Back to announcement
20231204_CLEO_Rencana Transaksi Material Dengan Persetujuan RUPS_31545240_lamp4.pdf
Asset transaction Needs review CLEOSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 16
Page 1
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK
DAN ENTITAS ANAK
Informasi Keuangan Konsolidasian
Proforma Yang Tidak Diaudit
Tanggal 30 Juni 2023
Dan Untuk Periode Enam Bulan
Yang Berakhir Pada Tanggal Tersebut
Beserta Laporan Asurans Praktisi Independen
Page 2
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK
INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN
PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN
YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
DAFTAR ISI
Halaman
Laporan Asurans Praktisi Independen
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Proforma yang Tidak Diaudit ............................................... 1
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian Proforma yang Tidak Diaudit 2
Catatan atas Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma yang Tidak Diaudit ................................... 3 - 11
**************************
Page 3
LAPORAN ASURANS PRAKTISI INDEPENDEN ATAS KOMPILASI
INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA
Laporan No. 0006/TPC-AS/NUR/23
Pemegang Saham, Dewan Komisaris dan Direksi
PT Sariguna Primatirta Tbk
Kami telah menyelesaikan perikatan asurans kami untuk melaporkan kompilasi informasi keuangan
konsolidasian proforma PT Sariguna Primatirta Tbk (“Perusahaan”) dan entitas anaknya (“Grup”) oleh
manajemen Perusahaan. Informasi keuangan konsolidasian proforma terdiri dari laporan posisi keuangan
konsolidasian proforma tanggal 30 Juni 2023, laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian proforma untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2023 dan catatan terkait.
Kriteria yang berlaku yang menjadi dasar manajemen Perusahaan untuk mengkompilasi informasi keuangan
konsolidasian proforma dijelaskan di dalam Catatan III dan IV atas Informasi Keuangan Konsolidasian
Proforma.
Informasi keuangan konsolidasian proforma telah dikompilasi oleh manajemen Perusahaan untuk
mengilustrasikan dampak dari rencana transaksi penyertaan saham pada PT Sentralsari Primasentosa
(“Rencana Transaksi”), seperti yang dijelaskan pada Catatan I atas Informasi Keuangan Konsolidasian
Proforma terhadap laporan posisi keuangan konsolidasian Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 dan laporan
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tanggal 30 Juni 2023, seolah-olah Rencana Transaksi telah terjadi pada tanggal 30 Juni 2023. Sebagai bagian
dari proses ini, informasi mengenai laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain pada tanggal 30 Juni 2023 Perusahaan dan SPS telah diekstrasi oleh manajemen Perusahaan
dari laporan keuangan Perusahaan pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah direviu dan laporan keuangan SPS
pada tanggal 30 Juni 2023 yang telah diaudit.
Tanggung jawab manajemen Perusahaan atas informasi keuangan konsolidasian proforma
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas kompilasi informasi keuangan konsolidasian proforma
berdasarkan kriteria yang berlaku yang dijelaskan di dalam Catatan III dan IV atas Informasi Keuangan
Konsolidasian Proforma.
Tanggung jawab praktisi
Tanggung jawab kami adalah untuk menyatakan suatu opini mengenai apakah informasi keuangan
konsolidasian proforma telah dikompilasi, dalam semua hal yang material, oleh manajemen Perusahaan
berdasarkan kriteria yang berlaku yang dijelaskan di dalam Catatan III dan IV atas Informasi Keuangan
Konsolidasian Proforma.
Page 4
Tanggung jawab praktisi (lanjutan)
Kami melaksanakan perikatan sesuai dengan Standar Perikatan Asurans 3420 “Perikatan Asurans untuk
Pelaporan atas Kompilasi Informasi Keuangan Proforma yang tercantum dalam Prospektus” (“SPA 3420”),
yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Standar tersebut mengharuskan prosedur untuk
memperoleh keyakinan memadai tentang apakah manajemen Perusahaan telah mengkompilasi, dalam semua
hal yang material, informasi keuangan konsolidasian proforma berdasarkan kriteria yang dijelaskan di dalam
Catatan III dan IV atas Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma.
Untuk tujuan perikatan ini, kami tidak bertanggung jawab untuk memutakhirkan atau menerbitkan kembali
laporan atau opini apapun atas informasi keuangan historis yang digunakan dalam mengkompilasi informasi
keuangan konsolidasian proforma, dan dalam perikatan ini, kami juga tidak melaksanakan audit atau reviu atas
informasi keuangan historis yang digunakan dalam mengkompilasi informasi keuangan proforma
konsolidasian.
Tujuan informasi keuangan konsolidasian proforma adalah semata-mata untuk mengilustrasikan dampak dari
peristiwa atau transaksi signifikan pada informasi keuangan konsolidasian Perusahaan yang belum disesuaikan,
seolah-olah peristiwa telah terjadi atau transaksi telah dilakukan pada tanggal yang telah ditentukan lebih awal
untuk tujuan ilustrasi. Oleh karena itu, kami tidak memberikan asurans apapun bahwa hasil aktual dari
peristiwa atau transaksi pada tanggal 30 Juni 2023 seperti yang disajikan.
Perikatan yang memberikan keyakinan memadai untuk laporan atas apakah informasi keuangan konsolidasian
proforma telah dikompilasi, dalam semua hal yang material berdasarkan kriteria yang berlaku melibatkan
pelaksanaan prosedur untuk menilai apakah kriteria yang digunakan oleh manajemen Perusahaan dalam
kompilasi informasi keuangan konsolidasian proforma memberikan dasar yang wajar untuk menyajikan
dampak signifikan yang disebabkan langsung oleh peristiwa atau transaksi, dan untuk memperoleh bukti yang
cukup dan tepat mengenai apakah:
- Penyesuaian proforma yang berkaitan memberikan dampak yang tepat pada kriteria tersebut; dan
- informasi keuangan konsolidasian proforma mencerminkan penerapan yang tepat dari penyesuaian
tersebut terhadap informasi keuangan yang belum disesuaikan.
