Back to announcement
20231130_BJBR_Laporan Informasi dan Fakta Material_31543979_lamp3.pdf
Other Text extracted BJBRSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
PRESS RELEASE
KUB bank bjb Semakin Kuat, Bank Jambi menjadi BPD ke-4 Yang Berproses
Untuk Menjadi Tambahan Anggota KUB bank bjb
SURABAYA – Kelompok Usaha Bank (KUB) bank bjb kembali mendapatkan tambahan calon anggota KUB.
Paling anyar, Bank Jambi menjadi Bank Pembangunan Daerah (BPD) ke-4 yang berproses menjalin
komitmen sinergi KUB dengan bank bjb, menyusul Bank Bengkulu, Bank Sultra dan Bank Maluku Malut.
Mengawali komitmen sinergi KUB termasuk rencana penyertaan modal, bank bjb dan Bank Jambi
melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Non-Disclosure Agreement
(NDA) pada tanggal 30 November 2023 bertempat di Surabaya. Penandatanganan ini merupakan bagian
dari acara Focus Discussion Group (FGD) Pemenuhan Modal Inti Minimum (MIM) BPD dan Konsolidasi
Perbankan Daerah yang diadakan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan mengundang beberapa BPD
calon perusahaan Induk dan BPD yang masih memiliki modal inti di bawah Rp3 trilliun bertempat di Hotel
JW Marriot Surabaya. Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama bank bjb Yuddy Renaldi
dan Peltu Direktur Utama Bank Jambi Khairul Suhairi dan turut serta hadir menyaksikan Kepala Eksekutif
Pengawas Perbankan Merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Dian Ediana
Rae beserta jajaran, Komisaris Utama Independen bank bjb Farid Rahman, Direktur Keuangan bank bjb
Nia Kania dan Komisaris Utama Bank Jambi Emilia beserta jajaran. Kerjasama ini menandai langkah
penting dalam sejarah kedua bank.
Langkah selanjutnya setelah dilakukan penandatanganan MoU dan NDA ini, akan dilakukan proses due
diligence dan valuasi saham sebelum dilakukan penyertaan modal, sehingga nantinya bank bjb akan
menjadi salah satu Pemegang Saham Pengendali Bank Jambi bersama-sama Pemerintah Provinsi Jambi.
Untuk komitmen nilai penyertaan modal saat ini masih proses pembahasan, namun nilai penyertaan
tersebut tidak akan terlalu besar karena Pemerintah Provinsi Jambi akan tetap menjadi pemegang saham
terbesar. Proyeksi nilai penyertaan modal bank bjb akan disesuaikan, sepanjang memenuhi syarat
pengendalian sesuai Peraturan OJK sehingga Bank Jambi mendapatkan persetujuan untuk efektif menjadi
anggota KUB bank bjb sekaligus Perusahaan Anak dari bank bjb.
Seperti diketahui, berdasarkan POJK 12/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum, BPD wajib meningkatkan
modal intinya minimal Rp3 triliun paling lambat 31 Desember 2024, atau cukup memiliki Rp1 triliun
sepanjang BPD tersebut efektif tergabung menjadi anggota dari KUB, dimana apabila tidak dapat
terpenuhi maka BPD tersebut wajib menyesuaikan bentuk usahanya menjadi Bank Perkreditan Rakyat
(BPR). Dengan demikian, BPD yang memiliki modal inti dibawah Rp3 triliun tersebut akan berpacu dengan
waktu karena waktu pemenuhannya kurang lebih tersisa 13 bulan lagi.
bank bjb sendiri sebagai BPD terbesar dan salah satu bank sistemik di Indonesia, telah ditunjuk OJK
menjadi salah anchor bank untuk dapat menjadi Induk KUB bagi BPD. Dengan kesamaan ekosistem, bank
bjb memiliki pengalaman dan pemahaman yang mendalam saat dahulu bertransformasi dari bisnis model
BPD yang konvensional menjadi lebih advanced sesuai perkembangan terkini. Pengetahuan tersebut
dapat dibagikan kepada seluruh anggota KUB melalui sinergi dan kolaborasi sehingga dapat
meningkatkan daya saing untuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat dan dapat mendorong
pembangunan ekonomi daerah, terutama pada pemberdayaan sektor usaha mikro, kecil dan menengah
(UMKM), serta pembiayaan proyek-proyek pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Selain itu, inisiatif KUB ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat posisi BPD
secara grup perbankan dalam industri perbankan nasional. Dengan total aset seluruh BPD di Indonesia per
September 2023 sebesar Rp945,7 triliun, BPD yang solid dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam
1
Page 2
mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, bersanding dengan perbankan besar lainnya. Pada
kesempatan tersebut, Bank Jatim juga menandatangani nota kesepahaman dalam kerangka KUB dengan
Bank Lampung.
