Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BBTN-att4.pdf

Other Text extracted BBTN

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 431

Page 1
   BTN untuk Keluarga Indonesia




2025
LAPORAN TAHUNAN      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Page 2
 TENTANG LAPORAN TAHUNAN

Laporan Tahunan ini merupakan laporan terintegrasi yang berisi ikhtisar data keuangan penting selama 5
(lima) tahun terakhir, profil perusahaan, laporan Direksi dan Dewan Komisaris, analisis dan pembahasan
manajemen yang meliputi pencapaian kinerja Perusahaan, dibandingkan dengan kinerja tahun-tahun
sebelumnya, proyeksi kinerja serta prospek perusahaan. Dalam Laporan Tahunan ini juga dilaporkan tentang
penerapan tata kelola perusahaan yang meliputi struktur dan proses tata kelola termasuk penerapan sistem
manajemen risiko yang di antaranya menggambarkan profil risiko dan pengelolaannya. Dengan demikian
Laporan Tahunan ini menempatkan kinerja historis ke dalam konteks dan menggambarkan risiko, peluang,
dan prospek Perseroan di masa depan, sehingga diharapkan dapat membantu pemegang saham dan
pemangku kepentingan memahami tujuan strategis Perseroan dan kemajuannya dalam menciptakan nilai
yang berkelanjutan.
Page 3
                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   Laporan Tahunan 2025




BTN untuk
Keluarga
Indonesia




PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (selanjutnya          efektivitas strategi transformasi yang dijalankan. Melalui
disebut Perseroan atau BTN) senantiasa berkomitmen           inovasi produk, penguatan sinergi, serta komitmen
bukan hanya sekadar sebagai institusi perbankan,             terhadap prinsip keberlanjutan, Perseroan berupaya
tetapi sebagai mitra finansial yang hadir dalam setiap       memastikan bahwa setiap keluarga Indonesia memiliki
fase kehidupan keluarga Indonesia. Sebagai bank              akses terhadap layanan keuangan yang aman,
yang memiliki sejarah panjang dalam pembiayaan               terpercaya, dan memberikan nilai tambah. Pada
perumahan nasional, Perseroan memaknai “keluarga”            tahun 2025 Perseroan berhasil membukukan laba
sebagai fondasi utama pembangunan sosial dan                 bersih konsolidasian sebesar Rp3,50 triliun melonjak
ekonomi. Oleh karena itu, seluruh inisiatif strategis        16,42% secara tahunan (year-on-year/yoy). Perseroan
Perseroan diarahkan untuk mendukung kebutuhan                mencatat pertumbuhan laba yang signifikan sejalan
hunian yang layak, akses pembiayaan yang inklusif,           dengan total aset Perseroan yang kini mencapai
serta solusi keuangan yang berkelanjutan bagi                Rp527,79 triliun meningkat 12,39% dari tahun 2024.
masyarakat luas.
                                                             Dengan fundamental yang semakin kuat, transformasi
Melalui komitmen tersebut, pada tahun 2025 Perseroan         yang konsisten, serta sinergi yang semakin solid,
berhasil menjaga pertumbuhan kredit, khususnya               Perseroan optimistis dapat terus bertumbuh dan
pada segmen pembiayaan perumahan, sebagai core               memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku
business Perseroan. Total kredit di tahun 2025 mencapai      kepentingan. Perseroan menegaskan tekad untuk
Rp312,58 triliun (2025) meningkat dari Rp286,14 triliun di   tumbuh      bersama      masyarakat,  membangun
tahun 2024. Peningkatan kualitas aset terjaga dengan         kepercayaan, serta berkontribusi nyata dalam
NPL gross 3,17%, penguatan struktur permodalan               menciptakan     kesejahteraan  yang  inklusif dan
yang lebih stabil dengan CAR sebesar 19,02%, serta           berkelanjutan bagi bangsa.
perbaikan rasio-rasio keuangan lainnya menunjukkan

                                                                                         Laporan Tahunan 2025             3
Page 4
00




KESINAMBUNGAN
TEMA
     Laporan Tahunan 2024                                             Laporan Tahunan 2023




DIGITAL TRANSFORMATION                                              KARENA HIDUP
FOR SUSTAINABLE GROWTH                                              GAK CUMA TENTANG HARI INI
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (selanjutnya                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (selanjutnya
disebut   Perseroan      atau     Bank      BTN)     senantiasa     disebut   Perseroan    atau    Bank   BTN)   melakukan
agile dalam menjalankan bisnisnya, beradaptasi                      terobosan   strategi   pengembangan       produk   untuk
dengan       perubahan          lingkungan.        BTN     telah    menangkap peluang yang timbul dari demografi
menetapkan       visi      dan     misi      sebagai       arah     penduduk     Indonesia        yang    didominasi    oleh
pengembangan Perseroan di masa depan.                        Visi   Gen Z dan milenial. Hal tersebut diwujudkan dengan
tersebut adalah “Menjadi Best Mortgage Bank in                      mengembangkan fitur dan layanan Bank BTN dalam
Southeast Asia pada tahun 2025.”                                    memiliki rumah, investasi dan menyiapkan dana
Salah satu faktor penentu dalam penerapan inisiatif-                pensiun yang terintegrasi secara digital melalui Hero
inisiatif stratejik tersebut adalah dengan melakukan                Campaign-nya yaitu Hidup Gak Cuma Tentang Hari
transformasi digital yang didukung oleh pengelolaan                 Ini (HGCTHI). Bank BTN mengajak para milenial untuk
teknologi informasi yang adaptif. BTN telah melakukan               mengembangkan bisnis jadi lebih besar dan memiliki
penguatan      proses    digitalisasi      peminjaman       dan     kesadaran bahwa sekarang waktunya untuk punya
pendanaan      dan      telah    mengembangkan            digital   rumah dengan tetap menjalani gaya hidup tanpa
branches;      meningkatkan            kapabilitas    transaksi     perlu khawatir terhadap KPR yang mereka miliki.
perbankan dalam menyediakan layanan BTN mobile                      Pengembangan bisnis perumahan di segmen first
yang baik; meningkatkan produktivitas penjualan                     home buyer yang menjadi captive market Bank BTN
di segmen pendanaan serta penguatan teknologi                       diharapkan akan dapat mendorong pertumbuhan
informasi.                                                          bisnis hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan.

Transformasi     digital        juga     tercermin       melalui
pembentukan Divisi Digital Operations dan Divisi
Digital Operations Risk untuk memastikan layanan
dan operasional Perseroan ter-deliver dengan baik
serta penguatan teknologi informasi, digital, dan
operation risk untuk memitigasi potensi risiko di area
cyber dan digital. BTN optimis bahwa berbagai upaya
yang dilakukan akan mampu menjadi mendorong
pertumbuhan Perseroan dalam jangka panjang.




4         Laporan Tahunan 2025
Page 5
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




     Laporan Tahunan 2022                                   Laporan Tahunan 2021




PENGEMBANGAN                                             TRANSFORMASI
TRANSFORMASI BISNIS DAN                                  MENUJU
DIGITALISASI BERBASIS                                    BEST MORTGAGE BANK
EKOSISTEM PERUMAHAN

PT    Bank   Tabungan     Negara      (Persero)   Tbk    Mengusung     semangat     transformasi   pertumbuhan
(selanjutnya disebut Perseroan atau Bank BTN) terus      bisnis yang berkelanjutan, Perseroan menapaki tahun
melaksanakan transformasi bisnis yang antara lain        2021 dengan percaya diri dalam menjalankan visi
meliputi transformasi model operasional cabang,          dan misinya. Dengan fundamental kokoh yang sudah
mengembangkan        struktur   Strategic     Business   dibangun sepanjang tahun 2020, langkah Perseroan ke
Unit (SBU) dan menyusun transformasi human               depan akan semakin mantap bertransformasi Menjadi
capital untuk mendukung rencana bisnis dan               The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun
meningkatkan kapabilitas pegawai dalam rangka            2025.
mencapai visi di tahun 2025 serta mengembangkan          Tahun ini Perseroan akan terus meningkatkan layanan
KPR di segmen milenial dengan pengembangan               perbankan yang dimiliki, disrupsi pandemi COVID-19
konsep Transit Oriented Development (TOD).               memberikan     kesempatan      bagi    Perseroan   untuk
Seiring   dengan   transformasi    bisnis,   Perseroan   memacu performa layanan digital seperti banking
juga memperkuat kapabilitas digitalisasi bisnis,         from home dan aplikasi mobile banking serta membuat
khususnya untuk mengembangkan bisnis berbasis            variasi produk KPR bersama produk cash management
ekosistem perumahan melalui ekspansi value chain         maupun produk tabungan untuk menarik nasabah
bisnis perumahan dengan membangun one stop               agar lebih loyal terhadap Perseroan.
shop financial solution layanan perbankan secara         Sejak berdiri, Perseroan juga menjadi mitra pemerintah
menyeluruh di segmen SME Komersial, Korporasi            dalam mendukung perekonomian khususnya sebagai
dan Nasabah Lembaga. Transformasi bisnis dan             agent of development dengan merealisasikan kredit
digitalisasi berbasis ekonomi perumahan yang telah       lebih dari Rp640 triliun dan disalurkan kepada lebih dari
dilakukan mampu meningkatkan kinerja Perseroan           lima juta masyarakat di Indonesia dari seluruh segmen
sesuai dengan harapan para stakeholders.                 dan terus berupaya menjadi pemimpin dan inovator di
                                                         dalam kompetisinya dengan perbankan nasional.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025            5
Page 6
00




DAFTAR
ISI
     3    Tema dan Arti Tema                                      9    Sekilas Tentang Perseroan

     4    Kesinambungan Tema                                     10    Jejak Langkah

     6    Daftar Isi                                             12    Kontribusi Terbaik Kami




KILAS KINERJA 16                                                 105
                                                                         Reviu Visi dan Misi Oleh Dewan Komisaris dan
                                                                         Direksi

                                                                 106     Framework Budaya Perusahaan
     18   Pencapaian Kinerja Penting 2025
                                                                 108   Kegiatan Usaha
     20   Ikhtisar Data Keuangan Penting
                                                                         Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan
                                                                 108     yang Dijalankan
     20     Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan
                                                                 109     Produk dan Jasa
     29     Ikhtisar Operasional
                                                                 124   Wilayah Operasional
     30   Informasi Saham
                                                                 126   Struktur Organisasi
     33     Aksi Korporasi                                       128   Daftar Keanggotaan Asosiasi
            Aksi Penghentian Sementara Perdagangan Saham         129   Profil Direksi
     33     (Suspension) dan/atau Penghapusan Pencatatan         150   Profil Dewan Komisaris
            Saham (Delisting)
                                                                 169   Profil Dewan Pengawas Syariah
     34   Informasi Obligasi, Sukuk dan/atau Obligasi Konversi
                                                                 173   Profil Pejabat Eksekutif
     36   Informasi Sumber Pendanaan Lainnya                     201   Profil Pegawai

     38   Rating Perusahaan 2025                                 201     Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin
                                                                 201     Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan
     39   Laporan Analis Perusahaan
                                                                 201     Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia
     41   Peristiwa Penting di Tahun 2025
                                                                 202     Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan
                                                                         Jumlah Pegawai Berdasarkan Status
                                                                 202     Ketenagakerjaan

LAPORAN DIREKSI DAN                                              202     Jumlah Pekerja Berdasarkan Masa Kerja


DEWAN KOMISARIS 50
                                                                 203   Komposisi Pemegang Saham
                                                                 204     Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
                                                                 205     Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih
     52   Laporan Direksi
                                                                         Komposisi Pemegang Saham Masyarakat Kurang
                                                                 206     dari 5%
     70   Laporan Dewan Komisaris
                                                                         Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan
    84    Tanggung Jawab Pelaporan Tahunan 2025                  207     Direksi
                                                                 208     Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen
                                                                 208
PROFIL PERUSAHAAN 86
                                                                         Klasifikasi Pemegang Saham
                                                                 209   Pemegang Saham Utama dan Pengendali
                                                                       Daftar Entitas Anak, Entitas Asosiasi dan Perusahaan
                                                                 209   Ventura Bersama
     88   Identitas Perusahaan
          Nama dan Alamat Kantor Wilayah, Kantor Cabang          210   Informasi Kelompok Usaha Bank
     90   Konvensional dan Kantor Cabang Syariah                 211   Struktur Grup Perusahaan
     99   Jaringan Mitra Usaha                                   212   Kronologi Penerbitan Saham
    101   Brand Perusahaan                                             Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Obligasi
                                                                 214   Serta Efek Lainnya
    102   Riwayat Singkat Perusahaan
                                                                       Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP)
    103     Keterangan Perubahan Nama                            226   dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
    104   Visi, Misi dan Budaya Perusahaan
                                                                 226   Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
    104     Visi
                                                                 233   Penghargaan dan Sertifikasi
    105     Misi
                                                                 242   Informasi yang Tersedia pada Website




6         Laporan Tahunan 2025
Page 7
                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




ANALISIS DAN                                                  398
                                                                      Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,
                                                                      Divestasi, Penggabungan/Peleburan Usaha,
PEMBAHASAN MANAJEMEN                                                  Akuisisi atau Restrukturisasi Hutang dan Modal

ATAS KINERJA
                                                                      Informasi Transaksi Material yang Mengandung
                                                              404     Benturan Kepentingan, Transaksi Afiliasi, dan

PERSEROAN 244                                                         Transaksi Berelasi
                                                                      Kebijakan Pemberian Pinjaman bagi Dewan
                                                              412
                                                                      Komisaris/Direksi

246   Tinjauan Perekonomian                                           Batas Maksimum Pemberian Kredit dan Penyediaan
                                                              412
                                                                      Dana Besar
246     Analisis Perekonomian Global
                                                                      Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan
247     Analisis Perekonomian Indonesia
                                                              413
                                                                      Dampaknya Terhadap BTN
248     Analisis Industri Perbankan                           421     Perubahan Kebijakan Akuntansi
248     Analisis Industri Perumahan                           422     Tingkat Kesehatan Bank
250     Analisis Posisi BTN dalam Industri Perbankan          422     Informasi Kelangsungan Usaha
252   Tinjauan Operasional
                                                              426
                                                                      Pengungkapan Kerangka Governansi, Pengelolaan
                                                                      dan Pengendalian Aspek Perpajakan
252     Rencana Strategis Bank
                                                                      Respon Terhadap Perubahan Arah Kebijakan
274     Aspek Pemasaran                                       427
                                                                      Moneter
274       Strategi Pemasaran                                  428     Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
297       Pangsa Pasar                                                Laporan Penggunaan Tambahan Penyertaan Modal
                                                              430
298     Penanganan Pengaduan Nasabah                                  Negara (PMN)

301     Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha
301
323
          Segmen Konvensional
          Segmen Syariah
                                                              INFORMASI
340       Segmen Entitas Anak                                 EKSPOSUR RISIKO DAN
345     Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain   PERMODALAN 432
347   Tinjauan Keuangan
347     Kinerja Keuangan                                      434   Ukuran Utama (Key Metrics/Km1)
347       Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian                     Perbedaan Antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping
          Laporan Laba Rugi dan Penghasilan                         pada Laporan Keuangan Sesuai Standar Akuntansi
356                                                           437   Keuangan dengan Kategori Risiko Sesuai dengan
          Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                    Ketentuan Otoritas Jasa Keuangan Kategori Risiko
360       Laporan Arus Kas Konsolidasian                            (LI1)
        Kemampuan Membayar Utang                                    Perbedaan Utama Antara Nilai Tercatat Sesuai
363
        dan Kolektibilitas Piutang                            440   Standar Akuntansi Keuangan dengan Nilai Eksposur
363       Kemampuan Membayar Utang                                  Sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2)
366       Kolektibilitas Piutang                                    Penjelasan Mengenai Perbedaan Antara Nilai
                                                              441   Eksposur Sesuai dengan Standar Akuntansi
368     Rasio Keuangan Lain                                         Keuangan dengan Ketentuan OJK (LIA)
369     Suku Bunga Dana                                       442   Permodalan - Komposisi Permodalan (CC1)
372     Suku Bunga Dasar Kredit                               446   Permodalan - Rekonsiliasi Permodalan (CC2)
372     Analisis Kualitas Aset Produktif                            Permodalan - Fitur Utama Instrumen Permodalan
                                                              448   dan Instrumen Tlac-Eligible (CCA)
375     Akselerasi Pertumbuhan Fee Based Income
375     Pertumbuhan Volume Transaksi Digital                        Permodalan - Pengungkapan Kualitatif Mengenai
                                                              450   Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan
375     Struktur Permodalan Bank
                                                                    Manajemen Risiko - Pendekatan Manajemen Risiko
          Kebijakan Manajemen atas Struktur Modal dan         452   Bank (OVA)
375
          Dasar Penentuan Kebijakan
                                                              456   Rasio Pengungkit
376       Rincian Struktur Modal
                                                              462   Risiko Kredit
377     Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
                                                              540   Risiko Pasar
379     Investasi Barang Modal
                                                              546   Risiko likuiditas
380     Komitmen dan Kontinjensi
                                                              563   Risiko Operasional
381     Perjanjian Signifikan
        Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal
                                                              SUMBER DAYA
384
        Laporan Akuntan

                                                              MANUSIA 566
384     Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan
388     Pencapaian Target dan Target Ke Depan
388       Pencapaian Target 2025
                                                              568   Strategi Manajemen Human Capital
391       Target Ke Depan (Proyeksi)
                                                                    Kebijakan dan Pelaksanaan Manajemen
394     Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)                 571   Human Capital
395     Kebijakan, Pengumuman dan Pembayaran Dividen
                                                              571     Rekrutmen
        Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran
398
        Umum


                                                                                           Laporan Tahunan 2025             7
Page 8
00                                                                                                    Laporan Tahunan 2025




    573     Pengembangan Kompetensi                          891       Fungsi Kepatuhan
 576        Pengembangan Karir                                         Program Anti Pencucian Uang (APU), Pencegahan
 580        Evaluasi Kinerja                                 906       Pendanaan Terorisme (PPT) dan Pencegahan
                                                                       Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM)
 582        Remunerasi
                                                             909       Perkara Hukum
 584        Program Pensiun
                                                                       Sanksi Administratif yang Dikenakan Kepada
 585      Human Capital Information System
                                                                       Perusahaan, Anggota Dewan Komisaris dan
 587      Internalisasi Budaya                               911       Direksi oleh Otoritas Pasar Modal dan Otoritas
 588      Keterbukaan Informasi Kepada Pegawai                         Lainnya

 589      Struktur Pengelola Human Capital                   911       Akses Informasi dan Data Perusahaan
 590      Rencana Kerja Human Capital Tahun 2026             927       Kode Etik

                                                                       Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka
TEKNOLOGI
                                                             932       Panjang Berbasis Kinerja Kepada Manajemen

INFORMASI 592                                                933
                                                             942
                                                                       Whistleblowing System

                                                                       Program Anti Korupsi

 594      Master Plan dan Strategi Teknologi Informasi                 Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
                                                             949       Penyelenggara Negara (LHKPN)
 596      Inovasi Teknologi Informasi
                                                                       Jumlah Penyimpangan (Internal Fraud) dan
    597   Infrastruktur Teknologi Informasi                  950       Upaya Penyelesaian
 598      Tata Kelola Teknologi Informasi
                                                             951       Pemberian Dana Kegiatan Sosial dan/atau Politik
 605      Struktur Pengelola Teknologi Informasi
                                                                       Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan
 606      Evaluasi Penyelenggaraan Teknologi Informasi       951       Penyediaan Dana Besar
          Kinerja Penyelenggaraan Teknologi Informasi (TI)
 606                                                         951       Buyback Saham dan Buyback Obligasi
          Tahun 2025
 609      Rencana Kerja Teknologi Informasi Tahun 2026       951       Rencana Strategis Bank
                                                                       Transaksi yang Mengandung Benturan
                                                             951
CORPORATE
                                                                       Kepentingan

                                                             951       Perselisihan Internal
GOVERNANCE 610                                               951
                                                                       Pencegahan Transaksi Orang Dalam (Insider
                                                                       Trading)
          Pencapaian dalam Penerapan Tata Kelola                       Transparansi Kondisi Keuangan dan Non
    612   Perusahaan
                                                             952       Keuangan
    613   Dasar Penerapan Tata Kelola Perusahaan                       Penerapan Keuangan Berkelanjutan Termasuk
                                                             952       Penerapan Tanggung Jawab Sosial dan
    614   Tujuan dan Prinsip Penerapan Tata Kelola
                                                                       Lingkungan
    616   Komitmen Penerapan Tata Kelola Perusahaan
                                                             952   Laporan Tata Kelola Kelompok Usaha Bank
    617   Implementasi Tata Kelola Perusahaan
                                                             955   Laporan Tata Kelola Unit Usaha Syariah
 626      Struktur dan Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
                                                             974   Penerapan Pedoman Tata Kelola Perusahaan Terbuka
 626        Struktur Organ Perusahaan                              Governance Principles for Banks yang Diterbitkan
                                                             984   oleh Basel Committee in Banking Supervision
    627     Governance Soft Structure

 628        Mekanisme Tata Kelola Perusahaan                 986   Good Corporate Governance Assessment

 628           Pemegang Saham

 628           Rapat Umum Pemegang Saham
                                                             PROGRAM TANGGUNG
 650           Direksi
                                                             JAWAB SOSIAL
 680           Dewan Komisaris
               Nominasi dan Remunerasi Direksi dan Dewan
                                                             DAN LINGKUNGAN 1006
    730        Komisaris

    736
               Kebijakan Keberagaman Direksi dan Dewan
               Komisaris                                     INDEKS REFERENSI OJK
               Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan
 740

    743
               Dewan Komisaris
               Organ dan Komite di Bawah Dewan Komisaris
                                                             LAPORAN KEUANGAN
 794           Organ dan Komite di Bawah Direksi

 858
               Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian         LAPORAN PUMK
               Remunerasi Bagi Bank Umum

 866           Akuntan Publik

 868           Sistem Pengendalian Internal                  LAPORAN TINGKAT
 874           Laporan Manajemen Risiko                      KESEHATAN
    8
8         Laporan Tahunan 2025
Page 9
                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Sekilas
Tentang Perseroan

                                               TOTAL ASET

                                 Rp
                                        527,79                 triliun



                                 PRODUK DAN JASA

                                 Perbankan               Perbankan
                                 Konvensional            Syariah


                                         BIDANG USAHA

                                            Bank Umum


                                      JUMLAH KANTOR

                                     642                     118
                                     Jaringan Kantor         Jaringan
                                     Konvensional            Kantor Syariah




        KEPEMILIKAN
          SAHAM




                      Publik Asing                 10,56%
                      Publik Domestik             29,44%
                      PT Danantara
                      Asset Management            60,00%




                                                         Laporan Tahunan 2025             9
Page 10
00




JEJAK
LANGKAH

     1897                             1942                                 1945

Perseroan berdiri dengan nama       Perseroan diambil alih Pemerintah    Pemerintah RI mengambil alih
“Postspaarbank” pada masa           Jepang dan diganti namanya           Tyokin Kyoku dan didirikan Kantor
Pemerintahan Hindia Belanda.        dengan Tyokin Kyoku atau Kantor      Taboengan Pos.
                                    Tabungan.



     1953                             1963                                 1965

Dikukuhkan sebagai badan            Berganti nama menjadi Bank           Pengintegrasian Bank-Bank Umum
hukum di bawah Kementerian          Tabungan Negara dan berpindah        Negara dan Bank Tabungan Negara
Perhubungan dan diizinkan           menjadi di bawah Menteri Urusan      ke dalam Bank Sentral. Berdiri Bank
membuka Kantor Cabang.              Bank Sentral.                        Tunggal dengan nama Bank Negara
                                                                         Indonesia yang terdiri dari Bank
                                                                         Tabungan Negara, Bank Indonesia,
                                                                         Bank Koperasi Tani dan Nelayan,
                                                                         Bank Umum Negara, BNI 1946 dan
                                                                         Bank Dagang Negara.



     1976                             1986                                 1989

Realisasi KPR BTN pertama kali      Pada 1986, BTN menandatangani        Pertama kali menerbitkan Obligasi
di Perumahan Tanah Mas Kota         akad kredit dengan IBRD/Bank Dunia   dan awal melaksanakan kegiatan
Semarang.                           senilai US$266,55 juta.              bank umum.



     2002                             2005                                 2008

Dengan sistem online real sistem    Pembentukan Usaha Unit Syariah       Memperoleh Sertifikasi ISO 9001-
berbasis IBM-AS400, teknologi       dan dibuka Kantor Cabang Syariah     2000 untuk layanan kredit jangka
informasi diimplementasikan ke      pertama di Jakarta Harmoni.          menengah atas dengan pola
seluruh Kantor Cabang.                                                   layanan 1-5-1.




     2014                             2015                                 2016

Perseroan bersama SMF               Perseroan turut serta mensukseskan   Perseroan melanjutkan agenda
menandatangani Sekuritisasi         Program Sejuta Rumah untuk           transformasi yaitu “Digital Banking
terbesar.                           Rakyat.                              Periods”.




     2020                             2021                                 2022

Memperbarui visi menjadi The Best   Transformasi untuk mencapai          Perseroan melakukan aksi korporasi
Mortgage Bank in Southeast Asia     pertumbuhan yang Berkelanjutan.      berupa Penambahan Modal
pada tahun 2025.                                                         dengan Memberikan Hak Memesan
                                                                         Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD
                                                                         II) dalam rangka penerbitan Hak
                                                                         Memesan Efek Terlebih Dahulu
                                                                         (HMETD) atau Rights Issue.

10          Laporan Tahunan 2025
Page 11
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




  1946                                   1949                                    1950

Semua Kantor Taboengan Pos             Pemerintah RI membuka kembali          Perubahan nama menjadi “Bank
diduduki oleh Belanda dan berhenti     Kantor Taboengan Pos dengan            Tabungan Pos” oleh Pemerintah RI.
bekerja.                               nama Bank Tabungan Pos RI.




  1968                                    1971                                   1974

Bank tunggal kembali dipecah dan       BTN bekerja sama dengan Perum          Mendapat tugas membiayai
dibuka kembali Bank Tabungan           Pos dan Giro untuk melaksanakan        perumahan rakyat dari Menteri
Negara disingkat BTN.                  program Tabungan Nasional              Keuangan.
                                       (Tabanas) dan Tabungan Asuransi
                                       Berjangka (Taska).




   1992                                  1994                                    2001

Menyandang Status sebagai              Memperoleh izin untuk beroperasi       Direkapitulasi oleh Pemerintah RI
perseroan terbatas milik negara        sebagai Bank Devisa.                   dengan nilai Rp13,6 triliun.
(Persero).



  2009                                   2012                                    2013

Sekuritisasi KPR melalui Kontrak       Melakukan Right Issue.                 Perseroan melakukan transformasi
Investasi Kolektif Efek Beragun Aset                                          menuju leading housing bank dan
(KIK-EBA) pertama di Indonesia.                                               world class banking.
Perseroan melakukan Penawaran
Umum Saham Perdana (IPO) dan
listing di Bursa Efek Indonesia (Go
Public).



   2017                                  2018                                    2019

Pengembangan berbagai produk           Pengembangan ekosistem digital         Menjadi Housing Market Maker dan
dan layanan yang berbasis digital,     untuk mendukung bisnis sebagai         Memperkuat Posisi Sebagai Bank
salah satunya adalah pembukaan         bank pembiayaan perumahan              Terbesar ke-5.
Smart Branch Jakarta Harmoni.          terdepan di Indonesia.



  2024                                   2025
Perseroan meresmikan logo baru         • Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BTN menyetujui
BTN                                      pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah (UUS) kepada PT Bank Syariah
                                         Nasional (BSN). Melalui keputusan ini, seluruh hak dan kewajiban UUS BTN
                                         dialihkan ke BSN.
                                       • Peluncuran Super App balé by BTN.




                                                                                        Laporan Tahunan 2025           11
Page 12
00




KONTRIBUSI
TERBAIK KAMI




                                                                   ESG
Penerapan ESG
dalam Transformasi
Berkelanjutan
BTN melanjutkan komitmennya yang kuat dalam
menerapkan pilar pelestarian lingkungan, sosial, dan
tata kelola (Environmental, Social, and Governance/ESG)
sebagai bagian dari upaya strategis Perseroan. Sebagai
bank penyalur KPR terbesar di Indonesia, penerapan
ESG bagi BTN tidak lagi sekadar kewajiban kepatuhan,
melainkan fondasi penting dalam memperkuat kualitas
layanan, transparansi, serta keberlanjutan model bisnis.
Konsistensi BTN dalam meningkatkan transparansi ESG
tercermin melalui kinerja pengungkapan informasi
yang semakin jelas, terukur, dan akuntabel kepada
seluruh pemangku kepentingan.

Komitmen tersebut diperkuat dengan keberhasilan BTN
meraih berbagai apresiasi, antara lain penghargaan
Public Company with Trusted Green Achievement in
Emission Reduction and Trusted Diamond Achievement
In Emission Transparency dari Investortrust.id &
Datatrust, serta penghargaan Leadership AAA -
Indonesia’s Leaders in ESG Transparency dari BGK
Foundation. Perolehan ini mencerminkan kontribusi
positif BTN terhadap pembangunan berkelanjutan.
Apresiasi tersebut menegaskan posisi BTN sebagai           keuangan dari berbagai negara. Keanggotaan ini
Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga          menegaskan komitmen BTN untuk terus meningkatkan
Indonesia,   sekaligus  menunjukkan    peran   aktif       praktik   sustainable banking   sesuai   standar
perusahaan sebagai agen perubahan yang proaktif            internasional.
dalam menerapkan standar tinggi pengungkapan ESG.
                                                           Dengan bergabungnya BTN, UNEP FI akan membantu
Dalam era keberlanjutan dan tanggung jawab                 Perseroan dalam mengimplementasikan keuangan
sosial yang semakin menjadi perhatian global, BTN          berkelanjutan (sustainable finance), serta membuka
memahami bahwa transparansi merupakan kunci                kesempatan berkolaborasi dan bertukar best
utama untuk membangun kepercayaan publik. Melalui          practices berdasarkan Prinsip-Prinsip Perbankan yang
pengungkapan informasi ESG secara terbuka dan              Bertanggung Jawab. Hal ini akan membantu BTN untuk
komprehensif, BTN tidak hanya memenuhi tuntutan            menjadi pionir keuangan berkelanjutan di industri
regulasi, tetapi juga memastikan bahwa pemegang            perbankan dan keuangan di Indonesia. Sebagai
saham,     nasabah,   regulator, dan     masyarakat        anggota UNEP FI, BTN telah menerapkan Prinsip-Prinsip
memperoleh gambaran yang utuh mengenai kinerja             Perbankan yang Bertanggung Jawab (UN Principles
keberlanjutan perusahaan. Dengan demikian, manfaat         for Responsible Banking), yang merupakan sebuah
penerapan ESG dapat dirasakan secara luas oleh seluruh     kerangka kerja untuk mendorong industri perbankan
pemangku kepentingan secara berkesinambungan.              yang berkelanjutan, sesuai dengan visi dan misi di
                                                           dalam Sustainable Development Goals (SDGs) dan
Selanjutnya, BTN merupakan Bank BUMN pertama               Paris Climate Agreement.
yang menandatangani Prinsip-prinsip Perbankan yang
Bertanggung Jawab (UN Principles for Responsible           Sebagai bagian dari perjalanan implementasi ESG
Banking), serta merupakan anggota United Nations           yang berkelanjutan, BTN berkomitmen mewujudkan
Environment Programme Finance Initiative (UNEP FI),        misi perusahaan untuk menjadi ESG Champion in the
yaitu inisiatif global yang mendorong pengembangan         Banking Industry. Komitmen tersebut diarahkan pada
industri perbankan berkelanjutan bersama lembaga           perbaikan berkelanjutan dalam aspek lingkungan




12      Laporan Tahunan 2025
Page 13
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




hidup, pemberdayaan sosial, serta penguatan tata            itu, BTN juga aktif mempromosikan pembiayaan Rumah
kelola, sehingga BTN dapat terus berkontribusi secara       Rendah Emisi sebagai bagian dari pengembangan
nyata bagi pembangunan ekonomi nasional yang                ekosistem hunian berkelanjutan.
inklusif dan berkelanjutan.
                                                            Komitmen ESG tersebut turut diperkuat dengan upaya
Sementara itu, BTN telah menunjukkan berbagai               peningkatan kesadaran karyawan, vendor, dan nasabah
komitmen dalam penerapan pilar ESG pada aspek bisnis        terhadap prinsip keberlanjutan melalui berbagai
dan operasional. Di antaranya melalui pemasangan            program dan aktivitas komunikasi yang berkelanjutan.
panel surya pada kantor BTN milik sendiri, pengadaan        Langkah ini mencerminkan keseriusan BTN untuk tidak
kendaraan listrik (electric vehicle/EV) sebagai kendaraan   hanya mengejar pertumbuhan bisnis, tetapi juga
operasional, serta pengelolaan portofolio kredit kategori   memastikan dampak sosial dan lingkungan menjadi
kegiatan usaha berkelanjutan dan integrasi aspek ESG        bagian integral dalam setiap inisiatif perusahaan.
dalam pedoman portofolio (portfolio guidelines). Selain




BTN Siapkan Dukungan                                        emisi karbon terbesar, mulai dari penggunaan energi,
                                                            proses konstruksi, hingga tahap perawatan dan

Pembiayaan 150.000                                          pemeliharaan. Oleh karena itu, program ini menjadi
                                                            bagian penting dari strategi BTN dalam menjawab

Rumah Rendah Emisi                                          tantangan perubahan iklim.

                                                            Pada implementasi tahap awal, BTN telah menjalankan
                                                            beberapa pilot project dengan memanfaatkan material
Dalam rangka mendukung komitmen Pemerintah untuk            ramah lingkungan berbasis daur ulang. Sebagai contoh,
mengakselerasi pasokan rumah layak huni yang sehat          penggunaan floor decking yang mengandung sekitar
dan ramah lingkungan, BTN secara konsisten memacu           3,6 kilogram sampah plastik per unit rumah, serta
program penyediaan Rumah Rendah Emisi. Sejalan              penerapan paving block yang memanfaatkan 2 kilogram
dengan gerakan nasional pembangunan rumah,                  sampah plastik per 1 meter persegi. Melalui pendekatan
BTN menargetkan pembiayaan bagi 150.000 Rumah               bertahap hingga 2029, BTN menargetkan kontribusi nyata
Rendah Emisi pada tahun 2029. Dukungan kebijakan            dalam estimasi pengurangan lebih dari 1,7 juta kilogram
dari Pemerintah menjadi landasan bagi BTN untuk terus       sampah plastik, disertai penekanan emisi karbon sebesar
mendorong pembangunan hunian berkualitas dengan             2,42 ton CO2. Dampak lingkungan tersebut setara dengan
standar keberlanjutan yang lebih baik.                      penanaman sekitar 110.000 pohon dan optimalisasi area
                                                            penyerap emisi seluas 323 hektar.
Pengembangan Rumah Rendah Emisi diharapkan
mampu meningkatkan ketersediaan hunian layak huni           Komitmen BTN dalam program Rumah Rendah Emisi
sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat           tidak hanya diwujudkan melalui pembiayaan, tetapi
bagi generasi mendatang. Inisiatif ini juga mendorong       juga melalui gerakan kolaboratif bersama para
hunian ramah lingkungan menjadi lebih terjangkau,           pengembang. BTN mengarahkan pengembang untuk
serta meningkatnya permintaan komponen bangunan             memastikan standar keberlanjutan pada aspek
berkelanjutan akan memperkuat rantai pasok green            efisiensi energi, efisiensi air, pengelolaan sampah,
economy & circular economy. Sektor bangunan dan             dan pengurangan polusi kawasan. Untuk mendukung
aktivitas perumahan merupakan salah satu kontributor        efisiensi energi, setiap rumah diwajibkan memiliki desain




                                                                                        Laporan Tahunan 2025            13
Page 14
00




yang mengoptimalkan sirkulasi udara alami, antara lain     Untuk menekan polusi dan memperkuat daya serap
dengan penyediaan ventilasi yang memadai, plafon           karbon, pengembang juga diminta menanam minimal
tinggi, serta rasio jendela terhadap dinding sebesar       satu tanaman penyerap emisi karbon pada setiap
15%–30% guna menciptakan kenyamanan termal                 rumah, serta memastikan ketersediaan ruang terbuka
secara alami.                                              hijau sebesar 10% - 30% dari total luas kawasan
                                                           perumahan. Selain itu, proyek Rumah Rendah Emisi
Pada aspek efisiensi air, standar yang ditetapkan          diarahkan menggunakan minimal 10% material ramah
meliputi penggunaan keran dengan debit rendah,             lingkungan pada komponen dinding dan/atau lantai,
sistem sanitasi yang baik, penyediaan sumur resapan,       sehingga dampak keberlanjutan tidak hanya hadir
serta pemanfaatan sumber air bersih yang andal             pada level unit rumah, tetapi juga pada skala kawasan.
seperti layanan Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM). Sementara itu, dalam pengelolaan sampah,           Langkah strategis ini merupakan wujud nyata komitmen
BTN mewajibkan pengembang menyediakan fasilitas            BTN dalam mendukung agenda Pemerintah &
bak sampah pilah di setiap unit rumah agar nasabah         komitmen SDGs, menjawab tantangan perubahan iklim,
dapat menerapkan pemilahan sejak dari sumbernya.           serta mendorong terbangunnya ekosistem perumahan
                                                           nasional yang berkelanjutan dan inklusif.




BTN Perkuat Fokus
Pembiayaan Rumah
bagi Pekerja Informal

BTN terus mengukuhkan posisinya sebagai Perseroan
yang peduli terhadap sektor pekerja informal, khususnya
dalam membantu mewujudkan mimpi memiliki rumah
impian. Dalam lima tahun terakhir, komitmen tersebut
tercermin nyata melalui pencapaian pembiayaan KPR
kepada segmen informal sebanyak sekitar 133.000
unit dengan total nilai mencapai sekitar Rp22 triliun.
Bahkan, apabila mengacu pada data historis sejak
BTN pertama kali dipercaya sebagai bank penyalur
KPR pada Desember 1976, dukungan pembiayaan bagi
sektor informal telah menjangkau lebih dari 410.000 unit
rumah dengan nilai akumulatif sekitar Rp52 triliun.

Perseroan memandang sektor pekerja informal sebagai
segmen yang sangat potensial untuk mendapatkan
akses layanan jasa perbankan yang lebih luas. Selain
karena jumlahnya yang besar secara nasional, masih
banyak pekerja informal yang belum tersentuh layanan
                                                           Rumah Tapera, yang secara khusus dirancang untuk
keuangan formal. Kondisi ini menjadi tantangan
                                                           mempermudah pekerja informal mengakses KPR
sekaligus peluang bagi BTN untuk menghadirkan solusi
                                                           berskema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
pembiayaan yang inovatif, inklusif, dan mudah diakses.
                                                           (FLPP).
Keseriusan BTN dalam menggarap segmen informal
diperkuat melalui kolaborasi strategis bersama
                                                           Melalui berbagai inisiatif dan kerja sama tersebut, BTN
Pemerintah, dan BP Tapera. Sebelumnya, Pemerintah
                                                           berkomitmen untuk terus menjadi mitra utama bagi
telah menerbitkan skema pembiayaan KPR sektor
                                                           pekerja informal Indonesia dalam memperoleh akses
informal melalui program Bantuan Pembiayaan
                                                           keuangan, sekaligus membuka jalan bagi semakin
Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT). Melanjutkan
                                                           banyak keluarga di segmen ini untuk memiliki rumah
inisiatif tersebut, BTN kini bersinergi dengan BP
                                                           yang layak huni dan berkualitas.
Tapera dengan meluncurkan produk Tabungan BTN




14      Laporan Tahunan 2025
Page 15
                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                        Transformasi digital menjadi fondasi penting bagi BTN
                                                        dalam menyesuaikan cara kerja dan pola layanan
                                                        dengan kebutuhan masyarakat yang semakin praktis
                                                        dan serba cepat. Platform balé by BTN mencatat
Penguatan Layanan                                       perkembangan yang sangat positif dalam satu tahun
                                                        terakhir, tercermin dari pertumbuhan pengguna sebesar
Digital BTN untuk                                       65,61% secara tahunan (year-on-year/yoy). Hingga
                                                        periode pemantauan, aplikasi ini telah menjangkau
Ekosistem Perumahan                                     lebih dari 3,7 juta pengguna, dengan total aktivitas
                                                        mencapai 80 juta transaksi. Data tersebut menunjukkan
                                                        bahwa balé by BTN telah menjadi kanal digital utama
                                                        yang efektif dalam mendukung penghimpunan dana
                                                        dan perluasan layanan nasabah.




Melalui balé by BTN, BTN mengintegrasikan ekosistem     pembayaran      tagihan    lingkungan,   pembayaran
kepemilikan rumah ke dalam dua fitur utama. Fitur       beragam kebutuhan, pengaduan layanan, sistem parkir,
Balé Properti difokuskan sebagai platform untuk akses   fasilitas keamanan, hingga berbagai layanan komunitas
layanan KPR rumah baru maupun rumah second,             lainnya. Pendekatan layanan end-to-end dalam satu
sehingga proses pencarian properti hingga pengajuan     aplikasi terpadu ini menjadi bagian dari strategi BTN
pembiayaan dapat dilakukan secara lebih mudah,          untuk memperluas akses pembiayaan perumahan
cepat, dan transparan. Sementara itu, fitur balé        sekaligus meningkatkan kualitas pengalaman nasabah
Community menyediakan solusi komprehensif bagi          secara lebih modern dan praktis.
kebutuhan penghuni kawasan perumahan, meliputi




                                                                                  Laporan Tahunan 2025            15
Page 16
KILAS
KINERJA




     Pada tahun 2025, Perseroan menunjukkan pertumbuhan
     kinerja yang signifikan baik dari sisi operasional maupun
     keuangan. Pada tahun 2025, Perseroan membukukan laba
     bersih konsolidasian sebesar Rp3,50 triliun meningkat 16,42%
     dari tahun 2024 dan total aset yang mencapai Rp527,79
     triliun meningkat 12,39% dari tahun 2024.




16    Laporan Tahunan 2025
Page 17
Laporan Tahunan 2025   17
Page 18
01    Kilas Kinerja




Pencapaian
Kinerja Penting 2025


      Produk Konsumer

        tahun 2025 sebesar                     meningkat


        Rp
                 334,91                                3,70%
                        triliun                      dari tahun 2024




      Laba Tahun Berjalan

        tahun 2025 sebesar                     meningkat


             Rp
                       3,50                          16,42%
                        triliun                      dari tahun 2024




                      Produk Komersial                             Simpanan Komersial



        tahun 2025 sebesar               meningkat             tahun 2025 sebesar     meningkat


 Rp
     389,56                          20,53%               Rp
                                                              314,00                18,85%
            triliun                  dari tahun 2024             triliun            dari tahun 2024




18      Laporan Tahunan 2025
Page 19
                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                 Total Aset
                                                                        Ekuitas
       tahun 2025 sebesar
                                                                 tahun 2025 sebesar
          Rp
                 527,79
                    triliun
                                                                      Rp
                                                                        36,21
                                                                           triliun
                  meningkat


                 12,39%
                 dari tahun 2024
                                                                        meningkat


                                                                       11,17%
                                                                      dari tahun 2024




         Pembiayaan Syariah                                 Dana Simpanan Syariah



     tahun 2025 sebesar              meningkat            tahun 2025 sebesar                  meningkat



 54,87
Rp                                 25,02%             58,73
                                                     Rp                                     18,36%
       triliun                     dari tahun 2024          triliun                        dari tahun 2024




                                                                             Laporan Tahunan 2025            19
Page 20
01       Kilas Kinerja




IKHTISAR
DATA KEUANGAN PENTING

Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan

Tabel Ikhtisar Keuangan                                                                            (dalam Jutaan Rupiah)


                         Uraian                2025          2024            2023           2022             2021

 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

 ASET

 KAS                                           2.154.839      2.105.620       2.127.489      1.661.533       1.539.577

 GIRO PADA BANK INDONESIA                     33.797.873    22.739.920        18.145.761    25.416.941      10.692.484

 GIRO PADA BANK LAIN

 Pihak ketiga                                  1.355.738       886.415        1.153.949       963.935        1.000.338

 Pihak berelasi                                 1.160.233     5.065.331      1.049.449        508.322          96.460

 Cadangan kerugian penurunan nilai               (2.050)        (2.571)         (1.804)         (1.747)         (1.698)

                                                2.513.921     5.949.175      2.201.594       1.470.510       1.095.100

 PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK
 LAIN

 Pihak ketiga                                 12.929.938     4.661.043       30.561.061    12.975.894        27.900.711

 Pihak berelasi                                        -             61              61             61              337

                                              12.929.938      4.661.104      30.561.122    12.975.955       27.901.048

 EFEK-EFEK

 Pihak ketiga                                 16.588.868    19.874.205       1.454.768         873.109          891.173

 Pihak berelasi                                5.464.153     5.489.205        3.851.105       850.059         1.341.732

 Cadangan kerugian penurunan nilai                  (52)          (787)       (22.903)         (2.399)         (2.000)

                                              22.052.969    25.362.623       5.282.970       1.720.769      2.230.905

 OBLIGASI PEMERINTAH

 Pihak berelasi                               38.106.638    35.475.529      35.893.929     51.964.973      46.080.298

 EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
 KEMBALI

 Pihak ketiga                                   1.412.460       175.625               -      1.434.190       1.598.325

 Pihak berelasi                                  271.380              -               -              -                -

                                               1.683.840        175.625               -      1.434.190       1.598.325

 KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
 PIUTANG SYARIAH

 Kredit yang diberikan

     Pihak ketiga                            312.576.503    286.144.106    268.898.377     247.217.823     229.174.514

     Pihak berelasi                            33.126.421   27.935.999      27.685.483      19.439.742       18.110.919

 Cadangan kerugian penurunan nilai           (13.959.557)   (11.727.934)    (14.191.536)   (14.104.914)    (13.165.897)




20         Laporan Tahunan 2025
Page 21
                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                    Uraian                        2025           2024            2023              2022            2021

                                                331.743.367     302.352.171    282.392.324        252.552.651     234.119.536

Pembiayaan/piutang syariah

 Pihak ketiga                                   53.552.470      43.681.345      37.027.078         31.367.082      27.102.484

 Pihak berelasi                                   1.320.693         211.482         87.203            257.057         447.374

Cadangan kerugian penurunan nilai               (1.354.679)     (1.329.253)     (1.400.428)       (1.570.009)     (1.269.863)

                                                53.518.484      42.563.574      35.713.853         30.054.130     26.279.995

TAGIHAN DERIVATIF

Pihak ketiga                                              -        102.843           32.176           103.939           31.017

TAGIHAN AKSEPTASI

  Pihak ketiga                                     420.439         508.190         475.821           289.206                -

  Pihak berelasi                                   154.462         433.708          68.746            131.356         454.140

Cadangan kerugian penurunan nilai                     (124)         (1.987)       (23.876)              (136)           (623)

                                                    574.777         939.911        520.691           420.426          453.517

ASET TETAP

Biaya perolehan/Nilai revaluasi                  15.950.513     14.059.957      12.953.746        10.599.848       9.468.655

Akumulasi penyusutan                            (5.441.785)    (4.883.826)     (4.835.934)        (4.246.045)     (3.731.864)

                                                 10.508.728        9.176.131       8.117.812       6.353.803        5.736.791

ASET TIDAK BERWUJUD

Biaya perolehan/Nilai revaluasi                    792.084          137.531               -                 -

Akumulasi penyusutan                               (66.521)        (15.522)               -                 -

                                                   725.563         122.009                -                 -               -

BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA                   12.222.824      11.518.574      11.526.687        10.750.302       9.173.536

ASET PAJAK TANGGUHAN - Neto                       1.323.347      2.286.038       2.998.282          2.915.428      2.430.660

BIAYA DIBAYAR DIMUKA                              1.232.769        985.821                -                 -               -

PAJAK DIBAYAR DIMUKA                                981.970       754.095                 -                 -               -

ASET LAIN-LAIN                                     1.721.573     2.343.739       3.235.046          2.352.762      2.505.522

TOTAL ASET                                      527.793.420    469.614.502     438.749.736        402.148.312     371.868.311

LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS SEGERA                                 1.887.329      2.275.949        3.277.514        3.205.358       3.654.236

SIMPANAN DARI NASABAH

Giro

 Pihak ketiga                                   113.480.993      89.112.534     20.957.283         17.636.481     12.806.732

 Pihak berelasi                                  28.817.269      51.910.728    108.412.008        87.264.437      60.556.142

Giro Wadiah

 Pihak ketiga                                    23.285.531     15.853.349       2.402.728           1.783.134      1.176.350

 Pihak berelasi                                   1.862.072      3.029.417       11.037.037         6.841.675       4.179.603

                                                167.445.865    159.906.028     142.808.756         113.525.727     78.718.827



                                                                                               Laporan Tahunan 2025         21
Page 22
01       Kilas Kinerja




                         Uraian                 2025          2024           2023          2022           2021

 Tabungan

     Pihak ketiga                             34.562.225      36.825.185    37.029.999    35.656.990     46.363.367

     Pihak berelasi                              643.032        874.964         692.162      525.339        436.034

 Tabungan Wadiah

     Pihak ketiga                                1.726.107      1.520.491     1.274.456      1.192.775      1.149.143

     Pihak berelasi                                    969          1.441         2.136           943          1.096

                                              36.932.333      39.222.081    38.998.753     37.376.047    47.949.640

 Deposito berjangka

     Pihak ketiga                             139.829.959     92.959.773    63.976.056    66.808.185       53.067.211

     Pihak berelasi                            61.291.574    60.349.598      76.717.583   79.389.842     93.453.378

                                               201.121.533   153.309.371    140.693.639   146.198.027    146.520.589

 Total simpanan dari nasabah                  405.499.731    352.437.480    322.501.148   297.099.801    273.189.056

 SIMPANAN DARI BANK LAIN

 Pihak ketiga                                      96.481         70.035         91.312      136.408         66.007

 EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI
 KEMBALI

 Pihak ketiga                                    349.076      2.446.384              -              -              -

 Pihak berelasi                                          -      963.042              -              -              -

                                                 349.076       3.409.426             -              -              -

 LIABILITAS AKSEPTASI

 Pihak ketiga                                    168.480         251.423       320.522       302.037        292.220

 Pihak berelasi                                   406.421       690.475        224.045        118.525        161.920

                                                  574.901        941.898       544.567       420.562         454.140

 UTANG PAJAK                                      140.082        368.473             -              -              -

 LIABILITAS DERIVATIF

 Pihak ketiga                                            -             -             -              -          17.741

 SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN

 Pihak ketiga                                   2.476.014      2.880.741      2.403.573     4.297.252      8.094.441

 Pihak berelasi                                 1.509.069      2.563.783     5.868.525     4.355.008       4.277.267

                                               3.985.083      5.444.524      8.272.098     8.652.260       12.371.708

 PINJAMAN YANG DITERIMA

 Pihak ketiga                                  10.240.697      10.132.859    11.308.799    7.365.320      6.499.997

 Pihak berelasi                                 27.751.154    23.352.225    22.453.290     17.455.685     15.562.294

                                               37.991.851    33.485.084     33.762.089    24.821.005      22.062.291

 BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR                  497.893        658.070        647.496       629.366        496.725

 ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI            438         3.385         3.580          4.719          3.644

 LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN         2.552.651      1.745.282      2.951.848    7.248.985       6.618.300




22         Laporan Tahunan 2025
Page 23
                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                     Uraian                            2025           2024          2023              2022            2021

PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK
SUBORDINASI

Pihak ketiga                                           1.795.858      4.828.105      4.612.840        4.658.242       4.259.776

Pihak berelasi                                         3.696.275      1.500.000     4.499.997         4.499.977       4.499.968

                                                       5.492.133      6.328.105       9.112.837        9.158.219      8.759.744

LIABILITAS LAINNYA                                      633.000        626.886               -                 -               -

TOTAL LIABILITAS                                     459.700.649    407.794.597    381.164.489      351.376.683     327.693.592

DANA SYIRKAH TEMPORER

SIMPANAN NASABAH

Giro Mudharabah

 Pihak ketiga                                          1.046.837       929.940         712.587         468.889           467.333

 Pihak berelasi                                          749.717          11.985        13.474            11.897           12.281

Tabungan Mudharabah

 Pihak ketiga                                          5.645.501       6.161.887     5.331.249        4.730.686       3.466.529

 Pihak berelasi                                        1.306.347        125.893        141.993           88.427          505.563

Deposito berjangka Mudharabah

 Pihak ketiga                                          18.113.035     15.129.659     11.975.188       11.886.366      8.887.336

 Pihak berelasi                                        4.994.605      6.857.408     8.908.369           7.637.191      9.424.102

Total simpanan nasabah                                31.856.042     29.216.772    27.082.860        24.823.456      22.763.144

SIMPANAN DARI BANK LAIN

Giro Mudharabah

 Pihak ketiga                                              6.145           9.214         4.154                56              46

Tabungan Mudharabah

 Pihak ketiga                                              19.991        21.730          14.781           19.674           1.882

Deposito berjangka Mudharabah

 Pihak ketiga                                                 300            300         4.300           19.089            3.000

Total simpanan dari bank lain                            26.436          31.244        23.235            38.819            4.928

TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER                           31.882.478     29.248.016     27.106.095       24.862.275      22.768.072

EKUITAS

Modal saham – nominal Rp500 (Rupiah penuh)
per saham masing-masing pada tanggal 31
Desember 2025 dan 2024

Modal dasar 20.478.432.000 saham (nilai penuh)
(terdiri dari 1 lembar saham seri A Dwiwarna dan
20.478.431.999 lembar saham seri B) masing-
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024

Modal ditempatkan dan disetor penuh                     7.017.222      7.017.222      7.017.222       5.295.000       5.295.000
14.034.444.413 saham (nilai penuh) (terdiri dari 1
lembar saham seri A Dwiwarna dan 14.034.444.412
lembar Saham seri B) masing-masing pada
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024

Tambahan modal disetor                                 4.418.900      4.418.900      4.418.900        2.054.454       2.054.454




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025        23
Page 24
01     Kilas Kinerja




                       Uraian                        2025            2024            2023           2022            2021

 Tambahan modal disetor                                       -               -               -      2.756.575               -

 Kerugian neto yang belum direalisasi dan            (530.198)       (1.107.982)      (769.001)     (1.193.252)         87.817
 cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-
 efek dan obligasi pemerintah diukur pada nilai
 wajar melalui komprehensif lain - setelah pajak
 tangguhan

 Pengukuran kembali program imbalan pasti -           (579.201)       (424.015)      (560.338)       (409.657)       (458.153)
 setelah pajak tangguhan

 Bagian efektif Lindung Nilai - Arus Kas                      -       (44.082)        (32.346)        (49.301)        (19.983)

 Surplus Revaluasi Aset Tetap                        3.988.158       3.565.773       3.565.773      3.508.565        3.307.991

 Saldo laba*)

 Telah ditentukan penggunaannya                     18.237.500      15.982.004        13.181.214     10.745.157     8.606.555

 Belum ditentukan penggunaannya                      3.657.894       3.164.069       3.657.729        3.201.813     2.532.966

 Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada      36.210.275      32.571.889      30.479.153     25.909.354      21.406.647
 entitas induk

 Kepentingan non pengendali                                  18               -               -              -               -

 TOTAL EKUITAS                                      36.210.293      32.571.889      30.479.152     25.909.354      21.406.647

 JUMLAH LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER          527.793.420     469.614.502     438.749.737     402.148.312     371.868.311
 DAN EKUITAS

 LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN

 PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

 Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil

 Bunga                                              31.879.842      25.472.625      24.722.529     23.233.200      23.413.857

 Bagi hasil dan marjin unit syariah                  4.461.026       4.068.967       3.558.723       2.674.168        2.381.101

 Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil             36.340.868       29.541.592      28.281.252     25.907.368      25.794.958

 Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus

 Bunga                                             (15.702.025)    (15.913.459)    (13.203.108)    (9.866.919)     (11.670.728)

 Beban pendanaan lainnya                             (208.578)       (200.476)        (203.317)      (169.804)       (177.585)

 Bonus Simpanan Wadiah                               (263.760)        (153.446)         (71.621)      (57.558)        (32.175)

 Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah        (1.947.956)      (1.781.559)     (1.372.916)     (815.803)       (923.167)

 Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus           (18.122.319)    (18.048.940)    (14.850.962)    (10.910.084)   (12.803.655)

 Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto             18.218.549       11.492.652     13.430.290      14.997.284      12.991.303

 Pendapatan Operasional Lainnya

 Pungutan administrasi dan denda atas                 1.080.319       1.072.304      1.096.346         965.441        852.953
 simpanan dan kredit yang diberikan

 Pendapatan dari penerimaan kredit yang              1.024.936        1.338.753         934.191        431.591        304.810
 dihapusbukukan

 Keuntungan dari penjualan efek-efek - neto            1.118.772       932.900           6.669               -          76.734

 Keuntungan dari penjualan obligasi pemerintah         178.444          49.049         541.392               -         818.679
 - neto

 Keuntungan yang belum direalisasi dari                 46.906           30.175           1.802              -               -
 perubahan nilai wajar efek-efek - neto




24       Laporan Tahunan 2025
Page 25
                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                     Uraian                          2025           2024          2023              2022            2021

Keuntungan yang belum direalisasi dari                       -              -              -           55.045                -
perubahan nilai wajar obligasi pemerintah -
neto

Lain-lain                                             658.595        1.152.738      1.310.747         822.775          463.507

Total Pendapatan Operasional Lainnya                 4.107.972      4.575.919      3.891.147         2.274.852       2.516.683

Penyisihan kerugian penurunan nilai aset           (6.178.669)     (1.981.495)   (3.765.397)        (4.017.378)    (3.627.477)
keuangan dan aset non keuangan

Pembalikan Estimasi kerugian penurunan nilai             2.947             195          1.139           (1.075)          2.845
komitmen dan kontinjensi

Beban Operasional Lainnya

Umum dan administrasi                              (5.263.420)     (4.456.861)   (3.884.779)       (3.754.028)    (3.358.846)

Gaji karyawan                                      (5.004.271)    (4.445.575)    (3.982.503)       (4.190.298)     (3.782.925)

Premi program penjaminan Pemerintah                 (846.272)       (729.685)     (656.774)          (599.991)       (619.667)

Kerugian yang belum direalisasi dari perubahan         (6.893)       (40.444)        (5.780)                 -         (18.778)
nilai wajar obligasi pemerintah - neto

Kerugian dari penjualan obligasi pemerintah -                -              -              -        (266.235)                -
neto

Kerugian dari penjualan efek-efek - neto                     -              -              -        (234.089)                -

Kerugian yang belum direalisasi dari perubahan               -              -              -          (64.931)       (135.338)
nilai wajar efek-efek - neto

Lain-lain                                           (673.906)       (589.993)      (487.614)        (329.308)       (930.968)

Total Beban Operasional Lainnya                    (11.794.762)   (10.262.558)   (9.017.450)       (9.438.880)    (8.846.522)

LABA OPERASIONAL                                    4.356.037       3.824.713     4.539.729         3.814.803       3.036.832

Pendapatan (Beban) Bukan Operasional - Neto             25.927        (51.872)     (159.519)           60.887          (43.512)

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                             4.381.964      3.772.841     4.380.210         3.875.690       2.993.320

BEBAN PAJAK                                          (880.810)      (765.513)     (879.222)          (830.617)       (617.093)

LABA TAHUN BERJALAN                                  3.501.154      3.007.328     3.500.988         3.045.073       2.376.227

Pendapatan Komprehensif Lain:

Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
laba rugi

Surplus Revaluasi Aset Tetap                          422.385               -        57.208           200.574                -

Pengukuran kembali program imbalan pasti             (191.589)         168.301     (186.027)           59.872           75.005

Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak         36.403         (31.977)       35.345            (11.376)         (1.484)
akan direklasifikasi ke laba rugi

Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi

Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas                  54.423         (14.490)       20.932          (40.883)          (18.744)

Keuntungan (kerugian) neto yang belum                 708.453        (421.538)       517.528       (1.576.967)     (1.259.616)
direalisasi atas perubahan nilai efek-efek dan
obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
wajar melalui penghasilan komprehensif lain

Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan         (141.010)         85.311      (97.254)          307.463          247.414
direklasifikasi ke laba rugi

TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN               4.390.219      2.792.935     3.848.720          1.983.756       1.418.802




                                                                                                Laporan Tahunan 2025        25
Page 26
01      Kilas Kinerja




                         Uraian                      2025           2024            2023           2022            2021

 LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:

 Pemilik entitas induk                               3.501.154      3.007.328                -              -               -

 Kepentingan non-pengendali                                   -              -               -              -               -

                                                     3.501.154      3.007.328                -              -               -

 TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
 YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:

 Pemilik entitas induk                               4.390.219      2.792.935                -              -               -

 Kepentingan non-pengendali                                   -              -               -              -               -

                                                     4.390.219      2.792.935                -              -               -

 Laba Per Saham Dasar (nilai penuh)                         249            214             249            288             224

 LAPORAN ARUS KAS

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

 Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin           31.416.682     29.689.639        27.618.186    24.331.326      22.427.061

 Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan         1.024.936        1.421.221       1.011.258      503.307         362.436

 Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan          (18.234.167)    (17.973.763)    (14.892.249)    (10.775.222)   (13.027.787)
 komisi

 Pembayaran pajak penghasilan badan                  (393.150)       (912.208)     (1.020.952)     (1.001.324)     (820.461)

 Penerimaan dari surat ketetapan pajak                        -              -               -       402.428                -

 Pendapatan operasional lainnya                      3.153.456       3.213.023               -              -

 Beban operasional lainnya                         (11.151.094)   (9.585.564)      (5.790.828)    (6.896.183)     (5.927.136)

 Pendapatan (beban) bukan operasional lainnya           25.951       (63.538)         (54.382)         13.828        (27.932)
 - neto


 Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan           5.842.614      5.788.810        6.871.033      6.578.160       2.986.181
 liabilitas operasi

 Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:

 Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:

 Penempatan pada bank lain untuk tahun 2025                                                  -              -        947.105
 dan 2024

 Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui     3.763.859     (18.286.677)      (246.380)       (104.885)        849.641
 laporan laba rugi

 Obligasi pemerintah yang diukur pada nilai            174.072       490.445        15.788.979    (4.955.939)      4.842.769
 wajar melalui laba rugi

 Tagihan akseptasi                                    366.997        (397.331)       (124.005)         33.578      (258.069)

 Tagihan Derivatif                                    146.925        (70.666)                -              -               -

 Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang     (42.240.730)    (27.739.554)    (38.484.306)    (26.318.471)   (16.988.247)
 syariah

 Aset lain-lain                                       594.910        (136.021)       (785.307)      (196.503)       1.241.584

 Kenaikan (penurunan) dalam Liabilitas operasi:

 Liabilitas segera                                  (485.935)       (441.930)           74.415      (466.852)     (1.120.009)

 Simpanan dari nasabah

 Giro                                                1.275.000      11.653.971     24.468.372      31.538.044       4.762.109




26        Laporan Tahunan 2025
Page 27
                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                       Uraian                          2025            2024            2023              2022             2021

Giro Wadiah                                            6.264.837       5.443.299       4.814.656         3.268.857        2.270.858

Tabungan                                             (2.494.892)         (22.012)       1.539.832       (10.617.072)      8.099.264

Tabungan Wadiah                                          205.144        245.340           82.875            43.479          245.030

Deposito berjangka                                     47.812.161      12.615.733    (5.504.388)          (322.562)      (1.338.019)

Simpanan dari bank lain                                   26.445         (21.277)       (45.095)            70.400            36.127

Liabilitas akseptasi                                   (366.997)          397.331        124.005           (33.578)         258.069

Liabilitas lain-lain                                    806.055        (416.997)      (4.184.154)          654.214         (206.114)

Dana syirkah temporer                                  2.634.462        2.141.920       2.243.821        2.094.203        2.923.653

Kas Neto digunakan untuk Aktivitas Operasi            24.324.927     (8.755.616)       6.634.353          1.265.073       9.551.932

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Akuisisi Entitas Anak dengan Kas                     (1.540.067)                -

Perolehan Aset tetap                                 (1.874.406)      (1.634.521)     (2.313.490)       (1.042.464)        (415.473)

(Pembelian) Penerimaan efek-efek diukur pada           (579.617)         (31.199)      (1.247.159)         381.580          330.249
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif
lain

Pembelian obligasi pemerintah diukur pada             (9.161.824)      (1.163.910)      2.211.325         5.714.402       10.722.233
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain

Penerimaan obligasi pemerintah pada biaya               7.821.715        562.232      (1.655.566)       (7.816.426)      (5.922.417)
perolehan diamortisasi

Penerimaan (pembelian) saat jatuh tempo dari             189.716      (2.878.561)     (2.868.515)          199.964        (236.767)
efek-efek biaya perolehan diamortisasi

Penerimaan efek-efek yang dibeli dengan janji         51.039.138      20.704.263      45.031.457       165.683.898      432.875.932
dijual kembali

Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji       (52.522.635)    (20.867.689)     (43.597.267)     (165.520.488)    (433.519.302)
dijual kembali

Penjualan aset tetap                                        1.155          3.045                -                 -                 -

Kas Neto diperoleh dari (digunakan untuk)            (6.626.825)    (5.306.340)      (4.439.215)       (2.399.534)       3.834.455
Aktivitas Investasi

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan dari surat-surat berharga yang               300.000          680.913       2.449.019          1.541.330            10.186
diterbitkan

Pembayaran atas surat-surat berharga yang             (1.754.979)    (3.572.500)      (2.769.764)       (5.263.000)     (3.455.000)
diterbitkan jatuh tempo

Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan          51.431.824     143.153.604       67.691.353          592.326           1.716.191
janji dibeli kembali

Pembayaran atas jatuh tempo efek-efek yang          (54.544.966)    (139.744.766)    (67.691.353)        (592.326)         (1.716.191)
dijual dengan janji dibeli kembali

Pembayaran dividen                                     (751.833)       (700.198)        (609.015)         (237.624)                 -

Penerimaan dari pinjaman yang diterima                 7.499.533        11.144.193      11.185.162        11.814.826      6.455.429

Pembayaran dari pinjaman yang diterima               (3.020.603)     (11.385.262)     (2.187.576)       (9.095.884)      (8.204.691)

Penerimaan dari efek-efek subordinasi                 4.000.000                 -               -                 -       1.500.000

Pembayaran Liabilitas Sewa                              (88.347)        (93.408)         (81.973)         (84.983)         (99.959)

Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek               (4.828.500)     (3.000.000)                -                 -     (3.000.000)
subordinasi jatuh tempo




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025          27
Page 28
01       Kilas Kinerja




                         Uraian                     2025            2024          2023          2022            2021

 Dana setoran modal                                          -               -     1.330.093     2.756.575                -

 Kas Neto diperoleh dari Aktivitas Pendanaan        (1.757.871)    (3.517.424)     9.315.946     1.431.240    (6.794.035)

 Kenaikan (Penurunan) Neto Kas dan Setara Kas       15.940.231    (17.579.380)     11.511.084     296.779      6.592.352

 KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                     35.458.390      53.037.770     41.526.686    41.229.907    34.637.555

 KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                     51.398.621    35.458.390      53.037.770    41.526.686     41.229.907

 Rincian kas dan setara kas akhir tahun adalah
 sebagai berikut:

 Kas                                                2.154.839        2.105.620     2.127.489      1.661.533     1.539.577

 Giro pada Bank Indonesia                          33.797.873      22.739.920      18.145.761   25.416.941     10.692.484

 Giro pada bank lain                                 2.515.971       5.951.746     2.203.398     1.472.257      1.096.798

 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank           12.929.938        4.661.104     30.561.122   12.975.955     27.901.048
 lain - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan atau
 kurang sejak tanggal perolehan

 Sertifikat Bank Indonesia - jangka waktu jatuh              -               -             -             -                -
 tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal
 perolehan

 Total                                              51.398.621    35.458.390      53.037.770    41.526.686     41.229.907

 RASIO KEUANGAN (BANK ONLY) (%)

 Likuiditas

 Loan to Deposit Ratio (LDR)                             91,28          93,79          95,36         92,65         92,86

 Profitabilitas

 Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset                    0,93           0,93          86,88         87,37          88,12

 Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Ekuitas                13,58           13,42         13,40         14,52          16,37

 Rasio Laba Rugi terhadap Pendapatan                      8,66             8,81        10,88          11,03            8,44

 Return On Asset (ROA)                                    0,89           0,83            1,07          1,02            0,81

 Return On Equity (ROE)                                   11,57          10,76         13,86         16,42          13,64

 Net Interest Margin (NIM)                                4,20           2,86            3,75         4,40             3,99

 Biaya Operasonal terhadap Pendapatan                   89,04            88,7          86,10            86         89,28
 Operasional (BOPO)

 Kualitas Kredit

 Non Performing Loan (NPL) Gross                           3,17            3,16          3,01         3,38             3,70

 Non Performing Loan (NPL) Netto                           1,85            1,89          1,32          1,32            1,20

 Aset Produktif

 Aset Produktif Bermasalah terhadap Total Aset            2,59           2,60            1,85         2,58                -
 Produktif

 Penyisihan Penurunan Nilai Aset Produktif                3,45             3,07          2,92         3,88                -
 terhadap Total Aset Produktif

 Permodalan

 Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum                19,02           18,50         20,16          20,17            19,14
 (KPMM)




28         Laporan Tahunan 2025
Page 29
                                                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                          Uraian                                    2025               2024                  2023              2022             2021

 Kepatuhan

 Persentase Pelanggaran BMPK

   Pihak Terkait                                                              -                  -                    -                  -                  -

   Pihak Tidak Terkait                                                        -                  -                    -                  -                  -

 Persentase Pelampauan BMPK

   Pihak Terkait                                                              -                  -                    -                  -                  -

   Pihak Tidak Terkait                                                        -                  -                    -                  -                  -

 Giro Wajib Minimum (GWM)

   GWM Utama Rupiah

     Konvensional                                                         9,39               5,38                   6,04             8,28              3,55

     Syariah                                                              4,35                4,70                  6,10              7,76              3,70

   GWM Valuta Asing                                                       4,02                4,18                  4,40              4,13             6,24

 Posisi Devisa Netto                                                       1,95               1,29                  1,73              4,17             2,63

 Rasio Lainnya

 Cost to Income Ratio (CIR)                                              49,19               57,15              45,26               46,66              48,18


*) saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007




Ikhtisar Operasional

                     Uraian                                2025                   2024                2023                   2022               2021

 PERBANKAN KONSUMER

   Penyaluran Kredit Konsumer                          270.202.267            255.110.204         238.282.527              218.482.723       202.655.829

   Simpanan Konsumer                                     64.710.833           67.854.930             63.770.218             68.190.039        68.770.476

 PERBANKAN KOMERSIAL

   Penyaluran Kredit Komersial                          75.500.636            58.970.333             42.963.396             37.654.912        19.923.399

   Simpanan Komersial                                   314.001.045          264.189.863         243.694.432               223.893.013        197.961.260

 UNIT USAHA SYARIAH

   Penyaluran Pembiayaan Syariah                         54.873.162           43.892.827               37.114.281           31.624.139        27.549.858

   Simpanan Syariah                                       58.731.135          49.622.206             41.802.885            34.640.775         29.269.336




                                                                                                                           Laporan Tahunan 2025           29
Page 30
 01                            Kilas Kinerja




 INFORMASI
 SAHAM

 Perseroan telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak tahun 2009.


                                                            Harga per saham (Rp)                            Jumlah
                                                                                                                                 Volume
                                                                                                             Saham                                      Kapitalisasi
                                                                                                                              Perdagangan
                             Tahun                                                                          Beredar                                       Pasar
                                               Pembukaan     Tertinggi      Terendah      Penutupan                               (Juta
                                                                                                              (Juta                                     (Rp Triliun)
                                                  (Rp)         (Rp)           (Rp)           (Rp)                               Lembar)
                                                                                                            Lembar)

          2024

          Triwulan I                               1.250        1.600          1.250          1.555              14,03                 3.041                17,54

          Triwulan II                              1.490        1.515           1.175         1.265              14,03                 2.204                21,82

          Triwulan III                             1.275        1.535          1.245          1.450              14,03                  2.110               20,35

          Triwulan IV                              1.465        1.505           1.110         1.140              14,03                 1.440                16,00

          2025

          Triwulan I                               1.140        1.190           770            885               14,03                 2.210                12,42

          Triwulan II                               885         1.275           810            1.115             14,03                 2.937                15,65

          Triwulan III                             1.095        1.410          1.080          1.285              14,03                 2.125                18,03

          Triwulan IV                              1.265        1.265          1.090           1.175             14,03                 2.336                16,49




                                                             Grafik Volume Transaksi Saham BTN Tahun 2024-2025


                                                   1.555       1.265           1.450         1.140         885              1.115               1.285        1.175

                             1.800

                             1.600
Harga Penutupan Saham (Rp)




                             1.400

                             1.200

                             1.000

                              800

                              600

                              400

                              200

                                 -
                                               Triwulan I   Triwulan II    Triwulan III   Triwulan IV   Triwulan I       Triwulan II     Triwulan III     Triwulan IV

                                                                        2024                                                        2025




 30                              Laporan Tahunan 2025
Page 31
                                                                                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                     Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham BTN Tahun 2024-2025


                                                             3.041              2.204               2.110              1.440             2.210                2.937              2.125              2.336

                                           3.500
Harga dan Volume Saham (Juta Lembar)




                                           3.000


                                           2.500


                                           2.000


                                           1.500


                                           1.000


                                               500


                                                 -
                                                        Triwulan I            Triwulan II        Triwulan III       Triwulan IV        Triwulan I           Triwulan II       Triwulan III        Triwulan IV

                                                                                         2024                                                                         2025




                                                                     Grafik Pergerakan Harga dan Volume Saham BTN Tahun 2024-2025


                                                     3.041            2.204              2.110              1.440              2.210             2.937                2.125              2.336

                                 3.500                                                                                                                                                                   1.600

                                                     1.555                                                                                                                                               1.500
                                 3.000
                                                                                         1.450                                                                                                           1.400
                                  2.500
                                                                                                                                                                                                         1.300
                                  2.000                               1.265                                 1.140                                                     1.285                              1.200

                                                                                                                                                                                          1.175             1.100
                                       1.500                                                                                                        1.115

                                                                                                                                                                                                         1.000
                                       1.000
                                                                                                                                                                                                            900
                                        500                                                                                    885
                                                                                                                                                                                                            800

                                          -                                                                                                                                                                 700
                                                Triwulan I       Triwulan II         Triwulan III       Triwulan IV        Triwulan I        Triwulan II           Triwulan III      Triwulan IV

                                                                                2024                                                                          2025


                                                                                        Volume Perdagangan (Juta Lembar)                                       Penutupan




                                                                                                                                                                      Laporan Tahunan 2025                    31
Page 32
01       Kilas Kinerja




Tabel Ringkasan Informasi Saham BBTN 2021-2025

                           Indikator             BBTN 2025 BBTN 2024 BBTN 2023 BBTN 2022 BBTN 2021

 Harga Pembukaan (Rp per Lembar Saham)              1.140      1.250           1.335        1.668     1.735

 Harga Tertinggi (Rp per Lembar Saham)              1.410      1.600           1.400        1.798     2.150

 Harga Terendah (Rp per Lembar Saham)                770        1.110           1.175        1.311    1.230

 Harga Penutupan (Rp per Lembar Saham)              1.175       1.140          1.250        1.350     1.730

 Volume Perdagangan (Juta Lembar)                  9.609       8.795           5.416       5.563     10.502

 Nilai Buku Per Saham (Rp)                          2.471      2.281           2.071        2.131     1.988

 Price to Book Value (kali)                         0,48        0,51            0,60        0,63      0,89

 Price to Earning Ratio (kali)                       4,72       4,98            5,53         4,73     9,28

 Jumlah Saham Beredar (Juta Lembar)                 14,03      14,03           14,03        12,87     10.59

 Kapitalisasi Pasar (Rp Triliun)                    16,49      16,00           17,54        17,46     18,32




Sepanjang tahun 2025, BTN berhasil masuk dalam daftar konstituen beberapa Indeks saham terkemuka sebagai
berikut:

                                 Indeks                                        Periode

 LQ45                                                                   Januari - Desember 2025

 IDX BUMN20                                                             Januari - Desember 2025

 IDX80                                                                  Januari - Desember 2025

 IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Composite                                  Januari - Desember 2025

 IDX Small-Mid Cap (IDX SMC) Liquid                                     Januari - Desember 2025

 Kompas100                                                              Januari - Desember 2025

 Infobank15                                                             Januari - Desember 2025

 MSCI EM Small Cap                                                      Januari - Desember 2025

 MSCI Emerging Market (EM)                                              Januari - Desember 2025

 MSCI EM IMI                                                            Januari - Desember 2025

 MSCI Indonesia Index                                                   Januari - Desember 2025

 MSCI Total International Stock                                         Januari - Desember 2025

 ESG Sector Leaders IDX Kehati                                          Januari - Desember 2025

 ESG Quality 45 IDX Kehati                                              Januari - Desember 2025

 IDX Value30                                                            Januari - Desember 2025

 Investor33                                                             Januari - Desember 2025

 IDXFINANCE                                                             Januari - Desember 2025

 SRI-KEHATI                                                             Januari - Desember 2025

 IDX LQ45 Low Carbon Leaders                                            Januari - Desember 2025

 TEMPO-IDNFinancials 52 (Main Index)                                    Januari - November 2025




32         Laporan Tahunan 2025
Page 33
                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                          Indeks                                              Periode

PEFINDO Prime Bank                                                       Januari - Juni 2025

TEMPO-IDNFinancials 52 (High Dividend Index)                               Desember 2025

MBX                                                                    Januari - Desember 2025

ECONOMIC30                                                             Januari - Desember 2025




Aksi Korporasi

Pada tahun 2025, BTN tidak melakukan Aksi Korporasi terkait dengan aktivitas yang berpengaruh terhadap jumlah
saham beredar, seperti pemecahan saham, penggabungan saham, dividen saham, saham bonus, perubahan nilai
nominal saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan dan pengurangan modal.



Aksi Penghentian Sementara Perdagangan Saham (Suspension)
dan/atau Penghapusan Pencatatan Saham (Delisting)

Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan tidak pernah dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan
saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan saham (delisting).




                                                                                   Laporan Tahunan 2025           33
Page 34
01     Kilas Kinerja




INFORMASI OBLIGASI, SUKUK
DAN/ATAU OBLIGASI KONVERSI

Informasi Obligasi
Tabel Obligasi BTN

                                                           Tanggal distribusi
                                                                                            Tenor               Mata      Jumlah Obligasi
                       Uraian                               Obligasi secara
                                                                                           (Tahun)              Uang        (Jutaan Rp)
                                                              Elektronik

 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN Tahap I               8 Juli 2015                           10               Rp              800.000
 Tahun 2015 Seri D

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN Tahap I              13 Juli 2017                          10               Rp             1.386.000
 Tahun 2017 Seri D

 Junior Global Bond Bank BTN                              23 Januari 2020                        5              USD                  300


 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap I               19 Agustus 2020                        5               Rp               196.000
 Tahun 2020 Seri C

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II              24 Mei 2022                            3               Rp              600.000
 Tahun 2022 seri A

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN Tahap II              24 Mei 2022                            5               Rp              400.000
 Tahun 2022 seri B

 Obligasi Berwawasan Sosial I Tahap I                     12 Desember 2025                       3               Rp              300.000
 Tahun 2025

 Obligasi Subordinasi I Tahap I Tahun 2025                12 Desember 2025                       5               Rp             2.000.000



Catatan:
- Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan outstanding di Tahun 2025 menggunakan rating dari Pefindo.
- Rating Efek-efek dalam negeri yang outstanding di Tahun 2025 menggunakan rating dari Fitch.
- Rating Junior Global Bond BTN (USD) yang jatuh tempo di 2025 menggunakan rating dari Moody’s




Informasi Sukuk
Tabel Sukuk BTN

                                Tanggal Distribusi
                                                                 Tenor            Mata          Jumlah Sukuk              Tanggal Jatuh
          Uraian                  Sukuk secara
                                                                (bulan)           Uang           (Jutaan Rp)                 Tempo
                                   Elektronik

 Sukuk BTN I Tahun 2023        28 Juli 2023                        159              Rp                 92.553          28 Oktober 2036
 Tahap I

 Sukuk BTN I Tahun 2023        27 Desember 2023                    159              Rp                175.039          27 Desember 2036
 Tahap II

 Sukuk BTN I Tahun 2024        27 September 2024                   159              Rp                 80.956          27 Desember 2037
 Tahap III

 Sukuk BTN I Tahun 2024        23 Desember 2024                    165              Rp                 52.444          23 September 2038
 Tahap IV




Informasi Obligasi Konversi

Sampai dengan 31 Desember 2025, Perseroan tidak menerbitkan obligasi konversi, dengan demikian Perseroan tidak
memiliki informasi mengenai obligasi konversi.




34        Laporan Tahunan 2025
Page 35
                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                              Peringkat
                           Tanggal         Tingkat Suku        Status                                                    Wali
 Harga Penawaran
                         Jatuh Tempo          Bunga          Pembayaran                                                 Amanat
                                                                                       2025               2024

100% dari jumlah pokok   8 Juli 2025             10,5%       Lunas           AA+(idn)              AA+(idn)           Bank Mega
Obligasi

100% dari jumlah pokok   13 Juli 2027           8,90%        Belum Jatuh     AAA(idn)              AA+(idn)           Bank BJB
Obligasi                                                     Tempo

100% dari jumlah pokok   23 Januari 2025        4,20%        Lunas           Ba3                   Ba3                Bank BJB
Obligasi

100% dari jumlah pokok   19 Agustus 2025        8,40%        Lunas           AA+(idn)              AA+(idn)           Bank BJB
Obligasi

100% dari jumlah pokok   24 Mei 2025            5,50%        Lunas           AA+(idn)              AA+(idn)           Bank BJB
Obligasi

100% dari jumlah pokok   24 Mei 2027             6,0%        Belum Jatuh     AAA(idn)              AA+(idn)           Bank BJB
Obligasi                                                     Tempo

100% dari jumlah pokok   12 Desember            5.30%        Belum Jatuh     id
                                                                                  AAA              -                  Bank BRI
Obligasi                 2028                                Tempo

100% dari jumlah pokok   12 Desember            6.65%        Belum Jatuh     id
                                                                                  AA               -                  Bank BRI
Obligasi                 2030                                Tempo




                                                                       Status
                     Tingkat Nisbah                                                                    Keterangan
                                                                     Pembayaran

11,00% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi     Belum Jatuh Tempo         Surat Berharga ini tidak dirating dan
bagi hasil sebesar ekuivalen 0,55% per tahun.                                            tidak dilakukan penawaran umum.

27,40% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi     Belum Jatuh Tempo         Surat Berharga ini tidak dirating dan
bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun.                                            tidak dilakukan penawaran umum.

27,40% dari Pendapatan Yang Dibagihasilkan dengan indikasi     Belum Jatuh Tempo         Surat Berharga ini tidak dirating dan
bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun                                             tidak dilakukan penawaran umum.

27,40% dari Pendapatan Yang Dibagihasilkan dengan indikasi     Belum Jatuh Tempo         Surat Berharga ini tidak dirating dan
bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun                                             tidak dilakukan penawaran umum.




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025           35
Page 36
    01     Kilas Kinerja




    INFORMASI
    SUMBER PENDANAAN LAINNYA

Sekuritisasi KPR
Tabel Sekuritisasi KPR BTN

  No.        Transaksi Sekuritisasi         Nominal Total (Rp)                  Kelas          Nominal (Rp)

   1.    EBA-SP SMF-BTN 03                      1.000.000.000.000                A1             200.000.000.000

                                                                                 A2             713.000.000.000

                                                                                  B              87.000.000.000

   2.    EBA-SP SMF-BTN 04                     2.000.000.000.000                 A1             700.000.000.000

                                                                                 A2            1.124.000.000.000

                                                                                  B             176.000.000.000

   3.    EBA-SP SMF-BTN 05                     2.000.000.000.000                 A1             574.000.000.000

                                                                                 A2            1.142.000.000.000

                                                                                 M               24.000.000.000

                                                                                  B             260.000.000.000

   4.    EBA-SP SMF-BTN 06                           631.000.543.015             A              576.734.000.000

                                                                                  B              54.266.543.015

   5.    EBA-SP SMF-BTN 07                           500.000.001.416             A              452.500.000.000

                                                                                  B               47.500.001.416

   6.    EBA-SP SMF-BTN 08                       600.000.020.055                 A              544.800.000.000

                                                                                  B              55.200.020.055




Long Term Notes (LTN)
Tabel Long Term Notes (LTN) BTN

                                        Tanggal Distribusi              Tenor           Mata          Jumlah LTN
                  Uraian
                                      LTN secara Elektronik            (Bulan)          Uang          (Rp Ribuan)

LTN BTN Tahun 2021 Tahap I            17 Desember 2021                   186            IDR                 10.185.851


LTN BTN II Tahun 2022 Seri A          12 Juli 2022                        171           IDR                47.740.325


LTN BTN II Tahun 2022 Seri B          12 Juli 2022                       177            IDR                79.378.706


LTN BTN III THP I TAHUN 2022          14 Desember 2022                   177            IDR               210.866.282


LTN BTN III THP II TAHUN 2022         28 Desember 2022                    171           IDR                131.184.885


LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023         28 Juli 2023                       165            IDR                35.898.139




    36       Laporan Tahunan 2025
Page 37
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




 Tanggal Transaksi       Jatuh Tempo              Average Life         Kupon Kelas A              Peringkat Kelas A

28 April 2017        07 Januari 2028                  7,78         A1 = 8,00%                             id
                                                                                                               AAA

                                                                   A2 = 8,40%




28 Februari 2018     07 Mei 2029                      7,03         A1 = 7,00%                             id
                                                                                                               AAA

                                                                   A2 = 7,50%




27 November 2019     07 Mei 2032                      9,09         A1 = 8,50%                             id
                                                                                                               AAA

                                                                   A2 = 8,75%

                                                                   M = 10,40%                                  id
                                                                                                                    A




30 Desember 2020     07 Juli 2032                     6,08         6,50%                                  id
                                                                                                               AAA




23 Desember 2022     07 Januari 2034                  5,66         7,70%                                  id
                                                                                                               AAA




26 September 2023    07 Agustus 2035                  7,44         6,65%                                  id
                                                                                                               AAA




                                                        Status
 Tanggal Jatuh Tempo       Tingkat Suku Bunga                                              Keterangan
                                                      Pembayaran

17 Juni 2037                        1,37% tetap    Belum Jatuh Tempo       Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                           dilakukan penawaran umum

12 Oktober 2036                     1,37% tetap    Belum Jatuh Tempo       Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                           dilakukan penawaran umum

12 April 2037                       0,55% tetap    Belum Jatuh Tempo       Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                           dilakukan penawaran umum

14 Juni 2037                        0,55% tetap    Belum Jatuh Tempo       Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                           dilakukan penawaran umum

28 Maret 2037                       0,55% tetap    Belum Jatuh Tempo       Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                           dilakukan penawaran umum

28 April 2037                       0,55% tetap    Belum Jatuh Tempo       Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                           dilakukan penawaran umum




                                                                                              Laporan Tahunan 2025           37
Page 38
01      Kilas Kinerja




                                                      Tanggal Distribusi                Tenor                Mata      Jumlah LTN
                        Uraian
                                                    LTN secara Elektronik              (Bulan)               Uang      (Rp Ribuan)

 LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023                    15 September 2023                      168                    IDR       404.745.014


 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri A          27 Desember 2023                       180                    IDR      6.241.671.188


 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri B          27 Desember 2023                       168                    IDR   234.541.750.854


 LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap IV                    07 Mei 2024                             171                   IDR   203.350.626.300


 LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap V                     27 September 2024                       171                   IDR   312.678.083.000


 LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap VI                    23 Desember 2024                       168                    IDR   147.909.042.000



Keterangan: Surat Berharga LTN BTN tidak dirating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.




RATING PERUSAHAAN
2025


Peringkat Fitch per 17 Oktober 2025

                         Keterangan                                                                Peringkat

 Outlook                                                       Stable

 Peringkat Nasional Jangka Panjang                             AAA(idn) dari sebelumnya AA+(idn)

 Peringkat Nasional Jangka Pendek                              F1+(idn)



Peringkat Pefindo per 1 Agustus 2025

                         Keterangan                                                                 Peringkat

 Outlook                                                       Stable

 Peringkat Nasional                                            id.
                                                                     AAA




Peringkat Moody’s per 17 Juni 2025

                         Keterangan                                                                 Peringkat

 Outlook                                                       Stable




38         Laporan Tahunan 2025
Page 39
                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                              Status
 Tanggal Jatuh Tempo             Tingkat Suku Bunga                                          Keterangan
                                                            Pembayaran

15 September 2037                    1,37% tetap         Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                             dilakukan penawaran umum

27 Desember 2038                     0,55% tetap         Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                             dilakukan penawaran umum.

27 Desember 2037                     1,37% tetap         Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                             dilakukan penawaran umum.

07 Agustus 2038                      1,37% tetap         Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                             dilakukan penawaran umum.

27 Desember 2038                     1,37% tetap         Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                             dilakukan penawaran umum.

23 Desember 2038                     1,37% tetap         Belum Jatuh Tempo   Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak
                                                                             dilakukan penawaran umum.




LAPORAN
ANALIS PERUSAHAAN


Tabel Laporan Analis Perusahaan BTN

                                            Kode
  No               Perusahaan                                    Analis             Rekomendasi            Target Price
                                           Broker

  1.    PT Indo Premier Securities            PD      Jovent Muliadi                      Buy                       1.450

  2.    Yuanta Investment Consulting          FS      Yap Swie Cu                         Buy                       1.600

  3.    RHB Research                          DR      Andrey Wijaya                       Buy                       1.430

  4.    Binaartha Sekuritas                   AR      Avanza Aditya                       Buy                       1.345

  5.    PT Ciptadana Sekuritas                KI      Erni Siahaan                        Buy                       1.500

  6.    PT Ina Sekuritas Indonesia            RB      Arief Machrus                       Buy                       1.430

  7.    UOB KayHian (Equity)                  AI      Posmarito Pakpahan                 Hold                       1.420

  8.    UBS Securities                        AK      Joshua Tanja                        Buy                 Restricted

  9.    PT Phintraco Sekuritas                AT      Nurwachidah                        Hold                       1.315

  10.   Mandiri Sekuritas                    CC       Kresna Hutabarat                    Buy                       1.380

  11.   CLSA                                  KZ      Sarina Lesmina                 Accumulated                    1.450

  12.   Sucor Sekuritas                       AZ      Edward Lowis                       Hold                        940




                                                                                           Laporan Tahunan 2025             39
Page 40
01         Kilas Kinerja




                                             Kode
     No                    Perusahaan                              Analis   Rekomendasi     Target Price
                                            Broker

     13.       Panin Sekuritas               GR      Nico Laurens                Buy              1.500

     14.       PT Verdhana Sekuritas          BB     Erwin Wijaya              Neutral             980
               Indonesia

     15.       Trimegah Securities            LG     Jonathan Gunawan            Buy              1.540

     16.       OCBC Sekuritas                 TP     Budi Rustanto               Buy              1.500

     17.       CGS International              YU     Handy Noverdanius          Add               1.400

     18.       PT BRI Danareksa Sekuritas    OD      Victor Stefano              Buy              1.300

     19.       DBS Bank                      DP      Muhammad Nurkholis      Fully Valued          900
                                                     Syafruddin

     20        Macquarie                      RX     Jayden Vantakris       Underperform            915

     21.       PT Sinarmas Sekuritas         DH      Ivan Putera               Neutral            1.400

     22.       BNI Securities                 NI     Yulinda Hartanto           Hold               1.100

     23.       Bahana Securities             DX      Razqi Kurniawan             Buy              1.400

     24.       Samuel Sekuritas Indonesia     IF     Prasetya Gunadi             Buy              1.600

     25.       PT Valbury Asia Securities    CP      Akhmad Nurcahyadi           Buy              1.530

     26.       Sadif Investment Analytics     -      Team Coverage              Hold               900




40           Laporan Tahunan 2025
Page 41
                                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




PERISTIWA PENTING
DI TAHUN 2025

  8      Januari

BTN dan Mandiri Capital Jalin Kerja sama untuk Dorong
Pertumbuhan Ekosistem Perumahan

BTN dan MCI resmi berkolaborasi melalui      solusi berbasis teknologi. Sektor bisnis
kemitraan   strategis    Dana   Ventura      yang menjadi sasaran antara lain
BTN Fund. Inisiatif ini dirancang untuk      sektor perumahan, konstruksi, layanan
mendorong pertumbuhan bisnis utama           keuangan dan perbankan, Software, dan
BTN melalui investasi pada perusahaan        Environmental, Social, and Governance
rintisan  yang     dapat     memberikan      (ESG).




   1     Februari


                                             Transformasi Pengelolaan
                                             Sales KPR Non Subsidi

                                             BTN       menandai         transformasi    ini, BTN berharap tenaga sales lebih
                                             pengelolaan tenaga penjualan BTN           produktif, profesional, efisien, terlatih,
                                             untuk meningkatkan layanan KPR Non         dan     berorientasi   layanan,    guna
                                             Subsidi. BTN memperkenalkan struktur       mendorong pertumbuhan bisnis KPR Non
                                             baru, skema insentif berbasis performa,    Subsidi secara berkelanjutan.
                                             sistem monitoring digital, serta peran
                                             sales yang lebih jelas. Dengan sistem




  9      Februari


Peluncuran
balé by BTN

BTN resmi meluncurkan balé by BTN,           transaksional. Dengan hadirnya balé by
sebuah Super App yang menawarkan             BTN, Perseroan berharap dapat menarik
solusi   menyeluruh      dan   layanan       lebih banyak dana murah ritel secara
terbaik melalui inovasi digital. balé        berkelanjutan dan juga mempermudah
by BTN merupakan inisiatif strategis         nasabah untuk memenuhi kebutuhannya
Perseroan untuk bisa lebih kompetitif lagi   secara digital.
dalam menjadikan BTN sebagai bank




 28      Februari


                                             BTN dan MAPCLUB Jalin Kerja Sama Transaksional
                                             untuk Mendukung Visi BTN

                                             Kerja sama BTN dan MAPCLUB diharapkan      sehingga nasabah BTN makin loyal
                                             dapat memberi nilai tambah pada            karena mendapatkan akses ke ekosistem
                                             ekosistem bisnis BTN maupun MAPCLUB        digital dan gaya hidup MAPCLUB.
                                             diharapkan dapat mendukung proses
                                             transformasi dan transaksi balé by BTN




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025            41
Page 42
01        Kilas Kinerja




 26          Maret

BTN Salurkan
KPR Subsidi untuk Guru

Program   ini   merupakan    kolaborasi      ini juga menjadi bagian dari upaya
strategis  antara    Kementerian     PKP,    Program Tiga Juta Rumah yang diinisiasi
Kementerian Dikdasmen, BPS, BP Tapera,       Pemerintah     bagi   seluruh    segmen
dan BTN sebagai bank pelaksana, yang         masyarakat tidak hanya guru tapi juga
menyediakan 20.000 unit rumah subsidi        tenaga kerja Indonesia, tenaga kesehatan
untuk guru di seluruh Indonesia. Inisiatif   masyarakat, petani, nelayan, dan buruh.




     8       April


                                             BTN Jalin Kerja Sama Strategis
                                             dengan AlQilaa Group

                                             Penandatanganan        kerja  sama          akan membangun 100.000 unit hunian
                                             antara BTN dan AlQilaa International        dengan nilai investasi sekitar USD2 miliar.
                                             Group terkait implementasi program
                                             perumahan        nasional    melalui
                                             pembangunan satu juta unit hunian
                                             untuk masyarakat Indonesia. AlQilaa
                                             International Group pada tahap awal




     8       April


BTN, Kementerian PKP, BP Tapera dan KOMDIGI Berkolaborasi
Wujudkan Rumah Layak Bagi Wartawan

Kerja sama lintas instansi ini menyiapkan    Republik Indonesia untuk mendukung
alokasi 1.000 unit rumah subsidi bagi        kelompok profesi strategis.
wartawan di seluruh Indonesia melalui
skema KPR Sejahtera dan Tapera, sebagai
bagian dari Program Rumah Nasional
yang menjadi prioritas pemerintah




     21      Mei


                                             BTN Syariah
                                             Raih Best Islamic Bank

                                             BTN    Syariah      kembali       meraih    syariah berkelanjutan di Indonesia.
                                             penghargaan gemilang sebagai Best           Dengan prestasi tersebut, BTN Syariah
                                             Islamic Bank-Indonesia 2025 atas            pun siap melakukan spin-off untuk
                                             keberhasilan transformasi bisnis, inovasi   memenuhi kebutuhan layanan jasa dan
                                             layanan, serta kontribusinya dalam          produk perbankan syariah terbaik bagi
                                             membangun       ekosistem    perbankan      masyarakat Indonesia.




42          Laporan Tahunan 2025
Page 43
                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




  31     Mei

BTN dan SBM ITB Apresiasi Lulusan Unggulan
Program Mini MBA in Property Batch 20–22

Program kolaboratif ini menjadi bagian dari strategi berkelanjutan BTN dalam mencetak
talenta properti yang profesional, responsif terhadap dinamika industri, dan berkontribusi
nyata dalam ekosistem perumahan nasional.




  5      Juni


                                               Resmi Akuisisi PT Bank Victoria Syariah (BVIS),
                                               BTN Syariah Siap Jadi Bank Syariah Terbesar Kedua di Indonesia

                                               Dengan Penandatanganan Akta Jual Beli dan Pengambilalihan Saham ini, BTN
                                               telah resmi mengakuisisi BVIS. BTN berharap aksi korporasi ini dapat mendukung
                                               pencapaian visi BTN untuk menjadikan BTN Syariah sebagai bank syariah terbesar
                                               kedua di Indonesia.




  19     Juni


Penandatanganan MoU
KPR Sejahtera FLPP

BTN telah menandatangani Perjanjian            2025, BTN telah menyalurkan pembiayaan
MOU Komitmen Dukungan Program                  untuk KPR Sejahtera FLPP sebanyak
Pembiayaan KPR Sejahtera FLPP. Dalam           79.104 unit, tahun ini BTN menargetkan
acara ini, Menteri PKP mengapresiasi peran     mendukung pemerintah dalam Program
BTN sebagai Bank Penyalur KPR Sejahtera        Rumah Rakyat dengan penyaluran KPR
FLPP yang ikut mendukung mensukseskan          Sejahtera FLPP sebanyak 220.000 unit.
Program Rumah Rakyat. Hingga akhir Mei




 29      Juni



                                               BTN JAKIM 2025 Sukses Digelar

                                               BTN Jakarta International Marathon            4.000 pelari. Adapun total peserta BTN
                                               (JAKIM) 2025 sukses digelar dalam             JAKIM 2025 sebanyak 31.000 pelari
                                               rangka perayaaan HUT DKI Jakarta ke-          dengan perincian peserta full marathon
                                               498 dan berhasil memecahkan rekor             atau 42K sebanyak 4.000 pelari, half
                                               peserta full marathon (FM) terbanyak          marathon atau      21K sebanyak 13.000
                                               di Indonesia dengan jumlah lebih dari         pelari dan 10K sebanyak 14.000 pelari.




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025           43
Page 44
01        Kilas Kinerja




     14      Juli

BTN Raih Penghargaan Strategis
di ASEAN Risk Awards 2025

Dalam ajang ASEAN Risk Awards 2025,       risiko di BTN, yang berkontribusi besar
Setiyo Wibowo selaku Direktur Risk        terhadap         penguatan      ketahanan
Management meraih penghargaan Risk        perusahaan di tengah tantangan ekonomi
Professional of the Year dan People's     yang semakin kompleks. Dengan strategi
Choice of Risk Professional of the        tersebut, BTN juga sukses menjalankan
Year. Penghargaan tersebut menjadi        berbagai inisiatif untuk mendorong
wujud pengakuan internasional atas        pertumbuhan berkelanjutan dan menjaga
implementasi transformasi manajemen       tata kelola risiko yang unggul.




 24          Juli


                                          BTN Raih Dua Penghargaan Bergengsi
                                          di ASEAN Corporate Governance Awards 2025

                                          BTN dianugerahi penghargaan Top 50          yang selaras dengan praktik terbaik tata
                                          ASEAN PLCs dan Top 5 Indonesia PLCs         kelola korporasi di tingkat regional.
                                          atas komitmennya dalam membangun
                                          tata kelola perusahaan yang unggul
                                          dan governance serta transparan.
                                          Pengakuan ini memperkuat reputasi
                                          BTN sebagai institusi keuangan nasional




     1       Agustus


Tingkatkan Produktivitas dan Efisiensi Proses Bisnis Collection,
BTN luncurkan Operating Model baru

BTN meluncurkan Business        Process   komando langsung dari Kantor Pusat
Improvement (BPI) Monoline Collection     diharapkan    transformasi  ini   dapat
sebagai Operating Model baru collection   membawa BPI ke arah yang lebih produktif,
dengan mengubah pembinaan debitur         efisien dan efektif dalam mendukung
yang sebelumnya berdasarkan kelolaan      percepatan penagihan dan eksekusi
masing-masing Kantor Cabang menjadi       kredit bermasalah.
berdasarkan klaster wilayah, di bawah




     8       Agustus


                                          BTN Resmi Luncurkan balé Korpora,
                                          Wholesale Banking Platform Terintegrasi untuk Nasabah Korporasi

                                          BTN    meluncurkan   platform   yang        secara aman, efisien, dan fleksibel.
                                          menghadirkan sejumlah fitur andalan         Peluncuran ini merupakan bagian dari
                                          seperti cash management, e-guarantee,       strategi transformasi digital BTN untuk
                                          financial supply chain management,          memperkuat akuisisi dana murah dan
                                          dan dashboard transaksi yang dapat          mendorong pertumbuhan fee based
                                          diakses melalui satu pintu digital          income.




44          Laporan Tahunan 2025
Page 45
                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




  19      Agustus

BTN Perkuat Kolaborasi Strategis dengan Ancol
dan Jakpro Dukung Jakarta Jadi Kota Global

Kolaborasi ini memperkuat peran BTN            dalam menghadirkan layanan keuangan
sebagai mitra transformasi kota melalui        modern yang mendukung pertumbuhan
dukungan      pembiayaan,       digitalisasi   sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan
layanan, dan integrasi sistem keuangan di      pengembangan Jakarta sebagai kota
berbagai ruang publik strategis. Bersama       global yang inklusif dan berkelanjutan.
Jakpro dan Ancol, BTN berkontribusi




  22      Agustus


                                               Kelahiran
                                               Bank Syariah Nasional

                                               Dalam RUPSLB Bank Victoria Syariah            dengan menggunakan BVIS sebagai
                                               (BVIS), pemegang saham menyetujui             perusahaan cangkang. Ke depan nama
                                               perubahan    nama     Bank    Victoria        BSN akan dipakai oleh BTN Syariah
                                               Syariah menjadi Bank Syariah Nasional         sebagai branding perusahaan dan
                                               (BSN). Adapun, RUPSLB ini merupakan           produk layanan setelah melalui proses
                                               kelanjutan dari proses spin-off BTN           perizinan penggunaan oleh regulator.
                                               Syariah menjadi Bank Umum Syariah




  27      Agustus


BTN Digital Store                              yang menghadirkan langsung layanan            BEI   guna   mendukung     percepatan
Hadir di Bursa Efek Indonesia                  digital BTN yang lebih cepat, praktis, dan    transformasi digital sektor keuangan
                                               modern. Kehadiran Digital Store di BEI akan   nasional.
BTN meresmikan BTN Digital Store di            memberikan pengalaman dan edukasi
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2,          serta interaksi bagi nasabah, sekaligus
SCBD. Digital Store di BEI menjadi Digital     memperkuat positioning BTN sebagai
Store ke-3 yang dihadirkan BTN sebagai         bank yang adaptif dan relevan dengan
bagian     dari   transformasi     layanan     komunitas modern. Melalui inisiatif ini,
perbankan berbasis digital. Berlokasi di       BTN menargetkan akuisisi nasabah
pusat aktivitas bisnis, keuangan, dan          baru, peningkatan transaksi digital,
investasi nasional, BTN Digital Store hadir    serta membuka peluang sinergi dengan
sebagai sarana customer experience             berbagai mitra strategis di kawasan




 28       September


                                               Tukar Sampah,
                                               Kurangi Cicilan Rumah BTN.

                                               BTN menghadirkan program inovatif             nyata BTN untuk mendukung Asta Cita
                                               yang      memungkinkan       nasabah          Presiden Prabowo Subianto dalam
                                               mengurangi cicilan Kredit Pemilikan           mengembangkan ekonomi hijau di sektor
                                               Rumah (KPR) melalui penukaran sampah          perumahan,    termasuk pengelolaan
                                               rumah tangga menjadi tabungan.                sampah dan pembangunan berbasis
                                               Program tersebut menjadi implementasi         komunitas.




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025           45
Page 46
01        Kilas Kinerja




     21      Oktober

Peluncuran
Kredit Program Perumahan (KPP)

BTN menargetkan menjadi penyalur            realisasi Program 3 Juta Rumah. BTN
terbesar KPP dengan memanfaatkan            juga menargetkan penyaluran tahap
basis lebih dari 12 ribu pelaku usaha       awal sekitar Rp2 triliun hingga akhir
sektor perumahan, terdiri atas developer,   tahun 2025 dan akan mempercepat
kontraktor, dan toko bangunan. Adapun,      ekspansi pada tahun depan untuk
program KPP memiliki bunga hanya            meningkatkan permodalan developer
6% dengan penjaminan dan proses             serta    mempercepat    pembangunan
pengajuan yang mudah, sehingga              rumah rakyat.
diharapkan     mampu       mempercepat




 28          Oktober


                                            Kompetisi BTN Housingpreneur 2025
                                            Resmi Dimulai

                                            BTN Housingpreneur 2025 merupakan          dan inovator baru guna mendukung
                                            ajang    kompetisi     tahunan   yang      Program Tiga Juta Rumah yang
                                            menjaring ide dan inovasi terbaik di       dicanangkan    Presiden  Prabowo
                                            sektor perumahan untuk memperkuat          Subianto.
                                            ekosistem industri perumahan nasional.
                                            Melalui program ini, BTN berkomitmen
                                            mendorong lahirnya wirausaha muda




     5       November


BTN Private
Resmi Diluncurkan

Layanan     eksklusif  ini  dikhususkan     serta layanan Concierge Premium seperti
untuk nasabah yang telah memiliki           reservasi jet pribadi, wellness trip dan
dana menembus Rp15 miliar. Dengan           medical evacuation.
menjadi nasabah BTN Private nasabah
akan mendapatkan layanan premium
di antaranya menginap gratis di hotel
bintang lima, cashback yang cukup besar




     18      November


                                            BTN Resmi Spin-Off UUS,
                                            BSN Jadi Bank Syariah Terbesar Kedua di Indonesia

                                            Dalam agenda tersebut para pemegang        Hasil penggabungan UUS BTN dan
                                            saham menyetujui pemisahan (spin-          Bank Victoria Syariah tersebut akan
                                            off) Unit Usaha Syariah (UUS) kepada       menjadikan BSN sebagai bank umum
                                            PT Bank Syariah Nasional (BSN).            syariah (BUS) dengan aset terbesar
                                            Melalui keputusan ini, seluruh hak dan     kedua di Indonesia, dengan total aset
                                            kewajiban UUS BTN dialihkan ke BSN.        mencapai Rp71,3 triliun.




46          Laporan Tahunan 2025
Page 47
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




 27      November

Ratu Belanda
Apresiasi BTN

Ratu    Belanda     Queen      Máxima       terobosan BTN yang mendorong inklusi
menyaksikan akad KPR untuk masyarakat       keuangan hijau, membantu mengurangi
berpenghasilan rendah, serta berdialog      cicilan KPR, sekaligus berkontribusi pada
dengan para debitur yang telah              pengurangan beban sampah nasional
menempati rumah subsidi. Queen Máxima       dari tingkat komunitas terkecil.
turut   mengapresiasi     implementasi
program      pembayaran      angsuran
KPR menggunakan sampah, sebuah




  8      Desember


                                            BTN Raih Penghargaan
                                            ARA 2024

                                            Dalam ajang tersebut BTN menyabet           perusahaan dengan baik dalam rangka
                                            penghargaan kategori BUMN Go Publik         menuju keuangan berkelanjutan.
                                            Keuangan Annual Report Award (ARA)
                                            2024. Penghargaan Ini mencerminkan
                                            komitmen BTN dalam menyajikan
                                            laporan yang berintegritas, transparan
                                            dan akurat serta mengelola tata kelola




  18     Desember


BTN Kalahkan Himbara Lainnya
dalam Anugerah Keterbukaan Informasi Publik 2025

BTN meraih posisi tertinggi pada kategori   Sekaligus mencerminkan kepercayaan
Badan Usaha Milik Negara (BUMN)             publik yang terus terjaga dalam
Informatif, mengalahkan bank Himbara        mendukung keuangan berkelanjutan.
lainnya. Pencapaian ini menegaskan
posisi BTN sebagai bank Himbara
terdepan dalam penerapan transparansi,
akuntabilitas, dan keterbukaan informasi.




  18     Desember


                                            Siapkan Rp4,5 Triliun, BTN Bidik Jadi Bank Pilihan Utama
                                            Layani Holding Danareksa

                                            BTN menandatangani kerja sama               dan ekspansi bisnis seluruh ekosistem
                                            strategis    dengan     Holding   BUMN      holding Danareksa. Kerja sama ini
                                            Danareksa. Melalui kerja sama tersebut,     menjadi bagian dari upaya BTN untuk
                                            BTN     menyiapkan     plafon   fasilitas   memperkuat         perannya   sebagai
                                            pembiayaan hingga Rp4,5 triliun yang        mitra perbankan utama bagi holding
                                            terdiri dari Committed Corporate Line       korporasi berskala besar, termasuk
                                            Facility dan Uncommitted Corporate          melalui pemanfaatan layanan cash
                                            Line    Facility, serta    menyediakan      management dan solusi perbankan
                                            layanan perbankan terintegrasi untuk        digital melalui balé Korpora.
                                            mendukung pengelolaan keuangan




                                                                                                Laporan Tahunan 2025           47
Page 48
01     Kilas Kinerja




 24       Desember

Topang Ekspansi Kredit Perumahan,
BTN Perkuat Modal Inti melalui Shareholder Loan Rp2 Triliun

BTN memperkuat struktur permodalan guna menjaga keberlanjutan ekspansi bisnis
melalui penerimaan Pinjaman Pemegang Saham (Shareholder Loan/SHL) senilai
Rp2 triliun dari PT Danantara Asset Management (Persero) (DAM). Fasilitas tersebut
diklasifikasikan sebagai modal inti tambahan (Additional Tier 1/AT1) sesuai ketentuan
Otoritas Jasa Keuangan (OJK).




48       Laporan Tahunan 2025
Page 49
                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




 24      Desember

Dukung Pemulihan, BTN Salurkan Bantuan Rp12,36 Miliar
untuk Korban Bencana di Sumatera

BTN mencatat total nilai bantuan untuk     susu dan perlengkapan bayi, obat-
korban bencana banjir dan tanah longsor    obatan, dan lain-lain yang disalurkan
di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera      secara langsung oleh Perseroan dan
Barat melalui Program Tanggung Jawab       diwakili para Direksi yang terjun langsung
Sosial dan Lingkungan (TJSL) telah         meninjau kondisi korban dan daerah
mencapai Rp12,36 miliar hingga kini.       terdampak.
Bantuan tersebut meliputi paket sembako,
makanan cepat saji, perlengkapan tidur,




                                                                                          Laporan Tahunan 2025           49
Page 50
LAPORAN DIREKSI DAN
DEWAN KOMISARIS




     Pada tahun 2025, Perseroan menunjukkan pertumbuhan
     kinerja yang signifikan baik dari sisi operasional maupun
     keuangan. Kinerja Perseroan juga mendapatkan pengakuan
     dari pihak eksternal dengan diterimanya penghargaan
     dalam skala nasional dan internasional.




50    Laporan Tahunan 2025
Page 51
Laporan Tahunan 2025   51
Page 52
02   Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




LAPORAN
DIREKSI




                                            NIXON L.P.
                                           NAPITUPULU
                                              Direktur Utama




52     Laporan Tahunan 2025
Page 53
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Pemegang saham dan para Pemangku Kepentingan lainnya yang kami hormati,

                                                            Produk Perbankan Konsumer
                                                            Produk konsumer terbagi menjadi Produk Kredit
                                                            Konsumer, Produk Simpanan Konsumer dan Produk
                                                            Wealth Management. Produk Kredit Konsumer meliputi
Puji dan syukur kami                                        Kredit Perumahan dan Kredit Non Perumahan. Produk

panjatkan ke hadirat Tuhan
                                                            Simpanan Konsumer meliputi Tabungan Konsumer,
                                                            Deposito BTN Perorangan dan Giro Perorangan BTN.
Yang Maha Esa atas rahmat                                   Sedangkan Produk Wealth Management meliputi
                                                            Bancassurance, Reksa Dana, Surat Berharga Negara
dan karunia-Nya sehingga                                    Ritel, Surat Berharga Negara Pasar Sekunder, dan

Perseroan dapat menutup                                     Foreign Exchange.

tahun 2025 dengan                                           Produk Perbankan Komersial

berhasil membukukan                                         Produk Komersial terbagi menjadi Produk Kredit
                                                            Komersial, Produk Simpanan Komersial serta Produk
kinerja gemilang baik                                       Kredit Korporasi. Produk Kredit Komersial meliputi,
                                                            Kredit Perumahan dan Kredit Non Perumahan termasuk
dari sisi pencapaian laba                                   Produk Kredit UMKM. Produk Simpanan Komersial
bersih, penyaluran kredit,                                  meliputi, Giro Lembaga BTN dan Deposito Berjangka
                                                            Lembaga. Sedangkan Produk Korporasi meliputi, Kredit
pertumbuhan dana pihak                                      Modal Kerja (KMK), Kredit Modal Kerja (KMK) Properti BTN,

ketiga (DPK), maupun                                        Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor, Bridging Loan, Kredit
                                                            Beragunan Simpanan, Kredit Investasi BTN, Refinancing,
peningkatan aset. Hal ini                                   Kredit kepada Kementerian/Lembaga Pemerintah

membuktikan transformasi
                                                            Republik Indonesia, Term Loan Facility, Corporate Line
                                                            Facility, dan Treasury Line Facility (kepada Non Lembaga
yang dijalankan Perseroan                                   Keuangan).

berhasil membawa dampak                                     Jasa dan Layanan

yang positif terhadap kinerja                               Perseroan memberikan berbagai jasa seperti, Kartu
                                                            Konsumer, Segmentasi Layanan nasabah meliputi
bisnis Perseroan.                                           Wealth Management, BTN Prospera, ATM, Cash
                                                            Recycling Machine (CRM), Super App balé by BTN, balé
                                                            bisnis, Electronic Data Capture (EDC), balé merchant,
                                                            Branchless Banking (balé agen), Quick Response
Pada kesempatan ini, perkenankan kami melaporkan            Code Indonesian Standard (QRIS), Virtual Branch, balé
pengelolaan dan kinerja Perseroan selama tahun buku         community, balé property, balé developer dan BTN Open
2025 yang meliputi hasil kinerja Perseroan, analisis        API. Perseroan juga memberikan jasa lainnya antara
prospek Perseroan, perkembangan penerapan tata              lain, Virtual Account, Transfer Management, Payment
kelola Perseroan, penilaian kinerja Komite di bawah         Management, Payroll Service BTN, dan balé Poin.
Direksi serta perubahan komposisi Direksi.
                                                            Untuk mengoptimalkan produk dan jasa kepada
                                                            nasabah, Perseroan telah memiliki jaringan kerja
Tentang Perseroan                                           yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia antara
                                                            lain Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang                  Tenggara, Maluku, dan Papua. Per 31 Desember 2025,
Perbankan, Perseroan senantiasa berkomitmen menjadi         Perseroan memiliki 8 Kantor Wilayah, 82 Kantor Cabang,
Bank yang fokus dalam melayani dan mendukung                548 Kantor Cabang Pembantu (KCP), dan 4 Kantor
pembiayaan sektor perumahan melalui berbagai                Fungsional. Sampai dengan 31 Desember 2025, wilayah
produk dan jasa. Saat ini, Perseroan telah memiliki         operasional Perseroan masih fokus di dalam negeri,
berbagai jenis produk dan jasa finansial sebagai berikut:   belum memiliki Kantor Cabang Luar Negeri.




                                                                                        Laporan Tahunan 2025           53
Page 54
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




Pada tahun 2025, Perseroan telah melakukan                   yang dibutuhkan secara berkesinambungan dan
penyesuaian struktur organisasi untuk memenuhi               selaras dengan fokus bisnis strategi tahunan melalui
kebutuhan fungsi yang bertambah sejalan dengan               pembelajaran, pengembangan, penugasan khusus
perkembangan        teknologi    dan       perkembangan      maupun program mutasi dan promosi. Pengembangan
usaha Perseroan. Saat ini, Perseroan telah memiliki          kompetensi pegawai dilaksanakan melalui program
10 (sepuluh) Direktorat di bawah Direktur Utama              pembelajaran dan pengembangan yang terstruktur
dan Wakil Direktur Utama yaitu Direktorat Consumer           dan sistematis guna meningkatkan pengetahuan
Banking, Direktorat Network & Retail Funding, Direktorat     (knowledge), keterampilan (skill), dan sikap (attitude)
Commercial Banking, Direktorat Corporate Banking,            yang dibutuhkan. Program ini bertujuan untuk
Direktorat Treasury & International Banking, Direktorat      memastikan keberlanjutan pengelolaan SDM yang
Information     Technology,     Direktorat     Operations,   berkelanjutan, responsif terhadap perubahan, dan
Direktorat Risk Management, Direktorat Finance &             relevan dengan kebutuhan bisnis serta visi organisasi.
Strategy, dan Direktorat Human Capital & Compliance.         Pengembangan kompetensi pegawai akan fokus pada
Tiap-tiap Direktorat terbagi menjadi beberapa Divisi         pengembangan dibidang leadership, critical capability,
yang mendukung pelaksanaan tugas Direktur terkait.           funding, transactional dan digital banking.
Direktur Utama didukung oleh Divisi Internal Audit dan
Corporate Secretary. Direktur Utama juga di dukung
oleh SEVP yaitu SEVP Digital Business dan Assets             Analisis atas Kinerja Perseroan
Management. Wakil Direktur Utama didukung oleh
Divisi Marketing Communication. Direktorat Consumer          Dengan berbagai sumber daya yang dimiliki Perseroan,
Banking didukung oleh Divisi Subsidized Mortgage,            Direksi telah melakukan pengelolaan secara efektif
Mortgage & Secured Loan, dan Personal Banking.               terhadap sumber daya tersebut. Perseroan telah
Direktorat Network & Retail Funding didukung oleh            menghasilkan kinerja yang baik di tahun 2025 di tengah
Divisi Sales & Distribution, Retail Funding dan Wealth       kondisi perekonomian yang masih belum sepenuhnya
Management. Direktorat Commercial Banking, didukung          pulih. Direksi senantiasa mempertimbangkan kondisi
oleh Divisi Business Banking, Commercial Banking, dan        perekonomian baik global, nasional maupun industri
Institutional Banking 2. Direktorat Corporate Banking,       perbankan dalam mengembangkan strategi bisnis,
didukung oleh Divisi Corporate Banking, Institutional        sehingga      mampu      mengatasi   kendala-kendala
Banking 1, dan Wholesale Transaction. Direktorat             khususnya yang terkait dengan dampak kondisi
Treasury & International Banking didukung oleh Divisi        perekonomian terhadap bisnis Perseroan. Oleh karena
Treasury, Financial Institution & Capital Market, dan        itu, dalam menyampaikan analisis kinerja Perseroan,
Procurement & Fixed Asset Management. Direktorat             izinkan kami menyampaikan telaah perekonomian
Information Technology didukung oleh Divisi IT Strategic     baik di tingkat global, nasional maupun pada industri
Planning, IT Development, IT Operations dan IT Security.     perbankan.
Direktorat Operations didukung oleh Divisi Customer
Experience, Credit Operations, Digital Operations,           Kondisi Perekonomian yang Secara
dan Central Operations. Direktorat Risk Management           Langsung Berdampak Terhadap Kinerja
didukung oleh SEVP Credit Risk, Divisi Policy & Procedure,   Perseroan
Enterprise & ESG Risk Management, Digital & Operations
Risk Management dan Transformation & Partnership             Perekonomian dunia diperkirakan masih akan
Management. Direktorat Finance & Strategy didukung           dipengaruhi oleh berlanjutnya perang dagang
oleh Divisi Corporate Strategy & Planning, Finance &         dan dinamika ketegangan geopolitik antarnegara.
Accounting, Investor Relations & Research, dan Data          Ketegangan geopolitik masih berlanjut antara lain
Management & Analytics. Direktorat Human Capital             perang Rusia dan Ukraina yang belum selesai serta
& Compliance didukung oleh Divisi Human Capital              ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang semakin
Strategy, Human Capital Management, Human Capital            memanas. Di bidang ekonomi, perang dagang yang
Business Partner, Learning Management, Compliance &          dikeluarkan oleh Presiden Trump pada April 2025
Governance dan Legal.                                        dengan pengenaan tarif universal 10% atas semua
                                                             barang yang masuk ke Amerika Serikat, ditambah
Dalam     menjalankan     kegiatan    operasionalnya,        dengan tarif resiprokal yang tinggi ke hampir 57 negara
Perseroan memiliki sebanyak 11.414 pegawai. Per              mitra dagangnya di dunia seperti Tiongkok, Uni Eropa,
31 Desember 2025, sebanyak 531 Pegawai berjenjang            Meksiko dan Kanada.
pendidikan Pasca Sarjana, 9.790 Pegawai berjenjang
pendidikan Sarjana, 897 Pegawai berjenjang pendidikan        Selain itu, tren penurunan suku bunga global telah
Sarjana Muda serta 132 Pegawai berjenjang pendidikan         dimulai seiring tingkat inflasi yang semakin terkendali.
SLTA. Perseroan melakukan program pembelajaran               Arah penurunan Fed Rate semakin jelas setelah pada
dan pengembangan untuk memenuhi kompetensi                   tahun 2025 telah menurunkan suku bunga acuannya




54      Laporan Tahunan 2025
Page 55
                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




dengan total sebesar 75 bps menjadi 3,50%-3,75%.             Strategi dan Kebijakan Strategis
Selain The Fed, mayoritas Bank Sentral di dunia telah
menurunkan suku bunga acuannya seperti European              Dalam menghadapi berbagai tantangan dan dalam
Central Bank (ECB), Bank of England (BoE), Bank of           menangkap peluang, pada tahun 2025 Perseroan
Canada (BoC) dan lainnya.                                    telah menetapkan strategi dan kebijakan strategi yang
                                                             berpedoman pada tema strategis Corporate Plan
Meskipun perekonomian global masih melambat,                 2025-2029. Langkah strategis yang telah dilakukan
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan IV               pada tahun 2025 adalah sebagai berikut:
tahun 2025 mencatatkan hasil positif sebesar 5,39%           1. Bidang Perkreditan
yoy, serta berada di atas capaian Triwulan III. Hal ini          Fokus pertumbuhan kredit di tahun 2025 adalah
menandakan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah                dengan     menjalankan     strategi   memonetisasi
perlambatan ekonomi global. Dari sisi sektoral, sektor-          ekosistem perumahan dalam skala besar bertujuan
sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional               untuk menghasilkan pendapatan dari seluruh
antara lain sektor jasa pendidikan, jasa lainnya, jasa           ekosistem perumahan dengan memanfaatkan
perusahaan, informasi dan komunikasi, transportasi               berbagai peluang bisnis yang berkaitan dengan
dan pergudangan, serta sektor penyediaan akomodasi               industri properti dengan strategi peningkatan
dan makan minum. Sementara dari sisi pengeluaran,                penetrasi dan kualitas KPR non-subsidi, dan
komponen ekspor mengalami pertumbuhan paling                     meningkatkan penetrasi housing value-chain.
tinggi disusul konsumsi pemerintah serta konsumsi            2. Bidang Kualitas Kredit
rumah tangga.                                                    Untuk mencapai target perbaikan kualitas kredit
                                                                 tersebut, fokus strategi yang dilakukan yakni
Di sektor perbankan, Otoritas Jasa Keuangan mencatat             memperkuat risk underwriting dan collection untuk
Kinerja sektor jasa keuangan khususnya perbankan                 menumbuhkan portofolio secara berkelanjutan,
pada 2025 masih solid dengan indikator permodalan                menangani portofolio yang direstrukturisasi dalam
dan likuiditas yang tersedia serta risiko kredit yang            jumlah besar, dan mempercepat late-stage
terjaga. Fungsi intermediasi perbankan pada bulan                recovery dengan memperluas cakupan anak
Desember 2025 masih tumbuh positif dimana kredit                 perusahaan yang mengelola aset.
tumbuh kuat sebesar 9,63% yoy. Pertumbuhan ini               3. Bidang Pendanaan
terutama ditopang oleh kredit Investasi yang tumbuh              Fokus utama pertumbuhan DPK di tahun 2025
20,81% yoy. Adapun secara bulanan, pertumbuhan                   adalah, akan dilakukan strategi peningkatan
nominal kredit perbankan naik sebesar Rp271 triliun              tabungan berbiaya rendah, menargetkan segmen
menjadi Rp8.586 triliun. Sementara itu, Dana Pihak               profesional kerja mandiri, meningkatkan penetrasi
Ketiga (DPK) pada Desember 2025 tercatat tumbuh                  untuk sektor perdagangan, dan value chain SME.
sebesar 13,83% yoy menjadi Rp10.059 triliun. Risiko kredit   4. Bidang Fee Based Income dan Pembentukan Anak
melanjutkan penguatan dengan rasio NPL perbankan                 Usaha
sebesar 2,05%. Di sisi lain, Loan at Risk (LaR) juga             Fokus pencapaian fee based income di tahun 2025
menunjukkan tren penurunan menjadi sebesar 8,77%,                adalah dengan meluncurkan proposisi produk
atau melewati level sebelum pandemi yaitu sebesar                pinjaman serta mendorong fee based income (FBI).
9,93% pada Desember 2019.                                    5. Rencana Penyertaan Modal
                                                                 Sejalan   dengan     visi  mitra    utama      dalam
Likuiditas industri perbankan pada Desember 2025                 pemberdayaan finansial keluarga Indonesia,
dalam level yang memadai dengan rasio-rasio likuditas            ke depannya, Perseroan memiliki aspirasi untuk
yang terjaga. Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit                 memperluas bisnis di sepanjang ekosistem
(AL/NCD) sebesar 126,15%, menurun dibandingkan                   perumahan melalui:
November 2025 yang sebesar 131,49% atau jauh di atas             a. Pengembangan bisnis syariah melalui spin-off Unit
ambang batas ketentuan yang sebesar 50%. Sementara                   Usaha Syariah (UUS) yang telah selesai dilakukan.
Alat Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 28,57%, menurun                 b. Perluasan bisnis asuransi melalui anak usaha
dibandingkan capaian pada November 2025 yang                         asuransi jiwa dan/atau asuransi umum.
sebesar 29,67%, masih di atas ambang batas ketentuan             c. Perluasan bisnis pembiayaan kendaraan melalui
yang sebesar 10%. Secara umum, tingkat profitabilitas                anak usaha multifinance.
bank (ROA) sebesar 2,53%, menunjukkan kinerja industri       6. Penyertaan Modal pada Anak Usaha Asuransi Jiwa
perbankan tetap resilien dan stabil. Sementara dari sisi         dan/atau Asuransi Umum
permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) industri                Pembentukan anak usaha asuransi jiwa dan/
Perbankan pada Desember 2025 tercatat menjadi                    atau asuransi umum direncanakan melalui skema
25,89% dari posisi November 2025 yang sebesar 26,05%.            penyertaan modal pada perusahaan asuransi/anak




                                                                                         Laporan Tahunan 2025           55
Page 56
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




    usaha asuransi yang telah berjalan atau pendirian          12. Bidang Penerapan Governance, Risk and Compliance
    perusahaan baru. Perseroan menjadi pemegang                    a. Bidang      Penerapan       Governance      dengan
    saham pengendali dengan kepemilikan saham                          melakuan penyusunan roadmap Tata Kelola
    mayoritas (>50%). Proyeksi ke depannya, asuransi                   BTN 2025-2029 mulai dari peningkatan struktur
    masih berpeluang besar untuk berkembang                            Tata Kelola, penguatan proses bisnis Tata Kelola,
    di Indonesia dikarenakan makin banyaknya                           penguatan kualitas outcome tata kelola, dan
    masyarakat yang menyadari terkait pentingnya                       tata kelola berkelanjutan dengan tema utama
    asuransi.                                                          “Governance Business For Sustainable Growth”
7. Penyertaan Modal pada Anak Usaha Multifinance                       melalui 5 (lima) fokus area GCG Roadmap.
    Pembentukan anak usaha perusahaan multifinance                 b. Bidang Penerapan Compliance dalam rangka
    direncanakan melalui skema penyertaan modal                        meningkatkan ketahanan operasional untuk
    pada perusahaan multifinance yang telah berjalan                   mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan
    atau pendirian perusahaan baru. Pendirian ini                      dan untuk mendukung terciptanya budaya
    bertujuan untuk memperluas pinjaman di luar basis                  kepatuhan pada setiap tingkatan organisasi dan
    nasabah saat ini, terutama pada kredit kendaraan                   kegiatan usaha Perseroan.
    bermotor, nasabah non-bankable, nasabah yang               13. Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia
    mempunyai pendapatan tidak tetap, dan lain-lain.               (SDM)
8. Strategi Retail Transaction                                     Strategi pengembangan SDM Perseroan dalam
    Pengembangan retail forex dan retail bond di tahun             menunjang        pengembangan          bisnis    serta
    2025 difokuskan pada peningkatan kapabilitas,                  mewujudkan Perseroan sebagai Rumah bagi
    kualitas sumber daya manusia, penguatan struktur               Talenta Terbaik Indonesia..
    organisasi, dan pengembangan sistem dan produk             14. Bidang Pengembangan Jaringan Kantor
    baru.                                                          Strategi bidang pengembangan jaringan kantor
9. Bidang Permodalan                                               di tahun 2025 dilakukan dengan meminimalisasi
    Rencana penguatan permodalan tahun 2025                        aktivitas relokasi kantor guna menekan biaya
    akan      diupayakan      dari   peningkatan       modal       operasional. Perseroan melakukan optimalisasi
    tier-1 melalui laba ditahan/profitabilitas Perseroan           peran Kantor Cabang sebagai pusat penghimpunan
    dan melakukan action plan tier-2 capital melalui               bisnis dana pihak ketiga, pengembangan jaringan
    pinjaman subordinasi (sub-ordinated loan) dan/atau             kantor yang berfokus pada segmen emerging
    perpanjangan pinjaman subordinasi yang jatuh tempo.            affluent, serta penyesuaian jaringan kantor sesuai
10. Strategi Infrastruktur Information Technology (IT)             dengan POJK terbaru. Pada tahun 2025 ini, akan
    Strategi dan program kerja pengembangan                        dilakukan standardisasi jaringan kantor sejalan
    infrastruktur TI tahun 2025 difokuskan untuk                   dengan inisiatif internalisasi proposisi atas rencana
    mendukung strategi bisnis pada pertumbuhan fee                 digital branch.
    based income digital banking, pengembangan                 15. Rencana Belanja Modal
    channel transaksi elektronik, dan otomatisasi proses           Dalam rangka perluasan bisnis dan pengembangan
    front-end, serta back-end.                                     usaha,     direncanakan     belanja    modal,    yaitu
11. Strategi IT Security                                           pembelian tanah dan pembangunan/Renovasi
    Pengembangan IT terkait security sejalan telah                 gedung/bangunan kantor.
    dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi
    Informasi (RSTI) 2025-2029 yang mengangkat tema            Peranan Direksi dalam Perumusan
    Security by Design untuk meningkatkan keamanan             Strategi dan Kebijakan Strategis
    sistem dan aplikasi Perseroan, antara lain peningkatan
    cybersecurity, implementasi identity and access            Direksi memegang peranan dalam merumuskan
    management, dan peningkatan infrastructure security.       arah strategis dan kebijakan strategis Perseroan.
    Sejalan dengan inisiatif tersebut aktivitas yang akan      Dalam perumusan strategi, Direksi memimpin
    dilaksanakan antara lain yaitu Pemenuhan UU PDP            langsung penyusunan corporate plan dan business
    No 27 Tahun 2022, availability security infrastruktur,     plan.    Perumusan      strategi dilakukan    dengan
    peremajaan teknologi, pemenuhan compliance                 mempertimbangkan dinamika makro ekonomi, arah
    regulator, tata kelola akses data, dan pengguna            kebijakan regulator, perkembangan industri perbankan
    serta mitigasi terhadap fraud serta penyalahgunaan         nasional, serta transformasi digital yang terus
    transaksi (aktivitas pencucian uang dan perjudian).        berkembang. Setiap kebijakan strategis dibahas secara
    Selain itu, Perseroan juga mengidentifikasi risiko utama   mendalam melalui forum rapat Direksi dan koordinasi
    terkait teknologi informasi, termasuk disruption, cyber    intensif dengan Dewan Komisaris beserta para pejabat
    security, dan disaster recovery, untuk memastikan          eksekutif.
    bahwa risiko tersebut dikelola dan diintegrasikan
    ke dalam kerangka manajemen risiko secara
    keseluruhan.


56      Laporan Tahunan 2025
Page 57
                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Sepanjang tahun 2025, Direksi berfokus pada                   penyempurnaan proses bisnis. Dengan integrasi antara
penguatan fundamental bisnis inti pembiayaan                  manajemen kinerja, manajemen risiko, dan fungsi
perumahan         dengan        menjalankan        strategi   audit, Direksi memastikan bahwa strategi tidak hanya
memonetisasi ekosistem perumahan dalam skala                  terlaksana sesuai rencana, tetapi juga memenuhi
besar, akselerasi digitalisasi proses bisnis, peningkatan     standar tata kelola dan akuntabilitas yang tinggi.
kualitas kredit, serta optimalisasi struktur pendanaan.
Strategi yang ditetapkan juga diarahkan untuk                 Direksi juga memastikan implementasi strategi
memperkuat daya saing melalui inovasi produk dan              bisnis selaras dengan corporate plan dan business
layanan, pengembangan jaringan kantor, penguatan              plan, dengan fokus pada penguatan core business
manajemen risiko, serta pengembangan Sumber Daya              pembiayaan perumahan, diversifikasi portofolio,
Manusia.                                                      optimalisasi funding, serta pengembangan kapabilitas
                                                              sumber daya manusia. Komitmen terhadap penerapan
Direksi memastikan bahwa setiap kebijakan strategis           prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG)
yang dirumuskan dapat memperkuat peran BTN                    semakin diperkuat sebagai bagian dari kontribusi
dalam mewujudkan visinya menjadi Leading Partner in           Perseroan     dalam      mendukung    pembangunan
Empowering the Financial of Indonesian Families atau          berkelanjutan.
Mitra Utama Dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga
Indonesia. Melalui inovasi digital yang terdepan,             Analisis Kinerja Perseroan
perluasan produk dan layanan keuangan yang inklusif,
serta peningkatan aksesibilitas bagi seluruh masyarakat       Kinerja Operasional dan Keuangan
Indonesia, Perseroan berkomitmen untuk mendukung
pertumbuhan keuangan keluarga Indonesia secara                Berdasarkan strategi yang telah diterapkan, pada
berkelanjutan. Perseroan melakukan pemberdayaan               tahun 2025 Perseroan telah menghasilkan kinerja yang
finansial keluarga yang merupakan kunci bagi kemajuan         tumbuh positif. Dari sisi kinerja operasional, Perseroan
ekonomi nasional. Sehingga, Perseroan berfokus pada           mencatat penyaluran kredit secara konsolidasi sebesar
penguatan sinergi dengan berbagai pihak, penyediaan           Rp400,58 triliun, meningkat 11,9% yoy pada akhir tahun
solusi keuangan yang mudah diakses, dan peningkatan           2025. Nilai outstanding KPR Subsidi tahun 2025 sebesar
literasi keuangan di berbagai lapisan masyarakat.             Rp157,30 triliun, meningkat 6,77% dibandingkan dengan
                                                              tahun 2024 yang sebesar Rp147,32 triliun. Kenaikan ini
Proses yang Dilakukan Direksi untuk                           menunjukkan permintaan KPR subsidi tetap kuat seiring
Memastikan Implementasi Strategi                              dukungan program pemerintah dan kebutuhan hunian
                                                              MBR yang masih besar. Perseroan mengembangkan
Direksi memastikan bahwa setiap strategi yang telah           skema pembiayaan yang equitable dan inklusif melalui
ditetapkan terlaksana dan senantiasa melakukan                pengembangan produk KPR Subsidi seperti New KPR
evaluasi untuk memastikan efektivitas penerapan               FLPP, KPR Tapera, skema KPR Rent to Own. Perseroan
strategi tersebut. Direksi secara aktif memonitor             juga terus meningkatkan pangsa KPR Subsidi BTN
implementasi     strategi   melalui     penetapan   Key       melalui pendalaman kerja sama dengan instansi
Performance Indicators (KPI) yang terukur, evaluasi           dan stakeholder di bidang perumahan baik dukungan
berkala melalui rapat manajemen, rapat bulanan,               pembiayaan (BP Tapera, SMF dan Kementerian
serta forum evaluasi kinerja triwulanan. Untuk menjaga        PUPR), maupun dari sisi supply dan demand, bekerja
kualitas implementasi strategi, Direksi juga memperkuat       sama dengan berbagai instansi/asosiasi (asosiasi
fungsi manajemen risiko dan pengendalian internal             pengembang, asosiasi pedagang pasar, perusahaan
dengan memastikan bahwa setiap inisiatif strategis            teknologi seperti Gojek, Grab dan lainnya) pengembangan
telah melalui proses risk assessment serta senantiasa         dan perbaikan bisnis proses, penggunaan teknologi
menjaga kepatuhan terhadap regulasi.                          terkini serta memperluas bisnis ekosistem diharapkan
                                                              memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan
Selain itu, Direksi memperkuat fungsi pengawasan              penyaluran KPR Subsidi BTN. Pertumbuhan kredit diiringi
melalui peran audit internal dan tindak lanjut atas           dengan peningkatan kualitas kredit di sepanjang tahun
temuan audit, baik internal maupun eksternal. Direksi         2025, terlihat dari rasio kredit bermasalah (non-performing
berkoordinasi dengan Internal Audit Division dalam            loan/NPL) gross yang menurun ke level 3,08% dari tahun
penyusunan Annual Audit Plan sehingga fokus audit             sebelumnya yakni 3,2%.
selaras dengan strategis Perseroan. Direksi memastikan
setiap temuan audit dapat diidentifikasi yang dapat           Pada pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada tahun
menimbulkan risiko terhadap pencapaian strategi. Hasil        2025 terealisasi sebesar Rp437,45 triliun, tercapai 104,00%
audit dijadikan bagian dari mekanisme umpan balik             dibandingkan target tahun 2025 sebesar Rp420,62
untuk memastikan adanya perbaikan berkelanjutan,              triliun. Pertumbuhan DPK salah satunya didukung oleh
peningkatan efektivitas pengendalian internal, serta          akselerasi pertumbuhan transaksi digital terutama di




                                                                                           Laporan Tahunan 2025           57
Page 58
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




Super App balé by BTN. Perseroan membukukan jumlah                  dalam menyediakan layanan perbankan dalam skala
pengguna (user) balé by BTN yang tumbuh pesat 66,1%                 besar yang andal, efisien, dan inovatif sejalan dengan
yoy menjadi 3,7 juta hingga akhir 2025 dibandingkan                 kebutuhan nasabah serta peraturan yang berlaku. Pada
tahun 2024 sebanyak 2,2 juta. Meningkatnya jumlah user              tahun 2025, Perseroan menetapkan fokus strategis
turut mendongkrak jumlah transaksi balé yang melonjak               untuk menjadi mitra utama dalam pemberdayaan
79,2% yoy menjadi 2,21 miliar per 31 Desember 2025 dari             finansial keluarga Indonesia. Dalam rangka mendukung
tahun sebelumnya sebanyak 1,23 miliar. Sementara itu,               fokus tersebut, Perseroan melakukan continuous
nilai transaksi mencapai Rp103,6 triliun, naik 27,7% yoy            improvement pada infrastruktur Teknologi Informasi (TI)
dari tahun sebelumnya sebesar Rp81,1 triliun.                       melalui berbagai inisiatif strategis, antara lain sebagai
                                                                    berikut:
Dari sisi kinerja keuangan, Perseroan mencetak laba                 1. Advanced Sustainable Core Banking Technology
bersih konsolidasi sebesar Rp3,50 triliun meningkat                     through Infrastructure Modernization and AI
16,42% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,01 triliun.                  Enablement
Perseroan berhasil mengakselerasi pertumbuhan bisnis                2. Strengthened IT Resilience and Service Continuity
sepanjang tahun 2025 yang ditopang penguatan                            through Robust Infrastructure and Disaster Recovery
profitabilitas dan proses bisnis yang semakin efisien               3. Enhanced IT Infrastructure Flexibility to Support
berkat transformasi yang konsisten dilakukan di                         Business Growth and Digital Expansion
berbagai lini. Kinerja yang positif ini merupakan hasil             4. Improved IT Operational Oversight through an
kerja keras atas penerapan strategi bisnis yang                         Integrated Command Center
cermat serta pengelolaan keuangan yang sehat dan
disiplin. Pencapaian laba bersih Perseroan dipicu oleh              Seiring dengan berbagai capaian yang berhasil diraih
pendapatan bunga yang tercatat tercatat sebesar                     sepanjang tahun 2025, Perseroan terus memperkuat
Rp36,34 triliun, meningkat 23,02% dibandingkan                      komitmennya dalam mengembangkan ekosistem
tahun 2024 sebesar Rp29,54 triliun. Pada tahun 2025,                perbankan berbasis teknologi. Perseroan meyakini
Perseroan juga mencatatkan kenaikan pada total aset,                bahwa ketersediaan infrastruktur teknologi informasi
yaitu meningkat 12,4% yoy menjadi Rp527,79 triliun pada             yang andal dan terintegrasi merupakan landasan
akhir tahun 2025.                                                   strategis dalam penyediaan layanan yang optimal,
                                                                    peningkatan nilai tambah bagi para pemangku
Teknologi Informasi                                                 kepentingan, serta percepatan transformasi digital
                                                                    yang berkelanjutan.
Sejalan dengan perkembangan industri perbankan,
Perseroan terus memperkuat strategi Teknologi                       Perbandingan Antara Hasil yang
Informasi (TI) sebagai salah satu pilar utama untuk                 Dicapai dengan yang Ditargetkan
mendukung pencapaian customer experience terbaik
melalui layanan digital dan finansial yang terintegrasi.            Berdasarkan analisis perekonomian dan industri serta
Strategi Teknologi Informasi (TI) tersebut dilaksanakan             memperhatikan tantangan yang ada, maka Perseroan
secara berkelanjutan melalui percepatan modernisasi                 menetapkan target pasar untuk kredit dan pembiayaan
dari platform perbankan, adopsi teknologi digital terkini,          yang diberikan sebesar Rp393,64 triliun dan sebesar
serta peningkatan tata kelola dan keamanan informasi.               Rp420,62 triliun untuk dana pihak ketiga. Berdasarkan
Implementasi strategi tersebut diarahkan untuk                      target pasar tersebut, Perseroan mentargetkan
memperkuat core business, membangun proporsi                        pendapatan bunga sebesar Rp35,29 triliun di tahun
perbankan yang holistik, serta meningkatkan kapabilitas             2025.



Untuk mencapai target pasar tersebut, telah ditetapkan suku bunga dasar kredit tahun 2025 adalah sebagai berikut:

Tabel Suku Bunga Dasar Kredit

                                                         SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis

            Uraian                   Kredit Non UMKM                  Kredit UMKM
                                                                                                KPR/KPA      Non KPR/KPA
                                    Korporasi   Ritel   Menengah            Kecil     Mikro

 Suku Bunga Dasar Kredit               8,76%    8,90%        9,90%         10,48%     13,75%      8,04%          10,80%
 (SBDK) Tahun 2025

 Suku Bunga Dasar Kredit               8,76%    9,25%        10,17%         11,00%    14,03%      8,04%          11,80%
 (SBDK) Tahun 2024

 Suku Bunga Dasar Kredit               8,05%    8,30%         n/a            n/a        n/a       7,30%          8,80%
 (SBDK) Tahun 2023



58      Laporan Tahunan 2025
Page 59
                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                          SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis

          Uraian                Kredit Non UMKM                        Kredit UMKM
                                                                                                KPR/KPA        Non KPR/KPA
                            Korporasi      Ritel        Menengah             Kecil   Mikro

Suku Bunga Dasar Kredit          8,00%    8,25%                 n/a           n/a     n/a         7,25%             8,75%
(SBDK) Tahun 2022

Suku Bunga Dasar Kredit          8,00%    8,25%                 n/a           n/a     n/a         7,25%             8,75%
(SBDK) Tahun 2021



Selain itu, Perseroan juga telah menetapkan suku bunga untuk tabungan deposito dan giro yang bersaing dan
kompetitif disajikan sebagai berikut:



Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah

                 Jenis Produk                                         Strata Saldo                      Suku Bunga

Tabungan Investa                                   Sampai dengan Rp10 juta                                     0,00%

                                                   > Rp10 juta - Rp100 juta                                    0,50%

                                                   > Rp100 juta - Rp500 Juta                                   2,00%

                                                   > Rp500Juta – Rp1 Miliar                                    2,25%

                                                   > 1 Miliar – 10 Miliar                                      2,64%

                                                   >Rp10 Miliar – 50Miliar                                     3,48%

                                                   >50 Miliar                                                  3,75%

Tabungan Investa Plus                              ≥ 50 juta - 500 juta                                         2,15%

                                                   > 500 juta - 1 Miliar                                       2,25%

                                                   > 1 - 5 Miliar                                              2,75%

                                                   > 5 Miliar                                                  3,00%

Tabungan BTN Batara                                < Rp1 juta                                                  0,00%

                                                   Rp1 juta - < Rp50 juta                                      0,05%

                                                   Rp50 juta - < Rp500 juta                                    0,10%

                                                   Rp500 juta - Rp1 miliar                                     0,25%

                                                   > Rp1 miliar                                                0,50%

Tabungan BTN Bisnis                                < Rp1 juta                                                  0,00%

                                                   ≥ Rp1 juta - < Rp50 juta                                    0,25%

                                                   ≥ Rp50 juta - < Rp500 juta                                  0,50%

                                                   ≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar                                 1,00%

                                                   ≥ Rp1 miliar                                                 1,25%

Tabungan BTN Junior                                ≤ Rp50 ribu                                                 0,00%

                                                   > Rp50 ribu                                                 0,50%

TabunganKu                                         ≤ Rp500 ribu                                                0,00%

                                                   > Rp500 ribu - Rp1 juta                                     0,10%

                                                   > Rp1 juta                                                  0,25%




                                                                                               Laporan Tahunan 2025           59
Page 60
02     Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




                     Jenis Produk                                                  Strata Saldo                    Suku Bunga

 Tabungan SiMuda RumahKu                                        ≤ Rp1 juta - Rp10 juta                                         1,00%

                                                                > Rp10 juta - Rp25 juta                                        1,15%

                                                                > Rp25 juta - Rp50 juta                                        1,25%

                                                                > Rp50 juta - Rp100 juta                                       1,35%

                                                                > Rp100 juta - Rp250 juta                                      1,50%

                                                                > Rp250 juta                                               2,00%

 Tabungan BTN Siap!                                             < Rp1 juta - Rp10 juta                                         1,00%

                                                                > Rp10 juta - Rp25 juta                                        1,15%

                                                                > Rp25 juta - Rp50 juta                                        1,25%

                                                                > Rp50 juta - Rp100 juta                                       1,35%

                                                                > Rp100 juta - Rp250 juta                                      1,50%

                                                                > Rp250 juta                                               2,00%

 Tabungan BTN e'BataraPos                                       < Rp1 juta                                                 0,00%

                                                                ≥ Rp1 juta - Rp50 juta                                     0,05%

                                                                Rp50 juta - < 500 juta                                         0,10%

                                                                > Rp500 juta - Rp1 miliar                                  0,25%

                                                                > Rp1 miliar                                               0,50%

 Tabanas Batara Kantor Pos                                      Seluruh strata                                             0,00%



Tabel Suku Bunga Giro Rupiah

               Jenis Produk                                         Strata Saldo                            Suku Bunga

 Giro Rupiah                                      ≤ Rp10 juta                                                     0,00%

                                                  > Rp10 juta - Rp100 juta                                        0,25%

                                                  > Rp100 juta - Rp500 juta                                       0,75%

                                                  > Rp500 juta                                                    1,00%



Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah

                                                                                          Jangka Waktu (bulan)
     Jenis Produk              Strata Saldo
                                                                1              2           3       4       6              12           24

 Deposito BTN           < Rp5 juta                         0,00%             0,00%       0,00%    0,00%   0,00%       0,00%            0,00%
 Rupiah
                        ≥Rp5 juta - < Rp10 juta            1,00%             1,00%        1,00%   1,00%   1,00%       1,00%            1,00%

                        ≥Rp10 juta - < Rp100 juta          2,25%             2,25%       2,50%    2,50%   2,50%       2,50%            2,50%

                        ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta        2,25%             2,25%       2,50%    2,50%   2,50%       2,50%            2,50%

                        Rp500 juta - Rp2 miliar            2,25%             2,25%        2,75%   2,75%   2,75%       2,75%            2,75%

                        > Rp2 miliar                       2,25%             2,25%        2,75%   2,75%   3,00%       3,00%            3,00%




60       Laporan Tahunan 2025
Page 61
                                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Suku Bunga e-Deposito Rupiah

                                                                                                Jangka Waktu (bulan)
 Jenis Produk                  Strata Saldo
                                                                  1                 2             3             4               6            12          24

e-Deposito BTN       Rp1 juta - < Rp5 juta                     1,00%            1,00%           1,00%         1,00%         1,00%        1,00%          1,00%
Rupiah
                     Rp5 juta - < Rp100 juta                   2,60%            2,75%           3,00%        3,00%          3,00%        3,00%          3,00%

                     Rp100 juta - < Rp500 juta                 2,65%            2,75%           3,25%        3,25%          3,25%        3,25%          3,25%

                     Rp500 juta - < Rp2 miliar                 3,50%            3,50%           3,50%        3,50%          3,50%        3,40%          3,40%

                     Rp2 miliar - < Rp5 miliar                 3,75%            3,75%           3,75%        3,75%          3,75%        3,40%          3,40%

                     Rp5 miliar - < Rp10 miliar                3,75%            3,75%           3,75%        3,75%          3,75%        3,50%          3,50%

                     ≥ Rp10 miliar                             3,75%            3,75%           3,75%        3,75%          3,75%        3,60%          3,60%




Tabel Suku Bunga Tabungan Valas

                                     USD                                        SGD                         AUD / CNY                             JPY

                                             Suku Bunga
  Jenis
 Produk                                                                   Strata Suku                 Strata           Suku           Strata             Suku
                 Strata Saldo                           Online
                                        Offline                           Saldo Bunga                 Saldo           Bunga           Saldo             Bunga
                                                         (via
                                       (via KC)
                                                        Balé)

Tabungan       < USD1.000                  0,00%         0,00%            All           0,10%     All tiering       0,05%           All tiering         0,00%
BTN Felas                                                                 tiering
               USD1.000 - <                  0,15%        0,15%
               USD10.000

               USD10.000 - <               0,35%         0,35%
               USD100.000

               ≥ USD100.000                0,50%         0,50%




Tabel Suku Bunga Deposito Valas (USD)

                                                                                                         Jangka Waktu (bulan)
            Jenis Produk                             Strata Saldo
                                                                                            1                         3                  6               12

Deposito BTN USD                              Seluruh strata                                                              4,00%




Tabel Suku Bunga Deposito Valas (SGD)

                                                                                                Jangka Waktu (bulan)
       Jenis Produk                  Strata Saldo
                                                                      1                 3               4                  6             12              24

Deposito BTN SGD                  Seluruh strata                                                              0,10%


Tabel Suku Bunga Deposito Valas (AUD, CNY)

                                                                                                      Jangka Waktu (bulan)
          Jenis Produk                         Strata Saldo
                                                                                    1                   3                   6                 12          24

Deposito AUD/CNY                       Seluruh strata                                                               0,10%

Deposito JPY                           Seluruh strata                                                               0,00%




                                                                                                                           Laporan Tahunan 2025                 61
Page 62
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas (USD)

                                                                                              Jangka Waktu (bulan)
           Jenis Produk                                  Strata Saldo
                                                                                         1         3           6         12

 e’Deposito BTN USD                         Seluruh strata                                             4,00%



Tabel Suku Bunga Giro Valas (USD, EURO)

                 Jenis Produk                                    Strata Saldo                          Suku Bunga

 Giro BTN USD                                     Sampai dengan USD100.000                                 0,00%

                                                  > USD100.000                                             0,10%

 Giro BTN Euro                                    Seluruh strata                                           0,00%




Berdasarkan strategi yang telah ditetapkan, secara                       Sejalan dengan penguatan struktur funding tersebut,
umum Perseroan telah memenuhi harapan para                               Perseroan juga melihat peluang peningkatan pada
Pemangku Kepentingan. Berbagai target yang telah                         sisi pemanfaatan layanan digital. Tingkat penggunaan
ditetapkan telah terealisasi di tahun 2025. Secara                       mobile banking oleh nasabah aktif yang belum
keseluruhan, kredit dan pembiayaan yang diberikan                        optimal menjadi fokus akselerasi, dengan strategi
pada tahun 2025 mencapai Rp400,58 triliun, tercapai                      mendorong aktivasi dan intensifikasi transaksi digital
101,76% dibandingkan target tahun 2025 sebesar                           guna memperkuat engagement serta meningkatkan
Rp393,64 triliun. Pencapaian tersebut didorong oleh                      frekuensi interaksi nasabah.
capaian kredit non-perumahan sebesar 112,56% serta
pembiayaan yang tercapai 107,61%. Pertumbuhan                            Pada saat yang sama, Perseroan mencermati bahwa
kredit tetap dilakukan secara prudent dengan                             pertumbuhan KPR non subsidi masih berada di bawah
mempertimbangkan kondisi likuiditas, arah kebijakan                      rata-rata kompetitor. Untuk meningkatkan daya saing,
suku bunga, serta pengelolaan risiko kredit Perseroan.                   Perseroan memperkuat kemitraan dengan Top 50
                                                                         developer serta mempercepat digitalisasi proses kredit
Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada                        melalui peningkatan Turn Around Time (TAT) hingga
tahun 2025 terealisasi sebesar Rp437,40 triliun, tercapai                dua kali lebih cepat, pengembangan back-end digital
103,99% dibandingkan target tahun 2025 sebesar                           bagi Relationship Manager, penyediaan portal tracking
Rp420,62 triliun. Pencapaian DPK tersebut terutama                       real time untuk nasabah dan developer, peningkatan
ditopang oleh peningkatan Deposito yang mencapai                         intensitas penjualan, perluasan sales center di wilayah
Rp224,27 triliun atau tercapai 119,40% dari target.                      berpotensi tinggi, serta penyempurnaan skema insentif
Sementara itu, Tabungan pada tahun 2025 terealisasi                      untuk bulk acquisition bersama developer utama.
sebesar Rp43,88 triliun, dengan pencapaian 85,21%
dibandingkan target. Hal ini sejalan dengan strategi
Perseroan dalam melakukan optimalisasi struktur                          Hal-Hal Penting yang Diperkirakan
pendanaan melalui pengelolaan komposisi dana, guna                       Terjadi pada Masa Mendatang dan
menjaga efisiensi biaya dana (cost of fund) di tengah                    Prospek Usaha
kondisi likuiditas perbankan yang ketat dan suku bunga
yang relatif tinggi.                                                     Dengan memperhatikan dinamika kondisi terkini,
                                                                         pada Januari 2026 IMF memproyeksikan pertumbuhan
Kendala yang Dihadapi Perseroan dan                                      ekonomi global untuk 2026 menjadi 3,3%, kemudian
Langkah-Langkah Penyelesaiannya                                          melambat ke level 3,2% di tahun 2027. Pada tahun
                                                                         2026, ekonomi negara berkembang seperti Indonesia
Meskipun Perseroan mencatatkan kinerja yang solid,                       diperkirakan akan sedikit meningkat jika dibandingkan
evaluasi manajemen menunjukkan masih terdapat                            tahun 2025. Ekonomi Tiongkok pada tahun 2026 juga
ruang penguatan pada struktur pendanaan dan                              diperkirakan akan melambat. Sedangkan ekonomi
akselerasi pertumbuhan bisnis. Komposisi dana pihak                      pada negara maju seperti Amerika Serikat diperkirakan
ketiga yang masih didominasi dana berbiaya relatif                       akan tumbuh sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun
tinggi mendorong Perseroan untuk memprioritaskan                         2025.
peningkatan dana murah melalui penetrasi rekening
payroll dan optimalisasi ekosistem institusi sebagai                     Pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh positif
sumber pertumbuhan DPK low cost.                                         pada 2025 di tengah perlambatan ekonomi global,




62      Laporan Tahunan 2025
Page 63
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




didorong oleh konsumsi rumah tangga yang masih              Informasi Terkait Kelompok Usaha
kuat, investasi yang masuk serta terjaganya kinerja         Bank
ekspor. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan
ekonomi pada tahun 2026 diprediksi akan tetap kuat          Transformasi Unit Usaha Syariah (UUS) melalui
dan tumbuh positif dalam kisaran 4,9%-5,7%.                 proses spin-off menjadi Bank Syariah Nasional (BSN)
                                                            merupakan langkah strategis dalam memperkuat
Kemudian tingkat inflasi di tahun 2026 diperkirakan         struktur perbankan syariah yang lebih mandiri,
akan tetap terjaga pada kisaran target Bank Indonesia       kompetitif, dan berkelanjutan. Proses spin-off tersebut
yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai tingkat inflasi           dilakukan oleh Perseroan sebagai bagian dari komitmen
tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan             mempercepat pertumbuhan industri keuangan syariah
melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan             nasional sekaligus memenuhi ketentuan regulasi.
sektor riil. Sementara, rata-rata nilai tukar rupiah        Dengan terbentuknya BSN, pengembangan produk,
terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan      ekspansi jaringan, serta inovasi layanan berbasis prinsip
terjaga stabil dan cenderung menguat di tahun 2026,         syariah dapat dijalankan secara lebih agile dan terarah
dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar          sesuai kebutuhan pasar.
keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed
serta dinamika geopolitik global serta potensi terjadinya   Seiring dengan pemisahan tersebut, BSN kemudian
perang dagang. Suku bunga acuan BI diperkirakan             menjadi bagian dari Kelompok Usaha Bank (KUB)
penurunannya akan lebih lambat pada tahun 2026.             bersama bank induk. Melalui KUB, BSN tetap memperoleh
                                                            dukungan dan kekuatan ekosistem dari induk usaha,
Berbagai perkiraan kondisi perekonomian global dan          namun tetap memiliki independensi dalam menjalankan
nasional serta industri perbankan tersebut, Perseroan       strategi bisnisnya. Sampai dengan 31 Desember 2025,
memiliki peluang untuk tumbuh. Peluang yang dimiliki        Direksi, Dewan Komisaris, dan Pemegang Saham dalam
Perseroan antara lain sebagai berikut:                      Kelompok Usaha Bank tidak memiliki saham di BSN.
1. Potensi pertumbuhan KPR sejalan dengan Program
   Pemerintah 3 (tiga) juta unit rumah.
2. Potensi pertumbuhan segmen D2C (secondary                Perkembangan Penerapan Tata
   market) yang memberikan yield lebih tinggi.              Kelola Perusahaan
3. Peluang partnership di sektor multifinance dan
   asuransi.                                                Perseroan terus memperkuat implementasi Corporate
4. Pertumbuhan anorganik di sektor multifinance.            Governance sebagai fondasi utama dalam menjaga
5. Meningkatnya interaksi digital dalam sistem              keberlanjutan usaha dan kepercayaan pemangku
   perbankan.                                               kepentingan. Penguatan tata kelola tidak hanya
6. Pertumbuhan segmen Consumer dan SME di                   difokuskan pada aspek kepatuhan, tetapi juga diarahkan
   Indonesia.                                               untuk mendukung transformasi bisnis, peningkatan
                                                            kualitas pengambilan keputusan, serta pengelolaan
Dengan memanfaatkan keunggulan internal yang                risiko yang lebih adaptif terhadap dinamika industri.
dimiliki, maka Perseroan optimis memiliki prospek           Perseroan melakukan penyempurnaan kebijakan dan
yang baik di masa mendatang. Untuk meningkatkan             pedoman internal agar selaras dengan perkembangan
kontribusinya pada sektor perumahan dan mendukung           regulasi dan praktik terbaik industri perbankan.
roadmap transformasi Kementerian BUMN, BTN
menetapkan visi menjadi Mitra Utama dalam                   Implementasi tata kelola dijalankan secara konsisten
Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia pada              dengan mengacu pada ketentuan regulator, termasuk
tahun 2025, dengan aspirasi yang ingin dicapai di tahun     Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia. Perseroan
2029 sebagai berikut:                                       terus memperkuat praktik Corporate Governance
1. Membangun engine tabungan yang sustainable               dengan mengintegrasikan prinsip ETAK (Perilaku
   untuk menghimpun tabungan sebesar Rp120 triliun.         Beretika, Transparansi, Akuntabilitas dan Keberlanjutan)
2. Memberdayakan        keluarga   Indonesia     dalam      sebagai     kerangka     utama     dalam    memastikan
   penyaluran kredit perumahan untuk mewujudkan             keberlanjutan dan integritas bisnis.
   impian memiliki rumah dengan penyaluran sekitar
   Rp450 triliun.                                           Tanggung jawab Perseroan untuk menjalankan
3. Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis          bisnisnya secara berkelanjutan tidak akan dapat
   dengan menyediakan rangkaian lengkap solusi              dijalankan dengan efektif jika tidak didasarkan
   perbankan sehari-hari.                                   pada perilaku korporasi yang beretika. Perilaku etis
4. Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan           yang berlandaskan nilai-nilai moral seperti peduli
   efisiensi operasional.                                   atas kepentingan pihak lain dapat mengarahkan
5. Memperluas cakupan layanan melalui 3 (tiga) anak         dan membawa praktik korporasi ke arah perilaku
   perusahaan.


