Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-TAPG-att2.pdf

Other Text extracted TAPG

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 304

Page 1
Laporan
Keberlanjutan
Sustainability Report


Building Better Resilience
to Achieve Excellent Plantations
Page 2
               Sanggahan dan
               Batasan Tanggung Jawab
               Disclaimer and Limit of Responsibility




               Laporan Keberlanjutan ini memuat pernyataan                     This Sustainability Report contains statements
               kondisi keuangan, hasil operasi, proyeksi,                      of the financial condition, operational results,
               rencana, strategi, kebijakan, serta tujuan                      projections, plans, strategies, policies, and
               Perseroan, yang digolongkan sebagai                             objectives of the Company, which are
               pernyataan ke depan dalam pelaksanaan                           classified as forward-looking statements in
               perundang-undangan yang berlaku, kecuali                        accordance with applicable laws, except for
               hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan-                     historical matters. These statements entail
               pernyataan tersebut memiliki prospek risiko,                    risks and uncertainties that may lead to actual
               ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan                       developments significantly different from those
               perkembangan aktual secara material berbeda                     reported.
               dari yang dilaporkan.

               Pernyataan-pernyataan prospektif dalam                          The forward-looking statements in this
               Laporan Keberlanjutan ini dibuat berdasarkan                    Sustainability Report are based on various
               berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan                    assumptions regarding the current and
               kondisi mendatang Perseroan serta lingkungan                    future conditions of the Company and the
               bisnis di mana Perseroan menjalankan kegiatan                   business environment in which it operates. The
               usaha. Perseroan tidak menjamin bahwa                           Company does not guarantee that confirmed
               dokumen-dokumen yang telah dipastikan                           documents will yield certain expected results.
               keabsahannya akan membawa hasil tertentu                        This Sustainability Report references “TAPG”
               sesuai harapan. Laporan Keberlanjutan ini                       and “Company,” defined as PT Triputra Agro
               memuat kata “TAPG“ dan “Perseroan” yang                         Persada Tbk. Additionally, numbers in all tables
               didefinisikan sebagai PT Triputra Agro Persada                  and graphs employ Indonesian notation unless
               Tbk. Sedangkan untuk penulisan angka-angka                      otherwise stated.
               pada seluruh tabel dan grafik menggunakan
               notasi bahasa Indonesia, kecuali dinyatakan lain.




2   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 3
                                                                                                Penjelasan
                                                                                                     Tema
                                                                                                   Theme Explanation



Building Better Resilience
to Achieve Excellent Plantations
Di tengah dinamika industri kelapa sawit yang kian                   Amid the increasing complexity of the palm oil
kompleks, mulai dari tuntutan lingkungan, fluktuasi pasar            industry, which faces environmental pressures, global
global, hingga tekanan perubahan iklim, ketangguhan                  market changes, and climate risks, resilience has
bukan lagi sekadar pilihan, melainkan prasyarat utama                become essential for survival and growth. It is in this
untuk bertahan dan bertumbuh. Dalam konteks inilah                   context that TAPG has defined 2025 as a journey to
TAPG memaknai tahun 2025 sebagai fase penguatan                      enhance organizational resilience, ensuring that each
daya tahan organisasi, memastikan setiap lini operasional            operational area adapts swiftly, measurably, and within
mampu merespons perubahan dengan cepat, terukur,                     sustainable frameworks.
dan tetap berada pada koridor keberlanjutan.

Membangun resiliensi bagi TAPG berarti menata ulang                  For TAPG, building resilience means redefining and
dan memperkuat fondasi operasional secara menyeluruh,                strengthening its operational foundation as a whole,
dari peningkatan produktivitas kebun, optimalisasi                   improving plantation productivity, optimizing costs, and
biaya, hingga pengelolaan risiko yang lebih disiplin                 implementing a more disciplined, data-driven approach
dan berbasis data. Transformasi ini dijalankan melalui               to risk management. This transformation leverages
pemanfaatan teknologi, penerapan praktik agronomi                    technology, implements precise agronomic practices,
yang lebih presisi, serta integrasi aspek lingkungan, sosial,        and integrates environmental, social, and governance
dan tata kelola dalam setiap pengambilan keputusan.                  factors into all decision-making. Plantation excellence is
Keunggulan perkebunan tidak hanya diukur dari hasil                  evaluated not just by harvest yields but also by process
panen, tetapi juga dari kualitas proses dan konsistensi              quality and consistency of standards.
standar yang dijaga.

Pada akhirnya, arah ini menegaskan tekad TAPG untuk                  Ultimately, this approach underpins TAPG’s commitment
menghadirkan perkebunan yang tidak hanya produktif,                  to not only developing productive plantations but also
tetapi juga adaptif dan bertanggung jawab. Pertumbuhan               fostering adaptability and responsibility. Business growth
bisnis dibangun selaras dengan pelestarian lingkungan                is pursued in harmony with environmental conservation
dan pemberdayaan masyarakat sekitar, sehingga setiap                 and community empowerment, ensuring each success
capaian kinerja menjadi bagian dari nilai jangka panjang             contributes to sustainable long-term value.
yang berkelanjutan.


                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   3
Page 4
    Daftar Isi
    Table of Contents


     Sanggahan dan                         2          Rantai Nilai Bisnis TAPG        42   Pencegahan Kebakaran dan      90
     Batasan Tanggung Jawab                           TAPG’s Business Value Chain          Ketahanan Iklim
     Disclaimer and Limit of                                                               Fire Prevention and Climate
     Responsibility
                                                      Skala Usaha                     43   Resilience
                                                      Business Scale
     Penjelasan Tema                       3                                               Konservasi Lahan Kelapa       95
     Theme Explanation
                                                      Lokasi Operasi                  44   Sawit Berkelanjutan
                                                      Operational Area                     Sustainable Palm Oil Land
     Daftar Isi                            4
     Table of Contents
                                                      Keanggotaan Asosiasi &          45   Conservation
                                                      Mitra Keberlanjutan                  Pengurangan Emisi dan         99
     Akronim                               6          Membership In Associations           Carbon Neutrality
     Acronyms                                         & Sustainability Partners            Emission Reduction and
     Tentang Laporan                       7                                               Carbon Neutrality
     About The Report                                                                      Pengelolaan Air dan Limbah    105
                                                                                           Berkelanjutan
                                                                                           Sustainable Water and
                                                      Strategi                             Waste Management

                                                      Keberlanjutan TAPG                   Pengelolaan Material yang     114
    Ikhtisar Kinerja
                                                                                           Bertanggung Jawab
                                                      TAPG Sustainability Strategy         Responsible Material
    Keberlanjutan                                     Strategi Keberlanjutan TAPG     50   Management
    Sustainability                                    TAPG Sustainability Strategy
                                                                                           Efisiensi Energi dan Energi   117
    Performance Highlights                                                                 Terbarukan
     Kinerja Ekonomi                       12                                              Energy Efficiency and
                                                                                           Renewable Energy
     Economic Performance
                                                                                           Pengelolaan Pengaduan         120
     Kinerja Lingkungan                    13
                                                                                           Lingkungan Hidup
     Environmental Performance                        Planet                               Environmental Grievance
     Kinerja Sosial                        14                                              Management
     Social Performance                               Pencapaian Aspek Planet         78
                                                      Tahun 2025
                                                                                           Konservasi Keanekaragaman     122
     Penghargaan dan Sertifikasi           17         Achievements in
                                                                                           Hayati
     Awards and Certifications                                                             Biodiversity Conservation
                                                      Environmental Aspects
     Indeks                                21         for 2025
     Index                                            Pendekatan Manajemen            78
     Pesan Direksi                        26          Management Approach
     Board of Directors’ Message                                                      79
                                                                                           People
                                                      Kebijakan Pengelolaan
                                                      Lingkungan
                                                      Environmental Management             Pencapaian Aspek People       134
                                                      Policy                               Tahun 2025
                                                      Sistem Manajemen                81   Achievement of People
                                                                                           Aspect In 2025
    Sekilas TAPG                                      Lingkungan
                                                      Environmental Management             Pendekatan Manajemen          135
    TAPG at A Glance                                  System                               Management Approach
     Tentang TAPG                         34          Pengelolaan dan                 82   Menjalin Sinergi dengan       138
     About TAPG                                       Pemantauan Lingkungan                Insan TAPGreen
     Visi, Misi, dan DNA Triputra         36          Environmental Management             Synergizing with TAPGreen
                                                      and Monitoring                       Personnel
     Vision, Mission, and Triputra
     DNA                                              Peningkatan Kapasitas di        83   Menjalin Sinergi dengan       174
                                                      Bidang Lingkungan
     Perjalanan Keberlanjutan              38                                              Masyarakat
     TAPG                                             Enhancing Capacity In                Engaging With the
                                                      Environmental Management             Community
     TAPG’s Sustainability
     Journey                                          Mitigasi Perubahan Iklim        84   Menjalin Sinergi dengan       190
                                                      Climate Change Mitigation            Pelanggan
                                                                                           Engaging with Customers




4   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 5
                                                                                            Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                              TAPG Sustainability Strategy




                                    Struktur Organisasi Divisi         240         Hubungan dan Pelibatan               277
                                    Sustainability                                 Pemangku Kepentingan
                                    Organizational Structure of                    Stakeholders Engagement
Prosperity                          the Sustainability Division                    and Relationships
Pencapaian Aspek Prosperity   196   Pengetahuan Kolektif Badan         242         Kendala dan Tantangan                278
Tahun 2025                          Tata Kelola Tertinggi                          Penerapan Kegiatan
Achievement of Prosperity           Collective Knowledge of the                    Keberlanjutan
Aspect In 2025                      Highest Governance Body                        Obstacles and Challenges in
                              197                                                  Implementing Sustainability
Pendekatan Manajemen                Menjaga Integritas                 245         Activities
Management Approach                 Maintaining Integrity
                                                                                   Pernyataan Dewan Komisaris 280
Komitmen terhadap             199   Komunikasi, Pelatihan,             245         Tentang Tanggung Jawab
Kelangsungan                        dan Pengelolaan Risiko                         Atas
Ekonomi Jangka Panjang              Antikorupsi                                    Laporan Keberlanjutan 2025
Commitment to Long-Term             Anti-Corruption                                PT Triputra Agro Persada Tbk
Economic Sustainability             Communication, Training,                       Statement of the Board of
Kontribusi terhadap           206   and Risk Management                            Commissioners Regarding
Ketahanan                           Sistem Pengaduan Keluhan           247         the Responsibilities
Energi dan Pangan                   Grievance System                               to the 2025 Sustainability
Contribution to Energy and                                                         Report of PT Triputra Agro
Food Security                       Benturan Kepentingan dan           259         Persada Tbk
                                    Pengendalian Gratifikasi
                                                                                   Pernyataan Direksi Tentang            281
                                    Conflict of Interest and
                                                                                   Tanggung Jawab Atas
                                    Gratification Control
                                                                                   Laporan Keberlanjutan 2025
                                    Mengidentifikasi dan               260         PT Triputra Agro Persada Tbk
                                    Mengelola Dampak Ekonomi,                      Statement of the Board of
Tata Kelola                         Lingkungan, dan Sosial                         Directors Regarding the
Keberlanjutan                       Identifying and Managing
                                    Economic, Environmental,
                                                                                   Responsibilities
                                                                                   to the 2025 Sustainability
Sustainable Governance              and Social Impacts                             Report of
Pencapaian Tata Kelola        224                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk
Berkelanjutan Tahun 2025
                                    Pendekatan Prinsip Kehati-         261
                                    Hatian                                         Verifikasi Tertulis dari Pihak       282
Sustainable Governance                                                             Independen
                                    Precautionary Principles
Achievement in 2025                                                                Written Verification from
                                    Approach
Pendekatan Manajemen          224                                                  Independent Party
                                    Keefektifan Proses                 271
Management Approach                 Manajemen Risiko                               Tanggapan terhadap Umpan             284
Penerapan Tata Kelola         226   Effectiveness of Risk                          Balik Laporan Keberlanjutan
Keberlanjutan                       Management Processes                           Tahun Sebelumnya
Sustainability Governance                                                          Response to Feedback
                                    Pengkajian Dampak                  272         on the Previous Year’s
Implementation                      Ekonomi, Lingkungan, dan                       Sustainability Report
Struktur dan Komposisi GCG 230      Sosial
GCG Structure and                   Assessment of Economic,                        Daftar Pengungkapan                  285
Composition                         Environmental, and Social                      Sesuai Peraturan OJK No.
                                    Impacts                                        51/POJK.03/2017 dan
Peran Badan Tata Kelola       238                                                  Surat Edaran OJK No. 16/
Tertinggi Dalam Penerapan           Permasalahan Kritis                273         SEOJK.04/2021
Tata Kelola Keberlanjutan           Critical Matters                               List of Disclosure According
dan Pelaporan Keberlanjutan                                                        to OJK Regulation No. 51/
                                    Pakta Integritas dan Kode          274
Role of the Highest                                                                POJK.03/2017 and OJK
                                    Etik
Governance Body in                                                                 Circular Letter No. 16/
                                    Integrity Pact and Code of
the Implementation of                                                              SEOJK.04/2021
                                    Conduct
Sustainability Governance
                                                                                   Indeks GRI Standards 2021            289
and Sustainability Report           Program Kepatuhan                  275
                                                                                   2021 GRI Standards Index
                                    Persaingan Usaha
                                    Business Competition                           Lembar Umpan Balik                   301
                                    Compliance Program                             Feedback Form




                                           PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     5
Page 6
    Akronim
    Acronyms




        Akronim                            Makna                                      Akronim                   Makna
        Acronym                            Meaning                                    Acronym                  Meaning

                         Areal Konservasi Multi Fungsi Hutan                                    Program Penilaian Peringkat Kinerja
                         Mayong Merapun                                                         Perusahaan Dalam Pengelolaan
     AKMF-HMM
                         Multi-Function Conservation Area of                                    Lingkungan
                                                                                 PROPER
                         Mayong Merapun Forest                                                  Company Performance Rating
                                                                                                Program in Environmental
     ALS                 Assessor Licensing Scheme                                              Management
                         Badan Usaha Milik Desa                                  NKT            Nilai Konservasi Tinggi
     BUMDes
                         Village-Owned Enterprises                               HCV            High Conservation Value
                         Community Forest Ecosystem                              RSPO           Roundtable on Sustainable Palm Oil
     CFES
                         Services
                                                                                 SIA            Social Impact Assessment
     CSR                 Corporate Social Responsibility
                                                                                                Aksi Inspiratif Warga untuk Perubahan
                         Desa Makmur Peduli Api                                  SIGAP          Community Inspiring Actions for
     DMPA
                         Prosperous Fire-free Village                                           Change
                         Ecology and Conservation Center for                     SKT            Stok Karbon Tinggi
     ECOSITROP
                         Tropical Studies                                        HCS            High Carbon Stock
     ESG                 Environmental, Social, and Governance                   TAPG           PT Triputra Agro Persada Tbk
     EWS                 Early Warning System                                    TBS            Tandan Buah Segar
                         Good Agricultural Practices                             FFB            Fresh Fruit Bunches
     GAP                 Cara Budi Daya Tanaman Pangan yang                      TMS            Triputra Management System
                         Baik (CBDTPB)
                                                                                 TPB            Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
                         Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit                         SDG            Sustainable Development Goals
     GAPKI/IPOA          Indonesia
                         Indonesian Palm Oil Association                         YKAN           Yayasan Konservasi Alam Nusantara

                         Good Corporate Governance                                              Palm Kernel Oil
     GCG                                                                         PKO
                         Tata Kelola Perusahaan yang Baik                                       Minyak Inti Sawit

                         Gas Rumah Kaca                                                         Kernel Crushing Plant
     GRK/GHG                                                                     KCP
                         Green House Gas                                                        Pabrik Pengolahan PKO

                         Hari Konservasi Alam Nasional                                          Pembangkit Listrik Tenaga Biogas
     HKAN                                                                        PLTBg
                         National Nature Conservation Day                                       Biogas Power Plant

                         No Deforestation, No Peat and No                        POME           Palm Oil Mill Effluent
     NDPE
                         Exploitation
                                                                                                Persetujuan atas dasar informasi di
     ISPO                Indonesian Sustainability Palm Oil                                     awal tanpa paksaan
                                                                                 PADIATAPA
                                                                                                Free, Prior, and Informed Consent
                         Kelompok Tani Peduli Api                                               (FPIC)
     KTPA
                         Fire Care Farmers Group
                                                                                                Palm Kernel
                         Partnership For Indonesia's                             PK
     PISAgro                                                                                    Inti Sawit
                         Sustainable Agriculture




6   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 7
                                                                                         Tentang Laporan
                                                                                                                   About The Report



Cakupan dan Entitas Pelaporan [GRI 2-2]                                      Scope and Reporting Entities [GRI 2-2]

Laporan Keberlanjutan ini disusun oleh TAPG                                  This Sustainability Report is prepared by TAPG as part of its
sebagai bagian dari komitmen untuk menyampaikan                              commitment to communicate sustainability performance
k i n e r j a ke b e r l a n j u t a n ya n g t e r b u ka , d a p a t       in a transparent, accountable, and measurable manner.
dipertanggungjawabkan, dan terukur. Cakupan laporan                          The scope of the report encompasses 18 oil palm
mencakup 18 unit perkebunan kelapa sawit dan 13 pabrik                       plantations and 13 palm oil mills owned and managed
kelapa sawit yang dimiliki dan dikelola oleh Perseroan                       by the Company and its subsidiaries.
beserta entitas anaknya.

Informasi dalam laporan ini tidak mencakup perusahaan                        The information disclosed within this report excludes
asosiasi atau joint venture, kecuali disebutkan secara                       associated companies or joint ventures unless specifically
khusus pada bagian tertentu. Seluruh data yang disajikan                     stated in a designated section. All data presented
dalam laporan ini dikonsolidasikan berdasarkan data                          are consolidated based on operational data from the
operasional Perseroan dan entitas anak yang memiliki                         Company and its subsidiaries, over which it exercises
kontrol langsung dalam aspek ekonomi, sosial, dan                            direct control in economic, social, and environmental
lingkungan. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara                       aspects. There are no material discrepancies between
entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan                          the entities included in this sustainability report and the
dan laporan keuangan konsolidasian, serta tidak ada                          consolidated financial statements, nor are there any
penyesuaian khusus terhadap kepemilikan minoritas                            specific adjustments made for minority ownership or
maupun hasil merger dan akuisisi pada periode pelaporan.                     mergers and acquisitions during the reporting period.

Periode, Frekuensi, dan                                                      Reporting Period, Frequency,
Kontak Pelaporan [GRI 2-3]                                                   and Contact [GRI 2-3]
Laporan ini merupakan Laporan Keberlanjutan yang                             This report is a Sustainability Report published by TAPG
diterbitkan oleh TAPG dan mencakup periode 1 Januari                         covering the period from January 1, 2025, to December
2025 hingga 31 Desember 2025, dengan penerbitan                              31, 2025, and is published annually. The previous report
dilakukan setiap tahun. Laporan sebelumnya diterbitkan                       was published in May 2025 (Sustainability Report 2024).
pada Mei 2025 (Laporan Keberlanjutan 2024).

Periode pelaporan ini selaras dengan periode laporan                         This reporting period aligns with TAPG’s annual financial
keuangan tahunan TAPG, guna memastikan konsistensi                           reporting period to ensure consistency and integration
dan keterpaduan informasi. Setiap data dan narasi                            of information. All data and narratives provided are
disajikan berdasarkan verifikasi internal oleh unit terkait                  based on internal verification by relevant units under
di bawah koordinasi Direktorat Sustainability dan                            the coordination of the Sustainability Directorate and
Corporate Secretary.                                                         Corporate Secretary.



Untuk pertanyaan atau klarifikasi lebih lanjut mengenai                      Regarding further questions or clarification about this
laporan ini, pemangku kepentingan dapat menghubungi:                         report, stakeholders are welcomed to contact:
Direktorat Corporate Secretary                                               Directorate of Corporate Secretary
     tap.corsec@tap-agri.com                                                      tap.corsec@tap-agri.com

     www.tap-agri.com                                                             www.tap-agri.com




                                                             PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   7
Page 8
    Standar dan Panduan Pelaporan                                              Reporting Standards and Guidelines
    Laporan ini disusun dengan mengacu pada Global                             This report has been prepared following the 2021 Global
    Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 dengan                           Reporting Initiative (GRI) Standards at a ‘with reference
    tingkat kesesuaian “with reference to”, serta GRI Sector                   to’ conformance level, including the GRI Sector Standard:
    Standard: Agriculture, Aquaculture and Fishing (2022).                     Agriculture, Aquaculture, and Fishing (2022). TAPG
    TAPG juga mengikuti prinsip-prinsip pelaporan GRI,                         also complies with GRI reporting principles such as
    yaitu Akurasi, Keseimbangan, Kejelasan, Komparabilitas,                    Accuracy, Balance, Clarity, Comparability, Completeness,
    Kelengkapan, Konteks Keberlanjutan, Ketepatan Waktu,                       Sustainability Context, Timeliness, and Verifiability. This
    dan Dapat Diverifikasi. Laporan ini telah mengakomodir                     report fulfills the requirements of GRI 1: Foundation
    persyaratan GRI 1: Foundation 2021. Perseroan telah                        2021. The Company has reported for the period from
    melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk periode                         January 1 to December 31, 2025, in accordance with
    1 Januari hingga 31 Desember 2025.                                         GRI Standards.

    Sebagai perusahaan publik, TAPG juga mengacu pada:                         As a public company, TAPG also references:
    1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No.                             1. Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
       51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan                                  51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
       Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten,                           of Sustainable Finance for Financial Services
       dan Perusahaan Publik;                                                      Institutions, Issuers, and Public Companies;
    2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No.                         2. Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK)
       16/SEOJK.04/2021; dan                                                       No. 16/SEOJK.04/2021; and
    3. Sustainable Palm Oil Transparency Toolkit (SPOTT)                       3. The Sustainable Palm Oil Transparency Toolkit
       sebagai alat bantu penilaian keterbukaan informasi                          (SPOTT), which is a tool for evaluating sustainability
       keberlanjutan di sektor kelapa sawit.                                       information disclosure in the palm oil sector.

    Setiap pengungkapan GRI dalam laporan ini ditandai                         Each GRI disclosure in this report is numbered with red,
    dengan penomoran berwarna merah, sedangkan                                 while disclosures related to POJK 51/2017 are marked
    pengungkapan yang merujuk pada POJK 51/2017 diberi                         in blue. A list of the GRI and OJK indices is presented
    penanda berwarna biru. Daftar Indeks GRI dan Indeks                        at the end of the report.
    OJK disajikan di bagian akhir laporan.

    Penyajian Ulang dan Perubahan Informasi [GRI 2-4]                          Restatement and Changes to Information [GRI 2-4]
    Sepanjang periode pelaporan, tidak terdapat penyajian                      Throughout the reporting period, there were no data or
    ulang (restatement) atas data atau informasi dari laporan                  information restatements from the previous year’s report.
    tahun sebelumnya.

    Assurance Eksternal [GRI 2-5]                                              External Assurance [GRI 2-5]
    Pada tahun pelaporan 2025, TAPG melaksanakan                               In the 2025 reporting year, TAPG carried out external
    assurance eksternal atas Laporan Keberlanjutan ini                         assurance on this Sustainability Report to demonstrate
    sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan                           its commitment to transparency and accountability. The
    akuntabilitas informasi. Proses assurance dilakukan oleh                   assurance process was conducted by an independent
    lembaga independen menggunakan standar International                       institution in accordance with the International Standard
    ISAE3000 dengan tingkat keyakinan terbatas (limited                        on Assurance Engagements (ISAE) 3000, applying a
    assurance). Ruang lingkupnya mencakup verifikasi                           limited level of assurance. The scope of the engagement
    atas data:                                                                 includes the verification of the following data:
    1. K3 | Occupational health and safety.                                    1. Occupational health and safety.
    2. Emisi GRK | GHG emission and energy management.                         2. GHG emission and energy management.
    3. Pengelolaan Air & Limbah | Water and waste                              3. Water and waste management.
        management.
    4. Tata Kelola & Etika Bisnis | Corporate governance                       4. Corporate governance and business ethics.
        and business ethics.
    5. Pemasok & Rantai Pasok | Supplier engagement and                        5. Supplier engagement and supply chain traceability.
        supply chain traceability.

    Proses ini dikoordinasikan oleh Komite Keberlanjutan                       The process was overseen by the Sustainability
    bersama Direksi TAPG, dengan hasil assurance                               Committee and the TAPG Board of Directors, with the
    dipublikasikan bersamaan dengan laporan ini melalui                        assurance results published alongside this report on the
    laman resmi Perseroan. Hasil assurance telah dilampirkan                   Company’s official website. These results are appended
    pada bagian akhir laporan ini.                                             at the end of the report.




8   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 9
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   9
Page 10
10   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 11
IKHTISAR KINERJA
  KEBERLANJUTAN
         Sustainability
 Performance Highlights


    PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   11
Page 12
     Dalam setiap keputusan, TAPG menimbang dampak hari ini dan ketahanan hari
     esok, memastikan pertumbuhan yang bermakna dan bertanggung jawab.
     In every decision, TAPG considers the impact for today and the resilience required for tomorrow,
     thereby ensuring growth that is both meaningful and responsible.




     Kinerja Ekonomi                                          [OJK B.1]

     Economic Performance



                        Keterangan                                 Satuan
                         Description                                 Unit                     2025                2024             2023

      Nilai Ekonomi yang Dihasilkan*                              Rp Miliar
                                                                                              11.402                9.671          8.325
      Economic Value Generated*                                   Billion Rp

      Jumlah Pemasok Domestik Dibandingkan
      Total Pemasok
                                                                       %                        98,4                 97,9           98,8
      Number of Domestic Suppliers Compared
      to Total Suppliers

      Total Lahan Tertanam Inti dan Plasma
      Perkebunan Kelapa Sawit dan Karet*
      Total Planted Area of Nucleus and Scheme                        Ha                        161,0                161,6          161,8
      Smallholders of Oil
      Palm and Rubber Plantation*

      Total Aset                                                  Rp Miliar
                                                                                              14.699               14.307          13.867
      Total Assets                                                Billion Rp

      Produksi CPO*                                              Ribuan ton
                                                                                                 953                  916            978
      CPO Production                                           Thousand tons

      Produksi PK*                                               Ribuan ton
                                                                                                 202                  193            208
      PK Production                                            Thousand tons

      Produksi PKO                                               Ribuan ton
                                                                                                  22                   20              6
      PKO Production                                           Thousand tons

      Produksi PKM                                               Ribuan ton
                                                                                                  26                   24              8
      PKM Production                                           Thousand tons

      Laba Tahun Berjalan                                         Rp Miliar
                                                                                               3.846                3.240           1.661
      Profit for the Year                                         Billion Rp

     *Data termasuk perusahaan asosiasi | Include associated companies




     Petani Plasma dan Petani Mandiri
     Scheme Smallholders and Independent Smallholders



       ± 11.945 orang | people                                                     ± 1.565 orang | people
       Petani Plasma | Scheme Smallholders                                             Petani Mandiri | Independent Smallholders




12   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 13
                                                                                                         Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                                                     Sustainability Performance Highlights




                                                                 Kinerja Lingkungan                                                [OJK B.2]

                                                                                                Environmental Performance



                       Keterangan                                   Satuan
                        Description                                      Unit           2025                 2024                2023

 Total Limbah                                                        Ton
                                                                                             212                  179                 163
 Total Waste                                                         Tons

 Penambahan (Pengurangan) Limbah                                     Ton
                                                                                              33                   16                  81
 Additional (Reduction) of Waste                                     Tons

 Konsumsi Energi Terbarukan (Cangkang Sawit)
                                                                     Ton
 Consumption of Renewable Energy (Palm Kernel                                          230.770              127.885              174.703
                                                                     Tons
 Shells)

 Konsumsi Energi Terbarukan (Fiber Sawit)                            Ton
                                                                                        346.155             360.944             444.162
 Consumption of Renewable Energy (Palm Fiber)                        Tons

 Konsumsi Energi Terbarukan (Biogas)
                                                                         Nm3          4.797.851                      -                   -
 Consumption of Renewable Energy (Biogas)

 Konsumsi Energi Listrik
                                                                         GJ             183.976              271.903            243.785
 Total Electrical Consumption

 Total Pengambilan Air Permukaan untuk Proses
 Produksi CPO                                                            m3          3.261.040            3.279.880          3.000.608
 Total Surface Water Intake for CPO Production

                                                                 m3/ton TBS
                                                                    Olah
 Intensitas Air
                                                                  m3/tons                   1,14                 1,18                1,01
 Water Intensity
                                                                 processed
                                                                    FFB

 Intensitas Emisi GRK*
 GHG Emission Intensity*

 Total Emisi GRK
                                                                  Ton CO2eq           1.310.459           1.427.940            1.513.440
 Total GHG Emissions

 Volume Produksi CPO
                                                                         Ton            651.974              631.364            694.640
 CPO Production Volume

 Intensitas Emisi GRK                                            Ton CO2eq/
                                                                                            1,66                 1,87                1,87
 GHG Emission Intensity                                             CPO

 Penambahan (Pengurangan) Emisi GRK
                                                                  Ton CO2eq            (117.481)           (85.500)               53.555
 Additional (Reduction) of GHG Emissions

*Penghitungan dilakukan untuk 13 PKS | Calculation applies for 13 POMs



Areal Konservasi
Conservation Area



  ± 26.446,8 Ha
  Dialokasikan sebagai Areal Konservasi
  Allocated as Conservation Area




                                                           PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     13
Page 14
     SERTIFIKAT | CERTIFICATES




          14                 Sertifikat ISPO
                             ISPO Certificates
                                                                10            PROPER Biru Tingkat Nasional
                                                                              National Blue PROPER




          3                  Sertifikat RSPO
                             RSPO Certificates
                                                                6             PROPER Biru Tingkat Daerah
                                                                              Regional Blue PROPER




          30% 82,682  dari
                                            Ha



                                                                2
                      of
          Inti AMP | AMP Inti

                                                                              Sertifikat Green Gold Label


          23      % dari                                                      Green Gold Label Certificate

                      of     13    Pabrik
          pabrik tersertifikasi RSPO
          mills are RSPO-certified




     Kinerja Sosial                                 [OJK B.3]

     Social Performance




       17.172 orang | people                                                       39 orang | people
        Tenaga Kerja Permanen                                                      Tenaga Kerja Disabilitas
        Permanent Workers                                                          Disabled Workers




       12.331 orang | people                                                       2.278 anak | children
        Tenaga Kerja Permanen Perempuan                                            Penerima Manfaat Fasilitas Taman Bermain Anak
        Female Permanent Workers                                                   Beneficiaries of the Children’s Playground Facility




       4.841 orang | people                                                     Dana CSR/PKBL
                                                                                Community Development Fund
                                                                                                                                              Rp Juta
                                                                                                                                             Million Rp



        Tenaga Kerja Permanen Laki-Laki
        Male Permanent Workers
                                                                                2025                                                     49.210


                                                                                2024

       32 %
                                                                                                                                    44.923


                                                                                2023                                                      51.763


        Tenaga Kerja Lokal*
        Local Workers*


        *Tenaga kerja yang berasal dari wilayah konsesi TAP Group
         Workers from TAP Group concessions



14   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 15
                                                                                                        Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                                                    Sustainability Performance Highlights



PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL | SOCIAL RESPONSIBILITY PROGRAMS


Pembangunan Infrastruktur/Renovasi
Infrastructure Construction/Renovation




  445 Km                                          37 Unit | Units                                    2 Unit | Units
  Jalan                                           Rumah Ibadah                                       Sekolah
  Road                                            House of Worship                                   School




  1 Unit | Unit                                   1 Unit | Unit                                      112 Unit | Units
  Jembatan                                        Penerima Manfaat Air Bersih                        Fasilitas Desa
  Bridge                                          Beneficiaries of Clean Water                       Village Facility




  1 Desa | Village                                7 Unit | Units
  Penerima Manfaat Pengadaan Sarana                Renovasi dan Pemberian
  dan Bahan Bakar untuk Listrik                    Material Rumah Adat
  Beneficiaries of facilities procurement          Renovation and Material
  and fuel for electricity                         Provision of Traditional House




Pendidikan
Education




  406               Murid
                    Students                      74          Guru Honorer
                                                              Honorary Teachers                      558                 Aktivitas
                                                                                                                         Activities
  Penerima Beasiswa                               Penerima Tunjangan Finansial                       Kegiatan Sekolah
  Scholarship Awardees                            Financial Support Beneficiaries                    School Activities




Kesehatan
Health

Penerima Program Posyandu | Beneficiaries of Posyandu Program
Pemeriksaan Kesehatan & Pemberian Makanan Tambahan | Health Check-Up & Supplementary Food Provision




     222               Ibu Hamil
                       Pregnant Mothers
                                                         360                Ibu Menyusui
                                                                            Breastfeeding Mothers
                                                                                                                Total




                                                                                                                 4.224
     3.523                    Anak/Balita
                              Children/Toddlers
                                                         119             Lansia
                                                                         Elderly
                                                                                                                  Orang
                                                                                                                  People




                                                        PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     15
Page 16
     Ekonomi
     Economy

     Pemberdayaan Ekonomi | Economic Empowerment




          96           Unit Usaha
                       Business Units




     Desa Makmur Peduli Api | Prosperous Fire-Free Village




                                                                 57           Desa
                                                                              Villages
                                         Telah menerima sosialisasi program DMPA dan pelatihan KTPA
                                                Received DMPA program socialization and KTPA training




       22           Unit Usaha Baru
                    New Business Units                                             12        Unit Usaha Berkelanjutan
                                                                                             Sustainable Business Units
        Telah memiliki unit usaha baru                                             Telah memiliki unit usaha berkelanjutan
        Have new business units                                                    Have sustainable business units




       52           BUMDes                                                         ± 11.794                          Kepala Keluarga
                                                                                                                     Head of Families
        Telah terbentuk dan difasilitasi                                           Penerima manfaat pengembangan ekonomi
        Established and supported                                                  Beneficiaries of economic development




     Jenis Usaha 2025 | Type of Business in 2025

           Perikanan | Fisheries:
           Lele, Patin, Gabus, Nila, Jelawat                                    Catfish, Pangas Catfish, Snakehead, Nile Tilapia, and Mad Barb

           Peternakan | Livestock
           Ayam, Sapi, Kambing, Babi, Peternakan madu,                          Business: Chicken, Cows, Goats, Pigs, Honey Farm, Layer
           Peternakan ayam petelur                                              Farm

           Pertanian | Agriculture
           Sawah, Sayur, Kebun buah, Bawang, Jagung, Cabe,                      Rice Paddy, Vegetables, Fruit Orchards, Onions, Corn,
           Perontok padi, Budidaya Jamur                                        Chilies, Rice Threshers, Mushroom Cultivation

           Jasa | Services
           Depot Air Isi Ulang, Jahit, sewa pasar, Moulding,                    Water Refill Depot, Sewing, Market Rental, Molding,
           toko kelontong, sewa alat Pesta, Transportasi                        Grocery Store, Party Equipment Rental, Transportation
           (angkut amprah batu bara), Batako, simpan pinjam,                    (Coal Transport), Concrete Blocks, Savings and Loans,
           BRILink, Penyediaan Alat Outbound, Kerupuk Ikan,                     BRILink, Outbound Equipment Provision, Fish Crackers,
           Pendampingan usaha bakery, Sewa perahu, Sirkuit                      Bakery Business Assistance, Boat Rental, Motorcycle
           motor, Malam Kemping, Wisata air Terjun Tembalang                    Circuit, Overnight Camping, Tembalang Waterfall Tour




16   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 17
                                                                                 Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                             Sustainability Performance Highlights




                               Penghargaan dan Sertifikasi
                                                                           Awards and Certifications



PENGHARGAAN | AWARDS




     6 Februari 2025                29 April 2025                                      29 April 2025
      February 6, 2025                April 29, 2025                                    April 29, 2025

 Fortune Change the World      Indonesia Best CSR Award                           The Best Corporate
       Penerima | Awardee      2025: Program Kemitraan                         Transparency & Emission
                                 dan Bina Lingkungan                            Reduction Award 2025:
             TAPG
                                     Penerima | Awardee                               Agribisnis
     Penyelenggara | Awarder
                                                                                        Penerima | Awardee
                                           TAPG
         Fortune IDN
                                   Penyelenggara | Awarder                                    TAPG
                                                                                     Penyelenggara | Awarder
                                      The Iconomics
                                                                                         InvestorTrust




      30 April 2025
        April 30, 2025               27 Mei 2025                                        28 Mei 2025
                                      May 27, 2025                                       May 28, 2025
 Indonesia CSR Award 2025:
  The Best Corporate Social     The Best Investor Trust                        Indonesian Conference &
  Responsibility Award 2025       Companies 2025:                              Competition Occupational
    for Empowering Rural             The Best Six                             Safety & Health (ICC-OSH)
    Communities through              Penerima | Awardee                              2025: 4 Stars
     Holistic Sustainable                                                               Penerima | Awardee
                                           TAPG
     Livelihood Programs
                                   Penyelenggara | Awarder                        YWA – QCC The Fighter
       Penerima | Awardee
                                                                                     Penyelenggara | Awarder
                                       InvestorTrust
             TAPG
                                                                                    Wahana Kendali Mutu
     Penyelenggara | Awarder

       Warta Ekonomi




                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   17
Page 18
                18 Juni 2025                                      25 Juni 2025                  26 Juni 2025
                 June 18, 2025                                      June 25, 2025                June 26, 2025

       Fortune 500 Southeast Asia                       Indonesia Excellence Good          The 10th Annual SPEx2®
                Penerima | Awardee                     Corporate Governance Awards        Award: The Best Execution
                                                        2025: Indonesia Excellence         Winner in Agro industry
                      TAPG
                                                        Good Corporate Governance               Penerima | Awardee
              Penyelenggara | Awarder                      Ethics in Integrating
                                                                                                      TAPG
                  Fortune Asia                         Environmental Innovation and
                                                             Compliance with                  Penyelenggara | Awarder

                                                             Ethical Corporate                  Kontan & GML
                                                           Governance Practices
                                                                   Penerima | Awardee

                                                                         TAPG
                                                                Penyelenggara | Awarder

                                                                   Warta Ekonomi




                  1 Juli 2025
                   July 1, 2025                                    16 Juli 2025                 24 Juli 2025
                                                                    July 16, 2025                July 24, 2025
        Penghargaan Polres Berau:
         Mendukung Polres Berau                          HR Excellence Award 2025:           Industry Award 2025:
         dalam rangka ketahanan                           Learning & Development          Indonesia Best Agricultural
             pangan melalui                                        Penerima | Awardee         Product Industry for
            penanaman jagung                                                                Strengthening Business
                                                                         TAPG
        Berau Police Award: Supporting                                                       Expansion to Achieve
       the Berau Police in promoting food                       Penyelenggara | Awarder        Production Target
         security through corn planting
                                                        SWA Media Group dan Lembaga             Penerima | Awardee
                Penerima | Awardee                          Management FEB UI
                                                                                                      TAPG
            NPN, AAPA, YWA, DLJ                         SWA Media Group and Lembaga
                                                                                              Penyelenggara | Awarder
                                                            Management FEB UI
              Penyelenggara | Awarder
                                                                                               Warta Ekonomi &
                  Polres Berau                                                                  INDUSTRYcoid




18   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 19
                                                                                   Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                               Sustainability Performance Highlights




      8 Agustus 2025                4 September 2025                                 9 September 2025
        August 8, 2025                September 4, 2025                                September 9, 2025

Forbes Asia Best Under Billion   International Conference on                     Penghargaan Polres Muaro
        Penerima | Awardee        Quality 2025: Silver Award                     Jambi: Mendukung Polres
                                 Category Circle Case Study:                     Muaro Jambi dalam rangka
              TAPG
                                    Small Group Activities                       ketahanan pangan melalui
      Penyelenggara | Awarder
                                        Penerima | Awardee                          penanaman jagung
          Forbes Asia                                                              Muaro Jambi Police Award:
                                     HPM - Busang Collab
                                                                                Supporting the Muaro Jambi Police
                                      Penyelenggara | Awarder                      in promoting food security
                                                                                      through corn planting
                                 Union of Japanese Scientists
                                                                                          Penerima | Awardee
                                         & Engineers
                                                                                                 BBB
                                                                                       Penyelenggara | Awarder

                                                                                       Polres Muaro Jambi




    19 September 2025              30 September 2025                                  18 Oktober 2025
     September 19, 2025              September 30, 2025                                 October 18, 2025

Apresiasi Emiten 2025 Indeks     Bisnis Indonesia Corporate                         Asia Pacific Quality
  Tempo-IDN Financials 52:       Social Award (Bisra) 2025:                        Organization (APQO)
 High Growth, High Dividend            Gold Champion                             International Conference:
        Penerima | Awardee              Penerima | Awardee                                4 Stars
                                                                                          Penerima | Awardee
              TAPG                            TAPG
      Penyelenggara | Awarder         Penyelenggara | Awarder                            KAM, HPM, SKM
                                                                                       Penyelenggara | Awarder
    Tempo - IDN FInancials             Bisnis Indonesia
                                                                                               APQO




                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   19
Page 20
             23 Oktober 2025                                   6 November 2025            27 November 2025
               October 23, 2025                                  November 6, 2025          November 27, 2025

              Investor Trust                               International Conference       CSA Award 2025:
            ESG Award 2025:                                on Quality Control Circle      Analyst’s Top Picks
         Gold Star Award Big Cap                          (ICQCC) 2025: Gold Award           Penerima | Awardee
                Penerima | Awardee                                 Penerima | Awardee
                                                                                                   TAPG
                      TAPG                                   YWA - QCC The Fighter         Penyelenggara | Awarder
              Penyelenggara | Awarder                           Penyelenggara | Awarder
                                                                                             Perkumpulan
                  InvestorTrust                               Pioneer Quality Control     Analis Efek Indonesia
                                                               Research Association




                                                              29 November 2025
                                                                November 29, 2025

                                                           Temu Karya Mutu dan
                                                           Produktivitas Nasional
                                                         XXIX 2025: Diamond (HPS,
                                                         SKM, RO Berau, NPN, BBB),
                                                              Platinum (YWA)
                                                                   Penerima | Awardee

                                                               HPS, SKM, RO Berau,
                                                                 NPN, BBB, YWA
                                                                Penyelenggara | Awarder

                                                               Wahana Kendali Mutu




20   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 21
                                                                                        Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                                    Sustainability Performance Highlights




                                                                                                       Indeks
                                                                                                                     Index


                               3 Februari 2025
                               February 3, 2025

                               IDX80
                               Penerbit | Publisher

                               Bursa Efek Indonesia




1 Desember 2025                                                  27 Agustus 2025
December 1, 2025                                                 August 27, 2025

ESGKEHATI & ESGQKEHATI                                           Morgan Stanley Capital International
Penerbit | Publisher                                             Global Small Cap Index Indonesia
                                                                 Penerbit | Publisher
Yayasan Kehati dan Bursa Efek Indonesia
                                                                 Morgan Stanley Capital International




                                          PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    21
Page 22
     SERTIFIKASI | CERTIFICATES


     ISPO




                                                                     SERTIFIKAT ISPO
                                                                                               NO. 0022/MHI-ISPO

                                                                                                  Diberikan kepada


                                                                         PT SUKSES KARYA MANDIRI
                                                                                                Alamat Kantor Pusat
                                                                                         The East Building 23th Floor
                                                           Jl. DR Ide Anak Gde Agung Kav. E.3.2 No. 1, Jakarta Selatan 12950
                                                                             Telp : 021-5794 4737 Fax. 021-5794 4745

                                                     Telah Memenuhi Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2020
                                                      tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia
                                                                  (Indonesian Sustainable Palm Oil Certification System/ISPO)


                                                                                            Ruang Lingkup Sertifikasi :
                                                                           Kebun dan Pabrik – PT Sukses Karya Mandiri

                                                                           Desa Kenawan, Kecamatan Permata Kecubung,
                                                                          Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah


                                                     Sertifikat ini berlaku dari tanggal 22 Maret 2024 sampai dengan tanggal 21 Maret 2029



                 Tanggal Penetapan : 22 Maret 2024
                 Original Approval Date

                                                                                                     A. Irwan Aten
                                                                                                     Direktur Utama
                                                                                                      PT Mutu Hijau Indonesia
                                                                                     Manggala Wanabakti Building. Blok IV, 9th Floor, Room 931 C
                                                                Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta 10270 Phone: +62 (21) 57853706-07, Fax: +62 (21) 57853708,
                                                                                                  Email: marketing@mutuhijau.com
                                                                                                    Website: www.mutuhijau.com




                                   Perusahaan | Company                                                                                                                      Perusahaan | Company                       Perusahaan | Company
                                                                                 SKM                                                                                                  NPN                                       AAPA
            Tanggal Sertifikasi | Certification Date                                                                                                                  Tanggal Sertifikasi | Certification Date   Tanggal Sertifikasi | Certification Date

                                          22 Maret 2024                                                                                                                       17 Oktober 2024                            31 Oktober 2024
                                          March 22, 2024                                                                                                                      October 17, 2024                           October 31, 2024
                Lembaga Sertifikasi | Certifier                                                                                                                           Lembaga Sertifikasi | Certifier            Lembaga Sertifikasi | Certifier

                                                                                         MHI                                                                                          MISB                                 SUCOFINDO
                Masa Berlaku | Validity Period                                                                                                                            Masa Berlaku | Validity Period             Masa Berlaku | Validity Period

                                            21 Maret 2029                                                                                                                     16 Oktober 2029                           30 Oktober 2029
                                            March 21, 2029                                                                                                                    October 16, 2029                          October 30, 2029




                                   Perusahaan | Company                                                                                                                      Perusahaan | Company                       Perusahaan | Company
                                                                                   TAN                                                                                               HPM                                         KSD
            Tanggal Sertifikasi | Certification Date                                                                                                                  Tanggal Sertifikasi | Certification Date   Tanggal Sertifikasi | Certification Date

                                                     30 Juli 2025                                                                                                           26 September 2025                            29 Agustus 2022
                                                     July 30, 2025                                                                                                          September 26, 2025                           August 29, 2022
                Lembaga Sertifikasi | Certifier                                                                                                                           Lembaga Sertifikasi | Certifier            Lembaga Sertifikasi | Certifier

                                                                                         MHI                                                                                          MISB                                       MISB
                Masa Berlaku | Validity Period                                                                                                                            Masa Berlaku | Validity Period             Masa Berlaku | Validity Period

                                                     29 Juli 2030                                                                                                          25 September 2030                             28 Agustus 2027
                                                     July 29, 2030                                                                                                         September 25, 2030                            August 28, 2027




22   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 23
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Sustainability Performance Highlights




             Certificate Number: SGS-RSPO/PC24-00082
             SGS Reference ID24/00000366


             PT GAWI BAHANDEP SAWIT MEKAR
             GAWI BAHANDEP SAWIT MEKAR MILL
             RSPO Membership Number: 1-0038-07-000-00
             RSPO Registered Parent Company: PT. Triputra Agro Persada tbk
             Address:
             Village of Jahitan, Sub District of Seruyan Hilir, District of Seruyan, Province of Kalimantan Tengah, Indonesia.



             has been assessed and certified as meeting the requirements of
             Indonesia National Interpretation of RSPO Principles
             and Criteria for Sustainable Palm Oil Production 2018
             (20 April 2020)

             This guarantees that the criteria for processing RSPO certified oil palm products with the
             supply chain models of Identity Preserved & Mass Balance as stated in the RSPO Principles &
             Criteria Certification System have been met.



             This certificate is valid from 28 November 2024 until 27 November 2029 and remains valid subject to satisfactory
             surveillance  audits.since 16 July 2014.
             Issue 03. Certified
             Date of Certificate Issue: 25 March 2025
             Certified activities performed by additional sites are listed on subsequent pages




             Authorised by
             Waras Putri Andrianti
             PT SGS Indonesia
             The Garden Centre 2nd Floor, Cilandak Commercial Estate, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560, Indonesia
             t +6221 2978 0600 - www.sgs.com




             This document is an authentic electronic certificate for Client’ business purposes use only. Printed version of the electronic certificate are permitted and will be considered as a
             copy. This document is issued by the Company subject to SGS General Conditions of certification services available on Terms and Conditions | SGS. Attention is drawn to the
             limitation of liability, indemnification and jurisdictional clauses contained therein. This document is copyright protected and any unauthorized alteration, forgery or falsification of
             the content or appearance of this document is unlawful.
             Page 1/2




          Perusahaan | Company                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Perusahaan | Company                                 Perusahaan | Company
                                                              GBSM                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     BBB                                                FLTI
  Tanggal Sertifikasi | Certification Date                                                                                                                                                                                                                                                                        Tanggal Sertifikasi | Certification Date                                                                                                Tanggal Sertifikasi | Certification Date

          22 Agustus 2024                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      3 Juni 2025                                         14 Januari 2021
          August 22, 2024                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      June 3, 2025                                        January 14, 2021
      Lembaga Sertifikasi | Certifier                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                Lembaga Sertifikasi | Certifier                                                           Lembaga Sertifikasi | Certifier

                                      INTERTEK                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         MAL                                                 MAL
      Masa Berlaku | Validity Period                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    Masa Berlaku | Validity Period                                                         Masa Berlaku | Validity Period

          21 Agustus 2029                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      25 Mei 2030                                         13 Januari 2026
          August 21, 2029                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      May 25, 2030                                        January 13, 2026




                                                                                                                                                                                                                        SERTIFIKAT ISPO
                                                                                                                                                                                                                        (Indonesia Sustainable Palm Oil)


                                                                                                                                                                                                                   Sertifikat ini diberikan kepada :
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Nomor Sertifikat:
                                                                                                                                                                                                                   PT Muaratoyu Subur Lestari                                                                                                              IUS-ISPO-20210001
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Tanggal Inisial Sertifikat:
                                                                                                                                                                                                                   Alamat Kantor Pusat                                                                                                                     30/08/2021
                                                                                                                                                                                                                   Gedung The East Lt. 23.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Tanggal Keputusan Sertifikat :
                                                                                                                                                                                                                   Jalan Dr. Ide Anak Agung Gede Agung
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           30/08/2021
                                                                                                                                                                                                                   Kav. E. 3.2, No. 1 Jakarta Selatan, Jakarta
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Tanggal Penerbitan sertifikat:
                                                                                                                                                                                                                   Telah memenuhi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun                                                                               30/08/2021
                                                                                                                                                                                                                   2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Sawit                                                                               Tanggal berakhirnya sertifikat:
                                                                                                                                                                                                                   Berkelanjutan Indonesia.                                                                                                                29/08/2026


                                                                                                                                                                                                                   Unit yang disertifikasi:
                                                                                                                                                                                                                   Kebun : Muaratoyu Subur Lestari
                                                                                                                                                                                                                   PKS : Muaratoyu Subur Lestari
                                                                                                                                                                                                                   Desa Muara Toyu, Desa Bente Tualan, Desa Munggu,
                                                                                                                                                                                                                   Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur

                                                                                                                                                                                                                   Ruang Lingkup Sertifikasi :
                                                                                                                                                                                                                   Perusahaan Perkebunan yang melakukan Usaha Budidaya
                                                                                                                                                                                                                   Perkebunan dan Terintegrasi dengan Usaha Pengolahan Hasil
                                                                                                                                                                                                                   perkebunan Kelapa Sawit

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Sabar Iman Kembaren
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Business Assurance Certification &
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Training Manager
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            PT Intertek Utama Service
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Beltway Office Park, Building A, Lantai 2
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Jalan Ampera Raya No. 9-10, Jakarta – 12550
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Telp : (021) 7883 0151

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Pengakuan Komisi ISPO terhadap Lembaga
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                            Sertifikasi Nomor LSISPO-015-IDN


                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   P
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   T
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   .
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   I
                                                                                                                                                                                                              This certificate remains property of Intertek Certification GmbH and can be withdrawn in case of terminations as mentioned in the contract or in case of changes or deviations of the above-
                                                                                                                                                                                                              mentioned data. The licensee is obliged to inform Intertek Certification GmbH immediately of any changes in the above-mentioned data. Only an original and signed certificate is valid.
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   n
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   t
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   e
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   r
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   t




   Perusahaan | Company                                                                                                                                                                                    Perusahaan | Company                                                                                                                                                                                                 Perusahaan | Company                     Perusahaan | Company
            EBL                                                                                                                                                                                                                                                          MSL                                                                                                                                                             DLJ                                    SAWA
     Tanggal Sertifikasi |                                                                                                                                                                                   Tanggal Sertifikasi |                                                                                                                                                                                                Tanggal Sertifikasi |                   Tanggal Sertifikasi |
      Certification Date                                                                                                                                                                                      Certification Date                                                                                                                                                                                                   Certification Date                      Certification Date

      19 Juli 2021                                                                                                                                                                                          30 Agustus 2021                                                                                                                                                                                                     15 Februari 2024                         6 Februari 2024
      July 19, 2021                                                                                                                                                                                         August 30, 2021                                                                                                                                                                                                     February 15, 2024                        February 6, 2024
Lembaga Sertifikasi | Certifier                                                                                                                                                                         Lembaga Sertifikasi | Certifier                                                                                                                                                                                      Lembaga Sertifikasi | Certifier         Lembaga Sertifikasi | Certifier

            MAL                                                                                                                                                                                                                  INTERTEK                                                                                                                                                                                               MISB                                     MISB
Masa Berlaku | Validity Period                                                                                                                                                                          Masa Berlaku | Validity Period                                                                                                                                                                                       Masa Berlaku | Validity Period          Masa Berlaku | Validity Period

       18 Juli 2026                                                                                                                                                                                         29 Agustus 2026                                                                                                                                                                                                     14 Februari 2029                         5 Februari 2029
      July 18, 2026                                                                                                                                                                                         August 29, 2026                                                                                                                                                                                                     February 14, 2029                        February 5, 2029




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report           23
Page 24
                                                                                                                                                                                                                                 RSPO
                       RSPO                                                                                                                                                                          (Resertifikasi)                                                                                                                                                                                            GGL
                                                                                                                                                                                                    (Recertification)



                                                                            CERTIFICATE                                                                                                                 Certificate Number: SGS-RSPO/PC24-00082

                                                                                             Field of attention
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                    CERTIFICATE
                                                                                                   RSPO                                                                                                 PT Gawi Bahandep Sawit Mekar                                                                                                                                                                                                         CERTIFICATE No: CU 898747GGL01-01.2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                CERTIFICATION CODE: GGL- 898747
                                                      CERTIFICATE CODE: CU-RSPO-903530                                                                                                                  Gawi Bahandep Sawit Mekar Palm Oil Mill                                                                                                                                                                                                    REGISTRATION No: CU 898747

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Field of attention:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Green Gold Label
                                                                                                       Issued to                                                                                        RSPO Membership Number: 1-0038-07-000-00                                                                                                                                                                                                       GGL01 CoC, GGL 1d, GGL04
                                                                                                                                                                                                        RSPO Registered Parent Company: PT. Triputra Agro Persada tbk
                                     PT FIRST LAMANDAU TIMBER INTERNATIONAL
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Issued to:
                                                                                                                                                                                                        Address:
                                                                                                                                                                                                        Village of Jahitan, Sub District of Seruyan Hilir, District of Seruyan, Province of Kalimantan Tengah, Indonesia                                                                                                                     PT. Gawi Bahandep Sawit Mekar

                                      FIRST LAMANDAU TIMBER
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           Desa Jahitan, Kecamatan Seruyan Hilir

                                                                                                                                                                                                        has been assessed and certified as meeting the requirements of
                                   INTERNATIONAL PALM OIL MILL                                                                                                                                          Indonesia National Interpretation of RSPO Principles
                                                                                                                                                                                                        and Criteria for Sustainable Palm Oil Production 2018                                                                                                                                                                                           Kabupaten Seruyan


                      Control Union (Malaysia) Sdn Bhd declares to have inspected the processing unit/mill and
                                                                                                                                                                                                        20 April 2020                                                                                                                                                                                                                                   Kalimantan Tengah
                   supply base(s) of the above-mentioned licensee, and have found them in accordance with the
                   standards mentioned below. This certificate covers the processing unit/mill and supply base(s)                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             INDONESIA
                                     as mentioned in the authenticated annex of this certificate.                                                                                                       This guarantees that the criteria for processing RSPO certified oil palm products with the supply
                                                                                                                                                                                                        chain models of Mass Balance as stated in the RSPO Principles & Criteria Certification System                                                                                                                                                           Standard:
                                                                                                                                                                                                        have been met.
                                                                                                     Standards                                                                                                                                                                                                                                                                                    GGL01: Chain of Custody and processing standards v3-1, GGL 1d: Instruction document for supplying Japanese market
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       FIT v1-2, GGL04: Transaction Certificate
                    The Indonesia National Interpretation (INANI 2020) of the RSPO Principles & Criteria 2018 for                                                                                       This certificate is valid from 28 November 2019 until 27 November 2024 and remains valid subject to satisfactory
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     Valid until: 07 March 2029
                    Sustainable Palm Oil Production endorsed by the RSPO Board of Governors on 20th April 2020                                                                                          surveillance  audits.since 16 July 2014.
                                                                                                                                                                                                        Issue 01. Certified
                                                                                                                                                                                                        Date of Certificate Issue: 21 May 2024                                                                                                                                                  Control Union Certifications B.V. declares to have inspected the unit(s), and/or product(s) of the above mentioned client, and have found
                                                                                                                                                                                                        Certified activities performed by additional sites are listed on subsequent pages                                                                                                                                              them in accordance with the standards mentioned above.
                      This certificate is in force until further notice, provided that the above-mentioned licensee
                      continues meeting the conditions as laid down in the licensee contract with Control Union                                                                                                                                                                                                                                                                                               This certificate covers the unit(s), and/or product(s) as mentioned in the authenticated annex of this certificate.
                     (Malaysia) Sdn Bhd. Based on the annual inspections that Control Union (Malaysia) Sdn Bhd
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  This certificate remains in force until further notice, provided that the participant continues to meet the conditions as laid down in the
                                           performs, this certificate is updated and kept in force.                                                                                                                                                                                                                                                                                                         client contract with Control Union Certifications B.V. and verified in inspections by Control Union Certifications B.V.


                                                                  Valid until 27/03/2029                                                                                                                Authorised by                                                                                                                                                                                   Date of certification:                                                                Declared by:
                                                                                                                                                                                                        Waras Andrianti                                                                                                                                                                                 08 March 2024
                    Date of certification:                                                                                         Declared by:                                                         PT SGS Indonesia                                                                                                                                                                                Place and date of issue:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Bandar Baru Klang, 08 March 2024                                                     On behalf of the Managing Director
                    28/03/2024                                                                                                                                                                          The Garden Centre 2nd Floor, Cilandak Commercial Estate, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560, Indonesia
                                                                                                                                                                                                        t +6221 2978 0600 - www.sgs.com
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Mr. C.I Deshapriya
                    Date of first RSPO certification:
                    28/03/2024                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Certifier
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             Control Union Certifications B.V.
                                                                                                                                   Mohd Hairi Adris                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Meeuwenlaan 4-6
                    Place and date of issue:                                                                                       Certifier                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 8011 BZ ZWOLLE
                    Malaysia, 12/06/2024                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     The Netherlands
                                                                                                                                   On behalf of the Managing Director                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        http://www.controlunion.com
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             tel.: +31(0)38-4260100
                    RSPO Membership No: 8-0025-06-000-00                                                                           Control Union (Malaysia) Sdn Bhd
                    Control Union (Malaysia) Sdn Bhd is accredited by ASI for certification against
                    voluntary sustainability standards for scope of RSPO P&C (Single Site & Group),
                    RSPO ISH and SCCS worldwide since 05 November 2014 (ASI-ACC-069).
                                                                                                                                                                                                        This document is an authentic electronic certificate for Client’ business purposes use only. Printed version of the electronic certificate are permitted and will be
                                                                                                                                                                                                        considered as a copy. This document is issued by the Company subject to SGS General Conditions of certification ervices available on Terms and Conditions
                                                                                                                                                                                                        | SGS. Attention is drawn to the limitation of liability, indemnification and jurisdictional clauses contained therein. This document is copyright protected and any
                                                                                                                                                                                                        unauthorized alteration, forgery or falsification of the content or appearance of this document is unlawful.

                                                                                                                                                                                                        Page 1 / 2




                   Ver 2_CERT_INDONESIA_OCT22                                                                                                                         RSPO 8-0025-06-100-00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        page 1 / 2




               Perusahaan | Company                                                                                                                                                                  Perusahaan | Company                                                                                                                                                             Perusahaan | Company
                                                                     FLTI                                                                                                                                                                               GBSM                                                                                                                                                              GBSM
        Tanggal Sertifikasi | Certification Date                                                                                                                                              Tanggal Sertifikasi | Certification Date                                                                                                                                         Tanggal Sertifikasi | Certification Date

                 28 Maret 2024                                                                                                                                                                      28 November 2024                                                                                                                                                                     8 Maret 2024
                 March 28, 2024                                                                                                                                                                     November 28, 2024                                                                                                                                                                    March 8, 2024
            Lembaga Sertifikasi | Certifier                                                                                                                                                       Lembaga Sertifikasi | Certifier                                                                                                                                                  Lembaga Sertifikasi | Certifier

                                                                                         CU                                                                                                                                                                                  MAL                                                                                                                                                                   CU
            Masa Berlaku | Validity Period                                                                                                                                                        Masa Berlaku | Validity Period                                                                                                                                                   Masa Berlaku | Validity Period

                 27 Maret 2029                                                                                                                                                                      27 November 2029                                                                                                                                                                     7 Maret 2029
                 March 27, 2029                                                                                                                                                                     November 27, 2029                                                                                                                                                                    March 7, 2029



                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 `




                      Certificate Number: SGS-RSPO/PC24-00081

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          LSPr-143-IDN
                      PT BRAHMA BINABAKTI                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          
                      BRAHMA BINABAKTI PALM OIL MILL
                      RSPO Membership Number: 1-0038-07-000-00                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       CERTIFICATE
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   GREEN GOLD LABEL
                      RSPO Registered Parent Company: PT. Triputra Agro Persada tbk

                      Address:                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     No.: SBC-GGL-20240012
                      Suko Awinjaya Village, Sekernan Sub District, Muaro Jambi Disctrict, Jambi Province, Indonesia

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                  CERTIFICATION BODY
                      has been assessed and certified as meeting the requirements of
                      Indonesia National Interpretation of RSPO Principles                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           PT. SBC ASIA SERTIFIKASI
                      and Criteria for Sustainable Palm Oil Production 2018                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Krakatau Street No.5A RT 004 / RW 002, Bumirejo
                      20 April 2020                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                     Kebumen Regency 54316 Central Java Province, Indonesia

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Certifies that
                      This guarantees that the criteria for processing RSPO certified oil palm products with the supply
                      chain models of Mass Balance as stated in the RSPO Principles & Criteria Certification System                                                                                                                                                                                                                                                                                                      PT DWIWIRA LESTARI JAYA
                      have been met.                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Address / Location: The East Building, 23rd Floor, Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung, Kav.: E3.2
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 No.: 1, Kuningan Timur Setiabudi Subdistrict, South Jakarta - Indonesia (12950)
                      This certificate is valid from 24 September 2021 until 23 September 2026 and remains valid subject to satisfactory
                      surveillance  audits.since 26 May 2015.
                      Issue 01. Certified                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                 Scope:
                      Date of Certificate Issue: 21 May 2024                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   First Collector and Trader
                      Certified activities performed by additional sites are listed on subsequent pages

                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                             With GGL Scheme:
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           GGLS1-COC-criteria.v3-1
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      GGLS1d-Instruction document for supplying Japanese market-FIT-v1.3
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                GGLS4-Transaction and Product Certificate.v2-2

                      Authorised by
                      Waras Andrianti
                      PT SGS Indonesia
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Initial Certificate Issued                : 17 October 2024                                             Kebumen, 17 October 2024
                      The Garden Centre 2nd Floor, Cilandak Commercial Estate, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560, Indonesia                                                                                                                                                                                                                                                                Certificate Issued                        : 17 October 2024                                             Certification Body,
                      t +6221 2978 0600 - www.sgs.com
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                              Certificate Valid                         : 17 October 2024 - 16 October 2029                           PT. SBC Asia Sertifikasi




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Hery Widyobinarko
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                      Director
                      This document is an authentic electronic certificate for Client’ business purposes use only. Printed version of the electronic certificate are permitted and will be
                      considered as a copy. This document is issued by the Company subject to SGS General Conditions of certification services available on Terms and Conditions
                      | SGS. Attention is drawn to the limitation of liability, indemnification and jurisdictional clauses contained therein. This document is copyright protected and any
                      unauthorized alteration, forgery or falsification of the content or appearance of this document is unlawful.

                      Page 1 / 2




                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Form 17-Certificate.ver.4                                                                                                                     page 1 of 2
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          Effective date 01.07.2024
                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                          




               Perusahaan | Company                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                   Perusahaan | Company
                                                                           BBB                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                           DLJ
        Tanggal Sertifikasi | Certification Date                                                                                                                                                                                                                                                                                                                               Tanggal Sertifikasi | Certification Date

              24 September 2021                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        17 Oktober 2024
              September 24, 2021                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       October 17, 2024
            Lembaga Sertifikasi | Certifier                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        Lembaga Sertifikasi | Certifier

                                                                              MAL                                                                                                                                                                                                                                                                                                    SBC Asia Sertifikasi
            Masa Berlaku | Validity Period                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                         Masa Berlaku | Validity Period

              23 September 2026                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                        16 Oktober 2029
              September 23, 2026                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                                       October 16, 2029




24   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 25
                                                                                           Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
                                                                                       Sustainability Performance Highlights




Perolehan PROPER
PROPER Accomplishment




                                PROPER Daerah | Regional PROPER




           Nama Perusahaan |                    Nama Perusahaan |                             Nama Perusahaan |
            Company Name                         Company Name                                  Company Name
                 MSL                                  YWA                                           HPM
            Peringkat | Level                    Peringkat | Level                              Peringkat | Level

              Biru | Blue                          Biru | Blue                                   Biru | Blue
      Masa Berlaku | Validity Period       Masa Berlaku | Validity Period                Masa Berlaku | Validity Period

             2024–2025                            2024–2025                                     2024–2025




           Nama Perusahaan |                    Nama Perusahaan |                             Nama Perusahaan |
            Company Name                         Company Name                                  Company Name
                 DLJ                                  NPN                                           AAPA
            Peringkat | Level                    Peringkat | Level                              Peringkat | Level

              Biru | Blue                          Biru | Blue                                   Biru | Blue
      Masa Berlaku | Validity Period       Masa Berlaku | Validity Period                Masa Berlaku | Validity Period

             2024–2025                            2024–2025                                     2024–2025




                                PROPER Nasional | National PROPER
  Sampai laporan terbit, Perseroan belum menerima Hasil Final Peringkat Proper untuk
  periode penilaian tahun 2024-2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup.
  As of the publication date of this report, the Company has not yet received the Final Proper Rating Results
  for the 2024-2025 assessment period from the Ministry of Environment.




                                             PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   25
Page 26
     Pesan Direksi                                [OJK D.1][GRI 2-22, 2-24]

     Board of Directors’ Message



     Para Pemangku Kepentingan yang terhormat,
     Dear Stakeholders,



     Tahun 2025 semakin menegaskan bahwa keberlanjutan                          The year 2025 reaffirms that sustainability is the
     merupakan fondasi utama dalam menjaga ketahanan                            foundational element for maintaining PT Triputra
     dan kesinambungan usaha PT Triputra Agro Persada                           Agro Persada Tbk’s business resilience and continuity.
     Tbk. Perseroan beroperasi di tengah dinamika global                        Operating amid global shifts driven by climate change,
     yang dipengaruhi oleh perubahan iklim, volatilitas harga                   commodity price volatility, and increasing demands for
     komoditas, serta meningkatnya tuntutan regulasi dan                        regulation and supply chain transparency, the Company
     transparansi rantai pasok. Kondisi tersebut mendorong                      continuously adapts, viewing sustainability not just as
     Perseroan untuk terus beradaptasi dan memastikan                           compliance but as integral to its long-term strategy.
     bahwa keberlanjutan tidak hanya dipahami sebagai
     kewajiban kepatuhan, tetapi sebagai bagian integral
     dari strategi bisnis jangka panjang.

     Sepanjang tahun 2025, perekonomian global tetap                            In 2025, despite challenges such as protectionist
     menunjukkan tren pertumbuhan yang positif meskipun                         policies, tariff disputes, geopolitical tensions, extreme
     dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti kebijakan                      weather-related supply disruptions, and global inflation,
     proteksionisme dan perang tarif, ketegangan geopolitik,                    the global economy is projected to maintain its positive
     disrupsi pasokan akibat kondisi cuaca ekstrem, serta                       growth trend. The Board of Directors observes a cautious
     tekanan inflasi global. Di tengah ketidakpastian tersebut,                 global demand, resulting in slower-than-expected
     Direksi mencermati bahwa permintaan global cenderung                       economic growth.
     lebih berhati-hati, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak
     sekuat yang diharapkan.

     Di sisi lain, industri kelapa sawit menunjukkan ketahanan                  Meanwhile, the palm oil sector demonstrates resilience,
     yang relatif baik, ditopang oleh permintaan minyak                         bolstered by ongoing demand for vegetable oils,
     nabati yang tetap kuat, harga yang kompetitif, serta                       competitive pricing, and support from biodiesel
     dukungan kebijakan biodiesel di beberapa negara,                           policies like Indonesia’s B40 program. These factors
     khususnya penerapan B40 di Indonesia. Kondisi ini                          have kept palm oil and palm kernel oil prices stable
     menjaga stabilitas harga minyak sawit dan palm kernel                      throughout 2025.
     oil sepanjang tahun 2025.

     Di tengah tekanan ekonomi global tersebut, Indonesia                       Amid global economic pressures, Indonesia maintained
     secara konsisten menunjukkan pertumbuhan ekonomi                           moderate growth, surpassing the global average with a
     yang moderat dan lebih kuat daripada rata-rata                             5.11% year-on-year increase, according to the Central
     pertumbuhan global, dengan menunjukkan pertumbuhan                         Statistics Agency (BPS).
     positif sebesar 5,11% year on year berdasarkan rilis data
     Badan Pusat Statistik (BPS).

     Direksi meyakini bahwa tantangan ekonomi dan industri                      The Board of Directors believes these economic and
     tersebut sekaligus menghadirkan peluang untuk                              industry challenges also present opportunities to
     memperkuat praktik usaha yang bertanggung jawab                            promote responsible and competitive business practices.
     dan berdaya saing. Dengan berlandaskan prinsip People,                     Guided by People, Planet, and Prosperity principles, the




26   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 27
                                                                                                                 Pesan Direksi
                                                                                                    Board of Directors’ Message




Planet, dan Prosperity, Perseroan berkomitmen untuk             Company commits to balancing economic value with
menyeimbangkan penciptaan nilai ekonomi dengan                  environmental care and social responsibility, ensuring
perlindungan lingkungan serta pemenuhan tanggung                sustainable long-term operations and stakeholder trust.
jawab sosial. Pendekatan ini diyakini mampu menjaga
keberlangsungan operasional jangka panjang sekaligus
memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan.

Kebijakan untuk Merespons Tantangan                             Policies to Respond Sustainability Challenges
Keberlanjutan
Dalam merespons tantangan keberlanjutan yang semakin            To address growing complexity in sustainability issues,
kompleks, Direksi menetapkan kebijakan yang konsisten           the Board of Directors has established consistent,
dan terarah sebagai landasan pelaksanaan strategi               targeted policies that form the basis of the Company’s
keberlanjutan Perseroan. Kebijakan tersebut berakar pada        sustainability strategy. These policies are grounded in
nilai keberlanjutan yang menempatkan keseimbangan               core sustainability principles that emphasize balancing
antara kinerja ekonomi, tanggung jawab lingkungan, dan          economic performance, environmental responsibility,
dampak sosial sebagai prinsip utama dalam menjaga               and social impact, which are vital for ensuring long-term
ketahanan usaha jangka panjang.                                 business resilience.

Sejalan dengan dinamika ekonomi dan industri sepanjang          Aligned with economic and industrial trends throughout
2025, Direksi memastikan bahwa kebijakan keberlanjutan          2025, the Board of Directors ensures that the
Perseroan tidak terlepas dari pertimbangan aspek                Company’s sustainability policies are closely aligned
ekonomi makro dan industri, termasuk fluktuasi harga            with macroeconomic and industrial factors, such as
komoditas, kebijakan perdagangan global, serta kebijakan        commodity price changes, global trade policies, and
nasional terkait biodiesel dan penertiban kawasan hutan.        national regulations concerning biodiesel and forest
Kebijakan keberlanjutan dirancang untuk menjaga                 management. These policies aim to secure business
keberlangsungan usaha sekaligus mendukung penciptaan            continuity while fostering the creation of sustainable
nilai ekonomi yang berkelanjutan.                               economic value.

Nilai-nilai keberlanjutan tersebut dijabarkan ke dalam          These sustainability principles are detailed in the
Kebijakan Kelapa Sawit Berkelanjutan yang menjadi               Sustainable Palm Oil Policy, which serves as a
payung bagi berbagai kebijakan turunan di tingkat               comprehensive framework for various related policies
fungsi, unit perkebunan, dan pabrik. Melalui kebijakan          at operational, plantation, and mill levels. The Company
ini, Perseroan memastikan bahwa seluruh aspek                   ensures that all activities—from plantation management
operasional—mulai dari pengelolaan kebun, proses                and processing to supply chain oversight—adhere to
pengolahan, hingga pengelolaan rantai pasok—dijalankan          these principles responsibly and comply with relevant
secara bertanggung jawab dan selaras dengan standar             sustainability standards. Implementation is systematically
keberlanjutan yang berlaku. Implementasi kebijakan              executed through a Sustainability Roadmap, crafted and
dilakukan secara sistematis melalui Sustainability              regularly updated by the Board of Directors, utilizing
Roadmap yang disusun dan dievaluasi secara berkala              the Plan-Do-Check-Act (PDCA) cycle for continuous
oleh Direksi dengan pendekatan Plan–Do–Check–                   oversight and improvements.
Act (PDCA) sebagai mekanisme pengendalian dan
perbaikan berkelanjutan.

Direksi juga memastikan bahwa aspek ESG                         The Board of Directors also ensures that ESG
(Environmental, Social, Governance) terintegrasi secara         (Environmental, Social, and Governance) factors are fully
menyeluruh ke dalam kebijakan dan tata kelola Perseroan.        embedded into the Company’s policies and governance




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   27
Page 28
     Integrasi ESG ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari                    structures. This ESG integration is a fundamental element
     sistem manajemen risiko dan pengambilan keputusan                          of the Company’s risk management and strategic
     strategis Perseroan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan                       planning. In 2025, the Company anticipates several
     menghadapi sejumlah isu keberlanjutan utama, antara                        significant sustainability challenges, including adapting
     lain kesiapan terhadap regulasi global terkait ketelusuran                 to global regulations on supply chain traceability,
     rantai pasok, pengelolaan dan penurunan emisi gas rumah                    reducing greenhouse gas emissions, improving plantation
     kaca, tantangan produktivitas kebun akibat dinamika                        productivity amid climate variability, and protecting
     iklim, serta perlindungan kesejahteraan dan keselamatan                    the welfare and safety of its workers. To address
     tenaga kerja. Untuk merespons isu-isu tersebut, Direksi                    these challenges, the Board of Directors guarantees
     memastikan bahwa kebijakan keberlanjutan disusun                           that sustainability policies are crafted based on ESG
     berdasarkan kajian risiko ESG, pemantauan indikator                        risk assessments, performance metrics, and ongoing
     kinerja, serta dialog yang berkesinambungan dengan                         stakeholder engagement.
     para pemangku kepentingan.

     Penerapan Strategi Keberlanjutan                                           Sustainability Strategy Implementation
     Penerapan strategi keberlanjutan Perseroan dilaksanakan                    The Company’s sustainability strategy is carried out
     secara terintegrasi dalam seluruh aktivitas bisnis, dengan                 in an integrated manner across all business activities,
     memastikan bahwa prinsip keberlanjutan menjadi bagian                      making sure that sustainability principles are integrated
     dari proses perencanaan, pelaksanaan operasional, serta                    into planning, operations, and performance reviews. The
     evaluasi kinerja. Direksi berperan aktif dalam memimpin,                   Board of Directors actively leads, guides, and supervises
     mengarahkan, dan mengawasi implementasi strategi                           the strategy’s implementation through regular updates
     keberlanjutan melalui penyempurnaan Sustainability                         of the Sustainability Roadmap, routine monitoring
     Roadmap secara berkala, pemantauan program strategis                       of strategic programs, and enhancing accountability
     secara rutin, serta penguatan akuntabilitas di seluruh                     throughout the organization.
     lini organisasi.

     Sepanjang tahun 2025, Perseroan memfokuskan                                In 2025, the Company focused on strengthening ESG
     penerapan strategi keberlanjutan pada penguatan tata                       governance and risk management, as well as incorporating
     kelola dan pengelolaan risiko ESG, serta integrasi aspek                   environmental and social factors into its operations.
     lingkungan dan sosial ke dalam kegiatan operasional.                       The No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE)
     Kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation                       policy remains consistently enforced across the supply
     (NDPE) diterapkan secara konsisten di seluruh rantai                       chain, supported by an improved traceability system that
     pasok, didukung oleh penguatan sistem ketelusuran                          covers mills and plantations. The Company also continues
     hingga tingkat pabrik dan kebun. Perseroan juga terus                      to enhance its readiness to meet global regulations by
     meningkatkan kesiapan terhadap tuntutan regulasi global                    improving data quality, mapping supply chains, and
     melalui penguatan kualitas data, pemetaan rantai pasok,                    obtaining credible external verification.
     serta pelaksanaan verifikasi eksternal yang kredibel.

     Dari aspek lingkungan, strategi keberlanjutan                              From an environmental standpoint, the sustainability
     diterjemahkan ke dalam berbagai inisiatif pengelolaan                      strategy is implemented through measurable impact
     dampak yang terukur, antara lain program pengurangan                       management initiatives, such as reducing greenhouse
     emisi gas rumah kaca melalui pengoperasian fasilitas                       gas emissions through methane capture facilities,
     methane capture, pemanfaatan limbah cair dan padat                         using liquid and solid palm oil waste as renewable
     kelapa sawit sebagai sumber energi terbarukan, penerapan                   energy sources, implementing composting practices,
     composting, serta peningkatan efisiensi penggunaan                         and enhancing energy and water efficiency. Protecting
     energi dan air. Perlindungan keanekaragaman hayati                         biodiversity remains a critical priority, achieved through
     juga menjadi perhatian utama melalui pengelolaan area                      sustainable management of High Conservation Value
     High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock                        (HCV) and High Carbon Stock (HCS) areas.
     (HCS) secara berkelanjutan.




28   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 29
                                                                                                                  Pesan Direksi
                                                                                                     Board of Directors’ Message



Pada aspek sosial, penerapan strategi keberlanjutan              On the social front, the sustainability strategy emphasizes
difokuskan pada pemenuhan hak asasi manusia,                     respecting human rights, improving workers’ welfare and
peningkatan kesejahteraan dan keselamatan tenaga kerja,          safety, and strengthening relationships with nearby
serta penguatan hubungan dengan masyarakat sekitar.              communities. The Company commits to eradicating
Perseroan memastikan tidak adanya praktik pekerja anak           child labor and forced labor, bolsters occupational
dan kerja paksa, memperkuat sistem keselamatan dan               safety and health protocols, and invests in employee
kesehatan kerja, serta mendorong peningkatan kapasitas           capacity building via continuous training. Furthermore, it
karyawan melalui program pelatihan yang berkelanjutan.           actively promotes community empowerment initiatives
Di samping itu, Perseroan terus mengembangkan                    and partnerships with smallholders and independent
program pemberdayaan masyarakat dan kemitraan                    farmers to ensure inclusive social and economic benefits.
dengan petani plasma maupun petani mandiri untuk
menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang inklusif.

Kinerja Keberlanjutan                                            Sustainability Performance
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan kinerja              Throughout 2025, the Company recorded sustainable
keberlanjutan yang mencerminkan konsistensi antara               performance by aligning strategy, policy, and execution
strategi, kebijakan, dan implementasi di seluruh lini            across all operational areas. Despite external challenges
operasional. Di tengah tantangan eksternal berupa                like climate variations, fluctuating commodity prices,
dinamika iklim, fluktuasi harga komoditas, serta                 and rising global market and regulatory pressures, the
meningkatnya tuntutan pasar dan regulasi global,                 Company managed to maintain business performance
Perseroan tetap mampu menjaga kinerja usaha sekaligus            while fostering a balanced focus on economic,
memperkuat pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan,               environmental, and social impacts.
dan sosial secara berimbang.

Dari aspek ekonomi dan finansial, Perseroan berhasil             From an economic and financial perspective, the
mencatatkan pertumbuhan kinerja yang lebih baik                  Company experienced better growth than the previous
dibandingkan tahun sebelumnya, didukung oleh                     year, driven by increased production, relatively high
peningkatan produksi, harga jual rata-rata produk                average selling prices, and efficient production cost
yang relatif tinggi, serta pengendalian biaya produksi           management. Total Company (including Associated
yang efektif. Total produksi CPO Perseroan (termasuk             companies) CPO production reached approximately
perusahaan Asosiasi) mencapai sekitar 953 ribu ton,              953 thousand tons, about 4% higher than the previous
meningkat sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya               year and exceeding the target. This achievement
dan melampaui target yang ditetapkan. Pencapaian                 demonstrates the Company’s operational resilience
ini mencerminkan ketahanan operasional Perseroan di              amid economic and industry fluctuations in 2025. The
tengah dinamika ekonomi dan industri sepanjang tahun             Company’s revenue grew by 17.9% to Rp11,402 billion
2025. Pendapatan Perseroan tercatat tumbuh 17,9%                 in 2025 from Rp9,671 billion in 2024.
menjadi Rp11.402 miliar di tahun 2025 dari Rp9.671 miliar
di tahun 2024.

Pada aspek lingkungan, Perseroan mencatatkan kemajuan            From an environmental perspective, the Company
dalam pengelolaan dampak lingkungan melalui penurunan            made progress in managing its environmental impact
intensitas emisi gas rumah kaca, peningkatan pemanfaatan         by lowering greenhouse gas emission intensity,
energi terbarukan dari limbah kelapa sawit, peningkatan          increasing renewable energy use from palm oil waste,
efisiensi penggunaan air, serta pengelolaan dan                  improving water efficiency, and consistently managing
perlindungan area HCV dan HCS secara konsisten. Upaya-           and protecting HCV and HCS areas. These efforts
upaya tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam             demonstrate the Company’s commitment to responsible
mengelola dampak lingkungan secara bertanggung jawab.            environmental management. In 2025, the Company
Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan penurunan                 achieved a 10.7% reduction in emissions intensity to
intensitas emisi sebesar 10,7% menjadi 1,310,458.52              1,310,458.52 TCO2eq and remains on track to reach its
TCO2eq, masih berada pada jalur yang tepat menuju                carbon neutrality goal by 2036. Additionally, renewable
target yang ditetapkan menuju netral karbon pada 2036.           energy use from palm oil waste grew by 14%, and water
Selain itu, pemanfaatan energi terbarukan dari limbah            efficiency improved by 3.4%.
kelapa sawit juga tercatat meningkat 14%, serta efisiensi
penggunaan air sebesar 3,4%.




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   29
Page 30
     Dari aspek sosial, Perseroan secara konsisten                              From a social standpoint, the Company consistently
     memenuhi standar ketenagakerjaan yang bertanggung                          maintains responsible labor practices, eradicates
     jawab, tidak terdapat pekerja anak maupun kerja paksa,                     child and forced labor, and enhances community
     serta memperluas program pemberdayaan masyarakat                           empowerment through initiatives such as TAP Untuk
     melalui berbagai inisiatif seperti TAP Untuk Negeri,                       Negeri (TAP for the Nation), PONDASI (Fondation),
     PONDASI, SEHATI, PERKASA, dan Desa Makmur Peduli                           SEHATI (Sehati), PERKASA (Persero), and Desa Makmur
     Api (DMPA).                                                                Peduli Api (DMPA).

     Kinerja ESG Perseroan juga tercermin dari peningkatan                      Its ESG performance is also reflected by a higher
     peringkat SPOTT serta keberhasilan Perseroan tetap                         SPOTT ranking and its continued inclusion in the ESG
     masuk dalam indeks ESG Sector Leader dan ESG                               Sector Leader and ESG Quality 45 indices, which are
     Quality 45 yang dikelola oleh Yayasan KEHATI dan Bursa                     managed by the KEHATI Foundation and the Indonesia
     Efek Indonesia.                                                            Stock Exchange.

     Strategi Pencapaian Target                                                 Target Achievement Strategy
     Dalam memastikan pencapaian target keberlanjutan,                          The Board of Directors adopts a structured, measurable,
     Direksi menerapkan pendekatan yang terstruktur,                            and flexible approach to external factors to meet
     terukur, dan adaptif terhadap dinamika eksternal. Strategi                 sustainability targets. This strategy is integrated into
     pencapaian target dirancang sebagai bagian integral dari                   the company’s overall business planning and risk
     perencanaan bisnis dan manajemen risiko Perseroan,                         management, ensuring that all sustainability efforts
     sehingga setiap inisiatif keberlanjutan selaras dengan                     align with short-, medium-, and long-term objectives.
     tujuan usaha jangka pendek, menengah, dan panjang.

     Pada jangka pendek, fokus diarahkan pada penguatan                         In the short term, the focus is on strengthening
     fondasi implementasi keberlanjutan melalui peningkatan                     foundational sustainability efforts by improving data
     kualitas data, pemetaan operasional, serta pemenuhan                       quality, mapping operations, and adhering to relevant
     standar dan regulasi yang berlaku. Pada jangka menengah,                   standards and regulations. Medium-term priorities
     strategi difokuskan pada optimalisasi pengurangan emisi                    include optimizing greenhouse gas emission reductions,
     gas rumah kaca, peningkatan efisiensi penggunaan                           boosting resource efficiency, and incorporating
     sumber daya, serta pemanfaatan limbah operasional                          operational waste into a circular economy.
     sebagai bagian dari pendekatan ekonomi sirkular.

     Dalam jangka panjang, Perseroan menetapkan target                          Looking ahead, the company has committed to
     Carbon Neutrality 2036 sebagai bagian dari komitmen                        achieving Carbon Neutrality by 2036, reflecting its
     terhadap transisi menuju ekonomi rendah karbon.                            dedication to a low-carbon transition. Achieving this
     Pencapaian target tersebut didukung oleh penguatan                         involves strengthening sustainability governance,
     tata kelola keberlanjutan, integrasi aspek ESG ke dalam                    embedding ESG into risk management, and continuously
     manajemen risiko perusahaan, serta evaluasi kinerja                        monitoring performance through KPIs, internal audits,
     secara berkala melalui indikator kinerja utama (KPI), audit                and third-party verification.
     internal, dan verifikasi pihak ketiga.




30   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 31
                                                                                                                 Pesan Direksi
                                                                                                    Board of Directors’ Message




Apresiasi                                                       Appreciation
Direksi menyampaikan apresiasi yang setinggi-                   The Board of Directors sincerely thanks all Company
tingginya kepada seluruh insan Perseroan atas dedikasi          employees for their dedication and commitment
dan komitmen dalam mengimplementasikan prinsip                  to implementing sustainability principles across all
keberlanjutan di seluruh aktivitas usaha sepanjang tahun        business activities throughout 2025. Consistency and
2025. Konsistensi dan kolaborasi yang terbangun di              collaboration at all levels of the organization are vital for
seluruh lini organisasi menjadi faktor penting dalam            ensuring that sustainability is effectively implemented
memastikan keberlanjutan dapat dijalankan secara efektif        and has a meaningful impact.
dan memberikan dampak yang bermakna.

Apresiasi juga disampaikan kepada para mitra usaha,             We also thank our business partners, plasma and
petani plasma dan petani mandiri, masyarakat sekitar,           independent farmers, the local community, shareholders,
pemegang saham, serta seluruh pemangku kepentingan              and all stakeholders for their ongoing support and trust.
atas dukungan dan kepercayaan yang berkelanjutan.               With this support, the Board of Directors is dedicated to
Dengan dukungan tersebut, Direksi berkomitmen untuk             continuously and measurably enhancing sustainability
terus memperkuat implementasi keberlanjutan secara              efforts to promote responsible business growth and
konsisten dan terukur, guna memastikan pertumbuhan              long-term value for current and future generations.
usaha yang bertanggung jawab dan penciptaan nilai
jangka panjang bagi generasi kini dan mendatang.




                                               Atas Nama Direksi,
                                        On Behalf of the Board of Directors,




                                                George Oetomo
                                       Presiden Direktur | President Director

                                            PT Triputra Agro Persada Tbk




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   31
Page 32
32   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 33
SEKILAS TAPG
       TAPG at A Glance




PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   33
Page 34
                                                                                Tentang TAPG
                                                                                About TAPG




                                                                                       Nama Perusahaan [GRI 2-1]
                                                                                       Company Name

                                                                                       PT Triputra Agro Persada Tbk




                                                                                       Kode Saham
                                                                                       Ticker Code


                                                                                       TAPG
                                                                                       Tahun Pendirian
                                                                                       Year of Establishment


                                                                                       2005

                                                                                       Bentuk Hukum
                                                                                       Legal Entity

                                                                                       Perseroan Terbatas Terbuka
                                                                                       Public Limited Company




             Alamat Perseroan [OJK C.2]
             Company Address

             PT Triputra Agro Persada Tbk
             Gedung The East Lantai 23 (23rd Floor)                                     (+62 21) 5794 4737
             Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E.3.2 No. 1                          tap.corsec@tap-agri.com
             Kelurahan Kuningan Timur,                                                  www.tap-agri.com
             Kecamatan Setiabudi
             Jakarta Selatan 12950, Indonesia




34   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 35
                                                                                                             Sekilas TAPG
                                                                                                          TAPG at A Glance




Kepemilikan Saham [OJK C.3]                                      Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang
Shareholding                                                     Dijalankan [GRI 2-6][OJK C.4]
                                                                 Product, Service, and Business Activities

•   PT Persada Capital Investama 33,07%                          Produk: | Products:
•   PT Triputra Investindo Arya 24,06%                           • Crude Palm Oil (CPO)
•   PT Daya Adicipta Mustika 19,94%                              • Palm Kernel (PK)
•   T. Permadi Rachmat IR: 5,09%                                 • Palm Kernel Oil (PKO)
•   George Oetomo: 0,27%                                         • Ribbed Smoked Sheet (RSS)
•   Tjandra Karya Hermanto: 0,24%                                • Slab
•   Budiarto Abadi: 0,20%
•   Arif Rachmat: 0,10%                                          Bidang Usaha
•   Erida: 0,10%                                                 • Perkebunan kelapa sawit dan karet
•   Masyarakat | Public: 17,01%                                  • Industri pengolahan kelapa sawit

                                                                 Line of Business
                                                                 • Oil palm and rubber plantations
                                                                 • Palm oil and rubber processing industries
Pasar yang Dilayani [GRI 2-6]
Market Served

Domestik
• Lokasi: Indonesia
                                                                 Perubahan yang Bersifat Signifikan [OJK C.6]
• Sektor: Perkebunan kelapa sawit dan karet,
                                                                 Significant Changes
  serta industri pengolahan kelapa sawit
• Jenis pelanggan: Pemain downstream
                                                                 Sepanjang tahun 2025, TAPG menjalani
                                                                 perjalanan bisnisnya dengan stabil tanpa
Domestic
                                                                 ada perubahan besar, tidak terdapat
• Location: Indonesia
                                                                 penggabungan perusahaan, pembukaan,
• Sector: Oil palm and rubber plantations,
                                                                 atau penutupan unit usaha baru. Seluruhnya
  and palm oil processing industry
                                                                 berjalan konsisten, fokus pada penguatan
• Customer Type: Downstream player
                                                                 fondasi yang sudah ada dan memastikan
                                                                 setiap lini tetap tumbuh selaras dengan arah
                                                                 keberlanjutan yang dijalankan Perseroan.
                                                                 Namun pada tahun 2025, terdapat
                                                                 perubahan Pengurus Perseroan.

                                                                 Throughout 2025, TAPG’s business
                                                                 operations remained stable with no
                                                                 significant changes, mergers, or the
                                                                 opening or closing of new business units.
                                                                 Operations continued smoothly, focusing
                                                                 on strengthening existing foundations and
                                                                 ensuring each segment aligned with the
                                                                 Company’s sustainability goals. However,
                                                                 during 2025, the company underwent a
                                                                 change in its Management.




                                          PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    35
Page 36
     Visi, Misi, dan DNA Triputra                                                           [GRI 2-23][OJK C.1]

     Vision, Mission, and Triputra DNA




                                            Visi Membangun    Perkebunan
                                                 Terbaik bagi Dunia
                                                 Vision                  Excellent Plantation for the World




                                         Misi Mengembangkan  Perkebunan
                                              Ramah Lingkungan yang Mampu
                                             Mission                     Memperbaiki Taraf Hidup
                                                                         Orang Banyak
                                                                         Green Plantation for Better Quality of Life




36   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 37
                                                                                                         Sekilas TAPG
                                                                                                      TAPG at A Glance



DNA Triputra
Triputra DNA




                            Warna hijau memberi makna hidup                   The green color symbolizes life and
                            dan tumbuh – menjadi harapan agar                 growth-a hope that this value will
                            value ini terus ada dan tumbuh lestari            continue to thrive and sustainably
                            dalam kehidupan TAPG.                             develop within TAPG’s existence.
  INTEGRITAS DAN ETIKA
     Integrity and Ethics




                            Lambang berupa bintang berwarna                   The gold-colored star symbolizes
                            emas bermakna dorongan yang                       an unwavering and enduring desire
                            tak kenal lelah dan tak lekang                    to constantly strive for remarkable
                            oleh jaman untuk selalu berupaya                  and proud accomplishments.
                            mencapai prestasi yang hebat
      KEUNGGULAN
                            dan membanggakan.
        Excellence




                            Bentuk hati mewakili makna tulus,                 The heart shape symbolizes
                            sungguh-sungguh, dan murni. Digabung              sincerity, solemnity, and purity.
                            dengan warna merah yang bermakna                  When combined with the color
                            hangat dan hidup, gambar hati diharapkan          red, which conveys warmth
                            menjadi landasan bertindak bagi Insan             and liveliness, the image of the
                            TAPGreen dalam menghidupkan dan                   heart aims to inspire action for
      KEMANUSIAAN
                            mengejawantahkan nilai compassion                 TAPGreen People in demonstrating
        Compassion          dalam kehidupan sehari-hari.                      compassion in their daily lives.




                            Insan TAPGreen didorong untuk terus               TAPGreen People are encouraged
                            menerus berusaha mengalahkan ego                  to continuously strive to fully
                            dengan tuntas dan sempurna. Hal                   overcome the ego. This is
                            tersebut menjadi syarat agar value                essential for recognizing the
                            humility dapat dinyatakan dalam hidup             value of humility in the life of
    KERENDAHAN HATI         Insan TAPG.                                       TAPGreen People.
        Humility




                                      PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    37
Page 38
     Perjalanan Keberlanjutan TAPG
     TAPG’s Sustainability Journey




     Sejak awal berdirinya, TAPG tumbuh dari semangat untuk berbuat lebih bagi bumi, manusia, dan
     masa depan. Setiap langkah yang diambil menjadi bagian dari cerita panjang tentang transformasi,
     dari perusahaan perkebunan menjadi pelaku tangguh dalam keberlanjutan.




          2005–2008                                                                    2012–2014
          Awal Langkah dan Kepedulian Alam                                             Memperkuat Fondasi Keberlanjutan
          Initial Steps and Care for Nature                                            Strengthening the Foundation of Sustainability



          Kisah Perseroan dimulai di tahun 2005, berdiri dengan                        Ketika industri mulai membicarakan keberlanjutan, TAPG
          nama PT Alam Permata Indah, lalu berganti menjadi PT                         sudah melangkah lebih jauh.
          Triputra Agro Persada (TAPG) di tahun yang sama. Dari                        • 2012: Bersama Institut Pertanian Bogor (IPB), TAPG
          lahan kelapa sawit di Jambi, TAPG menanam bukan hanya                           melakukan kajian Nilai Konservasi Tinggi (NKT) di
          pohon, tapi juga komitmen jangka panjang.                                       area perkebunannya.
          • 2007: Bergabung dengan RSPO (Roundtable on                                 • 2014: Usaha itu membuahkan hasil, TAPG berhasil
              Sustainable Palm Oil), sebuah langkah awal untuk                            memperoleh sertifikasi RSPO dan ISPO untuk pertama
              memastikan setiap tetes minyak sawit dihasilkan secara                      kalinya. Dua pengakuan penting yang mempertegas
              bertanggung jawab.                                                          bahwa keberlanjutan bukan sekadar wacana, tapi
          • 2008: Menjalin kemitraan dengan BOS Foundation                                budaya kerja yang dihidupkan setiap hari.
              untuk melindungi habitat Orangutan di Kalimantan
              Timur—sebuah langkah kecil yang berdampak besar                          By the time the industry began talking about sustainability,
              bagi pelestarian satwa liar.                                             TAPG had already achieved considerable progress.
                                                                                       • 2012: In partnership with the Bogor Agricultural
          The Company’s journey began in 2005 under the name                               Institute (IPB), TAPG conducted a High Conservation
          PT Alam Permata Indah, which was later changed to PT                             Value (HCV) study within its plantation areas.
          Triputra Agro Persada (TAPG) later that same year. From                      • 2014: These efforts paid off as TAPG successfully
          oil palm plantations in Jambi, TAPG plants not only trees                        obtained RSPO and ISPO certification for the first
          but also demonstrate a long-term commitment.                                     time. These two key recognitions demonstrated that
          • 2007: Joined the RSPO (Roundtable on Sustainable                               sustainability was more than just words; it was an
              Palm Oil), marking the first step toward ensuring that                       integral part of the daily work culture.
              every drop of palm oil is produced responsibly.
          • 2008: Partnered with the BOS Foundation to protect
              orangutan habitat in East Kalimantan—an action that
              made a significant impact on wildlife conservation.




38   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 39
                                                                                                                  Sekilas TAPG
                                                                                                               TAPG at A Glance




From the beginning, TAPG continues to grow from a passion to contribute more significantly to the
earth, people, and the future. Each step taken forms part of a comprehensive history of transformation,
transitioning from a plantation enterprise to a prominent leader in sustainability.




    2017–2018                                      2020–2021
    Inovasi dan Harmoni dengan Alam                Kolaborasi, Komitmen, dan Kepercayaan Publik
    Innovation and Harmony with Nature             Collaboration, Commitment, and Public Trust



    Ketika teknologi mulai merambah sektor         Dua tahun penuh makna.
    agribisnis, TAPG pun ikut beradaptasi.         • 2020: TAPG menggandeng Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)
    • 2017: Teknologi digital seperti kamera         untuk memperkuat sistem pencegahan kebakaran hutan dan lahan
       sensor, drone, dan sistem barcode             (Karhutla) berbasis masyarakat melalui pendekatan SIGAP.
       (Commtrace) digunakan untuk                 • 2021: TAPG resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebuah tonggak
       memantau panen secara real-time.              penting yang membuka babak baru dalam transparansi korporasi.
    • 2018: Bersama ECOSITROP, TAPG                • Selain itu:
       melakukan biodiversity assessment di          - Salah satu anak perusahaan, pengelola Hutan Mayong Merapun,
       kawasan GAS dan memulai program                   dinobatkan sebagai Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Terbaik.
       Desa Makmur Peduli Api (DMPA),                - TAPG memperbarui kajian NKT–SKT terintegrasi di seluruh unit.
       sebuah program yang menumbuhkan               - Melalui kerja sama dengan CFES, TAPG mengembangkan
       kesadaran masyarakat untuk menjaga                Perhutanan Sosial, model kolaborasi yang melindungi hutan sekaligus
       hutan dari ancaman api.                           meningkatkan kesejahteraan warga desa.

    As technology began to impact the              Two impactful years.
    agribusiness industry, TAPG adapted.           • 2020: TAPG collaborated with the Nusantara Nature Conservation
    • 2017: Digital technologies such as             Foundation (YKAN) to enhanced the community-based forest and
       sensor cameras, drones, and barcode           land fire (Karhutla) prevention system through the SIGAP approach.
       systems (Commtrace) were used to            • 2021: TAPG officially listed on the Indonesia Stock Exchange
       monitor harvests in real-time.                (IDX), marking a significant milestone that opens a new chapter in
    • 2018: In collaboration with ECOSITROP,         corporate transparency.
       TAPG conducted a biodiversity               • Additionally:
       assessment in the GAS area and                - One of its subsidiaries, the Mayong Merapun Forest management
       launched the Prosperous Fire-free                 company, was acknowledged the Best Biodiversity Park (Kehati).
       Village (DMPA) program, which raises          - TAPG updated its integrated HCV–HCS assessment across all units.
       community awareness about protecting          - Through a partnership with CFES, TAPG developed Social Forestry,
       forests from fire threats.                        a collaborative model that safeguards forests while improving the
                                                         welfare of local communities.




                                               PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    39
Page 40
          2022                                                                         2023
          Momentum Transformasi                                                        Membangun Energi Positif untuk Alam dan Manusia
          Momentum of Transformation                                                   Fostering Positive Energy for Nature and Communities



          Tahun ini jadi titik balik besar dalam perjalanan TAPG.                      Tahun penuh inovasi dan apresiasi.
          • Maret 2022: Hutan Mayong Merapun meraih ANKT                               • Konservasi: Bersama ECOSITROP, TAPG memperkuat
             Award 2022 dari Dinas Perkebunan Kabupaten Berau.                            pengelolaan Hutan Sungai Letta di Kalimantan Timur.
          • April 2022: TAPG mendapat Silver Award Transparansi                        • Penghargaan: TAPG menerima Transparansi dan
             Emisi Korporasi dari Berita Satu & Bumi Global                               Penurunan Emisi Korporasi 2023, TrenAsia Award
             Karbon Foundation.                                                           (Agribusiness - Action), dan ESG Disclosure Award
          • Juli 2022: TAPG meluncurkan visi baru “New Journey of                         (Commitment CC).
             TAPG Sustainability”, dengan target netral karbon 2036.                   • Apresiasi Pemerintah: Tiga anak usaha—MSL, EBL, dan
          • Oktober 2022: Menutup tahun dengan ESG Disclosure                             KSD—diganjar penghargaan oleh Gubernur Kalimantan
             Award (Leadership Commitment CC)—bukti nyata                                 Timur karena menjaga wilayah bebas api.
             bahwa transformasi bukan hanya slogan.                                    • Inovasi Energi: TAPG meresmikan PLTBg SKM berbasis
                                                                                          limbah POME, yang membantu mengurangi emisi dan
          This year marked a pivotal moment in TAPG’s progress.                           mempercepat adopsi energi baru terbarukan.
          • March 2022: Mayong Merapun Forest was honored                              • Karyawan dan Komunitas: Anak usaha YWA meraih
             with the 2022 ANKT Award by the Berau Regency                                Penghargaan Mitra Bhakti Husada (P2SP) atas
             Plantation Office.                                                           kepedulian terhadap kesehatan pekerja perempuan.
          • April 2022: TAPG received the Silver Award for                             • Restorasi Alam: Pembentukan subholding PT Alam
             Corporate Emissions Transparency from Berita Satu                            Teduh Sentosa (ATS) sebagai rumah bagi tiga entitas,
             & Bumi Global Karbon Foundation.                                             SAK, ABM, dan BSM, yang fokus merestorasi ekosistem.
          • July 2022: TAPG introduced its new vision, “New
             Journey of TAPG Sustainability,” targeting carbon                         A year of innovation and appreciation.
             neutrality by 2036.                                                       • Conservation: In partnership with ECOSITROP, TAPG
          • October 2022: Ended the year by achieving the                                 enhanced the management of the Letta River Forest
             ESG Disclosure Award (Leadership Commitment                                  in East Kalimantan.
             CC)—a strong testament that transformation is more                        • Awards: TAPG received the 2023 Corporate
             than words.                                                                  Transparency and Emission Reduction Award, the
                                                                                          TrenAsia Award (Agribusiness - Action), and the ESG
                                                                                          Disclosure Award (Commitment CC).
                                                                                       • Government Recognition: Three subsidiaries—MSL,
                                                                                          EBL, and KSD—were honored by the Governor of East
                                                                                          Kalimantan for maintaining fire-free zones.
                                                                                       • Energy Innovation: TAPG inaugurated the SKM biogas
                                                                                          power plant (PLTBg SKM), which utilizes POME waste
                                                                                          to reduce emissions and promote the adoption of new
                                                                                          and renewable energy.
                                                                                       • Employees and Community: The YWA subsidiary
                                                                                          earned the Mitra Bhakti Husada Award (P2SP) for its
                                                                                          dedication to female workers’ health.
                                                                                       • Nature Restoration: The establishment of the
                                                                                          subholding PT Alam Teduh Sentosa (ATS), housing
                                                                                          three entities, SAK, ABM, and BSM, that focus on
                                                                                          ecosystem restoration.




40   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 41
                                                                                                                        Sekilas TAPG
                                                                                                                     TAPG at A Glance




2024                                                                                                2025
Menuju Ekonomi Hijau dan Dunia Tanpa Emisi                                 Memperkuat Ketahanan untuk Perkebunan yang Unggul
Towards a Green Economy and a Zero-Emissions World                         Strengthening Resilience for Excellent Plantation



L a n g k a h TA P G s e m a k i n k u a t d i p a n g g u n g            Tahun 2025 menjadi momentum penguatan daya tahan
keberlanjutan global.                                                     operasional dan keberlanjutan guna mendorong kinerja
• Pasar Modal Berkelanjutan: TAPG masuk dalam Indeks                      perkebunan yang semakin unggul dan berdaya saing.
    ESG Sector Leader IDX Kehati dan ESG Quality 45                       • Kinerja Keberlanjutan yang Meningkat: Nilai SPOTT
    IDX Kehati.                                                              mencapai 85,6, meningkat dari 84,3 pada tahun 2024,
• Sertifikasi RSPO: Anak usaha PT First Lamandau Timber                      mencerminkan penguatan transparansi dan tata
    International meraih sertifikasi RSPO, menegaskan                        kelola berkelanjutan.
    kontribusi TAPG pada pencapaian SDGs.                                 • Pengakuan Pasar Modal Berkelanjutan: TAPG secara
• Energi Hijau: Kolaborasi dengan Aisin Takaoka Co., Ltd                     konsisten tercatat dalam Indeks ESG Sector Leader
    (Jepang) melahirkan PT ATP Bio Indonesia, produsen                       IDX Kehati dan ESG Quality 45 IDX Kehati.
    biokokas berbasis cangkang sawit, yang menjadi solusi                 • Akselerasi Energi Hijau: Proyek kolaborasi dengan Aisin
    inovatif pengganti energi fosil.                                         Takaoka Co., Ltd (Jepang) melalui PT ATP Bio Indonesia,
• Green Gold Label: Anak usaha DLJ dan GBSM meraih                           produsen biokokas berbasis cangkang sawit, memasuki
    sertifikat Green Gold Label, simbol komitmen terhadap                    tahap komisioning pada Desember 2025 sebagai solusi
    praktik bisnis yang ramah lingkungan.                                    inovatif pengganti energi fosil.
                                                                          • Dukungan Ketahanan Pangan Nasional: TAPG
Towards a Green Economy and a Zero-Emissions World                           berkontribusi melalui penanaman jagung dalam
TAPG’s progress is increasingly advancing on the                             Program Nasional Penanaman Jagung, sebagai bagian
international sustainability stage.                                          dari peran aktif mendukung agenda pembangunan
• Sustainable Capital Markets: TAPG is included in the                       berkelanjutan Indonesia.
    IDX Kehati ESG Sector Leader Index and the IDX Kehati
    ESG Quality 45 Index.                                                 2025 represents a significant milestone in enhancing
• RSPO Certification: Subsidiary PT First Lamandau                        operational resilience and sustainability to achieve more
    Timber International achieved RSPO certification,                     excellent and competitive plantation performance.
    affirming TAPG’s contribution to advancing the SDGs.                  • Improved Sustainability Performance: The SPOTT
• Green Energy: Collaboration with Aisin Takaoka Co.,                        score increased to 85.6 from 84.3 in 2024, indicating
    Ltd. (Japan) led to the creation of PT ATP Bio Indonesia,                improved transparency and sustainable governance.
    a producer of palm kernel shell-based biocoke, an                     • Recognition in Sustainable Capital Markets: TAPG
    innovative solution to replace fossil fuels.                             remains consistently listed in the IDX Kehati ESG
• Green Gold Label: Subsidiaries DLJ and GBSM                                Sector Leader Index and the IDX Kehati ESG Quality
    earned Green Gold Label certification, demonstrating                     45 Index.
    their commitment to environmentally friendly                          • Advancement in Green Energy: A joint project
    business practices.                                                      with Aisin Takaoka Co., Ltd. (Japan), via PT ATP Bio
                                                                             Indonesia—a producer of palm kernel shell-based
                                                                             biocoke—entered commissioning in December 2025,
                                                                             offering an innovative alternative to fossil fuels.
                                                                          • Supporting National Food Security: TAPG contributed
                                                                             by planting corn under the National Corn Planting
                                                                             Program, actively supporting Indonesia’s sustainable
                                                                             development goals.




                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    41
Page 42
     Rantai Nilai Bisnis TAPG
     TAPG’s Business Value Chain




                                                                     23                                    1
        Mengelola | Managing                                                     Lokasi Perkebunan              Lokasi



       159.700 Ha
                                                                                 Kelapa Sawit                   Perkebunan Karet
                                                                                 Oil Palm Plantations           Rubber Plantation




        Perkebunan Kelapa Sawit




                                                                     18                                    1
        Oil Palm Plantations                                         Mengelola | Managing

                                                                                 Pabrik Kelapa Sawit            Pabrik RSS
                                                                                 Palm Oil Mills                 RSS Mill
        Mengelola | Managing



       1.300 Ha
        Perkebunan Karet
        Rubber Plantations
                                                                     1    Kernel Crushing Plant
                                                                          Kernel Crushing Plant
                                                                                                         + 1   Biogas Plant
                                                                                                               Biogas Plant




     Termasuk Perusahaan Asosiasi | Including Associated Companies




           Research and
           Development
                                               Perkebunan dan
                                                 Pemanenan                              Pengelolaan                   Produk
                                                Plantation and                           Processing                  Products
                                                  Harvesting
            Pembibitan
             Nursery

                                                                                                               Minyak Kelapa Sawit
                                                                                                                    Palm Oil

                                                                                   Pabrik Kelapa Sawit
                                                                                      Palm Oil Mills
                                                                                                                     Inti Sawit
                                                                                                                    Palm Kernel
                                           Perkebunan Kelapa Sawit
                                              Oil Palm Plantation

                                                                                                                 Minyak Inti Sawit
                                                                                  Kernel Crushing Plant
                                                                                                               Palm Kernel Oil (PKO)




                                                                                       Slab Processing                     Slab

                                              Perkebunan Karet
                                              Rubber Plantation
                                                                                                               Karet Lembaran Asap
                                                                                         RSS Plant                    Bergaris
                                                                                                               Ribbed Smoked Sheet




42   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 43
                                                                                                          Sekilas TAPG
                                                                                                       TAPG at A Glance




                                                                      Skala Usaha                              [OJK C.3]

                                                                                                  Business Scale



Jumlah Karyawan                  20.780 per 31 Desember 2025
Total Employees                  20,780 as of December 31, 2025

Jumlah Operasi Perusahaan Anak   23 Perusahaan Anak & Asosiasi per 31 Desember 2025
Total Operating Subsidiaries     23 Subsidiaries & Associated as of December 31, 2025

                                 Aset: Rp14.696 miliar | Assets: Rp14,696 billion
Kapitalisasi
                                 Liabilitas: Rp3.009 miliar | Liabilities: Rp3,009 billion
Capitalization
                                 Ekuitas: Rp11.687 miliar | Equity: Rp11,687 billion




                                       PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     43
Page 44
     Lokasi Operasi*                                      [OJK C.3]

     Operational Area*




                                                              Kalimantan Tengah                 Kalimantan Timur
                       Jambi
                                                                Central Kalimantan                 East Kalimantan




              1                                               10                                12
       Perkebunan Kelapa Sawit                           Perkebunan Kelapa Sawit           Perkebunan Kelapa Sawit
       Palm Oil Plantation                               Palm Oil Plantation               Palm Oil Plantation




              1                                                  9                                8
       Pabrik Kelapa Sawit                                Pabrik Kelapa Sawit              Pabrik Kelapa Sawit
       Palm Oil Mill                                      Palm Oil Mill                    Palm Oil Mill




              1                                                  1
                                                                                                           Jakarta




       Perkebunan Karet
       Rubber Plantation
                                                         Kernel Crushing Plant
                                                         Kernel Crushing Plant                    1
              1
                                                         Biogas Plant                      Kantor Pusat
                                                         Biogas Plant                      Head Office


                                                         *Termasuk Perusahaan Asosiasi
                                                          Including Associated Companies

       Smoked Rubber Processor
       Smoked Rubber Processor




44   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 45
                                                                                                                   Sekilas TAPG
                                                                                                                TAPG at A Glance




                                    Keanggotaan Asosiasi & Mitra
                                          Keberlanjutan                                                    [GRI 2-28][OJK C.5]

                                            Membership In Associations & Sustainability Partners



Bagi TAPG, berkolaborasi dengan mitra keberlanjutan             For TAPG, collaborating with sustainability partners
dan menjadi bagian dari berbagai asosiasi keberlanjutan         and participating in various sustainability associations
bukan sekadar simbol, tapi cara untuk terus belajar dan         is more than symbolic; it’s an ongoing opportunity to
berbagi. Melalui kolaborasi tersebut, TAPG terhubung            learn and exchange ideas. These partnerships enable
dengan banyak pihak yang punya semangat sama,                   TAPG to engage with many like-minded people who are
menjaga bumi sambil menumbuhkan usaha.                          dedicated to environmental protection and also help
                                                                grow their businesses.


    Mitra Keberlanjutan                                                   Inisiatif
     Sustainability Partners                                              Initiatives

                                Sebagai bagian dari komitmen menjaga keanekaragaman hayati, TAPG menggandeng
                                tim peneliti ECOSITROP untuk merancang dan mengembangkan Areal Konservasi Multi
                                Fungsi (AKMF) “Hutan Mayong Merapun” seluas ±600 hektare di Kalimantan Timur. Di
                                kawasan ini, TAPG dan para ahli bekerja berdampingan, memastikan flora dan fauna
 Ecology and Conservation
                                lokal tetap hidup berdampingan dengan kegiatan perkebunan secara harmonis.
 Center for Tropical Studies
                                As part of its commitment to preserving biodiversity, TAPG has collaborated with the
 (ECOSITROP)
                                ECOSITROP research team to design and establish the approximately 600-hectare
                                "Mayong Merapun Forest" Multi-Function Conservation Area (AKMF) in East
                                Kalimantan. In this initiative, TAPG and domain experts work collaboratively to ensure
                                the coexistence of native flora and fauna with plantation activities.

                                Dalam upaya mengenali dan melindungi kawasan bernilai konservasi tinggi, TAPG bekerja
                                sama dengan konsultan bersertifikat HCV-RN dari Daemeter Consulting, Ekotrop, dan
                                Greenera. Hingga tahun 2025, seluruh area operasional TAPG telah melalui penilaian
 DAEMETER, Ekotrop, dan         terintegrasi NKT–SKT, sebuah langkah penting untuk memastikan setiap hektare lahan
 Greenera                       dikelola secara bertanggung jawab terhadap lingkungan dan iklim.
 DAEMETER, Ekotrop, and         To identify and safeguard areas of high conservation value, TAPG partners with HCV-
 Greenera                       RN certified consultants from Daemeter Consulting, Ekotrop, and Greenera. By 2025,
                                all operational regions of TAPG will have undergone a comprehensive HCV-HCS
                                assessment, a critical measure to ensure responsible land management that accounts
                                for environmental and climatic considerations.

                                Lebih jauh, TAPG bersama Daemeter juga melakukan evaluasi mendalam terhadap
                                implementasi Kebijakan Keberlanjutan TAPG, sekaligus membantu menyusun Strategic
                                Plan menuju target besar perusahaan: menjadi netral karbon pada tahun 2036.
                                Kolaborasi ini bukan hanya tentang laporan dan data, tetapi tentang menyusun peta
                                jalan nyata menuju masa depan yang lebih hijau.
 DAEMETER
                                Furthermore, TAPG, together with Daemeter, is conducting a thorough evaluation of
                                TAPG's Sustainability Policy implementation and providing support in developing a
                                Strategic Plan aimed at the company's goal of achieving carbon neutrality by 2036.
                                This collaborative effort emphasizes not only reporting and data analysis but also the
                                creation of a tangible roadmap toward a sustainable future.