Prosedur dipilih berdasarkan pertimbangan kami, dengan mempertimbangkan pemahaman kami atas sifat
Perusahaan, peristiwa atau transaksi yang terkait dengan kompilasi informasi keuangan konsolidasian
proforma, dan kondisi perikatan relevan lainnya.
Perikatan juga melibatkan evaluasi penyajian keseluruhan dari informasi keuangan konsolidasian proforma.
Kami yakin bahwa bukti yang telah kami peroleh adalah cukup dan tepat untuk menyediakan suatu basis bagi
opini kami.
Opini
Menurut opini kami, informasi keuangan konsolidasian proforma telah dikompilasi, dalam semua hal yang
material berdasarkan kriteria yang berlaku yang dijelaskan dalam Catatan III dan IV atas Informasi Keuangan
Konsolidasian Proforma.
Page 5
Hal-hal lain Informasi keuangan konsolidasian proforma Grup dipersiapkan oleh manajemen untuk memenuhi peraturan di bidang pasar modal yang berlaku di Indonesia dan untuk dimasukkan dalam keterbukaan informasi Perusahaan, serta tidak ditujukan dan tidak diperkenankan untuk digunakan untuk tujuan lain. Kami sebelumnya telah menerbitkan Laporan Asurans Praktisi Independen Atas Kompilasi Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma No. 0004/TPC-AS/NUR/23 tertanggal 20 Oktober 2023 atas informasi keuangan konsolidasian proforma Grup tanggal 30 Juni 2023 dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, sebelum penerbitan kembali informasi keuangan konsolidasian proforma Grup di bawah ini. Sehubungan dengan penelaahan Otoritas Jasa Keuangan, Perusahaan menerbitkan kembali informasi keuangan konsolidasian proforma tersebut di atas dengan pengungkapan tambahan tertentu. Kantor Akuntan Publik TERAMIHARDJA, PRADHONO &CHANDRA Drs. Nursal, Ak., CA, CPA Izin Akuntan Publik No. AP. 0272 29 November 2023
Page 6
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
Saldo Historis 30 Juni 2023
Penyesuaian Saldo Proforma
PT Sariguna PT Sentralsari Proforma Konsolidasian
Primatirta Tbk Primasentosa Jumlah (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit)
ASET
ASET LANCAR
Va
Kas dan bank 2.833.787.975 40.136.021.631 42.969.809.606 180.000.000.000 222.969.809.606
Piutang usaha - bersih
Vb
Pihak berelasi 244.087.626.528 282.663.997 244.370.290.525 (243.092.297.877 ) 1.277.992.648
Pihak ketiga 130.947.006 73.902.027.889 74.032.974.895 - 74.032.974.895
Piutang lain-lain
Vc
Pihak berelasi - 1.638.459.004 1.638.459.004 (1.638.459.004 ) -
Pihak ketiga 323.066.097 271.004.638 594.070.735 - 594.070.735
Vd
Persediaan - bersih 159.264.288.551 39.305.547.573 198.569.836.124 (14.912.759.085 ) 183.657.077.039
Vf
Uang muka dan biaya dibayar di muka 24.933.137.352 10.490.305.663 35.423.443.015 (122.500.000 ) 35.300.943.015
Jumlah Aset Lancar 431.572.853.509 166.026.030.395 597.598.883.904 (79.766.015.966 ) 517.832.867.938
ASET TIDAK LANCAR
Uang muka pembelian aset tetap 75.262.744.073 - 75.262.744.073 - 75.262.744.073
Ve
Uang jaminan pemasok - 29.502.509.568 29.502.509.568 (29.502.509.568 ) -
Properti investasi 11.607.909.980 - 11.607.909.980 - 11.607.909.980
Aset tetap - bersih 1.317.853.092.801 190.846.645.359 1.508.699.738.160 - 1.508.699.738.160
Vf
Aset hak-guna - bersih 2.827.158.456 14.971.634.513 17.798.792.969 (322.646.703 ) 17.476.146.266
Taksiran klaim pajak penghasilan - 1.710.722.064 1.710.722.064 - 1.710.722.064
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.407.550.905.310 237.031.511.504 1.644.582.416.814 (29.825.156.271 ) 1.614.757.260.543
JUMLAH ASET 1.839.123.758.819 403.057.541.899 2.242.181.300.718 (109.591.172.237 ) 2.132.590.128.481
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang bank jangka pendek 68.602.059.444 - 68.602.059.444 - 68.602.059.444
Utang usaha
Vb
Pihak berelasi 29.610.904.877 243.018.986.267 272.629.891.144 (243.018.986.267 ) 29.610.904.877
Pihak ketiga 70.194.127.383 822.861.000 71.016.988.383 - 71.016.988.383
Utang pajak 27.732.683.542 4.423.442.455 32.156.125.997 - 32.156.125.997
Vb
Biaya masih harus dibayar 13.636.317.963 3.846.252.287 17.482.570.250 (73.311.610 ) 17.409.258.640
Utang lain-lain
Vc
Pihak berelasi 1.638.459.004 - 1.638.459.004 (1.638.459.004 ) -
Pihak ketiga 15.629.718.786 7.885.000 15.637.603.786 - 15.637.603.786
Pendapatan diterima di muka
Vf
Pihak berelasi 308.750.000 - 308.750.000 (263.333.333 ) 45.416.667
Pihak ketiga 109.595.106 - 109.595.106 - 109.595.106
Utang jangka panjang yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun
Utang bank 41.646.666.672 - 41.646.666.672 - 41.646.666.672
Utang sewa pembiayaan 265.406.441 29.972.849.695 30.238.256.136 - 30.238.256.136
Utang pembiayaan konsumen 569.894.563 8.496.701.735 9.066.596.298 - 9.066.596.298