                                                                                        Laporan Tahunan 2025           63
Page 64
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




berkelanjutan dan akhirnya menuju tindakan yang                  dengan analis, situs resmi BEI, poster dan banner
bertanggung jawab. Perseroan memiliki komitmen                   produk, aksi korporasi, bahan presentasi Perseroan ke
untuk memastikan penerapan corporate governance                  publik dan sebagainya.
dengan standar tinggi yang mengacu kepada best
practice lembaga perbankan yang kredibel dan                     Terkait Akuntabilitas Perseroan telah menyampaikan
terpercaya. Kredibilitas serta kepercayaan publik,               pencapaian target dan kinerja Direksi. Dalam
pemegang saham, dan nasabah merupakan faktor                     rangka      meningkatkan        kualitas     pelaksanaan
yang sangat menentukan bagi perkembangan dan                     tugas dan tanggung jawab, Dewan Komisaris dan
kelangsungan usaha Perseroan. Aktivitas usaha yang               Direksi berkomitmen untuk memiliki kebijakan dan
dijalankan Perseroan harus mematuhi peraturan dan                melaksanakan penilaian kinerja Dewan Komisaris dan
perundangan yang berlaku serta menjunjung tinggi                 Direksi. Dewan Komisaris memiliki kebijakan penilaian
norma dan etika. Kesadaran menjalankan etika yang                sendiri (self assessment) untuk menilai kinerja Dewan
baik akan meningkatkan dan memperkuat citra positif              Komisaris, sedangkan penilaian kinerja Direksi dilakukan
Perseroan dan mewujudkan Perseroan sebagai Good                  melalui pencapaian Key Performance Indicators
Corporate Citizen. Karena itu, Perseroan senantiasa              (KPI) yang mengacu kepada hasil pengukuran yang
menjunjung tinggi integritas dengan memiliki dan                 dilakukan oleh auditor eksternal yang mengaudit
menerapkan pedoman etika dan perilaku yang menjadi               laporan keuangan tahunan perusahaan. KPI Direksi
dasar sikap dan tindakan seluruh insan Perseroan                 secara kolegial dan KPI Direksi secara individual menjadi
agar bekerja secara profesional dan beretika dengan              salah satu alat ukur yang efektif dalam pemantauan
menggunakan prinsip-prinsip dasar yang mengacu                   kinerja dan pelaksanaan tugas Pengurus Perseroan
kepada visi, misi, dan nilai-nilai serta regulasi internal dan   yang dilakukan oleh Direksi.
eksternal yang berlaku. Perseroan telah merumuskan
beberapa perangkat kebijakan yang menjadi pedoman                Dalam       memastikan    penerapan    keberlanjutan,
beretika dan berperilaku bagi setiap elemen Perseroan            Perseroan mematuhi peraturan perundang-undangan
dalam kegiatan bisnis yang dijalankan. Perseroan                 serta      berkomitmen    melaksanakan     tanggung
mengupayakan penerapan standar etika dan perilaku                jawab terhadap masyarakat dan lingkungan agar
dalam menjalankan segenap aktivitas bisnisnya                    berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan.
sesuai dengan visi, misi, dan nilai-nilai budaya yang            Pembangunan ekonomi tidak terpisah dari konsekuensi
dimiliki melalui implementasi Code of Conduct. Code              sosial dan lingkungan yang diakibatkan olehnya.
of Conduct disosialisasikan dan dapat diakses oleh               Untuk menciptakan perekonomian nasional yang
seluruh insan Perseroan melalui media BTN Best serta             mengedepankan keselarasan antara aspek ekonomi,
diselenggarakan kuis tentang Code of Conduct untuk               sosial, dan lingkungan hidup, dibutuhkan pengelolaan
mengetahui pemahaman pegawai terhadap Code                       sumber daya yang tepat dan memadai. Untuk itu,
of Conduct. Komitmen terhadap pelaksanaan Code                   Perseroan menyadari fungsi dan peran strategisnya
of Conduct juga dituangkan dalam Pakta Integritas                dalam memastikan bahwa arus investasi yang
yang wajib ditandatangani oleh seluruh Direksi, Dewan            dikelolanya mampu berkontribusi bagi masa depan dan
Komisaris dan Pegawai Perseroan. Di samping itu, Code            memiliki dampak luas pada perkembangan ekonomi,
of Conduct juga dapat diakses oleh seluruh Stakeholder           kondisi lingkungan, dan aspek sosial.
Perseroan melalui website Perseroan.
                                                                 Perseroan terus berkomitmen dalam mendorong
Perseroan     berkomitmen      senantiasa    transparan          keuangan berkelanjutan melalui integrasi aspek
dalam menjalankan proses bisnisnya. Untuk menjaga                environmental, social, and governance (ESG) dalam
objektivitas dalam menjalankan bisnis, Perseroan                 kegiatan      operasionalnya.   Perjalanan   Perseroan
menyediakan informasi yang material dan relevan                  dalam ranah ESG melibatkan perencanaan tentang
dengan cara yang mudah diakses dan dipahami oleh                 bagaimana Perseroan mengelola dampak lingkungan,
pemangku kepentingan. Perseroan telah memberikan                 menangani isu-isu sosial, dan mempertahankan
rincian kontak melalui situs web Perseroan atau Laporan          standar tata kelola yang etis dalam setiap operasi
Tahunan yang mana para pemangku kepentingan                      perbankannya. Perseroan telah mengembangkan
dapat menggunakannya untuk meyampaikan keluhan,                  serangkaian kerangka kerja (framework), strategi, dan
saran maupun kemungkinan adanya pelanggaran                      peta jalan (roadmap) untuk mendorong keuangan
atas hak-hak mereka. Selain melalui laporan tahunan,             berkelanjutan dan mendukung kinerja ESG Perseroan.
Perseroan menyediakan akses informasi dan data baik              Perseroan menekankan fokusnya untuk mengatasi isu-
laporan terkait keuangan dan non keuangan kepada                 isu terkait ESG di sektor mortgage bank, dengan tujuan
publik secara transparan melalui berbagai media                  untuk mencapai keberlanjutan jangka panjang dan
seperti situs web (dalam dua bahasa), media Massa                praktik perbankan yang bertanggung jawab.
(siaran pers), majalah/buletin internal, pertemuan




64       Laporan Tahunan 2025
Page 65
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Dalam     rangka    evaluasi   penerapan        corporate   5. Perseroan memperkuat kapabilitas dan kapasitas
governance,      Perseroan     melaksanakan          GCG       sumber daya teknologi melalui peningkatan
Assessment yang dilaksanakan secara periodik dan               kualitas infrastruktur, optimalisasi pemanfaatan
konsisten setiap tahun yang terdiri dari self assessment       sistem digital, serta penguatan aspek keamanan
maupun assessment dari pihak eksternal. Penilaian              dan kepercayaan digital (digital trust dan cyber
self assessment Tata Kelola dilakukan secara berkala           security).
pada posisi akhir bulan Juni dan Desember setiap            6. Perseroan berupaya memperkuat pertumbuhan
tahunnya. Untuk tahun 2025, standar penerapan Tata             nilai yang berorientasi pada pelanggan melalui
Kelola selain mengacu pada Peraturan OJK No. 17 Tahun          peningkatan kualitas produk, layanan, dan kinerja
2023 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank Umum              yang benar-benar memberdayakan nasabah.
juga mulai mengikuti ketentuan Surat Edaran OJK             7. Perseroan senantiasa terus berupaya memperkuat
Nomor 13/POJK.03/2017 tentang Penerapan Tata Kelola            dan meningkatkan capaian inovasi bisnis secara
Bagi Bank Umum.                                                menyeluruh, tidak hanya pada produk dan layanan,
                                                               tetapi juga pada proses inti, fungsi pendukung,
Hasil self assessment pada bulan Juni 2025 dan bulan           kinerja organisasi, dan strategi perusahaan.
Desember 2025 berada pada peringkat 2 (dua) yang
mencerminkan Manajemen Perseroan telah melakukan
penerapan Tata Kelola yang secara umum baik. Dari           Penilaian Komite di Bawah Direksi
hasil assessment tersebut, Perseroan telah melakukan
upaya-upaya perbaikan dengan menindaklanjuti                Perseroan membentuk dan menetapkan struktur serta
beberapa      kelemahan     yang   direkomendasikan         keanggotaan Komite-Komite di bawah Direksi dalam
berdasarkan hasil assessment.                               rangka menunjang pelaksanaan tugas Direksi. Komite-
                                                            Komite tersebut berperan dalam mempermudah
Selain self assessment, pada tahun 2025 Perseroan           monitoring dan menciptakan efektivitas pemecahan
juga melaksanakan third party assessment untuk              masalah serta pengembangan aspek yang dipandang
mendapatkan second opinion terhadap kualitas                strategis oleh Perseroan sesuai peraturan yang berlaku.
implementasi GCG dalam rangka perbaikan kualitas            Komite-Komite tersebut meliputi:
implementasi GCG secara berkelanjutan. Assessment           1. Komite Manajemen Risiko
yang dilaksanakan di antaranya adalah survei Corporate      2. Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Governance Perception Index (CGPI) yang diadakan            3. Asset and Liability Management Committee (ALCO)
oleh Indonesian Institute for Corporate Governance          4. Komite Kebijakan Perkreditan atau Pembiayaan
(IICG) dan Penilaian GCG berdasarkan standar ASEAN          5. Komite Kredit
Corporate Governance Scorecard dilakukan oleh OJK           6. Komite Human Capital
dan Indonesian Institute for Corporate Directorship         7. Komite Pengarah Teknologi Informasi (TI)
(IICD).                                                     8. Komite Pengarah Transformasi
                                                            9. Komite Bisnis
Skor CGPI Perseroan pada tahun 2025 untuk tahun             10. Komite Environmental, Social, and Governance (ESG)
buku 2024 sebesar 91,8 dengan predikat “Most Trusted”.      11. Capital and Subsidiary Committee
Perseroan telah melaksanakan tindaklanjut atas
rekomendasi hasil assessment sebagai berikut:               Untuk mengukur efektivitas kinerja komite di bawah
1. Perseroan telah menetapkan struktur organisasi           Direksi dalam membantu Direksi menjalankan
   yang dikinikan pada tahun 2025 berupa Petunjuk           pengurusan perusahaan maka dilakukan penilaian
   Teknis Nomor PT.3-A.6 tentang Struktur Organisasi        terhadap komite di bawah Direksi. Prosedur penilaian
   Kantor Pusat, Kantor wilayah, Kantor Cabang.             kinerja komite di bawah Direksi dilakukan oleh Direksi
2. Pada tahun 2025, Perseroan telah melakukan               secara periodik dengan kriteria penilaian atas kinerja
   pemutakhiran seluruh peraturan internal eksisting        Komite di bawah Direksi yaitu pemenuhan pelaksanaan
   dengan Arsitektur Kebijakan dan Prosedur lama            rapat serta kehadiran dalam rapat selama tahun buku.
   telah ditransformasikan ke Arsitektur Kebijakan dan      Selama tahun 2025, Direksi menilai bahwa komite-
   Prosedur Baru                                            komite di bawah Direksi telah menjalankan tugas dan
3. Perseroan telah menyusun framework Budaya                tanggung jawabnya dengan baik.
   Perusahaan memberikan gambaran bagi BTNers
   dalam memahami dan mengimplementasikan nilai             Selain dibantu oleh Komite di Bawah Direksi, dalam
   utama AKHLAK.                                            melaksanakan tugasnya Direksi juga dibantu oleh
4. Perseroan telah menyusun pedoman berupa                  unit penunjang antara lain Sekretaris Perusahaan, Unit
   Pedoman Etika Bisnis dan Perilaku (Code of Conduct)      Internal Audit dan Unit Manajemen Risiko. Penilaian
   dan Pedoman Perilaku dan Profesionalisme Dewan           kinerja untuk Sekretaris Perusahaan, Unit Internal
   Komisaris dan Direksi.                                   Audit dan Unit Manajemen Risiko dinilai berdasarkan




                                                                                       Laporan Tahunan 2025           65
Page 66
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




Key Performance Indicator (KPI) yaitu Target Utama.        KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DIREKSI
Kolaborasi, Inisiatif dan lainnya. Pencapaian KPI tahun    SETELAH RUPS TAHUNAN 2025
2025 untuk Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit,     Pada tanggal 26 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang
dan Unit Manajemen Risiko mencapai lebih dari 100%.        Saham Tahun 2025 memutuskan:
Sekretaris Perusahaan, Unit Internal Audit dan Unit        1. Mengukuhkan pemberhentian Hakim Putratama
Manajemen Risiko telah melaksanakan tugasnya                  sebagai Direktur Operations and Customer
dengan baik.                                                  Experience serta Muhammad Iqbal sebagai Direktur
                                                              SME and Retail Funding.
                                                           2. Memberhentikan dengan hormat Elisabeth Novie
Perubahan Komposisi Anggota                                   Riswanti sebagai Direktur Assets Management,
Direksi                                                       Jasmin sebagai Direktur Distribution and Institutional
                                                              Funding dan Andi Nirwoto sebagai Direktur
Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi          Information Technology.
Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan             3. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota
berdasarkan     kebutuhan     Perseroan.  Perubahan           Direksi Perseroan sebagai berikut:
komposisi Direksi adalah sebagai berikut:                     a. Direktur Operations and Customer Experience
                                                                  menjadi Direktur Operations
KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DIREKSI                      b. Direktur Consumer menjadi Direktur Consumer
SEBELUM RUPS TAHUNAN 2025                                         Banking
Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2025                   c. Direktur SME and Retail Funding menjadi Direktur
berjumlah 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu)           Network & Retail Funding
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur           d. Direktur Distribution and Institutional Funding
Utama dan 9 (sembilan) orang Direktur sebagai berikut:            menjadi Direktur Corporate Banking
Nixon L. P.                :   Direktur Utama                 e. Direktur Finance menjadi Direktur Finance &
Napitupulu                                                        Strategy
Oni Febriarto              :   Wakil Direktur Utama           f. Direktur Human Capital, Compliance, & Legal
Rahardjo                                                          menjadi Direktur Human Capital & Compliance
Andi Nirwoto               :   Direktur Information           g. Direktur Assets Management
                               Technology                     h. Direktur Commercial Banking
Elisabeth Novie            :   Direktur Assets                i. Direktur Treasury & International Banking
Riswanti                       Management                  4. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di
Jasmin                     :   Direktur Distribution and      bawah ini sebagai Anggota Direksi Perseroan:
                               Institutional Funding          a. Hirwandi Gafar semula sebagai Direktur
Setiyo Wibowo              :   Direktur Risk Management           Consumer menjadi Direktur Consumer Banking
Hirwandi Gafar             :   Direktur Consumer              b. Nofry Rony Poetra semula sebagai Direktur
Nofry Rony Poetra          :   Direktur Finance                   Finance menjadi Direktur Finance & Strategy
                                                              c. Eko Waluyo semula sebagai Direktur Human
Eko Waluyo                 :   Direktur Human Capital,
                               Compliance & Legal                 Capital, Compliance, & Legal menjadi Direktur
Hakim Putratama            :   Direktur Operations &              Human Capital & Compliance
                               Customer Experience         5. Mengangkat I Nyoman Sugiri Yasa sebagai Direktur
Muhammad Iqbal             :   Direktur SME & Retail          Operations, Venda Yuniarti sebagai Direktur
                               Funding                        Treasury & International Banking, Rully Setiawan
                                                              sebagai Direktur Network & Retail Funding, Helmy
                                                              Afrisa Nugroho sebagai Direktur Corporate Banking,
                                                              Hermita sebagai Direktur Commercial Banking
                                                              dan Tan Jacky Chen sebagai Direktur Information
                                                              Technology.




66       Laporan Tahunan 2025
Page 67
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS               Tan Jacky Chen            : Direktur Information
                                                                                          Technology
Tahunan 2025 berjumlah 12 (dua belas) orang yang
terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang    Venda Yuniarti            : Direktur Treasury &
                                                                                          International Banking
Wakil Direktur Utama dan 10 (sepuluh) orang Direktur
sebagai berikut:                                              Helmy Afrisa              : Direktur Corporate Banking
                                                              Nugroho*
Nixon L. P.            : Direktur Utama
                                                              I Nyoman Sugiri           : Direktur Operations
Napitupulu
                                                              Yasa
Oni Febriarto          : Wakil Direktur Utama
                                                              Rully Setiawan            : Direktur Network & Retail
Rahardjo
                                                                                          Funding
Setiyo Wibowo          : Direktur Risk Management
                                                              Hermita                   : Direktur Commercial Banking
Hirwandi Gafar         : Direktur Consumer Banking            * *Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses
                                                                Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
Nofry Rony Poetra      : Direktur Finance & Strategy
Eko Waluyo             : Direktur Human Capital &
                         Compliance




Penutup

Direksi memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kepercayaan, komitmen dan kerja sama dari seluruh
pemangku kepentingan, khususnya kepada jajaran tim manajemen dan seluruh pegawai yang telah bekerja keras
dan mampu memperoleh kinerja yang baik di tahun 2025. Kami menyadari bahwa pencapaian ini merupakan hasil
kerja keras seluruh insan Perseroan serta dukungan Dewan Komisaris, regulator, mitra kerja, dan seluruh pemangku
kepentingan. Atas nama Direksi, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang sebesar-besarnya atas
kepercayaan dan kolaborasi yang telah terjalin dengan baik.


Ke depan, Direksi berkomitmen untuk terus memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan daya saing, dan
mengoptimalkan peluang pertumbuhan secara berkelanjutan. Dengan semangat transformasi dan inovasi, kami
yakin Perseroan akan semakin kokoh sebagai bank spesialis pembiayaan perumahan yang berperan aktif dalam
mewujudkan hunian layak bagi masyarakat Indonesia.




                                                  Jakarta, Maret 2026
                                                   Atas Nama Direksi




                                                Nixon L. P. Napitupulu
                                                    Direktur Utama




                                                                                               Laporan Tahunan 2025          67
Page 68
02     Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




     Helmy Afrisa Nugroho*: Direktur Corporate Banking _ Nofry Rony Poetra: Direktur Finance & Strategy _
     Hirwandi Gafar:Direktur Consumer Banking _ Eko Waluyo: Direktur Human Capital & Compliance _ Venda
     Yuniarti: Direktur Treasury & International Banking (duduk) _ Nixon L. P. Napitupulu: Direktur Utama (duduk)

 * *Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.




68       Laporan Tahunan 2025
Page 69
                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




I Nyoman Sugiri Yasa: Direktur Operations _ Setiyo Wibowo: Direktur Risk Management _ Tan Jacky
Chen: Direktur Information Technology _ Rully Setiawan: Direktur Network & Retail Funding _ Oni Febriarto
Rahardjo: Wakil Direktur Utama (duduk) _ Hermita: Direktur Commercial Banking (duduk)




                                                                                  Laporan Tahunan 2025           69
Page 70
02   Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




LAPORAN
DEWAN KOMISARIS




                                               SURYO
                                              UTOMO
                                           Komisaris Utama




70     Laporan Tahunan 2025
Page 71
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Pemegang saham dan para Pemangku Kepentingan lainnya yang kami hormati,


                                                          Penilaian Kinerja Direksi

                                                          Sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya,

Puji syukur ke hadirat Tuhan                              Dewan Komisaris melakukan penilaian atas kinerja
                                                          Direksi. Oleh karena itu, Dewan Komisaris senantiasa
Yang Maha Kuasa, atas                                     menjalankan fungsi pengawasan dan pemberian

rida-Nya Perseroan mampu                                  nasihat kepada Direksi. Sebelum menyampaikan
                                                          pandangan Dewan Komisaris atas pencapaian kinerja
memberikan hasil yang                                     Direksi, Dewan Komisaris akan menyampaikan frekuensi
                                                          dan cara pemberian nasihat kepada Direksi serta
baik di tengah tantangan                                  pengawasan Dewan Komisaris terhadap perumusan

perekonomian yang masih                                   dan implementasi strategi. Dalam memberikan
                                                          penilaian atas kinerja Direksi, Dewan Komisaris
mengalami ketidakpastian.                                 mempertimbangkan beberapa aspek sebagai dasar

Ketangguhan BTN hingga                                    penilaiannya. Aspek tersebut antara lain, kondisi
                                                          perekonomian, capaian kinerja yaitu kinerja operasional,
mampu bertahan selama ini,                                kinerja keuangan dan tingkat kesehatan perusahaan.

antara lain karena Perseroan                              Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat
tidak pernah berhenti                                     Kepada Anggota Direksi

bertransformasi sehingga                                  Pemberian nasihat dari Dewan Komisaris kepada Direksi

mampu beradaptasi dalam                                   dilakukan secara formal maupun informal. Pemberian
                                                          nasihat secara formal dilaksanakan berkala melalui
menghadapi perubahan                                      rapat Dewan Komisaris, rapat gabungan Dewan

yang terjadi.                                             Komisaris dan Direksi, serta rapat komite di bawah Dewan
                                                          Komisaris yang membahas aspek strategis, manajemen
                                                          risiko, audit, dan tata kelola. Selain forum formal tersebut,
                                                          pemberian nasihat juga dilakukan secara insidental
                                                          apabila terdapat isu strategis, dinamika regulasi, atau
Pertumbuhan        tersebut   ditopang       penguatan    kondisi eksternal yang memerlukan perhatian dan
profitabilitas dan proses bisnis yang semakin efisien     arahan segera. Fungsi pengawasan dijalankan dengan
berkat transformasi yang konsisten dilakukan di           melibatkan seluruh organ penunjang Dewan Komisaris
berbagai lini. Kinerja yang positif ini merupakan hasil   yaitu Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi
kerja keras atas penerapan strategi bisnis yang cermat    serta Komite Pemantau Risiko. Sepanjang tahun 2025,
serta pengelolaan keuangan yang sehat dan disiplin.       telah dilaksanakan 12 (dua belas) kali rapat bersama
                                                          antara Dewan Komisaris dan Direksi, yang terdiri
Berikut kami sampaikan laporan pengawasan dan             dari 6 (enam) kali Rapat Dewan Komisaris bersama
pemberian nasihat Dewan Komisaris terhadap jalannya       Direksi serta 6 (enam) kali Rapat Direksi bersama
kepengurusan Perseroan untuk tahun buku 2025. Dalam       Dewan Komisaris. Dalam Rapat tersebut, Dewan
laporan ini, akan disampaikan penilaian atas kinerja      Komisaris telah memberikan beberapa nasihat, arahan
Direksi selama tahun 2025, pandangan atas prospek         serta pengawasan antara lain terkait Performance
usaha yang disusun oleh Direksi, penerapan tata kelola    Review, monitoring Risk Appetite dan Risk Tolerance,
perusahaan yang baik, penilaian atas Komite di bawah      implementasi Initiative Corporate Plan, progres
Dewan Komisaris dan perubahan komposisi Dewan             implementasi Internal Control over Financial Reporting
Komisaris.                                                (ICoFR), dan lainnya.


                                                          Pengawasan Terhadap Perumusan dan
                                                          Implementasi Strategi

                                                          Dewan Komisaris melaksanakan fungsi pengawasan
                                                          secara aktif dan independen terhadap proses
                                                          perumusan serta implementasi strategi yang disusun
                                                          oleh Direksi. Dalam menjalankan fungsi pengawasan,




                                                                                        Laporan Tahunan 2025           71
Page 72
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




Dewan Komisaris didukung oleh Komite-Komite                   dan dinamika ketegangan geopolitik antarnegara.
di bawah Dewan Komisaris. Pengawasan tersebut                 Dinamika ketegangan geopolitik global menyebabkan
dilakukan untuk memastikan bahwa arah strategis               ketidakpastian di pasar keuangan. Hingga akhir tahun
Perseroan selaras dengan visi jangka panjang, prinsip         2025, nilai tukar USD masih terus menguat sehingga
kehati-hatian, serta kepentingan pemegang saham               menyebabkan pelemahan pada nilai tukar mata uang
dan pemangku kepentingan.                                     negara berkembang, salah satunya Indonesia. Nilai
                                                              tukar Rupiah di akhir tahun 2025 melemah hingga
Dalam tahap perumusan strategi, Dewan Komisaris               kisaran Rp16.700/USD seiring penguatan USD. Selain itu,
melakukan penelaahan mendalam atas strategi yang              yield United States Treasury (UST) juga terus menguat
dituangkan dalam corporate plan dan business plan,            sehingga menyebabkan pelemahan aliran portofolio
termasuk asumsi makroekonomi, proyeksi keuangan,              asing ke negara-negara berkembang.
profil risiko, serta keselarasan dengan risk appetite
Perseroan. Dewan Komisaris memberikan pandangan,              Dengan adanya kebijakan tarif yang dikeluarkan
rekomendasi, dan arahan strategis dalam forum rapat           Presiden Trump serta ketegangan geopolitik yang
gabungan maupun melalui komite-komite pendukung,              masih terjadi, pertumbuhan ekonomi global di tahun
guna memastikan strategi yang ditetapkan Direksi telah        2025 mengalami perlambatan jika dibandingkan
mempertimbangkan aspek keberlanjutan dan mitigasi             tahun sebelumnya. Kebijakan tarif menyebabkan
risiko secara komprehensif.                                   penurunan volume dan nilai perdagangan global
                                                              serta memperparah gangguan rantai pasok. Selain
Pengawasan        terhadap     implementasi    strategi       itu, dampak terhadap aktivitas ekonomi lebih terlihat
dilaksanakan Dewan Komisaris melalui evaluasi                 pada memburuknya sentimen baik dari sisi produsen
berkala atas capaian kinerja, kualitas aset, likuiditas,      maupun sisi konsumen. Pertumbuhan ekonomi global
permodalan, transformasi digital, serta efektivitas           di tahun 2025 tertahan menjadi sebesar 3,3% (year-
pengendalian internal. Pengawasan diperkuat melalui           on-year/yoy), sementara pada negara maju seperti
laporan manajemen, hasil Komite Audit, Komite                 China dan Amerika Serikat pertumbuhannya hanya
Pemantau Risiko, Komite Remunerasi dan Nominasi serta         sebesar 5,0% yoy dan 2,1% yoy. Di sisi lain, pada negara
fungsi audit internal. Dewan Komisaris juga memastikan        berkembang seperti India dan Indonesia, pertumbuhan
bahwa pelaksanaan strategi tetap berada dalam                 ekonominya masih cukup kuat hingga akhir tahun 2025
koridor regulasi dan prinsip corporate governance,            yaitu sebesar 7,3% yoy dan 5,0% yoy.
sesuai dengan ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan
dan Bank Indonesia.                                           Meskipun perekonomian global masih melambat,
                                                              pertumbuhan ekonomi nasional masih tumbuh positif
Melalui pengawasan tersebut, Dewan Komisaris                  hingga akhir tahun 2025. Perkembangan leading
memastikan bahwa strategi yang dirumuskan Direksi             indicators hingga Desember 2025 masih menunjukkan
tidak hanya relevan dan kompetitif, tetapi juga               hasil yang positif, seperti Indeks Keyakinan Konsumen
diimplementasikan secara disiplin, akuntabel, dan             (IKK) yang masih tinggi sebesar 123,5, PMI Manufaktur
berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang             yang tetap tinggi pada level 51,2 serta Indeks Penjualan
bagi Perseroan. Pada tahun 2025, Dewan Komisaris              Riil yang tumbuh sebesar 3,5% yoy. Pada rilis World
telah melakukan tugas pengawasan, mengarahkan,                Economic Outlook Januari 2026, IMF memperkirakan
memberikan saran, memantau dan mengevaluasi                   pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026
pelaksanaan kebijakan strategis Perseroan antara lain:        sebesar 5,1%, atau stabil dengan capaian tahun 2025
1. Monitoring pelaksanaan inisiatif strategis rencana         secara kumulatif.
    perusahaan secara berkala.
2. Monitoring pelaksanaan manajemen risiko secara             Di sektor perbankan, fungsi intermediasi perbankan
    berkala termasuk profil risiko, tingkat kesehatan         pada bulan Desember 2025 masih tumbuh positif
    Bank, KPMM, risk appetite, risk tolerance, dan recovery   dimana kredit tumbuh kuat sebesar 9,63% yoy.
    plan.                                                     Pertumbuhan ini terutama ditopang oleh kredit
3. Reviu Kinerja Perseroan secara berkala.                    Investasi yang tumbuh 20,81% yoy. Sementara itu,
4. Pengawasan Dewan Komisaris atas Kinerja dan                Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Desember 2025 tercatat
    Pelaksanaan corporate plan dan business plan.             tumbuh sebesar 13,83% yoy menjadi Rp10.059 triliun.
                                                              Risiko kredit melanjutkan penguatan dengan rasio NPL
Kondisi Perekonomian yang Secara                              perbankan sebesar 2,05%. Di sisi lain, Loan at Risk (LaR)
Langsung Berdampak terhadap Kinerja                           juga menunjukkan tren penurunan menjadi sebesar
Perseroan                                                     8,77%, atau melewati level sebelum pandemi yaitu
                                                              sebesar 9,93% pada Desember 2019. Likuiditas industri
Perekonomian dunia diperkirakan masih akan                    perbankan pada Desember 2025 dalam level yang
dipengaruhi oleh berlanjutnya perang dagang                   memadai dengan rasio-rasio likuditas yang terjaga.




72      Laporan Tahunan 2025
Page 73
                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Secara umum, tingkat profitabilitas bank (ROA) sebesar         bunga dan bagi hasil secara tidak langsung
2,53%, menunjukkan kinerja industri perbankan tetap            meningkatkan laba tahun berjalan Perseroan. Perseroan
resilien dan stabil. Sementara dari sisi permodalan,           membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp3,50 triliun
Capital Adequacy Ratio (CAR) industri Perbankan pada           pada tahun 2025, meningkat 16,42% dibandingkan tahun
Desember 2025 tercatat menjadi 25,89% dari posisi              2024 sebesar Rp3,01 triliun. Total aset Perseroan pada
November 2025 yang sebesar 26,05%.                             tahun 2025 tercatat sebesar Rp527,79 triliun, meningkat
                                                               12,39% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar
Kinerja Perseroan                                              Rp469,61 triliun. Selain itu, jumlah ekuitas Perseroan
                                                               pada tahun 2025 juga mengalami peningkatan. Ekuitas
Penilaian kinerja Direksi dilakukan baik secara kolegial       Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp36,21
maupun individu. KPI Direksi secara kolegial merupakan         triliun, meningkat 11,17% dibandingkan tahun 2024
KPI Direksi secara individual bagi Direktur Utama.             sebesar Rp32,57 triliun.
Sedangkan KPI Direksi secara individual merupakan
cascading atas KPI Direksi secara kolegial berdasarkan         Selain kinerja operasional dan keuangan, tingkat
tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing                kesehatan bank juga menjadi salah satu pertimbangan
Direktorat Direksi. Kinerja Direksi yang dinilai berdasarkan   Dewan Komisaris dalam melakukan penilaian atas
perhitungan pencapaian KPI Direksi secara kolegial dan         kinerja Direksi. Tingkat kesehatan bank mencerminkan
secara individual mengacu kepada hasil pengukuran              hasil penilaian kondisi perseroan yang dilakukan
yang dilakukan oleh auditor eksternal yang mengaudit           terhadap risiko dan kinerja bank yang dapat dilihat
laporan keuangan tahunan perusahaan. Selanjutnya               dari peringkat akhir hasil penilaian berdasarkan
Dewan Komisaris menyampaikan hasil penilaian kinerja           Peraturan Otoritas Jasa Keuangan No. 04/POJK.03/2016
Direksi untuk dilaporkan kepada pemegang saham                 Tanggal 26 Januari 2017 Tentang Penilaian Tingkat
dengan memperhatikan:                                          Kesehatan Bank Umum dan Surat Edaran OJK
1. Nilai ekonomi dan sosial untuk Indonesia                    No. 14/SEOJK.03/2017 Tanggal 17 Maret 2017 Tentang
1. Inovasi model bisnis                                        Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum Dengan
2. Kepemimpinan teknologi                                      Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk - Based Bank
3. Pengembangan investasi                                      Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor yaitu
4. Pengembangan talenta.                                       Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas (Earnings) dan
                                                               Permodalan (Capital). Peringkat kesehatan bank
Di tengah kondisi perekonomian tersebut, Dewan                 posisi Desember 2025 (Self Assessment) berada pada
Komisaris memandang bahwa Direksi mampu                        peringkat komposit 2 (dua)/PK2 yang mencerminkan
menghadapi tantangan dan peluang yang terjadi                  kondisi bank yang secara umum sehat sehingga dinilai
dengan mencatatkan kinerja yang baik di tahun 2025.            mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan
Hal tersebut ditunjukkan dengan pencapaian kinerja             dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal
dari sisi operasional maupun keuangan. Dari sisi               lainnya.
operasional, nilai outstanding produk Kredit Konsumer
tahun 2025 sebesar Rp270,20 triliun, meningkat 5,92%           Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar                    pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri
Rp255,11 triliun. Nilai outstanding KPR Subsidi tahun 2025     Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor
sebesar Rp157,30 triliun, meningkat 6,77% dibandingkan         PER-2/ MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola dan
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp147,32 triliun. Nilai         Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.
outstanding KPR Non Subsidi tahun 2025 sebesar Rp96,11         Peringkat (rating) tingkat kesehatan Badan Usaha
triliun, meningkat 4,86% dibandingkan dengan tahun             Milik Negara yang dinilai oleh Lembaga Pemeringkat
2024 yang sebesar Rp91,65 triliun. Dari produk komersial,      Nasional untuk posisi 31 Desember 2025 adalah AAA
nilai outstanding Kredit Komersial tahun 2025 sebesar          sehingga termasuk dalam klasifikasi “Sangat Sehat”.
Rp75,50 triliun, meningkat 28,02% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp58,97 triliun. Jumlah dana           Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah
produk Simpanan Komersial tahun 2025 sebesar                   menjalankan pengelolaan Perseroan dengan baik,
Rp314,00 triliun, meningkat 18,85% dibandingkan dengan         tercermin dari capaian kinerja yang solid, pertumbuhan
tahun 2024 yang sebesar Rp264,19 triliun.                      yang terjaga kualitasnya, serta peningkatan daya saing
                                                               melalui akselerasi transformasi digital dan penguatan
Dari sisi keuangan, total pendapatan bunga dan                 core business pembiayaan perumahan. Fokus pada
bagi hasil tahun 2025 tercatat sebesar Rp36,34 triliun,        kualitas aset, optimalisasi pendanaan, serta efisiensi
meningkat 23,02% dibandingkan tahun 2024 sebesar               operasional menjadi langkah strategis yang relevan
Rp29,54 triliun. Peningkatan pada total pendapatan             dalam menjaga ketahanan Perseroan.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025           73
Page 74
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




Pandangan atas Prospek Usaha                              peluang partnership di sektor multifinance dan asuransi
yang Disusun Direksi                                      serta pertumbuhan anorganik di sektor multifinance.
                                                          Meningkatnya interaksi digital dalam sistem perbankan
Perekonomian global diproyeksikan tumbuh sebesar          juga dapat menjadi peluang bagi Perseroan. Selain itu,
3,3% di tahun 2026 oleh International Monetary Fund       terdapat peluang dari pertumbuhan segmen Consumer
(IMF). Ekonomi pada negara maju seperti Tiongkok          dan SME di Indonesia.
pada tahun 2026 juga diperkirakan akan melambat.
Sedangkan ekonomi pada negara maju seperti Amerika        Pandangan atas Penerapan Tata
Serikat diperkirakan akan tumbuh sedikit lebih tinggi     Kelola Perseroan
dibandingkan tahun 2025.
                                                          Dewan Komisaris memandang bahwa penerapan
Di sisi nasional, pertumbuhan ekonomi nasional tetap      corporate governance di Perseroan telah berjalan
tumbuh positif pada 2025 di tengah perlambatan            secara konsisten. Perseroan senantiasa memperkuat
ekonomi global, didorong oleh konsumsi rumah tangga       komitmen untuk menerapkan dan menegakkan prinsip-
yang masih kuat, investasi yang masuk serta terjaganya    prinsip corporate governance secara konsisten di setiap
kinerja ekspor. Bank Indonesia memperkirakan              kegiatan usaha. Penerapan prinsip tata kelola tidak lagi
pertumbuhan ekonomi pada tahun 2026 diprediksi akan       diposisikan semata sebagai pemenuhan kewajiban
tetap kuat dan tumbuh positif dalam kisaran 4,9%-5,7%.    regulatif, melainkan sebagai fondasi strategis dalam
                                                          menjaga keberlanjutan usaha dan kepercayaan
Dari sisi perbankan, Bank Indonesia memperkirakan         pemangku      kepentingan.   Corporate     governance
pada tahun 2026 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan              merupakan salah satu indikator penting bagi pemegang
tumbuh pada kisaran 8,0%-10,0% dan penyaluran kredit      saham untuk menilai kinerja Perusahaan dan meyakini
perbankan akan tumbuh sebesar 8,0%-12,0%. Untuk           bahwa Perusahaan telah dikelola dengan baik serta
tahun 2026, sektor perumahan diprediksi akan menguat      diyakini mampu untuk melindungi kepentingan seluruh
dibandingkan       tahun-tahun    sebelumnya.  Sektor     pemegang saham.
perumahan masih berpotensi tumbuh positif serta
mengurangi jumlah backlog didorong oleh beberapa          Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah
faktor antara lain:                                       menerapkan corporate governance dalam setiap
1. Program 3 (tiga) juta rumah yang menjadi salah         proses pengambilan keputusan dan implementasi
    satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.             strategi. Penguatan fungsi manajemen risiko, sistem
2. Kuota FLPP di tahun 2026 sebesar 350.000 unit atau     pengendalian     internal,   whistleblowing     system,
    sama dibandingkan dengan 2025.                        kepatuhan, dan audit internal dilakukan secara efektif
3. Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) yang          untuk memastikan seluruh aktivitas usaha berada
    diperpanjang oleh Pemerintah hingga Desember 2026.    dalam koridor risk appetite serta prinsip kehati-hatian.
4. Kebijakan LTV untuk Properti yang diperpanjang         Dewan Komisaris senantiasa menjalankan fungsi
    hingga akhir 2026.                                    pengawasan untuk memastikan bahwa kepengurusan
5. Pemerintah menghapuskan beberapa pajak terkait         Perseroan yang dilaksanakan oleh Direksi sesuai
    sektor Perumahan yaitu Bea Perolehan Hak Atas         dengan peraturan perundangan yang berlaku dan
    Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan            memberikan nasihat/pendapat yang dibutuhkan
    Bangunan Gedung (PBG).                                atas setiap tindakan/kegiatan strategis dalam rangka
                                                          mencapai tujuan Perseroan.
Untuk mencapai target 3 (tiga) juta rumah tersebut,
diperlukan kolaborasi antara seluruh stakeholder yaitu    Manajemen Risiko
Pemerintah Pusat dan Daerah, Asosiasi, Pengembang,
Perbankan hingga Masyarakat untuk menghadapi              Dalam rangka pelaksanaan manajemen risiko dan
kendala yang ada seperti ketersediaan lahan, perizinan,   sebagai tindak lanjut penerapan Basel II khususnya
birokrasi hingga daya beli masyarakat.                    pilar 1, Perseroan telah mengimplementasikan:
                                                          1. Pengukuran Risiko Kredit dengan melakukan
Setelah mempertimbangkan kondisi perekonomian,                pemetaan eksposur risiko kredit sesuai kategori
Dewan Komisaris berpendapat bahwa prospek usaha               portofolio dalam perhitungan ATMR Risiko Kredit
yang telah disusun oleh Direksi sudah tepat. Dewan            menggunakan Standardized Approach mengacu
Komisaris berkeyakinan bahwa Perseroan akan dapat             pada      SEOJK    No   24/SEOJK.03/2021    tanggal
memanfaatkan peluang yang ada di antaranya                    7 Oktober 2021 tentang Perhitungan Aset Tertimbang
adalah potensi pertumbuhan KPR yang sejalan dengan            Menurut Risiko untuk Risiko Kredit dengan
Program Pemerintah 3 (tiga) juta unit rumah dan potensi       menggunakan Pendekatan Standar Bagi Bank
pertumbuhan segmen D2C (secondary market) yang                Umum sesuai ketentuan regulator yang berlaku.
memberikan yield lebih tinggi. Perseroan juga memiliki




74      Laporan Tahunan 2025
Page 75
                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




2. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan                eksternal (konsultan independen) melalui Risk Maturity
   menggunakan perhitungan ATMR Risiko Pasar                 Index (RMI) berada pada fase strong practice dengan
   sesuai SEOJK Nomor 23/SEOJK.03/2022 tentang               kriteria memenuhi ketentuan Kementerian BUMN
   Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko untuk          No.SK-8/DKU.MBU/12/2023     terkait    petunjuk    teknis
   Risiko Pasar bagi Bank Umum.                              penilaian indeks kematangan risiko (risk maturity index)
3. Perhitungan kebutuhan modal minimum dengan                di lingkungan BUMN. Selama tahun 2025 telah dilakukan
   menggunakan perhitungan ATMR Risiko Operasional           perbaikan implementasi manajemen risiko sesuai
   Pendekatan Standar dengan mengacu pada                    dengan rekomendasi hasil Risk Maturity Index (RMI)
   Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Nomor                 yang dilakukan oleh pihak independen agar penerapan
   No. 06/SEOJK.03/2020 tanggal 29 April 2020 dan            manajemen risiko terus mengalami perbaikan dan
   saat ini Bank melakukan pencatatan data kerugian          terstandardisasi pada setiap unit kerja dan manajemen
   terkait risiko operasional sesuai dengan ketentuan        risiko telah menjadi bagian dari proses dan budaya
   Regulator.                                                kerja Perseroan.


Dalam Sistem manajemen risiko Perseroan melaksanakan         Sistem pengendalian internal yang dilakukan oleh
proses manajemen risiko yang didukung dengan                 Perseroan dinilai sudah berjalan efektif dan memadai
4 (empat) pilar penerapan manajemen risiko, yaitu:           tercermin dari efektivitas pelaksanaan fungsi-fungsi
1. Pengawasan Aktif Dewan Komisaris dan Direksi.             pengendalian internal, antara lain fungsi internal
2. Kecukupan kebijakan dan prosedur manajemen                audit, manajemen risiko, kepatuhan, finansial dan
    risiko serta penerapan limit risiko.                     operasional kontrol. Tata kelola risiko Perseroan
3. Kecukupan        proses    identifikasi, pengukuran,      yang berlandaskan Tata Kelola Perusahaan yang
    pemantauan dan pengendalian risiko serta Sistem          baik dan terlibatnya seluruh organ Perseroan dalam
    Informasi.                                               pengelolaan manajemen risiko. Hal ini dapat dilihat
4. Sistem Pengendalian Risiko yang menyeluruh.               dari susunan organisasi manajemen risiko Perseroan.
                                                             Dewan Komisaris melalui rapat Komite Pemantau Risiko
Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan               dan Direksi melalui rapat Komite Manajemen Risiko
No. 18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang            bertanggung jawab untuk memastikan penerapan
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum                    manajemen risiko telah memadai sesuai dengan
dan      Surat    Edaran    Otoritas    Jasa    Keuangan     karakteristik, kompleksitas dan profil risiko Perseroan
No. 34/SEOJK.03/2016 tanggal 01 September 2016 tentang       secara periodik. Berdasarkan hasil penelaahan yang
Penerapan Manajemen Risiko bagi Bank Umum, Satuan            telah dilakukan pada tahun 2025, Direksi dan Dewan
Kerja Manajemen Risiko menyampaikan laporan profil           Komisaris menilai bahwa sistem manajemen risiko telah
risiko ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per triwulan yang     dilaksanakan secara memadai.
memuat tentang eksposur Risiko Kredit, Risiko Pasar,
Risiko Likuiditas, Risiko Operasional, Risiko Kepatuhan,     Sistem Pengendalian Internal
Risiko Stratejik, Risiko Hukum dan Risiko Reputasi.
Penilaian profil risiko meliputi penilaian terhadap Risiko   Implementasi sistem pengendalian intern dilaksanakan
Inheren dan Kualitas Penerapan Manajemen Risiko              dalam rangka mendukung pencapaian tujuan kinerja
dalam aktivitas operasional Perseroan.                       Perseroan, meningkatkan nilai bagi stakeholder,
                                                             meminimalisir risiko kerugian dan menjaga kepatuhan
Secara umum, sesuai dengan penilaian secara self             pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan
assessment Profil Risiko TW IV 2025 diupayakan berada        yang     berlaku.   Perseroan    menerapkan     sistem
pada tingkat Low to Moderate, yaitu kemungkinan              pengendalian intern sebagai komponen pengawasan
kerugian yang dihadapi Perseroan dari risiko inheren         yang penting dalam pengelolaan Perseroan dan
komposit tergolong rendah (Low to Moderate) dengan           menjadi acuan kegiatan operasional yang sehat dan
kualitas penerapan manajemen risiko secara komposit          terkendali. Perseroan mengacu pada COSO (Committee
Memadai (Satisfactory).                                      of the Sponsoring Organizations of the Treadway
                                                             Commission) - Internal Control Integrated Framework
Penilaian Profil Risiko Perseroan secara Individu            dalam menyusun kerangka kerja pengendalian
maupun Konsolidasi dilaksanakan secara periodik.             intern guna memastikan kecukupan pengendalian
Sepanjang tahun 2025 mencerminkan bahwa risiko-              operasional maupun finansial, pelaporan keuangan,
risiko yang dihadapi Perseroan (baik konvensional            efektivitas dan efisiensi operasional, serta kepatuhan
dan syariah) dapat dikelola dengan baik sehingga             terhadap hukum dan peraturan yang berlaku.
dapat mendukung pengembangan bisnis lebih lanjut.
Dengan kata lain, Manajemen risiko telah diterapkan
oleh Perseroan dengan baik dan efektif. Hasil evaluasi
efektivitas manajemen risiko Perseroan oleh pihak




                                                                                         Laporan Tahunan 2025           75
Page 76
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan        berjalan dengan baik.
bahwa Direksi telah memantau efektivitas pelaksanaan
sistem pengendalian intern, sehingga Dewan Komisaris      Direksi dan Dewan Komisaris berkomitmen untuk
memiliki peran aktif untuk memastikan adanya              memastikan bahwa Tata Kelola Perusahaan dijalankan
perbaikan terhadap permasalahan Perseroan yang            dengan baik sebagai dasar pencapaian tujuan untuk
dapat mengurangi efektivitas sistem pengendalian          menjaga dan meningkatkan nilai Perseroan. Salah satu
intern. Direksi bertanggung jawab untuk menetapkan        implementasi Tata Kelola Perusahaan yang baik adalah
kebijakan dan strategi serta prosedur pengendalian        memastikan bahwa sistem pengendalian intern telah
intern. Direksi juga bertanggung jawab untuk memantau     dilaksanakan secara memadai.
kecukupan dan efektivitas dari sistem pengendalian
intern. Dewan Komisaris dan Direksi bertanggung           Direksi dan Dewan Komisaris atau Komite Audit
jawab dalam meningkatkan etika kerja dan integritas       melakukan telaah secara berkala setiap tahunnya
yang tinggi serta menciptakan budaya organisasi           terhadap hasil evaluasi atas efektivitas sistem
yang menekankan pada seluruh pegawai Perseroan            pengendalian internal Perseroan yang mencakup
mengenai pentingnya pengendalian intern yang              5 (lima) komponen utama pengendalian, yaitu
berlaku di Perseroan.                                     Lingkungan Pengendalian (Control Environment)
                                                          termasuk di dalamnya Pengawasan oleh Manajemen
Selanjutnya proses pengawasan oleh manajemen dan          dan Budaya Pengendalian (Management Oversight
budaya pengendalian yang terlaksana dengan baik           and Control Culture), Identifikasi dan Penilaian
mendorong terciptanya Lingkungan Pengendalian             Risiko (Risk Recognition and Assessment), Kegiatan
(Control Environment) yang mencerminkan keseluruhan       Pengendalian dan Pemisahan Fungsi (Control Activities
komitmen, perilaku, kepedulian, serta langkah Dewan       and Segregation of Duties), Sistem Akuntansi, Informasi,
Komisaris dan Direksi dalam melaksanakan kegiatan         dan Komunikasi (Accountancy, Information and
pengendalian operasional Perseroan. Unsur-unsur           Communication), Kegiatan Pemantauan dan Tindakan
Lingkungan Pengendalian tersebut meliputi:                Koreksi Penyimpangan (Monitoring Activities and
1. Struktur organisasi yang memadai.                      Correction Deficiencies). Berdasarkan hasil penelaahan
2. Gaya kepemimpinan dan filosofi Manajemen Perseroan.    yang telah dilakukan pada tahun 2025, Direksi dan
3. Integritas dan nilai-nilai etika serta kompetensi      Dewan Komisaris menilai sistem pengendalian intern
    seluruh pegawai.                                      telah dilaksanakan secara memadai.
4. Kebijakan dan prosedur sumber daya manusia
    Perseroan.                                            Pedoman Standar Sistem Pengendalian Intern ini
5. Atensi dan arahan Manajemen Perseroan dan              merupakan pedoman yang memuat ukuran minimal
    Komite lainnya, seperti Komite Manajemen Risiko.      tentang Sistem Pengendalian Intern yang wajib
6. Cara yang ditempuh Manajemen Perseroan                 diselenggarakan dan diterapkan oleh Perseroan di
    dalam melaksanakan kewenangan dan tanggung            dalam seluruh aspek-aspek yang berkaitan dengan
    jawabnya.                                             penyelenggaraan       dan    pelaksanaan   kegiatan
7. Faktor-faktor    eksternal   yang   mempengaruhi       operasional Perseroan, sehingga tercipta kesamaan
    operasional Perseroan dan penerapan manajemen         pemahaman dan landasan mengenai tingkat
    risiko.                                               pemeliharaan kepentingan dan komitmen dari semua
                                                          pihak yang terkait dengan Perseroan.
Pada tahun 2025, Perseroan telah menjalankan
pengendalian intern sesuai dengan prinsip-prinsip         Pengendalian Internal dalam Proses
pengendalian dan secara keseluruhan kualitas              Pelaporan Keuangan
sistem pengendalian intern telah berjalan dengan
baik. Perseroan melalui Internal Audit Division (IAD)     Perseroan berkomitmen menjaga integritas laporan
melakukan evaluasi atas efektivitas sistem pengendalian   keuangan melalui penerapan pengendalian intern
intern, salah satunya dengan melaksanakan Internal        guna memastikan informasi yang andal, akurat,
Control Assessment. Penilaian tersebut mengukur           lengkap, relevan, dan tepat waktu sesuai ketentuan
kualitas pengendalian intern dari satuan kerja audit      yang berlaku, yaitu:
atas 5 (lima) komponen pengendalian intern COSO           1. POJK No.15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan
Framework menggunakan kriteria dan metodologi                Keuangan Bank.
rating kuesioner Internal Control Assessment (ICA)        2. Keputusan      Deputi  Bidang    Keuangan      dan
serta professional judgement auditor melalui pengujian       Manajemen Risiko Kementerian BUMN Nomor
langsung (walkthrough) di lapangan. Pada tahun 2025,         SK-5/DKU.MBU/11/2024 tentang Petunjuk Teknis
Perseroan telah menjalankan pengendalian intern              Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan
sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian dan               (Internal Control Over Financial Reporting/ICOFR)
secara umum kualitas sistem pengendalian intern telah        Badan Usaha Milik Negara (SK-5 KBUMN).




76      Laporan Tahunan 2025
Page 77
                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Selain itu, Perseroan telah menetapkan Kebijakan dan           4. Memastikan penyusunan dan penyajian laporan
Prosedur terkait ICOFR, yaitu:                                    keuangan sesuai standar akuntansi dan ketentuan
1. Kebijakan      Khusus    (KK)  No.   7-C     tanggal           regulator
   30 Desember 2024 tentang Prosedur Pengendalian              5. Bertanggung jawab atas kewajaran dan integritas
   Internal atas Pelaporan Keuangan.                              laporan keuangan, termasuk memastikan bebas
2 Petunjuk Teknis (PT) No. 7C-1 tentang Pelaksanaan               dari salah saji material akibat kesalahan maupun
   Pengendalian Internal Atas Pelaporan Keuangan                  kecurangan
   (Internal Control Over Financial Reporting).
                                                               Direksi Perseroan melakukan evaluasi dan penelaahan
Dewan Komisaris berpandangan bahwa implementasi                atas Laporan Keuangan untuk tahun buku yang berakhir
ICOFR di Perseroan telah berjalan dengan baik. Perseroan       pada 31 Desember 2025 sesuai kerangka pengendalian
telah membentuk Unit Kerja Khusus ICOFR (UKK ICOFR)            internal yang diterbitkan oleh Committee of Sponsoring
dhi. Digital & Operations Risk Management Division             Organizations of the Treadway Commission (COSO).
(DORD) yang bertanggung jawab mengkoordinasikan                Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengendalian
penerapan ICOFR di Perseroan. Adapun proses                    internal atas proses pelaporan keuangan yang
implementasi ICOFR dengan rincian sebagai berikut:             dijalankan telah berjalan efektif dan Laporan Keuangan
1. Lini pertama sudah melakukan scooping untuk                 telah disajikan secara wajar dalam semua hal yang
    menentukan Overall Materiality dan Performance             bersifat material.
    Materiality, akun signifikan, proses bisnis signifikan
    dan aplikasi signifikan.                                   Whistleblowing System
2. Lini pertama sudah menyusun Business Process Model
    (BPM) dan Risk Control Matric (RCM) untuk dilakukan        Sebagai      salah    satu    pilar    deteksi    dalam
    Control Self Assessment (CSA) yang selanjutnya             penerapan        strategi     anti-fraud,      Perseroan
    akan dilakukan pengujian perancangan/desain oleh           telah    mengimplementasikan        Kebijakan     Sistem
    lini kedua dhi. Digital & Operations Risk Management       Pelaporan      Pelanggaran      atau      Whistleblowing
    Division (DORD). Adapun kontrol yang tidak efektif         System      (WBS).     Pengelolaan      kebijakan      ini
    hasil pengujian lini kedua dilakukan remediasi oleh lini   berpedoman       pada     Peraturan     Menteri    BUMN
    pertama.                                                   No. PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang
3. Evaluasi ICOFR oleh Lini ketiga meliputi tiga level         Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan
    control yaitu Entity Level Control (ELC), Transaction      Badan Usaha Milik Negara, Peraturan Otoritas Jasa
    Level Control (TLC) dan IT General Control (ITGC).         Keuangan (POJK) No. 12 Tahun 2024 tentang Penerapan
    Adapun tahap evaluasi menggunakan metode Test              Strategi Anti Fraud bagi Lembaga Jasa Keuangan,
    of Design (TOD) dan Test of Operating Effectiveness        serta Petunjuk Teknis No. PT.7-B.2 tanggal 31 Oktober
    (TOE) terhadap kontrol yang sudah ditetapkan               2023 tentang Pengelolaan Whistleblowing System.
    sebelumnya.                                                WBS Perseroan merupakan bagian dari sistem
                                                               pengendalian internal dalam mencegah terjadinya
Laporan Manajemen atas                                         praktik penyimpangan dan bertujuan untuk mendeteksi
Pengendalian Internal dalam Proses                             dini dan mencegah terhadap terjadinya penyimpangan
Pelaporan Keuangan                                             ataupun     pelanggaran     serta    secara     bertahap
                                                               menciptakan iklim kerja yang terbuka, tulus, jujur dan
Perseroan     telah    menetapkan       kebijakan   untuk      bertanggung jawab di Perseroan.
memastikan        efektivitas   pengendalian      internal
pelaporan keuangan serta menyajikan laporan                    Perseroan telah bekerja sama dengan Komisi
keuangan yang wajar dan bebas dari salah saji material         Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia
sesuai ketentuan yang berlaku. Untuk laporan keuangan          terkait dengan penanganan WBS dalam upaya
Perseroan tahun buku yang berakhir pada tanggal                pemberantasan korupsi. Kerja sama tersebut bertujuan
31 Desember 2025, Direksi Perseroan bertanggung                membangun dan meningkatkan efektivitas dan
jawab atas:                                                    efisiensi penanganan pengaduan baik secara internal
1. Merancang dan memastikan tersedianya kerangka               maupun eksternal yang terintegrasi secara profesional,
   kerja pengendalian internal atas pelaporan                  transparan,    akuntabel  dengan      mengutamakan
   keuangan yang memadai.                                      kerahasiaan dalam rangka optimalisasi pemberantasan
2. Memastikan pengendalian dijalankan secara                   tindak pidana korupsi.
   efektif di seluruh unit kerja terkait proses pelaporan
   keuangan                                                    Perseroan memiliki komitmen untuk memberikan
3. Menilai efektivitas ICOFR secara periodik dan               perlindungan kepada setiap pelapor. Perlindungan
   memastikan perbaikan atas kelemahan yang                    kepada Pelapor diberikan untuk mendukung keberanian
   ditemukan                                                   Pelapor dalam melaporkan dugaan pelanggaran dan/




                                                                                           Laporan Tahunan 2025           77
Page 78
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




atau jika terdapat tindakan balasan dari Terlapor.         pelaksanaan Sertifikasi Surveillance and Extend Scope
Terhadap Pelapor (Whistleblower) yang menyampaikan         ISO 37001:2016 Sistem Manajemen Anti Penyuapan
laporan WBS yang diakui tingkat akurasinya dan             (SMAP), keikutsertaan Sertifikasi Ahli Pembangun
beritikad baik, Perseroan dapat memberikan jaminan         Integritas (API) serta Sertifikasi Penyuluh Anti Korupsi
perlindungan terkait dengan pelaksanaan WBS.               (PAKSI), Program Pemberdayaan API PAKSI BTN,
                                                           Bimbingan Teknis Pejabat Critical Material Risk Taker,
Dewan Komisaris berperan melakukan evaluasi apabila        Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), dan
pelanggaran dilakukan oleh Direksi, Dewan Komisaris        Survei Penilaian Integritas.
dan Komite di bawah Dewan Komisaris. Pengelola WBS
Independen akan menyampaikan laporan kepada                Perseroan berkomitmen untuk melakukan continuous
Dewan Komisaris. Selanjutnya, Dewan Komisaris akan         improvement dalam menerapkan ISO 37001:2016
melakukan validasi dan memutuskan layak atau               Sistem Manajemen Anti Penyuapan guna mewujudkan
tidaknya dilakukan audit khusus yang investigasi           Perseroan bersih dari korupsi, kolusi dan nepotisme.
lanjutan/pendalaman akan dilakukan oleh Tim Audit          Perseroan akan senantiasa mengajak rekan bisnis/
Khusus (IAD)/Tim Auditor Eksternal. Jika tidak layak       mitra kerja untuk selalu mendukung pelaksanaan
untuk dilakukan audit khusus maka penanganan akan          ISO   37001:2016  SMAP     di    Perseroan   melalui
disesuaikan dengan ketentuan Perseroan.                    penandatanganan Pakta Integritas Eksternal dengan
                                                           komitmen bahwa selama bekerja sama dengan
Perseroan melakukan internalisasi WBS dengan               Perseroan tidak melakukan praktik gratifikasi, suap
pendistribusian pedoman Penerapan Kebijakan Sistem         maupun tindakan lain yang melanggar peraturan
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System) yang         perundang-undangan yang berlaku.
ditetapkan berdasarkan Surat Edaran Direksi serta
presentasi sharing session secara langsung kepada          Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan
seluruh pimpinan dan pegawai Perseroan. Selain itu,        diharapkan dapat menambah kepercayaan seluruh
guna menjangkau seluruh stakeholders Perseroan,            stakeholders Perseroan, termasuk rekan bisnis/
sosialisasi Whistleblowing System juga dilakukan melalui   mitra kerja dalam menjalin kerja sama dan dapat
website Perseroan dan berbagai media, seperti buletin      meningkatkan efisiensi proses bisnis. Perseroan sebagai
internal, poster, standing banner, customer gathering,     lembaga keuangan sangat perlu meningkatkan
presentasi langsung pedoman etika dan kebijakan WBS.       reputasi dengan proses bisnis yang efisien, GCG dan
                                                           mengikuti standar internasional seperti ISO 37001:2016
Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengelolaan             SMAP. Dewan Komisaris berpandangan bahwa
Whistleblowing Sytem di Perseroan telah berjalan           penerapan program anti korupsi di Perseroan telah
dengan baik. Hal ini dilihat dari pengelolaan laporan      berjalan dengan baik.
pengaduan serta tindaklanjut dari pengaduan tersebut.
Pengaduan yang masuk selama tahun 2025 berjumlah           Sustainabillity Governance
276 pengaduan yang terdiri dari 99 pengaduan
melalui SMS/Telepon/Whatsapp, dan 177 pengaduan            Perseroan berkomitmen untuk mengimplementasikan
melalui Email/Website/P.O.Box. Berdasarkan jumlah          prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik
pengaduan yang masuk, 227 pengaduan tidak terbukti,        (good corporate governance/GCG) dalam seluruh lini
43 pengaduan masih dalam proses pengumpulan                operasionalnya. GCG menjadi pedoman dasar bagi
informasi/tindak lanjut, dan sisanya 6 pengaduan telah     manajemen perusahaan, berdampingan dengan
selesai diproses dan/atau telah diberikan sanksi.          peraturan hukum dan etika bisnis. Sebagai entitas
                                                           yang mengedepankan profesionalisme, Perseroan
Program Anti Korupsi                                       tidak hanya mengadopsi GCG atas dasar kepatuhan
                                                           terhadap peraturan perundang-undangan yang
Perseroan terus berkomitmen terhadap pemberantasan         berlaku, tetapi juga sebagai wujud kesadaran atas
korupsi dengan terus mendorong efektivitas penerapan       manfaat GCG dalam meningkatkan kinerja, keunggulan,
kebijakan pengendalian gratifikasi, Whistleblowing         dan daya saing berkelanjutan.
System, dan Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan
Penyelenggara Negara (LHKPN), serta Program Anti
Pencucian Uang (APU) dan Pendanaan Terorisme
(PPT), dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
Massal (PPPSPM). Selain itu, Perseroan juga melakukan
upaya dalam mendukung Program Anti Korupsi melalui




78      Laporan Tahunan 2025
Page 79
                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Dalam menghadapi persaingan industri perbankan,               Penilaian Kinerja Komite-Komite di
Perseroan aktif berupaya memperkuat posisinya                 Bawah Dewan Komisaris
dengan mengimplementasikan GCG secara optimal.
Penerapan GCG membawa berbagai manfaat bagi                   Dewan Komisaris dibantu oleh 3 (tiga) komite yaitu
Perseroan, termasuk menciptakan keseimbangan                  Komite Audit, Komite Remunerasi dan Nominasi, serta
dalam pengendalian perusahaan untuk mengurangi                Komite Pemantau Risiko. Dewan Komisaris secara
risiko  terjadinya  kecurangan  (fraud)   serta               berkala melakukan penilaian atas efektivitas kinerja
meminimalkan kemungkinan terjadinya kesalahan                 Komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Penilaian
dalam pengelolaan perusahaan.                                 dimaksud didasarkan pada Peraturan Menteri Badan
                                                              Usaha Milik Negara nomor PER-3/MBU/03/2023 tanggal
Kemampuan untuk memenuhi harapan dari berbagai                24 Maret 2023 tentang Organ dan Sumber Daya
pemangku kepentingan merupakan modal berharga                 Manusia Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan
bagi Perseroan agar dapat terus berkembang dan                OJK No. 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
berkelanjutan pada masa mendatang. Sebagai                    Bagi Bank Umum. Kriteria penilaian Komite di bawah
lembaga jasa keuangan, Perseroan yakin dapat                  Komisaris yaitu Key Performance Indicator yang telah
mengatasi tantangan dan permintaan dari pemangku              ditetapkan untuk masing-masing Komite di bawah
kepentingan, baik internal maupun eksternal, melalui          Dewan Komisaris dengan metode penilaian sendiri
penerapan GCG yang tepat sesuai dengan peraturan              (self assessment) dan disetujui oleh Dewan Komisaris
yang berlaku dan standar praktik terbaik yang ada.            sesuai ketentuan dan peraturan perundang-undangan.
                                                              Dewan Komisaris menilai bahwa selama tahun 2025
Dengan menerapkan paradigma GCG secara                        Komite-komite telah menjalankan tugas dan tanggung
menyeluruh,       akan     terjadi    keselarasan   antara    jawabnya dengan cukup efektif.
kepentingan dan tujuan Perseroan dengan para
pemangku kepentingan. Keselarasan tersebut pada               Perubahan Komposisi Dewan
akhirnya akan mendorong terciptanya keberlanjutan             Komisaris
perusahaan dalam jangka panjang. Guna memperkuat
GCG secara konsisten dari waktu ke waktu, Perseroan           Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi
telah menyusun peta jalan (roadmap) GCG yang                  anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi
mencakup 4 (empat) pilar utama. Pilar pertama                 anggota Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan
adalah komitmen atas tata kelola (Commitment on               kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota
Governance), yang menjadi fondasi bagi ketiga pilar           Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:
lainnya, yaitu struktur tata kelola (Governance Structure),
proses tata kelola (Governance Process), dan hasil            KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DEWAN
tata kelola (Governance Outcome) yang mencakup                KOMISARIS SEBELUM RUPS TAHUNAN 2025
empat pilar utama, yaitu komitmen atas tata kelola            Komposisi Dewan Komisaris sebelum RUPS Tahunan
(Commitment on Governance), struktur tata kelola              2025 sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari 1
(Governance Structure), proses tata kelola (Governance        (satu) orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu)
Process), dan hasil tata kelola (Governance Outcome).         orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 4 (empat)
                                                              orang Komisaris Independen, dan 3 (tiga) orang
Sebagai komitmen dalam penerapan keuangan                     Komisaris sebagai berikut:
berkelanjutan,     Perseroan    membentuk    Komite
Environmental, Social and Governance (ESG) untuk              Chandra M. Hamzah :      Komisaris Utama/
mencapai Sustainable Development Goals dan                                             Independen
target Climate, yang berperan dalam memberikan
                                                              Iqbal Latanro        :   Wakil Komisaris Utama/
rekomendasi kepada Direktur Utama untuk merumuskan                                     Independen
kebijakan, strategi dan sasaran program ESG dan TJSL
                                                              Armand B. Arief      :   Komisaris Independen
yang berdampak terhadap lingkungan, sosial dan tata
                                                              Sentot A. Sentausa   :   Komisaris Independen
kelola serta sarana dalam melakukan monitoring dan
pengambilan keputusan terkait pelaksanaan program             Adi Sulistyowati     :   Komisaris Independen
ESG dan TJSL Perseroan.                                       Bambang              :   Komisaris Independen
                                                              Widjanarko
                                                              Andin Hadiyanto      :   Komisaris
                                                              Herry Trisaputra     :   Komisaris
                                                              Zuna
                                                              Himawan Arief        :   Komisaris
                                                              Sugoto




                                                                                         Laporan Tahunan 2025           79
Page 80
02   Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DEWAN                  KOMPOSISI DAN DASAR PENGANGKATAN DEWAN
KOMISARIS SETELAH RUPS TAHUNAN 2025                     KOMISARIS SETELAH RUPS LUAR BIASA TAHUN 2026
Pada tanggal 26 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang         Pada tanggal 7 Januari 2026, Rapat Umum Pemegang
Saham Tahun 2025 memutuskan:                            Saham Luar Biasa Tahun 2026 memutuskan
1. Memberhentikan dengan hormat Chandra M.              mengangkat Didyk Choiroel sebagai Komisaris
   Hamzah sebagai Komisaris Utama/Independen,           Perseroan. Dengan demikian, komposisi Dewan
   Iqbal Latanro sebagai Wakil Komisaris Utama/         Komisaris setelah RUPS Luar Biasa Tahun 2026 sebanyak
   Independen, Andin Hadiyanto sebagai Komisaris,       7 (tujuh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris
   Herry Trisaputra Zuna sebagai Komisaris, Bambang     Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 3 (tiga)
   Widjanarko     sebagai   Komisaris   Independen,     orang Komisaris Independen, dan 2 (dua) orang
   Armand B. Arief sebagai Komisaris Independen,        Komisaris sebagai berikut:
   Adi Sulistyowati sebagai Komisaris Independen,
   Himawan Arief Sugoto sebagai Komisaris, dan Sentot   Suryo Utomo                         : Komisaris Utama
   A. Sentausa sebagai Komisaris Independen.
                                                        Dwi Ary Purnomo*                    : Wakil Komisaris Utama
2. Mengangkat Suryo Utomo sebagai Komisaris Utama,
                                                        Fahri Hamzah                        : Komisaris
   Dwi Ary Purnomo sebagai Wakil Komisaris Utama,
   Ida Nuryanti sebagai Komisaris Independen, Fahri     Ida Nuryanti                        : Komisaris Independen
   Hamzah sebagai Komisaris, Pietra Machreza Paloh      Pietra Machreza Paloh               : Komisaris Independen
   sebagai Komisaris Independen, dan Panangian          Panangian Simanungkalit : Komisaris Independen
   Simanungkalit sebagai Komisaris Independen.          Didyk Choiroel**                    : Komisaris
                                                        * Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan
Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris setelah         dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian
                                                           Jasa Raharja.
RUPS Tahunan 2025 sebanyak 6 (enam) orang yang          ** Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses
                                                           Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.
terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu)
orang Wakil Komisaris Utama, 3 (tiga) orang Komisaris
Independen, dan 1 (satu) orang Komisaris sebagai
berikut:


Suryo Utomo                 : Komisaris Utama
Dwi Ary Purnomo             : Wakil Komisaris Utama
Fahri Hamzah                : Komisaris
Ida Nuryanti                : Komisaris Independen
Pietra Machreza Paloh : Komisaris Independen
Panangian                   : Komisaris Independen
Simanungkalit




80     Laporan Tahunan 2025
Page 81
                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Penutup

Atas nama Dewan Komisaris, kami menyampaikan apresiasi kepada Direksi dan seluruh insan Perseroan atas dedikasi
dan kerja kerasnya sepanjang tahun 2025. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada para pemegang saham,
regulator, mitra usaha, dan seluruh pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan kepada
Perseroan.


Ke depan, Dewan Komisaris akan terus memperkuat fungsi pengawasan dan memastikan Perseroan tetap berada
pada jalur pertumbuhan yang sehat, berkelanjutan, dan berorientasi pada penciptaan nilai jangka panjang. Dengan
sinergi yang solid antara Dewan Komisaris dan Direksi, kami optimistis Perseroan akan semakin tangguh dalam
menghadapi tantangan serta mampu memanfaatkan peluang pertumbuhan di masa mendatang.



                                             Jakarta, Maret 2026
                                         Atas Nama Dewan Komisaris




                                                Suryo Utomo
                                               Komisaris Utama




                                                                                    Laporan Tahunan 2025            81
Page 82
02    Laporan Direksi dan Dewan Komisaris




     Pietra Machreza Paloh: Komisaris Independen (duduk) _ Didyk Choiroel**: Komisaris_ Suryo Utomo:
     Komisaris Utama (duduk) _ Ida Nuryanti: Komisaris Independen




82      Laporan Tahunan 2025
Page 83
                                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




_ Dwi Ary Purnomo*: Wakil Komisaris Utama (duduk) _ Panangian Simanungkalit: Komisaris Independen _
Fahri Hamzah: Komisaris (duduk)

* Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
** Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.




                                                                                                         Laporan Tahunan 2025            83
Page 84
TANGGUNG JAWAB
PELAPORAN TAHUNAN

Surat Pernyataan Anggota Direksi
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk



Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem
Pengendalian Intern Perseroan sudah cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                                        Jakarta, 31 Maret 2026




       Nixon L.P. Napitupulu                         Oni Febriarto Rahardjo                                Setiyo Wibowo
              Direktur Utama                             Wakil Direktur Utama                        Direktur Risk Management




           Hirwandi Gafar                               Nofry Rony Poetra                                   Eko Waluyo
       Direktur Consumer Banking                     Direktur Finance & Strategy              Direktur Human Capital & Compliance




           Tan Jacky Chen                                 Venda Yuniarti                           Helmy Afrisa Nugroho*
     Direktur Information Technology                        Direktur Treasury                       Direktur Corporate Banking
                                                        & International Banking




       I Nyoman Sugiri Yasa                                Rully Setiawan                                    Hermita
           Direktur Operations                    Direktur Network & Retail Funding                Direktur Commercial Banking


* Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.




84       Laporan Tahunan 2025
Page 85
                                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
Tentang Tanggung Jawab atas Laporan Tahunan 2025
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk



Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh
atas kebenaran isi Laporan Tahunan Perseroan. Kami juga menyatakan bahwa Manajemen Risiko dan Sistem
Pengendalian Intern Perseroan sudah cukup memadai. Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.



                                                          Jakarta, 31 Maret 2026




                                                              Suryo Utomo
                                                              Komisaris Utama




         Dwi Ary Purnomo*                                    Fahri Hamzah                                      Ida Nuryanti
         Wakil Komisaris Utama                                    Komisaris                                Komisaris Independen




      Pietra Machreza Paloh                        Panangian Simanungkalit                                 Didyk Choiroel**
          Komisaris Independen                            Komisaris Independen                                     Komisaris




* Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
** Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.




                                                                                                              Laporan Tahunan 2025           85
Page 86
PROFIL
PERUSAHAAN




86   Laporan Tahunan 2025
Page 87
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”)
diawali dengan berdirinya Postspaarbank pada tahun
1897. Saat ini, Perseroan telah memiliki 8 Kantor Wilayah,
82 Kantor Cabang, 548 Kantor Cabang Pembantu (KCP),
dan 4 Kantor Fungsional.




                                        Laporan Tahunan 2025   87
Page 88
03   Profil Perusahaan




IDENTITAS
PERUSAHAAN

            Nama Perusahaan                                                Bidang Usaha
            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                          Bank Umum,
                                                                           termasuk
                                                                           melakukan
                                                                           kegiatan bank
            Nama Panggilan                                                 berdasarkan
                                                                           prinsip syariah
            BTN




            Tanggal Pendirian                                              Kode Saham

            9 Februari 1950                                                BBTN



            Status Perseroan                                               Kepemilikan
            Perseroan Terbatas (PT)/Perusahaan Terbuka/
            Badan Usaha Milik Negara (BUMN)



            Pencatatan di Bursa Saham

            17 Desember 2009, Bursa Efek Indonesia



            Jumlah Pegawai
            11.414 Orang per 31 Desember 2025



            Modal Dasar
                                                                   60,00%
            Rp10.239.216.000.000                                   PT Danantara Asset
                                                                   Management


            Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                    29,44%
            Rp7.017.222.206.500                                    Publik Domestik



                                                                   10,56%
            Data Jaringan Usaha                                    Publik Asing

            • Jaringan Perbankan Konvensional: 8 Kantor Wilayah,
              82 Kantor Cabang, 548 Kantor Cabang Pembantu
              (KCP), dan 4 Kantor Fungsional.
            • Jaringan Perbankan Syariah: 35 Kantor Cabang
              Syariah, dan 83 Kantor Cabang Pembantu Syariah.




88     Laporan Tahunan 2025
Page 89
                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Dasar Hukum Pendirian

• Undang-undang Darurat No. 9 Tahun 1950 Tanggal 9 Februari 1950 tentang Perubahan
  Undang-undang Postspaarbank (Staatsblad 1934 No. 653, 1937 No. 176 dan 197 dan 1941
  No. 295) (Lembaran Negara Republik Indonesia No. 12 Tahun 1950).
• Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang No. 4 Tahun 1963 Tanggal 22 Juni 1963
  tentang Perubahan dan Tambahan Undang-undang No. 36 Tahun 1953 tentang Bank
  Tabungan Negara (Lembaran Negara No. 86 Tahun 1953).
• Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992 Tanggal 29 April 1992 tentang Penyesuaian Bentuk
  Hukum Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan Perseroan (Persero).
• Akta pendirian Bank sebagai Persero No. 136 Tanggal 31 Juli 1992 dibuat dihadapan Notaris
  Muhani Salim, S.H., di Jakarta.



Akses Informasi

Kantor Pusat                                      Sekretaris Perusahaan
Menara BTN                                        Ramon Armando
Jl. Gajah Mada No. 1                              Menara BTN
Jakarta 10130,                                    Jalan Gajah Mada No.1,
Indonesia                                         Jakarta Pusat 10130
  (021) 6336789, 6332666                           (021) 6336789 ext. 2003
   (021) 6346704                                    (021) 6336719
   csd@btn.co.id                                    ramon.armando@btn.co.id
   www.btn.co.id
   1500-286 / 150-286                             Investor Relations
                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
Kantor Fungsional                                 Menara BTN Lantai 16
Menara 2 BTN                                      Jalan Gajah Mada No. 1
Jl. H.R. Rasuna Said No. 1                        Jakarta Pusat 10130
Jakarta 12980                                      (021) 63870107
Indonesia                                           investor_relations@btn.co.id
   csd@btn.co.id
   www.btn.co.id                                  Layanan Informasi Publik
   1500-286 / 150-286                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
                                                    ppid.btn.co.id



Media Sosial


      Bank BTN               @bankbtn                @btn                 Bank BTN




                                                                  Laporan Tahunan 2025           89
Page 90
03       Profil Perusahaan




NAMA DAN ALAMAT KANTOR WILAYAH, KANTOR CABANG
KONVENSIONAL DAN KANTOR CABANG SYARIAH

KANTOR WILAYAH

     KANTOR WILAYAH JAWA BARAT                                   KANTOR WILAYAH JAKARTA 1
     Jl. Raya Buah Batu No. 194 RT 01 RW 01 Lantai 1-3           Menara Bank BTN, Jl. Gajah Mada No. 1 RT 2 RW 8,
     Kelurahan Cijagra, Kecamatan Lengkong                       Petojo Utara, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat,
     Kota Bandung – Jawa Barat                                   DKI Jakarta 10130
        (021) 88953281, 88953282                                   (021) 6336789
        kantorwilayahjabar@btn.co.id                               kanwiljakarta1@btn.co.id
         www.btn.co.id                                              www.btn.co.id


     KANTOR WILAYAH JAKARTA 2                                    KANTOR WILAYAH SUMATERA
     Gedung Menara 2 BTN Lt 16-17, Jl. H.R. Rasuna Said No. 1,   Gedung Graha Merah Putih Lt. 8
     RT 1 RW 6, Kelurahan Guntur, Kec. Setiabudi,                Jl. Puteri Hijau No. 1, Kesawan,
     Kota Jakarta Selatan,                                       Medan 20111
     Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12980                          (061) 80011133
       kantorwilayah2@btn.co.id                                   kantorwilayahsumatera@btn.co.id
       www.btn.co.id                                              www.btn.co.id


     KANTOR WILAYAH JATIM, BALI & NUSRA                          KANTOR WILAYAH SULAWESI, MALUKU & PAPUA
     Gedung Graha Sudirman, Jl. Panglima Sudirman                Jl. Sultan Hassanudin No. 1
     No. 7-9, Kel. Gembong Asin, Kec. Genteng,                   Makassar
     Kota Surabaya - Jawa Timur                                      (0411) 5070760
       (031) 5661704 , 5661204                                      kantorwilayahsulampua@btn.co.id
       kantorwilayah.jatimbalinusra@btn.co.id                        www.btn.co.id
       www.btn.co.id


     KANTOR WILAYAH JATENG & DIY                                 KANTOR WILAYAH KALIMANTAN
     Jl. Mgr. Sugiyopranoto                                      Jl. Jendral Sudirman
     Kelurahan/Desa Pindrikan                                    Kompleks Ruko Balikpapan Permai Blok H.1 No. 23-27
     Kecamatan Semarang Tengah                                   Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Selatan
     Kota Semarang – Jawa Tengah                                 Kota Balikpapan
         (024) 8455932                                               (0542) 3010057, 3010058
        kantorwilayahjatengdiy@btn.co.id                            ro.kalimantan@btn.co.id
         www.btn.co.id                                               www.btn.co.id




90         Laporan Tahunan 2025
Page 91
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




KANTOR CABANG KONVENSIONAL
KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAWA BARAT)
 Kantor Cabang Bandung                                    Kantor Cabang Bandung Timur
 Jl. Jawa No. 7 Bandung 40117                             Jl. Raya Cinunuk No. 223 A, Kec. Cileunyi, Kab. Bandung
    (022) 4232112, 4241036                                    (022) 7816883
    kc.bandung@btn.co.id                                     kc.bandungtimur@btn.co.id
     www.btn.co.id                                            www.btn.co.id


 Kantor Cabang Bekasi                                     Kantor Cabang Harapan Indah Bekasi
 Jl. Jend. Sudirman No. 19                                Ruko Office Park Harapan Indah
 Bekasi 17143                                             Blok OP Kavling No. OP1-01 & OP1-02
   (021) 8840649                                          Harapan Indah - Bekasi 17132
   kc.bekasi@btn.co.id                                       (021) 88386971(hunting), 88386972, 88386973
   www.btn.co.id                                            kc.harapanindah@btn.co.id
                                                             www.btn.co.id


 Kantor Cabang Cikarang                                   Kantor Cabang Cimahi
 Pertokoan Cikarang Central City Blok B No. 2, 3, 5, 6,   Jl. Jend. Amir Machmud/Raya Timur No. 475
 Jl. Raya Cikarang - Cibarusah, 17530 Kab. Bekasi         Cimahi 40524
   (021) 22180090/ 22180096                                   (022) 6651644, 6651645
   kc.cikarang@btn.co.id                                     kc.cimahi@btn.co.id
   www.btn.co.id                                              www.btn.co.id


 Kantor Cabang Cirebon                                    Kantor Cabang Karawang
 Jl. Siliwangi No. 16 Cirebon 45121                       Jl. Galuh Mas Raya Blok VI-A No. 6, Desa. Sukaharja,
   (0231) 209143, 209153                                  Kec. Teluk Jambe, Timur, Kab. Karawang - Jawa Barat
   kc.cirebon@btn.co.id                                       (0267) 8411400, 8411500
   www.btn.co.id                                             kc.karawang@btn.co.id
                                                              www.btn.co.id


 Kantor Cabang Purwakarta                                 Kantor Cabang Tasikmalaya
 Jl. R.E. Martadinata No. 1, Purwakarta 41114             Jl. Sutisna Senjaya No. 101, Tasikmalaya 46112
   (0264) 201024, 210830, 210831, 206637                      (0265) 334464, 334465
   kc.purwakarta@btn.co.id                                   kc.tasikmalaya@btn.co.id
   www.btn.co.id                                              www.btn.co.id




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAKARTA 1)
 Kantor Cabang Bintaro Jaya                               Kantor Cabang Jakarta Harmoni
 CBD Bintaro Blok B7 No. A3 - 04A, Kel. Pondok Jaya,      Menara BTN
 Kec. Pondok Aren, Tangerang Selatan                      Jl. Gajah Mada No. 1 Jakarta Pusat 10130
   (021) 22215981                                             (021) 6336789, 6332666, 2310490
   kc.bintarojaya@btn.co.id                                  kc.jakartaharmoni@btn.co.id
   www.btn.co.id                                              www.btn.co.id


 Kantor Cabang Kelapa Gading Square                       Kantor Cabang Jakarta Kebon Jeruk
 Jl. Boulevard Barat Raya Blok XC No. 1-A RT 9 RW 5       Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua Raya
 Kelurahan Kelapa Gading Barat,                           RT 002 RW 003, Kecamatan Kebon Jeruk
 Kecamatan Kelapa Gading - Kota Jakarta Utara             Jakarta Barat 11550
   (021) 45866885                                             (021) 53666345
   kc.kelapagadingsquare@btn.co.id                          kc.jakartakebonjeruk@btn.co.id
   www.btn.co.id                                            www.btn.co.id




                                                                                       Laporan Tahunan 2025            91
Page 92
03       Profil Perusahaan




     Kantor Cabang Cilegon                                     Kantor Cabang Tangerang
     Jl. Sultan Ageng Tirtayasa No. 49, Cilegon 42414          Jl. Perintis Kemerdekaan No. 01 Tangerang 15118
         (0254) 391766, 392681, 393479                             (021) 5539363
        kc.cilegon@btn.co.id                                      kc.tangerang@btn.co.id
         www.btn.co.id                                             www.btn.co.id

     Kantor Cabang Ciputat                                     Kantor Cabang Jakarta Pluit
     Jl. Dewi Sartika No. 21 Ciputat                           Jl. Pluit Kencana Raya No. 79, Pluit,
     Tangerang Selatan 15411                                   Penjaringan, Jakarta Utara 14450
         (021) 7445145                                             (021) 66607390, 66607391, 66607392
        kc.ciputat@btn.co.id                                      kc.jakartapluit@btn.co.id
         www.btn.co.id                                             www.btn.co.id

     Kantor Cabang Bumi Serpong Damai                          Kantor Cabang Karawaci
     Kompleks BSD, Ruko Sektor VII E                           Perumnas Karawaci I
     Blok K No. 8 Jl. Raya Serpong,                            Jl. Cendrawasih No. 1
     Tangerang 15310                                           Tangerang 15115
        (021) 5372235, 5372237                                     (021) 5517849, 5517850
       kc.bumiserpongdamai@btn.co.id                               kc.karawaci@btn.co.id
        www.btn.co.id                                              www.btn.co.id

     Kantor Cabang Agung Sedayu
     Agung Sedayu Tower GF Unit A & B, Jl. Boulevard No. 02,
     Pantai Indah Kapuk, Kamal Mutiara, Penjaringan
      021-50206007, 50201008
       kc.agungsedayu@btn.co.id
       www.btn.co.id




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JAKARTA 2)

     Kantor Cabang Depok                                       Kantor Cabang Jakarta Cawang
     Jl. Margonda Raya No. 186                                 Gedung Yodya Tower Lt. 1-3,
     Depok 16423                                               Jl. Mayjen DI Panjaitan Kav 8, RT 003, RW 011,
        (021) 7751236, 7751237                                 Kel. Cipinang Cempedak, Kec. Jatinegara,
        kc.depok@btn.co.id                                     Jakarta Timur 13340
         www.btn.co.id                                            (021) 22986826, 22986827
                                                                  kc.jakartacawang@btn.co.id
                                                                   www.btn.co.id

     Kantor Cabang Bogor                                       Kantor Cabang Cibinong
     Jl. Pengadilan No. 13-15 Bogor 16121                      Ruko Cibinong City Centre Blok B20-21 & D20-21
        (0251) 8311700                                         Jl. Tegar Beriman Kel. Pakansari Kec. Cibinong,
        kc.bogor@btn.co.id                                     Kab. Bogor
         www.btn.co.id                                            (021) 83721442
                                                                   kc.cibinong@btn.co.id
                                                                   www.btn.co.id

     Kantor Cabang Jakarta Kuningan                            Kantor Cabang Cibubur
     Gedung Menara 2 BTN, Jl. H.R. Rasuna Said No. 1           Jl. Alternatif Cibubur Kp. Nagrak RT 001 RW 003
     RT 1 / RW 6, Kelurahan Guntur, Kecamatan Setiabudi,       Kel. Desa Nagrak, Kec. Gunung Putri
     Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta       Kabupaten Bogor – Jawa Barat
     12980                                                        (021) 84300071, 84300073
       (021) 52964652                                             kc.cibubur@btn.co.id
       kc.jakartakuningan@btn.co.id                              www.btn.co.id
       www.btn.co.id




92         Laporan Tahunan 2025
Page 93
                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




 Kantor Cabang Jakarta Melawai                        Kantor Cabang Sukabumi
 Jl. Melawai Raya No. 26 A-C                          Jl. Jendral Sudirman No. 49,
 Kel. Kramat Pela, Kec. Kebayoran Baru                Kel. Sriwedari, Kec. Gunung Puyuh
 Kota Jakarta Selatan                                 Sukabumi - Jawa Barat
    (021) 27517843, 27517840                             (0266) 223446,235951
    kc.jakartamelawai@btn.co.id                          kc.sukabumi@btn.co.id
     www.btn.co.id                                        www.btn.co.id




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JATIM, BALI, NUSRA)

 Kantor Cabang Surabaya                               Kantor Cabang Denpasar
 Jl. Pemuda No. 50, Surabaya 60271                    Jl. Dewi Sartika No. 2, Denpasar 80114
    (031) 5353513, 5353519                               (0361) 243811
    kc.surabaya@btn.co.id                                kc.denpasar@btn.co.id
     www.btn.co.id                                        www.btn.co.id


 Kantor Cabang Sidoarjo                               Kantor Cabang Malang
 Jl. Ahmad Yani No. 15, Sidoarjo 61212                Jl. Ade Irma Suryani No. 2-4, Malang 65119
  (031) 8929211, 8957949, 8957950, 8957175               (0341) 323956
  kc.sidoarjo@btn.co.id                                  kc.malang@btn.co.id
  www.btn.co.id                                           www.btn.co.id


 Kantor Cabang Mataram                                Kantor Cabang Surabaya Bukit Darmo
 Jl. Pejanggik No. 99-101 Cakranegara Mataram 83121   Jl. Mayjend HR Muhammad Kav. 399
  (0370) 631186, 638289                               Kel. Putat Gede, Kec. Sukomanunggal
  kc.mataram@btn.co.id                                   (031) 7323344
  www.btn.co.id                                          kc.surabayabukitdarmo@btn.co.id
                                                          www.btn.co.id


 Kantor Cabang Bangkalan                              Kantor Cabang Kupang
 Jl. Teuku Umar No. 16                                Jl. El Tari I RT 011 RW 004
 Kel. Kemayoran, Kec. Bangkalan 69116                 Kel/Desa. Oebobo, Kec. Oebobo
  (031) 3098929, 3098831, 3098930                     Kota Kupang - NTT
  kc.bangkalan@btn.co.id                                 (0380) 831004
  www.btn.co.id                                          kc.kupang@btn.co.id
                                                          www.btn.co.id


 Kantor Cabang Madiun                                 Kantor Cabang Mulyosari
 Jl. Dr. Sutomo No. 38                                Jl. Raya Mulyosari No. 82,
 Madiun 63117                                         Kel. Dukuh Sutorejo, Kec. Mulyorejo
  (0351) 451460, 459034, 457927, 459500, 459600       Kota Surabaya 60112
  kc.madiun@btn.co.id                                    (031) 5931763
  www.btn.co.id                                          kc.mulyosari@btn.co.id
                                                          www.btn.co.id


 Kantor Cabang Kediri                                 Kantor Cabang Jember
 Jl. Diponegoro No. 22 - 24 Kediri 64121              Jl. A. Yani No. 05 Jember 68118
  (0354) 691260, 691262                                (0331) 484611, 489292, 489266
  kc.kediri@btn.co.id                                  kc.jember@btn.co.id
   www.btn.co.id                                        www.btn.co.id




                                                                                   Laporan Tahunan 2025           93
Page 94
03       Profil Perusahaan




     Kantor Cabang Banyuwangi                            Kantor Cabang Gresik
     Jl. Brawijaya No. B-1 dan B-2                       Kompleks Pertokoan Multi Sarana Plaza Blok C 01 No. 1
     Kel. Sobo, Kec. Banyuwangi, Kab. Banyuwangi 68418   Jl. Gubernur Suryo, Gresik 61118
        (0333) 414490, 415690                               (031) 3973455
        kc.banyuwangi@btn.co.id                              kc.gresik@btn.co.id
         www.btn.co.id                                       www.btn.co.id


     Kantor Cabang Mojokerto                             Kantor Cabang Singaraja
     Jl. Majapahit No. 130 - 134 Blok 1-2                Jl. Ahmad Yani No. 190
     Mojokerto 61323                                     Kel. Banyuasri, Kec. Buleleng, Kab. Buleleng
      (0321) 323850, 323853                                 (0362) 21856
      kc.mojokerto@btn.co.id                                kc_singaraja@btn.co.id
       www.btn.co.id                                         www.btn.co.id




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH SUMATERA)

     Kantor Cabang Medan                                 Kantor Cabang Batam
     Jl. Pemuda No. 10A, Medan 20151                     Jl. Raja Isa No. 1, Batam Center
        (061) 4149777                                       (0778) 470630, 470625, 470628
        kc.medan@btn.co.id                                  kc.batam@btn.co.id
         www.btn.co.id                                       www.btn.co.id


     Kantor Cabang Padang                                Kantor Cabang Pematang Siantar
     Jl. H. R. Rasuna Said No. 3,                        Jl. Kapten MH Sitorus No. 2,
     Kel. Jati Baru, Kec.Padang Timur,                   Kel. Timbang Galung Kec. Siantar Barat
     Kota Padang 25129                                   Kota Pematang Siantar - Sumatera Utara
      (0751) 31903, 32094, 32096                            (0622) 28887
      kc.padang@btn.co.id                                   kc.pematangsiantar@btn.co.id
       www.btn.co.id                                         www.btn.co.id


     Kantor Cabang Pekanbaru                             Kantor Cabang Tanjung Pinang
     Jl. Jend. Sudirman No. 393                          Jl. D.I. Panjaitan Km. 9
     Pekanbaru 28116                                     Komplek Plaza Bintan Center Blok Bunga No. 9-12
       (0761) 40494, 40185, 40188                        Tanjung Pinang
       kc.pekanbaru@btn.co.id                                (0771) 7447101, 7447088
       www.btn.co.id                                        kc.tanjungpinang@btn.co.id
                                                             www.btn.co.id


     Kantor Cabang Palembang                             Kantor Cabang Bandar Lampung
     Jl. Jend. Sudirman Km. 4, 5 No. 125                 Jl. Wolter Monginsidi No. 80-88
     Palembang 30128                                     Bandar Lampung 35215
      (0711) 411175, 410552                                  (0721) 489253, 489255, 484778, 483256
      kc.palembang@btn.co.id                                kc.bandarlampung@btn.co.id
      www.btn.co.id                                          www.btn.co.id


     Kantor Cabang Jambi                                 Kantor Cabang Pangkal Pinang
     Jl. H. M. Yusuf Singadikane No. 146                 Jl. Perniagaan, Mall Bangka TradeCenter B11 - B14
     Jambi 36122                                         Pangkal Pinang
      (0741) 61793, 61792                                 (0717) 423748
      kc.jambi@btn.co.id                                  kc.pangkalpinang@btn.co.id
      www.btn.co.id                                       www.btn.co.id




94         Laporan Tahunan 2025
Page 95
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




 Kantor Cabang Bengkulu
 Jl. Soeprapto No. 7 - 8, Bengkulu 38223
    (0736) 20875
    kc.bengkulu@btn.co.id
     www.btn.co.id




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH SULAWESI, MALUKU, PAPUA)

 Kantor Cabang Makassar                                Kantor Cabang Manado
 Jl. Kajaolalido No. 4 Makassar 90111                  Jl. Wolter Monginsidi No. 56, Manado 95115
    (0411) 316016, 316011                                 (0431) 868095, 855504, 855505
    kc.makassar@btn.co.id                                 kc.manado@btn.co.id
     www.btn.co.id                                         www.btn.co.id


 Kantor Cabang Parepare                                Kantor Cabang Kendari
 Jl. Adi Makkasau No. 115-117, Lakessi,                Jl. A. Yani , Komplek A. Yani Square Blok. A6-7
 Kec. Soreang, Kota Parepare, Sulawesi Selatan 91131   Kendari 93117
    (0421) 28115                                          (0401) 322101
    kc_parepare@btn.co.id                                 kc.kendari@btn.co.id
     www.btn.co.id                                         www.btn.co.id


 Kantor Cabang Ambon                                   Kantor Cabang Jayapura
 Jl. Diponegoro No. 75B Ambon                          Jl. Koti No. 22, Jayapura 99111
    (0911) 355882, 354471, 348552, 355882                 (0967) 537970, 537971
    kc.ambon@btn.co.id                                    kc.jayapura@btn.co.id
     www.btn.co.id                                         www.btn.co.id


 Kantor Cabang Palu                                    Kantor Cabang Panakkukang
 Jl. Jend. Sudirman No. 2, Palu 94111                  Jl. Letjen Hertasning Blok B2/1
    (0451) 424555, 428555                              Kel. Kassi-kassi Kec. Rappocini
    kc.palu@btn.co.id                                  Kota Makassar
     www.btn.co.id                                        (0411) 868831, 868833
                                                          kc.panakukang@btn.co.id
                                                           www.btn.co.id


 Kantor Cabang Gorontalo                               Kantor Cabang Ternate
 Jl. Nani Wartabone No. 3                              Jl. Pahlawan Revolusi No. 152
 Kel. Limba U I, Kec. Kota Selatan, Kota Gorontalo     Kel. Gamalama, Ternate Tengah - Maluku Utara 97721
    (0435) 830490, 829481                                 (0921) 3111330
    kc.gorontalo@btn.co.id                                kc.ternate@btn.co.id
     www.btn.co.id                                         www.btn.co.id


 Kantor Cabang Mamuju
 Jl. K.S. Tubun No. 18, Kabupaten Mamuju
    (0426) 22389
    kc.mamuju@btn.co.id
     www.btn.co.id




                                                                                     Laporan Tahunan 2025           95
Page 96
03       Profil Perusahaan




KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH KALIMANTAN)
     Kantor Cabang Palangkaraya                          Kantor Cabang Banjarmasin
     Jl. Diponegoro No. 23                               Jl. R. E. Martadinata No. 4
     Palangkaraya 73111                                  Banjarmasin 70111
        (0536) 3220602, 3223975                             (0511) 4368133, 4366669, 4366670
        kc.palangkaraya@btn.co.id                           kc.banjarmasin@btn.co.id
         www.btn.co.id                                       www.btn.co.id

     Kantor Cabang Samarinda                             Kantor Cabang Pontianak
     Jl. R.E. Martadinata No. 01                         Jl. Imam Bonjol No. 29
     Samarinda 75127                                     Pontianak 78122
      (0541) 736930, 731695, 731510                         (0561) 740163
      kc.samarinda@btn.co.id                                kc.pontianak@btn.co.id
      www.btn.co.id                                          www.btn.co.id

     Kantor Cabang Balikpapan                            Kantor Cabang Tarakan
     Jl. Jend. Sudirman No. 141                          Jl. Mulawarman No. 10
     Balikpapan                                          Kel. Karang Anyar, Kec. Tarakan Barat, Kota Tarakan
      (0542) 420333                                         (0551) 24322
      kc.balikpapan@btn.co.id                               kc.tarakan@btn.co.id
      www.btn.co.id                                          www.btn.co.id

     Kantor Cabang Banjarbaru
     Jl. Ahmad Yani Km 33 RT 01 RW 01, Loktabak Utara,
     Banjarbaru, Kalimantan Selatan 71114
      (0511) 6749738, 6749831
      kc.banjarbaru@btn.co.id
      www.btn.co.id


KANTOR CABANG KONVENSIONAL (KANTOR WILAYAH JATENG & DIY)
     Kantor Cabang Semarang                              Kantor Cabang Yogyakarta
     Jl. M.T. Haryono No. 717                            Jl. Jend. Sudirman No. 71
     Semarang 50242                                      Yogyakarta 55223
        (024) 312151, 446166                                (0274) 589898, 581014, 581016
        kc.semarang@btn.co.id                               kc.yogyakarta@btn.co.id
         www.btn.co.id                                       www.btn.co.id

     Kantor Cabang Solo                                  Kantor Cabang Pekalongan
     Jl. Slamet Riyadi No. 282                           Jl. Merdeka No. 7
     Solo 57141                                          Pekalongan 51113
      (0271) 726930                                         (0285) 433883, 433884
      kc.solo@btn.co.id                                     kc.pekalongan@btn.co.id
      www.btn.co.id                                          www.btn.co.id

     Kantor Cabang Purwokerto                            Kantor Cabang Tegal
     Jl. Jend. Sudirman No. 431                          Jl. Gajah Mada No. 33
     Purwokerto 53116                                    Tegal
      (0281) 641114                                         (0283) 343050, 343835, 323038
      kc.purwokerto@btn.co.id                               kc.tegal@btn.co.id
      www.btn.co.id                                          www.btn.co.id

     Kantor Cabang Kudus                                 Kantor Cabang Magelang
     Jl. AKBP Agil Kusumadya No. 32                      Jl. Tentara Pelajar No. 40,
     Kecamatan Jati, Kab. Kudus 59347                    Magelang 56116
      (0291) 438732                                       (0293) 3215983
      kc.kudus@btn.co.id                                  kc.magelang@btn.co.id
      www.btn.co.id                                       www.btn.co.id




96         Laporan Tahunan 2025
Page 97
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




KANTOR CABANG SYARIAH*
 Kantor Cabang Syariah Balikpapan                          Kantor Cabang Syariah Banda Aceh
 Jl. Jenderal Sudirman No. 565 – 566                       Jl. H.M Daud Beureuh No. 39
 Balikpapan 76114                                          Desa. Kuta Alam, Kec. Kuta Alam
    (0542) 742260, 742258                                  Kota. Banda Aceh
    kcs.balikpapan@btn.co.id                                  (0651) 40331
     www.btn.co.id                                            kcs.bandaaceh@btn.co.id
                                                               www.btn.co.id


 Kantor Cabang Syariah Bandar Lampung                      Kantor Cabang Syariah Bandung
 Jl. Kartini No. 85                                        Jl. Diponegoro No. 8, Bandung
 Kel. Palapa, Kec. Tanjung Karang Pusat                    Kel. Citarum, Kec. Bandung Wetan
 Kota Bandar Lampung 35116                                 Bandung 40115
    (0751)- 6025555                                           (022) 4265472, 4265473, 4265474
    kcs.bandarlampung@btn.co.id                               kcs.bandung@btn.co.id
     www.btn.co.id                                             www.btn.co.id


 Kantor Cabang Syariah Banjarmasin                         Kantor Cabang Syariah Batam
 Jl. Jend Ahmad Yani KM 5,5 No. 456                        Jl. Sriwijaya
 Kel. Pemurus Luar, Kec. Banjarmasin Timur                 Komp. Regency Park Lot 29 Pelita - Batam 29432
 Kota Banjarmasin - Kalimantan Selatan                        (0778) 421921
  (0511) 3250530, 3250540, 3250560                            kcs.batam@btn.co.id
  kcs.banjarmasin@btn.co.id                                    www.btn.co.id
  www.btn.co.id


 Kantor Cabang Syariah Bekasi                              Kantor Cabang Syariah Bengkulu
 Jl. Ahmad Yani                                            Jl. S. Parman No. 24
 Ruko Sentra Niaga Kalimalang Blok A.IV No. 5-6 dan        Kel. Penurunan, Kec. Ratu Samban,
 Blok B No. 1 Kel. Kayuringin Jaya, Kec. Bekasi Selatan,   Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu
 Kota Bekasi 17144                                            (0736) 78604566
    (021) 8893333                                             kcs.bengkulu@btn.co.id
    kcs.bekasi@btn.co.id                                       www.btn.co.id
     www.btn.co.id

 Kantor Cabang Syariah Bogor                               Kantor Cabang Syariah Cirebon
 Jl. Jendral Sudirman No. 01,                              Jl. Raden Ajeng Kartini No. 68
 Kec. Bogor Tengah                                         Kel. Sukapura, Kec. Kejaksan,
 Bogor 16121                                               Cirebon 45123
  (0251) 8327171, 8327575                                   (0231) 235485, 235486, 235488
  kcs.bogor@btn.co.id                                       kcs.cirebon@btn.co.id
  www.btn.co.id                                             www.btn.co.id

 Kantor Cabang Syariah Depok                               Kantor Cabang Syariah Jakarta Harmoni
 Jl. Margonda Raya No. 438B-D                              Jl. Ir. H. Juanda No. 27A,
 Kel. Pondok Cina, Kec. Beji, Kota Depok                   Kebon Kelapa, Kec. Gambir
  (021) 7867661                                            Jakarta Pusat
  kcs.depok@btn.co.id                                         (021) 35285009
  www.btn.co.id                                                kcs.jakartaharmoni@btn.co.id
                                                               www.btn.co.id

 Kantor Cabang Syariah Jakarta Pasar Minggu                Kantor Cabang Syariah Jambi
 Ruko Grand Palace Blok G & H,                             Jl. Hayam Wuruk No. 27
 Jl. Raya Ps. Minggu Km 16 Pancoran - Jakarta Selatan      Kel. Cempaka Putih, Kec. Jelutung
  (021) 7993662, 7993015                                   Kota Jambi
   kcs.pasarminggu@btn.co.id                                  (0741)- 3620645, 3620687
   www.btn.co.id                                              kcs.jambi@btn.co.id
                                                               www.btn.co.id




                                                                                      Laporan Tahunan 2025           97
Page 98
03       Profil Perusahaan




     Kantor Cabang Syariah Jember                          Kantor Cabang Syariah Karawang
     Jl. Hayam Wuruk No. 16                                Jl. Kertabumi No. 29 C-D
     Kel. Kaliwates Kec. Kaliwates                         Kel. Nagasari, Kec. Karawang Barat
     Kabupaten Jember                                      Kabupaten Karawang 41311
        (0331) 491009, 491010                                 (0267) 8400888, 8400999
         kcs.jember@btn.co.id                                 kcs.karawang@btn.co.id
         www.btn.co.id                                         www.btn.co.id


     Kantor Cabang Syariah Kendari                         Kantor Cabang Syariah Lhokseumawe
     Jl. M.T. Haryono No. 78                               Jl. Merdeka No. 2 Lhokseumawe,
     Kel. Bende, Kec. Baruga                               Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe, 24300
     Kota Kendari                                             (0645) 40305
        (0401) 3092284                                        kcs.lhokseumawe@btn.co.id
        kcs.kendari@btn.co.id                                  www.btn.co.id
         www.btn.co.id


     Kantor Cabang Syariah Makassar                        Kantor Cabang Syariah Malang
     Jl. A.P. Pettarani No. 21, Tamamaung,                 Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 87
     Kec. Panakkukang                                      Kel. Rampal Celaket, Kec. Klojen
     Kota Makassar 90231                                   Kota Malang 65112
        (0411) 3613399                                        (0341) 3012469
        kcs.makassar@btn.co.id                                kcs.malang@btn.co.id
         www.btn.co.id                                         www.btn.co.id


     Kantor Cabang Syariah Mataram                         Kantor Cabang Syariah Medan
     Jl. Pejanggik No. 18-19                               Jl. Diponegoro No. 34
     Kel. Cakranegara, Kab. Mataram                        Kel. Madras Hulu, Kec. Medan Polonia, Kota Medan
       (0370) 7503646                                          (061) 4144554
       kcs.mataram@btn.co.id                                  kcs.medan@btn.co.id
       www.btn.co.id                                           www.btn.co.id


     Kantor Cabang Syariah Padang                          Kantor Cabang Syariah Palembang
     Jl. Belakang Olo No. 47                               Jl. Kapten A. Rivai No. 221, Kel. 26 Ilir D.1
     Kel. Kp Jao, Kec. Padang Barat                        Kec. Ilir Barat I, Palembang, Sumatera Selatan
     Padang, Sumatera Barat                                   (0711) 365808, 354001, 353230
        (0751)- 8954842, 8954832                              kcs.palembang@btn.co.id
        kcs.padang@btn.co.id                                   www.btn.co.id
         www.btn.co.id


     Kantor Cabang Syariah Palu                            Kantor Cabang Syariah Pekanbaru
     Jl. Emmy Saelan No. 36                                Jl. Jendral Sudirman No. 203 C D E F G
     Kel. Tatura Utara, Kec. Palu Selatan                  Kel. Tangkerang Tengah, Kec. Marpoyan Damai,
     Kota Palu 94236                                       Kota Pekanbaru 28128
        (0451) - 485431                                       (0761) 7891314
        kcs.palu@btn.co.id                                    kcs.pekanbaru@btn.co.id
         www.btn.co.id                                         www.btn.co.id


     Kantor Cabang Syariah Pontianak                       Kantor Cabang Syariah Semarang
     Jl. Jend Ahmad Yani No. 61 G-H,                       Jl. Achmad Yani No. 181
     Kel. Bangka Belitung Laut, Kec. Pontianak Tenggara,   Kel. Wonodri Kec. Semarang Selatan
     Kota Pontianak                                        Kota Semarang
        (0561) - 8171285                                      (024) 8449918, 8449919
        kcs.pontianak@btn.co.id                               kcs.semarang@btn.co.id
       www.btn.co.id                                         www.btn.co.id




98         Laporan Tahunan 2025
Page 99
                                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




  Kantor Cabang Syariah Serang                                           Kantor Cabang Syariah Solo
  Jl. Jend Ahmad Yani No. 175, Cipete                                    Jl. Brigjen Slamet Riyadi No. 332
  Kel. Sumur Pecung, Kec. Serang,                                        Solo 57141
  Kota Serang - Banten                                                      (0271) 712127, 7008978, 7008947
     (0254) 7915869                                                         kcs.solo@btn.co.id
     kcs.cilegon@btn.co.id                                                   www.btn.co.id
      www.btn.co.id

  Kantor Cabang Syariah Surabaya                                         Kantor Cabang Syariah Tangerang
  Jl. Diponegoro No. 29                                                  Jl. Serpong Raya
  Surabaya 60271                                                         Ruko Villa Melati Mas Blok. SR-1 No. 23-24
    (031) 5666363,5610518                                                Serpong - Tangerang 15320
    kcs.surabaya@btn.co.id                                                  (021) 5370773
    www.btn.co.id                                                           kcs.tangerang@btn.co.id
                                                                             www.btn.co.id

  Kantor Cabang Syariah Tasikmalaya                                      Kantor Cabang Syariah Tegal
  JI. Yudanegara No. 10                                                  Jl. Jenderal Sudirman No. 02
  Kel. Yudanegara, Kec. Cihideung                                        Kel. Pekauman, Kec. Tegal Barat
  Kota Tasikmalaya 46112                                                 Kota Tegal, Jawa Tengah 52113
    (0265) 310612, 7296566, 7296567, 7296568                               (0283) 342923 ,342933
    kcs.tasikmalaya@btn.co.id                                              kcs.tegal@btn.co.id
    www.btn.co.id                                                          www.btn.co.id

  Kantor Cabang Syariah Yogyakarta
  Jl. Faridan M. Noto No. 10,
  Kota Baru Gondokusuman
  Yogyakarta 55224
    (0274) 551055, 512467
    kcs.yogyakarta@btn.co.id
    www.btn.co.id

* Sehubungan dengan persetujuan Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan hak dan kewajiban
  kepada PT Bank Syariah Nasional, maka untuk jasa dan layanan perbankan syariah sudah tidak menjadi bagian dari jasa dan layanan Perseroan
  sejak tanggal 22 Desember 2025.




JARINGAN
MITRA USAHA
Perseroan senantiasa menjalin kerja sama dengan                           rangka penyediaan layanan produk perbankan serta
berbagai mitra usaha, dengan tujuan untuk                                 kenyamanan transaksi yang dilakukan oleh nasabah.
mencapai target yang telah ditetapkan. Perseroan                          Bentuk kerja sama yang dilakukan oleh Perseroan
juga menjalankan berbagai kemitraan bisnis dalam                          dengan mitra usaha di antaranya sebagai berikut:



  No.                   Nama Mitra                                                         Kerja sama

   1.     PT Mapclub Digital Asia                         Integrasi Sistem Informasi pada Digital Ecosystem BTN

   2.     PT Indomarco Prismatama                         Kerja sama Cash In Cash Out

   3.     Kawan Lama Group                                Integrasi bisnis transaksional (EDC dan QRIS)

   4.     PT Pertamina Retail                             Integrasi bisnis transaksional (EDC dan QRIS)

   5.     PT Dompet Anak Bangsa                           Integrasi bisnis top up e-Wallet

                                                          Integrasi Sistem Event Ticketing dan Penerimaan Pembayaran melalui balé
   6.     Moflip Digital Sejahtera
                                                          By BTN




                                                                                                           Laporan Tahunan 2025           99
Page 100
03         Profil Perusahaan




     No.                       Nama Mitra                                         Kerja sama

     7.      PT Espay Debit Indonesia Koe            Penerimaan Pembayaran atas Transaksi Top-Up Saldo Dana

     8.      PT Cashlez Worldwide Indonesia          Partnership Layanan Perbankan Open API

     9.      PT Finnet Indonesia                     Layanan Perbankan Open API

     10.     PT Cazh Teknologi Inovasi               Layanan Perbankan Open API

     11.     Kementerian Agama                       Penyaluran dana APBN dan pemanfaatan jasa layanan perbankan lainnya

     12.     PT Pelindo Daya Sejahtera               Sinergi dan pemanfaatan jasa layanan perbankan

                                                     Penyediaan layanan dan jasa perbankan dalam rangka pemberian manfaat
     13.     BPJS TK
                                                     layanan tambahan berupa fasilitas pembiayaan perumahan

     14.     Mahkamah Agung                          Penyediaan Layanan Jasa Perbankan

     15.     PT Summarecon Agung Tbk                 Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko

     16.     PT Ciputra Development Tbk              Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko

     17.     PT Sinarmas Land Tbk                    Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko

     18.     PT Bumi Serpong Damai Tbk               Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko

     19.     PT Alam Sutera Realty Tbk               Pembiayaan fasilitas KPR/KPA/KP Ruko

     20.     PT Yobelindo Graha Mandiri              Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko

     21.     PT Sagotra Usaha                        Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko

     22.     PT Era Graha Realty                     Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko

     23.     PT Ray Propertindo                      Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko

     24.     PT Xavier Marks Indonesia               Kemitraan Pembiayaan Fasilitas KPR/KPA/KPRuko

     25.     PT Fidac Inovasi Teknologi              Kerjasama Pemasaran Produk Pinjaman BTN

     26.     Koperasi Simpan Pinjam Nusantara        Kerjasama Pemasaran Produk Kredit BTN

     27.     PT Mitra Bina Artha Raharja             Kerjasama Pemasaran Produk KRING BTN

                                                     Kerjasama Pemasaran Produk Kring BTN kepada calon Pensiunan
     28.     PT Dana Perkasa Nusantara
                                                     dan para Pensiunan

     29.     Koperasi Jasa Amanah Mandiri Swakarya   Kerjasama Pemasaran Produk Kring

     30.     PT Aura Sinergi Sejahtera               Kerjasama Pemasaran Produk Kring BTN

     31.     PT Asuransi Jiwa IFG                    Mitra Bancassurance – Asuransi Jiwa

     32.     PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk    Mitra Bancassurance - Telemarketing

     33.     PT Bahana TCW Investment Management     Mitra Manager Investasi

     34.     PT Trimegah Asset Management            Mitra Manager Investasi

     35.     PT Manulife Aset Manajemen Indonesia    Mitra Manager Investasi

             PT Schroder Investment Management
     36.                                             Mitra Manager Investasi
             Indonesia

     37.     PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen   Mitra Manager Investasi

     38.     PT Mandiri Manajemen Investasi          Mitra Manager Investasi

     39.     PT Sucorinvest Asset Management         Mitra Manager Investasi

     40.     PT Syailendra Capital                   Mitra Manager Investasi




100          Laporan Tahunan 2025
Page 101
                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




BRAND
PERUSAHAAN




                            Bukan hanya sebuah logo, melainkan sebuah visi yang menggambarkan
                            BTN sebagai pilar keuangan yang progresif. Komitmen adalah menjadikan
                            BTN sebagai tempat yang menggambarkan impian dan aspirasi setiap
                            pelanggan, membentuk “ekosistem rumah” yang memberikan kenyamanan
                            melalui layanan digital terintegrasi. Memudahkan transaksi pendanaan
                            rumah dan kebutuhan sehari-hari, sehingga setiap langkah kehidupan dihiasi
                            dengan kehangatan dan kemudahan yang tak terlupakan.



  Simbol dari Visi yang progresif
  Garis yang membentang pada logo BTN melambangkan sebagai Bank yang
  progresif dan terus berinovasi sebagai institusi keuangan. Mengukuhkan diri
  bahwa BTN bukan hanya bank yang berfokus dalam pembiayaan rumah tapi
  lebih dari itu, menawarkan solusi finansial bagi nasabah melalui ekosistem
  finansial yang dimiliki oleh BTN.



  Konstruksi yang Optimis
  Font ini didesain dengan gaya yang kuat dan dinamis untuk menampilkan
  BTN sebagai modern dan relevan dengan zaman. Penggunaan huruf kecil
  dalam logo BTN mencerminkan bank yang ramah dan mendekati pelanggan,
  memahami kebutuhan mereka, serta aktif dalam membantu mereka
  mencapai tujuan hidup. BTN berharap dapat menjadi rumah bagi pelanggan,
  di mana perjalanan hidup dimulai.




                                                                                  Laporan Tahunan 2025           101
Page 102
03    Profil Perusahaan




RIWAYAT SINGKAT
PERUSAHAAN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (“Perseroan”) diawali dengan berdirinya Postspaarbank pada tahun 1897.
Pada tahun 1942, Postspaarbank diambil alih oleh Pemerintah Jepang dan berubah nama menjadi Tyokin Kyoku
atau Kantor Tabungan. Kemudian hal ini berlanjut pada tahun 1945, Pemerintah Indonesia mengambil alih Tyokin
Kyoku dan mendirikan Kantor Taboengan Pos. Di era pasca kemerdekaan, tepatnya pada tahun 1950 Pemerintah
Republik Indonesia mengubah nama Tyokin Kyoku menjadi Bank Tabungan Pos berdasarkan Undang-undang
Darurat No. 9 Tahun 1950 tanggal 9 Februari 1950 dan kemudian berdasarkan Peraturan Pemerintah Pengganti
Undang-undang No. 4 tahun 1963 berganti nama menjadi Bank Tabungan Negara pada tanggal 22 Juni 1963
hingga sekarang.



Pada tahun 1974, Pemerintah menunjuk Perseroan              Tahun 2015, Perseroan berperan penting dalam
sebagai satu-satunya institusi yang menyalurkan             membantu Program Pemerintah “Program Sejuta
Kredit Pemilikan Rumah (KPR), sejalan dengan Program        Rumah Untuk Rakyat”. Perseroan telah ditunjuk sebagai
Pemerintah yang tengah menggalakkan program                 salah satu Bank yang mendukung program pemerintah
perumahan untuk rakyat. Di tahun 1976, Perseroan            melalui pembiayaan KPR. Pada tahun 2017, perjalanan
melakukan realisasi pertama kali di Perumahan Tanah         proses transformasi digital banking Perseroan terus
Mas Kota Semarang. Pada tanggal 29 April 1989, Bank         berlanjut. Dari sisi bisnis, Perseroan terus meningkatkan
mulai beroperasi sebagai bank umum milik negara.            pelayanan      perbankan        dengan     mengakselerasi
Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 24 Tahun 1992,         tahapan transformasi di era digital, salah satunya
status Bank diubah menjadi perseroan terbatas               dengan membuka Smart Branch. Smart Branch
milik negara (Persero). Akta pendirian Bank sebagai         Perseroan dilengkapi dengan beragam layanan untuk
Persero dibuat dihadapan Notaris Muhani Salim,              memfasilitasi kebutuhan nasabah dalam memperoleh
S.H., No. 136 tanggal 31 Juli 1992 dan telah disahkan       informasi perbankan, melakukan komunikasi, transaksi,
oleh Menteri Kehakiman dengan Surat Keputusan               registrasi, dan pembukaan rekening.
No. C2-6587.HT.01.01.TH.92 tanggal 12 Agustus 1992,
serta diumumkan dalam Berita Negara No. 73 tanggal          Pada tahun 2019, Perseroan menjadi Housing Market
11 September 1992 Tambahan No. 6A. Pada tahun 1994,         Maker dan memperkuat posisi sebagai Bank Terbesar
Berdasarkan surat keputusan Direksi Bank Indonesia No.      ke-5. Selanjutnya, tahun 2022 merupakan tahun yang
27/55/KEP/DIR tanggal 23 September 1994, Perseroan          penting karena merupakan kali kedua Perseroan
mendapatkan izin operasi sebagai Bank Devisa dan            menggelar Rights Issue atau penerbitan saham baru
selanjutnya Perseroan ditunjuk sebagai Bank komersial       setelah tahun 2012 lalu. Rights Issue dimaksud menjadi
yang fokus pada pembiayaan rumah pada tahun                 salah satu upaya Perseroan untuk meningkatkan
2002. Perseroan telah mendapatkan persetujuan dari          ekspansi kredit sekaligus memperkuat modal untuk
Bank Indonesia untuk melakukan kegiatan umum                mengawal misi Perseroan menjadi Best Mortgage Bank
perbankan berdasarkan prinsip syariah melalui surat         in South East Asia. Tahun 2023, sebagai wujud dari salah
No. 6/1350/DPbS tanggal 15 Desember 2004. Perseroan         satu transformasi digital banking, Perseroan merilis BTN
mulai melakukan kegiatannya berdasarkan prinsip             Mobile, aplikasi untuk mendukung layanan perbankan
syariah pada tanggal 14 Februari 2005 dengan mulai          melalui ponsel menggantikan BTN Mobile Banking.
beroperasinya cabang syariah pertama di Jakarta -
Harmoni.                                                    Pada tanggal 3 Maret 2024, Perseroan melakukan
                                                            “rebranding” salah satunya dengan meluncurkan
Pada tahun 2009, Perseroan melakukan sekuritisasi KPR       logo baru. Logo baru yang dirilis merupakan simbol
pertama di Indonesia. Perseroan melakukan sekuritisasi      keberhasilan  dan    komitmen     Perseroan   dalam
aset melalui pencatatan transaksi Kontrak Investasi         melanjutkan transformasi menjadi Bank yang lebih
Kolektif – Efek Beragun Aset (KIK-EBA), lalu pada           modern, dan adaptif dalam menghadapi digitalisasi.
17 Desember 2009 melakukan Penawaran Umum Saham
Perdana atau Initial Public Offering (IPO) dan listing di
Bursa Efek Indonesia.




102     Laporan Tahunan 2025
Page 103
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Keterangan Perubahan Nama

Perseroan memiliki sejarah panjang hingga akhirnya menjadi seperti saat ini; mulai dari nama Bank Tabungan Pos
pada tahun 1950 hingga menjadi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk.



       1897 – 1950                     1950                        1963                     2009 - sekarang


  Didirikan dengan nama            9 Februari 1950,              22 Juni 1963                17 Desember 2009
     “Postspaarbank”            dilakukan perubahan         efektif berubah nama              resmi melakukan
      pada 1897 masa                nama menjadi               menjadi “Bank                 Penawaran Umum
   Pemerintahan Hindia          “Bank Tabungan Pos”          Tabungan Negara”              Saham Perdana (IPO)
    Belanda, kemudian            oleh Pemerintah RI.                                      di Bursa Efek Indonesia.
  berubah nama menjadi                                                                      Status hukum Bank
    “Tyokin Kyoku” atau                                                                    menjadi perusahaan
    “Kantor Tabungan”                                                                     terbuka dengan nama
    pada 1942 semasa                                                                        “PT Bank Tabungan
  Pemerintahan Jepang.                                                                    Negara (Persero) Tbk”
     Kembali berubah
  nama menjadi “Kantor
      Taboengan Pos”
   pada 1945 saat masa
  kemerdekaan Republik
         Indonesia.




                                                                                     Laporan Tahunan 2025          103
Page 104
03    Profil Perusahaan




VISI, MISI, DAN BUDAYA
PERUSAHAAN




                                                                          VISI
                                                           “Mitra Utama dalam
                                                       Pemberdayaan Finansial
                                                           Keluarga Indonesia.”




Budaya Perusahaan
                                                            Amanah                      Kompeten
BTN menyadari pentingnya penerapan budaya
perusahaan karena dapat mendorong kinerja            Memegang teguh               Terus belajar dan
perusahaan secara signifikan. BTN telah beberapa     kepercayaan yang             mengembangkan
kali memodifikasi budaya perusahaan yang             diberikan                    kapabilitas
bertujuan untuk memastikan bahwa budaya kerja
perusahaan tetap relevan dengan lingkungan           Panduan perilaku nilai       Panduan perilaku nilai
eksternal dan ekosistem bisnis yang dinamis dan      Amanah:                      Kompeten:

berubah-ubah seiring dengan perkembangan             • Memenuhi janji dan         • Meningkatkan
zaman dan teknologi. BTN saat ini secara konsisten     komitmen.                    kompetensi diri untuk
                                                     • Bertanggung jawab atas       menjawab tantangan
dan berkelanjutan mengimplementasi Nilai-nilai
                                                       tugas, keputusan, dan        yang selalu berubah.
Utama (Core Values) AKHLAK sebagai pondasi dari
                                                       tindakan yang dilakukan.   • Membantu orang lain
budaya perusahaan BTN.                                                              belajar.
                                                     • Berpegang teguh
                                                       kepada nilai moral dan     • Menyelesaikan tugas
Pondasi tersebut diwujudkan sebagai perilaku           etika.                       dengan kualitas terbaik.
BTNers dalam menjalankan aktivitas pekerjaan,
yang terdiri dari:




104     Laporan Tahunan 2025
Page 105
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                MISI
      Menjadi mitra utama pemerintah                           Menjadi rumah bagi talenta terbaik
1                                                        4
      dalam inklusi perumahan dan keuangan.                    Indonesia.

      Memberikan costumer experience                           Menerapkan praktik tata kelola
2                                                        5
      terbaik melalui layanan digital                          perusahaan yang baik dan inovasi
      dan finansial yang terintegrasi.                         bisnis berkelanjutan untuk kesejahteraan
                                                               masyarakat dan kelestarian lingkungan.
      Meningkatkan shareholder value
3
      dengan pertumbuhan profitabilitas
      yang berkelanjutan.




        REVIU VISI DAN      Visi dan Misi secara berkala ditinjau dengan mempertimbangkan perubahan kondisi
      MISI OLEH DEWAN       lingkungan eksternal maupun internal. Dalam rangka memastikan kesesuaian Visi dan
       KOMISARIS DAN        Misi Perseroan, Dewan Komisaris dan Direksi senantiasa melakukan reviu terhadap Visi
                DIREKSI     dan Misi tersebut. Pada tahun 2025, Visi dan Misi Perseroan masih relevan dan masih
                            sesuai dengan perubahan kondisi lingkungan eksternal maupun internal Perseroan. Visi
                            dan Misi Perseroan telah dibahas oleh Dewan Komisaris dan Direksi pada persetujuan
                            atas penyesuaian RKAP tahun 2025 dan RBB tahun 2025-2027 PT Bank Tabungan Negara
                            (Persero) Tbk yang dilaksanakan pada tanggal 25 Februari 2025.




      Harmonis                      Loyal                      Adaptif                         Kolaboratif

Saling peduli dan         Berdedikasi dan              Terus berinovasi                  Membangun kerjasama
menghargai perbedaan      mengutamakan                 & antusias dalam                  yang sinergis
                          kepentingan bangsa           menggerakkan ataupun
Panduan perilaku nilai    dan negara                   menghadapi perubahan              Panduan perilaku nilai
Harmonis:                                                                                Kolaboratif:
• Menghargai setiap       Panduan perilaku nilai       Panduan perilaku nilai            • Memberi kesempatan
  orang apapun latar      Loyal:                       Adaptif:                            kepada berbagai pihak
  belakangnya.            • Menjaga nama baik          • Cepat menyesuaikan diri           untuk berkontribusi.
• Suka menolong orang       sesama karyawan,             untuk menjadi lebih baik.       • Terbuka dalam
  lain.                     pimpinan, BUMN, dan        • Terus-menerus                     bekerja sama untuk
                            Negara.                      melakukan                         menghasilkan nilai
• Membangun lingkungan
  kerja yang kondusif.    • Rela berkorban untuk         perbaikan mengikuti               tambah.
                            mencapai tujuan yang         perkembangan                    • Menggerakkan
                            lebih besar.                 teknologi.                        pemanfaatan berbagai
                          • Patuh kepada pimpinan      • Bertindak proaktif.               sumber daya untuk
                            sepanjang tidak                                                tujuan bersama.
                            bertentangan dengan
                            hukum dan etika.



                                                                                       Laporan Tahunan 2025          105
Page 106
03     Profil Perusahaan




Framework Budaya Perusahaan




                                                                          Framework     Budaya      Perusahaan       memberikan
                                                                          gambaran bagi BTNers dalam memahami dan
                                                                          mengimplementasikan nilai Utama AKHLAK. Untuk
                                                                          memperkuat implementasi core values AKHLAK secara
                                                                          konsisten dan berkelanjutan, BTN menetapkan 5 (lima)
                                                                          pilar budaya yakni Sales & Service Culture, Governance
                                                                          & Risk Culture, Performance Culture, Learning Culture
                                                                          dan Digital Culture sebagai pedoman perilaku dalam
                                                                          mencapai visi dan misi perusahaan yang diaktualisasi
                                                                          melalui 10 (sepuluh) program utama sebagai
                                                                          implementasi aktivitas program budaya di seluruh unit
                                                                          kerja yang ada di BTN.




                                           Leading Partner In Empowering The Financial Of
                                                        Indonesian Families


                                                       Home Of Indonesia’s Best Talents

                                3 Ps (Productive, Prominent, Prosperous) Talents With Global Mindset

                                                                    AKHLAK

                                                                   Be The oNe


        Sales & Service        Governance & Risk               Performance                 Learning                    Digital
            Culture                 Culture                      Culture                    Culture                    Culture


          Be The oNe:              Be The oNe:                 Be The oNe:                Be The oNe:              Be The oNe:
           Berorientasi         Sadar Risiko & Sadar               Berjiwa                Terus Belajar            Cakap Digital
            Pelanggan              Lingkungan                 Intrapreneurship


                                                              10 Program Utama


      • Sales Rhythm          • ESG Champion               • Kerja Cepat (Cerdas,   • Learn The Best, From
                                                                                                               • balé & Korpora
      • Pasti Best (Berikan   • 3 Jaga (Jaga Diri, Jaga      Tepat, Tuntas)           The Best, Be The Best
                                                                                                                 Racing
        Service Terbaik)        BtNers, Jaga BTN)          • C-Pro (Coahing for     • I-Mindset (Innovation
                                                                                                               • Digital Racing
                                                             Productivity)            Mindset)


                  Change Leaders                               Change Agents                                  BTNers


                                                   BTNers Excellence Awards (BXA)




106      Laporan Tahunan 2025
Page 107
                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Sebagai percepatan implementasi budaya dalam mendorong pencapaian kinerja, BTN membentuk
Change Agent Team yang berperan sebagai katalisator dalam membentuk budaya kerja yang produktif
dan unggul melalui program-program budaya yang selaras dengan aktivitas pekerjaan sehari-hari
sehingga memiliki dampak terhadap pembentukan perilaku pegawai.


Change Agent Team memiliki peran dalam merencanakan, mengembangkan, memantau, mengevaluasi,
memastikan dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan program budaya perusahaan di setiap unit kerja
baik yang berada di Head Office, Regional Office maupun Kantor Cabang dan Kantor Cabang Syariah.




                                           Memberikan arahan strategis, mengevaluasi
              Champion                     efektivitas pengelolaan budaya di BTN dan
                                           menyelesaikan isu strategis.



                                           Memastikan efektivitas program budaya,
              Culture Specialist           memonitor dan mengevaluasi implementasi
                                           program budaya.



                                           Berperan sebagai role model dan coach bagi
              Change Leader                Change Agent dan BTNers dalam internalisasi
                                           budaya.



                                           Bertanggung jawab terhadap internalisasi
              Change Agent                 budaya dan menjembatani komunikasi antara
                                           Change Leader dan BTNers.



                                           Mendukung internalisasi budaya dengan
              BTNers                       berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan
                                           program budaya di unit kerja.




                                                                             Laporan Tahunan 2025          107
Page 108
03    Profil Perusahaan




KEGIATAN
USAHA

Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan yang Dijalankan

Perseroan melakukan usaha di bidang perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki
Perseroan untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar
keuntungan guna meningkatkan nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas sesuai
dengan Pasal 3 Anggaran Dasar berdasarkan Akta Notaris Nomor 09 Tanggal 04 Desember 2025 yang dibuat oleh
Notaris ASHOYA RATAM S.H., M.KN., yang telah diterima tanggal 22 Desember 2025 dan dicatat di dalam Sistem
Administrasi Badan Hukum. Berdasarkan Anggaran Dasar tersebut, Perseroan melaksanakan kegiatan utamanya
sebagai berikut:


Kegiatan Usaha Utama
a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam                 k. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara
   bentuk simpanan berupa tabungan, giro, deposito          di luar lembaga jasa keuangan untuk mengatasi
   berjangka, sertifikat deposito, dan/atau bentuk          akibat kegagalan kredit atau pembiayaan
   lainnya yang dipersamakan;                               berdasarkan prinsip syariah, dengan syarat harus
b. Menyalurkan dana dalam bentuk kredit atau                menarik kembali penyertaannya;
   pembiayaan berdasarkan prinsip syariah;               l. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan
c. Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran;         pengurus dana pensiun sesuai dengan ketentuan
d. Menempatkan dana pada bank lain, meminjam                peraturan perundang-undangan mengenai dana
   dana dari bank lain, atau meminjamkan dana               pensiun;
   kepada bank lain, baik dengan menggunakan surat,      m. Melakukan kegiatan jasa keuangan, investment
   sarana telekomunikasi maupun dengan wesel unjuk,         banking dan commercial banking lainnya sesuai
   cek, atau sarana lainnya;                                dengan      ketentuan   peraturan    perundang-
e. Menerbitkan dan/atau melaksanakan transaksi              undangan;
   surat berharga untuk kepentingan Perseroan dan/       n. Melakukan kegiatan usaha berdasarkan Prinsip
   atau nasabah;                                            Syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan
f. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang                oleh OJK dan ketentuan peraturan perundang-
   dan surat berharga;                                      undangan;
g. Melakukan kegiatan usaha dalam valuta asing;          o. Melakukan kerja sama dengan lembaga jasa
h. Melakukan kegiatan pengalihan piutang;                   keuangan lain dan kerja sama dengan selain
i. Melakukan kegiatan penitipan barang dan surat            lembaga jasa keuangan dalam pemberian layanan
   berharga;                                                jasa keuangan kepada nasabah;
j. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada              p. Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan
   lembaga jasa keuangan dan/atau perusahaan                OJK;
   lain yang mendukung industri perbankan dengan
   memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh OJK;


Kegiatan Usaha Penunjang
Optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki untuk mendukung/menunjang kegiatan usaha utama
Perseroan sepanjang tidak bertentangan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Seluruh kegiatan usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan oleh Perseroan.




108     Laporan Tahunan 2025
Page 109
                                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Produk dan Jasa

Berdasarkan segmen usaha yang dikembangkan oleh Perseroan, produk dan jasa Perseroan meliputi 2 (dua) segmen
yaitu konvensional dan syariah, dengan penjelasan sebagai berikut:



                                                                      PRODUK

                                 PERBANKAN KONVENSIONAL                                                          PERBANKAN SYARIAH*

             Produk Konsumer                                   Produk Komersial                                      Produk Syariah

 Produk Kredit Konsumer:                         Produk Kredit Komersial:                            Produk Pembiayaan Syariah:
 • Kredit Perumahan                              • Kredit Investasi                                  • Pembiayaan Konsumer
 • Kredit Non Perumahan                          • Kredit Modal Kerja                                • Pembiayaan Komersial
                                                 • Kredit Modal Kerja Properti
                                                 • Kredit Modal Kerja Konstruksi
                                                 • Kredit Modal Kerja Bridging
                                                 • Kredit Linkage
                                                 • Kredit Beragunan Simpanan

 Produk Simpanan Konsumer:                       Produk Simpanan Komersial:                          Produk Simpanan Syariah:
 • Tabungan Konsumer                             • Deposito Berjangka Lembaga                        • Giro Syariah
 • Deposito BTN Ritel                            • Giro Lembaga                                      • Tabungan Syariah
 • Giro Perorangan                                                                                   • Deposito Syariah

 Produk Wealth Management                        Produk Kredit Korporasi:
 • Bancassurance                                 • Kredit Modal Kerja
 • Reksa Dana                                      - KMK Properti
 • Surat Berharga Negara Ritel                     - KMK Kontraktor
   Pasar Perdana                                   - Bridging Loan
 • Surat Berharga Negara                           - KMK Beragunan Simpanan
   Pasar Sekunder                                    (Swadana)
 • Foreign Exchange                              • Kredit Investasi
                                                   - Refinancing
                                                 • Kredit kepada Kementerian/Lembaga
                                                   Pemerintah Republik Indonesia
                                                 • Term Loan Facility
                                                 • Corporate Line Facility
                                                 • Treasury Line Facility (kepada Non
                                                   Lembaga Keuangan)

                                                                        JASA

                                 PERBANKAN KONVENSIONAL                                              PERBANKAN SYARIAH/UNIT USAHA SYARIAH*

 Electronic Data Capture (EDC)                   Branchless Banking (balé agen)                      BSN Safe Deposit Box

 balé Korpora                                    balé community                                      BSN Garansi Bank

 Virtual Account                                 Online Onboarding Open Account                      BSN Program Pengembangan Operasional

 Kartu Debit Visa/GPN & Debit Online             Cash In Cash Out (CICO)                             BSN SPP Online

 Internet Banking                                CRM                                                 Penerimaan Biaya Perjalanan Haji

 balé properti                                   Jasa dan Layanan Perbankan Lainnya                  balé Syariah by BSN

 Super App balé by BTN                           BTN Open API                                        BSN Kartu Debit

 SKBDN                                           balé bisnis                                         BSN Payroll

 Garansi Bank BTN                                balé merchant                                       BSN Cash Management

 Electronic channel ATM                          balé developer                                      BSN Virtual Account

 Layanan BTN Prioritas
                                                                                                     Online Onboarding for Open Account
 dan Layanan BTN Private

 PLUS by BTN Prioritas                                                                                Bancassurance

Sehubungan dengan persetujuan Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan hak dan kewajiban
kepada PT Bank Syariah Nasional, maka untuk produk perbankan syariah sudah tidak menjadi bagian dari produk Perseroan sejak tanggal 22 Desember 2025.




                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025            109
Page 110
03    Profil Perusahaan




Ragam Produk                                                   •   KBR Tapera
                                                                   Fasilitas diperuntukan bagi Peserta yang
Perbankan Konvensional                                             belum memiliki rumah dan akan melakukan
                                                                   pembangunan rumah di atas kavling tanah
Perbankan Konsumer                                                 matang. Adapun kelompok sasaran untuk
                                                                   Produk KBR BTN Tapera adalah Peserta
PRODUK KREDIT KONSUMER                                             Tapera (PNS) dengan maksimal penghasilan
1. Kredit Perumahan                                                sesuai dari masing-masing wilayah dengan
   a. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi                      fitur penerima manfaat antara lain Suku
      Program Pemilikan Rumah yang bekerja sama                    bunga 5%, maksimal jangka waktu kredit
      dengan Kementerian Perumahan dan Kawasan                     8 tahun tahun untuk di tahun 2025 namun
      Pemukiman (Kemen PKP) dan Badan Pengelola                    secara ketentuan umum 20 tahun dan uang
      Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) yang                   muka 0%.
      ditujukan kepada Masyarakat Berpenghasilan
      Rendah (MBR) dengan suku bunga yang menarik              •   KRR Tapera
      dan angsuran yang rendah dalam bentuk                        Fasilitas diperuntukan bagi Peserta yang
      Rumah Tapak dan Satuan Rumah Susun Umum.                     akan melakukan perbaikan rumah pertama,
      • KPR BTN Sejahtera                                          adapun kelompok sasaran untuk Produk
           Dukungan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan                KRR BTN Tapera adalah Peserta Tapera
           Perumahan (FLPP) dari Pemerintah dalam                  (PNS) dengan maksimal penghasilan sesuai
           bentuk Rumah Umum Tapak maupun Satuan                   dari masing-masing wilayah dengan fitur
           Rumah Susun Umum yang diperuntukan                      penerima manfaat antara lain suku bunga 5%,
           bagi MBR dengan pekerjaan formal maupun                 maksimal jangka waktu Kredit 8 tahun tahun
           informal dengan batasan penghasilan                     untuk di tahun 2025 namun secara ketentuan
           tertentu   sesuai    dengan     peraturan               umum 10 tahun dan uang muka 0%.
           perundang-undangan.
                                                            b. KPR Non Subsidi
             Adapun fasilitas/manfaat yang diperoleh           Kredit pemilikan rumah bagi nasabah segmen
             bagi pemohon adalah suku bunga 5% per             menengah ke atas. Layanan KPR non subsidi
             tahun, Maksimal masa subsidi 20 tahun dan         terdiri dari produk KPR BTN PLATINUM, KPA BTN
             maksimal jangka waktu kredit 20 tahun dan         PLATINUM dan KP Ruko.
             Fitur Subsidi Bantuan Uang Muka kepada            • KPR BTN PLATINUM
             pemohon.                                              Kredit Pemilikan Rumah (KPR) BTN PLATINUM
                                                                   merupakan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah
             Loan to Value untuk Produk KPR BTN Sejahtera          Non Subsidi (komersial) yang diberikan
             FLPP adalah harga jual maksimum sesuai                oleh Bank kepada Debitur untuk membeli
             masing-masing wilayah dikurangi Uang                  tanah dan rumah. Kredit Pemilikan Rumah
             Muka Pribadi pemohon dan dikurangi Subsidi            dari BTN untuk keperluan pembelian rumah
             Bantuan Uang Muka dari Pemerintah                     dari developer ataupun non developer, baik
                                                                   secara siap huni (ready stock) maupun
       •     KPR Tapera                                            dalam tahap konstruksi (indent) untuk
             Fasilitas Kredit dari Bank untuk MBR yang             pembelian rumah baru atau second, maupun
             menjadi peserta Tapera yang ditujukan                 take over kredit dari bank lain.
             untuk Pemilikan Rumah Umum Tapak                  • KPA BTN PLATINUM
             maupun Satuan Rumah Susun Umum                        Kredit Pemilikan Apartemen BTN (KPA BTN)
             dengan dukungan Pembiayaan Tapera.                    untuk pembelian apartemen dari developer
             Adapun kelompok sasaran untuk Produk                  maupun non developer, baik apartemen
             KPR BTN Tapera adalah Peserta Tapera                  baru maupun bekas, apartemen siap huni,
             (PNS) dengan maksimal penghasilan sesuai              apartemen dalam tahap konstruksi (indent),
             dari masing-masing wilayah dengan fitur               atau pengambilalihan kredit dari bank lain.
             penerima manfaat antara lain Suku bunga           • KP Ruko
             5%, Maksimal Jangka waktu Kredit maksimal             Kredit Kepemilikan Ruko selanjutnya disingkat
             8 tahun tahun untuk di tahun 2025 namun               “KP-Ruko” adalah kredit yang diberikan oleh
             secara ketentuan umum 30 tahun dan Uang               Bank kepada perorangan, untuk digunakan
             muka 0%.                                              membeli rumah tempat usaha yang meliputi
                                                                   rumah toko, rumah kantor dan kios untuk
                                                                   dimiliki.




110        Laporan Tahunan 2025
Page 111
                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   c. Kredit Perumahan Lainnya                              e. Kredit Ringan BTN Ultimate
      • Kredit Agunan Rumah: Fasilitas kredit yang             Kredit Ringan BTN Ultimate adalah kredit
         dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan              pre-approved      yang     ditawarkan      dengan
         konsumtif dengan menjaminkan rumah                    menggunakan skema kredit baru sebagai
         tinggal/apartemen/ruko/rukan.                         fasilitas tambahan (menjadi 2 fasilitas kredit)
      • Kredit Bangun Rumah BTN Fasilitas kredit bagi          dengan plafond dan jangka waktu yang telah
         yang ingin membangun rumah di atas tanah              ditentukan (tidak terkait dengan fasilitas utama).
         milik sendiri.                                     f. Kredit Sejahtera Pegawai
      • Manfaat         Layanan    Tambahan       BPJS         Fasilitas kredit yang diberikan khusus kepada
         Ketenagakerjaan:                                      pegawai untuk kepemilikan rumah/apartemen
              Pinjaman      uang   muka    Perumahan           atau untuk memenuhi kebutuhan/keperluan lain
              (PUMP) sebagai fasilitas pinjaman uang           dengan persyaratan-persyaratan tertentu yang
              muka perumahan untuk peserta BPJS                bertujuan sebagai upaya untuk memotivasi
              Ketenagakerjaan yang mengajukan KPR              pegawai dan meningkatkan kesejahteraan
              melalui BTN.                                     pegawai yang akan mendukung peningkatan
              Pinjaman Renovasi Rumah (PRR) sebagai            kinerja.
              fasilitas pinjaman untuk renovasi rumah
              bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan.         PRODUK SIMPANAN KONSUMER
                                                         1. Tabungan Konsumer
2. Kredit Non Perumahan                                     • Tabungan Batara
   a. Kredit Ringan BTN                                        Tabungan transaksional yang memberikan
      Kredit konsumtif perorangan yang diperuntukan            kemudahan       dan  kenyamanan       transaksi
      khusus bagi pegawai tetap pengguna jasa                  perbankan untuk keuangan keluarga melalui
      payroll maupun kolektif dari suatu Instansi              channel BTN.
      Pemerintah/Lembaga Negara, PNS, TNI/Polri,            • Tabungan Bisnis
      BUMN/BUMD, Anak Perusahaan BUMN/BUlMD,                   Tabungan Bisnis menghadirkan fitur dan layanan
      Perseroan Terbatas (PT), Yayasan, Dana Pensiun           yang memudahkan berbagai kebutuhan bisnis
      atau Koperasi dengan sumber pembayaran                   dengan dukungan lengkap untuk bisnis yang
      repayment berasal dari fixed lncome (gaji)               lebih besar.
      dari Lembaga Pemohon, diajukan kerjasama              • Tabungan Investa
      secara kolekif dan memenuhi persyaratan yang             Tabungan investasi unggulan untuk berbagai
      ditentukan oleh Perseroan.                               kebutuhan dengan penarikan dan setoran dana
   b. Kredit Ringan BTN Pra Pensiun                            yang fleksibel.
      Kredit Ringan BTN Pra Pensiun adalah Kredit           • Tabungan e’BataraPos
      konsumtif perorangan yang diperuntukan                   Tabungan kerja sama dengan PT Pos Indonesia
      khusus bagi Pegawai PNS, TNI/POLRI yang akan             (Persero) untuk memberikan kemudahan dalam
      memasuki masa pensiun dengan sumber                      transaksi perbankan melalui Loket Kantor Pos di
      pembayaran (repayment) berasal dari fixed                Seluruh Indonesia.
      income/gaji) dan manfaat pensiun dimana               • Tabungan Juara
      gaji dan manfaat pensiunnya belum atau telah             Tabungan untuk edukasi keuangan dan transaksi
      disalurkan melalui Bank, yang digunakan untuk            sesuai kebutuhan generasi muda untuk usia
      keperluan konsumtif. Jangka waktu pembiayaan             12-23 tahun.
      ini dapat melintasi masa pensiun debitur.             • Tabungan Simpanan Pelajar (SimPel)
   c. Kredit Ringan BTN Pensiunan                              Tabungan untuk siswa dengan persyaratan
      Kredit Ringan BTN Pensiunan merupakan kredit             mudah dan sederhana serta fitur yang menarik,
      konsumtif perorangan yang diperuntukan                   dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan
      khusus bagi pensiunan PNS, pensiunan TNI/                untuk mendorong budaya menabung sejak dini.
      POLRI, pensiunan BUMN dan janda/duda dari             • TabunganKu
      pensiunan tersebut, yang sumber pembayaran               Tabungan tanpa biaya administrasi bagi
      (repayment berasal dari manfaat pensiun setiap           nasabah perorangan yang diinisasi oleh
      bulannya).                                               regulator sebagai upaya untuk menumbuhkan
   d. Kredit BTN Swadana                                       budaya menabung di Masyarakat
      Kredit Swadana adalah kredit yang diberikan           • Tabungan BTN Perumahan
      oleh Bank kepada nasabah dengan jaminan                  Tabungan yang ditujukan bagi masyarakat yang
      berupa penahanan sebagian atau seluruh dana              ingin membeli rumah pertama.
      Deposito BTN/Tabungan BTN Batara/Tabungan
      BTN Prima yang ditanamkan dalam Bank.




                                                                                    Laporan Tahunan 2025            111
Page 112
03        Profil Perusahaan




      •    Tabungan Cermat                                   PRODUK WEALTH MANAGEMENT
           Tabungan berbasis kartu yang memberikan           a. Bancassurance
           kemudahan         akses     bagi   masyarakat        Dalam penawaran produk bancassurance, BTN
           berpenghasilan rendah dan belum tersentuh            bekerja sama dengan 3 (tiga) mitra asuransi yaitu
           layanan perbankan melalui kerja sama                 IFG Life (channel in-branch), MSIG Life (channel
           keagenan Bank.                                       telemarketing), dan Binagriya Upakara.
      •    Tabungan Siap!                                       • Asuransi Jiwa Tradisional
           Tabungan berjangka dengan benefit asuransi               Produk asuransi yang memberikan kepastian
           gratis, dimana nasabah secara rutin melakukan            manfaat utama berupa Uang Pertanggungan
           setoran wajib per bulan dalam rangka                     (UP) jiwa dan/atau manfaat penggantian biaya
           menyiapkan dana bagi rencana apapun di                   medis akibat sakit, termasuk akses terhadap
           masa depan.                                              layanan kesehatan. BTN berkerja sama dengan
      •    Tabungan SiMuda RumahKu                                  IFG Life dan MSIG Life dalam menawarkan produk
           Tabungan berjangka yang diperuntukkan                    asuransi jiwa tradisional yang dapat diperoleh
           bagi mahasiswa dan pemuda usia 18-30                     di jaringan Kantor Cabang BTN maupun dapat
           tahun sebagai sarana edukasi perencanaan                 ditawarkan melalui telemarketing.
           kepemilikan rumah sejak dini.                        • Asuransi Jiwa Unit Link (PAYDI)
      •    Tabungan BTN Felas                                       Produk Asuransi Unit Link memberikan manfaat
           Tabungan yang digunakan untuk menabung,                  uang pertanggungan jika terjadi risiko dan
           bertransaksi dan berinvestasi dalam mata uang            manfaat nilai tunai yang dapat diperoleh dari
           asing. Tersedia dalam mata uang USD, SGD, AUD,           bagian premi yang diinvestasikan. BTN bekerja
           JPY, CNY, EUR dan GBP.                                   sama dengan Mitra Asuransi IFG Life dengan
      •    Tabungan BTN HKBP                                        Produk Life Protection Platinum (Regular Premium
           Tabungan      transaksional   dari BTN   yang            Unit Link).
           dirancang khusus untuk jemaat, pengurus, dan         • Asuransi Umum
           pendeta HKBP untuk memudahkan pengelolaan                Produk      Asuransi      Umum      memberikan
           keuangan sekaligus mendukung pelayanan                   perlindungan terhadap risiko kerugian finansial
           rohani dan kegiatan gereja.                              finansial yang bersifat material (aset) atau
                                                                    non jiwa. BTN bekerja sama dengan Mitra
2. Deposito BTN Perorangan                                          Asuransi Binagriya Upakara yang dapat
   Deposito BTN Perorangan memberikan kemudahan                     diperoleh di jaringan Kantor Cabang BTN.
   investasi berjangka dalam mata uang rupiah
   maupun mata uang asing dengan suku bunga                  b. Reksa Dana
   bersaing serta sistem penyetoran dan penarikan di            Bank sebagai Agen Penjual Efek Reksa Dana (APERD)
   waktu tertentu. Dengan pembukaan melalui Offline             bekerja sama dengan 10 (sepuluh) mitra manajer
   Kantor Cabang dan Online melalui balé by BTN                 investasi dalam penawaran produk reksa dana, baik
   (eDeposito).                                                 reksa dana terbuka maupun reksa dana terproteksi.
                                                                mitra manajer investasi yang bekerja sama dengan
3. Giro Perorangan BTN                                          Bank adalah sebagai berikut:
   • Giro Perorangan                                            1. PT Bahana TCW Investment Management
       Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah                    2. PT Trimegah Asset Management
       maupun valuta asing yang diselenggarakan                 3. PT Manulife Aset Manajemen Indonesia
       oleh Bank yang dibuka oleh orang perorangan              4. PT Schroder Investment Management Indonesia
       yang penarikannya dapat dilakukan setiap                 5. PT BRI Manajemen Investasi
       saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, dan            6. PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen
       media penarikan lainnya.                                 7. PT Insight Investments Management
   • Giro Gabungan (Joint Current Account)                      8. PT Mandiri Manajemen Investasi
       Rekening yang dimiliki oleh lebih dari satu pemilik      9. PT Sucorinvest Asset Management
       rekening perorangan.                                     10. PT Syailendra Capital


                                                             •   Reksa Dana Pasar Uang
                                                                 Jenis reksa dana yang menginvestasikan 100%
                                                                 dana kelolaannya pada produk pasar uang seperti
                                                                 Deposito dan surat berharga yang jatuh temponya
                                                                 kurang dari 1 (satu) tahun. Reksa Dana ini cocok untuk
                                                                 investor pemula dengan profil risiko konservatif.
                                                                 Produk Reksa Dana Pasar Uang antara lain:




112         Laporan Tahunan 2025
Page 113
                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




    - Reksa Dana Bahana Dana Likuid                               -   Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral Amanah
    - Reksa Dana TRIM Kas 2 Kelas A                                   Kelas A
    - Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang II Kelas A                 -   Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik
    - Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang Kelas A                   Dollar AS
    - Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund                    -   Reksa Dana BRI Mawar Konsumer 10 Kelas A
    - Reksa Dana Mandiri Money Market USD                         -   Reksa Dana Schroder 90 Plus Equity Fund
    - Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima                         -   Reksa Dana Schroder Dana Prestasi
•   Reksa Dana Pendapatan Tetap                                   -   Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus
    Merupakan jenis reksa dana yang menginvestasikan              -   Reksa Dana Batavia Dana Saham
    sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam                   -   Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity
    bentuk efek utang atau obligasi. Tujuannya untuk              -   Reksa Dana Batavia Saham ESG Impact
    menghasilkan tingkat pengembalian yang stabil.                -   Reksa Dana Syariah Batavia Technology Sharia
    Risikonya relatif lebih besar daripada reksa dana                 Equity USD
    pasar uang. Produk Reksa Dana Pendapatan Tetap                -   Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund
    antara lain:                                                  -   Reksa Dana Indeks Mandiri FTSE Indonesia ESG
    - Reksa Dana Manulife Pendapatan Bulanan II                       Kelas A
    - Reksa Dana Manulife USD Fixed Income Kelas A                -   Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia
    - Reksa Dana TRIM Dana Tetap 2 Kelas A                            Value Index
    - Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan                       -   Reksa Dana Syailendra Equity Opportunity Fund
    - Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima                         Kelas A
    - Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama Kelas A
    - Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Makara               •   Reksa Dana Terproteksi
        Prima Kelas G                                             Reksa Dana terproteksi atau dikenal dengan Capital
    - Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Syariah                  Protected Fund (CPF) merupakan jenis reksa dana
        Generasi Gemilang Kelas G                                 yang memberikan proteksi atas nilai investasi awal,
    - Reksa Dana Syailendra Pendapatan Tetap                      apabila pemegang unit penyertaan memegang
        Premium Kelas A                                           reksa dana tersebut hingga tanggal jatuh tempo
    - Reksa Dana Pendapatan Tetap Sucorinvest                     melalui    mekanisme      pengelolaan    portofolio
        Monthly Income Fund Kelas A                               investasi. Secara periodik reksa dana terproteksi
                                                                  juga melakukan pembagian hasil investasi dalam
•   Reksa Dana Campuran                                           bentuk dividen.
    Merupakan jenis reksa dana pengalokasian dana
    investasinya dalam portofolio yang bervariasi.            c. Surat Berharga Negara Ritel
    Instrumen investasinya dapat berbentuk saham                 Surat Berharga Negara Ritel (SBN Ritel) adalah
    dan dikombinasikan dengan obligasi. Tujuannya                instrumen investasi berupa surat utang negara
    untuk pertumbuhan harga dan pendapatan. Risiko               yang diterbitkan oleh pemerintah Republik Indonesia
    reksa dana campuran bersifat moderat dengan                  diperuntukkan bagi investor individu Warga Negara
    potensi tingkat pengembalian yang relatif lebih              Indonesia di pasar perdana. Pemerintah dalam hal
    tinggi dibandingkan reksa dana pendapatan tetap.             ini sebagai penerbit menjamin pengembalian nilai
    Produk Reksa Dana Campuran antara lain:                      pokok pada saat jatuh tempo ditambah dengan
    - Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi                         kupon yang akan dibayarkan secara berkala
    - Reksa Dana Manulife Dana Campuran II                       (Sesuai UU No.24 Tahun 2002 tentang Surat Utang
    - Reksa Dana TRIM Kombinasi 2                                Negara). BTN merupakan salah satu mitra distribusi
    - Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia                       Pemerintah dalam penyaluran SBN Ritel.
                                                                 • Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI)
•   Reksa Dana Saham                                                 Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang
    Merupakan jenis reksa dana yang menginvestasikan                 diperuntukkan bagi investor individu Warga
    sekurang-kurangnya 80% dari aktivanya dalam                      Negara Indonesia di pasar perdana. ORI memiliki
    bentuk efek bersifat ekuitas. Tujuannya untuk                    karakteristik dapat diperjual belikan (tradable)
    pertumbuhan harga saham atau unit dalam jangka                   di pasar sekunder dengan tingkat kupon bersifat
    panjang. Risikonya relatif lebih tinggi dari reksa dana          tetap (fixed coupon).
    pasar uang dan reksa dana pendapatan tetap,                  • Saving Bond Ritel (SBR)
    namun memiliki potensi tingkat pengembalian yang                 Merupakan salah satu instrumen SBN Ritel yang
    paling tinggi. Produk Reksa Dana Saham antara lain:              diperuntukkan bagi investor individu Warga
    - Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima                           Negara Indonesia di pasar perdana. SBR memiliki
    - Reksa Dana TRIM Kapital Plus                                   karakteristik yaitu memberikan tingkat kupon
    - Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A                         mengambang dengan batas bawah (floating




                                                                                         Laporan Tahunan 2025           113
Page 114
03        Profil Perusahaan




           with floor) dan mempunyai fasilitas early              •   Project Based SUKUK IDR (PBS)
           redemption bagi investornya. Namun SBR tidak               Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
           dapat diperjual belikan (nontradable) di pasar             Syariah atau Obligasi Syariah yang diterbitkan
           sekunder.                                                  oleh Pemerintah dalam denominasi Rupiah dan
      •    Sukuk Ritel (SR)                                           dijual di Pasar Sekunder dalam jangka waktu
           Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga              tertentu (sesuai dengan tenor dari Obligasi
           Syariah Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan               tersebut) dengan kupon tetap. Pemerintah
           berdasarkan prinsip syariah serta diperuntukkan            dalam hal ini akan membayarkan kupon secara
           bagi investor individu Warga Negara Indonesia              berkala setiap 6 (enam) bulan (semester). PBS
           di pasar perdana. SR memiliki karakteristik dapat          diperuntukkan bagi investor institusi dan ritel
           diperjual belikan (tradable) di pasar sekunder             baik itu domestik maupun asing.
           dan memiliki tingkat imbal hasil (kupon) yang          •   Fixed Rate USD (INDON)
           bersifat tetap (fixed coupon).                             Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)
      •    Sukuk Tabungan (ST)                                        atau Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah
           Merupakan salah satu instrumen Surat Berharga              dalam denominasi USD dan dijual di Pasar
           Syariah Negara (SBSN) Ritel yang diterbitkan               Sekunder dalam jangka waktu tertentu (sesuai
           berdasarkan prinsip syariah serta diperuntukkan            dengan tenor dari Obligasi tersebut) dengan
           bagi investor individu Warga Negara Indonesia.             kupon tetap. Pemerintah dalam hal ini akan
           ST memiliki karakteristik yaitu memberikan                 membayarkan kupon secara berkala setiap 6
           tingkat imbal hasil (kupon) mengambang                     (enam) bulan (Semester). INDON diperuntukkan
           dengan batas bawah (floating with floor) dan               bagi investor institusi dan ritel baik itu domestik
           mempunyai fasilitas early redemption bagi                  maupun asing.
           investornya. Namun ST tidak dapat diperjual            •   Fixed Rate USD (INDOIS)
           belikan (nontradable) di pasar sekunder.                   Salah satu seri dari Surat Utang Negara
                                                                      (SUN) berbasis Syariah yang diterbitkan oleh
d. Surat Berharga Negara Pasar Sekunder                               Pemerintah dalam denominasi USD dan dijual
   Surat Utang Negara (SUN) yang diterbitkan oleh                     di Pasar Sekunder dalam jangka waktu tertentu
   Pemerintah yang dijual di Pasar Sekunder dan                       (sesuai dengan tenor dari Obligasi tersebut)
   menawarkan fleksibilitas bagi para investor yaitu                  dengan kupon tetap. Pemerintah dalam hal
   bisa melakukan aktivitas jual - beli kapan saja (tidak             ini akan membayarkan kupon secara berkala
   ada periode masa penawaran). Pemerintah dalam                      setiap 6 (enam) bulan (semester). INDOIS
   hal ini sebagai penerbit menjamin pengembalian                     diperuntukkan bagi investor institusi dan ritel
   nilai pokok pada saat jatuh tempo ditambah                         baik itu domestik maupun asing.
   dengan kupon yang akan dibayarkan secara
   berkala (Sesuai UU No. 24 Tahun 2002 tentang Surat          e. Foreign Exchange
   Utang Negara). SBN Pasar Sekunder diperuntukkan                Foreign exchange merupakan layanan konversi
   bagi investor institusi maupun ritel baik itu domestik         mata uang menggunakan kurs berjalan dengan
   maupun asing.                                                  jangkauan perdagangan di seluruh dunia. Layanan
   • Fixed Rate IDR (FR)                                          forex BTN tersedia dalam currency USD, JPY, GBP,
       Salah satu seri dari Surat Utang Negara (SUN)              AUD, HKD, SGD, EUR, MYR, SAR, dan CNY. Target market
       atau Obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah             foreign exchange adalah nasabah perorangan/
       dalam denominasi Rupiah dan dijual di Pasar                lembaga dengan kebutuhan valuta asing dalam
       Sekunder dalam jangka waktu tertentu (sesuai               bentuk simpanan, transaksional transfer atau
       dengan tenor dari Obligasi tersebut) dengan                pembayaran ke luar negeri serta kebutuhan trading
       kupon tetap. Pemerintah dalam hal ini akan                 valuta asing. Layanan foreign exchange mencakup
       membayarkan kupon secara berkala setiap                    layanan transaksi Telegraphic Transfer (TT)
       6 (enam) bulan (semester). FR diperuntukkan                Overbooking, Outgoing dan Incoming serta layanan
       bagi investor institusi dan ritel baik itu domestik        transaksi Bank Notes. Selain itu tersedia structured
       maupun asing.                                              product mencakup SWAP Depo, Produk DCI (Dual
                                                                  Currency Investment) dan Produk MLD (Market
                                                                  Linked Deposit) guna meningkatkan opsi pilihan
                                                                  investasi bagi nasabah BTN.




114         Laporan Tahunan 2025
Page 115
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Perbankan Komersial                                              •   Kredit Modal Kerja Kontraktor
1.   PRODUK KREDIT KOMERSIAL                                         (KMK Kontraktor)
     1) Kredit Perumahan                                             Kredit kepada Kontraktor untuk modal kerja
        • Kredit Modal Kerja (KMK) Properti BTN                      dalam menyelesaikan pekerjaan berdasarkan
           Adalah Kredit Modal Kerja yang diberikan                  Kontrak Kerja atau Surat Perintah Kerja (SPK).
           oleh Bank kepada pengembang/developer                 •   KMK Beragunan Simpanan
           untuk pengadaan lahan dan pembiayaan                      (Swadana Lembaga)
           seluruh Project Cost terhadap bangunan                    Kredit yang diberikan oleh Bank kepada
           horizontal/landed house yang berada dalam                 nasabah dengan agunan berupa penahanan
           suatu kawasan pemukiman.                                  sebagian atau seluruh dana Deposito/Giro/
        • Kredit Pemilikan Lahan (KPL) BTN                           Tabungan Lembaga yang ditanamkan
           Kredit Pemilikan Lahan BTN adalah fasilitas               dalam Bank.
           kredit yang diberikan oleh Bank kepada badan          •   Bridging Loan
           usaha berbadan hukum untuk pengadaan                      Bridging Loan adalah fasilitas kredit jangka
           tanah untuk pembangunan rumah sederhana                   pendek untuk menjembatani kesenjangan
           yang      pembangunannya         menggunakan              antara dana yang keluar dan dana baru
           fasilitas Kredit Konstruksi BTN/KYG.                      yang sudah dipastikan akan masuk pada
        • Kredit Program Perumahan (KPP) BTN                         periode yang telah ditentukan sehingga
           Kredit Program Perumahan (KPP) merupakan                  debitur dapat mendapatkan pencairan
           fasilitas pembiayaan yang disediakan                      dana dengan segera untuk bisa memenuhi
           untuk mendukung pengembangan sektor                       kebutuhannya.
           perumahan secara berkelanjutan melalui                •   Kredit Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
           penguatan sisi penyediaan dan permintaan                  (KUMKM) BTN
           rumah. Program ini ditujukan bagi pelaku                  Kredit pembiayaan modal kerja dan/atau
           usaha       dalam     ekosistem    perumahan,             investasi bagi nasabah yang memiliki usaha
           termasuk pengembang dan pelaku UMKM,                      produktif dengan kriteria UMKM.
           guna mendorong percepatan penyediaan                  •   Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil
           hunian layak serta peningkatan aktivitas                  (PUMK)
           ekonomi yang inklusif.                                    PUMK     merupakan      program     pinjaman
                                                                     pembiayaan modal kerja yang bertujuan
     2) Kredit Non Perumahan                                         untuk meningkatkan kemampuan usaha
        Kredit Non Perumahan BTN terdiri dari Produk                 mikro dan kecil yang baru mulai agar
        Kredit UMKM, Kredit Komersial lainnya, Linkage               menjadi tangguh dan mandiri.
        Program dan Kredit Korporasi. Kredit UMKM                •   Kredit Usaha Rakyat (KUR) BTN
        mencakup KUR BTN, KUMKM BTN, dan Program                     Kredit modal kerja dan/atau investasi yang
        Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK). Kredit               diberikan kepada debitur yang bergerak
        Komersial lainnya mencakup Kredit Investasi,                 dalam bidang usaha yang menurut skalanya
        KMK dan KMK Kontraktor. Linkage Program                      berstatus sebagai UMKM di bidang usaha
        mencakup kredit kepada Bank Perkreditan                      yang produktif dan layak namun belum
        Rakyat dan Koperasi Simpan Pinjam (Koperasi).                memiliki agunan tambahan atau agunan
        Sedangkan Kredit Korporasi mencakup Kredit                   tambahan belum cukup.
        Konstruksi, Investasi, Modal Kerja, Modal Kerja          •   Kredit Linkage BTN
        Kontraktor dan Sindikasi.                                    Kredit Linkage BTN adalah fasilitas kredit
        • Kredit Investasi BTN                                       yang diberikan oleh Bank kepada badan
           Kredit Investasi BTN adalah fasilitas kredit              usaha     berbadan     hukum     yaitu    Bank
           yang diberikan oleh Bank kepada badan                     Perkreditan Rakyat (BPR) dan Koperasi untuk
           usaha berbadan hukum dan badan                            diteruspinjamkan kepada sektor Usaha Kecil
           usaha non badan hukum, dalam rangka                       dan Mikro (produktif) dan sektor konsumtif.
           pembiayaan investasi, baik investasi baru,
           perluasan, modernisasi atau rehabilitasi.       2. PRODUK SIMPANAN KOMERSIAL
        • Kredit Modal Kerja                                  a. Giro Lembaga BTN
           Kredit Modal Kerja yang diberikan oleh                Jenis simpanan dalam mata uang Rupiah
           Bank untuk membiayai modal kerja pada                 maupun valuta asing yang diselenggarakan oleh
           sektor usaha produktif bidang jasa, industri,         Bank yang penarikannya dapat dilakukan setiap
           perdagangan atau yang berhubungan                     saat dengan menggunakan cek, bilyet giro, surat
           dengan pengadaan barang maupun proses                 perintah pembayaran, pemindahbukuan, dan
           produksi sampai dengan barang tersebut                media penarikan lainnya.
           dijual.


                                                                                      Laporan Tahunan 2025           115
Page 116
03      Profil Perusahaan




         Nasabah Giro Lembaga terdiri dari:                      hukum, badan usaha non badan hukum untuk
         • Instansi pemerintah/lembaga negara dan                modal     kerja    pembiayaan     pembangunan
            organisasi kemasyarakatan yang tidak                 bangunan horizontal (rumah tinggal, rumah
            merupakan perusahaan.                                toko, rumah kantor, kios dan lainnya) maupun
         • Semua badan hukum yang diatur dalam                   bangunan vertikal/high rise building (rumah
            Kitab Undang-Undang Hukum Dagang atau                susun, apartemen, kondotel, gedung perkantoran
            peraturan perundang-undangan lainnya.                dan lainnya) berikut sarana dan prasarananya,
         • Perseroan       Terbatas  (PT),   Perusahaan          sepanjang berdasarkan penilaian Bank layak/
            Terbatas Penanaman Modal Asing (PTPMA),              feasible untuk diberikan kredit.
            Firma (Fa), CV, Yayasan, Lembaga Berbadan        •   Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor
            Hukum Asing, Partai Politik, Rekening Khusus         (KMK BTN Kontraktor)
            Dana Kampanye (RKDK), Ormas/Lembaga                  Kredit Modal Kerja BTN Kontraktor adalah kredit
            Swadaya Masyarakat (LSM), dan lainnya.               yang diberikan oleh Bank kepada Kontraktor
      b. Deposito Berjangka Lembaga                              yang digunakan sebagai modal kerja dalam
         • Deposito Lembaga                                      menyelesaikan pekerjaan berdasar pada suatu
            Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank               kontrak kerja.
            dalam mata uang Rupiah maupun valuta             •   Bridging Loan
            asing yang penarikannya hanya dapat                  Bridging Loan adalah fasilitas kredit jangka
            dilakukan pada waktu tertentu menurut                pendek untuk menjembatani kesenjangan
            perjanjian antara nasabah dan bank yang              antara dana yang keluar dan dana baru yang
            bersangkutan. Deposito Berjangka Lembaga             sudah dipastikan akan masuk pada periode
            dapat diterbitkan dengan jangka waktu 1, 2, 3,       yang telah ditentukan sehingga debitur dapat
            4, 6, 12, dan 24 bulan.                              mendapatkan pencairan dana dengan segera
         • Deposito On Call Lembaga                              untuk bisa memenuhi kebutuhannya.
            Simpanan Dana Pihak Ketiga kepada Bank           •   KMK Beragunan Simpanan (Swadana Lembaga)
            dalam mata uang Rupiah maupun Valuta                 Kredit yang diberikan oleh Bank kepada nasabah
            Asing yang penarikannya hanya dapat                  dengan agunan berupa penahanan sebagian
            dilakukan pada waktu tertentu menurut                atau seluruh dana Deposito/Giro/Tabungan
            perjanjian antara nasabah dan bank yang              Lembaga yang ditanamkan dalam Bank.
            bersangkutan. Jangka waktu penempatan            •   Kredit Investasi BTN
            Deposito On Call Lembaga adalah minimal 1            Kredit Investasi BTN adalah fasilitas kredit yang
            (satu) hari dan maksimal 35 hari atau sesuai         diberikan oleh Bank kepada badan usaha
            kebutuhan nasabah.                                   berbadan hukum dan badan usaha non badan
                                                                 hukum, dalam rangka pembiayaan investasi,
3. PRODUK KREDIT KORPORASI                                       baik investasi baru, perluasan, modernisasi atau
   Kredit korporasi merupakan kredit yang diberikan              rehabilitasi.
   kepada Debitur berbentuk badan usaha berbadan             •   Refinancing
   hukum (Perusahaan) dalam rangka memenuhi                      Refinancing adalah pemberian kredit investasi
   kebutuhan modal kerja dan/atau kebutuhan                      untuk pembiayaan kembali atas aset produktif
   investasi sebagaimana yang telah ditetapkan dalam             Debitur/Calon Debitur yang telah berjalan dan
   Rencana Bisnis Perusahaan. Skema Kredit Korporasi             terlebih dahulu dibiayai dari biaya sendiri oleh
   dapat diberikan dalam bentuk bilateral, sindikasi,            Debitur/Calon Debitur atau pembiayaan dari
   club deal, single borrower, dan co-borrower/joint-            Bank yang telah dilunasi.
   borrower. Adapun produk Kredit Korporasi dapat            •   Kredit kepada Kementerian/
   diberikan dalam bentuk:                                       Lembaga Pemerintah Republik Indonesia
   • Kredit Modal Kerja (KMK) BTN                                Kredit        Kepada       Kementerian/Lembaga
       Kredit Modal Kerja BTN adalah Kredit Modal                Pemerintah Rl adalah jenis kredit yang diberikan
       Kerja yang diberikan oleh Bank kepada badan               Bank kepada debitur Kementerian dan Lembaga
       usaha berbadan hukum maupun badan usaha                   Pemerintah Republik lndonesia, yang harus
       non badan hukum dalam rangka pembiayaan                   dibayar kembali dengan persyaratan tertentu,
       kebutuhan modal kerja perusahaan.                         sesuai dengan jangka waktu kreditnya.
   • Kredit Modal Kerja (KMK) Properti BTN                       Pemberian       kredit   kepada     Kementerian/
       KMK Properti BTN adalah Kredit Modal Kerja yang           Lembaga Pemerintah Rl dilakukan dalam rangka
       diberikan oleh Bank kepada pengembang/                    memfasilitasi kebutuhan penyediaan dana
       developer berbentuk badan usaha badan                     Pemerintah melalui Pinjaman Dalam Negeri
                                                                 (PDN).