                                Melalui kerja sama dengan CFES, TAPG mengembangkan program Perhutanan Sosial
                                sebagai wujud kepatuhan terhadap standar RSPO dan komitmen terhadap masyarakat
                                sekitar. Program ini membantu menjaga ekosistem tetap terlindungi, sekaligus membuka
 Community Forest Ecosystem     peluang ekonomi bagi warga desa yang hidup berdampingan dengan kawasan hutan.
 Services (CFES)                Through its collaboration with CFES, TAPG has established a Social Forestry program
                                to demonstrate compliance with RSPO standards and its dedication to supporting local
                                communities. The program seeks to protect ecosystems while providing economic
                                opportunities to villagers living near forest areas.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    45
Page 46
          Mitra Keberlanjutan                                                              Inisiatif
           Sustainability Partners                                                         Initiatives

                                             Kolaborasi TAPG dengan YKAN berjalan tidak hanya di tingkat operasional, tetapi juga
                                             strategis. Presiden Komisaris TAPG turut menjadi bagian dari Board of Supervisors
                                             YKAN, memperkuat hubungan antara dunia industri dan lembaga konservasi untuk
      Yayasan Konservasi Alam                mencapai tujuan yang sama: bumi yang lebih lestari.
      Nusantara (YKAN)                       TAPG's partnership with YKAN goes beyond operational efforts to include strategic
                                             initiatives. The President Commissioner of TAPG also sits on YKAN's Board of
                                             Supervisors, strengthening the connection between industry and conservation groups
                                             to achieve a common goal: building a more sustainable planet.




                  Asosiasi                                                             Peran Perusahaan
                 Association                                                            Company’s Role

                                             TAPG menjadi bagian dari Working Group Palm Oil di bawah PISAgro, wadah kolaborasi
                                             lintas sektor yang lahir dari semangat membangun pertanian Indonesia yang lebih
                                             berkelanjutan. Di dalamnya, TAPG berperan aktif membantu petani kecil untuk tumbuh
                                             bersama, mulai dari membentuk koperasi, memberikan pelatihan Good Agricultural
                                             Practices (GAP), hingga merancang skema pembiayaan inovatif untuk peremajaan
                                             kebun plasma. TAPG juga mendampingi petani memperoleh sertifikasi RSPO dan
                                             ISPO, serta membantu akses pembiayaan jangka pendek untuk pupuk dan herbisida
                                             berkualitas.

                                             PISAgro sendiri didirikan pada 2011 sebagai respon atas seruan global yang lahir dari
                                             World Economic Forum (WEF) di Jakarta, ketika para pemimpin dunia menekankan
                                             pentingnya membangun model pertanian yang inklusif dan berkelanjutan. Sejak saat
                                             itu, PISAgro menjadi rumah bagi berbagai perusahaan yang memiliki tujuan sama:
      Partnership for Indonesia’s
                                             menumbuhkan pangan tanpa mengorbankan masa depan bumi.
      Sustainable Agriculture
      (PISAgro)
                                             TAPG is part of the Palm Oil Working Group under PISAgro, a cross-sector collaboration
                                             platform established to promote more sustainable Indonesian agriculture. Within this
                                             group, TAPG plays an active role in assisting smallholder farmers to develop collectively,
                                             from establishing cooperatives and delivering Good Agricultural Practices (GAP)
                                             training to designing innovative financing schemes for rejuvenating plasma plantations.
                                             TAPG also supports farmers in obtaining RSPO and ISPO certifications and facilitates
                                             access to short-term financing for quality fertilizers and herbicides.

                                             PISAgro was founded in 2011 in response to a global appeal by the World Economic
                                             Forum (WEF) in Jakarta, where global leaders underscored the significance of
                                             constructing an inclusive and sustainable agricultural model. Since its inception,
                                             PISAgro has evolved into a platform hosting a diverse array of companies committed to
                                             fostering food security without compromising the future of the planet.

                                             Lewat keanggotaan di GAPKI, TAPG memperkuat kolaborasi di jantung industri kelapa
                                             sawit Indonesia. Beberapa anak usaha TAPG—seperti BBB, FLTI, GBSM, SKM, MIK,
                                             TAN, HPM, DLJ, KSD, EBL, SAWA, MSL, NPN, AAPA, dan YWA, aktif terlibat dalam
                                             kepengurusan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Melalui wadah ini, TAPG ikut
                                             mendorong praktik industri sawit yang bertanggung jawab, berdaya saing, dan selaras
      Gabungan Pengusaha Kelapa              dengan prinsip keberlanjutan.
      Sawit Indonesia (GAPKI)                Through its membership in GAPKI (Indonesian Palm Oil Association), TAPG enhances
                                             collaboration centered within Indonesia's palm oil industry. Several TAPG subsidiaries—
                                             including BBB, FLTI, GBSM, SKM, MIK, TAN, HPM, DLJ, KSD, EBL, SAWA, MSL, NPN,
                                             AAPA, and YWA—are actively engaged in managing the organization at both national
                                             and regional levels. This forum enables TAPG to advance responsible, competitive, and
                                             sustainable practices across the palm oil sector.




46   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 47
                                                                                                                   Sekilas TAPG
                                                                                                                TAPG at A Glance




          Asosiasi                                                 Peran Perusahaan
        Association                                                   Company’s Role

                               Sebagai anggota KADIN Indonesia, TAPG tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga
                               bagian dari penggerak. TAPG berperan aktif dalam struktur kepemimpinan KADIN, antara
                               lain sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian, Ketua Komite Tetap Pengendalian
                               Daerah Aliran Sungai & Hutan Lindung, serta Ketua Komite Tetap Sarana & Teknologi
                               Pertanian. Melalui forum ini, TAPG berkontribusi dalam memperkuat kebijakan publik,
                               mendorong inovasi pertanian, dan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan
Kamar Dagang dan Industri      seiring dengan keberlanjutan lingkungan.
Indonesia (KADIN)              As a member of the Indonesian Chamber of Commerce and Industry (KADIN), TAPG
                               is not merely a participant but also a vital contributor. It holds influential roles within
                               KADIN, serving as Deputy Chair for Agriculture, Chair of the Standing Committee for
                               Watershed Management & Protected Forests, and Chair of the Standing Committee
                               for Agricultural Facilities & Technology. Through these channels, TAPG endeavors to
                               strengthen public policies, promote agricultural innovation, and ensure that economic
                               development aligns with environmental sustainability.

                               TAPG juga menjadi bagian dari APINDO, wadah yang menyatukan pelaku usaha dari
                               berbagai sektor. Dalam organisasi ini, TAPG aktif di jajaran kepemimpinan, antara lain
                               sebagai Dewan Pimpinan Nasional APINDO serta Ketua dan Pengurus Bidang Pertanian
                               & Kehutanan. Lewat APINDO, TAPG berperan dalam memperkuat hubungan antara
                               dunia usaha dan pemerintah, membangun iklim bisnis yang sehat, dan memperjuangkan
                               keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan nasional.
Asosiasi Pengusaha Indonesia
                               TAPG is also an active participant in APINDO, a forum that unites business actors
(APINDO)
                               across sectors. Within this organization, TAPG holds leadership positions, including
                               representation on the APINDO National Leadership Council and roles as Chair and
                               Administrator for the Agriculture & Forestry Sector. This engagement aims to enhance
                               dialogue between the business community and government entities, fostering a
                               conducive business environment and advocating for sustainability as an integral
                               component of national development.

                               Sebagai anggota IBC, TAPG turut mengambil peran dalam memperkuat daya saing
                               industri nasional. Presiden Komisaris TAPG juga dipercaya sebagai Board of Trustee IBC
                               2023–2026, menegaskan komitmen TAPG untuk berkontribusi dalam pengembangan
                               kebijakan publik yang mendorong kemakmuran dan inovasi. Di ruang kolaborasi seperti
                               ini, TAPG meyakini bahwa keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab satu pihak—
                               tetapi hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan yang ingin melihat Indonesia
Indonesian Business Council    tumbuh secara berkelanjutan.
(IBC)                          TAPG is a member of the Indonesian Business Council (IBC), contributing to enhancing
                               Indonesia’s industrial competitiveness. The President Commissioner of TAPG is appointed
                               to the IBC Board of Trustees for the period 2023–2026, thereby exemplifying TAPG's
                               commitment to formulating public policies that promote prosperity and innovation. In
                               such forums, TAPG upholds the belief that sustainability is a collective responsibility—
                               requiring active participation from all stakeholders invested in Indonesia’s sustainable
                               growth.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    47
Page 48
48   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 49
         STRATEGI
KEBERLANJUTAN TAPG
 TAPG Sustainability Strategy



          PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   49
Page 50
     Strategi Keberlanjutan TAPG                                                                   [GRI 2-22][OJK A.1]

     TAPG Sustainability Strategy




     MERANGKAI NILAI UNTUK MASA DEPAN                                           CREATING VALUES FOR THE FUTURE
     Di tengah tantangan global yang terus berubah, mulai dari                  Amid ongoing global challenges, from the climate crisis,
     krisis iklim, ketimpangan sosial, hingga tekanan terhadap                  social inequality, and food productivity pressures, TAPG
     produktivitas pangan, TAPG melangkah dengan satu                           is driven by the belief that business growth depends
     keyakinan yakni bisnis hanya dapat tumbuh jika bumi                        on the simultaneous development of the earth and
     dan manusia juga tumbuh bersama.                                           its people.

     Dengan semangat Building Better Resilience to                              Driven by the spirit of Building Better Resilience to Achieve
     Achieve Excellent Plantations, TAPG membangun                              Excellent Plantations, TAPG is crafting a sustainability
     strategi keberlanjutan yang tak hanya memastikan                           strategy that guarantees long-term competitiveness
     daya saing jangka panjang, tetapi juga menanamkan                          while promoting humanitarian values and environmental
     nilai kemanusiaan dan tanggung jawab lingkungan di                         responsibility throughout every process.
     setiap prosesnya.

     MENANAM AKAR KEBERLANJUTAN [OJK F.1]                                       PLANTING THE ROOTS OF SUSTAINABILITY
                                                                                [OJK F.1]
     Visi TAPG untuk menjadi perusahaan perkebunan                              TAPG’s vision to become the world’s leading plantation
     terbaik di dunia diterjemahkan melalui komitmen menuju                     company is reflected in its commitment to sustainable
     kelapa sawit berkelanjutan dan target Netral Karbon                        palm oil and achieving a Carbon Neutral goal by 2036.
     pada tahun 2036. Transformasi ini bukan hanya tentang                      This transformation is about more than adaptation; it
     adaptasi, tetapi tentang membentuk paradigma baru                          aims to establish a new standard in agribusiness: creating
     dalam agribisnis: menghasilkan nilai ekonomi tanpa                         economic value while maintaining environmental
     mengorbankan kelestarian alam dan kesejahteraan sosial .                   sustainability and social well-being.

     Melalui New Journey of TAPG Sustainability, Perseroan                      Through TAPG’s New Journey of Sustainability, the
     memperkuat sistem dan budaya keberlanjutan di                              Company is enhancing its sustainability systems and
     seluruh lini bisnisnya, dari kebun hingga rantai pasok,                    culture across all business areas, from plantations
     dari manajemen puncak hingga masyarakat di sekitar                         and supply chains to top management and the
     area operasional.                                                          neighboring communities.




                                            Tautan Kebijakan Keberlanjutan TAPG
                                            TAPG Sustainability Policy Link


                                             https://tinyurl.com/TAPG-Sawit-Berkelanjutan-2022




50   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 51
                                                                                                   Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                     TAPG Sustainability Strategy




TIGA PILAR, SATU TUJUAN [GRI 2-22][OJK A.1]                       THREE PILLARS, ONE GOAL [GRI 2-22][OJK A.1]

Di setiap tahap perjalanan ini, TAPG memusatkan upaya             At each stage of this journey, TAPG directs its focus
pada 3 (tiga) pilar utama keberlanjutan:                          towards 3 (three) fundamental pillars of sustainability:

People – Menguatkan Kehidupan                                     People – Strengthening Lives
Bagi TAPG, manusia adalah inti dari keberlanjutan. Melalui        For TAPG, people are at the heart of sustainability.
program DMPA, TAPG menggabungkan pemberdayaan                     The DMPA program blends community economic
ekonomi masyarakat dengan pencegahan kebakaran                    empowerment with efforts to prevent forest and
hutan dan lahan. Program ini telah menghadirkan peluang           land fires. This program has created new business
usaha baru di bidang peternakan, perikanan, pertanian,            opportunities in livestock, fisheries, agriculture, and
hingga wisata desa, menjangkau puluhan ribu warga di              village tourism, benefiting tens of thousands of residents
sekitar wilayah operasional.                                      within its operational areas.

Perseroan juga menegakkan penghormatan terhadap                   The Company also demonstrates respect for human
Hak Asasi Manusia melalui penerapan prinsip PADIATAPA             rights by applying the FPIC principle in land management.
dalam pengelolaan lahan. Kesetaraan dan inklusi gender            Gender equality and inclusion are ingrained in the
menjadi bagian dari DNA perusahaan, memastikan setiap             company’s culture, ensuring all employees, regardless
karyawan, tanpa membedakan latar belakang, memiliki               of their background, have equal opportunities to develop
kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkontribusi.              and contribute.

Planet — Menjaga Bumi, Menjaga Kehidupan                          Planet – Protecting the Earth, Protecting Life
Sebagai pelaku utama agribisnis, TAPG memahami                    As a leading agribusiness company, TAPG recognizes
bahwa keberlangsungan bisnisnya sangat bergantung                 that the sustainability of its operations heavily relies
pada kesehatan ekosistem. Melalui konservasi kawasan              on the health of its ecosystem. Through the Mayong
Hutan Mayong Merapun dan Hutan Sungai Letta, serta                Merapun Forest and Letta River Forest conservations, as
pemantauan satwa liar dengan lembaga ahli seperti                 well as wildlife monitoring with expert organizations such
Ecositrop, TAPG melindungi area dengan NKT dan SKT.               as Ecositrop, TAPG safeguards areas with HCV and HCS.

Selain itu, penggunaan teknologi pemantauan cuaca dan             Furthermore, the implementation of weather monitoring
sistem pengelolaan sumber daya air berbasis efisiensi             technology and an efficiency-based water resource
telah diterapkan untuk menekan dampak perubahan iklim.            management system has been carried out to reduce the
Langkah konkret lain terlihat dari pembangunan PLTBg              effects of climate change. Another tangible step is the
berbasis limbah cair sawit (POME) di Kalimantan Tengah,           construction of a biogas (biogas) power plant (PLTBg)




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   51
Page 52
     yang menjadi bukti nyata komitmen TAPG terhadap                            using palm oil wastewater (POME) in Central Kalimantan,
     transisi energi terbarukan dan dekarbonisasi industri.                     which shows TAPG’s dedication to the renewable energy
                                                                                shift and industrial decarbonization.

     Projek Konservasi bersama CFES di Jambi                                    Conservation Project with CFES in Jambi
     TAPG menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan                         TAPG reaffirmed its commitment to sustainability
     melalui program konservasi seluas 303,3 hektare yang                       through a 303.3-hectare conservation program carried
     dijalankan bersama Lembaga Pengelola Hutan Adat                            out in partnership with the Panglima Pati Customary
     Panglima Pati di Desa Air Liki Baru, Jambi. Inisiatif ini                  Forest Management Institute in Air Liki Baru Village,
     merupakan wujud nyata upaya perusahaan dalam                               Jambi. This initiative exemplifies the company’s
     menjaga hutan sebagai penopang kehidupan masyarakat                        dedicated efforts to protect forests as a vital resource
     sekaligus pelindung keseimbangan ekosistem.                                for communities and to maintain ecological balance.

     Sejak diluncurkan pada 2024, program ini terus diperkuat                   Since its inception in 2024, the program has been
     dan dikembangkan sebagai bagian dari visi jangka panjang                   consistently strengthened and expanded as part of
     TAPG dalam menghadirkan pengelolaan hutan yang                             TAPG’s long-term objective to promote sustainable and
     lestari dan berdampak. Dengan pendekatan kolaboratif,                      impactful forest management. Through a collaborative
     TAPG berupaya menciptakan nilai berkelanjutan yang                         approach, TAPG aspires to generate comprehensive
     utuh bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan yang                      sustainable value for the environment, local communities,
     lebih lestari.                                                             and a more sustainable future.

     Prosperity — Menumbuhkan Nilai yang Berkelanjutan                          Prosperity — Fostering Sustainable Value
     Kemakmuran yang berkelanjutan bagi TAPG berarti                            For TAPG, sustainable prosperity means balancing profit
     membangun keseimbangan antara profit dan tanggung                          with social responsibility.
     jawab sosial.

     Melalui kemitraan dengan 62 koperasi dan 15 kelompok                       By the end of 2025, TAPG has partnered with 62
     tani plasma yang melibatkan lebih dari 11.900 kepala                       cooperatives and 15 scheme smallholder groups,
     keluarga per akhir 2025, TAPG membina petani untuk                         supporting over 11,900 families. TAPG mentors
     menerapkan prinsip GAP, sekaligus mendukung program                        smallholders in implementing GAP principles and
     replanting bagi kebun yang tidak lagi produktif.                           supports replanting efforts for unproductive plantations.

     Perseroan juga menargetkan 100% ketelusuran rantai                         TAPG also aims for 100% traceability in its palm oil
     pasok minyak sawit pada 2026, memastikan setiap                            supply chain by 2026, ensuring every fresh fruit bunch
     tandan buah segar yang dihasilkan berasal dari sumber                      it produces comes from responsible and ethical sources.
     yang bertanggung jawab dan beretika.




     Bagi TAPG, keberlanjutan ibarat menenun nilai dari setiap tindakan, baik itu nilai
     ekonomi bagi pemegang saham, nilai sosial bagi masyarakat, dan nilai ekologis bagi
     bumi yang diwariskan ke generasi berikutnya. Langkah-langkah kecil di lapangan hari
     ini adalah investasi bagi masa depan yang lebih lestari.
     For TAPG, sustainability means weaving value into every action, whether economic for shareholders,
     social for the community, or ecological for the planet, which benefits future generations. Small
     efforts today are investments in a more sustainable future.



     MENCIPTAKAN NILAI UNTUK SEMUA                                              CREATING VALUE FOR ALL
     Setiap langkah TAPG adalah bagian dari ekosistem                           Every step taken by TAPG is part of a connected
     nilai yang saling terhubung, menciptakan manfaat bagi                      value ecosystem that benefits shareholders through
     pemegang saham melalui profitabilitas yang sehat, bagi                     strong profitability, supports communities through
     masyarakat melalui pemberdayaan sosial, dan bagi bumi                      social empowerment, and helps the planet through
     melalui konservasi yang berkelanjutan.                                     sustainable conservation.

     Dalam pandangan TAPG, keberlanjutan bukan sekadar                          In TAPG’s perspective, sustainability is not just a set of
     serangkaian kebijakan, tetapi sebuah perjalanan yang                       policies but a journey that combines ethics, innovation,


52   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 53
                                                                                                    Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                      TAPG Sustainability Strategy



menyatukan etika, inovasi, dan empati. Sebab bagi                  and empathy. For TAPG, a sustainable future should not
TAPG, masa depan yang berkelanjutan tidak hanya                    only be planned but also nurtured, like a seed that grows
perlu direncanakan, tetapi juga ditanam, seperti                   into a tree of life for future generations.
benih yang tumbuh menjadi pohon kehidupan bagi
generasi mendatang.

TOPIK MATERIAL: MEMAHAMI DAMPAK,                                   MATERIAL TOPICS: UNDERSTANDING
MENENTUKAN ARAH                                                    IMPACT, DETERMINING DIRECTION
Keberlanjutan bukan hanya tentang apa yang dilakukan,              Sustainability is about more than just actions; it also
tetapi juga mengapa dan bagaimana dampaknya                        includes understanding the reasons and ways the impact
dirasakan. Bagi TAPG, memahami topik material berarti              occurs. For TAPG, knowing material topics means staying
mengenali denyut nadi dari setiap aktivitas bisnis, dari           attuned to every business activity, from the farm to the
kebun hingga masyarakat, dari bumi hingga generasi                 community, from the planet to future generations. With
mendatang. Dengan kesadaran itu, TAPG terus                        this awareness, TAPG continually updates its strategies
memperbarui pendekatan untuk mengidentifikasi,                     for identifying, prioritizing, and managing the issues that
memprioritaskan, dan mengelola isu-isu yang paling                 most affect the economy, the environment, and people.
berpengaruh terhadap ekonomi, lingkungan, dan manusia.

Menentukan Topik yang Paling Material [GRI 3-1]                    Determining the Most Material Topics [GRI 3-1]
Menentukan topik material bukan sekadar daftar                     Identifying material topics goes beyond simply listing
kewajiban pelaporan; bagi TAPG, ini adalah proses                  reporting obligations; for TAPG, it is a thoughtful process
reflektif, menyelami hubungan antara bisnis dan                    that examines how the business relates to its broader
dampaknya terhadap dunia.                                          impact.

Dalam laporan 2025, TAPG menerapkan empat                          In the 2025 report, TAPG applies four stages of materiality,
tahapan materialitas dengan pendekatan berbasis                    using a collaborative and evidence-based method by
bukti dan kolaborasi dengan menyebarkan kuesioner                  distributing questionnaires to stakeholders:
ke pemangku kepentingan:


                   Tahapan                    Deskripsi Pendekatan TAPG                                    Hasil Utama
     No.
                     Stage                    Description of TAPG Approach                                 Main Results


                                    TAPG memetakan potensi dampak positif dan
                                    negatif di seluruh rantai bisnis, termasuk hak asasi
                                                                                                 Beberapa isu keberlanjutan
                                    manusia dan hubungan dengan masyarakat sekitar.
           Identifikasi                                                                          teridentifikasi.
 1                                  TAPG recognizes possible positive and negative
           Identification                                                                        Several sustainability issues
                                    effects across the entire business chain, including
                                                                                                 were identified.
                                    issues related to human rights and interactions with
                                    local communities.

                                    Survei materialitas dilakukan dengan melibatkan
                                    berbagai pemangku kepentingan, mulai dari
                                    karyawan, masyarakat, pelanggan, mitra bisnis,               20 topik ditetapkan sebagai
           Prioritisasi             regulator, hingga pakar lingkungan.                          prioritas utama.
 2
           Prioritization           The materiality survey engages a range of                    20 topics were identified as
                                    stakeholders, including employees, communities,              top priorities.
                                    customers, business partners, regulators, and
                                    environmental experts.

                                    Hasil survei dianalisis dan divalidasi oleh Tim
                                    Keberlanjutan dan Direksi TAPG, memastikan                   Matriks materialitas disetujui
                                    keseimbangan antara kepentingan bisnis dan sosial.           untuk pelaporan 2025.
           Analisis & Validasi
 3                                  The survey results are reviewed and validated                A materiality matrix was
           Analysis & Validation
                                    by the Sustainability Team and TAPG's Board of               approved for the 2025
                                    Directors, ensuring a balance between business               reporting.
                                    and social interests.

                                    Pemantauan efektivitas dan umpan balik pemangku
                                    kepentingan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan            Penyesuaian indikator GRI dan
           Evaluasi Berkelanjutan   setiap tahun.                                                SDGs.
 4
           Continuous Evaluation    Monitoring effectiveness and stakeholder feedback            Adjustment of GRI and SDGs
                                    serve as the foundation for continuous annual                indicators.
                                    improvements.



                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   53
Page 54
     Pemangku kepentingan yang terlibat antara lain adalah
     pemegang saham, regulator, karyawan, mitra bisnis,                             Stakeholders involved are shareholders, regulators,
     masyarakat lokal, lembaga swadaya masyarakat, media,                           employees, business partners, local communities, non-
     serta akademisi, dan pakar keberlanjutan.                                      governmental organizations, media, also academics and
                                                                                    sustainability experts.

                                          Perspektif Bisnis Perseroan                      Perspektif Para Pemangku
                                        Company’s Business Perspective                           Kepentingan
                                                                                           Shareholders’ Perspective


                                                                             1

                                                                      Identifikasi
                                                                     Identification



                                                                           20
                                                                  Topik Teridentifikasi
                                                                    Identified Topics


                                                                             2
                                                                       Prioritisasi
                                                                      Prioritization



                                                                           24
                                                                Respon Survei Diterima
                                                               Accepted Survey Response


                                                                             3
                                                                         Analisa
                                                                         Analysis


                                                           Penyusunan Matriks Topik Material
                                                          Composition of Material Topics Matrix


                                                                             4
                                                                          Validasi
                                                                         Validation


                                                       Persetujuan Manajemen atas Topik Material
                                                        Management Approval of Material Topics



            Strategi dan Inisiatif Keberlanjutan                Pendekatan Manajemen                                   Pelaporan
           Sustainability Strategies and Initiatives            Management Approach                                    Reporting




     Kami tidak hanya mendengarkan apa yang diharapkan, tetapi juga mempelajari apa
     yang dibutuhkan oleh lingkungan dan masyarakat di sekitar kami.
     We not only pay attention to what is expected of us but also understand the needs of the
     environment and society around us.




54   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 55
                                                                                                      Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                        TAPG Sustainability Strategy



Daftar Topik Material [GRI 3-2]
Berdasarkan hasil pemetaan dan validasi, TAPG                        List of Material Topics [GRI 3-2]
menetapkan 20 topik material yang dikelompokkan ke                   Based on the mapping and validation results, TAPG has
dalam 4 (empat) aspek keberlanjutan utama yakni People,              identified 20 material topics categorized into 4 (four)
Planet, Prosperity, dan Governance.                                  key sustainability areas: People, Planet, Prosperity,
                                                                     and Governance.
Tabel berikut menampilkan ringkasan topik material
dan batasan (boundary) dampaknya di seluruh aktivitas                The following table provides a summary of the material
bisnis Perseroan:                                                    topics and their impact boundaries across the Company’s
                                                                     business activities:

                                                                                                      Batasan
                                                                                                    Boundaries

                             Mengapa Topik ini               Nomor
    Topik Material
                                Material                    Disclosure                                                  Industri
     Material Topics                                                           Perkebunan
                                 Why is This Topic           Disclosure                            Perkebunan         Pengolahan
       [GRI 3-2]                                                                 Kelapa
                                    Material                  Number                                  Karet           Kelapa Sawit
                                                                                  Sawit
                                                                                                      Rubber             Palm Oil
                                                                                  Oil Palm
                                                                                                     Plantation         Processing
                                                                                 Plantation
                                                                                                                         Industry

 Berdampak signifikan pada:
 Significantly impacts to the:

 LINGKUNGAN (PLANET)

                           Upaya beradaptasi atas
                           beragam risiko dari
 Aksi Dampak
                           dampak perubahan
 Perubahan Iklim                                         GRI Sector
                           iklim.                                                      √                  √                   √
 Climate Change Action                                   Disclosure
                           Adaptation measures to
                           deal with the climate-
                           related risks.

                           Upaya menjaga
                           kelestarian alam
 Konservasi Hutan dan      di sekitar wilayah
 Keanekaragaman Hayati     operasional.                  GRI Sector
 Forests and               Environmental                 Disclosure, OJK               √                  √
 Biodiversity              protection and                F.9, F.10
 Conservations             preservation initiatives
                           around the Company’s
                           operational areas

                           Penerapan zero burning
                           dan upaya pencegahan
 Pencegahan dan            kebakaran hutan di
 Pengelolaan Kebakaran     wilayah operasional.
                                                         GRI Sector
 Fire Prevention and       Implementation of                                           √                  √
                                                         Disclosure
 Management                zero burning and forest
                           fire prevention in the
                           Company’s operational
                           areas

                           Mengukur, memonitor
                           dan mengurangi emisi di
 Pengurangan Emisi         wilayah operasional.          GRI 305-1, 305-
 Emissions Reduction       Measuring, monitoring,        2, 305-4, OJK                 √                  √                   √
                           and reducing emissions        F.11, F.12
                           in the Company’s
                           operational area




                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   55
Page 56
                                                                                                       Batasan
                                                                                                      Boundaries

                                       Mengapa Topik ini                Nomor
          Topik Material
                                          Material                     Disclosure                                    Industri
           Material Topics                                                             Perkebunan
                                         Why is This Topic              Disclosure                   Perkebunan    Pengolahan
             [GRI 3-2]                                                                   Kelapa
                                            Material                     Number                         Karet      Kelapa Sawit
                                                                                          Sawit
                                                                                                       Rubber        Palm Oil
                                                                                         Oil Palm
                                                                                                      Plantation    Processing
                                                                                        Plantation
                                                                                                                     Industry

                                     Wujud komitmen untuk
                                     menerapkan aspek
      Sertifikasi
                                     keberlanjutan dalam
      Keberlanjutan
                                     bisnis Perseroan.               GRI Sector
      Sustainability                                                                        √             √
                                     The commitment                  Disclosure
      Certifications
                                     to implementing
                                     sustainability efforts in
                                     the Company’s business

                                     Meminimalisir
                                     penggunaan pupuk,
      Penggunaan Pupuk,              pestisida dan bahan
      Pestisida dan Bahan            kimia untuk menghindari
      Kimia                          adanya kontaminasi dan
                                                              GRI Sector
      Use of Fertilizers,            polusi.                                                √             √
                                                              Disclosure
      Pesticides, and                Minimizing the use of
      Chemicals                      fertilizers, pesticides,
                                     and other chemicals to
                                     avoid contamination
                                     and pollution

                                     Mengelola limbah
                                     dengan menerapkan
                                     reduce, reuse, dan
      Pengelolaan Limbah                                        GRI 306-1, 306-
                                     recycle.
      Waste Management                                          2, OJK F.13, F.14,                                      √
                                     Waste management
                                                                F.15
                                     through the 3Rs
                                     initiatives (reduce, reuse
                                     and recycle)

                                     Mengelola air dan
      Pengelolaan Air                air limbah untuk
      dan Air Limbah                 menghindari adanya
      Water and                      polusi.                         GRI 303-1, OJK
                                                                                            √             √             √
      Wastewater                     Water and wastewater            F.8
      Treatment                      management with
                                     the aim of reducing
                                     pollution

                                     Mengukur penggunaan
                                     energi dan upaya
      Penggunaan Energi
                                     efisiensi energi.               GRI 302-3, OJK
      Energy Use                                                                                                        √
                                     Measuring the energy            F.6, F.7
                                     consumption and
                                     efficiency




56   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 57
                                                                                                  Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                    TAPG Sustainability Strategy




                                                                                                  Batasan
                                                                                                Boundaries

                          Mengapa Topik ini              Nomor
   Topik Material
                             Material                   Disclosure                                                  Industri
    Material Topics                                                        Perkebunan
                            Why is This Topic            Disclosure                            Perkebunan         Pengolahan
      [GRI 3-2]                                                              Kelapa
                               Material                   Number                                  Karet           Kelapa Sawit
                                                                              Sawit
                                                                                                  Rubber             Palm Oil
                                                                              Oil Palm
                                                                                                 Plantation         Processing
                                                                             Plantation
                                                                                                                     Industry

SOSIAL (PEOPLE)

                         Mengembangkan
                         masyarakat sekitar
Hubungan dan
                         melalui program
Pemberdayaan
                         pemberdayaan.
Masyarakat                                           GRI 413-1, OJK
                         Supporting the                                            √                  √
Community Relations                                  F.25
                         local communities’
and Empowerment
                         development through
                         the empowerment
                         programs

                         Memastikan pemenuhan
Hak Masyarakat dan       hak masyarakat dan
Penduduk Asli            penduduk asli setempat.
Rights of Communities    Ensuring the fulfillment GRI 411-1                        √                  √
and Indigenous People    of the rights of local
                         communities and
                         indigenous people

                         Memastikan penyediaan
Kesehatan dan
                         lingkungan kerja yang
Keselamatan Kerja                                 GRI 403-1, 403-
                         aman dan sehat.
Occupational Health                               2, 403-4, OJK                    √                  √                   √
                         Ensuring the provision
and Safety                                        F.21
                         of safe and healthy work
                         environment

                         Meningkatkan
                         kompetensi SDM melalui
Pelatihan dan            program pelatihan dan
                                                GRI 404-1, 404-
Pendidikan               Pendidikan.
                                                2, 404-3, OJK                      √                  √                   √
Training and Education   Improving human
                                                F.22
                         capital competencies
                         through training and
                         education programs

                         Memastikan pemenuhan
                         HAM dan menjaga
Hubungan Kerja dan
                         hubungan kerja yang
Hak Asasi Manusia
                         baik.                    GRI 412-1, 412-
Labor Relations and                                                                √                  √                   √
                         Ensuring the fulfillment 2, 412-3
Human Rights
                         of human rights as well
                         as maintaining good
                         working relationships

                         Menghargai
                         keberagaman dan
Keberagaman dan          melibatkan pekerja
Pelibatan Pekerja        dalam memberikan
                                                     GRI 405-1, 405-
Employee Diversity       masukan.                                                  √                  √                   √
                                                     2, 406-1
and Inclusion            Respect for diversity
                         and encouraging the
                         employees to provide
                         feedbacks



                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   57
Page 58
                                                                                                           Batasan
                                                                                                          Boundaries

                                       Mengapa Topik ini                Nomor
          Topik Material
                                          Material                     Disclosure                                          Industri
           Material Topics                                                                 Perkebunan
                                         Why is This Topic              Disclosure                       Perkebunan      Pengolahan
             [GRI 3-2]                                                                       Kelapa
                                            Material                     Number                             Karet        Kelapa Sawit
                                                                                              Sawit
                                                                                                           Rubber          Palm Oil
                                                                                             Oil Palm
                                                                                                          Plantation      Processing
                                                                                            Plantation
                                                                                                                           Industry

                                     Melibatkan supplier
      Pelibatan Supplier             melalui program
      Supplier Inclusiveness         smallholder                     GRI 414-1                  √              √               √
                                     Involving suppliers in
                                     the smallholder program

                                     Meningkatkan
                                     ketelusuran rantai
      Ketelusuran Rantai             pasokan sesuai prinsip
      Pasokan                        keberlanjutan.
                                                                     GRI 204-1                  √              √               √
      Supply Chain                   Improving supply chain
      Traceability                   traceability according
                                     to the sustainability
                                     principles

      Kualitas dan Keamanan          Memastikan kualitas dan
      Produk                         keamanan produk.         GRI 416-1, 416-
                                                                                                √              √               √
      Product Quality and            Ensuring product quality 2, OJK F.27
      Safety                         and safety

      EKONOMI (PROSPERITY)

                                     Meningkatkan kinerja
                                     Perseroan baik dari
                                     aspek operasional
      Kinerja Perseroan              maupun keuangan.          GRI 201-1, 201-
      Company Performance            Enhancing the             3, 203-1, OJK                    √              √               √
                                     Company’s                 F.2, F.3
                                     performance both in
                                     operational and financial
                                     aspects

      TATA KELOLA (GOVERNANCE)

                                     Memastikan kepatuhan
      Tata Kelola dan Etika          terhadap peraturan
      Bisnis                         perundang-undangan              GRI 102 , OJK
      Governance and                 yang berlaku.                   E.1, E.2, E.3, E.4,        √              √               √
      Business Ethics                Ensuring compliance to          E.5
                                     the prevailing laws and
                                     regulations




     Terdapat perubahan pada topik dengan materialitas tinggi
     dari sebelumnya berjumlah 8 di tahun 2024 menjadi 10                       There is an increase in topics with high materiality from
     di tahun 2025, dengan penambahan prioritas pada topik                      eight in 2024 to ten in 2025, with additional emphasis on
     Pengelolaan Air dan Air Limbah, serta Konservasi Hutan                     Water and Wastewater Management, as well as Forest
     & Keanekaragaman Hayati.                                                   Conservation and Biodiversity.




58   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 59
                                                                                                                           Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                                             TAPG Sustainability Strategy



Tingkat Materialitas
Grafik berikut ini memberikan gambaran mengenai                                    Materiality Level
tingkat materialitas topik/isu yang dilaporkan.                                    This following matrix represents the materiality level of
                                                                                   reported topics/issues.



                                     High                                               A-4



                                                                             A-8
                                                          A-5



                                                                                                     A-9     A-2     A-1
             Financial Materiality




                                                                                               B-1
                                     Medium




                                                                       B-5



                                                                                              B-2

                                                                       B-6               B-3                A-6    A-3



                                                    C-1                                              A-10
                                                                       B-7                                  A-7
                                              C-3

                                                    C-2
                                     Low




                                                                                        B-4




                                                                Impact Materiality


A. Kategori Materialitas Tinggi | High Materiality Category:

1. Pencegahan dan Pengelolaan Kebakaran
2. Kesehatan dan Keselamatan Kerja                      1. Fire Prevention and Management
3. Sertifikasi Keberlanjutan                            2. Occupational Health and Safety
4. Hubungan dan Pemberdayaan Masyarakat                 3. Sustainability Certifications
5. Hak Masyarakat dan Penduduk Asli                     4. Community Relations and Empowerment
6. Aksi Dampak Perubahan Iklim                          5. Rights of Communities and Indigenous People
7. Ketelusuran Rantai Pasokan                           6. Climate Change Action
8. Tata Kelola dan Etika Bisnis                         7. Supply Chain Traceability
9. Pengelolaan Air dan Air Limbah                       8. Governance and Business Ethics
10. Konservasi Hutan dan Keanekaragaman Hayati          9. Water and Wastewater Treatment
                                                        10. Forests and Biodiversity Conservations
B. Kategori Material Sedang | Medium Materiality Category:

1.   Pelatihan dan Pendidikan
2.   Pengelolaan Limbah                                                            1.     Training and Education
3.   Penggunaan Pupuk, Pestisida, dan Bahan Kimia                                  2.     Waste Management
4.   Hubungan Kerja dan Hak Asasi Manusia                                          3.     Use of Fertilizers, Pesticides, and Chemicals
5.   Kinerja Perseroan                                                             4.     Labor Relations and Human Rights
6.   Kualitas dan Keamanan Produk                                                  5.     Company Performance
7.   Penggunaan Energi                                                             6.     Product Quality and Safety
                                                                                   7.     Energy Use
C. Kategori Material Rendah | Low Materiality Category:

1. Keberagaman dan Pelibatan Pekerja
2. Pelibatan Supplier                                                              1. Employee Diversity and Inclusion
3. Pengurangan Emisi                                                               2. Supplier Inclusiveness
                                                                                   3. Emissions Reduction

                                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report           59
Page 60
     Pengelolaan dan Pemantauan Topik Material [GRI 3-3]
     Bagi TAPG, setiap topik material adalah kompas strategis.                   Management and Monitoring of Material Topics [GRI 3-3]
     Komitmen ini diterjemahkan menjadi serangkaian                              For TAPG, each material topic acts as a strategic guide.
     kebijakan, aksi nyata, serta pemantauan terukur melalui                     This commitment results in a set of policies, specific
     indikator ESG dan SDGs.                                                     actions, and measurable tracking using ESG and
                                                                                 SDG indicators.

                                                                                                                                 Pelibatan
                                                      Kebijakan &                                          Indikator &
                                 Dampak &                                      Aksi & Pengelolaan                                Pemangku
        Topik Material                                 Komitmen                                            Pemantauan
                                   Risiko                                           Actions &                                   Kepentingan
        Material Topics                                 Policies &                                         Indicators &
                               Impacts & Risks                                   Management                                     Stakeholder
                                                      Commitments                                           Monitoring
                                                                                                                                Engagement


                                                                           •    Sistem EWS
                                                                                untuk pemantauan
                                                                                titik api.
                                                                           •    Patroli rutin
                                                                                bersama KTPA.
                                                                           •    Pelatihan
                                                                                Penanggulangan
                                                                                Karhutla rutin
                                                                                bersama KTPA.
                                                                           •    Program reward
                                                                                                       •   Jumlah hotspot
                                                                                bagi desa bebas
                                                                                                           menurun >90%
                                                                                kebakaran.
                                                                                                           dibanding
                                                                           •    Apel siaga Karhutla
                                                                                                           baseline 2020.
                                                                                bersama pemangku
                                                                                                       •   100% area            Kolaborasi
                               Risiko kebakaran                                 kepentingan.
                                                                                                           operasional          dengan KTPA,
                               hutan dan lahan                             •    Simulasi
                                                                                                           memiliki tim         desa sekitar,
                               (karhutla) yang                                  Penanggulangan
                                                                                                           Satgas Karhutla      Manggala Agni,
                               berdampak pada                                   Karhutla per
                                                     Komitmen Zero                                         aktif.               dan pemerintah
                               pencemaran                                       quarter.
                                                     Burning Policy                                    •   Laporan berkala      daerah untuk
                               lingkungan,                                 •    Pemenuhan
                                                     dalam Kebijakan                                       ke Dinas terkait,    edukasi dan
                               gangguan                                         Sistem Sarana dan
                                                     Kelapa Sawit                                          baik daerah          mitigasi
      1. Pencegahan            kesehatan                                        Prasarana Karhutla
                                                     Berkelanjutan                                         maupun pusat.        karhutla.
         dan Pengelolaan       masyarakat, dan                                  sesuai regulasi.
                                                     TAPG (2022).                                      •   The number of        Partnering
         Kebakaran             produksi.                                   •    EWS system
                                                     Zero Burning                                          hotspots has         with KTPA,
         Fire Prevention       The risk of                                      for hotspot
                                                     Policy                                                decreased by         surrounding
         and Management        forest and land                                  monitoring.
                                                     Commitment                                            more than 90%        villages,
                               fires (karhutla)                            •    Routine patrols
                                                     in the TAPG                                           compared to the      Manggala
                               adversely affects                                with KTPA.
                                                     Sustainable Palm                                      2020 baseline.       Agni, and local
                               environmental                               •    Regular forest
                                                     Oil Policy (2022).                                •   All operational      governments
                               pollution,                                       and land fire
                                                                                                           areas now have       on forest
                               disrupts public                                  management
                                                                                                           an active forest     and land fire
                               health, and                                      training with KTPA.
                                                                                                           and land fire task   education and
                               production.                                 •    Reward program
                                                                                                           force team.          mitigation.
                                                                                for villages
                                                                                                       •   Regular reports
                                                                                free of fires.
                                                                                                           are submitted to
                                                                           •    Forest and land fire
                                                                                                           both regional and
                                                                                alert roll call with
                                                                                                           central agencies.
                                                                                stakeholders.
                                                                           •    Quarterly
                                                                                simulations for
                                                                                forest and land fire
                                                                                management.
                                                                           •    Maintenance of
                                                                                forest and land
                                                                                fire infrastructure
                                                                                systems according
                                                                                to regulations.




60   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 61
                                                                                                   Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                     TAPG Sustainability Strategy




                                                                                                                     Pelibatan
                                          Kebijakan &                                         Indikator &
                      Dampak &                                  Aksi & Pengelolaan                                   Pemangku
 Topik Material                            Komitmen                                           Pemantauan
                        Risiko                                       Actions &                                      Kepentingan
 Material Topics                            Policies &                                        Indicators &
                    Impacts & Risks                               Management                                        Stakeholder
                                          Commitments                                          Monitoring
                                                                                                                    Engagement


                                                            •    Program Safety
                                                                 Campaign & Safety
                                                                 Training di seluruh
                                                                 site.
                                                                                                                   Pekerja,
                                                            •    Audit dan Safety         •   Zero fatality
                                                                                                                   kontraktor,
                                                                 Patrol Tematik           •   Jumlah
                                                                                                                   dan mitra kerja
                                                                 (STOP-9).                    kecelakaan kerja
                    Potensi                                                                                        terlibat aktif
                                         Kebijakan TMS      •    Penghargaan dan              ≤ target 0,1 per
                    kecelakaan                                                                                     dalam forum
                                         – Safety serta          sanksi berbasis              200.000 jam
                    kerja dan risiko                                                                               K3, pelatihan,
                                         penerapan               performa K3.                 kerja.
2. Kesehatan dan    keselamatan                                                                                    dan audit
                                         prinsip Zero       •    Kiken Yochi Training.    •   Audit K3
   Keselamatan      pekerja di                                                                                     partisipatif.
                                         Accident.          •    Safety Campaign              triwulanan.
   Kerja (K3)       lapangan dan                                                                                   Workers,
                                         TMS – Safety            and Safety               •   Zero fatalities
   Occupational     pabrik.                                                                                        contractors,
                                         Policy and the          Training Programs        •   Number of
   Health and       Potential                                                                                      and partners
                                         implementation          implemented across           workplace
   Safety (OHS)     safety risks                                                                                   are actively
                                         of the Zero             all sites.                   accidents ≤
                    and workplace                                                                                  engaged in
                                         Accident           •    Thematic Safety              target of 0.1 per
                    accidents in the                                                                               OHS forums,
                                         principle.              Patrol Audits and            200,000 work
                    field and factory.                                                                             training
                                                                 STOP-9 Audits                hours.
                                                                                                                   sessions, and
                                                                 conducted                •   Quarterly OHS
                                                                                                                   participatory
                                                                 regularly.                   audits.
                                                                                                                   audits.
                                                            •    Rewards and
                                                                 sanctions based on
                                                                 OHS performance.
                                                            •    Kiken Yochi Training

                                                                                          •   100% prasyarat
                                                            •    Pendampingan                 sertifikasi ISPO &
                                                                 unit usaha menuju            RSPO terpenuhi.      Kolaborasi
                                                                 sertifikasi.             •   Progress RSPO        dengan
                    Kebutuhan                               •    Pelatihan penerapan          meningkat 10%        GAPKI, auditor
                    sertifikasi                                  standar RSPO/ISPO.           per tahun.           independen,
                                         Komitmen TAPG
                    berkelanjutan                           •    Audit eksternal          •   Laporan audit        dan NGO sektor
                                         untuk mencapai
                    untuk menjaga                                tahunan oleh                 eksternal            sawit untuk
                                         100% sertifikasi
3. Sertifikasi      kredibilitas dan                             lembaga                      tersampaikan         pemantauan
                                         ISPO & RSPO
   Keberlanjutan    akses pasar                                  independen.                   ke Direksi.         implementasi
                                         pada 2026.
   (ISPO/RSPO)      global.                                 •    Providing support        •   Fully meeting all    standar.
                                         TAPG’s
   Sustainability   The needs of                                 to business units for        ISPO and RSPO        Collaborating
                                         commitment is
   Certification    sustainable                                  certification.               certification        with GAPKI,
                                         to achieve 100%
   (ISPO/RSPO)      certification                           •    Training on                  requirements.        independent
                                         ISPO and RSPO
                    to maintain                                  implementing             •   Increasing RSPO      auditors, and
                                         certification by
                    credibility and                              RSPO/ISPO                    progress by 10%      NGOs in the
                                         2026.
                    access global                                standards.                   annually.            palm oil sector
                    markets.                                •    Annual external          •   Submitting           to monitor
                                                                 audits by                    external audit       standard
                                                                 independent                  reports to           implementation.
                                                                 organizations.               the Board of
                                                                                              Directors.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    61
Page 62
                                                                                                                                  Pelibatan
                                                      Kebijakan &                                           Indikator &
                                 Dampak &                                      Aksi & Pengelolaan                                 Pemangku
        Topik Material                                 Komitmen                                             Pemantauan
                                   Risiko                                           Actions &                                    Kepentingan
        Material Topics                                 Policies &                                          Indicators &
                               Impacts & Risks                                   Management                                      Stakeholder
                                                      Commitments                                            Monitoring
                                                                                                                                 Engagement


                                                                           •    Program DMPA:
                                                                                pertanian,
                                                                                peternakan,
                                                                                perikanan, UMKM,
                                                                                dan wisata desa.
                                                                           •    Beasiswa
                                                                                pendidikan dan
                                                                                peningkatan
                                                                                kapasitas guru
                                                                                honorer.                                         Masyarakat
                                                                           •    Program kesehatan:      •   20+ desa binaan      lokal, kepala
                                                                                posyandu, air               aktif.               desa, LSM lokal,
                                                                                bersih, stunting        •   15% peningkatan      dan pemerintah
                                                                                prevention, program         pendapatan           kabupaten
                               Risiko sosial         Kebijakan
                                                                                SEHATI (Susu Sehat          masyarakat lokal.    dalam
                               akibat                CSR dan
                                                                                Bernutrisi), dan        •   Evaluasi dampak      pelaksanaan
                               ketimpangan           DMPA sebagai
      4. Hubungan dan                                                           PONDASI (Program            sosial tahunan       dan evaluasi
                               ekonomi               platform utama
         Pemberdayaan                                                           Renovasi dan                melalui SIA.         program.
                               dan konflik           pengembangan
         Masyarakat                                                             Sanitasi).              •   20+ active           Local
                               kepentingan           masyarakat.
         Community                                                         •    DMPA programs:              assisted villages.   communities,
                               lahan.                CSR and DMPA
         Relations and                                                          agriculture,            •   A 15% increase       village heads,
                               Social risks          policies serve as
         Empowerment                                                            livestock, fisheries,       in local             NGOs, and
                               from economic         key platforms
                                                                                MSMEs, and village          community            district
                               inequality and        for community
                                                                                tourism.                    income.              governments
                               land conflicts.       development.
                                                                           •    Educational             •   Annual social        participate
                                                                                scholarships and            impact               in program
                                                                                capacity-building           evaluations          implementation
                                                                                initiatives for             through SIA.         and
                                                                                honorary teachers.                               assessments.
                                                                           •    Health programs:
                                                                                posyandu, clean
                                                                                water, stunting
                                                                                prevention, the
                                                                                SEHATI (Susu Sehat
                                                                                Bernutrisi) program,
                                                                                and PONDASI
                                                                                (Program Renovasi
                                                                                dan Sanitasi).




62   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 63
                                                                                                     Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                       TAPG Sustainability Strategy




                                                                                                                       Pelibatan
                                           Kebijakan &                                          Indikator &
                       Dampak &                                   Aksi & Pengelolaan                                   Pemangku
 Topik Material                             Komitmen                                            Pemantauan
                         Risiko                                        Actions &                                      Kepentingan
 Material Topics                             Policies &                                         Indicators &
                     Impacts & Risks                                Management                                        Stakeholder
                                           Commitments                                           Monitoring
                                                                                                                      Engagement


                                                              •    Sosialisasi kebijakan
                                                                   HAM dan FPIC.
                                                              •    Mediasi berbasis
                                                                   dialog terbuka
                                                                                            •   0 kasus              Masyarakat
                                                                   dengan masyarakat
                                                                                                pelanggaran          adat, tokoh
                                                                   adat.
                                                                                                HAM dilaporkan.      lokal, dan
                                                              •    Kajian sosial & peta
                     Risiko konflik                                                         •   100%                 lembaga adat
                                                                   partisipatif untuk
                     sosial dan                                                                 proyek baru          dilibatkan
                                          Komitmen                 pemetaan wilayah
                     pelanggaran                                                                menerapkan           dalam setiap
                                          terhadap                 adat.
5. Hak Masyarakat    HAM terkait                                                                kajian FPIC          proses
                                          Prinsip FPIC/       •    Promoting
   dan Penduduk      kepemilikan                                                                sebelum              perencanaan
                                          PADIATAPA.               awareness of
   Asli              lahan.                                                                     aktivitas dimulai.   lahan.
                                          Commitment               human rights and
   Community         Risks of social                                                        •   Zero reported        Indigenous
                                          to the Principle         FPIC policies.
   and Indigenous    conflict and                                                               cases of 0 rights    communities,
                                          of Free, Prior,     •    Facilitating open
   Peoples' Rights   human rights                                                               violations.          local leaders,
                                          and Informed             dialogue-based
                     violations                                                             •   100% of new          and customary
                                          Consent (FPIC).          mediation with
                     related to land                                                            projects             institutions
                                                                   indigenous
                     ownership.                                                                 perform FPIC         are involved
                                                                   communities.
                                                                                                assessments          in every land
                                                              •    Conducting
                                                                                                before starting      planning
                                                                   social studies
                                                                                                activities.          process.
                                                                   and participatory
                                                                   mapping to
                                                                   identify indigenous
                                                                   territories.

                                                                                            •   0 kasus
                                                                                                pelanggaran          Pemegang
                                                              •    Pelatihan etika
                                                                                                etika.               saham,
                                                                   bisnis bagi seluruh
                     Risiko reputasi                                                        •   100%                 regulator,
                                                                   karyawan.
                     dan kepatuhan                                                              karyawan telah       dan karyawan
                                                              •    Mekanisme WBS.
                     hukum akibat                                                               menandatangani       melalui sistem
                                          Kebijakan GCG       •    Audit kepatuhan
                     pelanggaran                                                                Kode Etik.           WBS dan audit
6. Tata Kelola dan                        dan Kode Etik            internal setiap
                     integritas bisnis.                                                     •   Laporan audit        independen.
   Etika Bisnis                           TAPG.                    semester.
                     Reputational                                                               GCG tahunan.         Shareholders,
   Governance and                         TAPG GCG            •    Business ethics
                     and legal                                                              •   0 cases of ethics    regulators, and
   Business Ethics                        Policy and Code          training for all
                     compliance risks                                                           violations.          employees
                                          of Ethics.               employees.
                     due to business                                                        •   100% of              through
                                                              •    WBS mechanism.
                     integrity                                                                  employees have       the WBS
                                                              •    Internal compliance
                     violations.                                                                signed the Code      system and
                                                                   audits every 6
                                                                                                of Ethics.           independent
                                                                   months.
                                                                                            •   Annual GCG           audits.
                                                                                                audit report.




                                                    PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    63
Page 64
                                                                                                                                Pelibatan
                                                      Kebijakan &                                          Indikator &
                                 Dampak &                                      Aksi & Pengelolaan                               Pemangku
        Topik Material                                 Komitmen                                            Pemantauan
                                   Risiko                                           Actions &                                  Kepentingan
        Material Topics                                 Policies &                                         Indicators &
                               Impacts & Risks                                   Management                                    Stakeholder
                                                      Commitments                                           Monitoring
                                                                                                                               Engagement


                                                                           •    Penerapan metode                               Kolaborasi
                                                                                konservasi lahan &                             dengan
                                                                                efisiensi energi.                              pemerintah,
                                                     Komitmen              •    Pembangunan                                    lembaga riset,
                                                     menuju Netral              PLTBg dan methane      •   Penurunan emisi     dan mitra
                               Risiko
                                                     Karbon 2036 dan            capture.                   GRK ≥17% pada       ESG dalam
                               produktivitas
                                                     implementasi          •    Pengelolaan air &          2030.               pengembangan
                               akibat perubahan
                                                     NDPE (No                   drainase adaptif.      •   100% site           inisiatif rendah
                               cuaca ekstrem,
      7. Aksi Dampak                                 Deforestation,        •    Implementation of          memiliki baseline   karbon.
                               banjir, dan
         Perubahan Iklim                             No Peat, No                land conservation          GHG emission.       Collaborate
                               kekeringan.
         Climate Change                              Exploitation).             and energy             •   Reduce GHG          with
                               Productivity
         Impact Action                               Commitment                 efficiency                 emissions by        government,
                               risks due to
                                                     to Carbon                  strategies.                ≥17% by 2030.       research
                               extreme weather
                                                     Neutrality            •    Construction of        •   Achieve baseline    institutions,
                               changes, floods,
                                                     by 2036 and                biogas power               GHG emissions       and ESG
                               and droughts.
                                                     implementation             plants and methane         on 100% of sites.   partners
                                                     of NDPE                    capture.                                       to develop
                                                                           •    Adaptive water                                 low-carbon
                                                                                and drainage                                   initiatives.
                                                                                management.

                                                                           •    Implementasi                                   Petani plasma,
                                                                                sistem digital                                 koperasi,
                                                                                traceability                                   kelompok tani
                                                                                platform.                                      dan supplier
                                                                           •    Pelatihan GAP untuk                            independen
                                                                                petani plasma &                                dalam forum
                                                                                independen.            •   100% target         traceability
                               Risiko                Komitmen 100%         •    Monitoring                 2026.               dan kemitraan
                               ketidakpatuhan        traceability ke            transparansi rantai    •   Audit tahunan       berkelanjutan.
                               NDPE dan              kebun dan pabrik           pasok.                     pemasok             Involve scheme
      8. Ketelusuran
                               keterlacakan          pada 2026.            •    Implementasi modul         independen.         smallholders,
         Rantai Pasokan
                               bahan baku.           Commitment to              EUDR.                  •   Achieve 100%        cooperatives,
         Supply Chain
                               Risk of NDPE          100% traceability     •    Digital traceability       target by 2026.     farmer
         Traceability
                               non-compliance        to plantations             platform system        •   Conduct             groups, and
                               and raw material      and mills by               implementation.            annual audits       independent
                               traceability.         2026.                 •    GAP training               of independent      suppliers in a
                                                                                for scheme and             suppliers.          traceability and
                                                                                independent                                    sustainable
                                                                                smallholders.                                  partnership
                                                                           •    Monitoring supply                              forum.
                                                                                chain transparency.
                                                                           •    Implementation of
                                                                                the EUDR module.




64   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 65
                                                                                                      Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                        TAPG Sustainability Strategy




                                                                                                                        Pelibatan
                                            Kebijakan &                                          Indikator &
                         Dampak &                                  Aksi & Pengelolaan                                   Pemangku
 Topik Material                              Komitmen                                            Pemantauan
                           Risiko                                       Actions &                                      Kepentingan
 Material Topics                              Policies &                                         Indicators &
                       Impacts & Risks                               Management                                        Stakeholder
                                            Commitments                                           Monitoring
                                                                                                                       Engagement


                                                               •    Pengoperasian                                     Perseroan
                                           Perseroan                instalasi pengolahan                              berkoordinasi
                                                                                             •   Total
                                           berkomitmen              air limbah (IPAL).                                dengan
                                                                                                 penggunaan
                                           mengelola           •    Pemantauan kualitas                               pemerintah,
                       Pengelolaan                                                               air operasional
                                           penggunaan air           air dan limbah cair                               masyarakat
                       air dan limbah                                                            3.261.040 m3
                                           dan pengolahan           secara berkala.                                   sekitar,
                       cair yang tidak                                                       •   Volume limbah
                                           limbah              •    Penerapan efisiensi                               dan pihak
                       optimal dapat                                                             cair yang diolah
                                           cair secara              penggunaan air                                    terkait dalam
                       memengaruhi                                                               2.275.007 m3
                                           bertanggung              dalam operasional.                                pemantauan
                       kualitas                                                              •   Hasil uji kualitas
                                           jawab sesuai        •    Pelatihan karyawan                                serta
                       sumber daya                                                               limbah cair
                                           regulasi                 terkait pengelolaan                               pengelolaan
                       air, ekosistem,                                                           terhadap baku
9. Pengelolaan Air                         dan praktik              air dan limbah.                                   kualitas air
                       serta kepatuhan                                                           mutu berada
   dan Air Limbah                          keberlanjutan       •    Operating                                         di wilayah
                       terhadap regulasi                                                         pada ambang
   Water and                               industri kelapa          wastewater                                        operasional.
                       lingkungan.                                                               batas normal.
   Wastewater                              sawit.                   treatment plants                                  The Company
                       Ineffective water                                                     •   Total water used
   Management                              The Company              (WWTPs).                                          coordinates
                       and wastewater                                                            in operations:
                                           is committed        •    Conducting regular                                with the
                       management                                                                3,261,040 m3
                                           to responsible           monitoring of water                               government,
                       can harm water                                                        •   Volume
                                           water use and            and wastewater                                    local
                       resources,                                                                of treated
                                           wastewater               quality.                                          communities,
                       ecosystems, and                                                           wastewater:
                                           treatment,          •    Applying efficient                                and other
                       compliance with                                                           2,275,007 m3
                                           following                water use in                                      stakeholders
                       environmental                                                         •   Wastewater
                                           regulations and          operations.                                       to monitor
                       laws.                                                                     test results
                                           sustainable         •    Employee training                                 and manage
                                                                                                 meet quality
                                           practices in the         on water and                                      water quality
                                                                                                 standards.
                                           palm oil sector.         wastewater                                        in operational
                                                                    management.                                       areas.

                                                                                             •   Luas area
                                                                                                 konservasi
                                                               •    Identifikasi dan             yang dikelola
                                                                    perlindungan area            26.446,81 ha.
                                           Perseroan
                                                                    konservasi (HCV).        •   Jumlah spesies       Perseroan
                                           berkomitmen
                                                               •    Pemantauan flora             flora dan            bekerja sama
                                           melindungi
                                                                    dan fauna di area            fauna yang           dengan
                                           kawasan bernilai
                       Kegiatan                                     operasional.                 teridentifikasi      lembaga terkait
                                           konservasi
                       operasional                             •    Pengelolaan                  telah                dan masyarakat
                                           dan menjaga
                       berpotensi                                   kawasan konservasi           disampaikan.         dalam
                                           keanekaragaman
                       memengaruhi                                  dan habitat alami.       •   Frekuensi            mendukung
                                           hayati melalui
                       habitat alami dan                       •    Edukasi konservasi           pemantauan           perlindungan
                                           praktik
10. Konservasi         keanekaragaman                               bagi karyawan dan            keanekaragaman       habitat dan
                                           pengelolaan
    Hutan dan          hayati di                                    masyarakat.                  hayati secara        pengelolaan
                                           lingkungan yang
    Keanekaragaman     sekitar wilayah                         •    Identification               berkala.             kawasan
                                           berkelanjutan.
    Hayati             operasional.                                 and protection of        •   The area of          konservasi.
                                           The Company
    Forest             Operational                                  conservation areas           managed              The Company
                                           is committed
    Conservation       activities may                               (HCVs).                      conservation         collaborates
                                           to safeguarding
    and Biodiversity   affect the                              •    Monitoring flora             areas is             with relevant
                                           conservation
                       natural habitats                             and fauna within             26,446.81 ha.        institutions and
                                           areas and
                       and biodiversity                             operational areas.       •   The number           the community
                                           preserving
                       around the                              •    Managing                     of identified        to promote
                                           biodiversity by
                       operational                                  conservation areas           flora and fauna      habitat
                                           implementing
                       areas.                                       and natural habitats.        species has          protection
                                           sustainable
                                                               •    Providing                    been reported.       and manage
                                           environmental
                                                                    conservation             •   The frequency        conservation
                                           management
                                                                    education for                of regular           areas.
                                           practices.
                                                                    employees and the            biodiversity
                                                                    community.                   monitoring has
                                                                                                 been conducted
                                                                                                 regularly.




                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     65
Page 66
     Prioritas dan Progress Keberlanjutan Kami
     Perseroan telah meluncurkan roadmap sustainability                         Our Sustainability Priorities and Progress
     dalam rangka mencapai target Netral Karbon pada                            The Company launched a sustainability roadmap to
     tahun 2036. Berikut dibawah ini adalah prioritas, target                   achieve its carbon neutrality target by 2036. A report
     dengan rentang waktu serta progress yang telah dicapai                     on the Company’s priorities, targets with a timeframe,
     Perseroan di tahun 2025.                                                   and progress in 2025 is as follows:


                                                                                                                           Dukungan
                                                                                                                           terhadap
            Prioritas                         Target                                   Progress Tahun 2025
                                                                                                                             SDGs
              Priority                        Target                                     Progress in 2025
                                                                                                                           Contribution
                                                                                                                           to the SDGs

      PLANET
                                  Melaksanakan penilaian             Seluruh anak perusahaan TAPG telah
                                  NKT-SKT terpadu untuk              dilakukan Penilaian NKT-SKT Terintegrasi dan
                                  semua wilayah operasional          mendapatkan status "Satisfactory" dari HCVRN
                                  Perseroan.                         100%.
                                  Conducted integrated               All TAPG subsidiaries have completed an
                                  assessments of HCV and             Integrated HCV-HCSA Assessment and
                                  HCS for the Company's              received a 100% "Satisfactory" status from the
                                  operational areas.                 HCVRN.

                                                                     100% perusahaan anak yang memenuhi
                                                                     prasyarat telah tersertifikasi ISPO.
                                                                     Catatan: 4 perusahaan anak masih dalam proses
                                                                     pemenuhan prasyarat sertifikasi ISPO.
                                  Seluruh anak perusahaan
                                  tersertifikasi 100% ISPO/
                                                                     23% pabrik kelapa sawit telah tersertifikasi RSPO.
                                  RSPO pada 2026.
                                  All subsidiaries will be fully
                                                                     All subsidiaries that meet the requirements are
                                  ISPO/RSPO certified by
                                                                     100% ISPO certified.
                                  2026.
                                                                     Note: 4 subsidiaries are still working on meeting
      Manajemen
                                                                     ISPO certification standards.
      Lingkungan
      Environmental
                                                                     23% of palm oil mills are RSPO certified.
      Management
                                                                     Perseroan telah menjalankan aktivitas
                                                                     operasionalnya sesuai dengan komitmen NDPE
                                                                     (No deforestation, no peat, and no exploitation).

                                                                     Pada 2025, perusahaan telah mengembangkan
                                                                     sistem monitoring deforestasi (Deforestation
                                                                     Alert) untuk mendeteksi secara cepat dan aktual
                                                                     apabila terdapat indikasi deforestasi yang terjadi
                                                                     dalam area pengelolaan perusahaan.
                                  NDPE
                                                                     The company has conducted its operational
                                                                     activities in line with its NDPE (No Deforestation,
                                                                     No Peat, and No Exploitation) commitment.

                                                                     In 2025, the organization developed a
                                                                     deforestation monitoring system (Deforestation
                                                                     Alert) to swiftly and accurately identify any
                                                                     indications of deforestation within its managed
                                                                     regions.




66   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 67
                                                                                                 Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                   TAPG Sustainability Strategy




                                                                                                                   Dukungan
                                                                                                                   terhadap
     Prioritas                  Target                              Progress Tahun 2025
                                                                                                                     SDGs
      Priority                  Target                                  Progress in 2025
                                                                                                                  Contribution
                                                                                                                  to the SDGs

                                                     •   Perseroan telah membangun pengelolaan
                                                         dan pengaplikasian composting pada area
                                                         perkebunan Perseroan.
                                                     •   Perseroan telah membangun methane
                                                         capture di Biogas Plant PKO Mill untuk
                                                         pengurangan Emisi gas rumah kaca.
                                                     •   Perseroan saat ini sedang dalam proses
                                                         menghitung base year GHG emission.
                                                     •   Turut menjaga dan pengayaan area NKT
                                                         dan SKT untuk meningkatkan serapan emisi
                                                         karbon (carbon removal) serta peningkatan
                                                         cadangan karbon yang dimiliki.
                                                     •   Meningkatkan efektivitas dan efisiensi
                                                         penggunaan pupuk untuk meminimalisir
                                                         emisi gas rumah kaca yang timbul akibat dari
                                                         aktivitas pemupukan.
                                                     •   Melakukan integrated pest management
                                                         untuk meminimalisir penggunaan bahan kimia
                      Mengurangi emisi GRK
Mengurangi                                               pestisida yang juga merupakan salah satu
                      minimal 17% pada 2030.
Emisi GRK                                                sumber emisi gas rumah kaca.
                      Reduce GHG emissions by
Reducing GHG
                      17% by 2030.
Emissions                                            •   The Company has established compost
                                                         management and application in its plantation
                                                         area.
                                                     •   The Company has implemented methane
                                                         capture at the PKO Mill Biogas Plant to
                                                         reduce greenhouse gas emissions.
                                                     •   The company is currently in the process of
                                                         calculating base year GHG emissions up to
                                                         scope 3.
                                                     •   Engage in maintaining and enhancing HCV
                                                         and HCV areas to improve carbon removal
                                                         and increase carbon reserves.
                                                     •   Improve the effectiveness and efficiency of
                                                         fertilizer use to decrease greenhouse gas
                                                         emissions from fertilization activities.
                                                     •   Implement integrated pest management
                                                         to reduce the use of chemical pesticides,
                                                         which are also a source of greenhouse gas
                                                         emissions.

                      Menjaga keseimbangan
                      ekosistem & populasi
Menjaga Kelestarian   keanekaragaman hayati          Pada 2025, seluruh spesies yang tercatat
Keanekaragaman        di area operasional pada       dalam data sekunder tetap termonitor dengan
Hayati                2024-2025.                     persentase pertemuan spesies mencapai 100%.
Preserving the        To maintain the balance of     In 2025, all species documented in secondary
Conservation of       ecosystems and                 data remained under monitoring, with a 100%
the Biodiversity      biodiversity                   encounter rate.
                      in the operational area from
                      2024 to 2025.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   67
Page 68
                                                                                                                         Dukungan
                                                                                                                         terhadap
            Prioritas                         Target                                   Progress Tahun 2025
                                                                                                                           SDGs
              Priority                        Target                                     Progress in 2025
                                                                                                                         Contribution
                                                                                                                         to the SDGs

                                                                     Upaya peningkatan pencegahan karhutla terus
                                                                     ditingkatkan diantaranya adalah:
                                                                     • Peningkatan frekuensi latihan
                                                                         penanggulangan kebakaran lahan dari semula
                                                                         1 tahun sekali menjadi 4 kali dalam setahun.
                                                                     • Penambahan sarana dan prasarana
                                                                         penanggulangan kebakaran lahan sesuai
                                                                         dengan Permentan No. 6 Tahun 2025
                                                                         Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri
                                                                         Pertanian dan/atau Pengolahan Lahan
                                                                         Perkebunan Tanpa Membakar.
                                                                     • Melakukan deteksi dini kebakaran berupa
                                                                         patroli darat, menara pantau, drone dan
                                                                         pantauan hotspot satelite.
                                                                     • Pembinaan terhadap KTPA berupa pemberian
                                                                         sarpras pemadam kebakaran lahan, pelatihan
                                                                         dan patroli bersama.
                                  Menerapkan sistem
                                                                     • Melakukan apel siaga kebakaran bersama
                                  pencegahan dan
                                                                         stakeholders masyarakat dan pemerintahan
                                  penanggulangan kebakaran
                                                                         setempat.
                                  hutan dan lahan 100%
                                                                     • Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan
                                  untuk seluruh area
      Mencegah                                                           Karhutla bersama KTPA dan semua anggota
                                  operasional Perseroan pada
      Kebakaran Hutan                                                    Satgas.
                                  2024-2025.
      dan Lahan
                                  Implement comprehensive
      Preventing Forest                                              Efforts to enhance forest and land fire
                                  measures for preventing
      and Land Fires                                                 prevention are continued to be strengthened,
                                  and controlling forest
                                                                     including:
                                  and land fires across all
                                                                     • Increasing the frequency of land fire
                                  operational areas from
                                                                         management training from once a year to
                                  2024 to 2025.
                                                                         four times annually.
                                                                     • Adding facilities and infrastructure for
                                                                         land fire management in accordance with
                                                                         Ministerial Regulation No. 6 of 2025, which
                                                                         amends the regulation concerning land
                                                                         management without burning by the Ministry
                                                                         of Agriculture and/or Plantation.
                                                                     • Conducting early fire detection using ground
                                                                         patrols, watchtowers, drones, and satellite
                                                                         hotspot monitoring.
                                                                     • Providing guidance to KTPA members
                                                                         through land firefighting infrastructure,
                                                                         training, and organizing joint patrols.
                                                                     • Performing fire alert roll calls with community
                                                                         stakeholders and local government officials.
                                                                     • Offering training on Forest and Land Fire
                                                                         Prevention and Management to KTPA and all
                                                                         Task Force members.




68   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 69
                                                                                                    Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                      TAPG Sustainability Strategy




                                                                                                                      Dukungan
                                                                                                                      terhadap
     Prioritas                    Target                               Progress Tahun 2025
                                                                                                                        SDGs
      Priority                    Target                                   Progress in 2025
                                                                                                                     Contribution
                                                                                                                     to the SDGs

                                                        Pada periode 2025 perseroan telah berhasil
                       Mengurangi intensitas            mempertahankan efisiensi di dalam penggunaan
                       penggunaan air hingga 1,2        air untuk kegiatan proses pengolahan TBS
Mengendalikan          m3/ton process TBS pada          sebesar 1,14 m3/ton TBS. Pencapaian ini telah
Intensitas             2024-2025.                       melampaui dari target penggunaan air sebesar
Penggunaan Air         To decrease water                1,2 m3/ton TBS.
Controlling Water      consumption intensity to         In 2025, the company effectively sustained
Usage Intensity        1.2 m³/ton for processed         water efficiency in its FFB processing
                       FFB between 2024 and             operations at a rate of 1.14 m³ per ton FFB. This
                       2025.                            accomplishment surpassed the predetermined
                                                        water usage target of 1.2 m³ per ton FFB.

                       Melakukan pengujian
                       kualitas air di area             Rutin melakukan pengujian kualitas air tanah
                       pengaplikasikan Palm Oil         sumur pantau dengan baku mutu yang telah
Menjaga Kualitas Air
                       Mill Effluent (POME) yang        ditetapkan sesuai regulasi.
Maintaining Water
                       telah diolah.                    Regularly testing the groundwater quality
Quality
                       Conduct water quality            in monitoring wells according to applicable
                       testing on processed Palm        regulatory standards.
                       Oil Mill Effluent (POME).

                                                        •   Penggunaan Fiber dan cangkang sebagai
                       Memanfaatkan limbah
                                                            pengganti bahan bakar fosil.
                       dalam bentuk fiber
                                                        •   Pemanfaatan kembali limbah padat sebagai
                       dan cangkang sebagai
                                                            pupuk sehingga mengurangi penggunaan
Pemanfaatan Limbah     pengganti bahan bakar
                                                            pupuk kimia.
Waste Utilization      fossil.
                                                        •   Utilizing fibers and shells as substitutes for
                       Utilize waste materials
                                                            fossil fuels.
                       like fibers and shells as
                                                        •   Repurposing solid waste as fertilizers to
                       alternatives to fossil fuels.
                                                            reduce dependence on chemical fertilizers.




                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   69
Page 70
                                                                                                                           Dukungan
                                                                                                                           terhadap
            Prioritas                         Target                                   Progress Tahun 2025
                                                                                                                             SDGs
              Priority                        Target                                     Progress in 2025
                                                                                                                           Contribution
                                                                                                                           to the SDGs

      PEOPLE
                                                                     Perseroan mengakui dan menjunjung tinggi hak-
                                                                     hak pekerja sejalan dengan deklarasi Universal
                                                                     Hak Asasi Manusia dan Konvensi ILO tentang
                                                                     Standar Perburuhan dan peraturan perundang-
                                                                     undangan yang berlaku, termasuk melarang
                                                                     kegiatan perdagangan manusia, kerja paksa,
                                                                     pekerja illegal dan pekerja anak.

                                                                     Perseroan telah memastikan bahwa semua
                                                                     aktivitas dan operasional kerja telah berjalan
                                                                     sesuai dengan komitmen diatas dan tidak
                                                                     ditemukan adanya pelanggaran HAM, pekerja
                                                                     anak ataupun pekerja paksa.

                                                                     Kegiatan yang dilakukan:
                                                                     • Meningkatkan peluang kesempatan kerja
                                                                        untuk masyarakat lokal dan non-lokal.
                                                                     • Peningkatan kualitas pekerja melalui
                                                                        pelatihan.
                                  Tidak ada pelanggaran
      Menghormati Hak                                                • Pemenuhan perlindungan sosial dan jaminan
                                  HAM, pekerja anak dan
      Asasi Manusia (HAM)                                               sosial (BPJS).
                                  pekerja paksa.
      dan Pekerja                                                    • Penyediaan tempat tinggal yang layak dan air
                                  No reports of violations
      Respecting                                                        bersih.
                                  regarding human rights,
      Human Rights
                                  child labor, and forced
      and Workers                                                    The Company recognizes and supports workers'
                                  labor.
                                                                     rights in alignment with the Universal Declaration
                                                                     of Human Rights, the ILO Convention on Labor
                                                                     Standards, and applicable laws and regulations,
                                                                     which include the prohibition of human
                                                                     trafficking, forced labor, illegal labor, and child
                                                                     labor.

                                                                     The Company has ensured that all work activities
                                                                     and operations adhere to these commitments,
                                                                     with no reported instances of human rights
                                                                     violations, child labor, or forced labor.

                                                                     Activities undertaken include:
                                                                     • Expanding job opportunities for local and
                                                                        nonlocal communities.
                                                                     • Improving worker quality through training.
                                                                     • Providing social protection and social
                                                                        security (BPJS).
                                                                     • Offering adequate housing and clean water.




70   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 71
                                                                                             Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                               TAPG Sustainability Strategy




                                                                                                               Dukungan
                                                                                                               terhadap
     Prioritas               Target                             Progress Tahun 2025
                                                                                                                 SDGs
      Priority               Target                                 Progress in 2025
                                                                                                              Contribution
                                                                                                              to the SDGs

                                                 Pada tahun 2025, keterwakilan pekerja
                                                 perempuan ini tersedia di Top Level
                                                 Management (Direksi), Middle Management
                                                 (Staf) dan Lower Management (Karyawan).
                                                 • Penempatan pekerja perempuan di semua
                                                    level management.
Kesetaraan gender   Peningkatan keterwakilan
                                                 • Pemberian upah yang setara tanpa
dan pemberdayaan    perempuan dalam
                                                    membedakan gender.
perempuan           manajemen Perseroan.
Gender Equality     Increasing the
                                                 In 2025, the representation of female workers
and Women           representation
                                                 is present at all levels of management, including
Empowerment         of women in management.
                                                 Top Level Management (Board of Directors),
                                                 Middle Management (Staffs), and Lower
                                                 Management (Employees).
                                                 • Inclusion of female workers at every level of
                                                     management.
                                                 • Equal pay regardless of gender.

                                                 Program CSR yang telah dilakukan adalah sebagai
                                                 berikut:
                                                 Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur,
                                                 Budaya, dan Ekonomi.

                                                 Program Comdev yang kami lakukan adalah
                                                 sebagai berikut:
                                                 • Peternakan: ayam, sapi, babi dan kambing.
                                                 • Perikanan: Lele, Patin, Nila, Gabus, dan Jelawat.
                                                 • Pertanian: Sawah, Jagung, Sayur, Kebun Buah
                                                    dan Bawang.
                                                 • Jasa: Air isi ulang, air bersih, jahit menjahit,
                                                    penyewaan pasar, toko kelontong, penyediaan
                                                    gas untuk kebutuhan rumah tangga,
                                                    penyewaan alat pesta.
                                                 • Tata boga: penjualan kue.
                                                 • Wisata: penyewaan perahu, membangun
                    Melakukan program CSR
                                                    sirkuit balap motor, dan penyediaan listrik
                    dan program Community
Pemberdayaan                                        untuk aktivitas camping di desa wisata Danau
                    Development (Comdev).
Masyarakat                                          Tangkas .
                    Carrying out CSR
Community
                    and Community
Empowerment                                      The CSR programs we have implemented include
                    Development (Comdev)
                                                 the following:
                    programs.
                                                 Education, Health, Infrastructure, Culture, and
                                                 Economy.

                                                 The Comdev programs we conduct consist of:
                                                 • Livestock: Chicken, Cow, Pig, and Goat.
                                                 • Fisheries: Catfish, Pangas Catfish, Nile Tilapia,
                                                    Snakehead, and Mad Barb.
                                                 • Agriculture: Rice Fields, Corn, Vegetables, Fruit
                                                    Gardens, and Onions.
                                                 • Services: Water Refilling, Clean Water, Sewing,
                                                    market rentals, grocery stores, gas supply for
                                                    household needs, and party equipment rentals.
                                                 • Culinary arts: bakery.
                                                 • Tourism: boat rentals, constructing a motor
                                                    racing circuit, and providing electricity for
                                                    camping activities in the Tangkas Lake tourist
                                                    village.


                                            PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   71
Page 72
                                                                                                                   Dukungan
                                                                                                                   terhadap
            Prioritas                         Target                                   Progress Tahun 2025
                                                                                                                     SDGs
              Priority                        Target                                     Progress in 2025
                                                                                                                   Contribution
                                                                                                                   to the SDGs

                                                                     Safety Program:
                                                                     A. Safety Campaign:
                                                                        • Kick-Off Safety dan Pembacaan
                                                                           Komitmen
                                                                        • Kampanye Safety (Banner, Rambu)
                                                                     B. Safety Training:
                                                                        • Benchmark K3
                                                                        • Safety Training
                                                                        • Safety Dojo-Mill
                                                                        • Sertifikasi K3
                                                                        • Kiken Yochi Training
                                                                     C. Safety Audit and Patrol:
                                                                        • TMS-Safety (Triputra Management
                                                                           System)
                                                                        • Safety Patrol Tematik (STOP-9)
                                                                        • P2K3L Patrol
                                                                        • Patrol Komite 5R
                                                                        • MCU karyawan area berisiko
                                                                     D. Safety Improvement
                                                                        • Safety Reward/Punishment
                                                                        • Lomba 5R
                                                                        • Safety Kaizen (Safety Calendar, Safety
      Kesehatan dan               Kecelakaan kerja nihil.                  Mapping, Safety Declaration)
      Keselamatan                 Zero work accident.
      Health and Safety                                              Safety Program:
                                                                     A. Safety Campaign:
                                                                        • Kick-Off Safety and Commitment
                                                                           Reading
                                                                        • Safety Campaign (Banner, Signs)
                                                                     B. Safety Training:
                                                                        • OHS Benchmark
                                                                        • Safety Training
                                                                        • Safety Dojo-Mill
                                                                        • OHS Certification
                                                                        • Kiken Yochi Training
                                                                     C. Safety Audit and Patrol:
                                                                        • TMS-Safety (Triputra Management
                                                                           System)
                                                                        • Safety Patrol Tematik (STOP-9)
                                                                        • P2K3L Patrol
                                                                        • 5R Committee Patrol
                                                                        • MCU for employees in risk area
                                                                     D. Safety Improvement:
                                                                        • Safety Reward/Punishment
                                                                        • 5R Competition
                                                                        • Safety Kaizen (Safety Calendar, Safety
                                                                        • Mapping, Safety Declaration)




72   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 73
                                                                                                 Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                                                                   TAPG Sustainability Strategy




                                                                                                                   Dukungan
                                                                                                                   terhadap
     Prioritas                  Target                              Progress Tahun 2025
                                                                                                                     SDGs
      Priority                  Target                                  Progress in 2025
                                                                                                                  Contribution
                                                                                                                  to the SDGs

PROSPERITY

Komitmen Menuju
                      100% ketelusuran rantai
Kelapa Sawit                                         Pada tahun 2025, ketelusuran rantai pasok ke
                      pasok ke pabrik dan kebun
Berkelanjutan                                        pabrik sudah mencapai 99,4%.
                      pada 2026.
Commitment                                           The traceability of the supply chain to mills
                      100% traceability to mills
Towards Sustainable                                  currently stands at 99.4%.
                      and plantations by 2026.
Palm Oil

                      Peningkatan dukungan
                                                     •   Replanting kebun petani plasma yang sudah
                      kepada petani plasma
                                                         tidak produktif.
                      dan koperasi perkebunan
                                                     •   Hingga tahun 2025, sudah bermitra dengan
                      plasma melalui
                                                         62 Koperasi dan 15 Kelompok Tani Plasma
Mendukung Petani      program inti-plasma
                                                         yang beranggotakan 11.945 KK dengan luas
Plasma                melalui pelatihan dan
                                                         kebun 25.498 ha.
Supporting            pendampingan.
Scheme                Enhancing support for
                                                     •   Replanting unproductive scheme
Smallholders          scheme smallholders
                                                         smallholders plantations.
                      and scheme plantation
                                                     •   By 2025, it has partnered with 62
                      cooperatives by
                                                         Cooperatives and 15 Scheme Smallholders
                      implementing nucleus-
                                                         groups, benefiting 11,945 family members
                      scheme training and
                                                         with a total area of 25,498 ha.
                      mentoring programs.

                      Membuka peluang
                      lapangan kerja bagi            Telah melakukan seleksi dan menerima karyawan
Meningkatkan          masyarakat di sekitar area     baru dari masyarakat lokal di sekitar area
Peluang Kerja         operasional Perseroan.         operasional.
Improving Work        Creating job opportunities     Conducted selection and welcomed new
Opportunities         for communities near the       employees from local communities surrounding
                      Company's operational          the operational area.
                      areas.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   73
Page 74
                                                                                                                           Dukungan
                                                                                                                           terhadap
            Prioritas                         Target                                   Progress Tahun 2025
                                                                                                                             SDGs
              Priority                        Target                                     Progress in 2025
                                                                                                                           Contribution
                                                                                                                           to the SDGs

      TATA KELOLA PERUSAHAAN
      CORPORATE GOVERNANCE

                                                                     Perseroan telah memberikan akses informasi
                                  Memberikan akses
      Meningkatkan                                                   yang memadai kepada seluruh pemangku
                                  informasi yang memadai
      Keterlibatan                                                   kepentingan baik dalam web perusahaan,
                                  kepada seluruh pemangku
      Pemangku                                                       publikasi ke otoritas berwenang serta public
                                  kepentingan.
      Kepentingan                                                    expose.
                                  Provide adequate access to
      Improving the                                                  The Company has provided adequate access to
                                  information for
      Stakeholders’                                                  information for all stakeholders, including on the
                                  stakeholders.
      Engagement                                                     company website, in publications for authorized
                                                                     authorities, and through public exposes.

                                                                     •   Sosialisasi dan pelatihan Pencegahan
                                                                         Karhutla.
                                                                     •   Memberikan beasiswa, mendukung guru
                                                                         honorer, kegiatan posyandu, perbaikan
                                                                         jalan, penyediaan air bersih, pemberdayaan
                                                                         ekonomi, pembinaan budaya lokal.
                                  •   Melakukan kegiatan             •   Pendampingan dan pembinaan kepada
                                      pelibatan pemangku                 pengurus dan pengawas serta pengurus dan
                                      kepentingan dalam                  anggota Kelompok Tani sebagai Lembaga
                                      beragam forum                      kemitraan Plasma.
                                  •   Program CSR                    •   Program GAP dilakukan juga untuk Petani
                                  •   Program DMPA                       Sawit Mandiri.
                                  •   Program Kemitraan
                                                                     •   Dissemination and training on forest and land
                                  •   Engaging stakeholders              fire prevention.
                                      through diverse forums         •   Providing scholarships, supporting volunteer
                                  •   Corporate Social                   teachers, participating in posyandu activities,
                                      Responsibility Program             repairing roads, providing clean water,
                                  •   DMPA Initiative                    economic empowerment, and local culture
                                  •   Partnership Program                assistance.
                                                                     •   Assisting and mentoring administrators
                                                                         and supervisors, as well as members of the
                                                                         Smallholder Group of a Scheme Partnership
                                                                         Institution.
                                                                     •   The GAP program is also facilitated to
                                                                         independent oil palm farmers.

                                                                     Sampai dengan tahun buku 2025, Perusahaan
                                  Tidak ada sanksi atau
                                                                     telah menjalankan tata kelola perusahaan dengan
                                  pelanggaran yang diterima
                                                                     baik, hal ini dapat dibuktikan tidak adanya
                                  terkait ketidakpatuhan
                                                                     liabilities dari Perusahaan terhadap pemerintah
                                  terhadap peraturan
      Menerapkan Tata                                                maupun pihak ketiga lainnya yang terdaftar
                                  perundang-undangan yang
      Kelola Perusahaan                                              di Lembaga perselisihan dan/atau Lembaga
                                  berlaku.
      yang Baik                                                      Peradilan lainnya.
      Implementing
                                  No sanctions or violations
      Good Corporate                                                 Until the 2025 financial year, the Company has
                                  have been received
      Governance                                                     established strong corporate governance, as
                                  concerning non-
                                                                     evidenced by the absence of liabilities owed by
                                  compliance
                                                                     the Company to the government or other third
                                  with applicable laws and
                                                                     parties registered with the Dispute Resolution
                                  regulations.
                                                                     Institution or other judicial bodies.




74   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 75
                                                 Strategi Keberlanjutan TAPG
                                                   TAPG Sustainability Strategy




PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   75
Page 76
76   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 77
                                   PLANET




PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   77
Page 78
     Pencapaian Aspek Planet Tahun 2025
     Achievements in Environmental Aspects for 2025




           85,6 %                                                       1,66             (ton CO2 /tonCPO)              11,23% yoy
                                                                                                                        menurun
           SPOTT Tahun 2025                                             Intensitas Emisi GRK                            decreased by
           2025 SPOTT                                                   GHG Emissions Intensity




        Peringkat Biru untuk | Blue Rank for



           16             Perusahaan di bawah TAPG*
                          companies under TAPG                          101            spesies
                                                                                       species    (+1%)
           PROPER Tahun 2025                                            Pertumbuhan Biodiversity Tahun 2025
           2025 PROPER                                                  Biodiversity Growth in 2025


     * 6 PROPER Biru tingkat daerah di tahun 2025
       dan 10 PROPER Biru tingkat nasional di tahun 2024
       6 Blue PROPERs at the regional level by 2025
       and 10 Blue PROPERs at the national level by 2024




     Pendekatan Manajemen                                                         [GRI 3-3]

     Management Approach



     Di tengah dinamika iklim yang semakin sulit diprediksi,                    In the face of increasingly unpredictable climate
     TAPG membangun pendekatan manajemen lingkungan                             dynamics, TAPG is establishing an environmental
     yang tidak hanya responsif, tetapi juga antisipatif. Setiap                management approach that is both responsive and
     tahun, Perseroan melakukan identifikasi dampak material                    anticipatory. Annually, the Company conducts risk
     melalui kajian risiko di seluruh wilayah operasional,                      assessments across all operational sectors to identify
     mencakup potensi gangguan cuaca ekstrem, tekanan                           material impacts, including potential disruptions caused
     terhadap keanekaragaman hayati, penggunaan air, serta                      by extreme weather events, pressures on biodiversity,
     risiko emisi dan limbah. Hasil pemetaan ini menjadi dasar                  water consumption, and also risks related to emissions
     dalam menetapkan prioritas lingkungan yang terintegrasi                    and waste. The findings of this assessment underpin
     dalam Kebijakan Keberlanjutan TAPG.                                        the development of environmental priorities, which are
                                                                                integrated into TAPG’s Sustainability Policy.

     Pengelolaan isu lingkungan dikendalikan melalui struktur                   Environmental concerns are managed through a
     tata kelola yang melibatkan Divisi Sustainability, unit                    governance framework comprising the Sustainability
     lingkungan di kebun dan pabrik, serta pengawasan                           Division, environmental units at plantations and mills, and
     rutin oleh manajemen senior. Setiap kebijakan                              regular oversight by senior management. Each policy is
     diimplementasikan melalui program mitigasi, mulai                          implemented through mitigation programs, ranging from
     dari optimalisasi penggunaan sumber daya, penguatan                        optimizing resource utilization, enhancing integrated
     pengelolaan limbah terpadu, perlindungan kawasan                           waste management, safeguarding conservation
     konservasi, hingga pengendalian risiko kebakaran dan                       areas, to managing fire risks and the impacts of
     ketidakpastian cuaca.                                                      unpredictable weather.


78   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 79
                                                                                                                             Planet




Untuk memastikan bahwa setiap inisiatif berjalan efektif,        To ensure each initiative’s effectiveness, TAPG regularly
TAPG melakukan monitoring berkala, audit internal,               conducts monitoring, internal audits, and management
dan peninjauan manajemen. Hasil evaluasi digunakan               reviews. These evaluation results help improve strategies,
untuk memperbaiki strategi, memperbarui SOP, dan                 update standard operating procedures (SOPs), and
meningkatkan kapasitas tim lapangan, sehingga proses             enhance the capacity of field teams. This ensures the
manajemen dampak berjalan sebagai siklus yang                    impact management process remains a continuous cycle
terus disempurnakan.                                             of improvement.

Pendekatan ini tidak dijalankan sendiri. TAPG aktif              This approach is part of a broader effort. TAPG collaborates
membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah,                   actively with local governments, conservation agencies,
lembaga konservasi, masyarakat sekitar, hingga                   surrounding communities, and NGOs to strengthen
organisasi non-pemerintah untuk memperkuat upaya                 landscape-level environmental conservation. Through
pelestarian lingkungan di tingkat lanskap. Dengan cara           these efforts, the Company maintains production
ini, Perseroan tidak hanya menjaga stabilitas produksi,          stability and promotes sustainability as a legacy for
tetapi juga menanamkan nilai keberlanjutan sebagai               healthier ecosystems and a more resilient future.
warisan bagi ekosistem yang lebih sehat dan masa depan
Perseroan yang lebih tangguh.


    Komitmen Inti TAPG dalam Pengelolaan Lingkungan
    TAPG’s Core Commitments to Environmental Management


    •   Memastikan kepatuhan regulasi                            •   Ensuring compliance with regulations
    •   Melindungi kawasan bernilai konservasi tinggi            •   Protecting areas of high conservation value
    •   Menurunkan emisi karbon                                  •   Reducing carbon emissions
    •   Meningkatkan efisiensi sumber daya                       •   Increasing resource efficiency
    •   Mendorong praktik berkelanjutan hingga ke                •   Promoting sustainable practices across the
        rantai pasok                                                 supply chain




                       Kebijakan Pengelolaan Lingkungan
                                                                           Environmental Management Policy



Diperbarui melalui SK Direksi No. SKD/CEO/                       Updated through Board of Directors Decree No.
VII/2022/002, Kebijakan Keberlanjutan TAPG menjadi               SKD/CEO/VII/2022/002, TAPG’s Sustainability
fondasi seluruh keputusan lingkungan Perseroan.                  Policy establishes the fundamental framework for all
Kebijakan ini menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis                environmental decision-making within the Company. This
hanya dapat berjalan seiring dengan perlindungan                 policy underscores that business growth must proceed
ekosistem dan tata kelola yang bertanggung jawab.                in line with the safeguarding of ecosystems and the
Untuk itu, TAPG memusatkan komitmennya pada                      practice of responsible governance. Accordingly, TAPG
enam pilar utama yang membentuk arah pengelolaan                 centers its commitment to six key pillars that guide the
lingkungan di seluruh wilayah operasional.                       development of environmental management across all
                                                                 operational sectors.




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      79
Page 80
     Enam Pilar Kebijakan Lingkungan TAPG
     Six Pillars of TAPG Environmental Policy

                                                   2      Pelestarian Keanekaragaman Hayati


      1                                                                                                    3
                                                          Biodiversity Conservation
           Tanpa Deforestasi                                                                                     Perlindungan Gambut dan Tanah
           No Deforestation                        Melalui perlindungan habitat alami dan pelarangan             Peat and Soil Protection
                                                   perburuan yang mengancam populasi lokal, TAPG
      TAPG memastikan tidak ada                    menjaga keseimbangan spesies di dalam dan sekitar       TAPG tidak membuka lahan gambut dan
      pengembangan baru di kawasan NKT/SKT,        konsesi. Fokusnya adalah memastikan tidak ada           menerapkan praktik terbaik dalam menjaga
      tidak menggunakan api untuk pembukaan        konversi ekosistem alami dan tetap mempertahankan       kesuburan tanah serta mencegah erosi.
      lahan, dan melakukan penilaian terpadu       fungsi ekologis lanskap.                                Pendekatan lanskap digunakan untuk
      untuk menjaga nilai konservasi. Perseroan                                                            melindungi kubah gambut, bekerja sama
      juga mendorong pemasok dan petani            By protecting natural habitats and banning hunting      dengan pemerintah, masyarakat, dan
      plasma menerapkan standar HCSA dan           that endangers local populations, TAPG maintains        pemangku kepentingan lainnya.
      NKT untuk memastikan pengelolaan yang        a diverse range of species within and around
                                                   the concession area. The focus is on preventing         TAPG avoids clearing peatlands and
      berkelanjutan dari hulu ke hilir.                                                                    employs best practices to maintain
                                                   ecosystem conversion and preserving the landscape’s
      TAPG ensures no new development occurs       ecological functions.                                   soil fertility and prevent erosion. Using
      in HCV/HCS zones, avoids using fire for                                                              a landscape approach, it collaborates
      land clearing, and performs integrated
      assessments to safeguard conservation
                                                                             2                             with government, communities, and
                                                                                                           stakeholders to protect peat domes.
      values. The Company also promotes
      that suppliers and smallholders adhere
      to HCSA and HCV standards to support

                                                      1
      sustainable management from upstream
      to downstream.                                                                                3




                                                      6                                             4

      6    Pengelolaan Air, Bahan
           Kimia & Hama
           Water, Chemical & Pest Management
                                                                                                           4     Mitigasi Perubahan Iklim
                                                                                                                 Climate Change Mitigation
                                                                                                           Komitmen TAPG diarahkan pada
      Perseroan menjaga kualitas air melalui                                 5                             pengurangan intensitas emisi GRK dan
      zona penyangga, pemantauan berkala,                                                                  pencapaian netral karbon pada 2036.
      serta pengurangan intensitas penggunaan

                                                   5
                                                                                                           Upaya mencakup pemanfaatan biomassa,
      air. Dalam pengendalian hama, TAPG                  Pengendalian Limbah                              efisiensi energi, penggunaan energi
      mengutamakan Integrated Pest                        Waste Control                                    terbarukan, serta pemantauan emisi yang
      Management (IPM) dan menghindari bahan                                                               transparan dan konsisten.
                                                   TAPG menerapkan prinsip 3R, mengelola limbah B3
      kimia berisiko tinggi sesuai ketentuan
                                                   sesuai standar nasional, dan memastikan setiap residu   TAPG aims to lower GHG emission
      WHO dan konvensi internasional.
                                                   operasional ditangani secara aman. Pemantauan           intensity and achieve carbon neutrality
      The company maintains water quality          berkala dilakukan untuk memastikan tidak adanya         by 2036. Its initiatives include
      through buffer zones, regular testing,       pencemaran yang dapat merusak ekosistem.                biomass utilization, energy efficiency
      and water conservation measures. For                                                                 enhancements, adoption of renewable
                                                   TAPG adheres to the 3R principle, manages hazardous
      pest control, TAPG prioritizes Integrated                                                            energy sources, and transparent emissions
                                                   and toxic waste in accordance with national
      Pest Management (IPM) and avoids                                                                     monitoring.
                                                   standards, and ensures the safe handling of all
      high-risk chemicals, complying with WHO
                                                   operational waste. Regular monitoring helps prevent
      regulations and international treaties.
                                                   pollution that could damage the ecosystem.




     Penguatan Implementasi                                                      Strengthening Implementation
     Seluruh entitas anak TAPG telah memenuhi dokumen                            All TAPG subsidiaries have obtained the necessary
     dan izin lingkungan yang diwajibkan. RKL-RPL dijalankan                     environmental documents and permits. The Environmental
     secara sistematis dan dilaporkan rutin kepada regulator.                    Management Plan (RKL-RPL) is consistently implemented
     Pencapaian sertifikasi ISPO dan RSPO menunjukkan                            and regularly submitted to regulators. Achieving ISPO and
     bahwa standar keberlanjutan tidak hanya diterapkan,                         RSPO certification demonstrates that the Company not
     tetapi juga diverifikasi oleh lembaga independen.                           only complies with sustainability standards but also has
                                                                                 these verified by independent organizations.




80   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 81
                                                                                                                                  Planet




Untuk menjalankan seluruh kebijakan ini, TAPG                         To support these initiatives, TAPG invests in certification
mengalokasikan investasi khusus yang mencakup                         processes, HCV-HCSA assessments, forest conservation,
sertifikasi, asesmen NKT–SKT, konservasi hutan, uji                   environmental testing, and an OHS program. This
kualitas lingkungan, hingga program K3. Pendanaan                     investment underscores the Company’s dedication to
ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan untuk                      making a positive environmental impact in all areas of
menciptakan dampak lingkungan yang positif di seluruh                 its operations.
wilayah operasional.


Bagaimana Kebijakan Lingkungan Dijalankan
How the Environmental Policy is Implemented

Kebijakan               Implementasi Lapangan     Monitoring         Pelaporan            Evaluasi            Perbaikan Berkelanjutan
Policy                  Field Implementation      Monitoring         Reporting            Evaluation          Continuous Improvement




Pengeluaran yang Berhubungan dengan
Lingkungan Hidup (OJK F4)                           2025                                                                       37.445
Expenditures Related to Environment
                                                    2024                                                                   33.632


                                                    2023                                                           27.022


dalam miliar Rupiah | in billion Rupiah
                                                    2022                                                             27.986




                                               Sistem Manajemen Lingkungan
                                                                             Environmental Management System


TAPG membangun Sistem Manajemen Lingkungan yang                       TAPG has developed an Environmental Management
berfungsi sebagai alat pengendali untuk memastikan                    System serving as a control tool to guarantee that
setiap aktivitas operasional berjalan selaras dengan                  all operational activities comply with sustainability
prinsip keberlanjutan. Sistem ini bekerja secara                      principles. This system operates holistically,
menyeluruh, mulai dari mengidentifikasi potensi                       from identifying potential impacts and designing
dampak, merancang program pengelolaan, menjalankan                    management strategies to executing them in the field,
implementasi di lapangan, hingga melakukan pemantauan                 along with periodic monitoring and audits to assess
dan audit berkala untuk mengukur efektivitasnya.                      their effectiveness.

Berpedoman pada Roadmap Transformasi Lingkungan,                      Guided by the Environmental Transformation Roadmap,
TAPG menetapkan target yang terukur dan realistis,                    TAPG sets measurable and attainable targets and
sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan para                        promotes stakeholder collaboration to amplify the
pemangku kepentingan agar program yang dijalankan                     programs’ impact and sustainability.
memberi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.




                                                      PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      81
Page 82
     Melalui pendekatan sistematis ini, TAPG mencatat                           Through this structured method, TAPG has achieved
     sejumlah pencapaian penting, antara lain:                                  several key milestones, including:


                                 Pencapaian
                                 Achievement                                           2025               2024            2023

      Keikutsertaan Penilaian Kinerja Lingkungan (PROPER)
      Participation in the Environmental Performance                                     √                    √             √
      Assessment (PROPER)
      Pengembangan perhitungan jejak karbon
                                                                                         √                    √             √
      Development of carbon footprint calculations
      Implementasi Triputra Management System Environment
      (TMS Environment)
                                                                                         √                    √             √
      Implementation of the Triputra Management System
      Environment (TMS Environment)
      Implementasi AMDAL atau UKL-UPL dan kelengkapan izin
      lingkungan
                                                                                         √                    √             √
      Implementation of AMDAL or UKL-UPL and the
      completeness of environmental permits
      Tercapainya 100% kepatuhan pada peraturan lingkungan
      Achieving full (100%) compliance with environmental                                √                    √             √
      regulations
      Tidak ada pencemaran lingkungan
                                                                                         √                    √             √
      No environmental pollution




     Pengelolaan dan
     Pemantauan Lingkungan                                                             [GRI 307-1][OJK F16]

     Environmental Management and Monitoring


     Bagi TAPG, kepatuhan lingkungan bukan sekadar                              For TAPG, environmental compliance is more than
     kewajiban, tetapi fondasi integritas operasional. Setiap                   just a requirement; it forms the core of operational
     kegiatan usaha dijalankan dengan memastikan bahwa                          integrity. Each business activity is performed with the
     tidak ada proses yang mengorbankan kualitas ekosistem                      goal of ensuring that no process harms the surrounding
     di sekitar wilayah operasional. Melalui Sistem Manajemen                   ecosystem. Using an integrated Environmental
     Lingkungan yang terintegrasi, TAPG mengidentifikasi                        Management System, TAPG identifies potential risks,
     potensi risiko, merencanakan langkah pengendalian, dan                     develops control measures, and consistently monitors
     memonitor dampaknya secara konsisten sepanjang tahun.                      their effects throughout the year.

     Pemantauan kualitas air, udara, kebisingan, dan                            Regular monitoring of water, air, noise, and waste
     pengelolaan limbah dilakukan secara berkala, mulai dari                    management occurs, from daily inspections at
     inspeksi harian di unit operasional hingga pelaporan                       operational units to quarterly reports submitted to
     triwulanan kepada KLHK, Dinas Lingkungan Hidup,                            the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), the
     dan KESDM. Setiap hasil monitoring dibandingkan                            Environmental Agency, and the Ministry of Energy and
     dengan baku mutu yang ditetapkan pemerintah untuk                          Mineral Resources (KESDM). All results are compared
     memastikan seluruh proses berjalan dalam koridor                           to government-set quality standards to verify that
     regulasi yang berlaku.                                                     operations stay within legal limits.

     Untuk menjaga kedisiplinan penerapan standar tersebut,                     To ensure strict adherence to these standards, TAPG
     TAPG melakukan audit internal dan reviu kepatuhan secara                   conducts routine internal audits and compliance checks.
     berkala. Jika ditemukan indikasi ketidaksesuaian, mekanisme                If any signs of non-compliance appear, corrective and
     corrective and preventive action segera diterapkan                         preventive measures are taken immediately to mitigate
     sehingga risiko pelanggaran dapat dicegah sejak dini.                      risks of violations.


82   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 83
                                                                                                                            Planet




Sepanjang tahun pelaporan, TAPG mencatat zero                   During the reporting year, TAPG achieved zero non-
non-compliance, tanpa temuan pelanggaran, tanpa                 compliance, with no violations, fines, or sanctions.
denda, tanpa sanksi. Capaian ini mencerminkan disiplin          This success demonstrates the company’s disciplined
pengelolaan lingkungan dan komitmen Perseroan                   approach to environmental management and its
menjaga keberlanjutan operasional.                              dedication to operational sustainability.

    Sorotan Kepatuhan Lingkungan
    Environmental Compliance Highlights


    •   Tidak ada pelanggaran terhadap regulasi                 •   No violations of environmental regulations
        lingkungan                                              •   No fines, sanctions, or legal cases
    •   Tidak ada denda, sanksi, atau kasus hukum               •   100% compliance with quality standards
    •   100% kepatuhan terhadap ambang batas baku
        mutu                                                    •   100% operational units have met permit
    •   100% unit operasional telah memenuhi dokumen                requirements (AMDAL/UKL-UPL)
        perizinan (AMDAL/UKL-UPL)                               •   Implemented standardized monitoring for
    •   Pemantauan terstandar untuk limbah B3, air                  hazardous waste, wastewater, air, and noise
        limbah, udara, dan kebisingan



Peningkatan Kapasitas di Bidang Lingkungan                                                                               [OJK E2]

                                               Enhancing Capacity In Environmental Management



Selama periode pelaporan, TAPG terus menanamkan                 During the reporting period, TAPG advanced its
budaya keberlanjutan melalui peningkatan kapasitas              sustainability culture by enhancing capacities across
di seluruh lini operasional. Fokusnya sederhana namun           all operational areas. The goal was clear and vital:
fundamental: memastikan setiap orang, dari lapangan             equip everyone, from field staff to management, with
hingga manajemen, memiliki kompetensi yang relevan              the skills needed to address increasingly complex
untuk menghadapi dinamika isu lingkungan yang                   environmental issues.
semakin kompleks.

Melalui rangkaian pelatihan dan program pengembangan            Through a series of more structured training and
yang lebih terstruktur dibandingkan tahun sebelumnya,           development programs than in previous years,
TAPG memperkuat pemahaman tim terhadap praktik                  TAPG improved the team’s knowledge of effective
pengelolaan lingkungan yang efektif, mulai dari                 environmental management practices, including waste
pengendalian limbah, pemantauan kualitas lingkungan,            control, environmental quality monitoring, and climate
hingga mitigasi risiko iklim.                                   risk mitigation.

Inisiatif kapasitas tersebut mencakup pelatihan standar         These capacity-building efforts included training on
kompetensi di bidang pengelolaan lingkungan, antara lain        competency standards in environmental management,
1. Penanggung jawab pengendalian pencemaran air                 such as:
     (PPPA).                                                    1. Person in charge of water pollution control (PPPA).
2. Penanggung jawab operasional pengolahan air limbah           2. Person in charge of wastewater treatment operations
     (POPAL).                                                      (POPAL).
3. Penanggung jawab pengendalian pencemaran udara               3. Person in charge of air pollution control (PPPU).
     (PPPU).
4. Penanggung jawab operasional instalasi pengendalian          4. Person in charge of air pollution control installation
     pencemaran udara (POIPPU).                                    operations (POIPPU).
5. Penanggung jawab pengelolaan limbah B3 (PPLB3)               5. Person in charge of hazardous waste management
                                                                   (PPLB3).
6. Penanggung jawab operasional limbah B3 (POLB3)               6. Person in charge of B3 waste operations (POLB3).

Langkah-langkah ini menjadi fondasi penting bagi TAPG           These initiatives form a crucial foundation for TAPG
untuk memastikan bahwa kebijakan keberlanjutan                  to ensure that sustainability policies are not only
tidak hanya tertulis, tetapi benar-benar dipahami dan           documented but also well-understood and effectively
dijalankan dengan kompeten di seluruh area operasi.             put into practice across all operational sectors.


                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      83
Page 84
     Mitigasi Perubahan Iklim
     Climate Change Mitigation



     Tahun 2025 menjadi titik kritis bagi sektor agribisnis di                  The year 2025 signifies a pivotal moment for Indonesia’s
     Indonesia. Pola cuaca yang semakin ekstrem, mulai dari                     agribusiness sector. Increasingly extreme weather
     musim kemarau berkepanjangan hingga curah hujan                            patterns, ranging from prolonged dry seasons to
     yang semakin tidak menentu, menunjukkan bahwa                              more unpredictable rainfall, demonstrate that climate
     perubahan iklim kini bukan lagi sekadar risiko jangka                      change is no longer merely a long-term risk, but an
     panjang, melainkan tantangan operasional sehari-hari.                      everyday operational challenge. For TAPG, this reality
     Bagi TAPG, kondisi ini menegaskan satu hal penting:                        highlights a critical point: climate resilience is no longer
     ketahanan iklim bukan lagi pilihan, melainkan fondasi                      a choice, but a fundamental foundation for long-term
     kelangsungan bisnis.                                                       business sustainability.

     Dengan cakupan operasi yang luas di Sumatra dan                            With significant operations in Sumatra and Kalimantan,
     Kalimantan, TAPG memandang pengelolaan perubahan                           TAPG considers climate change management as
     iklim sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bukan                   part of a long-term strategy, not just a short-term
     sekadar program sesaat. Upaya ini mencakup memastikan                      initiative. These efforts include measures to ensure
     keamanan lahan, produktivitas kebun, kualitas lingkungan,                  land security, enhancing plantation productivity,
     serta keberlanjutan rantai pasok bagi jutaan pemangku                      maintaining environmental quality, and ensuring supply
     kepentingan yang bergantung pada industri kelapa sawit.                    chain sustainability for millions dependent on the palm
                                                                                oil industry.

     Pendekatan Mitigasi Perubahan Iklim TAPG                                   TAPG’s Climate Change Mitigation Approach
     Menghadapi peningkatan risiko iklim, TAPG menerapkan                       Facing increasing climate risks, TAPG implements a more
     pendekatan mitigasi yang lebih ilmiah, terintegrasi,                       scientific, integrated mitigation approach aligned with
     dan berbasis pada standar keberlanjutan global.                            global sustainability standards. This strategy is rooted in
     Pendekatan ini dibangun di atas visi New Journey of                        TAPG’s New Journey of Sustainability, which prioritizes
     TAPG Sustainability, yang menempatkan ketahanan                            climate resilience in terms of boost productivity while
     iklim sebagai salah satu prioritas utama Perseroan dalam                   preserving ecological landscapes across its regions.
     memperkuat produktivitas sekaligus melindungi lanskap
     ekologis di seluruh wilayah operasional.

     Pendekatan ini diwujudkan melalui perencanaan yang                         This strategy is implemented through detailed
     komprehensif, pemantauan berbasis data, kolaborasi                         planning, data-driven monitoring, collaboration with
     dengan lembaga riset, serta investasi jangka panjang                       research institutions, and sustained investments in fire
     pada teknologi pencegahan kebakaran, pengelolaan air,                      prevention, water management, renewable energy, and
     energi terbarukan, dan konservasi keanekaragaman hayati.                   biodiversity protection.




84   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 85
                                                                                                                              Planet



   5 Pilar Mitigasi Iklim
   5 Pillars of Climate Mitigation



   1         Responsible Land Use
                                                                    2          Emission Reduction from Operations



   Pengendalian konversi lahan dilakukan dengan                     Efisiensi pupuk dan pestisida, pengurangan
   mengacu pada prinsip NDPE, perlindungan tanah                    penggunaan bahan kimia berisiko tinggi, optimalisasi
   organik, serta penguatan kawasan bernilai konservasi             energi, dan praktik agronomi rendah emisi.
   tinggi (NKT) dan stok karbon tinggi (SKT).                       Improving fertilizer and pesticide efficiency,
   Managing land conversion in accordance with                      reducing the use of high-risk chemicals, optimizing
   the NDPE principles, protecting organic soils, and               energy use, and implementing low-emission
   strengthening areas with high conservation value                 agricultural practices.
   (HCV) and high carbon stock (HCS).



   3         Methane Reduction from POME
                                                                    4          Renewable Energy Utilisation



   Pengelolaan limbah cair melalui methane capture                  Pemanfaatan sumber energi terbarukan seperti
   dan peningkatan kualitas pengolahan IPAL untuk                   cangkang, fiber, dan biogas untuk mengurangi
   mengurangi emisi metana dari POME sebagai salah satu             ketergantungan pada bahan bakar fosil.
   sumber emisi terbesar dalam industri kelapa sawit.               Using renewable energy sources such as shells,
   Managing wastewater through methane capture and                  fiber, and biogas to decrease reliance on fossil fuels.
   enhancing wastewater treatment plants (WWTP) to
   lower methane emissions from POME as one of the
   largest sources of emissions in the palm oil industry.




   5         Carbon Stock Enhancement Through
             Conservation Areas


   Perlindungan dan restorasi area dengan stok karbon
   tinggi, termasuk hutan konservasi multi fungsi,
   ekosistem sungai, dan areal sempadan.
   Protecting and restoring high-carbon-stock areas,
   including multi-function conservation forests, river
   ecosystems, and riparian zones.




Roadmap to Carbon Neutral 2036


   2007                                                                 2014
   Terdaftar sebagai Anggota RSPO                                       •   Sertifikat RSPO pertama
   Registered as a Member of RSPO                                       •   Sertifikat ISPO pertama
                                                                        •   1st RSPO certificate
                                                                        •   1st ISPO certificate




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      85
Page 86
          2018-2020                                                                    2021
          •   Pembaruan kebijakan keberlanjutan.                                       •   Pada tanggal 12 April 2021, TAPG resmi
          •   Bekerja sama dengan ECOSITROP dalam                                          mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
              melaksanakan pendalaman keanekaragaman                                       Indonesia.
              hayati.                                                                  •   Salah satu anak perusahaan pemilik Kawasan
          •   Pembentukan Program Desa Makmur Bebas Api                                    Konservasi Multi Fungsi “Hutan Merapun
              (DMPA).                                                                      Mayong” dinominasikan sebagai Taman
          •   Bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam                                  Keanekaragaman Hayati (Kehati) Terbaik
              Nusantara (YKAN) dalam mengembangkan                                         dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional
              manajemen pencegahan kebakaran hutan dan                                     (HKAN).
              lahan terpadu.                                                           •   On April 12, 2021, TAPG listed on Indonesia
          •   Sustainability policy update.                                                Stock Exchange.
          •   Collaborated with ECOSITROP by conducting                                •   One of the subsidiaries that owns a Multi-
              an in-depth biodiversity.                                                    Function Conservation Area “Merapun
          •   Established Prosperous Fire-free Village                                     Mayong Forest” was nominated as the Best
              Program (DMPA).                                                              Biodiversity Park (Kehati) in the context of
          •   Collaborated with the Yayasan Konservasi Alam                                National Nature Conservation Day (HKAN).
              Nusantara (YKAN) to develop integrated forest
              and land fire prevention management.


          2022                                                                         2023
          •   Pembaruan Visi Keberlanjutan 2036.                                       •   Perseroan membentuk subholding PT Alam
          •   Penilaian NKT-SKT terpadu untuk semua PT                                     Teduh Sentosa (ATS) yang bertujuan untuk
              yang mengimplementasikan Skema Penilai                                       merestorasi ekosistem dengan mengakuisisi
              Berlisensi atau Assessor Licensing Scheme                                    PT Sejahtera Anugerah Kapuas (SAK), PT
              (ALS).                                                                       Alam Belantara Makmur (ABM), dan PT
          •   Mengembangkan Strategi Netral Karbon.                                        Belantara Sejahtera Mandiri (BSM).
          •   Sustainability policy update vision to 2036.                             •   Perseroan telah membangun methane
          •   Integrated HCV-HCS assessment for all PTs                                    capture pada Biogas Plant – KCP untuk
              using ALS.                                                                   pengurangan emisi gas rumah kaca.
          •   Developed Carbon Neutral Strategy.                                       •   The Company established the sub-holding
                                                                                           PT Alam Teduh Sentosa (ATS), which aims to
                                                                                           restore the system by acquiring PT Sejahtera
                                                                                           Anugerah Kapuas (SAK), PT Alam Belantara
                                                                                           Makmur (ABM), and PT Belantara Sejahtera
          2024-2025                                                                    •
                                                                                           Mandiri (BSM).
                                                                                           The Company has built methane capture at
                                                                                           the Biogas Plant - KCP to reduce greenhouse
                                                                                           gas emissions.
          •   100% penerapan sistem pencegahan
              kebakaran hutan dan lahan untuk semua PT.