Vf
Liabilitas sewa 859.494.246 2.975.757.128 3.835.251.374 (263.612.322 ) 3.571.639.052
Jumlah Liabilitas Jangka pendek 270.804.078.027 293.564.735.567 564.368.813.594 (245.257.702.536 ) 319.111.111.058
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Utang jangka panjang - setelah
dikurangi bagian yang jatuh tempo
dalam waktu satu tahun
Va
Utang bank 204.882.777.772 - 204.882.777.772 180.000.000.000 384.882.777.772
Utang sewa pembiayaan - 24.681.096.395 24.681.096.395 - 24.681.096.395
Utang pembiayaan konsumen - 12.270.700.773 12.270.700.773 - 12.270.700.773
Liabilitas sewa 1.523.317.336 2.630.820.209 4.154.137.545 - 4.154.137.545
Uang jaminan pelanggan
Ve
Pihak berelasi 29.502.509.568 - 29.502.509.568 (29.502.509.568 ) -
Pihak ketiga - 21.038.808.580 21.038.808.580 - 21.038.808.580
Estimasi liabilitas atas imbalan kerja
Karyawan 13.047.277.184 5.407.715.238 18.454.992.422 - 18.454.992.422
Vg
Liabilitas pajak tangguhan - bersih 27.080.513.442 4.875.092.222 31.955.605.664 (3.280.806.999 ) 28.674.798.665
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 276.036.395.302 70.904.233.417 346.940.628.719 147.216.683.433 494.157.312.152
JUMLAH LIABILITAS 546.840.473.329 364.468.968.984 911.309.442.313 (98.041.019.103 ) 813.268.423.210
EKUITAS
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan
kepada Pemilik Entitas Induk
Vh
Modal saham 240.000.000.000 25.000.000.000 265.000.000.000 (25.000.000.000 ) 240.000.000.000
Saham tresuri (800.248.000 ) - (800.248.000 ) - (800.248.000 )
Vh
Tambahan modal disetor - bersih 243.992.958.730 1.000.000.000 244.992.958.730 9.870.858.332 254.863.817.062
Saldo laba
Telah ditentukan penggunaannya 7.000.000.000 - 7.000.000.000 - 7.000.000.000
Vh
Belum ditentukan penggunaannya 802.090.574.760 12.588.572.915 814.679.147.675 (24.138.726.049 ) 790.540.421.626
Sub-Jumlah 1.292.283.285.490 38.588.572.915 1.330.871.858.405 (39.267.867.717 ) 1.291.603.990.688
Vi
Kepentingan Non-Pengendali - - - 27.717.714.583 27.717.714.583
JUMLAH EKUITAS 1.292.283.285.490 38.588.572.915 1.330.871.858.405 (11.550.153.134 ) 1.319.321.705.271
JUMLAH LIABILITAS DAN EKUITAS 1.839.123.758.819 403.057.541.899 2.242.181.300.718 (109.591.172.237 ) 2.132.590.128.481
Laporan asurans praktisi independen dan catatan atas informasi keuangan konsolidasian proforma
yang tidak diaudit terlampir harus dibaca sehubungan dengan
informasi keuangan konsolidasian proforma yang tidak diaudit di atas.
1
Page 7
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK
DAN ENTITAS ANAK
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN
KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA
TANGGAL 30 JUNI 2023
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
Historis 30 Juni 2023
Penyesuaian Saldo Proforma
PT Sariguna PT Sentralsari Proforma Konsolidasian
Primatirta Tbk Primasentosa Jumlah (Tidak Diaudit) (Tidak Diaudit)
Vj
PENJUALAN BERSIH 752.341.375.570 968.346.462.531 1.720.687.838.101 (745.008.666.850 ) 975.679.171.251
Vj
BEBAN POKOK PENJUALAN (446.518.004.244 ) (742.820.459.581 ) (1.189.338.463.825 ) 742.008.194.439 (447.330.269.386 )
LABA BRUTO 305.823.371.326 225.526.002.950 531.349.374.276 (3.000.472.411 ) 528.348.901.865
Vf
Beban Penjualan (89.131.939.688 ) (197.571.264.090 ) (286.703.203.778 ) 275.411.275 (286.427.792.503 )
Vf
Beban umum dan administrasi (45.976.828.344 ) (16.510.506.257 ) (62.487.334.601 ) 122.500.000 (62.364.834.601 )
Vf
Beban keuangan (7.508.077.329 ) (3.659.529.773 ) (11.167.607.102 ) 21.387.678 (11.146.219.424 )
Vf
Lain-lain - bersih (3.506.829.994 ) (579.076.659 ) (4.085.906.653 ) (337.500.000 ) (4.423.406.653 )
LABA SEBELUM BEBAN
PAJAK FINAL DAN
PAJAK PENGHASILAN 159.699.695.971 7.205.626.171 166.905.322.142 (2.918.673.458 ) 163.986.648.684
Pajak final (13.205.353 ) - (13.205.353 ) - (13.205.353 )
LABA SEBELUM BEBAN
PAJAK PENGHASILAN 159.686.490.618 7.205.626.171 166.892.116.789 (2.918.673.458 ) 163.973.443.331
BEBAN PAJAK PENGHASILAN
Pajak kini (31.402.540.400 ) (1.173.819.240 ) (32.576.359.640 ) - (32.576.359.640 )
Vg
Pajak tangguhan (2.202.278.777 ) (1.047.147.793 ) (3.249.426.570 ) 660.103.930 (2.589.322.640 )
Beban Pajak Penghasilan (33.604.819.177 ) (2.220.967.033 ) (35.825.786.210 ) 660.103.930 (35.165.682.280 )
LABA PERIODE BERJALAN
SETELAH EFEK PENYESUAIAN
LABA ENTITAS YANG BERGABUNG 126.081.671.441 4.984.659.138 131.066.330.579 (2.258.569.528 ) 128.807.761.051
Penyesuaian laba entitas yang bergabung - - - (3.987.727.311 ) (3.987.727.311 )
LABA PERIODE BERJALAN
SEBELUM EFEK PENYESUAIAN
