Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 32
Page 1
CHECKLIST PENGUNGKAPAN LAPORAN KEUANGAN UNTUK SELURUH
INDUSTRI DI PASAR MODAL DI INDONESIA
Petunjuk Pengisian Checklist:
1. Seluruh Emiten dan Perusahaan Publik harus menggunakan Checklist Pengungkapan Laporan Keuangan ini, kecuali Emiten dan Perusahaan Publik yang merupakan Perusahaan Efek.
Setiap Perusahaan Efek harus menggunakan Pedoman Akuntansi Perusahaan Efek (Peraturan No. VIII.G.17).
2. Tanda (√) diisi pada kolom ‘Ada’ apabila Emiten/Perusahaan Publik telah memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan dan selanjutnya pada kolom ‘Keterangan’ ditambahkan
cross reference ke nomor catatan atas laporan keuangan.
3. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memenuhi persyaratan pengungkapan yang diharuskan maka tanda √) diisi pada kolom ‘Tidak Ada’ dengan menambahkan keterangan alasannya
pada kolom keterangan.
4. Apabila Emiten/Perusahaan Publik tidak memiliki pos-pos tertentu sehingga tidak wajib memenuhi persyaratan pengungkapan yang ada maka tanda (√) diisi pada kolom ‘N/A’.
5. Checklist ini wajib ditandatangani oleh Direktur yang membawahi akuntansi dan keuangan dan Akuntan (untuk laporan keuangan audited).
Page 2
Data Umum
Nama Emiten/Perusahaan Publik PT Megapolitan Developments Tbk.
Bidang Usaha Pembangunan real estat
Jenis penawaran Umum IPO Saham
31 Desember 2025 31 Desember 2024
KAP Rama Wendra KAP Rama Wendra
Nama Kantor Akuntan Publik
Nama Partner Dodi Pribadi, SE., Ak., CA, CPA Dodi Pribadi, SE., Ak., CA, CPA
Opini Akuntan Wajar Tanpa Pengecualian Wajar Tanpa Pengecualian
Catatan tentang Opini (jika ada) N/A N/A
* disesuaikan dengan periode penyajian laporan keuangan.
Ya Tidak
Pemenuhan Peraturan No.VIII.G.11 Tentang “Tanggung Jawab Direksi
√
Atas Laporan Keuangan”
Pemenuhan Peraturan No.VIII.A.2 tentang “Independensi Akuntan Yang
√
Memberikan Jasa Audit di Pasar Modal”
Page 3
Data Keuangan Penting
Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 31Desember 2024
(Rupiah penuh) (Rupiah penuh)
Laba Rugi Komprehensif
Pendapatan 206.937.767.461 1.353.932.364.676
Laba bruto 118.512.573.404 629.692.079.137
Laba (rugi) usaha/operasional 46.011.642.080 390.608.823.848
EBITDA 48.141.543.395 388.697.465.762
Laba (rugi) Bersih periode berjalan (64.123.941.807) 522.711.993.667
Laba (rugi) komprehensif (64.456.351.336) 521.965.806.070
Laba (rugi) Per saham (dasar) (23.39) 156,07
Laba (rugi) Per saham (dilusian) - -
Periode laporan keuangan 31 Desember 2025 31 Desember 2024
( Rupiah Penuh) ( Rupiah Penuh)
Laporan Posisi keuangan
Jumlah Aset 3.340.437.987.807 3.747.768.640.198
Jumlah Aset Lancar 1.556.066.833.496 1.618.231.801.714
Jumlah Aset Tidak Lancar 1.784.371.154.311 2.129.536.838.484
Jumlah Liabilitas 1.205.669.180.227 1.867.842.626.729
Jumlah Liabilitas Jangka Pendek 589.680.652.284 847.351.668.732
Jumlah Liabilitas Jangka Panjang 615.988.527.943 1.020.490.957.997
Jumlah Ekuitas 2.134.768.807.580 1.879.926.013.469
Modal Disetor 335.000.000.000 335.000.000.000
Tambahan modal disetor 126.054.412.723 126.054.412.723
Saldo Laba 1.332.688.869.269 1.411.171.677.000
Rasio Keuangan*
Rasio Lancar (%) 263.88 190,98
ROA (1.92) 13,95
ROE (3.00) 27,80
Ebitda thd pendapatan (%) 23.26 28,71
Page 4
Page 5
Checklist
Pemenuhan Peraturan Nomor VIII.G.7 : Pedoman Penyajian Laporan Keuangan
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Laporan Keuangan Terdiri dari:
1 Neraca √
2 Laporan Laba Rugi √
3 Laporan Perubahan Ekuitas √
4 Laporan Arus Kas √
5 Catatan Atas Laporan keuangan √
Unsur-unsur Catatan Atas Laporan Keuangan
1) Gambaran Umum Perusahaan
Hal-hal yang harus diungkapkan, antara lain adalah :
a) Pendirian perusahaan
Riwayat ringkas perusahaan; √
Nomor dan tanggal akta pendirian serta perubahan terakhir, pengesahan √
Departemen Hukum dan Perundang-undangan dan atau nomor dan tanggal
Berita Negara yang bersangkutan;
Bidang usaha utama perusahaan sesuai anggaran dasar dan kegiatan utama √
perusahaan pada periode pelaporan;
Tempat kedudukan perusahaan dan lokasi utama kegiatan usaha; dan √ No. 1a. Pendirian dan Informasi Umum
Tanggal mulai beroperasinya perusahaan secara komersial. Apabila perusahaan √
melakukan ekspansi atau penciutan usaha secara signifikan pada periode
laporan yang disajikan, harus disebutkan saat dimulainya operasi komersial dari
ekspansi atau penciutan perusahaan dan kapasitas produksinya.
b) Penawaran Umum Efek Perusahaan
Penjelasan penawaran umum efek perusahaan yang meliputi tanggal efektif
penawaran umum perdana, kebijakan / tindakan perusahaan yang dapat
mempengaruhi efek yang diterbitkan (corporate action ) sejak penawaran √ No. 1a. Pendirian Perusahaan dan Informasi Umum
umum perdana sampai dengan periode pelaporan terakhir, jenis dan jumlah
efek yang ditawarkan pada saat penawaran terakhir, dan tempat pencatatan
efek perusahaan.
Page 6
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
c) Struktur Perusahaan dan Anak Perusahaan
Menjelaskan struktur perusahaan yang menggambarkan perusahaan dan anak
perusahaan yang dimiliki perusahaan baik secara langsung maupun tidak
langsung. Penjelasan tersebut mencakup hal-hal sebagai berikut :
Nama perusahaan yang dimiliki; √
Tempat kedudukan perusahaan; √
Jenis usaha; √
No. 1e. Entitas Anak
Tahun beroperasi secara komersial; √
Persentase kepemilikan; √
Total aktiva; dan √
Informasi penting lainnya yang berkaitan dengan anak perusahaan, seperti √
alasan tidak dikonsolidasikannya laporan keuangan anak perusahaan, dampak
penggunaan kebijakan akuntansi yang berbeda oleh anak perusahaan dan
proporsi unsur-unsur yang terkait dengan kebijakan akuntansi tersebut.
d) Karyawan, direksi dan komisaris
Yang harus diungkapkan adalah :
Nama anggota direksi dan dewan komisaris; dan √
No. 1b. Dewan Komisaris & Direksi, Komite Audit serta
Jumlah karyawan pada akhir periode atau rata-rata jumlah karyawan selama √ Karyawan
periode yang bersangkutan.