                                                                                       2026
          •   Pengembangan populasi keanekaragaman
              hayati di area operasional.
          •   Mencapai intensitas penggunaan air menjadi
              1,2 m3 ton/TBS yang diolah (saat ini 1,5 m3).
          •   100% implementation of forest and land fire                              •   100% Ketertelusuran ke Perkebunan.
              prevention system across all companies.                                  •   Entitas anak telah tersertifikasi ISPO/RSPO,
          •   Enhanced biodiversity population in the                                      sementara petani dengan skala usaha kecil
              operation area.                                                              sedang disertifikasi secara bertahap.
          •   Achieve water use intensity of to 1.2 m3 ton/                            •   100% Traceable to Plantation.
              processed FFB (current 1.5 m3).                                          •   ISPO/RSPO fully certified for subsidiary and
                                                                                           smallholders to certified gradually.




          2030                                                                         2036
          Minimum 17% penurunan emisi GRK.                                             TAPG Karbon Netral
          Minimum 17% GHG emission reduction                                           TAPG Carbon Neutral




86   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 87
                                                                                                                              Planet




Tata Kelola dan Transparansi Berkaitan dengan                     Climate Governance and Transparency
Iklim

Mitigasi perubahan iklim menjadi bagian dari tata                 Climate change mitigation is integrated into TAPG’s
kelola keberlanjutan TAPG. Mekanisme pemantauan                   sustainability governance. Monitoring efforts include:
dilakukan melalui:
1. Sistem peringatan dini kebakaran.                              1. Fire early warning system.
2. Audit internal & eksternal ISPO/RSPO.                          2. ISPO/RSPO internal and external audits.
3. Pelaporan kepatuhan lingkungan kepada otoritas.                3. Environmental compliance reports to authorities.
4. Pemantauan emisi GRK berbasis kalkulator                       4. GHG emission tracking using the RSPO GHG
    RSPO GRK.                                                        calculator.
5. Intrumen pelaporan OJK F-series & GRI 2021.                    5. OJK F-series and GRI 2021 reporting tools.

Transparansi data, termasuk hotspot, penggunaan air,              Data transparency, including hotspots, water use, waste,
limbah, energi, serta intensitas emisi GRK, menjadi bagian        energy, and GHG emission intensity, are parts of the
dari komitmen Perseroan untuk menghadirkan industri               Company’s commitment to fostering a responsible and
kelapa sawit yang bertanggung jawab dan rendah emisi.             low-emission palm oil industry.

Risiko dan Mitigasi Risiko Berkaitan dengan                       Climate-Related Risks and Risk Mitigation
Iklim
Wilayah operasi TAPG di Sumatra dan Kalimantan                    TAPG’s operational areas in Sumatra and Kalimantan are
mengalami perubahan iklim yang semakin tidak                      facing increasingly unpredictable climate change. By
terprediksi. Pada 2025, anomali cuaca seperti kemarau             2025, weather irregularities such as extended droughts,
berkepanjangan, pola hujan yang tak menentu, dan                  unpredictable rainfall, and daily temperature swings
fluktuasi suhu harian memberikan dampak langsung pada             will directly affect plantation productivity and the
produktivitas kebun dan stabilitas lingkungan operasional.        environmental stability of operations.

Perubahan pola cuaca menyebabkan peningkatan risiko               Changing weather patterns raise the risk of forest and
Karhutla, ancaman terhadap ketersediaan air, perubahan            land fires, threats to water resources, shift pest and
profil hama dan penyakit, serta ketidakpastian pasokan            disease dynamics, and create uncertainty about energy
energi. Kondisi ini membuat adaptasi iklim bukan hanya            supply. This situation makes climate adaptation more
program teknis, tetapi strategi bisnis untuk menjaga              than just a technical effort; it becomes a core business
keberlanjutan operasional jangka panjang.                         strategy to ensure long-term operational sustainability.

Profil Risiko Iklim                                               Climate Risk Profile
TAPG memetakan risiko iklim pada tiga kategori besar              TAPG categorizes climate risks into three main groups
untuk memudahkan manajemen mitigasi:                              to support mitigation efforts:
1. Risiko Lingkungan                                              1. Environmental Risks
   a. Kemarau panjang memicu peningkatan                              a. Prolonged droughts increase the likelihood of
       potensi Karhutla.                                                 forest and land fires.
   b. Tanah organik (peat) rentan melepaskan emisi                    b. Organic soil (peat) is at risk of releasing carbon
       karbon bila tidak dikelola.                                       emissions if not properly managed.
   c. Degradasi kualitas air akibat intensitas hujan yang             c. Water quality deteriorates due to inconsistent
       tidak stabil.                                                     rainfall patterns.
   d. Ancaman hilangnya tutupan vegetasi dan                          d. Risk of losing vegetation cover and biodiversity.
       keanekaragaman hayati.
2. Risiko Operasional                                             2. Operational Risks
   a. Gangguan produktivitas akibat kekurangan air.                  a. Productivity disruptions caused by water
                                                                        shortages.
   b. Kebutuhan energi meningkat selama musim                        b. Higher energy demands during dry seasons.
      kering.
   c. Perubahan populasi hama/penyakit tanaman.                        c. Variations in pest and disease populations
                                                                          affecting plants.
   d. Potensi terganggunya proses pabrik akibat                        d. Potential interruptions in mill operations due to
      fluktuasi air dan pasokan TBS.                                      water and FFB supply fluctuations.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      87
Page 88
     3. Risiko Sosial dan Kepatuhan                                             3. Social and Compliance Risks
        a. Dampak kabut asap terhadap masyarakat sekitar.                          a. Haze impacts on local communities.
        b. Kenaikan tuntutan regulasi lingkungan (OJK, KLH,                        b. Growing pressure for adherence to environmental
            RSPO/ISPO).                                                               regulations (OJK, KLH, RSPO/ISPO).
        c. Ekspektasi stakeholder terhadap transparansi                            c. Stakeholder expectations for greater climate
            dan akuntabilitas iklim.                                                  transparency and accountability.
        d. Penguatan standar global terkait emisi GRK.                             d. Enhancement of global standards related to
                                                                                      GHG emissions.

     Sebagai respons terhadap profil risiko tersebut, TAPG                      In response to this risk profile, TAPG has developed
     menyusun kerangka mitigasi terintegrasi yang mencakup                      a comprehensive mitigation framework that includes
     teknologi, tata kelola, intervensi lapangan, dan konservasi                technology, governance, field initiatives, and landscape
     tingkat lanskap dengan tujuan mencegah gangguan                            conservation, aiming to prevent short-term operational
     operasional jangka pendek, mengurangi emisi dan                            issues, reduce emissions, and enhance long-term
     meningkatkan ketahanan lanskap jangka panjang.                             landscape resilience.




                      Risiko                               Dampak                                   Respon Mitigasi
                        Risk                                Impact                                 Mitigation Response

      Risiko Lingkungan
      Environmental Risk

                                                                                  Sistem peringatan dini, deteksi satelit, drone
                                                 Hotspot meningkat,               monitoring, 100% sarana prasarana pemadaman,
      Kemarau Panjang dan Karhutla
                                                 ancaman kebakaran                Satgas Dalkarhutla, patroli 24 jam.
      Long Drought and Forest and
                                                 Hotspots increase, fire          Early warning systems, satellite detection, drone
      Land Fires
                                                 threat                           monitoring, 100% firefighting infrastructure, Forest and
                                                                                  Land Fire Task Force, 24-hour patrols.

                                                                                  Tidak ada penanaman baru di gambut sejak 2016, LCC,
                                                 Pelepasan emisi karbon
      Degradasi tanah organik                                                     manajemen air yang ketat.
                                                 tinggi
      Organic soil degradation                                                    No new planting on peatlands since 2016, LCC, strict
                                                 High carbon emissions
                                                                                  water management.

                                                                            Water treatment yang terstandar, efisiensi air, zona
      Menurunnya kualitas air                    Risiko gangguan pabrik     penyangga Sungai.
      Decreased water quality                    Risk of factory disruption Standardized water treatment, water efficiency, river
                                                                            buffer zones.

                                                 Risiko emisi LUC                 Perlindungan NKT-SKT, restorasi area riparian, AKMF
      Hilangnya tutupan vegetasi                 meningkat                        Mayong Merapun
      Loss of vegetation cover                   Risk of LUC emissions            HCV-HCSA protection, riparian area restoration,
                                                 increases                        Mayong Merapun AKMF

      Risiko Operasional
      Operational Risk

      Penguapan tinggi sehingga                                                   Pemantauan TBS/air, perbaikan reservoir, pemanfaatan
      kebutuhan air meningkat                    Efisiensi menurun                air hujan.
      High evaporation increases water           Decreased efficiency             FFB/water monitoring, reservoir improvement,
      demand                                                                      rainwater utilization.

                                                                                  Penerapan IPM, penggunaan predator alami,
      Serangan hama meningkat                    Penurunan yield                  pengurangan bahan kimia.
      Increased pest attacks                     Decreased yield                  IPM Implementation, use of natural predators, chemical
                                                                                  reduction.




88   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 89
                                                                                                                                 Planet




               Risiko                           Dampak                                      Respon Mitigasi
                 Risk                            Impact                                    Mitigation Response

 Energi meningkat saat cuaca           Biaya operasional              Pemanfaatan cangkang, fiber, biogas sebagai energi
 ekstrem                               meningkat                      terbarukan.
 Increased energy during extreme       Increased operational          Utilization of shells, fiber, and biogas as renewable
 weather                               costs                          energy sources.

                                       Perubahan intensitas           Perencanaan agronomi adaptif, pemupukan berbasis
 Fluktuasi pasokan TBS                 produksi                       kondisi cuaca.
 Fluctuations in FFB supply            Changes in production          Adaptive agronomic planning and weather-based
                                       intensity                      fertilization.

 Risiko Sosial dan Kepatuhan
 Social and Compliance Risk

                                                                      Zero burning policy, edukasi desa, KTPA, patroli
                                       Dampak Kesehatan
 Kabut asap                                                           komunitas.
                                       masyarakat
 Haze                                                                 Zero burning policy, village education, KTPA,
                                       Public health impact
                                                                      community patrols.

                                                                      Transparansi data lingkungan sesuai ketentuan OJK
 Ekspektasi stakeholder meningkat
                                       Tekanan reputasi               dan GRI 2021.
 Rising expectations from
                                       Reputational pressure          Environmental data transparency in accordance with
 stakeholders
                                                                      OJK and GRI 2021 regulations.

                                       Potensi ketidakpatuhan         Audit RSPO/ISPO, SOP Karhutla, pelaporan berkala.
 Regulasi iklim menguat
                                       Potential of non-              RSPO/ISPO audits, forest and land fire SOP, regular
 Stricter climate regulations
                                       compliance                     reporting.

                                                                      Mekanisme grievance terstruktur, respon cepat dan
 Kepatuhan lingkungan                  Potensi sengketa               pemantauan.
 Environmental compliance              Potential dispute              Structured grievance mechanisms, rapid response, and
                                                                      monitoring.



Untuk memitigasi risiko, TAPG melakukan pemantauan                   To reduce risks, TAPG regularly monitors the following
rutin pada parameter iklim berikut:                                  climate parameters:
1. Indeks Bahaya Kebakaran (0–100).                                  1. Fire Danger Index (0–100).
2. Hotspot dari satelit Tera, Aqua, Suomi NPP (LAPAN).               2. Hotspots from Tera, Aqua, and Suomi NPP (LAPAN)
                                                                         satellites.
3.   Kelembapan tanah & curah hujan harian.                          3. Soil moisture and daily rainfall.
4.   Fluktuasi debit sungai.                                         4. Fluctuations in river discharge.
5.   Ketersediaan air untuk PKS & kebun.                             5. Water availability for palm oil mills and plantations.
6.   Perubahan profil hama & penyakit.                               6. Changes in pest and disease patterns.
7.   Tingkat evapotranspirasi tanaman.                               7. Plant evapotranspiration rates.

Monitoring dilakukan real-time dan menjadi dasar                     Monitoring is performed in real time and serves as a
pengambilan keputusan operasional.                                   foundation for making operational decisions.

Jika sebelumnya mitigasi iklim lebih berfokus pada                   Although climate mitigation once concentrated more
tindakan responsif, kini TAPG telah bergeser menuju                  on reactive measures, TAPG has shifted to a proactive
pendekatan antisipatif dan prediktif. Sistem peringatan              and predictive strategy. To maintain operational
dini, deteksi satelit, audit lingkungan berkala, analisis GRK        sustainability, essential elements include early warning
menggunakan kalkulator RSPO, dan konservasi lanskap                  systems, satellite detection, regular environmental
terintegrasi menjadi pilar penting dalam memastikan                  audits, GHG analysis using the RSPO calculator, and
keberlanjutan operasional.                                           integrated landscape conservation.




                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      89
Page 90
     Pencegahan Kebakaran dan Ketahanan Iklim
     Fire Prevention and Climate Resilience



     Musim kemarau yang lebih panjang dan cuaca yang tidak                      A prolonged dry season coupled with unpredictable
     menentu pada tahun 2025 menempatkan kebakaran                              weather conditions in 2025 elevate the risk of forest and
     hutan dan lahan (Karhutla) sebagai ancaman iklim                           land fires (Karhutla), making them the most significant
     paling signifikan bagi wilayah operasi TAPG. Tidak hanya                   climate threat to TAPG’s operational areas. These
     mengancam keselamatan karyawan dan masyarakat                              fires not only jeopardize the safety of employees and
     sekitar, Karhutla juga berpotensi menghentikan operasi,                    neighboring communities but also have the potential
     merusak tanah organik, dan meningkatkan emisi karbon                       to disrupt operations, compromise organic soils, and
     secara drastis.                                                            substantially increase carbon emissions.

     Melihat kondisi ini, TAPG memperkuat sistem pencegahan                     In response, TAPG is enhancing its fire prevention
     dan respons kebakaran hingga mencakup teknologi                            and response infrastructure through the integration
     monitoring, kesiapan sarana dan prasarana, pelibatan                       of monitoring technologies, ensuring the readiness of
     masyarakat, dan tata kelola yang sejalan dengan Inpres                     facilities and infrastructure, engaging with communities,
     No. 11/2015 dan Permentan No. 6 Tahun 2025. Fokusnya                       and strengthening governance frameworks in accordance
     upaya ini jelas yaitu mencegah munculnya api sedini                        with Presidential Instruction No. 11/2015 and Ministerial
     mungkin, bukan sekadar memadamkannya.                                      Regulation No. 6 of 2025. The primary objective of these
                                                                                initiatives is clear: to prevent fires preemptively rather
                                                                                than merely extinguish them.

     Komitmen Zero-Burning TAPG                                                 TAPG’s Zero-Burning Commitment
     Sebagai produsen minyak sawit berkelanjutan,                               As a sustainable palm oil producer, TAPG implements:
     TAPG menerapkan:
     1. Zero Burning Policy dalam seluruh aktivitas                             1. A Zero Burning Policy in all land clearing and
        pembukaan lahan dan replanting.                                            replanting activities.
     2. Kepatuhan pada Inpres No. 11/2015 dan Permentan                         2. Compliance with Presidential Instruction No. 11/2015
        No.6 Tahun 2025.                                                           and Ministerial Regulation No. 6 of 2025.
     3. Implementasi SOP Pencegahan dan Penanggulangan                          3. SOPs Implementation for Forest and Land Fire
        Karhutla.                                                                  Prevention and Mitigation.
     4. Praktik Perkebunan Terbaik (GAP) untuk meminimalkan                     4. Good Agricultural Practices (GAP) to reduce the
        risiko api.                                                                risk of fire.

     Kebijakan ini menjadi fondasi semua strategi pencegahan                    This policy lays the foundation for all forest and land
     Karhutla, memastikan bahwa Perseroan tidak hanya                           fire prevention measures, making sure the Company
     memenuhi peraturan, tetapi juga melindungi ekosistem                       complies with regulations while protecting the
     dan masyarakat sekitar.                                                    surrounding ecosystem and communities.

     Pendekatan Prediktif dan Preventif melalui                                 Predictive and Preventive Approach through an
     Sistem Peringatan Dini                                                     Early Warning System
     TAPG menggunakan Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran                         TAPG employs the Fire Danger Rating System (FDRS)
     (SPBK) atau Fire Danger Rating System (FDRS) sebagai                       as a tool for predicting fire risk. This system calculates
     alat prediksi risiko kebakaran. Sistem ini menghitung                      a danger index by analyzing weather conditions,
     indeks bahaya berdasarkan kondisi cuaca, suhu,                             temperature, humidity, and natural fuels in the
     kelembapan, dan bahan bakar alami di lapangan. SPBK                        environment. The FDRS is used daily to guide operational
     digunakan setiap hari sebagai dasar pengambilan                            decisions, such as modifying plantation activities when
     keputusan operasional, termasuk penyesuaian kegiatan                       the risk level rises.
     kebun saat risiko meningkat.




90   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 91
                                                                                                                        Planet




      Indeks Bahaya Api    Tingkat Bahaya       Warna                         Tindakan Kesiapsiagaan
No.
       Fire Danger Index     Danger Level        Color                           Preparedness Actions


                                                              •   Sosialisasi pencegahan kebakaran pada karyawan
                                                                  dan masyarakat.
                                                              •   Pengecekan sarpras kebakaran.
                           Rendah             Biru            •   Pelatihan penanganan kebakaran.
 1    0-40
                           Low                Blue            •   Conducting fire prevention awareness programs
                                                                  for employees and the community.
                                                              •   Regularly checking fire prevention facilities.
                                                              •   Providing fire handling training.

                                                              •   Sosialisasi pencegahan kebakaran pada karyawan
                                                                  dan masyarakat.
                                                              •   Pengecekan sarpras kebakaran.
                                                              •   Patroli Keliling 12 jam interval 4 jam sekali.
                                                              •   Patroli menara pantau 12 jam setiap hari.
                                                              •   Melakukan pelatihan dan simulasi penanganan
                           Sedang             Hijau               kebakaran lahan setiap bulan.
2.    41-70
                           Medium             Green           •   Conducting fire prevention awareness programs
                                                                  for employees and the community.
                                                              •   Regularly checking fire prevention facilities.
                                                              •   Performing 12-hour patrols every four hours.
                                                              •   Conducting daily 12-hour monitoring tower patrols.
                                                              •   Executing monthly fire handling training and
                                                                  simulations.

                                                              •   Tidak diperbolehkan membuang puntung rokok
                                                                  secara sembarangan di areal operasional.
                                                              •   Satgas Dalkarhutla siaga 24 jam.
                                                              •   Patroli keliling 24 jam dilakukan interval 2 jam, di
                                                                  area rawan kebakaran.
                                                              •   Patroli menara pantau 24 jam di area rawan
                                                                  kebakaran.
                                                              •   Sarpras mesin pompa (siap, full bahan bakar).
                                                              •   Mobil tanki (full air dan bahan bakar).
                                                              •   BBM siap untuk pengisian bahan bakar di lapangan.
                                                              •   Embung air berisi air penuh.
                                                              •   Menugaskan personel tambahan untuk
                                                                  melaksanakan patrol harian yang sistematis di
                                                                  areal-areal yang bahaya/risiko tinggi.
                                                              •   Menghentikan sebagian operasional jika
                                                                  dibutuhkan.
                           Tinggi             Kuning
3.    71-85                                                   •   Prohibiting the careless disposal of cigarette butts
                           High               Yellow
                                                                  in operational areas.
                                                              •   Maintaining a 24-hour standby task force for forest
                                                                  and land fires.
                                                              •   Conducting 24-hour patrols every two hours in
                                                                  high-risk areas.
                                                              •   Ensuring 24-hour constant monitoring in fire-
                                                                  prone areas
                                                              •   Keeping fire pump equipment ready and fully
                                                                  fueled.
                                                              •   Ensuring water tankers are fully filled and
                                                                  operational.
                                                              •   Having fuel readily available for field operations.
                                                              •   Maintaining full water reservoirs.
                                                              •   Assigning additional personnel for systematic daily
                                                                  patrols in high-risk areas.
                                                              •   Suspending certain operations if necessary.




                                            PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      91
Page 92
               Indeks Bahaya Api           Tingkat Bahaya            Warna                        Tindakan Kesiapsiagaan
       No.
                 Fire Danger Index            Danger Level            Color                          Preparedness Actions


                                                                                  •    Tidak diperbolehkan membuang puntung rokok secara
                                                                                       sembarangan di areal operasional.
                                                                                  •    Satgas Dalkarhutla siaga 24 jam.
                                                                                  •    Patroli keliling 24 jam dilakukan interval 2 jam, di area
                                                                                       rawan kebakaran.
                                                                                  •    Patroli menara pantau 24 jam di area rawan kebakaran.
                                                                                  •    Sarpras mesin pompa (siap, full bahan bakar).
                                                                                  •    Mobil tanki (full air dan bahan bakar).
                                                                                  •    BBM siap untuk pengisian bahan bakar di lapangan.
                                                                                  •    Embung air berisi air penuh.
                                                                                  •    Estate Manager menugaskan personel tambahan untuk
                                                                                       melaksanakan patroli harian yang sistematis di areal-
                                                                                       areal yang bahaya/risiko tinggi.
                                                                                  •    Menghentikan sebagian kegiatan operasional jika
                                           Ekstrem                 Merah               dibutuhkan.
        4.     86-100
                                           Extreme                 Red            •    Prohibiting the careless disposal of cigarette butts in
                                                                                       operational areas.
                                                                                  •    Maintaining a 24-hour standby task force for forest and
                                                                                       land fires.
                                                                                  •    Conducting 24-hour patrols every two hours in high-
                                                                                       risk areas.
                                                                                  •    Ensuring 24-hour constant monitoring in fire-prone
                                                                                       areas
                                                                                  •    Keeping fire pump equipment ready and fully fueled.
                                                                                  •    Ensuring water tankers are fully filled and operational.
                                                                                  •    Having fuel readily available for field operations.
                                                                                  •    Maintaining full water reservoirs.
                                                                                  •    Assigning additional personnel for systematic daily
                                                                                       patrols in high-risk areas.
                                                                                  •    Suspending certain operations if necessary.


     Teknologi Deteksi Dini                                                     Early Detection Technology
     Untuk memastikan deteksi dini yang akurat, TAPG bekerja                    To ensure accurate early detection, TAPG partners with
     sama dengan LAPAN memantau titik panas (hotspot)                           LAPAN to monitor hotspots within a 5-km radius using
     dalam radius 5 km menggunakan tiga satelit:                                three satellites:
     1. TERRA (MODIS)                                                           1. TERRA (MODIS)
     2. AQUA (MODIS)                                                            2. AQUA (MODIS)
     3. Suomi-NPP (VIIRS)                                                       3. Suomi-NPP (VIIRS)

     Sistem ini diintegrasikan dengan push-report ke                            This system is integrated with push reports to the
     smartphone tim kebun, memastikan respons cepat                             plantation team’s smartphones, enabling quick responses
     terhadap setiap potensi api.                                               to any potential fire.

     Complementary Tools:                                                       Complementary Tools:
     1. Drone untuk mengakses area sulit dijangkau.                             1. Drones for accessing hard-to-reach areas.
     2. GPS, binocular, peta, radio HT untuk patroli darat                      2. GPS, binoculars, maps, and HT radios for ground
        dan menara.                                                                and tower patrols.
     3. Ground check setiap kali muncul notifikasi hotspot.                     3. Ground checks whenever hotspot notifications
                                                                                   are received.

     Hasil pemeriksaan segera dilaporkan ke kantor site dan                     Inspection results are immediately sent to the site office
     kantor pusat, serta dilaporkan kepada otoritas lokal                       and headquarters, and are reported to local authorities
     setidaknya setahun sekali.                                                 at least once a year.

     Hingga akhir tahun 2025, terdapat 8 (delapan) hotspot                      As of the end of 2025, there were 8 hotspots outside the
     di luar konsesi Kalimantan Tengah dan 119 hotspot di                       concession areas in Central Kalimantan and 119 hotspots
     luar konsesi Kalimantan Timur.                                             outside the concession areas in East Kalimantan.


92   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 93
                                                                                                                                  Planet




Sarana dan Prasarana Pemadaman Kebakaran                              Fire Control Facilities and Infrastructure
Pada 2025, seluruh anak perusahaan TAPG telah                         By 2025, all subsidiaries of TAPG have fulfilled 100% of their
memenuhi 100% kebutuhan sarana dan prasarana                          requirements for firefighting infrastructure, in accordance
pemadaman kebakaran sesuai Permentan No . 6 Tahun                     with Minister of Agriculture Regulation No. 6 of 2025 and
2025 dan KLHK No. 32/2016.                                            Ministry of Environment and Forestry Regulation No. 32/2016.

Sarana & Prasarana Kunci:                                             Key Facilities & Infrastructure:
1. Peralatan pribadi & regu pemadam                                   1. Personal equipment & firefighters
2. Peralatan tangan (cangkul, sekop, McLeod, dan lainnya)             2. Hand tools (hoes, shovels, McLeod, etc.)
3. Pompa air & perlengkapan                                           3. Water pumps & equipment
4. Mobil tangki air & BBM cadangan                                    4. Water tankers & spare fuel
5. Sistem pendukung data & informasi                                  5. Data & information support systems
6. Sarana transportasi patroli                                        6. Patrol transportation facilities
7. Sarana kampanye & peringatan dini                                  7. Campaign & early warning facilities
8. Sistem pengelolaan kanal untuk tanah organik                       8. Canal management system for organic soil
9. Posko penanganan krisis                                            9. Crisis response post
10. Menara pantau api dan embung air                                  10. Fire watchtowers and water reservoirs

Hingga akhir 2025, TAPG memiliki:                                     By the end of 2025, TAPG has:




    300                                        326                                               38
                      unit menara                                  unit
                      pantau                                       embung air                                  unit drone
                      watchtowers                                  water reservoirs                            drones




Semua fasilitas ini secara rutin dicek untuk memastikan               All these facilities are regularly inspected to ensure water
ketersediaan air dan pengawasan optimal terhadap                      supply and proper monitoring of vulnerable areas.
area rawan.

Satuan Tugas Pengendalian Karhutla                                    Forest and Land Fire Control Task Force
Satuan Tugas Pengendalian Karhutla adalah garda                       The Forest and Land Fire Control Task Force serves as
terdepan dalam mitigasi kebakaran TAPG. Satgas                        the frontline in TAPG fire mitigation. It was established
dibentuk secara internal dan eksternal, serta mendapatkan             with support from both internal and external sources
persetujuan pemerintah daerah.                                        and has received approval from the local government.

Struktur Satgas:                                                      Task Force Structure:
1. Ketua                                                              1. Chairperson
2. Sekretaris                                                         2. Secretary
3. Regu Inti                                                          3. Core Team
4. Regu Pendukung                                                     4. Support Team
5. Regu Perbantuan                                                    5. Assistance Team
6. Penanggung jawab Urusan Pencegahan, Pemadaman,                     6. Personnel responsible for prevention, extinguishing,
    Logistik, Penyelamatan & Evakuasi                                    logistics, rescue, and evacuation
7. Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) sebagai regu                       7. Fire-Aware Farmers Group (KTPA) as an external
    eksternal                                                            team

Jumlah Personel (2025) | Number of Personnel (2025):
             21 Regu Satgas Karhutla        54 Regu Inti              176 Regu Pendukung                   57 KTPA
             21 Forest and Land Fire Task   54 Core Teams               176 Support Teams
                    Force Teams




                3.425                       810                         1.760                          855
                orang | people              orang | people              orang | people                  orang | people


Keterlibatan masyarakat desa melalui KTPA menjadi pilar               Village community involvement through KTPA is a key
penting yang menurunkan risiko kebakaran di wilayah                   pillar in lowering the risk of fires in the areas around
sekitar operasi.                                                      operations.



                                                      PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      93
Page 94
     Desa Makmur Peduli Api                                                     Prosperous Fire-free Village Program (DMPA)
     TAPG mengembangkan program Desa Makmur Peduli Api                          TAPG created the Prosperous Fire-Aware Village (DMPA)
     (DMPA) sebagai pendekatan sosial untuk memperkuat                          program as a community-focused effort to enhance
     pencegahan Karhutla berbasis masyarakat.                                   forest and land fire prevention.

     Aktivitas inti mencakup:                                                   Core activities consist of:
     1. Sosialisasi pencegahan kebakaran.                                       1. Fire prevention outreach.
     2. Pelatihan teknis anggota KTPA.                                          2. Technical training for KTPA members.
     3. Pemberian sarpras pencegahan karhutla.                                  3. Providing infrastructure for forest and land fire
                                                                                   prevention.
     4. Pemasangan signboard & materi edukasi lingkungan.                       4. Installing signboards and environmental education
                                                                                   materials.
     5. Simulasi pemadaman 4 kali setahun.                                      5. Conducting fire extinguishing simulations four
                                                                                   times annually.

     Pendekatan kolaboratif ini membantu menjaga area desa                      This collaborative effort aims to keep village areas free
     tetap bebas dari kebakaran sepanjang 2025.                                 of fire through 2025.

     Aplikasi Patroli Api                                                       Fire Patrol Application
     TAPG menjalankan Aplikasi Patroli Api (mobile app) yang                    TAPG operates a Fire Patrol Application (mobile app)
     memonitor rute patroli secara real time.                                   that monitors patrol routes in real time.

     Fungsi Utama:                                                              Main Functions:
     1. Merekam jejak patroli area rawan.                                       1. Records patrol routes in high-risk areas.
     2. Melaporkan titik api secara digital.                                    2. Reports fire hotspots digitally.
     3. Validasi apakah patroli sesuai rute.                                    3. Checks if patrols are on schedule.
     4. Synchronised reporting untuk pimpinan unit.                             4. Provides synchronized updates for unit leaders.

     Jika ditemukan api, Satgas dapat segera mengonsolidasikan                  If a fire is detected, the Task Force can quickly gather
     bantuan dari afdeling terdekat.                                            assistance from the nearest department.

     Alur Pelaporan Deteksi Dini
     Reporting Flow for Early Detection
                                                                                             Darat
                                                                                             Land




                                                         Patroli                            Menara
                                                         Patrol                             Tower




              Deteksi Dini                           Push Report
             Early Detection                           Hotspot                               Drone




                                                       Posko
                                                    Command Post




94   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 95
                                                                                                                                  Planet




Patroli Aplikasi Bagian dari Upaya Deteksi Dini
Application Patrol as Part of Early Detection Efforts




                                                                                    Smartphone




                                                                                                                          Radio HT
                                                                                                                          HT Radio
                                                                                Petugas Patroli
                                                                                Patrol Officer


                                        Area Rawan Kebakaran
                                        Fire-Prone Area

                                                                                                               Menara api
   Menara api                                                                                                  Fire Watch Tower
   Fire Watch Tower




Area Rawan Kebakaran                    Posko                                                     Area Rawan Kebakaran
Fire-Prone Area                         Command Post                                              Fire-Prone Area




Berbagai upaya pencegahan ini membuahkan hasil.                     These various prevention efforts have produced positive
                                                                    results.
Pada 2025:                                                          By 2025:

    Tidak terjadi kejadian kebakaran lahan di kebun inti maupun kebun plasma/mandiri TAPG.
    There were no land fires in TAPG’s main plantations or plasma/independent plantations.


Sebagai bentuk apresiasi, TAPG memberikan                           As a gesture of appreciation, TAPG rewarded villages
penghargaan kepada desa-desa yang berhasil menjaga                  that successfully kept their areas fire-free.
wilayahnya bebas dari api.




Konservasi Lahan Kelapa Sawit Berkelanjutan
                                                                     Sustainable Palm Oil Land Conservation

Pengelolaan lahan berkelanjutan adalah fondasi dari                Sustainable land management forms the core of TAPG’s
strategi keberlanjutan TAPG. Di tengah tekanan                     sustainability strategy. Faced with challenges such as
perubahan iklim, degradasi tanah organik, dan                      climate change, soil organic matter degradation, and
kebutuhan menjaga cadangan karbon, TAPG menerapkan                 the need to preserve carbon stocks, TAPG adopts a
pendekatan tata kelola lahan yang tidak hanya                      land management approach that emphasizes not
berorientasi pada produktivitas, tetapi juga ketahanan             only productivity but also the long-term resilience
ekosistem jangka panjang.                                          of ecosystems.

Melalui prinsip No Deforestation, No Peat, No                      By adhering to principles such as No Deforestation, No
Exploitation (NDPE), Zero Burning, konservasi NKT–                 Peat, No Exploitation (NDPE), Zero Burning, HCV-HCS
SKT, serta manajemen tanah organik dan air, Perseroan              conservation, and organic soil and water management,
memastikan bahwa setiap hektare lahan yang                         the Company ensures that every hectare of land
dikelola memberi manfaat lingkungan, ekonomi, dan                  under its care delivers environmental, economic, and
sosial sekaligus.                                                  social benefits.


                                                    PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        95
Page 96
     Dengan menjaga area bernilai konservasi tinggi,                            By preserving high conservation value (HCV) areas,
     melindungi tanah organik, meminimalkan gangguan                            safeguarding organic soil, reducing soil disturbance, and
     tanah, dan menerapkan pengelolaan dan pemantauan                           implementing conservation management and monitoring
     konservasi, TAPG mengurangi potensi emisi dari:                            programs, TAPG lowers potential emissions from:
     1. Land Use Change (LUC).                                                  1. Land Use Change (LUC).
     2. Degradasi tanah organik.                                                2. Organic soil degradation.
     3. Hilangnya cadangan karbon.                                              3. Loss of carbon stocks.
     4. Berkurangnya fungsi ekosistem riparian.                                 4. Decline in riparian ecosystem function.

     Pendekatan ini memperkuat fondasi menuju Netral                            This approach enhances the pathway to achieving Carbon
     Karbon 2036 dan memastikan keberlanjutan ekosistem                         Neutrality by 2036 and supports the sustainability of
     yang menopang produktivitas jangka panjang.                                ecosystems vital for long-term productivity.

     Komitmen NDPE                                                              NDPE Commitment
     Komitmen NDPE menjadi pilar utama dalam seluruh                            The NDPE commitment is essential to all operations.
     operasional. Kebijakan ini memastikan bahwa TAPG                           This policy enables TAPG to prevent practices that could
     menghindari praktik yang berisiko merusak ekosistem                        damage high conservation value ecosystems and reduce
     bernilai konservasi tinggi dan mengurangi emisi karbon                     carbon emissions related to land cover change. It is
     dari perubahan tutupan lahan. Kebijakan ini dijalankan                     implemented via the Agronomy Standard Operating
     melalui SOP Agronomi yang diperbarui secara berkala                        Procedure (SOP), which is regularly revised and serves
     dan menjadi referensi teknis bagi seluruh unit kebun.                      as a technical guide for all plantation units.


           Komponen NDPE TAPG
           TAPG NDPE Components



                    NO Deforestation

         Perlindungan hutan primer, hutan sekunder, dan ekosistem penting lain berdasarkan kajian NKT–SKT.
         Protection of primary forests, secondary forests, and other vital ecosystems based on HCV-HCSA assessments.




                    NO Peat                                                                     NO Exploitation

         Tidak ada pembukaan baru di tanah organik/peat                                Tidak memperbolehkan segala bentuk eksploitasi.
         sejak 2016.                                                                   No form of exploitation is allowed.
         No new clearing of organic/peat soils since 2016.




                    ZERO Burning                                                                Responsible Sourcing

         Pembukaan lahan tanpa bakar dan kepatuhan                                     Pemasok wajib memenuhi prinsip keberlanjutan
         terhadap seluruh regulasi kebakaran.                                          yang sama.
         Land clearing without burning and in compliance                               Suppliers must follow the same sustainability
         with all fire regulations.                                                    principles.




96   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 97
                                                                                                                              Planet




Perlindungan Tanah Organik                                        Organic Soil Protection
Tanah organik merupakan penyimpan lebih dari 30%                  Organic soils hold over 30% of the world’s carbon
cadangan karbon dunia. Karena itu, pengelolaan peat               reserves, making peat management a key priority
merupakan area prioritas bagi TAPG.                               for TAPG.

Strategi Pengelolaan Tanah Organik TAPG:                          TAPG Organic Soil Management Strategy:
1. Pemanfaatan tanaman penutup tanah (LCC) seperti                1. Use of cover crops (LCC), such as Mucuna bracteata,
    Mucuna bracteata untuk mencegah erosi dan                        to prevent erosion and control weeds.
    mengendalikan gulma.
2. Pemantauan air ketat melalui desain kanal, tanggul,            2. Strict water monitoring through the design of canals,
    dan water-gate.                                                  embankments, and water gates.
3. Pemetaan Fungsi Ekosistem Gambut (FEG)                         3. Peat Ecosystem Function (FEG) mapping based on
    berdasarkan peta nasional 2017.                                  the 2017 national map.
4. Verifikasi kondisi tanah organik melalui lembaga               4. Verification of organic soil conditions by an
    independen.                                                      independent agency.

Upaya ini memastikan bahwa tanah organik tetap stabil,            These efforts help ensure organic soil remains stable,
terjaga kelembapannya, dan tidak melepaskan emisi                 retains moisture, and does not emit large amounts
karbon dalam jumlah besar.                                        of carbon.

Melindungi Area NKT dan SKT                                       Protecting HCV and HCS Areas
TAPG melaksanakan kajian NKT (HCV) dan SKT (HCS)                  TAPG has been performing HCV and HCS assessments
sejak 2012 bekerja sama dengan asesor berlisensi                  since 2012, working with assessors licensed under the
Assessor Licensing Scheme (ALS). Hasil kajian ini                 Assessor Licensing Scheme (ALS). The results help
digunakan untuk mengidentifikasi areal yang harus                 identify areas that need protection, restoration, or
dilindungi, direstorasi, atau dikelola secara khusus.             special management.

Hasil Kajian | Study Results:


  8%          area konsesi teridentifikasi sebagai NKT
              of the concession area identified as HCV      12 %          area teridentifikasi sebagai SKT
                                                                          of the area identified as HCS



 20 %         wilayah konsesi
              of the concession area
                                              total area dilindungi
                                              total protected are


Semua area ini dikelola dengan pendekatan perlindungan            All of these areas are managed with a landscape
lanskap, pemantauan tutupan lahan, dan restorasi area             protection approach, land cover monitoring, and
yang menunjukkan degradasi.                                       restoration of degraded areas.

Upaya Perlindungan HCV/HCS:                                       HCV/HCS Protection Efforts:
1. Penetapan batas areal konservasi.                              1. Delineation of conservation zones.
2. Patroli rutin & pencegahan perburuan.                          2. Regular patrols and measures to prevent poaching.
3. Monitoring tutupan lahan menggunakan drone &                   3. Monitoring land cover through drones and
   citra satelit.                                                    satellite imagery.
4. Pelatihan staf dan sosialisasi warga.                          4. Training of personnel and engagement with
                                                                     the communities.
5. Pengelolaan habitat flora & fauna langka, terancam             5. Management of habitats for rare, threatened, and
   dan dilindungi.                                                   protected species of flora and fauna.
6. Remediasi area riparian dan kelerengan tinggi sesuai           6. Remediation of riparian zones and steep slope areas
   kriteria RSPO.                                                    in accordance with RSPO standards.

Tidak ada kasus deforestasi yang ditemukan dalam area             No cases of deforestation were recorded within HCV–
NKT–SKT sepanjang 2025.                                           HCS areas through 2025.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      97
Page 98
     Monitoring Lahan Terintegrasi                                              Integrated Land Monitoring
     TAPG menggunakan berbagai sistem digital untuk                             TAPG utilizes various digital systems to monitor land
     memonitor kondisi lahan dan hutan, termasuk:                               and forest conditions, including:
     1. Monitoring tutupan lahan berbasis citra udara.                          1. Land cover monitoring using aerial imagery.
     2. Deteksi perubahan vegetasi (LUC analysis).                              2. Vegetation change detection (LUC analysis).
     3. Inventarisasi flora & fauna.                                            3. Flora and fauna inventories.
     4. Sistem pelaporan internal melalui dashboard                             4. An internal reporting system via an environmental
        lingkungan.                                                                dashboard.
     5. Audit berkala ISPO, RSPO, dan otoritas daerah.                          5. Regular audits conducted by ISPO, RSPO, and
                                                                                   local authorities.

     Pendekatan ini memastikan perlindungan areal bernilai                      This method guarantees that conservation-value
     konservasi berjalan konsisten dan terukur.                                 areas are protected in a way that is both consistent
                                                                                and quantifiable.

     Perlindungan Sempadan Sungai dan Aliran Air                                Riparian Zone and Natural Waterway Protection
     Alami
     Sungai dan anak sungai di area konsesi TAPG memainkan                      Rivers and streams within the TAPG concession area
     peran kunci dalam menjaga keseimbangan hidrologis                          are vital for maintaining hydrological balance and
     dan kualitas ekosistem.                                                    ecosystem quality.

     Pendekatan Perlindungan:                                                   Protection Strategy:
     1. Penetapan zona penyangga (buffer zone) pada                             1. Create buffer zones along riverbanks.
        sempadan sungai.
     2. Penanaman kembali dengan jenis asli.                                    2. Replant using native species.
     3. Larangan aktivitas budidaya di area konservasi.                         3. Ban cultivation in conservation zones.
     4. Pemantauan berkala kondisi debit air dan                                4. Conduct regular monitoring of water flow and
        keanekaragaman hayati akuatik.                                             aquatic life.

     Prinsip ini memastikan jalur air tetap berfungsi sebagai                   This approach guarantees that these waterways remain
     penyedia air bersih bagi masyarakat dan habitat bagi                       reliable sources of clean water for local communities
     satwa liar.                                                                and habitats for wildlife.

     Praktik Agronomi Berkelanjutan                                             Sustainable Agronomic Practices
     Untuk menjaga keberlanjutan produksi, TAPG menerapkan                      To maintain sustainable production, TAPG implements
     praktik agronomi rendah emisi yang berfokus pada:                          low-emission agronomic practices focused on:
     1. Penggunaan bibit bersertifikat dari sumber terkemuka                    1. Using certified seeds from reputable sources (PPKS,
        (PPKS, Dami mas, Socfindo, Lonsum, ASD, Topaz,                             Dami mas, Socfindo, Lonsum, ASD, Topaz, Felda).
        Felda).
     2. Pengelolaan tanah dan air yang minim gangguan.                          2. Employing minimally disruptive soil and water
                                                                                   management.
     3. Pemupukan tepat dosis dan tepat waktu.                                  3. Applying fertilizers appropriately and on time.
     4. Recycle-based fertiliser: janjang kosong, pelepah,                      4. Recycling fertilizers such as empty fruit bunches,
        fiber, POME (setelah diolah).                                              fronds, fiber, and POME (after processing).
     5. Efisiensi penggunaan pestisida dan herbisida sesuai                     5. Using pesticides and herbicides efficiently, following
        daftar Kementerian Pertanian.                                              the Ministry of Agriculture’s list.
     6. Inovasi R&D untuk meningkatkan penggunaan                               6. Investing in R&D to increase organic fertilizer use.
        pupuk organik.

     Pendekatan ini berkontribusi pada pengurangan                              This approach helps reduce emissions, improve soil
     emisi, peningkatan kesehatan tanah, dan stabilitas                         health, and ensure stable plantation productivity.
     produktivitas kebun.




98   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 99
                                                                                                                             Planet




                                                     Pengurangan Emisi dan
                                                   Carbon Neutrality                                          [OJK F.12][GRI 3-3]

                                                              Emission Reduction and Carbon Neutrality



Sebagai perusahaan yang beroperasi di industri kelapa            As a company operating in the palm oil industry, which
sawit yang membutuhkan energi dan menghasilkan emisi,            requires substantial energy and produces emissions,
TAPG menempatkan pengurangan emisi Gas Rumah                     TAPG focuses on lowering greenhouse gas (GHG)
Kaca (GRK) sebagai prioritas strategis. Emisi tidak hanya        emissions. These emissions affect the environment and
berdampak pada lingkungan, tetapi juga menentukan                also influence operational stability, Company reputation,
stabilitas operasional, reputasi Perseroan, dan kesiapan         and the ability to meet global sustainability standards.
menghadapi standar keberlanjutan global.

Melalui pendekatan berbasis sains, pemantauan GRK                Using a science-based method, standard GHG
yang terstandarisasi, dan penerapan teknologi rendah             monitoring, and adopting low-emission technologies,
emisi, TAPG memperkuat fondasi untuk mencapai target             TAPG is building a strong foundation to reach its bold
besar: Netral Karbon pada tahun 2036 sebagai bagian              goal of Carbon Neutrality by 2036 as part of TAPG
dari New Journey of TAPG Sustainability.                         Sustainability’s New Journey.

Penghitungan dan Sumber Emisi TAPG                               TAPG Emission Calculations and Sources
TAPG melakukan penghitungan emisi GRK secara                     TAPG has been regularly calculating GHG emissions
berkala sejak 2019 menggunakan RSPO GHG Calculator,              since 2019 using the RSPO GHG Calculator, including:
meliputi:
1. Scope 1 (emisi langsung).                                     1. Scope 1 (direct emissions).
    a. Konversi tutupan lahan;                                      a. Land cover conversion;
    b. Aplikasi pupuk & limbah agronomi;                            b. Fertilizer application & agronomic waste;
    c. Energi dari pembakaran solar; dan                            c. Energy from diesel combustion; and
    d. Pengolahan limbah cair (POME).                               d. Wastewater treatment (POME).
2. Scope 2 (energi yang dibeli).                                 2. Scope 2 (purchased energy).
3. Scope 3 (transportasi TBS pemasok luar, penggunaan            3. Scope 3 (FFB transportation from external suppliers,
    produk hilir, kegiatan pemasok).                                downstream product use, supplier activities).

Sumber Emisi Utama TAPG
TAPG Main Emission Sources

                                    9,30%                                        44,11%




                                   13,09%

                                    8,94%                   2025
                                    1,34%



                                                                                23,22%

  Perubahan Tutupan        Limbah Cair Kelapa     Penggunaan Bahan            Pupuk                Gambut             Pemasok Pihak
  Lahan (LUC               Sawit (POME)           Bakar Fosil                 Fertilizers          Peat               Ketiga
  Emmissions)              Palm Oil Mill          Fossil Fuels Used                                                   3rd Party
  Land Use Change          Effluent (POME)                                                                            Suppliers




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      99
Page 100
      Mitigasi Emisi TAPG                                                        TAPG Emissions Mitigation
      Keseluruhan strategi mitigasi emisi TAPG dibingkai dalam                   The overall TAPG emissions mitigation strategy is
      lima pilar utama yang saling terkait untuk mencapai                        built around five interconnected main pillars to reach
      Netral Karbon.                                                             carbon neutrality.




                                                   Mitigasi Peningkatan Emisi dari Sumber Konversi Lahan
                                                   Mitigate the Increasing Emissions from Land Conversion




                                                             Pengurangan Emisi dari Operasional
                                                              Reduce Emissions from Operations



                                                             Pengurangan Emisi dari Operasional
                                                              Reduce Emissionsfrom Operations


                                                               Pemanfaatan Energi Terbarukan
                                                          Utilize the Renewable Energy Resources
                                                                         Efficiently


                                                                 Peningkatan Stock Karbon
                                                                  melalui Area Konservasi
                                                               Increase Carbon Stocks in the
                                                                    Conservation Areas



                                                                      Netral Karbon
                                                                      Carbon Neutral




                                                                 • Perlindungan NKT–SKT.
                                                                 • Tidak ada pembukaan hutan.
                                                                 • Identifikasi cadangan karbon dan pemantauan tutupan lahan.
                                                                 • Remediasi dan restorasi area sempadan sungai.
                                                                 Nilai tambah: upaya ini mengurangi emisi LUC sekaligus meningkatkan
             Mitigasi Emisi dari Perubahan Tutupan
                                                                 serapan karbon.
             Lahan (LUC)
       1.
             Mitigating Emissions from Land Cover
                                                                 • HCV–HCS protection.
             Change (LUC)
                                                                 • No clearing of forests.
                                                                 • Identification of carbon stocks and monitoring land cover.
                                                                 • Restoration & riparian rehabilitation.
                                                                 Added value: these actions decrease land use change (LUC) emissions
                                                                 and enhance carbon sequestration.

                                                                 •  Optimalisasi pemupukan tepat dosis & tepat waktu.
                                                                 •  Penurunan penggunaan bahan kimia berisiko tinggi.
                                                                 •  Pengendalian Hama Terpadu (IPM).
                                                                 •  Pemanfaatan kompos, janjang kosong, dan pupuk organik dari
                                                                    limbah pabrik.
                                                                 • Efisiensi transportasi TBS & penggunaan solar.
                                                                 Tujuannya: menekan emisi dari pupuk, transport, dan pembakaran
                                                                 energi.
             Pengurangan Emisi dari Operasional
             Agronomi
       2.                                                        •   Optimization of fertilizer application with appropriate dosage and
             Reducing Emissions from Agronomic
                                                                     timing.
             Operations
                                                                 • Reduction in the use of high-risk chemicals.
                                                                 • Implementation of Integrated Pest Management (IPM).
                                                                 • Utilization of compost, empty fruit bunches, and organic fertilizers
                                                                     derived from mill waste.
                                                                 • Efficient transportation of fresh fruit bunches (FFB) and Diesel fuel
                                                                     consumption.
                                                                 The objective: to decrease emissions resulting from fertilizers,
                                                                 transportation, and energy combustion.


100   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 101
                                                                                                                        Planet




                                            Limbah cair PKS merupakan salah satu kontributor terbesar emisi
                                            metana. TAPG mereduksi emisi secara signifikan melalui:
                                            • Methane Capture di fasilitas Biogas Plant–KCP.
                                            • Pengolahan POME sesuai baku mutu.
                                            • Pemanfaatan POME terolah sebagai pupuk cair (Land Application).
     Pengurangan Emisi dari Limbah Cair
     (POME)
3.                                          POMs liquid waste is a major contributor of methane emissions. TAPG
     Reducing Emissions from Liquid Waste
                                            effectively reduces these emissions by:
     (POME)
                                            • Capturing methane at the Biogas Plant–KCP facility.
                                            • POME Processing to meet quality standards.
                                            • Using processed POME as liquid fertilizer (Land Application).



                                            Pengurangan Emisi POME 2024-2025 [GRI 305-5]
                                            POME Emission Reduction 2024-2025

                                                           Tahun
                                                                                       2025           2024           2022
                                                            Year

                                             Produksi POME (t/yr)
                                                                                     2.508.513      2.231.206      2.647.340
                                             POME Production
                                             Total emisi POME (tCO2/yr)
                                                                                       522.677       489.099          771.633
                                             Total POME Emissions
                                             Penurunan dari 2022 (baseline
                                             sebelum pemasangan methane
                                             capture) tCO2/yr
                                             Reduction from 2022 (baseline                            248.956
                                             prior to the implementation
                                             of methane capture systems)
                                             tCO2/yr
                                             Persentase penurunan
                                                                                                           32%
                                             Percentage Reduction



                                             Tren Emisi POME 2025 dibandingkan dengan tahun 2024
                                             POME Emission Trends in 2025 compared to 2024

                                             Produksi POME (t/yr)
                                             POME Production

                                             2025                                                 2.508.513


                                             2024                                            2.231.206


                                             Total emisi POME (tCO2 /yr)
                                             Total POME Emissions

                                             2025                                        522.677


                                             2024                                     489.099


                                             Methane capture telah menjadi tonggak penting dalam
                                             perjalanan menuju Net Zero 2036.
                                             Methane capture has marked a crucial milestone on the
                                             path to achieving Net Zero 2036.




                                            PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      101
Page 102
                                                                 TAPG memaksimalkan penggunaan energi terbarukan dari produk
                                                                 samping pabrik:
                                                                 • Cangkang dan fiber sebagai bahan bakar biomassa boiler.
                                                                 • Biogas dari methane capture sebagai sumber energi baru.
                                                                 • Pengurangan konsumsi solar dan listrik berbasis generator.

                                                                 Konsumsi energi total 2025: 7.727.169 GJ (termasuk konsumsi
                                                                 energi terbarukan) Kontribusi energi terbarukan (96% dari total
                                                                 konsumsi energi):
                                                                 • Cangkang: 204.674 ton
                                                                 • Fiber: 346.155 ton
                                                                 • Biogas: 190.917 m3

                                                                 Penggunaan energi terbarukan berperan langsung dalam mengurangi
                                                                 jejak karbon operasional.
             Pemanfaatan Energi Terbarukan
       4.
             Utilizing Renewable Energy                          TAPG optimizes renewable energy utilization from factory by-
                                                                 products:
                                                                 • Shells and fiber serve as biomass boiler fuel.
                                                                 • Biogas generated from methane capture provides a new energy
                                                                    source.
                                                                 • Diesel and generator-based electricity use is reduced.

                                                                 Total energy consumption in 2025: 7,727,169 GJ (including renewable
                                                                 energy consumption). Renewable energy contribution (96% of total
                                                                 energy consumption):
                                                                 • Shells: 204,674 tons
                                                                 • Fiber: 346,155 tons
                                                                 • Biogas: 190,917 m3

                                                                 The utilization of renewable energy sources significantly contributes
                                                                 to the reduction of the operational carbon footprint.

                                                                 Melalui areal konservasi, NKT–SKT, dan Hutan Mayong Merapun, TAPG
                                                                 meningkatkan kemampuan lahan untuk menyerap karbon.

                                                                 Pendekatan ini meliputi:
                                                                 • Perlindungan hutan bernilai tinggi.
                                                                 • Remediasi area yang terdegradasi.
                                                                 • Penanaman kembali vegetasi lokal.
                                                                 • Monitoring flora-fauna kunci.

                                                                 Area konservasi menjadi “penyeimbang" emisi, membantu menurunkan
             Peningkatan Stok Karbon melalui Area
                                                                 Net Carbon dalam operasional.
             Konservasi
       5.
             Increasing Carbon Stocks through
                                                                 Through conservation areas, HCV-HCS, and the Mayong Merapun
             Conservation Areas
                                                                 Forest, TAPG enhances the land's capacity to sequester carbon.

                                                                 This strategy involves:
                                                                 • Protecting high-value forests.
                                                                 • Restoring degraded areas.
                                                                 • Replanting native vegetation.
                                                                 • Monitoring key flora and fauna.

                                                                 Conservation areas serve as an emissions “balancer,” helping reduce
                                                                 net carbon emissions from operations.




102   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 103
                                                                                                                                  Planet



      TAPG menghitung emisi bersih (Net Carbon) per PKS dengan mempertimbangkan:
      TAPG calculates net carbon emissions per palm oil mill by including:


      •    Emisi Land Use Change (LUC).                              •   Land Use Change (LUC) emissions.
      •    Serapan karbon dari tanaman kelapa sawit.                 •   Carbon absorption from oil palm plantations.
      •    Serapan karbon dari areal konservasi.                     •   Carbon absorption from conservation areas.




                                                           LUC Emission 2025 (tCO2-eq)
           PKS
           POMs
                                   Emisi Land Use        Palm Oil                   Conservation
                                                                                                                   Net Carbon
                                      Change           Sequestration                Sequestration

 13 PKS
                                         992.664           (815.515)                    (77.457)                      99.693
 POMs


Intensitas Emisi GRK [GRI 305-4][OJK F11][E-02]
GHG Emissions Intensity


           Intensitas Emisi GRK
          GHG Emissions Intensity                      2025                          2024                            2023

 Total Emisi GRK (ton CO2eq)
                                                      1.310.459                     1.427.940                       1.513.440
 Total GHG Emissions (tons CO2eq)

 Volume Produksi CPO
                                                       651.974                         631.364                        670.799
 CPO Production Volume

 Intensitas Emisi GRK
 (ton CO2eq/CPO)
                                                            1,66                           1,87                            1,87
 GHG Emissions Intensity
 (tonnes CO2eq/CPO)

 Penjualan (Rp juta)
                                                     11.402.198                      9.671.463                      8.325.887
 Sales (million Rp)

 Intensitas Emisi GRK
 (ton CO2eq/Rp juta)
                                                            0,11                           0,15                            0,18
 GHG Emissions Intensity
 (tonnes CO2eq/million Rp)

Catatan: Penghitungan dilakukan untuk 13 PKS
Note : Calculated on 13 POMs




                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       103
Page 104
      E-01: Laporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4]
      Greenhouse Gas (GHG) Emissions Report



                                           Kategori Emisi                                Satuan
                                                                                                       2025
                                         Emission Category                                Unit

       Emisi GRK Scope 1
       GHG Emissions Scope 1

       Emisi GRK Langsung dan Pembuangan
                                                                                        TonCO2-eq     2.041.240
       Direct GHG Emissions and Dissipation

       Emisi GRK Scope 2
       GHG Emissions Scope 2

       Emisi GRK Tidak Langsung dari Energi yang Diimpor/Dibeli
                                                                                        TonCO2-eq              -
       Indirect GHG Emissions from Imported/Purchased Energy

       Emisi GRK Scope 3
       GHG Emissions Scope 3

       Emisi GRK Tidak Langsung dari Transportasi
                                                                                                               -
       Indirect GHG Emissions from Transportation

       Emisi GRK Tidak Langsung dari Produk yang Digunakan oleh Perusahaan
                                                                                                               -
       Indirect GHG Emissions from Company Products

       Emisi GRK Tidak Langsung ang Terkait dengan Penggunaan Produk dari
       Perusahaan                                                                                              -
       Indirect GHG Emissions Associated with the Use of Products by Companies

       Emisi GRK Tidak Langsung dari Sumber Lainnya                                     TonCO2-eq
                                                                                                     209.270,66
       Indirect GHG Emissions from Other Sources

       Total Emisi GRK (Scope 1 dan 2)
                                                                                                    2.041.240,01
       Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)

       Total Emisi GRK (Scope 1, 2, dan 3)
                                                                                                    2.250.510,67
       Total GHG Emissions (Scope 1,2, and 3)

       Kompensasi/Kredit                                                                            -940.052,15
       Offsets/Credits

       Pembelian Renewable Energy Certificate (REC)
                                                                                          kwh                 0
       Renewable Energy Certificate (REC)Purchase




104   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 105
                                                                                                                                        Planet




Pengelolaan Air dan Limbah Berkelanjutan                                                                                       [GRI 3-3]

                                                                      Sustainable Water and Waste Management



PENGELOLAAN AIR [GRI 303-1, 303-2]                                       WATER MANAGEMENT [GRI 303-1, 303-2]
Air merupakan elemen penting dalam seluruh proses                        Water plays an essential role throughout the entire palm
produksi minyak kelapa sawit. Di Pabrik Kelapa Sawit                     oil production process. In palm oil mills (POMs), it is
(PKS), air digunakan untuk perebusan, pemurnian,                         used for boiling, refining, sterilization, and domestic
sterilisasi, hingga kebutuhan domestik karyawan.                         needs for employees. With climate change causing
Perubahan iklim yang menyebabkan variabilitas curah                      variability in rainfall, using water efficiently becomes
hujan membuat efisiensi penggunaan air menjadi                           even more important.
semakin krusial.

TAPG mengelola air secara bertanggung jawab dengan                       TAPG manages water responsibly by focusing on
mengedepankan efisiensi, perlindungan sumber air,                        efficiency, protecting water sources, and complying
dan kepatuhan pada baku mutu, memastikan bahwa                           with quality standards. This approach ensures that
setiap liter air yang digunakan memberikan nilai tanpa                   every liter of water serves its purpose without harming
membahayakan lingkungan.                                                 the environment.

Untuk menjamin kualitas dan ketersediaan air, TAPG                       To maintain water quality and availability, TAPG sources
menggunakan pasokan dari waduk dan sungai yang                           water from reservoirs and rivers located at least 500
berjarak minimal 500 meter dari PKS. Air dari sumber ini                 meters away from the POMs. The water is then treated
kemudian diolah agar memenuhi standar kualitas industri.                 to meet industrial quality standards. In some POMs,
Di beberapa PKS, air hujan dimanfaatkan dengan sistem                    rainwater is collected via gutter systems to supplement
talang untuk menambah pasokan cadangan.                                  the water reserve.

Ilustrasi Penggunaan Air di PKS
Illustration of Water Use at POMs

                                                                                                                           Steriliser

                                 W1                 W2

    Water Treatment                                                                 Back Preassure                         Pressing
                                        Boiler              Turbine                                                        Station
     Plant (WTP)                                                                     Vessel (BPV)


                      W3                                                                                                 Classification
                                       Process                                                                              Station


                                                                                                                            Kernel
                                      POME/Land                                                                             Station
                                      Application
 Notes:
 W1 = Treated Water for Boiler
 W2 = Turbin Cooling Water
 W3 = Dilution Water




                                                         PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         105
Page 106
      Inisiatif Efisiensi Air                                                         Water Efficiency Initiatives
      Untuk mengoptimalkan penggunaan air, TAPG                                       To optimize water use, TAPG has implemented several
      menerapkan berbagai upaya efisiensi:                                            efficiency measures:
      1. Pemantauan konsumsi air per ton TBS.                                         1. Monitoring water consumption per ton of fresh fruit
                                                                                          bunches (FFB).
      2. Pencegahan kebocoran pipa, valve, dan tangki.                                2. Preventing leaks in pipes, valves, and tanks.
      3. Mengurangi tumpahan proses agar tidak memerlukan                             3. Reducing process spills to avoid the need for
         pembersihan berulang.                                                            repeated cleaning.
      4. Edukasi karyawan untuk penggunaan air yang bijak.                            4. Educating employees on responsible water use.
      5. Optimasi penggunaan air di PKS dan perumahan                                 5. Improving water use in the mill and employee housing.
         karyawan.

      Intensitas konsumsi air tercatat 3.261.040 m³/ton CPO,                          Water consumption intensity was recorded at
      mengalami penurunan sebesar 9,31% dibanding periode                             3,261,040 m³ per ton of CPO, a 9.31% decrease from
      sebelumnya, yang menjadi indikator peningkatan efisiensi                        the previous period, indicating enhanced production
      proses produksi.                                                                process efficiency.

      Jumlah Volume Pengambilan Air dan Sumbernya [GRI 303-3]
      Volume and Source of Water Intake


                                                                                                 Volume
                                                                                             (dalam kiloliter)
                    Sumber Air
                                                                                                (in kilolitre)
                    Water Source


                                                                  2025                             2024                      2023
       Air Permukaan
                                                               3.261.040                        3.279.880                  3.000.608
       Surface Water


      Dalam upaya untuk mencapai efisiensi penggunaan air,
      maka Perseroan melakukan program efisiensi dalam                                To achieve further water usage efficiency, the company
      pengelolaan sumber air untuk proses produksi CPO                                has implemented efficiency programs in managing water
      dan PK.                                                                         sources for CPO and PK production.

      Jumlah Penggunaan Air [E-04] [OJK F.8][GRI 303-5]
      Amount of Water Use


                       Jenis Air
                    Type of Water                                  2025                            2024                      2023

       *Proses | Process
                                                                   1.171.165                       1.284.721                1.103.095
       (m3) (A)

       ** Boiler
                                                                 2.089.875                         1.995.159                 1.897.513
       (m3) (B)

       ***Domestik | Domestic
                                                                  1.476.045                       1.303.449                 1.209.854
       (m3) (A+B)

       Jumlah                                                    3.261.040                       3.279.880                 3.000.608
       * Penggunaan Air Proses untuk memproduksi CPO | Use of Process Water to produce CPO
       ** Boiler untuk menghasilkan steam di PKS | Boiler to generate steam in POM
       *** Domestik diperuntukan untuk karyawan | Domestic intended for employees




106   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 107
                                                                                                                                                        Planet




                            Intensitas Air                                                      Total Pengambilan Air Permukaan
                          (m3Ton/ TBS Olah)                                                                  (m3)
                            Water Intensity                                                             Total Surface Water Intake
                         (m3Ton/FFB Processed)                                                                      (m3)



        2025                     2024                        2023                         2025                      2024                         2023
         1,14                     1,18                         1,01                    3.261.040                 3.279.880                  3.000.608

 Catatan | Note:
 • Angka di atas merupakan penggunaan air untuk operasi pabrik kelapa sawit.
 • Untuk penghitungan intensitas air yang digunakan hanya mengacu pada penggunaan air untuk proses produksi CPO, PK serta operasional Boiler.
 • The number above depicts the water consumption by palm oil mill activities.
 • The consumed water intensity calculation only refers to the water consumption for the CPO, PK manufacturing process, and boiler operations.



Menjaga Ekosistem Riparian                                                           Maintaining Riparian Ecosystems
Sungai dan anak sungai yang mengalir di wilayah konsesi                              The rivers and tributaries within the TAPG concession
TAPG merupakan bagian penting dari keseimbangan                                      are vital for maintaining the ecosystem’s balance. The
ekosistem. Perseroan menetapkan dan menjaga zona                                     company establishes and maintains buffer zones along
penyangga (buffer zone) pada sempadan sungai untuk                                   riverbanks to minimize sedimentation, protect water
mencegah sedimentasi, melindungi kualitas air, dan                                   quality, and support ecological processes. This approach
menjaga fungsi ekologis. Pendekatan ini melindungi                                   helps shield downstream communities and aquatic
masyarakat hilir dan keanekaragaman hayati akuatik dari                              ecosystems from the impacts of industrial operations.
dampak aktivitas industri.

Sungai dan Anak Sungai di Lokasi Perkebunan Perseroan
Rivers and Tributaries in the Company’s Plantation Locations


         Lokasi Kebun                                                         Nama Sungai dan Anak Sungai
    Location of Plantation                                                     Names of Rivers and Tributaries

                                         Sungai Kaos, Sungai Anak Mendahara, Sungai Sekawan, Sungai Suak Putat
  Jambi
                                         Kaos River, Mendahara Tributaries, Sekawan River, Suak Putat River

                                         Sungai Belantikan, Sungai Nanduling
                                         Belantikan River, Nanduling River

                                         Sungai Kenawan, Sungai Bilah
                                         Kenawan River, Bilah River

  Kalimantan Tengah                      Sungai Lamandau, Sungai Penopa, Sungai Panjuaian, Sungai Kinabawan
  Central Kalimantan                     Lamandau River, Penopa River, Panjuaian River, Kinabawan River

                                         Sungai Bakung, Sungai Kelua
                                         Bakung River, Kelua River

                                         Sungai Seruyan
                                         Seruyan River




                                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report               107
Page 108
                Lokasi Kebun                                                           Nama Sungai dan Anak Sungai
            Location of Plantation                                                      Names of Rivers and Tributaries


                                                Sungai Telake, Sungai Empit
                                                Telake River, Empit River

                                                Sungai Kelinjau, Sungai Jor, Sungai Jok
                                                Kelinjau River, Jor River, Jok River

                                                Sungai Jieu Belew, Sungai Jor, Sungai Kelinjau
                                                Jieu Belew River, Jor River, Kelinjau River

                                                Sungai Norah Putih, Sungai Telen, Sungai Noran
                                                Norah Putih River, Telen River, Noran River

                                                Sungai Segoy, Sungai Mesangat, Sungai Marah
           Kalimantan Timur                     Segoy River, Mesangat River, Marah River
           East Kalimantan                      Sungai Pelawan, Sungai Nagaunan, Sungai Salamujan
                                                Pelawan River, Nagaunan River, Salamujan River

                                                Sungai Tumbit, Sungai Medang
                                                Tumbit River, Medang River

                                                Sungai Mayong, Sungai Letta, Sungai Danum Mali
                                                Mayong River, Letta River, Danum Mali River

                                                Sungai Liang, Sungai Batu Lepak, Sungai Danum Mali
                                                Liang River, Batu Lepak River, Danum Mali River

                                                Sungai Liang, Sungai Kulat
                                                Liang River, Kulat River


      PENGELOLAAN AIR LIMBAH [GRI 3-3]                                                        WASTE WATER MANAGEMENT [GRI 3-3]
      Limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent (POME) diolah                                   Liquid waste or Palm Oil Mill Effluent (POME) is
      melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar                                     processed in a Wastewater Treatment Plant (WWTP)
      memenuhi baku mutu.                                                                     to meet quality standards.

      Standar baku mutu yang dipatuhi TAPG:                                                   The quality standards followed by TAPG are:
      1. Keputusan Menteri LH No. 28/2003.                                                    1. Decree of the Minister of Environment No. 28/2003.
      2. Keputusan Menteri LH No. 29/2003.                                                    2. Decree of the Minister of Environment No. 29/2003.
      3. Pedoman internal TAPG: PT/SUPP/I/2018/025.                                           3. Internal TAPG Guidelines: PT/SUPP/I/2018/025.

      Hasil POME yang telah memenuhi standar dimanfaatkan                                     POME that meets these standards is used as liquid
      sebagai pupuk organik cair melalui Land Application,                                    organic fertilizer through land application, decreasing
      mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik.                                         reliance on inorganic fertilizers.

      Rata-rata BOD-COD 2023-2025
      Average of BOD-COD 2023-2025
                                                                                                                                    (dalam miligram/liter) | (in miligrams/litre)



                                                                                                                                                     Baku Mutu
                                                  2025                             2024                               2023
                                                                                                                                                  Quality Standard
                   Mill

                                          BOD             COD              BOD              COD              BOD               COD              BOD*                COD

       Rata-rata
                                          2.346           7.420            1.756            6.485            2.220             7.769             5.000                n/a
       Average
       *    Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 28 Tahun 2003 tentang Pedoman Teknis Pengkajian Pemanfaatan Air Limbah Dari Industri Minyak Sawit Pada
            Tanah Di Perkebunan Kelapa Sawit
            The Decree of the Minister of the Environment No. 28 of 2003 concerning Technical Guidelines for the Assessment of Utilization of Wastewater from the
            Palm Oil Industry on Soil in Oil Palm Plantations.




108   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 109
                                                                                                                                    Planet




PENGELOLAAN LIMBAH [GRI 3-3]                                     WASTER MANAGEMENT [GRI 3-3]
Proses produksi TBS menghasilkan limbah padat dan                The FFB production process produces solid and liquid
cair. TAPG mengimplementasikan konsep Zero Waste                 waste. TAPG follows a Zero Waste Management
Management, memastikan hampir semua limbah dapat                 approach, ensuring that nearly all waste can be reused,
digunakan kembali, didaur ulang, atau dimanfaatkan               recycled, or used for energy. In 2025, there were no
sebagai energi. Pada tahun 2025, tidak terdapat                  waste spills. [OJK F.15]
tumpahan limbah. [OJK F.15]

Jenis Limbah dan Mekanisme Pengolahannya [GRI 306-4][OJK F.14]
Type of Waste and Treatment Mechanism




    Perkebunan
     Plantation                          IPAL                           Methane                          Land Application
                                        WWTP                            Capture




       PKS                              Fiber                       Bahan Bakar Boiler               Daya Listrik untuk PKS dan Perumahan
       POM                              Fiber                         Fuel for Boiler                Electricity for POM and Residental Area




                                       Jangkos                                                            Pupuk Organik
                                  Empty Fruit Bunches                                                    Organic Fertilizer




Jenis, Bentuk, Metode Pengelolaan dan Pengolahan Limbah [GRI 306-1, 306-2][OJK F14]
Types, Forms, and Methods of Waste Management and Disposal


   Jenis Limbah             Bentuk Limbah                              Metode Pengelolaan dan Pengolahan
   Type of Waste              Form of Waste                              Management and Processing Method


                                                      Seluruh limbah B3 yang dihasilkan akan disimpan di Tempat
                                                      Penyimpanan Sementara (TPS) limbah B3. Kemudian limbah
                                                      B3 tersebut akan diangkut oleh pengangkut limbah B3 untuk
                                                      diserahkan kepada pemanfaat/pengolah limbah B3. Perseroan
                                                      menjamin bahwa semua pihak ketiga tersebut merupakan
                      Oli bekas, filter bekas, aki    pihak yang berkompeten dalam mengelola limbah serta
                      bekas, kemasan bahan kimia      memiliki izin dari pemerintah setempat. Pengelolaan tersebut
                      bekas, kain majun bekas, limbah mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021
Limbah Bahan
                      elektronik, dan limbah medis.   tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan
Berbahaya dan
                      This includes used oil,         Lingkungan Hidup, yaitu melalui penyimpanan sementara,
Beracun (B3)
                      used filters, used batteries,   pengangkutan, dan penyerahan limbah B3.
Hazardous and Toxic
                      chemical packaging, used rags, All B3 waste generated is stored at a Temporary Storage
Waste
                      electronic waste, and medical   Facility (TPS) for B3 waste. The B3 waste is then transported
                      waste.                          by licensed carriers to authorized waste processors.
                                                      The Company ensures that all third parties involved
                                                      are competent in waste management and possess the
                                                      necessary local government permits. This management
                                                      adheres to Government Regulation No. 22 of 2021 regarding
                                                      Environmental Protection and Management, covering
                                                      temporary storage, transportation, and handover of B3 waste.



                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report               109
Page 110
           Jenis Limbah                         Bentuk Limbah                                     Metode Pengelolaan dan Pengolahan
           Type of Waste                          Form of Waste                                     Management and Processing Method


                                                                                      Limbah padat ini dapat digunakan kembali sebagai bahan
                                                                                      bakar, pupuk dan juga dijual untuk menghasilkan pendapatan
       Padat (limbah dari                                                             tambahan. Kemudian, Fiber/serat, Cangkang dan Jankos
       PKS hasil dari proses                                                          dapat digunakan sebagai bahan bakar. Sementara Abu boiler
                                       Jangkos, Abu Boiler, Fiber/
       pengolahan TBS                                                                 dapat diaplikasikan langsung sebagai sumber pupuk kalium,
                                       Serat, dan Cangkang
       menjadi CPO)*                                                                  Jankos sebagai pupuk dengan cara menjadikan mulsa dan
                                       Jangkos, Boiler Ash, Fiber, and
       Solid Waste (from                                                              pengomposan.
                                       Shell
       the PKS resulting                                                              These solid wastes can be reused as fuel, fertilizer, and
       from TBS processing                                                            sold for additional revenue. Fiber, shells, and Jangkos can
       into CPO)*                                                                     serve as fuel, while boiler ash can be directly applied as a
                                                                                      potassium fertilizer. Jangkos can also be used for mulching
                                                                                      and composting.

                                       Palm Oil Mill Effluent (POME)
                                       yang merupakan air buangan
       Cair (limbah dari               yang dihasilkan oleh PKS,
       PKS hasil dari proses           yang utamanya berasal
       pengolahan TBS                  dari kondensat rebusan,                        Limbah cair dapat diaplikasikan ke lahan perkebunan kelapa
       menjadi CPO)*                   air hidrosiklon, dan sludge                    sawit sebagai pupuk.
       Liquid Waste (from              centrifuge.                                    Liquid waste can be applied to palm oil plantations as
       the PKS resulting               Palm Oil Mill Effluent (POME)                  fertilizer.
       from TBS processing             is the wastewater generated
       into CPO)*                      by the PKS, primarily
                                       from condensate boiling,
                                       hydrocyclone water, and
                                       centrifuge sludge.
       * Proses produksi CPO memiliki beberapa tahap, yaitu:                                * The CPO production process consists of several stages:
       • Tahap Penerimaan TBS yang dilakukan di loading ramp.                               • Reception Phase: Receiving TBS at the loading ramp.
       • Tahap Sterilisasi. Pada proses ini dilakukan perebusan buah dengan steam           • Sterilization Phase: The fruit is boiled with steam at 3 kg/cm² pressure and
          bertekanan 3 kg/cm2 dan suhu 140oC selama 75-90 menit.                               140°C for 75-90 minutes.
       • Tahap Pemipilan buah dari Tandan atau threshing.                                   • Threshing Phase: The separation of fruit from the bunch.
       • Tahap Pelumatan. Buah yang telah dipisahkan dari Tandan dilumatkan dengan          • Digestion Phase: The separated fruit is mashed using a digester with steam at
          menggunakan digester dengan tekanan steam 90 derajat Celsius. Setelah ini            90 degrees Celsius, after which oil is extracted from the fiber.
          minyak diekstrak dari serat.
       • Tahap Pemurnian.                                                                   • Refining Phase.
       • Limbah yang keluar dari PKS sebenarnya belum bisa dikatakan 100% sebagai           • The waste produced by the PKS is not considered waste in its entirety but is
          limbah, namun lebih tepat disebut produk samping atau side product.                 more accurately described as a by-product.




      Jumlah Limbah yang Dihasilkan [GRI 306-3, 306-4, 306-5] [OJK F.13]
      Waste Generated


                                                                     Volume
                                                                                                           Asal Limbah & Mekanisme Pengolahan
       Jenis Limbah
                                  Unit                                                                        Origin of Waste and Waste Processing
        Type of Waste
                                                   2025                2024                2023                            Mechanism


       Limbah B3
       B3 Waste

       Limbah Cair
       Liquid Waste

                                                                                                          Perawatan mesin & kendaraan, diserahkan
                                                                                                          kepada pihak pengolah berizin sesuai
                                                                                                          dengan ketentuan KLHK.
       Oli bekas                  Ton
                                                     147,56              125,41              118,22       The maintenance of machines and vehicles
       Used Oil                   Tons
                                                                                                          is entrusted to licensed processors in
                                                                                                          accordance with the regulations established
                                                                                                          by the Ministry of Environment and Forestry.




110   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 111
                                                                                                              Planet




                                 Volume
                                                                Asal Limbah & Mekanisme Pengolahan
Jenis Limbah
                 Unit                                              Origin of Waste and Waste Processing
Type of Waste
                        2025     2024            2023                           Mechanism


Limbah Padat
Solid Waste

                                                               Perawatan kendaraan, diserahkan kepada
                                                               pihak pengolah berizin sesuai dengan
                                                               ketentuan KLHK.
Filter bekas     Ton
                          8,82      9,04              8,80     Vehicle maintenance is entrusted to
Used filter      Tons
                                                               licensed processors in accordance with the
                                                               regulations established by the Ministry of
                                                               Environment and Forestry.

                                                               Perawatan kendaraan, diserahkan kepada
                                                               pihak pengolah berizin sesuai dengan
                                                               ketentuan KLHK.
Aki bekas        Ton
                         15,06     16,29             15,09     Vehicle maintenance is entrusted to
Used battery     Tons
                                                               licensed processors in accordance with the
                                                               regulations established by the Ministry of
                                                               Environment and Forestry.

                                                               Operasional Kebun & Pabrik, diserahkan
                                                               kepada pihak pengolah berizin sesuai
Kemasan bekas
                                                               dengan ketentuan KLHK.
B3               Ton
                         30,31     17,02             14,31     Plantation and mills operations are entrusted
Used Packaging   Tons
                                                               to licensed processors in accordance with
of B3
                                                               the regulations established by the Ministry
                                                               of Environment and Forestry.

                                                               Perawatan mesin & Kendaraan, diserahkan
                                                               kepada pihak pengolah berizin sesuai
Kain majun                                                     dengan ketentuan KLHK.
                 Ton
bekas                     7,31       8,21             4,17     Vehicle and machine maintenance is
                 Tons
Used rags                                                      entrusted to licensed processors in
                                                               accordance with the regulations established
                                                               by the Ministry of Environment and Forestry.

                                                               Operasional Kebun & Pabrik, diserahkan
                                                               kepada pihak pengolah berizin sesuai
Limbah
                                                               dengan ketentuan KLHK.
elektronik       Ton
                          0,13       0,13             0,10     Plantation and mills operations are entrusted
Electronic       Tons
                                                               to licensed processors in accordance with
waste
                                                               the regulations established by the Ministry
                                                               of Environment and Forestry.

                                                               Kegiatan P3K dan fasilitas kesehatan,
                                                               diserahkan kepada pihak pengolah berizin
                                                               sesuai dengan ketentuan KLHK.
Limbah medis     Ton
                          3,12       2,91             2,70     First aid activities and health facilities
Medical waste    Tons
                                                               are entrusted to licensed processors in
                                                               accordance with the regulations established
                                                               by the Ministry of Environment and Forestry.




                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      111
Page 112
                                                              Volume
                                                                                            Asal Limbah & Mekanisme Pengolahan
       Jenis Limbah
                               Unit                                                            Origin of Waste and Waste Processing
        Type of Waste
                                              2025             2024              2023                       Mechanism


       Limbah Lainnya [GRI 301-2][303-4]
       Other Waste

       Limbah Cair
       Liquid Waste

                                                                                            Asal limbah dari pengolahan pabrik kelapa
                                                                                            sawit. Limbah diolah pada kolam IPAL untuk
                                                                                            menurunkan kadar BOD di bawah 5000
                                                                                            mg/l dan kemudian diaplikasikan pada lahan
                                                                                            dengan metode Land Application sebagai
                                                                                            substitusi pupuk anorganik.
       POME                     m3         2.275.007          2.231.206         2.131.753
                                                                                            The origin of waste from the palm oil milling
                                                                                            process. The waste is treated in wastewater
                                                                                            treatment ponds to reduce the BOD levels
                                                                                            to below 5000 mg/l and is applied to the
                                                                                            plantation using the land application method
                                                                                            as a substitute for inorganic fertilizers.

       Limbah Padat
       Solid Waste

                                                                                            Berasal dari pengolahan pabrik kelapa
                                                                                            sawit. Digunakan sebagai bahan bakar
                                                                                            biomassa untuk operasional boiler yang
                                                                                            dapat menggantikan bahan bakar fosil untuk
                                                                                            menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk
       Cangkang                Ton
                                              143.689           164.622           165.324   operasional pabrik kelapa sawit.
       Shells                  Tons
                                                                                            This biomass fuel is generated from the
                                                                                            palm oil processing mills and is used in boiler
                                                                                            operations, serving as a replacement for
                                                                                            fossil fuels to generate the energy required
                                                                                            for the palm oil mill mills.

                                                                                            Berasal dari pengolahan pabrik kelapa
                                                                                            sawit. Digunakan sebagai bahan bakar
                                                                                            biomassa untuk operasional boiler yang
                                                                                            dapat menggantikan bahan bakar fosil untuk
                                                                                            menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk
       Fiber                   Ton
                                              346.155          360.944            349.132   operasional pabrik kelapa sawit.
       Fibers                  Tons
                                                                                            This biomass fuel is generated from the
                                                                                            palm oil processing mills and is used in boiler
                                                                                            operations, serving as a replacement for
                                                                                            fossil fuels to generate the energy required
                                                                                            for the palm oil mill mills.




112   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 113
                                                                                                                               Planet




    Jenis Pengelolaan Limbah yang Dihasilkan [E-05]
    Type of Waste Management Produced


                Jenis Limbah                 Satuan
                Type of Waste                  Unit             2025                      2024                       2023

    Limbah B3
    Hazardous Waste

    Limbah Dihasilkan                          Ton
                                                                212,31                    179,01                     163,39
    Waste Generated                            Tons

    Penambahan (Pengurangan) Limbah            Ton
                                                                 33,3                      15,62                     81,59
    Addiction (Reduction) of Waste             Tons

    Limbah Digunakan Kembali & Didaur
                                               Ton            Tidak ada                 Tidak ada                  Tidak ada
    Ulang
                                               Tons             None                      None                       None
    Reused & Recycled Waste

    Limbah Dikelola oleh Pihak Ketiga, di
    Dalam dan di Luar Lokasi                   Ton
                                                                212,31                    179,01                     163,39
    Waste Management by Third Parties, in      Tons
    and out of Location

    Limbah Non B3
    Non-Hazardous Waste

    Limbah Dihasilkan                          Ton
                                                              2.764.851                 2.720.035                 2.646.209
    Waste Generated                            Tons

    Pengurangan Limbah                         Ton       Digunakan semua           Digunakan semua            Digunakan semua
    Reduction of Waste                         Tons          All Used                  All Used                   All Used

    Limbah Digunakan Kembali & Didaur
                                               Ton
    Ulang                                                     2.764.851                  2.72.035                 2.646.209
                                               Tons
    Reused & Recycled Waste

    Limbah Dikelola oleh Pihak Ketiga, di
    Dalam dan di Luar Lokasi                   Ton            Tidak ada                 Tidak ada                  Tidak ada
    Waste Management by Third Parties, in      Tons             None                      None                       None
    and out of Location



    Methane Capture
    Pengelolaan POME yang baik memberikan nilai tambah            Methane Capture
    lain yaitu penurunan emisi metana. Melalui fasilitas          Proper POME management offers additional value: lower
    Methane Capture di Biogas Plant–KCP, POME diproses            methane emissions. Through the Methane Capture
    untuk menangkap gas metana sebelum dilepas ke udara.          facility at the Biogas Plant–KCP, POME is processed
                                                                  to capture methane gas before it escapes into the air.
    Methane yang tertangkap dapat digunakan
    sebagai sumber energi alternatif, mendukung pilar             The captured methane serves as a renewable energy
    energi terbarukan.                                            source, reinforcing the renewable energy pillar.

        Pencapaian di tahun 2025
        Achievements by 2025


        •   Penurunan emisi POME sebesar 248.956 tCO₂eq           •   POME emissions decreased by 248,956 tCO₂eq
            (32% dari baseline 2022).                                 (32% reduction from the 2022 baseline).
        •   Efisiensi energi meningkat melalui penggunaan         •   Enhanced energy efficiency through biogas
            biogas.                                                   utilization.
        •   Land Application tetap memenuhi baku mutu             •   Land application continues to adhere to quality
            tanpa mencemari sungai di sekitar PKS.                    standards without polluting nearby rivers around
                                                                      the PKS.
•



                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       113
Page 114
      Pengelolaan Material yang
      Bertanggung Jawab                                                [GRI 3-3][OJK F.5]

      Responsible Material Management



      Pupuk, pestisida, dan bahan kimia merupakan elemen                         Fertilizers, pesticides, and chemicals are vital for the
      penting dalam produktivitas kebun kelapa sawit. Namun                      productivity of oil palm plantations. However, improper
      penggunaan yang tidak terkontrol dapat meningkatkan                        use can increase emissions, pollute the environment,
      emisi, mencemari lingkungan, serta menimbulkan risiko                      and pose health risks to workers.
      kesehatan pekerja.

      TAPG memastikan bahwa pengelolaan seluruh input                            TAPG ensures that all inputs are managed wisely,
      dilakukan secara bijak, efisien, aman, dan bertanggung                     efficiently, safely, and responsibly, in accordance with
      jawab, sejalan dengan prinsip keberlanjutan internasional                  international sustainability principles and Ministry of
      dan regulasi Kementerian Pertanian.                                        Agriculture regulations.

      Pendekatannya sederhana namun kuat: gunakan hanya                          The approach is straightforward yet effective: use only
      sesuai kebutuhan, kurangi risiko bahan kimia, dan                          what is necessary, reduce chemical risks, and promote
      maksimalkan solusi alami.                                                  natural solutions.

      Prinsip Penggunaan Material yang Bertanggung Jawab:                        Principles of Responsible Material Use:

      1.   Right Dose — Tepat Dosis                                              1.     Right Dose
           Pemupukan ditentukan berdasarkan analisis daun,                              Fertilization is based on leaf analysis, soil conditions,
           kondisi tanah, fase tanaman, dan rekomendasi                                 plant stage, and agronomic recommendations.
           agronomi.
      2.   Right Time — Tepat Waktu                                              2. Right Time
           Aplikasi dilakukan sesuai siklus tanam dan kondisi                       Application follows the cropping cycle and weather
           cuaca untuk memaksimalkan efektivitas.                                   conditions to boost effectiveness.
      3.   Right Place — Tepat Lokasi                                            3. Right Place
           Pupuk dan pestisida diaplikasikan pada titik yang                        Fertilizers and pesticides are applied where they
           paling memberikan manfaat bagi tanaman.                                  benefit the plant the most.
      4.   Right Method — Tepat Teknik                                           4. Right Method
           Mengutamakan teknik yang efisien, minim tumpahan,                        Use techniques that are efficient, reduce spills, and
           dan aman bagi pekerja.                                                   are safe for workers.
      5.   Right Product — Tepat Produk                                          5. Right Product
           Menggunakan produk yang terdaftar pada                                   Choose products registered with the Ministry of
           Kementerian Pertanian, bebas bahan terlarang, dan                        Agriculture, free from banned substances, and with
           memiliki risiko minimal.                                                 minimal risk.

      Prinsip ini memastikan penggunaan input tidak hanya                        This principle ensures that using inputs increases
      meningkatkan produktivitas tetapi juga menurunkan                          productivity while decreasing environmental impact.
      dampak lingkungan.

      Mengurangi Risiko Kimia                                                    Reducing Chemical Risks
      TAPG memastikan seluruh pestisida dan bahan kimia                          TAPG ensures all pesticides and chemicals used are:
      yang dipakai:
      1. Terdaftar di Kementerian Pertanian.                                     1. Registered with the Ministry of Agriculture.
      2. Bebas bahan aktif yang masuk kategori WHO 1A & 1B.                      2. Free from active ingredients classified under WHO
                                                                                    categories 1A and 1B.
      3. Bebas herbisida berisiko tinggi seperti Paraquat yang                   3. Free from high-risk herbicides such as Paraquat,
         dilarang sejak 2018.                                                       which has been banned since 2018.
      4. Digunakan hanya sesuai standar keselamatan kerja.                       4. Applied solely in compliance with occupational
                                                                                    safety standards.




114   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 115
                                                                                                                           Planet




Untuk mengurangi ketergantungan pada bahan kimia,              TAPG is strengthening biological solutions as part of an
TAPG memperkuat solusi biologis melalui strategi               Integrated Pest Management (IPM) strategy to reduce
Pengendalian Hama Terpadu (IPM).                               dependence on chemicals.

Integrated Pest Management (IPM)                               Integrated Pest Management (IPM)
IPM adalah pendekatan utama TAPG dalam mengendalikan           IPM is TAPG’s main method for natural pest control. This
hama secara alami. Pendekatan ini menurunkan                   method lowers pesticide use, keeps ecosystem balance,
penggunaan pestisida, menjaga keseimbangan                     and promotes plantation sustainability.
ekosistem, dan mendukung keberlanjutan kebun.

IPM Toolbox                                                    IPM Toolbox
1.   Predator alami:                                           1.   Natural predators:
     a. Tyto alba (burung hantu) untuk tikus;                       a. Tyto alba (owl) for rats;
     b. Sycanus untuk hama ulat.                                    b. Sycanus for caterpillars.
2.   Tanaman refugia: menarik musuh alami hama.                2.   Refuge plants: attract natural enemies of pests.
3.   Sanitasi kebun: pembersihan pelepah, tumpukan             3.   Plant sanitation: clean fronds, piles of loose fruit,
     brondolan, gulma.                                              and weeds.
4.   Monitoring populasi hama: pheromone trap,                 4.   Pest population monitoring: pheromone traps,
     census daun.                                                   leaf census.
5.   Pengendalian mekanis: manual eradication.                 5.   Mechanical control: manual eradication.
6.   Penggunaan pestisida selektif hanya sebagai               6.   Use selective pesticides only as a last resort.
     opsi terakhir.

IPM memastikan pengendalian hama dilakukan secara              IPM guarantees pest control is done ecologically, not
ekologis, bukan hanya kimiawi.                                 just chemically.

Pengelolaan Pupuk                                              Fertilizer Management
TAPG menerapkan pemupukan yang mengedepankan                   TAPG adopts fertilization methods focused on both
efisiensi dan keberlanjutan.                                   effectiveness and environmental sustainability.

Pendekatan Utama:                                              Main Approach:
1. Pemupukan berdasarkan analisis daun dan sampling            1. Fertilization based on leaf analysis and soil sampling.
   tanah.
2. Penggunaan pupuk organik dari limbah pabrik:                2. Use of organic fertilizer derived from factory waste:
   a. Janjang kosong (EFB);                                       a. Empty fruit bunches (EFB);
   b. Abu boiler; dan                                             b. Boiler ash; and
   c. Kompos & limbah padat lainnya.                              c. Compost and other solid waste.
3. Pemanfaatan POME terolah pada Land Application.             3. Utilization of processed POME for land application.
4. Pengurangan bertahap pupuk anorganik seiring                4. Gradually reducing inorganic fertilizers as organic
   peningkatan pupuk organik.                                     fertilizers become more prevalent.
5. Aplikasi pupuk dilakukan saat kondisi cuaca optimal         5. Fertilizer is applied during optimal weather to
   untuk meminimalkan run-off.                                    reduce runoff.

Pendekatan ini tidak hanya efisien, tetapi memberikan          This method is both effective and actively reduces N₂O
dampak langsung pada penurunan emisi N₂O serta                 emissions while enhancing soil health.
peningkatan kesehatan tanah.

Penanganan Bahan Kimia                                         Chemical Handling
Untuk menjamin keselamatan pekerja dalam menangani             To ensure worker safety during the handling of inputs
input dan bahan kimia, TAPG menerapkan:                        and chemicals, TAPG enforces:
1. Pelatihan rutin penanganan pestisida & bahan kimia.         1. Regular training on pesticide and chemical handling.
2. Pemeriksaan kesehatan berkala untuk sprayer                 2. Periodic health examinations for sprayer operators.
    operator.
3. Penggunaan APD lengkap (masker, kacamata, gloves,           3. Utilization of complete PPE (masks, goggles, gloves,
    apron, boots).                                                aprons, boots).




                                               PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      115
Page 116
      4. SOP penyimpanan dan transportasi bahan kimia.                           4. Implementation of SOP for the storage and
                                                                                    transportation of chemicals.
      5. Pengawasan penggunaan di lapangan agar                                  5. Oversight of field application to ensure adherence
         sesuai protokol.                                                           to protocols.
      6. Inventarisasi bahan kimia melalui daftar kontrol.                       6. Management of chemical inventory via a control list.

      Perusahaan memastikan seluruh pekerja memahami risiko,                     The Company ensures that all employees are aware of
      pengendalian bahaya, dan prosedur keselamatan kerja.                       the risks, hazard control strategies, and safety protocols.



      Penggunaan Bahan Kimia (dalam Lt/Ha/Tahun) [GRI 301-1]
      Use of Chemicals (in Lt/Ha/Year)


                        Jenis
                        Type                                  2025                           2024                         2023

       Fungisida
                                                              0,004                          0,001                         0,03
       Fungicide

       Herbisida
                                                                4,45                           3,36                        2,60
       Herbicide

       Insektisida
                                                               0,012                           0,19                        0,07
       Insecticide



      Penggunaan Bahan Kimia (dalam Lt/Ha/Tahun) [GRI 301-1]
      Use of Chemicals (in Lt/Ha/Year)


                        Jenis
                        Type                                  2025                           2024                         2023

       Pupuk Makro
                                                            1.421,44                       1.342,69                    1.407,74
       Macronutrient Fertilizer

       Pupuk Mikro
                                                               19,03                          19,32                       15,30
       Micronutrient Fertilizer




      Terdapat peningkatan penggunaan bahan kimia mayoritas                      There has been an increase in the use of chemicals,
      karena peningkatan produksi di tahun 2025.                                 mostly due to an increase in production in 2025.




116   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 117
                                                                                                                                  Planet




                                                        Efisiensi Energi dan
                                                   Energi Terbarukan                                             [OJK F.7][GRI 3-3]

                                                                   Energy Efficiency and Renewable Energy



Produksi minyak kelapa sawit adalah proses yang                     Palm oil production is a highly energy-dependent
sangat bergantung pada energi, mulai dari perebusan                 process, from boiling fresh fruit bunches (FFB), oil
TBS, pemurnian minyak, hingga penggerak boiler dan                  refining, operating boilers, and fulfilling domestic
kebutuhan domestik seluruh kompleks operasional.                    needs across the operational complex. Consequently,
Karena itu, efisiensi energi tidak hanya meningkatkan               enhancing energy efficiency not only boosts productivity
produktivitas, tetapi juga menjadi strategi penting untuk           but also serves as a crucial strategy for mitigating
menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).                              greenhouse gas (GHG) emissions.

TAPG menerapkan pendekatan energi yang                              TAPG adopts an energy strategy that prioritizes
mengutamakan efisiensi, pengurangan penggunaan solar,               efficiency, reduces diesel consumption, and utilizes
dan pemanfaatan energi terbarukan berbasis biomassa                 biomass-based renewable energy derived from mill by-
yang berasal dari produk samping pabrik.                            products.

Sumber energi TAPG terdiri dari kombinasi energi fosil              The energy sources at TAPG comprise a combination
dan energi terbarukan. Namun sejalan dengan target                  of fossil fuels and renewable energy. Nevertheless,
keberlanjutan, proporsi energi terbarukan meningkat                 consistent with sustainability objectives, the proportion
setiap tahun.                                                       of renewable energy is progressively increasing annually.

Komposisi Bauran Energi TAPG [GRI 302-1, 302-2]
TAPG Energy Mix Composition


      1%                                      2%                          1%                                             4%

      1%                                                                  2%
                                                   Biomassa                                                                     Biomassa
                                                   Biomass                                                                      Biomass

                                                   Listrik                                                                      Listrik
                            2025                   Electrical                                     2024                          Electrical

                                                   Biogas                                                                       Biogas


                                                   Solar                                                                        Solar
                                                   Diesel                                                                       Diesel

     95%                                                                 93%



Pemanfaatan Biomassa                                                Biomass Utilization
Salah satu keunggulan industri kelapa sawit adalah tingginya        One advantage of the palm oil industry is its high
potensi biomassa yang dapat digunakan kembali.                      potential for biomass reuse.

Produk Samping yang Dijadikan Energi:
Byproducts Converted to Energy:


  Cangkang        bahan bakar boiler                    Fiber       bahan bakar steam turbine
  Palm shells     boiler fuel                           Fiber       steam turbine fuel



  Abu boiler      dimanfaatkan sebagai pupuk            Biogas dari methane capture           energi alternatif rendah emisi
  Boiler ash      used as fertilizer                    Biogas from methane capture           low-emission alternative energy




                                                    PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report          117
Page 118
           Kontribusi Biomassa dalam Energi 2025 [GRI 302-4, 302-5]
           Biomass Contribution to Energy in 2025


           •    Cangkang digunakan: 204.674 ton                                  •      Palm shells used: 204,674 tons
           •    Fiber digunakan: 346.155 ton                                     •      Fiber used: 346,155 tons
           •    Biomassa (POME): 190.917 m3                                      •      Biomass (POME): 190.917 m3
           •    Proporsi energi yang dihasilkan dari                             •      Percentage of energy from biomass: 98.76%
                biomassa: 98,76%


      Pendekatan ini mengurangi ketergantungan pada solar                        This approach decreases reliance on diesel and helps
      sekaligus menurunkan emisi.                                                reduce emissions.

      Methane Capture & Biogas                                                   Methane Capture & Biogas
      Fasilitas Methane Capture di Biogas Plant–KCP tidak                        The methane capture facility at the KCP Biogas Plant
      hanya mengurangi emisi CH₄ dari POME, tetapi juga                          reduces CH₄ emissions from POME and generates biogas
      menghasilkan biogas yang dapat digunakan sebagai                           that can serve as an alternative energy source.
      sumber energi alternatif.

           Pencapaian 2025 [GRI 302-4, 302-5]
           2025 Achievements


           •    Methane tertangkap: 4.797.851 Nm³                                •      Methane captured: 4,797,851 Nm³
           •    Biogas dimanfaatkan sebagai energi: 115.466,60 GJ                •      Biogas used as energy: 115,466.60 GJ
           •    Solar yang digantikan: 3.207.000 liter                           •      Diesel fuel replaced: 3,207,000 liters
           •    Emisi GRK turun: 248.956 tCO₂eq (dari baseline                   •      GHG emissions reduced: 248,956 tCO₂eq (from
                2022)                                                                   2022 baseline)

      Dengan beroperasinya methane capture, TAPG                                 By implementating methane capture, TAPG is advancing
      memasuki fase baru transisi energi bersih dalam industri                   in the clean energy transition within the palm oil industry.
      kelapa sawit.

      Peningkatan Efisiensi di PKS dan Operasi                                   Efficiency Improvement in Milling and Plantation
      Perkebunan                                                                 Operations
      Selain beralih ke energi terbarukan, TAPG mengoptimalkan                   In addition to transitioning to renewable energy sources,
      efisiensi energi melalui:                                                  TAPG is enhancing energy efficiency through the
                                                                                 following measures:

      Efisiensi Boiler & Turbine:                                                Boiler and Turbine Efficiency:
      1. Pengaturan tekanan steam secara optimal.                                1. Implementing optimal steam pressure regulation.
      2. Perawatan preventif boiler & turbine.                                   2. Conducting preventive maintenance of boilers
                                                                                     and turbines.
      3. Kalibrasi alat ukur energi.                                             3. Calibrating energy measurement instruments.

      Peningkatan Efisiensi Transportasi:                                        Transportation Efficiency Improvements:
      1. Pengaturan rute angkut TBS.                                             1. Managing transportation routes for fresh fruit
                                                                                    bunches (FFB).
      2. Pemanfaatan armada secara optimal.                                      2. Maximizing fleet utilization.
      3. Pengurangan perjalanan kosong.                                          3. Reducing empty trips.

      Efisiensi Pemakaian Domestik:                                              Domestic Usage Optimization:
      1. Kampanye hemat energi di perumahan karyawan.                            1. Launching energy-saving campaigns in employee
                                                                                    housing.
      2. Pemasangan peralatan listrik yang hemat energi.                         2. Installing energy-efficient electrical equipment.
      3. Pengawasan pemakaian genset Cadangan.                                   3. Monitoring the utilization of backup generators.




118   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 119
                                                                                                                                                   Planet




Konsumsi Energi* [OJK F6][E-03] [GRI 302-1, 302-2]
Energy Consumption*


            Jenis Energi                              Satuan
             Energy Type                                 Unit                          2025                            2024                 2023

 Listrik                                                 kWh                         51.104.352                       75.528.549           67.718.165
 Electrical                                               GJ                             183.976                         271.903             243.785

 Solar                                                   Liter                       2.509.803                         2.473.176           2.016.190
 Diesel                                                   GJ                              91.859                          93.981              72.381

 Total Konsumsi Energi
                                                          GJ                            275.835                         365.883              316.167
 Total Energy Consumption
*Tidak termasuk energi yang bersumber dari cangkang dan fiber | Excluding the energy sourced from shells and fibres


Intensitas Energi (GJ) [GRI 302-3]
Energy Intensity


                                                    Penggunaan Energi/CPO yang Dihasilkan
                                                                 Energy Usage/CPO Produced



                       2025                                                     2024                                               2023
                        0,42                                                    0,58                                               0,471




Konsumsi Energi Terbarukan [OJK F7] [GRI 302-1, 302-2]
Renewable Energy Consumption


            Jenis Energi                             Satuan
             Energy Type                                Unit                          2025                             2024                2023

 Cangkang                                              Ton
                                                                                     204.674                           127.885              174.703
 Shells                                                Tons

 Fiber                                                 Ton
                                                                                      346.155                         360.944              444.162
 Fibers                                                Tons

 POME                                                    m3                           190.917                          209.638                     -




                                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        119
Page 120
      Pengelolaan Pengaduan Lingkungan Hidup
      Environmental Grievance Management



      Tata kelola iklim tidak hanya berbicara tentang program                    Climate governance involves more than just programs
      dan strategi, tetapi juga tentang akuntabilitas, bagaimana                 and strategies; it also includes accountability, ensuring
      Perseroan memastikan bahwa setiap kebijakan                                the Company enforces every policy, mitigates all risks,
      dijalankan, setiap risiko dimitigasi, dan setiap suara dari                and listens every community voice.
      masyarakat didengar.

      Bagi TAPG, transparansi dan respons cepat terhadap isu                     For TAPG, transparency and prompt responses to
      lingkungan menjadi elemen penting untuk membangun                          environmental issues are vital for building trust and
      kepercayaan dan menjaga keberlanjutan operasional.                         maintaining operations. A robust environmental
      Sistem pengaduan lingkungan yang kuat memastikan                           grievance system helps detect potential problems early
      bahwa setiap potensi masalah dapat terdeteksi sejak                        and resolve them effectively.
      awal dan ditangani secara efektif.

      Mekanisme Pengaduan Terpadu TAPG                                           TAPG’s Integrated Grievance Mechanism
      TAPG mengembangkan mekanisme pengaduan                                     TAPG has established an integrated grievance
      terpadu (grievance mechanism) yang memungkinkan                            mechanism enabling communities, employees, and other
      masyarakat, karyawan, atau pemangku kepentingan                            stakeholders to report concerns related to:
      lainnya menyampaikan keluhan terkait:
      1. Lingkungan (air, udara, limbah, kebakaran).                             1.     Environment (water, air, waste, fires)
      2. Penggunaan lahan & batas wilayah.                                       2.     Land use and boundaries
      3. Dampak sosial.                                                          3.     Social impacts
      4. Aktivitas operasional kebun.                                            4.     Plantation operations
      5. Keselamatan kerja.                                                      5.     Occupational safety
      6. Konflik satwa liar.                                                     6.     Wildlife conflicts
      7. Praktik pemasok atau mitra.                                             7.     Practices of suppliers or partners

      Mekanisme ini berlaku untuk anak perusahaan, kebun                         This mechanism applies to all subsidiaries, nucleus
      inti, plasma, dan pemasok.                                                 plantations, plasma plantations, and suppliers.

      Alur Pengaduan                                                             Complaint Processing Flow

      Receiving                                                                  Receiving
      Keluhan diterima melalui:                                                  Complaints are received through:
      1. Hotline desa/kebun                                                      1. Village/plantation hotline
      2. WhatsApp/Telepon petugas lingkungan                                     2. WhatsApp/phone number of environmental officers
      3. Kotak saran di kompleks kebun                                           3. Suggestion box in the plantation complex
      4. Pertemuan tatap muka                                                    4. Face-to-face meetings
      5. Laporan dari aparat desa                                                5. Reports from village officials

      Logging                                                                    Logging
      Setiap keluhan dicatat dalam Grievance Register                            Each complaint is recorded in the Grievance Register
      dengan informasi:                                                          with the following details:
      1. Jenis keluhan                                                           1. Type of complaint
      2. Lokasi                                                                  2. Location
      3. Pelapor                                                                 3. Reporter
      4. Bukti pendukung                                                         4. Supporting evidence
      5. Waktu & tanggal                                                         5. Time and date

      Verification                                                               Verification
      Tim lingkungan dan operasi melakukan:                                      The environmental and operations team conducts:
      1. Investigasi lapangan                                                    1. Field investigation
      2. Verifikasi saksi                                                        2. Witness verification


120   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 121
                                                                                                                            Planet




3. Pengambilan foto & dokumentasi                               3. Photographing and documentation
4. Validasi dampak dan penyebab                                 4. Impact and cause validation

Action                                                          Action
TAPG melakukan tindakan sesuai penyebab:                        TAPG takes action based on the cause:
1. Perbaikan teknis                                             1. Technical repairs
2. Penyelidikan lebih lanjut                                    2. Further investigation
3. Pemulihan lingkungan                                         3. Environmental restoration
4. Mediasi dengan masyarakat                                    4. Mediation with the community
5. Koordinasi dengan pemerintah desa/instansi terkait           5. Coordination with the village government and related
                                                                   agencies

Closure & Reporting                                             Closure and Reporting
1. Hasil penanganan dicatat dan dikomunikasikan                 1. The results of the handling are recorded and
   kepada pelapor.                                                 communicated to the complainant.
2. Setiap kasus diselesaikan dengan prinsip: fair,              2. Every case is resolved according to the principles of
   terukur, dan transparan.                                        fairness, measurement, and transparency.



Kasus Pengaduan Lingkungan Hidup dan Status Penyelesaian [OJK F16]
Cases of Environmental Complaints and Settlements Status


                  Tahun                            Jumlah Kasus                                Status Penyelesaian
                  Year                               Total Cases                                 Resolution Status

                  2025                             0 Kasus | Cases                              0 selesai | Resolved

                  2024                             0 Kasus | Cases                              0 Selesai | Resolved

                  2023                             0 Kasus | Cases                              0 Selesai | Resolved



Jenis Kasus Pengaduan Lingkungan Hidup
Types of Environmental Complaint Cases


          Tahun                                                      Jenis Kasus
           Year                                                     Type of Cases

           2025                                       Tidak ada pengaduan | No complaints

           2024                                       Tidak ada pengaduan | No complaints

           2023                                       Tidak ada pengaduan | No complaints



Pelibatan Masyarakat                                            Community Engagement
Selain menangani keluhan, TAPG secara proaktif menjalin         Besides addressing complaints, TAPG proactively
komunikasi dengan masyarakat melalui:                           connects with the community through:
1. Pertemuan rutin (FGD) dengan desa sekitar.                   1. Regular meetings (FGDs) with local villages.
2. Sosialisasi pencegahan Karhutla.                             2. Outreach initiatives on forest and land fire prevention.
3. Edukasi pengelolaan limbah rumah tangga.                     3. Education programs on household waste management.
4. Program KTPA & DMPA.                                         4. KTPA & DMPA programs.
5. Sosialisasi peraturan lingkungan & tata batas.               5. Public campaigns on environmental rules and
                                                                   boundary marking.
6. Kegiatan CSR berorientasi lingkungan.                        6. Environmentally oriented CSR activities.

Pendekatan ini mengurangi potensi konflik dan                   This approach reduces the likelihood of conflicts
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap                      and enhances community understanding of
keberlanjutan lingkungan.                                       environmental sustainability.


                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      121
Page 122
      Konservasi Keanekaragaman Hayati                                                                             [OJK F.9, F.10][GRI 3-3]

      Biodiversity Conservation



      Keanekaragaman hayati adalah fondasi dari ekosistem                        Biodiversity forms the foundation of robust ecosystems,
      yang sehat, dan ekosistem yang sehat menjadi dasar                         which, in turn, underpin sustained climate resilience. For
      ketahanan iklim jangka panjang. Bagi TAPG, konservasi                      TAPG, conservation transcends mere environmental
      bukan hanya kewajiban lingkungan, tetapi komitmen                          responsibility and represents a strategic commitment
      strategis untuk memastikan bahwa lanskap yang                              to maintaining the stability, balance, and functionality
      menopang produktivitas kelapa sawit tetap stabil,                          of landscapes that support oil palm productivity.
      seimbang, dan berfungsi.

      Dari hutan riparian hingga ekosistem gambut, dari spesies                  Covering riparian forests, peat ecosystems, keystone
      kunci hingga komunitas mikroorganisme tanah, TAPG                          species, and soil microbial communities, TAPG advances
      menjaga keberlanjutan ekologi di seluruh konsesinya                        ecological sustainability within its concessions
      melalui pendekatan berbasis sains dan manajemen                            through a scientific approach and integrated
      lanskap yang terintegrasi.                                                 landscape management.

      NKT & SKT                                                                  NKT & SKT
      Sejak 2012, TAPG melakukan kajian High Conservation                        Since 2012, TAPG has carried out High Conservation
      Value (HCV/NKT) dan High Carbon Stock (HCS/SKT)                            Value (HCV/NKT) and High Carbon Stock (HCS/SKT)
      dengan asesor berlisensi internasional. Kajian ini menjadi                 studies with internationally licensed assessors. These
      dasar penetapan area yang:                                                 studies form the basis for identifying areas that:
      1. tidak boleh digarap                                                     1. must not be cultivated
      2. harus dilestarikan                                                      2. must be preserved
      3. perlu direstorasi                                                       3. require restoration
      4. perlu dipantau secara berkala                                           4. need regular monitoring

      Penilaian NKT & SKT [GRI 304-3]
      NKT & SKT Assessment


          Kajian                             Hasil
                                                                                                  Area Konsesi TAPG
         Penilaian                           Kajian
                                                                                                Concession Area of TAPG
        Assessment                        Assessment
           Study                            Result


                         Sekitar 8% area konsesi TAPG
       NKT               teridentifikasi sebagai area NKT.


                                                                                               8%                  12%
       HCV               Around 8% of TAPG concession area
                         are identified as HCV area.

                         Sekitar 12% areal dalam konsesi TAPG                                  HCV                  HCS
       Area SKT          teridentifikasi sebagai area SKT.
       HCS Area          Around 12% of TAPG concession area
                         are identified as HCS area.

                         Sekitar 20% kawasan NKT/SKT
       Total
                         teridentifikasi dalam konsesi TAPG.                               Total HCS + HCV = 20% dari area konsesi
       kawasan
                         Around 20% of TAPG concession area                             Total HCS + HCV = 20% of the concession area
       Total area
                         are identified as HCS-HCV area.




122   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 123
                                                                                                                            Planet




Pengelolaan Area Konservasi                                      Conservation Area Management
TAPG menerapkan strategi konservasi berdasarkan tiga             TAPG adopts a conservation strategy grounded in three
fondasi utama:                                                   fundamental pillars:
1. Protection                                                    1. Protection
   a. Penetapan batas kawasan konservasi.                           a. Setting conservation zones.
   b. Patroli rutin untuk mencegah penebangan ilegal                b. Routine patrols to prevent illegal logging
       & perburuan.                                                    and poaching.
   c. Pemasangan papan larangan dan titik monitoring.               c. Installation of prohibition signage and
                                                                       monitoring stations.
   d. Pengawasan drone & citra udara untuk memantau                 d. Utilization of drone surveillance and aerial
      perubahan tutupan lahan.                                         imagery to observe land cover variations.

2. Monitoring                                                    2. Monitoring
   a. Survei flora & fauna berkala.                                 a. Regular flora and fauna surveys.
   b. Kamera jebak untuk spesies kunci.                             b. Camera traps for key species.
   c. Identifikasi potensi degradasi habitat.                       c. Identification of potential habitat degradation.
   d. Pelaporan kondisi konservasi secara terstandar                d. Standardized reporting of conservation
      untuk audit RSPO/ISPO.                                           conditions for RSPO/ISPO audits.

3. Restoration                                                   3. Restoration
   a. Rehabilitasi vegetasi lokal.                                  a. Rehabilitation of local vegetation.
   b. Penanaman kembali pada area riparian &                        b. Replanting of riparian zones and degraded lands.
      degraded land.
   c. Pengendalian gulma dan invasif.                               c. Control of weeds and invasive species.
   d. Perbaikan hidrologi khususnya di kawasan dataran              d. Hydrological enhancement, particularly in
      rendah & tanah organik.                                          lowland regions and organic soils.

Pendekatan terpadu ini memastikan area konservasi                This comprehensive approach guarantees that
berkembang sesuai tujuan ekologisnya.                            conservation zones evolve in accordance with their
                                                                 ecological objectives.

Informasi Kegiatan di Wilayah Operasional yang Berdampak terhadap
Keanekaragaman Hayati Tahun 2025 [GRI 304-1, 304-2]
List of Activities in Operational Areas that are Detrimental to Biodiversity in 2025


                                                     Jarak dengan
                        Area terdekat yang
                                                       Kawasan
                      dilindungi berdasarkan                                                                            Upaya
                                                      Konservasi
                          peraturan KLHK                                        Potensi Dampak terhadap                Mitigasi
    Kegiatan                                             (km)
                     Protected or Conservation                                  Keanekaragaman Hayati                  Dampak
     Activity                                          Distance to
                    Area in Accordance with the                               Potential Impacts on Biodiversity        Mitigation
                                                      Conservation
                    Regulations of the Ministry of                                                                      Efforts
                                                          Area
                     Environment and Forestry
                                                          (km)

                                                                          •     Pengurangan flora dan fauna
Pembukaan lahan
                                                                                tanah
di wilayah kota/
                                                                          •     Pengurangan keanekaragaman
kabupaten dan
                                                                                hayati air (seperti zooplankton
provinsi area
                                N/A                          -                  dan phytoplankton)                     -
Land clearing
                                                                          •     Reduction of soil flora and fauna
in area city,
                                                                          •     Reduction of aquatic biodiversity
regency, and
                                                                                (such as zooplankton and
province area
                                                                                phytoplankton)




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      123
Page 124
      Area Konservasi Multi Fungsi (AKMF) Hutan                                  Mayong Merapun Forest Multi-Function
      Mayong Merapun                                                             Conservation Area (AKMF)
      Salah satu inisiatif konservasi paling penting TAPG adalah                 One of TAPG’s key conservation efforts is the
      pengelolaan Hutan Mayong Merapun, yang mencakup                            management of the Mayong Merapun Forest, which
      area dengan nilai ekologis dan keanekaragaman hayati                       contains areas rich in ecological value and biodiversity.
      yang tinggi.




              99,53Ha                                 444,46Ha                                                83,17Ha

                           01                                           02                                                 03
              Zona Edukasi                               Zona Penelitian                                    Zona Pemanfaatan
              Education Zone                              Research Zone                                         Terbatas
                                                                                                              Limited Use Zone




      Untuk memberikan pemahaman                  Menjadi pusat studi biodiversitas untuk                 Area yang dikelola secara hati-
      kepada masyarakat, sekolah,                 flora, fauna, dan dinamika ekosistem.                   hati untuk mendukung aktivitas
      dan pemangku kepentingan                    Survey dilakukan bekerja sama dengan                    konservasi dan pengembangan
      tentang pentingnya konservasi.              lembaga ahli seperti YKAN dan ECOSITROP.                ekowisata terbatas.
      To educate communities,                     To serve as a center for biodiversity research          A carefully managed area
      schools, and stakeholders about             on plants, animals, and ecosystem dynamics.             supporting conservation efforts
      the importance of conservation.             Surveys are conducted in partnership                    and the development of limited
                                                  with expert institutions like YKAN and                  ecotourism.
                                                  ECOSITROP.