LABA ENTITAS YANG BERGABUNG 126.081.671.441 4.984.659.138 131.066.330.579 (6.246.296.839 ) 124.820.033.740
LABA KOMPREHENSIF LAIN
Pos yang Tidak Akan Direklasifikasi
ke Laba Rugi
Keuntungan aktuarial dari
liabilitas atas imbalan kerja
karyawan 1.006.064.490 373.688.618 1.379.753.108 - 1.379.753.108
Pajak penghasilan terkait (221.334.188 ) (82.211.496 ) (303.545.684 ) - (303.545.684 )
Laba komprehensif lain -
setelah pajak 784.730.302 291.477.122 1.076.207.424 - 1.076.207.424
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF 126.866.401.743 5.276.136.260 132.142.538.003 (6.246.296.839 ) 125.896.241.164
JUMLAH LABA PERIODE BERJALAN
SETELAH EFEK PENYESUAIAN
LABA ENTITAS YANG BERGABUNG
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 126.081.671.441 4.984.659.138 131.066.330.579 (3.255.501.355 ) vk 127.810.829.224
Vi
Kepentingan Non-Pengendali - - - 996.931.827 996.931.827
JUMLAH 126.081.671.441 4.984.659.138 131.066.330.579 (2.258.569.528 ) 128.807.761.051
JUMLAH LABA PERIODE BERJALAN
SEBELUM EFEK PENYESUAIAN
LABA ENTITAS YANG BERGABUNG
YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 126.081.671.441 4.984.659.138 131.066.330.579 (7.243.228.666 ) 123.823.101.913
Vi
Kepentingan Non-Pengendali - - - 996.931.827 996.931.827
JUMLAH 126.081.671.441 4.984.659.138 131.066.330.579 (6.246.296.839 ) 124.820.033.740
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF
PERIODE BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:
Pemilik Entitas Induk 126.866.401.743 5.276.136.260 132.142.538.003 (7.301.524.090 ) 124.841.013.913
Vi
Kepentingan Non-Pengendali - - - 1.055.227.251 1.055.227.251
JUMLAH 126.866.401.743 5.276.136.260 132.142.538.003 (6.246.296.839 ) 125.896.241.164
Laba per Saham Dasar 10,51 199.386,37 10,92 - 10,65
Laporan asurans praktisi independen dan catatan atas informasi keuangan konsolidasian proforma
yang tidak diaudit terlampir harus dibaca sehubungan dengan
informasi keuangan konsolidasian proforma yang tidak diaudit di atas
2
Page 8
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
I. KETERANGAN MENGENAI RENCANA TRANSAKSI
a. Informasi Umum
PT Sariguna Primatirta Tbk (“Perusahaan”)
Perusahaan didirikan dengan nama PT Sari Guna berdasarkan akta Notaris Soetjipto, S.H., No. 87
tanggal 10 Maret 1988. Selanjutnya, sesuai dengan akta Notaris Soetjipto, S.H., No. 204 tanggal
17 Desember 1988, Perusahaan melakukan perubahan nama menjadi PT Sariguna Primatirta.
Akta pendirian dan perubahan tersebut telah disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik
Indonesia dalam Surat Keputusan No. C2-363.HT.01.01-TH.89 tanggal 14 Januari 1989 dan telah
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia No. 16 tanggal 24 Februari 1989, Tambahan
No. 284.
Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta
Notaris Anita Anggawidjaja, S.H., No. 11 tanggal 7 Februari 2023, sehubungan dengan perubahan
Pasal 15 ayat 7 Anggaran Dasar Perusahaan untuk disesuaikan dengan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan (POJK) Nomor 14/POJK.04/2022 tentang Penyampaian Laporan Keuangan Berkala
Emiten atau Perusahaan Publik. Akta perubahan tersebut telah dilaporkan dan diterima oleh
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Penerimaan
No. AHU-AH.01.03-0022922 tanggal 9 Februari 2023.
Perusahaan berdomisili di Sidoarjo, dengan kantor pusat berlokasi di Jalan Raya Ahmad Yani
No. 41-43, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. Saat ini, Perusahaan mempunyai kantor cabang -
pabrik yang sudah beroperasi di Pandaan, Jember, Malang, Bojonegoro, Bangkalan, Sumenep,
Bali Perean, Bali Megati, Lombok, Kudus, Purworejo, Cirebon, Garut, Bekasi, Citeureup, Gunung
Sindur, Makassar, Medan, Banjarmasin, Semarang, Kendari, Ngoro Mojokerto, Bali Teuku Umar,
Singosari Malang, Prigen Pasuruan, Sukabumi, Kediri, Balikpapan dan Palangkaraya. Perusahaan
memulai kegiatan operasi komersialnya sejak tahun 2003.
Sesuai dengan anggaran dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan Perusahaan terutama adalah
bergerak dalam bidang industri air minum dalam kemasan.
Entitas induk langsung Perusahaan adalah PT Tancorp Global Abadi, yang didirikan dan
berdomisili di Indonesia, sedangkan entitas induk terakhir Perusahaan adalah PT Tancorp Global
Sentosa, yang juga didirikan dan berdomisili di Indonesia.
PT Sentralsari Primasentosa (”SPS”)
SPS didirikan dengan nama PT Sentralsari Primasentosa berdasarkan akta Notaris A. V.
Chitranadi, S.H., No. 13 tanggal 21 Oktober 1994. Akta pendirian dan perubahan tersebut telah
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.C2-
1.570.HT.01.01-TH.95 tanggal 2 Februari 1995.
