengan ketentuan peraturan perundang- e. Menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi undangan; surat berharga untuk kepentingan Perseroan dan/ n. Melakukan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip atau nasabah; Syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan f. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang oleh OJK dan ketentuan peraturan perundang- dan surat berharga; undangan; g. Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing; o. Melakukan kerja sama dengan lembaga jasa h. Melakukan kegiatan pengalihan piutang; keuangan lain dan kerja sama dengan selain i. Melakukan kegiatan penitipan barang dan surat lembaga jasa keuangan dalam pemberian layanan berharga; jasa keuangan kepada nasabah; j. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada p. Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan lembaga jasa keuangan dan/atau perusahaan OJK; lain yang mendukung industri perbankan dengan memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh OJK; Kegiatan Usaha Penunjang Optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung/menunjang kegiatan usaha utama Perseroan sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Seluruh kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan oleh Perseroan. 108 Laporan Tahunan 2025
Page 109
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Produk dan Jasa
Berdasarkan segmen usaha yang dikembangkan oleh Perseroan, produk dan jasa Perseroan meliputi 2 (dua) segmen
yaitu konvensional dan syariah, dengan penjelasan sebagai berikut:
PRODUK
PERBANKAN KONVENSIONAL PERBANKAN SYARIAH*
Produk Konsumer Produk Komersial Produk Syariah
Produk Kredit Konsumer: Produk Kredit Komersial: Produk Pembiayaan Syariah:
• Kredit Perumahan • Kredit Investasi • Pembiayaan Konsumer
• Kredit Non Perumahan • Kredit Modal Kerja • Pembiayaan Komersial
• Kredit Modal Kerja Properti
• Kredit Modal Kerja Konstruksi
• Kredit Modal Kerja Bridging
• Kredit Linkage
• Kredit Beragunan Simpanan
Produk Simpanan Konsumer: Produk Simpanan Komersial: Produk Simpanan Syariah:
• Tabungan Konsumer • Deposito Berjangka Lembaga • Giro Syariah
• Deposito BTN Ritel • Giro Lembaga • Tabungan Syariah
• Giro Perorangan • Deposito Syariah
Produk Wealth Management Produk Kredit Korporasi:
• Bancassurance • Kredit Modal Kerja
• Reksa Dana - KMK Properti
• Surat Berharga Negara Ritel - KMK Kontraktor
Pasar Perdana - Bridging Loan
• Surat Berharga Negara - KMK Beragunan Simpanan
Pasar Sekunder (Swadana)
• Foreign Exchange • Kredit Investasi
- Refinancing
• Kredit kepada Kementerian/Lembaga
Pemerintah Republik Indonesia
• Term Loan Facility
• Corporate Line Facility
• Treasury Line Facility (kepada Non
Lembaga Keuangan)
JASA
PERBANKAN KONVENSIONAL PERBANKAN SYARIAH/UNIT USAHA SYARIAH*
Electronic Data Capture (EDC) Branchless Banking (balé agen) BSN Safe Deposit Box
balé Korpora balé community BSN Garansi Bank
Virtual Account Online Onboarding Open Account BSN Program Pengembangan Operasional
Kartu Debit Visa/GPN & Debit Online Cash In Cash Out (CICO) BSN SPP Online
Internet Banking CRM Penerimaan Biaya Perjalanan Haji
balé properti Jasa dan Layanan Perbankan Lainnya balé Syariah by BSN
Super App balé by BTN BTN Open API BSN Kartu Debit
SKBDN balé bisnis BSN Payroll
Garansi Bank BTN balé merchant BSN Cash Management
Electronic channel ATM balé developer BSN Virtual Account
Layanan BTN Prioritas
Online Onboarding for Open Account
dan Layanan BTN Private
PLUS by BTN Prioritas Bancassurance
Sehubungan dengan persetujuan Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan hak dan kewajiban
kepada PT Bank Syariah Nasional, maka untuk produk perbankan syariah sudah tidak menjadi bagian dari produk Perseroan sejak tanggal 22 Desember 2025.
Laporan Tahunan 2025 109
Page 110
03 Profil Perusahaan
Ragam Produk • KBR Tapera
Fasilitas diperuntukan bagi Peserta yang
Perbankan Konvensional belum memiliki rumah dan akan melakukan
pembangunan rumah di atas kavling tanah
Perbankan Konsumer matang. Adapun kelompok sasaran untuk
Produk KBR BTN Tapera adalah Peserta
PRODUK KREDIT KONSUMER Tapera (PNS) dengan maksimal penghasilan
1. Kredit Perumahan sesuai dari masing-masing wilayah dengan
a. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi fitur penerima manfaat antara lain Suku
Program Pemilikan Rumah yang bekerja sama bunga 5%, maksimal jangka waktu kredit
dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan 8 tahun tahun untuk di tahun 2025 namun
Pemukiman (Kemen PKP) dan Badan Pengelola secara ketentuan umum 20 tahun dan uang
Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) yang muka 0%.
ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan
Rendah (MBR) dengan suku bunga yang menarik • KRR Tapera
dan angsuran yang rendah dalam bentuk Fasilitas diperuntukan bagi Peserta yang
Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun Umum. akan melakukan perbaikan rumah pertama,
• KPR BTN Sejahtera adapun kelompok sasaran untuk Produk
Dukungan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan KRR BTN Tapera adalah Peserta Tapera
Perumahan (FLPP) dari Pemerintah dalam (PNS) dengan maksimal penghasilan sesuai
bentuk Rumah Umum Tapak maupun Satuan dari masing-masing wilayah dengan fitur
Rumah Susun Umum yang diperuntukan penerima manfaat antara lain suku bunga 5%,
bagi MBR dengan pekerjaan formal maupun maksimal jangka waktu Kredit 8 tahun tahun
informal dengan batasan penghasilan untuk di tahun 2025 namun secara ketentuan
tertentu sesuai dengan peraturan umum 10 tahun dan uang muka 0%.
perundang-undangan.
b. KPR Non Subsidi
Adapun fasilitas/manfaat yang diperoleh Kredit pemilikan rumah bagi nasabah segmen
bagi pemohon adalah suku bunga 5% per menengah ke atas. Layanan KPR non subsidi
tahun, Maksimal masa subsidi 20 tahun dan terdiri dari produk KPR BTN PLATINUM, KPA BTN
maksimal jangka waktu kredit 20 tahun dan PLATINUM dan KP Ruko.
Fitur Subsidi Bantuan Uang Muka kepada • KPR BTN PLATINUM
pemohon. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN PLATINUM
merupakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah
Loan to Value untuk Produk KPR BTN Sejahtera Non Subsidi (komersial) yang diberikan
FLPP adalah harga jual maksimum sesuai oleh Bank kepada Debitur untuk membeli
masing-masing wilayah dikurangi Uang tanah dan rumah. Kredit Pemilikan Rumah
Muka Pribadi pemohon dan dikurangi Subsidi dari BTN untuk keperluan pembelian rumah
Bantuan Uang Muka dari Pemerintah dari developer ataupun non developer, baik
secara siap huni (ready stock) maupun
• KPR Tapera dalam tahap konstruksi (indent) untuk
Fasilitas Kredit dari Bank untuk MBR yang pembelian rumah baru atau second, maupun
menjadi peserta Tapera yang ditujukan take over kredit dari bank lain.
untuk Pemilikan Rumah Umum Tapak • KPA BTN PLATINUM
maupun Satuan Rumah Susun Umum Kredit Pemilikan Apartemen BTN (KPA BTN)
dengan dukungan Pembiayaan Tapera. untuk pembelian apartemen dari developer
Adapun kelompok sasaran untuk Produk maupun non developer, baik apartemen
KPR BTN Tapera adalah Peserta Tapera baru maupun bekas, apartemen siap huni,
(PNS) dengan maksimal penghasilan sesuai apartemen dalam tahap konstruksi (indent),
dari masing-masing wilayah dengan fitur atau pengambilalihan kredit dari bank lain.
penerima manfaat antara lain Suku bunga • KP Ruko
5%, Maksimal Jangka waktu Kredit maksimal Kredit Kepemilikan Ruko selanjutnya disingkat
8 tahun tahun untuk di tahun 2025 namun “KP-Ruko” adalah kredit yang diberikan oleh
secara ketentuan umum 30 tahun dan Uang Bank kepada perorangan, untuk digunakan
muka 0%. membeli rumah tempat usaha yang meliputi
rumah toko, rumah kantor dan kios untuk
dimiliki.
110 Laporan Tahunan 2025
Page 111
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
c. Kredit Perumahan Lainnya e. Kredit Ringan BTN Ultimate
• Kredit Agunan Rumah: Fasilitas kredit yang Kredit Ringan BTN Ultimate adalah kredit
dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan pre-approved yang ditawarkan dengan
konsumtif dengan menjaminkan rumah menggunakan skema kredit baru sebagai
tinggal/apartemen/ruko/rukan. fasilitas tambahan (menjadi 2 fasilitas kredit)
• Kredit Bangun Rumah BTN Fasilitas kredit bagi dengan plafond dan jangka waktu yang telah
yang ingin membangun rumah di atas tanah ditentukan (tidak terkait dengan fasilitas utama).
milik sendiri. f. Kredit Sejahtera Pegawai
• Manfaat Layanan Tambahan BPJS Fasilitas kredit yang diberikan khusus kepada
Ketenagakerjaan: pegawai untuk kepemilikan rumah/apartemen
Pinjaman uang muka Perumahan atau untuk memenuhi kebutuhan/keperluan lain
(PUMP) sebagai fasilitas pinjaman uang dengan persyaratan-persyaratan tertentu yang
muka perumahan untuk peserta BPJS bertujuan sebagai upaya untuk memotivasi
Ketenagakerjaan yang mengajukan KPR pegawai dan meningkatkan kesejahteraan
melalui BTN. pegawai yang akan mendukung peningkatan
Pinjaman Renovasi Rumah (PRR) sebagai kinerja.
fasilitas pinjaman untuk renovasi rumah
bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan. PRODUK SIMPANAN KONSUMER
1. Tabungan Konsumer
2. Kredit Non Perumahan • Tabungan Batara
a. Kredit Ringan BTN Tabungan transaksional yang memberikan
Kredit konsumtif perorangan yang diperuntukan kemudahan dan kenyamanan transaksi
khusus bagi pegawai tetap pengguna jasa perbankan untuk keuangan keluarga melalui
payroll maupun kolektif dari suatu Instansi channel BTN.
Pemerintah/Lembaga Negara, PNS, TNI/Polri, • Tabungan Bisnis
BUMN/BUMD, Anak Perusahaan BUMN/BUlMD, Tabungan Bisnis menghadirkan fitur dan layanan
Perseroan Terbatas (PT), Yayasan, Dana Pensiun yang memudahkan berbagai kebutuhan bisnis
atau Koperasi dengan sumber pembayaran dengan dukungan lengkap untuk bisnis yang
repayment berasal dari fixed lncome (gaji) lebih besar.
dari Lembaga Pemohon, diajukan kerjasama • Tabungan Investa
secara kolekif dan memenuhi persyaratan yang Tabungan investasi unggulan untuk berbagai
ditentukan oleh Perseroan. kebutuhan dengan penarikan dan setoran dana
b. Kredit Ringan BTN Pra Pensiun yang fleksibel.
Kredit Ringan BTN Pra Pensiun adalah Kredit • Tabungan e’BataraPos
konsumtif perorangan yang diperuntukan Tabungan kerja sama dengan PT Pos Indonesia
khusus bagi Pegawai PNS, TNI/POLRI yang akan (Persero) untuk memberikan kemudahan dalam
memasuki masa pensiun dengan sumber transaksi perbankan melalui Loket Kantor Pos di
pembayaran (repayment) berasal dari fixed Seluruh Indonesia.
income/gaji) dan manfaat pensiun dimana • Tabungan Juara
gaji dan manfaat pensiunnya belum atau telah Tabungan untuk edukasi keuangan dan transaksi
disalurkan melalui Bank, yang digunakan untuk sesuai kebutuhan generasi muda untuk usia
keperluan konsumtif. Jangka waktu pembiayaan 12-23 tahun.
ini dapat melintasi masa pensiun debitur. • Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)
c. Kredit Ringan BTN Pensiunan Tabungan untuk siswa dengan persyaratan
Kredit Ringan BTN Pensiunan merupakan kredit mudah dan sederhana serta fitur yang menarik,
konsumtif perorangan yang diperuntukan dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan
khusus bagi pensiunan PNS, pensiunan TNI/ untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
POLRI, pensiunan BUMN dan janda/duda dari • TabunganKu
pensiunan tersebut, yang sumber pembayaran Tabungan tanpa biaya administrasi bagi
(repayment berasal dari manfaat pensiun setiap nasabah perorangan yang diinisasi oleh
bulannya). regulator sebagai upaya untuk menumbuhkan
d. Kredit BTN Swadana budaya menabung di Masyarakat
Kredit Swadana adalah kredit yang diberikan • Tabungan BTN Perumahan
oleh Bank kepada nasabah dengan jaminan Tabungan yang ditujukan bagi masyarakat yang
berupa penahanan sebagian atau seluruh dana ingin membeli rumah pertama.
Deposito BTN/Tabungan BTN Batara/Tabungan
BTN Prima yang ditanamkan dalam Bank.
Laporan Tahunan 2025 111
Page 112
03 Profil Perusahaan
• Tabungan Cermat PRODUK WEALTH MANAGEMENT
Tabungan berbasis kartu yang memberikan a. Bancassurance
kemudahan akses bagi masyarakat Dalam penawaran produk bancassurance, BTN
berpenghasilan rendah dan belum tersentuh bekerja sama dengan 3 (tiga) mitra asuransi yaitu
layanan perbankan melalui kerja sama IFG Life (channel in-branch), MSIG Life (channel
keagenan Bank. telemarketing), dan Binagriya Upakara.
• Tabungan Siap! • Asuransi Jiwa Tradisional
Tabungan berjangka dengan benefit asuransi Produk asuransi yang memberikan kepastian
gratis, dimana nasabah secara rutin melakukan manfaat utama berupa Uang Pertanggungan
setoran wajib per bulan dalam rangka (UP) jiwa dan/atau manfaat penggantian biaya
menyiapkan dana bagi rencana apapun di medis akibat sakit, termasuk akses terhadap
masa depan. layanan kesehatan. BTN berkerja sama dengan
• Tabungan SiMuda RumahKu IFG Life dan MSIG Life dalam menawarkan produk
Tabungan berjangka yang diperuntukkan asuransi jiwa tradisional yang dapat diperoleh
bagi mahasiswa dan pemuda usia 18-30 di jaringan Kantor Cabang BTN maupun dapat
tahun sebagai sarana edukasi perencanaan ditawarkan melalui telemarketing.
kepemilikan rumah sejak dini. • Asuransi Jiwa Unit Link (PAYDI)
• Tabungan BTN Felas Produk Asuransi Unit Link memberikan manfaat
Tabungan yang digunakan untuk menabung, uang pertanggungan jika terjadi risiko dan
bertransaksi dan berinvestasi dalam mata uang manfaat nilai tunai yang dapat diperoleh dari
asing. Tersedia dalam mata uang USD, SGD, AUD, bagian premi yang diinvestasikan. BTN bekerja
JPY, CNY, EUR dan GBP. sama dengan Mitra Asuransi IFG Life dengan
• Tabungan BTN HKBP Produk Life Protection Platinum (Regular Premium
Tabungan transaksional dari BTN yang Unit Link).
dirancang khusus untuk jemaat, pengurus, dan • Asuransi Umum
pendeta HKBP untuk memudahkan pengelolaan Produk Asuransi Umum memberikan
keuangan sekaligus mendukung pelayanan perlindungan terhadap risiko kerugian finansial
rohani dan kegiatan gereja. finansial yang bersifat material (aset) atau
non jiwa. BTN bekerja sama dengan Mitra
2. Deposito BTN Perorangan Asuransi Binagriya Upakara yang dapat
Deposito BTN Perorangan memberikan kemudahan diperoleh di jaringan Kantor Cabang BTN.
investasi berjangka dalam mata uang rupiah
maupun mata uang asing dengan suku bunga b. Reksa Dana
bersaing serta sistem penyetoran dan penarikan di Bank sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
waktu tertentu. Dengan pembukaan melalui Offline bekerja sama dengan 10 (sepuluh) mitra manajer
Kantor Cabang dan Online melalui balé by BTN investasi dalam penawaran produk reksa dana, baik
(eDeposito). reksa dana terbuka maupun reksa dana terproteksi.
mitra manajer investasi yang bekerja sama dengan
3. Giro Perorangan BTN Bank adalah sebagai berikut:
• Giro Perorangan 1. PT Bahana TCW Investment Management
Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah 2. PT Trimegah Asset Management
maupun valuta asing yang diselenggarakan 3. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
oleh Bank yang dibuka oleh orang perorangan 4. PT Schroder Investment Management Indonesia
yang penarikannya dapat dilakukan setiap 5. PT BRI Manajemen Investasi
saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, dan 6. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
media penarikan lainnya. 7. PT Insight Investments Management
• Giro Gabungan (Joint Current Account) 8. PT Mandiri Manajemen Investasi
Rekening yang dimiliki oleh lebih dari satu pemilik 9. PT Sucorinvest Asset Management
rekening perorangan. 10. PT Syailendra Capital
• Reksa Dana Pasar Uang
Jenis reksa dana yang menginvestasikan 100%
dana kelolaannya pada produk pasar uang seperti
Deposito dan surat berharga yang jatuh temponya
kurang dari 1 (satu) tahun. Reksa Dana ini cocok untuk
investor pemula dengan profil risiko konservatif.
Produk Reksa Dana Pasar Uang antara lain:
112 Laporan Tahunan 2025
Page 113
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
- Reksa Dana Bahana Dana Likuid - Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral Amanah
- Reksa Dana TRIM Kas 2 Kelas A Kelas A
- Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang II Kelas A - Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik
- Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang Kelas A Dollar AS
- Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund - Reksa Dana BRI Mawar Konsumer 10 Kelas A
- Reksa Dana Mandiri Money Market USD - Reksa Dana Schroder 90 Plus Equity Fund
- Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima - Reksa Dana Schroder Dana Prestasi
• Reksa Dana Pendapatan Tetap - Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus
Merupakan jenis reksa dana yang menginvestasikan - Reksa Dana Batavia Dana Saham
sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam - Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity
bentuk efek utang atau obligasi. Tujuannya untuk - Reksa Dana Batavia Saham ESG Impact
menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil. - Reksa Dana Syariah Batavia Technology Sharia
Risikonya relatif lebih besar daripada reksa dana Equity USD
pasar uang. Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap - Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund
antara lain: - Reksa Dana Indeks Mandiri FTSE Indonesia ESG
- Reksa Dana Manulife Pendapatan Bulanan II Kelas A
- Reksa Dana Manulife USD Fixed Income Kelas A - Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia
- Reksa Dana TRIM Dana Tetap 2 Kelas A Value Index
- Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan - Reksa Dana Syailendra Equity Opportunity Fund
- Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima Kelas A
- Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama Kelas A
- Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Makara • Reksa Dana Terproteksi
Prima Kelas G Reksa Dana terproteksi atau dikenal dengan Capital
- Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Syariah Protected Fund (CPF) merupakan jenis reksa dana
Generasi Gemilang Kelas G yang memberikan proteksi atas nilai investasi awal,
- Reksa Dana Syailendra Pendapatan Tetap apabila pemegang unit penyertaan memegang
Premium Kelas A reksa dana tersebut hingga tanggal jatuh tempo
- Reksa Dana Pendapatan Tetap Sucorinvest melalui mekanisme pengelolaan portofolio
Monthly Income Fund Kelas A investasi. Secara periodik reksa dana terproteksi
juga melakukan pembagian hasil investasi dalam
• Reksa Dana Campuran bentuk dividen.
Merupakan jenis reksa dana pengalokasian dana
investasinya dalam portofolio yang bervariasi. c. Surat Berharga Negara Ritel
Instrumen investasinya dapat berbentuk saham Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel) adalah
dan dikombinasikan dengan obligasi. Tujuannya instrumen investasi berupa surat utang negara
untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia
reksa dana campuran bersifat moderat dengan diperuntukkan bagi investor individu Warga Negara
potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih Indonesia di pasar perdana. Pemerintah dalam hal
tinggi dibandingkan reksa dana pendapatan tetap. ini sebagai penerbit menjamin pengembalian nilai
Produk Reksa Dana Campuran antara lain: pokok pada saat jatuh tempo ditambah dengan
- Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi kupon yang akan dibayarkan secara berkala
- Reksa Dana Manulife Dana Campuran II (Sesuai UU No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang
- Reksa Dana TRIM Kombinasi 2 Negara). BTN merupakan salah satu mitra distribusi
- Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia Pemerintah dalam penyaluran SBN Ritel.
• Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI)
• Reksa Dana Saham Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang
Merupakan jenis reksa dana yang menginvestasikan diperuntukkan bagi investor individu Warga
sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam Negara Indonesia di pasar perdana. ORI memiliki
bentuk efek bersifat ekuitas. Tujuannya untuk karakteristik dapat diperjual belikan (tradable)
pertumbuhan harga saham atau unit dalam jangka di pasar sekunder dengan tingkat kupon bersifat
panjang. Risikonya relatif lebih tinggi dari reksa dana tetap (fixed coupon).
pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap, • Saving Bond Ritel (SBR)
namun memiliki potensi tingkat pengembalian yang Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang
paling tinggi. Produk Reksa Dana Saham antara lain: diperuntukkan bagi investor individu Warga
- Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima Negara Indonesia di pasar perdana. SBR memiliki
- Reksa Dana TRIM Kapital Plus karakteristik yaitu memberikan tingkat kupon
- Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A mengambang dengan batas bawah (floating
Laporan Tahunan 2025 113
Page 114
03 Profil Perusahaan
with floor) dan mempunyai fasilitas early • Project Based SUKUK IDR (PBS)
redemption bagi investornya. Namun SBR tidak Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
dapat diperjual belikan (nontradable) di pasar Syariah atau Obligasi Syariah yang diterbitkan
sekunder. oleh Pemerintah dalam denominasi Rupiah dan
• Sukuk Ritel (SR) dijual di Pasar Sekunder dalam jangka waktu
Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga tertentu (sesuai dengan tenor dari Obligasi
Syariah Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah
berdasarkan prinsip syariah serta diperuntukkan dalam hal ini akan membayarkan kupon secara
bagi investor individu Warga Negara Indonesia berkala setiap 6 (enam) bulan (semester). PBS
di pasar perdana. SR memiliki karakteristik dapat diperuntukkan bagi investor institusi dan ritel
diperjual belikan (tradable) di pasar sekunder baik itu domestik maupun asing.
dan memiliki tingkat imbal hasil (kupon) yang • Fixed Rate USD (INDON)
bersifat tetap (fixed coupon). Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
• Sukuk Tabungan (ST) atau Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah
Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga dalam denominasi USD dan dijual di Pasar
Syariah Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan Sekunder dalam jangka waktu tertentu (sesuai
berdasarkan prinsip syariah serta diperuntukkan dengan tenor dari Obligasi tersebut) dengan
bagi investor individu Warga Negara Indonesia. kupon tetap. Pemerintah dalam hal ini akan
ST memiliki karakteristik yaitu memberikan membayarkan kupon secara berkala setiap 6
tingkat imbal hasil (kupon) mengambang (enam) bulan (Semester). INDON diperuntukkan
dengan batas bawah (floating with floor) dan bagi investor institusi dan ritel baik itu domestik
mempunyai fasilitas early redemption bagi maupun asing.
investornya. Namun ST tidak dapat diperjual • Fixed Rate USD (INDOIS)
belikan (nontradable) di pasar sekunder. Salah satu seri dari Surat Utang Negara
(SUN) berbasis Syariah yang diterbitkan oleh
d. Surat Berharga Negara Pasar Sekunder Pemerintah dalam denominasi USD dan dijual
Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan oleh di Pasar Sekunder dalam jangka waktu tertentu
Pemerintah yang dijual di Pasar Sekunder dan (sesuai dengan tenor dari Obligasi tersebut)
menawarkan fleksibilitas bagi para investor yaitu dengan kupon tetap. Pemerintah dalam hal
bisa melakukan aktivitas jual - beli kapan saja (tidak ini akan membayarkan kupon secara berkala
ada periode masa penawaran). Pemerintah dalam setiap 6 (enam) bulan (semester). INDOIS
hal ini sebagai penerbit menjamin pengembalian diperuntukkan bagi investor institusi dan ritel
nilai pokok pada saat jatuh tempo ditambah baik itu domestik maupun asing.
dengan kupon yang akan dibayarkan secara
berkala (Sesuai UU No. 24 Tahun 2002 tentang Surat e. Foreign Exchange
Utang Negara). SBN Pasar Sekunder diperuntukkan Foreign exchange merupakan layanan konversi
bagi investor institusi maupun ritel baik itu domestik mata uang menggunakan kurs berjalan dengan
maupun asing. jangkauan perdagangan di seluruh dunia. Layanan
• Fixed Rate IDR (FR) forex BTN tersedia dalam currency USD, JPY, GBP,
Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN) AUD, HKD, SGD, EUR, MYR, SAR, dan CNY. Target market
atau Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah foreign exchange adalah nasabah perorangan/
dalam denominasi Rupiah dan dijual di Pasar lembaga dengan kebutuhan valuta asing dalam
Sekunder dalam jangka waktu tertentu (sesuai bentuk simpanan, transaksional transfer atau
dengan tenor dari Obligasi tersebut) dengan pembayaran ke luar negeri serta kebutuhan trading
kupon tetap. Pemerintah dalam hal ini akan valuta asing. Layanan foreign exchange mencakup
membayarkan kupon secara berkala setiap layanan transaksi Telegraphic Transfer (TT)
6 (enam) bulan (semester). FR diperuntukkan Overbooking, Outgoing dan Incoming serta layanan
bagi investor institusi dan ritel baik itu domestik transaksi Bank Notes. Selain itu tersedia structured
maupun asing. product mencakup SWAP Depo, Produk DCI (Dual
Currency Investment) dan Produk MLD (Market
Linked Deposit) guna meningkatkan opsi pilihan
investasi bagi nasabah BTN.
114 Laporan Tahunan 2025
Page 115
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Perbankan Komersial • Kredit Modal Kerja Kontraktor
1. PRODUK KREDIT KOMERSIAL (KMK Kontraktor)
1) Kredit Perumahan Kredit kepada Kontraktor untuk modal kerja
• Kredit Modal Kerja (KMK) Properti BTN dalam menyelesaikan pekerjaan berdasarkan
Adalah Kredit Modal Kerja yang diberikan Kontrak Kerja atau Surat Perintah Kerja (SPK).
oleh Bank kepada pengembang/developer • KMK Beragunan Simpanan
untuk pengadaan lahan dan pembiayaan (Swadana Lembaga)
seluruh Project Cost terhadap bangunan Kredit yang diberikan oleh Bank kepada
horizontal/landed house yang berada dalam nasabah dengan agunan berupa penahanan
suatu kawasan pemukiman. sebagian atau seluruh dana Deposito/Giro/
• Kredit Pemilikan Lahan (KPL) BTN Tabungan Lembaga yang ditanamkan
Kredit Pemilikan Lahan BTN adalah fasilitas dalam Bank.
kredit yang diberikan oleh Bank kepada badan • Bridging Loan
usaha berbadan hukum untuk pengadaan Bridging Loan adalah fasilitas kredit jangka
tanah untuk pembangunan rumah sederhana pendek untuk menjembatani kesenjangan
yang pembangunannya menggunakan antara dana yang keluar dan dana baru
fasilitas Kredit Konstruksi BTN/KYG. yang sudah dipastikan akan masuk pada
• Kredit Program Perumahan (KPP) BTN periode yang telah ditentukan sehingga
Kredit Program Perumahan (KPP) merupakan debitur dapat mendapatkan pencairan
fasilitas pembiayaan yang disediakan dana dengan segera untuk bisa memenuhi
untuk mendukung pengembangan sektor kebutuhannya.
perumahan secara berkelanjutan melalui • Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
penguatan sisi penyediaan dan permintaan (KUMKM) BTN
rumah. Program ini ditujukan bagi pelaku Kredit pembiayaan modal kerja dan/atau
usaha dalam ekosistem perumahan, investasi bagi nasabah yang memiliki usaha
termasuk pengembang dan pelaku UMKM, produktif dengan kriteria UMKM.
guna mendorong percepatan penyediaan • Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil
hunian layak serta peningkatan aktivitas (PUMK)
ekonomi yang inklusif. PUMK merupakan program pinjaman
pembiayaan modal kerja yang bertujuan
2) Kredit Non Perumahan untuk meningkatkan kemampuan usaha
Kredit Non Perumahan BTN terdiri dari Produk mikro dan kecil yang baru mulai agar
Kredit UMKM, Kredit Komersial lainnya, Linkage menjadi tangguh dan mandiri.
Program dan Kredit Korporasi. Kredit UMKM • Kredit Usaha Rakyat (KUR) BTN
mencakup KUR BTN, KUMKM BTN, dan Program Kredit modal kerja dan/atau investasi yang
Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Kredit diberikan kepada debitur yang bergerak
Komersial lainnya mencakup Kredit Investasi, dalam bidang usaha yang menurut skalanya
KMK dan KMK Kontraktor. Linkage Program berstatus sebagai UMKM di bidang usaha
mencakup kredit kepada Bank Perkreditan yang produktif dan layak namun belum
Rakyat dan Koperasi Simpan Pinjam (Koperasi). memiliki agunan tambahan atau agunan
Sedangkan Kredit Korporasi mencakup Kredit tambahan belum cukup.
Konstruksi, Investasi, Modal Kerja, Modal Kerja • Kredit Linkage BTN
Kontraktor dan Sindikasi. Kredit Linkage BTN adalah fasilitas kredit
• Kredit Investasi BTN yang diberikan oleh Bank kepada badan
Kredit Investasi BTN adalah fasilitas kredit usaha berbadan hukum yaitu Bank
yang diberikan oleh Bank kepada badan Perkreditan Rakyat (BPR) dan Koperasi untuk
usaha berbadan hukum dan badan diteruspinjamkan kepada sektor Usaha Kecil
usaha non badan hukum, dalam rangka dan Mikro (produktif) dan sektor konsumtif.
pembiayaan investasi, baik investasi baru,
perluasan, modernisasi atau rehabilitasi. 2. PRODUK SIMPANAN KOMERSIAL
• Kredit Modal Kerja a. Giro Lembaga BTN
Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah
Bank untuk membiayai modal kerja pada maupun valuta asing yang diselenggarakan oleh
sektor usaha produktif bidang jasa, industri, Bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap
perdagangan atau yang berhubungan saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, surat
dengan pengadaan barang maupun proses perintah pembayaran, pemindahbukuan, dan
produksi sampai dengan barang tersebut media penarikan lainnya.
dijual.
Laporan Tahunan 2025 115
Page 116
03 Profil Perusahaan
Nasabah Giro Lembaga terdiri dari: hukum, badan usaha non badan hukum untuk
• Instansi pemerintah/lembaga negara dan modal kerja pembiayaan pembangunan
organisasi kemasyarakatan yang tidak bangunan horizontal (rumah tinggal, rumah
merupakan perusahaan. toko, rumah kantor, kios dan lainnya) maupun
• Semua badan hukum yang diatur dalam bangunan vertikal/high rise building (rumah
Kitab Undang-Undang Hukum Dagang atau susun, apartemen, kondotel, gedung perkantoran
peraturan perundang-undangan lainnya. dan lainnya) berikut sarana dan prasarananya,
• Perseroan Terbatas (PT), Perusahaan sepanjang berdasarkan penilaian Bank layak/
Terbatas Penanaman Modal Asing (PTPMA), feasible untuk diberikan kredit.
Firma (Fa), CV, Yayasan, Lembaga Berbadan • Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor
Hukum Asing, Partai Politik, Rekening Khusus (KMK BTN Kontraktor)
Dana Kampanye (RKDK), Ormas/Lembaga Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor adalah kredit
Swadaya Masyarakat (LSM), dan lainnya. yang diberikan oleh Bank kepada Kontraktor
b. Deposito Berjangka Lembaga yang digunakan sebagai modal kerja dalam
• Deposito Lembaga menyelesaikan pekerjaan berdasar pada suatu
Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank kontrak kerja.
dalam mata uang Rupiah maupun valuta • Bridging Loan
asing yang penarikannya hanya dapat Bridging Loan adalah fasilitas kredit jangka
dilakukan pada waktu tertentu menurut pendek untuk menjembatani kesenjangan
perjanjian antara nasabah dan bank yang antara dana yang keluar dan dana baru yang
bersangkutan. Deposito Berjangka Lembaga sudah dipastikan akan masuk pada periode
dapat diterbitkan dengan jangka waktu 1, 2, 3, yang telah ditentukan sehingga debitur dapat
4, 6, 12, dan 24 bulan. mendapatkan pencairan dana dengan segera
• Deposito On Call Lembaga untuk bisa memenuhi kebutuhannya.
Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank • KMK Beragunan Simpanan (Swadana Lembaga)
dalam mata uang Rupiah maupun Valuta Kredit yang diberikan oleh Bank kepada nasabah
Asing yang penarikannya hanya dapat dengan agunan berupa penahanan sebagian
dilakukan pada waktu tertentu menurut atau seluruh dana Deposito/Giro/Tabungan
perjanjian antara nasabah dan bank yang Lembaga yang ditanamkan dalam Bank.
bersangkutan. Jangka waktu penempatan • Kredit Investasi BTN
Deposito On Call Lembaga adalah minimal 1 Kredit Investasi BTN adalah fasilitas kredit yang
(satu) hari dan maksimal 35 hari atau sesuai diberikan oleh Bank kepada badan usaha
kebutuhan nasabah. berbadan hukum dan badan usaha non badan
hukum, dalam rangka pembiayaan investasi,
3. PRODUK KREDIT KORPORASI baik investasi baru, perluasan, modernisasi atau
Kredit korporasi merupakan kredit yang diberikan rehabilitasi.
kepada Debitur berbentuk badan usaha berbadan • Refinancing
hukum (Perusahaan) dalam rangka memenuhi Refinancing adalah pemberian kredit investasi
kebutuhan modal kerja dan/atau kebutuhan untuk pembiayaan kembali atas aset produktif
investasi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Debitur/Calon Debitur yang telah berjalan dan
Rencana Bisnis Perusahaan. Skema Kredit Korporasi terlebih dahulu dibiayai dari biaya sendiri oleh
dapat diberikan dalam bentuk bilateral, sindikasi, Debitur/Calon Debitur atau pembiayaan dari
club deal, single borrower, dan co-borrower/joint- Bank yang telah dilunasi.
borrower. Adapun produk Kredit Korporasi dapat • Kredit kepada Kementerian/
diberikan dalam bentuk: Lembaga Pemerintah Republik Indonesia
• Kredit Modal Kerja (KMK) BTN Kredit Kepada Kementerian/Lembaga
Kredit Modal Kerja BTN adalah Kredit Modal Pemerintah Rl adalah jenis kredit yang diberikan
Kerja yang diberikan oleh Bank kepada badan Bank kepada debitur Kementerian dan Lembaga
usaha berbadan hukum maupun badan usaha Pemerintah Republik lndonesia, yang harus
non badan hukum dalam rangka pembiayaan dibayar kembali dengan persyaratan tertentu,
kebutuhan modal kerja perusahaan. sesuai dengan jangka waktu kreditnya.
• Kredit Modal Kerja (KMK) Properti BTN Pemberian kredit kepada Kementerian/
KMK Properti BTN adalah Kredit Modal Kerja yang Lembaga Pemerintah Rl dilakukan dalam rangka
diberikan oleh Bank kepada pengembang/ memfasilitasi kebutuhan penyediaan dana
developer berbentuk badan usaha badan Pemerintah melalui Pinjaman Dalam Negeri
(PDN).
116 Laporan Tahunan 2025
Page 117
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
• Term Loan Facility c. BSN Refinancing Rumah
Term Loan Facility adalah fasilitas kredit Pembiayaan yang diperuntukan bagi Nasabah
non revolving untuk pembiayaan Capital perorangan yang memenuhi persyaratan Bank
Expenditure dan/atau Operational Expenditure dalam rangka pembiayaan ulang/ refinancing
jangka menengah atau jangka panjang yang rumah, rumah toko, apartemen dan atau
pengembaliannya yang dapat dicicil/diangsur berikut tanah serta jenis properti lainnya kepada
sesuai dengan kemampuan keuangan debitur. calon nasabah perorangan, di mana Bank dan
• Corporate Line Facility Nasabah memberikan konstribusi modal yang
Corporate Line Facility adalah suatu bentuk disepakati bersama di mana pengalihan bagian
persetujuan penyediaan dana sejumlah batas kepemilikan (equity share) dari kepada nasabah
maksimal tertentu kepada peminjam dalam dengan menggunakan akad Musyarakah
jangka waktu tertentu berdasarkan hasil analisis Mutanaqisah.
dan evaluasi Bank. d. BSN Bangun Rumah
• Treasury Line Facility Pembiayaan yang diperuntukkan bagi pemohon
(kepada Non Lembaga Keuangan) perorangan dengan akad murabahah (jual beli)
Treasury Line Facility merupakan fasilitas yang dengan tujuan pembiayaan untuk membangun
diberikan oleh Bank kepada non lembaga dan atau merenovasi rumah, ruko, atau
keuangan untuk meng-cover transaksi Foreign bangunan lainnya yang dapat dikategorikan
Exchange Line, Fixed Income Line maupun sebagai tempat tinggal di atas tanah yang
fasilitas jenis lainnya yang lazim dilakukan oleh sudah dimiliki oleh Pemohon, baik untuk dipakai
Perbankan. sendiri maupun untuk disewakan.
e. BSN Kendaraan Bermotor
Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah* Pembiayaan kepada Nasabah perorangan
dengan akad murabahah (jual beli) dalam
* Sehubungan dengan persetujuan Pemisahan Unit Usaha Syariah rangka pemilikan kendaraan bermotor yang
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan diperuntukkan untuk kepentingan pribadi.
hak dan kewajiban kepada PT Bank Syariah Nasional, maka untuk f. BSN Gadai Emas
produk perbankan syariah sudah tidak menjadi bagian dari produk Pembiayaan kepada nasabah untuk memenuhi
Perseroan sejak tanggal 22 Desember 2025.
kebutuhan dana nasabah dengan berdasarkan
akad qardh (pinjaman tunai), rahn (gadai)
Produk Pembiayaan Syariah dan ijarah (sewa) yang diberikan Bank kepada
Nasabah berdasarkan kesepakatan dan disertai
Produk pembiayaan BSN dikategorikan menjadi dengan Surat Gadai.
Pembiayaan Konsumer dan Pembiayaan Komersial. g. BSN Multimanfaat
Uraian terkait Produk Pembiayaan Usaha Syariah Pembiayaan konsumtif perorangan dengan
dijabarkan sebagai berikut: akad murabahah dan kafalah bil ujroh yang
dapat digunakan untuk keperluan pembelian
1. Pembiayaan Konsumer berbagai jenis barang yang bermanfaat sesuai
a. BSN KPR Sejahtera kebutuhan seperti barang elektronik, furniture
Pembiayaan Kepemilikan Rumah Bersubsidi yang dan alat rumah tangga selain itu bisa juga seperti
diberikan oleh Bank kepada nasabah melalui paket biaya pendidikan, paket biaya pernikahan,
skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan paket biaya travelling (perjalanan wisata), paket
Perumahan (FLPP) yang disediakan oleh biaya umrah/haji plus, paket biaya kesehatan,
pemerintah berdasarkan prinsip Syariah. paket biaya jasa lainnya dan tidak bertentangan
b. BSN Pemilikan Rumah dengan hukum yang berlaku.
Pembiayaan kepada nasabah perorangan yang h. BSN Cicil Emas
memenuhi persyaratan Bank untuk pembelian Pembiayaan kepada nasabah perorangan
rumah, rumah toko, rumah kantor, apartemen dengan akad murabahah yang digunakan untuk
dan/atau berikut tanah serta jenis property pembelian emas batangan dengan cicilan tetap
lainnya untuk dimiliki, dihuni, atau dipergunakan selama jangka waktu.
sendiri dengan pilihan akad murabahah, i. BSN Multimanfaat Pegawai
dan akad istishna, atau akad Musyarakah Fasilitas pembiayaan consumer yang diberikan
Mutanaqisah (MMQ). kepada pegawai BSN untuk kepemilikan aset
bersama dalam rangka pembelian asset
property yang belum dimiliki Nasabah atau
dalam rangka pembiayaan ulang/refinancing
Laporan Tahunan 2025 117
Page 118
03 Profil Perusahaan
kepada calon nasabah yang telah memiliki usaha produktif, guna pembelian/pengadaan
property. Bank dan nasabah memberikan barang-barang modal beserta jasa yang
kontribusi modal dan pembebanan risiko diperlukan untuk aktivitas usaha/investasi
sesuai yang disepakati bersama serta dan dilaksanakan dengan akad berdasarkan
pengalihan bagian kepemilikan (equity share) prinsip Syariah serta dengan kewajiban bagi
dari Bank kepada nasabah dilakukan secara Nasabah untuk mengembalikan dana yang
bertahap sampai kepemilikannya secara diterima berikut imbalan bagi Bank (bagi hasil
sempurna berpindah kepada nasabah dengan atau margin) sesuai jangka waktu dan jadwal
menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah. pengembalian yang disepakati.
e. BSN IMBT
2. Pembiayaan Komersial Penyediaan dana dalam rangka memindahkan
a. BSN Yasa Griya hak guna atau manfaat dari suatu barang
Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan berdasarkan transaksi sewa dengan opsi
dana Nasabah berdasarkan akad kerja sama pemindahan kepemilikan barang setelah
antara Bank dengan nasabah untuk menjalankan berakhirnya masa sewa, baik dengan cara jual
suatu usaha kerja sama tertentu (syirkah) beli atau hibah, yang mana yang disepakati.
bersama dengan Nasabah yang menjalankan f. BSN Sindikasi
usaha produktif berupa pembangunan proyek Pembiayaan yang diberikan berupa sindikasi
perumahan dan dilaksanakan sesuai dengan dan/atau club deal dan/atau co financing
prinsip Syariah serta dengan kewajiban bagi oleh lebih dari satu atau sekelompok Lembaga
Nasabah untuk mengembalikan dana yang Keuangan Bank (LKB) dan/atau Lembaga
diterima berikut imbalan bagi Bank sesuai jangka Keuangan Bukan Bank (LKBB) kepada satu
waktu dan jadwal pengembalian yang disepakati. Nasabah yang jumlah Pembiayaannya terlalu
b. BSN Pemilikan Lahan besar apabila diberikan oleh satu LKB/LKBB saja.
Fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh Bank g. BSN Modal Kerja Kontraktor
kepada badan usaha berbadan hukum untuk Fasilitas Pembiayaan untuk memenuhi
pengadaan tanah dan/atau pengolahan tanah kebutuhan dana Nasabah berdasarkan kerja
untuk pembangunan rumah sederhana yang sama antara Bank dengan nasabah untuk
pembangunannya menggunakan fasilitas menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
pembiayaan konstruksi BTN iB dan dilaksanakan bersama dengan Nasabah guna menyelesaikan
sesuai dengan prinsip syariah serta dengan pekerjaan sesuai kontrak yang diperoleh
kewajiban bagi nasabah untuk mengembalikan Nasabah dari pihak ketiga. Dan dilaksanakan
dana yang diterima berikut imbalan (bagi hasil) dengan Akad berdasarkan Prinsip Syariah
bagi Bank sesuai jangka waktu dan jadwal serta dengan kewajiban bagi Nasabah untuk
pengembalian yang disepakati. mengembalikan dana yang diterima berikut
c. BSN Modal Kerja BTN imbalan bagi Bank sesuai jangka waktu dan
Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi jadwal pengembalian yang disepakati.
kebutuhan dana Nasabah berdasarkan akad h. BSN Linkage
kerja sama dengan Bank untuk menjalankan Fasilitas Pembiayaan untuk memenuhi
suatu usaha kerja sama tertentu (syirkah) kebutuhan dana Nasabah berdasarkan kerja
bersama dengan Nasabah yang menjalankan sama antara Bank dengan nasabah untuk
usaha produktif selain usaha pembangunan menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
proyek perumahan dan dilaksanakan dengan bersama dengan Nasabah, khusus untuk
akad berdasarkan prinsip syariah serta dengan disalurkan kembali oleh Nasabah kepada
kewajiban bagi Nasabah untuk mengembalikan anggota (end user) guna pembiayaan usaha
dana yang diterima berikut imbalan bagi Bank mikro dan kecil (produktif) dan/atau sektor
sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian konsumtif, dan dilaksanakan dengan Akad
yang disepakati. berdasarkan Prinsip Syariah serta dengan
d. BSN Investasi kewajiban bagi Nasabah untuk mengembalikan
Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi dana yang diterima berikut imbalan bagi Bank
kebutuhan dana Nasabah berdasarkan akad sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian
kerja sama antara Bank dengan nasabah untuk yang disepakati.
menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
bersama dengan Nasabah yang menjalankan
118 Laporan Tahunan 2025
Page 119
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Produk Simpanan Syariah g. BSN Tabungan Emas
Produk tabungan dengan akad “Mudharabah”
1. Giro Syariah yang memberikan kemudahan nasabah untuk
a. BSN Giro Berkah Wadiah berinvestasi melalui pembelian emas dengan
Produk simpanan dengan prinsip wadiah mendapatkan bagi hasil yang menguntungkan.
(titipan), untuk tujuan keperluan operasional 3. Deposito Syariah
keuangan nasabah dengan memberikan bonus a. BSN Deposito Berkah
yang menguntungkan bagi nasabah atas Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang
simpanannya guna memperlancar aktivitas aman, nyaman dan terpercaya dalam jangka
bisnis. waktu tertentu, berdasarkan prinsip mudharabah
b. BSN Giro Berkah Mudharabah (investasi). Deposito ini dapat diberikan kepada
Produk simpanan dengan prinsip mudharabah perorangan maupun lembaga.
mutlaqah dan mudharabah muqayyadah b. BSN Deposito On Call Berkah
(investasi), ditujukan untuk keperluan investasi. Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang
Nasabah akan mendapatkan bagi hasil yang aman dan terpercaya dalam jangka waktu yang
menguntungkan guna memperlancar aktivitas lebih singkat, berdasarkan prinsip mudharabah
bisnis. (investasi). Deposito ini dapat diberikan kepada
2. Tabungan Syariah perorangan maupun lembaga.
a. BSN Tabungan Berkah Wadiah
Produk simpanan dana dengan akad wadi’ah
(titipan), digunakan untuk keperluan transaksi Jasa dan Layanan
perbankan sehari-hari dengan memberikan
berbagai manfaat yang menguntungkan bagi Perbankan Konvensional
nasabah dan pengenaan biaya administrasi
yang tidak mengurangi pokok simpanan. Kartu Konsumer
b. BSN Tabungan Berkah Mudharabah a. Kartu Suka-Suka BTN
Produk simpanan dana berakad mudharabah Kartu Debit BTN dengan desain yang dapat
(investasi), ditujukan untuk keperluan disesuaikan dengan keinginan masing-masing
Investasi dengan memberikan bagi hasil yang nasabah atau komunitas yang dapat dipergunakan
menguntungkan dan bersaing bagi nasabah untuk transaksi belanja melalui EDC maupun debit
dan biaya administrasi tanpa mengurangi pokok online di berbagai merchant online di seluruh dunia.
simpanan. b. Kartu Debit BTN Visa Contactless
c. BSN Tabungan Haji dan Umroh Kartu Debit yang dapat bertransaksi dengan
Produk simpanan yang ditujukan untuk menggunakan teknologi nirkontak yang
mewujudkan niat Ibadah Haji dan Umroh memungkinkan nasabah melakukan transaksi
nasabah dengan akad “Mudharabah” dengan hanya mendekatkan kartu pada mesin EDC
(investasi) dengan memberikan bagi hasil yang Contactless tanpa harus menggunakan PIN.
menguntungkan dan kompetitif. c. Kartu Blink BTN
d. BSN TabunganKu Kartu BLINK BTN adalah Kartu BTN berbasis Uang
Produk simpanan dengan akad “Wadiah” Elektronik yang dapat digunakan untuk bertransaksi
(titipan) dengan persyaratan mudah dan ringan. di ribuan akseptansi berlogo e-money antara lain:
Diterbitkan secara bersama-sama oleh bank- Tol, Moda Transportasi Transjakarta dan Kereta
bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya Commuterline, Perparkiran dan lain sebagainya.
menabung serta meningkatkan kesejahteraan
masyarakat. Segmentasi Layanan Nasabah
e. BSN Tabungan Qurban 1. Wealth Management
Produk simpanan yang ditujukan untuk Wealth Management BTN merupakan unit bisnis
mewujudkan niat ibadah qurban dengan akad yang mengelola layanan keuangan untuk segmen
“Mudharabah” (bagi hasil), dengan memberikan nasabah prima, mencakup layanan BTN Prioritas,
bagi hasil yang menguntungkan dan kompetitif. BTN Private, dan PLUS by BTN Prioritas.
f. BSN Tabungan Simpanan Pelajar a. Layanan BTN Prioritas
Tabungan Rupiah untuk siswa yang diterbitkan BTN Prioritas adalah layanan eksklusif bagi
bersama oleh BSN dan bank-bank di Indonesia nasabah dengan Asset Under Management
dengan persyaratan mudah dan sederhana (AUM) mulai dari Rp500 juta, mengusung Unique
serta fitur yang menarik dalam rangka edukasi Value Proposition (UVP): “Defining Your Priority”.
dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya
menabung sejak dini.
Laporan Tahunan 2025 119
Page 120
03 Profil Perusahaan
Layanan ini menghadirkan solusi finansial yang • Banking Privilege
relevan, berkesinambungan, dan berjangka Safe deposit box, bebas biaya transaksi
panjang melalui: mobile banking, konsultasi pajak, konsultasi
• Solusi Produk: pendidikan ke luar negeri, meeting room
Tabungan Perorangan, Deposito Perorangan, reservation.
Giro Perorangan, Surat Berharga Negara, • Concierge Service
Reksa Dana, Produk Bancassurance, dan Airport lounge, airport handling, airport
Layanan Foreign Exchange. transfer domestik dan internasional, medical
• Service Privilege: check up.
Dedicated Priority Banking Manager, • Kupon Membership
e-Consolidated Statement, layanan Untuk anda yang secara rutin menikmati hobi
e-channel, concierge service, airport lounge olahraga seperti Golf hingga membership
& handling, konsultasi pendidikan dan pajak, hotel dan restoran pilihan.
loyalty reward melalui PLUS by BTN Prioritas, • Hadiah Hari Istimewa
serta konsultasi pendidikan luar negeri. untuk melengkapi hari istimewa Anda,
• Product Privilege: tersedia dalam berbagai variasi hadiah
Kartu Debit BTN Prioritas Visa Platinum, Safe mulai dari gadget dan electronics, aksesoris
Deposit Box (SDB), BTN Mobile, Program gadget, headphone dan audio, jam tangan,
Spesial Penempatan Dana, KPR Prioritas, dan elektronik rumah tangga, paket data,
program Member Get Member. e-voucher, perlengkapan rumah tangga,
b. Layanan BTN Private games dan hobby, health dan beauty hingga
BTN Private ditujukan bagi High Net Worth hampers dan cake.
Individual (HNWI) dan Ultra High Net Worth
Individual (UHNWI) dengan AUM minimal Rp15 2. BTN Prospera
miliar, mengusung Unique Value Proposition BTN Prospera adalah solusi yang dirancang khusus
(UVP) : “Elevate Your Legacy”. Diluncurkan oleh BTN untuk segmen Emerging Affluent (EA)
pada Triwulan IV 2025, layanan ini berfokus pada: dengan Asset Under Management (AUM) mulai
• Solusi keuangan yang dipersonalisasi dan dari Rp 100juta sd Rp 500juta. Selaras dengan misi
eksklusif. BTN untuk mendukung pertumbuhan finansial
• Dedicated advisory relationship manager dan aspirasi gaya hidup, BTN Prospera hadir
yang profesional. dengan brand promise “Unlocking Your Potential”,
• Penawaran produk dan layanan berbasis menyediakan produk inovatif, manfaat gaya hidup,
legacy planning dan value creation. dan solusi perbankan eksklusif yang sesuai dengan
c. PLUS by BTN Prioritas kebutuhan dan impian nasabah.
PLUS by BTN Prioritas adalah platform
loyalty berbasis website dengan konsep BTN Prospera dirancang untuk tiga persona utama:
membership, yang dapat diakses melalui 1. The Dream Chaser: Pengusaha dan profesional
www.definingyourpriority.com. Level membership yang fokus pada pertumbuhan bisnis dan
berdasarkan FUM (Fund Under Management): perluasan kekayaan.
• Gold: Rp500 juta – < Rp2 miliar 2. The Family Fighter: Nasabah yang
• Platinum: Rp2 miliar – < Rp5 miliar memprioritaskan stabilitas keuangan dan
• Titanium: Rp5 miliar – < Rp10 miliar membangun warisan untuk keluarga mereka.
• Prime: ≥ Rp10 miliar 3. The Lifestyle Pursuer: Individu mapan yang
Fitur Utama PLUS: mencari manfaat gaya hidup eksklusif dengan
• Special Offers kesadaran kesehatan yang tinggi.
Cashback Pembuatan Single Investor ID (SID),
Penempatan Dana dengan Special Benefit Proporsi utama dan inovasi dari BTN Prospera saat
• Pilihan Loyalty Reward ini yaitu:
Sebagai bentuk apresiasi kami untuk nasabah 1. Keistimewaan gaya hidup eksklusif: akses
loyal, kami hadirkan berbagai variasi pilihan gratis ke berbagai airport lounge di kota-kota
hadiah mulai dari gadget dan electronics, besar di Indonesia, baik terminal domestik dan
aksesoris gadget, headphone dan audio, jam internasional. Hadiah ulang tahun atau hari raya
tangan, elektronik rumah tangga, paket data, keagamaan, serta hadiah loyalitas tahunan
e-voucher, perlengkapan rumah tangga, yang dapat diakses melalui balé SuperApp.
games dan hobby, health dan beauty hingga 2. Program pendukung gaya hidup sehat: akses
hampers dan cake. ke acara maraton tahunan bergengsi yaitu BTN
Jakarta International Marathon.
120 Laporan Tahunan 2025
Page 121
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
3. Layanan pendukung pertumbuhan bisnis: 7. Electronic Data Capture (EDC)
memenuhi kebutuhan Nasabah wiraswasta Layanan selayaknya mesin ATM mini yang berfungsi
dalam mengembangkan bisnisnya melalui sebagai sarana penyedia transaksi dan alat
produk tabungan bisnis dan layanan Internet pembayaran yang penggunaannya dengan cara
Banking Bisnis (IBB), sesi bisnis mentoring, dan memasukkan kartu (dip) atau menggesek (swipe)
perjalanan bisnis ke perusahaan terkemuka lokal kartu ATM (Kartu Debit atau Kredit) dalam suatu
dan internasional. bank atau antar bank serta dilengkapi fasilitas
4. Layanan berorientasi keluarga: Program pembayaran lainnya yang terkoneksi secara real
Prospera Family memberikan manfaat bagi time online.
anggota keluarga nasabah, melalui berbagai 8. balé merchant
produk dan fitur yang dapat membantu keluarga balé merchant merupakan aplikasi berbasis web/
dalam mencapai tujuan keuangan dan masa aplikasi yang mendukung transaksi finansial
depan keluarga. merchant BTN. Fitur-fitur pada balé merchant yaitu
5. Promosi Kartu Debit Eksklusif: Kartu Debit BTN dashboard (informasi transaksi harian dan bulanan),
Prospera memberikan batas transaksi yang notifikasi Aplikasi BTN merchant yang terjadi secara
lebih tinggi, promosi merchant eksklusif dan real time, histori transaksi, pencatatan transaksi,
akses digital yang seamless. generate QR, informasi pemilihan menu check out.
9. Branchless Banking (balé agen)
BTN Prospera terus memimpin inovasi dalam Layanan produk dan jasa perbankan tanpa kantor
perbankan ritel dengan menggabungkan solusi melalui kerja sama keagenan Bank dan Kantor Pos
finansial dengan manfaat gaya hidup dan bisnis yang bertindak untuk dan atas nama Bank dalam
yang bermakna. Program ini tetap menjadi rangka memperluas jangkauan dan kemudahan
penggerak utama visi BTN untuk membuka potensi layanan transaksi perbankan bagi masyarakat serta
penuh Nasabah di segmen Emerging Affluent yang didukung sarana jaringan teknologi informasi.
terus berkembang di Indonesia. 10. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)
3. ATM Standardisasi pembayaran menggunakan metode
Layanan Automatic Teller Machine (ATM) yang QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi
dapat melayani penarikan tunai dengan denominasi dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan
Rp50.000 dan Rp100.000 yang tersebar di seluruh terjaga keamanannya.
wilayah Kantor Cabang Perseroan dan lokasi- 11. Virtual Branch
lokasi premium seperti Galeri ATM di Mall, pusat BTN Virtual Branch membawa kemudahan baru bagi
perbelanjaan, perkantoran, pasar dan perumahan Nasabah BTN. Nasabah tidak perlu berlama-lama
sehingga makin memudahkan bagi nasabah dalam di Outlet BTN untuk melakukan transaksi di Teller
bertransaksi serta didukung jaringan yang online 24 dan Customer Service, cukup melakukan pengisian
jam. e-form secara online dimana saja dan dari mana
4. Cash Recycling Machine (CRM) saja sebelum melakukan transaksi di Outlet BTN.
Layanan mesin ATM yang dapat menerima setoran 12. balé community
tunai dan tarik tunai dengan denominasi uang balé community merupakan platform BTN yang
Rp50.000 dan Rp100.000 dan dapat melayani dikelola oleh debitur guna mempermudah pengelola
transaksi perbankan lainnya dengan cepat dan real komunitas dalam mengelola tagihan dari komunitas
time. yang dimilikinya. Penghubung antara penghuni
5. Super App balé by BTN dan pengelola dalam proses pembayaran tagihan,
balé by BTN berfungsi sebagai solusi perbankan parkir, pertukaran informasi sampai dengan keluhan
dengan konsep super app one stop shop financial atau pengaduan.
solution yang menggabungkan berbagai layanan 13. balé properti
e-channel BTN dalam satu aplikasi yang praktis, balé properti adalah platform milik BTN yang
aman, dan nyaman. Dengan menggunakan gadget, hadir untuk mendampingi setiap langkah, baik
nasabah dapat dengan mudahnya melakukan individu maupun pebisnis, dalam mewujudkan
berbagai layanan perbankan secara realtime impian di bidang property, dari mencari rumah
dimanapun dan kapanpun. hingga memiliki hunian melalui KPR online, atau
6. balé bisnis mengembangkan usaha dengan kredit produktif.
Layanan yang memfasilitasi Nasabah Tabungan Fitur-fiturnya adalah simulasi angsuran, pengajuan
BTN Bisnis untuk menjalankan dan mengembangkan KPR/KPA secara online, online live chat 24 jam, serta
usaha yang dimilikinya. balé bisnis memberikan fitur-fitur lainnya. balé properti juga melengkapi
kemudahan bagi Nasabah dalam mengelola fiturnya dengan teknologi 4D Tour Service yang
keuangan dan bertransaksi menggunakan fitur-fitur memungkinkan calon debitur mendapatkan
yang disediakan. gambaran real terhadap unit properti yang dipilih.
Laporan Tahunan 2025 121
Page 122
03 Profil Perusahaan
balé properti dapat diakses pada btnproperti.co.id c. Payment Management
dan balé by BTN untuk balé properti komersial dapat Payment management merupakan bentuk kerja
diakses pada komersial btnproperti.co.id. sama bank dengan nasabah untuk membantu
14. balé developer nasabah mengelola pembayaran dan tagihan
balé developer dapat digunakan oleh developer seperti;
yang telah bekerja sama dengan BTN. Melalui • Edu Payment/SPP Online BTN
sistem ini, pengembang dapat mengakses dan • Edu Payment merupakan layanan bagi
mengelola data proyek, melakukan pengajuan, lembaga pendidikan berupa penerimaan
serta pemantauan proses KPR secara digital dan setoran biaya pendidikan dan biaya lainnya
terintegerasi. yang terkait dengan penyelenggaraan
15. BTN Open API pendidikan secara online real time.
BTN Open API adalah layanan Application • Bill Payment (Pembayaran tagihan telepon,
Programming Interface (API) yang disediakan oleh listrik, air, gas dan lainnya).
Perseroan untuk memungkinkan integrasi sistem - Pembayaran Pajak
mitra dengan layanan perbankan Perseroan secara - Pembayaran pembelian produk
aman, terstandar, dan real time, guna mendukung Pertamina
pengembangan ekosistem digital, otomasi - Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan
transaksi, serta penciptaan produk dan layanan - Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
keuangan yang lebih inovatif. - Pembayaran Pensiun (Taspen dan
16. Jasa dan Layanan Perbankan Lainnya ASABRI)
Selain menyalurkan kredit dan menghimpun dana - Pembayaran Tagihan Rumah Sakit
pihak ketiga, Perseroan juga menyediakan layanan - Bank Operasional I dan II
konsumer lainnya untuk meningkatkan Fee Based d. Payroll Service BTN
Income, seperti pengiriman uang dalam dan Payroll Service merupakan jasa layanan Bank
luar negeri, penukaran uang valuta asing, kotak kepada Perusahaan/Lembaga dalam mengelola
penyimpanan (safe deposit box), pembayaran pembayaran gaji atau honor serta kebutuhan
tagihan (telepon, listrik dan air), pembayaran finansial lainnya.
internet dan TV berlangganan, pembelian tiket e. balé Poin
penerbangan dan tiket kereta api, serta Isi ulang balé Poin adalah program loyalitas Nasabah
pulsa. Selain itu, sebagai penyedia solusi total dengan hadiah poin reward dimana nasabah
perbankan kepada nasabah lembaga, Perseroan akan mendapatkan poin reward setiap kali
menyediakan berbagai jasa dan layanan bagi melakukan transaksi atau aktivitas tertentu,
nasabah lembaga antara lain: seperti menabung, berinvestasi, atau
a. Virtual Account BTN menggunakan layanan bank lainnya. Poin-
Layanan bagi nasabah Giro Lembaga BTN poin yang terkumpul tersebut kemudian dapat
berupa account virtual yang dapat digunakan ditukarkan dengan berbagai macam hadiah
oleh pelanggan/mitra dari nasabah lembaga atau keuntungan, seperti diskon, barang,
tersebut untuk melakukan pembayaran tagihan voucher, atau layanan khusus.
menggunakan kartu bank manapun dan
nasabah lembaga dapat melakukan monitoring Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah*
penerimaan pembayaran secara online real
time terhadap hasil pembayaran pelanggannya. * Sehubungan dengan persetujuan Pemisahan Unit Usaha Syariah
b. Transfer Management PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan
Transfer Management merupakan layanan bank hak dan kewajiban kepada PT Bank Syariah Nasional, maka untuk
kepada nasabah Lembaga untuk membantu jasa dan layanan perbankan syariah sudah tidak menjadi bagian
nasabah melakukan transfer dana lembaga dari jasa dan layanan Perseroan sejak tanggal 22 Desember 2025.
secara online, baik Inhouse Transfer (antar
rekening), Domestic transfer (LLG/Clearing dan 1. BSN Kartu Debit
RTGS), dan International Fund Transfer (transfer Fasilitas layanan kartu yang memberikan
ke bank lain baik di dalam maupun luar negeri kemudahan bagi nasabah melalui ATM seperti
dalam mata uang asing). Transfer dapat tarik tunai dan transfer, dapat dilakukan di seluruh
dilakukan dalam single currency (kode mata jaringan ATM BTN, Link, ATM Bersama, Prima, Visa
uang yang dikirim sama dengan kode mata dan Plus serta berbelanja di toko-toko berlogo Visa
uang yang diterima), dan multi currency (kode di dalam dan luar negeri.
mata uang yang dikirim tidak sama dengan
kode mata uang yang diterima).
122 Laporan Tahunan 2025
Page 123
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2. BSN Cash Management System 7. BSN Garansi Bank
Layanan berbasis internet dengan menggunakan Jasa yang diberikan oleh Bank berupa jaminan
aplikasi web-browser yang berguna untuk pembayaran sejumlah uang tertentu yang diberikan
membantu nasabah dalam mengelola kegiatan kepada pihak yang menerima jaminan untuk
perbankan secara mandiri, efektif dan efisien. suatu kepentingan transaksi/proyek tertentu yang
3. BSN Payroll akan dijalankan Nasabah dengan akad “Kafalah”
Layanan bagi perusahaan, lembaga atau (Garansi).
perorangan dalam mengelola pembayaran gaji, 8. BSN Safe Deposit Box
THR, bonus dan kebutuhan finansial lainnya yang Tempat dalam bentuk boks yang dirancang khusus
bersifat rutin bagi karyawan. dengan ukuran tertentu dan dilengkapi sistem
4. Penerimaan Biaya Perjalanan Haji pengamanan untuk menjamin keamanan barang
Fasilitas yang memberikan kepastian dan berharga atau dokumen penting yang disimpan
kemudahan untuk mendapatkan porsi keberangkatan dari bahaya kebakaran, perampokan, dan lainnya.
ibadah haji dengan sistem online dari Siskohat. Akad yang digunakan adalah “Ijarah” (Sewa).
5. BSN SPP Online 9. balé Syariah by BSN
Layanan bagi Perguruan Tinggi/Sekolah dalam Aplikasi perbankan bagi nasabah BSN untuk
menyediakan delivery channel menerima setoran memudahkan transaksi pembelian, pembayaran,
biaya-biaya pendidikan secara real time dan online. transfer dan akses informasi rekening dari perangkat
6. BSN Program Pengembangan Operasional seluler.
Program yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah 10. BSN Virtual Account
lembaga dalam bentuk dana, barang, maupun Layanan yang memberikan kemudahan
fasilitas lainnya untuk mendukung kelancaran pembayaran dengan memberikan nomor
operasional Nasabah dengan persyaratan tertentu identifikasi pembayaran.
yang disepakati Bank dan Nasabah dengan tetap 11. Bancassurance
berpegang pada prinsip kehati-hatian dan Tata Aktivitas kerja sama pemasaran antara Bank
Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate dengan Perusahaan Asuransi yang menggunakan
Governance (GCG). prinsip syariah dalam rangka Produk Asuransi
Syariah melalui jaringan distribusi bank.
Laporan Tahunan 2025 123
Page 124
03 Profil Perusahaan
WILAYAH
OPERASIONAL
5
8
2
3
6
1
7 4
Tabel Jaringan Kantor per Wilayah Tahun 2025
1 2 3
Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kantor Wilayah
Jenis Kantor
Jawa Barat Jakarta I Jakarta II
Kantor Wilayah 1 1 1
Kantor Cabang 10 11 8
Kantor Cabang Pembantu 79 100 90
Kantor Fungsional - - 1
Kantor Cabang Syariah 5 3 3
Kantor Cabang Pembantu Syariah 11 9 6
Kantor Kas Syariah - - -
Payment Point Syariah - - -
Outlet & Lounge BTN Prioritas 6 11 12
ATM & CRM 336 342 263
124 Laporan Tahunan 2025
Page 125
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Data Jaringan Kantor Tahun selama 5 (lima) tahun terakhir
Jenis Kantor 2025 2024 2023 2022 2021
Kantor Wilayah 8 8 6 6 6
Kantor Cabang 82 82 81 80 79
Kantor Cabang Pembantu 548 536 541 537 543
Kantor Kas - - - - -
Payment Point - - - - -
Kantor Fungsional 4 4 3 3 58*
Kantor Layanan Setara KCP - - - 2 2
Mobil Kas Keliling (BTNMove) - - - - 51
Total Jaringan Kantor Konvensional 642 630 631 628 739
Kantor Cabang Syariah 35 35 34 30 29
Kantor Cabang Pembantu Syariah 83 75 75 69 61
Kantor Kas Syariah - - - 5 7
Payment Point Syariah - - - 6 12
Total Jaringan Kantor Syariah 118 110 109 110 109
*) Memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Bank Umum, terdapat penyederhanaan
pencatatan jaringan kepada Regulator OJK yaitu Kantor Bank yang berada di bawah Kantor Cabang hanya Kantor Cabang Pembantu dan Kantor
Fungsional sehingga terdapat penyetaraan status Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu
4 5 6 7 8
Kantor Wilayah
Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kantor Wilayah Kantor Wilayah
Sulawesi,
Jatim, Bali, Nusra Sumatera Jateng & DIY Kalimantan
Maluku, Papua
1 1 1 1 1
16 11 11 8 7
79 74 38 56 32
- 1 - 2 -
4 10 3 4 3
14 21 2 16 4
- - - - -
- - - - -
9 9 5 5 5
330 307 167 213 133
Laporan Tahunan 2025 125
Page 126
03 Profil Perusahaan
STRUKTUR
ORGANISASI
Rapat Umum
Pemegang Saham
Direktur Utama
Nixon L. P. Napitupulu
Wakil Direktur Utama
Oni Febriarto Rahardjo
Corporate Treasury & Information
Consumer Network & Retail Commercial
Banking Director International Technology
Banking Director Funding Director Banking Director
Helmy Afrisa Banking Director Director
Hirwandi Gafar Rully Setiawan Hermita Tan Jacky Chen
Nugroho* Venda Yuniarti
SEVP Digital SEVP Assets
Business Management
Thomas Benjamen
Wahyudi Sihombing
Subsidized Digital Banking Business Treasury IT Strategic Consumer
Sales & Product
Corporate Collection, Recovery
Mortgage Banking Nur Planning
Distribution Development Banking & Asset Sales 1
Umi Bramantyo Khasanah Joko
Wiji Astuti Tresia Sri Astuti Laloria Novelina
Hardinajati Tri Adi Christianto
Sarumpaet Nugroho Pardede
Financial
Mortgage & Retail Institutional Institution & IT
Secured Loan Funding Banking 1 Capital Market Development Consumer
Digital Banking Commercial
Frengky R. Wahyu B. Collection, Recovery
Sri Sales Banking Erwinta Joko
Witjaksono & Asset Sales 2
Soekminiarni Rosadrian Utaminingsih Siswadi Christianto
Perangin- Ricky RS Roganda Sahat
Angin Pattinggi Procurement Mangapul Siahaan
Personal Wholesale IT Operations
& Fixed Asset
Banking Transaction
Institutional Management Ghulam Commercial Asset
Nurkholis Wealth Grenardy
Banking 2 Wahyudi Mahdi Management
Wahyudi Management Arief
Denny Joko Muharram Didi Rusliyadi
Meru
Arumdalu Kriswana Santoso
IT Security
Budi
Regional
Hariyanto
Offices
• Branch
Offices
Asset & Liability IT Steering Risk Management Human Capital Credit Policy Credit Business
Committee Committee Committee Committee Committee Committee Committee
Committee Board SEVP Division Distribution
Garis Komando Garis Koordinasi
*Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
126 Laporan Tahunan 2025
Page 127
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sejalan dengan transformasi bisnis yang telah dilakukan Perseroan, maka Direksi telah melakukan penyesuaian
terhadap struktur organisasi agar proses eksekusi inisiatif bisnis dan operasional dapat berjalan efektif melalui Surat
Persetujuan Komisaris No. 205/KOM/BTN/XII/2025 perihal Persetujuan Arahan Atas Perubahan Struktur Organisasi
Kantor Pusat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tanggal 19 Desember 2025. Berikut adalah Struktur Organisasi
Perseroan per 31 Desember 2025.
Dewan Komisaris
Audit
Committee
Operations Risk Finance & Human Capital
Director Management Strategy Director & Compliance Remuneration
Director Director & Nomination
I Nyoman Nofry Rony Committee
Sugiri Yasa Setiyo Wibowo Poetra Eko Waluyo
Risk Monitoring
Committee
SEVP
Credit Risk
Henri Ari
Wibawa
Customer Wholesale Corporate Internal
Experience Credit Risk Policy & Procedure Strategy & Human Capital
Audit
Lusiana Anjarsari Planning Strategy
Eko Hapsoro Agus Hendratno
Susilo Sumaryono Erwin Dwi Aldo Bimantoro
Tri Wibowo
Kusuma
Credit Retail Enterprise & ESG Corporate
Operations Credit Risk Risk Management Finance & Human Capital
Secretary
Wilson Arafat Accounting Management
Adee Achmad Ramon
Indriana D Zuchridin Yenny Herlina Rahmayati
Armando
Digital & Operations
Digital Risk Management Marketing
Operations Investor Human Capital
Makhadir Relations & Business Partner Communication
Rahmad Mukhamad Research Farida
Budi Santoso Didik Sudibyo
Eka Savitri Andriani W
Transformation
Central & Partnership Learning
Operations Data Management
Management
Management
Fatoni Erika Ade Surya
& Analytics
Hudhori Lesmana
Indra
Hidayatullah
Compliance &
Governance
Hasta Nugraha
Utomo
Legal
Satrijo Katri
Wilargo
Transformation Intergrated Risk Capital &
ESG Bank Syariah
Steering Management Subsidiary
Committee Nasional
Committee Committee Committee
Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
1. Komite Audit: Pietra Machreza Paloh, Ida Nuryanti, Panangian 3. Komite Pemantau Risiko: Panangian Simanungkalit, Suryo
Simanungkalit, Endang A. Suprijatna, Indra Jaka Aprilyanta. Utomo, Dwi Ary Purnomo, Ignace Widiatmoko, Pamuji
2. Komite Remunerasi dan Nominasi: Ida Nuryanti, Suryo Gesang Raharjo.
Utomo, Dwi Ary Purnomo, Fahri Hamzah, Nurhayati
Saadah, Panangian Simanungkalit, Pietra Machreza Paloh, Nama Komite di bawah Direksi terdapat pada Bab Corporate
Rahmayati. Governance.
Laporan Tahunan 2025 127
Page 128
03 Profil Perusahaan
DAFTAR KEANGGOTAAN ASOSIASI
Pentingnya peran organisasi maupun asosiasi bagi asosiasi/perhimpunan ini, Perseroan bisa berbagi isu
suatu perusahaan mendorong Perseroan untuk ikut dan kebijakan tentang industri perbankan, termasuk
serta aktif dalam keanggotaan organisasi atau asosiasi dampak dan peluangnya bagi perbankan pada
terutama di Indonesia. Perseroan bergabung dengan jangka pendek, menengah maupun panjang. Selama
berbagai asosiasi/perhimpunan yang sesuai dengan tahun 2025, Perseroan bergabung dengan asosiasi/
kiprahnya dalam industri perbankan, termasuk dalam perhimpunan berikut:
statusnya sebagai BUMN. Dengan bergabung di dalam
Nama Asosiasi Kedudukan dalam Asosiasi
NASIONAL
Bendahara dan Anggota Bidang Pengembangan Kajian Ekonomi
Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
Perbankan
Wakil Sekretariat Jenderal I dan Ketua Bidang Kewilayahan
Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
serta Anggota Bidang Kewilayahan
Forum Human Capital Indonesia BUMN Anggota
Sekretaris Il : Ibu Venda Yuniarti - Direktur Treasury & International
Himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA) Banking, Koordinator Bidang Komunikasi: Bapak Rully Setiawan -
Direktur Network & Retail Funding
Forum Humas BUMN Anggota
Asosiasi Emiten Indonesia Anggota
Konsorsium Data Kerugian Eksternal (KDKE) Anggota
Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI) Anggota
Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP) Anggota
Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan
Anggota
Indonesia (LAPSPI)
Ikatan Auditor Intern Bank Anggota
Perhimpunan Audit Internal Indonesia Anggota
Forum Hukum BUMN Anggota
Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO) Anggota
Forum Komunikasi Direktur Operasional Anggota
SRIKANDI BUMN Anggota
Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN) Anggota
Asosiasi Wali Amanat Indonesia Anggota - Komite Edukasi
Ikatan Komite Audit Indonesia Ketua Dewan Pengurus
Organisasi Profesi Pasar Modal Indonesia (Propami) Anggota
Asosiasi Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia
Anggota
(APUVINDO)
Association Cambiste Internationale (ACI) - Financial
Anggota
Markets Association (FMA)
Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI) Anggota
INTERNASIONAL
World Saving Bank Institution (WSBI) Anggota Asia - Pasific Regional Group
The Institute of Internal Auditor (IIA)-lndonesia Chapter Anggota
United Nations Environment Programme Finance Initiative
Anggota
(UNEP FI)
Asia Pacific Loan Market Association (APLMA) Anggota
Asian Venture Philanthropy Network Anggota
Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF) Anggota
128 Laporan Tahunan 2025
Page 129
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PROFIL
DIREKSI
NIXON L. P. NAPITUPULU
Direktur Utama
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
56 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
17 Maret 2017 – 02 Maret 2022, Periode Pertama
02 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 5.399.000 lembar saham/0,0384696%
Riwayat Pendidikan Jabatan Rangkap
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, Medan (1994). • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Aset dan
Liabilitas BTN
Sertifikasi • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Pengarah
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR Teknologi Informasi BTN
(Penyelarasan 2024). • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Human Capital
• Treasury Dealer Level Advance oleh LSPP (2023). BTN
• Ketua merangkap Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan
Riwayat Jabatan Talenta A1
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Kebijakan
Dasar Hukum Pengangkatan Perkreditan atau Pembiayaan BTN
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
sejak 17 Maret 2017 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite ESG BTN
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif • Ketua merangkap anggota tetap Komite Capital
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 25 Juli 2017. and Subsidiary BTN
Menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sejak 10 Maret 2021 Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan sebagai Direktur Utama.
(RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) tanggal 19 Mei 2021 dan dipercaya untuk Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
menjabat kembali pada periode ke-2 sebagai Wakil Direktur Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
Utama Perseroan berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada tanggal Pengalaman Kerja
02 Maret 2022. Kemudian menjabat sebagai Direktur Utama • Direktur Utama BTN (Maret 2023 – saat ini).
Perseroan sejak tanggal 16 Maret 2023 melalui Keputusan • Wakil Direktur Utama BTN (Maret 2021 – Maret 2023).
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan • Plt. Direktur Utama BTN (Desember 2020-Maret 2021).
dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan sesuai • Direktur Finance, Planning, and Treasury BTN
dengan pengangkatan berdasarkan Keputusan RUPST Tahun (November 2019-Maret 2021).
Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022 dan dinyatakan efektif oleh • Direktur Finance, Treasury, and Strategy BTN
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 7 Juni 2023. (Agustus 2019 – November 2019).
• Direktur Collection and Asset Management merangkap
Plt. Direktur Finance, Treasury, and Strategy BTN
(Mei 2019 – Agustus 2019).
• Direktur Collection and Asset Management BTN
(Maret 2018 – Mei 2019).
• Direktur Collection, Asset Management, and Legal BTN
(Maret 2017-Maret 2018).
• Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen Pos
(Mei 2015- Maret 2017).
• Head of Tim Transisi Bank Joint Venture PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2015).
• Head of Priority Project Bank Joint Venture PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2014-2015).
• Group Head Corporate Secretary Group PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk (2013-2014).
Laporan Tahunan 2025 129
Page 130
03 Profil Perusahaan
ONI FEBRIARTO RAHARDJO
Wakil Direktur Utama
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Tangerang Selatan, Indonesia
Usia
54 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
24 Maret 2015 – 27 November 2019, Periode Pertama
16 Maret 2023 – RUPS Tahun 2028, sebagai Wakil Direktur Utama:
Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 1.149.100 lembar saham/0,0081877%
Riwayat Pendidikan Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Teknik Kimia, Universitas Diponegoro, Semarang • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
(1994). • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
• Magister (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi Manajemen PPM, • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
Jakarta (1997).
• Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
Sertifikasi • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Pembiayaan BTN
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
(Penyelarasan 2024).
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Riwayat Jabatan • Anggota Tetap Komite ESG BTN
• Anggota tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
Dasar Hukum Pengangkatan
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
sebagai Wakil Direktur Utama.
sejak 24 Maret 2015 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 19 Mei 2015.
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
Selanjutnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan
lain.
sejak 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif Pengalaman Kerja
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.
• Wakil Direktur Utama BTN (Maret 2023 - saat ini)
• Wakil Direktur Utama Perum Perumnas (Mei 2020 - Maret 2023)
• Plt Direktur Utama BTN (Agustus 2019 - November 2019)
• Direktur Commercial Banking BTN (Maret 2015 - Agustus 2019)
• Small & Micro Lending Division Head BTN (Maret 2013 - Maret
2015)
130 Laporan Tahunan 2025
Page 131
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
SETIYO WIBOWO
Direktur Risk Management
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Tangerang Selatan, Indonesia
Usia
45 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 2.889.100 lembar saham/0,0205858%
Riwayat Pendidikan Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung, • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
Bandung (1999). • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
• Magister (S2) MBA in Finance & Banking, KDI School of Public • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Manajemen
Policy and Management, Korea Selatan (2009). Risiko BTN
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
Sertifikasi
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR
• Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
(Penyelarasan 2024).
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Riwayat Jabatan Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
Dasar Hukum Pengangkatan • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Pengarah
sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Transformasi BTN
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
• Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Manajemen
tanggal 03 Juli 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan hormat
Risiko Terintegrasi BTN
dan diangkat kembali sebagai Direktur Risk Management
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham • Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
Perseroan Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024. Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
sebagai Direktur Risk Management.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
Pengalaman Kerja
• Direktur Risk Management BTN (Maret 2022 - saat ini).
• Direktur Risk Management and Transformation BTN
(2021 - Maret 2022).
• Direktur Enterprise Risk Management, Big Data, and Analytics
BTN (2019 - 2021).
• Group Head Consumer Credit Risk & Analytics PT Bank
Mandiri (Persero) Tbk (2018 - 2019).
• Group Head Credit Portfolio Risk PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (2017 - 2018).
Laporan Tahunan 2025 131
Page 132
03 Profil Perusahaan
HIRWANDI GAFAR
Direktur Consumer Banking
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Barat, Indonesia
Usia
57 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 2.759.714 lembar saham/0,0196639%
Riwayat Pendidikan Jabatan Rangkap
Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung, Bandung • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
(1992). • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
Sertifikasi • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR • Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1
(Penyelarasan 2024). • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
• Executive Risk Management Refresher Program ESGRC oleh atau Pembiayaan BTN
LPPI (2024). • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• International Risk Management Refreshment & Wealth • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
(2022). sebagai Direktur Consumer Banking.
• Pelatihan Dasar Perbankan Syariah/PDPS oleh PEBS (2020).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Riwayat Jabatan Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya Pengalaman Kerja
sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum • Direktur Consumer Banking BTN (2025 – saat ini).
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan. Dinyatakan
• Direktur Consumer BTN (Maret 2022 – 2025).
efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 28
Agustus 2020 dan efektif sebagai Direktur Unit Usaha Syariah • Direktur Unit Usaha Syariah BTN (2020 – 2025)
pada tanggal 2 Maret 2021. Selanjutnya diberhentikan dengan • Direktur Consumer and Commercial Lending BTN
hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur Consumer (2019 - Maret 2022).
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham • Commercial Lending Division Head BTN (2019).
Perseroan Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024.
• Subsidized Mortgage Lending Division Head BTN (2019).
132 Laporan Tahunan 2025
Page 133
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
NOFRY RONY POETRA
Direktur Finance & Strategy
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Timur, Indonesia
Usia
57 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 3.527.422 lembar saham/0,0251340%
Riwayat Pendidikan Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Pancasila, Jakarta (1991). • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Magister (S2) MBA International Business, The George • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
Washington University, Washington DC, USA (1999). • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
Sertifikasi
• Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
• Treasury Dealer Level Advance (ACI/LSPP) (Refreshment
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
2024).
Pembiayaan BTN
• Sertifikasi Akuntan Profesional Tingkat Lanjutan oleh IAI • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
(2024).
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi BTN
(Penyelarasan 2024).
• Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
• Certified Wealth Manager (CWMA) (2006).
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
Riwayat Jabatan sebagai Direktur Finance & Strategy.
Dasar Hukum Pengangkatan Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang lain.
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif
Pengalaman Kerja
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 09 Agustus 2021.
• Direktur Finance & Strategy BTN (2025 – saat ini).
• Direktur Finance BTN (Maret 2022 – 2025).
• Direktur Finance, Planning and Treasury BTN
(2021 - Maret 2022).
• Treasury Division Head BTN (2015 - 2021).
• Pjs. Kepala Kantor Wilayah I BTN (2015).
• Treasury Division Head BTN (2014).
Laporan Tahunan 2025 133
Page 134
03 Profil Perusahaan
EKO WALUYO
Direktur Human Capital & Compliance
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
54 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 2.868.364 lembar saham/0,0204380%
Riwayat Pendidikan Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
Yogyakarta (1995). • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
• Magister (S2) Business Administration (MBA), • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
Gatton College of Business in Cooperation • Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
with MM UGM, University of Kentucky, USA (2003). • Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Gadjah Mada, • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
Yogyakarta (2004). • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Pembiayaan BTN
Sertifikasi
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Certified Professional Human Resources (CPHR) oleh BNSP
• Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi BTN
(2024).
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi BTN
(Penyelarasan 2024)
• Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
• Certified Anti Fraud Professional oleh Asia Anti Fraud (2023).
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
• Certified Public Accountant (CPA) oleh Kementerian sebagai Direktur Human Capital & Compliance.
Keuangan (2015).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Riwayat Jabatan
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
Dasar Hukum Pengangkatan lain.
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya Pengalaman Kerja
sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif • Direktur Human Capital & Compliance BTN
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 09 Agustus 2021. (2025 – saat ini).
• Direktur Human Capital, Compliance & Legal BTN (Maret 2022
– 2025).
• Direktur Compliance and Legal BTN (2021- Maret 2022).
• Human Capital Management Division Head BTN (2019-2021).
• Human Capital Management & Culture Specialist Division
Head BTN (2017-2019).
• Human Capital Division Head BTN (2017).
• Corporate Secretary Division Head BTN (2015-2017).
• Pjs. Corporate Secretary Division Head BTN (2014-2015).
134 Laporan Tahunan 2025
Page 135
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
TAN JACKY CHEN
Direktur Information Technology
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Tangerang, Indonesia
Usia
42 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 724.135 lembar saham/0.0051597%
Riwayat Pendidikan Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Teknologi Informatika, Universitas Bina • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
Nusantara, Jakarta (2005). • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Bina Nusantara, • Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
Jakarta (2007). • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Sub Pengelolaan Talenta A1
Sertifikasi
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BNSP (2025).
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Riwayat Jabatan • Anggota Tetap Komite ESG BTN
• Anggota Tetap Manajemen Risiko Terintegrasi BTN
Dasar Hukum Pengangkatan
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
Menjabat sebagai Direktur Information Technology Perseroan sebagai Direktur Information Technology.
untuk pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui hasil
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
(OJK) tanggal 01 September 2025. lain.
Pengalaman Kerja
• Direktur Information Technology BTN (2025 – saat ini).
• Digital Banking Product Development Division Head, PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Mei 2024 –Maret 2025).
• Digital Banking Division Head, PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk (Oktober 2021 – Mei 2024).
• Digital Channel Division Head, PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk (Juni 2021 – Oktober 2021).
• Department Head Digital Solution, PT Bank Mandiri (Persero)
Tbk (Mei 2015 – Juni 2021).
Laporan Tahunan 2025 135
Page 136
03 Profil Perusahaan
VENDA YUNIARTI
Direktur Treasury & International Banking
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Timur, Indonesia
Usia
45 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh • Direktur Treasury & International Banking BTN (2025 – saat ini).
November, Surabaya (2002). • Head of International Banking & Financial Institution Group,
• Magister (S2) of Business Administration (Corporate PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Agustus 2023 – Maret 2025).
Finance), The University of Texas at Austin (2023). • General Manager Bank Mandiri Hong Kong Branch,
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020 – Juli 2023).
Sertifikasi
• Liquidity & ALM Vice President, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
• Treasury Dealer Jenjang 7 oleh ACI FMA Indonesia (2025). (2015 – 2020).
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSP LSPP (2025). • ALM Chief Dealer, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014).
• Spot Emerging Currencies Chief Dealer, PT Bank Mandiri
Riwayat Jabatan
(Persero) Tbk (2013 – 2014).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Treasury & International Banking
Perseroan untuk pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui
hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) tanggal 01 September 2025.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi BTN
• Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
sebagai Direktur Treasury & International Banking.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
136 Laporan Tahunan 2025
Page 137
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
HELMY AFRISA NUGROHO*
Direktur Corporate Banking
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Barat, Indonesia
Usia
44 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor • Direktur Corporate Banking BTN (Maret 2025 – saat ini)
(2003). • SVP Head of Improvement Project, PT Bank Mandiri (Persero)
• Magister (S2) of Manajemen, Institut Pertanian Bogor (2005). Tbk (Januari 2025 – Maret 2025)
• SVP Group Head of Corporate Banking 3 Group,
Sertifikasi
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (September 2019 - Januari 2025)
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSP LSPP (2025). • VP Head of Energy and Electricity Departement,
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Juni 2018- September 2019)
Riwayat Jabatan
• VP Head of Structured Finance and Syndication,
Dasar Hukum Pengangkatan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2018- Mei 2018)
Menjabat sebagai Direktur Corporate Banking Perseroan untuk • VP Head of Mining Departement, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui hasil Keputusan (Maret 2016 – Januari 2018)
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1
• Anggota Tetap Komie Kebijakan Perkreditan atau
Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
sebagai Direktur Corporate Banking.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
*Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.
Laporan Tahunan 2025 137
Page 138
03 Profil Perusahaan
I NYOMAN SUGIRI YASA
Direktur Operations
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
48 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Matematika, Institut Pertanian Bogor (2000). • Direktur Operations BTN (2025 – saat ini).
• Magister (S2) Business Administration, Simon School • SEVP Operation, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
of Business, University of Rochester (2010). (Agustus 2023 – Maret 2025).
• EVP Application Management & Operation Division,
Sertifikasi
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2020 – 2023).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR (2025).
• EVP Tech Partnership Division, PT Bank Rakyat Indonesia
Riwayat Jabatan (Persero) Tbk (Agustus 2018 – 2019).
• VP IT Strategy and Planning, PT Bank Rakyat Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan (Persero) Tbk (Januari 2018 – Agustus 2018).
Menjabat sebagai Direktur Operations Perseroan untuk
pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui hasil Keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
tanggal 25 Juli 2025.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
atau Pembiayaan
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite ESG BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
sebagai Direktur Operations.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
138 Laporan Tahunan 2025
Page 139
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
RULLY SETIAWAN
Direktur Network & Retail Funding
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
48 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
26 Maret 2025 – RUPS tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi • Direktur Network & Retail Funding BTN (2025 – saat ini).
Bandung (1999). • PLT Direktur Utama, PT Mandiri Utama Finance (Januari 2025
• Magister (S2) Manajemen Mikro Terpadu, Universitas - Maret 2025).
Padjajaran, Bandung (2023).
• Direktur Finance & Risk Management, PT Mandiri Utama
Finance (Februari 2024 - Maret 2025).
Sertifikasi
• Direktur Finance & Business Relationship, PT Mandiri Utama
Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 7 oleh BSMR (2025).
Finance (April 2021 - Februari 2024).
Riwayat Jabatan • SEVP Business Captive Bank Mandiri, PT Mandiri Utama
Finance (November 2020 - April 2021).
Dasar Hukum Pengangkatan • Senior Vice President, Group Head Corporate Secretary,
Menjabat sebagai Direktur Network and Retail Funding PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Maret 2020 - Oktober 2020).
Perseroan untuk pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui
hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
(RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
Keuangan (OJK) tanggal 25 Juli 2025.
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi BTN
• Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
sebagai Direktur Network & Retail Funding.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
Laporan Tahunan 2025 139
Page 140
03 Profil Perusahaan
HERMITA
Direktur Commercial Banking
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
57 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Hukum, Universitas Andalas, Padang (1992). • Direktur Commercial Banking BTN (2025 – saat ini).
• Magister (S2) Manajemen Agribisnis, Institut Pertanian Bogor • SEVP Consumer Banking, PT BPD Jatim Surabaya
(2003). (Juni 2023 – Maret 2025).
• SVP of Smart City, Optimalisasi Bisnis, PT Bank Negara
Sertifikasi
Indonesia (Persero) Tbk (Juli 2021 – Mei 2023).
Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 7 oleh BSMR (2025).
• SVP Pgs. Pemimpin Kantor Wilayah Palembang,
Riwayat Jabatan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(Desember 2022 – Januari 2023).
Dasar Hukum Pengangkatan • SVP of Align Corporate & Consumer Businesses
Menjabat sebagai Direktur Commercial Banking Perseroan (Div Hubungan Lembaga), PT Bank Negara Indonesia
untuk pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui hasil (Persero) Tbk (Februari 2020 – Juli 2021).
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) • SVP Pemimpin Divisi Penjualan Konsumer, PT Bank Negara
Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (Persero) Tbk (Maret 2018 – Februari 2020).
(OJK) tanggal 25 Juli 2025..
Jabatan Rangkap
• Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Pembiayaan BTN
• Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
sebagai Direktur Commercial Banking.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
140 Laporan Tahunan 2025
Page 141
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
ANDI NIRWOTO*
Direktur Information Technology
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Pusat, Indonesia
Usia
55 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
23 Maret 2018 - 11 Januari 2023, Periode Pertama
11 Januari 2023 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 2.818.561 lembar saham/0,0200832%
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta • Direktur Information Technology BTN (Maret 2024 – 2025).
(1994). • Direktur IT & Digital BTN (Maret 2022 - Maret 2024).
• Magister (S2) Finance, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta/ • Direktur Operation, IT, and Digital Banking BTN
University of Lexington Kentucky, USA (1997).
(2019 - Maret 2022).
Sertifikasi • Direktur IT & Operation BTN (2018 - 2019)
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR • General Manager Operational Teknologi Informasi
(Penyelarasan 2024). PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017 - 2018).
• General Manager Divisi Solusi & Security Teknologi Informasi
Riwayat Jabatan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2015 - 2017).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
sejak 23 Maret 2018 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 10 September
2018. Selanjutnya diberhentikan dengan hormat dan diangkat
kembali sebagai Direktur IT & Digital Perseroan berdasarkan
hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
(RUPSLB) Perseroan pada tanggal 11 Januari 2023.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.
Laporan Tahunan 2025 141
Page 142
03 Profil Perusahaan
ELISABETH NOVIE RISWANTI*
Direktur Assets Management
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Cibubur, Indonesia
Usia
58 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
29 Agustus 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 2.231.500 lembar saham/ 0,0159001%
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta • Direktur Assets Management BTN (Maret 2022 - 2025).
(1991). • Direktur Wholesale Risk and Asset Management BTN
(2021- Maret 2022).
Sertifikasi
• Direktur Remedial and Wholesale Risk BTN (2019 - 2021)
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR
(Penyelarasan 2024). • Direktur Collection and Asset Management BTN (2019).
• International Risk Management Refreshment & Wealth • Asset Management Division Head BTN (2017 - 2019).
Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI
(2022).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
sejak 29 Agustus 2019 melalui keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
tanggal 26 Juni 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan hormat
dan diangkat kembali sebagai Direktur Assets Management
berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Perseroan Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.
142 Laporan Tahunan 2025
Page 143
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
JASMIN*
Direktur Distribution and Institutional Funding
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
61 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 1.362.830 lembar saham/0,0097106%
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta • Direktur Distribution and Institutional Funding
(1988). (Maret 2024 – 2025).
• Magister (S2) International Bussiness, Universitas Gadjah • Direktur Distribution and Funding BTN
Mada, Yogyakarta (1998). (Maret 2022 - Maret 2024).
• Direktur Distribution and Retail Funding BTN
Sertifikasi (2019 - Maret 2022).
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR • SEVP Consumer & Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Penyelarasan 2024). (2018 - 2019).
• Publik Manajemen Risiko dan Treasury Dealer Level 5 • Regional CEO IV/JKT 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Refreshment 2022). (2015 - 2018).
• Certified Wealth Manager oleh CWM (2021). • Regional Manager IV-JKT PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(2013 - 2015).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
tanggal 04 Mei 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan
hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur Distribution
and Institutional Funding berdasarkan keputusan Rapat Umum
Pemegang Saham Perseroan Tahun 2024 pada tanggal 6
Maret 2024.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.
Laporan Tahunan 2025 143
Page 144
03 Profil Perusahaan
HAKIM PUTRATAMA*
Direktur Operations & Customer Experience
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Tangerang Selatan, Indonesia
Usia
49 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 529.600 lembar saham/0.0037736%
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ilmu Hubungan Internasional, Universitas • Direktur Operations and Customer Experience
Padjadjaran, Bandung (1998). (Maret 2024 – 2025)
• Magister (S2) International Business, Aston University, • Direktur Institutional Banking BTN
Inggris (2001). (Maret 2023 – Maret 2024).
• Senior Vice President International and Transaction Banking
Sertifikasi
Division PT Bank Pembangunan Daerah
Manajemen Risiko Jenjang 7 oleh BSMR (Penyelarasan 2024). Jawa Barat dan Banten, Tbk (Mei 2022 – Maret 2023).
Riwayat Jabatan • Senior Vice President (SVP) Consumer Funding Retail Division
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
Dasar Hukum Pengangkatan dan Banten, Tbk (2018 -2022).
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya • Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary Division
sejak 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif (2015-2018)
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 26 Juli 2023. • Senior Vice President (SVP) Head of Marketing & Segment
Offering PT Bank Commonwealth (2012 – 2015).
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.
144 Laporan Tahunan 2025
Page 145
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
MUHAMMAD IQBAL*
Direktur SME & Retail Funding
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
52 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
6 Maret 2024 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung, • Direktur SME & Retail Funding BTN (2024 - 2025).
Bandung (1996). • Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
• Magister (S2) General Management, IPMI International (Persero) Tbk. (2023 - Maret 2024).
Business School, Jakarta (2005). • Direktur Enterprise & Commercial Banking PT Bank Negara
• Magister (S2) Business Administration, Monash University, Indonesia (Persero) Tbk. (2022-2023).
Melbourne (2006). • Direktur Bisnis UMKM PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
(2020- 2022).
Sertifikasi
• SVP Group Head Small & Medium Enterprise Banking
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Agustus 2020 - September
(Penyelarasan 2024). 2020).
Riwayat Jabatan • SVP Group Head Small Medium Enterprise & Micro Risk
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-2020).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
sejak 6 Maret 2024 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 8 Agustus 2024.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.
Laporan Tahunan 2025 145
Page 146
03 Profil Perusahaan
Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang
Nama Jabatan Dewan Dewan Kepengurusan*
Direksi* Saham Direksi* Saham
Komisaris* Komisaris*
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Nixon L. P.
Direktur Utama √ √ √ √ √ √ √
Napitupulu
Oni Febriarto
Wakil Direktur
Rahardjo √ √ √ √ √ √ √
Utama
Setiyo Direktur Risk
√ √ √ √ √ √ √
Wibowo Management
Hirwandi Direktur
Gafar Consumer √ √ √ √ √ √ √
Banking
Nofry Rony Direktur
Poetra Finance √ √ √ √ √ √ √
& Strategy
Eko Waluyo Direktur
Human Capital √ √ √ √ √ √ √
& Compliance
Tan Jacky Direktur
Chen Information √ √ √ √ √ √ √
Technology
Venda Direktur
Yuniarti Treasury
√ √ √ √ √ √ √
& International
Banking
Helmy Afrisa Direktur
Nugroho** Corporate √ √ √ √ √ √ √
Banking
I Nyoman Direktur √
√ √ √ √ √ √
Sugiri Yasa Operations
Rully Direktur
Setiawan Network & √ √ √ √ √ √ √
Retail Funding
Hermita Direktur
Commercial √ √ √ √ √ √ √
Banking
* Langsung maupun tidak langsung
** Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.
146 Laporan Tahunan 2025
Page 147
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pendidikan dan/atau Pelatihan Perubahan Komposisi Anggota
Direksi Direksi dan Alasan Perubahannya
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi selama Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi
tahun Buku disajikan pada Bab Corporate Governance. Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan
berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan
komposisi Direksi adalah sebagai berikut:
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2025
Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2025 berjumlah 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur
Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 9 (sembilan) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan
Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2025
Pelaksana
Penilaian Tanggal
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Kemampuan Efektif
dan Kepatutan
Nixon L. P. Direktur Utama - RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017 Kedua OJK 7 Juni
Napitupulu - RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 2023
- RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022
- RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023
Oni Febriarto Wakil Direktur RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023 Pertama OJK 7 Juni
Rahardjo Utama 2023
Andi Nirwoto Direktur Information - RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018 Kedua OJK 10 September
Technology - RUPSLB tanggal 11 Januari 2023 2018
Elisabeth Novie Direktur Assets - RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus Kedua OJK 26 Juni
Riswanti Management 2019 2020
- RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024
Jasmin Direktur Distribution - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November Kedua OJK 4 Mei
and Institutional 2019 2020
Funding - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024
Setiyo Wibowo Direktur Risk - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November Kedua OJK 3 Juli
Management 2019 2020
- RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024
Hirwandi Gafar Direktur Consumer - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November Kedua OJK 28 Agustus
2019 2020
- RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024
Nofry Rony Direktur Finance RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 Pertama OJK 9 Agustus
Poetra 2021
Eko Waluyo Direktur Human RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 Pertama OJK 9 Agustus
Capital, Compliance 2021
& Legal
Hakim Direktur Operations & RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023 Pertama OJK 26 Juli
Putratama Customer Experience 2023
Muhammad Direktur SME & Retail RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024 Pertama OJK 8 Agustus
Iqbal Funding 2024
Laporan Tahunan 2025 147
Page 148
03 Profil Perusahaan
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2025
Pada tanggal 26 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2025 memutuskan:
1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi
Perseroan:
a. Direktur Operations and Customer Experience: Hakim Putratama
b. Direktur SME and Retail Funding: Muhammad Iqbal
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Direktur Assets Management: Elisabeth Novie Riswanti
b. Direktur Distribution and Institutional Funding: Jasmin
c. Direktur Information Technology: Andi Nirwoto
3. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
a. Direktur Operations and Customer Experience menjadi Direktur Operations
b. Direktur Consumer menjadi Direktur Consumer Banking
c. Direktur SME and Retail Funding menjadi Direktur Network & Retail Funding
d. Direktur Distribution and Institutional Funding menjadi Direktur Corporate Banking
e. Direktur Finance menjadi Direktur Finance & Strategy
f. Direktur Human Capital, Compliance, & Legal menjadi Direktur Human Capital & Compliance
g. Direktur Assets Management
h. Direktur Commercial Banking
i. Direktur Treasury & International Banking
4. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Anggota Direksi Perseroan:
a. Hirwandi Gafar semula sebagai Direktur Consumer menjadi Direktur Consumer Banking
b. Nofry Rony Poetra semula sebagai Direktur Finance menjadi Direktur Finance & Strategy
c. Eko Waluyo semula sebagai Direktur Human Capital, Compliance, & Legal menjadi Direktur Human Capital
& Compliance
5. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
b. Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
c. Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
d. Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
e. Direktur Commercial Banking: Hermita
f. Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen
148 Laporan Tahunan 2025
Page 149
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan 2025 berjumlah 12 (dua belas) orang yang terdiri dari
1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 10 (sepuluh) orang Direktur. Komposisi dan
dasar pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2025
Pelaksana
Penilaian Tanggal
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode
Kemampuan Efektif
dan Kepatutan
Nixon L. P. Direktur Utama - RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017 Kedua OJK 7 Juni
Napitupulu - RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 2023
- RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022
- RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023
Oni Febriarto Wakil Direktur Utama RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023 Pertama OJK 7 Juni
Rahardjo 2023
Setiyo Wibowo Direktur Risk - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November Kedua OJK 3 Juli
Management 2019 2020
- RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024
Hirwandi Gafar Direktur Consumer - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November Kedua OJK 28 Agustus
Banking 2019 2020
- RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024
Nofry Rony Direktur Finance RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 Pertama OJK 9 Agustus 2021
Poetra & Strategy
Eko Waluyo Direktur Human RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 Pertama OJK 9 Agustus 2021
Capital &
Compliance
Tan Jacky Direktur Information RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 Pertama OJK 01 September
Chen Technology 2025
Venda Yuniarti Direktur Treasury RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 Pertama OJK 01 September
& International 2025
Banking
Helmy Afrisa Direktur Corporate RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 Pertama OJK Masih dalam
Nugroho Banking proses
Penilaian
Kemampuan
dan Kepatutan
I Nyoman Direktur Operations RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 Pertama OJK 25 Juli 2025
Sugiri Yasa
Rully Setiawan Direktur Network RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 Pertama OJK 25 Juli 2025
& Retail Funding
Hermita Direktur Commercial RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025 Pertama OJK 25 Juli 2025
Banking
Laporan Tahunan 2025 149
Page 150
03 Profil Perusahaan
PROFIL
DEWAN KOMISARIS
SURYO UTOMO
Komisaris Utama
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Kota Bekasi, Indonesia
Usia
56 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
26 Maret 2025 – Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi, Universitas Diponegoro, • Kepala Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan,
Semarang (1992). Kementerian Keuangan RI (Mei 2025 – saat ini).
• Sarjana (S1) Hukum, Universitas Terbuka, Jakarta (2022). • Komisaris Utama BTN (Maret 2025 – saat ini).
• Magister (S2) Business Taxation, University of Southern • Ketua Dewan Pengawas, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional
California (1998). (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo
• PhD of Doctor of Philosophy (S3), Universiti Kebangsaan (Oktober 2023 – saat ini).
Malaysia (2019). • Komisaris PT Sarana Multi Infrastruktur
(November 2019 – April 2025).
Sertifikasi
• Direktur Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan (November
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan 2019 – Mei 2025).
Riwayat Jabatan • Komisaris PT Sarana Multi Infrastruktur
(November 2019 – April 2025).
Dasar Hukum Pengangkatan • Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak,
Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan untuk pertama Kementerian Keuangan RI (Juli 2015 – Oktober 2019).
kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat Umum • Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian, Kementerian Keuangan
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan (April 2015 – Juni 2015).
efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 26 Juni 2025. • Direktur Peraturan Perpajakan I, Kementerian Keuangan RI
(April 2010 – Oktober 2011).
Jabatan Rangkap
• Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Kementerian Keuangan RI
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Tabungan
(April 2009 – April 2010).
Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)
• Kepala Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan,
Kementerian Keuangan RI (Mei 2025 – saat ini).
• Ketua Dewan Pengawas, Rumah Sakit Umum Pusat
Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo
(Oktober 2023 – saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
150 Laporan Tahunan 2025
Page 151
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
DWI ARY PURNOMO*
Wakil Komisaris Utama
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Timur, Indonesia
Usia
50 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Akuntansi, Universitas Borobudur, Jakarta (1996). • Wakil Komisaris Utama BTN (Maret 2025 - saat ini).
• Magister (S2) Ilmu Hukum, Universitas Indonesia, Depok • Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko - BP BUMN RI
(2011). (Mei 2025 – saat ini).
• Asisten Deputi Bidang Manajemen Risiko dan Kepatuhan -
Sertifikasi
Kementerian BUMN RI (Januari 2021 – Mei 2025).
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan
• Komisaris - PT Pertamina EP (Mei 2024 – Maret 2025).
Riwayat Jabatan • Komisaris - PT Kimia Farma (April 2021 – Juni 2024).
• Komisaris Utama - PT Petrokimia Kayaku
Dasar Hukum Pengangkatan (Januari 2018 – April 2021).
Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan untuk • Direktur Keuangan, SDM, & Umum - PT Petrokimia Gresik
pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat (Persero) (Desember 2017 – Februari 2021).
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
• Direktur Keuangan, SDM, & Umum - PT Petrokimia Gresik
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 26
(Persero) (Desember 2017 – Februari 2021).
Juni 2025.
• Pelaksana Sekretaris - Kementerian BUMN RI
Jabatan Rangkap (Januari 2018 – Januari 2021).
• Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Tabungan • Asisten Deputi Layanan Hukum BUMN - Kementerian BUMN RI
Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini) (Juni 2016 – Januari 2018).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank • Kepala Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Ib -
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini) Kementerian BUMN RI (Oktober 2015 – Juni 2016).
• Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko – Badan • Kepala Bidang Usaha Perkebunan II - Kementerian BUMN RI
Pengaturan BUMN RI (Mei 2025 – saat ini). (Mei 2013 – Oktober 2015).
• Kepala Bidang Usaha Jasa IIIa - Kementerian BUMN RI
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain (September 2013 – Mei 2014).
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka • Komisaris - PT Angkasa Pura I (Persero)
lain. (April 2013 – Desember 2017).
• Komisaris - PT Perkebunan Nusantara IX
(Januari 2010 – September 2013).
• Kepala Bidang Administrasi dan Kekayaan BUMN -
Kementerian BUMN RI (Oktober 2010 – September 2013).
• Kasubbag Organisasi & Tata Laksana Sesmen BUMN -
Kementerian BUMN RI (Juni 2006 – Oktober 2010).
• Pelaksana Uker Deputi Bidang Usaha Agro Industri
Kehutanan Kertas, Percetakan dan Penerbitan - Kementerian
BUMN RI (Januari 2004 – Juni 2006).
* Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
Laporan Tahunan 2025 151
Page 152
03 Profil Perusahaan
FAHRI HAMZAH
Komisaris
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Depok, Indonesia
Usia
54 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Indonesia, Depok (1997). • Komisaris BTN (Maret 2025 - saat ini).
• Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI
Sertifikasi
(Oktober 2024 – saat ini).
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan
• Wakil Ketua DPR RI (2014 – 2019).
Riwayat Jabatan • Anggota DPR RI (2004 – 2014).
• President Director CGN Consulting (2000 – 2004).
Dasar Hukum Pengangkatan
• Lectures in Extension Program, Economic Faculty Universitas
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya
Indonesia (1996 – 1998).
sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif • Staff to Director of Extension Program, Economic Faculty
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 17 Desember 2025. Universitas Indonesia (1996 – 1998).
Jabatan Rangkap
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)
• Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI
(Oktober 2024 – saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
152 Laporan Tahunan 2025
Page 153
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
IDA NURYANTI
Komisaris Independen
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Timur, Indonesia
Usia
58 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Hukum, Universitas Sebelas Maret, Surakarta • Komisaris Independen BTN (Maret 2025 - saat ini).
(1991).
• Kepala Departemen Sumber Daya Manusia, Bank Indonesia
• Magister (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi Manajemen PPM, (Januari 2025 – Maret 2025).
Jakarta (2005).
• Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran,
Sertifikasi Bank Indonesia (Juli 2022 –Januari 2025).
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan • Kepala Departemen Pengadaan Strategis, Bank Indonesia
(Februari 2020 – Juli 2022).
Riwayat Jabatan • Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran,
Bank Indonesia (September 2013 – Februari 2020).
Dasar Hukum Pengangkatan
• Deputi Kepala Bagian Departemen Kebijakan Sistem
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
Pembayaran, Bank Indonesia (Juli 2002 – September 2013).
pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan • Manajer Departemen Akunting Sistem Pembayaran,
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 9 Bank Indonesia (Juli 1999 – Juli 2002).
Oktober 2025. • Analis Hukum, Departemen Hukum, Bank Indonesia
(Februari 1993 – Agustus 1999).
Jabatan Rangkap
• Ketua merangkap Anggota Komite Remunerasi dan
Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
(Juni 2025—saat ini)
• Anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Tbk (Juni 2025—saat ini)
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
Laporan Tahunan 2025 153
Page 154
03 Profil Perusahaan
PIETRA MACHREZA PALOH
Komisaris Independen
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
55 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Extensive Class, Business Administration, West Coast • Komisaris Independen BTN (Maret 2025 - saat ini).