      Pemantauan Fauna [GRI 304-4]                                               Wildlife Monitoring [GRI 304-4]
      Pemantauan satwa liar dilakukan secara berkala untuk                       Wildlife monitoring is carried out regularly to assess
      mengetahui status populasi, pola pergerakan, dan                           population levels, movement behaviors, and possible
      potensi risiko terhadap habitatnya. Setiap spesies                         threats to their habitats. The conservation status of each
      dicatat statusnya berdasarkan IUCN Red List (Critically                    species is documented according to the IUCN Red List
      Endangered, Endangered, Vulnerable, dll.).                                 categories, such as Critically Endangered, Endangered,
                                                                                 and Vulnerable.


                          Kelompok                   Jumlah Jenis yang Ditemukan Monitoring/Identifikasi yang Dilakukan
        No.
                               Groups                    Number of Species Wanted                 Monitoring/Identification Actions


                                                                                             Pengamatan langsung, jejak kaki, cakaran,
                Mamalia                                                                      suara dan penggunaan kamera trap.
         1.                                          45 jenis | types
                Mammals                                                                      Direct observation, footprints, scratches,
                                                                                             sounds, and use of camera traps.

                                                                                             Survei menggunakan teropong binokuler
                                                                                             dan kamera, baik langsung dan tidak
                                                                                             langsung (suara) serta survei menggunakan
                Avifauna (Burung)
         2.                                          175 jenis | types                       mist-net.
                Avifauna (Birds)
                                                                                             The survey used binoculars and cameras,
                                                                                             both direct and indirect (sound), along with
                                                                                             mist-net surveys.

                                                     31 jenis yang terbagi dalam: 23
                                                     jenis kodok dan katak (amfibi), 8
                Herpetofauna (Reptil dan
                                                     jenis kadal dan ular (reptil).
                Amfibi)                                                                      Survei di malam hari.
         3.                                          31 species are divided into:
                Herpetofauna (Reptiles and                                                   Night monitoring.
                                                     23 species of toads and frogs
                Amphibians)
                                                     (amphibians), 8 species of lizards
                                                     and snakes (reptiles).




124   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 125
                                                                                                                                   Planet




                   Kelompok                   Jumlah Jenis yang Ditemukan Monitoring/Identifikasi yang Dilakukan
 No.
                      Groups                    Number of Species Wanted                    Monitoring/Identification Actions

 Serangga (terbagi menjadi sebagai berikut)
 Insects (classified into the following)

                                              39 jenis Capung yang
                                              diantaranya merupakan Capung
           Ordo Odonata/Capung                                                   Survei langsung menggunakan jaring.
                                              Jarum (Zygoptera).
           Ordo Odonata/Dragonfly                                                Direct survey involved using nets.
                                              39 types of Dragonflies, including
                                              Needle Dragonflies (Zygoptera).
  4.
                                              50 jenis, mayoritas jenis dari
                                              family Nymphalidae.
           Ordo Lepidoptera/Kupu-kupu                                                Survei langsung menggunakan jaring.
                                              50 types, the majority of which
           Ordo Lepidoptera/Butterfly                                                Direct survey involved using nets.
                                              belong to the Nymphalidae
                                              family.


Penambahan Jenis Fauna Baru 2025                                       Addition of New Fauna Species in 2025

Burung
Birds

         Nama Lokal             Nama Inggris               Nama Ilmiah                   Status Kelangkaan                   Lokasi
         Local Name              English Name             Scientific Name           Conservation Status (IUCN)              Location

                                                                                    Dilindungi
 Baza Jerdon                 Jerdon's Baza             Aviceda jerdoni                                                   DLJ 1
                                                                                    Protected



Terdapat satu temuan jenis baru dlindungi yang                         Newly recorded protected species that had not been
sebelumnya tidak terdata adalah Baza Jerdon (Aviceda                   previously documented, the Jerdon’s Baza (Aviceda
jerdoni) di kebun DLJ1. Selain itu, 100% satwa yang                    jerdoni), was identified in the DLJ1 estate. In addition,
tertulis dalam database TAPG tetap ditemukan dalam                     100% of the wildlife listed in the TAPG database was still
periode 2025, hal ini menunjukkan upaya pengelolaan dan                observed during the 2025 period. This indicates that the
pemantauan area HCV-HCS di seluruh area kebun TAPG                     management and monitoring of HCV–HCS areas across
berjalan dengan baik dan habitat dari satwa dilindungi                 all TAPG estates have been effectively implemented,
tetap terjaga sehingga kehadiran satwa langka/dilingungi               ensuring that the habitats of protected species are well
tetap ditemukan di 2025.                                               maintained and that the presence of rare/protected
                                                                       wildlife continues to be observed in 2025.



                                                                                   Status
                                                                                 Konservasi
             Nama Lokal           Nama Inggris            Nama Ilmiah             (IUCN)                          Lokasi
  No
              Local Name           English Name          Scientific Name         Conservation                    Location
                                                                                   Status
                                                                                   (IUCN)

           Mamalia (31)
 A
           Mammals

           Monyet ekor          Long tailed                                                        Berau, Kalimantan Timur
     1                                                 Macaca fascicularis             VU
           panjang              macaque                                                            Berau, East Kalimantan

                                Southern pig-                                                      Berau, Kalimantan Timur
     2     Beruk                                       Macaca nemestrina               VU
                                tailed macaque                                                     Berau, East Kalimantan

                                                                                                   Berau, Kalimantan Timur
     3     Babi berjenggot      Bearded pig            Sus barbatus                    VU
                                                                                                   Berau, East Kalimantan




                                                       PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      125
Page 126
                                                                                          Status
                                                                                        Konservasi
                  Nama Lokal              Nama Inggris              Nama Ilmiah          (IUCN)                    Lokasi
        No
                   Local Name              English Name            Scientific Name      Conservation              Location
                                                                                          Status
                                                                                          (IUCN)


                                                                Helarcos                               Berau, Kalimantan Timur
         4     Beruang madu            Sun bear                                             VU
                                                                malayanus                              Berau, East Kalimantan

               Owa kelawat                                                                             Berau, Kalimantan Timur
         5                             Bornean gibbon           Hylobates muelleri          EN
               mueller                                                                                 Berau, East Kalimantan

               Orangutan               Bornean                  Pongo pygmaeus                         Berau, Kalimantan Timur
         6                                                                                  CR
               Kalimantan              orangutan                morio                                  Berau, East Kalimantan

                                                                                                       Berau, Kalimantan Timur
         7     Lutung banggat          Hose's langur            Presbytis hosei             VU
                                                                                                       Berau, East Kalimantan

                                                                                                       Berau, Kalimantan Timur
         8     Lutung merah            Red langur               Presbytis rubicunda         VU
                                                                                                       Berau, East Kalimantan

                                                                Pardofelis                             Berau, Kalimantan Timur
         9     Kucing batu             Marbled cat                                          NT
                                                                marmorata                              Berau, East Kalimantan

                                                                                                       Berau, Kalimantan Timur
        10     Jelarang bilalang       Pale giant squirrel      Ratufa affinis              NT
                                                                                                       Berau, East Kalimantan

                                       Horse tailed             Sundasciurus                           Berau, Kalimantan Timur
         11    Bajing ekor kuda                                                             NT
                                       squirrel                 hippurus                               Berau, East Kalimantan

                                                                Hemigalus                              Berau, Kalimantan Timur
        12     Musang belang           Banded civet                                         NT
                                                                derbyanus                              Berau, East Kalimantan

                                                                Trachypithecus
        13     Lutung Kelabu           Silvery lutung                                       VU         Muaro Jambi, Jambi
                                                                cristatus

        14     Ungko                   Agile gibbon             Hylobates agilis            EN         Muaro Jambi, Jambi

                                                                                                       Berau, Kalimantan Timur
        15     Rusa sambar             Sambar                   Rusa unicolor               VU
                                                                                                       Berau, East Kalimantan

               Kucing merah                                                                            Berau, Kalimantan Timur
        16                             Borneo bay cat           Catopuma badia              EN
               kalimantan                                                                              Berau, East Kalimantan

                                       Bornean clouded                                                 Berau, Kalimantan Timur
        17     Macan dahan                                      Neofelis diardi             VU
                                       leopard                                                         Berau, East Kalimantan

               Owa kelempiau           Northern gray                                                   Berau, Kalimantan Timur
        18                                                      Hylobates funereus          EN
               utara                   gibbon                                                          Berau, East Kalimantan

                                                                                                       Berau, Kalimantan Timur
        19     Kukang                  Slow loris               Nycticebus sp.              VU
                                                                                                       Berau, East Kalimantan

                                                                Cephalopachus                          Berau, Kalimantan Timur
        20     Tarsius                 horsfield's tarsier                                  VU
                                                                bancanus                               Berau, East Kalimantan

               Berang-berang                                                                           Kutai Timur, Kalimantan Timur
        21                             Eurasian otter           Lutra lutra                 NT
               eurasia                                                                                 East Kutai, East Kalimantan

                                       Bornean white            Hylobates                              Lamandau, Kalimantan Tengah
        22     Owa kelawo                                                                   EN
                                       bearded gibbon           albibarbis                             Lamandau, Central Kalimantan

                                                                                                       Seruyan, Kalimantan Tengah
        23     Bekantan                Proboscis monkey         Nasalis larvatus            EN
                                                                                                       Seruyan, Central Kalimantan

                                                                                                       Seruyan, Kalimantan Tengah
        24     Trenggiling             Sunda pangolin           Manis javanica              CR
                                                                                                       Seruyan, Central Kalimantan




126   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 127
                                                                                                                            Planet




                                                                            Status
                                                                          Konservasi
          Nama Lokal          Nama Inggris         Nama Ilmiah             (IUCN)                          Lokasi
No
           Local Name         English Name        Scientific Name         Conservation                    Location
                                                                            Status
                                                                            (IUCN)


        Kijang muntjak      Bornean yellow      Muntiacus                                   Kutai Timur, Kalimantan Timur
25                                                                              NT
        kuning              muntjac             atherodes                                   East Kutai, East Kalimantan

                                                                                            Kutai Timur, Kalimantan Timur
26      Binturong           Binturong           Arctictis binturong             VU
                                                                                            East Kutai, East Kalimantan

        Kukang              Phillippine slow    Nycticebus                                  Kutai Timur, Kalimantan Timur
27                                                                              VU
        kalimantan          loris               menagensis                                  East Kutai, East Kalimantan

                            Asian small clawed                                              Kutai Timur, Kalimantan Timur
28      Berang-berang                          Aonyx cinereus                   VU
                            otter                                                           East Kutai, East Kalimantan

                            Short tailed        Herpestes                                   Paser, Kalimantan Timur
29      Garangan cerpelai                                                       NT
                            mongoose            brachyurus                                  Paser, East Kalimantan

                            White fronted                                                   Berau, Kalimantan Timur
30      Lutung dahi putih                       Presbytis frontata              VU
                            langur                                                          Berau, East Kalimantan

                                                                                            Sukamara, Kalimantan Tengah
31      Lutung aci          Maroon langur       Presbytis rubida                VU
                                                                                            Sukamara, Central Kalimantan

B       Avifauna (49)

                                                Rhyticeros                                  Berau, Kalimantan Timur
    1   Julang emas         Wreathed hornbill                                   VU
                                                undulatus                                   Berau, East Kalimantan

        Julang jambul                           Rhabdotorrhinus                             Berau, Kalimantan Timur
    2                       Wrinkled hornbill                                   EN
        hitam                                   corrugatus                                  Berau, East Kalimantan

                            Greater green       Chloropsis                                  Berau, Kalimantan Timur
    3   Cica daun besar                                                         EN
                            leafbird            sonnerati                                   Berau, East Kalimantan

                                                Leptoptilos                                 Berau, Kalimantan Timur
    4   Bangau tongtong     Lesser adjutant                                     NT
                                                javanicus                                   Berau, East Kalimantan

                                                                                            Berau, Kalimantan Timur
    5   Kuau raja           Great argus         Argusianus argus                VU
                                                                                            Berau, East Kalimantan

                            White rumped                                                    Berau, Kalimantan Timur
    6   Caladi batu                             Meiglyptes tristis              EN
                            woodpecker                                                      Berau, East Kalimantan

                            Rhinoceros                                                      Berau, Kalimantan Timur
    7   Rangkong badak                          Buceros rhinoceros              VU
                            hornbill                                                        Berau, East Kalimantan

                                                                                            Berau, Kalimantan Timur
    8   Paok kepala biru    Blue-headed pitta   Hydrornis baudii                VU
                                                                                            Berau, East Kalimantan

        Pelatuk kelabu      Great slaty         Mulleripicus                                Berau, Kalimantan Timur
    9                                                                           VU
        besar               woodpecker          pulverulentus                               Berau, East Kalimantan

                                                Acridotheres                                Berau, Kalimantan Timur
10      Jalak kerbau        Javan myna                                          VU
                                                javanicus                                   Berau, East Kalimantan

        Elang ikan kepala   Grey headed fish    Icthyophaga                                 Berau, Kalimantan Timur
11                                                                              NT
        kelabu              eagle               ichthyaetus                                 Berau, East Kalimantan

                            Rufous bellied      Lophotriorchis                              Berau, Kalimantan Timur
12      Elang perut karat                                                       NT
                            eagle               kienerii                                    Berau, East Kalimantan




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      127
Page 128
                                                                                          Status
                                                                                        Konservasi
                  Nama Lokal              Nama Inggris              Nama Ilmiah          (IUCN)                   Lokasi
        No
                   Local Name              English Name            Scientific Name      Conservation              Location
                                                                                          Status
                                                                                          (IUCN)


                                                                Aegithina                              Berau, Kalimantan Timur
        13     Cipoh jantung           Green iora                                           NT
                                                                viridissima                            Berau, East Kalimantan

                                                                Anhinga                                Berau, Kalimantan Timur
        14     Pecuk ular asia         Oriental darter                                      NT
                                                                melanogaster                           Berau, East Kalimantan

                                                                Anthracoceros                          Berau, Kalimantan Timur
        15     Kangkareng hitam        Black hornbill                                       VU
                                                                malayanus                              Berau, East Kalimantan

                                       Bushy crested                                                   Berau, Kalimantan Timur
        16     Enggang klihingan                                Anorrhinus galeritus        NT
                                       hornbill                                                        Berau, East Kalimantan

                                                                                                       Berau, Kalimantan Timur
        17     madi hijau kecil        Green broadbill          Calyptomena viridis         NT
                                                                                                       Berau, East Kalimantan

                                                                                                       Berau, Kalimantan Timur
        18     Sepah tulin             Fiery minivet            Pericrocotus igneus         NT
                                                                                                       Berau, East Kalimantan

                                       Lesser green             Chloropsis                             Berau, Kalimantan Timur
        19     Cica daun kecil                                                              NT
                                       leafbird                 cyanopogon                             Berau, East Kalimantan

                                       Scarlet breasted         Prionochilus                           Berau, Kalimantan Timur
        20     Pentis kumbang                                                               NT
                                       flowerpecker             thoracicus                             Berau, East Kalimantan

               Sempur hujan            Black and yellow         Eurylaimus                             Berau, Kalimantan Timur
        21                                                                                  NT
               darat                   broadbill                ochromalus                             Berau, East Kalimantan

                                       Red crowned                                                     Berau, Kalimantan Timur
        22     Takur tulut                                      Psilopogon rafflesii        NT
                                       barbet                                                          Berau, East Kalimantan

                                       Red throated             Psilopogon                             Berau, Kalimantan Timur
        23     Takur warna warni                                                            NT
                                       barbet                   mystacophanos                          Berau, East Kalimantan

                                       Malay blue                                                      Berau, Kalimantan Timur
        24     Sikatan melayu                                   Cyornis turcosus            NT
                                       flycatcher                                                      Berau, East Kalimantan

                                       Olive backed                                                    Berau, Kalimantan Timur
        25     Pelatuk raffles                                  Dinopium rafflesii          NT
                                       woodpecker                                                      Berau, East Kalimantan

                                                                Erythropitta                           Berau, Kalimantan Timur
        26     Paok delima             Garnet pitta                                         NT
                                                                granatina                              Berau, East Kalimantan

                                                                                                       Berau, Kalimantan Timur
        27     Brinji mata putih       Buff vented bulbul       Iole olivacea               NT
                                                                                                       Berau, East Kalimantan

                                                                Pycnonotus                             Berau, Kalimantan Timur
        28     Cucak kelabu            Grey bellied bulbul                                  NT
                                                                cyaniventris                           Berau, East Kalimantan

                                       Scaly breasted           Pycnonotus                             Berau, Kalimantan Timur
        29     Cucak bersisik                                                               NT
                                       bulbul                   squamatus                              Berau, East Kalimantan

               Tepus tunggir           Chestnut rumped                                                 Berau, Kalimantan Timur
        30                                                      Stachyris maculata          NT
               merah                   babbler                                                         Berau, East Kalimantan

                                       Cinnamon rumped          Harpactes                              Berau, Kalimantan Timur
        31     Luntur putri                                                                 NT
                                       trogon                   orrhophaeus                            Berau, East Kalimantan

               Bangau hutan
        32                             Storm stork              Ciconia stormi              EN         Muaro Jambi, Jambi
               rawa




128   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 129
                                                                                                                           Planet




                                                                           Status
                                                                         Konservasi
          Nama Lokal         Nama Inggris         Nama Ilmiah             (IUCN)                          Lokasi
No
           Local Name        English Name        Scientific Name         Conservation                    Location
                                                                           Status
                                                                           (IUCN)


                           Green imperial
33      Pergam hijau                           Ducula aenea                    NT          Muaro Jambi, Jambi
                           pigeon

                           Blue crowned
34      Serindit melayu                        Loriculus galgulus              NT          Muaro Jambi, Jambi
                           hanging parrot

        Cica daun sayap                        Chloropsis                                  Berau, Kalimantan Timur
35                         Javan leafbird                                      EN
        biru                                   cochinchinensis                             Berau, East Kalimantan

                                               Platylophus                                 Berau, Kalimantan Timur
36      Tangkar ongklet    Crested shrikejay                                   NT
                                               galericulatus                               Berau, East Kalimantan

                           Black bellied       Phaenicophaeus                              Berau, Kalimantan Timur
37      Kadalan Beruang                                                        NT
                           malkoha             diardi                                      Berau, East Kalimantan

        Takur jambang      Gold whiskered      Psilopogon                                  Berau, Kalimantan Timur
38                                                                             NT
        emas               barbet              chrysopogon                                 Berau, East Kalimantan

        Sempidan biru      Bornean crested                                                 Berau, Kalimantan Timur
39                                             Lophura ignita                  VU
        kalimantan         fireback                                                        Berau, East Kalimantan

        Betet ekor         Long tailed         Psittacula                                  Berau, Kalimantan Timur
40                                                                             VU
        panjang            parakeet            longicauda                                  Berau, East Kalimantan

                           Scarlet rumped      Harpactes                                   Berau, Kalimantan Timur
41      Kesumba putri                                                          NT
                           trogon              duvaucelii                                  Berau, East Kalimantan

                                               Anhinga                                     Kutai Timur, Kalimantan Timur
42      Pecuk-ular asia    Oriental darter                                     NT
                                               melanogaster                                East Kutai, East Kalimantan

                                                                                           Lamandau, Kalimantan Tengah
43      Rangkong gading    Helmeted hornbill   Rhinoplax vigil                 CR
                                                                                           Lamandau, Central Kalimantan

                           Greater green       Chloropsis                                  Lamandau, Kalimantan Tengah
44      Cuca daun beasr                                                        EN
                           leafbird            sonnerati                                   Lamandau, Central Kalimantan

                           Wallace's hawk                                                  Kutai Timur, Kalimantan Timur
45      Elang wallace                          Nisaetus nanus                  VU
                           eagle                                                           East Kutai, East Kalimantan

                           Large green                                                     Berau, Kalimantan Timur
46      Punai besar                            Treron capellei                 VU
                           pigeon                                                          Berau, East Kalimantan

                           Rhinoceros                                                      Sukamara, Kalimantan Tengah
47      Enggang cula                           Buceros rhinoceros              VU
                           Hornbill                                                        Sukamara, Central Kalimantan

                                               Acridotheres                                Sukamara, Kalimantan Tengah
48      Jalak Kerbau       Javan myna                                          VU
                                               javanicus                                   Sukamara, Central Kalimantan

                           Black capped                                                    Lamandau. Kalimantan Tengah
49      Cekakak cina                           Halcyon pileata                 VU
                           kingfisher                                                      Lamandau, Central Kalimantan

                                                                                           Kutai Timur, Kalimantan Timur
50      Baza Jerdon        Jerdon’s baza       Aviceda jerdoni                 VU
                                                                                           East Kutai, East Kalimantan

C       Herpetofauna (6)
        Katak kerdil       Sarawak dwarf       Pelophryne                                  Berau, Kalimantan Timur
    1                                                                          NT
        sawarak            toad                saravacensis                                Berau, East Kalimantan
        Kodok rawa         Lesser swamp        Limnonectes                                 Berau, Kalimantan Timur
    2                                                                          NT
        rendah             frog                paramacrodon                                Berau, East Kalimantan




                                               PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      129
Page 130
                                                                                             Status
                                                                                           Konservasi
                    Nama Lokal                 Nama Inggris            Nama Ilmiah          (IUCN)                     Lokasi
        No
                     Local Name                 English Name           Scientific Name     Conservation               Location
                                                                                             Status
                                                                                             (IUCN)

                                                                                                           Lamandau, Kalimantan Tengah
         3      Kura-kura daun              Asian leaf turtle        Cyclemys dentata           NT
                                                                                                           Lamandau, Central Kalimantan
                Kura-kura                   Malayan flat             Notochelys                            Lamandau, Kalimantan Tengah
         4                                                                                      VU
                punggung pipih              shelled turtle           platynota                             Lamandau, Central Kalimantan
                                                                     Ophiophagus                           Kutai Timur, Kalimantan Timur
         5      King kobra                  King cobra                                          VU
                                                                     hannah                                East Kutai, East Kalimantan
                                            Asiatic softshell                                              Lamandau, Kalimantan Tengah
         6      Labi-labi                                            Amyda cartilaginea         VU
                                            turtle                                                         Lamandau, Central Kalimantan
       Catatan: | Note:
       CR: Critically Endangered   VU: Vulnerable   EN: Endangered



      Pemantauan Flora                                                             Flora Monitoring
      Pemantauan flora memastikan bahwa vegetasi                                   Flora monitoring ensures that local vegetation remains
      lokal tetap dominan dan berfungsi dalam menjaga                              dominant and helps maintain ecosystem structure.
      struktur ekosistem.

      Kategori Flora yang dipantau:                                                Flora categories monitored:
      1. Pohon bernilai konservasi tinggi.                                         1. Trees of high conservation value
      2. Vegetasi riparian.                                                        2. Riparian vegetation
      3. Tanaman endemic.                                                          3. Endemic plants
      4. Tanaman invasif (yang harus dikendalikan).                                4. Invasive plants (which must be controlled)
      5. Area replanting untuk restorasi habitat.                                  5. Replanting areas for habitat restoration

      Restorasi dilakukan menggunakan bibit lokal sesuai                           Restoration is conducted using local seedlings suitable
      tipe ekosistem.                                                              for the ecosystem type.

      Flora


                                                                                              Status
                                                                                            Konservasi
                    Nama Lokal                 Nama Inggris             Nama Ilmiah                                     Lokasi
        No                                                                                   (IUCN)
                     Local Name                 English Name           Scientific Name                                 Location
                                                                                           Conservation
                                                                                           Status (IUCN)

                                                                                                            Berau, Kalimantan Timur
         1      Damar Kalimantan            Araucaria wood           Agathis borneensis          EN
                                                                                                            Berau, East Kalimantan
                                                                                                            Berau, Kalimantan Timur
         2      Simpur                      Simpur wood              Dillenia borneensis         VU
                                                                                                            Berau, East Kalimantan
                                                                                                            Berau, Kalimantan Timur
         3      Meranti putih               White meranti            Shorea bracteolata          EN
                                                                                                            Berau, East Kalimantan
                                                                                                            Berau, Kalimantan Timur
         4      Meranti Merah               Red meranti              Shorea pauciflora           EN
                                                                                                            Berau, East Kalimantan
                                            Elephant Keruing         Dipterocarpus                          Berau, Kalimantan Timur
         5      Keruing Gajah                                                                    CR
                                            wood                     cornutus                               Berau, East Kalimantan
                                                                     Dryobalanops                           Berau, Kalimantan Timur
         6      Kapur                       Kamper wood                                          VU
                                                                     aromatica                              Berau, East Kalimantan

                                                                     Hopea                                  Berau, Kalimantan Timur
         7      Merawan                     Hopea wood                                           CR
                                                                     mengarawan                             Berau, East Kalimantan




130   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 131
                                                                                                                                          Planet




                                                                                            Status
                                                                                          Konservasi
             Nama Lokal                 Nama Inggris             Nama Ilmiah                                              Lokasi
 No                                                                                        (IUCN)
              Local Name                 English Name           Scientific Name                                          Location
                                                                                         Conservation
                                                                                         Status (IUCN)

                                                                                                             Berau, Kalimantan Timur
  8      Meranti Kuning              Yellow Meranti           Shorea gibbosa                   CR
                                                                                                             Berau, East Kalimantan

         Gaharu                                               Quercus                                        Berau, Kalimantan Timur
  9                                  Bornean Gaharu                                            VU
         Kalimantan                                           gaharuensis                                    Berau, East Kalimantan

                                                              Eusideroxylon                                  Berau, Kalimantan Timur
  10     Ulin                        Iron wood                                                 VU
                                                              zwageri                                        Berau, East Kalimantan

                                                                                                             Berau, Kalimantan Timur
  11     Lahung                      Durian wood              Durio dulcis                     VU
                                                                                                             Berau, East Kalimantan

  12     Sonokeling                  Sonokeling wood          Dalbergia latifolia              VU            Muaro Jambi, Jambi

                                                              Dipterocarpus                                  Berau, Kalimantan Timur
  13     Keruing                     Keruing Wood                                              VU
                                                              crinitus                                       Berau, East Kalimantan

                                                              Gonystylus                                     Seruyan, Kalimantan Tengah
  14     Ramin                       Ramin wood                                                CR
                                                              bancanus                                       Seruyan, Central Kalimantan
Catatan: | Note:
CR: Critically Endangered   VU: Vulnerable   EN: Endangered


Penilaian Ancaman terhadap Keanekaragaman                                     Biodiversity Threat Assessment
Hayati
TAPG mengidentifikasi berbagai ancaman terhadap                               TAPG identifies several threats to biodiversity, including:
keanekaragaman hayati, seperti:
1. Fragmentasi habitat.                                                       1.   Habitat fragmentation
2. Perburuan liar.                                                            2.   Poaching
3. Perubahan tutupan lahan di luar konsesi.                                   3.   Changes in land cover outside concessions
4. Kebakaran hutan dan lahan.                                                 4.   Forest and land fires
5. Satwa liar masuk area permukiman.                                          5.   Wildlife encroaching into residential areas

Sebagai mitigasi, program berikut diterapkan:                                 To mitigate these threats, various programs are in place:
1. Pemantauan hotspot.                                                        1. Monitoring of hotspots
2. Edukasi desa untuk mencegah perburuan.                                     2. Educational initiatives for villages to curb poaching
3. Penanganan konflik satwa liar.                                             3. Managing wildlife conflicts
4. Restorasi vegetasi penyangga.                                              4. Restoring buffer vegetation
5. Penguatan patroli kawasan konservasi.                                      5. Enhancing patrols within conservation zones

Kolaborasi dan Partnership                                                    Collaboration and Partnerships
TAPG mengembangkan kolaborasi jangka panjang                                  TAPG forms long-term collaborations with
dengan lembaga konservasi dan riset untuk meningkatkan                        conservation and research organizations to enhance
efektivitas pengelolaan biodiversitas:                                        biodiversity management:
1. YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara).                                  1. YKAN (Nusantara Nature Conservation Foundation).
2. ECOSITROP.                                                                 2. ECOSITROP.
3. Dinas Lingkungan Hidup setempat.                                           3. Local Environmental Agency.
4. Perguruan tinggi lokal.                                                    4. Local universities.
5. Masyarakat desa dan KTPA.                                                  5. Village communities and KTPA.
6. CFES dan Daemeter.                                                         6. CFES and Daemeter.

Kolaborasi ini membantu TAPG membangun penelitian                             This collaboration helps TAPG produce data-driven
berbasis data yang dapat dievaluasi setiap tahun.                             research that can be assessed annually.




                                                              PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      131
Page 132
132   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 133
                                    PEOPLE




PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   133
Page 134
      PEOPLE


      Bagi TAPG, keberlanjutan selalu dimulai dari manusia, baik                 For TAPG, sustainability always begins with human, those
      mereka yang tumbuh dan berkarya di dalam Perseroan,                        who grow and work within the Company, as well as
      maupun masyarakat yang hidup dan berkembang di                             the communities that surround its operational areas.
      sekitar wilayah operasional. Di balik setiap capaian,                      Behind every achievement are TAPGreen individuals
      terdapat Insan TAPGreen yang menggerakkan organisasi                       who drive the organization forward with dedication, skill,
      dengan dedikasi, kompetensi, dan semangat untuk                            and a passion for ongoing improvement. As a result, the
      terus melangkah maju. Karena itu, Perseroan secara                         Company focuses on human resource development by
      konsisten menempatkan pengembangan sumber                                  enhancing skills, fostering an inclusive workplace, and
      daya manusia sebagai prioritas, melalui penguatan                          promoting sustainable well-being.
      kompetensi, penciptaan lingkungan kerja yang inklusif,
      serta pemenuhan kesejahteraan yang berkelanjutan.

      Pada saat yang sama, TAPG memandang masyarakat                             Simultaneously, TAPG views the community as a
      sebagai mitra strategis dalam perjalanan jangka panjang                    strategic partner in its long-term growth. Through
      Perseroan. Melalui berbagai program pengembangan                           various community development and empowerment
      dan pemberdayaan komunitas, Perseroan berupaya                             initiatives, the Company seeks to create shared value,
      menciptakan nilai bersama, memperluas akses terhadap                       expand access to opportunities, and support social and
      kesempatan, serta mendorong tumbuhnya kemandirian                          economic independence. This strategy helps TAPG build
      sosial dan ekonomi. Dengan pendekatan ini, TAPG tidak                      a resilient internal organization while positively impacting
      hanya membangun organisasi yang tangguh dari dalam,                        the broader social environment.
      tetapi juga menumbuhkan dampak positif yang nyata
      bagi lingkungan sosial di sekitarnya.




      Pencapaian Aspek People Tahun 2025
      Achievement of People Aspect In 2025




           17        Jam
                     Hours
                                                                                        TI-FR
                                                                                        0,703
                                                                                                             SR
                                                                                                             164,97
           Jumlah Jam Pelatihan per Karyawan                                            Tingkat Kecelakaan
           Total Training Hours per Employee                                            Accident Rate




           526               Jumlah Kegiatan CSR
                             Total CSR Activities
                                                                                        8,53             Survei Kepuasan Pelanggan
                                                                                                         Customer Satisfaction Survey




134   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 135
                                                                                                                              People




                                           Pendekatan Manajemen                                                            [GRI 3-3]

                                                                                              Management Approach


Bagi TAPG, aspek People bukan hanya tentang siapa yang            For TAPG, the People aspect encompasses not only who
bekerja dan berinteraksi dengan Perseroan, tetapi juga            works and interacts with the Company but also how
tentang bagaimana aktivitas bisnis membentuk kualitas             business activities impact human lives, both positively
hidup manusia, baik secara positif maupun berpotensi              and potentially negatively. Plantation operations
menimbulkan risiko. Operasional perkebunan membawa                significantly affect the well-being of TAPGreen
dampak nyata terhadap kesejahteraan Insan TAPGreen,               employees, local communities, and customers.
masyarakat sekitar, serta pelanggan.

Perseroan menyadari bahwa dampak tersebut dapat                   The Company recognizes that these impacts can
timbul baik dari kegiatan operasional langsung maupun             arise both from direct operational activities and from
dari hubungan bisnis dengan mitra dan kontraktor. Karena          relationships with partners and contractors. To address
itu, TAPG menegaskan komitmennya melalui kebijakan                this, TAPG commits to policies in HR management,
pengelolaan SDM, penerapan prinsip keberagaman dan                promotes diversity and non-discrimination, respects
non-diskriminasi, penghormatan terhadap hak asasi                 human rights, and complies with the Collective Labor
manusia, serta kepatuhan terhadap Perjanjian Kerja Bersama        Agreement (CLA) and relevant laws.
(PKB) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam pengelolaannya, Perseroan berfokus pada tiga arah           In managing these areas, the Company focuses on three
utama: memperkuat dampak positif, mencegah risiko, dan            main purposes: enhance positive impacts, mitigate risks,
menangani isu yang muncul secara bertanggung jawab.               and respond responsibly to emerging issues. This is
Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan                    achieved through skill development, certification, and
kompetensi, sertifikasi, dan jalur karier Insan TAPGreen;         career advancement for TAPGreen employees; enforcing
penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja                 occupational health and safety standards to prevent
untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja;              accidents and illnesses; and maintaining transparent
serta mekanisme pengaduan dan penanganan keluhan                  complaint and grievance systems in a fair and transparent
untuk memastikan setiap isu dapat ditangani secara adil           manner. Community support programs in education,
dan transparan. Di tingkat komunitas, TAPG menjalankan            health, infrastructure, culture, and the economy form part
program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan,             of TAPG’s strategy to create sustainable shared value.
infrastruktur, budaya, dan ekonomi sebagai bagian dari
strategi menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan.

Efektivitas pengelolaan aspek People dipantau secara              People management effectiveness is regularly assessed
berkala melalui indikator kinerja SDM, catatan keselamatan        using HR performance indicators, safety records,
kerja, realisasi program pengembangan masyarakat, serta           community development program outcomes, and
evaluasi kepuasan dan umpan balik pemangku kepentingan.           stakeholder feedback. These assessment results guide
Hasil pemantauan ini menjadi dasar penetapan target,              target setting, policy enhancements, and future program
perbaikan kebijakan, dan penyempurnaan program ke                 improvements. Ongoing communication with employees,
depan. Dialog berkelanjutan dengan karyawan, masyarakat,          the community, and customers is essential for ensuring
dan pelanggan juga menjadi kompas penting bagi                    that the Company’s efforts are aligned and meaningful.
Perseroan untuk memastikan bahwa setiap langkah yang
diambil tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga benar-benar
memberi dampak yang bermakna.

PEMENUHAN HAK ASASI MANUSIA (HAM)                                 RESPECTING HUMAN RIGHTS
Bagi TAPG, keberlanjutan bukan semata soal bagaimana              For TAPG, sustainability means more than just how the
Perseroan mengelola lahan dan menghasilkan komoditas,             Company manages land and produces commodities; it
tetapi juga tentang bagaimana Perseroan menghormati               also encompasses respecting human dignity throughout
martabat manusia di setiap rantai nilai. Penghormatan             the entire value chain. Respect for Human Rights (HAM) is
terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi prinsip                  a core principle that guides all operational activities from
yang menjiwai seluruh aktivitas operasional dari kebun,           plantations and factories to interactions with business
pabrik, hingga relasi dengan mitra usaha dan masyarakat           partners and local communities. This commitment is
sekitar. Komitmen ini dibangun di atas kepatuhan terhadap         grounded in adherence to the UN Universal Declaration
Deklarasi Universal HAM PBB, konvensi International Labour        of Human Rights, International Labour Organization


                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      135
Page 136
      Organization (ILO), serta seluruh peraturan perundang-                     (ILO) conventions, and all relevant laws and regulations
      undangan yang berlaku di Indonesia, dan dituangkan dalam                   in Indonesia. It is detailed in TAPG’s publicly available
      Kebijakan Keberlanjutan TAPG yang dapat diakses oleh                       Sustainability Policy. These principles apply not only
      publik. Prinsip-prinsip ini tidak hanya berlaku di lingkungan              within the Company but also set standards that all
      internal Perseroan, tetapi juga menjadi standar yang wajib                 partners and vendors must follow.
      dipatuhi oleh seluruh mitra dan vendor.

      Sebagai bagian dari penguatan tata kelola HAM, pada                        In 2023, to enhance human rights governance, TAPG
      tahun 2023 TAPG bekerja sama dengan Daemeter dan                           partnered with Daemeter and Tresparity Kollegium to
      Tresparity Kollegium telah melaksanakan Human Rights                       carry out a Human Rights Impact Assessment (HRIA)
      Impact Assessment (HRIA) di dua entitas anak. Asesmen                      across two subsidiaries. The assessment’s goals are to:
      ini bertujuan untuk:
      1. Mengidentifikasi risiko dan dampak bisnis                               1. Identify business risks and impacts related to
           terhadap HAM.                                                            human rights.
      2. Memetakan langkah pencegahan serta mekanisme                            2. Map out preventative measures and remedial
           pemulihan atas potensi dampak.                                           strategies for potential impacts.
      3. Memastikan keselarasan kebijakan dan praktik                            3. Ensure the Company’s policies and practices
           Perseroan dengan standar HAM nasional dan                                conform to both national and international human
           internasional.                                                           rights standards.

      Hasil asesmen ini menjadi pijakan penting dalam                            The results of this assessment serve as a fundamental
      memperkuat pendekatan Perseroan terhadap isu sosial.                       basis for enhancing the Company’s strategy concerning
      Rekomendasi yang dihasilkan telah dirangkum dalam                          social issues. The ensuing recommendations have been
      rencana aksi (action plan) sebagai bagian dari upaya                       consolidated into an actionable plan as part of ongoing
      perbaikan berkelanjutan, sekaligus untuk mengantisipasi                    improvement initiatives and to proactively address
      risiko yang mungkin muncul di masa depan.                                  potential future risks.

      Cakupan Kebijakan HAM dan Anti-Diskriminasi                                Scope of Human Rights and Anti-Discrimination Policy
      Penghormatan terhadap HAM dan prinsip anti-                                The respect for HR and global anti-discrimination policies
      diskriminasi global yang tertuang dalam Kebijakan                          outlined in the Company’s Sustainability Policy includes:
      Keberlanjutan Perseroan mencakup:
      1. Hak-hak pekerja.                                                        1. Workers’ rights.
      2. Hak-hak masyarakat.                                                     2. Community rights.
      3. Pemberian kesempatan yang setara tanpa                                  3. Equal opportunities without discrimination, including
          diskriminasi, termasuk kesetaraan gender.                                 gender equality.
      4. Larangan kerja paksa dan pekerja anak.                                  4. Freedom from forced labor and child labor.
      5. Perlindungan dari pelecehan, intimidasi, pembalasan,                    5. Freedom from harassment, intimidation, retaliation,
          dan kekerasan.                                                            and violence.
      6. Dukungan terhadap petani plasma dan petani mandiri                      6. Supporting the participation of plasma farmers and
          dalam rantai pasok kelapa sawit.                                          independent farmers within the palm oil supply chain.

      Implementasi HAM di Lingkungan Kerja                                       Implementation of Human Rights at Work
      Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata dalam                            This commitment is clearly demonstrated through
      berbagai kebijakan dan praktik di lingkungan kerja                         various policies and practices within the company’s
      Perseroan, antara lain:                                                    work environment, including:
      1. Larangan Pekerja Anak dan Kerja Paksa [OJK F19]                         1. Prohibition of Child Labor and Forced Labor [OJK F19]
         TAPG menegaskan komitmennya untuk tidak                                     TAPG reaffirms its commitment to not employing
         mempekerjakan anak di bawah umur maupun                                     underage children or using forced labor. This policy
         menerapkan kerja paksa. Kebijakan ini berlaku di seluruh                    is applicable to all subsidiaries and is outlined in the
         entitas anak dan dituangkan dalam peraturan internal                        Company’s internal regulations, which are developed
         Perseroan yang disusun sesuai dengan peraturan                              in accordance with relevant Indonesian laws.
         perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
      2. Sosialisasi HAM dan Pelatihan Petugas Keamanan                          2. Human Rights Socialization and Security Officer
          [GRI 410-1]                                                               Training [GRI 410-1]
          Perseroan meyakini bahwa budaya saling menghormati                        The Company believes that a culture of mutual
          hanya dapat tumbuh jika dipahami dan dipraktikkan                         respect can only grow if it is collectively understood
          bersama. Oleh karena itu, TAPG secara berkelanjutan                       and practiced. As a result, TAPG regularly organizes
          menyelenggarakan sosialisasi HAM tidak hanya bagi                         human rights awareness sessions not just for
          karyawan, tetapi juga bagi petugas keamanan. Untuk                        employees but also for security officers. For


136   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 137
                                                                                                                              People




   petugas keamanan, Perseroan bekerja sama dengan                    security officers, the Company collaborates with
   Kepolisian dalam penyelenggaraan pelatihan Basic                   the police to offer Basic Security training. By 2025,
   Security. Pada tahun 2025, seluruh petugas keamanan                all security officers will have undergone human rights
   telah mendapatkan sosialisasi dan pelatihan terkait                socialization and training, with the total number
   HAM, dengan jumlah personel mencapai 783 orang                     reaching 783 by year’s end.
   hingga akhir tahun.
3. Kebebasan Berserikat                                           3. Freedom of Association
   Perseroan menjamin hak setiap karyawan untuk                      The Company ensures that all employees have the
   berserikat, berpendapat, dan berunding secara                     right to associate, express their opinions, and bargain
   kolektif melalui wadah yang tersedia, tanpa                       collectively through available channels, without
   pembatasan dan diskriminasi, sesuai dengan                        restrictions or discrimination, in line with Company
   Peraturan Perseroan dan peraturan perundang-                      Regulation and applicable laws.
   undangan yang berlaku.
4. Perjanjian Kerja Bersama (PKB) [GRI 2-30]                      4. Collective Labor Agreement (CLA) [GRI 2-30]
   Hubungan industrial di TAPG diatur melalui                        Industrial relations at TAPG are regulated by a
   Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang merupakan                     Collective Labor Agreement (CLA), resulting
   hasil perundingan antara Perseroan dan karyawan,                  from negotiations between the Company and its
   mencakup syarat kerja, kondisi kerja, serta hak dan               employees. This agreement outlines employment
   kewajiban masing-masing pihak. PKB dan/atau                       terms, working conditions, and the rights and
   Peraturan Perseroan tersebut telah disahkan oleh                  responsibilities of both parties. The CLA and any
   instansi ketenagakerjaan yang berwenang.                          company regulations have been authorized by the
5. Perlindungan Jaminan Sosial melalui BPJS                          appropriate labor authorities.
   Perseroan mengikutsertakan seluruh karyawan dalam              5. Social Security Protection through BPJS
   program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan                   The Company enrolls all employees in the BPJS
   sebagai bentuk pemenuhan hak atas perlindungan                    Employment and BPJS Health programs to secure
   dan kesejahteraan sosial.                                         their rights to social protection and welfare.

Penghormatan HAM bagi Masyarakat dan Pelanggan                    Respect for Human Rights in Communities and
                                                                  Customers
Di luar lingkungan internal, TAPG juga memastikan                 Beyond internal operations, TAPG also upholds the human
penghormatan terhadap HAM masyarakat adat dan                     rights of indigenous peoples and local communities near
komunitas lokal di sekitar wilayah konsesi, khususnya             concession zones, focusing on land rights, resource
terkait hak atas tanah dan akses terhadap sumber daya,            access, and ensuring the Free, Prior, and Informed
serta penerapan prinsip Persetujuan Atas Dasar Informasi          Consent (FPIC) principle is respected.
di Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA).

Komitmen yang sama juga diterapkan kepada pelanggan,              The same commitment extends to customers,
dengan menjunjung prinsip kesetaraan dalam penyediaan             emphasizing equality in delivering products and services.
produk dan layanan. Perseroan berupaya menjaga                    The Company strives to maintain customer trust by
kepercayaan pelanggan melalui penyediaan produk                   providing high-quality palm oil and kernel products that
minyak kelapa sawit dan inti sawit yang berkualitas tinggi        adhere to established standards.
dan sesuai dengan standar yang disepakati.

Pengawasan dan Penguatan Berkelanjutan                            Ongoing Monitoring and Reinforcement
Untuk memastikan implementasi kebijakan HAM berjalan              To ensure consistent implementation of the human
secara konsisten, TAPG membentuk komite khusus yang               rights policy, TAPG has formed a dedicated committee
bertugas memantau dan menegakkan pelaksanaan                      responsible for monitoring and enforcing the policy. This
kebijakan tersebut. Komite ini berperan dalam:                    committee’s role is to:
1. Mengidentifikasi potensi risiko pelanggaran HAM.               1. Identify potential risks of human rights violations.
2. Menyusun langkah mitigasi dan pencegahan.                      2. Develop mitigation and prevention strategies.
3. Melakukan evaluasi berkala atas efektivitas                    3. Regularly evaluate the effectiveness of
   implementasi kebijakan.                                            policy implementation.

Melalui pendekatan ini, TAPG memastikan bahwa                     Through this approach, TAPG guarantees that respect for
penghormatan terhadap HAM tidak berhenti sebagai                  human rights is not just a written promise but is actively
komitmen di atas kertas, tetapi terus hidup dalam praktik         practiced daily and continues to develop throughout
sehari-hari dan berkembang seiring perjalanan Perseroan.          the Company’s journey.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      137
Page 138
      Menjalin Sinergi dengan Insan TAPGreen
      Synergizing with TAPGreen Personnel




      Kami percaya, organisasi yang bertumbuh secara berkelanjutan hanya dapat
      dibangun oleh insan-insan yang dihargai, diberdayakan, dan diberi ruang untuk
      berkembang.
      We believe a sustainable organization can only be built by people who feel valued, empowered,
      and given opportunities to grow.



      STRATEGI DAN KEBIJAKAN                                                     DEVELOPMENT STRATEGY AND POLICY FOR
      PENGEMBANGAN INSAN TAPGREEN [GRI 3-3]                                      TAPGREEN PERSONNEL [GRI 3-3]
      Bagi Perseroan, Insan TAPGreen bukan sekadar penggerak                     For the Company, TAPGreen employees are more than
      operasional, melainkan arsitek utama pertumbuhan                           just operational drivers; they are vital architects of long-
      jangka panjang. Karena itu, pengembangan sumber daya                       term growth. As a result, developing human resources is
      manusia ditempatkan sebagai bagian inti dari strategi                      central to the business strategy, not only to meet current
      bisnis bukan hanya untuk mengejar target kinerja hari ini,                 performance goals but also to build a solid foundation
      tetapi untuk menyiapkan fondasi masa depan.                                for the future.

      TAPG membangun pendekatan pengelolaan SDM yang                             TAPG has developed a human resource management
      berfokus pada kolaborasi, pembelajaran berkelanjutan,                      approach that emphasizes collaboration, continuous
      dan pembentukan budaya kerja yang saling menguatkan.                       learning, and fostering a mutually supportive work
      Perseroan membuka ruang bagi talenta-talenta yang                          culture. The Company provides opportunities for talented
      berdaya saing dan siap bertumbuh bersama organisasi,                       individuals who are eager to grow with the organization,
      sekaligus memastikan bahwa setiap Insan TAPGreen                           while ensuring that every TAPGreen employee has equal
      memiliki kesempatan yang setara untuk berkontribusi                        chances to contribute and develop. In this framework,
      dan berkembang. Dalam kerangka ini, pendidikan dan                         education and training are seen as strategic investments
      pelatihan dipandang sebagai investasi strategis yang                       impacting not only individual skills but also enhancing
      dampaknya tidak hanya meningkatkan kompetensi                              the Company’s collective competitiveness.
      individu, tetapi juga memperkuat daya saing Perseroan
      secara kolektif.

      Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan                       This commitment is put into action through various
      berbagai program pengembangan, mulai dari pelatihan                        development programs, from professional training and
      profesional, sertifikasi, hingga penguatan motivasi dan                    certification to boosting motivation and leadership. These
      kepemimpinan. Program-program ini dirancang untuk                          initiatives aim to build capabilities aligned with business
      membangun kapabilitas yang relevan dengan kebutuhan                        needs while cultivating a sense of belonging among
      bisnis sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap                        employees. TAPG believes that a work environment
      Perseroan. TAPG percaya bahwa lingkungan kerja yang                        that encourages growth will produce people who are
      memberi ruang tumbuh akan melahirkan insan-insan yang                      not only skilled but also dedicated and loyal.
      tidak hanya kompeten, tetapi juga berkomitmen dan loyal.

      Sejalan dengan itu, Perseroan memastikan bahwa seluruh                     In line with this, the Company guarantees that all
      Insan TAPGreen memperoleh akses yang adil terhadap                         TAPGreen employees have fair access to career
      pengembangan karier, termasuk kesempatan melanjutkan                       development, including opportunities for further
      pendidikan, promosi jabatan, serta pemenuhan hak-                          education, promotions, and other employment rights
      hak ketenagakerjaan lainnya sebagaimana diatur dalam                       as outlined in the Collective Labor Agreement (CLA) and
      Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan peraturan perundang-                    relevant laws and regulations. Through this approach,
      undangan yang berlaku. Dengan pendekatan ini, TAPG                         TAPG highlights that company growth and human
      menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan dan                                development are two interconnected journeys.
      pertumbuhan manusia adalah dua perjalanan yang selalu
      berjalan beriringan.


138   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 139
                                                                                                                                  People




PROFIL INSAN TAPGreen [GRI 2-7, 2-8]                                 TAPGreen PERSONNEL PROFILE [GRI 2-7, 2-8]
Pada tahun 2025, TAPG memiliki jumlah karyawan                       In 2025, TAPG employed 20,780 individuals, reflecting
sebanyak 20.780 orang atau turun sebesar 3,64%                       a 3.64% decrease compared to the previous year which
dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 21.565 orang.                 were 21,565 individuals. Below is the employee profile
Berikut profil karyawan Perseroan tiga tahun terakhir:               for the last three years:

Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
By Employment Status

                                           2025                                 2024                                  2023
          Keterangan
          Description
                                Pria                Wanita             Pria              Wanita            Pria                Wanita
                                Male                Female             Male              Female            Male                Female

Permanen
                                12.331               4.841            11.020              4.282           10.229                4.066
Permanent

Non Permanen
                                 2.661                 947             4.837              1.426             5.410               1.685
Non-Permanent

Sub Total                       14.992               5.788            15.857              5.708           15.639                5.751

Total                                      20.780                               21.565                                21.390

S-04: Jumlah Pegawai Sementara
Total Temporary Employees

                            Uraian
                                                                                                       2025
                          Description

Jumlah Pegawai Tidak Tetap/Kontrak/yang Dipegang oleh
Kontraktor dan/atau Konsultan                                              3.608 orang             17,36% dari total pegawai
Number of Non-permanent Employees/Contracts/Held by                        employees               from total employees
Contractors and/or Consultants


Berdasarkan Wilayah Operasi
Based on Operational Areas

                                           2025                                 2024                                  2023
          Keterangan
          Description
                                Pria              Wanita               Pria              Wanita            Pria                Wanita
                                Male                Female             Male              Female            Male                Female

Karyawan Tetap
Permanent Employees

Jakarta                            170                   78               169                72               173                 67

Jambi                            1.315                 623             1.254               593              1.127                527

Kalimantan Tengah
                                4.082                 1.618            3.394              1.281            2.943                1.141
Central Kalimantan

Kalimantan Timur
                                 6.761               2.522             6.198              2.336            5.986                2.331
East Kalimantan

Kalimantan Barat
                                       3                  0                 5                  -                  -                 -
West Kalimantan

Sub Total                       12.331               4.841            11.020              4.282           10.229               4.066

Total                                      17.172                               15.302                                14.295




                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report       139
Page 140
      Berdasarkan Usia
      Based on Age

                                                          2025                                2024                       2023
               Keterangan
                Description
                                               Pria                Wanita          Pria                Wanita    Pria             Wanita
                                               Male                Female          Male                Female    Male             Female

       Karyawan Tetap
       Permanent Employees

       18-25 tahun | years old                 2.477                 523            2.159                462     1.824              429

       26-45 tahun | years old                 8.289                3.636          7.437                3.237   7.044              3.112

       46-55 tahun | years old                 1.564                 681            1.423                583     1.360              523

       >55 tahun | years old                          1                 1                 1                 1        1                2

       Sub Total                              12.331                4.841         11.020               4.282    10.229            4.066

       Total                                              17.172                              15.302                     14.295


      Berdasarkan Jenjang Jabatan
      Based on Position Level

                                                          2025                                2024                       2023
                Keterangan
                Description
                                               Pria                Wanita          Pria                Wanita    Pria             Wanita
                                               Male                Female          Male                Female    Male             Female

       Karyawan Tetap
       Permanent Employees

       Direktur Perseroan dan
       Perusahaan Anak
                                                   13                  2                 15                 1       14                 1
       Company’s Director and
       Subsidiaries

       General Manager                             22                  2                 14                 3       18                 3

       Manager                                     75                  13               216               29      204                30

       Supervisor                                 191                 35                527               113     509                103

       Staf Lainnya
                                              12.030                4.789         10.248                4.136    9.483             3.930
       Other Staffs

       Sub Total                              12.331                4.841         11.020                4.282   10.228             4.067

       Total                                              17.172                              15.302                     14.295




140   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 141
                                                                                                                                 People




S-01: Kesetaraan Gender
Gender Equality

                                                                           2025

                                            Laki-laki                                                Perempuan
   Level Jabatan                              Male                                                      Female
    Position Level

                                                Persentase Pegawai                                          Persentase Pegawai
                          Jumlah Pegawai                                         Jumlah Pegawai
                                               Percentage of Employee                                     Percentage of Employee
                           Total Employee                                          Total Employee
                                                            (%)                                                       (%)


Entry-level                    14.671                      70,6%                        5.729                         27,6%

Mid-level                           197                     0,9%                            36                         0,2%

Senior-level                        78                      0,4%                            16                         0,1%

Executive-level                     46                      0,2%                             7                         0,0%

Total Pegawai
                              14.992                       72,1%                        5.788                         27,9%
Total Employees



S-02: Jumlah Level Pegawai yang Dimiliki oleh Laki-laki dan Perempuan Berdasarkan Kelompok Umum
Number of Employee Levels Served by Men and Women According to the General Group

                                                                    2025

                                                               Level Jabatan
                                                                Position Level
   Usia
  Ages
                     Entry-level                Mid-level                        Senior-level                  Executive-level


              Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
               Male         Female          Male           Female           Male           Female            Male           Female

18-25          3.748         834               0               0                 0               0               0              0

26-35          5.494        2.232             80              17                10               5               0              0

36-45          3.881        1.972             83              19               47                6               11             2

46-55          1.537          691              31              0                19               3              26              2

>55                  11        0               3               0                 2               2                9             3


PEREKRUTAN KARYAWAN BARU DAN                                         NEW EMPLOYEE RECRUITMENT AND
PERGANTIAN KARYAWAN [GRI 401-1]                                      EMPLOYEE TURNOVER [GRI 401-1]

Kebijakan Seleksi dan Pengangkatan Karyawan Baru                     New Employee Recruitment and Selection Policy
Dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis,                      To maintain sustainable business growth, TAPG
TAPG mengelola proses rekrutmen dan pengangkatan                     manages the recruitment and appointment process
karyawan baru secara terstruktur dan berbasis                        for new employees in a systematic manner based on the
perencanaan kebutuhan organisasi. Setiap pengisian                   organization’s needs planning. Each position is filled to
posisi dirancang untuk memastikan keselarasan antara                 ensure alignment between the Company’s requirements
kebutuhan Perseroan dan ketersediaan talenta dengan                  and the availability of skilled and suitable talent that
kompetensi serta karakter yang sesuai dengan arah                    supports business development.
pengembangan usaha.




                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      141
Page 142
      Perseroan mengedepankan pengembangan talenta                               The Company emphasizes the development of
      internal sebagai bagian dari strategi pembinaan karier                     internal talent as part of its long-term career growth
      jangka panjang. Namun demikian, apabila kebutuhan                          strategy. However, if organizational needs cannot be
      organisasi belum dapat dipenuhi dari dalam, TAPG                           fulfilled internally, TAPG initiates external recruitment
      membuka kesempatan rekrutmen eksternal yang                                opportunities based on predetermined workforce
      dilakukan berdasarkan perencanaan tenaga kerja                             planning. The entire selection process is conducted
      yang telah ditetapkan sebelumnya. Seluruh proses                           transparently and equitably, focusing on matching skills
      seleksi dilaksanakan secara terbuka, objektif, dan                         to job responsibilities.
      mengedepankan prinsip kesesuaian kompetensi dengan
      tanggung jawab jabatan.

      Sejalan dengan komitmen terhadap tata kelola                               In accordance with its commitment to responsible
      ketenagakerjaan yang bertanggung jawab, TAPG                               employment practices, TAPG guarantees that the entire
      memastikan bahwa seluruh proses rekrutmen dijalankan                       recruitment process is free from forced labor and does
      tanpa praktik kerja paksa dan tanpa melibatkan pekerja                     not involve underage workers, adhering to internal
      di bawah umur, sesuai dengan kebijakan internal                            policies and applicable Indonesian laws and regulations.
      dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
      di Indonesia.

      Sebagai bagian dari penguatan keberagaman di                               As part of its initiatives to promote workplace diversity,
      lingkungan kerja, pada tahun 2025 Perseroan merekrut                       the Company aims to recruit 1,921 female employees
      1.921 pekerja perempuan. Selain itu, TAPG juga membuka                     by 2025. Furthermore, TAPG provides opportunities
      ruang bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi                     for individuals with disabilities to participate in the
      dalam proses seleksi. Langkah ini menegaskan komitmen                      selection process. This initiative underscores the
      Perseroan dalam membangun tempat kerja yang inklusif                       Company’s dedication to fostering an inclusive work
      dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh                         environment and ensuring equal opportunities for all
      lapisan masyarakat.                                                        members of society.

      Perekrutan Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
      Employee Recruitment Based on Gender

               Jenis Kelamin
                   Gender                     2025                 %              2024             %            2023              %


       Pria
                                               8.388             81,4               7.821        85,6             7.291         82,5
       Male

       Wanita
                                                1.921            18,6               1.318        14,4            1.550           17,5
       Female

       Total                                 10.309              100               9.139          100            8.841           100


      Perekrutan Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia
      Employee Recruitment Based on Age Groups

               Kelompok Usia
                Age Groups                    2025                 %              2024             %            2023              %


       Usia di bawah 30 tahun
                                               6.522             63,3               5.471        59,9            5.391          61,0
       Age under 30 years old

       Usia 30-50 tahun
                                               3.777             36,6              3.647         39,9            3.429          38,8
       30-50 years old

       Usia di atas 50 tahun
                                                   10             0,1                   21        0,2               21           0,2
       Age above 50 years old

       Total                                 10.309              100               9.139          100            8.841           100




142   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 143
                                                                                                                            People




Perekrutan Karyawan Berdasarkan Wilayah
Employee Recruitment Based on Area

  Berdasarkan Wilayah
         Based on Area           2025             %              2024                %               2023                 %


 Jakarta                               47        0,5                 22              0,3                  31             0,4

 Jambi                                 641       6,2                687              7,5                603              6,8

 Kalimantan Barat
                                        0        0,0                   2             0,0                   3             0,0
 West Kalimantan

 Kalimantan Tengah
                                  3.376         32,7              2.893             31,7              2.240             25,3
 Central Kalimantan

 Kalimantan Timur
                                  6.245         60,6              5.532            60,5               5.964             67,5
 East Kalimantan

 Total                           10.309          100              9.139             100               8.841             100


Turnover Karyawan                                               Employee Turnover
Pergerakan karyawan merupakan bagian alami dari                 Employee turnover is a natural aspect of organizational
dinamika organisasi sekaligus membuka ruang bagi                change and provides opportunities for new talent to join
masuknya talenta baru ke dalam TAPG. Sepanjang                  TAPG. In 2025, the employee turnover rate was 31.2%,
tahun 2025, tingkat turnover karyawan tercatat sebesar          meaning 6,493 out of 20,780 employees ended their
31,2%, yang berarti dari total 20.780 karyawan, sebanyak        employment. This figures reflected an improvement
6.493 orang mengakhiri masa kerja mereka. Capaian ini           over 2024, which had a turnover rate of 33%. The lower
menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun 2024 yang              turnover rate indicates the Company’s ability in fostering
mencatat tingkat turnover sebesar 33%. Rendahnya                positive working relationships and maintaining a safe,
tingkat perputaran karyawan tersebut mencerminkan               healthy, and comfortable work environment.
upaya Perseroan dalam membangun hubungan kerja
yang konstruktif serta menciptakan lingkungan kerja
yang kondusif, aman, sehat, dan mendukung kenyamanan
bekerja.

Berikut ini tabel turnover karyawan:                            The employee turnover table is shown below:

Turnover Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Turnover Based on Gender

         Jenis Kelamin
            Gender               2025             %              2024                %               2023                 %


 Pria
                                  5.556         85,6              6.037            84,4               6.024             81,5
 Male

 Wanita
                                   937          14,4               1.114            15,6               1.371            18,5
 Female

 Total                           6.493           100              7.151             100               7.395             100




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      143
Page 144
      Turnover Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia
      Employee Turnover Based on Age Groups

             Kelompok Usia
                 Age Groups                   2025                %               2024             %            2023             %


       Usia di bawah 30 tahun
                                              3.333             51,3              3.550         49,6            4.457          60,3
       Age under 30 years old
       Usia 30-50 tahun
                                              2.951            45,5               3.403         47,6            2.888            39
       30-50 years old
       Usia di atas 50 tahun
                                                208              3,2                198          2,8               50           0,7
       Age above 50 years old
       Total                                  6.493             100                7.151         100            7.395           100


      Turnover Karyawan Berdasarkan Wilayah
      Employee Turnover Based on Area

         Berdasarkan Wilayah
               Based on Area                  2025                %               2024             %             2023             %

       Jakarta                                    34              0,5                   28        0,4               34           0,5
       Jambi                                     361              5,6                   389       5,4              437           5,9
       Kalimantan Tengah
                                               1.893            29,2               1.982         27,7            1.961          26,5
       Central Kalimantan
       Kalimantan Timur
                                               4.203            64,7               4.750         66,4            4.962          67,1
       East Kalimantan
       Kalimantan Barat
                                                    2           0,03                      2       0,1                1             0
       West Kalimantan
       Total                                  6.493              100                7.151        100             7.395          100


      S-03: Tingkat Pergantian Pegawai
      S-03: Employee Turnover Rate

                                       Uraian
                                    Description                                                           2025

       Jumlah Pegawai yang Resign/Pemutusan Hubungan Kerja
       Number of Employees who Resign/Termination of                              6.493 orang | employees       31,2% turnover rate
       Employment

       Jumlah Pegawai Baru/Pengganti                                                                            12,8% dari total pegawai
                                                                                  10.309 orang | employees
       Number of New Employees/Replacements                                                                     from total employees


      ASPEK HAK PEKERJA                                                          WORKER RIGHTS ASPECTS

      Perjanjian Perundingan Kolektif [GRI 2-30]                                 Collective Bargaining Agreement [GRI 2-30]
      Penghormatan terhadap hak-hak pekerja menjadi bagian                       Respecting workers’ rights is fundamental to TAPG’s
      tak terpisahkan dari praktik ketenagakerjaan di TAPG.                      employment policies. The Company ensures every
      Perseroan menjamin ruang bagi setiap karyawan untuk                        employee can share their goals, express opinions, and
      menyampaikan aspirasi, menyatakan pendapat, serta                          participate in open negotiations via established channels.
      berpartisipasi dalam perundingan secara terbuka melalui                    In this framework, TAPG guarantees equal opportunities
      mekanisme yang telah ditetapkan. Dalam kerangka                            for all TAPGreen employees to contribute, innovate, and
      ini, TAPG memastikan bahwa setiap Insan TAPGreen                           build unity through the labor union.
      memiliki kesempatan yang setara untuk berkontribusi,
      berinovasi, dan membangun kebersamaan melalui wadah
      serikat pekerja.


144   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 145
                                                                                                                                People




Sebagai wujud komitmen tersebut, Perseroan bersama                  As part of this dedication, the Company, together with
perwakilan karyawan telah menyepakati dan memberlakukan             employee representatives, has adopted and implemented
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan/atau Peraturan                   a Collective Labor Agreement (CLA) and/or Company
Perseroan yang telah memperoleh pengesahan dari instansi            Regulations, approved by the relevant labor authorities.
ketenagakerjaan yang berwenang. Kesepakatan ini menjadi             These agreements form the core foundation for fair,
landasan utama dalam mengatur hubungan kerja yang adil,             balanced, and respectful employment relationships.
seimbang, dan saling menghormati.

Untuk menjaga kualitas hubungan industrial, TAPG dan                To foster healthy industrial relations, TAPG and the Labor
Serikat Pekerja secara aktif mengelola Forum Bipartit,              Union actively oversee the Bipartite Forum, including
yang mencakup Paguyuban dan Lembaga Kerja Sama                      the Association and the Bipartite Cooperation Institute
Bipartit (LKS Bipartit), sebagai sarana dialog dan                  (LKS Bipartit). This forum serves as an official platform
komunikasi formal antara karyawan, manajemen, dan                   for dialogue between employees, management, and
Serikat Pekerja mengenai berbagai isu ketenagakerjaan               the Labor Union on various labor topics and company
dan dinamika perusahaan. Apabila terdapat perbedaan                 developments. If disputes cannot be settled through this
pandangan yang tidak dapat diselesaikan melalui                     bipartite process, the Company will seek resolution via a
mekanisme bipartit, Perseroan menempuh penyelesaian                 tripartite process involving the local Manpower Office,
melalui jalur Tripartit dengan melibatkan Dinas Tenaga              in line with applicable laws.
Kerja setempat sesuai ketentuan yang berlaku.




  90%                                                                 10%
                   Pekerja Tetap dilindungi Peraturan
                   Perusahaan (PP)                                                         Pekerja Tetap dilindungi PKB
                                                                                           Workers are protected by PKB
                   Permanent Workers are protected by
                   Company Regulations (PP)




Employee Engagement Survey and Culture Alignment                    Employee Engagement Survey and Culture Alignment
Index                                                               Index
TAPG secara konsisten membuka ruang dialog dengan                   TAPG consistently fosters dialogue with its employees
karyawan melalui pelaksanaan Employee Engagement                    through the utilization of the Employee Engagement
Survey (EES) dan Culture Alignment Index (CAI). Kedua               Survey (EES) and the Culture Alignment Index (CAI).
instrumen ini menjadi sarana bagi Insan TAPGreen                    These instruments provide a platform for TAPGreen
untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, dan                       employees to share their perspectives, experiences,
penilaian mereka terhadap iklim kerja yang dibangun di              and evaluations of the company’s work environment.
lingkungan Perseroan.

Umpan balik yang diperoleh tidak berhenti sebagai data              The feedback collected is not merely data but
semata, tetapi diolah menjadi bahan pertimbangan                    is transformed into valuable insights that inform
penting dalam penyempurnaan kebijakan dan strategi                  the continuous enhancement of human resource
pengelolaan sumber daya manusia secara berkelanjutan.               management policies and strategies. The EES and CAI
Survei EES dan CAI dilaksanakan secara berkala setiap               surveys are administered biennially. The most recent
dua tahun sekali. Pada pelaksanaan terakhir di tahun                survey, conducted in 2025, yielded an engagement
2025, hasil survei menunjukkan skor engagement sebesar              score of 85%. Employee responses primarily highlighted
85%. Respon utama karyawan menyoroti pentingnya                     the significance of equitable compensation as a crucial
remunerasi yang adil sebagai faktor utama dalam                     factor in promoting engagement and job satisfaction.
membangun keterikatan dan kepuasan kerja.

Lingkungan Kerja yang Kondusif [OJK F21]                            Conducive Work Environment [OJK F21]
Menciptakan tempat kerja yang sehat, aman, dan                      Creating a healthy, safe, and enjoyable workplace
menyenangkan merupakan bagian penting dari cara TAPG                is essential in recognizing TAPGreen employees’
menghargai kontribusi Insan TAPGreen, bukan hanya                   contributions. TAPG values more than just financial
melalui kompensasi finansial, tetapi juga melalui kualitas          rewards; it also emphasizes a balanced work-life
kehidupan kerja yang seimbang. Perseroan meyakini                   approach. The Company believes that a supportive
bahwa lingkungan kerja yang kondusif akan mendorong                 environment enhances productivity, boosts employee
produktivitas, memperkuat keterikatan karyawan,                     engagement, and helps build a lasting sense of
serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam                        community. To achieve this, TAPG regularly implements
jangka panjang. Atas dasar itu, TAPG secara konsisten               initiatives that support work-life balance.
menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung
keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi.


                                                    PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      145
Page 146
      Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, TAPG                              As part of this approach, TAPG operates several
      menjalankan sejumlah program dan fasilitas pendukung,                      supporting programs and facilities, including:
      antara lain:
      1. Dukungan terhadap Minat dan Aktivitas di Luar                           1. Support for Interests and Activities Outside of
         Pekerjaan                                                                  Work
         Perseroan memfasilitasi karyawan untuk membentuk                           The Company encourages employees to form hobby
         berbagai komunitas hobi sebagai ruang menyalurkan                          groups as venues for sharing interests, fostering
         minat, mempererat kebersamaan, dan membangun                               camaraderie, and supporting a healthy lifestyle. It also
         gaya hidup sehat. Beragam kegiatan dan kompetisi                           regularly organizes sports events and competitions,
         olahraga juga diselenggarakan secara berkala,                              ensuring there are sufficient spaces for employees
         seiring dengan pemberian ruang yang memadai bagi                           to practice their religions and beliefs.
         karyawan untuk menjalankan ibadah sesuai dengan
         agama dan kepercayaan masing-masing.
      2. Program Paguyuban                                                       2. Community Program
         Untuk menjaga iklim hubungan industrial yang                               To foster a harmonious industrial relations
         harmonis, TAPG mengelola Program Paguyuban                                 environment, TAPG oversees the Community
         sebagai wadah kebersamaan yang mencakup                                    Program as a unifying forum that encompasses social
         kegiatan sosial berbasis gotong royong, kesehatan,                         activities centered on mutual cooperation, health,
         keagamaan, olahraga, seni, dan budaya. Program ini                         religion, sports, arts, and culture. This program also
         sekaligus menjadi media komunikasi yang mempererat                         serves as a communication platform to enhance
         hubungan antara karyawan dan manajemen.                                    relationships among employees and management.
      3. Fasilitas Pendukung bagi Anak Karyawan                                  3. Supporting Facilities for Employees’ Children
         Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga                                To support employees’ families, TAPG provides
         karyawan, TAPG menyediakan fasilitas sekolah dan                           school facilities and a daily school bus service that
         layanan bus sekolah yang setiap hari mengantar                             takes children to nearby schools. The company
         anak-anak karyawan di area site ke sekolah-sekolah                         also manages a Children’s Playground (TBA), which
         di desa sekitar. Perseroan juga mengelola Taman                            includes amenities such as a multipurpose room,
         Bermain Anak (TBA) yang dilengkapi dengan berbagai                         sanitation facilities, food and beverage areas, rest
         fasilitas penunjang, seperti ruang serbaguna, sarana                       spaces, and caregiving staff, with ratios tailored to
         sanitasi, area makan dan minum, tempat istirahat,                          different age groups. These facilities are designed
         serta pendamping (pengasuh) dengan rasio yang                              to give employees peace of mind at work, knowing
         disesuaikan berdasarkan kelompok usia. Kehadiran                           their children’s comfort and safety are prioritized.
         fasilitas ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang
         bagi karyawan dalam menjalankan tugas, tanpa
         harus mengkhawatirkan kenyamanan dan keamanan
         anak-anak mereka.

      Data Taman Bermain Anak (TBA) Tahun 2023-2025                              Children’s Playground Data (TBA) in 2023-2025

      Berdasarkan Daerah
      Based on Area

                                          2025                                      2024                                 2023

         Keterangan
         Description                 Kalimantan     Kalimantan                 Kalimantan     Kalimantan              Kalimantan   Kalimantan
                                       Tengah         Timur                      Tengah         Timur                   Tengah       Timur
                         Sumatera                                  Sumatera                                Sumatera
                                       Central          East                     Central          East                  Central        East
                                     Kalimantan     Kalimantan                 Kalimantan     Kalimantan              Kalimantan   Kalimantan


       Jumlah TBA
       Total                  11            35            106           16              48        108          16          48          107
       Playgrounds

       Jumlah Anak
                            200            654          1.424         420               689      1.388       470          825         1.674
       Total Children

       Jumlah
       Pendamping
                              27            93            191          32                65        171        26           67          173
       Total
       Companions




146   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 147
                                                                                                                                        People




Berdasarkan Usia
Based on Age

                                  2025                                       2024                                     2023

  Keterangan
  Description                Kalimantan      Kalimantan                 Kalimantan     Kalimantan                 Kalimantan        Kalimantan
                               Tengah          Timur                      Tengah         Timur                      Tengah            Timur
                  Sumatera                                  Sumatera                                  Sumatera
                               Central           East                     Central          East                     Central             East
                             Kalimantan      Kalimantan                 Kalimantan     Kalimantan                 Kalimantan        Kalimantan


 <1 tahun
                     25             84            267           21            52            226            9           103              237
 <1years old

 1-<3 tahun
                     63           234            486           231           247            489           71            231             501
 1-<3 years old

 3-6 tahun
                     55            213           453           152           258            421          166           294              580
 3-6 years old

 >6 tahun
                     57            123            218           16            132           252         224             197             356
 >6 years old



4. Penyediaan Fasilitas Akses Internet                                    4. Provision of Internet Access Facilities
   Untuk menjembatani keterbatasan geografis di                              To address geographic constraints in remote
   wilayah operasional yang berada jauh dari pusat kota,                     operational zones, TAPG provides internet access
   TAPG menyediakan fasilitas akses internet bagi para                       for on-site workers. This service facilitates seamless
   pekerja di site. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya                      internal communication, access to Company
   mendukung kelancaran komunikasi internal dan akses                        information, and also allows employees to stay
   terhadap informasi Perseroan, tetapi juga membantu                        connected with their families and social networks
   karyawan tetap terhubung dengan keluarga serta                            outside work.
   jejaring sosial mereka di luar area kerja.

5. Pemenuhan Hak Khusus bagi Pekerja Perempuan                            5. Fulfillment of Special Rights for Female Workers
   Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik                             As part of its commitment to equitable and inclusive
   ketenagakerjaan yang adil dan berperspektif                               employment practices, TAPG ensures that the rights
   inklusivitas, TAPG memastikan pemenuhan hak-                              of female workers are upheld in accordance with
   hak khusus bagi pekerja perempuan sesuai dengan                           legal requirements. This includes the provision of
   ketentuan peraturan perundang-undangan.                                   maternity and parental leave, as well as appropriate
   Pemenuhan tersebut mencakup pemberian hak                                 lactation facilities to support women in their
   cuti hamil dan melahirkan atau keguguran, serta                           professional and maternal roles.
   penyediaan fasilitas ruang laktasi yang memadai
   untuk mendukung peran ganda perempuan sebagai
   pekerja dan ibu.

Cuti Melahirkan Tahun 2025 [GRI 401-3]
Maternity Leave in 2025 [GRI 401-3]

                                          Karyawan              Karyawan              Karyawan yang               Tingkat karyawan
                    Karyawan
                                             yang             yang kembali            tetap bekerja 1            yang mengambil cuti
                   yang berhak
                                          mengambil              bekerja               tahun setelah               melahirkan yang
                  mendapat cuti
 Keterangan                                  cuti              setelah cuti             selesai cuti             kembali bekerja (%)
                   melahirkan
 Information                              melahirkan            Employees              Employees who                 Percentage of
                   Employees
                                            Employees          returning to           remain employed              employees taking
                    entitled to
                                         taking maternity       work after            for one year after          maternity leave who
                  maternity leave
                                               leave              leave             completing their leave         return to work (%)

 Pria
                          6.729                   4                     4                         4                           100
 Male

 Wanita
                          1.647                 375                    375                    329                             100
 Female

 Total                    8.376                 379                    379                    333                             100




                                                          PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        147
Page 148
      Rasio Upah Dasar 2025 [GRI 202-1, OJK F20]                                 2025 Base Salary Ratio [GRI 202-1, OJK F20]
      Bagi TAPG, sistem remunerasi bukan sekadar                                 For TAPG, the remuneration system is not merely a
      instrumen penghargaan, melainkan bagian dari strategi                      reward mechanism but part of a strategic approach to
      untuk membangun organisasi yang berdaya saing                              establish a competitive and sustainable organization.
      dan berkelanjutan. Perseroan merancang kebijakan                           The company formulates its remuneration policy by
      pengupahan dengan mempertimbangkan kombinasi                               considering individual experience, competencies, and
      antara pengalaman, kompetensi, dan kontribusi kinerja                      performance contributions, while ensuring adherence to
      masing-masing individu, sekaligus memastikan kepatuhan                     statutory regulations, regional and provincial minimum
      terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan,                           wage standards, industry practices, and other external
      standar upah minimum regional/provinsi, praktik                            influences. In its implementation, TAPG underscores the
      industri, serta dinamika faktor eksternal lainnya. Dalam                   importance of equality by eliminating pay disparities
      penerapannya, TAPG menegaskan prinsip kesetaraan                           based on gender. [GRI 2-19, GRI 2-20, 3-3]
      dengan memastikan tidak adanya perbedaan perlakuan
      remunerasi berdasarkan gender. [GRI 2-19, GRI 2-20, 3-3]

      Untuk menjaga relevansi dan daya saing kebijakan tersebut,                 To maintain the relevance and competitiveness of this
      Perseroan melakukan peninjauan berkala atas struktur                       policy, the company conducts regular reviews of its
      remunerasi. Evaluasi ini bertujuan memastikan bahwa paket                  remuneration framework. This review seeks to ensure that
      kompensasi yang diberikan tetap kompetitif, menarik bagi                   the compensation packages remain attractive to talent,
      talenta, serta mampu mendorong kinerja yang berkelanjutan.                 competitive within the industry, and conducive to sustainable
      Di luar komponen gaji, TAPG juga melengkapi kesejahteraan                  performance. Furthermore, beyond salary components,
      karyawan melalui berbagai fasilitas pendukung, seperti                     TAPG supports employee welfare through various facilities,
      penyediaan perumahan dan transportasi, serta kepesertaan                   including housing and transportation provisions, as well as
      seluruh karyawan beserta hingga empat anggota keluarga                     facilitating the participation of all employees and up to four
      inti dalam program BPJS Kesehatan.                                         immediate family members in the BPJS Kesehatan program.

      Rasio UMR Tahun 2025
      Wage Ratio in 2025

                                                                                                                         Rasio UMR
                                                Besar UMP                   Besaran Gaji Dasar Karyawan
                                                                                                                      Dibandingkan Gaji
                                                 Provinsi/                   Golongan Terendah Sebagai
          Wilayah Operasional                                                                                              Dasar
                                               Kabupaten (Rp)                   Karyawan Baru (Rp)
               Operational Area                                                                                       The Ratio of UMR
                                            Amount of Provincial/           Basic Salary Amount for Lowest
                                                                                                                      Compared to Basic
                                             District UMP (Rp)            Grade Employees as New Hires (Rp)
                                                                                                                           Salary

       Kantor Pusat
                                                    5.396.761                           5.396.761                             100%
       Holding
       Area Jambi dan Sekitarnya
                                                   3.378.620                            3.378.625                             100%
       Jambi and Surrounding Area
       Area Kalimantan Tengah dan
       Sekitarnya
                                                   3.879.000                            3.879.000                             100%
       Central Kalimantan and
       Surrounding Area
       Area Kalimantan Timur dan
       Sekitarnya
                                                    4.122.210                           4.122.250                             100%
       East Kalimantan and
       Surrounding Area


      Rasio Gaji Gender
      Gender Wage Ratio

                        Level Jabatan Manajemen                                          Rasio Gaji Wanita Berbanding Pria
                         Management Position Level                                       Women's Salary Ratio to Men's Salaries

       Senior Management                                                                                    1,09
       Middle Management                                                                                   0,96
       Staff                                                                                                1,05
       Non-Staff                                                                                            1,01


148   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 149
                                                                                                                             People




PROGRAM KESEJAHTERAAN PURNA KARYA                                RETIREMENT WELL-BEING PROGRAM

Program Kesehatan Pensiun dan Asuransi [GRI 201-3]               Pension and Insurance Program [GRI 201-3]
Untuk memberikan jaminan kesejahteraan bagi para                 To provide welfare assurance for retirees, TAPG has
pensiunan, TAPG mempersiapkan dana pensiun dan                   established a pension and insurance fund since 2007,
asuransi sejak tahun 2007 dengan skema program iuran             following a defined contribution scheme. Through this
pasti. Melalui program ini, setiap karyawan dapat memilih        program, employees can choose their preferred pension
lembaga dana pensiun yang diinginkannya maupun                   fund institution and investment portfolio.
portofolio investasi yang mereka inginkan.

Selain itu, TAPG menyediakan:                                    Additionally, TAPG provides:
1. Program BPJS ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.              1. BPJS Employment and BPJS Health programs.
2. Fasilitas rawat inap dan rawat jalan bagi karyawan dan        2. Inpatient and outpatient facilities for employees and
    anggota keluarga yang menjadi tanggungan TAPG.                  their dependents.
3. Program asuransi kecelakaan diri.                             3. Personal accident insurance.
4. Perlindungan atas kecelakaan kerja dalam bentuk               4. Coverage for work-related accidents, including
    perawatan di rumah sakit.                                       hospital treatment.
5. Santunan duka dan biaya pemakaman.                            5. Death benefits and funeral expenses.

TUNJANGAN [GRI 401-2]                                            BENEFITS [GRI 401-2]
Untuk Karyawan Tetap (PKWTT) dan Karyawan                        For Permanent Employees (PKWTT) and Temporary
Tidak Tetap (PKWT), Perseroan memberikan jaminan                 Employees (PKWT), the Company provides health
Kesehatan, Tunjangan Hari Raya keagamaan, dan lainnya.           insurance, holiday bonuses, and other benefits. These
Pemberian ini bertujuan untuk memastikan bahwa                   provisions aim to ensure that employees receive the
karyawan mendapatkan balas jasa yang terbaik atas                best compensation for their dedication to the Company.
dedikasi mereka pada Perseroan. Berikut ini tunjangan
yang diberikan pada karyawan TAPG.

Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan Tetap dan Tidak Tetap/Paruh Waktu
Benefits Offered to Permanent and Non-Permanent/Part-Time Employees

                        Uraian                               Karyawan Tetap                      Karyawan Tidak Tetap
                    Description                             Permanent Employees                Non-Permanent Employees

 Gaji
                                                                       √                                       √
 Salary
 Tunjangan
                                                                       √                                       √
 Benefits
 Jaminan Kecelakaan Kerja
                                                                       √                                       √
 Workplace Accident Insurance
 Jaminan Kematian
                                                                       √                                       √
 Life Insurance
 Jaminan Hari Tua
                                                                       √                                       √
 Retirement Insurance
 Jaminan Kesehatan bagi Karyawan dan Keluarga
                                                                       √                                       √
 Health Coverage for Employees and Families
 Cuti Melahirkan
                                                                       √                                       √
 Maternity Leave
 Cuti Haid
                                                                       √                                       √
 Menstrual Leave
 Cuti Menunaikan Haji
                                                                       √                                       √
 Hajj Allowance
 Tunjangan Hari Raya
                                                                       √                                       √
 Holiday Allowance
 Dana Pensiun/Jaminan Pensiun
                                                                       √
 Pension Fund/Pension Insurance
 Pesangon/Kompensasi
                                                                       √                                       √
 Severance Pay/Compensation



                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      149
Page 150
      KESETARAAN DAN KEBERAGAMAN                                                 EQUALITY AND DIVERSITY

      Kesetaraan [GRI 406-1, OJK F18]                                            Equality [GRI 406-1, OJK F18]
      Di TAPG, keberagaman dipandang bukan sekadar                               At TAPG, diversity is seen not only as a fact but as
      realitas, tetapi sebagai kekuatan yang memperkaya                          a strength that drives the Company’s growth. The
      cara Perseroan tumbuh dan berkembang. Prinsip                              Company consistently upholds the principles of equality
      kesetaraan dan non-diskriminasi diterapkan secara                          and non-discrimination across all organization lines, from
      konsisten di seluruh lini organisasi, mulai dari proses                    recruitment and career development to compensation.
      rekrutmen, pengembangan karier, hingga pengelolaan                         The Company ensures that every individual is treated
      remunerasi. Perseroan memastikan bahwa setiap individu                     fairly, regardless of gender, ethnicity, religion, or social
      diperlakukan secara adil tanpa membedakan gender,                          background. In 2025, there were no discrimination
      latar belakang etnis, agama, maupun kelompok sosial.                       reports or incidents at TAPG.
      Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan ataupun
      kejadian diskriminasi di lingkungan kerja TAPG.

      Komitmen terhadap kesetaraan tersebut diwujudkan                           The Company’s commitment to equality is evident in
      melalui pemberian kesempatan yang sama bagi perempuan                      offering equal growth opportunities for men and women,
      dan laki-laki untuk berkembang berdasarkan kompetensi                      based on their skills and potential. This is reflected in
      dan potensi masing-masing. Hal ini tercermin dalam                         leadership, where women occupy strategic roles at various
      komposisi kepemimpinan Perseroan, di mana perempuan                        levels, including 1 (one) member of the Board of Directors,
      telah mengambil peran strategis di berbagai tingkatan,                     1 (one) member of the Board of Commissioners, 1 (one)
      termasuk di jajaran Direksi sebanyak 1 (satu) orang, Dewan                 member of the Nomination and Remuneration Committee,
      Komisaris 1 (satu) orang, Komite Nominasi dan Remunerasi                   and 32 members of the General Manager.
      1 (satu) orang, serta posisi General Manager sebanyak
      32 orang.

      Dari sisi profil tenaga kerja, sebagian besar karyawan                     Regarding workforce demographics, most of TAPG’s
      TAPG berada pada usia produktif antara 30–50 tahun,                        employees are aged 30–50, totaling 10,891 people, which
      dengan jumlah mencapai 10.891 orang atau 63,4% dari                        is 63.4% of the workforce. Additionally, 898 employees,
      total karyawan. Sementara itu, karyawan dengan latar                       or 5.2%, hold undergraduate and postgraduate degrees.
      belakang pendidikan sarjana dan pascasarjana tercatat                      This diversity provides a skilled and experienced
      sebanyak 898 orang atau 5,2% dari keseluruhan tenaga                       workforce to support sustainable growth. Detailed data
      kerja. Gambaran ini mencerminkan fondasi sumber daya                       on diversity within governance and staff are shown in
      manusia yang beragam, matang secara pengalaman, dan                        the following table.
      siap mendukung keberlanjutan kinerja Perseroan. Data
      rinci mengenai keberagaman pada badan tata kelola dan
      karyawan disajikan pada tabel berikut.

      Keanekaragaman Badan Tata Kelola dan Karyawan [GRI 405-1] [OJK C.3]
      Diversity of Governance Body and Employees

                                                    2025                                 2024                            2023
             Keterangan
              Description
                                       Pria        Wanita                     Pria      Wanita               Pria      Wanita
                                                                 Total                            Total                             Total
                                       Male        Female                     Male      Female               Male      Female

       Jabatan Karyawan Tetap
       Position of Permanent Employees

       Direktur Perseroan dan
       Perusahaan Anak
                                             13            2           15         15         1         16        14            1         15
       Company’s Director
       and Subsidiaries

       General Manager                       22            2          24          14         3         17        18           3          21

       Manager                               75           13          88        216         29       245       204           30        234

       Supervisor                           191          35          226        527        113       640       509          103         612




150   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 151
                                                                                                                                         People




                                          2025                                     2024                                   2023
     Keterangan
        Description
                             Pria        Wanita                        Pria       Wanita                  Pria       Wanita
                                                          Total                               Total                                     Total
                             Male         Female                       Male       Female                  Male        Female

Staf Lainnya
                                12.020       4.789         16.819      10.248      4.136      14.384       9.483           3.930        13.413
Other Staffs

Total                           12.331       4.841         17.172      11.020      4.282      15.302     10.228            4.067        14.295



Data Karyawan Tetap Berdasarkan Usia
Data of Permanent Employees Based on Age

                                2025                                       2024                                      2023

Keterangan       <30  30-50  >50                           <30  30-50  >50                             <30  30-50  >50
 Description    Tahun Tahun Tahun                         Tahun Tahun Tahun                           Tahun Tahun Tahun
                  <30      30-50      >50        Total      <30        30-50       >50      Total      <30        30-50      >50        Total
                 Years     Years     Years                 Years       Years      Years               Years       Years     Years
                  Old       Old       Old                   Old         Old        Old                 Old         Old       Old

Jabatan
Position

Direktur
Perseroan
dan
Perusahaan
                      0          7         8         15            -          9        7        16            -       7            8         15
Anak
Company’s
Director and
Subsidiaries

General
                      0         23           1       24            -       15          2        17            -      18             3        21
Manager

Manager               0         80         8         88           13      222        10       245           6       220            8       234

Supervisor            11     201          14       226        369        254          17      640       300         290            22       612

Staf Lainnya
                  5.587 10.580           652 16.819         4.910       8.915       559 14.384         3.932       8.991      490        13.413
Other Staffs

Total             5.598    10.891        683 17.172         5.292       9.414       596 15.302         4.238      9.527       530 14.295


Data Karyawan Tetap Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Data of Permanent Employees Based on Educational Level

         Tingkat Pendidikan
            Educational Level                             2025                             2024                             2023

S2
                                                              28                              27                                 23
Master’s Degree

S1
                                                            870                              755                              733
Bachelor’s Degree

Diploma                                                     239                              207                              175

SMA/sederajat
                                                          16.035                           14.313                           13.364
Senior High School/Equivalent

Total                                                     17.172                           15.302                          14.295




                                                          PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         151
Page 152
      KETERLIBATAN WANITA DI SELURUH                                             WOMEN’S PARTICIPATION IN OPERATIONS
      OPERASI DAN TANTANGAN YANG DIHADAPI                                        AND THE CHALLENGES ENCOUNTERED

      Program Komunitas untuk Meningkatkan Partisipasi Perempuan di Masyarakat Lokal dalam Operasi Tahun 2025
      Community Program to Enhance Women’s Engagement in Local Communities during 2025 Operations


                                                                                                                    Asal Desa
                                                                  Jumlah                Jabatan dalam          Origin of Village
                  Kegiatan                                      Perempuan                 Organisasi
       No.                                     PT
                   Activity                                         Total                 Position in
                                                                   Women                 Organization    Nama Desa       Jumlah Desa
                                                                                                         Village Name     Total Village


                                      HPM (jasa angkut
                                       CPO & Kernel)
                                     HPM (CPO & Kernel                 2                   Admin         Long Bentuq               1
                                       transportation
                                          service)

                                     AAPA (CV Merapun                                      Direktur
                                                                       1                                   Merapun                 1
                                        Jaya Abadi)                                        Director

                                                                                  Pemborong (pribadi)
                                             AAPA                      2            Subcontractor          Merapun                 1
                                                                                     (Individual)

                                        BBB Karet (CV.                                     Direktur
                                                                       1                                    Jambi                  1
                                      KILAU 21 (Vendor)                                    Director

                                        BBB Karet (TK.
                                                                                           Direktur
                                        Cahaya Abadi                   1                                    Jambi                  1
                                                                                           Director
                                          (Vendor)
              Penyedia Jasa
              Angkutan               BBB Karet (TK. Roda
       1                                                               1           Marketing Manager        Jambi                  1
              Transportation           Mas (Vendor)
              Service Provider        YWA (CV. Cahaya                               Kepala Kontraktor
                                                                       1                                   Merapun                 1
                                           Talita)                                 Head of Contractor

                                      YWA (Kontraktor
                                       Transport TBS
                                      Koperasi Harapan
                                            Baru)                                 Ketua dan Bendahara
                                                                       2                                   Merapun                 1
                                     YWA (Contractor of                            Head and Treasurer
                                     FFB Transportation,
                                        Harapan Baru
                                        Cooperative)

                                                                                  Pekerjaan borongan
                                                                                       tangkos (siti
                                                                                    musholatun, Siti        Jahitan
                                              MIK                      3              Musholatun &       Telaga Pulang          3
                                                                                       Yusinawati)           Baung
                                                                                  Oil Palm Empty Fruit
                                                                                       Bunch Work




152   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 153
                                                                                                                         People




                                                                                                    Asal Desa
                                             Jumlah           Jabatan dalam                      Origin of Village
        Kegiatan                           Perempuan            Organisasi
No.                         PT
         Activity                            Total               Position in
                                            Women               Organization             Nama Desa          Jumlah Desa
                                                                                        Village Name         Total Village


                                                           Sekretaris | Secretary
                                                           (Fitriyani Barsya) Kop.
                                                                      TTL
                            EBL                 2                                        Tepian Terap               2
                                                                    Pratiwi
                                                           Sekretaris | Secretary
                                                                   Kop THJ

                                                            Ketua Koperasi &
                      YWA (Koperasi
                                                               Bendahara
                      Plasma Harapan            2                                          Merapun                   1
                                                           Head of Cooperative
                           Baru)
                                                               & Treasurer

                      SLE (koperasi
                      mufakat taka &                              Sekretaris
                                                2                                        Bentetualan                 1
                    Koperasi Mantorani                            Secretary
                       Mandiri Taka

      Pengurus        SLE (koperasi                               Sekretaris
                                                1                                          Munggu                    1
      Koperasi       Samakeo Lestari)                             Secretary
2
      Cooperative
      Management                                                  Bendahara               Kp. Tepian
                     NPN (Bukit Karya)          1                                                                    1
                                                                  Treasurer                 Buah

                                                                  Sekretaris
                    NPN (Akung Di' uhai)        1                                       Kp. Long Ayan                1
                                                                  Secretary

                                                             Badan Pengawas
                       SKM (Koperasi                            Koperasi
                                                1                                          Kenawan                   1
                       Jorong Rayo)                            Cooperative
                                                             Supervisory Body

                      DLJ 2 (Plasma                               Sekretaris
                                                1                                          Melawai                   1
                    Kampung Melawai)                              Secretary

                    TAN (Koperasi Bina                     Bendahara | Treasurer
                                                1                                           Panopa                   1
                    Belantara Mandiri)                        (Kristin Natali)

                      DLJ1 (Pengurus                        Sekretaris (2 orang)
                                                2                                          Lempake                   1
                     Koperasi Plasma)                       Secretary (2 people)




                                           PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        153
Page 154
                                                                                                                      Asal Desa
                                                                  Jumlah                Jabatan dalam              Origin of Village
                  Kegiatan                                      Perempuan                 Organisasi
       No.                                     PT
                   Activity                                         Total                 Position in
                                                                   Women                 Organization       Nama Desa        Jumlah Desa
                                                                                                            Village Name      Total Village


                                                                                          Bendahara
                                              YWA                      1                                      Merapun                  1
                                                                                          Treasurer

                                                                                  1. Yuli Meiliana (Ketua
                                                                                           | Head)
                                                                                   2. Indra Ayu Riantika
                                     SKM Bumdes Pakat                                   (Sekretaris |
                                                                       3                                    Laman Baru                 1
                                          Bahat                                          Secretary)
                                                                                        3. Ayu Kristin
                                                                                    Alena (Bendahara |
                                                                                          Treasurer)

                                                                                         1 Bendahara,
                                                                                        1 Sekretaris, 1
                                                                                        Pengawas & 1
                                                                                        Manager Unit
                                                                                           Perikanan           Teluk
                                        BBB (Barokah)                  4                                                               1
                                                                                         1 Treasurer, 1      Ketapang
                                                                                          Secretary, 1
                                                                                        Supervisor & 1
                                                                                        Fisheries Unit
                                                                                           Manager

                                     TAN (BUMDes Bumi                              Bendahara (Erensa)
                                                                       1                                       Kawa                    1
                                           Raya)                                       Treasurer
              Pengurus
       3                                                                                Sekretaris dan
              BUMDES
                                                                                         Bendahara
                                      PTA (Noran Jaya)                 2                                    Long Noran                 1
                                                                                        Secretary and
                                                                                          Treasurer

                                                                                  Sekretaris, Bendahara
                                                                                       dan Bagian
                                       KAM (BUMDes                                     Pemasaran
                                                                       3                                Segoy makmur                   1
                                      Makmur Bersama)                             Secretary, Treasurer,
                                                                                     and Marketing
                                                                                        Division

                                                                                  Bendahara & bidang
                                       DLJ 1 (Pengurus                                   usaha
                                                                       2                                     Lempake                   1
                                          BUMDes)                                 Treasurer & business
                                                                                        division

                                                                                        Bendahara dan
                                       DLJ 1 (Pengurus                                    Sekretaris
                                                                       2                                     Biatan Ulu                1
                                          BUMDes)                                       Treasurer and
                                                                                          Secretary

                                       DLJ 1 (Pengurus                                    Bendahara
                                                                       1                                     Biatan Ilir               1
                                          BUMDes)                                         Treasurer

                                        KSD (Pengurus                                     Sekretaris
                                                                       1                                      Tondoh                   1
                                          BUMDes)                                         Secretary




154   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 155
                                                                                                                                   People




                                                                                                               Asal Desa
                                                      Jumlah            Jabatan dalam                      Origin of Village
           Kegiatan                                 Perempuan             Organisasi
 No.                              PT
            Activity                                   Total               Position in
                                                      Women               Organization             Nama Desa          Jumlah Desa
                                                                                                   Village Name        Total Village


         Kontraktor      BBB Karet (Candi                                     Direktur
                                                          1                                            Jambi                   1
         Bangunan        Motor (Kontraktor)                                   Director
4
         Building                                                      Owner (Sri Ningsih
         Contractor      Kontraktor CV MJA                1                                          Merapun                   1
                                                                          Puspita)

                                                                     Wira Setyorini (Ketua
         Kelompok Tani                                                      | Head)
5        merapun Jaya            YWA                      2               Sri Ningsih                Merapun                   1
         Abadi                                                           (Bendahara |
                                                                          Treasurer)

 Total                                                    52                                                                  35


Rasio Kesetaraan                                                     Equality Ratio




  27,41%                                                               12,59%
                         Rasio pekerja wanita di level                                                 Rasio pekerja wanita
                         manajemen di tahun 2025                                                       secara total di tahun 2025
                         Ratio of female workers at the                                                Ratio of total female workers
                         management level in 2025                                                      in 2025




PEKERJA LOKAL [GRI 3-3]                                              LOCAL WORKFORCE [GRI 3-3]
Sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat                    As part of its efforts to empower local communities, the
lokal, Perseroan memberikan prioritas dalam kesempatan               Company prioritizes job opportunities for individuals
kerja kepada masyarakat di sekitar area operasional                  living around TAPG’s operational areas, aiming to
TAPG, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan                 enhance their welfare. Priority is given to those who
mereka. Prioritas ini diberikan kepada individu yang                 meet the qualifications and competencies necessary
memenuhi kualifikasi dan kompetensi yang diperlukan                  for available positions.
untuk menjalankan tugas pekerjaan yang tersedia.

Tenaga Kerja Lokal [GRI 202-2]
Local Workforce

                                           2025                                2024                                 2023
          Keterangan
           Description
                                  Pria            Wanita               Pria              Wanita            Pria              Wanita
                                  Male              Female             Male              Female            Male              Female

Local hiring                       4.393              1.959            3.950               1.719            3.782              1.695

Non-Lokal
                                   9.683             3.620             7.070              2.563            6.447               2.371
Non-Local

Sub Total                        14.077              5.579            11.020              4.282           10.229              4.066

 Total                                     19.656                              15.302                               14.295




                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        155
Page 156
      DISABILITAS                                                                DISABILITY
      Di TAPG, inklusivitas dipahami sebagai bagian penting                      At TAPG, inclusivity is seen as a vital part of creating a
      dari cara Perseroan membangun organisasi yang adil                         fair and sustainable organization. The Company actively
      dan berkelanjutan. Karena itu, Perseroan secara aktif                      encourages people with disabilities to be part of TAPG’s
      membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk                            journey. It believes that everyone has potential and
      menjadi bagian dari perjalanan TAPG. Perseroan meyakini                    talents that can bring value, as long as they are given the
      bahwa setiap individu memiliki potensi dan talenta                         right opportunities and a supportive work environment.
      yang dapat memberi nilai tambah, sepanjang diberikan
      kesempatan dan lingkungan kerja yang mendukung.

      Dalam praktiknya, karyawan penyandang disabilitas                          In practice, employees with disabilities are assigned
      ditempatkan pada peran yang selaras dengan                                 roles that match their skills, abilities, and needs, allowing
      kompetensi, kapasitas, dan kebutuhan mereka,                               them to contribute effectively. By 2025, TAPG had hired
      sehingga dapat berkontribusi secara optimal. Pada                          39 employees with disabilities who work in various
      tahun 2025, TAPG telah merekrut sebanyak 39 karyawan                       positions across multiple operational areas, including
      penyandang disabilitas yang saat ini mengisi berbagai                      Sumatra, Central Kalimantan, and East Kalimantan. This
      posisi di sejumlah wilayah operasional, termasuk di                        demonstrates the Company’s dedication to fostering
      Sumatra, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.                          a more inclusive workplace that celebrates diversity.
      Langkah ini menegaskan komitmen Perseroan dalam
      membangun tempat kerja yang semakin inklusif dan
      menghargai keberagaman.

      Jumlah Karyawan Disabilitas
      Total Employees with Disability

                                                         2025                                   2024                      2023
                Keterangan
                Description
                                               Pria             Wanita             Pria                Wanita      Pria          Wanita
                                               Male             Female             Male                Female      Male           Female

       Berdasarkan Lokasi
       Based on Locations

       Jambi                                     5                  -                   5                -           6               -

       Kalimantan Tengah
                                                 9                 3                10                   2         22                5
       Central Kalimantan

       Kalimantan Timur
                                                17                 5                22                   5           6               -
       East Kalimantan

       Sub Total                                31                 8                37                   7         34                5

       Total                                             39                                     44                         39




                                                         2025                                   2024                      2023
                Keterangan
                Description
                                               Pria             Wanita             Pria                Wanita      Pria          Wanita
                                               Male             Female             Male                Female      Male           Female

       Berdasarkan Kategori Disabilitas
       Based on Disability Category

       Tunanetra
                                                     -                  -                   -                -        1               1
       Visually impaired

       Tunarungu
                                                 22                 8                   27                7         15                4
       Deaf Hearing impaired




156   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 157
                                                                                                                              People




                                         2025                               2024                                2023
         Keterangan
         Description
                                  Pria           Wanita             Pria            Wanita              Pria            Wanita
                                  Male           Female             Male            Female              Male             Female

 Tunawicara
                                     2               -                 2                 -                 6                 -
 Speech impaired

 Tunadaksa
                                     7               -                 8                 -                12                 -
 Physical disability

 Sub Total                          31               8               37                  7               34                  5

 Total                                      39                                 44                                  39


KESEJAHTERAAN [GRI 405-2, OJK F20]                                WELL-BEING [GRI 405-2, OJK F20]

Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Perempuan                         Ratio of Base Salary and Remuneration of Women
Dibandingkan Laki-Laki                                            Compared to Men

TAPG menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dengan                  TAPG upholds the principle of equality by treating every
memberikan perlakuan yang setara kepada setiap                    individual fairly, regardless of gender. Remuneration at
individu, tanpa membedakan jenis kelamin. Penetapan               TAPG is determined based on objective criteria such as
remunerasi di TAPG didasarkan pada kriteria objektif              job level, competencies, and performance evaluations,
seperti jenjang jabatan, kompetensi, dan hasil penilaian          rather than gender. Consequently, there is no disparity
kinerja, bukan pada faktor gender. Dengan demikian, tidak         in remuneration between male and female employees
ada perbedaan dalam remunerasi antara karyawan pria               across all job levels.
dan wanita di seluruh tingkat jabatan.

Selain itu, program jaminan kesehatan di TAPG diterapkan          Additionally, the health insurance program at TAPG is
secara adil, di mana tanggungan kesehatan bagi karyawan           applied equitably, ensuring that health benefits for female
perempuan diberikan hak yang setara dengan karyawan               employees are equivalent to those for male employees.
laki-laki. Pendekatan ini mencerminkan komitmen TAPG              This approach reflects TAPG’s commitment to ensuring
untuk memastikan kesejahteraan seluruh karyawan                   the welfare of all employees without discrimination and
tanpa diskriminasi dan menciptakan lingkungan kerja               creating an inclusive work environment.
yang inklusif.

PROGRAM PELATIHAN                                                 TRAINING PROGRAMS

Pendidikan dan Pelatihan [GRI 404-2, OJK F22]                     Educational and Training Programs [GRI 404-2, OJK F22]
Bagi TAPG, pengembangan kapabilitas insan organisasi              For TAPG, developing the capabilities of its human
merupakan investasi jangka panjang yang menentukan                resources is a long-term investment that shapes the
ketangguhan Perseroan di tengah dinamika industri.                Company’s resilience amid industry changes. Therefore,
Karena itu, Perseroan secara konsisten memperkuat                 the Company consistently enhances the quality of its
kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program             human resources through various education and training
pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk                     programs designed to improve skills, expand knowledge,
meningkatkan kompetensi, memperluas keahlian, serta               and prepare employees for evolving business challenges.
menyiapkan karyawan menghadapi tantangan bisnis
yang terus berkembang.

Untuk mendukung implementasi strategi tersebut,                   To support this strategy, TAPG manages various
TAPG mengelola beragam sarana pembelajaran,                       learning facilities, including training centers, DOJOs,
mulai dari training center, DOJO, hingga Lembaga                  and Professional Certification Institutions. Each year,
Sertifikasi Profesi. Setiap tahun, Perseroan menyusun             the Company creates an Employee Development
Rencana Pengembangan Karyawan yang mencakup                       Plan focused on strengthening both soft skills and
penguatan baik aspek soft skills maupun technical                 technical skills to align with organizational goals and
skills, agar selaras dengan kebutuhan organisasi dan              business growth.
arah pengembangan usaha.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      157
Page 158
      Sepanjang tahun 2025, TAPG telah memfasilitasi                             Throughout 2025, TAPG enabled 52,465 employees
      sebanyak 52.465 karyawan untuk mengikuti berbagai                          to participate in various competency development
      program peningkatan kompetensi, baik melalui                               programs, via both internal and external training. Through
      pelatihan internal maupun eksternal. Melalui pendekatan                    this structured and ongoing learning approach, the
      pembelajaran yang terstruktur dan berkelanjutan ini,                       Company aims to improve performance while offering
      Perseroan berharap dapat mendorong peningkatan                             broader career development opportunities for every
      kinerja sekaligus membuka jalur pengembangan karier                        TAPGreen employee.
      yang lebih luas bagi setiap Insan TAPGreen.

      Pelatihan yang dilakukan pada tahun 2025 adalah:                           The training programs conducted in 2025 include:


                                        Jenis Pelatihan                                                   Jumlah Peserta
                                          Total Training                                                  Total Participants

       Triputra Leadership Program                                                                                 80

       Program Training DOJO Mandor
                                                                                                                  464
       DOJO Foreman Training Program

       Program Training DOJO Panen
                                                                                                               10.302
       DOJO Harvest Training Program

       Program Sertifikasi Pemanen (DOJO)
                                                                                                                   88
       Harvester Certification Program (DOJO)

       Program Training Swadaya
                                                                                                               40.502
       Self Training Program

       Program Training Sertifikasi Mandatory
                                                                                                                  329
       Mandatory Certification Training Program

       Program Training Operator dan Helper Mekanik
                                                                                                                  102
       Operator and Mechanic Helper Training Program

       In House and Public Training                                                                               416

       TAP One                                                                                                     22

       Program Management Trainee
                                                                                                                  160
       Management Trainee Program



      JENIS PROGRAM PELATIHAN RUTIN TAPG                                         TYPES OF TAPG ROUTINE TRAINING
                                                                                 PROGRAMS

      Program Management Trainee                                                 Management Trainee Program
      Program pelatihan bagi fresh graduate (maksimal                            A training program for fresh graduates (maximum of one
      pengalaman 1 tahun) yang akan menjadi calon karyawan                       year of experience) to become prospective employees
      level asisten/staf di TAPG.                                                at the assistant/staff level in TAPG.

      Program Training Dojo                                                      Training Dojo Program
      Program pelatihan bagi pemanen baru, pemanen existing,                     A training program for new and existing harvesters to
      dan mandor agar dapat melakukan proses panen sesuai                        perform harvesting processes according to standards
      dengan standar baik dari segi kualitas, kuantitas dan                      regarding quality, quantity, and safety.
      keselamatan kerja.




158   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 159
                                                                                                                           People




Program Training Swadaya                                       Self Training Program
Program pelatihan yang diselenggarakan secara swadaya          Training conducted independently in the fields to
di kebun untuk meningkatkan kualitas SDM di kebun yang         enhance human resource quality, monitored by the
dipantau oleh tim Training Center (TC).                        Training Center (TC) team.



Program Training Sertifikasi Mandatory                         Mandatory Certification Training Program
Program pelatihan dan sertifikasi bagi karyawan yang           Training and certification for employees to maintain
bertujuan menjaga standar kompetensi dari karyawan             competency standards at sites in accordance with
di site sesuai dengan regulasi yang ada, diantaranya:          existing regulations, including ISPO, RSPO, PROPER, etc.
ISPO, RSPO, PROPER, dan sebagainya.

Program Training Operator Dan Helper Mekanik                   Mechanic Operator And Helper Training Program
Program pelatihan bagi lulusan sekolah kejuruan yang           Training for technical school graduates who will become
akan menjadi calon mekanik dan operator alat berat             mechanics and heavy equipment operators at TAPG.
di TAPG.

Triputra Leadership Program                                    Triputra Leadership Program
Program pelatihan kepemimpinan berjenjang yang                 A structured leadership training program grounded in the
berlandaskan Core Value DNA Triputra. Terdiri dari             Core Values of Triputra DNA. It consists of the Triputra
TAP GENESIS (Supervisor), TAP CORE (Asisten                    Supervisor Development Program (TSDP), Triputra
Manager), TMDP/Triputra Manager Development                    Manager Development Program (TMDP), and Triputra
Program (Manager), TGMDP Triputra General Manager              General Manager Development Program (TGMDP).
Development Program (GM).

TAP ONE                                                        TAP ONE
Program induksi bagi karyawan yang baru bergabung              An induction program for new employees to introduce
dengan TAPG, untuk mengenalkan profil, visi–misi dan           them to the Company’s profile, vision, mission, and
core value dari Perseroan.                                     core values.

In House and Public Training                                   In-House and Public Training
Mengikutsertakan karyawan dalam berbagai program               Participation of employees in various training programs,
pelatihan baik in house maupun eksternal, sesuai               both in-house and external, tailored to their needs.
dengan kebutuhan.

Program pelatihan bagi staf dan manager selama 2025            Training programs for staff and managers in 2025 include:
antara lain:
1. TAP One.                                                    1. TAP One.
2. Program Management Trainee.                                 2. Management Trainee Program.
3. Triputra Leadership Program.                                3. Triputra Leadership Program.
4. Program Training Dojo Panen.                                4. Harvest Dojo Training Program.
5. Program Training Dojo Mandor.                               5. Foreman Dojo Training Program.
6. Program Training Swadaya.                                   6. Swadaya Training Program.
7. Program Training Sertifikasi Mandatory.                     7. Mandatory Certification Training Program.
8. Program Sertifikasi Pemanen (Dojo).                         8. Harvester Certification Program (Dojo).
9. Program Training Operator dan Helper Mekanik.               9. Operator and Mechanic Helper Training Program.
10. In House And Public Training.                              10. In-House and Public Training.




                                               PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      159
Page 160
      Rata-Rata Jam Pelatihan/Karyawan [GRI 404-1]
      Average Training Hours/Employees [GRI 404-1]
      (Jam | Hours)




                                                            2025                              2024                         2023
          Grup
         Jabatan                              Jam Rata-                           Jam Rata-                     Jam Rata-
                          Managerial                               Jumlah                            Jumlah                    Jumlah
         Position                               Rata/                               Rata/                         Rata/
                                                                   Peserta                           Peserta                   Peserta
          Group                                Peserta                             Peserta                       Peserta
                                                                   Total                            Total                        Total
                                               Avg Hour/                           Avg Hour/                    Avg Hour/
                                                                Participants                     Participants                 Participants
                                               Participant                         Participant                  Participant

                        Advisor                       40                   1              -                -           -               -
       Direksi
                        Deputy
       Board of                                         9                12               7              14            -               -
                        Director
       Directors
                        BOD                             4                 4               8               6           14              6

                        Division Head                  14               28               42              44           23              6

                        General
                                                        -                 -               -                -           -               -
                        Manager

                        Senior General
       General                                          -                 -               -                -           -               -
                        Manager
       Manager
                        Sub Div Head                   13               24               55              34           16              3

                        VP Finance                      -                 -               -                -           -               -

                        General
                                                       12                 8               8               8           15              17
                        Manager Area

                        Department
                                                       10                91              13              36         282               16
                        Head

                        Manager                        12                72              38              42          90              76

       Manager          Senior
                                                       17                13              13               11          16              12
                        Manager

                        Sub
                        Department                     18                66              18              36           16              9
                        Head

                        Asisten Kepala
                                                       21                99               7             273            9            187
       SPV              Assistant Head

                        Section Head                  24                 61              10              67           15             25

                        Asisten
                                                       21            3.572               36            4.139         53             537
                        Assistant
       Staff
                        Staf
                                                       14                73               7             407            7              9
                        Staff

       Lainnya          Non-Staf
                                                       21           48.341               13           32.114         34           13.721
       Others           Non-Staffs

       Avg & Grand Total                               17          52.465                15          37.231          45           14.624



      DON’T STOP                                                                 DON’T STOP
      Sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja                           To foster an adaptive and continuously evolving work
      yang adaptif dan terus belajar, TAPG menginisiasi                          culture, TAPG introduced an online discussion platform
      forum diskusi daring bertajuk “DON’T STOP”. Program                        called “DON’T STOP.” This forum serves as a collaborative
      ini menjadi ruang kolaboratif bagi karyawan untuk                          environment for employees to discuss Standard




160   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 161
                                                                                                                              People




mendalami penerapan Standard Operating Procedure                  Operating Procedures (SOPs), exchange views on best
(SOP), sekaligus bertukar pandangan mengenai praktik              practices, and share challenges faced in daily tasks.
terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam aktivitas
operasional sehari-hari.

Melalui forum ini, Perseroan tidak hanya menyosialisasikan        The Company uses this platform not only to distribute
ketentuan yang berlaku, tetapi juga mendorong dialog              relevant regulations but also to encourage open
terbuka yang memperkaya perspektif dan melahirkan                 dialogue that broadens perspectives and offers ideas
masukan untuk penyempurnaan proses kerja. Sepanjang               for enhancing work processes. In 2025, “DON’T STOP”
tahun 2025, DON’T STOP telah dilaksanakan sebanyak                was held 32 times, engaging employees from the Head
32 kali, dengan keterlibatan aktif karyawan dari Kantor           Office and all subsidiaries, reflecting the Company’s
Pusat hingga seluruh entitas anak, sebagai bagian dari            dedication to ongoing organizational improvement.
komitmen Perseroan terhadap perbaikan berkelanjutan
di seluruh lini organisasi.