2) Ikhtisar Kebijakan Akuntansi
Dalam bagian ini harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut :
a) Dasar pengukuran dan penyusunan laporan keuangan
Dasar pengukuran laporan keuangan yaitu berdasarkan nilai historis (historical
cost ), nilai kini (current cost ), nilai realisasi (realizable value ), nilai wajar (fair √
value ) berdasarkan standar akuntansi yang berlaku. No. 2a. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Konsolidasian
Dasar penyusunan laporan keuangan yaitu dasar akrual kecuali untuk laporan √
arus kas.
Mata uang pelaporan yang digunakan dan alasan menggunakan mata uang √
pelaporan selain rupiah. Apabila terdapat perubahan mata uang pelaporan,
diungkapkan alasannya, kurs yang digunakan dalam pengukuran kembali atau
penjabaran, dan ikhtisar neraca dan laporan laba rugi yang disajikan sebagai
perbandingan dalam mata uang sebelumnya.
Alasan perubahan periode pelaporan. √
Page 7
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
b) Kebijakan Akuntansi Tertentu
Kebijakan akuntansi meliputi, tetapi tidak terbatas pada hal-hal sebagai berikut
:
Prinsip-prinsip konsolidasi; √ No. 2d. Prinsip-prinsip konsolidasian
Kas dan setara kas; √ No. 2g. Kas dan Setara Kas
Investasi dalam Efek; √ No. 2x. Instrumen keuangan
Investasi non Efek; √
Penyisihan piutang; √ No. 2j. Piutang Usaha
Persediaan; √ No. 2i. Persediaan
Aktiva tetap; √ No. 2m. Aset Tetap
Sewa guna usaha; √ No. 2o. Sewa
Kerjasama operasi; √ No. 34. Kerjasama Operasi
Aktiva dalam penyelesaian; √ No. 2m. Aset Tetap
Aktiva tidak berwujud; √ No. 2e. Kombinasi bisnis
Aktiva lain-lain; √ No. 2x. Instrumen keuangan
Penurunan nilai aktiva; √ No. 2x. Instrumen keuangan
Penggabungan usaha; √
Pengakuan pendapatan; √ No. 2r. Pengakuan Pendapatan dan Beban
Transaksi dan saldo dalam mata uang asing; √ No. 2t. Transaksi dan Saldo Mata Uang Asing
Instrumen derivatif; √
Pajak penghasilan; √ No. 2v. Perpajakan
Program pensiun; √ No. 2s. Imbalan Kerja
Restrukturisasi hutang bermasalah; √
Biaya pinjaman; √ No. 2p. Kapitalisasi Biaya Pinjaman
Segmen usaha; dan √ No. 2aa. Segmen Operasi
Laba (rugi) per saham. √ No. 2z. Laba per Saham
3) Penjelasan atas Pos-pos Laporan Keuangan
Penjelasan atas pos-pos laporan keuangan disusun dengan memperhatikan
urutan penyajian Neraca, Laporan Laba Rugi, Laporan Perubahan Ekuitas dan
Laporan Arus Kas, serta informasi tambahan.
Page 8
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
a) Aktiva
Kas dan Setara Kas
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Unsur kas dan setara kas pada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan √
pihak ketiga;
(b) Rincian jumlah penempatan di bank berdasarkan nama bank serta jenis mata √ No. 4. Kas dan Setara Kas
uang asing; dan
(c) Kisaran tingkat bunga dari setara kas selama periode pelaporan. √
Investasi Jangka Pendek
Pengungkapan investasi jangka pendek dipisahkan antara deposito dan surat √
berharga (Efek)
(a) Untuk deposito, harus diungkapkan hal-hal sebagai berikut:
Nama bank, dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak yang mempunyai √
hubungan istimewa;
Kisaran tingkat bunga; √ No. 4. Kas dan Setara Kas
Jenis dan jumlah deposito dalam mata uang asing; dan √
Hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas pencairan deposito √
tersebut.
(b) Pengelompokkan Efek sesuai kategori (diperdagangkan, dimiliki hingga jatuh
tempo, tersedia untuk dijual) dan dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak
yang mempunyai hubungan istimewa :
Yang harus diungkapkan :
Nilai wajar agregat. (marked to market ); √
Metode dan asumsi yang digunakan dalam menentukan nilai wajar Efek; √
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari pemilikan efek tersedia √
untuk dijual;
Biaya perolehan termasuk jumlah premi dan diskonto yang belum √
diamortisasi, untuk efek dimiliki hingga jatuh tempo;
Metode amortisasi yang digunakan; √
Peringkat efek hutang berikut nama pemeringkat (jika ada); dan √
Uraian tentang alasan diambilnya keputusan menjual atau memindahkan √
kelompok efek.
Wesel Tagih
Yang harus diungkapkan antara lain pihak penerbit, kisaran tingkat bunga, √
jatuh tempo, jenis mata uang, dan uraian tentang sifat dan asal terjadinya (dari
transaksi usaha atau lainnya).
Page 9
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Piutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Jumlah piutang dipisahkan antara pihak ketiga dan pihak yang mempunyai √ No. 5. Piutang Usaha
hubungan istimewa;
(b) Jumlah piutang menurut mata uang; √
(c) Jumlah piutang menurut umur; √
(d) Jumlah penyisihan piutang ragu-ragu, beban penyisihan dan penghapusan √
piutang;
No. 5. Piutang Usaha
(e) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan; √
(f) Piutang yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan; dan √
(g) Informasi piutang yang telah dijual secara with recourse , meliputi: √
jumlah yang dialihkan, beban bunga, retensi, jatuh tempo dan ikatan
penting lain yang diatur dalam perjanjian,
jaminan yang diberikan (bila ada).
Piutang Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain adalah :
(a) Rincian jenis dan jumlah piutang; √
(b) Jumlah penyisihan piutang ragu-ragu, beban penyisihan dan penghapusan √
piutang; dan
(c) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah penyisihan. √
Persediaan
Yang harus diungkapkan antara lain adalah :
(a) Total nilai tercatat persediaan dan nilai tercatat menurut klasifikasi barang jadi, √ No. 6. Persediaan
barang dalam proses, bahan baku dan pembantu, serta bahan persediaan lain
sesuai dengan industrinya;
(b) Jumlah penyesuaian atas penurunan nilai persediaan; √ No. 6. Persediaan
(c) Kondisi atau peristiwa penyebab terjadinya pemulihan nilai persediaan yang √ No. 6. Persediaan
diturunkan;
(d) Jumlah penyisihan atau penghapusan persediaan rusak atau usang; √
(e) Persediaan yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan; √ No. 6. Persediaan
(f) Nilai persediaan yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan risiko √ No. 6. Persediaan
yang ditutup;
(g) Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah pertanggungan asuransi; √ No. 6. Persediaan
(h) Penjelasan mengenai kerugian persediaan yang jumlahnya material atau √
sifatnya luar biasa;
(i) Nilai tercatat persediaan yang dijadikan jaminan; dan √ No. 6. Persediaan
Page 10
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(j) Jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi dan tingkat kapitalisasi yang √ Biaya Pinjaman terdiri dari bunga pinjaman yang sudah
dipergunakan, untuk persediaan yang memenuhi kriteria aktiva tertentu merupakan bagian dari pembayaran bunga pada Laporan
(qualifying asset). Arus Kas
Pajak Dibayar Dimuka
Yang harus diungkapkan antara lain adalah :
(a) rincian menurut jenis dan jumlah masing-masing pajaknya; dan √
(b) uraian mengenai jumlah restitusi pajak yang diajukan dan statusnya. √ No. 16a. Pajak Dibayar dimuka
Biaya Dibayar di Muka
Yang diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. √ No. 8. Uang Muka dan Beban dibayar dimuka
Aktiva Lancar Lain lain
Yang harus diungkapkan antara lain rincian menurut jenis dan jumlah. √
Piutang Hubungan Istimewa
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian jenis, nama pihak yang memiliki hubungan istimewa, dan jumlah √
piutang;
(b) Alasan dan dasar pembentukan penyisihan; √ No. 31. Sifat, Saldo Akun dan Transaksi dengan Pihak-Pihak
(c) Jumlah penyisihan dan penghapusan piutang; dan √ Berelasi
(d) Pendapat manajemen akan kecukupan jumlah penyisihan. √
Investasi Pada Perusahaan Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Nama perusahaan dan persentase kepemilikan; dan √
(b) Rekonsiliasi nilai tercatat penyertaan pada awal dan akhir periode dengan √
memperlihatkan bagian laba rugi yang diakui dan dividen yang diperoleh pada
periode berjalan serta penurunan permanen nilai penyertaan.