116       Laporan Tahunan 2025
Page 117
                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




       •   Term Loan Facility                                          c. BSN Refinancing Rumah
           Term Loan Facility adalah fasilitas kredit                     Pembiayaan yang diperuntukan bagi Nasabah
           non revolving untuk pembiayaan Capital                         perorangan yang memenuhi persyaratan Bank
           Expenditure dan/atau Operational Expenditure                   dalam rangka pembiayaan ulang/ refinancing
           jangka menengah atau jangka panjang yang                       rumah, rumah toko, apartemen dan atau
           pengembaliannya yang dapat dicicil/diangsur                    berikut tanah serta jenis properti lainnya kepada
           sesuai dengan kemampuan keuangan debitur.                      calon nasabah perorangan, di mana Bank dan
       •   Corporate Line Facility                                        Nasabah memberikan konstribusi modal yang
           Corporate Line Facility adalah suatu bentuk                    disepakati bersama di mana pengalihan bagian
           persetujuan penyediaan dana sejumlah batas                     kepemilikan (equity share) dari kepada nasabah
           maksimal tertentu kepada peminjam dalam                        dengan menggunakan akad Musyarakah
           jangka waktu tertentu berdasarkan hasil analisis               Mutanaqisah.
           dan evaluasi Bank.                                          d. BSN Bangun Rumah
       •   Treasury Line Facility                                         Pembiayaan yang diperuntukkan bagi pemohon
           (kepada Non Lembaga Keuangan)                                  perorangan dengan akad murabahah (jual beli)
           Treasury Line Facility merupakan fasilitas yang                dengan tujuan pembiayaan untuk membangun
           diberikan oleh Bank kepada non lembaga                         dan atau merenovasi rumah, ruko, atau
           keuangan untuk meng-cover transaksi Foreign                    bangunan lainnya yang dapat dikategorikan
           Exchange Line, Fixed Income Line maupun                        sebagai tempat tinggal di atas tanah yang
           fasilitas jenis lainnya yang lazim dilakukan oleh              sudah dimiliki oleh Pemohon, baik untuk dipakai
           Perbankan.                                                     sendiri maupun untuk disewakan.
                                                                       e. BSN Kendaraan Bermotor
Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah*                                     Pembiayaan kepada Nasabah perorangan
                                                                          dengan akad murabahah (jual beli) dalam
* Sehubungan dengan persetujuan Pemisahan Unit Usaha Syariah              rangka pemilikan kendaraan bermotor yang
     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan         diperuntukkan untuk kepentingan pribadi.
     hak dan kewajiban kepada PT Bank Syariah Nasional, maka untuk     f. BSN Gadai Emas
     produk perbankan syariah sudah tidak menjadi bagian dari produk      Pembiayaan kepada nasabah untuk memenuhi
     Perseroan sejak tanggal 22 Desember 2025.
                                                                          kebutuhan dana nasabah dengan berdasarkan
                                                                          akad qardh (pinjaman tunai), rahn (gadai)
Produk Pembiayaan Syariah                                                 dan ijarah (sewa) yang diberikan Bank kepada
                                                                          Nasabah berdasarkan kesepakatan dan disertai
Produk pembiayaan BSN dikategorikan menjadi                               dengan Surat Gadai.
Pembiayaan Konsumer dan Pembiayaan Komersial.                          g. BSN Multimanfaat
Uraian terkait Produk Pembiayaan Usaha Syariah                            Pembiayaan konsumtif perorangan dengan
dijabarkan sebagai berikut:                                               akad murabahah dan kafalah bil ujroh yang
                                                                          dapat digunakan untuk keperluan pembelian
1.     Pembiayaan Konsumer                                                berbagai jenis barang yang bermanfaat sesuai
       a. BSN KPR Sejahtera                                               kebutuhan seperti barang elektronik, furniture
          Pembiayaan Kepemilikan Rumah Bersubsidi yang                    dan alat rumah tangga selain itu bisa juga seperti
          diberikan oleh Bank kepada nasabah melalui                      paket biaya pendidikan, paket biaya pernikahan,
          skema     Fasilitas      Likuiditas   Pembiayaan                paket biaya travelling (perjalanan wisata), paket
          Perumahan (FLPP) yang disediakan oleh                           biaya umrah/haji plus, paket biaya kesehatan,
          pemerintah berdasarkan prinsip Syariah.                         paket biaya jasa lainnya dan tidak bertentangan
       b. BSN Pemilikan Rumah                                             dengan hukum yang berlaku.
          Pembiayaan kepada nasabah perorangan yang                    h. BSN Cicil Emas
          memenuhi persyaratan Bank untuk pembelian                       Pembiayaan kepada nasabah perorangan
          rumah, rumah toko, rumah kantor, apartemen                      dengan akad murabahah yang digunakan untuk
          dan/atau berikut tanah serta jenis property                     pembelian emas batangan dengan cicilan tetap
          lainnya untuk dimiliki, dihuni, atau dipergunakan               selama jangka waktu.
          sendiri dengan pilihan akad murabahah,                       i. BSN Multimanfaat Pegawai
          dan akad istishna, atau akad Musyarakah                         Fasilitas pembiayaan consumer yang diberikan
          Mutanaqisah (MMQ).                                              kepada pegawai BSN untuk kepemilikan aset
                                                                          bersama dalam rangka pembelian asset
                                                                          property yang belum dimiliki Nasabah atau
                                                                          dalam rangka pembiayaan ulang/refinancing




                                                                                               Laporan Tahunan 2025           117
Page 118
03    Profil Perusahaan




       kepada calon nasabah yang telah memiliki              usaha produktif, guna pembelian/pengadaan
       property. Bank dan nasabah memberikan                 barang-barang modal beserta jasa yang
       kontribusi modal dan pembebanan risiko                diperlukan untuk aktivitas usaha/investasi
       sesuai    yang  disepakati  bersama    serta          dan dilaksanakan dengan akad berdasarkan
       pengalihan bagian kepemilikan (equity share)          prinsip Syariah serta dengan kewajiban bagi
       dari Bank kepada nasabah dilakukan secara             Nasabah untuk mengembalikan dana yang
       bertahap sampai kepemilikannya secara                 diterima berikut imbalan bagi Bank (bagi hasil
       sempurna berpindah kepada nasabah dengan              atau margin) sesuai jangka waktu dan jadwal
       menggunakan akad Musyarakah Mutanaqisah.              pengembalian yang disepakati.
                                                          e. BSN IMBT
2. Pembiayaan Komersial                                      Penyediaan dana dalam rangka memindahkan
   a. BSN Yasa Griya                                         hak guna atau manfaat dari suatu barang
      Fasilitas pembiayaan untuk memenuhi kebutuhan          berdasarkan transaksi sewa dengan opsi
      dana Nasabah berdasarkan akad kerja sama               pemindahan kepemilikan barang setelah
      antara Bank dengan nasabah untuk menjalankan           berakhirnya masa sewa, baik dengan cara jual
      suatu usaha kerja sama tertentu (syirkah)              beli atau hibah, yang mana yang disepakati.
      bersama dengan Nasabah yang menjalankan             f. BSN Sindikasi
      usaha produktif berupa pembangunan proyek              Pembiayaan yang diberikan berupa sindikasi
      perumahan dan dilaksanakan sesuai dengan               dan/atau club deal dan/atau co financing
      prinsip Syariah serta dengan kewajiban bagi            oleh lebih dari satu atau sekelompok Lembaga
      Nasabah untuk mengembalikan dana yang                  Keuangan Bank (LKB) dan/atau Lembaga
      diterima berikut imbalan bagi Bank sesuai jangka       Keuangan Bukan Bank (LKBB) kepada satu
      waktu dan jadwal pengembalian yang disepakati.         Nasabah yang jumlah Pembiayaannya terlalu
   b. BSN Pemilikan Lahan                                    besar apabila diberikan oleh satu LKB/LKBB saja.
      Fasilitas pembiayaan yang diberikan oleh Bank       g. BSN Modal Kerja Kontraktor
      kepada badan usaha berbadan hukum untuk                Fasilitas    Pembiayaan     untuk    memenuhi
      pengadaan tanah dan/atau pengolahan tanah              kebutuhan dana Nasabah berdasarkan kerja
      untuk pembangunan rumah sederhana yang                 sama antara Bank dengan nasabah untuk
      pembangunannya         menggunakan      fasilitas      menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
      pembiayaan konstruksi BTN iB dan dilaksanakan          bersama dengan Nasabah guna menyelesaikan
      sesuai dengan prinsip syariah serta dengan             pekerjaan sesuai kontrak yang diperoleh
      kewajiban bagi nasabah untuk mengembalikan             Nasabah dari pihak ketiga. Dan dilaksanakan
      dana yang diterima berikut imbalan (bagi hasil)        dengan Akad berdasarkan Prinsip Syariah
      bagi Bank sesuai jangka waktu dan jadwal               serta dengan kewajiban bagi Nasabah untuk
      pengembalian yang disepakati.                          mengembalikan dana yang diterima berikut
   c. BSN Modal Kerja BTN                                    imbalan bagi Bank sesuai jangka waktu dan
      Fasilitas    pembiayaan     untuk    memenuhi          jadwal pengembalian yang disepakati.
      kebutuhan dana Nasabah berdasarkan akad             h. BSN Linkage
      kerja sama dengan Bank untuk menjalankan               Fasilitas    Pembiayaan     untuk    memenuhi
      suatu usaha kerja sama tertentu (syirkah)              kebutuhan dana Nasabah berdasarkan kerja
      bersama dengan Nasabah yang menjalankan                sama antara Bank dengan nasabah untuk
      usaha produktif selain usaha pembangunan               menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
      proyek perumahan dan dilaksanakan dengan               bersama dengan Nasabah, khusus untuk
      akad berdasarkan prinsip syariah serta dengan          disalurkan kembali oleh Nasabah kepada
      kewajiban bagi Nasabah untuk mengembalikan             anggota (end user) guna pembiayaan usaha
      dana yang diterima berikut imbalan bagi Bank           mikro dan kecil (produktif) dan/atau sektor
      sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian            konsumtif, dan dilaksanakan dengan Akad
      yang disepakati.                                       berdasarkan Prinsip Syariah serta dengan
   d. BSN Investasi                                          kewajiban bagi Nasabah untuk mengembalikan
      Fasilitas    pembiayaan     untuk    memenuhi          dana yang diterima berikut imbalan bagi Bank
      kebutuhan dana Nasabah berdasarkan akad                sesuai jangka waktu dan jadwal pengembalian
      kerja sama antara Bank dengan nasabah untuk            yang disepakati.
      menjalankan suatu usaha kerja sama tertentu
      bersama dengan Nasabah yang menjalankan




118     Laporan Tahunan 2025
Page 119
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Produk Simpanan Syariah                                      g. BSN Tabungan Emas
                                                                Produk tabungan dengan akad “Mudharabah”
1. Giro Syariah                                                 yang memberikan kemudahan nasabah untuk
   a. BSN Giro Berkah Wadiah                                    berinvestasi melalui pembelian emas dengan
      Produk simpanan dengan prinsip wadiah                     mendapatkan bagi hasil yang menguntungkan.
      (titipan), untuk tujuan keperluan operasional       3. Deposito Syariah
      keuangan nasabah dengan memberikan bonus               a. BSN Deposito Berkah
      yang menguntungkan bagi nasabah atas                      Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang
      simpanannya guna memperlancar aktivitas                   aman, nyaman dan terpercaya dalam jangka
      bisnis.                                                   waktu tertentu, berdasarkan prinsip mudharabah
   b. BSN Giro Berkah Mudharabah                                (investasi). Deposito ini dapat diberikan kepada
      Produk simpanan dengan prinsip mudharabah                 perorangan maupun lembaga.
      mutlaqah dan mudharabah muqayyadah                     b. BSN Deposito On Call Berkah
      (investasi), ditujukan untuk keperluan investasi.         Sarana penyimpanan uang untuk investasi yang
      Nasabah akan mendapatkan bagi hasil yang                  aman dan terpercaya dalam jangka waktu yang
      menguntungkan guna memperlancar aktivitas                 lebih singkat, berdasarkan prinsip mudharabah
      bisnis.                                                   (investasi). Deposito ini dapat diberikan kepada
2. Tabungan Syariah                                             perorangan maupun lembaga.
   a. BSN Tabungan Berkah Wadiah
      Produk simpanan dana dengan akad wadi’ah
      (titipan), digunakan untuk keperluan transaksi      Jasa dan Layanan
      perbankan sehari-hari dengan memberikan
      berbagai manfaat yang menguntungkan bagi            Perbankan Konvensional
      nasabah dan pengenaan biaya administrasi
      yang tidak mengurangi pokok simpanan.               Kartu Konsumer
   b. BSN Tabungan Berkah Mudharabah                      a. Kartu Suka-Suka BTN
      Produk simpanan dana berakad mudharabah                Kartu Debit BTN dengan desain yang dapat
      (investasi),     ditujukan    untuk    keperluan       disesuaikan dengan keinginan masing-masing
      Investasi dengan memberikan bagi hasil yang            nasabah atau komunitas yang dapat dipergunakan
      menguntungkan dan bersaing bagi nasabah                untuk transaksi belanja melalui EDC maupun debit
      dan biaya administrasi tanpa mengurangi pokok          online di berbagai merchant online di seluruh dunia.
      simpanan.                                           b. Kartu Debit BTN Visa Contactless
   c. BSN Tabungan Haji dan Umroh                            Kartu Debit yang dapat bertransaksi dengan
      Produk simpanan yang ditujukan untuk                   menggunakan         teknologi    nirkontak     yang
      mewujudkan niat Ibadah Haji dan Umroh                  memungkinkan nasabah melakukan transaksi
      nasabah       dengan       akad    “Mudharabah”        dengan hanya mendekatkan kartu pada mesin EDC
      (investasi) dengan memberikan bagi hasil yang          Contactless tanpa harus menggunakan PIN.
      menguntungkan dan kompetitif.                       c. Kartu Blink BTN
   d. BSN TabunganKu                                         Kartu BLINK BTN adalah Kartu BTN berbasis Uang
      Produk simpanan dengan akad “Wadiah”                   Elektronik yang dapat digunakan untuk bertransaksi
      (titipan) dengan persyaratan mudah dan ringan.         di ribuan akseptansi berlogo e-money antara lain:
      Diterbitkan secara bersama-sama oleh bank-             Tol, Moda Transportasi Transjakarta dan Kereta
      bank di Indonesia guna menumbuhkan budaya              Commuterline, Perparkiran dan lain sebagainya.
      menabung serta meningkatkan kesejahteraan
      masyarakat.                                         Segmentasi Layanan Nasabah
   e. BSN Tabungan Qurban                                 1.   Wealth Management
      Produk simpanan yang ditujukan untuk                     Wealth Management BTN merupakan unit bisnis
      mewujudkan niat ibadah qurban dengan akad                yang mengelola layanan keuangan untuk segmen
      “Mudharabah” (bagi hasil), dengan memberikan             nasabah prima, mencakup layanan BTN Prioritas,
      bagi hasil yang menguntungkan dan kompetitif.            BTN Private, dan PLUS by BTN Prioritas.
   f. BSN Tabungan Simpanan Pelajar                            a. Layanan BTN Prioritas
      Tabungan Rupiah untuk siswa yang diterbitkan                BTN Prioritas adalah layanan eksklusif bagi
      bersama oleh BSN dan bank-bank di Indonesia                 nasabah dengan Asset Under Management
      dengan persyaratan mudah dan sederhana                      (AUM) mulai dari Rp500 juta, mengusung Unique
      serta fitur yang menarik dalam rangka edukasi               Value Proposition (UVP): “Defining Your Priority”.
      dan inklusi keuangan untuk mendorong budaya
      menabung sejak dini.




                                                                                       Laporan Tahunan 2025           119
Page 120
03      Profil Perusahaan




         Layanan ini menghadirkan solusi finansial yang            •   Banking Privilege
         relevan, berkesinambungan, dan berjangka                      Safe deposit box, bebas biaya transaksi
         panjang melalui:                                              mobile banking, konsultasi pajak, konsultasi
         • Solusi Produk:                                              pendidikan ke luar negeri, meeting room
             Tabungan Perorangan, Deposito Perorangan,                 reservation.
             Giro Perorangan, Surat Berharga Negara,               •   Concierge Service
             Reksa Dana, Produk Bancassurance, dan                     Airport lounge, airport handling, airport
             Layanan Foreign Exchange.                                 transfer domestik dan internasional, medical
         • Service Privilege:                                          check up.
             Dedicated     Priority    Banking    Manager,         •   Kupon Membership
             e-Consolidated         Statement,     layanan             Untuk anda yang secara rutin menikmati hobi
             e-channel, concierge service, airport lounge              olahraga seperti Golf hingga membership
             & handling, konsultasi pendidikan dan pajak,              hotel dan restoran pilihan.
             loyalty reward melalui PLUS by BTN Prioritas,         •   Hadiah Hari Istimewa
             serta konsultasi pendidikan luar negeri.                  untuk melengkapi hari istimewa Anda,
         • Product Privilege:                                          tersedia dalam berbagai variasi hadiah
             Kartu Debit BTN Prioritas Visa Platinum, Safe             mulai dari gadget dan electronics, aksesoris
             Deposit Box (SDB), BTN Mobile, Program                    gadget, headphone dan audio, jam tangan,
             Spesial Penempatan Dana, KPR Prioritas, dan               elektronik rumah tangga, paket data,
             program Member Get Member.                                e-voucher, perlengkapan rumah tangga,
      b. Layanan BTN Private                                           games dan hobby, health dan beauty hingga
         BTN Private ditujukan bagi High Net Worth                     hampers dan cake.
         Individual (HNWI) dan Ultra High Net Worth
         Individual (UHNWI) dengan AUM minimal Rp15          2. BTN Prospera
         miliar, mengusung Unique Value Proposition             BTN Prospera adalah solusi yang dirancang khusus
         (UVP) : “Elevate Your Legacy”. Diluncurkan             oleh BTN untuk segmen Emerging Affluent (EA)
         pada Triwulan IV 2025, layanan ini berfokus pada:      dengan Asset Under Management (AUM) mulai
         • Solusi keuangan yang dipersonalisasi dan             dari Rp 100juta sd Rp 500juta. Selaras dengan misi
             eksklusif.                                         BTN untuk mendukung pertumbuhan finansial
         • Dedicated advisory relationship manager              dan aspirasi gaya hidup, BTN Prospera hadir
             yang profesional.                                  dengan brand promise “Unlocking Your Potential”,
         • Penawaran produk dan layanan berbasis                menyediakan produk inovatif, manfaat gaya hidup,
             legacy planning dan value creation.                dan solusi perbankan eksklusif yang sesuai dengan
      c. PLUS by BTN Prioritas                                  kebutuhan dan impian nasabah.
         PLUS by BTN Prioritas adalah platform
         loyalty berbasis website dengan konsep                 BTN Prospera dirancang untuk tiga persona utama:
         membership, yang dapat diakses melalui                 1. The Dream Chaser: Pengusaha dan profesional
         www.definingyourpriority.com. Level membership            yang fokus pada pertumbuhan bisnis dan
         berdasarkan FUM (Fund Under Management):                  perluasan kekayaan.
         • Gold: Rp500 juta – < Rp2 miliar                      2. The     Family    Fighter:   Nasabah      yang
         • Platinum: Rp2 miliar – < Rp5 miliar                     memprioritaskan stabilitas keuangan dan
         • Titanium: Rp5 miliar – < Rp10 miliar                    membangun warisan untuk keluarga mereka.
         • Prime: ≥ Rp10 miliar                                 3. The Lifestyle Pursuer: Individu mapan yang
         Fitur Utama PLUS:                                         mencari manfaat gaya hidup eksklusif dengan
         • Special Offers                                          kesadaran kesehatan yang tinggi.
             Cashback Pembuatan Single Investor ID (SID),
             Penempatan Dana dengan Special Benefit             Proporsi utama dan inovasi dari BTN Prospera saat
         • Pilihan Loyalty Reward                               ini yaitu:
             Sebagai bentuk apresiasi kami untuk nasabah        1. Keistimewaan gaya hidup eksklusif: akses
             loyal, kami hadirkan berbagai variasi pilihan           gratis ke berbagai airport lounge di kota-kota
             hadiah mulai dari gadget dan electronics,               besar di Indonesia, baik terminal domestik dan
             aksesoris gadget, headphone dan audio, jam              internasional. Hadiah ulang tahun atau hari raya
             tangan, elektronik rumah tangga, paket data,            keagamaan, serta hadiah loyalitas tahunan
             e-voucher, perlengkapan rumah tangga,                   yang dapat diakses melalui balé SuperApp.
             games dan hobby, health dan beauty hingga          2. Program pendukung gaya hidup sehat: akses
             hampers dan cake.                                       ke acara maraton tahunan bergengsi yaitu BTN
                                                                     Jakarta International Marathon.




120       Laporan Tahunan 2025
Page 121
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




     3. Layanan pendukung pertumbuhan bisnis:              7. Electronic Data Capture (EDC)
        memenuhi kebutuhan Nasabah wiraswasta                  Layanan selayaknya mesin ATM mini yang berfungsi
        dalam mengembangkan bisnisnya melalui                  sebagai sarana penyedia transaksi dan alat
        produk tabungan bisnis dan layanan Internet            pembayaran yang penggunaannya dengan cara
        Banking Bisnis (IBB), sesi bisnis mentoring, dan       memasukkan kartu (dip) atau menggesek (swipe)
        perjalanan bisnis ke perusahaan terkemuka lokal        kartu ATM (Kartu Debit atau Kredit) dalam suatu
        dan internasional.                                     bank atau antar bank serta dilengkapi fasilitas
     4. Layanan     berorientasi    keluarga:   Program        pembayaran lainnya yang terkoneksi secara real
        Prospera Family memberikan manfaat bagi                time online.
        anggota keluarga nasabah, melalui berbagai         8. balé merchant
        produk dan fitur yang dapat membantu keluarga          balé merchant merupakan aplikasi berbasis web/
        dalam mencapai tujuan keuangan dan masa                aplikasi yang mendukung transaksi finansial
        depan keluarga.                                        merchant BTN. Fitur-fitur pada balé merchant yaitu
     5. Promosi Kartu Debit Eksklusif: Kartu Debit BTN         dashboard (informasi transaksi harian dan bulanan),
        Prospera memberikan batas transaksi yang               notifikasi Aplikasi BTN merchant yang terjadi secara
        lebih tinggi, promosi merchant eksklusif dan           real time, histori transaksi, pencatatan transaksi,
        akses digital yang seamless.                           generate QR, informasi pemilihan menu check out.
                                                           9. Branchless Banking (balé agen)
     BTN Prospera terus memimpin inovasi dalam                 Layanan produk dan jasa perbankan tanpa kantor
     perbankan ritel dengan menggabungkan solusi               melalui kerja sama keagenan Bank dan Kantor Pos
     finansial dengan manfaat gaya hidup dan bisnis            yang bertindak untuk dan atas nama Bank dalam
     yang bermakna. Program ini tetap menjadi                  rangka memperluas jangkauan dan kemudahan
     penggerak utama visi BTN untuk membuka potensi            layanan transaksi perbankan bagi masyarakat serta
     penuh Nasabah di segmen Emerging Affluent yang            didukung sarana jaringan teknologi informasi.
     terus berkembang di Indonesia.                        10. Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS)
3.   ATM                                                       Standardisasi pembayaran menggunakan metode
     Layanan Automatic Teller Machine (ATM) yang               QR Code dari Bank Indonesia agar proses transaksi
     dapat melayani penarikan tunai dengan denominasi          dengan QR Code menjadi lebih mudah, cepat, dan
     Rp50.000 dan Rp100.000 yang tersebar di seluruh           terjaga keamanannya.
     wilayah Kantor Cabang Perseroan dan lokasi-           11. Virtual Branch
     lokasi premium seperti Galeri ATM di Mall, pusat          BTN Virtual Branch membawa kemudahan baru bagi
     perbelanjaan, perkantoran, pasar dan perumahan            Nasabah BTN. Nasabah tidak perlu berlama-lama
     sehingga makin memudahkan bagi nasabah dalam              di Outlet BTN untuk melakukan transaksi di Teller
     bertransaksi serta didukung jaringan yang online 24       dan Customer Service, cukup melakukan pengisian
     jam.                                                      e-form secara online dimana saja dan dari mana
4.   Cash Recycling Machine (CRM)                              saja sebelum melakukan transaksi di Outlet BTN.
     Layanan mesin ATM yang dapat menerima setoran         12. balé community
     tunai dan tarik tunai dengan denominasi uang              balé community merupakan platform BTN yang
     Rp50.000 dan Rp100.000 dan dapat melayani                 dikelola oleh debitur guna mempermudah pengelola
     transaksi perbankan lainnya dengan cepat dan real         komunitas dalam mengelola tagihan dari komunitas
     time.                                                     yang dimilikinya. Penghubung antara penghuni
5.   Super App balé by BTN                                     dan pengelola dalam proses pembayaran tagihan,
     balé by BTN berfungsi sebagai solusi perbankan            parkir, pertukaran informasi sampai dengan keluhan
     dengan konsep super app one stop shop financial           atau pengaduan.
     solution yang menggabungkan berbagai layanan          13. balé properti
     e-channel BTN dalam satu aplikasi yang praktis,           balé properti adalah platform milik BTN yang
     aman, dan nyaman. Dengan menggunakan gadget,              hadir untuk mendampingi setiap langkah, baik
     nasabah dapat dengan mudahnya melakukan                   individu maupun pebisnis, dalam mewujudkan
     berbagai layanan perbankan secara realtime                impian di bidang property, dari mencari rumah
     dimanapun dan kapanpun.                                   hingga memiliki hunian melalui KPR online, atau
6.   balé bisnis                                               mengembangkan usaha dengan kredit produktif.
     Layanan yang memfasilitasi Nasabah Tabungan               Fitur-fiturnya adalah simulasi angsuran, pengajuan
     BTN Bisnis untuk menjalankan dan mengembangkan            KPR/KPA secara online, online live chat 24 jam, serta
     usaha yang dimilikinya. balé bisnis memberikan            fitur-fitur lainnya. balé properti juga melengkapi
     kemudahan bagi Nasabah dalam mengelola                    fiturnya dengan teknologi 4D Tour Service yang
     keuangan dan bertransaksi menggunakan fitur-fitur         memungkinkan         calon  debitur   mendapatkan
     yang disediakan.                                          gambaran real terhadap unit properti yang dipilih.




                                                                                       Laporan Tahunan 2025           121
Page 122
03    Profil Perusahaan




    balé properti dapat diakses pada btnproperti.co.id           c. Payment Management
    dan balé by BTN untuk balé properti komersial dapat             Payment management merupakan bentuk kerja
    diakses pada komersial btnproperti.co.id.                       sama bank dengan nasabah untuk membantu
14. balé developer                                                  nasabah mengelola pembayaran dan tagihan
    balé developer dapat digunakan oleh developer                   seperti;
    yang telah bekerja sama dengan BTN. Melalui                     • Edu Payment/SPP Online BTN
    sistem ini, pengembang dapat mengakses dan                      • Edu Payment merupakan layanan bagi
    mengelola data proyek, melakukan pengajuan,                         lembaga pendidikan berupa penerimaan
    serta pemantauan proses KPR secara digital dan                      setoran biaya pendidikan dan biaya lainnya
    terintegerasi.                                                      yang terkait dengan penyelenggaraan
15. BTN Open API                                                        pendidikan secara online real time.
    BTN Open API adalah layanan Application                         • Bill Payment (Pembayaran tagihan telepon,
    Programming Interface (API) yang disediakan oleh                    listrik, air, gas dan lainnya).
    Perseroan untuk memungkinkan integrasi sistem                       - Pembayaran Pajak
    mitra dengan layanan perbankan Perseroan secara                     - Pembayaran pembelian produk
    aman, terstandar, dan real time, guna mendukung                          Pertamina
    pengembangan        ekosistem    digital,   otomasi                 - Pembayaran Iuran BPJS Ketenagakerjaan
    transaksi, serta penciptaan produk dan layanan                      - Pembayaran Iuran BPJS Kesehatan
    keuangan yang lebih inovatif.                                       - Pembayaran Pensiun (Taspen dan
16. Jasa dan Layanan Perbankan Lainnya                                       ASABRI)
    Selain menyalurkan kredit dan menghimpun dana                       - Pembayaran Tagihan Rumah Sakit
    pihak ketiga, Perseroan juga menyediakan layanan                    - Bank Operasional I dan II
    konsumer lainnya untuk meningkatkan Fee Based                d. Payroll Service BTN
    Income, seperti pengiriman uang dalam dan                       Payroll Service merupakan jasa layanan Bank
    luar negeri, penukaran uang valuta asing, kotak                 kepada Perusahaan/Lembaga dalam mengelola
    penyimpanan (safe deposit box), pembayaran                      pembayaran gaji atau honor serta kebutuhan
    tagihan (telepon, listrik dan air), pembayaran                  finansial lainnya.
    internet dan TV berlangganan, pembelian tiket                e. balé Poin
    penerbangan dan tiket kereta api, serta Isi ulang               balé Poin adalah program loyalitas Nasabah
    pulsa. Selain itu, sebagai penyedia solusi total                dengan hadiah poin reward dimana nasabah
    perbankan kepada nasabah lembaga, Perseroan                     akan mendapatkan poin reward setiap kali
    menyediakan berbagai jasa dan layanan bagi                      melakukan transaksi atau aktivitas tertentu,
    nasabah lembaga antara lain:                                    seperti        menabung,       berinvestasi, atau
    a. Virtual Account BTN                                          menggunakan layanan bank lainnya. Poin-
        Layanan bagi nasabah Giro Lembaga BTN                       poin yang terkumpul tersebut kemudian dapat
        berupa account virtual yang dapat digunakan                 ditukarkan dengan berbagai macam hadiah
        oleh pelanggan/mitra dari nasabah lembaga                   atau keuntungan, seperti diskon, barang,
        tersebut untuk melakukan pembayaran tagihan                 voucher, atau layanan khusus.
        menggunakan kartu bank manapun dan
        nasabah lembaga dapat melakukan monitoring         Perbankan Syariah/Unit Usaha Syariah*
        penerimaan pembayaran secara online real
        time terhadap hasil pembayaran pelanggannya.       * Sehubungan dengan persetujuan Pemisahan Unit Usaha Syariah
    b. Transfer Management                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan
        Transfer Management merupakan layanan bank              hak dan kewajiban kepada PT Bank Syariah Nasional, maka untuk
        kepada nasabah Lembaga untuk membantu                   jasa dan layanan perbankan syariah sudah tidak menjadi bagian
        nasabah melakukan transfer dana lembaga                 dari jasa dan layanan Perseroan sejak tanggal 22 Desember 2025.
        secara online, baik Inhouse Transfer (antar
        rekening), Domestic transfer (LLG/Clearing dan     1.    BSN Kartu Debit
        RTGS), dan International Fund Transfer (transfer         Fasilitas   layanan    kartu   yang    memberikan
        ke bank lain baik di dalam maupun luar negeri            kemudahan bagi nasabah melalui ATM seperti
        dalam mata uang asing). Transfer dapat                   tarik tunai dan transfer, dapat dilakukan di seluruh
        dilakukan dalam single currency (kode mata               jaringan ATM BTN, Link, ATM Bersama, Prima, Visa
        uang yang dikirim sama dengan kode mata                  dan Plus serta berbelanja di toko-toko berlogo Visa
        uang yang diterima), dan multi currency (kode            di dalam dan luar negeri.
        mata uang yang dikirim tidak sama dengan
        kode mata uang yang diterima).




122     Laporan Tahunan 2025
Page 123
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




2. BSN Cash Management System                             7. BSN Garansi Bank
   Layanan berbasis internet dengan menggunakan               Jasa yang diberikan oleh Bank berupa jaminan
   aplikasi web-browser yang berguna untuk                    pembayaran sejumlah uang tertentu yang diberikan
   membantu nasabah dalam mengelola kegiatan                  kepada pihak yang menerima jaminan untuk
   perbankan secara mandiri, efektif dan efisien.             suatu kepentingan transaksi/proyek tertentu yang
3. BSN Payroll                                                akan dijalankan Nasabah dengan akad “Kafalah”
   Layanan      bagi    perusahaan,   lembaga      atau       (Garansi).
   perorangan dalam mengelola pembayaran gaji,            8. BSN Safe Deposit Box
   THR, bonus dan kebutuhan finansial lainnya yang            Tempat dalam bentuk boks yang dirancang khusus
   bersifat rutin bagi karyawan.                              dengan ukuran tertentu dan dilengkapi sistem
4. Penerimaan Biaya Perjalanan Haji                           pengamanan untuk menjamin keamanan barang
   Fasilitas   yang     memberikan    kepastian     dan       berharga atau dokumen penting yang disimpan
   kemudahan untuk mendapatkan porsi keberangkatan            dari bahaya kebakaran, perampokan, dan lainnya.
   ibadah haji dengan sistem online dari Siskohat.            Akad yang digunakan adalah “Ijarah” (Sewa).
5. BSN SPP Online                                         9. balé Syariah by BSN
   Layanan bagi Perguruan Tinggi/Sekolah dalam                Aplikasi perbankan bagi nasabah BSN untuk
   menyediakan delivery channel menerima setoran              memudahkan transaksi pembelian, pembayaran,
   biaya-biaya pendidikan secara real time dan online.        transfer dan akses informasi rekening dari perangkat
6. BSN Program Pengembangan Operasional                       seluler.
   Program yang diberikan oleh Bank kepada Nasabah        10. BSN Virtual Account
   lembaga dalam bentuk dana, barang, maupun                  Layanan       yang     memberikan         kemudahan
   fasilitas lainnya untuk mendukung kelancaran               pembayaran       dengan       memberikan      nomor
   operasional Nasabah dengan persyaratan tertentu            identifikasi pembayaran.
   yang disepakati Bank dan Nasabah dengan tetap          11. Bancassurance
   berpegang pada prinsip kehati-hatian dan Tata              Aktivitas kerja sama pemasaran antara Bank
   Kelola Perusahaan yang Baik atau Good Corporate            dengan Perusahaan Asuransi yang menggunakan
   Governance (GCG).                                          prinsip syariah dalam rangka Produk Asuransi
                                                              Syariah melalui jaringan distribusi bank.




                                                                                     Laporan Tahunan 2025          123
Page 124
03       Profil Perusahaan




WILAYAH
OPERASIONAL




          5




                                                              8

                                 2
                                     3

                                                              6
                   1




                                         7     4




Tabel Jaringan Kantor per Wilayah Tahun 2025

                                                    1                   2                3

                                             Kantor Wilayah       Kantor Wilayah   Kantor Wilayah
                 Jenis Kantor
                                               Jawa Barat            Jakarta I       Jakarta II


     Kantor Wilayah                                     1                   1                1

     Kantor Cabang                                  10                   11               8

     Kantor Cabang Pembantu                         79                 100               90

     Kantor Fungsional                                  -                -                   1

     Kantor Cabang Syariah                          5                    3                3

     Kantor Cabang Pembantu Syariah                 11                   9                6

     Kantor Kas Syariah                                 -                -                -

     Payment Point Syariah                              -                -                -

     Outlet & Lounge BTN Prioritas                  6                    11              12

     ATM & CRM                                     336                 342              263




124           Laporan Tahunan 2025
Page 125
                                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Data Jaringan Kantor Tahun selama 5 (lima) tahun terakhir

                   Jenis Kantor                      2025                  2024            2023               2022                  2021

  Kantor Wilayah                                          8                  8                 6                  6                   6

  Kantor Cabang                                          82                 82                81                80                   79

  Kantor Cabang Pembantu                                548                536               541               537                  543

  Kantor Kas                                               -                 -                 -                  -                   -

  Payment Point                                            -                 -                 -                  -                   -

  Kantor Fungsional                                       4                  4                 3                  3                 58*

  Kantor Layanan Setara KCP                                -                 -                 -                  2                   2

  Mobil Kas Keliling (BTNMove)                             -                 -                 -                  -                  51

  Total Jaringan Kantor Konvensional                    642                630               631               628                  739

  Kantor Cabang Syariah                                  35                 35               34                 30                   29

  Kantor Cabang Pembantu Syariah                         83                 75                75                69                   61

  Kantor Kas Syariah                                       -                 -                 -                  5                   7

  Payment Point Syariah                                    -                 -                 -                  6                  12

  Total Jaringan Kantor Syariah                          118                110             109                 110                 109

*) Memperhatikan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 tanggal 30 Juli 2021 tentang Bank Umum, terdapat penyederhanaan
   pencatatan jaringan kepada Regulator OJK yaitu Kantor Bank yang berada di bawah Kantor Cabang hanya Kantor Cabang Pembantu dan Kantor
   Fungsional sehingga terdapat penyetaraan status Kantor Kas menjadi Kantor Cabang Pembantu




             4                           5                            6                             7                          8

                                                               Kantor Wilayah
    Kantor Wilayah                Kantor Wilayah                                         Kantor Wilayah               Kantor Wilayah
                                                                 Sulawesi,
   Jatim, Bali, Nusra               Sumatera                                              Jateng & DIY                 Kalimantan
                                                               Maluku, Papua

               1                           1                           1                             1                          1

             16                           11                          11                            8                          7

            79                           74                          38                            56                         32

             -                             1                          -                             2                          -

             4                           10                           3                             4                          3

             14                          21                           2                             16                         4

             -                            -                           -                             -                          -

             -                            -                           -                             -                          -

             9                            9                           5                             5                          5

           330                         307                          167                            213                       133




                                                                                                           Laporan Tahunan 2025            125
Page 126
  03      Profil Perusahaan




  STRUKTUR
  ORGANISASI
                                                                                                                 Rapat Umum
                                                                                                               Pemegang Saham




                                                                                                                     Direktur Utama
                                                                                                                 Nixon L. P. Napitupulu



                                                                                                               Wakil Direktur Utama
                                                                                                                Oni Febriarto Rahardjo




                                                                                     Corporate              Treasury &           Information
  Consumer         Network & Retail                              Commercial
                                                                                   Banking Director        International         Technology
Banking Director   Funding Director                            Banking Director
                                                                                    Helmy Afrisa          Banking Director         Director
Hirwandi Gafar     Rully Setiawan                                 Hermita                                                     Tan Jacky Chen
                                                                                     Nugroho*             Venda Yuniarti




                                           SEVP Digital                                                                                               SEVP Assets
                                            Business                                                                                                  Management
                                             Thomas                                                                                                   Benjamen
                                             Wahyudi                                                                                                  Sihombing


   Subsidized                               Digital Banking        Business                                   Treasury           IT Strategic              Consumer
                       Sales &                  Product
                                                                                         Corporate                                                    Collection, Recovery
   Mortgage                                                        Banking                                      Nur                Planning
                     Distribution            Development                                  Banking                                                       & Asset Sales 1
     Umi                                                         Bramantyo                                   Khasanah              Joko
                      Wiji Astuti              Tresia                                    Sri Astuti                                                    Laloria Novelina
  Hardinajati                                                      Tri Adi                                                       Christianto
                                             Sarumpaet            Nugroho                                                                                  Pardede
                                                                                                              Financial
  Mortgage &            Retail                                                       Institutional          Institution &            IT
 Secured Loan          Funding                                                         Banking 1           Capital Market       Development                Consumer
                                            Digital Banking      Commercial
                       Frengky                                                                              R. Wahyu B.                               Collection, Recovery
     Sri                                         Sales             Banking               Erwinta                                   Joko
                                                                                                            Witjaksono                                  & Asset Sales 2
 Soekminiarni         Rosadrian             Utaminingsih                                 Siswadi                                 Christianto
                      Perangin-                                   Ricky RS                                                                             Roganda Sahat
                        Angin                                     Pattinggi                                 Procurement                               Mangapul Siahaan
    Personal                                                                          Wholesale                                 IT Operations
                                                                                                            & Fixed Asset
    Banking                                                                          Transaction
                                                                 Institutional                              Management            Ghulam               Commercial Asset
   Nurkholis          Wealth                                                             Grenardy
                                                                  Banking 2                                   Wahyudi              Mahdi                 Management
   Wahyudi          Management                                                             Arief
                                                                   Denny                                       Joko              Muharram                Didi Rusliyadi
                        Meru
                      Arumdalu                                    Kriswana                                    Santoso
                                                                                                                                  IT Security
                                                                                                                                    Budi
                       Regional
                                                                                                                                  Hariyanto
                        Offices


                    • Branch
                      Offices




                                    Asset & Liability     IT Steering    Risk Management           Human Capital       Credit Policy        Credit        Business
                                      Committee           Committee         Committee               Committee          Committee          Committee      Committee




        Committee                 Board                 SEVP                  Division                Distribution

        Garis Komando                      Garis Koordinasi




  *Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.




  126       Laporan Tahunan 2025
Page 127
                                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Sejalan dengan transformasi bisnis yang telah dilakukan Perseroan, maka Direksi telah melakukan penyesuaian
terhadap struktur organisasi agar proses eksekusi inisiatif bisnis dan operasional dapat berjalan efektif melalui Surat
Persetujuan Komisaris No. 205/KOM/BTN/XII/2025 perihal Persetujuan Arahan Atas Perubahan Struktur Organisasi
Kantor Pusat PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk tanggal 19 Desember 2025. Berikut adalah Struktur Organisasi
Perseroan per 31 Desember 2025.




                                                                                                                                 Dewan Komisaris




                                                                                                                                            Audit
                                                                                                                                          Committee


       Operations                         Risk                             Finance &          Human Capital
        Director                      Management                       Strategy Director      & Compliance                               Remuneration
                                        Director                                                 Director                                & Nomination
       I Nyoman                                                              Nofry Rony                                                   Committee
      Sugiri Yasa                   Setiyo Wibowo                              Poetra           Eko Waluyo


                                                                                                                                        Risk Monitoring
                                                                                                                                          Committee
                              SEVP
                            Credit Risk
                             Henri Ari
                             Wibawa


       Customer             Wholesale                                        Corporate                                Internal
       Experience           Credit Risk          Policy & Procedure          Strategy &         Human Capital
                                                                                                                        Audit
                                                 Lusiana Anjarsari            Planning            Strategy
      Eko Hapsoro            Agus                                                                                   Hendratno
         Susilo            Sumaryono                                          Erwin Dwi         Aldo Bimantoro
                                                                                                                    Tri Wibowo
                                                                               Kusuma
         Credit               Retail              Enterprise & ESG                                                   Corporate
       Operations           Credit Risk          Risk Management              Finance &         Human Capital
                                                                                                                     Secretary
                                                   Wilson Arafat             Accounting          Management
          Adee              Achmad                                                                                    Ramon
       Indriana D           Zuchridin                                       Yenny Herlina         Rahmayati
                                                                                                                     Armando
                                                Digital & Operations
         Digital                                 Risk Management                                                     Marketing
       Operations                                                             Investor           Human Capital
                                                     Makhadir                Relations &        Business Partner   Communication
        Rahmad                                      Mukhamad                  Research                                Farida
      Budi Santoso                                                                               Didik Sudibyo
                                                                             Eka Savitri                            Andriani W
                                                  Transformation
        Central                                    & Partnership                                   Learning
       Operations                                                               Data             Management
                                                   Management
                                                                            Management
         Fatoni                                        Erika                                      Ade Surya
                                                                             & Analytics
        Hudhori                                                                                   Lesmana
                                                                               Indra
                                                                            Hidayatullah
                                                                                                 Compliance &
                                                                                                  Governance
                                                                                                Hasta Nugraha
                                                                                                    Utomo

                                                                                                     Legal
                                                                                                  Satrijo Katri
                                                                                                   Wilargo



     Transformation                       Intergrated Risk      Capital &
                             ESG                                                            Bank Syariah
        Steering                           Management          Subsidiary
                          Committee                                                           Nasional
       Committee                             Committee         Committee




Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:


1.     Komite Audit: Pietra Machreza Paloh, Ida Nuryanti, Panangian                    3.   Komite Pemantau Risiko: Panangian Simanungkalit, Suryo
       Simanungkalit, Endang A. Suprijatna, Indra Jaka Aprilyanta.                          Utomo, Dwi Ary Purnomo, Ignace Widiatmoko, Pamuji
2.     Komite Remunerasi dan Nominasi: Ida Nuryanti, Suryo                                  Gesang Raharjo.
       Utomo,       Dwi   Ary   Purnomo,      Fahri   Hamzah,      Nurhayati
       Saadah, Panangian Simanungkalit, Pietra Machreza Paloh,                         Nama Komite di bawah Direksi terdapat pada Bab Corporate
       Rahmayati.                                                                      Governance.




                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025          127
Page 128
03      Profil Perusahaan




DAFTAR KEANGGOTAAN ASOSIASI

Pentingnya peran organisasi maupun asosiasi bagi                      asosiasi/perhimpunan ini, Perseroan bisa berbagi isu
suatu perusahaan mendorong Perseroan untuk ikut                       dan kebijakan tentang industri perbankan, termasuk
serta aktif dalam keanggotaan organisasi atau asosiasi                dampak dan peluangnya bagi perbankan pada
terutama di Indonesia. Perseroan bergabung dengan                     jangka pendek, menengah maupun panjang. Selama
berbagai asosiasi/perhimpunan yang sesuai dengan                      tahun 2025, Perseroan bergabung dengan asosiasi/
kiprahnya dalam industri perbankan, termasuk dalam                    perhimpunan berikut:
statusnya sebagai BUMN. Dengan bergabung di dalam



                            Nama Asosiasi                                          Kedudukan dalam Asosiasi

     NASIONAL

                                                                  Bendahara dan Anggota Bidang Pengembangan Kajian Ekonomi
      Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
                                                                  Perbankan

                                                                  Wakil Sekretariat Jenderal I dan Ketua Bidang Kewilayahan
      Ikatan Bankir Indonesia (IBI)
                                                                  serta Anggota Bidang Kewilayahan

      Forum Human Capital Indonesia BUMN                          Anggota

                                                                  Sekretaris Il : Ibu Venda Yuniarti - Direktur Treasury & International
      Himpunan Bank-Bank Milik Negara (HIMBARA)                   Banking, Koordinator Bidang Komunikasi: Bapak Rully Setiawan -
                                                                  Direktur Network & Retail Funding

      Forum Humas BUMN                                            Anggota

      Asosiasi Emiten Indonesia                                   Anggota

      Konsorsium Data Kerugian Eksternal (KDKE)                   Anggota

      Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia (ASPI)                 Anggota

      Forum Komunikasi Direktur Kepatuhan Perbankan (FKDKP)       Anggota

      Lembaga Alternatif Penyelesaian Sengketa Perbankan
                                                                  Anggota
      Indonesia (LAPSPI)

      Ikatan Auditor Intern Bank                                  Anggota

      Perhimpunan Audit Internal Indonesia                        Anggota

      Forum Hukum BUMN                                            Anggota

      Asosiasi SWIFT Indonesia (ASWIFTINDO)                       Anggota

      Forum Komunikasi Direktur Operasional                       Anggota

      SRIKANDI BUMN                                               Anggota

      Perhimpunan Pedagang Surat Utang Negara (HIMDASUN)          Anggota

      Asosiasi Wali Amanat Indonesia                              Anggota - Komite Edukasi

      Ikatan Komite Audit Indonesia                               Ketua Dewan Pengurus

      Organisasi Profesi Pasar Modal Indonesia (Propami)          Anggota

      Asosiasi Pasar Uang dan Valuta Asing Indonesia
                                                                  Anggota
      (APUVINDO)

      Association Cambiste Internationale (ACI) - Financial
                                                                  Anggota
      Markets Association (FMA)

      Inisiatif Keuangan Berkelanjutan Indonesia (IKBI)           Anggota

     INTERNASIONAL

      World Saving Bank Institution (WSBI)                        Anggota Asia - Pasific Regional Group

      The Institute of Internal Auditor (IIA)-lndonesia Chapter   Anggota

      United Nations Environment Programme Finance Initiative
                                                                  Anggota
      (UNEP FI)

      Asia Pacific Loan Market Association (APLMA)                Anggota

      Asian Venture Philanthropy Network                          Anggota

      Partnership for Carbon Accounting Financials (PCAF)         Anggota


128       Laporan Tahunan 2025
Page 129
                                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




PROFIL
DIREKSI


NIXON L. P. NAPITUPULU
Direktur Utama

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia

Usia
56 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
17 Maret 2017 – 02 Maret 2022, Periode Pertama
02 Maret 2022 – RUPS Tahun 2027, Periode Kedua

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 5.399.000 lembar saham/0,0384696%




Riwayat Pendidikan                                                     Jabatan Rangkap
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Sumatera Utara, Medan (1994).        • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Aset dan
                                                                         Liabilitas BTN
Sertifikasi                                                            • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Pengarah
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR                         Teknologi Informasi BTN
  (Penyelarasan 2024).                                                 • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Human Capital
• Treasury Dealer Level Advance oleh LSPP (2023).                        BTN
                                                                       • Ketua merangkap Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan
Riwayat Jabatan                                                          Talenta A1
                                                                       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Kebijakan
  Dasar Hukum Pengangkatan                                               Perkreditan atau Pembiayaan BTN
  Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya            • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
  sejak 17 Maret 2017 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang            • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite ESG BTN
  Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif               • Ketua merangkap anggota tetap Komite Capital
  oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 25 Juli 2017.           and Subsidiary BTN
  Menjabat sebagai Wakil Direktur Utama sejak 10 Maret 2021            Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
  melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                  sebagai Direktur Utama.
  (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
  Keuangan (OJK) tanggal 19 Mei 2021 dan dipercaya untuk               Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  menjabat kembali pada periode ke-2 sebagai Wakil Direktur            Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka lain.
  Utama Perseroan berdasarkan hasil keputusan Rapat Umum
  Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan pada tanggal            Pengalaman Kerja
  02 Maret 2022. Kemudian menjabat sebagai Direktur Utama          •   Direktur Utama BTN (Maret 2023 – saat ini).
  Perseroan sejak tanggal 16 Maret 2023 melalui Keputusan          •   Wakil Direktur Utama BTN (Maret 2021 – Maret 2023).
  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan              •   Plt. Direktur Utama BTN (Desember 2020-Maret 2021).
  dengan masa jabatan meneruskan sisa masa jabatan sesuai          •   Direktur Finance, Planning, and Treasury BTN
  dengan pengangkatan berdasarkan Keputusan RUPST Tahun                (November 2019-Maret 2021).
  Buku 2021 tanggal 2 Maret 2022 dan dinyatakan efektif oleh       •   Direktur Finance, Treasury, and Strategy BTN
  Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 7 Juni 2023.                    (Agustus 2019 – November 2019).
                                                                   •   Direktur Collection and Asset Management merangkap
                                                                       Plt. Direktur Finance, Treasury, and Strategy BTN
                                                                       (Mei 2019 – Agustus 2019).
                                                                   •   Direktur Collection and Asset Management BTN
                                                                       (Maret 2018 – Mei 2019).
                                                                   •   Direktur Collection, Asset Management, and Legal BTN
                                                                       (Maret 2017-Maret 2018).
                                                                   •   Direktur Utama PT Bank Mandiri Taspen Pos
                                                                       (Mei 2015- Maret 2017).
                                                                   •   Head of Tim Transisi Bank Joint Venture PT Bank Mandiri
                                                                       (Persero) Tbk (2015).
                                                                   •   Head of Priority Project Bank Joint Venture PT Bank Mandiri
                                                                       (Persero) Tbk (2014-2015).
                                                                   •   Group Head Corporate Secretary Group PT Bank Mandiri
                                                                       (Persero) Tbk (2013-2014).




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025          129
Page 130
03       Profil Perusahaan




                                                           ONI FEBRIARTO RAHARDJO
                                                           Wakil Direktur Utama

                                                           Kewarganegaraan
                                                           Warga Negara Indonesia

                                                           Domisili
                                                           Tangerang Selatan, Indonesia

                                                           Usia
                                                           54 Tahun Per Desember 2025.

                                                           Periode Menjabat
                                                           24 Maret 2015 – 27 November 2019, Periode Pertama
                                                           16 Maret 2023 – RUPS Tahun 2028, sebagai Wakil Direktur Utama:
                                                           Periode Pertama

                                                           Kepemilikan Saham BBTN
                                                           Per 31 Desember 2025, memiliki 1.149.100 lembar saham/0,0081877%



Riwayat Pendidikan                                                      Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Teknik Kimia, Universitas Diponegoro, Semarang           •   Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
  (1994).                                                               •   Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
• Magister (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi Manajemen PPM,                •   Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
  Jakarta (1997).
                                                                        •   Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
Sertifikasi                                                             •   Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
                                                                            Pembiayaan BTN
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR
                                                                        •   Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
(Penyelarasan 2024).
                                                                        •   Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Riwayat Jabatan                                                         •   Anggota Tetap Komite ESG BTN
                                                                        •   Anggota tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                        Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
     Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
                                                                        sebagai Wakil Direktur Utama.
     sejak 24 Maret 2015 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
     Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif             Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 19 Mei 2015.
                                                                        Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     Selanjutnya menjabat sebagai Wakil Direktur Utama Perseroan
                                                                        lain.
     sejak 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang
     Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif           Pengalaman Kerja
     oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 07 Juni 2023.
                                                                      • Wakil Direktur Utama BTN (Maret 2023 - saat ini)
                                                                      • Wakil Direktur Utama Perum Perumnas (Mei 2020 - Maret 2023)
                                                                      • Plt Direktur Utama BTN (Agustus 2019 - November 2019)
                                                                      • Direktur Commercial Banking BTN (Maret 2015 - Agustus 2019)
                                                                      • Small & Micro Lending Division Head BTN (Maret 2013 - Maret
                                                                        2015)




130        Laporan Tahunan 2025
Page 131
                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




SETIYO WIBOWO
Direktur Risk Management

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Tangerang Selatan, Indonesia

Usia
45 Tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode Kedua

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 2.889.100 lembar saham/0,0205858%




Riwayat Pendidikan                                                   Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Teknik Elektro, Institut Teknologi Bandung,           • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
  Bandung (1999).                                                    • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
• Magister (S2) MBA in Finance & Banking, KDI School of Public       • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Manajemen
  Policy and Management, Korea Selatan (2009).                         Risiko BTN
                                                                     • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
Sertifikasi
                                                                     • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR
                                                                     • Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
(Penyelarasan 2024).
                                                                     • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Riwayat Jabatan                                                        Pembiayaan BTN
                                                                     • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
  Dasar Hukum Pengangkatan                                           • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
  Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya          • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Pengarah
  sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum                  Transformasi BTN
  Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan
                                                                     • Anggota Tetap Komite ESG BTN
  dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
                                                                     • Ketua merangkap Anggota Tetap Komite Manajemen
  tanggal 03 Juli 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan hormat
                                                                       Risiko Terintegrasi BTN
  dan diangkat kembali sebagai Direktur Risk Management
  berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                    • Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
  Perseroan Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024.                    Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
                                                                     sebagai Direktur Risk Management.

                                                                     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
                                                                     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
                                                                     lain.

                                                                   Pengalaman Kerja
                                                                   • Direktur Risk Management BTN (Maret 2022 - saat ini).
                                                                   • Direktur Risk Management and Transformation BTN
                                                                     (2021 - Maret 2022).
                                                                   • Direktur Enterprise Risk Management, Big Data, and Analytics
                                                                     BTN (2019 - 2021).
                                                                   • Group Head Consumer Credit Risk & Analytics PT Bank
                                                                     Mandiri (Persero) Tbk (2018 - 2019).
                                                                   • Group Head Credit Portfolio Risk PT Bank Mandiri (Persero)
                                                                     Tbk (2017 - 2018).




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025            131
Page 132
03       Profil Perusahaan




                                                           HIRWANDI GAFAR
                                                           Direktur Consumer Banking

                                                           Kewarganegaraan
                                                           Warga Negara Indonesia

                                                           Domisili
                                                           Jakarta Barat, Indonesia

                                                           Usia
                                                           57 Tahun Per Desember 2025.

                                                           Periode Menjabat
                                                           27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
                                                           6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2029, Periode Kedua

                                                           Kepemilikan Saham BBTN
                                                           Per 31 Desember 2025, memiliki 2.759.714 lembar saham/0,0196639%




Riwayat Pendidikan                                                      Jabatan Rangkap
Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung, Bandung          • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
(1992).                                                                 • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
Sertifikasi                                                             • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR                        • Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1
  (Penyelarasan 2024).                                                  • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
• Executive Risk Management Refresher Program ESGRC oleh                  atau Pembiayaan BTN
  LPPI (2024).                                                          • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
• International Risk Management Refreshment & Wealth                    • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
  Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI                   Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
  (2022).                                                               sebagai Direktur Consumer Banking.
• Pelatihan Dasar Perbankan Syariah/PDPS oleh PEBS (2020).
                                                                        Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Riwayat Jabatan                                                         Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
                                                                        lain.
     Dasar Hukum Pengangkatan
     Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya        Pengalaman Kerja
     sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum              • Direktur Consumer Banking BTN (2025 – saat ini).
     Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan. Dinyatakan
                                                                      • Direktur Consumer BTN (Maret 2022 – 2025).
     efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 28
     Agustus 2020 dan efektif sebagai Direktur Unit Usaha Syariah     • Direktur Unit Usaha Syariah BTN (2020 – 2025)
     pada tanggal 2 Maret 2021. Selanjutnya diberhentikan dengan      • Direktur Consumer and Commercial Lending BTN
     hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur Consumer              (2019 - Maret 2022).
     berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham                  • Commercial Lending Division Head BTN (2019).
     Perseroan Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024.
                                                                      • Subsidized Mortgage Lending Division Head BTN (2019).




132        Laporan Tahunan 2025
Page 133
                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




NOFRY RONY POETRA
Direktur Finance & Strategy

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Timur, Indonesia

Usia
57 Tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 3.527.422 lembar saham/0,0251340%




Riwayat Pendidikan                                                   Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Pancasila, Jakarta (1991).       •   Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
• Magister (S2) MBA International Business, The George               •   Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
  Washington University, Washington DC, USA (1999).                  •   Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
                                                                     •   Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
Sertifikasi
                                                                     •   Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
• Treasury Dealer Level Advance (ACI/LSPP) (Refreshment
                                                                     •   Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
  2024).
                                                                         Pembiayaan BTN
• Sertifikasi Akuntan Profesional Tingkat Lanjutan oleh IAI          •   Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
  (2024).
                                                                     •   Anggota Tetap Komite ESG BTN
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR                     •   Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi BTN
  (Penyelarasan 2024).
                                                                     •   Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
• Certified Wealth Manager (CWMA) (2006).
                                                                     Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
Riwayat Jabatan                                                      sebagai Direktur Finance & Strategy.

  Dasar Hukum Pengangkatan                                           Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya          Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang          lain.
  Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif
                                                                   Pengalaman Kerja
  oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 09 Agustus 2021.
                                                                   • Direktur Finance & Strategy BTN (2025 – saat ini).
                                                                   • Direktur Finance BTN (Maret 2022 – 2025).
                                                                   • Direktur Finance, Planning and Treasury BTN
                                                                     (2021 - Maret 2022).
                                                                   • Treasury Division Head BTN (2015 - 2021).
                                                                   • Pjs. Kepala Kantor Wilayah I BTN (2015).
                                                                   • Treasury Division Head BTN (2014).




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025         133
Page 134
03       Profil Perusahaan




                                                            EKO WALUYO
                                                            Direktur Human Capital & Compliance

                                                            Kewarganegaraan
                                                            Warga Negara Indonesia

                                                            Domisili
                                                            Jakarta Selatan, Indonesia

                                                            Usia
                                                            54 Tahun Per Desember 2025.

                                                            Periode Menjabat
                                                            10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2026, Periode Pertama

                                                            Kepemilikan Saham BBTN
                                                            Per 31 Desember 2025, memiliki 2.868.364 lembar saham/0,0204380%




Riwayat Pendidikan                                                       Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada,                         •   Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
  Yogyakarta (1995).                                                     •   Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
• Magister (S2) Business Administration (MBA),                           •   Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
  Gatton College of Business in Cooperation                              •   Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
  with MM UGM, University of Kentucky, USA (2003).                       •   Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Gadjah Mada,                      •   Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
  Yogyakarta (2004).                                                     •   Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
                                                                             Pembiayaan BTN
Sertifikasi
                                                                         •   Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
• Certified Professional Human Resources (CPHR) oleh BNSP
                                                                         •   Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi BTN
  (2024).
                                                                         •   Anggota Tetap Komite ESG BTN
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR
                                                                         •   Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi BTN
  (Penyelarasan 2024)
                                                                         •   Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
• Certified Anti Fraud Professional oleh Asia Anti Fraud (2023).
                                                                         Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
• Certified Public Accountant (CPA) oleh Kementerian                     sebagai Direktur Human Capital & Compliance.
  Keuangan (2015).
                                                                         Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Riwayat Jabatan
                                                                         Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     Dasar Hukum Pengangkatan                                            lain.
     Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya         Pengalaman Kerja
     sejak 10 Maret 2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
     Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif            • Direktur Human Capital & Compliance BTN
     oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 09 Agustus 2021.          (2025 – saat ini).
                                                                       • Direktur Human Capital, Compliance & Legal BTN (Maret 2022
                                                                         – 2025).
                                                                       • Direktur Compliance and Legal BTN (2021- Maret 2022).
                                                                       • Human Capital Management Division Head BTN (2019-2021).
                                                                       • Human Capital Management & Culture Specialist Division
                                                                         Head BTN (2017-2019).
                                                                       • Human Capital Division Head BTN (2017).
                                                                       • Corporate Secretary Division Head BTN (2015-2017).
                                                                       • Pjs. Corporate Secretary Division Head BTN (2014-2015).




134        Laporan Tahunan 2025
Page 135
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




TAN JACKY CHEN
Direktur Information Technology

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Tangerang, Indonesia

Usia
42 Tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 724.135 lembar saham/0.0051597%




Riwayat Pendidikan                                                 Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) Teknologi Informatika, Universitas Bina             •   Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
  Nusantara, Jakarta (2005).                                       •   Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Bina Nusantara,             •   Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
  Jakarta (2007).                                                  •   Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
                                                                   •   Anggota Tetap Sub Pengelolaan Talenta A1
Sertifikasi
                                                                   •   Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BNSP (2025).
                                                                   •   Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
Riwayat Jabatan                                                    •   Anggota Tetap Komite ESG BTN
                                                                   •   Anggota Tetap Manajemen Risiko Terintegrasi BTN
  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                   Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
  Menjabat sebagai Direktur Information Technology Perseroan       sebagai Direktur Information Technology.
  untuk pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui hasil
  Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)              Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  (OJK) tanggal 01 September 2025.                                 lain.

                                                                 Pengalaman Kerja
                                                                 • Direktur Information Technology BTN (2025 – saat ini).
                                                                 • Digital Banking Product Development Division Head, PT Bank
                                                                   Tabungan Negara (Persero) Tbk (Mei 2024 –Maret 2025).
                                                                 • Digital Banking Division Head, PT Bank Tabungan Negara
                                                                   (Persero) Tbk (Oktober 2021 – Mei 2024).
                                                                 • Digital Channel Division Head, PT Bank Tabungan Negara
                                                                   (Persero) Tbk (Juni 2021 – Oktober 2021).
                                                                 • Department Head Digital Solution, PT Bank Mandiri (Persero)
                                                                   Tbk (Mei 2015 – Juni 2021).




                                                                                                Laporan Tahunan 2025          135
Page 136
03         Profil Perusahaan




                                                            VENDA YUNIARTI
                                                            Direktur Treasury & International Banking

                                                            Kewarganegaraan
                                                            Warga Negara Indonesia

                                                            Domisili
                                                            Jakarta Timur, Indonesia

                                                            Usia
                                                            45 Tahun Per Desember 2025

                                                            Periode Menjabat
                                                            26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama

                                                            Kepemilikan Saham BBTN
                                                            Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Elektro, Institut Teknologi Sepuluh              • Direktur Treasury & International Banking BTN (2025 – saat ini).
  November, Surabaya (2002).                                           • Head of International Banking & Financial Institution Group,
• Magister (S2) of Business Administration (Corporate                    PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Agustus 2023 – Maret 2025).
  Finance), The University of Texas at Austin (2023).                  • General Manager Bank Mandiri Hong Kong Branch,
                                                                         PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2020 – Juli 2023).
Sertifikasi
                                                                       • Liquidity & ALM Vice President, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
• Treasury Dealer Jenjang 7 oleh ACI FMA Indonesia (2025).               (2015 – 2020).
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSP LSPP (2025).           • ALM Chief Dealer, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2014).
                                                                       • Spot Emerging Currencies Chief Dealer, PT Bank Mandiri
Riwayat Jabatan
                                                                         (Persero) Tbk (2013 – 2014).
     Dasar Hukum Pengangkatan
     Menjabat sebagai Direktur Treasury & International Banking
     Perseroan untuk pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui
     hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
     (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
     Keuangan (OJK) tanggal 01 September 2025.

     Jabatan Rangkap
     •   Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
     •   Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
     •   Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
     •   Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
     •   Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
         Pembiayaan BTN
     •   Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
     •   Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
     •   Anggota Tetap Komite ESG BTN
     •   Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi BTN
     •   Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
     Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
     sebagai Direktur Treasury & International Banking.

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




136          Laporan Tahunan 2025
Page 137
                                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




HELMY AFRISA NUGROHO*
Direktur Corporate Banking

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Barat, Indonesia

Usia
44 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                         Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknologi Pangan, Institut Pertanian Bogor                  • Direktur Corporate Banking BTN (Maret 2025 – saat ini)
  (2003).                                                                  • SVP Head of Improvement Project, PT Bank Mandiri (Persero)
• Magister (S2) of Manajemen, Institut Pertanian Bogor (2005).               Tbk (Januari 2025 – Maret 2025)
                                                                           • SVP Group Head of Corporate Banking 3 Group,
Sertifikasi
                                                                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (September 2019 - Januari 2025)
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSP LSPP (2025).                 • VP Head of Energy and Electricity Departement,
                                                                             PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Juni 2018- September 2019)
Riwayat Jabatan
                                                                           • VP Head of Structured Finance and Syndication,
  Dasar Hukum Pengangkatan                                                   PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2018- Mei 2018)
  Menjabat sebagai Direktur Corporate Banking Perseroan untuk              • VP Head of Mining Departement, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui hasil Keputusan                (Maret 2016 – Januari 2018)
  Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan.

  Jabatan Rangkap
  • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
  • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
  • Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1
  • Anggota Tetap Komie Kebijakan Perkreditan atau
    Pembiayaan BTN
  • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
  • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
  Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
  sebagai Direktur Corporate Banking.

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




*Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025          137
Page 138
03       Profil Perusahaan




                                                          I NYOMAN SUGIRI YASA
                                                          Direktur Operations

                                                          Kewarganegaraan
                                                          Warga Negara Indonesia

                                                          Domisili
                                                          Jakarta Selatan, Indonesia

                                                          Usia
                                                          48 Tahun Per Desember 2025.

                                                          Periode Menjabat
                                                          26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama

                                                          Kepemilikan Saham BBTN
                                                          Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                   Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Matematika, Institut Pertanian Bogor (2000).          • Direktur Operations BTN (2025 – saat ini).
• Magister (S2) Business Administration, Simon School                • SEVP Operation, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  of Business, University of Rochester (2010).                         (Agustus 2023 – Maret 2025).
                                                                     • EVP Application Management & Operation Division,
Sertifikasi
                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2020 – 2023).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR (2025).
                                                                     • EVP Tech Partnership Division, PT Bank Rakyat Indonesia
Riwayat Jabatan                                                        (Persero) Tbk (Agustus 2018 – 2019).
                                                                     • VP IT Strategy and Planning, PT Bank Rakyat Indonesia
     Dasar Hukum Pengangkatan                                          (Persero) Tbk (Januari 2018 – Agustus 2018).
     Menjabat sebagai Direktur Operations Perseroan untuk
     pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui hasil Keputusan
     Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan
     dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
     tanggal 25 Juli 2025.

     Jabatan Rangkap
     • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informasi BTN
     • Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
     • Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
     • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
     • Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1
     • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan
       atau Pembiayaan
     • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Risiko BTN
     • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
     • Anggota Tetap Komite ESG BTN
     Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
     sebagai Direktur Operations.

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




138        Laporan Tahunan 2025
Page 139
                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




RULLY SETIAWAN
Direktur Network & Retail Funding

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia

Usia
48 Tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
26 Maret 2025 – RUPS tahun 2030, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                              Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi   • Direktur Network & Retail Funding BTN (2025 – saat ini).
  Bandung (1999).                                               • PLT Direktur Utama, PT Mandiri Utama Finance (Januari 2025
• Magister (S2) Manajemen Mikro Terpadu, Universitas              - Maret 2025).
  Padjajaran, Bandung (2023).
                                                                • Direktur Finance & Risk Management, PT Mandiri Utama
                                                                  Finance (Februari 2024 - Maret 2025).
Sertifikasi
                                                                • Direktur Finance & Business Relationship, PT Mandiri Utama
Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 7 oleh BSMR (2025).
                                                                  Finance (April 2021 - Februari 2024).
Riwayat Jabatan                                                 • SEVP Business Captive Bank Mandiri, PT Mandiri Utama
                                                                  Finance (November 2020 - April 2021).
  Dasar Hukum Pengangkatan                                      • Senior Vice President, Group Head Corporate Secretary,
  Menjabat sebagai Direktur Network and Retail Funding            PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Maret 2020 - Oktober 2020).
  Perseroan untuk pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui
  hasil Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
  (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa
  Keuangan (OJK) tanggal 25 Juli 2025.

  Jabatan Rangkap
  •   Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
  •   Anggota Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
  •   Anggota Tetap Komite Anti Fraud BTN
  •   Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
  •   Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
  •   Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
  •   Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
  •   Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi BTN
  •   Anggota Tetap Komite Capital and Subsidiary BTN
  Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
  sebagai Direktur Network & Retail Funding.

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




                                                                                                Laporan Tahunan 2025         139
Page 140
03       Profil Perusahaan




                                                           HERMITA
                                                           Direktur Commercial Banking

                                                           Kewarganegaraan
                                                           Warga Negara Indonesia

                                                           Domisili
                                                           Jakarta Selatan, Indonesia

                                                           Usia
                                                           57 Tahun Per Desember 2025.

                                                           Periode Menjabat
                                                           26 Maret 2025 – RUPS Tahun 2030, Periode Pertama

                                                           Kepemilikan Saham BBTN
                                                           Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                    Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Hukum, Universitas Andalas, Padang (1992).             • Direktur Commercial Banking BTN (2025 – saat ini).
• Magister (S2) Manajemen Agribisnis, Institut Pertanian Bogor        • SEVP Consumer Banking, PT BPD Jatim Surabaya
  (2003).                                                               (Juni 2023 – Maret 2025).
                                                                      • SVP of Smart City, Optimalisasi Bisnis, PT Bank Negara
Sertifikasi
                                                                        Indonesia (Persero) Tbk (Juli 2021 – Mei 2023).
Manajemen Risiko Perbankan Kualifikasi 7 oleh BSMR (2025).
                                                                      • SVP Pgs. Pemimpin Kantor Wilayah Palembang,
Riwayat Jabatan                                                         PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                        (Desember 2022 – Januari 2023).
     Dasar Hukum Pengangkatan                                         • SVP of Align Corporate & Consumer Businesses
     Menjabat sebagai Direktur Commercial Banking Perseroan             (Div Hubungan Lembaga), PT Bank Negara Indonesia
     untuk pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui hasil            (Persero) Tbk (Februari 2020 – Juli 2021).
     Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST)              • SVP Pemimpin Divisi Penjualan Konsumer, PT Bank Negara
     Perseroan dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan       Indonesia (Persero) Tbk (Maret 2018 – Februari 2020).
     (OJK) tanggal 25 Juli 2025..

     Jabatan Rangkap
     • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
     • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
     • Anggota Tetap Sub Komite Pengelolaan Talenta A1 BTN
     • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
       Pembiayaan BTN
     • Anggota Tetap RKK Komite A Fungsi Bisnis BTN
     • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
     Periode jabatan sebagai Komite mengikuti Periode Jabatan
     sebagai Direktur Commercial Banking.

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




140        Laporan Tahunan 2025
Page 141
                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




ANDI NIRWOTO*
Direktur Information Technology

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Pusat, Indonesia

Usia
55 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
23 Maret 2018 - 11 Januari 2023, Periode Pertama
11 Januari 2023 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 2.818.561 lembar saham/0,0200832%




Riwayat Pendidikan                                                 Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta         • Direktur Information Technology BTN (Maret 2024 – 2025).
  (1994).                                                          • Direktur IT & Digital BTN (Maret 2022 - Maret 2024).
• Magister (S2) Finance, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta/      • Direktur Operation, IT, and Digital Banking BTN
  University of Lexington Kentucky, USA (1997).
                                                                     (2019 - Maret 2022).
Sertifikasi                                                        • Direktur IT & Operation BTN (2018 - 2019)
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR                     • General Manager Operational Teknologi Informasi
(Penyelarasan 2024).                                                 PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2017 - 2018).
                                                                   • General Manager Divisi Solusi & Security Teknologi Informasi
Riwayat Jabatan                                                      PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                     (2015 - 2017).
  Dasar Hukum Pengangkatan
  Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
  sejak 23 Maret 2018 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
  Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif
  oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 10 September
  2018. Selanjutnya diberhentikan dengan hormat dan diangkat
  kembali sebagai Direktur IT & Digital Perseroan berdasarkan
  hasil keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa
  (RUPSLB) Perseroan pada tanggal 11 Januari 2023.

  Jabatan Rangkap
  Tidak memiliki rangkap jabatan

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025           141
Page 142
03       Profil Perusahaan




                                                            ELISABETH NOVIE RISWANTI*
                                                            Direktur Assets Management

                                                            Kewarganegaraan
                                                            Warga Negara Indonesia

                                                            Domisili
                                                            Cibubur, Indonesia

                                                            Usia
                                                            58 Tahun Per Desember 2025.

                                                            Periode Menjabat
                                                            29 Agustus 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
                                                            6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua

                                                            Kepemilikan Saham BBTN
                                                            Per 31 Desember 2025, memiliki 2.231.500 lembar saham/ 0,0159001%




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta                • Direktur Assets Management BTN (Maret 2022 - 2025).
(1991).                                                                • Direktur Wholesale Risk and Asset Management BTN
                                                                         (2021- Maret 2022).
Sertifikasi
                                                                       • Direktur Remedial and Wholesale Risk BTN (2019 - 2021)
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR
  (Penyelarasan 2024).                                                 • Direktur Collection and Asset Management BTN (2019).

• International Risk Management Refreshment & Wealth                   • Asset Management Division Head BTN (2017 - 2019).
  Management Certification Program oleh MMUGM dan IBI
  (2022).

Riwayat Jabatan

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
     sejak 29 Agustus 2019 melalui keputusan Rapat Umum
     Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan
     dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
     tanggal 26 Juni 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan hormat
     dan diangkat kembali sebagai Direktur Assets Management
     berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
     Perseroan Tahun 2024 pada tanggal 6 Maret 2024.

     Jabatan Rangkap
     Tidak memiliki rangkap jabatan

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.




142        Laporan Tahunan 2025
Page 143
                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




JASMIN*
Direktur Distribution and Institutional Funding

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia

Usia
61 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 1.362.830 lembar saham/0,0097106%




Riwayat Pendidikan                                                 Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta        • Direktur Distribution and Institutional Funding
  (1988).                                                            (Maret 2024 – 2025).
• Magister (S2) International Bussiness, Universitas Gadjah        • Direktur Distribution and Funding BTN
  Mada, Yogyakarta (1998).                                           (Maret 2022 - Maret 2024).
                                                                   • Direktur Distribution and Retail Funding BTN
Sertifikasi                                                          (2019 - Maret 2022).
• Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR                   • SEVP Consumer & Transaction PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  (Penyelarasan 2024).                                               (2018 - 2019).
• Publik Manajemen Risiko dan Treasury Dealer Level 5              • Regional CEO IV/JKT 2 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
  (Refreshment 2022).                                                (2015 - 2018).
• Certified Wealth Manager oleh CWM (2021).                        • Regional Manager IV-JKT PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                                     (2013 - 2015).
Riwayat Jabatan

  Dasar Hukum Pengangkatan
  Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
  sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat Umum
  Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan
  dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
  tanggal 04 Mei 2020. Selanjutnya diberhentikan dengan
  hormat dan diangkat kembali sebagai Direktur Distribution
  and Institutional Funding berdasarkan keputusan Rapat Umum
  Pemegang Saham Perseroan Tahun 2024 pada tanggal 6
  Maret 2024.

  Jabatan Rangkap
  Tidak memiliki rangkap jabatan

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025          143
Page 144
03       Profil Perusahaan




                                                            HAKIM PUTRATAMA*
                                                            Direktur Operations & Customer Experience

                                                            Kewarganegaraan
                                                            Warga Negara Indonesia

                                                            Domisili
                                                            Tangerang Selatan, Indonesia

                                                            Usia
                                                            49 Tahun Per Desember 2025.

                                                            Periode Menjabat
                                                            16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama

                                                            Kepemilikan Saham BBTN
                                                            Per 31 Desember 2025, memiliki 529.600 lembar saham/0.0037736%




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ilmu Hubungan Internasional, Universitas                • Direktur Operations and Customer Experience
  Padjadjaran, Bandung (1998).                                           (Maret 2024 – 2025)
• Magister (S2) International Business, Aston University,              • Direktur Institutional Banking BTN
  Inggris (2001).                                                        (Maret 2023 – Maret 2024).
                                                                       • Senior Vice President International and Transaction Banking
Sertifikasi
                                                                         Division PT Bank Pembangunan Daerah
Manajemen Risiko Jenjang 7 oleh BSMR (Penyelarasan 2024).                Jawa Barat dan Banten, Tbk (Mei 2022 – Maret 2023).
Riwayat Jabatan                                                        • Senior Vice President (SVP) Consumer Funding Retail Division
                                                                         PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat
     Dasar Hukum Pengangkatan                                            dan Banten, Tbk (2018 -2022).
     Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya         • Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary Division
     sejak 16 Maret 2023 melalui Keputusan Rapat Umum Pemegang           PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk
     Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif              (2015-2018)
     oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada tanggal 26 Juli 2023.      • Senior Vice President (SVP) Head of Marketing & Segment
                                                                         Offering PT Bank Commonwealth (2012 – 2015).
     Jabatan Rangkap
     Tidak memiliki rangkap jabatan

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.




144        Laporan Tahunan 2025
Page 145
                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




MUHAMMAD IQBAL*
Direktur SME & Retail Funding

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia

Usia
52 Tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
6 Maret 2024 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                            Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Industri, Institut Teknologi Bandung,   • Direktur SME & Retail Funding BTN (2024 - 2025).
  Bandung (1996).                                             • Direktur Institutional Banking PT Bank Negara Indonesia
• Magister (S2) General Management, IPMI International          (Persero) Tbk. (2023 - Maret 2024).
  Business School, Jakarta (2005).                            • Direktur Enterprise & Commercial Banking PT Bank Negara
• Magister (S2) Business Administration, Monash University,     Indonesia (Persero) Tbk. (2022-2023).
  Melbourne (2006).                                           • Direktur Bisnis UMKM PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
                                                                (2020- 2022).
Sertifikasi
                                                              • SVP Group Head Small & Medium Enterprise Banking
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh BSMR                  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Agustus 2020 - September
(Penyelarasan 2024).                                            2020).

Riwayat Jabatan                                               • SVP Group Head Small Medium Enterprise & Micro Risk
                                                                PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2017-2020).
  Dasar Hukum Pengangkatan
  Menjabat sebagai Direktur Perseroan untuk pertama kalinya
  sejak 6 Maret 2024 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
  Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif
  oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 8 Agustus 2024.

  Jabatan Rangkap
  Tidak memiliki rangkap jabatan

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




*Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025.




                                                                                             Laporan Tahunan 2025          145
Page 146
03     Profil Perusahaan




Hubungan Afiliasi Anggota Direksi
Tabel Hubungan Afiliasi Direksi

                                       Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi

                                         Hubungan Keuangan Dengan                    Hubungan Keluarga Dengan
                                                                                                                            Hubungan
                                                                Pemegang                                    Pemegang
      Nama           Jabatan         Dewan                                       Dewan                                    Kepengurusan*
                                                    Direksi*      Saham                         Direksi*      Saham
                                    Komisaris*                                  Komisaris*
                                                                Pengendali*                                 Pengendali*

                                    Ya    Tidak    Ya   Tidak    Ya     Tidak   Ya    Tidak    Ya   Tidak   Ya    Tidak   Ya     Tidak

Nixon L. P.
                  Direktur Utama            √             √               √             √             √            √              √
Napitupulu

Oni Febriarto
                  Wakil Direktur
Rahardjo                                    √             √               √             √             √            √              √
                  Utama


Setiyo            Direktur Risk
                                            √             √               √             √             √            √              √
Wibowo            Management

Hirwandi          Direktur
Gafar             Consumer                  √             √               √             √             √            √              √
                  Banking

Nofry Rony        Direktur
Poetra            Finance                   √             √               √             √             √            √              √
                  & Strategy

Eko Waluyo        Direktur
                  Human Capital             √             √               √             √             √            √              √
                  & Compliance

Tan Jacky         Direktur
Chen              Information               √             √               √             √             √            √              √
                  Technology

Venda             Direktur
Yuniarti          Treasury
                                            √             √               √             √             √            √              √
                  & International
                  Banking

Helmy Afrisa      Direktur
Nugroho**         Corporate                 √             √               √             √             √            √              √
                  Banking

I Nyoman          Direktur                                                              √
                                            √             √               √                           √            √              √
Sugiri Yasa       Operations

Rully             Direktur
Setiawan          Network &                 √             √               √             √             √            √              √
                  Retail Funding

Hermita           Direktur
                  Commercial                √             √               √             √             √            √              √
                  Banking

* Langsung maupun tidak langsung
** Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.




146        Laporan Tahunan 2025
Page 147
                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Pendidikan dan/atau Pelatihan                                      Perubahan Komposisi Anggota
Direksi                                                            Direksi dan Alasan Perubahannya

Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi selama                Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi
tahun Buku disajikan pada Bab Corporate Governance.                Direksi. Perubahan komposisi Direksi dilakukan
                                                                   berdasarkan     kebutuhan     Perseroan.  Perubahan
                                                                   komposisi Direksi adalah sebagai berikut:




Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2025

Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2025 berjumlah 11 (sebelas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur
Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 9 (sembilan) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan
Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2025

                                                                                               Pelaksana
                                                                                               Penilaian            Tanggal
     Nama                 Jabatan                  Dasar Pengangkatan              Periode
                                                                                              Kemampuan              Efektif
                                                                                             dan Kepatutan

 Nixon L. P.       Direktur Utama          - RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017    Kedua           OJK               7 Juni
 Napitupulu                                - RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021                                      2023
                                           - RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022
                                           - RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023


 Oni Febriarto     Wakil Direktur          RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023      Pertama         OJK               7 Juni
 Rahardjo          Utama                                                                                             2023


 Andi Nirwoto      Direktur Information    - RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018    Kedua           OJK           10 September
                   Technology              - RUPSLB tanggal 11 Januari 2023                                           2018


 Elisabeth Novie   Direktur Assets         - RUPS Luar Biasa tanggal 29 Agustus    Kedua           OJK               26 Juni
 Riswanti          Management                2019                                                                     2020
                                           - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024


 Jasmin            Direktur Distribution   - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November   Kedua           OJK                4 Mei
                   and Institutional         2019                                                                     2020
                   Funding                 - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024


 Setiyo Wibowo     Direktur Risk           - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November   Kedua           OJK                3 Juli
                   Management                2019                                                                     2020
                                           - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024


 Hirwandi Gafar    Direktur Consumer       - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November   Kedua           OJK             28 Agustus
                                             2019                                                                     2020
                                           - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024


 Nofry Rony        Direktur Finance        RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021      Pertama         OJK             9 Agustus
 Poetra                                                                                                               2021


 Eko Waluyo        Direktur Human          RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021      Pertama         OJK             9 Agustus
                   Capital, Compliance                                                                                2021
                   & Legal


 Hakim             Direktur Operations &   RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023      Pertama         OJK               26 Juli
 Putratama         Customer Experience                                                                                2023


 Muhammad          Direktur SME & Retail   RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024       Pertama         OJK             8 Agustus
 Iqbal             Funding                                                                                            2024




                                                                                               Laporan Tahunan 2025            147
Page 148
03    Profil Perusahaan




Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2025

Pada tanggal 26 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2025 memutuskan:
1. Mengukuhkan pemberhentian dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai anggota Direksi
   Perseroan:
   a. Direktur Operations and Customer Experience: Hakim Putratama
   b. Direktur SME and Retail Funding: Muhammad Iqbal
2. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Direktur Assets Management: Elisabeth Novie Riswanti
   b. Direktur Distribution and Institutional Funding: Jasmin
   c. Direktur Information Technology: Andi Nirwoto
3. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
   a. Direktur Operations and Customer Experience menjadi Direktur Operations
   b. Direktur Consumer menjadi Direktur Consumer Banking
   c. Direktur SME and Retail Funding menjadi Direktur Network & Retail Funding
   d. Direktur Distribution and Institutional Funding menjadi Direktur Corporate Banking
   e. Direktur Finance menjadi Direktur Finance & Strategy
   f. Direktur Human Capital, Compliance, & Legal menjadi Direktur Human Capital & Compliance
   g. Direktur Assets Management
   h. Direktur Commercial Banking
   i. Direktur Treasury & International Banking
4. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Anggota Direksi Perseroan:
   a. Hirwandi Gafar semula sebagai Direktur Consumer menjadi Direktur Consumer Banking
   b. Nofry Rony Poetra semula sebagai Direktur Finance menjadi Direktur Finance & Strategy
   c. Eko Waluyo semula sebagai Direktur Human Capital, Compliance, & Legal menjadi Direktur Human Capital
      & Compliance
5. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Direktur Operations: I Nyoman Sugiri Yasa
   b. Direktur Treasury & International Banking: Venda Yuniarti
   c. Direktur Network & Retail Funding: Rully Setiawan
   d. Direktur Corporate Banking: Helmy Afrisa Nugroho
   e. Direktur Commercial Banking: Hermita
   f. Direktur Information Technology: Tan Jacky Chen




148     Laporan Tahunan 2025
Page 149
                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan 2025 berjumlah 12 (dua belas) orang yang terdiri dari
1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 10 (sepuluh) orang Direktur. Komposisi dan
dasar pengangkatan Anggota Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2025

                                                                                             Pelaksana
                                                                                             Penilaian           Tanggal
     Nama               Jabatan                  Dasar Pengangkatan              Periode
                                                                                            Kemampuan             Efektif
                                                                                           dan Kepatutan


 Nixon L. P.      Direktur Utama         - RUPS Tahunan tanggal 17 Maret 2017    Kedua          OJK                7 Juni
 Napitupulu                              - RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021                                      2023
                                         - RUPS Tahunan tanggal 2 Maret 2022
                                         - RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023


 Oni Febriarto    Wakil Direktur Utama   RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023      Pertama        OJK                7 Juni
 Rahardjo                                                                                                          2023



 Setiyo Wibowo    Direktur Risk          - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November   Kedua          OJK                3 Juli
                  Management               2019                                                                    2020
                                         - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024


 Hirwandi Gafar   Direktur Consumer      - RUPS Luar Biasa tanggal 27 November   Kedua          OJK             28 Agustus
                  Banking                  2019                                                                    2020
                                         - RUPS Tahunan tanggal 6 Maret 2024


 Nofry Rony       Direktur Finance       RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021      Pertama        OJK           9 Agustus 2021
 Poetra           & Strategy


 Eko Waluyo       Direktur Human         RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021      Pertama        OJK           9 Agustus 2021
                  Capital &
                  Compliance


 Tan Jacky        Direktur Information   RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025      Pertama        OJK            01 September
 Chen             Technology                                                                                        2025


 Venda Yuniarti   Direktur Treasury      RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025      Pertama        OJK            01 September
                  & International                                                                                   2025
                  Banking


 Helmy Afrisa     Direktur Corporate     RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025      Pertama        OJK            Masih dalam
 Nugroho          Banking                                                                                         proses
                                                                                                                 Penilaian
                                                                                                               Kemampuan
                                                                                                              dan Kepatutan


 I Nyoman         Direktur Operations    RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025      Pertama        OJK             25 Juli 2025
 Sugiri Yasa


 Rully Setiawan   Direktur Network       RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025      Pertama        OJK             25 Juli 2025
                  & Retail Funding


 Hermita          Direktur Commercial    RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025      Pertama        OJK             25 Juli 2025
                  Banking




                                                                                             Laporan Tahunan 2025           149
Page 150
03       Profil Perusahaan




PROFIL
DEWAN KOMISARIS




                                                            SURYO UTOMO
                                                            Komisaris Utama

                                                            Kewarganegaraan
                                                            Warga Negara Indonesia

                                                            Domisili
                                                            Kota Bekasi, Indonesia

                                                            Usia
                                                            56 Tahun Per Desember 2025

                                                            Periode Menjabat
                                                            26 Maret 2025 – Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                            Tahun 2030, Periode Pertama

                                                            Kepemilikan Saham BBTN
                                                            Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi, Universitas Diponegoro,              • Kepala Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan,
  Semarang (1992).                                                       Kementerian Keuangan RI (Mei 2025 – saat ini).
• Sarjana (S1) Hukum, Universitas Terbuka, Jakarta (2022).             • Komisaris Utama BTN (Maret 2025 – saat ini).
• Magister (S2) Business Taxation, University of Southern              • Ketua Dewan Pengawas, Rumah Sakit Umum Pusat Nasional
  California (1998).                                                     (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo
• PhD of Doctor of Philosophy (S3), Universiti Kebangsaan                (Oktober 2023 – saat ini).
  Malaysia (2019).                                                     • Komisaris PT Sarana Multi Infrastruktur
                                                                         (November 2019 – April 2025).
Sertifikasi
                                                                       • Direktur Jenderal Pajak, Kementerian Keuangan (November
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan                     2019 – Mei 2025).
Riwayat Jabatan                                                        • Komisaris PT Sarana Multi Infrastruktur
                                                                         (November 2019 – April 2025).
     Dasar Hukum Pengangkatan                                          • Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak,
     Menjabat sebagai Komisaris Utama Perseroan untuk pertama            Kementerian Keuangan RI (Juli 2015 – Oktober 2019).
     kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat Umum          • Direktur Ekstensifikasi dan Penilaian, Kementerian Keuangan
     Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan             (April 2015 – Juni 2015).
     efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 26 Juni 2025.     • Direktur Peraturan Perpajakan I, Kementerian Keuangan RI
                                                                         (April 2010 – Oktober 2011).
     Jabatan Rangkap
                                                                       • Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I, Kementerian Keuangan RI
     • Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Tabungan
                                                                         (April 2009 – April 2010).
       Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)
     • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
       Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)
     • Kepala Badan Teknologi, Informasi, dan Intelijen Keuangan,
       Kementerian Keuangan RI (Mei 2025 – saat ini).
     • Ketua Dewan Pengawas, Rumah Sakit Umum Pusat
       Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo
       (Oktober 2023 – saat ini).

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




150        Laporan Tahunan 2025
Page 151
                                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




DWI ARY PURNOMO*
Wakil Komisaris Utama

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Timur, Indonesia

Usia
50 Tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                          Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Akuntansi, Universitas Borobudur, Jakarta (1996).            • Wakil Komisaris Utama BTN (Maret 2025 - saat ini).
• Magister (S2) Ilmu Hukum, Universitas Indonesia, Depok                    • Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko - BP BUMN RI
  (2011).                                                                     (Mei 2025 – saat ini).
                                                                            • Asisten Deputi Bidang Manajemen Risiko dan Kepatuhan -
Sertifikasi
                                                                              Kementerian BUMN RI (Januari 2021 – Mei 2025).
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan
                                                                            • Komisaris - PT Pertamina EP (Mei 2024 – Maret 2025).
Riwayat Jabatan                                                             • Komisaris - PT Kimia Farma (April 2021 – Juni 2024).
                                                                            • Komisaris Utama - PT Petrokimia Kayaku
  Dasar Hukum Pengangkatan                                                    (Januari 2018 – April 2021).
  Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama Perseroan untuk                    • Direktur Keuangan, SDM, & Umum - PT Petrokimia Gresik
  pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat                 (Persero) (Desember 2017 – Februari 2021).
  Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
                                                                            • Direktur Keuangan, SDM, & Umum - PT Petrokimia Gresik
  dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 26
                                                                              (Persero) (Desember 2017 – Februari 2021).
  Juni 2025.
                                                                            • Pelaksana Sekretaris - Kementerian BUMN RI
  Jabatan Rangkap                                                             (Januari 2018 – Januari 2021).
  • Anggota Komite Pemantau Risiko PT Bank Tabungan                         • Asisten Deputi Layanan Hukum BUMN - Kementerian BUMN RI
    Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)                                 (Juni 2016 – Januari 2018).
  • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank                          • Kepala Bidang Usaha Industri Agro dan Farmasi Ib -
    Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)                        Kementerian BUMN RI (Oktober 2015 – Juni 2016).
  • Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko – Badan                     • Kepala Bidang Usaha Perkebunan II - Kementerian BUMN RI
    Pengaturan BUMN RI (Mei 2025 – saat ini).                                 (Mei 2013 – Oktober 2015).
                                                                            • Kepala Bidang Usaha Jasa IIIa - Kementerian BUMN RI
  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain                                (September 2013 – Mei 2014).
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka                    • Komisaris - PT Angkasa Pura I (Persero)
  lain.                                                                       (April 2013 – Desember 2017).
                                                                            • Komisaris - PT Perkebunan Nusantara IX
                                                                              (Januari 2010 – September 2013).
                                                                            • Kepala Bidang Administrasi dan Kekayaan BUMN -
                                                                              Kementerian BUMN RI (Oktober 2010 – September 2013).
                                                                            • Kasubbag Organisasi & Tata Laksana Sesmen BUMN -
                                                                              Kementerian BUMN RI (Juni 2006 – Oktober 2010).
                                                                            • Pelaksana Uker Deputi Bidang Usaha Agro Industri
                                                                              Kehutanan Kertas, Percetakan dan Penerbitan - Kementerian
                                                                              BUMN RI (Januari 2004 – Juni 2006).

* Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.




                                                                                                               Laporan Tahunan 2025          151
Page 152
03       Profil Perusahaan




                                                             FAHRI HAMZAH
                                                             Komisaris

                                                             Kewarganegaraan
                                                             Warga Negara Indonesia

                                                             Domisili
                                                             Depok, Indonesia

                                                             Usia
                                                             54 Tahun Per Desember 2025.

                                                             Periode Menjabat
                                                             26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                             Tahun 2030, Periode Pertama

                                                             Kepemilikan Saham BBTN
                                                             Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Indonesia, Depok (1997).             • Komisaris BTN (Maret 2025 - saat ini).
                                                                       • Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI
Sertifikasi
                                                                         (Oktober 2024 – saat ini).
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan
                                                                       • Wakil Ketua DPR RI (2014 – 2019).
Riwayat Jabatan                                                        • Anggota DPR RI (2004 – 2014).
                                                                       • President Director CGN Consulting (2000 – 2004).
     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                       • Lectures in Extension Program, Economic Faculty Universitas
     Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama kalinya
                                                                         Indonesia (1996 – 1998).
     sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
     Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif            • Staff to Director of Extension Program, Economic Faculty
     oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 17 Desember 2025.           Universitas Indonesia (1996 – 1998).

     Jabatan Rangkap
     • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
       Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)
     • Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman RI
       (Oktober 2024 – saat ini).

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




152        Laporan Tahunan 2025
Page 153
                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




IDA NURYANTI
Komisaris Independen

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Timur, Indonesia

Usia
58 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                               Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Hukum, Universitas Sebelas Maret, Surakarta       • Komisaris Independen BTN (Maret 2025 - saat ini).
  (1991).
                                                                 • Kepala Departemen Sumber Daya Manusia, Bank Indonesia
• Magister (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi Manajemen PPM,           (Januari 2025 – Maret 2025).
  Jakarta (2005).
                                                                 • Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem Pembayaran,
Sertifikasi                                                        Bank Indonesia (Juli 2022 –Januari 2025).
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan             • Kepala Departemen Pengadaan Strategis, Bank Indonesia
                                                                   (Februari 2020 – Juli 2022).
Riwayat Jabatan                                                  • Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran,
                                                                   Bank Indonesia (September 2013 – Februari 2020).
  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                 • Deputi Kepala Bagian Departemen Kebijakan Sistem
  Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
                                                                   Pembayaran, Bank Indonesia (Juli 2002 – September 2013).
  pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat
  Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan              • Manajer Departemen Akunting Sistem Pembayaran,
  dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 9     Bank Indonesia (Juli 1999 – Juli 2002).
  Oktober 2025.                                                  • Analis Hukum, Departemen Hukum, Bank Indonesia
                                                                   (Februari 1993 – Agustus 1999).
  Jabatan Rangkap
  • Ketua merangkap Anggota Komite Remunerasi dan
    Nominasi PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
    (Juni 2025—saat ini)
  • Anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero)
    Tbk (Juni 2025—saat ini)

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




                                                                                               Laporan Tahunan 2025          153
Page 154
03       Profil Perusahaan




                                                            PIETRA MACHREZA PALOH
                                                            Komisaris Independen

                                                            Kewarganegaraan
                                                            Warga Negara Indonesia

                                                            Domisili
                                                            Jakarta Selatan, Indonesia

                                                            Usia
                                                            55 Tahun Per Desember 2025

                                                            Periode Menjabat
                                                            26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                            Tahun 2030, Periode Pertama

                                                            Kepemilikan Saham BBTN
                                                            Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
• Extensive Class, Business Administration, West Coast                 • Komisaris Independen BTN (Maret 2025 - saat ini).
  University, USA (1994)                                               • Komisaris Utama, PT Indo Tata Global Batam
• Magister (S2) Business Administration, Woodburry University,           (Juni 2018 – Mei 2021).
  USA (1999).
                                                                       • Komisaris Utama, PT Indo Berjaya Logistik, Batam
                                                                         (Juni 2018 – Mei 2021).
Sertifikasi
                                                                       • Direktur Operasi, PT Walinusa, Jakarta
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan
                                                                         (Oktober 2014 – Februari 2021).
Riwayat Jabatan                                                        • Direktur Utama, PT Transmega Energi Jakarta
                                                                         (Agustus 2014 – Maret 2020).
     Dasar Hukum Pengangkatan                                          • Corporate Secretary, Tanri Abeng and Son (TASON) Holding,
     Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk               Jakarta (April 2014 – September 2020).
     pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat       • Community Development Director, PT Rindra Bara Utama
     Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan                   Jakarta (Maret 2004 – Mei 2008).
     dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 15
                                                                       • Direktur Utama, PT Panca Cipta Karsa, Jakarta
     Agustus 2025.
                                                                         (Juli 2002 – Agustus 2013).
     Jabatan Rangkap                                                   • Operation Director, Avstar Aviation Service Los Angeles
     • Ketua merangkap Anggota Audit PT Bank Tabungan                    California (Januari 2001 – Juni 2002).
       Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)                       • General Manager, Atlas Air Ground Handling Los Angeles
     • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank                    Airport California (Februari 1997 – Januari 2001).
       Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025—saat ini)

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




154        Laporan Tahunan 2025
Page 155
                                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




PANANGIAN SIMANUNGKALIT
Komisaris Independen

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Timur, Indonesia

Usia
65 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
26 Maret 2025 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
Tahun 2030, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret, Surakarta   • Komisaris Independen BTN (Maret 2025 - saat ini).
(1986).
                                                                  • Anggota Tim Satuan Tugas Perumahan, Kementerian
Sertifikasi                                                         Perumahan dan Kawasan Pemukiman
                                                                    (Mei 2024 – saat ini).
Sertifikasi Kualifikasi 6 Manajemen Risiko Perbankan
                                                                  • Dewan Pakar Bidang Perumahan dan Properti
Riwayat Jabatan                                                     (Januari 2023 – Oktober 2024).
                                                                  • Konsultan Independen Bidang Perumahan dan Properti,
  Dasar Hukum Pengangkatan                                          Pemda DKI Jakarta (September 2007 – September 2008).
  Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk           • Staf Khusus bidang Kebijakan Sektor Perumahan,
  pertama kalinya sejak 26 Maret 2025 melalui keputusan Rapat       Kementerian Perumahan Rakyat RI
  Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan                 (Oktober 2004 – Oktober 2009).
  dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 15
  Agustus 2025.                                                   • Konsultan Independen Sektor Perumahan dan Pakar Properti,
                                                                    Badan Penyehatan Perbankan Nasional
  Jabatan Rangkap                                                   (Agustus 2000 – April 2005).
  • Ketua merangkap Anggota Komite Pemantau Risiko                • Anggota Tim Penasihat Menteri Perumahan RI, Kementerian
    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk                           Perumahan Rakyat RI
    (Juni 2025 - saat ini)                                          (Oktober 1999 – Oktober 2000).
  • Anggota Komite Audit PT Bank Tabungan Negara (Persero)        • CEO, Yayasan Panangian School of Property
    Tbk (Juni 2025 - saat ini)                                      (April 1998 – saat ini).
  • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank                • CEO, PT Penilai Arta Sedaya (April 1994 – Maret 2010).
    Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025 - saat ini)          • CEO, PT Panangian & Assosciates
  • Anggota Tim Satuan Tugas Perumahan, Kementerian                 (November 1993 – Oktober 2010).
    Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Mei 2024 - saat ini)         • Direktur Pengelolaan Franschise Broker Perumahan,
                                                                    PT Homes 21 Realty (Oktober 1992 – Oktober 1993).
  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
                                                                  • Manajer Pengawasan Proyek, PT Satyatama Graha Tara
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
                                                                    (Maret 1986 – September 1992).
  lain.
                                                                  • Staf di Bidang Pengembangan Perumahan, PT Satyatama
                                                                    Graha Tara (Februari 1986 – September 1986).




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025         155
Page 156
03       Profil Perusahaan




                                                               DIDYK CHOIROEL*
                                                               Komisaris

                                                               Kewarganegaraan
                                                               Warga Negara Indonesia

                                                               Domisili
                                                               Tangerang, Indonesia

                                                               Usia
                                                               54 Tahun Per Desember 2025.

                                                               Periode Menjabat
                                                               7 Januari 2026 - Penutupan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan
                                                               Tahun 2030, Periode Pertama

                                                               Kepemilikan Saham BBTN
                                                               Tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                         Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ilmu Administrasi Negara, Universitas Mataram,              • Komisaris BTN (Januari 2026 - saat ini).
  Mataram (1998).                                                          • Sekretaris Jenderal, Sekretariat Jendral, Kementerian
• Magister (S2) Manajemen, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi                       Perumahan, Kementerian Perumahan dan Kawasan
  (STIE Jakarta), Jakarta (2001)                                             Pemukiman RI (Januari 2025 – saat ini).
• Magister (S2) Administrasi Publik, Universitas Gadjah Mada,              • Dewan Pengawas, Rumah sakit TNI AL dr. Ramelan Surabaya
  Yogyakarta (2005)                                                          (2024 – 2025)

Sertifikasi                                                                • Dewan Pengawas, Lembaga Manajemen Aset Negara (2023
                                                                             – 2024)
-
                                                                           • Kepala Kantor Wilayah, Kantor Wilayah Direktorat Jendral
Riwayat Jabatan                                                              Perbendaharaan Provinsi Jawa Timur, Direktorat Jendral
                                                                             Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI
     Dasar Hukum Pengangkatan                                                (Mei 2024 – Januari 2025);
     Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama                    • Sekretaris Direktorat, Jenderal Sekretariat Direktorat Jenderal,
     kalinya sejak 7 Januari 2026 melalui keputusan Rapat Umum               Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan
     Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Perseroan dan                       RI (April 2021 – Mei 2025);
     dinyatakan efektif setelah Uji Kemampuan dan Kepatutan oleh           • Direktur, Direktorat Pengelolaan Kas Negara, Direktorat
     Otoritas Jasa Keuangan (OJK).                                           Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI
                                                                             (September 2018 – April 2021);
     Jabatan Rangkap
                                                                           • Dewan Pengawas RS Kanker Darmais Jakarta (2021 – 2022)
     • Anggota Komite Remunerasi dan Nominasi PT Bank
                                                                           • Direktur, Direktorat Pelaksanaan Anggaran, Direktorat
       Tabungan Negara (Persero) Tbk (Januari 2026—saat ini)
                                                                             Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI (Maret
     • Sekretaris Jenderal, Sekretariat Jendral, Kementerian                 2017 – September 2018);
       Perumahan, Kementerian Perumahan dan Kawasan                        • Dewan Komisaris PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero),
       Pemukiman RI (Januari 2025 – saat ini)                                (2018 – 2020)
     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain                          •   Kepala Kantor Wilayah, Kantor Wilayah Direktorat Jenderalb
                                                                               Perbendaharaan Provinsi Kepulauan Riau, Direktorat Jenderal
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
                                                                               Perbendaharaan Kementerian Keuangan RI (Oktober 2015 –
     lain.
                                                                               Maret 2017);
                                                                           • Dewan Pengawas Lembaga Layanan Pemasaran Koperasi
                                                                             dan Usaha Kecil dan Menengah (LPPKUKM) (2016 – 2017);




* Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.




156        Laporan Tahunan 2025
Page 157
                                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




CHANDRA M. HAMZAH*
Komisaris Utama/Independen

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia

Usia
58 Tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Hukum, Universitas Indonesia (1995).                         • Komisaris Utama/Independen BTN (2019 - 2025).
                                                                          • Co-Founder & Senior Partner of Assegaf Hamzah
Sertifikasi
                                                                            & Partners Law Firm (2012 - saat ini).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
                                                                          • Komisaris Utama PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)
(Penyelarasan 2024).
                                                                            (2014 - 2015).
Riwayat Jabatan                                                           • Komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
                                                                            (2007 - 2011).
  Dasar Hukum Pengangkatan                                                • Partner of Assegaf Hamzah & Partners Law Firm
  Menjabat sebagai Komisaris Utama sekaligus Komisaris                      (2001 - 2007).
  Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 27
  November 2019 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang
  Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan dan dinyatakan
  efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 04 Mei 2020.
  Kemudian diangkat kembali pada tanggal 6 Maret 2024
  melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2024.

  Jabatan Rangkap
  Co-Founder & Senior Partner of Assegaf Hamzah & Partners
  Law Firm (2012—saat ini).

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025         157
Page 158
03       Profil Perusahaan




                                                               IQBAL LATANRO*
                                                               Wakil Komisaris Utama/Independen

                                                               Kewarganegaraan
                                                               Warga Negara Indonesia

                                                               Domisili
                                                               Jakarta Selatan, Indonesia

                                                               Usia
                                                               67 Tahun Per Desember 2025

                                                               Periode Menjabat
                                                               10 Maret 2021 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama

                                                               Kepemilikan Saham BBTN
                                                               Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Hasanuddin, Makassar                  •   Wakil Komisaris Utama/Independen BTN (2021 - 2025).
  (1983).                                                                 •   Komisaris PT Bank Mandiri Taspen (2020 - 2021).
• Magister (S2) Manajemen Bisnis, Universitas Hasanuddin,                 •   Komisaris PT Pemeringkat Efek Indonesia (2020 - 2021).
  Makassar (1998).
                                                                          •   Direktur Utama PT Taspen (Persero) (2018 - 2020).
Sertifikasi                                                               •   Komisaris Utama PT Taspen Properti Indonesia
                                                                              (2015 - 2020).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).

Riwayat Jabatan

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Menjabat sebagai Wakil Komisaris Utama sekaligus Komisaris
     Independen Perseroan untuk pertama kalinya sejak 10 Maret
     2021 melalui keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
     Tahunan (RUPST) Perseroan dan dinyatakan efektif oleh
     Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tanggal 06 September 2021.

     Jabatan Rangkap
     Tidak memiliki rangkap jabatan.

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.




158        Laporan Tahunan 2025
Page 159
                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




ARMAND B. ARIEF*
Komisaris Independen

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia

Usia
73 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Business Administration, Curry College, Milton             • Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk
  Massachusetts, Amerika Serikat (1982).                                    (2021 - saat ini).
• Magister (S2) Business Administration, Suffolk University,              • Komisaris Independen BTN (2019 - 2025).
  Boston Massachusetts, Amerika Serikat (1995).                           • Komisaris Independen PT Bank Royal Indonesia (2017 - 2018).
Sertifikasi                                                               • Komisaris/Senior Consultant Dunamis Organization Services
                                                                            (Franklin Covey USA Subsidiary (2016 - 2019).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
                                                                          • Anggota Panel Interviewer Otoritas Jasa Keuangan
(Penyelarasan 2024).
                                                                            (2016 - 2017).
Riwayat Jabatan

  Dasar Hukum Pengangkatan
  Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
  pertama kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan
  Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan
  dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  sejak tanggal 14 Mei 2020. Kemudian diangkat kembali pada
  tanggal 6 Maret 2024 melalui Rapat Umum Pemegang Saham
  Tahunan Tahun 2024.

  Jabatan Rangkap
  Tidak memiliki rangkap jabatan

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Komisaris Independen PT Cardig Aero Services Tbk
  (2021—saat ini).




* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025          159
Page 160
03       Profil Perusahaan




                                                               SENTOT A. SENTAUSA*
                                                               Komisaris Independen

                                                               Kewarganegaraan
                                                               Warga Negara Indonesia

                                                               Domisili
                                                               Jakarta Selatan, Indonesia

                                                               Usia
                                                               68 Tahun Per Desember 2025

                                                               Periode Menjabat
                                                               2 Maret 2022 – RUPS Tahun 2025, Periode Pertama

                                                               Kepemilikan Saham BBTN
                                                               Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Statistika, Universitas Padjadjaran, Bandung               • Komisaris Independen BTN (2022 - 2025).
  (1985).                                                                 • Komisaris Utama PT Jiwasraya (Persero) (2019 - 2020).
• Magister (S2) Business Administration, Monash University,               • Komisaris Utama Mandiri lnhealth (2016 - 2019).
  Australia (1995).
                                                                          • Direktur Distribution PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
Sertifikasi                                                                 (2015 - 2016).

Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP                            • Direktur Risk Management PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
(Penyelarasan 2024).                                                        (2006 - 2014).

Riwayat Jabatan

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
     pertama kalinya sejak 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat
     Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
     dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
     tanggal 8 Agustus 2022.

     Jabatan Rangkap
     Tidak memiliki rangkap jabatan

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.




160        Laporan Tahunan 2025
Page 161
                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




ADI SULISTYOWATI*
Komisaris Independen

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia

Usia
58 Tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen, Universitas Krisnadwipayana,              • Komisaris Independen BTN (Maret 2024—2025).
Jakarta (1986)                                                            • Wakil Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                                            (2020—Maret 2024).
Sertifikasi
                                                                          • Direktur Layanan dan Jaringan PT Bank Negara Indonesia
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7 oleh LSPP                              (Persero) Tbk (2020).
(Penyelarasan 2024).
                                                                          • Direktur Hubungan Kelembagaan PT Bank Negara Indonesia
Riwayat Jabatan                                                             (Persero) Tbk (2015—2020).
                                                                          • Pemimpin Divisi Jaringan dan Layanan PT Bank Negara
  Dasar Hukum Pengangkatan                                                  Indonesia (Persero) Tbk (2012-2015).
  Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
  pertama kalinya sejak 6 Maret 2024 melalui keputusan Rapat
  Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
  dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 7
  Oktober 2024.

  Jabatan Rangkap
  Tidak memiliki rangkap jabatan

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain




* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025           161
Page 162
03       Profil Perusahaan




                                                               BAMBANG WIDJANARKO*
                                                               Komisaris Independen

                                                               Kewarganegaraan
                                                               Warga Negara Indonesia

                                                               Domisili
                                                               Bekasi, Indonesia

                                                               Usia
                                                               62 Tahun Per Desember 2025

                                                               Periode Menjabat
                                                               6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Pertama

                                                               Kepemilikan Saham BBTN
                                                               Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Akuntansi, Universitas Brawijaya, Malang (1988).           • Komisaris Independen BTN (Maret 2024—2025).
• Magister (S2) Bisnis dan Keuangan, International University             • Deputi Komisioner Pengawas Bank Pemerintah
  of Japan, Jepang (2000).                                                  dan Syariah OJK (2023).

Sertifikasi                                                               • Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK
                                                                            (2020—2023).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).                                                      • Deputi Komisioner Penyidikan, Organisasi dan Sumber Daya
                                                                            Manusia OJK (2018 —2020).
Riwayat Jabatan                                                           • Kepala Kantor Regional 1 DKI Jakarta dan Banten OJK
                                                                            (2016—2018).
     Dasar Hukum Pengangkatan
     Menjabat sebagai Komisaris Independen Perseroan untuk
     pertama kalinya sejak 6 Maret 2024 melalui keputusan Rapat
     Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
     dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak
     7 Oktober 2024.

     Jabatan Rangkap
     Tidak memiliki rangkap jabatan

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.




162        Laporan Tahunan 2025
Page 163
                                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




ANDIN HADIYANTO*
Komisaris

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Bekasi, Indonesia

Usia
60 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
27 November 2019 - 6 Maret 2024, Periode Pertama
6 Maret 2024 – RUPS Tahun 2025, Periode Kedua

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta               • Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK)
  (1989).                                                                   dan Plt. Direktur Utama Lembaga Pengelola Dana Pendidikan
• Magister (S2) International Development, Nagoya University,               (LPDP), Kementerian Keuangan (2021 – Juni 2025).
  Jepang (1997).                                                          • Komisaris BTN (2019 - 2025).
• Doktor (S3) International Development, Nagoya University,               • Direktur Jenderal Perbendaharaan, Kementerian Keuangan
  Jepang (2000).
                                                                            (2019 - 2021).
Sertifikasi                                                               • Staf Ahli Makro Ekonomi dan Keuangan Internasional,
                                                                            Kementerian Keuangan (2018 - 2019).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).                                                      • Direktur Eksekutif, Bank Dunia (2016 - 2018).

Riwayat Jabatan

  Dasar Hukum Pengangkatan
  Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama
  kalinya sejak 27 November 2019 melalui keputusan Rapat
  Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan
  dan dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
  sejak tanggal 10 Juli 2020. Kemudian diangkat kembali pada
  tanggal 6 Maret 2024 melalui Rapat Umum Pemegang Saham
  Tahunan Tahun 2024.

  Jabatan Rangkap
  Tidak memiliki rangkap jabatan

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.




                                                                                                           Laporan Tahunan 2025          163
Page 164
03       Profil Perusahaan




                                                               HERRY TRISAPUTRA ZUNA*
                                                               Komisaris

                                                               Kewarganegaraan
                                                               Warga Negara Indonesia

                                                               Domisili
                                                               Jakarta Barat, Indonesia

                                                               Usia
                                                               58 Tahun Per Desember 2025

                                                               Periode Menjabat
                                                               2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama

                                                               Kepemilikan Saham BBTN
                                                               Per 31 Desember 2025, memiliki 879.300 lembar saham
                                                               atau sebesar 0,0062653%




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil, lnstitut Teknologi Bandung, Bandung          • Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Utama Kementerian
  (1992).                                                                   Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2024—saat ini).
• Sarjana (S1) Manajemen, Universitas Padjajaran, Bandung                 • Komisaris BTN (2022 - 2025).
  (1993).
                                                                          • Direktur Jenderal Pembiayaan lnfrastruktur Pekerjaan
• Magister (S2) Sistem dan Teknik Jalan Raya, lnstitut Teknologi            Umum dan Perumahan, Kementerian Pekerjaan Umum dan
  Bandung, Bandung (1994).
                                                                            Perumahan Rakyat (2021 - 2024).
• Doktor (S3) Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Depok (2016).
                                                                          • Direktur Pengembangan Sistem Strategi Penyelenggaraan
Sertifikasi                                                                 Pembiayaan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
                                                                            Rakyat (2019 - 2021).
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
(Penyelarasan 2024).                                                      • Komisaris PT Wijaya Karya Beton Tbk (2017 - 2019).
                                                                          • Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Indonesia, Kementerian
Riwayat Jabatan                                                             Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2015 - 2019).

     Dasar Hukum Pengangkatan
     Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama
     kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat
     Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
     dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
     tanggal 11 Oktober 2022.

     Jabatan Rangkap
     Penata Kelola Jalan dan Jembatan Ahli Utama Kementerian
     Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (2024—saat ini).

     Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
     Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
     lain.




* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.




164        Laporan Tahunan 2025
Page 165
                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




HIMAWAN ARIEF SUGOTO*
Komisaris

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Depok, Indonesia

Usia
62 Tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
2 Maret 2022 - RUPS Tahun 2025, Periode Pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, memiliki 879.300 lembar saham
atau sebesar 0,0062653




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil, Institut Teknologi Bandung, Bandung          • Penasihat Utama Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala
  (1990).                                                                   Badan Pertanahan Nasional Bidang Ekonomi Pertanahan
• Magister (S2) Teknik Sipil, Universitas Indonesia, Jakarta                (2023 - 2024).
  (2001).                                                                 • Komisaris BTN (2022 - 2025).
• Doktor (S3) Manajemen dan Bisnis, Institut Pertanian Bogor,             • Sekretaris Komite Badan Bank Tanah (2021 - 2023).
  Bogor (2023).
                                                                          • Komisaris PT Rajawali Nusantara Indonesia (Holding Pangan)
                                                                            (2020 - 2022).
Sertifikasi
                                                                          • Plt. Direktur Jenderal Pengadaan Tanah dan Pengembangan
Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6 oleh LSPP
                                                                            Pertanahan Kementerian Agraria
(Penyelarasan 2024).
                                                                            dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2020 - 2021).
Riwayat Jabatan                                                           • Sekretaris Jenderal Komisaris Kementerian Agraria dan Tata
                                                                            Ruang/Badan Pertanahan Nasional (2018 - 2023).
  Dasar Hukum Pengangkatan
  Menjabat sebagai Komisaris Perseroan untuk pertama
  kalinya sejak tanggal 2 Maret 2022 melalui Keputusan Rapat
  Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan dan
  dinyatakan efektif oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada
  tanggal 03 Oktober 2022.

  Jabatan Rangkap
  Tidak memiliki rangkap jabatan

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




* Berhenti menjabat sejak penutupan RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025.




                                                                                                           Laporan Tahunan 2025       165
Page 166
03      Profil Perusahaan




Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris

Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris

                                       Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Komisaris

                                           Hubungan Keuangan Dengan                       Hubungan Keluarga Dengan
                                                                                                                                Hubungan
                                                                    Pemegang                                      Pemegang
                                       Dewan                                         Dewan                                    Kepengurusan*
      Nama             Jabatan                          Direksi*      Saham                           Direksi*      Saham
                                      Komisaris*                                    Komisaris*
                                                                    Pengendali*                                   Pengendali*

                                      Ya     Tidak    Ya    Tidak    Ya    Tidak     Ya    Tidak    Ya    Tidak    Ya     Tidak     Ya        Tidak

                     Komisaris
 Suryo Utomo
                     Utama

                     Wakil
 Dwi Ary
                     Komisaris
 Purnomo**
                     Utama

 Fahri Hamzah        Komisaris

                     Komisaris
 Ida Nuryanti
                     Independen

 Pietra
                     Komisaris
 Machreza
                     Independen
 Paloh

 Panangian           Komisaris
 Simanungkalit       Independen

 Didyk
                     Komisaris
 Choiroel

* Langsung maupun tidak langsung.
** Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.




Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris

Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris selama tahun Buku disajikan pada Bab Corporate Governance.



Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Alasan Perubahannya

Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota
Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris
adalah sebagai berikut:



Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan 2025

Komposisi Dewan Komisaris sebelum RUPS Tahunan 2025 sebanyak 9 (sembilan) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Komisaris Utama/Independen, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Independen, 4 (empat) orang Komisaris
Independen, dan 3 (tiga) orang Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada
tabel berikut ini:




166       Laporan Tahunan 2025
Page 167
                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan 2025

                                                                                 Pelaksana
                                                     Dasar                       Penilaian
      Nama                  Jabatan                                  Periode                       Tanggal Efektif
                                                 Pengangkatan                   Kemampuan
                                                                               dan Kepatutan


Chandra M.           Komisaris Utama/         RUPS Tahunan tanggal
                                                                     Kedua         OJK               4 Mei 2020
Hamzah               Independen                   6 Maret 2024

                     Wakil Komisaris Utama/   RUPS Tahunan tanggal
Iqbal Latanro                                                        Pertama       OJK           6 September 2021
                     Independen                   10 Maret 2021

                                              RUPS Tahunan tanggal
Armand B. Arief      Komisaris Independen                            Kedua         OJK               14 Mei 2020
                                                  6 Maret 2024

                                              RUPS Tahunan tanggal
Sentot A. Sentausa   Komisaris Independen                            Pertama       OJK             8 Agustus 2022
                                                  2 Maret 2022

                                              RUPS Tahunan tanggal
Adi Sulistyowati     Komisaris Independen                            Pertama       OJK             7 Oktober 2024
                                                  6 Maret 2024

Bambang                                       RUPS Tahunan tanggal
                     Komisaris Independen                            Pertama       OJK             7 Oktober 2024
Widjanarko                                        6 Maret 2024

                                              RUPS Tahunan tanggal
Andin Hadiyanto      Komisaris                                       Kedua         OJK               10 Juli 2020
                                                  6 Maret 2024

Herry Trisaputra                              RUPS Tahunan tanggal
                     Komisaris                                       Pertama       OJK             11 Oktober 2022
Zuna                                              2 Maret 2022

Himawan Arief                                 RUPS Tahunan tanggal
                     Komisaris                                       Pertama       OJK             3 Oktober 2022
Sugoto                                            2 Maret 2022




Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan 2025

Pada tanggal 26 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Komisaris Utama/Independen        : Chandra M. Hamzah
   b. Wakil Komisaris Utama/Independen : Iqbal Latanro
   c. Komisaris                         : Andin Hadiyanto
   d. Komisaris                         : Herry Trisaputra Zuna
   e. Komisaris Independen              : Bambang Widjanarko
   f. Komisaris Independen              : Armand B. Arief
   g. Komisaris Independen              : Adi Sulistyowati
   h. Komisaris                         : Himawan Arief Sugoto
   i. Komisaris Independen              : Sentot A. Sentausa
2. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Komisaris Utama                   : Suryo Utomo
   b. Wakil Komisaris Utama             : Dwi Ary Purnomo
   c. Komisaris Independen              : Ida Nuryanti
   d. Komisaris                         : Fahri Hamzah
   e. Komisaris Independen              : Pietra Machreza Paloh
   f. Komisaris Independen              : Panangian Simanungkalit




                                                                                    Laporan Tahunan 2025            167
Page 168
03      Profil Perusahaan




Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris setelah RUPS Tahunan 2025 sebanyak 6 (enam) orang yang terdiri
dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama, 3 (tiga) orang Komisaris Independen, dan
1 (satu) orang Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan 2025

                                                                                                           Pelaksana
                                                                                                           Penilaian
        Nama                       Jabatan               Dasar Pengangkatan               Periode                               Tanggal Efektif
                                                                                                          Kemampuan
                                                                                                         dan Kepatutan

                                                         RUPS Tahunan tanggal
 Suryo Utomo                Komisaris Utama                                              Pertama               OJK                26 Juni 2025
                                                             26 Maret 2025

                                                         RUPS Tahunan tanggal
 Dwi Ary Purnomo            Wakil Komisaris Utama                                        Pertama               OJK                26 Juni 2025
                                                             26 Maret 2025

                                                         RUPS Tahunan tanggal
 Fahri Hamzah               Komisaris                                                    Pertama               OJK             17 Desember 2025
                                                             26 Maret 2025

                                                         RUPS Tahunan tanggal
 Ida Nuryanti               Komisaris Independen                                         Pertama               OJK              9 Oktober 2025
                                                             26 Maret 2025

 Pietra Machreza                                         RUPS Tahunan tanggal
                            Komisaris Independen                                         Pertama               OJK              15 Agustus 2025
 Paloh                                                       26 Maret 2025

 Panangian                                               RUPS Tahunan tanggal
                            Komisaris Independen                                         Pertama               OJK              15 Agustus 2025
 Simanungkalit                                               26 Maret 2025




Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Luar Biasa
Tahun 2026

Pada tanggal 7 Januari 2026, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2026 memutuskan mengangkat
Didyk Choiroel sebagai Komisaris Perseroan. Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris setelah RUPS Tahunan
2025 sebanyak 7 (tujuh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama,
3 (tiga) orang Komisaris Independen, dan 2 (dua) orang Komisaris. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan
Komisaris dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Luar Biasa 2026

                                                                                                           Pelaksana
                                                                                                           Penilaian
        Nama                       Jabatan               Dasar Pengangkatan              Periode                                Tanggal Efektif
                                                                                                          Kemampuan
                                                                                                         dan Kepatutan

                                                         RUPS Tahunan tanggal
 Suryo Utomo                Komisaris Utama                                              Pertama               OJK                26 Juni 2025
                                                             26 Maret 2025

                                                         RUPS Tahunan tanggal
 Dwi Ary Purnomo*           Wakil Komisaris Utama                                        Pertama               OJK                26 Juni 2025
                                                             26 Maret 2025

                                                         RUPS Tahunan tanggal
 Fahri Hamzah               Komisaris                                                    Pertama               OJK             17 Desember 2025
                                                             26 Maret 2025

                                                         RUPS Tahunan tanggal
 Ida Nuryanti               Komisaris Independen                                         Pertama               OJK              9 Oktober 2025
                                                             26 Maret 2025

 Pietra Machreza                                         RUPS Tahunan tanggal
                            Komisaris Independen                                         Pertama               OJK              15 Agustus 2025
 Paloh                                                       26 Maret 2025

 Panangian                                               RUPS Tahunan tanggal
                            Komisaris Independen                                         Pertama               OJK              15 Agustus 2025
 Simanungkalit                                               26 Maret 2025

                                                                                                                                 Masih dalam
                                                        RUPS Luar Biasa tanggal                                                 proses Penilaian
 Didyk Choiroel             Komisaris                                                    Pertama               OJK
                                                            7 Januari 2026                                                       Kemampuan
                                                                                                                                dan Kepatutan

* Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.




168       Laporan Tahunan 2025
Page 169
                                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




PROFIL
DEWAN PENGAWAS SYARIAH


Prof. Dr. H. MUHAMMAD
QURAISH SHIHAB, M.A.*
Ketua Dewan Pengawas Syariah

Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta Selatan, Indonesia

Usia
82 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
23 Maret 2018 - RUPS Tahun 2023, Periode Pertama
16 Maret 2023 - RUPS Tahun 2028, Periode Kedua

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                           Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas                     • Ketua Dewan Pengawas Syariah BTN (2018 - 2025).
  Al-Azhar Kairo Mesir (1967).                                               • Pendiri dan Anggota Council of Muslim Elders
• Pascasarjana (S2) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas                  (2014 - saat ini).
  Al-Azhar Kairo Mesir (1969).                                               • Anggota Eminent Person Group Indonesia Malaysia Person
• Doktor (S3) bidang Tafsir dan Hadits dari Universitas Al-Azhar               Group Indonesia Malaysia (2010).
  Kairo Mesir (1982).                                                        • Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Arab, Mesir
                                                                               dan Jibuti (1998 - 2002).
Sertifikasi
                                                                             • Menteri Agama Republik Indonesia (1998).
Ijtima’Sanawi & Annual Meeting DPS IX (2024).
                                                                             • Anggota Dewan Riset Nasional (1995 - 1999).
Riwayat Jabatan                                                              • Anggota Badan Akreditasi Nasional (1994 - 1998).
                                                                             • Direktur Pengkaderan Ulama MUI (1994 - 1997).
  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                             • Anggota DPS Bank Muamalat (1992 - 1999).
  Menjabat sebagai Ketua Dewan Pengawas Syariah untuk
  pertama kalinya melalui hasil Keputusan Rapat Umum                         • Rektor IAIN Syarif Hidayatullah periode (1992-1998).
  Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan tanggal 23                        • Anggota Badan Pertimbangan Pendidikan Nasional
  Maret 2018 dan dinyatakan efektif Berdasarkan Surat Otoritas                 (1988 - 1996).
  Jasa Keuangan (OJK) No. SR.4/PB.13/2019 sejak 10 Januari 2019.             • Anggota MPR-RI periode (1982-1987) dan periode
  Kemudian diangkat kembali sebagai Ketua Dewan Pengawas                       (1987 - 2002).
  Syariah untuk kedua kalinya pada Rapat Umum Pemegang                       • Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat (1985 - 1998).
  Saham 2023 No.16 tanggal 16 Maret 2023.
                                                                             • Wakil Rektor IAIN Alauddin (1974 - 1980).
  Jabatan Rangkap                                                            • Pembantu Pimpinan Koordinator Antar Kepolisian Indonesia
  Tidak memiliki rangkap jabatan.                                              Timur dalam Bidang Mental (1973 - 1975).
                                                                             • Koordinator Perguruan Tinggi Agama Islam Swasta
  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain                                 se Indonesia Timur (Kopertis Wilayah Timur) (1967 - 1980).
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




* Mengundurkan diri sejak 4 November 2025 dan efektif per tanggal 22 Desember 2025.




                                                                                                             Laporan Tahunan 2025          169
Page 170
03       Profil Perusahaan




                                                              MOHAMAD BAGUS TEGUH
                                                              PERWIRA, Lc, M.A.*
                                                              Anggota Dewan Pengawas Syariah

                                                              Kewarganegaraan
                                                              Warga Negara Indonesia

                                                              Domisili
                                                              Bekasi, Indonesia

                                                              Usia
                                                              47 Tahun Per Desember 2025.

                                                              Periode Menjabat
                                                              10 Maret 2021 – RUPS Tahun 2026, Periode Pertama.

                                                              Kepemilikan Saham BBTN
                                                              Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                           Jabatan Rangkap
• Sarjana (S1) dari Fakultas Dirasat Islamiyah Wal Arabiyah,                 • Ketua Dewan Dewan Pengawas Syariah PT Manulife Asset
  Universitas Al-Azhar Kairo-Mesir (1999).                                     Management Indonesia (2022-saat ini).
• Pasca Sarjana (S2) Program Studi Ekonomi Islam UIN Syarif                  • Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian, Dewan Syariah
  Hidayatullah – Jakarta (2007).                                               Nasional-Majelis Ulama Indonesia (2020 - saat ini).

Sertifikasi                                                                  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
Dalam Negeri.                                                                Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC NISP Tbk.
• Certified Financial Planner (CFP®)-FPSB (2010).                            (2009-saat ini).
• Qualified Wealth Planner (QWP)-FPSB Global (2011).                      Pengalaman Kerja
• Sertifikasi DPS Perusahaan Pembiayaan-DSN-MUI & OJK
                                                                          • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Manulife Asset
  (2015).
                                                                            Management Indonesia (2022-saat ini).
• Kompetensi Pengawas Syariah - Lembaga Sertifikasi Profesi-
  Majelis Ulama Indonesia (LSPMUI) (2016).                                • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan
                                                                            Negara, Tbk (Persero) (2021 - saat ini).
• Sertifikasi Kompetensi Pengawas Syariah -BNSP (2017)
                                                                          • Wakil Sekretaris Badan Pelaksana Harian DSN-MUI
• Ahli Syariah Pasar Modal (ASPM)–OJK (2021).
                                                                            (2020 - saat ini).
• Sertifikasi Kompetensi Pengawas Syariah-BNSP (2023).
                                                                          • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Maybank
• Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6 (2025)                   Indonesia Tbk. (2020 -2024).
• Pra Ijtima’Sanawi & Ijtima’Sanawi Annual Meeting DPS
                                                                          • Ketua Dewan Pengawas Syariah DPLK BRI (2018 - 2019).
  X-DSN-MUI (2025).
                                                                          • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Aberdeen Standard
Luar Negeri:                                                                Investment Indonesia (2015 - 2021).
• Islamic Economic-ICMI Orsat Cairo-Cairo, Mesir (1997).                  • Anggota dan Sekretaris Bidang Pasar Modal Badan
• Islamic Banking Practice-Syahata Connsulting-Cairo, Mesir                 Pelaksana Harian DSN-MUI (2015-2020)
  (1998).                                                                 • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indosurya Asset
• Training Islamic Banking for Regulator-Al Huda Center of                  Management (2015 - 2017).
  Islamic Banking & Economics-Dubai, UAE (2023).                          • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT OCBC NISP Tbk.
• Durham Islamic Finance Summer School 2025-Durham                          (2009-saat ini).
  University Business School-Durham, UK (2025).                           • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Schroder Investment
                                                                            Management Indonesia. (2009 - 2022).
Riwayat Jabatan
                                                                          • Konsultan Head Planner PT Quantum Magna (2007 - 2014).
     Dasar Hukum Pengangkatan                                             • Konsultan PT Batasa Tazkia (2004 - 2009).
     Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah                      • Business Development Management pada KAB Consulting
     untuk pertama kalinya sejak hasil Keputusan Rapat Umum                 (2003-2004).
     Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Perseroan No 09 tanggal               • Office Manager pada Masyarakat Ekonomi Syariah
     10 Maret 2021 dan dinyatakan efektif Berdasarkan Surat Otoritas        (2002-2004).
     Jasa Keuangan (OJK) No. SR-12/PB.1/2021 sejak 02 Juni 2021.          • Training Manager International Institute of Islamic Thought
                                                                            (IIIT) Indonesia (2001 - 2002).
                                                                          • Asisten Rektor pada Unversitas Islam ‘45 Bekasi
                                                                            (Februari 2000 - September 2000).


* Berhenti menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah sehubungan dengan Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
  kepada PT Bank Syariah Nasional.




170         Laporan Tahunan 2025
Page 171
                                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




MUHAMMAD FAIZ, Lc, M.A.*
Anggota Dewan Pengawas Syariah


Kewarganegaraan
Warga Negara Indonesia

Domisili
Jakarta, Indonesia

Usia
51 Tahun Per Desember 2025

Periode Menjabat
29 November 2023 - RUPS Tahun 2028, periode pertama

Kepemilikan Saham BBTN
Per 31 Desember 2025, tidak memiliki saham BBTN




Riwayat Pendidikan                                                        Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Fakultas Syariah Islamic University of Madinah,            • Ketua Umum MUI Propinsi DKI Jakarta (2024-2029)
  Arab Saudi (1997)                                                       • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan
• Magister (S2) Fakultas Daarul Ulum Cairo University,                      Negara, Tbk (Persero) (2023 - saat ini).
  Mesir (1999)
                                                                          • Katib Syuriah Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama
                                                                            (2022- saat ini).
Sertifikasi
                                                                          • Wakil Rais PW Nahdlatul Ulama DKI Jakarta (2021-2023).
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 1 (2008).
                                                                          • Anggota Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan
• Sertifikasi Dewan Pengawas Syariah Level 2 (2013).
                                                                            Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah (2017-saat ini).
Riwayat Jabatan                                                           • Ketua Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
                                                                            PT Bank Permata, Tbk. (2014-2024).
  Dasar Hukum Pengangkatan                                                • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil Multi Finance
  Menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah sesuai                    Indonesia Syariah (2012-saat ini).
  Akta Pernyataan Keputusan Rapat Dewan Komisaris No. 24                  • Wakil Sekretaris Komisi Fatwa pada DSN-MUI
  tanggal 15 Desember 2023 dan dinyatakan efektif berdasarkan               (2010 - saat ini).
  Surat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) No.S-267/PB.02/2023 sejak
                                                                          • Anggota Dewan Pengawas Syariah Unit Usaha Syariah
  18 Oktober 2023.
                                                                            PT Bank Permata, Tbk. (2008-2014).
  Jabatan Rangkap                                                         • Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008- saat ini).
  • Ketua Umum MUI Propinsi DKI Jakarta (2024-2029)
  • Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Ulama (2022- saat ini).
  • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Bank Tabungan
    Pensiunan Nasional (BTPN) Syariah (2017-saat ini)
  • Ketua Dewan Pengawas Syariah PT Indomobil Multi
    Finance Indonesia Syariah (2012- saat ini)
  • Wakil Sekretaris Komisi Fatwa MUI (2010- saat ini).
  • Wakil Pengurus PP Daarul Rahman (2008-sekarang).

  Jabatan Rangkap pada Perusahaan Terbuka Lain
  Tidak memiliki rangkap jabatan pada perusahaan terbuka
  lain.




* Berhenti menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas Syariah sehubungan dengan Pemisahan Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
  kepada PT Bank Syariah Nasional.




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025           171
Page 172
03     Profil Perusahaan




Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Pengawas Syariah
Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Pengawas Syariah

                            Hubungan Keuangan, Keluarga, dan Kepengurusan Dewan Pengawas Syariah

                                                  Hubungan Keuangan Dengan                  Hubungan Keluarga Dengan
                                                                                                                                   Hubungan
                                                                        Pemegang                                   Pemegang
                                              Dewan                                    Dewan                                     Kepengurusan*
        Nama                  Jabatan                       Direksi*      Saham                       Direksi*       Saham
                                             Komisaris*                               Komisaris*
                                                                        Pengendali*                                Pengendali*

                                             Ya    Tidak   Ya   Tidak   Ya    Tidak   Ya     Tidak   Ya   Tidak    Ya   Tidak     Ya     Tidak

 Prof. Dr. H.              Ketua Dewan
 Muhammad                  Pengawas                 √            √             √              √             √             √                √
 Quraish Shihab, MA        Syariah

 Mohamad Bagus             Anggota Dewan
 Teguh Perwira, Lc,        Pengawas                 √            √             √              √             √             √                √
 MA                        Syariah

                           Anggota Dewan
 Muhammad Faiz,
                           Pengawas                 √            √             √              √             √             √                √
 Lc, MA
                           Syariah
* Langsung maupun tidak langsung.



Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Pengawas Syariah
Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Pengawas Syariah selama tahun Buku disajikan pada Bab Corporate
Governance.


Perubahan Komposisi Anggota Dewan Pengawas Syariah
dan Alasan Perubahannya
Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Pengawas Syariah. Perubahan komposisi
Dewan Pengawas Syariah dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan
Pengawas Syariah adalah sebagai berikut:


Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah
Periode 1 Januari 2025 – 22 November 2025
Komposisi Dewan Pengawas Syariah sebanyak 3 (tiga) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Ketua Dewan Pengawas
Syariah dan 2 (dua) orang Anggota Dewan Pengawas Syariah. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Pengawas
Syariah dapat dilihat pada tabel di bawah ini:


Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah

                                                                                                        Pelaksana
                                                                                                        Penilaian
         Nama                Jabatan              Dasar Pengangkatan                    Periode                               Tanggal Efektif
                                                                                                       Kemampuan
                                                                                                      dan Kepatutan

 Prof. Dr. H.                            • RUPS Tahunan tanggal 23 Maret 2018                                              • 10 Januari 2019
 Muhammad Quraish           Ketua                                                          Kedua             OJK
 Shihab, MA                              • RUPS Tahunan tanggal 16 Maret 2023                                              • 16 Maret 2023

 Mohamad Bagus
                            Anggota      RUPS Tahunan tanggal 10 Maret 2021            Pertama               OJK                 2 Juni 2021
 Teguh Perwira, Lc, MA

 Muhammad Faiz,                          Surat Keputusan OJK tanggal 18 Oktober
                            Anggota                                                    Pertama               OJK           29 November 2023
 Lc, MA                                  2023


Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Pengawas Syariah
Periode 22 November 2025 – Saat Ini
Pada tanggal 4 November 2025 Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab, MA mengundurkan diri sebagai Ketua Dewan
Pengawas Syariah efektif per tanggal 22 Desember 2025. Kemudian, sehubungan dengan persetujuan Pemisahan
Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk dengan cara pengalihan hak dan kewajiban kepada
PT Bank Syariah Nasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) maka izin usaha Unit Usaha Syariah PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk dilakukan pencabutan. Dengan demikian, Anggota Dewan Pengawas Syariah yaitu, Muhammad
Faiz, Lc, MA dan Mohamad Bagus Teguh Perwira, Lc, MA sudah tidak menjabat sebagai Anggota Dewan Pengawas
Syariah Perseroan.


172      Laporan Tahunan 2025
Page 173
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




PROFIL PEJABAT EKSEKUTIF

Senior Executive Vice President




                                           Benjamen Sihombing
                                           SEVP Assets Management

                                           Warga Negara Indonesia,
                                           (usia 55 tahun per Desember 2025)
                                           Bekasi, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                                Rangkap Jabatan
Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Sumatera Utara (1993).    • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
                                                                  • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
Sertifikasi                                                         BTN
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6                  • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN

Pengalaman Kerja                                                  • Anggota Tidak Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
                                                                    Pembiayaan BTN
• SEVP Assets Management BTN (2025 – saat ini).
                                                                  • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
• Commercial Aset Management Division Head - PT Bank
  Tabungan Negara (Persero) Tbk (Juni 2025 – Agustus 2025).       • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Teknologi Informsi
                                                                    BTN
• Regional Office Head Kantor Wilayah Jawa Barat - PT Bank
  Tabungan Negara (Persero) Tbk (Mei 2024 – Juni 2025).           • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transportasi terkait
• Regional Office Head Kantor Wilayah 1 - PT Bank Tabungan          dengan Human Capital Organization & GRC BTN
  Negara (Persero) Tbk (Juli 2022 – Mei 2024).                    • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
• Commercial Aset Management Division Head - PT Bank                dengan IT, Digital & Network BTN
  Tabungan Negara (Persero) Tbk (Februari 2021 – Juni 2022).      • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
• PJ Commercial Risk Division Head - PT Bank Tabungan               dengan Business Process Improvement (BPI) BTN
  Negara (Persero) Tbk (Juni 2020 – Januari 2021).                • Anggota Tidak Tetap Komite Bisnis BTN
• Team Leader, BUMN & Government Institution Division
                                                                  • Anggota Tidak Tetap Komite Environmental, Social and
  PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (2013 – 2016).
                                                                    Governance (ESG) BTN
                                                                  • Anggota Tidak Tetap Capital and Subsidiary Committee BTN

                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                  Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya
                                                                  sejak 01 September 2025 berdasarkan Surat Keputusan Direksi
                                                                  Perseroan Nomor 1844/2025 tanggal 01 September 2025.

                                                                  Kepemilikan Saham BTN
                                                                  Per 31 Desember 2025, memiliki 925.059 lembar saham/
                                                                  0,0065914%




                                                                                                Laporan Tahunan 2025          173
Page 174
03     Profil Perusahaan




                                              Thomas Wahyudi
                                              SEVP Digital Business

                                              Warga Negara Indonesia,
                                              (usia 52 tahun per Desember 2024)
                                              Kabupaten Tangerang, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                                    Rangkap Jabatan
• Sarjana (S1) Ekonomi, Universitas Atma Jaya, Yogyakarta             • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
  (1995).                                                             • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
• Magister (S2) Manajemen, Universitas Pelita Harapan,                  BTN
  Jakarta (2023).                                                     • Anggota Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN

Sertifikasi                                                           • Anggota Tidak Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
                                                                        Pembiayaan BTN
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 7
                                                                      • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN
Pengalaman Kerja                                                      • Anggota Tetap Komite Pengarah Teknologi Informsi BTN
• SEVP Digital Business BTN (Juni 2024 – saat ini).                   • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transportasi terkait
• Group Head Transaction Banking Retail Sales PT Bank Mandiri           dengan Human Capital Organization & GRC BTN
  (Persero) Tbk (2016-2024).                                          • Anggota Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
• Commissioner PT Mitra Transaksi Indonesia (2020 - 2024).              dengan IT, Digital & Network BTN

• Plt. Reg. Transaction Banking Head Jakarta PT Bank Mandiri          • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
  (Persero) Tbk (April 2016-September 2016).                            dengan Business Process Improvement (BPI) BTN

• VP Electronic Banking Business Development PT Bank Mandiri          • Anggota Tetap Komite Bisnis BTN
  (Persero) Tbk (2011-Maret 2016).                                    • Anggota Tidak Tetap Komite Environmental, Social and
• Commissioner PT Mitra Transaksi Indonesia (2020-Saat ini).            Governance (ESG) BTN

• President Commissioner PT Digital Artha Media (2018-2020).          • Anggota Tidak Tetap Capital and Subsidiary Committee BTN

• Electronic Channel Head - PT Bank OCBC NISP (2005-2011).            Dasar Hukum Pengangkatan
• Assistant Manager Electronic Banking Division - PT Bank             Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya sejak
  Central Asia Tbk (1997-2005).                                       01 April 2024 berdasarkan Surat Keputusan Direksi Perseroan
                                                                      Nomor 374/DIR/2024 tanggal 01 April 2024.

                                                                      Kepemilikan Saham BTN
                                                                      Per 31 Desember 2025, memiliki 268.500 lembar saham/
                                                                      0,0019132%




174      Laporan Tahunan 2025
Page 175
                                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                            Henri Ari Wibawa
                                            SEVP Credit Risk

                                            Warga Negara Indonesia,
                                            (usia 54 tahun per Desember 2025)
                                            Jakarta, Indonesia




Riwayat Pendidikan                                                    Rangkap Jabatan
Sarjana (S1) Teknologi Pertanian dari Universitas Gadjah Mada         • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko BTN
(1996).                                                               • Anggota Tidak Tetap Komite Manajemen Risiko Terintegrasi
                                                                        BTN
Sertifikasi
                                                                      • Anggota Tidak Tetap Komite Aset dan Liabilitas BTN
Sertifikasi Manajemen Risiko Perbankan Jenjang 6
                                                                      • Anggota Tetap Komite Kebijakan Perkreditan atau
Pengalaman Kerja                                                        Pembiayaan BTN

• SEVP Credit Risk BTN (2025 – saat ini).                             • Anggota Tetap Komite Human Capital BTN

• Wholesale Credit Risk Division Head - PT Bank Tabungan              • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Teknologi Informsi
  Negara (Persero) Tbk (Agustus 2023 – Agustus 2025).                   BTN

• Commercial Risk Division Head - PT Bank Tabungan Negara             • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transportasi terkait
  (Persero) Tbk (Februari 2021 – Juli 2023).                            dengan Human Capital Organization & GRC BTN

• Branch Manager Jakarta Cawang - PT Bank Tabungan                    • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
  Negara (Persero) Tbk (Mei 2020 – Januari 2021).                       dengan IT, Digital & Network BTN

• Branch Manager Ciputat - PT Bank Tabungan Negara                    • Anggota Tidak Tetap Komite Pengarah Transformasi terkait
  (Persero) Tbk (Agustus 2018 – April 2020).                            dengan Business Process Improvement (BPI) BTN

• Commercial Loan II Department Head - PT Bank Tabungan               • Anggota Tidak Tetap Komite Bisnis BTN
  Negara (Persero) Tbk (Juni 2017 – Juli 2018).                       • Anggota Tidak Tetap Komite Environmental, Social and
                                                                        Governance (ESG) BTN
                                                                      • Anggota Tidak Tetap Capital and Subsidiary Committee BTN

                                                                      Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                      Menjabat sebagai SEVP Perseroan untuk pertama kalinya
                                                                      sejak 01 September 2025 berdasarkan Surat Keputusan Direksi
                                                                      Perseroan Nomor 1843/2025 tanggal 01 September 2025.

                                                                      Kepemilikan Saham BTN
                                                                      Per 31 Desember 2025, memiliki 104.469 lembar saham/
                                                                      0,0007444%




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025          175
Page 176
03     Profil Perusahaan




Profil Pejabat Satu Level di Bawah Direksi



                                                 Hendratno Tri Wibowo
                                                 Internal Audit Division Head

                                                 Warga Negara Indonesia,                 Periode Menjabat
                                                 (usia 51 tahun)                         Menjabat sejak: 26 Juli 2021
                                                 Tangerang Selatan, Indonesia
                                                                                         Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                         SK No. 642/DIR/2021




Riwayat Pendidikan                                                             Pengalaman Kerja
• Diploma (D3) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Akuntansi                         • 2021 menjabat sebagai Internal Audit Division Head.
  Negara (STAN) (1995).                                                        • 2020 menjabat sebagai Post Mortem & Forensic Audit
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Indonesia (1998).                      Division Head di Indonesia Exim Bank.
• Magister (S2) Akuntansi dari University of Queensland (2003).                • 2011 menjabat sebagai Fraud Risk Management Division
                                                                                 Head di Indonesia Exim Bank.

Keterangan: Profil selengkapnya dapat dilihat pada Bab Corporate Governance.




                                                 Nur Khasanah
                                                 Treasury Division Head

                                                 Warga Negara Indonesia,                 Periode Menjabat
                                                 (usia 53 tahun)                         Menjabat sejak: 08 Juli 2024
                                                 Jakarta, Indonesia
                                                                                         Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                         SK No. 630/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                             Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Islam Indonesia (1994).                • 2024 menjabat sebagai Treasury Division Head.
                                                                               • 2022 menjabat sebagai Deputy Division Head.
                                                                               • 2021 menjabat sebagai Trading Department Head.
                                                                               • 2019 menjabat sebagai Market & Reserve Management
                                                                                 Department Head.
                                                                               • 2017 menjabat sebagai Trading Management Department
                                                                                 Head.




176       Laporan Tahunan 2025
Page 177
                                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                 Farida Andriani W.
                                                 Marketing Communication Division Head

                                                 Warga Negara Indonesia,                 Periode Menjabat
                                                 (usia 55 tahun)                         Menjabat sejak: 14 April 2023
                                                 Jakarta, Indonesia
                                                                                         Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                         SK No. 230/DIR/2023



Riwayat Pendidikan                                                             Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Pertanian dari Universitas Jenderal Soedirman                     • 2023 menjabat sebagai Marketing Communication Division
(1994).                                                                          Head.
                                                                               • 2020 menjabat sebagai Branding & Product Marketing
                                                                                 Department Head.




                                                 Ramon Armando
                                                 Corporate Secretary Division Head

                                                 Warga Negara Indonesia,                 Periode Menjabat
                                                 (usia 51 tahun)                         Menjabat sejak: 14 April 2023
                                                 Jakarta, Indonesia
                                                                                         Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                         SK No. 230/DIR/2023




Riwayat Pendidikan                                                             Pengalaman Kerja
Magister (S2) Perdagangan dari The University of Sydney                        • 2023 menjabat sebagai Corporate Secretary Division Head.
(1998).                                                                        • 2020 menjabat sebagai Marketing Communication Division
                                                                                 Head.
                                                                               • 2020 merangkap sebagai Digital Channel Division Head.

Keterangan: Profil selengkapnya dapat dilihat pada Bab Corporate Governance.




                                                 Eka Savitri
                                                 PJ Investor Relations & Research Division Head

                                                 Warga Negara Indonesia,                 Periode Menjabat
                                                 (usia 42 tahun)                         Menjabat sejak: 01 Oktober 2025
                                                 Tangerang, Indonesia
                                                                                         Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                         SK No. 2260/2025



                                                                               Pengalaman Kerja
Riwayat Pendidikan
                                                                               • 2025 menjabat sebagai PJ Investor Relations & Research
Magister (S2) Akuntansi dari University of Illinois at Urbana                    Division Head.
Champaign (2009).
                                                                               • 2023 menjabat sebagai Investor Relations Department Head.




                                                                                                               Laporan Tahunan 2025         177
Page 178
03     Profil Perusahaan




                                              Rahmayati
                                              Human Capital Management Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 52 tahun)                     Menjabat sejak: 14 Februari 2022
                                              Jakarta, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  SK No. 124/DIR/2022




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Hasanuddin (1996).         • 2022 menjabat sebagai Human Capital Management
• Magister (S2) Business Administration dari Institut Teknologi           Division.
  Bandung (2012).                                                       • 2021 menjabat sebagai Sharia Funding & Treasury Deputy.
                                                                        • 2021 menjabat sebagai Sharia Business Deputy.
                                                                        • 2016 menjabat sebagai Branch Manager Sharia Jakarta
                                                                          Pasar Minggu.




                                              Didik Sudibyo
                                              PJ Human Capital Business Partner Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 54 tahun)                     Menjabat sejak: 03 November 2025
                                              Bekasi, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  SK No. 2610/2025




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Atma Jaya                  • 2025 menjabat sebagai PJ Human Capital Business Partner
  Yogyakarta (1996).                                                      Division Head.
• Magister (S2) Manajemen SDM dari Universitas Gadjah Mada              • 2025 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Service &
  (2005).                                                                 Collection Kantor Wilayah Jakarta I.
                                                                        • 2024 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Service &
                                                                          Collection Kantor Wilayah Kalimantan.




                                              Aldo Bimantoro
                                              Human Capital Strategy Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 35 tahun)                     Menjabat sejak: 06 November 2023
                                              Depok, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  SK No. 1074/DIR/2023




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknologi Industri Pertanian dari Institut               2023 menjabat sebagai Human Capital Strategy Division Head.
  Pertanian Bogor (2012).
• Magister (S2) Manajemen SDM dan Organisasi dari
  The London School of Economics & Political Science (2021).




178      Laporan Tahunan 2025
Page 179
                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                            Ade Surya Lesmana
                                            Learning Management Division Head

                                            Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                            (usia 53 tahun)                      Menjabat sejak: 01 Februari 2023
                                            Tangerang Selatan, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 46/DIR/2023




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Padjadjaran (1996).            • 2023 menjabat sebagai Learning Management Division
                                                                         Head.
• Magister (S2) Manajemen dari Institut Keuangan Perbankan
                                                                       • 2022 menjabat sebagai PJ Learning Management Divison
  dan Inf Asia Perbanas (2009).
                                                                         Head.
                                                                       • 2022 menjabat sebagai PJ Learning Center Division Head.
                                                                       • 2021 menjabat sebagai Employee Development Department
                                                                         Head.




                                            Yenny Herlina
                                            Finance & Accounting Division Head

                                            Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                            (usia 53 tahun)                      Menjabat sejak: 01 November 2024
                                            Jakarta Barat, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 971/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Jenderal Soedirman               • 2024 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head.
(1996).                                                                • 2023 menjabat sebagai Regional Office Head III (Jawa
                                                                         Timur).
                                                                       • 2022 menjabat sebagai DRM Business Regional Office III
                                                                         (Jawa Timur).
                                                                       • 2020 menjabat sebagai DRM Support Regional Office III
                                                                         (Jawa Timur).
                                                                       • 2019 menjabat sebagai Accounting Policy, Planning & Service
                                                                         Department Head.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025        179
Page 180
03     Profil Perusahaan




                                                 Wilson Arafat
                                                 Enterprise & ESG Risk Management Division Head

                                                 Warga Negara Indonesia,                  Periode Menjabat
                                                 (usia 53 tahun)                          Menjabat sejak: 02 Juni 2021
                                                 Jakarta Barat, Indonesia
                                                                                          Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                          SK No. 525/DIR/2021




Riwayat Pendidikan                                                             Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Gadjah                     • 2021 menjabat sebagai Enterprise & ESG Risk Management
  Mada (1996).                                                                   Division Head.
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada                         • 2019 menjabat sebagai Procurement & General Services
  (2004).                                                                        Division Head.
                                                                               • 2017 menjabat sebagai Transformation Management Office
                                                                                 Division Head.

Keterangan: Profil selengkapnya dapat dilihat pada Bab Corporate Governance.




                                                 Makhadir Mukhamad
                                                 PJ Digital & Operations Risk Division Head

                                                 Warga Negara Indonesia,                  Periode Menjabat
                                                 (usia 39 tahun)                          Menjabat sejak: 01 September 2025
                                                 Depok, Indonesia
                                                                                          Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                          SK No. 2845/2025



Riwayat Pendidikan                                                             Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Mesin dari Universitas Indonesia (2010).                   • 2025 menjabat sebagai PJ Digital & Operations Risk Division
                                                                                 Head.
                                                                               • 2024 menjabat sebagai Digital Risk Management
                                                                                 Department Head.
                                                                               • 2022 menjabat sebagai IT Risk Management Department
                                                                                 Head.

Keterangan: Profil selengkapnya dapat dilihat pada Bab Corporate Governance.




                                                 Joko Christianto
                                                 IT Strategic Planning Division Head

                                                 Warga Negara Indonesia,                  Periode Menjabat
                                                 (usia 45 tahun)                          Menjabat sejak: 29 Juli 2021
                                                 Jakarta, Indonesia
                                                                                          Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                          SPK No. 29/PK/PRO/HCMD/TAC/V/2021




Riwayat Pendidikan                                                             Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada (2003).                2021 menjabat sebagai IT Strategic Planning Division Head.




180       Laporan Tahunan 2025
Page 181
                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                               Joko Christianto
                                               PLT IT Development Division Head

                                               Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                               (usia 45 tahun)                      Menjabat sejak: 01 Juni 2025
                                               Jakarta, Indonesia
                                                                                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                    SK No. 794/DIR/2025




Riwayat Pendidikan                                                       Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada (2003).          2021 menjabat sebagai IT Strategic Planning Division Head.




                                               Ghulam Mahdi Muharram
                                               PLT IT Operations Division Head

                                               Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                               (usia 45 tahun)                      Menjabat sejak: 01 Oktober 2025
                                               Jakarta, Indonesia
                                                                                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                    Memo No. 512/M/HCMD/EDEV/IX/2025




Riwayat Pendidikan                                                       Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ilmu Komputer dari Universitas Gadjah Mada (2003).          • 2025 menjabat sebagai PLT IT Operations Division Head.
                                                                         • 2024 menjabat sebagai Deputy IT Operations.
                                                                         • 2023 menjabat sebagai Deputy IT Strategic Planning
                                                                           & Development.




                                               Budi Hariyanto
                                               IT Security Division Head

                                               Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                               (usia 45 tahun)                      Menjabat sejak: 15 Desember 2022
                                               Jakarta, Indonesia
                                                                                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                    SPK No. 29/PK/PRO/HCMD/TAC/XI/2022




Riwayat Pendidikan                                                       Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (2003).      2022 menjabat sebagai IT Security Division Head.




                                                                                                          Laporan Tahunan 2025         181
Page 182
03     Profil Perusahaan




                                              Indra Hidayatullah
                                              Data Management & Analytics Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 49 tahun)
                                                                                  Menjabat sejak: 02 Juni 2025
                                              Tangerang Selatan, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  SK No. 2476/2025



Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Fisika dari Institut Teknologi Bandung (2001).             • 2025 menjabat sebagai Data Management & Analytics
                                                                          Division Head.
                                                                        • 2024 menjabat sebagai IT Operations Division Head.
                                                                        • 2021 menjabat sebagai Data Management & Analytics
                                                                          Division Head.




                                              Wahyudi Joko Santoso
                                              Procurement & Fixed Asset Management Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 54 tahun)                     Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
                                              Bekasi, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  SK No. 625/DIR/2023




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Jenderal              • 2023 menjabat sebagai Procurement & Fixed Asset
  Soedirman (1995).                                                       Management Division Head.
• Magister (S2) Manajemen dari STIE Indonesia Banking                   • 2021 menjabat sebagai IT Operations Division Head.
  School (2019).                                                        • 2019 menjabat sebagai PJ. IT Operations Division Head.




                                              Adee Indriana D.
                                              Credit Operations Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 53 tahun)                     Menjabat sejak: 08 April 2025
                                              Bekasi, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  Komite Talenta A1 No. 03 Th 2025




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi Pembangunan dari Universitas Sebelas               • 2025 menjabat sebagai Credit Operations Division Head.
Maret (1995).                                                           • 2024 menjabat sebagai Digital Operations Division Head.
                                                                        • 2018 menjabat sebagai Operations & Business Support
                                                                          Division Head.
                                                                        • 2017 menjabat sebagai PLT Operation & Business Support
                                                                          Division Head.
                                                                        • 2016 menjabat sebagai Digital Banking Development
                                                                          Department Head.




182      Laporan Tahunan 2025
Page 183
                                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                             Eko Hapsoro Susilo
                                             Customer Experience Division Head

                                             Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                             (usia 52 tahun)                     Menjabat sejak: 16 April 2024
                                             Tangerang Selatan, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 393/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Arsitektur dari Universitas Diponegoro           • 2024 menjabat sebagai Customer Experience Division Head.
  (1996).                                                              • 2022 menjabat sebagai Customer Care Division Head.
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Gadjah Mada                 • 2020 menjabat sebagai Corporate Communication
  (2004).                                                                Department Head.




                                             Wiji Astuti
                                             Sales & Distribution Division Head

                                             Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                             (usia 45 tahun)                     Menjabat sejak: 26 Agustus 2025
                                             Tangerang Selatan, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 1535/2025




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Magister (S2) Manajemen dari Universitas Padjadjaran (2024).           2025 menjabat sebagai Sales & Distribution Division Head.




                                             Fatoni Hudhori
                                             Central Operation Division Head

                                             Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                             (usia 53 tahun)                     Menjabat sejak: 01 November 2024
                                             Jakarta, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 971/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi              • 2024 menjabat sebagai Central Operation Division Head.
  Dr. Moechtar Talib (1995).                                           • 2023 menjabat sebagai Finance & Accounting Division Head.
• Master (S2) Ilmu Ekonomi dari Universitas Trisakti (2018).           • 2022 menjabat sebagai PJ Finance & Accounting Division
                                                                         Head.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025         183
Page 184
03     Profil Perusahaan




                                            Rahmad Budi Santoso
                                            PJ Digital Operations Division Head

                                            Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                            (usia 53 tahun)                     Menjabat sejak: 01 Oktober 2025
                                            Tangerang Selatan, Indonesia
                                                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                SK No. 2240/2025




Riwayat Pendidikan                                                    Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi                 • 2025 menjabat sebagai PJ Digital Operations Division Head.
Perbankan Indonesia (1995).                                           • 2017 menjabat sebagai Settlement Operation Department
                                                                        Head.




                                            R. Wahyu B. Witjaksono
                                            Financial Institusion & Capital Market Division Head

                                            Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                            (usia 55 tahun)                     Menjabat sejak: 15 Januari 2024
                                            Bekasi, Indonesia
                                                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                SK No. 11/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                    Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Akuntansi dari Universitas Padjadjaran (1993).         • 2024 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market
• Magister (S2) Manajemen Keuangan dari UGM & University of             Division Head.
  Kentucky USA (2004).                                                • 2019 menjabat sebagai Compliance & Governance Division
                                                                        Head.
                                                                      • 2018 menjabat sebagai PLT Compliance & Governance
                                                                        Division Head.
                                                                      • 2018 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division Head.




184      Laporan Tahunan 2025
Page 185
                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                             Sri Astuti
                                             Corporate Banking Division Head

                                             Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                             (usia 52 tahun)                     Menjabat sejak: 01 Oktober 2024
                                             Jakarta, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 941/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia (1995).          • 2024 menjabat sebagai Corporate Banking Division Head.
                                                                       • 2020 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head.
                                                                       • 2018 menjabat sebagai Corporate & Loan Syndication
                                                                         Department Head.




                                             Ricky RS Pattinggi
                                             Commercial Banking Division Head

                                             Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                             (usia 54 tahun)                     Menjabat sejak: 01 Oktober 2024
                                             Bogor, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 941/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Manajemen dari Universitas Bandar Lampung                 • 2024 menjabat sebagai Commercial Banking Division Head.
(1994).                                                                • 2021 menjabat sebagai Corporate Syndication & Transaction
                                                                         Banking Division Head.
                                                                       • 2020 menjabat sebagai PLT Internal Audit Division Head.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025        185
Page 186
03     Profil Perusahaan




                                              Grenardy Arief
                                              Wholesale Transaction Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                              (usia 48 tahun)                      Menjabat sejak: 08 Januari 2025
                                              Jakarta, Indonesia
                                                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                   SK No. 182/DIR/2025




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Magister (S2) Administrasi Bisnis dari University of San Fransisco      2025 menjabat sebagai Wholesale Transaction Division Head.
(2004).




                                              Erwinta Siswadi
                                              Institutional Banking 1 Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                              (usia 54 tahun)                      Menjabat sejak: 03 Agustus 2023
                                              Tangerang Selatan, Indonesia
                                                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                   SK No. 627/DIR/2023




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Sumatera Utara            • 2024 menjabat sebagai Large Institutional Funding Division
(1996).                                                                   Head.
                                                                        • 2022 menjabat sebagai Institutional Funding Division Head.
                                                                        • 2021 menjabat sebagai PJ Institutional Funding Division Head.




                                              Denny Kriswana
                                              Institutional Banking 2 Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                              (usia 56 tahun)                      Menjabat sejak: 01 Agustus 2024
                                              Tangerang Selatan, Indonesia
                                                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                   SK No. 711/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Padjajaran (1991).              • 2024 menjabat sebagai Midsize Institution Funding Division
• Magister (S2) Manajemen Strategi dari ABFI Perbanas (2016).             Head.
                                                                        • 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business,
                                                                          Regional Office Jateng DIY.
                                                                        • 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang.
                                                                        • 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Jakarta
                                                                          Kuningan.




186      Laporan Tahunan 2025
Page 187
                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                           Frengky Rosadrian Perangin Angin
                                           Retail Funding Division Head

                                           Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                           (usia 50 tahun)                     Menjabat sejak: 01 Maret 2024
                                           Jakarta, Indonesia
                                                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                               SPK No. 188/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                   Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Finance & Economics dari University of Oregon           • 2024 menjabat sebagai Retail Funding Division Head.
(1996).                                                              • 2020 menjabat sebagai Wealth Management Division Head.




                                           Sri Soekminiarni
                                           Mortgage & Secured Loan Division Head

                                           Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                           (usia 53 tahun)                     Menjabat sejak: 10 Maret 2025
                                           Jakarta, Indonesia
                                                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                               SK No. 288/DIR/2025




Riwayat Pendidikan                                                   Pengalaman Kerja
Sarjana (S-1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Sumatera            • 2025 menjabat sebagai Mortgage & Secured Loan Division
Utara Tahun 1994                                                       Head.
                                                                     • 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah
                                                                       Jakarta II.
                                                                     • 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head VI
                                                                       (Semarang).
                                                                     • 2022 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business,
                                                                       Regional Office I (Jawa Barat).
                                                                     • 2021 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni.




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025       187
Page 188
03     Profil Perusahaan




                                            Nurkholis Wahyudi
                                            Personal Banking Division Head

                                            Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                            (usia 49 tahun)                     Menjabat sejak : 09 Agustus 2023
                                            Jakarta, Indonesia
                                                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                SK No. 103/DIR/2024



Riwayat Pendidikan                                                    Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Sosial Ekonomi Perikanan dari Universitas                2023 menjabat sebagai Personal Banking Division Head.
Brawijaya (2000).




                                            Tresia Sarumpaet
                                            Digital Banking Product Development Division Head

                                            Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                            (usia 45 tahun)                     Menjabat sejak : 01 Juli 2025
                                            Jakarta, Indonesia
                                                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                SK No. 1233/2025



Riwayat Pendidikan                                                    Pengalaman Kerja
Magister (S2) Marketing dari Royal Melbourne Institute                • 2025 menjabat sebagai Digital Banking Product
Technology (2003).                                                      Development Division Head.
                                                                      • 2025 menjabat sebagai Digital Banking Sales Division Head.




188      Laporan Tahunan 2025
Page 189
                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                           Utaminingsih
                                           Digital Banking Sales Division Head

                                           Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                           (usia 48 tahun)                     Menjabat sejak : 01 Juli 2025
                                           Tangerang Selatan, Indonesia
                                                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                               Memo No. 447/M/HCMD/TAC/V/2025



Riwayat Pendidikan                                                   Pengalaman Kerja
Magister (S2) Management dari Universitas Gadjah Mada                2025 menjabat sebagai Digital Banking Sales Division Head.
(2024).




                                           Laloria Novelina Pardede
                                           PJ Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 1 Division Head

                                           Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                           (usia 40 tahun)                     Menjabat sejak: 08 September 2025
                                           Jakarta, Indonesia
                                                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                               Risalah Komite Talenta A1 No. 16 Th 2025




Riwayat Pendidikan                                                   Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Diponegoro (2009).             • 2025 menjabat sebagai PJ Consumer Collection, Recovery
                                                                       & Asset Sales 1 Division Head.
                                                                     • 2025 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business
                                                                       Kantor Wilayah.
                                                                     • 2024 menjabat sebagai Branch Manager Kediri.




                                                                                                    Laporan Tahunan 2025          189
Page 190
03     Profil Perusahaan




                                              Roganda Sahat Mangapul Siahaan
                                              Consumer Collection, Recovery & Asset Sales 2 Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 55 tahun)                     Menjabat sejak: 10 Maret 2025
                                              Tangerang, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  SK No. 288/DIR/2025




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Sumatera Utara (1996).       • 2025 menjabat sebagai Consumer Collection, Recovery &
                                                                          Asset Sales 2 Division Head.
                                                                        • 2023 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking
                                                                          Division Head.
                                                                        • 2023 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage
                                                                          Division.
                                                                        • 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Bekasi.
                                                                        • 2020 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang.




                                              Didi Rusliyadi
                                              Commercial Asset Management Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 44 tahun)                     Menjabat sejak: 01 September 2025
                                              Bogor, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  Komite Talenta A1 No. 14 Th 2025




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) MIPA dari Institut Teknologi Bandung (2005).               • 2025 menjabat sebagai Commercial Asset Management
                                                                          Division Head.
                                                                        • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
                                                                          Kantor Wilayah Kalimantan.
                                                                        • 2024 menjabat sebagai Deputy Wholesale Credit Risk
                                                                          Division.




190      Laporan Tahunan 2025
Page 191
                                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                           Hasta Nugraha Utomo
                                           Compliance & Governance Division Head

                                           Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                           (usia 53 tahun)                     Menjabat sejak: 10 Maret 2025
                                           Tangerang, Indonesia
                                                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                               SK No. 287/DIR/2025




Riwayat Pendidikan                                                   Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Wijaya Kusuma                  • 2025 menjabat sebagai Compliance & Governance Division
  Purwokerto (1995).                                                   Head.
• Magister (S2) Manajemen Keuangan dari Universitas Gadjah           • 2024 menjabat sebagai Corporate Strategy & Planning
  Mada & University of Kentucky USA (2004).                            Division Head.
                                                                     • 2021 menjabat sebagai Financial Institution & Capital Market
                                                                       Division Head.




                                           Satrijo Katri Wilargo
                                           PJ Legal Division Head

                                           Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                           (usia 54 tahun)                     Menjabat sejak: 08 September 2025
                                           Jakarta, Indonesia
                                                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                               SK No. 1179/2025




Riwayat Pendidikan                                                   Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Jember (1995).                   • 2025 menjabat sebagai PJ Legal Division Head.
                                                                     • 2024 menjabat sebagai Legal Litigation Department Head.




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025          191
Page 192
03     Profil Perusahaan




                                            Lusiana Anjarsari
                                            Policy & Procedure Division Head

                                            Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                            (usia 51 tahun)                     Menjabat sejak: 03 November 2025
                                            Jakarta, Indonesia
                                                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                SK No. 2609/2025




Riwayat Pendidikan                                                    Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Hukum dari Universitas Bandar Lampung (1996).          • 2025 menjabat sebagai Policy & Procedure Division Head.
• Magister (S2) Hukum dari Universitas Indonesia (2002).              • 2021 menjabat sebagai Deputy Internal Audit Division.
                                                                      • 2018 menjabat sebagai Legal Division Head.




                                            Umi Hardinajati
                                            PLT Subsidized Mortgage Division Head

                                            Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                            (usia 44 tahun)                     Menjabat sejak: 10 November 2025
                                            Jakarta, Indonesia
                                                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                Memo No. 1164/M/HCMD/EDEV/XI/2025




Riwayat Pendidikan                                                    Pengalaman Kerja
Magister (S2) Ekonomi dari Universitas Indonesia (2007).              • 2025 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage Division.
                                                                      • 2022 menjabat sebagai Stakeholder Relation Department
                                                                        Head.




192      Laporan Tahunan 2025
Page 193
                                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                              Erwin Dwi Kusuma
                                              Corporate Strategy & Planning Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                              (usia 46 tahun)                      Menjabat sejak: 10 Maret 2025
                                              Jakarta, Indonesia
                                                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                   SK No. 287/DIR/2025




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Institut Teknologi Sepuluh             • 2025 menjabat sebagai Corporate Strategy & Planning
  November (2002).                                                        Division Head.
• Magister (S2) Business Administration dari Universitas                • 2023 menjabat sebagai Consumer Collection Recovery
  Gadjah Mada (2023).                                                     & Asset Sales 1 Division Head.
                                                                        • 2020 menjabat sebagai Transformation Partnership
                                                                          Management Division Head.
                                                                        • 2019 menjabat sebagai Enterprise Risk Management
                                                                          Division Head.
                                                                        • 2017 menjabat sebagai Retail Risk Division Head.