Don’t Stop 2025

                                                                    Jumlah
                Tema                          Tanggal              Partisipan                 Keterangan Partisipan
               Theme                            Date                  Total                  Information of Participants
                                                                   Participants


 Pembuatan dan Perawatan Sodetan
                                           18 Januari 2025                           Karyawan Estate Level Asisten Up
 Construction and Maintenance of                                        119
                                          January 18, 2025                           Estate Employees Assistant Level Up
 Diversion Channels

                                                                                     Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
 Fraud Penjualan Aset Perusahaan          25 Januari 2025
                                                                        329          Estate & Mill Employees Assistant Level
 Company Asset Sale Fraud                January 25, 2025
                                                                                     Up

 Implementasi terkait Coretax, PMK                                                   Karyawan Estate, Mill & Head Office
 81 dan PMK 131                           30 Januari 2025                            Level Asisten Up
                                                                        92
 Implementation of Coretax, PMK          January 30, 2025                            Estate, Mill & Head Office Employees
 81, and PMK 131                                                                     Assistant Level Up

 Panen dan Pencatatan Hasil Panen        22 Februari 2025                            Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                        165
 Harvesting and Harvest Recording        February 22, 2025                           Estate Employees Assistant Level Up

 Kelas Pemanen                           22 Februari 2025                            Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                        165
 Harvester Classes                       February 22, 2025                           Estate Employees Assistant Level Up

 Mitigasi Water Deficit                    1 Maret 2025                              Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                        176
 Water Deficit Mitigation                  March 1, 2025                             Estate Employees Assistant Level Up

                                          15 Maret 2025                              Karyawan Mill Level Asisten Up
 Fixed Time Fixed Position (FTFP)                                       68
                                          March 15, 2025                             Mill Employees Assistant Level Up

                                          22 Maret 2025                              Karyawan Mill Level Asisten Up
 Job Instruction Training (JIT)                                         89
                                          March 22, 2025                             Mill Employees Assistant Level Up

 Tabel Standar Kerja (TSK)                22 Maret 2025                              Karyawan Mill Level Asisten Up
                                                                        89
 Standard Work Table (TSK)                March 22, 2025                             Mill Employees Assistant Level Up

 Tabel Standar Kombinasi Kerja
 (TSKK)                                   22 Maret 2025                              Karyawan Mill Level Asisten Up
                                                                        89
 Standard Work Combination Table          March 22, 2025                             Mill Employees Assistant Level Up
 (TSKK)

 Pengelolaan Area NKT dan SKT              25 April 2025                             Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                        69
 HCT and SKT Area Management               April 25, 2025                            Estate Employees Assistant Level Up

 HK dan Lembur Fiktif                       3 Mei 2025                               Karyawan Mill Level Asisten Up
                                                                        74
 HK and Fictitious Overtime                 May 3, 2025                              Mill Employees Assistant Level Up




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      161
Page 162
                                                                                    Jumlah
                        Tema                                Tanggal                Partisipan           Keterangan Partisipan
                        Theme                                 Date                   Total             Information of Participants
                                                                                  Participants


                                                                                                 Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
                                                         10 Mei 2025
       Safety & 5R                                                                      166      Estate & Mill Employees Assistant Level
                                                         May 10, 2025
                                                                                                 Up

       Pengurusan Kesesuaian KKPR
       Melalui OSS                                        20 Juni 2025                           Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                                        20
       KKPR Compliance Management                        June 20, 2025                           Estate Employees Assistant Level Up
       Through OSS

       Pertimbangan Teknis Pertanahan                     20 Juni 2025                           Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                                        18
       Land Technical Considerations                     June 20, 2025                           Estate Employees Assistant Level Up

       Manajemen Teras Kontur                              5 Juli 2025                           Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                                        159
       Contour Terrace Management                         July 5, 2025                           Estate Employees Assistant Level Up

       Penandaan Jumlah Pokok per TPH
                                                           5 Juli 2025
       Marking the Number of Plants per                                                 159      Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                          July 5, 2025
       Plantation

       Identifikasi Bahaya, Analisa Dampak
       Lingkungan dan Penilaian Risiko
       Keselamatan, Kesehatan Kerja dan
       Lingkungan (K3L)                                                                          Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
                                                          19 Juli 2025
       Hazard Identification,                                                           89       Estate & Mill Employees Assistant Level
                                                         July 19, 2025
       Environmental Impact Analysis,                                                            Up
       and Occupational Health, Safety,
       and Environment (K3L) Risk
       Assessment

       Himbauan Training IBPR di Estate
                                                                                                 Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
       dan Mill                                           19 Juli 2025
                                                                                        89       Estate & Mill Employees Assistant Level
       IBPR Training Appeals at Estates                  July 19, 2025
                                                                                                 Up
       and Mills

       Update & Refresh PPh & PPN
                                                     19 September 2025                           Karyawan Estate Level Asisten Up
       Update & Refresh Income Tax &                                                    45
                                                     September 19, 2025                          Estate Employees Assistant Level Up
       VAT

       Reliable 5R with Elimination                    13 Oktober 2025                           Karyawan Mill Level Asisten Up
                                                                                        68
       Leakage                                         October 13, 2025                          Mill Employees Assistant Level Up

       Sharing Hasil Audit                            6 November 2025                            Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                                        134
       Audit Results Sharing                          November 6, 2025                           Estate Employees Assistant Level Up

                                                      13 November 2025                           Karyawan Estate Level Asisten Up
       CECT                                                                             125
                                                      November 13, 2025                          Estate Employees Assistant Level Up

                                                      13 November 2025                           Karyawan Estate Level Asisten Up
       Pulverize                                                                        120
                                                      November 13, 2025                          Estate Employees Assistant Level Up

       Tanam Kacangan                                 13 November 2025                           Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                                        114
       Sharing                                        November 13, 2025                          Estate Employees Assistant Level Up

       Sharing Implementasi CECT &
       Pulverize di Site                              13 November 2025                           Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                                        114
       Sharing CECT & Pulverizer                      November 13, 2025                          Estate Employees Assistant Level Up
       Implementation on Site

       Tanam Jagung                                  28 November 2025                            Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                                        102
       Corn Planting                                 November 28, 2025                           Estate Employees Assistant Level Up




162   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 163
                                                                                                                            People




                                                                  Jumlah
               Tema                        Tanggal               Partisipan                 Keterangan Partisipan
               Theme                         Date                   Total                  Information of Participants
                                                                 Participants


 Sharing Aktual Tanam Jagung &
 Hasil Panen Jagung di Site           28 November 2025                             Karyawan Estate Level Asisten Up
                                                                      102
 Sharing of Actual Corn Planting &    November 28, 2025                            Estate Employees Assistant Level Up
 Corn Harvest Results on Site

 Sanksi Pelanggaran Pencemaran                                                     Karyawan Estate & Mill
 Lingkungan Hidup                     12 Desember 2025                             Level Asisten Up
                                                                      140
 Sanctions for Environmental          December 12, 2025                            Estate & Mill Employees Assistant Level
 Pollution Violations                                                              Up

 Pengelolaan Air Limbah dan
                                                                                   Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
 Limbah B3                            12 Desember 2025
                                                                      143          Estate & Mill Employees Assistant Level
 Wastewater and Hazardous Waste       December 12, 2025
                                                                                   Up
 Management

 Update Progess Kepatuhan
                                                                                   Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
 Pengelolaan Limbah Domestik          12 Desember 2025
                                                                      140          Estate & Mill Employees Assistant Level
 Domestic Waste Management            December 12, 2025
                                                                                   Up
 Compliance Progress Update

 Update Aktual Pengelelolaan
                                                                                   Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
 Limbah di Pabrik                     12 Desember 2025
                                                                      130          Estate & Mill Employees Assistant Level
 Actual Waste Management Update       December 12, 2025
                                                                                   Up
 at the Factory


Triputra Improvement Forum (TIF)                                Triputra Improvement Forum (TIF)
TIF merupakan acara kompetisi tahunan yang dilakukan            TIF is an annual competition organized by the internal
oleh internal Triputra Group (Induk Perseroan) untuk            Triputra Group (the parent company) to recognize
mengapresiasi setiap sub holding dan Insan TAPGreen             each sub-holding and TAPGreen personnel who have
yang sudah berkontribusi besar bagi perusahaannya               made significant contributions through innovation and
dalam melakukan inovasi, sumbangsih ide dan saran               suggestions for improving Company performance.
untuk meningkatkan performa Perseroan. Melalui ajang            Participants are prepared through various training camps
kompetisi ini tiap peserta dipersiapkan dengan berbagai         and consultations to face larger challenges ahead.
training camp dan konsultasi yang diadakan dengan
matang untuk menghadapi tantangan yang lebih besar
ke depannya.

Kompetisi yang diselenggarakan mencakup kategori:               The competition includes the following categories:

Suggestion System (SS)/Sumbang Saran/Ide Perbaikan              Suggestion System (SS)
Perbaikan (improvement) yang diusulkan dan                      Improvements proposed and implemented by an
dilakukan oleh seorang karyawan secara individu, serta          individual employee, with continuous application within
penerapannya dijalankan secara kontinu oleh dirinya             their work area.
dalam satu bagian kerja yang sama.

Quality Control Circle (QCC)/Gugus Kendali Mutu                 Quality Control Circle (QCC)
Perbaikan dilakukan oleh sekelompok orang dalam tempat          Improvements made by a group of individuals within
kerja yang sama secara kontinu untuk memecahkan                 the same workplace to solve problems continuously.
masalah di tempat kerjanya.

Quality Control Project (QCP)/Proyek Kendali Mutu               Quality Control Project (QCP)
Perbaikan dilakukan oleh sekelompok orang dari berbagai         Improvements carried out by a group from various work
tempat kerja untuk memecahkan masalah di Perseroan.             areas to solve Company-wide issues.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      163
Page 164
      Quality Circle Leader (QCL)                                                Quality Circle Leader (QCL)
      Perbaikan yang dilakukan oleh pimpinan tempat kerja                        Improvements initiated by workplace leaders to enhance
      untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya                      the quantity and quality of human resources in their area.
      manusia di tempat kerjanya.

      Practical Problem Solving (PPS)                                            Practical Problem Solving (PPS)
      Perbaikan yang dilakukan individu untuk memecahkan                         Improvements made by individuals to address issues
      masalah di Perseroan dengan menggunakan metode                             within the Company using problem-solving methods.
      problem solving.

      Safety Improvement (SI)                                                    Safety Improvement (SI)
      Perbaikan yang dilakukan suatu tim untuk menanggulangi                     Improvements made by a team to address recurring
      kecelakaan berulang atau potensi terjadinya kecelakaan                     accidents or potential hazards in the workplace.
      di tempat kerjanya.

      5R Improvement                                                             5R Improvement
      Perbaikan yang dilakukan suatu tim untuk memperbaiki                       Improvements made by a team to resolve issues in their
      masalah di tempat kerjanya dengan menggunakan                              work area using the 5R approach.
      pendekatan 5R.

      Triputra Eksekutif Kaizen System/Internal Teks                             Triputra Eksekutif Kaizen System (Teks/Inteks)
      (Teks/Inteks)
      Perbaikan yang dilakukan oleh suatu tim untuk                              Improvements made by a team to enhance
      meningkatkan kinerja Perseroan.                                            Company performance.

      Di tahun 2025, Perseroan berhasil memenangi kompetisi                      In 2025, the Company successfully won the competition
      dalam ajang ini. Kategori yang telah diraih adalah                         at this event. The categories achieved are as follows:
      sebagai berikut:


                                    Kategori                                                         Pencapaian
                                    Category                                                         Achievement

                                                                                 Juara 3
       QCC
                                                                                 3rd Winner
                                                                                 Juara 2
       QCP
                                                                                 2nd Winner
                                                                                 Juara 3
       Support Operation
                                                                                 3rd Winner
                                                                                 Juara 5
       QWP
                                                                                 5th Winner
                                                                                 Juara 5
       TEKS
                                                                                 5th Winner
                                                                                 Juara 3
       BA
                                                                                 3rd Winner

      Sepanjang tahun 2025 ini, Perseroan telah mencetak                         Throughout 2025, the Company has realized several
      berbagai prestasi baik di tingkat nasional maupun tingkat                  accomplishments at both national and international
      internasional sebagai berikut:                                             levels as outlined below:


              Kompetisi                  Pencapaian            Kategori                 Tanggal                     Lokasi Acara
              Competition                Achievement           Category                   Date                      Event Location

                                                                               26-28 Mei 2025
       ICCOSH                        4 Stars                  QCC                                             Palembang, Indonesia
                                                                               May 26-28, 2025
                                                                               1-4 September 2025             Tokyo, Jepang
       ICQ                           Silver                   QCP
                                                                               September 1-4, 2025            Tokyo, Japan



164   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 165
                                                                                                                             People




       Kompetisi             Pencapaian         Kategori                  Tanggal                          Lokasi Acara
      Competition            Achievement        Category                    Date                          Event Location

                                                              13-18 Oktober 2025
 APQO                     4 Stars              QCI                                                 Beijing, China
                                                              October 13-18, 2025
                                                              13-18 Oktober 2025
 APQO                     4 Stars              QCP                                                 Beijing, China
                                                              October 13-18, 2025
                                                              13-18 Oktober 2025
 APQO                     4 Stars              QCP                                                 Beijing, China
                                                              October 13-18, 2025
                                                              3-5 November 2025
 ICQCC                    Gold                 QCC                                                 Taipei, Taiwan
                                                              November 3-5, 2025
                                                              3-5 November 2025
 ICQCC                    Gold                 QCI                                                 Taipei, Taiwan
                                                              November 3-5, 2025
                                                              24-29 November 2025
 TKMPN                    Diamond              QCC                                                 Batam, Indonesia
                                                              November 24-29, 2025
                                                              24-29 November 2025
 TKMPN                    Diamond              QCC                                                 Batam, Indonesia
                                                              November 24-29, 2025
                                                              24-29 November 2025
 TKMPN                    Diamond              QCI                                                 Batam, Indonesia
                                                              November 24-29, 2025
                                                              24-29 November 2025
 TKMPN                    Diamond              QCI                                                 Batam, Indonesia
                                                              November 24-29, 2025
                                                              24-29 November 2025
 TKMPN                    Diamond              QCI                                                 Batam, Indonesia
                                                              November 24-29, 2025
                                                              24-29 November 2025
 TKMPN                    Platinum             QCP                                                 Batam, Indonesia
                                                              November 24-29, 2025



TINJAUAN KINERJA [GRI 404-3]                                     PERFORMANCE REVIEW [GRI 404-3]
TAPG menempatkan pengelolaan kinerja sebagai salah               TAPG prioritizes performance management a key pillar
satu fondasi utama dalam membangun organisasi                    in creating a competitive and sustainable organization.
yang berdaya saing dan berkelanjutan. Melalui sistem             Through a competency-based HR management system,
manajemen SDM berbasis kompetensi, Perseroan                     the Company guarantees every TAPGreen employee
memastikan bahwa setiap Insan TAPGreen memiliki                  a clear career development path aligned with their
arah pengembangan karier yang jelas, seiring dengan              contributions to achieving company objectives.
kontribusinya terhadap pencapaian tujuan perusahaan.

Proses penilaian kinerja dirancang untuk menjunjung              The performance appraisal process is designed to uphold
tinggi prinsip objektivitas dan keadilan. Setiap karyawan        the principles of fairness and objectivity. Each employee,
menyusun sasaran kerja yang selaras dengan strategi              in collaboration with their immediate supervisor, sets
Perseroan bersama atasan langsungnya, yang kemudian              work targets aligned with the company’s strategy, which
dituangkan dalam Individual Performance Planning (IPP).          are then documented in an Individual Performance Plan
Capaian atas IPP tersebut dievaluasi secara berkala              (IPP). The progress of this IPP is regularly assessed
melalui penilaian tengah tahun dan akhir tahun, sehingga         through mid-year and year-end reviews, ensuring
perkembangan kinerja dapat dipantau secara konsisten             consistent and measurable performance tracking.
dan terukur.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan               In 2025, the company carried out a performance
proses evaluasi kinerja bagi seluruh karyawan, dengan            evaluation process for all employees, achieving a 100%
tingkat partisipasi mencapai 100% sesuai dengan jadwal           participation rate, following the planned schedule. This
yang telah ditetapkan. Pendekatan ini tidak hanya                method not only promotes performance accountability
memastikan akuntabilitas kinerja, tetapi juga menjadi            but also lays the groundwork for future talent
dasar dalam perencanaan pengembangan talenta                     development efforts.
ke depan.




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      165
Page 166
      KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA                                            OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY a[GRI
      [GRI 3-3, GRI 403-7]                                                       3-3, GRI 403-7]
      Bagi TAPG, keselamatan dan kesehatan kerja bukan                           For TAPG, occupational safety and health are not just
      sekadar aspek kepatuhan, melainkan fondasi utama                           compliance requirements, but the core foundation for
      dalam membangun operasional yang berkelanjutan.                            creating sustainable operations. The Company prioritizes
      Perseroan menempatkan perlindungan terhadap                                the protection of employees, business partners, and
      karyawan, mitra kerja, dan seluruh pihak yang terlibat                     all parties involved in its activities as a strategic goal.
      dalam kegiatan operasional sebagai prioritas strategis.                    This commitment arises from the understanding that
      Komitmen ini lahir dari kesadaran bahwa lingkungan                         a safe and healthy work environment is essential for
      kerja yang aman dan sehat merupakan prasyarat bagi                         productivity, business continuity, and long-term success.
      produktivitas, keberlangsungan usaha, dan kesejahteraan
      jangka panjang.

      Dengan skala operasi yang melibatkan ribuan tenaga                         With operations involving thousands of workers across
      kerja di berbagai lokasi, TAPG memikul tanggung jawab                      multiple locations, TAPG has a significant responsibility
      besar untuk memastikan setiap aktivitas berlangsung                        to ensure that every activity occurs in a safe, healthy,
      dalam kondisi yang aman, sehat, dan terkendali baik                        and controlled environment for both internal employees,
      bagi karyawan internal maupun mitra dan kontraktor.                        partners, and contractors. This dedication is implemented
      Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan,                            through policies, standards, and procedures designed
      standar, dan prosedur yang dirancang untuk memberikan                      to provide consistent and comprehensive protection in
      perlindungan yang konsisten dan menyeluruh di seluruh                      all operational areas.
      wilayah operasional.

      Sebagai kerangka utama pengelolaan K3, Perseroan                           As the fundamental framework for OHS management, the
      menerapkan Triputra Safety Management System                               Company has adopted the Triputra Safety Management
      (TSMS) yang disusun dengan mengacu pada berbagai                           System (TSMS), which has been developed in accordance
      standar dan regulasi terkait, termasuk ISO 45001,                          with various relevant standards and regulations, including
      Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3,                       ISO 45001, Government Regulation No. 50 of 2012
      serta prinsip-prinsip ISPO dan RSPO. Melalui sistem ini,                   concerning OHS Management System (SMK3), as well
      TAPG memastikan bahwa seluruh insan organisasi, baik                       as the principles of ISPO and RSPO. Through this system,
      di kantor pusat maupun di site, mendapatkan standar                        TAPG ensures that all personnel within the organization,
      perlindungan yang setara dalam menjalankan tugas dan                       both at the headquarters and on-site locations, adhere
      tanggung jawabnya. [GRI 403-1, 403-2, 403-8]                               to consistent standards of protection whilst executing
                                                                                 their duties and responsibilities. [GRI 403-1, 403-2, 403-8]

      Pengelolaan K3 juga mencakup seluruh mitra kerja. Setiap                   OHS management also covers all partners. Each
      mitra dan kontraktor diwajibkan untuk mematuhi standar                     partner and contractor must adhere to applicable
      keselamatan yang berlaku, yang dituangkan dalam Nota                       safety standards as outlined in a Memorandum of
      Kesepahaman (MoU) terkait kewajiban K3. Implementasi                       Understanding (MoU) regarding OHS obligations. Safety
      di lapangan dipantau oleh safety officer yang telah                        officers, who receive specialized training, monitor field
      mendapatkan pelatihan khusus, termasuk melalui evaluasi                    implementation through regular evaluations and post-job
      rutin dan peninjauan pasca-pekerjaan untuk memastikan                      reviews to ensure all procedures comply with regulations.
      seluruh prosedur dijalankan sesuai ketentuan.

      Pendekatan preventif menjadi titik awal dalam sistem                       A preventive approach forms the foundation of
      K3 TAPG. Setiap aktivitas dan area kerja terlebih dahulu                   TAPG’s OHS system. Each activity and work area first
      melalui proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko,                   undergoes a hazard identification and risk assessment
      dengan mempertimbangkan tingkat kemungkinan                                process, evaluating both the likelihood of an incident
      terjadinya insiden dan besarnya dampak yang mungkin                        occurring and the potential severity of its impact. The
      timbul. Hasil proses ini didokumentasikan dalam                            findings of this process are documented in a Hazard
      Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR), yang                      Identification and Risk Assessment (IBPR), which guides
      menjadi dasar dalam perencanaan langkah-langkah                            the development of measures to control and reduce the
      pengendalian dan mitigasi risiko kecelakaan maupun                         risks of accidents and occupational illnesses. [GRI 403-1]
      penyakit akibat kerja. [GRI 403-1]




166   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 167
                                                                                                                            People




Untuk memperkuat kesiapsiagaan, TAPG juga melengkapi            To enhance readiness, TAPG also provides all work areas
seluruh area kerja dengan sarana dan peralatan tanggap          with emergency response facilities and equipment and
darurat, serta secara berkala menyelenggarakan simulasi         regularly conducts emergency drills. Each drill is carefully
keadaan darurat. Setiap pelaksanaan simulasi dievaluasi         evaluated to improve procedures and boost the team’s
secara sistematis guna menyempurnakan prosedur dan              ability to respond to various critical situations.
meningkatkan kapasitas respons tim dalam menghadapi
berbagai kemungkinan situasi kritis.

Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berlapis ini,          Through this comprehensive and layered approach, TAPG
TAPG menegaskan komitmennya untuk menghadirkan                  reaffirms its dedication to creating a work environment
lingkungan kerja yang tidak hanya memenuhi standar              that not only complies with safety standards but actively
keselamatan, tetapi juga secara aktif menjaga kesehatan         protects the health and well-being of everyone involved
dan kesejahteraan seluruh pihak yang terlibat dalam             in the Company’s operations.
operasional Perseroan.

Komite K3                                                       OHS Committee
Dalam rangka memperkuat tata kelola keselamatan dan             To enhance occupational safety and health governance,
kesehatan kerja, TAPG membentuk Panitia Pembina                 TAPG established an Occupational Safety and Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) sesuai dengan            Supervisory Committee (P2K3) following Minister of
ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 4 Tahun            Manpower Regulation No. 4 of 1987 on P2K3 and the
1987 tentang P2K3 dan tata cara penunjukan Ahli                 procedures for appointing Occupational Safety Experts.
Keselamatan Kerja. Pembentukan struktur ini merupakan           This structure is mandatory for any entity meeting the
kewajiban bagi setiap entitas yang telah memenuhi               regulator’s criteria.
kriteria yang ditetapkan oleh regulator.

Struktur P2K3 di setiap site dipimpin langsung oleh             At each site, the P2K3 is led directly by the top local
pimpinan manajemen tertinggi setempat, dengan                   management, with the secretary being a person certified
posisi sekretaris dijabat oleh personel yang memiliki           as a General Occupational Safety and Health Expert
sertifikasi Ahli K3 Umum (AK3 Umum). Keanggotaan                (AK3 Umum). Membership is cross-functional, including
P2K3 bersifat lintas fungsi, melibatkan perwakilan              representatives from all departments or divisions to
dari seluruh departemen atau divisi di site, sehingga           ensure comprehensive oversight of occupational health
memastikan perspektif dan pengawasan K3 terintegrasi            and safety across all activities. The TAPG P2K3 structure
di seluruh aktivitas operasional. Susunan P2K3 TAPG             has been officially reported to and approved by the local
telah dilaporkan dan memperoleh pengesahan dari Dinas           City/Regency Manpower Office.
Ketenagakerjaan Kota/Kabupaten setempat.

Sebagai penggerak utama penerapan Sistem Manajemen              P2K3 serves as the primary driver for implementing
K3, P2K3 bertanggung jawab merumuskan arah kebijakan,           the OHS Management System, responsible for
menyusun program-program K3, serta mengawasi tingkat            setting policies, developing programs, and monitoring
kepatuhan dan efektivitas implementasi di lingkungan            compliance and effectiveness. Each work unit is tasked
Perseroan. Sementara itu, setiap unit kerja memegang            with executing these programs and regularly reporting
peran penting dalam mengeksekusi program yang telah             performance to management, supporting ongoing
ditetapkan dan melaporkan kinerjanya secara berkala             control and improvement processes. [GRI 403-4]
kepada manajemen sebagai bagian dari mekanisme
pengendalian dan perbaikan berkelanjutan. [GRI 403-4]

Health Talk                                                     Health Talk
Sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja                As part of its efforts to promote a health-conscious work
yang peduli terhadap kesehatan, TAPG secara konsisten           culture, TAPG regularly hosts online Health Talk programs
menyelenggarakan program Health Talk dalam format               that focus on relevant and current health issues. These
daring dengan mengangkat berbagai isu kesehatan yang            sessions are designed to be accessible to all TAPGreen
relevan dan aktual. Program ini dirancang agar dapat            employees, whether working at the Head Office or across
diakses oleh seluruh Insan TAPGreen, baik yang bertugas         various subsidiaries, no matter their location.
di Kantor Pusat maupun di seluruh entitas anak, tanpa
batasan lokasi.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      167
Page 168
      Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan                     In 2025, the Company conducted 10 Health Talk sessions.
      sebanyak 10 sesi Health Talk, yang menjadi salah satu                      These served as a way to provide health education and
      sarana edukasi kesehatan sekaligus penguatan kesadaran                     raise awareness about the importance of maintaining
      akan pentingnya menjaga kualitas hidup dan kebugaran di                    quality of life and wellness in the workplace, as follows:
      lingkungan kerja, sebagai berikut:


                           Topik                                   Pembicara                       Mitra          Tanggal Pelaksanaan
                           Topics                                    Speakers                     Partners              Event Date


       Terapi Terkini dan Pencegahan Kelainan
                                                                                               Primaya
       Pembuluh Darah Otak                               Dr David Susanto Sp.N, FINA,                          31 Januari 2025
                                                                                               Hospital
       Latest Therapy and Prevention of                  AIFO-K                                                January 31, 2025
                                                                                               Bekasi Barat
       Cerebral Vascular Disorders

       Kenalan dengan Penyakit Akibat Kerja
                                                                                                               21 Februari 2025
       Knowing More About Occupational                   Dr Asep N Hidayat                     Dokter TAP
                                                                                                               February 21, 2025
       Diseases

                                                                                               Mayapada
       Waspada Leptospirosis                                                                                   21 Maret 2025
                                                         Dr Ika Safira Sp.PD                   Hospital
       Beware of Leptospirosis                                                                                 March 21, 2025
                                                                                               Kuningan

                                                                                                               19 Juni 2025
       HIV/AIDS                                          Dr Siti Ossy Revani                   Dokter TAP
                                                                                                               June 19, 2025

       Hernia                                                                                                  25 Juli 2025
                                                         Dr Bedi Andika                        Dokter TAP
       Hernias                                                                                                 July 25, 2025

       Kejang Pada Anak                                                                                        26 Agustus 2025
                                                         Dr Wilza Ayudya Hosiana               Dokter TAP
       Seizures in Children                                                                                    August 26, 2025

       Tuberkulosis Paru                                                                                       26 September 2025
                                                         Dr Romulus Siagian                    Dokter TAP
       Pulmonary Tuberculosis                                                                                  September 26, 2025

       Tonsilitis                                                                                              14 Oktober 2025
                                                         Dr Inggriht Senny Bondang             Dokter TAP
       Tonsillitis                                                                                             October 14, 2025

       Kanker Paru                                                                                             21 November 2025
                                                         Dr Desy Arisandy                      Dokter TAP
       Lung Cancer                                                                                             November 21, 2025

       Menjaga Kehamilan Agar Ibu dan Bayi
                                                                                               Brawijaya
       dalam Keadaan Sehat                                                                                     19 Desember 2025
                                                         Dr Agatha Pradana Sp.OG               Hospital
       Maintaining Pregnancy to Ensure the                                                                     December 19, 2025
                                                                                               Antasari
       Health of Mother and Baby


      Program Keselamatan Kerja [GRI 403-3, 403-6]                               Occupational Health and Safety Program (OHS Program)
                                                                                 [GRI 403-3, 403-6]
      1.   Melaksanakan penandatanganan Ikrar dan Komitmen                       1.     Signing commitments to comply with OHS
           pemenuhan aturan K3 di Perseroan.                                            regulations within the Company.
      2.   Menyediakan SOP terkait pelaksanaan kerja                             2.     Providing Standard Operating Procedures (SOPs)
           dengan aman.                                                                 related to safe work practices.
      3.   Menyediakan tempat, fasilitas dan sarana kerja yang                   3.     Ensuring safe, clean, and healthy workspaces
           aman, bersih serta sehat.                                                    and facilities.
      4.   Melakukan pengaturan ruangan kerja dengan                             4.     Arranging workspaces with consideration for OHS,
           memperhatikan aspek K3, kegunaan dan estetika.                               usability, and aesthetics.
      5.   Menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) dan fasilitas                   5.     Providing Personal Protective Equipment (PPE) and
           atau alat keselamatan kerja.                                                 safety facilities or tools.
      6.   Melakukan pemeriksaan dan audit Safety dan 5R                         6.     Conducting periodic safety inspections and audits,
           (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di lingkungan                           including 5R (Sort, Set in order, Shine, Standardize,
           kerja secara berkala.                                                        Sustain) evaluations in the workplace.
      7.   Melaksanakan Safety Kaizen (Safety Improvement).                      7.     Implementing Safety Kaizen (Safety Improvement).
      8.   Melakukan safety patrol dan inspeksi berkala.                         8.     Conducting safety patrols and regular inspections.
      9.   Melaksanakan safety-talk dan safety induction                         9.     Providing safety talks and safety inductions
           kepada para karyawan.                                                        to employees.


168   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 169
                                                                                                                              People




10. Menerapkan Lock Out Tag Out (LOTO).                           10. Implementing Lock Out Tag Out (LOTO) procedures.
11. Sertifikasi dan Training K3 karyawan.                         11. Conducting OHS certification and training
                                                                      for employees.

Program Kesehatan Kerja                                           Occupational Health Program
1. Menyediakan Poliklinik Kebun (Polibun).                        1. Establishing field clinics (Polibun).
2. Melakukan Penyuluhan kesehatan (Health Promotion               2. Conducting health promotion seminars (online).
   Program) dengan melakukan seminar kesehatan
   (online).
3. Pengawasan Kesehatan.                                          3. Health monitoring.
4. Edukasi terkait kesehatan kerja.                               4. Education related to occupational health.
5. Melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum kerja                  5. Conducting pre-employment health screenings for
   untuk calon karyawan, pemeriksaan kesehatan                       new hires, periodic health checks, and specialized
   berkala, dan pemeriksaan khusus khusus untuk                      exams for high-risk employees.
   karyawan yang berisiko tinggi.
6. Memberikan pelayanan kesehatan untuk karyawan                  6. Providing health services for employees and
   dan keluarga.                                                     their families.
7. Memberikan pelayanan rujukan ke Rumah Sakit untuk              7. Offering referral services to hospitals for employees
   karyawan dan keluarga.                                            and their families.
8. Memberikan pertolongan P3K pada kasus kecelakaan.              8. Providing first aid in case of accidents.
9. Memberikan pelatihan P3K.                                      9. Offering first aid training

Media Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi K3                  OHS Participation, Consultation, and Communication
1. Apel pagi sebelum memulai pekerjaan.                           1. Morning briefings before commencing work.
2. Safety patrol bersama karyawan.                                2. Joint safety patrols with employees.
3. Melaksanakan Job Safety Analysis di area kerja.                3. Conducting Job Safety Analysis in work areas.
4. Implementasi dan penilaian Safety dan 5R di                    4. Implementing and assessing Safety and 5R in
   tempat kerja.                                                     the workplace.
5. Safety campaign.                                               5. Running safety campaigns.

Polibun                                                           Polibun
Sebagai garda terdepan layanan kesehatan di lingkungan            As the primary healthcare provider at the workplace,
kerja, Polibun dikelola oleh tenaga medis yang profesional        Polibun is operated by qualified and certified medical
dan tersertifikasi, terdiri dari dokter umum, bidan, serta        staff, including general practitioners, midwives, and
perawat. Peran Polibun tidak hanya terbatas pada                  nurses. Its responsibilities extend beyond just treating
penanganan penyakit dan pemulihan kondisi kesehatan,              illnesses and aiding recovery to also include health
tetapi juga mencakup upaya promotif dan preventif,                promotion and prevention efforts, such as health
mulai dari edukasi kesehatan, pemantauan kondisi                  education, employee health monitoring, and the
karyawan, hingga pencegahan penyakit dan kecelakaan               prevention of occupational illnesses and accidents for
kerja bagi karyawan beserta keluarganya.                          employees and their families.

Setiap unit Polibun dilengkapi dengan sarana dan                  Each Polibun facility is equipped with sufficient
prasarana yang memadai untuk mendukung layanan                    infrastructure to deliver comprehensive healthcare
kesehatan yang komprehensif, termasuk ruang konsultasi            services. This includes consultation and examination
dan pemeriksaan, ruang tindakan medis, fasilitas                  rooms, medical procedure spaces, medication storage,
penyimpanan obat, peralatan medis dan non-medis,                  various medical and non-medical equipment, and
serta dukungan transportasi berupa ambulans untuk                 ambulance transportation for emergencies.
penanganan kondisi darurat.

Dalam rangka memperluas akses layanan kesehatan,                  To enhance healthcare access, several plantation
sejumlah Poliklinik kebun telah menjalin kemitraan dengan         polyclinics have partnered with BPJS Kesehatan (Social
BPJS Kesehatan sebagai Klinik Pratama atau Fasilitas              Security Agency for Health) as Primary Clinics or Level
Kesehatan Tingkat 1 (Faskes 1). Selain itu, beberapa unit         1 Health Facilities (Faskes 1). Additionally, some Polibun
Polibun juga bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan             units work with BPJS Ketenagakerjaan (Employment
sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), sehingga           Social Security Agency) as Workplace Accident
dapat memberikan layanan kesehatan bagi peserta BPJS              Service Centers (PLKK), enabling them to offer faster,
Ketenagakerjaan, khususnya karyawan Perseroan, secara             integrated healthcare services to BPJS Ketenagakerjaan
lebih cepat dan terintegrasi.                                     participants, especially the company’s employees.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      169
Page 170
      Pelatihan K3 [GRI 403-5]                                                    OHS Training [GRI 403-5]
      TAPG memastikan terselenggaranya pelatihan K3, guna                         TAPG ensures the provision of OHS training to enhance
      meningkatkanpengetahuan dan keterampilan karyawan                           employees’ knowledge and skills in this area. TAPG has
      di bidang K3. Sebelumnya TAPG telah membekali                               equipped employees with training in ISO 45001, LOTO,
      karyawan dengan pelatihan ISO 45001, LOTO, Accident                         Accident Investigation, Contractor Safety Management
      Investigation, Contractor Safety Management System                          System (CSMS), Job Safety Analysis (JSA), Hazard
      (CSMS), Job Safety Analysis (JSA), Hazard Identification                    Identification Risk Assessment and Determining Control
      Risk Assessment and Determining Control (HIRADC),                           (HIRADC), PPE, and Emergency Response Planning
      APD dan Emergency Response Planning (ERP).                                  (ERP).

      Sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan                                 As part of its commitment to regulatory compliance
      perundangan dan peningkatan kompetensi karyawan                             and enhancing employee competencies in OHS, TAPG
      di bidang K3, TAPG juga aktif dalam melakukan sertifikasi                   actively engages in certifying OHS personnel.
      personil K3.

      Berikut adalah kegiatan sertifikasi personil K3 yang                        The K3 personnel certification activities carried out in
      terselenggara di tahun 2025.                                                2025 were as follows.


                                                                                                      Jumlah
                                                                                                                         Tanggal
                                                                                  Wilayah             Peserta
           Jenis Pelatihan                  Type of Training                                                           Pelaksanaan
                                                                                    Area                Total
                                                                                                                         Event Date
                                                                                                     Participants

       Sertifikasi - K3 Teknisi       Certification - Electrical                                                    25 Agustus 2025
                                                                        Sumatera                          1
       Listrik                        Technician OHS                                                                August 25, 2025
       Sertifikasi - Ahli K3          Certification - General           Kalimantan Tengah                           22 Maret 2025
                                                                                                          1
       Umum (Batch 1)                 OHS Expert (Batch 1)              Central Kalimantan                          March 22, 2025
       Sertifikasi - Ahli K3          Certification - General                                                       29 September 2025
                                                                        Jakarta                           7
       Umum (Batch 2)                 OHS Expert (Batch 2)                                                          September 29, 2025
                                      Certification - First Aid
       Sertifikasi - Petugas
                                      Officer at the Indonesian                                                     22 September 2025
       P3K Ditempat Kerja                                               Sumatera                          5
                                      Ministry of Manpower                                                          September 22, 2025
       Kemnaker RI (Batch 1)
                                      (Batch 1)
                                      Certification - First Aid
       Sertifikasi - Petugas
                                      Officer at the Indonesian                                                     22 September 2025
       P3K Ditempat Kerja                                               Sumatera                          11
                                      Ministry of Manpower                                                          September 22, 2025
       Kemnaker RI (Batch 2)
                                      (Batch 2)
                                      Certification - First Aid
       Sertifikasi - Petugas
                                      Officer at the Indonesian                                                     25 September 2025
       P3K Ditempat Kerja                                               Sumatera                          5
                                      Ministry of Manpower                                                          September 25, 2025
       Kemnaker RI (Batch 3)
                                      (Batch 3)
                                      Certification - First Aid         Kalimantan Tengah &
       Sertifikasi - Petugas
                                      Officer at the Indonesian         Sumatera                                    25 September 2025
       P3K Ditempat Kerja                                                                                 11
                                      Ministry of Manpower              Central Kalimantan &                        September 25, 2025
       Kemnaker RI (Batch 4)
                                      (Batch 4)                         Sumatra
                                      Certification - First Aid
       Sertifikasi - Petugas
                                      Officer at the Indonesian         Kalimantan Tengah                           22 Oktober 2025
       P3K Ditempat Kerja                                                                                21
                                      Ministry of Manpower              Central Kalimantan                          October 22, 2025
       Kemnaker RI (Batch 5)
                                      (Batch 5)
                                      Certification - First Aid         Kalimantan Timur &
       Sertifikasi - Petugas
                                      Officer at the Indonesian         Kalimantan Tengah                           23 Oktober 2025
       P3K Ditempat Kerja                                                                                17
                                      Ministry of Manpower              East Kalimantan &                           October 23, 2025
       Kemnaker RI (Batch 6)
                                      (Batch 6)                         Central Kalimantan




170   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 171
                                                                                                                                 People




                                                                                              Jumlah
                                                                                                                     Tanggal
                                                                    Wilayah                   Peserta
   Jenis Pelatihan              Type of Training                                                                   Pelaksanaan
                                                                       Area                    Total
                                                                                                                    Event Date
                                                                                            Participants

                           Certification - First Aid
Sertifikasi - Petugas
                           Officer at the Indonesian       Kalimantan Timur                                   2 Desember 2025
P3K Ditempat Kerja                                                                                13
                           Ministry of Manpower            East Kalimantan                                    December 2, 2025
Kemnaker RI (Batch 7)
                           (Batch 7)
                           Certification - First Aid
Sertifikasi - Petugas
                           Officer at the Indonesian       Kalimantan Timur                                   17 Desember 2025
P3K Ditempat Kerja                                                                               10
                           Ministry of Manpower            East Kalimantan                                    December 17, 2025
Kemnaker RI (Batch 8)
                           (Batch 8)
                                                           Kalimantan Timur,
                                                           Kalimantan Tengah, dan
Sertifikasi - Hiperkes     Certification - Paramedic       Sumatera                                           23 Juli 2025
                                                                                                 10
Paramedis                  Health Professionals            East Kalimantan,                                   July 23, 2025
                                                           Central Kalimantan, and
                                                           Sumatra
Sertifikasi - Instalasi    Certification - Electrical
                                                           Kalimantan Tengah                                  25 Agustus 2025
Pemanfaatan Tenaga         Power Utilization                                                      1
                                                           Central Kalimantan                                 August 25, 2025
Listrik                    Installations
Sertifikasi - Juru Las     Certification - Class           Kalimantan Timur                                   30 Juli 2025
                                                                                                  5
Kelas 1                    Welder 1                        East Kalimantan                                    July 30, 2025
Sertifikasi - Juru Las     Certification - Class 2         Kalimantan Timur                                   30 Juli 2025
                                                                                                  11
Kelas 2                    Welder                          East Kalimantan                                    July 30, 2025
Sertifikasi - K3 Pesawat   Certification - OHS Lifting
                                                                                                              22 September 2025
Angkat Angkut              Equipment, Ministry of          Sumatera                              24
                                                                                                              September 22, 2025
Kemnaker RI (Batch 1)      Manpower (Batch 1)
Sertifikasi - K3 Pesawat   Certification - OHS Lifting
                                                           Kalimantan Timur                                   3 November 2025
Angkat Angkut              Equipment, Ministry of                                                 13
                                                           East Kalimantan                                    November 3, 2025
Kemnaker RI (Batch 2)      Manpower (Batch 2)
                                                           Kalimantan Timur &
Sertifikasi - K3 Pesawat   Certification - OHS Lifting
                                                           Kalimantan Tengah                                  7 November 2025
Angkat Angkut              Equipment, Ministry of                                                 11
                                                           East Kalimantan &                                  November 7, 2025
Kemnaker RI (Batch 3)      Manpower (Batch 3)
                                                           Central Kalimantan
Sertifikasi - K3 Pesawat   Certification - OHS Lifting
                                                           Kalimantan Timur                                   2 Desember 2025
Angkat Angkut              Equipment, Ministry of                                                 13
                                                           East Kalimantan                                    December 2, 2025
Kemnaker RI (Batch 4)      Manpower (Batch 4)
                                                           Kalimantan Timur &
Sertifikasi - K3 Pesawat   Certification - OHS Lifting
                                                           Kalimantan Tengah                                  6 Desember 2025
Angkat Angkut              Equipment, Ministry of                                                 9
                                                           East Kalimantan &                                  December 6, 2025
Kemnaker RI (Batch 5)      Manpower (Batch 5)
                                                           Central Kalimantan
                           Certification - Energy and
Sertifikasi - Operator                                     Kalimantan Tengah                                  25 Agustus 2025
                           Mineral Resources Boiler                                               4
Boiler ESDM                                                Central Kalimantan                                 August 25, 2025
                           Operator
                                                           Kalimantan Timur &
Sertifikasi - Operator     Certification - Class 1         Kalimantan Tengah                                  11 Februari 2025
                                                                                                  3
Boiler Kelas 1             Boiler Operator                 East Kalimantan &                                  February 11, 2025
                                                           Central Kalimantan
Sertifikasi - Operator     Certification - Class 2         Kalimantan Tengah                                  11 Juni 2025
                                                                                                  2
Boiler Kelas 2             Boiler Operator                 Central Kalimantan                                 June 11, 2025
Sertifikasi - Pelaksana    Certification - Diesel
                                                           Kalimantan Tengah                                  25 Agustus 2025
Madya Pengoperasian        Power Plant Operation                                                  3
                                                           Central Kalimantan                                 August 25, 2025
PLTD                       Intermediate




                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      171
Page 172
                                                                                              Jumlah
                                                                                                                 Tanggal
                                                                                 Wilayah      Peserta
           Jenis Pelatihan                  Type of Training                                                   Pelaksanaan
                                                                                    Area        Total
                                                                                                                 Event Date
                                                                                             Participants

       Sertifikasi - Pelaksana        Certification - Steam
                                                                        Kalimantan Tengah                   25 Agustus 2025
       Madya Pengoperasian            Power Plant Operation                                       3
                                                                        Central Kalimantan                  August 25, 2025
       PLTU                           Intermediate
       Sertifikasi - Petugas          Certification - Fire Officer,
                                                                    Kalimantan Timur                        26 Maret 2025
       Peran Kebakaran                Ministry of Manpower                                        1
                                                                    East Kalimantan                         March 26, 2025
       Kemnaker RI (Batch 1)          (Batch 1)
       Sertifikasi - Petugas          Certification - Fire Officer,
                                                                    Kalimantan Timur                        22 Oktober 2025
       Peran Kebakaran                Ministry of Manpower                                       13
                                                                    East Kalimantan                         October 22, 2025
       Kemnaker RI (Batch 2)          (Batch 2)
                                                                    Kalimantan Timur &
       Sertifikasi - Petugas          Certification - Fire Officer,
                                                                    Kalimantan Tengah                       14 Oktober 2025
       Peran Kebakaran                Ministry of Manpower                                       21
                                                                    East Kalimantan &                       October 14, 2025
       Kemnaker RI (Batch 3)          (Batch 3)
                                                                    Central Kalimantan
       Sertifikasi - Petugas          Certification - Fire Officer
                                                                        Kalimantan Timur                    14 Desember 2025
       Peran Kebakaran                Ministry of Manpower                                       14
                                                                        East Kalimantan                     December 14, 2025
       Kemnaker RI (Batch 4)          (Batch 4)
       Sertifikasi - PLB3             Certification - PLB3              Kalimantan Timur                    18 Maret 2025
                                                                                                  1
       (Batch 1)                      (Batch 1)                         East Kalimantan                     March 18, 2025
       Sertifikasi - PLB3             Certification - PLB3              Kalimantan Tengah                   26 Mei 2025
                                                                                                  1
       (Batch 2)                      (Batch 2)                         Central Kalimantan                  May 26, 2026
                                                                        Kalimantan Timur &
       Sertifikasi - PLB3             Certification - PLB3              Kalimantan Tengah                   19 Agustus 2025
                                                                                                  4
       (Batch 3)                      (Batch 3)                         East Kalimantan &                   August 19, 2025
                                                                        Central Kalimantan
       Sertifikasi - PLB3             Certification - PLB3                                                  2 Oktober 2025
                                                                        Online, Zoom              1
       (Batch 4)                      (Batch 4)                                                             October 2, 2025
                                                                        Kalimantan Tengah                   2 September 2025
       Sertifikasi - POPAL            Certification - POPAL                                       2
                                                                        Central Kalimantan                  September 2, 2025
       Sertifikasi - POPU             Certification - POPU                                                  22 Maret 2025
                                                                        Yogyakarta                1
       (Batch 1)                      (Batch 1)                                                             March 22, 2025
       Sertifikasi - POPU             Certification - POPU              Kalimantan Timur                    5 Agustus 2025
                                                                                                  3
       (Batch 2)                      (Batch 2)                         East Kalimantan                     August 5, 2025
       Sertifikasi - POPU             Certification - POPU              Kalimantan Tengah                   2 September 2025
                                                                                                  1
       (Batch 3)                      (Batch 3)                         Central Kalimantan                  September 2, 2025
                                                                        Kalimantan Timur                    18 Maret 2025
       Sertifikasi - PPPA             Certification - PPPA                                        1
                                                                        East Kalimantan                     March 18, 2025
       Sertifikasi - PPPA &           Certification - PPPA &            Kalimantan Timur                    25 Februari 2025
                                                                                                  2
       POPAL                          POPAL                             East Kalimantan                     February 25, 2025
       Sertifikasi - PPPU             Certification - PPPU              Kalimantan Timur                    16 Juni 2025
                                                                                                  1
       (Batch 1)                      (Batch 1)                         East Kalimantan                     June 16, 2026
       Sertifikasi - PPPU             Certification - PPPU              Kalimantan Timur                    5 Agustus 2025
                                                                                                  2
       (Batch 2)                      (Batch 2)                         East Kalimantan                     August 5, 2025
       Sertifikasi - OPLB3            Certification - OPLB3             Kalimantan Timur                    19 Februari 2025
                                                                                                  1
       (Batch 1)                      (Batch 1)                         East Kalimantan                     February 19, 2025
       Sertifikasi - OPLB3            Certification - OPLB3             Kalimantan Timur                    19 Agustus 2025
                                                                                                  2
       (Batch 2)                      (Batch 2)                         East Kalimantan                     August 19, 2025
       Sertifikasi - OPLB3            Certification - OPLB3             Kalimantan Timur                    2 Oktober 2025
                                                                                                  2
       (Batch 3)                      (Batch 3)                         East Kalimantan                     October 2, 2025




172   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 173
                                                                                                                               People




                                                                                            Jumlah
                                                                                                                    Tanggal
                                                                  Wilayah                   Peserta
     Jenis Pelatihan            Type of Training                                                                  Pelaksanaan
                                                                     Area                    Total
                                                                                                                   Event Date
                                                                                          Participants

                                                         Kalimantan Timur                                   2 Oktober 2025
 Sertifikasi - PCUA       Certification - PCUA                                                  2
                                                         East Kalimantan                                    October 2, 2025
 Sertifikasi - Bejana     Certification - Pressure       Kalimantan Timur                                   16 Juni 2025
                                                                                                8
 Tekan & Tangki Timbun    Vessels & Storage Tanks        East Kalimantan                                    June 16, 2025


Kinerja K3 [GRI 403-9, 403-10]                                     OHS Performance [GRI 403-9, 403-10]
Sepanjang tahun 2025, TAPG mencatatkan perbaikan                   Throughout 2025, TAPG demonstrated significant
yang berarti dalam kinerja keselamatan kerja, tercermin            improvements in occupational safety, evidenced by
dari penurunan severity rate secara signifikan. Capaian            a notable reduction in the severity rate. This success
ini merupakan hasil dari konsistensi Perseroan dalam               results from the Company’s ongoing efforts to enhance
memperkuat pengendalian risiko dan menekan terjadinya              risk management and prevent serious accidents that
kecelakaan berat yang berpotensi menimbulkan fatalitas             could lead to fatalities or disabilities, a key focus in
maupun kecacatan, sebagaimana menjadi fokus                        recent years.
perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.

Di saat yang sama, Perseroan terus mengarahkan                     Meanwhile, the Company continues to prioritize efforts
perhatian pada upaya pengurangan insiden dengan                    to lower incidents of moderate and minor severity, which
tingkat keparahan sedang dan ringan yang berkontribusi             impact the Lost Time Injury Frequency Rate (LTI-FR).
terhadap Lost Time Injury Frequency Rate (LTI-FR). Pada            In 2025, there were no fatalities reported. To sustain
tahun 2025, tidak terdapat kasus fatalitas. Untuk menjaga          this positive trend, TAPG is continually improving its
momentum perbaikan ini, TAPG secara berkelanjutan                  accident prevention programs, with the long-term goal
melakukan penyempurnaan terhadap program-program                   of achieving zero accidents across all operational lines.
pencegahan kecelakaan, dengan aspirasi jangka
panjang untuk mewujudkan zero accident di seluruh
lini operasional.

Beberapa kegiatan safety improvement yang dilakukan                Some of the safety initiatives undertaken by the
oleh Perseroan selama 2025 adalah sebagai berikut:                 Company during 2025 include:
1. Membangun budaya K3 dengan cara safety greeting                 1. Promoting a culture of Occupational Health
    dan safety declaration.                                           and Safety (OHS) through safety greetings
                                                                      and declarations.
2. Mengevaluasi seluruh HIRA di area kerja.                        2. Evaluating all Hazard Identification and Risk
                                                                      Assessments (HIRA) in work areas.
3. Re-standardisasi alat K3 (LOTO, Alat Bekerja                    3. Re-standardizing safety equipment (LOTO, Working
   Diketinggian, Alat Listrik, Alat Panen, Dump Truck,                at Heights Equipment, Electrical Tools, Harvesting
   dsb).                                                              Tools, Dump Trucks, etc.).
4. Safety benchmarking.                                            4. Conducting safety benchmarking.
5. Melakukan refresh training K3 ke karyawan.                      5. Providing refresher training in OHS for employees.
6. Membuat laporan near miss online.                               6. Implementing an online near-miss reporting system.
7. Mengembangkan aktivitas safety kaizen di estate,                7. Developing safety kaizen activities in estates
   dan mill.                                                          and mills.




Kecelakaan Kerja yang Menyebabkan Hilangnya Waktu Kerja            Tingkat Keparahan
Lost Time Injury                                                   Severity Rate


2025                                0,70                           2025                                  164,97


2024                                         1,02                  2024                                                     315,00


2023                         0,64                                  2023                               156,35




                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      173
Page 174
      Menjalin Sinergi dengan Masyarakat
      Engaging With the Community




      Bagi kami, bertumbuh bukan hanya tentang memperluas usaha, tetapi tentang hadir,
      mendengar, dan membangun masa depan bersama masyarakat sekitar.
      For us, growth is not solely about expanding our business but also involves being present, listening
      actively, and collaboratively building a future with the community around us.




      MEMELIHARA HAK-HAK MASYARAKAT                                              MAINTAINING LOCAL AND INDIGENOUS
      LOKAL DAN ADAT [GRI 3-3, GRI 403-7, GRI 411-1]                             RIGHTS [GRI 3-3, GRI 403-7, GRI 411-1]
      Keberadaan TAPG di berbagai wilayah operasional tidak                      TAPG’s engagement in its operational areas is deeply
      pernah terlepas dari konteks sosial dan budaya yang telah                  rooted in the social and cultural history that predated
      hidup jauh sebelum aktivitas usaha dimulai. Perseroan                      its activities. The Company recognizes that local
      menyadari bahwa masyarakat lokal dan masyarakat                            communities and indigenous peoples are integral to
      adat merupakan bagian penting dari lanskap sosial                          the social fabric shaping regional identity, values, and
      yang membentuk identitas, nilai, dan keberlanjutan                         sustainability. This cultural and customary diversity
      suatu wilayah. Keragaman budaya dan adat istiadat                          warrants respect and preservation as part of a shared
      tersebut bukan hanya patut dihormati, tetapi juga dijaga                   heritage that enriches community life. Consequently,
      sebagai bagian dari warisan bersama yang memperkaya                        TAPG reaffirms its dedication to protecting every
      kehidupan bermasyarakat. Karena itu, TAPG menegaskan                       individual and community from discrimination and
      komitmennya untuk memastikan bahwa setiap individu                         ensuring equal rights.
      dan komunitas mendapatkan perlindungan yang setara
      dan terbebas dari segala bentuk diskriminasi.




174   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 175
                                                                                                                              People




Untuk memahami dinamika sosial di sekitar wilayah                 To understand the social dynamics within its operational
operasional, Perseroan secara proaktif melaksanakan               regions, the Company actively conducts stakeholder
berbagai proses kajian dan keterlibatan pemangku                  analyses and engagement initiatives. These include
kepentingan. Upaya ini dilakukan melalui land tenure              land tenure surveys, HCV & HCS assessments, and
survey, HCV & HCS assessment, serta Social Impact                 Social Impact Assessments (SIA), which also involve
Assessment (SIA), yang sekaligus mencakup pemetaan                stakeholder mapping. The findings from these studies
para pemangku kepentingan. Hasil dari rangkaian kajian ini        are crucial for crafting effective, sustainable social
menjadi dasar penting dalam merumuskan pendekatan,                management strategies, policies, and measures.
kebijakan, dan langkah-langkah pengelolaan sosial yang
relevan dan berkelanjutan.

Dalam menjalankan operasionalnya, TAPG berpegang                  TAPG operates with respect for the rights of local
pada prinsip penghormatan terhadap hak-hak                        and indigenous communities, aligning with the United
masyarakat lokal dan adat, dengan mengacu pada                    Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples
Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hak-                 and adhering to all relevant national and customary laws,
Hak Masyarakat Adat, serta mematuhi seluruh ketentuan             especially those concerning land rights, ownership, and
hukum nasional dan hukum adat yang berlaku, khususnya             land access within its operational zones.
yang berkaitan dengan hak atas tanah, baik dari sisi
kepemilikan maupun akses pemanfaatannya di sekitar
wilayah operasional Perseroan.

Pendekatan berbasis dialog menjadi kunci dalam                    A dialogue-driven approach is crucial for fostering
membangun hubungan yang konstruktif. Perseroan                    constructive relationships. The Company actively
secara konsisten melibatkan para pemangku kepentingan,            engages stakeholders—including village heads,
mulai dari kepala desa, tokoh masyarakat, perangkat               community leaders, village officials, and traditional
desa, hingga kepala adat, dalam setiap tahapan kegiatan           authorities, throughout all phases of activities that
yang berpotensi berdampak, sejak fase perencanaan                 could impact them, from planning to execution. This
hingga pelaksanaan. Melalui proses konsultasi ini, TAPG           consultation process ensures that both positive and
memastikan bahwa potensi dampak, baik positif maupun              negative potential impacts are openly addressed and
negatif, dikomunikasikan secara terbuka, serta disertai           mitigated with suitable measures.
dengan perencanaan langkah mitigasi yang memadai.

Dengan menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan                  By promoting openness and transparency, the Company
transparansi, Perseroan terus membangun fondasi                   continues to build trust with local communities. TAPG
kepercayaan dengan masyarakat sekitar. TAPG meyakini              believes that business sustainability depends on benefits
bahwa keberlanjutan usaha hanya dapat terwujud jika               being shared equally among all parties. Accordingly,
manfaat dapat dirasakan secara adil oleh seluruh pihak.           TAPG consistently applies the principle of Free, Prior, and
Sejalan dengan itu, TAPG secara konsisten menerapkan              Informed Consent (FPIC) to ensure that each project and
prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC),                 activity receives the community’s informed, voluntary,
guna memastikan bahwa setiap proyek dan kegiatan                  and non-coercive agreement.
memperoleh persetujuan masyarakat secara sadar,
sukarela, dan tanpa paksaan.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat adanya             Throughout 2025, the Company reported no
pelanggaran maupun insiden yang berkaitan dengan                  violations or incidents regarding the rights of local and
hak-hak masyarakat lokal dan adat.                                indigenous communities.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      175
Page 176
      BAGAN ALUR FPIC TAPG
      TAPG’S FPIC WORKFLOW

                     Penjajakan/Eksploration
          Pre-KBDD SWOT/Penilaian Risiko wilayah yang                                                                                         BAGAN ALUR FPIC
           ditargetkan (misal politik/konflik kesesuaian                                            Apakah ada masyarakat lokal di              TAP GROUP
                 situasi, tanah, bencana alam, dll)                                                   dalam atau menggunakan                   TAP Group’s FPIC
           Prior to KBDD SWOT/Assessment of risk in the                     Tidak/No                       wilayah umum?                         Flow Chart
           targeted area (for example politics/situational                                           is there any local community
                conflict on land, natural, disaster, etc)                                           within or using the public area?




            Apakah ada masyarakat lokal di dalam atau
                 menggunakan wilayah umum?
            is there any local community within or using
                           the public area?




                                Ya/Yes




            Mengidentifikasi lembaga perwakilan yang
                   dipilih sendiri masyarakat
               Identifying a representative institution
             elected independently by the community




                 Sosialisasi awal desa-desa sekitar
           Initial socialization in the surroundings villages




             Apakah masyarakat mempertimbangkan                                                  Apakah ada masyarakat lokal di dalam
                     pembangunan kebun?                                                           atau menggunakan wilayah umum?
                 Does the community consider the                            Tidak/No                 is there any local community
                    plantation development?                                                         within or using the public area?




                                Ya/Yes




                     Meminta persetujuan untuk melaksanakan pemetaan partisipasi/ESIA survei kepemilikan/NKT/tanah
                         Requiring approval to conduct mapping of participation/ESLA ownership survey/NKT/Land




                                Ya/Yes



                Setuju dengan saluran komunikasi                                           Sepakat dengan pengamat pihak ketiga
               Agree with a communication channel                                             Agree with a third party observer




                                                                                                                                           Dukungan IMO (Organisasi
                                                         Partisipasi Survei Kepemilikan Lahan
                                                                                                                                         perantara), bantuan hukum dan
                                                         Participative Land Ownership Survey
                                                                                                                                         penasihat hukum, membangun
                                                                                                                                        kesepakatan bersama, pengamat
                  NKT Partisipasi                                                                              SIA Partisipasi
                                                                                                                                                  pihak ketiga
                 Participative NKT                                                                            Participative SIA
                                                                                                                                        IMO (intermediary organisation)
                                                                Pemetaan Partisipasi                                                      support, legal assitance and
                                                                Participative Mapping                                                        advisor, building joint
                                                                                                                                               agreement, third




                                              Pertemuan masyarakat memverifikasi dan memvalidasi
                                                   pemetaan ESIA, NKT, dan kepemilikan lahan
                                                     Meeting with the community to verify and
                                                 validate mapping, ESIA, NKT, and land ownership




176   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 177
                                                                                                                                                           People




  Memberikan informasi dalam bentuk dan bahasa yang tepat
     Delivering information in proper form and language
                                                                                                                                       DOKUMENTASI
                                                                                                                                          LENGKAP
                                                                                                                                          Complete
                                                                                                                                        Documentation



     Apakah masyarakat masih ingin mempertimbangkan
                                                                                                   Tidak perlu pembangunan
               pembangunan perkebunan?
                                                                                                          kebun sawit
 Does the community still want to consider the development of             Tidak/No                 No development of oil palm
                          plantation?                                                                      plantation




New Planting                 Ya/Yes
 Procedure




     Konfirmasi pengamat pihak ketiga dan ToR negosiasi
         Confirmation by the third party observer and
                         negotiation
                           of ToR




                       Diskusi dua arah antara masyarakat dan Perseroan
                      Discussion between the community and the Company




   Komunitas (hanya)                                                      Perseroan (hanya) pertemanan untuk
  membangun konsensus                                                     mempertimbangkan p.o.v masyarakat
                                   Negosiasi secara berulang                  dan/atau merevisi proposal
    Community (only)                   Repeat negotiation           The company (only) considers the community p.o.v
    builds a consensus                                                         and/or revises the proposal




                       Bantuan hukum dan teknis dari pihak Independen
                    Legal and technical assistance from an Independent party




                                                                                                   Tidak perlu pembangunan
    Apakah masyarakat bersedia untuk masuk perjanjian?
                                                                                                          kebun sawit
       Is the community willing to enter into agreement?                  Tidak/No
                                                                                                     No development of oil
                                                                                                        palm plantation



                             Ya/Yes



          Menyelesaikan perjanjian dalam penulisan
           dan setiap bentuk lain yang disepakati
               Finalisation of agreement in writing
                  and other form agreed upon




   Dapatkan kesepakatan didukung oleh Pemerintah/notaris
      Agreement is supported by the Government/notary




                  Implementasi Kesepakatan
                 Implementation of Agreement




                                                                        Membangun perkebunan dan semua yang
                     Pemantauan Bersama                                  berhubungan manfaat dan mitigasi, dll.                    Dukungan IMO (Organisasi
                         Joint monitoring                               Development of plantation and all subjects               perantara), bantuan hukum dan
                                                                          related to benefits, mitigation and etc
                                                                                                                                 penasihat hukum, membangun
                                                                                                                                kesepakatan bersama, pengamat
                                                                                                                                          pihak ketiga
               Periodik multi stakeholder evaluasi                                                                                     IMO (intermediary
                                                                         Menyelesaikan setiap perselisihan dan
                    pelaksanaan kesepakatan                                                                                       organisation) support, legal
                                                                                keluhan yang muncul
                 Periodic evaluation from multi                                                                                     assistance and advisor,
                                                                               Settlement of every conflict and
                 stakeholder with regard to the                                                                                    building joint agreement,
                                                                                   complaint that may arise
                 implementation of agreement
                                                                                                                                     third party observer




                                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                  177
Page 178
      DAMPAK OPERASI TERHADAP MASYARAKAT                                         OPERATIONAL IMPACT ON LOCAL
      SEKITAR [GRI 413-1, 413-2][OJK F23]                                        COMMUNITIES [GRI 413-1, 413-2][OJK F23]
      Bagi TAPG, keberlanjutan operasional tidak dapat                           For TAPG, operational sustainability is closely linked
      dipisahkan dari kualitas hubungan dengan masyarakat                        to the quality of relationships with surrounding
      di sekitar wilayah kerja. Karena itu, Perseroan secara                     communities. Therefore, the Company consistently uses
      konsisten menempatkan Social Impact Assessment                             the Social Impact Assessment (SIA) as a key tool to
      (SIA) sebagai instrumen utama untuk memahami,                              understand, anticipate, and manage the social impacts
      mengantisipasi, dan mengelola dampak sosial dari setiap                    of each business activity. This process has been in place
      kegiatan usaha. Proses ini telah dijalankan sejak tahun                    since 2012 and is being gradually implemented across
      2012 dan dilakukan secara bertahap di seluruh entitas                      all subsidiaries as part of its commitment to considering
      anak, sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan                        the social dimension in every operational step.
      bahwa setiap langkah operasional mempertimbangkan
      dimensi sosial secara menyeluruh.

      Melalui SIA, Perseroan memetakan berbagai potensi                          Through the SIA, the Company identifies various
      dampak, baik yang bersifat positif maupun negatif,                         potential impacts, both positive and negative, that
      yang dapat memengaruhi kehidupan sosial, ekonomi,                          could affect the social, economic, and cultural lives
      dan budaya masyarakat setempat. Hasil kajian ini                           of local communities. The results of this assessment
      tidak berhenti sebagai dokumen evaluasi, tetapi                            serve not only as an evaluation but also as a vital basis
      menjadi landasan penting dalam merancang strategi                          for designing social management strategies, including
      pengelolaan sosial, termasuk penyusunan langkah                            creating mitigation measures to reduce negative impacts
      mitigasi untuk menekan dampak negatif serta penguatan                      and enhancing initiatives to maximize social benefits
      inisiatif yang dapat memperbesar manfaat sosial dari                       from the Company’s presence.
      kehadiran Perseroan.

      Cakupan Pelaksanaan SIA                                                    Scope of SIA Implementation
      Berikut adalah gambaran pelaksanaan kegiatan SIA pada                      The following provides an overview of SIA activities
      tahun 2012-2025.                                                           from 2012 to 2025.

      Penilaian Dampak Sosial Periode 2012 - 2015
      Social Impact Assessment in 2021 - 2015
                                                                                                                        22%



                                                                 2012                          Jumlah PT yang dinilai
                                                                   -                           Number of PT Assessed

                                                                 2025                          Jumlah PT yang akan dinilai
                                                                                               Number of PT to be Assessed




           78%


      Seiring dengan penguatan standar keberlanjutan, setelah                    As sustainability standards strengthen, after
      pelaksanaan SIA pada tahun 2015, Perseroan melakukan                       implementing SIA in 2015, the Company updated SIA
      pembaruan (update) laporan SIA secara serentak di                          reports across all subsidiaries simultaneously, alongside
      seluruh entitas anak bersamaan dengan kegiatan NKT–                        the HCV-HCV Integration Assessment activities.
      SKT Integration Assessment.

      Penilaian Dampak Sosial Periode 2020 - 2021
      Social Impact Assessment in 2021 - 2015




                                                                 2020
          100%                                                     -                           Jumlah PT yang dinilai
                                                                                               Number of PT Assessed
                                                                 2021




178   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 179
                                                                                                                              People




Tujuan Utama Pelaksanaan SIA                                     Main Objectives of SIA Implementation
Pelaksanaan SIA ditujukan untuk mengidentifikasi,                SIA implementation focuses on identifying, managing,
mengelola, dan memantau dampak sosial serta langkah              and monitoring social impacts and mitigation measures,
mitigasi yang diperlukan, dengan manfaat sebagai berikut:        providing the following benefits:
1. Mengidentifikasi dampak pembangunan kebun,                    1. Identifying the actual impacts of plantation
    baik manfaat maupun dampak negatif yang terjadi                 development, both positive and negative.
    secara nyata.
2. Memahami persepsi, harapan, dan nilai penting                 2. U n d e r s t a n d i n g c o m m u n i t y p e r c e p t i o n s ,
    masyarakat sebagai peluang untuk meningkatkan                   expectations, and values as opportunities to enhance
    kualitas pengelolaan kebun.                                     plantation management.
3. Memetakan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya                 3. Mapping the community’s social, economic, and
    masyarakat guna membangun hubungan yang                         cultural conditions to foster better relationships.
    lebih harmonis.
4. Mengidentifikasi isu dan hambatan utama yang                  4. Highlighting key issues and challenges affecting
    memengaruhi persepsi pemangku kepentingan                       stakeholder perceptions of the Company.
    terhadap Perseroan.
5. Membekali unit pengelola dengan pemahaman yang                5. Ensuring management teams are well-informed
    memadai mengenai isu, dampak, dan risiko sosial                 about social issues, impacts, and risks for
    agar mampu melakukan pengelolaan yang efektif.                  effective oversight.
6. Menyusun rekomendasi pengelolaan dan mitigasi                 6. Creating recommendations for managing and
    dampak sosial sebagai dasar penyusunan Rencana                  mitigating social impacts, forming the basis for a
    Pengelolaan dan Pemantauan Dampak Sosial.                       Social Impact Management and Monitoring Plan.

Melalui proses ini, Perseroan memperoleh gambaran yang           This process helps the Company gain a thorough
lebih komprehensif mengenai kondisi sosial masyarakat,           understanding of community social conditions within
baik di dalam maupun di luar wilayah operasional,                and outside its operational zones, including stakeholder
termasuk pemetaan pemangku kepentingan kunci                     mapping and potential social risks. The study also offers
serta identifikasi potensi risiko sosial di masa depan.          analysis and guidance that serve as key references for
Kajian ini juga menghasilkan analisis dan rekomendasi            managing the Company’s social responsibilities.
yang menjadi acuan utama dalam pengelolaan aspek
sosial Perseroan.

Implementasi dan Tindak Lanjut                                   Implementation and Follow-up
TAPG berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh                   TAPG is committed to adhering to all recommendations
rekomendasi yang dihasilkan dari SIA. Sepanjang                  provided by the SIA. Throughout the year 2025, the
tahun 2025, Perseroan secara konsisten melaksanakan              Company will systematically execute the Social
Rencana Kelola Sosial dan Rencana Pantau Sosial                  Management Plan and Social Monitoring Plan (RKS-RPS)
(RKS–RPS) untuk memastikan bahwa setiap isu sosial               to ensure comprehensive management and oversight
yang teridentifikasi telah dikelola dan dipantau secara          of all identified social issues in a sustainable manner.
berkelanjutan. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk           Regular evaluations will be conducted to assess whether
menilai apakah strategi yang diterapkan telah efektif            the strategies have effectively addressed the issues or
menyelesaikan permasalahan, atau perlu disempurnakan             require refinement through more suitable approaches.
melalui pendekatan yang lebih relevan.

Di saat yang sama, Perseroan juga secara aktif memantau          Concurrently, the Company actively monitors
potensi isu sosial baru yang dapat muncul di tengah              potential new social issues that may emerge within
masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi dini.              the community as part of proactive mitigation efforts.
Dengan pendekatan ini, TAPG memastikan bahwa                     This strategy ensures that TAPG’s social impact
pengelolaan dampak sosial tidak bersifat reaktif,                management remains anticipatory and adaptable to
melainkan proaktif dan adaptif terhadap dinamika                 on-the-ground developments.
di lapangan.

Melalui penerapan SIA yang konsisten dan berkelanjutan,          By consistently implementing the SIA, the Company
Perseroan terus mengoptimalkan dampak positif dari               strives to enhance the positive impacts of its operations
kehadiran operasionalnya, sekaligus meminimalkan                 while minimizing and mitigating potential adverse
dan memitigasi potensi dampak negatif, demi menjaga              effects, thereby supporting both business sustainability
keberlanjutan usaha dan kesejahteraan masyarakat di              and the well-being of communities surrounding its
sekitar wilayah operasional.                                     operational areas.




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report          179
Page 180
      TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP                                             SOCIAL RESPONSIBILITY TO THE
      MASYARAKAT [GRI 3-3, GRI 403-7, OJK F25]                                   COMMUNITY [GRI 3-3, GRI 403-7, OJK F25]
      Bagi TAPG, keberlanjutan bukanlah sekadar tentang                          For TAPG, sustainability isn’t just about managing current
      bagaimana Perseroan mengelola operasional hari ini,                        operations; it’s about leaving a meaningful legacy for
      tetapi tentang bagaimana kehadirannya meninggalkan                         the nation. From this belief, a broad social responsibility
      jejak kebaikan yang berarti bagi negeri. Dari keyakinan                    initiative called “TAP Untuk Negeri” was created, a
      inilah lahir sebuah payung besar tanggung jawab                            movement that embodies the company’s commitment
      sosial bertajuk “TAP Untuk Negeri”, sebuah gerakan                         to growing with the community, building social resilience,
      yang merangkum komitmen Perseroan untuk tumbuh                             and strengthening the foundations of the future in areas
      bersama masyarakat, membangun daya tahan sosial,                           surrounding its operations.
      dan memperkuat fondasi masa depan di sekitar
      wilayah operasional.

      Program tanggung jawab sosial TAPG tidak dirancang                         TAPG’s social responsibility programs are designed as
      sebagai aktivitas filantropi sesaat, melainkan sebagai                     part of the company’s long-term strategy rather than
      bagian integral dari strategi jangka panjang Perseroan.                    fleeting philanthropic efforts. Each initiative aims to
      Setiap inisiatif disusun untuk menjawab kebutuhan nyata                    meet real community needs while ensuring that business
      masyarakat, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan                         growth aligns with improving the quality of life for the
      bisnis berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup                  surrounding community. This approach highlights that
      komunitas di sekitarnya. Pendekatan ini menegaskan                         business success is only valuable when shared.
      bahwa keberhasilan usaha hanya akan bermakna jika
      dirasakan bersama.

      Pengelolaan program CSR berada di bawah koordinasi                         CSR program management is overseen by the
      Directorate Corporate Social Responsibility dan                            Directorate of Corporate Social Responsibility and is
      dilaksanakan secara berkelanjutan mengacu pada                             implemented sustainably following the SOP for CSR
      SOP Panduan Pelaksanaan Program CSR No. SOP/                               Program Implementation Guidelines No. SOP/SUPP/
      SUPP/IX/2021/002. Seluruh program difokuskan pada                          IX/2021/002. All programs focus on communities near
      masyarakat di sekitar wilayah operasional, dengan prinsip                  the operational areas, guided by principles of targeting,
      tepat sasaran, partisipatif, dan berorientasi pada dampak                  participation, and long-term impact.
      jangka panjang.

      Melalui kampanye TAP Untuk Negeri, seluruh inisiatif                       Through the TAP Untuk Negeri campaign, all of the
      sosial Perseroan disatukan dalam enam pilar besar                          company’s social initiatives are unified under six key pillars
      yang mencerminkan visi pembangunan berkelanjutan                           that reflect TAPG’s vision for sustainable development:
      TAPG yaitu:
      1. TAP Untuk Negeri Kokoh.                                                 1.     TAP Untuk Negeri Kokoh.
      2. TAP Untuk Negeri Cerdas.                                                2.     TAP Untuk Negeri Cerdas.
      3. TAP Untuk Negeri Sehat.                                                 3.     TAP Untuk Negeri Sehat.
      4. TAP Untuk Negeri Lestari.                                               4.     TAP Untuk Negeri Lestari.
      5. TAP Untuk Negeri Harmoni.                                               5.     TAP Untuk Negeri Harmoni.
      6. TAP Untuk Negeri Mandiri.                                               6.     TAP Untuk Negeri Mandiri.

      Dari Program Menjadi Gerakan Bersama                                       From Program to Collective Movement
      Melalui TAP Untuk Negeri, CSR TAPG tidak lagi berdiri                      With TAP Untuk Negeri, TAPG’s CSR is no longer just
      sebagai kumpulan kegiatan terpisah, melainkan sebagai                      a collection of separate activities but an integrated
      sebuah gerakan terpadu yang menyatukan pembangunan                         movement that promotes physical, social, economic,
      fisik, sosial, ekonomi, lingkungan, dan budaya dalam                       environmental, and cultural development under one
      satu narasi besar yakni membangun negeri dari sekitar.                     overarching theme: building the nation from its roots.

      Pendekatan ini menegaskan bahwa TAPG tidak hanya                           This approach underscores that TAPG is not just
      hadir sebagai pelaku usaha, tetapi sebagai mitra                           a business operator but a long-term development
      pembangunan jangka panjang bagi masyarakat dan                             partner for the local community and environment—
      lingkungan di sekitarnya dengan tumbuh bersama,                            growing together, becoming resilient together, and
      tangguh bersama, dan berkelanjutan bersama.                                sustaining together.




180   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 181
                                                                                                                            People




TAP untuk Negeri Kokoh                                          TAP untuk Negeri Kokoh

Membangun dari Fondasi yang Paling Dasar [GRI 203-1]            Building from the Most Basic Foundations [GRI 203-1]
Tidak ada pertumbuhan yang benar-benar kokoh tanpa              There can be no real growth without a solid foundation. In
fondasi yang kuat. Di banyak wilayah operasional                many of TAPG’s operational areas, people’s daily lives still
TAPG, kehidupan sehari-hari masyarakat masih sangat             depend heavily on basic infrastructure such as passable
bergantung pada infrastruktur dasar, jalan yang bisa            roads in all seasons, bridges connecting economic hubs,
dilalui sepanjang musim, jembatan yang menghubungkan            and public facilities that serve as social centers.
aktivitas ekonomi, hingga fasilitas umum yang menjadi
pusat kehidupan sosial.

Melalui TAP Untuk Negeri Kokoh, TAPG hadir bukan                Through TAP Untuk Negeri Kokoh, TAPG functions not
hanya sebagai pelaku usaha, tetapi sebagai mitra yang           just as a business but also as a partner, reinforcing the
ikut memperkuat urat nadi kehidupan desa. Setiap jalan          vitality of villages. Every road fixed, every bridge built,
yang diperbaiki, setiap jembatan yang dibangun, setiap          and every school and worship place renovated helps
sekolah dan rumah ibadah yang direnovasi, adalah bagian         improve access, enable movement, and foster local
dari upaya membuka akses, memperlancar mobilitas, dan           economic development.
mempercepat perputaran ekonomi lokal.

Bagi TAPG, infrastruktur bukan sekadar beton dan aspal,         For TAPG, infrastructure is more than just concrete and
namun adalah jalan menuju kesempatan, pendidikan,               asphalt; it is the gateway to opportunity, education,
kesehatan, dan masa depan yang lebih layak.                     health, and a brighter future




Mendukung Pencapaian SDG No. 9 | Supporting the Achievement of SDG No. 9


                      Kegiatan                  Jumlah                                     Keterangan
                      Activities                   Total                                    Description


 Pondasi: Program Renovasi & Sanitasi           37 Rumah           Rumah yang diperbaiki
 Pondasi: Renovation & Sanitation Program        Houses            Houses repaired

 Jembatan                                      1 Jembatan          Jumlah jembatan yang diperbaiki dan dibangun
 Bridges                                          Bridge           Number of bridges repaired and built

 Perbaikan Jalan                                                   Panjang jalan yang diperbaiki
                                                 445 Km
 Road Repairs                                                      Length of roads repaired

                                                                   Pembangunan/perbaikan untuk sarana prasarana
 Fasilitas Desa                                  112 Unit
                                                                   umum
 Village Facilities                               Units
                                                                   Construction and repair of public infrastructure

                                                                   Pemberian material untuk pembangunan ibadah dan
 Rumah Ibadah                                    37 Unit           perbaikan rumah ibadah
 Places of Worship                                Units            Provision of materials for building religious structures
                                                                   and repairing places of worship

                                                                   Perbaikan sekolah dan support alat berat untuk
                                                                   pembuatan tapak sekolah, fasilitas sekolah dan
 Perbaikan Sekolah                              2 Sekolah          lainnya
 School Repairs                                  Schools           School repairs and support with heavy equipment
                                                                   for constructing school grounds, facilities, and other
                                                                   structures

                                                                   Alat penjernihan air, perbaikan saluran air, mesin air,
 Air Bersih                                      1 Desa            pipa, dan lainnya
 Clean Water                                     Village           Water purification equipment, repair of water pipes,
                                                                   water machines, and others




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      181
Page 182
                          Kegiatan                                Jumlah                                     Keterangan
                           Activities                               Total                                     Description


                                                                                        Pemberian solar, penyedian fasilitas tiang Listrik, dan
       Sarana dan Bahan Bakar untuk Listrik                        7 Desa               lainnya
       Electricity Facilities and Fuel                             Villages             Provision of diesel fuel, installation of electricity
                                                                                        poles, and others

                                                                                        Perbaikan atau pemberian material untuk
       Adat                                                                             pembangunan rumah adat
                                                                    1 Unit
       Customary                                                                        Repairs or supply of materials for building traditional
                                                                                        houses


      TAP untuk Negeri Cerdas                                                    TAP untuk Negeri Cerdas

      Menyalakan Harapan, Menumbuhkan Masa Depan                                 Igniting Hope, Fostering the Future
      Di balik setiap anak yang berangkat sekolah, tersimpan                     Every child who go to school carries the hope of a
      harapan tentang masa depan yang lebih baik. Namun di                       better tomorrow. Yet, many areas still face obstacles
      banyak daerah, harapan itu seringkali harus berhadapan                     such as long distances, financial barriers, and lack of
      dengan jarak, keterbatasan ekonomi, dan minimnya                           educational infrastructure.
      fasilitas pendidikan.

      Melalui TAP Untuk Negeri Cerdas, TAPG berupaya                             Through TAP Untuk Negeri Cerdas, TAPG aims to
      memastikan bahwa mimpi tidak berhenti di ruang kelas                       ensure that these dreams are not confined to distant
      yang jauh dari kota. Dukungan terhadap siswa, guru                         classrooms. Supporting students, contract teachers, and
      honorer, dan aktivitas sekolah bukan sekadar bantuan                       school programs is more than educational aid—it’s an
      pendidikan, melainkan investasi jangka panjang bagi                        investment in shaping the leaders of future generations.
      kualitas generasi masa depan.

      Bagi TAPG, pendidikan bukan hanya tentang hari ini—                        For TAPG, education is about more than just today; it’s
      tetapi tentang siapa yang akan memimpin negeri ini                         about shaping the leaders of tomorrow for this country.
      esok hari.




      Mendukung Pencapaian SDG No. 4 | Supporting the Achievement of SDG No. 4


                          Kegiatan                                Jumlah                                     Keterangan
                           Activities                               Total                                     Description

       Generasi TAP: Generasi Tumbuh Aktif dan
       PIntar (TAP)                                              406 Murid              SD, SMP, SMA, Kuliah
       TAP Generation: Tumbuh Aktif dan PIntar                   Students               Elementary, Middle, High School, College
       (TAP) Generation

       Guru Honorer                                               74 Guru               Jumlah guru yang di support
       Honorary Teachers                                          Teachers              number of teachers supported

                                                                                        Untuk penjemputan, kegiatan acara sekolah, alat
       Dukungan Kegiatan Sekolah                               558 Kegiatan             permainan, dan fasilitas sekolah
       School Activities Support                                 Activites              For pick-up, school events, activities, game
                                                                                        equipment, and school facilities




182   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 183
                                                                                                                          People




TAP untuk Negeri Sehat                                        TAP untuk Negeri Sehat

Menjaga Kehidupan, Merawat Masa Depan                         Protecting Life, Nurturing the Future
Kesehatan adalah titik awal dari semua produktivitas.         Health is the foundation of all productivity. Without good
Tanpa tubuh yang sehat, tidak ada pembelajaran yang           health, optimal learning, optimum work performance,
optimal, tidak ada kerja yang maksimal, dan tidak ada         and thriving families are impossible.
keluarga yang benar-benar sejahtera.

Melalui TAP Untuk Negeri Sehat, TAPG menempatkan              Through TAP Untuk Negeri Sehat, TAPG focuses on
kesehatan masyarakat sebagai prioritas yang                   enhancing public health by tackling underlying causes,
menyentuh akar persoalan, dari pencegahan stunting,           from preventing stunting and strengthening integrated
penguatan Posyandu, hingga edukasi gizi dan layanan           health posts (Posyandu) to promoting nutrition education
kesehatan dasar. Program-program ini bukan hanya              and providing essential health services. These initiatives
menyembuhkan, tetapi membangun kesadaran hidup                not only treat problems but also foster awareness of
sehat yang berkelanjutan.                                     sustainable healthy living.

Bagi TAPG, menjaga kesehatan masyarakat berarti               For TAPG, protecting public health means safeguarding
menjaga masa depan itu sendiri.                               the future itself.




Mendukung Pencapaian SDG No. 3 | Supporting the Achievement of SDG No. 3


                Kegiatan                       Jumlah                                    Keterangan
                Activities                       Total                                    Description

                                                                 Jumlah total penerima manfaat posyandu (ibu hamil,
Pos Gizi TAP: Program Pengendalian
                                                                 anak bayi dan balita, ibu menyusui, dan lansia)
Stunting dan Pemberian Gizi Tambahan         4.224 Orang
                                                                 Total number of beneficiaries of posyandu (pregnant
TAP Nutrition Post: Stunting Control and        people
                                                                 women, infants and toddlers, breastfeeding mothers,
Supplemental Nutrition Program
                                                                 and the elderly)

                                                                 Jumlah ibu hamil yang di support posyandu
   Ibu Hamil                                  222 Orang
                                                                 Number of pregnant women being supported by
   Pregnant Women                              people
                                                                 posyandu

                                                                 Jumlah anak bayi dan balita yang di support
   Anak bayi dan Balita                      3.523 Orang         posyandu
   Infants and Toddlers                         people           Number of infants and toddlers being supported by
                                                                 posyandu

                                                                 Jumlah ibu menyusui yang di support posyandu
   Ibu Menyusui                               360 Orang
                                                                 Number of breastfeeding mothers being supported
   Breastfeeding Mothers                        people
                                                                 by posyandu

   Lansia                                     119 Orang          Jumlah lansia yang di support posyandu
   Elderly                                      people           Number of elderly being supported by posyandu

                                             13.719 Orang        Jumlah pemberian susu gratis
Sehati: Susu Sehat Bernutrisi
                                                people           Number of free milk donations

                                                                 Bantuan untuk mendukung kegiatan olah raga dan
Dukungan Kegiatan Kesehatan                   220 Orang          Kesehatan lainnya
Health Activities Support                       people           Assistance to support sports and other health
                                                                 activities

Bakti Sosial                                 890 Orang           Pemeriksaan kesehatan
Community Service                             people             Medical check-ups




                                              PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      183
Page 184
      TAP untuk Negeri Lestari                                                   TAP untuk Negeri Lestari

      Merawat Alam, Menjaga Kehidupan                                            Caring for Nature, Protecting Life
      Alam bukan hanya tempat TAPG beroperasi, ia adalah                         Nature isn’t just a place where TAPG operates, it’s a
      warisan yang harus dijaga bersama. Di tengah tantangan                     heritage we must all protect together. Facing challenges
      perubahan iklim dan risiko kebakaran hutan dan lahan,                      like climate change and the threat of forest and land
      menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendirian.                         fires, safeguarding the environment can’t be something
                                                                                 we do alone.

      Melalui TAP Untuk Negeri Lestari, TAPG mengajak                            Through TAP Untuk Negeri Lestari, TAPG encourages the
      masyarakat menjadi bagian dari solusi: mencegah                            community to join the effort: preventing fires, preserving
      kebakaran, menjaga keanekaragaman hayati, dan                              biodiversity, and understanding that sustainability isn’t
      membangun kesadaran bahwa keberlanjutan bukan                              optional, it’s essential.
      pilihan, melainkan keharusan.

      Setiap pohon yang dijaga, setiap lahan yang dilindungi,                    Every tree saved, every patch of land preserved, is a
      adalah janji kepada generasi berikutnya bahwa mereka                       promise to future generations that they will have a future.
      masih punya masa depan.




      Mendukung Pencapaian SDG No. 13 | Supporting the Achievement of SDG No. 13


                          Kegiatan                                Jumlah                                    Keterangan
                           Activities                               Total                                    Description

       Desa Bebas Api TAP: Pelatihan Desa Bebas                                         Jumlah kegiatan pelatihan yang berhubungan dengan
       Api dan Apresiasi Desa Bebas Api                                                 karhutla
                                                                      7
       Fire-Free Village TAP: Fire-Free Village                                         Number of training activities related to forest and
       Training and Appreciation                                                        land fires

                                                                                        Jumlah desa yang menerima perlengkapan sarana
       Sarana dan Prasarana                                        8 Desa               dan prasarana untuk pencegahan karhutla
       Facilities and Infrastructure                               Villages             Number of villages receiving equipment and
                                                                                        infrastructure for forest and land fire prevention

                                                                                        Jumlah desa yang menerima dukungan peralatan
       Kebersihan lingkungan                                       8 Desa               kebersihan lingkungan
       Environmental Cleanliness                                   Villages             Number of villages supported with environmental
                                                                                        sanitation equipment


      TAP untuk Negeri Harmoni                                                   TAP untuk Negeri Harmoni

      Budaya – Menjaga Identitas yang Tak Tergantikan                            Culture – Preserving an Irreplaceable Identity
      Di setiap daerah tempat TAPG beroperasi, hidup                             In every region where TAPG operates, ancient stories
      cerita-cerita lama yang diwariskan lintas generasi,                        still live on, passed down through generations in the
      dalam bentuk tarian, upacara adat, bahasa, hingga cara                     form of dances, traditional ceremonies, languages, and
      masyarakat memaknai alam dan kebersamaan. Bagi                             even the ways people interpret nature and community.
      TAPG, kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa                            For TAPG, culture isn’t just a remnant of the past but
      lalu, melainkan identitas hidup yang membentuk cara                        a dynamic identity that influences how a community
      sebuah komunitas bertahan dan berkembang.                                  survives and prospers.

      Melalui TAP Untuk Negeri Harmoni, Perseroan mengambil                      Through TAP Untuk Negeri Harmoni, the Company takes
      peran dalam menjaga agar identitas itu tidak pudar oleh                    an active role to preserve this identity. Supporting the
      waktu. Dukungan terhadap pembinaan adat, kegiatan                          development of customs, cultural activities, and the
      budaya, dan pelestarian tradisi lokal menjadi bagian                       protection of local traditions is part of the effort to
      dari ikhtiar untuk memastikan bahwa kemajuan tidak                         ensure that progress does not wipe out roots but instead
      menghapus akar, tetapi justru bertumbuh dari nilai-nilai                   grows from deeply ingrained values.
      yang sudah mengakar kuat.




184   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 185
                                                                                                                                People




Mendukung Pencapaian SDG No. 16 | Supporting the Achievement of SDG No. 16

              Kegiatan                   Jumlah                                        Keterangan
              Activities                   Total                                        Description


                                                       Biaya instruktur untuk melatih/membina tarian dan support untuk
 Pembinaan Adat                                        pembinaan adat lokal
                                             1
 Traditional Guidance                                  Instructor fees for dance training/coaching, and supporting local
                                                       traditional development.

 Dukungan Acara Adat                                   Bantuan untuk acara/kegiatan Adat
                                            14
 Support for Traditional Events                        Support for traditional events/activities

 Dukungan hari raya/hari besar/                        Bantuan untuk kegiatan hari besar keagamaan, support untuk
 kegiatan desa                                         menyambut hari kemerdekaan, kegiatan desa, dan lainnya
                                            167
 Support for holidays/major                            Support for religious holidays, Independence Day celebrations,
 events/village activities                             village activities, and others


Sosial – Merawat Kebersamaan, Menguatkan                            Social – Fostering Community Togetherness and
Ketahanan Sosial                                                    Building Social Resilience
Harmoni tidak hanya lahir dari budaya, tetapi juga dari rasa        Harmony goes beyond cultural roots; it also arises from
saling peduli. Di tengah dinamika kehidupan masyarakat,             mutual care. In community life, togetherness is the key
kebersamaan menjadi kekuatan yang menjaga komunitas                 strength that unites communities, especially during
tetap utuh, terutama ketika menghadapi masa sulit,                  difficult times, disasters, or social challenges.
bencana, atau tantangan sosial lainnya.

Melalui TAP Untuk Negeri Harmoni, TAPG hadir dalam                  Through the TAP Untuk Negeri Harmoni, TAPG actively
berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan: dukungan                   participates in various community events: supporting
untuk kegiatan desa, bantuan kebencanaan, hingga                    village initiatives, disaster relief efforts, and taking part
partisipasi dalam perayaan hari besar dan aktivitas                 in holiday celebrations and mutual cooperation activities.
gotong royong. Bagi TAPG, membangun hubungan sosial                 For TAPG, building strong social bonds isn’t just about
yang kuat bukan sekadar tentang memberi bantuan,                    providing assistance but about being present, listening,
tetapi tentang hadir, mendengar, dan berjalan bersama               and walking alongside communities through every stage
masyarakat dalam setiap fase kehidupan mereka.                      of their lives.




Mendukung Pencapaian SDG No. 11 | Supporting the Achievement of SDG No. 11

              Kegiatan                   Jumlah                                        Keterangan
              Activities                   Total                                        Description


 Bantuan untuk kebencanaan                             Jumlah penerima bantuan sosial untuk bencana
                                         1.003 KK
 Aid for disaster relief                               Number of social assistance recipients for disasters

                                       192 Kegiatan
 Kegiatan sosial                                       Jumlah kegiatan yang dilakukan/bantuan sosial yang diberikan
                                         Activities
 Social activities                                     Number of activities conducted/provided social assistance



TAP untuk Negeri Mandiri                                            TAP untuk Negeri Mandiri

Membangun Kemandirian, Menumbuhkan Harapan                          Building Independence, Cultivating Hope
Tidak ada pembangunan yang benar-benar berkelanjutan                No development is truly sustainable if communities
jika masyarakatnya terus bergantung. Karena itu, TAPG               remain dependent. Therefore, TAPG views economic
memandang pemberdayaan ekonomi bukan sebagai                        empowerment not as a temporary relief measure, but
bantuan sesaat, melainkan sebagai proses membangun                  as a process of building community resilience and self-
daya tahan dan kepercayaan diri komunitas.                          confidence.




                                                    PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      185
Page 186
      Melalui TAP Untuk Negeri Mandiri, Perseroan mendorong                      Through TAP Untuk Negeri Mandiri, the Company
      tumbuhnya usaha produktif masyarakat, mulai dari                           encourages the growth of productive community
      penguatan UMKM, pendampingan petani, hingga                                businesses, from strengthening MSMEs and assisting
      pengembangan desa melalui program seperti DMPA                             farmers to village development through programs such
      dan P2KS. Yang dibangun bukan hanya usaha, tetapi                          as the DMPA and P2KS. It builds not only businesses but
      juga kapasitas, jejaring, dan keberlanjutan.                               also capacity, networks, and sustainability.

      Bagi TAPG, kemandirian ekonomi adalah ketika masyarakat                    For TAPG, economic independence is when communities
      tidak lagi sekadar bertahan, tetapi mampu melangkah,                       no longer merely survive, but are able to advance,
      berkembang, dan menentukan masa depannya sendiri.                          develop, and determine their own future.




      Mendukung Pencapaian SDG No. 13 | Supporting the Achievement of SDG No. 13




                     Kegiatan                        Jumlah                                     Keterangan
                     Activities                        Total                                     Description


       Pemberdayaan Ekonomi                       22 Unit Usaha Jumlah unit usaha yang mendapat dukungan modal usaha
       Economic Empowerment                       Business Units Number of business units receiving business capital support

       Desa Berdaya TAP: DMPA                        17 Desa
       TAP: DMPA Empowered Village                   Villages

       Pelatihan PERKASA TAP: P2KS                 885 Peserta
       PERKASA Training TAP: P2KS                  Participants

       Petani Plasma                              11.945 Orang
       Scheme Smallholder                            Peoples




      Pengeluaran Sehubungan dengan Program Corporate                            Expenditures of Corporate Social Responsibility
      Social Responsibility                                                      Programs

      Dana CSR
      CSR Funds                                                                                                         Rp Juta | Million Rp


      2025                                                     49.210            2022                       24.150


      2024                                             44.923                    2021                          29.110


      2023                                                      51.763           2020                    15.168




186   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 187
                                                                                                                               People




PENGADUAN MASYARAKAT [OJK F24]                                     COMMUNITY COMPLAINT [OJK F24]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keterbukaan                  In its commitment to transparency and accountability,
dan akuntabilitas, TAPG menyediakan mekanisme                      TAPG offers a complaint system that the public can
pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat                  use to report alleged violations of ethics, integrity,
untuk menyampaikan laporan atau keluhan terkait                    and regulatory compliance, including activities that
dugaan pelanggaran etika, integritas, dan kepatuhan                could harm the environment or communities near its
terhadap peraturan, termasuk aktivitas yang berpotensi             operational areas.
menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun
komunitas di sekitar wilayah operasional.

Perseroan membuka berbagai kanal komunikasi agar                   The Company has established multiple communication
mekanisme ini dapat diakses secara mudah dan                       channels to ensure easy and transparent access to this
transparan oleh publik, sebagai berikut:                           system, as follows:


          Telpon                        Surel                                          Alamat
          Telephone                     E-mail                                         Address

          021 5794 4737                 tap.corsec@tap-agri.com                        PT Triputra Agro Persada Tbk.
                                                                                       The East Building Lantai 23/23rd Floor
                                                                                       Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung
                                                                                       Kav E.3.2 No 1 Kelurahan Kuningan Timur
          Faksimile                     Situs                                          Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan 12950
          Fac                           Website

          021 5794 4737                 www.tap-agri.com



Melalui sistem ini, setiap laporan yang masuk dicatat,             Through this system, every incoming report is
diverifikasi, dan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur           documented, verified, and addressed according to
yang berlaku.                                                      applicable procedures.

Sepanjang tahun 2025, Perseroan menerima sejumlah                  Throughout 2025, the Company received multiple public
pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan aspek                   complaints related to claims, compliance and regulations,
klaim, kepatuhan dan regulasi, program CSR, serta                  CSR programs, and operational activities. All complaints
kegiatan operasional. Seluruh pengaduan tersebut                   were managed and resolved through the Company’s
telah diproses dan diselesaikan melalui mekanisme                  established procedures.
penanganan yang berlaku di Perseroan.

Rekapitulasi Keluhan Tahun 2025
Complaint Recapitulation in 2025

                                                 Jenis Keluhan
                                                                                                                   Status
                                              Type of Complaints
  Jumlah
  Keluhan
                               Kepatuhan &
   Total          Klaim
                                 regulasi
 Complaints       Lahan                                         Lingkungan            Operasional          Selesai         On
                               Compliance &        CSR
                       Land                                     Environment            Operational        Resolved       progress
                                regulations
                      Claims


      2                 2           0                0                 0                     0                 1              1




                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      187
Page 188
      Testimoni dari Penerima Manfaat Bantuan CSR
      Testimonials from CSR Beneficiaries

      Program SUSU SEHATI BBB
      Susu Sehati BBB Programs




                                            Fardia Sumro Alfisiah, A.Ag

                                            Kepala Sekolah SDN 198 Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi
                                            Principal of SDN 198 Bukit Baling, Sekernan District, Muaro Jambi Regency




      Program SEHATI berupa pemberian susu bernutrisi bagi                       The SEHATI program, which provides nutritious milk to
      siswa SD 198 Bukit Baling merupakan inisiatif yang sangat                  students at SD 198 Bukit Baling, is an initiative we are truly
      kami syukuri dan banggakan. Program ini memberikan                         grateful for and proud of. This program offers important
      tambahan asupan gizi yang penting bagi pertumbuhan                         nutritional support for elementary school children, helping
      anak-anak sekolah dasar, sehingga membantu mendukung                       to promote their health and development throughout
      kesehatan dan perkembangan mereka di masa belajar.                         their school years.

      Kami, bersama seluruh majelis guru, menyampaikan terima                    Together with the entire teaching staff, we would like to
      kasih kepada TAPG atas kepedulian dan kontribusi nyata                     express our sincere appreciation to TAPG for their care
      melalui program ini. Ke depan, kami berharap kerja sama                    and meaningful contribution through this program. We
      ini dapat terus berlanjut dan bahkan berkembang melalui                    hope this collaboration can continue and grow in the
      berbagai program lain yang bermanfaat bagi siswa dan                       future through various initiatives that benefit both the
      lingkungan sekolah.                                                        students and the school environment.




                                            Zahira

                                            Murid Kelas 5 SDN 198 Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi
                                            5th Grade Student of SDN 198 Bukit Baling, Sekernan District, Muaro Jambi Regency




      Saya dan teman-teman sangat senang mendapatkan susu                        My friends and I are very happy to receive milk from
      dari TAPG. Rasanya segar dan enak, sehingga membuat                        TAPG. It tastes fresh and delicious, and it makes us more
      kami lebih semangat belajar di kelas dan merasa lebih                      enthusiastic about learning in class while helping us feel
      sehat.                                                                     healthier.

      Kami mengucapkan terima kasih atas program ini. Semoga                     We are grateful for this program and hope it will continue
      program susu ini bisa terus berlanjut agar kami dan teman-                 so that we and our friends can keep enjoying healthy milk
      teman dapat terus menikmati susu yang menyehatkan                          every day.
      setiap hari.




188   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 189
                                                                                                                             People




                                Dwi Novitasari

                                Guru Kelas 1 SDN 198 Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi
                                First Grade Teacher of SDN 198 Bukit Baling, Sekernan District, Muaro Jambi Regency




Program SEHATI dari TAPG memberikan manfaat                      The TAPG SEHATI program has brought very positive
yang sangat positif bagi siswa di sekolah kami. Melalui          benefits to the students at our school. Through this
program ini, anak-anak memperoleh tambahan asupan                initiative, the children receive additional nutrition that
gizi yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi, sekaligus        supports the development of healthy bones and teeth,
membantu meningkatkan energi serta konsentrasi                   while also helping to improve their energy levels and
belajar mereka.                                                  concentration during learning activities.

Dalam beberapa bulan terakhir, kami merasakan                    Over the past few months, we have observed noticeable
perubahan yang cukup nyata. Anak-anak menjadi lebih              changes among the students. They come to school
bersemangat datang ke sekolah, lebih aktif dalam                 with greater enthusiasm, are more active in classroom
kegiatan belajar, serta menunjukkan peningkatan fokus            activities, and demonstrate better focus during lessons.
di kelas. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut        We truly hope that this program can continue in the future
sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi                as a meaningful effort to support students’ nutritional
siswa sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas             needs and contribute to improving the quality of life of
generasi muda.                                                   the younger generation.




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      189
Page 190
      Menjalin Sinergi dengan Pelanggan                                                                        [GRI 3-3]

      Engaging with Customers




      Setiap produk yang kami hasilkan membawa bukan hanya kualitas, tetapi juga
      komitmen untuk menjaga kepercayaan dalam jangka panjang.
      Every product we make not only has quality but also reflects a promise to uphold long-term trust.




      KO M I T M E N D A L A M M E M B E R I K A N                               COMMITMENT TO PR OVIDE EQUAL
      LAYANAN ATAS PRODUK YANG SETARA                                            SERVICES TO CUSTOMERS [OJK F17]
      KEPADA PELANGGAN [OJK F17]
      Kepercayaan pelanggan bagi TAPG dibangun melalui                           TAPG’s customer trust is cultivated through the
      konsistensi dalam memberikan layanan yang berkualitas                      consistent delivery of high-quality services and equitable
      dan perlakuan yang setara. Perseroan menegaskan bahwa                      treatment. The Company affirms that every customer,
      setiap pelanggan, tanpa memandang latar belakang                           regardless of background or the scale of their business
      maupun skala hubungan usaha, berhak memperoleh                             relationship, has the right to access products and
      akses terhadap produk dan layanan dengan standar mutu                      services that meet the same standards of quality.
      yang sama.

      Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan prinsip                          This commitment is embodied through the strict
      profesionalisme, integritas, dan keadilan dalam setiap                     adherence to principles of professionalism, integrity, and
      proses pelayanan. TAPG memastikan bahwa seluruh                            fairness in every operational process. TAPG guarantees
      interaksi dengan pelanggan berlangsung secara objektif                     that all interactions with customers are conducted
      dan bebas dari praktik diskriminatif, sehingga tercipta                    impartially and without discrimination, thereby fostering
      pengalaman layanan yang andal, transparan, dan                             a reliable, transparent, and sustainable service experience
      berkelanjutan bagi seluruh mitra usaha Perseroan.                          for all of the Company’s business partners.

      PENGEMBANGAN PRODUK                                                        SUSTAINABLE PRODUCT DEVELOPMENT
      BERKELANJUTAN [OJK F26]                                                    [OJK F26]
      Sebagai bagian dari penguatan arah jangka panjang,                         To strengthen its long-term strategy, TAPG has updated
      TAPG telah menyempurnakan kebijakan keberlanjutannya                       its sustainability policy to ensure that business growth
      untuk memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan                         aligns with environmental and social responsibility. This
      seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan                          update highlights that product quality isn’t just about
      dan masyarakat. Langkah ini menegaskan bahwa kualitas                      the final outcome, but also about how the product is
      produk tidak lagi dipandang semata dari hasil akhirnya,                    made from the process and resources involved to the
      tetapi juga dari bagaimana produk tersebut dihasilkan                      impacts it causes.
      mulai dari proses, sumber daya yang digunakan, hingga
      dampak yang ditimbulkan.

      Melalui kebijakan yang diperbarui ini, Perseroan secara                    With this updated policy, the Company actively
      konsisten mengarusutamakan prinsip keberlanjutan                           incorporates sustainability principles across its entire
      ke dalam seluruh rantai nilai dan aktivitas operasional.                   value chain and operations. This approach helps TAPG
      Pendekatan ini memungkinkan TAPG untuk menciptakan                         deliver greater value to customers, communities, and
      nilai yang lebih luas bagi pelanggan, komunitas, dan                       the environment, while building a solid foundation for
      lingkungan, sekaligus memperkuat fondasi bagi                              healthy, resilient, and sustainable long-term growth.
      pertumbuhan usaha yang sehat, tangguh, dan
      berkelanjutan dalam jangka panjang.




190   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 191
                                                                                                                            People




EVALUASI KEAMANAN PRODUK BAGI                                   PRODUCT SAFETY EVALUATION FOR
PELANGGAN [GRI 416-1, 416-2][OJK F27]                           CUSTOMERS [GRI 416-1, 416-2][OJK F27]
Bagi TAPG, kualitas produk tidak dapat dipisahkan dari          For TAPG, product quality is closely linked to customer
aspek keamanan dan keandalan bagi pelanggan. Karena             safety and reliability. Therefore, the Company considers
itu, Perseroan menempatkan evaluasi dampak kesehatan            product health and safety impact assessments as a
dan keselamatan produk sebagai bagian integral dari             vital part of its quality control system throughout the
sistem pengendalian mutu di seluruh rantai produksi             entire production process from raw material receipt
mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan,            and processing to product delivery. The Company’s
hingga produk siap dikirim kepada pelanggan. Produk             main products, such as palm oil, palm kernel, and palm
utama Perseroan, seperti minyak sawit, inti sawit, dan          kernel oil, are subjected to rigorous testing, inspection,
minyak inti sawit, dikelola melalui prosedur pengujian,         and quality control procedures to ensure they meet
inspeksi, dan pengawasan mutu yang berlapis untuk               regulatory standards and agreed technical specifications.
memastikan kesesuaiannya dengan standar regulasi dan
spesifikasi teknis yang disepakati.

Sejalan dengan komitmen tersebut, seluruh kategori              In line with this commitment, all of TAPG’s primary
produk utama TAPG (100%) telah melalui proses                   product categories (100%) have completed product
penilaian dampak kesehatan dan keselamatan produk               health and safety impact assessments as part of ongoing
sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan.              improvements. The findings of these assessments
Hasil penilaian ini menjadi dasar bagi Perseroan untuk          help the Company continually improve its production
terus menyempurnakan proses produksi, pengendalian              processes, quality control, and quality assurance systems
mutu, serta sistem jaminan kualitas agar produk yang            to ensure the delivery of consistent, safe, and reliable
dihasilkan tetap konsisten, aman, dan andal digunakan           products to customers. [GRI 416-1]
oleh pelanggan. [GRI 416-1]

Di sisi kepatuhan, sepanjang tahun pelaporan, Perseroan         Regarding compliance, throughout the reporting year,
tidak mencatat adanya insiden ketidakpatuhan terkait            the Company recorded no incidents of non-compliance
dampak kesehatan dan keselamatan produk, baik yang              related to product health and safety, including
mengakibatkan sanksi atau denda, peringatan dari                sanctions, fines, regulator warnings, or violations of
regulator, maupun pelanggaran terhadap standar atau             standards or voluntary codes. This success highlights
kode sukarela yang berlaku. Capaian ini mencerminkan            the effectiveness of the quality control system and
efektivitas sistem pengendalian mutu dan tata kelola            production oversight, which are applied consistently
produksi yang diterapkan secara konsisten di seluruh            across all business units. [GRI 416-2]
unit usaha. [GRI 416-2]

Selain memastikan aspek keamanan, TAPG juga secara              Besides safety, TAPG actively tailors product
aktif menyesuaikan spesifikasi produk dengan kebutuhan          specifications to meet each customer’s needs and
dan persyaratan masing-masing pelanggan. Pendekatan             requirements. This approach not only helps the Company
ini memungkinkan Perseroan tidak hanya memenuhi                 meet technical and regulatory standards but also fosters
standar teknis dan regulasi, tetapi juga membangun              long-term trust by delivering safe, high-quality products
kepercayaan jangka panjang melalui penyediaan                   that align with market expectations.
produk yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan
ekspektasi pasar.

DAMPAK PRODUK [OJK F28]                                         PRODUCT IMPACT [OJK F28]
Produk utama TAPG, minyak kelapa sawit dan inti sawit,          TAPG’s key products, palm oil and palm kernel, are
memegang peran penting dalam rantai pasok industri,             crucial in the industrial supply chain both nationally and
baik di tingkat nasional maupun global. Sebagai salah           internationally. As strategic commodities, they support
satu komoditas strategis, kelapa sawit tidak hanya              multiple downstream industries and have a significant
menjadi penopang berbagai sektor industri hilir, tetapi         economic multiplier effect. They meet domestic needs
juga menghadirkan efek pengganda yang luas bagi                 and drive exports, fueling economic growth, creating
perekonomian. Dari pemenuhan kebutuhan pasar                    jobs, and opening business opportunities across
dalam negeri hingga ekspor, kehadiran komoditas ini             various sectors.
mendorong perputaran ekonomi, membuka lapangan
kerja, dan menciptakan peluang usaha bagi berbagai
lapisan masyarakat.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      191
Page 192
      Di tingkat lokal, aktivitas usaha Perseroan turut                          In local scale, the company’s operations help improve the
      berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan                           welfare of workers and partners, while also expanding
      pekerja dan mitra, sekaligus memperluas akses                              community access to essential services like education
      masyarakat terhadap berbagai fasilitas dasar, seperti                      and healthcare. This impact is evident not only in
      pendidikan dan layanan kesehatan. Dampak ini tidak                         increased income but also in a marked improvement in
      hanya terasa dalam bentuk peningkatan pendapatan,                          living standards around its facilities.
      tetapi juga dalam perbaikan kualitas hidup secara lebih
      menyeluruh di sekitar wilayah operasional.

      Seiring dengan itu, TAPG menempatkan keberlanjutan                         Therefore, TAPG regards sustainability as vital to its
      sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pengembangan                      product development process. By managing natural
      produk. Melalui pengelolaan sumber daya alam                               resources responsibly and adopting environmentally
      yang bertanggung jawab dan penerapan praktik                               friendly practices, the company strives to ensure
      operasional yang berwawasan lingkungan, Perseroan                          continuous production while minimizing ecological
      berupaya menjaga kesinambungan produksi sekaligus                          pressures. This dedication is reinforced through social
      meminimalkan tekanan terhadap ekosistem. Komitmen                          initiatives aimed at empowering communities and
      ini diperkuat dengan berbagai inisiatif sosial yang                        supporting their well-being. Through this comprehensive
      bertujuan menumbuhkan kemandirian dan kesejahteraan                        approach, TAPG’s palm oil and palm kernel products
      masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, produk                             deliver economic value and foster sustainable social and
      minyak kelapa sawit dan inti sawit TAPG tidak hanya                        environmental benefits for all stakeholders.
      memberikan nilai ekonomi, tetapi juga membawa manfaat
      sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi seluruh
      pemangku kepentingan.

      SURVEI KEPUASAN PELANGGAN [OJK F30]                                        CUSTOMER SATISFACTION SURVEY [OJK F30]
      Untuk memastikan kualitas hubungan dengan pelanggan                        To uphold the quality of its customer relationships,
      terus terjaga, TAPG secara konsisten melakukan                             TAPG systematically monitors customer satisfaction
      pemantauan tingkat kepuasan pelanggan sebagai                              levels as part of its evaluation of service and product
      bagian dari evaluasi kinerja layanan dan produk. Inisiatif                 performance. This initiative enables the Company to
      ini menjadi sarana bagi Perseroan untuk memahami                           acquire a more comprehensive understanding of the
      pengalaman pelanggan secara lebih menyeluruh, mulai                        customer experience, encompassing product suitability,
      dari kesesuaian produk, keandalan layanan, hingga aspek-                   service reliability, and areas requiring improvement.
      aspek yang masih memerlukan penyempurnaan.

      Hasil pengukuran ini tidak hanya digunakan sebagai                         The outcomes of these assessments serve not only as
      cerminan kinerja, tetapi juga sebagai bahan strategis                      indicators of performance but also as strategic inputs
      dalam merumuskan langkah perbaikan dan pengembangan                        for guiding future enhancements and development
      ke depan. Melalui pengelolaan umpan balik pelanggan                        initiatives. Through organized management of customer
      yang terstruktur, TAPG berupaya menghadirkan inovasi,                      feedback, TAPG seeks to introduce innovations,
      meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan bahwa                      improve service quality, and ensure that each customer
      setiap interaksi dengan pelanggan terus memberikan nilai                   interaction adds value and fosters long-term trust.
      tambah dan memperkuat kepercayaan jangka panjang.

      Hasil Pengukuran Kepuasan Pelanggan
      Customer Satisfaction Measurement Results

      2025                                                    8,53               2024                                         8,54


      2023                                               7,07                    2022                                      7,62

      Selama periode pelaporan, tidak terdapat dampak                            During the reporting period, there was no impact on the
      atas produk yang dihasilkan Perseroan dan kepuasan                         Company’s products, and customer satisfaction was
      pelanggan dapat terjaga dengan baik. Di sepanjang                          maintained. Additionally, there were no product recalls
      periode pelaporan juga tidak terdapat produk yang ditarik                  during this period. [OJK F29]
      kembali. [OJK F29]




192   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 193
                                                                            People




PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      193
Page 194
194   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 195
       PROSPERITY




PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   195
Page 196
      PROSPERITY



      Di tengah dinamika industri agribisnis yang terus                          Amid the constantly evolving landscape of the
      bergerak, TAPG menapaki perjalanannya dengan satu                          agribusiness industry, TAPG navigates its journey with
      keyakinan bahwa pertumbuhan yang kokoh hanya dapat                         the belief that sustainable growth can only be built
      dibangun di atas fondasi nilai yang berkelanjutan. Melalui                 on a foundation of lasting value. Through operational
      optimalisasi operasional, disiplin dalam mengeksekusi                      efficiency, disciplined strategy implementation, and
      strategi, dan keberanian untuk terus berinovasi, TAPG                      the courage to keep innovating, TAPG aims to improve
      tidak hanya mengupayakan peningkatan kinerja, tetapi                       performance while maintaining stakeholder trust. Every
      juga merawat kepercayaan para pemangku kepentingan.                        business move is focused on creating long-term value,
      Setiap langkah bisnis diarahkan untuk menciptakan nilai                    value that shows not just in numbers but also in resilience,
      jangka panjang, nilai yang tidak hanya tercermin dalam                     quality partnerships, and tangible contributions to a more
      angka, tetapi juga dalam ketahanan usaha, kualitas                         empowered and sustainable agribusiness ecosystem.
      kemitraan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem agribisnis
      yang lebih berdaya dan berkelanjutan.




      Pencapaian
                                                                          1.731
                                                                      Rp                       miliar
                                                                                                                         18%
      Aspek                                                                                    billion                    Tumbuh
                                                                                                                          Grew


      Prosperity                                                     Kenaikan Nilai Penjualan
                                                                     Sales Increase



      Tahun 2025
                                                                          12.288
                                                                      Rp
      Achievement of Prosperity
      Aspect In 2025
                                                                                                         miliar
                                                                                                         billion         12%
                                                                                                                          Tumbuh
                                                                                                                          Grew
                                                                     Nilai ekonomi Langsung yang Didistribusikan
                                                                     Direct Economic Value Distributed




196   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 197
                                                                                                                         Prosperity




                                           Pendekatan Manajemen                                                            [GRI 3-3]

                                                                                              Management Approach



Industri kelapa sawit menempatkan TAPG di                         The palm oil industry positions TAPG at the crossroads
persimpangan antara peluang pertumbuhan ekonomi                   of economic growth and sustainability commitments.
dan tanggung jawab keberlanjutan. Di satu sisi, kegiatan          On one side, the Company’s operations generate value
usaha Perseroan menciptakan nilai melalui peningkatan             through higher productivity, job creation, and boosting
produktivitas, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan           local economies; on the other side, environmental and
ekonomi lokal; di sisi lain, terdapat risiko lingkungan           social risks demand careful management, from potential
dan sosial yang perlu dikelola secara disiplin, mulai dari        deforestation to social issues around operational areas.
potensi deforestasi hingga dinamika sosial di sekitar             For TAPG, prosperity isn’t just about financial gains but
wilayah operasional. Bagi TAPG, Prosperity tidak semata           about responsibly and sustainably creating economic
tentang kinerja finansial, melainkan tentang bagaimana            value for all stakeholders.
nilai ekonomi diciptakan secara bertanggung jawab dan
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan              The Company understands that impacts can stem
menyadari bahwa dampak dapat timbul baik dari aktivitas           from internal actions and relationships within its supply
internal maupun dari hubungan bisnis dalam rantai pasok.          chain. Consequently, TAPG incorporates risk and impact
Oleh karena itu, TAPG menempatkan pengelolaan risiko              management into its main business strategy, making sure
dan dampak sebagai bagian integral dari strategi bisnis,          that all growth, increased production, and partnership
dengan memastikan bahwa setiap ekspansi, peningkatan              development follow good governance, respect for human
produksi, dan penguatan kemitraan tetap berada dalam              rights, and environmental care. This approach helps the
koridor tata kelola yang baik, penghormatan terhadap              Company reduce possible negative effects while also
hak asasi manusia, serta perlindungan lingkungan.                 encouraging positive contributions to local communities
Pendekatan ini memungkinkan Perseroan tidak hanya                 and the economy.
memitigasi potensi dampak negatif, tetapi juga secara
aktif memperluas dampak positif bagi masyarakat dan
perekonomian lokal.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan                    This commitment is shown by adopting both national
standar keberlanjutan nasional dan global, termasuk               and international sustainability standards, such as
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable             the Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) and the
on Sustainable Palm Oil (RSPO). Sejak 2014, sejumlah              Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Since 2014,
entitas anak telah memperoleh sertifikasi ISPO, dan               several subsidiaries have earned ISPO certification,
Perseroan menargetkan seluruh kebun dan Pabrik                    and the Company aims for all plantations and palm oil
Kelapa Sawit (PKS) tersertifikasi ISPO dan RSPO pada              mills (POMs) to be certified by both ISPO and RSPO by
tahun 2026. Sertifikasi ini tidak hanya menjadi penanda           2026. These certifications demonstrate compliance and
kepatuhan, tetapi juga mencerminkan arah strategis                support TAPG’s strategic objective of fostering long-term
TAPG dalam membangun daya saing jangka panjang yang               competitiveness through responsible business practices.
bertumpu pada praktik usaha yang bertanggung jawab.

