Source file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 304
Page 1
Laporan Keberlanjutan Sustainability Report Building Better Resilience to Achieve Excellent Plantations
Page 2
Sanggahan dan
Batasan Tanggung Jawab
Disclaimer and Limit of Responsibility
Laporan Keberlanjutan ini memuat pernyataan This Sustainability Report contains statements
kondisi keuangan, hasil operasi, proyeksi, of the financial condition, operational results,
rencana, strategi, kebijakan, serta tujuan projections, plans, strategies, policies, and
Perseroan, yang digolongkan sebagai objectives of the Company, which are
pernyataan ke depan dalam pelaksanaan classified as forward-looking statements in
perundang-undangan yang berlaku, kecuali accordance with applicable laws, except for
hal-hal yang bersifat historis. Pernyataan- historical matters. These statements entail
pernyataan tersebut memiliki prospek risiko, risks and uncertainties that may lead to actual
ketidakpastian, serta dapat mengakibatkan developments significantly different from those
perkembangan aktual secara material berbeda reported.
dari yang dilaporkan.
Pernyataan-pernyataan prospektif dalam The forward-looking statements in this
Laporan Keberlanjutan ini dibuat berdasarkan Sustainability Report are based on various
berbagai asumsi mengenai kondisi terkini dan assumptions regarding the current and
kondisi mendatang Perseroan serta lingkungan future conditions of the Company and the
bisnis di mana Perseroan menjalankan kegiatan business environment in which it operates. The
usaha. Perseroan tidak menjamin bahwa Company does not guarantee that confirmed
dokumen-dokumen yang telah dipastikan documents will yield certain expected results.
keabsahannya akan membawa hasil tertentu This Sustainability Report references “TAPG”
sesuai harapan. Laporan Keberlanjutan ini and “Company,” defined as PT Triputra Agro
memuat kata “TAPG“ dan “Perseroan” yang Persada Tbk. Additionally, numbers in all tables
didefinisikan sebagai PT Triputra Agro Persada and graphs employ Indonesian notation unless
Tbk. Sedangkan untuk penulisan angka-angka otherwise stated.
pada seluruh tabel dan grafik menggunakan
notasi bahasa Indonesia, kecuali dinyatakan lain.
2 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 3
Penjelasan
Tema
Theme Explanation
Building Better Resilience
to Achieve Excellent Plantations
Di tengah dinamika industri kelapa sawit yang kian Amid the increasing complexity of the palm oil
kompleks, mulai dari tuntutan lingkungan, fluktuasi pasar industry, which faces environmental pressures, global
global, hingga tekanan perubahan iklim, ketangguhan market changes, and climate risks, resilience has
bukan lagi sekadar pilihan, melainkan prasyarat utama become essential for survival and growth. It is in this
untuk bertahan dan bertumbuh. Dalam konteks inilah context that TAPG has defined 2025 as a journey to
TAPG memaknai tahun 2025 sebagai fase penguatan enhance organizational resilience, ensuring that each
daya tahan organisasi, memastikan setiap lini operasional operational area adapts swiftly, measurably, and within
mampu merespons perubahan dengan cepat, terukur, sustainable frameworks.
dan tetap berada pada koridor keberlanjutan.
Membangun resiliensi bagi TAPG berarti menata ulang For TAPG, building resilience means redefining and
dan memperkuat fondasi operasional secara menyeluruh, strengthening its operational foundation as a whole,
dari peningkatan produktivitas kebun, optimalisasi improving plantation productivity, optimizing costs, and
biaya, hingga pengelolaan risiko yang lebih disiplin implementing a more disciplined, data-driven approach
dan berbasis data. Transformasi ini dijalankan melalui to risk management. This transformation leverages
pemanfaatan teknologi, penerapan praktik agronomi technology, implements precise agronomic practices,
yang lebih presisi, serta integrasi aspek lingkungan, sosial, and integrates environmental, social, and governance
dan tata kelola dalam setiap pengambilan keputusan. factors into all decision-making. Plantation excellence is
Keunggulan perkebunan tidak hanya diukur dari hasil evaluated not just by harvest yields but also by process
panen, tetapi juga dari kualitas proses dan konsistensi quality and consistency of standards.
standar yang dijaga.
Pada akhirnya, arah ini menegaskan tekad TAPG untuk Ultimately, this approach underpins TAPG’s commitment
menghadirkan perkebunan yang tidak hanya produktif, to not only developing productive plantations but also
tetapi juga adaptif dan bertanggung jawab. Pertumbuhan fostering adaptability and responsibility. Business growth
bisnis dibangun selaras dengan pelestarian lingkungan is pursued in harmony with environmental conservation
dan pemberdayaan masyarakat sekitar, sehingga setiap and community empowerment, ensuring each success
capaian kinerja menjadi bagian dari nilai jangka panjang contributes to sustainable long-term value.