University, USA (1994) • Komisaris Utama, PT Indo Tata Global Batam
• Magister (S2) Business Administration, Woodburry University, (Juni 2018 – Mei 2021).
USA (1999).
• Komisaris Utama, PT Indo Berjaya Logistik, Batam
(Juni 2018 – Mei 2021).
Sertifikasi
• Direktur Operasi, PT Walinusa, Jakarta
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan
(Oktober 2014 – Februari 2021).
Riwayat Jabatan • Direktur Utama, PT Transmega Energi Jakarta
(Agustus 2014 – Maret 2020).
Dasar Hukum Pengangkatan • Corporate Secretary, Tanri Abeng and Son (TASON) Holding,
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk Jakarta (April 2014 – September 2020).
pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat • Community Development Director, PT Rindra Bara Utama
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan Jakarta (Maret 2004 – Mei 2008).
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 15
• Direktur Utama, PT Panca Cipta Karsa, Jakarta
Agustus 2025.
(Juli 2002 – Agustus 2013).
Jabatan Rangkap • Operation Director, Avstar Aviation Service Los Angeles
• Ketua merangkap Anggota Audit PT Bank Tabungan California (Januari 2001 – Juni 2002).
Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini) • General Manager, Atlas Air Ground Handling Los Angeles
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank Airport California (Februari 1997 – Januari 2001).
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
154 Laporan Tahunan 2025
Page 155
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PANANGIAN SIMANUNGKALIT
Komisaris Independen
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Timur, Indonesia
Usia
65 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret, Surakarta • Komisaris Independen BTN (Maret 2025 - saat ini).
(1986).
• Anggota Tim Satuan Tugas Perumahan, Kementerian
Sertifikasi Perumahan dan Kawasan Pemukiman
(Mei 2024 – saat ini).
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan
• Dewan Pakar Bidang Perumahan dan Properti
Riwayat Jabatan (Januari 2023 – Oktober 2024).
• Konsultan Independen Bidang Perumahan dan Properti,
Dasar Hukum Pengangkatan Pemda DKI Jakarta (September 2007 – September 2008).
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk • Staf Khusus bidang Kebijakan Sektor Perumahan,
pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat Kementerian Perumahan Rakyat RI
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan (Oktober 2004 – Oktober 2009).
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 15
Agustus 2025. • Konsultan Independen Sektor Perumahan dan Pakar Properti,
Badan Penyehatan Perbankan Nasional
Jabatan Rangkap (Agustus 2000 – April 2005).
• Ketua merangkap Anggota Komite Pemantau Risiko • Anggota Tim Penasihat Menteri Perumahan RI, Kementerian
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Perumahan Rakyat RI
(Juni 2025 - saat ini) (Oktober 1999 – Oktober 2000).
• Anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero) • CEO, Yayasan Panangian School of Property
Tbk (Juni 2025 - saat ini) (April 1998 – saat ini).
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank • CEO, PT Penilai Arta Sedaya (April 1994 – Maret 2010).
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025 - saat ini) • CEO, PT Panangian & Assosciates
• Anggota Tim Satuan Tugas Perumahan, Kementerian (November 1993 – Oktober 2010).
Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Mei 2024 - saat ini) • Direktur Pengelolaan Franschise Broker Perumahan,
PT Homes 21 Realty (Oktober 1992 – Oktober 1993).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
• Manajer Pengawasan Proyek, PT Satyatama Graha Tara
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
(Maret 1986 – September 1992).
lain.
• Staf di Bidang Pengembangan Perumahan, PT Satyatama
Graha Tara (Februari 1986 – September 1986).
Laporan Tahunan 2025 155
Page 156
03 Profil Perusahaan
DIDYK CHOIROEL*
Komisaris
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Tangerang, Indonesia
Usia
54 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
7 Januari 2026 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ilmu Administrasi Negara, Universitas Mataram, • Komisaris BTN (Januari 2026 - saat ini).
Mataram (1998). • Sekretaris Jenderal, Sekretariat Jendral, Kementerian
• Magister (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Perumahan, Kementerian Perumahan dan Kawasan
(STIE Jakarta), Jakarta (2001) Pemukiman RI (Januari 2025 – saat ini).
• Magister (S2) Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada, • Dewan Pengawas, Rumah sakit TNI AL dr. Ramelan Surabaya
Yogyakarta (2005) (2024 – 2025)
Sertifikasi • Dewan Pengawas, Lembaga Manajemen Aset Negara (2023
– 2024)
-
• Kepala Kantor Wilayah, Kantor Wilayah Direktorat Jendral
Riwayat Jabatan Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Direktorat Jendral
Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI
Dasar Hukum Pengangkatan (Mei 2024 – Januari 2025);
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama • Sekretaris Direktorat, Jenderal Sekretariat Direktorat Jenderal,
kalinya sejak 7 Januari 2026 melalui keputusan Rapat Umum Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Perseroan dan RI (April 2021 – Mei 2025);
dinyatakan efektif setelah Uji Kemampuan dan Kepatutan oleh • Direktur, Direktorat Pengelolaan Kas Negara, Direktorat
Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI
(September 2018 – April 2021);
Jabatan Rangkap
• Dewan Pengawas RS Kanker Darmais Jakarta (2021 – 2022)
• Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
• Direktur, Direktorat Pelaksanaan Anggaran, Direktorat
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Januari 2026—saat ini)
Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI (Maret
• Sekretaris Jenderal, Sekretariat Jendral, Kementerian 2017 – September 2018);
Perumahan, Kementerian Perumahan dan Kawasan • Dewan Komisaris PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero),
Pemukiman RI (Januari 2025 – saat ini) (2018 – 2020)
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain • Kepala Kantor Wilayah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderalb
Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau, Direktorat Jenderal
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI (Oktober 2015 –
lain.
Maret 2017);
• Dewan Pengawas Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi
dan Usaha Kecil dan Menengah (LPPKUKM) (2016 – 2017);
* Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.
156 Laporan Tahunan 2025
Page 157
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
CHANDRA M. HAMZAH*
Komisaris Utama/Independen
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
58 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Hukum, Universitas Indonesia (1995). • Komisaris Utama/Independen BTN (2019 - 2025).
• Co-Founder & Senior Partner of Assegaf Hamzah
Sertifikasi
& Partners Law Firm (2012 - saat ini).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
• Komisaris Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
(Penyelarasan 2024).
(2014 - 2015).
Riwayat Jabatan • Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
(2007 - 2011).
Dasar Hukum Pengangkatan • Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law Firm
Menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris (2001 - 2007).
Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27
November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan
efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 04 Mei 2020.
Kemudian diangkat kembali pada tanggal 6 Maret 2024
melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2024.
Jabatan Rangkap
Co-Founder & Senior Partner of Assegaf Hamzah & Partners
Law Firm (2012—saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.
Laporan Tahunan 2025 157
Page 158
03 Profil Perusahaan
IQBAL LATANRO*
Wakil Komisaris Utama/Independen
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
67 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Hasanuddin, Makassar • Wakil Komisaris Utama/Independen BTN (2021 - 2025).
(1983). • Komisaris PT Bank Mandiri Taspen (2020 - 2021).
• Magister (S2) Manajemen Bisnis, Universitas Hasanuddin, • Komisaris PT Pemeringkat Efek Indonesia (2020 - 2021).
Makassar (1998).
• Direktur Utama PT Taspen (Persero) (2018 - 2020).
Sertifikasi • Komisaris Utama PT Taspen Properti Indonesia
(2015 - 2020).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama sekaligus Komisaris
Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret
2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 06 September 2021.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan.
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.
158 Laporan Tahunan 2025
Page 159
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
ARMAND B. ARIEF*
Komisaris Independen
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
73 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Business Administration, Curry College, Milton • Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk
Massachusetts, Amerika Serikat (1982). (2021 - saat ini).
• Magister (S2) Business Administration, Suffolk University, • Komisaris Independen BTN (2019 - 2025).
Boston Massachusetts, Amerika Serikat (1995). • Komisaris Independen PT Bank Royal Indonesia (2017 - 2018).
Sertifikasi • Komisaris/Senior Consultant Dunamis Organization Services
(Franklin Covey USA Subsidiary (2016 - 2019).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
• Anggota Panel Interviewer Otoritas Jasa Keuangan
(Penyelarasan 2024).
(2016 - 2017).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan
dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
sejak tanggal 14 Mei 2020. Kemudian diangkat kembali pada
tanggal 6 Maret 2024 melalui Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Tahun 2024.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk
(2021—saat ini).
* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.
Laporan Tahunan 2025 159
Page 160
03 Profil Perusahaan
SENTOT A. SENTAUSA*
Komisaris Independen
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
68 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
2 Maret 2022 – RUPS Tahun 2025, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Statistika, Universitas Padjadjaran, Bandung • Komisaris Independen BTN (2022 - 2025).
(1985). • Komisaris Utama PT Jiwasraya (Persero) (2019 - 2020).
• Magister (S2) Business Administration, Monash University, • Komisaris Utama Mandiri lnhealth (2016 - 2019).
Australia (1995).
• Direktur Distribution PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Sertifikasi (2015 - 2016).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP • Direktur Risk Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Penyelarasan 2024). (2006 - 2014).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
pertama kalinya sejak 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
tanggal 8 Agustus 2022.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.
160 Laporan Tahunan 2025
Page 161
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
ADI SULISTYOWATI*
Komisaris Independen
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
58 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen, Universitas Krisnadwipayana, • Komisaris Independen BTN (Maret 2024—2025).
Jakarta (1986) • Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
(2020—Maret 2024).
Sertifikasi
• Direktur Layanan dan Jaringan PT Bank Negara Indonesia
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP (Persero) Tbk (2020).
(Penyelarasan 2024).
• Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia
Riwayat Jabatan (Persero) Tbk (2015—2020).
• Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan PT Bank Negara
Dasar Hukum Pengangkatan Indonesia (Persero) Tbk (2012-2015).
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
pertama kalinya sejak 6 Maret 2024 melalui keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 7
Oktober 2024.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain
* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.
Laporan Tahunan 2025 161
Page 162
03 Profil Perusahaan
BAMBANG WIDJANARKO*
Komisaris Independen
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bekasi, Indonesia
Usia
62 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Akuntansi, Universitas Brawijaya, Malang (1988). • Komisaris Independen BTN (Maret 2024—2025).
• Magister (S2) Bisnis dan Keuangan, International University • Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah
of Japan, Jepang (2000). dan Syariah OJK (2023).
Sertifikasi • Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK
(2020—2023).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024). • Deputi Komisioner Penyidikan, Organisasi dan Sumber Daya
Manusia OJK (2018 —2020).
Riwayat Jabatan • Kepala Kantor Regional 1 DKI Jakarta dan Banten OJK
(2016—2018).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
pertama kalinya sejak 6 Maret 2024 melalui keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
7 Oktober 2024.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.
162 Laporan Tahunan 2025
Page 163
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
ANDIN HADIYANTO*
Komisaris
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bekasi, Indonesia
Usia
60 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta • Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)
(1989). dan Plt. Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
• Magister (S2) International Development, Nagoya University, (LPDP), Kementerian Keuangan (2021 – Juni 2025).
Jepang (1997). • Komisaris BTN (2019 - 2025).
• Doktor (S3) International Development, Nagoya University, • Direktur Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan
Jepang (2000).
(2019 - 2021).
Sertifikasi • Staf Ahli Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional,
Kementerian Keuangan (2018 - 2019).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024). • Direktur Eksekutif, Bank Dunia (2016 - 2018).
Riwayat Jabatan
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama
kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan
dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
sejak tanggal 10 Juli 2020. Kemudian diangkat kembali pada
tanggal 6 Maret 2024 melalui Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Tahun 2024.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.
Laporan Tahunan 2025 163
Page 164
03 Profil Perusahaan
HERRY TRISAPUTRA ZUNA*
Komisaris
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Barat, Indonesia
Usia
58 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 879.300 lembar saham
atau sebesar 0,0062653%
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil, lnstitut Teknologi Bandung, Bandung • Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Utama Kementerian
(1992). Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2024—saat ini).
• Sarjana (S1) Manajemen, Universitas Padjajaran, Bandung • Komisaris BTN (2022 - 2025).
(1993).
• Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur Pekerjaan
• Magister (S2) Sistem dan Teknik Jalan Raya, lnstitut Teknologi Umum dan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan
Bandung, Bandung (1994).
Perumahan Rakyat (2021 - 2024).
• Doktor (S3) Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Depok (2016).
• Direktur Pengembangan Sistem Strategi Penyelenggaraan
Sertifikasi Pembiayaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat (2019 - 2021).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024). • Komisaris PT Wijaya Karya Beton Tbk (2017 - 2019).
• Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Indonesia, Kementerian
Riwayat Jabatan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2015 - 2019).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama
kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
tanggal 11 Oktober 2022.
Jabatan Rangkap
Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Utama Kementerian
Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2024—saat ini).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.
164 Laporan Tahunan 2025
Page 165
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
HIMAWAN ARIEF SUGOTO*
Komisaris
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Depok, Indonesia
Usia
62 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 879.300 lembar saham
atau sebesar 0,0062653
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung, Bandung • Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala
(1990). Badan Pertanahan Nasional Bidang Ekonomi Pertanahan
• Magister (S2) Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Jakarta (2023 - 2024).
(2001). • Komisaris BTN (2022 - 2025).
• Doktor (S3) Manajemen dan Bisnis, Institut Pertanian Bogor, • Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 - 2023).
Bogor (2023).
• Komisaris PT Rajawali Nusantara Indonesia (Holding Pangan)
(2020 - 2022).
Sertifikasi
• Plt. Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
Pertanahan Kementerian Agraria
(Penyelarasan 2024).
dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2020 - 2021).
Riwayat Jabatan • Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian Agraria dan Tata
Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2018 - 2023).
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama
kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
tanggal 03 Oktober 2022.
Jabatan Rangkap
Tidak memiliki rangkap jabatan
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.
Laporan Tahunan 2025 165
Page 166
03 Profil Perusahaan
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris
Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan Kepengurusan*
Nama Jabatan Direksi* Saham Direksi* Saham
Komisaris* Komisaris*
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Komisaris
Suryo Utomo
Utama
Wakil
Dwi Ary
Komisaris
Purnomo**
Utama
Fahri Hamzah Komisaris
Komisaris
Ida Nuryanti
Independen
Pietra
Komisaris
Machreza
Independen
Paloh
Panangian Komisaris
Simanungkalit Independen
Didyk
Komisaris
Choiroel
* Langsung maupun tidak langsung.
** Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris selama tahun Buku disajikan pada Bab Corporate Governance.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota
Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
adalah sebagai berikut:
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan 2025
Komposisi Dewan Komisaris sebelum RUPS Tahunan 2025 sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 4 (empat) orang Komisaris
Independen, dan 3 (tiga) orang Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada
tabel berikut ini:
166 Laporan Tahunan 2025
Page 167
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan 2025
Pelaksana
Dasar Penilaian
Nama Jabatan Periode Tanggal Efektif
Pengangkatan Kemampuan
dan Kepatutan
Chandra M. Komisaris Utama/ RUPS Tahunan tanggal
Kedua OJK 4 Mei 2020
Hamzah Independen 6 Maret 2024
Wakil Komisaris Utama/ RUPS Tahunan tanggal
Iqbal Latanro Pertama OJK 6 September 2021
Independen 10 Maret 2021
RUPS Tahunan tanggal
Armand B. Arief Komisaris Independen Kedua OJK 14 Mei 2020
6 Maret 2024
RUPS Tahunan tanggal
Sentot A. Sentausa Komisaris Independen Pertama OJK 8 Agustus 2022
2 Maret 2022
RUPS Tahunan tanggal
Adi Sulistyowati Komisaris Independen Pertama OJK 7 Oktober 2024
6 Maret 2024
Bambang RUPS Tahunan tanggal
Komisaris Independen Pertama OJK 7 Oktober 2024
Widjanarko 6 Maret 2024
RUPS Tahunan tanggal
Andin Hadiyanto Komisaris Kedua OJK 10 Juli 2020
6 Maret 2024
Herry Trisaputra RUPS Tahunan tanggal
Komisaris Pertama OJK 11 Oktober 2022
Zuna 2 Maret 2022
Himawan Arief RUPS Tahunan tanggal
Komisaris Pertama OJK 3 Oktober 2022
Sugoto 2 Maret 2022
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan 2025
Pada tanggal 26 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Komisaris Utama/Independen : Chandra M. Hamzah
b. Wakil Komisaris Utama/Independen : Iqbal Latanro
c. Komisaris : Andin Hadiyanto
d. Komisaris : Herry Trisaputra Zuna
e. Komisaris Independen : Bambang Widjanarko
f. Komisaris Independen : Armand B. Arief
g. Komisaris Independen : Adi Sulistyowati
h. Komisaris : Himawan Arief Sugoto
i. Komisaris Independen : Sentot A. Sentausa
2. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
a. Komisaris Utama : Suryo Utomo
b. Wakil Komisaris Utama : Dwi Ary Purnomo
c. Komisaris Independen : Ida Nuryanti
d. Komisaris : Fahri Hamzah
e. Komisaris Independen : Pietra Machreza Paloh
f. Komisaris Independen : Panangian Simanungkalit
Laporan Tahunan 2025 167
Page 168
03 Profil Perusahaan
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris setelah RUPS Tahunan 2025 sebanyak 6 (enam) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 3 (tiga) orang Komisaris Independen, dan
1 (satu) orang Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan 2025
Pelaksana
Penilaian
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Tanggal Efektif
Kemampuan
dan Kepatutan
RUPS Tahunan tanggal
Suryo Utomo Komisaris Utama Pertama OJK 26 Juni 2025
26 Maret 2025
RUPS Tahunan tanggal
Dwi Ary Purnomo Wakil Komisaris Utama Pertama OJK 26 Juni 2025
26 Maret 2025
RUPS Tahunan tanggal
Fahri Hamzah Komisaris Pertama OJK 17 Desember 2025
26 Maret 2025
RUPS Tahunan tanggal
Ida Nuryanti Komisaris Independen Pertama OJK 9 Oktober 2025
26 Maret 2025
Pietra Machreza RUPS Tahunan tanggal
Komisaris Independen Pertama OJK 15 Agustus 2025
Paloh 26 Maret 2025
Panangian RUPS Tahunan tanggal
Komisaris Independen Pertama OJK 15 Agustus 2025
Simanungkalit 26 Maret 2025
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Luar Biasa
Tahun 2026
Pada tanggal 7 Januari 2026, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2026 memutuskan mengangkat
Didyk Choiroel sebagai Komisaris Perseroan. Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris setelah RUPS Tahunan
2025 sebanyak 7 (tujuh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama,
3 (tiga) orang Komisaris Independen, dan 2 (dua) orang Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan
Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Luar Biasa 2026
Pelaksana
Penilaian
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Tanggal Efektif
Kemampuan
dan Kepatutan
RUPS Tahunan tanggal
Suryo Utomo Komisaris Utama Pertama OJK 26 Juni 2025
26 Maret 2025
RUPS Tahunan tanggal
Dwi Ary Purnomo* Wakil Komisaris Utama Pertama OJK 26 Juni 2025
26 Maret 2025
RUPS Tahunan tanggal
Fahri Hamzah Komisaris Pertama OJK 17 Desember 2025
26 Maret 2025
RUPS Tahunan tanggal
Ida Nuryanti Komisaris Independen Pertama OJK 9 Oktober 2025
26 Maret 2025
Pietra Machreza RUPS Tahunan tanggal
Komisaris Independen Pertama OJK 15 Agustus 2025
Paloh 26 Maret 2025
Panangian RUPS Tahunan tanggal
Komisaris Independen Pertama OJK 15 Agustus 2025
Simanungkalit 26 Maret 2025
Masih dalam
RUPS Luar Biasa tanggal proses Penilaian
Didyk Choiroel Komisaris Pertama OJK
7 Januari 2026 Kemampuan
dan Kepatutan
* Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
168 Laporan Tahunan 2025
Page 169
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PROFIL
DEWAN PENGAWAS SYARIAH
Prof. Dr. H. MUHAMMAD
QURAISH SHIHAB, M.A.*
Ketua Dewan Pengawas Syariah
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia
Usia
82 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
23 Maret 2018 - RUPS Tahun 2023, Periode Pertama
16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode Kedua
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas • Ketua Dewan Pengawas Syariah BTN (2018 - 2025).
Al-Azhar Kairo Mesir (1967). • Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders
• Pascasarjana (S2) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas (2014 - saat ini).
Al-Azhar Kairo Mesir (1969). • Anggota Eminent Person Group Indonesia Malaysia Person
• Doktor (S3) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas Al-Azhar Group Indonesia Malaysia (2010).
Kairo Mesir (1982). • Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Arab, Mesir
dan Jibuti (1998 - 2002).
Sertifikasi
• Menteri Agama Republik Indonesia (1998).
Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS IX (2024).
• Anggota Dewan Riset Nasional (1995 - 1999).
Riwayat Jabatan • Anggota Badan Akreditasi Nasional (1994 - 1998).
• Direktur Pengkaderan Ulama MUI (1994 - 1997).
Dasar Hukum Pengangkatan
• Anggota DPS Bank Muamalat (1992 - 1999).
Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah untuk
pertama kalinya melalui hasil Keputusan Rapat Umum • Rektor IAIN Syarif Hidayatullah periode (1992-1998).
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 23 • Anggota Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional
Maret 2018 dan dinyatakan efektif Berdasarkan Surat Otoritas (1988 - 1996).
Jasa Keuangan (OJK) No. SR.4/PB.13/2019 sejak 10 Januari 2019. • Anggota MPR-RI periode (1982-1987) dan periode
Kemudian diangkat kembali sebagai Ketua Dewan Pengawas (1987 - 2002).
Syariah untuk kedua kalinya pada Rapat Umum Pemegang • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat (1985 - 1998).
Saham 2023 No.16 tanggal 16 Maret 2023.
• Wakil Rektor IAIN Alauddin (1974 - 1980).
Jabatan Rangkap • Pembantu Pimpinan Koordinator Antar Kepolisian Indonesia
Tidak memiliki rangkap jabatan. Timur dalam Bidang Mental (1973 - 1975).
• Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain se Indonesia Timur (Kopertis Wilayah Timur) (1967 - 1980).
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
* Mengundurkan diri sejak 4 November 2025 dan efektif per tanggal 22 Desember 2025.
Laporan Tahunan 2025 169
Page 170
03 Profil Perusahaan
MOHAMAD BAGUS TEGUH
PERWIRA, Lc, M.A.*
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Bekasi, Indonesia
Usia
47 Tahun Per Desember 2025.
Periode Menjabat
10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode Pertama.
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) dari Fakultas Dirasat Islamiyah Wal Arabiyah, • Ketua Dewan Dewan Pengawas Syariah PT Manulife Asset
Universitas Al-Azhar Kairo-Mesir (1999). Management Indonesia (2022-saat ini).
• Pasca Sarjana (S2) Program Studi Ekonomi Islam UIN Syarif • Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian, Dewan Syariah
Hidayatullah – Jakarta (2007). Nasional-Majelis Ulama Indonesia (2020 - saat ini).
Sertifikasi Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Dalam Negeri. Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC NISP Tbk.
• Certified Financial Planner (CFP®)-FPSB (2010). (2009-saat ini).
• Qualified Wealth Planner (QWP)-FPSB Global (2011). Pengalaman Kerja
• Sertifikasi DPS Perusahaan Pembiayaan-DSN-MUI & OJK
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Manulife Asset
(2015).
Management Indonesia (2022-saat ini).
• Kompetensi Pengawas Syariah - Lembaga Sertifikasi Profesi-
Majelis Ulama Indonesia (LSPMUI) (2016). • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan
Negara, Tbk (Persero) (2021 - saat ini).
• Sertifikasi Kompetensi Pengawas Syariah -BNSP (2017)
• Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian DSN-MUI
• Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM)–OJK (2021).
(2020 - saat ini).
• Sertifikasi Kompetensi Pengawas Syariah-BNSP (2023).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Maybank
• Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 (2025) Indonesia Tbk. (2020 -2024).
• Pra Ijtima’Sanawi & Ijtima’Sanawi Annual Meeting DPS
• Ketua Dewan Pengawas Syariah DPLK BRI (2018 - 2019).
X-DSN-MUI (2025).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Aberdeen Standard
Luar Negeri: Investment Indonesia (2015 - 2021).
• Islamic Economic-ICMI Orsat Cairo-Cairo, Mesir (1997). • Anggota dan Sekretaris Bidang Pasar Modal Badan
• Islamic Banking Practice-Syahata Connsulting-Cairo, Mesir Pelaksana Harian DSN-MUI (2015-2020)
(1998). • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indosurya Asset
• Training Islamic Banking for Regulator-Al Huda Center of Management (2015 - 2017).
Islamic Banking & Economics-Dubai, UAE (2023). • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC NISP Tbk.
• Durham Islamic Finance Summer School 2025-Durham (2009-saat ini).
University Business School-Durham, UK (2025). • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Schroder Investment
Management Indonesia. (2009 - 2022).
Riwayat Jabatan
• Konsultan Head Planner PT Quantum Magna (2007 - 2014).
Dasar Hukum Pengangkatan • Konsultan PT Batasa Tazkia (2004 - 2009).
Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah • Business Development Management pada KAB Consulting
untuk pertama kalinya sejak hasil Keputusan Rapat Umum (2003-2004).
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan No 09 tanggal • Office Manager pada Masyarakat Ekonomi Syariah
10 Maret 2021 dan dinyatakan efektif Berdasarkan Surat Otoritas (2002-2004).
Jasa Keuangan (OJK) No. SR-12/PB.1/2021 sejak 02 Juni 2021. • Training Manager International Institute of Islamic Thought
(IIIT) Indonesia (2001 - 2002).
• Asisten Rektor pada Unversitas Islam ‘45 Bekasi
(Februari 2000 - September 2000).
* Berhenti menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah sehubungan dengan Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
kepada PT Bank Syariah Nasional.
170 Laporan Tahunan 2025
Page 171
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
MUHAMMAD FAIZ, Lc, M.A.*
Anggota Dewan Pengawas Syariah
Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia
Domisili
Jakarta, Indonesia
Usia
51 Tahun Per Desember 2025
Periode Menjabat
29 November 2023 - RUPS Tahun 2028, periode pertama
Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Fakultas Syariah Islamic University of Madinah, • Ketua Umum MUI Propinsi DKI Jakarta (2024-2029)
Arab Saudi (1997) • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan
• Magister (S2) Fakultas Daarul Ulum Cairo University, Negara, Tbk (Persero) (2023 - saat ini).
Mesir (1999)
• Katib Syuriah Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama
(2022- saat ini).
Sertifikasi
• Wakil Rais PW Nahdlatul Ulama DKI Jakarta (2021-2023).
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 1 (2008).
• Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 2 (2013).
Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah (2017-saat ini).
Riwayat Jabatan • Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
PT Bank Permata, Tbk. (2014-2024).
Dasar Hukum Pengangkatan • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil Multi Finance
Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah sesuai Indonesia Syariah (2012-saat ini).
Akta Pernyataan Keputusan Rapat Dewan Komisaris No. 24 • Wakil Sekretaris Komisi Fatwa pada DSN-MUI
tanggal 15 Desember 2023 dan dinyatakan efektif berdasarkan (2010 - saat ini).
Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.S-267/PB.02/2023 sejak
• Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
18 Oktober 2023.
PT Bank Permata, Tbk. (2008-2014).
Jabatan Rangkap • Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008- saat ini).
• Ketua Umum MUI Propinsi DKI Jakarta (2024-2029)
• Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022- saat ini).
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan
Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah (2017-saat ini)
• Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil Multi
Finance Indonesia Syariah (2012- saat ini)
• Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat ini).
• Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008-sekarang).
Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
lain.
* Berhenti menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah sehubungan dengan Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
kepada PT Bank Syariah Nasional.
Laporan Tahunan 2025 171
Page 172
03 Profil Perusahaan
Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah
Hubungan Keuangan, Keluarga, dan Kepengurusan Dewan Pengawas Syariah
Hubungan Keuangan Dengan Hubungan Keluarga Dengan
Hubungan
Pemegang Pemegang
Dewan Dewan Kepengurusan*
Nama Jabatan Direksi* Saham Direksi* Saham
Komisaris* Komisaris*
Pengendali* Pengendali*
Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak Ya Tidak
Prof. Dr. H. Ketua Dewan
Muhammad Pengawas √ √ √ √ √ √ √
Quraish Shihab, MA Syariah
Mohamad Bagus Anggota Dewan
Teguh Perwira, Lc, Pengawas √ √ √ √ √ √ √
MA Syariah
Anggota Dewan
Muhammad Faiz,
Pengawas √ √ √ √ √ √ √
Lc, MA
Syariah
* Langsung maupun tidak langsung.
Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Pengawas Syariah
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Pengawas Syariah selama tahun Buku disajikan pada Bab Corporate
Governance.
Perubahan Komposisi Anggota Dewan Pengawas Syariah
dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah. Perubahan komposisi
Dewan Pengawas Syariah dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan
Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah
Periode 1 Januari 2025 – 22 November 2025
Komposisi Dewan Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas
Syariah dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Pengawas
Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah
Pelaksana
Penilaian
Nama Jabatan Dasar Pengangkatan Periode Tanggal Efektif
Kemampuan
dan Kepatutan
Prof. Dr. H. • RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018 • 10 Januari 2019
Muhammad Quraish Ketua Kedua OJK
Shihab, MA • RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023 • 16 Maret 2023
Mohamad Bagus
Anggota RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021 Pertama OJK 2 Juni 2021
Teguh Perwira, Lc, MA
Muhammad Faiz, Surat Keputusan OJK tanggal 18 Oktober
Anggota Pertama OJK 29 November 2023
Lc, MA 2023
Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah
Periode 22 November 2025 – Saat Ini
Pada tanggal 4 November 2025 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA mengundurkan diri sebagai Ketua Dewan
Pengawas Syariah efektif per tanggal 22 Desember 2025. Kemudian, sehubungan dengan persetujuan Pemisahan
Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan hak dan kewajiban kepada
PT Bank Syariah Nasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maka izin usaha Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk dilakukan pencabutan. Dengan demikian, Anggota Dewan Pengawas Syariah yaitu, Muhammad
Faiz, Lc, MA dan Mohamad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA sudah tidak menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas
Syariah Perseroan.
172 Laporan Tahunan 2025
Page 173
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF
Senior Executive Vice President
Benjamen Sihombing
SEVP Assets Management
Warga Negara Indonesia,
(usia 55 tahun per Desember 2025)
Bekasi, Indonesia
Riwayat Pendidikan Rangkap Jabatan
Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Sumatera Utara (1993). • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Sertifikasi BTN
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
Pengalaman Kerja • Anggota Tidak Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Pembiayaan BTN
• SEVP Assets Management BTN (2025 – saat ini).
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Commercial Aset Management Division Head - PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025 – Agustus 2025). • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Teknologi Informsi
BTN
• Regional Office Head Kantor Wilayah Jawa Barat - PT Bank
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Mei 2024 – Juni 2025). • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transportasi terkait
• Regional Office Head Kantor Wilayah 1 - PT Bank Tabungan dengan Human Capital Organization & GRC BTN
Negara (Persero) Tbk (Juli 2022 – Mei 2024). • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
• Commercial Aset Management Division Head - PT Bank dengan IT, Digital & Network BTN
Tabungan Negara (Persero) Tbk (Februari 2021 – Juni 2022). • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
• PJ Commercial Risk Division Head - PT Bank Tabungan dengan Business Process Improvement (BPI) BTN
Negara (Persero) Tbk (Juni 2020 – Januari 2021). • Anggota Tidak Tetap Komite Bisnis BTN
• Team Leader, BUMN & Government Institution Division
• Anggota Tidak Tetap Komite Environmental, Social and
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2013 – 2016).
Governance (ESG) BTN
• Anggota Tidak Tetap Capital and Subsidiary Committee BTN
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya
sejak 01 September 2025 berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Perseroan Nomor 1844/2025 tanggal 01 September 2025.
Kepemilikan Saham BTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 925.059 lembar saham/
0,0065914%
Laporan Tahunan 2025 173
Page 174
03 Profil Perusahaan
Thomas Wahyudi
SEVP Digital Business
Warga Negara Indonesia,
(usia 52 tahun per Desember 2024)
Kabupaten Tangerang, Indonesia
Riwayat Pendidikan Rangkap Jabatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
(1995). • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Pelita Harapan, BTN
Jakarta (2023). • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
Sertifikasi • Anggota Tidak Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Pembiayaan BTN
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
• Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
Pengalaman Kerja • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informsi BTN
• SEVP Digital Business BTN (Juni 2024 – saat ini). • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transportasi terkait
• Group Head Transaction Banking Retail Sales PT Bank Mandiri dengan Human Capital Organization & GRC BTN
(Persero) Tbk (2016-2024). • Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
• Commissioner PT Mitra Transaksi Indonesia (2020 - 2024). dengan IT, Digital & Network BTN
• Plt. Reg. Transaction Banking Head Jakarta PT Bank Mandiri • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
(Persero) Tbk (April 2016-September 2016). dengan Business Process Improvement (BPI) BTN
• VP Electronic Banking Business Development PT Bank Mandiri • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
(Persero) Tbk (2011-Maret 2016). • Anggota Tidak Tetap Komite Environmental, Social and
• Commissioner PT Mitra Transaksi Indonesia (2020-Saat ini). Governance (ESG) BTN
• President Commissioner PT Digital Artha Media (2018-2020). • Anggota Tidak Tetap Capital and Subsidiary Committee BTN
• Electronic Channel Head - PT Bank OCBC NISP (2005-2011). Dasar Hukum Pengangkatan
• Assistant Manager Electronic Banking Division - PT Bank Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak
Central Asia Tbk (1997-2005). 01 April 2024 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan
Nomor 374/DIR/2024 tanggal 01 April 2024.
Kepemilikan Saham BTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 268.500 lembar saham/
0,0019132%
174 Laporan Tahunan 2025
Page 175
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Henri Ari Wibawa
SEVP Credit Risk
Warga Negara Indonesia,
(usia 54 tahun per Desember 2025)
Jakarta, Indonesia
Riwayat Pendidikan Rangkap Jabatan
Sarjana (S1) Teknologi Pertanian dari Universitas Gadjah Mada • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
(1996). • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
BTN
Sertifikasi
• Anggota Tidak Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6
• Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Pengalaman Kerja Pembiayaan BTN
• SEVP Credit Risk BTN (2025 – saat ini). • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Wholesale Credit Risk Division Head - PT Bank Tabungan • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Teknologi Informsi
Negara (Persero) Tbk (Agustus 2023 – Agustus 2025). BTN
• Commercial Risk Division Head - PT Bank Tabungan Negara • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transportasi terkait
(Persero) Tbk (Februari 2021 – Juli 2023). dengan Human Capital Organization & GRC BTN
• Branch Manager Jakarta Cawang - PT Bank Tabungan • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
Negara (Persero) Tbk (Mei 2020 – Januari 2021). dengan IT, Digital & Network BTN
• Branch Manager Ciputat - PT Bank Tabungan Negara • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
(Persero) Tbk (Agustus 2018 – April 2020). dengan Business Process Improvement (BPI) BTN
• Commercial Loan II Department Head - PT Bank Tabungan • Anggota Tidak Tetap Komite Bisnis BTN
Negara (Persero) Tbk (Juni 2017 – Juli 2018). • Anggota Tidak Tetap Komite Environmental, Social and
Governance (ESG) BTN
• Anggota Tidak Tetap Capital and Subsidiary Committee BTN
Dasar Hukum Pengangkatan
Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya
sejak 01 September 2025 berdasarkan Surat Keputusan Direksi
Perseroan Nomor 1843/2025 tanggal 01 September 2025.
Kepemilikan Saham BTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 104.469 lembar saham/
0,0007444%
Laporan Tahunan 2025 175
Page 176
03 Profil Perusahaan
Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi
Hendratno Tri Wibowo
Internal Audit Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 51 tahun) Menjabat sejak: 26 Juli 2021
Tangerang Selatan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 642/DIR/2021
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Diploma (D3) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi • 2021 menjabat sebagai Internal Audit Division Head.
Negara (STAN) (1995). • 2020 menjabat sebagai Post Mortem & Forensic Audit
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Indonesia (1998). Division Head di Indonesia Exim Bank.
• Magister (S2) Akuntansi dari University of Queensland (2003). • 2011 menjabat sebagai Fraud Risk Management Division
Head di Indonesia Exim Bank.
Keterangan: Profil selengkapnya dapat dilihat pada Bab Corporate Governance.
Nur Khasanah
Treasury Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 08 Juli 2024
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 630/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Islam Indonesia (1994). • 2024 menjabat sebagai Treasury Division Head.
• 2022 menjabat sebagai Deputy Division Head.
• 2021 menjabat sebagai Trading Department Head.
• 2019 menjabat sebagai Market & Reserve Management
Department Head.
• 2017 menjabat sebagai Trading Management Department
Head.
176 Laporan Tahunan 2025
Page 177
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Farida Andriani W.
Marketing Communication Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 55 tahun) Menjabat sejak: 14 April 2023
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 230/DIR/2023
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Pertanian dari Universitas Jenderal Soedirman • 2023 menjabat sebagai Marketing Communication Division
(1994). Head.
• 2020 menjabat sebagai Branding & Product Marketing
Department Head.
Ramon Armando
Corporate Secretary Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 51 tahun) Menjabat sejak: 14 April 2023
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 230/DIR/2023
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Magister (S2) Perdagangan dari The University of Sydney • 2023 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head.
(1998). • 2020 menjabat sebagai Marketing Communication Division
Head.
• 2020 merangkap sebagai Digital Channel Division Head.
Keterangan: Profil selengkapnya dapat dilihat pada Bab Corporate Governance.
Eka Savitri
PJ Investor Relations & Research Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 42 tahun) Menjabat sejak: 01 Oktober 2025
Tangerang, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 2260/2025
Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan
• 2025 menjabat sebagai PJ Investor Relations & Research
Magister (S2) Akuntansi dari University of Illinois at Urbana Division Head.
Champaign (2009).
• 2023 menjabat sebagai Investor Relations Department Head.
Laporan Tahunan 2025 177
Page 178
03 Profil Perusahaan
Rahmayati
Human Capital Management Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 52 tahun) Menjabat sejak: 14 Februari 2022
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 124/DIR/2022
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Hasanuddin (1996). • 2022 menjabat sebagai Human Capital Management
• Magister (S2) Business Administration dari Institut Teknologi Division.
Bandung (2012). • 2021 menjabat sebagai Sharia Funding & Treasury Deputy.
• 2021 menjabat sebagai Sharia Business Deputy.
• 2016 menjabat sebagai Branch Manager Sharia Jakarta
Pasar Minggu.
Didik Sudibyo
PJ Human Capital Business Partner Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 54 tahun) Menjabat sejak: 03 November 2025
Bekasi, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 2610/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Atma Jaya • 2025 menjabat sebagai PJ Human Capital Business Partner
Yogyakarta (1996). Division Head.
• Magister (S2) Manajemen SDM dari Universitas Gadjah Mada • 2025 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Service &
(2005). Collection Kantor Wilayah Jakarta I.
• 2024 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Service &
Collection Kantor Wilayah Kalimantan.
Aldo Bimantoro
Human Capital Strategy Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 35 tahun) Menjabat sejak: 06 November 2023
Depok, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 1074/DIR/2023
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknologi Industri Pertanian dari Institut 2023 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head.
Pertanian Bogor (2012).
• Magister (S2) Manajemen SDM dan Organisasi dari
The London School of Economics & Political Science (2021).
178 Laporan Tahunan 2025
Page 179
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Ade Surya Lesmana
Learning Management Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 01 Februari 2023
Tangerang Selatan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 46/DIR/2023
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Padjadjaran (1996). • 2023 menjabat sebagai Learning Management Division
Head.
• Magister (S2) Manajemen dari Institut Keuangan Perbankan
• 2022 menjabat sebagai PJ Learning Management Divison
dan Inf Asia Perbanas (2009).
Head.
• 2022 menjabat sebagai PJ Learning Center Division Head.
• 2021 menjabat sebagai Employee Development Department
Head.
Yenny Herlina
Finance & Accounting Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 01 November 2024
Jakarta Barat, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 971/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Jenderal Soedirman • 2024 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head.
(1996). • 2023 menjabat sebagai Regional Office Head III (Jawa
Timur).
• 2022 menjabat sebagai DRM Business Regional Office III
(Jawa Timur).
• 2020 menjabat sebagai DRM Support Regional Office III
(Jawa Timur).
• 2019 menjabat sebagai Accounting Policy, Planning & Service
Department Head.
Laporan Tahunan 2025 179
Page 180
03 Profil Perusahaan
Wilson Arafat
Enterprise & ESG Risk Management Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 02 Juni 2021
Jakarta Barat, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 525/DIR/2021
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Gadjah • 2021 menjabat sebagai Enterprise & ESG Risk Management
Mada (1996). Division Head.
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada • 2019 menjabat sebagai Procurement & General Services
(2004). Division Head.
• 2017 menjabat sebagai Transformation Management Office
Division Head.
Keterangan: Profil selengkapnya dapat dilihat pada Bab Corporate Governance.
Makhadir Mukhamad
PJ Digital & Operations Risk Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 39 tahun) Menjabat sejak: 01 September 2025
Depok, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 2845/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Mesin dari Universitas Indonesia (2010). • 2025 menjabat sebagai PJ Digital & Operations Risk Division
Head.
• 2024 menjabat sebagai Digital Risk Management
Department Head.
• 2022 menjabat sebagai IT Risk Management Department
Head.
Keterangan: Profil selengkapnya dapat dilihat pada Bab Corporate Governance.
Joko Christianto
IT Strategic Planning Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 45 tahun) Menjabat sejak: 29 Juli 2021
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SPK No. 29/PK/PRO/HCMD/TAC/V/2021
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada (2003). 2021 menjabat sebagai IT Strategic Planning Division Head.
180 Laporan Tahunan 2025
Page 181
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Joko Christianto
PLT IT Development Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 45 tahun) Menjabat sejak: 01 Juni 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 794/DIR/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada (2003). 2021 menjabat sebagai IT Strategic Planning Division Head.
Ghulam Mahdi Muharram
PLT IT Operations Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 45 tahun) Menjabat sejak: 01 Oktober 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
Memo No. 512/M/HCMD/EDEV/IX/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada (2003). • 2025 menjabat sebagai PLT IT Operations Division Head.
• 2024 menjabat sebagai Deputy IT Operations.
• 2023 menjabat sebagai Deputy IT Strategic Planning
& Development.
Budi Hariyanto
IT Security Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 45 tahun) Menjabat sejak: 15 Desember 2022
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SPK No. 29/PK/PRO/HCMD/TAC/XI/2022
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (2003). 2022 menjabat sebagai IT Security Division Head.
Laporan Tahunan 2025 181
Page 182
03 Profil Perusahaan
Indra Hidayatullah
Data Management & Analytics Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 49 tahun)
Menjabat sejak: 02 Juni 2025
Tangerang Selatan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 2476/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Fisika dari Institut Teknologi Bandung (2001). • 2025 menjabat sebagai Data Management & Analytics
Division Head.
• 2024 menjabat sebagai IT Operations Division Head.
• 2021 menjabat sebagai Data Management & Analytics
Division Head.
Wahyudi Joko Santoso
Procurement & Fixed Asset Management Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 54 tahun) Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
Bekasi, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 625/DIR/2023
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Jenderal • 2023 menjabat sebagai Procurement & Fixed Asset
Soedirman (1995). Management Division Head.
• Magister (S2) Manajemen dari STIE Indonesia Banking • 2021 menjabat sebagai IT Operations Division Head.
School (2019). • 2019 menjabat sebagai PJ. IT Operations Division Head.
Adee Indriana D.
Credit Operations Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 08 April 2025
Bekasi, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
Komite Talenta A1 No. 03 Th 2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Sebelas • 2025 menjabat sebagai Credit Operations Division Head.
Maret (1995). • 2024 menjabat sebagai Digital Operations Division Head.
• 2018 menjabat sebagai Operations & Business Support
Division Head.
• 2017 menjabat sebagai PLT Operation & Business Support
Division Head.
• 2016 menjabat sebagai Digital Banking Development
Department Head.
182 Laporan Tahunan 2025
Page 183
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Eko Hapsoro Susilo
Customer Experience Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 52 tahun) Menjabat sejak: 16 April 2024
Tangerang Selatan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 393/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Arsitektur dari Universitas Diponegoro • 2024 menjabat sebagai Customer Experience Division Head.
(1996). • 2022 menjabat sebagai Customer Care Division Head.
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada • 2020 menjabat sebagai Corporate Communication
(2004). Department Head.
Wiji Astuti
Sales & Distribution Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 45 tahun) Menjabat sejak: 26 Agustus 2025
Tangerang Selatan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 1535/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Magister (S2) Manajemen dari Universitas Padjadjaran (2024). 2025 menjabat sebagai Sales & Distribution Division Head.
Fatoni Hudhori
Central Operation Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 01 November 2024
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 971/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi • 2024 menjabat sebagai Central Operation Division Head.
Dr. Moechtar Talib (1995). • 2023 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head.
• Master (S2) Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti (2018). • 2022 menjabat sebagai PJ Finance & Accounting Division
Head.
Laporan Tahunan 2025 183
Page 184
03 Profil Perusahaan
Rahmad Budi Santoso
PJ Digital Operations Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 01 Oktober 2025
Tangerang Selatan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 2240/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi • 2025 menjabat sebagai PJ Digital Operations Division Head.
Perbankan Indonesia (1995). • 2017 menjabat sebagai Settlement Operation Department
Head.
R. Wahyu B. Witjaksono
Financial Institusion & Capital Market Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 55 tahun) Menjabat sejak: 15 Januari 2024
Bekasi, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 11/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Padjadjaran (1993). • 2024 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market
• Magister (S2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of Division Head.
Kentucky USA (2004). • 2019 menjabat sebagai Compliance & Governance Division
Head.
• 2018 menjabat sebagai PLT Compliance & Governance
Division Head.
• 2018 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head.
184 Laporan Tahunan 2025
Page 185
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sri Astuti
Corporate Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 52 tahun) Menjabat sejak: 01 Oktober 2024
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 941/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia (1995). • 2024 menjabat sebagai Corporate Banking Division Head.
• 2020 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head.
• 2018 menjabat sebagai Corporate & Loan Syndication
Department Head.
Ricky RS Pattinggi
Commercial Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 54 tahun) Menjabat sejak: 01 Oktober 2024
Bogor, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 941/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Bandar Lampung • 2024 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head.
(1994). • 2021 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction
Banking Division Head.
• 2020 menjabat sebagai PLT Internal Audit Division Head.
Laporan Tahunan 2025 185
Page 186
03 Profil Perusahaan
Grenardy Arief
Wholesale Transaction Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 48 tahun) Menjabat sejak: 08 Januari 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 182/DIR/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Magister (S2) Administrasi Bisnis dari University of San Fransisco 2025 menjabat sebagai Wholesale Transaction Division Head.
(2004).
Erwinta Siswadi
Institutional Banking 1 Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 54 tahun) Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
Tangerang Selatan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 627/DIR/2023
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Sumatera Utara • 2024 menjabat sebagai Large Institutional Funding Division
(1996). Head.
• 2022 menjabat sebagai Institutional Funding Division Head.
• 2021 menjabat sebagai PJ Institutional Funding Division Head.
Denny Kriswana
Institutional Banking 2 Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 56 tahun) Menjabat sejak: 01 Agustus 2024
Tangerang Selatan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 711/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Padjajaran (1991). • 2024 menjabat sebagai Midsize Institution Funding Division
• Magister (S2) Manajemen Strategi dari ABFI Perbanas (2016). Head.
• 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business,
Regional Office Jateng DIY.
• 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang.
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Jakarta
Kuningan.
186 Laporan Tahunan 2025
Page 187
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Frengky Rosadrian Perangin Angin
Retail Funding Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 50 tahun) Menjabat sejak: 01 Maret 2024
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SPK No. 188/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Finance & Economics dari University of Oregon • 2024 menjabat sebagai Retail Funding Division Head.
(1996). • 2020 menjabat sebagai Wealth Management Division Head.
Sri Soekminiarni
Mortgage & Secured Loan Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 10 Maret 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 288/DIR/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S-1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Sumatera • 2025 menjabat sebagai Mortgage & Secured Loan Division
Utara Tahun 1994 Head.
• 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah
Jakarta II.
• 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head VI
(Semarang).
• 2022 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business,
Regional Office I (Jawa Barat).
• 2021 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni.
Laporan Tahunan 2025 187
Page 188
03 Profil Perusahaan
Nurkholis Wahyudi
Personal Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 49 tahun) Menjabat sejak : 09 Agustus 2023
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 103/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Sosial Ekonomi Perikanan dari Universitas 2023 menjabat sebagai Personal Banking Division Head.
Brawijaya (2000).
Tresia Sarumpaet
Digital Banking Product Development Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 45 tahun) Menjabat sejak : 01 Juli 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 1233/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Magister (S2) Marketing dari Royal Melbourne Institute • 2025 menjabat sebagai Digital Banking Product
Technology (2003). Development Division Head.
• 2025 menjabat sebagai Digital Banking Sales Division Head.
188 Laporan Tahunan 2025
Page 189
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Utaminingsih
Digital Banking Sales Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 48 tahun) Menjabat sejak : 01 Juli 2025
Tangerang Selatan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
Memo No. 447/M/HCMD/TAC/V/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Magister (S2) Management dari Universitas Gadjah Mada 2025 menjabat sebagai Digital Banking Sales Division Head.
(2024).
Laloria Novelina Pardede
PJ Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 1 Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 40 tahun) Menjabat sejak: 08 September 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
Risalah Komite Talenta A1 No. 16 Th 2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Diponegoro (2009). • 2025 menjabat sebagai PJ Consumer Collection, Recovery
& Asset Sales 1 Division Head.
• 2025 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business
Kantor Wilayah.
• 2024 menjabat sebagai Branch Manager Kediri.
Laporan Tahunan 2025 189
Page 190
03 Profil Perusahaan
Roganda Sahat Mangapul Siahaan
Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 2 Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 55 tahun) Menjabat sejak: 10 Maret 2025
Tangerang, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 288/DIR/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Sumatera Utara (1996). • 2025 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery &
Asset Sales 2 Division Head.
• 2023 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking
Division Head.
• 2023 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage
Division.
• 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Bekasi.
• 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang.
Didi Rusliyadi
Commercial Asset Management Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 44 tahun) Menjabat sejak: 01 September 2025
Bogor, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
Komite Talenta A1 No. 14 Th 2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) MIPA dari Institut Teknologi Bandung (2005). • 2025 menjabat sebagai Commercial Asset Management
Division Head.
• 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
Kantor Wilayah Kalimantan.
• 2024 menjabat sebagai Deputy Wholesale Credit Risk
Division.
190 Laporan Tahunan 2025
Page 191
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Hasta Nugraha Utomo
Compliance & Governance Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 10 Maret 2025
Tangerang, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 287/DIR/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Wijaya Kusuma • 2025 menjabat sebagai Compliance & Governance Division
Purwokerto (1995). Head.
• Magister (S2) Manajemen Keuangan dari Universitas Gadjah • 2024 menjabat sebagai Corporate Strategy & Planning
Mada & University of Kentucky USA (2004). Division Head.
• 2021 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market
Division Head.
Satrijo Katri Wilargo
PJ Legal Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 54 tahun) Menjabat sejak: 08 September 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 1179/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Jember (1995). • 2025 menjabat sebagai PJ Legal Division Head.
• 2024 menjabat sebagai Legal Litigation Department Head.
Laporan Tahunan 2025 191
Page 192
03 Profil Perusahaan
Lusiana Anjarsari
Policy & Procedure Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 51 tahun) Menjabat sejak: 03 November 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 2609/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Bandar Lampung (1996). • 2025 menjabat sebagai Policy & Procedure Division Head.
• Magister (S2) Hukum dari Universitas Indonesia (2002). • 2021 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division.
• 2018 menjabat sebagai Legal Division Head.
Umi Hardinajati
PLT Subsidized Mortgage Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 44 tahun) Menjabat sejak: 10 November 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
Memo No. 1164/M/HCMD/EDEV/XI/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Magister (S2) Ekonomi dari Universitas Indonesia (2007). • 2025 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage Division.
• 2022 menjabat sebagai Stakeholder Relation Department
Head.
192 Laporan Tahunan 2025
Page 193
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Erwin Dwi Kusuma
Corporate Strategy & Planning Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 46 tahun) Menjabat sejak: 10 Maret 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 287/DIR/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Sepuluh • 2025 menjabat sebagai Corporate Strategy & Planning
November (2002). Division Head.
• Magister (S2) Business Administration dari Universitas • 2023 menjabat sebagai Consumer Collection Recovery
Gadjah Mada (2023). & Asset Sales 1 Division Head.
• 2020 menjabat sebagai Transformation Partnership
Management Division Head.
• 2019 menjabat sebagai Enterprise Risk Management
Division Head.
• 2017 menjabat sebagai Retail Risk Division Head.
Bramantyo Tri Adi Nugroho
Business Banking Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 44 tahun) Menjabat sejak: 10 Maret 2025
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 288/DIR/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Sosial Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian • 2025 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking
Bogor (2004). Division Head.
• 2024 menjabat sebagai Pj Consumer Collection, Recovery
& Asset Sales 2 Division Head.
• 2023 menjabat sebagai Middle Bucket Department Head.
Laporan Tahunan 2025 193
Page 194
03 Profil Perusahaan
Meru Arumdalu
Wealth Management Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 45 tahun) Menjabat sejak: 01 Maret 2024
Cinere, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 360/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Magister (S2) Ekonomi Keuangan dari University of Birmingham, 2024 menjabat sebagai Wealth Management Division Head.
UK (2004).
Erika
Transformation & Partnership Management Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 46 tahun) Menjabat sejak: 22 April 2024
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 404/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Indonesia (2001). 2024 menjabat sebagai Transformation & Partnership
Management Division Head.
194 Laporan Tahunan 2025
Page 195
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Agus Sumaryono
Wholesale Credit Risk Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 55 tahun) Menjabat sejak: 01 September 2025
Bekasi, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 1805/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret (1994). • 2025 menjabat sebagai Wholesale Credit Risk Division Head.
• 2024 menjabat sebagai Digital & Operations Risk
Management Division Head.
• 2024 menjabat sebagai Pj Digital & Operations Risk
Management Division Head.
• 2023 menjabat sebagai Deputy Commercial Risk Division.
• 2021 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi.
Achmad Zuchridin
PJ Retail Credit Risk Division Head
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 55 tahun) Menjabat sejak: 08 September 2025
Depok, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
Komite Talenta A1 No. 16 Th 2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Jember (1995). • 2025 menjabat sebagai PJ Retail Credit Risk Division Head.
• 2023 menjabat sebagai Deputy Commerial Banking Division.
Laporan Tahunan 2025 195
Page 196
03 Profil Perusahaan
Tiana Elma Hetty
Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta I
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 54 tahun) Menjabat sejak: 01 Agustus 2024
Jakarta, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 711/DIR/2024
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Kristen • 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah
Indonesia (1994). Jakarta I.
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Jayabaya (2016). • 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor
Wilayah Jakarta I.
• 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business,
Regional Office IV (Sumatera).
• 2022 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni.
Asvianti Handaru W.
PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta II
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 01 Juli 2025
Bogor, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 1234/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Manajemen Perbankan dari Institut Manajemen • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor
Koperasi Indonesia (1996). Wilayah Jakarta II.
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Pertanian Bogor • 2024 menjabat sebagai Sharia Funding Business Deputy.
(2000). • 2022 menjabat sebagai Sharia Funding & Treasury Deputy.
• 2021 menjabat sebagai DBM Business KC Bekasi.
196 Laporan Tahunan 2025
Page 197
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Waluyo
Regional Office Head Kantor Wilayah Jawa Barat
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 56 tahun) Menjabat sejak: 02 Juni 2025
Bandung, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 2469/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Sebelas Maret • 2025 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah
(1994). Jawa Barat.
• 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
Kantor Wilayah Jateng DIY.
• 2023 menjabat sebagai Deputy Commercial Asset
Management.
• 2022 menjabat sebagai Deputy Commercial Banking.
• 2020 menjabat sebagai Commercial Asset Document
Department Head.
Fitri Novianty Ratna K
PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jateng DIY
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 54 tahun) Menjabat sejak: 02 Juni 2025
Semarang, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 2272/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Planologi dari Institut Teknologi Bandung • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
(1995). Kantor Wilayah Jateng DIY.
• 2023 menjabat sebagai Commercial Banking Center Head
Bandung 1.
Laporan Tahunan 2025 197
Page 198
03 Profil Perusahaan
Carly Tambunan
PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 54 tahun) Menjabat sejak: 10 Maret 2025
Surabaya, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 288/DIR/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Pertambangan dari Institut Teknologi • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
Bandung (1995). Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra.
• 2024 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business
Kantor Wilayah 3 (Surabaya).
• 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Bandung.
Noor Ridlo
PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Sumatera
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 53 tahun) Menjabat sejak: 01 Juli 2025
Medan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 1235/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia (1995). • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
Kantor Wilayah Sumatera.
• 2024 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage
Division.
• 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang.
198 Laporan Tahunan 2025
Page 199
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Bagus Hendri Setiawan
PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Papua
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 40 tahun) Menjabat sejak: 03 Februari 2025
Makassar, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
SK No. 2303/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Brawijaya (2007). • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Papua.
• 2024 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business
Kantor Wilayah 6 (Semarang).
• 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Cikarang.
Vidy Aryo Fajar
PLT Regional Office Head Kantor Wilayah Kalimantan
Warga Negara Indonesia, Periode Menjabat
(usia 39 tahun) Menjabat sejak: 03 November 2025
Balikpapan, Indonesia
Dasar Hukum Pengangkatan
Memo No. 603/M/HCMD/EDEV/XI/2025
Riwayat Pendidikan Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia (2008). • 2025 menjabat sebagai PLT Regional Office Head
Kantor Wilayah Kalimantan.
• 2025 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business
Kantor Wilayah Kalimantan.
• 2024 menjabat sebagai Branch Manager KC Medan.
Laporan Tahunan 2025 199
Page 200
03 Profil Perusahaan
Pejabat Dua Level di Bawah Direksi
Nama Unit Kerja Job Title
DIVISI
Hatorangan David Hutajulu IT Development Division Deputy IT Development Division
Ghulam Mahdi Muharram IT Operations Division Deputy IT Operations Division
Romeo Daniel Mekenru Van Enst Mortgage & Secure Loan Division Deputy Mortgage & Secured Loan Division
Mochamad Iqbal Nugraha Treasury Division Deputy Treasury Division
Umi Hardinajati Subsidized Mortgage Division Deputy SMD
Erwin Perangin Angin Wholesale Credit Risk Division Deputy Wholesale Credit Risk
KANTOR WILAYAH
Deputy Regional Manager Business
Yayang Wirawan Kantor Wilayah Jakarta I
Kantor Wilayah Jakarta I
Deputy Regional Manager Service & Collection
Shesharina Ayu Wulandini Kantor Wilayah Jakarta I
Kantor Wilayah Jakarta I
Deputy Regional Manager Business
Bryan Andria Wijaya Kantor Wilayah Jakarta II
Kantor Wilayah Jakarta II
Deputy Regional Manager Service & Collection
Ciko Hadiantono Kantor Wilayah Jakarta II
Kantor Wilayah Jakarta II
Deputy Regional Manager Business
Erik Budi Setiawan Kantor Wilayah Jawa Barat
Kantor Wilayah Jawa Barat
Deputy Regional Manager Service & Collection
Marlina Marianna Siahaan Kantor Wilayah Jawa Barat
Kantor Wilayah Jawa Barat
Deputy Regional Manager Service & Collection
Adolf Ronaldo Sebastianus Kantor Wilayah Jateng DIY
Kantor Wilayah Jateng, DIY
Deputy Regional Manager Business
Ardityas Dwi Atmoko Kantor Wilayah Jateng DIY
Kantor Wilayah Jateng, DIY
Deputy Regional Manager Business
Joyce Ivone Mandagi Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
Kantor Wilayah Jatim, Bali, Nusra
Deputy Regional Manager Service & Collection
Jastrawan Pesulima Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
Kantor Wilayah Jatim, Bali, Nusra
Deputy Regional Manager Business
Aries Tuti Kantor Wilayah Sumatera
Kantor Wilayah Sumatera
Deputy Regional Manager Service & Collection
Ternamentha Sitepu Kantor Wilayah Sumatera
Kantor Wilayah Sumatera
Deputy Regional Manager Business
I Wayan Cahya Prandika Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Papua
Kantor Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua
Deputy Regional Manager Service & Collection
Ali Irfan Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Papua
Kantor Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua
Deputy Regional Manager Business
Vidy Aryo Fajar Kantor Wilayah Kalimantan
Kantor Wilayah Kalimantan
Deputy Regional Manager Business
Liling Joko Suprapto Kantor Wilayah Kalimantan
Kantor Wilayah Kalimantan
200 Laporan Tahunan 2025
Page 201
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PROFIL
PEGAWAI
Jumlah Pegawai berdasarkan Jenis Kelamin
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin (dalam satuan orang)
Jenis Kelamin 2025 2024
Pria 5.684 6.560
Wanita 5.730 6.287
Jumlah 11.414 12.847
Jumlah Pegawai berdasarkan Jabatan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan (dalam satuan orang)
2025 2024
Jabatan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Level 22 6 1 7 2 1 3
Level 19-21 98 29 127 114 26 140
Level 15-18 1.093 425 1.518 1.119 409 1.528
Level 13-14 1.537 1.132 2.669 1.718 1.215 2.933
Level 11-12 2.408 3.271 5.679 2.895 3.548 6.443
Level 8-10 542 872 1414 712 1.088 1.800
Jumlah 5.684 5.730 11.414 6.560 6.287 12.847
Jumlah Pegawai berdasarkan Rentang Usia
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia (dalam satuan orang)
2025 2024
Rentang Usia
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
≥ 51 570 174 744 681 218 899
31–50 3.482 2.712 6.194 3.713 2.764 6.477
≤ 30 1.632 2.844 4.476 2.166 3.305 5.471
Jumlah 5.684 5.730 11.414 6.560 6.287 12.847
Laporan Tahunan 2025 201
Page 202
03 Profil Perusahaan
Jumlah Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan (dalam satuan orang)
2025 2024
Tingkat Pendidikan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Pasca Sarjana 333 198 531 373 189 562
Sarjana 4.910 4.880 9.790 5.574 5.212 10.786
Sarjana Muda 377 520 897 511 706 1.217
SLTA 64 132 196 102 180 282
Jumlah 5.684 5.730 11.414 6.560 6.287 12.847
Jumlah Pegawai berdasarkan Status Ketenagakerjaan
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan (dalam satuan orang)
2025 2024
Status Ketenagakerjaan
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
Tetap 5.617 5.706 11.323 6.485 6.214 12.699
Kontrak 67 24 91 75 73 148
Jumlah Tanpa Pegawai Outsource 5.684 5.730 11.414 6.560 6.287 12.847
Outsource 6.804 1.288 8.092 6.551 1.187 7.738
Jumlah Termasuk
12.488 7.018 19.506 13.111 7.474 20.585
Pegawai Outsource
Jumlah Pegawai berdasarkan Masa Kerja
Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja (dalam satuan orang)
2025 2024
Masa Kerja
Pria Wanita Total Pria Wanita Total
> 30th 89 66 155 124 80 204
Di atas 25th - 30th 479 95 574 584 142 726
Di atas 20th - 25th - 68 68 - - -
Di atas 15th - 20th 191 268 459 213 306 519
Di atas 10th - 15th 1.566 1.344 2.910 1.473 1.519 2.992
Di atas 5th - 10th 1.988 1.658 3.646 2.733 2.043 4.776
Di atas 0 - 5th 1.371 2.231 3.602 1.433 2.197 3.630
Jumlah 5.684 5.730 11.414 6.560 6.287 12.847
202 Laporan Tahunan 2025
Page 203
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
KOMPOSISI
PEMEGANG SAHAM
Komposisi Pemegang Saham disajikan sebagai berikut:
Tabel Komposisi Pemegang Saham BTN Per 1 Januari 2025
Jumlah Pemegang Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
LOKAL
Negara Republik Indonesia 1 8.420.666.648 60,00
Asuransi 93 283.251.354 2,02
Bank 3 9.608.789 0,07
Dana Pensiun 108 1.331.751.166 9,49
Koperasi 3 1.016.500 0,01
Perorangan Indonesia 55.826 1.594.873.202 11,36
Perseroan Terbatas 153 115.739.035 0,82
Reksadana 150 744.706.029 5,31
Yayasan 15 26.954.630 0,19
Sub Total 56.352 12.528.567.353 89,27
ASING
Badan Usaha Asing 204 1.503.132.136 10,71
Perorangan Asing 71 2.744.924 0,02
Sub Total 275 1.505.877.060 10,73
TOTAL 56.627 14.034.444.413 100,00
Tabel Komposisi Pemegang Saham BTN Per 31 Desember 2025
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
LOKAL
Negara Republik Indonesia 1 1 0,00
PT Danantara Asset Management 1 8.420.666.647 60,00
Asuransi 76 236.216.854 1,68
Bank 3 9.475.889 0,07
Dana Pensiun 78 1.327.587.556 9,46
Koperasi 5 1.189.000 0,01
Perorangan Indonesia 64.963 1.847.627.220 13,16
Perseroan Terbatas 160 177.984.763 1,27
Reksadana 102 504.261.846 3,59
Yayasan 17 27.340.295 0,19
Sub Total 65.406 12.552.350.071 89,44
Laporan Tahunan 2025 203
Page 204
03 Profil Perusahaan
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
ASING
Badan Usaha Asing 203 1.479.122.970 10,54
Perorangan Asing 60 2.971.372 0,02
Sub Total 263 1.482.094.342 10,56
TOTAL 65.669 14.034.444.413 100,00
Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BTN Per 1 Januari 2025
Jumlah Saham Persentase
No. Nama Investor Status
(Lembar) Kepemilikan (%)
1. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT Lokal 389.275.808 2,77
2. PT TASPEN (ASURANSI) - AFS Lokal 362.166.723 2,58
3. PT TASPEN Lokal 332.835.794 2,37
4. REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND Lokal 206.156.100 1,47
5. JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELSBANKE Asing 156.224.839 1,11
6. REKSA DANA SAM DANA CERDAS Lokal 84.750.058 0,60
7. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP Lokal 77.756.000 0,55
8. NTC-ARTEMIS SMARTGARP GLOBAL EMERGING MARKETS EQUITY FUND Asing 75.530.000 0,54
9. JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS Asing 66.560.556 0,47
10. JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL Asing 65.330.984 0,47
11. NTC-LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP Asing 61.460.400 0,44
12. BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFD Asing 57.337.558 0,41
13. JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND Asing 57.264.150 0,41
14. BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY Asing 55.523.100 0,40
15. CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY Asing 54.408.154 0,39
16. SSB 2Q27 ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS Asing 54.042.776 0,39
17. SSB SBG6 SWEDBANK ROBUR SMALL CAP EMERGING MARKETS Asing 50.000.000 0,36
18. REKSA DANA ASHMORE SAHAM SEJAHTERA NUSAN Lokal 43.438.800 0,31
19. SURYADI TJU Lokal 38.406.500 0,27
20. REKSA DANA ASHMORE DANA EKUITAS NUSANTARA Lokal 36.759.600 0,26
204 Laporan Tahunan 2025
Page 205
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BTN Per 31 Desember 2025
Jumlah Saham Persentase
No. Nama Investor Status
(Lembar) Kepemilikan (%)
1. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT Lokal 389.275.808 2,77
2. PT TASPEN (ASURANSI) - FVTPL Lokal 362.166.723 2,58
3. PT TASPEN Lokal 332.835.794 2,37
4. JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELSBANKE Asing 156.224.839 1,11
5. REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND Lokal 154.623.000 1,10
6. SSB SBG6 SWEDBANK ROBUR SMALL CAP EMERGING MARKETS Asing 85.000.000 0,61
7. DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP Lokal 77.756.000 0,55
8. CACEIS BANK, LUXEMBOURG BRANCH/ NEF Asing 0,52
73.199.966
9. JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONALSTOCK INDEX FUND Asing 0,50
70.075.984
10. SSB ACXU AMERICAN CENTRY ETF TST-AVANTISEM EQ ETF Asing 0,47
65.440.783
11. JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETSSTOCK INDEX FUND Asing 0,46
65.031.756
12. CITIBANK NEW YORK S/A ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF Asing 0,45
63.005.376
13. NTC-LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP Asing 0,44
61.460.400
14. JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND, LP Asing 0,39
54.964.150
CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY 2
15. Asing 0,39
PORTFOLIO OF DFA INVESTMENT 54.408.154
16. MANULIFE DANA EKUITAS Lokal 0,32
45.409.736
17. BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY Asing 0,28
39.720.100
JPMCB NA RE-VANGUARD FIDUCIARY TRUST COMPANY INSTITUTIONAL
18. Asing 0,26
TOTAL INTERNATIONAL S 36.887.554
JPMCB NA RE - BLACKROCK INST TR CO N A INVESTMENT FDS FOR
19. Asing 0,26
EMPLOYEE BENEFIT TRUST 36.500.632
20. PT MANDIRI SEKURITAS QQ ERROR AO Lokal 0,24
34.360.500
Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BTN per 1 Januari 2025
Nama Investor Jumlah Saham (Lembar) Persentase Kepemilikan (%)
Negara Republik Indonesia 8.420.666.648 60,00
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BTN per 31 Desember 2025
Nama Investor Jumlah Saham (Lembar) Persentase Kepemilikan (%)
PT Danantara Asset Management 8.420.666.647 60,00
Laporan Tahunan 2025 205
Page 206
03 Profil Perusahaan
Komposisi Pemegang Saham Masyarakat Kurang Dari 5%
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 1 Januari 2025
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
LOKAL
Asuransi 93 283.251.354 2,02
Bank 3 9.608.789 0,07
Dana Pensiun 108 1.331.751.166 9,49
Koperasi 3 1.016.500 0,01
Perorangan Indonesia 55.826 1.594.873.202 11,36
Perseroan Terbatas 153 115.739.035 0,82
Reksadana 150 744.706.029 5,31
Yayasan 15 26.954.630 0,19
Sub Total 56.351 4.107.900.705 29,27
ASING
Badan Usaha Asing 204 1.503.132.136 10,71
Perorangan Asing 71 2.744.924 0,02
Sub Total 275 1.505.877.060 10,73
TOTAL 56.626 5.613.777.765 40,00
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 31 Desember 2025
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Pemegang Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
LOKAL
Asuransi 76 236.216.854 1,68
Bank 3 9.475.889 0,07
Dana Pensiun 78 1.327.587.556 9,46
Koperasi 5 1.189.000 0,01
Perorangan Indonesia 64.963 1.847.627.220 13,16
Perseroan Terbatas 160 177.984.763 1,27
Reksadana 102 504.261.846 3,59
Yayasan 17 27.340.295 0,19
Sub Total 65.404 4.131.683.423 29,44
ASING
Badan Usaha Asing 203 1.479.122.970 10,54
Perorangan Asing 60 2.971.372 0,02
Sub Total 263 1.482.094.342 10,56
TOTAL 65.667 5.613.777.765 40,00
206 Laporan Tahunan 2025
Page 207
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BTN per 1 Januari 2025
Jumlah Saham Persentase
No. Nama Jabatan
(Lembar) Kepemilikan (%)
DIREKSI
1. Nixon L.P. Napitupulu Direktur Utama 5.399.000 0,0384696
2. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama 1.149.100 0,0081877
3. Andi Nirwoto *
Direktur Information Technology 2.818.561 0,0200832
4. Elisabeth Novie Riswanti *
Direktur Assets Management 2.729.600 0,0194493
5. Jasmin *
Direktur Distribution and Institutional Funding 3.844.430 0,0273928
6. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management 2.889.100 0,0205858
7. Hirwandi Gafar Direktur Consumer 2.759.714 0,0196639
8. Nofry Rony Poetra Direktur Finance 3.527.422 0,0251340
9. Eko Waluyo Direktur Human Capital, Compliance and Legal 2.868.364 0,0204380
10. Hakim Putratama** Direktur Operations & Customer Experience 794.400 0,0056604
11. Muhammad Iqbal* Direktur SME & Retail Funding - -
DEWAN KOMISARIS
1. Chandra M. Hamzah* Komisaris Utama/Independen - -
2. Iqbal Latanro *
Wakil Komisaris Utama/Independen - -
3. Armand B. Arief *
Komisaris Independen - -
4. Sentot A. Sentausa* Komisaris Independen - -
5. Adi Sulistyowati* Komisaris Independen - -
6. Bambang Widjanarko* Komisaris Independen - -
7. Andin Hadiyanto* Komisaris - -
8. Herry Trisaputra Zuna* Komisaris 879.300 0,0062653
9. Himawan Arief Sugoto* Komisaris 879.300 0,0062653
TOTAL
*
Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BTN per 31 Desember 2025
Jumlah Saham Persentase
No. Nama Jabatan
(Lembar) Kepemilikan (%)
DIREKSI
1. Nixon L. P. Napitupulu Direktur Utama 5.399.000 0,0384696
2. Oni Febriarto Rahardjo Wakil Direktur Utama 1.149.100 0,0081877
3. Setiyo Wibowo Direktur Risk Management 2.889.100 0,0205858
4. Hirwandi Gafar Direktur Consumer Banking 2.759.714 0,0196639
5. Nofry Rony Poetra Direktur Finance & Strategy 3.527.422 0,0251340
6. Eko Waluyo Direktur Human Capital & Compliance 2.868.364 0,0204380
7. Tan Jacky Chen Direktur Information Technology 724.135 0,0051597
8. Venda Yuniarti Direktur Treasury & International Banking - -
9. Helmy Afrisa Nugroho* Direktur Corporate Banking - -
10. I Nyoman Sugiri Yasa Direktur Operations - -
Laporan Tahunan 2025 207
Page 208
03 Profil Perusahaan
Jumlah Saham Persentase
No. Nama Jabatan
(Lembar) Kepemilikan (%)
11. Rully Setiawan Direktur Network & Retail Funding - -
12. Hermita Direktur Commercial Banking - -
DEWAN KOMISARIS
1. Suryo Utomo Komisaris Utama - -
2. Dwi Ary Purnomo** Wakil Komisaris Utama - -
3. Fahri Hamzah Komisaris - -
4. Ida Nuryanti Komisaris Independen - -
5. Pietra Machreza Paloh Komisaris Independen - -
6. Panangian Simanungkalit Komisaris Independen - -
7. Didyk Choiroel*** Komisaris
TOTAL
* Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.
** Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
*** Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.
Sampai dengan Desember 2025, tidak terdapat kepemilikan saham tidak langsung oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan.
Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen
Tabel Kepemilikan Saham Senior Manajemen BTN per 31 Desember 2025
Jumlah Saham Persentase
No. Nama Jabatan
(Lembar) Kepemilikan (%)
1. Thomas Wahyudi SEVP Digital Business 268.500 0,0019132
2. Benjamen Sihombing SEVP Assets Management 925.059 0,0065914
3. Henri Ari Wibawa SEVP Credit Risk 104.469 0,0007444
Sampai dengan 31 Desember 2025, Senior Manajemen BTN tidak memiliki kepemilikan saham tidak langsung.
Klasifikasi Pemegang Saham
Tabel Klasifikasi Pemegang Saham BTN per 31 Desember 2025
Jumlah Jumlah Saham Persentase
Kepemilikan Saham
Pemegang Saham (Lembar) Kepemilikan (%)
Institusi Lokal 441 2.284.056.203 16,27
Institusi Asing 203 1.479.122.970 10,54
Individu Lokal 64.963 1.847.627.220 13,16
Individu Asing 60 2.971.372 0,02
Total 65.667 5.613.777.765 40,00
Pemilik Manfaat
Pemilik manfaat Perseroan adalah Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Kepala Badan Pengaturan Badan
Usaha Milik Negara (BP BUMN) ditunjuk dan atau diberi kuasa untuk mewakili Pemerintah Republik Indonesia.
208 Laporan Tahunan 2025
Page 209
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PEMEGANG SAHAM UTAMA
DAN PENGENDALI
Kepemilikan saham mayoritas Perseroan dimiliki oleh
PT Bank Tabungan
PT Danantara Asset Management dengan kepemilikan Negara (Persero) Tbk
saham sebesar 60,00%. Dengan demikian, Pemegang
Saham Utama dan Pengendali Perseroan adalah 60 %
Pemerintah Republik Indonesia sehingga tidak terdapat
Pemegang Saham Utama dan Pengendali secara tidak
langsung.
DAFTAR ENTITAS ANAK, ENTITAS ASOSIASI
DAN PERUSAHAAN VENTURA BERSAMA
Pada tanggal 05 Juni 2025, Perseroan secara resmi memiliki anak usaha di bidang perbankan syariah melalui
[akuisisi Bank Umum Syariah dan spin-off Unit Usaha Syariah], sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem
pembiayaan perumahan nasional. Selanjutnya, dalam rangka memperkuat positioning dan identitas bisnis syariah,
pada tanggal 20 Agustus 2025 anak usaha tersebut melakukan rebranding dan mulai beroperasi dengan nama Bank
Syariah Nasional, setelah memperoleh persetujuan dari regulator. Transformasi ini diharapkan dapat memperluas
jangkauan layanan perbankan syariah BTN serta meningkatkan kontribusi anak usaha terhadap kinerja konsolidasi
Grup.
Entitas Anak
Nama Perusahaan PT Bank Syariah Nasional
Bidang Usaha Perbankan Syariah
Tanggal Penyertaan 22 Desember 2025
Jumlah Aset Rp72,9 Triliun
Kepemilikan (%) 99,999%
Mulai Beroperasi/Status Operasi 22 Desember 2025
Alamat Menara Bank BTN Lt. 11,
Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130
Telp : Telp. 021 - 6310800 (Hunting)
Faks : 021 - 6311900
Web : https://bankbsn.co.id/
Pengurus Perusahaan Dewan Komisaris
Bahrullah Akbar Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen
Machhendra Setyo Atmaja Komisaris
Hilman Latief Komisaris
Ilham Nurhidayatuloh Komisaris Independen
Lukman Khakim Komisaris Independen
Direksi
Alex Sofjan Noor Direktur Utama
Arga Mahanana Nugraha Wakil Direktur Utama
Abdul Firman Direktur Finance, Strategy & Treasury
Mochamad Yut Penta Direktur Consumer Banking
Beki Kanuwa Direktur Risk Management
Ari Kurniaman Direktur Network & Retail Funding
Anton Rijanto Direktur Human Capital & Compliance
Laporan Tahunan 2025 209
Page 210
03 Profil Perusahaan
INFORMASI
KELOMPOK USAHA BANK
Struktur Kelompok Usaha Bank
Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki kelompok usaha bank yang terdiri dari BTN dan BBSN, yang dibentuk untuk
mendukung penguatan layanan perbankan konvensional dan syariah secara terintegrasi. Keberadaan kelompok
usaha ini ditujukan untuk memperluas jangkauan pembiayaan perumahan, meningkatkan inklusi keuangan syariah,
serta mengoptimalkan sinergi bisnis dalam rangka menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan peningkatan
nilai bagi pemangku kepentingan.
Kelompok Usaha Bank (KUB) BTN Group
(Bank Konvensional dan Bank Syariah)
Struktur Keterkaitan Kepengurusan dalam Kelompok Usaha Bank
Tidak terdapat Pengurus di Perusahaan Anak BTN yang saat ini juga menjabat di BTN.
Pemegang Saham yang Bertindak Atas Nama Pemegang Saham Lain
Tidak terdapat Pemegang Saham yang bertindak atas nama pemegang saham lain.
210 Laporan Tahunan 2025
Page 211
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
STRUKTUR
GRUP PERUSAHAAN
PT Danantara Asset Publik, masing masing kurang
Management dari 5 %
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
60 % 40 %
PT Bank Syariah Nasional
99,999 %
Per 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki Entitas Asosiasi, Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV).
Laporan Tahunan 2025 211
Page 212
03 Profil Perusahaan
KRONOLOGI
PENERBITAN SAHAM
Pencatatan Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Perseroan mencatatkan sahamnya pertama kali di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 Desember 2009 dengan
menawarkan 2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan, dengan harga penawaran
Rp800 per lembar saham kepada masyarakat. Pencapaian IPO (Initial Public Offering) tersebut mendapatkan
sambutan yang sangat baik dari masyarakat, yang ditandai dengan oversubscribe sebanyak 2,04 kali dengan nilai
proceed sebesar Rp1,88 triliun. Hal tersebut mendapatkan penghargaan “Best IPO in Indonesia 2009” dari majalah The
Asset dan “Mid Cap/IPO Deal of The Year in Southeast Asia 2009” dari Publisher Alpha South Asia (Hong Kong).
Aksi Korporasi : Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Tahun Penerbitan Saham : 17 Desember 2009
Jumlah Saham yang Ditawarkan : 2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan
Nilai Nominal Saham : Rp500 per lembar saham
Harga Penawaran : Rp800 per lembar saham
Jumlah Saham Sebelum IPO : 0 lembar saham
Jumlah Saham Tercatat Setelah IPO : 8.623.285.575 lembar saham Seri B
Pencatatan Bursa : Bursa Efek Indonesia
Penawaran Umum Terbatas I – Rights Issue
Pada tanggal 23 November 2012, Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penawaran Umum Terbatas I (PUT I)
kepada para pemegang saham Perseroan dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)
atau Rights Issue dengan tujuan untuk memperkuat struktur permodalan dan juga untuk meningkatkan jumlah
saham publik yang diperjual belikan (floating shares). Kondisi ini akan meningkatkan kapitalisasi pasar dan likuiditas
saham BBTN di pasar modal sekaligus untuk mendukung pertumbuhan kredit, sehingga dapat menambah minat
investor untuk berinvestasi lebih pada saham BBTN.
Aksi Korporasi : Penawaran Umum Terbatas I - Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
(HMETD)/Rights Issue
Jumlah Saham yang Ditawarkan : 1.512.857.500 Saham Seri B
Nilai Nominal Saham : Rp500
Harga Pelaksanaan : Rp1.235
Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue : 8.859.291.500
Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue : 10.481.074.500 lembar saham
Jumlah Dana (Proceeds) Diterima : Rp1.868.379.012.500
Rasio Konversi : 555.000 Saham Lama berhak atas 94.943 HMETD
Dilusi Kepemilikan : 14,61% sebelum pelaksanaan MESOP dan sebesar 16,49%
setelah pelaksanaan MESOP
Periode Perdagangan HMETD : 23 - 29 November 2012
Periode Pelaksanaan HMETD : 23 - 29 November 2012
Tanggal Pencatatan Efek di Bursa : 23 November 2012
Pencatatan Bursa : Bursa Efek Indonesia
Pembeli Siaga : PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri
Sekuritas
212 Laporan Tahunan 2025
Page 213
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Penawaran Umum Terbatas II – Rights Issue
Pada tanggal 28 Desember 2022, Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) kepada para pemegang saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan untuk memperkuat
struktur permodalan Perseroan dalam meningkatkan penyaluran jumlah kredit dan/atau pinjaman.
Aksi Korporasi : Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
Dahulu II (“PMHMETD II”)
Jumlah Saham yang Ditawarkan : Sebanyak-banyaknya 3.444.444.413 (Tiga Milyar Empat Ratus Empat
Puluh Empat Juta Empat Ratus Empat Puluh Empat Ribu Empat Ratus
Tiga Belas) saham baru Seri B
Nilai Nominal Saham : Rp500,- (lima ratus Rupiah)
Harga Pelaksanaan : Rp1.200,- (seribu dua ratus Rupiah)
Jumlah Saham Tercatat : 10.590.000.000 (sepuluh miliar lima ratus sembilan puluh juta) saham
Sebelum Rights Issue
Jumlah Saham Tercatat : 14.034.444.413 (empat belas miliar tiga puluh empat juta empat ratus
Setelah Rights Issue empat puluh empat ribu empat ratus tiga belas) saham
Nilai Rights Issue : Nilai PMN sebesar Rp2.479.999.997.600,- (Dua Triliun Empat Ratus Tujuh
Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta
Sembilan Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Enam Ratus Rupiah)
Nilai partisipasi publik sebesar Rp1.653.333.295.600,- (Satu Triliun Enam
Ratus Lima Puluh Tiga Miliar Tiga Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Dua Ratus
Sembilan Puluh Lima Ribu Enam Ratus Rupiah)
Jumlah Dana (Proceeds) Diterima : Rp4.133.333.295.600,- (Empat Triliun Seratus Tiga Puluh Tiga Miliar Tiga
Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Enam
Ratus Rupiah)
Rasio Konversi : Setiap pemegang 100.000.000 (seratus juta) Saham Lama berhak
mendapatkan 32.525.443 (tiga puluh dua juta lima ratus dua puluh
lima ribu empat ratus empat puluh tiga) HMETD, dimana setiap 1
(satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli
sebanyak 1 (satu) Saham Baru.
Dilusi Kepemilikan : Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami
penurunan persentase kepemilikan maksimum sebesar 24,54% (Dua
Puluh Empat Koma Lima Empat Persen)
Periode Perdagangan HMETD : 28 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Periode Pelaksanaan HMETD : 28 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Tanggal Pencatatan Efek di Bursa : 28 Desember 2022
Pencatatan Bursa : Bursa Efek Indonesia
Pembeli Siaga : PT CIMB Niaga Sekuritas
Laporan Tahunan 2025 213
Page 214
03 Profil Perusahaan
Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham BTN
Nilai Harga
No. Periode Keterangan Saham Nominal Penawaran
(Rp) (Rp)
1. Sebelum IPO - - -
2. 17 Desember 2009 Penawaran Umum Perdana Saham Biasa Seri B 500 800
3. 4 Februari 2011 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 855
4. 4 Oktober 2011 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 855
5. 1 Februari 2012 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 1.297
6. 1 Mei 2012 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
7. 23 November 2012 Penawaran Umum Terbatas I/Rights Issue Saham Biasa Seri B 500 1.235
8. 1 Februari 2013 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 1.098
9. 1 Juli 2013 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
10. 1 Februari 2014 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
11. 1 Juli 2014 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
12. 2 Februari 2015 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
13. 1 Juli 2015 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 -
14. 1 Februari 2016 Realisasi Program MESOP Saham Biasa Seri B 500 1.098
15. 28 Desember 2022 Penawaran Umum Terbatas II/Rights Issue Saham Biasa Seri B 500 1.200
KRONOLOGI PENERBITAN DAN/ATAU
PENCATATAN OBLIGASI SERTA EFEK LAINNYA
Kronologi pencatatan efek lainnya yang dilakukan Perseroan terdiri dari pencatatan Obligasi, Sekuritisasi KPR,
Negotiable Certificate of Deposit (NCD), dan Long Term Notes (LTN). Seluruh obligasi Perseroan telah dicatatkan
di Bursa Efek Indonesia dan untuk global bond dicatatkan di Singapore Exchange.
Kronologi Penerbitan Obligasi
Tabel Kronologi Penerbitan Obligasi BTN
Tanggal
Distribusi Jumlah
Tenor Mata
Uraian Obligasi Obligasi Harga Penawaran
(Tahun) Uang
secara (Jutaan Rp)
Elektronik
Obligasi Bank BTN I Tahun 1989 25 Juli 1989 5 Rp 50.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN II Tahun 1990 - 5 Rp 50.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN III Tahun 1991 - 5 Rp 50.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN IV Tahun 1991 - 5 Rp 100.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN V Tahun 1993 - 5 Rp 150.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN VI Tahun 1995 - 5 Rp 350.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN VII Tahun 1996 - 5 Rp 200.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
214 Laporan Tahunan 2025
Page 215
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Modal Ditempatkan dan Disetor
Jumlah Saham
yang Diterbitkan
Jumlah Saham Total Nilai Nominal Total Harga Penawaran
(lembar)
(lembar) (Rp) (Rp)
- 6.354.000.000 3.177.000.000.000 -
2.360.057.000 8.714.057.000 4.357.028.500.000 1.888.045.600.000
95.015.000 8.809.072.000 4.404.536.000.000 81.237.825.000
26.898.500 8.835.970.500 4.417.985.250.000 22.998.217.500
2.544.500 8.838.515.000 4.419.257.500.000 3.300.216.500
5.068.000 8.843.583.000 4.421.791.500.000 -
1.512.857.500 10.356.440.500 5.178.220.250.000 1.868.379.012.500
206.420.500 10.562.861.000 5.281.430.500.000 226.649.709.000
1.992.500 10.564.853.500 5.282.426.750.000 -
407.000 10.565.260.500 5.282.630.250.000 -
2.435.500 10.567.696.000 5.283.848.000.000 -
24.500 10.567.720.500 5.283.860.250.000 -
14.624.500 10.582.345.000 5.291.172.500.000 -
7.655.000 10.590.000.000 5.295.000.000.000 8.405.190.000
3.444.444.413 14.034.444.413 7.017.222.206.500 4.133.333.259.600
Tanggal Status Peringkat
Tingkat Suku Bunga Wali Amanat
Jatuh Tempo Pembayaran
2025 2024
25 Juli 1994 18,75% tetap Lunas - - -
1 Juni 1995 16,25% tetap Lunas - - -
11 November 1996 20,00% tetap Lunas - - -
23 Januari 1996 17,00% tetap Lunas - - -
15,25% tetap untuk tahun pertama
dan kedua, mengambang untuk
31 Juli 1998 Lunas - - -
tahun berikutnya hingga jatuh
Tempo
17,25% tetap untuk tahun
pertama, mengambang untuk
21 Desember 2000 Lunas - - -
tahun berikutnya hingga jatuh
tempo
17,125% tetap untuk tahun
pertama, mengambang untuk
22 Juli 2001 Lunas - - -
tahun berikutnya hingga jatuh
tempo
Laporan Tahunan 2025 215
Page 216
03 Profil Perusahaan
Tanggal
Distribusi Jumlah
Tenor Mata
Uraian Obligasi Obligasi Harga Penawaran
(Tahun) Uang
secara (Jutaan Rp)
Elektronik
Obligasi Bank BTN VIII Tahun 1997 - 5 Rp 400.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN IX Tahun 2003 - 5 Rp 750.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN X Tahun 2004 - 5 Rp 750.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Subordinasi BTN I Tahun 2004 - 10 Rp 250.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi BTN XI Tahun 2005 - 5 Rp 750.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XII Tahun 2006 - 10 Rp 1.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
- 3 Rp 300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Seri A
Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
- 4 Rp 300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Seri B
Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
- 5 Rp 900.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Seri C
Obligasi Bank BTN XIV Tahun 2010 11 Juni 2010 10 Rp 1.650.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Bank BTN XV Tahun 2011 28 Juni 2011 10 Rp 1.300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN
5 Juni 2012 10 Rp 2.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2012
Obligasi Berkelanjuta I Bank BTN 27 Maret
10 Rp 2.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2013 2013
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
3 Rp 900.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri A
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
8 Juli 2015 5 Rp 500.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri B
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
8 Juli 2015 7 Rp 800.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri C
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
8 Juli 2015 10 Rp 800.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2015 Seri D
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN 30 Agustus
3 Rp 1.347.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2016 Seri A 2016
Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN 30 Agustus
5 Rp 1.653.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2016 Seri B 2016
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 13 Juli
3 Rp 1.466.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri A 2017
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 13 Juli
5 Rp 1.295.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri B 2017
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 13 Juli
7 Rp 853.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri C 2017
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 13 Juli
10 Rp 1.386.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2017 Seri D 2017
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 28 Juni
370 Hari Rp 1.756.500 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2019 Seri A 2019
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 28 Juni
3 Rp 1.168.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2019 Seri B 2019
Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN 28 Juni
5 Rp 1.219.500 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2019 Seri C 2019
216 Laporan Tahunan 2025
Page 217
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tanggal Status Peringkat
Tingkat Suku Bunga Wali Amanat
Jatuh Tempo Pembayaran
2025 2024
18 Juli 2002 14,15% tetap Lunas - - -
2 Oktober 2008 12,50% tetap Lunas - - -
25 Mei 2009 12,20% tetap Lunas - - -
12,60% tetap untuk tahun pertama
sampai tahun kelima, 22,60%
tetap untuk tahun ke enam sampai
25 Mei 2014* Lunas - - -
tahun kesepuluh jika Bank tidak
melakukan opsi beli pada tahun
kelima sejak tanggal penerbitan
6 Juli 2010 12,00% tetap Lunas - - Bank Mega
19 September
12,75% tetap Lunas - - Bank Mega
2016
29 Mei 2012 11,75% tetap Lunas - - Bank Mega
29 Mei 2013 12,00% tetap Lunas - - Bank Mega
29 Mei 2014 12,25% tetap Lunas - - Bank Mega
11 Juni 2020 10,25% tetap Lunas - - Bank Mega
28 Juni 2021 9,50% tetap Lunas - - Bank Mega
5 Juni 2022 7,90% tetap Lunas - - Bank Mega
27 Maret 2023 7,90% tetap Lunas - - Bank Mega
8 Juli 2018 9,625% tetap Lunas - - Bank Mega
8 Juli 2020 9,875% tetap Lunas - - Bank Mega
8 Juli 2022 10,00% tetap Lunas - - Bank Mega
8 Juli 2025 10,50% tetap Lunas AA+(idn) AA+(idn) Bank Mega
30 Agustus 2019 8,20% tetap Lunas - - Bank Mega
30 Agustus 2021 8,75% tetap Lunas - - Bank Mega
13 Juli 2020 8,30% tetap Lunas - - Bank BJB
13 Juli 2022 8,50% tetap Lunas - - Bank BJB
13 Juli 2024 8,70% tetap Lunas - - Bank BJB
Belum Jatuh
13 Juli 2027 8,90% tetap AAA(idn) AA+(idn) Bank BJB
Tempo
8 Juli 2020 7,750% tetap Lunas - - Bank Mega
28 Juni 2022 8,750% tetap Lunas - - Bank Mega
28 Juni 2024 9,000% tetap Lunas - AA+(idn) Bank Mega
Laporan Tahunan 2025 217
Page 218
03 Profil Perusahaan
Tanggal
Distribusi Jumlah
Tenor Mata
Uraian Obligasi Obligasi Harga Penawaran
(Tahun) Uang
secara (Jutaan Rp)
Elektronik
23 Januari
Junior Global Bond Bank BTN 5 USD 300 100% dari jumlah pokok Obligasi
2020
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN 19 Agustus 370
Rp 577.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2020 Seri A 2020 (hari)
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN 19 Agustus
3 Rp 727.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2020 Seri B 2020
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN 19 Agustus
5 Rp 196.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap I Tahun 2020 Seri C 2020
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN
24 Mei 2022 3 Rp 600.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2022 seri A
Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN
24 Mei 2022 5 Rp 400.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahap II Tahun 2022 seri B
Obligasi Berwawasan Sosial I Tahap I 12 Desember
3 Rp 300.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2025 2025
Obligasi Subordinasi I Tahap I 12 Desember
5 Rp 2.000.000 100% dari jumlah pokok Obligasi
Tahun 2025 2025
Catatan:
• Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan outstanding di Tahun 2025 menggunakan rating dari Pefindo.
• Rating Efek-efek dalam negeri yang outstanding di Tahun 2025 menggunakan rating dari Fitch.
• Rating Junior Global Bond BTN (USD) yang jatuh tempo di 2025 menggunakan rating dari Moody’s.
* Perseroan telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009.
Kronologi Penerbitan Sukuk
Tabel Kronologi Penerbitan Sukuk BTN
Tanggal Distribusi Jumlah
Tenor Mata Tanggal
Uraian Sukuk secara Sukuk
(bulan) Uang Jatuh Tempo
Elektronik (Jutaan Rp)
Sukuk BTN I Tahun 2023 Tahap I 28 Juli 2023 159 Rp 92.553 28 Oktober 2036
Sukuk BTN I Tahun 2023 Tahap II 27 Desember 2023 156 Rp 175.039 27 Desember 2036
Sukuk BTN I Tahun 2024 Tahap III 27 September 2024 159 Rp 80.956 27 Desember 2037
Sukuk BTN I Tahun 2024 Tahap IV 23 Desember 2024 165 Rp 52.444 23 September 2038
Kronologis Pencatatan Sekuritisasi KPR
Perseroan telah melakukan sekuritisasi atas tagihan KPR melalui skema Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset
(KIK-EBA) dan skema Efek Beragunan Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP), dengan rincian sebagai berikut:
Tabel Kronologi Pencatatan Sekuritisasi KPR BTN
Nominal Total Nominal
No. Transaksi Sekuritisasi Kelas
(Rp) (Rp)
A 100.000.000.000
1. KIK-EBA DSMF 01 111.111.108.501
B 11.111.108.501
218 Laporan Tahunan 2025
Page 219
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tanggal Status Peringkat
Tingkat Suku Bunga Wali Amanat
Jatuh Tempo Pembayaran
2025 2024
Citicorp
23 Januari 2025 4,20% Lunas Ba3 Ba3 International
Limited
29 Agustus 2021 6,75% Lunas - - Bank BJB
19 Agustus 2023 7,80% Lunas - - Bank BJB
19 Agustus 2025 8,40% Lunas AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
24 Mei 2025 5,50% Lunas AA+(idn) AA+(idn) Bank BJB
Belum Jatuh
24 Mei 2027 6,0% AAA(idn) AA+(idn) Bank BJB
Tempo
Belum Jatuh
12 Desember 2028 5.30% id
AAA - Bank BRI
Tempo
Belum Jatuh
12 Desember 2030 6.65% id
AA - Bank BRI
Tempo
Nama Bursa Tempat Obligasi Perusahaan Dicatatkan
• Seluruh Obligasi Dalam Negeri BTN dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
• Junior Global Bond BTN dicatatkan pada SGX (Singapore Exchange).
Status
Tingkat Nisbah Keterangan
Pembayaran
11,00% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi Belum Surat Berharga ini tidak dirating
bagi hasil sebesar ekuivalen 0,55% per tahun. Jatuh Tempo dan tidak dilakukan penawaran umum.
27,40% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan Belum Surat Berharga ini tidak dirating
indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun. Jatuh Tempo dan tidak dilakukan penawaran umum.
27,40% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan Belum Surat Berharga ini tidak dirating
indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun. Jatuh Tempo dan tidak dilakukan penawaran umum.
27,40% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan Belum Surat Berharga ini tidak dirating
indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun. Jatuh Tempo dan tidak dilakukan penawaran umum.
Tanggal Transaksi Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A Peringkat Kelas A
11 Februari 2009* 10 Januari 2018 5,30 13,000% AAA
id
Laporan Tahunan 2025 219
Page 220
03 Profil Perusahaan
Nominal Total Nominal
No. Transaksi Sekuritisasi Kelas
(Rp) (Rp)
A 360.000.000.000
2. KIK-EBA DSMF 02 391.305.329.159
B 31.305.329.159
A 688.500.000.000
3. KIK-EBA DBTN 01 750.000.230.717
B 61.500.230.717
A 645.000.000.000
4. KIK-EBA DBTN 02 703.450.414.156
B 58.450.414.156
A 925.000.000.000
5. KIK-EBA DBTN 03 1.000.000.005.997
B 75.000.005.997
A1 403.000.000.000
6. KIK-EBA DBTN 04 1.000.000.005.941 A2 525.000.000.000
B 72.000.005.941
A1 723.500.000.000
7. KIK-EBA DBTN 05 1.500.000.001.615 A2 647.500.000.000
B 129.000.001.615
A 181.600.000.000
8. EBA-SP SMF-BTN 01 200.000.000.041
B 18.400.000.041
A1 400.000.000.000
9. EBA-SP SMF-BTN 02 1.000.000.000.000 A2 513.000.000.000
B 87.000.000.000
A1 200.000.000.000
10. EBA-SP SMF-BTN 03 1.000.000.000.000 A2 713.000.000.000
B 87.000.000.000
A1 700.000.000.000
11. EBA-SP SMF-BTN 04 2.000.000.000.000 A2 1.124.000.000.000
B 176.000.000.000
A1 574.000.000.000
A2 1.142.000.000.000
12. EBA-SP SMF-BTN 05 2.000.000.000.000
M 24.000.000.000
B 260.000.000.000
A 576.734.000.000
13. EBA-SP SMF-BTN 06 631.000.543.015
B 54.266.543.015
A 452.500.000.000
14. EBA-SP SMF-BTN 07 500.000.001.416
B 47.500.001.416
A 544.800.000.000
15. EBA-SP SMF-BTN 08 600.000.020.055
B 55.200.020.055
Jumlah 13.386.867.660.613 13.386.867.660.613
Bank sebagai Penyedia Jasa dalam transaksi sekuritisasi telah melaksanakan opsi clean-up call sesuai ketentuan.
*
220 Laporan Tahunan 2025
Page 221
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tanggal Transaksi Jatuh Tempo Average Life Kupon Kelas A Peringkat Kelas A
10 November 2009* 10 Desember 2019 5,63 11,000% AAA
id
27 December 2010* 27 September 2019 5,35 9,250% AAA
id
16 November 2011* 27 Februari 2021 5,94 8,750% AAA
id
12 December 2012* 07 Januari 2023 6,35 7,750% AAA
id
A1 = 8,90%
20 Desember 2013* 26 Februari 2022 5,57 AAA
id
A2 = 9,50%
A1 = 10%
28 November 2014* 07 September 2025 AAA
6,72 id
A2 = 10,25%
27 November 2015 07 Maret 2022 3,95 8,60% AAA
id
A1 = 8,15%
31 Oktober 2016 27 Juni 2027 7,05 AAA
id
A2 = 8,75%
A1 = 8,00%
28 April 2017 07 Januari 2028 7,78 AAA
id
A2 = 8,40%
A1 = 7,00%
28 Februari 2018 07 Mei 2029 7,03 AAA
id
A2 = 7,50%
A1 = 8,50%
AAA
id
A2 = 8,75%
27 November 2019 07 Mei 2032 9,09
M = 10,40% A
id
30 Desember 2020 07 Juli 2032 6,08 6,50% AAA
id
AAA
id
23 Desember 2022 07 Januari 2034 5,66 7,70%
AAA
id
26 September 2023 07 Agustus 2035 7,44 6,65% AAA
id
Laporan Tahunan 2025 221
Page 222
03 Profil Perusahaan
Kronologi Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit
Tabel Kronologi Pencatatan Negotiable Certificate of Deposit
Jenis NCD Nominal Penerbitan (Rp) Tanggal Transaksi Seri
A
NCD Tahap I 625.000.000.000 5 Desember 2014 B
C
A
B
NCD Tahap II 1.005.000.000.000 26 Februari 2015
C
D
NCD Tahap III 500.000.000.000 17 Februari 2015 E
A
NCD Tahap IV 1.110.000.000.000 30 April 2015 B
C
NCD Tahap I 2016 740.000.000.000 9 Juni 2016 A
A
NCD Tahap II 2016 1.115.000.000.000 5 Agustus 2016 B
C
A
NCD Tahap III 2016 371.000.000.000 30 November 2016
B
A
NCD Tahap IV 2016 500.000.000.000 29 Desember 2016
B
NCD Tahap V 2016 500.000.000.000 30 Desember 2016 -
A
NCD Tahap I 2017 1.735.000.000.000 21 Februari 2017
B
NCD Tahap III 2017 550.000.000.000 3 Oktober 2017 -
A
NCD Tahap II 2017 1.050.000.000.000 5 Oktober 2017
B
A
NCD Tahap IV 2017 540.000.000.000 13 Desember 2017
B
NCD Tahap I 2018 1.440.000.000.000 3 April 2018 A
A
NCD Tahap II 2018 690.000.000.000 18 Juli 2018
B
A
NCD Tahap III 2018 2.020.000.000.000 5 November 2018 B
C
222 Laporan Tahunan 2025
Page 223
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jangka Waktu Jatuh Tempo Rate Nominal per Seri
6 bulan 4 Juni 2015 9,00% 280.000.000.000
12 bulan 27 November 2015 9,25% 45.000.000.000
15 bulan 26 Februari 2016 9,50% 300.000.000.000
6 bulan 26 Agustus 2015 9,00% 470.000.000.000
12 bulan 18 Februari 2016 9,25% 85.000.000.000
15 bulan 19 Mei 2016 9,50% 10.000.000.000
18 bulan 18 Agustus 2016 9,70% 440.000.000.000
5 bulan 15 Juli 2015 9,00% 500.000.000.000
6 bulan 30 Oktober 2015 8,75% 330.000.000.000
12 bulan 2 Mei 2016 9,00% 620.000.000.000
18 bulan 31 Oktober 2016 9,25% 160.000.000.000
3 bulan 9 September 2016 6,85% 740.000.000.000
3 bulan 3 November 2016 7,19% 440.000.000.000
6 bulan 1 Februari 2017 7,47% 275.000.000.000
12 bulan 10 Agustus 2017 7,80% 400.000.000.000
3 bulan 28 Februari 2017 7,04% 20.000.000.000
6 bulan 29 Mei 2017 7,26% 351.000.000.000
3 bulan 29 Maret 2017 7,75% 315.000.000.000
6 bulan 3 Juli 2017 7,74% 185.000.000.000
6 bulan 3 Juli 2017 7,73% 500.000.000.000
6 bulan 22 Agustus 2017 7,28% 1.195.000.000.000
12 bulan 16 Februari 2018 7,43% 540.000.000.000
12 bulan 2 Oktober 2018 6,50% 550.000.000.000
6 bulan 3 April 2018 6,00% 230.000.000.000
12 bulan 5 Oktober 2018 6,25% 820.000.000.000
6 bulan 12 Juni 2018 5,90% 160.000.000.000
12 bulan 13 Desember 2018 6,20% 320.000.000.000
6 bulan 2 Oktober 2018 5,90% 830.000.000.000
6 bulan 15 Januari 2019 7,60% 520.000.000.000
12 bulan 16 Juli 2019 7,70% 170.000.000.000
6 bulan 7 Mei 2019 8,30% 1.340.000.000.000
9 bulan 2 Agustus 2019 8,40% 170.000.000.000
12 bulan 5 November 2019 8,50% 510.000.000.000
Laporan Tahunan 2025 223
Page 224
03 Profil Perusahaan
Jenis NCD Nominal Penerbitan (Rp) Tanggal Transaksi Seri
A
NCD Tahap IV 2018 340.000.000.000 10 Desember 2018
B
A
NCD Tahap I Tahun 2023 1.500.000.000.000 20 Oktober 2023 B
C
Jumlah 14.831.000.000.000
Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN)
Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN ditujukan kepada investor tunggal BP Tapera, sebagai reimburse sumber dana
BP Tapera bagi penyaluran KPR Tapera. Dengan demikian LTN merupakan Efek bersifat utang yang diterbitkan tanpa
melalui proses Penawaran Umum dan tidak diperingkat.
Tabel Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN
Tanggal Distribusi Tenor Jumlah LTN
Uraian Mata Uang
LTN secara Elektronik (Bulan) (Rp Ribuan)
LTN BTN Tahun 2021 Tahap I 17 Desember 2021 186 IDR 10.185.851
LTN BTN II Tahun 2022 Seri A 12 Juli 2022 171 IDR 47.740.325
LTN BTN II Tahun 2022 Seri B 12 Juli 2022 177 IDR 79.378.706
LTN BTN III THP I TAHUN 2022 14 Desember 2022 177 IDR 210.866.282
LTN BTN III THP II TAHUN 2022 28 Desember 2022 171 IDR 131.184.885
LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023 28 Juli 2023 165 IDR 35.898.139
LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023 15 September 2023 168 IDR 404.745.014
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri A 27 Desember 2023 180 IDR 6.241.671.188
LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri B 27 Desember 2023 168 IDR 234.541.750.854
IDR
LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap IV 07 Mei 2024 171 203.350.626.300
IDR
LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap V 27 September 2024 171 312.678.083.000
IDR
LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap VI 23 Desember 2024 168 147.909.042.000
Keterangan: Surat Berharga LTN BTN tidak di-rating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.
224 Laporan Tahunan 2025
Page 225
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jangka Waktu Jatuh Tempo Rate Nominal per Seri
3 bulan 12 Maret 2019 8,00% 80.000.000.000
6 bulan 11 Juni 2019 8,40% 260.000.000.000
6 bulan 17 April 2024 6,40% 500.000.000.000
9 bulan 16 Juli 2024 6,45% 70.000.000.000
12 bulan 21 Oktober 2024 6,53% 930.000.000.000
16.331.000.000.000
Tanggal Tingkat
Status
Jatuh Suku Keterangan
Pembayaran
Tempo Bunga
Belum
17 Juni 2037 1,37% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
Jatuh Tempo
Belum
12 Oktober 2036 1,37% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
Jatuh Tempo
Belum
12 April 2037 0,55% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
Jatuh Tempo
Belum
14 Juni 2037 0,55% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
Jatuh Tempo
Belum
28 Maret 2037 0,55% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
Jatuh Tempo
Belum
28 April 2037 0,55% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
Jatuh Tempo
15 September Belum
1,37% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
2037 Jatuh Tempo
27 Desember Belum
0,55% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
2038 Jatuh Tempo
27 Desember Belum
1,37% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
2037 Jatuh Tempo
07 Agustus Belum
1,37% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
2038 Jatuh Tempo
27 Desember Belum
1,37% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
2038 Jatuh Tempo
23 Desember Belum
1,37% tetap Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
2038 Jatuh Tempo
Laporan Tahunan 2025 225
Page 226
03 Profil Perusahaan
INFORMASI PENGGUNAAN JASA AKUNTAN PUBLIK (AP)
DAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)
Nama KAP KAP Purwanto, Susanti & Surja (sebelumnya Purwantono, Sungkoro & Surja)
Jaringan Asosiasi Ernst & Young Global Limited
Alamat KAP Indonesia Stock Exchange Building Tower 2, 7th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Nama AP Christophorus Alvin Kossim
Periode Penugasan KAP Periode ke-11
Periode Penugasan AP Periode ke-3
Jasa Audit Audit Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk; Rp4.150.000.000,00
Audit Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK)
Rp450.000.000,00
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
Audit Kepatuhan terhadap perundang-undangan dan pengendalian internal
Rp350.000.000,00
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
Prosedur asuran lain (other assurance) atas laporan hasil evaluasi kinerja
Rp225.000.000,00
konsolidasian PT Bank Tabungan Negara (Persero)
Jasa Non Audit Prosedur yang disepakati atas key performance indicators (KPI) Direksi
Rp975.000.000,00
secara kolegial dan individual PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
Penerapan prosedur yang disepakati atas operasi jasa kustodian
Rp175.000.000,00
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;
Penerapan prosedur yang disepakati atas paket informasi keuangan BUMN. Rp400.000.000,00
Fee Audit Rp5.175.000.000,00
Fee Non Audit Rp1.550.000.000,00
LEMBAGA DAN/ATAU
PROFESI PENUNJANG
BANK KUSTODIAN
Nama : PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
Alamat : Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5.
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Telepon : (021) 5152855
Faksimili : (021) 52991199
Email : helpdesk@ksei.co.id
Situs Web : www.ksei.co.id
Bentuk Jasa : Kustodian dan Agen Pembayaran
Periode Penugasan : Sepanjang umur Efek Bersifat Utang
226 Laporan Tahunan 2025
Page 227
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Nama : PT Penilai Harga Efek Indonesia
Alamat : Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, Lantai GF.
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Telepon : (021) 5155620
Faksimili : (021) 5155026
Email : enquiries@phei.co.id
Situs Web : www.phei.co.id
Bentuk Jasa : Penyedia harga efek Indonesia
Periode Penugasan : Sepanjang umur efek bersifat utang.
Nama : PT Bursa Efek Indonesia (CTP – PLTE)
Alamat : Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6.
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia
Telepon : (021) 150515 (Nasional)
Faksimili : -
Email : contactscenter@idx.co.id
Situs Web : Idx.co.id
Bentuk Jasa : Penyedia pelaporan atas transaksi efek
Periode Penugasan : Sepanjang umur efek bersifat utang.