Anggaran Dasar SPS telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir dengan akta Notaris
Happy Herawati Chandra, S.H., No. 54 tanggal 27 September 2022, mengenai perubahan maksud
dan tujuan serta kegiatan usaha SPS. Perubahan Anggaran Dasar ini telah mendapat persetujuan
dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No. AHU-0072182.AH.01.02.TAHUN 2022
Tanggal 6 Oktober 2022.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar SPS, ruang lingkup kegiatan SPS terutama adalah
bergerak dalam bidang perdagangan besar bukan mobil dan sepeda motor, perdagangan eceran,
bukan mobil dan motor, dan pergudangan dan aktivitas penunjang angkutan. Kantor pusat SPS
beralamat di Jalan Raya Ahmad Yani No. 41 - 43, Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur. SPS memulai
kegiatan operasi komersialnya sejak tahun 2003.
3
Page 9
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
I. KETERANGAN MENGENAI RENCANA TRANSAKSI (lanjutan)
b. Uraian Rencana Transaksi
Pada tanggal 20 Oktober 2023, Perusahaan telah menandatangani Akta Perjanjian Pemesanan
Saham dalam PT Sentralsari Primasentosa (selanjutnya disebut “Perjanjian Pemesanan Saham”)
sehubungan dengan rencana transaksi penyertaan saham Perusahaan di SPS, dimana
berdasarkan Perjanjian Pemesanan Saham yang ditandatangani Perusahaan dan pemegang
saham SPS, disepakati bahwa jumlah yang harus dibayar oleh Perusahaan atas transaksi
penyertaan 80% (delapan puluh persen) atau 100.000 (Seratus ribu) saham baru, dengan nilai
nominal per saham sebesar Rp1.000.000 (Satu Juta rupiah) yang diterbitkan oleh SPS adalah
sebesar Rp180.000.000.000,- (Seratus Delapan Puluh Miliar rupiah) (selanjutnya disebut
“Rencana Transaksi”).
Struktur kepemilikan saham Perusahaan sebelum Rencana Transaksi
Struktur kepemilikan saham SPS sebelum Rencana Transaksi
4
Page 10
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
I. KETERANGAN MENGENAI RENCANA TRANSAKSI (lanjutan)
b. Uraian Rencana Transaksi (lanjutan)
Struktur kepemilikan saham Perusahaan dan SPS setelah Rencana Transaksi
Berdasarkan informasi di atas:
1. Sebelum rencana transaksi, Perusahaan dimiliki dan dikendalikan oleh PT Tancorp Global
Sentosa (“TGS") secara tidak langsung melalui PT Tancorp Global Abadi (“TGA”), dan SPS
dimiliki dan dikendalikan oleh TGS, sehingga Perusahaan dan SPS berada dalam
pengendalian yang sama yaitu TGS.
2. Rencana Transaksi penyertaan saham pada SPS dengan porsi kepemilikan Perusahaan pada
SPS sebesar 80%, mengakibatkan porsi kepemilikan saham TGS pada SPS yang
sebelumnya sebesar 95,60% terdilusi menjadi 19,12%. Namun tidak terdapat perubahan
pengendalian TGS atas kepemilikan saham SPS, karena TGS mengendalikan SPS melalui
Perusahaan setelah rencana transaksi penyertaan saham SPS dilakukan oleh Perusahaan.
c. Latar Belakang dan Tujuan Rencana Transaksi
Perusahaan adalah suatu perusahaan terbatas yang berkedudukan di Indonesia dan bergerak di
bidang industri makanan dan minuman dalam kemasan. Saat ini Kegiatan usaha utama
Perusahaan adalah sebagai produsen Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) dengan merek CLEO.
SPS adalah suatu Perusahaan terbatas yang berkedudukan di Indonesia bergerak dalam bidang
perdagangan besar (distributor). Saat ini kegiatan utama SPS adalah sebagai distributor tunggal
Perusahaan.
Sejalan dengan rencana kerja Perusahaan untuk semakin tumbuh secara berkelanjutan, maka
rencana transaksi ini dilakukan dengan tujuan efektifitas dan efisiensi pengelolaan manajemen
distribusi produk-produk yang dimiliki Perusahaan dalam satu payung grup usaha. Dengan
demikian, diharapkan terjalin integrasi dan konsolidasi usaha mengingat SPS adalah sebagai
distributor tunggal Perusahaan yang bergerak di bidang usaha AMDK agar bisa terus
mengembangkan dan meningkatkan volume usaha Perusahaan di masa mendatang mengingat
Indonesia merupakan negara kepulauan dengan karakteristik pengelolaan logistik dan distribusi
yang memiliki tantangan tersendiri.
5
Page 11
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
I. KETERANGAN MENGENAI RENCANA TRANSAKSI (lanjutan)
c. Latar Belakang dan Tujuan Rencana Transaksi (lanjutan)
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini, sebagai distributor tunggal Perusahaan, SPS juga
akan lebih mudah dalam mendapatkan akses pendanaan guna tambahan modal kerja dan
menambah armada kendaraan dalam rangka memperluas jaringan distribusi untuk mendukung
pengembangan usaha SPS yang pada akhirnya juga akan memberikan dampak yang positif
terhadap pencapaian kinerja usaha dan keuangan Perusahaan di masa yang akan datang.
Berdasarkan pertimbangan atas pencapaian kinerja usaha dan keuangan SPS yang sudah baik
selama ini, Rencana Transaksi juga diharapkan akan memberikan dampak yang baik dan positif
bagi kinerja usaha dan keuangan Perusahaan secara keseluruhan di masa yang akan datang,
sehingga diharapkan akan menambah nilai Perusahaan bagi pemegang saham Perusahaan,
termasuk pemegang saham publik.
Selain itu, peningkatan kinerja keuangan Perusahaan secara berkesinambungan di masa
mendatang diharapkan dapat dicapai dengan pelaksanaan Rencana Transaksi tersebut, dengan
mempertimbangkan prospek kegiatan SPS yang baik.