                                              Bramantyo Tri Adi Nugroho
                                              Business Banking Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                              (usia 44 tahun)                      Menjabat sejak: 10 Maret 2025
                                              Jakarta, Indonesia
                                                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                   SK No. 288/DIR/2025




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Sosial Ekonomi Pertanian dari Institut Pertanian           • 2025 menjabat sebagai Small Medium Enterprise Banking
Bogor (2004).                                                             Division Head.
                                                                        • 2024 menjabat sebagai Pj Consumer Collection, Recovery
                                                                          & Asset Sales 2 Division Head.
                                                                        • 2023 menjabat sebagai Middle Bucket Department Head.




                                                                                                         Laporan Tahunan 2025       193
Page 194
03     Profil Perusahaan




                                              Meru Arumdalu
                                              Wealth Management Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 45 tahun)                     Menjabat sejak: 01 Maret 2024
                                              Cinere, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  SK No. 360/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Magister (S2) Ekonomi Keuangan dari University of Birmingham,           2024 menjabat sebagai Wealth Management Division Head.
UK (2004).




                                              Erika
                                              Transformation & Partnership Management Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                              (usia 46 tahun)                     Menjabat sejak: 22 April 2024
                                              Jakarta, Indonesia
                                                                                  Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                  SK No. 404/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Industri dari Universitas Indonesia (2001).         2024 menjabat sebagai Transformation & Partnership
                                                                        Management Division Head.




194      Laporan Tahunan 2025
Page 195
                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                              Agus Sumaryono
                                              Wholesale Credit Risk Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                              (usia 55 tahun)                      Menjabat sejak: 01 September 2025
                                              Bekasi, Indonesia
                                                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                   SK No. 1805/2025




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Sipil dari Universitas Sebelas Maret (1994).        • 2025 menjabat sebagai Wholesale Credit Risk Division Head.
                                                                        • 2024 menjabat sebagai Digital & Operations Risk
                                                                          Management Division Head.
                                                                        • 2024 menjabat sebagai Pj Digital & Operations Risk
                                                                          Management Division Head.
                                                                        • 2023 menjabat sebagai Deputy Commercial Risk Division.
                                                                        • 2021 menjabat sebagai Branch Manager Bekasi.




                                              Achmad Zuchridin
                                              PJ Retail Credit Risk Division Head

                                              Warga Negara Indonesia,              Periode Menjabat
                                              (usia 55 tahun)                      Menjabat sejak: 08 September 2025
                                              Depok, Indonesia
                                                                                   Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                   Komite Talenta A1 No. 16 Th 2025




Riwayat Pendidikan                                                      Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Jember (1995).                    • 2025 menjabat sebagai PJ Retail Credit Risk Division Head.
                                                                        • 2023 menjabat sebagai Deputy Commerial Banking Division.




                                                                                                        Laporan Tahunan 2025          195
Page 196
03    Profil Perusahaan




                                           Tiana Elma Hetty
                                           Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta I

                                           Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                           (usia 54 tahun)                     Menjabat sejak: 01 Agustus 2024
                                           Jakarta, Indonesia
                                                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                               SK No. 711/DIR/2024




Riwayat Pendidikan                                                   Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Ekonomi Manajemen dari Universitas Kristen            • 2024 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah
  Indonesia (1994).                                                    Jakarta I.
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Jayabaya (2016).          • 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor
                                                                       Wilayah Jakarta I.
                                                                     • 2023 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business,
                                                                       Regional Office IV (Sumatera).
                                                                     • 2022 menjabat sebagai Branch Manager Jakarta Harmoni.




                                           Asvianti Handaru W.
                                           PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jakarta II

                                           Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                           (usia 53 tahun)                     Menjabat sejak: 01 Juli 2025
                                           Bogor, Indonesia
                                                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                               SK No. 1234/2025




Riwayat Pendidikan                                                   Pengalaman Kerja
• Sarjana (S1) Manajemen Perbankan dari Institut Manajemen           • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head Kantor
  Koperasi Indonesia (1996).                                           Wilayah Jakarta II.
• Magister (S2) Manajemen dari Universitas Pertanian Bogor           • 2024 menjabat sebagai Sharia Funding Business Deputy.
  (2000).                                                            • 2022 menjabat sebagai Sharia Funding & Treasury Deputy.
                                                                     • 2021 menjabat sebagai DBM Business KC Bekasi.




196     Laporan Tahunan 2025
Page 197
                                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                             Waluyo
                                             Regional Office Head Kantor Wilayah Jawa Barat

                                             Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                             (usia 56 tahun)                     Menjabat sejak: 02 Juni 2025
                                             Bandung, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 2469/2025




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi Akuntansi dari Universitas Sebelas Maret          • 2025 menjabat sebagai Regional Office Head Kantor Wilayah
(1994).                                                                  Jawa Barat.
                                                                       • 2024 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
                                                                         Kantor Wilayah Jateng DIY.
                                                                       • 2023 menjabat sebagai Deputy Commercial Asset
                                                                         Management.
                                                                       • 2022 menjabat sebagai Deputy Commercial Banking.
                                                                       • 2020 menjabat sebagai Commercial Asset Document
                                                                         Department Head.




                                             Fitri Novianty Ratna K
                                             PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jateng DIY

                                             Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                             (usia 54 tahun)                     Menjabat sejak: 02 Juni 2025
                                             Semarang, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 2272/2025




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Planologi dari Institut Teknologi Bandung          • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
(1995).                                                                  Kantor Wilayah Jateng DIY.
                                                                       • 2023 menjabat sebagai Commercial Banking Center Head
                                                                         Bandung 1.




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025          197
Page 198
03     Profil Perusahaan




                                             Carly Tambunan
                                             PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra

                                             Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                             (usia 54 tahun)                     Menjabat sejak: 10 Maret 2025
                                             Surabaya, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 288/DIR/2025




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Teknik Pertambangan dari Institut Teknologi               • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
Bandung (1995).                                                          Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra.
                                                                       • 2024 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business
                                                                         Kantor Wilayah 3 (Surabaya).
                                                                       • 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Bandung.




                                             Noor Ridlo
                                             PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Sumatera

                                             Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                             (usia 53 tahun)                     Menjabat sejak: 01 Juli 2025
                                             Medan, Indonesia
                                                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                 SK No. 1235/2025




Riwayat Pendidikan                                                     Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia (1995).          • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
                                                                         Kantor Wilayah Sumatera.
                                                                       • 2024 menjabat sebagai Deputy Subsidized Mortgage
                                                                         Division.
                                                                       • 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Tangerang.




198      Laporan Tahunan 2025
Page 199
                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                            Bagus Hendri Setiawan
                                            PJ Regional Office Head Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Papua

                                            Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                            (usia 40 tahun)                     Menjabat sejak: 03 Februari 2025
                                            Makassar, Indonesia
                                                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                SK No. 2303/2025




Riwayat Pendidikan                                                    Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Brawijaya (2007).               • 2025 menjabat sebagai PJ Regional Office Head
                                                                        Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Papua.
                                                                      • 2024 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business
                                                                        Kantor Wilayah 6 (Semarang).
                                                                      • 2023 menjabat sebagai Branch Manager KC Cikarang.




                                            Vidy Aryo Fajar
                                            PLT Regional Office Head Kantor Wilayah Kalimantan

                                            Warga Negara Indonesia,             Periode Menjabat
                                            (usia 39 tahun)                     Menjabat sejak: 03 November 2025
                                            Balikpapan, Indonesia
                                                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                                Memo No. 603/M/HCMD/EDEV/XI/2025



Riwayat Pendidikan                                                    Pengalaman Kerja
Sarjana (S1) Ekonomi dari Universitas Indonesia (2008).               • 2025 menjabat sebagai PLT Regional Office Head
                                                                        Kantor Wilayah Kalimantan.
                                                                      • 2025 menjabat sebagai Deputy Regional Manager Business
                                                                        Kantor Wilayah Kalimantan.
                                                                      • 2024 menjabat sebagai Branch Manager KC Medan.




                                                                                                     Laporan Tahunan 2025          199
Page 200
03     Profil Perusahaan




Pejabat Dua Level di Bawah Direksi

                 Nama                           Unit Kerja                                 Job Title

 DIVISI

 Hatorangan David Hutajulu       IT Development Division                Deputy IT Development Division

 Ghulam Mahdi Muharram           IT Operations Division                 Deputy IT Operations Division

 Romeo Daniel Mekenru Van Enst   Mortgage & Secure Loan Division        Deputy Mortgage & Secured Loan Division

 Mochamad Iqbal Nugraha          Treasury Division                      Deputy Treasury Division

 Umi Hardinajati                 Subsidized Mortgage Division           Deputy SMD

 Erwin Perangin Angin            Wholesale Credit Risk Division         Deputy Wholesale Credit Risk


 KANTOR WILAYAH

                                                                        Deputy Regional Manager Business
 Yayang Wirawan                  Kantor Wilayah Jakarta I
                                                                        Kantor Wilayah Jakarta I

                                                                        Deputy Regional Manager Service & Collection
 Shesharina Ayu Wulandini        Kantor Wilayah Jakarta I
                                                                        Kantor Wilayah Jakarta I

                                                                        Deputy Regional Manager Business
 Bryan Andria Wijaya             Kantor Wilayah Jakarta II
                                                                        Kantor Wilayah Jakarta II

                                                                        Deputy Regional Manager Service & Collection
 Ciko Hadiantono                 Kantor Wilayah Jakarta II
                                                                        Kantor Wilayah Jakarta II

                                                                        Deputy Regional Manager Business
 Erik Budi Setiawan              Kantor Wilayah Jawa Barat
                                                                        Kantor Wilayah Jawa Barat

                                                                        Deputy Regional Manager Service & Collection
 Marlina Marianna Siahaan        Kantor Wilayah Jawa Barat
                                                                        Kantor Wilayah Jawa Barat

                                                                        Deputy Regional Manager Service & Collection
 Adolf Ronaldo Sebastianus       Kantor Wilayah Jateng DIY
                                                                        Kantor Wilayah Jateng, DIY

                                                                        Deputy Regional Manager Business
 Ardityas Dwi Atmoko             Kantor Wilayah Jateng DIY
                                                                        Kantor Wilayah Jateng, DIY

                                                                        Deputy Regional Manager Business
 Joyce Ivone Mandagi             Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
                                                                        Kantor Wilayah Jatim, Bali, Nusra

                                                                        Deputy Regional Manager Service & Collection
 Jastrawan Pesulima              Kantor Wilayah Jatim Bali Nusra
                                                                        Kantor Wilayah Jatim, Bali, Nusra

                                                                        Deputy Regional Manager Business
 Aries Tuti                      Kantor Wilayah Sumatera
                                                                        Kantor Wilayah Sumatera

                                                                        Deputy Regional Manager Service & Collection
 Ternamentha Sitepu              Kantor Wilayah Sumatera
                                                                        Kantor Wilayah Sumatera

                                                                        Deputy Regional Manager Business
 I Wayan Cahya Prandika          Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Papua
                                                                        Kantor Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua

                                                                        Deputy Regional Manager Service & Collection
 Ali Irfan                       Kantor Wilayah Sulawesi Maluku Papua
                                                                        Kantor Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua

                                                                        Deputy Regional Manager Business
 Vidy Aryo Fajar                 Kantor Wilayah Kalimantan
                                                                        Kantor Wilayah Kalimantan

                                                                        Deputy Regional Manager Business
 Liling Joko Suprapto            Kantor Wilayah Kalimantan
                                                                        Kantor Wilayah Kalimantan




200       Laporan Tahunan 2025
Page 201
                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




PROFIL
PEGAWAI


Jumlah Pegawai berdasarkan Jenis Kelamin

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jenis Kelamin                 			                               (dalam satuan orang)


                 Jenis Kelamin                      2025                                   2024

 Pria                                               5.684                                  6.560

 Wanita                                             5.730                                  6.287

 Jumlah                                             11.414                                12.847




Jumlah Pegawai berdasarkan Jabatan

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Jabatan					                                                    (dalam satuan orang)


                                            2025                                        2024
                 Jabatan
                                 Pria     Wanita             Total     Pria           Wanita             Total

 Level 22                            6          1                 7        2                 1                3

 Level 19-21                        98        29                127      114               26              140

 Level 15-18                     1.093      425               1.518     1.119            409              1.528

 Level 13-14                      1.537     1.132            2.669     1.718             1.215           2.933

 Level 11-12                     2.408      3.271            5.679    2.895             3.548            6.443

 Level 8-10                        542       872               1414      712            1.088             1.800

 Jumlah                          5.684     5.730             11.414   6.560             6.287            12.847




Jumlah Pegawai berdasarkan Rentang Usia

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Rentang Usia				                                                (dalam satuan orang)


                                            2025                                        2024
               Rentang Usia
                                 Pria     Wanita             Total     Pria           Wanita             Total

 ≥ 51                              570       174               744      681               218              899

 31–50                           3.482     2.712             6.194     3.713           2.764             6.477

 ≤ 30                            1.632     2.844             4.476    2.166            3.305             5.471

 Jumlah                          5.684    5.730              11.414   6.560            6.287            12.847




                                                                                  Laporan Tahunan 2025            201
Page 202
03      Profil Perusahaan




Jumlah Pegawai berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Tingkat Pendidikan				                                 (dalam satuan orang)


                                             2025                            2024
            Tingkat Pendidikan
                                   Pria     Wanita     Total     Pria       Wanita               Total

 Pasca Sarjana                       333       198        531      373         189                 562

 Sarjana                            4.910    4.880     9.790     5.574        5.212              10.786

 Sarjana Muda                        377       520       897        511        706                 1.217

 SLTA                                 64        132       196      102         180                 282

 Jumlah                            5.684     5.730     11.414    6.560       6.287               12.847




Jumlah Pegawai berdasarkan Status Ketenagakerjaan

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Status Ketenagakerjaan			                              (dalam satuan orang)


                                             2025                            2024
          Status Ketenagakerjaan
                                   Pria     Wanita     Total     Pria       Wanita               Total

 Tetap                              5.617     5.706     11.323   6.485        6.214              12.699

 Kontrak                               67       24         91        75         73                  148

 Jumlah Tanpa Pegawai Outsource    5.684      5.730    11.414    6.560       6.287               12.847

 Outsource                         6.804      1.288     8.092     6.551       1.187               7.738

 Jumlah Termasuk
                                   12.488     7.018    19.506     13.111     7.474              20.585
 Pegawai Outsource




Jumlah Pegawai berdasarkan Masa Kerja

Tabel Jumlah Pegawai Berdasarkan Masa Kerja           			                               (dalam satuan orang)


                                             2025                            2024
                Masa Kerja
                                   Pria     Wanita     Total     Pria       Wanita               Total

 > 30th                              89         66       155        124         80                 204

 Di atas 25th - 30th                479         95       574       584         142                  726

 Di atas 20th - 25th                   -        68        68            -           -                    -

 Di atas 15th - 20th                 191       268       459        213        306                  519

 Di atas 10th - 15th               1.566      1.344     2.910     1.473       1.519               2.992

 Di atas 5th - 10th                1.988      1.658    3.646     2.733       2.043                4.776

 Di atas 0 - 5th                    1.371     2.231    3.602      1.433       2.197               3.630

 Jumlah                            5.684      5.730    11.414    6.560       6.287               12.847




202        Laporan Tahunan 2025
Page 203
                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




KOMPOSISI
PEMEGANG SAHAM

Komposisi Pemegang Saham disajikan sebagai berikut:

Tabel Komposisi Pemegang Saham BTN Per 1 Januari 2025

                                             Jumlah Pemegang   Jumlah Saham                  Persentase
               Pemegang Saham
                                                  Saham          (Lembar)                  Kepemilikan (%)

 LOKAL

   Negara Republik Indonesia                               1    8.420.666.648                   60,00

   Asuransi                                              93       283.251.354                     2,02

   Bank                                                   3         9.608.789                     0,07

   Dana Pensiun                                          108      1.331.751.166                   9,49

   Koperasi                                               3          1.016.500                    0,01

   Perorangan Indonesia                               55.826     1.594.873.202                    11,36

   Perseroan Terbatas                                    153       115.739.035                    0,82

   Reksadana                                             150      744.706.029                     5,31

   Yayasan                                                15       26.954.630                     0,19

 Sub Total                                            56.352   12.528.567.353                    89,27

 ASING

  Badan Usaha Asing                                     204       1.503.132.136                   10,71

  Perorangan Asing                                        71        2.744.924                     0,02

 Sub Total                                               275    1.505.877.060                    10,73

 TOTAL                                                56.627   14.034.444.413                  100,00



Tabel Komposisi Pemegang Saham BTN Per 31 Desember 2025

                                                  Jumlah       Jumlah Saham                  Persentase
               Pemegang Saham
                                              Pemegang Saham     (Lembar)                  Kepemilikan (%)

 LOKAL

   Negara Republik Indonesia                               1                  1                   0,00

   PT Danantara Asset Management                           1    8.420.666.647                   60,00

   Asuransi                                              76       236.216.854                     1,68

   Bank                                                    3        9.475.889                     0,07

   Dana Pensiun                                           78     1.327.587.556                    9,46

   Koperasi                                               5          1.189.000                    0,01

   Perorangan Indonesia                               64.963     1.847.627.220                    13,16

   Perseroan Terbatas                                    160      177.984.763                      1,27

   Reksadana                                             102      504.261.846                     3,59

   Yayasan                                                17       27.340.295                     0,19

 Sub Total                                            65.406   12.552.350.071                   89,44




                                                                                  Laporan Tahunan 2025       203
Page 204
03           Profil Perusahaan




                                                              Jumlah          Jumlah Saham                  Persentase
                        Pemegang Saham
                                                          Pemegang Saham        (Lembar)                  Kepemilikan (%)

 ASING

           Badan Usaha Asing                                        203             1.479.122.970               10,54

           Perorangan Asing                                         60                 2.971.372                 0,02

 Sub Total                                                          263        1.482.094.342                    10,56

 TOTAL                                                          65.669        14.034.444.413                  100,00



Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar
Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BTN Per 1 Januari 2025

                                                                                        Jumlah Saham         Persentase
     No.                                Nama Investor                      Status
                                                                                          (Lembar)         Kepemilikan (%)


      1.       DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT                             Lokal           389.275.808            2,77

     2.        PT TASPEN (ASURANSI) - AFS                                  Lokal           362.166.723           2,58

     3.        PT TASPEN                                                   Lokal           332.835.794           2,37

     4.        REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND                          Lokal            206.156.100           1,47

     5.        JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELSBANKE                    Asing           156.224.839             1,11

     6.        REKSA DANA SAM DANA CERDAS                                  Lokal            84.750.058           0,60

     7.        DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP                              Lokal            77.756.000           0,55

     8.        NTC-ARTEMIS SMARTGARP GLOBAL EMERGING MARKETS EQUITY FUND   Asing            75.530.000           0,54

     9.        JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETS                     Asing            66.560.556           0,47

     10.       JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONAL                    Asing            65.330.984           0,47

     11.       NTC-LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP                    Asing            61.460.400           0,44

     12.       BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES PROVIDENTFD                     Asing            57.337.558            0,41

     13.       JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND          Asing             57.264.150           0,41

     14.       BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY                               Asing            55.523.100           0,40

     15.       CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY          Asing            54.408.154           0,39

     16.       SSB 2Q27 ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS                 Asing            54.042.776           0,39

     17.       SSB SBG6 SWEDBANK ROBUR SMALL CAP EMERGING MARKETS          Asing            50.000.000           0,36

     18.       REKSA DANA ASHMORE SAHAM SEJAHTERA NUSAN                    Lokal            43.438.800            0,31

     19.       SURYADI TJU                                                 Lokal            38.406.500           0,27

     20.       REKSA DANA ASHMORE DANA EKUITAS NUSANTARA                   Lokal            36.759.600           0,26




204            Laporan Tahunan 2025
Page 205
                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BTN Per 31 Desember 2025

                                                                                    Jumlah Saham             Persentase
 No.                             Nama Investor                             Status
                                                                                      (Lembar)             Kepemilikan (%)


  1.    DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT                                    Lokal    389.275.808                 2,77

  2.    PT TASPEN (ASURANSI) - FVTPL                                       Lokal     362.166.723                2,58

  3.    PT TASPEN                                                          Lokal     332.835.794                2,37

  4.    JPMSE STOCK RE UCITS CLT RE-HANDELSBANKE                           Asing     156.224.839                  1,11

  5.    REKSA DANA SUCORINVEST EQUITY FUND                                 Lokal     154.623.000                 1,10

  6.    SSB SBG6 SWEDBANK ROBUR SMALL CAP EMERGING MARKETS                 Asing     85.000.000                  0,61

  7.    DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP                                     Lokal      77.756.000                0,55


  8.    CACEIS BANK, LUXEMBOURG BRANCH/ NEF                                Asing                                0,52
                                                                                      73.199.966


  9.    JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL INTERNATIONALSTOCK INDEX FUND           Asing                                0,50
                                                                                      70.075.984


 10.    SSB ACXU AMERICAN CENTRY ETF TST-AVANTISEM EQ ETF                  Asing                                0,47
                                                                                     65.440.783


  11.   JPMCB NA RE - VANGUARD EMERGING MARKETSSTOCK INDEX FUND            Asing                                0,46
                                                                                      65.031.756


  12.   CITIBANK NEW YORK S/A ISHARES CORE MSCI EMERGING MARKETS ETF       Asing                                0,45
                                                                                     63.005.376


  13.   NTC-LSV EMERGING MARKETS EQUITY FUND, LP                           Asing                                0,44
                                                                                      61.460.400


 14.    JPMCB NA RE - REB EMERGING MARKETS FINANCIALS FUND, LP             Asing                                0,39
                                                                                      54.964.150

        CITIBANK NEW YORK S/A EMERGING MARKETS CORE EQUITY 2
 15.                                                                       Asing                                0,39
        PORTFOLIO OF DFA INVESTMENT                                                   54.408.154


 16.    MANULIFE DANA EKUITAS                                              Lokal                                0,32
                                                                                     45.409.736


  17.   BNYM RE VANDERBILT UNIVERSITY                                      Asing                                0,28
                                                                                      39.720.100

        JPMCB NA RE-VANGUARD FIDUCIARY TRUST COMPANY INSTITUTIONAL
 18.                                                                       Asing                                0,26
        TOTAL INTERNATIONAL S                                                        36.887.554

        JPMCB NA RE - BLACKROCK INST TR CO N A INVESTMENT FDS FOR
 19.                                                                       Asing                                0,26
        EMPLOYEE BENEFIT TRUST                                                       36.500.632


 20.    PT MANDIRI SEKURITAS QQ ERROR AO                                   Lokal                                0,24
                                                                                     34.360.500



Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih
Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BTN per 1 Januari 2025

              Nama Investor                        Jumlah Saham (Lembar)             Persentase Kepemilikan (%)


 Negara Republik Indonesia                               8.420.666.648                             60,00



Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BTN per 31 Desember 2025

              Nama Investor                        Jumlah Saham (Lembar)             Persentase Kepemilikan (%)


 PT Danantara Asset Management                           8.420.666.647                             60,00




                                                                                          Laporan Tahunan 2025           205
Page 206
03      Profil Perusahaan




Komposisi Pemegang Saham Masyarakat Kurang Dari 5%
Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 1 Januari 2025

                                        Jumlah           Jumlah Saham         Persentase
                Pemegang Saham
                                    Pemegang Saham         (Lembar)         Kepemilikan (%)


 LOKAL

     Asuransi                              93               283.251.354           2,02

     Bank                                    3                9.608.789           0,07

     Dana Pensiun                          108              1.331.751.166         9,49

     Koperasi                                3                 1.016.500          0,01

     Perorangan Indonesia               55.826             1.594.873.202          11,36

     Perseroan Terbatas                    153               115.739.035          0,82

     Reksadana                             150              744.706.029           5,31

     Yayasan                                15               26.954.630           0,19

 Sub Total                              56.351            4.107.900.705          29,27

 ASING

     Badan Usaha Asing                    204               1.503.132.136         10,71

     Perorangan Asing                       71                2.744.924           0,02

 Sub Total                                 275            1.505.877.060          10,73

 TOTAL                                  56.626            5.613.777.765         40,00



Tabel Komposisi Kelompok Pemegang Saham Masyarakat Kurang dari 5% per 31 Desember 2025

                                        Jumlah           Jumlah Saham         Persentase
                Pemegang Saham
                                    Pemegang Saham         (Lembar)         Kepemilikan (%)

 LOKAL

     Asuransi                               76              236.216.854           1,68

     Bank                                    3                9.475.889           0,07

     Dana Pensiun                           78             1.327.587.556          9,46

     Koperasi                               5                  1.189.000          0,01

     Perorangan Indonesia               64.963             1.847.627.220          13,16

     Perseroan Terbatas                    160              177.984.763            1,27

     Reksadana                             102              504.261.846           3,59

     Yayasan                                17               27.340.295           0,19

 Sub Total                              65.404            4.131.683.423          29,44

 ASING

     Badan Usaha Asing                    203              1.479.122.970         10,54

     Perorangan Asing                      60                  2.971.372          0,02

 Sub Total                                263             1.482.094.342          10,56

 TOTAL                                  65.667            5.613.777.765         40,00




206         Laporan Tahunan 2025
Page 207
                                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Kepemilikan Saham oleh Dewan Komisaris dan Direksi
Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BTN per 1 Januari 2025

                                                                                                Jumlah Saham              Persentase
     No.                 Nama                                     Jabatan
                                                                                                  (Lembar)              Kepemilikan (%)

    DIREKSI

      1.      Nixon L.P. Napitupulu         Direktur Utama                                         5.399.000               0,0384696

      2.      Oni Febriarto Rahardjo        Wakil Direktur Utama                                     1.149.100              0,0081877

      3.      Andi Nirwoto *
                                            Direktur Information Technology                         2.818.561               0,0200832

      4.      Elisabeth Novie Riswanti  *
                                            Direktur Assets Management                             2.729.600                0,0194493

      5.      Jasmin *
                                            Direktur Distribution and Institutional Funding        3.844.430                0,0273928

      6.      Setiyo Wibowo                 Direktur Risk Management                                2.889.100               0,0205858

      7.      Hirwandi Gafar                Direktur Consumer                                       2.759.714               0,0196639

      8.      Nofry Rony Poetra             Direktur Finance                                       3.527.422                0,0251340

      9.      Eko Waluyo                    Direktur Human Capital, Compliance and Legal           2.868.364                0,0204380

      10.     Hakim Putratama**             Direktur Operations & Customer Experience                794.400               0,0056604

      11.     Muhammad Iqbal*               Direktur SME & Retail Funding                                     -                      -

    DEWAN KOMISARIS

      1.      Chandra M. Hamzah*            Komisaris Utama/Independen                                        -                      -

      2.      Iqbal Latanro    *
                                            Wakil Komisaris Utama/Independen                                  -                      -

      3.      Armand B. Arief      *
                                            Komisaris Independen                                              -                      -

      4.      Sentot A. Sentausa*           Komisaris Independen                                              -                      -

      5.      Adi Sulistyowati*             Komisaris Independen                                              -                      -

      6.      Bambang Widjanarko*           Komisaris Independen                                              -                      -

      7.      Andin Hadiyanto*              Komisaris                                                         -                      -

      8.      Herry Trisaputra Zuna*        Komisaris                                                879.300                0,0062653

      9.      Himawan Arief Sugoto*         Komisaris                                                879.300                0,0062653

    TOTAL

*
    Berhenti menjabat sejak 26 Maret 2025



Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BTN per 31 Desember 2025

                                                                                              Jumlah Saham              Persentase
     No.                 Nama                                  Jabatan
                                                                                                (Lembar)              Kepemilikan (%)

    DIREKSI

      1.      Nixon L. P. Napitupulu        Direktur Utama                                      5.399.000                 0,0384696

      2.      Oni Febriarto Rahardjo        Wakil Direktur Utama                                  1.149.100                0,0081877

      3.      Setiyo Wibowo                 Direktur Risk Management                             2.889.100                0,0205858

      4.      Hirwandi Gafar                Direktur Consumer Banking                            2.759.714                 0,0196639

      5.      Nofry Rony Poetra             Direktur Finance & Strategy                          3.527.422                 0,0251340

      6.      Eko Waluyo                    Direktur Human Capital & Compliance                 2.868.364                  0,0204380

      7.      Tan Jacky Chen                Direktur Information Technology                        724.135                 0,0051597

      8.      Venda Yuniarti                Direktur Treasury & International Banking               -                          -

      9.      Helmy Afrisa Nugroho*         Direktur Corporate Banking                              -                          -

      10.     I Nyoman Sugiri Yasa          Direktur Operations                                     -                          -




                                                                                                          Laporan Tahunan 2025           207
Page 208
03         Profil Perusahaan




                                                                                                   Jumlah Saham               Persentase
     No.                Nama                                    Jabatan
                                                                                                     (Lembar)               Kepemilikan (%)

     11.     Rully Setiawan               Direktur Network & Retail Funding                                -                            -

     12.     Hermita                      Direktur Commercial Banking                                      -                            -

 DEWAN KOMISARIS

      1.     Suryo Utomo                  Komisaris Utama                                                  -                            -

     2.      Dwi Ary Purnomo**            Wakil Komisaris Utama                                            -                            -

     3.      Fahri Hamzah                 Komisaris                                                        -                            -

     4.      Ida Nuryanti                 Komisaris Independen                                             -                            -

     5.      Pietra Machreza Paloh        Komisaris Independen                                             -                            -

     6.      Panangian Simanungkalit      Komisaris Independen                                             -                            -

     7.      Didyk Choiroel***            Komisaris

 TOTAL

*   Diangkat dalam RUPS Tahunan tanggal 26 Maret 2025, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.
** Mengundurkan diri pada tanggal 25 Februari 2026 sehubungan dengan pengangkatan beliau sebagai Direksi PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja.
*** Diangkat dalam RUPS Luar Biasa tanggal 7 Januari 2026, dalam proses Penilaian Kemampuan dan Kepatutan OJK.


Sampai dengan Desember 2025, tidak terdapat kepemilikan saham tidak langsung oleh Direksi dan Dewan Komisaris
Perseroan.


Kepemilikan Saham oleh Senior Manajemen
Tabel Kepemilikan Saham Senior Manajemen BTN per 31 Desember 2025

                                                                                                   Jumlah Saham               Persentase
     No.                Nama                                    Jabatan
                                                                                                     (Lembar)               Kepemilikan (%)

      1.     Thomas Wahyudi               SEVP Digital Business                                        268.500                   0,0019132

     2.      Benjamen Sihombing           SEVP Assets Management                                       925.059                  0,0065914

     3.      Henri Ari Wibawa             SEVP Credit Risk                                             104.469                  0,0007444


Sampai dengan 31 Desember 2025, Senior Manajemen BTN tidak memiliki kepemilikan saham tidak langsung.



Klasifikasi Pemegang Saham
Tabel Klasifikasi Pemegang Saham BTN per 31 Desember 2025

                                                    Jumlah                           Jumlah Saham                         Persentase
            Kepemilikan Saham
                                                Pemegang Saham                         (Lembar)                         Kepemilikan (%)


 Institusi Lokal                                          441                         2.284.056.203                            16,27

 Institusi Asing                                          203                          1.479.122.970                           10,54

 Individu Lokal                                       64.963                           1.847.627.220                            13,16

 Individu Asing                                            60                              2.971.372                            0,02

 Total                                                65.667                          5.613.777.765                           40,00



Pemilik Manfaat

Pemilik manfaat Perseroan adalah Pemerintah Republik Indonesia, dalam hal ini Kepala Badan Pengaturan Badan
Usaha Milik Negara (BP BUMN) ditunjuk dan atau diberi kuasa untuk mewakili Pemerintah Republik Indonesia.




208          Laporan Tahunan 2025
Page 209
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




PEMEGANG SAHAM UTAMA
DAN PENGENDALI

Kepemilikan saham mayoritas Perseroan dimiliki oleh
                                                                                                                PT Bank Tabungan
PT Danantara Asset Management dengan kepemilikan                                                               Negara (Persero) Tbk

saham sebesar 60,00%. Dengan demikian, Pemegang
Saham Utama dan Pengendali Perseroan adalah                                                      60 %
Pemerintah Republik Indonesia sehingga tidak terdapat
Pemegang Saham Utama dan Pengendali secara tidak
langsung.




DAFTAR ENTITAS ANAK, ENTITAS ASOSIASI
DAN PERUSAHAAN VENTURA BERSAMA
Pada tanggal 05 Juni 2025, Perseroan secara resmi memiliki anak usaha di bidang perbankan syariah melalui
[akuisisi Bank Umum Syariah dan spin-off Unit Usaha Syariah], sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem
pembiayaan perumahan nasional. Selanjutnya, dalam rangka memperkuat positioning dan identitas bisnis syariah,
pada tanggal 20 Agustus 2025 anak usaha tersebut melakukan rebranding dan mulai beroperasi dengan nama Bank
Syariah Nasional, setelah memperoleh persetujuan dari regulator. Transformasi ini diharapkan dapat memperluas
jangkauan layanan perbankan syariah BTN serta meningkatkan kontribusi anak usaha terhadap kinerja konsolidasi
Grup.


Entitas Anak
 Nama Perusahaan                   PT Bank Syariah Nasional

 Bidang Usaha                      Perbankan Syariah

 Tanggal Penyertaan                22 Desember 2025

 Jumlah Aset                       Rp72,9 Triliun

 Kepemilikan (%)                   99,999%

 Mulai Beroperasi/Status Operasi   22 Desember 2025

 Alamat                            Menara Bank BTN Lt. 11,
                                   Jl. Gajah Mada No. 1, Jakarta Pusat 10130
                                   Telp : Telp. 021 - 6310800 (Hunting)
                                   Faks : 021 - 6311900
                                   Web : https://bankbsn.co.id/

 Pengurus Perusahaan               Dewan Komisaris

                                     Bahrullah Akbar                   Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen

                                     Machhendra Setyo Atmaja           Komisaris

                                     Hilman Latief                     Komisaris

                                     Ilham Nurhidayatuloh              Komisaris Independen

                                     Lukman Khakim                     Komisaris Independen

                                   Direksi

                                     Alex Sofjan Noor                  Direktur Utama

                                     Arga Mahanana Nugraha             Wakil Direktur Utama

                                     Abdul Firman                      Direktur Finance, Strategy & Treasury

                                     Mochamad Yut Penta                Direktur Consumer Banking

                                     Beki Kanuwa                       Direktur Risk Management

                                     Ari Kurniaman                     Direktur Network & Retail Funding

                                     Anton Rijanto                     Direktur Human Capital & Compliance



                                                                                                Laporan Tahunan 2025            209
Page 210
03    Profil Perusahaan




INFORMASI
KELOMPOK USAHA BANK

Struktur Kelompok Usaha Bank

Per 31 Desember 2025, Perseroan memiliki kelompok usaha bank yang terdiri dari BTN dan BBSN, yang dibentuk untuk
mendukung penguatan layanan perbankan konvensional dan syariah secara terintegrasi. Keberadaan kelompok
usaha ini ditujukan untuk memperluas jangkauan pembiayaan perumahan, meningkatkan inklusi keuangan syariah,
serta mengoptimalkan sinergi bisnis dalam rangka menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan dan peningkatan
nilai bagi pemangku kepentingan.




                                  Kelompok Usaha Bank (KUB) BTN Group
                                    (Bank Konvensional dan Bank Syariah)




Struktur Keterkaitan Kepengurusan dalam Kelompok Usaha Bank

Tidak terdapat Pengurus di Perusahaan Anak BTN yang saat ini juga menjabat di BTN.



Pemegang Saham yang Bertindak Atas Nama Pemegang Saham Lain

Tidak terdapat Pemegang Saham yang bertindak atas nama pemegang saham lain.




210     Laporan Tahunan 2025
Page 211
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




STRUKTUR
GRUP PERUSAHAAN




               PT Danantara Asset                                            Publik, masing masing kurang
                  Management                                                            dari 5 %

                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk



                   60 %                                                             40 %



                                            PT Bank Syariah Nasional



                                                99,999 %


Per 31 Desember 2025, Perseroan tidak memiliki Entitas Asosiasi, Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV).




                                                                                        Laporan Tahunan 2025           211
Page 212
03    Profil Perusahaan




KRONOLOGI
PENERBITAN SAHAM

Pencatatan Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Perseroan mencatatkan sahamnya pertama kali di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 17 Desember 2009 dengan
menawarkan 2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan, dengan harga penawaran
Rp800 per lembar saham kepada masyarakat. Pencapaian IPO (Initial Public Offering) tersebut mendapatkan
sambutan yang sangat baik dari masyarakat, yang ditandai dengan oversubscribe sebanyak 2,04 kali dengan nilai
proceed sebesar Rp1,88 triliun. Hal tersebut mendapatkan penghargaan “Best IPO in Indonesia 2009” dari majalah The
Asset dan “Mid Cap/IPO Deal of The Year in Southeast Asia 2009” dari Publisher Alpha South Asia (Hong Kong).

Aksi Korporasi                         : Penawaran Umum Saham Perdana (Initial Public Offering/IPO)
Tahun Penerbitan Saham                 : 17 Desember 2009
Jumlah Saham yang Ditawarkan           : 2.360.057.000 lembar saham Seri B atau 27,08% dari modal ditempatkan
Nilai Nominal Saham                    : Rp500 per lembar saham
Harga Penawaran                        : Rp800 per lembar saham
Jumlah Saham Sebelum IPO               : 0 lembar saham
Jumlah Saham Tercatat Setelah IPO      : 8.623.285.575 lembar saham Seri B
Pencatatan Bursa                       : Bursa Efek Indonesia


Penawaran Umum Terbatas I – Rights Issue
Pada tanggal 23 November 2012, Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penawaran Umum Terbatas I (PUT I)
kepada para pemegang saham Perseroan dalam rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD)
atau Rights Issue dengan tujuan untuk memperkuat struktur permodalan dan juga untuk meningkatkan jumlah
saham publik yang diperjual belikan (floating shares). Kondisi ini akan meningkatkan kapitalisasi pasar dan likuiditas
saham BBTN di pasar modal sekaligus untuk mendukung pertumbuhan kredit, sehingga dapat menambah minat
investor untuk berinvestasi lebih pada saham BBTN.
Aksi Korporasi                                   : Penawaran Umum Terbatas I - Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu
                                                   (HMETD)/Rights Issue
Jumlah Saham yang Ditawarkan                     : 1.512.857.500 Saham Seri B
Nilai Nominal Saham                              : Rp500
Harga Pelaksanaan                                : Rp1.235
Jumlah Saham Tercatat Sebelum Rights Issue : 8.859.291.500
Jumlah Saham Tercatat Setelah Rights Issue       : 10.481.074.500 lembar saham
Jumlah Dana (Proceeds) Diterima                  : Rp1.868.379.012.500
Rasio Konversi                                   : 555.000 Saham Lama berhak atas 94.943 HMETD
Dilusi Kepemilikan                               : 14,61% sebelum pelaksanaan MESOP dan sebesar 16,49%
                                                   setelah pelaksanaan MESOP
Periode Perdagangan HMETD                        : 23 - 29 November 2012
Periode Pelaksanaan HMETD                        : 23 - 29 November 2012
Tanggal Pencatatan Efek di Bursa                 : 23 November 2012
Pencatatan Bursa                                 : Bursa Efek Indonesia
Pembeli Siaga                                    : PT Bahana Securities, PT Danareksa Sekuritas dan PT Mandiri
                                                   Sekuritas




212     Laporan Tahunan 2025
Page 213
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Penawaran Umum Terbatas II – Rights Issue
Pada tanggal 28 Desember 2022, Perseroan melakukan aksi korporasi berupa Penambahan Modal dengan
Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu II (PMHMETD II) kepada para pemegang saham Perseroan dalam
rangka penerbitan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights Issue dengan tujuan untuk memperkuat
struktur permodalan Perseroan dalam meningkatkan penyaluran jumlah kredit dan/atau pinjaman.
Aksi Korporasi                         : Penambahan Modal Dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih
                                         Dahulu II (“PMHMETD II”)
Jumlah Saham yang Ditawarkan           : Sebanyak-banyaknya 3.444.444.413 (Tiga Milyar Empat Ratus Empat
                                         Puluh Empat Juta Empat Ratus Empat Puluh Empat Ribu Empat Ratus
                                         Tiga Belas) saham baru Seri B
Nilai Nominal Saham                    : Rp500,- (lima ratus Rupiah)
Harga Pelaksanaan                      : Rp1.200,- (seribu dua ratus Rupiah)
Jumlah Saham Tercatat                  : 10.590.000.000 (sepuluh miliar lima ratus sembilan puluh juta) saham
Sebelum Rights Issue
Jumlah Saham Tercatat                  : 14.034.444.413 (empat belas miliar tiga puluh empat juta empat ratus
Setelah Rights Issue                     empat puluh empat ribu empat ratus tiga belas) saham


Nilai Rights Issue                     : Nilai PMN sebesar Rp2.479.999.997.600,- (Dua Triliun Empat Ratus Tujuh
                                         Puluh Sembilan Miliar Sembilan Ratus Sembilan Puluh Sembilan Juta
                                         Sembilan Ratus Sembilan Puluh Tujuh Ribu Enam Ratus Rupiah)
                                         Nilai partisipasi publik sebesar Rp1.653.333.295.600,- (Satu Triliun Enam
                                         Ratus Lima Puluh Tiga Miliar Tiga Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Dua Ratus
                                         Sembilan Puluh Lima Ribu Enam Ratus Rupiah)


Jumlah Dana (Proceeds) Diterima        : Rp4.133.333.295.600,- (Empat Triliun Seratus Tiga Puluh Tiga Miliar Tiga
                                         Ratus Tiga Puluh Tiga Juta Dua Ratus Sembilan Puluh Lima Ribu Enam
                                         Ratus Rupiah)
Rasio Konversi                         : Setiap pemegang 100.000.000 (seratus juta) Saham Lama berhak
                                         mendapatkan 32.525.443 (tiga puluh dua juta lima ratus dua puluh
                                         lima ribu empat ratus empat puluh tiga) HMETD, dimana setiap 1
                                         (satu) HMETD memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli
                                         sebanyak 1 (satu) Saham Baru.
Dilusi Kepemilikan                     : Pemegang saham yang tidak menggunakan haknya akan mengalami
                                         penurunan persentase kepemilikan maksimum sebesar 24,54% (Dua
                                         Puluh Empat Koma Lima Empat Persen)
Periode Perdagangan HMETD              : 28 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Periode Pelaksanaan HMETD              : 28 Desember 2022 - 5 Januari 2023
Tanggal Pencatatan Efek di Bursa       : 28 Desember 2022
Pencatatan Bursa                       : Bursa Efek Indonesia
Pembeli Siaga                          : PT CIMB Niaga Sekuritas




                                                                                     Laporan Tahunan 2025          213
Page 214
03         Profil Perusahaan




Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham BTN

                                                                                                          Nilai          Harga
 No.                Periode                      Keterangan                         Saham                Nominal       Penawaran
                                                                                                          (Rp)            (Rp)


     1.    Sebelum IPO                                 -                               -                     -

     2.    17 Desember 2009         Penawaran Umum Perdana                     Saham Biasa Seri B          500              800

     3.    4 Februari 2011          Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500              855

     4.    4 Oktober 2011           Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500              855

     5.    1 Februari 2012          Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500             1.297

     6.    1 Mei 2012               Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500                -

     7.    23 November 2012         Penawaran Umum Terbatas I/Rights Issue     Saham Biasa Seri B          500             1.235

     8.    1 Februari 2013          Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500             1.098

     9.    1 Juli 2013              Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500                -

 10.       1 Februari 2014          Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500                -

     11.   1 Juli 2014              Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500                -

 12.       2 Februari 2015          Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500                -

 13.       1 Juli 2015              Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500                -

 14.       1 Februari 2016          Realisasi Program MESOP                    Saham Biasa Seri B          500             1.098

 15.       28 Desember 2022         Penawaran Umum Terbatas II/Rights Issue    Saham Biasa Seri B          500             1.200




KRONOLOGI PENERBITAN DAN/ATAU
PENCATATAN OBLIGASI SERTA EFEK LAINNYA
Kronologi pencatatan efek lainnya yang dilakukan Perseroan terdiri dari pencatatan Obligasi, Sekuritisasi KPR,
Negotiable Certificate of Deposit (NCD), dan Long Term Notes (LTN). Seluruh obligasi Perseroan telah dicatatkan
di Bursa Efek Indonesia dan untuk global bond dicatatkan di Singapore Exchange.


Kronologi Penerbitan Obligasi
Tabel Kronologi Penerbitan Obligasi BTN

                                               Tanggal
                                              Distribusi                            Jumlah
                                                               Tenor    Mata
                         Uraian                Obligasi                             Obligasi              Harga Penawaran
                                                              (Tahun)   Uang
                                                secara                            (Jutaan Rp)
                                              Elektronik


 Obligasi Bank BTN I Tahun 1989              25 Juli 1989       5        Rp           50.000        100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN II Tahun 1990                  -             5        Rp           50.000        100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN III Tahun 1991                 -             5        Rp           50.000        100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN IV Tahun 1991                  -             5        Rp          100.000        100% dari jumlah pokok Obligasi


 Obligasi Bank BTN V Tahun 1993                   -             5        Rp          150.000        100% dari jumlah pokok Obligasi




 Obligasi Bank BTN VI Tahun 1995                  -             5        Rp          350.000        100% dari jumlah pokok Obligasi




 Obligasi Bank BTN VII Tahun 1996                 -             5        Rp          200.000        100% dari jumlah pokok Obligasi




214          Laporan Tahunan 2025
Page 215
                                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                Modal Ditempatkan dan Disetor
      Jumlah Saham
     yang Diterbitkan
                                          Jumlah Saham               Total Nilai Nominal                  Total Harga Penawaran
        (lembar)
                                            (lembar)                         (Rp)                                  (Rp)

              -                             6.354.000.000               3.177.000.000.000                              -

        2.360.057.000                        8.714.057.000           4.357.028.500.000                         1.888.045.600.000

           95.015.000                       8.809.072.000            4.404.536.000.000                            81.237.825.000

           26.898.500                       8.835.970.500               4.417.985.250.000                         22.998.217.500

            2.544.500                        8.838.515.000              4.419.257.500.000                          3.300.216.500

            5.068.000                       8.843.583.000               4.421.791.500.000                                        -

         1.512.857.500                      10.356.440.500              5.178.220.250.000                      1.868.379.012.500

         206.420.500                        10.562.861.000            5.281.430.500.000                         226.649.709.000

             1.992.500                      10.564.853.500           5.282.426.750.000                                           -

              407.000                       10.565.260.500           5.282.630.250.000                                           -

            2.435.500                       10.567.696.000           5.283.848.000.000                                           -

                  24.500                    10.567.720.500           5.283.860.250.000                                           -

           14.624.500                       10.582.345.000              5.291.172.500.000                                        -

            7.655.000                       10.590.000.000           5.295.000.000.000                             8.405.190.000

        3.444.444.413                       14.034.444.413              7.017.222.206.500                      4.133.333.259.600




   Tanggal                                                      Status                      Peringkat
                                 Tingkat Suku Bunga                                                                    Wali Amanat
 Jatuh Tempo                                                  Pembayaran

                                                                                   2025                 2024

   25 Juli 1994                      18,75% tetap               Lunas                -                   -                   -

   1 Juni 1995                       16,25% tetap               Lunas                -                   -                   -

11 November 1996                     20,00% tetap               Lunas                -                   -                   -

 23 Januari 1996                     17,00% tetap               Lunas                -                   -                   -

                           15,25% tetap untuk tahun pertama
                            dan kedua, mengambang untuk
   31 Juli 1998                                                 Lunas                -                   -                   -
                             tahun berikutnya hingga jatuh
                                         Tempo

                               17,25% tetap untuk tahun
                            pertama, mengambang untuk
21 Desember 2000                                                Lunas                -                   -                   -
                            tahun berikutnya hingga jatuh
                                         tempo

                              17,125% tetap untuk tahun
                            pertama, mengambang untuk
   22 Juli 2001                                                 Lunas                -                   -                   -
                            tahun berikutnya hingga jatuh
                                        tempo



                                                                                                    Laporan Tahunan 2025             215
Page 216
03    Profil Perusahaan




                                          Tanggal
                                         Distribusi                         Jumlah
                                                         Tenor     Mata
                 Uraian                   Obligasi                          Obligasi          Harga Penawaran
                                                        (Tahun)    Uang
                                           secara                         (Jutaan Rp)
                                         Elektronik


 Obligasi Bank BTN VIII Tahun 1997            -            5        Rp      400.000     100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN IX Tahun 2003              -            5        Rp       750.000    100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN X Tahun 2004               -            5        Rp       750.000    100% dari jumlah pokok Obligasi




 Obligasi Subordinasi BTN I Tahun 2004        -            10       Rp      250.000     100% dari jumlah pokok Obligasi




 Obligasi BTN XI Tahun 2005                   -            5        Rp       750.000    100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN XII Tahun 2006             -            10       Rp     1.000.000    100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
                                              -            3        Rp      300.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
 Seri A

 Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
                                              -            4        Rp      300.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
 Seri B

 Obligasi Bank BTN XIII Tahun 2009
                                              -            5        Rp      900.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
 Seri C

 Obligasi Bank BTN XIV Tahun 2010        11 Juni 2010      10       Rp     1.650.000    100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Bank BTN XV Tahun 2011         28 Juni 2011      10       Rp     1.300.000    100% dari jumlah pokok Obligasi

 Obligasi Berkelanjutan I Bank BTN
                                         5 Juni 2012       10       Rp     2.000.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2012

 Obligasi Berkelanjuta I Bank BTN         27 Maret
                                                           10       Rp     2.000.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2013                        2013

 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
                                                           3        Rp      900.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2015 Seri A

 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
                                         8 Juli 2015       5        Rp      500.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2015 Seri B

 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
                                         8 Juli 2015       7        Rp      800.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2015 Seri C

 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN
                                         8 Juli 2015       10       Rp      800.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2015 Seri D

 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN      30 Agustus
                                                           3        Rp      1.347.000   100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2016 Seri A                 2016

 Obligasi Berkelanjutan II Bank BTN      30 Agustus
                                                           5        Rp     1.653.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2016 Seri B                 2016

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN       13 Juli
                                                           3        Rp     1.466.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2017 Seri A                  2017

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN       13 Juli
                                                           5        Rp     1.295.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2017 Seri B                  2017

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN       13 Juli
                                                           7        Rp      853.000     100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2017 Seri C                  2017

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN       13 Juli
                                                           10       Rp     1.386.000    100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2017 Seri D                  2017

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN       28 Juni
                                                        370 Hari    Rp     1.756.500    100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2019 Seri A                 2019

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN       28 Juni
                                                           3        Rp      1.168.000   100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2019 Seri B                 2019

 Obligasi Berkelanjutan III Bank BTN       28 Juni
                                                           5        Rp      1.219.500   100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2019 Seri C                 2019




216     Laporan Tahunan 2025
Page 217
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   Tanggal                                               Status              Peringkat
                         Tingkat Suku Bunga                                                          Wali Amanat
 Jatuh Tempo                                           Pembayaran

                                                                      2025               2024

  18 Juli 2002               14,15% tetap                Lunas          -                 -                 -

2 Oktober 2008               12,50% tetap                Lunas          -                 -                 -

 25 Mei 2009                 12,20% tetap                Lunas          -                 -                 -

                   12,60% tetap untuk tahun pertama
                      sampai tahun kelima, 22,60%
                  tetap untuk tahun ke enam sampai
 25 Mei 2014*                                            Lunas          -                 -                 -
                     tahun kesepuluh jika Bank tidak
                    melakukan opsi beli pada tahun
                    kelima sejak tanggal penerbitan

  6 Juli 2010                12,00% tetap                Lunas          -                 -           Bank Mega

 19 September
                             12,75% tetap                Lunas          -                 -           Bank Mega
      2016

  29 Mei 2012                11,75% tetap                Lunas          -                 -           Bank Mega


  29 Mei 2013                12,00% tetap                Lunas          -                 -           Bank Mega


  29 Mei 2014                12,25% tetap                Lunas          -                 -           Bank Mega

  11 Juni 2020               10,25% tetap                Lunas          -                 -           Bank Mega

 28 Juni 2021                9,50% tetap                 Lunas          -                 -           Bank Mega

  5 Juni 2022                7,90% tetap                 Lunas          -                 -           Bank Mega


27 Maret 2023                7,90% tetap                 Lunas          -                 -           Bank Mega


  8 Juli 2018               9,625% tetap                 Lunas          -                 -           Bank Mega


  8 Juli 2020               9,875% tetap                 Lunas          -                 -           Bank Mega


  8 Juli 2022                10,00% tetap                Lunas          -                 -           Bank Mega


  8 Juli 2025                10,50% tetap                Lunas       AA+(idn)       AA+(idn)          Bank Mega


30 Agustus 2019              8,20% tetap                 Lunas          -                 -           Bank Mega


30 Agustus 2021              8,75% tetap                 Lunas          -                 -           Bank Mega


  13 Juli 2020               8,30% tetap                 Lunas          -                 -            Bank BJB


  13 Juli 2022               8,50% tetap                 Lunas          -                 -            Bank BJB


  13 Juli 2024               8,70% tetap                 Lunas          -                 -            Bank BJB

                                                       Belum Jatuh
  13 Juli 2027               8,90% tetap                             AAA(idn)       AA+(idn)           Bank BJB
                                                          Tempo

  8 Juli 2020               7,750% tetap                 Lunas          -                 -           Bank Mega


 28 Juni 2022               8,750% tetap                 Lunas          -                 -           Bank Mega


 28 Juni 2024               9,000% tetap                 Lunas          -           AA+(idn)          Bank Mega




                                                                                     Laporan Tahunan 2025          217
Page 218
03        Profil Perusahaan




                                                 Tanggal
                                                Distribusi                                           Jumlah
                                                                      Tenor          Mata
                     Uraian                      Obligasi                                            Obligasi              Harga Penawaran
                                                                     (Tahun)         Uang
                                                  secara                                           (Jutaan Rp)
                                                Elektronik


                                                23 Januari
 Junior Global Bond Bank BTN                                            5             USD                 300       100% dari jumlah pokok Obligasi
                                                   2020

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN             19 Agustus             370
                                                                                      Rp               577.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2020 Seri A                         2020               (hari)

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN             19 Agustus
                                                                        3             Rp               727.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2020 Seri B                         2020

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN             19 Agustus
                                                                        5             Rp               196.000      100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap I Tahun 2020 Seri C                         2020

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN
                                               24 Mei 2022              3             Rp              600.000       100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2022 seri A

 Obligasi Berkelanjutan IV Bank BTN
                                               24 Mei 2022              5             Rp              400.000       100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahap II Tahun 2022 seri B

 Obligasi Berwawasan Sosial I Tahap I          12 Desember
                                                                        3             Rp              300.000       100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahun 2025                                        2025

 Obligasi Subordinasi I Tahap I                12 Desember
                                                                        5             Rp            2.000.000       100% dari jumlah pokok Obligasi
 Tahun 2025                                        2025

Catatan:
  • Rating Efek-efek dalam negeri yang diterbitkan outstanding di Tahun 2025 menggunakan rating dari Pefindo.
  • Rating Efek-efek dalam negeri yang outstanding di Tahun 2025 menggunakan rating dari Fitch.
  • Rating Junior Global Bond BTN (USD) yang jatuh tempo di 2025 menggunakan rating dari Moody’s.
* Perseroan telah melakukan opsi beli kembali pada 25 Mei 2009.



Kronologi Penerbitan Sukuk
Tabel Kronologi Penerbitan Sukuk BTN

                                           Tanggal Distribusi                                                  Jumlah
                                                                             Tenor              Mata                                 Tanggal
                  Uraian                     Sukuk secara                                                       Sukuk
                                                                            (bulan)             Uang                               Jatuh Tempo
                                              Elektronik                                                     (Jutaan Rp)


     Sukuk BTN I Tahun 2023 Tahap I            28 Juli 2023                    159               Rp              92.553          28 Oktober 2036


  Sukuk BTN I Tahun 2023 Tahap II          27 Desember 2023                    156               Rp              175.039        27 Desember 2036


 Sukuk BTN I Tahun 2024 Tahap III         27 September 2024                    159               Rp              80.956         27 Desember 2037


 Sukuk BTN I Tahun 2024 Tahap IV           23 Desember 2024                    165               Rp              52.444         23 September 2038




Kronologis Pencatatan Sekuritisasi KPR

Perseroan telah melakukan sekuritisasi atas tagihan KPR melalui skema Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset
(KIK-EBA) dan skema Efek Beragunan Aset Berbentuk Surat Partisipasi (EBA-SP), dengan rincian sebagai berikut:

Tabel Kronologi Pencatatan Sekuritisasi KPR BTN

                                                 Nominal Total                                                              Nominal
 No.        Transaksi Sekuritisasi                                                         Kelas
                                                    (Rp)                                                                     (Rp)

                                                                                            A                              100.000.000.000
     1.    KIK-EBA DSMF 01                         111.111.108.501
                                                                                            B                                  11.111.108.501




218         Laporan Tahunan 2025
Page 219
                                                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




       Tanggal                                                          Status                        Peringkat
                                   Tingkat Suku Bunga                                                                            Wali Amanat
     Jatuh Tempo                                                      Pembayaran

                                                                                           2025                   2024

                                                                                                                                    Citicorp
    23 Januari 2025                        4,20%                            Lunas           Ba3                   Ba3            International
                                                                                                                                    Limited

    29 Agustus 2021                        6,75%                            Lunas                -                  -                  Bank BJB


    19 Agustus 2023                        7,80%                            Lunas                -                  -                  Bank BJB


   19 Agustus 2025                         8,40%                            Lunas         AA+(idn)              AA+(idn)               Bank BJB


      24 Mei 2025                          5,50%                            Lunas         AA+(idn)              AA+(idn)               Bank BJB

                                                                       Belum Jatuh
      24 Mei 2027                           6,0%                                          AAA(idn)              AA+(idn)               Bank BJB
                                                                          Tempo

                                                                       Belum Jatuh
  12 Desember 2028                         5.30%                                           id
                                                                                                AAA                 -                  Bank BRI
                                                                          Tempo

                                                                       Belum Jatuh
  12 Desember 2030                         6.65%                                            id
                                                                                                 AA                 -                  Bank BRI
                                                                          Tempo




Nama Bursa Tempat Obligasi Perusahaan Dicatatkan
• Seluruh Obligasi Dalam Negeri BTN dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia.
• Junior Global Bond BTN dicatatkan pada SGX (Singapore Exchange).




                                                                              Status
                          Tingkat Nisbah                                                                           Keterangan
                                                                            Pembayaran


 11,00% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan indikasi                    Belum            Surat Berharga ini tidak dirating
 bagi hasil sebesar ekuivalen 0,55% per tahun.                              Jatuh Tempo         dan tidak dilakukan penawaran umum.

 27,40% dari Pendapatan yang dibagihasilkan dengan                             Belum            Surat Berharga ini tidak dirating
 indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun.                     Jatuh Tempo         dan tidak dilakukan penawaran umum.

 27,40% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan                             Belum            Surat Berharga ini tidak dirating
 indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun.                     Jatuh Tempo         dan tidak dilakukan penawaran umum.

 27,40% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan                             Belum            Surat Berharga ini tidak dirating
 indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 1,37% per tahun.                     Jatuh Tempo         dan tidak dilakukan penawaran umum.




    Tanggal Transaksi               Jatuh Tempo                   Average Life             Kupon Kelas A                   Peringkat Kelas A



     11 Februari 2009*             10 Januari 2018                    5,30                           13,000%                       AAA
                                                                                                                                  id




                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025             219
Page 220
03         Profil Perusahaan




                                                  Nominal Total                                                       Nominal
    No.      Transaksi Sekuritisasi                                                   Kelas
                                                     (Rp)                                                              (Rp)

                                                                                        A                           360.000.000.000
     2.     KIK-EBA DSMF 02                       391.305.329.159
                                                                                        B                              31.305.329.159

                                                                                        A                           688.500.000.000
     3.     KIK-EBA DBTN 01                       750.000.230.717
                                                                                        B                              61.500.230.717

                                                                                        A                           645.000.000.000
     4.     KIK-EBA DBTN 02                       703.450.414.156
                                                                                        B                             58.450.414.156

                                                                                        A                           925.000.000.000
     5.     KIK-EBA DBTN 03                      1.000.000.005.997
                                                                                        B                            75.000.005.997

                                                                                        A1                          403.000.000.000

     6.     KIK-EBA DBTN 04                      1.000.000.005.941                      A2                          525.000.000.000

                                                                                        B                             72.000.005.941

                                                                                        A1                          723.500.000.000

     7.     KIK-EBA DBTN 05                      1.500.000.001.615                      A2                          647.500.000.000

                                                                                        B                             129.000.001.615

                                                                                        A                            181.600.000.000
     8.     EBA-SP SMF-BTN 01                     200.000.000.041
                                                                                        B                             18.400.000.041

                                                                                        A1                          400.000.000.000

     9.     EBA-SP SMF-BTN 02                    1.000.000.000.000                      A2                          513.000.000.000

                                                                                        B                            87.000.000.000

                                                                                        A1                          200.000.000.000

    10.     EBA-SP SMF-BTN 03                    1.000.000.000.000                      A2                           713.000.000.000

                                                                                        B                            87.000.000.000

                                                                                        A1                          700.000.000.000

     11.    EBA-SP SMF-BTN 04                   2.000.000.000.000                       A2                         1.124.000.000.000

                                                                                        B                            176.000.000.000

                                                                                        A1                          574.000.000.000

                                                                                        A2                         1.142.000.000.000
    12.     EBA-SP SMF-BTN 05                   2.000.000.000.000
                                                                                        M                            24.000.000.000

                                                                                        B                           260.000.000.000

                                                                                        A                           576.734.000.000
    13.     EBA-SP SMF-BTN 06                     631.000.543.015
                                                                                        B                             54.266.543.015

                                                                                        A                           452.500.000.000
    14.     EBA-SP SMF-BTN 07                     500.000.001.416
                                                                                        B                             47.500.001.416

                                                                                        A                           544.800.000.000
    15.     EBA-SP SMF-BTN 08                    600.000.020.055
                                                                                        B                            55.200.020.055

                  Jumlah                        13.386.867.660.613                                                13.386.867.660.613

Bank sebagai Penyedia Jasa dalam transaksi sekuritisasi telah melaksanakan opsi clean-up call sesuai ketentuan.
*




220          Laporan Tahunan 2025
Page 221
                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tanggal Transaksi     Jatuh Tempo       Average Life   Kupon Kelas A              Peringkat Kelas A



10 November 2009*   10 Desember 2019        5,63          11,000%                         AAA
                                                                                         id




27 December 2010*   27 September 2019       5,35          9,250%                          AAA
                                                                                         id




16 November 2011*    27 Februari 2021       5,94          8,750%                          AAA
                                                                                         id




12 December 2012*    07 Januari 2023        6,35          7,750%                          AAA
                                                                                         id




                                                         A1 = 8,90%

20 Desember 2013*    26 Februari 2022       5,57                                          AAA
                                                                                         id
                                                        A2 = 9,50%


                                                          A1 = 10%

28 November 2014*   07 September 2025                                                     AAA
                                            6,72                                         id
                                                        A2 = 10,25%



27 November 2015      07 Maret 2022         3,95           8,60%                          AAA
                                                                                         id




                                                         A1 = 8,15%

 31 Oktober 2016       27 Juni 2027         7,05                                          AAA
                                                                                         id
                                                        A2 = 8,75%


                                                         A1 = 8,00%

   28 April 2017     07 Januari 2028        7,78                                          AAA
                                                                                         id
                                                        A2 = 8,40%


                                                         A1 = 7,00%

 28 Februari 2018      07 Mei 2029          7,03                                          AAA
                                                                                         id
                                                        A2 = 7,50%


                                                         A1 = 8,50%
                                                                                          AAA
                                                                                         id
                                                        A2 = 8,75%
27 November 2019       07 Mei 2032          9,09

                                                        M = 10,40%                             A
                                                                                              id




30 Desember 2020       07 Juli 2032         6,08           6,50%                          AAA
                                                                                         id




                                                                                          AAA
                                                                                         id
23 Desember 2022     07 Januari 2034        5,66           7,70%
                                                                                          AAA
                                                                                         id




26 September 2023    07 Agustus 2035        7,44           6,65%                          AAA
                                                                                         id




                                                                        Laporan Tahunan 2025          221
Page 222
03    Profil Perusahaan




Kronologi Penerbitan Negotiable Certificate of Deposit
Tabel Kronologi Pencatatan Negotiable Certificate of Deposit

            Jenis NCD          Nominal Penerbitan (Rp)   Tanggal Transaksi   Seri


                                                                              A

 NCD Tahap I                        625.000.000.000      5 Desember 2014      B

                                                                              C

                                                                              A

                                                                              B
 NCD Tahap II                      1.005.000.000.000      26 Februari 2015
                                                                              C

                                                                              D

 NCD Tahap III                      500.000.000.000       17 Februari 2015    E

                                                                              A

 NCD Tahap IV                        1.110.000.000.000      30 April 2015     B

                                                                              C

 NCD Tahap I 2016                    740.000.000.000        9 Juni 2016       A

                                                                              A

 NCD Tahap II 2016                   1.115.000.000.000    5 Agustus 2016      B

                                                                              C

                                                                              A
 NCD Tahap III 2016                  371.000.000.000     30 November 2016
                                                                              B

                                                                              A
 NCD Tahap IV 2016                  500.000.000.000      29 Desember 2016
                                                                              B

 NCD Tahap V 2016                   500.000.000.000      30 Desember 2016     -

                                                                              A
 NCD Tahap I 2017                   1.735.000.000.000     21 Februari 2017
                                                                              B

 NCD Tahap III 2017                 550.000.000.000        3 Oktober 2017     -

                                                                              A
 NCD Tahap II 2017                 1.050.000.000.000       5 Oktober 2017
                                                                              B

                                                                              A
 NCD Tahap IV 2017                  540.000.000.000      13 Desember 2017
                                                                              B

 NCD Tahap I 2018                  1.440.000.000.000        3 April 2018      A

                                                                              A
 NCD Tahap II 2018                  690.000.000.000         18 Juli 2018
                                                                              B

                                                                              A

 NCD Tahap III 2018                2.020.000.000.000     5 November 2018      B

                                                                              C




222     Laporan Tahunan 2025
Page 223
                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Jangka Waktu     Jatuh Tempo       Rate             Nominal per Seri


  6 bulan         4 Juni 2015      9,00%              280.000.000.000

  12 bulan     27 November 2015    9,25%               45.000.000.000

  15 bulan     26 Februari 2016    9,50%              300.000.000.000

  6 bulan      26 Agustus 2015     9,00%              470.000.000.000

  12 bulan      18 Februari 2016   9,25%               85.000.000.000

  15 bulan        19 Mei 2016      9,50%                10.000.000.000

  18 bulan      18 Agustus 2016    9,70%              440.000.000.000

   5 bulan        15 Juli 2015     9,00%              500.000.000.000

  6 bulan       30 Oktober 2015    8,75%              330.000.000.000

  12 bulan        2 Mei 2016       9,00%              620.000.000.000

  18 bulan      31 Oktober 2016    9,25%               160.000.000.000

   3 bulan     9 September 2016    6,85%              740.000.000.000

   3 bulan     3 November 2016     7,19%              440.000.000.000

  6 bulan       1 Februari 2017    7,47%              275.000.000.000

  12 bulan      10 Agustus 2017    7,80%              400.000.000.000

   3 bulan     28 Februari 2017    7,04%                20.000.000.000

  6 bulan         29 Mei 2017      7,26%               351.000.000.000

   3 bulan       29 Maret 2017     7,75%               315.000.000.000

  6 bulan         3 Juli 2017      7,74%               185.000.000.000

  6 bulan         3 Juli 2017      7,73%              500.000.000.000

  6 bulan       22 Agustus 2017    7,28%              1.195.000.000.000

  12 bulan      16 Februari 2018   7,43%              540.000.000.000

  12 bulan      2 Oktober 2018     6,50%              550.000.000.000

  6 bulan         3 April 2018     6,00%              230.000.000.000

  12 bulan      5 Oktober 2018     6,25%              820.000.000.000

  6 bulan         12 Juni 2018     5,90%               160.000.000.000

  12 bulan     13 Desember 2018    6,20%              320.000.000.000

  6 bulan       2 Oktober 2018     5,90%              830.000.000.000

  6 bulan       15 Januari 2019    7,60%              520.000.000.000

  12 bulan        16 Juli 2019     7,70%               170.000.000.000

  6 bulan         7 Mei 2019       8,30%             1.340.000.000.000

  9 bulan       2 Agustus 2019     8,40%               170.000.000.000

  12 bulan     5 November 2019     8,50%               510.000.000.000




                                             Laporan Tahunan 2025          223
Page 224
03     Profil Perusahaan




             Jenis NCD                     Nominal Penerbitan (Rp)                 Tanggal Transaksi                Seri


                                                                                                                      A
 NCD Tahap IV 2018                                340.000.000.000                   10 Desember 2018
                                                                                                                      B

                                                                                                                      A

 NCD Tahap I Tahun 2023                          1.500.000.000.000                   20 Oktober 2023                  B

                                                                                                                     C

               Jumlah                          14.831.000.000.000




Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN)

Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN ditujukan kepada investor tunggal BP Tapera, sebagai reimburse sumber dana
BP Tapera bagi penyaluran KPR Tapera. Dengan demikian LTN merupakan Efek bersifat utang yang diterbitkan tanpa
melalui proses Penawaran Umum dan tidak diperingkat.

Tabel Kronologi Penerbitan Long Term Notes (LTN) BTN


                                                    Tanggal Distribusi               Tenor                          Jumlah LTN
                   Uraian                                                                              Mata Uang
                                                   LTN secara Elektronik            (Bulan)                         (Rp Ribuan)



 LTN BTN Tahun 2021 Tahap I                           17 Desember 2021                 186                 IDR              10.185.851


 LTN BTN II Tahun 2022 Seri A                            12 Juli 2022                  171                 IDR            47.740.325


 LTN BTN II Tahun 2022 Seri B                            12 Juli 2022                  177                 IDR            79.378.706


 LTN BTN III THP I TAHUN 2022                        14 Desember 2022                  177                 IDR            210.866.282


 LTN BTN III THP II TAHUN 2022                       28 Desember 2022                  171                 IDR             131.184.885


 LTN BTN IV Tahap I Tahun 2023                           28 Juli 2023                  165                 IDR             35.898.139


 LTN BTN IV Tahap II Tahun 2023                      15 September 2023                 168                 IDR            404.745.014


 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri A            27 Desember 2023                  180                 IDR        6.241.671.188


 LTN BTN IV Tahap III Tahun 2023 – Seri B            27 Desember 2023                  168                 IDR     234.541.750.854


                                                                                                           IDR
 LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap IV                          07 Mei 2024                   171                         203.350.626.300


                                                                                                           IDR
 LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap V                       27 September 2024                 171                         312.678.083.000


                                                                                                           IDR
 LTN BTN IV Tahun 2024 Tahap VI                      23 Desember 2024                  168                         147.909.042.000


Keterangan: Surat Berharga LTN BTN tidak di-rating dan diterbitkan melalui penawaran terbatas kepada BP Tapera.




224       Laporan Tahunan 2025
Page 225
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




      Jangka Waktu                   Jatuh Tempo                           Rate                      Nominal per Seri


          3 bulan                    12 Maret 2019                        8,00%                         80.000.000.000

          6 bulan                     11 Juni 2019                        8,40%                        260.000.000.000

          6 bulan                     17 April 2024                       6,40%                        500.000.000.000

          9 bulan                     16 Juli 2024                        6,45%                          70.000.000.000

          12 bulan                  21 Oktober 2024                       6,53%                        930.000.000.000

                                                                                                    16.331.000.000.000




   Tanggal            Tingkat
                                     Status
    Jatuh              Suku                                                        Keterangan
                                   Pembayaran
    Tempo             Bunga

                                      Belum
 17 Juni 2037        1,37% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
                                   Jatuh Tempo

                                      Belum
12 Oktober 2036      1,37% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
                                   Jatuh Tempo

                                      Belum
 12 April 2037       0,55% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
                                   Jatuh Tempo

                                      Belum
 14 Juni 2037        0,55% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
                                   Jatuh Tempo

                                      Belum
28 Maret 2037        0,55% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
                                   Jatuh Tempo

                                      Belum
 28 April 2037       0,55% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
                                   Jatuh Tempo

 15 September                         Belum
                     1,37% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum
      2037                         Jatuh Tempo

 27 Desember                          Belum
                     0,55% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
     2038                          Jatuh Tempo

 27 Desember                          Belum
                     1,37% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
     2037                          Jatuh Tempo

  07 Agustus                          Belum
                     1,37% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
     2038                          Jatuh Tempo

 27 Desember                          Belum
                     1,37% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
     2038                          Jatuh Tempo

 23 Desember                          Belum
                     1,37% tetap                      Surat Berharga ini tidak dirating dan tidak dilakukan penawaran umum.
     2038                          Jatuh Tempo




                                                                                              Laporan Tahunan 2025          225
Page 226
03       Profil Perusahaan




INFORMASI PENGGUNAAN JASA AKUNTAN PUBLIK (AP)
DAN KANTOR AKUNTAN PUBLIK (KAP)

 Nama KAP                       KAP Purwanto, Susanti & Surja (sebelumnya Purwantono, Sungkoro & Surja)

 Jaringan Asosiasi              Ernst & Young Global Limited

 Alamat KAP                     Indonesia Stock Exchange Building Tower 2, 7th Floor
                                Jl. Jend. Sudirman Kav.52-53, Jakarta 12190, Indonesia

 Nama AP                        Christophorus Alvin Kossim

 Periode Penugasan KAP          Periode ke-11

 Periode Penugasan AP           Periode ke-3

 Jasa Audit                     Audit Laporan Keuangan Konsolidasian PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;   Rp4.150.000.000,00

                                Audit Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (PUMK)
                                                                                                               Rp450.000.000,00
                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;

                                Audit Kepatuhan terhadap perundang-undangan dan pengendalian internal
                                                                                                               Rp350.000.000,00
                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;

                                Prosedur asuran lain (other assurance) atas laporan hasil evaluasi kinerja
                                                                                                               Rp225.000.000,00
                                konsolidasian PT Bank Tabungan Negara (Persero)

 Jasa Non Audit                 Prosedur yang disepakati atas key performance indicators (KPI) Direksi
                                                                                                               Rp975.000.000,00
                                secara kolegial dan individual PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;

                                Penerapan prosedur yang disepakati atas operasi jasa kustodian
                                                                                                               Rp175.000.000,00
                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk;

                                Penerapan prosedur yang disepakati atas paket informasi keuangan BUMN.         Rp400.000.000,00

 Fee Audit                      Rp5.175.000.000,00

 Fee Non Audit                  Rp1.550.000.000,00




LEMBAGA DAN/ATAU
PROFESI PENUNJANG
BANK KUSTODIAN

 Nama                        : PT Kustodian Sentral Efek Indonesia

 Alamat                      : Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5.
                               Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia

 Telepon                     : (021) 5152855

 Faksimili                   : (021) 52991199

 Email                       : helpdesk@ksei.co.id

 Situs Web                   : www.ksei.co.id

 Bentuk Jasa                 : Kustodian dan Agen Pembayaran

 Periode Penugasan           : Sepanjang umur Efek Bersifat Utang




226        Laporan Tahunan 2025
Page 227
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Nama                : PT Penilai Harga Efek Indonesia

Alamat              : Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 2, Lantai GF.
                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia

Telepon             : (021) 5155620

Faksimili           : (021) 5155026

Email               : enquiries@phei.co.id

Situs Web           : www.phei.co.id

Bentuk Jasa         : Penyedia harga efek Indonesia

Periode Penugasan   : Sepanjang umur efek bersifat utang.




Nama                : PT Bursa Efek Indonesia (CTP – PLTE)

Alamat              : Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 6.
                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia

Telepon             : (021) 150515 (Nasional)

Faksimili           : -

Email               : contactscenter@idx.co.id

Situs Web           : Idx.co.id

Bentuk Jasa         : Penyedia pelaporan atas transaksi efek

Periode Penugasan   : Sepanjang umur efek bersifat utang.



BIRO ADMINISTRASI EFEK

Nama                : PT Datindo Entrycom

Alamat              : Jl. Hayam Wuruk No.28, Lantai 2 Jakarta 10120 - Indonesia

Telepon             : (021) 3508077

Faksimili           : (021) 3508077

Email               : corporatesecretary@datindo.com

Situs Web           : https://www.datindo.com

Bentuk Jasa         : Biro Administrasi Efek untuk Saham

Periode Penugasan   : 9 Desember 2009 – sekarang



WALI AMANAT

Nama                : PT Bank Mandiri (Persero) Tbk

Alamat              : Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 36-38 Jakarta 12190, Indonesia

Telepon             : (62-21) 526 5045, 526 5095

Faksimili           : (62-21) 527 447, 527 5577

Email               : fundaccounting@bankmandiri.co.id

Situs Web           : -

Bentuk Jasa         : Wali Amanat dan Bank Kustodian Sekuritisasi EBA (Efek Beragun Aset)

Periode Penugasan   : Sepanjang umur EBA




                                                                                              Laporan Tahunan 2025          227
Page 228
03       Profil Perusahaan




 Nama                        : PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB)

 Alamat                      : Sinarmas MSIG Tower Lantai 9,
                               Jl. Jend. Sudirman Kav. 21, Jakarta Selatan, lndonesia

 Telepon                     : (021) 5228737 Ext. 101

 Faksimili                   : (021) 5228738

 Email                       : -

 Situs Web                   : www.bankbjb.co.id

 Bentuk Jasa                 : Wali Amanat Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan

 Periode Penugasan           : Sepanjang Umur Obligasi



 Nama                        : PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

 Alamat                      : Jl. Jendral Sudirman No. 44-46 Tromol Pos 1094 / 1000 Jakarta 10210

 Telepon                     : 2510244, 25100254

 Faksimili                   : 2500065, 2500077

 Email                       : custody_mf@corp.bri.co.id

 Situs Web                   : -

 Bentuk Jasa                 : Wali amanat Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berwawasan Sosial I Tahap I Tahun 2025
                               dan Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Subordinasi I Tahap I Tahun 2025

 Periode Penugasan           : Sepanjang umur Obligasi dan Sepanjang umur EBA




PEMERINGKAT EFEK

 Nama                        : PT Fitch Ratings Indonesia

 Alamat                      : DBS Bank Tower 24th Floor Suite 2403,
                               Jl. Prof. Dr. Satrio Kav. 3-5, Jakarta 12940 Indonesia

 Telepon                     : (021) 29886800

 Faksimili                   : (021) 29886822

 Email                       : -

 Situs Web                   : www.fitchratings.com

 Bentuk Jasa                 : Pemeringkat

 Periode Penugasan           : Sepanjang umur Obligasi



 Nama                        : Moody’s Investor Service Singapore Pte. Ltd

 Alamat                      : 50 Raffles Place #23-06, Singapore Land Tower, Singapore 48623

 Telepon                     : -

 Faksimili                   : -

 Email                       : -

 Situs Web                   : www.moodys.com

 Bentuk Jasa                 : Pemeringkat

 Periode Penugasan           : Sepanjang umur Junior Global Bond




228        Laporan Tahunan 2025
Page 229
                                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Nama                : PT Pemeringkat Efek Indonesia

Alamat              : Equity Tower Lt. 30, Sudirman Business District, Lot 9,
                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 52 – 53, Jakarta Selatan 12190, Indonesia

Telepon             : (021) 509 68469

Faksimili           : (021) 509 68468

Email               : -

Situs Web           : www.pefindo.com

Bentuk Jasa         : Pemeringkat

Periode Penugasan   : Sepanjang umur Obligasi




KONSULTAN HUKUM ON CALL

Nama                : ABNR Counsellor at Law

Alamat              : Graha CIMB Niaga, 24th Floor
                      Jl. Jend. Sudirman Kav. 58, Jakarta, 12190

Telepon             : (021) 250 5125/5136

Faksimili           : (021) 250 5001/5121/5122/5392

Email               : fkaryadi@abnrlaw.com

Situs Web           : www.abnrlaw.com

Bentuk Jasa         : Konsultan Pendampingan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2024

Periode Penugasan   : 30 Januari 2025



Nama                : PwC Legal Indonesia

Alamat              : WTC 3, Jalan Jenderal Sudirman Kavling 29-31 Jakarta 12920

Telepon             : 021 50992901

Faksimili           : -

Email               : contact.us@id.pwc.com , indra.allen@pwc.com

Situs Web           : www.pwc.com

Bentuk Jasa         : Pelaksanaan Harmonisasi dan Penyesuaian Draft Standar Perjanjian Kredit/Pembiayaan Bank

Periode Penugasan   : 13 Februari 2025 s.d 27 maret 2025




Nama                : FKNK Law Firm

Alamat              : Equity Tower 40th Floor Unit 40E, Sudirman Central Business District (SCBD) Lot 9,
                      Jl. Jenderal Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190

Telepon             : (021) 29035008, 30003550

Faksimili           : -

Email               : rajagukguk@fknk.co.id

Situs Web           : www.fknk.co.id

Bentuk Jasa         : Penyusunan Buku Putih Penjualan Aset Bermasalah disertai dengan Pembelian Surat Berharga
                      (Project Tiger) Tahap 2

Periode Penugasan   : 26 Februari 2025




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025          229
Page 230
03       Profil Perusahaan




 Nama                        : Relawanto & Partners

 Alamat                      : Setiabudi 2 Building 2nd Floor Suite 207 B-C,
                               Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 62, Jakarta Selatan, 12920

 Telepon                     : (021) 52900828

 Faksimili                   : -

 Email                       : relawantoandpartners@gmail.com

 Situs Web                   : -

 Bentuk Jasa                 : Kajian Hukum dan Mitigasi Risiko Kepatuhan atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 22
                               Tahun 2023 tentang Perlindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan

 Periode Penugasan           : 21 April 2025



 Nama                        : LHS & Partners

 Alamat                      : Jl. Ahmad Adnawijaya No. 97 RT 2 / RW 16, Kel. Tegal Gundil, Kec. Bogor Utara, Kota Bogor

 Telepon                     : 0811-1132-305

 Faksimili                   : -

 Email                       : Lhs.lawpartners@gmail.com

 Situs Web                   : -

 Bentuk Jasa                 : Reviu Peraturan Internal terkait Petunjuk Teknis No. PT.6-C.7 tentang Pedoman Penanganan
                               Permasalahan Hukum

 Periode Penugasan           : 21 April 2025




 Nama                        : Bagus Enrico & Partners

 Alamat                      : Menara Rajawali Lantai 15, CBD Mega Kuningan,
                               Jl. Dr. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. 5.1, Jakarta

 Telepon                     : 021 29885959

 Faksimili                   : -

 Email                       : bagus@bepartners.co.id

 Situs Web                   : www.bepartners.co.id

 Bentuk Jasa                 : Legal Research mengenai Peluang Kegiatan Bisnis BTN dalam Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion

 Periode Penugasan           : 01 Juli 2025 s.d 31 Oktober 2025



 Nama                        : Hanafiah Ponggawa & Partners (Dentons HPRP)

 Alamat                      : Wisma 46 – Kota BNI, Lantai 4 (Lantai Dentons HPRP),
                               Jl. Jend. Sudirman Kav.1, Jakarta

 Telepon                     : (021) 5701837

 Faksimili                   : -

 Email                       : Erwin.winenda@dentons.com

 Situs Web                   : www.dentons.hprplawyers.com

 Bentuk Jasa                 : Legal Research mengenai Optimalisasi Manajemen Risiko Hukum Bank Dalam Proses Bisnis
                               dan Aktivitas PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk

 Periode Penugasan           : 30 Juni 2025 s.d 30 September 2025




230        Laporan Tahunan 2025
Page 231
                                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Nama                : Hiswara Bunjamin & Tandjung (“HBT”)

Alamat              : Sudirman 7.8, Tower 1 Lantai 18
                      Jl. Jenderal Sudirman Kav. 7-8, Kel. Karet Tengsin, Kec. Tanah Abang,
                      Kota Adm. Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta

Telepon             : (021) 39738000

Faksimili           : -

Email               : sakurayuki@hsfkramer.com

Situs Web           : www.hbtlaw.com

Bentuk Jasa         : Legal Research mengenai Penggunaan Teknologi Artificial Intelligence (AI)
                      dalam Pengembangan Produk dan/atau Aktivitas BTN

Periode Penugasan   : 30 Juni 2025 s.d 30 September 2025



Nama                : HKGM & Partners

Alamat              : Pondok Indah Plaza 3, Blok E/4 & E/5, Jl. TB Simatupang, Jakarta 12310

Telepon             : (021) 75900215

Faksimili           : (021) 75900225

Email               : hkgmlaw@indo.net.id

Situs Web           : -

Bentuk Jasa         : Jasa Konsultan Hukum Pendamping dalam rangka Pelaksanaan Penerbitan Penawaran Umum
                      Berkelanjutan (“PUB”) Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I Tahap 1 Tahun 2025 dan Obligasi
                      Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap 1 tahun 2025.

Periode Penugasan   : 01 September 2025 s.d 12 Desember 2025




Nama                : UMBRA

Alamat              : Telkom Landmark Tower, Tower 2, 49th Floor, Jl. Gatot Subroto Kav 52, Jakarta 12710

Telepon             : (021) 5082 0999

Faksimili           : -

Email               : raditya@umbra.law

Situs Web           : www.umbra.law

Bentuk Jasa         : - Jasa Konsultan Hukum dalam rangka Pelaksanaan Pinjaman Share Holder Loan Danantara.
                      - Jasa Konsultan Pendamping Pelaksanaan RUPSLB Tahun 2025.

Periode Penugasan   : Desember 2025




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025          231
Page 232
03       Profil Perusahaan




NOTARIS

 Nama                        : Siti Rayhana, SH

 Alamat                      : Riviera Timur No. 1 Cluster La Bella, Riviera Village,
                               Jl. Gading Golf Boulevard, Gading Serpong, Cihuni,
                               Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Banten 15332

 Telepon                     : (021) 55687610

 Faksimili                   : -

 Email                       : siti.rayhana@yahoo.co.id

 Situs Web                   : N/A

 Bentuk Jasa                 :     Pengesahan Akta Perjanjian Kredit dengan PT Bank BCA
                                   Jasa Penilai Publik Transaksi Shareholder Loan Danantara

 Periode Penugasan           : Sampai dengan masing – masing transaksi selesai.



 Nama                        : Ir. Nanette Cahyanie Handari Adi Warsito, S.H.

 Alamat                      : Jl. Panglima Polim V No. 11, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

 Telepon                     : (021) 7392801

 Faksimili                   : (021) 7265090

 Email                       : poerbaningsih@yahoo.com

 Situs Web                   : -

 Bentuk Jasa                 : Melakukan Pengikatan Perjanjian Penerbitan PUB Obligasi Subordinasi dan PUB Obligasi
                               Berwawasan Sosial

 Periode Penugasan           : Sampai dengan masing-masing transaksi selesai.



 Nama                        : Notaris Ashoya Ratam, S.H., M.Kn

 Alamat                      : Jl. Suryo No. 54 Kebayoran Baru, Jakarta 12180

 Telepon                     : (021) 29236060

 Faksimili                   : -

 Email                       : finance.notaris@ashoyaratam.com

 Situs Web                   : -

 Bentuk Jasa                 :     Jasa Notaris Pendamping dalam rangka Pelaksanaan Aksi Korporasi Spin-Off UUS BTN
                                   Jasa Profesi Penunjang RUPS Tahunan dan RUPS LB

 Periode Penugasan           : Juli s.d Desember 2025




232        Laporan Tahunan 2025
Page 233
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




PENGHARGAAN
DAN SERTIFIKASI

Penghargaan




No.              Nama Penghargaan                                 Acara               Penyelenggara               Tanggal

      Best Public Relations 2025 in Accelerating
                                                      Indonesia Public Relations
 1.   Credibility Mortgage Bank                                                        Warta Ekonomi          24 Januari 2025
                                                      Awards 2025
      (Category : Conventional Bank)

      Best Public Relations 2025 in Maintaining
      Media Collaborations Through Utilize            Indonesia Public Relations
 2.                                                                                    Warta Ekonomi          24 Januari 2025
      Digital Platforms to Drive Brand Awareness      Awards 2025
      (Category : Conventional Bank)

                                                      8th Infobank Satisfactions,
 3.   The Best KBMI 3 Bank in Net Promoter Score      Loyalty and Engagement              Infobank           04 Februari 2025
                                                      2025

                                                      8th Infobank Satisfactions,
      The 3rd Best KBMI 3 Bank in Customer            Loyalty and Engagement
 4.                                                                                       Infobank           04 Februari 2025
      Satisfaction                                    2025


                                                      8th Infobank Satisfactions,
      The 2nd Best KBMI 3 Bank In Customer
 5.                                                   Loyalty and Engagement              Infobank           04 Februari 2025
      Resilience Level
                                                      2025

                                                      8th Infobank Satisfactions,
      The 2nd Most Satisfying KBMI 3 Bank in Mobile
 6.                                                   Loyalty and Engagement              Infobank           04 Februari 2025
      Banking
                                                      2025

      Indonesia 20 Top Digital Financial Award                                      The Global Economics
 7.                                                   The Economics Awards                                    13 Februari 2025
      2025                                                                                 Limited

      The Best Indonesia GCG Award – IX – 2025,
      Gold Award (B) Excellent (4 Star), Category     Indonesia Good Corporate
 8.                                                                                   Economic Review         14 Februari 2025
      : Public Company - Bank – State Owned           Governance Award IX 2025
      Enterprises Company Asset > Rp400T

      Indonesia 20 Top CIO Untuk Direktur
 9.                                                   The Iconomics Award 2025         The Iconomics          14 Februari 2025
      Information Technology, Bapak Andi Nirwoto

      Indonesia 20 Top Digital Product Awards
10.                                                   The Iconomics Award 2025         The Iconomics          14 Februari 2025
      2025




                                                                                                Laporan Tahunan 2025          233
Page 234
03         Profil Perusahaan




 No.                    Nama Penghargaan                              Acara                Penyelenggara             Tanggal

           Indonesia 20 Top Digital Financial Award
     11.                                                  The Iconomics award 2025         The Iconomics          14 Februari 2025
           2025

 12.       Sectoral – Sektor Keuangan Middle Cap          Best Stock Awards 2025        Investortrust Infovesta   25 Februari 2025

           BUMN & Anak Usaha BUMN – Sektor
 13.                                                      Best Stock Awards 2025        Investortrust Infovesta   25 Februari 2025
           Keuangan Middle Cap

                                                          Podomoro Harmony Award
 14.       Leadership in Sustainable Financing                                          Agung Podomoro Land       28 Februari 2025
                                                          2025

           The Best Mobile Banking Bank Umum                                              Majalah Infobank
 15.                                                      Infobank Digital Brand                                   19 Maret 2025
           Konvensional                                                                    Media Group

           The 2nd Best Overall Tabungan Bank Umum        14th Infobank Digital Brand
 16.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           Konvensional 2025                              Appreciation 2025

           The 3rd Best Overall Wealth Management         14th Infobank Digital Brand
 17.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           Bank Umum Konvensional 2025                    Appreciation 2025

           The Highest Digital Index in Sharia Business   14th Infobank Digital Brand
 18.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           Unit                                           Appreciation 2025

           The Best Debit Card Bank Umum                  14th Infobank Digital Brand
 19.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           Konvensional 2025 – KBMI 3                     Appreciation 2025

           The Best Deposito Bank Umum Konvensional       14th Infobank Digital Brand
 20.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           2025 – KBMI 3                                  Appreciation 2025

           The Best Mobile Banking Bank Umum              14th Infobank Digital Brand
 21.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           Konvensional 2025 – KBMI 3                     Appreciation 2025

           The Best Tabungan Bank Umum                    14th Infobank Digital Brand
 22.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           Konvensional 2024 – KBMI 3                     Appreciation 2025

           The Best KPR Bank Umum Konvensional 2025       14th Infobank Digital Brand
 23.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           – KBMI 3                                       Appreciation 2025

           The Best Management Bank Umum                  14th Infobank Digital Brand
 24.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           Konvensional 2025 – KBMI 3                     Appreciation 2025

           The Best Bank Umum Konvensional 2025 –         14th Infobank Digital Brand
 25.                                                                                    Infobank Media Group       20 Maret 2025
           KBMI 3                                         Appreciation 2025




234          Laporan Tahunan 2025
Page 235
                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




No.               Nama Penghargaan                               Acara                Penyelenggara                 Tanggal

      The 3rd Best Internet Banking Bank Umum        14th Infobank Digital Brand
26.                                                                                 Infobank Media Group         20 Maret 2025
      Konvensional 2025 – KBMI 3                     Appreciation 2025

      The Best Unit Usaha Syariah – Bank Umum
                                                     14th Infobank Digital Brand
27.   Konvensional 2025 - Aset Rp10 Triliun                                         Infobank Media Group         20 Maret 2025
                                                     Appreciation 2025
      ke atas

      Platinum Throphy The Best Sharia Business
                                                     14th Infobank Digital Brand
28.   Unit in Digital Brand 10 Years in a Row 2016                                  Infobank Media Group         20 Maret 2025
                                                     Appreciation 2025
      – 2025

                                                     Most Trusted Financial           Investortrust.id
29.   Bank Umum Produk KPR dari Bank                                                                             20 Maret 2025
                                                     Brands Awards 2025              & Infovesa Utama

                                                     International Finance Awards
30.   Most Innovative Digial Housing Finance Bank                                   International Finance         23 April 2025
                                                     2024

      Fastest Growing Digital Transformation         International Finance Awards
31.                                                                                 International Finance         23 April 2025
      Mortgage Bank                                  2024

32.   Best retail Bank for Digital CX – Indonesia    Digital CX Awards 2025          The Digital Banker           24 April 2025

      Public Company With Trusted Green
                                                     The Best Corporate Emission
      Achivement in Emission Reduction and                                            Investortrust.id &
33.                                                  Reduction Transparency                                       29 April 2025
      Trusted Diamond Achievement in Emission                                             Datatrust
                                                     Awards 2025
      Transparency

      Driving Tomorrow Outstanding Emerging
34.                                                  Mastercard Forum 2025              Mastercard                29 April 2025
      Acquirer Innovation in Action

      The Best Human Capital 2025 for Achieving
                                                     Indonesia Human Capital 5
35.   Company’’s Strategic Goals and Business                                          Warta Ekonomi              30 April 2025
                                                     Awards 2025
      Targets (Conventional Bank)

      The Best Human Capital for Achievng
      Company’s Strategic Goals and                  Indonesia Human Capital
36.                                                                                    Warta Ekonomi              30 April 2025
      Business Targets Through Holistic Talent       Awards 2025
      Management Initiatives

      Best Digital Branch Design Southeast Asia      15th Year Global Banking &        Global Banking
37.                                                                                                                11 Mei 2025
      2025                                           Finance Awards                   & Finance Review

                                                     Euromoney Awards for
38.   Best Islamic Bank – Indonesia 2025                                                Euromoney                 21 Mei 2025
                                                     Excellence 2025




                                                                                                  Laporan Tahunan 2025            235
Page 236
03     Profil Perusahaan




 No.                Nama Penghargaan                              Acara                Penyelenggara         Tanggal

 39.   Best Savings Bank                               Global Brand Awards 2025     Global Brand Magazine   13 Juni 2025

       The HR Asia Best Companies to Work for in       HR Asia Best Companies to       Business Media
 40.                                                                                                        22 Juni 2025
       Asia Awards                                     work for in Asia 2025            International

                                                       HR Asia Sustainable             Business Media
 41.   Sustainable Workplace Awards 2025                                                                    22 Juni 2025
                                                       Workplace 2025                   International

       The 2nd Best Sharia Business Unit in            22nd Infobank MRI Banking
 42.   Excellence Branch ATM, Class; Sharia            Service Excellence Award           Infobank          24 Juni 2025
       Business Unit                                   2025

                                                       22nd Infobank MRI Banking
       The 2nd Best Sharia Bank in Excellence Social
 43.                                                   Service Excellence Award           Infobank          24 Juni 2025
       Media (Class: Sharia Bank)
                                                       2025

       The 2nd Best Sharia Business Unit in            22nd Infobank MRI Banking
 44.   Excellence Convenience Branch Office            Service Excellence Award           Infobank          24 Juni 2025
       (Class: Sharia Business Unit)                   2025

                                                       19th Annual Indonesia
 45.   CEO of The Year 2025                                                         Property & Bank Media   25 Juni 2025
                                                       Property & Bank Award 2025

       Best State-Owned Bank with The Easiest          19th Annual Indonesia
 46.                                                                                Property & Bank Media   25 Juni 2025
       Mortgage & Home Options for Millenials          Property & Bank Award 2025

       Excellence in Apps Innovation for Cord          Investortrust Best Bank
 47.                                                                                     Investortrust      25 Juni 2025
       Management                                      Awards

       Indonesia Best Bank 2025 for Commitment
                                                       Indonesia Best Bank Awards
 48.   to Housing Innovation, Digital Lending and                                      Warta Ekonomi        25 Juni 2025
                                                       2025
       Economic Inclusion Initiatives

       Customer Experience Initiative of The Year –    Asian Banking & Finance         Asian Banking &
 49.                                                                                                        03 Juli 2025
       Indonesia (PLUS by BTN Prioritas)               Retail Banking Award 2025           Finance

       Winner of Risk Professional of                                                  Enterprise Risk
 50.   The Year (Setiyo Wibowo – Direktur Risk         ASEAN Risk Award 2025           Management           04 Juli 2025
       Management)                                                                    Academy (ERMA)

       People’’s Choice of Risk Professional                                           Enterprise Risk
 51.   of The Year (Setiyo Wibowo – Direktur Risk      ASEAN Risk Award 2025           Management           04 Juli 2025
       Management)                                                                    Academy (ERMA)




236      Laporan Tahunan 2025
Page 237
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




No.              Nama Penghargaan                             Acara                Penyelenggara                Tanggal

                                                                                Corporate Governance
                                                   ASEAN Corporate                   Expert ASEAN
52.   Top 50 ASEAN PLCs                            Governance Awards (ACGA)     Corporate Governance          24 Juli 2025
                                                   2025                         Scorecard dan Senior
                                                                                Partner RSM Indonesia

                                                                                      Corporate
                                                   ASEAN Corporate               Governance Expert
                                                   Governance Awards (ACGA)       ASEAN Corporate
53.   Top 5 Indonesia PLCs                                                                                    24 Juli 2025
                                                   2025                             Govenrnance
                                                                                Scorecard dan Senior
                                                                                Partner RSM Indonesia

      Indonesia Best Business Transformation
54.                                                SWA Awards                     SWA Media Group             29 Juli 2025
      2025

      Indonesia Best Workplace Awards 2025
55.   for Advancing Gender Equality and Talent     Best Workplace Awards 2025      Warta Ekonomi              30 Juli 2025
      Growth Through Inclusive Work Environment

                                                                                PT Jalin Pembayaran
56.   Best Mortgage Banking                        JALIN CX Summit                                            31 Juli 2025
                                                                                     Nusantara

57.   Best Green Mortgage Bank Transformation      Prominent Awards 2025        Metro TV & Salutee.id     03 September 2025

58.   Top GRC Awards 2025 #5tar                    Top GRC Awards 2025          Majalah Top Business      08 September 2025

59.   The Most Commited GRC Leader 2025            Top GRC Awards 2025          Majalah Top Business      08 September 2025

      The High Performing Board of
60.                                                Top GRC Awards 2025          Majalah Top Business      08 September 2025
      Commissioners on GRC 2025

61.   Indonesia Biggest Companies 2025             Fortune Indonesia 100          Fortune Indonesia       12 September 2025

                                                   The 16th IICD Corporate
                                                                                Indonesia Institute for
62.   Best Overall dengan Kategori Midcap PLCs     Governance Conference and                              15 September 2025
                                                                                Corporate Directorship
                                                   Award 2025

                                                   The 16th IICD Corporate
      Top 50 Middle Capitalixation Public Listed                                Indonesia Institute for
63.                                                Governance Conference and                              15 September 2025
      Company                                                                   Corporate Directorship
                                                   Award 2025

      Indonesia Most Reputable Reputable
                                                   Indonesia Most Reputable
64.   Companies : Kategori State Owned Bank                                          SWA Media            23 September 2025
                                                   Companies
      Kredit : Very Good




                                                                                              Laporan Tahunan 2025           237
Page 238
03      Profil Perusahaan




 No.                 Nama Penghargaan                             Acara                 Penyelenggara             Tanggal

        Bronze Winner AHI Kategori Program
                                                       The 7th Anugerah Humas
 65.    Kehumasan Pemerintah Sub Kategori                                                PR Indonesia         25 September 2025
                                                       Indonesia (AHI) 2025
        Koperasi Negara

        Silver Winner AHI Kategori Media Internal      The 7th Anugerah Humas
 66.                                                                                     PR Indonesia         25 September 2025
        Sub Kategori Video Profile                     Indonesia (AHI) 2025

                                                                                      Indonesia Property
 67.    Most Influental Property Figure in Banking     Golden Property Award 2025                             29 September 2025
                                                                                     Watch (IPW) Lembaga

 68.    On Passing The Stone Membership Program        ALTO Award                        ALTO Network         30 September 2025

 69.    Excellence in Urban Guerrilla Marketing        Marketing Excellence Awards   Marketing‑Interactive     16 Oktober 2025

                                                                                      PT Rintis Sejahtera &
 70.    Best System Availability                       PRIMA Awards                                            23 Oktober 2025
                                                                                       Biro Riset Infobank

 71.    Platinum Star Awards – Medium Cap              ESG Awards 2025                    Investortrust        29 Oktober 2025

                                                       Top Human Capital Awards
 72..   Top Human Capital Awards 2025 #Star 5                                            Top Business         04 November 2025
                                                       2025

 73.    Satria Pemimpin Transformasional               Satria Leader Award 2025         Suara Merdeka         07 November 2025

        Top CEO in SDGs Changemaker for
                                                       TOP CEO in SDGs
 74.    Internalization of Sustainability Values and                                      Netral News         10 November 2025
                                                       Changemaker
        Gree Business Transformation

        Indonesia Sustainable Synergy Awards for
                                                       Indonesia Sustainable
 75.    Environmentally friendly Business Practices                                       Netral News         10 November 2025
                                                       Synergy Awards 2025
        and Improving Community Well-being

        Leadership AAA-Indonesia’s Leader in ESG       Indonesia ESG Leadership
 76.                                                                                    BGK Foundation        12 November 2025
        Transparency                                   Awards 2025

        Best Social Business Innovation Awards         Best Social Business
 77.                                                                                    The Economics         13 November 2025
        2025                                           Innovation Awards 2025

 78.    Best Green CEO Awards 2025                     Best Green CEO Award 2025        The Economics         13 November 2025

                                                                                      Asosiasi Real Estate
        In The New Era of Property Brokerage With
 79.                                                   AREBI Award 2025                Broker Indonesia       18 November 2025
        Technology
                                                                                            (AREBI)

        Bank Pemberdaya Wirausaha Sektor
 80.                                                   Detikcom Awards 2025                Detikcom           25 November 2025
        Perumahan




238       Laporan Tahunan 2025
Page 239
                                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




No.               Nama Penghargaan                            Acara                  Penyelenggara               Tanggal

      balé by BTN The Best Banking App
81.                                                Indonesia Myhome Award           Property Bank.com      25 November 2025
      for The Real Estate Sector

      The Main Proponent of Affordable &
82.   Sustainable Housing Development State        Indonesia Myhome Award           Property Bank.com      25 November 2025
      Owned Enterprise Bank Category

      KPR BTN as Dominant Leader in Mortgage       12th Properti Indonesia Award
83.                                                                                 Properti Indonesia     25 November 2025
      Market                                       2025

       Corporate Governance Perception Index
84.                                                Corporate Governance             IICD & SWA Media       25 November 2025
      (CGPI) 2025

      Adaptive Leader in Home Financing
85.                                                CSA Awards 2025                      Infobank           27 November 2025
      Innovation

                                                   BUMN Branding & Marketing
86.   Best Customer Experience & Personalixation                                       BUMN Track          03 Desember 2025
                                                   Award 2025

      Transformaton Brand and Marketing in         BUMN Branding & Marketing
87.                                                                                    BUMN Track          03 Desember 2025
      Digital Era “Best ESG Branding”              Award 2025

      Golden Trophy - Top Digital Awards,
88.                                                Top Digital Awards                Majalah IT Works      04 Desember 2025
      The Winner - Top Digital Implementation

                                                                                     The Investing on
89.   Best Innovative Conservation                 Editors Choice Award                                    05 Desember 2025
                                                                                         Climate

                                                                                     The Investing on
90.   Best Literacy for Climate Resilience         Editors Choice Award                                    05 Desember 2025
                                                                                         Climate

                                                                                     The Investing on
91.   Best Emission Reduction                      Editors Choice Award                                    05 Desember 2025
                                                                                         Climate

      Inspirational Figures in Environmental                                         The Investing on
92.                                                Editors Choice Award                                    05 Desember 2025
      and Social Sustainability                                                          Climate

      Juara 2 BUMN Go Publik Keuangan Laster                                         Komite Nasional
93.                                                Annual Report Award 2024                                08 Desember 2025
      diatas Rp5 Triliun                                                           Kebijakan Governansi

94.   Bankers of The Year 2025                     Bankers of The Year 2025             Infobank           08 Desember 2025

      Government Partnership for Social & Public
95.                                                Bisnis Indonesia 40 Konsisten     Bisnis Indonesia      08 Desember 2025
      Housing Development




                                                                                                Laporan Tahunan 2025         239
Page 240
03      Profil Perusahaan




 No.                 Nama Penghargaan                            Acara            Penyelenggara             Tanggal

        I Nyoman Sugiri Yasa – Top 100 CEO
 96.                                                  The 200 Future Leaders         Infobank           08 Desember 2025
        and The Future Leaders Forum 2025

        Ramon Armando - Top 100 CEO
 97.                                                  The 200 Future Leaders         Infobank           08 Desember 2025
        and The Future Leaders Forum 2025

        Rully Setiawan – Top 100 CEO and The Future
 98.                                                  The 200 Future Leaders         Infobank           08 Desember 2025
        Leaders Forum 2025

        Setiyo Wibowo – Top 100 CEOThe Future
 99.                                                  The 200 Future Leaders         Infobank           08 Desember 2025
        Leaders Forum 2025

        Tan Jacky Chen – Top 100 CEO and The
 100.                                                 The 200 Future Leaders         Infobank           08 Desember 2025
        Future Leaders Forum 2025

        Venda Yuniarti – Top 100 CEO
 101.                                                 The 200 Future Leaders         Infobank           08 Desember 2025
        and The Future Leaders Forum 2025

                                                                               Pikiran Rakyat Media
 102.   Creative Collaboration                        Anugerah PRMN                                     15 Desember 2025
                                                                                      Network

                                                                               Pikiran Rakyat Media
 103.   Sustainable Brand Leader                      Anugerah PRMN                                     15 Desember 2025
                                                                                      Network

        Badan Publik dengan Kualifikasi informatif    Anugerah Keterbukaan     Komisi Informasi Pusat
 104.                                                                                                   15 Desember 2025
        Peringkat 6                                   Informasi Publik           Republik Indonesia

        Apresiasi kepada BTN atas Dedikasi dan        Anugerah Keterbukaan
 105.                                                                             Ombudsman RI          15 Desember 2025
        Sinergi dalam Penguatan Penyelenggaraan       Informasi Publik




240       Laporan Tahunan 2025
Page 241
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Sertifikasi




           Jenis Sertifikasi                     Jenis Sertifikasi                        Jenis Sertifikasi
          ISO 37001:2016                        ISO 37001:2016                      Sertifikat Indi 4.0 Level 3
Anti Bribery Management System        Anti Bribery Management System
                                                                                              Validasi
               Validasi                              Validasi                         18 Juli 2022 – 18 Juli 2025
21 Desember 2022 – 20 Desember 2025   21 Desember 2022 – 20 Desember 2025
                                                                                        Penerima Sertifikasi
        Penerima Sertifikasi                   Penerima Sertifikasi                  PT Bank Tabungan Negara
   Commercial Credit Risk Division,   Unit SME Restructuring Kantor Wilayah 1              (Persero) Tbk
     Corporate Banking Division,
    Commercial Banking Division,                Dikeluarkan Oleh                         Dikeluarkan Oleh
     Procurement & Fixed Asset
                                            Komite Akreditasi Nasional               Kementerian Perindustrian
           Management

          Dikeluarkan Oleh
     Komite Akreditasi Nasional




           Jenis Sertifikasi                     Jenis Sertifikasi                        Jenis Sertifikasi
           ISO 27001:2013                       ISO 37001:2016                            ISO 9001:2015
      Informastion System             Anti Bribery Management System              Quality Management System
      Management System
                                                     Validasi                                 Validasi
               Validasi               28 Desember 2023 – 27 Desember 2026       17 Desember 2023 – 16 Desember 2026
     11 Juli 2023 – 31 Oktober 2025            Penerima Sertifikasi                     Penerima Sertifikasi
         Penerima Sertifikasi           Small Medium Enterprises Banking            Transformation & Partnership
                                                Division (SMBD)                        Management Division
             Data Center

                                                Dikeluarkan Oleh                         Dikeluarkan Oleh
          Dikeluarkan Oleh
                                            Komite Akreditasi Nasional                           BSI
                  BSI




                                                                                       Laporan Tahunan 2025          241
Page 242
03     Profil Perusahaan




INFORMASI
PADA WEBSITE PERSEROAN

Perseroan memiliki situs website resmi dengan alamat www.btn.co.id. Situs website ini berisi informasi terkini tentang
korporasi Perseroan, baik itu login E-Banking bagi nasabah, informasi seputar korporasi dan produk-produk Perseroan,
profil, pengelolaan organisasi dan transparansi Tata Kelola Perusahaan yang Baik, hingga berita terkini. Situs website
ini menjadi portal yang dapat diakses secara terbuka, dengan tujuan memberikan informasi yang komprehensif
tentang Perseroan kepada khalayak luas.


Perseroan berkomitmen untuk terus mengembangkan situs website sebagai bagian dari transparansi informasi
kepada publik.

                           Uraian                                                Keterangan

 Struktur grup perusahaan dan informasi pemegang   Struktur Grup Perusahaan dalam bentuk tabel, https://www.btn.co.id/id/
 saham sampai dengan pemilik akhir individu.       Tentang-Kami


 Isi Kode Etik                                     https://www.btn.co.id/id/Tata-Kelola pada kanal “Tata Kelola Perusahaan”


 Informasi Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)        https://www.btn.co.id/Investor-Relation- Home pada kanal “RUPS”
 paling kurang meliputi bahan mata acara yang
 dibahas dalam RUPS, ringkasan risalah RUPS,
 dan informasi tanggal penting yaitu tanggal
 pengumuman RUPS, tanggal pemanggilan RUPS,
 tanggal RUPS, tanggal ringkasan risalah RUPS
 diumumkan.


 Laporan keuangan tahunan (5 tahun terakhir),      https://www.btn.co.id/Investor-Relation- Home pada kanal “Laporan
 Informasi Keuangan (termasuk Laporan Keuangan     Perusahaan”
 Triwulanan).


 Profil Dewan Komisaris dan Direksi                https://www.btn.co.id/Tentang-Kami pada kanal “Kepemimpinan”


 Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi,          https://www.btn.co.id/id/Tata-Kelola pada kanal “Tata Kelola Perusahaan”
 Komite-komite, dan Unit Audit Internal


 Environmental, social, and corporate governance   https://www.btn.co.id/Investor-Relation-Home pada kanal ESG
 (ESG)


 Kemudahan akses produk dan promo                  https://www.btn.co.id/ pada kanal produk


 Piagam/Charter Dewan Komisaris, Direksi,          https://www.btn.co.id/Investor-Relation pada kanal Tata Kelola Perusahaan
 Komite-komite, dan Unit Audit Internal
 serta Anggaran Dasar.


 Press Release                                     https://www.btn.co.id/id-ID/About/Gallery/News/Press-Conference
                                                   pada kanal Galeri BTN




242       Laporan Tahunan 2025
Page 243

          
Page 244
ANALISIS DAN
PEMBAHASAN
MANAJEMEN
ATAS KINERJA




      Perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar
      Rp3,50 triliun pada tahun 2025, meningkat 16,42%
      dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 sebesar Rp3,01
      triliun, yang mencerminkan kapabilitas Perseroan dalam
      mempertahankan pertumbuhan laba yang sehat di tengah
      dinamika suku bunga dan kondisi likuiditas perbankan yang
      menantang.




244    Laporan Tahunan 2025
Page 245
Laporan Tahunan 2025   245
Page 246
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




TINJAUAN
PEREKONOMIAN

Analisis Perekonomian Global

Perekonomian dunia diperkirakan masih akan                                  akhir tahun 2025, nilai tukar USD masih terus menguat
dipengaruhi oleh berlanjutnya perang dagang                                 sehingga menyebabkan pelemahan pada nilai tukar
dan dinamika ketegangan geopolitik antarnegara.                             mata uang berkembang, salah satunya Indonesia. Nilai
Ketegangan geopolitik masih berlanjut antara lain                           tukar Rupiah di akhir tahun 2025 melemah hingga kisaran
perang Rusia dan Ukraina yang belum selesai serta                           Rp16.700/USD seiring penguatan USD. Selain itu, yield
ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang semakin                          United States Treasury (UST) juga terus menguat sehingga
memanas. Di bidang ekonomi, perang dagang yang                              menyebabkan pelemahan aliran portofolio asing ke
dikeluarkan oleh Presiden Trump pada April 2025                             negara-negara berkembang.
dengan pengenaan tarif universal 10% atas semua
barang yang masuk ke Amerika Serikat, ditambah                              Dengan adanya kebijakan tarif yang dikeluarkan
dengan tarif resiprokal yang tinggi ke hampir 57 negara                     Presiden Trump serta ketegangan geopolitik yang
mitra dagangnya di dunia seperti China, Uni Eropa,                          masih terjadi, pertumbuhan ekonomi global di tahun
Meksiko dan Kanada.                                                         2025 mengalami perlambatan jika dibandingkan
                                                                            tahun sebelumnya. Kebijakan tarif menyebabkan
Selain itu, tren penurunan suku bunga global telah                          penurunan volume dan nilai perdagangan global
dimulai seiring tingkat inflasi yang semakin terkendali.                    serta memperparah gangguan rantai pasok. Selain
Arah penurunan Fed Rate semakin jelas setelah pada                          itu, dampak terhadap aktivitas ekonomi lebih terlihat
tahun 2025 telah menurunkan suku bunga acuannya                             pada memburuknya sentimen baik dari sisi produsen
dengan total sebesar 75 bps menjadi 3,50%-3,75%.                            maupun sisi konsumen. Pertumbuhan ekonomi global
Selain The Fed, mayoritas Bank Sentral di dunia telah                       di tahun 2025 tertahan menjadi sebesar 3,3% (year-
menurunkan suku bunga acuannya seperti European                             on-year/yoy), sementara pada negara maju seperti
Central Bank (ECB), Bank of England (BoE), Bank of                          China dan Amerika Serikat pertumbuhannya hanya
Canada (BoC) dan lainnya.                                                   sebesar 5,0% yoy dan 2,1% yoy. Di sisi lain, pada negara
                                                                            berkembang seperti India dan Indonesia, pertumbuhan
Dinamika  ketegangan      geopolitik   global    juga                       ekonominya masih cukup kuat hingga akhir tahun 2025
menyebabkan ketidakpastian di pasar keuangan. Hingga                        yaitu sebesar 7,3% yoy dan 5,0% yoy.



                                          Grafik Pertumbuhan Ekonomi Global Tahun 2025

     8,0%        7,3%          5,0%           5,0%           4,4%           3,3%           2,1%           1,7%           1,4%               1,1%

     7,0%

     6,0%

     5,0%

     4,0%

     3,0%

     2,0%

      1,0%

     0,0%
                                                          Emerging                       Amerika       Advanced
                 India      Indonesia        China                         Global                                     Uni Eropa       Jepang
                                                           Market                         Serikat      Economies


Sumber: World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), January 2026; Federal Reserve, Desember 2025; Bloomberg, Desember 2025




246          Laporan Tahunan 2025
Page 247
                                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Analisis Perekonomian Indonesia

Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Triwulan IV tahun 2025 mencatatkan hasil positif sebesar 5,39% yoy, serta
berada di atas capaian Triwulan III. Hal ini menandakan ekonomi Indonesia tetap kuat di tengah perlambatan
ekonomi global. Dari sisi sektoral, sektor-sektor yang mendorong pertumbuhan ekonomi nasional antara lain sektor
jasa pendidikan, jasa lainnya, jasa perusahaan, informasi dan komunikasi, transportasi dan pergudangan, serta
sektor penyediaan akomodasi dan makan minum. Sementara dari sisi pengeluaran, komponen ekspor mengalami
pertumbuhan paling tinggi disusul konsumsi pemerintah serta konsumsi rumah tangga.



                       Grafik Pertumbuhan Ekonomi Indonesia sampai dengan Triwulan IV 2025 (% yoy)


      5,90%
                                    5,72%
      5,70%

      5,50%                                                                                                                              5,39%

      5,30%
                   5,01%
       5,10%

      4,90%                                                                                                                      5,04%

      4,70%

      4,50%
                    TW1     TW2      TW3      TW4      TW1     TW2      TW3   TW4   TW1    TW2     TW3     TW4     TW1    TW2     TW3    TW4

                                2022                               2023                        2024                           2025


Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2026




Pertumbuhan ekonomi nasional masih tumbuh positif                              Pertumbuhan       ekonomi     nasional masih    akan
hingga akhir tahun 2025. Perkembangan leading                                  melanjutkan tren positifnya pada tahun 2026. Secara
indicators hingga Desember 2025 masih menunjukkan                              keseluruhan, Pemerintah memperkirakan ekonomi
hasil yang positif, seperti Indeks Keyakinan Konsumen                          Indonesia akan tumbuh di atas 5,1% yoy pada tahun
(IKK) yang masih tinggi sebesar 123,5, PMI Manufaktur                          2026 didukung oleh konsumsi rumah tangga serta
yang tetap tinggi pada level 51,2 serta Indeks Penjualan                       ekspor. Tingkat inflasi baik umum maupun inti tetap
Riil yang tumbuh sebesar 3,5% yoy. Pada rilis World                            terkendali dengan adanya koordinasi Bank Indonesia,
Economic Outlook Januari 2026, IMF memperkirakan                               Pemerintah Pusat dan Daerah yang menyebabkan
pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2026                                  tingkat inflasi tetap terjaga di bawah 3% pada akhir
sebesar 5,1%, atau stabil dengan capaian tahun 2025                            tahun 2025. Sementara itu, nilai tukar Rupiah masih
secara kumulatif.                                                              dipengaruhi oleh dinamika yang terjadi pasar global
                                                                               sehingga tekanan terhadap Rupiah masih berlanjut
Sementara di sisi moneter, BI masih tetap                                      dan kurs Rupiah terhadap Dollar AS berada di kisaran
mempertahankan suku bunga acuannya pada level                                  Rp16.700/USD pada akhir Desember 2025.
4,75% hingga akhir 2025 setelah melakukan penurunan
                                                                               Sumber:
sebanyak 5 (lima) kali atau total sebesar 125 bps.                             - Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2026
Fokus kebijakan moneter diarahkan untuk memperkuat                             - International Monetary Fund (IMF), World Economic Outlook, Januari
                                                                                 2026
stabilitas nilai tukar Rupiah dari dampak semakin
tingginya ketidakpastian perekonomian global serta
menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.




                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025         247
Page 248
04        Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Analisis Industri Perbankan

Otoritas Jasa Keuangan mencatat Kinerja sektor jasa                                 Likuiditas industri perbankan pada Desember 2025
keuangan khususnya perbankan pada 2025 masih                                        dalam level yang memadai dengan rasio-rasio likuiditas
solid dengan indikator permodalan dan likuiditas                                    yang terjaga. Rasio Alat Likuid/Non-Core Deposit
yang tersedia serta risiko kredit yang terjaga. Fungsi                              (AL/NCD) sebesar 126,15%, menurun dibandingkan
intermediasi perbankan pada bulan Desember                                          November 2025 yang sebesar 131,49% atau jauh di atas
2025 masih tumbuh positif dimana kredit tumbuh                                      ambang batas ketentuan yang sebesar 50%. Sementara
kuat sebesar 9,63% yoy. Pertumbuhan ini terutama                                    Alat Likuid/DPK (AL/DPK) sebesar 28,57%, menurun
ditopang oleh kredit Investasi yang tumbuh 20,81%                                   dibandingkan capaian pada November 2025 yang
yoy. Adapun secara bulanan, pertumbuhan nominal                                     sebesar 29,67%, masih di atas ambang batas ketentuan
kredit perbankan naik sebesar Rp271 triliun menjadi                                 yang sebesar 10%. Secara umum, tingkat profitabilitas
Rp8.586 triliun. Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK)                             bank (ROA) sebesar 2,53%, menunjukkan kinerja industri
pada Desember 2025 tercatat tumbuh sebesar 13,83%                                   perbankan tetap resilien dan stabil. Sementara dari sisi
yoy menjadi Rp10.059 triliun. Risiko kredit melanjutkan                             permodalan, Capital Adequacy Ratio (CAR) industri
penguatan dengan rasio NPL perbankan sebesar 2,05%.                                 Perbankan pada Desember 2025 tercatat menjadi
Di sisi lain, Loan at Risk (LaR) juga menunjukkan tren                              25,89% dari posisi November 2025 yang sebesar 26,05%.
penurunan menjadi sebesar 8,77%, atau melewati level
sebelum pandemi yaitu sebesar 9,93% pada Desember
2019.


                                                 Grafik Pertumbuhan Kredit dan DPK Perbankan


     16                                                                                                                                                     100
                                                                                                                                                    13,83
     14                                                                                                                                                     95

          11,83                                                                                                                                             90
     12
                                                                                                                                                    85,35
                                                                                                                                                            85
     10   83,87
                                                                                                                                                    9,63    80
     8
                                                                                                                                                            75
     6
          5,80                                                                                                                                              70

     4                                                                                                                                                      65

     2                                                                                                                                                      60
          Jan     Feb   Mar   Apr   Mei Juni   Juli   Agst Sep   Okt   Nov   Des   Jan   Feb   Mar   Apr   Mei Juni   Juli   Agst Sep   Okt   Nov   Des


                                          2024                                                                    2025


                                                         LDR (RHS)                  Kredit                  DPK


Sumber: Statistik Perbankan Indonesia (SPI), Otoritas Jasa Keuangan, Desember 2025.




Analisis Industri Perumahan

Sebagai Bank yang fokus pada pembiayaan                                             terjadi. Sementara itu, sektor konstruksi juga masih
perumahan, Perseroan senantiasa melakukan analisis                                  mencatatkan pertumbuhan menjadi 3,89% yoy, setelah
terhadap industri perumahan. Sektor real estat kembali                              pada Triwulan sebelumnya tercatat sebesar 4,21%
mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 3,71% yoy                                   yoy. Sektor perumahan masih memiliki ruang untuk
pada Triwulan IV tahun 2025, melandai jika dibandingkan                             tumbuh yang sangat besar mengingat masih tingginya
pertumbuhan Triwulan III 2025 yang sebesar 3,95% yoy.                               angka backlog perumahan nasional dan tingginya
Sektor real estat merupakan salah satu sektor yang                                  jumlah masyarakat yang belum memiliki rumah yang
tetap mencatatkan pertumbuhan positif walaupun                                      layak serta adanya program 3 (tiga) juta rumah yang
kondisi perekonomian terkontraksi saat pandemi Covid                                digalakkan oleh Presiden Prabowo.




248         Laporan Tahunan 2025
Page 249
                                                                                                                                                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                Grafik Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Sektoral




                                                                        (1,98)




                                                                                                                                                                                                                                                                                                          (0,51)
                                                                                                                                                                     10,59
                                                                                  (1,31)



                                                                                                    8,98

                                                                                                               9,65

                                                                                                                      8,09




                                                                                                                                                                                                                                            9,94
                                      5,49
         5,54

                5,40




                                                                                                                                                                                                                                                                    5,95
                                                                                                                                                                                                                                                           6,83
                                                               3,89
                        4,93




                                                                                                                                                                                                         3,95




                                                                                                                                                                                                                                                                                      3,55
                                                                                           8,62




                                                                                                                                                                                                                                                                              2,86
                                                                                                                                                                                                                        9,92
                               6,07




                                                                                                                                                 4,33




                                                                                                                                                                                3,43




                                                                                                                                                                                                                                                   7,90




                                                                                                                                                                                                                                                                                                 3,32
                                                                                                                                       7,92
                                                                                                                                0,77




                                                                                                                                                                                           8,41
                                             5,14




                                                                                                                                                          1,63
                                                       4,21




                                                                                                                                                                                                                                 8,71
                                                                                                                                                                                                  7,15



                                                                                                                                                                                                                3,71
 12,00

 10,00

 8,00

 6,00

 4,00

 2,00

 0,00

(2,00)

(4,00)




                                                                                                                                                  Administrasi dan
                                                                                            Transportasi dan




                                                                                                                                                                        Jasa Pendidikan




                                                                                                                                                                                                                                                             Jasa Kesehatan
                                                                                                                                 Jasa Keuangan
                                                                            Pertambangan




                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Pengadaan Air
                                                                                                                                                                                                                                                                               Listrik dan Gas
                                                                                                                                                   Pemerintahan
                                                                                                                Informasi dan
                        Perdagangan




                                                                                              Pergudangan




                                                                                                                                  dan Asuransi




                                                                                                                                                                                                                           Jasa Lainnya



                                                                                                                                                                                                                                             Perusahaan
           Manufaktur




                                                                                                                 Komunikasi




                                                                                                                                                                                                                                                                                 Pengadaan
                                                                                                                                                                                           Akomodasi
                                                                                                                                                                                           Makan dan
                                                          Konstruksi
                          Besar dan



                                         Pertanian




                                                                                                                                                                                                           Real Estat
                           eceran




                                                                                                                                                                                             Minum




                                                                                                                                                                                                                                                Jasa
                                                                                                                         TW III 2025                                                      TW IV 2025
Sumber: Berita Resmi Statistik, Badan Pusat Statistik (BPS), Februari 2026



Perpanjangan stimulus Pemerintah di bidang perumahan mendorong permintaan rumah hingga Triwulan IV 2025.
Stimulus tersebut antara lain pelonggaran rasio LTV/FTV Kredit/Pembiayaan Properti menjadi maksimal 100% untuk
semua jenis properti serta kebijakan PPN DTP yang mulai berlaku sejak 2024-2025 dan akan diperpanjang hingga
2026. Besarnya dukungan Pemerintah ini dapat terlihat pada pertumbuhan KPR Nasional hingga Triwulan IV 2025
tetap tumbuh positif mencapai 6,80% yoy. Sedangkan pertumbuhan total kredit nasional tumbuh menjadi 9,63% yoy,
meningkat dibandingkan Triwulan III 2025 yang sebesar 7,70% yoy.


                                                                       Grafik Perbandingan Pertumbuhan Total Kredit dan KPR

 10,55%          6,81%          7,56%                7,82%             7,06%               7,76%               8,96%             10,38%              6,87%                12,36%                  10,85%          10,39%                  9,16%           7,81%               7,26%              6,80%




                                                                                                                                                    14,20%


                                11,00%               11,35%                                                                                                                                       10,85%
                10,66%                                                                                                                                                    12,36%                                  10,39%
                                                                       9,93%
                                                                                                                                                                                                                                          9,16%                                                  9,63%

                                                                                                                                 10,38%                                                                                                                   7,77%               7,70%
                                                                                                               8,96%
                                                                                           7,76%
  6,67%




  TW1            TW2            TW3                  TW4               TW1                 TW2                 TW3               TW4                  TW1                    TW2                  TW3              TW4                    TW1             TW2                 TW3                TW4

                        2022                                                                        2023                                                                                   2024                                                                2025

                                                                                                                        KPR                                                    Total Kredit
Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Januari 2026



Housing Finance Center BTN merilis Indeks Harga Rumah (House Price Index/HPI) pada Triwulan IV 2025, dengan indeks
sebesar 240,36 dan pertumbuhan sebesar 5,13% yoy. Pertumbuhan BTN HPI ini didorong oleh perlambatan rumah
tipe menengah (37-45 m2) dan rumah tipe besar (46-70 m2), di tengah peningkatan rumah tipe kecil (21-36 m2).
Pertumbuhan indeks harga rumah ini mencerminkan tetap tingginya permintaan rumah di tanah air seiring dengan
penguatan ekonomi nasional.




                                                                                                                                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025                                          249
Page 250
04       Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                               Grafik Pertumbuhan Harga Rumah menurut House Price Index Triwulan IV 2025


12,00                                                                                                                                                                                        300,00


10,00                                                                                                                    9,55                                                                250,00
                                                                                                                                8,99
                                                                                                          8,66
                                                                                                                  8,25

8,00                                                                                              7,14                                                                                       200,00
                                                                            6,56 6,80 6,58                                                    6,44
                                                                    6,00
6,00                         5,24                    5,44 5,64                                                                                                                               150,00
                                     5,02     4,94                                                                                                                              5,13
                                                                                                                                       6,14                    4,61    4,88
                                                                                                                                                        4,60
           4,29      4,23
4,00                                                                                                      3,01
                                                                                                                                                                                             100,00
                                                                                                                         2,78
                                                                                                  2,05                                                                          1,92
                             1,59                           1,78            1,57    1,78   1,57                                                1,68
                                                     1,55           1,50                                          1,39          1,53                           1,54
2,00         1,11     1,07           1,16     1,03                                                                                                      1,01                                 50,00
                                                                                                                                       0,31                            0,57

0,00                                                                                                                                                                                         0,00
           Sep       Des     Mar Juni Sep            Des    Mar Juni Sep            Des    Mar Juni Sep           Des    Mar Juni Sep          Des      Mar Juni Sep            Des


                 2020                  2021                           2022                          2023                          2024                           2025


                                                                           Indeks                        QoQ                       YoY
Sumber: Housing Finance Center BTN, Januari 2026




Analisis Posisi BTN dalam Industri Perbankan

Hingga Desember 2025, Perseroan tetap kokoh menjadi Bank terbesar ke-5 (lima) dari sisi aset, dengan total aset
mencapai Rp528 triliun atau tumbuh sebesar 12,39% (year-to-date/ytd). Kenaikan ini didukung juga oleh kenaikan di
sisi kredit dan pembiayaan yang tumbuh sebesar 11,90% menjadi Rp401 triliun serta dana pihak ketiga yang tumbuh
sebesar 14,60% menjadi Rp437 triliun.



                                Grafik Perbandingan Kinerja Aset dan Kredit Desember 2025 (termasuk UUS)




 1.877   1.311      2.228    1.497          1.406    895    1.537    962           470     358     528      401          281     170     308          173       295       155          268     163




 Desember           Desember                Desember        Desember               Desember        Desember              Desember        Desember               Desember           Desember
   2024               2025                    2024            2025                   2024            2025                  2024            2025                   2024               2025




 1.840   1.216      1.932    1.343          1.084    762    1.306    883           409     278     456      318          351     219     362      228            212      156          240     175




 Desember           Desember                Desember        Desember               Desember        Desember              Desember        Desember               Desember           Desember
   2024               2025                    2024            2025                   2024            2025                  2024            2025                   2024               2025


                                                                                    Aset                           Kredit



250        Laporan Tahunan 2025
Page 251
                                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                             Grafik Perbandingan Kinerja Dana Pihak Ketiga Perbankan Desember 2025




    1.327           1.675          1.109      1.220            382           437             206        244             187          193




 Desember         Desember       Desember   Desember    Desember         Desember          Desember   Desember      Desember     Desember
   2024             2025           2024       2025        2024             2025              2024       2025          2024         2025




    1.360           1.460          793        1.022            327           380             262        271             151          175




 Desember         Desember       Desember   Desember    Desember         Desember          Desember   Desember      Desember     Desember
   2024             2025           2024       2025        2024             2025              2024       2025          2024         2025




Di tahun 2025, persaingan terjadi di seluruh lini bisnis Perseroan begitu juga dengan kondisi makroekonomi yang
menantang. Perseroan bersaing dengan bank-bank lain terutama dalam hal ekstensi dan kenyamanan saluran
distribusi, rentang produk, harga, kecepatan pelayanan kepada nasabah dan pencadangan untuk jasa teknologi.


Perseroan kemungkinan akan tetap menghadapi persaingan dari sejumlah lembaga keuangan yang menawarkan
produk dan jasa perbankan yang lebih luas atau pinjaman dengan limit yang lebih besar atau memiliki sumber
daya finansial dan lainnya yang lebih besar daripada Perseroan. Banyak lembaga keuangan akan bersaing untuk
mendapat target nasabah yang sama dengan target Perseroan, dan banyak institusi yang memiliki akses kepada
pemerintah atau grup bisnis dengan sumber finansial yang lebih besar. Beberapa kompetitor Perseroan telah, dan
diprediksi akan, membentuk aliansi strategis dengan beberapa bank asing dengan sumber daya manajemen dan
finansial yang secara signifikan lebih besar.


                              Grafik Perbandingan Outstanding KPR Bank di Indonesia Desember 2025
                                                             (dalam triliun Rupiah)


            313                    142                 73                             70                66                     42




            BTN                    BCA                 BNI                      Mandiri                 BRI               CIMB Niaga

Sumber: Corporate Presentation masing-masing Bank




                                                                                                          Laporan Tahunan 2025             251
Page 252
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




TINJAUAN
OPERASIONAL

Rencana Strategis Bank

Rencana strategis bank meliputi strategi jangka panjang (corporate plan), strategi jangka menengah dan pendek
(business plan) bank.


Strategi Jangka Panjang (Corporate Plan)

Perseroan mengusung aspirasi 2029 sebagai langkah                  untuk mendukung pertumbuhan keuangan keluarga
strategis untuk mewujudkan visinya menjadi Leading                 Indonesia secara berkelanjutan. Perseroan melakukan
Partner in Empowering the Financial of Indonesian                  pemberdayaan finansial keluarga yang merupakan
Families atau Mitra Utama Dalam Pemberdayaan                       kunci bagi kemajuan ekonomi nasional. Sehingga,
Finansial Keluarga Indonesia. Melalui inovasi digital yang         Perseroan berfokus pada penguatan sinergi dengan
terdepan, perluasan produk dan layanan keuangan                    berbagai pihak, penyediaan solusi keuangan yang
yang inklusif, serta peningkatan aksesibilitas bagi                mudah diakses, dan peningkatan literasi keuangan di
seluruh masyarakat Indonesia, Perseroan berkomitmen                berbagai lapisan masyarakat.


                                             Aspirasi BTN 2029 Untuk Mencapai Visi



                 “Mitra utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Indonesia”


                  Membangun engine Tabungan yang sustainable untuk menghimpun Tabungan sebesar
                  Rp120 Triliun
                  Menangkap 3% Tabungan dari 20 provinsi terbesar, meluncurkan proposisi inovatif untuk payroll, pembeli
                  rumah pertama, dan profesional wiraswasta, serta menjadi bank transaksi bagi pelanggan dan bisnis
                  melalui peningkatan kemampuan transaksi perbankan



                  Memberdayakan keluarga Indonesia dalam penyaluran kredit perumahan untuk
                  mewujudkan impian memiliki rumah dengan penyaluran sekitar Rp450 Triliun
                  Mendukung sekitar 1,2 juta nasabah KPR subsidi dan 290 ribu nasabah KPR Non-subsidi, memberdayakan
                  sekitar 27 ribu UKM terkait perumahan melalui proposisi yang mencakup seluruh siklus hidup bisnis.


                  Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis dengan menyediakan rangkaian
                  lengkap solusi perbankan sehari-hari
                  Meningkatkan kepemilikan produk konsumen melalui kredit bermargin tinggi (dengan target menjadi 8%
                  dari portofolio kredit), solusi investasi dan pembayaran; memperluas porsi kredit non-perumahan (dengan
                  target 20% dari portofolio kredit) dan meningkatkan FBI (-20% dari revenue); serta meningkatkan konversi
                  nasabah KPR baru menjadi pengguna layanan perbankan penuh (sebagian besar sebagai bank utama).



                  Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan efisiensi operasional
                  Membangun operasi digital dan efisien (dengan target CIR <50%) serta memperkuat budaya pelayanan
                  pelanggan di seluruh bank; Menjaga tingkat NPL yang rendah (dengan target NPL <2,3%) di berbagai
                  segmen kredit didukung oleh proses penjaminan dan penagihan yang didorong oleh Al.



                  Memperluas cakupan layanan melalui 3 anak Perusahaan

                  Membangun anak usaha Bank Syariah peringkat #2 di Indonesia; meluncurkan dan mengembangkan anak
                  perusahaan multi-finance (dengan penyaluran pinjaman >2,5 triliun) dan asuransi (Gross Written Premium/
                  GWP >2 triliun)




252     Laporan Tahunan 2025
Page 253
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Dalam 5 (lima) tahun ke depan, Perseroan memiliki aspirasi jangka panjang yang bertujuan untuk mencapai visi
“Mitra Utama Dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia”, dengan journey sebagai berikut:




                                       BTN Strategic Journey in 2025–2029




                      2025                         2026-2027                     2028-2029

               Strengthen engine for              Broaden product              Deliver full-banking
                sustainable funding                 propositions             offerings with superior
                                                  and cross-selling           customer experience




Perjalanan Perseroan menuju masa depan yang lebih           1. Membangun Sustainable Funding Engine
kuat dimulai pada tahun 2025 dengan fokus pada                 Dalam peningkatan funding, akan dilakukan
Strengthen engine for sustainable funding, di mana             strategi peningkatan tabungan berbiaya rendah,
Perseroan memperkuat mekanisme pendanaan                       menargetkan segmen profesional kerja mandiri,
yang berkelanjutan untuk mendukung operasional                 meningkatkan penetrasi untuk sektor perdagangan,
jangka panjang. Pada periode 2026-2027, Perseroan              dan value chain SME
mengembangkan strategi untuk broaden product                2. Memonetisasi Ekosistem Perumahan Dalam Skala
propositions and cross-selling, memperluas portofolio          Besar
produk dan meningkatkan sinergi antar produk                   Strategi memonetisasi ekosistem perumahan
untuk memenuhi kebutuhan nasabah secara lebih                  dalam skala besar bertujuan untuk menghasilkan
komprehensif. Pada fase terakhir di tahun 2028-2029,           pendapatan dari seluruh ekosistem perumahan
Perseroan bertujuan untuk deliver full-banking offerings       dengan memanfaatkan berbagai peluang bisnis
with superior customer experience, menawarkan                  yang berkaitan dengan industri properti dengan
layanan perbankan yang lengkap dengan pengalaman               strategi peningkatan non-subsidi, lending dan
pelanggan yang lebih unggul, memastikan kepuasan               peningkatan penetrasi housing value-chain.
dan loyalitas nasabah dalam setiap aspek layanan            3. Transisi dari Mono Bank Lending ke Full Banking
yang diberikan.                                                Offerings
                                                               Strategi transisi dari mono-bank lending ke full
Dari journey tersebut, kemudian diusulkan program              banking offerings bertujuan untuk mengubah
kerja/inisiatif untuk dapat mencapai sasaran yang              model bisnis yang sebelumnya hanya fokus pada
telah ditetapkan. Untuk strategi dan program kerja yang        pemberian pinjaman menjadi penyedia layanan
masuk ke dalam area bisnis adalah sebagai berikut:             perbankan yang lebih lengkap.




                                                                                     Laporan Tahunan 2025          253
Page 254
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




4. Sasaran Strategis, Strategi Bisnis, Kebijakan serta         b. Peningkatan penetrasi dan aktivasi produk
   Program Kerja Subholding/Anak Perusahaan                       berbasis fee based income.
   Memperhatikan posisi bisnis Perseroan yang fokus            c. Optimalisasi volume dan profitabilitas Joint
   pada sektor perumahan, terdapat peluang bisnis                 Finance    Scheme (B2B) serta kemitraan
   yang dapat ditingkatkan dengan memaksimalkan                   channeling.
   potensi nasabah captive dan value chain properti.           d. Perluasan pembiayaan KUMK ke sektor SME
   Untuk mewujudkan hal tersebut, diperlukan strategi             berpertumbuhan tinggi dengan tingkat NPL
   diversifikasi dan diferensiasi produk dan layanan              rendah.
   secara fokus, yang dilakukan melalui strategi               e. Ekspansi pembiayaan KUR pada sektor-sektor
   pertumbuhan anorganik. Pada tahun 2025-2029                    berpotensi tinggi dan risiko kredit yang terkendali.
   aktivitas penyertaan modal difokuskan pada anak
   usaha perusahaan modal ventura dan perusahaan            Bidang Kualitas Kredit dan Pembiayaan
   manajemen       investasi,  Perusahaan     Asuransi,
   Multifinance dan Bank Umum Syariah.                      Dalam rangka mencapai perbaikan kualitas kredit
5. Sasaran Strategis, Strategi Bisnis, Kebijakan Serta      yang berkelanjutan, Perseroan menerapkan strategi
   Program Kerja Fungsi Pendukung Bisnis                    penguatan proses underwriting dan collection
   Selain strategi pada bidang bisnis, diperlukan           untuk mendukung pertumbuhan portofolio secara
   adanya strategi yang mendukung seluruh aktivitas         sehat, sekaligus menekan porsi kredit restrukturisasi
   bisnis sebagai penunjang aktivitas dalam mencapai        dan mempercepat pemulihan kredit bermasalah
   aspirasi di tahun 2029.                                  tahap lanjut, antara lain melalui pembentukan anak
                                                            perusahaan pengelola aset, dengan inisiatif sebagai
Strategi Jangka Menengah                                    berikut:
                                                            1. Penyempurnaan       model    underwriting   melalui
Strategi jangka menengah Perseroan untuk periode               integrasi advanced AI-based modeling dan
2025–2027 dirumuskan secara selaras dengan tema                pemanfaatan data eksternal.
strategis Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP),         2. Integrasi proses Straight Through Processing (STP)
termasuk sasaran dan inisiatif strategis pada masing-          dengan pengaturan swim-lane yang berbeda guna
masing bidang usaha, dengan penjabaran sebagai                 meningkatkan customer experience.
berikut:                                                    3. Penguatan pendekatan manajemen fraud, termasuk
                                                               implementasi sistem fraud management generasi
Bidang Perkreditan                                             terbaru.
                                                            4. Penurunan porsi kredit restrukturisasi dalam
Pengembangan bisnis kredit dalam horizon jangka                portofolio pembiayaan.
pendek hingga menengah diarahkan melalui inisiatif          5. Pembaruan      infrastruktur  teknologi   informasi
strategis sebagai berikut:                                     untuk mendukung proses collection, termasuk
1. Optimalisasi monetisasi ekosistem perumahan                 pengembangan collection management system.
    secara masif (at-scale) melalui:                        6. Penyediaan solusi penanganan dan penjualan
    a. Pendalaman kerja sama strategis dengan 50               aset pada tahap awal (pra-NPL) serta perluasan
        pengembang utama.                                      cakupan peran anak perusahaan pengelola aset.
    b. Penguatan saluran akuisisi melalui optimalisasi
        jaringan agen serta penyempurnaan proses            Bidang Pendanaan
        bisnis.
    c. Peningkatan penetrasi pada rantai nilai (value       Untuk    membangun       struktur  pendanaan    yang
        chain) sektor perumahan guna memperkuat             berkelanjutan,    Perseroan      mengimplementasikan
        hubungan dengan anchor client.                      strategi pembangunan funding engine yang solid
    d. Peluncuran paket produk sektoral yang                melalui langkah-langkah sebagai berikut:
        terintegrasi bagi perusahaan konstruksi dan         1. Peluncuran proposisi payroll terintegrasi (bundled
        real estat, mencakup seluruh siklus bisnis secara       payroll) guna meningkatkan penetrasi pada
        end-to-end.                                             ekosistem eksisting serta memperluas basis
2. Transformasi dari model mono lending menjadi                 nasabah Non-Tabungan Berbunga (NTB).
    penyedia layanan perbankan yang komprehensif            2. Penguatan posisi sebagai bank utama maupun
    (full banking offerings) melalui:.                          pendukung bagi pembeli rumah pertama melalui
    a. Pengembangan produk ber-yield lebih tinggi               paket produk yang berfokus pada segmen milenial.
        dengan peningkatan kapabilitas serta perluasan      3. Akselerasi akuisisi nasabah dan rekening transaksi
        KAR/KRING ke segmen baru.                               BTN Mobile melalui pembentukan retail deposit war
                                                                room.




254     Laporan Tahunan 2025
Page 255
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




4. Peningkatan penetrasi produk wealth pada nasabah        Rencana Pendirian Anak Perusahaan
   cash-rich eksisting dan segmen hidden affluent
   dalam ekosistem Perseroan.                              Sejalan dengan fokus bisnis Perseroan di sektor
5. Peluncuran proposisi berbasis kebutuhan bagi            perumahan, terdapat peluang pengembangan usaha
   profesional dan wiraswasta dengan profil cash-rich.     melalui optimalisasi captive market dan rantai nilai
6. Pengembangan       merchant    proposition   yang       properti. Oleh karena itu, Perseroan menerapkan strategi
   menyasar UMKM dan UKM di sektor ritel makanan           diversifikasi dan diferensiasi produk serta layanan
   dan restoran.                                           secara terarah melalui pertumbuhan anorganik.
7. Pembentukan deposit war room untuk segmen               Pada periode 2025–2029, aktivitas penyertaan
   wholesale dan top SME guna meningkatkan                 modal difokuskan pada perusahaan modal ventura,
   penetrasi dana murah (CASA).                            manajemen investasi, asuransi, multifinance, dan bank
8. Penyesuaian peran Branch Funding Sales (BFS)            umum syariah, dengan rencana sebagai berikut:
   berdasarkan spesialisasi dan segmentasi tanggung        1. Penyertaan modal pada perusahaan asuransi yang
   jawab.                                                     telah beroperasi maupun pendirian entitas baru.
9. Pembentukan tim payroll monoline terpusat               2. Penyertaan modal pada perusahaan multifinance
   untuk meningkatkan penetrasi payroll pada klien            eksisting atau pembentukan perusahaan baru.
   institusional.                                          3. Pelaksanaan spin-off UUS pada tahun 2025 yang
                                                              telah dipersiapkan sejak 2021 sebagai bagian dari
Bidang Pendapatan Operasional Lainnya                         strategi pengembangan bisnis syariah.
dan Pembentukan Anak Perusahaan                            4. Percepatan pertumbuhan melalui pengalihan aset
Pendapatan Operasional Lainnya                                UUS Perseroan ke Bank Umum Syariah yang telah
                                                              dibentuk.
Dalam rangka meningkatkan profitabilitas, fokus            5. Dalam penyertaan modal pada BUS, Perseroan akan
Rencana Bisnis Perseroan dalam tiga tahun ke depan            bertindak sebagai pemegang saham pengendali
diarahkan pada peningkatan pendapatan operasional             dengan kepemilikan saham mayoritas.
lainnya, khususnya yang bersumber dari fee based
income berbasis transaksi dan layanan baru, melalui        Bidang Bisnis Syariah
inisiatif berikut:
1. Optimalisasi perolehan fee dari transaksi treasury      Pelaksanaan pemisahan Unit Usaha Syariah (UUS)
    dan valuta asing.                                      merupakan langkah strategis Perseroan dalam rangka
2. Peningkatan fee based income dari bisnis kredit,        memperkuat fokus bisnis, meningkatkan daya saing,
    termasuk sindikasi, kick-back asuransi, serta          serta mendorong akselerasi pertumbuhan perbankan
    administrasi kredit non-KPR Subsidi.                   syariah yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Strategi
3. Akselerasi fee based income dari transaksi digital      ini sejalan dengan arah kebijakan regulator, penguatan
    dan wholesale banking melalui:                         industri keuangan syariah nasional, serta kebutuhan
    a. Percepatan implementasi fitur online acquiring.     untuk mengoptimalkan nilai ekonomi dari bisnis syariah
    b. Implementasi QRIS Border dan QRIS customer          Perseroan.
         presented mode.
    c. Pengembangan          visa     paywave      untuk   Kondisi perekonomian global yang masih diwarnai
         meningkatkan volume transaksi dan fee             ketidakpastian serta dinamika kebijakan moneter
         nasabah ritel.                                    internasional mendorong Perseroan untuk melakukan
4. Pengembangan sumber fee baru melalui:                   penataan struktur usaha yang lebih adaptif dan fokus.
    a. Penguatan layanan e-Guarantee pada segmen           Di sisi domestik, perekonomian Indonesia menunjukkan
         wholesale banking.                                ketahanan dengan pertumbuhan yang relatif stabil,
    b. Peningkatan fee dari layanan priority banking       didukung oleh konsumsi domestik dan kebijakan
         melalui produk SBN, asuransi, dan reksa dana.     pemerintah. Dalam konteks tersebut, industri perbankan
    c. Optimalisasi fee dari Bank Garansi (BG), SKBDN,     syariah nasional mencatat pertumbuhan yang
         Supply Chain Financing (SCF), dan Cash            lebih tinggi dibandingkan perbankan konvensional,
         Management System (CMS) pada segmen               mencerminkan potensi pasar yang masih sangat besar.
         korporasi dan wholesale.




                                                                                      Laporan Tahunan 2025         255
Page 256
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Sejalan dengan tren industri tersebut, kinerja Unit Usaha   Bidang Human Capital
Syariah Perseroan menunjukkan pertumbuhan yang
solid dan berkelanjutan. Hingga Desember 2024, UUS          Dalam rangka mewujudkan salah satu misi Perusahaan
Perseroan mencatat peningkatan aset, pembiayaan,            pada bidang Human Capital yaitu “Menjadi rumah
penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK), serta laba            untuk talenta Indonesia terbaik”, program kerja
yang mencerminkan kesiapan UUS untuk beroperasi             pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) pada
secara mandiri sebagai entitas bank umum syariah.           jangka pendek dan menengah diselaraskan dengan
                                                            Corporate Plan Tahun 2025-2029. Dalam rangka
Dalam     rangka     mengakselerasi    pertumbuhan          mewujudkan aspirasi tersebut, dirumuskan 5 (lima)
dan meningkatkan fleksibilitas bisnis, Perseroan            dimensi end state sebagai parameter atas keberhasilan
merencanakan pelaksanaan spin-off UUS pada tahun            tercapainya kondisi “One of Home of Indonesia’s Best
2025, dengan model pengalihan aset dan liabilitas UUS       Talent” tersebut yaitu:
Perseroan ke Bank Umum Syariah yang telah dibentuk.         1. Talent Magnet, yaitu Perseroan menjadi salah satu
Model spin-off ini dipilih untuk mempercepat proses             top of mind employer bagi talent terbaik di market
transformasi, meminimalkan disrupsi operasional,                baik professional hire maupun fresh graduate.
serta memastikan kesinambungan layanan kepada               2. Employee Productivity, yaitu produktivitas pegawai
nasabah.                                                        Perseroan berada di atas rata-rata Top 10 Bank.
                                                            3. Talents, Leadership, and Capabilities Development,
Melalui pelaksanaan spin-off, diharapkan Bank Umum              yaitu pegawai perseroan memiliki kemampuan
Syariah hasil pemisahan dapat memiliki struktur                 leadership yang mumpuni di segala level
permodalan yang lebih kuat, tata kelola yang lebih              kepemimpinan dan kapabilitas kritikal sesuai
fokus, serta ruang pengembangan produk dan ekspansi             dengan strategi Perseroan.
bisnis yang lebih luas. Perseroan akan berperan sebagai     4. Employee Wellbeing and Experience, yaitu Perseroan
pemegang saham pengendali dengan kepemilikan                    menjadi tempat kerja yang nyaman, prospektif
saham mayoritas, sehingga tetap memastikan sinergi              untuk bertumbuh, berkarir, dan berkembang serta
strategis antara Bank induk dan Bank Umum Syariah               memberikan employee experience yang positif.
dalam kerangka grup usaha.                                  5. HC Operation Excellence and Technology, yaitu
                                                                pengelolaan HC yang efisien, HC Service yang
Pelaksanaan spin-off ini menjadi tonggak penting dalam          memuaskan, dan peran sebagai mitra bisnis yang
strategi jangka menengah Perseroan untuk memperkuat             efektif dengan mengoptimalisasi pemanfaatan
ekosistem perumahan berbasis syariah, meningkatkan              teknologi.
kontribusi bisnis syariah terhadap kinerja konsolidasi
grup, serta mendukung pengembangan industri                 Untuk mencapai misi tersebut di atas, disusun strategi
keuangan syariah nasional secara berkelanjutan.             jangka panjang Human Capital untuk 2025-2029
                                                            dengan mengangkat tema “Dynamic Workplace Filled
Memperkuat Permodalan                                       with Productive, Prominent, and Prosperous Global
                                                            Oriented Talent” yaitu berfokus kepada:
Untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang sehat               1. Pengembangan         pegawai     sehingga     memiliki
dan berkelanjutan dibutuhkan dukungan permodalan                produktivitas yang tinggi, kapabilitas yang unggul
yang kuat dengan mempertimbangkan pemenuhan                     dan berdaya saing, serta kesejahteraan pegawai
kewajiban modal minimum Bank sesuai Basel III.                  yang kompetitif, serta memiliki orientasi global.
Sesuai dengan POJK Nomor 27 Tahun 2022 tanggal              2. Pengembangan lingkungan kerja dinamis sehingga
29 Januari 2016 tentang Perubahan Kedua atas Peraturan          dapat memberikan employee experience yang best
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 11/POJK.03/2016 Tentang            in class.
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum,
bahwa Bank harus menyediakan modal berupa modal             Infrastruktur IT
minimum berdasarkan peringkat risiko dan tambahan
modal sebagai penyangga berdasarkan Basel III               Untuk mendukung Corporate Plan, aspirasi bisnis, dan
(terdapat 3 jenis yaitu capital conservation buffer,        visi Perseroan di tahun 2025, telah disusun rencana
countercyclical buffer, capital surcharge).                 strategis TI Tahun 2025-2029 dengan 6 (enam) tema
                                                            strategis sebagai berikut:
Strategi penguatan modal yang akan dilakukan
Perseroan yaitu:
1. Meningkatkan profitabilitas Bank.
2. Penerbitan atau perpanjangan obligasi/pinjaman
    subordinasi.




256     Laporan Tahunan 2025
Page 257
                                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                        Gambar Tema Inisiatif Strategis IT Tahun 2025-2029




   01                      02                      03                      04                 05                    06


     AGILITY AT            FUTURE-PROOF             FULL BANKING             DATA & AI           BUSINESS               PROCESS
      SCALE                 TECHNOLOGY             EMPOWERMENT              EXPERIENCE           RESILIENT            EXCELLENCE
                             BACKBONE                                      REIMAGINATED         ECOSYSTEM             ENABLEMENT


Sumber: Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) BTN Tahun 2025-2029




Dalam mengimplementasikan rencana strategis IT                                  b. Penguatan struktur pengelolaan benturan
2025-2029, Perseroan mengusung tiga tema utama                                     kepentingan (COI).
tahunan sebagai berikut:                                                        c. Memperkuat struktur pengelolaan gratifikasi.
1. Tahun 2025: Modernize Core Platforms and                                     d. Memperkuat        governance    process   untuk
   Architecture                                                                    mendukung GRC.
   Tahun 2025 berfokus pada modernisasi dan                                     e. Penguatan kebijakan Tata Kelola dalam business
   peningkatan arsitektur serta kemampuan inti                                     process.
   Perseroan seperti aplikasi kritikal (misalnya, CBS,                     2.   Memperkuat governance yang terintegrasi, melalui:
   BDS, EFS) dan infrastruktur (misalnya, 3DC) untuk                            a. Penguatan struktur organisasi dalam tata kelola
   mendukung skalabilitas.                                                         terintegrasi.
2. Tahun 2026-2027: Unify Technology and Experience                             b. Penyusunan kebijakan tata kelola terintegrasi.
   Memperbaharui         arsitektur       perusahaan,                      3.   Memperkuat IT governance untuk mendukung
   meningkatkan bisnis dan platform teknologi yang                              operational excellence, melalui:
   berorientasi pelanggan untuk efisiensi operasional                           a. Pengembangan integrasi system IT pengelolaan
   dan cross-selling yang lebih baik.                                              conflict of interest.
3. Tahun 2028-2029: Delivery Full Banking at Scale                              b. Pengembangan aplikasi pelaporan gratifikasi.
   Memastikan keandalan TI yang mempunyai                                       c. Pengembangan aplikasi self assessment tata
   kemampuan keamanan dan operasi yang                                             kelola.
   dioptimalkan melalui keamanan siber yang kuat                                d. Pengembangan aplikasi chatbot gratifikasi.
   serta kapasitas yang memadai untuk mencapai full                             e. Pengembangan integrated-GCG online.
   banking dengan skala yang besar.                                        4.   Memperkuat governance capability and culture
                                                                                untuk mendukung GRC Culture, melalui:
                                                                                a. Memperkuat sertifikasi API.
Good Corporate Governance (GCG),                                                b. Memperkuat sertifikasi PAKSI.
Risk Management dan Compliance                                                  c. Memperkuat program keluarga berintegritas.
                                                                                d. Memperkuat program budaya anti gratifikasi.
Peningkatan Good Corporate Governance (GCG)                                     e. Memperkuat program kode etik dan COI.
                                                                                f. Memperkuat integrasi governance and risk culture.
Sejalan dengan GRC Roadmap BTN 2025-2029, telah                            5.   Memperkuat governance standard untuk perbaikan
dilakukan penyusunan roadmap Tata Kelola BTN 2025-                              berkelanjutan, melalui:
2029 mulai dari peningkatan struktur Tata Kelola,                               a. Penguatan implementasi ISO SMAP.
penguatan proses bisnis Tata Kelola, penguatan kualitas                         b. Implementasi ISO governance perusahaan.
outcome Tata Kelola, dan Tata Kelola berkelanjutan                              c. Penguatan implementasi parameter ACGS dan
dengan tema utama “Governance Business for                                         PUGKI.
Sustainable Growth” melalui 5 (lima) fokus area GCG                             d. Penguatan          implementasi     compliance
Roadmap, yaitu sebagai berikut:                                                    assessment SMAP.
1. Memperkuat governance structure and governance                               e. Implementasi integrasi pengelolaan COI.
    process untuk bisnis Perseroan, melalui:                                    f. Implementasi program kepatuhan persaingan
    a. Memperkuat governance          structure untuk                              usaha.
       mendukung GRC.                                                           g. Penguatan saluran pelaporan gratifikasi.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025          257
Page 258
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




     h. Implementasi ISO governance maturity model.            memenuhi ketentuan regulasi, mengelola
     i. Penguatan implementasi governansi dalam ESG.           risiko secara efektif, dan memastikan tata
     j. Pemeringkatan dan penilaian ASEAN Corporate            kelola perusahaan yang baik. Inisiatif ini
        Governance Scorecard (ACGS), Corporate                 mengintegrasikan pengawasan tata kelola,
        Governance Perception Index (CGPI), dan Survei         manajemen risiko, dan proses kepatuhan
        Penilaian Integritas (SPI).                            untuk mendukung pertumbuhan bisnis yang
                                                               berkelanjutan dan ketahanan operasional. Fokus
Peningkatan Compliance                                         utama dan desain strategi yang teridentifikasi
                                                               dalam GRC Roadmap, meliputi:
Dalam rangka meningkatkan ketahanan operasional                1) Pengembangan asset and liability risk
untuk mendukung pertumbuhan bisnis Perseroan dan                    management        framework     and    system
untuk mendukung terciptanya budaya kepatuhan                        untuk stabilitas laba, optimalisasi risiko/
pada setiap tingkatan organisasi dan kegiatan                       pengembalian, dan efisiensi modal.
usaha Perseroan, maka telah dilakukan penyusunan               2) Percepatan pertumbuhan berkelanjutan
roadmap GRC Roadmap BTN 2025-2029 terkait dengan                    melalui scaling up ESG initiatives dengan
pelaksanaan fungsi kepatuhan Perseroan, yaitu sebagai               mengintegrasikan prinsip-prinsip lingkungan,
berikut:                                                            sosial, dan tata kelola ke dalam operasi inti
1. Mengembangkan regulatory compliance system                       Perseroan, strategi, dan kerangka kerja GRC
   untuk memitigasi risiko kepatuhan akibat belum                   berdasarkan ESG Rating Gap.
   terpenuhinya compliance obligation pada setiap              3) Membangun tata kelola terintegrasi mencakup
   peraturan Regulator yang diterbitkan.                            manajemen risiko dalam struktur konglomerasi
2. Mengembangkan           compliance         dashboard             keuangan untuk penguatan ekosistem bisnis
   terintegrasi dengan fraud detection system sehingga              Perseroan melalui pendirian anak perusahaan.
   menjadi real time dan embedded ke proses bisnis             4) Menuju zero manual processes untuk efisiensi
   serta dikembangkan secara berkelanjutan.                         operasional melalui otomasi pengambilan
3. Membangun dan mengembangkan framework                            keputusan, paperless dan membangun
   data privacy untuk memastikan kepatuhan atas                     advanced manajemen risiko model.
   ketentuan dan regulasi terkait data pribadi yang            5) Boosting operational resilience to support
   dengan data privacy management system untuk                      business growth.
   memastikan pemantauan secara real time dan                  6) Mengembangkan talenta pegawai dan
   terintegrasi ke seluruh proses bisnis dan layanan.               penguatan budaya GRC untuk mendorong
4. Penguatan struktur organisasi IT compliance yang                 ketahanan organisasi yang berkelanjutan,
   mengakomodasi fungsi advisory, governance and                    dengan menekankan pada kesadaran akan
   reporting, serta assurance.                                      risiko dan pengawasan kualitas.
5. Penguatan Tata Kelola pelaporan APUPPT, PPPSPM,          b. Penguatan        risk    culture    dikembangkan
   dan kepatuhan Perseroan melalui peningkatan                 dengan menyusun roadmap strategis dalam
   kompetensi pegawai, dukungan sistem informasi               membangun dan menumbuhkan budaya
   manajemen yang terintegrasi, pemanfaatan.                   risiko (risk culture) yang berkelanjutan, dengan
                                                               langkah awal menetapkan Governance and Risk
Peningkatan Risk Management                                    Culture (GRC) sebagai salah satu dari empat
                                                               pilar budaya kerja perusahaan. GRC menjadi
Perseroan telah bertransformasi dalam mencapai                 dasar pembentukan pola pikir dan perilaku
visi pada tahun 2025 menjadi “Mitra Utama dalam                sadar risiko di seluruh jenjang organisasi.
Pemberdayaan Finansial Keluarga Indonesia” namun            c. Melakukan optimalisasi pengelolaan portofolio
perlu penyusunan keberlanjutan jangka panjang                  berbasis risiko, mengendalikan komposisi
Perseroan. Dalam rangka mendukung rencana jangka               portofolio      kredit    sekaligus    memastikan
panjang, Perseroan perlu untuk tetap menjadi Bank              pertumbuhan portofolio kredit yang sehat
dengan sustainable profitability dan melanjutkan               melalui      portfolio    guideline   yang    telah
langkah strategi serta inisiatif terkait risk management,      diimplementasikan untuk kredit wholesale dan
antara lain:                                                   sedang dikembangkan untuk segmen SME dan
                                                               syariah komersial sebagai pengendalian risiko
1.   Enterprise Risk Management                                konsentrasi kredit dengan tetap mengedepankan
     a. Perseroan     telah  menyusun  Roadmap                 asas prudent dan governance.
        Governance, Risk and Compliance (GRC                d. Perseroan secara aktif membuat laporan
        Roadmap) 2025-2029 yang dirancang untuk                dan forum portfolio quality review dengan
        memperkuat kemampuan organisasi dalam                  melaporkan hasilnya kepada Direksi, Divisi, CBC,




258      Laporan Tahunan 2025
Page 259
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   Kantor Cabang secara bulanan atau bila diminta                  skala prioritas penagihan kepada debitur
   sewaktu-waktu sebagai upaya memberikan                          berdasarkan tingkat risikonya (high, medium,
   gambaran terkini mengenai posisi dan kualitas                   dan low risk) untuk membayar kewajibannya
   kredit baik secara bankwide maupun per                          sehingga proses pembinaan kredit menjadi lebih
   segmentasi kredit                                               efektif dan efisien.
e. Melakukan pengembangan balance                 sheet       i.   Memperbaiki risk assessment untuk segmen
   optimization melalui optimasi pilar capital/asset,              khusus non fixed income melalui pengembangan
   optimasi pilar liquidity/funding dan optimasi pilar             analytic model non fixed income dan
   interest rate risk management guna memastikan                   pengembangan kompetensi credit analysts
   optimalisasi risk and return, profit yang stabil,               berikut:
   efisiensi permodalan dan mendukung pencapaian                   1) Menyusun risk criteria untuk targeted segmen
   strategic goals yang telah ditetapkan.                               dan overlay model untuk meningkatkan
f. Perseroan        menerapkan       enterprise     risk                approval rate.
   management dimana dalam penerapan risk                          2) Penentuan prioritas target segmen, yaitu
   management difokuskan untuk meningkatkan                             existing debtor, funding customer, and new
   value Perseroan. Peningkatan produktivitas                           to Bank) untuk mengelola risiko dalam fase
   dilakukan dengan pengelolaan risiko seiring                          implementasi.
   dengan transformasi operating model organisasi                  3) Membangun proxy income model untuk
   Perseroan agar lebih berfokus pada kinerja dan                       memproyeksikan kenaikan income debitur
   profitabilitas.                                                      dan calon debitur dalam penelitian limit kredit
g. Memperbaiki proses underwriting kredit dan                           dan standardisasi rekomendasi dan putusan.
   pembiayaan serta kualitasnya yang mendukung                     4) Mempertajam kebijakan kredit sesuai risk
   implementasi Business Process Improvement                            based segmentation.
   (BPI) baru:                                                j.   Mempertahankan          Non    Performing      Loan
   1) Segmen komersial ada Commercial Banking                      (NPL) yang rendah di semua segmen melalui
        Center (CBC) yang berfungsi sebagai                        pemantauan risiko yang kuat. Pengembangan
        sentralisasi pemrosesan kredit komersial.                  commercial loan Early Warning System (EWS)
   2) Segmen SME, Perseroan juga sedang                            untuk mendukung penguatan pemantauan
        melakukan implementasi Sentra Proses                       risiko kredit komersial melalui standardisasi,
        UMKM (SPU) sebagai upaya perbaikan                         digitalisasi, dan pengembangan pedoman-
        proses dan pengelolaan kredit UMKM untuk                   pedoman dan perangkat-perangkat (tools),
        meningkatkan        produktivitas,   perbaikan             Perseroan akan mengembangkan EWS dengan
        kualitas putusan kredit yang tersentral,                   menetapkan parameter-parameter risiko yang
        objektif, dan monitoring yang tersentralisasi.             mengindikasikan adanya pemburukan kualitas
   3) Segmen konsumer yaitu adanya sentralisasi                    dari debitur kredit komersial secara individual.
        National Loan Processing Center (NLPC)                     Hal ini diharapkan dapat membantu satuan
        sebagai bentuk inovasi dan perbaikan                       kerja yang memberikan kredit komersial untuk
        transformasi pada segmen konsumer yang                     mengidentifikasi       tindakan-tindakan      yang
        bertujuan untuk:                                           harus segera dilakukan guna mencegah kredit
        - Melakukan           improvement         pada             komersial dari debitur tersebut menjadi kredit
            operasional kredit konsumer dengan                     komersial yang bermasalah.
            menggunakan standardisasi proses.                 k.   Perseroan telah memiliki roadmap penilaian
        - Pengawasan dan optimalisasi petugas                      Risk Maturity Index (RMI) tahun 2024-2029 yang
            pemroses kredit dengan melakukan                       diharapkan dapat mendukung pencapaian
            sentralisasi    dan    efisiensi  petugas              target penilaian RMI menjadi 4,5 (fase best
            pemroses kredit.                                       practice) pada tahun 2029.
        - Implementasi         pembentukan       fungsi
            portfolio    risk   management        untuk    2. Environmental, Social, and Governance (ESG)
            meningkatkan fungsi control, analisa, dan         Perseroan telah mengembangkan kerangka kerja
            monitoring dari unit risk.                        ESG, yaitu The Future of Finance. Kerangka kerja
h. Memperbaiki proses keputusan dan kualitas dari             ESG memberikan panduan bagi Perseroan dalam
   kredit konsumer, mempercepat proses approval               mengelola dan menjalankan praktik bisnis yang
   kredit konsumer melalui proses analisis data               berorientasi pada kinerja dampak serta mendukung
   dengan menggunakan CSM. Selain itu, Perseroan              pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
   telah menerapkan collection scoring guna                   Kerangka kerja tersebut menjadi landasan untuk
   mendukung collection team dalam menentukan                 mengelola aktivitas dan operasi bisnis serta proses




                                                                                        Laporan Tahunan 2025         259
Page 260
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




     pengambilan keputusan yang lebih komprehensif.                    4) Inklusivitas pemangku kepentingan (stakeholder
     Kerangka kerja ESG Perseroan terdiri dari 6 (enam)                   inclusiveness).
     komponen, yaitu:                                                  5) ESG dalam rantai nilai (ESG in value chain)
     1) Keuangan berkelanjutan (sustainable finance).                  6) Tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan
     2) Perubahan iklim dan ekosistem (climate change                     yang terintegrasi (integrated GRC).
        and ecosystem).
     3) Manusia dan masyarakat (people              and
        community).