BIRO ADMINISTRASI EFEK
Nama : PT Datindo Entrycom
Alamat : Jl. Hayam Wuruk No.28, Lantai 2 Jakarta 10120 - Indonesia
Telepon : (021) 3508077
Faksimili : (021) 3508077
Email : corporatesecretary@datindo.com
Situs Web : https://www.datindo.com
Bentuk Jasa : Biro Administrasi Efek untuk Saham
Periode Penugasan : 9 Desember 2009 – sekarang
WALI AMANAT
Nama : PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Alamat : Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38 Jakarta 12190, Indonesia
Telepon : (62-21) 526 5045, 526 5095
Faksimili : (62-21) 527 447, 527 5577
Email : fundaccounting@bankmandiri.co.id
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Wali Amanat dan Bank Kustodian Sekuritisasi EBA (Efek Beragun Aset)
Periode Penugasan : Sepanjang umur EBA
Laporan Tahunan 2025 227
Page 228
03 Profil Perusahaan
Nama : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB)
Alamat : Sinarmas MSIG Tower Lantai 9,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 21, Jakarta Selatan, lndonesia
Telepon : (021) 5228737 Ext. 101
Faksimili : (021) 5228738
Email : -
Situs Web : www.bankbjb.co.id
Bentuk Jasa : Wali Amanat Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan
Periode Penugasan : Sepanjang Umur Obligasi
Nama : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Alamat : Jl. Jendral Sudirman No. 44-46 Tromol Pos 1094 / 1000 Jakarta 10210
Telepon : 2510244, 25100254
Faksimili : 2500065, 2500077
Email : custody_mf@corp.bri.co.id
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Wali amanat Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berwawasan Sosial I Tahap I Tahun 2025
dan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi I Tahap I Tahun 2025
Periode Penugasan : Sepanjang umur Obligasi dan Sepanjang umur EBA
PEMERINGKAT EFEK
Nama : PT Fitch Ratings Indonesia
Alamat : DBS Bank Tower 24th Floor Suite 2403,
Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940 Indonesia
Telepon : (021) 29886800
Faksimili : (021) 29886822
Email : -
Situs Web : www.fitchratings.com
Bentuk Jasa : Pemeringkat
Periode Penugasan : Sepanjang umur Obligasi
Nama : Moody’s Investor Service Singapore Pte. Ltd
Alamat : 50 Raffles Place #23-06, Singapore Land Tower, Singapore 48623
Telepon : -
Faksimili : -
Email : -
Situs Web : www.moodys.com
Bentuk Jasa : Pemeringkat
Periode Penugasan : Sepanjang umur Junior Global Bond
228 Laporan Tahunan 2025
Page 229
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Nama : PT Pemeringkat Efek Indonesia
Alamat : Equity Tower Lt. 30, Sudirman Business District, Lot 9,
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53, Jakarta Selatan 12190, Indonesia
Telepon : (021) 509 68469
Faksimili : (021) 509 68468
Email : -
Situs Web : www.pefindo.com
Bentuk Jasa : Pemeringkat
Periode Penugasan : Sepanjang umur Obligasi
KONSULTAN HUKUM ON CALL
Nama : ABNR Counsellor at Law
Alamat : Graha CIMB Niaga, 24th Floor
Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta, 12190
Telepon : (021) 250 5125/5136
Faksimili : (021) 250 5001/5121/5122/5392
Email : fkaryadi@abnrlaw.com
Situs Web : www.abnrlaw.com
Bentuk Jasa : Konsultan Pendampingan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024
Periode Penugasan : 30 Januari 2025
Nama : PwC Legal Indonesia
Alamat : WTC 3, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 29-31 Jakarta 12920
Telepon : 021 50992901
Faksimili : -
Email : contact.us@id.pwc.com , indra.allen@pwc.com
Situs Web : www.pwc.com
Bentuk Jasa : Pelaksanaan Harmonisasi dan Penyesuaian Draft Standar Perjanjian Kredit/Pembiayaan Bank
Periode Penugasan : 13 Februari 2025 s.d 27 maret 2025
Nama : FKNK Law Firm
Alamat : Equity Tower 40th Floor Unit 40E, Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9,
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
Telepon : (021) 29035008, 30003550
Faksimili : -
Email : rajagukguk@fknk.co.id
Situs Web : www.fknk.co.id
Bentuk Jasa : Penyusunan Buku Putih Penjualan Aset Bermasalah disertai dengan Pembelian Surat Berharga
(Project Tiger) Tahap 2
Periode Penugasan : 26 Februari 2025
Laporan Tahunan 2025 229
Page 230
03 Profil Perusahaan
Nama : Relawanto & Partners
Alamat : Setiabudi 2 Building 2nd Floor Suite 207 B-C,
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 62, Jakarta Selatan, 12920
Telepon : (021) 52900828
Faksimili : -
Email : relawantoandpartners@gmail.com
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Kajian Hukum dan Mitigasi Risiko Kepatuhan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 22
Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan
Periode Penugasan : 21 April 2025
Nama : LHS & Partners
Alamat : Jl. Ahmad Adnawijaya No. 97 RT 2 / RW 16, Kel. Tegal Gundil, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor
Telepon : 0811-1132-305
Faksimili : -
Email : Lhs.lawpartners@gmail.com
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Reviu Peraturan Internal terkait Petunjuk Teknis No. PT.6-C.7 tentang Pedoman Penanganan
Permasalahan Hukum
Periode Penugasan : 21 April 2025
Nama : Bagus Enrico & Partners
Alamat : Menara Rajawali Lantai 15, CBD Mega Kuningan,
Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.1, Jakarta
Telepon : 021 29885959
Faksimili : -
Email : bagus@bepartners.co.id
Situs Web : www.bepartners.co.id
Bentuk Jasa : Legal Research mengenai Peluang Kegiatan Bisnis BTN dalam Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion
Periode Penugasan : 01 Juli 2025 s.d 31 Oktober 2025
Nama : Hanafiah Ponggawa & Partners (Dentons HPRP)
Alamat : Wisma 46 – Kota BNI, Lantai 4 (Lantai Dentons HPRP),
Jl. Jend. Sudirman Kav.1, Jakarta
Telepon : (021) 5701837
Faksimili : -
Email : Erwin.winenda@dentons.com
Situs Web : www.dentons.hprplawyers.com
Bentuk Jasa : Legal Research mengenai Optimalisasi Manajemen Risiko Hukum Bank Dalam Proses Bisnis
dan Aktivitas PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Periode Penugasan : 30 Juni 2025 s.d 30 September 2025
230 Laporan Tahunan 2025
Page 231
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Nama : Hiswara Bunjamin & Tandjung (“HBT”)
Alamat : Sudirman 7.8, Tower 1 Lantai 18
Jl. Jenderal Sudirman Kav. 7-8, Kel. Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
Kota Adm. Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta
Telepon : (021) 39738000
Faksimili : -
Email : sakurayuki@hsfkramer.com
Situs Web : www.hbtlaw.com
Bentuk Jasa : Legal Research mengenai Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence (AI)
dalam Pengembangan Produk dan/atau Aktivitas BTN
Periode Penugasan : 30 Juni 2025 s.d 30 September 2025
Nama : HKGM & Partners
Alamat : Pondok Indah Plaza 3, Blok E/4 & E/5, Jl. TB Simatupang, Jakarta 12310
Telepon : (021) 75900215
Faksimili : (021) 75900225
Email : hkgmlaw@indo.net.id
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Jasa Konsultan Hukum Pendamping dalam rangka Pelaksanaan Penerbitan Penawaran Umum
Berkelanjutan (“PUB”) Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Tahap 1 Tahun 2025 dan Obligasi
Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap 1 tahun 2025.
Periode Penugasan : 01 September 2025 s.d 12 Desember 2025
Nama : UMBRA
Alamat : Telkom Landmark Tower, Tower 2, 49th Floor, Jl. Gatot Subroto Kav 52, Jakarta 12710
Telepon : (021) 5082 0999
Faksimili : -
Email : raditya@umbra.law
Situs Web : www.umbra.law
Bentuk Jasa : - Jasa Konsultan Hukum dalam rangka Pelaksanaan Pinjaman Share Holder Loan Danantara.
- Jasa Konsultan Pendamping Pelaksanaan RUPSLB Tahun 2025.
Periode Penugasan : Desember 2025
Laporan Tahunan 2025 231
Page 232
03 Profil Perusahaan
NOTARIS
Nama : Siti Rayhana, SH
Alamat : Riviera Timur No. 1 Cluster La Bella, Riviera Village,
Jl. Gading Golf Boulevard, Gading Serpong, Cihuni,
Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15332
Telepon : (021) 55687610
Faksimili : -
Email : siti.rayhana@yahoo.co.id
Situs Web : N/A
Bentuk Jasa : Pengesahan Akta Perjanjian Kredit dengan PT Bank BCA
Jasa Penilai Publik Transaksi Shareholder Loan Danantara
Periode Penugasan : Sampai dengan masing – masing transaksi selesai.
Nama : Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.
Alamat : Jl. Panglima Polim V No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan
Telepon : (021) 7392801
Faksimili : (021) 7265090
Email : poerbaningsih@yahoo.com
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Melakukan Pengikatan Perjanjian Penerbitan PUB Obligasi Subordinasi dan PUB Obligasi
Berwawasan Sosial
Periode Penugasan : Sampai dengan masing-masing transaksi selesai.
Nama : Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn
Alamat : Jl. Suryo No. 54 Kebayoran Baru, Jakarta 12180
Telepon : (021) 29236060
Faksimili : -
Email : finance.notaris@ashoyaratam.com
Situs Web : -
Bentuk Jasa : Jasa Notaris Pendamping dalam rangka Pelaksanaan Aksi Korporasi Spin-Off UUS BTN
Jasa Profesi Penunjang RUPS Tahunan dan RUPS LB
Periode Penugasan : Juli s.d Desember 2025
232 Laporan Tahunan 2025
Page 233
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PENGHARGAAN
DAN SERTIFIKASI
Penghargaan
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
Best Public Relations 2025 in Accelerating
Indonesia Public Relations
1. Credibility Mortgage Bank Warta Ekonomi 24 Januari 2025
Awards 2025
(Category : Conventional Bank)
Best Public Relations 2025 in Maintaining
Media Collaborations Through Utilize Indonesia Public Relations
2. Warta Ekonomi 24 Januari 2025
Digital Platforms to Drive Brand Awareness Awards 2025
(Category : Conventional Bank)
8th Infobank Satisfactions,
3. The Best KBMI 3 Bank in Net Promoter Score Loyalty and Engagement Infobank 04 Februari 2025
2025
8th Infobank Satisfactions,
The 3rd Best KBMI 3 Bank in Customer Loyalty and Engagement
4. Infobank 04 Februari 2025
Satisfaction 2025
8th Infobank Satisfactions,
The 2nd Best KBMI 3 Bank In Customer
5. Loyalty and Engagement Infobank 04 Februari 2025
Resilience Level
2025
8th Infobank Satisfactions,
The 2nd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Mobile
6. Loyalty and Engagement Infobank 04 Februari 2025
Banking
2025
Indonesia 20 Top Digital Financial Award The Global Economics
7. The Economics Awards 13 Februari 2025
2025 Limited
The Best Indonesia GCG Award – IX – 2025,
Gold Award (B) Excellent (4 Star), Category Indonesia Good Corporate
8. Economic Review 14 Februari 2025
: Public Company - Bank – State Owned Governance Award IX 2025
Enterprises Company Asset > Rp400T
Indonesia 20 Top CIO Untuk Direktur
9. The Iconomics Award 2025 The Iconomics 14 Februari 2025
Information Technology, Bapak Andi Nirwoto
Indonesia 20 Top Digital Product Awards
10. The Iconomics Award 2025 The Iconomics 14 Februari 2025
2025
Laporan Tahunan 2025 233
Page 234
03 Profil Perusahaan
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
Indonesia 20 Top Digital Financial Award
11. The Iconomics award 2025 The Iconomics 14 Februari 2025
2025
12. Sectoral – Sektor Keuangan Middle Cap Best Stock Awards 2025 Investortrust Infovesta 25 Februari 2025
BUMN & Anak Usaha BUMN – Sektor
13. Best Stock Awards 2025 Investortrust Infovesta 25 Februari 2025
Keuangan Middle Cap
Podomoro Harmony Award
14. Leadership in Sustainable Financing Agung Podomoro Land 28 Februari 2025
2025
The Best Mobile Banking Bank Umum Majalah Infobank
15. Infobank Digital Brand 19 Maret 2025
Konvensional Media Group
The 2nd Best Overall Tabungan Bank Umum 14th Infobank Digital Brand
16. Infobank Media Group 20 Maret 2025
Konvensional 2025 Appreciation 2025
The 3rd Best Overall Wealth Management 14th Infobank Digital Brand
17. Infobank Media Group 20 Maret 2025
Bank Umum Konvensional 2025 Appreciation 2025
The Highest Digital Index in Sharia Business 14th Infobank Digital Brand
18. Infobank Media Group 20 Maret 2025
Unit Appreciation 2025
The Best Debit Card Bank Umum 14th Infobank Digital Brand
19. Infobank Media Group 20 Maret 2025
Konvensional 2025 – KBMI 3 Appreciation 2025
The Best Deposito Bank Umum Konvensional 14th Infobank Digital Brand
20. Infobank Media Group 20 Maret 2025
2025 – KBMI 3 Appreciation 2025
The Best Mobile Banking Bank Umum 14th Infobank Digital Brand
21. Infobank Media Group 20 Maret 2025
Konvensional 2025 – KBMI 3 Appreciation 2025
The Best Tabungan Bank Umum 14th Infobank Digital Brand
22. Infobank Media Group 20 Maret 2025
Konvensional 2024 – KBMI 3 Appreciation 2025
The Best KPR Bank Umum Konvensional 2025 14th Infobank Digital Brand
23. Infobank Media Group 20 Maret 2025
– KBMI 3 Appreciation 2025
The Best Management Bank Umum 14th Infobank Digital Brand
24. Infobank Media Group 20 Maret 2025
Konvensional 2025 – KBMI 3 Appreciation 2025
The Best Bank Umum Konvensional 2025 – 14th Infobank Digital Brand
25. Infobank Media Group 20 Maret 2025
KBMI 3 Appreciation 2025
234 Laporan Tahunan 2025
Page 235
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
The 3rd Best Internet Banking Bank Umum 14th Infobank Digital Brand
26. Infobank Media Group 20 Maret 2025
Konvensional 2025 – KBMI 3 Appreciation 2025
The Best Unit Usaha Syariah – Bank Umum
14th Infobank Digital Brand
27. Konvensional 2025 - Aset Rp10 Triliun Infobank Media Group 20 Maret 2025
Appreciation 2025
ke atas
Platinum Throphy The Best Sharia Business
14th Infobank Digital Brand
28. Unit in Digital Brand 10 Years in a Row 2016 Infobank Media Group 20 Maret 2025
Appreciation 2025
– 2025
Most Trusted Financial Investortrust.id
29. Bank Umum Produk KPR dari Bank 20 Maret 2025
Brands Awards 2025 & Infovesa Utama
International Finance Awards
30. Most Innovative Digial Housing Finance Bank International Finance 23 April 2025
2024
Fastest Growing Digital Transformation International Finance Awards
31. International Finance 23 April 2025
Mortgage Bank 2024
32. Best retail Bank for Digital CX – Indonesia Digital CX Awards 2025 The Digital Banker 24 April 2025
Public Company With Trusted Green
The Best Corporate Emission
Achivement in Emission Reduction and Investortrust.id &
33. Reduction Transparency 29 April 2025
Trusted Diamond Achievement in Emission Datatrust
Awards 2025
Transparency
Driving Tomorrow Outstanding Emerging
34. Mastercard Forum 2025 Mastercard 29 April 2025
Acquirer Innovation in Action
The Best Human Capital 2025 for Achieving
Indonesia Human Capital 5
35. Company’’s Strategic Goals and Business Warta Ekonomi 30 April 2025
Awards 2025
Targets (Conventional Bank)
The Best Human Capital for Achievng
Company’s Strategic Goals and Indonesia Human Capital
36. Warta Ekonomi 30 April 2025
Business Targets Through Holistic Talent Awards 2025
Management Initiatives
Best Digital Branch Design Southeast Asia 15th Year Global Banking & Global Banking
37. 11 Mei 2025
2025 Finance Awards & Finance Review
Euromoney Awards for
38. Best Islamic Bank – Indonesia 2025 Euromoney 21 Mei 2025
Excellence 2025
Laporan Tahunan 2025 235
Page 236
03 Profil Perusahaan
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
39. Best Savings Bank Global Brand Awards 2025 Global Brand Magazine 13 Juni 2025
The HR Asia Best Companies to Work for in HR Asia Best Companies to Business Media
40. 22 Juni 2025
Asia Awards work for in Asia 2025 International
HR Asia Sustainable Business Media
41. Sustainable Workplace Awards 2025 22 Juni 2025
Workplace 2025 International
The 2nd Best Sharia Business Unit in 22nd Infobank MRI Banking
42. Excellence Branch ATM, Class; Sharia Service Excellence Award Infobank 24 Juni 2025
Business Unit 2025
22nd Infobank MRI Banking
The 2nd Best Sharia Bank in Excellence Social
43. Service Excellence Award Infobank 24 Juni 2025
Media (Class: Sharia Bank)
2025
The 2nd Best Sharia Business Unit in 22nd Infobank MRI Banking
44. Excellence Convenience Branch Office Service Excellence Award Infobank 24 Juni 2025
(Class: Sharia Business Unit) 2025
19th Annual Indonesia
45. CEO of The Year 2025 Property & Bank Media 25 Juni 2025
Property & Bank Award 2025
Best State-Owned Bank with The Easiest 19th Annual Indonesia
46. Property & Bank Media 25 Juni 2025
Mortgage & Home Options for Millenials Property & Bank Award 2025
Excellence in Apps Innovation for Cord Investortrust Best Bank
47. Investortrust 25 Juni 2025
Management Awards
Indonesia Best Bank 2025 for Commitment
Indonesia Best Bank Awards
48. to Housing Innovation, Digital Lending and Warta Ekonomi 25 Juni 2025
2025
Economic Inclusion Initiatives
Customer Experience Initiative of The Year – Asian Banking & Finance Asian Banking &
49. 03 Juli 2025
Indonesia (PLUS by BTN Prioritas) Retail Banking Award 2025 Finance
Winner of Risk Professional of Enterprise Risk
50. The Year (Setiyo Wibowo – Direktur Risk ASEAN Risk Award 2025 Management 04 Juli 2025
Management) Academy (ERMA)
People’’s Choice of Risk Professional Enterprise Risk
51. of The Year (Setiyo Wibowo – Direktur Risk ASEAN Risk Award 2025 Management 04 Juli 2025
Management) Academy (ERMA)
236 Laporan Tahunan 2025
Page 237
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
Corporate Governance
ASEAN Corporate Expert ASEAN
52. Top 50 ASEAN PLCs Governance Awards (ACGA) Corporate Governance 24 Juli 2025
2025 Scorecard dan Senior
Partner RSM Indonesia
Corporate
ASEAN Corporate Governance Expert
Governance Awards (ACGA) ASEAN Corporate
53. Top 5 Indonesia PLCs 24 Juli 2025
2025 Govenrnance
Scorecard dan Senior
Partner RSM Indonesia
Indonesia Best Business Transformation
54. SWA Awards SWA Media Group 29 Juli 2025
2025
Indonesia Best Workplace Awards 2025
55. for Advancing Gender Equality and Talent Best Workplace Awards 2025 Warta Ekonomi 30 Juli 2025
Growth Through Inclusive Work Environment
PT Jalin Pembayaran
56. Best Mortgage Banking JALIN CX Summit 31 Juli 2025
Nusantara
57. Best Green Mortgage Bank Transformation Prominent Awards 2025 Metro TV & Salutee.id 03 September 2025
58. Top GRC Awards 2025 #5tar Top GRC Awards 2025 Majalah Top Business 08 September 2025
59. The Most Commited GRC Leader 2025 Top GRC Awards 2025 Majalah Top Business 08 September 2025
The High Performing Board of
60. Top GRC Awards 2025 Majalah Top Business 08 September 2025
Commissioners on GRC 2025
61. Indonesia Biggest Companies 2025 Fortune Indonesia 100 Fortune Indonesia 12 September 2025
The 16th IICD Corporate
Indonesia Institute for
62. Best Overall dengan Kategori Midcap PLCs Governance Conference and 15 September 2025
Corporate Directorship
Award 2025
The 16th IICD Corporate
Top 50 Middle Capitalixation Public Listed Indonesia Institute for
63. Governance Conference and 15 September 2025
Company Corporate Directorship
Award 2025
Indonesia Most Reputable Reputable
Indonesia Most Reputable
64. Companies : Kategori State Owned Bank SWA Media 23 September 2025
Companies
Kredit : Very Good
Laporan Tahunan 2025 237
Page 238
03 Profil Perusahaan
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
Bronze Winner AHI Kategori Program
The 7th Anugerah Humas
65. Kehumasan Pemerintah Sub Kategori PR Indonesia 25 September 2025
Indonesia (AHI) 2025
Koperasi Negara
Silver Winner AHI Kategori Media Internal The 7th Anugerah Humas
66. PR Indonesia 25 September 2025
Sub Kategori Video Profile Indonesia (AHI) 2025
Indonesia Property
67. Most Influental Property Figure in Banking Golden Property Award 2025 29 September 2025
Watch (IPW) Lembaga
68. On Passing The Stone Membership Program ALTO Award ALTO Network 30 September 2025
69. Excellence in Urban Guerrilla Marketing Marketing Excellence Awards Marketing‑Interactive 16 Oktober 2025
PT Rintis Sejahtera &
70. Best System Availability PRIMA Awards 23 Oktober 2025
Biro Riset Infobank
71. Platinum Star Awards – Medium Cap ESG Awards 2025 Investortrust 29 Oktober 2025
Top Human Capital Awards
72.. Top Human Capital Awards 2025 #Star 5 Top Business 04 November 2025
2025
73. Satria Pemimpin Transformasional Satria Leader Award 2025 Suara Merdeka 07 November 2025
Top CEO in SDGs Changemaker for
TOP CEO in SDGs
74. Internalization of Sustainability Values and Netral News 10 November 2025
Changemaker
Gree Business Transformation
Indonesia Sustainable Synergy Awards for
Indonesia Sustainable
75. Environmentally friendly Business Practices Netral News 10 November 2025
Synergy Awards 2025
and Improving Community Well-being
Leadership AAA-Indonesia’s Leader in ESG Indonesia ESG Leadership
76. BGK Foundation 12 November 2025
Transparency Awards 2025
Best Social Business Innovation Awards Best Social Business
77. The Economics 13 November 2025
2025 Innovation Awards 2025
78. Best Green CEO Awards 2025 Best Green CEO Award 2025 The Economics 13 November 2025
Asosiasi Real Estate
In The New Era of Property Brokerage With
79. AREBI Award 2025 Broker Indonesia 18 November 2025
Technology
(AREBI)
Bank Pemberdaya Wirausaha Sektor
80. Detikcom Awards 2025 Detikcom 25 November 2025
Perumahan
238 Laporan Tahunan 2025
Page 239
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
balé by BTN The Best Banking App
81. Indonesia Myhome Award Property Bank.com 25 November 2025
for The Real Estate Sector
The Main Proponent of Affordable &
82. Sustainable Housing Development State Indonesia Myhome Award Property Bank.com 25 November 2025
Owned Enterprise Bank Category
KPR BTN as Dominant Leader in Mortgage 12th Properti Indonesia Award
83. Properti Indonesia 25 November 2025
Market 2025
Corporate Governance Perception Index
84. Corporate Governance IICD & SWA Media 25 November 2025
(CGPI) 2025
Adaptive Leader in Home Financing
85. CSA Awards 2025 Infobank 27 November 2025
Innovation
BUMN Branding & Marketing
86. Best Customer Experience & Personalixation BUMN Track 03 Desember 2025
Award 2025
Transformaton Brand and Marketing in BUMN Branding & Marketing
87. BUMN Track 03 Desember 2025
Digital Era “Best ESG Branding” Award 2025
Golden Trophy - Top Digital Awards,
88. Top Digital Awards Majalah IT Works 04 Desember 2025
The Winner - Top Digital Implementation
The Investing on
89. Best Innovative Conservation Editors Choice Award 05 Desember 2025
Climate
The Investing on
90. Best Literacy for Climate Resilience Editors Choice Award 05 Desember 2025
Climate
The Investing on
91. Best Emission Reduction Editors Choice Award 05 Desember 2025
Climate
Inspirational Figures in Environmental The Investing on
92. Editors Choice Award 05 Desember 2025
and Social Sustainability Climate
Juara 2 BUMN Go Publik Keuangan Laster Komite Nasional
93. Annual Report Award 2024 08 Desember 2025
diatas Rp5 Triliun Kebijakan Governansi
94. Bankers of The Year 2025 Bankers of The Year 2025 Infobank 08 Desember 2025
Government Partnership for Social & Public
95. Bisnis Indonesia 40 Konsisten Bisnis Indonesia 08 Desember 2025
Housing Development
Laporan Tahunan 2025 239
Page 240
03 Profil Perusahaan
No. Nama Penghargaan Acara Penyelenggara Tanggal
I Nyoman Sugiri Yasa – Top 100 CEO
96. The 200 Future Leaders Infobank 08 Desember 2025
and The Future Leaders Forum 2025
Ramon Armando - Top 100 CEO
97. The 200 Future Leaders Infobank 08 Desember 2025
and The Future Leaders Forum 2025
Rully Setiawan – Top 100 CEO and The Future
98. The 200 Future Leaders Infobank 08 Desember 2025
Leaders Forum 2025
Setiyo Wibowo – Top 100 CEOThe Future
99. The 200 Future Leaders Infobank 08 Desember 2025
Leaders Forum 2025
Tan Jacky Chen – Top 100 CEO and The
100. The 200 Future Leaders Infobank 08 Desember 2025
Future Leaders Forum 2025
Venda Yuniarti – Top 100 CEO
101. The 200 Future Leaders Infobank 08 Desember 2025
and The Future Leaders Forum 2025
Pikiran Rakyat Media
102. Creative Collaboration Anugerah PRMN 15 Desember 2025
Network
Pikiran Rakyat Media
103. Sustainable Brand Leader Anugerah PRMN 15 Desember 2025
Network
Badan Publik dengan Kualifikasi informatif Anugerah Keterbukaan Komisi Informasi Pusat
104. 15 Desember 2025
Peringkat 6 Informasi Publik Republik Indonesia
Apresiasi kepada BTN atas Dedikasi dan Anugerah Keterbukaan
105. Ombudsman RI 15 Desember 2025
Sinergi dalam Penguatan Penyelenggaraan Informasi Publik
240 Laporan Tahunan 2025
Page 241
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sertifikasi
Jenis Sertifikasi Jenis Sertifikasi Jenis Sertifikasi
ISO 37001:2016 ISO 37001:2016 Sertifikat Indi 4.0 Level 3
Anti Bribery Management System Anti Bribery Management System
Validasi
Validasi Validasi 18 Juli 2022 – 18 Juli 2025
21 Desember 2022 – 20 Desember 2025 21 Desember 2022 – 20 Desember 2025
Penerima Sertifikasi
Penerima Sertifikasi Penerima Sertifikasi PT Bank Tabungan Negara
Commercial Credit Risk Division, Unit SME Restructuring Kantor Wilayah 1 (Persero) Tbk
Corporate Banking Division,
Commercial Banking Division, Dikeluarkan Oleh Dikeluarkan Oleh
Procurement & Fixed Asset
Komite Akreditasi Nasional Kementerian Perindustrian
Management
Dikeluarkan Oleh
Komite Akreditasi Nasional
Jenis Sertifikasi Jenis Sertifikasi Jenis Sertifikasi
ISO 27001:2013 ISO 37001:2016 ISO 9001:2015
Informastion System Anti Bribery Management System Quality Management System
Management System
Validasi Validasi
Validasi 28 Desember 2023 – 27 Desember 2026 17 Desember 2023 – 16 Desember 2026
11 Juli 2023 – 31 Oktober 2025 Penerima Sertifikasi Penerima Sertifikasi
Penerima Sertifikasi Small Medium Enterprises Banking Transformation & Partnership
Division (SMBD) Management Division
Data Center
Dikeluarkan Oleh Dikeluarkan Oleh
Dikeluarkan Oleh
Komite Akreditasi Nasional BSI
BSI
Laporan Tahunan 2025 241
Page 242
03 Profil Perusahaan
INFORMASI
PADA WEBSITE PERSEROAN
Perseroan memiliki situs website resmi dengan alamat www.btn.co.id. Situs website ini berisi informasi terkini tentang
korporasi Perseroan, baik itu login E-Banking bagi nasabah, informasi seputar korporasi dan produk-produk Perseroan,
profil, pengelolaan organisasi dan transparansi Tata Kelola Perusahaan yang Baik, hingga berita terkini. Situs website
ini menjadi portal yang dapat diakses secara terbuka, dengan tujuan memberikan informasi yang komprehensif
tentang Perseroan kepada khalayak luas.
Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan situs website sebagai bagian dari transparansi informasi
kepada publik.
Uraian Keterangan
Struktur grup perusahaan dan informasi pemegang Struktur Grup Perusahaan dalam bentuk tabel, https://www.btn.co.id/id/
saham sampai dengan pemilik akhir individu. Tentang-Kami
Isi Kode Etik https://www.btn.co.id/id/Tata-Kelola pada kanal “Tata Kelola Perusahaan”
Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) https://www.btn.co.id/Investor-Relation- Home pada kanal “RUPS”
paling kurang meliputi bahan mata acara yang
dibahas dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS,
dan informasi tanggal penting yaitu tanggal
pengumuman RUPS, tanggal pemanggilan RUPS,
tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah RUPS
diumumkan.
Laporan keuangan tahunan (5 tahun terakhir), https://www.btn.co.id/Investor-Relation- Home pada kanal “Laporan
Informasi Keuangan (termasuk Laporan Keuangan Perusahaan”
Triwulanan).
Profil Dewan Komisaris dan Direksi https://www.btn.co.id/Tentang-Kami pada kanal “Kepemimpinan”
Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, https://www.btn.co.id/id/Tata-Kelola pada kanal “Tata Kelola Perusahaan”
Komite-komite, dan Unit Audit Internal
Environmental, social, and corporate governance https://www.btn.co.id/Investor-Relation-Home pada kanal ESG
(ESG)
Kemudahan akses produk dan promo https://www.btn.co.id/ pada kanal produk
Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi, https://www.btn.co.id/Investor-Relation pada kanal Tata Kelola Perusahaan
Komite-komite, dan Unit Audit Internal
serta Anggaran Dasar.
Press Release https://www.btn.co.id/id-ID/About/Gallery/News/Press-Conference
pada kanal Galeri BTN
242 Laporan Tahunan 2025
Page 243
Page 244
ANALISIS DAN
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
ATAS KINERJA
Perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar
Rp3,50 triliun pada tahun 2025, meningkat 16,42%
dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 sebesar Rp3,01
triliun, yang mencerminkan kapabilitas Perseroan dalam
mempertahankan pertumbuhan laba yang sehat di tengah
dinamika suku bunga dan kondisi likuiditas perbankan yang
menantang.
244 Laporan Tahunan 2025
Page 245
Laporan Tahunan 2025 245
Page 246
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
TINJAUAN
PEREKONOMIAN
Analisis Perekonomian Global
Perekonomian dunia diperkirakan masih akan akhir tahun 2025, nilai tukar USD masih terus menguat
dipengaruhi oleh berlanjutnya perang dagang sehingga menyebabkan pelemahan pada nilai tukar
dan dinamika ketegangan geopolitik antarnegara. mata uang berkembang, salah satunya Indonesia. Nilai
Ketegangan geopolitik masih berlanjut antara lain tukar Rupiah di akhir tahun 2025 melemah hingga kisaran
perang Rusia dan Ukraina yang belum selesai serta Rp16.700/USD seiring penguatan USD. Selain itu, yield
ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang semakin United States Treasury (UST) juga terus menguat sehingga
memanas. Di bidang ekonomi, perang dagang yang menyebabkan pelemahan aliran portofolio asing ke
dikeluarkan oleh Presiden Trump pada April 2025 negara-negara berkembang.
dengan pengenaan tarif universal 10% atas semua
barang yang masuk ke Amerika Serikat, ditambah Dengan adanya kebijakan tarif yang dikeluarkan
dengan tarif resiprokal yang tinggi ke hampir 57 negara Presiden Trump serta ketegangan geopolitik yang
mitra dagangnya di dunia seperti China, Uni Eropa, masih terjadi, pertumbuhan ekonomi global di tahun
Meksiko dan Kanada. 2025 mengalami perlambatan jika dibandingkan
tahun sebelumnya. Kebijakan tarif menyebabkan
Selain itu, tren penurunan suku bunga global telah penurunan volume dan nilai perdagangan global
dimulai seiring tingkat inflasi yang semakin terkendali. serta memperparah gangguan rantai pasok. Selain
Arah penurunan Fed Rate semakin jelas setelah pada itu, dampak terhadap aktivitas ekonomi lebih terlihat
tahun 2025 telah menurunkan suku bunga acuannya pada memburuknya sentimen baik dari sisi produsen
dengan total sebesar 75 bps menjadi 3,50%-3,75%. maupun sisi konsumen. Pertumbuhan ekonomi global
Selain The Fed, mayoritas Bank Sentral di dunia telah di tahun 2025 tertahan menjadi sebesar 3,3% (year-
menurunkan suku bunga acuannya seperti European on-year/yoy), sementara pada negara maju seperti
Central Bank (ECB), Bank of England (BoE), Bank of China dan Amerika Serikat pertumbuhannya hanya
Canada (BoC) dan lainnya. sebesar 5,0% yoy dan 2,1% yoy. Di sisi lain, pada negara
berkembang seperti India dan Indonesia, pertumbuhan
Dinamika ketegangan geopolitik global juga ekonominya masih cukup kuat hingga akhir tahun 2025
menyebabkan ketidakpastian di pasar keuangan. Hingga yaitu sebesar 7,3% yoy dan 5,0% yoy.
Grafik Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2025
8,0% 7,3% 5,0% 5,0% 4,4% 3,3% 2,1% 1,7% 1,4% 1,1%
7,0%
6,0%
5,0%
4,0%
3,0%
2,0%
1,0%
0,0%
Emerging Amerika Advanced
India Indonesia China Global Uni Eropa Jepang
Market Serikat Economies
Sumber: World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), January 2026; Federal Reserve, Desember 2025; Bloomberg, Desember 2025
246 Laporan Tahunan 2025
Page 247
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Analisis Perekonomian Indonesia
Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan IV tahun 2025 mencatatkan hasil positif sebesar 5,39% yoy, serta
berada di atas capaian Triwulan III. Hal ini menandakan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan
ekonomi global. Dari sisi sektoral, sektor-sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional antara lain sektor
jasa pendidikan, jasa lainnya, jasa perusahaan, informasi dan komunikasi, transportasi dan pergudangan, serta
sektor penyediaan akomodasi dan makan minum. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor mengalami
pertumbuhan paling tinggi disusul konsumsi pemerintah serta konsumsi rumah tangga.
Grafik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia sampai dengan Triwulan IV 2025 (% yoy)
5,90%
5,72%
5,70%
5,50% 5,39%
5,30%
5,01%
5,10%
4,90% 5,04%
4,70%
4,50%
TW1 TW2 TW3 TW4 TW1 TW2 TW3 TW4 TW1 TW2 TW3 TW4 TW1 TW2 TW3 TW4
2022 2023 2024 2025
Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2026
Pertumbuhan ekonomi nasional masih tumbuh positif Pertumbuhan ekonomi nasional masih akan
hingga akhir tahun 2025. Perkembangan leading melanjutkan tren positifnya pada tahun 2026. Secara
indicators hingga Desember 2025 masih menunjukkan keseluruhan, Pemerintah memperkirakan ekonomi
hasil yang positif, seperti Indeks Keyakinan Konsumen Indonesia akan tumbuh di atas 5,1% yoy pada tahun
(IKK) yang masih tinggi sebesar 123,5, PMI Manufaktur 2026 didukung oleh konsumsi rumah tangga serta
yang tetap tinggi pada level 51,2 serta Indeks Penjualan ekspor. Tingkat inflasi baik umum maupun inti tetap
Riil yang tumbuh sebesar 3,5% yoy. Pada rilis World terkendali dengan adanya koordinasi Bank Indonesia,
Economic Outlook Januari 2026, IMF memperkirakan Pemerintah Pusat dan Daerah yang menyebabkan
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026 tingkat inflasi tetap terjaga di bawah 3% pada akhir
sebesar 5,1%, atau stabil dengan capaian tahun 2025 tahun 2025. Sementara itu, nilai tukar Rupiah masih
secara kumulatif. dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi pasar global
sehingga tekanan terhadap Rupiah masih berlanjut
Sementara di sisi moneter, BI masih tetap dan kurs Rupiah terhadap Dollar AS berada di kisaran
mempertahankan suku bunga acuannya pada level Rp16.700/USD pada akhir Desember 2025.
4,75% hingga akhir 2025 setelah melakukan penurunan
Sumber:
sebanyak 5 (lima) kali atau total sebesar 125 bps. - Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2026
Fokus kebijakan moneter diarahkan untuk memperkuat - International Monetary Fund (IMF), World Economic Outlook, Januari
2026
stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak semakin
tingginya ketidakpastian perekonomian global serta
menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Laporan Tahunan 2025 247
Page 248
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Analisis Industri Perbankan
Otoritas Jasa Keuangan mencatat Kinerja sektor jasa Likuiditas industri perbankan pada Desember 2025
keuangan khususnya perbankan pada 2025 masih dalam level yang memadai dengan rasio-rasio likuiditas
solid dengan indikator permodalan dan likuiditas yang terjaga. Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit
yang tersedia serta risiko kredit yang terjaga. Fungsi (AL/NCD) sebesar 126,15%, menurun dibandingkan
intermediasi perbankan pada bulan Desember November 2025 yang sebesar 131,49% atau jauh di atas
2025 masih tumbuh positif dimana kredit tumbuh ambang batas ketentuan yang sebesar 50%. Sementara
kuat sebesar 9,63% yoy. Pertumbuhan ini terutama Alat Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 28,57%, menurun
ditopang oleh kredit Investasi yang tumbuh 20,81% dibandingkan capaian pada November 2025 yang
yoy. Adapun secara bulanan, pertumbuhan nominal sebesar 29,67%, masih di atas ambang batas ketentuan
kredit perbankan naik sebesar Rp271 triliun menjadi yang sebesar 10%. Secara umum, tingkat profitabilitas
Rp8.586 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) bank (ROA) sebesar 2,53%, menunjukkan kinerja industri
pada Desember 2025 tercatat tumbuh sebesar 13,83% perbankan tetap resilien dan stabil. Sementara dari sisi
yoy menjadi Rp10.059 triliun. Risiko kredit melanjutkan permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) industri
penguatan dengan rasio NPL perbankan sebesar 2,05%. Perbankan pada Desember 2025 tercatat menjadi
Di sisi lain, Loan at Risk (LaR) juga menunjukkan tren 25,89% dari posisi November 2025 yang sebesar 26,05%.
penurunan menjadi sebesar 8,77%, atau melewati level
sebelum pandemi yaitu sebesar 9,93% pada Desember
2019.
Grafik Pertumbuhan Kredit dan DPK Perbankan
16 100
13,83
14 95
11,83 90
12
85,35
85
10 83,87
9,63 80
8
75
6
5,80 70
4 65
2 60
Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agst Sep Okt Nov Des Jan Feb Mar Apr Mei Juni Juli Agst Sep Okt Nov Des
2024 2025
LDR (RHS) Kredit DPK
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia (SPI), Otoritas Jasa Keuangan, Desember 2025.
Analisis Industri Perumahan
Sebagai Bank yang fokus pada pembiayaan terjadi. Sementara itu, sektor konstruksi juga masih
perumahan, Perseroan senantiasa melakukan analisis mencatatkan pertumbuhan menjadi 3,89% yoy, setelah
terhadap industri perumahan. Sektor real estat kembali pada Triwulan sebelumnya tercatat sebesar 4,21%
mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 3,71% yoy yoy. Sektor perumahan masih memiliki ruang untuk
pada Triwulan IV tahun 2025, melandai jika dibandingkan tumbuh yang sangat besar mengingat masih tingginya
pertumbuhan Triwulan III 2025 yang sebesar 3,95% yoy. angka backlog perumahan nasional dan tingginya
Sektor real estat merupakan salah satu sektor yang jumlah masyarakat yang belum memiliki rumah yang
tetap mencatatkan pertumbuhan positif walaupun layak serta adanya program 3 (tiga) juta rumah yang
kondisi perekonomian terkontraksi saat pandemi Covid digalakkan oleh Presiden Prabowo.
248 Laporan Tahunan 2025
Page 249
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Grafik Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Sektoral
(1,98)
(0,51)
10,59
(1,31)
8,98
9,65
8,09
9,94
5,49
5,54
5,40
5,95
6,83
3,89
4,93
3,95
3,55
8,62
2,86
9,92
6,07
4,33
3,43
7,90
3,32
7,92
0,77
8,41
5,14
1,63
4,21
8,71
7,15
3,71
12,00
10,00
8,00
6,00
4,00
2,00
0,00
(2,00)
(4,00)
Administrasi dan
Transportasi dan
Jasa Pendidikan
Jasa Kesehatan
Jasa Keuangan
Pertambangan
Pengadaan Air
Listrik dan Gas
Pemerintahan
Informasi dan
Perdagangan
Pergudangan
dan Asuransi
Jasa Lainnya
Perusahaan
Manufaktur
Komunikasi
Pengadaan
Akomodasi
Makan dan
Konstruksi
Besar dan
Pertanian
Real Estat
eceran
Minum
Jasa
TW III 2025 TW IV 2025
Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2026
Perpanjangan stimulus Pemerintah di bidang perumahan mendorong permintaan rumah hingga Triwulan IV 2025.
Stimulus tersebut antara lain pelonggaran rasio LTV/FTV Kredit/Pembiayaan Properti menjadi maksimal 100% untuk
semua jenis properti serta kebijakan PPN DTP yang mulai berlaku sejak 2024-2025 dan akan diperpanjang hingga
2026. Besarnya dukungan Pemerintah ini dapat terlihat pada pertumbuhan KPR Nasional hingga Triwulan IV 2025
tetap tumbuh positif mencapai 6,80% yoy. Sedangkan pertumbuhan total kredit nasional tumbuh menjadi 9,63% yoy,
meningkat dibandingkan Triwulan III 2025 yang sebesar 7,70% yoy.
Grafik Perbandingan Pertumbuhan Total Kredit dan KPR
10,55% 6,81% 7,56% 7,82% 7,06% 7,76% 8,96% 10,38% 6,87% 12,36% 10,85% 10,39% 9,16% 7,81% 7,26% 6,80%
14,20%
11,00% 11,35% 10,85%
10,66% 12,36% 10,39%
9,93%
9,16% 9,63%
10,38% 7,77% 7,70%
8,96%
7,76%
6,67%
TW1 TW2 TW3 TW4 TW1 TW2 TW3 TW4 TW1 TW2 TW3 TW4 TW1 TW2 TW3 TW4
2022 2023 2024 2025
KPR Total Kredit
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Januari 2026
Housing Finance Center BTN merilis Indeks Harga Rumah (House Price Index/HPI) pada Triwulan IV 2025, dengan indeks
sebesar 240,36 dan pertumbuhan sebesar 5,13% yoy. Pertumbuhan BTN HPI ini didorong oleh perlambatan rumah
tipe menengah (37-45 m2) dan rumah tipe besar (46-70 m2), di tengah peningkatan rumah tipe kecil (21-36 m2).
Pertumbuhan indeks harga rumah ini mencerminkan tetap tingginya permintaan rumah di tanah air seiring dengan
penguatan ekonomi nasional.
Laporan Tahunan 2025 249
Page 250
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Grafik Pertumbuhan Harga Rumah menurut House Price Index Triwulan IV 2025
12,00 300,00
10,00 9,55 250,00
8,99
8,66
8,25
8,00 7,14 200,00
6,56 6,80 6,58 6,44
6,00
6,00 5,24 5,44 5,64 150,00
5,02 4,94 5,13
6,14 4,61 4,88
4,60
4,29 4,23
4,00 3,01
100,00
2,78
2,05 1,92
1,59 1,78 1,57 1,78 1,57 1,68
1,55 1,50 1,39 1,53 1,54
2,00 1,11 1,07 1,16 1,03 1,01 50,00
0,31 0,57
0,00 0,00
Sep Des Mar Juni Sep Des Mar Juni Sep Des Mar Juni Sep Des Mar Juni Sep Des Mar Juni Sep Des
2020 2021 2022 2023 2024 2025
Indeks QoQ YoY
Sumber: Housing Finance Center BTN, Januari 2026
Analisis Posisi BTN dalam Industri Perbankan
Hingga Desember 2025, Perseroan tetap kokoh menjadi Bank terbesar ke-5 (lima) dari sisi aset, dengan total aset
mencapai Rp528 triliun atau tumbuh sebesar 12,39% (year-to-date/ytd). Kenaikan ini didukung juga oleh kenaikan di
sisi kredit dan pembiayaan yang tumbuh sebesar 11,90% menjadi Rp401 triliun serta dana pihak ketiga yang tumbuh
sebesar 14,60% menjadi Rp437 triliun.
Grafik Perbandingan Kinerja Aset dan Kredit Desember 2025 (termasuk UUS)
1.877 1.311 2.228 1.497 1.406 895 1.537 962 470 358 528 401 281 170 308 173 295 155 268 163
Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember
2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025
1.840 1.216 1.932 1.343 1.084 762 1.306 883 409 278 456 318 351 219 362 228 212 156 240 175
Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember
2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025
Aset Kredit
250 Laporan Tahunan 2025
Page 251
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Grafik Perbandingan Kinerja Dana Pihak Ketiga Perbankan Desember 2025
1.327 1.675 1.109 1.220 382 437 206 244 187 193
Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember
2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025
1.360 1.460 793 1.022 327 380 262 271 151 175
Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember Desember
2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025 2024 2025
Di tahun 2025, persaingan terjadi di seluruh lini bisnis Perseroan begitu juga dengan kondisi makroekonomi yang
menantang. Perseroan bersaing dengan bank-bank lain terutama dalam hal ekstensi dan kenyamanan saluran
distribusi, rentang produk, harga, kecepatan pelayanan kepada nasabah dan pencadangan untuk jasa teknologi.
Perseroan kemungkinan akan tetap menghadapi persaingan dari sejumlah lembaga keuangan yang menawarkan
produk dan jasa perbankan yang lebih luas atau pinjaman dengan limit yang lebih besar atau memiliki sumber
daya finansial dan lainnya yang lebih besar daripada Perseroan. Banyak lembaga keuangan akan bersaing untuk
mendapat target nasabah yang sama dengan target Perseroan, dan banyak institusi yang memiliki akses kepada
pemerintah atau grup bisnis dengan sumber finansial yang lebih besar. Beberapa kompetitor Perseroan telah, dan
diprediksi akan, membentuk aliansi strategis dengan beberapa bank asing dengan sumber daya manajemen dan
finansial yang secara signifikan lebih besar.
Grafik Perbandingan Outstanding KPR Bank di Indonesia Desember 2025
(dalam triliun Rupiah)
313 142 73 70 66 42
BTN BCA BNI Mandiri BRI CIMB Niaga
Sumber: Corporate Presentation masing-masing Bank
Laporan Tahunan 2025 251
Page 252
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
TINJAUAN
OPERASIONAL
Rencana Strategis Bank
Rencana strategis bank meliputi strategi jangka panjang (corporate plan), strategi jangka menengah dan pendek
(business plan) bank.
Strategi Jangka Panjang (Corporate Plan)
Perseroan mengusung aspirasi 2029 sebagai langkah untuk mendukung pertumbuhan keuangan keluarga
strategis untuk mewujudkan visinya menjadi Leading Indonesia secara berkelanjutan. Perseroan melakukan
Partner in Empowering the Financial of Indonesian pemberdayaan finansial keluarga yang merupakan
Families atau Mitra Utama Dalam Pemberdayaan kunci bagi kemajuan ekonomi nasional. Sehingga,
Finansial Keluarga Indonesia. Melalui inovasi digital yang Perseroan berfokus pada penguatan sinergi dengan
terdepan, perluasan produk dan layanan keuangan berbagai pihak, penyediaan solusi keuangan yang
yang inklusif, serta peningkatan aksesibilitas bagi mudah diakses, dan peningkatan literasi keuangan di
seluruh masyarakat Indonesia, Perseroan berkomitmen berbagai lapisan masyarakat.
Aspirasi BTN 2029 Untuk Mencapai Visi
“Mitra utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Indonesia”
Membangun engine Tabungan yang sustainable untuk menghimpun Tabungan sebesar
Rp120 Triliun
Menangkap 3% Tabungan dari 20 provinsi terbesar, meluncurkan proposisi inovatif untuk payroll, pembeli
rumah pertama, dan profesional wiraswasta, serta menjadi bank transaksi bagi pelanggan dan bisnis
melalui peningkatan kemampuan transaksi perbankan
Memberdayakan keluarga Indonesia dalam penyaluran kredit perumahan untuk
mewujudkan impian memiliki rumah dengan penyaluran sekitar Rp450 Triliun
Mendukung sekitar 1,2 juta nasabah KPR subsidi dan 290 ribu nasabah KPR Non-subsidi, memberdayakan
sekitar 27 ribu UKM terkait perumahan melalui proposisi yang mencakup seluruh siklus hidup bisnis.
Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis dengan menyediakan rangkaian
lengkap solusi perbankan sehari-hari
Meningkatkan kepemilikan produk konsumen melalui kredit bermargin tinggi (dengan target menjadi 8%
dari portofolio kredit), solusi investasi dan pembayaran; memperluas porsi kredit non-perumahan (dengan
target 20% dari portofolio kredit) dan meningkatkan FBI (-20% dari revenue); serta meningkatkan konversi
nasabah KPR baru menjadi pengguna layanan perbankan penuh (sebagian besar sebagai bank utama).
Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan efisiensi operasional
Membangun operasi digital dan efisien (dengan target CIR <50%) serta memperkuat budaya pelayanan
pelanggan di seluruh bank; Menjaga tingkat NPL yang rendah (dengan target NPL <2,3%) di berbagai
segmen kredit didukung oleh proses penjaminan dan penagihan yang didorong oleh Al.
Memperluas cakupan layanan melalui 3 anak Perusahaan
Membangun anak usaha Bank Syariah peringkat #2 di Indonesia; meluncurkan dan mengembangkan anak
perusahaan multi-finance (dengan penyaluran pinjaman >2,5 triliun) dan asuransi (Gross Written Premium/
GWP >2 triliun)
252 Laporan Tahunan 2025
Page 253
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dalam 5 (lima) tahun ke depan, Perseroan memiliki aspirasi jangka panjang yang bertujuan untuk mencapai visi
“Mitra Utama Dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”, dengan journey sebagai berikut:
BTN Strategic Journey in 2025–2029
2025 2026-2027 2028-2029
Strengthen engine for Broaden product Deliver full-banking
sustainable funding propositions offerings with superior
and cross-selling customer experience
Perjalanan Perseroan menuju masa depan yang lebih 1. Membangun Sustainable Funding Engine
kuat dimulai pada tahun 2025 dengan fokus pada Dalam peningkatan funding, akan dilakukan
Strengthen engine for sustainable funding, di mana strategi peningkatan tabungan berbiaya rendah,
Perseroan memperkuat mekanisme pendanaan menargetkan segmen profesional kerja mandiri,
yang berkelanjutan untuk mendukung operasional meningkatkan penetrasi untuk sektor perdagangan,
jangka panjang. Pada periode 2026-2027, Perseroan dan value chain SME
mengembangkan strategi untuk broaden product 2. Memonetisasi Ekosistem Perumahan Dalam Skala
propositions and cross-selling, memperluas portofolio Besar
produk dan meningkatkan sinergi antar produk Strategi memonetisasi ekosistem perumahan
untuk memenuhi kebutuhan nasabah secara lebih dalam skala besar bertujuan untuk menghasilkan
komprehensif. Pada fase terakhir di tahun 2028-2029, pendapatan dari seluruh ekosistem perumahan
Perseroan bertujuan untuk deliver full-banking offerings dengan memanfaatkan berbagai peluang bisnis
with superior customer experience, menawarkan yang berkaitan dengan industri properti dengan
layanan perbankan yang lengkap dengan pengalaman strategi peningkatan non-subsidi, lending dan
pelanggan yang lebih unggul, memastikan kepuasan peningkatan penetrasi housing value-chain.
dan loyalitas nasabah dalam setiap aspek layanan 3. Transisi dari Mono Bank Lending ke Full Banking
yang diberikan. Offerings
Strategi transisi dari mono-bank lending ke full
Dari journey tersebut, kemudian diusulkan program banking offerings bertujuan untuk mengubah
kerja/inisiatif untuk dapat mencapai sasaran yang model bisnis yang sebelumnya hanya fokus pada
telah ditetapkan. Untuk strategi dan program kerja yang pemberian pinjaman menjadi penyedia layanan
masuk ke dalam area bisnis adalah sebagai berikut: perbankan yang lebih lengkap.
Laporan Tahunan 2025 253
Page 254
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
4. Sasaran Strategis, Strategi Bisnis, Kebijakan serta b. Peningkatan penetrasi dan aktivasi produk
Program Kerja Subholding/Anak Perusahaan berbasis fee based income.
Memperhatikan posisi bisnis Perseroan yang fokus c. Optimalisasi volume dan profitabilitas Joint
pada sektor perumahan, terdapat peluang bisnis Finance Scheme (B2B) serta kemitraan
yang dapat ditingkatkan dengan memaksimalkan channeling.
potensi nasabah captive dan value chain properti. d. Perluasan pembiayaan KUMK ke sektor SME
Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan strategi berpertumbuhan tinggi dengan tingkat NPL
diversifikasi dan diferensiasi produk dan layanan rendah.
secara fokus, yang dilakukan melalui strategi e. Ekspansi pembiayaan KUR pada sektor-sektor
pertumbuhan anorganik. Pada tahun 2025-2029 berpotensi tinggi dan risiko kredit yang terkendali.
aktivitas penyertaan modal difokuskan pada anak
usaha perusahaan modal ventura dan perusahaan Bidang Kualitas Kredit dan Pembiayaan
manajemen investasi, Perusahaan Asuransi,
Multifinance dan Bank Umum Syariah. Dalam rangka mencapai perbaikan kualitas kredit
5. Sasaran Strategis, Strategi Bisnis, Kebijakan Serta yang berkelanjutan, Perseroan menerapkan strategi
Program Kerja Fungsi Pendukung Bisnis penguatan proses underwriting dan collection
Selain strategi pada bidang bisnis, diperlukan untuk mendukung pertumbuhan portofolio secara
adanya strategi yang mendukung seluruh aktivitas sehat, sekaligus menekan porsi kredit restrukturisasi
bisnis sebagai penunjang aktivitas dalam mencapai dan mempercepat pemulihan kredit bermasalah
aspirasi di tahun 2029. tahap lanjut, antara lain melalui pembentukan anak
perusahaan pengelola aset, dengan inisiatif sebagai
Strategi Jangka Menengah berikut:
1. Penyempurnaan model underwriting melalui
Strategi jangka menengah Perseroan untuk periode integrasi advanced AI-based modeling dan
2025–2027 dirumuskan secara selaras dengan tema pemanfaatan data eksternal.
strategis Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), 2. Integrasi proses Straight Through Processing (STP)
termasuk sasaran dan inisiatif strategis pada masing- dengan pengaturan swim-lane yang berbeda guna
masing bidang usaha, dengan penjabaran sebagai meningkatkan customer experience.
berikut: 3. Penguatan pendekatan manajemen fraud, termasuk
implementasi sistem fraud management generasi
Bidang Perkreditan terbaru.
4. Penurunan porsi kredit restrukturisasi dalam
Pengembangan bisnis kredit dalam horizon jangka portofolio pembiayaan.
pendek hingga menengah diarahkan melalui inisiatif 5. Pembaruan infrastruktur teknologi informasi
strategis sebagai berikut: untuk mendukung proses collection, termasuk
1. Optimalisasi monetisasi ekosistem perumahan pengembangan collection management system.
secara masif (at-scale) melalui: 6. Penyediaan solusi penanganan dan penjualan
a. Pendalaman kerja sama strategis dengan 50 aset pada tahap awal (pra-NPL) serta perluasan
pengembang utama. cakupan peran anak perusahaan pengelola aset.
b. Penguatan saluran akuisisi melalui optimalisasi
jaringan agen serta penyempurnaan proses Bidang Pendanaan
bisnis.
c. Peningkatan penetrasi pada rantai nilai (value Untuk membangun struktur pendanaan yang
chain) sektor perumahan guna memperkuat berkelanjutan, Perseroan mengimplementasikan
hubungan dengan anchor client. strategi pembangunan funding engine yang solid
d. Peluncuran paket produk sektoral yang melalui langkah-langkah sebagai berikut:
terintegrasi bagi perusahaan konstruksi dan 1. Peluncuran proposisi payroll terintegrasi (bundled
real estat, mencakup seluruh siklus bisnis secara payroll) guna meningkatkan penetrasi pada
end-to-end. ekosistem eksisting serta memperluas basis
2. Transformasi dari model mono lending menjadi nasabah Non-Tabungan Berbunga (NTB).
penyedia layanan perbankan yang komprehensif 2. Penguatan posisi sebagai bank utama maupun
(full banking offerings) melalui:. pendukung bagi pembeli rumah pertama melalui
a. Pengembangan produk ber-yield lebih tinggi paket produk yang berfokus pada segmen milenial.
dengan peningkatan kapabilitas serta perluasan 3. Akselerasi akuisisi nasabah dan rekening transaksi
KAR/KRING ke segmen baru. BTN Mobile melalui pembentukan retail deposit war
room.
254 Laporan Tahunan 2025
Page 255
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
4. Peningkatan penetrasi produk wealth pada nasabah Rencana Pendirian Anak Perusahaan
cash-rich eksisting dan segmen hidden affluent
dalam ekosistem Perseroan. Sejalan dengan fokus bisnis Perseroan di sektor
5. Peluncuran proposisi berbasis kebutuhan bagi perumahan, terdapat peluang pengembangan usaha
profesional dan wiraswasta dengan profil cash-rich. melalui optimalisasi captive market dan rantai nilai
6. Pengembangan merchant proposition yang properti. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan strategi
menyasar UMKM dan UKM di sektor ritel makanan diversifikasi dan diferensiasi produk serta layanan
dan restoran. secara terarah melalui pertumbuhan anorganik.
7. Pembentukan deposit war room untuk segmen Pada periode 2025–2029, aktivitas penyertaan
wholesale dan top SME guna meningkatkan modal difokuskan pada perusahaan modal ventura,
penetrasi dana murah (CASA). manajemen investasi, asuransi, multifinance, dan bank
8. Penyesuaian peran Branch Funding Sales (BFS) umum syariah, dengan rencana sebagai berikut:
berdasarkan spesialisasi dan segmentasi tanggung 1. Penyertaan modal pada perusahaan asuransi yang
jawab. telah beroperasi maupun pendirian entitas baru.
9. Pembentukan tim payroll monoline terpusat 2. Penyertaan modal pada perusahaan multifinance
untuk meningkatkan penetrasi payroll pada klien eksisting atau pembentukan perusahaan baru.
institusional. 3. Pelaksanaan spin-off UUS pada tahun 2025 yang
telah dipersiapkan sejak 2021 sebagai bagian dari
Bidang Pendapatan Operasional Lainnya strategi pengembangan bisnis syariah.
dan Pembentukan Anak Perusahaan 4. Percepatan pertumbuhan melalui pengalihan aset
Pendapatan Operasional Lainnya UUS Perseroan ke Bank Umum Syariah yang telah
dibentuk.
Dalam rangka meningkatkan profitabilitas, fokus 5. Dalam penyertaan modal pada BUS, Perseroan akan
Rencana Bisnis Perseroan dalam tiga tahun ke depan bertindak sebagai pemegang saham pengendali
diarahkan pada peningkatan pendapatan operasional dengan kepemilikan saham mayoritas.
lainnya, khususnya yang bersumber dari fee based
income berbasis transaksi dan layanan baru, melalui Bidang Bisnis Syariah
inisiatif berikut:
1. Optimalisasi perolehan fee dari transaksi treasury Pelaksanaan pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS)
dan valuta asing. merupakan langkah strategis Perseroan dalam rangka
2. Peningkatan fee based income dari bisnis kredit, memperkuat fokus bisnis, meningkatkan daya saing,
termasuk sindikasi, kick-back asuransi, serta serta mendorong akselerasi pertumbuhan perbankan
administrasi kredit non-KPR Subsidi. syariah yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Strategi
3. Akselerasi fee based income dari transaksi digital ini sejalan dengan arah kebijakan regulator, penguatan
dan wholesale banking melalui: industri keuangan syariah nasional, serta kebutuhan
a. Percepatan implementasi fitur online acquiring. untuk mengoptimalkan nilai ekonomi dari bisnis syariah
b. Implementasi QRIS Border dan QRIS customer Perseroan.
presented mode.
c. Pengembangan visa paywave untuk Kondisi perekonomian global yang masih diwarnai
meningkatkan volume transaksi dan fee ketidakpastian serta dinamika kebijakan moneter
nasabah ritel. internasional mendorong Perseroan untuk melakukan
4. Pengembangan sumber fee baru melalui: penataan struktur usaha yang lebih adaptif dan fokus.
a. Penguatan layanan e-Guarantee pada segmen Di sisi domestik, perekonomian Indonesia menunjukkan
wholesale banking. ketahanan dengan pertumbuhan yang relatif stabil,
b. Peningkatan fee dari layanan priority banking didukung oleh konsumsi domestik dan kebijakan
melalui produk SBN, asuransi, dan reksa dana. pemerintah. Dalam konteks tersebut, industri perbankan
c. Optimalisasi fee dari Bank Garansi (BG), SKBDN, syariah nasional mencatat pertumbuhan yang
Supply Chain Financing (SCF), dan Cash lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional,
Management System (CMS) pada segmen mencerminkan potensi pasar yang masih sangat besar.
korporasi dan wholesale.
Laporan Tahunan 2025 255
Page 256
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Sejalan dengan tren industri tersebut, kinerja Unit Usaha Bidang Human Capital
Syariah Perseroan menunjukkan pertumbuhan yang
solid dan berkelanjutan. Hingga Desember 2024, UUS Dalam rangka mewujudkan salah satu misi Perusahaan
Perseroan mencatat peningkatan aset, pembiayaan, pada bidang Human Capital yaitu “Menjadi rumah
penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta laba untuk talenta Indonesia terbaik”, program kerja
yang mencerminkan kesiapan UUS untuk beroperasi pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada
secara mandiri sebagai entitas bank umum syariah. jangka pendek dan menengah diselaraskan dengan
Corporate Plan Tahun 2025-2029. Dalam rangka
Dalam rangka mengakselerasi pertumbuhan mewujudkan aspirasi tersebut, dirumuskan 5 (lima)
dan meningkatkan fleksibilitas bisnis, Perseroan dimensi end state sebagai parameter atas keberhasilan
merencanakan pelaksanaan spin-off UUS pada tahun tercapainya kondisi “One of Home of Indonesia’s Best
2025, dengan model pengalihan aset dan liabilitas UUS Talent” tersebut yaitu:
Perseroan ke Bank Umum Syariah yang telah dibentuk. 1. Talent Magnet, yaitu Perseroan menjadi salah satu
Model spin-off ini dipilih untuk mempercepat proses top of mind employer bagi talent terbaik di market
transformasi, meminimalkan disrupsi operasional, baik professional hire maupun fresh graduate.
serta memastikan kesinambungan layanan kepada 2. Employee Productivity, yaitu produktivitas pegawai
nasabah. Perseroan berada di atas rata-rata Top 10 Bank.
3. Talents, Leadership, and Capabilities Development,
Melalui pelaksanaan spin-off, diharapkan Bank Umum yaitu pegawai perseroan memiliki kemampuan
Syariah hasil pemisahan dapat memiliki struktur leadership yang mumpuni di segala level
permodalan yang lebih kuat, tata kelola yang lebih kepemimpinan dan kapabilitas kritikal sesuai
fokus, serta ruang pengembangan produk dan ekspansi dengan strategi Perseroan.
bisnis yang lebih luas. Perseroan akan berperan sebagai 4. Employee Wellbeing and Experience, yaitu Perseroan
pemegang saham pengendali dengan kepemilikan menjadi tempat kerja yang nyaman, prospektif
saham mayoritas, sehingga tetap memastikan sinergi untuk bertumbuh, berkarir, dan berkembang serta
strategis antara Bank induk dan Bank Umum Syariah memberikan employee experience yang positif.
dalam kerangka grup usaha. 5. HC Operation Excellence and Technology, yaitu
pengelolaan HC yang efisien, HC Service yang
Pelaksanaan spin-off ini menjadi tonggak penting dalam memuaskan, dan peran sebagai mitra bisnis yang
strategi jangka menengah Perseroan untuk memperkuat efektif dengan mengoptimalisasi pemanfaatan
ekosistem perumahan berbasis syariah, meningkatkan teknologi.
kontribusi bisnis syariah terhadap kinerja konsolidasi
grup, serta mendukung pengembangan industri Untuk mencapai misi tersebut di atas, disusun strategi
keuangan syariah nasional secara berkelanjutan. jangka panjang Human Capital untuk 2025-2029
dengan mengangkat tema “Dynamic Workplace Filled
Memperkuat Permodalan with Productive, Prominent, and Prosperous Global
Oriented Talent” yaitu berfokus kepada:
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat 1. Pengembangan pegawai sehingga memiliki
dan berkelanjutan dibutuhkan dukungan permodalan produktivitas yang tinggi, kapabilitas yang unggul
yang kuat dengan mempertimbangkan pemenuhan dan berdaya saing, serta kesejahteraan pegawai
kewajiban modal minimum Bank sesuai Basel III. yang kompetitif, serta memiliki orientasi global.
Sesuai dengan POJK Nomor 27 Tahun 2022 tanggal 2. Pengembangan lingkungan kerja dinamis sehingga
29 Januari 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan dapat memberikan employee experience yang best
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2016 Tentang in class.
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum,
bahwa Bank harus menyediakan modal berupa modal Infrastruktur IT
minimum berdasarkan peringkat risiko dan tambahan
modal sebagai penyangga berdasarkan Basel III Untuk mendukung Corporate Plan, aspirasi bisnis, dan
(terdapat 3 jenis yaitu capital conservation buffer, visi Perseroan di tahun 2025, telah disusun rencana
countercyclical buffer, capital surcharge). strategis TI Tahun 2025-2029 dengan 6 (enam) tema
strategis sebagai berikut:
Strategi penguatan modal yang akan dilakukan
Perseroan yaitu:
1. Meningkatkan profitabilitas Bank.
2. Penerbitan atau perpanjangan obligasi/pinjaman
subordinasi.
256 Laporan Tahunan 2025
Page 257
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Gambar Tema Inisiatif Strategis IT Tahun 2025-2029
01 02 03 04 05 06
AGILITY AT FUTURE-PROOF FULL BANKING DATA & AI BUSINESS PROCESS
SCALE TECHNOLOGY EMPOWERMENT EXPERIENCE RESILIENT EXCELLENCE
BACKBONE REIMAGINATED ECOSYSTEM ENABLEMENT
Sumber: Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) BTN Tahun 2025-2029
Dalam mengimplementasikan rencana strategis IT b. Penguatan struktur pengelolaan benturan
2025-2029, Perseroan mengusung tiga tema utama kepentingan (COI).
tahunan sebagai berikut: c. Memperkuat struktur pengelolaan gratifikasi.
1. Tahun 2025: Modernize Core Platforms and d. Memperkuat governance process untuk
Architecture mendukung GRC.
Tahun 2025 berfokus pada modernisasi dan e. Penguatan kebijakan Tata Kelola dalam business
peningkatan arsitektur serta kemampuan inti process.
Perseroan seperti aplikasi kritikal (misalnya, CBS, 2. Memperkuat governance yang terintegrasi, melalui:
BDS, EFS) dan infrastruktur (misalnya, 3DC) untuk a. Penguatan struktur organisasi dalam tata kelola
mendukung skalabilitas. terintegrasi.
2. Tahun 2026-2027: Unify Technology and Experience b. Penyusunan kebijakan tata kelola terintegrasi.
Memperbaharui arsitektur perusahaan, 3. Memperkuat IT governance untuk mendukung
meningkatkan bisnis dan platform teknologi yang operational excellence, melalui:
berorientasi pelanggan untuk efisiensi operasional a. Pengembangan integrasi system IT pengelolaan
dan cross-selling yang lebih baik. conflict of interest.
3. Tahun 2028-2029: Delivery Full Banking at Scale b. Pengembangan aplikasi pelaporan gratifikasi.
Memastikan keandalan TI yang mempunyai c. Pengembangan aplikasi self assessment tata
kemampuan keamanan dan operasi yang kelola.
dioptimalkan melalui keamanan siber yang kuat d. Pengembangan aplikasi chatbot gratifikasi.
serta kapasitas yang memadai untuk mencapai full e. Pengembangan integrated-GCG online.
banking dengan skala yang besar. 4. Memperkuat governance capability and culture
untuk mendukung GRC Culture, melalui:
a. Memperkuat sertifikasi API.
Good Corporate Governance (GCG), b. Memperkuat sertifikasi PAKSI.
Risk Management dan Compliance c. Memperkuat program keluarga berintegritas.
d. Memperkuat program budaya anti gratifikasi.
Peningkatan Good Corporate Governance (GCG) e. Memperkuat program kode etik dan COI.
f. Memperkuat integrasi governance and risk culture.
Sejalan dengan GRC Roadmap BTN 2025-2029, telah 5. Memperkuat governance standard untuk perbaikan
dilakukan penyusunan roadmap Tata Kelola BTN 2025- berkelanjutan, melalui:
2029 mulai dari peningkatan struktur Tata Kelola, a. Penguatan implementasi ISO SMAP.
penguatan proses bisnis Tata Kelola, penguatan kualitas b. Implementasi ISO governance perusahaan.
outcome Tata Kelola, dan Tata Kelola berkelanjutan c. Penguatan implementasi parameter ACGS dan
dengan tema utama “Governance Business for PUGKI.
Sustainable Growth” melalui 5 (lima) fokus area GCG d. Penguatan implementasi compliance
Roadmap, yaitu sebagai berikut: assessment SMAP.
1. Memperkuat governance structure and governance e. Implementasi integrasi pengelolaan COI.
process untuk bisnis Perseroan, melalui: f. Implementasi program kepatuhan persaingan
a. Memperkuat governance structure untuk usaha.
mendukung GRC. g. Penguatan saluran pelaporan gratifikasi.
Laporan Tahunan 2025 257
Page 258
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
h. Implementasi ISO governance maturity model. memenuhi ketentuan regulasi, mengelola
i. Penguatan implementasi governansi dalam ESG. risiko secara efektif, dan memastikan tata
j. Pemeringkatan dan penilaian ASEAN Corporate kelola perusahaan yang baik. Inisiatif ini
Governance Scorecard (ACGS), Corporate mengintegrasikan pengawasan tata kelola,
Governance Perception Index (CGPI), dan Survei manajemen risiko, dan proses kepatuhan
Penilaian Integritas (SPI). untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang
berkelanjutan dan ketahanan operasional. Fokus
Peningkatan Compliance utama dan desain strategi yang teridentifikasi
dalam GRC Roadmap, meliputi:
Dalam rangka meningkatkan ketahanan operasional 1) Pengembangan asset and liability risk
untuk mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan dan management framework and system
untuk mendukung terciptanya budaya kepatuhan untuk stabilitas laba, optimalisasi risiko/
pada setiap tingkatan organisasi dan kegiatan pengembalian, dan efisiensi modal.
usaha Perseroan, maka telah dilakukan penyusunan 2) Percepatan pertumbuhan berkelanjutan
roadmap GRC Roadmap BTN 2025-2029 terkait dengan melalui scaling up ESG initiatives dengan
pelaksanaan fungsi kepatuhan Perseroan, yaitu sebagai mengintegrasikan prinsip-prinsip lingkungan,
berikut: sosial, dan tata kelola ke dalam operasi inti
1. Mengembangkan regulatory compliance system Perseroan, strategi, dan kerangka kerja GRC
untuk memitigasi risiko kepatuhan akibat belum berdasarkan ESG Rating Gap.
terpenuhinya compliance obligation pada setiap 3) Membangun tata kelola terintegrasi mencakup
peraturan Regulator yang diterbitkan. manajemen risiko dalam struktur konglomerasi
2. Mengembangkan compliance dashboard keuangan untuk penguatan ekosistem bisnis
terintegrasi dengan fraud detection system sehingga Perseroan melalui pendirian anak perusahaan.
menjadi real time dan embedded ke proses bisnis 4) Menuju zero manual processes untuk efisiensi
serta dikembangkan secara berkelanjutan. operasional melalui otomasi pengambilan
3. Membangun dan mengembangkan framework keputusan, paperless dan membangun
data privacy untuk memastikan kepatuhan atas advanced manajemen risiko model.
ketentuan dan regulasi terkait data pribadi yang 5) Boosting operational resilience to support
dengan data privacy management system untuk business growth.
memastikan pemantauan secara real time dan 6) Mengembangkan talenta pegawai dan
terintegrasi ke seluruh proses bisnis dan layanan. penguatan budaya GRC untuk mendorong
4. Penguatan struktur organisasi IT compliance yang ketahanan organisasi yang berkelanjutan,
mengakomodasi fungsi advisory, governance and dengan menekankan pada kesadaran akan
reporting, serta assurance. risiko dan pengawasan kualitas.
5. Penguatan Tata Kelola pelaporan APUPPT, PPPSPM, b. Penguatan risk culture dikembangkan
dan kepatuhan Perseroan melalui peningkatan dengan menyusun roadmap strategis dalam
kompetensi pegawai, dukungan sistem informasi membangun dan menumbuhkan budaya
manajemen yang terintegrasi, pemanfaatan. risiko (risk culture) yang berkelanjutan, dengan
langkah awal menetapkan Governance and Risk
Peningkatan Risk Management Culture (GRC) sebagai salah satu dari empat
pilar budaya kerja perusahaan. GRC menjadi
Perseroan telah bertransformasi dalam mencapai dasar pembentukan pola pikir dan perilaku
visi pada tahun 2025 menjadi “Mitra Utama dalam sadar risiko di seluruh jenjang organisasi.
Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia” namun c. Melakukan optimalisasi pengelolaan portofolio
perlu penyusunan keberlanjutan jangka panjang berbasis risiko, mengendalikan komposisi
Perseroan. Dalam rangka mendukung rencana jangka portofolio kredit sekaligus memastikan
panjang, Perseroan perlu untuk tetap menjadi Bank pertumbuhan portofolio kredit yang sehat
dengan sustainable profitability dan melanjutkan melalui portfolio guideline yang telah
langkah strategi serta inisiatif terkait risk management, diimplementasikan untuk kredit wholesale dan
antara lain: sedang dikembangkan untuk segmen SME dan
syariah komersial sebagai pengendalian risiko
1. Enterprise Risk Management konsentrasi kredit dengan tetap mengedepankan
a. Perseroan telah menyusun Roadmap asas prudent dan governance.
Governance, Risk and Compliance (GRC d. Perseroan secara aktif membuat laporan
Roadmap) 2025-2029 yang dirancang untuk dan forum portfolio quality review dengan
memperkuat kemampuan organisasi dalam melaporkan hasilnya kepada Direksi, Divisi, CBC,
258 Laporan Tahunan 2025
Page 259
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Cabang secara bulanan atau bila diminta skala prioritas penagihan kepada debitur
sewaktu-waktu sebagai upaya memberikan berdasarkan tingkat risikonya (high, medium,
gambaran terkini mengenai posisi dan kualitas dan low risk) untuk membayar kewajibannya
kredit baik secara bankwide maupun per sehingga proses pembinaan kredit menjadi lebih
segmentasi kredit efektif dan efisien.
e. Melakukan pengembangan balance sheet i. Memperbaiki risk assessment untuk segmen
optimization melalui optimasi pilar capital/asset, khusus non fixed income melalui pengembangan
optimasi pilar liquidity/funding dan optimasi pilar analytic model non fixed income dan
interest rate risk management guna memastikan pengembangan kompetensi credit analysts
optimalisasi risk and return, profit yang stabil, berikut:
efisiensi permodalan dan mendukung pencapaian 1) Menyusun risk criteria untuk targeted segmen
strategic goals yang telah ditetapkan. dan overlay model untuk meningkatkan
f. Perseroan menerapkan enterprise risk approval rate.
management dimana dalam penerapan risk 2) Penentuan prioritas target segmen, yaitu
management difokuskan untuk meningkatkan existing debtor, funding customer, and new
value Perseroan. Peningkatan produktivitas to Bank) untuk mengelola risiko dalam fase
dilakukan dengan pengelolaan risiko seiring implementasi.
dengan transformasi operating model organisasi 3) Membangun proxy income model untuk
Perseroan agar lebih berfokus pada kinerja dan memproyeksikan kenaikan income debitur
profitabilitas. dan calon debitur dalam penelitian limit kredit
g. Memperbaiki proses underwriting kredit dan dan standardisasi rekomendasi dan putusan.
pembiayaan serta kualitasnya yang mendukung 4) Mempertajam kebijakan kredit sesuai risk
implementasi Business Process Improvement based segmentation.
(BPI) baru: j. Mempertahankan Non Performing Loan
1) Segmen komersial ada Commercial Banking (NPL) yang rendah di semua segmen melalui
Center (CBC) yang berfungsi sebagai pemantauan risiko yang kuat. Pengembangan
sentralisasi pemrosesan kredit komersial. commercial loan Early Warning System (EWS)
2) Segmen SME, Perseroan juga sedang untuk mendukung penguatan pemantauan
melakukan implementasi Sentra Proses risiko kredit komersial melalui standardisasi,
UMKM (SPU) sebagai upaya perbaikan digitalisasi, dan pengembangan pedoman-
proses dan pengelolaan kredit UMKM untuk pedoman dan perangkat-perangkat (tools),
meningkatkan produktivitas, perbaikan Perseroan akan mengembangkan EWS dengan
kualitas putusan kredit yang tersentral, menetapkan parameter-parameter risiko yang
objektif, dan monitoring yang tersentralisasi. mengindikasikan adanya pemburukan kualitas
3) Segmen konsumer yaitu adanya sentralisasi dari debitur kredit komersial secara individual.
National Loan Processing Center (NLPC) Hal ini diharapkan dapat membantu satuan
sebagai bentuk inovasi dan perbaikan kerja yang memberikan kredit komersial untuk
transformasi pada segmen konsumer yang mengidentifikasi tindakan-tindakan yang
bertujuan untuk: harus segera dilakukan guna mencegah kredit
- Melakukan improvement pada komersial dari debitur tersebut menjadi kredit
operasional kredit konsumer dengan komersial yang bermasalah.
menggunakan standardisasi proses. k. Perseroan telah memiliki roadmap penilaian
- Pengawasan dan optimalisasi petugas Risk Maturity Index (RMI) tahun 2024-2029 yang
pemroses kredit dengan melakukan diharapkan dapat mendukung pencapaian
sentralisasi dan efisiensi petugas target penilaian RMI menjadi 4,5 (fase best
pemroses kredit. practice) pada tahun 2029.
- Implementasi pembentukan fungsi
portfolio risk management untuk 2. Environmental, Social, and Governance (ESG)
meningkatkan fungsi control, analisa, dan Perseroan telah mengembangkan kerangka kerja
monitoring dari unit risk. ESG, yaitu The Future of Finance. Kerangka kerja
h. Memperbaiki proses keputusan dan kualitas dari ESG memberikan panduan bagi Perseroan dalam
kredit konsumer, mempercepat proses approval mengelola dan menjalankan praktik bisnis yang
kredit konsumer melalui proses analisis data berorientasi pada kinerja dampak serta mendukung
dengan menggunakan CSM. Selain itu, Perseroan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
telah menerapkan collection scoring guna Kerangka kerja tersebut menjadi landasan untuk
mendukung collection team dalam menentukan mengelola aktivitas dan operasi bisnis serta proses
Laporan Tahunan 2025 259
Page 260
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
pengambilan keputusan yang lebih komprehensif. 4) Inklusivitas pemangku kepentingan (stakeholder
Kerangka kerja ESG Perseroan terdiri dari 6 (enam) inclusiveness).
komponen, yaitu: 5) ESG dalam rantai nilai (ESG in value chain)
1) Keuangan berkelanjutan (sustainable finance). 6) Tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan
2) Perubahan iklim dan ekosistem (climate change yang terintegrasi (integrated GRC).
and ecosystem).
3) Manusia dan masyarakat (people and
community).
Gambar Implementasi Roadmap Environment, Social, and Governance
Six Components of BTN’s Framework
Keuangan Berkelanjutan
Mengelola produk dan layanan yang mendukung transisi ke
The Future of Finance ekonomi rendah karbon dan menjaga keseimbangan sosial
dengan menyediakan akses yang sama terhadap modal.
ESG dalam Value Chain Perubahan iklim dan Ekosistem
Mengelola risiko perubahan iklim dan dampaknya terhadap
Perubahan Iklim &
Ekosistem kapasitas ekosistem.
Masyarakat & Komunitas
Mengelola dampak pada manusia, komunitas, dan
masyarakat luas.
ESG dalam Value Chain
Keuangan Keberlanjutan Masyarakat & Komunitas
Membangun bisnis berkelanjutan, dengan konsep, ESG di
sepanjang rantai nilai bisnis.
Inklusivitas Stakeholder
GRC Terintegrasi Inklusivitas Stakeholder
Mengkomunikasikan rencana bisnis berkelanjutan dengan
semua pemangku kepentingan
Tata Kelola Risiko Kepatuhan
GRC Terintegrasi
Mengelola secara terpadu untuk mencapai tujuan dengan
GRC Terintegrasi GRC
Sumber: Roadmap ESG BTN
Perseroan memiliki 9 (sembilan) tema inisiatif e) Optimalisasi digital dan/atau otomasi proses
strategis dalam ESG roadmap 5 (lima) tahun ke internal menuju paperless dengan:
depan dengan beberapa kegiatan prioritas sebagai - Pemanfaatan dan penggunaan tanda
berikut: tangan digital (digital signature) oleh
1) Conducting Sustainable Business Operation seluruh karyawan untuk meningkatkan
Bank memiliki target untuk menurunkan emisi efisiensi operasional Perseroan.
karbon scope 1 dan 2 sebesar 30% dari upaya - Implementasi sistem i-Work (e-RKK,
clean banking operation seperti: e-MoM, e-Committee, sistem
a) Penggunaan EV dan/atau hybrid untuk manajemen dokumen) yang terpusat
kendaraan operasional. untuk mengurangi penggunaan kertas.
b) Penambahan penggunaan panel surya. - Pengembangan e-statement giro secara
c) Pembangunan dan implementasi gedung online melalui email.
hijau. - Pengembangan sistem pengadaan
d) Penggantian pendingin gedung dengan barang dan jasa secara end to end untuk
lebih hemat energi. efisiensi proses operasional Perseroan.
260 Laporan Tahunan 2025
Page 261
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
- Mendorong penyempurnaan proses mencapai 20.183 pengguna sesuai dengan
pembukaan rekening secara online Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor
(OLOB) dan e-deposito di target bisnis 63 Tahun 2020.
Perseroan. c) BTN Digital Store
- Pemanfaatan teknologi untuk pencarian Perseroan terus melakukan transformasi
peraturan internal Perseroan (PPDigital untuk meningkatkan kapasitas penjualan dan
enhancement) dengan menggunakan AI, pelayanan yang berorientasi pada kepuasan
smart tagging, dan chat bot. nasabah. BTN Digital Store diharapkan dapat
- Inisiatif paperless lainnya sesuai dengan memberikan layanan yang berorientasi
kebutuhan bisnis dan operasional kepada pemenuhan kebutuhan nasabah
2) Develop Sustainable and Inclusive Bank dengan memanfaatkan teknologi digital
Products and Portfolio Management melalui perangkat dan aplikasi. Implementasi
Perseroan memiliki komitmen dalam membuat BTN Digital Store ini juga diharapkan
produk yang berkelanjutan dan inklusif serta memberikan pengalaman pelayanan yang
meningkatkan portofolio berkelanjutan, yang berbeda kepada nasabah. Selain itu, BTN
mencakup: Digital Store juga mengimplementasikan ESG
a) Implementasi Rumah Rendah Emisi dalam operasionalnya seperti penggunaan
Rumah rendah emisi merupakan project yang hemat energi dan layanan digital yang
diinisiasi oleh Perseroan untuk mendorong paperless.
developer dalam menerapkan implementasi d) Peningkatan penyaluran kredit secara inklusif
efisiensi energi (sirkulasi udara), air pada kelompok Masyarakat Berpenghasilan
(penggunaan PDAM), pengelolaan sampah, Rendah (MBR) seperti KPR Subsidi dan Kredit
dan pengurangan polusi (1 rumah 1 pohon, UMKM.
eco friendly material dan ruang terbuka e) Peningkatan penyaluran kredit ke kelompok
hijau) sehingga mampu memberikan kegiatan usaha berkelanjutan.
hunian layak, sehat dan terjangkau. Rumah f) Penyaluran kredit sesuai dengan portfolio
rendah emisi adalah salah satu inisiatif ESG guideline yang telah mengintegrasikan
Perseroan untuk memulai transisi bersama aspek dan prinsip ESG.
dengan mitra developer sebagai upaya Perseroan telah menerapkan Portfolio
untuk menurunkan emisi karbon dari sektor Guideline (PG) yang terintegrasi dengan
perumahan serta membentuk circular aspek dan prinsip ESG untuk mendukung
economy dari usaha berkelanjutan. Pada keberlanjutan bisnis dan stabilitas keuangan.
Agustus 2024, Perseroan telah berkolaborasi Portfolio guideline ini dirancang sebagai
dengan 8 (delapan) developer dalam perangkat strategis yang bertujuan
implementasi Rumah Rendah Emisi sebanyak mengelola risiko konsentrasi kredit secara
1.200 unit rumah serta pada April 2025 telah efektif melalui diversifikasi portofolio yang
melaksanakan workshop dan sosialisasi terukur. Melalui penerapan portfolio guideline,
rumah rendah emisi kepada developer, Perseroan berupaya menjaga kualitas aset
supplier eco-material, dan unit kerja terkait. dengan mengarahkan alokasi kredit pada
Sesuai dengan roadmap rumah rendah sektor-sektor prioritas yang memiliki prospek
emisi yang telah disusun Perseroan akan pertumbuhan berkelanjutan. Langkah ini
mencapai 150.000 unit rumah rendah emisi tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis,
pada tahun 2029. tetapi juga berkontribusi dalam mitigasi risiko
b) balé by BTN lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
balé by BTN merupakan super app g) Pioneer dalam green mortgage carbon
yang dirancang untuk mempermudah trading seller.
masyarakat Indonesia dalam melakukan h) Menerbitkan green/social/sustainable bonds
berbagai transaksi finansial, termasuk atau loan.
layanan perbankan dan keuangan. Selain i) Launching green product tabungan.
itu, layanan ini merupakan inisiatif strategis 3) Integrate ESG Component in Enterprise Risk
untuk mengatasi tantangan geografis, Management Framework and Program
guna memastikan bahwa setiap lapisan Perseroan turut ikut serta dalam mendukung
masyarakat, terutama yang berada di upaya pemerintah dalam mencapai karbon
daerah terpencil, dapat merasakan manfaat netral dengan merancang strategi jangka
inklusi keuangan yang lebih luas. Pada tahun panjang menuju Net Zero Emission (NZE) dengan
2025, layanan ini telah berhasil menjangkau mengintegrasikan standar global dan kebijakan
masyarakat di daerah tertinggal hingga nasional mencakup inventarisasi emisi karbon
Laporan Tahunan 2025 261
Page 262
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
untuk mengidentifikasi sumber emisi (Scope 1, 2, 7) Building ESG Data Management
dan 3). Selain itu, untuk pengelolaan manajemen Dalam mendukung reporting and monitoring
risiko yang baik yang mencakup aspek ESG, yang baik, Perseroan mengembangkan ESG data
Perseroan juga rutin melakukan climate risk stress management dengan menyediakan datamart
test untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko ESG yang comprehensive dalam mendukung
terkait perubahan iklim, baik yang bersifat fisik kebutuhan pelaporan maupun pengambilan
maupun transisi menuju ekonomi rendah karbon. keputusan.
4) Developing ESG Culture and Responsible 8) Navigate trends in ESG Provisions and
Leaders’ Program Regulations
Dalam aspek pengelolaan human capital Perseroan telah melakukan internalisasi
Perseroan berkomitmen untuk mewujudkan ESG ke setiap aspek regulasi/ketentuan
Respectful Workplace Policy (RWP) untuk Perseroan seperti aspek kredit, operasional,
mewujudkan lingkungan dan budaya kerja manajemen risiko, dan lainnya. Perseroan juga
yang adil, inklusif, dan berkelanjutan serta rutin memanfaatkan teknologi untuk enhancement
meningkatkan kapasitas pegawai terkait ESG sistem peraturan internal Perseroan (digital
sebagai berikut: enhancement) dengan menggunakan AI, smart
a) Memiliki kurikulum pelatihan yang berkala tagging, dan chat bot.
terkait ESG. 9) Building Partnerships and Collaborations
b) Peningkatan kapasitas dan kapabilitas Dalam implementasi keberlanjutan dan
pegawai terkait ESG dan trend ESG yang ESG, Perseroan juga berkolaborasi dengan
terjadi. masyarakat, developer, dan stakeholder lainnya
c) Pengembangan program Diversity, Equity, dalam mendukung ekosistem keberlanjutan
and Inclusion (DEI) melalui peningkatan yang baik seperti:
keterlibatan perempuan dalam peran a) Eco-property developer meeting dengan
kepemimpinan dan memberikan mengadakan sesi lokakarya yang melibatkan
kesempatan bagi perempuan untuk pembicara ahli di bidang properti dan
menduduki jabatan struktural. material ramah lingkungan.
d) Mendorong lingkungan kerja yang inklusif b) Kompetensi wirausaha dengan
dengan merekrut pegawai disabilitas. menyelenggarakan kompetisi khusus di
e) Peningkatan digital mindset dan ESG bagi bidang ekosistem perumahan untuk upaya
karyawan sebagai pendukung kompetensi mendukung bisnis yang berkelanjutan.
dan peran di masing-masing Unit Kerja. c) Peningkatan kapabilitas UMKM berbasis
f) Peningkatan program employee experience ESG di mana melakukan pelatihan UMKM
yang terintegrasi dengan aspek ESG, melalui untuk meningkatkan daya saing usaha
program Green Champion, Employee serta sosialisasi mengenai praktik bisnis
Community Day, dan lain-lain. berkelanjutan berbasis ESG.
5) Building a Control Environment That is d) Melakukan kerja sama dengan universitas/
Integrated with ESG Components instansi/lembaga terkait dalam mendukung
Dalam mendukung keberlanjutan, Perseroan inklusi keuangan.
telah melakukan internalisasi ESG ke setiap e) Memberikan bantuan beasiswa pendidikan
aspek regulasi/ketentuan Perseroan seperti kepada putra/putri tenaga alih daya
implementasi program pengendalian gratifikasi Perseroan.
dan peningkatan data privacy and cyber f) Meningkatkan kerja sama dan kolaborasi
security untuk tata kelola perusahaan yang lebih dengan komunitas ESG global, seperti
baik dan bertanggung jawab. Equator Principles, UNEP FI, dan IKBI yang
6) Develop ESG Monitoring, Communication and dapat memberikan berbagai manfaat
Reporting Program strategis bagi Perseroan, termasuk dalam
a) Mengembangkan ESG dashboard peningkatan kapasitas dan kompetensi
management yang mencakup GHG internal, peningkatan akses pada ESG global
emissions, portofolio berkelanjutan, dan best practice dan mengadopsi standar
human capital untuk Monitoring kinerja internasional dalam pengelolaan risiko
keberlanjutan Perseroan. lingkungan dan sosial.
b) Mengembangkan ESG knowledge portal
sebagai pusat informasi dan praktik ESG 3. Digital and Operation Risk Management
kepada seluruh karyawan. Perseroan melakukan penguatan atas framework
c) Mengintegrasikan aspek ESG ke dalam pengelolaan risiko digital dan operasional untuk
portfolio guideline. mencapai digital and operational resiliency yang
262 Laporan Tahunan 2025
Page 263
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
mendukung pencapaian visi dan misi Perseroan Indicator (KPI) dan penyelarasan strategi yang
melalui strategi inisiatif berikut: lebih komprehensif.
a. Melakukan pengembangan dan penerapan b. Penentuan zona operasional cabang tidak
framework and operating model manajemen hanya mempertimbangkan lokasi, namun juga
risiko IT, digital and siber pihak ketiga yang dapat rasio kepadatan kantor cabang.
meningkatkan keamanan Perseroan terkait 2. Optimalisasi Produktivitas Kantor Cabang
dengan eksposur risiko IT, digital dan siber atas Pada jangka pendek, Perseroan tidak terlalu
kerja sama dengan vendor dan mitra bisnis. ekspansif dalam pembukaan kantor cabang. Tahun
b. Melakukan pengembangan solusi Fraud ini Perseroan akan berusaha untuk meningkatkan
Detection System (FDS) untuk meningkatkan pengawasan kantor cabang terhadap outlet di
kemampuan pendeteksian dan pencegahan bawahnya dan akan melakukan penilaian atau
fraud dari sisi transaksi dan aplikasi onboarding evaluasi terhadap kinerja outlet yang tidak produktif
nasabah (baik yang manual maupun digital) untuk dilakukan penutupan. Hal ini dilakukan agar
sehingga dapat meminimalkan potensi kantor cabang dapat melakukan pengawasan
terjadinya fraud. kinerja setiap outlet di bawahnya secara lebih baik,
c. Melakukan implementasi Internal Control Over sehingga akan mendukung kinerja korporat.
Financial Report (ICOFR) sesuai dengan Juknis 3. Agent Banking
Kementerian BUMN No. SK-5/DKU-MBU/11/2024 Mengoptimalkan agent banking sebagai agregator
dan POJK 15 tahun 2024 tentang Integritas dengan memperluas aliansi strategis, misalnya
Pelaporan Keuangan Bank. kantor pos dan minimarket sebagai agen penjual.
d. Melakukan review efektivitas organisasi (DORD) 4. Digital Channel
yang telah dikembangkan meliputi capacity Pengembangan digital channel ditujukan
dan capability bersama HCMD, HCSD dan TPMD untuk remote access guna menargetkan
agar tujuan pembentukan organisasi tercapai, segmen emerging affluent, generasi muda, dan
antara lain: Work Load Analysis (WLA) dan meningkatkan kenyamanan transaksi bagi nasabah.
pengembangan SDM. Pengembangan digital channel difokuskan pada:
e. Meningkatkan capability Operational Risk a. Target segmen yang menarik dan terdefinisi
Management System (ORMIS) sehingga secara jelas dengan fokus pada pemilihan
dapat mengakomodasi framework digital and segmen, direntang usia 20 sampai dengan 35
operational risk secara keseluruhan mulai dari tahun.
risk register, fungsi validasi control testing, hingga b. Penawaran yang tepat sasaran (right to target)
case management yang dapat diakses oleh risk dengan memanfaatkan big data analytical
taking unit, second line function and third line advantage untuk memperoleh rekomendasi
function sesuai dengan role and responsibility produk atau layanan bagi tiap nasabah.
yang memenuhi unsur dual control. c. Customer value management, melalui
penawaran produk dan layanan yang luas
Bidang Pengembangan Jaringan serta universal, tapi lebih fokus pada kebutuhan
(Delivery Channel) utama nasabah (customer centric).
Optimalisasi delivery channel dalam mendukung bisnis Strategi Jangka Pendek (Business Plan)
dilakukan melalui pengembangan kuantitas dan ragam
channel dengan strategi perluasan jaringan yang Berpedoman pada tema strategis Corporate Plan 2025-
difokuskan pada empat inisiatif utama, yaitu: strategi 2029, langkah strategis yang telah dilakukan pada
pemetaan wilayah, ekspansi cabang, agent banking, tahun 2025 adalah sebagai berikut:
dan digital channel.
1. Strategi Pemetaan Wilayah 1. Bidang Perkreditan
Strategi pemetaan wilayah merupakan bentuk Fokus pertumbuhan kredit di tahun 2025 adalah
pengelompokan wilayah kerja yang tidak hanya dengan menjalankan strategi memonetisasi
berdasarkan lokasi, namun juga berdasarkan ekosistem perumahan dalam skala besar bertujuan
densitas cabang eksisting guna memastikan untuk menghasilkan pendapatan dari seluruh
penyelarasan strategi yang lebih baik. Adapun ekosistem perumahan dengan memanfaatkan
pertimbangan-pertimbangan yang digunakan berbagai peluang bisnis yang berkaitan dengan
pada strategi pemetaan wilayah adalah sebagai industri properti dengan strategi peningkatan
berikut: penetrasi dan kualitas KPR non-subsidi, dan
a. Pengembangan wilayah yang terlalu padat akan meningkatkan penetrasi housing value-chain.
memastikan kontrol terhadap Key Performance Adapun inisiatif yang dilakukan untuk mencapai
target tersebut di tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2025 263
Page 264
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Strategi Bidang Perkreditan Tahun 2025
Tema Strategi Inisiatif
Monetize housing ecosystem at-scale. Rumah primer: memperdalam hubungan dengan top 50 developer.
Transition from mono-bank lending to full banking Meningkatkan produk dengan yield yang lebih tinggi-meningkatkan
offerings. kapabilitas, memperluas KAR/KRING ke segmen baru.
Memperluas kredit Koperasi Usaha Mikro Kecil (KUMK) Masuk ke sektor-sektor yang memiliki pertumbuhan tinggi dan NPL
ke sektor-sektor SME unggulan dan mencapai target rendah untuk produk KUR dengan kapabilitas kredit yang unggul dan
pencairan KUR yang telah ditetapkan. digitalisasi proses.
Dari ketiga strategi kredit di atas, secara signifikan dari agen Direct to Consumer (D2C) di dalam
menumbuhkan non-subsidized lending dengan sales center dan loyalty program untuk agen.
meningkatkan hubungan dengan developer dan Meningkatkan customer experience dengan
memperkuat channel akuisisi Direct to Consumer penawaran instan, ‘time-to-yes’ dalam kurang
(D2C), memastikan kesiapan dalam mendukung dari 1 (satu) minggu dan percepatan TAT 2x
Program Perumahan Nasional melalui inisiatif: dengan proses pengajuan yang terdigitalisasi.
a. Rumah Primer Meningkatkan akuisisi dan perolehan leads
Meningkatkan hubungan dengan Top 50 melalui mitra digital termasuk integrasi proses
developer dengan percepatan proses digitalisasi melalui BTN properti dan perjalanan pemenuhan
Turn Around Time (TAT) 2x lipat, proses back- Online to Offline (O2O).
end digital untuk RM, portal tracking real time c. Meningkatkan Produk dengan Yield yang Lebih
untuk nasabah, dan developer, meningkatkan Tinggi
intensitas sales serta memperluas sales center Memperluas KAR/KRING ke basis nasabah non-
di wilayah dengan potensi pengembangan yang payroll dan new to bank dengan mempercepat
tinggi serta insentif yang lebih tinggi untuk bulk pengajuan secara digital, putusan kredit dan
acquisition bagi developer utama. pemasaran yang dipersonalisasi di digital
b. Rumah Sekunder channel Perseroan. Meluncurkan proposisi
Memperkuat channel akuisisi melalui agen produk baru dan mendorong penetrasi untuk
properti dengan mekanisme dual-reporting line. pengajuan kredit.
2. Bidang Kualitas Kredit
Untuk mencapai target perbaikan kualitas kredit tersebut, fokus strategi yang dilakukan yakni memperkuat risk
underwriting dan collection untuk menumbuhkan portofolio secara berkelanjutan, menangani portofolio yang
direstrukturisasi dalam jumlah besar, dan mempercepat late-stage recovery dengan memperluas cakupan anak
perusahaan yang mengelola aset. Secara mendetail, inisiatif yang akan dilakukan di tahun 2025 sebagai berikut:
Tabel Strategi Bidang Kualitas Kredit Tahun 2025
Tema Strategi Inisiatif
Strengthen risk underwriting and a. Perbaikan model underwriting yang ada dengan mengintegrasikan pendekatan
collections process to sustainably pemodelan AI tingkat lanjut serta menggabungkan dataset eksternal.
grow portfolio, addressing high b. Meningkatkan pendekatan fraud management termasuk next-gen fraud
restructured portfolio and expedite management system.
late-stage recovery by setting-up c. Mengurangi porsi kredit yang direstrukturisasi dalam portofolio.
an asset management subsidiary. d. Menyiapkan solusi penjualan/penanganan aset tahap awal (pra-NPL) dan
memperluas cakupan anak perusahaan pengelola aset.
Dari strategi-strategi kualitas kredit di atas, dalam dan commercial. Transaction analyzer untuk
mendukung credit underwriting dan early warning and pedagang dan pendekatan terstruktur untuk
collection dilakukan melalui inisiatif sebagai berikut: memperkirakan gaji cash-based income. Tools
a. Meningkatkan model underwriting eksisting untuk penilaian agunan indikatif.
dengan mengintegrasikan advanced-AI b. Membenahi pendekatan fraud management
modelling dan mengintegrasikan dataset dengan mengintegrasikan e-Know Your Customer
eksternal. Modular (probability of default) PD (KYC) dan pemeriksaan keaktifan serta verifikasi
score bagi semua produk. Pendekatan penilaian dokumen berbasis Artificial Intelligence atau AI
kualitatif yang telah teruji untuk segmen SME (misalnya slip gaji dan rekening koran) yang
264 Laporan Tahunan 2025
Page 265
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
kemungkinan dapat dilakukan melalui kerja sama dengan memperhatikan dan memenuhi penerapan
terarah dengan vendor eksternal terkemuka. prinsip kehati-hatian (prudency), pengendalian
c. Menyusun strategi penanganan kredit risiko, pengendalian internal prinsip tata kelola
yang direstrukturisasi untuk menangani/ perusahaan yang baik atau Good Corporate
menyelesaikan atau menghapusbukukan kredit Governance (GCG), peraturan perundang-
yang direstrukturisasi terkait Pandemi Covid-19 undangan, dan anggaran dasar dikarenakan
dalam jumlah besar. kerugian yang dialami oleh Bank BUMN dalam
d. Membangun penjualan aset tahap awal atau melaksanakan Penghapustagihan atas piutang
solusi penanganan untuk melepaskan aset- macet kepada UMKM sebagaimana dimaksud
aset berisiko tinggi sebelum menjadi NPL dalam UU P2SK dan Peraturan Pemerintah tersebut
serta memperluas cakupan anak perusahaan merupakan kerugian Bank BUMN yang bersangkutan,
manajemen aset ke wilayah lain di luar Jakarta. dan bukan merupakan kerugian keuangan negara
sepanjang dapat dibuktikan tindakan dilakukan
Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal berdasarkan itikad baik, ketentuan peraturan
5 November 2024 telah mengundangkan Peraturan perundang-undangan, anggaran dasar, dan prinsip
Pemerintah tentang Penghapusan Piutang Macet tata kelola perusahaan yang baik.
kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk
meningkatkan ketahanan ekonomi nasional Sehubungan dengan uraian di atas, maka
melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan dalam rangka memastikan seluruh proses
menengah dengan memberikan kemudahan akses penghapustagihan piutang macet UMKM
pembiayaan di antaranya dengan memberikan dilaksanakan secara sistematis, cepat, akurat,
kepastian hukum dalam penanganan piutang inovatif, dan tertib administrasi di lingkungan
macet pada Bank BUMN kepada UMKM melalui Perseroan dengan tetap memperhatikan dan
Penghapustagihan sesuai dengan ketentuan memenuhi penerapan prinsip kehati-hatian
tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor (prudency), pengendalian risiko, pengendalian
Keuangan (UU P2SK) yang berlaku selama 6 (enam) internal prinsip tata kelola perusahaan yang baik
bulan terhitung sejak tanggal diundangkan. atau Good Corporate Governance (GCG), peraturan
perundang-undangan, dan anggaran dasar, perlu
Pelaksanaan penghapustagihan piutang macet disusun suatu ketentuan yang dapat memastikan
UMKM sebagaimana dimaksud dalam UU P2SK dan bahwa seluruh kebutuhan tersebut terpenuhi
Peraturan Pemerintah tersebut harus dilakukan dengan baik.
3. Bidang Pendanaan
Fokus utama pertumbuhan DPK di tahun 2025 adalah akan dilakukan strategi peningkatan tabungan berbiaya rendah,
menargetkan segmen profesional kerja mandiri, meningkatkan penetrasi untuk sektor perdagangan, dan value chain
SME. Adapun inisiatif yang akan dilakukan untuk peningkatan funding tersebut di tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel Strategi Bidang Pendanaan Tahun 2025
Tema Strategi Inisiatif
Build a Sustainable Funding a. Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk meningkatkan penetrasi di dalam
Engine ekosistem eksisting dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB.
b. Mengintensifkan jejak retail funding sales di pasar dengan volume SA yang tinggi.
c. Menjadi bank primer/sekunder bagi pembeli rumah pertama dengan bundle produk
yang berfokus pada milenial.
d. Mendorong akuisisi nasabah dan rekening transaksi BTN mobile melalui peluncuran
retail deposit war room.
e. Meluncurkan deposit war-room yang menyasar nasabah wholesale dan top SME
untuk mendorong penetrasi CASA.
Reinvent sales structure and a. Mengubah peran Branch Funding Sales (BFS) berdasarkan tanggung jawab khusus
operating model to drive sales segmen.
growth and effectiveness of b. Membentuk tim monoline payroll terpusat untuk meningkatkan penetrasi payroll di
prioritized product segments antara klien institusional.
Dari strategi-strategi peningkatan funding di atas, dalam mengembangkan inovasi produk tabungan transaksional
berbiaya rendah yang mendorong inovasi produk payroll, bundling yang berfokus pada milenial untuk pembeli
rumah pertama, mengintensifkan footprint dalam saturated market, dan meningkatkan transaksi rekening BTN
mobile dilakukan melalui inisiatif sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2025 265
Page 266
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
a. Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk d. Mendorong akuisisi nasabah BTN mobile dan
meningkatkan penetrasi dengan perusahaan meningkatkan jumlah rekening yang bertransaksi
BTN eksisting di ekosistem dan New to Bank (NTB) dari 30,00% menjadi 45,00%, meluncurkan retail
dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB deposit war room dengan win-back bagi nasabah
baik untuk karyawan payroll maupun pengambil yang belum lama ini tidak aktif dan akuisisi NTB,
keputusan utama dengan menempatkan payroll bundling produk berbasis segmen nasabah
spesialis khusus dalam one-Client Service Team dan memperluas penawaran BTN balé untuk
(CST) RM coverage model. meningkatkan loyalitas nasabah yang didukung
b. Mengintensifkan retail funding sales foot-print oleh kampanye cross-sell dan engagement yang
(melalui internal dan outsourcing) di area digerakkan oleh Advanced Analytics (AA).
market dengan volume Saving Account (SA) e. Meluncurkan deposit war-room yang menyasar
yang tinggi dan potensi pertumbuhan yang nasabah value chain SME eksisting, merchant
menyasar nasabah NTB mass dan mass-affluent SME yang diakuisisi, dan nasabah wholesale
untuk meningkatkan market share tabungan untuk mendorong penetrasi CASA dengan
dari 1,3% menjadi 2-3% melalui peningkatan campaign yang memanfaatkan Advanced
produktivitas sales (misalnya training, KPI, dan Analytics (AA) dan spesifik untuk segmen tertentu
toolkit produktivitas sales), format branch-less, melalui pricing, reward yang terarah, dan product
dan outsourcing. bundle untuk sektor-sektor cash-rich. Dalam
c. Menjadi Bank primer/sekunder bagi pembeli hal ini, deposit war room adalah pusat kendali
rumah pertama dengan bundle produk yang di Perseroan untuk memantau dan mengelola
berfokus pada milenial untuk Existing to Bank kinerja penghimpunan dana pihak ketiga secara
(ETB) dan NTB untuk meningkatkan engagement real time, termasuk deposito, giro, dan tabungan.
dengan SA dan kartu debit/kredit melalui Fasilitas ini memungkinkan pengambilan
kemitraan dengan perusahaan lifestyle retail keputusan cepat terkait penyesuaian suku bunga
goods dan perumahan. dan strategi pemasaran agar Perseroan bisa
bersaing secara efektif dalam menarik likuiditas.
4. Bidang Fee Based Income dan Pembentukan Anak Usaha
Fokus pencapaian fee based income di tahun 2025 adalah dengan meluncurkan proposisi produk pinjaman serta
mendorong fee based income (FBI). Adapun inisiatif yang akan dilakukan untuk mencapai target tersebut di tahun
2025 sebagai berikut:
Tabel Strategi Bidang Fee Based Income dan Pembentukan Anak Usaha Tahun 2025
Tema Strategi Inisiatif
Meluncurkan proposisi produk pinjaman serta a. Meningkatkan penetrasi dan aktivasi produk fee based income
mendorong fee based income untuk kartu kredit dan wealth propositions, digabungkan dengan
proposisi tabungan (saving) dan lending.
b. Meningkatkan volume dan profitabilitas Joint Finance Scheme (B2B)
dan channeling partnership.
Launch multi-finance and insurance subsidiary Membangun true #2 contendor dengan bisnis syariah yang berdiri
to support the bank’s retail business and become sendiri pasca spin-off.
true #2 syariah banking contender post spin-off
5. Rencana Penyertaan Modal
Sejalan dengan visi mitra utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Indonesia, ke depannya Perseroan
memiliki aspirasi untuk memperluas bisnis di sepanjang ekosistem perumahan melalui:
a. Pengembangan bisnis syariah melalui spin-off Unit Usaha Syariah (UUS).
b. Perluasan bisnis asuransi melalui anak usaha asuransi jiwa dan/atau asuransi umum.
c. Perluasan bisnis pembiayaan kendaraan melalui anak usaha multifinance.
Memperhatikan posisi bisnis Perseroan yang fokus pada sektor perumahan, terdapat peluang bisnis yang dapat
ditingkatkan dengan memaksimalkan potensi nasabah captive dan value chain properti. Untuk mewujudkan hal
tersebut, diperlukan strategi pengembangan, diversifikasi, dan diferensiasi produk serta layanan secara fokus
yang dilakukan melalui strategi pertumbuhan anorganik. Pada tahun 2025 aktivitas penyertaan modal difokuskan
pada pengembangan bisnis syariah melalui spin-off Unit Usaha Syariah (UUS).