Investasi Jangka Panjang Lain
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian menurut jenis investasi, seperti investasi dalam Efek hutang dan Efek √
ekuitas, investasi dalam properti dan investasi lainnya;
(b) Pemisahan antara investasi pada pihak ketiga dan pihak yang mempunyai √
hubungan istimewa untuk investasi dalam Efek hutang dan Efek ekuitas,
investasi dalam properti dan investasi lainnya;
Page 11
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(c) Untuk Efek ekuitas yang tersedia untuk dijual harus diungkapkan:
Nilai wajar agregat; √
Metode dan asumsi yang digunakan dalam menentukan nilai wajar Efek; √
dan
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi. √
(d) Pengungkapan investasi jangka panjang dalam Efek hutang (dimiliki hingga
jatuh tempo dan tersedia untuk dijual) sebagai berikut :
Rincian menurut penerbit, nilai nominal, diskonto atau premium yang √
belum diamortisasi, nilai tercatat, tingkat bunga, dan tanggal jatuh tempo;
Efek yang pembayarannya dijamin dengan hipotik atau jaminan lain; √
Persyaratan efek hutang; √
Nilai wajar agregat; √
Metode dan asumsi yang digunakan dalam menentukan nilai wajar Efek; √
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi dari efek tersedia untuk √
dijual; dan
Peringkat efek hutang berikut nama pemeringkatnya. √
(e) Uraian tentang alasan pengambilan keputusan menjual atau memindahkan √
kelompok efek;
(f) Pengungkapan investasi dalam Efek yang menggunakan metode biaya adalah :
Nama perusahaan dan persentase yang dimiliki, nilai tercatat penyertaan; √
Alasan tidak dapat ditentukannya nilai wajar Efek; dan √
Rekonsiliasi nilai tercatat penyertaan pada awal dan akhir periode yang √
memperlihatkan penambahan dan pengurangan penyertaan serta penurunan
permanen nilai penyertaan.
(g) Pengungkapan investasi dalam properti meliputi jenis, lokasi, biaya perolehan √ No. 10. Properti Investasi
dan nilai wajarnya;
(h) Pengungkapan investasi jangka panjang lainnya meliputi jenis dan nilai √
wajarnya;
(i) Apabila investasi jangka panjang dijaminkan, syarat dan kondisi yang √
berdampak signifikan terhadap perusahaan, harus diungkapkan baik jumlah
maupun pihak penerima jaminan;
(j) Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai atau √
pemulihan penurunan nilai;
(k) Rugi penurunan nilai yang diakui selama periode berjalan dan komponen √
Laporan Laba Rugi dimana kerugian tersebut dilaporkan. Pengungkapan
dilakukan untuk setiap jenis investasi; dan
Page 12
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(l) Pemulihan kerugian penurunan nilai yang diakui selama periode berjalan dan √
komponen Laporan Laba Rugi dimana kerugian tersebut dilaporkan.
Pengungkapan dilakukan untuk setiap jenis investasi.
Aktiva Tetap
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Pemilikan Langsung
Rincian aktiva tetap menurut jenis dan akumulasi depresiasi, serta jumlah √
depresiasi pada tahun berjalan;
Rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir periode yang √
memperlihatkan penambahan dan pengurangan;
Aktiva tetap yang dijaminkan dan nama pihak yang menerima jaminan; √
No. 11 Aset Tetap
Nilai aktiva tetap yang diasuransikan, nilai pertanggungan asuransi dan √
risiko yang ditutup;
Pendapat manajemen atas kecukupan jumlah pertanggungan asuransi; √
Jika dilakukan penilaian kembali pada periode yang disajikan, harus
diungkapkan :
Dasar hukum; √
Tanggal efektif (persetujuan dari Direktorat Jenderal Pajak); √
Nama penilai independen; √
Dasar/metode yang digunakan untuk menentukan nilai reval uasi ; √
Nilai tercatat setiap jenis aktiva tetap; dan √
Selisih penilaian kembali setiap jenis aktiva tetap. √
Pengungkapan menurut jenis aktiva tetap yang mengalami perubahan √
estimasi masa guna dan atau metode depresiasi;
Pengungkapan nilai buku, hasil penjualan bersih, keuntungan (kerugian) √
dari aktiva tetap yang dijual;
Kondisi atau peristiwa yang menyebabkan terjadinya penurunan nilai √
atau pemulihan penurunan nilai;
Rugi penurunan nilai yang diakui selama periode berjalan dan komponen √
Laporan Laba Rugi dimana kerugian tersebut dilaporkan; dan
Pemulihan kerugian penurunan nilai yang diakui selama periode berjalan √
dan komponen Laporan Laba Rugi dimana kerugian tersebut dilaporkan.
Page 13
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(b) Aktiva Sewa Guna Usaha
Rincian jenis aktiva sewa guna usaha berdasarkan nilai tunai seluruh v
pembayaran sewa guna usaha selama masa sewa ditambah nilai sisa (harga
opsi) yang harus dibayar pada akhir masa sewa guna usaha. Di samping itu
dijelaskan mengenai akumulasi depresiasi masing-masing kelompok aktiva
sewa guna usaha dan jumlah depresiasi pada tahun berjalan; dan
Rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir periode yang v
memperlihatkan penambahan dan pengurangan.
(c) Aktiva KSO
Rincian aktiva berdasarkan jenis dan jumlah aktiva yang dikelola; √
Rekonsiliasi nilai tercatat pada awal dan akhir periode yang √
memperlihatkan penambahan dan pengurangan; dan
Penjelasan mengenai biaya perolehan, akumulasi depresiasi masing- √
masing kelompok aktiva dan jumlah depresiasi pada tahun berjalan.
(d) Aktiva Dalam Penyelesaian
Rincian aktiva yang sedang dalam penyelesaian; √ No. 6 Persediaan
Persentase jumlah tercatat terhadap nilai kontrak; √
Estimasi saat penyelesaian proyek; √
Hambatan kelanjutan penyelesaian proyek; dan √
Penjelasan mengenai jumlah biaya pinjaman yang dikapitalisasi pada √
periode pelaporan.
Aktiva Tak Berwujud
Yang harus diungkapkan antara lain jenis, sumber terjadinya, biaya perolehan √ No. 24 Goodwill
dan jumlah amortisasi.
Aktiva Lain-Lain
Yang harus diungkapkan antara lain adalah :
(a) Rincian aktiva lain-lain; √ Saldo tidak material terhadap total asetnya
(b) Sifat dan uraian penting dari aktiva yang bersangkutan; √
(c) Amortisasi beban tangguhan; √
(d) Alasan perubahan klasifikasi aktiva yang sebelumnya tidak termasuk dalam √
aktiva lain-lain; dan
(e) Untuk jenis aktiva tetap yang sudah tidak dapat digunakan secara aktif dan √
dimiliki untuk tujuan dijual (scrapped ): nilai tercatat dan nilai realisasi bersih.