Di tingkat implementasi, TAPG mengelola aspek                     At the implementation level, TAPG manages the
Prosperity melalui kombinasi disiplin operasional,                Prosperity aspect by combining operational discipline,
penguatan produktivitas dan efisiensi, serta                      enhanced productivity and efficiency, and stakeholder
pemberdayaan pemangku kepentingan, khususnya                      empowerment, particularly for smallholders and local




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      197
Page 198
      petani dan masyarakat sekitar. Program kemitraan petani,                   communities. Initiatives such as the farmer partnership
      inisiatif Desa Makmur Peduli Api (DMPA), serta edukasi                     program, the Prosperous Fire-Aware Village (DMPA),
      praktik pertanian berkelanjutan menjadi bagian dari upaya                  and education on sustainable farming are part of the
      Perseroan untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha                         Company’s efforts to promote business growth alongside
      berjalan seiring dengan penguatan kapasitas lokal dan                      strengthening local capacity and social resilience. This
      ketahanan sosial. Pendekatan ini sejalan dengan visi                       strategy supports the Company’s vision, “Excellent
      Perseroan, Excellent Plantation for the World, yang                        Plantation for the World,” which prioritizes operational
      menempatkan keunggulan operasional dan keberlanjutan                       excellence and sustainability as fundamental principles.
      sebagai satu tarikan napas.

      Untuk memastikan seluruh inisiatif tersebut berjalan                       To ensure these initiatives are effective, the Company
      efektif, Perseroan melakukan pemantauan dan evaluasi                       regularly monitors and evaluates through audits,
      secara berkala melalui audit, proses sertifikasi, serta                    certifications, and performance measurements of
      pengukuran kinerja operasional dan sosial. Target,                         operations and social impact. Targets, key performance
      indikator kinerja, dan umpan balik dari pemangku                           indicators, and stakeholder feedback form the basis for
      kepentingan menjadi dasar bagi TAPG untuk menilai                          TAPG to monitor progress, learn, and refine policies and
      kemajuan, menarik pelajaran, dan terus menyempurnakan                      practices. Consequently, Prosperity’s management is
      kebijakan serta praktik kerja. Dengan demikian,                            committed to ongoing improvement, focusing not only
      pengelolaan Prosperity tidak berhenti pada pencapaian                      on current achievements but also on creating meaningful,
      hari ini, tetapi terus diarahkan untuk membangun                           lasting long-term value.
      nilai jangka panjang yang kokoh, relevan, dan
      berkelanjutan.


         ISPO

        100 %                     perusahaan anak yang memenuhi prasyarat telah tersertifikasi ISPO
                                  of subsidiaries have been verified to obtain ISPO certificates after meeting the necessary requirements




         RSPO

        30 %                                                                       23 %
                             total area kebun telah                                                     pabrik kelapa sawit telah
                             tersertifikasi RSPO                                                        tersertifikasi RSPO (3 Unit)
                             total plantation area is RSPO-certified                                    palm oil mills are RSPO-certified (3 Units)




198   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 199
                                                                                                                                 Prosperity




                                 Komitmen terhadap Kelangsungan
                                        Ekonomi Jangka Panjang
                                                       Commitment to Long-Term Economic Sustainability



KINERJA EKONOMI TAPG [OJK F.2]                                            TAPG’S ECONOMIC PERFORMANCE [OJK F.2]
Di tengah dinamika industri global yang ditandai                          Amid global industry shifts marked by fluctuating
fluktuasi harga komoditas dan tantangan perubahan                         commodity prices and climate change challenges,
iklim, TAPG berhasil menjaga momentum pertumbuhan                         TAPG has maintained steady growth throughout 2025
sepanjang 2025 melalui disiplin operasional dan strategi                  by applying operational discipline and consistent
efisiensi yang konsisten. Dengan dukungan teknologi                       efficiency strategies. Supported by advanced technology
modern dan praktik agribisnis berkelanjutan, Perseroan                    and sustainable agribusiness practices, the Company
mempertahankan produktivitas yang kompetitif sekaligus                    continues to uphold competitive productivity and
memperkuat ketahanan operasional.                                         strengthen operational resilience.

Pertumbuhan pendapatan Perseroan didorong oleh                            The Company’s revenue increased due to higher
peningkatan volume produksi serta penguatan portofolio                    production volumes and an improved portfolio
produk olahan kelapa sawit yang memenuhi standar                          of processed palm oil products that comply with
internasional, menegaskan posisi TAPG sebagai salah                       international standards. This solidifies TAPG’s position
satu pelaku utama industri kelapa sawit nasional yang                     as a leading competitor in the national palm oil industry
mampu bersaing di pasar global.                                           with the capability to compete on a global scale.

Berikut disajikan tabel kinerja produksi Perseroan yang                   The table below presents the Company’s production
mencakup crude palm oil (CPO), palm kernel (PK), palm                     performance, including crude palm oil (CPO), palm kernel
kernel oil (PKO), dan karet selama tahun pelaporan.                       (PK), palm kernel oil (PKO), and rubber.

Kinerja Produksi TAPG
TAPG Production Performance


                       Hasil Produksi
                      Production Output                                     2025                    2024                      2023

 Industri Kelapa Sawit (dalam ribuan ton)
 Palm Oil Industry (in thousand tons)

 Produksi TBS Inti
                                                                            3.040                    2.946                    3.050
 Nucleus FFB Production

 TBS Olah
                                                                            4.089                    3.962                    4.203
 Processed FFB

 Produksi CPO
                                                                              953                      916                      978
 CPO Production

 Produksi PK
                                                                              202                      193                      208
 PK Production

 Produksi PKO
                                                                                  22                    20                         6
 PKO Production

 Produksi PKM
                                                                                  26                    24                         8
 PKM Production

 Industri Karet (dalam ribuan ton)
 Rubber Industry (in thousand tons)

 Produksi Karet
                                                                                  0,8                    1,1                      1,3
 Rubber Production
*Data termasuk perusahaan asosiasi | Data is included with associated companies




                                                          PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     199
Page 200
      Kinerja Aspek Ekonomi
      Economic Performance

                       Uraian                                Satuan
                     Description                               Unit                       2025             2024                2023

       Produksi TBS Inti                                   Ribuan Ton
                                                                                            3.040             2.946               3.050
       Nucleus FFB Production                            Thousand Tons

       Pendapatan
                                                                                        11.402.198        9.671.463           8.325.887
       Revenue

       Laba Usaha                                            Rp Juta
                                                                                        3.543.254         3.044.614            1.372.731
       Operating Profit                                     Million Rp

       Laba Bersih
                                                                                        3.845.347         3.240.599           1.661.258
       Net Profit

       Struktur Modal
       Capital Structure

       Jumlah Aset
                                                                                        14.696.563       14.307.265          13.867.387
       Total Assets

       Jumlah Liabilitas                                     Rp Juta
                                                                                        3.009.078         3.030.836           2.527.847
       Total Liabilities                                    Million Rp

       Jumlah Ekuitas
                                                                                        11.687.485       11.276.429          11.339.540
       Total Equity



      Sepanjang 2025, kinerja keuangan Perseroan                                 Throughout 2025, the Company’s financial results
      mencerminkan penguatan fundamental usaha yang                              showed strengthening business fundamentals, driven
      didukung oleh kontribusi utama dari penjualan komoditas                    mainly by sales of palm oil, its derivatives, and the rubber
      kelapa sawit beserta produk turunannya, serta dari                         segment. Revenue grew by approximately 18%, rising
      segmen karet. Capaian pendapatan menunjukkan tren                          from Rp9,671 billion in 2024 to Rp11,402 billion in 2025,
      pertumbuhan positif dengan kenaikan sebesar 18%, dari                      primarily due to productivity enhancement in 2025. This
      Rp9.671 miliar pada 2024 menjadi Rp11.402 miliar pada                      revenue growth has also led to an estimated 19% increase
      2025, terutama didorong oleh peningkatan produktivitas                     in net profit, supported by more effective cost control
      di tahun 2025. Perbaikan kinerja pendapatan ini turut                      and margin enhancement.
      berdampak pada peningkatan laba bersih yang tumbuh
      sebesar 19%, seiring dengan pengelolaan biaya yang
      lebih efisien dan optimalisasi margin.

      Dari sisi posisi keuangan, Perseroan mencatatkan                           In terms of financial position, the Company experienced
      ekspansi aset dengan kenaikan sebesar 3%, diikuti oleh                     an 3% increase in equity, followed by an 4% rise in
      peningkatan ekuitas sebesar 4% sebagai bagian dari                         liabilities as part of its capital structure management
      strategi pengelolaan struktur permodalan. Sementara                        strategy. Meanwhile, liability declined by 1%. Overall,
      itu, liabilitas tercatat menurun sebesar 1%. Secara                        these changes reflect the Company’s efforts to balance
      keseluruhan, dinamika ini mencerminkan langkah                             business growth, strengthen its financial structure, and
      Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi                       ensure long-term performance sustainability.
      usaha, penguatan struktur keuangan, dan keberlanjutan
      kinerja jangka panjang.

      KINERJA PRODUK BERKELANJUTAN TAPG                                          TAPG’s SUSTAINABLE PRODUCT
      [OJK F.3]                                                                  PERFORMANCE [OJK F.3]
      Bagi TAPG, sebuah produk tidak hanya dinilai dari                          For TAPG, a product is evaluated not just by its final
      hasil akhirnya, tetapi dari seluruh perjalanan yang                        appearance but by the whole process of its development,
      membentuknya, mulai dari cara bahan baku dipilih,                          including raw material selection, land management, and
      bagaimana lahan dikelola, hingga bagaimana dampaknya                       its effects on people and the environment. The Company
      dirasakan oleh manusia dan lingkungan. Produk                              regards a sustainable product as one that generates
      berkelanjutan, dalam pandangan Perseroan, adalah                           economic value while supporting social harmony and




200   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 201
                                                                                                                                    Prosperity




produk yang menciptakan nilai ekonomi sekaligus                            environmental sustainability throughout its entire
menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian alam                           life cycle.
sepanjang siklus hidupnya.

Sejalan dengan prinsip tersebut, TAPG secara konsisten                     In accordance with this principle, TAPG consistently
memperkuat praktik budidaya yang bertanggung jawab                         advocates for responsible farming practices at the
di tingkat hulu. Melalui pendampingan kepada petani                        upstream level. By guiding local smallholders, the
lokal, Perseroan mendorong penerapan pemupukan                             Company promotes the use of suitable and balanced
yang seimbang dan tepat guna, disesuaikan dengan                           fertilizers, customized to the specific commodity,
jenis komoditas, karakteristik lahan, serta dosis yang                     land features, and suggested application dosage. This
direkomendasikan. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan                     strategy not only seeks to maintain high productivity but
menjaga produktivitas tetap optimal, tetapi juga                           also ensures that yield enhancements are realized with a
memastikan bahwa setiap peningkatan hasil dicapai                          more managed and eco-friendly environmental impact.
dengan jejak lingkungan yang semakin terkendali
dan berkelanjutan.

Kinerja pada Produk Berkelanjutan
Sustainable Product Performance                                                                              (dalam ribu ton) | (in thousand tons)


                             Uraian
                          Description                                       2025                     2024                       2023

 TBS                                                                        3.040                     2.946                      3.050

 CPO                                                                              953                    916                       978

 PK                                                                               202                    193                       208

 PKO                                                                               22                    20                              6

 PKM                                                                               26                    24                           8

 Karet
                                                                                  0,8                     1,1                        1,3
 Rubber
*Termasuk Perusahaan Asosiasi | Including Associated Companies


Sepanjang tahun 2025, kinerja produksi Perseroan                           Throughout 2025, the Company’s production performance
menunjukkan hasil yang solid dengan realisasi TBS                          demonstrated robust results, with the achievement of
sebesar 3.040 ribu ton, CPO 953 ribu ton, PK 202 ribu                      3,040 thousand tons of FFB, 953 thousand tons of CPO,
ton, dan karet 0,8 ribu ton, yang secara keseluruhan                       202 thousand tons of PK, and 0.8 thousand tons of rubber,
berhasil memenuhi target yang telah ditetapkan.                            collectively fulfilling the set targets.

Wilayah Operasi Perseroan – Bisnis Unit Kelapa Sawit Tahun 2025
The Company’s Operational Area – Palm Oil Business Unit in 2025

                                                                         Kebun Inti
                                                                           Nucleus                 Kebun
                                                                             (ha)                 Kemitraan
                                 Provinsi                                                                                 Jumlah Kebun
                                                                                                  Partnership
     No.                         Province                                                                                 Total Plantation
                                                                                                   Plantation
                                                                        Luas Tanam                    (ha)
                                                                        Planted Area
                                                                             (ha)

 1         Jambi                                                                  5.376                6.760                         1

           Kalimantan Tengah
 2                                                                           79.054                   13.082                       10
           Central Kalimantan

           Kalimantan Timur
 3                                                                           48.383                    7.052                        12
           Central Kalimantan

 Jumlah | Total                                                             132.813                   26.894                       23
*Data termasuk perusahaan asosiasi | Data is included with associated companies




                                                           PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report           201
Page 202
      Volume dan Nilai Penjualan Bisnis Kelapa Sawit 2025
      Volume and Sales of Palm Oil Business in 2025

                   Produk               Volume Penjualan (Ribu Ton)                Nilai Penjualan (Rp Miliar)           Cakupan Penjualan
                   Product                Sales Volume (Thousand Tons)                   Sales Value (Rp Billion)           Sales Coverage

       CPO                                              658.917                                    9.370                        Lokal | Local

       PK                                                113.364                                   1.357                        Lokal | Local

       PKO                                                22.399                                    587                         Lokal | Local



      Wilayah Operasi Perseroan – Bisnis Unit Karet Tahun 2025
      Company’s Operational Area – Rubber Business Unit in 2025

                                Provinsi                                   Kabupaten                                 Jumlah Pabrik
        No.
                                 Province                                     District                                   Total Mills

            1                      Jambi                                   Muaro Jambi                                          1



      Volume dan Nilai Penjualan Bisnis Karet
      Volume and Sales of Rubber Business in 2025

                                                                                                       Penjualan (Rp Juta)
                                                                                                           Sales (million Rp)
                Produk              Volume Produksi (Ribu Ton)
                Product          Production Volume (Thousand Tons)

                                                                                          2025                  2024                   2023
       Slab                                         455                                   12.599                17.324                 19.784

       RSS                                          330                                   10.950                13.361                  3.511


      NILAI EKONOMI YANG DIHASILKAN DAN                                          ECONOMIC VALUE GENERATED AND
      DIDISTRIBUSIKAN [GRI 201-1]                                                DISTRIBUTED [GRI 201-1]
      Sumber utama penciptaan nilai ekonomi Perseroan                            The primary source of the Company’s economic value
      berasal dari aktivitas komersial atas produk kelapa                        creation derives from its commercial activities related
      sawit dan turunannya, mencakup CPO, PK, PKO                                to palm oil and its derivatives, including CPO, PK, and
      serta dari komoditas karet. Kinerja sepanjang 2025                         PKO as well as from rubber. Throughout 2025, there
      menunjukkan penguatan kontribusi tersebut, tercermin                       was a noted enhancement in this contribution, with an
      dari peningkatan nilai ekonomi yang dihasilkan sebesar                     increase of 17% in economic value generated, ascending
      17%, dari Rp10.642 miliar pada 2024 menjadi Rp12.470                       from Rp10,642 billion in 2024 to Rp12,470 billion,
      miliar, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang                         corresponding with 18% revenue growth.
      mencapai 18%.

      Seiring dengan peningkatan kapasitas penciptaan nilai,                     Aligned with its enhanced ability to generate value,
      Perseroan juga mencatatkan kenaikan pada nilai ekonomi                     the Company also experienced a rise in the economic
      yang dialokasikan kepada para pemangku kepentingan.                        value shared with stakeholders. In the reporting year,
      Pada tahun pelaporan, nilai ekonomi yang didistribusikan                   the distributed economic value amounted to Rp12,288
      mencapai Rp12.288 miliar, meningkat dibandingkan                           billion, compared to Rp10,923 billion the previous year.
      dengan Rp10.923 miliar pada tahun sebelumnya. Capaian                      This milestone highlights TAPG’s role in extending
      ini mencerminkan peran TAPG dalam menyalurkan                              economic benefits across its operations and value chain.
      manfaat ekonomi secara lebih luas melalui aktivitas
      operasional dan rantai nilainya.




202   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 203
                                                                                                                        Prosperity




Berikut disajikan ringkasan data mengenai nilai ekonomi         The following summarizes the data on the economic
yang dihasilkan dan didistribusikan oleh TAPG selama            value generated and distributed by TAPG during the
tahun pelaporan.                                                reporting year.

                                                                                                              (Rp Juta) | (Rp Million)


                         Uraian
                      Description                                2025                     2024                      2023

 Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
 Economic Value Generated

 Penjualan
                                                               11.402.198                9.671.463                8.325.887
 Sales

 Pendapatan Bunga
                                                                   92.823                   53.578                    38.166
 Interest Income

 Dividen
                                                                 958.807                  895.497                   643.293
 Dividend

 Penjualan Aset
                                                                   16.283                   20.985                     55.411
 Sales of Assets

 Total Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
                                                               12.470.111              10.641.523                 9.062.757
 Total Economic Value Generated

 Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
 Economic Value Distributed

 Biaya Operasional:
 Operating Costs:

 Beban Pokok Pendapatan
                                                               6.904.581                5.948.685                 6.108.590
 Cost of Revenues

 Beban Penjualan
                                                                 289.328                   281.644                  305.154
 Selling Expenses

 Beban Administrasi dan Umum
                                                                  533.741                  131.595                   122.636
 Administration and General Expenses

 Subtotal Biaya Operasional
                                                               7.727.650                6.361.924                6.536.380
 Subtotal of Salary and Allowances

 Gaji dan Tunjangan
                                                                 382.360                  481.003                   447.240
 Salary and Allowances

 Subtotal Gaji dan Tunjangan Karyawan
                                                                 382.360                  481.003                  447.240
 Subtotal of Salary and Allowances

 Pembayaran kepada Penyedia Modal:
 Payments to Capital Providers:

 Dividen
                                                                3.275.669                3.315.374                  754.397
 Dividend

 Subtotal Pembayaran kepada Penyedia Modal
                                                               3.275.669                 3.315.374                  754.397
 Subtotal Payments to Capital Providers

 Pembayaran kepada Pemerintah
                                                                  815.974                 686.305                   279.840
 Payment to Government

 Investasi Masyarakat:
 Community Investment:

 Program CSR (kontribusi Investasi Sosial)
                                                                   49.210                   44.920                     51.763
 CSR Program (Social Investment Contribution)

 Biaya Lingkungan Hidup
                                                                   37.444                   33.632                    27.022
 Environmental Expenditures


                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report          203
Page 204
                                   Uraian
                                 Description                                       2025                  2024                   2023

       Total Nilai ekonomi yang Didistribusikan
                                                                               12.288.307             10.923.158             8.096.642
       Total Economic Value Distributed

       Nilai Ekonomi Ditahan (Nilai Ekonomi Dihasilkan –
       Nilai Ekonomi yang Didistribusikan)
                                                                                   181.804             (281.635)                966.115
       Economic Value Retained (Economic Value
       Generated – Economic Value Distributed)
      *Data termasuk perusahaan asosiasi | Data is included with associated companies


      SURVEI KEPUASAN PELANGGAN [OJK F28,                                        CUSTOMER SATISFACTION SURVEY[OJK F28,
      OJK F29]                                                                   OJK F29]
      Bagi TAPG, kepuasan pelanggan bukan sekadar angka,                         For TAPG, customer satisfaction is more than just
      melainkan cerminan dari kepercayaan yang dibangun melalui                  a statistic; it signifies the trust cultivated through
      konsistensi kualitas, keandalan pasokan, dan integritas                    consistent quality, reliable supply, and integrity in all
      dalam setiap proses bisnis. Oleh karena itu, Perseroan secara              business processes. Therefore, the Company frequently
      berkala melakukan pengukuran kepuasan pelanggan untuk                      assesses customer satisfaction to gain insight into
      membaca dengan lebih jernih bagaimana kinerja layanan                      market perceptions of its services and products, ensuring
      dan produk dipersepsikan oleh pasar, sekaligus memastikan                  that its business development remains aligned with
      bahwa arah pengembangan usaha tetap selaras dengan                         customer needs and expectations.
      kebutuhan dan ekspektasi pelanggan.

      Hasil pengukuran ini menjadi kompas penting dalam                          These measurement results are crucial in TAPG’s
      perjalanan peningkatan berkelanjutan TAPG. Tren skor                       continuous improvement efforts. The consistent rise in
      kepuasan yang terus membaik dari tahun ke tahun                            satisfaction scores over the years reflects improvements
      mencerminkan penguatan kualitas layanan dan hubungan                       in service quality and the building of long-term
      jangka panjang dengan pelanggan.                                           customer relationships.

      Hasil Pengukuran Kepuasan Pelanggan
      Customer Satisfaction Measurement Results

      2025                           8,53               2024                            8,54           2023                    7,07


      Sepanjang periode pelaporan, Perseroan memastikan                          During the reporting period, the Company ensured that
      bahwa setiap produk yang dipasarkan memenuhi                               all marketed products met quality standards and did not
      standar mutu yang ditetapkan dan tidak menimbulkan                         harm customers. This dedication to quality is evident in
      dampak negatif bagi pelanggan. Komitmen terhadap                           the absence of product recalls and supports maintaining
      pengendalian kualitas ini tercermin dari tidak adanya                      high customer trust and satisfaction.
      penarikan produk dari peredaran, sekaligus menjaga
      tingkat kepercayaan dan kepuasan pelanggan tetap
      berada pada level yang optimal.

      Lebih dari sekadar alat ukur, survei kepuasan pelanggan                    Customer satisfaction surveys are more than just
      menjadi bagian dari budaya evaluasi dan perbaikan                          measurement tools; they are integrated into TAPG’s
      berkelanjutan di TAPG, mendorong Perseroan untuk                           culture of ongoing evaluation and enhancement. This
      terus menyempurnakan layanan, memperkuat keandalan                         approach motivates the Company to continually improve
      operasional, dan memastikan bahwa setiap kemitraan                         its services, bolster operational reliability, and build long-
      yang terjalin dibangun di atas fondasi kualitas dan                        term partnerships based on quality and trust.
      kepercayaan jangka panjang.

      MANFAAT EKONOMI TIDAK LANGSUNG [GRI                                        INDIRECT ECONOMIC BENEFITS [GRI 203-2]
      203-2]
      Di balik setiap aktivitas operasionalnya, TAPG                             Behind each operational activity, TAPG sees business
      memandang bisnis bukan hanya sebagai penggerak                             not solely as a means of enhancing internal performance
      kinerja internal, tetapi juga sebagai katalis pertumbuhan                  but also as a catalyst for regional development. The
      kawasan. Kehadiran Perseroan di berbagai wilayah                           Company’s diverse activities produce indirect economic
      operasional menciptakan rangkaian dampak ekonomi                           impacts that extend to communities, supply chains,


204   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 205
                                                                                                                        Prosperity




tidak langsung yang menjalar ke masyarakat, rantai pasok,        and local economies. These impacts are intentionally
dan perekonomian lokal. Dampak ini dikelola secara sadar         managed to guarantee that the benefits are inclusive,
dan terarah agar manfaat yang tercipta bersifat inklusif,        sustainable, and in harmony with national development
berkelanjutan, dan selaras dengan agenda pembangunan             objectives and stakeholder expectations.
nasional serta ekspektasi para pemangku kepentingan.

Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan dari               TAPG’s significant indirect economic impacts include:
TAPG mencakup:
1. Kontribusi fiskal kepada negara melalui pembayaran            1. Contributing fiscally to the state through tax
   pajak yang menjadi bagian dari pembiayaan                        payments, which serve to finance national
   pembangunan nasional di bidang infrastruktur,                    development in infrastructure, education, and health
   pendidikan, dan kesehatan, sejalan dengan prioritas              sectors, in accordance with governmental priorities
   pembangunan pemerintah dan tata kelola perusahaan                and good corporate governance.
   yang baik.                                                    2. Enhancing the local economy and supply chain
2. Penguatan ekonomi lokal dan rantai pasok melalui                 through the management of scheme smallholders
   pengelolaan petani plasma dan kemitraan dengan                   and partnerships with independent smallholders,
   petani mandiri, yang didukung oleh pendampingan                  supported by technical assistance, training in
   teknis, pelatihan praktik pertanian berkelanjutan,               sustainable agricultural practices, and access to
   serta akses terhadap pengetahuan dan teknologi.                  knowledge and technology.
3. Penciptaan nilai sosial dan ekonomi masyarakat                3. Generating social and economic value for the
   melalui program tanggung jawab sosial                            community through corporate social responsibility
   perusahaan (CSR) di bidang pendidikan, kesehatan,                (CSR) programs encompassing education, health,
   pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan, termasuk                   economic empowerment, and environmental
   program Desa Makmur Peduli Api (DMPA).                           initiatives, including the Prosperous Fire-Caring
4. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur sosial                   Village (DMPA) program.
   seperti jalan, jembatan, fasilitas pendidikan,                4. Building and refurbishing social infrastructure like
   dan layanan kesehatan, yang memperluas akses                     roads, bridges, schools, and healthcare facilities,
   masyarakat terhadap layanan dasar dan membuka                    which increases community access to essential
   peluang ekonomi baru.                                            services and creates new economic opportunities.

Di samping dampak positif tersebut, TAPG juga                    In addition to these positive impacts, TAPG also
menyadari adanya potensi dampak negatif yang dapat               acknowledges the possible negative effects that can
timbul apabila aktivitas perkebunan dan pengembangan             occur if plantation activities and business development
usaha tidak dikelola secara cermat, antara lain:                 are not managed carefully, including:
1. Risiko kesenjangan ekonomi dan sosial di sekitar              1. Risk of economic and social inequalities around
   wilayah operasional.                                              operational areas.
2. Potensi konflik pemanfaatan lahan dan dinamika                2. Potential conflicts over land use and social
   sosial dengan masyarakat.                                         relationships within the community.
3. Tekanan terhadap daya dukung lingkungan yang                  3. Strain on environmental capacity that could affect
   dapat berdampak pada keberlanjutan ekonomi lokal.                 local economic sustainability.

Oleh karena itu, pengelolaan dampak ekonomi tidak                Managing indirect economic impacts requires responsible
langsung dilakukan melalui pendekatan tata kelola                governance, ongoing stakeholder engagement, and
yang bertanggung jawab, dialog berkelanjutan dengan              aligning the Company’s initiatives with national standards
pemangku kepentingan, serta penyelarasan program                 and sustainable development goals. In this context,
Perseroan dengan standar nasional dan agenda                     TAPG’s contribution is significant because it aligns
pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks ini,                    with stakeholder interests, the national development
kontribusi TAPG dinilai signifikan karena sejalan dengan         framework, and sustainable principles that encourage
prioritas pemangku kepentingan, kerangka pembangunan             inclusive growth.
nasional, serta prinsip pembangunan berkelanjutan yang
menekankan pertumbuhan yang inklusif dan merata.

Dengan menempatkan dampak ekonomi tidak langsung                 By incorporating indirect economic impacts into its
sebagai bagian integral dari strategi keberlanjutan,             sustainability strategy, TAPG ensures that business
TAPG memastikan bahwa pertumbuhan usaha                          growth benefits extend beyond financial gains to
tidak hanya tercermin dalam kinerja finansial, tetapi            include regional development, community resilience,
juga dalam kemajuan kawasan, ketahanan ekonomi                   and improved quality of life.
lokal, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat
secara berkelanjutan.


                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     205
Page 206
      Kontribusi terhadap Ketahanan
      Energi dan Pangan
      Contribution to Energy and Food Security



      DESA MAKMUR PEDULI API (DMPA)                                              PROSPEROUS FIRE-FREE VILLAGE (DMPA)
      Bagi TAPG, ketahanan energi dan pangan tidak dibangun                      For TAPG, energy and food security are not merely
      dari kebijakan di atas kertas semata, tetapi dari praktik                  theoretical policies but are grounded in practical actions
      nyata di desa-desa yang bersentuhan langsung dengan                        within villages that are directly associated with plantation
      lanskap perkebunan. Melalui program Desa Makmur                            landscapes. Through the Prosperous Fire-Free Village
      Peduli Api (DMPA), Perseroan menempatkan masyarakat                        (DMPA) program, the Company engages communities
      sebagai mitra utama dalam menjaga lingkungan                               as vital partners in environmental conservation while
      sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal. Program                        concurrently enhancing local economies. This initiative
      ini dirancang untuk memastikan bahwa pengelolaan lahan                     seeks to facilitate productive land management that
      dapat berjalan secara produktif tanpa mengorbankan                         upholds sustainability and minimizes reliance on burning
      keberlanjutan, serta tanpa bergantung pada praktik                         practices detrimental to ecosystems.
      pembakaran yang berisiko merusak ekosistem.

      Secara konkret, DMPA memberikan manfaat melalui:                           Specifically, DMPA offers benefits through:
      1. Pelatihan dan pendampingan teknis pengelolaan                           1. Training and technical assistance on land
         lahan dan budidaya pertanian yang berkelanjutan.                           management and sustainable farming practices.
      2. Penyediaan akses terhadap sarana dan pengetahuan                        2. Providing access to tools and knowledge to
         untuk meningkatkan produktivitas lahan secara                              responsibly improve land productivity.
         bertanggung jawab.
      3. Penguatan kapasitas masyarakat desa agar                                3. Enhancing the capacity of village communities to
         mampu mengelola sumber daya secara mandiri                                 manage resources independently and sustainably.
         dan berkelanjutan.

      Keberhasilan DMPA bertumpu pada pendekatan                                 The success of DMPA relies on a collaborative approach
      kolaboratif yang menempatkan masyarakat sebagai                            that treats communities as active participants, not
      subjek, bukan sekadar penerima manfaat. TAPG                               just beneficiaries. TAPG uses a participatory method
      menerapkan pendekatan partisipatif dalam perencanaan                       in planning and implementing programs, while
      dan pelaksanaan program, sekaligus mengusung skema                         also encouraging a cost-sharing scheme to build a
      berbagi biaya (cost sharing) untuk menumbuhkan rasa                        sense of shared ownership and promote long-term
      kepemilikan bersama dan memastikan keberlanjutan                           sustainability. In this way, the solutions created are not
      inisiatif ini dalam jangka panjang. Dengan cara ini, solusi                only effective but also stem from genuine needs and
      yang dibangun bukan hanya efektif, tetapi juga lahir dari                  collective commitment.
      kebutuhan nyata dan komitmen bersama.

      Untuk memastikan dampak program terukur dan relevan,                       To ensure the program’s impact both measurable
      TAPG menetapkan indikator kinerja utama, antara lain:                      and relevant, TAPG has established key performance
                                                                                 indicators, including:
      1. Aspek lingkungan: penurunan insiden kebakaran                           1. Environmental factors: a reduction in forest and
         hutan dan lahan.                                                            land fire incidents.
      2. Aspek sosial–ekonomi: peningkatan pendapatan                            2. Socio-economic factors: increased community
         masyarakat dan jumlah peserta yang berhasil                                 income and the number of participants effectively
         menerapkan praktik pengelolaan lahan berkelanjutan.                         implementing sustainable land management
                                                                                     practices.
      3. Aspek kapasitas masyarakat: tingkat adopsi                              3. Community capacity: the extent to which agricultural
         pengetahuan dan teknologi pertanian yang telah                              knowledge and technology are adopted.
         diberikan.

      Seluruh indikator ini dipantau dan dievaluasi secara                       These indicators are regularly monitored and evaluated
      berkala sebagai dasar penyempurnaan program.                               to inform program improvements.




206   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 207
                                                                                                                       Prosperity




Lebih jauh, DMPA juga berkontribusi langsung pada               Furthermore, the DMPA also directly contributes to
penguatan ketahanan pangan lokal. Dengan lahan                  the enhancement of local food security. Through the
yang dikelola secara lebih produktif dan berkelanjutan,         utilization of more productive and sustainably managed
masyarakat tidak hanya meningkatkan hasil pertanian,            land, communities not only boost agricultural yields
tetapi juga memperkuat ketersediaan pangan di tingkat           but also enhance local food availability, thereby
lokal, sehingga menciptakan fondasi ekonomi yang                establishing a more resilient economic foundation
lebih tangguh dan berdaya tahan terhadap berbagai               against external pressures.
dinamika eksternal.

Pada akhirnya, DMPA mencerminkan cara TAPG                      Ultimately, the DMPA exemplifies TAPG’s understanding
memaknai keberlanjutan: sebuah proses kolaboratif yang          of sustainability as a collaborative process that integrates
menyatukan kepentingan lingkungan, kesejahteraan                environmental concerns, social welfare, and economic
sosial, dan ketahanan ekonomi dalam satu gerak                  resilience into a mutually reinforcing initiative. Through
yang saling menguatkan. Melalui program ini, TAPG               this program, TAPG underscores its role not merely as a
menegaskan perannya bukan sekadar sebagai pelaku                business actor, but as a development partner dedicated
usaha, tetapi sebagai mitra pembangunan yang                    to fostering long-term benefits for the community, the
hadir untuk membangun manfaat jangka panjang,                   environment, and future generations.
bagi masyarakat, bagi alam, dan bagi generasi yang
akan datang.

Ruang Lingkup Program DMPA
Scope of DMPA Program

    Pelestarian Lingkungan                                          Pengembangan Ekonomi
    Environmental Conservation                                      Economy Development


    •   Sosialisasi & Kampanye                                      •   Penilaian Partisipatif
    •   Pengembangan Organisasi                                     •   Pengembangan Kapasitas
    •   Bantuan sarana dan prasarana pencegah kebakaran             •   Pengembangan Organisasi
    •   Pelatihan                                                   •   Pengembangan Ekonomi
    •   Kerja Sama                                                  •   Penyediaan Akses Pasar
    •   Penghargaan Desa Bebas Karhutla                             •   Pemantauan & Pembinaan
    •   Socialization & Campaign                                    •   Participatory Assessment
    •   Organizational Development                                  •   Capacity Development
    •   Support for fire prevention facilities and                  •   Organizational Development
        infrastructure                                              •   Economic Development
    •   Training                                                    •   Provision of Market Access
    •   Cooperation                                                 •   Monitoring & Coaching
    •   Fire-Free Village Award


Menggerakkan Ekonomi Desa Bersama BUMDes                        Driving the Village Economy with Village-Owned
                                                                Enterprises (BUMDes)
Bagi TAPG, pemberdayaan ekonomi desa bukan                      For TAPG, village economic empowerment extends
sekadar tentang menghadirkan bantuan, tetapi tentang            beyond mere assistance; it encompasses the
membangun ekosistem usaha yang mampu tumbuh                     development of a resilient business ecosystem capable of
dan bertahan dengan kekuatan sendiri. Karena itu,               growth and sustainability. Consequently, the Company’s
program pemberdayaan Perseroan dirancang untuk                  empowerment initiative seeks to augment efforts aimed
berjalan seiring dengan penguatan peran Badan Usaha             at strengthening the role of Village-Owned Enterprises
Milik Desa (BUMDes) sebagai simpul kelembagaan                  (BUMDes) as pivotal institutions within the local
ekonomi lokal. Di desa yang telah memiliki BUMDes,              economy. In villages where BUMDes already exist, TAPG
TAPG mendorong optimalisasi perannya; sementara di              advocates for their optimal utilization; in areas without
wilayah yang belum memilikinya, Perseroan mendampingi           one, the Company supports the formation process as a
proses pembentukannya sebagai langkah awal menuju               first step towards community economic independence.
kemandirian ekonomi masyarakat.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     207
Page 208
      Penguatan fondasi kelembagaan dan usaha dilakukan                          Strengthening the institutional and business foundations
      melalui:                                                                   involves:
      1. Pendampingan pembentukan dan penguatan                                  1. Providing support to establish and bolster BUMDes,
         BUMDes, termasuk penyusunan tata kelola dan                                 including developing governance and business plans;
         rencana usaha;
      2. Penyaluran bantuan modal usaha dalam bentuk hibah                       2. Distributing business capital assistance in form of
         melalui BUMDes untuk menggerakkan proyek-proyek                            grants to BUMDes to finance mutually agreed-upon
         ekonomi yang telah disepakati bersama;                                     economic projects;
      3. Pengembangan unit usaha berbasis potensi lokal,                         3. Building business units that leverage local potential,
         seperti pertanian, kerajinan, dan jasa, dengan                             such as agriculture, crafts, and services, by engaging
         melibatkan kelompok tani dan ibu-ibu PKK sebagai                           farmer groups and women’s groups (PKK) as
         penggerak komunitas.                                                       community drivers.

      Lebih dari sekadar memulai usaha, TAPG memastikan                          Beyond merely initiating a business, TAPG ensures that
      setiap inisiatif dibekali dengan kapasitas yang memadai.                   each project possesses adequate capacity. Continuous
      Pelatihan dan pendampingan diberikan secara                                training and mentorship are provided covering the
      berkelanjutan mulai dari tahap perencanaan, pengelolaan                    planning stage, operational management, as well as
      operasional, hingga pengemasan dan pemasaran produk                        product packaging and marketing enabling communities
      agar masyarakat tidak hanya mampu menjalankan usaha,                       not only to operate their businesses but also to develop
      tetapi juga mengembangkannya secara profesional                            them professionally and sustainably.
      dan berkelanjutan.

      Ketika unit usaha mulai menunjukkan kinerja yang                           Once business units demonstrate stable performance,
      stabil, TAPG berperan sebagai jembatan menuju akses                        TAPG serves as an intermediary facilitating broader
      pembiayaan yang lebih luas. Perseroan membantu                             access to financing. The Company assists in connecting
      menghubungkan BUMDes dan unit usaha desa dengan                            between BUMDes and village business units with third-
      pihak ketiga, seperti perbankan atau lembaga pembiayaan                    party financial institutions, such as banks, in order
      lainnya, untuk memperoleh:                                                 to secure:
      1. Pembiayaan berbunga rendah atau skema pendanaan                         1. Low-interest loans or appropriate funding schemes.
          yang sesuai.
      2. Tambahan modal kerja guna memperluas skala usaha                        2. Additional working capital to expand operations and
          dan meningkatkan daya saing.                                              enhance competitiveness.

      Seluruh pengelolaan dana dan program dijalankan dengan                     All fund management and programs are conducted
      prinsip transparansi dan partisipasi. Rincian penerimaan                   in accordance with principles of transparency and
      dan penggunaan dana disampaikan secara terbuka                             participation. Details regarding the receipt and utilization
      melalui forum musyawarah desa, sehingga masyarakat                         of funds are transparently disseminated through village
      dapat memantau dan memberikan masukan secara                               deliberation forums, thereby enabling the community to
      langsung. Tata kelola BUMDes dijalankan berdasarkan                        monitor and provide direct input. BUMDes governance
      Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART)                          is structured based on mutually agreed-upon Articles of
      yang telah disepakati bersama, memastikan bahwa setiap                     Association and Bylaws (AD/ART), ensuring that every
      keputusan diambil secara akuntabel dan mencerminkan                        decision is made with responsibility and reflects the
      kepentingan bersama.                                                       collective interest.

      Melalui pendekatan ini, TAPG tidak hanya membantu                          Through this approach, TAPG not only assists villages
      desa memulai usaha, tetapi juga membangun fondasi                          in initiating businesses but also establishes the
      kelembagaan, akses pembiayaan, dan tata kelola yang                        institutional foundation, access to financing, and
      memungkinkan ekonomi desa tumbuh secara mandiri,                           governance necessary for the village economy to
      sehat, dan berkelanjutan.                                                  develop independently, healthily, and sustainably.




208   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 209
                                                                                                                                     Prosperity




Model Pengembangan Ekonomi
Economic Development Model


                                                    Community Development

                                                • Community Engagement
                                                • Building Capacity &                   Comdev Officer
                                                  Organization
                                                • Potential Economic Mapping
                                                • Project Execution
                                                • Scaling Up & Monitoring


                                                                                                         Private
                                                                                                         Sector
                             Mentoring & Coaching
             1                                                 1   Mentoring &
                                                                   Coaching
                                     Village                                            CSR Fund
                                      Fund
                                                                                               2                          Provide
          Village                                          BUMDES                                                  Guarantees for    3
                                                                                        Program/                   Venture Capital
                                    Dividend/
                                      Profit                                         Commercial Loan


                                                                                                       BANK/BLU
                 Utilitisation of                 Capital to
                 Village Fund                   Smallholders                                                              Collaboration

       Infrastructure
                                                         Smallholders
          & Social                                                                                     NGO/CSO
                                                         Business Unit
       Development


                                                                   BUMDES Business Unit:
                                                                                                              Environmental &
                                                                         •   Social Forestry                  Social Approach
                                                                         •   Plantation
                                                                         •   Agriculture
                                                                         •   Livestock
                                                                         •   Fishenes
                                                                         •   Service



Implementasi Program DMPA                                                    DMPA Program Implementation
Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) dirancang                              The Fire-Free Prosperous Village Program (DMPA) is
sebagai ruang kolaborasi antara TAPG dan masyarakat                          conceived as a collaborative initiative between TAPG
desa untuk menjawab dua tantangan utama sekaligus:                           and village communities to simultaneously addressing
menjaga lingkungan dan memperkuat fondasi ekonomi                            two primary challenges: environmental protection
lokal. Dari sisi lingkungan, fokus utama diarahkan pada                      and the enhancement of the local economy. From an
pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla)                              environmental standpoint, the primary emphasis is
yang membutuhkan kewaspadaan bersama. TAPG                                   on the prevention of forest and land fires (Karhutla),
menempatkan masyarakat sebagai garda terdepan                                which necessitate collective vigilance. TAPG advocates
melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, sehingga                       for community engagement through an educational
upaya pencegahan tidak hanya menjadi program, tetapi                         and participatory methodology, thereby ensuring that
juga menjadi kesadaran kolektif.                                             prevention efforts transcend mere programs to become
                                                                             a shared awareness.

Upaya pencegahan Karhutla dilaksanakan melalui:                              Karhutla prevention efforts are carried out through:
1. Sosialisasi bahaya Karhutla kepada masyarakat                             1. Socializing the dangers of Karhutla to assisted
   desa binaan.                                                                 village communities.
2. Pembentukan dan pelatihan rutin Kelompok Tani                             2. Establishing and conducting routine training for Fire
   Peduli Api (KTPA).                                                           Care Farmer Groups (KTPA) in each assisted village.
3. Penyediaan sarana dan prasarana pencegahan serta                          3. Providing facilities and infrastructure for fire
   penanganan kebakaran.                                                        prevention and handling.
4. Penguatan koordinasi dengan para pemangku                                 4. Strengthening coordination with various stakeholders.
   kepentingan.
5. Pemberian Penghargaan Desa Bebas Karhutla (DBK)                           5. Awarding the “Karhutla-Free Village” (DBK)
   bagi desa yang berhasil menjaga wilayahnya tetap                             recognition for villages that successfully keep their
   aman dari kebakaran.                                                         areas fire-free.


                                                          PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report         209
Page 210
      Program DBK yang diselenggarakan setiap tahun tidak                        The annual DBK program not only recognizes efforts but
      hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga instrumen                      also acts as a catalyst for village growth. In 2025, award
      penggerak pembangunan desa. Pada 2025, dana                                funds will once again be allocated to develop village
      penghargaan kembali diarahkan untuk pengembangan                           businesses and enhance forest and land fire prevention
      unit usaha desa sekaligus penguatan upaya pencegahan                       measures, making sure environmental protection and
      Karhutla, sehingga perlindungan lingkungan berjalan                        local economic strength go hand in hand.
      seiring dengan penguatan ekonomi lokal.

      Dari sisi ekonomi, DMPA menjadi pintu masuk bagi                           From an economic perspective, the DMPA serves as a
      pengembangan potensi desa secara lebih terstruktur.                        catalyst for more organized village potential in a more
      Langkah-langkah utama yang dilakukan meliputi:                             organized way. Key steps include:
      1. Sosialisasi dan kajian potensi desa secara partisipatif.                1. Engaging communities in outreach and assessing
                                                                                    village capabilities.
      2. Pembentukan BUMDes sebagai mitra penggerak                              2. Establishing BUMDes as a partner to support local
         ekonomi lokal.                                                             economic growth.
      3. Penyediaan modal usaha, pembinaan, dan                                  3. Providing capital, training, and mentorship for
         pendampingan unit usaha yang telah berjalan.                               existing businesses.

      Pada 2025, TAPG juga memperkuat ketahanan                                  In 2025, TAPG also aims to improve food security
      pangan desa binaan melalui dukungan pendanaan,                             in supported villages through financial aid, business
      sarana usaha, dan pembinaan berkelanjutan. Dengan                          support, and ongoing development. By fostering growth
      mendorong tumbuhnya unit usaha berbasis potensi                            in local business units based on village potential, the
      lokal, DMPA membuka ruang diversifikasi ekonomi agar                       DMPA fosters economic diversification, reduces
      masyarakat tidak hanya bergantung pada sawit, sekaligus                    dependence on palm oil, and helps build a more adaptive
      membangun ketahanan ekonomi desa yang lebih adaptif                        and sustainable village economy.
      dan berkelanjutan.

           Pencapaian DMPA Tahun 2025
           DMPA Achievements in 2025



        52                                52                       22                      19                    ± 11.794
         Desa telah menerima              BUMDes telah              Unit Usaha Baru         Unit Berkelanjutan   Kepala keluarga
         sosialisasi program DMPA         terbentuk dan             telah terbentuk         telah terbentuk      penerima manfaat
         dan pelatihan KTPA               difasilitasi              Business Units have     Sustainable          pengembangan ekonomi
         BUMDes have been                 BUMDes have               been established        Units have been      Heads of families
         established and                  been established                                  established          receiving benefits from
         supported                        and supported                                                          economic development



      Jenis Usaha Tahun 2025                                                     Type of Business in 2025
      1. Perikanan: Lele, Patin, Gabus, Nila, Jelawat                            1. Fisheries: catfish, pangas catfish, snakehead, nile
                                                                                    tilapia, and mad barb;
      2. Pertanian: Sawah, Sayur, Kebun buah, Bawang,                            2. Agriculture: Rice Paddy, Vegetables, Fruit Orchards,
         Jagung, Cabe, Perontok padi, Budidaya Jamur                                Onions, Corn, Chilies, Rice Threshers, Mushroom
                                                                                    Cultivation
      3. Peternakan: Ayam, Sapi, Kambing, Babi, Peternakan                       3. Livestock: Business: Chicken, Cows, Goats, Pigs,
         madu, Peternakan ayam petelur                                              Honey Farm, Layer Farm
      4. Usaha Lainnya: (Jasa) Depot Air Isi Ulang, Jahit, sewa                  4. Other Business: (Services) Water Refill Depot,
         pasar, Moulding, toko kelontong, sewa alat Pesta,                          Sewing, Market Rental, Molding, Grocery Store,
         Transportasi (angkut amprah batu bara), Batako,                            Party Equipment Rental, Transportation (Coal
         simpan pinjam, BRILink, Penyediaan Alat Outbond,                           Transport), Concrete Blocks, Savings and Loans,
         Kerupuk Ikan, Pendampingan usaha bakery, Sewa                              BRILink, Outbound Equipment Provision, Fish
         perahu, Sirkuit motor, Malam Kemping, Wisata air                           Crackers, Bakery Business Assistance, Boat Rental,
         Terjun Tembalang                                                           Motorcycle Circuit, Overnight Camping, Tembalang
                                                                                    Waterfall Tour




210   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 211
                                                                                                                        Prosperity




Tantangan yang Dihadapi                                          Challenges Faced
Tantangan yang dihadapi di tahun 2025 antara lain adalah:        The challenges faced in 2025 include:
1. Kapasitas SDM masyarakat desa yang masih rendah               1. The capacity of human resources in the village
    dengan budaya dan cara yang masih tradisional                   remains low, influenced by traditional practices and
    sehingga dibutuhkan usaha ekstra untuk dapat                    cultural norms. This necessitates additional efforts to
    mendorong dan meyakinkan masyarakat untuk dapat                 encourage and persuade the community to explore
    mencoba usaha baru/sistem dan cara yang baru                    new business methods and systems that align with
    sesuai potensi yang dimiliki desanya.                           their local potential.
2. Komitmen yang rendah dari Masyarakat untuk                    2. There is also a low commitment from the
    menjalankan usaha secara disiplin dan berkelanjutan.            community to operate businesses with discipline
                                                                    and sustainability.

Solusi dan Strategi Perseroan                                    Company’s Solutions and Strategies
Dengan tantangan yang dihadapi, Perseroan mengatur               In response to the challenges ahead, the Company has
strategi baru agar tercapainya tujuan dari program ini.          established new strategies to achieve the objectives
                                                                 of this program.

Berikut strategi yang dilakukan:                                 The following strategies are being implemented:
1. Melakukan benchmark/Study banding dari usaha                  1. Conducting benchmarking and comparative studies
    sejenis sebagai bagian dari improvement untuk                   of similar businesses to improve quality and motivate
    meningkatkan kulitas usaha dan memotivasi                       the community to commit to their enterprises.
    Masyarakat untuk komitmen dalam menjalankan
    usaha.
2. Meningkatkan Training untuk peningkatan SDM                   2. Increasing training to develop the community’s
    masyarakat dalam pengelolaan usaha.                             human resources in business management.
3. Melakukan peningkatan kapasitas SDM pendamping                3. Improving capacity building and skills for community
    masyarakat (Community Development/Comdev).                      development (Comdev) staff.
4. Merekrut tim Comdev dari disiplin ilmu yang relevan           4. Hiring Comdev teams with relevant academic
    dengan pengembangan usaha di masyarakat                         backgrounds in community development fields like
    (misalnya dari background Pendidikan peternakan/                agriculture and animal husbandry;
    pertanian).
5. Perseroan bermitra dengan perusahaan lain                     5. Collaborating and partnering strategically with other
    (Perusahaan peternakan) yang ahli dibidangnya untuk             companies, such as livestock firms, that are experts
    pengembangan usaha.                                             in their fields for business development; and
6. Melibatkan pemerintah dalam melakukan pembinaan               6. Involving the government in coaching and
    dan penyuluhan.                                                 outreach activities.

Di tahun 2025, TAPG telah melakukan strategi tersebut            In 2025, TAPG has successfully implemented these
dengan hasil sebagai berikut:                                    strategies, achieving the following results:
1. Pengembangan usaha yang dijalankan berkembang                 1. Businesses have improved significantly, aided by
    lebih baik, dengan adanya tim comdev yang                        Comdev teams with expertise tailored to the sector,
    memiliki disiplin ilmu yang sesuai dengan usaha                  effectively addressing technical challenges. This
    yang dijalankan kendala-kendala teknis usaha dapat               has positively influenced community commitment,
    diatasi dengan baik sehingga perkembangan usaha                  making entrepreneurial groups more motivated to
    menjadi lebih baik. Hal ini juga memberikan dampak               develop their initiatives.
    terhadap komitmen masyarakat. Dengan hasil usaha
    yang semakin baik, kelompok usaha menjadi lebih
    bersemangat dalam mengembangkan usahanya.
2. Melalui kemitraan dengan perusahaan lain yang                 2. Collaborations with capable companies have
    kompeten sesuai dengan usaha nya, unit usaha yang               maximized the outcomes of established business
    dibangun memberikan hasil yang lebih maksimal.                  units.
3. Dengan peningkatan training usaha, hasil produksi             3. Enhanced training has led to better production
    dapat lebih baik dan meningkatkan ide kreatif                   results and increased creative ideas within the
    masyarakat untuk mengembangkan produk                           community for product development.
    yang dihasilkan.




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     211
Page 212
      Testimoni Penerima Manfaat Program DMPA
      Testimonials from DMPA Program Beneficiaries




                                            Hirmau Pangerongan

                                            Petani di Desa Long Bentuq, Kecamatan Busang
                                            Smallholder at Long Bentuq Village, Busang District




      Selama ini kami menerima bantuan dari perusahaan                           We have been receiving support from the company in the
      berupa bibit jagung hibrida, pupuk, serta pestisida                        form of hybrid corn seeds, fertilizer, and pesticides to help
      untuk mendukung pengembangan perkebunan jagung.                            develop our corn plantations.

      Secara pribadi saya sangat senang dan bersyukur atas                       Personally, I feel very happy and grateful for this program,
      program ini karena sangat membantu para petani di                          because it has brought real benefits to the farmers in
      desa kami. Program ini memberikan manfaat nyata                            our village. This program provides real advantages and
      serta menjadi motivasi bagi kami dan petani lainnya                        encourages us and other farmers to keep farming and
      untuk terus bertani dan mengembangkan usaha jagung.                        expanding our corn businesses. I sincerely hope this
      Harapan saya, program ini dapat terus berlanjut sehingga                   program can continue in the future so that the results of
      hasil dari usaha tanam jagung dapat meningkatkan                           our corn plantations can further improve our income and
      pendapatan dan mendukung pengembangan usaha lain                           support the growth of other economic activities in our
      di masa depan. Saya mengucapkan terima kasih kepada                        community. I thank Triputra Agro Persada for its continued
      Triputra Agro Persada atas dukungan terhadap program                       support of this corn plantation program.
      perkebunan jagung ini



      RANTAI PASOK NILAI                                                         VALUE SUPPLY CHAIN
      Aktivitas perkebunan TAPG tersebar di beberapa wilayah                     TAPG’s plantation activities are spread across several
      strategis, dengan operasional kelapa sawit yang berlokasi                  key regions, with palm oil operations situated in Jambi,
      di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur, serta                   Central Kalimantan, and East Kalimantan. Rubber
      operasional perkebunan karet yang berpusat di Jambi.                       plantations are primarily located in Jambi. During the
      Sepanjang tahun pelaporan, struktur wilayah operasi                        reporting year, the Company’s operational structure
      dan pengelolaan rantai pasok Perseroan berjalan stabil                     and supply chain management remained stable, with
      tanpa perubahan yang bersifat material.                                    no material changes.

      Hingga akhir Desember 2025, Perseroan mengelola areal                      By the end of December 2025, the Company managed
      perkebunan kelapa sawit yang mencakup kebun inti,                          palm oil plantations covering 159,707 hectares,
      kebun plasma, dan kebun petani mandiri dengan total                        including nucleus plantations, scheme plantations, and
      luasan mencapai 159.707 ha, dengan luas tanam kebun                        independent smallholder plantations, totaling 132,813
      inti sebesar 132.813 ha. Di samping itu, Perseroan juga                    hectares. The Company also supports and oversees
      membina dan mengelola kebun kemitraan dengan total                         partnership estates of 26,894 hectares, aiming to
      area mencapai 26.894 ha, sebagai bagian dari penguatan                     establish a more integrated and sustainable supply chain.
      rantai pasok yang terintegrasi dan berkelanjutan.




        132.813 ha 1.565
        Total Luas Kebun Inti*                            petani mandiri dan perusahaan
                                                                                                        11.945
                                                                                                         petani plasma dengan lahan
        Total Nucleus Plantations Area                    pihak ketiga                                   seluas 26.894 ha
                                                          independent smallholders and third-party       scheme smallholders with a land area
                                                          companies                                      of 26,894 ha


      *Data termasuk perusahaan asosiasi | Data including associated companies




212   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 213
                                                                                                                                 Prosperity




                                          Penerimaan TBS ke PKS | Receipts of FFB to POM



  12 PKS | POMs                                   12 PKS | POMs
  memperoleh TBS dari Kebun Inti
  received FFB from Nucleus Plantations
                                                  memperoleh TBS dari Petani Plasma
                                                  received FFB from Scheme Smallholders               23%
  12 PKS | POMs                                   12 PKS | POMs
                                                                                                       TBS secara total bersumber
                                                                                                       dari kebun tersertifikasi RSPO
                                                                                                       Total FFBs are derived from
                                                                                                       RSPO-certified plantations

  Memperoleh TBS dari Petani Mandiri              memperoleh TBS dari Pihak Ketiga
  received FFB from Independent Smallholders      received FFB from the third party




KEMITRAAN                                                                  PARTNERSHIP

Petani Plasma                                                              Scheme Smallholders
Bagi TAPG, kemitraan bukan sekadar skema operasional,                      For TAPG, partnerships go beyond operational
melainkan jembatan untuk menumbuhkan kemandirian                           arrangements; they serve as a means to promote
ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi rantai                     community economic independence and reinforce
pasok yang berkelanjutan. Melalui pola Inti, Plasma yang                   a sustainable supply chain. The Company develops
dikembangkan dalam kerangka Inclusive Closed Loop,                         a collaborative ecosystem through the Nucleus and
Perseroan menghadirkan sebuah ekosistem kolaborasi                         Scheme models, which are part of the Inclusive Closed
yang melibatkan masyarakat desa, pemerintah daerah,                        Loop framework, involving village communities, local
dan institusi keuangan, di mana setiap pihak mengambil                     governments, and financial institutions, each contributing
peran dalam membangun kebun yang produktif, tertata,                       to the development of productive, organized, and
dan bertanggung jawab.                                                     responsible plantations.

Kemitraan ini dirancang untuk memastikan bahwa petani                      This partnership is designed to ensure that smallholders
tidak berjalan sendiri, tetapi tumbuh bersama dalam                        do not operate independently but instead grow
sebuah sistem yang memberi akses menyeluruh, meliputi:                     collaboratively within a system that offers comprehensive
                                                                           access. This includes:
1. Akses lahan dan legalitas usaha.                                        1. Access to land and the legality of their operations.
2. Akses bibit unggul dan praktik budidaya terbaik.                        2. Access to superior seeds and optimal cultivation
                                                                               practices.
3. Akses sarana dan prasarana produksi.                                    3. Access to production facilities and infrastructure.
4. Akses pembiayaan, dengan TAPG berperan sebagai                          4. Access to financing, with TAPG serving as a guarantor
   avalis dan perbankan sebagai penyedia dana.                                 and banks providing funds.
5. Akses penguatan SDM dan kelembagaan.                                    5. Access to HR and institutional capacity building.
6. Akses pendampingan teknis dan tata kelola kebun.                        6. Access to technical assistance and governance
                                                                               of plantations.
7. Akses kepastian pasar atas hasil panen.                                 7. Access to market stability for harvested products.
8. Akses kebijakan dan penerbitan keputusan                                8. Access to relevant policies and the issuance of
   administratif (SK).                                                         administrative decrees (SK).

Agar kemitraan berjalan secara sehat dan akuntabel, TAPG                   To ensure a healthy and responsible partnership, TAPG
mensyaratkan ketersediaan lahan yang layak secara teknis                   requires access to technically viable land and the
serta keterlibatan petani lokal yang terorganisasi dalam                   involvement of local smallholders organized in formal
kelembagaan formal seperti koperasi atau kelompok tani.                    institutions such as cooperatives or farmer groups. All
Seluruh kerja sama dituangkan dalam Perjanjian Kemitraan,                  cooperation is detailed in a Partnership Agreement,
sehingga pengelolaan kebun plasma dapat dijalankan                         ensuring transparent, professional, and accountable
secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab.                     management of scheme plantations.

Di balik kerangka operasional tersebut, TAPG memaknai                      Beyond this operational framework, TAPG regards
kemitraan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap                    partnerships as a tangible means to support the
pembangunan ekonomi rakyat. Melalui fasilitasi                             development of the people’s economy. By promoting
pembangunan kebun masyarakat, Perseroan ikut                               community plantations, the Company enhances the


                                                          PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     213
Page 214
      memperkuat peran petani dan UMKM sebagai tulang                            role of smallholders and MSMEs as the backbone of
      punggung ekonomi daerah, sekaligus memastikan bahwa                        the regional economy, thereby fostering more inclusive
      pertumbuhan industri perkebunan berjalan lebih inklusif.                   growth within the plantation industry.

      Tujuan utama kemitraan ini diarahkan untuk:                                The key objectives of this partnership are:
      1. Meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan                         1. Enhancing the welfare of cooperative members and
          petani mitra.                                                             partner smallholders.
      2. Menumbuhkan semangat kebersamaan ekonomi                                2. Promoting a spirit of economic unity through
          melalui koperasi.                                                         cooperatives.
      3. Meningkatkan kompetensi teknis budidaya dan                             3. Improving technical skills in cultivation and
          alih teknologi.                                                           technology transfer.
      4. Menanamkan budaya peningkatan produktivitas                             4. Fostering a culture of productivity enhancement
          berbasis Good Agricultural Practices (GAP).                               based on Good Agricultural Practices (GAP).
      5. Mempersiapkan koperasi sebagai organisasi petani                        5. Preparing cooperatives as independent farmer
          yang mandiri dan berperan aktif dalam sistem                              organizations that actively participate in the local
          agribisnis desa.                                                          agribusiness system.

      Implementasi Kemitraan Tahun 2025                                          Partnership Implementation in 2025
      Sepanjang 2025, TAPG memperkuat kemitraan melalui                          Throughout 2025, TAPG strengthened its partnerships
      sejumlah inisiatif konkret:                                                through several specific initiatives:
      1. Pengembangan kebun plasma dengan pola                                   1. Developing scheme plantations with a comprehensive
          manajemen satu atap, tanpa perbedaan perlakuan                             management system that does not distinguish
          antara kebun inti dan plasma.                                              between nucleus and scheme plantations.
      2. Penguatan kemitraan dengan petani plasma,                               2. Strengthening partnerships with nucleus
          dengan beranggotakan 11.945 orang dan luas kebun                           smallholders, with 11,945 members and 26,894
          26.894 ha.                                                                 hectares of plantations.
      3. Pelaksanaan replanting kebun masyarakat yang tidak                      3. Replanting 57.13 hectares of unproductive
          produktif seluas 57,13 ha.                                                 community plantations.
      4. Pendampingan berkelanjutan bagi koperasi dan                            4. Providing ongoing mentorship to cooperatives
          kelompok tani sebagai pilar kelembagaan kemitraan.                         and farmer groups as the institutional backbone of
                                                                                     the partnership.

      Dari kolaborasi yang terbangun, manfaat dirasakan                          The collaboration provided benefits for both parties. The
      oleh kedua belah pihak. Dampak utama kemitraan ini                         main impacts of this partnership include:
      antara lain:
      1. Peningkatan produktivitas dan kualitas TBS secara                       1. Sustained growth in the productivity and quality
         berkelanjutan.                                                             of FFB.
      2. Terjaminnya kontinuitas pasokan bahan baku                              2. Secure ongoing supply of raw materials for POMs.
         bagi PKS.
      3. Peningkatan SHU koperasi dan kesejahteraan anggota.                     3. Increased profit margins for cooperatives and
                                                                                    improved welfare for members.
      4. Lingkungan sosial kebun yang lebih kondusif                             4. A safer and more supportive social environment
         dan aman.                                                                  for plantations.
      5. Penurunan risiko pencurian TBS dan konflik sosial.                      5. Lowered risk of theft of FFB and social conflicts.
      6. Terjadinya transfer pengetahuan dan teknologi                           6. Transfer of cultivation knowledge and technology
         budidaya kepada masyarakat.                                                to the community.

      Tata Kelola, SOP, dan Penguatan Kapasitas                                  Governance, SOPs, and Capacity Building
      Seluruh program kemitraan dijalankan mengacu pada SOP                      All partnership programs are carried out according to
      Kemitraan No. SOP/SUPP/X/2022/003 yang disahkan                            Partnership SOP No. SOP/SUPP/X/2022/003, which
      pada 3 Oktober 2022. Skema ini ditujukan bagi petani                       was approved on October 3, 2022. This plan is designed
      yang memiliki lahan atau kebun, namun membutuhkan                          for smallholders who own land or plantations but need
      dukungan teknis, manajerial, dan pembiayaan agar                           technical, managerial, and financial support for more
      pengelolaannya lebih optimal dan berkelanjutan.                            effective and sustainable management.

      Tahapan kemitraan meliputi:                                                Partnership stages consist of:
      1. Sosialisasi program.                                                    1. Program outreach.
      2. Identifikasi calon lahan dan calon pekebun.                             2. Identification of prospective land and prospective
                                                                                     smallholders.


214   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 215
                                                                                                                          Prosperity




3. Penetapan calon mitra.                                          3. Determination of prospective partners.
4. Penyusunan dan penandatanganan Perjanjian                       4. Preparation and signing of Cooperation Agreements.
   Kerja Sama.
5. Pelaksanaan fasilitasi pembangunan dan pembinaan                5. Facilitation of plantation development and assistance.
   kebun.

Di luar dukungan fasilitas, TAPG secara konsisten                  In addition to facility support, TAPG consistently
memperkuat kapasitas petani melalui:                               strengthens farmer capacity by:
1. Pelatihan GAP dan praktik berkelanjutan.                        1. Providing training on GAP and sustainable practices.
2. Pelatihan pengelolaan lingkungan.                               2. Offering environmental management training.
3. Pendampingan menuju sertifikasi keberlanjutan.                  3. Mentoring for sustainability certification.
4. Program pelatihan rutin tahunan yang mencakup                   4. Conducting annual routine training programs that
    aspek teknis dan non-teknis.                                       include both technical and non-technical aspects.

Dengan dukungan kelembagaan koperasi dan kelompok                  Supported by cooperative institutions and farmer groups,
tani, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas,        this training improves productivity and strengthens the
tetapi juga memperkuat tata kelola usaha kebun rakyat              governance of smallholder plantations, making them
agar semakin efisien, tangguh, dan berdaya saing.                  more efficient, resilient, and competitive.

Pada akhirnya, kemitraan TAPG adalah tentang                       Ultimately, the TAPG partnership aims to generate shared
membangun nilai bersama, di mana keberhasilan bisnis               value by aligning business success with enhancing
berjalan seiring dengan tumbuhnya kemandirian petani,              farmer independence, bolstering village institutions,
kuatnya kelembagaan desa, dan terjaganya keberlanjutan             and maintaining a sustainable palm oil supply chain.
rantai pasok industri kelapa sawit.

TAP Untuk Negeri                                                   TAP Untuk Negeri
Bagi Petani Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA),                   For Petani Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA),
membangun industri kelapa sawit kelas dunia tidak bisa             developing a world-class palm oil industry depends
dilepaskan dari kualitas para petani yang mengelolanya di          fundamentally on the quality of the smallholders in the
lapangan. Karena itu, Perseroan menempatkan peningkatan            field. Consequently, the Company views farmer capacity
kapasitas petani sebagai bagian penting dari strategi              building as an essential element of its sustainability
keberlanjutan, sebuah investasi jangka panjang untuk               strategy, viewing it as a long-term investment in
produktivitas, kesejahteraan, dan kelestarian lingkungan.          productivity, improving well-being, and supporting
Komitmen ini diwujudkan melalui program Pelatihan Petani           environmental sustainability. This initiative is carried
Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA) yang merupakan                 out through the Petani Berkualitas dan Sejahtera Training
bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri, yang dirancang             Program (PERKASA) which is part of the TAP untuk
untuk membekali petani dengan pengetahuan terapan                  Negeri initiative, which aims to equip smallholders with
sekaligus membangun praktik budidaya yang lebih                    practical knowledge and promote more responsible
bertanggung jawab.                                                 cultivation practices.

Program ini tidak sekadar menghadirkan ruang belajar,              This program provides not only a learning environment
tetapi juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan                   but also serves as a platform for sharing experiences and
peningkatan keterampilan yang relevan dengan tantangan             developing skills relevant to real-world challenges on
nyata di kebun. Materi pelatihan disusun untuk menjawab            plantations. Training materials are customized to address
kebutuhan di lapangan, mulai dari aspek keselamatan                field needs, covering topics from occupational safety
kerja, pemahaman dasar kelapa sawit, hingga praktik                and basic oil palm knowledge to effective cultivation and
budidaya dan panen yang efektif, dengan pendekatan                 harvesting techniques, all through a blend of theoretical
yang menyeimbangkan teori dan praktik.                             and practical approaches.

Sepanjang 2025, TAPG telah menyelenggarakan 20                     Throughout 2025, TAPG conducted 20 training sessions
pelatihan di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan              in Central Kalimantan, East Kalimantan, and Jambi, with
Jambi, yang diikuti oleh 558 peserta di sekitar wilayah            558 participants across its operational areas. Each
operasional. Setiap sesi dibimbing oleh para trainer               session was conducted by experienced trainers and
berpengalaman di bidangnya, serta dilengkapi dengan                included practical field exercises with adequate facilities,
praktik lapangan yang didukung fasilitas memadai,                  allowing participants to directly relate the training to real
sehingga peserta dapat langsung mengaitkan materi                  plantation conditions.
dengan kondisi aktual di kebun.




                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     215
Page 216
      Melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif ini, TAPG                   Through these hands-on learning methods, TAPG aims
      berharap pelatihan tidak hanya meningkatkan produktivitas                  to improve productivity and yield, while also raising
      dan yield, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan                          awareness of sustainable plantation management.
      pentingnya pengelolaan kebun yang berkelanjutan. Ke                        Looking ahead, the Company remains dedicated to
      depan, Perseroan berkomitmen untuk terus memperluas                        expanding PERKASA Training reach, covering more
      jangkauan Pelatihan PERKASA, menjangkau lebih banyak                       regions and engaging more smallholders, as part of its
      wilayah, dan melibatkan lebih banyak petani sebagai bagian                 effort to foster a more inclusive and competitive palm
      dari upaya membangun masa depan industri sawit yang                        oil industry.
      lebih inklusif dan berdaya saing.


                                              Tanggal                                   Jumlah Desa              Jumlah Peserta
         Batch
                                                Date                                    Total Villages           Total Participants

                                         24 Februari 2025
            6                                                                                 2                         24
                                        February 24, 2025

                                        27 Februari 2025
            7                                                                                 3                         27
                                        February 27, 2025

                                           5 Mei 2025
            8                                                                                 3                         18
                                           May 5, 2025

                                           8 Mei 2025
            9                                                                                 3                         30
                                           May 8, 2025

                                           22 Mei 2025
            10                                                                                3                         28
                                           May 22, 2025

                                           26 Mei 2025
            11                                                                                7                         37
                                           May 26, 2025

                                           25 Juni 2025
            12                                                                                3                         29
                                          June 25, 2025

                                           30 Juni 2025
            13                                                                                7                         31
                                          June 30, 2025

                                             3 Juli 2025
            14                                                                                6                         24
                                            July 3, 2025

                                            21 Juli 2025
            15                                                                                2                         16
                                           July 21, 2025

                                         4 Agustus 2025
            16                                                                                4                         32
                                         August 4, 2025

                                         4 Agustus 2025
            18                                                                                3                         42
                                         August 4, 2025

                                         7 Agustus 2025
            17                                                                                3                         27
                                         August 7, 2025

                                         7 Agustus 2025
            19                                                                                4                         20
                                         August 7, 2025

                                       15 September 2025
           20                                                                                 4                         28
                                       September 15, 2025

                                       18 September 2025
            21                                                                                5                         25
                                       September 18, 2025

                                       25 September 2025
           22                                                                                 5                         30
                                       September 25, 2025

                                        13 Oktober 2025
           23                                                                                 7                         32
                                        October 13, 2025

                                        16 Oktober 2025
           24                                                                                 3                         30
                                        October 16, 2025

                                       12 November 2025
           25                                                                                 6                         28
                                       November 12, 2025



216   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 217
                                                                                                                            Prosperity




     Petani Mandiri
     Independent Smallholders



     Hingga tahun 2025, terdapat 35 kali pelatihan yang diberikan dan terdapat sekitar 819 Petani Mandiri yang telah
     mengikuti pelatihan.
     As of 2025, 35 training sessions have been held, and approximately 819 Independent Smallholders have participated.



Sejak 2019, Perseroan secara konsisten menginisiasi                  Since 2019, the Company has persistently initiated a
program peremajaan kebun kelapa sawit bagi petani                    rejuvenation program for oil palm plantations for scheme
plasma sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan               smallholders as part of its efforts to sustain long-term
produktivitas jangka panjang. Program ini dirancang                  productivity. This initiative aims to rejuvenate plants
untuk memperbaharui tanaman yang telah memasuki                      that have reached their unproductive phase while also
usia tidak produktif, sekaligus membantu petani                      assisting smallholders in mitigating the risk of income
meminimalkan risiko penurunan pendapatan akibat                      reduction due to declining plantation performance.
menurunnya kinerja kebun.

Hingga akhir 2025, Perseroan telah merealisasikan                    By the end of 2025, the Company has rejuvenated 57 ha
peremajaan kebun plasma seluas 57 ha, sebagai bagian                 of scheme plantations, thereby reinforcing its ongoing
dari komitmen berkelanjutan dalam memperkuat                         commitment to enhancing the business resilience of its
ketahanan usaha petani mitra.                                        partner smallholders.

KETELUSURAN                                                          TRACEABILITY
Bagi TAPG, keberlanjutan dimulai dari satu hal yang paling           For TAPG, sustainability begins with a fundamental
mendasar yakni mengetahui dengan pasti dari mana                     principle: accurately identifying the source of each fruit
setiap tandan buah berasal. Ketelusuran bukan sekadar                bunch. Traceability goes beyond mere administration; it
kewajiban administratif, melainkan fondasi kepercayaan               underpins trust across the entire supply chain. As a result,
yang menopang seluruh rantai pasok. Karena itu, Perseroan            the Company has developed a system that ensures
membangun sistem yang memastikan setiap Tandan Buah                  the origin of every Fresh Fruit Bunch (FFB) processed
Segar (TBS) yang masuk ke fasilitas pengolahan dapat                 at its facility can be traced back to its source, whether
ditelusuri asal-usulnya, mulai dari kebun inti dan plasma,           it be the nucleus and scheme plantations, landowners
hingga identitas pemilik lahan dan titik koordinat kebun,            identity, or coordinates of the plantation, ensuring that
sehingga setiap pasokan berada dalam koridor standar                 all supplies meet established sustainability standards.
keberlanjutan yang telah ditetapkan.

Seiring dengan penguatan sistem internal, TAPG juga                  Alongside enhancing its internal systems, TAPG is
memperluas cakupan ketelusuran ke sumber pasokan                     broadening its traceability to more supply sources.
lainnya. Pasokan dari kebun inti dan plasma telah dikelola           Supply from nucleus and scheme plantations is overseen
dalam sistem yang terverifikasi, sementara untuk petani              within a verified system, while the Company keeps
mandiri, Perseroan terus menyempurnakan mekanisme                    improving its reporting and verification processes for
pelaporan dan verifikasi agar seluruh pemasok dapat                  independent smallholders. This ensures all suppliers
terhubung dalam satu kerangka pengawasan yang                        are part of a unified, transparent, and accountable
terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan.                             oversight framework.

Upaya ini juga mencakup pasokan TBS yang berasal dari                This effort also covers third-party FFB suppliers. To meet
pihak ketiga. Untuk memastikan kepatuhan terhadap                    sustainability standards, each external supplier must
standar keberlanjutan, setiap pemasok eksternal diwajibkan           provide comprehensive smallholder data and participate
menyampaikan data petani secara lengkap dan mendukung                in a field verification process to confirm the accuracy
proses verifikasi lapangan guna memastikan akurasi                   of information regarding plantations and FFB sources.
informasi kebun dan sumber TBS. Dengan pendekatan                    Through this approach, TAPG guarantees that its external
ini, TAPG memastikan bahwa rantai pasok eksternal pun                supply chain maintains the same transparency standards.
berjalan dalam tingkat transparansi yang setara.

Melalui penguatan sistem, proses verifikasi, dan keterlibatan        By enhancing systems, verification procedures, and
seluruh mitra pasok, TAPG tidak hanya mempertegas                    engaging all supply partners, TAPG not only boosts
transparansi operasionalnya, tetapi juga menanamkan                  operational transparency but also embeds traceability
ketelusuran sebagai bagian dari budaya keberlanjutan.                into its sustainability culture. In the future, the Company


                                                     PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     217
Page 218
      Ke depan, Perseroan menargetkan tercapainya 100%                           aims to attain full traceability from plantation to mill
      ketelusuran dari kebun hingga pabrik pada tahun 2026,                      by 2026, ensuring each production step is traceable,
      menjadikan setiap langkah produksi sebagai bagian dari                     auditable, and reliable.
      perjalanan yang dapat ditelusuri, diaudit, dan dipercaya.

      Proporsi pemasok yang telah memenuhi persyaratan                           The proportion of suppliers who complied sustainable
      sustainable sourcing dibandingkan dengan total pemasok                     sourcing requirements compared to the total number
      di tahun 2025                                                              of suppliers in 2025




        100 %                                                                       98 %
        proporsi direct supplier (inti dan petani plasma)                           proporsi indirect supplier (petani mandiri dan pihak luar)
        of direct suppliers (nucleus and scheme smallholders)                       of indirect suppliers (independent smallholders and external parties)




      Untuk TAPG, ketelusuran yang andal tidak lahir dari                        For TAPG, reliable traceability depends on both manual
      proses manual semata, melainkan dari perpaduan antara                      procedures and a mix of operational discipline and
      disiplin operasional dan pemanfaatan teknologi. Perseroan                  technology. The Company employs a Geographic
      memanfaatkan sistem berbasis Geographic Information                        Information System (GIS) to accurately document and
      System (GIS) untuk memastikan setiap sumber Tandan                         verify each source of Fresh Fruit Bunches (FFB). Since
      Buah Segar (TBS) tercatat secara akurat dan dapat                          2017, the Fresh Fruit Bunches Sourcing Department
      diverifikasi. Sejak 2017, Departemen Fresh Fruit Bunches                   has also created the Commodity Tracer (Commtrace)
      Sourcing juga mengembangkan platform Commodity                             platform, which is tailored to manage supply data and
      Tracer (Commtrace), sebuah sistem yang dirancang khusus                    improve FFB traceability, especially for those sourced
      untuk mengelola data pasokan sekaligus memperkuat jejak                    from independent smallholders.
      ketelusuran TBS, terutama yang berasal dari petani mandiri.

      Dengan dukungan sistem ini, proses pelacakan TBS yang                      With this system in place, the Company’s FFB processing
      diolah Perseroan kini mencakup hampir seluruh sumber                       traceability now nearly covers all supply sources, from
      pasokan, mulai dari Kebun Inti, Plasma, hingga pemasok pihak               Nucleus and Scheme Plantations to third-party suppliers.
      ketiga. Capaian ini mencerminkan komitmen TAPG dalam                       This accomplishment demonstrates TAPG’s dedication
      menempatkan transparansi sebagai fondasi pengelolaan                       to making transparency the cornerstone of supply chain
      rantai pasok, sehingga setiap tandan yang diolah memiliki                  management, guaranteeing that each processed bunch
      asal-usul yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan.                      has a well-defined and accountable origin.

      Namun, teknologi bukan satu-satunya pengawal                               Nevertheless, technology alone does not guarantee
      ketelusuran. TAPG melengkapinya dengan survei dan                          traceability. TAPG also conducts regular field surveys
      audit lapangan secara berkala untuk memastikan bahwa                       and audits to verify that the data in the system aligns
      data yang tercatat di sistem sejalan dengan praktik                        with actual field activities. This process serves as a
      di lapangan. Proses ini menjadi mekanisme verifikasi                       crucial check to confirm that all suppliers perform their
      penting guna memastikan seluruh pemasok menjalankan                        plantation operations in accordance with established
      kegiatan perkebunan sesuai dengan prinsip dan standar                      sustainability principles and standards.
      keberlanjutan yang telah ditetapkan.

      Bagi pemasok yang masih memerlukan peningkatan, TAPG                       For suppliers needing further development, TAPG
      mengedepankan pendekatan pembinaan. Mereka diberikan                       adopts a coaching strategy. They are provided with
      ruang dan waktu untuk melakukan perbaikan dalam jangka                     the necessary space and time to improve within a
      waktu tertentu, agar dapat terus menjadi bagian dari rantai                set timeframe, allowing them to remain part of the
      pasok Perseroan yang semakin tertata, bertanggung jawab,                   Company’s more organized, responsible, and sustainable
      dan berkelanjutan.                                                         supply chain




218   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 219
                                                                                                                                 Prosperity




Sumber Pasokan TBS Pabrik Kelapa Sawit Perseroan Tahun 2025
Source of FFB Supply for the Company’s Palm Oil Mill in 2025

                                                                                       Jumlah Ton
                                                                                         Total Tons
              Sumber Pasokan
                Supply Source

                                                       2025            %            2024              %             2023              %
 Kebun Inti
                                                      3.030.627            74       2.957.274             75        3.057.687               72
 Nucleus Plantations
 Kebun Petani Plasma
                                                        399.701             10         325.922             8          324.819               8
 Scheme Smallholders Plantations
 Kebun Pihak Ketiga
                                                        660.729             16         679.214            17         820.642                20
 Third Party Plantations
 Total                                               4.091.057           100        3.962.410           100        4.203.148            100
*termasuk perusahaan asosiasi | including associated companies



PRAKTIK PENGADAAN                                                          PROCUREMENT PRACTICE
Bagi TAPG, pengadaan bukan sekadar proses                                  For TAPG, procurement goes beyond simply purchasing
membeli barang dan jasa, melainkan bagian penting                          goods and services; it is a crucial component of the
dari cara Perseroan menjaga integritas operasional                         Company’s strategy to maintain operational integrity
dan keberlanjutan rantai nilainya. Setiap keputusan                        and support its value chain. Every procurement decision
pengadaan dirancang untuk menyeimbangkan efisiensi,                        is made to balance efficiency, quality, and responsibility
kualitas, dan tanggung jawab, sekaligus menumbuhkan                        while fostering a competitive environment. This approach
iklim persaingan yang sehat. Pendekatan ini sejalan                        aligns with the Company’s commitment to good
dengan komitmen Perseroan terhadap penerapan                               corporate governance (GCG), emphasizing transparency
tata kelola perusahaan yang baik (GCG), di mana                            and accountability in all processes.
transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi dalam
setiap proses.

Peran ini diemban oleh Divisi Procurement yang tidak                       The Procurement Division handles this responsibility
hanya mengelola hubungan dengan para pemasok, tetapi                       by managing supplier relationships and integrating
juga memastikan bahwa prinsip keberlanjutan terintegrasi                   sustainability principles at every procurement stage.
dalam setiap tahapan pengadaan. Melalui Sourcing                           Through its Sourcing Policy, TAPG establishes
Policy, TAPG menetapkan standar dan persyaratan                            sustainability standards and requirements that all
keberlanjutan yang wajib dipenuhi oleh seluruh mitra                       partners must meet. This policy serves as the main
usaha. Kebijakan ini menjadi pintu masuk utama dalam                       guideline during supplier selection and as a basis for
proses seleksi sekaligus tolok ukur dalam menilai kinerja                  ongoing performance evaluation.
pemasok secara berkelanjutan.

Setiap calon dan mitra pemasok dievaluasi melalui sistem                   Suppliers and potential suppliers are assessed using a
penilaian berbobot yang telah ditetapkan. Untuk dapat                      weighted scoring system, where a minimum score of
bermitra dengan Perseroan, pemasok harus mencapai                          70–80, categorized as “Average,” is required to establish
skor minimal 70–80 yang dikategorikan sebagai “Rata-                       a partnership with the Company. This evaluation is
rata/Average”. Penilaian ini tidak bersifat satu kali,                     conducted quarterly, with the long-term goal of ensuring
melainkan ditinjau secara triwulanan, dengan target                        all suppliers comply with the Sustainable Sourcing Policy,
jangka panjang agar seluruh pemasok dapat sepenuhnya                       in place since 2018.
memenuhi ketentuan Sustainable Sourcing Policy yang
telah diberlakukan sejak 2018.

Selain melalui evaluasi di atas kertas, TAPG juga memastikan               In addition to evaluations, TAPG conducts regular field
kualitas pasokan terjaga melalui kunjungan lapangan secara                 visits to verify supply quality. The focus is on suppliers
berkala. Fokus utama diberikan pada pemasok yang memasok                   providing critical products, such as fertilizer, which
barang-barang kritikal, seperti pupuk, yang menuntut standar               demand high standards and punctual deliveries. This
mutu tinggi dan ketepatan waktu pengiriman. Dengan                         strategy helps maintain smooth operations and develop
pendekatan ini, Perseroan tidak hanya menjaga kelancaran                   a supplier network that is dependable and responsible,
operasional, tetapi juga membangun ekosistem pemasok                       supporting TAPG’s sustainability objectives.


                                                          PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report        219
Page 220
      yang semakin andal, bertanggung jawab, dan sejalan dengan
      arah keberlanjutan jangka panjang TAPG.


            Triwulan 4 (Oktober – Desember) 2025 | Quarter 4 (October – December) 2025




            305                Supplier barang dan jasa telah
                               dilakukan evaluasi
                               Suppliers of goods and services have
                               undergone evaluation.
                                                                                          87          Hasil Evaluasi Supplier
                                                                                                      Barang dan Jasa
                                                                                                      Suppliers’ Evaluation Results
                                                                                                      for Goods and Services



            Triwulan 3 (Juli – September) 2025 | Quarter 3 (July – September) 2025




            309                Supplier barang dan jasa telah
                               dilakukan evaluasi
                               Suppliers of goods and services have
                               undergone evaluation.
                                                                                          85          Hasil Evaluasi Supplier
                                                                                                      Barang dan Jasa
                                                                                                      Suppliers’ Evaluation Results
                                                                                                      for Goods and Services



            Triwulan 2 (April – Juni) 2025 | Quarter 2 (April – June) 2025




            260                Supplier barang dan jasa telah
                               dilakukan evaluasi
                               Suppliers of goods and services have
                               undergone evaluation.
                                                                                          84          Hasil Evaluasi Supplier
                                                                                                      Barang dan Jasa
                                                                                                      Suppliers’ Evaluation Results
                                                                                                      for Goods and Services



            Triwulan 1 (Januari – Maret) 2025 | Quarter 1 (January – March) 2025




            259                Supplier barang dan jasa telah
                               dilakukan evaluasi
                               Suppliers of goods and services have
                               undergone evaluation.
                                                                                          80          Hasil Evaluasi Supplier
                                                                                                      Barang dan Jasa
                                                                                                      Suppliers’ Evaluation Results
                                                                                                      for Goods and Services




      PEMASOK LOKAL [GRI 204-1, 3-3]                                             LOCAL SUPPLIERS [GRI 204-1, 3-3]
      Rantai pasok yang kuat bagi TAPG tidak hanya diukur dari                   A robust supply chain for TAPG is evaluated not only by
      efisiensi dan keandalan, tetapi juga dari sejauh mana ia                   its efficiency and dependability but also by its capacity
      mampu menggerakkan perekonomian di sekitar wilayah                         to stimulate local economic development. Consequently,
      operasional. Karena itu, Perseroan secara konsisten                        the Company consistently considers local suppliers as
      menempatkan pemasok lokal sebagai bagian penting dari                      essential to its procurement approach, viewing them
      strategi pengadaan, bukan sekadar sebagai mitra bisnis,                    not merely as partners but as contributors to a shared
      tetapi sebagai bagian dari ekosistem pertumbuhan bersama.                  growth ecosystem. As long as they adhere to defined
      Selama memenuhi persyaratan kualitas, keberlanjutan, dan                   standards of quality, sustainability, and governance,
      tata kelola yang ditetapkan, pemasok lokal diprioritaskan                  local suppliers are given priority to facilitate seamless
      untuk mendukung kelancaran operasional sekaligus                           operations and strengthen the regional economy.
      memperkuat fondasi ekonomi daerah.

      Dalam konteks TAPG, “pemasok lokal” didefinisikan                          In TAPG, “local suppliers” refer to those operating in
      sebagai pemasok yang beroperasi di wilayah yang                            areas where the Company has siginificant business
      menjadi lokasi signifikan kegiatan usaha Perseroan,                        activities. These include Jakarta, Yogyakarta, Medan,
      antara lain: Jakarta, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru,                        Pekanbaru, Jambi, Palembang, Sampit, Pangkalan Bun,
      Jambi, Palembang, Sampit, Pangkalan Bun, Banjarmasin,                      Banjarmasin, Samarinda, and Berau. These regions are
      Samarinda, dan Berau. Wilayah-wilayah ini merupakan                        key hubs for the Company’s operations, logistics, and
      pusat aktivitas operasional, logistik, dan pendukung bisnis                essential support functions. Having local suppliers in
      utama Perseroan, sehingga keberadaan pemasok lokal                         these areas is strategic for ensuring a steady supply
      memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan                       chain and efficient operations.
      pasokan dan efisiensi operasional.




220   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 221
                                                                                                                          Prosperity




Dari perspektif dampak, kebijakan ini menciptakan dampak             From an impact perspective, this policy positively
positif berupa peningkatan perputaran ekonomi lokal,                 influences local economies by boosting turnover,
penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kapasitas                 creating jobs, and enhancing business capacity in the
usaha di daerah. Namun, Perseroan juga menyadari                     regions. However, the Company recognizes potential
adanya potensi risiko, seperti keterbatasan kapasitas                risks like limited capacity or quality issues among some
atau standar kualitas sebagian pemasok lokal. Oleh                   local suppliers. To address this, TAPG implements a
karena itu, TAPG mengelola topik ini melalui kebijakan               sustainable procurement policy, conducts rigorous
pengadaan berkelanjutan, proses seleksi yang ketat,                  supplier selection, and maintains ongoing development
serta pembinaan berkelanjutan agar pemasok lokal dapat               efforts to help local suppliers grow and meet the
terus berkembang dan memenuhi standar Perseroan.                     Company’s standards.

Sebagai bagian dari pendekatan manajemen atas                        As part of its local supplier management strategy, TAPG:
pemasok lokal, TAPG:
1. Menetapkan Sustainable Sourcing Policy sebagai                    1. Develops a Sustainable Sourcing Policy to guide
   acuan dalam pemilihan dan evaluasi pemasok.                          supplier selection and assessment.
2. Mengintegrasikan kriteria keberlanjutan, kualitas, dan            2. Incorporates sustainability, quality, and compliance
   kepatuhan dalam proses pengadaan.                                    standards into procurement processes.
3. Melakukan evaluasi kinerja pemasok secara berkala                 3. Performs regular supplier evaluations and conducts
   dan kunjungan lapangan untuk pemasok strategis.                      field visits for key suppliers.
4. Mendorong peningkatan kapasitas pemasok lokal agar                4. Promotes capacity building for local suppliers so they
   mampu bersaing dan tumbuh bersama Perseroan.                         can compete and expand alongside the Company.

Secara kuantitatif, komitmen ini tercermin dalam struktur            Quantitatively, this commitment is shown in the Company’s
belanja pengadaan Perseroan sebagai berikut:                         procurement expenditure structure as follows:


                    Uraian
                  Description                                 2025                      2024                         2023

 Nilai Pembelian Domestik (Rp Juta)
                                                                2.104.656                    1.849.675                    2.384.374
 Domestic Purchase Value (Rp Billion)

 Total Nilai Pembelian (Rp Juta)
                                                                 2.119.238                    1.864.721                   2.391.366
 Total Purchase Value (Rp Billion)

 Persentase Belanja ke Pemasok Lokal (%)
                                                                          99,31                    99,19                       99,71
 Percentage of Purchase to Local Suppliers (%)

 Jumlah Pemasok Domestik
                                                                           700                      674                          659
 Total Domestic Suppliers

 Jumlah Total Pemasok
                                                                           711                      688                          667
 Total Suppliers


Data tersebut menunjukkan proporsi belanja pengadaan                 This data shows the proportion of procurement
yang dialokasikan ke pemasok lokal di lokasi-lokasi                  expenditure directed to local suppliers in TAPG’s main
signifikan operasi TAPG, sebagai wujud nyata dukungan                operational areas, highlighting the Company’s dedication
Perseroan terhadap penguatan ekonomi daerah.                         to supporting the regional economy.

Ke depan, TAPG tidak hanya menargetkan peningkatan                   Looking ahead, TAPG seeks to not only achieve a clear and
porsi belanja lokal secara sehat dan terukur, tetapi juga            feasible increase in local expenditure but also to ensure
memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan                     that every rupiah spent contributes value, fostering the
memberikan nilai tambah, bagi keberlangsungan operasional            Company’s operational sustainability and the expansion
Perseroan sekaligus bagi tumbuhnya ekosistem usaha di                of the business ecosystem around its operational zones.
sekitar wilayah kerja. Dengan pendekatan ini, pemasok lokal          This approach positions local suppliers as more than
bukan hanya bagian dari rantai pasok, tetapi juga mitra              just supply chain members; they are strategic partners
strategis dalam perjalanan keberlanjutan TAPG.                       in TAPG’s sustainability journey.




                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     221
Page 222
222   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 223
   TATA KELOLA
KEBERLANJUTAN
Sustainable Governance



   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   223
Page 224
      Tata Kelola Keberlanjutan
      Sustainable Governance




      Tata kelola yang kuat adalah fondasi keberlanjutan, untuk itu TAPG menjunjung
      transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap proses pengambilan keputusan.
      Strong governance is the foundation of sustainability; therefore, TAPG upholds transparency,
      accountability, and integrity in all decision-making processes.




      Pencapaian Tata Kelola
      Berkelanjutan Tahun 2025
      Sustainable Governance Achievement in 2025




           100 %
              Skor GCG Assessment oleh SPOTT Tahun 2025
              GCG Assessment score by SPOTT in 2025




      Pendekatan Manajemen                                                              [GRI 3-3]

      Management Approach



      Keberlanjutan di TAPG dikelola sebagai bagian tak                          At TAPG, sustainability is embedded within the
      terpisahkan dari strategi bisnis, bukan sebagai fungsi yang                Company’s overall business strategy rather than being
      berdiri sendiri. Dengan pendekatan holistik, Perseroan                     a standalone function. By adopting a holistic approach,
      memastikan bahwa pengelolaan dampak lingkungan,                            the Company consistently considers environmental,
      sosial, dan ekonomi terintegrasi secara konsisten ke                       social, and economic impacts across planning,
      dalam perencanaan, operasional, hingga pengambilan                         operations, and strategic decisions. All sustainability
      keputusan strategis. Setiap kebijakan dan inisiatif                        policies and initiatives are designed to enhance the
      keberlanjutan dirancang untuk mendukung ketahanan                          Company’s long-term resilience and generate shared
      jangka panjang Perseroan sekaligus menciptakan nilai                       value for stakeholders.
      bersama bagi para pemangku kepentingan.




224   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 225
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                          Sustainable Governance



Kerangka tata kelola keberlanjutan Perseroan ditopang             The Company’s sustainability governance is backed
oleh kebijakan yang jelas, struktur organisasi yang               by well-defined policies, a transparent organizational
transparan, serta pembagian peran dan tanggung jawab              structure, and a clear allocation of roles and
yang tegas dari tingkat operasional hingga manajemen              responsibilities spanning from operational staff to top
puncak. Pengawasan atas isu-isu material dilakukan                management. Oversight of key issues occurs at multiple
secara berjenjang, memastikan bahwa risiko dan                    levels, ensuring that sustainability risks and opportunities,
peluang keberlanjutan, termasuk yang berkaitan dengan             including environmental, labor, community, and
lingkungan, ketenagakerjaan, masyarakat, dan tata kelola,         governance aspects, are recognized, addressed, and
dapat diidentifikasi, dikelola, dan ditindaklanjuti secara        managed promptly.
tepat waktu.

Dalam praktiknya, Perseroan tidak hanya berorientasi              In practice, the Company not only concentrates on
pada kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, tetapi            adhering to applicable regulations but also proactively
juga secara aktif merespons ekspektasi pemangku                   engages with stakeholder expectations. A systematic
kepentingan. Proses dialog, pemantauan kinerja,                   dialogue framework, performance assessment, and
serta mekanisme pelaporan yang terstruktur menjadi                reporting mechanisms are employed to evaluate the
sarana untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan                 effectiveness of sustainability management. The
keberlanjutan. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai          evaluations results are utilized as a foundation for
dasar perbaikan berkelanjutan, memastikan bahwa tata              continuous improvement, ensuring that the Company’s
kelola keberlanjutan Perseroan tetap relevan, adaptif,            sustainability governance remains relevant, flexible, and
dan selaras dengan dinamika bisnis serta tantangan                aligned with evolving business dynamics and future
keberlanjutan ke depan.                                           sustainability challenges.

Komitmen Perseroan dalam menerapkan GCG                           The Company’s dedication to the implementation of
diwujudkan antara lain melalui:                                   Good Corporate Governance (GCG) is demonstrated
                                                                  through several measures:
1.   Penetapan Dokumen Utama GCG yaitu: Peraturan                 1. Developing main GCG documents, including:
     Perseroan, Kebijakan Keberlanjutan, Pakta Integritas             Company Regulations, Sustainability Policy,
     (Buku Etika Perilaku), Pedoman Kerja Dewan                       Integrity Pact (Ethics and Conduct Guidelines), Work
     Komisaris (Piagam Dewan Komisaris) dan Direksi                   Guidelines for the Board of Commissioners (Board
     (Piagam Direksi), dan Pedoman Tata Kelola Kelompok               of Commissioners Charter), Work Guidelines for
     Usaha yaitu Piagam Komite Audit, Pedoman Kerja                   the Board of Directors (Board of Directors Charter),
     Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Piagam Unit                  and Business Group Governance Guidelines such
     Audit Internal.                                                  as the Audit Committee Charter, Nomination and
                                                                      Remuneration Committee Work Guidelines, and
                                                                      Internal Audit Unit Charter.
2. Pengembangan kompetensi setiap Insan Perseroan                 2. Competency development of all Company personnel
   terkait penerapan GCG.                                             related to GCG implementation.
3. Pengembangan kompetensi terkait GCG bagi Unit                  3. GCG-related competencies enhancement for the
   Tata Kelola.                                                       Corporate Governance Unit.
4. Pelaksanaan GCG assessment dan evaluasi GCG                    4. Annual GCG assessments and evaluations.
   secara bergantian setiap tahun.
5. Pelaksanaan tindak lanjut terhadap Rekomendasi/                5. Follow-up on Recommendations/Yokoten based
   Yokoten atas hasil GCG assessment/evaluasi GCG                    on GCG assessment and evaluation results, and
   yang dilakukan sebagai langkah perbaikan untuk                    implementing corrective measures to improve GCG
   meningkatkan penerapan GCG di Perseroan.                          practices within the Company.
6. Pedoman dan Prosedur seluruh proses bisnis.                    6. Guidelines and Procedures for all business processes.
7. Pengembangan Program Anti-Fraud.                               7. Anti-Fraud Program Development.
8. Penguatan Pengawasan Intern dan Manajemen Risiko.              8. Internal Supervision and Risk Management
                                                                     Enforcement.

Kebijakan Keberlanjutan, Piagam Komite Audit, Pedoman             The Sustainability Policy, Audit Committee Charter,
Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Piagam                  Nomination and Remuneration Committee Work
Unit Audit Internal dapat ditemukan di halaman                    Guidelines, and Internal Audit Unit Charter are accessible
website Perseroan.                                                on the Company’s official website.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   225
Page 226
      Penerapan Tata Kelola
      Keberlanjutan
      Sustainability Governance Implementation




      PRINSIP GCG                                                                GCG PRINCIPLES
      TAPG berkomitmen untuk menerapkan GCG pada                                 TAPG is committed to applying GCG across all activities
      seluruh kegiatan operasional di setiap lini bisnis.                        in every business line. To achieve optimal results, the
      Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, Perseroan                            Company prioritizes GCG principles, which include:
      mengedepankan prinsip-prinsip GCG yang mencakup:



             Prinsip GCG                           Keterangan                                    Penerapan di TAPG
            GCG Principles                         Description                                 Implementation at TAPG

                                       Keterbukaan dalam                        Perseroan memberikan kemudahan terhadap akses
                                       melaksanakan proses                      informasi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu kepada
                                       pengambilan keputusan                    para pemangku kepentingan serta melaksanakan
                                       dan keterbukaan dalam                    proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam
                                       mengungkapkan informasi                  mengemukakan informasi materiil dan relevan mengenai
       Transparansi
                                       material dan relevan mengenai            Perseroan.
       Transparency
                                       Perseroan.                               The Company offers stakeholders easy access to
                                       Transparency in decision-making          comprehensive, accurate, and timely information, while
                                       and in sharing relevant and              also implementing a decision-making process that
                                       important details about the              ensures transparency in communicating material and
                                       Company.                                 relevant information.

                                                                                Kejelasan fungsi, struktur, sistem, dan
                                                                                pertanggungjawaban komponen Perseroan. Akuntabilitas
                                       Kejelasan fungsi, pelaksanaan,
                                                                                dalam Perseroan diterapkan dengan mendorong seluruh
                                       dan pertanggungjawaban Organ
                                                                                individu dan/atau organ Perseroan untuk menyadari
                                       Perseroan sehingga pengelolaan
                                                                                tanggung jawab, wewenang, hak, dan kewajibannya
                                       Perseroan terlaksana secara
                                                                                sehingga pengelolaan Perseroan terlaksana secara
       Akuntabilitas                   efektif.
                                                                                efektif.
       Accountability                  Clarity of the Company’s body
                                                                                Clarity of the Company's functions, structures, systems,
                                       functions, implementation,
                                                                                and responsibilities. Accountability in the Company
                                       and accountability facilitates
                                                                                is established by encouraging all individuals and/or
                                       effective management of the
                                                                                entities to be aware of their duties, authority, rights,
                                       Company.
                                                                                and obligations, ensuring that the management of the
                                                                                Company is executed effectively.

                                       Kesesuaian di dalam pengelolaan
                                       Perseroan terhadap peraturan             Perseroan senantiasa melakukan pemantauan terhadap
                                       perundang-undangan dan                   kepatuhan proses bisnis dan kegiatan operasional
                                       prinsip-prinsip korporasi yang           terhadap hukum dan peraturan yang berlaku sebagai
       Pertanggungjawaban              sehat.                                   bentuk pencegahan pelanggaran.
       Responsibility                  Conformity in the Company’s              To prevent violations, the Company continuously
                                       management requires                      monitors compliance with applicable laws and
                                       adherence to applicable rules            regulations concerning business processes and
                                       and regulations, as well as sound        operational activities.
                                       corporate standards.




226   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 227
                                                                                                           Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                              Sustainable Governance




       Prinsip GCG                     Keterangan                                         Penerapan di TAPG
       GCG Principles                   Description                                     Implementation at TAPG

                             Keadaan di mana Perseroan
                             dikelola secara profesional
                             tanpa benturan kepentingan dan
                             pengaruh/tekanan dari pihak
                                                                     Pengelolaan Perseroan secara profesional tanpa
                             manapun yang tidak sesuai
                                                                     benturan kepentingan dan pengaruh atau tekanan dari
                             dengan peraturan perundang-
                                                                     pihak manapun yang bertentangan dengan peraturan
                             undangan dan prinsip-prinsip
                                                                     perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip
Kemandirian                  korporasi yang sehat.
                                                                     korporasi yang sehat.
Independency                 A condition in which the
                                                                     Conduct the Company's business professionally, without
                             Company is managed
                                                                     any conflict of interest or influence from third parties
                             professionally, free from
                                                                     that contradict applicable laws, regulations, and standard
                             conflicts of interest or undue
                                                                     corporate principles.
                             influence from any party that
                             contradicts applicable laws,
                             regulations, and strong business
                             principles.

                             Keadilan dan kesetaraan di
                             dalam memenuhi hak-hak                  Menjamin bahwa setiap pemegang saham dan
                             Pemangku Kepentingan yang               pemangku kepentingan mendapatkan perlakuan yang
                             timbul berdasarkan perjanjian           wajar, setara serta dapat menggunakan hak-haknya
Kewajaran                    dan peraturan perundang-                sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
Equality and Fairness        undangan.                               berlaku.
                             Fairness and equality in                Ensure that every shareholder and stakeholder receive
                             exercising stakeholders’ rights         fair and equal treatment and can exercise their rights
                             granted by agreements, laws,            according to all applicable laws and regulations.
                             and regulations.


Pada 2021, Komite Nasional Kebijakan Governansi                       In 2021, the National Committee on Governance Policy
(KNKG) menerbitkan Pedoman Umum Governansi                            (KNKG) issued the General Guidelines for 2021 Corporate
Korporat Indonesia (PUGKI) 2021 yang bertujuan untuk                  Governance in Indonesia (PUGKI). The aim is to enhance
memperkuat daya saing korporasi di kancah persaingan                  the competitiveness of corporations on the global stage
global dengan tetap berkontribusi secara optimal                      while actively contributing to environmental preservation
atas pelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial.                 and social welfare. The Company is committed to
Perseroan berkomitmen untuk terus melandasi kegiatan                  grounding its business activities in the following four
usahanya berdasarkan 4 (empat) pilar governansi                       corporate governance pillars:
korporat di bawah ini:



               Pilar                                                       Penjelasan
 No.
              Pillars                                                      Explanation


                             Dalam melaksanakan kegiatannya, Perseroan senantiasa mengedepankan kejujuran,
                             memperlakukan semua pihak dengan hormat (respect), memenuhi komitmen, membangun
                             serta menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan secara konsisten. Perseroan memperhatikan
                             kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan asas
                             kewajaran dan kesetaraan (fairness) dan dikelola secara independen sehingga masing-
         Perilaku Beretika   masing organ Perseroan tidak saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak
1.
         Ethical Behaviour   lain.
                             In carrying out its activities, the Company consistently prioritizes honesty, treats all
                             parties with respect, fulfills commitments, and builds and maintains moral values and trust.
                             The Company considers the interests of shareholders and other stakeholders based on
                             the principles of fairness and equality, and is managed independently, ensuring that no
                             corporate organ dominates another and that external parties cannot intervene.




                                                      PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   227
Page 228
                       Pilar                                                            Penjelasan
        No.
                      Pillars                                                           Explanation


                                       Perseroan dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar.
                                       Untuk itu, Perseroan harus dikelola secara benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan
                                       korporat dengan tetap memperhitungkan kepentingan pemegang saham dan pemangku
                                       kepentingan. Akuntabilitas merupakan prasyarat yang diperlukan untuk mencapai kinerja
               Akuntabilitas
       2.                              yang berkelanjutan.
               Accountability
                                       The Company can be accountable for its performance in a transparent and reasonable
                                       manner. Therefore, the Company must be managed properly, measured, and aligned with
                                       corporate interests while considering the interests of shareholders and stakeholders.
                                       Accountability is a necessary prerequisite for achieving sustainable performance.

                                       Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan bisnis, Perseroan menyediakan informasi
                                       yang material dan relevan dengan cara yang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku
                                       kepentingan. Perseroan mengambil inisiatif untuk mengungkapkan tidak hanya masalah
                                       yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan, tetapi juga hal yang penting untuk
               Transparansi            pengambilan keputusan oleh pemegang saham, kreditur, dan pemangku kepentingan
       3.
               Transparency            lainnya.
                                       To maintain objectivity in conducting business, the Company provides material and relevant
                                       information in an easily accessible and understandable manner for stakeholders. The
                                       Company takes the initiative to disclose not only the issues required by regulations but also
                                       matters crucial for the decision-making of shareholders, creditors, and other stakeholders.

                                       Perseroan mematuhi peraturan perundang-undangan serta berkomitmen melaksanakan
                                       tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada
                                       pembangunan berkelanjutan melalui kerjasama dengan semua pemangku kepentingan
                                       terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka dengan cara yang selaras dengan
               Keberlanjutan
       4.                              kepentingan bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan.
               Sustainability
                                       The Company adheres to legal regulations and is committed to fulfilling its responsibilities
                                       toward society and the environment, aiming to contribute to sustainable development
                                       through collaboration with all relevant stakeholders. This is done to enhance their lives in a
                                       manner aligned with business interests and sustainable development agendas.


      TUJUAN PENERAPAN GCG                                                       OBJECTIVES OF GCG IMPLEMENTATION
      Penerapan GCG di Perseroan bertujuan untuk:                                The Company’s GCG implementation aims to:
      1. Menambah nilai tambah Perseroan untuk                                   1. Enhance the Company’s added value to increase the
         meningkatkan kepercayaan kepada para pemegang                              trust of shareholders and stakeholders.
         saham dan pemangku kepentingan.
      2. Memaksimalkan nilai Perseroan agar memiliki                             2. Maximize the Company’s value to maintain a
         daya saing yang kuat dalam mengembangkan                                   competitive edge in growing its commercial
         kegiatan usahanya.                                                         operations.
      3. Meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan                               3. Improve compliance with the prevailing rules
         perundang-undangan yang berlaku.                                           and regulations.
      4. Meningkatkan pengelolaan Perseroan secara                               4. Manage the Company professionally, transparently,
         profesional, transparan dan efisien dengan                                 and efficiently by optimizing the performance of all
         mengoptimalkan kinerja seluruh organ tata                                  corporate governance bodies.
         kelola Perseroan.
      5. Mengupayakan setiap pengambilan keputusan                               5. Ensure that all decisions and policy-making are
         atau kebijakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan                       based on morality and compliance with existing
         kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                            laws and regulations.
         yang berlaku.
      6. Melindungi Dewan Komisaris dan Direksi dari                             6. Protect the Board of Commissioners and Directors
         kemungkinan adanya tuntutan hukum.                                         against potential litigation.

      Bagi TAPG, keberlanjutan bertumpu pada fondasi tata                        For TAPG, sustainability is grounded in a robust and
      kelola perusahaan yang kuat dan konsisten. Prinsip-                        consistent foundation of corporate governance. The
      prinsip Tata Kelola Perusahaan diterjemahkan ke dalam                      principles of Corporate Governance are integrated
      praktik sehari-hari, membentuk cara Perseroan mengelola                    into daily operations, influencing how the Company
      usaha, mengambil keputusan, serta menjalankan                              manages its activities, makes decisions, and fulfills its
      perannya di seluruh lini organisasi. Dengan pendekatan                     responsibilities throughout all organizational levels.
      ini, tata kelola tidak hanya menjadi kerangka kepatuhan,                   In this manner, governance functions not merely as a

228   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 229
                                                                                                        Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                           Sustainable Governance



tetapi juga menjadi kompas dalam menjaga integritas                compliance mechanism but also as a guiding compass
dan arah pertumbuhan jangka panjang.                               for preserving integrity and ensuring long-term growth.

Komitmen terhadap kepatuhan regulasi terus diperkuat               The Company’s commitment to regulatory compliance
melalui pembaruan berkelanjutan atas kebijakan,                    is continually reinforced through regular updates to its
pedoman, dan prosedur operasional Perseroan. Setiap                policies, guidelines, and operational procedures. Each
penyempurnaan diikuti dengan proses sosialisasi dan                update is accompanied by targeted socialization and
implementasi yang terarah, memastikan seluruh insan                implementation efforts to ensure all TAPG employees
TAPG memahami dan menerapkan standar tata kelola                   understand and consistently follow corporate governance
secara konsisten. Dalam proses perencanaan maupun                  standards. Sustainability principles are also consistently
pengambilan keputusan strategis, prinsip keberlanjutan             incorporated into strategic planning and decision-
senantiasa diintegrasikan dengan mempertimbangkan                  making processes, balancing human, environmental,
keseimbangan antara aspek manusia, lingkungan, dan                 and economic performance.
kinerja ekonomi.

Efektivitas penerapan tata kelola dievaluasi secara berkala        The effectiveness of corporate governance
sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pengelolaan             implementation is regularly assessed as part of efforts
perusahaan. Perseroan menggunakan indikator kinerja                to uphold the quality of corporate management.
utama sebagai tolok ukur untuk memastikan manajemen                The Company uses key performance indicators as
menjalankan strategi dan target operasional secara                 benchmarks to ensure management is executing
selaras dengan arah bisnis yang telah ditetapkan.                  strategies and operational targets in line with its
Pendekatan ini memungkinkan Perseroan untuk                        established business direction. This method allows the
memantau capaian, mengelola risiko, serta mendorong                Company to track progress, mitigate risks, and promote
akuntabilitas di seluruh tingkat organisasi.                       accountability throughout the organization.

Sebagai wujud transparansi, Perseroan juga melakukan               To promote transparency, the Company conducts an
penilaian mandiri atas kinerja Dewan Komisaris, Direksi,           independent assessment of the performance of the
serta komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Hasil                Board of Commissioners, the Board of Directors, and
penilaian tersebut disampaikan dalam Laporan Tahunan               their committees. The evaluation results are published
Perseroan Tahun 2025 pada bab Tata Kelola Perusahaan,              in the Corporate Governance section of the Company’s
mencerminkan komitmen TAPG untuk terus memperkuat                  2025 Annual Report, demonstrating TAPG’s dedication
praktik tata kelola yang kredibel dan berkelanjutan.               to ongoing enhancement of credible and sustainable
                                                                   governance practices.

MENGENDALIKAN RISIKO BISNIS                                        MANAGING SUSTAINABLE BUSINESS RISKS
BERKELANJUTAN
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola keberlanjutan,           As part of enhancing sustainability governance, the
Perseroan menyusun Rencana Aksi Bisnis Berkelanjutan               Company has developed a Sustainable Business Action
dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa              Plan that adheres to the provisions of Financial Services
Keuangan (OJK) No. 51/POJK.03/2017. Meskipun regulasi              Authority (OJK) Regulation No. 51/POJK.03/2017.
tersebut dirancang bagi lembaga jasa keuangan, TAPG                Although this regulation is primarily designed for financial
mengadopsi semangat dan kerangka pengaturannya                     services institutions, TAPG has adopted its principles
secara kontekstual, dengan menyesuaikan konsep                     and regulatory framework by tailoring the concept of
keuangan berkelanjutan menjadi bisnis berkelanjutan                sustainable finance to a sustainable business model
yang relevan dengan karakter agribisnis Perseroan.                 appropriate for the Company’s agribusiness sector.
Pendekatan ini memastikan bahwa pengelolaan risiko                 This strategy ensures the effective management
dan peluang keberlanjutan terintegrasi secara nyata ke             of sustainability risks and opportunities within the
dalam strategi dan operasional perusahaan.                         company’s strategic and operational frameworks.

Rencana Aksi Bisnis Berkelanjutan disusun sebagai peta             The Sustainable Business Action Plan functions
jalan yang merangkum arah kebijakan, proses perumusan,             as a strategic guide, delineating policy directives,
prioritas utama, serta tindak lanjut yang terukur. Melalui         development processes, key priorities, and quantifiable
perencanaan yang terstruktur ini, Perseroan berupaya               follow-up measures. Through this initiative, the Company
menjaga efektivitas tata kelola keberlanjutan sekaligus            seeks to ensure robust sustainability governance while
menyelaraskan setiap inisiatif dengan nilai-nilai yang             aligning each undertaking with its core values. As a result,
dianut Perseroan. Dengan demikian, pengelolaan risiko              sustainable business risk management evolves into not
bisnis berkelanjutan tidak hanya berfungsi sebagai alat            merely a risk mitigation mechanism but also a catalyst for
mitigasi, tetapi juga sebagai penggerak konsistensi                consistent performance and enduring business resilience.
kinerja dan ketahanan usaha jangka panjang.


                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   229
Page 230
      Struktur dan Komposisi GCG                                                                   [GRI 2-9, 2-11, 2-12, 2-13]

      GCG Structure and Composition




                                                          Rapat Umum Pemegang Saham
                                                                      (RUPS)
                                                        General Meeting of Shareholder (GMS)




                                                                  Dewan Komisaris
                                                                Board of Commisioners


                                                                                                              Komite Nominasi
                    Komite Audit                                                                              dan Remunerasi
                   Audit Committee                                                                             Nomination and
                                                                                                           Remuneration Committee


                                                                        Direksi
                                                                   Board of Directors



                    Audit Internal                                                                           Sekretaris Perusahaan
                    Internal Audit                                                                            Corporate Secretary




      Berdasarkan Undang-undang No. 40 Tahun 2007 Tentang                        In accordance with Law No. 40 of 2007 concerning
      Perseroan Terbatas (UUPT), struktur GCG Perseroan                          Limited Liability Companies, the Company’s GCG
      melibatkan organ utama yang terdiri atas:                                  structure comprises the following main bodies:
      1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan                              1. The General Meeting of Shareholders (GMS) serves
         organ Perseroan yang mempunyai wewenang yang                                as the Company’s governing body with authority
         tidak diberikan Direksi atau Dewan Komisaris, dalam                         not granted to the Board of Directors or the Board
         batas yang ditentukan dalam Undang-Undang ini                               of Commissioners, within the limitations specified
         dan/atau Anggaran Dasar Perseroan.                                          under the prevailing Law and/or the Company’s
                                                                                     Articles of Association.
      2. Dewan Komisaris, yaitu sebuah dewan yang bertugas                       2. The Board of Commissioners is a board responsible
         untuk melakukan pengawasan secara umum dan/                                 for performing general and/or specific supervision,
         atau khusus sesuai dengan Anggaran Dasar, serta                             according to the Articles of Association, and
         memberikan nasihat kepada Direksi.                                          providing advice to the Board of Directors.
      3. Direksi, yakni Organ Perseroan yang menjalankan                         3. The Board of Directors is the Company’s governing
         tindakan pengurusan untuk mencapai visi dan misi                            body who has the role to lead and manage the
         Perseroan demi kepentingan terbaik Perseroan.                               Company to achieve its vision and mission within
         Direksi juga bertanggung jawab mewakili Perseroan                           its best interest. The Board of Directors is also
         baik di dalam dan di luar pengadilan sesuai dengan                          responsible to represent the Company both in and
         ketentuan Anggaran Dasar Perseroan.                                         out of court as stipulated by the Company’s Articles
                                                                                     of Association.