266 Laporan Tahunan 2025
Page 267
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
6. Penyertaan Modal pada Anak Usaha Asuransi Jiwa b. Jumlah lansia yang lebih tinggi dan meningkatnya
dan/atau Asuransi Umum kesadaran akan tanggung jawab pribadi
Pembentukan anak usaha asuransi jiwa dan/ terhadap kesehatan dan masa pensiun, dengan
atau asuransi umum direncanakan melalui skema porsi populasi berusia 50 tahun atau lebih dari
penyertaan modal pada perusahaan asuransi/anak 22,00% di 2023 menjadi 29,00% di tahun 2035.
usaha asuransi yang telah berjalan atau pendirian c. Penetrasi asuransi jiwa di Indonesia (<2,00%)
perusahaan baru. Perseroan menjadi pemegang masih merupakan yang terendah di antara
saham pengendali dengan kepemilikan saham negara-negara Asia lainnya, dengan 1,00% Gross
mayoritas (>50%). Proyeksi ke depannya, asuransi Written Premium (GWP) asuransi jiwa Indonesia
masih berpeluang besar untuk berkembang sebagai persentase dari total PDB pada tahun
di Indonesia dikarenakan makin banyaknya 2022 dan USD40 GWP per kapita pada tahun
masyarakat yang menyadari terkait pentingnya 2022, jauh lebih rendah dibandingkan dengan
asuransi. negara-negara lain di Asia (misalnya: TH sebesar
~USD270, MY sebesar ~USD463).
Berikut hal-hal yang mendukung pertumbuhan d. Meningkatnya kesadaran akan perlindungan
asuransi dalam beberapa tahun ke depan: terhadap risiko sehari-hari dan bencana,
a. Meningkatnya kemakmuran cenderung mendorong permintaan terhadap produk
mendorong permintaan akan produk wealth asuransi umum seperti asuransi kendaraan,
protection dan accumulation dengan proyeksi properti, perjalanan, dan tanggung gugat. Hal
persentase segmen affluent dan emerging ini didukung oleh pertumbuhan infrastruktur,
affluent di Indonesia dari 18,00% populasi di 2023 kepemilikan aset, dan aktivitas ekonomi
menjadi 27,00% dari populasi di tahun 2030. masyarakat yang semakin kompleks dan
beragam.
Gambar Penetrasi Asuransi Jiwa di Indonesia Dibandingkan Negara-Negara Asia
1,0 1,4 1,9 2,6 2,8 3,9 4,0 7,7
Penetrasi asuransi jiwa,
Total GWP sebagai % dari
total PDB (2022)
42 49 77 337 67 463 274 6.368
Desitas asuransi jiwa,
GWP per kapita,
dalam USD (2022)
Indonesia Filipina Vietnam China India Malaysia Thailand Singapura
Sumber: Internal BTN
Memperhatikan peluang dan tantangan tersebut, Lebih lanjut, Perseroan juga dapat
Perseroan perlu memperhatikan dan melakukan mempertimbangkan untuk mendirikan atau
analisis secara matang terkait pendirian anak menjalin kemitraan strategis dalam bidang
usaha asuransi. Pendirian anak usaha asuransi jiwa asuransi umum guna memberikan perlindungan
Perseroan sendiri bertujuan untuk meningkatkan atas aset-aset yang dibiayai, seperti rumah tinggal,
wallet nasabah captive, terutama debitur apartemen, atau properti komersial. Produk-produk
KPR, dengan melengkapi jasa keuangan yang asuransi umum seperti asuransi kebakaran, asuransi
ditawarkan dan mendukung bisnis Perseroan kendaraan, hingga asuransi properti komersial
dalam memberikan one stop shop solution kepada dapat menjadi pelengkap ekosistem layanan
nasabah. Selain itu, pendirian anak usaha asuransi keuangan Perseroan dan membuka peluang bisnis
jiwa juga dapat menjadi salah satu sarana cross baru yang sejalan dengan core bisnis perumahan
selling penawaran asuransi kerugian kepada Perseroan.
nasabah KPR, developer, dan mitra developer.
Laporan Tahunan 2025 267
Page 268
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Pengembangan anak perusahaan asuransi jiwa e. Memperoleh insurtech dan menawarkan small
dan/atau asuransi umum sebagai salah satu fitur/ ticket/perlindungan dasar jangka pendek
fasilitas yang dimiliki Perseroan juga mendukung terutama di bidang kesehatan (misalnya mixed
strategi integrasi vertikal layanan keuangan. benefit health dan rawat inap).
Penjualan produk bancassurance melalui wealth
management nasabah Perseroan, baik melalui 7. Penyertaan Modal pada Anak Multifinance
sekuritas maupun jaminan sekuritas, diharapkan Pembentukan anak usaha perusahaan multifinance
dapat meningkatkan fee based income dan direncanakan melalui skema penyertaan modal
memperluas penawaran produk, mengingat produk pada perusahaan multifinance yang telah berjalan
bancassurance sebelumnya masih belum dimiliki atau pendirian perusahaan baru. Pendirian ini
oleh Perseroan secara optimal. bertujuan untuk memperluas pinjaman di luar basis
nasabah saat ini, terutama pada kredit kendaraan
Beberapa strategi yang akan dilakukan asuransi bermotor, nasabah non-bankable, nasabah yang
jiwa dan/atau asuransi umum Perseroan: mempunyai pendapatan tidak tetap, dan lain-lain.
a. Memanfaatkan keunggulan ekosistem Perseroan, Dalam persiapan pendirian perusahaan multifinance
dengan memperluas penawaran kepada ~12,000 nantinya Perseroan akan mempersiapkan hal-hal
karyawan Perseroan dan anggota keluarga berikut guna mendukung keberlangsungan bisnis
mereka (misalnya program retirement benefit anak perusahaan yaitu sebagai berikut:
dan DPLK, LT disabilitas, pengangguran). a. Produk dan kebijakan multifinance.
b. Memperluas penawaran kepada perusahaan- b. Kapabilitas risiko kredit untuk multifinance anak
perusahaan value chain ekosistem perumahan perusahaan: penilaian kredit serta kebijakannya.
Perseroan (misalnya menyediakan produk c. Sinergi Perseroan dan multifinance anak
asuransi kepada karyawan mereka). perusahaan: joint marketing dan joint credit
c. Cross-selling asuransi kepada nasabah Existing operation.
to Bank (ETB) dan New to Bank (NTB) melalui d. Peringkat investasi untuk anak perusahaan
bundel produk (misalnya penawaran asuransi multifinance.
jiwa untuk nasabah KPR).
d. Membangun proposisi multi-channel pada Nantinya, Perseroan menjadi pemegang saham
platform Perseroan. pengendali dengan kepemilikan saham mayoritas
(> 50%).
Gambar Potensi Multifinance Pembiayaan Kendaraan Bermotor
Total pembiayaan perusahaan multifinance di Indonesia
Rp triliun 2023
Proporsi nasabah BTN
Auto
Agunan
Segment Roda 4 Roda 2
Properti
Baru Bekas Baru Bekas
Affluent
(Income <IDR550 jt p.a.) 21,0 9,8 5,9 2,2 1,6
<1%
Emerging affluent
(Income >IDR150-550 jt p.a.) 54,2 12,5 14,9 4,5
-3%
0,6
Upper mass
(Income >IDR30-150 jt p.a.) 42,0 28,5 29,8 7,0
-19%
Mass
(Income up to IDR30 jt p.a.) 30,1 22,9 20,9 7,1 0,0
~78%
Total ~147 ~78 ~72 ~20 ~2,2
2029F ~176 ~110 ~88 ~50 ~3,9
Sumber: Internal BTN
268 Laporan Tahunan 2025
Page 269
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berdasarkan kajian tersebut di atas, beberapa area - Menyediakan papan kurs di KC dan money
yang berpotensi menjadi segmen Perseroan ke changer sehingga Informasi kurs realtime
depannya adalah segmen mass, upper mass, dan terdapat di 6 (enam) KC devisa dan money
emerging affluent pada kendaraan roda empat (baru changer.
dan bekas) maupun kendaraan roda dua (baru). b. Mengembangkan produk untuk meningkatkan
Kendaraan roda empat (4W) bersama dengan AUM Non DPK serta penjualan produk treasury
kendaraan roda dua (2W) baru untuk segmen massal retail kepada nasabah Perseroan eksisting
dan emerging affluent (kelas menengah yang maupun nasabah baru:
sedang berkembang) mewakili peluang terbesar - Pengembangan product forex untuk nasabah
dalam pasar (~90% dari total). Meningkatnya jumlah melalui program FX festival untuk menunjang
konsumen yang bertransisi ke kelas menengah peningkatan volume dan frekuensi transaksi
atas akan mendorong pertumbuhan penjualan retail forex.
kendaraan roda empat (4W) dengan proyeksi - Pengembangan products bonds dan forex
pertumbuhan penjualan sebesar 20,00%-40,00%, untuk nasabah korporasi melalui program
mencapai sekitar 8 juta unit pada tahun 2030. Selain mini gathering dan market update untuk
itu, Kendaraan roda empat (4W) dapat menjadi meningkatkan customer engagement and
proposisi yang baik sebagai pelengkap bisnis KPR satisfaction.
Perseroan, melengkapi pertumbuhan seiring dengan c. Meningkatkan brand awareness dan company
siklus kehidupan konsumen. image melalui money changer.
d. Administrasi penyimpanan portofolio treasury
8. Strategi Retail Transaction oleh BTN Custody.
Pengembangan retail forex dan retail bond di tahun
2025 difokuskan pada peningkatan kapabilitas, 9. Bidang Permodalan
kualitas sumber daya manusia, penguatan struktur Untuk mendukung penyaluran strategi
organisasi, dan pengembangan sistem dan produk pengembangan bisnis, dibutuhkan permodalan
baru. Secara lebih detail, program kerja yang akan yang cukup dengan mempertimbangkan
dilakukan di tahun 2025 sebagai berikut: pemenuhan kewajiban modal minimum sesuai
a. Otomasi proses bisnis dan meningkatkan Basel III. Rencana penguatan permodalan tahun
kualitas layanan 2025 akan diupayakan dari peningkatan modal
- Terminal reuters sebagai sarana untuk tier-1 melalui laba ditahan/profitabilitas Perseroan
melakukan transaksi forex sehingga dapat dan melakukan action plan tier-2 capital melalui
meningkatkan fee based income dan pinjaman subordinasi (sub-ordinated loan) dan/
pendapatan bunga. atau perpanjangan pinjaman subordinasi yang
- Pemeliharaan jaringan Bloomberg untuk jatuh tempo. Terkait dengan adanya rencana spin-
B-Pipe Data, marketing data sevice dan off UUS, Perseroan direncanakan akan melakukan
network access sehingga dapat menunjang penyertaan untuk mendukung pengembangan
dalam melakukan transaksi di branch forex bisnis syariah.
KC devisa/money changer.
10. Strategi Infrastruktur Information Technology (IT)
Strategi dan program kerja pengembangan infrastruktur TI tahun 2025 difokuskan untuk mendukung strategi
bisnis pada pertumbuhan fee based income digital banking, pengembangan channel transaksi elektronik, dan
otomatisasi proses front-end, serta back-end yang dirangkum sebagai berikut:
Tabel Strategi Infrastruktur IT Tahun 2025
Tema Strategi Inisiatif
Digitize front-end applications and a. Meningkatkan kapabilitas transaction banking, termasuk fungsionalitas BTN
back-end processes to improve mobile dan cash-management system.
customer experience and enhance b. Mendigitalkan customer journey end-to-end di seluruh produk consumer dan
employee productivity SME lending.
c. Menerapkan digital flagship store dan memperluas cabang-cabang yang
berorientasi digital dan mengutamakan digital.
Laporan Tahunan 2025 269
Page 270
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tema Strategi Inisiatif
Rencana Pengembangan Produk a. Deposito dan DOC Tanpa Bilyet
Bank Baru (RPPB) b. Tabungan Emas
c. BTN Siap Plus
d. Paylater
e. Credit Card
f. Virtual Debit Card
g. QRIS Cross Border
h. QRIS Customer Presented Mode
i. KPR Rent to Own
j. KPR Serbu Desa
Funding Engine a. Tabungan dan Deposito Valas Ritel (EUR, GBP, dan 4 currency lainnya).
b. Global Debit Card
c. Wealth Management System Fase 2
Shariah a. PSAK 413
b. BTN Mobile Syariah Fase 2
c. Treasury System
d. FOS Consumer
e. i-Loan System Tapera API versi 2
f. Centralized Document Collateral
g. H2H Insurance
h. Dashboard Performance Management Review
i. Integration BTN Property
j. Tabungan Emas Digital
k. QRIS Merchant
l. Poin Spekta
m. Reporting One Platform
Housing Ecosystem a. Platform untuk joint finance dan channeling.
b. Pengembangan H2H Tapera
Full Banking a. Enhancement BTN Mobile
b. Enhancement CMS
c. Enhancement IB Business
d. Enhancement/Replatform BTN Properti
e. Pre-Approval KAR Ultimate for BTN mobile account with proxy income
f. Loyalty point AUM based
g. MCY, Deposito Plus, SIAP Plus, Investa Plus, Juara dan Tabungan Bisnis via BTN
Mobile
Digitize Frontback a. Enhancement BTN Laku
b. Enhancement i-Loan
c. H2H Penjaminan, klaim kredit dan restrukturisasi KUR
d. Digitalisasi proses bisnis kredit komersial dan corporate
e. CLAPS, LPA Live with ArcGIS, Big Data Perusahaan OTS, Sistem Pengelolaan
Pembayaran Appraisal dan LPA
f. Booking Form App
g. Management stock non pembiayaan
Sales Structure a. Penambahan voice interactive banking assistant
b. Customer data platform
c. Monitoring limit facility cash and non cash loan
d. Sistem Monitoring QR Code
Banking Platform a. New BDS
b. Modernisasi CBS
c. Enterprise finance system
d. Digital branch include digital issuance kartu ATM/debit, Modernisasi Pinpad
e. Upgrade system contact center dengan penambahan fungsi CRM
f. iRekon Berbasis AI
g. Transaction monitoring
Branch Productivity a. Integrated customer care system (service and performance monitoring)
b. SPN Enhancement
c. Management User SSO
d. Cash Center Management System
e. Integrated Report Register
f. Consumer Loan Center
g. Simplifikasi Produk Tabungan
h. Fraud Detection System
i. Dana Jaminan PPJB
270 Laporan Tahunan 2025
Page 271
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
11. Strategi IT Security
Pengembangan IT terkait security sejalan telah dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI)
2025-2029 yang mengangkat tema Security by Design untuk meningkatkan keamanan sistem dan aplikasi
Perseroan, antara lain peningkatan cybersecurity, implementasi identity and access management, dan peningkatan
infrastructure security . Sejalan dengan inisiatif tersebut aktivitas yang akan dilaksanakan antara lain yaitu Pemenuhan
UU PDP No 27 Tahun 2022, availability security infrastruktur, peremajaan teknologi, pemenuhan compliance
regulator, tata kelola akses data, dan pengguna serta mitigasi terhadap fraud serta penyalahgunaan transaksi
(aktivitas pencucian uang dan perjudian).
Tabel Strategi IT Security Tahun 2025
Tema Strategi Inisiatif
Penguatan Keamanan dan a. Peningkatan Cybersecurity yang berfokus pada peningkatkan keamanan BTN dan ketahanan
Ketahanan Siber siber terhadap insiden dan ancaman melalui penerapan sistem baru sesuai dengan best
practice dan ketentuan regulator.
b. Implementasi Identity and Access Management yang menitikberatkan kepada perancangan
platform terpusat untuk mengelola Identity & Access Management (IAM) dan Customer
Identity & Access Management (CIAM) guna meningkatkan ketahanan dan keamanan siber.
c. Peningkatan Infrastructure Security yang berorientasi kepada peningkatan posture
keamanan infrastruktur security untuk mendukung penguatan ketahanan dan keamanan
siber dari insiden dan ancaman melalui penerapan sistem baru sesuai dengan best practice.
12. Bidang Penerapan Governance, Risk and Compliance
a. Bidang Penerapan Governance b) Penyusunan kebijakan tata kelola
Sejalan dengan GRC Roadmap BTN 2025-2029, terintegrasi.
telah dilakukan penyusunan roadmap Tata 2) Memperkuat IT governance untuk
Kelola BTN 2025-2029 mulai dari peningkatan mendukung operational excellence
struktur tata kelola, penguatan proses bisnis tata a) Pengembangan integrasi system IT
kelola, penguatan kualitas outcome tata kelola, pengelolaan Conflict Of Interest (COI).
dan tata kelola berkelanjutan dengan tema 3) Memperkuat governance capability and
utama “Governance Business For Sustainable culture untuk mendukung GRC Culture.
Growth” melalui 5 (lima) fokus area GCG a) Memperkuat program budaya anti
Roadmap yaitu sebagai berikut: gratifikasi.
- Memperkuat governance structure and 4) Memperkuat governance standard untuk
governance process untuk bisnis Perseroan. perbaikan berkelanjutan:
- Memperkuat governance yang terintegrasi. a) Penguatan implementasi ISO SMAP.
- Memperkuat IT governance untuk b) Implementasi ISO governansi Perseroan.
mendukung operational excellence. c) Penguatan implementasi compliance
- Memperkuat governance capability and assessment SMAP.
culture untuk mendukung GRC culture. d) Implementasi program kepatuhan
- Memperkuat governance standard untuk persaingan usaha.
perbaikan berkelanjutan. e) Penguatan implementasi governansi
dalam ESG.
Adapun program kerja tahun 2025 atas masing- f) Pemeringkatan dan penilaian ACGS, CGPI,
masing fokus area GCG Roadmap yaitu: SPI.
1) Memperkuat governance yang terintegrasi
a) Penguatan struktur organisasi dalam tata
kelola terintegrasi.
Tabel Strategi Bidang Governance Tahun 2025
Tema Strategi Inisiatif
Memperkuat governance yang terintegrasi a. Penguatan struktur organisasi dalam tata kelola terintegrasi.
b. Penyusunan kebijakan tata kelola terintegrasi.
Memperkuat IT governance untuk Pengembangan integrasi sistem IT pengelolan COI.
mendukung operational excellence
Memperkuat governance capability and Memperkuat program budaya anti gratifikasi.
culture untuk mendukung GRC culture
Laporan Tahunan 2025 271
Page 272
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tema Strategi Inisiatif
Memperkuat governance standard untuk a. Penguatan implementasi ISO SMAP.
perbaikan berkelanjutan b. Implementasi ISO governansi Perseroan.
c. Penguatan implementasi compliance assessment SMAP.
d. Implementasi program kepatuhan persaingan usaha.
e. Penguatan Implementasi governansi dalam ESG.
f. Pemeringkatan dan penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard
(ACGS), Corporate Governance Perception Index (CGPI), dan Survei
Penilaian Integritas (SPI).
b. Bidang Penerapan Compliance
Dalam rangka meningkatkan ketahanan c. Membangun dan mengembangkan
operasional untuk mendukung pertumbuhan framework data privacy untuk memastikan
bisnis Perseroan dan untuk mendukung kepatuhan atas ketentuan dan regulasi
terciptanya budaya kepatuhan pada setiap terkait data pribadi yang didukung dengan
tingkatan organisasi dan kegiatan usaha data privacy management system untuk
Perseroan, maka telah dilakukan penyusunan memastikan pemantauan secara real time
GRC Roadmap BTN 2025-2029 terkait dengan dan terintegrasi ke seluruh proses bisnis dan
pelaksanaan fungsi kepatuhan Perseroan yaitu layanan.
sebagai berikut: d. Penguatan struktur organisasi IT compliance
a. Mengembangkan regulatory compliance yang mengakomodasi fungsi advisory,
system untuk memitigasi risiko kepatuhan governance and reporting, serta assurance.
akibat belum terpenuhinya compliance e. Penguatan tata kelola pelaporan APU PPT,
obligation pada setiap peraturan regulator dan PPPSPM dan kepatuhan Perseroan
yang diterbitkan. melalui peningkatan kompetensi pegawai,
b. Mengembangkan compliance dashboard dukungan sistem informasi manajemen yang
terintegrasi dengan fraud detection system terintegrasi, pemanfaatan teknologi terkini
sehingga menjadi real time dan embedded untuk meningkatkan kualitas pelaporan ke
ke proses bisnis serta dikembangkan secara regulator.
berkelanjutan.
Tabel Strategi Bidang Compliance Tahun 2025
Tema Strategi Inisiatif
Penguatan fungsi kepatuhan Perseroan a. Regulatory compliance system.
terhadap regulator dan mitigasi risiko b. Integrated compliance dashboard with fraud detection system.
kepatuhan secara berkelanjutan.
Membangun budaya sadar a. Membangun data privacy framework.
pelindungan data pribadi sebagai Top b. Melakukan penguatan struktur organisasi Data Protection Officer (DPO).
of Mind BTNers. c. Menyusun dan melaksanakan program data privacy awareness.
d. Mengembangkan sistem untuk melakukan otomasi proses terkait
pelindungan data pribadi, seperti sentralisasi consent, monitoring
permintaan subjek data pribadi, serta Record of Processing Activities
(ROPA) dan pelaksanaan Data Protection Impact Assessment (DPIA).
e. Mengembangkan data privacy term report dan annual report.
Penguatan IT Compliance dalam Penguatan struktur organisasi IT compliance yang mengakomodir fungsi
penerapan kepatuhan IT Perseroan. advisory, governance and reporting, serta assurance.
Penerapan APU PPT, dan PPPSPM dalam a. Penguatan proses monitoring laporan ke regulator dan analisa transaksi
mendukung bisnis bank berkelanjutan. keuangan secara sistem.
b. Mendukung pertumbuhan bisnis melalui hasil analisa transaksi.
c. Seamless Integration of an AML CFT Systems.
d. Pemanfaatan artificial intelligence/machine learning pada Sistem APU PPT,
dan PPPSPM (AML CFT sistem baru).
e. Meningkatkan kualitas SDM dan sistem yang digunakan dalam melakukan
analisa transaksi dan meningkatkan kapabilitas pegawai melalui sertifikasi
data analisis untuk penerapan program pencegahan pencucian uang,
pendanaan terorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah
massal.
f. Meningkatkan kualitas pelaporan penerapan program APU PPT, dan PPPSPM.
g. Penguatan kebijakan, prosedur dan infrastruktur penerapan program APU
PPT, dan PPPSPM ke seluruh jaringan kantor dan perusahaan anak.
272 Laporan Tahunan 2025
Page 273
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
13. Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Strategi pengembangan SDM Perseroan dalam menunjang pengembangan bisnis serta mewujudkan Perseroan
sebagai One of Home of Indonesia’s Best Talent, dilakukan sejalan dengan human capital framework Perseroan
yaitu:
Tabel Strategi Bidang Sumber Daya Manusia Tahun 2025
Tema Strategi Inisiatif
Enhance branch and salesforce a. Meningkatkan indikator KPI, metrik produktivitas sales, dan struktur insentif
productivity with revamped individu untuk mendorong pencapaian target dan memperkuat organisasi
performance management and sales.
capability building approach. b. Mendirikan sales academy dengan program pembangunan kapabilitas dan
pendekatan pelaksanaan training yang telah dirubah.
Improve reliability of banking platforms a. Mengisi talent gap yang penting dalam fungsi teknologi utama.
and accelerate modernization of tech b. Mengoptimalkan demand management dan alokasi sumber daya.
capabilities; drive build and adoption c. Meningkatkan kapasitas dan keahlian tim dengan merekrut data scientist
of advanced AI assets. untuk memperluas kapasitas DMD.
Build Strong HC Learning and a. Mengoptimalisasi peran human capital business partner sebagai mitra
Development Engine and Optimize HC strategis bisnis.
Advisory Function to Support Business b. Penyelarasan workforce posture sehingga sejalan dengan strategi bisnis
Strategy and Sustainable Funding. yaitu meningkatkan proporsi sales khususnya funding serta digital workforce
(IT, data analytic, dan digital).
c. Pengembangan skema rekrutmen dari outsource ke pegawai dengan
berdasarkan kinerja outsource yang unggul.
d. Mengembangkan kapabilitas sales dengan mengembangkan sales academy
khususnya pada lini bisnis funding.
e. Mengakselerasi kapabilitas pegawai IT, digital, analytic, risk management, dan
collection.
f. Melakukan Re-invent BTN DNA (untuk semua BTNers dan leadership role).
g. Menyempurnakan KPI Sales sehingga lebih fokus.
h. Mengembangkan perhitungan produktivitas sales.
i. Mengembangkan pilar dan program budaya digital dan memperkuat budaya
sales dan GRC.
j. Pengembangan HCIS Fase 3 (advanced people analytics dan digital workforce
planning)
k. Implementasi personal cost planning tahap 1: HC Cost sebagai baseline
productivity measurement dan komponen CIR dalam self funded incentives.
14. Bidang Pengembangan Jaringan Kantor
Strategi bidang pengembangan jaringan kantor di b. Meminimalisasi aktivitas relokasi kantor guna
tahun 2025 sebagai berikut: menekan biaya operasional. Relokasi outlet
a. Pengembangan jaringan kantor tahun 2025 dapat dilakukan terbatas pada kondisi-
masih berpedoman pada analisa branch kondisi tertentu di mana tidak dapat dilakukan
productivity. Perhitungan branch productivity perpanjangan di gedung eksisting maupun
digunakan untuk melihat efektivitas fungsi adanya kondisi force majeure.
jaringan kantor baik dari sisi pelayanan c. Optimalisasi peran kantor cabang sebagai
maupun bisnis berdasarkan 6 (enam) pusat penghimpunan bisnis dana pihak
indikator, yaitu posisi CASA dan deposito ritel, ketiga, pengembangan jaringan kantor yang
realisasi kredit konsumer dan SME, Number of berfokus pada segmen emerging affluent, serta
Account (NOA) funding and lending, fee based penyesuaian jaringan kantor sesuai dengan
income, transaksi, dan laba. Analisa dari hasil POJK terbaru.
perhitungan branch productivity tersebut akan d. Pada tahun 2025 ini, akan dilakukan
menjadi dasar keputusan-keputusan dalam standardisasi jaringan kantor sejalan dengan
melakukan pengembangan jaringan kantor inisiatif internalisasi proposisi atas rencana
seperti pembukaan baru, peningkatan status, digital branch.
relokasi, dan penutupan jaringan kantor. e. Resume pengembangan jaringan di tahun 2025,
dengan rincian sebagai berikut:
Laporan Tahunan 2025 273
Page 274
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Rencana Pengembangan Jaringan Kantor Tahun 2025
Rencana Pengembangan Jaringan Kantor Jumlah
PEMBUKAAN BARU JARINGAN KANTOR 28
Kantor Wilayah 1
Kantor Cabang Pembantu (KCP) Konvensional 13
Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) 8
Digital Branch 6
PENINGKATAN STATUS 1
KCPD menjadi Kantor Cabang Digital 1
PENINGKATAN STATUS 2
KCP menjadi Kantor Cabang Konvensional (KC) 1
KCPS menjadi Kantor Cabang Syariah (KCS) 1
RELOKASI KANTOR 31
Kantor Wilayah 2
Kantor Cabang 6
Kantor Cabang Pembantu Konvensional (KCP) 21
Kantor Cabang Syariah (KCS) 1
Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) 1
PENUTUPAN 6
Kantor Cabang Pembantu Konvensional (KCP) 6
Total 68
15. Rencana Belanja Modal
Dalam rangka perluasan bisnis dan pengembangan - Pembangunan Learning Center Dago (Tahap
usaha, direncanakan belanja modal, yaitu: 2) dengan anggaran sebesar Rp137,36 miliar
a. Pembelian tanah - Pembangunan Kantor Cabang Kebon Jeruk
- Kantor Wilayah Sumatera dengan nilai dengan anggaran sebesar Rp115,42 miliar.
sebesar Rp102,56 miliar
- Syariah Center Tanah Abang dengan nilai
sebesar Rp56,50 miliar Aspek Pemasaran
- KC Bangkalan dengan nilai sebesar Rp46,40
miliar Strategi Pemasaran
- KC Cikarang (Deltamas) dengan nilai sebesar
Rp41,76 miliar. Untuk mendukung upaya Perseroan dalam
b. Pembangunan/Renovasi gedung/bangunan meningkatkan keunggulan bersaing di tengah dinamika
kantor industri yang semakin kompetitif, diperlukan adanya
- BTN Eco Park di Gandul (Kontraktor) dengan strategi pemasaran yang terstruktur dan terintegrasi
anggaran sebesar Rp274,46 miliar. sebagai pedoman dalam pengelolaan serta pemasaran
- Pembangunan Kantor Cabang Kelapa produk. Strategi pemasaran tersebut tidak hanya
Gading Square dengan sebesar Rp142,74 berfungsi sebagai acuan dalam pelaksanaan aktivitas
miliar pemasaran, tetapi juga memberikan arah yang jelas
- Pembangunan Learning Center Dago (Tahap bagi jalannya bisnis Perseroan agar selaras dengan visi,
1-Kontraktor) dengan anggaran sebesar misi, dan tujuan jangka panjang Perseroan.
Rp90,45 miliar
274 Laporan Tahunan 2025
Page 275
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Umbrella Campaign
Umbrella campaign adalah strategi komunikasi pemasaran payung besar yang menyatukan berbagai produk,
layanan, dan aktivitas promosi di bawah satu ide utama (big idea) serta satu pesan inti yang konsisten. Sebagai
bagian dari implementasi strategi pemasaran Perseroan, konsep ini dituangkan dalam umbrella campaign 2020–
2025 dengan tagline “Hidup Gak Cuma Tentang Hari Ini (HGCTHI)”, yang menekankan peran Perseroan dalam
mendukung nasabah tidak hanya untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga dalam merencanakan masa depan.
Umbrella Campaign
2020 2022 2024
HGCTHI HGCTHI HGCTHI
Memberi BTN menyediakan Mimpi besar,
pandangan baru 2021 solusi nyata untuk 2023 dicapai dari 2025
tentang prinsip progress dalam langkah kecil
You Only Live hidup dalam hari ini. Mimpi
Once demi masa HGCTHI berbagai hal HGCTHI besar untuk masa HGCTHI
depan yang lebih BTN melangkah (mulai memiliki Sekarang waktunya depan, dimulai dari
Hidup Gak Cuma
terencana. bersama kaum rumah, investasi, BTN mendukung langkah kecil hari
Tentang Hari Ini
muda merengkuh dan menyiapkan dan memberikan ini untuk atur uang
optimisme: dana pensiun) jalan pada nasabah sampal KPR
yang terintegrasi untuk lebih berani
Berani
secara singkat bertindak, tidak
menghadapi
dan menyiasati menunda lagi
tantangan masa dalam memiliki aset
kini.
Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut, - BTN Private (September sampai dengan Oktober
campaign plan 2025 dirancang sebagai strategi 2025)
perencanaan promosi Perseroan sepanjang tahun 3. Secondary Lending Side:
2025, yang bertujuan untuk mengoptimalkan efektivitas - balé Pinjam (April sampai dengan Mei 2025)
komunikasi pemasaran, menyelaraskan seluruh - balé Properti (April sampai dengan Mei 2025)
aktivitas promosi dengan pesan utama umbrella - balé Properti (September sampai dengan
campaign, serta memastikan setiap kanal dan program Desember 2025)
dapat memberikan dampak maksimal bagi nasabah 4. Festive Campaign
dan pertumbuhan bisnis Perseroan. - Promo HUT Ke-75 BTN (Februari 2025): moment
of truth HUT Ke-75 BTN
Campaign Plan 2025 - Promo Ramadan dan Idulfitri 1446 H (Maret
sampai dengan April 2025): Moment of Truth
Campaign plan 2025 merupakan strategi perencanaan Ramadan dan Idulfitri 1446 H
promosi Perseroan selama tahun 2025, dengan - Promo HUT Ke-80 Republik Indonesia (Agustus
mengoptimalkan media konvensional dan media 2025): Moment of Truth HUT Ke-80 Republik
digital, Out-Of-Home (OOH) serta berbagai kegiatan Indonesia
aktivasi, yang terbagi pada kategori: - Promo HUT Ke-49 KPR BTN: Moment of Truth HUT
1. Primary (hero campaign): balé by BTN Ke-49 KPR BTN
2. Secondary Funding Side: 5. Always On
- balé Bisnis (April sampai dengan Mei 2025) Merupakan optimalisasi publikasi dan pemasaran
- Plus by BTN (Mei sampai dengan Juni 2025) melalui media digital, baik itu sebagai upaya call
- balé Korpora (Junisampai dengan Juli 2025) to action maupun membangun awareness terkait
- BTN Prospera (Juli sampai dengan Agustus 2025) produk tersebut.
- BTN Payroll (Agustus sampai dengan September
2025)
Laporan Tahunan 2025 275
Page 276
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
CAMPAIGN Plan 2025
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
Primary
Lending
Side
Festive HUT
HUT Ramadan HUT
ke-49
Campaign ke-75 BTN Idul Fitri ke-79 RI
KPR BTN
• Produk & promo e-Channel BTN (Balé by BTN, EDC dan ATM) • Balé Korpora • Produk & program KUR serta KUMK
• Produk & promo Kartu Debit BTN Visa • Balé Poin • Produk, program & jasa BTN Lainnya
• Tabungan BTN, BTN Siap! & e-Deposito, multi currency • Balé Agen • Corporate communication
Always On • Tabungan BTN Bisnis & Balé Bisnis • Layanan & program BTN Prioritas • Festive
• KPR (subsidi & nonsubsidi) & Balé Properti • Produk & program KAR & KRING • Produk & program syariah
• BTN Payroll • Produk pembiayaan kredit • Government communication
• BTN Paylater komersial • Giro & deposito lembaga
Sebagai bagian dari campaign plan 2025, hero campaign plan kemudian difokuskan sebagai program unggulan
yang menonjolkan pesan inti umbrella campaign, sehingga menjadi sorotan utama dalam implementasi promosi,
meningkatkan awareness, engagement, dan positioning Perseroan di mata masyarakat, serta menjadi penggerak
bagi seluruh aktivitas pemasaran lainnya.
Hero Campaign Plan 2025
Hero campaign plan adalah rencana strategis untuk melaksanakan kampanye unggulan yang menjadi sorotan
utama dalam periode promosi tertentu. Hero campaign berfungsi sebagai program flagship yang menonjolkan
pesan inti dari umbrella campaign, sehingga dapat menarik perhatian publik, memperkuat brand awareness, dan
mendorong engagement secara lebih fokus.
Hero campaign Perseroan pada tahun 2025 adalah balé by BTN, yang dilakukan dengan mengoptimalkan media
konvensional, Out-of-Home (OOH), dan media digital.
1. Grand Launching balé by BTN pada platform media
1.1 Launching di Media Sosial
No Platform Bukti Penayangan
1 Instagram
276 Laporan Tahunan 2025
Page 277
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Platform Bukti Penayangan
2 YouTube
3 Facebook
4 TikTok
Laporan Tahunan 2025 277
Page 278
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
No Platform Bukti Penayangan
5 X
1.2 Banner di beberapa media pemberitaan
No Nama Media Bukti Penayangan
1 Kompas
https://money.kompas.com/read/2025/02/09/112400226/volume-transaksi-di-bale-by-btn-tembus-rp-6-6-
triliun-per-bulan?page=all
2 Republika
https://ekonomi.republika.co.id/berita/sred69370/luncurkan-superapps-bale-btn-tarik-100-ribu-pengguna-
baru-per-bulan%C2%A0
278 Laporan Tahunan 2025
Page 279
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Nama Media Bukti Penayangan
3 Antara News
https://beritaja.com/menteri-pkp-tapera-bermanfaat-bagi-rakyat-indonesia-beritaja-278343.html
4 Viva
https://www.viva.co.id/bisnis/1796955-ultah-ke-75-btn-luncurkan-super-app-bale-by-btn
5 Kumparan
https://kumparan.com/kumparanbisnis/btn-resmi-luncurkan-superapps-bale-volume-transaksi-tembus-
rp-6-6-t-24SzFoehSpS
Laporan Tahunan 2025 279
Page 280
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
No Nama Media Bukti Penayangan
6 Investor
https://investor.id/finance/388717/hut-ke75super-app-btn-resmi-meluncur
7 Metro TV News
https://metrotvnews.com/read/NQACY6MM-dongkrak-dpk-btn-bidik-5-juta-pengguna-super-app-hingga-
akhir-2025
8 IDN Times
https://www.idntimes.com/business/finance/masuk-usia-75-tahun-btn-resmi-rilis-super-app-bale-by-btn-
00-brqf5-l8dmqg
280 Laporan Tahunan 2025
Page 281
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Nama Media Bukti Penayangan
9 Kontan
https://keuangan.kontan.co.id/news/btn-resmi-merilis-bale-super-apps-targetkan-raih-5-juta-pengguna-
di-2025
10 IDX Channel
https://www.idxchannel.com/banking/bbtn-resmi-luncurkan-bale-by-btn-bidik-hingga-5-juta-pengguna-
di-2025
2. Event Grand Launching balé by BTN
Laporan Tahunan 2025 281
Page 282
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
3. Placement pada Media Konvensional dan Digital
3.1 Placement Konvensional
No Nama Media Periode Size
1 Koran Kompas 07 Februari 2025 Full page
2 Koran Kontan 07 Februari 2025 Full page
No Nama Campaign Tipe Media Nama Media Periode
1 Placement SF di Shihab & Shihab TV Indosiar 1-30 Maret 2025
Mahaka
2 Placement lagu balé by BTN di Radio Radio 10-28 Maret 2025
(Gen FM dan Jam FM)
3 Placement balé by BTN di Acara KURMA TV Kompas TV 6-30 Maret 2025
4 Placement balé by BTN di WCQ TV RCTI 5 Juni 2025
5 Placement balé by BTN di Built in Arisan TV Trans 7 8-29 Agustus 2025
12 Agustus-30
6 Placement balé by BTN di Radio (9 kota) Radio RMI
September 2025
7 Placement balé by BTN Loose Spot TV Trans 7 3-30 September 2025
8 Placement balé by BTN Loose Spot TV Trans 7 1-10 Oktober 2025
Harian Rakyat
9 Placement Jaket Ads di Media Cetak Koran 21 Oktober 2025
Merdeka
25 Oktober-
10 Placement KPR Bersubsidi di TV TV Metro TV
3 November 2025
11 Placement KPR Bersubsidi di TV TV CNBC 3-8 November 2025
17 Desember 2025-
12 Placement balé x Ancol di Radio Radio RMI
4 Januari 2026
Placement Campaign BTN di TV dalam rangka 2 Desember 2025-
13 TV TVOne
HUT ke-49 KPR BTN 16 Januari 2026
3.2 Placement Digital
No Nama Media Phase
PREMIUM PUBLISHER
1 Detik Awareness
2 Kompas Awareness
3 IDN Times Awareness
4 Kumparan Awareness
KOL DAN AGREGATOR
1 Detik Awareness
282 Laporan Tahunan 2025
Page 283
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
No Nama Media Phase
SOSIAL MEDIA DAN BANNER
1 Meta Awareness and Consideration
2 Google Awareness
3 TikTok Awareness and Consideration
4 Ad Network Awareness and Consideration
5 Twitter Consideration
3.3 Branding Pada Media Luar Ruang
Laporan Tahunan 2025 283
Page 284
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja 4. HUT ke-75 BTN dan BTN RUN 5. BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) 2025 284 Laporan Tahunan 2025
Page 285
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
6. Kerja Sama Klub Bola Liga Indonesia
7. HUT ke-49 KPR BTN
Laporan Tahunan 2025 285
Page 286
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Komunikasi 360°
Komunikasi 360° adalah strategi pemasaran dan komunikasi yang menjangkau audiens secara menyeluruh melalui
berbagai kanal dan touchpoint, sehingga pesan yang disampaikan konsisten di seluruh titik interaksi dengan
konsumen. Strategi ini memastikan bahwa setiap elemen komunikasi baik iklan, digital, media sosial, event, public
relations, maupun promosi penjualan yang saling terintegrasi dan mendukung tujuan brand secara keseluruhan.
“Leading partner in empowering the financials of Indonesian families”
Above The Line (ATL) Marketing Below The Line (BTL) Marketing
• Target audience yang luas • Target audience terbatas
• Lebih menjelaskan sebuah konsep atau • Media atau kegiatan memberikan kesempatan
ide. Tidak ada interaksi langsung dengan bagi audience untuk berinteraksi bahkan action
audience. membeli.
Majalah/ Point of Sale Direct
TV Radio OOH/ DOOH Event Materials Marketing
Koran
(Poster/Leaflet) (Mail/SMS/WA Blast)
Through the Line (TTL) Marketing melibatkan penggunaan strategi pemasaran ATL & BTL Tren konsumen baru-baru
ini di pasar membutuhkan integrasi strategi ATL & BTL untuk hasil yang lebih baik. Periklanan 360º dimana kampanye
dikembangkan dengan visi membangun merek serta konversi/akuntabel. Digital Marketing termasuk dalam TTL Marketing,
karena menggabungkan ATL & BTL Marketing
Di samping menerapkan strategi pemasaran secara segmen, serta pemanfaatan data dan platform digital.
menyeluruh seperti dijelaskan sebelumnya, Perseroan Dalam kerangka tersebut, segmen korporasi menjadi
juga mengimplementasikan strategi khusus untuk pilar penting yang juga harus menjaga pertumbuhan
pemasaran produk dan layanan, dengan tujuan aset dan pendapatan sekaligus memastikan integrasi
mendorong peningkatan pangsa pasar setiap produk layanan. Untuk menyelaraskan hal tersebut, berikut upaya
dan jasa yang ditawarkan. Lebih dari itu, Perseroan berupa strategi pemasaran untuk produk kredit korporasi
senantiasa meningkatkan efektivitas kerja sama dengan sepanjang tahun 2025 dengan rincian sebagai berikut:
berbagai mitra dalam rangka memperluas jangkauan 1. Growth
pemasaran sekaligus mendorong pengembangan Pertumbuhan portfolio kredit yang berkelanjutan
produk baru yang inovatif dan sesuai kebutuhan baik cash loan maupun non cash loan melalui
nasabah, sehingga mendukung pertumbuhan bisnis diversifikasi sektor dengan tetap mengacu pada
yang berkelanjutan. portfolio guideline tahun 2025.
2. Expand
Strategi Pemasaran Kredit Korporasi Peningkatan transaksi non cash loan untuk
menumbuhkan fee based income.
Tahun 2025 merupakan tahun awal dari implementasi 3. Elevate
visi dan misi Perseroan 2025-2029, di mana Perseroan Optimalisasi trickle down business debitur segmen
menempatkan fokus pada penguatan fondasi korporasi. Adanya implementasi Client Service
pendanaan, perluasan value proposition produk, serta Team (CST) yang dirancang untuk menyediakan
pengembangan full banking offerings untuk mendukung end to end solution bagi nasabah korporasi dengan
kualitas pelayanan yang lebih baik. Transformasi ini mempertimbangkan customer profitability secara
diperkuat salah satunya melalui peningkatan kapasitas menyeluruh.
dan kapabilitas wholesale banking, kolaborasi lintas
286 Laporan Tahunan 2025
Page 287
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Strategi Pemasaran Kredit Komersial b. Kolaborasi Strategis dengan Agen Properti
(Strategi D2C)
Perseroan melakukan beberapa strategi pemasaran Perseroan secara aktif menjalin kolaborasi
untuk produk kredit komersial selama tahun 2025 yakni dengan agen properti, baik skala nasional
sebagai berikut: maupun lokal, melalui program pemasaran
1. Optimalisasi ekosistem bisnis turunan nasabah bersama dan inisiatif pendekatan langsung.
Institutional Banking Division 1 (IBD 1) dan debitur Pendekatan Direct-to-Customer (D2C) ini
Corporate Banking Division (CBD). memungkinkan Perseroan untuk menjangkau
2. Meningkatkan FBI dengan melakukan Optimalisasi calon debitur lebih awal dalam proses pembelian
produk Non-Cash Loan seperti trade finance, rumah, memperkuat visibilitas merek (brand
supply chain financing, dan bank garansi melalui visibility), serta meningkatkan tingkat konversi
pemberian limit fasilitas (line facility). KPR dengan mengintegrasikan penawaran
3. Pembentukan Commercial Banking Center (CBC) pembiayaan secara langsung ke dalam saluran
khusus Non-Housing dalam upaya mendukung penjualan properti.
pertumbuhan kredit komersial yang berkelanjutan. c. Memperkuat balé Properti melalui Digitalisasi
4. Pemberian kebijakan relaksasi dan suku bunga End-to-End
khusus debitur sebagai upaya mempertahankan Aplikasi dan portal balé Properti terus ditingkatkan
debitur prima komersial Perseroan. untuk mendukung proses KPR digital secara
5. Mempertahankan strategi perbaikan kualitas kredit menyeluruh (end-to-end) bagi konsumen
seperti (mini Portfolio Quality Review/PQR, investor maupun developer. Inisiatif ini menyederhanakan
gathering, coaching CBC) proses pengajuan KPR, mempercepat waktu
penyelesaian (turnaround time), meningkatkan
Strategi Pemasaran Kredit Perumahan transparansi, serta memperbaiki pengalaman
pengguna. Integrasi digital ini juga mendukung
Strategi pemasaran kredit perumahan pada tahun manajemen data yang lebih baik dan
2025 difokuskan pada peningkatan pangsa pasar KPR pengambilan keputusan kredit yang lebih cepat.
di segmen nasabah emerging affluent dan nasabah d. Pengembangan Platform Pembelian Instan
mapan, serta penguatan penyaluran kredit berimbal (Instant Purchase Platform)
hasil tinggi (high yield) yang diuraikan sebagai berikut: Sebagai bagian dari ekosistem balé Properti,
Perseroan mengembangkan platform
1. Meningkatkan Pangsa Pasar KPR di Segmen pembelian instan yang memungkinkan nasabah
Nasabah Menengah Atas dan Nasabah Mapan untuk mencari properti, melakukan simulasi
a. Ekspansi Melalui Sales Center opsi pembiayaan, dan memulai pengajuan
Perseroan telah membentuk pusat penjualan KPR secara praktis (seamless). Platform ini
khusus yang berfokus melayani segmen diharapkan dapat meningkatkan efisiensi
emerging affluent, dengan menawarkan solusi transaksi, memperbaiki keterikatan nasabah
KPR yang personal serta layanan konsultasi. (customer engagement), serta memposisikan
Pada tahun 2024, pusat penjualan tersebut Perseroan sebagai solusi terpadu (one-stop
berhasil dibuka di lokasi-lokasi strategis utama solution) untuk pembiayaan properti.
(Jakarta, Surabaya dan Tangerang), termasuk
Bandung, Medan, Makassar, Cibubur, Pondok
Indah, dan Pantai Indah Kapuk. Pada tahun
2025 dilakukan ekspansi tambahan di tiga kota
besar lainnya yaitu Semarang, Balikpapan dan
Batam. Pemilihan lokasi-lokasi ini didasarkan
pada tingginya permintaan hunian, daya beli
yang lebih besar, serta pesatnya pembangunan
properti, yang memungkinkan Perseroan
untuk lebih dekat dengan target nasabah dan
pengembang properti.
Laporan Tahunan 2025 287
Page 288
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
2. Pengingkatan Kredit High Yield nasabah yang lebih luas secara efisien. Model
a. Ekspansi Kredit High Yield di Luar Produk KPR channeling ini memungkinkan Perseroan
Perseroan ingin meningkatkan penyaluran untuk menghasilkan aset yang meningkatkan
produk kredit high yield seperti KRING dan KAR yield (yield-enhancing assets) dengan
melalui penerapan program up-selling dan tetap mempertahankan pengawasan risiko,
cross-selling secara aktif kepada nasabah mengoptimalkan penggunaan modal, serta
captive (nasabah yang sudah ada). Program- mengurangi beban operasional yang terkait
program ini menargetkan nasabah KPR yang dengan proses inisiasi kredit secara langsung
sudah ada serta karyawan dan pekerja di (direct origination).
kompleks perkantoran dan kawasan industri, e. Optimalisasi Program Akuisisi Kredit kepada
di mana profil pendapatan yang stabil Nasabah Payroll Perseroan melalui Skema
mendukung pemberian kredit konsumtif dan Ekosistem
kredit berbasis gaji (payroll). Pendekatan ini Setiap perjanjian kerjasama payroll dengan
memaksimalkan wallet share, meningkatkan instansi dari lembaga tidak hanya bertujuan
nilai jangka panjang nasabah (customer lifetime pada penghimpunan dana murah, tapi juga
value), dan mengurangi biaya akuisisi dengan dikembangkan menjadi ekosistem terintegrasi
memanfaatkan hubungan yang sudah terjalin. yang mencakup potensi pembiayaan fasilitas
b. Upselling kepada Nasabah KPR Subsidi melalui KPR, kredit konsumtif serta layanan transaksi
Analisis Data digital melalui balé by BTN.
Nasabah KPR subsidi yang telah melunasi
pinjamannya atau mendekati masa jatuh tempo Strategi Pemasaran Kredit
merupakan peluang besar untuk penawaran Perumahan Subsidi
produk non-subsidi dan produk dengan yield
yang lebih tinggi. Dengan memanfaatkan analisis Strategi pemasaran kredit perumahan subsidi adalah
data tingkat lanjut (advanced analytics) dan sebagai berikut:
wawasan perilaku nasabah, Perseroan dapat 1. Mengembangkan skema pembiayaan subsidi yang
mengidentifikasi nasabah yang memenuhi syarat equitable dan affordable dengan memberikan
untuk program upselling dan cross-selling yang usulan KPR Subsidi segmen informal.
terarah. Inisiatif ini berfokus pada penawaran kredit 2. Mengembangkan ekosistem pembiayaan
konsumtif, pembiayaan kembali (refinancing), perumahan di Indonesia dengan melakukan
atau produk KPR non-subsidi yang selaras dengan melakukan Focus Group Discussion (FGD) dan
peningkatan kapasitas keuangan nasabah dan diskusi dengan stakeholder perumahan.
kebutuhan gaya hidup yang terus berkembang. 3. Penguatan marketing communication dan brand
c. Kredit Pre-Approved untuk Debitur Eksisting awareness pada digital platform.
Perseroan memperkuat penawaran pinjaman
pre-approved (persetujuan di awal) bagi debitur Strategi Pemasaran Pendanaan Komersial
eksisting yang memenuhi kriteria kredit dan risiko
tertentu. Penyaluran dilakukan melalui Telesales Strategi pemasaran untuk pendanaan komersial
dan aplikasi balé by BTN melalui program BTN dilakukan dengan cara sebagai berikut:
Kita, yang memungkinkan pencairan dana lebih 1. Menghimpun DPK yang Sustain
cepat, tingkat pengambilan (take-up rate) yang Mengakuisisi ekosistem nasabah institusi baik yang
lebih tinggi, dan biaya proses yang lebih rendah. telah memiliki perjanjian kerjasama maupun yang
Inisiatif ini meningkatkan kenyamanan nasabah, baru menjadi nasabah untuk dapat meningkatkan
meningkatkan utilitas produk dengan margin produk holding, volume funding, fee based income,
tinggi, serta memperbaiki kualitas portofolio dan lending. Produk holding yang ditawarkan yaitu
dengan memprioritaskan nasabah yang memiliki Cash Management System (CMS), virtual account
rekam jejak pembayaran yang terbukti baik. debit, trade, payroll, loan, dan lain-lain.
d. Penyaluran Kredit Konsumtif melalui Skema 2. Meningkatkan Akuisisi Payroll dan Transaksi
Channeling Nasabah Lembaga
Untuk memperluas jangkauan dan Fokus melakukan kolaborasi dalam akuisisi
mempercepat pertumbuhan pinjaman, seluruh lingkup Mahkamah Agung dan melakukan
Perseroan menyalurkan kredit konsumtif melalui perluasan akuisisi payroll dan transaksi di lingkup
skema channeling (penerusan pinjaman) BUMN, Government, Perguruan Tinggi, Private Sector,
dengan mitra. Kemitraan ini memanfaatkan dan BTN Healthcare untuk peningkatan CASA dan
platform aplikasi digital milik mitra dan melalui fee based income.
kantor cabang untuk mengakses segmen
288 Laporan Tahunan 2025
Page 289
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
3. Mengimplementasikan Wholesale Deposit War pertumbuhan pendapatan Perseroan dan mengajak
Room (WDWR) nasabah aktif bertransaksi.
Mengoptimalkan pengelolaan DPK Lembaga di 2. Penetrasi Bisnis Payroll pada Nasabah Korporasi
Perseroan melalui Wholesale Deposit War Room Perseroan
(WDWR), WDWR berperan sebagai pusat komando Meningkatkan penetrasi bisnis payroll dengan
dan kontrol yang mengintegrasikan berbagai fungsi memberikan penawaran program spesial bagi
untuk meningkatkan kinerja pengimpunan dana nasabah korporasi Perseroan, sehingga nasabah
wholesale secara efektif dan efisien. korporasi beserta dengan karyawannya dapat
4. Mengimplementasikan Client Service Team (CST) menikmati produk, jasa layanan, dan portofolio
CST berfokus terhadap peningkatan produk yang dimiliki Perseroan.
holding nasabah corporate/large-size institutions 3. balé Poin
dan commercial/mid-size institutions dimana balé poin adalah program loyalitas nasabah dengan
Perseroan menawarkan portofolio produk retail, SME, hadiah poin reward, nasabah akan mendapatkan
commercial dan corporate yang disesuaikan dengan poin reward setiap kali melakukan transaksi atau
kebutuhan calon nasabah maupun karyawan yang aktivitas tertentu seperti menabung, berinvestasi,
berada dalam value chain ecosystem nasabah atau menggunakan layanan bank lainnya. Poin-
terpilih, sehingga membangun relationship yang poin yang terkumpul tersebut kemudian dapat
kuat dengan Perseroan, dan menjadi Perseroan ditukarkan dengan berbagai macam hadiah
terpilih untuk kebutuhan produk Perseroan sebagai atau keuntungan, seperti diskon, barang, voucher,
bukti penetration dan meningkatkan market share atau layanan khusus. Program ini bertujuan untuk
dan profitabilitas dalam produk portofolio nasabah meningkatkan kepuasan nasabah, mendorong
tersebut berdasarkan perhitungan Customer penggunaan produk dan layanan bank secara lebih
Profitability Analysis (CPA). aktif, serta memperkuat hubungan jangka panjang
5. Memperluas Akuisisi Nasabah Institusi antara Perseroan dan nasabah.
Akuisisi nasabah baru (new to bank) pada 4. Konstruksi CASA
segmen large and middle institution dengan fokus Konstruksi CASA adalah strategi untuk peningkatan
untuk semua segmen baik BUMN Group, private dana pihak ketiga segmen ritel dengan fokus
corporation, education dan government di seluruh kepada 5 (lima) pilar yaitu:
regional dengan berkolaborasi dengan divisi terkait - Akuisisi NTB yang berkualitas dan aktif
baik kredit, transaksional, maupun digital. menggunakan balé by BTN.
6. Mengurangi ketergantungan pada Nasabah Inti - Optimalisasi nasabah eksisting untuk dapat
Melakukan rekomposisi nasabah inti segmen large memiliki rekening kedua seperti Tabungan Siap
institution dengan digantikan oleh dana dari unit atau Tabungan Bisnis agar nasabah menjadi
funding lainnya dengan rate yang optimal dan lebih loyal dengan Perseroan.
melalui diversifikasi nasabah secara menyeluruh. - Optimalisasi debitur yaitu untuk melakukan aktivasi
7. Merancang dan Melaksanakan Program Reward dan mendorong debitur menjadi lebih aktif dalam
Dalam rangka mengapresiasi kinerja unit kerja menggunakan balé by BTN dan juga melakukan
(dalam hal ini kantor pusat, kantor wilayah, kantor aktivasi fitur AGF untuk pembayaran angsuran
cabang) dan meningkatkan Number of Account kredit menggunakan rekening tabungan.
(NOA) dan Volume of Account (VOA) segmen - Optimalisasi nasabah payroll dengan cara
komersial maka disediakan reward program khusus melakukan aktivasi dan lebih aktif menggunakan
di antaranya yaitu program referral nasabah balé by BTN.
lembaga, penurunan cost of fund, peningkatan - Akuisisi dan aktivasi merchants dengan cara
status Cash Management System (CMS), aktivasi QRIS/EDC merchants dan optimalisasi
pertumbuhan volume funding, kolaborasi antar VoA merchants.
divisi, dan program reward untuk nasabah khusus 5. BTN Prospera
produk giro seperti pembebasan biaya transaksi, BTN Prospera adalah solusi layanan bagi nasabah
cek/Bilyet Giro (BG), dan sebagainya. untuk memenuhi berbagai kebutuhan perbankan
dan gaya hidup, sehingga BTN Prospera akan
Strategi Pemasaran Ritel Funding menjadi rekan perbankan yang mendampingi
nasabah dalam perjalanan meraih kesuksesannya.
Strategi pemasaran tahun 2025 untuk produk DPK ritel Layanan ini berfokus pada nasabah dengan Asset
diuraikan sebagai berikut: Under Management (AUM) Rp100 juta sampai
1. Program Peningkatan Transaksi dengan Rp500 juta.
Inisiatif strategis yang ditujukan kepada nasabah
ritel untuk meningkatkan frekuensi dan volume
transaksi melalui balé by BTN agar mendorong
Laporan Tahunan 2025 289
Page 290
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Strategi Pemasaran SME Banking meningkatkan brand exposure, mengingat top of
mind Perseroan masih terkait dengan produk KPR.
Strategi pemasaran tahun 2025 untuk produk SME Aktivitas ATL meliputi:
Banking diuraikan sebagai berikut: - Iklan Television Commercial (TVC)
1. Value Chain dan Ekonomi Bisnis (Ekobis) - Iklan di bioskop
a. Optimalisasi penjualan kepada value chain - Event di public places
nasabah atau ekobis. - Eksibisi melalui kerja sama dengan mitra strategis
b. Debitur Naik kelas.
c. Program pembinaan UMKM. Untuk memperkuat efektivitas strategi pemasaran,
d. Optimalisasi database: merchant, Agen, KPR BTN Prioritas menghadirkan inovasi melalui PLUS
Lancar, KUR Lancar by BTN Prioritas sebagai engine marketing yang
2. Partnership dan Perluasan Sektor bertujuan meningkatkan loyalitas nasabah. Saat
a. Pengembangan kemitraan. ini telah dikembangkan PLUS Acquisition sebagai
b. Perluasan Kredit SME ke sektor-sektor dengan tools marketing alternatif bagi sales team dalam
pertumbuhan tinggi dan NPL rendah. menawarkan program dengan berbagai benefit
3. Business Process dan hadiah menarik. Sebelumnya, penawaran
a. Portofolio Quality Review (PQR). dilakukan secara langsung oleh Relationship
b. Pelaksanaan Stop and Go Manager BTN Prioritas. PLUS Acquisition berperan
c. Enhancement perbaikan proses kredit melalui sebagai pull factor dalam strategi pemasaran untuk
BTN Laku. menciptakan kebutuhan bagi nasabah.
4. Transaksi Tabungan Debitur SME
a. Program bundling Tabungan Bisnis, QRIS/EDC, Melanjutkan upaya inovasi dalam pemasaran,
CMS. BTN Prioritas juga menghadirkan inovasi unggulan
b. Program proposition debitur menabung dan dengan menjadi bank pertama yang memberikan
bertransaksi. akses airport lounge tanpa kartu debit, cukup dengan
5. Kompetensi dan Kapabilitas SDM kode booking atau QR scan, memungkinkan nasabah
a. Meningkatkan jumlah produktivitas sales. masuk dalam waktu <60 detik. Fitur ini merupakan the
b. Penambahan TAD sales dan collection. first in the market di segmen Priority Banking.
c. Penambahan desk call khusus kredit UMKM.
d. Pendampingan ke kantor cabang. Inovasi produk dan strategi pemasaran yang
e. Pelatihan tenaga sales. konsisten kemudian diperkuat dengan langkah brand
exposure yang tepat sasaran. Pada tahun 2025, BTN
Strategi Pemasaran Layanan BTN Prioritas Prioritas menjadi sponsor utama Indonesian Fashion
dan BTN Private Week 2025 yang diselenggarakan pada bulan Mei.
Kolaborasi ini memberikan eksposur yang signifikan
Untuk mendukung penguatan posisi Perseroan di terhadap brand BTN Prioritas melalui keterlibatan
segmen nasabah premium, strategi pemasaran dengan desainer ternama.
dirancang secara selektif dan terfokus dengan
mengedepankan komunikasi yang personal bagi 2. Layanan BTN Private
nasabah BTN Prioritas serta pendekatan eksklusif Dalam rangka memperkuat loyalitas segmen
dan bernilai tambah bagi nasabah BTN Private, guna individu dengan kekayaan tingkat atas (High Net
membangun loyalitas dan keberlanjutan hubungan Worth Individual-HNWI dan Ultra High Net Worth
jangka panjang yang diuraikan sebagai berikut: Individual-UHNWI), Perseroan meluncurkan layanan
BTN Private pada bulan November 2025. Layanan
1. Layanan BTN Prioritas ini ditujukan bagi masyarakat yang memiliki aset
BTN Prioritas merupakan layanan istimewa kelolaan mulai dari Rp15 miliar, sebagai langkah
yang dirancang khusus bagi nasabah prioritas. strategis untuk memberikan pengalaman premium
Mengingat target pasar yang spesifik, aktivitas yang melampaui segmen BTN Prioritas.
pemasaran BTN Prioritas lebih banyak bersifat
Below The Line (BTL) melalui komunikasi langsung BTN Private hadir dengan tagline Unique Value
kepada nasabah. Sejak pertama kali bergabung, Proposition: Elevate Your Legacy. Tagline ini
nasabah menerima welcome greeting dan secara mencerminkan komitmen Perseroan untuk
berkala mendapatkan informasi terkait promo serta mendukung nasabah dalam mengelola,
program berjalan melalui WhatsApp blast yang mengembangkan, dan mewariskan kekayaan
dikirim secara taktikal maupun reguler, serta melalui secara berkelanjutan melalui layanan yang eksklusif
Priority Booklet. Meskipun fokus utama adalah BTL, dan inovatif.
strategi Above The Line (ATL) tetap dilakukan untuk
290 Laporan Tahunan 2025
Page 291
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
BTN Private menawarkan berbagai layanan dan manfaat yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan
unik nasabah, meliputi:
- Exclusive service and benefits yaitu layanan premium dengan berbagai keistimewaan.
- Experienced advisory Relationship Manager (RM) yang merupakan tenaga profesional yang memberikan
pendampingan dan konsultasi keuangan.
- Ecosystem product support yakni dukungan produk perbankan dan investasi yang terintegrasi.
- Innovative solutions berupa solusi keuangan modern yang adaptif terhadap perkembangan pasar.
- Tailored strategies yang merupakan strategi pengelolaan kekayaan yang disesuaikan dengan tujuan dan
preferensi nasabah.
Peluncuran BTN Private merupakan langkah strategis Perseroan untuk memperkuat posisi di segmen nasabah
HNWI dan UHNWI. Dengan layanan yang eksklusif, personalisasi tinggi, dan dukungan ekosistem produk yang
komprehensif, BTN Private diharapkan mampu menjadi mitra terpercaya dalam pengelolaan kekayaan dan
perencanaan finansial jangka panjang.
Strategi Pemasaran Produk Transaction Banking
Uraian strategi pemasaran untuk produk transaction banking sepanjang tahun 2025 antara lain adalah sebagai
berikut:
1. Meningkatkan kolaborasi dengan segmen corporate dan commercial, serta nasabah jaringan kantor cabang
untuk mendorong peningkatan volume transaksi melalui akuisisi balé Korpora dan optimalisasi aktivasi pengguna
aktif balé Korpora dengan tujuan meningkatkan average balance nasabah.
2. Mengoptimalkan pertumbuhan pendapatan Perseroan dengan mendorong peningkatan volume transaksi trade
finance dan bank garansi secara berkelanjutan.
3. Memperdalam kerja sama strategis dengan nasabah anchor dan lembaga keuangan lainnya dalam rangka
ekspansi ekosistem industri, termasuk sektor non–property related seperti education, healthcare, government
serta Hotel, Restoran, dan Kafe (HOREKA).
4. Mengoptimalkan peran transaction banking sales serta wholesale implementor and client service, baik di kantor
pusat maupun wilayah untuk memastikan peningkatan kualitas layanan perbankan dan after-sales services
yang berkelanjutan.
Strategi Pemasaran Layanan Digital
Laporan Tahunan 2025 291
Page 292
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Dalam meningkatkan jangkauan layanan digital di - Lifestyle Tiket Wisata
2025, Perseroan melakukan strategi pemasaran digital - Voucher Belanja
dengan historis sebagai berikut: - Virtual Card
1. Grand Launching balé by BTN pada awal tahun 2025. - Virtual Expo di balé
2. Bekerja sama dengan brand sirup marjan untuk - Pembelian Tiket Event-Moflip
momen Ramadhan dan idulfitri. b. balé bisnis
3. Bekerja sama dengan retail modern (indomaret) - Pembayaran Amal balé Bisnis
untuk proses tarik dan setor melalui kasir. - Daftar Penerima Transfer BI Fast
4. Program-program promosi menarik dalam - Indosat Ooredoo Postpaid
bertransaksi QRIS antar negara (pada negara - Tiket KAI
Thailand, Singapura, Malaysia, dan sandbox Jepang - Pegadaian
dan Tiongkok). - Pembayaran PBB
5. Menjadi mitra utama dalam penyelenggaraan Jakarta - Pembayaran Tiket Garuda
International Marathon 2025, menjadikan peningkatan - Pembayaran Telepon Ooredeo
aktivasi balé by BTN serta peningkatan transaksi. (Pascabayar)-Single Multi
6. Bekerja sama dengan tim sepak bola nasional (PSM, - Pembayaran Telepon XL (Pascabayar)-
Arema, Persita, dan Persib) dalam meningkatkan Single Multi
brand awareness dan penyediaan tiket secara - Pembayaran Pajak Daerah PBB-Multiple
online di balé by BTN. - Pembayaran Pegadaian Multiple
7. Bekerja sama dengan MAP, salah satu merchant c. balé Properti
retail terbesar di Indonesia. - General Feature Fase 1 (Notifikasi Draft
8. Bekerja sama dengan penyedia jasa pembelian Pengajuan KPR)
tiket online dan melakukan promo transaksional dan - Penambahan Fitur Pemesanan Tukang Listrik
akuisisi. - Penambahan Fitur Pemesanan Tukang Atap
9. Bekerja sama dengan instansi-instansi serta - Penambahan Fitur Pemesanan Tukang Plafon
pemerintah daerah dalam penyediaan ekosistem d. balé Community
keuangan digital. - Integrasi Smart Residence X balé (Service SR)
- Enhancement General Feature BTN Smart
Sejalan dengan inisiatif pemasaran tersebut, dalam Residence CR007
rangka memperkuat transformasi digital dan - EDC Acquiring (EDC Redeem Point Spekta
meningkatkan kinerja bisnis secara berkelanjutan, Enhancement Report EDC-Pertamina
Perseroan melaksanakan berbagai inisiatif strategis - Pengembangan File Recon EDC Purchase
yang mencakup pengembangan layanan digital, dan EDC Mini ATM
penguatan digital mortgage ecosystem, serta e. QRIS
peningkatan akuisisi pengguna dan tingkat keaktifan - Peningkatan Kapasitas Server QRIS Untuk HUT
transaksi melalui strategi direct sales yang terarah dan BTN
terintegrasi yang diuraikan sebagai berikut: - Penambahan Parameter Cek Status QRIS
QRIS CPM (Acquiring)
1. Pengembangan Layanan Digital - QRIS CPM-Alfamart Soundbox MCT (Telkomsel)
Untuk meningkatkan kepuasan nasabah, f. BTN Open API
Perseroan senantiasa mengembangkan produk - Integrasi API
dan fitur layanan digital yang berorientasi pada - QRIS MPM
kebutuhan perbankan nasabah. Perseroan telah - VA dengan beberapa mitra
mengembangkan berbagai fitur layanan platform g. Branchless Banking
digital mulai dari fitur layanan yaitu: - Kartu Bank Lain di EDC Agen melalui Jalin.
a. Super Apps balé by BTN
- OLOB Internasional (Malaysia Singapura Berbagai platform dan fitur tersebut telah dirancang
Korea Selatan Jepang) sedemikian rupa agar nasabah dapat melakukan
- QRIS Crossborder (Malaysia Singapura transaksi perbankan di mana pun dan kapan
Thailand Jepang China) pun sesuai dengan kebutuhan, sehingga rasa
- Top Up Flazz engagement nasabah dengan Perseroan semakin
- Integrasi balé Community kuat dan bersinergi.
- Indomaret Cash In Cash Out
- Aktivasi Dorman 2. Penguatan Digital Mortgage Ecosystem
- Remmitansi International Perseroan sebagai bank yang fokus di bidang
- QRIS Transfer perumahan, memiliki peran sentral dalam
- QRIS CPM (Issuer) membentuk ekosistem digital mortgage. Atas
292 Laporan Tahunan 2025
Page 293
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
dasar tersebut maka dalam setiap pengembangan - Aktivasi balé by BTN dapat Reward Poin
layanan selalu mengedepankan kerja sama strategis MAPCLUB
dengan mitra yang tergabung dalam ekosistem Program reward Poin MAPCLUB senilai Rp50
perumahan mulai dari hulu sampai dengan hilir ribu bagi nasabah yang melakukan aktivasi
melalui berbagai produk dan layanan digital seperti balé by BTN menggunakan kode referral
balé properti, balé developer, E-Mitra, hingga aplikasi BTNMAP50. Berlaku bagi seluruh nasabah
balé community. Selain pengembangan aplikasi (NTB dan ETB) yang aktivasi balé by BTN
tersebut, Perseroan secara rutin menyelenggarakan pertama kali dan bukan re-aktivasi.
BTN Properti Expo baik secara offline maupun online - Aktivasi balé by BTN Bonus E-Voucher
untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam Shopee
mendapatkan rumah melalui KPR BTN. Program reward berupa e-voucher Shopee
senilai Rp50 ribu untuk nasabah yang
3. Peningkatan Akuisisi User dan Active Rate melakukan pembukaan rekening online dan/
Transaction Melalui Direct Sales atau aktivasi balé by BTN menggunakan kode
a. Hero Campaign balé referral SHOPEE50. Berlaku untuk pembukaan
- balé Be Free rekening online via balé by BTN atau melalui
Program cashback biaya admin bagi virtualbranch.btn.co.id hingga aktivasi balé
nasabah yang bertransaksi finansial untuk by BTN.
fitur-fitur unggulan seperti transfer BI Fast, - Beli Paket Data Indosat di balé by BTN dapat
top up e-wallet, pembelian token dan Bonus Pulsa
pembayaran PLN, serta pembelian voucher Program berlaku untuk seluruh nasabah
telco provider. Perseroan yang melakukan pembelian paket
- balé Unlock Your World data IM3 tertentu melalui balé by BTN selama
Program yang memberikan benefit cashback periode program. Nasabah akan menerima
5% hingga Rp1 juta bagi nasabah Perseroan bonus pulsa sesuai nominal yang ditentukan
yang bertransaksi belanja pada EDC di apabila transaksi dinyatakan berhasil oleh
luar negeri. Benefit cashback biaya admin sistem Indosat. Bonus pulsa akan dikirimkan
tarik tunai sebesar Rp30 ribu juga diberikan secara real-time setelah transaksi berhasil,
kepada nasabah yang bertransaksi tarik tunai atau maksimal dalam waktu 1x24 jam.
Kartu Debit BTN Visa di seluruh ATM luar negeri - Beli Paket Data XL dan Axis di balé by BTN
berlogo VISA. Benefit cashback 15% hingga dapat Bonus Pulsa
Rp1 juta per bulan dengan QRIS balé by BTN di Program berlaku untuk seluruh nasabah
Malaysia, Singapura, Thailand, dan Jepang. Perseroan yang melakukan pembelian paket
- balé 3S (Santap, Santai, Sehat) data XL dan Axis tertentu melalui balé by
Cashback 30% hingga Rp15 ribu per transaksi BTN selama periode program. Bonus pulsa
dengan minimum transaksi Rp25 ribu dan diberikan maksimal H+3 setelah pembelian
cashback 30% hingga Rp50 ribu dengan paket berhasil. Promo hanya berlaku di
minimum transaksi Rp100 ribu untuk setiap channel BTN (balé by BTN, ATM, atau Internet
pembelian di berbagai merchant anchor Banking)
serta local champion yang bekerja sama - Reward hingga Rp20 ribu untuk New User
dengan Perseroan. balé by BTN
b. Program Akuisisi dan Transaksi balé by BTN Reward saldo tabungan senilai Rp20 ribu
- Aktivasi balé by BTN dapat 1 Minyak Goreng untuk nasabah yang telah melakukan
2 Liter pembukaan rekening online via balé by
Program bonus 1 Pouch Minyak Goreng BTN atau melalui Kantor Cabang. Reward
2 Liter untuk nasabah yang melakukan bersifat fleksibel dapat disesuaikan dalam
aktivasi balé by BTN, Registrasi SMS Notifikasi, bentuk barang /direct gift/sponsorship
dan bertransaksi sebanyak 1x minimal Rp10 event. Nasabah melakukan registrasi SMS
ribu (berlaku semua transaksi kecuali transfer Notifikasi di bulan yang sama. Berlaku bagi
on us dan pindah dana ke rekening pribadi nasabah yang melakukan aktivasi balé by
Perseroan). Reward iKupon Indomaret akan BTN pertama kali dan bukan re-aktivasi.
diberikan via push notif balé by BTN dengan - Referensikan balé Dapatkan Reward
syarat nasabah wajib mengaktifkan push Puluhan Juta
notif pada balé by BTN. Program hanya dapat Reward berupa saldo tabungan senilai Rp25
berlaku untuk nasabah yang melakukan ribu/akun nasabah yang diberikan kepada
aktivasi pertama kali selama periode nasabah yang berhasil mengajak teman
program berlangsung. melakukan aktivasi balé by BTN dan registrasi
Laporan Tahunan 2025 293
Page 294
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
SMS Notifikasi. Teman (nasabah lain) - Tiket pertandingan Super League
memasukkan kode referral nasabah pada 2025/2026-AREMA vs DEWA UNITED
saat melakukan aktivasi balé by BTN. Kode Program cashback 25% maksimum Rp50 ribu
referral nasabah dapat dilihat di halaman berlaku untuk nasabah NTB yang melakukan
profil balé by BTN. pembukaan rekening dan bertransaksi
- Aktivasi balé by BTN untuk Mahasiswa UT pembelian tiket AREMA di Lifestyle balé by
Reward berupa saldo tabungan atau BTN selama periode penjualan pertandingan.
barang senilai Rp35 ribu untuk mahasiswa/i Cashback akan diberikan kepada nasabah
Universitas Terbuka yang aktivasi balé eligible di H+7 setelah pertandingan
by BTN. Kuota sebanyak 44.522 nasabah berlangsung.
tercepat selama periode program berlaku. - Tiket pertandingan Super League
Mahasiswa/i yang melakukan pembukaan 2025/2026-PERSITA
rekening dan aktivasi balé by BTN berhak Program cashback 25% maksimum Rp50 ribu
mendapatkan reward. Reward saldo dapat berlaku untuk nasabah NTB yang melakukan
dikonversi berupa barang lainnya yang pembukaan rekening dan bertransaksi
senilai. pembelian tiket AREMA di Lifestyle balé by
- Reward Pegawai Universitas Terbuka BTN selama periode penjualan pertandingan.
Reward saldo tabungan senilai Rp20 Cashback akan diberikan kepada nasabah
ribu/referral khusus pegawai Universitas eligible di H+7 setelah pertandingan
Terbuka yang memberikan referral kepada berlangsung.
mahasiswa/i Universitas Terbuka. - Diskon 10% Nonton MotoGP di Sepang
- Promo Diskon Tiket Wisata Rp80 ribu di balé Diskon 10% pembelian tiket MotoGP di Sepang
by BTN melalui fitur Lifestyle di balé by BTN berlaku
Diskon Rp80 ribu untuk setiap nasabah yang untuk semua nasabah perorangan balé by
melakukan pembelian tiket wisata di fitur BTN.
lifestyle balé by BTN dengan kode voucher - Diskon 50% Beli Voucher Belanja Hanya di
BALEMERDEKA80. Berlaku 100 kuota per hari balé by BTN
dengan list tempat wisata sebagai berikut: Diskon 50% maksimal 25ribu untuk pembelian
- Bali Bird Park-Bali Ultra Voucher dengan kategori merchant
- Garuda Wisnu Kencana Package-Bali beverage tertentu hanya di fitur lifestyle balé
- Melasti Beach Kecak Dance Show-Bali by BTN.
- Waterbom Bali-Bali - Tiket pertandingan Super League
- Jungleland Adventure Theme Park-Bogor 2025/2026-Arema
- Taman Safari Indonesia-Bogor Program pembelian pertandingan Super
- Jakarta AQuarium Safari-Jakarta League 2025/2026 Arema bagi nasabah
- Taman Mini Indonesia Indah-Jakarta yang membeli tiket di fitur lifestyle balé by
- Museum Angkut-Malang BTN dengan total kuota sebesar 800 kuota
- BXSea-Tangerang selama periode pembelian 5-11 Januari 2026.
- Promo Diskon Rp80 ribu Beli Voucher Belanja c. Program Akuisisi dan Transaksi Merchant (EDC,
di balé by BTN QRIS, Kartu Debit BTN)
Diskon Rp80 ribu bagi nasabah yang - Diskon 50% untuk Pembelian Menu
melakukan pembelian voucher belanja di Makanan Yoshinoya dan Merchandise One
fitur lifestyle balé by BTN. Berlaku 100 kuota Piece X Yoshinoya
per hari dengan voucher belanja beberapa Promo diskon 50% dengan maksimal diskon
merchant anchor yang bekerja sama Rp75 ribu, untuk minimal transaksi Rp100
dengan dengan Perseroan. ribu bagi nasabah yang menggunakan QRIS
- Tiket pertandingan Super League balé by BTN. Berlaku untuk pembelian menu
2025/2026-PERSIB makanan dan merchandise One Piece x
Program cashback 25% maksimum Rp50 ribu Yoshinoya.
berlaku untuk nasabah NTB yang melakukan - Beli 3 dapat 4 Tiket Wisata/Rekreasi Ciwidey
pembukaan rekening dan bertransaksi Valley-Bandung
pembelian tiket PERSIB di Lifestyle balé by BTN Pembelian 3 dapat 4 tiket masuk lokasi wisata/
selama periode penjualan tiket pertandingan. rekreasi bagi nasabah yang menggunakan
Cashback akan diberikan kepada nasabah QRIS balé by BTN tanpa minimal transaksi.
eligible di H+7 hari kerja setelah pertandingan Berlaku pada merchant berikut:
berlangsung. - Amanah Borneo Park-Banjarbaru
- Waterboom Pesona Modern-Banjarmasin
294 Laporan Tahunan 2025
Page 295
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
- Go! Wet Waterpark-Bekasi - Cashback 50% maksimal Rp1 Juta di
- Transera Waterpark-Bekasi Kawan Lama Group
- Aviary Park Indonesia-Bintaro Cashback 50% hingga Rp1 juta bagi
- Marcopolo Water Adventure-Bogor nasabah yang bertransaksi dengan QRIS
- Edu Wisata Lontar Sewu-Gresik balé by BTN atau Kartu Debit BTN di EDC/
- Jember Mini Zoo-Jember QRIS BTN untuk minimal transaksi Rp2
- Taman Kyai Langgeng-Magelang juta. Berlaku kuota 100 transaksi pertama.
- Lawang Sewu-Semarang Promo berlaku di merchant Informa,
- Stasiun Ambarawa-Semarang Informa Eletronics, dan Selma.
- Goalpara Tea Park-Sukabumi - Cashback 50% maksimal Rp100 Ribu
- Diskon Grab Hingga Rp30 Ribu Cashback 50% hingga Rp100 ribu bagi
Diskon hingga Rp30 ribu bagi nasabah yang nasabah yang bertransaksi dengan
memesan Grabfood, Grabcar dan Grabbike dengan QRIS balé by BTN atau Kartu
dengan transaksi menggunakan Kartu Debit Debit BTN di EDC/QRIS BTN untuk
BTN Visa yang sudah tersimpan di aplikasi minimal transaksi Rp200 ribu. Berlaku
Grab. Berlaku untuk semua jenis Kartu Debit 2x transaksi/nasabah cross merchant
BTN Visa: (antara merchant regional dan merchant
- Kartu Debit BTN Visa Reguler (Silver, Gold, nasional) selama periode. Berlaku kuota
Platinum, e’Batara Pos, Juara) 10.000 transaksi pertama.
- Kartu Debit BTN Visa Bisnis - Cashback 50% maksimal Rp25 Ribu
- Kartu Debit BTN Visa Prospera Cashback 50% hingga Rp25 ribu bagi
- Kartu Debit BTN Visa Prioritas nasabah yang bertransaksi dengan QRIS
- Kartu Debit BTN Visa Syariah balé by BTN atau Kartu Debit BTN di EDC/
- Promo Special Price Rp17 Ribu pakai QRIS QRIS BTN untuk minimal transaksi Rp50
balé by BTN ribu. Berlaku 3x transaksi/nasabah cross
Promo special price hanya Rp17 ribu bagi merchant (antara merchant regional
nasabah yang bertransaksi di QRIS balé by dan merchant nasional) selama periode.
BTN tanpa minimum transaksi. Berlaku bagi Berlaku kuota 10.000 transaksi pertama.
menu tertentu di masing-masing merchant - Cashback 10% maksimal Rp1 Juta di
yang berpartisipasi. Pembelian menu promo Traveloka
tidak dapat digabung dengan pembelian Cashback 10% hingga Rp1 juta bagi
menu lainnya. nasabah yang bertransaksi tiket pesawat
- Promo Cashback hingga Rp80 Ribu pakai atau pesan hotel di menu Lifestyle balé
QRIS balé by BTN by BTN dengan minimal transaksi Rp1
Cashback 30% hingga Rp80 ribu bagi juta. Berlaku 1x transaksi/nasabah selama
nasabah yang bertransaksi di QRIS balé by periode. Berlaku kuota 100 transaksi
BTN. Minimum transaksi Rp100 ribu. Berlaku pertama.
kuota 2.000 transaksi pertama per hari untuk - Cashback 10% maksimal Rp1 Juta di
seluruh merchant nasional. Berlaku kuota Travel and Leisure
1.000 transaksi pertama per hari untuk seluruh Cashback 10% hingga Rp1 juta bagi
merchant regional. Berlaku 1 user balé/1 nasabah yang bertransaksi di QRIS balé
transaksi selama periode cross merchant. by BTN atau Kartu Debit BTN di EDC/QRIS
Cashback akan dikreditkan oleh sistem ke BTN dengan minimal transaksi Rp1 juta.
rekening nasabah H+1 setelah transaksi Promo berlaku di seluruh outlet Dwidaya
berhasil tercatat di sistem Perseroan. Tour & Travel dan Nusantara Tour.
- Akhir Tahun Makin Untung! Hemat Hingga - Beli 3 Tiket gratis 1 Tiket Wahana Ancol
Rp1 Juta pakai balé by BTN dan Kartu Debit Beli 3 Tiket gratis 1 Tiket Wahana Ancol
BTN! berlaku bagi nasabah dengan pembelian
- Cashback 50% maksimal Rp1 Juta di tiket reguler untuk Wahana Rekreasi,
Mitra 10 Dufan, Sea World, Samudra, Atlantis, dan
Cashback 50% hingga. Rp1 juta bagi Jakarta Bird Land. Berlaku untuk transaksi
nasabah yang bertransaksi dengan Kartu dengan QRIS balé by BTN atau Kartu Debit
Debit BTN di EDC BTN di merchant Mitra BTN.
10 dengan minimal transaksi Rp2 juta.
Berlaku kuota 100 transaksi pertama.
Laporan Tahunan 2025 295
Page 296
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
- Diskon 30% hingga Rp50 Ribu di Restoran juta berlaku kelipatan dan maksimal Rp800
Ancol ribu/bulan. Reward diberikan kepada balé
Diskon 30% hingga Rp50 ribu untuk produk Agen yang mampu meningkatkan dana
makanan dan minuman di restoran minimal Rp40 juta dari tanggal cut-off
pilihan kawasan Ancol dengan minimum saldo posisi akhir Mei 2025 serta menjaga
transaksi Rp100 ribu (belum termasuk saldo rata-rata setiap bulannya. Bagi balé
pajak). Berlaku menggunakan QRIS balé agen yang baru diakuisisi setelah Mei 2025,
by BTN dan Kartu Debit BTN VISA. maka tanggal cut-off nya adalah posisi
- Diskon 30% hingga Rp100 Ribu di akhir bulan bersangkutan. Peserta bersedia
Restoran Ancol menempatkan dana tabungan minimal
Diskon 30% hingga Rp100 ribu untuk sebesar Rp40 juta di luar dari dana cut off
produk makanan dan minuman di pada akhir Mei 2025.
restoran pilihan kawasan Ancol dengan - Dapatkan Reward Hingga Rp200 Ribu-
minimum transaksi Rp300 ribu (belum Nasabah
termasuk pajak). Berlaku menggunakan Peserta yang berhak mengikuti Program
QRIS balé by BTN dan Kartu Debit BTN VISA. balé Merayu Nasabah adalah seluruh
- Tambahan Diskon Rp5 Ribu Tebus Murah nasabah referral balé Agen yang telah
Item Festive pakai QRIS balé by BTN melakukan aktivasi balé super App. Reward
Transaksi lebih hemat pakai QRIS balé program berupa bonus cashback Rp20
by BTN di Indomaret. Tambahan Diskon ribu per bulan setiap peningkatan dana
Rp5 ribu tebus murah item festive Rp10 juta berlaku kelipatan dan maksimal
menggunakan QRIS balé by BTN dengan Rp200 ribu/bulan. Reward diberikan
transaksi belanja minimal Rp50 ribu. kepada nasabah referral balé Agen yang
Berlaku 1x /nasabah/periode. mampu meningkatkan dana minimal Rp10
- Free Upsize transaksi menggunakan juta dari tanggal cut-off saldo posisi akhir
QRIS balé by BTN di Outlet Point Coffee Mei 2025 serta menjaga saldo rata-rata
Free upsize transaksi menggunakan QRIS setiap bulannya. Bagi nasabah referral
balé by BTN di outlet Point Coffee. Berlaku balé Agen yang baru diakuisisi setelah
untuk semua jenis varian upsize Point Mei 2025, maka tanggal cut-off nya
Coffee (hot/cold). Berlaku 1x/nasabah/ adalah posisi akhir bulan bersangkutan.
hari. Tidak berlaku di toko stand alone Peserta bersedia menempatkan dana
dan produk khusus. tabungan minimal sebesar Rp10 juta di
- Program Akuisisi dan Transaksi Agen BTN luar dari dana cut-off pada akhir Mei 2025.
(Branchless Banking) d. Program Digital Mortgage Ecosystem
- Tingkatkan Transaksi dan Dapatkan - Bayar KPR di Alfamart Dapatkan Bonus 1
Insentif sampai dengan Rp150 ribu Liter Minyak Goreng Sania
Peserta yang berhak mengikuti program Reward diberikan kepada nasabah telah
adalah Agen yang berada di Kuadran B melakukan pembayaran KPR melalui Alfamart
dan Kuadran D pada posisi setiap akhir pada tanggal 1-7 di setiap bulannya. Reward
bulan. Reward Rp50 ribu per kelipatan 100 akan diberikan kepada pengguna dalam
transaksi dan maksimal reward Rp150 ribu. bentuk produk minyak goreng Sania 1 liter.
Bagi balé agen yang baru diakuisisi di bulan Berlaku untuk 1 kali transaksi/user/periode.
berjalan, tetap dapat ikut serta sepanjang - New Member Get Cashback
dapat memenuhi syarat minimal transaksi Reward diberikan kepada user balé by BTN
100 transaksi di akhir bulan. Kantor Cabang berupa saldo rekening BTN hingga sebesar
dhi. (Kantor Cabang/Kantor Outlet) wajib Rp50 ribu. Berlaku untuk pengguna baru balé
membina 4 (empat) orang agen kuadran community yang melakukan pendaftaran
B atau D untuk ikut program ganbate 2 balé akun pada aplikasi balé community. Reward
agen setiap bulannya. diberikan kepada pengguna baru aplikasi balé
- Dapatkan Reward Hingga Rp800 Ribu- community yang telah melakukan 1x transaksi
balé agen pembayaran tagihan via balé community.
Peserta yang berhak mengikuti Program - Bayar Tagihan Dapat Cashback
balé Merayu Agen adalah seluruh balé Cashback sebesar 20% untuk pengguna yang
Agen yang memiliki transaksi rata-rata melakukan pembayaran tagihan via aplikasi
bulanan sebesar 10 transaksi. Reward balé community. Berlaku untuk pembayaran
program berupa bonus cashback Rp80 ribu tagihan apa saja. Reward berupa cashback
per bulan setiap peningkatan dana Rp40 diberikan kepada user balé berupa saldo
296 Laporan Tahunan 2025
Page 297
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
rekening BTN maksimal sebesar Rp20 ribu. - Insentif Developer Subsidi
Minimal transaksi adalah sebesar Rp100 ribu. Insentif diberikan kepada 50 (lima puluh)
- Insentif Pengelola admin developer yang terbanyak melakukan
Insentif diberikan kepada Pengelola balé pengajuan kredit melalui BTN Properti dan
community yang telah terdaftar dan telah telah berstatus booked selama periode
mencapai transaksi minimal 50 transaksi program berlangsung. Insentif yang diterima
selama periode program. Insentif berupa admin adalah sebesar Rp25 ribu/aplikasi
saldo giro dengan nominal Rp500 ribu sejak booked. Maksimal Insentif yang diterima oleh
pengelola terakuisisi. admin adalah Rp2,5 juta.
Pangsa Pasar
Informasi mengenai pangsa pasar Perseroan dibandingkan dengan industri perbankan disajikan sebagai berikut:
Tabel Pangsa Pasar BTN dibandingkan dengan Industri Perbankan Indonesia
(dalam triliun Rupiah)
Desember Desember
Uraian Keterangan
2025 2024
Aset Industri Perbankan 13.646 12.461
BTN 528 470
Pangsa Pasar BTN (%) 3,87% 3,77%
Dana Pihak Ketiga Industri Perbankan 10.058 8.837
BTN 437 382
Pangsa Pasar BTN (%) 4,35% 4,32%
Kredit Industri Perbankan 8.694 7.832
BTN 401 358
Pangsa Pasar BTN (%) 4,61% 4,57%
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (SPI OJK), Data Internal, diolah.
Sepanjang tahun 2025, melalui transformasi berkelanjutan Pangsa Pasar KPR
untuk menjadi game changer di perbankan, dengan
memberikan pelayanan terbaik, aset Perseroan tumbuh Sejak 1976, Perseroan telah menyalurkan lebih dari
sebesar 12,39% secara yoy, dibandingkan dengan 5,8 juta KPR di Indonesia, yang menjadikan Perseroan
pertumbuhan industri sebesar 9,51% yoy, sehingga sebagai market leader KPR di Indonesia. Hingga bulan
sampai dengan Desember 2025, pangsa pasar aset Desember 2025, Perseroan tetap menjadi bank dengan
Perseroan mencapai 3,87%. Pengembangan produk yang total outstanding KPR terbesar yaitu mencapai Rp313
memenuhi kebutuhan segmen nasabah serta layanan triliun. Adapun kompetitor utama pada bisnis KPR di
digital untuk pengalaman transaksi yang semakin Indonesia adalah BCA dengan outstanding sebesar
mudah mendorong Dana Pihak Ketiga (DPK) Perseroan Rp142 triliun dan BNI dengan outstanding mencapai Rp73
tumbuh sebesar 14,60% yoy, menjadi Rp437 triliun hingga triliun. Perseroan terus menunjukkan dukungan kepada
Desember 2025, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan program-program pemerintah, salah satunya dengan
DPK Industri perbankan yang tumbuh 13,81% yoy. Hal ini menjadi kontributor utama dalam penyaluran KPR Subisidi
berdampak pada kenaikan pangsa pasar DPK Perseroan untuk mensukseskan Program 3 (tiga) Juta Rumah dari
pada Desember 2025 menjadi 4,35% dari sebelumnya Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perumahan
4,32% pada Desember 2024. Kredit dan pembiayaan dan Kawasan Perumahan (PKP) dan BP Tapera. Dari total
Perseroan tumbuh 11,90% yoy, menjadi Rp401 triliun hingga kuota FLPP nasional sebanyak 350 ribu unit, Perseroan
Desember 2025, dimana pertumbuhan kredit industri telah menyalurkan sebanyak 192 ribu unit dengan nilai FLPP
mencapai 11,01% yoy, sehingga sampai dengan Desember mencapai Rp23,79 triliun. Pada Desember 2025, pangsa
2025, pangsa pasar kredit Perseroan menjadi 4,61%. pasar Perseroan pada sektor pembiayaan KPR Subsidi
mencapai 81,09% sementara pangsa pasar Perseroan
pada keseluruhan pembiayaan KPR mencapai 38,68%.
Laporan Tahunan 2025 297
Page 298
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Pangsa Pasar KPR Desember 2025
18,91%
61,32%
38,68% 81,09%
BTN Bank Lain
Total KPR Total KPR Subsidi
Sumber: Corporate Presentation masing-masing Bank, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia I.15 dan BTN, Desember 2025.
Penanganan Pengaduan Nasabah
Perseroan memiliki mekanisme penyampaian pengaduan apabila nasabah mengalami kendala dalam bertransaksi,
keluhan maupun pengaduan lainnya. Perseroan membentuk unit kerja yang khusus membantu hal tersebut, yaitu
Customer Protection and Complaint Handling Management (CPCHM) untuk dapat memberikan layanan terbaik
sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan serta kepuasan nasabah terhadap Perseroan. Tugas utama unit ini
adalah membantu dalam menyelesaikan complaint nasabah secara tuntas sehingga menjadi solusi bagi nasabah
terhadap permasalahan yang dihadapi, melakukan monitoring terhadap complaint yang masuk sehingga dapat
diselesaikan dengan baik, serta menyelesaikan seluruh pengaduan nasabah sesuai dengan Service Level Agreement
(SLA) yang telah ditetapkan dan memastikan semua pengaduan ditindaklanjuti.
Alur Penanganan Pengaduan Nasabah
Alur Pengaduan
Penyampaian Aduan Verifikasi Data Nasabah Mendapatkan
Nasabah Nomor Pengaduan
Nasabah menyampaikan aduan BTN melakukan verifikasi data BTN menerima dan mencatat serta
melalui kanal yang disediakan nasabah sesuai dengan prosedur memberikan nomor tiket aduan
oleh BTN. yang ditetapkan. kepada nasabah.
Nasabah Tidak Puas Proses Pengaduan Proses Tindak Lanjut
dan Melanjutkan LAPS Selesai Ditangani oleh BTN
SJK
Nasabah yang tidak sepakat Jika nasabah sepakat dengan hasil BTN akan menindaklanjuti dan
dengan hasil penyelesaian dapat penyelesaian, maka pengaduan menyelesaikan aduan nasabah
melanjutkan proses LAPS SJK dianggap selesai. sesuai waktu yang ditetapkan.
(berdasarkan POJK Nomor
61/POJK.07/2020).
298 Laporan Tahunan 2025
Page 299
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tampilan setelah klik disini
LAPS SJK adalah lembaga penyelesaian sengketa di luar Kriteria sengketa yang dapat ditangani oleh LAPS SJK:
pengadilan yang didirikan pada tanggal 22 September 1. Pengaduan telah dilakukan upaya penyelesaian
2020 oleh Self Regulatory Organizations (SROs) dan oleh PUJK namun ditolak oleh Konsumen atau
asosiasi-asosiasi di lingkungan sektor jasa keuangan. Konsumen belum menerima tanggapan pengaduan
Dalam menjalankan kegiatannya, LAPS SJK memperoleh sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas
izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jasa Keuangan mengenai layanan pengaduan
pada tanggal 29 Desember 2020, dan mulai beroperasi konsumen di sektor jasa keuangan;
pada tanggal 1 Januari 2021. Sebagai satu-satunya 2. Sengketa yang diajukan bukan merupakan
LAPS di sektor jasa keuangan yang memperoleh izin Sengketa sedang dalam proses atau pernah diputus
operasional dari OJK, maka LAPS SJK menggantikan oleh lembaga peradilan, arbitrase, atau lembaga
peran dan fungsi 6 (enam) LAPS yang ada sebelumnya alternatif penyelesaian sengketa lainnya; dan
di sektor jasa keuangan (yaitu BAPMI, BMAI, BMDP, LAPSPI, 3. Sengketa bersifat keperdataan.
BAMPPI dan BMPPVI).
Layanan LAPS SJK:
Mekanisme Permohonan Penyelesaian Sengketa ke 1. Mediasi
LAPS SJK: 2. Arbitrase
1. Permohonan melalui Aplikasi Portal Pelindungan 3. Pendapat Mengikat
Konsumen (APPK) OJK. Dalam hal tidak terdapat
kesepakatan atas pelaksanaan penyelesaian Biaya layanan penyelesaian sengketa berpedoman
sengketa internal antara Konsumen dengan PUJK pada peraturan biaya LAPS SJK. Untuk informasi lebih
(Internal Dispute Resolution/IDR), Konsumen dapat lanjut, dapat menghubungi Kontak LAPS SJK pada:
mengajukan permohonan penyelesaian sengketa E-Mail : info@lapsssjk.id
kepada LAPS SJK sepanjang memenuhi kriteria Telpon : 021-2527700/150125
sengketa yang dapat ditangani oleh LAPS SJK. Website : www.lapssjk.id
2. Permohonan disampaikan langsung ke LAPS SJK.
Permohonan penyelesaian sengketa langsung
disampaikan kepada LAPS SJK, antara lain melalui
walk in dan surat-menyurat (termasuk surat
elektronik).
Laporan Tahunan 2025 299
Page 300
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Berikut informasi data pengaduan nasabah periode Januari sampai dengan Desember 2024-2025 sebagai berikut:
Tabel Rincian Pengaduan Nasabah Berdasarkan Kategori
Tahun 2025
Kategori
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Pengaduan Jumlah
Pengaduan
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Penghimpunan Dana 1.455 92,44% 119 7,56% - 0,00% 1.574
Penyaluran Dana 543 71,54% 216 28,46% - 0,00% 759
Produk Kerja Sama 4 100,00% - 0,00% - 0,00% 4
Produk Lain 1.629 78,17% 455 21,83% - 0,00% 2.084
Sistem Pembayaran 68.032 99,76% 163 0,24% - 0,00% 68.195
Total 71.663 98,69% 953 1,31% - 0,00% 72.616
Tahun 2024
Kategori
Selesai Dalam Proses Tidak Selesai
Pengaduan Jumlah
Pengaduan
Jumlah % Jumlah % Jumlah %
Penghimpunan Dana 655 61,56% 409 38,44% - 0,00% 1.064
Penyaluran Dana 330 71,58% 131 28,42% - 0,00% 461
Produk Kerja Sama 12 100,00% 3 25,00% - 0,00% 12
Produk Lain 819 65,10% 439 34,90% - 0,00% 1.258
Sistem Pembayaran 89.965 99,74% 234 0,26% - 0,00% 90.199
Total 91.781 98,70% 1.216 1,31% - 0,00% 92.994
Tabel Inbound Call Contact Center Tahun 2025
2025
Inbound
Channel
Total
Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
BTN Call 26.851 27.167 33.082 23.960 24.398 33.350 32.218 28.772 29.884 33.525 32.387 28.601 354.195
Email 33.136 27.179 32.161 24.617 22.568 29.448 32.712 27.893 33.473 29.198 28.048 30.478 350.911
Instagram 11.800 11.680 23.500 7.939 6.940 10.070 12.058 10.850 14.214 13.043 10.671 9.231 141.996
Facebook 13.321 23.054 14.447 14.023 18.278 1.031 6.551 4.269 2.090 2.315 2.172 3.054 104.605
Whats App 7.461 7.017 8.768 5.898 5.718 8.223 8.235 6.827 6.065 5.897 5.641 5.232 80.982
Twitter 3.797 5.162 5.233 2.816 1.589 1.939 1.999 1.673 1.809 1.789 2.104 1.519 31.429
Live Chat 1.420 1.465 1.207 1.094 1.160 980 1.141 6.827 905 993 1.014 880 19.086
Playstore 489 333 360 294 256 356 690 415 352 697 399 327 4.968
YouTube 34 19 49 44 25 32 59 58 32 41 22 36 451
App Store - - - 119 22 25 29 18 27 39 19 - 298
lapor.go.id - 1 11 53 35 12 6 2 3 5 6 1 135
Helpdesk IB - - - - - - 5 4 5 19 8 15 56
& I-CASH
Total 98.309 103.077 118.818 80.857 80.989 85.466 95.703 87.608 88.859 87.561 82.491 79.374 1.089.112
300 Laporan Tahunan 2025
Page 301
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Inbound Call Contact Center Tahun 2024
2024
Inbound
Total
Channel
Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember
BTN Call 36.307 28.315 32.623 29.249 27.251 24.720 30.800 29.485 26.011 30.925 28.619 28.798 353.103
Email 18.656 15.465 19.216 26.544 21.078 17.959 22.940 22.831 23.509 23.786 23.384 29.045 264.413
Instagram 7.243 13.865 15.774 10.459 9.167 7.254 7.800 7.457 23.509 10.722 9.501 11.288 118.137
Facebook 4.846 5.221 6.740 6.930 5.709 4.516 5.476 5.507 5.000 5.818 5.914 6.549 68.226
Whats App 1.970 7.112 9.219 1.987 5.396 1.881 2.630 2.814 7.287 7.337 6.669 9.738 64.040
Twitter 3.642 3.475 4.038 4.632 5.244 3.410 2.837 4.015 2.693 3.944 2.893 3.692 44.515
Live Chat 709 1.228 1.657 1.361 1.091 945 465 339 1.011 2.339 3.048 3.838 18.031
Playstore 517 517 571 430 548 746 693 339 1.288 1.503 1.217 1.276 10.565
YouTube 69 81 229 121 70 31 66 34 34 59 36 56 886
App Store 88 45 37 53 15 33 32 - - - 126 8 437
lapor.go.id 13 2 3 2 2 4 2 2 5 9 2 - 46
Helpdesk IB 4 - 5 5 1 - - - - - - - 15
& I-CASH
Total 74.064 75.326 90.112 81.773 75.572 61.499 73.741 73.743 74.445 86.442 81.409 94.288 942.414
Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
Segmen usaha Perseroan berdasarkan jenis kegiatan usaha terdiri atas 3 (tiga) segmen utama, yaitu Segmen
Konvensional, Segmen Syariah, dan Segmen Entitas Anak.
1. Segmen Konvensional merupakan segmen bisnis utama yang memberikan kontribusi terbesar terhadap
pendapatan Perseroan.
2. Segmen Syariah yang dikelola melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan menunjukkan pertumbuhan yang
berkelanjutan dari tahun ke tahun, sejalan dengan berbagai inisiatif dan strategi pengembangan yang dilakukan
Perseroan.
3. Segmen Entitas Anak merupakan kegiatan usaha yang dijalankan melalui entitas anak Perseroan, yaitu Bank
Syariah Nasional (BSN).
Segmen Konvensional
Penjelasan dan Produktivitas Segmen Konvensional
Segmen Konvensional terdiri atas produk konsumer dan produk komersial dalam bentuk simpanan maupun kredit
dengan informasi sebagai berikut:
SEGMEN KONVENSIONAL
PRODUK KONSUMER PRODUK KOMERSIAL
PRODUK PRODUK PRODUK PRODUK
SIMPANAN KONSUMER KREDIT KONSUMER SIMPANAN KOMERSIAL KREDIT KOMERSIAL
DEPOSITO DEPOSITO
TABUNGAN GIRO KREDIT KREDIT NON GIRO KREDIT KREDIT NON
BERJANGKA BERJANGKA
KONSUMER PERORANGAN PERUMAHAN PERUMAHAN KOMERSIAL PERUMAHAN PERUMAHAN
BTN RITEL LEMBAGA
Laporan Tahunan 2025 301
Page 302
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Sekilas tentang kinerja dari Segmen Konvensional dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:
Grafik Kinerja Segmen Konvensional
(dalam triliun Rupiah)
Jumlah Nilai Produk Segmen
Produk Konsumer Produk Komersial
Konvensional
255,11 270,20 64,71 67,85 58,97 75,50 264,19 314,06 322,97 334,91 323,16 389,56
300,00 350,00 450,00
400,00
250,00 300,00
350,00
250,00
200,00 300,00
200,00 250,00
150,00
150,00 200,00
100,00 150,00
100,00
100,00
50,00 50,00
50,00
0,00 0,00 0,00
Jumlah Jumlah
Kredit Simpanan Kredit Simpanan
Nilai Produk Nilai Produk
Konsumer Konsumer Komersial Komersial
Konsumer Komersial
2024 2025
Produk Konsumer
Penyaluran produk Perseroan pada Produk Konsumer terbagi menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Konsumer dan
Produk Simpanan Konsumer. Jumlah nilai Produk Konsumer tahun 2025 sebesar Rp334,91 triliun, meningkat 3,70%
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp322,96 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan
Kredit Konsumer, Dana simpanan Tabungan Konsumer maupun Deposito Berjangka Konsumer pada tahun 2025.
Tabel Nilai Produk Konsumer
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Produk Konsumer 2025 2024
Nominal %
Produk Kredit Konsumer 270.202.267 255.110.204 15.092.063 5,92%
Produk Simpanan Konsumer 64.710.833 67.854.930 (3.144.097) (4,63%)
Jumlah Nilai Produk Konsumer 334.913.100 322.965.133 11.947.966 3,70%
Volume produk Kredit Konsumer tahun 2025 sebanyak 9.251.924 unit, meningkat 11,63% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebanyak 8.288.323 unit. Peningkatan tersebut disebabkan oleh pertumbuhan volume penyaluran KPR
Subsidi. Demikian pula Simpanan Konsumer yang pada tahun 2025 sebanyak 7.162.745 unit, meningkat 14,40%
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 6.261.345. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
meningkatnya jumlah rekening Tabungan Konsumer sebesar 14,76%.
Tabel Volume Produk Konsumer
Kenaikan/Penurunan
Produk Konsumer 2025 2024
Nominal Persentase
Produk Kredit Konsumer (unit) 2.089.179 2.026.978 62.201 3,07%
Produk Simpanan Konsumer (rekening) 7.162.745 6.261.345 901.400 14,40%
Jumlah Produk Konsumer (unit/rekening) 9.251.924 8.288.323 963.601 11,63%
302 Laporan Tahunan 2025
Page 303
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
PRODUK KREDIT KONSUMER
Perseroan menyediakan produk Kredit Konsumer yang terdiri dari Kredit Perumahan dan Kredit Non-Perumahan.
Untuk produk Kredit Perumahan diklasifikasikan menjadi KPR Subsidi, KPR Non Subsidi, dan Kredit Perumahan Lainnya.
Seluruh produk kredit perorangan konsumer disalurkan dalam mata uang Rupiah.
Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Konsumer
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konsumer 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit Perumahan 262.460.465 247.586.738 14.873.727 6,01%
KPR Subsidi 157.301.634 147.322.000 9.979.634 6,77%
KPR Non Subsidi 96.106.508 91.653.241 4.453.266 4,86%
Kredit Perumahan Lainnya 9.052.323 8.611.496 440.827 5,12%
Kredit Non Perumahan 7.741.802 7.523.466 218.336 2,90%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konsumer 270.202.267 255.110.204 15.092.063 5,92%
Nilai outstanding produk Kredit Konsumer tahun 2025 sebesar Rp270,20 triliun, meningkat 5,92% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp255,11 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh ekspansi kredit yang
masih pada segmen Konsumer selama Tahun 2025 dan penyerapan menyeluruh pada kuota KPR Subsidi FLPP yang
diberikan oleh Pemerintah.
Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Konsumer
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konsumer 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit Perumahan 2.020.914 1.961.170 59.744 3,05%
KPR Subsidi 1.627.482 1.559.659 67.823 4,35%
KPR Non Subsidi 333.922 342.313 (8.391) (2,45%)
Kredit Perumahan Lainnya 59.510 59.198 312 0,53%
Kredit Non Perumahan 68.805 65.808 2.997 4,55%
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Konsumer 2.089.719 2.026.978 62.741 3,10%
Volume penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2025 sebanyak 2.089.719 unit, meningkat 3,10% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebesar 2.026.978 unit. Pertumbuhan tersebut disebabkan oleh pertumbuhan volume
penyaluran KPR Subsidi dan juga Kredit Konsumer Non Perumahan.
KREDIT PERUMAHAN-KPR SUBSIDI
Sejak tahun 1976 hingga saat ini, skema penyaluran KPR Subsidi terus berganti, meski demikian Perseroan tetap
konsisten menyalurkan KPR Subsidi. KPR Subsidi merupakan program pemilikan rumah dari Pemerintah melalui
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang ditujukan bagi Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR) dan diterbitkan oleh Bank Pelaksana baik secara konvensional maupun dengan prinsip
syariah. Dalam program KPR Bersubsidi, Pemerintah memberikan bantuan dengan penempatan dana murah jangka
panjang maupun subsidi uang muka sehingga cicilan KPR menjadi terjangkau untuk pembelian rumah sejahtera
tapak dan rumah sejahtera susun.
Laporan Tahunan 2025 303
Page 304
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Perseroan senantiasa menyediakan berbagai 3. Sumber pendanaan program FLPP berasal dari 75%
kemudahan dan biaya yang ringan bagi masyarakat dari Pemerintah dan 25% dari Perseroan. Perseroan
yang ingin memiliki rumah melalui program KPR melakukan kerja sama dengan PT Sarana Multigriya
Bersubsidi. Perseroan pertama kali mendapatkan Finansial dalam menyediakan sumber pendanaan
tugas untuk memberikan pelayanan KPR Subsidi sesuai bagi program FLPP.
Surat Menteri Keuangan No. B-49/MK/IV/I/1974 tanggal 4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan
29 Januari 1974, dengan realisasi KPR pertama MBR yang disesuaikan juga dengan kemampuan
berlangsung pada tanggal 10 Desember 1976. Perseroan membayar angsuran dari calon debitur atau paling
menyalurkan KPR Subsidi bekerja sama dengan lama 20 tahun.
Pemerintah, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ketentuan mengenai Ketentuan pemberian KPR BP2BT untuk pembelian
penyaluran KPR Subsidi terakhir diatur dalam Peraturan rumah tapak/susun dan pembangunan rumah
Menteri PUPR No. 35/PRT/M/2021 tentang Kemudahan dan swadaya adalah sebagai berikut:
Bantuan Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan Setiap MBR yang memenuhi persyaratan program
Rendah, Peraturan Menteri PUPR No. 32 tahun 2021 BP2BT mendapatkan bantuan uang muka (Dana BP2BT)
tentang Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis sebesar maksimal Rp40 juta dari Pemerintah.
Tabungan, dan Peraturan BP Tapera No. 6 Tahun 2021 1. Nilai KPR sebesar harga jual rumah tapak/susun
tentang Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta Tabungan atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) rumah
Perumahan Rakyat. swadaya dikurangi dengan Dana BP2BT serta uang
muka yang disiapkan oleh MBR.
Perseroan menyalurkan KPR subsidi menggunakan 2. Suku bunga KPR yang dibayar debitur menggunakan
skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan rate komersial sebesar 10% fixed rate selama 10 tahun
(FLPP), Bantuan Pembiayaan perumahan berbasis atau 9,5% fixed rate selama 5 (lima) tahun dengan
tabungan (BP2BT), dan Tabungan Perumahan Rakyat metode perhitungan gradual payment mortgage.