Page 14
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
b) Kewajiban
Kewajiban Lancar
Pinjaman Jangka Pendek
Yang harus diungkapkan antara lain adalah :
(a) Rincian hutang berdasarkan jenis hutang, nama kreditur, jenis mata uang serta √ No. 14. Utang Usaha
nilainya;
(b) Kisaran tingkat bunga dan saat jatuh tempo; √
(d) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk akun-akun yang berhubungan; √
(e) Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, √
pembatasan perolehan hutang baru dan ketentuan mengenai rasio keuangan;
(f) Penjelasan mengenai kondisi hutang (misalnya kondisi default); dan √
(g) Untuk transaksi anjak piutang with recourse , harus diungkapkan kewajiban √
anjak piutang, retensi, bunga yang belum diamortisasi dan kewajiban anjak
piutang bersih.
Wesel Bayar
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata uang √
asing, tanggal jatuh tempo, dan tingkat bunga;
(b) Penjelasan tentang jaminan dan persyaratan lain; dan √
(c) Penjelasan mengenai kondisi wesel bayar (misalnya kondisi √
default ).
Hutang Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Pemisahan antara hutang usaha pada pihak ketiga dengan pihak yang memiliki √
hubungan istimewa;
(b) Rincian hutang berdasarkan jenis mata uang serta nilainya; √
No. 14. Utang Usaha
(c) Sifat dari transaksi; dan √
(d) Jaminan yang diberikan oleh perusahaan dengan menunjuk akun-akun yang √
berhubungan.
Hutang Pajak
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Jenis dan jumlahnya; dan √
No. 16b. Utang Pajak
(b) Informasi mengenai ketetapan pajak. √
Page 15
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Beban Masih Harus Dibayar
Yang harus ungkapkan antara lain jenis dan jumlah dari unsur utama beban √ No. 17. Beban Akrual
yang belum jatuh tempo.
Kewajiban Lancar Lain-lain
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian menurut jenis dan jumlahnya; √ No. 15. Utang lain-lain
(b) Untuk kewajiban jangka panjang yang default : pokok pinjaman dan bunga, √
alasan penyebab default , dan langkah-langkah penyelesaian;
(c) Untuk garansi produk: jenis produk, sifat garansi dan masa berlakunya garansi; √
dan
(d) Untuk beban tangguhan atas perjanjian kepegawaian seperti jaminan √
kesehatan masa pensiun: uraian mengenai jaminan dan jumlah pegawai yang
berhak atas jaminan tersebut.
Kewajiban Tidak Lancar
Pinjaman Jangka Panjang
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian hutang berdasarkan nama bank, jenis mata uang serta nilainya; √
(b) Kisaran tingkat bunga dan saat jatuh tempo; √
(c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √
(d) Penjelasan tentang fasilitas pinjaman yang diperoleh, termasuk jumlah dan √
tujuan perolehannya; No. 13. Utang Lembaga Keuangan Lainnya
(e) Penjelasan mengenai kondisi hutang (misalnya restrukturisasi hutang, kondisi √
default );
(f) Jaminan yang diberikan dengan menunjuk akun-akun yang berhubungan; √
(g) Persyaratan lain yang penting seperti adanya pembatasan pembagian dividen, √
pembatasan rasio tertentu dan atau pembatasan perolehan hutang baru;
(h) Pengungkapan informasi sehubungan dengan kewajiban berbunga jangka
panjang yang akan jatuh tempo dalam jangka waktu 12 (dua belas) bulan sejak
tanggal neraca tetapi tetap diklasifikasikan sebagai kewajiban jangka panjang,
antara lain adalah :
Nama bank dan jumlahnya; dan √
Ringkasan perjanjian lama dan baru yang meliputi tanggal kesepakatan, √
jangka waktu pinjaman, tanggal jatuh tempo, dan persyaratan penting.
Page 16
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Hutang Sewa Guna Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian perusahaan sewa guna usaha (lessor ) dan nilainya; √
(b) Jumlah angsuran sewa guna usaha tahunan yang harus dibayar paling tidak √
untuk 2 (dua) tahun berikutnya, bagian bunga dan nilai tunainya;
(c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam 12 (dua belas) bulan; √
(d) Jaminan yang diberikan sehubungan dengan transaksi sewa guna usaha; √
(e) Keuntungan atau kerugian yang ditangguhkan beserta amortisasinya √
sehubungan dengan transaksi penjualan dan penyewaan kembali (sale and
leaseback ); dan
(f) Ikatan-ikatan penting yang dipersyaratkan dalam perjanjian sewa guna usaha √
(major covenants ).
Hutang Obligasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian mengenai : jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata √
uang asing, tanggal jatuh tempo, jadual pembayaran bunga, tingkat bunga,
serta tempat pencatatan;
(b) Peringkat dan nama pemeringkat (jika ada); √
(c) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √
(d) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan perusahaan; √
(e) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan hutang pokok obligasi (jika √
ada) dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan;
(f) Persyaratan lain yang penting, seperti adanya pembatasan pembagian dividen, √
pembatasan rasio tertentu, dan atau pembatasan perolehan hutang baru; dan
(g) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan perusahaan dalam memenuhi √
persyaratan dan kondisi hutang.
Program Pensiun
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Program pensiun yang diikuti, apakah Program Pensiun Iuran Pasti atau √
Program Pensiun Manfaat Pasti;
(b) Apabila perusahaan menyelenggarakan program pensiun iuran pasti :
Gambaran umum tentang program pensiun, pengelola dana pensiun, √ No. 19. Liabilitas Imbalan Kerja
persentase iuran yang menjadi kontribusi perusahaan, manfaat, karyawan yang
ikut menjadi peserta program pensiun dan lain-lain;
Page 17
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Jumlah beban (iuran) pensiun periode berjalan dan jumlah iuran pensiun √ No. 19. Liabilitas Imbalan Kerja
yang masih harus dibayar; dan
Hal-hal penting lainnya yang berhubungan dengan program pensiun yang √ No. 19. Liabilitas Imbalan Kerja
dapat mempengaruhi daya banding laporan keuangan periode berjalan dan
periode sebelumnya.
(c) Apabila perusahaan menyelenggarakan program pensiun manfaat pasti :
Gambaran umum tentang program pensiun, manfaat, karyawan yang ikut √
menjadi peserta program pensiun, dan pengelolanya;
Kebijakan pendanaan; √
Rincian beban pensiun yang terdiri dari beban jasa kini, amortisasi beban √
jasa lalu, amortisasi koreksi dan bunga atas beban pensiun yang masih harus
dibayar, jangka waktu amortisasi beban jasa lalu;
Asumsi dan metode aktuarial yang digunakan aktuaris, nilai wajar aktiva √
bersih dana pensiun dan selisih lebih (kurang) antara kewajiban aktuarial dan
nilai wajar aktiva bersih;
Rekonsiliasi beban pensiun yang masih harus dibayar (dibayar dimuka); √
Bila dilakukan perubahan metode aktuarial, alasan perubahan, jumlah √
penyesuaian perubahan terhadap laporan keuangan periode sajian, dan jumlah
penyesuaian yang berhubungan dengan masa sebelum periode sajian;
Tanggal penilaian aktuaria terakhir, nama aktuaris, dan frekuensi √
penilaian dilakukan; dan
Hal-hal penting lain yang berhubungan dengan manfaat pensiun, √
termasuk dampak pembubaran, pengurangan peserta yang dapat
mempengaruhi daya banding laporan keuangan.
Kewajiban Tidak Lancar Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Jenis, jumlah, tingkat bunga dan tanggal jatuh tempo; √
(b) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam 12 (dua belas) bulan; dan √
(c) Uraian mengenai nama kreditur dan sifat kewajiban jangka panjang tersebut √
dan jaminan yang terkait dengan menunjuk akun-akun yang berhubungan.