Bank Jambi sendiri merupakan salah satu BPD yang memiliki kinerja yang ciamik. Total Aset per 30
September 2023 sebesar Rp12,4 triliun, dimana Total Kredit mencapai Rp8,5 triliun dengan NPL 1,85%.
ROE pun tercatat sebesar 17,67% yang mencerminkan tingkat profitabititas yang sangat baik. Selain itu,
Bank Jambi juga merupakan salah satu BPD yang juga memiliki Unit Usaha Syariah (UUS) dengan kinerja
yang baik, dengan total aset sebesar Rp1,1 Triliun dengan ROA 2,97% dan NPF 0,32%. UUS bank Jambi
dapat bersinergi dengan bank bjb syariah yang telah lebih dahulu menjadi anggota KUB bank bjb
sehingga dapat memperkuat kekuatan penetrasi di market perbankan syariah.
Menurut Yuddy, kolaborasi adalah hal paling penting yang harus dilakukan BPD dalam melakukan inovasi
dan transformasi agar bisa bersaing di industri perbankan. bank bjb yang telah sarat pengalaman dalam
melakukan berbagai langkah strategis serta menjadi pionir berbagai aksi korporasi BPD, dapat berbagi
pengalaman tersebut kepada sesama BPD untuk tumbuh kembang dan besar bersama.
Yuddy menegaskan bank bjb selalu siap bersinergi dan kolaborasi meningkatkan pelayanan kepada
nasabah dan pemerintah daerah dengan semangat saling memberikan nilai tambah bagi kedua belah
pihak. Ia mencontohkan, pada proses menuju KUB dengan Bank Jambi, sudah dilakukan berbagai
kerjasama bisnis yang menguntungkan kedua belah pihak. Antara lain, bank bjb menjadi Bank Sponsor
untuk melakukan pengelolaan likuiditas Bank Jambi dan UUS Bank Jambi pada Bank Indonesia dalam
rangka penyelenggaraan transaksi BI-Fast. Selain BI Fast, berbagai sinergi dan inisiasi kerjasama lainnya
sudah dapat dimulai dan dikembangkan segera tanpa menunggu KUB efektif terlebih dahulu sehingga
dampak positif sinergi dapat dirasakan segera dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Sinergitas perbankan yang dapat dilakukan dengan Bank Jambi di berbagai bidang diantaranya bidang
pembiayaan dalam bentuk kredit sindikasi, pengembangan berbagai layanan digital untuk kepada
nasabah melalui platform “DIGI Mobile” ataupun mempermudah layanan pemerintah daerah, diantaranya
pembayaran pajak kendaraan bermotor online bjb e-samsat, pembayaran PBB online, bjb e-tax termasuk
menggunakan infrastruktur IT yang telah dimiliki bank bjb. Kemudian, bank bjb juga memiliki bjb
University yang merupakan Corporate University bank bjb, yang dapat dipergunakan untuk
pengembangan SDM bersama. Masih banyak bidang lain yang dapat disinergikan, dimana kami percaya
bahwa langkah ini akan menghasilkan manfaat yang signifikan bagi kedua bank, meningkatkan nilai bagi
pemegang saham, dan memberikan layanan yang lebih baik bagi nasabah.
Saat ini bank bjb juga masih membuka peluang kerjasama dengan BPD lain di Indonesia, dengan prinsip
untuk kemajuan bersama serta saling menguntungkan. Dengan total aset bank bjb (bank only) per
September 2023 sebesar Rp168,7 triliun dan seluruh proses pengembangan KUB dapat berjalan dengan
lancar serta mendapatkan persetujuan OJK, maka struktur KUB bank bjb akan terdiri dari 5 bank, yaitu
bank bjb syariah, Bank Bengkulu, Bank Sultra dan Bank Maluku Malut, dan Bank Jambi, dengan kontribusi
tambahan total aset anggota KUB mencapai Rp55,4 triliun serta jaringan yang tersebar di 18 Provinsi dari
Indonesia bagian Barat sampai Indonesia bagian Timur.
DIVISI CORPORATE SECRETARY
bank bjb
Widi Hartoto – Corporate Secretary
Menara bank bjb lantai 7
Jl. Naripan No. 12-14, Bandung 40111
Telp: 022-4234868, Ext: 7111 | Fax: 022-4206099
2
Names mentioned 0 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
The name pass has not read this document yet.
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.