(Tapera). Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) 3. Sumber pendanaan program BP2BT berasal 100%
adalah pembeli rumah pertama kali yang memenuhi dari bank pelaksana.
persyaratan tertentu dapat memperoleh KPR Subsidi 4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan
dengan cicilan terjangkau. Berdasarkan peraturan MBR yang disesuaikan juga dengan kemampuan
pemerintah yang berlaku saat ini, program KPR membayar angsuran dari calon debitur atau paling
Sejahtera FLPP dan KPR BP2BT diberikan kepada nasabah lama 20 tahun.
yang belum memiliki rumah dengan penghasilan
keluarga sebesar Rp8 juta per bulan (untuk pulau Jawa, Ketentuan pemberian KPR Tapera adalah sebagai
Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp10 juta per berikut:
bulan (untuk pulau Papua). Sementara untuk program 1. KPR Tapera diberikan kepada peserta Tapera yang
KPR Tapera diberikan kepada nasabah yang terdaftar telah memenuhi persyaratan dan urutan prioritas
sebagai peserta BP-Tapera dengan penghasilan peserta dari BP Tapera.
nasabah sebesar Rp8 juta per bulan (untuk Pulau Jawa, 2. Uang muka KPR Tapera minimal 0% sesuai dengan
Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp10 juta per penilaian Perseroan kepada MBR.
bulan (untuk Pulau Papua). Harga rumah yang dibeli 3. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5%
melalui program-program tersebut terikat pada batas per tahun dan sudah termasuk premi asuransi
harga tertentu. jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit. Suku
bunga sebagaimana dimaksud pada butir (2)
Adapun ketentuan pemberian KPR FLPP Tapak dan bersifat tetap selama jangka waktu kredit (fixed
Rumah Susun adalah sebagai berikut: rate) dengan metode perhitungan bunga tahunan
1. Nilai KPR paling banyak sebesar harga jual rumah (annuity).
tapak atau susun dikurangi dengan uang muka 4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan
yang disiapkan oleh MBR. Melalui program ini, MBR MBR yang disesuaikan juga dengan kemampuan
juga berhak mendapatkan Subsidi Bantuan Uang membayar angsuran dari calon debitur atau paling
Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta (untuk pulau Jawa, lama 30 tahun.
Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp8 juta 5. Perseroan akan menerbitkan Efek Beragunan
(untuk Papua) dari Pemerintah. Aset (EBA) sesuai dengan jumlah kredit yang
2. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5% direalisasikan dengan bekerja sama dengan Bank
per tahun dan sudah termasuk premi asuransi jiwa, Kustodian yang ditunjuk oleh BP-Tapera.
asuransi kebakaran, dan asuransi kredit. Suku bunga
sebagaimana dimaksud pada butir (1) bersifat tetap
selama jangka waktu kredit (fixed rate) dengan
metode perhitungan bunga tahunan (annuity).
304 Laporan Tahunan 2025
Page 305
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Subsidi
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
KPR Subsidi 2025 2024
Nominal Persentase
KPR BTN Sejahtera Tapak 157.301.634 147.322.000 9.979.634 6,77%
KPR SSA / SSB 101.939.091 86.489.043 15.450.048 17,86%
KPR BTN Tapera 51.390.502 56.528.288 (5.137.786) (9,09%)
KPR Subsidi Lainnya 2.207.879 2.428.153 (220.274) (9,07%)
Jumlah Nilai Penyaluran KPR Subsidi 157.301.634 147.322.000 9.979.634 6,77%
Nilai outstanding KPR Subsidi tahun 2025 sebesar sama dengan instansi dan stakeholder di bidang
Rp157,30 triliun, meningkat 6,77% dibandingkan perumahan baik dukungan pembiayaan (BP Tapera,
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp147,32 triliun. SMF dan Kementerian PUPR), maupun dari sisi supply
Kenaikan ini menunjukkan permintaan KPR subsidi dan demand, bekerja sama dengan berbagai instansi/
tetap kuat seiring dukungan program pemerintah dan asosiasi (asosiasi pengembang, asosiasi pedagang
kebutuhan hunian MBR yang masih besar. Perseroan pasar, perusahaan teknologi seperti Gojek, Grab dan
mengembangkan skema pembiayaan yang equitable lainnya) pengembangan dan perbaikan bisnis proses,
dan inklusif melalui pengembangan produk KPR penggunaan teknologi terkini serta memperluas bisnis
Subsidi seperti New KPR FLPP, KPR Tapera, skema KPR ekosistem diharapkan memberikan dampak positif
Rent to Own. Perseroan juga terus meningkatkan terhadap pertumbuhan penyaluran KPR Subsidi BTN.
pangsa KPR Subsidi BTN melalui pendalaman kerja
Tabel Volume Penyaluran KPR Subsidi
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
KPR Subsidi 2025 2024
Nominal Persentase
KPR BTN Sejahtera Tapak 951.204 847.184 104.020 12,28%
KPR SSA / SSB 617.920 633.462 (15.542) (2,45%)
KPR BTN Tapera 12.855 12.819 36 0,28%
KPR Subsidi Lainnya 45.503 66.194 (20.691) (31,26%)
Jumlah Volume Penyaluran KPR Subsidi 1.627.482 1.559.659 67.823 4,35%
Sejalan dengan pertumbuhan nilai penyaluran produk, maksimal selama 30 (tiga puluh lima) tahun untuk
volume unit KPR Subsidi tahun 2025 juga mengalami KPR Non Subsidi dan maksimal 15 (lima belas) tahun
pertumbuhan volume sebesar 4,35% atau 67.823 unit untuk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan Kredit
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak Ruko. KPR Non Subsidi BTN memberikan layanan untuk
1.559.659 unit. Pertumbuhan unit tersebut dikontribusi keperluan pembelian rumah dari developer ataupun
dari meningkatnya KPR BTN Sejahtera Tapak pada non-developer, baik untuk pembelian rumah baru atau
tahun 2025. second, pembelian rumah siap huni (ready stock) atau
belum jadi (indent), maupun take over kredit dari bank
Kredit Perumahan-KPR Non Subsidi lain. Ketentuan uang muka minimal 15% atau sesuai
Selain KPR Subsidi, BTN juga memiliki berbagai Peraturan Bank Indonesia tentang Rasio Loan to Value
layanan KPR Non Subsidi yang menargetkan nasabah (LTV). Perseroan menyalurkan kredit KPR Non Subsidi
berpenghasilan menengah ke atas dengan suku bunga melalui beberapa produk yaitu KPR BTN Platinum, KPA
mengambang (floating). Jangka waktu yang ditawarkan BTN dan Kredit Ruko BTN.
Laporan Tahunan 2025 305
Page 306
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Non Subsidi
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
KPR Non Subsidi 2025 2024
Nominal Persentase
KPR BTN Platinum 93.527.897 89.016.072 4.511.825 5,07%
KPA BTN 2.036.459 2.060.058 (23.599) (1,15%)
Kredit Ruko BTN 542.151 577.111 (34.960) (6,06%)
Jumlah Nilai Penyaluran KPR Non Subsidi 96.106.508 91.653.241 4.453.266 4,86%
Nilai outstanding KPR Non Subsidi tahun 2025 sebesar Rp96,11 triliun, meningkat 4,86% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar Rp91,65 triliun. Hal tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya posisi kredit KPR BTN Platinum sebesar
Rp4,51 triliun.
Tabel Volume Penyaluran KPR Non Subsidi
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
KPR Non Subsidi 2025 2024
Nominal Persentase
KPR BTN Platinum 325.686 333.270 (7.584) (2,28%)
KPA BTN 6.944 7.593 (649) (8,55%)
Kredit Ruko BTN 1.292 1.450 (158) (10,90%)
Jumlah Volume Penyaluran KPR Non Subsidi 333.922 342.313 (8.391) (2,45%)
Volume penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2025 Kredit Perumahan-Kredit Perumahan Lainnya
sebanyak 333.922 unit, menurun 2,45% dibandingkan Perseroan juga menawarkan jenis-jenis Kredit
dengan tahun 2024 yang sebanyak 342.313 unit. Perumahan serta Kredit Konsumer Lainnya, yang dapat
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh digunakan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kredit
beberapa hal salah satunya disebabkan oleh shifting Perumahan Lainnya merupakan upaya Perseroan
strategi ke pembiayaan dengan ticket size lebih besar. dalam mengembangkan bisnis sekaligus ditujukan
Perseroan mulai lebih fokus pada segmen affluent untuk membantu konsumen memiliki hunian dengan
dan KPR Non Subsidi dengan nilai >Rp750 juta, yang keuntungan dan kemudahan yang tinggi. Perseroan
menaikkan rata-rata plafon per unit. Strategi ini menyalurkan Kredit Perumahan Lainnya melalui
diperkuat dengan pembukaan sales center Perseroan beberapa produk yaitu Kredit Agunan Rumah, Kredit
secara masif sehingga akuisisi lebih terarah pada Bangun Rumah dan Pinjaman Renovasi Rumah
nasabah bernilai tinggi yang akibatnya unit turun, tetapi Kerjasama Bank (PRR-KB) BPJS Ketenagakerjaan.
nilai/posisi kredit meningkat 4,86%.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Perumahan Lainnya 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit Agunan Rumah 8.813.607 8.440.305 373.302 4,42%
Kredit Bangun Rumah 31.490 33.811 (2.321) (6,86%)
PUM-TBUM-PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan 207.225 137.380 69.845 50,84%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Perumahan
9.052.323 8.611.496 440.826 5,12%
Lainnya
306 Laporan Tahunan 2025
Page 307
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Nilai penyaluran Kredit Perumahan Lainnya tahun 2025 sebesar Rp9,05 triliun, meningkat 5,12% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp8,61 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan nilai penyaluran
Kredit Agunan Rumah (KAR) sebesar 4,42% disebabkan kebutuhan dana masyarakat meningkat dan produk KAR
makin relevan sebagai solusi “cash-out” nasabah memonetisasi aset rumah yang sudah dimiliki untuk kebutuhan
konsumtif maupun produktif (renovasi, pendidikan, kesehatan, modal usaha), sementara dari sisi bank KAR menarik
karena risiko relatif lebih terjaga (ada agunan properti) dan prosesnya bisa dibuat lebih cepat.
Tabel Volume Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Perumahan Lainnya 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit Agunan Rumah 51.488 50.205 1.283 2,56%
Kredit Bangun Rumah 189 248 (59) (23,79%)
PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan 7.833 8.745 (912) (10,43%)
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Perumahan
59.510 59.198 312 0,53%
Lainnya
Selain meningkat dari sisi nilai, Kredit Agunan Rumah Kredit Non Perumahan
(KAR) juga tumbuh dari sisi unit, yaitu naik 2,56% dari Perseroan memberikan Kredit Konsumer Lainnya, di
50.205 unit pada 2024 menjadi 51.488 unit pada 2025. luar Kredit Perumahan yang digunakan untuk berbagai
Kenaikan ini menunjukkan permintaan KAR semakin kebutuhan nasabah kredit. Perseroan menyalurkan
kuat sebagai produk cash-out berbasis agunan, Kredit Non Perumahan melalui beberapa produk yaitu
sekaligus mencerminkan strategi Perseroan yang lebih Kring BTN, Kring BTN Pensiunan, Kredit Swadana BTN dan
agresif memperluas akuisisi dan cross-selling melalui Kredit Pegawai.
penguatan sales/channel. Dampaknya, pertumbuhan
KAR turut menjadi penopang utama kenaikan volume
Kredit Perumahan Lainnya di 2025.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Non Perumahan 2025 2024
Nominal Persentase
Kring BTN 5.062.273 4.720.484 341.789 7,24%
Kring BTN Pensiunan 399.054 425.609 (26.555) (6,24%)
Kredit Swadana BTN 376.908 578.142 (201.234) (34,81%)
Kredit Pegawai 1.903.566 1.799.231 104.335 5,80%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan 8.741.802 7.523.466 218.335 2,90%
Nilai penyaluran Kredit Non Perumahan tahun 2025 sumber utama penyaluran kredit konsumtif. Selain itu,
sebesar Rp8,74 trilliun, meningkat 2,90% dibandingkan pertumbuhan Kring BTN diperkuat oleh cross-selling
dengan tahun 2024 yang sebanyak Rp7,52 trilliun. ke nasabah existing payroll/KPR, kemudahan proses
Peningkatan tersebut terutama didorong oleh akuisisi dan percepatan SLA melalui digitalisasi, serta fokus
payroll yang semakin dimasifkan oleh Perseroan, Perseroan untuk mendorong portofolio non-perumahan
sehingga basis nasabah berpendapatan tetap (ASN/ bermargin lebih tinggi guna memperkuat yield dan
BUMN/BUMD/korporasi) bertambah dan menjadi diversifikasi pendapatan.
Laporan Tahunan 2025 307
Page 308
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Non Perumahan 2025 2024
Nominal Persentase
Kring BTN 55.361 50.867 4.494 8,83%
Kring BTN Pensiunan 4.748 5.404 (656) (12,14%)
Kredit Swadana BTN 367 589 (222) (37,69%)
Kredit Pegawai 8.329 8.948 (619) (6,92%)
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Non
68.805 65.808 2.997 4,55%
Perumahan
Volume penyaluran Kredit Non Perumahan tahun Sementara itu, beberapa produk lain turun (Kring
tahun 2025 sebanyak 68.805 unit, meningkat 4,55% Pensiunan, Swadana, dan Kredit Pegawai), sehingga
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak secara keseluruhan terlihat pertumbuhan unit terjadi
65.808 unit. Kenaikan ini hampir seluruhnya ditopang karena pergeseran fokus portofolio ke Kring BTN sebagai
oleh Kring BTN yang meningkat 8,83% atau 4.494 unit mesin utama ekspansi kredit non-perumahan.
yang dari 50.867 menjadi 55.361 unit, sejalan dengan
akuisisi payroll yang makin digalakkan sehingga PRODUK SIMPANAN KONSUMER
basis nasabah berpendapatan tetap bertambah dan Perseroan menyediakan beragam produk simpanan untuk
mendorong permintaan kredit konsumtif. Sementara itu, menjawab kebutuhan simpanan kepada nasabah, yang
beberapa produk lain turun (Kring Pensiunan, Swadana, dikelompokkan menjadi 2 (dua) produk, yaitu Tabungan
dan Kredit Pegawai), sehingga secara keseluruhan dan Deposito. Melalui penyediaan produk tersebut,
terlihat pertumbuhan unit terjadi karena pergeseran Perseroan berupaya untuk menjaga tingkat likuiditas
fokus portofolio ke Kring BTN sebagai mesin utama yang sehat, sumber dana berbiaya murah yang sejalan
ekspansi kredit non-perumahan. dengan strategi Perseroan untuk mempertahankan
komposisi pendanaan yang kompetitif dan terjangkau.
Tabel Jumlah Dana Simpanan Konsumer
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Konsumer 2025 2024
Nominal Persentase
Tabungan Konsumer 35.205.036 37.699.994 (2.494.888) (6,62%)
Deposito Berjangka 29.135.050 29.732.484 (597.434) (2,01%)
Giro Perorangan 370.747 422.522 (51.775) (12.25%)
Jumlah Dana Simpanan Konsumer 64.710.833 67.854.930 (3.144.097) (4,63%)
Jumlah dana Simpanan Konsumer tahun 2025 sebesar Rp64,71 triliun, menurun 4,63% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar Rp67,43 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya Tabungan sebesar
6,62%, Deposito sebesar 2,01% dan Giro Perorangan sebesar 12,25%.
308 Laporan Tahunan 2025
Page 309
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Jumlah Rekening Simpanan Konsumer
(dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Konsumer 2025 2024
Nominal Persentase
Tabungan Konsumer 7.045.749 6.139.468 906.281 14,76%
Deposito Berjangka 85.817 93.017 (7.200) (7,74%)
Giro Perorangan 31.177 28.857 2.320 8,04%
Jumlah Rekening Simpanan Konsumer 7.131.566 6.232.485 901.401 14,40%
Jumlah rekening Simpanan Konsumer tahun 2025 sebanyak 7.131.566 rekening, meningkat 14,40% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebanyak 6.232.485 rekening. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan
jumlah rekening Tabungan Konsumer sebesar 14,76% dan Giro Perorangan sebesar 8,04%.
Tabungan Konsumer
Tabungan konsumer yang dimiliki Perseroan memberikan solusi tabungan transaksional dengan kemudahan
transaksi pembelian dan pembayaran melalui channel Perseroan untuk menunjang aktivitas keuangan konsumen.
Tabungan Konsumer Perseroan dikembangkan melalui beberapa produk sebagai berikut:
1. Tabungan Batara
2. Tabungan Bisnis
3. Tabungan Investa
4. Tabungan e’BataraPos
5. Tabungan Lainnya
Tabel Jumlah Tabungan Konsumer
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Konsumer 2025 2024
Nominal Persentase
Tabungan Batara 17.830.534 17.250.326 580.207 3,36%
Tabungan Bisnis 4.457.428 3.603.417 854.011 23,70%
Tabungan Investa 8.432.883 12.052.267 (3.619.384) (30,03%)
Tabungan e'BataraPos 1.631.900 1.944.082 (312.181) (16,06%)
Tabungan Lainnya 2.852.290 2.849.902 2.388 0,08%
Jumlah Dana Tabungan Konsumer 35.205.036 37.699.994 (2.494.958) (6,62%)
Jumlah dana Tabungan Konsumer tahun 2025 sebesar Rp35,21 triliun, menurun 6,62% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar Rp37,70 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya dana Tabungan Investa
sebesar Rp3,62 triliun.
Laporan Tahunan 2025 309
Page 310
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Jumlah Rekening Tabungan Konsumer
(rekening)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Konsumer 2025 2024
Nominal Persentase
Tabungan Batara 3.377.926 2.588.725 789.201 30,49%
Tabungan Bisnis 94.493 61.138 33.355 54,56%
Tabungan Investa 6.830 8.080 (1.250) (15,47%)
Tabungan e'BataraPos 504.979 602.956 (97.977) (16,25%)
Tabungan Lainnya 3.061.521 2.878.569 182.952 6,36%
Jumlah Rekening Tabungan Konsumer 7.045.749 6.139.468 906.281 14,76%
Jumlah rekening Tabungan Konsumer tahun 2025 sebanyak 7,05 juta rekening, meningkat 14,76% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebesar 6,14 juta rekening. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya
jumlah rekening dari Tabungan Batara sebanyak 789.201 rekening.
Deposito Berjangka BTN Ritel
Deposito berjangka BTN Ritel meliputi Deposito On Bilyet dan e-Depo
Tabel Jumlah Deposito Berjangka
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka 2025 2024
Nominal Persentase
DEPOSITO ON BILYET
1 bulan 8.275.816 8.276.804 (988) (0,01%)
2 bulan 954.627 1.885.215 (930.589) (49,36%)
3 bulan 11.816.924 11.159.587 657.336 5,89%
4 Bulan 1.115.521 444.730 670.791 150,83%
6 bulan 826.405 2.200.387 (1.373.982) (62,44%)
> 12 bulan 487.462 278.385 209.077 75,10%
E-DEPO
1 Bulan 1.733.905 1.498.342 235.563 15,72%
2 Bulan 115.565 145.020 (29.455) (20,31%)
3 Bulan 2.221.129 2.044.796 176.333 8,62%
4 Bulan 160.734 246.524 (85.790) (34,80%)
6 Bulan 1.299.214 1.352.132 (52.918) (3,91)
12 Bulan 86.708 67.863 18.845 27,77%
Deposito On Call 41.005 132.663 (91.658) (69,09%)
DHE 35 35 0 0,00%
Jumlah Dana Deposito Berjangka 26.724.483 29.732.484 (3.008.001) (10,12%)
Jumlah Deposito Berjangka tahun 2025 sebesar Rp26,72 triliun, menurun 10,12% dibandingkan dengan tahun 2024
yang sebesar Rp29,73 triliun. Hal tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya jumlah dana Deposito On Bilyet
sebesar 3,17%. Meskipun demikian, jumlah dana e-Deposito mengalami kenaikan sebesar 4,90%.
310 Laporan Tahunan 2025
Page 311
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka
(rekening)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka 2025 2024
Nominal Persentase
DEPOSITO ON BILYET
1 bulan 30.317 35.642 (5.325) (14,94%)
2 bulan 1.047 1.607 (560) (34,85%)
3 bulan 16.794 19.641 (2.847) (14,50%)
4 Bulan 215 193 22 11,40%
6 bulan 6.269 7.396 (1.127) (15,24%)
> 12 bulan 2.447 2.556 (109) (4,26%)
E-DEPO
1 Bulan 10.074 9.208 866 9,40%
2 Bulan 878 888 (10) (1,13%)
3 Bulan 11.112 9.522 1.590 16,70%
4 Bulan 531 889 (358) (40,27%)
6 Bulan 4.815 4.531 284 6,27%
12 Bulan 1.310 917 393 42,86%
Deposito On Call 6 26 (20) (76,92%)
DHE 1 1 0 0,00%
Jumlah Rekening Deposito Berjangka 85.816 93.017 (7.201) (7,74%)
Jumlah Rekening Deposito Berjangka tahun 2025 sebesar 85.816 rekening, menurun 7,74% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar 93.017 rekening. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan jumlah rekening Deposito
on Bilyet sebesar 14,84%. Meskipun demikian, jumlah rekening e-Deposito mengalami kenaikan sebesar 10,57%.
Produk Komersial
Portofolio produk Perseroan pada Produk Komersial terbagi menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Komersial dan Produk
Simpanan Komersial.
Tabel Nilai Produk Komersial
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Produk Komersial 2025 2024
Nominal Persentase
Produk Kredit Komersial 75.500.636 58.970.333 16.530.303 28,03%
Produk Simpanan Komersial 314.001.045 264.189.863 49.811.182 18,85%
Jumlah Nilai Produk Komersial 389.501.681 323.160.196 66.397.483 20,53%
Jumlah nilai Produk Komersial tahun 2025 sebesar Rp389,56 triliun, meningkat 20,53% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar Rp323,16 triliun. Peningkatan segmen komersial didorong oleh penguatan akuisisi nasabah
dan ekosistem bisnis komersial, serta optimalisasi cross-selling kredit-dana melalui solusi cash management dan
wholesale digital (VA, H2H, EDC/QRIS). Aktivitas transaksi yang meningkat membuat dana komersial semakin “sticky”,
sementara pipeline pembiayaan komersial semakin kuat sehingga kredit dan dana tumbuh signifikan.
Laporan Tahunan 2025 311
Page 312
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Volume Penyaluran Produk Komersial
Kenaikan/Penurunan
Produk Komersial 2025 2024
Nominal Persentase
Produk Kredit Komersial (Unit) 34.105 27.643 6.462 23,38%
Produk Simpanan Komersial (Rekening) 181.572 160.196 21.376 13,24%
Total 215.677 187.839 27.838 14,82%
Dari sisi unit, pertumbuhan segmen komersial juga ini menegaskan penguatan ekosistem komersial
terlihat jelas. Produk Kredit Komersial meningkat Perseroan melalui strategi akuisisi, cross-selling kredit-
23,38% atau 6.462 unit, dari 27.643 unit pada tahun dana, dan aktivasi solusi wholesale/digital.
2024 menjadi 34.105 pada tahun 2025 menunjukkan
akuisisi debitur komersial semakin agresif dan pipeline PRODUK KREDIT KOMERSIAL
pembiayaan makin kuat. Sejalan dengan itu, Produk Perseroan menyediakan produk kredit perbankan
Simpanan Komersial naik 13,24% atau 21.376 rekening, komersial untuk memberikan beragam solusi bagi
dari 160.196 rekening pada tahun 2024 menjadi 181.572 konsumen dengan produk yang terdiri dari produk
rekening pada tahun 2025 mencerminkan keberhasilan Kredit Perumahan dan Kredit Non Perumahan. Kredit
Perseroan memperluas basis nasabah komersial serta Perumahan berupa Kredit Konstruksi, sedangkan Kredit
memperkuat cash management/layanan transaksi Non Perumahan terdiri dari Kredit UMKM dan Kredit
sehingga dana operasional nasabah semakin “sticky”. Komersial Lainnya (KI, KMK dan KMK Kontraktor).
Kombinasi kenaikan unit kredit dan rekening simpanan
Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Komersial
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit Perumahan
Kredit Konstruksi 12.972.836 14.735.852 (1.763.016) (11,96%)
Kredit Non Perumahan
Kredit UMKM 5.354.158 5.075.305 278.853 5,49%
Kredit Komersial Lainnya 57.173.642 39.159.176 18.014.466 46,00%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial 75.500.636 58.970.333 16.530.303 28,03%
Nilai outstanding Kredit Komersial tahun 2025 sebesar keuangan. Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan
Rp75,50 triliun, meningkat 28,02% dibandingkan dengan penetrasi ke segmen usaha kecil–menengah sebagai
tahun 2024 yang sebesar Rp58,97 triliun. Pertumbuhan sumber pertumbuhan baru.
ini terutama ditopang oleh lonjakan pada Kredit
Komersial Lainnya yang naik sangat kuat 46,00% atau Sementara itu, Kredit Konstruksi mengalami penurunan
Rp18,01 triliun, mencerminkan keberhasilan Perseroan 11,96% atau Rp1,76 triliun yang mengindikasikan
memperluas pembiayaan pada segmen usaha non- adanya penyesuaian pipeline proyek developer, siklus
perumahan dan kebutuhan modal kerja/investasi penyelesaian proyek, serta kebijakan selektif dalam
nasabah komersial. pembiayaan sektor konstruksi untuk menjaga kualitas
aset.
Di sisi lain, Kredit UMKM juga tumbuh positif 5,49% atau
Rp278,85 miliar sejalan dengan strategi Perseroan
memperkuat pembiayaan sektor produktif dan inklusi
312 Laporan Tahunan 2025
Page 313
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Komersial
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit Perumahan
Kredit Konstruksi 2.626 3.063 (437) (14,27%)
Kredit Non Perumahan
Kredit UMKM 31.015 24.394 6.621 27,14%
Kredit Komersial Lainnya 464 186 278 149,46%
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial 34.105 27.643 6.462 23,38%
Volume outstanding Kredit Komersial tahun 2025 horizontal maupun bangunan vertikal/high rise building
sebanyak 34.105 unit, meningkat 23,38% dibandingkan termasuk sarana dan prasarananya.
dengan tahun 2024 yang sebanyak 27.643 unit. Kenaikan
unit kredit komersial 2025 terutama mencerminkan Kredit Konstruksi memiliki peran strategis dalam
pergeseran fokus dari pembiayaan konstruksi ke mendukung Program Sejuta Rumah karena penyaluran
segmen produktif non-perumahan, khususnya UMKM kredit tersebut mampu menciptakan supply rumah.
dan kredit komersial lainnya. Walaupun unit kredit Dalam membuat keputusan untuk membiayai kredit
konstruksi turun, ekspansi akuisisi pada UMKM yang konstruksi, Perseroan memperhitungkan periode jatuh
jauh lebih masif membuat total penyaluran tetap tempo berdasarkan perkiraan masa konstruksi. Kredit
tumbuh signifikan, sehingga portofolio komersial konstruksi dijamin dengan agunan berupa tanah dan
Perseroan menjadi lebih terdiversifikasi dan tidak terlalu bangunan yang akan dibangun di atas tanah.
bergantung pada proyek konstruksi.
Nasabah perbankan komersial yang telah mendapatkan
Kredit Perumahan-Kredit Konstruksi Kredit Konstruksi BTN juga dapat memperoleh Kredit
Kredit Perumahan pada Produk Komersial adalah Kredit Kepemilikan Lahan, Perseroan menyediakan kredit untuk
Konstruksi. Perseroan memberikan beragam solusi tujuan memperoleh lahan yang akan digunakan untuk
pembangunan properti dengan banyak kemudahan membangun hunian dan apartemen bersubsidi, dalam
dan keuntungan yang ditawarkan. Perseroan jumlah sampai dengan 70% dari biaya Jangka waktu
menyediakan kredit konstruksi kepada pengembang kredit ini mengikuti jangka waktu kredit konstruksinya
perumahan untuk tujuan modal kerja yang dapat dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang
digunakan untuk membiayai pembangunan rumah dan diperoleh dan bangunan yang dibiayai selama 3 (tiga)
apartemen. Untuk jenis kredit ini, Perseroan memberikan tahun dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang
kredit maksimal hingga 80% dari biaya pembangunan diperoleh dan bangunan yang dibiayai.
atau konstruksi dengan suku bunga mengambang.
Fasilitas kredit konstruksi memberikan kemudahan Perseroan menyalurkan Kredit Konstruksi melalui 2 (dua)
bagi nasabah perbankan komersial untuk melakukan produk yaitu Kredit Konstruksi BTN dan Kredit Konstruksi
pengembangan dalam pembangunan bangunan Korporasi.
Tabel Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konstruksi 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit Konstruksi BTN 11.273.342 13.220.772 (1.947.430) (14,73%)
Kredit Konstruksi Korporasi 1.699.495 1.515.080 184.415 12,17%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi 12.972.837 14.735.852 (1.763.015) (11,96%)
Laporan Tahunan 2025 313
Page 314
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Nilai penyaluran produk Kredit Konstruksi tahun 2025 sebesar Rp12,97 triliun, menurun 11,96% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp14,73 triliun. Penurunan Kredit Konstruksi 2025 selaras dengan pembahasan sebelumnya
bahwa portofolio komersial Perseroan mulai bergeser dari pembiayaan berbasis proyek (konstruksi) ke segmen
produktif non-perumahan seperti UMKM dan kredit komersial lainnya.
Tabel Volume Penyaluran Kredit Konstruksi
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Konstruksi 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit Konstruksi BTN 2.610 3.047 (437) (14,34%)
Kredit Konstruksi Korporasi 16 16 - 0,00%
Jumlah Volume Kredit Konstruksi 2.626 3.063 (437) (14,27%)
Dari sisi unit, penyaluran Kredit Konstruksi pada tahun Kredit Non Perumahan-Kredit Usaha Kecil Mikro dan
2025 turun 14,27% menjadi 2.626 unit dibandingkan Menengah (UMKM)
tahun 2024 yang mencapai 3.063 unit atau turun Perseroan menyediakan Kredit UMKM sebagai solusi
437 unit. Penurunan ini seluruhnya berasal dari Kredit bagi pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
Konstruksi BTN yang turun 14,34%, dari 3.047 unit serta bertujuan menyalurkan pembiayaan usaha yang
menjadi 2.610 unit atau berkurang 437 unit, sementara produktif. Perseroan menyalurkan Kredit UMKM melalui
Kredit Konstruksi Korporasi tetap sebesar 16 unit, tidak beberapa produk yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit
mengalami perubahan. Usaha Mikro Kecil (KUMK), Kredit Modal Kerja (KMK),
Kredit Investasi UMKM, KMK Kontraktor UMKM.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit UMKM
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit UMKM 2025 2024
Nominal Persentase
KUR 3.052.735 2.910.748 141.987 4,88%
KUMK 2.195.249 2.091.016 104.233 4,98%
KMK 77.316 44.345 32.971 74,35%
Kredit Investasi UMKM 10.191 11.469 (1.278) (11,14%)
KMK Kontraktor UMKM 18.667 17.727 940 5,30%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit UMKM 5.354.158 5.075.305 278.853 5,49%
Nilai penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2025 sebesar Rp5,35 triliun, meningkat 5,49% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp5,07 triliun. Pertumbuhan Kredit UMKM 2025 terjadi karena rebalancing dari pembiayaan
berbasis program (KUR) dan investasi ke pembiayaan modal kerja/UMKM komersial (KUMK dan KMK). Ini memperkuat
diversifikasi kredit non-perumahan sekaligus menjaga profitabilitas melalui portofolio yang lebih produktif.
Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit UMKM
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit UMKM 2025 2024
Nominal Persentase
KUR 28.621 22.408 6.213 27,73%
KUMK 2.352 1.956 396 20,25%
KMK 30 18 12 66,67%
314 Laporan Tahunan 2025
Page 315
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kenaikan/Penurunan
Kredit UMKM 2025 2024
Nominal Persentase
Kredit Investasi UMKM 6 5 1 20,00%
KMK Kontraktor UMKM 6 7 (1) (14,29%)
Jumlah Volume Penyaluran Kredit UMKM 31.015 24.394 6.621 27,14%
Volume penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2025 Kredit Non Perumahan-Kredit Komersial Lainnya
sebanyak 31.015 unit, meningkat 27,14% dibandingkan Perseroan memasarkan Kredit Non Perumahan berupa
dengan tahun 2024 yang sebanyak 24.394 unit. Kredit Komersial selain dengan memberikan bunga
pertumbuhan unit UMKM 2025 terutama berasal dari yang kompetitif juga pelayanan prima yang ditawarkan.
peningkatan skala penyaluran KUR dan ekspansi cepat Kredit Komersial disalurkan Perseroan melalui beberapa
KUMK, menegaskan strategi Perseroan memperluas produk yaitu Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi
basis debitur UMKM dan memperkuat pertumbuhan dan KMK Kontraktor.
kredit non-perumahan.
Tabel Nilai Penyaluran Kredit Komersial Lainnya
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial Lainnya 2025 2024
Nominal Persentase
KMK 21.358.932 10.632.844 10.726.088 100,88%
Kredit Investasi 24.916.172 23.583.328 1.332.844 5,65%
KMK Kontraktor 475.118 1.133.305 (658.187) (58,08%)
TLF 10.423.420 3.809.700 6.613.721 173,60%
Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial
57.173.642 39.159.176 18.014.465 46,00%
Lainnya
Nilai outstanding produk Kredit Komersial Lainnya tahun 2025 sebesar Rp57,17 triliun, meningkat 46,00% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp39,16 triliun. Peningkatan Kredit Komersial Lainnya didorong terutama oleh
pertumbuhan KMK dan TLF, menandakan strategi Perseroan berhasil memperbesar portofolio komersial non-
perumahan yang lebih transaksional dan cepat berputar, sekaligus memperkuat diversifikasi pendapatan di luar
pembiayaan konstruksi/perumahan.
Tabel Volume Penyaluran Kredit Komersial Lainnya
(dalam unit)
Kenaikan/Penurunan
Kredit Komersial Lainnya 2025 2024
Nominal Persentase
KMK 380 321 59 18,38%
Kredit Investasi 172 163 9 5,52%
KMK Kontraktor 45 68 (23) (33,82%)
TLF 27 15 12 80,00%
Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial
624 567 57 10,05%
Lainnya
Volume penyaluran Kredit Komersial Lainnya tahun 2025 sebanyak 624 unit, meningkat 10,05% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebanyak 567 unit. Pertumbuhan Kredit Komersial Lainnya tetap positif dan ditopang oleh ekspansi
KMK dan TLF, sehingga portofolio makin bergeser ke pembiayaan yang lebih transaksional dan cepat berputar,
sementara eksposur kontraktor menurun sesuai strategi rebalancing risiko.
Laporan Tahunan 2025 315
Page 316
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
PRODUK SIMPANAN KOMERSIAL
Perseroan menyediakan produk dan layanan pendanaan untuk segmen perbankan komersial yang meliputi Giro dan
Deposito Berjangka Lembaga.
Tabel Jumlah Dana Simpanan Komersial
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Komersial 2025 2024
Nominal Persentase
Giro Komersial 141.972.871 140.600.964 1.372.907 0,97%
Deposito Berjangka Lembaga 172.028.174 123.588.899 48.439.275 39,19%
Jumlah Dana Simpanan Komersial 314.001.045 264.189.863 49.811.182 18,85%
Jumlah dana produk Simpanan Komersial tahun 2025 seiring penguatan relasi bisnis dan penawaran pricing/
sebesar Rp314,00 triliun, meningkat 18,85% dibandingkan produk yang lebih kompetitif.
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp264,19 triliun.
Kenaikan kredit dan dana komersial terutama dipicu Sementara Giro Komersial tumbuh tipis sebesar
oleh penguatan akuisisi nasabah komersial dan aktivasi 0,97%, menunjukkan saldo operasional relatif stabil,
ekosistem bisnis (developer–kontraktor–supplier– namun total dana tetap melonjak karena pergeseran
merchant) sehingga kebutuhan pembiayaan dan komposisi ke deposito. Kombinasi ekspansi kredit
transaksi meningkat. Dari sisi dana, pertumbuhan komersial (mendorong kebutuhan rekening transaksi/
paling besar datang dari Deposito Berjangka Lembaga cash management) dan peningkatan penempatan
yang naik signifikan sebesar 39,19%, mengindikasikan deposito lembaga menjadi alasan utama kenaikan
Perseroan berhasil menarik placement institusi/ yang signifikan pada segmen komersial.
korporasi (penempatan dana operasional/idle fund)
Tabel Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial
(dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Komersial 2025 2024
Nominal Persentase
Giro Komersial 170.723 147.316 23.407 15,89%
Deposito Berjangka Lembaga 34.229 50.263 (16.034) (31,90%)
Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial 204.952 197.579 7.373 3,73%
Jumlah rekening produk Simpanan Komersial pada tahun 2025 sebanyak 204.952 rekening, meningkat 3,73%
dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 197.579 rekening. Peningkatan ini terutama didorong oleh keberhasilan
Perseroan dalam memperluas basis nasabah transaksi komersial, yang tercermin dari bertambahnya rekening
operasional, meningkatnya aktivitas transaksi, serta semakin kuatnya hubungan (stickiness) dengan nasabah
komersial melalui layanan cash management.
316 Laporan Tahunan 2025
Page 317
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Giro Komersial
Perseroan memberikan layanan penyimpanan dana dalam bentuk Giro melalui Giro FLPP dan Giro Non FLPP.
Tabel Jumlah Dana Giro Komersial
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Giro Komersial 2025 2024
Nominal Persentase
Giro Non FLPP 66.983.027 79.362.259 (12.379.232) (15,60%)
Giro FLPP 75.416.589 61.661.227 13.755.362 22,31%
Jumlah Dana Giro Komersial 142.399.616 141.023.486 1.376.130 0,98%
Jumlah dana Giro Komersial pada tahun 2025 sebesar Rp142,40 triliun, meningkat 0,98% dibandingkan tahun 2024
yang sebesar Rp141,02 triliun. Peningkatan ini didorong oleh langkah aktif Perseroan dalam melakukan rekomposisi
dana mahal ke dana yang lebih murah, yang tercermin dari penurunan Giro Non-FLPP dan peningkatan Giro FLPP
dengan rate hanya 0,05%. Pergeseran campuran ini menjadikan struktur DPK lebih efisien, sehingga cost of fund (CoF)
DPK turun dari 4,09% pada Desember 2024 menjadi 3,91% pada Desember 2025.
Tabel Jumlah Rekening Giro Komersial
(dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Giro Komersial 2025 2024
Nominal Persentase
Giro Non FLPP 170.583 147.304 23.279 15,80%
Giro FLPP 12 12 - 0,00%
Jumlah Rekening Dana Giro Komersial 170.595 147.316 23.279 15,80%
Dari sisi jumlah rekening, dana Giro Komersial kecil dan lebih terkelola dari sisi pricing. Strategi ini
meningkat signifikan, dengan total rekening naik 15,80% sejalan dengan upaya Perseroan menurunkan biaya
atau bertambah 23.279 rekening, dari 147.316 pada dana melalui pengelolaan komposisi dan pricing
2024 menjadi 170.595 rekening pada 2025). Kenaikan giro, sementara pertumbuhan Giro FLPP dengan rate
ini seluruhnya berasal dari Giro Non-FLPP yang juga ±0,05% menjaga struktur dana tetap murah dan turut
meningkat 15,80% atau 23.279 rekening, sementara mendukung penurunan CoF DPK.
rekening Giro FLPP tetap sebanyak 12 rekening (tidak
berubah). Implikasinya, meskipun nominal Giro Non- Deposito Berjangka Lembaga
FLPP menurun seiring strategi pengurangan dana Perseroan juga memberikan layanan penyimpanan
mahal, basis rekening transaksi justru semakin luas. dana dalam bentuk Deposito Berjangka Lembaga
Hal ini mencerminkan terjadinya rebalancing kualitas, melalui produk Deposito Berjangka Lembaga dan
yaitu meningkatnya jumlah rekening operasional/ Deposito On Call Lembaga.
transaksional dengan saldo rata-rata yang lebih
Laporan Tahunan 2025 317
Page 318
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka Lembaga 2025 2024
Nominal Persentase
Deposito Berjangka Lembaga 171.114.693 119.769.907 51.344.786 42,87%
Deposito On Call Lembaga 913.481 3.818.992 (2.905.511) (76,08%)
Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga 172.028.174 123.588.899 48.439.275 (39,19%)
Jumlah dana Deposito Berjangka Lembaga tahun menjadi sumber dana yang lebih rendah biaya. Dengan
2025 sebesar Rp172,03 triliun atau naik sebesar 39,19% demikian, meskipun nominal deposito naik, struktur
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp123,59 pendanaan menjadi lebih sehat karena didorong oleh
triliun. Kenaikan ini tetap selaras dengan strategi BTN pengelolaan rate yang lebih kompetitif dan terkontrol,
karena pertumbuhan deposito lembaga dilakukan sehingga mendukung penurunan cost of fund secara
dengan pricing yang lebih efisien (rate lebih murah), berkelanjutan.
sebagai bagian dari upaya rekomposisi dana mahal
Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga
(dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Berjangka Lembaga 2025 2024
Nominal Persentase
Deposito Berjangka Lembaga 12.513 10.635 1.878 17,66%
Deposito On Call Lembaga 367 214 153 71,50%
Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga 12.880 10.849 2.031 18,72%
Jumlah rekening Deposito Berjangka Lembaga tahun Berdasarkan data BPS tahun 2021 sektor properti telah
2025 sebanyak 12.880 rekening, meningkat 18,72% menyerap tenaga kerja secara langsung hingga
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 10.849 mencapai 19 juta orang.
rekening. Kenaikan jumlah rekening ini menunjukkan
Perseroan tidak hanya mendapatkan penempatan Potensi pengembangan sektor perumahan yang
besar dari segelintir institusi, tetapi juga memperluas besar juga ditunjukkan oleh rasio mortgage terhadap
basis institusi/korporasi yang menempatkan dana. PDB Indonesia yang masih berkisar 2,9%-3,0%, lebih
Sejalan dengan strategi rekomposisi dana, pertumbuhan rendah dibandingkan dengan negara Asia Tenggara
deposito lembaga ini tetap diarahkan dengan pricing/ lainnya seperti Singapura yang sudah mencapai
rate yang lebih efisien, sehingga mendukung perbaikan 44,8%, Malaysia 38,4%, Thailand 22,3%, dan Filipina
struktur biaya dana. 3,8%, yang artinya masih banyak peluang yang dapat
dikembangkan dalam meningkatkan kontribusi sektor
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi perumahan terhadap PDB.
Segmen Konvensional
Dalam ekosistem perumahan, Perseroan memiliki
Sebagai salah satu sektor yang berkontribusi peran strategis sebagai enabler yang memberikan
terhadap pertumbuhan PDB, sektor properti dalam pembiayaan sisi supply melalui kredit konstruksi kepada
hal ini perumahan merupakan salah satu sektor yang developer maupun sisi demand dengan memberikan
diharapkan dapat terus tumbuh untuk menjaga KPR kepada masyarakat. Selain sebagai lembaga
momentum pertumbuhan ekonomi yang sedang pembiayaan di sisi supply dan demand, Perseroan juga
berlangsung. Hal ini tidak terlepas dari angka backlog berperan dalam mengembangkan pasar KPR sekunder
perumahan yang masih tinggi, multiplier effect melalui pelaksanaan sekuritisasi KPR. Secara garis
sektor properti terhadap 174 sub-sektor lainnya dan besar, peran Perseroan dalam ekosistem perumahan
kontribusinya pada penciptaan lapangan kerja. nasional adalah sebagaimana gambar berikut:
318 Laporan Tahunan 2025
Page 319
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Peran BTN dalam Ekosistem Perumahan
REGULATOR
SUPPLY SIDE supply - demand DEMAND SIDE
• Pengembangan BUMN ENABLER / INEGRATOR Masyarakat
Pemberian Mampu
Kredit Pemberian
Kontruksi KPR
Bank BTN sebagai lembaga
pembiayaan mendukung sisi Masyarakat pada segmen
supply dan Demand menengah ke atas akan
Pembayaran Pembayaran
memperoleh rumah dengan
Hutang Angsuran
mekanisme pasar
Peloporan kinerja,
Pembayaran Iuran
Penjualan EBA,
penerbitan
(Khusus BP Tapera, BPJS Masyarakat
Penempatan TK & TWP AD)
dana, partnerships obligasi Berpenghasilan
• Pengembangan Swasta Rendah
Alternatif Sumber Dana Pembiayaan
Untuk Meningkatkan repayment
Penyedia jasa kontruksi dan
capcity MBR, pemerintah
perumahan yang layak bagi
Pemberi & memberikan stimulus/subsidi:
masyarakat termasuk bagi MBR
Penyedia On shore Pas Modal Off Shore FLPP, SSB, SCUM, BP2BT
Jasa
Sekuritisasi
Dukungan legalitas, perijinan pernerbitan
dan penyediaan tanah obligasi
Kerjasama Institusional
Profesi Lembaga KLIK
dan komunitas
Pendukung Pendukung
TWP AD
• Notaris • BPN
• KJPP • Land Bank • Mengelola dana simpanan peserta sebagai Komunitas
sumber pembiayaan perumahan (BP Tapera, BP (tukang cukur
Jamsostek, TWP AD) asgar, dll)
Sebagai Sebagai pendukung • Joint Financing (FLPP), refinancing dan
pendukung perijinan sekuritisasi KPR (SMF)
dalam jasa pertahanan (BPN) • Sumber pendanaan luar negeri (JICA) Berbagai komunitas dan
appraisal (KJPP) dan manajemen • Pasar modal sebagai sarana emiten untuk institusi (driver Gojek, karyawan
dan legalitas pertahanan (Land mendapatkan dana dan masyarakat untuk Indomaret, tukang cukur asgar,
(notaris) Bank) berinvestasi (sekuritisasi, KIK, Obligasi) dan lain-lain)
Setiap lembaga dalam ekosistem perumahan memiliki 1. Mengembangkan Inovasi Produk Tabungan
peran strategis yang tidak dapat dipisahkan dan saling Transaksional Berbiaya Rendah
terkait. Peran Perseroan dalam ekosistem perumahan a. Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk
sangat strategis, yaitu sebagai enabler/integrator meningkatkan penetrasi dengan perusahaan
di bidang perumahan. Beberapa stakeholders yang BTN eksisting di ekosistem dan New to Bank (NTB)
terlibat dalam ekosistem perumahan antara lain adalah dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB
regulator, lembaga penyedia alternatif pendanaan, baik untuk karyawan payroll maupun pengambil
pemasok/supply rumah, penduduk atau masyarakat keputusan utama dengan menempatkan payroll
dan Perseroan. spesialis khusus dalam one-Client Service Team
(CST) RM coverage model.
Strategi Segmen Konvensional Tahun 2025 b. Mengintensifkan retail funding sales foot-print
(melalui internal dan outsourcing) di area
Berpedoman pada 8 (delapan) tema strategis rencana market dengan volume Saving Account (SA)
jangka panjang Perseroan tahun 2025 - 2029 langkah yang tinggi dan potensi pertumbuhan yang
strategis yang dilakukan adalah sebagai berikut: menyasar nasabah NTB mass dan mass-affluent
Laporan Tahunan 2025 319
Page 320
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
untuk meningkatkan market share tabungan campaign yang memanfaatkan AA dan
dari 1,3% menjadi 2%-3% melalui peningkatan spesifik untuk segmen tertentu melalui pricing,
produktivitas sales (misalnya: training, KPI, dan reward yang terarah, dan product bundle untuk
toolkit produktivitas sales), format branch-less, sektor-sektor cash-rich. Dalam hal ini, deposit
dan outsourcing. war room adalah pusat kendali di Perseroan
c. Menjadi Bank primer/sekunder bagi pembeli untuk memantau dan mengelola kinerja
rumah pertama - dengan bundle produk yang penghimpunan dana pihak ketiga secara real
berfokus pada milenial untuk Existing to Bank time, termasuk deposito, giro, dan tabungan.
(ETB) dan NTB untuk meningkatkan engagement Fasilitas ini memungkinkan pengambilan
dengan SA dan kartu debit/kredit melalui keputusan cepat terkait penyesuaian suku
kemitraan dengan perusahaan lifestyle retail bunga dan strategi pemasaran agar BTN bisa
goods dan perumahan. bersaing secara efektif dalam menarik likuiditas.
d. Mendorong akuisisi nasabah BTN mobile b. Menyasar cross-selling funding ke ekosistem
dan meningkatkan jumlah rekening yang perumahan secara end-to-end dan akuisisi
bertransaksi dari 30% menjadi 45%, meluncurkan value chain, misalnya: sektor semen mulai dari
retail deposit war room dengan win-back bagi tingkat wholesaler, distributor, retailer, dan
nasabah yang belum lama ini tidak aktif dan developer.
akuisisi NTB, bundling produk berbasis segmen 4. Menumbuhkan Non Subsidizied Lending dengan
nasabah dan memperluas penawaran BTN- Meningkatkan Kemitraan
balé untuk meningkatkan loyalitas nasabah a. Rumah Primer: memperdalam hubungan
yang didukung oleh kampanye cross-sell dan dengan Top 50 developer dengan peningkatan
engagement yang digerakkan oleh Advance 2x lipat dalam proses digitalisasi Turn Around
Analytics (AA). Time (TAT), proses back-end digital untuk RM,
e. Memperluas penetrasi wealth proposition portal tracking real time untuk nasabah dan
pada nasabah cash-rich eksisting dan hidden developer, meningkatkan intensitas sales, dan
affluent di dalam ekosistem Perseroan, termasuk memperluas sales center di wilayah dengan
bundling wealth proposition dengan produk potensi pengembangan yang tinggi serta
payroll dan produk cash-rich Small Medium insentif yang lebih tinggi untuk bulk acquisition
Enterprise (SME). bagi developer utama.
2. Menyasar Segmen Wiraswasta Cash-Rich dalam b. Rumah Sekunder: memperkuat channel akuisisi
Ekosistem Perumahan melalui jaringan agen yang menyiapkan dual-
a. Meluncurkan proposisi berbasis kebutuhan reporting line dari agen Direct to Consumer
yang menyasar para profesional wiraswasta (D2C) di dalam sales center dan loyalty program
yang “cash-rich” dalam ekosistem perumahan; untuk elite agen. Meningkatkan customer
berpotensi diperluas ke ekosistem healthcare, experience dengan penawaran indikatif instan,
legal, dan konsultasi. “time-to-yes” selama 1 (satu) minggu dan
b. Meluncurkan proposisi merchant yang menyasar pengurangan TAT secara keseluruhan sebanyak
UMKM dan retail makanan serta restoran melalui 2x dengan proses pengajuan yang terdigitalisasi.
bundle produk merchant, penguatan platform Meningkatkan akuisisi dan perolehan leads
merchant, dan penawaran layanan bernilai melalui mitra digital termasuk integrasi proses
tambah (beyond banking) melalui kemitraan yang lancar dengan BTN properti dan perjalanan
dengan perusahaan penyedia layanan/akuisisi pemenuhan Online to Offline (O2O).
merchant. c. Membangun proposisi untuk mengurangi
3. Memperdalam Penetrasi Fee-Based Product churn/repayments dengan centralized counter-
Mendorong pendaftaran dan pemanfaatan produk offering team untuk mengurangi pre-payment
transaction banking dengan satu platform yang rate dan win-back campaign untuk menyasar
terintegrasi, meluncurkan solusi-solusi sektoral nasabah yang telah berpindah.
untuk segmen-segmen prioritas yang cash-heavy 6. Meningkatkan Penetrasi dalam Value Chain
dan fokus pada perdagangan, serta mengaktifkan Perumahan
rekening institusi yang dorman. a. Meningkatkan penetrasi value-chain dari klien
4. Mendapatkan Full-Wallet Share untuk SME dan corporate anchor dari 1 (satu) klien anchor
Wholesale menjadi setidaknya 15-20 klien anchor dengan
a. Meluncurkan deposit war-room yang menyasar value-chain specialist yang didedikasikan dalam
nasabah value chain SME eksisting, merchant model one-Client Service Team (CST) dengan
SME yang diakuisisi, dan nasabah wholesale sistem pemantauan terpusat untuk melacak.
untuk mendorong penetrasi CASA dengan
320 Laporan Tahunan 2025
Page 321
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
b. Meluncurkan bundle produk khusus sektor untuk sekitar ±350.000 unit secara nasional, dan BTN
perusahaan konstruksi dan real estate di seluruh menargetkan/memproyeksikan pembiayaan
lifecycle end-to-end termasuk penjaminan, rumah subsidi sekitar ±170.000 unit sepanjang
pembiayaan, pendanaan, dan layanan 2026, menegaskan peran Perseroan sebagai motor
pengelolaan finansial serta menyediakan utama penyaluran KPR subsidi.
program berjenjang dan batas universal • Dalam jangka pendek, sektor perumahan masih
tahunan untuk spokes (mitra/agen). berada pada fase penyesuaian. Hasil Survei Harga
7. Meningkatkan Produk High Yield ke Semua Segmen Properti Residensial (SHPR) menunjukkan bahwa
a. Meningkatkan produk dengan yield yang lebih pada Triwulan III 2025 penjualan properti residensial
tinggi dengan memperluas KAR/KRING ke di pasar primer masih terkontraksi sebesar 1,29%
basis nasabah non-payroll dan NTB dengan (yoy), meskipun membaik dibanding kontraksi
mempercepat penyebaran perjalanan triwulan sebelumnya yang mencapai 3,80% (yoy).
pengajuan digital, pendukung pengambilan Perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh daya
keputusan kredit dan pemasaran yang sangat beli masyarakat, kenaikan harga bahan bangunan,
personal di seluruh channel media milik sendiri. serta preferensi konsumen yang lebih selektif.
Meluncurkan proposisi baru dan mendorong
penetrasi untuk lini kredit. Namun demikian, sejumlah faktor pendorong mulai
b. Memperdalam penetrasi dan aktivasi produk terbentuk dan menjadi fondasi pemulihan ke depan.
fee-based income untuk kartu kredit dan wealth Pemerintah telah meningkatkan alokasi KPR FLPP untuk
propositions, digabungkan dengan proposisi segmen MBR sekitar ±170.000 unit khusus Perseroan
tabungan (saving) dan lending. pada 2026, yang akan memperkuat permintaan rumah
c. Meningkatkan volume dan profitabilitas terjangkau. Di sisi kebijakan moneter, keberlanjutan
Joint Finance Scheme (B2B) dan channeling stimulus LTV/FTV hingga 100% memberikan ruang
partnership. pembiayaan lebih longgar bagi segmen menengah
8. Memperluas KUMK ke Sektor-Sektor SME Unggulan atas, sehingga berpotensi mengakselerasi permintaan
Memperluas KUMK ke sektor-sektor SME dengan properti non-subsidi.
pertumbuhan tinggi dan NPL yang lebih rendah,
meningkatkan kinerja dan praktik-praktik RM Dari sisi pembiayaan, pangsa KPR tetap dominan
eksisting, underwriting kredit yang lebih baik dan mencapai 74,41% dari total sumber pembiayaan
proses yang efisien, meluncurkan proposisi- pembelian rumah, menegaskan bahwa perbankan,
proposisi yang inovatif untuk memasuki sektor- khususnya Perseroan memiliki peran sentral sebagai
sektor yang cash intensive dengan penawaran cash- penggerak utama ekosistem perumahan. Tren
management dan pinjaman KUMK yang di-bundle. perbaikan IHPR yang tetap tumbuh 0,84% (yoy), juga
Sektor yang berorientasi pada perdagangan, yaitu menunjukkan bahwa minat terhadap aset properti
proposisi transaction banking ekspor/impor yang masih terjaga, terutama pada rumah tipe kecil.
digabungkan dengan penawaran KUMK. Masuk ke
sektor-sektor dengan pertumbuhan tinggi dan NPL Prospek Jangka Menengah dan Panjang
rendah untuk KUR melalui kapabilitas kredit yang
unggul dan digitalisasi proses. Bonus demografi dan pertumbuhan penduduk kelas
menengah (middle class) yang didominasi oleh generasi
Prospek Usaha dan Strategi Segmen milenial juga menjadi pendorong bisnis pembiayaan
Konvensional Tahun 2026 perumahan ke depan di mana berdasarkan data Badan
Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z dan
Prospek Jangka Pendek generasi milenial mendominasi populasi usia produktif
dengan generasi Z (usia 8 - 23 tahun) mencapai 27,94%
Pertumbuhan kredit perumahan diperkirakan tetap dan generasi milenial (usia 24 - 39 tahun) sebanyak
resilien dalam jangka pendek, didukung kombinasi 25,87% yang mana porsi tersebut diprediksi akan terus
dorongan kebijakan dan kebutuhan struktural (backlog) tumbuh hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan yang
yang masih besar. Dalam jangka pendek, terdapat merupakan peluang untuk mengembangkan bisnis
dua faktor utama yang berpotensi menjadi katalis perumahan di segmen first home buyer yang menjadi
pertumbuhan, yaitu: captive market BTN.
• Permintaan KPR MBR diperkirakan tetap kuat seiring
keberlanjutan program subsidi Pemerintah. Untuk
tahun 2026, Pemerintah menetapkan kuota FLPP
Laporan Tahunan 2025 321
Page 322
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Grafik Proyeksi Populasi Indonesia
(Juta Jiwa)
239 271 296 313 319
126 96
151
186
194
223
187
145
85
45
2010 2020 2030 2040 2045
Kelas Menengah Segmen Lainnya
Sumber: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Tahun 2024
Selanjutnya, sebagai sektor yang memiliki multiplier effect kepada 174 sub-sektor industri, pengembangan value chain
dari bisnis perumahan juga menjadi salah satu strategi pengembangan bisnis yang akan dilakukan Perseroan. Untuk
menangkap peluang tersebut, Perseroan akan mengembangkan produk dan layanan keuangan yang menyasar
perluasan value chain bisnis konstruksi yaitu akuisisi lahan, bahan bangunan, pengembangan lahan dan properti,
jasa konstruksi, dan pembiayaan pada pengembang (developer).
Gambar Perluasan Value Chain Bisnis Perumahan
Pengembangan
Akuisisi Lahan Basic materials lahan dan Jasa kontruksi Pengembang
Properti
Pemain
Distributors
Significant potential to tap into
ecosystem play can by boosted bu
providing anchor with incentives
(eg lead sharing, referral fees)
~20 ~15 ~130rb ~5-6rb ~5-6rb
Jumlah • 20 korporasi yang • 2 pemain terbesar • 20 ribu pemain pada • 20% Perusahaan besar • Top 10 Perusahaan
Pemain dan berporasi di seluruh mengambil mayoritas kelas menengah • 45% Perusahaan kelas tertiesar mengambil
Indonesia market share dengan sampai perusahaan menengah mayoritas market share
lanscape • Banyaknya pemilik dibantu distributor besar • 35% Perusahaan kecil • Sisa 80-90% merupakan
persaingan lahan individual di kelas SME • 85% merupakan pengembang kelas SME
2019 luar 10 kota besar di perusahan konstruksi
Indonesia kelas SME
Sumber: Rencana Jangka Panjang Perusahaan Tahun 2025-2029
322 Laporan Tahunan 2025
Page 323
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Segmen Syariah
Penjelasan dan Produktivitas Segmen Syariah
Perseroan juga mengembangkan model perbankan dengan menganut sistem syariah. Segmen Usaha Syariah
menyediakan produk simpanan dan pembiayaan bersifat konsumer dan komersial. Kinerja produk dari Segmen
Syariah diuraikan melalui 2 (dua) produk, yaitu Pembiayaan Syariah dan Simpanan Syariah, dengan masing-masing
uraian sebagai berikut:
SEGMEN SYARIAH
PRODUK PEMBIAYAAN PRODUK SIMPANAN
SYARIAH SYARIAH
PEMBIAYAAN PEMBIAYAAN
GIRO SYARIAH DEPOSITO SYARIAH TABUNGAN SYARIAH
KOMERSIAL SYARIAH KONSUMER SYARIAH
Sekilas tentang kinerja dari Segmen Syariah dapat dilihat pada tabel dan bagan berikut ini:
Grafik Kinerja Produk Pembiayaan dan DPK Segmen Syariah
(dalam triliun Rupiah)
Posisi Pembiayaan Syariah Posisi Simpanan Syariah
41,16 51,35 3,52 2,74 19,82 26,94 7,81 8,68 21,99 23,11
60,00 30,00
50,00 25,00
40,00 20,00
30,00 15,00
20,00 10,00
10,00 5,00
0,00 0,00
Pembiayaan Konsumer Pembiayaan Komersial Giro Syariah Tabungan Berkah Deposito Berkah
Jumlah Posisi Pembiayaan dan DPK Segmen Syariah
43,89 54,87 49,62 58,73 93,52 114
120,00
100,00
80,00
60,00
40,00
20,00
0,00
Jumlah Posisi Nilai Produk pembiayaan
Jumlah Posisi Dana Simpanan Syariah Jumlah Posisi Produk Segmen Syariah
Syariah
2024 2025
Laporan Tahunan 2025 323
Page 324
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Produk Pembiayaan Syariah
Perseroan juga melakukan pembiayaan perumahan dan non perumahan melalui mekanisme syariah. dengan
klasifikasi produk pembiayaan unit usaha syariah ke dalam jenis konsumer dan komersial. Rincian informasi terkait
kinerja produk Pembiayaan Syariah Perseroan dapat dilihat pada tabel dan di bawah ini:
Tabel Posisi Nilai Pembiayaan Syariah
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Pembiayaan Konsumer 51.352.635 41.156.171 10.196.464 24,78%
Pembiayaan Komersial 3.520.527 2.736.656 783.871 28,64%
Jumlah Posisi Nilai Pembiayaan Syariah 54.873.162 43.892.827 10.980.335 25,02%
Jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan Syariah tahun 2025 sebesar Rp54,87 triliun, meningkat 25,02%
dibandingkan dengan penyaluran pembiayaan di tahun 2024 yang sebesar Rp43,89 triliun. Peningkatan tersebut
disebabkan kenaikan kontribusi pertumbuhan dari Pembiayaan Konsumer sebesar Rp10,19 triliun yang meningkat
sebesar 24,78% dibandingkan tahun 2024.
Tabel Posisi Volume Pembiayaan Syariah
(dalam unit pembiayaan)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Pembiayaan Konsumer 371.435 311.252 60.180 19,34%
Pembiayaan Komersial 1.372 1.461 (89) (6,09)
Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Syariah 372.807 312.713 60.094 19,22%
Pembiayaan Syariah yang berhasil disalurkan sampai dengan tahun 2025 sebanyak 372.807 unit pembiayaan,
meningkat 19,22% atau 60.094 unit pembiayaan dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 312.713 unit
pembiayaan. Peningkatan volume pembiayaan ini sebagian besar dikontribusi oleh kenaikan Pembiayaan Konsumer
sebanyak unit 60.180 pembiayaan.
PEMBIAYAAN KONSUMER SYARIAH
Pembiayaan Konsumer Syariah disalurkan oleh c. BSN Non KPR yang disalurkan melalui:
Perseroan melalui beberapa produk sebagai berikut: - Bangun Rumah
1. Pembiayaan Perumahan. meliputi: - PUM-KB Jamsostek
a. BSN KPR Sejahtera yang disalurkan melalui: 2. Pembiayaan Non Perumahan. meliputi:
- KPR BP2BT a. Kendaraan Bermotor
- KPR Sejahtera Tapak b. Gadai Emas
- KPR Sejahtera Susun c. Multijasa
- KPR SSM Tapak d. Multimanfaat
- KPR SSM Susun e. Cicil Emas
- KPR Tapera f. Multimanfaat Pegawai
b. BSN KPR Non Subsidi yang disalurkan melalui:
- Pemilikan Rumah
324 Laporan Tahunan 2025
Page 325
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
PEMBIAYAAN PERUMAHAN 50.857.322 40.866.065 9.991.257 24,45%
KPR SUBSIDI 33.883.248 26.521.953 7.361.295 27,76%
KPR BP2BT 513.826 551.863 (38.037) (6,89%)
KPR Sejahtera Tapak 26.781.550 18.549.858 8.231.692 44,38%
KPR Sejahtera Susun 1.285 1.363 (78) (5,70%)
KPR SSM Tapak 6.174.606 6.972.292 (797.686) 0,00%
KPR SSM Susun 38.348 43.519 (5.171) 0,00%
KPR Tapera 373.634 403.058 (29.424) (7,30%)
KPR Non Subsidi 16.934.646 14.303.159 2.631.487 18,40%
Pemilikan Rumah 10.438.214 9.040.139 1.398.075 15,47%
Pemilikan Rumah Indent 6.496.432 5.263.020 1.233.412 23,44%
Non KPR 39.428 40.953 (1.525) (3,72%)
Bangun Rumah 36.583 37.172 (589) (1,58%)
PUM-KB Jamsostek 2.845 3.781 (936) (24,76%)
PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN 495.313 198.266 297.047 149,82%
Kendaraan Bermotor 924 1.485 (561 (37,80%)
Gadai Emas - - - -
Multimanfaat Jasa 25.165 20.904 4.261 20,38%
Multimanfaat Barang 223.303 175.877 47.426 26,97%
Cicil Emas 17.734 0 17.734 100,00%
Multimanfaat Pegawai 228.188 91839 136.349 148,47%
Jumlah Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah 51.352.636 41.064.331 10.288.305 25,05%
Jumlah posisi Pembiayaan Konsumer Syariah tahun 2025 adalah sebesar Rp51,35 triliun, meningkat 25,05%
dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp41,06 triliun. Peningkatan posisi pembiayaan tersebut sebagian besar
dikontribusi oleh pembiayaan KPR Sejahtera Tapak yang mencapai Rp26,78 triliun.
Tabel Posisi Volume Pembiayaan Konsumer Syariah
(dalam unit pembiayaan)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
PEMBIAYAAN PERUMAHAN 366.584 307.580 59.004 19,18%
KPR SUBSIDI 304.208 250.808 53.400 21,29%
KPR BP2BT 6.014 6.144 (130) (2,12%)
KPR Sejahtera Tapak 212.898 156.941 55.957 35,65%
Laporan Tahunan 2025 325
Page 326
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Konsumer Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
KPR Sejahtera Susun 10 10 - 0,00%
KPR SSM Tapak 82.118 84.533 (2.415) (2,86%)
KPR SSM Susun 297 305 (8) (2,62%)
KPR Tapera 2.871 2.875 (4) (0,14%)
KPR Non Subsidi 61.581 55.899 5.682 10,16%
Pemilikan Rumah 43.343 40.404 2.939 7,27%
Pemilikan Rumah Indent 18.238 15.495 2.743 17,70%
Non KPR 795 873 (78) (8,93%)
Bangun Rumah 271 310 (39) (12,58%)
PUM-KB Jamsostek 524 563 (39) (6,93%)
PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN 4.851 3.672 1.179 32,11%
Kendaraan Bermotor 10 11 (1) (9,09%)
Gadai Emas - - - -
Multimanfaat Jasa 292 296 (4) (1,35%)
Multimanfaat Barang 3.713 3.141 572 18,21%
Cicil Emas 336 - 336 100,00%
Multimanfaat Pegawai 500 224 276 123,21%
Jumlah Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah 371.435 311.252 60.183 19,34%
Posisi volume Pembiayaan Konsumer Syariah pada PEMBIAYAAN KOMERSIAL SYARIAH
tahun 2025 sebanyak 371.435 unit pembiayaan, Pembiayaan Komersial Syariah disalurkan oleh
meningkat 19,34% atau 60.183 unit dibandingkan dengan Perseroan melalui beberapa produk sebagai berikut:
tahun 2024 yang sebanyak 311.252 unit pembiayaan. 1. Pembiayaan Perumahan
Peningkatan volume Pembiayaan Konsumer disebabkan a. Yasa Griya
oleh pertumbuhan kontribusi volume pembiayaan KPR 2. Pembiayaan Non Perumahan
Sejahtera Tapak sebanyak 55.957 unit pembiayaan. a. UMKM Syariah
b. Modal Kerja
c. Investasi
Tabel Posisi Pembiayaan Komersial Syariah
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Komersial Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Pembiayaan Perumahan 2.045.644 2.351.310 (305.666) (13,00%)
Yasa Griya 2.045.644 2.351.310 (305.666) (13,00%)
Pembiayaan Non Perumahan 1.474.883 385.346 1.089.537 282,74%
UMKM Syariah - - - -
Modal Kerja 764.830 312.871 451.959 144,46%
326 Laporan Tahunan 2025
Page 327
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Komersial Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Investasi 710.054 72.475 637.579 879,72%
Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Komersial
3.520.527 2.736.656 783.871 28,64%
Syariah
Posisi Pembiayaan Komersial tahun 2025 mencapai Rp3,52 triliun. Pencapaian ini meningkat sebesar Rp783,87 miliar
atau 28,64% apabila dibandingkan dengan tahun 2024. Peningkatan posisi pembiayaan tersebut disebabkan oleh
peningkatan pembiayaan Investasi sebesar Rp637,58 miliar.
Tabel Posisi Volume Pembiayaan Komersial Syariah
(dalam unit pembiayaan)
Kenaikan/Penurunan
Pembiayaan Komersial Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Pembiayaan Perumahan 1.237 1.334 (97) (7,27%)
Yasa Griya 1.237 1.334 (97) (7,27%)
Pembiayaan Non Perumahan 135 127 8 6,30%
UMKM Syariah - - - -
Modal Kerja 97 78 19 24,36%
Investasi 38 49 (11) (22,45%)
Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Komersial
1.372 1.461 (89) (6,09%)
Syariah
Jumlah posisi volume Pembiayaan Komersial tahun 2025 sebanyak 1.372 unit, mengalami penurunan sebanyak 6,09%
atau sebanyak 89 unit dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 1.461 unit. Penurunan Posisi volume Pembiayaan
Komersial tersebut disebabkan produk Pembiayaan Konstruksi yang menurun sebesar 97 unit pembiayaan.
Produk Simpanan Syariah
Perseroan juga melakukan penghimpunan Dana Pihak Ketiga melalui Unit Usaha Syariah melalui produk
Giro,Tabungan, dan Deposito Syariah.
Tabel Posisi Dana Simpanan Syariah
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Giro Berkah 26.944.158 19.824.690 7.119.468 35,91%
Tabungan Berkah 8.678.923 7.809.712 869.211 11,13%
Deposito Berkah 23.108.054 21.987.804 1.120.250 5,09%
Jumlah Posisi Dana Simpanan Syariah 58.731.135 49.622.206 9.108.929 18,36%
Jumlah posisi dana Simpanan Syariah tahun 2025 adalah sebesar Rp58,73 triliun, meningkat 18,36% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp49,62 triliun. Peningkatan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan
nominal Giro Syariah sebesar Rp7,12 triliun atau sebesar 35,91%. Tabungan Syariah dan Deposito Syariah juga
mengalami peningkatan masing-masing sebesar 11,13% dan 5,09%.
Laporan Tahunan 2025 327
Page 328
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Posisi Volume Rekening Simpanan Syariah
(dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Simpanan Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Giro Berkah 92.188 76.270 15.918 20,87%
Tabungan Berkah 1.503.011 1.334.915 168.096 12,59%
Deposito Berkah 11.896 10.820 1.076 9,94%
Jumlah Posisi Volume Rekening Simpanan
1.607.095 1.422.005 185.090 13,02%
Syariah
Jumlah volume rekening Simpanan Syariah tahun 2025 tumbuh sebesar 13,02% dari sebanyak 1.422.005 rekening
pada tahun 2024 menjadi sebanyak 1.607.095 rekening pada tahun 2025. Produk Giro Syariah dengan pertumbuhan
volume sebesar 20,87% menjadi kontributor terbesar atas peningkatan volume simpanan syariah. Produk Tabungan
Syariah juga mengalami peningkatan dari sisi volume rekening, yaitu sebanyak 168.096 rekening atau 12,59% lebih
tinggi dari tahun 2024.
GIRO SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Giro diberikan melalui 2 (dua) produk yaitu Giro Berkah Wadiah dan Giro Berkah
Mudharabah.
Tabel Posisi Dana Giro Syariah
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Giro Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Giro Berkah Wadiah 25.147.603 18.882.765 6.264.838 33,18%
Giro Berkah Mudharabah 1.796.554 941.925 854.629 90,73%
Jumlah Posisi Dana Giro Berkah 26.944.157 19.824.690 7.119.467 35,91%
Jumlah posisi dana Giro Berkah tahun 2025 mengalami peningkatan 35,91% menjadi sebesar Rp26,94 triliun jika
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp19,82 triliun. Kedua produk Giro Berkah sama-sama mengalami
peningkatan dibanding tahun 2024 dengan rincian Giro Berkah Mudharabah mengalami peningkatan 90,73% menjadi
Rp1,8 triliun dan Giro Berkah Wadiah meningkat 33,18% menjadi Rp25,14 miliar.
Tabel Posisi Rekening Giro Syariah
(dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Giro Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Giro Berkah Wadiah 89.887 74.056 15.831 21,38%
Giro Berkah Mudharabah 2.301 2.214 87 3,93%
Jumlah Posisi Volume Rekening Giro Berkah 92.188 76.270 15.918 20,87%
Jumlah posisi rekening Giro Berkah tahun 2025 adalah sebanyak 92.188 rekening, meningkat sebanyak 15.831 rekening
atau tumbuh 21,38% dibanding tahun 2024. Peningkatan tersebut terutama dikontribusi oleh kenaikan Giro Berkah
dengan peningkatan 20,87% dibanding tahun 2024. Giro Berkah Wadiah menjadi produk giro yang memiliki kontribusi
peningkatan cukup signifikan.
328 Laporan Tahunan 2025
Page 329
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
TABUNGAN SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Tabungan diberikan melalui beberapa produk yaitu Tabungan Berkah Wadiah,
Tabungan Berkah Mudharabah, Tabungan Haji dan Umroh, TabunganKu, Tabungan Qurban, Tabungan Simpel,
Tabungan Emas.
Tabel Posisi Dana Tabungan Syariah
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Tabungan Berkah Wadiah 1.702.986 1.499.161 203.825 13,60%
Tabungan Berkah Mudharabah 6.681.558 6.007.489 674.069 11,22%
Tabungan Haji dan Umroh 250.468 262.504 (12.036) (4,59%)
TabunganKu 15.731 15.039 692 4,60%
Tabungan Qurban 8.701 7.334 1.367 18,64%
Tabungan Simpel 8.358 7.732 626 8,10%
Tabungan Emas 11.121 10.454 667 6,38%
Jumlah Posisi Dana Tabungan Syariah 8.678.923 7.809.713 869.210 11,13%
Jumlah posisi dana Tabungan Syariah tahun 2025 mengalami peningkatan 11,13% yakni menjadi sebesar Rp8,68
triliun jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp7,81 triliun. Kontribusi terbesar pada peningkatan dana
Tabungan Syariah adalah Tabungan Berkah Mudharabah yang meningkat sebesar Rp674,01 miliar. Tabungan
Berkah Mudharabah merupakan tabungan dengan akad mudharabah (investasi) yang memberikan bagi hasil yang
menguntungkan kepada nasabah. Peningkatan Tabungan Berkah Mudharabah juga menunjukkan bahwa kinerja
Segmen Syariah Perseroan pada tahun 2025 semakin membaik dan dapat memberikan bagi hasil yang optimal
kepada nasabah sehingga membuat nasabah mempercayakan penempatan dana lebih banyak kepada Segmen
Syariah Perseroan.
Tabel Posisi Volume Rekening Tabungan Syariah
(dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Tabungan Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Tabungan Berkah Wadiah 891.443 786.936 104.507 13,28%
Tabungan Berkah Mudharabah 160.812 157.409 3.403 2,16%
Tabungan Haji dan Umroh 265.530 224.705 40.825 18,17%
TabunganKu 39.221 32.810 6.411 19,54%
Tabungan Qurban 39.283 30.927 8.356 27,02%
Tabungan Simpel 93.819 90.489 3.330 3,68%
Tabungan Emas 12.903 11.639 1.264 10,86%
Jumlah Posisi Volume Rekening Tabungan
1.503.011 1.334.915 168.096 12,59%
Syariah
Jumlah posisi volume rekening Tabungan Syariah tahun 2025 adalah sebanyak 1,50 juta rekening, meningkat 12,59%
jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 1,33 juta rekening. Kontribusi terbesar pada peningkatan
jumlah rekening Tabungan Syariah adalah Tabungan Berkah Wadiah yang meningkat sebanyak 104.507 rekening.
Peningkatan tersebut antara lain disebabkan oleh adanya program CASA dan DPK ritel yang efektif.
Laporan Tahunan 2025 329
Page 330
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
DEPOSITO SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Deposito diberikan melalui 3 (tiga) produk, yaitu Deposito Berkah (Perorangan),
Deposito Berkah (Lembaga), dan Deposito Berkah On Call.
Tabel Posisi Dana Deposito Syariah
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Deposito Berkah (Perorangan) 1.682.879 1.472.223 210.656 14,31%
Deposito Berkah (Lembaga) 20.317.598 19.236.272 1.081.326 5,62%
Deposito Berkah On Call 1.107.577 1.279.309 (171.732) (13,42%)
Jumlah Posisi Dana Deposito Syariah 23.108.054 21.987.804 1.120.250 5,09%
Jumlah posisi dana Deposito Syariah tahun 2025 sebesar Rp23,11 triliun, meningkat 5,09% jika dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp21,99 triliun. Jumlah posisi Deposito Berkah Perorangan dan Deposito Berkah Lembaga,
masing-masing meningkat sebesar 14,31%, dan 5,62%. Peningkatan posisi nilai deposito ini dikontribusikan oleh antara
lain oleh program khusus yang diberikan kepada deposan seperti spesial nisbah.
Tabel Posisi Volume Rekening Deposito Syariah
(dalam rekening)
Kenaikan/Penurunan
Deposito Syariah 2025 2024
Nominal Persentase
Deposito Berkah (Perorangan) 10.081 9.007 1.074 11,92%
Deposito Berkah (Lembaga) 1.753 1.689 64 3,79%
Deposito Berkah On Call 62 124 (62) (50,00%)
Jumlah Posisi Volume Rekening Deposito
11.896 10.820 1.076 9,94%
Syariah
Jumlah posisi volume rekening Deposito Syariah tahun 2025 sebanyak 11.896 rekening, mengalami peningkatan
sebesar 9,94% dibanding tahun 2024 yang sebanyak 10.820 rekening. Peningkatan tersebut terutama dikontribusikan
dari pertumbuhan Deposito Berkah Lembaga sebesar 11,92% yang sejalan dengan pertumbuhan posisi dana Deposito
Syariah pada tahun 2025.
4. Inisiatif transformasi (Financing Origination System/
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi FOS Collection, kerja sama Tapera dan Tabungan
Segmen Syariah Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD), digital
onboarding, dan core banking system upgrade).
Beberapa keunggulan kompetitif maupun inovasi yang 5. Pengembangan produk rent to own syariah.
dilakukan oleh Segmen Syariah antara lain diuraikan
sebagai berikut: Strategi Segmen Syariah Tahun 2025
1. Peluang nasabah captive dengan KPR, Kredit Yasa
Griya (KYG) dan Dana Lembaga yang berpeluang Strategi Segmen Syariah tahun 2025 meliputi
dikembangkan. strategi pengembangan bisnis pembiayaan, strategi
2. Menjadi mitra Pemerintah pada Program Perumahan pengembangan pendanaan, strategi permodalan,
Nasional. strategi perbaikan kualitas pembiayaan, strategi
3. Kondisi excess reserve yang cukup tinggi. fee based income, strategi infrastruktur Information
Technology (IT) yang diuraikan sebagai berikut:
330 Laporan Tahunan 2025
Page 331
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
a. Strategi Pengembangan Bisnis Pembiayaan
Tema Strategi Inisiatif
1. Monetize housing ecosystem a. Memperdalam hubungan dengan top developer dan mitra.
at-scale. b. Memperkuat channel akuisisi yaitu jaringan agent.
c. Proses bisnis yang ditingkatkan pada pembiayaan konsumer dan komersial.
d. Mengoptimalkan kerja sama yang telah terjalin dengan integrasi dan sinergi
bersama Funding Unit dan memperbanyak kerja sama dengan instansi (payroll/
kolektif) untuk memperluas pipeline.
e. Membuka dan mengoptimalkan penggunaan BTN Property sebagai channel
distribusi pembiayaan KPR.
f. Pengembangan integrasi antara e-loan/sistem Segmen Syariah BTN dengan BP
Tapera melalui digital service Tapera.
g. Mengoptimalkan porsi Perseroan pada kuota KPR FLPP dan KPR TAPERA tahun 2025
yang menyasar segmen fixed income dan ASN.
h. Pengembangan H2H FLPP (Sikasep, Sikumbang, dan lain-lain), H2H PUPR (SBUM
dan SSM) dan H2H Tapera.
i. Pengembangan H2H dengan Mitra Asuransi untuk automasi penutupan asuransi
KPR Subsidi iB.
j. Program strategis bersama seluruh unit kerja terkait dengan pencapaian realisasi
dan peningkatan market share KPR bersubsidi.
k. Penguatan monitoring dan evaluasi proses bisnis KPR Subsidi.
l. Sosialisasi dan edukasi KPR FLPP dan Pembiayaan Tapera (KPR, PRR, PBR) ke
Asosiasi dan Pengembang melalui webinar, developer gathering, expo dan
media lainnya.
2. Transition from mono-bank to a. Memperluas pangsa pembiayaan bisnis yang tidak terkait perumahan melalui
full-banking offerings peningkatan portofolio Multijasa BTN iB.
b. Peningkatan kerja sama payroll dan penyaluran pembiayaan non KPR dan
sosialisasi produk non KPR.
c. Penetrasi pangsa pasar gadai dan cicil emas.
3. Memperluas kredit/pembiayaan Memperluas pembiayaan komersial ke sektor-sektor SME dengan pertumbuhan
/pembiayaan Koperasi Usaha tinggi dan NPF yang lebih rendah, meluncurkan proposisi-proposisi yang inovatif dan
Mikro Kecil (KUMK) ke sektor- berprinsip syariah dengan menyasar sektor perumahan dan non perumahan.
sektor SME unggulan
b. Strategi Pengembangan Pendanaan
Tema Strategi Inisiatif
1. Reengineering model a. Menyusun marketing communication dan rebranding yang efektif dan terintegrasi
pemasaran DPK yang efektif melalui umbrella campaign.
dan rebranding produk. b. Promo merchant dan partnership yang dapat menjangkau seluruh Indonesia.
c. Pengadaan event yang secara langsung berdampak pada pencapaian bisnis
melalui aktivitas terpadu (gathering nasabah) dan branch activation.
2. Penguatan fundamental lowcost a. Meningkatkan tabungan haji dan umroh melalui kerja sama dengan pihak ketiga
funding dan fokus perbaikan CoF yang terafiliasi.
b. Meningkatkan DPK Giro Non FLPP dari kerja sama transaksional dan pengelolaan
kas Pemerintah (K/L/BLU).
c. Rekomposisi rasio nasabah inti dan optimalisasi cost of fund dengan melakukan
diversifikasi nasabah inti.
d. Meningkatkan komposisi tabungan ritel melalui kolaborasi intensifikasi potensi
nasabah perorangan pada lembaga yang telah bekerja sama.
e. Kerjasama dengan Lembaga Islam dan philantrophy.
f. Pelaksanaan program Serbu ke Rumah Sakit, Lembaga Kesehatan, Sekolah,
Madrasah, Pondok Pesantren, BUMN, Universitas dan Sekolah Tinggi.
3. Meningkatkan produk tabungan a. Mengembangkan Spider Web Ekosistem Bisnis dengan fokus segmen Islamic
transaksional berbiaya rendah related, property related, healthcare dan education.
b. Meningkatkan akuisisi dan transaksi layanan e-channel (mobile banking, CMS,
QRIS, EDC dan virtual account) melalui promo dan campaign yang efektif.
c. Menyelesaikan pengembangan produk digital (new mobile banking BTN Syariah,
new virtual account, dan pembukaan rekening online E-KYC) sesuai dengan
timeline.
d. Kolaborasi produk dengan pembiayaan.
Laporan Tahunan 2025 331
Page 332
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tema Strategi Inisiatif
4. Strategi peningkatan dana CASA a. Meningkatkan CASA dengan pengembangan digital banking.
b. Meningkatkan transaksi pada nasabah eksisting yang menyasar nasabah
captive (nasabah KPR Non Subsidi, SME, Komersial dan Korporasi).
c. Utilisasi e-channel (New Mobile Banking, open account online eKYC), New Virtual
Account) untuk mendorong giro dan tabungan transaksional.
d. Optimalisasi layanan perbankan digital melalui pembukaan rekening nasabah
secara online tanpa nasabah perlu datang ke outlet.
e. Peningkatan dana CASA melalui aktivitas marketing antara lain investor gathering,
property expo dan individual engagement.
5. Memperluas penetrasi wealth a. Peningkatan pelayanan kepada nasabah tertentu melalui pemberian pelayanan
proposition dengan meluncurkan perhatian khusus dan fasilitas eksklusif kepada segmentasi nasabah prioritas
proposisi berbasis kebutuhan syariah.
pada nasabah prioritas syariah b. Penambahan produk dan pembentukan ketentuan bancassurance.
c. Pembentukan infrastruktur Sistem Transaksi Wealth Management.
d. Pembentukan outlet layanan prioritas.
c. Strategi Permodalan
Untuk mendukung penyaluran strategi pengembangan bisnis, dibutuhkan permodalan yang cukup dengan
mempertimbangkan pemenuhan kewajiban modal minimum sesuai Basel III. Sejalan dengan ketentuan tersebut,
Segmen Syariah Perseroan merencanakan posisi modal di tahun 2025 adalah sebesar Rp3,81 triliun. Sehingga
spin-off dapat dilaksanakan pada tahun 2025. Upaya penguatan permodalan tahun 2025 akan difokuskan pada
peningkatan laba/profitabilitas.
d. Strategi Perbaikan Kualitas Pembiayaan
Tema Strategi Inisiatif
1. Memperkuat collection a. Memperkuat collection management system segmen konsumer.
management system b. Memperkuat collection management system segmen komersial.
c. Penyelarasan struktur organisasi KCS terhadap struktur organisasi SHAD.
d. Percepatan penyelesaian dokumen pokok dan monitoring untuk percepatan
litigasi.
e. Memperbaiki kualitas data nasabah.
f. Optimalisasi proses bisnis collection di Kantor Cabang (meningkatkan fungsi
desk call).
g. Implementasi FOS collection segmen konsumer.
2. Membenahi Tenaga Alih Daya a. Evaluasi kinerja vendor TAD collection (engagement, workload, dan lain-lain).
(TAD) management b. Monitoring produktivitas TAD collection, icoll usage dan contact rating.
3. Mempercepat penjualan aset a. Penjualan aset pembiayaan macet secara bulk melalu kerja sama investor.
pembiayaan macet b. Memperluas channel penjualan pembiayaan macet melalui portal rumah murah
dan kerja sama e-commerce dibidang properti.
c. Project assets sales untuk mempercepat recovery pembiayaan macet .
4. Perbaikan kualitas pembiayaan a. Pengkinian data atas profiling pembiayaan komersial NPF dan pasif.
komersial secara masif b. Coaching dan mentoring kepada RM di KCS terkait commercial collection.
5. Memperluas jaringan terhadap Pendekatan kepada KPKNL dan Pengadilan Agama serta Memperluas kerja sama
pihak ketiga dalam upaya dengan Agent Property, BLS, Advokat, Asosiasi Pengembang Properti, dan Kontraktor.
penyelesaian
6. Memperluas relaksasi kebijakan Pemberian kebijakan untuk memperlancar proses penyelesaian pembiayaan serta
dan pemberian reward pemberian reward dan bantuan operasional.
e. Strategi Fee Based Income
Tema Strategi Inisiatif
1. Meningkatkan pendapatan a. Meningkatkan kontribusi biaya administrasi pembiayaan.
administrasi Perseroan b. Optimalisasi pembebanan biaya administrasi dana pihak ketiga .
2. Meningkatkan pendapatan fee/ a. Optimalisasi fee/ujroh atas bancassurance.
ujroh jasa Perseroan b. Pengembangan produk bancassurance.
c. Meningkatkan fee/ujroh atas transaksi payroll.
d. Optimalisasi fee/ujroh atas jasa perbankan lainnya.
332 Laporan Tahunan 2025
Page 333
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tema Strategi Inisiatif
3. Meningkatkan fee berbasis a. Peningkatan pengguna e-channel (mobile banking, CMS, VA, SMS Notif, ATM).
transaksi b. Peningkatan transaksi e-channel (mobile banking, CMS, VA, SMS Notif, ATM).
c. Pengembangan dan peningkatan fitur e-channel (online onboarding, virtual
account dan new mobile banking).
d. Peningkatan kerja sama partnership berbasis VA.
f. Strategi Infrastruktur Information Technology (IT)
Pengembangan TI pada Segmen Syariah BTN di tahun 2025 dilakukan bersama BTN Induk dalam rangka
mendukung rencana korporasi serta aspirasi Kebijakan Umum Direksi tahun 2025 pada bidang kredit/pembiayaan
dan kualitas kredit/pembiayaan, bidang pendanaan dan jaringan kantor, bidang fee based income, dan bidang
beban overhead. Adapun rencana pengembangan TI 2025 secara garis besar selaras dengan inisiatif utama RSTI
2025-2029 adalah sebagai berikut:
Tema Strategi Inisiatif
1. Enhancement aplikasi a. Akses KCS terhadap mutasi GL by request
pendukung proses bisnis syariah b. Approval spesial nisbah
c. Auto closed rekening dormant
d. Chart of account
e. Deposito advis
f. Detail transaksi pada rekening koran nasabah perorangan
g. Financial Nostro
h. Flagging nasabah haji
i. Informasi Inventory
j. Integrasi FOS dengan dashboard collection sehingga untuk kolektibilitas real time
dan saldo tersedia
k. Menu koreksi transaksi loan
l. Otomatisasi deposito non ARO
m. Pemisahan flagging nasabah large dan medium size pada sistem untuk
monitoring performance
n. Pengembangan CDC terkait kinerja notaris
o. Pengembangan e-loan untuk dapat menampilkan report laporan dana jaminan
p. Pengembangan e-loan untuk dapat menampilkan report track LPA dan appraisal
q. Pengembangan e-loan untuk dapat menampilkan report track visit OTS
pendapatan dan agunan
r. Pengembangan terkait dengan FOS
s. Penghapusan flag biaya materai pada produk giro
t. Penyempurnaan Change Data Capture (CDC) terkait Latency (LAT)/ Data Accuracy
(DAT) berdasarkan segmentasi developer
u. Perbaikan data angsuran murabahah
v. Perbaikan data deposito
w. Perbaikan data deposito dan loan
x. Perbaikan data DPK retail
y. Perbaikan data write off
z. Perbaikan rekening koran nasabah write off
aa. Perbaikan transaksi write off
bb. Pergeseran NPF pada dashboard collection dapat bergerak realtime seperti Kol 2
ke Lancar (Kol 1)
cc. Remapping data dan perubahan arsitektur pelaporan regulator
2. Digital banking strategy a. Cloning OLOB system
b. Customer Relationship Management (CRM)
c. Point and reward
d. Point spekta dan cashback system
e. QRIS merchant
f. Soft token untuk cash management system
g. Tabungan emas digital
3. Automasi proses front-end and a. Aplikasi dashboard kinerja (performance management review)
back-end untuk meningkatkan b. Aplikasi pengelolaan kebijakan syariah
efisiensi operasional c. H2H penutupan asuransi jiwa
d. H2H penutupan asuransi penjaminan
e. H2H tagihan dan laporan pelunasan KPR SSM
f. Host to host i-loan syariah dengan portal pialang asuransi
g. Host to host i-loan syariah dengan portal pialang asuransi PT Proteksi Jaya
Mandiri
h. Host to host i-loan syariah dengan PT Binasentra Purna dan PT AA Pialang Asuransi
i. Integrasi BTN Properti dengan FOS dan i-loan syariah
j. Penerapan PSAK 413: penurunan nilai
Laporan Tahunan 2025 333
Page 334
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tema Strategi Inisiatif
k. Pengembangan aplikasi centralize documents collateral (monitoring
penyelesaian dokumen PPJB dan progress bangunan KPR indent)
l. Pengembangan business process pembiayaan Non KPR melalui i-loan syariah
m. Pengembangan Financing Originating System (FOS) monitoring pembiayaan
komersial
n. Penggunaan Aplikasi OTS (CLAPS seperti pada BTN Konvensional) untuk melakukan
verikasi on site
o. Simplifikasi CIF
p. Systemize KK 3 Pilar dan KK monitoring
q. Treasury System
r. Report AIDP dan termin Istisna
s. Report akhir hari CS
t. Report akhir hari Outlet OPH
u. Report akhir hari Outlet Own Transaction
v. Report anomali TB
w. Report data saldo GL anomali
x. Report harian accounting
y. Report hasil rekonsiliasi deposito
z. Report hasil rekonsiliasi DPK tabungan dan giro
aa. Report occupancy SDB
bb. Report pembiayaan write off
cc. Report stock inventory
dd. Systemize RBH/PBH
ee. Tapera digital service fase 2
ff. User KLS
4. Infrastructure and License App a. Hardware Security Module (HSM)
b. Pengadaan Pentaho Enterprise
c. Repository server untuk centralize documents collateral
d. Server aplikasi API Management
e. Server aplikasi portal internal Segmen Syariah
f. Server fisik Banking Integration System (BIS) development
g. Server fisik Banking Integration System (BIS) production
Selain pengembangan TI, Perseroan akan tema Security by Design untuk meningkatkan
melakukan evaluasi dan pengkinian kebijakan TI keamanan sistem dan aplikasi Perseroan, antara
terhadap peraturan regulator, kebijakan internal lain peningkatan cybersecurity, implementasi
Perseroan maupun berdasarkan best practice yang identity and access management, dan peningkatan
ada, sedangkan untuk meningkatkan kapasitas infrastructure security. Sejalan dengan inisiatif
dan kapabilitas tim IT, Perseroan akan melakukan tersebut aktivitas yang akan dilaksanakan antara
pelatihan dan sertifikasi tim IT sesuai dengan lain yaitu Pemenuhan UU PDP No 27 Tahun 2022,
kebutuhan masing-masing. availability security infrastruktur, peremajaan
teknologi, pemenuhan compliance regulator, tata
Strategi IT Security kelola akses data, dan pengguna serta mitigasi
Pengembangan IT terkait security sejalan telah terhadap fraud serta penyalahgunaan transaksi
dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi (aktivitas pencucian uang dan perjudian).
Informasi (RSTI) 2025-2029 yang mengangkat
g. Strategi Penerapan Risk and Compliance
Strategi penerapan risk and compliance Segmen Syariah Perseroan di tahun 2025 dilakukan melalui BTN Induk
antara lain sebagai berikut:
Tema Strategi Inisiatif
1. Meningkatkan kualitas a. Mengembangkan kapabilitas pengelolaan risiko digital dan IT melalui deteksi
penerapan manajemen risiko fraud dan cybersecurity.
b. Mengoptimalkan pengelolaan IT Risk dengan penguatan 3 lines of defense di
area IT dan digital.
c. Risk awareness fraud.
d. Menerapkan risk monitoring melalui standardisasi, digitalisasi, pengembangan
pedoman dan tools, dan perbaikan risk culture.
2. Meningkatkan standar tata a. Meningkatkan rating tata kelola Perseroan.
kelola perusahaan b. Meningkatkan awareness pegawai terkait tata kelola perusahaan.
334 Laporan Tahunan 2025
Page 335
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tema Strategi Inisiatif
3. Memperkuat peran AML dan APU a. Anti-Money Laundering (AML) Creative Campaign.
dan PPT berbasis compliance b. Workshop dan pelatihan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme,
mandatory regulatory dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM).
c. Branch visit tentang APU, PPT, dan PPSPM.
d. Meningkatkan sistem manajemen anti penyuapan bank.
e. Meningkatkan awareness pegawai terkait gratifikasi dan Good Corporate
Governance (GCG).
4. Peningkatan kapabilitas dan a. Melaksanakan audit surveillance ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu.
kualitas pelaksanaan audit b. Pengkinian kebijakan general audit sesuai regulasi dan standar.
c. Penyusunan kebijakan quality assurance sesuai regulasi dan standar.
d. Optimalisasi Implementasi ISO 9001:2015/workshop Standar Operasional Prosedur
(SOP)/Petunjuk Pelaksanaan (Juklak).
5. Pemenuhan ketentuan regulator a. Pemenuhan ketentuan regulator terkait annual report, sustainability report,
Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), dan Environmental, Social, and
Governance (ESG)
b. Penyaluran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sesuai dengan 4
(empat) pilar pembangunan berkelanjutan yaitu Sosial, Ekonomi, Lingkungan,
serta Hukum dan Tata Kelola.
h. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia aplikasi onboarding nasabah (baik yang manual
(SDM) maupun digital) dan transaksi.
Pada 2024 BTN induk telah memiliki Divisi yang terfokus 4. Pembentukan risk register untuk seluruh Divisi di
untuk mengelola risiko digital dan operasional, yaitu Kantor Pusat dan pelaksanaan risk control self
Digital & Operational Risk Management Division assessment secara berkala.
(DORD) yang sebelumnya pengelolaan risiko digital 5. Diagnostic assessment internal control over
dan operasional tergabung pada Enterprise & ESG Risk financial reporting (ICoFR).
Management Division. Terbentuknya DORD merupakan 6. Perbaikan framework Business Continuity
salah satu strategi Perseroan untuk menyeimbangkan Management (BCM) dan pembentukan Business
kecepatan pengembangan produk digital Perseroan Impact Analysis (BIA).
dengan mengelola risiko digital dan operasional agar 7. Penguatan IT project delivery dengan penerapan
Perseroan dapat mencapai tujuan bisnis Perseroan. IT project assurance.
DORD terdiri dari 8 (delapan) departemen, yaitu Digital 8. Pengembangan framework third party risk
Risk Management Departement, Operational Risk management yang saat ini telah ada pada area
Management Departement, Fraud Risk Management keamanan informasi dan privasi data.
Department, Regional Operational Risk Control 9. Penguatan komponen profil risiko IT, digital, dan
Department, dan 4 Departemen Operational Risk siber agar align dengan SEOJK 29 Tahun 2022
Control yang membidangi Direktorat Perseroan. Divisi tentang Ketahanan dan Keamanan Siber Bagi
ini juga turut serta dalam mengelola risiko Segmen Bank Umum.
Syariah Perseroan. 10. Penguatan risk awareness dengan penerapan
risk control self assessment yang dilakukan
Sepanjang tahun 2024 DORD berfokus untuk secara berkala.
memperkuat posisinya sebagai divisi baru dan
mempercepat proses stabilisasi agar dapat i. Strategi Penerapan Manajemen Risiko Digital dan
segera memberikan kontribusi yang optimal dalam Operasional Saat Ini
pencapaian tujuan Perseroan, dengan menjalankan Untuk tahun 2025, DORD akan berfokus untuk penguatan
inisiatif strategis yang berlandaskan pada 3 (tiga) pilar fondasi pengelolaan risiko untuk sustainable funding
utama: People, Process, Technology yang mencakup: melalui pelaksanaan inisiatif stratejik berikut:
1. Pengembangan framework dan operating 1. Penguatan kapasitas dan kapabilitas Divisi
model terkait tata kelola manajemen risiko Manajemen Risiko Digital dan Operasional
digital dan operasional khususnya dengan untuk merespons secara efektif meningkatnya
adanya penambahan fungsi risk controller dan kompleksitas risiko digital dan operasional.
fraud risk management. 2. Penguatan tata kelola pengendalian internal,
2. Pemenuhan kapasitas sumber daya manusia khususnya terkait pelaporan keuangan (ICOFR).
(SDM) yang diperlukan berdasarkan workload 3. Penguatan pengelolaan risiko privasi data
analysis serta pengembangan kapasitas SDM. berkolaborasi dengan Satuan Kerja Kepatuhan.
3. Pengembangan solusi Fraud Detection System 4. Penguatan framework dan strategi manajemen
(FDS) untuk meningkatkan kemampuan keberlangsungan bisnis (Business continuity
pendeteksian dan pencegahan fraud dari sisi Management/BCM).
Laporan Tahunan 2025 335
Page 336
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
5. Penguatan manajemen risiko pihak ketiga secara k. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia
menyeluruh (end-to-end) untuk memastikan (SDM)
pengawasan yang tepat dan mitigasi risiko dari Mengingat Segmen Syariah BTN masih berstatus
entitas eksternal. sebagai Unit Usaha Syariah maka dalam peranannya
6. Penguatan tata kelola arsitektur zero trust dan sebagai liaison, strategi pengembangan SDM
keamanan siber untuk aplikasi berbasis AI, Segmen Syariah Perseroan dijalankan dengan
mobile dan cloud computing. mengikuti strategi Pengembangan SDM yang
7. Penguatan framework risiko untuk mendukung disusun oleh BTN Induk. Strategi Pengembangan SDM
transaksi payroll dan bundled propositions. ditujukan untuk menunjang pengembangan bisnis
8. Sistem deteksi fraud real-time untuk application serta mewujudkan aspirasi sebagai “Menjadi rumah
fraud retail, SME, wholesale. untuk talenta Indonesia terbaik”. Arah dari strategi
pengembangan SDM yaitu “Mengembangkan 3P’S
j. Strategi Digital and Operation Risk Management (Productive, Prominent, and Prosperous) Global
Jangka Menengah (2025-2027) Oriented Talent yaitu mengembangkan sumber
Strategi inisiatif DORD untuk jangka menengah daya manusia agar memiliki produktivitas yang
(2025-2027) berfokus pada penguatan fondasi tinggi (productive), Kapabilitas yang unggul dan
pengelolaan risiko untuk sustainable funding dan berdaya saing (prominent), kesejahteraan yang
optimalisasi pengelolaan risiko untuk monetasi kompetitif (prosperous), serta memiliki wawasan
housing ecosystem, ekspansi produk, dan cross- yang luas dan global (global oriented)”.
selling melalui pelaksanaan inisiatif sebagai berikut:
1. Penguatan kapasitas dan kapabilitas Divisi Pada tahun 2025 tema Human Capital adalah “Build
Manajemen Risiko Digital dan Operasional Strong HC Learning and Development Engine and
untuk merespons secara efektif meningkatnya Optimize HC Advisory Function to Support Business
kompleksitas risiko digital dan operasional. Strategy and Sustainable Funding” dimana pada
2. Penguatan tata kelola pengendalian internal, tahun 2025 pengembangan Human Capital akan
khususnya terkait pelaporan keuangan (ICOFR). berfokus kepada pengembangan kapabilitas sales
3. Penguatan pengelolaan risiko privasi data khususnya funding melalui pengembangan pilar
berkolaborasi dengan Satuan Kerja Kepatuhan. learning and development dan fungsi HC Business
4. Penguatan framework dan strategi manajemen Partner. Adapun strategi pengembangan sumber
keberlangsungan bisnis (Business Continuity daya manusia pada tahun 2025 adalah sebagai
Management/BCM). berikut:
5. Penguatan manajemen risiko pihak ketiga secara 1. Mengoptimalisasi peran human capital business
menyeluruh (end-to-end) untuk memastikan partner sebagai mitra strategis bisnis.
pengawasan yang tepat dan mitigasi risiko dari 2. Melakukan Re-invent BTN DNA (untuk semua
entitas eksternal. BTNers dan leadership role).
6. Penguatan tata kelola arsitektur zero trust dan 3. Menyempurnakan KPI sales sehingga lebih fokus.
keamanan siber untuk aplikasi berbasis AI, 4. Mengembangkan perhitungan produktivitas
mobile dan cloud computing. sales.
7. Penguatan framework risiko untuk mendukung 5. Implementasi personal cost planning tahap 1: HC
transaksi payroll dan bundled propositions. cost sebagai baseline productivity measurement
8. Sistem deteksi fraud real-time untuk application dan komponen CIR dalam self funded incentives.
fraud retail, SME, wholesale.
9. Peningkatan tata kelola data sharing protokol Prospek Usaha dan Strategi Segmen
dan pemanfaatan Data Loss Prevention (DLP) Syariah Tahun 2026
menggunakan analitik berbasis AI.
10. Penguatan framework risiko mendukung akuisisi Jangka Pendek
secondary homes dan produk konstruksi.
11. Implementasi monitoring transaction fraud Pertumbuhan kredit/pembiayaan pada sektor
berbasis AI dan kolaborasi dengan lembaga perumahan diprediksi tetap tumbuh sejalan dengan
eksternal. pertumbuhan kredit/pembiayaan. Pada jangka pendek,
12. Implementasi manajemen risiko agile untuk terdapat 2 (dua) faktor utama yang akan mendorong
mendukung kecepatan pengembangan digital. pertumbuhan kredit/pembiayaan sektor perumahan,
13. Integrasi semua domain risiko, termasuk yaitu:
risiko digital, operasional, dan fraud, dalam 1. Faktor pertama adalah potensi peningkatan
satu platform yang efektif untuk memberikan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) segmen Masyarakat
visibilitas yang komprehensif. Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dikontribusi
14. Integrasi anti fraud dalam platform merchant. oleh peningkatan alokasi KPR Subsidi Pemerintah.
336 Laporan Tahunan 2025
Page 337
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pada tahun 2025 Pemerintah menetapkan alokasi dengan pertumbuhan Triwulan III 2024 sebesar 1,46%
KPR Fasilitas Likuiditas Pemilikan Perumahan (FLPP) (yoy). Disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan
dengan potensi sebanyak 400.000 unit. harga seluruh tipe rumah, terutama rumah tipe besar
2. Faktor kedua adalah kebijakan BI untuk melanjutkan yang tumbuh 0,72% (yoy), melambat dibandingkan
ketentuan Loan to Value (LTV)/Financing to Value Triwulan II 2025 yang tumbuh 0,70% (yoy). Indeks
(FTV) sampai dengan 100% yang diberlakukan sampai harga masing-masing tipe rumah kecil dan
akhir tahun 2025. Pertumbuhan Indeks Harga Properti menengah tersebut turun menjadi 0,71% (yoy) dan
Residensial (IHPR) pada Triwulan III 2025 tercatat 1,18% (yoy), melambat dari 1,04% (yoy) dan 1,25% (yoy)
sebesar 0,84% (yoy), lebih rendah dibandingkan pada Triwulan sebelumnya.
Jangka Menengah dan Panjang
Rasio KPR terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang masih rendah juga merupakan peluang yang akan
dikembangkan BTN untuk memperluas bisnis perumahan ke depannya. Di Triwulan IV tahun 2024, rasio KPR terhadap
PDB Indonesia sebesar 3,00% yang masih lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya,
seperti: Filipina (3,80%), Thailand (22,23%), Malaysia (38,40%), dan tertinggi adalah Singapura (44,80%).
Grafik Peluang Pengembangan Bisnis KPR
3.1
3,0
34% 28%
3,1
3,8 38%
7,7
KPR Non Subsidi
KPR Non Subsidi KPR Subsidi
Pembeli Langsung
10,1
22,2
Direct-to-consumer Developer Segmen subsidi
27,9 (Persentase BTN: 12%) (Porsi BTN pada 2019: 24%) (Porsi BTN : 77%)
• Pricing menarik untuk • Penyelesaian Program Sejuta Rumah
rumah second vs. pembangunan yang Pemerintah untuk
rumah baru pasca terhenti oleh developer menutup backlog
38,4 COVID besar dan menengah. perumahan di Indonesia
• Sales channel besar • Kenaikan tingkat
melalui 15 agen pendapatan pasca
properti nasional dan pemulihan, terutama di
20 kota teratas, dengan
44.8 30 ribu agen individu
pergeseran ke segmen
mass affluent
Sumber: Corporate Plan BTN 2021-2025
Dengan komitmen keberlanjutan Program Pemerintah Bonus demografi dan pertumbuhan penduduk kelas
Tiga Juta Rumah dan meningkatnya populasi middle menengah (middle class) yang didominasi oleh generasi
income yang didominasi oleh generasi milenial milenial juga menjadi pendorong bisnis pembiayaan
dan segmen emerging affluent juga menjadi perumahan ke depan di mana berdasarkan data Badan
pertimbangan bagi BTN untuk memperluas fokusnya Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z dan
dalam mengembangkan bisnis perumahan ke depan, generasi milenial mendominasi populasi usia produktif
khususnya dalam meningkatkan pangsa pasar di segmen dengan generasi Z (usia 8-23 tahun) mencapai 27,94%
milenial dan emerging affluent. Untuk menangkap dan generasi milenial (usia 24-39 tahun) sebanyak
potensi pertumbuhan tersebut, di tahun depan BTN 25,87% yang mana porsi tersebut diprediksi akan terus
akan meningkatkan penjualan KPR Non Subsidi dengan tumbuh hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan yang
menyasar top developers dan direct selling KPR kepada merupakan peluang untuk mengembangkan bisnis
konsumer (direct to customers) melalui kerja sama perumahan di segmen first home buyer yang menjadi
dengan agen properti nasional dan individu. captive market BTN.
Laporan Tahunan 2025 337
Page 338
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Grafik 1.4. Proyeksi Populasi Indonesia
(Juta Jiwa)
239 271 296 313 319
126 96
151
186
194
223
187
145
85
45
2010 2020 2030 2040 2045
Kelas Menengah Segmen Lainnya
Sumber: Bappenas
Selanjutnya, sebagai sektor yang memiliki multiplier effect kepada 174 sub-sektor industri, pengembangan value
chain dari bisnis perumahan juga menjadi salah satu strategi pengembangan bisnis yang akan dilakukan BTN.
Untuk menangkap peluang tersebut, BTN akan mengembangkan produk dan layanan keuangan yang menyasar
perluasan value chain bisnis konstruksi yaitu akuisisi lahan, bahan bangunan, pengembangan lahan dan properti,
jasa konstruksi, dan pembiayaan pada pengembang (developer).
Gambar Perluasan Value Chain Bisnis Perumahan
Pengembangan
Akuisisi Lahan Basic materials lahan dan Jasa kontruksi Pengembang
Properti
Pemain
Distributors
Significant potential to tap into
ecosystem play can by boosted bu
providing anchor with incentives
(eg lead sharing, referral fees)
~20 ~15 ~130rb ~5-6rb ~5-6rb
Jumlah • 20 korporasi yang • 2 pemain terbesar • 20 ribu pemain pada • 20% Perusahaan besar • Top 10 Perusahaan
Pemain dan berporasi di seluruh mengambil mayoritas kelas menengah • 45% Perusahaan kelas tertiesar mengambil
Indonesia market share dengan sampai perusahaan menengah mayoritas market share
landscape • Banyaknya pemilik dibantu distributor besar • 35% Perusahaan kecil • Sisa 80-90% merupakan
persaingan lahan individual di kelas SME • 85% merupakan pengembang kelas SME
2019 luar 10 kota besar di perusahan konstruksi
Indonesia kelas SME
Sumber: Rencana Jangka Panjang Perusahaan Tahun 2025-2029
338 Laporan Tahunan 2025
Page 339
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sebagai Perseroan yang menjadikan pembiayaan premium serta mengembangkan kapasitas
perumahan sebagai core, BSN menjadi kontributor internal dengan layanan konsultatif produk
dalam menyukseskan Program Tiga Juta Rumah syariah.