yang berkelanjutan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 3
Page 4
Daftar Isi
Table of Contents
Sanggahan dan 2 Rantai Nilai Bisnis TAPG 42 Pencegahan Kebakaran dan 90
Batasan Tanggung Jawab TAPG’s Business Value Chain Ketahanan Iklim
Disclaimer and Limit of Fire Prevention and Climate
Responsibility
Skala Usaha 43 Resilience
Business Scale
Penjelasan Tema 3 Konservasi Lahan Kelapa 95
Theme Explanation
Lokasi Operasi 44 Sawit Berkelanjutan
Operational Area Sustainable Palm Oil Land
Daftar Isi 4
Table of Contents
Keanggotaan Asosiasi & 45 Conservation
Mitra Keberlanjutan Pengurangan Emisi dan 99
Akronim 6 Membership In Associations Carbon Neutrality
Acronyms & Sustainability Partners Emission Reduction and
Tentang Laporan 7 Carbon Neutrality
About The Report Pengelolaan Air dan Limbah 105
Berkelanjutan
Sustainable Water and
Strategi Waste Management
Keberlanjutan TAPG Pengelolaan Material yang 114
Ikhtisar Kinerja
Bertanggung Jawab
TAPG Sustainability Strategy Responsible Material
Keberlanjutan Strategi Keberlanjutan TAPG 50 Management
Sustainability TAPG Sustainability Strategy
Efisiensi Energi dan Energi 117
Performance Highlights Terbarukan
Kinerja Ekonomi 12 Energy Efficiency and
Renewable Energy
Economic Performance
Pengelolaan Pengaduan 120
Kinerja Lingkungan 13
Lingkungan Hidup
Environmental Performance Planet Environmental Grievance
Kinerja Sosial 14 Management
Social Performance Pencapaian Aspek Planet 78
Tahun 2025
Konservasi Keanekaragaman 122
Penghargaan dan Sertifikasi 17 Achievements in
Hayati
Awards and Certifications Biodiversity Conservation
Environmental Aspects
Indeks 21 for 2025
Index Pendekatan Manajemen 78
Pesan Direksi 26 Management Approach
Board of Directors’ Message 79
People
Kebijakan Pengelolaan
Lingkungan
Environmental Management Pencapaian Aspek People 134
Policy Tahun 2025
Sistem Manajemen 81 Achievement of People
Aspect In 2025
Sekilas TAPG Lingkungan
Environmental Management Pendekatan Manajemen 135
TAPG at A Glance System Management Approach
Tentang TAPG 34 Pengelolaan dan 82 Menjalin Sinergi dengan 138
About TAPG Pemantauan Lingkungan Insan TAPGreen
Visi, Misi, dan DNA Triputra 36 Environmental Management Synergizing with TAPGreen
and Monitoring Personnel
Vision, Mission, and Triputra
DNA Peningkatan Kapasitas di 83 Menjalin Sinergi dengan 174
Bidang Lingkungan
Perjalanan Keberlanjutan 38 Masyarakat
TAPG Enhancing Capacity In Engaging With the
Environmental Management Community
TAPG’s Sustainability
Journey Mitigasi Perubahan Iklim 84 Menjalin Sinergi dengan 190
Climate Change Mitigation Pelanggan
Engaging with Customers
4 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 5
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Struktur Organisasi Divisi 240 Hubungan dan Pelibatan 277
Sustainability Pemangku Kepentingan
Organizational Structure of Stakeholders Engagement
Prosperity the Sustainability Division and Relationships
Pencapaian Aspek Prosperity 196 Pengetahuan Kolektif Badan 242 Kendala dan Tantangan 278
Tahun 2025 Tata Kelola Tertinggi Penerapan Kegiatan
Achievement of Prosperity Collective Knowledge of the Keberlanjutan
Aspect In 2025 Highest Governance Body Obstacles and Challenges in
197 Implementing Sustainability
Pendekatan Manajemen Menjaga Integritas 245 Activities
Management Approach Maintaining Integrity
Pernyataan Dewan Komisaris 280
Komitmen terhadap 199 Komunikasi, Pelatihan, 245 Tentang Tanggung Jawab
Kelangsungan dan Pengelolaan Risiko Atas
Ekonomi Jangka Panjang Antikorupsi Laporan Keberlanjutan 2025
Commitment to Long-Term Anti-Corruption PT Triputra Agro Persada Tbk
Economic Sustainability Communication, Training, Statement of the Board of
Kontribusi terhadap 206 and Risk Management Commissioners Regarding
Ketahanan Sistem Pengaduan Keluhan 247 the Responsibilities
Energi dan Pangan Grievance System to the 2025 Sustainability
Contribution to Energy and Report of PT Triputra Agro
Food Security Benturan Kepentingan dan 259 Persada Tbk
Pengendalian Gratifikasi
Pernyataan Direksi Tentang 281
Conflict of Interest and
Tanggung Jawab Atas
Gratification Control
Laporan Keberlanjutan 2025
Mengidentifikasi dan 260 PT Triputra Agro Persada Tbk
Mengelola Dampak Ekonomi, Statement of the Board of
Tata Kelola Lingkungan, dan Sosial Directors Regarding the
Keberlanjutan Identifying and Managing
Economic, Environmental,
Responsibilities
to the 2025 Sustainability
Sustainable Governance and Social Impacts Report of
Pencapaian Tata Kelola 224 PT Triputra Agro Persada Tbk
Berkelanjutan Tahun 2025
Pendekatan Prinsip Kehati- 261
Hatian Verifikasi Tertulis dari Pihak 282
Sustainable Governance Independen
Precautionary Principles
Achievement in 2025 Written Verification from
Approach
Pendekatan Manajemen 224 Independent Party
Keefektifan Proses 271
Management Approach Manajemen Risiko Tanggapan terhadap Umpan 284
Penerapan Tata Kelola 226 Effectiveness of Risk Balik Laporan Keberlanjutan
Keberlanjutan Management Processes Tahun Sebelumnya
Sustainability Governance Response to Feedback
Pengkajian Dampak 272 on the Previous Year’s
Implementation Ekonomi, Lingkungan, dan Sustainability Report
Struktur dan Komposisi GCG 230 Sosial
GCG Structure and Assessment of Economic, Daftar Pengungkapan 285
Composition Environmental, and Social Sesuai Peraturan OJK No.