II. TUJUAN PENYUSUNAN INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA
Informasi keuangan konsolidasian proforma ini disusun oleh manajemen, dengan tujuan untuk
digunakan sebagai bagian di dalam Keterbukaan Informasi Perusahaan dalam rangka rencana
Perusahaan untuk melakukan Rencana Transaksi yang merupakan transaksi material dan transaksi
afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan OJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material
dan Perubahan Kegiatan Usaha dan No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan. Selain itu, informasi keuangan konsolidasian proforma disusun untuk
memperlihatkan dampak signifikan Rencana Transaksi di atas terhadap informasi keuangan
konsolidasian historis Perusahaan apabila Rencana Transaksi tersebut diasumsikan terjadi pada
tanggal 30 Juni 2023.
Dengan demikian, informasi keuangan konsolidasian proforma bukanlah indikator yang mengukur
kinerja aktual Perusahaan yang akan terjadi karena informasi keuangan konsolidasian proforma
disusun dengan menggunakan asumsi dari kejadian yang belum terjadi. Sehingga, informasi keuangan
konsolidasian proforma mungkin tidak sesuai untuk tujuan selain yang disebutkan di atas.
III. DASAR PENYUSUNAN INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA
a. Pedoman Penyusunan Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma
Informasi keuangan konsolidasian proforma dipersiapkan untuk memberikan informasi mengenai
laporan posisi keuangan konsolidasian proforma pada tanggal 30 Juni 2023 serta laporan laba
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian proforma untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal tersebut.
Penyajian informasi keuangan konsolidasian proforma sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan (SAK) di Indonesia serta kebijakan akuntansi konsisten dengan kebijakan akuntansi
yang digunakan, kecuali asumsi yang digunakan pada saat penyusunan informasi keuangan
konsolidasian proforma seperti yang diungkapkan di dalam Catatan IV atas Informasi Keuangan
Konsolidasian Proforma.
Berdasarkan Keterangan Mengenai Rencana Transaksi sebagaimana dijelaskan dalam Catatan I,
maka fakta-fakta berikut ini menjadi pertimbangan akuntansi kombinasi bisnis dalam penyusunan
informasi keuangan proforma yang tidak diaudit.
6
Page 12
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
III. DASAR PENYUSUNAN INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA (lanjutan)
a. Pedoman Penyusunan Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma (lanjutan)
Penyajian informasi keuangan konsolidasian proforma disajikan dan diukur berdasarkan
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 38, “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”
untuk rencana transaksi penyertaan saham Perusahaan pada SPS, karena rencana transaksi
tersebut merupakan transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali yang tidak
mengakibatkan perubahan substansi ekonomi pemilikan atas aset, saham, liabilitas atau
instrumen kepemilikan lainnya yang dipertukarkan, maka aset maupun liabilitas yang pemilikannya
dialihkan harus dicatat sesuai dengan nilai buku seperti penggabungan usaha berdasarkan
metode penyatuan kepemilikan (pooling of interest method).
Saldo proforma konsolidasian dalam laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian proforma yang Tidak Diaudit untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal
30 Juni 2023 merupakan penjumlahan dari setiap pos yang terdapat dalam laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal 30 Juni
2023 Perusahaan dan SPS, dikurangi dengan eliminasi saldo transaksi yang bernilai material, dan
penyesuaian atas efek yang timbul dari asumsi SPS telah bergabung sejak permulaan menjadi
entitas sepengendali tanggal 1 Januari 2023.
b. Sumber Informasi Penyusunan Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma
Informasi keuangan konsolidasian proforma disusun menggunakan informasi keuangan sebagai
berikut:
1. Informasi keuangan historis interim Perusahaan yang diambil dari laporan keuangan interim
PT Sariguna Primatirta Tbk tanggal 30 Juni 2023 dan untuk periode enam bulan yang
berakhir pada tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen Perusahaan sesuai dengan
Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia, yang telah direviu oleh Kantor Akuntan Publik
Teramihardja, Pradhono & Chandra (“TPC”), berdasarkan “Standar Perikatan Reviu 2410”
yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (“IAPI”), dengan kesimpulan reviu
bahwa tidak ada hal-hal yang menjadi perhatian mereka yang menyebabkan mereka percaya
bahwa laporan keuangan interim tersebut tidak menyajikan secara wajar, dalam semua hal
yang material, posisi keuangan interim tanggal 30 Juni 2023, serta kinerja keuangan dan arus
kas interim untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, sebagaimana
tercantum dalam laporannya bertanggal 29 Agustus 2023.
2. Informasi keuangan historis interim PT Sentralsari Primasentosa (“SPS”) diambil dari laporan
keuangan interim SPS tanggal 30 Juni 2023 dan untuk periode enam bulan yang berakhir
pada tanggal tersebut, yang disusun oleh manajemen SPS sesuai dengan Standar Akuntansi
Keuangan di Indonesia, yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Teramihardja,
Pradhono & Chandra (“TPC”) berdasarkan standar audit yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan
Publik Indonesia (“IAPI”), dengan pendapat wajar tanpa modifikasian, sebagaimana
tercantum dalam laporannya bertanggal 28 November 2023.
IV. ASUMSI-ASUMSI DASAR SIGNIFIKAN YANG DIGUNAKAN DALAM PENYUSUNAN INFORMASI
KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
Penyusunan laporan posisi keuangan konsolidasian proforma dan laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain konsolidasian proforma Perusahaan disusun guna mencerminkan dampak
penyesuaian sehubungan rencana Perusahaan melakukan penyertaan saham SPS untuk
mengilustrasikan dampak penyertaan 80,00% (delapan puluh persen) saham SPS terhadap informasi
keuangan historis Perusahaan, sebagaimana diungkapkan dalam Catatan I, serta penerapan
penyesuaian tersebut terhadap jumlah-jumlah historis dalam laporan posisi keuangan konsolidasian
proforma Perusahaan tanggal 30 Juni 2023 dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain
konsolidasian proforma untuk periode enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut.