                              Gambar Implementasi Roadmap Environment, Social, and Governance



                                                                    Six Components of BTN’s Framework
                                                                     Keuangan Berkelanjutan
                                                                            Mengelola produk dan layanan yang mendukung transisi ke
                     The Future of Finance                                  ekonomi rendah karbon dan menjaga keseimbangan sosial
                                                                            dengan menyediakan akses yang sama terhadap modal.

                                     ESG dalam Value Chain           Perubahan iklim dan Ekosistem
                                                                            Mengelola risiko perubahan iklim dan dampaknya terhadap
                           Perubahan Iklim &
                               Ekosistem                                    kapasitas ekosistem.


                                                                     Masyarakat & Komunitas
                                                                            Mengelola dampak pada manusia, komunitas, dan
                                                                            masyarakat luas.



                                                                     ESG dalam Value Chain
      Keuangan Keberlanjutan               Masyarakat & Komunitas
                                                                            Membangun bisnis berkelanjutan, dengan konsep, ESG di
                                                                            sepanjang rantai nilai bisnis.
                   Inklusivitas Stakeholder

                            GRC Terintegrasi                         Inklusivitas Stakeholder
                                                                            Mengkomunikasikan rencana bisnis berkelanjutan dengan
                                                                            semua pemangku kepentingan

     Tata Kelola                  Risiko                Kepatuhan
                                                                     GRC Terintegrasi
                                                                            Mengelola secara terpadu untuk mencapai tujuan dengan
                            GRC Terintegrasi                                GRC



Sumber: Roadmap ESG BTN



     Perseroan memiliki 9 (sembilan) tema inisiatif                        e) Optimalisasi digital dan/atau otomasi proses
     strategis dalam ESG roadmap 5 (lima) tahun ke                            internal menuju paperless dengan:
     depan dengan beberapa kegiatan prioritas sebagai                         - Pemanfaatan dan penggunaan tanda
     berikut:                                                                     tangan digital (digital signature) oleh
     1) Conducting Sustainable Business Operation                                 seluruh karyawan untuk meningkatkan
         Bank memiliki target untuk menurunkan emisi                              efisiensi operasional Perseroan.
         karbon scope 1 dan 2 sebesar 30% dari upaya                          - Implementasi sistem i-Work (e-RKK,
         clean banking operation seperti:                                         e-MoM,         e-Committee,         sistem
         a) Penggunaan EV dan/atau hybrid untuk                                   manajemen dokumen) yang terpusat
             kendaraan operasional.                                               untuk mengurangi penggunaan kertas.
         b) Penambahan penggunaan panel surya.                                - Pengembangan e-statement giro secara
         c) Pembangunan dan implementasi gedung                                   online melalui email.
             hijau.                                                           - Pengembangan          sistem    pengadaan
         d) Penggantian pendingin gedung dengan                                   barang dan jasa secara end to end untuk
             lebih hemat energi.                                                  efisiensi proses operasional Perseroan.




260       Laporan Tahunan 2025
Page 261
                                                                             PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




       -   Mendorong     penyempurnaan       proses           mencapai 20.183 pengguna sesuai dengan
           pembukaan rekening secara online                   Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor
           (OLOB) dan e-deposito di target bisnis             63 Tahun 2020.
           Perseroan.                                     c) BTN Digital Store
      - Pemanfaatan teknologi untuk pencarian                 Perseroan terus melakukan transformasi
           peraturan internal Perseroan (PPDigital            untuk meningkatkan kapasitas penjualan dan
           enhancement) dengan menggunakan AI,                pelayanan yang berorientasi pada kepuasan
           smart tagging, dan chat bot.                       nasabah. BTN Digital Store diharapkan dapat
      - Inisiatif paperless lainnya sesuai dengan             memberikan layanan yang berorientasi
           kebutuhan bisnis dan operasional                   kepada pemenuhan kebutuhan nasabah
2) Develop Sustainable and Inclusive Bank                     dengan memanfaatkan teknologi digital
   Products and Portfolio Management                          melalui perangkat dan aplikasi. Implementasi
   Perseroan memiliki komitmen dalam membuat                  BTN Digital Store ini juga diharapkan
   produk yang berkelanjutan dan inklusif serta               memberikan pengalaman pelayanan yang
   meningkatkan portofolio berkelanjutan, yang                berbeda kepada nasabah. Selain itu, BTN
   mencakup:                                                  Digital Store juga mengimplementasikan ESG
   a) Implementasi Rumah Rendah Emisi                         dalam operasionalnya seperti penggunaan
      Rumah rendah emisi merupakan project yang               hemat energi dan layanan digital yang
      diinisiasi oleh Perseroan untuk mendorong               paperless.
      developer dalam menerapkan implementasi             d) Peningkatan penyaluran kredit secara inklusif
      efisiensi energi (sirkulasi udara), air                 pada kelompok Masyarakat Berpenghasilan
      (penggunaan PDAM), pengelolaan sampah,                  Rendah (MBR) seperti KPR Subsidi dan Kredit
      dan pengurangan polusi (1 rumah 1 pohon,                UMKM.
      eco friendly material dan ruang terbuka             e) Peningkatan penyaluran kredit ke kelompok
      hijau)    sehingga    mampu      memberikan             kegiatan usaha berkelanjutan.
      hunian layak, sehat dan terjangkau. Rumah           f) Penyaluran kredit sesuai dengan portfolio
      rendah emisi adalah salah satu inisiatif ESG            guideline yang telah mengintegrasikan
      Perseroan untuk memulai transisi bersama                aspek dan prinsip ESG.
      dengan mitra developer sebagai upaya                    Perseroan telah menerapkan Portfolio
      untuk menurunkan emisi karbon dari sektor               Guideline (PG) yang terintegrasi dengan
      perumahan serta membentuk circular                      aspek dan prinsip ESG untuk mendukung
      economy dari usaha berkelanjutan. Pada                  keberlanjutan bisnis dan stabilitas keuangan.
      Agustus 2024, Perseroan telah berkolaborasi             Portfolio guideline ini dirancang sebagai
      dengan 8 (delapan) developer dalam                      perangkat       strategis  yang      bertujuan
      implementasi Rumah Rendah Emisi sebanyak                mengelola risiko konsentrasi kredit secara
      1.200 unit rumah serta pada April 2025 telah            efektif melalui diversifikasi portofolio yang
      melaksanakan workshop dan sosialisasi                   terukur. Melalui penerapan portfolio guideline,
      rumah rendah emisi kepada developer,                    Perseroan berupaya menjaga kualitas aset
      supplier eco-material, dan unit kerja terkait.          dengan mengarahkan alokasi kredit pada
      Sesuai dengan roadmap rumah rendah                      sektor-sektor prioritas yang memiliki prospek
      emisi yang telah disusun Perseroan akan                 pertumbuhan berkelanjutan. Langkah ini
      mencapai 150.000 unit rumah rendah emisi                tidak hanya mendukung pertumbuhan bisnis,
      pada tahun 2029.                                        tetapi juga berkontribusi dalam mitigasi risiko
   b) balé by BTN                                             lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG).
      balé by BTN merupakan super app                     g) Pioneer dalam green mortgage carbon
      yang dirancang untuk mempermudah                        trading seller.
      masyarakat Indonesia dalam melakukan                h) Menerbitkan green/social/sustainable bonds
      berbagai transaksi finansial, termasuk                  atau loan.
      layanan perbankan dan keuangan. Selain              i) Launching green product tabungan.
      itu, layanan ini merupakan inisiatif strategis   3) Integrate ESG Component in Enterprise Risk
      untuk mengatasi tantangan geografis,                Management Framework and Program
      guna memastikan bahwa setiap lapisan                Perseroan turut ikut serta dalam mendukung
      masyarakat, terutama yang berada di                 upaya pemerintah dalam mencapai karbon
      daerah terpencil, dapat merasakan manfaat           netral dengan merancang strategi jangka
      inklusi keuangan yang lebih luas. Pada tahun        panjang menuju Net Zero Emission (NZE) dengan
      2025, layanan ini telah berhasil menjangkau         mengintegrasikan standar global dan kebijakan
      masyarakat di daerah tertinggal hingga              nasional mencakup inventarisasi emisi karbon




                                                                               Laporan Tahunan 2025          261
Page 262
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




        untuk mengidentifikasi sumber emisi (Scope 1, 2,        7) Building ESG Data Management
        dan 3). Selain itu, untuk pengelolaan manajemen            Dalam mendukung reporting and monitoring
        risiko yang baik yang mencakup aspek ESG,                  yang baik, Perseroan mengembangkan ESG data
        Perseroan juga rutin melakukan climate risk stress         management dengan menyediakan datamart
        test untuk mengidentifikasi dan mengelola risiko           ESG yang comprehensive dalam mendukung
        terkait perubahan iklim, baik yang bersifat fisik          kebutuhan pelaporan maupun pengambilan
        maupun transisi menuju ekonomi rendah karbon.              keputusan.
     4) Developing ESG Culture and Responsible                  8) Navigate trends in ESG Provisions and
        Leaders’ Program                                           Regulations
        Dalam aspek pengelolaan human capital                      Perseroan      telah   melakukan    internalisasi
        Perseroan berkomitmen untuk mewujudkan                     ESG ke setiap aspek regulasi/ketentuan
        Respectful Workplace Policy (RWP) untuk                    Perseroan seperti aspek kredit, operasional,
        mewujudkan lingkungan dan budaya kerja                     manajemen risiko, dan lainnya. Perseroan juga
        yang adil, inklusif, dan berkelanjutan serta rutin         memanfaatkan teknologi untuk enhancement
        meningkatkan kapasitas pegawai terkait ESG                 sistem peraturan internal Perseroan (digital
        sebagai berikut:                                           enhancement) dengan menggunakan AI, smart
        a) Memiliki kurikulum pelatihan yang berkala               tagging, dan chat bot.
             terkait ESG.                                       9) Building Partnerships and Collaborations
        b) Peningkatan kapasitas dan kapabilitas                   Dalam       implementasi   keberlanjutan     dan
             pegawai terkait ESG dan trend ESG yang                ESG, Perseroan juga berkolaborasi dengan
             terjadi.                                              masyarakat, developer, dan stakeholder lainnya
        c) Pengembangan program Diversity, Equity,                 dalam mendukung ekosistem keberlanjutan
             and Inclusion (DEI) melalui peningkatan               yang baik seperti:
             keterlibatan perempuan dalam peran                    a) Eco-property developer meeting dengan
             kepemimpinan          dan       memberikan                mengadakan sesi lokakarya yang melibatkan
             kesempatan       bagi   perempuan      untuk              pembicara ahli di bidang properti dan
             menduduki jabatan struktural.                             material ramah lingkungan.
        d) Mendorong lingkungan kerja yang inklusif                b) Kompetensi          wirausaha         dengan
             dengan merekrut pegawai disabilitas.                      menyelenggarakan kompetisi khusus di
        e) Peningkatan digital mindset dan ESG bagi                    bidang ekosistem perumahan untuk upaya
             karyawan sebagai pendukung kompetensi                     mendukung bisnis yang berkelanjutan.
             dan peran di masing-masing Unit Kerja.                c) Peningkatan kapabilitas UMKM berbasis
        f) Peningkatan program employee experience                     ESG di mana melakukan pelatihan UMKM
             yang terintegrasi dengan aspek ESG, melalui               untuk meningkatkan daya saing usaha
             program      Green    Champion,    Employee               serta sosialisasi mengenai praktik bisnis
             Community Day, dan lain-lain.                             berkelanjutan berbasis ESG.
     5) Building a Control Environment That is                     d) Melakukan kerja sama dengan universitas/
        Integrated with ESG Components                                 instansi/lembaga terkait dalam mendukung
        Dalam mendukung keberlanjutan, Perseroan                       inklusi keuangan.
        telah melakukan internalisasi ESG ke setiap                e) Memberikan bantuan beasiswa pendidikan
        aspek regulasi/ketentuan Perseroan seperti                     kepada putra/putri tenaga alih daya
        implementasi program pengendalian gratifikasi                  Perseroan.
        dan peningkatan data privacy and cyber                     f) Meningkatkan kerja sama dan kolaborasi
        security untuk tata kelola perusahaan yang lebih               dengan komunitas ESG global, seperti
        baik dan bertanggung jawab.                                    Equator Principles, UNEP FI, dan IKBI yang
     6) Develop ESG Monitoring, Communication and                      dapat memberikan berbagai manfaat
        Reporting Program                                              strategis bagi Perseroan, termasuk dalam
        a) Mengembangkan             ESG       dashboard               peningkatan kapasitas dan kompetensi
             management         yang   mencakup      GHG               internal, peningkatan akses pada ESG global
             emissions, portofolio berkelanjutan, dan                  best practice dan mengadopsi standar
             human capital untuk Monitoring kinerja                    internasional dalam pengelolaan risiko
             keberlanjutan Perseroan.                                  lingkungan dan sosial.
        b) Mengembangkan ESG knowledge portal
             sebagai pusat informasi dan praktik ESG         3. Digital and Operation Risk Management
             kepada seluruh karyawan.                           Perseroan melakukan penguatan atas framework
        c) Mengintegrasikan aspek ESG ke dalam                  pengelolaan risiko digital dan operasional untuk
             portfolio guideline.                               mencapai digital and operational resiliency yang




262      Laporan Tahunan 2025
Page 263
                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   mendukung pencapaian visi dan misi Perseroan                        Indicator (KPI) dan penyelarasan strategi yang
   melalui strategi inisiatif berikut:                                 lebih komprehensif.
   a. Melakukan pengembangan dan penerapan                         b. Penentuan zona operasional cabang tidak
      framework and operating model manajemen                          hanya mempertimbangkan lokasi, namun juga
      risiko IT, digital and siber pihak ketiga yang dapat             rasio kepadatan kantor cabang.
      meningkatkan keamanan Perseroan terkait                   2. Optimalisasi Produktivitas Kantor Cabang
      dengan eksposur risiko IT, digital dan siber atas            Pada jangka pendek, Perseroan tidak terlalu
      kerja sama dengan vendor dan mitra bisnis.                   ekspansif dalam pembukaan kantor cabang. Tahun
   b. Melakukan         pengembangan         solusi    Fraud       ini Perseroan akan berusaha untuk meningkatkan
      Detection System (FDS) untuk meningkatkan                    pengawasan kantor cabang terhadap outlet di
      kemampuan pendeteksian dan pencegahan                        bawahnya dan akan melakukan penilaian atau
      fraud dari sisi transaksi dan aplikasi onboarding            evaluasi terhadap kinerja outlet yang tidak produktif
      nasabah (baik yang manual maupun digital)                    untuk dilakukan penutupan. Hal ini dilakukan agar
      sehingga        dapat     meminimalkan         potensi       kantor cabang dapat melakukan pengawasan
      terjadinya fraud.                                            kinerja setiap outlet di bawahnya secara lebih baik,
   c. Melakukan implementasi Internal Control Over                 sehingga akan mendukung kinerja korporat.
      Financial Report (ICOFR) sesuai dengan Juknis             3. Agent Banking
      Kementerian BUMN No. SK-5/DKU-MBU/11/2024                    Mengoptimalkan agent banking sebagai agregator
      dan POJK 15 tahun 2024 tentang Integritas                    dengan memperluas aliansi strategis, misalnya
      Pelaporan Keuangan Bank.                                     kantor pos dan minimarket sebagai agen penjual.
   d. Melakukan review efektivitas organisasi (DORD)            4. Digital Channel
      yang telah dikembangkan meliputi capacity                    Pengembangan          digital    channel    ditujukan
      dan capability bersama HCMD, HCSD dan TPMD                   untuk     remote     access      guna   menargetkan
      agar tujuan pembentukan organisasi tercapai,                 segmen emerging affluent, generasi muda, dan
      antara lain: Work Load Analysis (WLA) dan                    meningkatkan kenyamanan transaksi bagi nasabah.
      pengembangan SDM.                                            Pengembangan digital channel difokuskan pada:
   e. Meningkatkan capability Operational                Risk      a. Target segmen yang menarik dan terdefinisi
      Management           System      (ORMIS)     sehingga            secara jelas dengan fokus pada pemilihan
      dapat mengakomodasi framework digital and                        segmen, direntang usia 20 sampai dengan 35
      operational risk secara keseluruhan mulai dari                   tahun.
      risk register, fungsi validasi control testing, hingga       b. Penawaran yang tepat sasaran (right to target)
      case management yang dapat diakses oleh risk                     dengan memanfaatkan big data analytical
      taking unit, second line function and third line                 advantage untuk memperoleh rekomendasi
      function sesuai dengan role and responsibility                   produk atau layanan bagi tiap nasabah.
      yang memenuhi unsur dual control.                            c. Customer       value       management,     melalui
                                                                       penawaran produk dan layanan yang luas
Bidang Pengembangan Jaringan                                           serta universal, tapi lebih fokus pada kebutuhan
(Delivery Channel)                                                     utama nasabah (customer centric).


Optimalisasi delivery channel dalam mendukung bisnis            Strategi Jangka Pendek (Business Plan)
dilakukan melalui pengembangan kuantitas dan ragam
channel dengan strategi perluasan jaringan yang                 Berpedoman pada tema strategis Corporate Plan 2025-
difokuskan pada empat inisiatif utama, yaitu: strategi          2029, langkah strategis yang telah dilakukan pada
pemetaan wilayah, ekspansi cabang, agent banking,               tahun 2025 adalah sebagai berikut:
dan digital channel.
1. Strategi Pemetaan Wilayah                                    1.   Bidang Perkreditan
    Strategi pemetaan wilayah merupakan bentuk                       Fokus pertumbuhan kredit di tahun 2025 adalah
    pengelompokan wilayah kerja yang tidak hanya                     dengan      menjalankan     strategi  memonetisasi
    berdasarkan lokasi, namun juga berdasarkan                       ekosistem perumahan dalam skala besar bertujuan
    densitas cabang eksisting guna memastikan                        untuk menghasilkan pendapatan dari seluruh
    penyelarasan strategi yang lebih baik. Adapun                    ekosistem perumahan dengan memanfaatkan
    pertimbangan-pertimbangan      yang   digunakan                  berbagai peluang bisnis yang berkaitan dengan
    pada strategi pemetaan wilayah adalah sebagai                    industri properti dengan strategi peningkatan
    berikut:                                                         penetrasi dan kualitas KPR non-subsidi, dan
    a. Pengembangan wilayah yang terlalu padat akan                  meningkatkan penetrasi housing          value-chain.
        memastikan kontrol terhadap Key Performance                  Adapun inisiatif yang dilakukan untuk mencapai
                                                                     target tersebut di tahun 2025 adalah sebagai berikut:




                                                                                             Laporan Tahunan 2025          263
Page 264
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




     Tabel Strategi Bidang Perkreditan Tahun 2025

                        Tema Strategi                                                    Inisiatif

      Monetize housing ecosystem at-scale.                   Rumah primer: memperdalam hubungan dengan top 50 developer.

      Transition from mono-bank lending to full banking      Meningkatkan produk dengan yield yang lebih tinggi-meningkatkan
      offerings.                                             kapabilitas, memperluas KAR/KRING ke segmen baru.

      Memperluas kredit Koperasi Usaha Mikro Kecil (KUMK)    Masuk ke sektor-sektor yang memiliki pertumbuhan tinggi dan NPL
      ke sektor-sektor SME unggulan dan mencapai target      rendah untuk produk KUR dengan kapabilitas kredit yang unggul dan
      pencairan KUR yang telah ditetapkan.                   digitalisasi proses.



     Dari ketiga strategi kredit di atas, secara signifikan                dari agen Direct to Consumer (D2C) di dalam
     menumbuhkan non-subsidized lending dengan                             sales center dan loyalty program untuk agen.
     meningkatkan hubungan dengan developer dan                            Meningkatkan customer experience dengan
     memperkuat channel akuisisi Direct to Consumer                        penawaran instan, ‘time-to-yes’ dalam kurang
     (D2C), memastikan kesiapan dalam mendukung                            dari 1 (satu) minggu dan percepatan TAT 2x
     Program Perumahan Nasional melalui inisiatif:                         dengan proses pengajuan yang terdigitalisasi.
     a. Rumah Primer                                                       Meningkatkan akuisisi dan perolehan leads
        Meningkatkan hubungan dengan Top 50                                melalui mitra digital termasuk integrasi proses
        developer dengan percepatan proses digitalisasi                    melalui BTN properti dan perjalanan pemenuhan
        Turn Around Time (TAT) 2x lipat, proses back-                      Online to Offline (O2O).
        end digital untuk RM, portal tracking real time                 c. Meningkatkan Produk dengan Yield yang Lebih
        untuk nasabah, dan developer, meningkatkan                         Tinggi
        intensitas sales serta memperluas sales center                     Memperluas KAR/KRING ke basis nasabah non-
        di wilayah dengan potensi pengembangan yang                        payroll dan new to bank dengan mempercepat
        tinggi serta insentif yang lebih tinggi untuk bulk                 pengajuan secara digital, putusan kredit dan
        acquisition bagi developer utama.                                  pemasaran yang dipersonalisasi di digital
     b. Rumah Sekunder                                                     channel Perseroan. Meluncurkan proposisi
        Memperkuat channel akuisisi melalui agen                           produk baru dan mendorong penetrasi untuk
        properti dengan mekanisme dual-reporting line.                     pengajuan kredit.


2. Bidang Kualitas Kredit
   Untuk mencapai target perbaikan kualitas kredit tersebut, fokus strategi yang dilakukan yakni memperkuat risk
   underwriting dan collection untuk menumbuhkan portofolio secara berkelanjutan, menangani portofolio yang
   direstrukturisasi dalam jumlah besar, dan mempercepat late-stage recovery dengan memperluas cakupan anak
   perusahaan yang mengelola aset. Secara mendetail, inisiatif yang akan dilakukan di tahun 2025 sebagai berikut:


     Tabel Strategi Bidang Kualitas Kredit Tahun 2025

               Tema Strategi                                                     Inisiatif

      Strengthen risk underwriting and       a.   Perbaikan model underwriting yang ada dengan mengintegrasikan pendekatan
      collections process to sustainably          pemodelan AI tingkat lanjut serta menggabungkan dataset eksternal.
      grow portfolio, addressing high        b.   Meningkatkan pendekatan fraud management termasuk next-gen fraud
      restructured portfolio and expedite         management system.
      late-stage recovery by setting-up      c.   Mengurangi porsi kredit yang direstrukturisasi dalam portofolio.
      an asset management subsidiary.        d.   Menyiapkan solusi penjualan/penanganan aset tahap awal (pra-NPL) dan
                                                  memperluas cakupan anak perusahaan pengelola aset.



     Dari strategi-strategi kualitas kredit di atas, dalam                 dan commercial. Transaction analyzer untuk
     mendukung credit underwriting dan early warning and                   pedagang dan pendekatan terstruktur untuk
     collection dilakukan melalui inisiatif sebagai berikut:               memperkirakan gaji cash-based income. Tools
     a. Meningkatkan model underwriting eksisting                          untuk penilaian agunan indikatif.
         dengan        mengintegrasikan         advanced-AI             b. Membenahi pendekatan fraud management
         modelling dan mengintegrasikan dataset                            dengan mengintegrasikan e-Know Your Customer
         eksternal. Modular (probability of default) PD                    (KYC) dan pemeriksaan keaktifan serta verifikasi
         score bagi semua produk. Pendekatan penilaian                     dokumen berbasis Artificial Intelligence atau AI
         kualitatif yang telah teruji untuk segmen SME                     (misalnya slip gaji dan rekening koran) yang




264      Laporan Tahunan 2025
Page 265
                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




      kemungkinan dapat dilakukan melalui kerja sama                dengan memperhatikan dan memenuhi penerapan
      terarah dengan vendor eksternal terkemuka.                    prinsip kehati-hatian (prudency), pengendalian
   c. Menyusun       strategi   penanganan       kredit             risiko, pengendalian internal prinsip tata kelola
      yang    direstrukturisasi   untuk   menangani/                perusahaan yang baik atau Good Corporate
      menyelesaikan atau menghapusbukukan kredit                    Governance      (GCG),   peraturan    perundang-
      yang direstrukturisasi terkait Pandemi Covid-19               undangan, dan anggaran dasar dikarenakan
      dalam jumlah besar.                                           kerugian yang dialami oleh Bank BUMN dalam
   d. Membangun penjualan aset tahap awal atau                      melaksanakan Penghapustagihan atas piutang
      solusi penanganan untuk melepaskan aset-                      macet kepada UMKM sebagaimana dimaksud
      aset berisiko tinggi sebelum menjadi NPL                      dalam UU P2SK dan Peraturan Pemerintah tersebut
      serta memperluas cakupan anak perusahaan                      merupakan kerugian Bank BUMN yang bersangkutan,
      manajemen aset ke wilayah lain di luar Jakarta.               dan bukan merupakan kerugian keuangan negara
                                                                    sepanjang dapat dibuktikan tindakan dilakukan
   Pemerintah Republik Indonesia pada tanggal                       berdasarkan itikad baik, ketentuan peraturan
   5 November 2024 telah mengundangkan Peraturan                    perundang-undangan, anggaran dasar, dan prinsip
   Pemerintah tentang Penghapusan Piutang Macet                     tata kelola perusahaan yang baik.
   kepada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk
   meningkatkan      ketahanan     ekonomi  nasional                Sehubungan dengan uraian di atas, maka
   melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan                     dalam rangka memastikan seluruh proses
   menengah dengan memberikan kemudahan akses                       penghapustagihan        piutang      macet    UMKM
   pembiayaan di antaranya dengan memberikan                        dilaksanakan secara sistematis, cepat, akurat,
   kepastian hukum dalam penanganan piutang                         inovatif, dan tertib administrasi di lingkungan
   macet pada Bank BUMN kepada UMKM melalui                         Perseroan dengan tetap memperhatikan dan
   Penghapustagihan sesuai dengan ketentuan                         memenuhi       penerapan     prinsip   kehati-hatian
   tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor                        (prudency), pengendalian risiko, pengendalian
   Keuangan (UU P2SK) yang berlaku selama 6 (enam)                  internal prinsip tata kelola perusahaan yang baik
   bulan terhitung sejak tanggal diundangkan.                       atau Good Corporate Governance (GCG), peraturan
                                                                    perundang-undangan, dan anggaran dasar, perlu
   Pelaksanaan penghapustagihan piutang macet                       disusun suatu ketentuan yang dapat memastikan
   UMKM sebagaimana dimaksud dalam UU P2SK dan                      bahwa seluruh kebutuhan tersebut terpenuhi
   Peraturan Pemerintah tersebut harus dilakukan                    dengan baik.


3. Bidang Pendanaan
   Fokus utama pertumbuhan DPK di tahun 2025 adalah akan dilakukan strategi peningkatan tabungan berbiaya rendah,
   menargetkan segmen profesional kerja mandiri, meningkatkan penetrasi untuk sektor perdagangan, dan value chain
   SME. Adapun inisiatif yang akan dilakukan untuk peningkatan funding tersebut di tahun 2025 adalah sebagai berikut:


   Tabel Strategi Bidang Pendanaan Tahun 2025

            Tema Strategi                                                   Inisiatif

    Build a Sustainable Funding      a.   Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk meningkatkan penetrasi di dalam
    Engine                                ekosistem eksisting dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB.
                                     b.   Mengintensifkan jejak retail funding sales di pasar dengan volume SA yang tinggi.
                                     c.   Menjadi bank primer/sekunder bagi pembeli rumah pertama dengan bundle produk
                                          yang berfokus pada milenial.
                                     d.   Mendorong akuisisi nasabah dan rekening transaksi BTN mobile melalui peluncuran
                                          retail deposit war room.
                                     e.   Meluncurkan deposit war-room yang menyasar nasabah wholesale dan top SME
                                          untuk mendorong penetrasi CASA.

    Reinvent sales structure and     a.   Mengubah peran Branch Funding Sales (BFS) berdasarkan tanggung jawab khusus
    operating model to drive sales        segmen.
    growth and effectiveness of      b.   Membentuk tim monoline payroll terpusat untuk meningkatkan penetrasi payroll di
    prioritized product segments          antara klien institusional.



   Dari strategi-strategi peningkatan funding di atas, dalam mengembangkan inovasi produk tabungan transaksional
   berbiaya rendah yang mendorong inovasi produk payroll, bundling yang berfokus pada milenial untuk pembeli
   rumah pertama, mengintensifkan footprint dalam saturated market, dan meningkatkan transaksi rekening BTN
   mobile dilakukan melalui inisiatif sebagai berikut:




                                                                                             Laporan Tahunan 2025         265
Page 266
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




     a. Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk                     d. Mendorong akuisisi nasabah BTN mobile dan
        meningkatkan penetrasi dengan perusahaan                           meningkatkan jumlah rekening yang bertransaksi
        BTN eksisting di ekosistem dan New to Bank (NTB)                   dari 30,00% menjadi 45,00%, meluncurkan retail
        dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB                            deposit war room dengan win-back bagi nasabah
        baik untuk karyawan payroll maupun pengambil                       yang belum lama ini tidak aktif dan akuisisi NTB,
        keputusan utama dengan menempatkan payroll                         bundling produk berbasis segmen nasabah
        spesialis khusus dalam one-Client Service Team                     dan memperluas penawaran BTN balé untuk
        (CST) RM coverage model.                                           meningkatkan loyalitas nasabah yang didukung
     b. Mengintensifkan retail funding sales foot-print                    oleh kampanye cross-sell dan engagement yang
        (melalui internal dan outsourcing) di area                         digerakkan oleh Advanced Analytics (AA).
        market dengan volume Saving Account (SA)                        e. Meluncurkan deposit war-room yang menyasar
        yang tinggi dan potensi pertumbuhan yang                           nasabah value chain SME eksisting, merchant
        menyasar nasabah NTB mass dan mass-affluent                        SME yang diakuisisi, dan nasabah wholesale
        untuk meningkatkan market share tabungan                           untuk mendorong penetrasi CASA dengan
        dari 1,3% menjadi 2-3% melalui peningkatan                         campaign yang memanfaatkan Advanced
        produktivitas sales (misalnya training, KPI, dan                   Analytics (AA) dan spesifik untuk segmen tertentu
        toolkit produktivitas sales), format branch-less,                  melalui pricing, reward yang terarah, dan product
        dan outsourcing.                                                   bundle untuk sektor-sektor cash-rich. Dalam
     c. Menjadi Bank primer/sekunder bagi pembeli                          hal ini, deposit war room adalah pusat kendali
        rumah pertama dengan bundle produk yang                            di Perseroan untuk memantau dan mengelola
        berfokus pada milenial untuk Existing to Bank                      kinerja penghimpunan dana pihak ketiga secara
        (ETB) dan NTB untuk meningkatkan engagement                        real time, termasuk deposito, giro, dan tabungan.
        dengan SA dan kartu debit/kredit melalui                           Fasilitas   ini   memungkinkan       pengambilan
        kemitraan dengan perusahaan lifestyle retail                       keputusan cepat terkait penyesuaian suku bunga
        goods dan perumahan.                                               dan strategi pemasaran agar Perseroan bisa
                                                                           bersaing secara efektif dalam menarik likuiditas.


4. Bidang Fee Based Income dan Pembentukan Anak Usaha
   Fokus pencapaian fee based income di tahun 2025 adalah dengan meluncurkan proposisi produk pinjaman serta
   mendorong fee based income (FBI). Adapun inisiatif yang akan dilakukan untuk mencapai target tersebut di tahun
   2025 sebagai berikut:


     Tabel Strategi Bidang Fee Based Income dan Pembentukan Anak Usaha Tahun 2025

                       Tema Strategi                                                    Inisiatif

      Meluncurkan proposisi produk pinjaman serta        a.   Meningkatkan penetrasi dan aktivasi produk fee based income
      mendorong fee based income                              untuk kartu kredit dan wealth propositions, digabungkan dengan
                                                              proposisi tabungan (saving) dan lending.
                                                         b.   Meningkatkan volume dan profitabilitas Joint Finance Scheme (B2B)
                                                              dan channeling partnership.

      Launch multi-finance and insurance subsidiary      Membangun true #2 contendor dengan bisnis syariah yang berdiri
      to support the bank’s retail business and become   sendiri pasca spin-off.
      true #2 syariah banking contender post spin-off


5. Rencana Penyertaan Modal
   Sejalan dengan visi mitra utama dalam pemberdayaan finansial keluarga Indonesia, ke depannya Perseroan
   memiliki aspirasi untuk memperluas bisnis di sepanjang ekosistem perumahan melalui:
   a. Pengembangan bisnis syariah melalui spin-off Unit Usaha Syariah (UUS).
   b. Perluasan bisnis asuransi melalui anak usaha asuransi jiwa dan/atau asuransi umum.
   c. Perluasan bisnis pembiayaan kendaraan melalui anak usaha multifinance.


     Memperhatikan posisi bisnis Perseroan yang fokus pada sektor perumahan, terdapat peluang bisnis yang dapat
     ditingkatkan dengan memaksimalkan potensi nasabah captive dan value chain properti. Untuk mewujudkan hal
     tersebut, diperlukan strategi pengembangan, diversifikasi, dan diferensiasi produk serta layanan secara fokus
     yang dilakukan melalui strategi pertumbuhan anorganik. Pada tahun 2025 aktivitas penyertaan modal difokuskan
     pada pengembangan bisnis syariah melalui spin-off Unit Usaha Syariah (UUS).




266      Laporan Tahunan 2025
Page 267
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




6. Penyertaan Modal pada Anak Usaha Asuransi Jiwa                      b. Jumlah lansia yang lebih tinggi dan meningkatnya
   dan/atau Asuransi Umum                                                 kesadaran akan tanggung jawab pribadi
   Pembentukan anak usaha asuransi jiwa dan/                              terhadap kesehatan dan masa pensiun, dengan
   atau asuransi umum direncanakan melalui skema                          porsi populasi berusia 50 tahun atau lebih dari
   penyertaan modal pada perusahaan asuransi/anak                         22,00% di 2023 menjadi 29,00% di tahun 2035.
   usaha asuransi yang telah berjalan atau pendirian                   c. Penetrasi asuransi jiwa di Indonesia (<2,00%)
   perusahaan baru. Perseroan menjadi pemegang                            masih merupakan yang terendah di antara
   saham pengendali dengan kepemilikan saham                              negara-negara Asia lainnya, dengan 1,00% Gross
   mayoritas (>50%). Proyeksi ke depannya, asuransi                       Written Premium (GWP) asuransi jiwa Indonesia
   masih berpeluang besar untuk berkembang                                sebagai persentase dari total PDB pada tahun
   di Indonesia dikarenakan makin banyaknya                               2022 dan USD40 GWP per kapita pada tahun
   masyarakat yang menyadari terkait pentingnya                           2022, jauh lebih rendah dibandingkan dengan
   asuransi.                                                              negara-negara lain di Asia (misalnya: TH sebesar
                                                                          ~USD270, MY sebesar ~USD463).
    Berikut hal-hal yang mendukung pertumbuhan                         d. Meningkatnya kesadaran akan perlindungan
    asuransi dalam beberapa tahun ke depan:                               terhadap risiko sehari-hari dan bencana,
    a. Meningkatnya         kemakmuran        cenderung                   mendorong permintaan terhadap produk
        mendorong permintaan akan produk wealth                           asuransi umum seperti asuransi kendaraan,
        protection dan accumulation dengan proyeksi                       properti, perjalanan, dan tanggung gugat. Hal
        persentase segmen affluent dan emerging                           ini didukung oleh pertumbuhan infrastruktur,
        affluent di Indonesia dari 18,00% populasi di 2023                kepemilikan aset, dan aktivitas ekonomi
        menjadi 27,00% dari populasi di tahun 2030.                       masyarakat yang semakin kompleks dan
                                                                          beragam.



                         Gambar Penetrasi Asuransi Jiwa di Indonesia Dibandingkan Negara-Negara Asia

                                 1,0        1,4        1,9       2,6            2,8         3,9            4,0           7,7




Penetrasi asuransi jiwa,
Total GWP sebagai % dari
total PDB (2022)



                                 42         49         77        337            67         463            274         6.368




Desitas asuransi jiwa,
GWP per kapita,
dalam USD (2022)

                              Indonesia   Filipina   Vietnam    China          India     Malaysia       Thailand    Singapura

Sumber: Internal BTN



    Memperhatikan peluang dan tantangan tersebut,                      Lebih     lanjut,   Perseroan       juga      dapat
    Perseroan perlu memperhatikan dan melakukan                        mempertimbangkan       untuk    mendirikan     atau
    analisis secara matang terkait pendirian anak                      menjalin kemitraan strategis dalam bidang
    usaha asuransi. Pendirian anak usaha asuransi jiwa                 asuransi umum guna memberikan perlindungan
    Perseroan sendiri bertujuan untuk meningkatkan                     atas aset-aset yang dibiayai, seperti rumah tinggal,
    wallet   nasabah      captive,  terutama   debitur                 apartemen, atau properti komersial. Produk-produk
    KPR, dengan melengkapi jasa keuangan yang                          asuransi umum seperti asuransi kebakaran, asuransi
    ditawarkan dan mendukung bisnis Perseroan                          kendaraan, hingga asuransi properti komersial
    dalam memberikan one stop shop solution kepada                     dapat menjadi pelengkap ekosistem layanan
    nasabah. Selain itu, pendirian anak usaha asuransi                 keuangan Perseroan dan membuka peluang bisnis
    jiwa juga dapat menjadi salah satu sarana cross                    baru yang sejalan dengan core bisnis perumahan
    selling penawaran asuransi kerugian kepada                         Perseroan.
    nasabah KPR, developer, dan mitra developer.


                                                                                                  Laporan Tahunan 2025         267
Page 268
04       Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




     Pengembangan anak perusahaan asuransi jiwa                         e. Memperoleh insurtech dan menawarkan small
     dan/atau asuransi umum sebagai salah satu fitur/                      ticket/perlindungan dasar jangka pendek
     fasilitas yang dimiliki Perseroan juga mendukung                      terutama di bidang kesehatan (misalnya mixed
     strategi integrasi vertikal layanan keuangan.                         benefit health dan rawat inap).
     Penjualan produk bancassurance melalui wealth
     management nasabah Perseroan, baik melalui                      7. Penyertaan Modal pada Anak Multifinance
     sekuritas maupun jaminan sekuritas, diharapkan                     Pembentukan anak usaha perusahaan multifinance
     dapat meningkatkan fee based income dan                            direncanakan melalui skema penyertaan modal
     memperluas penawaran produk, mengingat produk                      pada perusahaan multifinance yang telah berjalan
     bancassurance sebelumnya masih belum dimiliki                      atau pendirian perusahaan baru. Pendirian ini
     oleh Perseroan secara optimal.                                     bertujuan untuk memperluas pinjaman di luar basis
                                                                        nasabah saat ini, terutama pada kredit kendaraan
     Beberapa strategi yang akan dilakukan asuransi                     bermotor, nasabah non-bankable, nasabah yang
     jiwa dan/atau asuransi umum Perseroan:                             mempunyai pendapatan tidak tetap, dan lain-lain.
     a. Memanfaatkan keunggulan ekosistem Perseroan,                    Dalam persiapan pendirian perusahaan multifinance
         dengan memperluas penawaran kepada ~12,000                     nantinya Perseroan akan mempersiapkan hal-hal
         karyawan Perseroan dan anggota keluarga                        berikut guna mendukung keberlangsungan bisnis
         mereka (misalnya program retirement benefit                    anak perusahaan yaitu sebagai berikut:
         dan DPLK, LT disabilitas, pengangguran).                       a. Produk dan kebijakan multifinance.
     b. Memperluas penawaran kepada perusahaan-                         b. Kapabilitas risiko kredit untuk multifinance anak
         perusahaan value chain ekosistem perumahan                         perusahaan: penilaian kredit serta kebijakannya.
         Perseroan (misalnya menyediakan produk                         c. Sinergi Perseroan dan multifinance anak
         asuransi kepada karyawan mereka).                                  perusahaan: joint marketing dan joint credit
     c. Cross-selling asuransi kepada nasabah Existing                      operation.
         to Bank (ETB) dan New to Bank (NTB) melalui                    d. Peringkat investasi untuk anak perusahaan
         bundel produk (misalnya penawaran asuransi                         multifinance.
         jiwa untuk nasabah KPR).
     d. Membangun proposisi multi-channel pada                          Nantinya, Perseroan menjadi pemegang saham
         platform Perseroan.                                            pengendali dengan kepemilikan saham mayoritas
                                                                        (> 50%).


                                Gambar Potensi Multifinance Pembiayaan Kendaraan Bermotor


Total pembiayaan perusahaan multifinance di Indonesia
                                                                                                                    Rp triliun 2023
                                                                                                           Proporsi nasabah BTN


                                                                     Auto
                                                                                                                Agunan
            Segment                                 Roda 4                           Roda 2
                                                                                                                Properti
                                           Baru              Bekas           Baru             Bekas
 Affluent
 (Income <IDR550 jt p.a.)                   21,0              9,8              5,9              2,2                  1,6
  <1%

 Emerging affluent
 (Income >IDR150-550 jt p.a.)               54,2              12,5            14,9              4,5
  -3%
                                                                                                                    0,6
 Upper mass
 (Income >IDR30-150 jt p.a.)                42,0              28,5            29,8              7,0
  -19%

 Mass
 (Income up to IDR30 jt p.a.)               30,1              22,9            20,9              7,1                 0,0
  ~78%

 Total                                      ~147              ~78             ~72               ~20                 ~2,2

 2029F                                      ~176              ~110            ~88               ~50                 ~3,9

Sumber: Internal BTN




268        Laporan Tahunan 2025
Page 269
                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   Berdasarkan kajian tersebut di atas, beberapa area                  -   Menyediakan papan kurs di KC dan money
   yang berpotensi menjadi segmen Perseroan ke                             changer sehingga Informasi kurs realtime
   depannya adalah segmen mass, upper mass, dan                            terdapat di 6 (enam) KC devisa dan money
   emerging affluent pada kendaraan roda empat (baru                       changer.
   dan bekas) maupun kendaraan roda dua (baru).                     b. Mengembangkan produk untuk meningkatkan
   Kendaraan roda empat (4W) bersama dengan                            AUM Non DPK serta penjualan produk treasury
   kendaraan roda dua (2W) baru untuk segmen massal                    retail kepada nasabah Perseroan eksisting
   dan emerging affluent (kelas menengah yang                          maupun nasabah baru:
   sedang berkembang) mewakili peluang terbesar                        - Pengembangan product forex untuk nasabah
   dalam pasar (~90% dari total). Meningkatnya jumlah                      melalui program FX festival untuk menunjang
   konsumen yang bertransisi ke kelas menengah                             peningkatan volume dan frekuensi transaksi
   atas akan mendorong pertumbuhan penjualan                               retail forex.
   kendaraan roda empat (4W) dengan proyeksi                           - Pengembangan products bonds dan forex
   pertumbuhan penjualan sebesar 20,00%-40,00%,                            untuk nasabah korporasi melalui program
   mencapai sekitar 8 juta unit pada tahun 2030. Selain                    mini gathering dan market update untuk
   itu, Kendaraan roda empat (4W) dapat menjadi                            meningkatkan customer engagement and
   proposisi yang baik sebagai pelengkap bisnis KPR                        satisfaction.
   Perseroan, melengkapi pertumbuhan seiring dengan                 c. Meningkatkan brand awareness dan company
   siklus kehidupan konsumen.                                          image melalui money changer.
                                                                    d. Administrasi penyimpanan portofolio treasury
8. Strategi Retail Transaction                                         oleh BTN Custody.
   Pengembangan retail forex dan retail bond di tahun
   2025 difokuskan pada peningkatan kapabilitas,                9. Bidang Permodalan
   kualitas sumber daya manusia, penguatan struktur                Untuk       mendukung      penyaluran        strategi
   organisasi, dan pengembangan sistem dan produk                  pengembangan bisnis, dibutuhkan permodalan
   baru. Secara lebih detail, program kerja yang akan              yang      cukup     dengan    mempertimbangkan
   dilakukan di tahun 2025 sebagai berikut:                        pemenuhan kewajiban modal minimum sesuai
   a. Otomasi proses bisnis dan meningkatkan                       Basel III. Rencana penguatan permodalan tahun
       kualitas layanan                                            2025 akan diupayakan dari peningkatan modal
       - Terminal reuters sebagai sarana untuk                     tier-1 melalui laba ditahan/profitabilitas Perseroan
          melakukan transaksi forex sehingga dapat                 dan melakukan action plan tier-2 capital melalui
          meningkatkan fee based income dan                        pinjaman subordinasi (sub-ordinated loan) dan/
          pendapatan bunga.                                        atau perpanjangan pinjaman subordinasi yang
       - Pemeliharaan jaringan Bloomberg untuk                     jatuh tempo. Terkait dengan adanya rencana spin-
          B-Pipe Data, marketing data sevice dan                   off UUS, Perseroan direncanakan akan melakukan
          network access sehingga dapat menunjang                  penyertaan untuk mendukung pengembangan
          dalam melakukan transaksi di branch forex                bisnis syariah.
          KC devisa/money changer.


10. Strategi Infrastruktur Information Technology (IT)
    Strategi dan program kerja pengembangan infrastruktur TI tahun 2025 difokuskan untuk mendukung strategi
    bisnis pada pertumbuhan fee based income digital banking, pengembangan channel transaksi elektronik, dan
    otomatisasi proses front-end, serta back-end yang dirangkum sebagai berikut:


   Tabel Strategi Infrastruktur IT Tahun 2025

              Tema Strategi                                                  Inisiatif

    Digitize front-end applications and   a.   Meningkatkan kapabilitas transaction banking, termasuk fungsionalitas BTN
    back-end processes to improve              mobile dan cash-management system.
    customer experience and enhance       b.   Mendigitalkan customer journey end-to-end di seluruh produk consumer dan
    employee productivity                      SME lending.
                                          c.   Menerapkan digital flagship store dan memperluas cabang-cabang yang
                                               berorientasi digital dan mengutamakan digital.




                                                                                            Laporan Tahunan 2025         269
Page 270
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                Tema Strategi                                                         Inisiatif

      Rencana Pengembangan Produk              a.   Deposito dan DOC Tanpa Bilyet
      Bank Baru (RPPB)                         b.   Tabungan Emas
                                               c.   BTN Siap Plus
                                               d.   Paylater
                                               e.   Credit Card
                                               f.   Virtual Debit Card
                                               g.   QRIS Cross Border
                                               h.   QRIS Customer Presented Mode
                                               i.   KPR Rent to Own
                                               j.   KPR Serbu Desa

      Funding Engine                           a.   Tabungan dan Deposito Valas Ritel (EUR, GBP, dan 4 currency lainnya).
                                               b.   Global Debit Card
                                               c.   Wealth Management System Fase 2

      Shariah                                  a.   PSAK 413
                                               b.   BTN Mobile Syariah Fase 2
                                               c.   Treasury System
                                               d.   FOS Consumer
                                               e.   i-Loan System Tapera API versi 2
                                               f.   Centralized Document Collateral
                                               g.   H2H Insurance
                                               h.   Dashboard Performance Management Review
                                               i.   Integration BTN Property
                                               j.   Tabungan Emas Digital
                                               k.   QRIS Merchant
                                               l.   Poin Spekta
                                               m.   Reporting One Platform

      Housing Ecosystem                        a.   Platform untuk joint finance dan channeling.
                                               b.   Pengembangan H2H Tapera

      Full Banking                             a.   Enhancement BTN Mobile
                                               b.   Enhancement CMS
                                               c.   Enhancement IB Business
                                               d.   Enhancement/Replatform BTN Properti
                                               e.   Pre-Approval KAR Ultimate for BTN mobile account with proxy income
                                               f.   Loyalty point AUM based
                                               g.   MCY, Deposito Plus, SIAP Plus, Investa Plus, Juara dan Tabungan Bisnis via BTN
                                                    Mobile

      Digitize Frontback                       a.   Enhancement BTN Laku
                                               b.   Enhancement i-Loan
                                               c.   H2H Penjaminan, klaim kredit dan restrukturisasi KUR
                                               d.   Digitalisasi proses bisnis kredit komersial dan corporate
                                               e.   CLAPS, LPA Live with ArcGIS, Big Data Perusahaan OTS, Sistem Pengelolaan
                                                    Pembayaran Appraisal dan LPA
                                               f.   Booking Form App
                                               g.   Management stock non pembiayaan

      Sales Structure                          a.   Penambahan voice interactive banking assistant
                                               b.   Customer data platform
                                               c.   Monitoring limit facility cash and non cash loan
                                               d.   Sistem Monitoring QR Code

      Banking Platform                         a.   New BDS
                                               b.   Modernisasi CBS
                                               c.   Enterprise finance system
                                               d.   Digital branch include digital issuance kartu ATM/debit, Modernisasi Pinpad
                                               e.   Upgrade system contact center dengan penambahan fungsi CRM
                                               f.   iRekon Berbasis AI
                                               g.   Transaction monitoring

      Branch Productivity                      a.   Integrated customer care system (service and performance monitoring)
                                               b.   SPN Enhancement
                                               c.   Management User SSO
                                               d.   Cash Center Management System
                                               e.   Integrated Report Register
                                               f.   Consumer Loan Center
                                               g.   Simplifikasi Produk Tabungan
                                               h.   Fraud Detection System
                                               i.   Dana Jaminan PPJB




270       Laporan Tahunan 2025
Page 271
                                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




11. Strategi IT Security
    Pengembangan IT terkait security sejalan telah dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI)
    2025-2029 yang mengangkat tema Security by Design untuk meningkatkan keamanan sistem dan aplikasi
    Perseroan, antara lain peningkatan cybersecurity, implementasi identity and access management, dan peningkatan
    infrastructure security . Sejalan dengan inisiatif tersebut aktivitas yang akan dilaksanakan antara lain yaitu Pemenuhan
    UU PDP No 27 Tahun 2022, availability security infrastruktur, peremajaan teknologi, pemenuhan compliance
    regulator, tata kelola akses data, dan pengguna serta mitigasi terhadap fraud serta penyalahgunaan transaksi
    (aktivitas pencucian uang dan perjudian).


   Tabel Strategi IT Security Tahun 2025

          Tema Strategi                                                      Inisiatif

    Penguatan Keamanan dan        a.   Peningkatan Cybersecurity yang berfokus pada peningkatkan keamanan BTN dan ketahanan
    Ketahanan Siber                    siber terhadap insiden dan ancaman melalui penerapan sistem baru sesuai dengan best
                                       practice dan ketentuan regulator.
                                  b.   Implementasi Identity and Access Management yang menitikberatkan kepada perancangan
                                       platform terpusat untuk mengelola Identity & Access Management (IAM) dan Customer
                                       Identity & Access Management (CIAM) guna meningkatkan ketahanan dan keamanan siber.
                                  c.   Peningkatan Infrastructure Security yang berorientasi kepada peningkatan posture
                                       keamanan infrastruktur security untuk mendukung penguatan ketahanan dan keamanan
                                       siber dari insiden dan ancaman melalui penerapan sistem baru sesuai dengan best practice.


12. Bidang Penerapan Governance, Risk and Compliance
    a. Bidang Penerapan Governance                                           b) Penyusunan        kebijakan  tata    kelola
       Sejalan dengan GRC Roadmap BTN 2025-2029,                                 terintegrasi.
       telah dilakukan penyusunan roadmap Tata                            2) Memperkuat        IT     governance     untuk
       Kelola BTN 2025-2029 mulai dari peningkatan                           mendukung operational excellence
       struktur tata kelola, penguatan proses bisnis tata                    a) Pengembangan integrasi system IT
       kelola, penguatan kualitas outcome tata kelola,                           pengelolaan Conflict Of Interest (COI).
       dan tata kelola berkelanjutan dengan tema                          3) Memperkuat governance capability and
       utama “Governance Business For Sustainable                            culture untuk mendukung GRC Culture.
       Growth” melalui 5 (lima) fokus area GCG                               a) Memperkuat program budaya anti
       Roadmap yaitu sebagai berikut:                                            gratifikasi.
       - Memperkuat governance structure and                              4) Memperkuat governance standard untuk
           governance process untuk bisnis Perseroan.                        perbaikan berkelanjutan:
       - Memperkuat governance yang terintegrasi.                            a) Penguatan implementasi ISO SMAP.
       - Memperkuat           IT  governance       untuk                     b) Implementasi ISO governansi Perseroan.
           mendukung operational excellence.                                 c) Penguatan implementasi compliance
       - Memperkuat governance capability and                                    assessment SMAP.
           culture untuk mendukung GRC culture.                              d) Implementasi        program     kepatuhan
       - Memperkuat governance standard untuk                                    persaingan usaha.
           perbaikan berkelanjutan.                                          e) Penguatan implementasi governansi
                                                                                 dalam ESG.
       Adapun program kerja tahun 2025 atas masing-                          f) Pemeringkatan dan penilaian ACGS, CGPI,
       masing fokus area GCG Roadmap yaitu:                                      SPI.
       1) Memperkuat governance yang terintegrasi
          a) Penguatan struktur organisasi dalam tata
             kelola terintegrasi.

       Tabel Strategi Bidang Governance Tahun 2025

                     Tema Strategi                                                       Inisiatif

        Memperkuat governance yang terintegrasi     a.   Penguatan struktur organisasi dalam tata kelola terintegrasi.
                                                    b.   Penyusunan kebijakan tata kelola terintegrasi.

        Memperkuat IT governance untuk              Pengembangan integrasi sistem IT pengelolan COI.
        mendukung operational excellence

        Memperkuat governance capability and        Memperkuat program budaya anti gratifikasi.
        culture untuk mendukung GRC culture




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025          271
Page 272
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                       Tema Strategi                                                          Inisiatif

         Memperkuat governance standard untuk                a.   Penguatan implementasi ISO SMAP.
         perbaikan berkelanjutan                             b.   Implementasi ISO governansi Perseroan.
                                                             c.   Penguatan implementasi compliance assessment SMAP.
                                                             d.   Implementasi program kepatuhan persaingan usaha.
                                                             e.   Penguatan Implementasi governansi dalam ESG.
                                                             f.   Pemeringkatan dan penilaian ASEAN Corporate Governance Scorecard
                                                                  (ACGS), Corporate Governance Perception Index (CGPI), dan Survei
                                                                  Penilaian Integritas (SPI).




     b. Bidang Penerapan Compliance
        Dalam      rangka    meningkatkan    ketahanan                            c. Membangun         dan      mengembangkan
        operasional untuk mendukung pertumbuhan                                      framework data privacy untuk memastikan
        bisnis Perseroan dan untuk mendukung                                         kepatuhan atas ketentuan dan regulasi
        terciptanya budaya kepatuhan pada setiap                                     terkait data pribadi yang didukung dengan
        tingkatan organisasi dan kegiatan usaha                                      data privacy management system untuk
        Perseroan, maka telah dilakukan penyusunan                                   memastikan pemantauan secara real time
        GRC Roadmap BTN 2025-2029 terkait dengan                                     dan terintegrasi ke seluruh proses bisnis dan
        pelaksanaan fungsi kepatuhan Perseroan yaitu                                 layanan.
        sebagai berikut:                                                          d. Penguatan struktur organisasi IT compliance
        a. Mengembangkan regulatory compliance                                       yang mengakomodasi fungsi advisory,
            system untuk memitigasi risiko kepatuhan                                 governance and reporting, serta assurance.
            akibat belum terpenuhinya compliance                                  e. Penguatan tata kelola pelaporan APU PPT,
            obligation pada setiap peraturan regulator                               dan PPPSPM dan kepatuhan Perseroan
            yang diterbitkan.                                                        melalui peningkatan kompetensi pegawai,
        b. Mengembangkan compliance dashboard                                        dukungan sistem informasi manajemen yang
            terintegrasi dengan fraud detection system                               terintegrasi, pemanfaatan teknologi terkini
            sehingga menjadi real time dan embedded                                  untuk meningkatkan kualitas pelaporan ke
            ke proses bisnis serta dikembangkan secara                               regulator.
            berkelanjutan.


        Tabel Strategi Bidang Compliance Tahun 2025

                     Tema Strategi                                                          Inisiatif

         Penguatan fungsi kepatuhan Perseroan           a.    Regulatory compliance system.
         terhadap regulator dan mitigasi risiko         b.    Integrated compliance dashboard with fraud detection system.
         kepatuhan secara berkelanjutan.

         Membangun budaya sadar                         a.    Membangun data privacy framework.
         pelindungan data pribadi sebagai Top           b.    Melakukan penguatan struktur organisasi Data Protection Officer (DPO).
         of Mind BTNers.                                c.    Menyusun dan melaksanakan program data privacy awareness.
                                                        d.    Mengembangkan sistem untuk melakukan otomasi proses terkait
                                                              pelindungan data pribadi, seperti sentralisasi consent, monitoring
                                                              permintaan subjek data pribadi, serta Record of Processing Activities
                                                              (ROPA) dan pelaksanaan Data Protection Impact Assessment (DPIA).
                                                        e.    Mengembangkan data privacy term report dan annual report.

         Penguatan IT Compliance dalam                  Penguatan struktur organisasi IT compliance yang mengakomodir fungsi
         penerapan kepatuhan IT Perseroan.              advisory, governance and reporting, serta assurance.

         Penerapan APU PPT, dan PPPSPM dalam            a.    Penguatan proses monitoring laporan ke regulator dan analisa transaksi
         mendukung bisnis bank berkelanjutan.                 keuangan secara sistem.
                                                        b.    Mendukung pertumbuhan bisnis melalui hasil analisa transaksi.
                                                        c.    Seamless Integration of an AML CFT Systems.
                                                        d.    Pemanfaatan artificial intelligence/machine learning pada Sistem APU PPT,
                                                              dan PPPSPM (AML CFT sistem baru).
                                                        e.    Meningkatkan kualitas SDM dan sistem yang digunakan dalam melakukan
                                                              analisa transaksi dan meningkatkan kapabilitas pegawai melalui sertifikasi
                                                              data analisis untuk penerapan program pencegahan pencucian uang,
                                                              pendanaan terorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah
                                                              massal.
                                                        f.    Meningkatkan kualitas pelaporan penerapan program APU PPT, dan PPPSPM.
                                                        g.    Penguatan kebijakan, prosedur dan infrastruktur penerapan program APU
                                                              PPT, dan PPPSPM ke seluruh jaringan kantor dan perusahaan anak.



272      Laporan Tahunan 2025
Page 273
                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




13. Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
    Strategi pengembangan SDM Perseroan dalam menunjang pengembangan bisnis serta mewujudkan Perseroan
    sebagai One of Home of Indonesia’s Best Talent, dilakukan sejalan dengan human capital framework Perseroan
    yaitu:


   Tabel Strategi Bidang Sumber Daya Manusia Tahun 2025

               Tema Strategi                                                        Inisiatif

    Enhance branch and salesforce              a.   Meningkatkan indikator KPI, metrik produktivitas sales, dan struktur insentif
    productivity with revamped                      individu untuk mendorong pencapaian target dan memperkuat organisasi
    performance management and                      sales.
    capability building approach.              b.   Mendirikan sales academy dengan program pembangunan kapabilitas dan
                                                    pendekatan pelaksanaan training yang telah dirubah.

    Improve reliability of banking platforms   a.   Mengisi talent gap yang penting dalam fungsi teknologi utama.
    and accelerate modernization of tech       b.   Mengoptimalkan demand management dan alokasi sumber daya.
    capabilities; drive build and adoption     c.   Meningkatkan kapasitas dan keahlian tim dengan merekrut data scientist
    of advanced AI assets.                          untuk memperluas kapasitas DMD.

    Build Strong HC Learning and               a.   Mengoptimalisasi peran human capital business partner sebagai mitra
    Development Engine and Optimize HC              strategis bisnis.
    Advisory Function to Support Business      b.   Penyelarasan workforce posture sehingga sejalan dengan strategi bisnis
    Strategy and Sustainable Funding.               yaitu meningkatkan proporsi sales khususnya funding serta digital workforce
                                                    (IT, data analytic, dan digital).
                                               c.   Pengembangan skema rekrutmen dari outsource ke pegawai dengan
                                                    berdasarkan kinerja outsource yang unggul.
                                               d.   Mengembangkan kapabilitas sales dengan mengembangkan sales academy
                                                    khususnya pada lini bisnis funding.
                                               e.   Mengakselerasi kapabilitas pegawai IT, digital, analytic, risk management, dan
                                                    collection.
                                               f.   Melakukan Re-invent BTN DNA (untuk semua BTNers dan leadership role).
                                               g.   Menyempurnakan KPI Sales sehingga lebih fokus.
                                               h.   Mengembangkan perhitungan produktivitas sales.
                                               i.   Mengembangkan pilar dan program budaya digital dan memperkuat budaya
                                                    sales dan GRC.
                                               j.   Pengembangan HCIS Fase 3 (advanced people analytics dan digital workforce
                                                    planning)
                                               k.   Implementasi personal cost planning tahap 1: HC Cost sebagai baseline
                                                    productivity measurement dan komponen CIR dalam self funded incentives.



14. Bidang Pengembangan Jaringan Kantor
    Strategi bidang pengembangan jaringan kantor di                      b. Meminimalisasi aktivitas relokasi kantor guna
    tahun 2025 sebagai berikut:                                             menekan biaya operasional. Relokasi outlet
    a. Pengembangan jaringan kantor tahun 2025                              dapat dilakukan terbatas pada kondisi-
        masih berpedoman pada analisa branch                                kondisi tertentu di mana tidak dapat dilakukan
        productivity. Perhitungan branch productivity                       perpanjangan di gedung eksisting maupun
        digunakan untuk melihat efektivitas fungsi                          adanya kondisi force majeure.
        jaringan kantor baik dari sisi pelayanan                         c. Optimalisasi peran kantor cabang sebagai
        maupun       bisnis  berdasarkan   6     (enam)                     pusat penghimpunan bisnis dana pihak
        indikator, yaitu posisi CASA dan deposito ritel,                    ketiga, pengembangan jaringan kantor yang
        realisasi kredit konsumer dan SME, Number of                        berfokus pada segmen emerging affluent, serta
        Account (NOA) funding and lending, fee based                        penyesuaian jaringan kantor sesuai dengan
        income, transaksi, dan laba. Analisa dari hasil                     POJK terbaru.
        perhitungan branch productivity tersebut akan                    d. Pada      tahun    2025   ini,  akan  dilakukan
        menjadi dasar keputusan-keputusan dalam                             standardisasi jaringan kantor sejalan dengan
        melakukan pengembangan jaringan kantor                              inisiatif internalisasi proposisi atas rencana
        seperti pembukaan baru, peningkatan status,                         digital branch.
        relokasi, dan penutupan jaringan kantor.                         e. Resume pengembangan jaringan di tahun 2025,
                                                                            dengan rincian sebagai berikut:




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025          273
Page 274
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




      Tabel Rencana Pengembangan Jaringan Kantor Tahun 2025

                                Rencana Pengembangan Jaringan Kantor                              Jumlah

        PEMBUKAAN BARU JARINGAN KANTOR                                                                28

        Kantor Wilayah                                                                                 1

        Kantor Cabang Pembantu (KCP) Konvensional                                                     13

        Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS)                                                          8

        Digital Branch                                                                                 6

        PENINGKATAN STATUS                                                                             1

        KCPD menjadi Kantor Cabang Digital                                                             1

        PENINGKATAN STATUS                                                                             2

        KCP menjadi Kantor Cabang Konvensional (KC)                                                    1

        KCPS menjadi Kantor Cabang Syariah (KCS)                                                       1

        RELOKASI KANTOR                                                                               31

        Kantor Wilayah                                                                                 2

        Kantor Cabang                                                                                  6

        Kantor Cabang Pembantu Konvensional (KCP)                                                     21

        Kantor Cabang Syariah (KCS)                                                                    1

        Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS)                                                          1

        PENUTUPAN                                                                                      6

        Kantor Cabang Pembantu Konvensional (KCP)                                                      6

        Total                                                                                         68




15. Rencana Belanja Modal
    Dalam rangka perluasan bisnis dan pengembangan               -   Pembangunan Learning Center Dago (Tahap
    usaha, direncanakan belanja modal, yaitu:                        2) dengan anggaran sebesar Rp137,36 miliar
    a. Pembelian tanah                                           -   Pembangunan Kantor Cabang Kebon Jeruk
       - Kantor Wilayah Sumatera dengan nilai                        dengan anggaran sebesar Rp115,42 miliar.
           sebesar Rp102,56 miliar
       - Syariah Center Tanah Abang dengan nilai
           sebesar Rp56,50 miliar                         Aspek Pemasaran
       - KC Bangkalan dengan nilai sebesar Rp46,40
           miliar                                         Strategi Pemasaran
       - KC Cikarang (Deltamas) dengan nilai sebesar
           Rp41,76 miliar.                                Untuk     mendukung       upaya    Perseroan    dalam
    b. Pembangunan/Renovasi        gedung/bangunan        meningkatkan keunggulan bersaing di tengah dinamika
       kantor                                             industri yang semakin kompetitif, diperlukan adanya
       - BTN Eco Park di Gandul (Kontraktor) dengan       strategi pemasaran yang terstruktur dan terintegrasi
           anggaran sebesar Rp274,46 miliar.              sebagai pedoman dalam pengelolaan serta pemasaran
       - Pembangunan Kantor Cabang Kelapa                 produk. Strategi pemasaran tersebut tidak hanya
           Gading Square dengan sebesar Rp142,74          berfungsi sebagai acuan dalam pelaksanaan aktivitas
           miliar                                         pemasaran, tetapi juga memberikan arah yang jelas
       - Pembangunan Learning Center Dago (Tahap          bagi jalannya bisnis Perseroan agar selaras dengan visi,
           1-Kontraktor) dengan anggaran sebesar          misi, dan tujuan jangka panjang Perseroan.
           Rp90,45 miliar




274     Laporan Tahunan 2025
Page 275
                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Umbrella Campaign

Umbrella campaign adalah strategi komunikasi pemasaran payung besar yang menyatukan berbagai produk,
layanan, dan aktivitas promosi di bawah satu ide utama (big idea) serta satu pesan inti yang konsisten. Sebagai
bagian dari implementasi strategi pemasaran Perseroan, konsep ini dituangkan dalam umbrella campaign 2020–
2025 dengan tagline “Hidup Gak Cuma Tentang Hari Ini (HGCTHI)”, yang menekankan peran Perseroan dalam
mendukung nasabah tidak hanya untuk kebutuhan saat ini, tetapi juga dalam merencanakan masa depan.




                                               Umbrella Campaign




      2020                                  2022                                       2024

    HGCTHI                                HGCTHI                                     HGCTHI
      Memberi                          BTN menyediakan                                Mimpi besar,
  pandangan baru         2021          solusi nyata untuk         2023                 dicapai dari            2025
   tentang prinsip                       progress dalam                               langkah kecil
    You Only Live                         hidup dalam                                hari ini. Mimpi
  Once demi masa       HGCTHI             berbagai hal         HGCTHI              besar untuk masa          HGCTHI
  depan yang lebih    BTN melangkah     (mulai memiliki     Sekarang waktunya     depan, dimulai dari
                                                                                                          Hidup Gak Cuma
     terencana.       bersama kaum     rumah, investasi,      BTN mendukung        langkah kecil hari
                                                                                                           Tentang Hari Ini
                     muda merengkuh    dan menyiapkan         dan memberikan      ini untuk atur uang
                        optimisme:       dana pensiun)      jalan pada nasabah         sampal KPR
                                        yang terintegrasi    untuk lebih berani
                          Berani
                                         secara singkat        bertindak, tidak
                       menghadapi
                      dan menyiasati                            menunda lagi
                     tantangan masa                         dalam memiliki aset
                           kini.




Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut,                      - BTN Private (September sampai dengan Oktober
campaign plan 2025 dirancang sebagai strategi                      2025)
perencanaan promosi Perseroan sepanjang tahun                3. Secondary Lending Side:
2025, yang bertujuan untuk mengoptimalkan efektivitas           - balé Pinjam (April sampai dengan Mei 2025)
komunikasi    pemasaran,    menyelaraskan    seluruh            - balé Properti (April sampai dengan Mei 2025)
aktivitas promosi dengan pesan utama umbrella                   - balé Properti (September sampai dengan
campaign, serta memastikan setiap kanal dan program                Desember 2025)
dapat memberikan dampak maksimal bagi nasabah                4. Festive Campaign
dan pertumbuhan bisnis Perseroan.                               - Promo HUT Ke-75 BTN (Februari 2025): moment
                                                                   of truth HUT Ke-75 BTN
Campaign Plan 2025                                              - Promo Ramadan dan Idulfitri 1446 H (Maret
                                                                   sampai dengan April 2025): Moment of Truth
Campaign plan 2025 merupakan strategi perencanaan                  Ramadan dan Idulfitri 1446 H
promosi Perseroan selama tahun 2025, dengan                     - Promo HUT Ke-80 Republik Indonesia (Agustus
mengoptimalkan media konvensional dan media                        2025): Moment of Truth HUT Ke-80 Republik
digital, Out-Of-Home (OOH) serta berbagai kegiatan                 Indonesia
aktivasi, yang terbagi pada kategori:                           - Promo HUT Ke-49 KPR BTN: Moment of Truth HUT
1. Primary (hero campaign): balé by BTN                            Ke-49 KPR BTN
2. Secondary Funding Side:                                   5. Always On
    - balé Bisnis (April sampai dengan Mei 2025)                Merupakan optimalisasi publikasi dan pemasaran
    - Plus by BTN (Mei sampai dengan Juni 2025)                 melalui media digital, baik itu sebagai upaya call
    - balé Korpora (Junisampai dengan Juli 2025)                to action maupun membangun awareness terkait
    - BTN Prospera (Juli sampai dengan Agustus 2025)            produk tersebut.
    - BTN Payroll (Agustus sampai dengan September
        2025)




                                                                                           Laporan Tahunan 2025          275
Page 276
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




       CAMPAIGN                              Plan 2025

                            Jan          Feb         Mar         Apr        Mei           Jun         Jul        Agu            Sep        Okt         Nov          Des




           Primary




           Lending
           Side



           Festive                                                                                                                                                 HUT
                                          HUT      Ramadan                                                        HUT
                                                                                                                                                                  ke-49
           Campaign                    ke-75 BTN    Idul Fitri                                                  ke-79 RI
                                                                                                                                                                 KPR BTN




                            •   Produk & promo e-Channel BTN (Balé by BTN, EDC dan ATM)   •   Balé Korpora                        •   Produk & program KUR serta KUMK
                            •   Produk & promo Kartu Debit BTN Visa                       •   Balé Poin                           •   Produk, program & jasa BTN Lainnya
                            •   Tabungan BTN, BTN Siap! & e-Deposito, multi currency      •   Balé Agen                           •   Corporate communication
           Always On        •   Tabungan BTN Bisnis & Balé Bisnis                         •   Layanan & program BTN Prioritas     •   Festive
                            •   KPR (subsidi & nonsubsidi) & Balé Properti                •   Produk & program KAR & KRING        •   Produk & program syariah
                            •   BTN Payroll                                               •   Produk pembiayaan kredit            •   Government communication
                            •   BTN Paylater                                                  komersial                           •   Giro & deposito lembaga




Sebagai bagian dari campaign plan 2025, hero campaign plan kemudian difokuskan sebagai program unggulan
yang menonjolkan pesan inti umbrella campaign, sehingga menjadi sorotan utama dalam implementasi promosi,
meningkatkan awareness, engagement, dan positioning Perseroan di mata masyarakat, serta menjadi penggerak
bagi seluruh aktivitas pemasaran lainnya.


Hero Campaign Plan 2025

Hero campaign plan adalah rencana strategis untuk melaksanakan kampanye unggulan yang menjadi sorotan
utama dalam periode promosi tertentu. Hero campaign berfungsi sebagai program flagship yang menonjolkan
pesan inti dari umbrella campaign, sehingga dapat menarik perhatian publik, memperkuat brand awareness, dan
mendorong engagement secara lebih fokus.


Hero campaign Perseroan pada tahun 2025 adalah balé by BTN, yang dilakukan dengan mengoptimalkan media
konvensional, Out-of-Home (OOH), dan media digital.


1.   Grand Launching balé by BTN pada platform media
     1.1 Launching di Media Sosial

      No         Platform                                                                 Bukti Penayangan

       1     Instagram




276        Laporan Tahunan 2025
Page 277
                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




No      Platform   Bukti Penayangan

2    YouTube




3    Facebook




4    TikTok




                                        Laporan Tahunan 2025          277
Page 278
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




      No         Platform                                                 Bukti Penayangan

       5     X




     1.2 Banner di beberapa media pemberitaan

      No      Nama Media                                                  Bukti Penayangan

       1     Kompas




                                    https://money.kompas.com/read/2025/02/09/112400226/volume-transaksi-di-bale-by-btn-tembus-rp-6-6-
                                    triliun-per-bulan?page=all



       2     Republika




                                    https://ekonomi.republika.co.id/berita/sred69370/luncurkan-superapps-bale-btn-tarik-100-ribu-pengguna-
                                    baru-per-bulan%C2%A0




278        Laporan Tahunan 2025
Page 279
                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




No    Nama Media                                          Bukti Penayangan

3    Antara News




                   https://beritaja.com/menteri-pkp-tapera-bermanfaat-bagi-rakyat-indonesia-beritaja-278343.html



4    Viva




                   https://www.viva.co.id/bisnis/1796955-ultah-ke-75-btn-luncurkan-super-app-bale-by-btn



5    Kumparan




                   https://kumparan.com/kumparanbisnis/btn-resmi-luncurkan-superapps-bale-volume-transaksi-tembus-
                   rp-6-6-t-24SzFoehSpS




                                                                                          Laporan Tahunan 2025          279
Page 280
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




      No      Nama Media                                                  Bukti Penayangan

      6      Investor




                                   https://investor.id/finance/388717/hut-ke75super-app-btn-resmi-meluncur



      7      Metro TV News




                                   https://metrotvnews.com/read/NQACY6MM-dongkrak-dpk-btn-bidik-5-juta-pengguna-super-app-hingga-
                                   akhir-2025



      8      IDN Times




                                   https://www.idntimes.com/business/finance/masuk-usia-75-tahun-btn-resmi-rilis-super-app-bale-by-btn-
                                   00-brqf5-l8dmqg




280        Laporan Tahunan 2025
Page 281
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




    No    Nama Media                                             Bukti Penayangan

     9   Kontan




                           https://keuangan.kontan.co.id/news/btn-resmi-merilis-bale-super-apps-targetkan-raih-5-juta-pengguna-
                           di-2025



    10   IDX Channel




                           https://www.idxchannel.com/banking/bbtn-resmi-luncurkan-bale-by-btn-bidik-hingga-5-juta-pengguna-
                           di-2025




2. Event Grand Launching balé by BTN




                                                                                                Laporan Tahunan 2025          281
Page 282
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




3. Placement pada Media Konvensional dan Digital
   3.1 Placement Konvensional

      No                      Nama Media                            Periode                          Size

       1      Koran Kompas                                     07 Februari 2025                    Full page

       2      Koran Kontan                                     07 Februari 2025                    Full page


      No                     Nama Campaign                Tipe Media          Nama Media              Periode

       1      Placement SF di Shihab & Shihab                 TV                  Indosiar         1-30 Maret 2025

                                                                              Mahaka
       2      Placement lagu balé by BTN di Radio           Radio                                  10-28 Maret 2025
                                                                        (Gen FM dan Jam FM)

       3      Placement balé by BTN di Acara KURMA            TV               Kompas TV           6-30 Maret 2025

       4      Placement balé by BTN di WCQ                    TV                    RCTI             5 Juni 2025

       5      Placement balé by BTN di Built in Arisan        TV                  Trans 7         8-29 Agustus 2025

                                                                                                    12 Agustus-30
       6      Placement balé by BTN di Radio (9 kota)       Radio                   RMI
                                                                                                   September 2025

       7      Placement balé by BTN Loose Spot                TV                  Trans 7        3-30 September 2025

       8      Placement balé by BTN Loose Spot                TV                  Trans 7         1-10 Oktober 2025

                                                                              Harian Rakyat
       9      Placement Jaket Ads di Media Cetak            Koran                                  21 Oktober 2025
                                                                                Merdeka

                                                                                                     25 Oktober-
      10      Placement KPR Bersubsidi di TV                  TV                  Metro TV
                                                                                                  3 November 2025

       11     Placement KPR Bersubsidi di TV                  TV                   CNBC          3-8 November 2025

                                                                                                  17 Desember 2025-
      12      Placement balé x Ancol di Radio               Radio                   RMI
                                                                                                     4 Januari 2026

              Placement Campaign BTN di TV dalam rangka                                           2 Desember 2025-
      13                                                      TV                  TVOne
              HUT ke-49 KPR BTN                                                                     16 Januari 2026



     3.2 Placement Digital

      No                      Nama Media                                               Phase

      PREMIUM PUBLISHER

       1      Detik                                                                  Awareness

       2      Kompas                                                                 Awareness

       3      IDN Times                                                              Awareness

       4      Kumparan                                                               Awareness

      KOL DAN AGREGATOR

       1      Detik                                                                  Awareness




282         Laporan Tahunan 2025
Page 283
                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




 No                Nama Media                  Phase

SOSIAL MEDIA DAN BANNER

  1   Meta                           Awareness and Consideration

  2   Google                                 Awareness

  3   TikTok                         Awareness and Consideration

  4   Ad Network                     Awareness and Consideration

  5   Twitter                               Consideration




3.3 Branding Pada Media Luar Ruang




                                                     Laporan Tahunan 2025          283
Page 284
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




4. HUT ke-75 BTN dan BTN RUN




5. BTN Jakarta International Marathon (BTN Jakim) 2025




284     Laporan Tahunan 2025
Page 285
                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




6. Kerja Sama Klub Bola Liga Indonesia




7. HUT ke-49 KPR BTN




                                           Laporan Tahunan 2025         285
Page 286
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Komunikasi 360°

Komunikasi 360° adalah strategi pemasaran dan komunikasi yang menjangkau audiens secara menyeluruh melalui
berbagai kanal dan touchpoint, sehingga pesan yang disampaikan konsisten di seluruh titik interaksi dengan
konsumen. Strategi ini memastikan bahwa setiap elemen komunikasi baik iklan, digital, media sosial, event, public
relations, maupun promosi penjualan yang saling terintegrasi dan mendukung tujuan brand secara keseluruhan.



               “Leading partner in empowering the financials of Indonesian families”


         Above The Line (ATL) Marketing                                 Below The Line (BTL) Marketing

       • Target audience yang luas                                   • Target audience terbatas
       • Lebih menjelaskan sebuah konsep atau                        • Media atau kegiatan memberikan kesempatan
         ide. Tidak ada interaksi langsung dengan                      bagi audience untuk berinteraksi bahkan action
         audience.                                                     membeli.




                                       Majalah/                                              Point of Sale        Direct
          TV            Radio                           OOH/ DOOH            Event            Materials          Marketing
                                        Koran
                                                                                           (Poster/Leaflet)   (Mail/SMS/WA Blast)




          Through the Line (TTL) Marketing melibatkan penggunaan strategi pemasaran ATL & BTL Tren konsumen baru-baru
         ini di pasar membutuhkan integrasi strategi ATL & BTL untuk hasil yang lebih baik. Periklanan 360º dimana kampanye
      dikembangkan dengan visi membangun merek serta konversi/akuntabel. Digital Marketing termasuk dalam TTL Marketing,
                                            karena menggabungkan ATL & BTL Marketing




Di samping menerapkan strategi pemasaran secara                     segmen, serta pemanfaatan data dan platform digital.
menyeluruh seperti dijelaskan sebelumnya, Perseroan                 Dalam kerangka tersebut, segmen korporasi menjadi
juga mengimplementasikan strategi khusus untuk                      pilar penting yang juga harus menjaga pertumbuhan
pemasaran produk dan layanan, dengan tujuan                         aset dan pendapatan sekaligus memastikan integrasi
mendorong peningkatan pangsa pasar setiap produk                    layanan. Untuk menyelaraskan hal tersebut, berikut upaya
dan jasa yang ditawarkan. Lebih dari itu, Perseroan                 berupa strategi pemasaran untuk produk kredit korporasi
senantiasa meningkatkan efektivitas kerja sama dengan               sepanjang tahun 2025 dengan rincian sebagai berikut:
berbagai mitra dalam rangka memperluas jangkauan                    1. Growth
pemasaran sekaligus mendorong pengembangan                              Pertumbuhan portfolio kredit yang berkelanjutan
produk baru yang inovatif dan sesuai kebutuhan                          baik cash loan maupun non cash loan melalui
nasabah, sehingga mendukung pertumbuhan bisnis                          diversifikasi sektor dengan tetap mengacu pada
yang berkelanjutan.                                                     portfolio guideline tahun 2025.
                                                                    2. Expand
Strategi Pemasaran Kredit Korporasi                                     Peningkatan transaksi non cash loan untuk
                                                                        menumbuhkan fee based income.
Tahun 2025 merupakan tahun awal dari implementasi                   3. Elevate
visi dan misi Perseroan 2025-2029, di mana Perseroan                    Optimalisasi trickle down business debitur segmen
menempatkan       fokus  pada    penguatan    fondasi                   korporasi. Adanya implementasi Client Service
pendanaan, perluasan value proposition produk, serta                    Team (CST) yang dirancang untuk menyediakan
pengembangan full banking offerings untuk mendukung                     end to end solution bagi nasabah korporasi dengan
kualitas pelayanan yang lebih baik. Transformasi ini                    mempertimbangkan customer profitability secara
diperkuat salah satunya melalui peningkatan kapasitas                   menyeluruh.
dan kapabilitas wholesale banking, kolaborasi lintas




286      Laporan Tahunan 2025
Page 287
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Strategi Pemasaran Kredit Komersial                         b. Kolaborasi Strategis dengan Agen Properti
                                                               (Strategi D2C)
Perseroan melakukan beberapa strategi pemasaran                Perseroan secara aktif menjalin kolaborasi
untuk produk kredit komersial selama tahun 2025 yakni          dengan agen properti, baik skala nasional
sebagai berikut:                                               maupun lokal, melalui program pemasaran
1. Optimalisasi ekosistem bisnis turunan nasabah               bersama dan inisiatif pendekatan langsung.
   Institutional Banking Division 1 (IBD 1) dan debitur        Pendekatan Direct-to-Customer (D2C) ini
   Corporate Banking Division (CBD).                           memungkinkan Perseroan untuk menjangkau
2. Meningkatkan FBI dengan melakukan Optimalisasi              calon debitur lebih awal dalam proses pembelian
   produk Non-Cash Loan seperti trade finance,                 rumah, memperkuat visibilitas merek (brand
   supply chain financing, dan bank garansi melalui            visibility), serta meningkatkan tingkat konversi
   pemberian limit fasilitas (line facility).                  KPR dengan mengintegrasikan penawaran
3. Pembentukan Commercial Banking Center (CBC)                 pembiayaan secara langsung ke dalam saluran
   khusus Non-Housing dalam upaya mendukung                    penjualan properti.
   pertumbuhan kredit komersial yang berkelanjutan.         c. Memperkuat balé Properti melalui Digitalisasi
4. Pemberian kebijakan relaksasi dan suku bunga                End-to-End
   khusus debitur sebagai upaya mempertahankan                 Aplikasi dan portal balé Properti terus ditingkatkan
   debitur prima komersial Perseroan.                          untuk mendukung proses KPR digital secara
5. Mempertahankan strategi perbaikan kualitas kredit           menyeluruh (end-to-end) bagi konsumen
   seperti (mini Portfolio Quality Review/PQR, investor        maupun developer. Inisiatif ini menyederhanakan
   gathering, coaching CBC)                                    proses pengajuan KPR, mempercepat waktu
                                                               penyelesaian (turnaround time), meningkatkan
Strategi Pemasaran Kredit Perumahan                            transparansi, serta memperbaiki pengalaman
                                                               pengguna. Integrasi digital ini juga mendukung
Strategi pemasaran kredit perumahan pada tahun                 manajemen data yang lebih baik dan
2025 difokuskan pada peningkatan pangsa pasar KPR              pengambilan keputusan kredit yang lebih cepat.
di segmen nasabah emerging affluent dan nasabah             d. Pengembangan Platform Pembelian Instan
mapan, serta penguatan penyaluran kredit berimbal              (Instant Purchase Platform)
hasil tinggi (high yield) yang diuraikan sebagai berikut:      Sebagai bagian dari ekosistem balé Properti,
                                                               Perseroan         mengembangkan             platform
1.   Meningkatkan Pangsa Pasar KPR di Segmen                   pembelian instan yang memungkinkan nasabah
     Nasabah Menengah Atas dan Nasabah Mapan                   untuk mencari properti, melakukan simulasi
     a. Ekspansi Melalui Sales Center                          opsi pembiayaan, dan memulai pengajuan
        Perseroan telah membentuk pusat penjualan              KPR secara praktis (seamless). Platform ini
        khusus yang berfokus melayani segmen                   diharapkan dapat meningkatkan efisiensi
        emerging affluent, dengan menawarkan solusi            transaksi, memperbaiki keterikatan nasabah
        KPR yang personal serta layanan konsultasi.            (customer engagement), serta memposisikan
        Pada tahun 2024, pusat penjualan tersebut              Perseroan sebagai solusi terpadu (one-stop
        berhasil dibuka di lokasi-lokasi strategis utama       solution) untuk pembiayaan properti.
        (Jakarta, Surabaya dan Tangerang), termasuk
        Bandung, Medan, Makassar, Cibubur, Pondok
        Indah, dan Pantai Indah Kapuk. Pada tahun
        2025 dilakukan ekspansi tambahan di tiga kota
        besar lainnya yaitu Semarang, Balikpapan dan
        Batam. Pemilihan lokasi-lokasi ini didasarkan
        pada tingginya permintaan hunian, daya beli
        yang lebih besar, serta pesatnya pembangunan
        properti,   yang    memungkinkan       Perseroan
        untuk lebih dekat dengan target nasabah dan
        pengembang properti.




                                                                                     Laporan Tahunan 2025          287
Page 288
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




2. Pengingkatan Kredit High Yield                                   nasabah yang lebih luas secara efisien. Model
   a. Ekspansi Kredit High Yield di Luar Produk KPR                 channeling ini memungkinkan Perseroan
      Perseroan ingin meningkatkan penyaluran                       untuk menghasilkan aset yang meningkatkan
      produk kredit high yield seperti KRING dan KAR                yield    (yield-enhancing    assets)   dengan
      melalui penerapan program up-selling dan                      tetap mempertahankan pengawasan risiko,
      cross-selling secara aktif kepada nasabah                     mengoptimalkan penggunaan modal, serta
      captive (nasabah yang sudah ada). Program-                    mengurangi beban operasional yang terkait
      program ini menargetkan nasabah KPR yang                      dengan proses inisiasi kredit secara langsung
      sudah ada serta karyawan dan pekerja di                       (direct origination).
      kompleks perkantoran dan kawasan industri,                 e. Optimalisasi Program Akuisisi Kredit kepada
      di mana profil pendapatan yang stabil                         Nasabah Payroll Perseroan melalui Skema
      mendukung pemberian kredit konsumtif dan                      Ekosistem
      kredit berbasis gaji (payroll). Pendekatan ini                Setiap perjanjian kerjasama payroll dengan
      memaksimalkan wallet share, meningkatkan                      instansi dari lembaga tidak hanya bertujuan
      nilai jangka panjang nasabah (customer lifetime               pada penghimpunan dana murah, tapi juga
      value), dan mengurangi biaya akuisisi dengan                  dikembangkan menjadi ekosistem terintegrasi
      memanfaatkan hubungan yang sudah terjalin.                    yang mencakup potensi pembiayaan fasilitas
   b. Upselling kepada Nasabah KPR Subsidi melalui                  KPR, kredit konsumtif serta layanan transaksi
      Analisis Data                                                 digital melalui balé by BTN.
      Nasabah KPR subsidi yang telah melunasi
      pinjamannya atau mendekati masa jatuh tempo             Strategi Pemasaran Kredit
      merupakan peluang besar untuk penawaran                 Perumahan Subsidi
      produk non-subsidi dan produk dengan yield
      yang lebih tinggi. Dengan memanfaatkan analisis         Strategi pemasaran kredit perumahan subsidi adalah
      data tingkat lanjut (advanced analytics) dan            sebagai berikut:
      wawasan perilaku nasabah, Perseroan dapat               1. Mengembangkan skema pembiayaan subsidi yang
      mengidentifikasi nasabah yang memenuhi syarat               equitable dan affordable dengan memberikan
      untuk program upselling dan cross-selling yang              usulan KPR Subsidi segmen informal.
      terarah. Inisiatif ini berfokus pada penawaran kredit   2. Mengembangkan          ekosistem     pembiayaan
      konsumtif, pembiayaan kembali (refinancing),                perumahan di Indonesia dengan melakukan
      atau produk KPR non-subsidi yang selaras dengan             melakukan Focus Group Discussion (FGD) dan
      peningkatan kapasitas keuangan nasabah dan                  diskusi dengan stakeholder perumahan.
      kebutuhan gaya hidup yang terus berkembang.             3. Penguatan marketing communication dan brand
   c. Kredit Pre-Approved untuk Debitur Eksisting                 awareness pada digital platform.
      Perseroan memperkuat penawaran pinjaman
      pre-approved (persetujuan di awal) bagi debitur         Strategi Pemasaran Pendanaan Komersial
      eksisting yang memenuhi kriteria kredit dan risiko
      tertentu. Penyaluran dilakukan melalui Telesales        Strategi pemasaran untuk pendanaan komersial
      dan aplikasi balé by BTN melalui program BTN            dilakukan dengan cara sebagai berikut:
      Kita, yang memungkinkan pencairan dana lebih            1. Menghimpun DPK yang Sustain
      cepat, tingkat pengambilan (take-up rate) yang              Mengakuisisi ekosistem nasabah institusi baik yang
      lebih tinggi, dan biaya proses yang lebih rendah.           telah memiliki perjanjian kerjasama maupun yang
      Inisiatif ini meningkatkan kenyamanan nasabah,              baru menjadi nasabah untuk dapat meningkatkan
      meningkatkan utilitas produk dengan margin                  produk holding, volume funding, fee based income,
      tinggi, serta memperbaiki kualitas portofolio               dan lending. Produk holding yang ditawarkan yaitu
      dengan memprioritaskan nasabah yang memiliki                Cash Management System (CMS), virtual account
      rekam jejak pembayaran yang terbukti baik.                  debit, trade, payroll, loan, dan lain-lain.
   d. Penyaluran Kredit Konsumtif melalui Skema               2. Meningkatkan Akuisisi Payroll dan Transaksi
      Channeling                                                  Nasabah Lembaga
      Untuk         memperluas          jangkauan      dan        Fokus melakukan kolaborasi dalam akuisisi
      mempercepat              pertumbuhan      pinjaman,         seluruh lingkup Mahkamah Agung dan melakukan
      Perseroan menyalurkan kredit konsumtif melalui              perluasan akuisisi payroll dan transaksi di lingkup
      skema channeling (penerusan pinjaman)                       BUMN, Government, Perguruan Tinggi, Private Sector,
      dengan mitra. Kemitraan ini memanfaatkan                    dan BTN Healthcare untuk peningkatan CASA dan
      platform aplikasi digital milik mitra dan melalui           fee based income.
      kantor cabang untuk mengakses segmen




288     Laporan Tahunan 2025
Page 289
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




3. Mengimplementasikan Wholesale Deposit War                  pertumbuhan pendapatan Perseroan dan mengajak
   Room (WDWR)                                                nasabah aktif bertransaksi.
   Mengoptimalkan pengelolaan DPK Lembaga di             2.   Penetrasi Bisnis Payroll pada Nasabah Korporasi
   Perseroan melalui Wholesale Deposit War Room               Perseroan
   (WDWR), WDWR berperan sebagai pusat komando                Meningkatkan penetrasi bisnis payroll dengan
   dan kontrol yang mengintegrasikan berbagai fungsi          memberikan penawaran program spesial bagi
   untuk meningkatkan kinerja pengimpunan dana                nasabah korporasi Perseroan, sehingga nasabah
   wholesale secara efektif dan efisien.                      korporasi beserta dengan karyawannya dapat
4. Mengimplementasikan Client Service Team (CST)              menikmati produk, jasa layanan, dan portofolio
   CST berfokus terhadap peningkatan produk                   yang dimiliki Perseroan.
   holding nasabah corporate/large-size institutions     3.   balé Poin
   dan commercial/mid-size institutions dimana                balé poin adalah program loyalitas nasabah dengan
   Perseroan menawarkan portofolio produk retail, SME,        hadiah poin reward, nasabah akan mendapatkan
   commercial dan corporate yang disesuaikan dengan           poin reward setiap kali melakukan transaksi atau
   kebutuhan calon nasabah maupun karyawan yang               aktivitas tertentu seperti menabung, berinvestasi,
   berada dalam value chain ecosystem nasabah                 atau menggunakan layanan bank lainnya. Poin-
   terpilih, sehingga membangun relationship yang             poin yang terkumpul tersebut kemudian dapat
   kuat dengan Perseroan, dan menjadi Perseroan               ditukarkan dengan berbagai macam hadiah
   terpilih untuk kebutuhan produk Perseroan sebagai          atau keuntungan, seperti diskon, barang, voucher,
   bukti penetration dan meningkatkan market share            atau layanan khusus. Program ini bertujuan untuk
   dan profitabilitas dalam produk portofolio nasabah         meningkatkan kepuasan nasabah, mendorong
   tersebut berdasarkan perhitungan Customer                  penggunaan produk dan layanan bank secara lebih
   Profitability Analysis (CPA).                              aktif, serta memperkuat hubungan jangka panjang
5. Memperluas Akuisisi Nasabah Institusi                      antara Perseroan dan nasabah.
   Akuisisi nasabah baru (new to bank) pada              4.   Konstruksi CASA
   segmen large and middle institution dengan fokus           Konstruksi CASA adalah strategi untuk peningkatan
   untuk semua segmen baik BUMN Group, private                dana pihak ketiga segmen ritel dengan fokus
   corporation, education dan government di seluruh           kepada 5 (lima) pilar yaitu:
   regional dengan berkolaborasi dengan divisi terkait        - Akuisisi NTB yang berkualitas dan aktif
   baik kredit, transaksional, maupun digital.                    menggunakan balé by BTN.
6. Mengurangi ketergantungan pada Nasabah Inti                - Optimalisasi nasabah eksisting untuk dapat
   Melakukan rekomposisi nasabah inti segmen large                memiliki rekening kedua seperti Tabungan Siap
   institution dengan digantikan oleh dana dari unit              atau Tabungan Bisnis agar nasabah menjadi
   funding lainnya dengan rate yang optimal dan                   lebih loyal dengan Perseroan.
   melalui diversifikasi nasabah secara menyeluruh.           - Optimalisasi debitur yaitu untuk melakukan aktivasi
7. Merancang dan Melaksanakan Program Reward                      dan mendorong debitur menjadi lebih aktif dalam
   Dalam rangka mengapresiasi kinerja unit kerja                  menggunakan balé by BTN dan juga melakukan
   (dalam hal ini kantor pusat, kantor wilayah, kantor            aktivasi fitur AGF untuk pembayaran angsuran
   cabang) dan meningkatkan Number of Account                     kredit menggunakan rekening tabungan.
   (NOA) dan Volume of Account (VOA) segmen                   - Optimalisasi nasabah payroll dengan cara
   komersial maka disediakan reward program khusus                melakukan aktivasi dan lebih aktif menggunakan
   di antaranya yaitu program referral nasabah                    balé by BTN.
   lembaga, penurunan cost of fund, peningkatan               - Akuisisi dan aktivasi merchants dengan cara
   status     Cash     Management      System   (CMS),            aktivasi QRIS/EDC merchants dan optimalisasi
   pertumbuhan volume funding, kolaborasi antar                   VoA merchants.
   divisi, dan program reward untuk nasabah khusus       5.   BTN Prospera
   produk giro seperti pembebasan biaya transaksi,            BTN Prospera adalah solusi layanan bagi nasabah
   cek/Bilyet Giro (BG), dan sebagainya.                      untuk memenuhi berbagai kebutuhan perbankan
                                                              dan gaya hidup, sehingga BTN Prospera akan
Strategi Pemasaran Ritel Funding                              menjadi rekan perbankan yang mendampingi
                                                              nasabah dalam perjalanan meraih kesuksesannya.
Strategi pemasaran tahun 2025 untuk produk DPK ritel          Layanan ini berfokus pada nasabah dengan Asset
diuraikan sebagai berikut:                                    Under Management (AUM) Rp100 juta sampai
1. Program Peningkatan Transaksi                              dengan Rp500 juta.
    Inisiatif strategis yang ditujukan kepada nasabah
    ritel untuk meningkatkan frekuensi dan volume
    transaksi melalui balé by BTN agar mendorong




                                                                                      Laporan Tahunan 2025         289
Page 290
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Strategi Pemasaran SME Banking                                  meningkatkan brand exposure, mengingat top of
                                                                mind Perseroan masih terkait dengan produk KPR.
Strategi pemasaran tahun 2025 untuk produk SME                  Aktivitas ATL meliputi:
Banking diuraikan sebagai berikut:                              - Iklan Television Commercial (TVC)
1. Value Chain dan Ekonomi Bisnis (Ekobis)                      - Iklan di bioskop
    a. Optimalisasi penjualan kepada value chain                - Event di public places
       nasabah atau ekobis.                                     - Eksibisi melalui kerja sama dengan mitra strategis
    b. Debitur Naik kelas.
    c. Program pembinaan UMKM.                                  Untuk memperkuat efektivitas strategi pemasaran,
    d. Optimalisasi database: merchant, Agen, KPR               BTN Prioritas menghadirkan inovasi melalui PLUS
       Lancar, KUR Lancar                                       by BTN Prioritas sebagai engine marketing yang
2. Partnership dan Perluasan Sektor                             bertujuan meningkatkan loyalitas nasabah. Saat
    a. Pengembangan kemitraan.                                  ini telah dikembangkan PLUS Acquisition sebagai
    b. Perluasan Kredit SME ke sektor-sektor dengan             tools marketing alternatif bagi sales team dalam
       pertumbuhan tinggi dan NPL rendah.                       menawarkan program dengan berbagai benefit
3. Business Process                                             dan hadiah menarik. Sebelumnya, penawaran
    a. Portofolio Quality Review (PQR).                         dilakukan secara langsung oleh Relationship
    b. Pelaksanaan Stop and Go                                  Manager BTN Prioritas. PLUS Acquisition berperan
    c. Enhancement perbaikan proses kredit melalui              sebagai pull factor dalam strategi pemasaran untuk
       BTN Laku.                                                menciptakan kebutuhan bagi nasabah.
4. Transaksi Tabungan Debitur SME
    a. Program bundling Tabungan Bisnis, QRIS/EDC,              Melanjutkan upaya inovasi dalam pemasaran,
       CMS.                                                     BTN Prioritas juga menghadirkan inovasi unggulan
    b. Program proposition debitur menabung dan                 dengan menjadi bank pertama yang memberikan
       bertransaksi.                                            akses airport lounge tanpa kartu debit, cukup dengan
5. Kompetensi dan Kapabilitas SDM                               kode booking atau QR scan, memungkinkan nasabah
    a. Meningkatkan jumlah produktivitas sales.                 masuk dalam waktu <60 detik. Fitur ini merupakan the
    b. Penambahan TAD sales dan collection.                     first in the market di segmen Priority Banking.
    c. Penambahan desk call khusus kredit UMKM.
    d. Pendampingan ke kantor cabang.                           Inovasi produk dan strategi pemasaran yang
    e. Pelatihan tenaga sales.                                  konsisten kemudian diperkuat dengan langkah brand
                                                                exposure yang tepat sasaran. Pada tahun 2025, BTN
Strategi Pemasaran Layanan BTN Prioritas                        Prioritas menjadi sponsor utama Indonesian Fashion
dan BTN Private                                                 Week 2025 yang diselenggarakan pada bulan Mei.
                                                                Kolaborasi ini memberikan eksposur yang signifikan
Untuk mendukung penguatan posisi Perseroan di                   terhadap brand BTN Prioritas melalui keterlibatan
segmen nasabah premium, strategi pemasaran                      dengan desainer ternama.
dirancang secara selektif dan terfokus dengan
mengedepankan komunikasi yang personal bagi                  2. Layanan BTN Private
nasabah BTN Prioritas serta pendekatan eksklusif                Dalam rangka memperkuat loyalitas segmen
dan bernilai tambah bagi nasabah BTN Private, guna              individu dengan kekayaan tingkat atas (High Net
membangun loyalitas dan keberlanjutan hubungan                  Worth Individual-HNWI dan Ultra High Net Worth
jangka panjang yang diuraikan sebagai berikut:                  Individual-UHNWI), Perseroan meluncurkan layanan
                                                                BTN Private pada bulan November 2025. Layanan
1.   Layanan BTN Prioritas                                      ini ditujukan bagi masyarakat yang memiliki aset
     BTN Prioritas merupakan layanan istimewa                   kelolaan mulai dari Rp15 miliar, sebagai langkah
     yang dirancang khusus bagi nasabah prioritas.              strategis untuk memberikan pengalaman premium
     Mengingat target pasar yang spesifik, aktivitas            yang melampaui segmen BTN Prioritas.
     pemasaran BTN Prioritas lebih banyak bersifat
     Below The Line (BTL) melalui komunikasi langsung           BTN Private hadir dengan tagline Unique Value
     kepada nasabah. Sejak pertama kali bergabung,              Proposition: Elevate Your Legacy. Tagline ini
     nasabah menerima welcome greeting dan secara               mencerminkan      komitmen      Perseroan   untuk
     berkala mendapatkan informasi terkait promo serta          mendukung       nasabah       dalam     mengelola,
     program berjalan melalui WhatsApp blast yang               mengembangkan, dan mewariskan kekayaan
     dikirim secara taktikal maupun reguler, serta melalui      secara berkelanjutan melalui layanan yang eksklusif
     Priority Booklet. Meskipun fokus utama adalah BTL,         dan inovatif.
     strategi Above The Line (ATL) tetap dilakukan untuk




290      Laporan Tahunan 2025
Page 291
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   BTN Private menawarkan berbagai layanan dan manfaat yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan
   unik nasabah, meliputi:
   - Exclusive service and benefits yaitu layanan premium dengan berbagai keistimewaan.
   - Experienced advisory Relationship Manager (RM) yang merupakan tenaga profesional yang memberikan
      pendampingan dan konsultasi keuangan.
   - Ecosystem product support yakni dukungan produk perbankan dan investasi yang terintegrasi.
   - Innovative solutions berupa solusi keuangan modern yang adaptif terhadap perkembangan pasar.
   - Tailored strategies yang merupakan strategi pengelolaan kekayaan yang disesuaikan dengan tujuan dan
      preferensi nasabah.


   Peluncuran BTN Private merupakan langkah strategis Perseroan untuk memperkuat posisi di segmen nasabah
   HNWI dan UHNWI. Dengan layanan yang eksklusif, personalisasi tinggi, dan dukungan ekosistem produk yang
   komprehensif, BTN Private diharapkan mampu menjadi mitra terpercaya dalam pengelolaan kekayaan dan
   perencanaan finansial jangka panjang.


Strategi Pemasaran Produk Transaction Banking

Uraian strategi pemasaran untuk produk transaction banking sepanjang tahun 2025 antara lain adalah sebagai
berikut:
1. Meningkatkan kolaborasi dengan segmen corporate dan commercial, serta nasabah jaringan kantor cabang
   untuk mendorong peningkatan volume transaksi melalui akuisisi balé Korpora dan optimalisasi aktivasi pengguna
   aktif balé Korpora dengan tujuan meningkatkan average balance nasabah.
2. Mengoptimalkan pertumbuhan pendapatan Perseroan dengan mendorong peningkatan volume transaksi trade
   finance dan bank garansi secara berkelanjutan.
3. Memperdalam kerja sama strategis dengan nasabah anchor dan lembaga keuangan lainnya dalam rangka
   ekspansi ekosistem industri, termasuk sektor non–property related seperti education, healthcare, government
   serta Hotel, Restoran, dan Kafe (HOREKA).
4. Mengoptimalkan peran transaction banking sales serta wholesale implementor and client service, baik di kantor
   pusat maupun wilayah untuk memastikan peningkatan kualitas layanan perbankan dan after-sales services
   yang berkelanjutan.


Strategi Pemasaran Layanan Digital




                                                                                     Laporan Tahunan 2025          291
Page 292
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Dalam meningkatkan jangkauan layanan digital di                    - Lifestyle Tiket Wisata
2025, Perseroan melakukan strategi pemasaran digital               - Voucher Belanja
dengan historis sebagai berikut:                                   - Virtual Card
1. Grand Launching balé by BTN pada awal tahun 2025.               - Virtual Expo di balé
2. Bekerja sama dengan brand sirup marjan untuk                    - Pembelian Tiket Event-Moflip
   momen Ramadhan dan idulfitri.                              b.   balé bisnis
3. Bekerja sama dengan retail modern (indomaret)                   - Pembayaran Amal balé Bisnis
   untuk proses tarik dan setor melalui kasir.                     - Daftar Penerima Transfer BI Fast
4. Program-program         promosi    menarik     dalam            - Indosat Ooredoo Postpaid
   bertransaksi QRIS antar negara (pada negara                     - Tiket KAI
   Thailand, Singapura, Malaysia, dan sandbox Jepang               - Pegadaian
   dan Tiongkok).                                                  - Pembayaran PBB
5. Menjadi mitra utama dalam penyelenggaraan Jakarta               - Pembayaran Tiket Garuda
   International Marathon 2025, menjadikan peningkatan             - Pembayaran             Telepon      Ooredeo
   aktivasi balé by BTN serta peningkatan transaksi.                  (Pascabayar)-Single Multi
6. Bekerja sama dengan tim sepak bola nasional (PSM,               - Pembayaran Telepon XL (Pascabayar)-
   Arema, Persita, dan Persib) dalam meningkatkan                     Single Multi
   brand awareness dan penyediaan tiket secara                     - Pembayaran Pajak Daerah PBB-Multiple
   online di balé by BTN.                                          - Pembayaran Pegadaian Multiple
7. Bekerja sama dengan MAP, salah satu merchant               c.   balé Properti
   retail terbesar di Indonesia.                                   - General Feature Fase 1 (Notifikasi Draft
8. Bekerja sama dengan penyedia jasa pembelian                        Pengajuan KPR)
   tiket online dan melakukan promo transaksional dan              - Penambahan Fitur Pemesanan Tukang Listrik
   akuisisi.                                                       - Penambahan Fitur Pemesanan Tukang Atap
9. Bekerja sama dengan instansi-instansi serta                     - Penambahan Fitur Pemesanan Tukang Plafon
   pemerintah daerah dalam penyediaan ekosistem               d.   balé Community
   keuangan digital.                                               - Integrasi Smart Residence X balé (Service SR)
                                                                   - Enhancement General Feature BTN Smart
Sejalan dengan inisiatif pemasaran tersebut, dalam                    Residence CR007
rangka    memperkuat       transformasi    digital   dan           - EDC Acquiring (EDC Redeem Point Spekta
meningkatkan kinerja bisnis secara berkelanjutan,                     Enhancement Report EDC-Pertamina
Perseroan melaksanakan berbagai inisiatif strategis                - Pengembangan File Recon EDC Purchase
yang mencakup pengembangan layanan digital,                           dan EDC Mini ATM
penguatan digital       mortgage      ecosystem, serta        e.   QRIS
peningkatan akuisisi pengguna dan tingkat keaktifan                - Peningkatan Kapasitas Server QRIS Untuk HUT
transaksi melalui strategi direct sales yang terarah dan              BTN
terintegrasi yang diuraikan sebagai berikut:                       - Penambahan Parameter Cek Status QRIS
                                                                      QRIS CPM (Acquiring)
1.   Pengembangan Layanan Digital                                  - QRIS CPM-Alfamart Soundbox MCT (Telkomsel)
     Untuk     meningkatkan         kepuasan nasabah,         f.   BTN Open API
     Perseroan senantiasa mengembangkan produk                     - Integrasi API
     dan fitur layanan digital yang berorientasi pada              - QRIS MPM
     kebutuhan perbankan nasabah. Perseroan telah                  - VA dengan beberapa mitra
     mengembangkan berbagai fitur layanan platform            g.   Branchless Banking
     digital mulai dari fitur layanan yaitu:                       - Kartu Bank Lain di EDC Agen melalui Jalin.
     a. Super Apps balé by BTN
         - OLOB Internasional (Malaysia Singapura             Berbagai platform dan fitur tersebut telah dirancang
             Korea Selatan Jepang)                            sedemikian rupa agar nasabah dapat melakukan
         - QRIS Crossborder (Malaysia Singapura               transaksi perbankan di mana pun dan kapan
             Thailand Jepang China)                           pun sesuai dengan kebutuhan, sehingga rasa
         - Top Up Flazz                                       engagement nasabah dengan Perseroan semakin
         - Integrasi balé Community                           kuat dan bersinergi.
         - Indomaret Cash In Cash Out
         - Aktivasi Dorman                                 2. Penguatan Digital Mortgage Ecosystem
         - Remmitansi International                           Perseroan sebagai bank yang fokus di bidang
         - QRIS Transfer                                      perumahan,   memiliki   peran   sentral dalam
         - QRIS CPM (Issuer)                                  membentuk ekosistem digital mortgage. Atas




292      Laporan Tahunan 2025
Page 293
                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   dasar tersebut maka dalam setiap pengembangan             -   Aktivasi balé by BTN dapat Reward Poin
   layanan selalu mengedepankan kerja sama strategis             MAPCLUB
   dengan mitra yang tergabung dalam ekosistem                   Program reward Poin MAPCLUB senilai Rp50
   perumahan mulai dari hulu sampai dengan hilir                 ribu bagi nasabah yang melakukan aktivasi
   melalui berbagai produk dan layanan digital seperti           balé by BTN menggunakan kode referral
   balé properti, balé developer, E-Mitra, hingga aplikasi       BTNMAP50. Berlaku bagi seluruh nasabah
   balé community. Selain pengembangan aplikasi                  (NTB dan ETB) yang aktivasi balé by BTN
   tersebut, Perseroan secara rutin menyelenggarakan             pertama kali dan bukan re-aktivasi.
   BTN Properti Expo baik secara offline maupun online       -   Aktivasi balé by BTN Bonus E-Voucher
   untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat dalam                 Shopee
   mendapatkan rumah melalui KPR BTN.                            Program reward berupa e-voucher Shopee
                                                                 senilai Rp50 ribu untuk nasabah yang
3. Peningkatan Akuisisi User dan Active Rate                     melakukan pembukaan rekening online dan/
   Transaction Melalui Direct Sales                              atau aktivasi balé by BTN menggunakan kode
   a. Hero Campaign balé                                         referral SHOPEE50. Berlaku untuk pembukaan
      - balé Be Free                                             rekening online via balé by BTN atau melalui
         Program cashback biaya admin bagi                       virtualbranch.btn.co.id hingga aktivasi balé
         nasabah yang bertransaksi finansial untuk               by BTN.
         fitur-fitur unggulan seperti transfer BI Fast,      -   Beli Paket Data Indosat di balé by BTN dapat
         top up e-wallet, pembelian token dan                    Bonus Pulsa
         pembayaran PLN, serta pembelian voucher                 Program berlaku untuk seluruh nasabah
         telco provider.                                         Perseroan yang melakukan pembelian paket
      - balé Unlock Your World                                   data IM3 tertentu melalui balé by BTN selama
         Program yang memberikan benefit cashback                periode program. Nasabah akan menerima
         5% hingga Rp1 juta bagi nasabah Perseroan               bonus pulsa sesuai nominal yang ditentukan
         yang bertransaksi belanja pada EDC di                   apabila transaksi dinyatakan berhasil oleh
         luar negeri. Benefit cashback biaya admin               sistem Indosat. Bonus pulsa akan dikirimkan
         tarik tunai sebesar Rp30 ribu juga diberikan            secara real-time setelah transaksi berhasil,
         kepada nasabah yang bertransaksi tarik tunai            atau maksimal dalam waktu 1x24 jam.
         Kartu Debit BTN Visa di seluruh ATM luar negeri     -   Beli Paket Data XL dan Axis di balé by BTN
         berlogo VISA. Benefit cashback 15% hingga               dapat Bonus Pulsa
         Rp1 juta per bulan dengan QRIS balé by BTN di           Program berlaku untuk seluruh nasabah
         Malaysia, Singapura, Thailand, dan Jepang.              Perseroan yang melakukan pembelian paket
      - balé 3S (Santap, Santai, Sehat)                          data XL dan Axis tertentu melalui balé by
         Cashback 30% hingga Rp15 ribu per transaksi             BTN selama periode program. Bonus pulsa
         dengan minimum transaksi Rp25 ribu dan                  diberikan maksimal H+3 setelah pembelian
         cashback 30% hingga Rp50 ribu dengan                    paket berhasil. Promo hanya berlaku di
         minimum transaksi Rp100 ribu untuk setiap               channel BTN (balé by BTN, ATM, atau Internet
         pembelian di berbagai merchant anchor                   Banking)
         serta local champion yang bekerja sama              -   Reward hingga Rp20 ribu untuk New User
         dengan Perseroan.                                       balé by BTN
   b. Program Akuisisi dan Transaksi balé by BTN                 Reward saldo tabungan senilai Rp20 ribu
      - Aktivasi balé by BTN dapat 1 Minyak Goreng               untuk nasabah yang telah melakukan
         2 Liter                                                 pembukaan rekening online via balé by
         Program bonus 1 Pouch Minyak Goreng                     BTN atau melalui Kantor Cabang. Reward
         2 Liter untuk nasabah yang melakukan                    bersifat fleksibel dapat disesuaikan dalam
         aktivasi balé by BTN, Registrasi SMS Notifikasi,        bentuk barang /direct gift/sponsorship
         dan bertransaksi sebanyak 1x minimal Rp10               event. Nasabah melakukan registrasi SMS
         ribu (berlaku semua transaksi kecuali transfer          Notifikasi di bulan yang sama. Berlaku bagi
         on us dan pindah dana ke rekening pribadi               nasabah yang melakukan aktivasi balé by
         Perseroan). Reward iKupon Indomaret akan                BTN pertama kali dan bukan re-aktivasi.
         diberikan via push notif balé by BTN dengan         -   Referensikan balé Dapatkan Reward
         syarat nasabah wajib mengaktifkan push                  Puluhan Juta
         notif pada balé by BTN. Program hanya dapat             Reward berupa saldo tabungan senilai Rp25
         berlaku untuk nasabah yang melakukan                    ribu/akun nasabah yang diberikan kepada
         aktivasi pertama kali selama periode                    nasabah yang berhasil mengajak teman
         program berlangsung.                                    melakukan aktivasi balé by BTN dan registrasi




                                                                                 Laporan Tahunan 2025          293
Page 294
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




           SMS Notifikasi. Teman (nasabah lain)                 -  Tiket    pertandingan        Super     League
           memasukkan kode referral nasabah pada                   2025/2026-AREMA vs DEWA UNITED
           saat melakukan aktivasi balé by BTN. Kode               Program cashback 25% maksimum Rp50 ribu
           referral nasabah dapat dilihat di halaman               berlaku untuk nasabah NTB yang melakukan
           profil balé by BTN.                                     pembukaan rekening dan bertransaksi
      -    Aktivasi balé by BTN untuk Mahasiswa UT                 pembelian tiket AREMA di Lifestyle balé by
           Reward berupa saldo tabungan atau                       BTN selama periode penjualan pertandingan.
           barang senilai Rp35 ribu untuk mahasiswa/i              Cashback akan diberikan kepada nasabah
           Universitas Terbuka yang aktivasi balé                  eligible di H+7 setelah pertandingan
           by BTN. Kuota sebanyak 44.522 nasabah                   berlangsung.
           tercepat selama periode program berlaku.             - Tiket     pertandingan        Super     League
           Mahasiswa/i yang melakukan pembukaan                    2025/2026-PERSITA
           rekening dan aktivasi balé by BTN berhak                Program cashback 25% maksimum Rp50 ribu
           mendapatkan reward. Reward saldo dapat                  berlaku untuk nasabah NTB yang melakukan
           dikonversi berupa barang lainnya yang                   pembukaan rekening dan bertransaksi
           senilai.                                                pembelian tiket AREMA di Lifestyle balé by
      -    Reward Pegawai Universitas Terbuka                      BTN selama periode penjualan pertandingan.
           Reward saldo tabungan senilai Rp20                      Cashback akan diberikan kepada nasabah
           ribu/referral khusus pegawai Universitas                eligible di H+7 setelah pertandingan
           Terbuka yang memberikan referral kepada                 berlangsung.
           mahasiswa/i Universitas Terbuka.                     - Diskon 10% Nonton MotoGP di Sepang
      -    Promo Diskon Tiket Wisata Rp80 ribu di balé             Diskon 10% pembelian tiket MotoGP di Sepang
           by BTN                                                  melalui fitur Lifestyle di balé by BTN berlaku
           Diskon Rp80 ribu untuk setiap nasabah yang              untuk semua nasabah perorangan balé by
           melakukan pembelian tiket wisata di fitur               BTN.
           lifestyle balé by BTN dengan kode voucher            - Diskon 50% Beli Voucher Belanja Hanya di
           BALEMERDEKA80. Berlaku 100 kuota per hari               balé by BTN
           dengan list tempat wisata sebagai berikut:              Diskon 50% maksimal 25ribu untuk pembelian
           - Bali Bird Park-Bali                                   Ultra Voucher dengan kategori merchant
           - Garuda Wisnu Kencana Package-Bali                     beverage tertentu hanya di fitur lifestyle balé
           - Melasti Beach Kecak Dance Show-Bali                   by BTN.
           - Waterbom Bali-Bali                                 - Tiket      pertandingan        Super    League
           - Jungleland Adventure Theme Park-Bogor                 2025/2026-Arema
           - Taman Safari Indonesia-Bogor                          Program pembelian pertandingan Super
           - Jakarta AQuarium Safari-Jakarta                       League 2025/2026 Arema bagi nasabah
           - Taman Mini Indonesia Indah-Jakarta                    yang membeli tiket di fitur lifestyle balé by
           - Museum Angkut-Malang                                  BTN dengan total kuota sebesar 800 kuota
           - BXSea-Tangerang                                       selama periode pembelian 5-11 Januari 2026.
      -    Promo Diskon Rp80 ribu Beli Voucher Belanja       c. Program Akuisisi dan Transaksi Merchant (EDC,
           di balé by BTN                                       QRIS, Kartu Debit BTN)
           Diskon Rp80 ribu bagi nasabah yang                   - Diskon 50% untuk Pembelian Menu
           melakukan pembelian voucher belanja di                  Makanan Yoshinoya dan Merchandise One
           fitur lifestyle balé by BTN. Berlaku 100 kuota          Piece X Yoshinoya
           per hari dengan voucher belanja beberapa                Promo diskon 50% dengan maksimal diskon
           merchant anchor yang bekerja sama                       Rp75 ribu, untuk minimal transaksi Rp100
           dengan dengan Perseroan.                                ribu bagi nasabah yang menggunakan QRIS
      -    Tiket      pertandingan        Super     League         balé by BTN. Berlaku untuk pembelian menu
           2025/2026-PERSIB                                        makanan dan merchandise One Piece x
           Program cashback 25% maksimum Rp50 ribu                 Yoshinoya.
           berlaku untuk nasabah NTB yang melakukan             - Beli 3 dapat 4 Tiket Wisata/Rekreasi Ciwidey
           pembukaan rekening dan bertransaksi                     Valley-Bandung
           pembelian tiket PERSIB di Lifestyle balé by BTN         Pembelian 3 dapat 4 tiket masuk lokasi wisata/
           selama periode penjualan tiket pertandingan.            rekreasi bagi nasabah yang menggunakan
           Cashback akan diberikan kepada nasabah                  QRIS balé by BTN tanpa minimal transaksi.
           eligible di H+7 hari kerja setelah pertandingan         Berlaku pada merchant berikut:
           berlangsung.                                            - Amanah Borneo Park-Banjarbaru
                                                                   - Waterboom Pesona Modern-Banjarmasin




294     Laporan Tahunan 2025
Page 295
                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




    - Go! Wet Waterpark-Bekasi                       -   Cashback 50% maksimal Rp1 Juta di
    - Transera Waterpark-Bekasi                          Kawan Lama Group
    - Aviary Park Indonesia-Bintaro                      Cashback 50% hingga Rp1 juta bagi
    - Marcopolo Water Adventure-Bogor                    nasabah yang bertransaksi dengan QRIS
    - Edu Wisata Lontar Sewu-Gresik                      balé by BTN atau Kartu Debit BTN di EDC/
    - Jember Mini Zoo-Jember                             QRIS BTN untuk minimal transaksi Rp2
    - Taman Kyai Langgeng-Magelang                       juta. Berlaku kuota 100 transaksi pertama.
    - Lawang Sewu-Semarang                               Promo berlaku di merchant Informa,
    - Stasiun Ambarawa-Semarang                          Informa Eletronics, dan Selma.
    - Goalpara Tea Park-Sukabumi                     -   Cashback 50% maksimal Rp100 Ribu
-   Diskon Grab Hingga Rp30 Ribu                         Cashback 50% hingga Rp100 ribu bagi
    Diskon hingga Rp30 ribu bagi nasabah yang            nasabah yang bertransaksi dengan
    memesan Grabfood, Grabcar dan Grabbike               dengan QRIS balé by BTN atau Kartu
    dengan transaksi menggunakan Kartu Debit             Debit BTN di EDC/QRIS BTN untuk
    BTN Visa yang sudah tersimpan di aplikasi            minimal transaksi Rp200 ribu. Berlaku
    Grab. Berlaku untuk semua jenis Kartu Debit          2x transaksi/nasabah cross merchant
    BTN Visa:                                            (antara merchant regional dan merchant
    - Kartu Debit BTN Visa Reguler (Silver, Gold,        nasional) selama periode. Berlaku kuota
        Platinum, e’Batara Pos, Juara)                   10.000 transaksi pertama.
    - Kartu Debit BTN Visa Bisnis                    -   Cashback 50% maksimal Rp25 Ribu
    - Kartu Debit BTN Visa Prospera                      Cashback 50% hingga Rp25 ribu bagi
    - Kartu Debit BTN Visa Prioritas                     nasabah yang bertransaksi dengan QRIS
    - Kartu Debit BTN Visa Syariah                       balé by BTN atau Kartu Debit BTN di EDC/
-   Promo Special Price Rp17 Ribu pakai QRIS             QRIS BTN untuk minimal transaksi Rp50
    balé by BTN                                          ribu. Berlaku 3x transaksi/nasabah cross
    Promo special price hanya Rp17 ribu bagi             merchant (antara merchant regional
    nasabah yang bertransaksi di QRIS balé by            dan merchant nasional) selama periode.
    BTN tanpa minimum transaksi. Berlaku bagi            Berlaku kuota 10.000 transaksi pertama.
    menu tertentu di masing-masing merchant          -   Cashback 10% maksimal Rp1 Juta di
    yang berpartisipasi. Pembelian menu promo            Traveloka
    tidak dapat digabung dengan pembelian                Cashback 10% hingga Rp1 juta bagi
    menu lainnya.                                        nasabah yang bertransaksi tiket pesawat
-   Promo Cashback hingga Rp80 Ribu pakai                atau pesan hotel di menu Lifestyle balé
    QRIS balé by BTN                                     by BTN dengan minimal transaksi Rp1
    Cashback 30% hingga Rp80 ribu bagi                   juta. Berlaku 1x transaksi/nasabah selama
    nasabah yang bertransaksi di QRIS balé by            periode. Berlaku kuota 100 transaksi
    BTN. Minimum transaksi Rp100 ribu. Berlaku           pertama.
    kuota 2.000 transaksi pertama per hari untuk     -   Cashback 10% maksimal Rp1 Juta di
    seluruh merchant nasional. Berlaku kuota             Travel and Leisure
    1.000 transaksi pertama per hari untuk seluruh       Cashback 10% hingga Rp1 juta bagi
    merchant regional. Berlaku 1 user balé/1             nasabah yang bertransaksi di QRIS balé
    transaksi selama periode cross merchant.             by BTN atau Kartu Debit BTN di EDC/QRIS
    Cashback akan dikreditkan oleh sistem ke             BTN dengan minimal transaksi Rp1 juta.
    rekening nasabah H+1 setelah transaksi               Promo berlaku di seluruh outlet Dwidaya
    berhasil tercatat di sistem Perseroan.               Tour & Travel dan Nusantara Tour.
-   Akhir Tahun Makin Untung! Hemat Hingga           -   Beli 3 Tiket gratis 1 Tiket Wahana Ancol
    Rp1 Juta pakai balé by BTN dan Kartu Debit           Beli 3 Tiket gratis 1 Tiket Wahana Ancol
    BTN!                                                 berlaku bagi nasabah dengan pembelian
    - Cashback 50% maksimal Rp1 Juta di                  tiket reguler untuk Wahana Rekreasi,
        Mitra 10                                         Dufan, Sea World, Samudra, Atlantis, dan
        Cashback 50% hingga. Rp1 juta bagi               Jakarta Bird Land. Berlaku untuk transaksi
        nasabah yang bertransaksi dengan Kartu           dengan QRIS balé by BTN atau Kartu Debit
        Debit BTN di EDC BTN di merchant Mitra           BTN.
        10 dengan minimal transaksi Rp2 juta.
        Berlaku kuota 100 transaksi pertama.




                                                                      Laporan Tahunan 2025         295
Page 296
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




           -  Diskon 30% hingga Rp50 Ribu di Restoran                  juta berlaku kelipatan dan maksimal Rp800
              Ancol                                                    ribu/bulan. Reward diberikan kepada balé
              Diskon 30% hingga Rp50 ribu untuk produk                 Agen yang mampu meningkatkan dana
              makanan dan minuman di restoran                          minimal Rp40 juta dari tanggal cut-off
              pilihan kawasan Ancol dengan minimum                     saldo posisi akhir Mei 2025 serta menjaga
              transaksi Rp100 ribu (belum termasuk                     saldo rata-rata setiap bulannya. Bagi balé
              pajak). Berlaku menggunakan QRIS balé                    agen yang baru diakuisisi setelah Mei 2025,
              by BTN dan Kartu Debit BTN VISA.                         maka tanggal cut-off nya adalah posisi
           - Diskon 30% hingga Rp100 Ribu di                           akhir bulan bersangkutan. Peserta bersedia
              Restoran Ancol                                           menempatkan dana tabungan minimal
              Diskon 30% hingga Rp100 ribu untuk                       sebesar Rp40 juta di luar dari dana cut off
              produk makanan dan minuman di                            pada akhir Mei 2025.
              restoran pilihan kawasan Ancol dengan                - Dapatkan Reward Hingga Rp200 Ribu-
              minimum transaksi Rp300 ribu (belum                      Nasabah
              termasuk pajak). Berlaku menggunakan                     Peserta yang berhak mengikuti Program
              QRIS balé by BTN dan Kartu Debit BTN VISA.               balé Merayu Nasabah adalah seluruh
           - Tambahan Diskon Rp5 Ribu Tebus Murah                      nasabah referral balé Agen yang telah
              Item Festive pakai QRIS balé by BTN                      melakukan aktivasi balé super App. Reward
              Transaksi lebih hemat pakai QRIS balé                    program berupa bonus cashback Rp20
              by BTN di Indomaret. Tambahan Diskon                     ribu per bulan setiap peningkatan dana
              Rp5 ribu tebus murah item festive                        Rp10 juta berlaku kelipatan dan maksimal
              menggunakan QRIS balé by BTN dengan                      Rp200 ribu/bulan. Reward diberikan
              transaksi belanja minimal Rp50 ribu.                     kepada nasabah referral balé Agen yang
              Berlaku 1x /nasabah/periode.                             mampu meningkatkan dana minimal Rp10
           - Free Upsize transaksi menggunakan                         juta dari tanggal cut-off saldo posisi akhir
              QRIS balé by BTN di Outlet Point Coffee                  Mei 2025 serta menjaga saldo rata-rata
              Free upsize transaksi menggunakan QRIS                   setiap bulannya. Bagi nasabah referral
              balé by BTN di outlet Point Coffee. Berlaku              balé Agen yang baru diakuisisi setelah
              untuk semua jenis varian upsize Point                    Mei 2025, maka tanggal cut-off nya
              Coffee (hot/cold). Berlaku 1x/nasabah/                   adalah posisi akhir bulan bersangkutan.
              hari. Tidak berlaku di toko stand alone                  Peserta bersedia menempatkan dana
              dan produk khusus.                                       tabungan minimal sebesar Rp10 juta di
      -    Program Akuisisi dan Transaksi Agen BTN                     luar dari dana cut-off pada akhir Mei 2025.
           (Branchless Banking)                              d. Program Digital Mortgage Ecosystem
           - Tingkatkan Transaksi dan Dapatkan                  - Bayar KPR di Alfamart Dapatkan Bonus 1
              Insentif sampai dengan Rp150 ribu                    Liter Minyak Goreng Sania
              Peserta yang berhak mengikuti program                Reward diberikan kepada nasabah telah
              adalah Agen yang berada di Kuadran B                 melakukan pembayaran KPR melalui Alfamart
              dan Kuadran D pada posisi setiap akhir               pada tanggal 1-7 di setiap bulannya. Reward
              bulan. Reward Rp50 ribu per kelipatan 100            akan diberikan kepada pengguna dalam
              transaksi dan maksimal reward Rp150 ribu.            bentuk produk minyak goreng Sania 1 liter.
              Bagi balé agen yang baru diakuisisi di bulan         Berlaku untuk 1 kali transaksi/user/periode.
              berjalan, tetap dapat ikut serta sepanjang        - New Member Get Cashback
              dapat memenuhi syarat minimal transaksi              Reward diberikan kepada user balé by BTN
              100 transaksi di akhir bulan. Kantor Cabang          berupa saldo rekening BTN hingga sebesar
              dhi. (Kantor Cabang/Kantor Outlet) wajib             Rp50 ribu. Berlaku untuk pengguna baru balé
              membina 4 (empat) orang agen kuadran                 community yang melakukan pendaftaran
              B atau D untuk ikut program ganbate 2 balé           akun pada aplikasi balé community. Reward
              agen setiap bulannya.                                diberikan kepada pengguna baru aplikasi balé
           - Dapatkan Reward Hingga Rp800 Ribu-                    community yang telah melakukan 1x transaksi
              balé agen                                            pembayaran tagihan via balé community.
              Peserta yang berhak mengikuti Program             - Bayar Tagihan Dapat Cashback
              balé Merayu Agen adalah seluruh balé                 Cashback sebesar 20% untuk pengguna yang
              Agen yang memiliki transaksi rata-rata               melakukan pembayaran tagihan via aplikasi
              bulanan sebesar 10 transaksi. Reward                 balé community. Berlaku untuk pembayaran
              program berupa bonus cashback Rp80 ribu              tagihan apa saja. Reward berupa cashback
              per bulan setiap peningkatan dana Rp40               diberikan kepada user balé berupa saldo




296     Laporan Tahunan 2025
Page 297
                                                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




              rekening BTN maksimal sebesar Rp20 ribu.                                    -      Insentif Developer Subsidi
              Minimal transaksi adalah sebesar Rp100 ribu.                                       Insentif diberikan kepada 50 (lima puluh)
          -   Insentif Pengelola                                                                 admin developer yang terbanyak melakukan
              Insentif diberikan kepada Pengelola balé                                           pengajuan kredit melalui BTN Properti dan
              community yang telah terdaftar dan telah                                           telah berstatus booked selama periode
              mencapai transaksi minimal 50 transaksi                                            program berlangsung. Insentif yang diterima
              selama periode program. Insentif berupa                                            admin adalah sebesar Rp25 ribu/aplikasi
              saldo giro dengan nominal Rp500 ribu sejak                                         booked. Maksimal Insentif yang diterima oleh
              pengelola terakuisisi.                                                             admin adalah Rp2,5 juta.



Pangsa Pasar

Informasi mengenai pangsa pasar Perseroan dibandingkan dengan industri perbankan disajikan sebagai berikut:


Tabel Pangsa Pasar BTN dibandingkan dengan Industri Perbankan Indonesia
                                                                                                                               (dalam triliun Rupiah)


                                                                                                           Desember              Desember
              Uraian                                          Keterangan
                                                                                                             2025                  2024

 Aset                                 Industri Perbankan                                                     13.646                  12.461

                                       BTN                                                                      528                     470

                                       Pangsa Pasar BTN (%)                                                   3,87%                  3,77%

 Dana Pihak Ketiga                     Industri Perbankan                                                    10.058                   8.837

                                       BTN                                                                      437                    382

                                       Pangsa Pasar BTN (%)                                                   4,35%                  4,32%

 Kredit                                Industri Perbankan                                                     8.694                   7.832

                                       BTN                                                                      401                    358

                                       Pangsa Pasar BTN (%)                                                   4,61%                  4,57%

Sumber: Statistik Perbankan Indonesia Otoritas Jasa Keuangan (SPI OJK), Data Internal, diolah.



Sepanjang tahun 2025, melalui transformasi berkelanjutan                         Pangsa Pasar KPR
untuk menjadi game changer di perbankan, dengan
memberikan pelayanan terbaik, aset Perseroan tumbuh                              Sejak 1976, Perseroan telah menyalurkan lebih dari
sebesar 12,39% secara yoy, dibandingkan dengan                                   5,8 juta KPR di Indonesia, yang menjadikan Perseroan
pertumbuhan industri sebesar 9,51% yoy, sehingga                                 sebagai market leader KPR di Indonesia. Hingga bulan
sampai dengan Desember 2025, pangsa pasar aset                                   Desember 2025, Perseroan tetap menjadi bank dengan
Perseroan mencapai 3,87%. Pengembangan produk yang                               total outstanding KPR terbesar yaitu mencapai Rp313
memenuhi kebutuhan segmen nasabah serta layanan                                  triliun. Adapun kompetitor utama pada bisnis KPR di
digital untuk pengalaman transaksi yang semakin                                  Indonesia adalah BCA dengan outstanding sebesar
mudah mendorong Dana Pihak Ketiga (DPK) Perseroan                                Rp142 triliun dan BNI dengan outstanding mencapai Rp73
tumbuh sebesar 14,60% yoy, menjadi Rp437 triliun hingga                          triliun. Perseroan terus menunjukkan dukungan kepada
Desember 2025, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan                             program-program pemerintah, salah satunya dengan
DPK Industri perbankan yang tumbuh 13,81% yoy. Hal ini                           menjadi kontributor utama dalam penyaluran KPR Subisidi
berdampak pada kenaikan pangsa pasar DPK Perseroan                               untuk mensukseskan Program 3 (tiga) Juta Rumah dari
pada Desember 2025 menjadi 4,35% dari sebelumnya                                 Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perumahan
4,32% pada Desember 2024. Kredit dan pembiayaan                                  dan Kawasan Perumahan (PKP) dan BP Tapera. Dari total
Perseroan tumbuh 11,90% yoy, menjadi Rp401 triliun hingga                        kuota FLPP nasional sebanyak 350 ribu unit, Perseroan
Desember 2025, dimana pertumbuhan kredit industri                                telah menyalurkan sebanyak 192 ribu unit dengan nilai FLPP
mencapai 11,01% yoy, sehingga sampai dengan Desember                             mencapai Rp23,79 triliun. Pada Desember 2025, pangsa
2025, pangsa pasar kredit Perseroan menjadi 4,61%.                               pasar Perseroan pada sektor pembiayaan KPR Subsidi
                                                                                 mencapai 81,09% sementara pangsa pasar Perseroan
                                                                                 pada keseluruhan pembiayaan KPR mencapai 38,68%.


                                                                                                                 Laporan Tahunan 2025          297
Page 298
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                   Pangsa Pasar KPR Desember 2025



                                                                                          18,91%




     61,32%
                                                         38,68%                                                                  81,09%




                                                                  BTN            Bank Lain


                               Total KPR                                                            Total KPR Subsidi


Sumber: Corporate Presentation masing-masing Bank, Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia I.15 dan BTN, Desember 2025.




Penanganan Pengaduan Nasabah

Perseroan memiliki mekanisme penyampaian pengaduan apabila nasabah mengalami kendala dalam bertransaksi,
keluhan maupun pengaduan lainnya. Perseroan membentuk unit kerja yang khusus membantu hal tersebut, yaitu
Customer Protection and Complaint Handling Management (CPCHM) untuk dapat memberikan layanan terbaik
sehingga mampu meningkatkan kualitas layanan serta kepuasan nasabah terhadap Perseroan. Tugas utama unit ini
adalah membantu dalam menyelesaikan complaint nasabah secara tuntas sehingga menjadi solusi bagi nasabah
terhadap permasalahan yang dihadapi, melakukan monitoring terhadap complaint yang masuk sehingga dapat
diselesaikan dengan baik, serta menyelesaikan seluruh pengaduan nasabah sesuai dengan Service Level Agreement
(SLA) yang telah ditetapkan dan memastikan semua pengaduan ditindaklanjuti.


                                                Alur Penanganan Pengaduan Nasabah


Alur Pengaduan


           Penyampaian Aduan                                  Verifikasi Data                                     Nasabah Mendapatkan
                                                              Nasabah                                             Nomor Pengaduan

     Nasabah menyampaikan aduan                      BTN melakukan verifikasi data                       BTN menerima dan mencatat serta
     melalui kanal yang disediakan                   nasabah sesuai dengan prosedur                      memberikan nomor tiket aduan
     oleh BTN.                                       yang ditetapkan.                                    kepada nasabah.




           Nasabah Tidak Puas                                 Proses Pengaduan                                    Proses Tindak Lanjut
           dan Melanjutkan LAPS                               Selesai Ditangani                                   oleh BTN
           SJK
  Nasabah yang tidak sepakat                         Jika nasabah sepakat dengan hasil                  BTN akan menindaklanjuti dan
  dengan hasil penyelesaian dapat                    penyelesaian, maka pengaduan                       menyelesaikan aduan nasabah
  melanjutkan proses LAPS SJK                        dianggap selesai.                                  sesuai waktu yang ditetapkan.
  (berdasarkan POJK Nomor
  61/POJK.07/2020).




298       Laporan Tahunan 2025
Page 299
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tampilan setelah klik disini




LAPS SJK adalah lembaga penyelesaian sengketa di luar       Kriteria sengketa yang dapat ditangani oleh LAPS SJK:
pengadilan yang didirikan pada tanggal 22 September         1. Pengaduan telah dilakukan upaya penyelesaian
2020 oleh Self Regulatory Organizations (SROs) dan              oleh PUJK namun ditolak oleh Konsumen atau
asosiasi-asosiasi di lingkungan sektor jasa keuangan.           Konsumen belum menerima tanggapan pengaduan
Dalam menjalankan kegiatannya, LAPS SJK memperoleh              sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas
izin operasional dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)              Jasa Keuangan mengenai layanan pengaduan
pada tanggal 29 Desember 2020, dan mulai beroperasi             konsumen di sektor jasa keuangan;
pada tanggal 1 Januari 2021. Sebagai satu-satunya           2. Sengketa yang diajukan bukan merupakan
LAPS di sektor jasa keuangan yang memperoleh izin               Sengketa sedang dalam proses atau pernah diputus
operasional dari OJK, maka LAPS SJK menggantikan                oleh lembaga peradilan, arbitrase, atau lembaga
peran dan fungsi 6 (enam) LAPS yang ada sebelumnya              alternatif penyelesaian sengketa lainnya; dan
di sektor jasa keuangan (yaitu BAPMI, BMAI, BMDP, LAPSPI,   3. Sengketa bersifat keperdataan.
BAMPPI dan BMPPVI).
                                                            Layanan LAPS SJK:
Mekanisme Permohonan Penyelesaian Sengketa ke               1. Mediasi
LAPS SJK:                                                   2. Arbitrase
1. Permohonan melalui Aplikasi Portal Pelindungan           3. Pendapat Mengikat
   Konsumen (APPK) OJK. Dalam hal tidak terdapat
   kesepakatan atas pelaksanaan penyelesaian                Biaya layanan penyelesaian sengketa berpedoman
   sengketa internal antara Konsumen dengan PUJK            pada peraturan biaya LAPS SJK. Untuk informasi lebih
   (Internal Dispute Resolution/IDR), Konsumen dapat        lanjut, dapat menghubungi Kontak LAPS SJK pada:
   mengajukan permohonan penyelesaian sengketa              E-Mail : info@lapsssjk.id
   kepada LAPS SJK sepanjang memenuhi kriteria              Telpon : 021-2527700/150125
   sengketa yang dapat ditangani oleh LAPS SJK.             Website : www.lapssjk.id
2. Permohonan disampaikan langsung ke LAPS SJK.
   Permohonan penyelesaian sengketa langsung
   disampaikan kepada LAPS SJK, antara lain melalui
   walk in dan surat-menyurat (termasuk surat
   elektronik).




                                                                                      Laporan Tahunan 2025         299
Page 300
04        Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Berikut informasi data pengaduan nasabah periode Januari sampai dengan Desember 2024-2025 sebagai berikut:

Tabel Rincian Pengaduan Nasabah Berdasarkan Kategori

                                                                                                 Tahun 2025
         Kategori
                                             Selesai                               Dalam Proses                             Tidak Selesai
        Pengaduan                                                                                                                                     Jumlah
                                                                                                                                                    Pengaduan
                               Jumlah                       %               Jumlah                       %               Jumlah             %

 Penghimpunan Dana                  1.455              92,44%                     119                   7,56%               -             0,00%             1.574

 Penyaluran Dana                     543                  71,54%                 216                28,46%                  -             0,00%              759

 Produk Kerja Sama                      4             100,00%                      -                    0,00%               -             0,00%                 4

 Produk Lain                        1.629                  78,17%                455                21,83%                  -             0,00%             2.084

 Sistem Pembayaran                 68.032                 99,76%                 163                    0,24%               -             0,00%            68.195

 Total                             71.663              98,69%                    953                    1,31%               -             0,00%            72.616




                                                                                                 Tahun 2024
         Kategori
                                             Selesai                               Dalam Proses                             Tidak Selesai
        Pengaduan                                                                                                                                     Jumlah
                                                                                                                                                    Pengaduan
                               Jumlah                       %               Jumlah                       %               Jumlah             %

 Penghimpunan Dana                   655                   61,56%                409                38,44%                  -            0,00%              1.064

 Penyaluran Dana                      330                  71,58%                  131              28,42%                  -            0,00%                461

 Produk Kerja Sama                      12            100,00%                       3               25,00%                  -            0,00%                 12

 Produk Lain                          819                  65,10%                439                34,90%                  -            0,00%              1.258

 Sistem Pembayaran                 89.965                 99,74%                  234                   0,26%               -            0,00%             90.199

 Total                              91.781                98,70%                 1.216                  1,31%              -             0,00%             92.994


Tabel Inbound Call Contact Center Tahun 2025

                                                                                        2025
Inbound
Channel
                                                                                                                                                              Total
              Januari Februari Maret              April      Mei        Juni       Juli       Agustus September Oktober November Desember

BTN Call       26.851     27.167     33.082 23.960          24.398 33.350         32.218       28.772        29.884       33.525      32.387      28.601      354.195

Email          33.136     27.179      32.161      24.617    22.568 29.448         32.712       27.893        33.473       29.198      28.048      30.478       350.911

Instagram       11.800    11.680     23.500        7.939     6.940      10.070 12.058          10.850           14.214    13.043       10.671      9.231       141.996

Facebook        13.321   23.054      14.447       14.023     18.278      1.031     6.551       4.269            2.090       2.315       2.172     3.054       104.605

Whats App        7.461     7.017      8.768       5.898       5.718     8.223      8.235       6.827            6.065      5.897       5.641       5.232       80.982

Twitter         3.797      5.162      5.233        2.816      1.589      1.939     1.999        1.673           1.809       1.789      2.104       1.519        31.429

Live Chat       1.420      1.465      1.207        1.094      1.160       980       1.141      6.827              905           993     1.014       880         19.086

Playstore         489       333         360         294         256       356        690         415              352           697      399        327         4.968

YouTube            34         19         49          44          25        32            59       58               32            41       22         36             451

App Store           -         -              -       119         22        25            29        18              27            39       19          -             298

lapor.go.id         -          1             11      53          35         12            6        2                3            5         6           1            135

Helpdesk IB         -         -              -        -             -       -             5        4                5            19        8          15            56
& I-CASH

Total          98.309    103.077     118.818 80.857         80.989 85.466 95.703              87.608         88.859        87.561     82.491      79.374      1.089.112




300         Laporan Tahunan 2025
Page 301
                                                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Inbound Call Contact Center Tahun 2024
                                                                            2024
Inbound
                                                                                                                                                    Total
Channel
              Januari Februari Maret        April     Mei       Juni     Juli       Agustus September Oktober November Desember

BTN Call       36.307    28.315    32.623   29.249    27.251    24.720   30.800      29.485       26.011     30.925         28.619       28.798    353.103

Email          18.656   15.465     19.216   26.544    21.078    17.959   22.940      22.831      23.509      23.786         23.384       29.045    264.413

Instagram       7.243   13.865     15.774   10.459     9.167     7.254    7.800       7.457      23.509       10.722         9.501        11.288     118.137

Facebook       4.846      5.221     6.740    6.930    5.709      4.516    5.476       5.507       5.000       5.818          5.914        6.549     68.226

Whats App       1.970      7.112    9.219    1.987    5.396      1.881    2.630       2.814        7.287      7.337          6.669        9.738     64.040

Twitter         3.642    3.475     4.038     4.632    5.244      3.410    2.837       4.015       2.693       3.944          2.893        3.692     44.515

Live Chat        709      1.228     1.657     1.361    1.091      945      465         339          1.011     2.339          3.048        3.838      18.031

Playstore         517       517       571     430       548       746       693        339         1.288       1.503          1.217        1.276    10.565

YouTube           69         81      229        121      70         31       66         34           34          59             36           56        886

App Store         88        45        37        53        15       33        32           -            -          -            126            8        437

lapor.go.id        13         2        3         2          2       4           2        2             5          9              2            -          46

Helpdesk IB        4          -        5         5          1       -           -         -            -          -              -            -          15
& I-CASH

Total          74.064   75.326     90.112   81.773    75.572    61.499    73.741     73.743      74.445      86.442         81.409       94.288    942.414




Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha

Segmen usaha Perseroan berdasarkan jenis kegiatan usaha terdiri atas 3 (tiga) segmen utama, yaitu Segmen
Konvensional, Segmen Syariah, dan Segmen Entitas Anak.
1. Segmen Konvensional merupakan segmen bisnis utama yang memberikan kontribusi terbesar terhadap
   pendapatan Perseroan.
2. Segmen Syariah yang dikelola melalui Unit Usaha Syariah (UUS) Perseroan menunjukkan pertumbuhan yang
   berkelanjutan dari tahun ke tahun, sejalan dengan berbagai inisiatif dan strategi pengembangan yang dilakukan
   Perseroan.
3. Segmen Entitas Anak merupakan kegiatan usaha yang dijalankan melalui entitas anak Perseroan, yaitu Bank
   Syariah Nasional (BSN).


Segmen Konvensional

Penjelasan dan Produktivitas Segmen Konvensional

Segmen Konvensional terdiri atas produk konsumer dan produk komersial dalam bentuk simpanan maupun kredit
dengan informasi sebagai berikut:


                                                                SEGMEN KONVENSIONAL




                        PRODUK KONSUMER                                                                     PRODUK KOMERSIAL



        PRODUK                                  PRODUK                                      PRODUK                                  PRODUK
  SIMPANAN KONSUMER                         KREDIT KONSUMER                           SIMPANAN KOMERSIAL                        KREDIT KOMERSIAL



                    DEPOSITO                                                                                  DEPOSITO
  TABUNGAN                             GIRO             KREDIT           KREDIT NON             GIRO                            KREDIT         KREDIT NON
                   BERJANGKA                                                                                 BERJANGKA
  KONSUMER                         PERORANGAN         PERUMAHAN          PERUMAHAN            KOMERSIAL                       PERUMAHAN        PERUMAHAN
                    BTN RITEL                                                                                 LEMBAGA




                                                                                                                         Laporan Tahunan 2025           301
Page 302
04          Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Sekilas tentang kinerja dari Segmen Konvensional dapat dilihat pada tabel sebagai berikut:


                                                    Grafik Kinerja Segmen Konvensional
                                                                                                                                    (dalam triliun Rupiah)

                                                                                                        Jumlah Nilai Produk Segmen
               Produk Konsumer                                Produk Komersial
                                                                                                              Konvensional

               255,11    270,20   64,71   67,85               58,97   75,50   264,19    314,06                  322,97     334,91     323,16       389,56

300,00                                               350,00                                          450,00
                                                                                                     400,00
250,00                                               300,00
                                                                                                     350,00
                                                     250,00
200,00                                                                                               300,00
                                                     200,00                                          250,00
150,00
                                                     150,00                                          200,00

100,00                                                                                               150,00
                                                     100,00
                                                                                                     100,00
 50,00                                                50,00
                                                                                                      50,00
     0,00                                              0,00                                            0,00
                                                                                                                   Jumlah                Jumlah
                   Kredit          Simpanan                      Kredit        Simpanan
                                                                                                                 Nilai Produk          Nilai Produk
                 Konsumer          Konsumer                    Komersial       Komersial
                                                                                                                  Konsumer              Komersial


                                                                                                                            2024                       2025


Produk Konsumer

Penyaluran produk Perseroan pada Produk Konsumer terbagi menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Konsumer dan
Produk Simpanan Konsumer. Jumlah nilai Produk Konsumer tahun 2025 sebesar Rp334,91 triliun, meningkat 3,70%
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp322,96 triliun. Peningkatan tersebut disebabkan oleh peningkatan
Kredit Konsumer, Dana simpanan Tabungan Konsumer maupun Deposito Berjangka Konsumer pada tahun 2025.


Tabel Nilai Produk Konsumer
                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                               Kenaikan/Penurunan
                        Produk Konsumer                          2025                    2024
                                                                                                          Nominal                              %

 Produk Kredit Konsumer                                       270.202.267              255.110.204        15.092.063                        5,92%

 Produk Simpanan Konsumer                                       64.710.833             67.854.930         (3.144.097)                     (4,63%)

 Jumlah Nilai Produk Konsumer                                  334.913.100             322.965.133            11.947.966                   3,70%



Volume produk Kredit Konsumer tahun 2025 sebanyak 9.251.924 unit, meningkat 11,63% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebanyak 8.288.323 unit. Peningkatan tersebut disebabkan oleh pertumbuhan volume penyaluran KPR
Subsidi. Demikian pula Simpanan Konsumer yang pada tahun 2025 sebanyak 7.162.745 unit, meningkat 14,40%
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 6.261.345. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh
meningkatnya jumlah rekening Tabungan Konsumer sebesar 14,76%.


Tabel Volume Produk Konsumer

                                                                                                               Kenaikan/Penurunan
                        Produk Konsumer                          2025                    2024
                                                                                                          Nominal                     Persentase

 Produk Kredit Konsumer (unit)                                  2.089.179              2.026.978                 62.201                     3,07%

 Produk Simpanan Konsumer (rekening)                            7.162.745              6.261.345               901.400                     14,40%

 Jumlah Produk Konsumer (unit/rekening)                        9.251.924               8.288.323               963.601                     11,63%




302           Laporan Tahunan 2025
Page 303
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




PRODUK KREDIT KONSUMER
Perseroan menyediakan produk Kredit Konsumer yang terdiri dari Kredit Perumahan dan Kredit Non-Perumahan.
Untuk produk Kredit Perumahan diklasifikasikan menjadi KPR Subsidi, KPR Non Subsidi, dan Kredit Perumahan Lainnya.
Seluruh produk kredit perorangan konsumer disalurkan dalam mata uang Rupiah.


Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Konsumer
                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                     Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Konsumer                   2025             2024
                                                                                   Nominal            Persentase

Kredit Perumahan                               262.460.465        247.586.738      14.873.727               6,01%

   KPR Subsidi                                  157.301.634       147.322.000       9.979.634              6,77%

   KPR Non Subsidi                              96.106.508          91.653.241     4.453.266               4,86%

   Kredit Perumahan Lainnya                      9.052.323           8.611.496       440.827                5,12%

Kredit Non Perumahan                              7.741.802         7.523.466         218.336              2,90%

Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konsumer        270.202.267        255.110.204      15.092.063              5,92%



Nilai outstanding produk Kredit Konsumer tahun 2025 sebesar Rp270,20 triliun, meningkat 5,92% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp255,11 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh ekspansi kredit yang
masih pada segmen Konsumer selama Tahun 2025 dan penyerapan menyeluruh pada kuota KPR Subsidi FLPP yang
diberikan oleh Pemerintah.


Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Konsumer
                                                                                                             (dalam unit)


                                                                                     Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Konsumer                   2025             2024
                                                                                   Nominal            Persentase

Kredit Perumahan                                 2.020.914          1.961.170         59.744                3,05%

   KPR Subsidi                                   1.627.482         1.559.659          67.823                4,35%

   KPR Non Subsidi                                333.922           342.313           (8.391)             (2,45%)

   Kredit Perumahan Lainnya                         59.510           59.198              312                0,53%

Kredit Non Perumahan                               68.805            65.808            2.997                4,55%

Jumlah Volume Penyaluran Kredit Konsumer         2.089.719        2.026.978           62.741                3,10%



Volume penyaluran produk Kredit Konsumer tahun 2025 sebanyak 2.089.719 unit, meningkat 3,10% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebesar 2.026.978 unit. Pertumbuhan tersebut disebabkan oleh pertumbuhan volume
penyaluran KPR Subsidi dan juga Kredit Konsumer Non Perumahan.


KREDIT PERUMAHAN-KPR SUBSIDI
Sejak tahun 1976 hingga saat ini, skema penyaluran KPR Subsidi terus berganti, meski demikian Perseroan tetap
konsisten menyalurkan KPR Subsidi. KPR Subsidi merupakan program pemilikan rumah dari Pemerintah melalui
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia yang ditujukan bagi Masyarakat
Berpenghasilan Rendah (MBR) dan diterbitkan oleh Bank Pelaksana baik secara konvensional maupun dengan prinsip
syariah. Dalam program KPR Bersubsidi, Pemerintah memberikan bantuan dengan penempatan dana murah jangka
panjang maupun subsidi uang muka sehingga cicilan KPR menjadi terjangkau untuk pembelian rumah sejahtera
tapak dan rumah sejahtera susun.




                                                                                      Laporan Tahunan 2025          303
Page 304
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Perseroan     senantiasa    menyediakan       berbagai   3. Sumber pendanaan program FLPP berasal dari 75%
kemudahan dan biaya yang ringan bagi masyarakat             dari Pemerintah dan 25% dari Perseroan. Perseroan
yang ingin memiliki rumah melalui program KPR               melakukan kerja sama dengan PT Sarana Multigriya
Bersubsidi. Perseroan pertama kali mendapatkan              Finansial dalam menyediakan sumber pendanaan
tugas untuk memberikan pelayanan KPR Subsidi sesuai         bagi program FLPP.
Surat Menteri Keuangan No. B-49/MK/IV/I/1974 tanggal     4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan
29 Januari 1974, dengan realisasi KPR pertama               MBR yang disesuaikan juga dengan kemampuan
berlangsung pada tanggal 10 Desember 1976. Perseroan        membayar angsuran dari calon debitur atau paling
menyalurkan KPR Subsidi bekerja sama dengan                 lama 20 tahun.
Pemerintah, yaitu Kementerian Pekerjaan Umum
dan Perumahan Rakyat (PUPR). Ketentuan mengenai          Ketentuan pemberian KPR BP2BT untuk pembelian
penyaluran KPR Subsidi terakhir diatur dalam Peraturan   rumah tapak/susun dan pembangunan rumah
Menteri PUPR No. 35/PRT/M/2021 tentang Kemudahan dan     swadaya adalah sebagai berikut:
Bantuan Pemilikan Rumah Bagi Masyarakat Berpenghasilan   Setiap MBR yang memenuhi persyaratan program
Rendah, Peraturan Menteri PUPR No. 32 tahun 2021         BP2BT mendapatkan bantuan uang muka (Dana BP2BT)
tentang Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis            sebesar maksimal Rp40 juta dari Pemerintah.
Tabungan, dan Peraturan BP Tapera No. 6 Tahun 2021       1. Nilai KPR sebesar harga jual rumah tapak/susun
tentang Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta Tabungan           atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) rumah
Perumahan Rakyat.                                            swadaya dikurangi dengan Dana BP2BT serta uang
                                                             muka yang disiapkan oleh MBR.
Perseroan menyalurkan KPR subsidi menggunakan            2. Suku bunga KPR yang dibayar debitur menggunakan
skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan              rate komersial sebesar 10% fixed rate selama 10 tahun
(FLPP), Bantuan Pembiayaan perumahan berbasis                atau 9,5% fixed rate selama 5 (lima) tahun dengan
tabungan (BP2BT), dan Tabungan Perumahan Rakyat              metode perhitungan gradual payment mortgage.
(Tapera). Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR)         3. Sumber pendanaan program BP2BT berasal 100%
adalah pembeli rumah pertama kali yang memenuhi              dari bank pelaksana.
persyaratan tertentu dapat memperoleh KPR Subsidi        4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan
dengan cicilan terjangkau. Berdasarkan peraturan             MBR yang disesuaikan juga dengan kemampuan
pemerintah yang berlaku saat ini, program KPR                membayar angsuran dari calon debitur atau paling
Sejahtera FLPP dan KPR BP2BT diberikan kepada nasabah        lama 20 tahun.
yang belum memiliki rumah dengan penghasilan
keluarga sebesar Rp8 juta per bulan (untuk pulau Jawa,   Ketentuan pemberian KPR Tapera adalah sebagai
Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp10 juta per    berikut:
bulan (untuk pulau Papua). Sementara untuk program       1. KPR Tapera diberikan kepada peserta Tapera yang
KPR Tapera diberikan kepada nasabah yang terdaftar          telah memenuhi persyaratan dan urutan prioritas
sebagai peserta BP-Tapera dengan penghasilan                peserta dari BP Tapera.
nasabah sebesar Rp8 juta per bulan (untuk Pulau Jawa,    2. Uang muka KPR Tapera minimal 0% sesuai dengan
Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp10 juta per       penilaian Perseroan kepada MBR.
bulan (untuk Pulau Papua). Harga rumah yang dibeli       3. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5%
melalui program-program tersebut terikat pada batas         per tahun dan sudah termasuk premi asuransi
harga tertentu.                                             jiwa, asuransi kebakaran, dan asuransi kredit. Suku
                                                            bunga sebagaimana dimaksud pada butir (2)
Adapun ketentuan pemberian KPR FLPP Tapak dan               bersifat tetap selama jangka waktu kredit (fixed
Rumah Susun adalah sebagai berikut:                         rate) dengan metode perhitungan bunga tahunan
1. Nilai KPR paling banyak sebesar harga jual rumah         (annuity).
   tapak atau susun dikurangi dengan uang muka           4. Jangka waktu KPR disepakati oleh Perseroan dan
   yang disiapkan oleh MBR. Melalui program ini, MBR        MBR yang disesuaikan juga dengan kemampuan
   juga berhak mendapatkan Subsidi Bantuan Uang             membayar angsuran dari calon debitur atau paling
   Muka (SBUM) sebesar Rp4 juta (untuk pulau Jawa,          lama 30 tahun.
   Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi) dan Rp8 juta      5. Perseroan akan menerbitkan Efek Beragunan
   (untuk Papua) dari Pemerintah.                           Aset (EBA) sesuai dengan jumlah kredit yang
2. Suku bunga KPR yang dibayar debitur sebesar 5%           direalisasikan dengan bekerja sama dengan Bank
   per tahun dan sudah termasuk premi asuransi jiwa,        Kustodian yang ditunjuk oleh BP-Tapera.
   asuransi kebakaran, dan asuransi kredit. Suku bunga
   sebagaimana dimaksud pada butir (1) bersifat tetap
   selama jangka waktu kredit (fixed rate) dengan
   metode perhitungan bunga tahunan (annuity).




304     Laporan Tahunan 2025
Page 305
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Subsidi
                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                        Kenaikan/Penurunan
                 KPR Subsidi                      2025                2024
                                                                                     Nominal            Persentase

KPR BTN Sejahtera Tapak                         157.301.634         147.322.000       9.979.634                6,77%

KPR SSA / SSB                                   101.939.091         86.489.043       15.450.048               17,86%

KPR BTN Tapera                                   51.390.502         56.528.288        (5.137.786)            (9,09%)

KPR Subsidi Lainnya                               2.207.879           2.428.153        (220.274)             (9,07%)

Jumlah Nilai Penyaluran KPR Subsidi             157.301.634         147.322.000       9.979.634               6,77%



Nilai outstanding KPR Subsidi tahun 2025 sebesar              sama dengan instansi dan stakeholder di bidang
Rp157,30 triliun, meningkat 6,77% dibandingkan                perumahan baik dukungan pembiayaan (BP Tapera,
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp147,32 triliun.              SMF dan Kementerian PUPR), maupun dari sisi supply
Kenaikan ini menunjukkan permintaan KPR subsidi               dan demand, bekerja sama dengan berbagai instansi/
tetap kuat seiring dukungan program pemerintah dan            asosiasi (asosiasi pengembang, asosiasi pedagang
kebutuhan hunian MBR yang masih besar. Perseroan              pasar, perusahaan teknologi seperti Gojek, Grab dan
mengembangkan skema pembiayaan yang equitable                 lainnya) pengembangan dan perbaikan bisnis proses,
dan inklusif melalui pengembangan produk KPR                  penggunaan teknologi terkini serta memperluas bisnis
Subsidi seperti New KPR FLPP, KPR Tapera, skema KPR           ekosistem diharapkan memberikan dampak positif
Rent to Own. Perseroan juga terus meningkatkan                terhadap pertumbuhan penyaluran KPR Subsidi BTN.
pangsa KPR Subsidi BTN melalui pendalaman kerja


Tabel Volume Penyaluran KPR Subsidi
                                                                                                               (dalam unit)


                                                                                        Kenaikan/Penurunan
                 KPR Subsidi                      2025                2024
                                                                                     Nominal            Persentase

KPR BTN Sejahtera Tapak                           951.204             847.184          104.020               12,28%

KPR SSA / SSB                                      617.920            633.462          (15.542)             (2,45%)

KPR BTN Tapera                                     12.855               12.819               36               0,28%

KPR Subsidi Lainnya                                45.503              66.194          (20.691)             (31,26%)

Jumlah Volume Penyaluran KPR Subsidi             1.627.482          1.559.659           67.823                4,35%



Sejalan dengan pertumbuhan nilai penyaluran produk,           maksimal selama 30 (tiga puluh lima) tahun untuk
volume unit KPR Subsidi tahun 2025 juga mengalami             KPR Non Subsidi dan maksimal 15 (lima belas) tahun
pertumbuhan volume sebesar 4,35% atau 67.823 unit             untuk Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) dan Kredit
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak                  Ruko. KPR Non Subsidi BTN memberikan layanan untuk
1.559.659 unit. Pertumbuhan unit tersebut dikontribusi        keperluan pembelian rumah dari developer ataupun
dari meningkatnya KPR BTN Sejahtera Tapak pada                non-developer, baik untuk pembelian rumah baru atau
tahun 2025.                                                   second, pembelian rumah siap huni (ready stock) atau
                                                              belum jadi (indent), maupun take over kredit dari bank
Kredit Perumahan-KPR Non Subsidi                              lain. Ketentuan uang muka minimal 15% atau sesuai
Selain KPR Subsidi, BTN juga memiliki berbagai                Peraturan Bank Indonesia tentang Rasio Loan to Value
layanan KPR Non Subsidi yang menargetkan nasabah              (LTV). Perseroan menyalurkan kredit KPR Non Subsidi
berpenghasilan menengah ke atas dengan suku bunga             melalui beberapa produk yaitu KPR BTN Platinum, KPA
mengambang (floating). Jangka waktu yang ditawarkan           BTN dan Kredit Ruko BTN.




                                                                                         Laporan Tahunan 2025          305
Page 306
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Nilai Penyaluran Produk KPR Non Subsidi
                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                            Kenaikan/Penurunan
                   KPR Non Subsidi                       2025               2024
                                                                                          Nominal         Persentase

 KPR BTN Platinum                                      93.527.897         89.016.072       4.511.825           5,07%

 KPA BTN                                               2.036.459           2.060.058        (23.599)           (1,15%)

 Kredit Ruko BTN                                          542.151              577.111     (34.960)          (6,06%)

 Jumlah Nilai Penyaluran KPR Non Subsidi               96.106.508         91.653.241      4.453.266            4,86%



Nilai outstanding KPR Non Subsidi tahun 2025 sebesar Rp96,11 triliun, meningkat 4,86% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar Rp91,65 triliun. Hal tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya posisi kredit KPR BTN Platinum sebesar
Rp4,51 triliun.


Tabel Volume Penyaluran KPR Non Subsidi
                                                                                                                (dalam unit)


                                                                                            Kenaikan/Penurunan
                   KPR Non Subsidi                       2025               2024
                                                                                          Nominal         Persentase

 KPR BTN Platinum                                       325.686            333.270           (7.584)          (2,28%)

 KPA BTN                                                  6.944               7.593           (649)           (8,55%)

 Kredit Ruko BTN                                          1.292               1.450            (158)         (10,90%)

 Jumlah Volume Penyaluran KPR Non Subsidi               333.922            342.313           (8.391)          (2,45%)



Volume penyaluran KPR Non Subsidi tahun 2025                        Kredit Perumahan-Kredit Perumahan Lainnya
sebanyak 333.922 unit, menurun 2,45% dibandingkan                   Perseroan juga menawarkan jenis-jenis Kredit
dengan tahun 2024 yang sebanyak 342.313 unit.                       Perumahan serta Kredit Konsumer Lainnya, yang dapat
Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh                         digunakan sesuai dengan kebutuhan konsumen. Kredit
beberapa hal salah satunya disebabkan oleh shifting                 Perumahan Lainnya merupakan upaya Perseroan
strategi ke pembiayaan dengan ticket size lebih besar.              dalam mengembangkan bisnis sekaligus ditujukan
Perseroan mulai lebih fokus pada segmen affluent                    untuk membantu konsumen memiliki hunian dengan
dan KPR Non Subsidi dengan nilai >Rp750 juta, yang                  keuntungan dan kemudahan yang tinggi. Perseroan
menaikkan rata-rata plafon per unit. Strategi ini                   menyalurkan Kredit Perumahan Lainnya melalui
diperkuat dengan pembukaan sales center Perseroan                   beberapa produk yaitu Kredit Agunan Rumah, Kredit
secara masif sehingga akuisisi lebih terarah pada                   Bangun Rumah dan Pinjaman Renovasi Rumah
nasabah bernilai tinggi yang akibatnya unit turun, tetapi           Kerjasama Bank (PRR-KB) BPJS Ketenagakerjaan.
nilai/posisi kredit meningkat 4,86%.


Tabel Nilai Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya
                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                            Kenaikan/Penurunan
           Kredit Perumahan Lainnya                      2025               2024
                                                                                          Nominal         Persentase

 Kredit Agunan Rumah                                   8.813.607          8.440.305         373.302            4,42%

 Kredit Bangun Rumah                                      31.490              33.811         (2.321)         (6,86%)

 PUM-TBUM-PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan                    207.225             137.380         69.845           50,84%

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Perumahan
                                                       9.052.323           8.611.496        440.826            5,12%
 Lainnya




306        Laporan Tahunan 2025
Page 307
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Nilai penyaluran Kredit Perumahan Lainnya tahun 2025 sebesar Rp9,05 triliun, meningkat 5,12% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp8,61 triliun. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan nilai penyaluran
Kredit Agunan Rumah (KAR) sebesar 4,42% disebabkan kebutuhan dana masyarakat meningkat dan produk KAR
makin relevan sebagai solusi “cash-out” nasabah memonetisasi aset rumah yang sudah dimiliki untuk kebutuhan
konsumtif maupun produktif (renovasi, pendidikan, kesehatan, modal usaha), sementara dari sisi bank KAR menarik
karena risiko relatif lebih terjaga (ada agunan properti) dan prosesnya bisa dibuat lebih cepat.


Tabel Volume Penyaluran Kredit Perumahan Lainnya
                                                                                                               (dalam unit)


                                                                                        Kenaikan/Penurunan
        Kredit Perumahan Lainnya                   2025               2024
                                                                                     Nominal            Persentase

Kredit Agunan Rumah                                51.488             50.205             1.283                2,56%

Kredit Bangun Rumah                                    189                248             (59)             (23,79%)

PRR-KB BPJS Ketenagakerjaan                          7.833              8.745            (912)             (10,43%)

Jumlah Volume Penyaluran Kredit Perumahan
                                                    59.510             59.198              312                0,53%
Lainnya



Selain meningkat dari sisi nilai, Kredit Agunan Rumah         Kredit Non Perumahan
(KAR) juga tumbuh dari sisi unit, yaitu naik 2,56% dari       Perseroan memberikan Kredit Konsumer Lainnya, di
50.205 unit pada 2024 menjadi 51.488 unit pada 2025.          luar Kredit Perumahan yang digunakan untuk berbagai
Kenaikan ini menunjukkan permintaan KAR semakin               kebutuhan nasabah kredit. Perseroan menyalurkan
kuat sebagai produk cash-out berbasis agunan,                 Kredit Non Perumahan melalui beberapa produk yaitu
sekaligus mencerminkan strategi Perseroan yang lebih          Kring BTN, Kring BTN Pensiunan, Kredit Swadana BTN dan
agresif memperluas akuisisi dan cross-selling melalui         Kredit Pegawai.
penguatan sales/channel. Dampaknya, pertumbuhan
KAR turut menjadi penopang utama kenaikan volume
Kredit Perumahan Lainnya di 2025.