Impacts 51/POJK.03/2017 dan
Peran Badan Tata Kelola 238 Surat Edaran OJK No. 16/
Tertinggi Dalam Penerapan Permasalahan Kritis 273 SEOJK.04/2021
Tata Kelola Keberlanjutan Critical Matters List of Disclosure According
dan Pelaporan Keberlanjutan to OJK Regulation No. 51/
Pakta Integritas dan Kode 274
Role of the Highest POJK.03/2017 and OJK
Etik
Governance Body in Circular Letter No. 16/
Integrity Pact and Code of
the Implementation of SEOJK.04/2021
Conduct
Sustainability Governance
Indeks GRI Standards 2021 289
and Sustainability Report Program Kepatuhan 275
2021 GRI Standards Index
Persaingan Usaha
Business Competition Lembar Umpan Balik 301
Compliance Program Feedback Form
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 5
Page 6
Akronim
Acronyms
Akronim Makna Akronim Makna
Acronym Meaning Acronym Meaning
Areal Konservasi Multi Fungsi Hutan Program Penilaian Peringkat Kinerja
Mayong Merapun Perusahaan Dalam Pengelolaan
AKMF-HMM
Multi-Function Conservation Area of Lingkungan
PROPER
Mayong Merapun Forest Company Performance Rating
Program in Environmental
ALS Assessor Licensing Scheme Management
Badan Usaha Milik Desa NKT Nilai Konservasi Tinggi
BUMDes
Village-Owned Enterprises HCV High Conservation Value
Community Forest Ecosystem RSPO Roundtable on Sustainable Palm Oil
CFES
Services
SIA Social Impact Assessment
CSR Corporate Social Responsibility
Aksi Inspiratif Warga untuk Perubahan
Desa Makmur Peduli Api SIGAP Community Inspiring Actions for
DMPA
Prosperous Fire-free Village Change
Ecology and Conservation Center for SKT Stok Karbon Tinggi
ECOSITROP
Tropical Studies HCS High Carbon Stock
ESG Environmental, Social, and Governance TAPG PT Triputra Agro Persada Tbk
EWS Early Warning System TBS Tandan Buah Segar
Good Agricultural Practices FFB Fresh Fruit Bunches
GAP Cara Budi Daya Tanaman Pangan yang TMS Triputra Management System
Baik (CBDTPB)
TPB Tujuan Pembangunan Berkelanjutan
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit SDG Sustainable Development Goals
GAPKI/IPOA Indonesia
Indonesian Palm Oil Association YKAN Yayasan Konservasi Alam Nusantara
Good Corporate Governance Palm Kernel Oil
GCG PKO
Tata Kelola Perusahaan yang Baik Minyak Inti Sawit
Gas Rumah Kaca Kernel Crushing Plant
GRK/GHG KCP
Green House Gas Pabrik Pengolahan PKO
Hari Konservasi Alam Nasional Pembangkit Listrik Tenaga Biogas
HKAN PLTBg
National Nature Conservation Day Biogas Power Plant
No Deforestation, No Peat and No POME Palm Oil Mill Effluent
NDPE
Exploitation
Persetujuan atas dasar informasi di
ISPO Indonesian Sustainability Palm Oil awal tanpa paksaan
PADIATAPA
Free, Prior, and Informed Consent
Kelompok Tani Peduli Api (FPIC)
KTPA
Fire Care Farmers Group
Palm Kernel
Partnership For Indonesia's PK
PISAgro Inti Sawit
Sustainable Agriculture
6 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 7
Tentang Laporan
About The Report
Cakupan dan Entitas Pelaporan [GRI 2-2] Scope and Reporting Entities [GRI 2-2]
Laporan Keberlanjutan ini disusun oleh TAPG This Sustainability Report is prepared by TAPG as part of its
sebagai bagian dari komitmen untuk menyampaikan commitment to communicate sustainability performance
k i n e r j a ke b e r l a n j u t a n ya n g t e r b u ka , d a p a t in a transparent, accountable, and measurable manner.
dipertanggungjawabkan, dan terukur. Cakupan laporan The scope of the report encompasses 18 oil palm
mencakup 18 unit perkebunan kelapa sawit dan 13 pabrik plantations and 13 palm oil mills owned and managed
kelapa sawit yang dimiliki dan dikelola oleh Perseroan by the Company and its subsidiaries.
beserta entitas anaknya.
Informasi dalam laporan ini tidak mencakup perusahaan The information disclosed within this report excludes
asosiasi atau joint venture, kecuali disebutkan secara associated companies or joint ventures unless specifically
khusus pada bagian tertentu. Seluruh data yang disajikan stated in a designated section. All data presented
dalam laporan ini dikonsolidasikan berdasarkan data are consolidated based on operational data from the
operasional Perseroan dan entitas anak yang memiliki Company and its subsidiaries, over which it exercises
kontrol langsung dalam aspek ekonomi, sosial, dan direct control in economic, social, and environmental
lingkungan. Tidak terdapat perbedaan signifikan antara aspects. There are no material discrepancies between
entitas yang termasuk dalam pelaporan keberlanjutan the entities included in this sustainability report and the
dan laporan keuangan konsolidasian, serta tidak ada consolidated financial statements, nor are there any
penyesuaian khusus terhadap kepemilikan minoritas specific adjustments made for minority ownership or
maupun hasil merger dan akuisisi pada periode pelaporan. mergers and acquisitions during the reporting period.