7
Page 13
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
IV. ASUMSI-ASUMSI DASAR SIGNIFIKAN YANG DIGUNAKAN DALAM PENYUSUNAN INFORMASI
KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT (lanjutan)
Sebelum transaksi penyertaan 80,00% (delapan puluh persen) saham yang baru diterbitkan di SPS
oleh Perusahaan yang diasumsikan terjadi pada tanggal 30 Juni 2023, Perusahaan dan pemegang
saham perusahaan dan perorangan SPS memiliki hubungan istimewa dan ada hubungan kepemilikan
saham dan/atau pengendalian. Oleh karenanya, Informasi Keuangan Konsolidasian Proforma pada
tanggal 30 Juni 2023 menyajikan penggabungan laporan posisi keuangan dan laporan laba rugi dan
penghasilan komprehensif lain Perusahaan dan SPS dengan melakukan penjumlahan dari setiap pos
yang terdapat dalam posisi keuangan dan laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain atas
saldo pada tanggal 30 Juni 2023 dan jumlah transaksi untuk periode enam bulan yang berakhir pada
tangga 30 Juni 2023 yang disesuaikan dengan beberapa jurnal eliminasi antara Perusahaan dan SPS
sebagaimana dijelaskan dalam Catatan V.
Ikhtisar asumsi-asumsi dasar signifikan pada tanggal 30 Juni 2023 yang digunakan manajemen dalam
penyusunan informasi keuangan konsolidasian proforma yang tidak diaudit pada tanggal 30 Juni 2023
adalah sebagai berikut:
a. Perusahaan dan SPS diasumsikan telah memenuhi seluruh syarat dan ketentuan yang berlaku
terkait dengan Rencana Transaksi pengambilan 100.000 (seratus ribu) lembar saham SPS.
b. Nilai rencana transaksi penyertaan 100.000 (seratus ribu) lembar saham SPS yang diambil bagian
oleh Perusahaan diasumsikan adalah sebesar Rp 180.000.000.000 (seratus delapan puluh miliar
rupiah) dengan harga beli sebesar Rp 1.800.000 (satu juta delapan ratus rupiah) per lembar
saham. Kepemilikan saham Perusahaan pada SPS setelah penyertaan saham adalah sebesar
80%.
Transaksi penyertaan saham SPS dicatat sesuai dengan Pernyataan Standar Akuntansi
Keuangan (PSAK) No. 38, “Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali”. Dalam kombinasi bisnis
entitas sepengendali, aset dan liabilitas yang diakuisisi tidak disajikan kembali ke nilai wajar,
melainkan diakui sebesar jumlah tercatatnya dengan menggunakan metode penyatuan
kepentingan.
Metode penyatuan kepemilikan ini harus diterapkan sejak periode yang paling awal pada tahun
dimana kedua entitas (pengakuisisi dan pihak diakuisisi) berada dalam entitas sepengendali untuk
pertama kalinya. Selisih harga pengalihan dibayar dan nilai tercatat aset neto yang diperoleh akan
disajikan sebagai bagian dari akun tambahan modal disetor - selisih nilai kombinasi bisnis entitas
sepengendali dalam ekuitas, yang tidak dapat direklasifikasi ke laba rugi masa depan.
Perhitungan Tambahan Modal Disetor - Selisih Nilai Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali:
Nilai tercatat aset neto yang diperoleh 190.870.858.332
Nilai perolehan pada saat penyertaan saham (180.000.000.000 )
Tambahan modal disetor - Selisih nilai
Kombinasi bisnis entitas sepengendali 10.870.858.332
c. Sumber pendanaan Perusahaan untuk Rencana Tansaksi adalah berasal dari fasilitas pinjaman
jangka panjang dari bank.
d. Informasi keuangan konsolidasian proforma tidak memperhitungkan biaya-biaya dan pajak
lainnya.
8
Page 14
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
V. PENJELASAN ATAS PENYESUAIAN PROFORMA
Ikhtisar penjelasan atas penyesuaian proforma signifikan yang digunakan manajemen Perusahaan
dalam penyusunan informasi keuangan konsolidasian proforma yang tidak diaudit adalah sebagai
berikut:
a. Kas dan bank dan utang bank jangka panjang
Pada laporan proforma posisi keuangan konsolidasian Perusahaan dan SPS, saldo kas dan bank
bertambah sebesar Rp 180.000.000.000 yang merupakan penerimaan SPS dari Perusahaan atas
transaksi penyertaan saham, dimana dana yang digunakan Perusahaan diperoleh dari pinjaman
jangka panjang yang diperoleh dari Bank.
b. Piutang Usaha, Utang Usaha dan Biaya Masih Harus Dibayar
SPS yang merupakan entitas anak Perusahaan yang terkonsolidasi, adalah distributor
Perusahaan, sehingga terdapat transaksi penjualan dan pembelian barang jadi dan transaksi yang
berhubungan dengan kegiatan promosi antara Perusahaan dan SPS.