Tabel Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan
                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                        Kenaikan/Penurunan
            Kredit Non Perumahan                   2025               2024
                                                                                     Nominal            Persentase

Kring BTN                                        5.062.273           4.720.484          341.789               7,24%

Kring BTN Pensiunan                                399.054            425.609          (26.555)             (6,24%)

Kredit Swadana BTN                                 376.908             578.142        (201.234)             (34,81%)

Kredit Pegawai                                   1.903.566            1.799.231         104.335               5,80%

Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Non Perumahan      8.741.802          7.523.466          218.335               2,90%


Nilai penyaluran Kredit Non Perumahan tahun 2025              sumber utama penyaluran kredit konsumtif. Selain itu,
sebesar Rp8,74 trilliun, meningkat 2,90% dibandingkan         pertumbuhan Kring BTN diperkuat oleh cross-selling
dengan tahun 2024 yang sebanyak Rp7,52 trilliun.              ke nasabah existing payroll/KPR, kemudahan proses
Peningkatan tersebut terutama didorong oleh akuisisi          dan percepatan SLA melalui digitalisasi, serta fokus
payroll yang semakin dimasifkan oleh Perseroan,               Perseroan untuk mendorong portofolio non-perumahan
sehingga basis nasabah berpendapatan tetap (ASN/              bermargin lebih tinggi guna memperkuat yield dan
BUMN/BUMD/korporasi) bertambah dan menjadi                    diversifikasi pendapatan.




                                                                                        Laporan Tahunan 2025           307
Page 308
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Volume Penyaluran Kredit Non Perumahan
                                                                                                                   (dalam unit)


                                                                                              Kenaikan/Penurunan
             Kredit Non Perumahan                        2025               2024
                                                                                            Nominal          Persentase

 Kring BTN                                               55.361             50.867             4.494               8,83%

 Kring BTN Pensiunan                                     4.748               5.404             (656)             (12,14%)

 Kredit Swadana BTN                                        367                 589             (222)            (37,69%)

 Kredit Pegawai                                          8.329               8.948             (619)             (6,92%)

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit Non
                                                        68.805              65.808             2.997              4,55%
 Perumahan



Volume penyaluran Kredit Non Perumahan tahun                        Sementara itu, beberapa produk lain turun (Kring
tahun 2025 sebanyak 68.805 unit, meningkat 4,55%                    Pensiunan, Swadana, dan Kredit Pegawai), sehingga
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak                        secara keseluruhan terlihat pertumbuhan unit terjadi
65.808 unit. Kenaikan ini hampir seluruhnya ditopang                karena pergeseran fokus portofolio ke Kring BTN sebagai
oleh Kring BTN yang meningkat 8,83% atau 4.494 unit                 mesin utama ekspansi kredit non-perumahan.
yang dari 50.867 menjadi 55.361 unit, sejalan dengan
akuisisi payroll yang makin digalakkan sehingga                     PRODUK SIMPANAN KONSUMER
basis nasabah berpendapatan tetap bertambah dan                     Perseroan menyediakan beragam produk simpanan untuk
mendorong permintaan kredit konsumtif. Sementara itu,               menjawab kebutuhan simpanan kepada nasabah, yang
beberapa produk lain turun (Kring Pensiunan, Swadana,               dikelompokkan menjadi 2 (dua) produk, yaitu Tabungan
dan Kredit Pegawai), sehingga secara keseluruhan                    dan Deposito. Melalui penyediaan produk tersebut,
terlihat pertumbuhan unit terjadi karena pergeseran                 Perseroan berupaya untuk menjaga tingkat likuiditas
fokus portofolio ke Kring BTN sebagai mesin utama                   yang sehat, sumber dana berbiaya murah yang sejalan
ekspansi kredit non-perumahan.                                      dengan strategi Perseroan untuk mempertahankan
                                                                    komposisi pendanaan yang kompetitif dan terjangkau.


Tabel Jumlah Dana Simpanan Konsumer
                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                              Kenaikan/Penurunan
             Simpanan Konsumer                           2025               2024
                                                                                            Nominal          Persentase

 Tabungan Konsumer                                     35.205.036          37.699.994      (2.494.888)          (6,62%)

 Deposito Berjangka                                    29.135.050          29.732.484        (597.434)           (2,01%)

 Giro Perorangan                                          370.747            422.522           (51.775)         (12.25%)

 Jumlah Dana Simpanan Konsumer                         64.710.833         67.854.930        (3.144.097)         (4,63%)



Jumlah dana Simpanan Konsumer tahun 2025 sebesar Rp64,71 triliun, menurun 4,63% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar Rp67,43 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya Tabungan sebesar
6,62%, Deposito sebesar 2,01% dan Giro Perorangan sebesar 12,25%.




308     Laporan Tahunan 2025
Page 309
                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Jumlah Rekening Simpanan Konsumer
                                                                                                    (dalam rekening)


                                                                                  Kenaikan/Penurunan
           Simpanan Konsumer                     2025            2024
                                                                                Nominal           Persentase

Tabungan Konsumer                              7.045.749        6.139.468         906.281              14,76%

Deposito Berjangka                                85.817           93.017         (7.200)              (7,74%)

Giro Perorangan                                    31.177         28.857            2.320               8,04%

Jumlah Rekening Simpanan Konsumer               7.131.566      6.232.485          901.401              14,40%




Jumlah rekening Simpanan Konsumer tahun 2025 sebanyak 7.131.566 rekening, meningkat 14,40% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebanyak 6.232.485 rekening. Peningkatan tersebut terutama disebabkan oleh pertumbuhan
jumlah rekening Tabungan Konsumer sebesar 14,76% dan Giro Perorangan sebesar 8,04%.


Tabungan Konsumer
Tabungan konsumer yang dimiliki Perseroan memberikan solusi tabungan transaksional dengan kemudahan
transaksi pembelian dan pembayaran melalui channel Perseroan untuk menunjang aktivitas keuangan konsumen.
Tabungan Konsumer Perseroan dikembangkan melalui beberapa produk sebagai berikut:
1. Tabungan Batara
2. Tabungan Bisnis
3. Tabungan Investa
4. Tabungan e’BataraPos
5. Tabungan Lainnya


Tabel Jumlah Tabungan Konsumer
                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                  Kenaikan/Penurunan
           Tabungan Konsumer                     2025            2024
                                                                                Nominal           Persentase

Tabungan Batara                               17.830.534       17.250.326        580.207                3,36%

Tabungan Bisnis                                4.457.428        3.603.417         854.011              23,70%

Tabungan Investa                              8.432.883        12.052.267      (3.619.384)           (30,03%)

Tabungan e'BataraPos                           1.631.900        1.944.082         (312.181)          (16,06%)

Tabungan Lainnya                              2.852.290        2.849.902            2.388               0,08%

Jumlah Dana Tabungan Konsumer                35.205.036       37.699.994      (2.494.958)             (6,62%)



Jumlah dana Tabungan Konsumer tahun 2025 sebesar Rp35,21 triliun, menurun 6,62% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar Rp37,70 triliun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh turunnya dana Tabungan Investa
sebesar Rp3,62 triliun.




                                                                                  Laporan Tahunan 2025           309
Page 310
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Jumlah Rekening Tabungan Konsumer
                                                                                                              (rekening)


                                                                                        Kenaikan/Penurunan
               Tabungan Konsumer                           2025          2024
                                                                                      Nominal         Persentase

 Tabungan Batara                                         3.377.926      2.588.725        789.201          30,49%

 Tabungan Bisnis                                           94.493           61.138       33.355           54,56%

 Tabungan Investa                                            6.830          8.080        (1.250)         (15,47%)

 Tabungan e'BataraPos                                     504.979        602.956        (97.977)         (16,25%)

 Tabungan Lainnya                                         3.061.521     2.878.569       182.952            6,36%

 Jumlah Rekening Tabungan Konsumer                       7.045.749      6.139.468       906.281           14,76%



Jumlah rekening Tabungan Konsumer tahun 2025 sebanyak 7,05 juta rekening, meningkat 14,76% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebesar 6,14 juta rekening. Kenaikan tersebut terutama disebabkan oleh meningkatnya
jumlah rekening dari Tabungan Batara sebanyak 789.201 rekening.


Deposito Berjangka BTN Ritel
Deposito berjangka BTN Ritel meliputi Deposito On Bilyet dan e-Depo


Tabel Jumlah Deposito Berjangka
                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                        Kenaikan/Penurunan
                Deposito Berjangka                         2025          2024
                                                                                      Nominal         Persentase

 DEPOSITO ON BILYET

 1 bulan                                                 8.275.816      8.276.804         (988)            (0,01%)

 2 bulan                                                  954.627        1.885.215    (930.589)          (49,36%)

 3 bulan                                                 11.816.924     11.159.587      657.336             5,89%

 4 Bulan                                                   1.115.521     444.730         670.791          150,83%

 6 bulan                                                  826.405       2.200.387    (1.373.982)         (62,44%)

 > 12 bulan                                               487.462        278.385        209.077            75,10%

 E-DEPO

 1 Bulan                                                 1.733.905      1.498.342       235.563            15,72%

 2 Bulan                                                   115.565        145.020      (29.455)           (20,31%)

 3 Bulan                                                  2.221.129     2.044.796        176.333            8,62%

 4 Bulan                                                   160.734       246.524        (85.790)         (34,80%)

 6 Bulan                                                 1.299.214       1.352.132      (52.918)            (3,91)

 12 Bulan                                                   86.708         67.863        18.845            27,77%

 Deposito On Call                                           41.005        132.663       (91.658)         (69,09%)

 DHE                                                             35            35             0             0,00%

 Jumlah Dana Deposito Berjangka                         26.724.483     29.732.484    (3.008.001)          (10,12%)


Jumlah Deposito Berjangka tahun 2025 sebesar Rp26,72 triliun, menurun 10,12% dibandingkan dengan tahun 2024
yang sebesar Rp29,73 triliun. Hal tersebut terutama disebabkan oleh menurunnya jumlah dana Deposito On Bilyet
sebesar 3,17%. Meskipun demikian, jumlah dana e-Deposito mengalami kenaikan sebesar 4,90%.




310         Laporan Tahunan 2025
Page 311
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka
                                                                                                                (rekening)


                                                                                      Kenaikan/Penurunan
             Deposito Berjangka                    2025             2024
                                                                                    Nominal            Persentase

DEPOSITO ON BILYET

1 bulan                                            30.317           35.642           (5.325)              (14,94%)

2 bulan                                             1.047             1.607            (560)             (34,85%)

3 bulan                                            16.794            19.641          (2.847)              (14,50%)

4 Bulan                                               215              193                22                11,40%

6 bulan                                            6.269             7.396            (1.127)             (15,24%)

> 12 bulan                                          2.447            2.556             (109)              (4,26%)

E-DEPO

1 Bulan                                            10.074            9.208               866                9,40%

2 Bulan                                              878               888               (10)               (1,13%)

3 Bulan                                             11.112           9.522             1.590                16,70%

4 Bulan                                               531              889             (358)             (40,27%)

6 Bulan                                             4.815             4.531              284                6,27%

12 Bulan                                            1.310              917               393               42,86%

Deposito On Call                                        6               26              (20)             (76,92%)

DHE                                                      1                1                0                0,00%

Jumlah Rekening Deposito Berjangka                 85.816           93.017            (7.201)             (7,74%)


Jumlah Rekening Deposito Berjangka tahun 2025 sebesar 85.816 rekening, menurun 7,74% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar 93.017 rekening. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh penurunan jumlah rekening Deposito
on Bilyet sebesar 14,84%. Meskipun demikian, jumlah rekening e-Deposito mengalami kenaikan sebesar 10,57%.


Produk Komersial

Portofolio produk Perseroan pada Produk Komersial terbagi menjadi 2 (dua), yaitu Produk Kredit Komersial dan Produk
Simpanan Komersial.


Tabel Nilai Produk Komersial
                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                      Kenaikan/Penurunan
             Produk Komersial                      2025             2024
                                                                                    Nominal            Persentase

Produk Kredit Komersial                          75.500.636        58.970.333       16.530.303              28,03%

Produk Simpanan Komersial                       314.001.045       264.189.863        49.811.182             18,85%

Jumlah Nilai Produk Komersial                   389.501.681       323.160.196      66.397.483               20,53%




Jumlah nilai Produk Komersial tahun 2025 sebesar Rp389,56 triliun, meningkat 20,53% dibandingkan dengan tahun
2024 yang sebesar Rp323,16 triliun. Peningkatan segmen komersial didorong oleh penguatan akuisisi nasabah
dan ekosistem bisnis komersial, serta optimalisasi cross-selling kredit-dana melalui solusi cash management dan
wholesale digital (VA, H2H, EDC/QRIS). Aktivitas transaksi yang meningkat membuat dana komersial semakin “sticky”,
sementara pipeline pembiayaan komersial semakin kuat sehingga kredit dan dana tumbuh signifikan.




                                                                                       Laporan Tahunan 2025           311
Page 312
04       Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Volume Penyaluran Produk Komersial

                                                                                                  Kenaikan/Penurunan
                  Produk Komersial                          2025                2024
                                                                                                Nominal           Persentase

 Produk Kredit Komersial (Unit)                              34.105             27.643               6.462            23,38%

 Produk Simpanan Komersial (Rekening)                        181.572           160.196              21.376            13,24%

 Total                                                      215.677            187.839             27.838             14,82%




Dari sisi unit, pertumbuhan segmen komersial juga                      ini menegaskan penguatan ekosistem komersial
terlihat jelas. Produk Kredit Komersial meningkat                      Perseroan melalui strategi akuisisi, cross-selling kredit-
23,38% atau 6.462 unit, dari 27.643 unit pada tahun                    dana, dan aktivasi solusi wholesale/digital.
2024 menjadi 34.105 pada tahun 2025 menunjukkan
akuisisi debitur komersial semakin agresif dan pipeline                PRODUK KREDIT KOMERSIAL
pembiayaan makin kuat. Sejalan dengan itu, Produk                      Perseroan menyediakan produk kredit perbankan
Simpanan Komersial naik 13,24% atau 21.376 rekening,                   komersial untuk memberikan beragam solusi bagi
dari 160.196 rekening pada tahun 2024 menjadi 181.572                  konsumen dengan produk yang terdiri dari produk
rekening pada tahun 2025 mencerminkan keberhasilan                     Kredit Perumahan dan Kredit Non Perumahan. Kredit
Perseroan memperluas basis nasabah komersial serta                     Perumahan berupa Kredit Konstruksi, sedangkan Kredit
memperkuat cash management/layanan transaksi                           Non Perumahan terdiri dari Kredit UMKM dan Kredit
sehingga dana operasional nasabah semakin “sticky”.                    Komersial Lainnya (KI, KMK dan KMK Kontraktor).
Kombinasi kenaikan unit kredit dan rekening simpanan

Tabel Nilai Penyaluran Produk Kredit Komersial
                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                  Kenaikan/Penurunan
                   Kredit Komersial                         2025                2024
                                                                                                Nominal           Persentase

 Kredit Perumahan

     Kredit Konstruksi                                    12.972.836           14.735.852        (1.763.016)         (11,96%)

 Kredit Non Perumahan

     Kredit UMKM                                           5.354.158           5.075.305           278.853             5,49%

     Kredit Komersial Lainnya                             57.173.642           39.159.176        18.014.466           46,00%

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial                 75.500.636          58.970.333         16.530.303           28,03%




Nilai outstanding Kredit Komersial tahun 2025 sebesar                  keuangan. Pertumbuhan ini menunjukkan peningkatan
Rp75,50 triliun, meningkat 28,02% dibandingkan dengan                  penetrasi ke segmen usaha kecil–menengah sebagai
tahun 2024 yang sebesar Rp58,97 triliun. Pertumbuhan                   sumber pertumbuhan baru.
ini terutama ditopang oleh lonjakan pada Kredit
Komersial Lainnya yang naik sangat kuat 46,00% atau                    Sementara itu, Kredit Konstruksi mengalami penurunan
Rp18,01 triliun, mencerminkan keberhasilan Perseroan                   11,96% atau Rp1,76 triliun yang mengindikasikan
memperluas pembiayaan pada segmen usaha non-                           adanya penyesuaian pipeline proyek developer, siklus
perumahan dan kebutuhan modal kerja/investasi                          penyelesaian proyek, serta kebijakan selektif dalam
nasabah komersial.                                                     pembiayaan sektor konstruksi untuk menjaga kualitas
                                                                       aset.
Di sisi lain, Kredit UMKM juga tumbuh positif 5,49% atau
Rp278,85 miliar sejalan dengan strategi Perseroan
memperkuat pembiayaan sektor produktif dan inklusi




312        Laporan Tahunan 2025
Page 313
                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit Komersial
                                                                                                                   (dalam unit)


                                                                                            Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Komersial                     2025                2024
                                                                                         Nominal            Persentase

 Kredit Perumahan

   Kredit Konstruksi                                    2.626             3.063               (437)             (14,27%)

 Kredit Non Perumahan

   Kredit UMKM                                          31.015           24.394               6.621               27,14%

   Kredit Komersial Lainnya                               464                186                278             149,46%

 Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial             34.105            27.643               6.462              23,38%



Volume outstanding Kredit Komersial tahun 2025                   horizontal maupun bangunan vertikal/high rise building
sebanyak 34.105 unit, meningkat 23,38% dibandingkan              termasuk sarana dan prasarananya.
dengan tahun 2024 yang sebanyak 27.643 unit. Kenaikan
unit kredit komersial 2025 terutama mencerminkan                 Kredit Konstruksi memiliki peran strategis dalam
pergeseran fokus dari pembiayaan konstruksi ke                   mendukung Program Sejuta Rumah karena penyaluran
segmen produktif non-perumahan, khususnya UMKM                   kredit tersebut mampu menciptakan supply rumah.
dan kredit komersial lainnya. Walaupun unit kredit               Dalam membuat keputusan untuk membiayai kredit
konstruksi turun, ekspansi akuisisi pada UMKM yang               konstruksi, Perseroan memperhitungkan periode jatuh
jauh lebih masif membuat total penyaluran tetap                  tempo berdasarkan perkiraan masa konstruksi. Kredit
tumbuh signifikan, sehingga portofolio komersial                 konstruksi dijamin dengan agunan berupa tanah dan
Perseroan menjadi lebih terdiversifikasi dan tidak terlalu       bangunan yang akan dibangun di atas tanah.
bergantung pada proyek konstruksi.
                                                                 Nasabah perbankan komersial yang telah mendapatkan
Kredit Perumahan-Kredit Konstruksi                               Kredit Konstruksi BTN juga dapat memperoleh Kredit
Kredit Perumahan pada Produk Komersial adalah Kredit             Kepemilikan Lahan, Perseroan menyediakan kredit untuk
Konstruksi. Perseroan memberikan beragam solusi                  tujuan memperoleh lahan yang akan digunakan untuk
pembangunan properti dengan banyak kemudahan                     membangun hunian dan apartemen bersubsidi, dalam
dan     keuntungan    yang      ditawarkan.    Perseroan         jumlah sampai dengan 70% dari biaya Jangka waktu
menyediakan kredit konstruksi kepada pengembang                  kredit ini mengikuti jangka waktu kredit konstruksinya
perumahan untuk tujuan modal kerja yang dapat                    dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang
digunakan untuk membiayai pembangunan rumah dan                  diperoleh dan bangunan yang dibiayai selama 3 (tiga)
apartemen. Untuk jenis kredit ini, Perseroan memberikan          tahun dan dijamin dengan agunan berupa tanah yang
kredit maksimal hingga 80% dari biaya pembangunan                diperoleh dan bangunan yang dibiayai.
atau konstruksi dengan suku bunga mengambang.
Fasilitas kredit konstruksi memberikan kemudahan                 Perseroan menyalurkan Kredit Konstruksi melalui 2 (dua)
bagi nasabah perbankan komersial untuk melakukan                 produk yaitu Kredit Konstruksi BTN dan Kredit Konstruksi
pengembangan dalam pembangunan bangunan                          Korporasi.


Tabel Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi
                                                                                                         (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                            Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Konstruksi                    2025                2024
                                                                                         Nominal            Persentase

 Kredit Konstruksi BTN                              11.273.342          13.220.772       (1.947.430)            (14,73%)

 Kredit Konstruksi Korporasi                        1.699.495            1.515.080          184.415               12,17%

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Konstruksi          12.972.837         14.735.852        (1.763.015)            (11,96%)




                                                                                            Laporan Tahunan 2025           313
Page 314
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Nilai penyaluran produk Kredit Konstruksi tahun 2025 sebesar Rp12,97 triliun, menurun 11,96% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp14,73 triliun. Penurunan Kredit Konstruksi 2025 selaras dengan pembahasan sebelumnya
bahwa portofolio komersial Perseroan mulai bergeser dari pembiayaan berbasis proyek (konstruksi) ke segmen
produktif non-perumahan seperti UMKM dan kredit komersial lainnya.


Tabel Volume Penyaluran Kredit Konstruksi
                                                                                                                     (dalam unit)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
                 Kredit Konstruksi                        2025                2024
                                                                                              Nominal          Persentase

 Kredit Konstruksi BTN                                     2.610              3.047              (437)            (14,34%)

 Kredit Konstruksi Korporasi                                  16                  16                 -              0,00%

 Jumlah Volume Kredit Konstruksi                           2.626              3.063              (437)            (14,27%)



Dari sisi unit, penyaluran Kredit Konstruksi pada tahun               Kredit Non Perumahan-Kredit Usaha Kecil Mikro dan
2025 turun 14,27% menjadi 2.626 unit dibandingkan                     Menengah (UMKM)
tahun 2024 yang mencapai 3.063 unit atau turun                        Perseroan menyediakan Kredit UMKM sebagai solusi
437 unit. Penurunan ini seluruhnya berasal dari Kredit                bagi pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM)
Konstruksi BTN yang turun 14,34%, dari 3.047 unit                     serta bertujuan menyalurkan pembiayaan usaha yang
menjadi 2.610 unit atau berkurang 437 unit, sementara                 produktif. Perseroan menyalurkan Kredit UMKM melalui
Kredit Konstruksi Korporasi tetap sebesar 16 unit, tidak              beberapa produk yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR), Kredit
mengalami perubahan.                                                  Usaha Mikro Kecil (KUMK), Kredit Modal Kerja (KMK),
                                                                      Kredit Investasi UMKM, KMK Kontraktor UMKM.


Tabel Nilai Penyaluran Kredit UMKM
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
                    Kredit UMKM                           2025                2024
                                                                                              Nominal          Persentase

 KUR                                                     3.052.735           2.910.748           141.987            4,88%

 KUMK                                                    2.195.249           2.091.016          104.233             4,98%

 KMK                                                        77.316             44.345            32.971            74,35%

 Kredit Investasi UMKM                                       10.191             11.469           (1.278)           (11,14%)

 KMK Kontraktor UMKM                                        18.667              17.727             940              5,30%

 Jumlah Nilai Penyaluran Kredit UMKM                     5.354.158          5.075.305           278.853             5,49%


Nilai penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2025 sebesar Rp5,35 triliun, meningkat 5,49% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp5,07 triliun. Pertumbuhan Kredit UMKM 2025 terjadi karena rebalancing dari pembiayaan
berbasis program (KUR) dan investasi ke pembiayaan modal kerja/UMKM komersial (KUMK dan KMK). Ini memperkuat
diversifikasi kredit non-perumahan sekaligus menjaga profitabilitas melalui portofolio yang lebih produktif.


Tabel Volume Penyaluran Produk Kredit UMKM
                                                                                                                     (dalam unit)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
                    Kredit UMKM                           2025                2024
                                                                                              Nominal          Persentase

 KUR                                                        28.621            22.408             6.213             27,73%

 KUMK                                                       2.352               1.956             396              20,25%

 KMK                                                            30                 18               12             66,67%




314       Laporan Tahunan 2025
Page 315
                                                                                        PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                         Kenaikan/Penurunan
                   Kredit UMKM                     2025                2024
                                                                                       Nominal            Persentase

Kredit Investasi UMKM                                      6                 5                    1            20,00%

KMK Kontraktor UMKM                                        6                    7            (1)             (14,29%)

Jumlah Volume Penyaluran Kredit UMKM                 31.015            24.394             6.621                 27,14%




Volume penyaluran produk Kredit UMKM tahun 2025                Kredit Non Perumahan-Kredit Komersial Lainnya
sebanyak 31.015 unit, meningkat 27,14% dibandingkan            Perseroan memasarkan Kredit Non Perumahan berupa
dengan tahun 2024 yang sebanyak 24.394 unit.                   Kredit Komersial selain dengan memberikan bunga
pertumbuhan unit UMKM 2025 terutama berasal dari               yang kompetitif juga pelayanan prima yang ditawarkan.
peningkatan skala penyaluran KUR dan ekspansi cepat            Kredit Komersial disalurkan Perseroan melalui beberapa
KUMK, menegaskan strategi Perseroan memperluas                 produk yaitu Kredit Modal Kerja (KMK), Kredit Investasi
basis debitur UMKM dan memperkuat pertumbuhan                  dan KMK Kontraktor.
kredit non-perumahan.

Tabel Nilai Penyaluran Kredit Komersial Lainnya
                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                         Kenaikan/Penurunan
          Kredit Komersial Lainnya                 2025                2024
                                                                                       Nominal            Persentase

KMK                                              21.358.932           10.632.844       10.726.088             100,88%

Kredit Investasi                                 24.916.172           23.583.328        1.332.844               5,65%

KMK Kontraktor                                      475.118             1.133.305       (658.187)            (58,08%)

TLF                                             10.423.420             3.809.700        6.613.721             173,60%

Jumlah Nilai Penyaluran Kredit Komersial
                                                 57.173.642           39.159.176       18.014.465             46,00%
Lainnya


Nilai outstanding produk Kredit Komersial Lainnya tahun 2025 sebesar Rp57,17 triliun, meningkat 46,00% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp39,16 triliun. Peningkatan Kredit Komersial Lainnya didorong terutama oleh
pertumbuhan KMK dan TLF, menandakan strategi Perseroan berhasil memperbesar portofolio komersial non-
perumahan yang lebih transaksional dan cepat berputar, sekaligus memperkuat diversifikasi pendapatan di luar
pembiayaan konstruksi/perumahan.


Tabel Volume Penyaluran Kredit Komersial Lainnya
                                                                                                                 (dalam unit)


                                                                                         Kenaikan/Penurunan
          Kredit Komersial Lainnya                 2025                2024
                                                                                       Nominal            Persentase

KMK                                                 380                  321                59                 18,38%

Kredit Investasi                                     172                 163                 9                  5,52%

KMK Kontraktor                                       45                   68              (23)               (33,82%)

TLF                                                   27                   15                12               80,00%

Jumlah Volume Penyaluran Kredit Komersial
                                                    624                  567                57                 10,05%
Lainnya


Volume penyaluran Kredit Komersial Lainnya tahun 2025 sebanyak 624 unit, meningkat 10,05% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebanyak 567 unit. Pertumbuhan Kredit Komersial Lainnya tetap positif dan ditopang oleh ekspansi
KMK dan TLF, sehingga portofolio makin bergeser ke pembiayaan yang lebih transaksional dan cepat berputar,
sementara eksposur kontraktor menurun sesuai strategi rebalancing risiko.




                                                                                          Laporan Tahunan 2025           315
Page 316
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




PRODUK SIMPANAN KOMERSIAL
Perseroan menyediakan produk dan layanan pendanaan untuk segmen perbankan komersial yang meliputi Giro dan
Deposito Berjangka Lembaga.


Tabel Jumlah Dana Simpanan Komersial
                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
            Simpanan Komersial                            2025               2024
                                                                                            Nominal           Persentase

 Giro Komersial                                        141.972.871         140.600.964        1.372.907            0,97%

 Deposito Berjangka Lembaga                            172.028.174         123.588.899      48.439.275            39,19%

 Jumlah Dana Simpanan Komersial                        314.001.045        264.189.863         49.811.182          18,85%




Jumlah dana produk Simpanan Komersial tahun 2025                     seiring penguatan relasi bisnis dan penawaran pricing/
sebesar Rp314,00 triliun, meningkat 18,85% dibandingkan              produk yang lebih kompetitif.
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp264,19 triliun.
Kenaikan kredit dan dana komersial terutama dipicu                   Sementara Giro Komersial tumbuh tipis sebesar
oleh penguatan akuisisi nasabah komersial dan aktivasi               0,97%, menunjukkan saldo operasional relatif stabil,
ekosistem    bisnis     (developer–kontraktor–supplier–              namun total dana tetap melonjak karena pergeseran
merchant) sehingga kebutuhan pembiayaan dan                          komposisi ke deposito. Kombinasi ekspansi kredit
transaksi meningkat. Dari sisi dana, pertumbuhan                     komersial (mendorong kebutuhan rekening transaksi/
paling besar datang dari Deposito Berjangka Lembaga                  cash management) dan peningkatan penempatan
yang naik signifikan sebesar 39,19%, mengindikasikan                 deposito lembaga menjadi alasan utama kenaikan
Perseroan berhasil menarik placement institusi/                      yang signifikan pada segmen komersial.
korporasi (penempatan dana operasional/idle fund)


Tabel Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial
                                                                                                               (dalam rekening)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
            Simpanan Komersial                            2025               2024
                                                                                            Nominal           Persentase

 Giro Komersial                                           170.723             147.316           23.407            15,89%

 Deposito Berjangka Lembaga                               34.229              50.263          (16.034)           (31,90%)

 Jumlah Rekening Dana Simpanan Komersial                 204.952             197.579             7.373             3,73%


Jumlah rekening produk Simpanan Komersial pada tahun 2025 sebanyak 204.952 rekening, meningkat 3,73%
dibandingkan tahun 2024 yang sebanyak 197.579 rekening. Peningkatan ini terutama didorong oleh keberhasilan
Perseroan dalam memperluas basis nasabah transaksi komersial, yang tercermin dari bertambahnya rekening
operasional, meningkatnya aktivitas transaksi, serta semakin kuatnya hubungan (stickiness) dengan nasabah
komersial melalui layanan cash management.




316     Laporan Tahunan 2025
Page 317
                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Giro Komersial
Perseroan memberikan layanan penyimpanan dana dalam bentuk Giro melalui Giro FLPP dan Giro Non FLPP.


Tabel Jumlah Dana Giro Komersial
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                          Kenaikan/Penurunan
                Giro Komersial                     2025                 2024
                                                                                        Nominal            Persentase

Giro Non FLPP                                    66.983.027           79.362.259       (12.379.232)           (15,60%)

Giro FLPP                                        75.416.589            61.661.227        13.755.362             22,31%

Jumlah Dana Giro Komersial                       142.399.616         141.023.486          1.376.130              0,98%




Jumlah dana Giro Komersial pada tahun 2025 sebesar Rp142,40 triliun, meningkat 0,98% dibandingkan tahun 2024
yang sebesar Rp141,02 triliun. Peningkatan ini didorong oleh langkah aktif Perseroan dalam melakukan rekomposisi
dana mahal ke dana yang lebih murah, yang tercermin dari penurunan Giro Non-FLPP dan peningkatan Giro FLPP
dengan rate hanya 0,05%. Pergeseran campuran ini menjadikan struktur DPK lebih efisien, sehingga cost of fund (CoF)
DPK turun dari 4,09% pada Desember 2024 menjadi 3,91% pada Desember 2025.


Tabel Jumlah Rekening Giro Komersial
                                                                                                             (dalam rekening)


                                                                                          Kenaikan/Penurunan
                Giro Komersial                     2025                 2024
                                                                                        Nominal            Persentase

Giro Non FLPP                                      170.583              147.304            23.279               15,80%

Giro FLPP                                                 12                 12                 -                0,00%

Jumlah Rekening Dana Giro Komersial                170.595              147.316            23.279               15,80%




Dari sisi jumlah rekening, dana Giro Komersial                 kecil dan lebih terkelola dari sisi pricing. Strategi ini
meningkat signifikan, dengan total rekening naik 15,80%        sejalan dengan upaya Perseroan menurunkan biaya
atau bertambah 23.279 rekening, dari 147.316 pada              dana melalui pengelolaan komposisi dan pricing
2024 menjadi 170.595 rekening pada 2025). Kenaikan             giro, sementara pertumbuhan Giro FLPP dengan rate
ini seluruhnya berasal dari Giro Non-FLPP yang juga            ±0,05% menjaga struktur dana tetap murah dan turut
meningkat 15,80% atau 23.279 rekening, sementara               mendukung penurunan CoF DPK.
rekening Giro FLPP tetap sebanyak 12 rekening (tidak
berubah). Implikasinya, meskipun nominal Giro Non-             Deposito Berjangka Lembaga
FLPP menurun seiring strategi pengurangan dana                 Perseroan juga memberikan layanan penyimpanan
mahal, basis rekening transaksi justru semakin luas.           dana dalam bentuk Deposito Berjangka Lembaga
Hal ini mencerminkan terjadinya rebalancing kualitas,          melalui produk Deposito Berjangka Lembaga dan
yaitu meningkatnya jumlah rekening operasional/                Deposito On Call Lembaga.
transaksional dengan saldo rata-rata yang lebih




                                                                                           Laporan Tahunan 2025          317
Page 318
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga
                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
       Deposito Berjangka Lembaga                         2025                2024
                                                                                             Nominal          Persentase

 Deposito Berjangka Lembaga                            171.114.693          119.769.907      51.344.786           42,87%

 Deposito On Call Lembaga                                 913.481            3.818.992       (2.905.511)        (76,08%)

 Jumlah Dana Deposito Berjangka Lembaga                172.028.174        123.588.899       48.439.275           (39,19%)



Jumlah dana Deposito Berjangka Lembaga tahun                         menjadi sumber dana yang lebih rendah biaya. Dengan
2025 sebesar Rp172,03 triliun atau naik sebesar 39,19%               demikian, meskipun nominal deposito naik, struktur
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp123,59                        pendanaan menjadi lebih sehat karena didorong oleh
triliun. Kenaikan ini tetap selaras dengan strategi BTN              pengelolaan rate yang lebih kompetitif dan terkontrol,
karena pertumbuhan deposito lembaga dilakukan                        sehingga mendukung penurunan cost of fund secara
dengan pricing yang lebih efisien (rate lebih murah),                berkelanjutan.
sebagai bagian dari upaya rekomposisi dana mahal


Tabel Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga
                                                                                                               (dalam rekening)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
       Deposito Berjangka Lembaga                         2025                2024
                                                                                             Nominal          Persentase

 Deposito Berjangka Lembaga                                 12.513            10.635              1.878            17,66%

 Deposito On Call Lembaga                                     367                214                153           71,50%

 Jumlah Rekening Deposito Berjangka Lembaga                12.880            10.849               2.031            18,72%



Jumlah rekening Deposito Berjangka Lembaga tahun                     Berdasarkan data BPS tahun 2021 sektor properti telah
2025 sebanyak 12.880 rekening, meningkat 18,72%                      menyerap tenaga kerja secara langsung hingga
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 10.849                  mencapai 19 juta orang.
rekening. Kenaikan jumlah rekening ini menunjukkan
Perseroan tidak hanya mendapatkan penempatan                         Potensi pengembangan sektor perumahan yang
besar dari segelintir institusi, tetapi juga memperluas              besar juga ditunjukkan oleh rasio mortgage terhadap
basis institusi/korporasi yang menempatkan dana.                     PDB Indonesia yang masih berkisar 2,9%-3,0%, lebih
Sejalan dengan strategi rekomposisi dana, pertumbuhan                rendah dibandingkan dengan negara Asia Tenggara
deposito lembaga ini tetap diarahkan dengan pricing/                 lainnya seperti Singapura yang sudah mencapai
rate yang lebih efisien, sehingga mendukung perbaikan                44,8%, Malaysia 38,4%, Thailand 22,3%, dan Filipina
struktur biaya dana.                                                 3,8%, yang artinya masih banyak peluang yang dapat
                                                                     dikembangkan dalam meningkatkan kontribusi sektor
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi                                    perumahan terhadap PDB.
Segmen Konvensional
                                                                     Dalam ekosistem perumahan, Perseroan memiliki
Sebagai salah satu sektor yang berkontribusi                         peran strategis sebagai enabler yang memberikan
terhadap pertumbuhan PDB, sektor properti dalam                      pembiayaan sisi supply melalui kredit konstruksi kepada
hal ini perumahan merupakan salah satu sektor yang                   developer maupun sisi demand dengan memberikan
diharapkan dapat terus tumbuh untuk menjaga                          KPR kepada masyarakat. Selain sebagai lembaga
momentum pertumbuhan ekonomi yang sedang                             pembiayaan di sisi supply dan demand, Perseroan juga
berlangsung. Hal ini tidak terlepas dari angka backlog               berperan dalam mengembangkan pasar KPR sekunder
perumahan yang masih tinggi, multiplier effect                       melalui pelaksanaan sekuritisasi KPR. Secara garis
sektor properti terhadap 174 sub-sektor lainnya dan                  besar, peran Perseroan dalam ekosistem perumahan
kontribusinya pada penciptaan lapangan kerja.                        nasional adalah sebagaimana gambar berikut:




318     Laporan Tahunan 2025
Page 319
                                                                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                     ​​Peran BTN dalam Ekosistem Perumahan


                                                                        REGULATOR




          SUPPLY SIDE                                                 supply - demand                                                         DEMAND SIDE


 • Pengembangan BUMN                                             ENABLER / INEGRATOR                                                                    Masyarakat
                                        Pemberian                                                                                                       Mampu
                                          Kredit                                                                     Pemberian
                                         Kontruksi                                                                      KPR
                                                                               Bank BTN sebagai lembaga
                                                                               pembiayaan mendukung sisi                               Masyarakat pada segmen
                                                                               supply dan Demand                                       menengah ke atas akan
                                       Pembayaran                                                                   Pembayaran
                                                                                                                                       memperoleh rumah dengan
                                         Hutang                                                                      Angsuran
                                                                                                                                       mekanisme pasar

                                                                                 Peloporan kinerja,
                                                                                                          Pembayaran Iuran
                                                                                 Penjualan EBA,
                                                                                 penerbitan
                                                                                                        (Khusus BP Tapera, BPJS                         Masyarakat
                                                            Penempatan                                       TK & TWP AD)
                                                       dana, partnerships        obligasi                                                               Berpenghasilan
 • Pengembangan Swasta                                                                                                                                  Rendah

                                                      Alternatif Sumber Dana Pembiayaan
                                                                                                                                       Untuk Meningkatkan repayment
  Penyedia jasa kontruksi dan
                                                                                                                                       capcity MBR, pemerintah
  perumahan yang layak bagi
                                        Pemberi &                                                                                      memberikan stimulus/subsidi:
  masyarakat termasuk bagi MBR
                                        Penyedia           On shore                    Pas Modal      Off Shore                        FLPP, SSB, SCUM, BP2BT
                                          Jasa

                                                                        Sekuritisasi
     Dukungan legalitas, perijinan                                      pernerbitan
          dan penyediaan tanah                                          obligasi
                                                                                                                                        Kerjasama Institusional
     Profesi                    Lembaga                                 KLIK
                                                                                                                                            dan komunitas
   Pendukung                   Pendukung
                                                      TWP AD


 • Notaris                   • BPN
 • KJPP                      • Land Bank               •   Mengelola dana simpanan peserta sebagai                                                        Komunitas
                                                           sumber pembiayaan perumahan (BP Tapera, BP                                                   (tukang cukur
                                                           Jamsostek, TWP AD)                                                                             asgar, dll)
  Sebagai                   Sebagai pendukung          •   Joint Financing (FLPP), refinancing dan
  pendukung                 perijinan                      sekuritisasi KPR (SMF)
  dalam jasa                pertahanan (BPN)           •   Sumber pendanaan luar negeri (JICA)                                         Berbagai komunitas dan
  appraisal (KJPP)          dan manajemen              •   Pasar modal sebagai sarana emiten untuk                                     institusi (driver Gojek, karyawan
  dan legalitas             pertahanan (Land               mendapatkan dana dan masyarakat untuk                                       Indomaret, tukang cukur asgar,
  (notaris)                 Bank)                          berinvestasi (sekuritisasi, KIK, Obligasi)                                  dan lain-lain)




Setiap lembaga dalam ekosistem perumahan memiliki                                       1.   Mengembangkan Inovasi Produk Tabungan
peran strategis yang tidak dapat dipisahkan dan saling                                       Transaksional Berbiaya Rendah
terkait. Peran Perseroan dalam ekosistem perumahan                                           a. Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk
sangat strategis, yaitu sebagai enabler/integrator                                              meningkatkan penetrasi dengan perusahaan
di bidang perumahan. Beberapa stakeholders yang                                                 BTN eksisting di ekosistem dan New to Bank (NTB)
terlibat dalam ekosistem perumahan antara lain adalah                                           dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB
regulator, lembaga penyedia alternatif pendanaan,                                               baik untuk karyawan payroll maupun pengambil
pemasok/supply rumah, penduduk atau masyarakat                                                  keputusan utama dengan menempatkan payroll
dan Perseroan.                                                                                  spesialis khusus dalam one-Client Service Team
                                                                                                (CST) RM coverage model.
Strategi Segmen Konvensional Tahun 2025                                                      b. Mengintensifkan retail funding sales foot-print
                                                                                                (melalui internal dan outsourcing) di area
Berpedoman pada 8 (delapan) tema strategis rencana                                              market dengan volume Saving Account (SA)
jangka panjang Perseroan tahun 2025 - 2029 langkah                                              yang tinggi dan potensi pertumbuhan yang
strategis yang dilakukan adalah sebagai berikut:                                                menyasar nasabah NTB mass dan mass-affluent




                                                                                                                                    Laporan Tahunan 2025                   319
Page 320
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




       untuk meningkatkan market share tabungan                  campaign yang memanfaatkan AA dan
       dari 1,3% menjadi 2%-3% melalui peningkatan               spesifik untuk segmen tertentu melalui pricing,
       produktivitas sales (misalnya: training, KPI, dan         reward yang terarah, dan product bundle untuk
       toolkit produktivitas sales), format branch-less,         sektor-sektor cash-rich. Dalam hal ini, deposit
       dan outsourcing.                                          war room adalah pusat kendali di Perseroan
   c. Menjadi Bank primer/sekunder bagi pembeli                  untuk memantau dan mengelola kinerja
       rumah pertama - dengan bundle produk yang                 penghimpunan dana pihak ketiga secara real
       berfokus pada milenial untuk Existing to Bank             time, termasuk deposito, giro, dan tabungan.
       (ETB) dan NTB untuk meningkatkan engagement               Fasilitas  ini  memungkinkan       pengambilan
       dengan SA dan kartu debit/kredit melalui                  keputusan cepat terkait penyesuaian suku
       kemitraan dengan perusahaan lifestyle retail              bunga dan strategi pemasaran agar BTN bisa
       goods dan perumahan.                                      bersaing secara efektif dalam menarik likuiditas.
   d. Mendorong akuisisi nasabah BTN mobile                   b. Menyasar cross-selling funding ke ekosistem
       dan meningkatkan jumlah rekening yang                     perumahan secara end-to-end dan akuisisi
       bertransaksi dari 30% menjadi 45%, meluncurkan            value chain, misalnya: sektor semen mulai dari
       retail deposit war room dengan win-back bagi              tingkat wholesaler, distributor, retailer, dan
       nasabah yang belum lama ini tidak aktif dan               developer.
       akuisisi NTB, bundling produk berbasis segmen       4. Menumbuhkan Non Subsidizied Lending dengan
       nasabah dan memperluas penawaran BTN-                  Meningkatkan Kemitraan
       balé untuk meningkatkan loyalitas nasabah              a. Rumah Primer: memperdalam hubungan
       yang didukung oleh kampanye cross-sell dan                dengan Top 50 developer dengan peningkatan
       engagement yang digerakkan oleh Advance                   2x lipat dalam proses digitalisasi Turn Around
       Analytics (AA).                                           Time (TAT), proses back-end digital untuk RM,
   e. Memperluas penetrasi wealth            proposition         portal tracking real time untuk nasabah dan
       pada nasabah cash-rich eksisting dan hidden               developer, meningkatkan intensitas sales, dan
       affluent di dalam ekosistem Perseroan, termasuk           memperluas sales center di wilayah dengan
       bundling wealth proposition dengan produk                 potensi pengembangan yang tinggi serta
       payroll dan produk cash-rich Small Medium                 insentif yang lebih tinggi untuk bulk acquisition
       Enterprise (SME).                                         bagi developer utama.
2. Menyasar Segmen Wiraswasta Cash-Rich dalam                 b. Rumah Sekunder: memperkuat channel akuisisi
   Ekosistem Perumahan                                           melalui jaringan agen yang menyiapkan dual-
   a. Meluncurkan proposisi berbasis kebutuhan                   reporting line dari agen Direct to Consumer
       yang menyasar para profesional wiraswasta                 (D2C) di dalam sales center dan loyalty program
       yang “cash-rich” dalam ekosistem perumahan;               untuk elite agen. Meningkatkan customer
       berpotensi diperluas ke ekosistem healthcare,             experience dengan penawaran indikatif instan,
       legal, dan konsultasi.                                    “time-to-yes” selama 1 (satu) minggu dan
   b. Meluncurkan proposisi merchant yang menyasar               pengurangan TAT secara keseluruhan sebanyak
       UMKM dan retail makanan serta restoran melalui            2x dengan proses pengajuan yang terdigitalisasi.
       bundle produk merchant, penguatan platform                Meningkatkan akuisisi dan perolehan leads
       merchant, dan penawaran layanan bernilai                  melalui mitra digital termasuk integrasi proses
       tambah (beyond banking) melalui kemitraan                 yang lancar dengan BTN properti dan perjalanan
       dengan perusahaan penyedia layanan/akuisisi               pemenuhan Online to Offline (O2O).
       merchant.                                              c. Membangun proposisi untuk mengurangi
3. Memperdalam Penetrasi Fee-Based Product                       churn/repayments dengan centralized counter-
   Mendorong pendaftaran dan pemanfaatan produk                  offering team untuk mengurangi pre-payment
   transaction banking dengan satu platform yang                 rate dan win-back campaign untuk menyasar
   terintegrasi, meluncurkan solusi-solusi sektoral              nasabah yang telah berpindah.
   untuk segmen-segmen prioritas yang cash-heavy           6. Meningkatkan Penetrasi dalam Value Chain
   dan fokus pada perdagangan, serta mengaktifkan             Perumahan
   rekening institusi yang dorman.                            a. Meningkatkan penetrasi value-chain dari klien
4. Mendapatkan Full-Wallet Share untuk SME dan                   corporate anchor dari 1 (satu) klien anchor
   Wholesale                                                     menjadi setidaknya 15-20 klien anchor dengan
   a. Meluncurkan deposit war-room yang menyasar                 value-chain specialist yang didedikasikan dalam
       nasabah value chain SME eksisting, merchant               model one-Client Service Team (CST) dengan
       SME yang diakuisisi, dan nasabah wholesale                sistem pemantauan terpusat untuk melacak.
       untuk mendorong penetrasi CASA dengan




320     Laporan Tahunan 2025
Page 321
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   b. Meluncurkan bundle produk khusus sektor untuk            sekitar ±350.000 unit secara nasional, dan BTN
      perusahaan konstruksi dan real estate di seluruh         menargetkan/memproyeksikan            pembiayaan
      lifecycle end-to-end termasuk penjaminan,                rumah subsidi sekitar ±170.000 unit sepanjang
      pembiayaan,       pendanaan,     dan     layanan         2026, menegaskan peran Perseroan sebagai motor
      pengelolaan finansial serta menyediakan                  utama penyaluran KPR subsidi.
      program berjenjang dan batas universal               •   Dalam jangka pendek, sektor perumahan masih
      tahunan untuk spokes (mitra/agen).                       berada pada fase penyesuaian. Hasil Survei Harga
7. Meningkatkan Produk High Yield ke Semua Segmen              Properti Residensial (SHPR) menunjukkan bahwa
   a. Meningkatkan produk dengan yield yang lebih              pada Triwulan III 2025 penjualan properti residensial
      tinggi dengan memperluas KAR/KRING ke                    di pasar primer masih terkontraksi sebesar 1,29%
      basis nasabah non-payroll dan NTB dengan                 (yoy), meskipun membaik dibanding kontraksi
      mempercepat           penyebaran      perjalanan         triwulan sebelumnya yang mencapai 3,80% (yoy).
      pengajuan digital, pendukung pengambilan                 Perlambatan ini terutama dipengaruhi oleh daya
      keputusan kredit dan pemasaran yang sangat               beli masyarakat, kenaikan harga bahan bangunan,
      personal di seluruh channel media milik sendiri.         serta preferensi konsumen yang lebih selektif.
      Meluncurkan proposisi baru dan mendorong
      penetrasi untuk lini kredit.                         Namun demikian, sejumlah faktor pendorong mulai
   b. Memperdalam penetrasi dan aktivasi produk            terbentuk dan menjadi fondasi pemulihan ke depan.
      fee-based income untuk kartu kredit dan wealth       Pemerintah telah meningkatkan alokasi KPR FLPP untuk
      propositions, digabungkan dengan proposisi           segmen MBR sekitar ±170.000 unit khusus Perseroan
      tabungan (saving) dan lending.                       pada 2026, yang akan memperkuat permintaan rumah
   c. Meningkatkan       volume    dan    profitabilitas   terjangkau. Di sisi kebijakan moneter, keberlanjutan
      Joint Finance Scheme (B2B) dan channeling            stimulus LTV/FTV hingga 100% memberikan ruang
      partnership.                                         pembiayaan lebih longgar bagi segmen menengah
8. Memperluas KUMK ke Sektor-Sektor SME Unggulan           atas, sehingga berpotensi mengakselerasi permintaan
   Memperluas KUMK ke sektor-sektor SME dengan             properti non-subsidi.
   pertumbuhan tinggi dan NPL yang lebih rendah,
   meningkatkan kinerja dan praktik-praktik RM             Dari sisi pembiayaan, pangsa KPR tetap dominan
   eksisting, underwriting kredit yang lebih baik dan      mencapai 74,41% dari total sumber pembiayaan
   proses yang efisien, meluncurkan proposisi-             pembelian rumah, menegaskan bahwa perbankan,
   proposisi yang inovatif untuk memasuki sektor-          khususnya Perseroan memiliki peran sentral sebagai
   sektor yang cash intensive dengan penawaran cash-       penggerak utama ekosistem perumahan. Tren
   management dan pinjaman KUMK yang di-bundle.            perbaikan IHPR yang tetap tumbuh 0,84% (yoy), juga
   Sektor yang berorientasi pada perdagangan, yaitu        menunjukkan bahwa minat terhadap aset properti
   proposisi transaction banking ekspor/impor yang         masih terjaga, terutama pada rumah tipe kecil.
   digabungkan dengan penawaran KUMK. Masuk ke
   sektor-sektor dengan pertumbuhan tinggi dan NPL         Prospek Jangka Menengah dan Panjang
   rendah untuk KUR melalui kapabilitas kredit yang
   unggul dan digitalisasi proses.                         Bonus demografi dan pertumbuhan penduduk kelas
                                                           menengah (middle class) yang didominasi oleh generasi
Prospek Usaha dan Strategi Segmen                          milenial juga menjadi pendorong bisnis pembiayaan
Konvensional Tahun 2026                                    perumahan ke depan di mana berdasarkan data Badan
                                                           Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z dan
Prospek Jangka Pendek                                      generasi milenial mendominasi populasi usia produktif
                                                           dengan generasi Z (usia 8 - 23 tahun) mencapai 27,94%
Pertumbuhan kredit perumahan diperkirakan tetap            dan generasi milenial (usia 24 - 39 tahun) sebanyak
resilien dalam jangka pendek, didukung kombinasi           25,87% yang mana porsi tersebut diprediksi akan terus
dorongan kebijakan dan kebutuhan struktural (backlog)      tumbuh hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan yang
yang masih besar. Dalam jangka pendek, terdapat            merupakan peluang untuk mengembangkan bisnis
dua faktor utama yang berpotensi menjadi katalis           perumahan di segmen first home buyer yang menjadi
pertumbuhan, yaitu:                                        captive market BTN.
• Permintaan KPR MBR diperkirakan tetap kuat seiring
    keberlanjutan program subsidi Pemerintah. Untuk
    tahun 2026, Pemerintah menetapkan kuota FLPP




                                                                                       Laporan Tahunan 2025          321
Page 322
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                            Grafik Proyeksi Populasi Indonesia

                                                                                                                                                                   (Juta Jiwa)

            239                                  271                                          296                             313                           319


                                                                                                                              126                           96
                                                                                              151
                                                 186
             194
                                                                                                                                                            223
                                                                                                                              187

                                                                                              145


                                                 85
              45



            2010                                 2020                                         2030                           2040                          2045


                                                                                                                         Kelas Menengah                   Segmen Lainnya
Sumber: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Tahun 2024



Selanjutnya, sebagai sektor yang memiliki multiplier effect kepada 174 sub-sektor industri, pengembangan value chain
dari bisnis perumahan juga menjadi salah satu strategi pengembangan bisnis yang akan dilakukan Perseroan. Untuk
menangkap peluang tersebut, Perseroan akan mengembangkan produk dan layanan keuangan yang menyasar
perluasan value chain bisnis konstruksi yaitu akuisisi lahan, bahan bangunan, pengembangan lahan dan properti,
jasa konstruksi, dan pembiayaan pada pengembang (developer).



                                         Gambar Perluasan Value Chain Bisnis Perumahan

                                                                                                    Pengembangan
                          Akuisisi Lahan                  Basic materials                             lahan dan               Jasa kontruksi            Pengembang
                                                                                                       Properti




     Pemain




                                                                 Distributors
                                                          Significant potential to tap into
                                                        ecosystem play can by boosted bu
                                                         providing anchor with incentives
                                                           (eg lead sharing, referral fees)




                                  ~20                                 ~15                               ~130rb                      ~5-6rb                   ~5-6rb
    Jumlah             • 20 korporasi yang              • 2 pemain terbesar                     • 20 ribu pemain pada       • 20% Perusahaan besar   • Top 10 Perusahaan
  Pemain dan             berporasi di seluruh             mengambil mayoritas                     kelas menengah            • 45% Perusahaan kelas     tertiesar mengambil
                         Indonesia                        market share dengan                     sampai perusahaan           menengah                 mayoritas market share
   lanscape            • Banyaknya pemilik                dibantu distributor                     besar                     • 35% Perusahaan kecil   • Sisa 80-90% merupakan
  persaingan             lahan individual di              kelas SME                             • 85% merupakan                                        pengembang kelas SME
     2019                luar 10 kota besar di                                                    perusahan konstruksi
                         Indonesia                                                                kelas SME



Sumber: Rencana Jangka Panjang Perusahaan Tahun 2025-2029




322       Laporan Tahunan 2025
Page 323
                                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Segmen Syariah

Penjelasan dan Produktivitas Segmen Syariah

Perseroan juga mengembangkan model perbankan dengan menganut sistem syariah. Segmen Usaha Syariah
menyediakan produk simpanan dan pembiayaan bersifat konsumer dan komersial. Kinerja produk dari Segmen
Syariah diuraikan melalui 2 (dua) produk, yaitu Pembiayaan Syariah dan Simpanan Syariah, dengan masing-masing
uraian sebagai berikut:



                                                          SEGMEN SYARIAH




              PRODUK PEMBIAYAAN                                                          PRODUK SIMPANAN
                   SYARIAH                                                                   SYARIAH




   PEMBIAYAAN                     PEMBIAYAAN
                                                             GIRO SYARIAH                    DEPOSITO SYARIAH             TABUNGAN SYARIAH
 KOMERSIAL SYARIAH             KONSUMER SYARIAH



Sekilas tentang kinerja dari Segmen Syariah dapat dilihat pada tabel dan bagan berikut ini:



                                 Grafik Kinerja Produk Pembiayaan dan DPK Segmen Syariah

                                                                                                                             (dalam triliun Rupiah)
           Posisi Pembiayaan Syariah                                                   Posisi Simpanan Syariah

             41,16    51,35         3,52      2,74                       19,82       26,94          7,81       8,68          21,99       23,11

 60,00                                                      30,00

 50,00                                                      25,00

 40,00                                                      20,00

 30,00                                                       15,00

 20,00                                                       10,00

  10,00                                                       5,00

  0,00                                                        0,00
          Pembiayaan Konsumer   Pembiayaan Komersial                      Giro Syariah            Tabungan Berkah            Deposito Berkah


                                     Jumlah Posisi Pembiayaan dan DPK Segmen Syariah

                       43,89     54,87                           49,62       58,73                                93,52          114

120,00

100,00

80,00

60,00

40,00

20,00

 0,00
            Jumlah Posisi Nilai Produk pembiayaan
                                                       Jumlah Posisi Dana Simpanan Syariah            Jumlah Posisi Produk Segmen Syariah
                           Syariah


                                                                                                                          2024                   2025




                                                                                                             Laporan Tahunan 2025            323
Page 324
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Produk Pembiayaan Syariah

Perseroan juga melakukan pembiayaan perumahan dan non perumahan melalui mekanisme syariah. dengan
klasifikasi produk pembiayaan unit usaha syariah ke dalam jenis konsumer dan komersial. Rincian informasi terkait
kinerja produk Pembiayaan Syariah Perseroan dapat dilihat pada tabel dan di bawah ini:


Tabel Posisi Nilai Pembiayaan Syariah
                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                             Kenaikan/Penurunan
            Pembiayaan Syariah                           2025               2024
                                                                                           Nominal           Persentase

 Pembiayaan Konsumer                                   51.352.635           41.156.171     10.196.464            24,78%

 Pembiayaan Komersial                                  3.520.527           2.736.656          783.871            28,64%

 Jumlah Posisi Nilai Pembiayaan Syariah                54.873.162         43.892.827       10.980.335            25,02%




Jumlah posisi nilai penyaluran Pembiayaan Syariah tahun 2025 sebesar Rp54,87 triliun, meningkat 25,02%
dibandingkan dengan penyaluran pembiayaan di tahun 2024 yang sebesar Rp43,89 triliun. Peningkatan tersebut
disebabkan kenaikan kontribusi pertumbuhan dari Pembiayaan Konsumer sebesar Rp10,19 triliun yang meningkat
sebesar 24,78% dibandingkan tahun 2024.


Tabel Posisi Volume Pembiayaan Syariah
                                                                                                        (dalam unit pembiayaan)


                                                                                             Kenaikan/Penurunan
            Pembiayaan Syariah                           2025               2024
                                                                                           Nominal           Persentase

 Pembiayaan Konsumer                                    371.435             311.252          60.180               19,34%

 Pembiayaan Komersial                                      1.372              1.461            (89)               (6,09)

 Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Syariah                372.807            312.713           60.094               19,22%




Pembiayaan Syariah yang berhasil disalurkan sampai dengan tahun 2025 sebanyak 372.807 unit pembiayaan,
meningkat 19,22% atau 60.094 unit pembiayaan dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 312.713 unit
pembiayaan. Peningkatan volume pembiayaan ini sebagian besar dikontribusi oleh kenaikan Pembiayaan Konsumer
sebanyak unit 60.180 pembiayaan.


PEMBIAYAAN KONSUMER SYARIAH
Pembiayaan Konsumer Syariah disalurkan oleh                            c. BSN Non KPR yang disalurkan melalui:
Perseroan melalui beberapa produk sebagai berikut:                        - Bangun Rumah
1. Pembiayaan Perumahan. meliputi:                                        - PUM-KB Jamsostek
   a. BSN KPR Sejahtera yang disalurkan melalui:                    2. Pembiayaan Non Perumahan. meliputi:
       - KPR BP2BT                                                     a. Kendaraan Bermotor
       - KPR Sejahtera Tapak                                           b. Gadai Emas
       - KPR Sejahtera Susun                                           c. Multijasa
       - KPR SSM Tapak                                                 d. Multimanfaat
       - KPR SSM Susun                                                 e. Cicil Emas
       - KPR Tapera                                                    f. Multimanfaat Pegawai
   b. BSN KPR Non Subsidi yang disalurkan melalui:
       - Pemilikan Rumah




324     Laporan Tahunan 2025
Page 325
                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah
                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                  Kenaikan/Penurunan
     Pembiayaan Konsumer Syariah                2025             2024
                                                                                Nominal            Persentase

PEMBIAYAAN PERUMAHAN                           50.857.322      40.866.065        9.991.257              24,45%

KPR SUBSIDI                                   33.883.248       26.521.953        7.361.295              27,76%

  KPR BP2BT                                       513.826         551.863         (38.037)              (6,89%)

  KPR Sejahtera Tapak                          26.781.550      18.549.858        8.231.692              44,38%

  KPR Sejahtera Susun                               1.285            1.363            (78)              (5,70%)

  KPR SSM Tapak                                 6.174.606       6.972.292        (797.686)               0,00%

  KPR SSM Susun                                   38.348            43.519          (5.171)              0,00%

  KPR Tapera                                     373.634          403.058         (29.424)              (7,30%)

KPR Non Subsidi                                16.934.646       14.303.159       2.631.487              18,40%

  Pemilikan Rumah                              10.438.214        9.040.139       1.398.075               15,47%

  Pemilikan Rumah Indent                       6.496.432        5.263.020         1.233.412             23,44%

Non KPR                                           39.428           40.953          (1.525)              (3,72%)

  Bangun Rumah                                    36.583            37.172           (589)              (1,58%)

  PUM-KB Jamsostek                                 2.845             3.781           (936)             (24,76%)

PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN                         495.313          198.266          297.047             149,82%

  Kendaraan Bermotor                                 924             1.485            (561             (37,80%)

  Gadai Emas                                               -            -                -                    -

  Multimanfaat Jasa                                25.165          20.904            4.261              20,38%

  Multimanfaat Barang                            223.303           175.877          47.426              26,97%

  Cicil Emas                                       17.734               0           17.734             100,00%

  Multimanfaat Pegawai                            228.188           91839          136.349             148,47%

Jumlah Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah      51.352.636       41.064.331      10.288.305              25,05%




Jumlah posisi Pembiayaan Konsumer Syariah tahun 2025 adalah sebesar Rp51,35 triliun, meningkat 25,05%
dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp41,06 triliun. Peningkatan posisi pembiayaan tersebut sebagian besar
dikontribusi oleh pembiayaan KPR Sejahtera Tapak yang mencapai Rp26,78 triliun.


Tabel Posisi Volume Pembiayaan Konsumer Syariah
                                                                                              (dalam unit pembiayaan)


                                                                                  Kenaikan/Penurunan
     Pembiayaan Konsumer Syariah                2025             2024
                                                                                Nominal            Persentase

PEMBIAYAAN PERUMAHAN                            366.584          307.580          59.004                 19,18%

KPR SUBSIDI                                     304.208          250.808          53.400                21,29%

  KPR BP2BT                                        6.014            6.144           (130)               (2,12%)

  KPR Sejahtera Tapak                           212.898           156.941          55.957               35,65%




                                                                                  Laporan Tahunan 2025            325
Page 326
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                               Kenaikan/Penurunan
        Pembiayaan Konsumer Syariah                        2025                2024
                                                                                             Nominal         Persentase

     KPR Sejahtera Susun                                          10                  10             -             0,00%

     KPR SSM Tapak                                          82.118              84.533          (2.415)          (2,86%)

     KPR SSM Susun                                            297                  305             (8)           (2,62%)

     KPR Tapera                                              2.871               2.875             (4)            (0,14%)

 KPR Non Subsidi                                            61.581             55.899           5.682             10,16%

     Pemilikan Rumah                                       43.343               40.404           2.939             7,27%

     Pemilikan Rumah Indent                                 18.238              15.495           2.743             17,70%

 Non KPR                                                      795                  873            (78)           (8,93%)

     Bangun Rumah                                              271                 310            (39)          (12,58%)

     PUM-KB Jamsostek                                         524                  563            (39)           (6,93%)

 PEMBIAYAAN NON PERUMAHAN                                    4.851               3.672            1.179           32,11%

     Kendaraan Bermotor                                           10                  11            (1)          (9,09%)

     Gadai Emas                                                   -                   -              -                  -

     Multimanfaat Jasa                                        292                  296             (4)            (1,35%)

     Multimanfaat Barang                                     3.713                3.141            572             18,21%

     Cicil Emas                                               336                     -            336           100,00%

     Multimanfaat Pegawai                                     500                  224             276            123,21%

 Jumlah Posisi Pembiayaan Konsumer Syariah                 371.435             311.252          60.183            19,34%



Posisi volume Pembiayaan Konsumer Syariah pada                         PEMBIAYAAN KOMERSIAL SYARIAH
tahun 2025 sebanyak 371.435 unit pembiayaan,                           Pembiayaan Komersial Syariah disalurkan oleh
meningkat 19,34% atau 60.183 unit dibandingkan dengan                  Perseroan melalui beberapa produk sebagai berikut:
tahun 2024 yang sebanyak 311.252 unit pembiayaan.                      1. Pembiayaan Perumahan
Peningkatan volume Pembiayaan Konsumer disebabkan                         a. Yasa Griya
oleh pertumbuhan kontribusi volume pembiayaan KPR                      2. Pembiayaan Non Perumahan
Sejahtera Tapak sebanyak 55.957 unit pembiayaan.                          a. UMKM Syariah
                                                                          b. Modal Kerja
                                                                          c. Investasi


Tabel Posisi Pembiayaan Komersial Syariah
                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                               Kenaikan/Penurunan
        Pembiayaan Komersial Syariah                       2025                2024
                                                                                             Nominal         Persentase

 Pembiayaan Perumahan                                    2.045.644            2.351.310      (305.666)         (13,00%)

     Yasa Griya                                          2.045.644            2.351.310      (305.666)          (13,00%)

 Pembiayaan Non Perumahan                                1.474.883            385.346        1.089.537         282,74%

     UMKM Syariah                                                 -                   -              -                 -

     Modal Kerja                                          764.830               312.871        451.959          144,46%




326       Laporan Tahunan 2025
Page 327
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                     Kenaikan/Penurunan
      Pembiayaan Komersial Syariah                2025             2024
                                                                                   Nominal           Persentase

   Investasi                                      710.054            72.475          637.579             879,72%

Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Komersial
                                                3.520.527         2.736.656          783.871              28,64%
Syariah



Posisi Pembiayaan Komersial tahun 2025 mencapai Rp3,52 triliun. Pencapaian ini meningkat sebesar Rp783,87 miliar
atau 28,64% apabila dibandingkan dengan tahun 2024. Peningkatan posisi pembiayaan tersebut disebabkan oleh
peningkatan pembiayaan Investasi sebesar Rp637,58 miliar.


Tabel Posisi Volume Pembiayaan Komersial Syariah
                                                                                                (dalam unit pembiayaan)


                                                                                     Kenaikan/Penurunan
      Pembiayaan Komersial Syariah                2025             2024
                                                                                   Nominal           Persentase

Pembiayaan Perumahan                               1.237            1.334             (97)               (7,27%)

   Yasa Griya                                      1.237            1.334             (97)                (7,27%)

Pembiayaan Non Perumahan                            135               127                8                 6,30%

   UMKM Syariah                                       -                -                 -                      -

   Modal Kerja                                       97               78                19                24,36%

   Investasi                                         38               49               (11)             (22,45%)

Jumlah Posisi Volume Pembiayaan Komersial
                                                   1.372            1.461            (89)                (6,09%)
Syariah


Jumlah posisi volume Pembiayaan Komersial tahun 2025 sebanyak 1.372 unit, mengalami penurunan sebanyak 6,09%
atau sebanyak 89 unit dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 1.461 unit. Penurunan Posisi volume Pembiayaan
Komersial tersebut disebabkan produk Pembiayaan Konstruksi yang menurun sebesar 97 unit pembiayaan.



Produk Simpanan Syariah

Perseroan juga melakukan penghimpunan Dana Pihak Ketiga melalui Unit Usaha Syariah melalui produk
Giro,Tabungan, dan Deposito Syariah.


Tabel Posisi Dana Simpanan Syariah
                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                     Kenaikan/Penurunan
                Simpanan Syariah                  2025             2024
                                                                                   Nominal           Persentase

Giro Berkah                                    26.944.158         19.824.690        7.119.468             35,91%

Tabungan Berkah                                 8.678.923          7.809.712         869.211                11,13%

Deposito Berkah                                23.108.054         21.987.804        1.120.250              5,09%

Jumlah Posisi Dana Simpanan Syariah             58.731.135       49.622.206        9.108.929              18,36%



Jumlah posisi dana Simpanan Syariah tahun 2025 adalah sebesar Rp58,73 triliun, meningkat 18,36% dibandingkan
dengan tahun 2024 yang sebesar Rp49,62 triliun. Peningkatan tersebut sebagian besar dipengaruhi oleh kenaikan
nominal Giro Syariah sebesar Rp7,12 triliun atau sebesar 35,91%. Tabungan Syariah dan Deposito Syariah juga
mengalami peningkatan masing-masing sebesar 11,13% dan 5,09%.




                                                                                     Laporan Tahunan 2025            327
Page 328
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Posisi Volume Rekening Simpanan Syariah
                                                                                                    (dalam rekening)


                                                                                     Kenaikan/Penurunan
               Simpanan Syariah                          2025          2024
                                                                                  Nominal          Persentase

 Giro Berkah                                               92.188       76.270        15.918           20,87%

 Tabungan Berkah                                         1.503.011    1.334.915     168.096            12,59%

 Deposito Berkah                                           11.896       10.820        1.076             9,94%

 Jumlah Posisi Volume Rekening Simpanan
                                                        1.607.095    1.422.005      185.090            13,02%
 Syariah




Jumlah volume rekening Simpanan Syariah tahun 2025 tumbuh sebesar 13,02% dari sebanyak 1.422.005 rekening
pada tahun 2024 menjadi sebanyak 1.607.095 rekening pada tahun 2025. Produk Giro Syariah dengan pertumbuhan
volume sebesar 20,87% menjadi kontributor terbesar atas peningkatan volume simpanan syariah. Produk Tabungan
Syariah juga mengalami peningkatan dari sisi volume rekening, yaitu sebanyak 168.096 rekening atau 12,59% lebih
tinggi dari tahun 2024.


GIRO SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Giro diberikan melalui 2 (dua) produk yaitu Giro Berkah Wadiah dan Giro Berkah
Mudharabah.


Tabel Posisi Dana Giro Syariah
                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                     Kenaikan/Penurunan
                   Giro Syariah                          2025          2024
                                                                                  Nominal          Persentase

 Giro Berkah Wadiah                                    25.147.603    18.882.765    6.264.838           33,18%

 Giro Berkah Mudharabah                                 1.796.554       941.925     854.629            90,73%

 Jumlah Posisi Dana Giro Berkah                        26.944.157    19.824.690     7.119.467          35,91%




Jumlah posisi dana Giro Berkah tahun 2025 mengalami peningkatan 35,91% menjadi sebesar Rp26,94 triliun jika
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp19,82 triliun. Kedua produk Giro Berkah sama-sama mengalami
peningkatan dibanding tahun 2024 dengan rincian Giro Berkah Mudharabah mengalami peningkatan 90,73% menjadi
Rp1,8 triliun dan Giro Berkah Wadiah meningkat 33,18% menjadi Rp25,14 miliar.


Tabel Posisi Rekening Giro Syariah
                                                                                                    (dalam rekening)


                                                                                     Kenaikan/Penurunan
                   Giro Syariah                          2025          2024
                                                                                  Nominal          Persentase

 Giro Berkah Wadiah                                       89.887      74.056          15.831           21,38%

 Giro Berkah Mudharabah                                     2.301       2.214             87            3,93%

 Jumlah Posisi Volume Rekening Giro Berkah                 92.188     76.270          15.918           20,87%




Jumlah posisi rekening Giro Berkah tahun 2025 adalah sebanyak 92.188 rekening, meningkat sebanyak 15.831 rekening
atau tumbuh 21,38% dibanding tahun 2024. Peningkatan tersebut terutama dikontribusi oleh kenaikan Giro Berkah
dengan peningkatan 20,87% dibanding tahun 2024. Giro Berkah Wadiah menjadi produk giro yang memiliki kontribusi
peningkatan cukup signifikan.




328     Laporan Tahunan 2025
Page 329
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




TABUNGAN SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Tabungan diberikan melalui beberapa produk yaitu Tabungan Berkah Wadiah,
Tabungan Berkah Mudharabah, Tabungan Haji dan Umroh, TabunganKu, Tabungan Qurban, Tabungan Simpel,
Tabungan Emas.


Tabel Posisi Dana Tabungan Syariah
                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                     Kenaikan/Penurunan
             Tabungan Syariah                      2025             2024
                                                                                   Nominal            Persentase

Tabungan Berkah Wadiah                           1.702.986          1.499.161        203.825               13,60%

Tabungan Berkah Mudharabah                       6.681.558         6.007.489         674.069                11,22%

Tabungan Haji dan Umroh                           250.468            262.504         (12.036)             (4,59%)

TabunganKu                                           15.731           15.039             692                4,60%

Tabungan Qurban                                      8.701             7.334            1.367              18,64%

Tabungan Simpel                                     8.358               7.732            626                8,10%

Tabungan Emas                                        11.121           10.454             667                6,38%

Jumlah Posisi Dana Tabungan Syariah              8.678.923         7.809.713         869.210                 11,13%



Jumlah posisi dana Tabungan Syariah tahun 2025 mengalami peningkatan 11,13% yakni menjadi sebesar Rp8,68
triliun jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp7,81 triliun. Kontribusi terbesar pada peningkatan dana
Tabungan Syariah adalah Tabungan Berkah Mudharabah yang meningkat sebesar Rp674,01 miliar. Tabungan
Berkah Mudharabah merupakan tabungan dengan akad mudharabah (investasi) yang memberikan bagi hasil yang
menguntungkan kepada nasabah. Peningkatan Tabungan Berkah Mudharabah juga menunjukkan bahwa kinerja
Segmen Syariah Perseroan pada tahun 2025 semakin membaik dan dapat memberikan bagi hasil yang optimal
kepada nasabah sehingga membuat nasabah mempercayakan penempatan dana lebih banyak kepada Segmen
Syariah Perseroan.


Tabel Posisi Volume Rekening Tabungan Syariah
                                                                                                        (dalam rekening)


                                                                                     Kenaikan/Penurunan
             Tabungan Syariah                      2025             2024
                                                                                   Nominal            Persentase

Tabungan Berkah Wadiah                             891.443           786.936          104.507              13,28%

Tabungan Berkah Mudharabah                         160.812           157.409           3.403                 2,16%

Tabungan Haji dan Umroh                           265.530            224.705          40.825                18,17%

TabunganKu                                          39.221            32.810             6.411             19,54%

Tabungan Qurban                                    39.283             30.927           8.356               27,02%

Tabungan Simpel                                     93.819            90.489            3.330               3,68%

Tabungan Emas                                       12.903             11.639           1.264              10,86%

Jumlah Posisi Volume Rekening Tabungan
                                                  1.503.011         1.334.915        168.096               12,59%
Syariah



Jumlah posisi volume rekening Tabungan Syariah tahun 2025 adalah sebanyak 1,50 juta rekening, meningkat 12,59%
jika dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebanyak 1,33 juta rekening. Kontribusi terbesar pada peningkatan
jumlah rekening Tabungan Syariah adalah Tabungan Berkah Wadiah yang meningkat sebanyak 104.507 rekening.
Peningkatan tersebut antara lain disebabkan oleh adanya program CASA dan DPK ritel yang efektif.




                                                                                      Laporan Tahunan 2025            329
Page 330
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




DEPOSITO SYARIAH
Simpanan Syariah dalam bentuk Deposito diberikan melalui 3 (tiga) produk, yaitu Deposito Berkah (Perorangan),
Deposito Berkah (Lembaga), dan Deposito Berkah On Call.


Tabel Posisi Dana Deposito Syariah
                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
               Deposito Syariah                          2025                 2024
                                                                                             Nominal          Persentase

 Deposito Berkah (Perorangan)                           1.682.879            1.472.223          210.656            14,31%

 Deposito Berkah (Lembaga)                             20.317.598           19.236.272         1.081.326           5,62%

 Deposito Berkah On Call                                 1.107.577           1.279.309         (171.732)         (13,42%)

 Jumlah Posisi Dana Deposito Syariah                   23.108.054           21.987.804         1.120.250           5,09%



Jumlah posisi dana Deposito Syariah tahun 2025 sebesar Rp23,11 triliun, meningkat 5,09% jika dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp21,99 triliun. Jumlah posisi Deposito Berkah Perorangan dan Deposito Berkah Lembaga,
masing-masing meningkat sebesar 14,31%, dan 5,62%. Peningkatan posisi nilai deposito ini dikontribusikan oleh antara
lain oleh program khusus yang diberikan kepada deposan seperti spesial nisbah.


Tabel Posisi Volume Rekening Deposito Syariah
                                                                                                               (dalam rekening)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
               Deposito Syariah                          2025                 2024
                                                                                             Nominal          Persentase

 Deposito Berkah (Perorangan)                             10.081              9.007                1.074           11,92%

 Deposito Berkah (Lembaga)                                 1.753               1.689                 64            3,79%

 Deposito Berkah On Call                                      62                124                (62)         (50,00%)

 Jumlah Posisi Volume Rekening Deposito
                                                          11.896             10.820               1.076            9,94%
 Syariah



Jumlah posisi volume rekening Deposito Syariah tahun 2025 sebanyak 11.896 rekening, mengalami peningkatan
sebesar 9,94% dibanding tahun 2024 yang sebanyak 10.820 rekening. Peningkatan tersebut terutama dikontribusikan
dari pertumbuhan Deposito Berkah Lembaga sebesar 11,92% yang sejalan dengan pertumbuhan posisi dana Deposito
Syariah pada tahun 2025.


                                                                     4. Inisiatif transformasi (Financing Origination System/
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi                                       FOS Collection, kerja sama Tapera dan Tabungan
Segmen Syariah                                                          Wajib Perumahan Angkatan Darat (TWP AD), digital
                                                                        onboarding, dan core banking system upgrade).
Beberapa keunggulan kompetitif maupun inovasi yang                   5. Pengembangan produk rent to own syariah.
dilakukan oleh Segmen Syariah antara lain diuraikan
sebagai berikut:                                                     Strategi Segmen Syariah Tahun 2025
1. Peluang nasabah captive dengan KPR, Kredit Yasa
    Griya (KYG) dan Dana Lembaga yang berpeluang                     Strategi Segmen Syariah tahun 2025 meliputi
    dikembangkan.                                                    strategi pengembangan bisnis pembiayaan, strategi
2. Menjadi mitra Pemerintah pada Program Perumahan                   pengembangan pendanaan, strategi permodalan,
    Nasional.                                                        strategi perbaikan kualitas pembiayaan, strategi
3. Kondisi excess reserve yang cukup tinggi.                         fee based income, strategi infrastruktur Information
                                                                     Technology (IT) yang diuraikan sebagai berikut:




330     Laporan Tahunan 2025
Page 331
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




a. Strategi Pengembangan Bisnis Pembiayaan

              Tema Strategi                                                     Inisiatif

   1.   Monetize housing ecosystem        a.   Memperdalam hubungan dengan top developer dan mitra.
        at-scale.                         b.   Memperkuat channel akuisisi yaitu jaringan agent.
                                          c.   Proses bisnis yang ditingkatkan pada pembiayaan konsumer dan komersial.
                                          d.   Mengoptimalkan kerja sama yang telah terjalin dengan integrasi dan sinergi
                                               bersama Funding Unit dan memperbanyak kerja sama dengan instansi (payroll/
                                               kolektif) untuk memperluas pipeline.
                                          e.   Membuka dan mengoptimalkan penggunaan BTN Property sebagai channel
                                               distribusi pembiayaan KPR.
                                          f.   Pengembangan integrasi antara e-loan/sistem Segmen Syariah BTN dengan BP
                                               Tapera melalui digital service Tapera.
                                          g.   Mengoptimalkan porsi Perseroan pada kuota KPR FLPP dan KPR TAPERA tahun 2025
                                               yang menyasar segmen fixed income dan ASN.
                                          h.   Pengembangan H2H FLPP (Sikasep, Sikumbang, dan lain-lain), H2H PUPR (SBUM
                                               dan SSM) dan H2H Tapera.
                                          i.   Pengembangan H2H dengan Mitra Asuransi untuk automasi penutupan asuransi
                                               KPR Subsidi iB.
                                          j.   Program strategis bersama seluruh unit kerja terkait dengan pencapaian realisasi
                                               dan peningkatan market share KPR bersubsidi.
                                          k.   Penguatan monitoring dan evaluasi proses bisnis KPR Subsidi.
                                          l.   Sosialisasi dan edukasi KPR FLPP dan Pembiayaan Tapera (KPR, PRR, PBR) ke
                                               Asosiasi dan Pengembang melalui webinar, developer gathering, expo dan
                                               media lainnya.

   2.   Transition from mono-bank to      a.   Memperluas pangsa pembiayaan bisnis yang tidak terkait perumahan melalui
        full-banking offerings                 peningkatan portofolio Multijasa BTN iB.
                                          b.   Peningkatan kerja sama payroll dan penyaluran pembiayaan non KPR dan
                                               sosialisasi produk non KPR.
                                          c.   Penetrasi pangsa pasar gadai dan cicil emas.

   3.   Memperluas kredit/pembiayaan      Memperluas pembiayaan komersial ke sektor-sektor SME dengan pertumbuhan
        /pembiayaan Koperasi Usaha        tinggi dan NPF yang lebih rendah, meluncurkan proposisi-proposisi yang inovatif dan
        Mikro Kecil (KUMK) ke sektor-     berprinsip syariah dengan menyasar sektor perumahan dan non perumahan.
        sektor SME unggulan




b. Strategi Pengembangan Pendanaan

              Tema Strategi                                                     Inisiatif

   1.   Reengineering model               a.   Menyusun marketing communication dan rebranding yang efektif dan terintegrasi
        pemasaran DPK yang efektif             melalui umbrella campaign.
        dan rebranding produk.            b.   Promo merchant dan partnership yang dapat menjangkau seluruh Indonesia.
                                          c.   Pengadaan event yang secara langsung berdampak pada pencapaian bisnis
                                               melalui aktivitas terpadu (gathering nasabah) dan branch activation.

   2.   Penguatan fundamental lowcost     a.   Meningkatkan tabungan haji dan umroh melalui kerja sama dengan pihak ketiga
        funding dan fokus perbaikan CoF        yang terafiliasi.
                                          b.   Meningkatkan DPK Giro Non FLPP dari kerja sama transaksional dan pengelolaan
                                               kas Pemerintah (K/L/BLU).
                                          c.   Rekomposisi rasio nasabah inti dan optimalisasi cost of fund dengan melakukan
                                               diversifikasi nasabah inti.
                                          d.   Meningkatkan komposisi tabungan ritel melalui kolaborasi intensifikasi potensi
                                               nasabah perorangan pada lembaga yang telah bekerja sama.
                                          e.   Kerjasama dengan Lembaga Islam dan philantrophy.
                                          f.   Pelaksanaan program Serbu ke Rumah Sakit, Lembaga Kesehatan, Sekolah,
                                               Madrasah, Pondok Pesantren, BUMN, Universitas dan Sekolah Tinggi.

   3.   Meningkatkan produk tabungan      a.   Mengembangkan Spider Web Ekosistem Bisnis dengan fokus segmen Islamic
        transaksional berbiaya rendah          related, property related, healthcare dan education.
                                          b.   Meningkatkan akuisisi dan transaksi layanan e-channel (mobile banking, CMS,
                                               QRIS, EDC dan virtual account) melalui promo dan campaign yang efektif.
                                          c.   Menyelesaikan pengembangan produk digital (new mobile banking BTN Syariah,
                                               new virtual account, dan pembukaan rekening online E-KYC) sesuai dengan
                                               timeline.
                                          d.   Kolaborasi produk dengan pembiayaan.




                                                                                                Laporan Tahunan 2025          331
Page 332
04         Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                    Tema Strategi                                                         Inisiatif

      4.     Strategi peningkatan dana CASA        a.   Meningkatkan CASA dengan pengembangan digital banking.
                                                   b.   Meningkatkan transaksi pada nasabah eksisting yang menyasar nasabah
                                                        captive (nasabah KPR Non Subsidi, SME, Komersial dan Korporasi).
                                                   c.   Utilisasi e-channel (New Mobile Banking, open account online eKYC), New Virtual
                                                        Account) untuk mendorong giro dan tabungan transaksional.
                                                   d.   Optimalisasi layanan perbankan digital melalui pembukaan rekening nasabah
                                                        secara online tanpa nasabah perlu datang ke outlet.
                                                   e.   Peningkatan dana CASA melalui aktivitas marketing antara lain investor gathering,
                                                        property expo dan individual engagement.

      5.     Memperluas penetrasi wealth           a.   Peningkatan pelayanan kepada nasabah tertentu melalui pemberian pelayanan
             proposition dengan meluncurkan             perhatian khusus dan fasilitas eksklusif kepada segmentasi nasabah prioritas
             proposisi berbasis kebutuhan               syariah.
             pada nasabah prioritas syariah        b.   Penambahan produk dan pembentukan ketentuan bancassurance.
                                                   c.   Pembentukan infrastruktur Sistem Transaksi Wealth Management.
                                                   d.   Pembentukan outlet layanan prioritas.




c. Strategi Permodalan
   Untuk mendukung penyaluran strategi pengembangan bisnis, dibutuhkan permodalan yang cukup dengan
   mempertimbangkan pemenuhan kewajiban modal minimum sesuai Basel III. Sejalan dengan ketentuan tersebut,
   Segmen Syariah Perseroan merencanakan posisi modal di tahun 2025 adalah sebesar Rp3,81 triliun. Sehingga
   spin-off dapat dilaksanakan pada tahun 2025. Upaya penguatan permodalan tahun 2025 akan difokuskan pada
   peningkatan laba/profitabilitas.


d. Strategi Perbaikan Kualitas Pembiayaan

                    Tema Strategi                                                         Inisiatif

      1.     Memperkuat collection                 a.   Memperkuat collection management system segmen konsumer.
             management system                     b.   Memperkuat collection management system segmen komersial.
                                                   c.   Penyelarasan struktur organisasi KCS terhadap struktur organisasi SHAD.
                                                   d.   Percepatan penyelesaian dokumen pokok dan monitoring untuk percepatan
                                                        litigasi.
                                                   e.   Memperbaiki kualitas data nasabah.
                                                   f.   Optimalisasi proses bisnis collection di Kantor Cabang (meningkatkan fungsi
                                                        desk call).
                                                   g.   Implementasi FOS collection segmen konsumer.

      2.     Membenahi Tenaga Alih Daya            a.   Evaluasi kinerja vendor TAD collection (engagement, workload, dan lain-lain).
             (TAD) management                      b.   Monitoring produktivitas TAD collection, icoll usage dan contact rating.

      3.     Mempercepat penjualan aset            a.   Penjualan aset pembiayaan macet secara bulk melalu kerja sama investor.
             pembiayaan macet                      b.   Memperluas channel penjualan pembiayaan macet melalui portal rumah murah
                                                        dan kerja sama e-commerce dibidang properti.
                                                   c.   Project assets sales untuk mempercepat recovery pembiayaan macet .

      4.     Perbaikan kualitas pembiayaan         a.   Pengkinian data atas profiling pembiayaan komersial NPF dan pasif.
             komersial secara masif                b.   Coaching dan mentoring kepada RM di KCS terkait commercial collection.

      5.     Memperluas jaringan terhadap          Pendekatan kepada KPKNL dan Pengadilan Agama serta Memperluas kerja sama
             pihak ketiga dalam upaya              dengan Agent Property, BLS, Advokat, Asosiasi Pengembang Properti, dan Kontraktor.
             penyelesaian

      6.     Memperluas relaksasi kebijakan        Pemberian kebijakan untuk memperlancar proses penyelesaian pembiayaan serta
             dan pemberian reward                  pemberian reward dan bantuan operasional.



e. Strategi Fee Based Income

                    Tema Strategi                                                         Inisiatif

      1.     Meningkatkan pendapatan               a.   Meningkatkan kontribusi biaya administrasi pembiayaan.
             administrasi Perseroan                b.   Optimalisasi pembebanan biaya administrasi dana pihak ketiga .

      2.     Meningkatkan pendapatan fee/          a.   Optimalisasi fee/ujroh atas bancassurance.
             ujroh jasa Perseroan                  b.   Pengembangan produk bancassurance.
                                                   c.   Meningkatkan fee/ujroh atas transaksi payroll.
                                                   d.   Optimalisasi fee/ujroh atas jasa perbankan lainnya.




332          Laporan Tahunan 2025
Page 333
                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                Tema Strategi                                                      Inisiatif

     3.   Meningkatkan fee berbasis         a.   Peningkatan pengguna e-channel (mobile banking, CMS, VA, SMS Notif, ATM).
          transaksi                         b.   Peningkatan transaksi e-channel (mobile banking, CMS, VA, SMS Notif, ATM).
                                            c.   Pengembangan dan peningkatan fitur e-channel (online onboarding, virtual
                                                 account dan new mobile banking).
                                            d.   Peningkatan kerja sama partnership berbasis VA.



f.   Strategi Infrastruktur Information Technology (IT)
     Pengembangan TI pada Segmen Syariah BTN di tahun 2025 dilakukan bersama BTN Induk dalam rangka
     mendukung rencana korporasi serta aspirasi Kebijakan Umum Direksi tahun 2025 pada bidang kredit/pembiayaan
     dan kualitas kredit/pembiayaan, bidang pendanaan dan jaringan kantor, bidang fee based income, dan bidang
     beban overhead. Adapun rencana pengembangan TI 2025 secara garis besar selaras dengan inisiatif utama RSTI
     2025-2029 adalah sebagai berikut:


                Tema Strategi                                                      Inisiatif

     1.   Enhancement aplikasi              a.  Akses KCS terhadap mutasi GL by request
          pendukung proses bisnis syariah   b.  Approval spesial nisbah
                                            c.  Auto closed rekening dormant
                                            d.  Chart of account
                                            e.  Deposito advis
                                            f.  Detail transaksi pada rekening koran nasabah perorangan
                                            g.  Financial Nostro
                                            h.  Flagging nasabah haji
                                            i.  Informasi Inventory
                                            j.  Integrasi FOS dengan dashboard collection sehingga untuk kolektibilitas real time
                                                dan saldo tersedia
                                            k. Menu koreksi transaksi loan
                                            l.  Otomatisasi deposito non ARO
                                            m. Pemisahan flagging nasabah large dan medium size pada sistem untuk
                                                monitoring performance
                                            n. Pengembangan CDC terkait kinerja notaris
                                            o. Pengembangan e-loan untuk dapat menampilkan report laporan dana jaminan
                                            p. Pengembangan e-loan untuk dapat menampilkan report track LPA dan appraisal
                                            q. Pengembangan e-loan untuk dapat menampilkan report track visit OTS
                                                pendapatan dan agunan
                                            r. Pengembangan terkait dengan FOS
                                            s. Penghapusan flag biaya materai pada produk giro
                                            t. Penyempurnaan Change Data Capture (CDC) terkait Latency (LAT)/ Data Accuracy
                                                (DAT) berdasarkan segmentasi developer
                                            u. Perbaikan data angsuran murabahah
                                            v. Perbaikan data deposito
                                            w. Perbaikan data deposito dan loan
                                            x. Perbaikan data DPK retail
                                            y. Perbaikan data write off
                                            z. Perbaikan rekening koran nasabah write off
                                            aa. Perbaikan transaksi write off
                                            bb. Pergeseran NPF pada dashboard collection dapat bergerak realtime seperti Kol 2
                                                ke Lancar (Kol 1)
                                            cc. Remapping data dan perubahan arsitektur pelaporan regulator

     2.   Digital banking strategy          a.   Cloning OLOB system
                                            b.   Customer Relationship Management (CRM)
                                            c.   Point and reward
                                            d.   Point spekta dan cashback system
                                            e.   QRIS merchant
                                            f.   Soft token untuk cash management system
                                            g.   Tabungan emas digital

     3.   Automasi proses front-end and     a.   Aplikasi dashboard kinerja (performance management review)
          back-end untuk meningkatkan       b.   Aplikasi pengelolaan kebijakan syariah
          efisiensi operasional             c.   H2H penutupan asuransi jiwa
                                            d.   H2H penutupan asuransi penjaminan
                                            e.   H2H tagihan dan laporan pelunasan KPR SSM
                                            f.   Host to host i-loan syariah dengan portal pialang asuransi
                                            g.   Host to host i-loan syariah dengan portal pialang asuransi PT Proteksi Jaya
                                                 Mandiri
                                            h.   Host to host i-loan syariah dengan PT Binasentra Purna dan PT AA Pialang Asuransi
                                            i.   Integrasi BTN Properti dengan FOS dan i-loan syariah
                                            j.   Penerapan PSAK 413: penurunan nilai




                                                                                                   Laporan Tahunan 2025          333
Page 334
04         Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                    Tema Strategi                                                        Inisiatif

                                                   k.  Pengembangan aplikasi centralize         documents   collateral (monitoring
                                                       penyelesaian dokumen PPJB dan progress bangunan KPR indent)
                                                   l.  Pengembangan business process pembiayaan Non KPR melalui i-loan syariah
                                                   m. Pengembangan Financing Originating System (FOS) monitoring pembiayaan
                                                       komersial
                                                   n. Penggunaan Aplikasi OTS (CLAPS seperti pada BTN Konvensional) untuk melakukan
                                                       verikasi on site
                                                   o. Simplifikasi CIF
                                                   p. Systemize KK 3 Pilar dan KK monitoring
                                                   q. Treasury System
                                                   r. Report AIDP dan termin Istisna
                                                   s. Report akhir hari CS
                                                   t. Report akhir hari Outlet OPH
                                                   u. Report akhir hari Outlet Own Transaction
                                                   v. Report anomali TB
                                                   w. Report data saldo GL anomali
                                                   x. Report harian accounting
                                                   y. Report hasil rekonsiliasi deposito
                                                   z. Report hasil rekonsiliasi DPK tabungan dan giro
                                                   aa. Report occupancy SDB
                                                   bb. Report pembiayaan write off
                                                   cc. Report stock inventory
                                                   dd. Systemize RBH/PBH
                                                   ee. Tapera digital service fase 2
                                                   ff. User KLS

      4.     Infrastructure and License App        a.   Hardware Security Module (HSM)
                                                   b.   Pengadaan Pentaho Enterprise
                                                   c.   Repository server untuk centralize documents collateral
                                                   d.   Server aplikasi API Management
                                                   e.   Server aplikasi portal internal Segmen Syariah
                                                   f.   Server fisik Banking Integration System (BIS) development
                                                   g.   Server fisik Banking Integration System (BIS) production



     Selain   pengembangan       TI,  Perseroan  akan                          tema Security by Design untuk meningkatkan
     melakukan evaluasi dan pengkinian kebijakan TI                            keamanan sistem dan aplikasi Perseroan, antara
     terhadap peraturan regulator, kebijakan internal                          lain peningkatan cybersecurity, implementasi
     Perseroan maupun berdasarkan best practice yang                           identity and access management, dan peningkatan
     ada, sedangkan untuk meningkatkan kapasitas                               infrastructure security. Sejalan dengan inisiatif
     dan kapabilitas tim IT, Perseroan akan melakukan                          tersebut aktivitas yang akan dilaksanakan antara
     pelatihan dan sertifikasi tim IT sesuai dengan                            lain yaitu Pemenuhan UU PDP No 27 Tahun 2022,
     kebutuhan masing-masing.                                                  availability  security infrastruktur, peremajaan
                                                                               teknologi, pemenuhan compliance regulator, tata
     Strategi IT Security                                                      kelola akses data, dan pengguna serta mitigasi
     Pengembangan IT terkait security sejalan telah                            terhadap fraud serta penyalahgunaan transaksi
     dituangkan dalam Rencana Strategis Teknologi                              (aktivitas pencucian uang dan perjudian).
     Informasi (RSTI) 2025-2029 yang mengangkat


g. Strategi Penerapan Risk and Compliance
   Strategi penerapan risk and compliance Segmen Syariah Perseroan di tahun 2025 dilakukan melalui BTN Induk
   antara lain sebagai berikut:


                    Tema Strategi                                                        Inisiatif

      1.     Meningkatkan kualitas                 a.   Mengembangkan kapabilitas pengelolaan risiko digital dan IT melalui deteksi
             penerapan manajemen risiko                 fraud dan cybersecurity.
                                                   b.   Mengoptimalkan pengelolaan IT Risk dengan penguatan 3 lines of defense di
                                                        area IT dan digital.
                                                   c.   Risk awareness fraud.
                                                   d.   Menerapkan risk monitoring melalui standardisasi, digitalisasi, pengembangan
                                                        pedoman dan tools, dan perbaikan risk culture.

      2.     Meningkatkan standar tata             a.   Meningkatkan rating tata kelola Perseroan.
             kelola perusahaan                     b.   Meningkatkan awareness pegawai terkait tata kelola perusahaan.




334          Laporan Tahunan 2025
Page 335
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




               Tema Strategi                                                   Inisiatif

    3.   Memperkuat peran AML dan APU     a.   Anti-Money Laundering (AML) Creative Campaign.
         dan PPT berbasis compliance      b.   Workshop dan pelatihan Anti Pencucian Uang, Pencegahan Pendanaan Terorisme,
         mandatory regulatory                  dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (APU, PPT, dan PPPSPM).
                                          c.   Branch visit tentang APU, PPT, dan PPSPM.
                                          d.   Meningkatkan sistem manajemen anti penyuapan bank.
                                          e.   Meningkatkan awareness pegawai terkait gratifikasi dan Good Corporate
                                               Governance (GCG).

    4.   Peningkatan kapabilitas dan      a.   Melaksanakan audit surveillance ISO 9001:2015 Sistem Manajemen Mutu.
         kualitas pelaksanaan audit       b.   Pengkinian kebijakan general audit sesuai regulasi dan standar.
                                          c.   Penyusunan kebijakan quality assurance sesuai regulasi dan standar.
                                          d.   Optimalisasi Implementasi ISO 9001:2015/workshop Standar Operasional Prosedur
                                               (SOP)/Petunjuk Pelaksanaan (Juklak).

    5.   Pemenuhan ketentuan regulator    a.   Pemenuhan ketentuan regulator terkait annual report, sustainability report,
                                               Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan (RAKB), dan Environmental, Social, and
                                               Governance (ESG)
                                          b.   Penyaluran Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sesuai dengan 4
                                               (empat) pilar pembangunan berkelanjutan yaitu Sosial, Ekonomi, Lingkungan,
                                               serta Hukum dan Tata Kelola.


h. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia                              aplikasi onboarding nasabah (baik yang manual
   (SDM)                                                                  maupun digital) dan transaksi.
   Pada 2024 BTN induk telah memiliki Divisi yang terfokus            4. Pembentukan risk register untuk seluruh Divisi di
   untuk mengelola risiko digital dan operasional, yaitu                  Kantor Pusat dan pelaksanaan risk control self
   Digital & Operational Risk Management Division                         assessment secara berkala.
   (DORD) yang sebelumnya pengelolaan risiko digital                  5. Diagnostic assessment internal control over
   dan operasional tergabung pada Enterprise & ESG Risk                   financial reporting (ICoFR).
   Management Division. Terbentuknya DORD merupakan                   6. Perbaikan framework          Business Continuity
   salah satu strategi Perseroan untuk menyeimbangkan                     Management (BCM) dan pembentukan Business
   kecepatan pengembangan produk digital Perseroan                        Impact Analysis (BIA).
   dengan mengelola risiko digital dan operasional agar               7. Penguatan IT project delivery dengan penerapan
   Perseroan dapat mencapai tujuan bisnis Perseroan.                      IT project assurance.
   DORD terdiri dari 8 (delapan) departemen, yaitu Digital            8. Pengembangan framework third party risk
   Risk Management Departement, Operational Risk                          management yang saat ini telah ada pada area
   Management Departement, Fraud Risk Management                          keamanan informasi dan privasi data.
   Department, Regional Operational Risk Control                      9. Penguatan komponen profil risiko IT, digital, dan
   Department, dan 4 Departemen Operational Risk                          siber agar align dengan SEOJK 29 Tahun 2022
   Control yang membidangi Direktorat Perseroan. Divisi                   tentang Ketahanan dan Keamanan Siber Bagi
   ini juga turut serta dalam mengelola risiko Segmen                     Bank Umum.
   Syariah Perseroan.                                                 10. Penguatan risk awareness dengan penerapan
                                                                          risk control self assessment yang dilakukan
   Sepanjang tahun 2024 DORD berfokus untuk                               secara berkala.
   memperkuat posisinya sebagai divisi baru dan
   mempercepat proses stabilisasi agar dapat                     i.   Strategi Penerapan Manajemen Risiko Digital dan
   segera memberikan kontribusi yang optimal dalam                    Operasional Saat Ini
   pencapaian tujuan Perseroan, dengan menjalankan                    Untuk tahun 2025, DORD akan berfokus untuk penguatan
   inisiatif strategis yang berlandaskan pada 3 (tiga) pilar          fondasi pengelolaan risiko untuk sustainable funding
   utama: People, Process, Technology yang mencakup:                  melalui pelaksanaan inisiatif stratejik berikut:
   1. Pengembangan framework dan operating                            1. Penguatan kapasitas dan kapabilitas Divisi
        model terkait tata kelola manajemen risiko                       Manajemen Risiko Digital dan Operasional
        digital dan operasional khususnya dengan                         untuk merespons secara efektif meningkatnya
        adanya penambahan fungsi risk controller dan                     kompleksitas risiko digital dan operasional.
        fraud risk management.                                        2. Penguatan tata kelola pengendalian internal,
   2. Pemenuhan kapasitas sumber daya manusia                            khususnya terkait pelaporan keuangan (ICOFR).
        (SDM) yang diperlukan berdasarkan workload                    3. Penguatan pengelolaan risiko privasi data
        analysis serta pengembangan kapasitas SDM.                       berkolaborasi dengan Satuan Kerja Kepatuhan.
   3. Pengembangan solusi Fraud Detection System                      4. Penguatan framework dan strategi manajemen
        (FDS)      untuk    meningkatkan    kemampuan                    keberlangsungan bisnis (Business continuity
        pendeteksian dan pencegahan fraud dari sisi                      Management/BCM).




                                                                                              Laporan Tahunan 2025         335
Page 336
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




     5. Penguatan manajemen risiko pihak ketiga secara        k. Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia
        menyeluruh (end-to-end) untuk memastikan                 (SDM)
        pengawasan yang tepat dan mitigasi risiko dari           Mengingat Segmen Syariah BTN masih berstatus
        entitas eksternal.                                       sebagai Unit Usaha Syariah maka dalam peranannya
     6. Penguatan tata kelola arsitektur zero trust dan          sebagai liaison, strategi pengembangan SDM
        keamanan siber untuk aplikasi berbasis AI,               Segmen Syariah Perseroan dijalankan dengan
        mobile dan cloud computing.                              mengikuti strategi Pengembangan SDM yang
     7. Penguatan framework risiko untuk mendukung               disusun oleh BTN Induk. Strategi Pengembangan SDM
        transaksi payroll dan bundled propositions.              ditujukan untuk menunjang pengembangan bisnis
     8. Sistem deteksi fraud real-time untuk application         serta mewujudkan aspirasi sebagai “Menjadi rumah
        fraud retail, SME, wholesale.                            untuk talenta Indonesia terbaik”. Arah dari strategi
                                                                 pengembangan SDM yaitu “Mengembangkan 3P’S
j.   Strategi Digital and Operation Risk Management              (Productive, Prominent, and Prosperous) Global
     Jangka Menengah (2025-2027)                                 Oriented Talent yaitu mengembangkan sumber
     Strategi inisiatif DORD untuk jangka menengah               daya manusia agar memiliki produktivitas yang
     (2025-2027) berfokus pada penguatan fondasi                 tinggi (productive), Kapabilitas yang unggul dan
     pengelolaan risiko untuk sustainable funding dan            berdaya saing (prominent), kesejahteraan yang
     optimalisasi pengelolaan risiko untuk monetasi              kompetitif (prosperous), serta memiliki wawasan
     housing ecosystem, ekspansi produk, dan cross-              yang luas dan global (global oriented)”.
     selling melalui pelaksanaan inisiatif sebagai berikut:
     1. Penguatan kapasitas dan kapabilitas Divisi               Pada tahun 2025 tema Human Capital adalah “Build
          Manajemen Risiko Digital dan Operasional               Strong HC Learning and Development Engine and
          untuk merespons secara efektif meningkatnya            Optimize HC Advisory Function to Support Business
          kompleksitas risiko digital dan operasional.           Strategy and Sustainable Funding” dimana pada
     2. Penguatan tata kelola pengendalian internal,             tahun 2025 pengembangan Human Capital akan
          khususnya terkait pelaporan keuangan (ICOFR).          berfokus kepada pengembangan kapabilitas sales
     3. Penguatan pengelolaan risiko privasi data                khususnya funding melalui pengembangan pilar
          berkolaborasi dengan Satuan Kerja Kepatuhan.           learning and development dan fungsi HC Business
     4. Penguatan framework dan strategi manajemen               Partner. Adapun strategi pengembangan sumber
          keberlangsungan bisnis (Business Continuity            daya manusia pada tahun 2025 adalah sebagai
          Management/BCM).                                       berikut:
     5. Penguatan manajemen risiko pihak ketiga secara           1. Mengoptimalisasi peran human capital business
          menyeluruh (end-to-end) untuk memastikan                   partner sebagai mitra strategis bisnis.
          pengawasan yang tepat dan mitigasi risiko dari         2. Melakukan Re-invent BTN DNA (untuk semua
          entitas eksternal.                                         BTNers dan leadership role).
     6. Penguatan tata kelola arsitektur zero trust dan          3. Menyempurnakan KPI sales sehingga lebih fokus.
          keamanan siber untuk aplikasi berbasis AI,             4. Mengembangkan perhitungan produktivitas
          mobile dan cloud computing.                                sales.
     7. Penguatan framework risiko untuk mendukung               5. Implementasi personal cost planning tahap 1: HC
          transaksi payroll dan bundled propositions.                cost sebagai baseline productivity measurement
     8. Sistem deteksi fraud real-time untuk application             dan komponen CIR dalam self funded incentives.
          fraud retail, SME, wholesale.
     9. Peningkatan tata kelola data sharing protokol         Prospek Usaha dan Strategi Segmen
          dan pemanfaatan Data Loss Prevention (DLP)          Syariah Tahun 2026
          menggunakan analitik berbasis AI.
     10. Penguatan framework risiko mendukung akuisisi        Jangka Pendek
          secondary homes dan produk konstruksi.
     11. Implementasi monitoring transaction fraud            Pertumbuhan       kredit/pembiayaan   pada   sektor
          berbasis AI dan kolaborasi dengan lembaga           perumahan diprediksi tetap tumbuh sejalan dengan
          eksternal.                                          pertumbuhan kredit/pembiayaan. Pada jangka pendek,
     12. Implementasi manajemen risiko agile untuk            terdapat 2 (dua) faktor utama yang akan mendorong
          mendukung kecepatan pengembangan digital.           pertumbuhan kredit/pembiayaan sektor perumahan,
     13. Integrasi semua domain risiko, termasuk              yaitu:
          risiko digital, operasional, dan fraud, dalam       1. Faktor pertama adalah potensi peningkatan
          satu platform yang efektif untuk memberikan             Kredit Pemilikan Rumah (KPR) segmen Masyarakat
          visibilitas yang komprehensif.                          Berpenghasilan Rendah (MBR) yang dikontribusi
     14. Integrasi anti fraud dalam platform merchant.            oleh peningkatan alokasi KPR Subsidi Pemerintah.




336      Laporan Tahunan 2025
Page 337
                                                                                                                 PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




   Pada tahun 2025 Pemerintah menetapkan alokasi                                   dengan pertumbuhan Triwulan III 2024 sebesar 1,46%
   KPR Fasilitas Likuiditas Pemilikan Perumahan (FLPP)                             (yoy). Disebabkan oleh perlambatan pertumbuhan
   dengan potensi sebanyak 400.000 unit.                                           harga seluruh tipe rumah, terutama rumah tipe besar
2. Faktor kedua adalah kebijakan BI untuk melanjutkan                              yang tumbuh 0,72% (yoy), melambat dibandingkan
   ketentuan Loan to Value (LTV)/Financing to Value                                Triwulan II 2025 yang tumbuh 0,70% (yoy). Indeks
   (FTV) sampai dengan 100% yang diberlakukan sampai                               harga masing-masing tipe rumah kecil dan
   akhir tahun 2025. Pertumbuhan Indeks Harga Properti                             menengah tersebut turun menjadi 0,71% (yoy) dan
   Residensial (IHPR) pada Triwulan III 2025 tercatat                              1,18% (yoy), melambat dari 1,04% (yoy) dan 1,25% (yoy)
   sebesar 0,84% (yoy), lebih rendah dibandingkan                                  pada Triwulan sebelumnya.


Jangka Menengah dan Panjang

Rasio KPR terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) yang masih rendah juga merupakan peluang yang akan
dikembangkan BTN untuk memperluas bisnis perumahan ke depannya. Di Triwulan IV tahun 2024, rasio KPR terhadap
PDB Indonesia sebesar 3,00% yang masih lebih kecil dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya,
seperti: Filipina (3,80%), Thailand (22,23%), Malaysia (38,40%), dan tertinggi adalah Singapura (44,80%).


                                               Grafik Peluang Pengembangan Bisnis KPR



                                        3.1
                                        3,0


                                                                                           34%           28%
                                         3,1



                                        3,8                                                       38%

                                        7,7
                                                            KPR Non Subsidi
                                                                                            KPR Non Subsidi                   KPR Subsidi
                                                           Pembeli Langsung
                                        10,1



                                       22,2


                                                       Direct-to-consumer              Developer                        Segmen subsidi
                                       27,9            (Persentase BTN: 12%)           (Porsi BTN pada 2019: 24%)       (Porsi BTN : 77%)
                                                       •   Pricing menarik untuk       •   Penyelesaian                 Program Sejuta Rumah
                                                           rumah second vs.                pembangunan yang             Pemerintah untuk
                                                           rumah baru pasca                terhenti oleh developer      menutup backlog
                                       38,4                COVID                           besar dan menengah.          perumahan di Indonesia
                                                       •   Sales channel besar         •   Kenaikan tingkat
                                                           melalui 15 agen                 pendapatan pasca
                                                           properti nasional dan           pemulihan, terutama di
                                                                                           20 kota teratas, dengan
                                       44.8                30 ribu agen individu
                                                                                           pergeseran ke segmen
                                                                                           mass affluent
Sumber: Corporate Plan BTN 2021-2025



Dengan komitmen keberlanjutan Program Pemerintah                            Bonus demografi dan pertumbuhan penduduk kelas
Tiga Juta Rumah dan meningkatnya populasi middle                            menengah (middle class) yang didominasi oleh generasi
income yang didominasi oleh generasi milenial                               milenial juga menjadi pendorong bisnis pembiayaan
dan segmen emerging          affluent    juga menjadi                       perumahan ke depan di mana berdasarkan data Badan
pertimbangan bagi BTN untuk memperluas fokusnya                             Pusat Statistik (BPS), saat ini jumlah generasi Z dan
dalam mengembangkan bisnis perumahan ke depan,                              generasi milenial mendominasi populasi usia produktif
khususnya dalam meningkatkan pangsa pasar di segmen                         dengan generasi Z (usia 8-23 tahun) mencapai 27,94%
milenial dan emerging affluent. Untuk menangkap                             dan generasi milenial (usia 24-39 tahun) sebanyak
potensi pertumbuhan tersebut, di tahun depan BTN                            25,87% yang mana porsi tersebut diprediksi akan terus
akan meningkatkan penjualan KPR Non Subsidi dengan                          tumbuh hingga 10 (sepuluh) tahun ke depan yang
menyasar top developers dan direct selling KPR kepada                       merupakan peluang untuk mengembangkan bisnis
konsumer (direct to customers) melalui kerja sama                           perumahan di segmen first home buyer yang menjadi
dengan agen properti nasional dan individu.                                 captive market BTN.




                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025        337
Page 338
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                      Grafik 1.4. Proyeksi Populasi Indonesia

                                                                                                                                                                (Juta Jiwa)

           239                                 271                                          296                            313                           319


                                                                                                                           126                            96
                                                                                            151
                                               186
            194
                                                                                                                                                         223
                                                                                                                           187

                                                                                            145


                                               85
              45



           2010                                2020                                         2030                          2040                          2045


                                                                                                                       Kelas Menengah                  Segmen Lainnya
Sumber: Bappenas



Selanjutnya, sebagai sektor yang memiliki multiplier effect kepada 174 sub-sektor industri, pengembangan value
chain dari bisnis perumahan juga menjadi salah satu strategi pengembangan bisnis yang akan dilakukan BTN.
Untuk menangkap peluang tersebut, BTN akan mengembangkan produk dan layanan keuangan yang menyasar
perluasan value chain bisnis konstruksi yaitu akuisisi lahan, bahan bangunan, pengembangan lahan dan properti,
jasa konstruksi, dan pembiayaan pada pengembang (developer).



                                               Gambar Perluasan Value Chain Bisnis Perumahan


                                                                                                  Pengembangan
                        Akuisisi Lahan                  Basic materials                             lahan dan              Jasa kontruksi            Pengembang
                                                                                                     Properti




     Pemain




                                                               Distributors
                                                        Significant potential to tap into
                                                      ecosystem play can by boosted bu
                                                       providing anchor with incentives
                                                         (eg lead sharing, referral fees)




                                ~20                                 ~15                               ~130rb                     ~5-6rb                   ~5-6rb
    Jumlah           • 20 korporasi yang              • 2 pemain terbesar                     • 20 ribu pemain pada      • 20% Perusahaan besar   • Top 10 Perusahaan
 Pemain dan            berporasi di seluruh             mengambil mayoritas                     kelas menengah           • 45% Perusahaan kelas     tertiesar mengambil
                       Indonesia                        market share dengan                     sampai perusahaan          menengah                 mayoritas market share
  landscape          • Banyaknya pemilik                dibantu distributor                     besar                    • 35% Perusahaan kecil   • Sisa 80-90% merupakan
 persaingan            lahan individual di              kelas SME                             • 85% merupakan                                       pengembang kelas SME
     2019              luar 10 kota besar di                                                    perusahan konstruksi
                       Indonesia                                                                kelas SME



Sumber: Rencana Jangka Panjang Perusahaan Tahun 2025-2029




338      Laporan Tahunan 2025
Page 339
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Sebagai Perseroan yang menjadikan pembiayaan                    premium serta mengembangkan kapasitas
perumahan sebagai core, BSN menjadi kontributor                 internal dengan layanan konsultatif produk
dalam menyukseskan Program Tiga Juta Rumah                      syariah.
Pemerintah dengan kontribusi lebih dari 17% per              d. Meningkatkan customer experience melalui
tahunnya. Selain itu, untuk mempercepat penyelesaian            transformasi digital BSN dengan menghadirkan
backlog perumahan, BSN juga mengembangkan                       fitur- fitur yang menjadikan interaksi digital lebih
perannya yang tidak terbatas sebagai lembaga                    personal, informatif dan mudah dikendalikan
pembiayaan, namun juga berperan sebagai partner                 langsung oleh nasabah.
bagi seluruh stakeholder perumahan baik dari sisi         2. Provincial Strategy
supply dan demand untuk memperluas pembiayaan                a. Menegaskan posisi BSN sebagai Bank Syariah
perumahan yang terjangkau bagi segmen Masyarakat                dengan fondasi kuat di segmen retail premium
Berpenghasilan Rendah (MBR).                                    yang berfokus pada 3 (tiga) produk utama yaitu:
                                                                KPR Non Subsidi Syariah, Tabungan Wadiah dan
Untuk meningkatkan kontribusinya pada sektor                    Solusi Kepemilikan Emas.
perumahan dan mendukung roadmap transformasi                 b. Memasuki pasar potensial low-capex channel
Kementerian BUMN, BSN menetapkan visi menjadi Mitra             dan model O2O bersama institusi lokal. BSN fokus
Utama Keuangan Keluarga yang Berkah dan Amanah                  pada wilayah dengan populasi muslim tinggi,
pada Tahun 2025, BSN memiliki aspirasi untuk menjadi            menyediakan produk dan layanan perbankan
True #2 Indonesian Syariah Bank. Untuk mencapai                 standar syariah di minimarket dan ritel modern
aspirasi tersebut, telah ditetapkan 6 (enam) tema               serta menyelenggarakan literasi keuangan
strategis Rencana Jangka Panjang Perseroan BSN                  syariah di institusi pendidikan.
Tahun 2025-2029 sebagai berikut:                             c. Mengoptimalkan jaringan cabang utama di
1. Preferred Islamic Proposition untuk menghadirkan             wilayah strategis yang juga berfungsi sebagai
    layanan wealth management dan solusi bisnis                 pusat layanan syariah terpadu di daerah.
    berbasis prinsip syariah bagi segmen emerging         3. B2B2C (Ecosystem Play)
    affluent dan affluent yang belum terlayani optimal.      a. Menetapkan acquisition points melalui kemitraan
2. Provincial     Strategy     untuk    mengakselerasi          dengan bisnis-bisnis syariah. Melakukan akuisisi
    pertumbuhan di provinsi dengan basis konformis              bisnis melalui RM B2B khusus untuk membina
    besar melalui solusi keuangan Islam.                        hubungan baik dan membuka peluang bisnis
3. B2B2C untuk menghubungkan institusi Islam, SME,              baru, dan memperluas jangkauan melalui
    Corp/Comm Non-Perumahan dengan layanan                      kemitraan eksosistem strategis dengan bekerja
    keuangan Syariah.                                           sama dengan lembaga pemerintah dan
4. Dominant in Housing untuk memperkuat posisi                  program naisonal, komunitas dan asosiasi bisnis
    dominan BUS di pembiayaan perumahan melalui                 muslim.
    ekosistem BSN.                                           b. Mengoptimalkan          akuisisi    B2C    dengan
5. Digital Acquisition untuk mengakselerasi funding             penawaran payroll dan deals menarik melalui
    (CASA) melalui layanan perbankan yang cepat,                third party merchant.
    personal dan mudah diakses.                           4. Dominant in Housing
6. Syariah-specific hooks untuk mendorong adopsi             a. Mengembangkan               syariah     compliant
    produk Syariah.                                             transaction-linked CASA seperti reward yang
                                                                terintegrasi setiap transaksi pembiayaan KPR
Berpedoman pada 6 (enam) tema strategis rencana                 Non Subsidi.
jangka panjang BSN tahun 2025-2029 langkah strategis         b. Melakukan cross sell produk personal financing
yang akan dilakukan adalah sebagai berikut:                     kepada nasabah pembiayaan eksisting untuk
1. Preferred Islamic Proposition                                meningkatkan product holding.
   a. Mendorong akuisisi nasabah prioritas dengan            c. Memperdalam penetrasi ekosistem perumahan
      pendekatan melalui relationship manager (RM).             melalui bisnis pembiayaan dan pendanaan. BSN
      RM akan secara aktif turut menghadiri networking          akan memperluas tidak hanya di sisi pembeli
      event khususnya islamic-related forum.                    (ritel) tetapi juga di sisi pengembang, kontraktor
   b. Mengembangkan value proposition prospera                  dan pelaku usaha terkait.
      dan wealth BSN dengan menyediakan islamic              d. Melakukan transformasi customer experience
      lifestyle privileges bagi nasabah prioritas.              dari retail hingga korporasi. Hal ini akan
   c. Meningkatkan kapabilitas dan mengembangkan                dilakukan dengan digitalisasi proses pengajuan
      kemitraan untuk mendukung produk prospera                 dan pemberian persetujuan pembiayaan serta
      dan wealth dengan menawarkan produk                       integrasi dengan platform mortgage ke dalam
      investasi     syariah   premium,    berkolaborasi         ekosistem KPR Syariah BSN.
      dengan lembaga keuangan dan brand syariah




                                                                                      Laporan Tahunan 2025         339
Page 340
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




5. Digital Acquisition                                                    f.Mengembangkan kapabilitas layanan nasabah
   a. Mengembangkan digital funding journey mulai                           omni channel dengan menyesuaian preferensi
      dari pembukaan account, OLOB dan pengelolaan                          interaksi masing-masing nasabah seperti
      rekening secara digital.                                              mobile apps dan internet banking, contact
   b. Mengembangkan digital financing journey                               center dan live chat, OLOB dan offline di outlet,
      dengan digitalisasi end to end process                                serta chatbot.
      pembiayaan perumahan dan CCPL maupun                            6. Syariah-Specific Hooks
      pembiayaan SME.                                                    a. Melakukan repackage produk syariah dengan
   c. Mengembangkan transaksi dan pembayaran                                diferensiasi eksklusif dibandingkan dengan
      digital dengan meningkatkan kapabilitas seperti                       konvensional.
      QRIS, BI-Fast, multi-currency dan pembayaran                       b. Menyediakan solusi kepemilikan emas untuk
      tagihan.                                                              menjadi “Bullion Bank” dengan memberikan
   d. Melakukan transformasi m-banking eksisting                            penawaran yang komprehensif mulai dari
      menjadi super app yang diharapkan menjadi                             tabungan, pembiayaan, hingga investasi emas.
      one door solution untuk layanan digital syariah.                   c. Melakukan akuisisi nasabah melalui platform
   e. Mengembangkan kapabilitas untuk hyper                                 keuangan, pemberian reward eksklusif dan
      personalization dengan memanfaatkan analisis                          referral. Strategi multi kanal ini juga dilakukan
      data untuk menghadirkan penawaran produk                              bersamaan dengan pemberian penghargaan
      dan layanan yang sangat personal.                                     berbasis komunitas.


Segmen Entitas Anak

Bank Syariah Nasional (BSN)

Penjelasan dan Produktivitas

Segmen entitas anak merupakan bagian dari kegiatan usaha Perseroan yang dijalankan melalui perusahaan anak,
yaitu Bank Syariah Nasional (BSN). Melalui entitas ini, Perseroan mengembangkan dan mengoperasikan layanan
perbankan yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah Islam.

Tabel Produktivitas BSN
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                Kenaikan/Penurunan
                       Uraian                              2025                  2024
                                                                                              Nominal                %

 Kredit                                                  54.873.163            43.892.827     10.980.336          25,02%

 KPR                                                     50.820.739            40.828.893      9.991.846           24,48%

 Non KPR                                                    531.896               327.277        204.619           62,52%

 Commercial                                               3.520.527             2.736.656        783.871           28,65%

 Simpanan                                                58.731.134            49.132.750      9.598.384           19,53%

 Tabungan                                                 8.678.923              7.809.712        869.211            11,13%

 Giro                                                    26.944.158            19.824.690       7.119.468          35,91%

 Deposito                                                23.108.054            21.498.347       1.609.707           7,49%



Sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas atas                        Pertumbuhan ini mencerminkan akselerasi ekspansi
pengelolaan portofolio, berikut disampaikan uraian                        pembiayaan yang tetap kuat, sejalan dengan
perkembangan kinerja masing-masing produk BSN                             strategi penguatan bisnis inti dan monetisasi
yang mencerminkan pertumbuhan, dan penguatan                              ekosistem perumahan.
posisi bisnis pada setiap lini usaha                                  •   KPR
• Kredit                                                                  Kredit Pemilikan Rumah (KPR) meningkat dari Rp40,83
   Pada tahun 2025, total kredit tercatat sebesar                         triliun pada 2024 menjadi Rp50,82 triliun pada 2025
   Rp54,87 triliun, meningkat Rp10,98 triliun atau 25,02%                 atau tumbuh 24,48%. KPR tetap menjadi kontributor
   dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp43,89 triliun.                       utama pertumbuhan kredit dengan kontribusi




340       Laporan Tahunan 2025
Page 341
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




    terbesar terhadap total portofolio. Kenaikan ini        Dukungan induk usaha memberikan akses terhadap
    menunjukkan permintaan pembiayaan perumahan             captive market KPR, jaringan developer, serta basis
    yang tetap solid serta efektivitas strategi penetrasi   nasabah existing yang telah tersegmentasi dengan
    pasar dan kerja sama dengan pengembang.                 baik. Sinergi ini memungkinkan BSN membangun
•   Non KPR                                                 portofolio pembiayaan yang lebih terarah dan memiliki
    Segmen Non KPR mencatat pertumbuhan signifikan          risiko yang terukur.
    sebesar 62,52%, dari Rp327,28 miliar pada 2024
    menjadi Rp531,90 miliar pada 2025. Meskipun             Dari sisi model bisnis, BSN mengadopsi pendekatan
    secara nominal masih relatif kecil, pertumbuhan ini     ecosystem-based       financing, yaitu   pembiayaan
    menunjukkan adanya upaya diversifikasi portofolio       terintegrasi mulai dari pengembang, kontraktor, hingga
    pembiayaan dan penguatan sumber pendapatan              end-user melalui skema syariah. Hal ini menciptakan
    di luar bisnis inti KPR.                                closed-loop value chain yang memperkuat kualitas
•   Commercial                                              aset sekaligus meningkatkan cross-selling opportunity.
    Kredit    Commercial       meningkat   28,65%    dari
    Rp2,74 triliun menjadi Rp3,52 triliun pada 2025.        Dalam aspek inovasi, BSN mengembangkan produk
    Pertumbuhan ini mengindikasikan peningkatan             berbasis akad yang lebih fleksibel dan kompetitif,
    pembiayaan kepada sektor produktif dan pelaku           termasuk skema Murabahah, Musyarakah Mutanaqisah
    usaha, khususnya yang terkait dengan rantai nilai       (MMQ), serta pengembangan digital onboarding untuk
    perumahan, sehingga mendukung pertumbuhan               mempercepat proses pembiayaan. Digitalisasi proses
    KPR secara tidak langsung melalui pendekatan            underwriting dan integrasi data induk usaha menjadi
    ekosistem.                                              diferensiasi penting dalam meningkatkan efisiensi
•   Simpanan                                                operasional serta pengalaman nasabah. Selain itu, BSN
    Total simpanan tumbuh 19,53% menjadi Rp58,73            memanfaatkan momentum spin-off untuk membangun
    triliun dibandingkan Rp49,13 triliun pada tahun         struktur permodalan yang lebih optimal, tata kelola
    sebelumnya.         Kenaikan    ini   mencerminkan      independen, dan agility dalam pengambilan keputusan
    kepercayaan nasabah yang tetap terjaga serta            bisnis, sehingga mampu bersaing dengan bank syariah
    kemampuan Perseroan dalam menghimpun dana               nasional lainnya.
    untuk mendukung ekspansi kredit.
•   Tabungan                                                Strategi Tahun 2025
    Tabungan meningkat 11,13% dari Rp7,81 triliun menjadi
    Rp8,68 triliun. Pertumbuhan ini menunjukkan             Pada tahun 2025, fokus utama BSN adalah stabilisasi
    stabilitas dana ritel dan kontribusi terhadap           operasional pasca spin-off serta penguatan fondasi
    penguatan dana murah (CASA).                            bisnis. Strategi utama meliputi:
•   Giro                                                    1. Konsolidasi struktur organisasi dan penguatan tata
    Giro mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar                 kelola syariah.
    35,91%, dari Rp19,82 triliun menjadi Rp26,94 triliun.   2. Optimalisasi portofolio pembiayaan perumahan
    Peningkatan ini memperkuat struktur dana murah              berbasis akad syariah.
    Perseroan dan berpotensi menurunkan biaya dana          3. Penguatan pendanaan melalui peningkatan dana
    secara keseluruhan.                                         murah (CASA syariah).
•   Deposito                                                4. Sinergi dengan induk dalam akuisisi nasabah dan
    Deposito tumbuh 7,49% dari Rp21,50 triliun menjadi          pembiayaan ekosistem developer.
    Rp23,11 triliun. Meskipun pertumbuhannya lebih          5. Peningkatan kualitas aset melalui underwriting yang
    moderat dibandingkan giro dan tabungan, deposito            prudent dan risk-based pricing.
    tetap menjadi sumber pendanaan yang stabil
    dalam menjaga keseimbangan likuiditas.                  Tahun 2025 menjadi fase transisi dan pondasi, dengan
                                                            target membangun struktur neraca yang sehat,
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi                           menjaga kualitas pembiayaan, serta memperkuat
                                                            brand positioning sebagai Bank Syariah Spesialis
BSN memiliki keunggulan kompetitif yang bertumpu            Perumahan.
pada positioning sebagai bank syariah yang fokus
pada pembiayaan perumahan berbasis ekosistem.




                                                                                      Laporan Tahunan 2025          341
Page 342
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Prospek Usaha dan Strategi Tahun 2026

Memasuki tahun 2026, BSN memasuki fase akselerasi pertumbuhan. Prospek usaha BSN semakin terbuka luas,
didukung oleh:
1. Pertumbuhan permintaan pembiayaan perumahan syariah.
2. Meningkatnya preferensi masyarakat terhadap produk berbasis prinsip syariah.
3. Potensi ekspansi pembiayaan UMKM dalam ekosistem perumahan.


Strategi BSN pada tahun 2026 diarahkan pada:
1. Ekspansi pembiayaan perumahan syariah secara selektif dan berkelanjutan.
2. Diversifikasi produk, termasuk pembiayaan renovasi, refinancing syariah, dan pembiayaan konstruksi.
3. Peningkatan digital channel untuk akuisisi nasabah ritel.
4. Penguatan struktur permodalan untuk mendukung ekspansi aset produktif.
5. Pengembangan strategic partnership dengan developer, institusi pendidikan, dan komunitas syariah.


Dengan fondasi yang telah dibangun pada 2025, BSN diharapkan mampu tumbuh lebih agresif namun tetap prudent,
serta berkontribusi signifikan terhadap konsolidasi kinerja Grup.



Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha

Uraian pendapatan dan profitabilitas segmen usaha disajikan sebagai berikut:

Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Usaha
                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                     2025
                 Uraian
                                                Konvensional         Syariah         Total          Entitas Anak

 Pendapatan segmen                                     31.879.842      4.132.105     36.011.947         2.727.499

 Beban segmen                                      (15.910.603)      (2.118.945)   (18.029.548)       (1.304.727)

 Pendapatan segmen - neto                              15.969.239      2.013.160    17.982.399          1.422.772

 Pendapatan operasional lainnya                         3.925.205       172.358      4.097.563             108.161

 Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
                                                       (5.731.988)    (423.538)     (6.155.526)         (203.128)
 keuangan dan non-aset keuangan

 Pembalikkan penyisihan estimasi
                                                            2.947              -          2.947                  -
 kerugian komitmen dan kontijensi-bersih

 Beban operasional lainnya                         (10.613.068)      (1.053.953)    (11.667.021)       (794.964)

 Laba operasional                                       3.552.335       708.027      4.260.362            532.841

 Pendapatan (beban) bukan operasional
                                                           28.126          (218)        27.908               (141)
 - neto

 Manfaat/(beban) pajak                                  (863.379)              -     (863.379)           (26.483)

 Laba tahun berjalan                                    2.717.082       707.809      3.424.891            506.217

 Total aset                                       462.462.651                  -   462.462.651        73.069.148

 Total liabilitas dan dana syirkah
                                                  426.096.737                  -   426.096.737       66.564.463
 temporer




342     Laporan Tahunan 2025
Page 343
                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                 2024

Penyesuaian
                Konsolidasi     Konvensional      Syariah               Eliminasi                Total
dan Eliminasi

 (2.398.578)     36.340.868        25.472.625      4.068.967                      -              29.541.592

    1.211.956    (18.122.319)      (16.113.935)   (1.935.005)                     -            (18.048.940)

  (1.186.622)     18.218.549        9.358.690      2.133.962                      -               11.492.652

     (97.752)      4.107.972        4.760.640          151.115           (335.836)                4.575.919


     179.985     (6.178.669)       (1.853.801)      (127.694)                     -              (1.981.495)


           -           2.947               195              -                     -                      195


     667.223     (11.794.762)      (9.313.293)     (1.285.101)             335.836             (10.262.558)

    (437.166)      4.356.037        2.952.431        872.282                      -               3.824.713


      (1.840)         25.927          (51.993)             121                    -                 (51.872)


       9.052       (880.810)         (765.513)              -                     -               (765.513)

   (429.954)       3.501.154        2.134.925        872.403                      -               3.007.328

  (7.738.379)    527.793.420       416.184.631    60.560.957             (7.131.086)           469.614.502


  (1.078.073)    491.583.127      384.480.961     59.692.738             (7.131.086)            437.042.613




                                                                              Laporan Tahunan 2025         343
Page 344
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Pertumbuhan Segmen Usaha Tahun 2024-2025

                                      Pertumbuhan Nominal 2024-2025                 Pertumbuhan Persentase 2024-2025
              Uraian
                                                       Entitas                                    Entitas
                                       Induk                           Total         Induk                       Total
                                                        Anak                                       Anak

 Pendapatan segmen                    6.470.355           328.921     6.799.276        21,90%       100,00%        18,71%

 Beban segmen                             19.392          (92.771)      (73.379)       (0,11%)      100,00%        0,40%

 Pendapatan segmen - neto             6.489.747           236.150     6.725.897       56,47%       100,00%       36,92%

 Pendapatan operasional
                                      (478.356)            10.409     (467.947)      (10,45%)       100,00%      (11,39%)
 lainnya

 Penyisihan kerugian
 penurunan nilai aset
                                      (4.174.031)         (23.143)    (4.197.174)     210,65%       100,00%       67,93%
 keuangan dan non-aset
 keuangan

 Pembalikkan penyisihan
 estimasi kerugian komitmen                2.752                 -         2.752     1.411,28%        0,00%       93,38%
 dan ontijensi-bersih

 Beban operasional lainnya          (1.404.463)          (127.741)   (1.532.204)       13,69%       100,00%       12,99%

 Laba operasional                       435.649            95.675       531.324        11,39%       100,00%       12,20%

 Pendapatan (beban) bukan
                                          79.780           (1.981)        77.799    (153,80%)       100,00%      300,07%
 operasional - neto

 Manfaat/(beban) pajak                  (97.866)          (17.431)     (115.297)       12,78%       100,00%       13,09%

 Laba tahun berjalan                     417.563           76.263       493.826       13,88%       100,00%        14,10%

 Total aset                           (7.151.851)      65.330.769    58.178.918       (1,52%)      100,00%        11,02%

 Total liabilitas dan dana
                                   (10.945.876)        65.486.390    54.540.514      (2,50%)       100,00%        11,09%
 syirkah temporer




Pendapatan Segmen                                                    Profitabilitas Segmen

Perseroan membukukan total pendapatan segmen neto                    Profitabilitas menunjukkan kinerja yang tetap resilien
tahun 2025 sebesar Rp18,22 triliun, meningkat 36,92%                 pada 2025 dengan pertumbuhan total laba segmen
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp11,49                  sebesar 14,10% dari Rp3,01 triliun pada tahun 2024
triliun. Pencapaian tersebut disebabkan Perseroan                    menjadi Rp3,50 triliun pada tahun 2025 mencerminkan
membukukan pendapatan bunga bersih Rp18,22 triliun                   kemampuan mempertahankan ekspansi bisnis dan
atau meningkat 58,52% yoy. Hal tersebut sejalan dengan               basis nasabah. Kinerja pendapatan yang tetap tumbuh
penyaluran kredit Perseroan yang tumbuh double digit                 dan efisiensi yang terus membaik menjadi fondasi yang
10,07% yoy menjadi Rp345,70 triliun, sedangkan industri              solid untuk mendorong pemulihan dan peningkatan
tumbuh lebih tinggi mencapai 9,6% pada tahun 2025.                   profitabilitas secara berkelanjutan ke depan, seiring
                                                                     dengan stabilisasi kualitas aset dan normalisasi biaya
                                                                     risiko.




344     Laporan Tahunan 2025
Page 345
                                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain

Informasi mengenai penugasan lain yang diamanatkan Pemerintah kepada Perseroan adalah sebagai berikut:

Tabel Penugasan Lain

                                                                                                           Jumlah
                                                   Nama                                                  Kuota yang         Jumlah Penyaluran/
No.        Dasar/Aturan Penugasan                                    Penjelasan Program
                                                  Program                                               Diamanatkan              Realisasi
                                                                                                         Pemerintah

 1.   Surat Kementerian Koordinator              Kredit Usaha   KUR merupakan kredit modal kerja    Rp3,3 triliun          Rp1,07 triliun.
      Bidang Perekonomian Republik               Rakyat (KUR)   dan/atau investasi yang diberikan
      Indonesia, Deputi Bidang Koordinasi                       oleh Bank kepada debitur                                   Perseroan melakukan
      Pengelolaan dan Pengembangan                              yang bergerak dalam bidang                                 pengembangan IT untuk
      Usaha Badan Usaha Milik Negara No.                        usaha yang menurut skalanya                                proses digitalisasi KUR
      PK.KUR/240/D.I.M.EKON/ 12/2024 tanggal                    berstatus sebagai Usaha Mikro,                             melalui smartphone dan
      31 Desember 2024 perihal Target                           Kecil, dan Menengah (UMKM) di                              adanya decision engine
      Penyaluran KUR Tahun 2025 BTN.                            bidang usaha yang produktif                                dan credit scoring untuk
                                                                dan layak namun belum memiliki                             percepatan proses KUR.
                                                                agunan tambahan atau agunan
                                                                tambahan belum cukup.

 2.   Surat Kementerian Koordinator Bidang       Kredit         Kredit investasi dan/atau kredit    Rp9,5 triliun          Rp2,65 triliun
      Perekonomian Republik Indonesia,           Program        modal kerja yang diberikan
      Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan       Perumahan      kepada usaha mikro, kecil, dan
      dan Pengembangan Usaha Badan               (KPP)          menengah berupa individu/
      Usaha Milik Negara No. PK.KUR/183/                        perseorangan atau badan usaha
      D.I.M.EKON/ 10/2025 tanggal                               yang dilakukan dalam rangka
      8 Oktober 2025 perihal Penetapan                          mendukung pencapaian program
      Plafon Kredit Program Perumahan (KPP)                     prioritas di bidang perumahan.
      Tahun 2025 PT Bank Tabungan Negara
      (Persero) Tbk.

 3.   Perjanjian Kerja Sama antara Badan         Penyaluran     KPR FLPP merupakan dukungan         •   Konvensional:      •   Konvensional: 132.744
      Pengelola Tabungan Perumahan               KPR FLPP       fasilitas likuiditas pembiayaan         122.834 Unit           Unit
      Rakyat dan PT Bank Tabungan Negara         oleh BTN       perumahan rumah tapak atau          •   Syariah: 35.467    •   Syariah: 59.469 Unit
      (Persero) Tbk tentang Penyaluran                          rumah susun kepada Masyarakat           Unit
      Dana Fasilitas Likuiditas Pembiayaan                      Berpenghasilan Rendah (MBR).
      Perumahan Melalui Kredit Pemilikan
      Rumah Sejahtera Bagi Masyarakat                                                               Ketentuan ini
      Berpenghasilan Rendah.                                                                        selanjutnya
      a. Perjanjian Kerja Sama No. 11/PKS/ BP/                                                      mengalami
         TPR/IV/12/2024                                                                             perubahan pada 18
      b. Perjanjian Kerja Sama No. 54/PKS/                                                          Juni 2025, menjadi
         DIR/2024                                                                                   sebagai berikut:
                                                                                                    • Konvensional:
      Nota Kesepahaman antara
                                                                                                       160.000 Unit
      Kementerian Perumahan dan Kawasan
                                                                                                    • Syariah: 60.000
      Pemukiman dengan Badan Pengelola
                                                                                                       Unit
      Tabungan Perumahan Rakyat (BP
      TAPERA) dan PT Bank Tabungan Negara.
      a. No : 094/HK0201/M/VI/2025
      b. No : 18/MOU/BPT-TPR/6/2025
      a. No : 10/MOU/DIR/2025




                                                                                                                    Laporan Tahunan 2025         345
Page 346
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                                         Jumlah
                                                   Nama                                                Kuota yang       Jumlah Penyaluran/
 No.        Dasar/Aturan Penugasan                                   Penjelasan Program
                                                  Program                                             Diamanatkan            Realisasi
                                                                                                       Pemerintah

  4.   Perjanjian Kerja Sama antara Badan      Penyaluran       KPR Tapera adalah pinjaman yang -                       71 Unit
       Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat KPR Tapera           diberikan untuk pembelian rumah
       dengan PT Bank Tabungan Negara          oleh BTN         pertama khusus untuk PNS Peserta
       (Persero) Tbk tentang Penyaluran                         Tapera.
       Pembiayaan Perumahan Bagi Peserta
       Tabungan Perumahan Rakyat.
       a. Perjanjian Kerja Sama No. 49/PKS/BP-
          TPR/IV/2024
       b. Perjanjian Kerja Sama No. 56/PKS/
          DIR/2024

  5.   Perjanjian Kerja Sama antara              Penyaluran     SBUM merupakan fasilitas          •   Konvensional:     •   Konvensional: 132.744
       Satuan Kerja Direktorat Jenderal          Subsidi        pembiayaan perumahan yang             160.000 Unit          Unit
       Tata Kelola dan Pengendalian Risiko       Bantuan        diselenggarakan oleh pemerintah   •   Syariah: 60.000   •   Syariah: 59.469 Unit
       dan Perumahan Rakyat dan PT Bank          Uang Muka      untuk masyarakat berpenghasilan       Unit
       Tabungan Negara (Persero) Tbk tentang     oleh BTN       rendah. Bantuan yang diberikan
       Penyaluran Subsidi Bantuan Uang Muka                     berupa pemenuhan sebagian
       Perumahan Pada PT Bank Tabungan                          atau seluruh uang muka
       Negara (Persero) Tbk Tahun 2023.                         perolehan rumah.
       a. Perjanjian Kerja Sama 01/PKS-SBUM/
          SATKER DJTKPR/2025
       a. Perjanjian Kerja Sama 28/PKS/DIR/
          2025

Keterangan: *) Kuota penyaluran KPR Tapera tidak ditetapkan secara spesifik.




346       Laporan Tahunan 2025
Page 347
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




TINJAUAN
KEUANGAN

Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu              konsolidasian PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
kepada Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir             (Bank) dan entitas anaknya (secara kolektif disebut
tanggal 31 Desember 2025 yang disajikan dalam                 sebagai Grup) tanggal 31 Desember 2025, serta kinerja
Laporan Tahunan ini. Laporan Keuangan telah diaudit           keuangan dan arus kas konsolidasiannya untuk tahun
oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti & Surja          yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan
dan mendapat opini menyajikan secara wajar,                   Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.
dalam semua hal yang material, posisi keuangan


Kinerja Keuangan
Kinerja keuangan Perseroan terdiri atas kinerja Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian, Laporan Laba Rugi dan
Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian serta Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan sebagai berikut:


Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
Tabel Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian					
                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                             Pertumbuhan
                   Uraian                       2025                  2024
                                                                                        Rp                     %

                      (1)                        (2)                   (3)         (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

ASET

KAS                                             2.154.839             2.105.620           49.219              2,34%

GIRO PADA BANK INDONESIA                       33.797.873            22.739.920       11.057.953             48,63%

GIRO PADA BANK LAIN

  Pihak ketiga                                  1.355.738               886.415          469.323              52,95%

  Pihak berelasi                                 1.160.233            5.065.331      (3.905.098)            (77,09%)

                                                 2.515.971            5.951.746       (3.435.775)           (57,73%)

  Cadangan kerugian penurunan nilai               (2.050)                (2.571)              521           (20,26%)

                                                 2.513.921            5.949.175      (3.435.254)            (57,74%)

PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK
LAIN

  Pihak ketiga                                 12.929.938             4.661.043        8.268.895             177,40%

  Pihak berelasi                                         -                    61             (61)          (100,00%)

                                               12.929.938              4.661.104       8.268.834             177,40%

  EFEK-EFEK

  Pihak ketiga                                 16.588.868            19.874.205       (3.285.337)           (16,53%)

  Pihak berelasi                                5.464.153             5.489.205         (25.052)             (0,46%)

                                               22.053.021            25.363.410       (3.310.389)           (13,05%)

  Cadangan kerugian penurunan nilai                    (52)               (787)              735            (93,39%)

                                               22.052.969            25.362.623      (3.309.654)            (13,05%)

OBLIGASI PEMERINTAH

  Pihak berelasi                               38.106.638            35.475.529         2.631.109              7,42%




                                                                                        Laporan Tahunan 2025           347
Page 348
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                                 Pertumbuhan
                        Uraian                              2025         2024
                                                                                            Rp                 %

                          (1)                                (2)           (3)         (4) = (2)-(3)     (5) = (4)/(3)

 EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL
 KEMBALI

     Pihak ketiga                                           1.412.460       175.625        1.236.835        704,25%

     Pihak berelasi                                          271.380              -          271.380        100,00%

                                                           1.683.840        175.625        1.508.215        858,77%

 KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/
 PIUTANG SYARIAH

     Kredit yang diberikan

       Pihak ketiga                                      312.576.503    286.144.106      26.432.397            9,24%

       Pihak berelasi                                      33.126.421   27.935.999         5.190.422           18,58%

                                                         345.702.924    314.080.105       31.622.819           10,07%

     Cadangan kerugian penurunan nilai                   (13.959.557)   (11.727.934)     (2.231.623)           19,03%

                                                         331.743.367    302.352.171       29.391.196            9,72%

     Pembiayaan/piutang syariah

       Pihak ketiga                                       53.552.470    43.681.345         9.871.125         22,60%

       Pihak berelasi                                      1.320.693        211.482         1.109.211       524,49%

                                                          54.873.163    43.892.827        10.980.336         25,02%

     Cadangan kerugian penurunan nilai                    (1.354.679)   (1.329.253)         (25.426)            1,91%

                                                          53.518.484    42.563.574        10.954.910           25,74%

                                                         385.261.851    344.915.745      40.346.106            11,70%

 TAGIHAN DERIVATIF

     Pihak ketiga                                                  -       102.843         (102.843)       (100,00%)

 TAGIHAN AKSEPTASI

     Pihak ketiga                                            420.439       508.190           (87.751)        (17,27%)

     Pihak berelasi                                          154.462       433.708        (279.246)         (64,39%)

     Cadangan kerugian penurunan nilai                          (124)       (1.987)              1.863      (93,76%)

                                                             574.777        939.911        (365.134)        (38,85%)

 ASET TETAP

     Biaya perolehan/nilai revaluasi                       15.950.513    14.059.957        1.890.556           13,45%

     Akumulasi penyusutan                                 (5.441.785)   (4.883.826)        (557.959)           11,42%

                                                          10.508.728       9.176.131       1.332.597           14,52%

 ASET TIDAK BERWUJUD

 Biaya perolehan/nilai revaluasi                             792.084        137.531         654.553         475,93%

 Akumulasi penyusutan                                        (66.521)      (15.522)        (50.999)         328,56%

                                                             725.563       122.009          603.554         494,68%

 BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA                           12.222.824     11.518.574         704.250             6,11%

 ASET PAJAK TANGGUHAN - NETO                                1.323.347    2.286.038        (962.691)         (42,11%)

 BIAYA DIBAYAR DIMUKA                                       1.232.769      985.821          246.948          25,05%

 PAJAK DIBAYAR DIMUKA                                        981.970       754.095          227.875          30,22%

 ASET LAIN-LAIN                                             1.721.573    2.343.739        (622.166)        (26,55%)




348       Laporan Tahunan 2025
Page 349
                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                          Pertumbuhan
                     Uraian                       2025           2024
                                                                                     Rp                    %

                       (1)                         (2)            (3)           (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

TOTAL ASET                                      527.793.420    469.614.502         58.178.918             12,39%

LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS

LIABILITAS

LIABILITAS SEGERA                                 1.887.329      2.275.949         (388.620)            (17,08%)

SIMPANAN DARI NASABAH

  Giro

    Pihak ketiga                                113.480.993      89.112.534       24.368.459              27,35%

    Pihak berelasi                               28.817.269      51.910.728      (23.093.459)           (44,49%)

                                                142.298.262     141.023.262         1.275.000              0,90%

  Giro Wadiah

    Pihak ketiga                                 23.285.531     15.853.349          7.432.182            46,88%

    Pihak berelasi                                1.862.072       3.029.417        (1.167.345)          (38,53%)

                                                 25.147.603      18.882.766        6.264.837              33,18%

                                                167.445.865    159.906.028          7.539.837              4,72%

  Tabungan

    Pihak ketiga                                34.562.225      36.825.185        (2.262.960)             (6,15%)

    Pihak berelasi                                 643.032         874.964          (231.932)           (26,51%)

                                                 35.205.257      37.700.149       (2.494.892)            (6,62%)

  Tabungan Wadiah

    Pihak ketiga                                   1.726.107      1.520.491           205.616             13,52%

    Pihak berelasi                                       969            1.441           (472)           (32,76%)

                                                   1.727.076      1.521.932           205.144             13,48%

                                                 36.932.333      39.222.081       (2.289.748)            (5,84%)

  Deposito berjangka

    Pihak ketiga                                139.829.959     92.959.773         46.870.186             50,42%

    Pihak berelasi                               61.291.574     60.349.598            941.976              1,56%

                                                 201.121.533    153.309.371         47.812.162             31,19%

  Total simpanan dari nasabah                   405.499.731    352.437.480        53.062.251             15,06%

SIMPANAN DARI BANK LAIN

  Pihak ketiga                                       96.481         70.035            26.446              37,76%

EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI
KEMBALI

  Pihak ketiga                                     349.076       2.446.384        (2.097.308)           (85,73%)

  Pihak Berelasi                                           -       963.042         (963.042)           (100,00%)

                                                   349.076       3.409.426        (3.060.350)           (89,76%)

LIABILITAS AKSEPTASI

  Pihak ketiga                                     168.480          251.423          (82.943)           (32,99%)

  Pihak berelasi                                    406.421        690.475         (284.054)             (41,14%)

                                                    574.901        941.898         (366.997)            (38,96%)




                                                                                    Laporan Tahunan 2025            349
Page 350
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                                    Pertumbuhan
                        Uraian                              2025           2024
                                                                                               Rp                 %

                          (1)                                (2)            (3)           (4) = (2)-(3)     (5) = (4)/(3)

 UTANG PAJAK                                                 140.082        368.473          (228.391)         (61,98%)

 SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN

     Pihak ketiga                                          2.476.014        2.880.741         (404.727)        (14,05%)

     Pihak berelasi                                        1.509.069       2.563.783         (1.054.714)        (41,14%)

                                                           3.985.083       5.444.524         (1.459.441)       (26,81%)

 PINJAMAN YANG DITERIMA

     Pihak ketiga                                         10.240.697       10.132.859           107.838            1,06%

     Pihak berelasi                                        27.751.154     23.352.225         4.398.929            18,84%

                                                           37.991.851     33.485.084         4.506.767            13,46%

 BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR                              497.893        658.070           (160.177)       (24,34%)

 ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN
                                                                   438         3.385            (2.947)       (87,06%)
 KONTINJENSI

 LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN                    2.552.651       1.745.282           807.369          46,26%

 PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK
 SUBORDINASI

     Pihak ketiga                                          1.795.858       4.828.105        (3.032.247)        (62,80%)

     Pihak berelasi                                        3.696.275       1.500.000          2.196.275         146,42%

                                                           5.492.133       6.328.105         (835.972)          (13,21%)

 LIABILITAS LAIN-LAIN                                       633.000         626.886                 6.114         0,98%

 TOTAL LIABILITAS                                        459.700.649     407.794.597        51.906.052            12,73%

 DANA SYIRKAH TEMPORER

 SIMPANAN NASABAH

     Giro Mudharabah

       Pihak ketiga                                        1.046.837        929.940             116.897           12,57%

       Pihak berelasi                                        749.717           11.985           737.732       6.155,46%

                                                           1.796.554         941.925           854.629          90,73%

     Tabungan Mudharabah

       Pihak ketiga                                        5.645.501        6.161.887         (516.386)         (8,38%)

       Pihak berelasi                                      1.306.347         125.893          1.180.454        937,66%

                                                           6.951.848       6.287.780           664.068            10,56%

     Deposito berjangka Mudharabah

       Pihak ketiga                                        18.113.035      15.129.659        2.983.376            19,72%

       Pihak berelasi                                      4.994.605       6.857.408        (1.862.803)        (27,16%)

                                                          23.107.640       21.987.067          1.120.573           5,10%

     Total simpanan nasabah                               31.856.042      29.216.772         2.639.270            9,03%

 SIMPANAN DARI BANK LAIN

     Giro Mudharabah

       Pihak ketiga                                            6.145              9.214         (3.069)        (33,31%)




350       Laporan Tahunan 2025
Page 351
                                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                                                           Pertumbuhan
                           Uraian                                      2025                    2024
                                                                                                                      Rp                     %

                              (1)                                       (2)                       (3)            (4) = (2)-(3)          (5) = (4)/(3)

    Tabungan Mudharabah

       Pihak ketiga                                                        19.991                   21.730             (1.739)              (8,00%)

    Deposito berjangka Mudharabah

       Pihak ketiga                                                           300                       300                  -               0,00%

    Total simpanan dari bank lain                                        26.436                    31.244             (4.808)              (15,39%)

 TOTAL DANA SYIRKAH TEMPORER                                         31.882.478               29.248.016            2.634.462                 9,01%

 EKUITAS

 Modal ditempatkan dan disetor penuh                                   7.017.222                 7.017.222                   -               0,00%

 Tambahan modal disetor                                                4.418.900                 4.418.900                   -               0,00%

 Keuntungan neto yang belum direalisasi dan
 cadangan kerugian penurunan nilai atas efek-
 efek dan obligasi Pemerintah setelah pajak                            (530.198)              (1.107.982)             577.784              (52,15%)
 tangguhan nilai wajar melalui penghasilan
 komprehensif lain setelah pajak tangguhan

 Pengukuran kembali program imbalan pasti -
                                                                       (579.201)                 (424.015)           (155.186)              36,60%
 setelah pajak tangguhan

 Bagian efektif lindung nilai efektif lindung nilai                             -                (44.082)              44.082             (100,00%)

 Surplus Revaluasi Aset Tetap                                          3.988.158               3.565.773              422.385                11,85%

 Saldo laba*)

    Telah ditentukan penggunaannya                                   18.237.500              15.982.004             2.255.496                 14,11%

    Belum ditentukan penggunaannya                                     3.657.894                 3.164.069            493.825                15,61%

 Total Saldo Laba                                                    21.895.394               19.146.073             2.749.321               14,36%

 Total ekuitas yang dapat diatribusikan Kepada
                                                                     36.210.275               32.571.889            3.638.386                 11,17%
 entitas induk

 Kepentingan non-pengendali                                                    18                         -                 18              100,00%

 TOTAL EKUITAS                                                       36.210.293              32.571.889             3.638.404                11,17%

 TOTAL LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN
                                                                   527.793.420             469.614.502              58.178.918              12,39%
 EKUITAS
*) Saldo defisit sebesar Rp14.226.290 telah dieliminasi akibat kuasi reorganisasi pada tanggal 31 Mei 2007.




                                                         Grafik Laporan Posisi Keuangan

                                                                                                                                     (dalam triliun Rupiah)

         469,61          527,79                 407,79        459,70                     29,25           31,88               32,57         36,21




                  Aset                               Liabilitas                     Dana Syirkah Temporer                         Ekuitas

                                                                                                                                 2024                  2025



                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025              351
Page 352
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Total Aset                                                 2024 sebesar Rp102,84 miliar. Hal ini sejalan dengan
                                                           berkurangnya eksposur transaksi derivatif Perseroan.
Total aset Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar
Rp527,79 triliun, meningkat 12,39% dibandingkan dengan     TAGIHAN AKSEPTASI
tahun 2024 yang sebesar Rp469,61 triliun. Peningkatan      Tagihan akseptasi pada tahun 2025 tercatat sebesar
total aset terutama didorong oleh pertumbuhan              Rp574,78 miliar, menurun 38,85% dibandingkan tahun
penyaluran kredit dan pembiayaan, peningkatan giro         2024 sebesar Rp939,91 miliar. Penurunan ini sejalan
pada Bank Indonesia, serta kenaikan penempatan pada        dengan berkurangnya volume transaksi SKBDN pada
Bank Indonesia dan bank lain seiring dengan strategi       periode berjalan.
pengelolaan likuiditas dan ekspansi bisnis yang terukur.
                                                           Aset Tidak Lancar
Aset Lancar
                                                           EFEK-EFEK
KAS                                                        Nilai efek-efek pada tahun 2025 tercatat sebesar
Perseroan membukukan saldo kas pada tahun 2025             Rp22,05 triliun, menurun 13,05% dibandingkan tahun
sebesar Rp2,15 triliun, meningkat 2,34% dibandingkan       2024 sebesar Rp25,36 triliun. Penurunan ini terutama
tahun 2024 sebesar Rp2,11 triliun. Kenaikan ini            disebabkan oleh realisasi penjualan efek serta
mencerminkan kecukupan kas operasional Perseroan           penyesuaian portofolio investasi Perseroan.
dalam mendukung aktivitas transaksi harian, yang
terdiri atas kas di khasanah dan kas ATM dalam mata        OBLIGASI PEMERINTAH
uang Rupiah maupun valuta asing.                           Kepemilikan obligasi pemerintah pada tahun 2025
                                                           meningkat 7,42% menjadi Rp38,11 triliun dibandingkan
GIRO PADA BANK INDONESIA                                   tahun 2024 sebesar Rp35,48 triliun, seiring dengan
Giro pada Bank Indonesia pada tahun 2025 meningkat         strategi penempatan dana pada instrumen berisiko
signifikan menjadi Rp33,80 triliun, atau tumbuh 48,64%     rendah dan likuid.
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp22,74 triliun.
Kenaikan ini sejalan dengan strategi Perseroan dalam       KREDIT YANG DIBERIKAN DAN PEMBIAYAAN/PIUTANG
menjaga likuiditas serta pemenuhan ketentuan Giro          SYARIAH
Wajib Minimum (GWM) sesuai regulasi Bank Indonesia.        Penyaluran kredit dan pembiayaan Perseroan pada
                                                           tahun 2025 tumbuh solid menjadi Rp385,26 triliun,
GIRO PADA BANK LAIN                                        meningkat 11,70% dibandingkan tahun 2024 sebesar
Giro pada bank lain pada tahun 2025 tercatat sebesar       Rp344,92 triliun. Pertumbuhan ini terutama didorong
Rp2,51 triliun, menurun 57,74% dibandingkan tahun          oleh peningkatan kredit perumahan, khususnya KPR
2024 sebesar Rp5,95 triliun. Penurunan ini terutama        Subsidi, serta pertumbuhan pembiayaan syariah yang
disebabkan oleh normalisasi penempatan dana pada           berkelanjutan.
bank lain, seiring dengan optimalisasi pengelolaan
likuiditas internal Perseroan.                             ASET TETAP
                                                           Aset tetap bersih pada tahun 2025 meningkat menjadi
PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN BANK LAIN               Rp10,51 triliun, atau tumbuh 14,52% dibandingkan tahun
Perseroan membukukan penempatan pada Bank                  2024 sebesar Rp9,18 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan
Indonesia dan bank lain sebesar Rp12,93 triliun pada       investasi Perseroan dalam pengembangan jaringan
tahun 2025, meningkat tajam 177,40% dibandingkan           kantor, infrastruktur teknologi informasi, dan sarana
tahun 2024 sebesar Rp4,66 triliun. Peningkatan ini         operasional.
mencerminkan penempatan likuiditas jangka pendek
yang lebih optimal dalam rangka menjaga fleksibilitas      ASET TIDAK BERWUJUD
pendanaan dan mitigasi risiko likuiditas.                  Aset tidak berwujud pada tahun 2025 meningkat menjadi
                                                           Rp725,56 miliar, atau tumbuh 494,68% dibandingkan
EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI DIJUAL KEMBALI          tahun 2024 sebesar Rp122,01 miliar. Peningkatan ini
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali          terutama didorong oleh akselerasi pengembangan
meningkat 858,77% menjadi Rp1,68 triliun pada              dan enhancement aplikasi/digital platform Perseroan,
tahun 2025 dari Rp175,63 miliar pada tahun 2024,           termasuk penambahan fitur, upgrade sistem, integrasi
mencerminkan pemanfaatan instrumen pasar uang              layanan, serta penguatan kapabilitas teknologi yang
dalam pengelolaan likuiditas jangka pendek.                dikapitalisasi sebagai aset tidak berwujud. Dengan
                                                           semakin banyaknya aplikasi yang dibangun dan
TAGIHAN DERIVATIF                                          ditingkatkan, nilai investasi TI yang memenuhi kriteria
Pada tahun 2025, Perseroan tidak membukukan                kapitalisasi meningkat, sehingga mendorong lonjakan
saldo tagihan derivatif, dibandingkan dengan tahun         aset tidak berwujud.




352     Laporan Tahunan 2025
Page 353
                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




BUNGA YANG MASIH AKAN DITERIMA                             sangat pendek kepada pihak ketiga serta optimalisasi
Bunga yang masih akan diterima pada tahun 2025             pengelolaan kewajiban operasional. Pergerakan ini juga
tercatat sebesar Rp12,22 triliun, meningkat 6,11%          menunjukkan pengelolaan likuiditas yang lebih efisien
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp11,52 triliun, seiring   dalam memenuhi kewajiban yang jatuh tempo.
dengan peningkatan penyaluran kredit dan portofolio
aset produktif.                                            SIMPANAN DARI NASABAH
                                                           Total simpanan dari nasabah (Dana Pihak Ketiga/DPK)
ASET PAJAK TANGGUHAN-NETO                                  pada tahun 2025 mencapai Rp405,50 triliun, meningkat
Aset pajak tangguhan pada tahun 2025 menurun 42,11%        15,06% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp352,44
menjadi Rp1,32 triliun dibandingkan tahun 2024 sebesar     triliun. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh
Rp2,29 triliun, sejalan dengan perbedaan temporer          kenaikan signifikan pada deposito berjangka sebesar
antara laporan keuangan komersial dan fiskal.              31,19% menjadi Rp201,12 triliun, serta peningkatan giro
                                                           wadiah sebesar 33,18%. Komposisi CASA (giro dan
BIAYA DIBAYAR DIMUKA                                       tabungan termasuk wadiah) tetap menjadi fokus
Biaya dibayar dimuka pada tahun 2025 tercatat              penguatan struktur pendanaan. Meskipun terjadi
sebesar Rp1,23 triliun, meningkat 25,05% dibandingkan      penurunan pada tabungan konvensional, peningkatan
tahun 2024 yang sebesar Rp985,82 miliar. Hal ini           giro dan giro wadiah menunjukkan strategi Perseroan
dipengaruhi oleh peningkatan pembayaran di muka            dalam menjaga stabilitas pendanaan dan likuiditas.
untuk biaya operasional dan kontrak layanan jangka
pendek, termasuk sewa, pemeliharaan sistem, serta          SIMPANAN DARI BANK LAIN
biaya teknologi dan administrasi yang dibayar di awal      Simpanan dari bank lain pada tahun 2025 tercatat
periode guna mendukung kegiatan operasional yang           sebesar Rp96,48 miliar, meningkat 37,76% dibandingkan
lebih ekspansif.                                           tahun 2024 sebesar Rp70,04 miliar. Peningkatan ini
                                                           mencerminkan optimalisasi hubungan interbank dan
PAJAK DIBAYAR DIMUKA                                       fleksibilitas pendanaan jangka pendek, meskipun
Pajak dibayar dimuka pada tahun 2025 tercatat sebesar      kontribusinya terhadap total liabilitas tetap relatif kecil.
Rp981,97 miliar, meningkat 30,22% dibandingkan
tahun 2024 yang sebesar Rp754,09 miliar. Hal ini           LIABILITAS AKSEPTASI
dipengaruhi oleh peningkatan aktivitas operasional         Perseroan membukukan liabilitas akseptasi sebesar
yang berdampak pada kenaikan pembayaran pajak              Rp574,90 miliar pada tahun 2025, menurun 38,96%
di muka, penyesuaian estimasi kewajiban pajak, serta       dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp941,90 miliar.
timing pembayaran fiskal sesuai ketentuan perpajakan       Penurunan ini sejalan dengan berkurangnya eksposur
yang berlaku.                                              Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) serta
                                                           transaksi trade finance pihak berelasi.
ASET LAIN-LAIN
Aset lain-lain pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp1,72     EFEK-EFEK YANG DIJUAL DENGAN JANJI DIBELI KEMBALI
triliun, menurun 26,55% dibandingkan tahun 2024 yang       Liabilitas repo pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp349,08
sebesar Rp2,34 triliun, terutama berasal dari uang muka    miliar, turun signifikan 89,76% dibandingkan tahun
pajak dan aset operasional lainnya.                        2024 sebesar Rp3,41 triliun. Penurunan ini menunjukkan
                                                           berkurangnya ketergantungan Perseroan terhadap
Total Liabilitas                                           pendanaan berbasis pasar uang jangka pendek serta
                                                           pergeseran strategi pendanaan ke sumber yang lebih
Total liabilitas Perseroan pada tahun 2025 tercatat        stabil seperti deposito dan pinjaman bilateral.
sebesar Rp459,70 triliun, meningkat 12,73% dibandingkan
tahun 2024 sebesar Rp407,79 triliun. Kenaikan liabilitas   UTANG PAJAK
terutama berasal dari pertumbuhan dana pihak ketiga        Utang pajak tahun 2025 sebesar Rp140,08 miliar,
dan optimalisasi pendanaan jangka panjang.                 menurun 61,98% dibandingkan tahun 2024 sebesar
                                                           Rp368,47 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh
Liabilitas Jangka Pendek                                   pembayaran kewajiban pajak yang lebih besar pada
                                                           periode berjalan, optimalisasi perencanaan pajak,
LIABILITAS SEGERA                                          serta penyesuaian atas perhitungan kewajiban pajak
Perseroan membukukan liabilitas segera pada tahun          berdasarkan realisasi laba dan rekonsiliasi fiskal pada
2025 sebesar Rp1,89 triliun, menurun 17,08% dibandingkan   akhir periode pelaporan.
tahun 2024 sebesar Rp2,28 triliun. Penurunan ini
mencerminkan      berkurangnya       kewajiban    jangka




                                                                                        Laporan Tahunan 2025         353
Page 354
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Liabilitas Jangka Panjang                                 Dana Syirkah Temporer

SURAT-SURAT BERHARGA YANG DITERBITKAN                     Dana syirkah temporer pada tahun 2025 meningkat
Jumlah surat-surat berharga yang diterbitkan pada         menjadi Rp31,88 triliun, atau tumbuh 9,01% dibandingkan
tahun 2025 sebesar Rp3,99 triliun, menurun 26,81%         tahun 2024 sebesar Rp29,25 triliun. Pertumbuhan ini
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp5,44 triliun.           terutama didorong oleh peningkatan giro mudharabah
Penurunan ini terutama disebabkan oleh adanya             dan deposito mudharabah dari nasabah.
instrumen yang telah jatuh tempo serta strategi
pengurangan outstanding instrumen pasar modal.            Simpanan Nasabah

PINJAMAN YANG DITERIMA                                    Simpanan nasabah dana syirkah temporer Perseroan
Pinjaman yang diterima Perseroan meningkat                yang terdiri dari giro mudharabah, tabungan
menjadi Rp37,99 triliun pada tahun 2025, tumbuh           mudharabah, dan deposito berjangka mudharabah
13,46% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp33,49            pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp31,86 triliun,
triliun. Kenaikan ini terutama berasal dari peningkatan   meningkat 9,03% dibandingkan tahun 2024 sebesar
pinjaman pihak berelasi, yang mendukung ekspansi          Rp29,22 triliun. Peningkatan ini terutama didorong
kredit dan penguatan struktur pendanaan jangka            oleh pertumbuhan giro mudharabah sebesar 90,73%
menengah.                                                 menjadi Rp1,80 triliun, serta kenaikan deposito
                                                          berjangka mudharabah sebesar 5,10% menjadi Rp23,11
BUNGA YANG MASIH HARUS DIBAYAR                            triliun. Di sisi lain, tabungan mudharabah juga tumbuh
Bunga yang masih harus dibayar pada tahun 2025            sebesar 10,56% menjadi Rp6,95 triliun. Pertumbuhan ini
tercatat sebesar Rp497,89 miliar, menurun 24,34%          mencerminkan meningkatnya kepercayaan nasabah
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp658,07 miliar.          terhadap produk berbasis prinsip syariah serta strategi
Penurunan ini sejalan dengan pengelolaan kewajiban        Perseroan dalam memperkuat penghimpunan dana
berbunga serta perubahan komposisi sumber                 syariah sebagai bagian dari pengembangan bisnis
pendanaan.                                                syariah secara berkelanjutan


ESTIMASI KERUGIAN KOMITMEN DAN KONTINJENSI                Simpanan Dari Bank Lain
Estimasi kerugian atas komitmen dan kontinjensi
pada tahun 2025 sebesar Rp438 juta, menurun 87,06%        Jumlah simpanan dana syirkah temporer dari bank
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,39 miliar.            lain pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp26,44 miliar,
Penurunan ini mencerminkan perbaikan kualitas             menurun 15,39% dibandingkan tahun 2024 sebesar
eksposur komitmen administratif dan penguatan             Rp31,24 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh
manajemen risiko.                                         berkurangnya penempatan dana giro dan tabungan
                                                          mudharabah dari bank lain. Meskipun mengalami
LIABILITAS IMBALAN KERJA DAN LAIN-LAIN                    penurunan, porsi simpanan dari bank lain terhadap
Liabilitas imbalan kerja dan lain-lain pada tahun         total dana syirkah temporer tetap relatif kecil dan tidak
2025 meningkat menjadi Rp2,55 triliun, tumbuh             berdampak material terhadap struktur pendanaan
46,26% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp1,75             syariah Perseroan secara keseluruhan.
triliun. Peningkatan ini terutama dipengaruhi oleh
pembentukan cadangan atas kewajiban imbalan kerja         Ekuitas
serta kewajiban operasional lainnya.
                                                          Ekuitas Perseroan pada tahun 2025 tercatat sebesar
PINJAMAN SUBORDINASI DAN EFEK-EFEK SUBORDINASI            Rp36,21 triliun, meningkat 11,17% dibandingkan tahun
Pinjaman subordinasi dan efek-efek subordinasi pada       2024 sebesar Rp32,57 triliun. Kenaikan ekuitas terutama
tahun 2025 tercatat sebesar Rp5,49 triliun, menurun       didorong oleh peningkatan laba bersih tahun berjalan
13,21% dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp6,33 triliun.    serta penguatan saldo laba, yang mencerminkan kinerja
Penurunan ini terutama dipengaruhi oleh jatuh tempo       operasional Perseroan yang solid dan berkelanjutan.
sebagian instrumen subordinasi, meskipun tetap menjadi
bagian penting dari struktur permodalan Perseroan.        Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

LIABILITAS LAIN-LAIN                                      Perseroan membukukan modal ditempatkan dan
Liabilitas lain-lain pada tahun 2025 sebesar Rp633,00     disetor penuh pada tahun 2025 sebesar Rp7,02 triliun,
miliar, relatif stabil dibandingkan tahun 2024 sebesar    tidak mengalami perubahan dibandingkan tahun 2024.
Rp626,89 miliar. Pos ini mencerminkan kewajiban           Hal ini menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2025 tidak
operasional lainnya yang bersifat rutin dan tidak         terdapat aksi korporasi berupa penerbitan saham baru
mengalami perubahan signifikan.                           maupun perubahan struktur permodalan inti Perseroan.