Periode, Frekuensi, dan Reporting Period, Frequency,
Kontak Pelaporan [GRI 2-3] and Contact [GRI 2-3]
Laporan ini merupakan Laporan Keberlanjutan yang This report is a Sustainability Report published by TAPG
diterbitkan oleh TAPG dan mencakup periode 1 Januari covering the period from January 1, 2025, to December
2025 hingga 31 Desember 2025, dengan penerbitan 31, 2025, and is published annually. The previous report
dilakukan setiap tahun. Laporan sebelumnya diterbitkan was published in May 2025 (Sustainability Report 2024).
pada Mei 2025 (Laporan Keberlanjutan 2024).
Periode pelaporan ini selaras dengan periode laporan This reporting period aligns with TAPG’s annual financial
keuangan tahunan TAPG, guna memastikan konsistensi reporting period to ensure consistency and integration
dan keterpaduan informasi. Setiap data dan narasi of information. All data and narratives provided are
disajikan berdasarkan verifikasi internal oleh unit terkait based on internal verification by relevant units under
di bawah koordinasi Direktorat Sustainability dan the coordination of the Sustainability Directorate and
Corporate Secretary. Corporate Secretary.
Untuk pertanyaan atau klarifikasi lebih lanjut mengenai Regarding further questions or clarification about this
laporan ini, pemangku kepentingan dapat menghubungi: report, stakeholders are welcomed to contact:
Direktorat Corporate Secretary Directorate of Corporate Secretary
tap.corsec@tap-agri.com tap.corsec@tap-agri.com
www.tap-agri.com www.tap-agri.com
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 7
Page 8
Standar dan Panduan Pelaporan Reporting Standards and Guidelines
Laporan ini disusun dengan mengacu pada Global This report has been prepared following the 2021 Global
Reporting Initiative (GRI) Standards 2021 dengan Reporting Initiative (GRI) Standards at a ‘with reference
tingkat kesesuaian “with reference to”, serta GRI Sector to’ conformance level, including the GRI Sector Standard:
Standard: Agriculture, Aquaculture and Fishing (2022). Agriculture, Aquaculture, and Fishing (2022). TAPG
TAPG juga mengikuti prinsip-prinsip pelaporan GRI, also complies with GRI reporting principles such as
yaitu Akurasi, Keseimbangan, Kejelasan, Komparabilitas, Accuracy, Balance, Clarity, Comparability, Completeness,
Kelengkapan, Konteks Keberlanjutan, Ketepatan Waktu, Sustainability Context, Timeliness, and Verifiability. This
dan Dapat Diverifikasi. Laporan ini telah mengakomodir report fulfills the requirements of GRI 1: Foundation
persyaratan GRI 1: Foundation 2021. Perseroan telah 2021. The Company has reported for the period from
melaporkan sesuai dengan Standar GRI untuk periode January 1 to December 31, 2025, in accordance with
1 Januari hingga 31 Desember 2025. GRI Standards.
Sebagai perusahaan publik, TAPG juga mengacu pada: As a public company, TAPG also references:
1. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 1. Financial Services Authority Regulation (POJK) No.
51/POJK.03/2017 tentang Penerapan Keuangan 51/POJK.03/2017 concerning the Implementation
Berkelanjutan bagi Lembaga Jasa Keuangan, Emiten, of Sustainable Finance for Financial Services
dan Perusahaan Publik; Institutions, Issuers, and Public Companies;
2. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) No. 2. Financial Services Authority Circular Letter (SEOJK)
16/SEOJK.04/2021; dan No. 16/SEOJK.04/2021; and
3. Sustainable Palm Oil Transparency Toolkit (SPOTT) 3. The Sustainable Palm Oil Transparency Toolkit
sebagai alat bantu penilaian keterbukaan informasi (SPOTT), which is a tool for evaluating sustainability
keberlanjutan di sektor kelapa sawit. information disclosure in the palm oil sector.
Setiap pengungkapan GRI dalam laporan ini ditandai Each GRI disclosure in this report is numbered with red,
dengan penomoran berwarna merah, sedangkan while disclosures related to POJK 51/2017 are marked
pengungkapan yang merujuk pada POJK 51/2017 diberi in blue. A list of the GRI and OJK indices is presented
penanda berwarna biru. Daftar Indeks GRI dan Indeks at the end of the report.
OJK disajikan di bagian akhir laporan.
Penyajian Ulang dan Perubahan Informasi [GRI 2-4] Restatement and Changes to Information [GRI 2-4]
Sepanjang periode pelaporan, tidak terdapat penyajian Throughout the reporting period, there were no data or
ulang (restatement) atas data atau informasi dari laporan information restatements from the previous year’s report.
tahun sebelumnya.
Assurance Eksternal [GRI 2-5] External Assurance [GRI 2-5]
Pada tahun pelaporan 2025, TAPG melaksanakan In the 2025 reporting year, TAPG carried out external
assurance eksternal atas Laporan Keberlanjutan ini assurance on this Sustainability Report to demonstrate
sebagai wujud komitmen terhadap transparansi dan its commitment to transparency and accountability. The
akuntabilitas informasi. Proses assurance dilakukan oleh assurance process was conducted by an independent
lembaga independen menggunakan standar International institution in accordance with the International Standard
ISAE3000 dengan tingkat keyakinan terbatas (limited on Assurance Engagements (ISAE) 3000, applying a
assurance). Ruang lingkupnya mencakup verifikasi limited level of assurance. The scope of the engagement
atas data: includes the verification of the following data:
1. K3 | Occupational health and safety. 1. Occupational health and safety.
2. Emisi GRK | GHG emission and energy management. 2. GHG emission and energy management.
3. Pengelolaan Air & Limbah | Water and waste 3. Water and waste management.
management.