      Dalam memastikan tata kelola berjalan efektif, Dewan                       To promote effective governance, TAPG’s Board of
      Komisaris dan Direksi TAPG didukung oleh struktur                          Commissioners and Board of Directors are supported
      organisasi yang dirancang untuk memperkuat fungsi                          by an organizational framework that enhances their
      pengawasan dan pengelolaan. Peran tersebut dijalankan                      oversight and management roles. This framework
      melalui komite-komite di bawah Dewan Komisaris,                            includes committees under the Board of Commissioners,




230   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 231
                                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                        Sustainable Governance



termasuk Komite Audit dan Komite Nominasi dan                   such as the Audit Committee and the Nomination and
Remunerasi, serta Unit Audit Internal yang berada               Remuneration Committee, in addition to the Internal
di bawah Direksi. Keseluruhan struktur ini berfungsi            Audit Unit, which operates under the Board of Directors.
sebagai mekanisme penyeimbang yang memastikan                   Together, this structure functions as a balancing system
pengambilan keputusan berlangsung secara akuntabel              that guarantees accountable decision-making grounded
dan berlandaskan prinsip kehati-hatian.                         in prudence.

Di luar struktur formal tersebut, penerapan Tata Kelola         Beyond this formal framework, the implementation of
Perusahaan yang Baik turut ditopang oleh keterlibatan           Good Corporate Governance is also supported by the
seluruh insan TAPG. Setiap unit kerja menjalankan               active involvement of all TAPG employees. Each work unit
perannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-           performs its duties in accordance with laws, regulations,
undangan, Anggaran Dasar Perseroan, dan kebijakan               the Company’s Articles of Association, and internal
internal, dengan menjunjung prinsip independensi                policies, while maintaining the principle of independence
demi kepentingan Perseroan. Dalam konteks tata kelola           for the company’s benefit. In terms of sustainability
keberlanjutan, kepemimpinan TAPG, yang mencakup                 governance, TAPG’s leadership, including the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi, telah menetapkan kerangka          Commissioners and Board of Directors, has established a
bisnis berkelanjutan beserta pembagian fungsi yang jelas        sustainable business framework along with a clear division
untuk memastikan implementasinya berjalan terarah.              of responsibilities to ensure effective implementation.

Seiring dengan dinamika usaha dan tantangan                     In line with business dynamics and changing sustainability
keberlanjutan yang terus berkembang, Perseroan                  challenges, the Company continuously enhances its
secara berkelanjutan melakukan penyempurnaan atas               organizational functions and governance practices.
fungsi organisasi dan praktik tata kelola. Evaluasi dan         Regular evaluations and reviews are carried out to
peninjauan berkala dilakukan untuk memastikan struktur          ensure that existing structures and mechanisms stay
dan mekanisme yang ada tetap relevan, adaptif, dan              relevant, adaptable, and able to consistently support
mampu mendukung implementasi bisnis berkelanjutan               the implementation of sustainable business practices
secara konsisten dalam jangka panjang.                          over the long term.

RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS)                                GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
                                                                (GMS)
Sesuai dengan UUPT Pasal 1 ayat 4, penyelenggaraan              Under Article 1, Paragraph 4 of the Company Law, the
RUPS terdiri dari RUPS Tahunan (RUPST) yang diadakan            GMS) consists of an Annual GMS (AGMS), which is held
satu kali dalam satu tahun, dan RUPS Luar Biasa, yang           once a year, and an Extraordinary GMS (EGMS), which
dapat diadakan sewaktu-waktu atas permintaan                    may be convened as necessary at the request of one
salah satu Organ Perseroan. Pada tahun 2025, TAPG               of the Company’s organs. In 2025, TAPG convened 1
mengadakan RUPST sebanyak 1 (satu) kali.                        (one) AGMS.

TAPG telah melangsungkan RUPST pada tanggal 28                  TAPG held its AGMS on April 28, 2025. During the AGMS,
April 2025. Pada RUPST tersebut, telah diambil beberapa         several important resolutions were taken as follows:
keputusan yang penting, antara lain:
1. Mata Acara 1                                                 1. First Agenda
   Persetujuan dan Pengesahan atas Laporan                         Approval and Ratification of the Annual Report of
   Tahunan Direksi Perseroan, Laporan Tugas                        the Company’s Board of Directors, the Report on the
   Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan dan                        Supervisory Duties of the Board of Commissioners
   Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun                          of the Company, and the Company’s Financial
   Buku 2024.                                                      Statements for the Fiscal Year 2024.
2. Mata Acara 2                                                 2. Second Agenda
   Penetapan Penggunaan Laba Perseroan Tahun                       Determination of the Allocation of the Company’s
   Buku 2024.                                                      profits for the Fiscal Year 2024.
3. Mata Acara 3                                                 3. Third Agenda
   Persetujuan atas perubahan dan pengangkatan                     Approval to the changes and reappointment of
   kembali susunan anggota Direksi dan Dewan                       the Company’s Board of Directors and Board of
   Komisaris Perseroan.                                            Commissioners composition.
4. Mata Acara 4                                                 4. Fourth Agenda
   Penetapan Remunerasi bagi Anggota Direksi dan                   Determination of Remuneration for Members
   Dewan Komisaris Tahun Buku 2025.                                of the Board of Directors and the Board of
                                                                   Commissioners for the Fiscal Year 2025.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   231
Page 232
      5. Mata Acara 5                                                            5. Fifth Agenda
         Penetapan Kantor Akuntan Publik untuk                                      Appointment of a Public Accounting Firm to Audit
         Melaksanakan Audit Laporan Keuangan Perseroan                              the Company’s Financial Statements for the Fiscal
         Tahun Buku 2025.                                                           Year 2025.
      6. Mata Acara 6                                                            6. Sixth Agenda
         Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan                             Approval to the Amendment of the Company’s
         Pasal 19 Ayat 9.                                                           Article of Association, Chapter 19 Paragraph 9.

      Selain itu, Perseroan juga melaksanakan RUPSLB pada                        Furthermore, the Company convened an EGMS on
      tanggal 14 Agustus 2025. Pada RUPSLB tersebut, telah                       August 14, 2025. During the EGMS, several important
      diambil beberapa keputusan yang penting, antara lain:                      resolutions were taken, including:
      1. Mata Acara 1                                                            1. Agenda 1:
          Persetujuan Perubahan Anggota Direksi dan                                  Approval to the changes of the Company’s
          Dewan Komisaris Perseroan.                                                 Board of Directors and Board of
                                                                                     Commissioners composition.
      2. Mata Acara 2                                                            2. Agenda 2:
         Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan                              Approval of the revisions to Article 19, Paragraph
         Pasal 19 Ayat 9.                                                            9, of the Company’s Articles of Association.

      Perseroan telah melaporkan RUPST dan RUPSLB yang                           The Company has reported the convention of the AGMS
      telah diselenggarakan pada Laporan Tahunan Perseroan                       and EGMS in the 2025 Annual Report.
      tahun 2025.

      DEWAN KOMISARIS [GRI 2-11, 2-12, 2-13]                                     BOARD OF COMMISSIONERS [GRI 2-11, 2-12, 2-13]
      Tugas Dewan Komisaris adalah melakukan pengawasan                          The Board of Commissioners is responsible for general
      secara umum dan/atau khusus sesuai dengan Anggaran                         and/or specific oversight as outlined in the Articles of
      Dasar, serta memberikan nasihat kepada Direksi.                            Association and for advising the Board of Directors.
      Dalam pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris                                While performing its duties, the Board of Commissioners
      mempertimbangkan aspek-aspek keberlanjutan, yaitu                          considers sustainability aspects, including economic,
      bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan.                                    social, and environmental factors.

      Dalam periode pelaporan ini, jumlah anggota Dewan                          During this reporting period, the Board of Commissioners
      Komisaris adalah 8 (delapan) orang, dan 3 (tiga)                           consists of 8 (eight) members, with 3 (three) among
      diantaranya merupakan Komisaris Independen. Dewan                          them are Independent Commissioners. The Board of
      Komisaris ini dipimpin oleh seorang Presiden Komisaris                     Commissioners is led by a President Commissioner
      dan dibantu oleh seorang Sekretaris Perusahaan serta                       and supported by a Corporate Secretary and 2 (two)
      2 (dua) Komite: Komite Audit dan Komite Nominasi &                         committees: the Audit Committee and the Nomination &
      Remunerasi, dan 1 (satu) Unit Audit Internal.                              Remuneration Committee, and 1 (one) Internal Audit Unit.

      Tugas, wewenang, dan tanggung jawab Dewan Komisaris                        The duties, authorities, and responsibilities of the Board
      antara lain:                                                               of Commissioners are as follows:
      1. Mengawasi kebijaksanaan dan memberikan nasehat                          1. To monitor the conduct of the Board of Directors
         kepada Direksi dalam mengurus Perseroan sesuai                              and provide advice regarding the Company’s
         dengan rencana kerja Direksi.                                               management in accordance with the Board of
                                                                                     Directors‘ work plan.
      2. Membentuk setidaknya komite-komite berikut ini:                         2. To establish committees including at least
                                                                                     the following:
          a. Komite Audit untuk mengawasi kebijakan Direksi                          a. Audit Committee, responsible for overseeing
             dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan                                  the Board of Directors’ policies concerning the
             sesuai dengan kerja Direksi; dan                                            Company’s business operations in line with their
                                                                                         performance; and
          b. Komite Nominasi dan Remunerasi untuk                                    b. The Nomination and Remuneration Committee,
             membantu Dewan Komisaris untuk menjalankan                                  which assists the Board of Commissioners in
             fungsi nominasi dan remunerasi terkait dengan                               executing the nomination and remuneration
             Direksi dan Dewan Komisaris.                                                functions related to both the Board of Directors
                                                                                         and the Board of Commissioners.
                                                                                 3. To analyze and review the Company’s business




232   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 233
                                                                                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                         Sustainable Governance



3. Meneliti dan menelaah pencapaian kegiatan usaha                  achievements based on the Board of Directors’ report
   Perseroan sesuai dengan laporan Direksi dalam                    included in the Company’s annual report.
   laporan tahunan Perseroan.                                    4. To comply with the Articles of Association and
4. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang-                 applicable laws and regulations while implementing
   undangan, serta wajib melaksanakan prinsip-prinsip               the principles of professionalism, efficiency,
   profesionalisme, efisiensi, transparansi, kemandirian,           transparency, independence, accountability,
   akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta kewajaran.              responsibility, and fairness.

Uraian mengenai anggota Dewan Komisaris, fungsi dan              Information regarding the members of the Board of
tugas masing-masing komite dan Unit Audit Internal               Commissioners, the functions and duties of each
dapat dilihat dalam Laporan Tahunan Perseroan 2025.              committee, and the Internal Audit Unit is available in
                                                                 the Company’s 2025 Annual Report.

DIREKSI [GRI 2-11, 2-12, 2-13]                                   BOARD OF DIRECTORS [GRI 2-11, 2-12, 2-13]
Direksi TAPG terdiri atas 3 (tiga) orang Direktur yang           The Company’s Board of Directors consists of 3 (three)
dipimpin seorang Presiden Direktur. Tugas Presiden               Directors and is led by a President Director. The President
Direktur adalah mengoordinasikan kegiatan Direksi.               Director is responsible for coordinating the activities
Direksi berwenang dan bertanggung jawab penuh atas               of the Board of Directors. However, according to
pengurusan Perseroan dan mewakili TAPG baik di dalam             the Articles of Association, the Board of Directors is
maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan                authorized and fully accountable for the Company’s
Anggaran Dasar. Direksi bertugas dan bertanggung jawab           management and may represent TAPG both in and out
secara kolegial, sekalipun dapat bertindak dan mengambil         of court. Although the Board of Directors has collegial
keputusan sesuai pembagian tugas dan wewenangnya,                duties and responsibilities, its members can act and make
termasuk dalam aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial.            decisions based on the division of tasks and authority,
                                                                 including economic, environmental, and social aspects.

Tugas, wewenang dan tanggung jawab Direksi adalah                The duties, authorities, and responsibilities of the Board
sebagai berikut:                                                 of Directors are as follows:
1. Mewakili Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan            1. To represent the Company in and out of court on all
   tentang segala hal dan dalam segala kejadian,                     matters and in all events, binding the Company with
   mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak                    other parties as well as binding other parties with
   lain dengan Perseroan serta menjalankan segala                    the Company, and to carry out all actions relating
   tindakan baik memimpin dan mengurus Perseroan                     to the leadership and management of the Company
   sesuai dengan rencana kerja yang dibuat oleh Direksi              according to the work plan prepared by the Board of
   dengan memperhatikan maksud dan tujuan Perseroan                  Directors, while considering the aims and objectives
   yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan.                       set out in the Company’s Articles of Association.
2. Mempersiapkan rencana kerja termasuk anggaran                 2. To prepare a work plan that includes the annual
   tahunan serta laporan tahunan Perseroan bersama-                  budget, annual report, and the Company’s
   sama dengan laporan keuangan Perseroan.                           financial statements.
3. Menyusun Organisasi Perseroan untuk mengatur                  3. To organize the Company’s organizational structure
   fungsi kerja dalam menjalankan kegiatan                           to regulate the functions necessary for carrying out
   usaha Perseroan.                                                  the Company’s business operations.
4. Menetapkan kebijakan remunerasi karyawan                      4. To determine the Company’s employee remuneration
   Perseroan termasuk melakukan pengangkatan dan                     policies, including the appointment and dismissal
   pemberhentian karyawan.                                           of employees.
5. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang-              5. To comply with the Articles of Association and
   undangan, serta wajib melaksanakan prinsip-prinsip                applicable laws and regulations, while implementing
   profesionalisme, efisiensi, transparansi, kemandirian,            the principles of professionalism, efficiency,
   akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta kewajaran.               transparency, independence, accountability,
                                                                     responsibility, and fairness.

Uraian mengenai anggota Direksi dapat dilihat dalam              Details about the members of the Board of Directors
Laporan Tahunan Perseroan 2025.                                  can be found in the Company’s 2025 Annual Report.




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   233
Page 234
      EVALUASI KINERJA BADAN TATA KELOLA                                         PERFORMANCE EVALUATION OF THE
      TERTINGGI [GRI 2-18]                                                       HIGHEST GOVERNING BODY [GRI 2-18]

      Penilaian Kinerja Dewan Komisaris                                          Assessment of the Board of Commissioners’
                                                                                 Performance
      Kinerja Dewan Komisaris dan Anggota Dewan Komisaris                        The Shareholders evaluate the performance of members
      dievaluasi oleh Pemegang Saham dalam RUPS. Evaluasi                        of the Board of Commissioners at the GMS. Evaluation
      kinerja Dewan Komisaris dan anggota Dewan Komisaris                        of the performance of the Board of Commissioners, both
      secara individual melalui self-assessment dan dilaporkan                   collectively and individually, is conducted through self-
      kepada para pemegang saham dalam RUPS. Evaluasi ini                        assessment and reported to shareholders at the GMS.
      dilaksanakan secara berkala, setidaknya satu kali dalam                    The evaluation is conducted regularly, at least once in a
      satu tahun, sebagai bagian dari upaya menjaga efektivitas                  year to maintain the effectiveness of oversight duties.
      fungsi pengawasan.

      Secara umum, kinerja Dewan Komisaris ditentukan                            In general, the performance of the Board of
      berdasarkan tugas kewajiban yang tercantum dalam                           Commissioners is determined based on the duties
      peraturan perundang-undangan yang berlaku dan                              and responsibilities stipulated in applicable laws and
      Anggaran Dasar Perusahaan maupun amanat Pemegang                           regulations, as well as the Company’s Articles of
      Saham. Kriteria evaluasi formal disampaikan secara                         Association and the General Mandate. Formal evaluation
      terbuka kepada Anggota Dewan Komisaris sejak awal                          criteria are openly submitted to the Members of the Board
      masa jabatan, termasuk penilaian atas efektivitas                          of Commissioners from the beginning of their tenure,
      peran Dewan Komisaris dalam mengawasi pengelolaan                          including the assessment of their role effectivness in
      dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial Perseroan, serta                    overseeing the Company’s economic, environmental,
      integrasi prinsip keberlanjutan dalam arah strategis dan                   and social impact management, as well as integrating
      kebijakan perusahaan.                                                      sustainability principle into the company’s strategic and
                                                                                 policy objectives.

      Hasil evaluasi terhadap kinerja Dewan Komisaris secara                     The performance assessment of the Board of
      keseluruhan dan kinerja masing-masing Komisaris                            Commissioners, both collectively and individually, is
      secara individual merupakan bagian tak terpisahkan                         an integral part of the compensation and incentive
      dalam skema kompensasi dan pemberian insentif bagi                         scheme for members of the Board. Additionally, it is a
      Anggota Dewan Komisaris dan juga menjadi salah satu                        key consideration for Shareholders when deciding to
      dasar pertimbangan bagi Pemegang Saham untuk                               dismiss or reappoint relevant Board members.
      memberhentikan dan/atau menunjuk kembali Anggota
      Dewan Komisaris yang bersangkutan.

      Hasil penilaian kinerja tersebut ditentukan antara                         The performance assessment is determined by:
      lain oleh:
      1. Tingkat kehadirannya dalam Rapat Dewan Komisaris,                       1. Attendance rate at Board of Commissioners
           Rapat Koordinasi, maupun rapat dengan komite-                            meetings, Coordination Meetings, and other
           komite yang ada.                                                         meetings with existing committees.
      2. Kontribusinya dalam proses pengawasan Perusahaan.                       2. Contribution to the Company’s supervision process.
      3. Keterlibatannya dalam penugasan-penugasan tertentu.                     3. Involvement in specific assignments;
      4. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan                          4. Compliance with applicable laws and regulations, as
           yang berlaku, Anggaran Dasar, ketentuan RUPS, serta                      well as the Articles of Association, provision of the
           kebijakan Perusahaan.                                                    GMS, and Company policies.

      Penilaian Kinerja Direksi                                                  Board of Directors Performance Assessment
      Kinerja Direksi dan masing-masing anggota Direksi                          The performance of the Board of Directors and each
      dievaluasi oleh Dewan Komisaris secara berkala,                            member of the Board of Directors is periodically
      setidaknya satu kali dalam satu tahun, berdasarkan                         assessed by the Board of Commissioners, at least
      pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagaimana                           once in a year, based on the execution of their duties
      diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku                     and responsibilities as outlined in applicable laws,
      dan Anggaran Dasar Perseroan. Evaluasi ini mencakup                        regulations, and the Company’s Articles of Association.
      penilaian atas efektivitas Direksi dalam mengelola                         This assessment includes an evaluation of the Board of
      operasional Perseroan sekaligus mengintegrasikan                           Directors’ effectiveness in managing the Company’s
      prinsip keberlanjutan dalam pelaksanaan strategi dan                       operations while integrating sustainability principles
      kegiatan usaha.                                                            into strategic and business activities.




234   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 235
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                          Sustainable Governance



Hasil evaluasi terhadap kinerja Direksi secara keseluruhan        The outcomes of the evaluation regarding the overall
dan kinerja masing-masing anggota Direksi secara                  and individual performance of the Board of Directors
individual akan merupakan bagian tak terpisahkan                  are inseparable with the compensation and incentive
dalam skema kompensasi dan pemberian insentif bagi                scheme for members of the Board of Directors.
anggota Direksi.

Hasil evaluasi kinerja masing-masing anggota                      The individual performance assessment of each Board
Direksi secara individual merupakan salah satu dasar              member is a key consideration for Shareholders when
pertimbangan khususnya bagi Pemegang Saham untuk                  deciding to dismiss or reappoint a specific Board
pemberhentian dan/atau menunjuk kembali anggota                   member. This performance assessment serves as a
Direksi yang bersangkutan. Hasil evaluasi kinerja                 method for evaluating and enhancing the effectiveness
tersebut merupakan sarana penilaian serta peningkatan             of the Board of Directors.
efektivitas Direksi.

Kriteria evaluasi kinerja Direksi mencakup:                       The criteria for evaluating the performance of the Board
                                                                  of Directors include the following:
1.   Tingkat kehadirannya dalam Rapat Direksi maupun              1. Attendance rate at Board of Directors meetings and
     rapat gabungan dengan Dewan Komisaris.                           joint meetings with the Board of Commissioners.
2.   Kontribusinya dalam aktivitas bisnis Perusahaan.             2. Contribution to the Company’s business activities.
3.   Keterlibatannya dalam penugasan-penugasan tertentu.          3. Involvement in specific assignments.
4.   Komitmennya dalam memajukan kepentingan                      4. Commitment to advancing the Company’s interests.
     Perusahaan.
5.   Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan               5. Compliance with applicable laws, regulations, and
     yang berlaku serta kebijakan Perusahaan.                        Company policies.
6.   Pencapaian target Perusahaan yang tertuang dalam             6. Achievement of the Company’s targets as outlined
     Rencana Kerja Tahunan.                                          in the Annual Work Plan.

KEBIJAKAN NOMINASI DAN REMUNERASI                                 NOMINATION AND REMUNERATION POLICY
[GRI 2-10, 2-19, 2-20]                                            [GRI 2-10, 2-19, 2-20]

Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi                              Nomination of the Board of Commissioners and the
                                                                  Board of Directors
Perseroan memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi                 The Company has a Nomination and Remuneration
yang menjalankan fungsi untuk menerapkan kebijakan                Committee that is responsible for executing nomination
nominasi sebagai bagian dari proses seleksi dan                   policies. The Company’s nomination procedure is
pengangkatan badan tata kelola tertinggi Perseroan.               as follows:
Prosedur nominasi Perseroan yang dijalankan adalah
sebagai berikut:
1. Menyusun komposisi dan proses nominasi anggota                 1.   Formulate the composition and nomination process
   Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.                           for members of the Directors and/or members of the
                                                                       Board of Commissioners.
2. Menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan                2.   Formulate the policy and criteria required for
   dalam proses nominasi calon anggota Direksi dan/                    the nomination process of candidate members
   atau anggota Dewan Komisaris.                                       of the Directors and/or members of the Board
                                                                       of Commissioners.
3. Membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja anggota             3.   Assist in implementing the evaluation of the
   Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.                           performance of members of the Directors and/or
                                                                       members of the Board of Commissioners.
4. Menyusun program pengembangan untuk                            4.   Formulate a development program to enhance
   meningkatkan kemampuan anggota Direksi dan/                         the capacity of members of the Directors and/or
   atau anggota Dewan Komisaris.                                       members of the Board of Commissioners.
5. Menelaah dan mengusulkan calon yang memenuhi                   5.   Analyze and propose qualified candidates as
   syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota                     members of the Directors and/or members of
   Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk                        the Board of Commissioners to the Board of
   disampaikan kepada RUPS.                                            Commissioners for submission to the GMS.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   235
Page 236
      Dalam proses nominasi dan seleksi tersebut, Perseroan                      During the nomination and selection process, the
      mempertimbangkan berbagai kriteria, antara lain                            Company evaluates multiple criteria such as the
      integritas, kompetensi, pengalaman, serta independensi                     integrity, competence, experience, and independence of
      calon, dengan memperhatikan keberagaman latar                              candidates. It also emphasizes the importance of diverse
      belakang dan keahlian yang relevan dengan kegiatan                         backgrounds and expertise relevant to the Company’s
      usaha dan dampak Perseroan. Pandangan dan keputusan                        activities and impact. Additionally, Shareholders’ opinions
      Pemegang Saham juga menjadi pertimbangan utama                             and decisions play a crucial role in the final consideration,
      dalam proses penetapan akhir melalui RUPS.                                 primarily through the GMS.

      Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi                                     Remuneration of the Board of Commissioners and the
                                                                                 Board of Directors
      Pelaksanaan fungsi remunerasi di Perseroan dilakukan                       The remuneration function within the Company is
      oleh Komite Nominasi dan Remunerasi dengan rincian                         performed by the Nomination and Remuneration
      sebagai berikut:                                                           Committee, which has the following responsibilities:
      1. Menyusun struktur remunerasi bagi anggota Direksi                       1. Develop the remuneration structure for members
          dan/atau anggota Dewan Komisaris.                                         of the Board of Directors and/or members of the
                                                                                    Board of Commissioners.
      2. Menyusun kebijakan atas remunerasi bagi anggota                         2. Establish the remuneration policy for members of
         Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.                                  the Board of Directors and/or members of the Board
                                                                                    of Commissioners.
      3. Menyusun besaran atas remunerasi bagi anggota                           3. Determine the remuneration amount for members
         Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.                                  of the Board of Directors and/or members of the
                                                                                    Board of Commissioners.

      Kebijakan remunerasi Perseroan mencakup komponen                           The Company’s compensation policy includes both
      remunerasi yang bersifat tetap dan variabel, serta                         fixed and variable components and is designed to
      dirancang untuk mencerminkan tanggung jawab, kinerja,                      reflect each member of the Board of Commissioners
      dan kontribusi masing-masing anggota Dewan Komisaris                       and Board of Directors’ responsibilities, performance,
      dan Direksi. Struktur remunerasi tersebut ditujukan untuk                  and contributions. This pay structure aims to promote
      mendorong pencapaian kinerja yang berkelanjutan serta                      sustainable performance and responsible management
      pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial                         of the Company’s economic, environmental, and
      Perseroan secara bertanggung jawab.                                        social impacts.

      Penyusunan struktur, kebijakan dan besaran remunerasi                      When formulating the structure, policy, and amount of
      harus memperhatikan:                                                       remuneration, the following factors must be considered:
      1. Remunerasi yang berlaku pada industri sesuai dengan                     1. The remuneration standards prevalent in the industry
         kegiatan usaha perusahaan sejenis dan skala usaha                          for companies of similar type and scope as the
         dari Perseroan dalam industrinya.                                          Company in the relevant field.
      2. Tugas, tanggung jawab dan wewenang anggota                              2. The duties, responsibilities, and authorities
         Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris dikaitkan                         of Directors and/or members of the Board of
         dengan pencapaian tujuan dan kinerja Perseroan.                            Commissioners that impact the achievement of the
                                                                                    Company’s objectives and performance.
      3. Target kinerja atau kinerja masing-masing anggota                       3. The performance targets or actual performance of
         Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris.                                  each Director and/or Commissioner.
      4. Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap                       4. The balance between fixed and variable allowances.
         dan bersifat variabel.

      Proses penetapan remunerasi dilakukan secara objektif                      The Nomination and Remuneration Committee
      dan independen oleh Komite Nominasi dan Remunerasi,                        objectively and independently determines the
      sebelum diajukan kepada Dewan Komisaris dan                                remuneration process before presenting it to the Board
      selanjutnya dimintakan persetujuan Pemegang Saham                          of Commissioners, followed by seeking Shareholder
      melalui RUPS. Hasil keputusan Pemegang Saham atas                          approval through the GMS. The Shareholders’ decision




236   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 237
                                                                                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                         Sustainable Governance



kebijakan dan besaran remunerasi tersebut menjadi                 regarding the policy and amount of remuneration forms
dasar implementasi remunerasi bagi Dewan Komisaris                the basis for establishing compensation for the Board
dan Direksi.                                                      of Commissioners and Directors.

RASIO KOMPENSASI TOTAL TAHUNAN                                    TOTAL ANNUAL COMPENSATION RATIO
[GRI 2-21]                                                        [GRI 2-21]
Struktur, kebijakan dan besaran remunerasi harus                  The structure, policy, and level of remuneration must
dievaluasi oleh Komite Nominasi dan Remunerasi paling             be assessed by the Nomination and Remuneration
kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun.                        Committee at least once a year.

Jumlah remunerasi Dewan Komisaris untuk tahun buku                The remuneration amount for the Board of Commissioners
2025 mengacu pada hasil keputusan RUPST tanggal                   for the 2025 financial year is based on the AGMS
28 April 2025.                                                    resolution from April 28, 2025.

Jumlah remunerasi Direksi adalah sebagai berikut:                 The remuneration for the Board of Directors is outlined
                                                                  as follows:

       Gaji Presiden Direktur                    Gaji Direksi Lain                          Honorarium Komisaris
      President Director’s Salary              Other Directors’Salary                      Commissioner’s Honorarium




             100           %                 AVG
                                                     99,5               %                  AVG
                                                                                                    48,9               %

             dari Gaji Presiden                   dari Gaji Presiden                            dari Gaji Presiden
                  Direktur                             Direktur                                      Direktur
         100% of the President                  Averagely 83.9% of the                         Averagely 37% of the
           Director’s Salary                   President Director’s Salary                   President Director’s Salary




      Jenis Tunjangan Direksi dan Dewan Komisaris:
      Types of Allowances for Directors and Board of Commissioners:

        Direksi                                           Board of Directors
        1. Remunerasi.                                    1. Remuneration.
        2. Tunjangan Hari Raya (THR).                     2. Holiday Allowance (THR).
        3. Program Kepemilikan Mobil.                     3. Car Ownership Program.
        4. Dana Pensiun.                                  4. Pension Fund.
        5. Asuransi Kesehatan.                            5. Health Insurance.
        6. Cuti Besar/Cuti Panjang.                       6. Grand Leave/Long Leave.
        7. Tunjangan Cuti Besar.                          7. Grand Leave Allowance.

        Dewan Komisaris                                   Board of Commissioners
        1. Tunjangan Hari Raya (THR).                     1. Holiday Allowance (THR).




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   237
Page 238
      Peran Badan Tata Kelola Tertinggi Dalam
      Penerapan Tata Kelola Keberlanjutan dan
      Pelaporan Keberlanjutan                                                           [GRI 2-14, 2-26]

      Role of the Highest Governance Body in the Implementation of Sustainability
      Governance and Sustainability Report




      Badan Tata Kelola Tertinggi Perseroan, yang                                The Company’s Highest Governance Body, comprising the
      terdiri dari Dewan Komisaris dan Direksi, memiliki                         Board of Commissioners and the Board of Directors, has a
      peran strategis dalam memastikan bahwa prinsip                             strategic role in ensuring the integration of sustainability
      keberlanjutan terintegrasi secara konsisten ke dalam                       principles into the Company’s overall direction, including
      arah bisnis Perseroan, termasuk dalam proses pelaporan                     sustainability reporting. This involves setting the
      keberlanjutan. Keterlibatan ini mencakup penetapan visi,                   Company’s vision, values, and strategies, which act as the
      nilai-nilai, dan strategi Perseroan yang menjadi landasan                  basis for managing economic, environmental, and social
      dalam pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan                          impacts, and serve as the main reference for preparing
      sosial, serta menjadi acuan utama dalam penyusunan                         and disclosing sustainability information.
      dan pengungkapan informasi keberlanjutan.

      Dalam konteks pelaporan keberlanjutan, Dewan Komisaris                     In sustainability reporting, the Board of Commissioners
      dan Direksi bertanggung jawab untuk meninjau dan                           and the Board of Directors are responsible for reviewing
      menyetujui informasi yang dilaporkan, termasuk                             and approving the reported information, including key
      topik-topik material Perseroan. Proses peninjauan                          topics for the Company. The review process occurs in
      dilakukan secara berjenjang, dimulai dari pengumpulan                      stages, starting with data collection and processing by
      dan pengolahan data oleh manajemen dan unit kerja                          management and relevant work units, then followed
      terkait, dilanjutkan dengan pembahasan internal untuk                      by internal discussions to ensure the information’s
      memastikan kelengkapan, konsistensi, dan akurasi                           completeness, consistency, and accuracy. The report,




238   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 239
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                          Sustainable Governance



informasi. Selanjutnya, laporan beserta topik material            along with the disclosed key topics, is then submitted
yang diungkapkan disampaikan kepada Direksi dan                   to the Boards for thorough review before final approval.
Dewan Komisaris untuk dilakukan penelaahan menyeluruh             Through this process, the Highest Governance Body
sebelum memperoleh persetujuan akhir. Melalui                     oversees and is accountable for the quality and substance
mekanisme ini, Badan Tata Kelola Tertinggi menjalankan            of the Company’s sustainability disclosures.
fungsi pengawasan dan akuntabilitas atas kualitas serta
substansi pengungkapan keberlanjutan Perseroan.

Pelaksanaan tata kelola keberlanjutan sehari-hari                 The daily governance of sustainability is overseen by
dikoordinasikan melalui Sustainability Directorate                the Sustainability Directorate, which reports to the Vice
yang berada di bawah Wakil Presiden Direktur dan                  President Director and is subject to supervision by the
melapor langsung kepada Presiden Direktur. Direktorat             Board of Directors. This directorate is responsible for
ini bertanggung jawab atas pengelolaan dampak                     managing the economic, environmental, and social
ekonomi, lingkungan, dan sosial dari kegiatan operasional         impacts of the Company’s operational activities,
Perseroan, termasuk memastikan kepatuhan terhadap                 including ensuring adherence to applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku serta                   regulations and integrating sustainability principles into
integrasi keberlanjutan dalam proses bisnis. Pemisahan            business processes. This distribution of roles sustains
peran ini memastikan adanya keseimbangan antara fungsi            an equilibrium between the strategic oversight provided
pengawasan strategis oleh Badan Tata Kelola Tertinggi             by the Supreme Governance Body and the operational
dan fungsi pengelolaan operasional oleh manajemen.                management duties delegated to management.

Selain menjalankan fungsi pengelolaan dampak,                     In addition to performing impact management functions,
Perseroan menyediakan berbagai mekanisme komunikasi               the Company offers various communication channels
yang dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan                 that can be used by internal and external stakeholders.
internal maupun eksternal. Mekanisme ini berfungsi                These channels allow individuals to seek advice on
sebagai sarana bagi individu untuk memperoleh nasihat             implementing responsible business policies and
terkait penerapan kebijakan dan praktik bisnis yang               practices, as well as to submit questions, feedback,
bertanggung jawab, sekaligus untuk menyampaikan                   and concerns about the Company’s business conduct.
pertanyaan, masukan, maupun kekhawatiran atas perilaku            These communication methods include investor
bisnis Perseroan. Saluran komunikasi tersebut meliputi            visits, community meetings, email communications,
kunjungan investor, pertemuan dengan masyarakat,                  and suggestion boxes located within the Company’s
komunikasi melalui surat elektronik, serta kotak saran            operational areas.
yang tersedia di lingkungan operasional Perseroan.

Setiap masukan dan kekhawatiran yang diterima                     All inputs and concerns submitted through these
melalui mekanisme tersebut dicatat, ditelaah, dan                 channels are recorded, assessed, and handled by relevant
ditindaklanjuti oleh unit kerja terkait sesuai dengan             departments according to their importance and content.
tingkat materialitas dan substansinya. Hasil tindak lanjut        The results of these follow-up actions serve as evaluation
menjadi bahan evaluasi bagi manajemen dan, apabila                evidence for management and, when appropriate,
relevan, dilaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris            are shared with the Board of Directors and Board of
sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan praktik             Commissioners to support the Company’s governance
keberlanjutan Perseroan.                                          and sustainability improvements.

Untuk memastikan konsistensi dan akurasi pelaporan,               To ensure consistency and accuracy in reporting, the
Direksi memberikan mandat kepada Sekretaris                       Board of Directors has assigned the Corporate Secretary
Perusahaan untuk mengoordinasikan penyusunan                      to oversee the development of the Sustainability Report.
Laporan Keberlanjutan. Sekretaris Perusahaan                      The Corporate Secretary ensures that all critical topics
memastikan bahwa seluruh topik material terkait dampak            regarding economic, environmental, and social impacts
ekonomi, lingkungan, dan sosial telah tercakup secara             are thoroughly covered and clearly communicated to
memadai dan disampaikan secara transparan kepada                  stakeholders. This approach helps the Company deliver
para pemangku kepentingan. Dengan pendekatan ini,                 trustworthy reports and strengthens stakeholder
Perseroan berupaya menjaga keandalan pelaporan                    confidence in TAPG’s sustainability governance.
sekaligus memperkuat kepercayaan pemangku
kepentingan terhadap tata kelola keberlanjutan TAPG.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   239
Page 240
      Struktur Organisasi
      Divisi Sustainability                                              [OJK E.1]

      Organizational Structure of the Sustainability Division




                                                                                                 Chief Executive Officer




                                                                                                 Vice President Director




                                                                                                Sustainability Directorate

                                                                                                   Deputy Director (1)




                                                     Fire & SafetyAudit
                                                                    Management
                                                                        Internal Division
                                                                  Internal Audit
                                                             Sub Division Head (0)




                     Fire Management                                                        Safety Management

                      Section Head (1)                                                      Department Head (1)




240   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 241
                                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                        Sustainable Governance



Direktorat Sustainability dibentuk untuk menjalankan            The Sustainability Directorate was established to
strategi, dan mengimplementasikan kebijakan                     implement the Company’s sustainability policies and
keberlanjutan Perseroan dan dipimpin Deputy Director            strategies. It is led by a Deputy Director who reports
yang bertanggung jawab secara langsung kepada Vice              directly to the Vice President Director. The Deputy
President Director. Deputy Director Sustainability              Director of Sustainability oversees activities, implements
bertugas mengawasi kegiatan, implementasi,                      and monitors processes, and ensures that all operational
pemantauan dan memastikan seluruh kegiatan                      functions comply with relevant sustainability regulations.
operasional selalu dilakukan berdasarkan regulasi
keberlanjutan yang berlaku.




                                         Certification & Environment
                                                     Audit Internal   Division
                                                     Internal Audit
                                                 Sub Division Head (1)




              Environmental Management                                     Sustainability Certification & Rating

                  Department Head (0)                                             Sub Department Head (1)




     Environmental                Climate Change &
                                                                       Certification                        Report & Rating
      Compliance                    Conservation


    Section Head (1)              Section Head (1)                        Staff (0)                             Staff (1)




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   241
Page 242
      Pengetahuan Kolektif Badan
      Tata Kelola Tertinggi                                                 [GRI 2-17][OJK E.2]

      Collective Knowledge of the Highest Governance Body




      Perseroan memandang bahwa penguatan pengetahuan                            The Company considers strengthening the collective
      kolektif Dewan Komisaris dan Direksi merupakan fondasi                     knowledge of the Board of Commissioners and the Board
      penting dalam memastikan pengambilan keputusan                             of Directors as a fundamental element for facilitating
      yang efektif dan bertanggung jawab, khususnya dalam                        effective and responsible decision-making, particularly
      menghadapi dinamika bisnis dan tantangan keberlanjutan.                    when navigating business dynamics and sustainability
      Oleh karena itu, Perseroan secara berkelanjutan                            challenges. Consequently, the Company relentlessly
      mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan                               strives to improve the understanding, skills, and
      pemahaman, keterampilan, dan pengalaman Badan Tata                         expertise of the Highest Governance Body concerning
      Kelola Tertinggi terkait pembangunan berkelanjutan.                        sustainable development.

      Upaya tersebut dilakukan melalui partisipasi Dewan                         These efforts involve the participation of the Board of
      Komisaris dan Direksi dalam berbagai program                               Commissioners and the Board of Directors in various
      pengembangan kapasitas, seperti seminar, lokakarya,                        capacity-building activities such as seminars, workshops,
      diskusi strategis, dan forum eksternal yang membahas                       strategic discussions, and external forums that address
      isu-isu ekonomi, lingkungan, dan sosial yang relevan                       economic, environmental, and social issues relevant
      dengan kegiatan usaha Perseroan. Selain pembelajaran                       to the Company’s business operations. In addition to
      eksternal, peningkatan pengetahuan kolektif juga                           external learning opportunities, collective knowledge
      didukung melalui sesi internal dan pembahasan                              expansion is also encouraged through internal sessions
      strategis bersama manajemen, yang memungkinkan                             and strategic dialogues with management. This approach
      Dewan Komisaris dan Direksi memperoleh pemahaman                           enables the Board of Commissioners and the Board of
      yang lebih mendalam mengenai profil risiko, peluang,                       Directors to acquire a deeper understanding of the risk
      serta dampak keberlanjutan dari operasional Perseroan.                     profile, opportunities, and sustainability implications
      Pendekatan ini memastikan bahwa wawasan yang                               of the Company’s activities. Such strategy ensures
      diperoleh tidak hanya bersifat individual, tetapi                          that the insights obtained are not merely individual
      terakumulasi sebagai pengetahuan kolektif yang                             but are accumulated as collective knowledge, thereby
      memperkuat fungsi pengawasan dan arahan strategis                          strengthening the oversight function and strategic
      Badan Tata Kelola Tertinggi.                                               direction of the Highest Governance Body.

      Berikut adalah program pengembangan kompetensi                             The following management competency development
      manajemen terkait bisnis berkelanjutan:                                    programs are oriented towards sustainable business:

      PROGRAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI                                            SUSTAINABLE BUSINESS MANAGEMENT
      MANAJEMEN TERKAIT BISNIS                                                   COMPETENCY DEVELOPMENT PROGRAM
      BERKELANJUTAN


      Pelatihan Dewan Komisaris
      Training of Board of Commissioners


                Tanggal Pelatihan                                             Nama Pelatihan                                 Peran
                    Training Date                                               Training Name                                 Role


       18-19 Februari 2025                                                                                              Peserta
                                                   Indonesia Economic Summit 2025
       February 18-19, 2025                                                                                             Participant

       20-22 Maret 2025                                                                                                 Peserta
                                                   The Owners Forum Barcelona
       March 20-22, 2025                                                                                                Participant




242   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 243
                                                                                                Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                   Sustainable Governance




       Tanggal Pelatihan                               Nama Pelatihan                                           Peran
          Training Date                                  Training Name                                           Role

9-13 April 2025                                                                                           Peserta
                               Asia Business Council Spring Forum: New Delhi
April 9-13, 2025                                                                                          Participant

5-8 Mei 2025                                                                                              Peserta
                               Ecosperity week - Philanthropy Asia Summit 2025
May 5-8, 2025                                                                                             Participant

22 Mei 2025                                                                                               Peserta
                               Triputra Group Governance Forum 2025
May 22, 2025                                                                                              Participant

29 Mei-1 Juni 2025                                                                                        Peserta
                               The Kyoto Meeting 2025
May 29-June 1, 2025                                                                                       Participant

13 Juni 2025                   KADIN: Kuliah Umum dan Penandatanganan Nota                                Peserta
June 13, 2025                  Kesepahaman (MoU) KADIN Indonesia bersama Lemhannas RI                     Participant

                               Invitation - Meet The Leaders with Rosan Roeslani:
13 Juni 2025                                                                                              Peserta
                               Entrepreneurial Leadership in Action: Steering Indonesia's
June 13, 2025                                                                                             Participant
                               Investment & Industrial Renaisance

30 Juni 2025                                                                                              Peserta
                               Grand Launching Prasasti: Center for Policy Studies
June 30, 2025                                                                                             Participant

                               Singapore Management University Learning Trip to London &
7-11 Juli 2025                                                                                            Peserta
                               EU: The London School of Economics and Political Science,
July 7-11, 2025                                                                                           Participant
                               London Interdisciplinary School, University of St Gallen

7 Agustus 2025                                                                                            Peserta
                               Retreat Akmil Kadin
August 7, 2025                                                                                            Participant

24-29 Agustus 2025             Endeavor: Executive Education Programs (Harvard Business                   Peserta
August 24-29, 2025             School                                                                     Participant

3 September 2025                                                                                          Peserta
                               Triputra Group Executive Briefing 2025
September 3, 2025                                                                                         Participant

10-13 September 2025                                                                                      Peserta
                               Asia Business Council Autumn Forum: Seoul
September 10-13, 2025                                                                                     Participant

26 September 2025                                                                                         Peserta
                               Afternoon Tea Kompas
September 26, 2025                                                                                        Participant

29 September 2025              Global-Asia Family Office Summit 2025 - Charting the Course                Peserta
September 29, 2025             in a Different World                                                       Participant

1-3 Oktober 2025                                                                                          Peserta
                               Asia Summit 2025
October 1-3, 2025                                                                                         Participant

4 Oktober 2025                                                                                            Peserta
                               Annual Temasek Events 2025
October 4, 2025                                                                                           Participant

10 Oktober 2025                                                                                           Peserta
                               Indonesia Sustainability Forum 2025
October 10, 2025                                                                                          Participant

14 Oktober 2025                                                                                           Peserta
                               FORBES GLOBAL CEO CONFERENCE
October 14, 2025                                                                                          Participant

31 Oktober-3 November 2025                                                                                Peserta
                               ALF Annual Gathering 2025
October 31-November 3, 2025                                                                               Participant

30 November-2 Desember 2025                                                                               Peserta
                               Rapimnas Kadin Indonesia 2025
November 30-December 2, 2025                                                                              Participant

3 Desember 2025                                                                                           Peserta
                               Indonesia Food Resilience Forum 2025
December 3, 2025                                                                                          Participant




                                           PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   243
Page 244
      Pelatihan Direksi
      Training of Board of Directors


                Tanggal Pelatihan                                             Nama Pelatihan                            Peran
                    Training Date                                               Training Name                             Role

       22 Januari 2025                             IBC Dialogue: "Strategic Expansion of Indonesia's Overseas       Peserta
       January 22, 2025                            Workers Industry to Support National Economic Goals"             Participant

       18 Februari 2025                                                                                             Peserta
                                                   IBC Economic Summit 2024
       February 18, 2025                                                                                            Participant

       22 Mei 2025                                                                                                  Peserta
                                                   Triputra Group Governance Forum 2025
       May 22, 2025                                                                                                 Participant

       3 September 2025                                                                                             Peserta
                                                   Triputra Group Executive Briefing 2025
       September 3, 2025                                                                                            Participant

       18 September 2025                           Roundtable Decision SUAR I - Kekuatan Ekonomi Pekerja            Peserta
       September 18, 2025                          Migran Indonesia                                                 Participant

                                                   Focus Group Discussion (FGD) bertajuk: “Membangun Rantai
       7 Oktober 2025                              Pasok Kelapa yang Berkelanjutan dan Bebas Deforestasi untuk      Peserta
       October 7, 2025                             Pasar Global” – Road to Indonesia Sustainable Agriculture        Participant
                                                   Summit 2026

       10 Oktober 2025                                                                                              Peserta
                                                   Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2025
       October 10, 2025                                                                                             Participant

       4 November 2025                                                                                              Peserta
                                                   Kompas100 CEO Forum powered by PLN ke-16
       November 4, 2025                                                                                             Participant

       5 November 2025                             Seminar Investortrust: “Economic Outlook: Tahun 2026, Tahun      Peserta
       November 5, 2025                            Ekspansi”                                                        Participant

                                                   Undangan Focus Group Discussion: Road to JFSS "Optimalisasi
       18 November 2025                                                                                             Peserta
                                                   Skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Peningkatan
       November 18, 2025                                                                                            Participant
                                                   Kesejahteraan Petani Tebu" - KADIN

       21 November 2025                                                                                             Peserta
                                                   FGD WG Karet - Kadin Indonesia
       November 21, 2025                                                                                            Participant

       25 November 2025                            Forbes Asia is hosting a Best Under A Billion Forum and Awards   Peserta
       November 25, 2025                           Dinner                                                           Participant

       2 Desember 2025                             Roundtable Decision SUAR: “KEK Akseleratif Atraktif Tingkatkan Peserta
       December 2, 2025                            Investasi dan Lapangan Kerja”                                  Participant




244   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 245
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                          Sustainable Governance




                                                                       Menjaga Integritas
                                                                                                   Maintaining Integrity



Korupsi, suap, gratifikasi dan tindakan penipuan (fraud)          Corruption, bribery, gratuities, and fraud can harm the
berdampak negatif dalam Perseroan karena merusak                  Company by undermining ethical business practices.
praktik bisnis yang sehat. Keterlibatan pegawai                   Employees must engage in gratification control by
dalam pengendalian gratifikasi diwujudkan melalui                 signing the Company’s Integrity Pact (Code of Conduct).
penandatanganan Pakta Integritas Perseroan (Pedoman               The Human Capital (HC) Directorate has also provided
Etika Berperilaku). Human Capital (HC) Directorate juga           oral and written consultations to Divisions/Units
telah memberikan konsultasi secara lisan dan tertulis atas        regarding inquiries about Gratification.
pertanyaan Divisi/Satuan/Unit terkait dengan Gratifikasi.




          Komunikasi, Pelatihan, dan Pengelolaan
                          Risiko Antikorupsi                                                                               [GRI 3-3]

                              Anti-Corruption Communication, Training, and Risk Management




Perseroan menempatkan pencegahan korupsi dan                      The Company considers corruption and bribery
penyuapan sebagai bagian integral dari tata kelola                prevention a key part of its sustainability governance
keberlanjutan dan manajemen risiko perusahaan.                    and corporate risk management. The anti-corruption
Pendekatan pengelolaan antikorupsi dilaksanakan                   approach is systematically put into action through
secara sistematis melalui penetapan kebijakan internal,           internal policies, risk assessments, communication,
penilaian risiko, komunikasi dan pelatihan, serta                 training, and structured reporting and follow-up
mekanisme pelaporan dan tindak lanjut yang terstruktur.           processes. This framework aims to ensure compliance
Kerangka ini dirancang untuk memastikan kepatuhan                 with relevant laws and regulations while fostering a
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku                culture of integrity throughout all Company operations.
sekaligus memperkuat budaya integritas di seluruh lini
operasional Perseroan.

Sebagai landasan kebijakan, Perseroan telah menetapkan            As a policy foundation, the Company has issued Internal
Memo Internal No. MI/HC/X/2022/028 tentang Kebijakan              Memo No. MI/HC/X/2022/028 regarding the Anti-
Antikorupsi dan Anti Penyuapan di Triputra Agro Persada           Corruption and Anti-Bribery Policy at Triputra Agro
Group (TAPG) tertanggal 10 Oktober 2022, yang berlaku             Persada Group (TAPG), dated October 10, 2022, which
di seluruh Grup Perseroan. Kebijakan ini mengatur                 applies across the entire Company Group. This policy
prinsip-prinsip pencegahan korupsi dan penyuapan,                 outlines the principles for preventing corruption and
larangan atas segala bentuk gratifikasi yang tidak sah,           bribery, bans all forms of unlawful gratuities, and requires
serta kewajiban seluruh insan TAPG untuk menjunjung               all TAPG personnel to uphold integrity when conducting
tinggi integritas dalam menjalankan kegiatan usaha.               business. Additionally, the Company has enacted an
Selain itu, Perseroan juga menerapkan Memo Internal               Internal Memo on the Whistleblower System and an
mengenai Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblower              Integrity Pact, which are key components of the internal
System) serta Pakta Integritas, yang menjadi bagian               control and corporate governance framework.
tidak terpisahkan dari kerangka pengendalian internal
dan tata kelola perusahaan.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report      245
Page 246
      PENILAIAN RISIKO KORUPSI [GRI 205-1]                                       CORRUPTION RISK ASSESSMENT [GRI 205-1]
      Perseroan secara bertahap melakukan penilaian risiko                       The Company has been conducting corruption risk
      korupsi sebagai bagian dari proses manajemen risiko                        assessments as an integral component of its corporate risk
      perusahaan. Penilaian ini mencakup aktivitas operasional                   management framework. These evaluations encompass
      utama, fungsi pendukung, serta interaksi dengan pihak                      primary operational activities, support functions, and
      ketiga, dengan tujuan mengidentifikasi area yang memiliki                  engagements with third parties, with the objective of
      potensi risiko korupsi dan penyuapan. Risiko signifikan                    identifying areas susceptible to corruption and bribery
      yang menjadi perhatian antara lain terkait proses                          risks. Major risks include those associated with the
      pengadaan barang dan jasa, hubungan dengan kontraktor                      procurement of goods and services, relationships with
      dan pemasok, serta aktivitas operasional yang melibatkan                   contractors and suppliers, as well as operational activities
      perizinan dan interaksi dengan pihak eksternal.                            involving licensing and external interactions.

      Hasil penilaian risiko tersebut digunakan sebagai                          The outcomes of these risk assessments serve as a
      dasar untuk menetapkan langkah-langkah mitigasi,                           foundation for implementing mitigation strategies,
      memperkuat pengendalian internal, serta menentukan                         strengthening internal controls, and setting priorities
      prioritas sosialisasi dan pelatihan antikorupsi di                         for anti-corruption outreach and training within
      lingkungan Perseroan.                                                      the Company.

      KOMUNIKASI DAN                             P E L AT I H A N                COMMUNICATION AND ANTI-CORRUPTION
      ANTIKORUPSI [GRI 205-2]                                                    TRAINING [GRI 205-2]
      Kebijakan dan prosedur antikorupsi yang diatur                             The anti-corruption policies and procedures outlined in
      dalam Memo Internal Kebijakan Antikorupsi dan Anti                         the Internal Memo on Anti-Corruption and Anti-Bribery
      Penyuapan, Whistleblower System, serta Pakta Integritas                    Policies, the Whistleblower System, and the Integrity
      dikomunikasikan kepada Dewan Komisaris, Direksi, dan                       Pact are communicated to the Board of Commissioners,
      seluruh karyawan melalui sosialisasi internal dan media                    the Board of Directors, and all employees through
      komunikasi perusahaan. Perseroan juga mengharuskan                         internal dissemination and company communications.
      kontraktor, pemasok, dan mitra usaha untuk memahami                        Furthermore, the Company obligates contractors,
      dan mematuhi prinsip-prinsip antikorupsi yang diterapkan                   suppliers, and business partners to comprehend and
      Perseroan, yang disampaikan antara lain melalui ketentuan                  adhere to the Company’s anti-corruption principles,
      kerja sama dan komunikasi bisnis.                                          which are conveyed, among other means, through terms
                                                                                 of cooperation and business correspondence.

      Selain komunikasi kebijakan, Perseroan menyelenggarakan                    In addition to policy dissemination, the Company
      pelatihan antikorupsi secara bertahap bagi karyawan                        implements progressive anti-corruption training
      guna meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan                             programs for employees to deepen their understanding
      internal, potensi risiko korupsi, serta mekanisme                          of internal policies, potential corruption risks, and
      pelaporan pelanggaran. Pelatihan ini bertujuan untuk                       mechanisms for reporting violations. This training is
      memastikan bahwa prinsip antikorupsi tidak hanya                           designed to ensure that anti-corruption principles are
      dipahami, tetapi juga diterapkan secara konsisten dalam                    not only comprehended but also consistently integrated
      kegiatan operasional sehari-hari.                                          into daily operational practices.

      INSIDEN KORUPSI DAN TINDAK LANJUT                                          CORRUPTION CASES AND FOLLOW-UPS
      [GRI 205-3]                                                                [GRI 205-3]
      Sepanjang tahun pelaporan 2025, Perseroan tidak                            During the 2025 reporting year, the Company did not
      mencatat adanya insiden korupsi yang terkonfirmasi.                        record any confirmed corruption incidents. As a result,
      Dengan demikian, tidak terdapat kasus pemberhentian                        there were no employee dismissals, disciplinary actions,
      atau sanksi disiplin terhadap karyawan, penghentian                        contract terminations or non-renewals with business
      atau tidak diperpanjangnya kontrak dengan mitra usaha,                     partners, or legal cases related to corruption involving
      maupun perkara hukum publik terkait korupsi yang                           the Company or its employees.
      melibatkan Perseroan atau karyawannya.

      Perseroan terus mendorong pemanfaatan Whistleblower                        The Company promotes the use of its Whistleblower
      System sebagai sarana resmi bagi karyawan dan pihak                        System as an official, secure, and confidential channel
      eksternal untuk melaporkan dugaan pelanggaran secara                       for employees and external parties to report suspected
      aman dan rahasia. Setiap laporan yang diterima akan                        misconduct. All reports will be addressed following
      ditangani sesuai dengan ketentuan dalam Memo Internal                      the procedures outlined in the Internal Memorandum,
      yang berlaku, termasuk proses verifikasi dan tindak lanjut,                including verification and follow-up, demonstrating
      sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam menjaga                       the Company’s dedication to integrity, transparency,
      integritas, transparansi, dan akuntabilitas.                               and accountability.


246   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 247
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                          Sustainable Governance




                             Sistem Pengaduan Keluhan                                                              [GRI 2-16, 2-26]

                                                                                                       Grievance System



Perseroan menghargai setiap masukan dan kritikan                  To maintain a harmonious relationship between the
para pemangku kepentingan, dalam rangka menjaga                   Company and its stakeholders and to ensure sustainable
hubungan harmonis antara Perseroan dengan para                    operational activities, the Company values feedback and
pemangku kepentingan dalam melakukan kegiatan                     input from all stakeholders. Therefore, the Company has
operasional yang berkelanjutan. Untuk itu Perseroan telah         established a mechanism for receiving and resolving
menyediakan mekanisme penerimaan dan penyelesaian                 complaints from stakeholders, both on-site and at
keluhan dari pemangku kepentingan, baik di Site maupun            the Head Office, as well as from external parties,
di Head Office, dan juga pihak eksternal agar masalah             allowing all issues or complaints to be addressed and
atau keluhan tersebut dapat direspon dan diselesaikan             resolved promptly.
secara cepat.

JAMINAN PERLINDUNGAN PELAPOR                                      G UA R A N T E E O F W H I S T L E B L OW E R
PENGADUAN                                                         PROTECTION
1.   Perseroan berkomitmen untuk melindungi pelapor               1. The Company is committed to protecting
     yang beritikad baik dan Perseroan akan patuh terhadap           whistleblowers who come forward in good faith
     seluruh peraturan perundang-undangan serta praktik              and will comply with all applicable laws and
     terbaik yang berlaku dalam penyelenggaraan sistem               regulations, using best practices in implementing the
     perlindungan pelapor. Seluruh laporan pelanggaran               whistleblower protection system. The confidentiality
     akan dijamin kerahasiaan dan keamanannya dan                    and security of all reports of violations will be
     pelapor akan dijamin haknya untuk memperoleh                    ensured, and reporters will have the right to obtain
     informasi mengenai tindak lanjut atas laporannya.               information regarding the investigation of their
                                                                     reports.
2. Pelapor dapat melakukan pengaduan kepada                       2. Whistleblowers may file a complaint with the
   Perseroan apabila mendapatkan balasan berupa                      Company if they experience pressure, threats,
   tekanan atau ancaman atau tindakan pembalasan                     or other forms of retaliation, as well as submit
   lain yang dialaminya. Pengaduan dapat disampaikan                 complaints to the GCG Committee through the
   kepada Komite GCG Perseroan melalui mekanisme                     mechanism implemented by the Company.
   yang diterapkan oleh Perseroan.
3. Selain itu Perseroan akan menyediakan perlindungan             3. Furthermore, the Company will provide legal
   hukum untuk pelapor yang beritikad baik, hal ini                  protection to reporters who come forward honestly.
   sejalan dengan Pasal 43 Undang-Undang No. 15                      This action aligns with Article 43 of Law Number
   Tahun 2002 jo Undang-Undang No. 25 Tahun 2003                     25 of 2003 on amendments to Law Number 15 of
   tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal                    2002 on Money Laundering, Article 13 of Law No.
   13 Undang-Undang No. 13 Tahun 2006 tentang                        13 of 2006 concerning Protection of Witnesses and
   Perlindungan Saksi dan Korban, serta Pasal 5                      Victims, and Article 5 of Government Regulation
   Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2003 tentang                    (“PP”) 57 of 2003 concerning Procedures for Special
   Tata Cara Perlindungan Khusus bagi Pelapor dan                    Protection of Reporters and Witnesses, which serves
   Sanksi dalam Tindak Pidana Pencucian Uang.                        as the implementation regulation of the Money
                                                                     Laundering Law.
4. Dalam hal pelapor merasa perlu, pelapor dapat juga             4. Under Law No. 13 of 2006 concerning the Protection
   meminta bantuan ke Lembaga Perlindungan Saksi                     of Witnesses and Victims, reporters have the option,
   dan Korban (LPSK) sesuai dengan Undang-Undang                     if they feel it is necessary, to seek assistance from
   No. 13 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Saksi                      the Witness and Victim Protection Agency (LPSK).
   dan Korban.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     247
Page 248
      INVESTIGASI PENANGANAN PENGADUAN/                                          G R I E VA N C E            HANDLING                AND
      KELUHAN                                                                    INVESTIGATION
      1. Seluruh laporan mengenai pelanggaran yang                               1.     All incoming reports of violations will be checked to
         masuk akan dilakukan verifikasi, dengan tujuan                                 gather enough preliminary evidence to determine
         untuk sedapat mungkin mengumpulkan bukti awal                                  their veracity or falsehood, or if insufficient
         yang memadai, sehingga dapat ditarik kesimpulan                                evidence is found, they will be forwarded to the
         benar apa tidak laporan tersebut, atau sebaliknya                              investigation stage.
         ditemukan tidak cukupnya bukti untuk diteruskan
         ke tahap investigasi.
      2. Proses investigasi atas suatu laporan dilakukan                         2. A report is investigated by following the principles
         dengan memegang asas praduga tidak bersalah                                of presumption of innocence and objectivity.
         dan objektifitas.
      3. Hasil dari proses investigasi berupa laporan yang                       3. The results of the investigation process are
         disertai beberapa bukti pendukung yang dapat                               presented in the form of a report accompanied by
         merupakan bukti fisik maupun bukti non-fisik.                              supporting evidence, which may include physical or
                                                                                    non-physical evidence.
      4. Hasil investigasi tidak berupa opini atau pendapat                      4. The findings of the investigation are not expressed
         tapi berupa kesimpulan akhir mengenai hasil                                as opinions but as definitive conclusions that will
         investigasi yang akan digunakan sebagai dasar                              serve as the basis for appropriate action.
         keputusan pengambilan tindakan.

      Perseroan membagi 2 (dua) macam sistem pelaporan                           The Company classifies 2 (two) types of existing
      yang ada, yaitu Pengaduan Keluhan/Grievance dari pihak                     reporting systems: Complaints/Grievances from Internal
      Internal & Eksternal dan Whistleblowing System (WBS).                      & External parties and the Whistleblowing System (WBS).

      PENANGANAN KELUHAN INTERNAL                                                HANDLING INTERNAL COMPLAINTS
      Perseroan menangani segala pengaduan atau pernyataan                       The Company addresses all complaints or expressions
      ketidakpuasan yang dialami karyawan terkait dengan                         of dissatisfaction experienced by employees concerning
      pekerjaan, beban kerja, lingkungan kerja ataupun                           their work, workload, work environment, or workplace
      hubungan kerja. Hal ini tertuang pada Standard                             relationships. This is outlined in Standard Operating
      Operating Procedure No. SOP/SUPP/XI/2016/009                               Procedure No. SOP/SUPP/XI/2016/009 regarding
      perihal Penyelesaian Keluhan Karyawan di Site, yang                        the Settlement of Employee Complaints at the Site,
      dikelola oleh HC Directorate.                                              managed by the HC Directorate.

      Selama periode 2025, total pelaporan yang diterima                         In 2025, a total of 394 internal complaints were received,
      sebanyak 394 pengaduan keluhan secara internal.                            all of which have been followed up on or completely
      Sebanyak 394 keluhan telah selesai ditindaklanjuti atau                    resolved (100%).
      sebesar 100%.




                                              394 pengaduan                              | complaints
                                              Penanganan Keluhan Internal | Handling Internal Complaints




      Pengaduan-pengaduan yang disampaikan adalah terkait                        The complaints lodged pertained to housing facilities,
      fasilitas perumahan, alat kerja, dan ketenagakerjaan.                      work equipment, and employment conditions.

      Perseroan berkomitmen untuk menindaklanjuti                                The Company encourages all employees to voice
      dan menyelesaikan keluhan internal dari seluruh                            their concerns and is fully committed to promptly
      perusahaan anak.                                                           addressing and resolving internal complaints from all
                                                                                 subsidiary companies.




248   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 249
                                                                                                                          Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                             Sustainable Governance



 Alur Proses Penanganan Pengaduan/Keluhan Internal
 Management of Internal Complaint Flow


    1. Karyawan | Employee
    Mengisi Form Penyampaian Keluhan Karyawan
    (FPKK)
    Filling out the Employee’s Complaint Submission
    Form (FPKK)


                                                                                3. Karyawan | Employee

          2. FPKK disampaikan ke atasan langsung      Tidak/No                  Memasukkan Form Penyampaian Keluhan Karyawan (FPKK)
              FPKK is submited to the direct
              supervisor
                                                                                ke Kotak Saran
                                                                                Putting the FPKK into a Suggestion Box


                         Ya/Yes



    5. Karyawan | Employee                                                      4. Staf PGA | PGA Staff

    Mengisi Form Penyampaian Keluhan Karyawan                                   Membuka kotak saran, menganalisis, dan mendistribusikan FPKK ke
    (FPKK) kepada Atasan Langsung                                               Atasan terkait/Pejabat Tinggi di site
    Submitting the FPKK to the Employees Direct                                 Opening up the suggestion box, analysing, and distributing the FPKK
    Supervisor                                                                  to the Relevant Supervisor




    6. Atasan Langsung Karyawan                                  7. Atasan Langsung Karyawan                        8. Karyawan | Employee
     Employee’s Direct Supervisor                                 Employee’s Direct Supervisor
                                                                                                                    Menandatangani FPKK dengan
    Menerima dan menganalisa FPKK dan mendiskusikan              Mengisi tanggapan dan                              memberikan informasi “Selesai/
    penyelesaian keluhan bersama karyawan                        menandatangani serta mengembalikan                 Tidak Selesai”
    Receiving and analysing the FPKK and discussing              FPKK kepada karyawan                               Signing the FPKK and stating that
    complaint settlement with the relevant employee              Filling out a response and signing and             the complaint has been “Settled/
                                                                 returning the FPKK to the employee                 Not Settled”



    10. Staf PGA | PGA Staff                                     9. Karyawan | Employee

    Menerima FPKK dan membuat Laporan Keluhan                    Menyerahkan FPKK kepada
    karyawan dan Tanggapan Perseroan                             staf PGA
    Receiving the FPKK and preparing Employee’s                  Submitting the FPKK to the
    Complaint Report and Company’s Response                      PGA staff




                                                                              12. Staf PGA | PGA Staff
                11. Keluhan Selesai?
              Has the complaint been settled?         Tidak/No                Mengembalikan FPKK kepada Karyawan
                                                                              Returning the FPKK to the Employee

                         Ya/Yes



              Rekapitulasi penerimaan dan
                   penanganan Keluhan                                               Penyelesaian Keluhan Karyawan
          Recapitulating of Complaint Receipt and                                  Settlement of Employee’s Complaint
                       management




PENANGANAN KELUHAN                                                             HANDLING EXTERNAL COMPLAINTS
EKSTERNAL [GRI 2-16]                                                           [GRI 2-16]
Perseroan selalu mengutamakan asas kekeluargaan                                When addressing any complaint, the Company always
dengan menempatkan musyawarah sebagai langkah awal                             starts with friendly discussions to resolve the issue
dalam setiap penyelesaian keluhan yang disampaikan.                            and find solutions. Any stakeholder wishing to express
Setiap pemangku kepentingan yang ingin menyampaikan                            their aspirations or complaints can come directly to the
aspirasi/saran ataupun keluhannya dapat secara langsung                        Company’s location and fill out the form provided by
datang ke lokasi Perseroan dan mengisi form yang                               the Company. This process is outlined in the Company’s
telah disediakan oleh Perseroan. Hal ini tertuang pada                         Standard Operating Procedure No. SOP/ SUPP/
Standard Operating Procedure Perseroan No. SOP/                                III/2018/001 regarding the Acceptance and Settlement
SUPP/III/2018/001 perihal Penerimaan dan Penyelesaian                          of Complaints from Stakeholders, which is managed by
Keluhan dari Pemangku Kepentingan, yang dikelola oleh                          the Corporate Social Responsibility (CSR) Directorate.
Corporate Social Responsibility (CSR) Directorate.




                                                         PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report                249
Page 250
      Khusus untuk keluhan yang berhubungan dengan                                        For specific complaints involving land claims or disputes,
      klaim lahan atau sengketa lahan, maka Perseroan akan                                the Company will conduct further verification and
      melakukan verifikasi dan investigasi lebih lanjut baik                              investigation based on documents held by the Company
      berdasarkan dokumen yang dimiliki Perseroan maupun                                  or by consulting village officials, traditional leaders,
      dengan melakukan penelusuran kepada perangkat                                       and local figures familiar with the history of village land
      desa, tokoh adat, tokoh-tokoh yang memahami sejarah                                 to determine the authenticity of the claimed land’s
      lahan desa untuk mengetahui kebenaran status lahan                                  status. Whenever a complaint is resolved, the Company
      yang diklaim. Setiap penyelesaian keluhan, Perseroan                                consistently emphasizes respect for the community’s
      selalu menempatkan penghormatan terhadap                                            rights to maintain peace.
      hak-hak masyarakat sehingga menghindari setiap
      bentuk kekerasan.

      Alur Proses Penanganan Pengaduan/Keluhan Eksternal (Keluhan Sengketa Lahan)
      Process For Managing External Complaints (Land Dispute Issues)


                                                               1. Pemangku Kepentingan | Stakeholders

                                                                    Menyampaikan Keluhan
                                                                    Submitting Complaints



          2. Petugas Keamanan | Security Officer

           Menerima dan meminta Pemangku Kepentingan
           mengisi buku tamu
           Welcoming and asking the Stakeholders to fill out                                              5. Pemangku Kepentingan | Stakeholders
           the guestbook
                                                                                                           Menyampaikan keluhan melalui media komunikasi
                                                                                                           Submitting complaints through communication
                                                                                                           media
          3. Petugas Keamanan | Security Officer

           Mempertemukan Pemangku Kepentingan dengan
           Asisten CSR/KTU
           Escorting the Stakeholders to the CSR/KTU                                                      6. Asisten CSR/KTU | CSR/KTU Assistant
           Assistant
                                                                                                           Mencatat keluhan pada Form rekaman permintaan
                                                                                                           informasi atau penyampaian keluhan eksternal
                                                                                                           Recording complain on the form of information inquiry
                                                                                                           record or external complain submission
          4. Pemangku Kepentingan | Stakeholders

           Mengisi Form rekaman permintaan informasi atau
           Penyampaian Keluhan Eksternal
           Filling ot the form information inquiry record or
           External Complain Subsmission




          7. Pemangku Kepentingan | Stakeholders

           Mencatat kronologi keluhan
           Recording the complaint chronology




                                                                                                             Melakukan verifikasi dokumen terkait lahan yang
              8. Keluhan Sengketa Lahan                                          Ya/Yes                                       disengketakan
                  Complaint on Land Dispute
                                                                                                             Verifying documents related to the disputed land




                               Tidak/No                                                                      Menyiapkan peta lokasi lahan yang disengketakan
                                                                                                              Preparing the location map of the disputed land




                                                                                                              Verifikasi dan investigasi ke pemerintah desa dan
                                                                                                                              lembaga adat terkait
                                                                                                         Verification and investigation to the village government and
                                                                                                                         related customary institutions




                 Penyelesaian Keluhan secara Umum                                                         Melakukan pengukuran ulang lahan yang disengketakan
                  General Settlement of Complaint                                                                    Re-measuring the disputed land




250   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 251
                                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                        Sustainable Governance



Terkait dengan keluhan sengketa lahan berikut                    Concerning land dispute complaints and their
proses penyelesaiannya:                                          resolution procedure:
1. Tim CSR dan survei melakukan verifikasi apakah lahan          1. The CSR and survey teams assess whether the
   tersebut telah di ganti rugi atau belum sesuai dengan             land has been compensated in accordance with
   dokumen yang dimiliki Perusahaan.                                 the Company’s documents.
2. Tim Survei akan membuat peta lokasi lahan yang                2. The Survey Team will create a map of the disputed
   disengketakan dan akan dilakukan verifikasi dan                   land’s location, verify the relevant parties, and
   investigasi kepada pihak terkait serta pengukuran                 remeasure the submitted land area.
   ulang untuk luas lahan yang disampaikan.
3. Setelah diketahui kejelasan lokasi sengketa, besar            3. After clarifying the dispute’s location, the amount
   lahan yang diklaim dan hasil verifikasi dari pihak-              of land claimed, and the verification results from
   pihak terkait barulah dilakukan proses negosiasi                 the concerned parties, a negotiation or mediation
   ataupun mediasi sesuai mekanisme penyelesaian                    process will occur according to the general
   secara umum.                                                     settlement mechanism.
4. Tanggapan terhadap keluhan (termasuk proses                   4. Responses to complaints (including verification and
   verifikasi dan investigasi) disampaikan paling lambat            investigation processes) will be provided within
   30 hari sejak keluhan diterima oleh Asisten CSR                  30 days of the CSR Assistant or KTU receiving
   atau KTU.                                                        the complaint.
5. Perusahaan akan mengutamakan penyelesaian                     5. The Company will prioritize an amicable resolution of
   keluhan secara kekeluargaan berdasarkan                          complaints through discussions aimed at reaching a
   musyawarah untuk mencapai mufakat. Jalur hukum                   consensus. Legal channels will be considered a last
   menjadi pilihan terakhir apabila upaya negosiasi dan             resort if negotiation and mediation do not lead to
   mediasi gagal dalam mencapai kesepakatan.                        an agreement.

Selama periode 2025, Perseroan telah menerima                    Throughout 2025, the Company received 10 complaints
10 pengaduan dari pihak eksternal. Sebanyak 7                    from external parties. Seven complaint has been
pengaduan telah ditindaklanjuti dan 3 masih dalam                addressed, while the other three are still under resolution.
proses penyelesaian.

Pengaduan-pengaduan yang disampaikan di antaranya                The submitted complaints included land claims, Plasma
terkait Klaim lahan, Plasma & Compliance Regulasi,               & Regulation compliance, Environmental Complaints,
Keluhan terkait Operasional dan Permohonan bantuan               and Requests for CSR assistance for village facilities.
CSR untuk fasilitas desa.

Perseroan berkomitmen untuk menindaklanjuti dan                  The Company is committed to addressing and resolving
menyelesaikan keluhan dari pihak eksternal dari seluruh          complaints from external parties across all subsidiaries.
perusahaan anak.

Jenis dan Jumlah keluhan Internal dan Penyelesaiannya di Tahun 2025
Types and Total Internal Complaints and Settlements in 2025


                                                                                             Status Keluhan
                                                                                             Complaint Status
                     Jenis Keluhan                Jumlah Keluhan
  No.
                   Type of Complaints              Total Complaints
                                                                                    Selesai                 Dalam Proses/
                                                                                   Resolved                 Belum Selesai


          Fasilitas Perumahan
 1.                                                        368                         368                           -
          Housing Facilities

          Alat Kerja
 2.                                                        416                         416                           -
          Working Equipments

          Ketenagakerjaan
 3.                                                        50                          50                            -
          Employment

 Jumlah
                                                           834                        834                            -
 Total




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   251
Page 252
      Jumlah Laporan Keluhan Internal yang Diterima 2023-2025
      Number of Internal Complaints Report Received in 2023-2025



                           Keterangan
                                                                          2025             2024                      2023
                           Description


       Jumlah Laporan Keluhan Internal yang
       Diterima                                                            834              728                      394
       Number of Internal Complaints Received

       Jumlah Laporan Keluhan Internal yang Selesai
       Ditindaklanjuti                                                     834              728                      394
       Number of Internal Complaints Followed-up

       Jumlah
                                                                           834              728                      394
       Total


      Jumlah Keluhan dari Masyarakat dan Pemangku Kepentingan Tahun 2025
      Number of Complaints from the Public and Stakeholders in 2025



                                                                                                  Status Keluhan
                                                                                                  Complaint Status
                              Jenis Keluhan                        Jumlah Keluhan
        No.
                           Type of Complaints                       Total Complaints
                                                                                          Selesai            Dalam Proses/
                                                                                          Resolved           Belum Selesai


                Lahan
       1.                                                                     6              5                        1
                Land

                Plasma dan Pemenuhan Regulasi
       2.       Scheme Smallholders and                                       2               1                       1
                Regulatory Compliance

                CSR/Fasilitas Desa
       3.                                                                      1              1                       0
                CSR/Village Facilities

                Lingkungan
       4.                                                                     0              0                        0
                Environment

                Operasional
       5.                                                                      1             0                        1
                Operasional

                Jumlah
                                                                              10              7                       3
                Total


      Jumlah Keluhan dari Masyarakat dan Pemangku Kepentingan Tahun 2025 (Berdasarkan Wilayah)
      Number of Complaints from Communities and Stakeholders in 2025 (by Region)



                                                                                                         Status Penyelesaian
                                Jumlah                                                                   Resolvement Status
                Wilayah         Keluhan                             Aksi dari Perseroan
       No.
                   Area          Total                                Company’s Actions
                               Complaints                                                                Selesai          Dalam
                                                                                                        Resolved          Proses

                                                Deskripsi aksi
       1.      Jambi
                                                Description of Action




252   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 253
                                                                                                    Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                       Sustainable Governance




                                                                                                     Status Penyelesaian
                   Jumlah                                                                             Resolvement Status
      Wilayah      Keluhan                        Aksi dari Perseroan
No.
        Area         Total                         Company’s Actions
                   Complaints                                                                        Selesai          Dalam
                                                                                                    Resolved          Proses

                                •   Telah dilakukan koordinasi dan identifikasi lahan
                                    yang terdampak tanaman kacangan dilokasi
                                    masyakat. Perusahaan akan membantu dalam proses
                                    pembersihan tanaman kacangan
                                •   Klaim lahan di lokasi yang sudah di ganti rugi.
                                    Hasil pemeriksaan ada kesalahan dari yang
                                    menjual sebelumnya sehingga dia bersedia untuk
                                    bertanggung jawab)
                                •   Adanya ketidak puasan anggota plasma terhadap
                                    pengurus koperasi lama. Perusahaan telah
                                    memfasilitasi pembentukan pengurus koperasi
      Kalimantan                    baru dan anggota koperasi telah bersinergi kembali
      Tengah                        terhadap koperasi plasma
2.                     3                                                                                 2                1
      Central                   •   Coordination and mapping of land affected
      Kalimantan                    by legume crops have been completed in the
                                    community. The company will assist in clearing these
                                    legume crops.
                                •   Land claims at the site have been settled. The
                                    investigation uncovered errors by the previous seller,
                                    who has agreed to take responsibility.
                                •   Members of the scheme have expressed
                                    dissatisfaction with the previous cooperative
                                    management. The Company has helped establish
                                    a new cooperative management, and members
                                    have renewed their cooperation within the scheme
                                    cooperative.
                                •   Perusahaan telah berkoordinasi dengan pemda
                                    untuk memediasi klaim lahan yang di sampaikan
                                    masyarakat desa A pada Lahan adat desa Desa B
                                    yang dialokasikan untuk plasma. upaya mediasi masih
                                    berproses
                                •   Penyampaian klaim lahan baru diterima perusahaan
                                    atas lokasi yang telah di GRL oleh perusahaan
                                    namun memang belum di garap. Perusahan masih
                                    melakukan verifikasi lebih lanjut atas klaim yang di
                                    sampaikan
                                •   Adanya keluhan perbaikan jalan desa. Jalan telah
      Kalimantan                    diperbaiki oleh perusahaan
                                •   Adanya tumpang tindih lahan hgu perseroan dengan
      Timur
3.                     7            tambang yang masuk wilayah administratif 2 desa.                     5                2
      East
                                    Diselesaikan dengan pemberian tali asih kepada
      Kalimantan                    masing2 desa.
                                •   Adanya klaim lahan pada lokasi plasma. Pemilik lahan
                                    sudah di jadikan anggota plasma namun dengan
                                    syarat KTP pemiliki harus menjadi masyarakat Desa
                                    A. Prasyarat ini sudah disetujui dan lahan plasma
                                    sudah bisa dipanen kembali
                                •   Terdapat klaim lahan di lokasi yang sudah di ganti
                                    rugi. Setelah di tunjukkan bukti GRTT, Klaimer tidak
                                    jadi melakukan klaim.
                                •   Terdapat klaim lahan di lokasi yang sudah di ganti
                                    rugi. Setelah di tunjukkan bukti GRTT, Klaimer tidak
                                    jadi melakukan klaim.




                                               PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   253
Page 254
                                                                                                             Status Penyelesaian
                                Jumlah                                                                        Resolvement Status
                Wilayah         Keluhan                             Aksi dari Perseroan
       No.
                   Area          Total                                Company’s Actions
                               Complaints                                                                    Selesai         Dalam
                                                                                                             Resolved        Proses

                                                •   The company has coordinated with the local
                                                    government to mediate a land claim submitted by
                                                    residents of Village A concerning customary land in
                                                    Village B allocated for plasma. The mediation effort
                                                    is still ongoing.
                                                •   The company has only received a land claim for
                                                    a location designated as a GRL by the company
                                                    but not yet developed. The company is currently
                                                    conducting further verification of the submitted
                                                    claim.
                                                •   A complaint was raised regarding village road
                                                    repairs. The road has been repaired by the company.
                                                •   An overlap was identified between the company's
                                                    HGU land and a mine within the administrative areas
                                                    of two villages. This issue was resolved through the
                                                    provision of a token of appreciation (tali asih) to
                                                    each village.
                                                •   A land claim was made at the plasma location. The
                                                    landowner was made a plasma member, subject to
                                                    the condition that the owner's ID card is from Village
                                                    A. This prerequisite has been approved, and the
                                                    plasma land is now available for harvesting again.
                                                •   A land claim was made at the location that had
                                                    already been compensated. Upon presentation of
                                                    GRTT evidence, the claimant withdrew the claim.
                                                •   A land claim was made at the location that had
                                                    already been compensated. Upon presentation of
                                                    GRTT evidence, the claimant withdrew the claim.
               Jumlah
                                     10                                                                         7              3
               Total


      Jumlah Laporan Keluhan Eksternal yang Diterima 2023-2025
      Number of External Complaints Received in 2023-2025


                             Keterangan
                             Desctription                                    2025                2024                   2023

       Jumlah Laporan Keluhan Eksternal yang Diterima
       Number of External Complaints Reports                                    2                  10                    3
       Received

       Jumlah Laporan Keluhan Eksternal yang Selesai
       Ditindaklanjuti
                                                                                1                  7                     1
       Number of External Complaints Reports
       Followed Up

       Jumlah Laporan Keluhan Eksternal yang dalam
       Proses Penyelesaian
                                                                                1                  3                     2
       Number of External Complaints Reports in the
       Process of Resolution

       Jumlah
                                                                                2                  10                    3
       Total




254   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 255
                                                                                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                         Sustainable Governance



Pengaduan keluhan dari masyarakat sekitar merupakan              Complaints from the surrounding community are
hal yang umum terjadi di perusahaan manapun. Perseroan           common for any company. The Company is committed to
memiliki komitmen untuk menangani semua keluhan yang             addressing all community complaints in accordance with
terjadi dengan masyarakat sesuai prosedur penyelesaian           the complaint resolution procedure, while respecting
keluhan dengan tetap menghormati hak-hak Masyarakat.             the rights of the Community.

Pada tahun 2025, Perseroan telah menerima 3 keluhan              As of 2025, the Company has received 3 complaints
yang masih dalam proses antara lain yang berkaitan               that are still ongoing, including issues related to land,
dengan lahan, plasma dan pemenuhan regulasi,                     plasma, regulatory compliance, and operations.
serta operasional.

SARANA PENGADUAN KELUHAN                                         COMPLAINT PLATFORMS
Informasi dan tata cara pelaporan dan alur proses keluhan        Information and reporting procedures, along with the
dapat ditemukan pada halaman website Perseroan.                  complaint process flow, can be found on the Company’s
Setiap laporan yang masuk akan ditangani oleh Sekretaris         website. The Company’s Corporate Secretary will handle
Perusahaan Perseroan.                                            all incoming reports.

Pengaduan keluhan dapat disampaikan kepada Perseroan             Complaints can be submitted to the Company through
melalui jalur komunikasi sebagai berikut:                        the following communication channels:



      Telpon                         Surel                                        Alamat
      Telephone                      E-mail                                       Address

      021 5794 4737                  tap.corsec@tap-agri.com                      PT Triputra Agro Persada Tbk.
                                                                                  The East Building Lantai 23/23rd Floor
                                                                                  Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung
      Faksimile                      Situs                                        Kav E.3.2 No 1 Kelurahan Kuningan Timur
      Fac                            Website                                      Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan
                                                                                  12950
      021 5794 4737                  www.tap-agri.com


WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS)                                      WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS)
TAPG telah mengimplementasikan sistem pelaporan                  TAPG has implemented a whistleblowing system
pelanggaran yang bertujuan untuk memperkuat                      designed to enhance internal supervision and foster
pengawasan internal dan mendorong terciptanya budaya             a transparent and responsible work culture. This
kerja yang transparan dan bertanggung jawab. Sistem              system, introduced through Internal Memo No. MI/
pelaporan pelanggaran ini, yang diberlakukan melalui             HC/X/2022/029 on October 10, 2022, enables every
Memo Internal No. MI/HC/X/2022/029 pada 10 Oktober               stakeholder to report potential fraudulent acts, violations,
2022, memungkinkan setiap pemangku kepentingan                   or activities that could lead to corruption. TAPG ensures
untuk melaporkan potensi tindakan kecurangan,                    that the identities of whistleblowers and their families
pelanggaran, atau aktivitas yang dapat mengarah                  will be fully protected, allowing this system to operate
pada korupsi. TAPG menjamin bahwa identitas pelapor              effectively and without the fear of retaliation.
dan keluarganya akan dilindungi sepenuhnya untuk
memastikan bahwa sistem ini berjalan dengan efektif
dan tanpa takut adanya pembalasan.

Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat                       In its efforts to strengthen the implementation of this
implementasi sistem tersebut, TAPG membentuk Komite              system, TAPG has established a Whistleblower System
Whistleblower System (TAPG-WBS) berdasarkan Surat                Committee (TAPG-WBS) under Board of Directors
Keputusan Direksi No. SKD/CEO/X/2021/004 pada 8                  Decree No. SKD/CEO/X/2021/004 dated October
Oktober 2021. Komite ini bertugas untuk menangani                8, 2021. This committee is responsible for managing
pengaduan dan laporan pelanggaran yang diterima, serta           complaints and reports of violations received, as well
memastikan bahwa perusahaan tetap berpegang pada                 as ensuring the company adheres to the principles of
prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG),                 Good Corporate Governance (GCG), which encompass
yang mencakup perilaku etis dan larangan terhadap                ethical behavior and a prohibition on corrupt practices.
praktik korupsi. Komite TAPG-WBS ini dipimpin oleh               The TAPG-WBS Committee is chaired by the President
Presiden Direktur dan didukung oleh Unit Audit Internal,         Director and is supported by the Internal Audit Unit,




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   255
Page 256
      serta melibatkan Direksi dan Deputy Director HC untuk                      with involvement from both the Board of Directors and
      menangani laporan secara objektif dan profesional.                         the Deputy Director of HC to handle reports objectively
                                                                                 and professionally.

      Sebagai bentuk komitmen dan kebijakan keberlanjutan                        As a demonstration of the company’s commitment
      (sustainability) seluruh Karyawan terkait prinsip-prinsip                  to sustainability and adherence to good corporate
      tata kelola perusahaan yang baik (good corporate                           governance principles, as well as to provide clear
      governance), serta untuk memberikan pedoman                                guidelines for procedures related to reports or complaints
      terkait tata cara penanganan pelaporan/pengaduan                           of violations, such as fraud or other irregularities reported
      pelanggaran baik yang berupa kecurangan (fraud)                            by employees and stakeholders, the company has
      maupun penyimpangan lainnya yang dilaporkan oleh                           established the Whistleblowing System Manual Book
      setiap Karyawan dan stakeholders dalam rangka                              No. MB/CA/XI/2024/003.
      menciptakan budaya “bersih, jujur, dan adil”, perseroan
      menetapkan Manual Book Whistleblowing System No.
      MB/CA/XI/2024/003.

      Untuk memperkenalkan sistem ini kepada seluruh                             To introduce all employees with this system, TAPG
      karyawan, TAPG telah melaksanakan berbagai kegiatan                        has conducted various socialization activities aimed
      sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan                      at raising awareness of the importance of reporting
      kepedulian terhadap pentingnya pelaporan pelanggaran.                      violations. These activities are delivered through
      Sosialisasi dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk                   numerous channels, including virtual meetings via Zoom,
      pertemuan virtual melalui Zoom, pengumuman melalui                         announcements via WhatsApp broadcasts to all staff at
      broadcast WhatsApp ke seluruh staf di kantor pusat dan                     the head office and operational sites, and the installation
      situs operasional, serta pemasangan papan informasi di                     of information boards at work locations. Through these
      lokasi-lokasi kerja. Dengan langkah-langkah ini, TAPG                      initiatives, TAPG aims to cultivate a cleaner, more
      berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih                     transparent, and integrity-based work environment,
      bersih, transparan, dan berintegritas, serta memastikan                    ensuring that any violations can be promptly addressed
      bahwa setiap pelanggaran dapat segera ditindaklanjuti                      in accordance with applicable provisions.
      sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

      Pada tahun 2025, terdapat 47 laporan pengaduan                             In 2025, the Company received 47 whistleblower/
      whistleblower/pelanggaran yang diterima oleh Perseroan.                    violation complaints.

      PENYAMPAIAN PELAPORAN PELANGGARAN                                          REPORTING OF VIOLATIONS
      Karyawan dapat melaporkan setiap indikasi pelanggaran                      Employees can report any indications of violations that
      yang dapat merugikan Perseroan secara langsung kepada                      could harm the company directly to the TAPG-WBS
      Komite TAPG-WBS yang kemudian akan diteruskan                              Committee, which will forward the information to the
      ke unit kerja terkait yang kemudian akan mengambil                         appropriate work unit to take necessary action.
      tindakan atas pelanggaran tersebut.

      Unit kerja yang dibentuk untuk menangani laporan                           The work unit established to handle reports of violations
      pelanggaran menjamin kerahasiaan dan perlindungan                          ensures the confidentiality and protection of each party
      atas setiap pihak yang melaporkan adanya pelanggaran                       who reports any violation with supporting evidence.
      beserta dengan buktinya.

      Perseroan telah menyediakan media bagi pemangku                            Stakeholders can obtain information about the
      kepentingan, baik untuk memperoleh informasi layanan                       Company’s services, file complaints, or provide advice
      Perseroan, mengajukan pengaduan, maupun memberikan                         through the following channels:
      saran melalui:

                                                          Email : tapg.wbs@tap-agri.com
                                                         WhatsApp/SMS : 08111- 008-007
                                                        Google Form : https://bit.ly/tapgwbs




      Selama periode 2025, terdapat 47 pelaporan yang                            In 2025, the WBS Committee received 47 reports.
      diterima oleh Komite WBS.




256   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 257
                                                                                                              Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                                 Sustainable Governance



JENIS PELAPORAN WBS YANG DAPAT                                           TYPES OF REPORTABLE WBS CASES
DILAPORKAN
Laporan yang disampaikan melalui WBS adalah laporan                      Reports submitted through the WBS include the
tindak pelanggaran sebagai berikut:                                      following violations:
1. Kecurangan                                                            1. Fraud
    Kecurangan, yaitu perbuatan tidak jujur atau tipu                        Dishonest acts or deceptions, including fraud,
    muslihat meliputi antara lain penipuan, pemerasan,                       extortion, bribery, or forgery, as well as others
    penyuapan, pemalsuan, penyalahgunaan/                                    that can result in potential or actual losses to
    pencurian/penggelapan aset perusahaan dan lain-                          the Company.
    lain yang menimbulkan potensi kerugian ataupun
    kerugian nyata terhadap Perseroan.
2. Gratifikasi/Pemberian Hadiah                                          2. Gratification/Gift Giving
    Menerima sesuatu dalam bentuk apapun dan                                Receiving something in any form, regardless of
    berapapun jumlah/nilainya dari pihak lain terkait                       amount or value, from other parties related to
    dengan jabatan/wewenang/tanggung jawabnya                               their position, authority, or responsibility at TAPG.
    di TAPG.
3. Penyalahgunaan Wewenang                                               3. Abuse of Authority
    Penggunaan wewenang oleh karyawan Perseroan                             The misuse of authority by Company employees
    dalam mengambil keputusan dan/atau tindakan                             to make decisions or take actions that exceed
    yang dilakukan dengan melampaui wewenang,                               their authority, combine authorities, or act
    mencampuradukkan wewenang, dan/atau                                     arbitrarily, resulting in losses to the Company.
    bertindak sewenang-wenang yang berdampak                                Examples include the use of company funds or
    kerugian kepada Perseroan. Contoh menggunakan                           assets and hiring employees for personal gain,
    aset/uang perusahaan untuk pribadi,                                     among other actions.
    mempekerjakan karyawan untuk kepentingan
    pribadi, dan lain-lain.
4. Perbuatan Melanggar Hukum.                                            4. Unlawful Acts.
5. Tindakan membahayakan keselamatan, kesehatan                          5. Actions that endanger both safety and health or
    kerja dan berdampak negatif terhadap lingkungan.                        harm the environment.
6. P e l a n g g a r a n p r o s e d u r , k e b i j a k a n d a n       6. Violation of Company procedures, policies,
    peraturan Perseroan.                                                    and regulations.
7. Pelanggaran pedoman perilaku/kode etik dan                            7. Violation of the code of conduct, ethics, and conflict
    benturan kepentingan (independensi).                                    of interest (independence).
8. Perbuatan lain yang merugikan perusahaan secara                       8. Other actions that harm the Company, whether
    finansial (keuangan) atau non-finansial.                                financially or non-financially.

PENGELOLAAN LAPORAN PELANGGARAN                                          MANAGEMENT OF VIOLATION REPORTS
Laporan pelanggaran yang masuk (baik WBS maupun                          Incoming violation reports, including both internal WBS
keluhan internal dan eksternal) akan dikelola secara                     and external complaints, will be managed directly by
langsung oleh pihak yang bertanggung jawab.                              the responsible party. Each report will be processed
Setiap laporan akan diproses secara independen                           independently, and the accuracy of the provided
dan akan dilakukan penelusuran kebenaran informasi                       information will be verified to assess its eligibility.
yang diberikan.




                                                         PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   257
Page 258
      ALUR PROSES MEKANISME PELAKSANAAN                                          MECHANISM FOR IMPLEMENTING THE
      WHISTLEBLOWER SYSTEM                                                       WHISTLEBLOWER SYSTEM


                                                                                                                     Penerimaan
                                                                                                                 1   Pelaporan
                                                                                                                     Report
       Laporan harus disertai dengan bukti awal (rekaman, gambar, dokumen, dan sejenisnya) dan                       Submission
       identitas pelapor (nama dan nomor telepon). Pelapor menyampaikan pelaporan melalui:
       The report must be attached with initial evidence (recordings, pictures, documents, and other
       documentation) and the identity of the whistleblower (name and telephone number). The
       whistleblower submits the report through:

              tap.wbs@tap-agri.com                     0811-1008-007                    https://bit.ly/tapgwbs

                                                                                                                     Penanganan
                                                                                                                 2   Pelaporan
                                                                                                                     Report
       Sekretaris Komite TAPG-WBS melakukan penanganan terhadap pelaporan sebagai berikut:                           Handling
       − Verifikasi Pelaporan.
       − Melakukan klarifikasi awal (pokok masalah, pihak yang terlibat, lokasi kejadian, waktu
          kejadian, cara pelaksanaan/modus).
       − Melaporkan indikasi awal pelaporan ke Komite TAPG-WBS.

       The TAPG-WBS Committee Secretary handles the report by:
       − Verifying the report.
       − Carrying out initial clarification (subject of the problem, parties involved, location of
          incident, time of incident, modus operandi).
       − Reporting early indications of violations to the TAPG-WBS Committee.
                                                                                                                     Investigasi
                                                                                                                 3   Pelaporan
                                                                                                                     Report
       1. Sekretaris Komite TAPG-WBS atas persetujuan Komite TAPG-WBS membentuk Tim                                  Investigation
          Investigasi (Departemen Anti Fraud sebagai bagian dari Divisi Corporate Internal Audit,
          Anti Fraud, and Risk Management) apabila dibutuhkan.
       2. Sekretaris Komite TAPG-WBS dan Tim Investigasi melakukan investigasi untuk mencari
          bukti pendukung (bukti fisik ataupun nonfisik).

       1. The TAPG-WBS Committee Secretary, with the approval of the TAPG-WBS Committee,
          forms an Investigation Team (The Anti Fraud Department, as part of the Corporate Internal
          Audit, Anti-Fraud, and Risk Management Division) if deemed necessary.
       2. The TAPG-WBS Committee Secretary and the Investigation Team conduct investigations
          to find supporting evidence, whether physical or non-physical.

                                                                                                                     Hasil dan
                                                                                                                 4   Tindak
                                                                                                                     Lanjut
       1. Sekretaris Komite TAPG-WBS & Tim Investigasi membuat laporan hasil audit investigasi.                      Pelaporan
       2. Komite TAPG-WBS memutuskan hasil pelaporan tindak lanjut (sanksi) dan tindakan                             Resolution
          perbaikan (corrective action) terhadap laporan hasil audit investigasi.                                    and Report
       3. Keputusan Komite TAPG-WBS akan ditindaklanjuti oleh Departemen Anti Fraud sebagai                          Follow-up
          bagian dari Divisi Corporate Internal Audit, Anti Fraud, and Risk Management.

       1. The TAPG-WBS Committee Secretary and the Investigation Team issued a report on the
          results of the investigative audit.
       2. The TAPG-WBS Committee decides on the results of the follow-up reporting (sanctions)
          and corrective actions based on the findings of the investigative audit.
       3. The decision of the TAPG-WBS Committee will be followed up by the Anti Fraud
          Department as part of the Corporate Internal Audit, Anti-Fraud, and Risk Management
          Division.




258   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 259
                                                                                                      Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                         Sustainable Governance




                                         Benturan Kepentingan dan
                                        Pengendalian Gratifikasi                                                        [GRI 2-15]

                                                            Conflict of Interest and Gratification Control




Perseroan memandang pengelolaan benturan                         The Company regards the management of conflicts
kepentingan dan gratifikasi sebagai bagian penting dari          of interest and gratification as a fundamental aspect
tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan. Badan        of sound and sustainable corporate governance. The
Tata Kelola Tertinggi, yang terdiri dari Dewan Komisaris         Highest Governance Body, comprising the Board of
dan Direksi, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa            Commissioners and the Board of Directors, holds the
setiap potensi benturan kepentingan dapat dicegah,               responsibility of ensuring that any potential conflicts of
diidentifikasi, dan dimitigasi secara memadai, sehingga          interest are prevented, identified, and properly mitigated
tidak memengaruhi objektivitas pengambilan keputusan             to prevent influence on decision-making objectivity or
maupun kepentingan Perseroan.                                    the Company’s interests.

Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan telah                    To support this, the Company has implemented a conflict
menetapkan kebijakan pengendalian benturan                       of interest and gratification control policy, as outlined
kepentingan dan gratifikasi yang diatur dalam Memo               in Internal Memo No. MI/HC/X/2022/029 regarding
Internal No. MI/HC/X/2022/029 tentang Sistem                     the Whistleblower System, and further reinforced by
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblower System), serta              the Triputra Group Integrity Pact and Code of Ethics.
diperkuat melalui Pakta Integritas dan Kode Etik Triputra        This policy acts as a guidance for all TAPG personnel,
Group. Kebijakan ini menjadi pedoman bagi seluruh Insan          including the Board of Commissioners and the Board of
TAPG, termasuk Dewan Komisaris dan Direksi, dalam                Directors, in addressing potential conflicts of interest,
mengelola potensi konflik kepentingan, baik yang bersifat        whether actual, potential, or perceived.
aktual, potensial, maupun persepsional.

Badan Tata Kelola Tertinggi menjalankan fungsi                   The Supreme Governance Body supervises the execution
pengawasan atas penerapan kebijakan tersebut                     of this policy by means of reporting, reviewing,
melalui mekanisme pelaporan, penelaahan, dan tindak              and monitoring any potential conflicts of interest
lanjut atas setiap potensi benturan kepentingan                  identified. Any circumstance that might potentially
yang teridentifikasi. Setiap situasi yang berpotensi             lead to a conflict of interest must be disclosed and
menimbulkan konflik kepentingan wajib diungkapkan                carefully evaluated to guarantee that decisions are
dan dievaluasi untuk memastikan bahwa keputusan yang             made independently, objectively, and in accordance
diambil tetap independen, objektif, dan selaras dengan           with the Company’s interests. The participation of the
kepentingan Perseroan. Keterlibatan Dewan Komisaris              Board of Commissioners and Directors in activities
dan Direksi dalam aktivitas di luar Perseroan hanya              outside the Company is allowed solely to the extent
diperkenankan sepanjang tidak menimbulkan konflik                that such involvement does not give rise to a conflict
kepentingan dan tidak mengganggu pelaksanaan tugas               of interest nor impair the performance of their duties
dan tanggung jawabnya.                                           and responsibilities.

Sebagai bagian dari prinsip transparansi, Perseroan              In adherence to the principle of transparency, the
mengungkapkan informasi terkait benturan kepentingan             Company hereby discloses pertinent information
kepada pemangku kepentingan sesuai dengan ketentuan              concerning conflicts of interest to stakeholders, in
yang berlaku. Pengungkapan tersebut mencakup antara              accordance with applicable regulations. This disclosure
lain informasi mengenai keberadaan pemegang saham                encompasses details regarding the existence of
pengendali, serta transaksi dan hubungan dengan pihak            controlling shareholders, along with transactions
berelasi, yang disajikan secara wajar dan transparan             and relationships involving related parties, which are
dalam laporan resmi Perseroan. Perseroan tidak mencatat          presented accurately and transparently within the
adanya benturan kepentingan yang material terkait                Company’s official reports. The Company confirms
keanggotaan lintas dewan (cross-board membership)                that it does not record any material conflicts of interest
maupun kepemilikan silang saham dengan pemasok atau              pertaining to cross-board memberships or cross-
pemangku kepentingan lainnya yang dapat memengaruhi              shareholdings with suppliers or other stakeholders
independensi pengambilan keputusan.                              that could potentially compromise the independence
                                                                 of decision-making.


                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     259
Page 260
      Untuk memastikan efektivitas penerapan kebijakan,                          To ensure effective policy implementation, all employees
      seluruh karyawan diwajibkan menandatangani Pernyataan                      are required to sign a Code of Ethics Compliance
      Kepatuhan Kode Etik, sementara Direksi dan karyawan                        Statement, while members of the Board of Directors
      pada posisi strategis juga menandatangani Deklarasi                        and employees in strategic roles are also obliged to sign
      Keterbukaan Informasi sebagai sarana deteksi dini                          a Declaration of Disclosure of Information to facilitate
      potensi benturan kepentingan. Melalui kerangka                             early detection of potential conflicts of interest. Through
      kebijakan, pengawasan, dan pengungkapan ini,                               this policy, oversight, and disclosure framework, the
      Perseroan berupaya menjaga integritas, akuntabilitas,                      Company aims to uphold integrity, accountability, and
      dan kepercayaan pemangku kepentingan dalam setiap                          stakeholder trust across all its business operations.
      aspek kegiatan usaha.




      Mengidentifikasi dan Mengelola Dampak
      Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial                                                                          [GRI 2-12][OJK E.5]

      Identifying and Managing Economic, Environmental, and Social Impacts




      Badan Tata Kelola Tertinggi Perseroan, yang terdiri dari                   The Company’s highest governance body, comprising
      Dewan Komisaris dan Direksi, memiliki peran utama dalam                    the Board of Commissioners and the Board of Directors,
      memastikan bahwa tujuan, nilai, dan strategi Perseroan                     primarily ensures that the Company’s objectives, values,
      selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan.                          and strategies are aligned with principles of sustainable
      Peran ini dijalankan melalui keterlibatan aktif dalam                      development. This is accomplished through proactive
      pengembangan, persetujuan, dan pemutakhiran strategi,                      engagement in the formulation, approval, and revision
      kebijakan, serta sasaran Perseroan yang berkaitan dengan                   of strategies, policies, and objectives related to
      pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial                         managing economic, environmental, and social impacts,
      sebagai bagian dari perencanaan jangka pendek maupun                       encompassing both short-term and long-term planning.
      jangka panjang.

      Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris                       In carrying out its oversight responsibilities, the Board of
      secara berkala memberikan arahan dan nasihat kepada                        Commissioners regularly provides guidance and advice
      Direksi terkait efektivitas proses manajemen risiko dan                    to the Board of Directors concerning the effectiveness of
      pengelolaan dampak. Proses ini mencakup penerapan                          risk management and impact management procedures.
      enterprise risk management yang terintegrasi, termasuk                     This process encompasses the implementation of
      penetapan risk appetite dan risk tolerance, yang menjadi                   integrated enterprise risk management, including the
      dasar dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola                       establishment of risk appetite and tolerance levels, which
      dampak yang timbul dari kegiatan usaha Perseroan                           underpin the identification, assessment, and mitigation
      terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat.                              of impacts arising from the Company’s commercial
                                                                                 activities on the economy, environmental sustainability,
                                                                                 and communities.

      Badan Tata Kelola Tertinggi juga mengawasi pelaksanaan                     The Highest Governance Body also supervises the
      due diligence dan proses lain yang mendukung                               implementation of due diligence and other processes that
      pengelolaan dampak keberlanjutan. Dalam konteks ini,                       support managing sustainability impacts. In this regard,
      Dewan Komisaris dan Direksi memperoleh masukan dari                        the Board of Commissioners and the Board of Directors
      pemangku kepentingan melalui laporan berkala, hasil                        gather stakeholder input via regular reports, monitoring
      pemantauan operasional, serta mekanisme keterlibatan                       results, and stakeholder engagement mechanisms. This
      pemangku kepentingan yang relevan. Masukan tersebut                        feedback helps enhance understanding of risks and
      digunakan untuk memperkaya pemahaman atas risiko                           opportunities related to the company’s strategic and
      dan peluang dari kegiatan strategis dan operasional                        operational activities, while also ensuring significant
      perseroan, sekaligus memastikan bahwa dampak                               impacts are identified and properly managed.
      signifikan telah diidentifikasi dan dikelola secara memadai.




260   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 261
                                                                                                        Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                           Sustainable Governance



Hasil dari proses identifikasi dan pengelolaan dampak              The results of the impact identification and management
tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi Badan Tata                process are utilized by the Highest Governance Body
Kelola Tertinggi dalam pengambilan keputusan strategis,            in strategic decision-making, encompassing policy
termasuk penyesuaian kebijakan, penyempurnaan proses               adjustments, operational process enhancements,
operasional, serta penetapan prioritas pengelolaan                 and the establishment of sustainability risk and
risiko dan dampak keberlanjutan. Dengan demikian,                  impact management priorities. Consequently, impact
pengelolaan dampak tidak hanya bersifat reaktif, tetapi            management is not solely reactive but also integral
menjadi bagian dari penguatan ketahanan dan kinerja                to enhancing the Company’s long-term resilience
jangka panjang Perseroan.                                          and performance.

Untuk memastikan efektivitas proses tersebut, Dewan                To ensure this process remains effective, the Board of
Komisaris melakukan peninjauan secara berkala atas                 Commissioners regularly reviews the implementation of
penerapan manajemen risiko dan pengelolaan dampak,                 risk and impact management, focusing on the suitability
termasuk evaluasi atas kesesuaian kebijakan, prosedur,             of policies, procedures, and practices. These reviews
dan praktik yang dijalankan. Peninjauan ini dilakukan              are carried out periodically via internal oversight and
secara periodik melalui forum pengawasan dan                       reporting forums, supporting ongoing improvements
pelaporan internal, sehingga memungkinkan perbaikan                and fostering a risk management culture rooted in the
berkelanjutan dan penguatan budaya pengelolaan risiko              PRUDENT (Provide Value, Responsible, Unique, Dynamic,
yang berprinsip PRUDENT (Provide Value, Responsible,               Enterprise, Neat and Systematic, Transparent, and
Unique, Dynamic, Enterprise, Neat and Systematic,                  Inclusive) principles across the Company.
Transparent, and Inclusive) di seluruh Perseroan.


 4 Pilar Manajemen Risiko TAPG
 4 Pillars of TAPG’s Risk Management

                                                                           Identifikasi,
                                                                         Pengukuran, dan
      Pengawasan Aktif                 Proses Usaha dan                    Pengawasan
          Direksi                          Kebijakan                       Identification,                 Pengendalian Internal
    Board of Directors’ Active     Business Processes and                  Measurement,                        Internal Control
          Supervision                     Policies                        and Supervision




   Pendekatan Prinsip Kehati-Hatian                                                                           [GRI 2-23][OJK E.3]

                                                                             Precautionary Principles Approach




Perseroan menetapkan komitmen kebijakan untuk                      The Company has established a policy commitment to
menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab                  conducting responsible business practices as an integral
sebagai bagian dari tata kelola keberlanjutan. Komitmen            component of its sustainability governance framework.
ini menjadi landasan dalam mengelola dampak ekonomi,               This commitment underpins the management of the
lingkungan, dan sosial dari seluruh kegiatan operasional           economic, environmental, and social impacts associated
Perseroan serta hubungan bisnis yang dijalankan. Dalam             with all operational activities and business relationships.
konteks industri kelapa sawit, Perseroan menerapkan                Within the palm oil industry, the Company adheres to
prinsip kehati-hatian (precautionary principle) sebagai            the precautionary principle as a fundamental basis
dasar dalam pengambilan keputusan, khususnya                       for decision-making, particularly in situations where
ketika terdapat potensi risiko terhadap lingkungan                 potential risks to the environment and communities
dan masyarakat.                                                    are present.




                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   261
Page 262
      Komitmen kebijakan keberlanjutan Perseroan mengacu                         The Company’s commitment to sustainability is grounded
      pada berbagai kerangka dan standar yang diakui secara                      in various internationally recognized frameworks
      luas, antara lain prinsip dan kriteria Roundtable on                       and standards, including the principles and criteria
      Sustainable Palm Oil (RSPO), ketentuan peraturan                           established by the Roundtable on Sustainable Palm Oil
      perundang-undangan yang berlaku di Indonesia,                              (RSPO), relevant Indonesian laws and regulations, and
      serta praktik terbaik internasional terkait pengelolaan                    internationally acknowledged best practices concerning
      lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola                         environmental management, social responsibility, and
      perusahaan. Dalam pelaksanaannya, Perseroan                                corporate governance. In its implementation, the
      menerapkan pendekatan due diligence untuk                                  Company adopts a due diligence methodology to
      mengidentifikasi, mencegah, dan memitigasi potensi                         identify, prevent, and mitigate potential adverse impacts
      dampak negatif yang timbul dari aktivitas usaha,                           resulting from its business activities, particularly in
      termasuk dalam pengelolaan risiko lingkungan dan sosial.                   managing environmental and social risks.

      Sebagai bagian dari komitmen kegiatan usaha yang                           As part of its dedication to responsible business practices,
      bertanggung jawab, Perseroan juga menjunjung tinggi                        the Company also emphasizes respect for human rights,
      penghormatan terhadap hak asasi manusia, termasuk                          including those of workers, local communities, indigenous
      hak pekerja, hak masyarakat lokal dan masyarakat adat,                     peoples, and vulnerable groups that might be affected
      serta kelompok rentan yang berpotensi terdampak oleh                       by its operations. This dedication is consistently put into
      kegiatan operasional perseroan. Komitmen ini diterapkan                    action through operational activities and in managing
      secara konsisten dalam kegiatan operasional dan                            relationships with business partners, contractors, and
      pengelolaan hubungan dengan mitra usaha, kontraktor,                       suppliers, also being considered in strategic decision-
      dan pemasok, serta menjadi pertimbangan dalam                              making.
      pengambilan keputusan strategis.

      Komitmen kebijakan keberlanjutan Perseroan disetujui                       The Company’s sustainability policy receives approval
      pada tingkat manajemen tertinggi dan berlaku bagi                          at the highest management level and is applicable to all
      seluruh unit usaha serta anak perusahaan. Kebijakan                        business units and subsidiaries. Additionally, this policy
      ini juga diterapkan dalam hubungan bisnis Perseroan,                       is implemented in the Company’s business relationships,
      dengan mendorong mitra usaha untuk mematuhi prinsip-                       encouraging partners to adhere to sustainability
      prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang                       and social responsibility principles aligned with the
      sejalan dengan standar Perseroan.                                          Company’s standards.

      Untuk memastikan pemahaman dan penerapan yang                              To ensure consistent understanding and implementation,
      konsisten, Perseroan mengomunikasikan komitmen                             the Company shares its sustainability policy commitment
      kebijakan keberlanjutan kepada karyawan dan mitra                          with employees and business partners through various
      usaha melalui berbagai sarana, termasuk sosialisasi                        channels, such as internal communications, cooperation
      internal, ketentuan kerja sama, serta komunikasi                           agreements, and continuous stakeholder engagement.
      berkelanjutan dengan pemangku kepentingan. Melalui                         This structured approach helps the Company fully embed
      pendekatan kebijakan yang terstruktur ini, Perseroan                       responsible business practices and prudent principles
      berupaya memastikan bahwa prinsip kehati-hatian dan                        into its operations and value chain.
      praktik bisnis yang bertanggung jawab terintegrasi
      secara menyeluruh dalam kegiatan usaha dan rantai
      nilai Perseroan.




262   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 263
                                                                                                           Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                              Sustainable Governance



Risiko Ekonomi, Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola yang              The Economic, Environmental, Social, and Governance
dikelola antara lain:                                                 Risks managed include:

     Jenis Risiko                        Penjelasan Risiko                                       Langkah Mitigasi
     Type of Risks                         Risk Description                                       Mitigation Steps

 Risiko Utama yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha
 Main Risks that Significantly Affect Business Continuity

                                                                                Perusahaan anak tidak dapat menghindari risiko
                                                                                dari fluktuasi harga pasar atas produk kelapa
                           Harga produk kelapa sawit dan karet sangat
                                                                                sawit dan karet yang terjadi di pasar internasional.
                           dipengaruhi oleh harga pasar nasional maupun
                                                                                Meskipun demikian perusahaan anak terus
                           internasional. Fluktuasi harga CPO dan karet
 Risiko Fluktuasi Harga                                                         berusaha untuk meminimalkan dampak atas risiko
                           tersebut dapat berdampak pada kegiatan usaha,
 Pasar Produk Kelapa                                                            tersebut dengan melakukan perencanaan yang
                           kinerja keuangan, dan prospek Perseroan.
 Sawit dan Karet                                                                baik seperti pengendalian biaya dengan efektif
                           Domestic and international market prices
 Risk of Market Price                                                           dan efisien.
                           heavily influence the prices of oil palm and
 Fluctuation in Oil Palm                                                        The subsidiaries constantly deal with commodity
                           rubber products. The fluctuating prices of CPO
 and Rubber Products                                                            price risks for palm oil and rubber products
                           and rubber may impact the Company’s business
                                                                                in the international market. Nevertheless, the
                           activities, financial performance, and business
                                                                                subsidiaries strive to minimize the impact of these
                           prospects.
                                                                                risks by implementing a well-planned strategy,
                                                                                such as effective and efficient cost control.

                           Perseroan tidak dapat menjamin bahwa
                           interpretasi Perseroan dan/atau perusahaan
                           anak terhadap ketentuan Permentan No.
                           98/2013 terkait kepemilikan lahan perkebunan
                           perusahaan anak sama dengan interpretasi
                           instansi atau pejabat yang berwenang terhadap
                           IUP perusahaan anak.

                           Jika di kemudian hari instansi atau pejabat
                           yang berwenang menganggap bahwa IUP
 Risiko Perbedaan
                           perusahaan anak telah melebihi batas luasan
 Interpretasi antara
                           maksimum IUP kelapa sawit untuk satu grup
 Perseroan dan Instansi
                           perusahaan berdasarkan Permentan No.
 yang Berwenang
                           98/2013, maka ada risiko instansi atau pejabat
 Terhadap Ketentuan
                           yang berwenang dapat mengenakan sanksi
 Peraturan yang                                                                 Perusahaan anak yang memiliki izin usaha
                           berupa pencabutan IUP perusahaan anak
 Berlaku di Bidang                                                              perkebunan selalu menyampaikan laporan
                           untuk disesuaikan dengan batasan maksimum
 Perkebunan Terkait                                                             perkembangan kegiatan usaha perkebunan secara
                           wilayah perkebunan. Pencabutan IUP tersebut
 dengan Kepemilikan                                                             periodikal kepada instansi yang berwenang
                           berpotensi mengakibatkan dampak negatif
 Lahan Perkebunan                                                               sebagaimana diwajibkan dalam masing-masing izin
                           terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, dan
 Perusahaan Anak                                                                usaha perkebunan perusahaan anak.
                           kinerja Perseroan dan perusahaan anak.
 Risk of Differences                                                            The subsidiaries, which have acquired plantation
 in Interpretation                                                              business licenses, must periodically submit
                           The Company and/or its subsidiaries
 Between the Company                                                            reports on the development of plantation business
                           cannot guarantee that they share the same
 and the Authorities                                                            activities to the relevant authorities, as required by
                           interpretation of Agriculture Minister Regulation
 on Plantation                                                                  the business licenses.
                           No. 98/2013 regarding subsidiaries’ plantation
 Regulations Regarding
                           land ownership with institutions and officials
 the Ownership of
                           authorized to issue the IUP.
 the Company’s
 Subsidiaries'
                           Should the authorized institutions or officials
 Plantation Lands
                           in the future consider that the subsidiaries’ IUP
                           exceeds the maximum limit of land for oil palm
                           plantation for one company group, as regulated
                           in Agriculture Minister Regulation No. 98/2013,
                           there is a risk that they will impose a penalty
                           by revoking the subsidiaries' IUP to correct it
                           based on the permitted maximum plantation
                           area. Such IUP revocation can negatively impact
                           the Company and its subsidiaries’ business
                           activities, financial conditions, and performance.