Page 18
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Hutang Subordinasi
Yang perlu diungkapkan antara lain nama kreditur, sifat ikatan, jangka waktu, √
jenis mata uang, dan kisaran tingkat bunga.
Obligasi Konversi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian mengenai jenis, nilai nominal dan nilai tercatat dalam rupiah dan mata √
uang asing, tanggal jatuh tempo, jadwal pembayaran bunga, tingkat bunga,
serta tempat pencatatan;
(b) Periode konversi dan persyaratan konversi, antara lain meliputi rasio konversi, √
harga pelaksanaan, hak konversi sebelum jatuh tempo serta persyaratannya,
dan penalti;
(c) Efek dilusi jika seluruh obligasi dikonversikan, dengan memperhatikan tingkat √
konversi atau harga pelaksanaan (exercise price ) yang paling menguntungkan
dari sudut pandang pemegang obligasi konversi;
(d) Jumlah obligasi yang telah dikonversikan dan efek dilusinya; √
(e) Peringkat dan nama pemeringkat; √
(f) Jumlah bagian yang akan jatuh tempo dalam waktu 12 (dua belas) bulan; √
(g) Nama Wali Amanat dan keterkaitan usaha dengan perusahaan; √
(h) Jaminan serta pembentukan dana untuk pelunasan hutang pokok obligasi (jika √
ada) dengan menunjuk pos-pos yang berhubungan;
(i) Kejadian penting lainnya antara lain kepatuhan perusahaan dalam memenuhi √
persyaratan penerbitan, kondisi hutang; dan
(j) Dalam hal perusahaan menerbitkan obligasi konversi tanpa melalui penawaran √
umum juga harus diungkapkan tujuan penerbitan dan nama pembeli.
c) Hak Minoritas
Yang perlu diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham minoritas √ No. 25. Kepentingan Non Pengendali
atas aktiva bersih anak perusahaan untuk masing-masing anak perusahaan.
d) (1) Ekuitas
Modal Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Uraian jenis-jenis saham perusahaan; √ No. 20. Modal Saham
Page 19
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(b) Susunan pemegang saham, yaitu :
Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih; √
Nama Direktur dan Komisaris yang memiliki saham; dan √
No. 20. Modal Saham
Pemegang saham lainnya dengan mengungkapkan jumlah saham, √
persentase pemilikan dan jumlah nilai nominal untuk masing-masing pemegang
saham tersebut;
(c) Jika terjadi perubahan modal saham dalam tahun berjalan :
keputusan yang berhubungan dengan perubahan modal saham tersebut, √
seperti pengesahan Menteri Hukum dan Perundang-undangan dan keputusan
RUPS;
sumber peningkatan modal saham, antara lain dari kapitalisasi agio, √
modal sumbangan dan tambahan modal disetor lainnya, selisih penilaian
kembali aktiva tetap dan saldo laba, penerbitan saham baru dari Penawaran
Umum dengan dan tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (right issue dan
private placement ), pelaksanaan waran, konversi obligasi dan sebagainya; No. 20. Modal Saham
Metode pencatatan dan jumlah lembar saham yang diperoleh kembali, √
dalam hal terjadi perolehan kembali saham yang telah diterbitkan; dan
Tujuan perubahan modal saham, antara lain dalam rangka ekspansi, √
pelunasan hutang, atau pemenuhan kecukupan modal bagi perbankan.
(d) Dalam hal hanya sebagian saham perusahaan yang dicatat di Bursa Efek, agar √
disebutkan jumlah saham yang dicatat dan yang tidak dicatatkan pada Bursa
Efek.
Tambahan Modal Disetor
(a) Agio saham: diuraikan sumber agio saham selama periode yang disajikan. √ No. 21. Tambahan Modal Disetor
(b) Biaya emisi efek ekuitas: dirinci berdasarkan penerbitan efek ekuitas. √
(c) Modal sumbangan: dirinci jenis aktiva dan jumlah. √
(d) Selisih kurs atas modal disetor: diuraikan sifat dan asal akun. √
(e) Modal disetor lainnya: diuraikan sifat dan asal akun ini. √
Page 20
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Selisih Kurs Karena Penjabaran Laporan Keuangan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Jumlah beda nilai tukar bersih dan rekonsiliasinya pada awal dan akhir periode; √
(b) Alasan untuk menggunakan mata uang yang berbeda jika mata uang pelaporan √
berbeda dengan mata uang negara tempat perusahaan berdomisili;
(c) Alasan untuk setiap perubahan dalam mata uang pelaporan; √
(d) Jika terdapat suatu perubahan dalam klasifikasi suatu kegiatan usaha luar
negeri yang signifikan, perusahaan harus mengungkapkan :
alasan dan sifat perubahan dalam klasifikasi; √
dampak perubahan atas klasifikasi modal pemegang saham; dan √
dampak pada laba (rugi) bersih untuk setiap periode sebelumnya jika √
perubahan klasifikasi terjadi pada periode sebelumnya yang paling awal.
Selisih Transaksi Perubahan Ekuitas Anak Perusahaan / Perusahaan
Asosiasi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Transaksi yang menimbulkan selisih transaksi perubahan ekuitas anak √
perusahaan /perusahaan asosiasi;
(b) Jumlah selisih transaksi perubahan ekuitas yang menjadi bagian perusahaan √
setelah memperhitungkan dampak pajaknya; dan
(c) Jumlah yang direalisasi ke laba rugi atas pelepasan investasi. √
Selisih Nilai Transaksi Restrukturisasi Entitas Sepengendali
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Jenis, nilai buku dan harga pengalihan untuk aktiva, kewajiban, saham atau √
instrumen kepemilikan lainnya yang dialihkan;
(b) Tanggal transaksi restrukturisasi antara entitas sepengendali; dan √
(c) Nama entitas terkait. √
Page 21
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Saldo Laba
Yang perlu diungkapkan antara lain adalah alasan dan jumlah penyesuaian √ No. 23. Saldo Laba
periode yang lalu (jika ada), perubahan saldo laba pada periode bersangkutan
dan persetujuan RUPS yang terkait, misalnya jumlah dividen yang dibayarkan,
saldo laba yang ditentukan penggunaannya, dan lain-lain.
Waran
Yang perlu diungkapkan antara lain :
(a) Jenis waran (waran pisah, waran lekat, dan waran bebas); √
(b) Dasar penentuan nilai wajar waran; √
(c) Nilai waran pisah yang belum dan tidak dilaksanakan (kadaluwarsa); √
(d) Jumlah waran yang diterbitkan dan beredar serta dampak dilusinya; dan √
(e) Ikatan-ikatan yang terkait dengan penerbitan waran. √
Kompensasi Berbasis Saham
Yang perlu diungkapkan antara lain :
(a) Penjelasan mengenai program kompensasi, termasuk persyaratan umum
program kompensasi seperti :
Persyaratan pemberian hak kompensasi; √
Periode maksimum opsi; dan √
Jumlah saham yang ditetapkan untuk opsi atau instrumen ekuitas lainnya. √
(b) Jumlah dan rata-rata tertimbang harga eksekusi opsi untuk setiap kelompok √
opsi;
(c) Rata-rata tertimbang nilai wajar opsi pada tanggal pemberian kompensasi yang √
diberikan alam suatu periode;
(d) Jumlah dan rata-rata tertimbang nilai wajar pada tanggal pemberian √
kompensasi dari instrumen ekuitas selain opsi yang diberikan dalam suatu
periode;
(e) Penjelasan mengenai metode dan asumsi signifikan yang digunakan dalam √
suatu periode untuk mengestimasi nilai wajar opsi;
(f) Jumlah beban kompensasi yang diakui untuk program kompensasi berbasis √
saham;
Page 22
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(g) Perubahan persyaratan signifikan dari program kompensasi yang sedang √
berjalan; dan
(h) Rentang harga eksekusi, rata-rata tertimbang harga eksekusi, dan rata-rata √
tertimbang
e) Laba Rugi
Penjualan Bersih / Pendapatan Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Penjualan bersih kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak √
ketiga;
(b) Rincian jumlah dari kelompok produk/jasa utama; dan √ No. 26. Pendapatan
(c) Nama pihak pembeli dan jumlah nilai penjualan yang melebihi 10% dari √
pendapatan.