4. Tata Kelola & Etika Bisnis | Corporate governance 4. Corporate governance and business ethics.
and business ethics.
5. Pemasok & Rantai Pasok | Supplier engagement and 5. Supplier engagement and supply chain traceability.
supply chain traceability.
Proses ini dikoordinasikan oleh Komite Keberlanjutan The process was overseen by the Sustainability
bersama Direksi TAPG, dengan hasil assurance Committee and the TAPG Board of Directors, with the
dipublikasikan bersamaan dengan laporan ini melalui assurance results published alongside this report on the
laman resmi Perseroan. Hasil assurance telah dilampirkan Company’s official website. These results are appended
pada bagian akhir laporan ini. at the end of the report.
8 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 9
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 9
Page 10
10 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 11
IKHTISAR KINERJA
KEBERLANJUTAN
Sustainability
Performance Highlights
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 11
Page 12
Dalam setiap keputusan, TAPG menimbang dampak hari ini dan ketahanan hari
esok, memastikan pertumbuhan yang bermakna dan bertanggung jawab.
In every decision, TAPG considers the impact for today and the resilience required for tomorrow,
thereby ensuring growth that is both meaningful and responsible.
Kinerja Ekonomi [OJK B.1]
Economic Performance
Keterangan Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan* Rp Miliar
11.402 9.671 8.325
Economic Value Generated* Billion Rp
Jumlah Pemasok Domestik Dibandingkan
Total Pemasok
% 98,4 97,9 98,8
Number of Domestic Suppliers Compared
to Total Suppliers
Total Lahan Tertanam Inti dan Plasma
Perkebunan Kelapa Sawit dan Karet*
Total Planted Area of Nucleus and Scheme Ha 161,0 161,6 161,8
Smallholders of Oil
Palm and Rubber Plantation*
Total Aset Rp Miliar
14.699 14.307 13.867
Total Assets Billion Rp
Produksi CPO* Ribuan ton
953 916 978
CPO Production Thousand tons
Produksi PK* Ribuan ton
202 193 208
PK Production Thousand tons
Produksi PKO Ribuan ton
22 20 6
PKO Production Thousand tons
Produksi PKM Ribuan ton
26 24 8
PKM Production Thousand tons
Laba Tahun Berjalan Rp Miliar
3.846 3.240 1.661
Profit for the Year Billion Rp
*Data termasuk perusahaan asosiasi | Include associated companies
Petani Plasma dan Petani Mandiri
Scheme Smallholders and Independent Smallholders
± 11.945 orang | people ± 1.565 orang | people
Petani Plasma | Scheme Smallholders Petani Mandiri | Independent Smallholders
12 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 13
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Kinerja Lingkungan [OJK B.2]
Environmental Performance
Keterangan Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Total Limbah Ton
212 179 163
Total Waste Tons
Penambahan (Pengurangan) Limbah Ton
33 16 81
Additional (Reduction) of Waste Tons
Konsumsi Energi Terbarukan (Cangkang Sawit)
Ton
Consumption of Renewable Energy (Palm Kernel 230.770 127.885 174.703
Tons
Shells)
Konsumsi Energi Terbarukan (Fiber Sawit) Ton
346.155 360.944 444.162
Consumption of Renewable Energy (Palm Fiber) Tons
Konsumsi Energi Terbarukan (Biogas)
Nm3 4.797.851 - -
Consumption of Renewable Energy (Biogas)
Konsumsi Energi Listrik
GJ 183.976 271.903 243.785
Total Electrical Consumption
Total Pengambilan Air Permukaan untuk Proses
Produksi CPO m3 3.261.040 3.279.880 3.000.608
Total Surface Water Intake for CPO Production
m3/ton TBS
Olah
Intensitas Air
m3/tons 1,14 1,18 1,01
Water Intensity
processed
FFB
Intensitas Emisi GRK*
GHG Emission Intensity*
Total Emisi GRK
Ton CO2eq 1.310.459 1.427.940 1.513.440
Total GHG Emissions
Volume Produksi CPO
Ton 651.974 631.364 694.640
CPO Production Volume
Intensitas Emisi GRK Ton CO2eq/
1,66 1,87 1,87
GHG Emission Intensity CPO
Penambahan (Pengurangan) Emisi GRK
Ton CO2eq (117.481) (85.500) 53.555
Additional (Reduction) of GHG Emissions
*Penghitungan dilakukan untuk 13 PKS | Calculation applies for 13 POMs
Areal Konservasi
Conservation Area
± 26.446,8 Ha
Dialokasikan sebagai Areal Konservasi
Allocated as Conservation Area
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 13
Page 14
SERTIFIKAT | CERTIFICATES
14 Sertifikat ISPO
ISPO Certificates
10 PROPER Biru Tingkat Nasional
National Blue PROPER
3 Sertifikat RSPO
RSPO Certificates
6 PROPER Biru Tingkat Daerah
Regional Blue PROPER
30% 82,682 dari
Ha
2
of
Inti AMP | AMP Inti
Sertifikat Green Gold Label
23 % dari Green Gold Label Certificate
of 13 Pabrik
pabrik tersertifikasi RSPO
mills are RSPO-certified
Kinerja Sosial [OJK B.3]
Social Performance
17.172 orang | people 39 orang | people
Tenaga Kerja Permanen Tenaga Kerja Disabilitas
Permanent Workers Disabled Workers