                                                      PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    263
Page 264
            Jenis Risiko                          Penjelasan Risiko                                    Langkah Mitigasi
            Type of Risks                           Risk Description                                    Mitigation Steps

       Risiko Usaha Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung yang Dapat Memengaruhi Hasil Usaha dan
       Kondisi Keuangan Perseroan
       Direct and Indirect Material Business Risks That May Affect the Company’s Business Revenue and Financial Performance

                                                                                        Perusahaan anak senantiasa berupaya untuk
                                                                                        memanfaatkan data dan mempelajari siklus
                                                                                        perubahan iklim dan cuaca pada masa lampau
                                   Iklim atau cuaca yang ekstrem berpotensial
                                                                                        supaya bisa melakukan prediksi iklim dan cuaca
                                   membawa dampak negatif terhadap kegiatan
                                                                                        guna melakukan mitigasi untuk meminimalkan
       Risiko Iklim atau Cuaca     usaha, kondisi keuangan, kinerja dan prospek
                                                                                        dampak risiko iklim atau cuaca terhadap
       Risk of Climate and         usaha Perseroan.
                                                                                        operasional perusahaan anak.
       Weather                     Such extreme climate or weather can negatively
                                                                                        The subsidiary company continuously strives to
                                   impact the Company’s business activities,
                                                                                        utilize data and analyze historical climate and
                                   financial condition, performance, and prospects.
                                                                                        weather change cycles to make predictions,
                                                                                        aiming to mitigate and minimize the impact of
                                                                                        climate or weather risks on its operations.

                                   Seiring dengan meningkatnya tingkat
                                   kepadatan penduduk, lahan perkebunan
                                   sering kali menimbulkan perselisihan dengan
                                                                                        Untuk meminimalisasi risiko konflik sosial
                                   masyarakat sekitar, terutama apabila lahan
                                                                                        dengan masyarakat, perusahaan anak terus
                                   perkebunan telah menjadi lokasi yang lama
                                                                                        melakukan pembangunan dan pengelolaan
                                   ditinggali oleh masyarakat tersebut. Hal ini
                                                                                        perkebunan plasma secara konsisten dan secara
                                   dapat menyebabkan menurunnya dukungan
       Risiko Konflik Sosial                                                            aktif melakukan kegiatan Corporate Social
                                   masyarakat sekitar atas aktivitas produksi
       dengan Masyarakat                                                                Responsibility (CSR) untuk meningkatkan
                                   perusahaan anak yang secara tidak langsung
       Risk of Social Conflict                                                          kesejahteraan masyarakat sekitar.
                                   mempengaruhi kinerja Perseroan.
       with Surrounding                                                                 To minimize the risk of social conflict with the
                                   As the number of people increases, plantation
       Community                                                                        surrounding community, the subsidiaries continue
                                   areas often become disputed with the
                                                                                        to develop and manage plasma plantations, and
                                   surrounding community, especially when the
                                                                                        they consistently and actively carry out Corporate
                                   residents have lived there for a long time.
                                                                                        Social Responsibility (CSR) activities to enhance
                                   This situation can diminish support from the
                                                                                        the welfare of the local community.
                                   surrounding community for the subsidiaries’
                                   production activities and cause an indirect
                                   impact on the Company’s performance.

                                                                                        Perusahaan anak terus berupaya untuk
                                   Dari sudut pandang persaingan lokal,                 meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan
                                   perusahaan anak beroperasi dalam sektor              anak dan menjaga hubungan yang baik dengan
                                   perkebunan kelapa sawit dan karet yang               pemasok dan pelanggan sehingga dapat
                                   memiliki tingkat kompetisi cukup tinggi. Jika        terus bersaing. Selain itu, perusahaan anak
                                   perusahaan anak tidak dapat bersaing, hal            juga memiliki divisi riset dan pengembangan
                                   tersebut dapat berdampak pada kegiatan usaha,        yang terus membantu perusahaan anak untuk
       Risiko Persaingan
                                   kondisi keuangan, kinerja, dan prospek usaha         menyempurnakan proses produksi sehingga dapat
       Usaha
                                   Perseroan dan perusahaan anak.                       memberikan kualitas yang terbaik.
       Risk of Business
                                   From the perspective of local competition,           The subsidiaries strive to improve their
       Competition
                                   the subsidiaries operate in oil palm and             competitive advantage and maintain good
                                   rubber plantations that entail a high level of       relationships with suppliers and customers to
                                   competition. If the subsidiaries fail to compete,    manage their competitive edge. Furthermore,
                                   it may impact the Company’s business                 the subsidiaries oversee the research and
                                   activities, financial condition, performance, and    development division, which helps the subsidiaries
                                   business prospects.                                  enhance the production process to provide high-
                                                                                        quality yields.




264   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 265
                                                                                                        Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                           Sustainable Governance




   Jenis Risiko                      Penjelasan Risiko                                        Langkah Mitigasi
    Type of Risks                      Risk Description                                        Mitigation Steps

                                                                             Untuk meminimalisasi dan mencegah risiko
                                                                             serangan hama, perusahaan anak dibantu
                                                                             oleh Divisi Riset dan Pengembangan telah
                                                                             menggunakan sistem pengendalian hama
                                                                             berbasis biologis seperti tanaman pembasmi
                       Prosedur budidaya tanaman kelapa sawit yang           hama, burung hantu, dan pheromone traps dan
                       kurang baik dapat menyebabkan hasil Tandan            nonbiologis seperti pestisida. Di antara kedua
                       Buah Segar (TBS) menjadi sangat rentan                metode tersebut, perusahaan anak mengutamakan
                       terhadap serangan hama dan penyakit, seperti          penggunaan metode biologis untuk meminimalkan
Risiko Serangan Hama
                       hama serangga, tikus dan virus.                       dampak pencemaran lingkungan.
Risk of Pests
                       Less-than-ideal cultivation procedures for oil        To minimize and prevent the risk of pests,
                       palm trees may result in Fresh Fruit Bunches          subsidiaries assisted by the Research and
                       (FFB) that are susceptible to pests and               Development Division use two methods: a
                       diseases, including insects, rats, and viruses.       biological pest control system, such as pest-
                                                                             repellent plants, owls, and pheromone traps, and a
                                                                             chemical pest control system, such as pesticides.
                                                                             Among these two methods, the subsidiaries
                                                                             prioritize using biological methods to reduce the
                                                                             impact of environmental pollution.

                                                                             Untuk mengantisipasi risiko keamanan, perusahaan
                                                                             anak memiliki pengawas perkebunan yang
                                                                             bertugas memeriksa lapangan dan kegiatan
                                                                             inspeksi tersebut dilacak melalui aplikasi
                                                                             smartphone yaitu Mobile Electronic Bunch Count
                                                                             Chit (eBCC) dan Mobile Inspection.

                                                                             eBCC adalah platform pengadministrasian panen
                                                                             yang digunakan untuk menghitung hasil produksi
                                                                             yang akurat dan menyimpan rekaman hasil panen,
                                                                             dengan memanfaatkan barcode pada setiap
                                                                             titik koleksi TBS sehingga dapat mengeliminasi
                                                                             kesalahan perhitungan TBS, dan mengidentifikasi
                                                                             hasil panen secara jelas.

                                                                             Mobile Inspection digunakan oleh perusahaan
                                                                             anak untuk membantu pekerja membuat laporan
                                                                             inspeksi dengan indikator yang ada pada aplikasi
                                                                             dan memperoleh informasi lapangan dengan bukti
                       Perkebunan kelapa sawit sangat rawan terhadap
                                                                             foto dan GPS serta melihat jalur inspeksi. Dengan
                       tindak pencurian dari pihak-pihak yang kurang
                                                                             pengawasan perkebunan tersebut, perusahaan
                       bertanggung jawab. Jika Perseroan tidak
                                                                             anak dapat menjaga tingkat kedisiplinan karyawan
                       mengantisipasi risiko ini dengan hati-hati, risiko
Risiko Keamanan                                                              dan meminimalkan tindak kejahatan.
                       ini dapat berdampak negatif terhadap kegiatan
Risk of Safety
                       usaha Perseroan.
                                                                             To anticipate safety risks, subsidiaries appoint
                       Oil palm plantations are extremely prone to
                                                                             plantation supervisors for field inspections.
                       theft. If the Company fails to anticipate such
                                                                             These inspection activities are tracked through
                       risks, it may have negative impacts on them.
                                                                             smartphone applications, specifically Mobile
                                                                             Electronic Bunch Count Chit (eBCC) and Mobile
                                                                             Inspection.

                                                                             eBCC is a harvest administration platform used to
                                                                             calculate accurate production yields and maintain
                                                                             precise records of harvests by utilizing barcodes
                                                                             at each FFB collection point to eliminate FFB
                                                                             calculation errors and accurately identify crop
                                                                             yields.

                                                                             Subsidiaries use the Mobile Inspection application
                                                                             to assist workers in generating inspection reports
                                                                             with indicators in the application, obtaining field
                                                                             information with photo documentation and GPS
                                                                             tracking, and monitoring the inspection path. With
                                                                             this plantation supervision, the subsidiaries can
                                                                             check on employees' disciplined behavior while
                                                                             minimizing the crime rate.




                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   265
Page 266
            Jenis Risiko                          Penjelasan Risiko                                    Langkah Mitigasi
            Type of Risks                           Risk Description                                     Mitigation Steps

                                                                                        Untuk menghadapi risiko perubahan teknologi,
                                                                                        perusahaan anak selalu berusaha untuk melakukan
                                                                                        pembaharuan teknologi yang dapat mendukung
                                                                                        kegiatan perusahaan anak dan memberikan
                                                                                        pelatihan dan sosialisasi mengenai teknologi
                                                                                        baru tersebut kepada karyawan perusahaan
                                   Perkembangan teknologi agronomi dan
                                                                                        anak, agar karyawan tersebut dapat mengikuti
                                   peralatan pabrik yang sangat pesat dari waktu
                                                                                        dan memahami perubahan teknologi tersebut.
                                   ke waktu mengharuskan Perseroan melakukan
                                                                                        Perusahaan anak juga memiliki tim riset dan
                                   adaptasi aktif. Kegagalan Perseroan dalam
                                                                                        pengembangan yang selalu menyesuaikan
       Risiko Perubahan            mengikuti kemajuan teknologi dapat berdampak
                                                                                        teknologi perusahaan anak dengan perubahan
       Teknologi                   negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan.
                                                                                        teknologi terkini sehingga perusahaan anak dapat
       Risk of Technology          The rapid development of agronomy and
                                                                                        meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
       Changes                     factory equipment technology has forced the
                                                                                        To deal with the risk of technological change,
                                   Company to actively adapt to changes. If the
                                                                                        the subsidiaries keep innovating and adapting to
                                   Company fails to keep up with technological
                                                                                        support their activities while providing training
                                   advancements, it can negatively impact the
                                                                                        and disseminating information about the new
                                   organization.
                                                                                        technology to employees so that they can
                                                                                        better understand these changes. Moreover,
                                                                                        the subsidiaries are assisted by a research and
                                                                                        development team that continuously updates
                                                                                        their technology to the latest version, improving
                                                                                        work efficiency and productivity.

                                                                                        Untuk meminimalkan risiko kegagalan perusahaan
                                                                                        anak dalam memenuhi peraturan perundang-
                                                                                        undangan yang berlaku, perusahaan anak
       Risiko Kegagalan
                                   Kegagalan Perseroan dalam memenuhi                   menerapkan GCG dalam kegiatan operasional
       Memenuhi Peraturan
                                   peraturan perundang-undangan yang                    sehingga pelaksanaan kegiatan perusahaan
       Perundangan-
                                   berlaku berpotensi mendatangkan sanksi dan           anak dapat berjalan sesuai dengan peraturan
       undangan yang
                                   berdampak negatif terhadap kinerja Perseroan.        perundang-undangan yang ditetapkan oleh
       Berlaku dalam Bidang
                                   Should the Company fail to comply with               pemerintah.
       Usaha
                                   the regulations, it could not only result in a       To minimize the risk of failure in complying
       Risk of Failure to
                                   penalty, but it might also negatively impact the     with applicable laws and regulations, the
       Comply with Business
                                   Company’s performance.                               subsidiaries implement the GCG principles in
       Regulations
                                                                                        their operating activities so that they can conduct
                                                                                        their operations as stipulated in these laws and
                                                                                        regulations.

                                   Perseroan dan perusahaan anak
                                                                                        Untuk mengantisipasi risiko investasi, perusahaan
                                   mengembangkan kegiatan usaha dengan
                                                                                        anak melakukan perencanaan yang matang dan
                                   membangun dan/atau membeli perkebunan
                                                                                        melakukan riset yang memadai dengan teliti dan
                                   dan/atau pabrik baru. Untuk melakukan hal
                                                                                        hati-hati dalam mengambil setiap keputusan.
                                   tersebut diperlukan investasi yang cukup
                                                                                        Perusahaan anak juga melibatkan tim manajemen
                                   besar, antara lain pembelian lahan, pengurusan
                                                                                        dengan kompetensi yang tinggi sehingga dapat
                                   perizinan, pembangunan bangunan, dan/atau
       Risiko Investasi                                                                 membantu perusahaan anak dalam setiap proses
                                   pembelian mesin dan peralatan.
       Investment Risk                                                                  pengambilan keputusan.
                                   The Company and its subsidiaries develop their
                                                                                        To anticipate investment risk, subsidiaries focus on
                                   business activities by building and/or buying
                                                                                        implementing well-planned strategies, conducting
                                   plantations and/or new mills. In order to do so,
                                                                                        in-depth research, and making prudent decisions.
                                   the Company requires sizable investments to,
                                                                                        The subsidiaries also engage with a competent
                                   among other things, buy land, obtain permits,
                                                                                        management team to assist them in the decision-
                                   construct buildings, and purchase machinery
                                                                                        making process.
                                   and tools.




266   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 267
                                                                                                        Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                           Sustainable Governance




    Jenis Risiko                      Penjelasan Risiko                                       Langkah Mitigasi
    Type of Risks                       Risk Description                                       Mitigation Steps

                                                                             Untuk mengantisipasi risiko kekurangan sumber
                                                                             daya yaitu pupuk dan bahan bakar, perusahaan
                                                                             anak memiliki beberapa opsi pemasok untuk
                                                                             sumber daya tersebut sehingga perusahaan anak
                                                                             tidak tergantung dengan satu pemasok. Untuk
                                                                             mengantisipasi risiko kekurangan sumber daya
                                                                             manusia yang dapat berdampak kepada kinerja
                        Ketersediaan pupuk serta fluktuasi harga pupuk
                                                                             operasional perusahaan anak, perusahaan anak
                        dan bahan bakar dapat berpengaruh langsung
                                                                             mulai melakukan proses mekanisasi, misalnya pada
Risiko Kelangkaan       terhadap kinerja keuangan Perseroan dan
                                                                             proses panen sehingga perusahaan anak dapat
Sumber Daya             perusahaan anak.
                                                                             meningkatkan produktivitas.
Risk of Sources         The availability of fertilizer, as well as its
                                                                             To anticipate the risk of a shortage of resources,
Shortage                fluctuating prices, together with fuel,
                                                                             such as fertilizer and fuel, the subsidiaries
                        may directly impact the Company and its
                                                                             prepare several supplier options to obtain
                        subsidiaries’ financial performance.
                                                                             these resources and avoid reliance on a single
                                                                             supplier. To anticipate the risk of a shortage of
                                                                             human resources that may impact operational
                                                                             performance, the subsidiaries have begun
                                                                             implementing mechanization processes; for
                                                                             example, in the harvesting process, so the
                                                                             subsidiaries can improve productivity.

                                                                             Untuk meminimalkan risiko terhadap fluktuasi
                                                                             harga dan ketergantungan terhadap pemasok
                                                                             bahan baku, perusahaan anak melakukan
                                                                             perencanaan kebutuhan bahan baku dengan
                        Berkurangnya pasokan bahan baku TBS dalam
                                                                             matang dalam jangka waktu tertentu yang
                        jumlah yang besar atau jangka waktu yang lama
Risiko Pasokan Bahan                                                         disesuaikan dengan kebutuhan produksi dan
                        dapat berpengaruh langsung terhadap kegiatan
Baku                                                                         permintaan produk dan menjaga hubungan baik
                        usaha Perseroan.
Risk of Raw Material                                                         dengan para pemasok.
                        Insufficient supplies of FFB in large amounts
Supplies                                                                     To minimize the risk of price volatility and
                        or over a long period may directly impact the
                                                                             dependence on suppliers of raw materials, the
                        Company’s performance.
                                                                             subsidiaries carefully manage their raw materials
                                                                             inventory within a certain period, adjust it to
                                                                             production needs and product demand, and
                                                                             maintain good relationships with suppliers.

Risiko Umum
General Risks

                        Secara umum, kinerja Perseroan bergantung
                                                                             Untuk meminimalkan risiko terhadap kondisi
                        pada kondisi ekonomi di Indonesia. Penurunan
                                                                             perekonomian makro, Perseroan melakukan
                        pada pertumbuhan ekonomi berdampak pada
Risiko Kondisi                                                               strategi yang mendukung stabilitas supply chain
                        daya beli masyarakat yang kemudian akan
Perekonomian Makro                                                           baik alternatif pemasaran maupun penyesuaian
                        berdampak pada kegiatan usaha Perseroan.
Risk of                                                                      alternatif komoditas.
                        In general, the Company’s performance is
Macroeconomic                                                                To minimize risks to macroeconomic conditions,
                        related to Indonesia’s economic conditions. A
Situation                                                                    the Company implements a strategy that
                        drop in economic growth will affect people’s
                                                                             supports supply chain stability through alternative
                        purchasing power, which will negatively impact
                                                                             marketing and commodity adjustments.
                        the Company’s performance.

                                                                             Untuk meminimalkan risiko terhadap perubahan
                        Harga jual CPO berkorelasi dengan nilai tukar
                                                                             kurs valuta asing, Perseroan melakukan
                        mata uang asing, terutama Dolar AS. Fluktuasi
                                                                             strategi dengan sebagian dari risiko ini dikelola
                        nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata
                                                                             menggunakan lindung nilai natural yang berasal
Risiko Perubahan Kurs   uang asing tersebut dapat mempengaruhi
                                                                             dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
Valuta Asing            marjin keuntungan Perseroan.
                                                                             asing yang sama.
Risk of Foreign         The selling price of CPO correlates with
                                                                             To minimize the risk of foreign exchange currency,
Exchange Currency       foreign currencies, particularly the U.S. dollar.
                                                                             the Company implements a strategy in which
                        Fluctuations in the exchange rates between the
                                                                             part of this risk is managed using natural hedging
                        Indonesian rupiah and other foreign currencies
                                                                             derived from monetary assets and liabilities
                        will impact the company’s profit margins.
                                                                             denominated in the same foreign currency.




                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   267
Page 268
            Jenis Risiko                          Penjelasan Risiko                                    Langkah Mitigasi
            Type of Risks                           Risk Description                                     Mitigation Steps

                                                                                        Untuk meminimalkan risiko terkait kebijakan
                                                                                        pemerintah, Perseroan terlibat secara aktif
                                                                                        dalam berbagai organisasi yang bergerak di
                                                                                        bidang kelapa sawit serta bekerja sama dengan
                                                                                        para pemangku kepentingan dalam industri ini
                                                                                        untuk memberikan masukan yang positif kepada
                                                                                        pemerintah Indonesia dalam rangka menciptakan
                                                                                        peraturan yang kondusif bagi industri sawit dan
       Risiko Terkait              Kebijakan pemerintah sangat berpengaruh pada
                                                                                        para pemangku kepentingan lainnya baik dalam
       Kebijakan Pemerintah        industri perkebunan, khususnya kelapa sawit.
                                                                                        negeri maupun internasional.
       Risk Related to             Government policies greatly affect plantation
                                                                                        To minimize risks related to government policy,
       Government Policy           industries, especially palm oil.
                                                                                        the Company actively joins various organizations
                                                                                        engaged in the palm oil industry. It works closely
                                                                                        with stakeholders in the palm oil industry to
                                                                                        provide constructive input and suggestions to
                                                                                        the Government of Indonesia to develop and
                                                                                        implement favorable regulations for the palm
                                                                                        oil industry, as well as for both domestic and
                                                                                        international stakeholders.

                                   Ketentuan negara asing atau peraturan
       Risiko Peraturan
                                   internasional tetap berdampak terhadap
       Negara Asing atau
                                   perusahaan anak, karena dapat memengaruhi
       Internasional                                                                    Sama dengan risiko terkait kebijakan pemerintah.
                                   permintaan atas produk Perseroan.
       Risk of International                                                            Similar to the risks related to government policy.
                                   Foreign countries and international regulations
       or Foreign Countries’
                                   still impact the subsidiaries, as they affect the
       Regulations
                                   demand for the Company’s products.

                                                                                        Untuk meminimalkan risiko terkait kampanye
                                                                                        negatif yang khususnya berkaitan dengan isu
                                                                                        lingkungan dan masyarakat di sekitar perkebunan,
                                                                                        Perseroan menerapkan strategi dengan merangkul
                                                                                        masyarakat melalui berbagai program yang
                                                                                        memberikan timbal balik positif bagi masyarakat
                                   Kampanye negatif terkait dampak lingkungan,
                                                                                        disekitar perusahaan anak dan menjaga areal
                                   prinsip keberlanjutan, dan konflik sosial yang
                                                                                        konservasi yang berada di lingkungan perusahaan
                                   disebabkan oleh emisi karbon dari produksi
       Risiko Kampanye                                                                  anak, salah satunya yang berada di Kalimantan
                                   CPO masih gencar dilakukan oleh beberapa
       Negatif                                                                          Timur.
                                   organisasi internasional.
       Risk of Negative                                                                 To minimize risks related to negative campaigns,
                                   Several international organizations vigorously
       Campaign                                                                         particularly those concerning environmental
                                   launch negative campaigns about the
                                                                                        and community issues around plantations,
                                   environmental impacts of CPO production,
                                                                                        the Company implements several strategies
                                   sustainability principles, and social conflicts.
                                                                                        by embracing the community through various
                                                                                        programs that provide positive feedback for the
                                                                                        surrounding community near the subsidiaries
                                                                                        and maintain conservation areas within the
                                                                                        subsidiaries, one of which is located in East
                                                                                        Kalimantan.




268   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 269
                                                                                                           Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                              Sustainable Governance




    Jenis Risiko                        Penjelasan Risiko                                        Langkah Mitigasi
    Type of Risks                         Risk Description                                        Mitigation Steps

                          Untuk dapat menjalankan kegiatan perkebunan           Untuk meminimalkan risiko terkait kepatuhan
                          dan industri pengolahan kelapa sawit,                 terhadap peraturan perundangan yang berlaku
                          perusahaan anak diwajibkan untuk memiliki             terkait bidang usaha perusahaan anak, Perseroan
                          berbagai macam lisensi, perizinan dan otorisasi       melakukan review berkala melalui divisi legal
Risiko Kepatuhan          lain dari regulator terkait. Jika perusahaan anak     termasuk terkait perpanjangan izin yang harus
Terhadap Peraturan        tidak mampu memperoleh atau memperpanjang             dilakukan. Perusahaan anak juga secara aktif
Perundangan yang          lisensi, perizinan dan otorisasi ini, atau gagal      menjalin komunikasi dengan Komisi Pengawas
Berlaku Terkait Bidang    untuk melakukannya secara tepat waktu,                Persaingan Usaha (KPPU) mengenai perubahan
Usaha Perusahaan          perusahaan anak berpotensi tidak mendapatkan          aturan/regulasi yang berlaku.
Anak                      izin untuk terus beroperasi.                          To minimize risks related to compliance with
Risk of Compliance        To operate in an oil palm plantation and              applicable laws and regulations concerning the
with Regulations          processing industry, the subsidiaries must            operating activities of subsidiaries, the Company
on Subsidiaries’          obtain various licenses, permits, and other           conducts periodic reviews through the legal
Businesses                authorizations from the relevant regulators.          division, including the extension of licenses. The
                          Should the subsidiaries fail to obtain or extend      subsidiaries also actively communicates with the
                          the expiration date of these licenses, permits,       Business Competition Supervisory Commission
                          and authorizations in a timely manner, they           (KPPU) regarding applicable regulatory and policy
                          could be banned from operating.                       changes.

                                                                                Untuk meminimalkan risiko terkait tuntutan atau
                          Pelanggaran atau perselisihan berpotensi              gugatan hukum, Perseroan senantiasa berupaya
                          mengakibatkan salah satu pihak mengajukan             mengurangi risiko hukum melalui pengendalian
                          tuntutan atau gugatan hukum terhadap                  internal yang efektif serta memastikan kepatuhan
                          Perseroan dan perusahaan anak. Setiap                 Perseroan terhadap seluruh peraturan perundang-
                          tuntutan atau gugatan hukum tentu berpotensi          undangan, dan kebijakan pemerintah yang berlaku,
Risiko Tuntutan atau
                          menimbulkan kerugian bagi Perseroan dan               serta kontrak-kontrak yang dibuat oleh Perseroan
Gugatan Hukum
                          perusahaan anak.                                      dengan pihak lain.
Risk of Lawsuits
                          Any violation or dispute could prompt a party         To minimize risks related to lawsuits, the Company
                          to file a lawsuit against the company and             strives to reduce legal risks through effective
                          its subsidiaries. Every lawsuit could result          internal control while ensuring compliance with
                          in potential losses for the company and its           applicable laws, regulations, government policies,
                          subsidiaries.                                         and contracts issued by the Company with other
                                                                                parties.

Risiko Bagi Investor
Risks for Investors

                          Terdapat risiko terkait tidak likuidnya saham yang ditawarkan pada Penawaran Umum ini, mengingat
                          jumlah saham yang ditawarkan Perseroan tidak terlalu besar. Selanjutnya, meskipun Perseroan akan
                          mencatatkan sahamnya di BEI, tidak ada jaminan bahwa saham Perseroan yang diperdagangkan
                          akan aktif atau likuid karena terdapat kemungkinan bahwa saham Perseroan akan dimiliki satu
                          atau beberapa pihak tertentu yang tidak memperdagangkan sahamnya di pasar sekunder. Dengan
Risiko Likuiditas         demikian, Perseroan tidak dapat memprediksi apakah pasar dari saham Perseroan akan aktif atau
Saham                     likuiditas saham Perseroan akan terjaga.
Risk of Stock Liquidity   There is a risk related to the illiquidity of the shares offered in the Public Offering, considering that
                          the number of shares the Company provides is comparatively low. Although the Company lists its
                          shares on the IDX, there is no guarantee that the shares traded will remain active or liquid, as there is
                          a possibility that the Company's shares will be owned by one or several specific parties who do not
                          sell their shares on the secondary market. Therefore, the Company is still determining whether its
                          shares will remain active or if their liquidity can be maintained.




                                                      PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   269
Page 270
            Jenis Risiko                          Penjelasan Risiko                                    Langkah Mitigasi
            Type of Risks                           Risk Description                                     Mitigation Steps

                                   Harga penawaran saham setelah penawaran umum dapat berfluktuasi dan mungkin diperdagangkan
                                   pada harga yang secara signifikan berada di bawah harga penawaran umum. Hal ini tergantung dari
                                   sejumlah faktor, antara lain:
                                   − prospek usaha dan kegiatan operasional Perseroan.
                                   − perbedaan antara hasil kinerja keuangan dan kegiatan operasional Perseroan yang sebenarnya
                                      dibandingkan dengan perkiraan para investor dan analis.
                                   − perubahan dalam rekomendasi atau persepsi para analis pada Perseroan atau Indonesia.
                                   − adanya akuisisi, kerja sama strategis, ventura bersama atau divestasi yang signifikan.
                                   − perubahan pada kondisi ekonomi, sosial, politik atau pasar di Indonesia.
                                   − keterlibatan dalam litigasi.
                                   − perubahan harga efek bersifat ekuitas dari perusahaan-perusahaan asing (terutama di Asia) di
                                      pasar berkembang.
       Risiko Fluktuasi Harga
                                   − fluktuasi harga pasar saham pada umumnya.
       Saham
       Risk of Stock Price
                                   The value of the stock after the public offering can fluctuate. It may be traded at a price significantly
       Fluctuation
                                   below the value of the public offering and may not be as appealing. It is subject to various factors,
                                   such as:
                                   − The Company’s business prospects and operating activities.
                                   − The difference between the actual results of the Company's financial performance and operating
                                      activities compared to the expectations of investors and analysts.
                                   − Changes in analysts' recommendations or perceptions of the Company or Indonesia.
                                   − Acquisitions, strategic partnerships, joint ventures, or significant divestments.
                                   − Changes in economic, social, political, or market conditions in Indonesia.
                                   − Involvement in litigation.
                                   − Changes in the price of equity securities of foreign companies (mainly in Asia) in emerging
                                      markets.
                                   − General stock market volatility.

                                   Jumlah dividen yang dibayarkan Perseroan di mendatang, jika ada, akan bergantung pada laba
                                   ditahan, kondisi keuangan, arus kas, kebutuhan modal kerja, serta belanja modal Perseroan, komitmen
                                   kontrak, dan biaya terkait ekspansi Perseroan. Semua faktor tersebut dapat mempengaruhi
       Risiko Kemampuan
                                   kemampuan Perseroan untuk membayar dividen kepada Perseroan, yang pada akhirnya dapat
       Perseroan Membayar
                                   berdampak merugikan pada kondisi keuangan atau hasil operasi Perseroan dan juga kemampuan
       Dividen
                                   Perseroan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham.
       Risk to the Company’s
                                   The amount of dividends the Company will distribute in the future, if any, is subject to its
       Capability to
                                   retained earnings, financial condition, cash flows, working capital, capital expenditures, contract
       Distribute Dividends
                                   commitments, and expansion costs. These factors have the potential to affect the Company’s ability
                                   to pay dividends, which may negatively impact its financial condition and operating results, as well as
                                   its ability to pay dividends to shareholders.

                                   Penjualan saham Perseroan di masa mendatang dalam jumlah besar, atau persepsi bahwa penjualan
                                   tersebut dapat terjadi, dapat berdampak negatif terhadap harga saham Perseroan atau kemampuan
       Risiko Penjualan            Perseroan untuk meningkatkan modal melalui penawaran saham baru atau efek bersifat ekuitas lain,
       Saham                       dan dapat mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk memperoleh tambahan modal.
       Risk of Sale of Shares      The sales of the Company’s shares in large amounts in the future, or the perception that such sales
                                   may occur, could upset the share price. They could also harm the Company’s ability to raise capital
                                   through new shares or equity offerings and may affect its capacity to obtain additional capital.




270   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 271
                                                                                                         Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                            Sustainable Governance




Keefektifan Proses Manajemen Risiko                                                                                    [GRI 2-12]

                                                            Effectiveness of Risk Management Processes




Dalam menjalankan kegiatan usaha, Perseroan                         In its operations, the Company acknowledges that risk
menyadari bahwa risiko merupakan bagian yang tidak                  is an inherent aspect of doing business. As a result,
terpisahkan dari dinamika bisnis. Oleh karena itu,                  TAPG has established a structured, comprehensive risk
TAPG mengembangkan kerangka manajemen risiko                        management framework that covers risk identification,
yang terstruktur dan menyeluruh, mencakup proses                    analysis, evaluation, and control. This framework
identifikasi, analisis, evaluasi, serta pengendalian risiko.        enables the Company to systematically manage risk
Melalui kerangka ini, Perseroan mengelola risiko secara             by applying measures to avoid, minimize, or control it
sistematis dengan menerapkan langkah-langkah mitigasi               to an acceptable level. The risk management process
yang bertujuan untuk menghindari, mengurangi, atau                  begins at the top governance level with the Audit & Risk
mengendalikan risiko hingga berada pada tingkat yang                Committee, which supports the Board of Commissioners.
dapat diterima. Penerapan manajemen risiko dimulai dari
level tata kelola tertinggi melalui Komite Audit & Risiko
sebagai organ pendukung Dewan Komisaris.

Komite Audit & Risiko berperan dalam memberikan                     The Audit & Risk Committee provides strategic oversight
pengawasan strategis serta masukan kepada Dewan                     and guidance to the Board of Commissioners on
Komisaris terkait penerapan tata kelola perusahaan dan              implementing corporate governance and managing
pengelolaan risiko yang relevan. Komite ini menelaah                relevant risks. This committee examines compliance
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan,                    with laws and regulations and addresses issues that need
sekaligus memperhatikan isu-isu yang memerlukan                     special attention, including environmental and social
perhatian khusus, termasuk aspek lingkungan dan sosial.             concerns. In this role, the Audit & Risk Committee helps
Melalui fungsi tersebut, Komite Audit & Risiko membantu             the Board of Commissioners ensure that the Company’s
Dewan Komisaris dalam memastikan bahwa strategi                     strategies and policies are consistent with principles of
dan kebijakan Perseroan berjalan sejalan dengan prinsip             prudence and sustainability.
kehati-hatian dan keberlanjutan.

Di tingkat operasional, fungsi pengendalian risiko                  At the operational level, the risk control function is
diperkuat melalui peran Risk Champions yaitu pihak/                 strengthened through the role of Risk Champions,
orang yang ditunjuk untuk mendukung dan mengkoordinir               individuals appointed to support and coordinate the
Process Owner, dengan mengidentifikasi potensi                      Process Owner by identifying potential risks, facilitating
risiko, memfasilitasi penilaian risiko, dan memastikan              risk assessments, and ensuring that appropriate
strategi mitigasi yang tepat diterapkan. Selain itu, untuk          mitigation strategies are implemented. Additionally,
memastikan kecukupan kontrol atau sistem pengendalian               to ensure the adequacy of internal controls or systems
internal termasuk meningkatkan efektivitas proses                   and continuously improve the effectiveness of the
Manajemen Risiko secara berkesinambungan, perseroan                 Risk Management process, the company enhances its
juga memperkuat fungsi pengendalian risiko melalui peran            risk control function through the role of Internal Audit,
Audit Internal yang bertanggung jawab langsung kepada               which reports directly to the President Director. Internal
Presiden Direktur. Audit Internal melakukan penilaian               Audit conducts an independent assessment of the
independen atas efektivitas pengendalian internal dan               effectiveness of internal controls and risk management
manajemen risiko, serta menyampaikan rekomendasi                    and submits improvement recommendations based
perbaikan berdasarkan hasil pemeriksaan. Temuan dan                 on audit results. These findings and evaluations are
evaluasi tersebut dilaporkan kepada Presiden Direktur               reported to the President Director and the Audit & Risk
dan Komite Audit & Risiko sebagai dasar untuk tindak                Committee as a basis for follow-up, ensuring ongoing
lanjut, guna memastikan peningkatan berkelanjutan                   improvement in the quality of risk management across
dalam kualitas pengelolaan risiko di seluruh organisasi.            the organization.




                                                    PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   271
Page 272
      Pengkajian Dampak Ekonomi,
      Lingkungan, dan Sosial                                                       [GRI 2-25, 2-26]

      Assessment of Economic, Environmental, and Social Impacts


      Perseroan berkomitmen untuk bertanggung jawab atas                         The Company is dedicated to being responsible for
      dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial yang timbul dari                    the economic, environmental, and social impacts of
      kegiatan operasionalnya, termasuk menyediakan atau                         its operational activities, including participating in or
      bekerja sama dalam upaya remediasi apabila Perseroan                       providing remediation efforts if it is proven to have
      terbukti menyebabkan atau berkontribusi terhadap dampak                    caused or contributed to a negative impact. This
      negatif. Komitmen ini merupakan bagian dari pendekatan                     commitment is part of the Company’s sustainability
      keberlanjutan Perseroan yang menekankan akuntabilitas,                     strategy, which focuses on accountability, prevention,
      pencegahan, serta pemulihan yang adil bagi pihak-pihak                     and fair redress for those affected.
      yang terdampak.

      Untuk mendukung komitmen tersebut, Perseroan                               To uphold this commitment, the Company has set up
      menerapkan mekanisme pengaduan yang dapat diakses                          a grievance mechanism that is available to employees,
      oleh karyawan, masyarakat, dan pemangku kepentingan                        the public, and other stakeholders for submitting
      lainnya sebagai sarana untuk menyampaikan keluhan atau                     complaints or allegations concerning negative impacts
      dugaan dampak negatif yang berkaitan dengan kegiatan                       from the Company’s activities. This mechanism allows
      Perseroan. Mekanisme ini memungkinkan Perseroan untuk                      the Company to efficiently and systematically identify,
      mengidentifikasi, menelaah, dan menindaklanjuti keluhan                    review, and resolve issues, ensuring each concern is
      secara sistematis dan tepat waktu, serta memastikan                        managed in an objective and responsible manner.
      bahwa setiap isu yang disampaikan ditangani secara
      objektif dan bertanggung jawab.

      Selain melalui mekanisme pengaduan, Perseroan juga                         Besides through the grievance mechanism, the
      melakukan pengkajian dampak secara berkala melalui                         Company regularly assesses impact through operational
      pemantauan operasional, audit internal, serta evaluasi                     monitoring, internal audits, and sustainability evaluations
      kinerja keberlanjutan di tingkat unit kerja. Apabila ditemukan             at the work unit level. If significant negative impacts are
      dampak negatif yang signifikan, Perseroan menetapkan                       found, the Company implements corrective and remedial
      langkah-langkah perbaikan dan pemulihan yang relevan,                      actions, such as modifying operational procedures,
      termasuk penyesuaian prosedur operasional, penguatan                       enhancing internal controls, and working with relevant
      pengendalian internal, serta koordinasi dengan pihak terkait               parties to reduce and address the impacts.
      untuk meminimalkan dan memulihkan dampak yang terjadi.

      Dalam pengelolaan mekanisme pengaduan dan                                  In overseeing the grievance mechanism and remediation
      proses remediasi, Perseroan melibatkan pemangku                            process, the Company engages stakeholders who are the
      kepentingan yang menjadi pengguna utama mekanisme                          primary users of the mechanism, particularly employees
      tersebut, khususnya karyawan dan masyarakat                                and communities surrounding its operational areas.
      sekitar wilayah operasional. Masukan dari pemangku                         Stakeholder feedback serves as a critical resource for
      kepentingan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk                         assessing and enhancing the design, implementation,
      menyempurnakan desain, pelaksanaan, dan efektivitas                        and effectiveness of the grievance mechanism, ensuring
      mekanisme pengaduan, sehingga tetap relevan dan                            its relevance and responsiveness to the requirements
      responsif terhadap kebutuhan pihak-pihak terdampak.                        of the affected parties.

      Efektivitas mekanisme pengaduan dan proses remediasi                       The effectiveness of the grievance mechanism and
      dipantau melalui pencatatan dan evaluasi tindak lanjut                     remediation process is monitored by recording and
      atas setiap keluhan yang diterima, termasuk waktu                          evaluating follow-up actions for each complaint,
      penyelesaian dan hasil penanganannya. Hasil pemantauan                     including resolution times and outcomes. These results
      tersebut dilaporkan secara internal kepada manajemen                       are reported internally to management and serve as a
      dan menjadi dasar untuk perbaikan berkelanjutan dalam                      foundation for continuous improvements in managing
      pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial                         the company’s economic, environmental, and social
      Perseroan. Melalui pendekatan ini, Perseroan berupaya                      impacts. This approach helps ensure that the remediation
      memastikan bahwa proses remediasi tidak hanya bersifat                     process is not only reactive but also contributes to
      reaktif, tetapi juga berkontribusi pada penguatan tata                     strengthening overall sustainability governance.
      kelola keberlanjutan secara menyeluruh.

272   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 273
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                          Sustainable Governance




                                              Permasalahan Kritis                                                [GRI 2-16, 2-27]

                                                                                                          Critical Matters




Sepanjang periode pelaporan yang berakhir pada 31                 During the reporting period ending December 31, 2025,
Desember 2025, Perseroan melakukan pemantauan atas                the Company monitored compliance with relevant laws
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan                   and regulations as part of its commitment to good
yang berlaku sebagai bagian dari penerapan tata kelola            corporate governance. This included oversight of legal,
perusahaan yang baik. Pemantauan ini mencakup aspek               environmental, employment, administrative, and financial
hukum, lingkungan, ketenagakerjaan, serta ketentuan               matters related to the Company’s operations.
administratif dan finansial yang relevan dengan kegiatan
usaha Perseroan.

Pada tahun pelaporan 2025, Perseroan mencatat                     During the 2025 reporting year, the Company recorded
adanya perkara hukum dan/atau sanksi administratif                legal cases and/or administrative sanctions classified as
yang dikategorikan sebagai ketidakpatuhan signifikan.             significant non-compliance. Significant non-compliance
Ketidakpatuhan signifikan ditentukan berdasarkan                  is identified based on the materiality of the financial,
tingkat materialitas dampak finansial, hukum, dan                 legal, and reputational impacts, as well as their potential
reputasional, serta potensi pengaruhnya terhadap                  effects on business continuity and stakeholders.
keberlangsungan usaha dan pemangku kepentingan.                   Management conducts the significance assessment,
Penilaian signifikansi dilakukan oleh manajemen dengan            considering the results of internal evaluations and
mempertimbangkan hasil evaluasi internal dan ketentuan            relevant regulatory requirements.
peraturan yang berlaku.

Ketidakpatuhan signifikan tersebut mencakup kasus                 Significant non-compliance cases involve both
yang dikenakan sanksi administratif dan/atau finansial,           administrative and financial sanctions, such as monetary
baik berupa denda moneter maupun sanksi non-moneter.              and non-monetary fines. Information on the number of
Rincian jumlah kasus, jenis sanksi, serta nilai denda yang        cases, sanction types, and fine amounts is available in
dikenakan telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan                 the Company’s 2025 Annual Report, under the Corporate
Perseroan Tahun 2025 pada Bab Tata Kelola Perusahaan,             Governance chapter, Legal Cases section. If fines are
sub-bab Perkara Hukum. Apabila terdapat denda yang                paid during the current year, the Company distinguishes
dibayarkan pada tahun berjalan, Perseroan membedakan              between fines from violations in the current reporting
antara denda yang berasal dari pelanggaran pada periode           period and those from earlier periods.
pelaporan berjalan dan periode sebelumnya.

Perseroan terus melakukan evaluasi dan perbaikan atas             The Company regularly reviews and improves its internal
sistem pengendalian internal dan kepatuhan untuk                  control and compliance systems to minimize the risk of
meminimalkan risiko ketidakpatuhan di masa mendatang.             future non-compliance. Each non-compliance is seen as
Setiap temuan ketidakpatuhan dijadikan pembelajaran               a chance to learn and strengthen compliance policies,
untuk memperkuat kebijakan, prosedur, serta kesadaran             procedures, and awareness across the organization,
kepatuhan di seluruh tingkat organisasi, sebagai bagian           emphasizing the Company’s commitment to responsible
dari komitmen Perseroan terhadap praktik bisnis yang              and sustainable business practices.
bertanggung jawab dan berkelanjutan.




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   273
Page 274
      Pakta Integritas dan Kode Etik
      Integrity Pact and Code of Conduct



      Sebagai fondasi dalam menjalankan bisnis yang                              TAPG has developed a Code of Ethics and Integrity
      bertanggung jawab dan berkelanjutan, TAPG menetapkan                       Pact to serve as the foundation for responsible and
      Kode Etik dan Pakta Integritas sebagai pedoman utama                       sustainable business practices. These guiding documents
      perilaku bagi seluruh insan Perseroan dan pihak yang                       set the standard for all Company personnel and
      memiliki hubungan bisnis dengan TAPG. Kerangka etika                       business partners, ensuring behavior aligned with Good
      ini disusun selaras dengan prinsip Good Corporate                          Corporate Governance (GCG). The framework references
      Governance (GCG) serta mengacu pada standar dan                            standards and regulations such as ISPO, RSPO, and
      regulasi yang relevan, termasuk ISPO, RSPO, dan Program                    Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam
      Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan                   Pengelolaan Lingkungan (PROPER). Through relevant
      Lingkungan (PROPER). Melalui kebijakan dan Surat                           policies and Board of Directors’ decrees, the Company
      Keputusan Direksi yang berlaku, Perseroan menegaskan                       reaffirms its dedication to legal compliance, integrity,
      komitmen terhadap kepatuhan hukum, integritas, dan                         and accountability in every operational activity.
      akuntabilitas dalam seluruh kegiatan operasional.

      Kode Etik TAPG berlaku bagi karyawan, entitas anak,                        The TAPG Code of Conduct applies to employees,
      afiliasi di bawah pengendalian Perseroan, serta pihak                      subsidiaries, affiliates under the Company’s watch, and
      eksternal yang terlibat dalam aktivitas usaha. Kode Etik                   external parties engaged in business activities. This
      ini menjadi acuan perilaku profesional yang mengatur                       Code of Conduct delineates guidelines for professional
      hubungan internal maupun eksternal Perseroan, sekaligus                    conduct that govern the Company’s internal and
      memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis dijalankan                        external relationships, ensuring that all activities are
      secara etis, transparan, dan sejalan dengan nilai-nilai                    conducted ethically, transparently, and in accordance
      keberlanjutan. Untuk mendukung penerapan yang                              with sustainability principles. To promote consistent
      konsisten, Perseroan menyediakan buku manual Kode                          application, the Company provides a Code of Conduct
      Etik sebagai panduan praktis dalam menghadapi berbagai                     manual as a practical guide for managing various
      situasi kerja, termasuk interaksi dengan mitra usaha,                      situations, including interactions with business partners,
      publik, dan pemangku kepentingan lainnya. Sebagai                          the public, and other stakeholders. In alignment with the
      bentuk komitmen untuk menjalankan Kode Etik TAPG,                          commitment to uphold the TAPG Code of Conduct, all
      maka seluruh karyawan diwajibkan untuk menandatangani                      employees are required to sign the “PT Triputra Agro
      “Pernyataan Kepatuhan Kode Etik PT Triputra Agro                           Perdana Tbk Code of Conduct Compliance Statement”.
      Perdana Tbk”, Direksi dan karyawan setingkat Kepala                        Furthermore, Board of Directors and employees as equal
      Divisi/Key Position Level lainnya diwajibkan untuk                         to Division Head or Key Position levels are mandated to
      membuat dan menandatangani “Deklarasi Keterbukaan                          sign a “Declaration of Information Disclosure”.
      Informasi”.

      Internalisasi nilai integritas merupakan bagian dari budaya                Internalizing integrity values is a core aspect of TAPG’s
      kerja TAPG. Setiap karyawan diharapkan menjunjung                          work culture. All employees are expected to uphold
      tinggi etika bisnis, tidak hanya dengan mematuhi                           business ethics by adhering to laws, regulations, and
      peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi                          both national and international ethical standards in
      juga dengan menerapkan standar etika nasional dan                          every decision. Cultivating this integrity culture aims
      internasional dalam setiap pengambilan keputusan.                          to enhance human resource professionalism, bolster
      Penerapan budaya integritas ini diyakini berkontribusi                     the Company’s reputation, and support sustainable
      pada profesionalisme sumber daya manusia, penguatan                        business success.
      reputasi Perseroan, serta pencapaian kinerja usaha
      yang berkelanjutan.

      Komitmen etika dan integritas TAPG juga diterapkan                         TAPG’s commitment to ethics and integrity is also
      secara tegas dalam hubungan dengan mitra usaha,                            strongly reflected in relationships with business partners,
      khususnya dalam proses pengadaan barang dan jasa.                          especially in the procurement of goods and services.




274   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 275
                                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                        Sustainable Governance



Untuk itu, setiap penyedia barang dan jasa diwajibkan           Therefore, every provider of goods and services is
menandatangani Contract Agreement/Surat Perjanjian              required to sign a Contract Agreement or Cooperation
Kerja Sama (SPK) yang memuat komitmen terhadap                  Agreement Letter (SPK) that includes a commitment to
praktik pengadaan yang etis dan bertanggung jawab,              ethical and responsible procurement practices, such as
antara lain melalui prinsip-prinsip berikut:                    the following principles:
1. Melaksanakan pengadaan barang/jasa berdasarkan               1. Conduct procurement of goods/services based on
   prinsip-prinsip itikad baik, dengan kecermatan                   good faith, with the highest level of care, and in
   tinggi dan dalam keadaan bebas, mandiri atau tidak               an independent, free manner without pressure or
   di bawah tekanan maupun pengaruh dari pihak lain                 influence from other parties (independence).
   (independency).
2. Mengambil keputusan dengan penuh kehati-hatian               2. Make decisions with due diligence (duty of care
   (duty of care and loyalty).                                     and loyalty).
3. Tidak mengambil keputusan untuk kepentingan                  3. Avoid making decisions for personal gain or for
   pribadi atau pihak yang terafiliasi dan dengan                  the benefit of related parties to prevent potential
   demikian tidak memiliki potensi benturan kepentingan            conflicts of interest (conflict of interest rule).
   (conflict of interest rule).
4. Melaksanakan proses pengadaan dengan pemahaman               4. Execute the procurement process with a thorough
   yang cukup tentang berbagai peraturan dan                       understanding of applicable regulations and related
   kewajiban normatif lain yang terkait dan memenuhi               normative obligations, and comply with all laws and
   seluruh ketentuan dan perundang-undangan,                       provisions, including necessary, important, and
   termasuk mempertimbangkan best practice yang                    critical best practices in this procurement process
   dipandang perlu, penting, dan kritikal dalam proses             (duty to abide by laws).
   pengadaan ini (duty abiding the laws).

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola, setiap dugaan        To strengthen governance, any suspected violations
pelanggaran terhadap Kode Etik dan Pakta Integritas             of the Code of Ethics and Integrity Pact are addressed
ditangani melalui mekanisme yang telah ditetapkan,              through established mechanisms, including the
termasuk melalui Whistleblower System. Mekanisme                Whistleblower System. This system guarantees that
ini memastikan bahwa setiap laporan ditindaklanjuti             each report is handled objectively, fairly, and responsibly,
secara objektif, adil, dan bertanggung jawab, sehingga          ensuring that ethics and integrity are not just formal
penerapan etika dan integritas tidak hanya menjadi              commitments but are genuinely implemented in daily
komitmen normatif, tetapi benar-benar terwujud dalam            business practices across TAPG’s value chain.
praktik bisnis sehari-hari di seluruh rantai nilai TAPG.




 Program Kepatuhan Persaingan Usaha                                                                                   [GRI 206-1]

                                                           Business Competition Compliance Program



Perseroan menempatkan kepatuhan terhadap ketentuan              The Company considers compliance with competition
persaingan usaha sebagai bagian integral dari nilai             regulations a core part of its ethical values and corporate
etika dan tata kelola perusahaan. Kepatuhan terhadap            governance. Meeting these regulations is seen not just as
regulasi persaingan usaha dipandang tidak hanya sebagai         a legal requirement but also as the foundation for building
kewajiban hukum, tetapi juga sebagai fondasi dalam              fair, transparent, and sustainable business practices.
menciptakan praktik bisnis yang adil, transparan, dan           Therefore, the Company consistently follows Law No. 5
berkelanjutan. Untuk itu, Perseroan secara konsisten            of 1999 on the Prohibition of Monopolistic Practices and
mengacu pada Undang-Undang No. 5 Tahun 1999                     Unfair Business Competition and its related regulations.
tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha
Tidak Sehat beserta peraturan turunannya.
                                                                As part of this commitment, the Company actively
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Perseroan                     takes part in the Business Competition Compliance
berpartisipasi aktif dalam Program Kepatuhan Persaingan         Program outlined in the Business Competition
Usaha yang diatur dalam Peraturan Komisi Pengawas               Supervisory Commission (KPPU) Regulation No. 1 of
Persaingan Usaha (KPPU) No. 1 Tahun 2022. Program               2022. This program acts as a preventive measure to




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     275
Page 276
      ini dirancang sebagai mekanisme pencegahan untuk                           ensure that all business activities are carried out in
      memastikan bahwa seluruh aktivitas usaha Perseroan                         line with fair competition principles and to prevent
      dijalankan sesuai dengan prinsip persaingan usaha yang                     anti-competitive practices.
      sehat dan menghindari risiko praktik anti-persaingan.

      Dalam pelaksanaan Program Kepatuhan, Perseroan telah                       In implementing the Compliance Program, the Company
      menjalankan sejumlah langkah strategis, antara lain:                       has undertaken several strategic steps, including:
      1. Pendaftaran resmi Program Kepatuhan pada 17                             1. Official registration of the Compliance Program on
          Juli 2024.                                                                  July 17, 2024.
      2. Penyelenggaraan Kick Off Meeting dan Sosialisasi                        2. Holding a Kick-Off Meeting and socialization of
          Program Kepatuhan Persaingan Usaha, yang                                    the Business Competition Compliance Program,
          diikuti dengan Deklarasi Pakta Integritas pada 13                           followed by the Declaration of the Integrity Pact on
          September 2024.                                                             September 13, 2024.
      3. Pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan bagi karyawan                      3. Providing counseling and training for employees
          terkait kepatuhan persaingan usaha masing-masing                            regarding business competition compliance
          pada 11 Oktober 2024 dan 12 November 2024.                                  on October 11, 2024, and November 12, 2024,
                                                                                      respectively.

      Selain itu, Perseroan telah menyusun berbagai dokumen                      Additionally, the Company has prepared various guideline
      pedoman yang menjadi acuan dalam memastikan                                documents that serve as references for ensuring
      kepatuhan terhadap regulasi, di antaranya:                                 compliance with regulations, including:
      1. Panduan Kode Etik.                                                      1. Code of Conduct Guide.
      2. Panduan Kepatuhan Persaingan Usaha.                                     2. Business Competition Compliance Guide.
      3. Panduan Whistleblowing System.                                          3. Whistleblowing System Guide.
      4. Sebagai bagian dari pengawasan, Perseroan juga                          4. As part of its supervision efforts, the Company has
          telah membentuk tim penanggung jawab dan                                  also formed a team responsible for overseeing the
          pengawas Program Kepatuhan, yang secara berkala                           Compliance Program, which periodically reports
          melaporkan perkembangan program ini kepada                                its progress to the board of directors to ensure
          direksi guna memastikan implementasi yang efektif.                        effective implementation.

      Sepanjang periode pelaporan yang berakhir pada 31                          Throughout the reporting period ending December
      Desember 2025, Perseroan tidak memiliki perkara hukum                      31, 2025, the Company did not have any ongoing
      yang sedang berlangsung maupun telah diselesaikan                          or resolved legal cases related to anti-competitive
      terkait perilaku anti-persaingan, pelanggaran ketentuan                    behavior, violations of antitrust laws, or monopolistic
      anti-trust, atau praktik monopoli, di mana Perseroan                       practices in which it was involved. As a result, no rulings,
      diidentifikasi sebagai pihak yang terlibat. Dengan                         administrative sanctions, or fines were imposed on
      demikian, tidak terdapat putusan, sanksi administratif,                    the Company concerning violations of competition
      maupun denda yang dijatuhkan kepada Perseroan                              regulations during this period.
      sehubungan dengan pelanggaran peraturan persaingan
      usaha selama periode pelaporan.

      Melalui penerapan Program Kepatuhan Persaingan                             By implementing a structured and sustainable
      Usaha yang terstruktur dan berkelanjutan, Perseroan                        Competition Compliance Program, the Company
      berkomitmen untuk terus memperkuat budaya                                  is dedicated to continuously strengthening its
      kepatuhan, memitigasi risiko hukum dan reputasi, serta                     compliance culture, reducing legal and reputational
      berkontribusi dalam menciptakan iklim persaingan usaha                     risks, and promoting a healthy and competitive business
      yang sehat dan kompetitif, khususnya di sektor agribisnis                  environment, especially in Indonesia’s agribusiness sector.
      di Indonesia.




276   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 277
                                                                                                       Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                          Sustainable Governance




                      Hubungan dan Pelibatan Pemangku
                                  Kepentingan                                                                [GRI 2-29][OJK E.4]

                                                             Stakeholders Engagement and Relationships



Perseroan memandang pelibatan pemangku kepentingan                The Company considers stakeholder engagement as
sebagai elemen penting dalam pengelolaan keberlanjutan            an essential aspect for managing sustainability and
dan pencapaian kinerja jangka panjang. Pendekatan                 achieving long-term success. This approach is designed
pelibatan pemangku kepentingan dirancang untuk                    to ensure that the Company’s decisions and business
memastikan bahwa keputusan dan kegiatan usaha                     activities reflect the interests, expectations, and impacts
Perseroan mempertimbangkan kepentingan, harapan,                  of those connected to its operations.
serta dampak yang dirasakan oleh pihak-pihak yang
terhubung dengan operasional Perseroan.

Pemangku kepentingan TAPG diidentifikasi berdasarkan              TAPG stakeholders are categorized according to their
tingkat pengaruh dan dampak yang mereka miliki                    influence and impact on the Company’s operations, as
terhadap kegiatan usaha Perseroan, serta dampak yang              well as the effects of the Company’s activities on them.
ditimbulkan oleh aktivitas Perseroan terhadap mereka.             The main stakeholder groups include employees, local
Kategori pemangku kepentingan utama meliputi karyawan,            communities near operational sites, shareholders and
masyarakat sekitar wilayah operasional, pemegang saham            investors, business partners and suppliers, customers,
dan investor, mitra usaha dan pemasok, pelanggan,                 governments and regulators, and other organizations and
pemerintah dan regulator, serta organisasi dan komunitas          communities related to the Company’s business activities.
lainnya yang relevan dengan kegiatan usaha Perseroan.

Pelibatan pemangku kepentingan dilakukan dengan                   Stakeholder engagement seeks to foster effective two-
tujuan untuk membangun komunikasi dua arah                        way communication, gather feedback on key economic,
yang konstruktif, memperoleh masukan atas isu-                    environmental, and social issues, and identify risks and
isu ekonomi, lingkungan, dan sosial yang material,                opportunities that could influence the Company’s long-
serta mengidentifikasi risiko dan peluang yang dapat              term sustainability. This process helps the Company
memengaruhi keberlanjutan usaha Perseroan. Melalui                align its sustainability strategies and initiatives with
proses ini, Perseroan berupaya menyelaraskan strategi             stakeholder expectations, building stronger, mutually
dan program keberlanjutan dengan ekspektasi pemangku              beneficial relationships over time.
kepentingan, sekaligus memperkuat hubungan jangka
panjang yang saling menguntungkan.

Untuk memastikan pelibatan yang bermakna (meaningful              To promote meaningful engagement, the Company
engagement), Perseroan menggunakan berbagai                       employs various methods tailored to each stakeholder’s
mekanisme yang disesuaikan dengan karakteristik                   characteristics, including regular dialogue, formal and
masing-masing pemangku kepentingan, antara lain dialog            informal meetings, written communication, field visits,
rutin, pertemuan formal dan informal, komunikasi tertulis,        and feedback and complaint mechanisms. The input
kunjungan lapangan, serta mekanisme penyampaian                   received from stakeholders is reviewed and considered
masukan dan pengaduan. Masukan yang diperoleh                     in policy development, program planning, and evaluating
dari pemangku kepentingan ditelaah dan digunakan                  the Company’s sustainability performance.
sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan
kebijakan, perencanaan program, serta evaluasi kinerja
keberlanjutan Perseroan.

Melalui pendekatan pelibatan pemangku kepentingan                 Using a structured and sustainable stakeholder
yang terstruktur dan berkelanjutan, Perseroan berupaya            engagement approach, the Company strives to ensure
memastikan bahwa proses pengambilan keputusan                     decision-making balances business interests with social
tidak hanya berfokus pada kepentingan bisnis semata,              and environmental responsibilities, promoting long-term
tetapi juga mencerminkan tanggung jawab sosial                    value creation for the Company and its stakeholders.
dan lingkungan, sehingga mendukung terciptanya
nilai jangka panjang bagi Perseroan dan seluruh
pemangku kepentingan.


                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   277
Page 278
      Kendala dan Tantangan Penerapan
      Kegiatan Keberlanjutan                                                            [OJK E.5]

      Obstacles and Challenges in Implementing Sustainability Activities




      Sebagai perusahaan agribisnis yang beroperasi di                           As an agribusiness operating in various regions
      berbagai wilayah dengan karakteristik sosial, lingkungan,                  with diverse social, environmental, and regulatory
      dan regulasi yang beragam, TAPG menghadapi sejumlah                        characteristics, TAPG encounters multiple challenges
      tantangan dalam mengimplementasikan kegiatan                               in applying sustainability initiatives uniformly and
      keberlanjutan secara konsisten dan terintegrasi.                           cohesively. These challenges are both operational and
      Tantangan tersebut tidak hanya bersifat operasional,                       strategic, given the dynamics of the palm oil industry,
      tetapi juga strategis, seiring dengan dinamika industri                    evolving stakeholder expectations, and changes in
      kelapa sawit, ekspektasi pemangku kepentingan yang                         sustainability policies and standards at national and
      terus berkembang, serta perubahan kebijakan dan                            global levels.
      standar keberlanjutan di tingkat nasional maupun global.

      Dari sisi operasional, skala dan sebaran wilayah kerja                     From an operational standpoint, the size and spread of
      menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan                              operating areas create specific challenges in applying
      penerapan standar keberlanjutan yang seragam di                            sustainability standards consistently across all business
      seluruh unit usaha. Perbedaan kondisi geografis,                           units. Variations in geographic conditions, infrastructure,
      infrastruktur, serta kapasitas sumber daya manusia di                      and human resource capacity at each location demand
      masing-masing lokasi memerlukan pendekatan yang                            an adaptable approach without sacrificing commitment
      adaptif tanpa mengurangi komitmen terhadap prinsip                         to sustainability principles. This necessitates improved
      keberlanjutan. Hal ini menuntut penguatan koordinasi                       internal coordination, capacity building, and continuous
      internal, peningkatan kapasitas, serta pengawasan                          oversight to ensure effective implementation of policies
      yang berkelanjutan agar kebijakan dan prosedur dapat                       and procedures in the field.
      diimplementasikan secara efektif di lapangan.

      TAPG juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan                           TAPG also encounters difficulties in handling
      aspek lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan                          environmental concerns, particularly those linked
      perubahan iklim, variabilitas cuaca, dan risiko lingkungan                 to climate change, weather variability, and other
      lainnya. Dampak iklim yang semakin tidak terprediksi                       environmental hazards. The growing unpredictability
      berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman,                              of climate effects can influence crop yields, water
      pengelolaan sumber daya air, serta upaya konservasi                        resource management, and biodiversity preservation
      keanekaragaman hayati. Di sisi lain, pemenuhan standar                     initiatives. Furthermore, complying with certification
      sertifikasi dan praktik terbaik lingkungan membutuhkan                     requirements and environmental best practices
      investasi yang berkelanjutan, baik dari sisi teknologi,                    necessitates continuous investments in technology,
      sistem pemantauan, maupun peningkatan kompetensi                           monitoring systems, and workforce skills development.
      tenaga kerja.

      Pada aspek sosial, tantangan utama terletak pada                           The primary social challenge involves managing
      pengelolaan hubungan dengan masyarakat dan                                 relationships with local communities and stakeholders,
      pemangku kepentingan lokal yang memiliki kebutuhan                         each with their own needs and expectations.
      dan ekspektasi yang beragam. Upaya membangun                               Establishing positive engagement depends on
      keterlibatan yang konstruktif memerlukan komunikasi                        effective communication, a clear understanding of the
      yang intensif, pemahaman konteks sosial setempat,                          social context, and aligning company initiatives with
      serta keselarasan antara program perusahaan dan                            community requirements. Furthermore, the evolving
      kebutuhan masyarakat. Selain itu, dinamika isu sosial                      social issues and external campaigns focusing on the
      dan kampanye eksternal terhadap industri kelapa sawit                      palm oil sector demand that the company consistently
      juga menuntut Perseroan untuk terus meningkatkan                           enhance transparency, accountability, and the quality
      transparansi, akuntabilitas, dan kualitas dialog dengan                    of stakeholder interactions.
      para pemangku kepentingan.




278   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 279
                                                                                                     Tata Kelola Keberlanjutan
                                                                                                        Sustainable Governance



Dari perspektif tata kelola dan manajemen, integrasi            From a governance and management perspective,
keberlanjutan ke dalam proses pengambilan keputusan             integrating sustainability into business decision-making
bisnis masih menjadi tantangan yang memerlukan                  remains an ongoing challenge that requires continuous
penyempurnaan berkelanjutan. Penyelarasan antara                improvement. Balancing short-term performance
target kinerja jangka pendek dan komitmen keberlanjutan         targets with long-term sustainability goals involves
jangka panjang membutuhkan keseimbangan yang                    careful management of risks, resource allocation, and
cermat, termasuk dalam pengelolaan risiko, alokasi              performance metrics. The availability and consistency
sumber daya, dan pengukuran kinerja. Di samping                 of sustainability data are also crucial, and efforts are
itu, ketersediaan dan konsistensi data keberlanjutan            ongoing to enhance data quality for better decision-
menjadi faktor penting yang terus dikembangkan untuk            making and reliable reporting.
mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data
dan pelaporan yang andal.

Menghadapi berbagai kendala dan tantangan tersebut,             Despite these challenges, TAPG views sustainability
TAPG memandang keberlanjutan sebagai sebuah                     as a continuous journey that involves ongoing learning
perjalanan yang memerlukan pembelajaran dan                     and development. The Company is committed to
perbaikan berkelanjutan. Perseroan berkomitmen untuk            enhancing governance, building internal capabilities, and
terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kapasitas            collaborating with stakeholders to ensure sustainability
internal, serta membangun kolaborasi dengan pemangku            initiatives are effective, relevant, and create long-term
kepentingan guna memastikan bahwa penerapan                     value for both the Company and its stakeholders.
kegiatan keberlanjutan dapat berjalan secara efektif,
relevan, dan memberikan nilai jangka panjang bagi
Perseroan dan para pemangku kepentingan.




                                                PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   279
Page 280
      Pernyataan Dewan Komisaris Tentang
      Tanggung Jawab Atas
      Laporan Keberlanjutan 2025
      PT Triputra Agro Persada Tbk
      Statement of the Board of Commissioners Regarding the Responsibilities
      to the 2025 Sustainability Report of PT Triputra Agro Persada Tbk


      Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan                        We, the undersigned, hereby state that all information
      bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan                          contained in the Sustainability Report of PT Triputra Agro
      PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Tahun 2025 telah                       Persada Tbk (TAPG) for the Year 2025, is complete and
      dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh                          We are fully responsible for its validity.
      atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan.

      Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.                          This statement is made truthfully.



                                                           Jakarta, 2026 | Jakarta, 2026



                                                             DEWAN KOMISARIS
                                                            Board of Commissioners




                                                                   Arif Rachmat
                                                 Presiden Komisaris | President Commissioner




                                                        Toddy Mizaabianto Sugoto
                                          Wakil Presiden Komisaris | Vice President Commissioner




                   Arini Saraswaty Subianto                                                        Danny Rachmat
                       Komisaris | Commissioner                                                 Komisaris | Commissioner




                   Tjandra Karya Hermanto                                                     Drs. Aridono Sukmanto
                       Komisaris | Commissioner                                    Komisaris Independen | Independent Commissioner




                         Ir. Maruli Gultom                                                     Stanley Setia Atmadja
       Komisaris Independen | Independent Commissioner                             Komisaris Independen | Independent Commissioner




280   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 281
                                    Pernyataan Direksi Tentang
                                          Tanggung Jawab Atas
                                   Laporan Keberlanjutan 2025
                                  PT Triputra Agro Persada Tbk
                        Statement of the Board of Directors Regarding the Responsibilities
                         to the 2025 Sustainability Report of PT Triputra Agro Persada Tbk


Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan          We, the undersigned, hereby state that all information
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan            contained in the Sustainability Report of PT Triputra Agro
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Tahun 2025 telah         Persada Tbk (TAPG) for the Year 2025, is complete and
dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh            We are fully responsible for its validity.
atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan.

Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.            This statement is made truthfully.



                                         Jakarta, 2026 | Jakarta, 2026



                                                DIREKSI
                                            Board of Directors




                                             George Oetomo
                                     Presiden Direktur | President Director




                                              Budiarto Abadi
                               Wakil Presiden Direktur | Vice President Director




                                                    Erida
                                              Direktur | Director




                                             PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   281
Page 282
      Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen                                                                                [OJK G1]

      Written Verification from Independent Party




                                                      Independent Assurance Statement
                                                         Report No. 0326/BD/0039/JK

      To the Management of PT Triputra Agro                                  Scope of Assurance
      Persada Tbk,
                                                                             The scope of our work was restricted to the
      We were engaged PT Triputra Agro Persada Tbk                           following selected information:
      (‘TAPG’) to provide assurance in respect to its                        • Occupational health and safety
      Sustainability Report 2025 (‘the Report’). The                         • GHG emission and energy management
      assurance engagement was conducted by a                                • Water and waste management
      multidisciplinary team with relevant experience                        • Corporate governance and business ethics
      in sustainability reporting.                                           • Supplier engagement and supply chain
      Independence                                                               traceability

      We carried out all our assurance undertakings                          Responsibility
      with independence and autonomy having not
      been involved in the preparation of any key part                       TAPG is responsible for the preparation of the
      of the Report, nor did we provide any services to                      Report and all the information and claims therein,
      TAPG during 2025 that could conflict with the                          which      include     established   sustainability
      independence of the assurance engagement.                              management targets, performance management,
                                                                             data collection, etc. In performing this assurance
      Assurance Standards                                                    engagement our responsibility to the
                                                                             management of TAPG was solely for the purpose
      Our work was carried out in accordance with
                                                                             of verifying the statements it has made in relation
      ISAE3000 ‘Assurance Engagements other than
                                                                             to its sustainability performance, specifically as
      Audits or Reviews of Historical Financial
                                                                             described in the selected information, and
      Information’ issued by the International Auditing
                                                                             expressing our opinion on the conclusions
      and Assurance Standards Board. This standard
                                                                             reached.
      requires that we comply with ethical
      requirements and plan and perform the                                  Methodology
      assurance engagement to obtain limited
      assurance.                                                             To assess the veracity of certain assertions and
                                                                             specified data sets included within the Report, as
      Level of Assurance                                                     well as the systems and processes used to
                                                                             manage and report them, the following methods
      By designing our evidence-gathering procedures
                                                                             were employed during the engagement process:
      to obtain a limited level of assurance based on
                                                                             • Review the Report, internal policies,
      ISAE3000, readers of the Report can be
                                                                                documentation,          management        and
      confident that all risks or errors have been
                                                                                information systems.
      reduced to a very low level, although not
      necessarily to zero.




      PT. Moores Rowland Indonesia
      Jl. Sisingamangaraja No. 26 – Jakarta Selatan 12110 - Indonesia
      Tel: +62 21 720 2605 - Fax: +62 21 720 2606 - www.moores-rowland.com




282   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 283
                                                  Independent Assurance Statement
                                                     Report No. 0326/BD/0039/JK
• Interview relevant staff involved in                                        All key assurance findings are included herein,
 To the Management of PT Triputra Agro                                      Scope
                                                                              whileof Assurance
                                                                                       detailed observations and follow-up
     sustainability-related      management           and
 Persada Tbk,                                                                 recommendations      have was
                                                                                                         beenrestricted
                                                                                                               submittedtotothe
                                                                                                                              TAPG
     reporting.                                                             The scope of our work
•We Follow   data trails
      were engaged          to theAgro
                      PT Triputra   initial   aggregated
                                          Persada  Tbk                        management     in a separate
                                                                            following selected information:report.
     source  to  check    data  samples
 (‘TAPG’) to provide assurance in respect  to  a to
                                                  greater
                                                     its                    • Occupational health and safety
     depth.
 Sustainability  Report 2025 (‘the Report’). The                            • GHG emission and energy management
 assurance engagement was conducted by a                                    • Jakarta,
                                                                                Water March    26, 2026
                                                                                       and waste   management
Limitations
 multidisciplinary team with relevant experience                            • Corporate governance and business ethics
 in sustainability reporting.                                               • Supplier engagement and supply chain
Our scope of work was limited to a review of the                                traceability
 Independence
accuracy   and reliability of selected sustainability                         James  Kallman
performance-related                                                           Chief Executive Officer
 We carried out all ourinformation.        It was not
                            assurance undertakings                          Responsibility
designed   to detect   all weaknesses
 with independence and autonomy having   in  the internal
                                                    not
controls                                                                      Moores
                                                                            TAPG         Rowland isfor
                                                                                    is responsible      anthe
                                                                                                            international
                                                                                                                preparationorganization
                                                                                                                               of the
 been involved in the preparation of any key part of
          over  the  preparation  and  presentation
                                                                              specializing       in    auditing,      accounting
the  Report,
 of the      as the
        Report,  nor engagement
                     did we providewasanynot  performed
                                            services to                     Report and all the information and claims        therein, and
continuously                                                                  outsourcing,
                                                                            which       includetax, legal  and advisory,
                                                                                                      established           business and
                                                                                                                       sustainability
 TAPG during 2025 that could conflict withperiod,
                throughout    the preparation       the
and   the procedures
 independence    of the performed    were undertaken
                        assurance engagement.                               management targets, performance management,is a
                                                                              human       rights   services.   Moores     Rowland
on a test basis.                                                              member
                                                                            data            of Praxity
                                                                                   collection,            AISBL, thethisworld's
                                                                                                etc. In performing                 largest
                                                                                                                           assurance
 Assurance Standards                                                        engagement our responsibility to the and
                                                                              Alliance   of  independent    and   unaffiliated  audit
Conclusions                                                                   consultancyof
                                                                            management        companies.
                                                                                                TAPG was solely for the purpose
 Our work was carried out in accordance with
                                                                            of verifying the statements it has made in relation
 ISAE3000 ‘Assurance Engagements other than
Based on the procedures performed and the                                   toWith    more than 65,000
                                                                                its sustainability           professionals
                                                                                                      performance,           operating
                                                                                                                      specifically  as in
 Audits or Reviews of Historical Financial
evidence obtained, the Report has reflected the                               120
                                                                            described in the selected information, and the
                                                                                     countries   across   the  globe,  each   sharing
 Information’ issued by the International Auditing                            same values
application of GRI Standards 2021 with reference.                           expressing      ourand   sense ofonresponsibility,
                                                                                                  opinion                       Praxity is
                                                                                                                   the conclusions
 and Assurance Standards Board. This standard                                 served by Moores Rowland in Indonesia, one of the
In addition, nothing has come to our attention that                         reached.
 requires that we comply with ethical                                         leading sustainability assurance providers.
causes us to believe that the Report has not been
 requirements and plan and perform the                                      Methodology
properly prepared and presented, in all material
 assurance engagement to obtain limited
respects.                                                                   To assess the veracity of certain assertions and
 assurance.
                                                                            specified data sets included within the Report, as
Level of Assurance                                                          well as the systems and processes used to
                                                                            manage and report them, the following methods
By designing our evidence-gathering procedures
                                                                            were employed during the engagement process:
to obtain a limited level of assurance based on
                                                                            • Review the Report, internal policies,
ISAE3000, readers of the Report can be
                                                                               documentation,          management        and
confident that all risks or errors have been
                                                                               information systems.
reduced to a very low level, although not
necessarily to zero.




PT. Moores Rowland Indonesia
Jl. Sisingamangaraja
PT.                  No. 26 – Jakarta Selatan 12110 - Indonesia
     Moores Rowland Indonesia
Tel:Sisingamangaraja
Jl.  +62 21 720 2605No.
                      - Fax:
                         26 –+62 21 720
                              Jakarta    2606 12110
                                      Selatan  - www.moores-rowland.com
                                                    - Indonesia
Tel: +62 21 720 2605 - Fax: +62 21 720 2606 - www.moores-rowland.com




                                                                   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   283
Page 284
      Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
      Keberlanjutan Tahun Sebelumnya                                                                         [OJK G3]

      Response to Feedback on the Previous Year’s Sustainability Report



      Selama tahun 2025, Perseroan tidak menerima                                In 2025, the Company did not receive any specific
      tanggapan spesifik terkait Laporan Keberlanjutan                           feedback on the 2024 Sustainability Report regarding
      Tahun 2024 untuk perbaikan laporan tahun berikutnya.                       revisions for the next year’s report. Nonetheless, the
      Namun demikian, Perseroan telah berupaya melakukan                         Company has actively worked to enhance this report,
      berbagai penyempurnaan dan perbaikan agar laporan ini                      ensuring it aligns with POJK No. 51/POJK.03/2017,
      memenuhi ketentuan POJK No. 51/POJK.03/2017, SEOJK                         SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, and the GRI Standards
      No. 16/SEOJK.04/2021 dan GRI Standard yang menjadi                         referenced in its preparation. We aim for this report to
      rujukan penulisan laporan ini. Kami berharap laporan ini                   serve as a valuable source of information for stakeholders.
      dapat menjadi sumber informasi yang berguna bagi para
      pemangku kepentingan.




284   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 285
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan OJK
No. 51/POJK.03/2017 dan Surat Edaran OJK
               No. 16/SEOJK.04/2021                                                                                       [OJK G4]

        List of Disclosure According to OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 and OJK
                                               Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021




                                          Nama Indeks                                                          Halaman
No
                                          Name of Index                                                           Page

     Strategi Keberlanjutan
A
     Sustainability Strategies

                Penjelasan Strategi Berkelanjutan
     A.1.                                                                                                           50
                Explanation of Sustainability Strategies

     Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B
     Highlights of Sustainability Performance

     B.1.       Aspek Ekonomi
                                                                                                                    12
                Economy Aspects

     B.2.       Aspek Lingkungan Hidup
                                                                                                                    13
                Environmental Aspects

     B.3.       Aspek Sosial
                                                                                                                    14
                Social Aspect

     Profil Perusahaan
C
     Company Profile

     C.1.       Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
                                                                                                                    36
                Vision, Mission, and Sustainability Values

     C.2        Alamat Perusahaan
                                                                                                                    34
                Company Address

     C.3.       Skala Usaha
                                                                                                              34,43,44,150
                Company Scale

     C.4.       Produk, Layanan dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
                                                                                                                    35
                Products, Services, and Business Activities

     C.5.       Keanggotaan Asosiasi
                                                                                                                    45
                Memberships in Associations

                Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
     C.6.                                                                                                           35
                Significant Organizational Change

     Penjelasan Direksi
D
     Explanation of the Board of Directors

     D.1.       Penjelasan Direksi
                                                                                                                    26
                Explanation of the Board of Directors




                                                 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     285
Page 286
                                                          Nama Indeks                                 Halaman
        No
                                                          Name of Index                                 Page

                Tata Kelola Keberlanjutan
       E
                Sustainability Governance

                E.1.       Penanggungjawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                        240
                           Responsible for the Implementation of Sustainable Finance

                E.2.       Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                        242
                           Competency Development Related to Sustainable Finance

                E.3.       Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                        261
                           Risk Assessment for the Implementation of Sustainable Finance

                E.4.       Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
                                                                                                        277
                           Relations with Stakeholders

                E.5.       Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                        260
                           Issues to the Implementation of Sustainable Finance

                Kinerja Keberlanjutan
       F
                Sustainability Performance

                F.1.       Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
                                                                                                         50
                           Activity to Build Sustainability Culture

                Kinerja Ekonomi
                Economic Performance

                           Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan,
                F.2.       atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
                                                                                                        199
                           Comparison of Production Targets and Performance, Portfolios, Financing
                           Target, or Investment, Income and Profit Loss

                           Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau
                           Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan
                F.3.       Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                        200
                           Comparison of Performance Target and Portfolio, Financing Target, or
                           Investing in Financial Instruments or Projects that are in Line with the
                           Implementation of Sustainable Finance

                Kinerja Lingkungan Hidup
                Environmental Performance

                Aspek Umum
                General Aspect

                F.4.       Biaya Lingkungan Hidup
                                                                                                         81
                           Environmental Cost

                Aspek Material
                Material Aspect

                F.5.       Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
                                                                                                        114
                           Use of Environmentally Friendly Materials

                Aspek Energi
                Energy Aspect

                F.6.       Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
                                                                                                        119
                           Quantity and Intensity of Energy Used

                F.7.       Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
                                                                                                       117-119
                           Energy Efficiency Efforts and Achievements and Renewable Energy Usage




286   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 287
                                      Nama Indeks                                                         Halaman
No
                                      Name of Index                                                          Page

     Aspek Air
     Water Aspect

     F.8.    Penggunaan Air
                                                                                                              106
             Water Usage

     Aspek Keanekaragaman Hayati
     Biodiversity Aspect

             Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah
     F.9.    Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
                                                                                                              122
             Impact of Operational Areas that Are Near or Located in Conservation Areas
             or Areas with Rich Biodiversity

     F.10.   Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
                                                                                                              122
             Biodiversity Conservation Efforts

     Aspek Emisi
     Emission Aspect

     F.11.   Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
                                                                                                              103
             Quantity and Intensity of Emissions Based on Type

     F.12.   Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
                                                                                                               99
             Efforts and Achievements of Emission Reduction

     Aspek Limbah dan Efluen
     Waste and Effluent Aspect

     F.13.   Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
                                                                                                              110
             Quantity and Intensity of Waste and Effluent Based on Type

     F.14.   Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
                                                                                                              109
             Waste and Effluent Management Mechanism

     F.15.   Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
                                                                                                              108
             Spill (If Any)

     Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
     Environmental-Related Complaint Aspect

             Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan
     F.16.
             Diselesaikan                                                                                      121
             Total and Material of Environmental Complaints Received and Resolved

     Kinerja Sosial
     Social Performance

             Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang
     F.17.   Setara kepada Konsumen
                                                                                                              190
             Financial Services Institutions, Issuer, or Public Company Commitment to
             Providing Equal Products and Services to Consumers

     Aspek Ketenagakerjaan
     Employment Aspect

     F.18.   Kesetaraan Kesempatan Kerja
                                                                                                              150
             Equal Opportunity to Work

     F.19.   Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
                                                                                                              136
             Child Labor and Forced Labor

     F.20.   Upah Minimum Regional
                                                                                                              148
             Reigonal Minimum Wage




                                            PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   287
Page 288
                                                          Nama Indeks                                   Halaman
        No
                                                          Name of Index                                  Page

                F.21.      Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
                                                                                                          145
                           Favorable and Safe Work Environment

                F.22.      Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
                                                                                                          157
                           Employee Training and Capacity Building

                Aspek Masyarakat
                Community Aspect

                F.23.      Dampak Operasi terhadap masyarakat Sekitar
                                                                                                          178
                           Impact of Operations on Surrounding Community

                F.24.      Pengaduan Masyarakat
                                                                                                          187
                           Public Complaints

                F.25.      Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
                                                                                                          180
                           Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities

                Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
                Responsibility on Sustainable Product/Service Development

                F.26.      Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
                                                                                                          190
                           Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services

                F.27.      Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
                                                                                                          191
                           Products/Services that Have been Evaluated for Costumer Safety

                F.28.      Dampak Produk/Jasa
                                                                                                          191
                           Product/Service Impact

                F.29.      Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
                                                                                                          192
                           Total of Recalled Products

                           Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
                F.30.      Berkelanjutan
                                                                                                          192
                           Survey of Customer Satisfaction with Sustainable Financial Services and/or
                           Products

                Lain-lain
       G
                Others

                G.1.       Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
                                                                                                          282
                           Written Verification from an Independent Party (if any)

                G.2.       Lembar Umpan Balik
                                                                                                          301
                           Feedback Sheet

                G.3.       Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
                                                                                                          284
                           Responses to the Feedback of Previous Year Report

                           Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
                G.4.       POJK.03/2017
                                                                                                          285
                           List of Disclosure in Accordance with Financial Services Authority
                           Regulation No. 51/POJK.03/2017




288   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 289
                                                    Indeks GRI Standards 2021
                                                                                               2021 GRI Standards Index



Pernyataan Penggunaan
                                  PT Triputra Agro Persada Tbk
Statement of use
GRI 1 yang digunakan              GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 used                        GRI 1: Foundation 2021

Standar Sektor GRI yang
Berlaku                           GRI 13: Sektor Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan Tangkap 2022
Applicable GRI Sector             GRI 13: Agriculture, Aquaculture, and Fishing Sectors 2022
Standard(s)



                                                                                   Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                           Omission                              No.
                                                                                                                              Rujukan
  Standar GRI/
                                                                                                                              Standar
  Sumber Lain              Pengungkapan                     Lokasi
                                                                          Persyaratan                                        Sektor GRI
  GRI Standard/              Disclosure                    Location
                                                                           yang tidak                                        GRI Sector
  Other Source                                                                                  Alasan       Penjelasan
                                                                          Dicantumkan                                         Standard
                                                                                                Reason       Explanation
                                                                         Requirement(S)                                       Ref. No.
                                                                            Omitted


GRI 2:             2-1 Rincian Organisasi
                                                                                                                                  34
Pengungkapan       Organizational details
Umum 2021
GRI 2: General     2-2 Entitas yang dicantumkan
Disclosures 2021   dalam pelaporan keberlanjutan
                   organisasi
                                                                                                                                   7
                   Entities included in the
                   organization’s sustainability
                   reporting

                   2-3 Periode, frekuensi, dan titik
                   kontak pelaporan
                                                                                                                                   7
                   Reporting period, frequency
                   and contact point

                   2-4 Penyajian kembali
                   informasi                                                                                                       8
                   Restatements of information

                   2-5 Penjaminan eksternal
                                                                                                                                   8
                   External assurance

                   2-6 Kegiatan, rantai nilai dan
                   hubungan bisnis lain
                                                                                                                                  35
                   Activities, value chain and
                   other business relationships

                   2-7 Tenaga kerja
                                                                                                                                  139
                   Employees

                   2-8 Pekerja yang bukan pekerja
                   langsung
                                                                                                                                  139
                   Workers who are not
                   employees

                   2-9 Struktur dan komposisi
                   tata Kelola
                                                                                                                                 230
                   Governance structure and
                   composition




                                                       PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    289
Page 290
                                                                                           Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                   Omission                     No.
                                                                                                                             Rujukan
         Standar GRI/
                                                                                                                             Standar
         Sumber Lain                   Pengungkapan                   Lokasi
                                                                                     Persyaratan                            Sektor GRI
         GRI Standard/                   Disclosure                  Location
                                                                                      yang tidak                            GRI Sector
         Other Source                                                                                Alasan   Penjelasan
                                                                                     Dicantumkan                             Standard
                                                                                                     Reason   Explanation
                                                                                    Requirement(S)                           Ref. No.
                                                                                       Omitted


                              2-10 Pencalonan dan pemilihan
                              badan tata kelola tertinggi
                              Nomination and selection                                                                         235
                              of the highest governance
                              body

                              2-11 Ketua badan tata kelola
                              tertinggi                                                                                      230, 232,
                              Chair of the highest                                                                             233
                              governance body

                              2-12 Peran badan tata kelola
                              tertinggi dalam mengawasi
                              pengelolaan dampak                                                                             230, 232,
                              Role of the highest governance                                                                   233
                              body in overseeing the
                              management of impacts

                              2-13 Delegasi tanggung jawab
                              untuk mengelola dampak                                                                         230, 232,
                              Delegation of responsibility for                                                                 233
                              managing impacts

                              2-14 Peran badan tata kelola
                              tertinggi dalam pelaporan
                              keberlanjutan                                                                                    238
                              Role of the highest governance
                              body in sustainability reporting

                              2-15 Benturan kepentingan
                                                                                                                               259
                              Conflicts of interest

                              2-16 Komunikasi masalah
                              penting                                                                                        247, 249,
                              Communication of critical                                                                        273
                              concerns

                              2-17 Pengetahuan kolektif dari
                              badan tata kelola tertinggi
                                                                                                                               242
                              Collective knowledge of the
                              highest governance body

                              2-18 Evaluasi kinerja badan
                              tata kelola tertinggi
                              Evaluation of the performance                                                                    234
                              of the highest governance
                              body

                              2-19 Kebijakan remunerasi
                                                                                                                             148, 235
                              Remuneration policies

                              2-20 Proses untuk menentukan
                              remunerasi
                                                                                                                             148, 235
                              Process to determine
                              remuneration




290   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 291
                                                                              Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                      Omission                              No.
                                                                                                                         Rujukan
  Standar GRI/
                                                                                                                         Standar
  Sumber Lain             Pengungkapan                 Lokasi
                                                                     Persyaratan                                        Sektor GRI
  GRI Standard/             Disclosure                Location
                                                                      yang tidak                                        GRI Sector
  Other Source                                                                             Alasan       Penjelasan
                                                                     Dicantumkan                                         Standard
                                                                                           Reason       Explanation
                                                                    Requirement(S)                                       Ref. No.
                                                                       Omitted


                  2-21 Rasio jumlah kompensasi
                  tahunan
                                                                                                                            237
                  Annual total compensation
                  ratio

                  2-22 Pernyataan tentang
                  strategi pengembangan
                  berkelanjutan                                                                                          26, 50, 51
                  Statement on sustainable
                  development strategy

                  2-23 Komitmen kebijakan
                                                                                                                           36, 261
                  Policy commitments

                  2-24 Menanamkan komitmen
                  kebijakan
                                                                                                                             26
                  Embedding policy
                  commitments

                  2-25 Proses untuk
                  memperbaiki dampak negatif
                                                                                                                            272
                  Processes to remediate
                  negative impacts

                  2-26 Mekanisme untuk
                  mencari nasihat dan
                  mengemukakan masalah                                                                                    238, 247
                  Mechanisms for seeking advice
                  and raising concerns

                  2-27 Kepatuhan terhadap
                  hukum dan peraturan
                                                                                                                            273
                  Compliance with laws and
                  regulations

                  2-28 Asosiasi Keanggotaan
                                                                                                                             45
                  Membership associations

                  2-29 Pendekatan terhadap
                  pelibatan pemangku
                  kepentingan                                                                                               277
                  Approach to stakeholder
                  engagement

                  2-30 Perjanjian Kerja Bersama
                  Collective bargaining                                                                                      137
                  agreements

Topik Material
Material Topics

GRI 3: Topik      3-1 Proses untuk menentukan
Material 2021     topik material
                                                                                                                             53
GRI 3: Material   Process to determine material
Topics 2021       topics

                  3-2 Daftar topik material
                                                                                                                           55-59
                  List of material topics




                                                  PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report     291
Page 292
                                                                                           Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                   Omission                     No.
                                                                                                                             Rujukan
         Standar GRI/
                                                                                                                             Standar
         Sumber Lain                   Pengungkapan                   Lokasi
                                                                                     Persyaratan                            Sektor GRI
         GRI Standard/                   Disclosure                  Location
                                                                                      yang tidak                            GRI Sector
         Other Source                                                                                Alasan   Penjelasan
                                                                                     Dicantumkan                             Standard
                                                                                                     Reason   Explanation
                                                                                    Requirement(S)                           Ref. No.
                                                                                       Omitted


       Keberadaan Pasar
       Market Presence

       GRI 3: Topik
                              3-3 Manajemen topik material
       Material 2021
                              Management of material                                                                           148
       GRI 3: Material
                              topics
       Topics 2021

       GRI 202:               202-1 Rasio standar upah
       Keberadaan Pasar       karyawan pemula berdasarkan
       2016                   jenis kelamin terhadap upah
       GRI 202: Market        minimum regional                                                                                 148
       Presence 2016          Ratios of standard entry level
                              wage by gender compared to
                              local minimum wage

                              202-2 Proporsi manajemen
                              senior yang berasal dari
                              masyarakat setempat
                                                                                                                               155
                              Proportion of senior
                              management hired from the
                              local community

       Dampak Ekonomi Tidak Langsung
       Indirect Economic Impacts

       GRI 3: Topik
                              3-3 Manajemen topik material
       Material 2021
                              Management of material                                                                           180
       GRI 3: Material
                              topics
       Topics 2021

       GRI 203: Dampak        203-1 Investasi infrastruktur
       Ekonomi Tidak          dan dukungan layanan
                                                                                                                               181
       Langsung 2016          Infrastructure investments
       GRI 203: Indirect      and services supported
       Economic
       Impacts 2016           203-2 Dampak ekonomi tidak
                              langsung yang signifikan
                                                                                                                               204
                              Significant indirect economic
                              impacts

       Praktik Pengadaan
       Procurement Practices

       GRI 3: Topik
                              3-3 Manajemen topik material
       Material 2021
                              Management of material                                                                           220
       GRI 3: Material
                              topics
       Topics 2021

       GRI 204: Praktik
                              204-1 Proporsi pengeluaran
       Pengadaan 2016
                              untuk pemasok lokal
       GRI 204:                                                                                                                220
                              Proportion of spending on local
       Procurement
                              suppliers
       Practices 2016




292   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 293
                                                                                   Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                           Omission                              No.
                                                                                                                              Rujukan
  Standar GRI/
                                                                                                                              Standar
  Sumber Lain                Pengungkapan                   Lokasi
                                                                          Persyaratan                                        Sektor GRI
  GRI Standard/                Disclosure                  Location
                                                                           yang tidak                                        GRI Sector
  Other Source                                                                                  Alasan       Penjelasan
                                                                          Dicantumkan                                         Standard
                                                                                                Reason       Explanation
                                                                         Requirement(S)                                       Ref. No.
                                                                            Omitted


Antikorupsi
Anti-corruption

GRI 3: Topik
                     3-3 Manajemen topik material
Material 2021
                     Management of material                                                                                      245
GRI 3: Material
                     topics
Topics 2021

GRI 205:             205-1 Operasi-operasi yang
Antikorupsi 2016     dinilai memiliki risiko terkait
GRI 205:             korupsi                                                                                                     246
Anticorruption       Operations assessed for
2016                 risks related to corruption

                     205-2 Komunikasi dan
                     pelatihan tentang kebijakan
                     dan prosedur antikorupsi
                                                                                                                                 246
                     Communication and training
                     about anticorruption policies
                     and procedures

                     205-3 Insiden korupsi yang
                     terbukti dan tindakan yang
                     diambil                                                                                                     246
                     Confirmed incidents of
                     corruption and actions taken

Material
Materials

GRI 3: Topik
                     3-3 Manajemen topik material
Material 2021
                     Management of material                                                                                       114
GRI 3: Material
                     topics
Topics 2021

GRI 301: Material    301-1 Material yang digunakan
2016                 berdasarkan berat atau volume
                                                                                                                                  116
GRI 301: Materials   Materials used by weight or
2016                 volume

                     301-2 Material input dari daur
                     ulang yang digunakan                                                                                         112
                     Recycled input materials used

Energi
Energy

GRI 3: Topik
                     3-3 Manajemen topik material
Material 2021
                     Management of material                                                                                       117
GRI 3: Material
                     topics
Topics 2021




                                                       PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    293
Page 294
                                                                                           Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                   Omission                     No.
                                                                                                                             Rujukan
         Standar GRI/
                                                                                                                             Standar
         Sumber Lain                   Pengungkapan                   Lokasi
                                                                                     Persyaratan                            Sektor GRI
         GRI Standard/                   Disclosure                  Location
                                                                                      yang tidak                            GRI Sector
         Other Source                                                                                Alasan   Penjelasan
                                                                                     Dicantumkan                             Standard
                                                                                                     Reason   Explanation
                                                                                    Requirement(S)                           Ref. No.
                                                                                       Omitted


       GRI 302: Energi        302-1 Konsumsi energi dalam
       2016                   organisasi
                                                                                                                             117, 119
       GRI 302: Energy        Energy consumption within the
       2016                   organization

                              302-2 Konsumsi energi di luar
                              organisasi
                                                                                                                             117, 119
                              Energy consumption outside
                              of the organization

                              302-3 Intensitas energi
                                                                                                                               119
                              Energy intensity

                              302-4 Pengurangan konsumsi
                              energi
                                                                                                                               117
                              Reduction of energy
                              consumption

                              302-5 Pengurangan pada
                              energi yang dibutuhkan untuk
                              produk dan jasa
                                                                                                                               117
                              Reductions in energy
                              requirements of products and
                              services

       Air dan Efluen
       Water and Effluents

       GRI 3: Topik
                              3-3 Manajemen topik material
       Material 2021
                              Management of material                                                                           105
       GRI 3: Material
                              topics
       Topics 2021

       GRI 303: Air dan       303-1 Interaksi dengan air
       Efluen 2018            sebagai sumber daya bersama
                                                                                                                               105
       GRI 303: Water         Interactions with water as a
       and Effluents          shared resource
       2018
                              303-2 Manajemen dampak
                              yang berkaitan dengan
                              pembuangan air                                                                                   105
                              Management of water
                              discharge-related impacts

                              303-3 Pengambilan air
                                                                                                                               106
                              Water withdrawal

                              303-4 Pembuangan air
                                                                                                                               112
                              Water discharge

                              303-5 Konsumsi air
                                                                                                                               106
                              Water consumption




294   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 295
                                                                                   Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                           Omission                              No.
                                                                                                                              Rujukan
  Standar GRI/
                                                                                                                              Standar
  Sumber Lain               Pengungkapan                    Lokasi
                                                                          Persyaratan                                        Sektor GRI
  GRI Standard/               Disclosure                   Location
                                                                           yang tidak                                        GRI Sector
  Other Source                                                                                  Alasan       Penjelasan
                                                                          Dicantumkan                                         Standard
                                                                                                Reason       Explanation
                                                                         Requirement(S)                                       Ref. No.
                                                                            Omitted


Keanekaragaman Hayati
Biodiversity

GRI 3: Topik
                    3-3 Manajemen topik material
Material 2021
                    Management of material                                                                                        122
GRI 3: Material
                    topics
Topics 2021

GRI 304:            304-1 Lokasi operasi yang
Keanekaragaman      dimiliki, disewa, dikelola, atau
Hayati 2016         berdekatan dengan, kawasan
GRI 304:            lindung dan kawasan dengan
Biodiversity 2016   nilai keanekaragaman hayati
                    tinggi di luar Kawasan lindung                                                                                123
                    Operational sites owned,
                    leased, managed in, or
                    adjacent to, protected areas
                    and areas of high biodiversity
                    value outside protected areas

                    304-2 Dampak signifikan dari
                    aktivitas, produk, dan jasa
                    pada keanekaragaman hayati
                                                                                                                                  123
                    Significant impacts of
                    activities, products, and
                    services on biodiversity

                    304-3 Habitat yang dilindungi
                    atau direstorasi                                                                                              122
                    Habitats protected or restored

                    304-4 Spesies Daftar Merah
                    IUCN dan spesies daftar
                    konservasi nasional dengan
                    habitat dalam wilayah yang
                    terkena efek operasi                                                                                          124
                    IUCN Red List species and
                    national conservation list
                    species with habitats in areas
                    affected by operations

Emisi
Emissions

GRI 3: Topik
                    3-3 Manajemen topik material
Material 2021
                    Management of material                                                                                        99
GRI 3: Material
                    topics
Topics 2021




                                                       PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    295
Page 296
                                                                                           Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                   Omission                     No.
                                                                                                                             Rujukan
         Standar GRI/
                                                                                                                             Standar
         Sumber Lain                   Pengungkapan                   Lokasi
                                                                                     Persyaratan                            Sektor GRI
         GRI Standard/                   Disclosure                  Location
                                                                                      yang tidak                            GRI Sector
         Other Source                                                                                Alasan   Penjelasan
                                                                                     Dicantumkan                             Standard
                                                                                                     Reason   Explanation
                                                                                    Requirement(S)                           Ref. No.
                                                                                       Omitted


       GRI 305: Emisi         305-1 Emisi GRK (Cakupan 1)
       2016                   langsung
                                                                                                                               104
       GRI 305:               Direct (Scope 1) GHG
       Emissions 2016         emissions

                              305-2 Emisi energi GRK
                              (Cakupan 2) tidak langsung
                                                                                                                               104
                              Energy indirect (Scope 2) GHG
                              emissions

                              305-3 Emisi GRK (Cakupan 3)
                              tidak langsung lainnya
                                                                                                                               104
                              Other indirect (Scope 3) GHG
                              emissions

                              305-4 Intensitas emisi GRK
                                                                                                                             103-104
                              GHG emissions intensity

                              305-5 Pengurangan emisi GRK
                                                                                                                               101
                              Reduction of GHG emissions

       Limbah
       Waste

       GRI 3: Topik
                              3-3 Manajemen topik material
       Material 2021
                              Management of material                                                                         108-109
       GRI 3: Material
                              topics
       Topics 2021

       GRI 306: Limbah        306-1 Timbulan limbah dan
       2020                   dampak signifikan terkait
       GRI 306: Waste         limbah
                                                                                                                               109
       2020                   Waste generation and
                              significant waste-related
                              impacts

                              306-2 Manajemen dampak
                              signifikan terkait limbah
                                                                                                                               109
                              Management of significant
                              waste-related impacts

                              306-3 Timbulan limbah
                                                                                                                               110
                              Waste generated

                              306-4 Limbah yang dialihkan
                              dari pembuangan akhir                                                                          109-110
                              Waste diverted from disposal

                              306-5 Limbah yang dikirimkan
                              ke pembuangan akhir                                                                              110
                              Waste directed to disposal




296   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 297
                                                                                   Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                           Omission                              No.
                                                                                                                              Rujukan
  Standar GRI/
                                                                                                                              Standar
  Sumber Lain               Pengungkapan                    Lokasi
                                                                          Persyaratan                                        Sektor GRI
  GRI Standard/               Disclosure                   Location
                                                                           yang tidak                                        GRI Sector
  Other Source                                                                                  Alasan       Penjelasan
                                                                          Dicantumkan                                         Standard
                                                                                                Reason       Explanation
                                                                         Requirement(S)                                       Ref. No.
                                                                            Omitted


Kepegawaian
Employment

GRI 3: Topik
                    3-3 Manajemen topik material
Material 2021
                    Management of material                                                                                        138
GRI 3: Material
                    topics
Topics 2021

GRI 401:            401-1 Perekrutan karyawan
Kepegawaian         baru dan pergantian karyawan
                                                                                                                                  141
2016                New employee hires and
GRI 401:            employee turnover
Employment 2016
                    401-2 Tunjangan yang
                    diberikan kepada karyawan
                    purnawaktu yang tidak
                    diberikan kepada karyawan
                    pada kurun waktu tertentu atau
                                                                                                                                  149
                    paruh waktu
                    Benefits provided to fulltime
                    employees that are not
                    provided to temporary or part-
                    time employees

                    401-3 Cuti melahirkan
                                                                                                                                  147
                    Parental leave

Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety

GRI 3: Topik
                    3-3 Manajemen topik material
Material 2021
                    Management of material                                                                                     166, 174
GRI 3: Material
                    topics
Topics 2021

GRI 403:            403-1 Sistem manajemen
Kesehatan dan       keselamatan dan kesehatan
Keselamatan Kerja   kerja                                                                                                         166
2018                Occupational health and safety
GRI 403:            management system
Occupational
Health and Safety   403-2 Identifikasi bahaya,
2018                penilaian resiko dan investigasi
                    kecelakaan
                                                                                                                                  166
                    Hazard identification, risk
                    assessment, and incident
                    investigation




                                                       PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    297
Page 298
                                                                                           Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                   Omission                     No.
                                                                                                                             Rujukan
         Standar GRI/
                                                                                                                             Standar
         Sumber Lain                   Pengungkapan                   Lokasi
                                                                                     Persyaratan                            Sektor GRI
         GRI Standard/                   Disclosure                  Location
                                                                                      yang tidak                            GRI Sector
         Other Source                                                                                Alasan   Penjelasan
                                                                                     Dicantumkan                             Standard
                                                                                                     Reason   Explanation
                                                                                    Requirement(S)                           Ref. No.
                                                                                       Omitted


                              403-3 Layanan kesehatan kerja
                                                                                                                               168
                              Occupational health services

                              403-4 Partisipasi, konsultasi,
                              dan komunikasi pekerja
                              tentang keselamatan dan
                              kesehatan kerja
                                                                                                                               167
                              Worker participation,
                              consultation, and
                              communication on
                              occupational health and safety

                              403-5 Pelatihan bagi pekerja
                              mengenai keselamatan dan
                              kesehatan kerja                                                                                  170
                              Worker training on
                              occupational health and safety

                              403-6 Peningkatan kualitas
                              kesehatan pekerja                                                                                168
                              Promotion of worker health

                              403-7 Pencegahan dan
                              mitigasi dampak dari
                              keselamatan dan kesehatan
                              kerja yang secara langsung
                                                                                                                             166, 174,
                              terkait hubungan bisnis
                                                                                                                               180
                              Prevention and mitigation of
                              occupational health and safety
                              impacts directly linked by
                              business relationships

                              403-8 Pekerja yang tercakup
                              dalam sistem manajemen
                              kesehatan dan keselamatan
                              kerja                                                                                            166
                              Workers covered by an
                              occupational health and safety
                              management system

                              403-9 Kecelakaan kerja
                                                                                                                               173
                              Work-related injuries

                              403-10 Penyakit akibat kerja
                                                                                                                               173
                              Work-related ill health

       Pelatihan dan Pendidikan
       Training and education

       GRI 3: Topik
                              3-3 Manajemen topik material
       Material 2021
                              Management of material                                                                           138
       GRI 3: Material
                              topics
       Topics 2021




298   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 299
                                                                                   Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                           Omission                              No.
                                                                                                                              Rujukan
  Standar GRI/
                                                                                                                              Standar
  Sumber Lain                Pengungkapan                   Lokasi
                                                                          Persyaratan                                        Sektor GRI
  GRI Standard/                Disclosure                  Location
                                                                           yang tidak                                        GRI Sector
  Other Source                                                                                  Alasan       Penjelasan
                                                                          Dicantumkan                                         Standard
                                                                                                Reason       Explanation
                                                                         Requirement(S)                                       Ref. No.
                                                                            Omitted


GRI 404:             404-1 Rata-rata jam pelatihan
Pelatihan dan        per tahun per karyawan
                                                                                                                                 160
Pendidikan 2016      Average hours of training per
GRI 404: Training    year per employee
and Education
2016                 404-2 Program untuk
                     meningkatkan keterampilan
                     karyawan dan program bantuan
                     peralihan                                                                                                    157
                     Programs for upgrading
                     employee skills and transition
                     assistance programs

                     404-3 Persentase karyawan
                     yang menerima tinjauan
                     rutin terhadap kinerja dan
                     pengembangan karier
                                                                                                                                  165
                     Percentage of employees
                     receiving regular performance
                     and career development
                     reviews

Keanekaragaman dan peluang setara
Diversity and equal opportunity

GRI 3: Topik
                     3-3 Manajemen topik material
Material 2021
                     Management of material                                                                                       138
GRI 3: Material
                     topics
Topics 2021

GRI 405:             405-1 Keanekaragaman badan
Keanekaragaman       tata kelola dan karyawan
                                                                                                                                 150
dan Peluang          Diversity of governance bodies
Setara 2016          and employees
GRI 405:             405-2 Rasio gaji pokok dan
Diversity            remunerasi perempuan
and Equal            dibandingkan laki-laki
                                                                                                                                  157
Opportunity          Ratio of basic salary and
2016                 remuneration of women to
                     men

Nondiskriminasi
Non-discrimination

GRI 3: Topik
                     3-3 Manajemen topik material
Material 2021
                     Management of material                                                                                       138
GRI 3: Material
                     topics
Topics 2021

GRI 406:
Nondiskriminasi      406-1 Insiden diskriminasi dan
                     tindakan perbaikan yang
2016
                     dilakukan                                                                                                   150
GRI 406:
                     Incidents of discrimination and
Nondiscrimination    corrective actions taken
2016




                                                       PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    299
Page 300
                                                                                           Yang Tidak Dicantumkan
                                                                                                   Omission                     No.
                                                                                                                             Rujukan
         Standar GRI/
                                                                                                                             Standar
         Sumber Lain                   Pengungkapan                   Lokasi
                                                                                     Persyaratan                            Sektor GRI
         GRI Standard/                   Disclosure                  Location
                                                                                      yang tidak                            GRI Sector
         Other Source                                                                                Alasan   Penjelasan
                                                                                     Dicantumkan                             Standard
                                                                                                     Reason   Explanation
                                                                                    Requirement(S)                           Ref. No.
                                                                                       Omitted


       Masyarakat Setempat
       Local Communities

       GRI 3: Topik
                              3-3 Manajemen topik material
       Material 2021
                              Management of material                                                                           174
       GRI 3: Material
                              topics
       Topics 2021

       GRI 413:               413-1 Operasi dengan
       Masyarakat             keterlibatan masyarakat
       Setempat 2016          setempat, penilaian dampak,
       GRI 413: Local         dan program pengembangan
                                                                                                                               178
                              Operations with local
       Communities
                              community engagement,
       2016
                              impact assessments, and
                              development programs

                              413-2 Operasi yang secara
                              aktual dan yang berpotensi
                              memiliki dampak negatif
                              signifikan terhadap masyarakat
                                                                                                                               178
                              setempat
                              Operations with significant
                              actual and potential negative
                              impacts on local communities

       Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
       Customer Health and Safety

       GRI 3: Topik
                              3-3 Manajemen topik material
       Material 2021
                              Management of material                                                                           190
       GRI 3: Material
                              topics
       Topics 2021

       GRI 416:               416-1 Penilaian dampak
       Kesehatan dan          kesehatan dan keselamatan
       Keselamatan            dari berbagai kategori produk
       Pelanggan 2016         dan jasa                                                                                         191
       GRI 416:               Assessment of the health and
       Customer               safety impacts of product and
       Health and Safety      service categories
       2016
                              416-2 Insiden ketidakpatuhan
                              sehubungan dengan dampak
                              kesehatan dan keselamatan
                              dari produk dan jasa
                                                                                                                               191
                              Incidents of noncompliance
                              concerning the health and
                              safety impacts of products and
                              services




300   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 301
                                                 Lembar Umpan Balik                                                    [GRI 2-3] [OJK G2]

                                                                                                                   Feedback Form



Terima kasih telah berkenan membaca Laporan                              Thank you for your willingness to read 2025 Sustainability
Keberlanjutan TAPG 2025. Guna meningkatkan isi                           Report of TAPG. To improve the contents of the
Laporan Keberlanjutan pada tahun mendatang, kami                         Sustainability Report in the coming years, we hope that
berharap Anda bersedia untuk mengisi Lembar Umpan                        you are willing to fill out this Feedback Form, then send
Balik ini, kemudian mengirimkannya kepada kami.                          them to us.



   Profil Anda (Mohon diisi bila berkenan)
   Your Profile (Please fill in if you are willing to)
   Nama
   Name
   Institusi/Perusahaan
   Institution/Company

   Email

   Telp/HP
   Phone No/Mobile No



    Golongan pemangku kepentingan:
    Stakeholder Category:
         Pemegang Saham/Investor                  Media                                              Organisasi Bisnis
         Shareholders/Investors                                                                      Business Organization

         Pelanggan                                Pemasok                                            Lain-lain, mohon disebutkan
         Customers                                Suppliers                                          Others, please mention

         Pegawai                                  Organisasi Masyarakat/NGO
         Employees                                Community Organization/NGO

         Serikat Pekerja                          Pemerintah/Regulator
         Labor Union                              Government/Regulator




1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan Perseroan:
   This Sustainability Report has provided clear information about the economic, social, and environmental performance of the
   Company:
       Setuju                                     Tidak Setuju                                    Tidak tahu
       Agree                                      Disagree                                        Do not know


2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan
   lingkungan Perseroan:
   This Sustainability Report has provided clear information about fulfilling social and environmental responsibilities of the
   Company:
       Setuju                                     Tidak Setuju                                    Tidak tahu
       Agree                                      Disagree                                        Do not know




                                                         PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report    301
Page 302
      3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami:
         The material and data in this Sustainability Report are easy to understand and comprehend:
              Setuju                                        Tidak Setuju                       Tidak tahu
              Agree                                         Disagree                           Do not know

      4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap:
         The material and data in this Sustainability Report are complete enough:
              Setuju                                        Tidak Setuju                       Tidak tahu
              Agree                                         Disagree                           Do not know


      5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?
         Are the designs, layout, graphics and photographs in this Sustainability Report good?
              Setuju                                        Tidak Setuju                       Tidak tahu
              Agree                                         Disagree                           Do not know


      6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
         What information is most useful from this Sustainability Report?




      7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
         What information is considered less useful from this Sustainability Report?




      8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan Keberlanjutan
         mendatang?
         What information is still considered lacking from this Sustainability Report and needs to be added to the upcoming
         Sustainability Report?




302   PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 303
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report   303
Page 304
             Laporan Keberlanjutan
             Sustainability Report


             Building Better Resilience
             to Achieve Excellent Plantations




PT Triputra Agro Persada

The East Building 23th Floor
Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung
Kav E.3.2 No.1
Kelurahan Kuningan Timur,
Kecamatan Setiabudi
Jakarta Selatan 12950, Indonesia



   (+62) 21-5794-4737
   (+62) 21-5794-4745
   tap.corsec@tap-agri.com
   www.tap-agri.com

File

File Open PDF
Source IDX
Size7.78 MB
Published31 Mar 2026
Pages304
Characters1,521,811
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org Triputra Agro Persada Tbk p.2 ×326
linked org SUKSES KARYA MANDIRI p.22 ×2
linked org GAWI BAHANDEP SAWIT MEKAR p.23 ×5
linked org PT Muaratoyu Subur Lestari p.23 ×3
linked org PT BRAHMA BINABAKTI p.24 ×2
linked org PT DWIWIRA LESTARI JAYA p.24
linked person George Oetomo p.31 ×2
linked org PT Daya Adicipta Mustika p.35
linked person Budiarto Abadi p.35
linked person Arif Rachmat p.35
linked org PT Alam Teduh Sentosa p.40
linked org Dana Pensiun. p.237
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.8 ×2
possible org Bursa Efek Indonesia p.21 ×3
possible — Morgan Stanley p.21 ×2
possible person Gatot Subroto p.22
possible org PT Triputra Investindo Arya p.35
possible — T. Permadi p.35
possible org Tjandra Karya Hermanto p.35
unresolved org PT Triputra Agro p.2
unresolved org Persada Tbk. p.2 ×2
unresolved org PT Triputra Agro Food Security p.5
unresolved org Tata Kelola p.5
unresolved org Milik Desa p.6
unresolved org Yayasan Konservasi Alam Nusantara Good p.6
unresolved person Directorate · Corporate Secretary p.7
unresolved org Financial Services Authority p.8 ×2
unresolved person Hamil Pregnant Mothers p.15
unresolved person Menyusui Breastfeeding Mothers Total p.15
unresolved org Yayasan Kehati p.21 ×2
unresolved org PT SUKSES KARYA MANDIRI Alamat Kantor Pusat p.22
unresolved org Menteri Pertanian Republik Indonesia p.22
unresolved org PT Sukses Karya Mandiri Desa Kenawan p.22
unresolved org PT Mutu Hijau Indonesia Manggala Wanabakti Building. p.22
unresolved org PT SGS Indonesia The Garden Centre p.23
unresolved person Dr. Ide Anak Agung Gede Agung p.23
unresolved org Menteri Pertanian p.23 ×2
unresolved org PT Intertek Utama Service Beltway Office Park p.23
unresolved org Intertek Certification GmbH p.23 ×2
unresolved org PT FIRST LAMANDAU TIMBER INTERNATIONAL Issued p.24
unresolved org PT. Gawi Bahandep Sawit Mekar FIRST LAMANDAU TIMBER p.24
unresolved org PT SGS Indonesia p.24
unresolved org PT. SBC ASIA SERTIFIKASI p.24
unresolved org PT SGS Indonesia Initial Certificate Issued p.24
unresolved org PT. SBC Asia Sertifikasi Hery Widyobinarko Director This p.24
unresolved org Kementerian Lingkungan Hidup. As p.25
unresolved org PT Triputra p.26
unresolved org Agro Persada Tbk p.26
unresolved org Pusat Statistik p.26
unresolved person DR. Ide Anak Agung Gde Agung p.34
unresolved org PT Alam Permata Indah p.38 ×2
unresolved org Yayasan Konservasi Alam Nusantara p.39
unresolved org Indonesia Stock Exchange p.39
unresolved org PT First Lamandau Timber p.41
unresolved org Aisin Takaoka Co., Ltd p.41 ×2
unresolved org PT ATP Bio Indonesia p.41 ×4
unresolved org Takaoka Co., Ltd p.41
unresolved org PT First Lamandau p.41
unresolved org Yayasan Konservasi Alam p.46
unresolved org Tata Kelola dan Karyawan p.150
unresolved — Piagam · Komisaris p.225
unresolved person Nominasi · Komisaris p.235
unresolved org Tata Kelola Tertinggi p.238 ×5
unresolved org Tata p.242

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

Other files in this announcement 2

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result