Beban Pokok Penjualan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Beban pokok produksi yang dirinci :
Biaya bahan baku; √
Biaya tenaga kerja; dan √
Biaya overhead √
ditambah dan dikurangi saldo awal dan akhir barang jadi.
(b) Nama pihak penjual dan nilai pembelian yang melebihi 10% dari pendapatan. √
Beban Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain rincian beban penjualan, dan beban umum √ No. 28. Beban Penjualan, No. 29. Beban Usaha
dan administrasi.
Penghasilan (Beban) Lain-lain
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Rincian penghasilan (beban) lain-lain dan jumlahnya; √ No. 30. Pendapatan (Beban) Lain-lain
(b) Rincian beban keuangan yang merupakan bagian beban lain-lain, sebagai
berikut :
Jumlah beban keuangan, yang dirinci sebagai berikut : √ No. 30. Pendapatan (Beban) Lain-lain
Bunga; √
Page 23
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Selisih kurs bersih atas penanaman dan pinjaman dalam mata uang asing √
(sepanjang selisih kurs bersih tersebut merupakan penyesuaian terhadap biaya
bunga);
Amortisasi premi/diskonto kontrak berjangka (forward contract ) yang √
bertujuan untuk lindung nilai; dan
Amortisasi biaya perolehan pinjaman, seperti biaya konsultan, biaya √
provisi, biaya komitmen dan sebagainya.
Dikurangi beban keuangan yang dikapitalisasi; √
Jumlah beban keuangan yang dibebankan pada periode berjalan; √
Ditambah (dikurangi) kerugian (keuntungan) transaksi derivatif yang √
tidak bertujuan untuk lindung nilai (hedging ); dan
Jumlah beban keuangan dan kerugian (keuntungan) transaksi derivatif √
yang dibebankan pada periode berjalan.
Jika terjadi depresiasi atau apresiasi, maka disajikan rincian perhitungan √
keuntungan atau kerugian selisih kurs, demikian juga kebijakan pembebanan
yang dilakukan.
(c) Untuk laba atau rugi penjualan surat berharga yang harus diungkapkan adalah
rincian untuk setiap klasifikasi investasi efek hutang dan ekuitas :
Efek tersedia untuk dijual √
penerimaan dari penjualan efek; √
keuntungan (kerugian) yang direalisasikan; dan √
rugi akibat penurunan permanen nilai efek. √
Efek diperdagangkan √
keuntungan (kerugian) pemilikan efek yang telah maupun belum √
direalisasikan.
Efek dimiliki hingga jatuh tempo √
keuntungan (kerugian) pemilikan efek yang telah maupun belum √
direalisasikan; dan
rugi akibat penurunan permanen nilai efek. √
Pajak Penghasilan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Unsur-unsur beban (penghasilan) pajak yang terdiri dari pajak kini dan pajak √ No. 16. Perpajakan
tangguhan;
Page 24
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(b) Rekonsiliasi antara beban (penghasilan) pajak dengan hasil perkalian laba √ No. 16. Perpajakan
akuntansi dengan tarif yang berlaku dengan mengungkapkan dasar perhitungan
tarif pajak yang berlaku;
(c) Rekonsiliasi fiskal dan perhitungan beban pajak kini dengan cara sebagai
berikut :
Laba sebelum pajak menurut akuntansi. √ No. 16. Perpajakan
Ditambah / dikurangi koreksi positif atau negatif (dirinci). √ No. 16. Perpajakan
Laba Kena Pajak (sesuai SPT). √ Perhitungan pajak merupakan perhitungan sementara yang
dibuat untuk tujuan akuntansi dan dapat berubah pada
waktu Perusahaan menyampaikan Surat Pemberitahuan
(SPT) tahunan.
(d) Perhitungan beban dan hutang pajak kini dengan menerapkan tarif pajak sesuai √ No. 16. Perpajakan
dengan ketentuan perundang-undangan pajak yang berlaku;
(e) Pernyataan bahwa Laba Kena Pajak (LKP) hasil rekonsiliasi telah sesuai dengan √ Perhitungan pajak merupakan perhitungan sementara yang
SPT; dibuat untuk tujuan akuntansi dan dapat berubah pada
waktu Perusahaan menyampaikan Surat Pemberitahuan
(SPT) tahunan.
(f) Untuk setiap kelompok perbedaan temporer dan setiap kelompok rugi yang
dapat dikompensasi ke tahun berikut :
Rincian aktiva dan kewajiban pajak tangguhan yang disajikan pada neraca √
untuk setiap periode penyajian; dan
Jumlah beban (penghasilan) pajak tangguhan yang diakui pada laporan √
laba rugi apabila jumlah tersebut tidak terlihat dari jumlah aktiva atau
kewajiban pajak tangguhan yang diakui pada neraca.
(g) Jumlah (dan batas waktu penggunaan, jika ada) perbedaan temporer yang √
boleh dikurangkan dan sisa rugi yang dapat dikompensasi ke periode berikut
yang tidak diakui sebagai aktiva pajak tangguhan;
(h) Jumlah aktiva pajak tangguhan dan sifat bukti yang mendukung pengakuannya,
jika :
penggunaan aktiva pajak tangguhan tergantung pada apakah laba fiskal √
yang dapat dihasilkan pada periode mendatang melebihi laba dari realisasi
perbedaan temporer kena pajak yang telah ada; dan
perusahaan telah menderita kerugian pada periode berjalan atau periode √
sebelumnya.
(i) Beban pajak yang berasal dari :
Keuntungan (kerugian) atas penghentian operasi; dan √
Laba (rugi) dari aktivitas normal operasi yang tidak dilanjutkan untuk √
periode pelaporan, bersama dengan jumlah periode akuntansi sebelumnya yang
disajikan pada laporan keuangan.
Page 25
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(j) Jumlah pajak kini dan pajak tangguhan yang langsung dibebankan atau √
dikreditkan ke ekuitas;
(k) Beban (penghasilan) pajak yang berasal dari pos-pos luar biasa yang diakui √
pada periode berjalan; dan
(l) Penjelasan mengenai tarif pajak yang berlaku dan perbandingan dengan tarif √
pajak yang berlaku pada periode sebelumnya (apabila terjadi perubahan tarif
pajak sesuai peraturan yang berlaku).
Pos Luar Biasa
Harus diungkapkan antara lain sifat dan jumlah dari setiap unsur pos luar biasa, √
nilai pajak penghasilan yang terkait, dan nilai bersihnya.
Hak Minoritas atas Laba Bersih Anak Perusahaan
Yang perlu diungkapkan antara lain rincian bagian pemegang saham minoritas √
atas laba bersih anak perusahaan untuk masing-masing anak perusahaan.