12.331 orang | people 2.278 anak | children
Tenaga Kerja Permanen Perempuan Penerima Manfaat Fasilitas Taman Bermain Anak
Female Permanent Workers Beneficiaries of the Children’s Playground Facility
4.841 orang | people Dana CSR/PKBL
Community Development Fund
Rp Juta
Million Rp
Tenaga Kerja Permanen Laki-Laki
Male Permanent Workers
2025 49.210
2024
32 %
44.923
2023 51.763
Tenaga Kerja Lokal*
Local Workers*
*Tenaga kerja yang berasal dari wilayah konsesi TAP Group
Workers from TAP Group concessions
14 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 15
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
PROGRAM TANGGUNG JAWAB SOSIAL | SOCIAL RESPONSIBILITY PROGRAMS
Pembangunan Infrastruktur/Renovasi
Infrastructure Construction/Renovation
445 Km 37 Unit | Units 2 Unit | Units
Jalan Rumah Ibadah Sekolah
Road House of Worship School
1 Unit | Unit 1 Unit | Unit 112 Unit | Units
Jembatan Penerima Manfaat Air Bersih Fasilitas Desa
Bridge Beneficiaries of Clean Water Village Facility
1 Desa | Village 7 Unit | Units
Penerima Manfaat Pengadaan Sarana Renovasi dan Pemberian
dan Bahan Bakar untuk Listrik Material Rumah Adat
Beneficiaries of facilities procurement Renovation and Material
and fuel for electricity Provision of Traditional House
Pendidikan
Education
406 Murid
Students 74 Guru Honorer
Honorary Teachers 558 Aktivitas
Activities
Penerima Beasiswa Penerima Tunjangan Finansial Kegiatan Sekolah
Scholarship Awardees Financial Support Beneficiaries School Activities
Kesehatan
Health
Penerima Program Posyandu | Beneficiaries of Posyandu Program
Pemeriksaan Kesehatan & Pemberian Makanan Tambahan | Health Check-Up & Supplementary Food Provision
222 Ibu Hamil
Pregnant Mothers
360 Ibu Menyusui
Breastfeeding Mothers
Total
4.224
3.523 Anak/Balita
Children/Toddlers
119 Lansia
Elderly
Orang
People
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 15
Page 16
Ekonomi
Economy
Pemberdayaan Ekonomi | Economic Empowerment
96 Unit Usaha
Business Units
Desa Makmur Peduli Api | Prosperous Fire-Free Village
57 Desa
Villages
Telah menerima sosialisasi program DMPA dan pelatihan KTPA
Received DMPA program socialization and KTPA training
22 Unit Usaha Baru
New Business Units 12 Unit Usaha Berkelanjutan
Sustainable Business Units
Telah memiliki unit usaha baru Telah memiliki unit usaha berkelanjutan
Have new business units Have sustainable business units
52 BUMDes ± 11.794 Kepala Keluarga
Head of Families
Telah terbentuk dan difasilitasi Penerima manfaat pengembangan ekonomi
Established and supported Beneficiaries of economic development
Jenis Usaha 2025 | Type of Business in 2025
Perikanan | Fisheries:
Lele, Patin, Gabus, Nila, Jelawat Catfish, Pangas Catfish, Snakehead, Nile Tilapia, and Mad Barb
Peternakan | Livestock
Ayam, Sapi, Kambing, Babi, Peternakan madu, Business: Chicken, Cows, Goats, Pigs, Honey Farm, Layer
Peternakan ayam petelur Farm
Pertanian | Agriculture
Sawah, Sayur, Kebun buah, Bawang, Jagung, Cabe, Rice Paddy, Vegetables, Fruit Orchards, Onions, Corn,
Perontok padi, Budidaya Jamur Chilies, Rice Threshers, Mushroom Cultivation
Jasa | Services
Depot Air Isi Ulang, Jahit, sewa pasar, Moulding, Water Refill Depot, Sewing, Market Rental, Molding,
toko kelontong, sewa alat Pesta, Transportasi Grocery Store, Party Equipment Rental, Transportation
(angkut amprah batu bara), Batako, simpan pinjam, (Coal Transport), Concrete Blocks, Savings and Loans,
BRILink, Penyediaan Alat Outbound, Kerupuk Ikan, BRILink, Outbound Equipment Provision, Fish Crackers,
Pendampingan usaha bakery, Sewa perahu, Sirkuit Bakery Business Assistance, Boat Rental, Motorcycle
motor, Malam Kemping, Wisata air Terjun Tembalang Circuit, Overnight Camping, Tembalang Waterfall Tour
16 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 17
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Penghargaan dan Sertifikasi
Awards and Certifications
PENGHARGAAN | AWARDS
6 Februari 2025 29 April 2025 29 April 2025
February 6, 2025 April 29, 2025 April 29, 2025
Fortune Change the World Indonesia Best CSR Award The Best Corporate
Penerima | Awardee 2025: Program Kemitraan Transparency & Emission
dan Bina Lingkungan Reduction Award 2025:
TAPG
Penerima | Awardee Agribisnis
Penyelenggara | Awarder
Penerima | Awardee
TAPG
Fortune IDN
Penyelenggara | Awarder TAPG
Penyelenggara | Awarder
The Iconomics
InvestorTrust
30 April 2025
April 30, 2025 27 Mei 2025 28 Mei 2025
May 27, 2025 May 28, 2025
Indonesia CSR Award 2025:
The Best Corporate Social The Best Investor Trust Indonesian Conference &
Responsibility Award 2025 Companies 2025: Competition Occupational
for Empowering Rural The Best Six Safety & Health (ICC-OSH)
Communities through Penerima | Awardee 2025: 4 Stars