Pemerintah dengan kontribusi lebih dari 17% per d. Meningkatkan customer experience melalui
tahunnya. Selain itu, untuk mempercepat penyelesaian transformasi digital BSN dengan menghadirkan
backlog perumahan, BSN juga mengembangkan fitur- fitur yang menjadikan interaksi digital lebih
perannya yang tidak terbatas sebagai lembaga personal, informatif dan mudah dikendalikan
pembiayaan, namun juga berperan sebagai partner langsung oleh nasabah.
bagi seluruh stakeholder perumahan baik dari sisi 2. Provincial Strategy
supply dan demand untuk memperluas pembiayaan a. Menegaskan posisi BSN sebagai Bank Syariah
perumahan yang terjangkau bagi segmen Masyarakat dengan fondasi kuat di segmen retail premium
Berpenghasilan Rendah (MBR). yang berfokus pada 3 (tiga) produk utama yaitu:
KPR Non Subsidi Syariah, Tabungan Wadiah dan
Untuk meningkatkan kontribusinya pada sektor Solusi Kepemilikan Emas.
perumahan dan mendukung roadmap transformasi b. Memasuki pasar potensial low-capex channel
Kementerian BUMN, BSN menetapkan visi menjadi Mitra dan model O2O bersama institusi lokal. BSN fokus
Utama Keuangan Keluarga yang Berkah dan Amanah pada wilayah dengan populasi muslim tinggi,
pada Tahun 2025, BSN memiliki aspirasi untuk menjadi menyediakan produk dan layanan perbankan
True #2 Indonesian Syariah Bank. Untuk mencapai standar syariah di minimarket dan ritel modern
aspirasi tersebut, telah ditetapkan 6 (enam) tema serta menyelenggarakan literasi keuangan
strategis Rencana Jangka Panjang Perseroan BSN syariah di institusi pendidikan.
Tahun 2025-2029 sebagai berikut: c. Mengoptimalkan jaringan cabang utama di
1. Preferred Islamic Proposition untuk menghadirkan wilayah strategis yang juga berfungsi sebagai
layanan wealth management dan solusi bisnis pusat layanan syariah terpadu di daerah.
berbasis prinsip syariah bagi segmen emerging 3. B2B2C (Ecosystem Play)
affluent dan affluent yang belum terlayani optimal. a. Menetapkan acquisition points melalui kemitraan
2. Provincial Strategy untuk mengakselerasi dengan bisnis-bisnis syariah. Melakukan akuisisi
pertumbuhan di provinsi dengan basis konformis bisnis melalui RM B2B khusus untuk membina
besar melalui solusi keuangan Islam. hubungan baik dan membuka peluang bisnis
3. B2B2C untuk menghubungkan institusi Islam, SME, baru, dan memperluas jangkauan melalui
Corp/Comm Non-Perumahan dengan layanan kemitraan eksosistem strategis dengan bekerja
keuangan Syariah. sama dengan lembaga pemerintah dan
4. Dominant in Housing untuk memperkuat posisi program naisonal, komunitas dan asosiasi bisnis
dominan BUS di pembiayaan perumahan melalui muslim.
ekosistem BSN. b. Mengoptimalkan akuisisi B2C dengan
5. Digital Acquisition untuk mengakselerasi funding penawaran payroll dan deals menarik melalui
(CASA) melalui layanan perbankan yang cepat, third party merchant.
personal dan mudah diakses. 4. Dominant in Housing
6. Syariah-specific hooks untuk mendorong adopsi a. Mengembangkan syariah compliant
produk Syariah. transaction-linked CASA seperti reward yang
terintegrasi setiap transaksi pembiayaan KPR
Berpedoman pada 6 (enam) tema strategis rencana Non Subsidi.
jangka panjang BSN tahun 2025-2029 langkah strategis b. Melakukan cross sell produk personal financing
yang akan dilakukan adalah sebagai berikut: kepada nasabah pembiayaan eksisting untuk
1. Preferred Islamic Proposition meningkatkan product holding.
a. Mendorong akuisisi nasabah prioritas dengan c. Memperdalam penetrasi ekosistem perumahan
pendekatan melalui relationship manager (RM). melalui bisnis pembiayaan dan pendanaan. BSN
RM akan secara aktif turut menghadiri networking akan memperluas tidak hanya di sisi pembeli
event khususnya islamic-related forum. (ritel) tetapi juga di sisi pengembang, kontraktor
b. Mengembangkan value proposition prospera dan pelaku usaha terkait.
dan wealth BSN dengan menyediakan islamic d. Melakukan transformasi customer experience
lifestyle privileges bagi nasabah prioritas. dari retail hingga korporasi. Hal ini akan
c. Meningkatkan kapabilitas dan mengembangkan dilakukan dengan digitalisasi proses pengajuan
kemitraan untuk mendukung produk prospera dan pemberian persetujuan pembiayaan serta
dan wealth dengan menawarkan produk integrasi dengan platform mortgage ke dalam
investasi syariah premium, berkolaborasi ekosistem KPR Syariah BSN.
dengan lembaga keuangan dan brand syariah
Laporan Tahunan 2025 339
Page 340
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
5. Digital Acquisition f.Mengembangkan kapabilitas layanan nasabah
a. Mengembangkan digital funding journey mulai omni channel dengan menyesuaian preferensi
dari pembukaan account, OLOB dan pengelolaan interaksi masing-masing nasabah seperti
rekening secara digital. mobile apps dan internet banking, contact
b. Mengembangkan digital financing journey center dan live chat, OLOB dan offline di outlet,
dengan digitalisasi end to end process serta chatbot.
pembiayaan perumahan dan CCPL maupun 6. Syariah-Specific Hooks
pembiayaan SME. a. Melakukan repackage produk syariah dengan
c. Mengembangkan transaksi dan pembayaran diferensiasi eksklusif dibandingkan dengan
digital dengan meningkatkan kapabilitas seperti konvensional.
QRIS, BI-Fast, multi-currency dan pembayaran b. Menyediakan solusi kepemilikan emas untuk
tagihan. menjadi “Bullion Bank” dengan memberikan
d. Melakukan transformasi m-banking eksisting penawaran yang komprehensif mulai dari
menjadi super app yang diharapkan menjadi tabungan, pembiayaan, hingga investasi emas.
one door solution untuk layanan digital syariah. c. Melakukan akuisisi nasabah melalui platform
e. Mengembangkan kapabilitas untuk hyper keuangan, pemberian reward eksklusif dan
personalization dengan memanfaatkan analisis referral. Strategi multi kanal ini juga dilakukan
data untuk menghadirkan penawaran produk bersamaan dengan pemberian penghargaan
dan layanan yang sangat personal. berbasis komunitas.
Segmen Entitas Anak
Bank Syariah Nasional (BSN)
Penjelasan dan Produktivitas
Segmen entitas anak merupakan bagian dari kegiatan usaha Perseroan yang dijalankan melalui perusahaan anak,
yaitu Bank Syariah Nasional (BSN). Melalui entitas ini, Perseroan mengembangkan dan mengoperasikan layanan
perbankan yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah Islam.
Tabel Produktivitas BSN
(dalam jutaan Rupiah)
Kenaikan/Penurunan
Uraian 2025 2024
Nominal %
Kredit 54.873.163 43.892.827 10.980.336 25,02%
KPR 50.820.739 40.828.893 9.991.846 24,48%
Non KPR 531.896 327.277 204.619 62,52%
Commercial 3.520.527 2.736.656 783.871 28,65%
Simpanan 58.731.134 49.132.750 9.598.384 19,53%
Tabungan 8.678.923 7.809.712 869.211 11,13%
Giro 26.944.158 19.824.690 7.119.468 35,91%
Deposito 23.108.054 21.498.347 1.609.707 7,49%
Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas atas Pertumbuhan ini mencerminkan akselerasi ekspansi
pengelolaan portofolio, berikut disampaikan uraian pembiayaan yang tetap kuat, sejalan dengan
perkembangan kinerja masing-masing produk BSN strategi penguatan bisnis inti dan monetisasi
yang mencerminkan pertumbuhan, dan penguatan ekosistem perumahan.
posisi bisnis pada setiap lini usaha • KPR
• Kredit Kredit Pemilikan Rumah (KPR) meningkat dari Rp40,83
Pada tahun 2025, total kredit tercatat sebesar triliun pada 2024 menjadi Rp50,82 triliun pada 2025
Rp54,87 triliun, meningkat Rp10,98 triliun atau 25,02% atau tumbuh 24,48%. KPR tetap menjadi kontributor
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp43,89 triliun. utama pertumbuhan kredit dengan kontribusi
340 Laporan Tahunan 2025
Page 341
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
terbesar terhadap total portofolio. Kenaikan ini Dukungan induk usaha memberikan akses terhadap
menunjukkan permintaan pembiayaan perumahan captive market KPR, jaringan developer, serta basis
yang tetap solid serta efektivitas strategi penetrasi nasabah existing yang telah tersegmentasi dengan
pasar dan kerja sama dengan pengembang. baik. Sinergi ini memungkinkan BSN membangun
• Non KPR portofolio pembiayaan yang lebih terarah dan memiliki
Segmen Non KPR mencatat pertumbuhan signifikan risiko yang terukur.
sebesar 62,52%, dari Rp327,28 miliar pada 2024
menjadi Rp531,90 miliar pada 2025. Meskipun Dari sisi model bisnis, BSN mengadopsi pendekatan
secara nominal masih relatif kecil, pertumbuhan ini ecosystem-based financing, yaitu pembiayaan
menunjukkan adanya upaya diversifikasi portofolio terintegrasi mulai dari pengembang, kontraktor, hingga
pembiayaan dan penguatan sumber pendapatan end-user melalui skema syariah. Hal ini menciptakan
di luar bisnis inti KPR. closed-loop value chain yang memperkuat kualitas
• Commercial aset sekaligus meningkatkan cross-selling opportunity.
Kredit Commercial meningkat 28,65% dari
Rp2,74 triliun menjadi Rp3,52 triliun pada 2025. Dalam aspek inovasi, BSN mengembangkan produk
Pertumbuhan ini mengindikasikan peningkatan berbasis akad yang lebih fleksibel dan kompetitif,
pembiayaan kepada sektor produktif dan pelaku termasuk skema Murabahah, Musyarakah Mutanaqisah
usaha, khususnya yang terkait dengan rantai nilai (MMQ), serta pengembangan digital onboarding untuk
perumahan, sehingga mendukung pertumbuhan mempercepat proses pembiayaan. Digitalisasi proses
KPR secara tidak langsung melalui pendekatan underwriting dan integrasi data induk usaha menjadi
ekosistem. diferensiasi penting dalam meningkatkan efisiensi
• Simpanan operasional serta pengalaman nasabah. Selain itu, BSN
Total simpanan tumbuh 19,53% menjadi Rp58,73 memanfaatkan momentum spin-off untuk membangun
triliun dibandingkan Rp49,13 triliun pada tahun struktur permodalan yang lebih optimal, tata kelola
sebelumnya. Kenaikan ini mencerminkan independen, dan agility dalam pengambilan keputusan
kepercayaan nasabah yang tetap terjaga serta bisnis, sehingga mampu bersaing dengan bank syariah
kemampuan Perseroan dalam menghimpun dana nasional lainnya.
untuk mendukung ekspansi kredit.
• Tabungan Strategi Tahun 2025
Tabungan meningkat 11,13% dari Rp7,81 triliun menjadi
Rp8,68 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan Pada tahun 2025, fokus utama BSN adalah stabilisasi
stabilitas dana ritel dan kontribusi terhadap operasional pasca spin-off serta penguatan fondasi
penguatan dana murah (CASA). bisnis. Strategi utama meliputi:
• Giro 1. Konsolidasi struktur organisasi dan penguatan tata
Giro mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar kelola syariah.
35,91%, dari Rp19,82 triliun menjadi Rp26,94 triliun. 2. Optimalisasi portofolio pembiayaan perumahan
Peningkatan ini memperkuat struktur dana murah berbasis akad syariah.
Perseroan dan berpotensi menurunkan biaya dana 3. Penguatan pendanaan melalui peningkatan dana
secara keseluruhan. murah (CASA syariah).
• Deposito 4. Sinergi dengan induk dalam akuisisi nasabah dan
Deposito tumbuh 7,49% dari Rp21,50 triliun menjadi pembiayaan ekosistem developer.
Rp23,11 triliun. Meskipun pertumbuhannya lebih 5. Peningkatan kualitas aset melalui underwriting yang
moderat dibandingkan giro dan tabungan, deposito prudent dan risk-based pricing.
tetap menjadi sumber pendanaan yang stabil
dalam menjaga keseimbangan likuiditas. Tahun 2025 menjadi fase transisi dan pondasi, dengan
target membangun struktur neraca yang sehat,
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi menjaga kualitas pembiayaan, serta memperkuat
brand positioning sebagai Bank Syariah Spesialis
BSN memiliki keunggulan kompetitif yang bertumpu Perumahan.
pada positioning sebagai bank syariah yang fokus
pada pembiayaan perumahan berbasis ekosistem.
Laporan Tahunan 2025 341
Page 342
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Prospek Usaha dan Strategi Tahun 2026
Memasuki tahun 2026, BSN memasuki fase akselerasi pertumbuhan. Prospek usaha BSN semakin terbuka luas,
didukung oleh:
1. Pertumbuhan permintaan pembiayaan perumahan syariah.
2. Meningkatnya preferensi masyarakat terhadap produk berbasis prinsip syariah.
3. Potensi ekspansi pembiayaan UMKM dalam ekosistem perumahan.
Strategi BSN pada tahun 2026 diarahkan pada:
1. Ekspansi pembiayaan perumahan syariah secara selektif dan berkelanjutan.
2. Diversifikasi produk, termasuk pembiayaan renovasi, refinancing syariah, dan pembiayaan konstruksi.
3. Peningkatan digital channel untuk akuisisi nasabah ritel.
4. Penguatan struktur permodalan untuk mendukung ekspansi aset produktif.
5. Pengembangan strategic partnership dengan developer, institusi pendidikan, dan komunitas syariah.
Dengan fondasi yang telah dibangun pada 2025, BSN diharapkan mampu tumbuh lebih agresif namun tetap prudent,
serta berkontribusi signifikan terhadap konsolidasi kinerja Grup.
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
Uraian pendapatan dan profitabilitas segmen usaha disajikan sebagai berikut:
Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
(dalam jutaan Rupiah)
2025
Uraian
Konvensional Syariah Total Entitas Anak
Pendapatan segmen 31.879.842 4.132.105 36.011.947 2.727.499
Beban segmen (15.910.603) (2.118.945) (18.029.548) (1.304.727)
Pendapatan segmen - neto 15.969.239 2.013.160 17.982.399 1.422.772
Pendapatan operasional lainnya 3.925.205 172.358 4.097.563 108.161
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
(5.731.988) (423.538) (6.155.526) (203.128)
keuangan dan non-aset keuangan
Pembalikkan penyisihan estimasi
2.947 - 2.947 -
kerugian komitmen dan kontijensi-bersih
Beban operasional lainnya (10.613.068) (1.053.953) (11.667.021) (794.964)
Laba operasional 3.552.335 708.027 4.260.362 532.841
Pendapatan (beban) bukan operasional
28.126 (218) 27.908 (141)
- neto
Manfaat/(beban) pajak (863.379) - (863.379) (26.483)
Laba tahun berjalan 2.717.082 707.809 3.424.891 506.217
Total aset 462.462.651 - 462.462.651 73.069.148
Total liabilitas dan dana syirkah
426.096.737 - 426.096.737 66.564.463
temporer
342 Laporan Tahunan 2025
Page 343
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2024
Penyesuaian
Konsolidasi Konvensional Syariah Eliminasi Total
dan Eliminasi
(2.398.578) 36.340.868 25.472.625 4.068.967 - 29.541.592
1.211.956 (18.122.319) (16.113.935) (1.935.005) - (18.048.940)
(1.186.622) 18.218.549 9.358.690 2.133.962 - 11.492.652
(97.752) 4.107.972 4.760.640 151.115 (335.836) 4.575.919
179.985 (6.178.669) (1.853.801) (127.694) - (1.981.495)
- 2.947 195 - - 195
667.223 (11.794.762) (9.313.293) (1.285.101) 335.836 (10.262.558)
(437.166) 4.356.037 2.952.431 872.282 - 3.824.713
(1.840) 25.927 (51.993) 121 - (51.872)
9.052 (880.810) (765.513) - - (765.513)
(429.954) 3.501.154 2.134.925 872.403 - 3.007.328
(7.738.379) 527.793.420 416.184.631 60.560.957 (7.131.086) 469.614.502
(1.078.073) 491.583.127 384.480.961 59.692.738 (7.131.086) 437.042.613
Laporan Tahunan 2025 343
Page 344
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Pertumbuhan Segmen Usaha Tahun 2024-2025
Pertumbuhan Nominal 2024-2025 Pertumbuhan Persentase 2024-2025
Uraian
Entitas Entitas
Induk Total Induk Total
Anak Anak
Pendapatan segmen 6.470.355 328.921 6.799.276 21,90% 100,00% 18,71%
Beban segmen 19.392 (92.771) (73.379) (0,11%) 100,00% 0,40%
Pendapatan segmen - neto 6.489.747 236.150 6.725.897 56,47% 100,00% 36,92%
Pendapatan operasional
(478.356) 10.409 (467.947) (10,45%) 100,00% (11,39%)
lainnya
Penyisihan kerugian
penurunan nilai aset
(4.174.031) (23.143) (4.197.174) 210,65% 100,00% 67,93%
keuangan dan non-aset
keuangan
Pembalikkan penyisihan
estimasi kerugian komitmen 2.752 - 2.752 1.411,28% 0,00% 93,38%
dan ontijensi-bersih
Beban operasional lainnya (1.404.463) (127.741) (1.532.204) 13,69% 100,00% 12,99%
Laba operasional 435.649 95.675 531.324 11,39% 100,00% 12,20%
Pendapatan (beban) bukan
79.780 (1.981) 77.799 (153,80%) 100,00% 300,07%
operasional - neto
Manfaat/(beban) pajak (97.866) (17.431) (115.297) 12,78% 100,00% 13,09%
Laba tahun berjalan 417.563 76.263 493.826 13,88% 100,00% 14,10%
Total aset (7.151.851) 65.330.769 58.178.918 (1,52%) 100,00% 11,02%
Total liabilitas dan dana
(10.945.876) 65.486.390 54.540.514 (2,50%) 100,00% 11,09%
syirkah temporer
Pendapatan Segmen Profitabilitas Segmen
Perseroan membukukan total pendapatan segmen neto Profitabilitas menunjukkan kinerja yang tetap resilien
tahun 2025 sebesar Rp18,22 triliun, meningkat 36,92% pada 2025 dengan pertumbuhan total laba segmen
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp11,49 sebesar 14,10% dari Rp3,01 triliun pada tahun 2024
triliun. Pencapaian tersebut disebabkan Perseroan menjadi Rp3,50 triliun pada tahun 2025 mencerminkan
membukukan pendapatan bunga bersih Rp18,22 triliun kemampuan mempertahankan ekspansi bisnis dan
atau meningkat 58,52% yoy. Hal tersebut sejalan dengan basis nasabah. Kinerja pendapatan yang tetap tumbuh
penyaluran kredit Perseroan yang tumbuh double digit dan efisiensi yang terus membaik menjadi fondasi yang
10,07% yoy menjadi Rp345,70 triliun, sedangkan industri solid untuk mendorong pemulihan dan peningkatan
tumbuh lebih tinggi mencapai 9,6% pada tahun 2025. profitabilitas secara berkelanjutan ke depan, seiring
dengan stabilisasi kualitas aset dan normalisasi biaya
risiko.
344 Laporan Tahunan 2025
Page 345
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain
Informasi mengenai penugasan lain yang diamanatkan Pemerintah kepada Perseroan adalah sebagai berikut:
Tabel Penugasan Lain
Jumlah
Nama Kuota yang Jumlah Penyaluran/
No. Dasar/Aturan Penugasan Penjelasan Program
Program Diamanatkan Realisasi
Pemerintah
1. Surat Kementerian Koordinator Kredit Usaha KUR merupakan kredit modal kerja Rp3,3 triliun Rp1,07 triliun.
Bidang Perekonomian Republik Rakyat (KUR) dan/atau investasi yang diberikan
Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi oleh Bank kepada debitur Perseroan melakukan
Pengelolaan dan Pengembangan yang bergerak dalam bidang pengembangan IT untuk
Usaha Badan Usaha Milik Negara No. usaha yang menurut skalanya proses digitalisasi KUR
PK.KUR/240/D.I.M.EKON/ 12/2024 tanggal berstatus sebagai Usaha Mikro, melalui smartphone dan
31 Desember 2024 perihal Target Kecil, dan Menengah (UMKM) di adanya decision engine
Penyaluran KUR Tahun 2025 BTN. bidang usaha yang produktif dan credit scoring untuk
dan layak namun belum memiliki percepatan proses KUR.
agunan tambahan atau agunan
tambahan belum cukup.
2. Surat Kementerian Koordinator Bidang Kredit Kredit investasi dan/atau kredit Rp9,5 triliun Rp2,65 triliun
Perekonomian Republik Indonesia, Program modal kerja yang diberikan
Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Perumahan kepada usaha mikro, kecil, dan
dan Pengembangan Usaha Badan (KPP) menengah berupa individu/
Usaha Milik Negara No. PK.KUR/183/ perseorangan atau badan usaha
D.I.M.EKON/ 10/2025 tanggal yang dilakukan dalam rangka
8 Oktober 2025 perihal Penetapan mendukung pencapaian program
Plafon Kredit Program Perumahan (KPP) prioritas di bidang perumahan.
Tahun 2025 PT Bank Tabungan Negara
(Persero) Tbk.
3. Perjanjian Kerja Sama antara Badan Penyaluran KPR FLPP merupakan dukungan • Konvensional: • Konvensional: 132.744
Pengelola Tabungan Perumahan KPR FLPP fasilitas likuiditas pembiayaan 122.834 Unit Unit
Rakyat dan PT Bank Tabungan Negara oleh BTN perumahan rumah tapak atau • Syariah: 35.467 • Syariah: 59.469 Unit
(Persero) Tbk tentang Penyaluran rumah susun kepada Masyarakat Unit
Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Berpenghasilan Rendah (MBR).
Perumahan Melalui Kredit Pemilikan
Rumah Sejahtera Bagi Masyarakat Ketentuan ini
Berpenghasilan Rendah. selanjutnya
a. Perjanjian Kerja Sama No. 11/PKS/ BP/ mengalami
TPR/IV/12/2024 perubahan pada 18
b. Perjanjian Kerja Sama No. 54/PKS/ Juni 2025, menjadi
DIR/2024 sebagai berikut:
• Konvensional:
Nota Kesepahaman antara
160.000 Unit
Kementerian Perumahan dan Kawasan
• Syariah: 60.000
Pemukiman dengan Badan Pengelola
Unit
Tabungan Perumahan Rakyat (BP
TAPERA) dan PT Bank Tabungan Negara.
a. No : 094/HK0201/M/VI/2025
b. No : 18/MOU/BPT-TPR/6/2025
a. No : 10/MOU/DIR/2025
Laporan Tahunan 2025 345
Page 346
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Jumlah
Nama Kuota yang Jumlah Penyaluran/
No. Dasar/Aturan Penugasan Penjelasan Program
Program Diamanatkan Realisasi
Pemerintah
4. Perjanjian Kerja Sama antara Badan Penyaluran KPR Tapera adalah pinjaman yang - 71 Unit
Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat KPR Tapera diberikan untuk pembelian rumah
dengan PT Bank Tabungan Negara oleh BTN pertama khusus untuk PNS Peserta
(Persero) Tbk tentang Penyaluran Tapera.
Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta
Tabungan Perumahan Rakyat.
a. Perjanjian Kerja Sama No. 49/PKS/BP-
TPR/IV/2024
b. Perjanjian Kerja Sama No. 56/PKS/
DIR/2024
5. Perjanjian Kerja Sama antara Penyaluran SBUM merupakan fasilitas • Konvensional: • Konvensional: 132.744
Satuan Kerja Direktorat Jenderal Subsidi pembiayaan perumahan yang 160.000 Unit Unit
Tata Kelola dan Pengendalian Risiko Bantuan diselenggarakan oleh pemerintah • Syariah: 60.000 • Syariah: 59.469 Unit
dan Perumahan Rakyat dan PT Bank Uang Muka untuk masyarakat berpenghasilan Unit
Tabungan Negara (Persero) Tbk tentang oleh BTN rendah. Bantuan yang diberikan
Penyaluran Subsidi Bantuan Uang Muka berupa pemenuhan sebagian
Perumahan Pada PT Bank Tabungan atau seluruh uang muka
Negara (Persero) Tbk Tahun 2023. perolehan rumah.
a. Perjanjian Kerja Sama 01/PKS-SBUM/
SATKER DJTKPR/2025
a. Perjanjian Kerja Sama 28/PKS/DIR/
2025
Keterangan: *) Kuota penyaluran KPR Tapera tidak ditetapkan secara spesifik.
346 Laporan Tahunan 2025
Page 347
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
TINJAUAN
KEUANGAN
Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu konsolidasian PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
kepada Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir (Bank) dan entitas anaknya (secara kolektif disebut
tanggal 31 Desember 2025 yang disajikan dalam sebagai Grup) tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja
Laporan Tahunan ini. Laporan Keuangan telah diaudit keuangan dan arus kas konsolidasiannya untuk tahun
oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti & Surja yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan
dan mendapat opini menyajikan secara wajar, Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
dalam semua hal yang material, posisi keuangan
Kinerja Keuangan
Kinerja keuangan Perseroan terdiri atas kinerja Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian, Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian serta Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan sebagai berikut:
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Tabel Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ASET
KAS 2.154.839 2.105.620 49.219 2,34%
GIRO PADA BANK INDONESIA 33.797.873 22.739.920 11.057.953 48,63%
GIRO PADA BANK LAIN
Pihak ketiga 1.355.738 886.415 469.323 52,95%
Pihak berelasi 1.160.233 5.065.331 (3.905.098) (77,09%)
2.515.971 5.951.746 (3.435.775) (57,73%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (2.050) (2.571) 521 (20,26%)
2.513.921 5.949.175 (3.435.254) (57,74%)
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK
LAIN
Pihak ketiga 12.929.938 4.661.043 8.268.895 177,40%
Pihak berelasi - 61 (61) (100,00%)
12.929.938 4.661.104 8.268.834 177,40%
EFEK-EFEK
Pihak ketiga 16.588.868 19.874.205 (3.285.337) (16,53%)
Pihak berelasi 5.464.153 5.489.205 (25.052) (0,46%)
22.053.021 25.363.410 (3.310.389) (13,05%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (52) (787) 735 (93,39%)
22.052.969 25.362.623 (3.309.654) (13,05%)
OBLIGASI PEMERINTAH
Pihak berelasi 38.106.638 35.475.529 2.631.109 7,42%
Laporan Tahunan 2025 347
Page 348
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
KEMBALI
Pihak ketiga 1.412.460 175.625 1.236.835 704,25%
Pihak berelasi 271.380 - 271.380 100,00%
1.683.840 175.625 1.508.215 858,77%
KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
PIUTANG SYARIAH
Kredit yang diberikan
Pihak ketiga 312.576.503 286.144.106 26.432.397 9,24%
Pihak berelasi 33.126.421 27.935.999 5.190.422 18,58%
345.702.924 314.080.105 31.622.819 10,07%
Cadangan kerugian penurunan nilai (13.959.557) (11.727.934) (2.231.623) 19,03%
331.743.367 302.352.171 29.391.196 9,72%
Pembiayaan/piutang syariah
Pihak ketiga 53.552.470 43.681.345 9.871.125 22,60%
Pihak berelasi 1.320.693 211.482 1.109.211 524,49%
54.873.163 43.892.827 10.980.336 25,02%
Cadangan kerugian penurunan nilai (1.354.679) (1.329.253) (25.426) 1,91%
53.518.484 42.563.574 10.954.910 25,74%
385.261.851 344.915.745 40.346.106 11,70%
TAGIHAN DERIVATIF
Pihak ketiga - 102.843 (102.843) (100,00%)
TAGIHAN AKSEPTASI
Pihak ketiga 420.439 508.190 (87.751) (17,27%)
Pihak berelasi 154.462 433.708 (279.246) (64,39%)
Cadangan kerugian penurunan nilai (124) (1.987) 1.863 (93,76%)
574.777 939.911 (365.134) (38,85%)
ASET TETAP
Biaya perolehan/nilai revaluasi 15.950.513 14.059.957 1.890.556 13,45%
Akumulasi penyusutan (5.441.785) (4.883.826) (557.959) 11,42%
10.508.728 9.176.131 1.332.597 14,52%
ASET TIDAK BERWUJUD
Biaya perolehan/nilai revaluasi 792.084 137.531 654.553 475,93%
Akumulasi penyusutan (66.521) (15.522) (50.999) 328,56%
725.563 122.009 603.554 494,68%
BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA 12.222.824 11.518.574 704.250 6,11%
ASET PAJAK TANGGUHAN - NETO 1.323.347 2.286.038 (962.691) (42,11%)
BIAYA DIBAYAR DIMUKA 1.232.769 985.821 246.948 25,05%
PAJAK DIBAYAR DIMUKA 981.970 754.095 227.875 30,22%
ASET LAIN-LAIN 1.721.573 2.343.739 (622.166) (26,55%)
348 Laporan Tahunan 2025
Page 349
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
TOTAL ASET 527.793.420 469.614.502 58.178.918 12,39%
LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS SEGERA 1.887.329 2.275.949 (388.620) (17,08%)
SIMPANAN DARI NASABAH
Giro
Pihak ketiga 113.480.993 89.112.534 24.368.459 27,35%
Pihak berelasi 28.817.269 51.910.728 (23.093.459) (44,49%)
142.298.262 141.023.262 1.275.000 0,90%
Giro Wadiah
Pihak ketiga 23.285.531 15.853.349 7.432.182 46,88%
Pihak berelasi 1.862.072 3.029.417 (1.167.345) (38,53%)
25.147.603 18.882.766 6.264.837 33,18%
167.445.865 159.906.028 7.539.837 4,72%
Tabungan
Pihak ketiga 34.562.225 36.825.185 (2.262.960) (6,15%)
Pihak berelasi 643.032 874.964 (231.932) (26,51%)
35.205.257 37.700.149 (2.494.892) (6,62%)
Tabungan Wadiah
Pihak ketiga 1.726.107 1.520.491 205.616 13,52%
Pihak berelasi 969 1.441 (472) (32,76%)
1.727.076 1.521.932 205.144 13,48%
36.932.333 39.222.081 (2.289.748) (5,84%)
Deposito berjangka
Pihak ketiga 139.829.959 92.959.773 46.870.186 50,42%
Pihak berelasi 61.291.574 60.349.598 941.976 1,56%
201.121.533 153.309.371 47.812.162 31,19%
Total simpanan dari nasabah 405.499.731 352.437.480 53.062.251 15,06%
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Pihak ketiga 96.481 70.035 26.446 37,76%
EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI
KEMBALI
Pihak ketiga 349.076 2.446.384 (2.097.308) (85,73%)
Pihak Berelasi - 963.042 (963.042) (100,00%)
349.076 3.409.426 (3.060.350) (89,76%)
LIABILITAS AKSEPTASI
Pihak ketiga 168.480 251.423 (82.943) (32,99%)
Pihak berelasi 406.421 690.475 (284.054) (41,14%)
574.901 941.898 (366.997) (38,96%)
Laporan Tahunan 2025 349
Page 350
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
UTANG PAJAK 140.082 368.473 (228.391) (61,98%)
SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN
Pihak ketiga 2.476.014 2.880.741 (404.727) (14,05%)
Pihak berelasi 1.509.069 2.563.783 (1.054.714) (41,14%)
3.985.083 5.444.524 (1.459.441) (26,81%)
PINJAMAN YANG DITERIMA
Pihak ketiga 10.240.697 10.132.859 107.838 1,06%
Pihak berelasi 27.751.154 23.352.225 4.398.929 18,84%
37.991.851 33.485.084 4.506.767 13,46%
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR 497.893 658.070 (160.177) (24,34%)
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN
438 3.385 (2.947) (87,06%)
KONTINJENSI
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN 2.552.651 1.745.282 807.369 46,26%
PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK
SUBORDINASI
Pihak ketiga 1.795.858 4.828.105 (3.032.247) (62,80%)
Pihak berelasi 3.696.275 1.500.000 2.196.275 146,42%
5.492.133 6.328.105 (835.972) (13,21%)
LIABILITAS LAIN-LAIN 633.000 626.886 6.114 0,98%
TOTAL LIABILITAS 459.700.649 407.794.597 51.906.052 12,73%
DANA SYIRKAH TEMPORER
SIMPANAN NASABAH
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 1.046.837 929.940 116.897 12,57%
Pihak berelasi 749.717 11.985 737.732 6.155,46%
1.796.554 941.925 854.629 90,73%
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 5.645.501 6.161.887 (516.386) (8,38%)
Pihak berelasi 1.306.347 125.893 1.180.454 937,66%
6.951.848 6.287.780 664.068 10,56%
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 18.113.035 15.129.659 2.983.376 19,72%
Pihak berelasi 4.994.605 6.857.408 (1.862.803) (27,16%)
23.107.640 21.987.067 1.120.573 5,10%
Total simpanan nasabah 31.856.042 29.216.772 2.639.270 9,03%
SIMPANAN DARI BANK LAIN
Giro Mudharabah
Pihak ketiga 6.145 9.214 (3.069) (33,31%)
350 Laporan Tahunan 2025
Page 351
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Tabungan Mudharabah
Pihak ketiga 19.991 21.730 (1.739) (8,00%)
Deposito berjangka Mudharabah
Pihak ketiga 300 300 - 0,00%
Total simpanan dari bank lain 26.436 31.244 (4.808) (15,39%)
TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER 31.882.478 29.248.016 2.634.462 9,01%
EKUITAS
Modal ditempatkan dan disetor penuh 7.017.222 7.017.222 - 0,00%
Tambahan modal disetor 4.418.900 4.418.900 - 0,00%
Keuntungan neto yang belum direalisasi dan
cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-
efek dan obligasi Pemerintah setelah pajak (530.198) (1.107.982) 577.784 (52,15%)
tangguhan nilai wajar melalui penghasilan
komprehensif lain setelah pajak tangguhan
Pengukuran kembali program imbalan pasti -
(579.201) (424.015) (155.186) 36,60%
setelah pajak tangguhan
Bagian efektif lindung nilai efektif lindung nilai - (44.082) 44.082 (100,00%)
Surplus Revaluasi Aset Tetap 3.988.158 3.565.773 422.385 11,85%
Saldo laba*)
Telah ditentukan penggunaannya 18.237.500 15.982.004 2.255.496 14,11%
Belum ditentukan penggunaannya 3.657.894 3.164.069 493.825 15,61%
Total Saldo Laba 21.895.394 19.146.073 2.749.321 14,36%
Total ekuitas yang dapat diatribusikan Kepada
36.210.275 32.571.889 3.638.386 11,17%
entitas induk
Kepentingan non-pengendali 18 - 18 100,00%
TOTAL EKUITAS 36.210.293 32.571.889 3.638.404 11,17%
TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN
527.793.420 469.614.502 58.178.918 12,39%
EKUITAS
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.
Grafik Laporan Posisi Keuangan
(dalam triliun Rupiah)
469,61 527,79 407,79 459,70 29,25 31,88 32,57 36,21
Aset Liabilitas Dana Syirkah Temporer Ekuitas
2024 2025
Laporan Tahunan 2025 351
Page 352
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Total Aset 2024 sebesar Rp102,84 miliar. Hal ini sejalan dengan
berkurangnya eksposur transaksi derivatif Perseroan.
Total aset Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar
Rp527,79 triliun, meningkat 12,39% dibandingkan dengan TAGIHAN AKSEPTASI
tahun 2024 yang sebesar Rp469,61 triliun. Peningkatan Tagihan akseptasi pada tahun 2025 tercatat sebesar
total aset terutama didorong oleh pertumbuhan Rp574,78 miliar, menurun 38,85% dibandingkan tahun
penyaluran kredit dan pembiayaan, peningkatan giro 2024 sebesar Rp939,91 miliar. Penurunan ini sejalan
pada Bank Indonesia, serta kenaikan penempatan pada dengan berkurangnya volume transaksi SKBDN pada
Bank Indonesia dan bank lain seiring dengan strategi periode berjalan.
pengelolaan likuiditas dan ekspansi bisnis yang terukur.
Aset Tidak Lancar
Aset Lancar
EFEK-EFEK
KAS Nilai efek-efek pada tahun 2025 tercatat sebesar
Perseroan membukukan saldo kas pada tahun 2025 Rp22,05 triliun, menurun 13,05% dibandingkan tahun
sebesar Rp2,15 triliun, meningkat 2,34% dibandingkan 2024 sebesar Rp25,36 triliun. Penurunan ini terutama
tahun 2024 sebesar Rp2,11 triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh realisasi penjualan efek serta
mencerminkan kecukupan kas operasional Perseroan penyesuaian portofolio investasi Perseroan.
dalam mendukung aktivitas transaksi harian, yang
terdiri atas kas di khasanah dan kas ATM dalam mata OBLIGASI PEMERINTAH
uang Rupiah maupun valuta asing. Kepemilikan obligasi pemerintah pada tahun 2025
meningkat 7,42% menjadi Rp38,11 triliun dibandingkan
GIRO PADA BANK INDONESIA tahun 2024 sebesar Rp35,48 triliun, seiring dengan
Giro pada Bank Indonesia pada tahun 2025 meningkat strategi penempatan dana pada instrumen berisiko
signifikan menjadi Rp33,80 triliun, atau tumbuh 48,64% rendah dan likuid.
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp22,74 triliun.
Kenaikan ini sejalan dengan strategi Perseroan dalam KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/PIUTANG
menjaga likuiditas serta pemenuhan ketentuan Giro SYARIAH
Wajib Minimum (GWM) sesuai regulasi Bank Indonesia. Penyaluran kredit dan pembiayaan Perseroan pada
tahun 2025 tumbuh solid menjadi Rp385,26 triliun,
GIRO PADA BANK LAIN meningkat 11,70% dibandingkan tahun 2024 sebesar
Giro pada bank lain pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp344,92 triliun. Pertumbuhan ini terutama didorong
Rp2,51 triliun, menurun 57,74% dibandingkan tahun oleh peningkatan kredit perumahan, khususnya KPR
2024 sebesar Rp5,95 triliun. Penurunan ini terutama Subsidi, serta pertumbuhan pembiayaan syariah yang
disebabkan oleh normalisasi penempatan dana pada berkelanjutan.
bank lain, seiring dengan optimalisasi pengelolaan
likuiditas internal Perseroan. ASET TETAP
Aset tetap bersih pada tahun 2025 meningkat menjadi
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN Rp10,51 triliun, atau tumbuh 14,52% dibandingkan tahun
Perseroan membukukan penempatan pada Bank 2024 sebesar Rp9,18 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan
Indonesia dan bank lain sebesar Rp12,93 triliun pada investasi Perseroan dalam pengembangan jaringan
tahun 2025, meningkat tajam 177,40% dibandingkan kantor, infrastruktur teknologi informasi, dan sarana
tahun 2024 sebesar Rp4,66 triliun. Peningkatan ini operasional.
mencerminkan penempatan likuiditas jangka pendek
yang lebih optimal dalam rangka menjaga fleksibilitas ASET TIDAK BERWUJUD
pendanaan dan mitigasi risiko likuiditas. Aset tidak berwujud pada tahun 2025 meningkat menjadi
Rp725,56 miliar, atau tumbuh 494,68% dibandingkan
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI tahun 2024 sebesar Rp122,01 miliar. Peningkatan ini
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali terutama didorong oleh akselerasi pengembangan
meningkat 858,77% menjadi Rp1,68 triliun pada dan enhancement aplikasi/digital platform Perseroan,
tahun 2025 dari Rp175,63 miliar pada tahun 2024, termasuk penambahan fitur, upgrade sistem, integrasi
mencerminkan pemanfaatan instrumen pasar uang layanan, serta penguatan kapabilitas teknologi yang
dalam pengelolaan likuiditas jangka pendek. dikapitalisasi sebagai aset tidak berwujud. Dengan
semakin banyaknya aplikasi yang dibangun dan
TAGIHAN DERIVATIF ditingkatkan, nilai investasi TI yang memenuhi kriteria
Pada tahun 2025, Perseroan tidak membukukan kapitalisasi meningkat, sehingga mendorong lonjakan
saldo tagihan derivatif, dibandingkan dengan tahun aset tidak berwujud.
352 Laporan Tahunan 2025
Page 353
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA sangat pendek kepada pihak ketiga serta optimalisasi
Bunga yang masih akan diterima pada tahun 2025 pengelolaan kewajiban operasional. Pergerakan ini juga
tercatat sebesar Rp12,22 triliun, meningkat 6,11% menunjukkan pengelolaan likuiditas yang lebih efisien
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp11,52 triliun, seiring dalam memenuhi kewajiban yang jatuh tempo.
dengan peningkatan penyaluran kredit dan portofolio
aset produktif. SIMPANAN DARI NASABAH
Total simpanan dari nasabah (Dana Pihak Ketiga/DPK)
ASET PAJAK TANGGUHAN-NETO pada tahun 2025 mencapai Rp405,50 triliun, meningkat
Aset pajak tangguhan pada tahun 2025 menurun 42,11% 15,06% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp352,44
menjadi Rp1,32 triliun dibandingkan tahun 2024 sebesar triliun. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh
Rp2,29 triliun, sejalan dengan perbedaan temporer kenaikan signifikan pada deposito berjangka sebesar
antara laporan keuangan komersial dan fiskal. 31,19% menjadi Rp201,12 triliun, serta peningkatan giro
wadiah sebesar 33,18%. Komposisi CASA (giro dan
BIAYA DIBAYAR DIMUKA tabungan termasuk wadiah) tetap menjadi fokus
Biaya dibayar dimuka pada tahun 2025 tercatat penguatan struktur pendanaan. Meskipun terjadi
sebesar Rp1,23 triliun, meningkat 25,05% dibandingkan penurunan pada tabungan konvensional, peningkatan
tahun 2024 yang sebesar Rp985,82 miliar. Hal ini giro dan giro wadiah menunjukkan strategi Perseroan
dipengaruhi oleh peningkatan pembayaran di muka dalam menjaga stabilitas pendanaan dan likuiditas.
untuk biaya operasional dan kontrak layanan jangka
pendek, termasuk sewa, pemeliharaan sistem, serta SIMPANAN DARI BANK LAIN
biaya teknologi dan administrasi yang dibayar di awal Simpanan dari bank lain pada tahun 2025 tercatat
periode guna mendukung kegiatan operasional yang sebesar Rp96,48 miliar, meningkat 37,76% dibandingkan
lebih ekspansif. tahun 2024 sebesar Rp70,04 miliar. Peningkatan ini
mencerminkan optimalisasi hubungan interbank dan
PAJAK DIBAYAR DIMUKA fleksibilitas pendanaan jangka pendek, meskipun
Pajak dibayar dimuka pada tahun 2025 tercatat sebesar kontribusinya terhadap total liabilitas tetap relatif kecil.
Rp981,97 miliar, meningkat 30,22% dibandingkan
tahun 2024 yang sebesar Rp754,09 miliar. Hal ini LIABILITAS AKSEPTASI
dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas operasional Perseroan membukukan liabilitas akseptasi sebesar
yang berdampak pada kenaikan pembayaran pajak Rp574,90 miliar pada tahun 2025, menurun 38,96%
di muka, penyesuaian estimasi kewajiban pajak, serta dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp941,90 miliar.
timing pembayaran fiskal sesuai ketentuan perpajakan Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya eksposur
yang berlaku. Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) serta
transaksi trade finance pihak berelasi.
ASET LAIN-LAIN
Aset lain-lain pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp1,72 EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI
triliun, menurun 26,55% dibandingkan tahun 2024 yang Liabilitas repo pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp349,08
sebesar Rp2,34 triliun, terutama berasal dari uang muka miliar, turun signifikan 89,76% dibandingkan tahun
pajak dan aset operasional lainnya. 2024 sebesar Rp3,41 triliun. Penurunan ini menunjukkan
berkurangnya ketergantungan Perseroan terhadap
Total Liabilitas pendanaan berbasis pasar uang jangka pendek serta
pergeseran strategi pendanaan ke sumber yang lebih
Total liabilitas Perseroan pada tahun 2025 tercatat stabil seperti deposito dan pinjaman bilateral.
sebesar Rp459,70 triliun, meningkat 12,73% dibandingkan
tahun 2024 sebesar Rp407,79 triliun. Kenaikan liabilitas UTANG PAJAK
terutama berasal dari pertumbuhan dana pihak ketiga Utang pajak tahun 2025 sebesar Rp140,08 miliar,
dan optimalisasi pendanaan jangka panjang. menurun 61,98% dibandingkan tahun 2024 sebesar
Rp368,47 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh
Liabilitas Jangka Pendek pembayaran kewajiban pajak yang lebih besar pada
periode berjalan, optimalisasi perencanaan pajak,
LIABILITAS SEGERA serta penyesuaian atas perhitungan kewajiban pajak
Perseroan membukukan liabilitas segera pada tahun berdasarkan realisasi laba dan rekonsiliasi fiskal pada
2025 sebesar Rp1,89 triliun, menurun 17,08% dibandingkan akhir periode pelaporan.
tahun 2024 sebesar Rp2,28 triliun. Penurunan ini
mencerminkan berkurangnya kewajiban jangka
Laporan Tahunan 2025 353
Page 354
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Liabilitas Jangka Panjang Dana Syirkah Temporer
SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN Dana syirkah temporer pada tahun 2025 meningkat
Jumlah surat-surat berharga yang diterbitkan pada menjadi Rp31,88 triliun, atau tumbuh 9,01% dibandingkan
tahun 2025 sebesar Rp3,99 triliun, menurun 26,81% tahun 2024 sebesar Rp29,25 triliun. Pertumbuhan ini
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp5,44 triliun. terutama didorong oleh peningkatan giro mudharabah
Penurunan ini terutama disebabkan oleh adanya dan deposito mudharabah dari nasabah.
instrumen yang telah jatuh tempo serta strategi
pengurangan outstanding instrumen pasar modal. Simpanan Nasabah
PINJAMAN YANG DITERIMA Simpanan nasabah dana syirkah temporer Perseroan
Pinjaman yang diterima Perseroan meningkat yang terdiri dari giro mudharabah, tabungan
menjadi Rp37,99 triliun pada tahun 2025, tumbuh mudharabah, dan deposito berjangka mudharabah
13,46% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp33,49 pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp31,86 triliun,
triliun. Kenaikan ini terutama berasal dari peningkatan meningkat 9,03% dibandingkan tahun 2024 sebesar
pinjaman pihak berelasi, yang mendukung ekspansi Rp29,22 triliun. Peningkatan ini terutama didorong
kredit dan penguatan struktur pendanaan jangka oleh pertumbuhan giro mudharabah sebesar 90,73%
menengah. menjadi Rp1,80 triliun, serta kenaikan deposito
berjangka mudharabah sebesar 5,10% menjadi Rp23,11
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR triliun. Di sisi lain, tabungan mudharabah juga tumbuh
Bunga yang masih harus dibayar pada tahun 2025 sebesar 10,56% menjadi Rp6,95 triliun. Pertumbuhan ini
tercatat sebesar Rp497,89 miliar, menurun 24,34% mencerminkan meningkatnya kepercayaan nasabah
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp658,07 miliar. terhadap produk berbasis prinsip syariah serta strategi
Penurunan ini sejalan dengan pengelolaan kewajiban Perseroan dalam memperkuat penghimpunan dana
berbunga serta perubahan komposisi sumber syariah sebagai bagian dari pengembangan bisnis
pendanaan. syariah secara berkelanjutan
ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI Simpanan Dari Bank Lain
Estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi
pada tahun 2025 sebesar Rp438 juta, menurun 87,06% Jumlah simpanan dana syirkah temporer dari bank
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,39 miliar. lain pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp26,44 miliar,
Penurunan ini mencerminkan perbaikan kualitas menurun 15,39% dibandingkan tahun 2024 sebesar
eksposur komitmen administratif dan penguatan Rp31,24 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
manajemen risiko. berkurangnya penempatan dana giro dan tabungan
mudharabah dari bank lain. Meskipun mengalami
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN penurunan, porsi simpanan dari bank lain terhadap
Liabilitas imbalan kerja dan lain-lain pada tahun total dana syirkah temporer tetap relatif kecil dan tidak
2025 meningkat menjadi Rp2,55 triliun, tumbuh berdampak material terhadap struktur pendanaan
46,26% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp1,75 syariah Perseroan secara keseluruhan.
triliun. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh
pembentukan cadangan atas kewajiban imbalan kerja Ekuitas
serta kewajiban operasional lainnya.
Ekuitas Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar
PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI Rp36,21 triliun, meningkat 11,17% dibandingkan tahun
Pinjaman subordinasi dan efek-efek subordinasi pada 2024 sebesar Rp32,57 triliun. Kenaikan ekuitas terutama
tahun 2025 tercatat sebesar Rp5,49 triliun, menurun didorong oleh peningkatan laba bersih tahun berjalan
13,21% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp6,33 triliun. serta penguatan saldo laba, yang mencerminkan kinerja
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh jatuh tempo operasional Perseroan yang solid dan berkelanjutan.
sebagian instrumen subordinasi, meskipun tetap menjadi
bagian penting dari struktur permodalan Perseroan. Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh
LIABILITAS LAIN-LAIN Perseroan membukukan modal ditempatkan dan
Liabilitas lain-lain pada tahun 2025 sebesar Rp633,00 disetor penuh pada tahun 2025 sebesar Rp7,02 triliun,
miliar, relatif stabil dibandingkan tahun 2024 sebesar tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2024.
Rp626,89 miliar. Pos ini mencerminkan kewajiban Hal ini menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025 tidak
operasional lainnya yang bersifat rutin dan tidak terdapat aksi korporasi berupa penerbitan saham baru
mengalami perubahan signifikan. maupun perubahan struktur permodalan inti Perseroan.
354 Laporan Tahunan 2025
Page 355
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tambahan Modal Disetor Perubahan ini terutama dipengaruhi oleh asumsi
aktuaria dan perhitungan kembali kewajiban imbalan
Tambahan modal disetor pada tahun 2025 tercatat kerja sesuai dengan PSAK 24, yang berdampak pada
sebesar Rp4,42 triliun, sama dengan posisi tahun 2024. komponen penghasilan komprehensif lain.
Stabilitas ini mencerminkan tidak adanya transaksi
yang mempengaruhi agio saham atau tambahan Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas
modal lainnya selama periode berjalan.
Pada tahun 2025, Perseroan tidak membukukan saldo
Keuntungan Neto yang Belum Direalisasi dan bagian efektif lindung nilai arus kas, dibandingkan
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas Efek- tahun 2024 yang mencatatkan posisi sebesar Rp44,08
Efek dan Obligasi Pemerintah Setelah Pajak miliar. Perubahan ini mencerminkan berakhirnya
Tangguhan Nilai Wajar Melalui Penghasilan atau diselesaikannya transaksi lindung nilai yang
Komprehensif Lain Setelah Pajak Tangguhan sebelumnya mempengaruhi komponen penghasilan
komprehensif lain.
Keuntungan (kerugian) neto yang belum direalisasi
atas efek-efek dan obligasi pemerintah yang diukur Surplus Revaluasi Aset Tetap
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
(setelah pajak tangguhan) pada tahun 2025 tercatat Surplus revaluasi aset tetap pada tahun 2025 tercatat
sebesar (Rp530,20 miliar), membaik dibandingkan sebesar Rp3,99 triliun, meningkat 11,85% dibandingkan
tahun 2024 sebesar (Rp1,11 triliun). Perbaikan ini terutama tahun 2024 sebesar Rp3,57 triliun. Peningkatan ini
dipengaruhi oleh peningkatan nilai wajar portofolio mencerminkan adanya penyesuaian nilai wajar atas
surat berharga seiring dengan pergerakan kondisi aset tetap Perseroan yang memberikan tambahan
pasar serta pengelolaan portofolio investasi yang lebih pada komponen ekuitas.
optimal.
Saldo Laba
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti-
Setelah Pajak Tangguhan Saldo laba pada tahun 2025 mencapai Rp21,90
triliun, meningkat 14,36% dibandingkan tahun 2024
Pada tahun 2025, Perseroan membukukan pengukuran sebesar Rp19,15 triliun. Peningkatan ini sejalan dengan
kembali program imbalan pasti setelah pajak pertumbuhan laba tahun berjalan serta kebijakan
tangguhan sebesar (Rp579,20 miliar), meningkat retensi laba untuk memperkuat struktur permodalan
dibandingkan tahun 2024 sebesar (Rp424,02 miliar). dan mendukung ekspansi usaha secara berkelanjutan.
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil
Bunga 31.879.842 25.472.625 6.407.217 25,15%
Bagi hasil dan marjin unit syariah 4.461.026 4.068.967 392.059 9,64%
Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil 36.340.868 29.541.592 6.799.276 23,02%
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus
Bunga (15.702.025) (15.913.459) 211.434 (1,33%)
Beban pendanaan lainnya (208.578) (200.476) (8.102) 4,04%
Bonus Simpanan Wadiah (263.760) (153.446) (110.314) 71,89%
Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah (1.947.956) (1.781.559) (166.397) 9,34%
Laporan Tahunan 2025 355
Page 356
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus (18.122.319) (18.048.940) (73.379) 0,41%
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto 18.218.549 11.492.652 6.725.897 58,52%
Pendapatan Operasional Lainnya
Pungutan administrasi dan denda atas
1.080.319 1.072.304 8.015 0,75%
simpanan dan kredit yang diberikan
Pendapatan dari penerimaan kredit yang
1.024.936 1.338.753 (313.817) (23,44%)
dihapusbukukan
Keuntungan dari penjualan efek-efek - neto 1.118.772 932.900 185.872 19,92%
Keuntungan dari penjualan obligasi
178.444 49.049 129.395 263,81%
pemerintah - neto
Keuntungan yang belum direalisasi dari
46.906 30.175 16.731 55,45%
perubahan nilai wajar efek-efek - neto
Lain-lain 658.595 1.152.738 (494.143) (42,87%)
Total Pendapatan Operasional Lainnya 4.107.972 4.575.919 (467.947) (10,23%)
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
(6.178.669) (1.981.495) (4.197.174) 211,82%
keuangan dan aset non keuangan
Pembalikan Estimasi Kerugian Penurunan Nilai
2.947 195 2.752 1411,28%
Komitmen dan Kontinjensi
Beban Operasional Lainnya
Umum dan administrasi (5.263.420) (4.456.861) (806.559) 18,10%
Gaji karyawan (5.004.271) (4.445.575) (558.696) 12,57%
Premi program penjaminan Pemerintah (846.272) (729.685) (116.587) 15,98%
Kerugian yang belum direalisasi dari
perubahan nilai wajar obligasi pemerintah - (6.893) (40.444) 33.551 (82,96%)
neto
Lain-lain (673.906) (589.993) (83.913) 14,22%
Total Beban Operasional Lainnya (11.794.762) (10.262.558) (1.532.204) 14,93%
LABA OPERASIONAL 4.356.037 3.824.713 531.324 13,89%
Pendapatan (Beban) Bukan Operasional - neto 25.927 (51.872) 77.799 (149,98%)
LABA SEBELUM BEBAN PAJAK 4.381.964 3.772.841 609.123 16,14%
BEBAN PAJAK (880.810) (765.513) (115.297) 15,06%
LABA TAHUN BERJALAN 3.501.154 3.007.328 493.826 16,42%
Penghasilan Komprehensif Lain:
Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi
Surplus Revaluasi Aset Tetap 422.385 - - 100,00%
Pengukuran kembali program imbalan pasti (191.589) 168.301 (359.890) (213,84%)
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
36.403 (31.977) 68.380 (213,84%)
tidak akan direklasifikasi ke laba rugi
356 Laporan Tahunan 2025
Page 357
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba
rugi
Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas 54.423 (14.490) 68.913 (475,59%)
Keuntungan (kerugian) neto yang belum
direalisasi atas perubahan nilai efek-efek dan
708.453 (421.538) 1.129.991 (268,06%)
obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
(141.010) 85.311 (226.321) (265,29%)
akan direklasifikasi ke laba rugi
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN 4.390.219 2.792.935 1.597.284 57,19%
LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 3.501.154 3.007.328 493.826 16,42%
Kepentingan non-pengendali - - - -
3.501.154 3.007.328 493.826 16,42%
TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik entitas induk 4.390.219 2.792.935 1.597.284 57,19%
Kepentingan non-pengendali - - - -
4.390.219 2.792.935 1.597.284 57,19%
Laba Per Saham Dasar (nilai penuh) 249 214 35 16,36%
Grafik Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
(dalam triliun Rupiah)
11,49 18,22 4,58 4,11 3,82 4,36 3,01 3,50 2,79 4,39
Pendapatan Bunga Pendapatan Laba Laba Laba Komprehensif
dan Bagi Hasil-Neto Operasional Lainnya Operasional Tahun Berjalan Tahun Berjalan
2024 2025
Laporan Tahunan 2025 357
Page 358
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Pendapatan dan Beban Operasional Pendapatan Operasional Lainnya
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil Total pendapatan operasional lainnya pada tahun
2025 tercatat sebesar Rp4,11 triliun, menurun 10,23%
Total pendapatan bunga dan bagi hasil tahun 2025 dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp4,58 triliun.
tercatat sebesar Rp36,34 triliun, meningkat 23,02% Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp29,54 triliun. penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan serta
Peningkatan ini terutama berasal dari pertumbuhan penurunan pendapatan lain-lain. Meskipun demikian,
pendapatan bunga sebesar 25,15% menjadi Rp31,88 triliun, terdapat peningkatan signifikan pada keuntungan
seiring dengan ekspansi kredit dan optimalisasi komposisi penjualan obligasi pemerintah sebesar 263,81% dan
aset produktif. Selain itu, pendapatan bagi hasil dan marjin keuntungan penjualan efek-efek sebesar 19,92%,
unit syariah juga meningkat sebesar 9,64% menjadi Rp4,46 yang menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
triliun, mencerminkan pertumbuhan pembiayaan syariah memanfaatkan peluang pasar surat berharga. Secara
yang tetap solid. Secara keseluruhan, pertumbuhan umum, komposisi pendapatan operasional lainnya
pendapatan bunga dan bagi hasil menunjukkan tetap memberikan kontribusi yang stabil terhadap total
kemampuan Perseroan dalam menjaga momentum pendapatan.
pertumbuhan intermediasi serta mengelola yield asset
secara efektif di tengah dinamika suku bunga. Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset
Keuangan dan Non-Aset Keuangan
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus
Penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan
Total beban bunga, bagi hasil dan bonus pada tahun dan non-keuangan pada tahun 2025 tercatat sebesar
2025 tercatat sebesar Rp18,12 triliun, relatif stabil Rp6,18 triliun, meningkat signifikan sebesar 211,82%
dengan kenaikan terbatas sebesar 0,41% dibandingkan dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp1,98 triliun.
tahun 2024 sebesar Rp18,05 triliun. Stabilitas ini Peningkatan pencadangan ini mencerminkan langkah
mencerminkan efektivitas pengelolaan biaya dana kehati-hatian (prudential approach) Perseroan dalam
(cost of fund) meskipun terdapat pertumbuhan dana memperkuat buffer risiko kredit di tengah pertumbuhan
pihak ketiga. Beban bunga mengalami penurunan portofolio pembiayaan. Strategi ini menunjukkan
sebesar 1,33% menjadi Rp15,70 triliun, yang menunjukkan komitmen manajemen dalam menjaga kualitas aset
perbaikan struktur pendanaan. Namun demikian, serta memperkuat ketahanan neraca terhadap potensi
terdapat peningkatan pada bonus simpanan wadiah risiko ekonomi ke depan.
sebesar 71,89% serta kenaikan hak pihak ketiga
atas bagi hasil mudharabah sebesar 9,34%, sejalan Pembalikan Estimasi Kerugian Penurunan Nilai
dengan pertumbuhan dana berbasis syariah. Secara Komitmen dan Kontinjensi
keseluruhan, beban dana tetap terkendali sehingga
mendukung perbaikan margin. Jumlah pembalikan estimasi kerugian penurunan
nilai komitmen dan kontinjensi pada tahun 2025
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil-Neto tercatat sebesar Rp2,95 miliar, meningkat signifikan
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp195 juta.
Pendapatan bunga dan bagi hasil neto pada tahun Peningkatan pembalikan ini menunjukkan perbaikan
2025 meningkat signifikan menjadi Rp18,22 triliun, kualitas eksposur atas komitmen dan kontinjensi,
tumbuh 58,52% dibandingkan tahun 2024 sebesar termasuk fasilitas kredit/pembiayaan yang belum
Rp11,49 triliun. Peningkatan yang substansial ini didorong ditarik serta LC/SKBDN yang belum jatuh tempo. Kondisi
oleh pertumbuhan pendapatan bunga yang kuat dan tersebut mencerminkan pengelolaan risiko yang lebih
stabilnya beban bunga. Kinerja tersebut mencerminkan baik serta penurunan kebutuhan pencadangan atas
perbaikan Net Interest Margin (NIM) serta strategi potensi risiko dari komitmen administratif Perseroan.
pengelolaan aset dan liabilitas yang lebih optimal.
Dengan pertumbuhan kredit yang tetap ekspansif Beban Operasional Lainnya
dan biaya dana yang terkendali, Perseroan mampu
menghasilkan peningkatan margin yang berdampak Beban operasional lainnya pada tahun 2025 tercatat
langsung pada profitabilitas. sebesar Rp11,79 triliun, meningkat 14,93% dibandingkan
tahun 2024 sebesar Rp10,26 triliun. Kenaikan ini
358 Laporan Tahunan 2025
Page 359
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
terutama disebabkan oleh peningkatan beban umum dengan pertumbuhan laba sebelum pajak pada tahun
dan administrasi sebesar 18,10% serta beban gaji dan berjalan. Hal ini mencerminkan struktur profitabilitas
tunjangan karyawan sebesar 12,57%, yang sejalan yang membaik dan kontribusi yang lebih besar
dengan ekspansi bisnis dan penguatan infrastruktur terhadap penerimaan pajak negara.
operasional. Selain itu, premi program penjaminan
pemerintah juga meningkat seiring pertumbuhan Laba Tahun Berjalan
portofolio kredit. Meskipun beban operasional
meningkat, Perseroan tetap menjaga efisiensi Perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar
operasional melalui pengendalian biaya secara Rp3,50 triliun pada tahun 2025, meningkat 16,42%
terukur. dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,01 triliun.
Peningkatan ini mencerminkan perbaikan fundamental
Laba Operasional operasional serta kemampuan Perseroan dalam
mengelola margin dan efisiensi biaya.
Perseroan membukukan laba operasional sebesar
Rp4,36 triliun pada tahun 2025, meningkat 13,89% Penghasilan Komprehensif Lain
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,82 triliun.
Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan signifikan Penghasilan komprehensif lain pada tahun 2025
pada pendapatan bunga dan bagi hasil neto, yang menunjukkan peningkatan yang signifikan dari Rp214,39
mampu mengimbangi kenaikan beban operasional miliar pada tahun 2024 menjadi Rp889,07 miliar pada
dan peningkatan pencadangan risiko. Kinerja ini tahun 2025, terutama didorong oleh keuntungan neto
menunjukkan bahwa strategi pertumbuhan yang yang belum direalisasikan atas perubahan nilai efek-
dijalankan tetap menghasilkan nilai tambah bagi efek dan obligasi pemerintah yang diukur melalui
Perseroan meskipun dalam kondisi pasar yang dinamis. penghasilan komprehensif lain sebesar Rp708,45 miliar,
serta surplus revaluasi aset tetap sebesar Rp422,39
Pendapatan (Beban) Bukan Operasional- miliar. Perubahan ini mencerminkan perbaikan nilai
Neto wajar portofolio surat berharga serta optimalisasi
manajemen aset tetap.
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat pendapatan bukan
operasional neto sebesar Rp25,93 miliar, berbalik dari posisi Laba Komprehensif Tahun Berjalan
beban bukan operasional neto sebesar Rp51,87 miliar
pada tahun 2024. Perbaikan ini terutama dipengaruhi Laba komprehensif tahun berjalan pada tahun 2025
oleh dinamika keuntungan selisih kurs dan transaksi non- tercatat sebesar Rp4,39 triliun, meningkat signifikan
operasional lainnya. Posisi ini turut memberikan tambahan sebesar 57,19% dibandingkan tahun 2024 sebesar
kontribusi positif terhadap laba sebelum pajak. Rp2,79 triliun. Peningkatan ini tidak hanya didorong oleh
kenaikan laba tahun berjalan, tetapi juga oleh perbaikan
Laba Sebelum Beban Pajak signifikan pada komponen penghasilan komprehensif
lain. Seluruh laba komprehensif tersebut diatribusikan
Laba sebelum pajak tahun 2025 tercatat sebesar Rp4,38 kepada pemilik entitas induk.
triliun, meningkat 16,14% dibandingkan tahun 2024 sebesar
Rp3,77 triliun. Kenaikan ini mencerminkan pertumbuhan Laba Per Saham
laba operasional yang solid serta kontribusi positif dari
komponen non-operasional. Performa ini menunjukkan Jumlah laba per saham dasar tahun 2025 adalah
bahwa Perseroan mampu mempertahankan momentum sebesar Rp249 meningkat 16,36% dibandingkan dengan
pertumbuhan laba meskipun terdapat peningkatan tahun 2024 yang sebesar Rp214. Peningkatan laba
pencadangan risiko dan beban operasional. tersebut sejalan dengan meningkatnya laba tahun
berjalan pada tahun 2025.
Beban Pajak
Beban pajak pada tahun 2025 sebesar Rp880,81 miliar,
meningkat 15,06% dibandingkan tahun 2024 sebesar
Rp765,51 miliar. Peningkatan beban pajak sejalan
Laporan Tahunan 2025 359
Page 360
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Laporan Arus Kas Konsolidasian
Tabel Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam jutaan Rupiah)
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin 31.416.682 29.689.639 1.727.043 5,82%
Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan 1.024.936 1.421.221 (396.285) (27,88%)
Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan
(18.234.167) (17.973.763) (260.404) 1,45%
komisi
Pembayaran pajak penghasilan badan (393.150) (912.208) 519.058 (56,90%)
Pendapatan operasional lainnya 3.153.456 3.213.023 (59.567) (1,85%)
Beban operasional lainnya (11.151.094) (9.585.564) (1.565.530) 16,33%
Pendapatan (beban) bukan operasional lainnya
25.951 (63.538) 89.489 (140,84%)
- neto
Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan
5.842.614 5.788.810 53.804 0,93%
liabilitas operasi
Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:
Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:
Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui
3.763.859 (18.286.677) 22.050.536 (120,58%)
laporan laba rugi
Obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
174.072 490.445 (316.373) (64,51%)
wajar melalui laba rugi
Tagihan akseptasi 366.997 (397.331) 764.328 (192,37%)
Tagihan derivatif 146.925 (70.666) 217.591 (307,91%)
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
(42.240.730) (27.739.554) (14.501.176) 52,28%
piutang syariah
Aset lain-lain 594.910 (136.021) 730.931 (537,37%)
Kenaikan (penurunan) dalam Liabilitas operasi:
Liabilitas segera (485.935) (441.930) (44.005) 9,96%
Simpanan dari nasabah
Giro 1.275.000 11.653.971 (10.378.971) (89,06%)
Giro Wadiah 6.264.837 5.443.299 821.538 15,09%
Tabungan (2.494.892) (22.012) (2.472.880) 1.1234,24%
Tabungan Wadiah 205.144 245.340 (40.196) (16,38%)
Deposito berjangka 47.812.161 12.615.733 35.196.428 278,99%
Simpanan dari bank lain 26.445 (21.277) 47.722 (224,29%)
Liabilitas akseptasi (366.997) 397.331 (764.328) (192,37%)
Liabilitas lain-lain 806.055 (416.997) 1.223.052 (293,30%)
Dana syirkah temporer 2.634.462 2.141.920 492.542 23,00%
Kas Neto diperoleh/(digunakan untuk) dari
24.324.927 (8.755.616) 33.080.543 (377,82%)
Aktivitas Operasi
360 Laporan Tahunan 2025
Page 361
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Akuisisi Entitas Anak dengan Kas (1.540.067) - (1.540.067) 100,00%
Perolehan Aset tetap (1.874.406) (1.634.521) (239.885) 14,68%
(Pembelian) penerimaan efek-efek diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif (579.617) (31.199) (548.418) 1.757,81%
lain
Pembelian obligasi pemerintah diukur pada nilai
(9.161.824) (1.163.910) (7.997.914) 687,16%
wajar melalui penghasilan komprehensif lain
Penerimaan obligasi pemerintah pada biaya
7.821.715 562.232 7.259.483 1.291,19%
perolehan diamortisasi
Penerimaan (pembelian) saat jatuh tempo dari
189.716 (2.878.561) 3.068.277 (106,59%)
efek-efek biaya perolehan diamortisasi
Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji
51.039.138 20.704.263 30.334.875 146,52%
dijual kembali
Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji
(52.522.635) (20.867.689) (31.654.946) 151,69%
dijual kembali
Penjualan aset tetap 1.155 3.045 (1.890) (62,07%)
Kas Neto diperoleh (digunakan untuk) dari
(6.626.825) (5.306.340) (1.320.485) 24,89%
Aktivitas Investasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari surat-surat berharga yang
300.000 680.913 (380.913) (55,94%)
diterbitkan
Pembayaran atas surat-surat berharga yang
(1.754.979) (3.572.500) 1.817.521 (50,88%)
diterbitkan jatuh tempo
Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan
51.431.824 143.153.604 (91.721.780) (64,07%)
janji dibeli kembali
Pembayaran atas efek-efek yang dijual dengan
(54.544.966) (139.744.766) 85.199.800 (60,97%)
janji dibeli kembali jatuh tempo
Pembayaran dividen (751.833) (700.198) (51.635) 7,37%
Penerimaan dari pinjaman yang diterima 7.499.533 11.144.193 (3.644.660) (32,70%)
Pembayaran dari pinjaman yang diterima (3.020.603) (11.385.262) 8.364.659 (73,47%)
Penerimaan dari efek-efek subordinasi 4.000.000 - 4.000.000 100,00%
Pembayaran Liabilitas Sewa (88.347) (93.408) 5.061 (5,42%)
Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek
(4.828.500) (3.000.000) (1.828.500) 60,95%
subordinasi jatuh tempo
Kas Neto digunakan untuk dari Aktivitas
(1.757.871) (3.517.424) 1.759.553 (50,02%)
Pendanaan
KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN SETARA
15.940.231 (17.579.380) 33.519.611 (190,68%)
KAS
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 35.458.390 53.037.770 (17.579.380) (33,15%)
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 51.398.621 35.458.390 15.940.231 44,95%
Rincian kas dan setara kas akhir tahun adalah
sebagai berikut:
Kas 2.154.839 2.105.620 49.219 2,34%
Giro pada Bank Indonesia 33.797.873 22.739.920 11.057.953 48,63%
Laporan Tahunan 2025 361
Page 362
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Pertumbuhan
Uraian 2025 2024
Rp %
(1) (2) (3) (4) = (2)-(3) (5) = (4)/(3)
Giro pada bank lain 2.515.971 5.951.746 (3.435.775) (57,73%)
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank
lain - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan 12.929.938 4.661.104 8.268.834 177,40%
atau kurang sejak tanggal perolehan
Total 51.398.621 35.458.390 15.940.231 44,95%
Grafik Laporan Arus Kas Konsolidasian
(dalam triliun Rupiah)
(8,76) 24,32 (5,31) (6,63) (3,52) (1,76)
Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh
dari Aktivitas Operasi Investasi dari Aktivitas Pendanaan
2024 2025
Arus Kas Dari Aktivitas Operasi Arus Kas Dari Aktivitas Investasi
Perseroan membukukan kas neto diperoleh dari Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk
aktivitas operasional sebesar Rp24,32 triliun pada aktivitas investasi sebesar Rp6,63 triliun pada tahun
tahun 2025, berbalik signifikan dibandingkan tahun 2025, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar
2024 yang mencatatkan kas neto digunakan sebesar Rp5,31 triliun. Peningkatan penggunaan kas ini
Rp8,76 triliun. Perbaikan ini terutama dipengaruhi oleh dipengaruhi oleh pembelian obligasi pemerintah
peningkatan signifikan pada penghimpunan dana, yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
khususnya deposito berjangka yang tumbuh sebesar komprehensif lain (FVOCI), perolehan aset tetap, serta
Rp35,20 triliun, serta perubahan positif pada efek- akuisisi entitas anak dengan kas sebesar Rp1,54 triliun.
efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Di Selain itu, aktivitas penempatan efek-efek dengan janji
sisi lain, penyaluran kredit yang meningkat sebesar dijual kembali turut berkontribusi terhadap dinamika
Rp14,50 triliun tetap menjadi faktor penggunaan kas. arus kas investasi. Hal ini mencerminkan strategi
Secara keseluruhan, perbaikan struktur pendanaan Perseroan dalam mengoptimalkan portofolio investasi
dan pengelolaan likuiditas mendorong arus kas operasi sekaligus melakukan ekspansi anorganik secara selektif.
kembali berada dalam posisi positif pada tahun 2025.
362 Laporan Tahunan 2025
Page 363
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan proteksi terhadap Obligasi Subordinasi sesuai dengan
Pasal 19 ayat (1) Huruf F Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk Nomor 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September 2016
aktivitas pendanaan sebesar Rp1,76 triliun pada tahun tentang Perubahan atas POJK No.11/POJK.03/2016
2025, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 sebesar tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank
Rp3,52 triliun. Perbaikan ini dipengaruhi oleh penerbitan Umum sebagaimana telah diubah terakhir dengan POJK
efek-efek subordinasi sebesar Rp4,00 triliun serta no 27 tahun 2022 tanggal 16 Desember 2022. Tentang
penurunan pembayaran pinjaman yang diterima, Perubahan Kedua atas POJK No.11/POJK.03/2016 tentang
meskipun tetap terdapat pembayaran atas pinjaman dan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
surat berharga yang jatuh tempo. Struktur pendanaan Sementara itu, bilateral loan merupakan pinjaman yang
pada tahun 2025 menunjukkan upaya Perseroan dalam bersifat clean basis atau tidak ada agunan.
menjaga keseimbangan antara penguatan permodalan
dan pengelolaan kewajiban secara terukur. Meskipun begitu, Perseroan senantiasa mengupayakan
perlindungan hak kreditur dengan membuat kebijakan
mengenai kewajiban pengungkapan dan transparansi
Kemampuan Membayar Utang dan agar pihak eksternal (termasuk kreditur / investor) dapat
Kolektibilitas Piutang menilai kondisi dan kebijakan bank terkait pengelolaan
modal (tujuan, kebijakan, proses), ringkasan data
Kemampuan Membayar Utang kuantitatif modal, kepatuhan persyaratan permodalan,
serta rasio kecukupan modal (CAR). Selain itu, kebijakan
Kemampuan Perseroan membayar kewajiban atau Perseroan dalam mencegah tekanan likuiditas dengan
utang dapat diukur dengan menggunakan rasio menjaga kewajiban pemeliharaan LCR ≥ 100%, termasuk
likuiditas dan rasio solvabilitas. Rasio-rasio tersebut akan mekanisme analisis kondisi likuiditas, koordinasi, dan
menjadi parameter bagi Perseroan dalam menghitung pelaporan ke regulator bila berpotensi tidak memenuhi.
kemampuan Perseroan menyediakan cadangan likuiditas.
Berkenaan dengan obligasi yang diterbitkan, kemampuan Perseoran senantiasa mengupayakan perlindungan
membayar utang tercermin dari lancarnya pembayaran hak kreditur dalam berbagai hal secara transparan,
bunga dan pemeringkatan efek yang diterbitkan. diantaranya;
1. Hak untuk mendapatkan informasi mengenai
Perlindungan Hak Kreditur produk dan karakteristiknya baik melalui website
resmi Bank, annual report, brosur dan lain-lain.
Perseroan memiliki kebijakan tentang pemenuhan 2. Hak untuk mendapatkan informasi mengenai
hak-hak kreditur digunakan sebagai pedoman dalam perubahan syarat maupun ketentuan produk Bank
melakukan pinjaman kepada kreditur. Tujuan dari melalui website resmi Bank atau social media Bank
kebijakan dimaksud adalah untuk menjaga terpenuhinya yang lainnya.
hak-hak dan menjaga kepercayaan kreditur terhadap 3. Hak untuk mendapatkan pembayaran pokok hutang
Perseroan. Dalam kebijakan tersebut mencakup maupun bunga secara tepat waktu sesuai dengan
pertimbangan dalam melakukan perjanjian, serta tindak perjanjian dan peraturan perundang-undangan
lanjut dalam pemenuhan kewajiban Perseroan kepada yang berlaku.
kreditur. Kebijakan hak-hak dasar kreditur, antara lain 4. Hak untuk mendapatkan segala informasi
adalah menerima pelunasan pokok dan pembayaran perbankan sesuai dengan perjanjian dan peraturan
bunga pada waktu yang disepakati, memperoleh perundang-undangan yang berlaku.
hak atas denda keterlambatan pelunasan pokok dan 5. Hak untuk mendapatkan layanan perbankan baik di
pembayaran bunga serta meminta keterangan, informasi, kantor cabang maupun layanan e-banking sesuai
dan dokumen serta memeriksa pembukuan Perseroan. dengan perjanjian dan peraturan perundang-
Pada tahun 2025, terdapat kreditur pinjaman bilateral dan undangan yang berlaku.
investor efek bersifat uang dan/atau sukuk (EBUS). 6. Hak untuk mendapatkan solusi penyelesaian atas
segala pengaduan nasabah baik di kantor cabang
Perseroan tunduk terhadap Kitab Undang Undang Hukum maupun layanan e-banking sesuai dengan perjanjian
Perdata Pasal 1131 dan 1132 yang menyatakan bahwa dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Obligasi Sosial tidak dijamin dengan jaminan khusus, 7. Hak untuk mendapatkan informasi mengenai
tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan perubahan susunan pengurus dan/atau pemegang
baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, saham sesuai dengan perjanjian dan peraturan
baik yang telah ada maupun akan ada di kemudian hari perundang-undangan yang berlaku melalui website
menjadi jaminan bagi pemegang Obligasi Berwawasan resmi Bank, annual report, maupun surat kabar yang
Sosial. Perseroan tidak memberikan jaminan ataupun beredar.
Laporan Tahunan 2025 363
Page 364
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
8. Hak untuk mendapatkan perlindungan atas segala Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
informasi kreditur yang bersihat rahasia sesuai (PLM) dan Giro Wajib Minimum (GWM)
dengan perjanjian dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku. Giro Wajib Minimum (GWM) merupakan indikator utama
dalam pemenuhan rasio likuiditas. Perseroan menjaga
Kemampuan Membayar Utang Jangka GWM dalam bentuk Rupiah maupun Valas agar selalu
Pendek (Likuiditas Bank) sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh
Regulator. Selain memenuhi GWM, Perseroan juga
Kemampuan membayar utang jangka pendek salah menjaga rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
satunya dapat diketahui melalui rasio likuiditas. (PLM) yang merupakan cadangan likuiditas minimum
Perseroan menggunakan beberapa parameter likuiditas dalam rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank Umum
yaitu Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM) Konvensional (BUK) dalam bentuk surat berharga yang
dan Giro Wajib Minimum (GWM), Loan to Deposit Ratio termasuk dalam persyaratan tertentu.
(LDR) serta Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM).
Tabel Rasio PLM dan GWM
(dalam %)
Kategori Mata Uang 2025 2024 Kenaikan/Penurunan
Konvensional Rupiah:
Utama (GWM) 9,39 5,38 4,01
PLM 12,93 12,73 0,2
Dollar AS 4,02 4,18 (0,16)
Syariah Rupiah 2,60 4,70 (2,10)
Threshold GWM Rupiah yang wajib dijaga oleh BUK sesuai surat berharga yang termasuk dalam kategori surat
ketentuan regulator adalah sebesar 9%. Pada tahun 2025, berharga yang diperhitungkan dalam ketentuan PLM.
BTN Konvensional mempertahankan GWM Rupiah sebesar Perseroan secara konsisten menjaga posisi surat
9,39%, meningkat 4,01% dibandingkan tahun 2024 yang berharga tersebut pada tingkat yang optimal. Pemenuhan
tercatat sebesar 5,38%. Peningkatan ini terjadi karena PLM merujuk kepada Peraturan Peraturan Anggota
banyak dana yang masuk dalam jumlah besar dan dana Dewan Gubernur Nomor 23 Tahun 2025 tentang Rasio
tersebut disimpan sebagai GWM untuk mengantisipasi Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas
penarikan dana nasabah dan kebutuhan realisasi kredit. Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank
Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah (PADG RIM PLM).
Pada akhir tahun 2025, BTN Konvensional memperoleh
insentif GWM dari Bank Indonesia sebesar 3,2%, menurun Giro Wajib Minimum untuk BSN berdasarkan ketentuan
jika dibandingkan pada akhir tahun 2024 yaitu sebesar adalah sebesar 7,5%, Perseroan mendapatkan insentif
4%. Secara keseluruhan, pada Desember 2025 Perseroan GWM dari Bank Indonesia untuk sebesar 4,90%, sehingga
mampu menjaga tingkat likuiditas dan GWM Rupiah kewajiban pemenuhan minimal GWM Syariah adalah 2,60%.
secara optimal sesuai ketentuan regulator, sekaligus
mendukung kelancaran operasional serta transaksi Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
nasabah selama periode Natal dan Tahun Baru 2025.
RIM merupakan bentuk penguatan dari Loan to Funding
Pada tahun 2025, GWM Valas dipertahankan sebesar Ratio (LFR). RIM adalah rasio kredit yang diberikan
4,02% dijaga lebih rendah dari tahun 2024 yang sebesar kepada pihak ketiga dalam Rupiah dan valuta asing,
4,18%. Kebijakan ini dilakukan untuk mengoptimalkan tidak termasuk kredit kepada bank lain ditambahkan
kelebihan likuiditas valas guna meningkatkan surat berharga yang dimiliki, terhadap:
pendapatan, dengan tetap memenuhi ketentuan yang 1. Dana pihak ketiga yang mencakup giro, tabungan,
ditetapkan oleh regulator. dan deposito dalam Rupiah dan valuta asing, tidak
termasuk dana antar bank.
Rasio PLM pada tahun 2024 adalah sebesar 12,73% dan 2. Surat-surat berharga dalam Rupiah dan valuta
meningkat menjadi sebesar 12,93% pada tahun 2025. asing yang memenuhi persyaratan tertentu yang
Kenaikan ini dipengaruhi oleh peningkatkan kepemilikan diterbitkan oleh Perseroan.
364 Laporan Tahunan 2025
Page 365
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 20/4/ PBI/2018 Kemampuan Membayar Utang Jangka
tanggal 29 Maret 2018, tentang “Rasio Intermediasi Panjang (Solvabilitas Bank)
Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank Rasio permodalan adalah salah satu parameter yang
Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah” sebagaimana digunakan dalam mengukur rasio solvabilitas. Sesuai
telah diubah dengan PBI Nomor 21/12/PBI/2019 tanggal dengan komitmennya untuk menjalankan bisnis
25 November 2019, PBI Nomor 22/17/PBI/2020 tanggal perbankan dengan prinsip kehati-hatian dan sesuai
30 September 2020, dan PBI Nomor 24/16/PBI/2022 dengan regulasi yang berlaku, Perseroan memastikan
tanggal 1 November 2022. Perbankan harus menjaga Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio
rasio RIM sebesar 84% sampai 94%. Pada tahun 2025, (CAR) mampu memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan
RIM Perseroan adalah sebesar 85,93%, menurun jika risiko operasional.
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 90,40%.
Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI),
Perseroan juga mengelola cadangan likuiditas dalam Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)/CAR
bentuk High Quality Liquid Asset (HQLA) yang juga yang ditetapkan untuk bank dengan profil risiko “2”
menjadi komponen likuiditas, yang ditetapkan dalam adalah sebesar 9,25%. Jumlah modal untuk risiko kredit
jumlah optimal dalam rentang di atas batas minimum terdiri dari Modal Inti (Tier I) dan Modal Pelengkap (Tier II).
HQLA setiap hari sebagai pendukung kebutuhan Jumlah modal Perseroan di tahun 2025 mencapai
likuiditas Perseroan dan pemeliharaan GWM serta Rp32,98 triliun terdiri dari modal inti dan pelengkap
PLM yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia. Posisi masing-masing sebesar Rp28,77 triliun dan Rp4,08
secondary reserve Perseroan selalu terjaga di atas triliun, Jumlah ATMR Perseroan tahun 2025 adalah
batas minimum secondary reserve selama tahun 2025. sebesar Rp173,37 triliun, Rasio CAR tahun 2025 adalah
sebesar 19,02%.
Loan To Deposit Ratio (LDR)
Kemampuan Membayar Utang Dari Efek-
LDR merupakan salah satu parameter untuk Efek Yang Diterbitkan
mengukur rasio likuiditas yang sehat. Rasio ini adalah
perbandingan antara jumlah kredit yang diberikan Kemampuan membayar utang juga dapat tercermin
kepada pihak ketiga terhadap dana pihak ketiga berdasarkan peringkat dari efek-efek yang diterbitkan
(simpanan nasabah). LDR Perseroan di tahun 2025 Perseroan yaitu Obligasi. Efek-efek yang diterbitkan
sebesar 91,28%, menurun dibandingkan tahun 2024 secara rutin dinilai oleh lembaga pemeringkat guna
yang sebesar 95,79%. Hal ini sejalan dengan penyaluran mendukung kelayakan efek. Kualitas efek sangat
kredit yang diimbangi dengan penghimpunan Dana ditentukan oleh kemampuan perusahaan penerbit efek
Pihak Ketiga untuk menjaga likuiditas bank. dalam membayar efeknya pada saat jatuh tempo dan
kemampuannya membayar bunga atau kupon selama
jangka waktu penerbitan efek tersebut.
Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek-Efek yang Diterbitkan
Peringkat
Keterangan
2025 2024
BBTN Berkelanjutan II Tahap I 2015 Seri D* AA+(idn) AA+(idn)
BBTN Berkelanjutan III Tahap I 2017 seri D AAA(idn) AA+(idn)
Junior Global Bond Bank BTN (USD)* Ba3 Ba3
BBTN Berkelanjutan IV Tahap I 2020 seri C* AA+(idn) AA+(idn)
BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri A* AA+(idn) AA+(idn)
BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri B AAA(idn) AA+(idn)
BBTN Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 id
AAA -
BBTN Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 id
AA -
Catatan:
• Rating efek-efek dalam negeri yang diterbitkan outstanding di tahun 2025 menggunakan rating dari Pefindo.
• Rating efek-efek dalam negeri yang outstanding di tahun 2025 menggunakan rating dari Fitch.
• Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang lunas di tahun 2025 menggunakan rating dari Moody’s.
* Efek-efek yang lunas (jatuh tempo) di tahun 2025.
Laporan Tahunan 2025 365
Page 366
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Arti Peringkat Efek
Lembaga
Peringkat Arti Peringkat
Pemeringkat
Pefindo id
AAA Peringkat Nasional ‘idAAA merupakan peringkat tertinggi dalam skala nasional PEFINDO.
Peringkat ini mencerminkan kemampuan yang sangat kuat dari emiten atau instrumen
utang untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya dibandingkan dengan
seluruh emiten atau instrumen lain dalam wilayah Republik Indonesia.
Risiko gagal bayar yang melekat dinilai sangat rendah dan berada pada tingkat paling aman
dalam skala pemeringkatan nasional. Tidak terdapat kategori peringkat lain yang berada di
atas peringkat ini.
Peringkat ‘AAA’ menunjukkan bahwa faktor-faktor keuangan, bisnis, dan manajemen emiten
berada pada kondisi paling kuat dan stabil, sehingga memberikan tingkat perlindungan
tertinggi bagi investor dalam konteks domestik. Peringkat ini juga tidak menggunakan
pengubah “+” atau “–”, karena telah mencerminkan posisi tertinggi dalam sistem
pemeringkatan PEFINDO.
Pefindo id
AA Peringkat Nasional ‘idAA’ mencerminkan kemampuan yang sangat kuat dari emiten atau
instrumen utang untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya dibandingkan
dengan sebagian besar emiten atau instrumen lain dalam wilayah Republik Indonesia.
Risiko gagal bayar yang melekat dinilai sangat rendah, meskipun sedikit lebih tinggi
dibandingkan dengan peringkat tertinggi (idAAA). Namun demikian, peringkat ini tetap
menunjukkan tingkat keamanan yang sangat tinggi dalam skala pemeringkatan nasional.
Peringkat ‘AA’ menunjukkan bahwa faktor-faktor keuangan, bisnis, dan manajemen emiten
berada pada kondisi sangat kuat dan stabil, dengan kapasitas yang sangat baik untuk
menghadapi perubahan kondisi ekonomi maupun bisnis yang merugikan. Perbedaan
dengan peringkat tertinggi bersifat sangat kecil dan umumnya terkait dengan sensitivitas
yang sedikit lebih tinggi terhadap perubahan lingkungan usaha.
Peringkat ini lebih kecil 2 notch dari peringkat korporasi karena obligasi ini bersipat subordinasi.
Fitch Ratings AAA(idn) Peringkat Nasional ‘AAA(idn)’ merupakan peringkat tertinggi dalam skala nasional Fitch.
Indonesia Peringkat ini mencerminkan ekspektasi risiko gagal bayar yang sangat rendah, dan
menunjukkan bahwa emiten atau obligasi memiliki kualitas kredit paling kuat dibandingkan
dengan seluruh penerbit atau instrumen lain di negara atau serikat moneter yang sama.
Risiko gagal bayar yang melekat sangat kecil dan berada pada tingkat paling aman dalam
skala pemeringkatan nasional. Tidak ada kategori lain yang berada di atas peringkat ini.
Berbeda dengan kategori peringkat lainnya, peringkat ‘AAA(idn)’ tidak menggunakan
pengubah “+” atau “–”, karena peringkat ini sudah menggambarkan posisi tertinggi dalam
kelas pemeringkatan Fitch.
Moodys Ba3 Emiten dengan peringkat Ba memiliki kekuatan finansial intrinsic spekulatif, atau mandiri, dan
tunduk pada risiko kredit yang substansial apabila tidak ada kemungkinan dukungan dari
afiliasi atau Pemerintah.
Kolektibilitas Piutang
Tingkat kolektibilitas piutang bank dapat dilihat dari nilai rasio Non Performing Loan (NPL). Rasio NPL menjadi tolak
ukur untuk melihat seberapa besar kredit yang bermasalah atau macet dari seluruh kredit yang diberikan bank
kepada nasabah. Semakin kecil nilai NPL, maka performance Perseroan dalam kolektibilitas piutang semakin baik
dan menunjukkan kualitas kredit yang baik.
Tabel Kolektibilitas
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2024
Uraian
Tanpa Segmen Dengan Segmen Tanpa Segmen Dengan Segmen
Syariah Syariah Syariah Syariah
Jumlah Kredit/Pembiayaan
345.702.924 54.873.163 314.080.105 43.892.827
yang Diberikan
Performing Loan (PL) 334.760.539 53.458.241 304.022.694 42.632.236
366 Laporan Tahunan 2025
Page 367
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2025 2024
Uraian
Tanpa Segmen Dengan Segmen Tanpa Segmen Dengan Segmen
Syariah Syariah Syariah Syariah
Lancar 300.755.197 49.918.935 273.060.967 39.536.826
Dalam Perhatian Khusus 34.005.342 3.539.306 30.961.727 3.095.410
Non Performing Loan (NPL) 10.942.385 1.414.922 10.057.411 1.260.591
Kurang Lancar 334.251 280.091 605.276 266.796
Diragukan 650.189 218.665 1.748.284 191.485
Macet 9.957.945 916.166 7.703.851 802.310
PL 96,83% 97,42% 96,80% 97,13%
NPL Gross 3,17% 2,58% 3,20% 2,87%
NPL Net 1,85% 0,70% 1,91% 1,71%
NPL Gross dengan Segmen Syariah tahun 2025 adalah sebesar 3,17%, menurun dibandingkan dengan tahun 2024
yang sebesar 3,20%. Kondisi tersebut disebabkan sebagian besar kredit pembiayaan telah jatuh tempo dan terdapat
pelunasan.
Tabel Hapus Buku Kredit Macet
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2024
Uraian
Jumlah Nilai Hapus Buku Jumlah Nilai Hapus Buku
Debitur (dalam jutaan Rupiah) Debitur (dalam jutaan Rupiah)
Konvensional 12.916 3.253.317 16.761 3.200.092
Syariah 3.149 507.579 2.102 281.309
Jumlah 16.065 3.760.896 18.863 3.481.401
Beberapa aktivitas atau program yang dapat mendorong peningkatan kinerja
kolektibilitas 2 pada tahun 2026 antara lain
Restrukturisasi Kredit Implementasi Monoline &
01 Skema Baru 02 Early Asset Sales Program 03 Coll System Baru
Implementasi skema baru Program penjualan aset Implementasi monoline and
restrukturisasi bermasalah PL fokus pada debitur collection management system
Penjadwalan Ulang Angsuran restruik berulang 6 penyerahan baru bertahap (hybrid)
Barjenjang (PUAS)
Implementasi QRIS pada
04 App Smartcoll 05 Skema Insentif & OPD Baru 06 Implementasi Late Charges
Program reward untuk debitur Skema insentif berdasarkan Implementasi pengenaan denda
khusus yang membayar angsuran amount collect and rollbock/stay, keterlambatan bayar angsuran
sebelum jatuh tempo OPD by KM used
Program Pengembangan Penggunaan EDC/App Implementasi Monoline &
07 HC Collection 08 Pembayaran Angsuran 09 Coll System Baru
Peningkatan SDM Collection Penggunaan EDC/App kolektor Penggunaan tools Al untuk
melalui rekruitmen, capacity, sebagai tools penerimaan pengecekan hasil inputan hasil
capability and tolent-coreer path angsuran telepon dan visit
Laporan Tahunan 2025 367
Page 368
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Aktivitas atau program yang dapat mendorong peningkatan kinerja
NPL (Non-Performing Loan) dan pasif tahun 2026 antara lain sebagai berikut:
Apraisal Internal Untuk
01 Lelang 02 Revamp Rumah Murah BTN 03 Pengembangan iColl for RAS
Appraisal Internal untuk Redesign dan Pengembangan Pengembangan aplikasi
percepatan lelang aset fitur portal Rumah Murah BTN iColl untuk RAS sebagai tools
bermasalah monitoring aset
Host-to-Host dengan Pengembangan iLoan
04 Asuradur Kredit 05 Review Ketentuan Cessie 06 Restruk
Integrasi host-to-host Review ketentuan Cessie Pengembangan aplikasi iLoan
dengan Asuradur Kredit untuk restruk untuk penambahan
memudahkan klaim asuransi skema dan fitur baru
Pengembangan Sistem
07 Buyback Asset
Pengembangan system untuk
monitoring portofolio aset debitur
yang dilakukan buyback
Rasio Keuangan Lain (Entitas Induk)
Untuk mengukur profitabilitas dan efisiensi kinerja Perseroan, rasio-rasio keuangan yang digunakan oleh perbankan
adalah Laba sebelum pajak terhadap Aset atau Return On Assets (ROA), Laba setelah pajak terhadap Ekuitas atau
Return On Equity (ROE), Marjin Bunga Bersih atau Net Interest Margin (NIM), dan rasio Beban Operasional terhadap
Pendapatan Operasional (BOPO).
Tabel Rasio Keuangan Lain
(entitas induk, dalam %)
Kenaikan/
Uraian 2025 2024
Penurunan
Return On Assets (ROA) 0,89% 0,83% 7,23%
Return On Equity (ROE) 11,57% 10,76% 7,53%
Net Interest Margin (NIM) 4,20% 2,86% 46,85%
Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) 89,04% 88,70% 0,38%
Pada tahun 2025, nilai ROA, ROE, dan NIM masing-masing adalah 0,89%, 11,57% dan 4,20% menunjukkan terdapat
kenaikan apabila dibandingkan tahun 2024. Hal tersebut terutama disebabkan oleh penurunan persentase cost of
fund atau beban bunga dana pihak ketiga Perseroan sebagai hasil dari rekomposisi dana. Nilai BOPO tahun 2025
dapat dijaga pada posisi 89,04% meningkat dari tahun 2024 sebesar 88,70%. Peningkatan BOPO seiring dengan
peningkatan beban operasional namun peningkatannya masih dijaga sebesar 0,38%.
368 Laporan Tahunan 2025
Page 369
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Suku Bunga Dana
Informasi suku bunga produk deposito, tabungan, dan giro Bank per 31 Desember tahun 2025 adalah sebagai berikut:
Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan Investa Sampai dengan Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,50%
> Rp100 juta - Rp500 juta 2,00%
> Rp500 juta – Rp1 miliar 2,25%
> Rp1 miliar – Rp10 miliar 2,64%
> Rp10 miliar – Rp50 miliar 3,48%
> Rp50 miliar 3,75%
Tabungan Investa Plus ≥ Rp50 juta - Rp500 juta 2,15%
> Rp500 juta - Rp1 miliar 2,25%
> Rp1 miliar - Rp5 miliar 2,75%
> Rp5 miliar 3,00%
Tabungan BTN Batara < Rp1 juta 0,00%
Rp1 juta - < Rp50 juta 0,05%
Rp50 juta - < Rp500 juta 0,10%
Rp500 juta - Rp1 miliar 0,25%
> Rp1 miliar 0,50%
Tabungan BTN Bisnis < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - < Rp50 juta 0,25%
≥ Rp50 juta - < Rp500 juta 0,50%
≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar 1,00%
≥ Rp1 miliar 1,25%
Tabungan BTN Junior ≤ Rp50 ribu 0,00%
> Rp50 ribu 0,50%
TabunganKu ≤ Rp500 ribu 0,00%
> Rp500 ribu - Rp1 juta 0,10%
> Rp1 juta 0,25%
Laporan Tahunan 2025 369
Page 370
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Tabungan SiMuda RumahKu ≤ Rp1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
Tabungan BTN Siap! < Rp1 juta - Rp10 juta 1,00%
> Rp10 juta - Rp25 juta 1,15%
> Rp25 juta - Rp50 juta 1,25%
> Rp50 juta - Rp100 juta 1,35%
> Rp100 juta - Rp250 juta 1,50%
> Rp250 juta 2,00%
Tabungan BTN e’BataraPos < Rp1 juta 0,00%
≥ Rp1 juta - Rp50 juta 0,05%
Rp50 juta - < 500 juta 0,10%
> Rp500 juta - Rp1 miliar 0,25%
> Rp1 miliar 0,50%
Tabanas Batara Kantor Pos Seluruh strata 0,00%
Tabel Suku Bunga Giro Rupiah
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Giro Rupiah ≤ Rp10 juta 0,00%
> Rp10 juta - Rp100 juta 0,25%
> Rp100 juta - Rp500 juta 0,75%
> Rp500 juta 1,00%
Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
Deposito BTN < Rp5 juta 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Rupiah
≥Rp5 juta - < Rp10 juta 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
≥Rp10 juta - < Rp100 juta 2,25% 2,25% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
≥ Rp100 juta - < Rp500 juta 2,25% 2,25% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50% 2,50%
Rp500 juta - Rp2 miliar 2,25% 2,25% 2,75% 2,75% 2,75% 2,75% 2,75%
> Rp2 miliar 2,25% 2,25% 2,75% 2,75% 3,00% 3,00% 3,00%
370 Laporan Tahunan 2025
Page 371
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Tabel Suku Bunga e-Deposito Rupiah
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 2 3 4 6 12 24
e-Deposito BTN Rp1 juta - < Rp5 juta 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00% 1,00%
Rupiah
Rp5 juta - < Rp100 juta 2,60% 2,75% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00% 3,00%
Rp100 juta - < Rp500 juta 2,65% 2,75% 3,25% 3,25% 3,25% 3,25% 3,25%
Rp500 juta - < Rp2 miliar 3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,50% 3,40% 3,40%
Rp2 miliar - < Rp5 miliar 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,40% 3,40%
Rp5 miliar - < Rp10 miliar 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,50% 3,50%
≥ Rp10 miliar 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,75% 3,60% 3,60%
Tabel Suku Bunga Tabungan Valas
USD SGD AUD / CNY JPY
Suku Bunga
Jenis
Produk Strata Suku Strata Suku Strata Suku
Strata Saldo
Offline Online Saldo Bunga Saldo Bunga Saldo Bunga
(via KC) (via Balé)
Tabungan < USD1.000 0,00% 0,00%
BTN Felas
USD1.000 - < USD10.000 0,15% 0,15%
All All All
0,10% 0,05% 0,00%
tiering tiering tiering
USD10.000 - < USD100.000 0,35% 0,35%
≥ USD100.000 0,50% 0,50%
Tabel Suku Bunga Deposito Valas (USD)
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 6 12
Deposito BTN USD Seluruh strata 4,00%
Tabel Suku Bunga Deposito Valas (SGD)
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 4 6 12 24
Deposito BTN SGD Seluruh strata 0,10%
Tabel Suku Bunga Deposito Valas (AUD, CNY)
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 6 12 24
Deposito AUD/CNY Seluruh strata 0,10%
Deposito JPY Seluruh strata 0,00%
Laporan Tahunan 2025 371
Page 372
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas (USD)
Jangka Waktu (bulan)
Jenis Produk Strata Saldo
1 3 6 12
e-Deposito BTN USD Seluruh strata 4,00%
Tabel Suku Bunga Giro Valas (USD, EURO)
Jenis Produk Strata Saldo Suku Bunga
Giro BTN USD Sampai dengan USD100.000 0,00%
> USD100.000 0,10%
Giro BTN Euro Seluruh strata 0,00%
Suku Bunga Dasar Kredit
Perseroan secara berkala memperbaharui Suku memperhitungkan komponen estimasi premi risiko
Bunga Dasar Kredit (SBDK) atau Prime Lending Rate yang besarnya tergantung dari penilaian Perseroan
sesuai dengan pergerakan suku bunga acuan yang terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok
ditetapkan Bank Indonesia. SBDK digunakan sebagai debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit
dasar penetapan suku bunga kredit yang akan dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan
dikenakan oleh Bank kepada nasabah. SBDK belum SBDK.
Tabel Suku Bunga Dasar Kredit
SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis
Uraian Kredit Non UMKM Kredit UMKM
Non KPR/
KPR/KPA
KPA
Korporasi Ritel Menengah Kecil Mikro
Suku Bunga Dasar Kredit
8,76% 8,90% 9,90% 10,48% 13,75% 8,04% 10,80%
(SBDK) Tahun 2025
Suku Bunga Dasar Kredit
8,76% 9,25% 10,17% 11,00% 14,03% 8,04% 11,80%
(SBDK) Tahun 2024
Suku Bunga Dasar Kredit
8,05% 8,30% n/a n/a n/a 7,30% 8,80%
(SBDK) Tahun 2023
Suku Bunga Dasar Kredit
8,00% 8,25% n/a n/a n/a 7,25% 8,75%
(SBDK) Tahun 2022
Suku Bunga Dasar Kredit
8,00% 8,25% n/a n/a n/a 7,25% 8,75%
(SBDK) Tahun 2021
Analisis Kualitas Aset Produktif
Penilaian atau penyediaan aset produktif ditujukan portofolio seperti kredit dan pembiayaan syariah,
untuk penyediaan dana dalam rangka memperoleh secara agregat posisi lancar mengalami penyesuaian
penghasilan, baik dalam bentuk kredit, surat berharga, seiring dengan dinamika komposisi surat berharga
penempatan dana antarbank, repo/reverse repo, dan penempatan antarbank. Di sisi lain, total kredit
maupun bentuk penyediaan dana lainnya yang dan pembiayaan yang diberikan pada tahun 2025
dipersamakan dengan itu. Berdasarkan data kualitas mencapai Rp404,80 triliun dengan komposisi lancar
aset, posisi aset produktif pada kategori Lancar (L) sebesar Rp326,65 triliun. Pergeseran antar kategori
tahun 2025 tercatat sebesar Rp417,45 triliun, relatif stabil kolektibilitas tetap terkendali, dan pencadangan (CKPN)
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp423,20 triliun. diperkuat untuk menjaga kualitas aset.
Meskipun terdapat pertumbuhan pada beberapa
372 Laporan Tahunan 2025
Page 373
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Secara keseluruhan, Perseroan tetap menjaga kualitas aset produktif dengan proporsi mayoritas berada dalam
kategori lancar serta didukung oleh penguatan cadangan kerugian penurunan nilai. Hal ini menunjukkan bahwa
manajemen risiko kredit dan pengelolaan portofolio aset produktif dilakukan secara prudent dan terukur.
Tabel Kualitas Aset Produktif
(dalam jutaan Rupiah)
2025
Dalam
Uraian
Perhatian Kurang Diragukan
Lancar (L) Macet (M) Jumlah
Khusus Lancar (KL) (D)
(DPK)
Penempatan Pada Bank Lain 2.513.736 - - - 2.043 2.515.779
Tagihan Spot dan Derivatif/
- - - - - -
Forward
Surat Berharga Yang Dimiliki 53.229.660 32.929 2.869 4.543 50.576 53.320.577
Surat Berharga Yang Dijual
Dengan Janji Dibeli Kembali 413.096 - - - - 413.096
(Repo)
Tagihan atas Surat Berharga
Yang Dibeli Dengan Janji Dijual 1.683.840 - - - - 1.683.840
Kembali (Reverse Repo)
Tagihan Akseptasi 574.901 - - - - 574.901
Kredit Yang Diberikan dan
326.645.842 60.281.511 526.398 877.723 16.468.813 404.800.287
Pembiayaan Yang Diberikan
Penyertaan Modal 7.188.001 - - - - 7.188.001
Tagihan Lainnya - - - - - -
Komitmen dan Kontinjensi 24.791.084 522.296 - 10.000 111.774 25.435.154
Agunan Yang Diambil Alih - - - - - -
(dalam jutaan Rupiah)
2024
Dalam
Uraian
Perhatian Kurang Diragukan
Lancar (L) Macet (M) Jumlah
Khusus Lancar (KL) (D)
(DPK)
Penempatan Pada Bank Lain 5.950.058 - - - 1.749 5.951.807
Tagihan Spot dan Derivatif/
102.843 - - - - 102.843
Forward
Surat Berharga Yang Dimiliki 57.236.892 42.859 4.360 5.369 50.159 57.339.639
Surat Berharga Yang Dijual
Dengan Janji Dibeli Kembali 3.499.300 - - - - 3.499.300
(Repo)
Tagihan atas Surat Berharga
Yang Dibeli Dengan Janji Dijual 175.625 - - - - 175.625
Kembali (Reverse Repo)
Tagihan Akseptasi 941.898 - - - - 941.898
Kredit Yang Diberikan dan
337.762.062 56.900.216 1.386.639 3.214.999 14.022.051 413.285.967
Pembiayaan Yang Diberikan
Penyertaan Modal - - - - - -
Laporan Tahunan 2025 373
Page 374
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
2024
Dalam
Uraian
Perhatian Kurang Diragukan
Lancar (L) Macet (M) Jumlah
Khusus Lancar (KL) (D)
(DPK)
Tagihan Lainnya - - - - - -
Komitmen dan Kontinjensi 18.533.250 269.983 6.293 10.565 182.854 19.002.945
Agunan Yang Diambil Alih - - - - - -
Tabel Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dan Penyisihan Penilaian Kualitas Aset
(dalam jutaan Rupiah)
2025
Pos-Pos
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Umum Khusus
Penempatan Pada Bank Lain 4 - 2.043 25.137 2.043
Tagihan Spot dan Derivatif/Forward - - - - -
Surat Berharga Yang Dimiliki 52 - - 62.516 54.925
Surat Berharga Yang Dijual Dengan Janji Dibeli
- - - 3.282 -
Kembali (Repo)
Tagihan Atas Surat Berharga Yang Dibeli Dengan
- - - 16.830 -
Janji Dijual Kembali (Reverse Repo)
Tagihan akseptasi 124 - - 5.732 -
Kredit Yang Diberikan Dan Pembiayaan Yang
1.604.155 4.387.132 7.968.270 2.847.340 4.803.646
Diberikan
Penyertaan Modal - - - 72.661 -
Tagihan Lainnya - - - - -
Komitmen dan Kontinjensi 431 7 - 61.753 111.774
(dalam jutaan Rupiah)
2024
Pos-Pos
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Umum Khusus
Penempatan Pada Bank Lain 822 - 1.749 59.501 1.749
Tagihan Spot dan Derivatif/Forward - - - 1.028 -
Surat Berharga Yang Dimiliki 787 - - 63.607 55.591
Surat Berharga Yang Dijual Dengan Janji Dibeli
- - - - -
Kembali (Repo)
Tagihan Atas Surat Berharga Yang Dibeli Dengan
- - - 1.756 -
Janji Dijual Kembali (Reverse Repo)
Tagihan akseptasi 1.987 - - 9.419 -
Kredit Yang Diberikan Dan Pembiayaan Yang
2.965.797 3.564.534 6.526.856 3.073.878 9.135.653
Diberikan
Penyertaan Modal - - - - -
Tagihan Lainnya - - - - -
Komitmen dan Kontinjensi 3.385 - - 57.249 13.500
374 Laporan Tahunan 2025
Page 375
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Akselerasi Pertumbuhan Pada tahun 2025, jumlah merchant QRIS BTN meningkat
Fee Based Income pesat menjadi 250.371 merchant QRIS atau meningkat
100% yoy dengan jumlah saldo merchant mencapai
Untuk meningkatkan profitabilitas, Rencana Bisnis Rp3,29 triliun. Selain itu, Perseroan juga melakukan
Perseroan difokuskan untuk meningkatkan Pendapatan ekspansi aplikasi dan portal balé Properti sebagai
Operasional Lainnya (POL) yang sebagian besar ekosistem perumahan digital.
bersumber dari fee based income, terutama pada
sumber-sumber baru yang berbasis transaksi dan Pada tahun 2025, portal dan aplikasi balé Properti
layanan. Untuk mencapai target tersebut, inisiatif memiliki 986 ribu anggota (member), 19.990
strategis yang dilakukan pada jangka pendek dan pengembang (developer), dan 1 juta stok rumah
menengah adalah sebagai berikut: yang siap menjadi KPR. Perseroan melakukan inovasi
1. Meningkatkan fee dari transaksi treasury dan forex. teknologi salah satunya adalah dengan BTN Open API
2. Meningkatkan fee based income dari bisnis kredit and Sandbox. Sampai dengan akhir tahun 2025, jumlah
(sindikasi, kick-back asuransi, dan administrasi mitra yang sudah terintegrasi BTN Open API mencapai
kredit di luar KPR Subsidi). 35 mitra dengan total hit pada tahun 2025 sebesar
3. Peningkatan perolehan fee based income dari 4.975.384 hit.
transaksi digital dan wholesale Banking dengan
cara:
a. Percepatan implementasi fitur online acquiring. Struktur Permodalan Bank
b. Percepatan implementasi Quick Response Code
Indonesian Standart (QRIS) Boarder dan QRIS Kebijakan Manajemen atas Struktur
Customer Presented Mode. Modal dan Dasar Penentuan Kebijakan
c. Mengembangkan Visa Paywave untuk
meningkatkan transaksi dan fee based nasabah Rencana Permodalan yang disusun Perseroan
ritel. mengacu kepada kajian perkembangan ekonomi
4. Mengembangkan fee based dari sumber-sumber terkini, di samping berdasarkan kepada penelaahan
baru melalui: dan penilaian atas kebutuhan kecukupan permodalan
a. Pengembangan e-Guarantee untuk yang dipersyaratkan. Dalam penyusunan kebijakan dan
meningkatkan fee based pada segmen strategi Manajemen Risiko, Direksi telah menetapkan Risk
Wholesale Banking. Appetite Statement (RAS) dan limit risiko lainnya. RAS
b. Meningkatkan fee based dari layanan priority dikaji ulang setiap tahun atau sewaktu-waktu dengan
Banking melalui pengembangan produk, di memperhatikan perubahan rencana dan tujuan bisnis
antaranya Surat Berharga Nasional (SBN), Perseroan serta perubahan kondisi lingkungan bisnis.
produk asuransi, dan reksa dana. Selain itu, Direksi bersama Dewan Komisaris melakukan
c. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank peninjauan setiap tahun untuk memastikan bahwa
Garansi (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam struktur modal dan likuiditas Perseroan tetap sejalan
Negeri (SKBDN), Supply Chain Financing (SCF), dengan tujuan strategis dan risk appetite Perseroan.
dan Cash Management System (CMS) pada
segmen korporasi dan wholesale. Tujuan dari kebijakan manajemen atas permodalan
adalah untuk memastikan permodalan yang dimiliki
Perseroan kuat dan mampu menciptakan struktur
Pertumbuhan Volume Transaksi permodalan yang kuat untuk mendukung strategi
Digital pengembangan ekspansi usaha sekarang dan
mempertahankan kelangsungan pengembangan di
Untuk mengembangkan sumber pertumbuhan baru, masa mendatang. Di samping itu, penetapan kebijakan
Perseroan melakukan percepatan pengembangan permodalan ditujukan untuk pemenuhan ketentuan
layanan digital terutama yang menyasar transaksi kecukupan permodalan yang ditetapkan oleh regulator
ritel melalui program akuisisi dan utilisasi balé by BTN. serta memastikan agar struktur permodalan Perseroan
Dengan berbagai program yang dijalankan, jumlah telah efisien.
transaksi digital banking meningkat pesat yaitu menjadi
2,36 miliar transaksi, atau naik 77% yoy. Sejalan dengan Sesuai POJK No. 11/POJK.03/2016 sebagaimana diubah
peningkatan jumlah transaksi, volume transaksi layanan dengan POJK RI Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perubahan
digital juga naik menjadi Rp176 triliun, atau tumbuh Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
12% yoy. Dalam rangka mendukung pengembangan No.11/POJK.03/2016 Tentang Kewajiban Penyediaan
transaksi digital, Perseroan telah melakukan berbagai Modal Minimum Bank Umum, modal Perseroan terdiri
inovasi digital di antaranya rebranding Super App balé dari:
by BTN dan menggencarkan akuisisi merchant BTN.