Laba (Rugi) Bersih Per Saham
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Jumlah laba (rugi) yang digunakan sebagai pembilang dalam penghitungan laba √
(rugi) per saham dasar dan dilusian, rekonsiliasinya dengan laba (rugi) bersih
untuk satu periode; dan No. 32. Laba (rugi) per Saham
(b) Jumlah rata-rata tertimbang saham beredar yang digunakan sebagai penyebut √
dalam penghitungan laba (rugi) per saham dasar dan dilusian.
f) Transaksi Hubungan Istimewa
Hal-hal yang harus diungkapkan antara lain :
Dirinci jumlah masing-masing pos aktiva, kewajiban, penjualan dan pembelian √
(beban) kepada pihak yang mempunyai hubungan istimewa beserta
persentasenya terhadap total aktiva, kewajiban, penjualan dan pembelian
(beban);
Apabila jumlah dari setiap transaksi atau saldo untuk masing-masing kategori √
tersebut dengan pihak tertentu melebihi Rp1.000.000.000,00 (satu miliar
No. 5. Piutang Usaha, No.14. Utang Usaha dan No. 31. Saldo
rupiah), maka jumlah tersebut harus disajikan secara terpisah nama dan
Dan Transaksi Dengan Pihak-Pihak Berelasi
hubungan pihak tersebut wajib diungkapkan;
Penjelasan transaksi yang tidak berhubungan dengan kegiatan usaha utama √
dan jumlah hutang /piutang sehubungan dengan transaksi tersebut;
Sifat hubungan, jenis dan unsur transaksi hubungan istimewa; √
Kebijakan harga dan syarat transaksi serta pernyataan apakah penerapan √
kebijakaan harga dan syarat tersebut sama dengan kebijakan harga dan syarat
untuk transaksi dengan pihak ketiga; dan
Alasan dan dasar dilakukannya pembentukan penyisihan Piutang Hubungan √
Istimewa.
Page 26
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
g) Aktiva dan Kewajiban dalam Mata Uang Asing
Yang harus diungkapkan antara lain :
Rincian aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing serta ekuivalennya dalam √
rupiah;
Posisi neto dari aktiva dan kewajiban dalam mata uang asing; √
Rincian kontrak valuta berjangka dan equivalen dalam rupiah. √
Kebijakan manajemen resiko mata uang asing; dan √
Apabila lindung nilai tidak dilakukan, alasan untuk tidak melakukannya. √
h) Perubahan Akuntansi dan Koreksi Kesalahan Mendasar
Perubahan Estimasi Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Hakekat dan alasan perubahan estimasi akuntansi; √
(b) Jumlah perubahan estimasi yang mempengaruhi periode berjalan; dan √
(c) Pengaruh estimasi terhadap periode mendatang. Jika penghitungan pengaruh √
terhadap periode mendatang tidak praktis kenyataan tersebut harus
diungkapkan
Perubahan Kebijakan Akuntansi
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Hakikat, alasan dan tujuan dilakukannya perubahan kebijakan akuntansi; √
(b) Jumlah penyesuaian perubahan kebijakan akuntansi terhadap periode berjalan √
dan periode sebelumnya yang disajikan kembali;
(c) Jumlah penyesuaian yang berhubungan dengan masa sebelum periode yang √
tercakup dalam informasi komparatip; dan
Page 27
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(d) Kenyataan bahwa informasi komparatip telah dinyatakan kembali atau √
kenyataan bahwa untuk menyatakan kembali informasi komparatip dianggap
tidak praktis.
Kesalahan Mendasar
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Hakekat kesalahan mendasar; √
(b) Jumlah koreksi untuk periode berjalan dan periode-periode sebelumnya; √
(c) Jumlah koreksi yang berhubungan dengan periode-periode sebelum periode √
yang tercakup dalam informasi komparatip; dan
(d) Kenyataan bahwa informasi komparatip telah dinyatakan kembali atau √
kenyataan bahwa informasi komparatip tidak praktis untuk dinyatakan kembali.
Penggabungan Usaha
Untuk semua penggabungan usaha, harus diungkapkan :
(a) Nama dan penjelasan tentang perusahaan yang bergabung; √
No. 24. Goodwill
(b) Tanggal efektif penggabungan usaha untuk tujuan akuntansi; dan √
(c) Operasi atau kegiatan usaha yang telah diputuskan untuk dijual atau dihentikan √
akibat penggabungan usaha tersebut.
Untuk penggabungan usaha yang merupakan akuisisi, harus diungkapkan :
(a) Persentase saham berhak suara yang diperoleh; √
(b) Biaya perolehan dan penjelasan tentang harga beli yang telah dibayar atau √ No. 24. Goodwill
terhutang secara kontinjen;
(c) Sifat dan jumlah penyisihan untuk beban restrukturisasi dan beban penutupan √
pabrik yang timbul akibat akuisisi dan diakui pada tanggal akuisisi; dan
(d) Pengaruh dari akuisisi dan penjualan atau pengalihan penyertaan pada anak √
perusahaan terhadap posisi keuangan dan hasil usaha konsolidasi tahun
berjalan dan sebelumnya
Apabila dari akuisisi menyebabkan timbulnya goodwill maka harus
diungkapkan:
(a) Rekonsiliasi goodwill dan akumulasi amortisasi goodwill pada awal dan akhir √ No. 24. Goodwill
periode;
(b) Metode dan periode amortisasi yang dilakukan; √
Page 28
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(c) Alasan dan pertimbangan yang digunakan apabila masa manfaat lebih dari 5 √
(lima) tahun; dan
(d) Apabila goodwill tidak diamortisasi dengan metode garis lurus, metode yang √
digunakan serta alasan metode tersebut dianggap lebih tepat.
Untuk penggabungan usaha yang merupakan penyatuan kepemilikan harus
diungkapkan:
(a) Penjelasan dan jumlah saham yang diterbitkan, serta persentase saham berhak √
suara setiap perusahaan yang dipertukarkan untuk melaksanakan penyatuan
kepemilikan tersebut;
(b) Jumlah aktiva dan kewajiban yang diserahkan oleh perusahaan; √
(c) Pendapatan penjualan, pendapatan operasional lainnya, pos luar biasa, dan √
laba (rugi) bersih dari masing-masing perusahaan untuk periode sebelum
penggabungan, yang termasuk dalam laba (rugi) bersih yang disajikan dalam
laporan keuangan gabungan; dan
(d) Penjelasan bahwa laporan keuangan telah disajikan kembali (restated), seolah- √
olah penggabungan usaha telah terjadi sejak awal periode pelaporan yang
disajikan.
j) Informasi Segmen Usaha
Yang harus diungkapkan antara lain :
Gambaran aktivitas masing-masing segmen industri dan komposisi masing- √ No. 33. Segmen Operasi
masing wilayah geografis yang dilaporkan. Untuk menentukan apakah suatu
segmen harus dilaporkan tersendiri, digunakan kriteria materialitas;
Untuk setiap segmen industri dan geografis yang dilaporkan :
(a) Penjualan atau pendapatan operasi lainnya, dibedakan antara pendapatan yang √
dihasilkan dari pelanggan di luar perusahaan dan pendapatan dari segmen lain;
(b) Laba (rugi) usaha per segmen √ No. 33. Segmen Operasi
(c) Aktiva segmen yang digunakan dinyatakan dalam jumlah uang atau sebagai √
persentase dari jumlah aktiva; dan
(d) Dasar penetapan harga antar segmen. √
Untuk unsur-unsur yang dilaporkan, disajikan rekonsiliasi antara seluruh √
segmen dengan laporan keuangan;
Perubahan dalam penentuan segmen dan kebijakan akuntansi yang digunakan
dalam pelaporan informasi segmen yaitu :
(a) Uraian mengenai hakekat dan alasan perubahan; dan √
Page 29
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(b) Pengaruh dari perubahan sepanjang informasi dapat ditentukan secara wajar. √
Apabila terjadi penghentian atau penjualan suatu segmen usaha, harus
diungkapkan :
(a) Segmen yang dihentikan atau dijual; √
(b) Tanggal dan alasan penghentian atau penjualan; dan √
(c) Nilai jual dan atau nilai tercatat serta pajak yang terkait dalam transaksi √
penghentian atau penjualan segmen usaha.
k) Instrumen Derivatif
Bagi entitas yang memiliki atau menerbitkan instrumen derivatif :
Pengelompokan instrumen derivatif sesuai dengan tujuannya yaitu untuk √
lindung nilai atau tujuan lainnya (non lindung nilai) seperti spekulasi.