354     Laporan Tahunan 2025
Page 355
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tambahan Modal Disetor                                             Perubahan ini terutama dipengaruhi oleh asumsi
                                                                   aktuaria dan perhitungan kembali kewajiban imbalan
Tambahan modal disetor pada tahun 2025 tercatat                    kerja sesuai dengan PSAK 24, yang berdampak pada
sebesar Rp4,42 triliun, sama dengan posisi tahun 2024.             komponen penghasilan komprehensif lain.
Stabilitas ini mencerminkan tidak adanya transaksi
yang mempengaruhi agio saham atau tambahan                         Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas
modal lainnya selama periode berjalan.
                                                                   Pada tahun 2025, Perseroan tidak membukukan saldo
Keuntungan Neto yang Belum Direalisasi dan                         bagian efektif lindung nilai arus kas, dibandingkan
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai atas Efek-                       tahun 2024 yang mencatatkan posisi sebesar Rp44,08
Efek dan Obligasi Pemerintah Setelah Pajak                         miliar. Perubahan ini mencerminkan berakhirnya
Tangguhan Nilai Wajar Melalui Penghasilan                          atau diselesaikannya transaksi lindung nilai yang
Komprehensif Lain Setelah Pajak Tangguhan                          sebelumnya mempengaruhi komponen penghasilan
                                                                   komprehensif lain.
Keuntungan (kerugian) neto yang belum direalisasi
atas efek-efek dan obligasi pemerintah yang diukur                 Surplus Revaluasi Aset Tetap
pada nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain
(setelah pajak tangguhan) pada tahun 2025 tercatat                 Surplus revaluasi aset tetap pada tahun 2025 tercatat
sebesar (Rp530,20 miliar), membaik dibandingkan                    sebesar Rp3,99 triliun, meningkat 11,85% dibandingkan
tahun 2024 sebesar (Rp1,11 triliun). Perbaikan ini terutama        tahun 2024 sebesar Rp3,57 triliun. Peningkatan ini
dipengaruhi oleh peningkatan nilai wajar portofolio                mencerminkan adanya penyesuaian nilai wajar atas
surat berharga seiring dengan pergerakan kondisi                   aset tetap Perseroan yang memberikan tambahan
pasar serta pengelolaan portofolio investasi yang lebih            pada komponen ekuitas.
optimal.
                                                                   Saldo Laba
Pengukuran Kembali Program Imbalan Pasti-
Setelah Pajak Tangguhan                                            Saldo laba pada tahun 2025 mencapai Rp21,90
                                                                   triliun, meningkat 14,36% dibandingkan tahun 2024
Pada tahun 2025, Perseroan membukukan pengukuran                   sebesar Rp19,15 triliun. Peningkatan ini sejalan dengan
kembali program imbalan pasti setelah pajak                        pertumbuhan laba tahun berjalan serta kebijakan
tangguhan sebesar (Rp579,20 miliar), meningkat                     retensi laba untuk memperkuat struktur permodalan
dibandingkan tahun 2024 sebesar (Rp424,02 miliar).                 dan mendukung ekspansi usaha secara berkelanjutan.


Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Pertumbuhan
                     Uraian                            2025                 2024
                                                                                              Rp                     %

                        (1)                             (2)                  (3)         (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

 Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil

   Bunga                                              31.879.842          25.472.625          6.407.217              25,15%

   Bagi hasil dan marjin unit syariah                  4.461.026           4.068.967           392.059                9,64%

 Total Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil               36.340.868           29.541.592         6.799.276              23,02%

 Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus

   Bunga                                            (15.702.025)          (15.913.459)          211.434              (1,33%)

   Beban pendanaan lainnya                            (208.578)             (200.476)           (8.102)               4,04%

   Bonus Simpanan Wadiah                               (263.760)            (153.446)          (110.314)             71,89%

   Hak Pihak Ketiga atas Bagi hasil Mudharabah       (1.947.956)           (1.781.559)       (166.397)                9,34%




                                                                                              Laporan Tahunan 2025         355
Page 356
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                                  Pertumbuhan
                       Uraian                              2025            2024
                                                                                             Rp                 %

                          (1)                               (2)             (3)         (4) = (2)-(3)     (5) = (4)/(3)

 Total Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus                 (18.122.319)   (18.048.940)         (73.379)            0,41%

 Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil - Neto                   18.218.549      11.492.652       6.725.897            58,52%

 Pendapatan Operasional Lainnya

     Pungutan administrasi dan denda atas
                                                           1.080.319       1.072.304              8.015          0,75%
     simpanan dan kredit yang diberikan

     Pendapatan dari penerimaan kredit yang
                                                           1.024.936        1.338.753        (313.817)       (23,44%)
     dihapusbukukan

     Keuntungan dari penjualan efek-efek - neto             1.118.772       932.900           185.872           19,92%

     Keuntungan dari penjualan obligasi
                                                             178.444          49.049          129.395         263,81%
     pemerintah - neto

     Keuntungan yang belum direalisasi dari
                                                             46.906           30.175            16.731          55,45%
     perubahan nilai wajar efek-efek - neto

     Lain-lain                                              658.595         1.152.738       (494.143)         (42,87%)

 Total Pendapatan Operasional Lainnya                      4.107.972       4.575.919       (467.947)         (10,23%)

 Penyisihan kerugian penurunan nilai aset
                                                         (6.178.669)      (1.981.495)      (4.197.174)          211,82%
 keuangan dan aset non keuangan

 Pembalikan Estimasi Kerugian Penurunan Nilai
                                                               2.947              195           2.752         1411,28%
 Komitmen dan Kontinjensi

 Beban Operasional Lainnya

     Umum dan administrasi                               (5.263.420)      (4.456.861)      (806.559)             18,10%

     Gaji karyawan                                       (5.004.271)     (4.445.575)       (558.696)             12,57%

     Premi program penjaminan Pemerintah                   (846.272)       (729.685)         (116.587)          15,98%

     Kerugian yang belum direalisasi dari
     perubahan nilai wajar obligasi pemerintah -             (6.893)        (40.444)           33.551        (82,96%)
     neto

     Lain-lain                                             (673.906)       (589.993)         (83.913)           14,22%

 Total Beban Operasional Lainnya                         (11.794.762)   (10.262.558)      (1.532.204)           14,93%

 LABA OPERASIONAL                                         4.356.037        3.824.713         531.324            13,89%

 Pendapatan (Beban) Bukan Operasional - neto                  25.927         (51.872)          77.799        (149,98%)

 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                 4.381.964        3.772.841         609.123            16,14%

 BEBAN PAJAK                                               (880.810)       (765.513)        (115.297)           15,06%

 LABA TAHUN BERJALAN                                       3.501.154       3.007.328         493.826            16,42%

 Penghasilan Komprehensif Lain:

 Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
 laba rugi

     Surplus Revaluasi Aset Tetap                           422.385                -                 -        100,00%

     Pengukuran kembali program imbalan pasti              (191.589)          168.301      (359.890)         (213,84%)

     Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
                                                              36.403         (31.977)         68.380         (213,84%)
     tidak akan direklasifikasi ke laba rugi




356       Laporan Tahunan 2025
Page 357
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                                       Pertumbuhan
                      Uraian                          2025                2024
                                                                                                  Rp                      %

                          (1)                          (2)                 (3)            (4) = (2)-(3)              (5) = (4)/(3)

Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba
rugi

  Bagian Efektif Lindung Nilai Arus Kas                 54.423             (14.490)                68.913              (475,59%)

  Keuntungan (kerugian) neto yang belum
  direalisasi atas perubahan nilai efek-efek dan
                                                       708.453            (421.538)               1.129.991            (268,06%)
  obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
  wajar melalui penghasilan komprehensif lain

  Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
                                                       (141.010)             85.311              (226.321)             (265,29%)
  akan direklasifikasi ke laba rugi

TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN                4.390.219           2.792.935           1.597.284                   57,19%

LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:

  Pemilik entitas induk                               3.501.154           3.007.328               493.826                 16,42%

  Kepentingan non-pengendali                                   -                   -                     -                        -

                                                      3.501.154           3.007.328               493.826                 16,42%

TOTAL LABA KOMPREHENSIF TAHUN BERJALAN
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:

  Pemilik entitas induk                               4.390.219           2.792.935              1.597.284                 57,19%

  Kepentingan non-pengendali                                   -                   -                     -                        -

                                                      4.390.219           2.792.935              1.597.284                 57,19%

Laba Per Saham Dasar (nilai penuh)                           249                 214                    35                16,36%




                      Grafik Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

                                                                                                                 (dalam triliun Rupiah)

    11,49     18,22                4,58     4,11      3,82         4,36           3,01    3,50                  2,79       4,39




 Pendapatan Bunga                  Pendapatan            Laba                        Laba                 Laba Komprehensif
 dan Bagi Hasil-Neto            Operasional Lainnya   Operasional                Tahun Berjalan             Tahun Berjalan

                                                                                                              2024                2025




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025             357
Page 358
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Pendapatan dan Beban Operasional                               Pendapatan Operasional Lainnya

Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil                                Total pendapatan operasional lainnya pada tahun
                                                               2025 tercatat sebesar Rp4,11 triliun, menurun 10,23%
Total pendapatan bunga dan bagi hasil tahun 2025               dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp4,58 triliun.
tercatat sebesar Rp36,34 triliun, meningkat 23,02%             Penurunan ini terutama disebabkan oleh berkurangnya
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp29,54 triliun.               penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan serta
Peningkatan ini terutama berasal dari pertumbuhan              penurunan pendapatan lain-lain. Meskipun demikian,
pendapatan bunga sebesar 25,15% menjadi Rp31,88 triliun,       terdapat peningkatan signifikan pada keuntungan
seiring dengan ekspansi kredit dan optimalisasi komposisi      penjualan obligasi pemerintah sebesar 263,81% dan
aset produktif. Selain itu, pendapatan bagi hasil dan marjin   keuntungan penjualan efek-efek sebesar 19,92%,
unit syariah juga meningkat sebesar 9,64% menjadi Rp4,46       yang menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
triliun, mencerminkan pertumbuhan pembiayaan syariah           memanfaatkan peluang pasar surat berharga. Secara
yang tetap solid. Secara keseluruhan, pertumbuhan              umum, komposisi pendapatan operasional lainnya
pendapatan bunga dan bagi hasil menunjukkan                    tetap memberikan kontribusi yang stabil terhadap total
kemampuan Perseroan dalam menjaga momentum                     pendapatan.
pertumbuhan intermediasi serta mengelola yield asset
secara efektif di tengah dinamika suku bunga.                  Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai Aset
                                                               Keuangan dan Non-Aset Keuangan
Beban Bunga, Bagi Hasil dan Bonus
                                                               Penyisihan kerugian penurunan nilai aset keuangan
Total beban bunga, bagi hasil dan bonus pada tahun             dan non-keuangan pada tahun 2025 tercatat sebesar
2025 tercatat sebesar Rp18,12 triliun, relatif stabil          Rp6,18 triliun, meningkat signifikan sebesar 211,82%
dengan kenaikan terbatas sebesar 0,41% dibandingkan            dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp1,98 triliun.
tahun 2024 sebesar Rp18,05 triliun. Stabilitas ini             Peningkatan pencadangan ini mencerminkan langkah
mencerminkan efektivitas pengelolaan biaya dana                kehati-hatian (prudential approach) Perseroan dalam
(cost of fund) meskipun terdapat pertumbuhan dana              memperkuat buffer risiko kredit di tengah pertumbuhan
pihak ketiga. Beban bunga mengalami penurunan                  portofolio pembiayaan. Strategi ini menunjukkan
sebesar 1,33% menjadi Rp15,70 triliun, yang menunjukkan        komitmen manajemen dalam menjaga kualitas aset
perbaikan struktur pendanaan. Namun demikian,                  serta memperkuat ketahanan neraca terhadap potensi
terdapat peningkatan pada bonus simpanan wadiah                risiko ekonomi ke depan.
sebesar 71,89% serta kenaikan hak pihak ketiga
atas bagi hasil mudharabah sebesar 9,34%, sejalan              Pembalikan Estimasi Kerugian Penurunan Nilai
dengan pertumbuhan dana berbasis syariah. Secara               Komitmen dan Kontinjensi
keseluruhan, beban dana tetap terkendali sehingga
mendukung perbaikan margin.                                    Jumlah pembalikan estimasi kerugian penurunan
                                                               nilai komitmen dan kontinjensi pada tahun 2025
Pendapatan Bunga dan Bagi Hasil-Neto                           tercatat sebesar Rp2,95 miliar, meningkat signifikan
                                                               dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp195 juta.
Pendapatan bunga dan bagi hasil neto pada tahun                Peningkatan pembalikan ini menunjukkan perbaikan
2025 meningkat signifikan menjadi Rp18,22 triliun,             kualitas eksposur atas komitmen dan kontinjensi,
tumbuh 58,52% dibandingkan tahun 2024 sebesar                  termasuk fasilitas kredit/pembiayaan yang belum
Rp11,49 triliun. Peningkatan yang substansial ini didorong     ditarik serta LC/SKBDN yang belum jatuh tempo. Kondisi
oleh pertumbuhan pendapatan bunga yang kuat dan                tersebut mencerminkan pengelolaan risiko yang lebih
stabilnya beban bunga. Kinerja tersebut mencerminkan           baik serta penurunan kebutuhan pencadangan atas
perbaikan Net Interest Margin (NIM) serta strategi             potensi risiko dari komitmen administratif Perseroan.
pengelolaan aset dan liabilitas yang lebih optimal.
Dengan pertumbuhan kredit yang tetap ekspansif                 Beban Operasional Lainnya
dan biaya dana yang terkendali, Perseroan mampu
menghasilkan peningkatan margin yang berdampak                 Beban operasional lainnya pada tahun 2025 tercatat
langsung pada profitabilitas.                                  sebesar Rp11,79 triliun, meningkat 14,93% dibandingkan
                                                               tahun 2024 sebesar Rp10,26 triliun. Kenaikan ini




358     Laporan Tahunan 2025
Page 359
                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




terutama disebabkan oleh peningkatan beban umum                 dengan pertumbuhan laba sebelum pajak pada tahun
dan administrasi sebesar 18,10% serta beban gaji dan            berjalan. Hal ini mencerminkan struktur profitabilitas
tunjangan karyawan sebesar 12,57%, yang sejalan                 yang membaik dan kontribusi yang lebih besar
dengan ekspansi bisnis dan penguatan infrastruktur              terhadap penerimaan pajak negara.
operasional. Selain itu, premi program penjaminan
pemerintah juga meningkat seiring pertumbuhan                   Laba Tahun Berjalan
portofolio kredit. Meskipun beban operasional
meningkat, Perseroan tetap menjaga efisiensi                    Perseroan membukukan laba tahun berjalan sebesar
operasional melalui pengendalian biaya secara                   Rp3,50 triliun pada tahun 2025, meningkat 16,42%
terukur.                                                        dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,01 triliun.
                                                                Peningkatan ini mencerminkan perbaikan fundamental
Laba Operasional                                                operasional serta kemampuan Perseroan dalam
                                                                mengelola margin dan efisiensi biaya.
Perseroan membukukan laba operasional sebesar
Rp4,36 triliun pada tahun 2025, meningkat 13,89%                Penghasilan Komprehensif Lain
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp3,82 triliun.
Peningkatan ini didorong oleh pertumbuhan signifikan            Penghasilan komprehensif lain pada tahun 2025
pada pendapatan bunga dan bagi hasil neto, yang                 menunjukkan peningkatan yang signifikan dari Rp214,39
mampu mengimbangi kenaikan beban operasional                    miliar pada tahun 2024 menjadi Rp889,07 miliar pada
dan peningkatan pencadangan risiko. Kinerja ini                 tahun 2025, terutama didorong oleh keuntungan neto
menunjukkan bahwa strategi pertumbuhan yang                     yang belum direalisasikan atas perubahan nilai efek-
dijalankan tetap menghasilkan nilai tambah bagi                 efek dan obligasi pemerintah yang diukur melalui
Perseroan meskipun dalam kondisi pasar yang dinamis.            penghasilan komprehensif lain sebesar Rp708,45 miliar,
                                                                serta surplus revaluasi aset tetap sebesar Rp422,39
Pendapatan (Beban) Bukan Operasional-                           miliar. Perubahan ini mencerminkan perbaikan nilai
Neto                                                            wajar portofolio surat berharga serta optimalisasi
                                                                manajemen aset tetap.
Pada tahun 2025, Perseroan mencatat pendapatan bukan
operasional neto sebesar Rp25,93 miliar, berbalik dari posisi   Laba Komprehensif Tahun Berjalan
beban bukan operasional neto sebesar Rp51,87 miliar
pada tahun 2024. Perbaikan ini terutama dipengaruhi             Laba komprehensif tahun berjalan pada tahun 2025
oleh dinamika keuntungan selisih kurs dan transaksi non-        tercatat sebesar Rp4,39 triliun, meningkat signifikan
operasional lainnya. Posisi ini turut memberikan tambahan       sebesar 57,19% dibandingkan tahun 2024 sebesar
kontribusi positif terhadap laba sebelum pajak.                 Rp2,79 triliun. Peningkatan ini tidak hanya didorong oleh
                                                                kenaikan laba tahun berjalan, tetapi juga oleh perbaikan
Laba Sebelum Beban Pajak                                        signifikan pada komponen penghasilan komprehensif
                                                                lain. Seluruh laba komprehensif tersebut diatribusikan
Laba sebelum pajak tahun 2025 tercatat sebesar Rp4,38           kepada pemilik entitas induk.
triliun, meningkat 16,14% dibandingkan tahun 2024 sebesar
Rp3,77 triliun. Kenaikan ini mencerminkan pertumbuhan           Laba Per Saham
laba operasional yang solid serta kontribusi positif dari
komponen non-operasional. Performa ini menunjukkan              Jumlah laba per saham dasar tahun 2025 adalah
bahwa Perseroan mampu mempertahankan momentum                   sebesar Rp249 meningkat 16,36% dibandingkan dengan
pertumbuhan laba meskipun terdapat peningkatan                  tahun 2024 yang sebesar Rp214. Peningkatan laba
pencadangan risiko dan beban operasional.                       tersebut sejalan dengan meningkatnya laba tahun
                                                                berjalan pada tahun 2025.
Beban Pajak

Beban pajak pada tahun 2025 sebesar Rp880,81 miliar,
meningkat 15,06% dibandingkan tahun 2024 sebesar
Rp765,51 miliar. Peningkatan beban pajak sejalan




                                                                                            Laporan Tahunan 2025         359
Page 360
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Laporan Arus Kas Konsolidasian
Tabel Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Pertumbuhan
                            Uraian                          2025           2024
                                                                                              Rp                   %

                             (1)                             (2)            (3)          (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

 Penerimaan bunga, bagi hasil, dan marjin                  31.416.682     29.689.639         1.727.043             5,82%

 Penerimaan kredit yang telah dihapusbukukan                1.024.936        1.421.221      (396.285)            (27,88%)

 Pembayaran bunga dan bonus, provisi dan
                                                         (18.234.167)    (17.973.763)       (260.404)               1,45%
 komisi

 Pembayaran pajak penghasilan badan                         (393.150)       (912.208)         519.058           (56,90%)

 Pendapatan operasional lainnya                             3.153.456       3.213.023         (59.567)            (1,85%)

 Beban operasional lainnya                                (11.151.094)   (9.585.564)       (1.565.530)             16,33%

 Pendapatan (beban) bukan operasional lainnya
                                                               25.951       (63.538)           89.489          (140,84%)
 - neto

 Penerimaan kas sebelum perubahan aset dan
                                                            5.842.614      5.788.810           53.804              0,93%
 liabilitas operasi

 Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:

 Penurunan (kenaikan) dalam aset operasi:

     Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui
                                                           3.763.859     (18.286.677)      22.050.536           (120,58%)
     laporan laba rugi

     Obligasi pemerintah yang diukur pada nilai
                                                              174.072       490.445          (316.373)           (64,51%)
     wajar melalui laba rugi

     Tagihan akseptasi                                       366.997        (397.331)         764.328           (192,37%)

     Tagihan derivatif                                       146.925        (70.666)            217.591         (307,91%)

     Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
                                                         (42.240.730)    (27.739.554)      (14.501.176)           52,28%
     piutang syariah

     Aset lain-lain                                          594.910        (136.021)          730.931         (537,37%)

 Kenaikan (penurunan) dalam Liabilitas operasi:

     Liabilitas segera                                     (485.935)       (441.930)         (44.005)              9,96%

     Simpanan dari nasabah

       Giro                                                 1.275.000      11.653.971      (10.378.971)         (89,06%)

       Giro Wadiah                                         6.264.837       5.443.299           821.538             15,09%

       Tabungan                                          (2.494.892)         (22.012)      (2.472.880)         1.1234,24%

       Tabungan Wadiah                                       205.144         245.340          (40.196)           (16,38%)

       Deposito berjangka                                   47.812.161     12.615.733       35.196.428           278,99%

     Simpanan dari bank lain                                  26.445         (21.277)           47.722         (224,29%)

     Liabilitas akseptasi                                  (366.997)          397.331       (764.328)           (192,37%)

     Liabilitas lain-lain                                    806.055        (416.997)        1.223.052         (293,30%)

     Dana syirkah temporer                                 2.634.462        2.141.920         492.542             23,00%

 Kas Neto diperoleh/(digunakan untuk) dari
                                                          24.324.927     (8.755.616)       33.080.543          (377,82%)
 Aktivitas Operasi




360        Laporan Tahunan 2025
Page 361
                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                               Pertumbuhan
                    Uraian                           2025              2024
                                                                                          Rp                    %

                       (1)                            (2)               (3)          (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Akuisisi Entitas Anak dengan Kas                   (1.540.067)                  -      (1.540.067)            100,00%

Perolehan Aset tetap                               (1.874.406)        (1.634.521)       (239.885)              14,68%

(Pembelian) penerimaan efek-efek diukur pada
nilai wajar melalui penghasilan komprehensif         (579.617)           (31.199)        (548.418)           1.757,81%
lain

Pembelian obligasi pemerintah diukur pada nilai
                                                    (9.161.824)        (1.163.910)      (7.997.914)           687,16%
wajar melalui penghasilan komprehensif lain

Penerimaan obligasi pemerintah pada biaya
                                                      7.821.715          562.232         7.259.483            1.291,19%
perolehan diamortisasi

Penerimaan (pembelian) saat jatuh tempo dari
                                                       189.716        (2.878.561)       3.068.277           (106,59%)
efek-efek biaya perolehan diamortisasi

Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji
                                                    51.039.138        20.704.263       30.334.875             146,52%
dijual kembali

Penempatan efek-efek yang dibeli dengan janji
                                                  (52.522.635)      (20.867.689)      (31.654.946)             151,69%
dijual kembali

Penjualan aset tetap                                        1.155          3.045           (1.890)           (62,07%)

Kas Neto diperoleh (digunakan untuk) dari
                                                   (6.626.825)      (5.306.340)       (1.320.485)             24,89%
Aktivitas Investasi

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan dari surat-surat berharga yang
                                                      300.000            680.913         (380.913)           (55,94%)
diterbitkan

Pembayaran atas surat-surat berharga yang
                                                    (1.754.979)      (3.572.500)          1.817.521          (50,88%)
diterbitkan jatuh tempo

Penerimaan atas efek-efek yang dijual dengan
                                                    51.431.824       143.153.604       (91.721.780)          (64,07%)
janji dibeli kembali

Pembayaran atas efek-efek yang dijual dengan
                                                  (54.544.966)      (139.744.766)      85.199.800            (60,97%)
janji dibeli kembali jatuh tempo

Pembayaran dividen                                   (751.833)         (700.198)          (51.635)               7,37%

Penerimaan dari pinjaman yang diterima               7.499.533          11.144.193     (3.644.660)            (32,70%)

Pembayaran dari pinjaman yang diterima             (3.020.603)       (11.385.262)       8.364.659            (73,47%)

Penerimaan dari efek-efek subordinasi               4.000.000                   -       4.000.000             100,00%

Pembayaran Liabilitas Sewa                            (88.347)          (93.408)               5.061           (5,42%)

Pembayaran atas pinjaman dan efek-efek
                                                   (4.828.500)       (3.000.000)       (1.828.500)             60,95%
subordinasi jatuh tempo

Kas Neto digunakan untuk dari Aktivitas
                                                    (1.757.871)      (3.517.424)        1.759.553            (50,02%)
Pendanaan

KENAIKAN (PENURUNAN) NETO KAS DAN SETARA
                                                    15.940.231      (17.579.380)        33.519.611          (190,68%)
KAS

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                      35.458.390         53.037.770      (17.579.380)           (33,15%)

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                      51.398.621       35.458.390        15.940.231             44,95%

Rincian kas dan setara kas akhir tahun adalah
sebagai berikut:

  Kas                                                2.154.839         2.105.620            49.219              2,34%

  Giro pada Bank Indonesia                          33.797.873        22.739.920        11.057.953             48,63%




                                                                                         Laporan Tahunan 2025             361
Page 362
04       Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                                               Pertumbuhan
                        Uraian                                2025                  2024
                                                                                                          Rp                      %

                           (1)                                 (2)                   (3)             (4) = (2)-(3)          (5) = (4)/(3)

     Giro pada bank lain                                      2.515.971              5.951.746         (3.435.775)             (57,73%)

     Penempatan pada Bank Indonesia dan bank
     lain - jangka waktu jatuh tempo tiga bulan             12.929.938               4.661.104           8.268.834               177,40%
     atau kurang sejak tanggal perolehan

 Total                                                      51.398.621             35.458.390           15.940.231               44,95%




                                                Grafik Laporan Arus Kas Konsolidasian

                                                                                                                        (dalam triliun Rupiah)
              (8,76)         24,32                         (5,31)         (6,63)                          (3,52)        (1,76)




 Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh              Kas Neto digunakan untuk Aktivitas            Kas Neto (digunakan untuk) diperoleh
         dari Aktivitas Operasi                                 Investasi                              dari Aktivitas Pendanaan

                                                                                                                     2024                  2025




Arus Kas Dari Aktivitas Operasi                                           Arus Kas Dari Aktivitas Investasi

Perseroan membukukan kas neto diperoleh dari                              Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk
aktivitas operasional sebesar Rp24,32 triliun pada                        aktivitas investasi sebesar Rp6,63 triliun pada tahun
tahun 2025, berbalik signifikan dibandingkan tahun                        2025, meningkat dibandingkan tahun 2024 sebesar
2024 yang mencatatkan kas neto digunakan sebesar                          Rp5,31 triliun. Peningkatan penggunaan kas ini
Rp8,76 triliun. Perbaikan ini terutama dipengaruhi oleh                   dipengaruhi oleh pembelian obligasi pemerintah
peningkatan signifikan pada penghimpunan dana,                            yang diukur pada nilai wajar melalui penghasilan
khususnya deposito berjangka yang tumbuh sebesar                          komprehensif lain (FVOCI), perolehan aset tetap, serta
Rp35,20 triliun, serta perubahan positif pada efek-                       akuisisi entitas anak dengan kas sebesar Rp1,54 triliun.
efek yang diukur pada nilai wajar melalui laba rugi. Di                   Selain itu, aktivitas penempatan efek-efek dengan janji
sisi lain, penyaluran kredit yang meningkat sebesar                       dijual kembali turut berkontribusi terhadap dinamika
Rp14,50 triliun tetap menjadi faktor penggunaan kas.                      arus kas investasi. Hal ini mencerminkan strategi
Secara keseluruhan, perbaikan struktur pendanaan                          Perseroan dalam mengoptimalkan portofolio investasi
dan pengelolaan likuiditas mendorong arus kas operasi                     sekaligus melakukan ekspansi anorganik secara selektif.
kembali berada dalam posisi positif pada tahun 2025.




362        Laporan Tahunan 2025
Page 363
                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan                              proteksi terhadap Obligasi Subordinasi sesuai dengan
                                                               Pasal 19 ayat (1) Huruf F Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Perseroan membukukan kas neto digunakan untuk                  Nomor 34/POJK.03/2016 tanggal 22 September 2016
aktivitas pendanaan sebesar Rp1,76 triliun pada tahun          tentang Perubahan atas POJK No.11/POJK.03/2016
2025, lebih rendah dibandingkan tahun 2024 sebesar             tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank
Rp3,52 triliun. Perbaikan ini dipengaruhi oleh penerbitan      Umum sebagaimana telah diubah terakhir dengan POJK
efek-efek subordinasi sebesar Rp4,00 triliun serta             no 27 tahun 2022 tanggal 16 Desember 2022. Tentang
penurunan pembayaran pinjaman yang diterima,                   Perubahan Kedua atas POJK No.11/POJK.03/2016 tentang
meskipun tetap terdapat pembayaran atas pinjaman dan           Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum.
surat berharga yang jatuh tempo. Struktur pendanaan            Sementara itu, bilateral loan merupakan pinjaman yang
pada tahun 2025 menunjukkan upaya Perseroan dalam              bersifat clean basis atau tidak ada agunan.
menjaga keseimbangan antara penguatan permodalan
dan pengelolaan kewajiban secara terukur.                      Meskipun begitu, Perseroan senantiasa mengupayakan
                                                               perlindungan hak kreditur dengan membuat kebijakan
                                                               mengenai kewajiban pengungkapan dan transparansi
Kemampuan Membayar Utang dan                                   agar pihak eksternal (termasuk kreditur / investor) dapat
Kolektibilitas Piutang                                         menilai kondisi dan kebijakan bank terkait pengelolaan
                                                               modal (tujuan, kebijakan, proses), ringkasan data
Kemampuan Membayar Utang                                       kuantitatif modal, kepatuhan persyaratan permodalan,
                                                               serta rasio kecukupan modal (CAR). Selain itu, kebijakan
Kemampuan Perseroan membayar kewajiban atau                    Perseroan dalam mencegah tekanan likuiditas dengan
utang dapat diukur dengan menggunakan rasio                    menjaga kewajiban pemeliharaan LCR ≥ 100%, termasuk
likuiditas dan rasio solvabilitas. Rasio-rasio tersebut akan   mekanisme analisis kondisi likuiditas, koordinasi, dan
menjadi parameter bagi Perseroan dalam menghitung              pelaporan ke regulator bila berpotensi tidak memenuhi.
kemampuan Perseroan menyediakan cadangan likuiditas.
Berkenaan dengan obligasi yang diterbitkan, kemampuan          Perseoran senantiasa mengupayakan perlindungan
membayar utang tercermin dari lancarnya pembayaran             hak kreditur dalam berbagai hal secara transparan,
bunga dan pemeringkatan efek yang diterbitkan.                 diantaranya;
                                                               1. Hak untuk mendapatkan informasi mengenai
Perlindungan Hak Kreditur                                         produk dan karakteristiknya baik melalui website
                                                                  resmi Bank, annual report, brosur dan lain-lain.
Perseroan memiliki kebijakan tentang pemenuhan                 2. Hak untuk mendapatkan informasi mengenai
hak-hak kreditur digunakan sebagai pedoman dalam                  perubahan syarat maupun ketentuan produk Bank
melakukan pinjaman kepada kreditur. Tujuan dari                   melalui website resmi Bank atau social media Bank
kebijakan dimaksud adalah untuk menjaga terpenuhinya              yang lainnya.
hak-hak dan menjaga kepercayaan kreditur terhadap              3. Hak untuk mendapatkan pembayaran pokok hutang
Perseroan. Dalam kebijakan tersebut mencakup                      maupun bunga secara tepat waktu sesuai dengan
pertimbangan dalam melakukan perjanjian, serta tindak             perjanjian dan peraturan perundang-undangan
lanjut dalam pemenuhan kewajiban Perseroan kepada                 yang berlaku.
kreditur. Kebijakan hak-hak dasar kreditur, antara lain        4. Hak    untuk   mendapatkan       segala    informasi
adalah menerima pelunasan pokok dan pembayaran                    perbankan sesuai dengan perjanjian dan peraturan
bunga pada waktu yang disepakati, memperoleh                      perundang-undangan yang berlaku.
hak atas denda keterlambatan pelunasan pokok dan               5. Hak untuk mendapatkan layanan perbankan baik di
pembayaran bunga serta meminta keterangan, informasi,             kantor cabang maupun layanan e-banking sesuai
dan dokumen serta memeriksa pembukuan Perseroan.                  dengan perjanjian dan peraturan perundang-
Pada tahun 2025, terdapat kreditur pinjaman bilateral dan         undangan yang berlaku.
investor efek bersifat uang dan/atau sukuk (EBUS).             6. Hak untuk mendapatkan solusi penyelesaian atas
                                                                  segala pengaduan nasabah baik di kantor cabang
Perseroan tunduk terhadap Kitab Undang Undang Hukum               maupun layanan e-banking sesuai dengan perjanjian
Perdata Pasal 1131 dan 1132 yang menyatakan bahwa                 dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Obligasi Sosial tidak dijamin dengan jaminan khusus,           7. Hak untuk mendapatkan informasi mengenai
tetapi dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan            perubahan susunan pengurus dan/atau pemegang
baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak,                saham sesuai dengan perjanjian dan peraturan
baik yang telah ada maupun akan ada di kemudian hari              perundang-undangan yang berlaku melalui website
menjadi jaminan bagi pemegang Obligasi Berwawasan                 resmi Bank, annual report, maupun surat kabar yang
Sosial. Perseroan tidak memberikan jaminan ataupun                beredar.




                                                                                           Laporan Tahunan 2025         363
Page 364
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




8. Hak untuk mendapatkan perlindungan atas segala         Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
   informasi kreditur yang bersihat rahasia sesuai        (PLM) dan Giro Wajib Minimum (GWM)
   dengan perjanjian dan peraturan perundang-
   undangan yang berlaku.                                 Giro Wajib Minimum (GWM) merupakan indikator utama
                                                          dalam pemenuhan rasio likuiditas. Perseroan menjaga
Kemampuan Membayar Utang Jangka                           GWM dalam bentuk Rupiah maupun Valas agar selalu
Pendek (Likuiditas Bank)                                  sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh
                                                          Regulator. Selain memenuhi GWM, Perseroan juga
Kemampuan membayar utang jangka pendek salah              menjaga rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial
satunya dapat diketahui melalui rasio likuiditas.         (PLM) yang merupakan cadangan likuiditas minimum
Perseroan menggunakan beberapa parameter likuiditas       dalam rupiah yang wajib dipelihara oleh Bank Umum
yaitu Rasio Penyangga Likuiditas Makroprudensial (PLM)    Konvensional (BUK) dalam bentuk surat berharga yang
dan Giro Wajib Minimum (GWM), Loan to Deposit Ratio       termasuk dalam persyaratan tertentu.
(LDR) serta Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM).


Tabel Rasio PLM dan GWM
                                                                                                           (dalam %)


           Kategori                      Mata Uang         2025             2024         Kenaikan/Penurunan

 Konvensional                Rupiah:

                                Utama (GWM)                 9,39             5,38                  4,01

                                PLM                         12,93            12,73                  0,2

                             Dollar AS                      4,02              4,18                (0,16)

 Syariah                     Rupiah                         2,60              4,70                (2,10)




Threshold GWM Rupiah yang wajib dijaga oleh BUK sesuai    surat berharga yang termasuk dalam kategori surat
ketentuan regulator adalah sebesar 9%. Pada tahun 2025,   berharga yang diperhitungkan dalam ketentuan PLM.
BTN Konvensional mempertahankan GWM Rupiah sebesar        Perseroan secara konsisten menjaga posisi surat
9,39%, meningkat 4,01% dibandingkan tahun 2024 yang       berharga tersebut pada tingkat yang optimal. Pemenuhan
tercatat sebesar 5,38%. Peningkatan ini terjadi karena    PLM merujuk kepada Peraturan Peraturan Anggota
banyak dana yang masuk dalam jumlah besar dan dana        Dewan Gubernur Nomor 23 Tahun 2025 tentang Rasio
tersebut disimpan sebagai GWM untuk mengantisipasi        Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas
penarikan dana nasabah dan kebutuhan realisasi kredit.    Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank
                                                          Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah (PADG RIM PLM).
Pada akhir tahun 2025, BTN Konvensional memperoleh
insentif GWM dari Bank Indonesia sebesar 3,2%, menurun    Giro Wajib Minimum untuk BSN berdasarkan ketentuan
jika dibandingkan pada akhir tahun 2024 yaitu sebesar     adalah sebesar 7,5%, Perseroan mendapatkan insentif
4%. Secara keseluruhan, pada Desember 2025 Perseroan      GWM dari Bank Indonesia untuk sebesar 4,90%, sehingga
mampu menjaga tingkat likuiditas dan GWM Rupiah           kewajiban pemenuhan minimal GWM Syariah adalah 2,60%.
secara optimal sesuai ketentuan regulator, sekaligus
mendukung kelancaran operasional serta transaksi          Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM)
nasabah selama periode Natal dan Tahun Baru 2025.
                                                          RIM merupakan bentuk penguatan dari Loan to Funding
Pada tahun 2025, GWM Valas dipertahankan sebesar          Ratio (LFR). RIM adalah rasio kredit yang diberikan
4,02% dijaga lebih rendah dari tahun 2024 yang sebesar    kepada pihak ketiga dalam Rupiah dan valuta asing,
4,18%. Kebijakan ini dilakukan untuk mengoptimalkan       tidak termasuk kredit kepada bank lain ditambahkan
kelebihan    likuiditas  valas   guna    meningkatkan     surat berharga yang dimiliki, terhadap:
pendapatan, dengan tetap memenuhi ketentuan yang          1. Dana pihak ketiga yang mencakup giro, tabungan,
ditetapkan oleh regulator.                                    dan deposito dalam Rupiah dan valuta asing, tidak
                                                              termasuk dana antar bank.
Rasio PLM pada tahun 2024 adalah sebesar 12,73% dan       2. Surat-surat berharga dalam Rupiah dan valuta
meningkat menjadi sebesar 12,93% pada tahun 2025.             asing yang memenuhi persyaratan tertentu yang
Kenaikan ini dipengaruhi oleh peningkatkan kepemilikan        diterbitkan oleh Perseroan.




364        Laporan Tahunan 2025
Page 365
                                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Sesuai Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 20/4/ PBI/2018                   Kemampuan Membayar Utang Jangka
tanggal 29 Maret 2018, tentang “Rasio Intermediasi                           Panjang (Solvabilitas Bank)
Makroprudensial        dan     Penyangga        Likuiditas
Makroprudensial bagi Bank Umum Konvensional, Bank                            Rasio permodalan adalah salah satu parameter yang
Umum Syariah, dan Unit Usaha Syariah” sebagaimana                            digunakan dalam mengukur rasio solvabilitas. Sesuai
telah diubah dengan PBI Nomor 21/12/PBI/2019 tanggal                         dengan komitmennya untuk menjalankan bisnis
25 November 2019, PBI Nomor 22/17/PBI/2020 tanggal                           perbankan dengan prinsip kehati-hatian dan sesuai
30 September 2020, dan PBI Nomor 24/16/PBI/2022                              dengan regulasi yang berlaku, Perseroan memastikan
tanggal 1 November 2022. Perbankan harus menjaga                             Rasio Kecukupan Modal atau Capital Adequacy Ratio
rasio RIM sebesar 84% sampai 94%. Pada tahun 2025,                           (CAR) mampu memenuhi risiko kredit, risiko pasar dan
RIM Perseroan adalah sebesar 85,93%, menurun jika                            risiko operasional.
dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 90,40%.
                                                                             Sesuai dengan Peraturan Bank Indonesia (PBI),
Perseroan juga mengelola cadangan likuiditas dalam                           Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)/CAR
bentuk High Quality Liquid Asset (HQLA) yang juga                            yang ditetapkan untuk bank dengan profil risiko “2”
menjadi komponen likuiditas, yang ditetapkan dalam                           adalah sebesar 9,25%. Jumlah modal untuk risiko kredit
jumlah optimal dalam rentang di atas batas minimum                           terdiri dari Modal Inti (Tier I) dan Modal Pelengkap (Tier II).
HQLA setiap hari sebagai pendukung kebutuhan                                 Jumlah modal Perseroan di tahun 2025 mencapai
likuiditas Perseroan dan pemeliharaan GWM serta                              Rp32,98 triliun terdiri dari modal inti dan pelengkap
PLM yang telah ditentukan oleh Bank Indonesia. Posisi                        masing-masing sebesar Rp28,77 triliun dan Rp4,08
secondary reserve Perseroan selalu terjaga di atas                           triliun, Jumlah ATMR Perseroan tahun 2025 adalah
batas minimum secondary reserve selama tahun 2025.                           sebesar Rp173,37 triliun, Rasio CAR tahun 2025 adalah
                                                                             sebesar 19,02%.
Loan To Deposit Ratio (LDR)
                                                                             Kemampuan Membayar Utang Dari Efek-
LDR merupakan salah satu parameter untuk                                     Efek Yang Diterbitkan
mengukur rasio likuiditas yang sehat. Rasio ini adalah
perbandingan antara jumlah kredit yang diberikan                             Kemampuan membayar utang juga dapat tercermin
kepada pihak ketiga terhadap dana pihak ketiga                               berdasarkan peringkat dari efek-efek yang diterbitkan
(simpanan nasabah). LDR Perseroan di tahun 2025                              Perseroan yaitu Obligasi. Efek-efek yang diterbitkan
sebesar 91,28%, menurun dibandingkan tahun 2024                              secara rutin dinilai oleh lembaga pemeringkat guna
yang sebesar 95,79%. Hal ini sejalan dengan penyaluran                       mendukung kelayakan efek. Kualitas efek sangat
kredit yang diimbangi dengan penghimpunan Dana                               ditentukan oleh kemampuan perusahaan penerbit efek
Pihak Ketiga untuk menjaga likuiditas bank.                                  dalam membayar efeknya pada saat jatuh tempo dan
                                                                             kemampuannya membayar bunga atau kupon selama
                                                                             jangka waktu penerbitan efek tersebut.

Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek-Efek yang Diterbitkan

                                                                                                                          Peringkat
                                            Keterangan
                                                                                                               2025                   2024

 BBTN Berkelanjutan II Tahap I 2015 Seri D*                                                                   AA+(idn)             AA+(idn)

 BBTN Berkelanjutan III Tahap I 2017 seri D                                                                   AAA(idn)             AA+(idn)

 Junior Global Bond Bank BTN (USD)*                                                                             Ba3                   Ba3

 BBTN Berkelanjutan IV Tahap I 2020 seri C*                                                                   AA+(idn)             AA+(idn)

 BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri A*                                                                  AA+(idn)             AA+(idn)

 BBTN Berkelanjutan IV Tahap II 2022 Seri B                                                                   AAA(idn)             AA+(idn)

 BBTN Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025                                                     id
                                                                                                                    AAA                -

 BBTN Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025                                                            id
                                                                                                                     AA                -

Catatan:
• Rating efek-efek dalam negeri yang diterbitkan outstanding di tahun 2025 menggunakan rating dari Pefindo.
• Rating efek-efek dalam negeri yang outstanding di tahun 2025 menggunakan rating dari Fitch.
• Rating Junior Global Bond Bank BTN (USD) yang lunas di tahun 2025 menggunakan rating dari Moody’s.
* Efek-efek yang lunas (jatuh tempo) di tahun 2025.




                                                                                                                Laporan Tahunan 2025          365
Page 366
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Arti Peringkat Efek

      Lembaga
                          Peringkat                                              Arti Peringkat
     Pemeringkat

 Pefindo                    id
                                 AAA    Peringkat Nasional ‘idAAA merupakan peringkat tertinggi dalam skala nasional PEFINDO.
                                        Peringkat ini mencerminkan kemampuan yang sangat kuat dari emiten atau instrumen
                                        utang untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya dibandingkan dengan
                                        seluruh emiten atau instrumen lain dalam wilayah Republik Indonesia.

                                        Risiko gagal bayar yang melekat dinilai sangat rendah dan berada pada tingkat paling aman
                                        dalam skala pemeringkatan nasional. Tidak terdapat kategori peringkat lain yang berada di
                                        atas peringkat ini.

                                        Peringkat ‘AAA’ menunjukkan bahwa faktor-faktor keuangan, bisnis, dan manajemen emiten
                                        berada pada kondisi paling kuat dan stabil, sehingga memberikan tingkat perlindungan
                                        tertinggi bagi investor dalam konteks domestik. Peringkat ini juga tidak menggunakan
                                        pengubah “+” atau “–”, karena telah mencerminkan posisi tertinggi dalam sistem
                                        pemeringkatan PEFINDO.

 Pefindo                     id
                                  AA    Peringkat Nasional ‘idAA’ mencerminkan kemampuan yang sangat kuat dari emiten atau
                                        instrumen utang untuk memenuhi kewajiban keuangan jangka panjangnya dibandingkan
                                        dengan sebagian besar emiten atau instrumen lain dalam wilayah Republik Indonesia.

                                        Risiko gagal bayar yang melekat dinilai sangat rendah, meskipun sedikit lebih tinggi
                                        dibandingkan dengan peringkat tertinggi (idAAA). Namun demikian, peringkat ini tetap
                                        menunjukkan tingkat keamanan yang sangat tinggi dalam skala pemeringkatan nasional.

                                        Peringkat ‘AA’ menunjukkan bahwa faktor-faktor keuangan, bisnis, dan manajemen emiten
                                        berada pada kondisi sangat kuat dan stabil, dengan kapasitas yang sangat baik untuk
                                        menghadapi perubahan kondisi ekonomi maupun bisnis yang merugikan. Perbedaan
                                        dengan peringkat tertinggi bersifat sangat kecil dan umumnya terkait dengan sensitivitas
                                        yang sedikit lebih tinggi terhadap perubahan lingkungan usaha.

                                        Peringkat ini lebih kecil 2 notch dari peringkat korporasi karena obligasi ini bersipat subordinasi.

 Fitch Ratings             AAA(idn)     Peringkat Nasional ‘AAA(idn)’ merupakan peringkat tertinggi dalam skala nasional Fitch.
 Indonesia                              Peringkat ini mencerminkan ekspektasi risiko gagal bayar yang sangat rendah, dan
                                        menunjukkan bahwa emiten atau obligasi memiliki kualitas kredit paling kuat dibandingkan
                                        dengan seluruh penerbit atau instrumen lain di negara atau serikat moneter yang sama.

                                        Risiko gagal bayar yang melekat sangat kecil dan berada pada tingkat paling aman dalam
                                        skala pemeringkatan nasional. Tidak ada kategori lain yang berada di atas peringkat ini.

                                        Berbeda dengan kategori peringkat lainnya, peringkat ‘AAA(idn)’ tidak menggunakan
                                        pengubah “+” atau “–”, karena peringkat ini sudah menggambarkan posisi tertinggi dalam
                                        kelas pemeringkatan Fitch.

 Moodys                      Ba3        Emiten dengan peringkat Ba memiliki kekuatan finansial intrinsic spekulatif, atau mandiri, dan
                                        tunduk pada risiko kredit yang substansial apabila tidak ada kemungkinan dukungan dari
                                        afiliasi atau Pemerintah.




Kolektibilitas Piutang

Tingkat kolektibilitas piutang bank dapat dilihat dari nilai rasio Non Performing Loan (NPL). Rasio NPL menjadi tolak
ukur untuk melihat seberapa besar kredit yang bermasalah atau macet dari seluruh kredit yang diberikan bank
kepada nasabah. Semakin kecil nilai NPL, maka performance Perseroan dalam kolektibilitas piutang semakin baik
dan menunjukkan kualitas kredit yang baik.

Tabel Kolektibilitas
                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                             2025                                               2024
                 Uraian
                                          Tanpa Segmen            Dengan Segmen              Tanpa Segmen            Dengan Segmen
                                             Syariah                 Syariah                    Syariah                 Syariah

 Jumlah Kredit/Pembiayaan
                                             345.702.924               54.873.163                 314.080.105             43.892.827
 yang Diberikan

 Performing Loan (PL)                        334.760.539              53.458.241                304.022.694               42.632.236




366        Laporan Tahunan 2025
Page 367
                                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                               2025                                                       2024
              Uraian
                                           Tanpa Segmen              Dengan Segmen                 Tanpa Segmen                 Dengan Segmen
                                              Syariah                   Syariah                       Syariah                      Syariah

Lancar                                          300.755.197               49.918.935                  273.060.967                  39.536.826

Dalam Perhatian Khusus                          34.005.342                 3.539.306                    30.961.727                   3.095.410

Non Performing Loan (NPL)                       10.942.385                   1.414.922                   10.057.411                  1.260.591

Kurang Lancar                                      334.251                    280.091                        605.276                  266.796

Diragukan                                          650.189                    218.665                    1.748.284                     191.485

Macet                                            9.957.945                    916.166                        7.703.851                 802.310

PL                                                  96,83%                     97,42%                         96,80%                    97,13%

NPL Gross                                             3,17%                     2,58%                           3,20%                    2,87%

NPL Net                                              1,85%                      0,70%                            1,91%                    1,71%



NPL Gross dengan Segmen Syariah tahun 2025 adalah sebesar 3,17%, menurun dibandingkan dengan tahun 2024
yang sebesar 3,20%. Kondisi tersebut disebabkan sebagian besar kredit pembiayaan telah jatuh tempo dan terdapat
pelunasan.

Tabel Hapus Buku Kredit Macet							
                                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                       2025                                                              2024
          Uraian
                                     Jumlah              Nilai Hapus Buku                         Jumlah               Nilai Hapus Buku
                                     Debitur           (dalam jutaan Rupiah)                      Debitur            (dalam jutaan Rupiah)

Konvensional                           12.916                    3.253.317                          16.761                       3.200.092

Syariah                                 3.149                     507.579                            2.102                         281.309

Jumlah                                16.065                    3.760.896                          18.863                        3.481.401




               Beberapa aktivitas atau program yang dapat mendorong peningkatan kinerja
                                kolektibilitas 2 pada tahun 2026 antara lain


            Restrukturisasi Kredit                                                                                 Implementasi Monoline &
     01     Skema Baru                              02        Early Asset Sales Program                03          Coll System Baru
            Implementasi skema baru                           Program penjualan aset                               Implementasi monoline and
            restrukturisasi                                   bermasalah PL fokus pada debitur                     collection management system
            Penjadwalan Ulang Angsuran                        restruik berulang 6 penyerahan                       baru bertahap (hybrid)
            Barjenjang (PUAS)




            Implementasi QRIS pada
     04     App Smartcoll                           05        Skema Insentif & OPD Baru                06          Implementasi Late Charges

            Program reward untuk debitur                      Skema insentif berdasarkan                           Implementasi pengenaan denda
            khusus yang membayar angsuran                     amount collect and rollbock/stay,                    keterlambatan bayar angsuran
            sebelum jatuh tempo                               OPD by KM used




            Program Pengembangan                              Penggunaan EDC/App                                   Implementasi Monoline &
     07     HC Collection                           08        Pembayaran Angsuran                      09          Coll System Baru
            Peningkatan SDM Collection                        Penggunaan EDC/App kolektor                          Penggunaan tools Al untuk
            melalui rekruitmen, capacity,                     sebagai tools penerimaan                             pengecekan hasil inputan hasil
            capability and tolent-coreer path                 angsuran                                             telepon dan visit




                                                                                                                   Laporan Tahunan 2025             367
Page 368
04        Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                       Aktivitas atau program yang dapat mendorong peningkatan kinerja
                   NPL (Non-Performing Loan) dan pasif tahun 2026 antara lain sebagai berikut:


              Apraisal Internal Untuk
     01       Lelang                                 02    Revamp Rumah Murah BTN              03    Pengembangan iColl for RAS

              Appraisal Internal untuk                     Redesign dan Pengembangan                 Pengembangan aplikasi
              percepatan lelang aset                       fitur portal Rumah Murah BTN              iColl untuk RAS sebagai tools
              bermasalah                                                                             monitoring aset




              Host-to-Host dengan                                                                    Pengembangan iLoan
     04       Asuradur Kredit                        05    Review Ketentuan Cessie             06    Restruk
              Integrasi host-to-host                       Review ketentuan Cessie                   Pengembangan aplikasi iLoan
              dengan Asuradur Kredit untuk                                                           restruk untuk penambahan
              memudahkan klaim asuransi                                                              skema dan fitur baru




              Pengembangan Sistem
     07       Buyback Asset
              Pengembangan system untuk
              monitoring portofolio aset debitur
              yang dilakukan buyback




Rasio Keuangan Lain (Entitas Induk)

Untuk mengukur profitabilitas dan efisiensi kinerja Perseroan, rasio-rasio keuangan yang digunakan oleh perbankan
adalah Laba sebelum pajak terhadap Aset atau Return On Assets (ROA), Laba setelah pajak terhadap Ekuitas atau
Return On Equity (ROE), Marjin Bunga Bersih atau Net Interest Margin (NIM), dan rasio Beban Operasional terhadap
Pendapatan Operasional (BOPO).

Tabel Rasio Keuangan Lain
                                                                                                                  (entitas induk, dalam %)


                                                                                                                       Kenaikan/
                                         Uraian                                       2025          2024
                                                                                                                       Penurunan

 Return On Assets (ROA)                                                               0,89%          0,83%                  7,23%

 Return On Equity (ROE)                                                               11,57%        10,76%                  7,53%

 Net Interest Margin (NIM)                                                            4,20%         2,86%                 46,85%

 Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO)                            89,04%         88,70%                  0,38%




Pada tahun 2025, nilai ROA, ROE, dan NIM masing-masing adalah 0,89%, 11,57% dan 4,20% menunjukkan terdapat
kenaikan apabila dibandingkan tahun 2024. Hal tersebut terutama disebabkan oleh penurunan persentase cost of
fund atau beban bunga dana pihak ketiga Perseroan sebagai hasil dari rekomposisi dana. Nilai BOPO tahun 2025
dapat dijaga pada posisi 89,04% meningkat dari tahun 2024 sebesar 88,70%. Peningkatan BOPO seiring dengan
peningkatan beban operasional namun peningkatannya masih dijaga sebesar 0,38%.




368         Laporan Tahunan 2025
Page 369
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Suku Bunga Dana

Informasi suku bunga produk deposito, tabungan, dan giro Bank per 31 Desember tahun 2025 adalah sebagai berikut:

Tabel Suku Bunga Tabungan Rupiah

                   Jenis Produk                                 Strata Saldo                  Suku Bunga

Tabungan Investa                                Sampai dengan Rp10 juta                            0,00%

                                                > Rp10 juta - Rp100 juta                           0,50%

                                                > Rp100 juta - Rp500 juta                          2,00%

                                                > Rp500 juta – Rp1 miliar                          2,25%

                                                > Rp1 miliar – Rp10 miliar                         2,64%

                                                > Rp10 miliar – Rp50 miliar                        3,48%

                                                > Rp50 miliar                                      3,75%


Tabungan Investa Plus                           ≥ Rp50 juta - Rp500 juta                           2,15%

                                                > Rp500 juta - Rp1 miliar                          2,25%

                                                > Rp1 miliar - Rp5 miliar                          2,75%

                                                > Rp5 miliar                                       3,00%


Tabungan BTN Batara                             < Rp1 juta                                         0,00%

                                                Rp1 juta - < Rp50 juta                             0,05%

                                                Rp50 juta - < Rp500 juta                           0,10%

                                                Rp500 juta - Rp1 miliar                            0,25%

                                                > Rp1 miliar                                       0,50%


Tabungan BTN Bisnis                             < Rp1 juta                                         0,00%

                                                ≥ Rp1 juta - < Rp50 juta                           0,25%

                                                ≥ Rp50 juta - < Rp500 juta                         0,50%

                                                ≥ Rp500 juta - < Rp1 miliar                        1,00%

                                                ≥ Rp1 miliar                                       1,25%


Tabungan BTN Junior                             ≤ Rp50 ribu                                        0,00%

                                                > Rp50 ribu                                        0,50%


TabunganKu                                      ≤ Rp500 ribu                                       0,00%

                                                > Rp500 ribu - Rp1 juta                            0,10%

                                                > Rp1 juta                                         0,25%




                                                                                     Laporan Tahunan 2025         369
Page 370
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                      Jenis Produk                                      Strata Saldo                         Suku Bunga

 Tabungan SiMuda RumahKu                                 ≤ Rp1 juta - Rp10 juta                                 1,00%

                                                         > Rp10 juta - Rp25 juta                                1,15%

                                                         > Rp25 juta - Rp50 juta                                1,25%

                                                         > Rp50 juta - Rp100 juta                               1,35%

                                                         > Rp100 juta - Rp250 juta                              1,50%

                                                         > Rp250 juta                                          2,00%


 Tabungan BTN Siap!                                      < Rp1 juta - Rp10 juta                                 1,00%

                                                         > Rp10 juta - Rp25 juta                                1,15%

                                                         > Rp25 juta - Rp50 juta                                1,25%

                                                         > Rp50 juta - Rp100 juta                               1,35%

                                                         > Rp100 juta - Rp250 juta                              1,50%

                                                         > Rp250 juta                                          2,00%


 Tabungan BTN e’BataraPos                                < Rp1 juta                                            0,00%

                                                         ≥ Rp1 juta - Rp50 juta                                0,05%

                                                         Rp50 juta - < 500 juta                                 0,10%

                                                         > Rp500 juta - Rp1 miliar                             0,25%

                                                         > Rp1 miliar                                          0,50%


 Tabanas Batara Kantor Pos                               Seluruh strata                                        0,00%


Tabel Suku Bunga Giro Rupiah

                      Jenis Produk                                      Strata Saldo                         Suku Bunga

 Giro Rupiah                                             ≤ Rp10 juta                                           0,00%

                                                         > Rp10 juta - Rp100 juta                              0,25%

                                                         > Rp100 juta - Rp500 juta                             0,75%

                                                         > Rp500 juta                                           1,00%



Tabel Suku Bunga Deposito Rupiah

                                                                                     Jangka Waktu (bulan)
     Jenis Produk                    Strata Saldo
                                                                1          2          3       4       6          12        24

 Deposito BTN           < Rp5 juta                           0,00%        0,00%      0,00%   0,00%   0,00%      0,00%     0,00%
 Rupiah
                        ≥Rp5 juta - < Rp10 juta               1,00%       1,00%      1,00%   1,00%   1,00%      1,00%     1,00%

                        ≥Rp10 juta - < Rp100 juta            2,25%        2,25%      2,50%   2,50%   2,50%      2,50%     2,50%

                        ≥ Rp100 juta - < Rp500 juta          2,25%        2,25%      2,50%   2,50%   2,50%      2,50%     2,50%

                        Rp500 juta - Rp2 miliar              2,25%        2,25%      2,75%   2,75%   2,75%      2,75%     2,75%

                        > Rp2 miliar                         2,25%        2,25%      2,75%   2,75%   3,00%      3,00%     3,00%




370       Laporan Tahunan 2025
Page 371
                                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Tabel Suku Bunga e-Deposito Rupiah

                                                                                     Jangka Waktu (bulan)
  Jenis Produk                   Strata Saldo
                                                                     1      2             3         4               6           12          24

e-Deposito BTN        Rp1 juta - < Rp5 juta                       1,00%    1,00%         1,00%     1,00%           1,00%    1,00%          1,00%
Rupiah
                      Rp5 juta - < Rp100 juta                     2,60%    2,75%     3,00%        3,00%        3,00%        3,00%          3,00%

                      Rp100 juta - < Rp500 juta                   2,65%   2,75%      3,25%         3,25%       3,25%        3,25%          3,25%

                      Rp500 juta - < Rp2 miliar                   3,50%   3,50%      3,50%        3,50%        3,50%        3,40%          3,40%

                      Rp2 miliar - < Rp5 miliar                   3,75%   3,75%          3,75%     3,75%       3,75%        3,40%          3,40%

                      Rp5 miliar - < Rp10 miliar                  3,75%   3,75%          3,75%     3,75%       3,75%        3,50%          3,50%

                      ≥ Rp10 miliar                               3,75%   3,75%          3,75%     3,75%       3,75%        3,60%          3,60%



Tabel Suku Bunga Tabungan Valas

                                         USD                                       SGD              AUD / CNY                        JPY

                                                    Suku Bunga
  Jenis
 Produk                                                                   Strata      Suku        Strata       Suku        Strata       Suku
                     Strata Saldo
                                                Offline        Online     Saldo      Bunga        Saldo       Bunga        Saldo       Bunga
                                               (via KC)      (via Balé)

Tabungan       < USD1.000                        0,00%           0,00%
BTN Felas
               USD1.000 - < USD10.000             0,15%          0,15%
                                                                             All                     All                       All
                                                                                         0,10%                 0,05%                       0,00%
                                                                          tiering                 tiering                   tiering
               USD10.000 - < USD100.000          0,35%           0,35%

               ≥ USD100.000                      0,50%           0,50%



Tabel Suku Bunga Deposito Valas (USD)

                                                                                                         Jangka Waktu (bulan)
               Jenis Produk                                      Strata Saldo
                                                                                                     1              3           6           12

Deposito BTN USD                                Seluruh strata                                                          4,00%


Tabel Suku Bunga Deposito Valas (SGD)

                                                                                               Jangka Waktu (bulan)
        Jenis Produk                            Strata Saldo
                                                                             1            3         4               6           12          24

Deposito BTN SGD                      Seluruh strata                                                       0,10%


Tabel Suku Bunga Deposito Valas (AUD, CNY)

                                                                                                  Jangka Waktu (bulan)
            Jenis Produk                                  Strata Saldo
                                                                                           1        3               6           12          24

Deposito AUD/CNY                           Seluruh strata                                                          0,10%

Deposito JPY                               Seluruh strata                                                      0,00%




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025                 371
Page 372
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Suku Bunga e-Deposito Valas (USD)

                                                                                                      Jangka Waktu (bulan)
                 Jenis Produk                                   Strata Saldo
                                                                                                1          3            6       12

 e-Deposito BTN USD                            Seluruh strata                                                   4,00%



Tabel Suku Bunga Giro Valas (USD, EURO)

                 Jenis Produk                                Strata Saldo                                Suku Bunga

 Giro BTN USD                                 Sampai dengan USD100.000                                         0,00%

                                              > USD100.000                                                     0,10%

 Giro BTN Euro                                Seluruh strata                                                   0,00%




Suku Bunga Dasar Kredit

Perseroan secara berkala memperbaharui Suku                               memperhitungkan komponen estimasi premi risiko
Bunga Dasar Kredit (SBDK) atau Prime Lending Rate                         yang besarnya tergantung dari penilaian Perseroan
sesuai dengan pergerakan suku bunga acuan yang                            terhadap risiko masing-masing debitur atau kelompok
ditetapkan Bank Indonesia. SBDK digunakan sebagai                         debitur. Dengan demikian, besarnya suku bunga kredit
dasar penetapan suku bunga kredit yang akan                               dikenakan kepada debitur belum tentu sama dengan
dikenakan oleh Bank kepada nasabah. SBDK belum                            SBDK.

Tabel Suku Bunga Dasar Kredit

                                                                SBDK Berdasarkan Segmen Bisnis

           Uraian                   Kredit Non UMKM                           Kredit UMKM
                                                                                                                            Non KPR/
                                                                                                           KPR/KPA
                                                                                                                              KPA
                                 Korporasi         Ritel        Menengah          Kecil       Mikro

 Suku Bunga Dasar Kredit
                                    8,76%          8,90%           9,90%         10,48%       13,75%           8,04%         10,80%
 (SBDK) Tahun 2025

 Suku Bunga Dasar Kredit
                                    8,76%          9,25%           10,17%         11,00%      14,03%           8,04%         11,80%
 (SBDK) Tahun 2024

 Suku Bunga Dasar Kredit
                                    8,05%          8,30%            n/a            n/a          n/a            7,30%         8,80%
 (SBDK) Tahun 2023

 Suku Bunga Dasar Kredit
                                    8,00%          8,25%            n/a            n/a          n/a            7,25%         8,75%
 (SBDK) Tahun 2022

 Suku Bunga Dasar Kredit
                                    8,00%          8,25%            n/a            n/a          n/a            7,25%         8,75%
 (SBDK) Tahun 2021




Analisis Kualitas Aset Produktif

Penilaian atau penyediaan aset produktif ditujukan                        portofolio seperti kredit dan pembiayaan syariah,
untuk penyediaan dana dalam rangka memperoleh                             secara agregat posisi lancar mengalami penyesuaian
penghasilan, baik dalam bentuk kredit, surat berharga,                    seiring dengan dinamika komposisi surat berharga
penempatan dana antarbank, repo/reverse repo,                             dan penempatan antarbank. Di sisi lain, total kredit
maupun bentuk penyediaan dana lainnya yang                                dan pembiayaan yang diberikan pada tahun 2025
dipersamakan dengan itu. Berdasarkan data kualitas                        mencapai Rp404,80 triliun dengan komposisi lancar
aset, posisi aset produktif pada kategori Lancar (L)                      sebesar Rp326,65 triliun. Pergeseran antar kategori
tahun 2025 tercatat sebesar Rp417,45 triliun, relatif stabil              kolektibilitas tetap terkendali, dan pencadangan (CKPN)
dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp423,20 triliun.                         diperkuat untuk menjaga kualitas aset.
Meskipun terdapat pertumbuhan pada beberapa




372     Laporan Tahunan 2025
Page 373
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Secara keseluruhan, Perseroan tetap menjaga kualitas aset produktif dengan proporsi mayoritas berada dalam
kategori lancar serta didukung oleh penguatan cadangan kerugian penurunan nilai. Hal ini menunjukkan bahwa
manajemen risiko kredit dan pengelolaan portofolio aset produktif dilakukan secara prudent dan terukur.

Tabel Kualitas Aset Produktif
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                           2025

                                                  Dalam
            Uraian
                                                 Perhatian      Kurang        Diragukan
                                  Lancar (L)                                                      Macet (M)            Jumlah
                                                  Khusus      Lancar (KL)         (D)
                                                   (DPK)

Penempatan Pada Bank Lain           2.513.736            -            -                  -              2.043            2.515.779

Tagihan Spot dan Derivatif/
                                            -            -            -                  -                   -                    -
Forward

Surat Berharga Yang Dimiliki       53.229.660       32.929       2.869              4.543              50.576          53.320.577

Surat Berharga Yang Dijual
Dengan Janji Dibeli Kembali           413.096            -            -                  -                   -             413.096
(Repo)

Tagihan atas Surat Berharga
Yang Dibeli Dengan Janji Dijual     1.683.840            -            -                  -                   -          1.683.840
Kembali (Reverse Repo)

Tagihan Akseptasi                     574.901            -            -                  -                   -             574.901

Kredit Yang Diberikan dan
                                  326.645.842    60.281.511    526.398            877.723          16.468.813        404.800.287
Pembiayaan Yang Diberikan

Penyertaan Modal                     7.188.001           -            -                  -                   -           7.188.001

Tagihan Lainnya                             -            -            -                  -                   -                    -

Komitmen dan Kontinjensi           24.791.084      522.296            -            10.000              111.774         25.435.154

Agunan Yang Diambil Alih                    -            -            -                  -                   -                    -


                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                           2024

                                                  Dalam
            Uraian
                                                 Perhatian      Kurang        Diragukan
                                  Lancar (L)                                                      Macet (M)            Jumlah
                                                  Khusus      Lancar (KL)         (D)
                                                   (DPK)

Penempatan Pada Bank Lain          5.950.058             -            -                  -              1.749            5.951.807

Tagihan Spot dan Derivatif/
                                     102.843             -            -                  -                  -             102.843
Forward

Surat Berharga Yang Dimiliki       57.236.892       42.859        4.360              5.369             50.159          57.339.639

Surat Berharga Yang Dijual
Dengan Janji Dibeli Kembali        3.499.300             -            -                  -                  -           3.499.300
(Repo)

Tagihan atas Surat Berharga
Yang Dibeli Dengan Janji Dijual       175.625            -            -                  -                  -              175.625
Kembali (Reverse Repo)

Tagihan Akseptasi                    941.898             -            -                  -                  -             941.898

Kredit Yang Diberikan dan
                                  337.762.062    56.900.216    1.386.639          3.214.999        14.022.051         413.285.967
Pembiayaan Yang Diberikan

Penyertaan Modal                            -            -            -                  -                  -                    -




                                                                                                Laporan Tahunan 2025            373
Page 374
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                 2024

                                                        Dalam
             Uraian
                                                       Perhatian      Kurang        Diragukan
                                       Lancar (L)                                                    Macet (M)          Jumlah
                                                        Khusus      Lancar (KL)         (D)
                                                         (DPK)

 Tagihan Lainnya                                  -            -             -                   -           -                       -

 Komitmen dan Kontinjensi               18.533.250       269.983        6.293              10.565      182.854          19.002.945

 Agunan Yang Diambil Alih                         -            -             -                   -           -                       -




Tabel Cadangan Kerugian Penurunan Nilai dan Penyisihan Penilaian Kualitas Aset
                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                          2025
                     Pos-Pos
                                                        Stage 1      Stage 2            Stage 3       Umum              Khusus

 Penempatan Pada Bank Lain                                     4             -              2.043        25.137             2.043

 Tagihan Spot dan Derivatif/Forward                            -             -                   -           -                   -

 Surat Berharga Yang Dimiliki                                 52             -                   -       62.516            54.925

 Surat Berharga Yang Dijual Dengan Janji Dibeli
                                                               -             -                   -       3.282                   -
 Kembali (Repo)

 Tagihan Atas Surat Berharga Yang Dibeli Dengan
                                                               -             -                   -       16.830                  -
 Janji Dijual Kembali (Reverse Repo)

 Tagihan akseptasi                                           124             -                   -        5.732                  -

 Kredit Yang Diberikan Dan Pembiayaan Yang
                                                        1.604.155     4.387.132         7.968.270     2.847.340        4.803.646
 Diberikan

 Penyertaan Modal                                              -             -                   -       72.661                  -

 Tagihan Lainnya                                               -             -                   -           -                   -

 Komitmen dan Kontinjensi                                    431             7                   -       61.753             111.774


                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                          2024
                     Pos-Pos
                                                        Stage 1      Stage 2            Stage 3       Umum              Khusus

 Penempatan Pada Bank Lain                                  822              -              1.749       59.501               1.749

 Tagihan Spot dan Derivatif/Forward                            -            -                    -       1.028                   -

 Surat Berharga Yang Dimiliki                               787              -                   -      63.607             55.591

 Surat Berharga Yang Dijual Dengan Janji Dibeli
                                                               -             -                   -           -                   -
 Kembali (Repo)

 Tagihan Atas Surat Berharga Yang Dibeli Dengan
                                                               -             -                   -       1.756                   -
 Janji Dijual Kembali (Reverse Repo)

 Tagihan akseptasi                                         1.987             -                   -       9.419                   -

 Kredit Yang Diberikan Dan Pembiayaan Yang
                                                       2.965.797     3.564.534          6.526.856    3.073.878          9.135.653
 Diberikan

 Penyertaan Modal                                              -             -                   -           -                   -

 Tagihan Lainnya                                               -             -                   -           -                   -

 Komitmen dan Kontinjensi                                 3.385              -                   -      57.249             13.500




374     Laporan Tahunan 2025
Page 375
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Akselerasi Pertumbuhan                                      Pada tahun 2025, jumlah merchant QRIS BTN meningkat
Fee Based Income                                            pesat menjadi 250.371 merchant QRIS atau meningkat
                                                            100% yoy dengan jumlah saldo merchant mencapai
Untuk meningkatkan profitabilitas, Rencana Bisnis           Rp3,29 triliun. Selain itu, Perseroan juga melakukan
Perseroan difokuskan untuk meningkatkan Pendapatan          ekspansi aplikasi dan portal balé Properti sebagai
Operasional Lainnya (POL) yang sebagian besar               ekosistem perumahan digital.
bersumber dari fee based income, terutama pada
sumber-sumber baru yang berbasis transaksi dan              Pada tahun 2025, portal dan aplikasi balé Properti
layanan. Untuk mencapai target tersebut, inisiatif          memiliki 986 ribu anggota (member), 19.990
strategis yang dilakukan pada jangka pendek dan             pengembang (developer), dan 1 juta stok rumah
menengah adalah sebagai berikut:                            yang siap menjadi KPR. Perseroan melakukan inovasi
1. Meningkatkan fee dari transaksi treasury dan forex.      teknologi salah satunya adalah dengan BTN Open API
2. Meningkatkan fee based income dari bisnis kredit         and Sandbox. Sampai dengan akhir tahun 2025, jumlah
    (sindikasi, kick-back asuransi, dan administrasi        mitra yang sudah terintegrasi BTN Open API mencapai
    kredit di luar KPR Subsidi).                            35 mitra dengan total hit pada tahun 2025 sebesar
3. Peningkatan perolehan fee based income dari              4.975.384 hit.
    transaksi digital dan wholesale Banking dengan
    cara:
    a. Percepatan implementasi fitur online acquiring.      Struktur Permodalan Bank
    b. Percepatan implementasi Quick Response Code
        Indonesian Standart (QRIS) Boarder dan QRIS         Kebijakan Manajemen atas Struktur
        Customer Presented Mode.                            Modal dan Dasar Penentuan Kebijakan
    c. Mengembangkan           Visa    Paywave   untuk
        meningkatkan transaksi dan fee based nasabah        Rencana Permodalan yang disusun Perseroan
        ritel.                                              mengacu kepada kajian perkembangan ekonomi
4. Mengembangkan fee based dari sumber-sumber               terkini, di samping berdasarkan kepada penelaahan
    baru melalui:                                           dan penilaian atas kebutuhan kecukupan permodalan
    a. Pengembangan              e-Guarantee     untuk      yang dipersyaratkan. Dalam penyusunan kebijakan dan
        meningkatkan fee based pada segmen                  strategi Manajemen Risiko, Direksi telah menetapkan Risk
        Wholesale Banking.                                  Appetite Statement (RAS) dan limit risiko lainnya. RAS
    b. Meningkatkan fee based dari layanan priority         dikaji ulang setiap tahun atau sewaktu-waktu dengan
        Banking melalui pengembangan produk, di             memperhatikan perubahan rencana dan tujuan bisnis
        antaranya Surat Berharga Nasional (SBN),            Perseroan serta perubahan kondisi lingkungan bisnis.
        produk asuransi, dan reksa dana.                    Selain itu, Direksi bersama Dewan Komisaris melakukan
    c. Meningkatkan fee yang bersumber dari Bank            peninjauan setiap tahun untuk memastikan bahwa
        Garansi (BG), Surat Kredit Berdokumen Dalam         struktur modal dan likuiditas Perseroan tetap sejalan
        Negeri (SKBDN), Supply Chain Financing (SCF),       dengan tujuan strategis dan risk appetite Perseroan.
        dan Cash Management System (CMS) pada
        segmen korporasi dan wholesale.                     Tujuan dari kebijakan manajemen atas permodalan
                                                            adalah untuk memastikan permodalan yang dimiliki
                                                            Perseroan kuat dan mampu menciptakan struktur
Pertumbuhan Volume Transaksi                                permodalan yang kuat untuk mendukung strategi
Digital                                                     pengembangan ekspansi usaha sekarang dan
                                                            mempertahankan kelangsungan pengembangan di
Untuk mengembangkan sumber pertumbuhan baru,                masa mendatang. Di samping itu, penetapan kebijakan
Perseroan melakukan percepatan pengembangan                 permodalan ditujukan untuk pemenuhan ketentuan
layanan digital terutama yang menyasar transaksi            kecukupan permodalan yang ditetapkan oleh regulator
ritel melalui program akuisisi dan utilisasi balé by BTN.   serta memastikan agar struktur permodalan Perseroan
Dengan berbagai program yang dijalankan, jumlah             telah efisien.
transaksi digital banking meningkat pesat yaitu menjadi
2,36 miliar transaksi, atau naik 77% yoy. Sejalan dengan    Sesuai POJK No. 11/POJK.03/2016 sebagaimana diubah
peningkatan jumlah transaksi, volume transaksi layanan      dengan POJK RI Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perubahan
digital juga naik menjadi Rp176 triliun, atau tumbuh        Kedua Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
12% yoy. Dalam rangka mendukung pengembangan                No.11/POJK.03/2016 Tentang Kewajiban Penyediaan
transaksi digital, Perseroan telah melakukan berbagai       Modal Minimum Bank Umum, modal Perseroan terdiri
inovasi digital di antaranya rebranding Super App balé      dari:
by BTN dan menggencarkan akuisisi merchant BTN.




                                                                                       Laporan Tahunan 2025          375
Page 376
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




1.   Modal Inti, yang terdiri dari Modal Inti Utama                  2. Modal Pelengkap (Maksimum 100% dari Modal
     (Common Equity Tier - CET 1) dan Modal Inti                        Inti) yang terdiri dari cadangan umum PPA atas
     Tambahan (Additional Tier 1). Modal inti utama                     aset produktif yang wajib dihitung dengan jumlah
     mencakup modal disetor dan cadangan tambahan                       maksimum 1,25% dari ATMR Risiko Kredit dan
     modal (disclose reserve). Cadangan tambahan                        Cadangan Tujuan.
     modal terdiri atas faktor penambah (agio, cadangan
     umum, laba tahun lalu, laba tahun berjalan, dan                 Jumlah modal inti (Tier I) Perseroan secara konsolidasi
     opsi saham) dan faktor pengurang (kerugian                      (BTN dan BSN) di tahun 2025 adalah sebesar Rp39,56
     komprehensif lainnya dari transaksi aset keuangan               triliun, lebih tinggi dibandingkan tahun 2024 sebesar
     yang diklasifikasikan dalam kelompok tersedia                   Rp29,83 triliun. Sedangkan jumlah modal pelengkap
     untuk dijual, selisih kurang Penyisihan Penghapusan             (Tier II) Perseroan di tahun 2024 sebesar Rp4,27 triliun
     Aset (PPA) atas aset produktif dengan cadangan                  lebih tinggi dibandingkan modal pelengkap tahun 2024
     kerugian penurunan nilai, dan PPA non produktif).               sebesar Rp2,43 triliun hal ini karena terdapat tambahan
                                                                     dari Surat berharga Subordinasi.


Rincian Struktur Modal

Perseroan memiliki kemampuan permodalan yang kuat untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Berikut adalah rincian
struktur permodalan Perseroan.

Tabel Rincian Struktur Modal
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                 2025                            2024
                                Uraian
                                                                     Individual       Konsolidasi     Individual      Konsolidasi

 I. MODAL INTI (TIER 1)                                                28.900.137       35.289.620      29.834.471       29.834.471

        1. Modal Inti Utama (Common Equity Tier - CET 1)               26.900.137       33.289.620      29.834.471       29.834.471

              1.1 Modal Disetor (Setelah dikurangi Saham Treasury)       7.017.222        7.017.222       7.017.222        7.017.222

              1.2 Cadangan Tambahan Modal                              29.004.679       28.849.042      25.103.287       25.103.287

              1.3 Kepentingan Non Pengendali yang dapat
                                                                                 -               -               -                -
              diperhitungkan

              1.4 Faktor Pengurang Modal Inti Utama                     (9.121.764)     (2.576.644)    (2.286.038)      (2.286.038)

        2. Modal Inti Tambahan (Additional Tier - AT 1)                 2.000.000        2.000.000               -                -

              2.1 Instrumen yang memenuhi persyaratan AT-1              2.000.000        2.000.000               -                -

              2.2 Agio/Disagio                                                   -                               -                -

              2.3 Faktor Pengurang Modal Inti Tambahan                           -                               -                -

 II. Modal Pelengkap (Tier 2)                                           4.082.270        4.276.886      2.438.559        2.438.559

        1. Instrumen modal dalam bentuk saham atau lainnya
                                                                         2.216.667        2.216.667       549.605          549.605
        yang memenuhi persyaratan Tier 2

        2. Agio/Disagio                                                          -               -               -                -

        3. Cadangan umum PPA aset produktif yang wajib
                                                                        1.865.603         2.060.219      1.888.954        1.888.954
        dibentuk (paling tinggi 1,25% ATMR Risiko Kredit)

        4. Faktor Pengurang Modal Pelengkap                                      -               -               -                -

 Jumlah Modal                                                          32.982.407       39.566.506     32.273.030       32.273.030

 Aset Tertimbang Menurut Risiko

        ATMR untuk risiko kredit                                      148.080.382      163.844.282     149.287.750      149.287.750

        ATMR untuk risiko pasar                                         4.900.688        4.900.688       6.101.634         6.101.634

        ATMR untuk risiko operasional                                  20.388.527       20.388.527      19.055.594       19.055.594

 Jumlah ATMR                                                           173.369.597      189.133.497   174.444.978       174.444.978




376      Laporan Tahunan 2025
Page 377
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                             2025                             2024
                             Uraian
                                                                  Individual      Konsolidasi     Individual        Konsolidasi

Rasio KPMM sesuai Profil Risiko                                          9,25%          9,25%             9,25%             9,25%

      Rasio CET 1                                                       15.52%          17.60%            17.10%            17.10%

      Rasio Tier 1                                                      16,67%         18,66%             17.10%            17.10%

      Rasio Tier 2                                                       2,35%          2,26%             1.40%              1.40%

      Rasio KPMM                                                        19,02%         20,92%            18,50%             18,50%




Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal

Pada tahun 2025 dan 2024, Perseroan melakukan ikatan material dengan pihak terkait dalam rangka investasi barang
modal. Beberapa ikatan material dengan nilai signifikan disajikan dalam tabel berikut:

Tabel Ikatan Material Investasi Barang Modal

      Nama Pihak yang                                                                                        Nilai Ikatan
                                                            Jenis Ikatan
      Melakukan Ikatan                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)

                                                           2025

PT Usaha Gedung Mandiri           Jasa Kontraktor Renovasi KC Tangerang                                             7.395

                                  Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN KC
PT Binayasa Putrabatara                                                                                            40.700
                                  Pondok Indah

PT Binayasa Putrabatara           Jasa Kontraktor Renovasi Ruang Kerja TRSD Lantai 25 Menara 2 BTN                 10.495

                                  Jasa Kontraktor Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Gedung KC
PT Neocelindo Intibeton                                                                                             9.198
                                  Cibubur

                                  Pekerjaan Lanjutan Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan
PT Neocelindo Intibeton                                                                                             9.050
                                  Relayout Seluruh Lantai Gedung KC Bekasi

                                  Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCP Way Halim-KC Bandar
PT Binayasa Putrabatara                                                                                             5.100
                                  Lampung

PT Mitra Niaga Madani             Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Records Center Medan                           9.919

PT Mitra Niaga Madani             Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Tanah Abang                                6.150

                                  Pengadaan Roll O Pack Gedung Records Center BTN Ecopark
PT Soludia                                                                                                         43.624
                                  Gandul

PT Usaha Gedung Mandiri           Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Jambi                                       9.395

PT Binayasa Putrabatara           Renovasi Ruang Kerja Bank Umum Syariah (BUS) di Menara BTN                       13.975

PT Gunnebo Indonesia
                                  Pengadaan Roll O Pack Peruntukan Records Center Medan                             8.691
Distribution

                                  Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Relayout Ruang Kerja BUS-
PT Binayasa Putrabatara                                                                                             9.300
                                  Tanah Abang

                                  Pekerjaan Lanjutan Pembangunan Learning Center di Lahan
PT Binayasa Putrabatara                                                                                            33.500
                                  Ciburial, Dago Pakar, Bandung (Tahap 1)

                                  Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Direksi Lantai 22
PT Neocelindo Intibeton                                                                                            10.380
                                  Menara BTN

PT Pawit Jaya Utama               Jasa Kontraktor Pekerjaan Relayout Menara BTN Lantai 7-FAD                        5.300

PT Pembangunan Perumahan          Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Fasilitas Olahraga serta
                                                                                                                   16.300
(Persero) Tbk                     Foodcourt Kawasan BTN Eco Park Gandul

PT Binayasa Putrabatara           Jasa Kontraktor Pergantian Chiller Menara BTN                                    35.600

PT Multipolar Technology Tbk.     Modernisasi Server Core Banking dan Perangkat Pendukung                      206.607




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025         377
Page 378
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




       Nama Pihak yang                                                                                      Nilai Ikatan
                                                               Jenis Ikatan
       Melakukan Ikatan                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)

 PT Logistik Teknologi Indonesia      Solusi Network Detection dan Response                                    11.850

 PT NTT Indonesia Technology          Solusi Privillege Access Management utk Perangkat IT                     12.890

 PT Neptus Teknologi                  Renewal Upgrade Maintenance MSDAP                                        31.322

 PT NTT Indonesia Technology          Replacement Swicth Outlet Bank BTN                                       17.695

                                                               2024

                                      Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Jakarta Kuningan dan
 PT Binayasa Putrabatara                                                                                       18.000
                                      Kantor Wilayah Jakarta II di Menara 2 BTN.

                                      Jasa Kontraktor Renovasi Banking Hall Konvensional, Private
 PT Binayasa Putrabatara              Banking, Ruang SDB, dan Ruang Dokumen Pokok Peruntukan KC               22.700
                                      Jakarta Kuningan di Menara 2 BTN.

                                      Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC
 PT Binayasa Putrabatara                                                                                      42.300
                                      Pematangsiantar.

                                      Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Learning Center di Lahan
 PT Brantas Abipraya                                                                                         100.500
                                      Ciburial, Dago Pakar, Bandung (Tahap 1).

 PT Brantas Abipraya                  Jasa Kontraktor Pembangunan BTN KC Kebon Jeruk.                         121.500

 PT Casa Prima Indonesia              Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Lhokseumawe.                      10.500

 PT Casa Prima Indonesia              Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Relayout KC Banjarmasin.               11.100

 PT Casa Prima Indonesia              Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KC Tanjungpinang.                     13.280

 PT Casa Prima Indonesia              Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi KCS Surabaya.                         13.700

 PT Casa Prima Indonesia              Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Rumah Dinas Meruya.               20.300

                                      Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung Record Center,
 PT Casa Prima Indonesia                                                                                       41.150
                                      KCP dan Rumah Dinas di Lahan Soekarno Hatta Bandung.

 PT Casa Prima Indonesia              Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Kupang.             47.550

                                      Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Area Non Banking Hall KC
 PT Grafindo Triutama                                                                                          10.010
                                      Jakarta Harmoni.

 PT Integra Dayacipta Grahatama       Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Kantor Wilayah I.                 53.500

 PT Neocelindo Intibeton              Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Cibubur.            47.280

 PT Neocelindo Intibeton              Jasa Kontraktor Pembangunan Kantor Wilayah 6.                            61.500

                                      Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Gedung BTN KC Kelapa
 PT Nindya Karya                                                                                              132.001
                                      Gading Square.

                                      Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan BTN Eco Park Gandul
 PT Pembangunan Perumahan                                                                                    322.899
                                      (Tahap 1).

                                      Jasa Kontraktor Pekerjaan Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 Menara 2
 PT Usaha Gedung Mandiri                                                                                       11.785
                                      BTN.

                                      Jasa Kontraktor Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara 2
 PT Victory Utama Karya                                                                                       26.930
                                      BTN.

                                      Pengadaan Server x86 Peruntukan Internet Banking dan Cash
 PT Metrocom Global Solusi                                                                                     10.940
                                      Management System Konvensional dan Syariah.

 PT Multipolar Technology Tbk.        Pengadaan Perangkat PC Desktop dan Notebook 2024.                       43.243

                                      Pengadaan Platform Security Intelligence untuk mendeteksi
 PT Praweda Ciptakarsa
                                      potensi serangan siber, mendeteksi pelanggaran data dan user             41.272
 Informatika
                                      credential serta meningkatkan respon atas insiden keamanan.

 PT IDX Consulting                    Pengadaan Aplikasi Fraud Detection System (FDS).                        30.878




378      Laporan Tahunan 2025
Page 379
                                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




         Nama Pihak yang                                                                                     Nilai Ikatan
                                                              Jenis Ikatan
         Melakukan Ikatan                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

                                     Pengadaan Perangkat Web Application Firewall (WAF), DNS Security
 PT Mastersystem Infotama                                                                                        13.470
                                     dan Loan Balancer (HA Firewall Aplikasi Kritikal).

 PT Metrocom Global Solusi           Pengadaan Server Database Peruntukan Internet Banking dan CMS.              19.980

 PT Truslogic Mitra Teknologi        Pengadaan Security Tools pada DevSecOps Toolchain.                          12.165

 PT Multipolar Technology Tbk        Pengadaan Pengembangan Data Lake.                                            11.751

 PT Intikom Berlian Mustika          Modernisasi Branch Delivery System.                                        89.995

                                     Pengadaan Solusi HA Authentication, Authorization, Auditrail dan
 PT Multipolar Technology Tbk                                                                                   28.600
                                     Network Access Control (NAC) Kantor Pusat dan Kantor Cabang BTN.

                                     Pengadaan Modernisasi Mesin Pinpad yang dilengkapi dengan IKD
 PT Indonesia Comnets Plus                                                                                      30.000
                                     dan eKTP Reader.



Perseroan melakukan ikatan material untuk investasi barang dan modal dengan tujuan untuk mendukung kegiatan
operasional Perseroan. Adapun sumber dana yang digunakan Perseroan dalam melakukan ikatan material berasal
dari dana internal Perseroan. Dikarenakan mata uang yang menjadi denominasi untuk investasi barang modal
hanyalah IDR atau Rupiah dan nilai pengadaan yang tercantum pada perjanjian kerja sama antara Perseroan dengan
penyedia juga ditetapkan dalam mata uang Rupiah maka tidak diperlukan adanya langkah yang direncanakan
untuk melindungi risiko dari posisi mata uang asing.



Investasi Barang Modal

Perseroan melakukan investasi barang modal dalam                   Pada tahun 2025, Perseroan melakukan investasi barang
bentuk tanah, gedung/ruang kantor, bangunan lainnya,               modal sebagian besar berupa pembangunan gedung
hardware komputer, mesin, kendaraan, perlengkapan                  peruntukan Learning Center Dago Pakar Bandung, BTN
kantor, aset tetap dan inventaris lainnya. Sampai dengan           Eco Park Gandul Depok, Kantor Wilayah dan Kantor
tahun 2025, jumlah investasi barang modal sebesar                  Cabang. Selain itu, dilaksanakan juga pekerjaan
Rp15,14 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan            renovasi pada gedung kantor di antaranya renovasi
tahun 2024 yang disebabkan oleh dilaksanakannya                    pada ruang kerja gedung Menara BTN, Sharia Center
revaluasi aset tetap, adanya pembelian tanah untuk                 Tanah Abang, dan Menara BTN 2 BTN. Untuk investasi
kantor, pembangunan dan renovasi gedung kantor,                    barang modal pada hardware komputer, Perseroan
kendaraan dan berbagai peralatan kantor untuk                      melakukan sentralisasi pengadaan personal computer
menunjang operasional Perseroan.                                   (PC) dan notebook/laptop menggunakan metode seat
                                                                   management.

Tabel Investasi Barang Modal
                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                           Penambahan Investasi
                  Jenis                             Tujuan Investasi
                                                                                          2025                    2024

 Tanah                                    Operasional Bisnis Perseroan                  5.896.312                 5.367.787

 Gedung/Ruang Kantor                      Operasional Bisnis Perseroan                  3.327.386                2.622.305

 Bangunan Lainnya                         Operasional Bisnis Perseroan                    846.623                   551.074

 Hardware Komputer                        Operasional Bisnis Perseroan                  3,740,366                 3.471.025

 Mesin                                    Operasional Bisnis Perseroan                    526.425                  473.383

 Kendaraan                                Operasional Bisnis Perseroan                     54.212                   50.428

 Perlengkapan Kantor                      Operasional Bisnis Perseroan                    702,309                  655.769

 Aset Tetap dan lnventaris Lainnya        Operasional Bisnis Perseroan                     43.201                   40.280

 Jumlah                                                                                 15.136.834              13.232.051




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025         379
Page 380
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Nilai yang tertera pada Tabel Investasi Barang                   Lapangan Olah Raga beserta fasilitas pendukung
Modal merupakan gabungan antara nilai dari Bank                  di dalamnya pada bulan Desember 2025.
Konvensional (Perseroan) dengan Unit Usaha Syariah           c. Gedung Kantor Cabang Kelapa Gading Square
(UUS) yang pada tanggal 22 Desember 2025 telah resmi             pada bulan Desember 2025.
beroperasional menjadi PT Bank Syariah Nasional (BSN).       d. Gedung Kantor Cabang Pembantu Cikembar
                                                                 Sukabumi pada Juli 2025.
Perseroan melalui Procurement & Fixed Asset                  e. Gedung Kantor Cabang Kupang pada bulan
Management Division (PFAD) pada tahun 2025 telah                 Februari 2025.
melakukan pengadaan dan pengelolaan aset tetap               f. Gedung Kantor Cabang Cibubur pada bulan
sebagai berikut:                                                 Februari 2025.
1. Berkolaborasi dengan Sharia Business Division             g. Gedung Kantor Cabang Pematangsiantar pada
   (SHAD) dilaksanakan pengadaan berupa pembelian                bulan Februari 2025.
   tanah pada tanggal 3 Juni 2025 senilai Rp38.101 juta   5. Perseroan melakukan revaluasi aset tetap untuk aset
   untuk perluasan Sharia Center Tanah Abang yang            tanah periode 3 (tiga) tahunan dan membukukan
   berlokasi di Jalan KH Mas Mansyur No. 86 Tanah            kenaikan nilai aset tersebut sebesar Rp412.555 juta.
   Abang, Jakarta Pusat.                                  6. Terhadap aset yang selama ini termasuk dalam
2. Berkolaborasi dengan Sales and Distribution Division      kategori terbengkalai, Perseroan telah melakukan
   (SDD) dilaksanakan pengadaan berupa pembelian             optimalisasi     penggunaan      sehingga     dapat
   tanah pada tanggal 30 Juni 2025 senilai Rp30.027          mendukung operasional perseroan, yaitu:
   juta untuk pembangunan gedung Kantor Cabang               a. Aset tanah yang berlokasi di Jalan Gandul Raya,
   Gresik.                                                       Cinere Kota Depok yang dibangun kawasan BTN
3. Berkolaborasi dengan Sales and Distribution Division          Ecopark.
   (SDD) dilaksanakan pengadaan berupa pembelian             b. Aset tanah yang berlokasi di Jalan Soekarno
   tanah pada tanggal 19 September 2025 senilai                  Hatta No. 443-445 Bandung yang telah
   Rp32.036 juta untuk pembangunan gedung Kantor                 beroperasional sebagai Gedung Record Center
   Cabang Cikarang.                                              dan Rumah Dinas peruntukan Kantor Wilayah
4. Peresmian dan mulai beroperasionalnya gedung-                 Jawa Barat.
   gedung baru yang merupakan aset tetap milik            7. Dalam pengelolaan aset tetap, Perseroan telah
   Perseroan, berupa gedung BTN Ecopark Gandul               melaksanakan penghapusbukuan aset tetap
   Depok, Kantor Wilayah, gedung Kantor Cabang, dan          untuk aset tetap yang secara teknis dan ekonomi
   gedung Kantor Cabang Pembantu, yaitu:                     sudah tidak memiliki manfaat bagi Perseroan.
   a. Gedung Kantor Wilayah Jawa Tengah dan                  Dengan pelaksanaan penghapusbukuan tersebut,
       Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil Jateng dan         Perseroan dapat mengoptimalkan dan lebih efisien
       DIY) pada bulan Desember 2025.                        dalam penggunaan ruang penyimpanan/gudang
   b. Gedung BTN Ecopark Gandul Depok, terdiri dari          inventaris, serta rekonsiliasi database aset tetap
       Gedung Dormitory, Gedung Record Center, dan           menjadi lebih clean and clear.



Komitmen dan Kontinjensi

Saldo komitmen dan kontinjensi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut:

Tabel Komitmen dan Kontinjensi
                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                         Uraian                                2025                 2024

 KOMITMEN

 Liabilitas Komitmen

     Fasilitas kredit kepada nasabah yang belum ditarik                      17.990.697             15.614.895

     Irrevocable L/C yang masih berjalan                                         211.017              249.694

 Komitmen-Neto                                                                18.201.714          15.864.589

 KONTINJENSI

 Tagihan Kontinjensi

     Pendapatan bunga dalam penyelesaian                                      6.664.026             3.550.319




380       Laporan Tahunan 2025
Page 381
                                                                                  PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                Uraian                                       2025                     2024

Liabilitas Kontinjensi

   Garansi yang diterbitkan                                                 (5.742.151)              (3.124.003)

Kontinjensi-neto                                                               921.875                  426.316




Perjanjian Signifikan

Sepanjang tahun 2025 dan tahun 2024, Perseroan           10. Pada tanggal 26 November 2025, Perseroan
melaksanakan perjanjian dan perikatan penting di             mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima
antaranya:                                                   Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor
1. Pada tanggal 31 Desember 2025, Perseroan                  Pekerjaan Renovasi KCP Mendalo dengan nilai
   mengadakan perjanjian dengan PT Mitra Niaga               kontrak sebesar Rp2.331 juta.
   Madani sehubungan dengan Jasa Kontraktor              11. Pada tanggal 26 November 2025, Perseroan
   Pekerjaan Renovasi KCPS Kelapa Gading dengan              mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima
   nilai kontrak sebesar Rp3.520 juta.                       Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor
2. Pada tanggal 23 Desember 2025, Perseroan                  Pekerjaan Renovasi KCP Selincah dengan nilai
   mengadakan perjanjian dengan PT Metro Alam                kontrak sebesar Rp2.690 juta.
   Selaras sehubungan dengan Jasa Kontraktor             12. Pada tanggal 24 November 2025, Perseroan
   Pekerjaan Renovasi dan Relokasi KCP Leuwiliangi           mengadakan perjanjian dengan PT Taruna Bangun
   dengan nilai kontrak sebesar Rp2.590 juta.                Bersama sehubungan dengan Jasa Kontraktor
3. Pada tanggal 19 Desember 2025, Perseroan                  Pekerjaan Renovasi KCP Karangayu dengan nilai
   mengadakan perjanjian dengan PT Jasun Putra               kontrak sebesar Rp2.700 juta.
   Pandawa sehubungan dengan Jasa Kontraktor             13. Pada tanggal 14 November 2025, Perseroan
   Pekerjaan Renovasi KCP Unnes dan Digital Branch KC        mengadakan perjanjian dengan PT Pembangunan
   Semarang dengan nilai kontrak sebesar Rp2.475 juta.       Perumahan (Persero) Tbk sehubungan dengan
4. Pada tanggal 15 Desember 2025, Perseroan                  Jasa Kontraktor Pekerjaan Pembangunan Fasilitas
   mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah              Olahraga serta Foodcourt di Kawasan BTN Eco Park
   Nasional sehubungan dengan Sinergi Perbankan              Gandul dengan nilai kontrak sebesar Rp16.300 juta.
   Bidang SDI (Human Capital) dengan nilai kontrak       14. Pada tanggal 21 November 2025, Perseroan
   sebesar RpNihil.                                          mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima
5. Pada tanggal 15 Desember 2025, Perseroan                  Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor
   mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah              Pekerjaan Renovasi Relokasi KCS Tangerang dengan
   Nasional sehubungan dengan Sinergi Layanan                nilai kontrak sebesar Rp8.340 juta.
   Syariah Bank Umum dengan nilai kontrak sebesar        15. Pada tanggal 24 Oktober 2025, Perseroan
   RpNihil.                                                  mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
6. Pada tanggal 15 Desember 2025, Perseroan                  Putrabatara     sehubungan      dengan   Pekerjaan
   mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah              Lanjutan Pembangunan Learning Center di Lahan
   Nasional sehubungan dengan Sinergi Aktivitas Pada         Ciburial, Dago Pakar, Bandung dengan nilai kontrak
   Ekosistem Bisnis BTN Group dengan nilai kontrak           sebesar Rp33.500 juta.
   sebesar RpNihil.                                      16. Pada tanggal 20 Oktober 2025, Perseroan
7. Pada tanggal 15 Desember 2025, Perseroan                  mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah
   mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah              Nasional sehubungan dengan Sinergi Perbankan
   Nasional sehubungan dengan Sinergi Aktivitas              Pemanfaatan Gedung Kantor.
   Operasional dengan nilai kontrak sebesar RpNihil.     17. Pada tanggal 15 Oktober 2025, Perseroan
8. Pada tanggal 28 November 2025, Perseroan                  mengadakan perjanjian dengan PT Bank Syariah
   mengadakan perjanjian dengan PT Mitra Niaga Madani        Nasional sehubungan dengan Sinergi Penyediaan
   sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan               Jasa Teknologi Informasi dengan nilai kontrak
   Renovasi Ruang Kerja DBSD Lantai 28 Menara 2 BTN          sebesar Rp40.473 juta.
   dengan nilai kontrak sebesar Rp2.730 juta.            18. Pada tanggal 8 Oktober 2025, Perseroan
9. Pada tanggal 28 November 2025, Perseroan                  mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo
   mengadakan perjanjian dengan PT Metro Alam                Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor
   Selaras sehubungan dengan Jasa Kontraktor                 Pekerjaan Renovasi Ruang Kerja Direksi Lantai 22
   Pekerjaan Renovasi KC Menteng dengan nilai kontrak        Menara BTN dengan nilai kontrak sebesar Rp10.380
   sebesar Rp3.295 juta.                                     juta.




                                                                                    Laporan Tahunan 2025           381
Page 382
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




19. Pada tanggal 6 Oktober 2025, Perseroan                 30. Pada tanggal 11 Agustus 2025, Perseroan
    mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa                   mengadakan perjanjian dengan PT Usaha Gedung
    Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor              Mandiri sehubungan dengan Jasa Kontraktor
    Pekerjaan Renovasi dan Relayout Ruang Kerja Bank           Renovasi KCPS Bungo dengan nilai kontrak sebesar
    Umum Syariah (BUS) di Tanah Abang dengan nilai             Rp2.438 juta.
    kontrak sebesar Rp9.300 juta.                          31. Pada tanggal 11 Agustus 2025, Perseroan
20. Pada tanggal 1 Oktober 2025, Perseroan mengadakan          mengadakan perjanjian dengan PT Soludia
    perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara                  sehubungan dengan Pengadaan Roll O Pack Gedung
    sehubungan         dengan     Pekerjaan     Lanjutan       Records Center BTN Ecopark Gandul dengan nilai
    Pembangunan Gedung KC Pematangsiantar                      kontrak sebesar Rp43.624 juta.
    dengan nilai kontrak sebesar Rp8.180 juta.             32. Pada tanggal 6 Agustus 2025, Perseroan
21. Pada tanggal 22 September 2025, Perseroan                  mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
    mengadakan perjanjian dengan PT Gunnebo                    Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor
    Indonesia      Distribution  sehubungan      dengan        Pergantian Chiller Menara BTN dengan nilai kontrak
    Pengadaan Roll O Pack Peruntukan Records Center            sebesar Rp35.600 juta.
    Medan dengan nilai kontrak sebesar Rp8.961 juta.       33. Pada tanggal 6 Agustus 2025, Perseroan
22. Pada tanggal 8 September 2025, Perseroan                   mengadakan perjanjian dengan PT Mitra Niaga
    mengadakan perjanjian dengan PT Kharismacipta              Madani sehubungan dengan Jasa Kontraktor
    Lugas sehubungan dengan Jasa Kontraktor                    Pekerjaan Renovasi KCS Tanah Abang dengan nilai
    Pekerjaan Renovasi KCP Alam Sutera dengan nilai            kontrak sebesar Rp6.150 juta.
    kontrak sebesar Rp2.540 juta.                          34. Pada tanggal 31 Juli 2025, Perseroan mengadakan
23. Pada tanggal 8 September 2025, Perseroan                   perjanjian dengan PT Nuanza Karya Selaras
    mengadakan perjanjian dengan PT Usaha Gedung               sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi KCPS
    Mandiri sehubungan dengan Pengadaan Pekerjaan              Batoh dengan nilai kontrak sebesar Rp2.254 juta.
    Lanjutan Renovasi dan Relayout KC Depok dengan         35. Pada tanggal 25 Juli 2025, Perseroan mengadakan
    nilai kontrak sebesar Rp4.670 juta.                        perjanjian dengan PT Mitra Niaga Madani
24. Pada tanggal 8 September 2025, Perseroan                   sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa                   Renovasi Records Center Medan dengan nilai
    Putrabatara sehubungan dengan Renovasi Ruang               kontrak sebesar Rp9.918 juta.
    Kerja Bank Umum Syariah (BUS) di Menara BTN            36. Pada tanggal 23 Juli 2025, Perseroan mengadakan
    dengan nilai kontrak sebesar Rp13.975 juta.                perjanjian dengan PT Kanta Karya Utama sehubungan
25. Pada tanggal 8 September 2025, Perseroan                   dengan Jasa Konsultan Manajemen Konstruksi (MK)
    mengadakan perjanjian dengan PT Kharismacipta              Pembangunan Gedung KC Panakkukang dengan
    Lugas sehubungan dengan Jasa Kontraktor                    nilai kontrak sebesar Rp2.410 juta.
    Pekerjaan Renovasi KCP Hang Tuah dengan nilai          37. Pada tanggal 11 Juli 2025, Perseroan mengadakan
    kontrak sebesar Rp2.550 juta.                              perjanjian dengan PT Primega Saniyya Lestari
26. Pada tanggal 2 September 2025, Perseroan                   sehubungan dengan Jasa Konsultan Manajemen
    mengadakan perjanjian dengan PT Ciriajasa                  Konstruksi (MK) Pembangunan Gedung KC
    Cipta     Mandiri     sehubungan     dengan     Jasa       Jababeka dengan nilai kontrak sebesar Rp2.050 juta.
    Konsultan Manajemen Konstruksi (MK) Pekerjaan          38. Pada tanggal 7 Juli 2025, Perseroan mengadakan
    Pembangunan KC Kendari dan KC Parepare dengan              perjanjian dengan PT Metro Alam Selaras sehubungan
    nilai kontrak sebesar Rp4.655 juta.                        dengan Jasa Kontraktor Renovasi CBC Jakarta Raya
27. Pada tanggal 29 Agustus 2025, Perseroan                    dengan nilai kontrak sebesar Rp2.384 juta.
    mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima             39. Pada tanggal 18 Juni 2025, Perseroan mengadakan
    Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor                perjanjian dengan PT Bank Victoria Syariah
    Pekerjaan Renovasi KCPS Binjai dengan nilai kontrak        sehubungan dengan Sinergi Perbankan.
    sebesar Rp2.325 juta.                                  40. Pada tanggal 17 Juni 2025, Perseroan mengadakan
28. Pada tanggal 29 Agustus 2025, Perseroan                    perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
    mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima                 sehubungan dengan Pekerjaan Jasa Kontraktor
    Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor                Pekerjaan Renovasi KCP Way Halim dengan nilai
    Pekerjaan Renovasi KCPS Tenggarong dengan nilai            kontrak sebesar Rp5.100 juta.
    kontrak sebesar Rp2.220 juta.                          41. Pada tanggal 19 Mei 2025, Perseroan mengadakan
29. Pada tanggal 25 Agustus 2025, Perseroan                    perjanjian     dengan    PT    Neoceindo   Intibeton
    mengadakan perjanjian dengan PT Usaha Gedung               sehubungan dengan Pekerjaan Lanjutan Jasa
    Mandiri sehubungan dengan Jasa Kontraktor                  Kontraktor Pekerjaan Renovasi dan Relayout Seluruh
    Pekerjaan Renovasi KC Jambi dengan nilai kontrak           Lantai Gedung KC Bekasi dengan nilai kontrak
    sebesar Rp9.395 juta.                                      sebesar Rp9.050 juta.




382     Laporan Tahunan 2025
Page 383
                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




42. Pada tanggal 29 April 2025, Perseroan mengadakan        53. Pada tanggal 14 Oktober 2024, Perseroan
    perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia                   mengadakan perjanjian dengan PT Brantas Abipraya
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan                 sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Renovasi KCP Rawalumbu dengan nilai kontrak                 Pembangunan Learning Center Bandung (Tahap 1)
    sebesar Rp7.200 juta.                                       dengan nilai kontrak sebesar Rp100.500 juta.
43. Pada tanggal 21 April 2025, Perseroan mengadakan        54. Pada tanggal 2 Oktober 2024, Perseroan
    perjanjian     dengan    PT    Neoceindo    Intibeton       mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan                 Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor
    Lanjutan Pembangunan Gedung KC Cibubur dengan               Renovasi Kantor KC Surabaya dengan nilai kontrak
    nilai kontrak sebesar Rp9.198 juta.                         sebesar Rp13.700 juta.
44. Pada tanggal 19 Februari 2025, Perseroan                55. Pada tanggal 24 September 2024, Perseroan
    mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa                    mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo
    Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor               Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor
    Renovasi Ruang Kerja TRSD Lantai 25 Menara 2 BTN            Pembangunan Kantor Wilayah 6 dengan nilai
    dengan nilai kontrak sebesar Rp10.495 juta.                 kontrak sebesar Rp61.500 juta.
45. Pada tanggal 11 Februari 2025, Perseroan                56. Pada tanggal 26 Juli 2024, Perseroan mengadakan
    mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa                    perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia
    Putrabatara sehubungan dengan Pengadaan                     sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Building Management Menara 2 BTN dengan nilai               Renovasi Relayout KC Banjarmasin dengan nilai
    kontrak sebesar Rp49.500 juta.                              kontrak sebesar Rp11.100 juta.
46. Pada tanggal 22 Januari 2025, Perseroan                 57. Pada tanggal 8 Juli 2024, Perseroan mengadakan
    mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa                    perjanjian dengan PT Patroon Arsindo sehubungan
    Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor               dengan Jasa Konsultan Perencana Detail Engineering
    Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN KC                    Design (DED), RAB, BQ dan RKS Pembangunan Fase 1
    Pondok Indah dengan nilai kontrak sebesar Rp40.700          BTN Eco Park Gandul dengan nilai kontrak sebesar
    juta.                                                       Rp17.700 juta.
47. Pada tanggal 7 Januari 2025, Perseroan mengadakan       58. Pada tanggal 24 Juni 2024, Perseroan mengadakan
    perjanjian dengan PT Usaha Gedung Mandiri                   perjanjian dengan PT Victory Utama Karya
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Renovasi KC               sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Tangerang dengan nilai kontrak sebesar Rp7.395              Renovasi Ruang Kerja Divisi Menara 2 BTN dengan
    juta.                                                       nilai kontrak sebesar Rp26.930 juta.
48. Pada tanggal 12 Desember 2024, Perseroan                59. Pada tanggal 24 Juni 2024, Perseroan mengadakan
    mengadakan perjanjian dengan PT Nindya Karya                perjanjian dengan PT Binayasa Putrabatara
    sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pembangunan               sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Gedung Bank BTN KC Kelapa Gading Square dengan              Renovasi KC Jakarta Kuningan dan Kantor Wilayah
    nilai kontrak sebesar Rp132.001 juta.                       II di Menara 2 BTN dengan nilai kontrak sebesar
49. Pada tanggal 20 November 2024, Perseroan                    Rp18.000 juta.
    mengadakan perjanjian dengan PT Brantas                 60. Pada tanggal 31 Mei 2024, Perseroan mengadakan
    Abipraya sehubungan dengan Jasa Kontraktor                  perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia
    Pembangunan KC Kebon Jeruk dengan nilai kontrak             sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    sebesar Rp121.500 juta.                                     Pembangunan Gedung BTN KC Kupang dengan nilai
50. Pada tanggal 5 November 2024, Perseroan                     kontrak sebesar Rp47.550 juta.
    mengadakan perjanjian dengan PT Pembangunan             61. Pada tanggal 23 Mei 2024, Perseroan mengadakan
    Perumahan sehubungan dengan Jasa Kontraktor                 perjanjian dengan PT Usaha Gedung Mandiri
    Pekerjaan Pembangunan BTN Eco Park Gandul                   sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    (tahap 1) dengan nilai kontrak sebesar Rp322.899            Ruang Rapat Lantai 30 dan 32 menara 2 BTN dengan
    juta.                                                       nilai kontrak sebesar Rp11.785 juta.
51. Pada tanggal 29 Oktober 2024, Perseroan                 62. Pada tanggal 14 Mei 2024, Perseroan mengadakan
    mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa                    perjanjian dengan PT Casa Prima Indonesia
    Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor               sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Pekerjaan Renovasi Menara 2 BTN Kuningan dengan             Renovasi KCS Lhokseumawe dengan nilai kontrak
    nilai kontrak sebesar Rp22.700 juta.                        sebesar Rp10.500 juta.
52. Pada tanggal 28 Oktober 2024, Perseroan                 63. Pada tanggal 2 Mei 2024, Perseroan mengadakan
    mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima                  perjanjian dengan PT Integra Dayacipta Grahatama
    Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor                 sehubungan dengan Jasa Kontraktor Pekerjaan
    Renovasi Kantor KC Tanjungpinang dengan nilai               Pembangunan Kantor Wilayah I dengan nilai kontrak
    kontrak sebesar Rp13.280 juta.                              sebesar Rp53.500 juta.




                                                                                      Laporan Tahunan 2025         383
Page 384
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




64. Pada tanggal 20 Februari 2024, Perseroan                                   67. Pada tanggal 10 Januari 2024, Perseroan
    mengadakan perjanjian dengan PT Neocelindo                                     mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
    Intibeton sehubungan dengan Jasa Kontraktor                                    Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi
    Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN KC                                       Pengadaan Building Management Kantor Wilayah VI
    Cibubur dengan nilai kontrak sebesar Rp47.280 juta.                            dengan nilai kontrak sebesar Rp56.850 juta.
65. Pada tanggal 12 Januari 2024, Perseroan                                    68. Pada tanggal 10 Januari 2024, Perseroan
    mengadakan perjanjian dengan PT Casa Prima                                     mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
    Indonesia sehubungan dengan Jasa Kontraktor                                    Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi
    Pekerjaan Pembangunan Gedung Record Center,                                    Pengadaan Building Management Kantor Wilayah IV
    KCP dan Rumah Dinas Di Lahan Soekarno Hatta                                    dengan nilai kontrak sebesar Rp91.500 juta.
    Bandung dengan nilai kontrak sebesar Rp41.150 juta.                        69. Pada tanggal 10 Januari 2024, Perseroan
66. Pada    tanggal   11   Januari   2024,  Perseroan                              mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa
    mengadakan perjanjian dengan PT Binayasa                                       Putrabatara sehubungan dengan Sentralisasi
    Putrabatara sehubungan dengan Jasa Kontraktor                                  Pengadaan Building Management Kantor Wilayah I
    Pekerjaan Pembangunan Gedung Bank BTN KC                                       dengan nilai kontrak sebesar Rp176.246 juta.
    Pematangsiantar dengan nilai kontrak sebesar
    Rp42.300 juta.



Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal Laporan Akuntan

Sampai dengan akhir Laporan Tahunan disusun tidak terdapat uraian kejadian penting setelah tanggal laporan
akuntan termasuk dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa mendatang.



Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan

Dengan memperhatikan dinamika kondisi terkini, pada Januari 2026 IMF memproyeksikan pertumbuhan ekonomi
global untuk 2026 menjadi 3,3%, kemudian melambat ke level 3,2% di tahun 2027. Pada tahun 2026, ekonomi negara
berkembang seperti Indonesia diperkirakan akan sedikit meningkat jika dibandingkan tahun 2025. Ekonomi Tiongkok
pada tahun 2026 juga diperkirakan akan melambat. Sedangkan ekonomi pada negara maju seperti Amerika Serikat
diperkirakan akan tumbuh sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun 2025.


                                 Grafik Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Global tahun 2026 dan 2027


          6,4%   6,4%     5,1%    5,1%   4,5%   4,0%     4,2%   4,1%    3,3%      3,2%   2,4%   2,0%   1,8%   1,7%   1,3%   1,4%   0,7%   0,6%
 7,0%


6,0%


5,0%


4,0%


 3,0%


 2,0%


 1,0%


0,0%
                                                         Emerging                         Amerika      Advanced
             India        Indonesia         China                         Global                                     Uni Eropa      Jepang
                                                          Market                           Serikat     Economies


                                                                                                                        2026F             2027F
Sumber: World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), January 2026




384       Laporan Tahunan 2025
Page 385
                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Pertumbuhan ekonomi nasional tetap tumbuh positif           Untuk tahun 2026, sektor perumahan diprediksi akan
pada 2025 di tengah perlambatan ekonomi global,             menguat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
didorong oleh konsumsi rumah tangga yang masih              Sektor perumahan masih berpotensi tumbuh positif
kuat, investasi yang masuk serta terjaganya kinerja         serta mengurangi jumlah backlog didorong oleh
ekspor. Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan            beberapa faktor antara lain:
ekonomi pada tahun 2026 diprediksi akan tetap kuat          1. Program 3 (tiga) juta rumah yang menjadi salah
dan tumbuh positif dalam kisaran 4,9%-5,7%.                     satu prioritas Presiden Prabowo Subianto.
                                                            2. Kuota FLPP di tahun 2026 sebesar 350.000 unit atau
Kemudian tingkat inflasi di tahun 2026 diperkirakan             sama dibandingkan dengan 2025.
akan tetap terjaga pada kisaran target Bank Indonesia       3. Insentif PPN Ditanggung Pemerintah (DTP) yang
yaitu 2,5%±1% yoy. Untuk mencapai tingkat inflasi               diperpanjang oleh Pemerintah hingga Desember
tersebut, Pemerintah maupun Bank Indonesia akan                 2026.
melakukan bauran kebijakan fiskal, moneter, dan             4. Kebijakan LTV untuk Properti yang diperpanjang
sektor riil. Sementara, rata-rata nilai tukar rupiah            hingga akhir 2026.
terhadap dollar Amerika Serikat (AS) diperkirakan akan      5. Pemerintah menghapuskan beberapa pajak terkait
terjaga stabil dan cenderung menguat di tahun 2026,             sektor Perumahan yaitu Bea Perolehan Hak Atas
dengan tetap memperhatikan ketidakpastian di pasar              Tanah dan Bangunan (BPHTB) dan Persetujuan
keuangan global seperti kebijakan moneter The Fed               Bangunan Gedung (PBG).
serta dinamika geopolitik global serta potensi terjadinya
perang dagang. Suku bunga acuan BI diperkirakan             Untuk mencapai target 3 (tiga) juta rumah tersebut,
penurunannya akan lebih lambat pada tahun 2026.             diperlukan kolaborasi antara seluruh stakeholder yaitu
                                                            Pemerintah Pusat dan Daerah, Asosiasi, Pengembang,
Sektor Jasa keuangan khususnya perbankan diprediksi         Perbankan hingga Masyarakat untuk menghadapi
akan tetap terjaga kinerjanya, menguat dibandingkan         kendala yang ada seperti ketersediaan lahan, perizinan,
tahun 2025. Bank Indonesia memperkirakan pada               birokrasi hingga daya beli masyarakat.
tahun 2026 Dana Pihak Ketiga (DPK) akan tumbuh pada
                                                            Sumber:
kisaran 8,0%-10,0% dan penyaluran kredit perbankan          - World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), Oktober
akan tumbuh sebesar 8,0%-12,0%.                               2025
                                                            - Pertemuan Tahunan Bank Indonesia (PTBI), November 2025




Mempertimbangkan perkembangan dinamika ekonomi makro, industri perbankan serta industri perumahan, Perseroan
melakukan analisis daya saing melalui analisis Strength, Weakness, Opportunity, Threat (SWOT) sebagai berikut:



  STRENGTHS                                                                                              WEAKNESS

  • Menjadi mitra Pemerintah dalam inklusi                                      • Ketergantungan pada Dana Pilhak Ketiga
    perumahan                                                                     high-cost
  • Positioning yang kuat di ekosistem                                          • Memiliki rasio biaya operasional yang tinggi
    perumahan                                                                     dibanding peers
  • Memiliki jaringan yang luas (+/-700 KC dan                                  • Sebagian besar rekening tabungan bersifat
    KCP)                                                                          dormant atau memiliki saldo rendah
  • Positioning yang kuat dalam bisnis Syariah                                  • Pengguna mobile banking yang merupakan
  • BTN memiliki brand awareness sebagai Bank                                     nasabah aktif masih belum maksimal
    penyalur KPR                                                                • Penetrasi rekening payroll rendah
  • BTN memiliki fitur komprehensif terkait                                     • Pertumbuhan KPR Non Subsidi lebih rendah
    ekosistem perumahan di BTN Mobile                                             dibanding kompetitor
                                                                                • SLA Pencairan kredit BTN lebih lambat
                                                                                  dibanding bank kompetitor




  • Potensi Pertumbuhan KPR sejalan dengan                                      • Kenaikan suku bunga acuan (BI rate)
    Program Pemerintah 3 juta unit rumah                                        • Berkembangnya fintech yang berpotensi
  • Potensi pertumbuhan segmen D2C                                                menjadi pesaing baru dalam pembiayaan
    (secondary market) yang memberikan yield                                    • Persaingan yang ketat dalam
    lebih tinggi                                                                  memperebutkan debitur KPR
  • Peluang partnership di sektor multifinance                                  • Penurunan margin akibat tingginya beban
    dan asuransi                                                                  bunga bank dibandingkan dengan bank-
  • Pertumbuhan anorganik di sektor                                               bank KBMI 4
    multifinance                                                                • Ketidakpastian ekonomi global atau
  • Meningkatnya interaksi digital dalam sistem                                   nasional dapat mempengaruhi permintaan
    perbankan                                                                     terhadap KPR
  • Pertumbuhan segmen Consumer dan SME di
    Indonesia



  OPPORTUNITIES                                                                                              THREATS


                                                                                             Laporan Tahunan 2025           385
Page 386
04                      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Memperhatikan analisis SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strength (TOWS) sebagai berikut:


                                                                          STRENGTH STRATEGY


                            STRENGTHS-OPPORTUNITIES (SO-STRATEGY)                              STRENGTHS-THREATS (ST-STRATEGY)
                            •   Memanfaatkan frekuensi transaksi yang meningkat di BTN         •   Menggunakan pengalaman dalam inisiatif jangka
                                Mobile untuk memanfaatkan peluang interaksi digital.               pendek tahunan untuk mempercepat SLA pencairan
                            •   Mengoptimalkan perbaikan proses kredit untuk                       kredit.
                                menangkap peluang pasar secondary (D2C) dengan                 •   Mempertahankan pangsa pasar KPR Bersubsidi dengan
                                yield lebih tinggi.                                                meningkatkan kualitas portofolio kredit yang ada.
                            •   Ekspansi ke sektor multifinance dengan dukungan                •   Meningkatkan CASA ratio untuk mengimbangi beban
 MAXIMIZE OPPORTUNITY




                                transformasi digital yang telah dilakukan.                         bunga yang tinggi dan margin yang menurun.
                            •   Potensi Penyaluran KPR untuk mendukung Program
                                Pemerintah 3 juta unit rumah.




                                                                                                                                                                 MINIMIZE RISK
                            •   Melakukan cross-selling kepada existing customer baik
                                produk funding, lending, dan transaksi perbankan.



                            WEAKNESSES-OPPORTUNITIES                                           WEAKNESSES-THREATS
                            •   Meningkatkan penetrasi rekening payroll untuk                  •   Mengurangi ketergantungan pada dana pihak ketiga
                                mendukung peluang pertumbuhan DPK low cost.                        high-cost dengan meningkatkan penetrasi rekening
                            •   Meningkatkan nasabah aktif mobile banking untuk                    payroll.
                                menangkap peluang penggunaan interaksi digital.                •   Meningkatkan penetrasi nasabah mobile banking dan KPR
                            •   Mengoptimalkan dormant account dan rekening saldo                  non-subsidi untuk menghindari take over oleh kompetitor.
                                rendah untuk mendukung peluang sales model baru.               •   Meningkatkan pertumbuhan KPR non-subsidi untuk
                                                                                                   mencegah kehilangan morket share lebih lanjut.
                                                                                                   Dengan menggunakan matriks TOWS ini, BTN dapat
                                                                                                   mengidentifikasi strategi yang dapat membantu
                                                                                                   memanfaatkan kekuatan dan peluang, sambil
                                                                                                   mengatasi kelemahan dan menghindari ancaman.



                                                                         RECOVERY STRATEGY


Berdasarkan hal-hal yang telah dijabarkan di atas, Perseroan yakin memiliki prospek usaha yang sangat baik di
masa yang akan datang. Untuk meningkatkan kontribusinya pada sektor perumahan dan mendukung roadmap
transformasi BP BUMN, Perseroan menetapkan visi menjadi Mitra Utama dalam Pemberdayaan Finansial Keluarga
Indonesia pada tahun 2025, dengan aspirasi yang ingin dicapai di tahun 2029 sebagai berikut:



                                  Membangun engine Tabungan yang sustainable untuk menghimpun Tabungan sebesar Rp120 Triliun

                                  Menangkap 3% Tabungan dari 20 provinsi terbesar, meluncurkan proposisi inovatif untuk payroll, pembeli rumah pertama, dan
                                  profesional wiraswasta, serta menjadi bank transaksi bagi pelanggan dan bisnis melalui peningkatan kemampuan transaksi
                                  perbankan.



                                  Memberdayakan keluarga Indonesia dalam penyaluran kredit perumahan untuk mewujudkan impian
                                  memiliki rumah dengan penyaluran sekitar Rp450 Triliun
                                  Mendukung sekitar 1,2 juta nasabah KPR subsidi dan 290 ribu nasabah KPR Non-subsidi, memberdayakan sekitar 27 ribu UKM terkait
                                  perumahan melalui proposisi yang mencakup seluruh siklus hidup bisnis.



                                  Menjadi mitra keuangan bagi konsumen dan bisnis dengan menyediakan rangkaian lengkap solusi
                                  perbankan sehari-hari
                                  Meningkatkan kepemilikan produk konsumen melalui kredit bermargin tinggi (dengan target menjadi 8% dari portofolio kredit), solusi
                                  investasi dan pembayaran; memperluas porsi kredit non-perumahan (dengan target 20% dari portofolio kredit) dan meningkatkan
                                  FBI (~20% dari revenue); serta meningkatkan konversi nasabah KPR baru menjadi pengguna layanan perbankan penuh (sebagian
                                  besar sebagai bank utama).


                                  Membangun portofolio berkualitas tinggi dengan efisiensi operasional

                                  Membangun operasi digital dan efisien (dengan target CIR <50%) serta memperkuat budaya pelayanan pelanggan di seluruh bank;
                                  Menjaga tingkat NPL yang rendah (dengan target NPL <2,3%) di berbagai segmen kredit didukung oleh proses penjaminan dan
                                  penagihan yang didorong oleh Al.




                                  Memperluas cakupan layanan melalui 3 anak Perusahaan

                                  Membangun anak usaha Bank Syariah peringkat #2 di Indonesia; meluncurkan dan mengembangkan anak perusahaan multi-
                                  finance (dengan penyaluran pinjaman >2,5 triliun) dan asuransi (Gross Written Premium/GWP >2 triliun).




386                       Laporan Tahunan 2025
Page 387
                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Berpedoman pada 8 (delapan) tema strategis rencana              3. Memperdalam Penetrasi Fee-Based Product
jangka panjang BTN tahun 2025 - 2029 langkah strategis             Mendorong pendaftaran dan pemanfaatan produk
yang akan dilakukan Perseroan pada tahun 2026 adalah               transaction banking dengan satu platform yang
sebagai berikut:                                                   terintegrasi, meluncurkan solusi-solusi sektoral
1. Mengembangkan Inovasi Produk Tabungan                           untuk segmen-segmen prioritas yang cash-heavy,
   Transaksional Berbiaya Rendah                                   fokus pada perdagangan, dan mengaktifkan
   a. Meluncurkan proposisi bundled payroll untuk                  rekening institusi yang dorman.
       meningkatkan penetrasi dengan perusahaan                 4. Mendapatkan Full-Wallet Share untuk SME dan
       BTN eksisting di ekosistem dan New to Bank (NTB)            Wholesale
       dan memperluas jangkauan ke nasabah NTB                     a. Meluncurkan deposit war-room deposit war-
       baik untuk karyawan payroll maupun pengambil                    room yang menyasar nasabah value chain SME
       keputusan utama dengan menempatkan payroll                      eksisting, merchant SME yang diakuisisi, dan
       spesialis khusus dalam one-Client Service Team                  nasabah wholesale untuk mendorong penetrasi
       (CST) RM coverage model.                                        CASA dengan campaign yang memanfaatkan
   b. Mengintensifkan retail funding sales foot-print                  AA dan spesifik untuk segmen tertentu melalui
       (melalui internal dan outsourcing) di area market               pricing, reward yang terarah, dan product
       dengan volume saving account (SA) yang tinggi                   bundle untuk sektor-sektor cash-rich. Dalam
       dan potensi pertumbuhan yang menyasar                           hal ini, deposit war room adalah pusat kendali
       nasabah NTB mass dan mass-affluent untuk                        di BTN untuk memantau dan mengelola kinerja
       meningkatkan market share tabungan dari 1,3%                    penghimpunan dana pihak ketiga secara real
       menjadi 2-3% melalui peningkatan produktivitas                  time, termasuk deposito, giro, dan tabungan.
       sales (misal: training, KPI, dan toolkit produktivitas          Fasilitas    ini  memungkinkan         pengambilan
       sales), format branch-less, dan outsourcing.                    keputusan cepat terkait penyesuaian suku
   c. Menjadi Bank primer/sekunder bagi pembeli                        bunga dan strategi pemasaran agar BTN bisa
       rumah pertama dengan bundle produk yang                         bersaing secara efektif dalam menarik likuiditas.
       berfokus pada milenial untuk Existing to Bank               b. Menyasar cross-selling funding ke ekosistem
       (ETB) dan NTB untuk meningkatkan engagement                     perumahan secara end-to-end dan akuisisi value
       dengan SA dan kartu debit/kredit melalui                        chain, misalnya: sektor semen mulai dari tingkat
       kemitraan dengan perusahaan lifestyle retail                    wholesaler, distributor, retailer, dan developer.
       goods dan perumahan.                                     5. Menumbuhkan Non Subsidized Lending dengan
   d. Mendorong akuisisi nasabah BTN mobile dan                    Meningkatkan Kemitraan
       meningkatkan jumlah rekening yang bertransaksi              a. Rumah Primer: memperdalam hubungan dengan
       dari 30% menjadi 45%, meluncurkan retail deposit                Top 50 developer dengan peningkatan 2x lipat
       war room dengan win-back bagi nasabah                           dalam proses digitalisasi Turn Around Time (TAT),
       yang belum lama ini tidak aktif dan akuisisi NTB,               proses back-end digital untuk RM, portal tracking
       bundling produk berbasis segmen nasabah                         real time untuk nasabah & developer, meningkatkan
       dan memperluas penawaran balé by BTN untuk                      intensitas sales, dan memperluas sales center di
       meningkatkan loyalitas nasabah yang didukung                    wilayah dengan potensi pengembangan yang
       oleh kampanye cross-sell dan engagement yang                    tinggi serta insentif yang lebih tinggi untuk bulk
       digerakkan oleh Advance Analytics (AA).                         acquisition bagi developer utama.
   e. Memperluas penetrasi wealth proposition pada                 b. Rumah sekunder: memperkuat channel akuisisi
       nasabah cash-rich eksisting dan hidden affluent                 melalui jaringan agen yang menyiapkan dual-
       di dalam ekosistem BTN, termasuk bundling                       reporting line dari agen Direct to Consumer (D2C)
       wealth proposition dengan produk payroll dan                    di dalam sales center dan loyalty program untuk
       produk cash-rich small medium enterprise (SME).                 elite agen. Meningkatkan customer experience
2. Menyasar Segmen Wiraswasta Cash-Rich dalam                          dengan penawaran indikatif instan, “time-to-
   Ekosistem Perumahan                                                 yes” selama 1 minggu dan pengurangan TAT
   a. Meluncurkan proposisi berbasis kebutuhan                         secara keseluruhan sebanyak 2x dengan proses
       yang menyasar para profesional wiraswasta                       pengajuan yang terdigitalisasi. Meningkatkan
       yang “cash-rich” dalam ekosistem perumahan;                     akuisisi dan perolehan leads melalui mitra digital
       berpotensi diperluas ke ekosistem healthcare,                   termasuk integrasi proses yang lancar dengan
       legal, dan konsultasi.                                          BTN properti dan perjalanan pemenuhan Online
   b. Meluncurkan proposisi merchant yang menyasar                     to Offline (O2O).
       UMKM, retail makanan, dan restoran melalui bundle           c. Membangun proposisi untuk mengurangi
       produk merchant, penguatan platform merchant,                   churn/repayments dengan centralized counter-
       dan penawaran layanan bernilai tambah (beyond                   offering team untuk mengurangi pre-payment
       banking) melalui kemitraan dengan perusahaan                    rate dan win-back campaign untuk menyasar
       penyedia layanan/akuisisi merchant.                             nasabah yang telah berpindah.


                                                                                            Laporan Tahunan 2025          387
Page 388
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




6. Meningkatkan Penetrasi dalam Value Chain                            channel media milik sendiri. Meluncurkan proposisi
   Perumahan                                                           baru dan mendorong penetrasi untuk lini kredit.
   a. Meningkatkan penetrasi value-chain dari klien               b. Memperdalam penetrasi dan aktivasi produk
      corporate anchor dari 1 klien anchor menjadi                     fee-based income untuk kartu kredit dan wealth
      setidaknya 15-20 klien anchor dengan value-                      propositions digabungkan dengan proposisi
      chain specialist yang didedikasikan dalam                        tabungan (saving) dan lending.
      model one-Client Service team (CST) dengan                  c. Meningkatkan volume dan profitabilitas Joint
      sistem pemantauan terpusat untuk melacak.                        Finance Scheme (B2B) dan channeling partnership.
   b. Meluncurkan bundle produk khusus sektor untuk            8. Memperluas KUMK ke Sektor-Sektor SME Unggulan
      perusahaan konstruksi dan real estate di seluruh            Memperluas KUMK ke sektor-sektor SME dengan
      lifecycle end-to-end termasuk penjaminan,                   pertumbuhan tinggi dan NPL yang lebih rendah,
      pembiayaan,     pendanaan,      dan    layanan              meningkatkan kinerja dan praktik-praktik RM eksisting,
      pengelolaan finansial; menyediakan program                  underwriting kredit yang lebih baik dan proses yang
      berjenjang dan batas universal tahunan untuk                efisien; meluncurkan proposisi-proposisi yang inovatif
      spokes (mitra/agen).                                        untuk memasuki sektor-sektor yang cash intensive
7. Meningkatkan Produk High Yield ke Semua Segmen                 dengan penawaran cash-management dan pinjaman
   a. Meningkatkan produk dengan yield yang lebih                 KUMK yang di-bundle. Sektor yang berorientasi pada
      tinggi. Memperluas KAR/KRING ke basis nasabah               perdagangan, yaitu proposisi transaction banking
      non-payroll dan NTB dengan mempercepat                      ekspor/impor yang digabungkan dengan penawaran
      penyebaran    perjalanan   pengajuan      digital,          KUMK. Masuk ke sektor-sektor dengan pertumbuhan
      pendukung pengambilan keputusan kredit dan                  tinggi dan NPL rendah untuk KUR melalui kapabilitas
      pemasaran yang sangat personal di seluruh                   kredit yang unggul dan digitalisasi proses.



Pencapaian Target dan Target Ke Depan

Pencapaian Target 2025

Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional

Beberapa indikator pencapaian target operasional dapat ditunjukkan dengan pencapaian beberapa target yaitu
target kredit dan pembiayaan, serta target perolehan Dana Pihak Ketiga (DPK).

Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Produksi/Operasional			
                                                                                               (Konsolidasi, dalam miliar Rupiah)


                            Uraian                         Realisasi 2025        Target 2025              Pencapaian

                                1                                2                     3                      4=2/3

 KREDIT DAN PEMBIAYAAN

 Kredit Perumahan                                             275.484               280.267                    98,29%

 Kredit Non Perumahan                                           70.219               62.383                    112,56%

 Jumlah Kredit                                                 345.703              342.650                   100,89%

 Jumlah Pembiayaan                                              54.872                50.991                   107,61%

 Jumlah Kredit dan Pembiayaan yang diberikan                  400.576               393.641                    101,76%

 DANA PIHAK KETIGA

 Giro                                                          169.242               181.284                   93,36%

 Tabungan                                                      43.884                51.499                     85,21%

 Deposito                                                      224.271               187.838                   119,40%

 Jumlah Dana Pihak Ketiga                                      437.398               420.621                  103,99%




388       Laporan Tahunan 2025
Page 389
                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Kredit perumahan pada tahun 2025 tercatat sebesar              Dari sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada
Rp275,48 triliun, dengan pencapaian 98,29% dibandingkan        tahun 2025 terealisasi sebesar Rp437,40 triliun, tercapai
target tahun 2025 sebesar Rp280,26 triliun. Pertumbuhan        103,99% dibandingkan target tahun 2025 sebesar
kredit perumahan tersebut mencerminkan konsistensi             Rp420,62 triliun. Pencapaian DPK tersebut terutama
fokus Perseroan pada pembiayaan sektor perumahan,              ditopang oleh peningkatan Deposito yang mencapai
sejalan dengan strategi bisnis Perseroan dalam                 Rp224,27 triliun atau tercapai 119,40% dari target.
mendukung program perumahan nasional serta menjaga
kualitas pertumbuhan kredit secara berkelanjutan.              Sementara itu, Tabungan pada tahun 2025 terealisasi
                                                               sebesar Rp43,88 triliun, dengan pencapaian 85,21%
Secara keseluruhan, kredit dan pembiayaan yang                 dibandingkan target. Hal ini sejalan dengan strategi
diberikan pada tahun 2025 mencapai Rp400,58 triliun,           Perseroan dalam melakukan optimalisasi struktur
tercapai 101,76% dibandingkan target tahun 2025                pendanaan melalui pengelolaan komposisi dana, guna
sebesar Rp393,64 triliun. Pencapaian tersebut didorong         menjaga efisiensi biaya dana (cost of fund) di tengah
oleh capaian kredit non-perumahan sebesar 112,56%              kondisi likuiditas perbankan yang ketat dan suku bunga
serta pembiayaan yang tercapai 107,61%. Pertumbuhan            yang relatif tinggi.
kredit tetap dilakukan secara prudent dengan
mempertimbangkan kondisi likuiditas, arah kebijakan
suku bunga, serta pengelolaan risiko kredit Perseroan.


Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan

Pencapaian keuangan dapat dilihat dari pencapaian posisi keuangan, rasio-rasio keuangan, pendapatan dan laba.

Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan
                                                                                               (Konsolidasi, dalam miliar Rupiah)

                       Uraian                              Realisasi 2025        Target 2025              Pencapaian

                          1                                      2                    3                       4=2/3
 POSISI KEUANGAN

 Aset                                                          527.793              510.095                   103,47%

 Liabilitas                                                    491.583              475.545                   103,37%

 Ekuitas                                                        36.210               33.971                   106,59%

 PENDAPATAN DAN LABA

 Pendapatan Bunga                                               36.339               35.287                   102,98%

 Laba Operasional                                               4.499                 4.499                    99,99%

 Laba Bersih                                                     3.501                3.504                    99,92%

RASIO KEUANGAN (entitas induk, %)

CAR                                                             19,02%               18,19%                   104,56%

NPL                                                              3,17%                3,14%                   100,96%

ROA                                                             0,89%                0,90%                     98,89%

ROE                                                             11,57%               11,60%                    99,74%

NIM                                                             4,20%                 4,01%                   104,74%


Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan penguatan               tercapai 102,98% dibandingkan target tahun 2025.
posisi keuangan yang berkelanjutan. Total aset meningkat       Sedangkan laba bersih mencapai Rp3,50 triliun,
menjadi Rp527,79 triliun, tercapai 103,47% dibandingkan        tercapai 99,92%. Hal tersebut terutama disebabkan
target tahun 2025 sebesar Rp510,09 triliun. Sejalan            oleh pendapatan non-bunga (fee based income) dan
dengan pertumbuhan aset, liabilitas tercatat sebesar           pendapatan lainnya yang lebih rendah dari asumsi
Rp491,58 triliun, tercapai 103,37%, sementara ekuitas          RKAP, seiring dengan pendapatan non-recurring serta
meningkat menjadi Rp36,21 triliun atau tercapai 106,59%,       penurunan kontribusi pendapatan pemulihan/hapus
mencerminkan struktur permodalan yang tetap solid.             buku dibanding tahun sebelumnya juga menurun.
                                                               Namun di sisi lain, Perseroan tetap menjalankan
Dari sisi pendapatan dan profitabilitas, pendapatan            kebijakan pengelolaan biaya dan risiko secara prudent
bunga pada tahun 2025 mencapai Rp36,34 triliun,                sehingga kinerja profitabilitas tetap terjaga.


                                                                                            Laporan Tahunan 2025           389
Page 390
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Dari sisi rasio keuangan, Perseroan berhasil menjaga                 dengan peningkatan profitabilitas, Return on Assets
tingkat permodalan dengan Capital Adequacy                           (ROA) naik menjadi 0,89% dan Return on Equity (ROE)
Ratio (CAR) meningkat menjadi 19,02%, lebih tinggi                   meningkat menjadi 11,57%. Selain itu, Net Interest Margin
dibandingkan target tahun 2025 sebesar 18,19%. Kualitas              (NIM) tercatat meningkat signifikan menjadi 4,20%,
aset terus membaik, tercermin dari penurunan NPL                     mencerminkan perbaikan struktur pendanaan dan
menjadi 3,08% dibandingkan target 3,14%. Sejalan                     pengelolaan aset produktif yang lebih optimal.



Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal
Pencapaian struktur modal di tahun 2025 diuraikan sebagai berikut:

Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal			
                                                                                                        (Konsolidasi, dalam jutaan Rupiah)


                            Uraian                               Realisasi 2025        Target 2025                  Pencapaian

                               1                                       2                       3                        4=2/3

 Modal Inti (Tier 1)                                                 35.290                   22.976                    153,59%

 Modal Inti Utama (Common Equity Tier-CET 1)                          33.290                  22.976                    144,89%

 Modal Inti Tambahan (Additional Tier-AT 1)                           2.000                        0                            -

 Modal Pelengkap (Tier 2)                                              4.277                   11.826                    36,17%

 Jumlah Modal                                                         39.567                  34.802                    113,69%

 Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                               189.133                  191.347                   98,84%

 Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM)                           20,92%                   18,19%                     115,01%




Pada tahun 2025, Perseroan tetap menjaga struktur                    memenuhi Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
permodalan yang kuat dan memadai dalam                               (KPMM) sesuai ketentuan regulator, serta memiliki
mendukung pertumbuhan bisnis secara berkelanjutan.                   ruang permodalan yang memadai untuk mendukung
Modal inti (Tier 1) tercatat sebesar Rp35,29 triliun, tercapai       pertumbuhan     kredit dan   menjaga    ketahanan
153,59% dibandingkan target 2025 sebesar Rp22,98 triliun,            permodalan di tengah dinamika perekonomian.
seiring dengan dinamika pengelolaan permodalan dan
kebutuhan optimalisasi struktur modal Perseroan. Di                  Perbandingan Target dan Realisasi
sisi lain, modal pelengkap (Tier 2) menurun signifikan               Pemasaran
menjadi Rp4,28 triliun, tercapai 36,18% dibandingkan
target tahun 2025 sebesar Rp11,82 triliun.                           Brand awareness (tingkat tahu bank) masyarakat
                                                                     terhadap    brand      Perseroan   menjadi    indikator
Secara keseluruhan, jumlah modal Perseroan pada                      pencapaian strategi pemasaran di tahun 2025. Adapun
tahun 2025 mencapai Rp39,57 triliun, tercapai 113,70%                metode yang dilakukan dalam mendapatkan peringkat
dibandingkan target tahun 2025. Sementara itu, Aset                  indeks persepsi masyarakat terhadap brand Perseroan,
Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) tercatat sebesar                    yakni melalui survei secara langsung kepada responden
Rp189,13 triliun, relatif stabil dengan tercapai 101,08%             pada 9 kota besar di Indonesia oleh lembaga survei
dibandingkan target tahun 2025, mencerminkan                         independen dengan pertimbangan citra Perseroan
pengelolaan profil risiko yang prudent. Dengan struktur              secara bankwide, produk tabungan, dan e-channel,
permodalan tersebut, Perseroan tetap mampu                           menghasilkan sebagai berikut:

Tabel Bank Rapid Reaction Monitor (BRRM)-9 (sembilan) Kota

                                                                                     2025                             2024
                            Tingkat Awareness
                                                                                              Peringkat (Score)

 Bankwide                                                                            6 (40)                           6 (39)

 Tabungan                                                                            6 (16)                            5 (21)

 E-Channel (balé by BTN)                                                             5 (18)                           6 (16)




390       Laporan Tahunan 2025
Page 391
                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Berdasarkan hasil studi tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa brand Perseroan mengalami peningkatan peringkat
pada awareness secara bankwide maupun secara produk e-channel (balé by BTN).


Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM

Pencapaian pengembangan SDM dapat tercermin pada jumlah pelatihan, peserta dan biaya yang digunakan
selama tahun berjalan.

Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM

                                Uraian                Realisasi 2025      Target 2025              Pencapaian

                                  1                          2                 3                       4=2/3

 Biaya Pengembangan SDM (Rp juta)                          131.435           133.000                   98,82%

 Jumlah Pelatihan (pelatihan)                                    268               250                 107,20%

 Jumlah Peserta Pelatihan (orang)                         432.959           325.000                    133,22%



Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melakukan pengembangan SDM melalui program pembelajaran dan
pengembangan seluruh pegawai dengan metode classroom, virtual classroom dan self learning. Persentase
pencapaian jumlah peserta pembelajaran dan pengembangan sampai dengan Desember 2025 mencapai 133,22%
atau di atas target yang telah ditentukan.


Target Ke Depan (Proyeksi)

Perseroan telah menyusun target ke depan sesuai dengan dokumen RKAP tahun 2026. Penetapan target tersebut
didasarkan pada beberapa asumsi makro sebagai berikut:

Tabel Asumsi dalam Menyusun Proyeksi

                                      Asumsi Makro                                        2026

 Pertumbuhan PDB (% yoy)                                                                    5,20

 Suku Bunga Acuan BI Rate (%)                                                               4,25

 Inflasi (%)                                                                                3,10

 Nilai Tukar (Rp/USD)                                                                     16.700

 Pertumbuhan Kredit (%)                                                                    12,00

 Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (%)                                                          9,00

Sumber: Analisis Internal BTN



Proyeksi Produksi/Operasional

Proyeksi produksi/operasional untuk tahun 2026 adalah sebagai berikut:

Tabel Proyeksi Produksi/Operasional
                                                                                                              (dalam %)


                                                                                     Proyeksi
                                         Uraian
                                                                                Pertumbuhan 2026

 KREDIT DAN PEMBIAYAAN

 Kredit Perumahan                                                                         4,42%

 Kredit Non Perumahan                                                                     28,17%

 Jumlah Kredit                                                                            8,96%




                                                                                     Laporan Tahunan 2025          391
Page 392
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                             Proyeksi
                                         Uraian
                                                                        Pertumbuhan 2026

 DANA PIHAK KETIGA

 Giro                                                                           15,58%

 Tabungan                                                                       13,47%

 Deposito                                                                      (2,06%)

 Jumlah Dana Pihak Ketiga                                                        6,13%



Proyeksi Keuangan

Proyeksi keuangan untuk tahun 2026 adalah sebagai berikut:

Tabel Proyeksi Keuangan
                                                                                                    (dalam %)


                                                                             Proyeksi
                                         Uraian
                                                                        Pertumbuhan 2026

 POSISI KEUANGAN

 Aset                                                                                10,90%

 Liabilitas                                                                           11,06%

 Ekuitas                                                                              9,06%

 PENDAPATAN DAN LABA

 Pendapatan Bunga                                                                     5,23%

 Laba Operasional                                                                     18,14%

 Laba Bersih                                                                         20,28%

 RASIO KEUANGAN

 CAR                                                                        17,00% - 18,00%

 NPL                                                                                < 3,00%

 ROA                                                                          0,90% - 1,00%

 ROE                                                                        12,00% - 13,00%

 NIM                                                                         3,50% - 4,00%



Proyeksi Struktur Modal

Proyeksi struktur modal untuk tahun 2026 adalah sebagai berikut:

Tabel Proyeksi Struktur Modal               					

                                                                          Proyeksi
                                      Uraian
                                                                     Pertumbuhan 2026

 Modal Inti (Tier 1)                                               ±Rp31 triliun - Rp32 triliun

 Modal Pelengkap (Tier 2)                                          ±Rp3,5 triliun - Rp3,8 triliun

 Jumlah Modal                                                      ±Rp34 triliun - Rp35 triliun

 Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                             Rp195 triliun - Rp198 triliun




392        Laporan Tahunan 2025
Page 393
                                                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Proyeksi Kebijakan Dividen

Informasi proyeksi kebijakan dividen adalah sebagai berikut:

Tabel Dividen

                                        Uraian                                                                              Proyeksi 2026

 Laba Bersih                                                                                                                 Rp4.465 miliar

 Dividend Pay Out (DPO)                                                                                           ±Rp900 miliar-Rp1.100 miliar

 Rasio DPO                                                                                                                         20%-25%


Dasar    kebijakan    pembagian      dividen   dilakukan                           Proyeksi Pemasaran
berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPST) atau Rapat Umum Pemegang Saham                                     Pada tahun 2026, strategi campaign BTN masih akan
Luar Biasa (RUPSLB) berdasarkan Undang-Undang                                      tetap berfokus pada Balé by BTN sebagai SuperApp BTN,
No.40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas. Faktor-                               sekaligus menjadi Hero Campaign dari seluruh program
faktor yang menjadi pertimbangan dalam penentuan                                   (promo) BTN, seperti Balé Be Free, Balé Ayu, Balé Ngopi,
jumlah dan pembayaran dividen di antaranya adalah                                  Balé Unlock Your World dan lain sebagainya. Strategi ini
tingkat kesehatan keuangan, tingkat kecukupan modal,                               bertujuan untuk meningkatkan aktivasi dan transaksi
kebutuhan dana untuk ekspansi usaha lebih lanjut, tanpa                            pada Balé by BTN, agar mendorong pertumbuhan Dana
mengurangi hak dari RUPS Perseroan untuk menentukan                                Pihak Ketiga utamanya pada CASA (Current Account
lain sesuai dengan ketentuan anggaran dasar. Besarnya                              Saving Account) baik dari sisi peningkatan Number of
dividen Perseroan jumlahnya akan ditentukan pada saat                              Account (NoA) maupun Volume of Account (VoA), melalui
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Manajemen                                        optimalisasi strategi 360° campaign. Sehingga strategi ini
merencanakan untuk membagikan dividen payout                                       juga diharapkan dapat membantu penurunan cost of fund.
ratio sebesar 20%-25% apabila terdapat surplus kas dari
kegiatan operasional setelah dana tersebut disisihkan                              Di samping itu, layanan BTN Prospera, BTN Prioritas, BTN
untuk dana cadangan, kegiatan pendanaan, rencana                                   Private, aplikasi Plus by BTN Prioritas, BTN Payroll, BTN
pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan.                                     Paylater, serta KPR BTN (Subsidi dan Non Subsidi) juga
Perseroan memperoleh dividen yang berasal dari                                     termasuk dalam campaign plan 2026 sebagai upaya
pembagian laba bersih. Jumlah dividen tergantung                                   peningkatan realisasi Dana Pihak Ketiga (baik ritel
kebijakan dividen (dividend policy) yang diterapkan.                               maupun lembaga), serta peningkatan realisasi kredit
                                                                                   dan pembiayaan.



      CAMPAIGN                             Plan 2026

                          Jan          Feb         Mar        Apr         Mei        Jun           Jul        Agu           Sep         Okt         Nov          Des




       Primary



       Funding
       Side


       Lending
       Side



       Festive                                                                                                                                                  HUT
                                        HUT      Ramadan                                                       HUT
                                                                                                                                                               ke-50
       Campaign                      ke-76 BTN    Idulfitri                                                  ke-80 RI
                                                                                                                                                              KPR BTN




                          •   Produk & promo e-Channel BTN (Balé by BTN, EDC dan ATM) •   Balé Korpora                        •   Produk & program KUR serta KUMK
                          •   Produk & promo Kartu Debit BTN Visa                     •   Balé Poin                           •   Produk & program KAR & KRING
                          •   Tabungan BTN, BTN Siap! & e-Deposito, multi currency    •   Balé Agen                           •   Corporate communication
       Always On          •   Tabungan BTN Bisnis & Balé Bisnis                       •   Layanan & program BTN Private       •   Festive
                          •   KPR (subsidi & nonsubsidi) & Balé Properti              •   Layanan & program BTN Prioritas     •   Government communication
                          •   BTN Payroll                                             •   Produk pembiayaan kredit            •   Giro dan Depo Lembaga
                          •   BTN Paylater                                                komersial                           •   Produk, Program, dan Jasa BTN lainnya




                                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025               393
Page 394
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Aktivasi campaign juga dilakukan melalui penyelenggaraan event maupun sponsorship event di sepanjang tahun
2026, dengan menyasar aktivitas yang dekat dengan lifestyle masyarakat, seperti BTN Expo, BTN Festiversary, BTN
Jakarta International Marathon, BTN Jakarta International Criterium, BTN Indonesia Fashion Week, berbagai konser
dan lain sebagainya. Sehingga mendorong balé by BTN sebagai platform yang menjadi solusi transaksi dan finansial
keluarga Indonesia.



          EVENT                                 Plan 2026

      Jan           Feb            Mar            Apr            Mei         Jun          Jul         Agu         Sep           Okt          Nov              Des



                      BTN
       BTN                                                                                BTN
                    Run for                                                                                                     Kick
     Housingp                                                                           Jakarta     HUT RI dan
                   Sumater                              Road to                                                  Public      Start BTN         Roadshow BTN
      reneur                                                                           Internatio   Engagem
                    dalam         RUPST                BTN Jakim           BTN Jakim                             Expose      Housing-          Housingpreneur
     Awarding                                                                              nal       ent Day
                    rangka                                                                                         Live       preneur
      & Expo                                                                           Criterium
                   HUT BTN


                  Economic
                  outlook (6                        BTN
                    Kota)                        Festivers
                                                                                                                          Promo & Program BTN Jakim 2027
                                                  ary for     Leadership
                                   Mudik                                               Business
     RUPS LB                                    Sumatera        Forum
                                   BUMN                                                 Review
                    Defile                        dalam
                    & Mini                        rangka
                   Olympic                       HUT BTN                                                                                                   balé Festival
                                                                                                                                HC         Economic           dalam
                                                                                                                              Summit         & Risk        rangka HUT
                                                                                                                                            Outlook          KPR BTN
                    BTNers       Bukber                                                  Event
      BTN X                                      Deep
                  Excellenc e    BTNers                        Idul adha               Prospera
      PosID                                      Purple
                    Awards                                                               (tbc)
                                                                                                                                                             BTN
                                                                                                                              BOD Top       Gun N
                  Tumpengan       Halal bi        Event                                                                                                    Rakernas
                    dalam       Halal & Pisah
                                                                                                                               Team         Roses
                  rangka HUT      Sambut        Prospera           IFW
                     BTN                          (tbc)

                                                                                                                                Event
                                  Pasar                                                                                       Prospera       JFW
                                                                                                                                                            Glamlocal
                   Dream
                                 Medang                                                                                         (tbc)
                   Theater
                                 Lebaran


      Event               Sponsorship Event




Proyeksi Pengembangan SDM

Proyeksi pengembangan SDM tahun 2026 adalah sebagai berikut:

Tabel Proyeksi Pengembangan SDM

                                                             Uraian                                                                   Proyeksi 2026

 Biaya Pengembangan SDM (Rp juta)                                                                                                          124.159

 Jumlah Pelatihan (pelatihan)                                                                                                                  270

 Jumlah Peserta Pelatihan (orang)                                                                                                        450.000




Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)

RJP Perseroan sebelumnya yang disusun tahun 2020 untuk periode 2021 hingga 2025. Perseroan menetapkan visi
untuk Menjadi The Best Mortgage Bank in Southeast Asia pada tahun 2025. Ada 2 (dua) hal penting agar aspirasi
tersebut dapat terwujud, yaitu aspek pertumbuhan dan profitabilitas. Perseroan harus menjadi Perusahaan dengan
pertumbuhan paling tinggi dan sustainable dengan CAGR berada di angka 13% dari tahun 2019-2025 di antara peers
mortgage banks. Sisi profitabilitas Perusahaan harus memiliki ROE paling tinggi di antara peers mortgage banks
dengan target di angka 20%.




394           Laporan Tahunan 2025
Page 395
                                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                   Proyeksi Perbandingan BTN dengan Bank sejenis

Pada 2025, BTN dapat menjadi salah satu mortgage bank dengan pertumbuhan tercepat
dan paling menguntung secara global
                                                                                                                                                 CAHR >13%
                                                                                                                                        xx%
• Cut off USD 10 Miliar di Asia Tenggara, India, Cina, Brazil, Nigeria, AS, Inggris, Rusia                                                       ROF >16%



                              Mortgage           Mortgage,    CAGR,      ROE,                              Mortgage       Mortgage,      CAGR,       ROE,
                              % dari aset        2019 USD     17-19      2019                              % dari aset    2019 USD       17-19       2019
                              pinjaman            Miliar                                                   pinjaman        Miliar


                                        94             246      3.2%      5.0%                                      34            325     -0.1%      10.4%



                                        90           12.2%
                                                         25    10.6%     15.9%                                      31         12.2%
                                                                                                                                  596     15.3%       11.7%



                                        85              35      8.4%     15.6%                                      31            756     12.5%      10.4%



                                         81             216     3.4%      4.6%                                      31             22         1.6%   10.3%



                                         73              91    10.4%     17.0%                                      31            573     14.2%      10.9%



                                        68             403      0.6%       6.1%                                     29             26     8.9%        8.1%



                                         67              12      13%1     20%1                                      27            40          9.9%   10.5%



                                         67             84      3.7%     17.5%                                      26             51         2.5%    11.2%



                                        44              431    -8.8%      14.1%                                     23            46      -1.9%      10.9%



                                         37             29      8.3%     12.8%                                      21             74     17.0%      21.9%



                                        35             760     12.2%      12.7%                                     20            55          0.2%   12.6%



                                        35              25      11.1%     10.1%                                     20            65      15.6%       1.4%



1. Angka BTN sebagai bagian dari aspirasi 2025




Pencapaian      masing-masing     indikator  aspirasi                                   unit. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor seperti
Corporate Plan Perseroan hingga Desember 2025                                           pandemi Covid-19 yang berlangsung lama hingga 3
sebagian sedang berjalan on track. Walaupun terdapat                                    (tiga) tahun dari tahun 2020 sampai dengan tahun
beberapa indikator yang belum mencapai target                                           2022, kuota alokasi KPR Subsidi yang fluktuatif hingga
aspirasi 2025, namun sebagian besar sudah mengalami                                     tantangan dalam supply and demand perumahan. Dari
peningkatan dibandingkan pencapaian tahun 2019.                                         sisi profitabilitas, rasio Return on Equity (ROE) belum
                                                                                        mencapai target Corporate Plan 2024 disebabkan
Target dan Realisasi Corporate Plan 2025                                                karena pelaksanaan rights issue dan Penyertaan Modal
Sementara itu, penyaluran KPR secara akumulasi                                          Negara (PMN) di tahun 2022 yang mengakibatkan
hingga Desember tahun 2025 sebanyak 931.453 unit                                        meningkatnya         ekuitas   secara  signifikan  yang
KPR berperan besar dalam Program Sejuta Rumah                                           berdampak pada rasio return on equity.
Pemerintah, walaupun terdapat gap sebanyak 250.569



Kebijakan, Pengumuman dan Pembayaran Dividen

Kebijakan Dividen

Kebijakan pembagian dividen telah diatur secara internal dalam PT.9-AD.2 tentang Penyelenggaraan RUPS. Evaluasi
kebijakan dividen dilaksanakan setiap tahun dengan mempertimbangkan historis kinerja Perseroan maupun potensi
bisnis dan ekonomi ke depan.




                                                                                                                     Laporan Tahunan 2025             395
Page 396
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Adapun kebijakan tersebut mengatur antara lain:                    berhak paling lambat 30 (tiga puluh) hari setelah
1. Pertimbangan Pembagian Dividen, antara lain:                    diputuskan oleh RUPST berdasarkan ketentuan
   a. Pembagian dividen mempertimbangkan historis                  yang berlaku.
       kinerja Perseroan maupun potensi bisnis dan              e. Pembayaran dividen dilakukan oleh Central
       ekonomi ke depan.                                           Operation (CEOD) dan Treasury (TRSD) satuan
   b. Besaran rasio dividen ditentukan berdasarkan                 kerja terkait sesuai dengan kewenangannya
       kewajaran kinerja profitabilitas dari kegiatan              sesuai dengan rincian tujuan pembayaran atas
       usaha maupun kontribusi kepada pemegang                     pembagian dividen yang akan diberitahukan
       saham. Besaran rasio dividen dianalisa dan                  oleh Satuan Kerja Sekretaris Perusahaan.
       diusulkan oleh Satuan Kerja Perencanaan               6. Tata cara pembagian dividen adalah:
       Strategis     dengan     memperhatikan       dana        a. Dividen tunai akan dibagikan kepada Pemegang
       cadangan, kegiatan pendanaan, rencana                       Saham yang namanya tercatat dalam Daftar
       pengeluaran modal serta modal kerja Perseroan.              Pemegang Saham Perseroan atau recording
   c. Rencana pembagian dividen didasarkan atas                    date pada tanggal recording date dan/atau
       pemenuhan hak pemegang saham dengan                         Pemilik Saham Perseroan pada Sub Rekening
       mengutamakan kepentingan Perseroan dan                      Efek di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
       dicantumkan dalam rencana bisnis Perseroan.                 (“KSEI”) pada penutupan perdagangan.
2. Mekanisme persetujuan pembagian dividen adalah               b. Bagi Pemegang Saham yang sahamnya
   melalui RUPS dengan memenuhi Anggaran Dasar                     dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,
   Perseroan dan ketentuan regulator.                              pembayaran dividen tunai dilaksanakan melalui
3. Usulan     besaran     pembagian      dividen     telah         KSEI dan akan didistribusikan pada tanggal
   disampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris.                 pembayaran dividen sebagaimana publikasi
4. Jadwal pembagian dividen terdiri dari penentuan                 yang dilakukan oleh Perseroan ke dalam Rekening
   tanggal untuk:                                                  Dana Nasabah (RDN) pada Perusahaan Efek
   a. Publikasi rencana pembagian dividen yaitu                    dan/atau Bank Kustodian di mana Pemegang
       bersamaan dengan publikasi Ringkasan Risalah                Saham membuka rekening efek. Sedangkan bagi
       RUPS;                                                       Pemegang Saham Perseroan yang sahamnya
   b. Cum Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi                   tidak dimasukkan dalam penitipan kolektif KSEI,
       yaitu 2 (dua) hari bursa sebelum recording date;            maka pembayaran Dividen Tunai akan ditransfer
   c. Ex Dividen di Pasar Reguler dan Negosiasi yaitu              ke rekening Pemegang Saham Perseroan.
       1 (satu) hari bursa setelah Cum Dividen di Pasar         c. Dividen tunai tersebut akan dikenakan pajak
       Reguler dan Negosiasi;                                      sesuai dengan peraturan perundang-undangan
   d. Cum Dividen di Pasar Tunai yaitu bersamaan                   perpajakan.
       dengan recording date;                                   d. Berdasarkan peraturan perundang-undangan
   e. Ex Dividen di Pasar Tunai yaitu 1 (satu) hari bursa          perpajakan, dividen tunai akan dikecualikan dari
       setelah Cum Dividen di Pasar Tunai;                         objek pajak jika diterima oleh pemegang saham
   f. Recording Date Pemegang Saham yang berhak                    Wajib Pajak Badan Dalam Negeri (WP Badan DN)
       yaitu 8 (delapan) hari bursa setelah RUPS;                  dan Perseroan tidak melakukan pemotongan
   g. Pembayaran Dividen yaitu paling lambat 30 hari               Pajak Penghasilan atas dividen tunai yang
       setelah publikasi Ringkasan Risalah RUPS.                   dibayarkan kepada WP Badan DN tersebut.
5. Syarat pembagian dividen adalah:                                Dividen Tunai yang diterima oleh pemegang
   a. Penggunaan laba bersih termasuk penentuan                    saham Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri
       jumlah penyisihan untuk cadangan diputuskan                 (WPOP DN) akan dikecualikan dari objek pajak
       oleh RUPS.                                                  sepanjang dividen tersebut diinvestasikan di
   b. Seluruh laba bersih setelah dikurangi penyisihan             wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
       untuk cadangan dibagikan kepada pemegang                    Bagi WPOP DN yang tidak memenuhi ketentuan
       saham sebagai dividen, kecuali ditentukan lain              investasi sebagaimana disebutkan di atas, maka
       dalam RUPS.                                                 dividen yang diterima oleh yang bersangkutan
   c. Dividen hanya boleh dibagikan apabila                        akan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) sesuai
       Perseroan mempunyai saldo laba yang positif.                dengan ketentuan perundang-undangan, dan
   d. Dalam hal RUPST menyetujui pembagian dividen                 PPh tersebut wajib disetor sendiri oleh WPOP DN
       tunai, Perseroan melaksanakan pembayaran                    yang bersangkutan sesuai dengan peraturan
       dividen tunai kepada pemegang saham yang                    perundang-undangan.