Pada laporan proforma posisi keuangan konsolidasian Perusahaan dan SPS, saldo piutang usaha,
utang usaha dan biaya masih harus dibayar antara Perusahaan dan SPS dieliminasi.
c. Piutang Lain-lain dan Utang Lain-lain
Pada laporan proforma posisi keuangan konsolidasian Perusahaan dan SPS, saldo piutang lain-
lain dan utang lain-lain antara Perusahaan dan SPS dieliminasi (poin b).
d. Persediaan
Pada laporan proforma posisi keuangan konsolidasian Perusahaan dan SPS, saldo persediaan
dieliminasi atas laba yang belum direalisasi atas persediaan barang jadi yang dibeli oleh SPS dari
Perusahaan (poin b).
e. Uang Jaminan Pemasok dan Uang Jaminan Pelanggan
Pada laporan proforma posisi keuangan konsolidasian Perusahaan dan SPS, saldo uang jaminan
pemasok dan uang jaminan pelanggan antara Perusahaan dan SPS dieliminasi (poin b).
f. Biaya Dibayar Di muka, Aset Hak-Guna - Bersih, Liabilitas Sewa, Pendapatan Diterima Dimuka,
Beban Penjualan, Beban Administrasi dan Umum, Beban Keuangan dan Lain-lain Bersih
Pada laporan proforma posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain Perusahaan dan SPS, saldo biaya dibayar dimuka, aset hak-guna - bersih,
liabilitas sewa, pendapatan diterima dimuka, Beban penyusutan aset hak guna, beban sewa,
beban keuangan dan pendapatan sewa antara Perusahaan dan SPS dieliminasi (poin b).
g. Liabilitas Pajak Tangguhan - Bersih dan Beban Pajak Tangguhan
Pada laporan proforma posisi keuangan konsolidasian dan laporan laba rugi dan penghasilan
komprehensif lain Perusahaan dan SPS, saldo liabilitas pajak tangguhan - bersih dan beban pajak
tangguhan yang berasal dari eliminasi atas laba yang belum direalisasi atas persediaan barang
jadi antara Perusahaan dan SPS dieliminasi (poin b dan d).
9
Page 15
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
V. PENJELASAN ATAS PENYESUAIAN PROFORMA (lanjutan)
Ikhtisar penjelasan atas penyesuaian proforma signifikan yang digunakan manajemen Perusahaan
dalam penyusunan informasi keuangan konsolidasian proforma yang tidak diaudit adalah sebagai
berikut (lanjutan):
h. Modal Saham, Tambahan Modal Disetor - Bersih dan Saldo Laba
Komponen ekuitas berupa modal saham, tambahan modal disetor - bersih dan saldo laba
dieliminasi sebesar nilai ekuitas Perusahaan atas SPS. Rincian eliminasi komponen ekuitas
tersebut adalah sebagai berikut:
1. Modal saham: Rp 25.000.000.000.
2. Tambahan modal disetor - bersih: Rp 9.870.858.332 (terdiri dari selisih nilai kombinasi bisnis
entitas sepengendali sebesar Rp 10.070.858.332 (Catatan V) dan eliminasi tambahan modal
disetor porsi kepentingan non pengendali sebesar (Rp 200.000.000)).
3. Saldo laba: Rp 24.138.726.049 (terdiri dari saldo laba SPS sebesar Rp 12.588.572.915,
eliminasi laba yang belum direalisasi atas pembelian persediaan barang jadi yang belum
terjual pada tanggal 30 Juni 2023 sebesar Rp 11.631.952.086 dan eliminasi transaksi sewa
sebesar (Rp 81.798.952)).
i. Kepentingan Non-Pengendali
Kepentingan non-pengendali merupakan bagian proporsional atas aset bersih SPS yang dimiliki
pemegang saham SPS selain Perusahaan.
j. Penjualan bersih dan Beban Pokok Penjualan
Pada laporan proforma laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian Perusahaan
dan SPS, transaksi penjualan dan pembelian antara Perusahaan dan SPS dieliminasi (poin b).
k. Jumlah laba periode berjalan setelah efek penyesuaian laba entitas yang bergabung yang dapat
diatribusikan kepada pemilik entitas induk
Pada laporan proforma laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian Perusahaan
dan SPS, Jumlah laba periode berjalan setelah efek penyesuaian laba entitas yang bergabung
yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk, diperoleh dari laba entitas anak sesuai porsi
kepemilikan Perseroan yaitu 80% dan sisanya sebesar 20% akan teralokasi kedalam kepentingan
non-pengendali.
VI. PERISTIWA PENTING SETELAH PERIODE PELAPORAN
Tidak terdapat kejadian penting setelah tanggal periode pelaporan yang memiliki dampak material dan
dapat mempengaruhi penyusunan informasi keuangan konsolidasian proforma yang tidak diaudit.
VII. PENYELESAIAN INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas penyusunan informasi keuangan konsolidasian
proforma yang tidak diaudit yang telah diselesaikan pada tanggal 29 November 2023.
Informasi keuangan konsolidasian proforma bukan merupakan petunjuk hasil usaha atau dampak
yang berkaitan atas posisi keuangan yang mungkin dicapai seandainya transaksi tersebut telah terjadi.
Informasi keuangan konsolidasian proforma yang tidak diaudit ini disusun untuk memenuhi Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan sehubungan dengan rencana transaksi sebagaimana yang dijelaskan pada
Catatan I.
10
Page 16
PT SARIGUNA PRIMATIRTA TBK DAN ENTITAS ANAKNYA
CATATAN ATAS INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK DIAUDIT
TANGGAL 30 JUNI 2023
DAN UNTUK PERIODE ENAM BULAN YANG BERAKHIR PADA TANGGAL TERSEBUT
(DISAJIKAN DALAM RUPIAH, KECUALI DINYATAKAN LAIN)
VIII. PENERBITAN KEMBALI INFORMASI KEUANGAN KONSOLIDASIAN PROFORMA YANG TIDAK
DIAUDIT
Sehubungan dengan penelaahan Otoritas Jasa Keuangan, Perusahaan telah menerbitkan kembali
informasi keuangan konsolidasian proforma yang tidak diaudit tanggal 30 Juni 2023 dan untuk periode
enam bulan yang berakhir pada tanggal tersebut, disertai dengan beberapa tambahan pengungkapan
dan perubahan lainnya (pada Catatan IIIb, Vk, VI dan VII atas Informasi Keuangan Konsolidasian
Proforma Yang Tidak Diaudit).
11
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.091
5196 ms
12 Sep 2026 21:51
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'MATERIAL_FACT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': None,
'value': None}