Untuk tiap kontrak instrumen derivatif dalam kelompok klasifikasi lindung nilai √
dan kelompok non lindung nilai di atas diungkapkan :
(a) Hakikat dan sifat dari transaksi, berupa transaksi berjangka dalam bentuk √
valuta, bunga, komoditas atau lain-lain;
(b) Pihak lawan transaksi (counterparties); √
(c) Tanggal jatuh tempo; √
(d) Nilai keseluruhan kontrak dan nilai wajar pada tanggal neraca; √
(e) Beban atau pendapatan pada periode pelaporan; √
(f) Pos aktiva dan atau pasiva yang dilindung nilai; dan √
(g) Persyaratan penting lainnya. √
Hal-hal yang diperlukan untuk memahami tujuan perusahaan melakukan √
transaksi derivatif dan strategi perusahaan untuk mencapai tujuan tersebut.
Kebijakan manajemen risiko untuk setiap klasifikasi lindung nilai, termasuk √
penjelasan mengenai aktiva/kewajiban dan jenis transaksi yang dilindungi.
Bagi instrumen yang tidak dimaksudkan sebagai suatu lindung nilai, disebutkan √
tujuan dari aktivitas derivatif.
Page 30
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
l) Kerja Sama Operasi (KSO)
Yang harus diungkapkan antara lain :
Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; √
Lokasi aktiva KSO dan jangka waktu pengelolaan; √
Hak dan kewajiban dari masing-masing partisipan KSO berkenaan dengan √
perjanjian KSO;
No. 34. Kerjasama Operasi
Ketentuan tentang perubahan perjanjian KSO (bila ada); √
Perhitungan atau penentuan hak bagi pendapatan/hasil KSO; √
Perhitungan beban atau penghasilan KSO yang timbul dari pembayaran bagi √
pendapatan/hasil; dan
Metode dan periode amortisasi hak bagi pendapatan KSO √
m) Perikatan dan Kontinjensi
Perikatan
Yang harus diungkapkan antara lain :
(a) Perikatan yang meliputi :
Perjanjian sewa, keagenan dan distribusi, bantuan manajemen, teknis, √
royalti
Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; √
Periode berlakunya perikatan; √
Dasar penentuan kompensasi dan denda; √
Jumlah beban atau pendapatan pada periode pelaporan; dan √
Pembatasan-pembatasan lainnya. √
No.38. Perjanjian dan Ikatan Penting
Kontrak/perjanjian yang memerlukan penggunaan dana di masa yang √
akan datang, seperti: pembangunan pabrik, perjanjian pembelian, ikatan untuk
investasi:
Pihak-pihak yang terkait dalam perjanjian; √
Periode berlakunya perikatan; √
Nilai keseluruhan, mata uang, dan bagian yang telah direalisasi; dan √
Sanksi-sanksi. √
Page 31
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
(b) Pemberian jaminan/garansi :
Pihak-pihak yang dijamin dan yang menerima jaminan, yang dipisahkan √
antara pihak yang mempunyai hubungan istimewa dan pihak ketiga untuk pihak
yang dijamin;
Latar belakang dikeluarkannya jaminan; √
Periode berlakunya jaminan; dan √
Nilai jaminan. √
(c) Fasilitas kredit yang belum digunakan, seperti fasilitas L/C, √
bank overdraft ; dan
(d) Lain-lainnya.
Uraian mengenai sifat, jenis, jumlah dan batasan-batasannya. √
Kontinjensi
Yang harus diungkapkan :
(a) Untuk perkara/sengketa hukum :
Pihak-pihak yang terkait; √
Jumlah yang diperkarakan; dan √
No. 39. Perkara Hukum
Latar belakang, isi dan status perkara dan pendapat hukum (legal √
opinion ).
(b) Untuk Peraturan Pemerintah yang mengikat perusahaan seperti: masalah √ No. 39. Perkara Hukum
lingkungan hidup, diungkapkan uraian singkat tentang peraturan dan
dampaknya terhadap perusahaan; dan
(c) Kemungkinan kewajiban pajak tambahan :
Jenis ketetapan/tagihan pajak, jenis pajak, tahun pajak serta jumlah √
pokok dan denda/bunganya; dan No. 39. Perkara Hukum
Sikap perusahaan terhadap ketetapan/tagihan pajak (keberatan, banding √
dsb-nya).
n) Restrukturisasi Hutang Bermasalah
Yang harus diungkapkan antara lain :
Penjelasan tentang pokok-pokok perubahan persyaratan dan penyelesaian √
hutang;
Jumlah keuntungan atas restrukturisasi hutang dan dampak pajak penghasilan √
yang terkait;
Page 32
No Keterangan Ada Tidak N/A Catatan
Jumlah keuntungan atau kerugian bersih atas pengalihan aset yang diakui √
selama periode tersebut; dan
Jumlah hutang kontinjen yang dimasukkan dalam nilai tercatat hutang yang √
telah direstrukturisasi.
o) Informasi Penting Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain sifat, jenis, jumlah dan dampak dari √ No. 36. Tujuan dan Kebijakan Manajemen Risiko Keuangan
peristiwa atau keadaan tertentu yang mempengaruhi kinerja perusahaan,
seperti peristiwa/keadaan yang mempengaruhi kelangsungan hidup
perusahaan.
p) Peristiwa setelah Tanggal Neraca
Yang harus diungkapkan adalah :
Uraian peristiwa misalnya tanggal terjadinya, sifat peristiwa, dan jumlah v √
moneter yang mempengaruhi akun-akun laporan keuangan; dan
Dalam hal terjadi peristiwa yang mempengaruhi penyajian laporan keuangan √
secara keseluruhan, misalnya: merger dan akuisisi, pelepasan segmen usaha,
divestasi anak perusahaan, maka harus disajikan informasi keuangan proforma
seakan-akan transaksi tersebut telah terjadi pada tanggal neraca terakhir atau
pada awal periode laporan keuangan terakhir yang disajikan.
q) Perkembangan Terakhir Standar Akuntansi Keuangan dan Peraturan
Lainnya
Yang harus diungkapkan antara lain :
Penjelasan mengenai standar akuntansi keuangan dan peraturan baru yang √
akan diterapkan dan mempengaruhi aktivitas perusahaan; dan
Estimasi dampak penerapan standar akuntansi keuangan dan peraturan baru √
tersebut.
r) Reklasifikasi
Harus diungkapkan antara lain mengenai sifat, jumlah, dan alasan reklasifikasi √
untuk setiap pos dalam tahun buku sebelum tahun buku terakhir yang disajikan
dalam rangka laporan keuangan komparatif.
Disclosure tambahan √
Apabila emiten/perusahaan publik mengungkapkan selain dari yang
diatur VIII.G.7 (informasi tambahan) maka kolom ini disediakan untuk
mengakomodir perihal dimaksud.
Names mentioned 7 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Rama Wendra
p.2
unresolved
org
Rama Wendra Nama Kantor Akuntan Publik Nama
p.2
unresolved
person
Dodi Pribadi
p.2 ×2
unresolved
org
Departemen Hukum dan Perundang-undangan
p.5
unresolved
org
Direktorat Jenderal Pajak
p.12
unresolved
org
Menteri Hukum dan Perundang-undangan
p.19
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.