Laporan Tahunan 2025 375
Page 376
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
1. Modal Inti, yang terdiri dari Modal Inti Utama 2. Modal Pelengkap (Maksimum 100% dari Modal
(Common Equity Tier - CET 1) dan Modal Inti Inti) yang terdiri dari cadangan umum PPA atas
Tambahan (Additional Tier 1). Modal inti utama aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah
mencakup modal disetor dan cadangan tambahan maksimum 1,25% dari ATMR Risiko Kredit dan
modal (disclose reserve). Cadangan tambahan Cadangan Tujuan.
modal terdiri atas faktor penambah (agio, cadangan
umum, laba tahun lalu, laba tahun berjalan, dan Jumlah modal inti (Tier I) Perseroan secara konsolidasi
opsi saham) dan faktor pengurang (kerugian (BTN dan BSN) di tahun 2025 adalah sebesar Rp39,56
komprehensif lainnya dari transaksi aset keuangan triliun, lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 sebesar
yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia Rp29,83 triliun. Sedangkan jumlah modal pelengkap
untuk dijual, selisih kurang Penyisihan Penghapusan (Tier II) Perseroan di tahun 2024 sebesar Rp4,27 triliun
Aset (PPA) atas aset produktif dengan cadangan lebih tinggi dibandingkan modal pelengkap tahun 2024
kerugian penurunan nilai, dan PPA non produktif). sebesar Rp2,43 triliun hal ini karena terdapat tambahan
dari Surat berharga Subordinasi.
Rincian Struktur Modal
Perseroan memiliki kemampuan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Berikut adalah rincian
struktur permodalan Perseroan.
Tabel Rincian Struktur Modal
(dalam jutaan Rupiah)
2025 2024
Uraian
Individual Konsolidasi Individual Konsolidasi
I. MODAL INTI (TIER 1) 28.900.137 35.289.620 29.834.471 29.834.471
1. Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1) 26.900.137 33.289.620 29.834.471 29.834.471
1.1 Modal Disetor (Setelah dikurangi Saham Treasury) 7.017.222 7.017.222 7.017.222 7.017.222
1.2 Cadangan Tambahan Modal 29.004.679 28.849.042 25.103.287 25.103.287
1.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat
- - - -
diperhitungkan
1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama (9.121.764) (2.576.644) (2.286.038) (2.286.038)
2. Modal Inti Tambahan (Additional Tier - AT 1) 2.000.000 2.000.000 - -
2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT-1 2.000.000 2.000.000 - -
2.2 Agio/Disagio - - -
2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan - - -
II. Modal Pelengkap (Tier 2) 4.082.270 4.276.886 2.438.559 2.438.559
1. Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya
2.216.667 2.216.667 549.605 549.605
yang memenuhi persyaratan Tier 2
2. Agio/Disagio - - - -
3. Cadangan umum PPA aset produktif yang wajib
1.865.603 2.060.219 1.888.954 1.888.954
dibentuk (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)
4. Faktor Pengurang Modal Pelengkap - - - -
Jumlah Modal 32.982.407 39.566.506 32.273.030 32.273.030
Aset Tertimbang Menurut Risiko
ATMR untuk risiko kredit 148.080.382 163.844.282 149.287.750 149.287.750
ATMR untuk risiko pasar 4.900.688 4.900.688 6.101.634 6.101.634
ATMR untuk risiko operasional 20.388.527 20.388.527 19.055.594 19.055.594
Jumlah ATMR 173.369.597 189.133.497 174.444.978 174.444.978
376 Laporan Tahunan 2025
Page 377
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
2025 2024
Uraian
Individual Konsolidasi Individual Konsolidasi
Rasio KPMM sesuai Profil Risiko 9,25% 9,25% 9,25% 9,25%
Rasio CET 1 15.52% 17.60% 17.10% 17.10%
Rasio Tier 1 16,67% 18,66% 17.10% 17.10%
Rasio Tier 2 2,35% 2,26% 1.40% 1.40%
Rasio KPMM 19,02% 20,92% 18,50% 18,50%
Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
Pada tahun 2025 dan 2024, Perseroan melakukan ikatan material dengan pihak terkait dalam rangka investasi barang
modal. Beberapa ikatan material dengan nilai signifikan disajikan dalam tabel berikut:
Tabel Ikatan Material Investasi Barang Modal
Nama Pihak yang Nilai Ikatan
Jenis Ikatan
Melakukan Ikatan (dalam jutaan Rupiah)
2025
PT Usaha Gedung Mandiri Jasa Kontraktor Renovasi KC Tangerang 7.395
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN KC
PT Binayasa Putrabatara 40.700
Pondok Indah
PT Binayasa Putrabatara Jasa Kontraktor Renovasi Ruang Kerja TRSD Lantai 25 Menara 2 BTN 10.495
Jasa Kontraktor Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Gedung KC
PT Neocelindo Intibeton 9.198
Cibubur
Pekerjaan Lanjutan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan
PT Neocelindo Intibeton 9.050
Relayout Seluruh Lantai Gedung KC Bekasi
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCP Way Halim-KC Bandar
PT Binayasa Putrabatara 5.100
Lampung
PT Mitra Niaga Madani Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Records Center Medan 9.919
PT Mitra Niaga Madani Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Tanah Abang 6.150
Pengadaan Roll O Pack Gedung Records Center BTN Ecopark
PT Soludia 43.624
Gandul
PT Usaha Gedung Mandiri Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Jambi 9.395
PT Binayasa Putrabatara Renovasi Ruang Kerja Bank Umum Syariah (BUS) di Menara BTN 13.975
PT Gunnebo Indonesia
Pengadaan Roll O Pack Peruntukan Records Center Medan 8.691
Distribution
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Relayout Ruang Kerja BUS-
PT Binayasa Putrabatara 9.300
Tanah Abang
Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Learning Center di Lahan
PT Binayasa Putrabatara 33.500
Ciburial, Dago Pakar, Bandung (Tahap 1)
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Direksi Lantai 22
PT Neocelindo Intibeton 10.380
Menara BTN
PT Pawit Jaya Utama Jasa Kontraktor Pekerjaan Relayout Menara BTN Lantai 7-FAD 5.300
PT Pembangunan Perumahan Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Fasilitas Olahraga serta
16.300
(Persero) Tbk Foodcourt Kawasan BTN Eco Park Gandul
PT Binayasa Putrabatara Jasa Kontraktor Pergantian Chiller Menara BTN 35.600
PT Multipolar Technology Tbk. Modernisasi Server Core Banking dan Perangkat Pendukung 206.607
Laporan Tahunan 2025 377
Page 378
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Nama Pihak yang Nilai Ikatan
Jenis Ikatan
Melakukan Ikatan (dalam jutaan Rupiah)
PT Logistik Teknologi Indonesia Solusi Network Detection dan Response 11.850
PT NTT Indonesia Technology Solusi Privillege Access Management utk Perangkat IT 12.890
PT Neptus Teknologi Renewal Upgrade Maintenance MSDAP 31.322
PT NTT Indonesia Technology Replacement Swicth Outlet Bank BTN 17.695
2024
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Jakarta Kuningan dan
PT Binayasa Putrabatara 18.000
Kantor Wilayah Jakarta II di Menara 2 BTN.
Jasa Kontraktor Renovasi Banking Hall Konvensional, Private
PT Binayasa Putrabatara Banking, Ruang SDB, dan Ruang Dokumen Pokok Peruntukan KC 22.700
Jakarta Kuningan di Menara 2 BTN.
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC
PT Binayasa Putrabatara 42.300
Pematangsiantar.
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Learning Center di Lahan
PT Brantas Abipraya 100.500
Ciburial, Dago Pakar, Bandung (Tahap 1).
PT Brantas Abipraya Jasa Kontraktor Pembangunan BTN KC Kebon Jeruk. 121.500
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Lhokseumawe. 10.500
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Relayout KC Banjarmasin. 11.100
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Tanjungpinang. 13.280
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Surabaya. 13.700
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Rumah Dinas Meruya. 20.300
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung Record Center,
PT Casa Prima Indonesia 41.150
KCP dan Rumah Dinas di Lahan Soekarno Hatta Bandung.
PT Casa Prima Indonesia Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Kupang. 47.550
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Area Non Banking Hall KC
PT Grafindo Triutama 10.010
Jakarta Harmoni.
PT Integra Dayacipta Grahatama Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Kantor Wilayah I. 53.500
PT Neocelindo Intibeton Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Cibubur. 47.280
PT Neocelindo Intibeton Jasa Kontraktor Pembangunan Kantor Wilayah 6. 61.500
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Kelapa
PT Nindya Karya 132.001
Gading Square.
Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan BTN Eco Park Gandul
PT Pembangunan Perumahan 322.899
(Tahap 1).
Jasa Kontraktor Pekerjaan Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 Menara 2
PT Usaha Gedung Mandiri 11.785
BTN.
Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara 2
PT Victory Utama Karya 26.930
BTN.
Pengadaan Server x86 Peruntukan Internet Banking dan Cash
PT Metrocom Global Solusi 10.940
Management System Konvensional dan Syariah.
PT Multipolar Technology Tbk. Pengadaan Perangkat PC Desktop dan Notebook 2024. 43.243
Pengadaan Platform Security Intelligence untuk mendeteksi
PT Praweda Ciptakarsa
potensi serangan siber, mendeteksi pelanggaran data dan user 41.272
Informatika
credential serta meningkatkan respon atas insiden keamanan.
PT IDX Consulting Pengadaan Aplikasi Fraud Detection System (FDS). 30.878
378 Laporan Tahunan 2025
Page 379
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Nama Pihak yang Nilai Ikatan
Jenis Ikatan
Melakukan Ikatan (dalam jutaan Rupiah)
Pengadaan Perangkat Web Application Firewall (WAF), DNS Security
PT Mastersystem Infotama 13.470
dan Loan Balancer (HA Firewall Aplikasi Kritikal).
PT Metrocom Global Solusi Pengadaan Server Database Peruntukan Internet Banking dan CMS. 19.980
PT Truslogic Mitra Teknologi Pengadaan Security Tools pada DevSecOps Toolchain. 12.165
PT Multipolar Technology Tbk Pengadaan Pengembangan Data Lake. 11.751
PT Intikom Berlian Mustika Modernisasi Branch Delivery System. 89.995
Pengadaan Solusi HA Authentication, Authorization, Auditrail dan
PT Multipolar Technology Tbk 28.600
Network Access Control (NAC) Kantor Pusat dan Kantor Cabang BTN.
Pengadaan Modernisasi Mesin Pinpad yang dilengkapi dengan IKD
PT Indonesia Comnets Plus 30.000
dan eKTP Reader.
Perseroan melakukan ikatan material untuk investasi barang dan modal dengan tujuan untuk mendukung kegiatan
operasional Perseroan. Adapun sumber dana yang digunakan Perseroan dalam melakukan ikatan material berasal
dari dana internal Perseroan. Dikarenakan mata uang yang menjadi denominasi untuk investasi barang modal
hanyalah IDR atau Rupiah dan nilai pengadaan yang tercantum pada perjanjian kerja sama antara Perseroan dengan
penyedia juga ditetapkan dalam mata uang Rupiah maka tidak diperlukan adanya langkah yang direncanakan
untuk melindungi risiko dari posisi mata uang asing.
Investasi Barang Modal
Perseroan melakukan investasi barang modal dalam Pada tahun 2025, Perseroan melakukan investasi barang
bentuk tanah, gedung/ruang kantor, bangunan lainnya, modal sebagian besar berupa pembangunan gedung
hardware komputer, mesin, kendaraan, perlengkapan peruntukan Learning Center Dago Pakar Bandung, BTN
kantor, aset tetap dan inventaris lainnya. Sampai dengan Eco Park Gandul Depok, Kantor Wilayah dan Kantor
tahun 2025, jumlah investasi barang modal sebesar Cabang. Selain itu, dilaksanakan juga pekerjaan
Rp15,14 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan renovasi pada gedung kantor di antaranya renovasi
tahun 2024 yang disebabkan oleh dilaksanakannya pada ruang kerja gedung Menara BTN, Sharia Center
revaluasi aset tetap, adanya pembelian tanah untuk Tanah Abang, dan Menara BTN 2 BTN. Untuk investasi
kantor, pembangunan dan renovasi gedung kantor, barang modal pada hardware komputer, Perseroan
kendaraan dan berbagai peralatan kantor untuk melakukan sentralisasi pengadaan personal computer
menunjang operasional Perseroan. (PC) dan notebook/laptop menggunakan metode seat
management.
Tabel Investasi Barang Modal
(dalam jutaan Rupiah)
Penambahan Investasi
Jenis Tujuan Investasi
2025 2024
Tanah Operasional Bisnis Perseroan 5.896.312 5.367.787
Gedung/Ruang Kantor Operasional Bisnis Perseroan 3.327.386 2.622.305
Bangunan Lainnya Operasional Bisnis Perseroan 846.623 551.074
Hardware Komputer Operasional Bisnis Perseroan 3,740,366 3.471.025
Mesin Operasional Bisnis Perseroan 526.425 473.383
Kendaraan Operasional Bisnis Perseroan 54.212 50.428
Perlengkapan Kantor Operasional Bisnis Perseroan 702,309 655.769
Aset Tetap dan lnventaris Lainnya Operasional Bisnis Perseroan 43.201 40.280
Jumlah 15.136.834 13.232.051
Laporan Tahunan 2025 379
Page 380
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Nilai yang tertera pada Tabel Investasi Barang Lapangan Olah Raga beserta fasilitas pendukung
Modal merupakan gabungan antara nilai dari Bank di dalamnya pada bulan Desember 2025.
Konvensional (Perseroan) dengan Unit Usaha Syariah c. Gedung Kantor Cabang Kelapa Gading Square
(UUS) yang pada tanggal 22 Desember 2025 telah resmi pada bulan Desember 2025.
beroperasional menjadi PT Bank Syariah Nasional (BSN). d. Gedung Kantor Cabang Pembantu Cikembar
Sukabumi pada Juli 2025.
Perseroan melalui Procurement & Fixed Asset e. Gedung Kantor Cabang Kupang pada bulan
Management Division (PFAD) pada tahun 2025 telah Februari 2025.
melakukan pengadaan dan pengelolaan aset tetap f. Gedung Kantor Cabang Cibubur pada bulan
sebagai berikut: Februari 2025.
1. Berkolaborasi dengan Sharia Business Division g. Gedung Kantor Cabang Pematangsiantar pada
(SHAD) dilaksanakan pengadaan berupa pembelian bulan Februari 2025.
tanah pada tanggal 3 Juni 2025 senilai Rp38.101 juta 5. Perseroan melakukan revaluasi aset tetap untuk aset
untuk perluasan Sharia Center Tanah Abang yang tanah periode 3 (tiga) tahunan dan membukukan
berlokasi di Jalan KH Mas Mansyur No. 86 Tanah kenaikan nilai aset tersebut sebesar Rp412.555 juta.
Abang, Jakarta Pusat. 6. Terhadap aset yang selama ini termasuk dalam
2. Berkolaborasi dengan Sales and Distribution Division kategori terbengkalai, Perseroan telah melakukan
(SDD) dilaksanakan pengadaan berupa pembelian optimalisasi penggunaan sehingga dapat
tanah pada tanggal 30 Juni 2025 senilai Rp30.027 mendukung operasional perseroan, yaitu:
juta untuk pembangunan gedung Kantor Cabang a. Aset tanah yang berlokasi di Jalan Gandul Raya,
Gresik. Cinere Kota Depok yang dibangun kawasan BTN
3. Berkolaborasi dengan Sales and Distribution Division Ecopark.
(SDD) dilaksanakan pengadaan berupa pembelian b. Aset tanah yang berlokasi di Jalan Soekarno
tanah pada tanggal 19 September 2025 senilai Hatta No. 443-445 Bandung yang telah
Rp32.036 juta untuk pembangunan gedung Kantor beroperasional sebagai Gedung Record Center
Cabang Cikarang. dan Rumah Dinas peruntukan Kantor Wilayah
4. Peresmian dan mulai beroperasionalnya gedung- Jawa Barat.
gedung baru yang merupakan aset tetap milik 7. Dalam pengelolaan aset tetap, Perseroan telah
Perseroan, berupa gedung BTN Ecopark Gandul melaksanakan penghapusbukuan aset tetap
Depok, Kantor Wilayah, gedung Kantor Cabang, dan untuk aset tetap yang secara teknis dan ekonomi
gedung Kantor Cabang Pembantu, yaitu: sudah tidak memiliki manfaat bagi Perseroan.
a. Gedung Kantor Wilayah Jawa Tengah dan Dengan pelaksanaan penghapusbukuan tersebut,
Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Jateng dan Perseroan dapat mengoptimalkan dan lebih efisien
DIY) pada bulan Desember 2025. dalam penggunaan ruang penyimpanan/gudang
b. Gedung BTN Ecopark Gandul Depok, terdiri dari inventaris, serta rekonsiliasi database aset tetap
Gedung Dormitory, Gedung Record Center, dan menjadi lebih clean and clear.
Komitmen dan Kontinjensi
Saldo komitmen dan kontinjensi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:
Tabel Komitmen dan Kontinjensi
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian 2025 2024
KOMITMEN
Liabilitas Komitmen
Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik 17.990.697 15.614.895
Irrevocable L/C yang masih berjalan 211.017 249.694
Komitmen-Neto 18.201.714 15.864.589
KONTINJENSI
Tagihan Kontinjensi
Pendapatan bunga dalam penyelesaian 6.664.026 3.550.319
380 Laporan Tahunan 2025
Page 381
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Uraian 2025 2024
Liabilitas Kontinjensi
Garansi yang diterbitkan (5.742.151) (3.124.003)
Kontinjensi-neto 921.875 426.316
Perjanjian Signifikan
Sepanjang tahun 2025 dan tahun 2024, Perseroan 10. Pada tanggal 26 November 2025, Perseroan
melaksanakan perjanjian dan perikatan penting di mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima
antaranya: Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor
1. Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan Pekerjaan Renovasi KCP Mendalo dengan nilai
mengadakan perjanjian dengan PT Mitra Niaga kontrak sebesar Rp2.331 juta.
Madani sehubungan dengan Jasa Kontraktor 11. Pada tanggal 26 November 2025, Perseroan
Pekerjaan Renovasi KCPS Kelapa Gading dengan mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima
nilai kontrak sebesar Rp3.520 juta. Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor
2. Pada tanggal 23 Desember 2025, Perseroan Pekerjaan Renovasi KCP Selincah dengan nilai
mengadakan perjanjian dengan PT Metro Alam kontrak sebesar Rp2.690 juta.
Selaras sehubungan dengan Jasa Kontraktor 12. Pada tanggal 24 November 2025, Perseroan
Pekerjaan Renovasi dan Relokasi KCP Leuwiliangi mengadakan perjanjian dengan PT Taruna Bangun
dengan nilai kontrak sebesar Rp2.590 juta. Bersama sehubungan dengan Jasa Kontraktor
3. Pada tanggal 19 Desember 2025, Perseroan Pekerjaan Renovasi KCP Karangayu dengan nilai
mengadakan perjanjian dengan PT Jasun Putra kontrak sebesar Rp2.700 juta.
Pandawa sehubungan dengan Jasa Kontraktor 13. Pada tanggal 14 November 2025, Perseroan
Pekerjaan Renovasi KCP Unnes dan Digital Branch KC mengadakan perjanjian dengan PT Pembangunan
Semarang dengan nilai kontrak sebesar Rp2.475 juta. Perumahan (Persero) Tbk sehubungan dengan
4. Pada tanggal 15 Desember 2025, Perseroan Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Fasilitas
mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah Olahraga serta Foodcourt di Kawasan BTN Eco Park
Nasional sehubungan dengan Sinergi Perbankan Gandul dengan nilai kontrak sebesar Rp16.300 juta.
Bidang SDI (Human Capital) dengan nilai kontrak 14. Pada tanggal 21 November 2025, Perseroan
sebesar RpNihil. mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima
5. Pada tanggal 15 Desember 2025, Perseroan Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor
mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah Pekerjaan Renovasi Relokasi KCS Tangerang dengan
Nasional sehubungan dengan Sinergi Layanan nilai kontrak sebesar Rp8.340 juta.
Syariah Bank Umum dengan nilai kontrak sebesar 15. Pada tanggal 24 Oktober 2025, Perseroan
RpNihil. mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
6. Pada tanggal 15 Desember 2025, Perseroan Putrabatara sehubungan dengan Pekerjaan
mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah Lanjutan Pembangunan Learning Center di Lahan
Nasional sehubungan dengan Sinergi Aktivitas Pada Ciburial, Dago Pakar, Bandung dengan nilai kontrak
Ekosistem Bisnis BTN Group dengan nilai kontrak sebesar Rp33.500 juta.
sebesar RpNihil. 16. Pada tanggal 20 Oktober 2025, Perseroan
7. Pada tanggal 15 Desember 2025, Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah
mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah Nasional sehubungan dengan Sinergi Perbankan
Nasional sehubungan dengan Sinergi Aktivitas Pemanfaatan Gedung Kantor.
Operasional dengan nilai kontrak sebesar RpNihil. 17. Pada tanggal 15 Oktober 2025, Perseroan
8. Pada tanggal 28 November 2025, Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah
mengadakan perjanjian dengan PT Mitra Niaga Madani Nasional sehubungan dengan Sinergi Penyediaan
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan Jasa Teknologi Informasi dengan nilai kontrak
Renovasi Ruang Kerja DBSD Lantai 28 Menara 2 BTN sebesar Rp40.473 juta.
dengan nilai kontrak sebesar Rp2.730 juta. 18. Pada tanggal 8 Oktober 2025, Perseroan
9. Pada tanggal 28 November 2025, Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo
mengadakan perjanjian dengan PT Metro Alam Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor
Selaras sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Direksi Lantai 22
Pekerjaan Renovasi KC Menteng dengan nilai kontrak Menara BTN dengan nilai kontrak sebesar Rp10.380
sebesar Rp3.295 juta. juta.
Laporan Tahunan 2025 381
Page 382
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
19. Pada tanggal 6 Oktober 2025, Perseroan 30. Pada tanggal 11 Agustus 2025, Perseroan
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa mengadakan perjanjian dengan PT Usaha Gedung
Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor Mandiri sehubungan dengan Jasa Kontraktor
Pekerjaan Renovasi dan Relayout Ruang Kerja Bank Renovasi KCPS Bungo dengan nilai kontrak sebesar
Umum Syariah (BUS) di Tanah Abang dengan nilai Rp2.438 juta.
kontrak sebesar Rp9.300 juta. 31. Pada tanggal 11 Agustus 2025, Perseroan
20. Pada tanggal 1 Oktober 2025, Perseroan mengadakan mengadakan perjanjian dengan PT Soludia
perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara sehubungan dengan Pengadaan Roll O Pack Gedung
sehubungan dengan Pekerjaan Lanjutan Records Center BTN Ecopark Gandul dengan nilai
Pembangunan Gedung KC Pematangsiantar kontrak sebesar Rp43.624 juta.
dengan nilai kontrak sebesar Rp8.180 juta. 32. Pada tanggal 6 Agustus 2025, Perseroan
21. Pada tanggal 22 September 2025, Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
mengadakan perjanjian dengan PT Gunnebo Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor
Indonesia Distribution sehubungan dengan Pergantian Chiller Menara BTN dengan nilai kontrak
Pengadaan Roll O Pack Peruntukan Records Center sebesar Rp35.600 juta.
Medan dengan nilai kontrak sebesar Rp8.961 juta. 33. Pada tanggal 6 Agustus 2025, Perseroan
22. Pada tanggal 8 September 2025, Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Mitra Niaga
mengadakan perjanjian dengan PT Kharismacipta Madani sehubungan dengan Jasa Kontraktor
Lugas sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Tanah Abang dengan nilai
Pekerjaan Renovasi KCP Alam Sutera dengan nilai kontrak sebesar Rp6.150 juta.
kontrak sebesar Rp2.540 juta. 34. Pada tanggal 31 Juli 2025, Perseroan mengadakan
23. Pada tanggal 8 September 2025, Perseroan perjanjian dengan PT Nuanza Karya Selaras
mengadakan perjanjian dengan PT Usaha Gedung sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi KCPS
Mandiri sehubungan dengan Pengadaan Pekerjaan Batoh dengan nilai kontrak sebesar Rp2.254 juta.
Lanjutan Renovasi dan Relayout KC Depok dengan 35. Pada tanggal 25 Juli 2025, Perseroan mengadakan
nilai kontrak sebesar Rp4.670 juta. perjanjian dengan PT Mitra Niaga Madani
24. Pada tanggal 8 September 2025, Perseroan sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa Renovasi Records Center Medan dengan nilai
Putrabatara sehubungan dengan Renovasi Ruang kontrak sebesar Rp9.918 juta.
Kerja Bank Umum Syariah (BUS) di Menara BTN 36. Pada tanggal 23 Juli 2025, Perseroan mengadakan
dengan nilai kontrak sebesar Rp13.975 juta. perjanjian dengan PT Kanta Karya Utama sehubungan
25. Pada tanggal 8 September 2025, Perseroan dengan Jasa Konsultan Manajemen Konstruksi (MK)
mengadakan perjanjian dengan PT Kharismacipta Pembangunan Gedung KC Panakkukang dengan
Lugas sehubungan dengan Jasa Kontraktor nilai kontrak sebesar Rp2.410 juta.
Pekerjaan Renovasi KCP Hang Tuah dengan nilai 37. Pada tanggal 11 Juli 2025, Perseroan mengadakan
kontrak sebesar Rp2.550 juta. perjanjian dengan PT Primega Saniyya Lestari
26. Pada tanggal 2 September 2025, Perseroan sehubungan dengan Jasa Konsultan Manajemen
mengadakan perjanjian dengan PT Ciriajasa Konstruksi (MK) Pembangunan Gedung KC
Cipta Mandiri sehubungan dengan Jasa Jababeka dengan nilai kontrak sebesar Rp2.050 juta.
Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) Pekerjaan 38. Pada tanggal 7 Juli 2025, Perseroan mengadakan
Pembangunan KC Kendari dan KC Parepare dengan perjanjian dengan PT Metro Alam Selaras sehubungan
nilai kontrak sebesar Rp4.655 juta. dengan Jasa Kontraktor Renovasi CBC Jakarta Raya
27. Pada tanggal 29 Agustus 2025, Perseroan dengan nilai kontrak sebesar Rp2.384 juta.
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima 39. Pada tanggal 18 Juni 2025, Perseroan mengadakan
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor perjanjian dengan PT Bank Victoria Syariah
Pekerjaan Renovasi KCPS Binjai dengan nilai kontrak sehubungan dengan Sinergi Perbankan.
sebesar Rp2.325 juta. 40. Pada tanggal 17 Juni 2025, Perseroan mengadakan
28. Pada tanggal 29 Agustus 2025, Perseroan perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima sehubungan dengan Pekerjaan Jasa Kontraktor
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCP Way Halim dengan nilai
Pekerjaan Renovasi KCPS Tenggarong dengan nilai kontrak sebesar Rp5.100 juta.
kontrak sebesar Rp2.220 juta. 41. Pada tanggal 19 Mei 2025, Perseroan mengadakan
29. Pada tanggal 25 Agustus 2025, Perseroan perjanjian dengan PT Neoceindo Intibeton
mengadakan perjanjian dengan PT Usaha Gedung sehubungan dengan Pekerjaan Lanjutan Jasa
Mandiri sehubungan dengan Jasa Kontraktor Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Relayout Seluruh
Pekerjaan Renovasi KC Jambi dengan nilai kontrak Lantai Gedung KC Bekasi dengan nilai kontrak
sebesar Rp9.395 juta. sebesar Rp9.050 juta.
382 Laporan Tahunan 2025
Page 383
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
42. Pada tanggal 29 April 2025, Perseroan mengadakan 53. Pada tanggal 14 Oktober 2024, Perseroan
perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia mengadakan perjanjian dengan PT Brantas Abipraya
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Renovasi KCP Rawalumbu dengan nilai kontrak Pembangunan Learning Center Bandung (Tahap 1)
sebesar Rp7.200 juta. dengan nilai kontrak sebesar Rp100.500 juta.
43. Pada tanggal 21 April 2025, Perseroan mengadakan 54. Pada tanggal 2 Oktober 2024, Perseroan
perjanjian dengan PT Neoceindo Intibeton mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor
Lanjutan Pembangunan Gedung KC Cibubur dengan Renovasi Kantor KC Surabaya dengan nilai kontrak
nilai kontrak sebesar Rp9.198 juta. sebesar Rp13.700 juta.
44. Pada tanggal 19 Februari 2025, Perseroan 55. Pada tanggal 24 September 2024, Perseroan
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo
Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor
Renovasi Ruang Kerja TRSD Lantai 25 Menara 2 BTN Pembangunan Kantor Wilayah 6 dengan nilai
dengan nilai kontrak sebesar Rp10.495 juta. kontrak sebesar Rp61.500 juta.
45. Pada tanggal 11 Februari 2025, Perseroan 56. Pada tanggal 26 Juli 2024, Perseroan mengadakan
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia
Putrabatara sehubungan dengan Pengadaan sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Building Management Menara 2 BTN dengan nilai Renovasi Relayout KC Banjarmasin dengan nilai
kontrak sebesar Rp49.500 juta. kontrak sebesar Rp11.100 juta.
46. Pada tanggal 22 Januari 2025, Perseroan 57. Pada tanggal 8 Juli 2024, Perseroan mengadakan
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa perjanjian dengan PT Patroon Arsindo sehubungan
Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor dengan Jasa Konsultan Perencana Detail Engineering
Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN KC Design (DED), RAB, BQ dan RKS Pembangunan Fase 1
Pondok Indah dengan nilai kontrak sebesar Rp40.700 BTN Eco Park Gandul dengan nilai kontrak sebesar
juta. Rp17.700 juta.
47. Pada tanggal 7 Januari 2025, Perseroan mengadakan 58. Pada tanggal 24 Juni 2024, Perseroan mengadakan
perjanjian dengan PT Usaha Gedung Mandiri perjanjian dengan PT Victory Utama Karya
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi KC sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Tangerang dengan nilai kontrak sebesar Rp7.395 Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara 2 BTN dengan
juta. nilai kontrak sebesar Rp26.930 juta.
48. Pada tanggal 12 Desember 2024, Perseroan 59. Pada tanggal 24 Juni 2024, Perseroan mengadakan
mengadakan perjanjian dengan PT Nindya Karya perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pembangunan sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Gedung Bank BTN KC Kelapa Gading Square dengan Renovasi KC Jakarta Kuningan dan Kantor Wilayah
nilai kontrak sebesar Rp132.001 juta. II di Menara 2 BTN dengan nilai kontrak sebesar
49. Pada tanggal 20 November 2024, Perseroan Rp18.000 juta.
mengadakan perjanjian dengan PT Brantas 60. Pada tanggal 31 Mei 2024, Perseroan mengadakan
Abipraya sehubungan dengan Jasa Kontraktor perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia
Pembangunan KC Kebon Jeruk dengan nilai kontrak sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
sebesar Rp121.500 juta. Pembangunan Gedung BTN KC Kupang dengan nilai
50. Pada tanggal 5 November 2024, Perseroan kontrak sebesar Rp47.550 juta.
mengadakan perjanjian dengan PT Pembangunan 61. Pada tanggal 23 Mei 2024, Perseroan mengadakan
Perumahan sehubungan dengan Jasa Kontraktor perjanjian dengan PT Usaha Gedung Mandiri
Pekerjaan Pembangunan BTN Eco Park Gandul sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
(tahap 1) dengan nilai kontrak sebesar Rp322.899 Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 menara 2 BTN dengan
juta. nilai kontrak sebesar Rp11.785 juta.
51. Pada tanggal 29 Oktober 2024, Perseroan 62. Pada tanggal 14 Mei 2024, Perseroan mengadakan
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia
Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Pekerjaan Renovasi Menara 2 BTN Kuningan dengan Renovasi KCS Lhokseumawe dengan nilai kontrak
nilai kontrak sebesar Rp22.700 juta. sebesar Rp10.500 juta.
52. Pada tanggal 28 Oktober 2024, Perseroan 63. Pada tanggal 2 Mei 2024, Perseroan mengadakan
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima perjanjian dengan PT Integra Dayacipta Grahatama
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
Renovasi Kantor KC Tanjungpinang dengan nilai Pembangunan Kantor Wilayah I dengan nilai kontrak
kontrak sebesar Rp13.280 juta. sebesar Rp53.500 juta.
Laporan Tahunan 2025 383
Page 384
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
64. Pada tanggal 20 Februari 2024, Perseroan 67. Pada tanggal 10 Januari 2024, Perseroan
mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi
Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN KC Pengadaan Building Management Kantor Wilayah VI
Cibubur dengan nilai kontrak sebesar Rp47.280 juta. dengan nilai kontrak sebesar Rp56.850 juta.
65. Pada tanggal 12 Januari 2024, Perseroan 68. Pada tanggal 10 Januari 2024, Perseroan
mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi
Pekerjaan Pembangunan Gedung Record Center, Pengadaan Building Management Kantor Wilayah IV
KCP dan Rumah Dinas Di Lahan Soekarno Hatta dengan nilai kontrak sebesar Rp91.500 juta.
Bandung dengan nilai kontrak sebesar Rp41.150 juta. 69. Pada tanggal 10 Januari 2024, Perseroan
66. Pada tanggal 11 Januari 2024, Perseroan mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi
Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pengadaan Building Management Kantor Wilayah I
Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN KC dengan nilai kontrak sebesar Rp176.246 juta.
Pematangsiantar dengan nilai kontrak sebesar
Rp42.300 juta.
Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal Laporan Akuntan
Sampai dengan akhir Laporan Tahunan disusun tidak terdapat uraian kejadian penting setelah tanggal laporan
akuntan termasuk dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa mendatang.
Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan
Dengan memperhatikan dinamika kondisi terkini, pada Januari 2026 IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi
global untuk 2026 menjadi 3,3%, kemudian melambat ke level 3,2% di tahun 2027. Pada tahun 2026, ekonomi negara
berkembang seperti Indonesia diperkirakan akan sedikit meningkat jika dibandingkan tahun 2025. Ekonomi Tiongkok
pada tahun 2026 juga diperkirakan akan melambat. Sedangkan ekonomi pada negara maju seperti Amerika Serikat
diperkirakan akan tumbuh sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun 2025.
Grafik Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global tahun 2026 dan 2027
6,4% 6,4% 5,1% 5,1% 4,5% 4,0% 4,2% 4,1% 3,3% 3,2% 2,4% 2,0% 1,8% 1,7% 1,3% 1,4% 0,7% 0,6%
7,0%
6,0%
5,0%
4,0%
3,0%
2,0%
1,0%
0,0%
Emerging Amerika Advanced
India Indonesia China Global Uni Eropa Jepang
Market Serikat Economies
2026F 2027F
Sumber: World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), January 2026
384 Laporan Tahunan 2025
Page 385
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh positif Untuk tahun 2026, sektor perumahan diprediksi akan
pada 2025 di tengah perlambatan ekonomi global, menguat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
didorong oleh konsumsi rumah tangga yang masih Sektor perumahan masih berpotensi tumbuh positif
kuat, investasi yang masuk serta terjaganya kinerja serta mengurangi jumlah backlog didorong oleh
ekspor. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan beberapa faktor antara lain:
ekonomi pada tahun 2026 diprediksi akan tetap kuat 1. Program 3 (tiga) juta rumah yang menjadi salah
dan tumbuh positif dalam kisaran 4,9%-5,7%. satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
2. Kuota FLPP di tahun 2026 sebesar 350.000 unit atau
Kemudian tingkat inflasi di tahun 2026 diperkirakan sama dibandingkan dengan 2025.
akan tetap terjaga pada kisaran target Bank Indonesia 3. Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) yang
yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai tingkat inflasi diperpanjang oleh Pemerintah hingga Desember
tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan 2026.
melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan 4. Kebijakan LTV untuk Properti yang diperpanjang
sektor riil. Sementara, rata-rata nilai tukar rupiah hingga akhir 2026.
terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan 5. Pemerintah menghapuskan beberapa pajak terkait
terjaga stabil dan cenderung menguat di tahun 2026, sektor Perumahan yaitu Bea Perolehan Hak Atas
dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan
keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed Bangunan Gedung (PBG).
serta dinamika geopolitik global serta potensi terjadinya
perang dagang. Suku bunga acuan BI diperkirakan Untuk mencapai target 3 (tiga) juta rumah tersebut,
penurunannya akan lebih lambat pada tahun 2026. diperlukan kolaborasi antara seluruh stakeholder yaitu
Pemerintah Pusat dan Daerah, Asosiasi, Pengembang,
Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi Perbankan hingga Masyarakat untuk menghadapi
akan tetap terjaga kinerjanya, menguat dibandingkan kendala yang ada seperti ketersediaan lahan, perizinan,
tahun 2025. Bank Indonesia memperkirakan pada birokrasi hingga daya beli masyarakat.
tahun 2026 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tumbuh pada
Sumber:
kisaran 8,0%-10,0% dan penyaluran kredit perbankan - World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), Oktober
akan tumbuh sebesar 8,0%-12,0%. 2025
- Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), November 2025
Mempertimbangkan perkembangan dinamika ekonomi makro, industri perbankan serta industri perumahan, Perseroan
melakukan analisis daya saing melalui analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) sebagai berikut:
STRENGTHS WEAKNESS
• Menjadi mitra Pemerintah dalam inklusi • Ketergantungan pada Dana Pilhak Ketiga
perumahan high-cost
• Positioning yang kuat di ekosistem • Memiliki rasio biaya operasional yang tinggi
perumahan dibanding peers
• Memiliki jaringan yang luas (+/-700 KC dan • Sebagian besar rekening tabungan bersifat
KCP) dormant atau memiliki saldo rendah
• Positioning yang kuat dalam bisnis Syariah • Pengguna mobile banking yang merupakan
• BTN memiliki brand awareness sebagai Bank nasabah aktif masih belum maksimal
penyalur KPR • Penetrasi rekening payroll rendah
• BTN memiliki fitur komprehensif terkait • Pertumbuhan KPR Non Subsidi lebih rendah
ekosistem perumahan di BTN Mobile dibanding kompetitor
• SLA Pencairan kredit BTN lebih lambat
dibanding bank kompetitor
• Potensi Pertumbuhan KPR sejalan dengan • Kenaikan suku bunga acuan (BI rate)
Program Pemerintah 3 juta unit rumah • Berkembangnya fintech yang berpotensi
• Potensi pertumbuhan segmen D2C menjadi pesaing baru dalam pembiayaan
(secondary market) yang memberikan yield • Persaingan yang ketat dalam
lebih tinggi memperebutkan debitur KPR
• Peluang partnership di sektor multifinance • Penurunan margin akibat tingginya beban
dan asuransi bunga bank dibandingkan dengan bank-
• Pertumbuhan anorganik di sektor bank KBMI 4
multifinance • Ketidakpastian ekonomi global atau
• Meningkatnya interaksi digital dalam sistem nasional dapat mempengaruhi permintaan
perbankan terhadap KPR
• Pertumbuhan segmen Consumer dan SME di
Indonesia
OPPORTUNITIES THREATS
Laporan Tahunan 2025 385
Page 386
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Memperhatikan analisis SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strength (TOWS) sebagai berikut:
STRENGTH STRATEGY
STRENGTHS-OPPORTUNITIES (SO-STRATEGY) STRENGTHS-THREATS (ST-STRATEGY)
• Memanfaatkan frekuensi transaksi yang meningkat di BTN • Menggunakan pengalaman dalam inisiatif jangka
Mobile untuk memanfaatkan peluang interaksi digital. pendek tahunan untuk mempercepat SLA pencairan
• Mengoptimalkan perbaikan proses kredit untuk kredit.
menangkap peluang pasar secondary (D2C) dengan • Mempertahankan pangsa pasar KPR Bersubsidi dengan
yield lebih tinggi. meningkatkan kualitas portofolio kredit yang ada.
• Ekspansi ke sektor multifinance dengan dukungan • Meningkatkan CASA ratio untuk mengimbangi beban
MAXIMIZE OPPORTUNITY
transformasi digital yang telah dilakukan. bunga yang tinggi dan margin yang menurun.
• Potensi Penyaluran KPR untuk mendukung Program
Pemerintah 3 juta unit rumah.
MINIMIZE RISK
• Melakukan cross-selling kepada existing customer baik
produk funding, lending, dan transaksi perbankan.
WEAKNESSES-OPPORTUNITIES WEAKNESSES-THREATS
• Meningkatkan penetrasi rekening payroll untuk • Mengurangi ketergantungan pada dana pihak ketiga
mendukung peluang pertumbuhan DPK low cost. high-cost dengan meningkatkan penetrasi rekening
• Meningkatkan nasabah aktif mobile banking untuk payroll.
menangkap peluang penggunaan interaksi digital. • Meningkatkan penetrasi nasabah mobile banking dan KPR
• Mengoptimalkan dormant account dan rekening saldo non-subsidi untuk menghindari take over oleh kompetitor.
rendah untuk mendukung peluang sales model baru. • Meningkatkan pertumbuhan KPR non-subsidi untuk
mencegah kehilangan morket share lebih lanjut.
Dengan menggunakan matriks TOWS ini, BTN dapat
mengidentifikasi strategi yang dapat membantu
memanfaatkan kekuatan dan peluang, sambil
mengatasi kelemahan dan menghindari ancaman.
RECOVERY STRATEGY
Berdasarkan hal-hal yang telah dijabarkan di atas, Perseroan yakin memiliki prospek usaha yang sangat baik di
masa yang akan datang. Untuk meningkatkan kontribusinya pada sektor perumahan dan mendukung roadmap
transformasi BP BUMN, Perseroan menetapkan visi menjadi Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga
Indonesia pada tahun 2025, dengan aspirasi yang ingin dicapai di tahun 2029 sebagai berikut:
Membangun engine Tabungan yang sustainable untuk menghimpun Tabungan sebesar Rp120 Triliun
Menangkap 3% Tabungan dari 20 provinsi terbesar, meluncurkan proposisi inovatif untuk payroll, pembeli rumah pertama, dan
profesional wiraswasta, serta menjadi bank transaksi bagi pelanggan dan bisnis melalui peningkatan kemampuan transaksi
perbankan.
Memberdayakan keluarga Indonesia dalam penyaluran kredit perumahan untuk mewujudkan impian
memiliki rumah dengan penyaluran sekitar Rp450 Triliun
Mendukung sekitar 1,2 juta nasabah KPR subsidi dan 290 ribu nasabah KPR Non-subsidi, memberdayakan sekitar 27 ribu UKM terkait
perumahan melalui proposisi yang mencakup seluruh siklus hidup bisnis.
Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis dengan menyediakan rangkaian lengkap solusi
perbankan sehari-hari
Meningkatkan kepemilikan produk konsumen melalui kredit bermargin tinggi (dengan target menjadi 8% dari portofolio kredit), solusi
investasi dan pembayaran; memperluas porsi kredit non-perumahan (dengan target 20% dari portofolio kredit) dan meningkatkan
FBI (~20% dari revenue); serta meningkatkan konversi nasabah KPR baru menjadi pengguna layanan perbankan penuh (sebagian
besar sebagai bank utama).
Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan efisiensi operasional
Membangun operasi digital dan efisien (dengan target CIR <50%) serta memperkuat budaya pelayanan pelanggan di seluruh bank;
Menjaga tingkat NPL yang rendah (dengan target NPL <2,3%) di berbagai segmen kredit didukung oleh proses penjaminan dan
penagihan yang didorong oleh Al.
Memperluas cakupan layanan melalui 3 anak Perusahaan
Membangun anak usaha Bank Syariah peringkat #2 di Indonesia; meluncurkan dan mengembangkan anak perusahaan multi-
finance (dengan penyaluran pinjaman >2,5 triliun) dan asuransi (Gross Written Premium/GWP >2 triliun).
386 Laporan Tahunan 2025
Page 387
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berpedoman pada 8 (delapan) tema strategis rencana 3. Memperdalam Penetrasi Fee-Based Product
jangka panjang BTN tahun 2025 - 2029 langkah strategis Mendorong pendaftaran dan pemanfaatan produk
yang akan dilakukan Perseroan pada tahun 2026 adalah transaction banking dengan satu platform yang
sebagai berikut: terintegrasi, meluncurkan solusi-solusi sektoral
1. Mengembangkan Inovasi Produk Tabungan untuk segmen-segmen prioritas yang cash-heavy,
Transaksional Berbiaya Rendah fokus pada perdagangan, dan mengaktifkan
a. Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk rekening institusi yang dorman.
meningkatkan penetrasi dengan perusahaan 4. Mendapatkan Full-Wallet Share untuk SME dan
BTN eksisting di ekosistem dan New to Bank (NTB) Wholesale
dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB a. Meluncurkan deposit war-room deposit war-
baik untuk karyawan payroll maupun pengambil room yang menyasar nasabah value chain SME
keputusan utama dengan menempatkan payroll eksisting, merchant SME yang diakuisisi, dan
spesialis khusus dalam one-Client Service Team nasabah wholesale untuk mendorong penetrasi
(CST) RM coverage model. CASA dengan campaign yang memanfaatkan
b. Mengintensifkan retail funding sales foot-print AA dan spesifik untuk segmen tertentu melalui
(melalui internal dan outsourcing) di area market pricing, reward yang terarah, dan product
dengan volume saving account (SA) yang tinggi bundle untuk sektor-sektor cash-rich. Dalam
dan potensi pertumbuhan yang menyasar hal ini, deposit war room adalah pusat kendali
nasabah NTB mass dan mass-affluent untuk di BTN untuk memantau dan mengelola kinerja
meningkatkan market share tabungan dari 1,3% penghimpunan dana pihak ketiga secara real
menjadi 2-3% melalui peningkatan produktivitas time, termasuk deposito, giro, dan tabungan.
sales (misal: training, KPI, dan toolkit produktivitas Fasilitas ini memungkinkan pengambilan
sales), format branch-less, dan outsourcing. keputusan cepat terkait penyesuaian suku
c. Menjadi Bank primer/sekunder bagi pembeli bunga dan strategi pemasaran agar BTN bisa
rumah pertama dengan bundle produk yang bersaing secara efektif dalam menarik likuiditas.
berfokus pada milenial untuk Existing to Bank b. Menyasar cross-selling funding ke ekosistem
(ETB) dan NTB untuk meningkatkan engagement perumahan secara end-to-end dan akuisisi value
dengan SA dan kartu debit/kredit melalui chain, misalnya: sektor semen mulai dari tingkat
kemitraan dengan perusahaan lifestyle retail wholesaler, distributor, retailer, dan developer.
goods dan perumahan. 5. Menumbuhkan Non Subsidized Lending dengan
d. Mendorong akuisisi nasabah BTN mobile dan Meningkatkan Kemitraan
meningkatkan jumlah rekening yang bertransaksi a. Rumah Primer: memperdalam hubungan dengan
dari 30% menjadi 45%, meluncurkan retail deposit Top 50 developer dengan peningkatan 2x lipat
war room dengan win-back bagi nasabah dalam proses digitalisasi Turn Around Time (TAT),
yang belum lama ini tidak aktif dan akuisisi NTB, proses back-end digital untuk RM, portal tracking
bundling produk berbasis segmen nasabah real time untuk nasabah & developer, meningkatkan
dan memperluas penawaran balé by BTN untuk intensitas sales, dan memperluas sales center di
meningkatkan loyalitas nasabah yang didukung wilayah dengan potensi pengembangan yang
oleh kampanye cross-sell dan engagement yang tinggi serta insentif yang lebih tinggi untuk bulk
digerakkan oleh Advance Analytics (AA). acquisition bagi developer utama.
e. Memperluas penetrasi wealth proposition pada b. Rumah sekunder: memperkuat channel akuisisi
nasabah cash-rich eksisting dan hidden affluent melalui jaringan agen yang menyiapkan dual-
di dalam ekosistem BTN, termasuk bundling reporting line dari agen Direct to Consumer (D2C)
wealth proposition dengan produk payroll dan di dalam sales center dan loyalty program untuk
produk cash-rich small medium enterprise (SME). elite agen. Meningkatkan customer experience
2. Menyasar Segmen Wiraswasta Cash-Rich dalam dengan penawaran indikatif instan, “time-to-
Ekosistem Perumahan yes” selama 1 minggu dan pengurangan TAT
a. Meluncurkan proposisi berbasis kebutuhan secara keseluruhan sebanyak 2x dengan proses
yang menyasar para profesional wiraswasta pengajuan yang terdigitalisasi. Meningkatkan
yang “cash-rich” dalam ekosistem perumahan; akuisisi dan perolehan leads melalui mitra digital
berpotensi diperluas ke ekosistem healthcare, termasuk integrasi proses yang lancar dengan
legal, dan konsultasi. BTN properti dan perjalanan pemenuhan Online
b. Meluncurkan proposisi merchant yang menyasar to Offline (O2O).
UMKM, retail makanan, dan restoran melalui bundle c. Membangun proposisi untuk mengurangi
produk merchant, penguatan platform merchant, churn/repayments dengan centralized counter-
dan penawaran layanan bernilai tambah (beyond offering team untuk mengurangi pre-payment
banking) melalui kemitraan dengan perusahaan rate dan win-back campaign untuk menyasar
penyedia layanan/akuisisi merchant. nasabah yang telah berpindah.
Laporan Tahunan 2025 387
Page 388
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
6. Meningkatkan Penetrasi dalam Value Chain channel media milik sendiri. Meluncurkan proposisi
Perumahan baru dan mendorong penetrasi untuk lini kredit.
a. Meningkatkan penetrasi value-chain dari klien b. Memperdalam penetrasi dan aktivasi produk
corporate anchor dari 1 klien anchor menjadi fee-based income untuk kartu kredit dan wealth
setidaknya 15-20 klien anchor dengan value- propositions digabungkan dengan proposisi
chain specialist yang didedikasikan dalam tabungan (saving) dan lending.
model one-Client Service team (CST) dengan c. Meningkatkan volume dan profitabilitas Joint
sistem pemantauan terpusat untuk melacak. Finance Scheme (B2B) dan channeling partnership.
b. Meluncurkan bundle produk khusus sektor untuk 8. Memperluas KUMK ke Sektor-Sektor SME Unggulan
perusahaan konstruksi dan real estate di seluruh Memperluas KUMK ke sektor-sektor SME dengan
lifecycle end-to-end termasuk penjaminan, pertumbuhan tinggi dan NPL yang lebih rendah,
pembiayaan, pendanaan, dan layanan meningkatkan kinerja dan praktik-praktik RM eksisting,
pengelolaan finansial; menyediakan program underwriting kredit yang lebih baik dan proses yang
berjenjang dan batas universal tahunan untuk efisien; meluncurkan proposisi-proposisi yang inovatif
spokes (mitra/agen). untuk memasuki sektor-sektor yang cash intensive
7. Meningkatkan Produk High Yield ke Semua Segmen dengan penawaran cash-management dan pinjaman
a. Meningkatkan produk dengan yield yang lebih KUMK yang di-bundle. Sektor yang berorientasi pada
tinggi. Memperluas KAR/KRING ke basis nasabah perdagangan, yaitu proposisi transaction banking
non-payroll dan NTB dengan mempercepat ekspor/impor yang digabungkan dengan penawaran
penyebaran perjalanan pengajuan digital, KUMK. Masuk ke sektor-sektor dengan pertumbuhan
pendukung pengambilan keputusan kredit dan tinggi dan NPL rendah untuk KUR melalui kapabilitas
pemasaran yang sangat personal di seluruh kredit yang unggul dan digitalisasi proses.
Pencapaian Target dan Target Ke Depan
Pencapaian Target 2025
Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional
Beberapa indikator pencapaian target operasional dapat ditunjukkan dengan pencapaian beberapa target yaitu
target kredit dan pembiayaan, serta target perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK).
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional
(Konsolidasi, dalam miliar Rupiah)
Uraian Realisasi 2025 Target 2025 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
KREDIT DAN PEMBIAYAAN
Kredit Perumahan 275.484 280.267 98,29%
Kredit Non Perumahan 70.219 62.383 112,56%
Jumlah Kredit 345.703 342.650 100,89%
Jumlah Pembiayaan 54.872 50.991 107,61%
Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan 400.576 393.641 101,76%
DANA PIHAK KETIGA
Giro 169.242 181.284 93,36%
Tabungan 43.884 51.499 85,21%
Deposito 224.271 187.838 119,40%
Jumlah Dana Pihak Ketiga 437.398 420.621 103,99%
388 Laporan Tahunan 2025
Page 389
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kredit perumahan pada tahun 2025 tercatat sebesar Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada
Rp275,48 triliun, dengan pencapaian 98,29% dibandingkan tahun 2025 terealisasi sebesar Rp437,40 triliun, tercapai
target tahun 2025 sebesar Rp280,26 triliun. Pertumbuhan 103,99% dibandingkan target tahun 2025 sebesar
kredit perumahan tersebut mencerminkan konsistensi Rp420,62 triliun. Pencapaian DPK tersebut terutama
fokus Perseroan pada pembiayaan sektor perumahan, ditopang oleh peningkatan Deposito yang mencapai
sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam Rp224,27 triliun atau tercapai 119,40% dari target.
mendukung program perumahan nasional serta menjaga
kualitas pertumbuhan kredit secara berkelanjutan. Sementara itu, Tabungan pada tahun 2025 terealisasi
sebesar Rp43,88 triliun, dengan pencapaian 85,21%
Secara keseluruhan, kredit dan pembiayaan yang dibandingkan target. Hal ini sejalan dengan strategi
diberikan pada tahun 2025 mencapai Rp400,58 triliun, Perseroan dalam melakukan optimalisasi struktur
tercapai 101,76% dibandingkan target tahun 2025 pendanaan melalui pengelolaan komposisi dana, guna
sebesar Rp393,64 triliun. Pencapaian tersebut didorong menjaga efisiensi biaya dana (cost of fund) di tengah
oleh capaian kredit non-perumahan sebesar 112,56% kondisi likuiditas perbankan yang ketat dan suku bunga
serta pembiayaan yang tercapai 107,61%. Pertumbuhan yang relatif tinggi.
kredit tetap dilakukan secara prudent dengan
mempertimbangkan kondisi likuiditas, arah kebijakan
suku bunga, serta pengelolaan risiko kredit Perseroan.
Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan
Pencapaian keuangan dapat dilihat dari pencapaian posisi keuangan, rasio-rasio keuangan, pendapatan dan laba.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan
(Konsolidasi, dalam miliar Rupiah)
Uraian Realisasi 2025 Target 2025 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
POSISI KEUANGAN
Aset 527.793 510.095 103,47%
Liabilitas 491.583 475.545 103,37%
Ekuitas 36.210 33.971 106,59%
PENDAPATAN DAN LABA
Pendapatan Bunga 36.339 35.287 102,98%
Laba Operasional 4.499 4.499 99,99%
Laba Bersih 3.501 3.504 99,92%
RASIO KEUANGAN (entitas induk, %)
CAR 19,02% 18,19% 104,56%
NPL 3,17% 3,14% 100,96%
ROA 0,89% 0,90% 98,89%
ROE 11,57% 11,60% 99,74%
NIM 4,20% 4,01% 104,74%
Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan penguatan tercapai 102,98% dibandingkan target tahun 2025.
posisi keuangan yang berkelanjutan. Total aset meningkat Sedangkan laba bersih mencapai Rp3,50 triliun,
menjadi Rp527,79 triliun, tercapai 103,47% dibandingkan tercapai 99,92%. Hal tersebut terutama disebabkan
target tahun 2025 sebesar Rp510,09 triliun. Sejalan oleh pendapatan non-bunga (fee based income) dan
dengan pertumbuhan aset, liabilitas tercatat sebesar pendapatan lainnya yang lebih rendah dari asumsi
Rp491,58 triliun, tercapai 103,37%, sementara ekuitas RKAP, seiring dengan pendapatan non-recurring serta
meningkat menjadi Rp36,21 triliun atau tercapai 106,59%, penurunan kontribusi pendapatan pemulihan/hapus
mencerminkan struktur permodalan yang tetap solid. buku dibanding tahun sebelumnya juga menurun.
Namun di sisi lain, Perseroan tetap menjalankan
Dari sisi pendapatan dan profitabilitas, pendapatan kebijakan pengelolaan biaya dan risiko secara prudent
bunga pada tahun 2025 mencapai Rp36,34 triliun, sehingga kinerja profitabilitas tetap terjaga.
Laporan Tahunan 2025 389
Page 390
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Dari sisi rasio keuangan, Perseroan berhasil menjaga dengan peningkatan profitabilitas, Return on Assets
tingkat permodalan dengan Capital Adequacy (ROA) naik menjadi 0,89% dan Return on Equity (ROE)
Ratio (CAR) meningkat menjadi 19,02%, lebih tinggi meningkat menjadi 11,57%. Selain itu, Net Interest Margin
dibandingkan target tahun 2025 sebesar 18,19%. Kualitas (NIM) tercatat meningkat signifikan menjadi 4,20%,
aset terus membaik, tercermin dari penurunan NPL mencerminkan perbaikan struktur pendanaan dan
menjadi 3,08% dibandingkan target 3,14%. Sejalan pengelolaan aset produktif yang lebih optimal.
Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal
Pencapaian struktur modal di tahun 2025 diuraikan sebagai berikut:
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal
(Konsolidasi, dalam jutaan Rupiah)
Uraian Realisasi 2025 Target 2025 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
Modal Inti (Tier 1) 35.290 22.976 153,59%
Modal Inti Utama (Common Equity Tier-CET 1) 33.290 22.976 144,89%
Modal Inti Tambahan (Additional Tier-AT 1) 2.000 0 -
Modal Pelengkap (Tier 2) 4.277 11.826 36,17%
Jumlah Modal 39.567 34.802 113,69%
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) 189.133 191.347 98,84%
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) 20,92% 18,19% 115,01%
Pada tahun 2025, Perseroan tetap menjaga struktur memenuhi Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
permodalan yang kuat dan memadai dalam (KPMM) sesuai ketentuan regulator, serta memiliki
mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan. ruang permodalan yang memadai untuk mendukung
Modal inti (Tier 1) tercatat sebesar Rp35,29 triliun, tercapai pertumbuhan kredit dan menjaga ketahanan
153,59% dibandingkan target 2025 sebesar Rp22,98 triliun, permodalan di tengah dinamika perekonomian.
seiring dengan dinamika pengelolaan permodalan dan
kebutuhan optimalisasi struktur modal Perseroan. Di Perbandingan Target dan Realisasi
sisi lain, modal pelengkap (Tier 2) menurun signifikan Pemasaran
menjadi Rp4,28 triliun, tercapai 36,18% dibandingkan
target tahun 2025 sebesar Rp11,82 triliun. Brand awareness (tingkat tahu bank) masyarakat
terhadap brand Perseroan menjadi indikator
Secara keseluruhan, jumlah modal Perseroan pada pencapaian strategi pemasaran di tahun 2025. Adapun
tahun 2025 mencapai Rp39,57 triliun, tercapai 113,70% metode yang dilakukan dalam mendapatkan peringkat
dibandingkan target tahun 2025. Sementara itu, Aset indeks persepsi masyarakat terhadap brand Perseroan,
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) tercatat sebesar yakni melalui survei secara langsung kepada responden
Rp189,13 triliun, relatif stabil dengan tercapai 101,08% pada 9 kota besar di Indonesia oleh lembaga survei
dibandingkan target tahun 2025, mencerminkan independen dengan pertimbangan citra Perseroan
pengelolaan profil risiko yang prudent. Dengan struktur secara bankwide, produk tabungan, dan e-channel,
permodalan tersebut, Perseroan tetap mampu menghasilkan sebagai berikut:
Tabel Bank Rapid Reaction Monitor (BRRM)-9 (sembilan) Kota
2025 2024
Tingkat Awareness
Peringkat (Score)
Bankwide 6 (40) 6 (39)
Tabungan 6 (16) 5 (21)
E-Channel (balé by BTN) 5 (18) 6 (16)
390 Laporan Tahunan 2025
Page 391
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Berdasarkan hasil studi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa brand Perseroan mengalami peningkatan peringkat
pada awareness secara bankwide maupun secara produk e-channel (balé by BTN).
Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM
Pencapaian pengembangan SDM dapat tercermin pada jumlah pelatihan, peserta dan biaya yang digunakan
selama tahun berjalan.
Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM
Uraian Realisasi 2025 Target 2025 Pencapaian
1 2 3 4=2/3
Biaya Pengembangan SDM (Rp juta) 131.435 133.000 98,82%
Jumlah Pelatihan (pelatihan) 268 250 107,20%
Jumlah Peserta Pelatihan (orang) 432.959 325.000 133,22%
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melakukan pengembangan SDM melalui program pembelajaran dan
pengembangan seluruh pegawai dengan metode classroom, virtual classroom dan self learning. Persentase
pencapaian jumlah peserta pembelajaran dan pengembangan sampai dengan Desember 2025 mencapai 133,22%
atau di atas target yang telah ditentukan.
Target Ke Depan (Proyeksi)
Perseroan telah menyusun target ke depan sesuai dengan dokumen RKAP tahun 2026. Penetapan target tersebut
didasarkan pada beberapa asumsi makro sebagai berikut:
Tabel Asumsi dalam Menyusun Proyeksi
Asumsi Makro 2026
Pertumbuhan PDB (% yoy) 5,20
Suku Bunga Acuan BI Rate (%) 4,25
Inflasi (%) 3,10
Nilai Tukar (Rp/USD) 16.700
Pertumbuhan Kredit (%) 12,00
Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (%) 9,00
Sumber: Analisis Internal BTN
Proyeksi Produksi/Operasional
Proyeksi produksi/operasional untuk tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Produksi/Operasional
(dalam %)
Proyeksi
Uraian
Pertumbuhan 2026
KREDIT DAN PEMBIAYAAN
Kredit Perumahan 4,42%
Kredit Non Perumahan 28,17%
Jumlah Kredit 8,96%
Laporan Tahunan 2025 391
Page 392
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Proyeksi
Uraian
Pertumbuhan 2026
DANA PIHAK KETIGA
Giro 15,58%
Tabungan 13,47%
Deposito (2,06%)
Jumlah Dana Pihak Ketiga 6,13%
Proyeksi Keuangan
Proyeksi keuangan untuk tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Keuangan
(dalam %)
Proyeksi
Uraian
Pertumbuhan 2026
POSISI KEUANGAN
Aset 10,90%
Liabilitas 11,06%
Ekuitas 9,06%
PENDAPATAN DAN LABA
Pendapatan Bunga 5,23%
Laba Operasional 18,14%
Laba Bersih 20,28%
RASIO KEUANGAN
CAR 17,00% - 18,00%
NPL < 3,00%
ROA 0,90% - 1,00%
ROE 12,00% - 13,00%
NIM 3,50% - 4,00%
Proyeksi Struktur Modal
Proyeksi struktur modal untuk tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Struktur Modal
Proyeksi
Uraian
Pertumbuhan 2026
Modal Inti (Tier 1) ±Rp31 triliun - Rp32 triliun
Modal Pelengkap (Tier 2) ±Rp3,5 triliun - Rp3,8 triliun
Jumlah Modal ±Rp34 triliun - Rp35 triliun
Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) Rp195 triliun - Rp198 triliun
392 Laporan Tahunan 2025
Page 393
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Proyeksi Kebijakan Dividen
Informasi proyeksi kebijakan dividen adalah sebagai berikut:
Tabel Dividen
Uraian Proyeksi 2026
Laba Bersih Rp4.465 miliar
Dividend Pay Out (DPO) ±Rp900 miliar-Rp1.100 miliar
Rasio DPO 20%-25%
Dasar kebijakan pembagian dividen dilakukan Proyeksi Pemasaran
berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) atau Rapat Umum Pemegang Saham Pada tahun 2026, strategi campaign BTN masih akan
Luar Biasa (RUPSLB) berdasarkan Undang-Undang tetap berfokus pada Balé by BTN sebagai SuperApp BTN,
No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Faktor- sekaligus menjadi Hero Campaign dari seluruh program
faktor yang menjadi pertimbangan dalam penentuan (promo) BTN, seperti Balé Be Free, Balé Ayu, Balé Ngopi,
jumlah dan pembayaran dividen di antaranya adalah Balé Unlock Your World dan lain sebagainya. Strategi ini
tingkat kesehatan keuangan, tingkat kecukupan modal, bertujuan untuk meningkatkan aktivasi dan transaksi
kebutuhan dana untuk ekspansi usaha lebih lanjut, tanpa pada Balé by BTN, agar mendorong pertumbuhan Dana
mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk menentukan Pihak Ketiga utamanya pada CASA (Current Account
lain sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. Besarnya Saving Account) baik dari sisi peningkatan Number of
dividen Perseroan jumlahnya akan ditentukan pada saat Account (NoA) maupun Volume of Account (VoA), melalui
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Manajemen optimalisasi strategi 360° campaign. Sehingga strategi ini
merencanakan untuk membagikan dividen payout juga diharapkan dapat membantu penurunan cost of fund.
ratio sebesar 20%-25% apabila terdapat surplus kas dari
kegiatan operasional setelah dana tersebut disisihkan Di samping itu, layanan BTN Prospera, BTN Prioritas, BTN
untuk dana cadangan, kegiatan pendanaan, rencana Private, aplikasi Plus by BTN Prioritas, BTN Payroll, BTN
pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan. Paylater, serta KPR BTN (Subsidi dan Non Subsidi) juga
Perseroan memperoleh dividen yang berasal dari termasuk dalam campaign plan 2026 sebagai upaya
pembagian laba bersih. Jumlah dividen tergantung peningkatan realisasi Dana Pihak Ketiga (baik ritel
kebijakan dividen (dividend policy) yang diterapkan. maupun lembaga), serta peningkatan realisasi kredit
dan pembiayaan.
CAMPAIGN Plan 2026
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
Primary
Funding
Side
Lending
Side
Festive HUT
HUT Ramadan HUT
ke-50
Campaign ke-76 BTN Idulfitri ke-80 RI
KPR BTN
• Produk & promo e-Channel BTN (Balé by BTN, EDC dan ATM) • Balé Korpora • Produk & program KUR serta KUMK
• Produk & promo Kartu Debit BTN Visa • Balé Poin • Produk & program KAR & KRING
• Tabungan BTN, BTN Siap! & e-Deposito, multi currency • Balé Agen • Corporate communication
Always On • Tabungan BTN Bisnis & Balé Bisnis • Layanan & program BTN Private • Festive
• KPR (subsidi & nonsubsidi) & Balé Properti • Layanan & program BTN Prioritas • Government communication
• BTN Payroll • Produk pembiayaan kredit • Giro dan Depo Lembaga
• BTN Paylater komersial • Produk, Program, dan Jasa BTN lainnya
Laporan Tahunan 2025 393
Page 394
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Aktivasi campaign juga dilakukan melalui penyelenggaraan event maupun sponsorship event di sepanjang tahun
2026, dengan menyasar aktivitas yang dekat dengan lifestyle masyarakat, seperti BTN Expo, BTN Festiversary, BTN
Jakarta International Marathon, BTN Jakarta International Criterium, BTN Indonesia Fashion Week, berbagai konser
dan lain sebagainya. Sehingga mendorong balé by BTN sebagai platform yang menjadi solusi transaksi dan finansial
keluarga Indonesia.
EVENT Plan 2026
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agu Sep Okt Nov Des
BTN
BTN BTN
Run for Kick
Housingp Jakarta HUT RI dan
Sumater Road to Public Start BTN Roadshow BTN
reneur Internatio Engagem
dalam RUPST BTN Jakim BTN Jakim Expose Housing- Housingpreneur
Awarding nal ent Day
rangka Live preneur
& Expo Criterium
HUT BTN
Economic
outlook (6 BTN
Kota) Festivers
Promo & Program BTN Jakim 2027
ary for Leadership
Mudik Business
RUPS LB Sumatera Forum
BUMN Review
Defile dalam
& Mini rangka
Olympic HUT BTN balé Festival
HC Economic dalam
Summit & Risk rangka HUT
Outlook KPR BTN
BTNers Bukber Event
BTN X Deep
Excellenc e BTNers Idul adha Prospera
PosID Purple
Awards (tbc)
BTN
BOD Top Gun N
Tumpengan Halal bi Event Rakernas
dalam Halal & Pisah
Team Roses
rangka HUT Sambut Prospera IFW
BTN (tbc)
Event
Pasar Prospera JFW
Glamlocal
Dream
Medang (tbc)
Theater
Lebaran
Event Sponsorship Event
Proyeksi Pengembangan SDM
Proyeksi pengembangan SDM tahun 2026 adalah sebagai berikut:
Tabel Proyeksi Pengembangan SDM
Uraian Proyeksi 2026
Biaya Pengembangan SDM (Rp juta) 124.159
Jumlah Pelatihan (pelatihan) 270
Jumlah Peserta Pelatihan (orang) 450.000
Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)
RJP Perseroan sebelumnya yang disusun tahun 2020 untuk periode 2021 hingga 2025. Perseroan menetapkan visi
untuk Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025. Ada 2 (dua) hal penting agar aspirasi
tersebut dapat terwujud, yaitu aspek pertumbuhan dan profitabilitas. Perseroan harus menjadi Perusahaan dengan
pertumbuhan paling tinggi dan sustainable dengan CAGR berada di angka 13% dari tahun 2019-2025 di antara peers
mortgage banks. Sisi profitabilitas Perusahaan harus memiliki ROE paling tinggi di antara peers mortgage banks
dengan target di angka 20%.
394 Laporan Tahunan 2025
Page 395
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Proyeksi Perbandingan BTN dengan Bank sejenis
Pada 2025, BTN dapat menjadi salah satu mortgage bank dengan pertumbuhan tercepat
dan paling menguntung secara global
CAHR >13%
xx%
• Cut off USD 10 Miliar di Asia Tenggara, India, Cina, Brazil, Nigeria, AS, Inggris, Rusia ROF >16%
Mortgage Mortgage, CAGR, ROE, Mortgage Mortgage, CAGR, ROE,
% dari aset 2019 USD 17-19 2019 % dari aset 2019 USD 17-19 2019
pinjaman Miliar pinjaman Miliar
94 246 3.2% 5.0% 34 325 -0.1% 10.4%
90 12.2%
25 10.6% 15.9% 31 12.2%
596 15.3% 11.7%
85 35 8.4% 15.6% 31 756 12.5% 10.4%
81 216 3.4% 4.6% 31 22 1.6% 10.3%
73 91 10.4% 17.0% 31 573 14.2% 10.9%
68 403 0.6% 6.1% 29 26 8.9% 8.1%
67 12 13%1 20%1 27 40 9.9% 10.5%
67 84 3.7% 17.5% 26 51 2.5% 11.2%
44 431 -8.8% 14.1% 23 46 -1.9% 10.9%
37 29 8.3% 12.8% 21 74 17.0% 21.9%
35 760 12.2% 12.7% 20 55 0.2% 12.6%
35 25 11.1% 10.1% 20 65 15.6% 1.4%
1. Angka BTN sebagai bagian dari aspirasi 2025
Pencapaian masing-masing indikator aspirasi unit. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti
Corporate Plan Perseroan hingga Desember 2025 pandemi Covid-19 yang berlangsung lama hingga 3
sebagian sedang berjalan on track. Walaupun terdapat (tiga) tahun dari tahun 2020 sampai dengan tahun
beberapa indikator yang belum mencapai target 2022, kuota alokasi KPR Subsidi yang fluktuatif hingga
aspirasi 2025, namun sebagian besar sudah mengalami tantangan dalam supply and demand perumahan. Dari
peningkatan dibandingkan pencapaian tahun 2019. sisi profitabilitas, rasio Return on Equity (ROE) belum
mencapai target Corporate Plan 2024 disebabkan
Target dan Realisasi Corporate Plan 2025 karena pelaksanaan rights issue dan Penyertaan Modal
Sementara itu, penyaluran KPR secara akumulasi Negara (PMN) di tahun 2022 yang mengakibatkan
hingga Desember tahun 2025 sebanyak 931.453 unit meningkatnya ekuitas secara signifikan yang
KPR berperan besar dalam Program Sejuta Rumah berdampak pada rasio return on equity.
Pemerintah, walaupun terdapat gap sebanyak 250.569
Kebijakan, Pengumuman dan Pembayaran Dividen
Kebijakan Dividen
Kebijakan pembagian dividen telah diatur secara internal dalam PT.9-AD.2 tentang Penyelenggaraan RUPS. Evaluasi
kebijakan dividen dilaksanakan setiap tahun dengan mempertimbangkan historis kinerja Perseroan maupun potensi
bisnis dan ekonomi ke depan.
Laporan Tahunan 2025 395
Page 396
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Adapun kebijakan tersebut mengatur antara lain: berhak paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah
1. Pertimbangan Pembagian Dividen, antara lain: diputuskan oleh RUPST berdasarkan ketentuan
a. Pembagian dividen mempertimbangkan historis yang berlaku.
kinerja Perseroan maupun potensi bisnis dan e. Pembayaran dividen dilakukan oleh Central
ekonomi ke depan. Operation (CEOD) dan Treasury (TRSD) satuan
b. Besaran rasio dividen ditentukan berdasarkan kerja terkait sesuai dengan kewenangannya
kewajaran kinerja profitabilitas dari kegiatan sesuai dengan rincian tujuan pembayaran atas
usaha maupun kontribusi kepada pemegang pembagian dividen yang akan diberitahukan
saham. Besaran rasio dividen dianalisa dan oleh Satuan Kerja Sekretaris Perusahaan.
diusulkan oleh Satuan Kerja Perencanaan 6. Tata cara pembagian dividen adalah:
Strategis dengan memperhatikan dana a. Dividen tunai akan dibagikan kepada Pemegang
cadangan, kegiatan pendanaan, rencana Saham yang namanya tercatat dalam Daftar
pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan. Pemegang Saham Perseroan atau recording
c. Rencana pembagian dividen didasarkan atas date pada tanggal recording date dan/atau
pemenuhan hak pemegang saham dengan Pemilik Saham Perseroan pada Sub Rekening
mengutamakan kepentingan Perseroan dan Efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
dicantumkan dalam rencana bisnis Perseroan. (“KSEI”) pada penutupan perdagangan.
2. Mekanisme persetujuan pembagian dividen adalah b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya
melalui RUPS dengan memenuhi Anggaran Dasar dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,
Perseroan dan ketentuan regulator. pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui
3. Usulan besaran pembagian dividen telah KSEI dan akan didistribusikan pada tanggal
disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris. pembayaran dividen sebagaimana publikasi
4. Jadwal pembagian dividen terdiri dari penentuan yang dilakukan oleh Perseroan ke dalam Rekening
tanggal untuk: Dana Nasabah (RDN) pada Perusahaan Efek
a. Publikasi rencana pembagian dividen yaitu dan/atau Bank Kustodian di mana Pemegang
bersamaan dengan publikasi Ringkasan Risalah Saham membuka rekening efek. Sedangkan bagi
RUPS; Pemegang Saham Perseroan yang sahamnya
b. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,
yaitu 2 (dua) hari bursa sebelum recording date; maka pembayaran Dividen Tunai akan ditransfer
c. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi yaitu ke rekening Pemegang Saham Perseroan.
1 (satu) hari bursa setelah Cum Dividen di Pasar c. Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak
Reguler dan Negosiasi; sesuai dengan peraturan perundang-undangan
d. Cum Dividen di Pasar Tunai yaitu bersamaan perpajakan.
dengan recording date; d. Berdasarkan peraturan perundang-undangan
e. Ex Dividen di Pasar Tunai yaitu 1 (satu) hari bursa perpajakan, dividen tunai akan dikecualikan dari
setelah Cum Dividen di Pasar Tunai; objek pajak jika diterima oleh pemegang saham
f. Recording Date Pemegang Saham yang berhak Wajib Pajak Badan Dalam Negeri (WP Badan DN)
yaitu 8 (delapan) hari bursa setelah RUPS; dan Perseroan tidak melakukan pemotongan
g. Pembayaran Dividen yaitu paling lambat 30 hari Pajak Penghasilan atas dividen tunai yang
setelah publikasi Ringkasan Risalah RUPS. dibayarkan kepada WP Badan DN tersebut.
5. Syarat pembagian dividen adalah: Dividen Tunai yang diterima oleh pemegang
a. Penggunaan laba bersih termasuk penentuan saham Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri
jumlah penyisihan untuk cadangan diputuskan (WPOP DN) akan dikecualikan dari objek pajak
oleh RUPS. sepanjang dividen tersebut diinvestasikan di
b. Seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
untuk cadangan dibagikan kepada pemegang Bagi WPOP DN yang tidak memenuhi ketentuan
saham sebagai dividen, kecuali ditentukan lain investasi sebagaimana disebutkan di atas, maka
dalam RUPS. dividen yang diterima oleh yang bersangkutan
c. Dividen hanya boleh dibagikan apabila akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai
Perseroan mempunyai saldo laba yang positif. dengan ketentuan perundang-undangan, dan
d. Dalam hal RUPST menyetujui pembagian dividen PPh tersebut wajib disetor sendiri oleh WPOP DN
tunai, Perseroan melaksanakan pembayaran yang bersangkutan sesuai dengan peraturan
dividen tunai kepada pemegang saham yang perundang-undangan.
396 Laporan Tahunan 2025
Page 397
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pengumuman dan Pembayaran Dividen
Informasi terkait pengumuman dan pembayaran dividen tahun buku 2023-2024 disajikan sebagai berikut:
Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun Buku 2023-2024
Uraian Tahun Buku 2024 Tahun Buku 2023
Laba Bersih (Rp) 3.007.327.693.837,86 3.500.987.620.258,75
Dividen Kas 751.831.923.459,47 700.197.524.051,75
Dividen Non Kas *) - -
Jumlah Saham (lembar) 14.034.444.413 14.034.444.413
Dividen Kas Per Saham (Rp) 53,57 49,90
Dividen Non Kas Per Saham *) - -
Dividend Payout Ratio (%) 25% 20%
Tanggal Keputusan RUPS 26 Maret 2025 6 Maret 2024
Tanggal Pengumuman 27 Maret 2025 7 Maret 2024
Tanggal Pembayaran Dividen Kas 25 April 2025 5 April 2024
Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas*) - -
Keterangan: *) Perseroan tidak memiliki Dividen Non Kas
Pengumuman dan Pembayaran Dividen c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak
Tahun Buku 2024 substitusi untuk melakukan:
- Penetapan jadwal dan tata cara pembagian
Pada tahun 2025, Perseroan membagikan dividen yang berkaitan dengan pembayaran Dividen
tunai tahun buku 2024 sesuai dengan hasil keputusan untuk Tahun Buku 2024 sesuai dengan
RUPS Tahunan di tahun 2025 tanggal 26 Maret 2025. ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan RUPS Tahunan tahun 2025, Pemegang - Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan
Saham memutuskan menyetujui dan menetapkan perpajakan yang berlaku.
penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2024 - Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan
sebesar Rp3.007.327.693.837,86 (tiga triliun tujuh miliar ketentuan yang berlaku.
tiga ratus dua puluh tujuh juta enam ratus sembilan 2. Sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) atau sejumlah
puluh tiga ribu delapan ratus tiga puluh tujuh koma Rp2.255.495.770.378,40 (dua triliun dua ratus lima
delapan enam rupiah) sebagai berikut: puluh lima miliar empat ratus sembilan puluh lima
1. Sebesar 25% (dua puluh lima persen) atau sejumlah juta tujuh ratus tujuh puluh ribu tiga ratus tujuh
Rp751.831.923.459,47 (tujuh ratus lima puluh satu puluh delapan koma empat nol rupiah) digunakan
miliar delapan ratus tiga puluh satu juta sembilan sebagai saldo laba ditahan.
ratus dua puluh tiga ribu empat ratus lima puluh
sembilan koma empat tujuh rupiah) atau sebesar Perseroan membayarkan dividen pada tanggal 25 April
Rp53.57048 (lima puluh tiga lima tujuh nol empat 2025 kepada pemegang saham (dengan warkat atau
delapan rupiah) per saham ditetapkan sebagai tanpa warkat) yang namanya tercatat dalam daftar
dividen tunai. Pembayarannya dilaksanakan pemegang saham Perseroan atau recording date pada
dengan ketentuan sebagai berikut: tanggal 16 April 2025. Perseroan tidak membagikan
a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar dividen interim untuk tahun buku 2024.
Rp451.099.154.086,39 (empat ratus lima puluh satu
miliar sembilan puluh sembilan juta seratus lima Pengumuman dan Pembayaran Dividen
puluh empat ribu delapan puluh enam koma tiga Tahun Buku 2023
puluh sembilan rupiah) dibayarkan ke rekening
yang akan ditunjuk oleh Menteri BUMN. Pada tahun 2024, Perseroan membagikan dividen
b. Dividen untuk Tahun Buku 2024 dibayarkan tunai tahun buku 2023 sesuai dengan hasil keputusan
secara proporsional kepada setiap Pemegang RUPS Tahunan di tahun 2024 tanggal 06 Maret 2024.
Saham yang namanya tercatat dalam Daftar Berdasarkan RUPS Tahunan tahun 2024, Pemegang
Pemegang Saham pada tanggal pencatatan Saham memutuskan menyetujui dan menetapkan
(recording date). penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2023
Laporan Tahunan 2025 397
Page 398
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
sebesar Rp3.500.987.620.258,75 (tiga triliun lima ratus c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak
miliar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta enam substitusi untuk melakukan:
ratus dua puluh ribu dua ratus lima puluh delapan - Penetapan jadwal dan tata cara pembagian
koma tujuh lima rupiah) sebagai berikut: yang berkaitan dengan pembayaran Dividen
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau sejumlah untuk Tahun Buku 2023 sesuai ketentuan
Rp700.197.524.051,75 (tujuh ratus miliar seratus yang berlaku.
sembilan puluh tujuh juta lima ratus dua puluh empat - Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan
ribu lima puluh satu koma tujuh lima rupiah) atau perpajakan yang berlaku
sebesar Rp49,89136 (empat puluh sembilan koma - Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan
delapan sembilan satu tiga enam rupiah) per saham ketentuan yang berlaku.
ditetapkan sebagai dividen tunai. Pembayarannya 2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau sejumlah
dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut: Rp2.800.790.096.207,00 (dua triliun delapan ratus
a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar miliar tujuh ratus sembilan puluh juta sembilan
Rp420.118.514.441,03 (empat ratus dua puluh miliar puluh enam ribu dua ratus tujuh rupiah) digunakan
seratus delapan belas juta lima ratus empat belas sebagai saldo laba ditahan.
ribu empat ratus empat puluh satu koma nol tiga
rupiah) disetorkan ke Rekening Kas Umum Negara. Perseroan membayarkan dividen pada tanggal 5 April
b. Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan 2024 kepada pemegang saham (dengan warkat atau
secara proporsional kepada setiap Pemegang tanpa warkat) yang namanya tercatat dalam daftar
Saham yang namanya tercatat dalam Daftar pemegang saham Perseroan atau recording date pada
Pemegang Saham pada tanggal pencatatan tanggal 20 Maret 2024. Perseroan tidak membagikan
(recording date). dividen interim untuk tahun buku 2023.
Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum
Pada tahun 2025, perseroan melakukan penerbitan PUB Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun
2025 dan PUB Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 dengan penawaran umum.
Tabel Laporan Hasil Penawaran Umum
Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum
Jenis Penawaran
No. Jenis Obligasi Tanggal Efektif Jumlah Hasil Biaya
Umum
Penawaran Penawaran
Umum Umum
1 2 3 4 5 6
Penawaran Umum Efek Obligasi Subordinasi
1 Bersifat Utang dan/atau Berkelanjutan I Bank BTN 04 Desember 2025 2.000.000.000.000 7.909.075.000
Sukuk Tahap I Tahun 2025
Penawaran Umum Efek Obligasi Berwawasan
2 Bersifat Utang dan/atau Sosial Berkelanjutan I Bank 04 Desember 2025 300.000.000.000 5.195.362.000
Sukuk BTN Tahap I Tahun 2025
Jumlah 2.300.000.000.000 13.104.437.000
Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/
Peleburan Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi Hutang dan Modal
Perseroan memiliki aturan dan prosedur yang mengatur Investasi
akuisisi, pengambilalihan, dan transaksi luar biasa
seperti merger dan penjualan aset korporasi yang Sebagai salah satu kegiatan usaha di industri
substansial sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar perbankan, Perseroan melakukan investasi dalam
Perseroan dan Kebijakan Umum Nomor KU.4 Tentang bentuk efek bersifat utang, baik yang diterbitkan oleh
Pengelolaan Perusahaan Anak dan Unit Usaha Syariah Pemerintah maupun korporasi. Berikut disampaikan
untuk memastikan transaksi terjadi secara transparan rincian investasi dalam bentuk efek – efek bersifat
dan dalam kondisi yang wajar dan melindungi hak-hak utang yang dilakukan Perseroan per 31 Desember 2025
semua pemegang saham sesuai dengan kelasnya. dan 2024 adalah sebagai berikut:
398 Laporan Tahunan 2025
Page 399
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Rencana Penggunaan Dana Realisasi Penggunaan Dana
Menurut Prospektus Menurut Prospektus Sisa Dana Hasil
Penawaran
Rencana Umum
Hasil Bersih Total Realisasi Kredit Total
Realisasi Kredit
7 = 5-6 8 9=8 10 11 = 10 12 = 9-11
1.992.090.925.000 1.992.090.925.000 1.992.090.925.000 1.992.090.925.000 1.992.090.925.000 -
294.804.638.000 294.804.638.000 294.804.638.000 294.804.638.000 294.804.638.000 -
2.286.895.563.000 2.286.895.563.000 2.286.895.563.000 2.286.895.563.000 2.286.895.563.000 -
Tabel Investasi Efek-Efek
(dalam jutaan Rupiah)
Nilai
Uraian
2025 2024
Nilai wajar melalui laba rugi 18.726.497 21.207.876
Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya 22.317.224 15.291.478
Biaya perolehan diamortisasi 12.276.856 20.825.986
Total efek-efek 53.320.577 57.325.340
Laporan Tahunan 2025 399
Page 400
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Total efek-efek yang dimiliki oleh Perseroan pada tahun sama atas investasi Sukuk Bank Indonesia tersebut
2025 mengalami sedikit penurunan dibandingkan yang telah jatuh tempo atau telah dilakukan pencairan
dengan tahun 2024, hal ini disebabkan oleh: sebesar Rp309,260 triliun.
- Berlakunya PADG Nomor 11 Tahun 2025 tentang
Perubahan Kedelapan atas Peraturan Anggota Ekspansi
Dewan Gubernur Nomor 21/22/PADG/2019 tentang
Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Perseroan telah melakukan ekspansi pada tahun 2025 dari
Likuiditas Makroprudensial Bagi Bank Umum sisi pengembangan jaringan kantor dengan melakukan
Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha pembukaan terhadap jaringan Kantor Cabang Pembantu
Syariah bahwa terjadi perubahan pemenuhan (KCP) Konvensional sejumlah 18 Kantor dan KCP Syariah
kewajiban Penyangga Likuiditas Makroprudensial (KCPS) sejumlah 8 kantor. Secara total, jumlah jaringan
(PLM) dari 5% menjadi 4% per 1 Juni 2025. kantor Perseroan tahun 2025 terdiri dari 4 Kantor Fungsional
- Terdapat jatuh tempo portofolio Surat Berharga (KF), 8 Kanwil, 82 KC Konvensional, 35 KC Syariah, 548 KCP
(efek-efek yang dimiliki) pada tahun 2025. Konvensional, dan 83 KCP Syariah.
- Penurunan portofolio Surat Berharga Bank Indonesia
pada akhir tahun 2025. Perseroan juga melakukan upgrade jaringan kantor
dengan mengubah kantor konvensional menjadi kantor
Di sisi lain, sepanjang tahun 2025 Unit Usaha Syariah digital store dalam rangka mendukung digitalisasi dan
(UUS) yang telah melakukan spin-off pada tanggal kemudahan masyarakat dalam menggunakan layanan
22 Desember 2025 telah melakukan investasi dalam self service. Pada tahun 2025, BTN melakukan upgrade
bentuk obligasi dengan total akumulasi sebesar jaringan kantor digital store sebanyak 23 kantor
Rp837,169 miliar serta dalam bentuk Sukuk Bank sehingga total jaringan kantor digital store BTN menjadi
Indonesia sebesar Rp312,098 triliun. Pada tahun yang sebanyak 24 kantor.
Tabel Ekspansi Jaringan Kantor (Updated)
Jaringan Kantor Penambahan Jaringan Kantor Dioperasikan Tanggal
Kantor Cabang Pembantu (KCP) KCP KIM 30 Desember 2025
Konvensional
KCP Sahid Sudirman Center 23 Mei 2025
KCP Tokyo Hub PIK 2 28 April 2025
KCP DPR RI 20 Juni 2025
KCP Alam Sutera 10 Desember 2025
KCP Ancol 29 Desember 2025
KCP Central Park Mall 31 Desember 2025
KCP Supermal Karawaci 29 Desember 2025
KCP Telkom Landmark Tower 10 Juni 2025
KCP Bursa Efek Indonesia 25 Agustus 2025
KCP Sequis Center 02 Mei 2025
KCP Wisma Mulia I 28 April 2025
KCP The East Tower 19 Mei 2025
KCP Pakuwon Tower 11 Agustus 2025
KCP Lippo Mall Kemang 31 Desember 2025
KCP Pondok Indah Mall 25 November 2025
KCP Blok M 31 Desember 2025
KCP KIT Batang 29 April 2025
400 Laporan Tahunan 2025
Page 401
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jaringan Kantor Penambahan Jaringan Kantor Dioperasikan Tanggal
KCP Syariah (KCPS) KCPS Pamekasan 28 Juli 2025
KCPS Klaten 03 November 2025
KCPS Kisaran 13 November 2025
KCPS Batoh 17 Oktober 2025
KCPS Bungo 19 November 2025
KCPS Binjai 14 November 2025
KCPS Tenggarong 24 November 2025
KCPS Pemalang 27 Oktober 2025
Tabel Upgrade Jaringan Kantor Digital Store Tahun 2025
Jaringan Kantor Nama Kantor
Kantor Cabang (KC) KC Agung Sedayu
KC Bumi Serpong Damai
KC Bintaro Jaya
KC Jakarta Cabang
KC Jakarta Kebon Jeruk
KC Kelapa Gading Square
KC Jakarta Melawai
Kantor Cabang Pembantu (KCP) KCP DPR RI
KCP Bursa Efek Indonesia
KCP ITB Bandung
KCP Unesa Lidah Wetan
KCP Pondok Indah Mall
KCP Karangayu
KCP Alam Sutera
KCP Unnes
KCP Supermal Karawaci
KCP Ancol
KCP Universitas Indonesia
KCP Central Park
KCP Lippo Mall Kemang
KCP Blok M
KCP Hos Cokroaminoto
KCP Pondok Indah *)
*) KCP Pondok Indah secara persetujuan OJK dilakukan peningkatan status dan relokasi pada Januari 2026, namun secara fisik pembangunan dan
operasional telah siap di tahun 2025.
Laporan Tahunan 2025 401
Page 402
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Divestasi
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan kegiatan divestasi.
Penggabungan/Peleburan Usaha
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan kegiatan penggabungan/peleburan usaha.
Akuisisi
Tabel Informasi Pengambil Alihan Victorian Syariah
Pihak yang melakukan transaksi : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Pembeli
PT Bank Victoria International Tbk sebagai Penjual
Tanggal Transaksi : 5 Juni 2025
Nilai Transaksi : Rp1.627.930.964.909
Objek Transaksi : 1.059.982.683 lembar saham atau 99,99% saham Bank Victoria Syariah
Alasan dilakukannya transaksi : Berdasarkan Pasal 68 ayat (1) UU Perbankan Syariah dan Pasal 59 ayat (1) POJK 12/2023,
Bank Umum Konvensional yang memiliki Unit Usaha Syariah (UUS) wajib melakukan
pemisahan menjadi Bank Umum Syariah (BUS) apabila aset UUS telah mencapai
50% dari aset induk dan/atau minimal Rp50 triliun. UUS Perseroan telah memenuhi
ketentuan tersebut dengan aset Rp54,29 triliun pada Desember 2023 dan meningkat
menjadi Rp60,56 triliun pada Desember 2024, sehingga Perseroan wajib melaksanakan
pemisahan UUS paling lambat 12 Februari 2026.
Sesuai ketentuan POJK 12/2023, pemisahan dapat dilakukan melalui pendirian BUS
baru atau pengalihan hak dan kewajiban UUS kepada BUS yang telah ada. Dalam
rangka memenuhi kewajiban tersebut secara lebih efisien dan mempercepat kesiapan
operasional, Perseroan memilih strategi pengambilalihan Bank Victoria Syariah (BVIS)
sebagai BUS penerima pemisahan. Langkah ini sejalan dengan Rencana Bisnis Bank
(RBB) Perseroan serta mendukung penguatan posisi Perseroan dalam industri perbankan
syariah, sekaligus mendorong konsolidasi perbankan syariah nasional.
Direksi dan Dewan Komisaris menunjuk pihak independen untuk melakukan penilaian kewajaran atas rencana akuisisi
PT Bank Victoria Syariah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Tabel Informasi Proses Pengalihan Aset Unit Usaha Syariah BTN
Pihak yang melakukan transaksi : PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Pemilik UUS
PT Bank Syariah Nasional sebagai penerima aset UUS
Tanggal Transaksi : 22 Desember 2025
Nilai Transaksi : Rp5.560.070.000.000
Objek Transaksi : Aset dan Liabilitas UUS Perseroan
Alasan dilakukannya transaksi : Sejalan dengan rencana tersebut, setelah proses pengambilalihan Bank Victoria Syariah
(BVIS) diselesaikan dan memperoleh persetujuan dari regulator, tahap selanjutnya adalah
pelaksanaan pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah Perseroan dengan mengalihkan
seluruh hak dan kewajiban UUS Perseroan kepada BVIS sebagai Bank Umum Syariah
penerima pemisahan. Proses ini meliputi pengalihan portofolio pembiayaan, aset dan
liabilitas, jaringan layanan, serta integrasi sistem operasional dan sumber daya manusia
yang terkait dengan kegiatan usaha syariah.
Melalui mekanisme tersebut, BVIS akan bertransformasi menjadi entitas Bank Umum
Syariah yang diperkuat oleh bisnis UUS Perseroan, sehingga dapat beroperasi secara
mandiri dengan skala usaha yang lebih besar. Perseroan sebagai induk tetap akan
memiliki kendali strategis terhadap entitas hasil pemisahan tersebut, sekaligus
memastikan keberlanjutan layanan kepada nasabah dan pengembangan bisnis
syariah secara lebih optimal. Dengan demikian, proses spin-off ini tidak hanya bertujuan
memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga memperkuat posisi Perseroan dalam
pengembangan ekosistem perbankan syariah nasional.
402 Laporan Tahunan 2025
Page 403
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pada tanggal 5 Juni 2025, Perseroan secara efektif • Balai Harta Peninggalan (BHP) Jakarta sejumlah
melakukan akuisisi terhadap Bank Victoria Syariah 17.317 (tujuh belas ribu tiga ratus tujuh belas)
sebagai langkah awal dalam rangka pelaksanaan saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah (UUS). Aksi Rp17.317.000 (tujuh belas juta tiga ratus tujuh belas
korporasi ini dilaksanakan dengan mengacu pada ribu rupiah) atau 0,001% dari jumlah seluruh modal
ketentuan POJK No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi ditempatkan dan disetor perseroan.
Bank Umum serta POJK No. 23/POJK.03/2023 tentang Unit
Usaha Syariah, yang mengatur kewajiban pemisahan Sehingga seluruhnya berjumlah 6.620.070.000 (enam
UUS apabila telah memenuhi kriteria tertentu terkait miliar enam ratus dua puluh juta tujuh puluh ribu)
batasan aset, permodalan, maupun jangka waktu saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
pelaksanaan sesuai roadmap regulator. Rp6.620.070.000.000 (enam triliun enam ratus dua
puluh miliar tujuh puluh juta rupiah).
Pada tanggal 9 Desember 2025, berdasarkan surat OJK
No. SR-511/PB.02/2025, Perseroan dan BSN memperoleh Akuisisi tersebut merupakan bagian dari strategi
persetujuan OJK atas Pemisahan UUS Perseroan yang transformasi Perseroan untuk membentuk entitas
berlaku efektif pada 22 Desember 2025 berdasarkan Bank Umum Syariah yang berdiri sendiri, memiliki
persetujuan Menteri Hukum atas Perubahan struktur permodalan yang memadai, tata kelola yang
Anggaran Dasar BSN sesuai Surat dari Kemenkum independen, serta kapasitas ekspansi yang lebih fleksibel
No. AHU-AH.01-446 tahun 2025 tanggal 15 Desember dan terarah. Dengan struktur kelembagaan yang terpisah,
2025. Perseroan dapat meningkatkan fokus pengembangan
bisnis syariah, memperkuat manajemen risiko, serta
Proses pemisahan telah selesai dilaksanakan pada mendorong inovasi produk dan layanan sesuai prinsip
22 Desember 2025 yang mengakibatkan: syariah secara lebih agile dan kompetitif.
1. Seluruh aset dan liabilitas yang dimiliki oleh UUS
Perseroan secara hukum yang berlaku telah Secara strategis, langkah ini juga diarahkan untuk
dipindahkan dan menjadi hak, liabilitas, atau memperkuat ekosistem perumahan nasional dalam
tanggungan dari Entitas Anak sebagai entitas pembiayaan syariah. Entitas hasil spin-off akan
penerima. difokuskan pada pembiayaan sektor perumahan
2. Seluruh operasi, bisnis dan kegiatan UUS Perseroan berbasis akad syariah seperti Murabahah, Musyarakah
secara hukum telah berpindah tangan untuk Mutanaqisah (MMQ), dan Ijarah Muntahiyah Bittamlik
dioperasikan di bawah keuntungan, kerugian dan (IMBT), guna mendukung pembiayaan rumah subsidi
tanggung jawab entitas anak. maupun non-subsidi, pembiayaan konstruksi developer,
3. Seluruh hak, klaim, otorisasi dan liabilitas UUS serta skema kepemilikan rumah bagi masyarakat
Perseroan secara perjanjian, tindakan atau hal berpenghasilan tetap maupun sektor informal.
apapun yang dibuat, dilakukan atau terjadi pada
tanggal atau sebelum tanggal efektif dari pemisahan Penguatan pembiayaan syariah dalam ekosistem
unit usaha (spin-off), termasuk dan tidak sebatas perumahan ini diharapkan dapat meningkatkan inklusi
pada daftar aset dan kewajiban UUS Perseroan keuangan, memperluas akses hunian layak bagi
yang telah ditetapkan serta seluruh hubungan legal generasi muda dan first home buyer, serta mendukung
antara UUS Perseroan dan pihak lain secara hukum program pemerintah di bidang penyediaan perumahan
telah dipindah tangan untuk dioperasikan di bawah nasional. Selain memenuhi ketentuan regulasi, aksi
keuntungan, kerugian dan tanggung jawab entitas korporasi ini sekaligus mempertegas positioning
anak. Perseroan sebagai institusi keuangan yang berperan
aktif dalam membangun ekosistem perumahan yang
Susunan Pemegang Saham berdasarkan akta Nomor terintegrasi dan berkelanjutan berbasis prinsip syariah.
21 tanggal 20 November 2025 perihal Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Restrukturisasi Hutang dan Modal
PT Bank Syariah Nasional antara lain:
• Perseroan sejumlah 6.620.052.683 (enam miliar Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan
enam ratus dua puluh juta lima puluh dua ribu kegiatan restrukturisasi utang dan modal.
enam ratus delapan puluh tiga) saham dengan nilai
nominal seharusnya sebesar Rp6.620.052.683.000
(enam triliun enam ratus dua puluh miliar lima puluh
dua juta enam ratus delapan puluh tiga ribu rupiah)
atau 99,999%.
Laporan Tahunan 2025 403
Page 404
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Informasi Transaksi Material benturan kepentingan, sebagaimana yang tertuang
yang Mengandung Benturan dalam dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Kepentingan, Transaksi Afiliasi, Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan
dan Transaksi Berelasi Transaksi Benturan Kepentingan dan Surat Edaran
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal
Transaksi material adalah setiap transaksi yang 17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan Umum. Dari sisi internal, Perseroan memiliki Kebijakan
terkendali yang memenuhi batasan nilai transaksi Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari sebagaimana yang diatur dalam Pedoman dan Tata
ekuitas Perusahaan Terbuka (Peraturan Otoritas Jasa Tertib Kerja Direksi dan Dewan Komisaris. Adapun
Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi kebijakan penyediaan dana kepada pihak terkait yang
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha). mengandung benturan kepentingan tercantum dalam
Peraturan Direksi tersendiri yang mengatur bahwa
Transaksi Benturan Kepentingan Perseroan dilarang memberikan dana kepada pihak
terkait tanpa persetujuan Dewan Komisaris.
Sesuai ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Dalam hal terjadi benturan kepentingan antara
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, Benturan Perseroan dengan pemegang saham, anggota Dewan
Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan Komisaris, anggota Direksi, Pejabat Eksekutif dan/
ekonomis perusahaan terbuka dengan kepentingan atau pihak lainnya yang terkait dengan Perseroan
ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan maka anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali dan Pejabat Eksekutif dilarang mengambil tindakan
yang dapat merugikan Perusahaan Terbuka dimaksud. yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan
Perseroan dan wajib mengungkapkan benturan
Kegiatan usaha Perseroan tidak terlepas dari hubungan kepentingan tersebut dalam setiap keputusan.
dan interaksi antar individu di lingkungan Perseroan Perseroan juga mendokumentasikan dengan baik
maupun dengan pihak-pihak lainnya, terdapat potensi setiap mengungkapkannya sesuai dengan ketentuan
benturan kepentingan yang mungkin tidak dapat yang berlaku. Pengungkapan benturan kepentingan
terhindarkan antara satu pihak dengan pihak lainnya, dituangkan dalam risalah rapat sekurang-kurangnya
sehingga dapat mempengaruhi proses pengambilan mencakup nama pihak yang memiliki benturan
keputusan dan kinerja hasil keputusan tersebut yang kepentingan, masalah pokok benturan kepentingan dan
dapat merugikan bagi Perseroan. Perseroan menyadari dasar pertimbangan pengambilan keputusan tersebut.
pentingnya sikap yang tegas terhadap pengendalian
dan penanganan benturan kepentingan yang terjadi Pada prinsipnya setiap insan Perseroan menghindari
di lingkungan Perseroan, sehingga dapat tercipta pengambilan keputusan yang memiliki situasi dan
pengelolaan bisnis yang efektif dalam mencapai tujuan kondisi adanya benturan kepentingan. Pemberian
Perseroan, bebas dari segala bentuk tindakan Korupsi, kredit kepada Direksi, Dewan Komisaris dan pegawai
Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan hubungan yang Perseroan dilakukan berdasarkan batas kewajaran dan
harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan. sesuai dengan peraturan Perseroan yang berlaku tanpa
membedakan dengan nasabah lainnya (arm’s length
Perseroan senantiasa mematuhi ketentuan yang basis).
berlaku dalam hal transaksi yang mengandung
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat transaksi yang mengandung benturan kepentingan.
Tabel Transaksi Benturan Kepentingan
Pengambil
Nama Jabatan Jenis Transaksi Nilai Transaksi Keterangan
Keputusan
Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil Nihil
404 Laporan Tahunan 2025
Page 405
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Transaksi Afiliasi 5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung,
Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan oleh pihak yang sama; atau
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan 6. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang
Transaksi Benturan Kepentingan, Afiliasi adalah: Saham Utama.
1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan
keturunan sampai derajat kedua, baik secara Selanjutnya transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas
horizontal maupun vertikal; dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
2. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur, terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
atau Komisaris dari pihak tersebut; perusahaan terbuka atau Afiliasi dari Anggota Direksi,
3. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana Anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau
terdapat 1 (satu) atau lebih anggota Direksi atau Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi
Dewan Komisaris yang sama; yang dilakukan oleh Perusahaan Terbuka atau Perusahaan
4. Hubungan antara Perusahaan dan Pihak, baik Terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari Perusahaan
langsung maupun tidak langsung, mengendalikan Terbuka atau Afiliasi dari anggota Direksi, Anggota Dewan
atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut; Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali.
Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi
Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi yang memenuhi Pasal 4 POJK 42/2020 adalah sebagai berikut:
Tabel Keterbukaan Informasi atas Transaksi Afiliasi
Tanggal Pihak yang
Objek Transaksi Nilai Transaksi Hubungan Afiliasi
Transaksi bertransaksi
21 Maret 2025 Pekerjaan pembangunan Rp100.500.000.000,- PT Bank Tabungan BTN dan PT BA memiliki
Learning Center Dago yang (Seratus Miliar Lima Negara (Persero) hubungan afiliasi karena
berlokasi di Jalan Bukit Pakar Ratus Juta Rupiah). Tbk dan PT Brantas dikendalikan secara
Timur RT 004 RW 012, Desa Abipraya (Persero). langsung oleh pihak
Cibural, Kec. Cimenyan, Kab. yang sama yaitu Negara
Bandung, Prov. Jawa Barat, Republik Indonesia.
yang dibangun oleh PT BA.
09 April 2025 Sebidang tanah yang berlokasi Rp322.899.000.000,- PT Bank Tabungan BTN dan PT PP memiliki
di Jl Raya Gandul RT.007/RW.008 (Tiga Ratus Dua Puluh Negara (Persero) Tbk hubungan afiliasi karena
Kecamatan Cinere Kota Depok Dua Miliar Delapan dan PT Pembangunan dikendalikan secara
Jawa Barat, yang dibangun oleh Ratus Sembilan Puluh Perumahan (Persero) langsung oleh pihak
PT PP. Sembilan Juta Rupiah). Tbk. yang sama yaitu Negara
Republik Indonesia.
21 Juli 2025 Sebidang tanah yang berlokasi Rp121.500.000.000,- PT Bank Tabungan BTN dan PT BA memiliki
di Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua (Seratus Dua Puluh Negara (Persero) hubungan afiliasi karena
RT 002/013, Kebon Jeruk, jakarta Satu Miliar Lima Ratus Tbk dan PT Brantas dikendalikan secara
Barat yang dibangun oleh PT Juta Rupiah). Abipraya (Persero). langsung oleh pihak
BA. yang sama yaitu Negara
Republik Indonesia.
21 Juli 2025 Pekerjaan Pembangunan Rp132.001.000.000,- PT Bank Tabungan BTN dan PT NK memiliki
Gedung BTN Kantor Cabang (Seratus Tiga Puluh Negara (Persero) Tbk hubungan afiliasi karena
Kelapa Gading Square yang Dua Miliar Satu Juta dan PT Nindya Karya adanya kesamaan
berlokasi di Jl. Boulevard Raya Rupiah). (Persero). pemegang saham seri A
Blok XC No. 1-A, Kecamatan Dwiwarna, yaitu Negara
Kelapa Gading, Kota Jakarta Republik Indonesia.
Utara, yang dibangun oleh PT NK.
22 Desember 2025 Pemisahan Unit Usaha Syariah Rp5.560.070.000.000,- PT Bank Tabungan BTN dan BSN memiliki
Perseroan. (Lima Triliun Lima Ratus Negara (Persero) Tbk hubungan afiliasi karena
Enam Puluh Miliar Tujuh dan PT Bank Syariah BTN merupakan Pemegang
Puluh Juta Rupiah). Nasional. Saham Pengendali BSN.
Laporan Tahunan 2025 405
Page 406
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tanggal Pihak yang
Objek Transaksi Nilai Transaksi Hubungan Afiliasi
Transaksi bertransaksi
23 Desember 2025 Pinjaman Pemegang Saham Rp2.000.000.000.000,- PT Bank Tabungan BTN dan PT Danantara Asset
(Shareholder Loan) dari PT DAM (Dua Triliun Rupiah). Negara (Persero) Tbk Management (Persero)
kepada BTN yang dikategorikan dan PT Danantara memiliki hubungan afiliasi
sebagai modal inti tambahan Asset Management karena dikendalikan secara
(Additional Tier 1) BTN. (Persero). langsung oleh pihak yang
sama yaitu Negara Republik
Indonesia.
Pada tahun 2025 tidak terdapat transaksi afiliasi yang membutuhkan persetujuan RUPS.
Laporan Transaksi Afiliasi dilaksanakan sesuai praktik bisnis yang berlaku umum,
serta memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s
Perseroan telah menyampaikan Laporan Transaksi length principle) dan ketentuan perundang-undangan
Afiliasi yang memenuhi Pasal 6 POJK 42/2020 kepada yang berlaku.
Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan batas waktu
yang diatur pada akhir hari kerja kedua setelah tanggal Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit
transaksi. Terkait Transaksi Afiliasi
Transaksi Afiliasi Sebagai Kegiatan Dewan Komisaris, bersama dengan Komite Audit dan/
Usaha yang Dijalankan dalam Rangka atau Komite Lain di bawah Dewan Komisaris, memiliki
Menghasilkan Pendapatan Usaha dan peran strategis dalam memastikan bahwa pelaksanaan
Dijalankan Secara Rutin, Berulang, dan/ transaksi afiliasi dilakukan sesuai dengan praktik bisnis
atau Berkelanjutan yang berlaku umum. Dalam menjalankan peran ini,
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
Berdasarkan Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42/2020, terdapat adanya prosedur yang memadai guna menilai dan
Transaksi Afiliasi yang merupakan kegiatan usaha yang mengawasi transaksi tersebut agar memenuhi prinsip
dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan transaksi yang wajar (arm’s length principle). Hal ini
usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau mencakup penelaahan terhadap kesesuaian dan
berkelanjutan. Perseroan telah melakukan pendataan kewajaran nilai transaksi, kelengkapan persyaratan
atas transaksi tersebut dan tercatat pada Catatan atas transaksi, dan kesesuaian transaksi terhadap peraturan
Laporan Keuangan 46. perundang-undangan, sehingga mencegah timbulnya
potensi benturan kepentingan yang dapat merugikan
Kewajaran Transaksi Perseroan dan pemangku kepentingan. Dengan
demikian, Dewan Komisaris berperan aktif dalam
Transaksi dengan pihak afiliasi dilakukan sesuai dengan menjaga transparansi, integritas, dan akuntabilitas
praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan dalam penerapan Good Corporate Governance.
dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s
length principle). Perseroan memenuhi ketentuan POJK Transaksi Pihak Berelasi
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi
dan Transaksi Benturan Kepentingan bahwa terhadap Dalam menjalankan usahanya, Perseroan melakukan
transaksi di atas Rp5 miliar, Perseroan menunjuk Kantor transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang
Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk memastikan bahwa didefinisikan dalam PSAK No. 224 tentang “Pengungkapan
transaksi dilakukan secara wajar dan dengan harga Pihak-Pihak Berelasi”. Suatu pihak dianggap berelasi
pasar. dengan Perseroan jika:
a. Suatu pihak yang secara langsung, atau tidak
Pemenuhan Ketentuan Terkait langsung yang melalui satu atau lebih perantara,
suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan
Transaksi yang dilakukan Perseroan telah memenuhi oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama,
POJK Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi dengan Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan pada saat Grup; atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas
transaksi-transaksi tersebut dilakukan. Grup;
b. Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Afiliasi yang sama dengan Grup;
c. Suatu pihak yang merupakan ventura bersama di
Dalam hal ini, Direksi menyatakan bahwa transaksi mana Grup sebagai venturer;
afiliasi telah melalui prosedur yang memadai,
406 Laporan Tahunan 2025
Page 407
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Nama Pihak yang Bertransaksi dan Sifat Hubungan
Pihak-Pihak berelasi yang melakukan transaksi dengan Perseroan disajikan dalam tabel berikut:
Tabel Pihak Berelasi
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
Pemegang saham melalui Obligasi pemerintah, kredit yang diberikan dan
Pemerintah Republik Indonesia (RI)
Kementerian Keuangan RI pembiayaan/piutang syariah, dan modal saham.
PT Danantara Asset Management
Pemegang saham mayoritas Modal saham
(Persero)
Giro pada bank lain, penempatan pada Bank
Dalam pengendalian yang sama Indonesia dan bank Lain, Efek-efek, liabilitas
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
melalui pemerintah pusat RI akseptasi, Pinjaman yang diterima dan Surat
Berharga yang Diterbitkan.
Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
Dalam pengendalian yang sama
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, Surat
melalui pemerintah pusat RI
Berharga yang Diterbitkan, Liabilitas Akseptasi.
Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
Dalam pengendalian yang sama
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, dan Surat
melalui pemerintah pusat RI
Berharga yang Diterbitkan.
Dalam pengendalian yang sama Giro pada bank lain, dan Penempatan pada Bank
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
melalui pemerintah pusat RI Indonesia dan Bank Lain.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Bank Mandiri Taspen Simpanan bank lain dan Efek-efek.
Milik Negara (BUMN)
Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
PT Bank Raya Tbk (dahulu PT Bank Rakyat Entitas Anak dari Badan Usaha
Simpanan dari Bank Lain dan Surat Berharga
Indonesia Agroniaga Tbk) Milik Negara (BUMN)
yang Diterbitkan.
Dalam pengendalian yang sama Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
melalui pemerintah pusat RI serta Efek-efek.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Hutama Karya (Persero)
melalui pemerintah pusat RI syariah, serta Tagihan Akseptasi/
Dalam pengendalian yang sama Efek-efek, dan Kredit yang diberikan dan
Perum Perumnas
melalui Pemerintah Pusat RI pembiayaan/piutang syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PP Properti Tbk
Milik Negara (BUMN) syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk Garansi yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN).
Perum Percetakan Negara Republik Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Indonesia (Perum PNRI) melalui Pemerintah Pusat RI syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Danareksa Investment Management Efek-efek dan surat berharga yang diterbitkan
Milik Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Adhi Karya (Persero) Tbk
melalui Pemerintah Pusat RI syariah.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Angkasa Pura II (Persero)
melalui pemerintah pusat RI syariah.
PT Dok Dan Perkapalan Surabaya Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
(Persero) melalui Pemerintah Pusat RI syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT HK Realtindo
Milik Negara (BUMN) syariah.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Indah Karya (Persero)
melalui Pemerintah Pusat RI syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Jasamarga Bali Tol
Milik Negara (BUMN). syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Mandiri Manajemen Investasi Efek-Efek dan surat berharga yang Diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
Laporan Tahunan 2025 407
Page 408
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Patra Jasa
Milik Negara (BUMN) syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
PT Permodalan Nasional Madani
Milik Negara (BUMN) piutang syariah.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Amarta Karya (Persero)
melalui Pemerintah Pusat RI syariah.
Dalam pengendalian yang sama Efek-Efek dan kredit yang diberikan dan
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
melalui Pemerintah Pusat RI. pembiayaan/piutang syariah.
Dalam pengendalian yang sama
PT Taspen (Persero) Surat Berharga yang Diterbitkan.
melalui Pemerintah Pusat RI.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Virama Karya (Persero)
melalui Pemerintah Pusat RI syariah dan garansi yang diterbitkan
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Waskita Bumi Wira
Milik Negara (BUMN) syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Waskita Karya Realty
Milik Negara (BUMN) Syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PPA Finance
Milik Negara (BUMN). syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Waskita FIM Perkasa Realti
Milik Negara (BUMN). syariah.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Pertamina (persero)
melalui Pemerintah Pusat RI. syariah dan efek-efek.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Yodya Karya (Persero)
melalui Pemerintah Pusat RI syariah dan garansi yang diterbitkan.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Adhi Persada Properti
Milik Negara (BUMN) syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Perumnas Jakabaring
Milik Negara (BUMN) syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Perumnas Sentraland
Milik Negara (BUMN) syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Perumnas TOD Tanjung
Milik Negara (BUMN) syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Adhi Commuter Properti
Milik Negara (BUMN) syariah dan tagihan lain-lain.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Angkasa Pura I (Persero)
melalui Pemerintah Pusat RI syariah dan efek-efek.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Reasuransi Nasional Indonesia Surat berharga yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Tugu Reasuransi Indonesia Surat berharga yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Surat berharga yang diterbitkan dan garansi
PT Asuransi Kredit Indonesia
Milik Negara (BUMN) yang diterbitkan.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Asuransi Jasa Indonesia Surat berharga yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Asuransi Jasa Raharja Surat berharga yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Kredit yang diberikan dan efek-efek.
melalui Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan Garansi yang
PT Nindya Karya (Persero)
Milik Negara (BUMN) diterbitkan.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan garansi yang
PT Centurion Perkasa Iman
Milik Negara (BUMN) diterbitkan.
408 Laporan Tahunan 2025
Page 409
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pihak-Pihak Berelasi Jenis Hubungan Unsur Transaksi Pihak Berelasi
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Energi Pelabuhan Indonesia Garansi yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama
Perum Jaminan Kredit Indonesia Surat berharga yang diterbitkan.
melalui Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Daya Mitra Telekomunikasi Efek-efek
Milik Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Industri Kereta Api
Milik Negara (BUMN) Syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT AXA Mandiri Financial Services Surat berharga yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia Dalam pengendalian yang sama
Surat berharga yang diterbitkan.
(Persero) melalui Pemerintah Pusat RI
Dalam pengendalian yang sama
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero) Surat berharga yang diterbitkan.
melalui Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Tugu Pratama Indonesia Surat berharga yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama Efek-efek, pinjaman yang diterima dan pinjaman
PT Sarana Multigriya Finance (Persero)
melalui Pemerintah Pusat RI subordinasi dan efek-efek subordinasi.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PP Properti Jababeka Residence
Milik Negara (BUMN) syariah.
PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia Dalam pengendalian yang sama Efek – Efek dan Pendapatan dari penerimaan
(Persero) melalui Pemerintah Pusat RI kredit yang dihapus bukukan.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Pegadaian Efek-Efek.
Milik Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT BNI Asset Management Surat Berharga yang diterbitkan dan efek-efek.
Milik Negara (BUMN)
Dalam pengendalian yang sama
PT Waskita Karya (Persero) Tbk Efek-efek
melalui Pemerintah Pusat RI
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Peruri Properti
Milik Negara (BUMN) syariah dan garansi yang diterbitkan.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT BRI Manajemen Investasi Efek-efek.
Milik Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Pos Indonesia (Persero) Garansi yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Telkom Satelit Indonesia Garansi yang diterbitkan.
Milik Negara (BUMN)
Badan Pengelola Tabungan Perumahan Dalam pengendalian yang sama
Pinjaman dan efek-efek subordinasi.
Rakyat melalui Pemerintah Pusat RI
Garansi yang diterbitkan, tagihan lain-lain,
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT PP Urban kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Milik Negara (BUMN)
syariah.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
melalui Pemerintah Pusat RI syariah.
Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PAL Indonesia (Persero)
melalui Pemerintah Pusat RI syariah dan Garansi yang diterbitkan.
PT Pengembangan Pariwisata Indonesia Dalam pengendalian yang sama Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
(Persero) melalui Pemerintah Pusat RI. syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Wika Realty
Milik Negara (BUMN) syariah.
Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Bahana TCW Investment Management Efek-efek.
Milik Negara (BUMN).
Laporan Tahunan 2025 409
Page 410
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Kewajaran Transaksi dan Alasan Dilakukannya Transaksi
Transaksi pihak berelasi terjadi karena adanya kebutuhan usaha Perseroan. Seluruh transaksi dilakukan secara
normal dan wajar (arm’s length transaction) sebagaimana transaksi dengan pihak lain. Perseroan menjamin bahwa
seluruh transaksi bebas dari konflik kepentingan dan telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
Berikut rincian realisasi transaksi pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dengan Pemerintah Republik Indonesia
dan transaksi pihak berelasi dengan Manajemen Kunci.
Tabel Transaksi Pihak Berelasi Karena Hubungan Kepemilikan Dengan Pemerintah
Republik Indonesia
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian 31 Desember 2025 31 Desember 2024
ASET
Giro pada bank lain - neto 1.160.233 5.065.331
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain - 61
Efek - efek 5.464.153 5.489.205
Obligasi Pemerintah 38.106.638 35.475.529
Efek-Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali 271.380 -
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah 34.348.775 28.063.700
Tagihan akseptasi 154.462 433.708
Tagihan lain - lain 269.797 418.004
Total aset untuk pihak - pihak berelasi 79.775.438 74.945.538
Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi (1.517.864) (835.954)
Total aset untuk pihak - pihak berelasi - neto 78.257.574 74.109.584
Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset 14,83% 15,78%
LIABILITAS
Simpanan nasabah 92.499.557 129.719.962
Liabilitas akseptasi 406.421 690.475
Surat - surat berharga yang diterbitkan 1.509.069 2.536.783
Pinjaman yang diterima 27.751.154 23.352.225
Efek-Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali - 963.042
Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi 3.696.275 1.500.000
Total liabilitas untuk pihak - pihak berelasi 125.862.476 158.762.487
Persentase total liabilitas pihak berelasi terhadap total liabilitas 27,38% 38,93%
DANA SYIRKAH TEMPORER
Giro Mudharabah 749.717 11.985
Tabungan Mudharabah 1.302.511 118.667
Deposito Mudharabah 4.984.916 6.845.866
Total dana syirkah untuk pihak - pihak berelasi 7.037.144 6.976.518
Persentase syirkah untuk pihak - pihak berelasi 22,07% 23,85%
410 Laporan Tahunan 2025
Page 411
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Uraian 31 Desember 2025 31 Desember 2024
PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain 202.062 191.171
Efek - efek 170.007 431.876
Obligasi Pemerintah 1.233.239 1.187.847
Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah 547.450 1.875.653
Tagihan lain - lain 21.400 -
Total pendapatan bunga untuk pihak - pihak berelasi 2.174.158 3.686.547
Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil 5,98% 12,48%
BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS
Simpanan dari nasabah 2.150.670 3.431.600
Simpanan dari Bank Lain 3.173 4.142
Surat - surat berharga yang diterbitkan 173.496 321.755
Pinjaman yang diterima 1.027.223 754.484
Efek - efek yang dijual dengan janji dibeli kembali 6.449 19.314
Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi 122.139 286.327
Giro Mudharabah 3.389 133
Tabungan Mudharabah 37.817 973
Deposito Mudharabah 136.167 240.631
Total beban bunga untuk pihak - pihak berelasi 3.660.523 5.059.359
Persentase terhadap total beban bunga dan bagi hasil 20,20% 28,03%
KOMITMEN DAN KONTINJENSI PADA REKENING ADMINISTRATIF
Garansi yang diberikan 1.995.473 1.072.600
Irrevocable L/C yang masih berjalan 187.436 52.513
Total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif dari pihak berelasi 2.182.909 1.125.113
Persentase terhadap total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif 33,39% 35,52%
Tabel Transaksi Pihak Berelasi Dengan Manajemen Kunci
(dalam jutaan Rupiah)
Uraian 31 Desember 2025 31 Desember 2024
ASET
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah 98.339 83.781
Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi (13.290) (350)
Total aset untuk pihak - pihak berelasi 85.049 83.431
Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset 0,01% 0,02%
LIABILITAS
Simpanan nasabah 115.359 44.387
Liabilitas imbalan kerja 282.437 271.959
Total liabilitas dari manajemen kunci 397.796 316.346
Persentase terhadap total liabilitas 0,08% 0,08%
DANA SYIRKAH TEMPORER
Giro Mudharabah - -
Tabungan Mudharabah 3.836 7.226
Laporan Tahunan 2025 411
Page 412
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Uraian 31 Desember 2025 31 Desember 2024
Deposito Mudharabah 9.689 11.575
Total dana syirkah untuk pihak - pihak berelasi 13.525 18.801
Persentase syirkah untuk pihak - pihak berelasi 0,04% 0,06%
PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL
Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah 22.910 5.149
Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil 0,12% 0,02%
BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS
Simpanan dari nasabah 2.546 1.010
Dana Syirkah 863 336
Total beban bunga dan bagi hasil 3.409 1.346
Persentase terhadap total beban bunga dan bagi hasil 0,02% 0,01%
IMBALAN JANGKA PENDEK:
Direksi 84.434 199.832
Dewan Komisaris 26.284 76.260
Karyawan Kunci Lain 218.150 265.859
IMBALAN PASCA KERJA
Karyawan Kunci Lain 202.609 196.004
IMBALAN JANGKA PANJANG LAINNYA
Karyawan Kunci Lain 79.828 75.955
Total 611.305 813.910
Persentase terhadap total beban gaji dan tunjangan karyawan 12,21% 18,31%
Rujukan Pengungkapan dalam Laporan oleh unit kerja pelaksana transaksi, unit kerja pengelola
Keuangan manajemen risiko, serta unit kerja terkait lainnya sesuai
sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangannya.
Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi Dengan mekanisme tersebut, setiap transaksi dilakukan
pihak berelasi disajikan pada Catatan 46 atas Laporan secara wajar dan sesuai dengan kepentingan Perseroan
Keuangan yang terlampir pada Laporan Tahunan (arm’s length transaction).
ini. Transaksi berelasi tersebut merupakan kegiatan
usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan Kebijakan Mekanisme Persetujuan atas
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, Transaksi Pihak Berelasi
berulang, dan/atau berkelanjutan.
Dalam hal transaksi pihak berelasi berupa kredit,
Kebijakan Mekanisme Review atas mekanisme persetujuan pemberian kredit dilakukan
Transaksi sesuai dengan threshold persetujuan kredit yang
melibatkan Unit Bisnis dan Unit Risiko yang diatur
Seluruh transaksi telah melalui mekanisme review pada KK.1-Q tentang Batas Wewenang Memutus Kredit
sesuai dengan jenis transaksi. Setiap transaksi dilakukan (BWMK) Kredit atau Pembiayaan Korporasi, Komersial
analisis kelayakan transaksi antara lain analisis kredit dan Small Medium Enterprise (SME) dan KK.1-W tentang
untuk transaksi kredit kepada pihak berelasi. Demikian Pelaksanaan Four Eyes Principle Dalam Manajemen
pula untuk transaksi investasi telah dilakukan analisis Perkreditan atau Pembiayaan, serta untuk pihak terkait
kelayakan investasi. Begitu pula dengan transaksi sebagaimana yang diatur dalam POJK 32 tahun 2018
pihak berelasi lainnya seperti garansi yang diterbitkan tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
dan penempatan pada Bank lain. Proses review atas wajib memperoleh izin dari Dewan Komisaris sesuai
transaksi dilakukan sejak tahap perencanaan hingga dengan KK.6-H tentang Pedoman Pengelolaan Benturan
transaksi tersebut direalisasikan. Review ini dilaksanakan Kepentingan.
412 Laporan Tahunan 2025
Page 413
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Pihak Kebijakan Pemberian Pinjaman Bagi
Berelasi Dewan Komisaris/Direksi
Direksi menyatakan bahwa transaksi telah melalui Pemberian kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa termasuk ke dalam penyediaan dana kepada pihak
transaksi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang terkait sesuai dengan POJK No. 38/POJK.03/2019
berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi Tentang Perubahan atas POJK No. 32/POJK.03/2018
prinsip transaksi yang wajar (arm’s length principle). Tentang BMPK dan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank
Direksi diwajibkan untuk melaporkan hasil Keputusan Umum. Pemberian kredit kepada Direksi dan/atau
Rapat Komite Kredit untuk nilai threshold debitur tertentu Dewan Komisaris berlaku sama seperti pemberian kredit
kepada Dewan Komisaris secara bulanan. Ketentuan kepada calon debitur Perseroan pada umumnya yang
nilai threshold debitur yaitu sebagai berikut: diberikan sesuai bunga pasar (market rate) dan wajar
- Single debtor ≥ Rp350 miliar (arm‘s length basis) dengan tetap memperhatikan
- Group debtor ≥ Rp500 miliar prinsip kehati-hatian.
Pada tahun 2025 tidak terdapat transaksi pihak berelasi
yang membutuhkan persetujuan RUPS. Batas Maksimum Pemberian Kredit
dan Penyediaan Dana Besar
Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit
Terkait Transaksi Pihak Berelasi Batasan dalam pemberian dana kepada pihak
terkait sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Dewan Komisaris, bersama dengan Komite Audit dan/ Republik Indonesia Nomor 32 /POJK.03/2018 tentang
atau Komite Lain di bawah Dewan Komisaris, memiliki Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Dan
peran strategis dalam memastikan bahwa pelaksanaan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum dan
transaksi afiliasi dilakukan sesuai dengan praktik bisnis POJK Nomor 38 /POJK.03/2019 Tentang Perubahan
yang berlaku umum. Dalam menjalankan peran ini, Atas POJK Nomor 32/POJK.03/2018 Tentang BMPK dan
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum.
adanya prosedur yang memadai guna menilai dan
mengawasi transaksi tersebut agar memenuhi prinsip Perseroan melakukan penyediaan dana kepada pihak
transaksi yang wajar (arm’s length principle). Hal ini terkait (related party) dan penyediaan dana besar
mencakup penelaahan terhadap kesesuaian dan (large exposure) yang dilakukan dengan persetujuan
kewajaran nilai transaksi, kelengkapan persyaratan Dewan Komisaris Perseroan. Perseroan tidak pernah
transaksi, dan kesesuaian transaksi terhadap peraturan melanggar Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
perundang-undangan, sehingga mencegah timbulnya selama tahun 2025. Direktur Kepatuhan melalui
potensi benturan kepentingan yang dapat merugikan Satuan Kerja Kepatuhan senantiasa memantau
Perseroan dan pemangku kepentingan. Dengan kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan BMPK dan
demikian, Dewan Komisaris berperan aktif dalam melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap
menjaga transparansi, integritas, dan akuntabilitas semester. Penerapan penyediaan dana oleh Perseroan
dalam penerapan Good Corporate Governance. kepada pihak terkait dan/atau penyediaan dana besar
senantiasa memperhatikan prinsip kehati-hatian
Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait maupun perundang-undangan yang berlaku dan telah
memenuhi ketentuan Bank Indonesia tentang BMPK.
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menjalankan
bisnis yang prudent. Seluruh transaksi telah memenuhi
peraturan dan ketentuan yang berlaku. Tidak terdapat
kasus ketidakpatuhan terhadap hukum, peraturan, dan
ketentuan yang berkaitan dengan transaksi material
dengan pihak berelasi dalam periode tiga tahun terakhir.
Tabel Pelanggaran dan Pelampauan BMPK
Pihak Tidak Pihak Tidak Terkait
BMPK Pihak Terkait BUMN
Terkait (Kelompok Peminjam)
Pelanggaran BMPK Nihil Nihil Nihil Nihil
Pelampauan BMPK Nihil Nihil Nihil Nihil
Laporan Tahunan 2025 413
Page 414
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tabel Penyediaan Dana Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar
Jumlah 2025 Jumlah 2024
No Penyedia Dana
Nominal Nominal
Debitur Debitur
(jutaan Rupiah) (jutaan Rupiah)
1 Kepada Pihak Terkait 48 8.911 21 5.247
2 Kepada Debitur Inti:
a. Individu 28 10.848.459 34 11.567.988
b. Group 113 40.867.676 86 23.372.916
Perubahan Peraturan Perundang-Undangan
dan Dampaknya Terhadap BTN
Uraian perubahan peraturan perundang-undangan tahun 2025 dan dampaknya terhadap Perseroan dijelaskan
sebagai berikut:
Tabel Perubahan Peraturan Perundang-Undangan
Dampak
Peraturan
Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Terhadap Bank
Laporan
Undangan
Keuangan
1 Undang-Undang Perubahan ke 3 atas 1. Penambahan regulator dan pengendali Bank sebagai salah satu Tidak Memiliki
No. 1 Tahun 2025 UU No. 19 Tahun 2003 BUMN yaitu Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara Dampak
tentang BUMN dan Holding Operasional. Terhadap Laporan
2. Anggota Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas, dan Keuangan
Karyawan BUMN bukan merupakan penyelenggara negara.
3. Pengaturan terhadap Pengambilalihan, Pemisahan, dan
Restrukturisasi Bank.
4. Perubahan Anggaran Dasar antara lain terkait:
a. Perubahan Pemegang Saham Seri B Terbanyak dari
Kementerian BUMN menjadi Holding Operasional.
b. Penyesuaian Hak Istimewa Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
c. Penyesuaian ketentuan rangkap jabatan Direksi dan Dewan
Komisaris.
d. Penyesuaian persetujuan RKAP menjadi RUPS.
e. Penambahan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.
f. Penyesuaian pelaksanaan hapus tagih dengan persetujuan
BPI Danantara.
2 Undang-Undang Perubahan ke 4 atas 1. Penyesuaian Threshold tindakan Direksi yang membutuhkan Tidak Memiliki
No. 16 Tahun 2025 UU No. 19 Tahun 2003 persetujuan. Dampak
tentang BUMN 2. Penghapusan ketentuan anggota Direksi, Dewan Komisaris, Terhadap Laporan
Dewan Pengawas, dan Karyawan BUMN bukan merupakan Keuangan
penyelenggara negara.
3. Perubahan Anggaran Dasar antara lain terkait:
a. Perubahan komposisi kepemilikan Saham Seri A Dwiwarna dan
Seri B Terbanyak.
b. Penyesuaian Hak Istimewa Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
c. Penyesuaian persyaratan anggota Direksi dan Dewan
Komisaris.
d. Penyesuaian masa jabatan Direksi dan Dewan Komisaris.
e. Penyesuaian ketentuan rangkap jabatan Dewan Komisaris.
f. Penyesuaian ketentuan berakhirnya masa jabatan Direksi dan
Dewan Komisaris karena rangkap jabatan.
g. Penyesuaian kewenangan Direksi.
3 Peraturan Penambahan Peralihan Pemegang Saham Seri B Terbanyak dari Kementerian Tidak Memiliki
Pemerintah No. 15 Penyertaan Modal BUMN menjadi PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (saat ini telah Dampak
Tahun 2025 Negara RI ke dalam berubah nama menjadi PT Danantara Asset Management (Persero)) Terhadap Laporan
Modal Saham PT Biro selaku Holding Operasional. Keuangan
Klasifikasi Indonesia
(Persero) untuk
Pendirian Holding
Operasional
414 Laporan Tahunan 2025
Page 415
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dampak
Peraturan
Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Terhadap Bank
Laporan
Undangan
Keuangan
4 POJK No. 18 Tahun Transparansi dan Peraturan ini mencabut dan menggantikan POJK No. 37/POJK.03/2019 Tidak Memiliki
2025 Publikasi Laporan Bank yang dinilai sudah tidak sesuai dengan standar internasional dan Dampak
perkembangan hukum. Adapun dalam peraturan ini pada pokoknya Terhadap Laporan
Bank wajib menyusun, mengumumkan, dan menyampaikan Laporan Keuangan
Publikasi yang meliputi:
• Laporan Keuangan dan Kinerja Keuangan (Bulanan, Triwulanan,
Semesteran, Tahunan).
• Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan (Triwulanan dan Tahunan).
• Laporan Informasi atau Fakta Material (Insidental, jika terjadi
peristiwa penting).
• Laporan Suku Bunga Dasar Kredit (Khusus bank konvensional).
• Laporan Keberlanjutan, Tata Kelola Terintegrasi, dan Laporan
Tahunan (Jika berlaku).
Namun demikian peraturan ini berlaku efektif 6 bulan setelah
diundangkan yakni bulan Februari 2026.
5 POJK No. 24 Tahun Pengelolaan Rekening Penyesuaian klasifikasi dan kriteria status Rekening Aktif, Rekening Tidak Memiliki
2025 pada Bank Umum Tidak Aktif, dan Rekening Dormant pada Bank beserta penyesuaian Dampak
mekanisme pengelelolaan, prosedur, dan kebijakannya. Terhadap Laporan
Keuangan
6 Peraturan Operasi Moneter Penambahan instrumen surat berharga baru dan jenis transaksi Tidak Memiliki
Anggota Dewan Rupiah baru bagi Bank berupa BI Floating Rate Note (BI FRN), yaitu surat Dampak
Gubernur Nomor berharga dalam mata uang rupiah yang diterbitkan oleh Bank Terhadap Laporan
20 Tahun 2025 Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka waktu pendek Keuangan
dengan suku bunga mengambang.
7 Peraturan Perubahan atas Bank sebagai Peserta didorong untuk meningkatkan manajemen Tidak Memiliki
Anggota Dewan Peraturan Anggota risiko dan keamanan transaksi, meskipun dengan tambahan beban Dampak
Gubernur Nomor 1 Dewan Gubernur administrasi dan operasional. Terhadap Laporan
Tahun 2025 Nomor 17 Tahun Adapun Bank setidaknya memiliki kewajiban untuk: Keuangan
2023 tentang a. Menindaklanjuti informasi (alert) yang dapat berupa penundaan
Penyelenggaraan transaksi selanjutnya oleh Bank Pengirim atau penundaan
Bank Indonesia FAST penerusan dana oleh Bank Penerima kepada nasabah;
Payment b. Menyampaikan laporan hasil penerapan fitur proactive risk
manager kepada Penyelenggara sesuai format laporan yang
ditetapkan BI;
c. Memiliki sistem pengelolaan fraud yang mencakup teknologi
deteksi fraud pada level akun dan transaksi.
8 PADG Nomor 10 Perubahan Atas Perubahan ini fokus pada pengaturan teknis rekening giro valas Tidak Memiliki
Tahun 2025 Peraturan Anggota guna memfasilitasi setelmen transaksi dan meminimalisir risiko Dampak
Dewan Gubernur likuiditas dengan penghapusan saldo harian. Terhadap Laporan
Nomor 24/21/Padg/2022 Adapun perubahan utamanya adalah penambahan ketentuan Ayat Keuangan
Tentang Peraturan (2a) pada Pasal 9:
Pelaksanaan Rekening Bank yang memiliki rekening giro valas untuk “tujuan lainnya” (misal:
Giro Di Bank Indonesia setelmen sekuritas valas BI atau sukuk valas BI) wajib menihilkan
saldo rekening tersebut di akhir hari.
*Tujuan lainnya mencakup aktivitas seperti penyelesaian transaksi
SVBI (Sekuritas Valas Bank Indonesia) dan SUVBI (Sukuk Valas Bank
Indonesia).
9 PADG Nomor 14 Perubahan Kedua Perubahan ini fokus pada perubahan kewajiban utama Bank Tidak Memiliki
Tahun 2025 Atas Peraturan sebagai Peserta BI-FAST yang harus dipenuhi, sebagaimana diatur Dampak
Anggota Dewan dalam Pasal 18 yakni Kebijakan Internal dan Audit, Keamanan Terhadap Laporan
Gubernur Nomor 17 Sistem dan Teknologi, Penanganan Insiden dan Fraud, Operasional Keuangan
Tahun 2023 Tentang dan Kepatuhan. Namun terdapat ketentuan khusus mengenai
Penyelenggaraan BI- penerapan proteksi infrastruktur teknologi informasi (Pasal 26C ayat
FAST Payment (1) huruf a) yang harus dipenuhi paling lambat pada 1 Januari 2026.
10 PADG Nomor 16 Perubahan atas Perubahan ini tentang adanya pengembangan jenis transaksi Tidak Memiliki
Tahun 2025 Peraturan Anggota pasar uang dengan mekanisme Matchmaking Transaksi Pasar Dampak
Dewan Gubernur Uang yang mencocokan penawaran beli dan jual dari pelaku pasar Terhadap Laporan
Nomor 13 Tahun 2024 uang dengan metode yang ditetapkan oleh BI. Dalam hal ini, Bank Keuangan
tentang Transaksi merupakan peserta matchmaking dan berperan sebagai pihak
Pasar Uang yang mengajukan penawaran transaksi serta atas penawaran
tersbeut tidak dapat dibatalkan.
11 PADG Nomor 18 Kriteria, Persyaratan, Perubahan ini fokus dalam menetapkan standar surat berharga Tidak Memiliki
Tahun 2025 Dan Penggunaan yang digunakan dalam Operasi Moneter oleh Bank Indonesia; Dampak
Surat Berharga Dalam meningkatkan transparansi, kehati-hatian, dan akuntabilitas dalam Terhadap Laporan
Operasi Moneter pelaksanaan kebijakan moneter; memitigasi risiko pasar melalui Keuangan
pengaturan harga, haircut, dan jangka waktu surat berharga; serta
mendukung pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing
sebagaimana diatur dalam Pasal 9 s/d Pasal 32 peraturan ini.
12 PADG Nomor 22 Perubahan atas Perubahan pelaksanaan Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek (PLJP) Tidak Memiliki
Tahun 2025 Peraturan Anggota bagi Bank Umum Konvensional (BUK) yang memperluas jenis Dampak
Dewan Gubernur Nomor agunan yang dapat digunakan termasuk BI-FRN dan Surat berharga Terhadap Laporan
21 Tahun 2023 tentang berperingkat tinggi lainnya untuk memberikan fleksibilitas bagi bank Keuangan
Peraturan Pelaksanaan yang mengalami kesulitan likuiditas jangka pendek.
Pinjaman Likuiditas
Jangka Pendek Bagi Bank
Umum Konvensional
Laporan Tahunan 2025 415
Page 416
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Dampak
Peraturan
Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Terhadap Bank
Laporan
Undangan
Keuangan
13 PADG Nomor 23 Rasio Intermediasi 1. Kewajiban BUK untuk memenuhi Giro RIM jika RIM di luar kisaran Tidak Memiliki
Tahun 2025 Makroprudensial Dan 84%-94% Dampak
Penyangga Likuiditas 2. Kewajiban BUS dan UUS untuk menyetorkan Giro RIM Syariah jika Terhadap Laporan
Makroprudensial RIM Syariah di luar kisaran 84%-94% Keuangan
Bagi Bank Umum 3. Kewajiban BUK atas pemenuhan PLM dengan wajib memiliki surat
Konvensional, Bank berharga senilai 4% dari DPK Rupiah
Umum Syariah, Dan 4. Kewajiban BUS atas pemenuhan PLM Syariah dengan memiliki
Unit Usaha Syariah surat berharga senilai 2,5% dari DPK Rupiah
5. Kewajiban Bank menunjuk petugas pelaporan ke BI
14 PADG Nomor 24 Penyelenggaraan Peraturan ini mengatur tata kelola, operasional, pelaporan, Tidak Memiliki
Tahun 2025 Setelmen Dana dan pengawasan atas penyelenggaraan setelmen dana Dampak
Seketika Melalui Sistem seketika melalui Sistem BI–RTGS. Pengaturan utama yang perlu Terhadap Laporan
Bank Indonesia Real menjadi perhatian Bank adalah terkait kewajiban pelaporan Keuangan
Time Gross Settlement penggunaan system BI-RTGS (Pasal 86 dan Pasal 88) dan kewajiban
pelaksanaan audit system informasi setiap 1 tahun sekali (Pasal 15
ayat (2)) yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2026.
15 PADG Nomor 26 Derivatif Keuangan Peraturan ini mengatur mengenai tata kelola Bank selaku Tidak Memiliki
Tahun 2025 Dengan Aset Yang penyelenggara penyimpanan dana (Kustodian) dalam kegiatan Dampak
Mendasari Berupa transaksi Derivatif PUVA, yang antara lain kewajiban pembukaan Terhadap Laporan
Produk Pasar Uang Dan rekening terpisah (segregated account) (Pasal 72). Keuangan
Pasar Valuta Asing
16 PADG Nomor 27 Peraturan Pengaturan mekanisme pemberian insentif likuiditas kepada Bank Tidak Memiliki
Tahun 2025 Pelaksanaan Kebijakan melalui pengurangan Giro Wajib Minimum (GWM) dan kewajiban Dampak
Insentif Likuiditas pelaporannya. Terhadap Laporan
Makroprudensial Keuangan
17 PADG Nomor 31 Perubahan Keempat 1. Mengubah metode perhitungan GWM yang sebelumnya berfokus Tidak Memiliki
Tahun 2025 Atas Peraturan pada saldo giro di BI saja menjadi memasukkan dana BI-FAST dan Dampak
Anggota Dewan dana lain yang ditetapkan BI. Terhadap Laporan
Gubernur Nomor 24/8/ 2. BI dapat menetapkan komponen DPK yang dikecualikan. Keuangan
Padg/2022 Tentang 3. Penambahan ketentuan tentang pemberian remunerasi
Peraturan Pelaksanaan terhadap Excess Reserves kepada Bank.
Pemenuhan Giro 4. Penyesuaian sanksi BUS/UUS yang berbasis Tingkat Imbalan PUAS.
Wajib Minimum Dalam
Rupiah Dan Valuta
Asing Bagi Bank Umum
Konvensional, Bank
Umum Syariah, Dan
Unit Usaha Syariah
18 PADG Nomor 30 Perubahan Ketujuh Perubahan utama dari peraturan ini adalah mengatur perpanjangan Tidak Memiliki
Tahun 2025 Atas Peraturan masa berlaku pelonggaran rasio LTV, FTV, dan uang muka yakni yang Dampak
Anggota Dewan sebelumnya berakhir di tanggal 31 Desember 2025, menjadi sampai Terhadap Laporan
Gubernur Nomor 31 Desember 2026. Kebijakan makroprudensial ini diperlukan untuk Keuangan
21/25/PADG/2019 mendorong pertumbuhan kredit di sektor properti dan otomotif.
Tentang Rasio Loan
To Value Untuk
Kredit Properti, Rasio
Financing To Value
Untuk Pembiayaan
Properti, Dan Uang
Muka Untuk Kredit
Atau Pembiayaan
Kendaraan Bermotor
19 Peraturan Menteri Pencabutan 4 (Empat) PerMendag yang dicabut adalah sebagai berikut: Tidak Memiliki
Perdagangan Peraturan Menteri 1. Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Dampak
Republik Perdagangan Di Perdagangan (berikut perubahan-perubahannya) Terhadap Laporan
Indonesia Nomor Bidang Perdagangan 2. Nomor 22/M-DAG/PER/3/2016 tentang Ketentuan Umum Distribusi Keuangan
26 Tahun 2025 Dalam Negeri Barang (berikut perubahan-perubahannya)
3. Nomor 25 Tahun 2020 tentang Laporan Keuangan Tahunan
Perusahaan
4. Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk
Bersubsidi untuk Sektor Pertanian
20 Peraturan Pelaporan Keuangan 1. Pembentukan Komite Standar untuk menyusun dan menetapkan Tidak Memiliki
Pemerintah Standar Laporan Keuangan Dampak
Republik 2. Penyelenggaraan Platform Bersama Pelaporan Keuangan (PBPK) Terhadap Laporan
Indonesia Nomor untuk penyampaian laporan keuangan secara tunggal. Keuangan
43 Tahun 2025 3. Laporan keuangan untuk tujuan umum wajib disampaikan
melalui PBPK
4. Penyampaian laporan melalui PBPK untuk emiten dan perusahaan
publik dilakukan paling lambat 2027 dengan laporan pertama
adalah laporan tahun buku 2026
21 Peraturan Badan Pengaturan 1. Pembentukan BP BUMN untuk menggantikan fungsi Kementerian Tidak Memiliki
Presiden Republik Badan Usaha Milik BUMN sebagai regulator untuk menetapkan kebijakan, mengatur, Dampak
Indonesia Nomor Negara membina, mengoordinasikan, dan mengawasi pengelolaan Terhadap Laporan
105 Tahun 2025 BUMN yang bertanggung jawab langsung ke Presiden Keuangan
2. Pengelolaan dividen saham Seri A Dwiwarna dilakukan oleh BP
BUMN atas persetujuan Presiden
416 Laporan Tahunan 2025
Page 417
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dampak
Peraturan
Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Terhadap Bank
Laporan
Undangan
Keuangan
22 POJK Nomor 14 Pelaksanaan Rapat 1. Penyelenggaraan RUPS, RUPO, dan RUPSu secara elektronik sesuai Tidak Memiliki
Tahun 2025 Umum Pemegang ketentuan POJK untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas Dampak
Saham, Rapat Umum pelaksanaan rapat secara elektronik serta menjamin hak Terhadap Laporan
Pemegang Obligasi, pemegang saham, obligasi, dan sukuk terlindungi. Keuangan
Dan Rapat Umum 2. Penyelenggaraan secara elektronik dilakukan menggunakan
Pemegang Sukuk e-RUPS, e-RUPO, dan e-RUPsu yang disediakan oleh Penyedia
Secara Elektronik Sistem (Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau badan
hukum Indonesia lain yang ditunjuk OJK) dan/atau Emiten atau PT.
3. Pembuatan risalah RUPS elektronik dalam bentuk akta notariil dan
menyampaikan ringkasanannya ke OJK dan publik.
4. Pengumuman dan pemanggilan RUPS secara elektronik.
5. Kewajiban emiten untuk menjamin kerahasiaan suara elektronik
dan validitas kehadiran peserta rapat.
23 POJK Nomor 19 Kemudahan Akses Peraturan ini sebagai bentuk implementasi dari amanat Tidak Memiliki
Tahun 2025 Pembiayaan Kepada UU P2SK (Pasal 249 ayat (3)) agar Bank dan LKNB menyediakan Dampak
Usaha Mikro, Kecil, Dan kemudahan akses pembiayaan bagi UMKM dengan tetap prudential. Terhadap Laporan
Menengah Pokok pengaturan utama yang wajib diperhatikan oleh Bank adalah Keuangan
terkait kewajiban pelaporan (Pasal 9), percepatan proses bisnis
(Pasal 14) dan prosedur hapus buku/tagih (Pasal 24)
24 POJK Nomor 2 Tata Cara Pelaksanaan Pengaturan teknis terkait fungsi OJK sebagai mitra instansi pengelola Tidak Memiliki
Tahun 2025 Pungutan Di Sektor penerimaan negara bukan pajak dalam mengelola pungutan Dampak
Jasa Keuangan Dan dan penerimaan lainnya di sektor jasa keuangan, termasuk Terhadap Laporan
Penerimaan Lainnya jenis pungutan, tata cara pembayaran, sanksi administratif, dan Keuangan
penyelesaian piutang macet.
Jenis pungutan yang diatur meliputi:
a. Biaya perizinan, persetujuan, pendaftaran, pengesahan, dan
penelaahan atas rencana aksi korporasi
b. Biaya tahunan untuk pengaturan, pengawasan, pemeriksaan,
dan penelitian oleh OJK
25 POJK Nomor 20 Kewajiban Pemenuhan Peraturan ini memberi dampak terhadap Operasional bank, Tidak Memiliki
Tahun 2025 Rasio Kecukupan khususnya terhadap: Dampak
Likuiditas (Liquidity • Manajemen Likuiditas: Wajib menjaga HQLA dan pendanaan Terhadap Laporan
Coverage Ratio) Dan stabil sesuai standar Basel III. Keuangan
Rasio Pendanaan Stabil • Pelaporan: Penyesuaian sistem pelaporan OJK (harian, bulanan,
Bersih (Net Stable triwulanan).
Funding Ratio) Bagi • Kebijakan Internal: Perlu pembaruan kebijakan likuiditas, ILAAP,
Bank Umum Syariah dan rencana tindak pemenuhan NSFR.
Dan Unit Usaha Syariah • IT dan Data: Integrasi perhitungan LCR/NSFR ke sistem treasury
and risk management.
Namun tenggat waktu implementasinya rata-rata paling lambat di
tahun 2026 dan 2028
26 POJK Nomor 32 Penyelenggaraan Beli Pengaturan penyelenggaraan model bisnis pembiayaan BNPL bagi Tidak Memiliki
Tahun 2025 Sekarang Bayar Nanti Bank Umum dan perusahaan pembiayaan lainnya. Dampak
(Buy Now Pay Later) 1. Bank dalam penyelenggaraan BNPL dapat melakukan kerja Terhadap Laporan
sama dengan pihak lain dengan memenuhi aspek keterbukaan Keuangan
informasi kepada konsumen
2. Kewajiban melaporkan penyelenggaraan BNPL kepada OJK
27 POJK Nomor 40 PENGGUNAAN DANA Pengaturan ini pada pokoknya mengatur hal-hal sebagai berikut Tidak Memiliki
Tahun 2025 HASIL PENAWARAN dalam hal Bank melakukan Penawaran Umum: Dampak
UMUM • LRPD (Laporan Realisasi Penggunaan Dana) wajib disusun dan Terhadap Laporan
diumumkan secara berkala sampai dana habis direalisasikan Keuangan
(Pasal 2 ayat (1); Pasal 3 ayat (1); Pasal 5; Pasal 25).
• Pembatasan level penggunaan dana maksimal 4 level aliran
dana (Emiten anak cucu cicit/entitas lain berantai) (Pasal
9).
• Kewajiban target waktu realisasi dana di Prospektus dan
keterbukaan saat ada perubahan target (Pasal 12).
28 SEOJK Nomor 10/ Penyampaian Laporan Pengaturan teknis pelaporan secara elektronik atas kepemilikan Tidak Memiliki
SEOJK.04/2025 Kepemilikan Atau atau perubahan kepemilikan saham Perusahaan Terbuka dan Dampak
Setiap Perubahan aktivitas menjaminkan saham Perusahaan Terbuka sesuai POJK Terhadap Laporan
Kepemilikan Saham 4/2024 Keuangan
Perusahaan Terbuka Pihak yang wajib melapor:
Dan Laporan Aktivitas a. Direksi atau komisaris yang memiliki saham dengan hak suara
Menjaminkan Saham b. Pihak yang memiliki ≥5% saham dengan hak suara
Perusahaan Terbuka c. Pengendali yang memiliki saham dengan hak suara
Secara Elektronik d. Pemilik saham yang mengalami penurunan jadi <5%
e. Pemegang saham yang menjaminkan saham miliknya
29 PADG Nomor 7 Perubahan Ketiga Atas Peraturan ini memberikan dampak utama bagi Bank yakni Tidak Memiliki
Tahun 2025 Peraturan Anggota penerimaan insentif untuk penyaluran kredit ke sektor tertentu, Dampak
Dewan Gubernur dengan demikian meningkatkan likuiditas dan kemampuan Terhadap Laporan
Nomor 11 Tahun 2023 penyaluran kredit Bank. Keuangan
Tentang Peraturan
Pelaksanaan Kebijakan
Insentif Likuiditas
Makroprudensial
Laporan Tahunan 2025 417
Page 418
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Dampak
Peraturan
Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Terhadap Bank
Laporan
Undangan
Keuangan
30 PBI Nomor 10 Pengaturan Industri Pengaturan mengenai aspek industri, infrastruktur, tata kelola Tidak Memiliki
Tahun 2025 Sistem Pembayaran dan manajemen risiko, perilaku usaha, perlindungan konsumen, Dampak
pengelolaan data dan/atau informasi, pengawasan, pengakhiran, Terhadap Laporan
dan koordinasi dan kerja sama. Peraturan ini juga menimbulkan Keuangan
kewajiban pelaporan bagi Bank sebagai PSP/PJP.
31 PADG Nomor 8 Perubahan Ketiga Perubahan utama dalam ketentuan ini adalah terkait pengaturan Tidak Memiliki
Tahun 2025 Atas Peraturan Giro Wajib Minimum sebagaimana diatur dalam Pasal 7 dan Pasal Dampak
Anggota Dewan 23 Terhadap Laporan
Gubernur Nomor 24/8/ Keuangan
PADG/2022 Tentang
Peraturan Pelaksanaan
Pemenuhan Giro
Wajib Minimum Dalam
Rupiah Dan Valuta
Asing Bagi Bank Umum
Konvensional, Bank
Umum Syariah, Dan
Unit Usaha Syariah
32 PBI Nomor 9 Tahun Kebijakan Pengaturan kembali ketentuan kebijakan insentif likuiditas kepada Tidak Memiliki
2025 Insentif Likuiditas bank melalui pengurangan giro wajib minimun (GWM) untuk Dampak
Makroprudensial meningkatkan kapasitas penyaluran kredit. KLM ini diberikan kepada Terhadap Laporan
bank yang menyalurkan kredit/pembiayaan dan melakukan hal Keuangan
pendukung penyaluran kredit/pembiayaan dengan kewajiban
untuk melakukan pelaporan komitmen rencana penyaluran kredit/
pembiayaan kepada BI, LBUT, dan laporan lainnya yang diminta oleh
BI.
Ketentuan ini dapat berdampak pada kewajiban GWM, Giro RIM, dan
insentif/remunerasi.
33 Peraturan PENYEDIAAN INFORMASI Penyesuaian kriteria dan prosedur penyampaian informasi Tidak Memiliki
Anggota Dewan DAN PENYAMPAIAN pemasaran produk dan layanan jasa keuangan. Dampak
Komisioner INFORMASI UNTUK Terhadap Laporan
OJK Nomor 37/ PEMASARAN PRODUK Keuangan
PADK.08/2025 DAN LAYANAN JASA
KEUANGAN
34 Peraturan Menteri Verifikasi Dan Peraturan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pelaporan Tidak Memiliki
Hukum Republik Pengawasan Pemilik dan akurasi data pemilik manfaat korporasi untuk mendukung Dampak
Indonesia Nomor Manfaat Korporasi pemberantasan pencucian uang (TPPU) dan pendanaan terorisme Terhadap Laporan
2 Tahun 2025 (TPPT), serta menetapkan sanksi efektif bagi korporasi. Sehingga Keuangan
Bank perlu memahami tahapan verifikasi korporasi untuk
menentukan pemilik manfaat sebenarnya.
Peraturan ini mencabut Permenkumham No. 21 Tahun 2019 dan
berlaku sejak 4 Februari 2025
35 Peraturan Menteri Perubahan Atas Penyesuaian kriteria kepesertaan, pemberian manfaat kecelakaan Tidak Memiliki
Ketenagakerjaan Peraturan Menteri kerja dan penyakit akibat kerja, serta pelaporan dalam Dampak
Republik Ketenagakerjaan penyelenggaraan program jaminan. Terhadap Laporan
Indonesia Nomor 1 Nomor 5 Tahun 2021 Keuangan
Tahun 2025 Tentang Tata Cara
Penyelenggaraan
Program Jaminan
Kecelakaan Kerja,
Jaminan Kematian,
Dan Jaminan Hari Tua
36 Peraturan Menteri Perubahan Kedua Perubahan dalam peraturan ini bertujuan untuk mempermudah Tidak Memiliki
Ketenagakerjaan Atas Peraturan Menteri kepemilikan perumahan oleh pekerja melalui manfaat layanan Dampak
Republik Ketenagakerjaan tambahan dalam program Jaminan Hari Tua (JHT), sebagaimana Terhadap Laporan
Indonesia Nomor Nomor 35 Tahun diatur dalam Pasal 9 dan Pasal 11. Dengan demikian Bank perlu Keuangan
12 Tahun 2025 2016 Tentang Tata memahami ketentuan ketenagakerjaan baru yang wajib disesuaikan
Cara Pemberian, oleh korporasi, khususnya terkait subsidi bunga. Adapun peraturan
Persyaratan, Dan Jenis ini mulai berlaku sejak 10 November 2025.
Manfaat Layanan
Tambahan Dalam
Program Jaminan Hari
Tua
37 PERATURAN Perubahan Atas Penyesuaian prosedur pemberian manfaat JKP khususnya Tidak Memiliki
MENTERI Peraturan Menteri mengenai manfaat uang tunai, persyaratan mendapatkan JP, Dampak
Ketenagakerjaan Ketenagakerjaan pelaporan PHK, verifikasi BPJS ketenagakerjaan, pencairan manfaat Terhadap Laporan
Republik Nomor 15 Tahun 2021 uang tunai, tunggakan iuran bagi pengusaha/bank, pelatihan kerja, Keuangan
Indonesia Nomor Tentang Tata Cara dan kriteria kehilangan hak atas manfaat.
2 Tahun 2025 Pemberian Manfaat
Jaminan Kehilangan
Pekerjaan
418 Laporan Tahunan 2025
Page 419
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dampak
Peraturan
Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Terhadap Bank
Laporan
Undangan
Keuangan
38 Peraturan Menteri Perubahan Atas Perubahan dalam peraturan ini bertujuan untuk menyesuaikan Tidak Memiliki
Ketenagakerjaan Peraturan Menteri dengan PP No. 6 Tahun 2025 dan PP No. 37 Tahun 2021, poin utama Dampak
Republik Ketenagakerjaan perubahannya adalah mengenai: Terhadap Laporan
Indonesia Nomor Nomor 7 Tahun 2021 1. Kriteria Peserta Program JKP Keuangan
3 Tahun 2025 Tentang Tata Cara 2. Besaran Iuran JKP
Pendaftaran Peserta 3. Perubahan Tarif Iuran JKK
Dan Pelaksanaan 4. Rekomposisi Iuran
Rekomposisi Iuran 5. Pemrosesan Pembayaran Iuran
Dalam Program 6. Pengolahan Rekomposisi
Jaminan Kehilangan Dengan demikian Bank perlu memperhatikan ketentuan
Pekerjaan ketenagakerjaan baru ini agar selaras dengan besaran iuran yang
telah ditentukan oleh Bank. Adapun peraturan ini mulai berlaku
sejak 7 Februari 2025.
39 Peraturan Menteri Pemeriksaan Pajak Peraturan ini dibuat untuk menyesuaikan dengan PP No. 50 Tahun Tidak Memiliki
Keuangan 2022 tentang Perpajakan, pokok pengaturan dalam peraturan Dampak
Republik ini adalah terkait pelaksanaan aktivitas Pemeriksaan Pajak yang Terhadap Laporan
Indonesia Nomor dapat dilakukan oleh Direktur Jenderal Pajak terhadap Wajib Pajak. Keuangan
15 Tahun 2025 Dengan demikian Bank selaku Wajib Pajak perlu memperhatikan
hak dan kewajiban-nya dalam hal akan dilakukan Pemeriksaan
Pajak. Adapun peraturan ini mulai berlaku sejak 10 Februari 2025.
40 Peraturan Menteri Tata Cara Pelaksanaan Peraturan ini berdampak kepada Bank sebagai penyalur KPR subsidi Tidak Memiliki
Keuangan Kegiatan Subsidi sehubungan dengan kewajiban perencanaan dan pemenuhan Dampak
Republik Bunga/Subsidi Margin target penyaluran, pelaksanaan kerja sama dan penjaminan Terhadap Laporan
Indonesia Nomor Kredit Program kredit, ketepatan pengajuan dan kebenaran tagihan subsidi, Keuangan
65 Tahun 2025 Perumahan pengembalian kelebihan pembayaran, serta kepatuhan terhadap
batasan penagihan subsidi.
41 SEOJK Nomor 14/ Penerapan Tata Kelola Peraturan ini menetapkan mekanisme penilaian tata kelola bank Tidak Memiliki
SEOJK.03/2025 Bagi Bank Umum hingga pelaporannya yang merupakan pelaksanaan teknis dari Dampak
POJK No. 17 Tahun 2023 dan POJK No. 2 Tahun 2024. Dengan demikian Terhadap Laporan
Bank perlu memperhatikan ketentuan ini sebagai dasar self Keuangan
assesment tata kelola yang akan dilakukan. Adapun peraturan ini
mulai berlaku sejak 24 Juni 2025.
42 SEOJK Nomor 20/ Publikasi Penanganan Peraturan ini memberikan panduan PUJK terkait publikasi prosedur Tidak Memiliki
SEOJK.08/2025 Pengaduan Dan singkat layanan pengaduan dan penanganan pengaduan, Dampak
Laporan Layanan serta bentuk laporan dan tata cara pengisian laporan layanan Terhadap Laporan
Pengaduan pengaduan. Keuangan
1. Bank wajib mempublikasikan prosedur singkat layanan
pengaduan kepada konsumen melalui media resmi bank.
2. Bank wajib mempublikasikan penanganan pengaduan yang
diterima oleh bank dalam laporan tahunan dan/atau media
resmi bank.
3. Bank menunjuk salah satu anggota Direksi yang bertanggung
jawab atas publikasi penanganan pengaduan.
4. Bank wajib menyusun laporan layanan pengaduan kepada OJK.
43 SEOJK Nomor 26/ Proses Asesmen Peraturan ini bertujuan untuk mengatur pelaksanaan Internal Tidak Memiliki
SEOJK.03/2025 Kecukupan Likuiditas Liquidity Adequacy Assessment Process (ILAAP) sesuai amanat POJK Dampak
Secara Internal tentang LCR dan NSFR dan memastikan bank memilki proses internal Terhadap Laporan
(Internal Liquidity untuk menilai kecukupan likuiditas dalam berbagai skenario normal Keuangan
Adequacy Assessment dan stres. Namun demikian tenggat waktu implementasinya adalah
Process) Bagi Bank Desember 2026 untuk Bank yang tergolong KBMI 3.
Umum
44 SEOJK Nomor 29/ Transparansi Dan Penyesuaian jenis laporan yang harus disusun oleh bank dan waktu Tidak Memiliki
SEOJK.03/2025 Publikasi Laporan Bank pelaporannya yang berlaku mulai tanggal 9 februari 2026. Dampak
Umum Konvensional Terhadap Laporan
Keuangan
45 SEOJK Nomor 31/ Pelaporan Bank Umum Penyesuaian sistem pelaporan berkala (harian, bulanan, triwulanan, Tidak Memiliki
SEOJK.03/2025 Konvensional Melalui semesteran, tahunan) dan pelaporan insidental oleh BUK kepada Dampak
Sistem Pelaporan OJK melalui Sistem Pelaporan OJK (APOLO). Terhadap Laporan
Otoritas Jasa Keuangan
Keuangan
46 SEOJK Nomor 32/ Transparansi dan Penyesuaian penyampaian laporan publikasi untuk BUS dan UU Tidak Memiliki
SEOJK.03/2025 Publikasi Laporan Bank kepada masyarakat dan/atau OJK yang berlaku mulai 9 februari Dampak
Umum Syariah Dan Unit 2026. Terhadap Laporan
Usaha Syariah Keuangan
47 SEOJK Nomor 33/ Pelaporan Bank Umum Penyesuaian sistem pelaporan berkala (harian, bulanan, triwulanan, Tidak Memiliki
SEOJK.03/2025 Syariah dan Unit Usaha semesteran, tahunan) dan pelaporan insidental oleh BUS dan UUS Dampak
Syariah Melalui Sistem kepada OJK melalui Sistem Pelaporan OJK (APOLO). Terhadap Laporan
Pelaporan Otoritas Keuangan
Jasa Keuangan
Laporan Tahunan 2025 419
Page 420
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Dampak
Peraturan
Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Terhadap Bank
Laporan
Undangan
Keuangan
48 SEOJK Nomor 5/ Pedoman Pelaporan Peraturan ini mengatur mengenai pedoman pelaporan bagi Agen Tidak Memiliki
SEOJK.04/2025 Agen Penjual Efek Reksa Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Bank Kustodian, yang terdiri Dampak
Dana Dan Bank Umum dari Laporan Berkala dan Laporan Insidental. Dengan berlakunya Terhadap Laporan
Sebagai Kustodian Surat Edaran ini, maka Surat Edaran sebelumnya telah dicabut Keuangan
yakni SEOJK No. 7/SEOJK.04/2017, SEOJK No. 4/SEOJK.03/2017,
SEOJK No. 26/SEOJK.03/2020, SEOJK No. 27/SEOJK.03/2020. Adapun
peraturan ini mulai berlaku efektif 9 bulan sejak diundangkan (9 Mei
2025).
49 SEOJK Nomor 6/ Pedoman Pelaporan Penyesuaian standar pelaporan penerimaan dan pemberian Tidak Memiliki
SEOJK.04/2025 Dan Kontrak pinjaman reksa dana oleh Manajer Investasi dan relevan dengan Dampak
Penerimaan Dan bank jika bank berperan sebagai Bank Kustodian atau Pemberi Terhadap Laporan
Pemberian Pinjaman Pinjaman. Keuangan
Reksa Dana
50 Surat Edaran Pemberian Tantiem, Peraturan ini mengatur mengenai pemberian tantiem dan insentif Tidak Memiliki
Badan Pengelola Insentif, Dan/Atau bagi Direksi dan Dewan Komisaris BUMN dan Anak Usaha BUMN Dampak
Investasi Penghasilan Dalam sebagai berikut: Terhadap Laporan
Danantara Nomor Bentuk Lainnya Kepada • Direksi BUMN dan Anak Usaha BUMN: Keuangan
S-063/DI-BP/ Direksi Dan Dewan a. Pemberian tantiem, insentif (kinerja, khusus, jangka panjang),
VII/2025 Komisaris Bumn Dan atau penghasilan lain harus berbasis laporan keuangan yang
Anak Usaha Bumn benar.
b. Tidak boleh berasal dari manipulasi akuntansi (misalnya
pengakuan pendapatan sebelum waktunya, tidak mencatat
beban).
c. Hasil usaha “one-off” (contoh: revaluasi aset, penjualan aset, kuasi
reorganisasi) atau windfall harus dikeluarkan dari perhitungan.
• Dewan Komisaris BUMN dan Anak Usaha BUMN:
Dilarang menerima tantiem, insentif, atau penghasilan lain yang
dikaitkan dengan kinerja perusahaan
Dengan demikian Bank perlu memperhatikan ketentuan pemberian
tantiem dan insentif bagi Direksi dan Dewan Komisaris, mengingat
terapat perbedaan dengan pengaturan sebelumnya. Adapun
ketentuan ini berlaku efektif mulai tahun buku 2025.
51 SURAT Edaran Pedoman Dan Format Pengaturan teknis terkait format penyampaian laporan data Tidak Memiliki
Lembaga Penyusunan Serta Tata penjaminan simpanan berbasih nasabah kepada LPS. Dengan Dampak
Penjamin Cara Penyampaian adanya SE LPS ini, Bank memiliki kewajiban untuk memiliki dan Terhadap Laporan
Simpanan Nomor Laporan Data memelihara, serta bertanggung jawab atas kebenaran data SCV, Keuangan
SE-1/ADK1/2025 Penjaminan Simpanan dan menyampaikan laporan yang mencakup:
Berbasis Nasabah Bank a. Data simpanan berbasis nasabah
Umum b. Laporan kepesertaan penjaminan
c. Laporan perubahan data
d. Laporan tambahan jika diminta oleh LPS dalam rangka evaluasi
dan pengawasan
52 POJK Nomor 22 Pelaporan Bank Dalam POJK ini diatur mengenai kewajiban bagi bank umum untuk Tidak Memiliki
Tahun 2025 Umum Melalui Sistem menyampaikan Laporan secara daring melalui sistem pelaporan Dampak
Pelaporan Otoritas OJK yang mecakup laporan berkala dan laporan insidental. Terhadap Laporan
Jasa Keuangan Selain itu, POJK ini juga mengatur penunjukan penanggung jawab Keuangan
pelaporan, periodisasi pelaporan, tata cara penyampaian laporan,
dan penggabungan beberapa informasi/laporan dalam laporan
induk serta penghapusan laporan sebagai bentuk penyederhanaan
pelaporan bagi bank umum. Selain itu diatur bahwa bank wajib
menyampaikan laporan publikasi keuangan dan informasi kinerja
keuangan tahunan disertai surat komentar (management letter).
53 POJK Nomor 7 Laporan Bank Umum POJK ini diterbitkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan Tidak Memiliki
Tahun 2025 Sebagai Kustodian efisiensi pelaporan oleh Bank Umum yang menjalankan fungsi Dampak
sebagai Kustodian. Tujuannya adalah menyederhanakan jumlah Terhadap Laporan
dan format laporan serta mengintegrasikan sistem pelaporan Keuangan
secara daring kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun
bentuk laporan yang wajib disampaikan Adalah Laporan Berkala
dan Laporan Insidental.
54 Surat Edaran Indikator Transaksi Penyesuaian indikator transaksi mencurigakan, khususnya terkait Tidak Memiliki
Pusat Pelaporan Keuangan potensi penyimpangan pada pelaksanaan program Makan Bergizi Dampak
Dan Analisis Mencurigakan Terkait Gratis (MBG). Dengan adanya SE PPATK ini bank memiliki kewajiban Terhadap Laporan
Transaksi Penyalahgunaan Dana untuk: Keuangan
Keuangan Nomor Program Makan Bergizi a. Profiling nasabah dan mekanisme program MBG
7 Tahun 2025 Gratis b. Memiliki kebijakan dan prosedur APU yang robust
c. Memantau aktivitas transaksi, khususnya yang dilakukan melalui
VA dan rekening bersama SPPG
d. Menerapkan indikator yang dijelaskan dalam SE ke sistem
pemantauan Bank
e. Melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika menemukan transaksi
tidak wajar
f. Memperhatikan pembatasan maksimal 10 SPPG per yayasan,
terkecuali untuk 15 yayan yang disebutkan.
420 Laporan Tahunan 2025
Page 421
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Dampak
Peraturan
Terhadap
No Perundang- Pokok Pengaturan Dampak Terhadap Bank
Laporan
Undangan
Keuangan
55 Surat PT Permohonan Surat ini ditujukan kepada seluruh BUMN yang pada intinya Danantara Tidak Memiliki
Danantara Asset Penyampaian Aset Management (DAM) meminta penyampaian informasi penting Dampak
Management Informasi Penting mengenai laporan keuangan untuk mendukung pengelolaan Terhadap Laporan
(Persero) Nomor Mengenai Laporan dan pelaporan keuangan secara bulanan. Adapun Laporan yang Keuangan
S-063/DI-HO.CS/ Keuangan Bumn dimaksud adalah:
VI/2025 1. Laporan Keuangan Bulanan:
• Laporan laba rugi
• Laporan posisi keuangan
• Laporan arus kas
• Laporan perubahan ekuitas
• Catatan atas laporan keuangan
2. Laporan Keuangan Triwulanan:
• Sama seperti komponen laporan bulanan
• Reporting package transaksi pihak berelasi
• Proyeksi laporan keuangan akhir tahun
3. Management Report
Batas waktu pelaporan tersebut di atas adalah tanggal 20 setiap
bulannya setelah tutup buku bulan/triwulan tersebut.
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Informasi perubahan kebijakan akuntansi adalah sebagai berikut:
Tabel Perubahan Kebijakan Akuntansi
Dampak Secara
Kuantitatif Paparan
Perubahan Kebijakan Alasan Perubahan Kebijakan Perubahan Konsekuensi dan
No
Akuntansi Akuntansi Kebijakan Akuntansi Penyesuaian Yang
Terhadap Laporan Dilakukan
Keuangan
1. Amandemen PSAK No.211 Perubahan PSAK 211 disebabkan Amandemen PSAK No. Melakukan
"Pengaruh Perubahan Kurs penerapan Pernyataan Standar 211 tidak menghasilkan pembaharuan atas
Valuta Asing” Akuntansi Keuangan (PSAK) perubahan substansial kebijakan akuntansi
sebagai bentuk adopsi dari terhadap kebijakan internal Perseroan
Penerapan amandemen International Financial Reporting akuntansi Perseroan sesuai dengan
tersebut berlaku efektif sejak Standards (IFRS) yang telah dan tidak memiliki persyaratan yang
1 Januari 2025 sesuai dengan disahkan oleh Dewan Standar dampak yang diberikan oleh
tanggal efektif yang ditetapkan Akuntansi Keuangan-Ikatan material terhadap amandemen.
dalam Amandemen PSAK No. 211 Akuntansi Indonesia (DSAK-IAI) laporan keuangan
tentang “Pengaruh Perubahan efektif per tanggal 01 Januari konsolidasian di tahun
Kurs Valuta Asing”. Ketentuan ini 2025. berjalan atau tahun
mengatur pedoman tambahan sebelumnya.
terkait penentuan kurs ketika Perubahan tersebut
terjadi pembatasan pertukaran dilatarbelakangi oleh kondisi
mata uang, sehingga entitas di beberapa negara yang
perlu menyesuaikan kebijakan mengalami pembatasan
akuntansinya sesuai dengan pertukaran mata uang atau
ketentuan yang berlaku efektif tidak tersedianya kurs yang
pada tanggal tersebut. dapat digunakan secara bebas.
Kondisi tersebut menimbulkan
ketidakpastian dalam
menentukan kurs yang tepat
untuk mengukur transaksi dan
saldo dalam mata uang asing,
sehingga dapat menyebabkan
perbedaan penerapan kebijakan
akuntansi antar entitas. Oleh
karena itu, diperlukan pedoman
yang lebih jelas agar laporan
keuangan tetap konsisten,
relevan, dan mencerminkan
kondisi ekonomi yang
sebenarnya.
Laporan Tahunan 2025 421
Page 422
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Tingkat Kesehatan Bank
Tingkat kesehatan bank mencerminkan hasil penilaian dan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017 Tanggal
kondisi Perseroan yang dilakukan terhadap risiko dan 17 Maret 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
kinerja bank yang dapat dilihat dari peringkat akhir Umum Dengan Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk-
hasil penilaian berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Based Bank Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor
Keuangan No. 04/POJK.03/2016 Tanggal 26 Januari 2017 yaitu Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas (Earnings)
Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dan Permodalan (Capital).
Tabel Tingkat Kesehatan Posisi 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 Secara Individu
(Self Assessment)
Penilaian Per Penilaian Per
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Faktor Penilaian
Peringkat Peringkat
Profil Risiko 2 2
Tata Kelola 2 2
Rentabilitas (Earnings) 2 2
Permodalan (Capital) 2 2
Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko 2 2
Tabel Tingkat Kesehatan Posisi 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 Secara Konsolidasi
(Self Assessment)
Penilaian Per Penilaian Per
31 Desember 2025 31 Desember 2024
Faktor Penilaian
Peringkat Peringkat
Profil Risiko 2 -
Tata Kelola 2 -
Rentabilitas (Earnings) 2 -
Permodalan (Capital) 2 -
Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko 2 -
Peringkat kesehatan bank posisi 31 Desember 2025 (Self Sehat”. Laporan Pemeringkatan Tingkat Kesehatan
Assessment) untuk individu dan konsolidasi berada sebagaimana dimaksud lebih rinci tercantum dalam
pada peringkat komposit 2 (PK2) yang mencerminkan Lampiran Laporan Tahunan ini.
kondisi bank yang secara umum sehat sehingga dinilai
mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan
dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal Informasi Kelangsungan Usaha
lainnya.
Rincian Masalah Yang Timbul Selama
Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan Tahun Buku Yang Mempengaruhi
pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri Kegiatan Usaha
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor
PER-2/ MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola dan Pada tahun 2025, perekonomian Indonesia menunjukkan
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara. ketahanan dan kesinambungan pertumbuhan di tengah
Peringkat (rating) tingkat kesehatan Badan Usaha dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.
Milik Negara yang dinilai oleh Lembaga Pemeringkat Pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga pada
Nasional untuk posisi 31 Desember 2025 adalah kisaran 5%, didukung oleh membaiknya permintaan
AAA sehingga termasuk dalam klasifikasi “Sangat domestik, konsumsi rumah tangga yang solid, serta
422 Laporan Tahunan 2025
Page 423
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
kinerja ekspor yang relatif positif. Pemulihan aktivitas Merespons ketidakpastian global dan periode suku
ekonomi juga tercermin dari meningkatnya mobilitas bunga tinggi yang berlangsung sepanjang tahun 2024,
masyarakat dan keberlanjutan investasi, khususnya Perseroan memasuki tahun 2025 dengan strategi yang
pada sektor-sektor strategis. lebih adaptif dan terukur. Sepanjang tahun 2024, BI7DRRR
berada pada level 6,00%, yang memberikan tekanan
Di tingkat global, perekonomian negara berkembang, terhadap beban bunga dan biaya dana Perseroan.
termasuk Indonesia dan India, masih mencatatkan Namun demikian, tekanan tersebut relatif terkendali,
pertumbuhan yang relatif lebih baik dibandingkan dan pada tahun 2025 diharapkan terjadi perbaikan
negara maju. Meskipun demikian, risiko eksternal tetap kinerja seiring dengan penurunan suku bunga acuan
perlu dicermati, antara lain tekanan inflasi global, arah serta membaiknya kondisi likuiditas.
kebijakan moneter Amerika Serikat, serta volatilitas
pasar keuangan internasional. Dalam proyeksinya, Di sisi likuiditas, kondisi perbankan yang ketat pada
International Monetary Fund (IMF) memperkirakan tahun 2024 akibat implementasi instrumen operasi
pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar sekitar 5,1% pasar terbuka baru Bank Indonesia, seperti SRBI, SVBI,
pada tahun 2025, mencerminkan fundamental ekonomi dan SUVBI, mendorong peningkatan cost of fund dan
yang tetap kuat. memberikan tekanan terhadap Net Interest Margin
(NIM). Memasuki tahun 2025, Perseroan terus melakukan
Sektor perbankan nasional pada tahun 2025 penyesuaian strategi pendanaan guna menjaga
menunjukkan perbaikan kinerja, sejalan dengan efisiensi biaya dana dan stabilitas margin.
meningkatnya aktivitas ekonomi. Pertumbuhan kredit
dan Dana Pihak Ketiga (DPK) kembali menguat, Dalam menghadapi tantangan tersebut, Perseroan
mencerminkan meningkatnya kebutuhan pembiayaan tetap mampu mempertahankan kinerja yang
dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem positif dan berkelanjutan. Pertumbuhan kredit dan
perbankan. Khusus pada sektor perumahan, permintaan pembiayaan kembali meningkat signifikan pada tahun
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tetap tinggi dan didukung 2025, didorong oleh akselerasi penyaluran kredit sektor
oleh keberlanjutan stimulus Pemerintah, termasuk perumahan dan kredit dengan yield yang lebih optimal.
kebijakan sektor perumahan yang mendorong akses Selain itu, fee based income terus diperkuat sebagai
kepemilikan rumah bagi masyarakat. sumber pendapatan alternatif untuk mengurangi
ketergantungan pada pendapatan bunga. Dari sisi
Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia mulai efisiensi, Perseroan melanjutkan upaya pengendalian
melakukan penyesuaian suku bunga secara lebih biaya operasional dan optimalisasi struktur pendanaan
akomodatif pada awal tahun 2025, dengan penurunan melalui pergeseran komposisi dana ke arah dana ritel
BI7DRRR menjadi 5,75%, sebagai respons terhadap dan giro operasional, sehingga mendukung perbaikan
stabilitas inflasi dan nilai tukar rupiah. Ke depan, arah struktur biaya dana secara berkelanjutan.
kebijakan moneter akan tetap bersifat data-dependent
dengan fokus pada menjaga stabilitas makroekonomi Hal-Hal Yang Berpotensi Berpengaruh
dan sistem keuangan. Nilai tukar rupiah terhadap Signifikan Terhadap Kelangsungan
dolar Amerika Serikat juga relatif stabil, mencerminkan Usaha
efektivitas kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga
stabilitas eksternal. Pada tahun 2025, perekonomian Indonesia tetap
menunjukkan ketahanan dan kesinambungan
Bisnis Perseroan pada tahun 2025 tetap difokuskan pertumbuhan di tengah dinamika ketidakpastian
pada sektor perumahan dan sektor-sektor terkait global, termasuk ketegangan geopolitik dan volatilitas
perumahan, mengingat sektor ini masih memiliki pasar keuangan internasional. Pertumbuhan ekonomi
potensi pertumbuhan yang besar seiring dengan nasional tetap terjaga pada kisaran 5%, didukung oleh
tingginya kebutuhan hunian nasional. Berdasarkan data kuatnya permintaan domestik, konsumsi rumah tangga
Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS Tahun yang stabil, serta kinerja sektor UMKM dan manufaktur
2024, backlog kepemilikan rumah masih mencapai yang tetap berada pada fase ekspansi. Kondisi tersebut
sekitar 9,9 juta unit, yang merupakan potensi pasar tercermin dari Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK)
signifikan bagi industri perbankan. Selain itu, rasio KPR yang berada pada level optimistis serta Purchasing
terhadap PDB Indonesia yang masih berada di kisaran Managers’ Index (PMI) yang konsisten berada di atas
3% menunjukkan bahwa tingkat penetrasi pembiayaan level 50 sepanjang tahun 2025.
perumahan masih relatif rendah dibandingkan
negara-negara lain di kawasan ASEAN, sehingga ruang Sejalan dengan kondisi makroekonomi tersebut,
pertumbuhan sektor perumahan masih sangat terbuka. intermediasi perbankan nasional pada tahun 2025 terus
menunjukkan perbaikan dengan tingkat ketahanan
Laporan Tahunan 2025 423
Page 424
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
yang memadai. Pertumbuhan kredit nasional tetap menyerap potensi risiko yang timbul. Selain itu, Perseroan
terjaga seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi secara berkelanjutan melakukan inovasi produk,
dan dukungan kebijakan Pemerintah serta regulator. penguatan efisiensi operasional, serta optimalisasi
Sektor perumahan, khususnya Kredit Pemilikan Rumah struktur pendanaan untuk menjaga profitabilitas dan
(KPR), tetap menjadi salah satu pendorong utama likuiditas.
pertumbuhan kredit, didukung oleh keberlanjutan
program hunian bersubsidi serta berbagai kebijakan Berdasarkan evaluasi atas kondisi eksternal dan internal
stimulus sektor perumahan. Sektor ini juga terus Perseroan tersebut, tidak terdapat ketidakpastian
mendapatkan dukungan melalui Kebijakan Insentif material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan
Likuiditas Makroprudensial (KLM), yang berkontribusi atas kemampuan Perseroan dalam mempertahankan
positif terhadap ketersediaan likuiditas perbankan. kelangsungan usahanya (going concern). Dengan
demikian, kelangsungan usaha Perseroan diyakini tetap
Dari sisi kebijakan, Pemerintah terus menjalankan terjaga secara berkesinambungan.
bauran kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi
untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Kebijakan Assessment Manajemen atas Hal-Hal
fiskal diarahkan pada penguatan ketahanan sosial yang Berpengaruh Signifikan Terhadap
dan ekonomi, termasuk melalui keberlanjutan program Kelangsungan Usaha
bantuan sosial dan pengendalian dampak volatilitas
harga komoditas global. Di sisi moneter, Bank Indonesia Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan
menempuh kebijakan yang lebih akomodatif pada tahun berbagai faktor, baik faktor keuangan maupun non-
2025 dengan menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate keuangan, termasuk analisis atas kekuatan kondisi
menjadi 5,75%, seiring dengan inflasi yang tetap terkendali. keuangan, pencapaian kinerja, serta prospek usaha
Bank Indonesia menargetkan tingkat inflasi tahun 2025 Perseroan. Selain itu, Perseroan juga melakukan
berada dalam kisaran 2,5%–3,5%, serta terus menjaga analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan
stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika global. Threats (SWOT) sebagai bagian dari proses evaluasi
menyeluruh terhadap keberlanjutan usaha. Berdasarkan
Perseroan merespons dinamika tersebut dengan hasil analisis SWOT tersebut, Perseroan selanjutnya
tetap menjaga fundamental keuangan yang kuat, menyusun matriks Threats, Opportunities, Weaknesses,
pengelolaan risiko yang prudent, serta pelaksanaan dan Strengths (TOWS) guna merumuskan strategi yang
strategi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan. Tingkat tepat dalam merespons dinamika lingkungan internal
permodalan Perseroan tetap berada pada level yang dan eksternal, serta memaksimalkan peluang dan
memadai untuk menopang pertumbuhan usaha dan memitigasi potensi risiko yang dihadapi.
STRENGTHS WEAKNESS
• Menjadi mitra Pemerintah dalam inklusi • Ketergantungan pada Dana Pilhak Ketiga
perumahan high-cost
• Positioning yang kuat di ekosistem • Memiliki rasio biaya operasional yang tinggi
perumahan dibanding peers
• Memiliki jaringan yang luas (+/-700 KC dan • Sebagian besar rekening tabungan bersifat
KCP) dormant atau memiliki saldo rendah
• Positioning yang kuat dalam bisnis Syariah • Pengguna mobile banking yang merupakan
• BTN memiliki brand awareness sebagai Bank nasabah aktif masih belum maksimal
penyalur KPR • Penetrasi rekening payroll rendah
• BTN memiliki fitur komprehensif terkait • Pertumbuhan KPR Non Subsidi lebih rendah
ekosistem perumahan di BTN Mobile dibanding kompetitor
• SLA Pencairan kredit BTN lebih lambat
dibanding bank kompetitor
• Potensi Pertumbuhan KPR sejalan dengan • Kenaikan suku bunga acuan (BI rate)
Program Pemerintah 3 juta unit rumah • Berkembangnya fintech yang berpotensi
• Potensi pertumbuhan segmen D2C menjadi pesaing baru dalam pembiayaan
(secondary market) yang memberikan yield • Persaingan yang ketat dalam
lebih tinggi memperebutkan debitur KPR
• Peluang partnership di sektor multifinance • Penurunan margin akibat tingginya beban
dan asuransi bunga bank dibandingkan dengan bank-
• Pertumbuhan anorganik di sektor bank KBMI 4
multifinance • Ketidakpastian ekonomi global atau
• Meningkatnya interaksi digital dalam sistem nasional dapat mempengaruhi permintaan
perbankan terhadap KPR
• Pertumbuhan segmen Consumer dan SME di
Indonesia
OPPORTUNITIES THREATS
424 Laporan Tahunan 2025
Page 425
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Memperhatikan analisis SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strength (TOWS) sebagai
berikut:
STRENGTH STRATEGY
STRENGTHS-OPPORTUNITIES (SO-STRATEGY) STRENGTHS-THREATS (ST-STRATEGY)
• Memanfaatkan frekuensi transaksi yang meningkat di BTN • Menggunakan pengalaman dalam inisiatif jangka
Mobile untuk memanfaatkan peluang interaksi digital. pendek tahunan untuk mempercepat SLA pencairan
• Mengoptimalkan perbaikan proses kredit untuk kredit.
menangkap peluang pasar secondary (D2C) dengan • Mempertahankan pangsa pasar KPR Bersubsidi dengan
yield lebih tinggi meningkatkan kualitas portofolio kredit yang ada.
• Ekspansi ke sektor multifinance dengan dukungan • Meningkatkan CASA ratio untuk mengimbangi beban
MAXIMIZE OPPORTUNITY
transformasi digital yang telah dilakukan. bunga yang tinggi dan margin yang menurun.
• Potensi Penyaluran KPR untuk mendukung Program
Pemerintah 3 juta unit rumah.
MINIMIZE RISK
• Melakukan cross-selling kepada existing customer baik
produk funding, lending, dan transaksi perbankan
WEAKNESSES-OPPORTUNITIES WEAKNESSES-THREATS
• Meningkatkan penetrasi rekening payroll untuk • Mengurangi ketergantungan pada dana pihak ketiga
mendukung peluang pertumbuhan DPK low cost. high-cost dengan meningkatkan penetrasi rekening
• Meningkatkan nasabah aktif mobile banking untuk payroll.
menangkap peluang penggunaan interaksi digital • Meningkatkan penetrasi nasabah mobile banking dan KPR
• Mengoptimalkan dormant account dan rekening saldo non-subsidi untuk menghindari take over oleh kompetitor
rendah untuk mendukung peluang sales model baru • Meningkatkan pertumbuhan KPR non-subsidi untuk
mencegah kehilangan morket share lebih lanjut.
Dengan menggunakan matriks TOWS ini, BTN dapat
mengidentifikasi strategi yang dapat membantu
memanfaatkan kekuatan dan peluang, sambil
mengatasi kelemahan dan menghindari ancaman
RECOVERY STRATEGY
Berdasarkan keseluruhan hasil penilaian tersebut, b. Suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo
Manajemen Perseroan telah melakukan evaluasi Rate berada pada level 5,75%, sejalan dengan
atas kemampuan Bank dalam mempertahankan kebijakan moneter Bank Indonesia yang bersifat
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa lebih akomodatif dengan tetap menjaga
Perseroan memiliki sumber daya yang memadai untuk stabilitas makro ekonomi.
melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain itu, c. Laju inflasi berada dalam rentang 2,5%-3,5%,
Manajemen Perseroan tidak mengidentifikasi adanya mencerminkan stabilitas harga yang terjaga
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan sesuai sasaran Bank Indonesia.
keraguan signifikan atas kemampuan Perseroan untuk d. Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika
mempertahankan kelangsungan usahanya. Serikat berada pada kisaran Rp15.700-Rp16.200
per USD, mencerminkan upaya Bank Indonesia
Asumsi yang Digunakan Manajemen dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah
dalam Melakukan Assessment dinamika global.
e. Pertumbuhan kredit perbankan berada pada
Asumsi yang digunakan manajemen dalam melakukan kisaran 10,0%-12,0% (yoy), sejalan dengan
assessment antara lain meliputi kondisi ekonomi makro peningkatan aktivitas ekonomi dan permintaan
2025, Dukungan Program Pemerintah, Penguatan pembiayaan.
Fokus Bisnis Perseroan serta Fundamental dan Kinerja f. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) berada
Keuangan Perseroan. pada kisaran 8,0%-10,0% (yoy), mencerminkan
1. Kondisi Ekonomi Makro Tahun 2025 kepercayaan masyarakat terhadap sistem
Pada akhir tahun 2025, kondisi ekonomi makro perbankan yang tetap terjaga.
menunjukkan hal-hal sebagai berikut: 2. Dukungan Program Pemerintah
a. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Pemerintah terus melanjutkan berbagai program
Indonesia berada pada kisaran sekitar 5,0%–5,1% strategis, khususnya di sektor perumahan, sebagai
(yoy), didukung oleh permintaan domestik yang bagian dari upaya mendorong pertumbuhan
tetap kuat serta konsumsi rumah tangga yang ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat.
terjaga. Program-program tersebut mencakup kebijakan
Laporan Tahunan 2025 425
Page 426
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
insentif usaha, program kesehatan, penguatan usaha Pembayaran pajak merupakan suatu perwujudan
korporasi dan UMKM, serta perlindungan sosial. kewajiban dan peran serta Perseroan untuk turut
3. Penguatan Fokus Bisnis Perseroan berpartisipasi dalam menopang laju pertumbuhan
Perseroan memperkuat positioning sebagai bank nasional. Pendekatan Perseroan terhadap pajak
fokus perumahan serta mengembangkan potensi didasari oleh kepatuhan pada seluruh peraturan
pada ekosistem perumahan secara menyeluruh, perpajakan yang berlaku. Perseroan telah membangun
guna menangkap peluang pertumbuhan yang kebijakan dan strategi pajak yang disetujui dan ditinjau
masih besar di sektor tersebut. oleh Direktur Keuangan dalam pelaporan SPT Tahunan
4. Fundamental dan Kinerja Keuangan Perseroan PPh Badan. Strategi pajak ini ditinjau setiap tahun oleh
Perseroan didukung oleh kinerja keuangan yang Direktur Keuangan. Dalam pelaksanaan tata kelola
solid dan berkelanjutan selama lima tahun terakhir, pajak, Perseroan telah menetapkan proses yang
yang tercermin dari pertumbuhan aset, kualitas komprehensif dan terstruktur, seperti:
kredit yang terjaga, permodalan yang memadai, 1. Pejabat yang bertanggung jawab untuk menetapkan
serta kemampuan menghasilkan laba secara strategi pajak adalah Direktur Keuangan.
konsisten. Kondisi tersebut menjadi landasan utama 2. Kepatuhan terhadap ketentuan perpajakan
bagi Perseroan dalam menjalankan strategi bisnis dituangkan melalui kebijakan perpajakan Perseroan
secara berkelanjutan disertai pengembangan aplikasi perpajakan serta
training dan sosialisasi secara berkala.
3. Proses pengelolaan, monitor dan review
Pengungkapan Kerangka pelaksanaan kewajiban perpajakan dilakukan
Governansi, Pengelolaan dan oleh Departemen Perpajakan serta monitor secara
Pengendalian Aspek Perpajakan berkala oleh Divisi Kepatuhan, Audit Internal, dan
Audit Eksternal (Kantor Akuntan Publik).
Perseroan berkomitmen untuk memberikan
kontribusinya kepada negara sekaligus menunaikan Perseroan dalam kegiatan operasionalnya telah
kewajiban terkait perpajakan. Sebagai wajib pajak menjalankan Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau
badan dalam negeri, Perseroan berhak mendapatkan Good Corporate Governance (GCG) yang dilakukan
insentif dari Pemerintah berupa keringanan pajak. secara transparan dan akuntabel sesuai dengan
Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 17 ayat (2b) peraturan yang berlaku. Pemangku kepentingan yang
UU No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan terpenting dalam hal perpajakan adalah pemerintah
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir melalui kantor pajak. Untuk itu, Perseroan senantiasa
dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi membina hubungan baik dengan otoritas perpajakan
Peraturan Perpajakan yang menyatakan bahwa wajib dan tidak pernah melakukan keterlambatan
pajak dalam negeri: pembayaran kewajiban pajak yang merupakan salah
1. Berbentuk Perseroan Terbuka; satu wujud Perseroan dalam menjaga keselarasan
2. Dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor dan kewajiban serta patuh terhadap seluruh peraturan
diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia perpajakan yang berlaku. Perseroan hanya beroperasi
paling sedikit 40%; dan di Indonesia, untuk itu laporan perpajakan hanya
3. Memenuhi persyaratan tertentu. dilakukan untuk Indonesia. Perseroan belum pernah
melakukan perubahan tahun fiskal. Berikut disampaikan
Berdasarkan ketentuan di atas, Perseroan dapat kontribusi Perseroan melalui pembayaran pajak di
memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif tahun 2024-2025.
sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak 2022,
sehingga tarif pajak yang digunakan dalam perhitungan
PPh Badan adalah 19%.
Tabel Kontribusi Kepada Negara
(dalam jutaan Rupiah)
Jenis Pajak Tahun 2025 Tahun 2024
A PAJAK
1. Pajak Penghasilan (PPh) 3.584.869 3.715.115
2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah 16.172 25.904
(PPnBM)
426 Laporan Tahunan 2025
Page 427
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Jenis Pajak Tahun 2025 Tahun 2024
3. Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, Bea Materai 3.946 9.353
4. PBB P3 (Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan) 14.831 13.434
5. Pajak Pemerintah Pusat Lainnya (misalnya Pajak Karbon) - -
6. Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), termasuk PBB P2 (Perkotaan - -
dan Pedesaan)
Total Kontribusi Pajak (Total A) 3.619.818 3.763.806
B PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)
1. Dividen 451.099 420.119
2. PNBP Lainnya - -
Total Kontribusi PNBP (Total B) 451.099 420.119
Total Kontribusi kepada Negara (Total A dan B) 4.070.917 4.183.925
Respon Terhadap Perubahan Arah
Kebijakan Moneter
Sepanjang tahun 2025, perkembangan ekonomi Di pasar valuta asing, hal tersebut tercermin pada
global dipengaruhi oleh proses disinflasi di Amerika pergerakan US Dollar Index (DXY) yang secara historis
Serikat yang membawa inflasi mendekati level sasaran menurun dari level di atas 103 pada awal tahun dan
sekitar ±2%. Kondisi tersebut mendorong The Federal bergerak dalam kisaran 98–100 pada paruh kedua
Reserve melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter, tahun 2025. Hal ini berdampak positif bagi nilai tukar
meneruskan siklus penurunan suku bunga yang telah rupiah yang bergerak pada kisaran Rp16.200 - Rp16.480
dimulai pada akhir tahun 2024. Sepanjang tahun 2025, per dolar AS pada awal tahun, namun pada paruh kedua
FED Rate turun sebanyak 100 bps menjadi 3,75% melalui tahun 2025 pergerakannya mengalami pelemahan ke
empat kali pemangkasan suku bunga. level Rp16.200 - Rp16.780 per dollar AS.
Di sisi domestik, perekonomian Indonesia tetap stabil. Dalam merespon perubahan arah kebijakan moneter
Inflasi tahun 2025 tercatat meningkat menjadi 2,92% sepanjang tahun 2025, Perseroan mengoptimalkan
dari 1,57% pada tahun 2024, namun masih berada kinerja dengan strategi sebagai berikut:
dalam sasaran inflasi pemerintah 2,1%. Pertumbuhan 1. Reinvestasi surat berharga yang telah dan akan jatuh
ekonomi juga terjaga di level 5,04% pada Triwulan III tempo untuk menjaga rasio likuiditas Perseroan dan
2025, dengan outlook pertumbuhan tahun 2025 sebesar memanfaatkan momentum penurunan yield surat
5,20%. berharga.
2. Berinvestasi pada instrumen operasi moneter
Sejalan dengan arah kebijakan global serta dengan penempatan pada imbal hasil yang
mempertimbangkan kondisi domestik dan stabilitas optimal.
nilai tukar, Bank Indonesia menurunkan suku bunga 3. Meningkatkan volume dan frekuensi transaksi
acuan (BI-Rate) sebanyak lima kali dengan total dengan nasabah pada produk surat berharga
penurunan 125 bps. Pada akhir tahun 2025, BI 7-Day maupun forex.
Reverse Repo Rate berada pada level 4,75%. Penurunan 4. Pengelolaan posisi valuta asing secara prudent,
suku bunga acuan, baik oleh Federal Reserve maupun dengan menjaga posisi devisa neto pada level ≤9%
Bank Indonesia, berdampak positif bagi pasar surat dari modal inti, sesuai risk appetite internal dan
berharga. Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) ketentuan regulator.
tenor 10 tahun turun dari 7,02% pada awal tahun menjadi
6,07% pada akhir tahun 2025.
Laporan Tahunan 2025 427
Page 428
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
Transaksi spot dan transaksi derivatif periode tahun 2024-2025 adalah sebagai berikut:
Tabel Laporan Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
(dalam jutaan Rupiah)
BANK
2025
No Transaksi
Tagihan dan Kewajiban
Tujuan
Derivatif
Nilai Notional
Trading Hedging Tagihan Kewajiban
A. TERKAIT DENGAN NILAI TUKAR
1. Spot - - - - -
2. Forward - - - - -
3. Option - - - - -
a. Jual
b. Beli
4. Future - - - - -
5. Swap - - - - -
6. Lainnya (CCS) - - - - -
B. TERKAIT DENGAN SUKU BUNGA
1. Forward - - - - -
2. Option - - - - -
a. Jual
b. Beli
3. Future - - - - -
4. Swap - - - - -
5. Lainnya - - - - -
C. LAINNYA
Jumlah - - - - -
428 Laporan Tahunan 2025
Page 429
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
BANK
2024
No Transaksi
Tagihan dan Kewajiban
Tujuan
Derivatif
Nilai Notional
Trading Hedging Tagihan Kewajiban
A. TERKAIT DENGAN NILAI TUKAR
1. Spot - - - - -
2. Forward - - - - -
3. Option - - - - -
a. Jual
b. Beli
4. Future - - - - -
5. Swap - - - - -
6. Lainnya (CCS) 1.963.590 - - 102.843 -
B. TERKAIT DENGAN SUKU BUNGA
1. Forward - - - - -
2. Option - - - - -
a. Jual
b. Beli
3. Future - - - - -
4. Swap - - - - -
5. Lainnya - - - - -
C. LAINNYA
Jumlah 1.963.590 - - 102.843 -
Laporan Tahunan 2025 429
Page 430
04 Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja
Laporan Penggunaan Tambahan disbursement (penyaluran) kredit rata-rata sebesar
Penyertaan Modal Negara (PMN) 21,32% per tahun (2021-2025) yang realisasinya akan
berdampak pada kenaikan Aset Tertimbang Menurut
Berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Risiko (ATMR) dan kebutuhan permodalan Perseroan.
Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 Dengan, memperhatikan ketentuan mengenai
Tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi kecukupan modal, diperlukan peningkatan Penyertaan
Signifikan Badan Usaha Milik Negara Tambahan Modal Negara (PMN) untuk memperbaiki struktur modal
Penyertaan Modal Negara (PNM) adalah pemisahan sekaligus meningkatkan kapasitas usaha melalui
kekayaan negara dari anggaran pendapatan dan peningkatan modal inti (Tier 1) agar rasio CAR dapat
belanja negara yang dijadikan modal BUMN dan/atau dijaga sesuai ketentuan. Mempertimbangkan hal-
Perseroan Terbatas dan dikelola secara korporasi. hal tersebut di atas, diharapkan penambahan modal
Sesuai ketentuan pada Pasal 110 PER-2/MBU/03/2023: sebesar Rp4,13 triliun melalui mekanisme rights issue/
(1) Tambahan PMN dilakukan dengan tujuan untuk: privatisasi dengan PMN sebesar Rp2,48 triliun dan porsi
a. Memperbaiki struktur permodalan BUMN atau publik sebesar Rp1,65 triliun. Dengan adanya rights
Perseroan Terbatas; dan/atau issue/privatisasi tersebut, Perseroan akan mampu
b. Meningkatkan kapasitas usaha BUMN atau mempertahankan kebutuhan modal di atas 16% sampai
Perseroan Terbatas. dengan 2025 (di atas Kewajiban Penyediaan Modal
(2) Tambahan PMN kepada BUMN sebagaimana Minimum (KPMM) yang disyaratkan OJK, yaitu sebesar
dimaksud pada ayat (1) digunakan dalam rangka: 15,40%) serta mencegah terjadinya dilusi Kepemilikan
a. Melaksanakan penugasan Pemerintah kepada Negara di bawah 60%.
BUMN;
b. Melakukan restrukturisasi dan/atau Total Tambahan PMN yang Dialokasikan
penyelamatan BUMN; dan/atau
c. Melakukan pengembangan usaha BUMN. Berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP)
Nomor 48 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan
Dasar Penggunaan Dana PMN Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham
Perseroan. Total PMN yang diberikan kepada Perseroan
Seluruh dana penambahan PMN sebesar adalah paling banyak sebesar Rp2.480.000.000.000,-
Rp2.479.999.977.600,- (dua triliun empat ratus tujuh (dua triliun empat ratus delapan puluh miliar rupiah).
puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh Dalam pelaksanaan rights issue/privatisasi tahun 2022
sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu dengan memperhatikan agar kepemilikan saham
enam ratus Rupiah) ditambah dengan hasil rights Pemerintah tetap sebesar 60% jumlah saham dan
issue porsi publik akan digunakan untuk memperkuat harga pelaksanaan rights issue, maka jumlah PMN yang
struktur permodalan Perseroan dalam meningkatkan dicairkan menjadi sebesar Rp2.479.999.977.600,- (dua
penyaluran jumlah kredit dan/atau pinjaman. triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar sembilan
ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh
Penguatan Permodalan Perseroan puluh tujuh ribu enam ratus Rupiah).
Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas Penjelasan Progres Penggunaan Dana
bisnis dan memperkuat peran Perseroan dalam
ekosistem perumahan, terdapat beberapa regulasi Dana tambahan PMN melalui mekanisme rights issue/
yang dipertimbangkan salah satunya adalah regulasi privatisasi dengan PMN sebesar Rp2.479.999.977.600,-
permodalan, di mana dalam kondisi normal Perseroan (dua triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar
perlu menjaga rasio kecukupan modal/Capital sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan
Adequacy Ratio (CAR) sebesar 15,40%. ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus Rupiah) ditambah
dengan dana dari publik sebesar Rp1.653.333.318.000
Total Investasi yang Diperlukan (satu triliun enam ratus lima puluh tiga miliar tiga ratus
tiga puluh tiga juta tiga ratus delapan belas ribu Rupiah)
Perseroan memproyeksikan realisasi pembiayaan seluruhnya disetorkan ke dalam modal Perseroan
unit rumah (KPR) sebanyak 1,3 juta unit di tahun 2021 setelah dikurangi dengan biaya emisi. Sehingga terjadi
hingga tahun 2025, dengan proyeksi peningkatan perubahan struktur modal menjadi sebagai berikut:
430 Laporan Tahunan 2025
Page 431
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Sebelum Rights Issue Setelah Rights Issue
Nilai Nominal Rp500,- per saham Nilai Nominal Rp500,- per saham
Jumlah Lembar Jumlah Nilai Jumlah Lembar Jumlah Nilai
Saham Nominal (Rp) Saham Nominal (Rp)
Modal dasar 20.478.432.000 10.239.216.000.000 20.478.432.000 10.239.216.000.000
Jumlah Modal Ditempakan dan Disetorkan
- Pemerintah RI 6.354.000.000 3.177.000.000.000 60,00% 8.420.666.648 4.210.333.324.000 60,00%
- Publik 4.236.000.000 2.118.000.000.000 40,00% 5.613.777.765 2.806.888.882.500 40,00%
10.590.000.000 5.295.000.000.000 100,00% 14.034.444.413 7.017.222.206.500 100,00%
Sisa Saham dalam 6.443.987.587 3.221.993.793.500
9.888.432.000 4.944.216.000.000
portepel
*) Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar No: 08, tanggal 8 April 2021
Saham yang akan diterbitkan merupakan sisa saham dalam portepel, Hasil Pelaksanaan Rights Issue BBTN yang terserap seluruhnya
di mana posisi terdapat 9.888.432.000 miliar lembar saham menjadikan sisa saham dalam portepel menjadi 6.443.987.587 lembar
Kendala Rencana dan Tindak Lanjut
Adapun beberapa kendala atas pelaksanaan rights Namun demikian, hal tersebut dapat diselesaikan
issue/privatisasi adalah sebagai berikut: dengan beberapa tindak lanjut dari tim privatisasi yaitu:
- Proses pelaksanaan yang cukup ketat selama - Melakukan monitoring yang ketat atas pelaksanaan
kurang lebih 3 (tiga) bulan, sejak pelaksanaan kick progress rights issue/privatisasi secara mingguan
off meeting lembaga dan/atau profesi penunjang dan memastikan bahwa pelaksanaan telah berjalan
pada tanggal 3 Oktober 2022. Mengingat PMN dengan tepat waktu.
menggunakan APBN Anggaran Tahun 2022, proses - Koordinasi secara intens dengan tim sales sekuritas
rights issue harus terlaksana pada tahun 2022. terkait dengan minat investor asing yang akan
- Trading period berlangsung mulai tanggal melakukan exercise rights issue BBTN sejak awal.
28 Desember 2023 sampai dengan 5 Januari
2023. Proses trading period yang berjalan pada
penghujung tahun 2022 tersebut, menyebabkan
transaksi rights issue BBTN cukup sepi pada 3
(tiga) hari perdagangan pertama. Hal tersebut
dikarenakan banyak investor asing dan beberapa
fund manager yang telah menyelesaikan semua
transaksi untuk aksi korporasi perdagangan tahun
2022.
Laporan Tahunan 2025 431
Names mentioned 289 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Respon Terhadap Perubahan Arah Kebijakan
p.7
unresolved
person
INDEKS REFERENSI
· Komisaris
p.8
unresolved
—
Organ dan Komite di Bawah
p.8
unresolved
—
PUMK
p.8
unresolved
—
Akuntan Publik
p.8
unresolved
org
Bank Tabungan Negara Perhubungan
p.10
unresolved
org
Menteri Urusan
p.10
unresolved
org
Bank Sentral. Berdiri Bank
p.10
unresolved
org
Bank Sentral.
p.10 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.10 ×15
unresolved
org
Bank Koperasi Tani
p.10
unresolved
org
Bank Dagang Negara.
p.10
unresolved
org
Bank Tabungan Pos RI.
p.11
unresolved
org
Bank Tabungan
p.11 ×13
unresolved
org
Menteri Negara
p.11
unresolved
org
Bank Devisa.
p.11 ×2
unresolved
org
Bank BUMN
p.12
unresolved
org
Bank BTN Tahap II
p.34 ×2
unresolved
org
Bank Mega Obligasi
p.35
unresolved
org
Bank BJB Obligasi
p.35 ×5
unresolved
org
Bank BRI Obligasi
p.35 ×2
unresolved
org
PT Indo Premier Securities
p.39
unresolved
org
PT Ciptadana Sekuritas
p.39
unresolved
org
PT Ina Sekuritas Indonesia
p.39
unresolved
org
PT Phintraco Sekuritas
p.39
unresolved
org
PT Verdhana Sekuritas
p.40
unresolved
org
PT BRI Danareksa Sekuritas
p.40
unresolved
org
PT Sinarmas Sekuritas
p.40
unresolved
org
PT Valbury Asia Securities
p.40
unresolved
org
Kementerian Dikdasmen
p.42
unresolved
org
Kementerian PKP
p.42
unresolved
org
PT Bank Victoria Syariah
p.43 ×2
unresolved
org
Bank Syariah Terbesar
p.43 ×2
unresolved
org
Menteri PKP
p.43
unresolved
org
Bank Penyalur KPR Sejahtera
p.43
unresolved
org
Bank Syariah Nasional Dalam RUPSLB Bank Victoria Syariah
p.45
unresolved
org
Bank Umum Syariah
p.45 ×2
unresolved
org
Milik Negara
p.47 ×6
unresolved
org
Bank Pilihan Utama Layani Holding Danareksa BTN
p.47
unresolved
org
Kementerian BUMN
p.63 ×2
unresolved
person
Riswanti
· Direktur
p.66 ×2
unresolved
person
Riil
· Komisaris
p.72
unresolved
—
Ekuit
· Penilai
p.73
unresolved
org
Menteri Rp
p.73
unresolved
org
Milik Negara Republik Indonesia
p.73
unresolved
org
Kementerian BUMN Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko
p.75
unresolved
person
Survei Penilaian Integritas.
· Komisaris
p.78
unresolved
person
SMAP.
· Komisaris
p.78
unresolved
person
Pemantau Risiko.
· Komisaris
p.79
unresolved
org
Menteri Badan Usaha Milik Negara
p.79
unresolved
—
Hamzah
· Komisaris Utama
p.80 ×2
unresolved
—
Simanungkalit
· Komisaris Independen
p.80
unresolved
org
PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja. RUPS
p.80
unresolved
org
PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
p.83 ×5
unresolved
person
Consumer Banking
· Direktur
p.84
unresolved
org
PT Danantara Asset Management Modal Ditempatkan
p.88
unresolved
org
Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan
p.89
unresolved
person
Muhani Salim
p.89
unresolved
person
H. R. Rasuna Said
p.94
unresolved
person
H. M. Yusuf Singadikane
p.94
unresolved
person
H.M Daud Beureuh
p.97
unresolved
person
Ir. H. Juanda
p.97
unresolved
org
PT Mapclub Digital Asia
p.99
unresolved
org
PT Indomarco Prismatama
p.99
unresolved
org
PT Pertamina Retail
p.99
unresolved
org
PT Dompet Anak Bangsa
p.99
unresolved
org
PT Espay Debit Indonesia Koe
p.100
unresolved
org
PT Finnet Indonesia
p.100
unresolved
org
PT Cazh Teknologi Inovasi
p.100
unresolved
org
Kementerian Agama
p.100
unresolved
org
PT Pelindo Daya Sejahtera
p.100
unresolved
org
Mahkamah Agung
p.100
unresolved
org
PT Yobelindo Graha Mandiri
p.100
unresolved
org
PT Sagotra
p.100
unresolved
org
PT Era Graha Realty
p.100
unresolved
org
PT Ray Propertindo
p.100
unresolved
org
PT Xavier Marks Indonesia
p.100
unresolved
org
PT Fidac Inovasi Teknologi
p.100
unresolved
org
Koperasi Simpan Pinjam Nusantara
p.100
unresolved
org
PT Mitra Bina Artha Raharja
p.100
unresolved
org
PT Dana Perkasa Nusantara
p.100
unresolved
org
Koperasi Jasa Amanah Mandiri Swakarya
p.100
unresolved
org
PT Aura Sinergi Sejahtera
p.100
unresolved
org
Life Insurance Indonesia Tbk
p.100
unresolved
org
PT Bahana TCW Investment Management
p.100 ×2
unresolved
org
PT Trimegah Asset Management
p.100 ×2
unresolved
org
PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
p.100 ×2
unresolved
org
PT Schroder Investment Management
p.100
unresolved
org
PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
p.100 ×2
unresolved
org
PT Mandiri Manajemen Investasi
p.100
unresolved
org
PT Sucorinvest Asset Management
p.100 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.102
unresolved
org
PT Bank Tabungan Pemerintahan Jepang.
p.103
unresolved
org
Negara (Persero) Tbk
p.103 ×3
unresolved
org
Anggaran Dasar
p.108
unresolved
org
Kementerian Perumahan dan Kawasan
p.110 ×3
unresolved
org
Pengelola
p.110
unresolved
org
PT Schroder Investment Management Indonesia
p.112
unresolved
org
PT BRI Manajemen Investasi
p.112
unresolved
org
PT Insight Investments Management
p.112
unresolved
org
PT Mandiri Manajemen Investasi Rekening
p.112
unresolved
org
Reksa Dana Pasar Uang
p.112 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Bahana Dana Likuid
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral Amanah
p.113
unresolved
org
Reksa Dana TRIM Kas
p.113
unresolved
org
Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang II Kelas A
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang Kelas A
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund
p.113
unresolved
org
Reksa Dana BRI Mawar Konsumer
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Mandiri Money Market USD
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Schroder
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Schroder Dana Prestasi
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Pendapatan Tetap
p.113 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus Merupakan
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Dana Saham
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Saham ESG Impact
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Syariah Batavia Technology Sharia Risikonya
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Indeks Mandiri FTSE Indonesia ESG
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Pendapatan
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Manulife USD Fixed Income Kelas A
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia
p.113
unresolved
org
Reksa Dana TRIM Dana Tetap
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Syailendra Equity Opportunity Fund
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama Kelas A
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Makara
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Terproteksi Prima Kelas G
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Syariah
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Syailendra Pendapatan Tetap
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Pendapatan Tetap Sucorinvest
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Campuran
p.113 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Dana Campuran II
p.113
unresolved
org
Reksa Dana TRIM Kombinasi
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Saham
p.113 ×2
unresolved
org
Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima
p.113
unresolved
org
Reksa Dana TRIM Kapital Plus
p.113
unresolved
org
Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A
p.113
unresolved
org
Bank Syariah Steering
p.127
unresolved
person
Setiyo
· Direktur
p.146
unresolved
person
Hirwandi
· Direktur
p.146
unresolved
person
Venda
· Direktur
p.146
unresolved
person
Rully
· Direktur
p.146
unresolved
person
Hakim
· Direktur
p.147
unresolved
org
Kementerian BUMN RI
p.151 ×7
unresolved
org
PT Pertamina EP
p.151
unresolved
org
PT Petrokimia Kayaku Dasar Hukum Pengangkatan
p.151
unresolved
org
PT Petrokimia Gresik
p.151 ×2
unresolved
org
Kementerian BUMN RI Negara
p.151
unresolved
org
Tabungan Negara (Persero) Tbk
p.151
unresolved
org
Kementerian BUMN RI Pengaturan BUMN RI
p.151
unresolved
org
PT Perkebunan Nusantara IX
p.151
unresolved
person
dr. Ramelan Surabaya Yogyakarta
p.156
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI Dasar Hukum Pengangkatan
p.156
unresolved
org
Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Pemegang Saham
p.156
unresolved
org
Kementerian Keuangan RI
p.156 ×3
unresolved
org
Direktorat Tabungan Negara (Persero) Tbk
p.156
unresolved
org
Direktorat Jenderal
p.156
unresolved
person
Panangian
· Komisaris
p.166
unresolved
org
PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja. Pendidikan
p.166
unresolved
org
Pengawas Syariah PT Indomobil Multi Finance Menjabat
· Anggota
p.171
unresolved
org
PT Indomobil Multi Finance Menjabat
p.171
unresolved
org
PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional
p.171
unresolved
org
PT Indomobil Multi Finance Indonesia Syariah
p.171
unresolved
person
Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab
p.172
unresolved
org
GRC BTN Negara (Persero) Tbk
p.173
unresolved
org
Network BTN Tabungan Negara (Persero) Tbk
p.173
unresolved
org
BTN Negara (Persero) Tbk
p.173
unresolved
org
GRC BTN (Persero) Tbk
p.174
unresolved
org
Tetap Komite Bisnis BTN (Persero) Tbk
p.174
unresolved
org
PT Digital Artha Media
p.174
unresolved
org
Central Asia Tbk
p.174
unresolved
org
Tetap Komite Pengarah Teknologi Informsi Negara (Persero) Tbk
p.175
unresolved
org
Tetap Komite Bisnis BTN Negara (Persero) Tbk
p.175
unresolved
—
Hatorangan David Hutajulu
p.200
unresolved
—
Ghulam Mahdi Muharram
p.200
unresolved
—
Romeo Daniel Mekenru Van Enst
p.200
unresolved
person
Mochamad Iqbal Nugraha
· Direktur
p.200 ×6
unresolved
—
Umi Hardinajati
p.200
unresolved
—
Erwin Perangin Angin
p.200
unresolved
person
Nixon L. P. Napitupulu
· Direktur Utama
p.207 ×3
unresolved
org
Pengaturan Badan Usaha Milik Negara
p.208
unresolved
org
PT Bank Syariah Nasional Bidang
p.209
unresolved
person
Bahrullah Akbar
· Komisaris Utama
p.209
unresolved
person
Hilman Latief
· Komisaris
p.209
unresolved
person
Ilham Nurhidayatuloh
· Komisaris Independen
p.209
unresolved
person
Lukman Khakim
· Komisaris Independen
p.209
unresolved
person
Alex Sofjan Noor
· Direktur Utama
p.209
unresolved
person
Abdul Firman
· Direktur
p.209
unresolved
person
Mochamad Yut Penta
· Direktur
p.209
unresolved
person
Beki Kanuwa
· Direktur
p.209
unresolved
person
Ari Kurniaman
· Direktur
p.209
unresolved
org
Young Global Limited
p.226
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.226
unresolved
org
PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
p.226
unresolved
org
Menteri BUMN.
p.397
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.