396     Laporan Tahunan 2025
Page 397
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Pengumuman dan Pembayaran Dividen

Informasi terkait pengumuman dan pembayaran dividen tahun buku 2023-2024 disajikan sebagai berikut:

Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen Tahun Buku 2023-2024

                             Uraian                         Tahun Buku 2024                Tahun Buku 2023

 Laba Bersih (Rp)                                           3.007.327.693.837,86           3.500.987.620.258,75

 Dividen Kas                                                  751.831.923.459,47               700.197.524.051,75

 Dividen Non Kas *)                                                           -                                 -

 Jumlah Saham (lembar)                                           14.034.444.413                   14.034.444.413

 Dividen Kas Per Saham (Rp)                                               53,57                            49,90

 Dividen Non Kas Per Saham *)                                                 -                                 -

 Dividend Payout Ratio (%)                                                  25%                              20%

 Tanggal Keputusan RUPS                                           26 Maret 2025                    6 Maret 2024

 Tanggal Pengumuman                                               27 Maret 2025                     7 Maret 2024

 Tanggal Pembayaran Dividen Kas                                    25 April 2025                     5 April 2024

 Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas*)                                         -                                 -

Keterangan: *) Perseroan tidak memiliki Dividen Non Kas




Pengumuman dan Pembayaran Dividen                               c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak
Tahun Buku 2024                                                     substitusi untuk melakukan:
                                                                    - Penetapan jadwal dan tata cara pembagian
Pada tahun 2025, Perseroan membagikan dividen                          yang berkaitan dengan pembayaran Dividen
tunai tahun buku 2024 sesuai dengan hasil keputusan                    untuk Tahun Buku 2024 sesuai dengan
RUPS Tahunan di tahun 2025 tanggal 26 Maret 2025.                      ketentuan peraturan perundang-undangan.
Berdasarkan RUPS Tahunan tahun 2025, Pemegang                       - Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan
Saham memutuskan menyetujui dan menetapkan                             perpajakan yang berlaku.
penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2024                    - Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan
sebesar Rp3.007.327.693.837,86 (tiga triliun tujuh miliar              ketentuan yang berlaku.
tiga ratus dua puluh tujuh juta enam ratus sembilan          2. Sebesar 75% (tujuh puluh lima persen) atau sejumlah
puluh tiga ribu delapan ratus tiga puluh tujuh koma             Rp2.255.495.770.378,40 (dua triliun dua ratus lima
delapan enam rupiah) sebagai berikut:                           puluh lima miliar empat ratus sembilan puluh lima
1. Sebesar 25% (dua puluh lima persen) atau sejumlah            juta tujuh ratus tujuh puluh ribu tiga ratus tujuh
    Rp751.831.923.459,47 (tujuh ratus lima puluh satu           puluh delapan koma empat nol rupiah) digunakan
    miliar delapan ratus tiga puluh satu juta sembilan          sebagai saldo laba ditahan.
    ratus dua puluh tiga ribu empat ratus lima puluh
    sembilan koma empat tujuh rupiah) atau sebesar           Perseroan membayarkan dividen pada tanggal 25 April
    Rp53.57048 (lima puluh tiga lima tujuh nol empat         2025 kepada pemegang saham (dengan warkat atau
    delapan rupiah) per saham ditetapkan sebagai             tanpa warkat) yang namanya tercatat dalam daftar
    dividen     tunai.  Pembayarannya       dilaksanakan     pemegang saham Perseroan atau recording date pada
    dengan ketentuan sebagai berikut:                        tanggal 16 April 2025. Perseroan tidak membagikan
    a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar      dividen interim untuk tahun buku 2024.
        Rp451.099.154.086,39 (empat ratus lima puluh satu
        miliar sembilan puluh sembilan juta seratus lima     Pengumuman dan Pembayaran Dividen
        puluh empat ribu delapan puluh enam koma tiga        Tahun Buku 2023
        puluh sembilan rupiah) dibayarkan ke rekening
        yang akan ditunjuk oleh Menteri BUMN.                Pada tahun 2024, Perseroan membagikan dividen
    b. Dividen untuk Tahun Buku 2024 dibayarkan              tunai tahun buku 2023 sesuai dengan hasil keputusan
        secara proporsional kepada setiap Pemegang           RUPS Tahunan di tahun 2024 tanggal 06 Maret 2024.
        Saham yang namanya tercatat dalam Daftar             Berdasarkan RUPS Tahunan tahun 2024, Pemegang
        Pemegang Saham pada tanggal pencatatan               Saham memutuskan menyetujui dan menetapkan
        (recording date).                                    penggunaan laba bersih Perseroan tahun buku 2023




                                                                                       Laporan Tahunan 2025          397
Page 398
04       Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




sebesar Rp3.500.987.620.258,75 (tiga triliun lima ratus                    c. Direksi diberi wewenang dan kuasa dengan hak
miliar sembilan ratus delapan puluh tujuh juta enam                            substitusi untuk melakukan:
ratus dua puluh ribu dua ratus lima puluh delapan                              - Penetapan jadwal dan tata cara pembagian
koma tujuh lima rupiah) sebagai berikut:                                          yang berkaitan dengan pembayaran Dividen
1. Sebesar 20% (dua puluh persen) atau sejumlah                                   untuk Tahun Buku 2023 sesuai ketentuan
    Rp700.197.524.051,75 (tujuh ratus miliar seratus                              yang berlaku.
    sembilan puluh tujuh juta lima ratus dua puluh empat                       - Pemotongan pajak Dividen sesuai peraturan
    ribu lima puluh satu koma tujuh lima rupiah) atau                             perpajakan yang berlaku
    sebesar Rp49,89136 (empat puluh sembilan koma                              - Hal-hal terkait teknis lainnya sesuai dengan
    delapan sembilan satu tiga enam rupiah) per saham                             ketentuan yang berlaku.
    ditetapkan sebagai dividen tunai. Pembayarannya                     2. Sebesar 80% (delapan puluh persen) atau sejumlah
    dilaksanakan dengan ketentuan sebagai berikut:                         Rp2.800.790.096.207,00 (dua triliun delapan ratus
    a. Dividen bagian Negara Republik Indonesia sebesar                    miliar tujuh ratus sembilan puluh juta sembilan
        Rp420.118.514.441,03 (empat ratus dua puluh miliar                 puluh enam ribu dua ratus tujuh rupiah) digunakan
        seratus delapan belas juta lima ratus empat belas                  sebagai saldo laba ditahan.
        ribu empat ratus empat puluh satu koma nol tiga
        rupiah) disetorkan ke Rekening Kas Umum Negara.                 Perseroan membayarkan dividen pada tanggal 5 April
    b. Dividen untuk Tahun Buku 2023 dibayarkan                         2024 kepada pemegang saham (dengan warkat atau
        secara proporsional kepada setiap Pemegang                      tanpa warkat) yang namanya tercatat dalam daftar
        Saham yang namanya tercatat dalam Daftar                        pemegang saham Perseroan atau recording date pada
        Pemegang Saham pada tanggal pencatatan                          tanggal 20 Maret 2024. Perseroan tidak membagikan
        (recording date).                                               dividen interim untuk tahun buku 2023.


Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

Pada tahun 2025, perseroan melakukan penerbitan PUB Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun
2025 dan PUB Subordinasi Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025 dengan penawaran umum.

Tabel Laporan Hasil Penawaran Umum

                                                                                              Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum
             Jenis Penawaran
 No.                                           Jenis Obligasi          Tanggal Efektif     Jumlah Hasil         Biaya
                  Umum
                                                                                            Penawaran         Penawaran
                                                                                              Umum              Umum

     1                 2                                  3                   4                  5                  6

         Penawaran Umum Efek             Obligasi Subordinasi
     1   Bersifat Utang dan/atau         Berkelanjutan I Bank BTN      04 Desember 2025   2.000.000.000.000      7.909.075.000
         Sukuk                           Tahap I Tahun 2025

         Penawaran Umum Efek             Obligasi Berwawasan
     2   Bersifat Utang dan/atau         Sosial Berkelanjutan I Bank   04 Desember 2025    300.000.000.000       5.195.362.000
         Sukuk                           BTN Tahap I Tahun 2025

 Jumlah                                                                                   2.300.000.000.000      13.104.437.000




Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Penggabungan/
Peleburan Usaha, Akuisisi, Restrukturisasi Hutang dan Modal

Perseroan memiliki aturan dan prosedur yang mengatur                    Investasi
akuisisi, pengambilalihan, dan transaksi luar biasa
seperti merger dan penjualan aset korporasi yang                        Sebagai salah satu kegiatan usaha di industri
substansial sebagaimana diatur dalam Anggaran Dasar                     perbankan, Perseroan melakukan investasi dalam
Perseroan dan Kebijakan Umum Nomor KU.4 Tentang                         bentuk efek bersifat utang, baik yang diterbitkan oleh
Pengelolaan Perusahaan Anak dan Unit Usaha Syariah                      Pemerintah maupun korporasi. Berikut disampaikan
untuk memastikan transaksi terjadi secara transparan                    rincian investasi dalam bentuk efek – efek bersifat
dan dalam kondisi yang wajar dan melindungi hak-hak                     utang yang dilakukan Perseroan per 31 Desember 2025
semua pemegang saham sesuai dengan kelasnya.                            dan 2024 adalah sebagai berikut:




398        Laporan Tahunan 2025
Page 399
                                                                                               PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                          Rencana Penggunaan Dana                   Realisasi Penggunaan Dana
                             Menurut Prospektus                        Menurut Prospektus                    Sisa Dana Hasil
                                                                                                               Penawaran
                          Rencana                                                                                Umum
   Hasil Bersih                                   Total          Realisasi Kredit             Total
                       Realisasi Kredit

     7 = 5-6                    8                 9=8                   10                  11 = 10               12 = 9-11


 1.992.090.925.000      1.992.090.925.000    1.992.090.925.000   1.992.090.925.000     1.992.090.925.000               -



  294.804.638.000        294.804.638.000      294.804.638.000     294.804.638.000       294.804.638.000                -


 2.286.895.563.000     2.286.895.563.000     2.286.895.563.000   2.286.895.563.000    2.286.895.563.000                -




Tabel Investasi Efek-Efek
                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                  Nilai
                                    Uraian
                                                                                     2025                        2024

Nilai wajar melalui laba rugi                                                    18.726.497                     21.207.876

Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lainnya                             22.317.224                     15.291.478

Biaya perolehan diamortisasi                                                     12.276.856                    20.825.986

Total efek-efek                                                                 53.320.577                     57.325.340




                                                                                                 Laporan Tahunan 2025         399
Page 400
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Total efek-efek yang dimiliki oleh Perseroan pada tahun               sama atas investasi Sukuk Bank Indonesia tersebut
2025 mengalami sedikit penurunan dibandingkan                         yang telah jatuh tempo atau telah dilakukan pencairan
dengan tahun 2024, hal ini disebabkan oleh:                           sebesar Rp309,260 triliun.
- Berlakunya PADG Nomor 11 Tahun 2025 tentang
   Perubahan Kedelapan atas Peraturan Anggota                         Ekspansi
   Dewan Gubernur Nomor 21/22/PADG/2019 tentang
   Rasio Intermediasi Makroprudensial dan Penyangga                   Perseroan telah melakukan ekspansi pada tahun 2025 dari
   Likuiditas Makroprudensial Bagi Bank Umum                          sisi pengembangan jaringan kantor dengan melakukan
   Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit Usaha                    pembukaan terhadap jaringan Kantor Cabang Pembantu
   Syariah bahwa terjadi perubahan pemenuhan                          (KCP) Konvensional sejumlah 18 Kantor dan KCP Syariah
   kewajiban Penyangga Likuiditas Makroprudensial                     (KCPS) sejumlah 8 kantor. Secara total, jumlah jaringan
   (PLM) dari 5% menjadi 4% per 1 Juni 2025.                          kantor Perseroan tahun 2025 terdiri dari 4 Kantor Fungsional
- Terdapat jatuh tempo portofolio Surat Berharga                      (KF), 8 Kanwil, 82 KC Konvensional, 35 KC Syariah, 548 KCP
   (efek-efek yang dimiliki) pada tahun 2025.                         Konvensional, dan 83 KCP Syariah.
- Penurunan portofolio Surat Berharga Bank Indonesia
   pada akhir tahun 2025.                                             Perseroan juga melakukan upgrade jaringan kantor
                                                                      dengan mengubah kantor konvensional menjadi kantor
Di sisi lain, sepanjang tahun 2025 Unit Usaha Syariah                 digital store dalam rangka mendukung digitalisasi dan
(UUS) yang telah melakukan spin-off pada tanggal                      kemudahan masyarakat dalam menggunakan layanan
22 Desember 2025 telah melakukan investasi dalam                      self service. Pada tahun 2025, BTN melakukan upgrade
bentuk obligasi dengan total akumulasi sebesar                        jaringan kantor digital store sebanyak 23 kantor
Rp837,169 miliar serta dalam bentuk Sukuk Bank                        sehingga total jaringan kantor digital store BTN menjadi
Indonesia sebesar Rp312,098 triliun. Pada tahun yang                  sebanyak 24 kantor.

Tabel Ekspansi Jaringan Kantor (Updated)

         Jaringan Kantor                      Penambahan Jaringan Kantor                        Dioperasikan Tanggal

 Kantor Cabang Pembantu (KCP)             KCP KIM                                      30 Desember 2025
 Konvensional
                                          KCP Sahid Sudirman Center                    23 Mei 2025

                                          KCP Tokyo Hub PIK 2                          28 April 2025

                                          KCP DPR RI                                   20 Juni 2025

                                          KCP Alam Sutera                              10 Desember 2025

                                          KCP Ancol                                    29 Desember 2025

                                          KCP Central Park Mall                        31 Desember 2025

                                          KCP Supermal Karawaci                        29 Desember 2025

                                          KCP Telkom Landmark Tower                    10 Juni 2025

                                          KCP Bursa Efek Indonesia                     25 Agustus 2025

                                          KCP Sequis Center                            02 Mei 2025

                                          KCP Wisma Mulia I                            28 April 2025

                                          KCP The East Tower                           19 Mei 2025

                                          KCP Pakuwon Tower                            11 Agustus 2025

                                          KCP Lippo Mall Kemang                        31 Desember 2025

                                          KCP Pondok Indah Mall                        25 November 2025

                                          KCP Blok M                                   31 Desember 2025

                                          KCP KIT Batang                               29 April 2025




400     Laporan Tahunan 2025
Page 401
                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




          Jaringan Kantor                      Penambahan Jaringan Kantor                           Dioperasikan Tanggal

 KCP Syariah (KCPS)                       KCPS Pamekasan                                   28 Juli 2025

                                          KCPS Klaten                                      03 November 2025

                                          KCPS Kisaran                                     13 November 2025

                                          KCPS Batoh                                       17 Oktober 2025

                                          KCPS Bungo                                       19 November 2025

                                          KCPS Binjai                                      14 November 2025

                                          KCPS Tenggarong                                  24 November 2025

                                          KCPS Pemalang                                    27 Oktober 2025



Tabel Upgrade Jaringan Kantor Digital Store Tahun 2025

               Jaringan Kantor                                                       Nama Kantor

 Kantor Cabang (KC)                                KC Agung Sedayu

                                                   KC Bumi Serpong Damai

                                                   KC Bintaro Jaya

                                                   KC Jakarta Cabang

                                                   KC Jakarta Kebon Jeruk

                                                   KC Kelapa Gading Square

                                                   KC Jakarta Melawai

 Kantor Cabang Pembantu (KCP)                      KCP DPR RI

                                                   KCP Bursa Efek Indonesia

                                                   KCP ITB Bandung

                                                   KCP Unesa Lidah Wetan

                                                   KCP Pondok Indah Mall

                                                   KCP Karangayu

                                                   KCP Alam Sutera

                                                   KCP Unnes

                                                   KCP Supermal Karawaci

                                                   KCP Ancol

                                                   KCP Universitas Indonesia

                                                   KCP Central Park

                                                   KCP Lippo Mall Kemang

                                                   KCP Blok M

                                                   KCP Hos Cokroaminoto

                                                   KCP Pondok Indah *)

*) KCP Pondok Indah secara persetujuan OJK dilakukan peningkatan status dan relokasi pada Januari 2026, namun secara fisik pembangunan dan
operasional telah siap di tahun 2025.




                                                                                                          Laporan Tahunan 2025        401
Page 402
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Divestasi

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan kegiatan divestasi.


Penggabungan/Peleburan Usaha

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan kegiatan penggabungan/peleburan usaha.


Akuisisi
Tabel Informasi Pengambil Alihan Victorian Syariah
 Pihak yang melakukan transaksi       :   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Pembeli
                                          PT Bank Victoria International Tbk sebagai Penjual

 Tanggal Transaksi                    :   5 Juni 2025

 Nilai Transaksi                      :   Rp1.627.930.964.909

 Objek Transaksi                      :   1.059.982.683 lembar saham atau 99,99% saham Bank Victoria Syariah

 Alasan dilakukannya transaksi        :   Berdasarkan Pasal 68 ayat (1) UU Perbankan Syariah dan Pasal 59 ayat (1) POJK 12/2023,
                                          Bank Umum Konvensional yang memiliki Unit Usaha Syariah (UUS) wajib melakukan
                                          pemisahan menjadi Bank Umum Syariah (BUS) apabila aset UUS telah mencapai
                                          50% dari aset induk dan/atau minimal Rp50 triliun. UUS Perseroan telah memenuhi
                                          ketentuan tersebut dengan aset Rp54,29 triliun pada Desember 2023 dan meningkat
                                          menjadi Rp60,56 triliun pada Desember 2024, sehingga Perseroan wajib melaksanakan
                                          pemisahan UUS paling lambat 12 Februari 2026.

                                          Sesuai ketentuan POJK 12/2023, pemisahan dapat dilakukan melalui pendirian BUS
                                          baru atau pengalihan hak dan kewajiban UUS kepada BUS yang telah ada. Dalam
                                          rangka memenuhi kewajiban tersebut secara lebih efisien dan mempercepat kesiapan
                                          operasional, Perseroan memilih strategi pengambilalihan Bank Victoria Syariah (BVIS)
                                          sebagai BUS penerima pemisahan. Langkah ini sejalan dengan Rencana Bisnis Bank
                                          (RBB) Perseroan serta mendukung penguatan posisi Perseroan dalam industri perbankan
                                          syariah, sekaligus mendorong konsolidasi perbankan syariah nasional.



Direksi dan Dewan Komisaris menunjuk pihak independen untuk melakukan penilaian kewajaran atas rencana akuisisi
PT Bank Victoria Syariah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tabel Informasi Proses Pengalihan Aset Unit Usaha Syariah BTN
 Pihak yang melakukan transaksi       :   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk sebagai Pemilik UUS
                                          PT Bank Syariah Nasional sebagai penerima aset UUS

 Tanggal Transaksi                    :   22 Desember 2025

 Nilai Transaksi                      :   Rp5.560.070.000.000

 Objek Transaksi                      :   Aset dan Liabilitas UUS Perseroan

 Alasan dilakukannya transaksi        :   Sejalan dengan rencana tersebut, setelah proses pengambilalihan Bank Victoria Syariah
                                          (BVIS) diselesaikan dan memperoleh persetujuan dari regulator, tahap selanjutnya adalah
                                          pelaksanaan pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah Perseroan dengan mengalihkan
                                          seluruh hak dan kewajiban UUS Perseroan kepada BVIS sebagai Bank Umum Syariah
                                          penerima pemisahan. Proses ini meliputi pengalihan portofolio pembiayaan, aset dan
                                          liabilitas, jaringan layanan, serta integrasi sistem operasional dan sumber daya manusia
                                          yang terkait dengan kegiatan usaha syariah.

                                          Melalui mekanisme tersebut, BVIS akan bertransformasi menjadi entitas Bank Umum
                                          Syariah yang diperkuat oleh bisnis UUS Perseroan, sehingga dapat beroperasi secara
                                          mandiri dengan skala usaha yang lebih besar. Perseroan sebagai induk tetap akan
                                          memiliki kendali strategis terhadap entitas hasil pemisahan tersebut, sekaligus
                                          memastikan keberlanjutan layanan kepada nasabah dan pengembangan bisnis
                                          syariah secara lebih optimal. Dengan demikian, proses spin-off ini tidak hanya bertujuan
                                          memenuhi ketentuan regulator, tetapi juga memperkuat posisi Perseroan dalam
                                          pengembangan ekosistem perbankan syariah nasional.




402     Laporan Tahunan 2025
Page 403
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Pada tanggal 5 Juni 2025, Perseroan secara efektif         •   Balai Harta Peninggalan (BHP) Jakarta sejumlah
melakukan akuisisi terhadap Bank Victoria Syariah              17.317 (tujuh belas ribu tiga ratus tujuh belas)
sebagai langkah awal dalam rangka pelaksanaan                  saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
pemisahan (spin-off) Unit Usaha Syariah (UUS). Aksi            Rp17.317.000 (tujuh belas juta tiga ratus tujuh belas
korporasi ini dilaksanakan dengan mengacu pada                 ribu rupiah) atau 0,001% dari jumlah seluruh modal
ketentuan POJK No. 12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi         ditempatkan dan disetor perseroan.
Bank Umum serta POJK No. 23/POJK.03/2023 tentang Unit
Usaha Syariah, yang mengatur kewajiban pemisahan           Sehingga seluruhnya berjumlah 6.620.070.000 (enam
UUS apabila telah memenuhi kriteria tertentu terkait       miliar enam ratus dua puluh juta tujuh puluh ribu)
batasan aset, permodalan, maupun jangka waktu              saham dengan nilai nominal seluruhnya sebesar
pelaksanaan sesuai roadmap regulator.                      Rp6.620.070.000.000 (enam triliun enam ratus dua
                                                           puluh miliar tujuh puluh juta rupiah).
Pada tanggal 9 Desember 2025, berdasarkan surat OJK
No. SR-511/PB.02/2025, Perseroan dan BSN memperoleh        Akuisisi tersebut merupakan bagian dari strategi
persetujuan OJK atas Pemisahan UUS Perseroan yang          transformasi Perseroan untuk membentuk entitas
berlaku efektif pada 22 Desember 2025 berdasarkan          Bank Umum Syariah yang berdiri sendiri, memiliki
persetujuan     Menteri   Hukum    atas   Perubahan        struktur permodalan yang memadai, tata kelola yang
Anggaran Dasar BSN sesuai Surat dari Kemenkum              independen, serta kapasitas ekspansi yang lebih fleksibel
No. AHU-AH.01-446 tahun 2025 tanggal 15 Desember           dan terarah. Dengan struktur kelembagaan yang terpisah,
2025.                                                      Perseroan dapat meningkatkan fokus pengembangan
                                                           bisnis syariah, memperkuat manajemen risiko, serta
Proses pemisahan telah selesai dilaksanakan pada           mendorong inovasi produk dan layanan sesuai prinsip
22 Desember 2025 yang mengakibatkan:                       syariah secara lebih agile dan kompetitif.
1. Seluruh aset dan liabilitas yang dimiliki oleh UUS
    Perseroan secara hukum yang berlaku telah              Secara strategis, langkah ini juga diarahkan untuk
    dipindahkan dan menjadi hak, liabilitas, atau          memperkuat ekosistem perumahan nasional dalam
    tanggungan dari Entitas Anak sebagai entitas           pembiayaan syariah. Entitas hasil spin-off akan
    penerima.                                              difokuskan pada pembiayaan sektor perumahan
2. Seluruh operasi, bisnis dan kegiatan UUS Perseroan      berbasis akad syariah seperti Murabahah, Musyarakah
    secara hukum telah berpindah tangan untuk              Mutanaqisah (MMQ), dan Ijarah Muntahiyah Bittamlik
    dioperasikan di bawah keuntungan, kerugian dan         (IMBT), guna mendukung pembiayaan rumah subsidi
    tanggung jawab entitas anak.                           maupun non-subsidi, pembiayaan konstruksi developer,
3. Seluruh hak, klaim, otorisasi dan liabilitas UUS        serta skema kepemilikan rumah bagi masyarakat
    Perseroan secara perjanjian, tindakan atau hal         berpenghasilan tetap maupun sektor informal.
    apapun yang dibuat, dilakukan atau terjadi pada
    tanggal atau sebelum tanggal efektif dari pemisahan    Penguatan pembiayaan syariah dalam ekosistem
    unit usaha (spin-off), termasuk dan tidak sebatas      perumahan ini diharapkan dapat meningkatkan inklusi
    pada daftar aset dan kewajiban UUS Perseroan           keuangan, memperluas akses hunian layak bagi
    yang telah ditetapkan serta seluruh hubungan legal     generasi muda dan first home buyer, serta mendukung
    antara UUS Perseroan dan pihak lain secara hukum       program pemerintah di bidang penyediaan perumahan
    telah dipindah tangan untuk dioperasikan di bawah      nasional. Selain memenuhi ketentuan regulasi, aksi
    keuntungan, kerugian dan tanggung jawab entitas        korporasi ini sekaligus mempertegas positioning
    anak.                                                  Perseroan sebagai institusi keuangan yang berperan
                                                           aktif dalam membangun ekosistem perumahan yang
Susunan Pemegang Saham berdasarkan akta Nomor              terintegrasi dan berkelanjutan berbasis prinsip syariah.
21 tanggal 20 November 2025 perihal Pernyataan
Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa             Restrukturisasi Hutang dan Modal
PT Bank Syariah Nasional antara lain:
• Perseroan sejumlah 6.620.052.683 (enam miliar            Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak melakukan
    enam ratus dua puluh juta lima puluh dua ribu          kegiatan restrukturisasi utang dan modal.
    enam ratus delapan puluh tiga) saham dengan nilai
    nominal seharusnya sebesar Rp6.620.052.683.000
    (enam triliun enam ratus dua puluh miliar lima puluh
    dua juta enam ratus delapan puluh tiga ribu rupiah)
    atau 99,999%.




                                                                                       Laporan Tahunan 2025         403
Page 404
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Informasi Transaksi Material                                   benturan kepentingan, sebagaimana yang tertuang
yang Mengandung Benturan                                       dalam dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Kepentingan, Transaksi Afiliasi,                               Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan
dan Transaksi Berelasi                                         Transaksi Benturan Kepentingan dan Surat Edaran
                                                               Otoritas Jasa Keuangan Nomor 13/SEOJK.03/2017 tanggal
Transaksi material adalah setiap transaksi yang                17 Maret 2017 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi Bank
dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan              Umum. Dari sisi internal, Perseroan memiliki Kebijakan
terkendali yang memenuhi batasan nilai transaksi               Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari             sebagaimana yang diatur dalam Pedoman dan Tata
ekuitas Perusahaan Terbuka (Peraturan Otoritas Jasa            Tertib Kerja Direksi dan Dewan Komisaris. Adapun
Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 Tentang Transaksi               kebijakan penyediaan dana kepada pihak terkait yang
Material dan Perubahan Kegiatan Usaha).                        mengandung benturan kepentingan tercantum dalam
                                                               Peraturan Direksi tersendiri yang mengatur bahwa
Transaksi Benturan Kepentingan                                 Perseroan dilarang memberikan dana kepada pihak
                                                               terkait tanpa persetujuan Dewan Komisaris.
Sesuai ketentuan dalam Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi               Dalam hal terjadi benturan kepentingan antara
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan, Benturan          Perseroan dengan pemegang saham, anggota Dewan
Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan                Komisaris, anggota Direksi, Pejabat Eksekutif dan/
ekonomis perusahaan terbuka dengan kepentingan                 atau pihak lainnya yang terkait dengan Perseroan
ekonomis pribadi anggota Direksi, anggota Dewan                maka anggota Dewan Komisaris, anggota Direksi,
Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali               dan Pejabat Eksekutif dilarang mengambil tindakan
yang dapat merugikan Perusahaan Terbuka dimaksud.              yang dapat merugikan atau mengurangi keuntungan
                                                               Perseroan dan wajib mengungkapkan benturan
Kegiatan usaha Perseroan tidak terlepas dari hubungan          kepentingan tersebut dalam setiap keputusan.
dan interaksi antar individu di lingkungan Perseroan           Perseroan juga mendokumentasikan dengan baik
maupun dengan pihak-pihak lainnya, terdapat potensi            setiap mengungkapkannya sesuai dengan ketentuan
benturan kepentingan yang mungkin tidak dapat                  yang berlaku. Pengungkapan benturan kepentingan
terhindarkan antara satu pihak dengan pihak lainnya,           dituangkan dalam risalah rapat sekurang-kurangnya
sehingga dapat mempengaruhi proses pengambilan                 mencakup nama pihak yang memiliki benturan
keputusan dan kinerja hasil keputusan tersebut yang            kepentingan, masalah pokok benturan kepentingan dan
dapat merugikan bagi Perseroan. Perseroan menyadari            dasar pertimbangan pengambilan keputusan tersebut.
pentingnya sikap yang tegas terhadap pengendalian
dan penanganan benturan kepentingan yang terjadi               Pada prinsipnya setiap insan Perseroan menghindari
di lingkungan Perseroan, sehingga dapat tercipta               pengambilan keputusan yang memiliki situasi dan
pengelolaan bisnis yang efektif dalam mencapai tujuan          kondisi adanya benturan kepentingan. Pemberian
Perseroan, bebas dari segala bentuk tindakan Korupsi,          kredit kepada Direksi, Dewan Komisaris dan pegawai
Kolusi dan Nepotisme (KKN) dan hubungan yang                   Perseroan dilakukan berdasarkan batas kewajaran dan
harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.                  sesuai dengan peraturan Perseroan yang berlaku tanpa
                                                               membedakan dengan nasabah lainnya (arm’s length
Perseroan senantiasa mematuhi ketentuan yang                   basis).
berlaku dalam hal transaksi yang mengandung


Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat transaksi yang mengandung benturan kepentingan.

Tabel Transaksi Benturan Kepentingan

                                                  Pengambil
      Nama                  Jabatan                            Jenis Transaksi   Nilai Transaksi     Keterangan
                                                  Keputusan

       Nihil                   Nihil                   Nihil        Nihil             Nihil              Nihil




404     Laporan Tahunan 2025
Page 405
                                                                                                   PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Transaksi Afiliasi                                                   5. Hubungan antara 2 (dua) perusahaan yang
                                                                        dikendalikan, baik langsung maupun tidak langsung,
Berdasarkan ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan                  oleh pihak yang sama; atau
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi dan                 6. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang
Transaksi Benturan Kepentingan, Afiliasi adalah:                        Saham Utama.
1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan
   keturunan sampai derajat kedua, baik secara                       Selanjutnya transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas
   horizontal maupun vertikal;                                       dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan
2. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur,                   terbuka atau perusahaan terkendali dengan Afiliasi dari
   atau Komisaris dari pihak tersebut;                               perusahaan terbuka atau Afiliasi dari Anggota Direksi,
3. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana                        Anggota Dewan Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau
   terdapat 1 (satu) atau lebih anggota Direksi atau                 Pengendali, termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi
   Dewan Komisaris yang sama;                                        yang dilakukan oleh Perusahaan Terbuka atau Perusahaan
4. Hubungan antara Perusahaan dan Pihak, baik                        Terkendali untuk kepentingan Afiliasi dari Perusahaan
   langsung maupun tidak langsung, mengendalikan                     Terbuka atau Afiliasi dari anggota Direksi, Anggota Dewan
   atau dikendalikan oleh perusahaan tersebut;                       Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali.



Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi

Keterbukaan Informasi Transaksi Afiliasi yang memenuhi Pasal 4 POJK 42/2020 adalah sebagai berikut:


Tabel Keterbukaan Informasi atas Transaksi Afiliasi

     Tanggal                                                                         Pihak yang
                         Objek Transaksi                Nilai Transaksi                                     Hubungan Afiliasi
    Transaksi                                                                       bertransaksi

21 Maret 2025      Pekerjaan pembangunan              Rp100.500.000.000,-        PT Bank Tabungan        BTN dan PT BA memiliki
                   Learning Center Dago yang          (Seratus Miliar Lima       Negara (Persero)        hubungan afiliasi karena
                   berlokasi di Jalan Bukit Pakar     Ratus Juta Rupiah).        Tbk dan PT Brantas      dikendalikan secara
                   Timur RT 004 RW 012, Desa                                     Abipraya (Persero).     langsung oleh pihak
                   Cibural, Kec. Cimenyan, Kab.                                                          yang sama yaitu Negara
                   Bandung, Prov. Jawa Barat,                                                            Republik Indonesia.
                   yang dibangun oleh PT BA.

09 April 2025      Sebidang tanah yang berlokasi      Rp322.899.000.000,-        PT Bank Tabungan        BTN dan PT PP memiliki
                   di Jl Raya Gandul RT.007/RW.008    (Tiga Ratus Dua Puluh      Negara (Persero) Tbk    hubungan afiliasi karena
                   Kecamatan Cinere Kota Depok        Dua Miliar Delapan         dan PT Pembangunan      dikendalikan secara
                   Jawa Barat, yang dibangun oleh     Ratus Sembilan Puluh       Perumahan (Persero)     langsung oleh pihak
                   PT PP.                             Sembilan Juta Rupiah).     Tbk.                    yang sama yaitu Negara
                                                                                                         Republik Indonesia.

21 Juli 2025       Sebidang tanah yang berlokasi      Rp121.500.000.000,-        PT Bank Tabungan        BTN dan PT BA memiliki
                   di Jl. Panjang Arteri Kelapa Dua   (Seratus Dua Puluh         Negara (Persero)        hubungan afiliasi karena
                   RT 002/013, Kebon Jeruk, jakarta   Satu Miliar Lima Ratus     Tbk dan PT Brantas      dikendalikan secara
                   Barat yang dibangun oleh PT        Juta Rupiah).              Abipraya (Persero).     langsung oleh pihak
                   BA.                                                                                   yang sama yaitu Negara
                                                                                                         Republik Indonesia.

21 Juli 2025       Pekerjaan Pembangunan              Rp132.001.000.000,-        PT Bank Tabungan        BTN dan PT NK memiliki
                   Gedung BTN Kantor Cabang           (Seratus Tiga Puluh        Negara (Persero) Tbk    hubungan afiliasi karena
                   Kelapa Gading Square yang          Dua Miliar Satu Juta       dan PT Nindya Karya     adanya kesamaan
                   berlokasi di Jl. Boulevard Raya    Rupiah).                   (Persero).              pemegang saham seri A
                   Blok XC No. 1-A, Kecamatan                                                            Dwiwarna, yaitu Negara
                   Kelapa Gading, Kota Jakarta                                                           Republik Indonesia.
                   Utara, yang dibangun oleh PT NK.

22 Desember 2025   Pemisahan Unit Usaha Syariah       Rp5.560.070.000.000,-      PT Bank Tabungan        BTN dan BSN memiliki
                   Perseroan.                         (Lima Triliun Lima Ratus   Negara (Persero) Tbk    hubungan afiliasi karena
                                                      Enam Puluh Miliar Tujuh    dan PT Bank Syariah     BTN merupakan Pemegang
                                                      Puluh Juta Rupiah).        Nasional.               Saham Pengendali BSN.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025       405
Page 406
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




      Tanggal                                                                 Pihak yang
                            Objek Transaksi            Nilai Transaksi                              Hubungan Afiliasi
     Transaksi                                                               bertransaksi

23 Desember 2025     Pinjaman Pemegang Saham        Rp2.000.000.000.000,- PT Bank Tabungan       BTN dan PT Danantara Asset
                     (Shareholder Loan) dari PT DAM (Dua Triliun Rupiah). Negara (Persero) Tbk   Management (Persero)
                     kepada BTN yang dikategorikan                        dan PT Danantara       memiliki hubungan afiliasi
                     sebagai modal inti tambahan                          Asset Management       karena dikendalikan secara
                     (Additional Tier 1) BTN.                             (Persero).             langsung oleh pihak yang
                                                                                                 sama yaitu Negara Republik
                                                                                                 Indonesia.


Pada tahun 2025 tidak terdapat transaksi afiliasi yang membutuhkan persetujuan RUPS.


Laporan Transaksi Afiliasi                                      dilaksanakan sesuai praktik bisnis yang berlaku umum,
                                                                serta memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s
Perseroan telah menyampaikan Laporan Transaksi                  length principle) dan ketentuan perundang-undangan
Afiliasi yang memenuhi Pasal 6 POJK 42/2020 kepada              yang berlaku.
Otoritas Jasa Keuangan sesuai dengan batas waktu
yang diatur pada akhir hari kerja kedua setelah tanggal         Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit
transaksi.                                                      Terkait Transaksi Afiliasi

Transaksi Afiliasi Sebagai Kegiatan                             Dewan Komisaris, bersama dengan Komite Audit dan/
Usaha yang Dijalankan dalam Rangka                              atau Komite Lain di bawah Dewan Komisaris, memiliki
Menghasilkan Pendapatan Usaha dan                               peran strategis dalam memastikan bahwa pelaksanaan
Dijalankan Secara Rutin, Berulang, dan/                         transaksi afiliasi dilakukan sesuai dengan praktik bisnis
atau Berkelanjutan                                              yang berlaku umum. Dalam menjalankan peran ini,
                                                                Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan
Berdasarkan Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42/2020, terdapat          adanya prosedur yang memadai guna menilai dan
Transaksi Afiliasi yang merupakan kegiatan usaha yang           mengawasi transaksi tersebut agar memenuhi prinsip
dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan                 transaksi yang wajar (arm’s length principle). Hal ini
usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau           mencakup penelaahan terhadap kesesuaian dan
berkelanjutan. Perseroan telah melakukan pendataan              kewajaran nilai transaksi, kelengkapan persyaratan
atas transaksi tersebut dan tercatat pada Catatan atas          transaksi, dan kesesuaian transaksi terhadap peraturan
Laporan Keuangan 46.                                            perundang-undangan, sehingga mencegah timbulnya
                                                                potensi benturan kepentingan yang dapat merugikan
Kewajaran Transaksi                                             Perseroan dan pemangku kepentingan. Dengan
                                                                demikian, Dewan Komisaris berperan aktif dalam
Transaksi dengan pihak afiliasi dilakukan sesuai dengan         menjaga transparansi, integritas, dan akuntabilitas
praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan          dalam penerapan Good Corporate Governance.
dengan memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s
length principle). Perseroan memenuhi ketentuan POJK            Transaksi Pihak Berelasi
Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi Afiliasi
dan Transaksi Benturan Kepentingan bahwa terhadap               Dalam menjalankan usahanya, Perseroan melakukan
transaksi di atas Rp5 miliar, Perseroan menunjuk Kantor         transaksi dengan pihak-pihak berelasi seperti yang
Jasa Penilai Publik (KJPP) untuk memastikan bahwa               didefinisikan dalam PSAK No. 224 tentang “Pengungkapan
transaksi dilakukan secara wajar dan dengan harga               Pihak-Pihak Berelasi”. Suatu pihak dianggap berelasi
pasar.                                                          dengan Perseroan jika:
                                                                a. Suatu pihak yang secara langsung, atau tidak
Pemenuhan Ketentuan Terkait                                         langsung yang melalui satu atau lebih perantara,
                                                                    suatu pihak (i) mengendalikan, atau dikendalikan
Transaksi yang dilakukan Perseroan telah memenuhi                   oleh, atau berada di bawah pengendalian bersama,
POJK Nomor 42/POJK.04/2020 Tentang Transaksi                        dengan Grup; (ii) memiliki pengaruh signifikan atas
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan pada saat               Grup; atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas
transaksi-transaksi tersebut dilakukan.                             Grup;
                                                                b. Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha
Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Afiliasi                       yang sama dengan Grup;
                                                                c. Suatu pihak yang merupakan ventura bersama di
Dalam hal ini, Direksi menyatakan bahwa transaksi                   mana Grup sebagai venturer;
afiliasi telah melalui prosedur yang memadai,




406     Laporan Tahunan 2025
Page 407
                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Nama Pihak yang Bertransaksi dan Sifat Hubungan

Pihak-Pihak berelasi yang melakukan transaksi dengan Perseroan disajikan dalam tabel berikut:

Tabel Pihak Berelasi

         Pihak-Pihak Berelasi                    Jenis Hubungan                  Unsur Transaksi Pihak Berelasi

                                          Pemegang saham melalui          Obligasi pemerintah, kredit yang diberikan dan
Pemerintah Republik Indonesia (RI)
                                          Kementerian Keuangan RI         pembiayaan/piutang syariah, dan modal saham.

PT Danantara Asset Management
                                          Pemegang saham mayoritas        Modal saham
(Persero)

                                                                          Giro pada bank lain, penempatan pada Bank
                                          Dalam pengendalian yang sama    Indonesia dan bank Lain, Efek-efek, liabilitas
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                          melalui pemerintah pusat RI     akseptasi, Pinjaman yang diterima dan Surat
                                                                          Berharga yang Diterbitkan.

                                                                          Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
                                          Dalam pengendalian yang sama
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk                                    Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, Surat
                                          melalui pemerintah pusat RI
                                                                          Berharga yang Diterbitkan, Liabilitas Akseptasi.

                                                                          Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank
                                          Dalam pengendalian yang sama
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                    Indonesia dan Bank Lain, Efek-efek, dan Surat
                                          melalui pemerintah pusat RI
                                                                          Berharga yang Diterbitkan.

                                          Dalam pengendalian yang sama    Giro pada bank lain, dan Penempatan pada Bank
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                          melalui pemerintah pusat RI     Indonesia dan Bank Lain.

                                          Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Bank Mandiri Taspen                                                    Simpanan bank lain dan Efek-efek.
                                          Milik Negara (BUMN)

                                                                          Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
PT Bank Raya Tbk (dahulu PT Bank Rakyat   Entitas Anak dari Badan Usaha
                                                                          Simpanan dari Bank Lain dan Surat Berharga
Indonesia Agroniaga Tbk)                  Milik Negara (BUMN)
                                                                          yang Diterbitkan.

                                          Dalam pengendalian yang sama    Penempatan pada Bank Indonesia dan Bank Lain,
Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia
                                          melalui pemerintah pusat RI     serta Efek-efek.

                                          Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Hutama Karya (Persero)
                                          melalui pemerintah pusat RI     syariah, serta Tagihan Akseptasi/

                                          Dalam pengendalian yang sama    Efek-efek, dan Kredit yang diberikan dan
Perum Perumnas
                                          melalui Pemerintah Pusat RI     pembiayaan/piutang syariah.

                                          Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PP Properti Tbk
                                          Milik Negara (BUMN)             syariah.

                                          Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk                                       Garansi yang diterbitkan.
                                          Milik Negara (BUMN).

Perum Percetakan Negara Republik          Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Indonesia (Perum PNRI)                    melalui Pemerintah Pusat RI     syariah.

                                          Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Danareksa Investment Management                                        Efek-efek dan surat berharga yang diterbitkan
                                          Milik Negara (BUMN)

                                          Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Adhi Karya (Persero) Tbk
                                          melalui Pemerintah Pusat RI     syariah.

                                          Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Angkasa Pura II (Persero)
                                          melalui pemerintah pusat RI     syariah.

PT Dok Dan Perkapalan Surabaya            Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
(Persero)                                 melalui Pemerintah Pusat RI     syariah.

                                          Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT HK Realtindo
                                          Milik Negara (BUMN)             syariah.

                                          Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Indah Karya (Persero)
                                          melalui Pemerintah Pusat RI     syariah.

                                          Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Jasamarga Bali Tol
                                          Milik Negara (BUMN).            syariah.

                                          Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Mandiri Manajemen Investasi                                            Efek-Efek dan surat berharga yang Diterbitkan.
                                          Milik Negara (BUMN)




                                                                                             Laporan Tahunan 2025          407
Page 408
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




        Pihak-Pihak Berelasi                           Jenis Hubungan                Unsur Transaksi Pihak Berelasi

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Patra Jasa
                                              Milik Negara (BUMN)             syariah.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Efek-Efek, Kredit yang diberikan dan pembiayaan/
PT Permodalan Nasional Madani
                                              Milik Negara (BUMN)             piutang syariah.

                                              Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Amarta Karya (Persero)
                                              melalui Pemerintah Pusat RI     syariah.

                                              Dalam pengendalian yang sama    Efek-Efek dan kredit yang diberikan dan
PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero)
                                              melalui Pemerintah Pusat RI.    pembiayaan/piutang syariah.

                                              Dalam pengendalian yang sama
PT Taspen (Persero)                                                           Surat Berharga yang Diterbitkan.
                                              melalui Pemerintah Pusat RI.

                                              Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Virama Karya (Persero)
                                              melalui Pemerintah Pusat RI     syariah dan garansi yang diterbitkan

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Waskita Bumi Wira
                                              Milik Negara (BUMN)             syariah.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Waskita Karya Realty
                                              Milik Negara (BUMN)             Syariah.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PPA Finance
                                              Milik Negara (BUMN).            syariah.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Waskita FIM Perkasa Realti
                                              Milik Negara (BUMN).            syariah.

                                              Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Pertamina (persero)
                                              melalui Pemerintah Pusat RI.    syariah dan efek-efek.

                                              Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Yodya Karya (Persero)
                                              melalui Pemerintah Pusat RI     syariah dan garansi yang diterbitkan.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Adhi Persada Properti
                                              Milik Negara (BUMN)             syariah.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Perumnas Jakabaring
                                              Milik Negara (BUMN)             syariah.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Perumnas Sentraland
                                              Milik Negara (BUMN)             syariah.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Perumnas TOD Tanjung
                                              Milik Negara (BUMN)             syariah.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Adhi Commuter Properti
                                              Milik Negara (BUMN)             syariah dan tagihan lain-lain.

                                              Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Angkasa Pura I (Persero)
                                              melalui Pemerintah Pusat RI     syariah dan efek-efek.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Reasuransi Nasional Indonesia                                              Surat berharga yang diterbitkan.
                                              Milik Negara (BUMN)

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Tugu Reasuransi Indonesia                                                  Surat berharga yang diterbitkan.
                                              Milik Negara (BUMN)

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Surat berharga yang diterbitkan dan garansi
PT Asuransi Kredit Indonesia
                                              Milik Negara (BUMN)             yang diterbitkan.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Asuransi Jasa Indonesia                                                    Surat berharga yang diterbitkan.
                                              Milik Negara (BUMN)

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Asuransi Jasa Raharja                                                      Surat berharga yang diterbitkan.
                                              Milik Negara (BUMN)

                                              Dalam pengendalian yang sama
PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)                                        Kredit yang diberikan dan efek-efek.
                                              melalui Pemerintah Pusat RI

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan Garansi yang
PT Nindya Karya (Persero)
                                              Milik Negara (BUMN)             diterbitkan.

                                              Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan garansi yang
PT Centurion Perkasa Iman
                                              Milik Negara (BUMN)             diterbitkan.




408     Laporan Tahunan 2025
Page 409
                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




         Pihak-Pihak Berelasi                     Jenis Hubungan                  Unsur Transaksi Pihak Berelasi

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Energi Pelabuhan Indonesia                                              Garansi yang diterbitkan.
                                           Milik Negara (BUMN)

                                           Dalam pengendalian yang sama
Perum Jaminan Kredit Indonesia                                             Surat berharga yang diterbitkan.
                                           melalui Pemerintah Pusat RI

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Daya Mitra Telekomunikasi                                               Efek-efek
                                           Milik Negara (BUMN)

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Industri Kereta Api
                                           Milik Negara (BUMN)             Syariah.

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT AXA Mandiri Financial Services                                          Surat berharga yang diterbitkan.
                                           Milik Negara (BUMN)

PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia      Dalam pengendalian yang sama
                                                                           Surat berharga yang diterbitkan.
(Persero)                                  melalui Pemerintah Pusat RI

                                           Dalam pengendalian yang sama
PT Reasuransi Indonesia Utama (Persero)                                    Surat berharga yang diterbitkan.
                                           melalui Pemerintah Pusat RI

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Tugu Pratama Indonesia                                                  Surat berharga yang diterbitkan.
                                           Milik Negara (BUMN)

                                           Dalam pengendalian yang sama    Efek-efek, pinjaman yang diterima dan pinjaman
PT Sarana Multigriya Finance (Persero)
                                           melalui Pemerintah Pusat RI     subordinasi dan efek-efek subordinasi.

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PP Properti Jababeka Residence
                                           Milik Negara (BUMN)             syariah.

PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia        Dalam pengendalian yang sama    Efek – Efek dan Pendapatan dari penerimaan
(Persero)                                  melalui Pemerintah Pusat RI     kredit yang dihapus bukukan.

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Pegadaian                                                               Efek-Efek.
                                           Milik Negara (BUMN)

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT BNI Asset Management                                                    Surat Berharga yang diterbitkan dan efek-efek.
                                           Milik Negara (BUMN)

                                           Dalam pengendalian yang sama
PT Waskita Karya (Persero) Tbk                                             Efek-efek
                                           melalui Pemerintah Pusat RI

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
Peruri Properti
                                           Milik Negara (BUMN)             syariah dan garansi yang diterbitkan.

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT BRI Manajemen Investasi                                                 Efek-efek.
                                           Milik Negara (BUMN)

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Pos Indonesia (Persero)                                                 Garansi yang diterbitkan.
                                           Milik Negara (BUMN)

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Telkom Satelit Indonesia                                                Garansi yang diterbitkan.
                                           Milik Negara (BUMN)

Badan Pengelola Tabungan Perumahan         Dalam pengendalian yang sama
                                                                           Pinjaman dan efek-efek subordinasi.
Rakyat                                     melalui Pemerintah Pusat RI

                                                                           Garansi yang diterbitkan, tagihan lain-lain,
                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT PP Urban                                                                kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
                                           Milik Negara (BUMN)
                                                                           syariah.

                                           Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero)
                                           melalui Pemerintah Pusat RI     syariah.

                                           Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT PAL Indonesia (Persero)
                                           melalui Pemerintah Pusat RI     syariah dan Garansi yang diterbitkan.

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia       Dalam pengendalian yang sama    Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
(Persero)                                  melalui Pemerintah Pusat RI.    syariah.

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha   Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang
PT Wika Realty
                                           Milik Negara (BUMN)             syariah.

                                           Entitas Anak dari Badan Usaha
PT Bahana TCW Investment Management                                        Efek-efek.
                                           Milik Negara (BUMN).




                                                                                             Laporan Tahunan 2025         409
Page 410
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Kewajaran Transaksi dan Alasan Dilakukannya Transaksi

Transaksi pihak berelasi terjadi karena adanya kebutuhan usaha Perseroan. Seluruh transaksi dilakukan secara
normal dan wajar (arm’s length transaction) sebagaimana transaksi dengan pihak lain. Perseroan menjamin bahwa
seluruh transaksi bebas dari konflik kepentingan dan telah memenuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Realisasi Transaksi Pihak Berelasi

Berikut rincian realisasi transaksi pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dengan Pemerintah Republik Indonesia
dan transaksi pihak berelasi dengan Manajemen Kunci.

Tabel Transaksi Pihak Berelasi Karena Hubungan Kepemilikan Dengan Pemerintah
Republik Indonesia
                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                         Uraian                           31 Desember 2025     31 Desember 2024

 ASET

 Giro pada bank lain - neto                                                      1.160.233            5.065.331

 Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                           -                     61

 Efek - efek                                                                    5.464.153             5.489.205

 Obligasi Pemerintah                                                           38.106.638            35.475.529

 Efek-Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                271.380                      -

 Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah                          34.348.775            28.063.700

 Tagihan akseptasi                                                                154.462               433.708

 Tagihan lain - lain                                                              269.797               418.004

 Total aset untuk pihak - pihak berelasi                                       79.775.438           74.945.538

 Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi                 (1.517.864)            (835.954)

 Total aset untuk pihak - pihak berelasi - neto                                78.257.574            74.109.584

 Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset                          14,83%                15,78%

 LIABILITAS

 Simpanan nasabah                                                              92.499.557            129.719.962

 Liabilitas akseptasi                                                             406.421               690.475

 Surat - surat berharga yang diterbitkan                                        1.509.069             2.536.783

 Pinjaman yang diterima                                                         27.751.154           23.352.225

 Efek-Efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                      -               963.042

 Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi                               3.696.275             1.500.000

 Total liabilitas untuk pihak - pihak berelasi                                125.862.476           158.762.487

 Persentase total liabilitas pihak berelasi terhadap total liabilitas              27,38%               38,93%

 DANA SYIRKAH TEMPORER

 Giro Mudharabah                                                                  749.717                 11.985

 Tabungan Mudharabah                                                             1.302.511               118.667

 Deposito Mudharabah                                                            4.984.916            6.845.866

 Total dana syirkah untuk pihak - pihak berelasi                                 7.037.144            6.976.518

 Persentase syirkah untuk pihak - pihak berelasi                                  22,07%                23,85%




410       Laporan Tahunan 2025
Page 411
                                                                                           PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                       Uraian                                    31 Desember 2025      31 Desember 2024

PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL

Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain                                           202.062                     191.171

Efek - efek                                                                             170.007                  431.876

Obligasi Pemerintah                                                                   1.233.239                 1.187.847

Kredit yang diberikan dan pembiayaan/piutang syariah                                   547.450                 1.875.653

Tagihan lain - lain                                                                      21.400                         -

Total pendapatan bunga untuk pihak - pihak berelasi                                    2.174.158              3.686.547

Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil                                5,98%                    12,48%

BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS

Simpanan dari nasabah                                                                 2.150.670                3.431.600

Simpanan dari Bank Lain                                                                    3.173                    4.142

Surat - surat berharga yang diterbitkan                                                 173.496                  321.755

Pinjaman yang diterima                                                                1.027.223                  754.484

Efek - efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                                       6.449                    19.314

Pinjaman subordinasi dan efek - efek subordinasi                                        122.139                  286.327

Giro Mudharabah                                                                           3.389                       133

Tabungan Mudharabah                                                                      37.817                      973

Deposito Mudharabah                                                                     136.167                  240.631

Total beban bunga untuk pihak - pihak berelasi                                        3.660.523               5.059.359

Persentase terhadap total beban bunga dan bagi hasil                                    20,20%                   28,03%

KOMITMEN DAN KONTINJENSI PADA REKENING ADMINISTRATIF

Garansi yang diberikan                                                                1.995.473                1.072.600

Irrevocable L/C yang masih berjalan                                                     187.436                    52.513

Total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif dari pihak berelasi        2.182.909                  1.125.113

Persentase terhadap total komitmen dan kontinjensi pada rekening administratif          33,39%                   35,52%


Tabel Transaksi Pihak Berelasi Dengan Manajemen Kunci			
                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)


                                       Uraian                                    31 Desember 2025      31 Desember 2024

ASET

Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah                                    98.339                    83.781

Cadangan kerugian penurunan nilai dari pihak - pihak berelasi                         (13.290)                    (350)

Total aset untuk pihak - pihak berelasi                                                85.049                    83.431

Persentase total aset pihak berelasi terhadap total aset                                 0,01%                    0,02%

LIABILITAS

Simpanan nasabah                                                                       115.359                   44.387

Liabilitas imbalan kerja                                                               282.437                  271.959

Total liabilitas dari manajemen kunci                                                  397.796                  316.346

Persentase terhadap total liabilitas                                                    0,08%                    0,08%

DANA SYIRKAH TEMPORER

Giro Mudharabah                                                                               -                        -

Tabungan Mudharabah                                                                      3.836                     7.226




                                                                                             Laporan Tahunan 2025            411
Page 412
04       Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                          Uraian                             31 Desember 2025      31 Desember 2024

 Deposito Mudharabah                                                                   9.689                 11.575

 Total dana syirkah untuk pihak - pihak berelasi                                      13.525                18.801

 Persentase syirkah untuk pihak - pihak berelasi                                      0,04%                 0,06%

 PENDAPATAN BUNGA DAN BAGI HASIL

 Kredit yang diberikan dan piutang/pembiayaan syariah                                 22.910                 5.149

 Persentase terhadap total pendapatan bunga dan bagi hasil                             0,12%                0,02%

 BEBAN BUNGA, BAGI HASIL DAN BONUS

 Simpanan dari nasabah                                                                 2.546                  1.010

 Dana Syirkah                                                                           863                   336

 Total beban bunga dan bagi hasil                                                     3.409                  1.346

 Persentase terhadap total beban bunga dan bagi hasil                                 0,02%                 0,01%

 IMBALAN JANGKA PENDEK:

 Direksi                                                                             84.434                199.832

 Dewan Komisaris                                                                     26.284                 76.260

 Karyawan Kunci Lain                                                                 218.150              265.859

 IMBALAN PASCA KERJA

 Karyawan Kunci Lain                                                                202.609                196.004

 IMBALAN JANGKA PANJANG LAINNYA

 Karyawan Kunci Lain                                                                  79.828               75.955

 Total                                                                               611.305               813.910

 Persentase terhadap total beban gaji dan tunjangan karyawan                          12,21%                18,31%




Rujukan Pengungkapan dalam Laporan                             oleh unit kerja pelaksana transaksi, unit kerja pengelola
Keuangan                                                       manajemen risiko, serta unit kerja terkait lainnya sesuai
                                                               sesuai dengan tugas, fungsi, dan kewenangannya.
Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi         Dengan mekanisme tersebut, setiap transaksi dilakukan
pihak berelasi disajikan pada Catatan 46 atas Laporan          secara wajar dan sesuai dengan kepentingan Perseroan
Keuangan yang terlampir pada Laporan Tahunan                   (arm’s length transaction).
ini. Transaksi berelasi tersebut merupakan kegiatan
usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan                Kebijakan Mekanisme Persetujuan atas
pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin,                  Transaksi Pihak Berelasi
berulang, dan/atau berkelanjutan.
                                                               Dalam hal transaksi pihak berelasi berupa kredit,
Kebijakan Mekanisme Review atas                                mekanisme persetujuan pemberian kredit dilakukan
Transaksi                                                      sesuai dengan threshold persetujuan kredit yang
                                                               melibatkan Unit Bisnis dan Unit Risiko yang diatur
Seluruh transaksi telah melalui mekanisme review               pada KK.1-Q tentang Batas Wewenang Memutus Kredit
sesuai dengan jenis transaksi. Setiap transaksi dilakukan      (BWMK) Kredit atau Pembiayaan Korporasi, Komersial
analisis kelayakan transaksi antara lain analisis kredit       dan Small Medium Enterprise (SME) dan KK.1-W tentang
untuk transaksi kredit kepada pihak berelasi. Demikian         Pelaksanaan Four Eyes Principle Dalam Manajemen
pula untuk transaksi investasi telah dilakukan analisis        Perkreditan atau Pembiayaan, serta untuk pihak terkait
kelayakan investasi. Begitu pula dengan transaksi              sebagaimana yang diatur dalam POJK 32 tahun 2018
pihak berelasi lainnya seperti garansi yang diterbitkan        tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
dan penempatan pada Bank lain. Proses review atas              wajib memperoleh izin dari Dewan Komisaris sesuai
transaksi dilakukan sejak tahap perencanaan hingga             dengan KK.6-H tentang Pedoman Pengelolaan Benturan
transaksi tersebut direalisasikan. Review ini dilaksanakan     Kepentingan.




412        Laporan Tahunan 2025
Page 413
                                                                                          PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Pihak                       Kebijakan Pemberian Pinjaman Bagi
Berelasi                                                         Dewan Komisaris/Direksi

Direksi menyatakan bahwa transaksi telah melalui                 Pemberian kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris
prosedur yang memadai untuk memastikan bahwa                     termasuk ke dalam penyediaan dana kepada pihak
transaksi dilaksanakan sesuai dengan praktik bisnis yang         terkait sesuai dengan POJK No. 38/POJK.03/2019
berlaku umum antara lain dilakukan dengan memenuhi               Tentang Perubahan atas POJK No. 32/POJK.03/2018
prinsip transaksi yang wajar (arm’s length principle).           Tentang BMPK dan Penyediaan Dana Besar Bagi Bank
Direksi diwajibkan untuk melaporkan hasil Keputusan              Umum. Pemberian kredit kepada Direksi dan/atau
Rapat Komite Kredit untuk nilai threshold debitur tertentu       Dewan Komisaris berlaku sama seperti pemberian kredit
kepada Dewan Komisaris secara bulanan. Ketentuan                 kepada calon debitur Perseroan pada umumnya yang
nilai threshold debitur yaitu sebagai berikut:                   diberikan sesuai bunga pasar (market rate) dan wajar
- Single debtor ≥ Rp350 miliar                                   (arm‘s length basis) dengan tetap memperhatikan
- Group debtor ≥ Rp500 miliar                                    prinsip kehati-hatian.

Pada tahun 2025 tidak terdapat transaksi pihak berelasi
yang membutuhkan persetujuan RUPS.                               Batas Maksimum Pemberian Kredit
                                                                 dan Penyediaan Dana Besar
Peran Dewan Komisaris dan Komite Audit
Terkait Transaksi Pihak Berelasi                                 Batasan dalam pemberian dana kepada pihak
                                                                 terkait sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Dewan Komisaris, bersama dengan Komite Audit dan/                Republik Indonesia Nomor 32 /POJK.03/2018 tentang
atau Komite Lain di bawah Dewan Komisaris, memiliki              Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Dan
peran strategis dalam memastikan bahwa pelaksanaan               Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum dan
transaksi afiliasi dilakukan sesuai dengan praktik bisnis        POJK Nomor 38 /POJK.03/2019 Tentang Perubahan
yang berlaku umum. Dalam menjalankan peran ini,                  Atas POJK Nomor 32/POJK.03/2018 Tentang BMPK dan
Dewan Komisaris bertanggung jawab untuk memastikan               Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum.
adanya prosedur yang memadai guna menilai dan
mengawasi transaksi tersebut agar memenuhi prinsip               Perseroan melakukan penyediaan dana kepada pihak
transaksi yang wajar (arm’s length principle). Hal ini           terkait (related party) dan penyediaan dana besar
mencakup penelaahan terhadap kesesuaian dan                      (large exposure) yang dilakukan dengan persetujuan
kewajaran nilai transaksi, kelengkapan persyaratan               Dewan Komisaris Perseroan. Perseroan tidak pernah
transaksi, dan kesesuaian transaksi terhadap peraturan           melanggar Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)
perundang-undangan, sehingga mencegah timbulnya                  selama tahun 2025. Direktur Kepatuhan melalui
potensi benturan kepentingan yang dapat merugikan                Satuan Kerja Kepatuhan senantiasa memantau
Perseroan dan pemangku kepentingan. Dengan                       kepatuhan Perseroan terhadap ketentuan BMPK dan
demikian, Dewan Komisaris berperan aktif dalam                   melaporkannya kepada Otoritas Jasa Keuangan setiap
menjaga transparansi, integritas, dan akuntabilitas              semester. Penerapan penyediaan dana oleh Perseroan
dalam penerapan Good Corporate Governance.                       kepada pihak terkait dan/atau penyediaan dana besar
                                                                 senantiasa memperhatikan prinsip kehati-hatian
Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait                        maupun perundang-undangan yang berlaku dan telah
                                                                 memenuhi ketentuan Bank Indonesia tentang BMPK.
Perseroan senantiasa berkomitmen untuk menjalankan
bisnis yang prudent. Seluruh transaksi telah memenuhi
peraturan dan ketentuan yang berlaku. Tidak terdapat
kasus ketidakpatuhan terhadap hukum, peraturan, dan
ketentuan yang berkaitan dengan transaksi material
dengan pihak berelasi dalam periode tiga tahun terakhir.



Tabel Pelanggaran dan Pelampauan BMPK

                                                     Pihak Tidak          Pihak Tidak Terkait
            BMPK                 Pihak Terkait                                                               BUMN
                                                       Terkait          (Kelompok Peminjam)

 Pelanggaran BMPK                     Nihil              Nihil                    Nihil                        Nihil

 Pelampauan BMPK                      Nihil              Nihil                    Nihil                        Nihil




                                                                                            Laporan Tahunan 2025          413
Page 414
04        Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tabel Penyediaan Dana Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar

                                                           Jumlah 2025                                       Jumlah 2024
 No            Penyedia Dana
                                                                        Nominal                                            Nominal
                                                 Debitur                                           Debitur
                                                                    (jutaan Rupiah)                                    (jutaan Rupiah)

     1    Kepada Pihak Terkait                       48                         8.911                   21                         5.247

     2    Kepada Debitur Inti:
          a. Individu                                28                  10.848.459                    34                     11.567.988
          b. Group                                   113                 40.867.676                    86                     23.372.916




Perubahan Peraturan Perundang-Undangan
dan Dampaknya Terhadap BTN

Uraian perubahan peraturan perundang-undangan tahun 2025 dan dampaknya terhadap Perseroan dijelaskan
sebagai berikut:

Tabel Perubahan Peraturan Perundang-Undangan
                                                                                                                                Dampak
            Peraturan
                                                                                                                               Terhadap
No         Perundang-         Pokok Pengaturan                           Dampak Terhadap Bank
                                                                                                                                Laporan
            Undangan
                                                                                                                               Keuangan

 1       Undang-Undang       Perubahan ke 3 atas      1. Penambahan regulator dan pengendali Bank sebagai salah satu         Tidak Memiliki
         No. 1 Tahun 2025    UU No. 19 Tahun 2003        BUMN yaitu Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara         Dampak
                             tentang BUMN                dan Holding Operasional.                                            Terhadap Laporan
                                                      2. Anggota Direksi, Dewan Komisaris, Dewan Pengawas, dan               Keuangan
                                                         Karyawan BUMN bukan merupakan penyelenggara negara.
                                                      3. Pengaturan terhadap Pengambilalihan, Pemisahan, dan
                                                         Restrukturisasi Bank.
                                                      4. Perubahan Anggaran Dasar antara lain terkait:
                                                         a. Perubahan Pemegang Saham Seri B Terbanyak dari
                                                            Kementerian BUMN menjadi Holding Operasional.
                                                         b. Penyesuaian Hak Istimewa Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
                                                         c. Penyesuaian ketentuan rangkap jabatan Direksi dan Dewan
                                                            Komisaris.
                                                         d. Penyesuaian persetujuan RKAP menjadi RUPS.
                                                         e. Penambahan Tugas Pengawasan Dewan Komisaris.
                                                         f. Penyesuaian pelaksanaan hapus tagih dengan persetujuan
                                                            BPI Danantara.

 2       Undang-Undang       Perubahan ke 4 atas      1. Penyesuaian Threshold tindakan Direksi yang membutuhkan             Tidak Memiliki
         No. 16 Tahun 2025   UU No. 19 Tahun 2003        persetujuan.                                                        Dampak
                             tentang BUMN             2. Penghapusan ketentuan anggota Direksi, Dewan Komisaris,             Terhadap Laporan
                                                         Dewan Pengawas, dan Karyawan BUMN bukan merupakan                   Keuangan
                                                         penyelenggara negara.
                                                      3. Perubahan Anggaran Dasar antara lain terkait:
                                                         a. Perubahan komposisi kepemilikan Saham Seri A Dwiwarna dan
                                                            Seri B Terbanyak.
                                                         b. Penyesuaian Hak Istimewa Pemegang Saham Seri A Dwiwarna.
                                                         c. Penyesuaian persyaratan anggota Direksi dan Dewan
                                                            Komisaris.
                                                         d. Penyesuaian masa jabatan Direksi dan Dewan Komisaris.
                                                         e. Penyesuaian ketentuan rangkap jabatan Dewan Komisaris.
                                                         f. Penyesuaian ketentuan berakhirnya masa jabatan Direksi dan
                                                            Dewan Komisaris karena rangkap jabatan.
                                                         g. Penyesuaian kewenangan Direksi.

 3       Peraturan           Penambahan               Peralihan Pemegang Saham Seri B Terbanyak dari Kementerian             Tidak Memiliki
         Pemerintah No. 15   Penyertaan Modal         BUMN menjadi PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) (saat ini telah   Dampak
         Tahun 2025          Negara RI ke dalam       berubah nama menjadi PT Danantara Asset Management (Persero))          Terhadap Laporan
                             Modal Saham PT Biro      selaku Holding Operasional.                                            Keuangan
                             Klasifikasi Indonesia
                             (Persero) untuk
                             Pendirian Holding
                             Operasional




414         Laporan Tahunan 2025
Page 415
                                                                                                       PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                                                              Dampak
        Peraturan
                                                                                                                             Terhadap
No     Perundang-         Pokok Pengaturan                            Dampak Terhadap Bank
                                                                                                                              Laporan
        Undangan
                                                                                                                             Keuangan

4    POJK No. 18 Tahun   Transparansi dan          Peraturan ini mencabut dan menggantikan POJK No. 37/POJK.03/2019        Tidak Memiliki
     2025                Publikasi Laporan Bank    yang dinilai sudah tidak sesuai dengan standar internasional dan        Dampak
                                                   perkembangan hukum. Adapun dalam peraturan ini pada pokoknya            Terhadap Laporan
                                                   Bank wajib menyusun, mengumumkan, dan menyampaikan Laporan              Keuangan
                                                   Publikasi yang meliputi:
                                                   • Laporan Keuangan dan Kinerja Keuangan (Bulanan, Triwulanan,
                                                     Semesteran, Tahunan).
                                                   • Laporan Eksposur Risiko dan Permodalan (Triwulanan dan Tahunan).
                                                   • Laporan Informasi atau Fakta Material (Insidental, jika terjadi
                                                     peristiwa penting).
                                                   • Laporan Suku Bunga Dasar Kredit (Khusus bank konvensional).
                                                   • Laporan Keberlanjutan, Tata Kelola Terintegrasi, dan Laporan
                                                     Tahunan (Jika berlaku).
                                                   Namun demikian peraturan ini berlaku efektif 6 bulan setelah
                                                   diundangkan yakni bulan Februari 2026.

5    POJK No. 24 Tahun   Pengelolaan Rekening      Penyesuaian klasifikasi dan kriteria status Rekening Aktif, Rekening Tidak Memiliki
     2025                pada Bank Umum            Tidak Aktif, dan Rekening Dormant pada Bank beserta penyesuaian Dampak
                                                   mekanisme pengelelolaan, prosedur, dan kebijakannya.                 Terhadap Laporan
                                                                                                                        Keuangan

6    Peraturan           Operasi Moneter           Penambahan instrumen surat berharga baru dan jenis transaksi            Tidak Memiliki
     Anggota Dewan       Rupiah                    baru bagi Bank berupa BI Floating Rate Note (BI FRN), yaitu surat       Dampak
     Gubernur Nomor                                berharga dalam mata uang rupiah yang diterbitkan oleh Bank              Terhadap Laporan
     20 Tahun 2025                                 Indonesia sebagai pengakuan utang berjangka waktu pendek                Keuangan
                                                   dengan suku bunga mengambang.

7    Peraturan           Perubahan atas            Bank sebagai Peserta didorong untuk meningkatkan manajemen              Tidak Memiliki
     Anggota Dewan       Peraturan Anggota         risiko dan keamanan transaksi, meskipun dengan tambahan beban           Dampak
     Gubernur Nomor 1    Dewan Gubernur            administrasi dan operasional.                                           Terhadap Laporan
     Tahun 2025          Nomor 17 Tahun            Adapun Bank setidaknya memiliki kewajiban untuk:                        Keuangan
                         2023 tentang              a. Menindaklanjuti informasi (alert) yang dapat berupa penundaan
                         Penyelenggaraan              transaksi selanjutnya oleh Bank Pengirim atau penundaan
                         Bank Indonesia FAST          penerusan dana oleh Bank Penerima kepada nasabah;
                         Payment                   b. Menyampaikan laporan hasil penerapan fitur proactive risk
                                                      manager kepada Penyelenggara sesuai format laporan yang
                                                      ditetapkan BI;
                                                   c. Memiliki sistem pengelolaan fraud yang mencakup teknologi
                                                      deteksi fraud pada level akun dan transaksi.

8    PADG Nomor 10       Perubahan Atas            Perubahan ini fokus pada pengaturan teknis rekening giro valas          Tidak Memiliki
     Tahun 2025          Peraturan Anggota         guna memfasilitasi setelmen transaksi dan meminimalisir risiko          Dampak
                         Dewan Gubernur            likuiditas dengan penghapusan saldo harian.                             Terhadap Laporan
                         Nomor 24/21/Padg/2022     Adapun perubahan utamanya adalah penambahan ketentuan Ayat              Keuangan
                         Tentang Peraturan         (2a) pada Pasal 9:
                         Pelaksanaan Rekening      Bank yang memiliki rekening giro valas untuk “tujuan lainnya” (misal:
                         Giro Di Bank Indonesia    setelmen sekuritas valas BI atau sukuk valas BI) wajib menihilkan
                                                   saldo rekening tersebut di akhir hari.
                                                   *Tujuan lainnya mencakup aktivitas seperti penyelesaian transaksi
                                                   SVBI (Sekuritas Valas Bank Indonesia) dan SUVBI (Sukuk Valas Bank
                                                   Indonesia).

9    PADG Nomor 14       Perubahan Kedua           Perubahan ini fokus pada perubahan kewajiban utama Bank                 Tidak Memiliki
     Tahun 2025          Atas Peraturan            sebagai Peserta BI-FAST yang harus dipenuhi, sebagaimana diatur         Dampak
                         Anggota Dewan             dalam Pasal 18 yakni Kebijakan Internal dan Audit, Keamanan             Terhadap Laporan
                         Gubernur Nomor 17         Sistem dan Teknologi, Penanganan Insiden dan Fraud, Operasional         Keuangan
                         Tahun 2023 Tentang        dan Kepatuhan. Namun terdapat ketentuan khusus mengenai
                         Penyelenggaraan BI-       penerapan proteksi infrastruktur teknologi informasi (Pasal 26C ayat
                         FAST Payment              (1) huruf a) yang harus dipenuhi paling lambat pada 1 Januari 2026.

10   PADG Nomor 16       Perubahan atas            Perubahan ini tentang adanya pengembangan jenis transaksi               Tidak Memiliki
     Tahun 2025          Peraturan Anggota         pasar uang dengan mekanisme Matchmaking Transaksi Pasar                 Dampak
                         Dewan Gubernur            Uang yang mencocokan penawaran beli dan jual dari pelaku pasar          Terhadap Laporan
                         Nomor 13 Tahun 2024       uang dengan metode yang ditetapkan oleh BI. Dalam hal ini, Bank         Keuangan
                         tentang Transaksi         merupakan peserta matchmaking dan berperan sebagai pihak
                         Pasar Uang                yang mengajukan penawaran transaksi serta atas penawaran
                                                   tersbeut tidak dapat dibatalkan.

11   PADG Nomor 18       Kriteria, Persyaratan,    Perubahan ini fokus dalam menetapkan standar surat berharga             Tidak Memiliki
     Tahun 2025          Dan Penggunaan            yang digunakan dalam Operasi Moneter oleh Bank Indonesia;               Dampak
                         Surat Berharga Dalam      meningkatkan transparansi, kehati-hatian, dan akuntabilitas dalam       Terhadap Laporan
                         Operasi Moneter           pelaksanaan kebijakan moneter; memitigasi risiko pasar melalui          Keuangan
                                                   pengaturan harga, haircut, dan jangka waktu surat berharga; serta
                                                   mendukung pendalaman pasar uang dan pasar valuta asing
                                                   sebagaimana diatur dalam Pasal 9 s/d Pasal 32 peraturan ini.

12   PADG Nomor 22       Perubahan atas            Perubahan pelaksanaan Pinjaman Likuiditas Jangka Pendek (PLJP)          Tidak Memiliki
     Tahun 2025          Peraturan Anggota         bagi Bank Umum Konvensional (BUK) yang memperluas jenis                 Dampak
                         Dewan Gubernur Nomor      agunan yang dapat digunakan termasuk BI-FRN dan Surat berharga          Terhadap Laporan
                         21 Tahun 2023 tentang     berperingkat tinggi lainnya untuk memberikan fleksibilitas bagi bank    Keuangan
                         Peraturan Pelaksanaan     yang mengalami kesulitan likuiditas jangka pendek.
                         Pinjaman Likuiditas
                         Jangka Pendek Bagi Bank
                         Umum Konvensional




                                                                                                          Laporan Tahunan 2025         415
Page 416
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                                                            Dampak
         Peraturan
                                                                                                                           Terhadap
No      Perundang-         Pokok Pengaturan                            Dampak Terhadap Bank
                                                                                                                            Laporan
         Undangan
                                                                                                                           Keuangan

 13   PADG Nomor 23       Rasio Intermediasi        1. Kewajiban BUK untuk memenuhi Giro RIM jika RIM di luar kisaran    Tidak Memiliki
      Tahun 2025          Makroprudensial Dan          84%-94%                                                           Dampak
                          Penyangga Likuiditas      2. Kewajiban BUS dan UUS untuk menyetorkan Giro RIM Syariah jika     Terhadap Laporan
                          Makroprudensial              RIM Syariah di luar kisaran 84%-94%                               Keuangan
                          Bagi Bank Umum            3. Kewajiban BUK atas pemenuhan PLM dengan wajib memiliki surat
                          Konvensional, Bank           berharga senilai 4% dari DPK Rupiah
                          Umum Syariah, Dan         4. Kewajiban BUS atas pemenuhan PLM Syariah dengan memiliki
                          Unit Usaha Syariah           surat berharga senilai 2,5% dari DPK Rupiah
                                                    5. Kewajiban Bank menunjuk petugas pelaporan ke BI

 14   PADG Nomor 24       Penyelenggaraan           Peraturan ini mengatur tata kelola, operasional, pelaporan,          Tidak Memiliki
      Tahun 2025          Setelmen Dana             dan pengawasan atas penyelenggaraan setelmen dana                    Dampak
                          Seketika Melalui Sistem   seketika melalui Sistem BI–RTGS. Pengaturan utama yang perlu         Terhadap Laporan
                          Bank Indonesia Real       menjadi perhatian Bank adalah terkait kewajiban pelaporan            Keuangan
                          Time Gross Settlement     penggunaan system BI-RTGS (Pasal 86 dan Pasal 88) dan kewajiban
                                                    pelaksanaan audit system informasi setiap 1 tahun sekali (Pasal 15
                                                    ayat (2)) yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2026.

 15   PADG Nomor 26       Derivatif Keuangan        Peraturan ini mengatur mengenai tata kelola Bank selaku              Tidak Memiliki
      Tahun 2025          Dengan Aset Yang          penyelenggara penyimpanan dana (Kustodian) dalam kegiatan            Dampak
                          Mendasari Berupa          transaksi Derivatif PUVA, yang antara lain kewajiban pembukaan       Terhadap Laporan
                          Produk Pasar Uang Dan     rekening terpisah (segregated account) (Pasal 72).                   Keuangan
                          Pasar Valuta Asing

 16   PADG Nomor 27       Peraturan                 Pengaturan mekanisme pemberian insentif likuiditas kepada Bank Tidak Memiliki
      Tahun 2025          Pelaksanaan Kebijakan     melalui pengurangan Giro Wajib Minimum (GWM) dan kewajiban Dampak
                          Insentif Likuiditas       pelaporannya.                                                  Terhadap Laporan
                          Makroprudensial                                                                          Keuangan

 17   PADG Nomor 31       Perubahan Keempat         1. Mengubah metode perhitungan GWM yang sebelumnya berfokus          Tidak Memiliki
      Tahun 2025          Atas Peraturan               pada saldo giro di BI saja menjadi memasukkan dana BI-FAST dan    Dampak
                          Anggota Dewan                dana lain yang ditetapkan BI.                                     Terhadap Laporan
                          Gubernur Nomor 24/8/      2. BI dapat menetapkan komponen DPK yang dikecualikan.               Keuangan
                          Padg/2022 Tentang         3. Penambahan ketentuan tentang pemberian remunerasi
                          Peraturan Pelaksanaan        terhadap Excess Reserves kepada Bank.
                          Pemenuhan Giro            4. Penyesuaian sanksi BUS/UUS yang berbasis Tingkat Imbalan PUAS.
                          Wajib Minimum Dalam
                          Rupiah Dan Valuta
                          Asing Bagi Bank Umum
                          Konvensional, Bank
                          Umum Syariah, Dan
                          Unit Usaha Syariah

 18   PADG Nomor 30       Perubahan Ketujuh         Perubahan utama dari peraturan ini adalah mengatur perpanjangan      Tidak Memiliki
      Tahun 2025          Atas Peraturan            masa berlaku pelonggaran rasio LTV, FTV, dan uang muka yakni yang    Dampak
                          Anggota Dewan             sebelumnya berakhir di tanggal 31 Desember 2025, menjadi sampai      Terhadap Laporan
                          Gubernur Nomor            31 Desember 2026. Kebijakan makroprudensial ini diperlukan untuk     Keuangan
                          21/25/PADG/2019           mendorong pertumbuhan kredit di sektor properti dan otomotif.
                          Tentang Rasio Loan
                          To Value Untuk
                          Kredit Properti, Rasio
                          Financing To Value
                          Untuk Pembiayaan
                          Properti, Dan Uang
                          Muka Untuk Kredit
                          Atau Pembiayaan
                          Kendaraan Bermotor

 19   Peraturan Menteri   Pencabutan 4 (Empat)      PerMendag yang dicabut adalah sebagai berikut:                       Tidak Memiliki
      Perdagangan         Peraturan Menteri         1. Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha     Dampak
      Republik            Perdagangan Di               Perdagangan (berikut perubahan-perubahannya)                      Terhadap Laporan
      Indonesia Nomor     Bidang Perdagangan        2. Nomor 22/M-DAG/PER/3/2016 tentang Ketentuan Umum Distribusi       Keuangan
      26 Tahun 2025       Dalam Negeri                 Barang (berikut perubahan-perubahannya)
                                                    3. Nomor 25 Tahun 2020 tentang Laporan Keuangan Tahunan
                                                       Perusahaan
                                                    4. Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk
                                                       Bersubsidi untuk Sektor Pertanian

 20   Peraturan           Pelaporan Keuangan        1. Pembentukan Komite Standar untuk menyusun dan menetapkan          Tidak Memiliki
      Pemerintah                                       Standar Laporan Keuangan                                          Dampak
      Republik                                      2. Penyelenggaraan Platform Bersama Pelaporan Keuangan (PBPK)        Terhadap Laporan
      Indonesia Nomor                                  untuk penyampaian laporan keuangan secara tunggal.                Keuangan
      43 Tahun 2025                                 3. Laporan keuangan untuk tujuan umum wajib disampaikan
                                                       melalui PBPK
                                                    4. Penyampaian laporan melalui PBPK untuk emiten dan perusahaan
                                                       publik dilakukan paling lambat 2027 dengan laporan pertama
                                                       adalah laporan tahun buku 2026

 21   Peraturan           Badan Pengaturan          1. Pembentukan BP BUMN untuk menggantikan fungsi Kementerian         Tidak Memiliki
      Presiden Republik   Badan Usaha Milik            BUMN sebagai regulator untuk menetapkan kebijakan, mengatur,      Dampak
      Indonesia Nomor     Negara                       membina, mengoordinasikan, dan mengawasi pengelolaan              Terhadap Laporan
      105 Tahun 2025                                   BUMN yang bertanggung jawab langsung ke Presiden                  Keuangan
                                                    2. Pengelolaan dividen saham Seri A Dwiwarna dilakukan oleh BP
                                                       BUMN atas persetujuan Presiden




416      Laporan Tahunan 2025
Page 417
                                                                                                         PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                                                                 Dampak
       Peraturan
                                                                                                                                Terhadap
No    Perundang-        Pokok Pengaturan                              Dampak Terhadap Bank
                                                                                                                                 Laporan
       Undangan
                                                                                                                                Keuangan

22   POJK Nomor 14     Pelaksanaan Rapat         1. Penyelenggaraan RUPS, RUPO, dan RUPSu secara elektronik sesuai            Tidak Memiliki
     Tahun 2025        Umum Pemegang                ketentuan POJK untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas               Dampak
                       Saham, Rapat Umum            pelaksanaan rapat secara elektronik serta menjamin hak                    Terhadap Laporan
                       Pemegang Obligasi,           pemegang saham, obligasi, dan sukuk terlindungi.                          Keuangan
                       Dan Rapat Umum            2. Penyelenggaraan secara elektronik dilakukan menggunakan
                       Pemegang Sukuk               e-RUPS, e-RUPO, dan e-RUPsu yang disediakan oleh Penyedia
                       Secara Elektronik            Sistem (Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian atau badan
                                                    hukum Indonesia lain yang ditunjuk OJK) dan/atau Emiten atau PT.
                                                 3. Pembuatan risalah RUPS elektronik dalam bentuk akta notariil dan
                                                    menyampaikan ringkasanannya ke OJK dan publik.
                                                 4. Pengumuman dan pemanggilan RUPS secara elektronik.
                                                 5. Kewajiban emiten untuk menjamin kerahasiaan suara elektronik
                                                    dan validitas kehadiran peserta rapat.

23   POJK Nomor 19     Kemudahan Akses           Peraturan ini sebagai bentuk implementasi dari amanat                        Tidak Memiliki
     Tahun 2025        Pembiayaan Kepada         UU P2SK (Pasal 249 ayat (3)) agar Bank dan LKNB menyediakan                  Dampak
                       Usaha Mikro, Kecil, Dan   kemudahan akses pembiayaan bagi UMKM dengan tetap prudential.                Terhadap Laporan
                       Menengah                  Pokok pengaturan utama yang wajib diperhatikan oleh Bank adalah              Keuangan
                                                 terkait kewajiban pelaporan (Pasal 9), percepatan proses bisnis
                                                 (Pasal 14) dan prosedur hapus buku/tagih (Pasal 24)

24   POJK Nomor 2      Tata Cara Pelaksanaan     Pengaturan teknis terkait fungsi OJK sebagai mitra instansi pengelola        Tidak Memiliki
     Tahun 2025        Pungutan Di Sektor        penerimaan negara bukan pajak dalam mengelola pungutan                       Dampak
                       Jasa Keuangan Dan         dan penerimaan lainnya di sektor jasa keuangan, termasuk                     Terhadap Laporan
                       Penerimaan Lainnya        jenis pungutan, tata cara pembayaran, sanksi administratif, dan              Keuangan
                                                 penyelesaian piutang macet.
                                                 Jenis pungutan yang diatur meliputi:
                                                 a. Biaya perizinan, persetujuan, pendaftaran, pengesahan, dan
                                                    penelaahan atas rencana aksi korporasi
                                                 b. Biaya tahunan untuk pengaturan, pengawasan, pemeriksaan,
                                                    dan penelitian oleh OJK

25   POJK Nomor 20     Kewajiban Pemenuhan       Peraturan ini memberi dampak terhadap Operasional bank,                      Tidak Memiliki
     Tahun 2025        Rasio Kecukupan           khususnya terhadap:                                                          Dampak
                       Likuiditas (Liquidity     • Manajemen Likuiditas: Wajib menjaga HQLA dan pendanaan                     Terhadap Laporan
                       Coverage Ratio) Dan         stabil sesuai standar Basel III.                                           Keuangan
                       Rasio Pendanaan Stabil    • Pelaporan: Penyesuaian sistem pelaporan OJK (harian, bulanan,
                       Bersih (Net Stable          triwulanan).
                       Funding Ratio) Bagi       • Kebijakan Internal: Perlu pembaruan kebijakan likuiditas, ILAAP,
                       Bank Umum Syariah           dan rencana tindak pemenuhan NSFR.
                       Dan Unit Usaha Syariah    • IT dan Data: Integrasi perhitungan LCR/NSFR ke sistem treasury
                                                   and risk management.
                                                 Namun tenggat waktu implementasinya rata-rata paling lambat di
                                                 tahun 2026 dan 2028

26   POJK Nomor 32     Penyelenggaraan Beli      Pengaturan penyelenggaraan model bisnis pembiayaan BNPL bagi                 Tidak Memiliki
     Tahun 2025        Sekarang Bayar Nanti      Bank Umum dan perusahaan pembiayaan lainnya.                                 Dampak
                       (Buy Now Pay Later)       1. Bank dalam penyelenggaraan BNPL dapat melakukan kerja                     Terhadap Laporan
                                                    sama dengan pihak lain dengan memenuhi aspek keterbukaan                  Keuangan
                                                    informasi kepada konsumen
                                                 2. Kewajiban melaporkan penyelenggaraan BNPL kepada OJK

27   POJK Nomor 40     PENGGUNAAN DANA           Pengaturan ini pada pokoknya mengatur hal-hal sebagai berikut                Tidak Memiliki
     Tahun 2025        HASIL PENAWARAN           dalam hal Bank melakukan Penawaran Umum:                                     Dampak
                       UMUM                      • LRPD (Laporan Realisasi Penggunaan Dana) wajib disusun dan                 Terhadap Laporan
                                                   diumumkan secara berkala sampai dana habis direalisasikan                  Keuangan
                                                   (Pasal 2 ayat (1); Pasal 3 ayat (1); Pasal 5; Pasal 25).
                                                 • Pembatasan level penggunaan dana maksimal 4 level aliran
                                                   dana (Emiten       anak    cucu      cicit/entitas lain berantai) (Pasal
                                                   9).
                                                 • Kewajiban target waktu realisasi dana di Prospektus dan
                                                   keterbukaan saat ada perubahan target (Pasal 12).

28   SEOJK Nomor 10/   Penyampaian Laporan       Pengaturan teknis pelaporan secara elektronik atas kepemilikan               Tidak Memiliki
     SEOJK.04/2025     Kepemilikan Atau          atau perubahan kepemilikan saham Perusahaan Terbuka dan                      Dampak
                       Setiap Perubahan          aktivitas menjaminkan saham Perusahaan Terbuka sesuai POJK                   Terhadap Laporan
                       Kepemilikan Saham         4/2024                                                                       Keuangan
                       Perusahaan Terbuka        Pihak yang wajib melapor:
                       Dan Laporan Aktivitas     a. Direksi atau komisaris yang memiliki saham dengan hak suara
                       Menjaminkan Saham         b. Pihak yang memiliki ≥5% saham dengan hak suara
                       Perusahaan Terbuka        c. Pengendali yang memiliki saham dengan hak suara
                       Secara Elektronik         d. Pemilik saham yang mengalami penurunan jadi <5%
                                                 e. Pemegang saham yang menjaminkan saham miliknya

29   PADG Nomor 7      Perubahan Ketiga Atas     Peraturan ini memberikan dampak utama bagi Bank yakni                        Tidak Memiliki
     Tahun 2025        Peraturan Anggota         penerimaan insentif untuk penyaluran kredit ke sektor tertentu,              Dampak
                       Dewan Gubernur            dengan demikian meningkatkan likuiditas dan kemampuan                        Terhadap Laporan
                       Nomor 11 Tahun 2023       penyaluran kredit Bank.                                                      Keuangan
                       Tentang Peraturan
                       Pelaksanaan Kebijakan
                       Insentif Likuiditas
                       Makroprudensial




                                                                                                            Laporan Tahunan 2025           417
Page 418
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                                                           Dampak
         Peraturan
                                                                                                                          Terhadap
No      Perundang-         Pokok Pengaturan                           Dampak Terhadap Bank
                                                                                                                           Laporan
         Undangan
                                                                                                                          Keuangan

 30   PBI Nomor 10        Pengaturan Industri      Pengaturan mengenai aspek industri, infrastruktur, tata kelola       Tidak Memiliki
      Tahun 2025          Sistem Pembayaran        dan manajemen risiko, perilaku usaha, perlindungan konsumen,         Dampak
                                                   pengelolaan data dan/atau informasi, pengawasan, pengakhiran,        Terhadap Laporan
                                                   dan koordinasi dan kerja sama. Peraturan ini juga menimbulkan        Keuangan
                                                   kewajiban pelaporan bagi Bank sebagai PSP/PJP.

 31   PADG Nomor 8        Perubahan Ketiga         Perubahan utama dalam ketentuan ini adalah terkait pengaturan Tidak Memiliki
      Tahun 2025          Atas Peraturan           Giro Wajib Minimum sebagaimana diatur dalam Pasal 7 dan Pasal Dampak
                          Anggota Dewan            23                                                            Terhadap Laporan
                          Gubernur Nomor 24/8/                                                                   Keuangan
                          PADG/2022 Tentang
                          Peraturan Pelaksanaan
                          Pemenuhan Giro
                          Wajib Minimum Dalam
                          Rupiah Dan Valuta
                          Asing Bagi Bank Umum
                          Konvensional, Bank
                          Umum Syariah, Dan
                          Unit Usaha Syariah

 32   PBI Nomor 9 Tahun Kebijakan                  Pengaturan kembali ketentuan kebijakan insentif likuiditas kepada    Tidak Memiliki
      2025              Insentif Likuiditas        bank melalui pengurangan giro wajib minimun (GWM) untuk              Dampak
                        Makroprudensial            meningkatkan kapasitas penyaluran kredit. KLM ini diberikan kepada   Terhadap Laporan
                                                   bank yang menyalurkan kredit/pembiayaan dan melakukan hal            Keuangan
                                                   pendukung penyaluran kredit/pembiayaan dengan kewajiban
                                                   untuk melakukan pelaporan komitmen rencana penyaluran kredit/
                                                   pembiayaan kepada BI, LBUT, dan laporan lainnya yang diminta oleh
                                                   BI.
                                                   Ketentuan ini dapat berdampak pada kewajiban GWM, Giro RIM, dan
                                                   insentif/remunerasi.

 33   Peraturan           PENYEDIAAN INFORMASI     Penyesuaian kriteria dan prosedur penyampaian           informasi Tidak Memiliki
      Anggota Dewan       DAN PENYAMPAIAN          pemasaran produk dan layanan jasa keuangan.                       Dampak
      Komisioner          INFORMASI UNTUK                                                                            Terhadap Laporan
      OJK Nomor 37/       PEMASARAN PRODUK                                                                           Keuangan
      PADK.08/2025        DAN LAYANAN JASA
                          KEUANGAN

 34   Peraturan Menteri   Verifikasi Dan           Peraturan ini bertujuan untuk meningkatkan kepatuhan pelaporan       Tidak Memiliki
      Hukum Republik      Pengawasan Pemilik       dan akurasi data pemilik manfaat korporasi untuk mendukung           Dampak
      Indonesia Nomor     Manfaat Korporasi        pemberantasan pencucian uang (TPPU) dan pendanaan terorisme          Terhadap Laporan
      2 Tahun 2025                                 (TPPT), serta menetapkan sanksi efektif bagi korporasi. Sehingga     Keuangan
                                                   Bank perlu memahami tahapan verifikasi korporasi untuk
                                                   menentukan pemilik manfaat sebenarnya.
                                                   Peraturan ini mencabut Permenkumham No. 21 Tahun 2019 dan
                                                   berlaku sejak 4 Februari 2025

 35   Peraturan Menteri   Perubahan Atas           Penyesuaian kriteria kepesertaan, pemberian manfaat kecelakaan Tidak Memiliki
      Ketenagakerjaan     Peraturan Menteri        kerja dan penyakit akibat kerja, serta pelaporan dalam Dampak
      Republik            Ketenagakerjaan          penyelenggaraan program jaminan.                               Terhadap Laporan
      Indonesia Nomor 1   Nomor 5 Tahun 2021                                                                      Keuangan
      Tahun 2025          Tentang Tata Cara
                          Penyelenggaraan
                          Program Jaminan
                          Kecelakaan Kerja,
                          Jaminan Kematian,
                          Dan Jaminan Hari Tua

 36   Peraturan Menteri   Perubahan Kedua          Perubahan dalam peraturan ini bertujuan untuk mempermudah            Tidak Memiliki
      Ketenagakerjaan     Atas Peraturan Menteri   kepemilikan perumahan oleh pekerja melalui manfaat layanan           Dampak
      Republik            Ketenagakerjaan          tambahan dalam program Jaminan Hari Tua (JHT), sebagaimana           Terhadap Laporan
      Indonesia Nomor     Nomor 35 Tahun           diatur dalam Pasal 9 dan Pasal 11. Dengan demikian Bank perlu        Keuangan
      12 Tahun 2025       2016 Tentang Tata        memahami ketentuan ketenagakerjaan baru yang wajib disesuaikan
                          Cara Pemberian,          oleh korporasi, khususnya terkait subsidi bunga. Adapun peraturan
                          Persyaratan, Dan Jenis   ini mulai berlaku sejak 10 November 2025.
                          Manfaat Layanan
                          Tambahan Dalam
                          Program Jaminan Hari
                          Tua

 37   PERATURAN           Perubahan Atas           Penyesuaian prosedur pemberian manfaat JKP khususnya                 Tidak Memiliki
      MENTERI             Peraturan Menteri        mengenai manfaat uang tunai, persyaratan mendapatkan JP,             Dampak
      Ketenagakerjaan     Ketenagakerjaan          pelaporan PHK, verifikasi BPJS ketenagakerjaan, pencairan manfaat    Terhadap Laporan
      Republik            Nomor 15 Tahun 2021      uang tunai, tunggakan iuran bagi pengusaha/bank, pelatihan kerja,    Keuangan
      Indonesia Nomor     Tentang Tata Cara        dan kriteria kehilangan hak atas manfaat.
      2 Tahun 2025        Pemberian Manfaat
                          Jaminan Kehilangan
                          Pekerjaan




418      Laporan Tahunan 2025
Page 419
                                                                                                    PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                                                          Dampak
       Peraturan
                                                                                                                         Terhadap
No    Perundang-          Pokok Pengaturan                           Dampak Terhadap Bank
                                                                                                                          Laporan
       Undangan
                                                                                                                         Keuangan

38   Peraturan Menteri   Perubahan Atas           Perubahan dalam peraturan ini bertujuan untuk menyesuaikan           Tidak Memiliki
     Ketenagakerjaan     Peraturan Menteri        dengan PP No. 6 Tahun 2025 dan PP No. 37 Tahun 2021, poin utama      Dampak
     Republik            Ketenagakerjaan          perubahannya adalah mengenai:                                        Terhadap Laporan
     Indonesia Nomor     Nomor 7 Tahun 2021       1. Kriteria Peserta Program JKP                                      Keuangan
     3 Tahun 2025        Tentang Tata Cara        2. Besaran Iuran JKP
                         Pendaftaran Peserta      3. Perubahan Tarif Iuran JKK
                         Dan Pelaksanaan          4. Rekomposisi Iuran
                         Rekomposisi Iuran        5. Pemrosesan Pembayaran Iuran
                         Dalam Program            6. Pengolahan Rekomposisi
                         Jaminan Kehilangan       Dengan demikian Bank perlu memperhatikan ketentuan
                         Pekerjaan                ketenagakerjaan baru ini agar selaras dengan besaran iuran yang
                                                  telah ditentukan oleh Bank. Adapun peraturan ini mulai berlaku
                                                  sejak 7 Februari 2025.

39   Peraturan Menteri   Pemeriksaan Pajak        Peraturan ini dibuat untuk menyesuaikan dengan PP No. 50 Tahun       Tidak Memiliki
     Keuangan                                     2022 tentang Perpajakan, pokok pengaturan dalam peraturan            Dampak
     Republik                                     ini adalah terkait pelaksanaan aktivitas Pemeriksaan Pajak yang      Terhadap Laporan
     Indonesia Nomor                              dapat dilakukan oleh Direktur Jenderal Pajak terhadap Wajib Pajak.   Keuangan
     15 Tahun 2025                                Dengan demikian Bank selaku Wajib Pajak perlu memperhatikan
                                                  hak dan kewajiban-nya dalam hal akan dilakukan Pemeriksaan
                                                  Pajak. Adapun peraturan ini mulai berlaku sejak 10 Februari 2025.

40   Peraturan Menteri   Tata Cara Pelaksanaan    Peraturan ini berdampak kepada Bank sebagai penyalur KPR subsidi     Tidak Memiliki
     Keuangan            Kegiatan Subsidi         sehubungan dengan kewajiban perencanaan dan pemenuhan                Dampak
     Republik            Bunga/Subsidi Margin     target penyaluran, pelaksanaan kerja sama dan penjaminan             Terhadap Laporan
     Indonesia Nomor     Kredit Program           kredit, ketepatan pengajuan dan kebenaran tagihan subsidi,           Keuangan
     65 Tahun 2025       Perumahan                pengembalian kelebihan pembayaran, serta kepatuhan terhadap
                                                  batasan penagihan subsidi.

41   SEOJK Nomor 14/     Penerapan Tata Kelola    Peraturan ini menetapkan mekanisme penilaian tata kelola bank        Tidak Memiliki
     SEOJK.03/2025       Bagi Bank Umum           hingga pelaporannya yang merupakan pelaksanaan teknis dari           Dampak
                                                  POJK No. 17 Tahun 2023 dan POJK No. 2 Tahun 2024. Dengan demikian    Terhadap Laporan
                                                  Bank perlu memperhatikan ketentuan ini sebagai dasar self            Keuangan
                                                  assesment tata kelola yang akan dilakukan. Adapun peraturan ini
                                                  mulai berlaku sejak 24 Juni 2025.

42   SEOJK Nomor 20/     Publikasi Penanganan     Peraturan ini memberikan panduan PUJK terkait publikasi prosedur     Tidak Memiliki
     SEOJK.08/2025       Pengaduan Dan            singkat layanan pengaduan dan penanganan pengaduan,                  Dampak
                         Laporan Layanan          serta bentuk laporan dan tata cara pengisian laporan layanan         Terhadap Laporan
                         Pengaduan                pengaduan.                                                           Keuangan
                                                  1. Bank wajib mempublikasikan prosedur singkat layanan
                                                     pengaduan kepada konsumen melalui media resmi bank.
                                                  2. Bank wajib mempublikasikan penanganan pengaduan yang
                                                     diterima oleh bank dalam laporan tahunan dan/atau media
                                                     resmi bank.
                                                  3. Bank menunjuk salah satu anggota Direksi yang bertanggung
                                                     jawab atas publikasi penanganan pengaduan.
                                                  4. Bank wajib menyusun laporan layanan pengaduan kepada OJK.

43   SEOJK Nomor 26/     Proses Asesmen           Peraturan ini bertujuan untuk mengatur pelaksanaan Internal          Tidak Memiliki
     SEOJK.03/2025       Kecukupan Likuiditas     Liquidity Adequacy Assessment Process (ILAAP) sesuai amanat POJK     Dampak
                         Secara Internal          tentang LCR dan NSFR dan memastikan bank memilki proses internal     Terhadap Laporan
                         (Internal Liquidity      untuk menilai kecukupan likuiditas dalam berbagai skenario normal    Keuangan
                         Adequacy Assessment      dan stres. Namun demikian tenggat waktu implementasinya adalah
                         Process) Bagi Bank       Desember 2026 untuk Bank yang tergolong KBMI 3.
                         Umum

44   SEOJK Nomor 29/     Transparansi Dan         Penyesuaian jenis laporan yang harus disusun oleh bank dan waktu Tidak Memiliki
     SEOJK.03/2025       Publikasi Laporan Bank   pelaporannya yang berlaku mulai tanggal 9 februari 2026.         Dampak
                         Umum Konvensional                                                                         Terhadap Laporan
                                                                                                                   Keuangan

45   SEOJK Nomor 31/     Pelaporan Bank Umum      Penyesuaian sistem pelaporan berkala (harian, bulanan, triwulanan, Tidak Memiliki
     SEOJK.03/2025       Konvensional Melalui     semesteran, tahunan) dan pelaporan insidental oleh BUK kepada Dampak
                         Sistem Pelaporan         OJK melalui Sistem Pelaporan OJK (APOLO).                          Terhadap Laporan
                         Otoritas Jasa                                                                               Keuangan
                         Keuangan

46   SEOJK Nomor 32/     Transparansi dan       Penyesuaian penyampaian laporan publikasi untuk BUS dan UU             Tidak Memiliki
     SEOJK.03/2025       Publikasi Laporan Bank kepada masyarakat dan/atau OJK yang berlaku mulai 9 februari           Dampak
                         Umum Syariah Dan Unit 2026.                                                                   Terhadap Laporan
                         Usaha Syariah                                                                                 Keuangan

47   SEOJK Nomor 33/     Pelaporan Bank Umum      Penyesuaian sistem pelaporan berkala (harian, bulanan, triwulanan, Tidak Memiliki
     SEOJK.03/2025       Syariah dan Unit Usaha   semesteran, tahunan) dan pelaporan insidental oleh BUS dan UUS Dampak
                         Syariah Melalui Sistem   kepada OJK melalui Sistem Pelaporan OJK (APOLO).                   Terhadap Laporan
                         Pelaporan Otoritas                                                                          Keuangan
                         Jasa Keuangan




                                                                                                      Laporan Tahunan 2025          419
Page 420
04     Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




                                                                                                                                  Dampak
        Peraturan
                                                                                                                                 Terhadap
No     Perundang-         Pokok Pengaturan                              Dampak Terhadap Bank
                                                                                                                                  Laporan
        Undangan
                                                                                                                                 Keuangan

 48   SEOJK Nomor 5/     Pedoman Pelaporan         Peraturan ini mengatur mengenai pedoman pelaporan bagi Agen                 Tidak Memiliki
      SEOJK.04/2025      Agen Penjual Efek Reksa   Penjual Efek Reksa Dana (APERD) dan Bank Kustodian, yang terdiri            Dampak
                         Dana Dan Bank Umum        dari Laporan Berkala dan Laporan Insidental. Dengan berlakunya              Terhadap Laporan
                         Sebagai Kustodian         Surat Edaran ini, maka Surat Edaran sebelumnya telah dicabut                Keuangan
                                                   yakni SEOJK No. 7/SEOJK.04/2017, SEOJK No. 4/SEOJK.03/2017,
                                                   SEOJK No. 26/SEOJK.03/2020, SEOJK No. 27/SEOJK.03/2020. Adapun
                                                   peraturan ini mulai berlaku efektif 9 bulan sejak diundangkan (9 Mei
                                                   2025).

 49   SEOJK Nomor 6/     Pedoman Pelaporan         Penyesuaian standar pelaporan penerimaan dan pemberian                      Tidak Memiliki
      SEOJK.04/2025      Dan Kontrak               pinjaman reksa dana oleh Manajer Investasi dan relevan dengan               Dampak
                         Penerimaan Dan            bank jika bank berperan sebagai Bank Kustodian atau Pemberi                 Terhadap Laporan
                         Pemberian Pinjaman        Pinjaman.                                                                   Keuangan
                         Reksa Dana

 50   Surat Edaran       Pemberian Tantiem,        Peraturan ini mengatur mengenai pemberian tantiem dan insentif              Tidak Memiliki
      Badan Pengelola    Insentif, Dan/Atau        bagi Direksi dan Dewan Komisaris BUMN dan Anak Usaha BUMN                   Dampak
      Investasi          Penghasilan Dalam         sebagai berikut:                                                            Terhadap Laporan
      Danantara Nomor    Bentuk Lainnya Kepada     • Direksi BUMN dan Anak Usaha BUMN:                                         Keuangan
      S-063/DI-BP/       Direksi Dan Dewan           a. Pemberian tantiem, insentif (kinerja, khusus, jangka panjang),
      VII/2025           Komisaris Bumn Dan             atau penghasilan lain harus berbasis laporan keuangan yang
                         Anak Usaha Bumn                benar.
                                                     b. Tidak boleh berasal dari manipulasi akuntansi (misalnya
                                                        pengakuan pendapatan sebelum waktunya, tidak mencatat
                                                        beban).
                                                     c. Hasil usaha “one-off” (contoh: revaluasi aset, penjualan aset, kuasi
                                                        reorganisasi) atau windfall harus dikeluarkan dari perhitungan.
                                                   • Dewan Komisaris BUMN dan Anak Usaha BUMN:
                                                     Dilarang menerima tantiem, insentif, atau penghasilan lain yang
                                                     dikaitkan dengan kinerja perusahaan
                                                   Dengan demikian Bank perlu memperhatikan ketentuan pemberian
                                                   tantiem dan insentif bagi Direksi dan Dewan Komisaris, mengingat
                                                   terapat perbedaan dengan pengaturan sebelumnya. Adapun
                                                   ketentuan ini berlaku efektif mulai tahun buku 2025.

 51   SURAT Edaran       Pedoman Dan Format        Pengaturan teknis terkait format penyampaian laporan data                   Tidak Memiliki
      Lembaga            Penyusunan Serta Tata     penjaminan simpanan berbasih nasabah kepada LPS. Dengan                     Dampak
      Penjamin           Cara Penyampaian          adanya SE LPS ini, Bank memiliki kewajiban untuk memiliki dan               Terhadap Laporan
      Simpanan Nomor     Laporan Data              memelihara, serta bertanggung jawab atas kebenaran data SCV,                Keuangan
      SE-1/ADK1/2025     Penjaminan Simpanan       dan menyampaikan laporan yang mencakup:
                         Berbasis Nasabah Bank     a. Data simpanan berbasis nasabah
                         Umum                      b. Laporan kepesertaan penjaminan
                                                   c. Laporan perubahan data
                                                   d. Laporan tambahan jika diminta oleh LPS dalam rangka evaluasi
                                                      dan pengawasan

 52   POJK Nomor 22      Pelaporan Bank            Dalam POJK ini diatur mengenai kewajiban bagi bank umum untuk               Tidak Memiliki
      Tahun 2025         Umum Melalui Sistem       menyampaikan Laporan secara daring melalui sistem pelaporan                 Dampak
                         Pelaporan Otoritas        OJK yang mecakup laporan berkala dan laporan insidental.                    Terhadap Laporan
                         Jasa Keuangan             Selain itu, POJK ini juga mengatur penunjukan penanggung jawab              Keuangan
                                                   pelaporan, periodisasi pelaporan, tata cara penyampaian laporan,
                                                   dan penggabungan beberapa informasi/laporan dalam laporan
                                                   induk serta penghapusan laporan sebagai bentuk penyederhanaan
                                                   pelaporan bagi bank umum. Selain itu diatur bahwa bank wajib
                                                   menyampaikan laporan publikasi keuangan dan informasi kinerja
                                                   keuangan tahunan disertai surat komentar (management letter).

 53   POJK Nomor 7       Laporan Bank Umum         POJK ini diterbitkan untuk meningkatkan kualitas layanan dan                Tidak Memiliki
      Tahun 2025         Sebagai Kustodian         efisiensi pelaporan oleh Bank Umum yang menjalankan fungsi                  Dampak
                                                   sebagai Kustodian. Tujuannya adalah menyederhanakan jumlah                  Terhadap Laporan
                                                   dan format laporan serta mengintegrasikan sistem pelaporan                  Keuangan
                                                   secara daring kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Adapun
                                                   bentuk laporan yang wajib disampaikan Adalah Laporan Berkala
                                                   dan Laporan Insidental.

 54   Surat Edaran       Indikator Transaksi       Penyesuaian indikator transaksi mencurigakan, khususnya terkait             Tidak Memiliki
      Pusat Pelaporan    Keuangan                  potensi penyimpangan pada pelaksanaan program Makan Bergizi                 Dampak
      Dan Analisis       Mencurigakan Terkait      Gratis (MBG). Dengan adanya SE PPATK ini bank memiliki kewajiban            Terhadap Laporan
      Transaksi          Penyalahgunaan Dana       untuk:                                                                      Keuangan
      Keuangan Nomor     Program Makan Bergizi     a. Profiling nasabah dan mekanisme program MBG
      7 Tahun 2025       Gratis                    b. Memiliki kebijakan dan prosedur APU yang robust
                                                   c. Memantau aktivitas transaksi, khususnya yang dilakukan melalui
                                                      VA dan rekening bersama SPPG
                                                   d. Menerapkan indikator yang dijelaskan dalam SE ke sistem
                                                      pemantauan Bank
                                                   e. Melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika menemukan transaksi
                                                      tidak wajar
                                                   f. Memperhatikan pembatasan maksimal 10 SPPG per yayasan,
                                                      terkecuali untuk 15 yayan yang disebutkan.




420      Laporan Tahunan 2025
Page 421
                                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                                                                           Dampak
         Peraturan
                                                                                                                          Terhadap
No      Perundang-        Pokok Pengaturan                           Dampak Terhadap Bank
                                                                                                                           Laporan
         Undangan
                                                                                                                          Keuangan

 55    Surat PT          Permohonan               Surat ini ditujukan kepada seluruh BUMN yang pada intinya Danantara   Tidak Memiliki
       Danantara Asset   Penyampaian              Aset Management (DAM) meminta penyampaian informasi penting           Dampak
       Management        Informasi Penting        mengenai laporan keuangan untuk mendukung pengelolaan                 Terhadap Laporan
       (Persero) Nomor   Mengenai Laporan         dan pelaporan keuangan secara bulanan. Adapun Laporan yang            Keuangan
       S-063/DI-HO.CS/   Keuangan Bumn            dimaksud adalah:
       VI/2025                                    1. Laporan Keuangan Bulanan:
                                                     • Laporan laba rugi
                                                     • Laporan posisi keuangan
                                                     • Laporan arus kas
                                                     • Laporan perubahan ekuitas
                                                     • Catatan atas laporan keuangan
                                                  2. Laporan Keuangan Triwulanan:
                                                     • Sama seperti komponen laporan bulanan
                                                     • Reporting package transaksi pihak berelasi
                                                     • Proyeksi laporan keuangan akhir tahun
                                                  3. Management Report
                                                     Batas waktu pelaporan tersebut di atas adalah tanggal 20 setiap
                                                     bulannya setelah tutup buku bulan/triwulan tersebut.




Perubahan Kebijakan Akuntansi

Informasi perubahan kebijakan akuntansi adalah sebagai berikut:

Tabel Perubahan Kebijakan Akuntansi

                                                                          Dampak Secara
                                                                             Kuantitatif                            Paparan
            Perubahan Kebijakan              Alasan Perubahan Kebijakan      Perubahan                          Konsekuensi dan
 No
                 Akuntansi                            Akuntansi         Kebijakan Akuntansi                    Penyesuaian Yang
                                                                         Terhadap Laporan                          Dilakukan
                                                                             Keuangan

  1.    Amandemen PSAK No.211                Perubahan PSAK 211 disebabkan        Amandemen PSAK No.          Melakukan
        "Pengaruh Perubahan Kurs             penerapan Pernyataan Standar         211 tidak menghasilkan      pembaharuan atas
        Valuta Asing”                        Akuntansi Keuangan (PSAK)            perubahan substansial       kebijakan akuntansi
                                             sebagai bentuk adopsi dari           terhadap kebijakan          internal Perseroan
        Penerapan amandemen                  International Financial Reporting    akuntansi Perseroan         sesuai dengan
        tersebut berlaku efektif sejak       Standards (IFRS) yang telah          dan tidak memiliki          persyaratan yang
        1 Januari 2025 sesuai dengan         disahkan oleh Dewan Standar          dampak yang                 diberikan oleh
        tanggal efektif yang ditetapkan      Akuntansi Keuangan-Ikatan            material terhadap           amandemen.
        dalam Amandemen PSAK No. 211         Akuntansi Indonesia (DSAK-IAI)       laporan keuangan
        tentang “Pengaruh Perubahan          efektif per tanggal 01 Januari       konsolidasian di tahun
        Kurs Valuta Asing”. Ketentuan ini    2025.                                berjalan atau tahun
        mengatur pedoman tambahan                                                 sebelumnya.
        terkait penentuan kurs ketika        Perubahan tersebut
        terjadi pembatasan pertukaran        dilatarbelakangi oleh kondisi
        mata uang, sehingga entitas          di beberapa negara yang
        perlu menyesuaikan kebijakan         mengalami pembatasan
        akuntansinya sesuai dengan           pertukaran mata uang atau
        ketentuan yang berlaku efektif       tidak tersedianya kurs yang
        pada tanggal tersebut.               dapat digunakan secara bebas.
                                             Kondisi tersebut menimbulkan
                                             ketidakpastian dalam
                                             menentukan kurs yang tepat
                                             untuk mengukur transaksi dan
                                             saldo dalam mata uang asing,
                                             sehingga dapat menyebabkan
                                             perbedaan penerapan kebijakan
                                             akuntansi antar entitas. Oleh
                                             karena itu, diperlukan pedoman
                                             yang lebih jelas agar laporan
                                             keuangan tetap konsisten,
                                             relevan, dan mencerminkan
                                             kondisi ekonomi yang
                                             sebenarnya.




                                                                                                       Laporan Tahunan 2025          421
Page 422
04      Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Tingkat Kesehatan Bank

Tingkat kesehatan bank mencerminkan hasil penilaian       dan Surat Edaran OJK No. 14/SEOJK.03/2017 Tanggal
kondisi Perseroan yang dilakukan terhadap risiko dan      17 Maret 2017 Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
kinerja bank yang dapat dilihat dari peringkat akhir      Umum Dengan Menggunakan Pendekatan Risiko (Risk-
hasil penilaian berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa       Based Bank Rating) yang mencakup 4 (empat) faktor
Keuangan No. 04/POJK.03/2016 Tanggal 26 Januari 2017      yaitu Profil Risiko, Tata Kelola, Rentabilitas (Earnings)
Tentang Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum             dan Permodalan (Capital).

Tabel Tingkat Kesehatan Posisi 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 Secara Individu
(Self Assessment)

                                                                      Penilaian Per            Penilaian Per
                                                                   31 Desember 2025         31 Desember 2024
                              Faktor Penilaian
                                                                       Peringkat                 Peringkat

 Profil Risiko                                                              2                        2

 Tata Kelola                                                                2                        2

 Rentabilitas (Earnings)                                                    2                        2

 Permodalan (Capital)                                                       2                        2

 Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko                        2                        2



Tabel Tingkat Kesehatan Posisi 31 Desember 2025 dan 31 Desember 2024 Secara Konsolidasi
(Self Assessment)

                                                                      Penilaian Per            Penilaian Per
                                                                   31 Desember 2025         31 Desember 2024
                              Faktor Penilaian
                                                                       Peringkat                 Peringkat

 Profil Risiko                                                              2                        -

 Tata Kelola                                                                2                        -

 Rentabilitas (Earnings)                                                    2                        -

 Permodalan (Capital)                                                       2                        -

 Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berdasarkan Risiko                        2                        -




Peringkat kesehatan bank posisi 31 Desember 2025 (Self    Sehat”. Laporan Pemeringkatan Tingkat Kesehatan
Assessment) untuk individu dan konsolidasi berada         sebagaimana dimaksud lebih rinci tercantum dalam
pada peringkat komposit 2 (PK2) yang mencerminkan         Lampiran Laporan Tahunan ini.
kondisi bank yang secara umum sehat sehingga dinilai
mampu menghadapi pengaruh negatif yang signifikan
dari perubahan kondisi bisnis dan faktor eksternal        Informasi Kelangsungan Usaha
lainnya.
                                                          Rincian Masalah Yang Timbul Selama
Selain itu, penilaian tingkat kesehatan menggunakan       Tahun Buku Yang Mempengaruhi
pemeringkatan juga diatur dalam Peraturan Menteri         Kegiatan Usaha
Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor
PER-2/ MBU/03/2023 Tentang Pedoman Tata Kelola dan        Pada tahun 2025, perekonomian Indonesia menunjukkan
Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara.   ketahanan dan kesinambungan pertumbuhan di tengah
Peringkat (rating) tingkat kesehatan Badan Usaha          dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.
Milik Negara yang dinilai oleh Lembaga Pemeringkat        Pertumbuhan ekonomi nasional tetap terjaga pada
Nasional untuk posisi 31 Desember 2025 adalah             kisaran 5%, didukung oleh membaiknya permintaan
AAA sehingga termasuk dalam klasifikasi “Sangat           domestik, konsumsi rumah tangga yang solid, serta




422       Laporan Tahunan 2025
Page 423
                                                                                     PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




kinerja ekspor yang relatif positif. Pemulihan aktivitas    Merespons ketidakpastian global dan periode suku
ekonomi juga tercermin dari meningkatnya mobilitas          bunga tinggi yang berlangsung sepanjang tahun 2024,
masyarakat dan keberlanjutan investasi, khususnya           Perseroan memasuki tahun 2025 dengan strategi yang
pada sektor-sektor strategis.                               lebih adaptif dan terukur. Sepanjang tahun 2024, BI7DRRR
                                                            berada pada level 6,00%, yang memberikan tekanan
Di tingkat global, perekonomian negara berkembang,          terhadap beban bunga dan biaya dana Perseroan.
termasuk Indonesia dan India, masih mencatatkan             Namun demikian, tekanan tersebut relatif terkendali,
pertumbuhan yang relatif lebih baik dibandingkan            dan pada tahun 2025 diharapkan terjadi perbaikan
negara maju. Meskipun demikian, risiko eksternal tetap      kinerja seiring dengan penurunan suku bunga acuan
perlu dicermati, antara lain tekanan inflasi global, arah   serta membaiknya kondisi likuiditas.
kebijakan moneter Amerika Serikat, serta volatilitas
pasar keuangan internasional. Dalam proyeksinya,            Di sisi likuiditas, kondisi perbankan yang ketat pada
International Monetary Fund (IMF) memperkirakan             tahun 2024 akibat implementasi instrumen operasi
pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar sekitar 5,1%          pasar terbuka baru Bank Indonesia, seperti SRBI, SVBI,
pada tahun 2025, mencerminkan fundamental ekonomi           dan SUVBI, mendorong peningkatan cost of fund dan
yang tetap kuat.                                            memberikan tekanan terhadap Net Interest Margin
                                                            (NIM). Memasuki tahun 2025, Perseroan terus melakukan
Sektor perbankan nasional pada tahun 2025                   penyesuaian strategi pendanaan guna menjaga
menunjukkan perbaikan kinerja, sejalan dengan               efisiensi biaya dana dan stabilitas margin.
meningkatnya aktivitas ekonomi. Pertumbuhan kredit
dan Dana Pihak Ketiga (DPK) kembali menguat,                Dalam menghadapi tantangan tersebut, Perseroan
mencerminkan meningkatnya kebutuhan pembiayaan              tetap     mampu     mempertahankan      kinerja   yang
dan kepercayaan masyarakat terhadap sistem                  positif dan berkelanjutan. Pertumbuhan kredit dan
perbankan. Khusus pada sektor perumahan, permintaan         pembiayaan kembali meningkat signifikan pada tahun
Kredit Pemilikan Rumah (KPR) tetap tinggi dan didukung      2025, didorong oleh akselerasi penyaluran kredit sektor
oleh keberlanjutan stimulus Pemerintah, termasuk            perumahan dan kredit dengan yield yang lebih optimal.
kebijakan sektor perumahan yang mendorong akses             Selain itu, fee based income terus diperkuat sebagai
kepemilikan rumah bagi masyarakat.                          sumber pendapatan alternatif untuk mengurangi
                                                            ketergantungan pada pendapatan bunga. Dari sisi
Dari sisi kebijakan moneter, Bank Indonesia mulai           efisiensi, Perseroan melanjutkan upaya pengendalian
melakukan penyesuaian suku bunga secara lebih               biaya operasional dan optimalisasi struktur pendanaan
akomodatif pada awal tahun 2025, dengan penurunan           melalui pergeseran komposisi dana ke arah dana ritel
BI7DRRR menjadi 5,75%, sebagai respons terhadap             dan giro operasional, sehingga mendukung perbaikan
stabilitas inflasi dan nilai tukar rupiah. Ke depan, arah   struktur biaya dana secara berkelanjutan.
kebijakan moneter akan tetap bersifat data-dependent
dengan fokus pada menjaga stabilitas makroekonomi           Hal-Hal Yang Berpotensi Berpengaruh
dan sistem keuangan. Nilai tukar rupiah terhadap            Signifikan Terhadap Kelangsungan
dolar Amerika Serikat juga relatif stabil, mencerminkan     Usaha
efektivitas kebijakan Bank Indonesia dalam menjaga
stabilitas eksternal.                                       Pada tahun 2025, perekonomian Indonesia tetap
                                                            menunjukkan       ketahanan      dan   kesinambungan
Bisnis Perseroan pada tahun 2025 tetap difokuskan           pertumbuhan di tengah dinamika ketidakpastian
pada sektor perumahan dan sektor-sektor terkait             global, termasuk ketegangan geopolitik dan volatilitas
perumahan, mengingat sektor ini masih memiliki              pasar keuangan internasional. Pertumbuhan ekonomi
potensi pertumbuhan yang besar seiring dengan               nasional tetap terjaga pada kisaran 5%, didukung oleh
tingginya kebutuhan hunian nasional. Berdasarkan data       kuatnya permintaan domestik, konsumsi rumah tangga
Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) BPS Tahun          yang stabil, serta kinerja sektor UMKM dan manufaktur
2024, backlog kepemilikan rumah masih mencapai              yang tetap berada pada fase ekspansi. Kondisi tersebut
sekitar 9,9 juta unit, yang merupakan potensi pasar         tercermin dari Indeks Kepercayaan Konsumen (IKK)
signifikan bagi industri perbankan. Selain itu, rasio KPR   yang berada pada level optimistis serta Purchasing
terhadap PDB Indonesia yang masih berada di kisaran         Managers’ Index (PMI) yang konsisten berada di atas
3% menunjukkan bahwa tingkat penetrasi pembiayaan           level 50 sepanjang tahun 2025.
perumahan masih relatif rendah dibandingkan
negara-negara lain di kawasan ASEAN, sehingga ruang         Sejalan dengan kondisi makroekonomi tersebut,
pertumbuhan sektor perumahan masih sangat terbuka.          intermediasi perbankan nasional pada tahun 2025 terus
                                                            menunjukkan perbaikan dengan tingkat ketahanan




                                                                                       Laporan Tahunan 2025         423
Page 424
04        Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




yang memadai. Pertumbuhan kredit nasional tetap                menyerap potensi risiko yang timbul. Selain itu, Perseroan
terjaga seiring dengan meningkatnya aktivitas ekonomi          secara berkelanjutan melakukan inovasi produk,
dan dukungan kebijakan Pemerintah serta regulator.             penguatan efisiensi operasional, serta optimalisasi
Sektor perumahan, khususnya Kredit Pemilikan Rumah             struktur pendanaan untuk menjaga profitabilitas dan
(KPR), tetap menjadi salah satu pendorong utama                likuiditas.
pertumbuhan kredit, didukung oleh keberlanjutan
program hunian bersubsidi serta berbagai kebijakan             Berdasarkan evaluasi atas kondisi eksternal dan internal
stimulus sektor perumahan. Sektor ini juga terus               Perseroan tersebut, tidak terdapat ketidakpastian
mendapatkan dukungan melalui Kebijakan Insentif                material yang dapat menimbulkan keraguan signifikan
Likuiditas Makroprudensial (KLM), yang berkontribusi           atas kemampuan Perseroan dalam mempertahankan
positif terhadap ketersediaan likuiditas perbankan.            kelangsungan usahanya (going concern). Dengan
                                                               demikian, kelangsungan usaha Perseroan diyakini tetap
Dari sisi kebijakan, Pemerintah terus menjalankan              terjaga secara berkesinambungan.
bauran kebijakan fiskal dan moneter yang terkoordinasi
untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional. Kebijakan           Assessment Manajemen atas Hal-Hal
fiskal diarahkan pada penguatan ketahanan sosial               yang Berpengaruh Signifikan Terhadap
dan ekonomi, termasuk melalui keberlanjutan program            Kelangsungan Usaha
bantuan sosial dan pengendalian dampak volatilitas
harga komoditas global. Di sisi moneter, Bank Indonesia        Penilaian dilakukan dengan mempertimbangkan
menempuh kebijakan yang lebih akomodatif pada tahun            berbagai faktor, baik faktor keuangan maupun non-
2025 dengan menurunkan BI 7-Day Reverse Repo Rate              keuangan, termasuk analisis atas kekuatan kondisi
menjadi 5,75%, seiring dengan inflasi yang tetap terkendali.   keuangan, pencapaian kinerja, serta prospek usaha
Bank Indonesia menargetkan tingkat inflasi tahun 2025          Perseroan. Selain itu, Perseroan juga melakukan
berada dalam kisaran 2,5%–3,5%, serta terus menjaga            analisis Strengths, Weaknesses, Opportunities, dan
stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika global.       Threats (SWOT) sebagai bagian dari proses evaluasi
                                                               menyeluruh terhadap keberlanjutan usaha. Berdasarkan
Perseroan merespons dinamika tersebut dengan                   hasil analisis SWOT tersebut, Perseroan selanjutnya
tetap menjaga fundamental keuangan yang kuat,                  menyusun matriks Threats, Opportunities, Weaknesses,
pengelolaan risiko yang prudent, serta pelaksanaan             dan Strengths (TOWS) guna merumuskan strategi yang
strategi bisnis yang adaptif dan berkelanjutan. Tingkat        tepat dalam merespons dinamika lingkungan internal
permodalan Perseroan tetap berada pada level yang              dan eksternal, serta memaksimalkan peluang dan
memadai untuk menopang pertumbuhan usaha dan                   memitigasi potensi risiko yang dihadapi.



     STRENGTHS                                                                                           WEAKNESS

     • Menjadi mitra Pemerintah dalam inklusi                                   • Ketergantungan pada Dana Pilhak Ketiga
       perumahan                                                                  high-cost
     • Positioning yang kuat di ekosistem                                       • Memiliki rasio biaya operasional yang tinggi
       perumahan                                                                  dibanding peers
     • Memiliki jaringan yang luas (+/-700 KC dan                               • Sebagian besar rekening tabungan bersifat
       KCP)                                                                       dormant atau memiliki saldo rendah
     • Positioning yang kuat dalam bisnis Syariah                               • Pengguna mobile banking yang merupakan
     • BTN memiliki brand awareness sebagai Bank                                  nasabah aktif masih belum maksimal
       penyalur KPR                                                             • Penetrasi rekening payroll rendah
     • BTN memiliki fitur komprehensif terkait                                  • Pertumbuhan KPR Non Subsidi lebih rendah
       ekosistem perumahan di BTN Mobile                                          dibanding kompetitor
                                                                                • SLA Pencairan kredit BTN lebih lambat
                                                                                  dibanding bank kompetitor




     • Potensi Pertumbuhan KPR sejalan dengan                                   • Kenaikan suku bunga acuan (BI rate)
       Program Pemerintah 3 juta unit rumah                                     • Berkembangnya fintech yang berpotensi
     • Potensi pertumbuhan segmen D2C                                             menjadi pesaing baru dalam pembiayaan
       (secondary market) yang memberikan yield                                 • Persaingan yang ketat dalam
       lebih tinggi                                                               memperebutkan debitur KPR
     • Peluang partnership di sektor multifinance                               • Penurunan margin akibat tingginya beban
       dan asuransi                                                               bunga bank dibandingkan dengan bank-
     • Pertumbuhan anorganik di sektor                                            bank KBMI 4
       multifinance                                                             • Ketidakpastian ekonomi global atau
     • Meningkatnya interaksi digital dalam sistem                                nasional dapat mempengaruhi permintaan
       perbankan                                                                  terhadap KPR
     • Pertumbuhan segmen Consumer dan SME di
       Indonesia



     OPPORTUNITIES                                                                                           THREATS


424         Laporan Tahunan 2025
Page 425
                                                                                                                      PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




Memperhatikan analisis SWOT tersebut, disusun matriks Threat Opportunity Weakness Strength (TOWS) sebagai
berikut:


                                                                     STRENGTH STRATEGY


                        STRENGTHS-OPPORTUNITIES (SO-STRATEGY)                        STRENGTHS-THREATS (ST-STRATEGY)
                        •   Memanfaatkan frekuensi transaksi yang meningkat di BTN   •   Menggunakan pengalaman dalam inisiatif jangka
                            Mobile untuk memanfaatkan peluang interaksi digital.         pendek tahunan untuk mempercepat SLA pencairan
                        •   Mengoptimalkan perbaikan proses kredit untuk                 kredit.
                            menangkap peluang pasar secondary (D2C) dengan           •   Mempertahankan pangsa pasar KPR Bersubsidi dengan
                            yield lebih tinggi                                           meningkatkan kualitas portofolio kredit yang ada.
                        •   Ekspansi ke sektor multifinance dengan dukungan          •   Meningkatkan CASA ratio untuk mengimbangi beban
 MAXIMIZE OPPORTUNITY




                            transformasi digital yang telah dilakukan.                   bunga yang tinggi dan margin yang menurun.
                        •   Potensi Penyaluran KPR untuk mendukung Program
                            Pemerintah 3 juta unit rumah.




                                                                                                                                                     MINIMIZE RISK
                        •   Melakukan cross-selling kepada existing customer baik
                            produk funding, lending, dan transaksi perbankan



                        WEAKNESSES-OPPORTUNITIES                                     WEAKNESSES-THREATS
                        •   Meningkatkan penetrasi rekening payroll untuk            •   Mengurangi ketergantungan pada dana pihak ketiga
                            mendukung peluang pertumbuhan DPK low cost.                  high-cost dengan meningkatkan penetrasi rekening
                        •   Meningkatkan nasabah aktif mobile banking untuk              payroll.
                            menangkap peluang penggunaan interaksi digital           •   Meningkatkan penetrasi nasabah mobile banking dan KPR
                        •   Mengoptimalkan dormant account dan rekening saldo            non-subsidi untuk menghindari take over oleh kompetitor
                            rendah untuk mendukung peluang sales model baru          •   Meningkatkan pertumbuhan KPR non-subsidi untuk
                                                                                         mencegah kehilangan morket share lebih lanjut.
                                                                                         Dengan menggunakan matriks TOWS ini, BTN dapat
                                                                                         mengidentifikasi strategi yang dapat membantu
                                                                                         memanfaatkan kekuatan dan peluang, sambil
                                                                                         mengatasi kelemahan dan menghindari ancaman



                                                                     RECOVERY STRATEGY


Berdasarkan keseluruhan hasil penilaian tersebut,                                       b. Suku bunga acuan BI 7-Day Reverse Repo
Manajemen Perseroan telah melakukan evaluasi                                                Rate berada pada level 5,75%, sejalan dengan
atas kemampuan Bank dalam mempertahankan                                                    kebijakan moneter Bank Indonesia yang bersifat
kelangsungan usahanya dan berkeyakinan bahwa                                                lebih akomodatif dengan tetap menjaga
Perseroan memiliki sumber daya yang memadai untuk                                           stabilitas makro ekonomi.
melanjutkan usahanya di masa mendatang. Selain itu,                                     c. Laju inflasi berada dalam rentang 2,5%-3,5%,
Manajemen Perseroan tidak mengidentifikasi adanya                                           mencerminkan stabilitas harga yang terjaga
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan                                              sesuai sasaran Bank Indonesia.
keraguan signifikan atas kemampuan Perseroan untuk                                      d. Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar Amerika
mempertahankan kelangsungan usahanya.                                                       Serikat berada pada kisaran Rp15.700-Rp16.200
                                                                                            per USD, mencerminkan upaya Bank Indonesia
Asumsi yang Digunakan Manajemen                                                             dalam menjaga stabilitas nilai tukar di tengah
dalam Melakukan Assessment                                                                  dinamika global.
                                                                                        e. Pertumbuhan kredit perbankan berada pada
Asumsi yang digunakan manajemen dalam melakukan                                             kisaran 10,0%-12,0% (yoy), sejalan dengan
assessment antara lain meliputi kondisi ekonomi makro                                       peningkatan aktivitas ekonomi dan permintaan
2025, Dukungan Program Pemerintah, Penguatan                                                pembiayaan.
Fokus Bisnis Perseroan serta Fundamental dan Kinerja                                    f. Pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) berada
Keuangan Perseroan.                                                                         pada kisaran 8,0%-10,0% (yoy), mencerminkan
1. Kondisi Ekonomi Makro Tahun 2025                                                         kepercayaan masyarakat terhadap sistem
   Pada akhir tahun 2025, kondisi ekonomi makro                                             perbankan yang tetap terjaga.
   menunjukkan hal-hal sebagai berikut:                                              2. Dukungan Program Pemerintah
   a. Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB)                                           Pemerintah terus melanjutkan berbagai program
      Indonesia berada pada kisaran sekitar 5,0%–5,1%                                   strategis, khususnya di sektor perumahan, sebagai
      (yoy), didukung oleh permintaan domestik yang                                     bagian dari upaya mendorong pertumbuhan
      tetap kuat serta konsumsi rumah tangga yang                                       ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat.
      terjaga.                                                                          Program-program tersebut mencakup kebijakan




                                                                                                                         Laporan Tahunan 2025         425
Page 426
04        Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




   insentif usaha, program kesehatan, penguatan usaha             Pembayaran pajak merupakan suatu perwujudan
   korporasi dan UMKM, serta perlindungan sosial.                 kewajiban dan peran serta Perseroan untuk turut
3. Penguatan Fokus Bisnis Perseroan                               berpartisipasi dalam menopang laju pertumbuhan
   Perseroan memperkuat positioning sebagai bank                  nasional. Pendekatan Perseroan terhadap pajak
   fokus perumahan serta mengembangkan potensi                    didasari oleh kepatuhan pada seluruh peraturan
   pada ekosistem perumahan secara menyeluruh,                    perpajakan yang berlaku. Perseroan telah membangun
   guna menangkap peluang pertumbuhan yang                        kebijakan dan strategi pajak yang disetujui dan ditinjau
   masih besar di sektor tersebut.                                oleh Direktur Keuangan dalam pelaporan SPT Tahunan
4. Fundamental dan Kinerja Keuangan Perseroan                     PPh Badan. Strategi pajak ini ditinjau setiap tahun oleh
   Perseroan didukung oleh kinerja keuangan yang                  Direktur Keuangan. Dalam pelaksanaan tata kelola
   solid dan berkelanjutan selama lima tahun terakhir,            pajak, Perseroan telah menetapkan proses yang
   yang tercermin dari pertumbuhan aset, kualitas                 komprehensif dan terstruktur, seperti:
   kredit yang terjaga, permodalan yang memadai,                  1. Pejabat yang bertanggung jawab untuk menetapkan
   serta kemampuan menghasilkan laba secara                           strategi pajak adalah Direktur Keuangan.
   konsisten. Kondisi tersebut menjadi landasan utama             2. Kepatuhan       terhadap     ketentuan    perpajakan
   bagi Perseroan dalam menjalankan strategi bisnis                   dituangkan melalui kebijakan perpajakan Perseroan
   secara berkelanjutan                                               disertai pengembangan aplikasi perpajakan serta
                                                                      training dan sosialisasi secara berkala.
                                                                  3. Proses     pengelolaan,      monitor    dan    review
Pengungkapan Kerangka                                                 pelaksanaan kewajiban perpajakan dilakukan
Governansi, Pengelolaan dan                                           oleh Departemen Perpajakan serta monitor secara
Pengendalian Aspek Perpajakan                                         berkala oleh Divisi Kepatuhan, Audit Internal, dan
                                                                      Audit Eksternal (Kantor Akuntan Publik).
Perseroan      berkomitmen    untuk   memberikan
kontribusinya kepada negara sekaligus menunaikan                  Perseroan dalam kegiatan operasionalnya telah
kewajiban terkait perpajakan. Sebagai wajib pajak                 menjalankan Tata Kelola Perusahaan yang Baik atau
badan dalam negeri, Perseroan berhak mendapatkan                  Good Corporate Governance (GCG) yang dilakukan
insentif dari Pemerintah berupa keringanan pajak.                 secara transparan dan akuntabel sesuai dengan
Hal ini sesuai dengan ketentuan Pasal 17 ayat (2b)                peraturan yang berlaku. Pemangku kepentingan yang
UU No. 7 Tahun 1983 tentang Pajak Penghasilan                     terpenting dalam hal perpajakan adalah pemerintah
sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir                   melalui kantor pajak. Untuk itu, Perseroan senantiasa
dengan UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi                    membina hubungan baik dengan otoritas perpajakan
Peraturan Perpajakan yang menyatakan bahwa wajib                  dan    tidak   pernah    melakukan      keterlambatan
pajak dalam negeri:                                               pembayaran kewajiban pajak yang merupakan salah
1. Berbentuk Perseroan Terbuka;                                   satu wujud Perseroan dalam menjaga keselarasan
2. Dengan jumlah keseluruhan saham yang disetor                   dan kewajiban serta patuh terhadap seluruh peraturan
    diperdagangkan pada bursa efek di Indonesia                   perpajakan yang berlaku. Perseroan hanya beroperasi
    paling sedikit 40%; dan                                       di Indonesia, untuk itu laporan perpajakan hanya
3. Memenuhi persyaratan tertentu.                                 dilakukan untuk Indonesia. Perseroan belum pernah
                                                                  melakukan perubahan tahun fiskal. Berikut disampaikan
Berdasarkan ketentuan di atas, Perseroan dapat                    kontribusi Perseroan melalui pembayaran pajak di
memperoleh tarif sebesar 3% lebih rendah dari tarif               tahun 2024-2025.
sebesar 22% yang berlaku pada tahun pajak 2022,
sehingga tarif pajak yang digunakan dalam perhitungan
PPh Badan adalah 19%.

Tabel Kontribusi Kepada Negara
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                           Jenis Pajak                             Tahun 2025            Tahun 2024

 A        PAJAK

     1.   Pajak Penghasilan (PPh)                                                    3.584.869               3.715.115

     2.   Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah            16.172               25.904
          (PPnBM)




426         Laporan Tahunan 2025
Page 427
                                                                                            PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                           Jenis Pajak                              Tahun 2025              Tahun 2024

  3.     Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, Bea Materai                                     3.946                    9.353

  4.     PBB P3 (Perkebunan, Perhutanan, Pertambangan)                                    14.831                   13.434

  5.     Pajak Pemerintah Pusat Lainnya (misalnya Pajak Karbon)                               -                         -

  6.     Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), termasuk PBB P2 (Perkotaan                 -                         -
         dan Pedesaan)

         Total Kontribusi Pajak (Total A)                                              3.619.818               3.763.806

B        PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)

    1.   Dividen                                                                        451.099                   420.119

  2.     PNBP Lainnya                                                                         -                         -

         Total Kontribusi PNBP (Total B)                                                451.099                   420.119

         Total Kontribusi kepada Negara (Total A dan B)                                4.070.917               4.183.925




Respon Terhadap Perubahan Arah
Kebijakan Moneter

Sepanjang tahun 2025, perkembangan ekonomi                         Di pasar valuta asing, hal tersebut tercermin pada
global dipengaruhi oleh proses disinflasi di Amerika               pergerakan US Dollar Index (DXY) yang secara historis
Serikat yang membawa inflasi mendekati level sasaran               menurun dari level di atas 103 pada awal tahun dan
sekitar ±2%. Kondisi tersebut mendorong The Federal                bergerak dalam kisaran 98–100 pada paruh kedua
Reserve melanjutkan pelonggaran kebijakan moneter,                 tahun 2025. Hal ini berdampak positif bagi nilai tukar
meneruskan siklus penurunan suku bunga yang telah                  rupiah yang bergerak pada kisaran Rp16.200 - Rp16.480
dimulai pada akhir tahun 2024. Sepanjang tahun 2025,               per dolar AS pada awal tahun, namun pada paruh kedua
FED Rate turun sebanyak 100 bps menjadi 3,75% melalui              tahun 2025 pergerakannya mengalami pelemahan ke
empat kali pemangkasan suku bunga.                                 level Rp16.200 - Rp16.780 per dollar AS.


Di sisi domestik, perekonomian Indonesia tetap stabil.             Dalam merespon perubahan arah kebijakan moneter
Inflasi tahun 2025 tercatat meningkat menjadi 2,92%                sepanjang tahun 2025, Perseroan mengoptimalkan
dari 1,57% pada tahun 2024, namun masih berada                     kinerja dengan strategi sebagai berikut:
dalam sasaran inflasi pemerintah 2,1%. Pertumbuhan                 1. Reinvestasi surat berharga yang telah dan akan jatuh
ekonomi juga terjaga di level 5,04% pada Triwulan III                  tempo untuk menjaga rasio likuiditas Perseroan dan
2025, dengan outlook pertumbuhan tahun 2025 sebesar                    memanfaatkan momentum penurunan yield surat
5,20%.                                                                 berharga.
                                                                   2. Berinvestasi pada instrumen operasi moneter
Sejalan dengan arah kebijakan global serta                             dengan penempatan pada imbal hasil yang
mempertimbangkan kondisi domestik dan stabilitas                       optimal.
nilai tukar, Bank Indonesia menurunkan suku bunga                  3. Meningkatkan volume dan frekuensi transaksi
acuan (BI-Rate) sebanyak lima kali dengan total                        dengan nasabah pada produk surat berharga
penurunan 125 bps. Pada akhir tahun 2025, BI 7-Day                     maupun forex.
Reverse Repo Rate berada pada level 4,75%. Penurunan               4. Pengelolaan posisi valuta asing secara prudent,
suku bunga acuan, baik oleh Federal Reserve maupun                     dengan menjaga posisi devisa neto pada level ≤9%
Bank Indonesia, berdampak positif bagi pasar surat                     dari modal inti, sesuai risk appetite internal dan
berharga. Imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN)                      ketentuan regulator.
tenor 10 tahun turun dari 7,02% pada awal tahun menjadi
6,07% pada akhir tahun 2025.




                                                                                              Laporan Tahunan 2025          427
Page 428
04        Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif

Transaksi spot dan transaksi derivatif periode tahun 2024-2025 adalah sebagai berikut:

Tabel Laporan Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                      BANK

                                                                                      2025
 No                    Transaksi
                                                                                             Tagihan dan Kewajiban
                                                                             Tujuan
                                                                                                   Derivatif
                                                  Nilai Notional
                                                                   Trading        Hedging    Tagihan       Kewajiban

 A.       TERKAIT DENGAN NILAI TUKAR

     1.   Spot                                             -          -                -        -                -

     2.   Forward                                          -          -                -        -                -

     3.   Option                                           -          -                -        -                -
          a. Jual
          b. Beli

     4.   Future                                           -          -                -        -                -

     5.   Swap                                             -          -                -        -                -

     6.   Lainnya (CCS)                                    -          -                -        -                -

 B.       TERKAIT DENGAN SUKU BUNGA

     1.   Forward                                          -          -                -        -                -

     2.   Option                                           -          -                -        -                -
          a. Jual
          b. Beli

     3.   Future                                           -          -                -        -                -

     4.   Swap                                             -          -                -        -                -

     5.   Lainnya                                          -          -                -        -                -

 C.       LAINNYA

          Jumlah                                           -          -                -        -                -




428         Laporan Tahunan 2025
Page 429
                                                                              PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                                                                       BANK

                                                                       2024
No               Transaksi
                                                                                Tagihan dan Kewajiban
                                                              Tujuan
                                                                                      Derivatif
                                   Nilai Notional
                                                    Trading        Hedging       Tagihan          Kewajiban

A.    TERKAIT DENGAN NILAI TUKAR

 1.   Spot                               -             -                -            -                  -

 2.   Forward                            -             -                -            -                  -

 3.   Option                             -             -                -            -                  -
      a. Jual
      b. Beli

 4.   Future                             -             -                -            -                  -

 5.   Swap                               -             -                -            -                  -

 6.   Lainnya (CCS)                   1.963.590        -                -         102.843               -

B.    TERKAIT DENGAN SUKU BUNGA

 1.   Forward                            -             -                -            -                  -

 2.   Option                             -             -                -            -                  -
      a. Jual
      b. Beli

 3.   Future                             -             -                -            -                  -

 4.   Swap                               -             -                -            -                  -

 5.   Lainnya                            -             -                -            -                  -

C.    LAINNYA

      Jumlah                         1.963.590         -                -         102.843               -




                                                                                Laporan Tahunan 2025         429
Page 430
04    Analisis dan Pembahasan Manajemen Atas Kinerja




Laporan Penggunaan Tambahan                             disbursement (penyaluran) kredit rata-rata sebesar
Penyertaan Modal Negara (PMN)                           21,32% per tahun (2021-2025) yang realisasinya akan
                                                        berdampak pada kenaikan Aset Tertimbang Menurut
Berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik         Risiko (ATMR) dan kebutuhan permodalan Perseroan.
Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023       Dengan,      memperhatikan      ketentuan    mengenai
Tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi      kecukupan modal, diperlukan peningkatan Penyertaan
Signifikan Badan Usaha Milik Negara Tambahan            Modal Negara (PMN) untuk memperbaiki struktur modal
Penyertaan Modal Negara (PNM) adalah pemisahan          sekaligus meningkatkan kapasitas usaha melalui
kekayaan negara dari anggaran pendapatan dan            peningkatan modal inti (Tier 1) agar rasio CAR dapat
belanja negara yang dijadikan modal BUMN dan/atau       dijaga sesuai ketentuan. Mempertimbangkan hal-
Perseroan Terbatas dan dikelola secara korporasi.       hal tersebut di atas, diharapkan penambahan modal
Sesuai ketentuan pada Pasal 110 PER-2/MBU/03/2023:      sebesar Rp4,13 triliun melalui mekanisme rights issue/
(1) Tambahan PMN dilakukan dengan tujuan untuk:         privatisasi dengan PMN sebesar Rp2,48 triliun dan porsi
    a. Memperbaiki struktur permodalan BUMN atau        publik sebesar Rp1,65 triliun. Dengan adanya rights
        Perseroan Terbatas; dan/atau                    issue/privatisasi tersebut, Perseroan akan mampu
    b. Meningkatkan kapasitas usaha BUMN atau           mempertahankan kebutuhan modal di atas 16% sampai
        Perseroan Terbatas.                             dengan 2025 (di atas Kewajiban Penyediaan Modal
(2) Tambahan PMN kepada BUMN sebagaimana                Minimum (KPMM) yang disyaratkan OJK, yaitu sebesar
    dimaksud pada ayat (1) digunakan dalam rangka:      15,40%) serta mencegah terjadinya dilusi Kepemilikan
    a. Melaksanakan penugasan Pemerintah kepada         Negara di bawah 60%.
        BUMN;
    b. Melakukan         restrukturisasi   dan/atau     Total Tambahan PMN yang Dialokasikan
        penyelamatan BUMN; dan/atau
    c. Melakukan pengembangan usaha BUMN.               Berdasarkan        Peraturan       Pemerintah       (PP)
                                                        Nomor 48 Tahun 2022 tentang Penambahan Penyertaan
Dasar Penggunaan Dana PMN                               Modal Negara Republik Indonesia ke dalam Modal Saham
                                                        Perseroan. Total PMN yang diberikan kepada Perseroan
Seluruh     dana     penambahan       PMN    sebesar    adalah paling banyak sebesar Rp2.480.000.000.000,-
Rp2.479.999.977.600,- (dua triliun empat ratus tujuh    (dua triliun empat ratus delapan puluh miliar rupiah).
puluh sembilan miliar sembilan ratus sembilan puluh     Dalam pelaksanaan rights issue/privatisasi tahun 2022
sembilan juta sembilan ratus tujuh puluh tujuh ribu     dengan memperhatikan agar kepemilikan saham
enam ratus Rupiah) ditambah dengan hasil rights         Pemerintah tetap sebesar 60% jumlah saham dan
issue porsi publik akan digunakan untuk memperkuat      harga pelaksanaan rights issue, maka jumlah PMN yang
struktur permodalan Perseroan dalam meningkatkan        dicairkan menjadi sebesar Rp2.479.999.977.600,- (dua
penyaluran jumlah kredit dan/atau pinjaman.             triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar sembilan
                                                        ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan ratus tujuh
Penguatan Permodalan Perseroan                          puluh tujuh ribu enam ratus Rupiah).


Dalam rangka mendukung peningkatan kapasitas            Penjelasan Progres Penggunaan Dana
bisnis dan memperkuat peran Perseroan dalam
ekosistem perumahan, terdapat beberapa regulasi         Dana tambahan PMN melalui mekanisme rights issue/
yang dipertimbangkan salah satunya adalah regulasi      privatisasi dengan PMN sebesar Rp2.479.999.977.600,-
permodalan, di mana dalam kondisi normal Perseroan      (dua triliun empat ratus tujuh puluh sembilan miliar
perlu menjaga rasio kecukupan modal/Capital             sembilan ratus sembilan puluh sembilan juta sembilan
Adequacy Ratio (CAR) sebesar 15,40%.                    ratus tujuh puluh tujuh ribu enam ratus Rupiah) ditambah
                                                        dengan dana dari publik sebesar Rp1.653.333.318.000
Total Investasi yang Diperlukan                         (satu triliun enam ratus lima puluh tiga miliar tiga ratus
                                                        tiga puluh tiga juta tiga ratus delapan belas ribu Rupiah)
Perseroan memproyeksikan realisasi pembiayaan           seluruhnya disetorkan ke dalam modal Perseroan
unit rumah (KPR) sebanyak 1,3 juta unit di tahun 2021   setelah dikurangi dengan biaya emisi. Sehingga terjadi
hingga tahun 2025, dengan proyeksi peningkatan          perubahan struktur modal menjadi sebagai berikut:




430     Laporan Tahunan 2025
Page 431
                                                                                                                PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk




                         Sebelum Rights Issue                                                                   Setelah Rights Issue


                              Nilai Nominal Rp500,- per saham                                          Nilai Nominal Rp500,- per saham

                            Jumlah Lembar         Jumlah Nilai                                       Jumlah Lembar        Jumlah Nilai
                               Saham              Nominal (Rp)                                          Saham             Nominal (Rp)

 Modal dasar                 20.478.432.000     10.239.216.000.000                                    20.478.432.000    10.239.216.000.000

 Jumlah Modal Ditempakan dan Disetorkan

 - Pemerintah RI              6.354.000.000      3.177.000.000.000     60,00%                         8.420.666.648      4.210.333.324.000   60,00%

 - Publik                     4.236.000.000      2.118.000.000.000     40,00%                           5.613.777.765   2.806.888.882.500    40,00%

                             10.590.000.000     5.295.000.000.000      100,00%                        14.034.444.413     7.017.222.206.500   100,00%

 Sisa Saham dalam                                                                                     6.443.987.587      3.221.993.793.500
                             9.888.432.000      4.944.216.000.000
 portepel

*) Berdasarkan Perubahan Anggaran Dasar No: 08, tanggal 8 April 2021


 Saham yang akan diterbitkan merupakan sisa saham dalam portepel,                Hasil Pelaksanaan Rights Issue BBTN yang terserap seluruhnya
 di mana posisi terdapat 9.888.432.000 miliar lembar saham                       menjadikan sisa saham dalam portepel menjadi 6.443.987.587 lembar



Kendala Rencana dan Tindak Lanjut

Adapun beberapa kendala atas pelaksanaan rights                                  Namun demikian, hal tersebut dapat diselesaikan
issue/privatisasi adalah sebagai berikut:                                        dengan beberapa tindak lanjut dari tim privatisasi yaitu:
- Proses pelaksanaan yang cukup ketat selama                                     - Melakukan monitoring yang ketat atas pelaksanaan
    kurang lebih 3 (tiga) bulan, sejak pelaksanaan kick                             progress rights issue/privatisasi secara mingguan
    off meeting lembaga dan/atau profesi penunjang                                  dan memastikan bahwa pelaksanaan telah berjalan
    pada tanggal 3 Oktober 2022. Mengingat PMN                                      dengan tepat waktu.
    menggunakan APBN Anggaran Tahun 2022, proses                                 - Koordinasi secara intens dengan tim sales sekuritas
    rights issue harus terlaksana pada tahun 2022.                                  terkait dengan minat investor asing yang akan
- Trading       period berlangsung mulai tanggal                                    melakukan exercise rights issue BBTN sejak awal.
    28 Desember 2023 sampai dengan 5 Januari
    2023. Proses trading period yang berjalan pada
    penghujung tahun 2022 tersebut, menyebabkan
    transaksi rights issue BBTN cukup sepi pada 3
    (tiga) hari perdagangan pertama. Hal tersebut
    dikarenakan banyak investor asing dan beberapa
    fund manager yang telah menyelesaikan semua
    transaksi untuk aksi korporasi perdagangan tahun
    2022.




                                                                                                                  Laporan Tahunan 2025          431

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.52 MB
Published1 Apr 2026
Pages431
Characters1,802,839
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 289 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk p.1 ×290
linked org PT Danantara Asset Management p.9 ×6
linked org Pemerintah RI p.10 ×5
linked org PT Bank Syariah Nasional · Nama Perusahaan p.11 ×19
linked org Bank Mega p.35
linked org Mandiri Sekuritas p.39
linked org CGS International p.40
linked org Mandiri Capital p.41
linked person Setiyo Wibowo · Direktur p.44 ×14
linked person Hakim Putratama p.66 ×4
linked person Andi Nirwoto · Direktur p.66 ×6
linked person Hirwandi Gafar · Direktur p.66 ×13
linked person Nofry Rony Poetra · Direktur p.66 ×12
linked person Eko Waluyo · Direktur p.66 ×16
linked person Mengangkat I Nyoman Sugiri Yasa · Direktur p.66 ×9
linked person Venda Yuniarti · Direktur p.66 ×9
linked person Rully Setiawan · Direktur p.66 ×9
linked person Helmy Afrisa Nugroho · Direktur p.66 ×7
linked person Tan Jacky Chen · Direktur p.66 ×9
linked person Oni Febriarto Rahardjo p.69 ×4
linked person SURYO UTOMO · Komisaris Utama p.70 ×16
linked person Chandra M. Hamzah · Komisaris Utama p.79 ×4
linked person Iqbal Latanro · Wakil Komisaris Utama p.79 ×6
linked person Armand B. Arief · Komisaris Independen p.79 ×6
linked person Sentot A. Sentausa · Komisaris Independen p.79 ×5
linked person Adi Sulistyowati · Komisaris Independen p.79 ×6
linked person Andin Hadiyanto · Komisaris p.79 ×6
linked person Didyk Choiroel · Komisaris p.80 ×10
linked person Herry Trisaputra Zuna · Komisaris p.80 ×5
linked person Himawan Arief Sugoto · Komisaris p.80 ×3
linked person Fahri Hamzah · Komisaris p.80 ×14
linked person Dwi Ary Purnomo · Wakil Komisaris Utama p.80 ×13
linked person Ida Nuryanti · Komisaris Independen p.80 ×16
linked person Pietra Machreza Paloh · Komisaris Independen p.80 ×11
linked person Panangian Simanungkalit · Komisaris Independen p.80 ×7
linked org Jasa Raharja. p.80 ×7
linked org Bumi Serpong Damai p.92 ×3
linked org Pantai Indah Kapuk p.92
linked org Multi Sarana p.94
linked person Padang, Sumatera Barat p.98
linked org Kawan Lama p.99
linked org Summarecon Agung Tbk p.100 ×2
linked org Ciputra Development Tbk p.100 ×2
linked org Sinarmas Land Tbk p.100 ×2
linked org Alam Sutera Realty Tbk p.100 ×2
linked org Koperasi Simpan p.100
linked org PT Asuransi Jiwa IFG p.100
linked org PT Syailendra Capital p.100 ×3
linked org Dana Pensiun p.111
linked org Reksa Dana Sucorinvest p.113 ×2
linked person Endang A. Suprijatna p.127
linked person Indra Jaka Aprilyanta. p.127
linked person Elisabeth Novie Riswanti · Direktur p.148 ×3
linked org PT Kimia Farma p.151
linked org PT Angkasa Pura I (Persero) p.151
linked person Bambang Widjanarko p.167 ×2
linked org PT Bank Permata p.171 ×3
linked org PT Bank Mandiri p.174 ×5
linked org PT Bank OCBC NISP p.174
linked person Nixon L.P. Napitupulu · Direktur Utama p.207
linked person Machhendra Setyo Atmaja · Komisaris p.209
linked person Arga Mahanana Nugraha p.209
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.7 ×13
possible org Bursa Efek Indonesia p.11 ×8
possible org Panin Sekuritas p.40
possible person Erwin Wijaya p.40
possible org DBS Bank p.40
possible org Samuel Sekuritas Indonesia p.40
possible person Jasmin · Direktur p.66 ×2
possible org Negara Republik Indonesia p.73 ×3
possible person Agung Sedayu p.92 ×2
possible person Dr. Sutomo p.93
possible person Ahmad Yani p.97 ×3
possible person Slamet Riyadi p.99
possible — Batavia Prosperindo p.100 ×2
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.102 ×6
possible person Tri Wibowo p.127 ×2
possible person Budi Santoso p.127
possible person Hermita · Direktur p.146 ×3
possible person Muhammad · Direktur p.147
possible org Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk p.173 ×2
possible person Budi Setiawan p.200
possible person Anton Rijanto · Direktur p.209
possible org Purwanto p.226
unresolved org Bank Respon Terhadap Perubahan Arah Kebijakan p.7
unresolved person INDEKS REFERENSI · Komisaris p.8
unresolved — Organ dan Komite di Bawah p.8
unresolved — PUMK p.8
unresolved — Akuntan Publik p.8
unresolved org Bank Tabungan Negara Perhubungan p.10
unresolved org Menteri Urusan p.10
unresolved org Bank Sentral. Berdiri Bank p.10
unresolved org Bank Sentral. p.10 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.10 ×15
unresolved org Bank Koperasi Tani p.10
unresolved org Bank Dagang Negara. p.10
unresolved org Bank Tabungan Pos RI. p.11
unresolved org Bank Tabungan p.11 ×13
unresolved org Menteri Negara p.11
unresolved org Bank Devisa. p.11 ×2
unresolved org Bank BUMN p.12
unresolved org Bank BTN Tahap II p.34 ×2
unresolved org Bank Mega Obligasi p.35
unresolved org Bank BJB Obligasi p.35 ×5
unresolved org Bank BRI Obligasi p.35 ×2
unresolved org PT Indo Premier Securities p.39
unresolved org PT Ciptadana Sekuritas p.39
unresolved org PT Ina Sekuritas Indonesia p.39
unresolved org PT Phintraco Sekuritas p.39
unresolved org PT Verdhana Sekuritas p.40
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.40
unresolved org PT Sinarmas Sekuritas p.40
unresolved org PT Valbury Asia Securities p.40
unresolved org Kementerian Dikdasmen p.42
unresolved org Kementerian PKP p.42
unresolved org PT Bank Victoria Syariah p.43 ×2
unresolved org Bank Syariah Terbesar p.43 ×2
unresolved org Menteri PKP p.43
unresolved org Bank Penyalur KPR Sejahtera p.43
unresolved org Bank Syariah Nasional Dalam RUPSLB Bank Victoria Syariah p.45
unresolved org Bank Umum Syariah p.45 ×2
unresolved org Milik Negara p.47 ×6
unresolved org Bank Pilihan Utama Layani Holding Danareksa BTN p.47
unresolved org Kementerian BUMN p.63 ×2
unresolved person Riswanti · Direktur p.66 ×2
unresolved person Riil · Komisaris p.72
unresolved — Ekuit · Penilai p.73
unresolved org Menteri Rp p.73
unresolved org Milik Negara Republik Indonesia p.73
unresolved org Kementerian BUMN Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko p.75
unresolved person Survei Penilaian Integritas. · Komisaris p.78
unresolved person SMAP. · Komisaris p.78
unresolved person Pemantau Risiko. · Komisaris p.79
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara p.79
unresolved — Hamzah · Komisaris Utama p.80 ×2
unresolved — Simanungkalit · Komisaris Independen p.80
unresolved org PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja. RUPS p.80
unresolved org PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja. p.83 ×5
unresolved person Consumer Banking · Direktur p.84
unresolved org PT Danantara Asset Management Modal Ditempatkan p.88
unresolved org Bank Tabungan Negara Menjadi Perusahaan p.89
unresolved person Muhani Salim p.89
unresolved person H. R. Rasuna Said p.94
unresolved person H. M. Yusuf Singadikane p.94
unresolved person H.M Daud Beureuh p.97
unresolved person Ir. H. Juanda p.97
unresolved org PT Mapclub Digital Asia p.99
unresolved org PT Indomarco Prismatama p.99
unresolved org PT Pertamina Retail p.99
unresolved org PT Dompet Anak Bangsa p.99
unresolved org PT Espay Debit Indonesia Koe p.100
unresolved org PT Finnet Indonesia p.100
unresolved org PT Cazh Teknologi Inovasi p.100
unresolved org Kementerian Agama p.100
unresolved org PT Pelindo Daya Sejahtera p.100
unresolved org Mahkamah Agung p.100
unresolved org PT Yobelindo Graha Mandiri p.100
unresolved org PT Sagotra p.100
unresolved org PT Era Graha Realty p.100
unresolved org PT Ray Propertindo p.100
unresolved org PT Xavier Marks Indonesia p.100
unresolved org PT Fidac Inovasi Teknologi p.100
unresolved org Koperasi Simpan Pinjam Nusantara p.100
unresolved org PT Mitra Bina Artha Raharja p.100
unresolved org PT Dana Perkasa Nusantara p.100
unresolved org Koperasi Jasa Amanah Mandiri Swakarya p.100
unresolved org PT Aura Sinergi Sejahtera p.100
unresolved org Life Insurance Indonesia Tbk p.100
unresolved org PT Bahana TCW Investment Management p.100 ×2
unresolved org PT Trimegah Asset Management p.100 ×2
unresolved org PT Manulife Aset Manajemen Indonesia p.100 ×2
unresolved org PT Schroder Investment Management p.100
unresolved org PT Batavia Prosperindo Aset Manajemen p.100 ×2
unresolved org PT Mandiri Manajemen Investasi p.100
unresolved org PT Sucorinvest Asset Management p.100 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman p.102
unresolved org PT Bank Tabungan Pemerintahan Jepang. p.103
unresolved org Negara (Persero) Tbk p.103 ×3
unresolved org Anggaran Dasar p.108
unresolved org Kementerian Perumahan dan Kawasan p.110 ×3
unresolved org Pengelola p.110
unresolved org PT Schroder Investment Management Indonesia p.112
unresolved org PT BRI Manajemen Investasi p.112
unresolved org PT Insight Investments Management p.112
unresolved org PT Mandiri Manajemen Investasi Rekening p.112
unresolved org Reksa Dana Pasar Uang p.112 ×2
unresolved org Reksa Dana Bahana Dana Likuid p.113
unresolved org Reksa Dana Manulife Syariah Sektoral Amanah p.113
unresolved org Reksa Dana TRIM Kas p.113
unresolved org Reksa Dana BRI Seruni Pasar Uang II Kelas A p.113
unresolved org Reksa Dana Manulife Saham Syariah Asia Pasifik p.113
unresolved org Reksa Dana Mandiri Investa Pasar Uang Kelas A p.113
unresolved org Reksa Dana Sucorinvest Money Market Fund p.113
unresolved org Reksa Dana BRI Mawar Konsumer p.113
unresolved org Reksa Dana Mandiri Money Market USD p.113
unresolved org Reksa Dana Schroder p.113
unresolved org Reksa Dana Batavia Dana Kas Maksima p.113
unresolved org Reksa Dana Schroder Dana Prestasi p.113
unresolved org Reksa Dana Pendapatan Tetap p.113 ×2
unresolved org Reksa Dana Schroder Dana Prestasi Plus Merupakan p.113
unresolved org Reksa Dana Batavia Dana Saham p.113
unresolved org Reksa Dana Batavia Global ESG Sharia Equity p.113
unresolved org Reksa Dana Batavia Saham ESG Impact p.113
unresolved org Reksa Dana Syariah Batavia Technology Sharia Risikonya p.113
unresolved org Reksa Dana Sucorinvest Equity Fund p.113
unresolved org Reksa Dana Indeks Mandiri FTSE Indonesia ESG p.113
unresolved org Reksa Dana Manulife Pendapatan p.113
unresolved org Reksa Dana Manulife USD Fixed Income Kelas A p.113
unresolved org Reksa Dana Indeks Syailendra MSCI Indonesia p.113
unresolved org Reksa Dana TRIM Dana Tetap p.113
unresolved org Reksa Dana Trimegah Fixed Income Plan p.113
unresolved org Reksa Dana Syailendra Equity Opportunity Fund p.113
unresolved org Reksa Dana Batavia Dana Obligasi Ultima p.113
unresolved org Reksa Dana Mandiri Investa Dana Utama Kelas A p.113
unresolved org Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Makara p.113
unresolved org Reksa Dana Terproteksi Prima Kelas G p.113
unresolved org Reksa Dana Bahana Pendapatan Tetap Syariah p.113
unresolved org Reksa Dana Syailendra Pendapatan Tetap p.113
unresolved org Reksa Dana Pendapatan Tetap Sucorinvest p.113
unresolved org Reksa Dana Campuran p.113 ×2
unresolved org Reksa Dana Schroder Dana Kombinasi p.113
unresolved org Reksa Dana Manulife Dana Campuran II p.113
unresolved org Reksa Dana TRIM Kombinasi p.113
unresolved org Reksa Dana Batavia USD Balanced Asia p.113
unresolved org Reksa Dana Saham p.113 ×2
unresolved org Reksa Dana Bahana Dana Ekuitas Prima p.113
unresolved org Reksa Dana TRIM Kapital Plus p.113
unresolved org Reksa Dana Manulife Dana Saham Kelas A p.113
unresolved org Bank Syariah Steering p.127
unresolved person Setiyo · Direktur p.146
unresolved person Hirwandi · Direktur p.146
unresolved person Venda · Direktur p.146
unresolved person Rully · Direktur p.146
unresolved person Hakim · Direktur p.147
unresolved org Kementerian BUMN RI p.151 ×7
unresolved org PT Pertamina EP p.151
unresolved org PT Petrokimia Kayaku Dasar Hukum Pengangkatan p.151
unresolved org PT Petrokimia Gresik p.151 ×2
unresolved org Kementerian BUMN RI Negara p.151
unresolved org Tabungan Negara (Persero) Tbk p.151
unresolved org Kementerian BUMN RI Pengaturan BUMN RI p.151
unresolved org PT Perkebunan Nusantara IX p.151
unresolved person dr. Ramelan Surabaya Yogyakarta p.156
unresolved org Kementerian Keuangan RI Dasar Hukum Pengangkatan p.156
unresolved org Direktorat Jenderal Perbendaharaan Kementerian Keuangan Pemegang Saham p.156
unresolved org Kementerian Keuangan RI p.156 ×3
unresolved org Direktorat Tabungan Negara (Persero) Tbk p.156
unresolved org Direktorat Jenderal p.156
unresolved person Panangian · Komisaris p.166
unresolved org PT Asuransi Kerugian Jasa Raharja. Pendidikan p.166
unresolved org Pengawas Syariah PT Indomobil Multi Finance Menjabat · Anggota p.171
unresolved org PT Indomobil Multi Finance Menjabat p.171
unresolved org PT Bank Tabungan Pensiunan Nasional p.171
unresolved org PT Indomobil Multi Finance Indonesia Syariah p.171
unresolved person Prof. Dr. H. Muhammad Quraish Shihab p.172
unresolved org GRC BTN Negara (Persero) Tbk p.173
unresolved org Network BTN Tabungan Negara (Persero) Tbk p.173
unresolved org BTN Negara (Persero) Tbk p.173
unresolved org GRC BTN (Persero) Tbk p.174
unresolved org Tetap Komite Bisnis BTN (Persero) Tbk p.174
unresolved org PT Digital Artha Media p.174
unresolved org Central Asia Tbk p.174
unresolved org Tetap Komite Pengarah Teknologi Informsi Negara (Persero) Tbk p.175
unresolved org Tetap Komite Bisnis BTN Negara (Persero) Tbk p.175
unresolved — Hatorangan David Hutajulu p.200
unresolved — Ghulam Mahdi Muharram p.200
unresolved — Romeo Daniel Mekenru Van Enst p.200
unresolved person Mochamad Iqbal Nugraha · Direktur p.200 ×6
unresolved — Umi Hardinajati p.200
unresolved — Erwin Perangin Angin p.200
unresolved person Nixon L. P. Napitupulu · Direktur Utama p.207 ×3
unresolved org Pengaturan Badan Usaha Milik Negara p.208
unresolved org PT Bank Syariah Nasional Bidang p.209
unresolved person Bahrullah Akbar · Komisaris Utama p.209
unresolved person Hilman Latief · Komisaris p.209
unresolved person Ilham Nurhidayatuloh · Komisaris Independen p.209
unresolved person Lukman Khakim · Komisaris Independen p.209
unresolved person Alex Sofjan Noor · Direktur Utama p.209
unresolved person Abdul Firman · Direktur p.209
unresolved person Mochamad Yut Penta · Direktur p.209
unresolved person Beki Kanuwa · Direktur p.209
unresolved person Ari Kurniaman · Direktur p.209
unresolved org Young Global Limited p.226
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.226
unresolved org PT Kustodian Sentral Efek Indonesia p.226
unresolved org Menteri BUMN. p.397

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result