Holistic Sustainable Penerima | Awardee
TAPG
Livelihood Programs
Penyelenggara | Awarder YWA – QCC The Fighter
Penerima | Awardee
Penyelenggara | Awarder
InvestorTrust
TAPG
Wahana Kendali Mutu
Penyelenggara | Awarder
Warta Ekonomi
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 17
Page 18
18 Juni 2025 25 Juni 2025 26 Juni 2025
June 18, 2025 June 25, 2025 June 26, 2025
Fortune 500 Southeast Asia Indonesia Excellence Good The 10th Annual SPEx2®
Penerima | Awardee Corporate Governance Awards Award: The Best Execution
2025: Indonesia Excellence Winner in Agro industry
TAPG
Good Corporate Governance Penerima | Awardee
Penyelenggara | Awarder Ethics in Integrating
TAPG
Fortune Asia Environmental Innovation and
Compliance with Penyelenggara | Awarder
Ethical Corporate Kontan & GML
Governance Practices
Penerima | Awardee
TAPG
Penyelenggara | Awarder
Warta Ekonomi
1 Juli 2025
July 1, 2025 16 Juli 2025 24 Juli 2025
July 16, 2025 July 24, 2025
Penghargaan Polres Berau:
Mendukung Polres Berau HR Excellence Award 2025: Industry Award 2025:
dalam rangka ketahanan Learning & Development Indonesia Best Agricultural
pangan melalui Penerima | Awardee Product Industry for
penanaman jagung Strengthening Business
TAPG
Berau Police Award: Supporting Expansion to Achieve
the Berau Police in promoting food Penyelenggara | Awarder Production Target
security through corn planting
SWA Media Group dan Lembaga Penerima | Awardee
Penerima | Awardee Management FEB UI
TAPG
NPN, AAPA, YWA, DLJ SWA Media Group and Lembaga
Penyelenggara | Awarder
Management FEB UI
Penyelenggara | Awarder
Warta Ekonomi &
Polres Berau INDUSTRYcoid
18 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 19
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
8 Agustus 2025 4 September 2025 9 September 2025
August 8, 2025 September 4, 2025 September 9, 2025
Forbes Asia Best Under Billion International Conference on Penghargaan Polres Muaro
Penerima | Awardee Quality 2025: Silver Award Jambi: Mendukung Polres
Category Circle Case Study: Muaro Jambi dalam rangka
TAPG
Small Group Activities ketahanan pangan melalui
Penyelenggara | Awarder
Penerima | Awardee penanaman jagung
Forbes Asia Muaro Jambi Police Award:
HPM - Busang Collab
Supporting the Muaro Jambi Police
Penyelenggara | Awarder in promoting food security
through corn planting
Union of Japanese Scientists
Penerima | Awardee
& Engineers
BBB
Penyelenggara | Awarder
Polres Muaro Jambi
19 September 2025 30 September 2025 18 Oktober 2025
September 19, 2025 September 30, 2025 October 18, 2025
Apresiasi Emiten 2025 Indeks Bisnis Indonesia Corporate Asia Pacific Quality
Tempo-IDN Financials 52: Social Award (Bisra) 2025: Organization (APQO)
High Growth, High Dividend Gold Champion International Conference:
Penerima | Awardee Penerima | Awardee 4 Stars
Penerima | Awardee
TAPG TAPG
Penyelenggara | Awarder Penyelenggara | Awarder KAM, HPM, SKM
Penyelenggara | Awarder
Tempo - IDN FInancials Bisnis Indonesia
APQO
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 19
Page 20
23 Oktober 2025 6 November 2025 27 November 2025
October 23, 2025 November 6, 2025 November 27, 2025
Investor Trust International Conference CSA Award 2025:
ESG Award 2025: on Quality Control Circle Analyst’s Top Picks
Gold Star Award Big Cap (ICQCC) 2025: Gold Award Penerima | Awardee
Penerima | Awardee Penerima | Awardee
TAPG
TAPG YWA - QCC The Fighter Penyelenggara | Awarder
Penyelenggara | Awarder Penyelenggara | Awarder
Perkumpulan
InvestorTrust Pioneer Quality Control Analis Efek Indonesia
Research Association
29 November 2025
November 29, 2025
Temu Karya Mutu dan
Produktivitas Nasional
XXIX 2025: Diamond (HPS,
SKM, RO Berau, NPN, BBB),
Platinum (YWA)
Penerima | Awardee
HPS, SKM, RO Berau,
NPN, BBB, YWA
Penyelenggara | Awarder
Wahana Kendali Mutu
20 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 21
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Indeks
Index
3 Februari 2025
February 3, 2025
IDX80
Penerbit | Publisher
Bursa Efek Indonesia
1 Desember 2025 27 Agustus 2025
December 1, 2025 August 27, 2025
ESGKEHATI & ESGQKEHATI Morgan Stanley Capital International
Penerbit | Publisher Global Small Cap Index Indonesia
Penerbit | Publisher
Yayasan Kehati dan Bursa Efek Indonesia
Morgan Stanley Capital International
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 21
Page 22
SERTIFIKASI | CERTIFICATES
ISPO
SERTIFIKAT ISPO
NO. 0022/MHI-ISPO
Diberikan kepada
PT SUKSES KARYA MANDIRI
Alamat Kantor Pusat
The East Building 23th Floor
Jl. DR Ide Anak Gde Agung Kav. E.3.2 No. 1, Jakarta Selatan 12950
Telp : 021-5794 4737 Fax. 021-5794 4745
Telah Memenuhi Peraturan Menteri Pertanian Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2020
tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Indonesia
(Indonesian Sustainable Palm Oil Certification System/ISPO)
Ruang Lingkup Sertifikasi :
Kebun dan Pabrik – PT Sukses Karya Mandiri
Desa Kenawan, Kecamatan Permata Kecubung,
Kabupaten Sukamara, Provinsi Kalimantan Tengah
Sertifikat ini berlaku dari tanggal 22 Maret 2024 sampai dengan tanggal 21 Maret 2029
Tanggal Penetapan : 22 Maret 2024
Original Approval Date
A. Irwan Aten
Direktur Utama
PT Mutu Hijau Indonesia
Manggala Wanabakti Building. Blok IV, 9th Floor, Room 931 C
Jl. Jend. Gatot Subroto, Senayan Jakarta 10270 Phone: +62 (21) 57853706-07, Fax: +62 (21) 57853708,
Email: marketing@mutuhijau.com
Website: www.mutuhijau.com
Perusahaan | Company Perusahaan | Company Perusahaan | Company
SKM NPN AAPA
Tanggal Sertifikasi | Certification Date Tanggal Sertifikasi | Certification Date Tanggal Sertifikasi | Certification Date
22 Maret 2024 17 Oktober 2024 31 Oktober 2024
March 22, 2024 October 17, 2024 October 31, 2024
Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier
MHI MISB SUCOFINDO
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
21 Maret 2029 16 Oktober 2029 30 Oktober 2029
March 21, 2029 October 16, 2029 October 30, 2029
Perusahaan | Company Perusahaan | Company Perusahaan | Company
TAN HPM KSD
Tanggal Sertifikasi | Certification Date Tanggal Sertifikasi | Certification Date Tanggal Sertifikasi | Certification Date
30 Juli 2025 26 September 2025 29 Agustus 2022
July 30, 2025 September 26, 2025 August 29, 2022
Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier
MHI MISB MISB
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
29 Juli 2030 25 September 2030 28 Agustus 2027
July 29, 2030 September 25, 2030 August 28, 2027
22 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 23
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Certificate Number: SGS-RSPO/PC24-00082
SGS Reference ID24/00000366
PT GAWI BAHANDEP SAWIT MEKAR
GAWI BAHANDEP SAWIT MEKAR MILL
RSPO Membership Number: 1-0038-07-000-00
RSPO Registered Parent Company: PT. Triputra Agro Persada tbk
Address:
Village of Jahitan, Sub District of Seruyan Hilir, District of Seruyan, Province of Kalimantan Tengah, Indonesia.
has been assessed and certified as meeting the requirements of
Indonesia National Interpretation of RSPO Principles
and Criteria for Sustainable Palm Oil Production 2018
(20 April 2020)
This guarantees that the criteria for processing RSPO certified oil palm products with the
supply chain models of Identity Preserved & Mass Balance as stated in the RSPO Principles &
Criteria Certification System have been met.
This certificate is valid from 28 November 2024 until 27 November 2029 and remains valid subject to satisfactory
surveillance audits.since 16 July 2014.
Issue 03. Certified
Date of Certificate Issue: 25 March 2025
Certified activities performed by additional sites are listed on subsequent pages
Authorised by
Waras Putri Andrianti
PT SGS Indonesia
The Garden Centre 2nd Floor, Cilandak Commercial Estate, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560, Indonesia
t +6221 2978 0600 - www.sgs.com
This document is an authentic electronic certificate for Client’ business purposes use only. Printed version of the electronic certificate are permitted and will be considered as a
copy. This document is issued by the Company subject to SGS General Conditions of certification services available on Terms and Conditions | SGS. Attention is drawn to the
limitation of liability, indemnification and jurisdictional clauses contained therein. This document is copyright protected and any unauthorized alteration, forgery or falsification of
the content or appearance of this document is unlawful.
Page 1/2
Perusahaan | Company Perusahaan | Company Perusahaan | Company
GBSM BBB FLTI
Tanggal Sertifikasi | Certification Date Tanggal Sertifikasi | Certification Date Tanggal Sertifikasi | Certification Date
22 Agustus 2024 3 Juni 2025 14 Januari 2021
August 22, 2024 June 3, 2025 January 14, 2021
Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier
INTERTEK MAL MAL
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
21 Agustus 2029 25 Mei 2030 13 Januari 2026
August 21, 2029 May 25, 2030 January 13, 2026
SERTIFIKAT ISPO
(Indonesia Sustainable Palm Oil)
Sertifikat ini diberikan kepada :
Nomor Sertifikat:
PT Muaratoyu Subur Lestari IUS-ISPO-20210001
Tanggal Inisial Sertifikat:
Alamat Kantor Pusat 30/08/2021
Gedung The East Lt. 23.
Tanggal Keputusan Sertifikat :
Jalan Dr. Ide Anak Agung Gede Agung
30/08/2021
Kav. E. 3.2, No. 1 Jakarta Selatan, Jakarta
Tanggal Penerbitan sertifikat:
Telah memenuhi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 38 Tahun 30/08/2021
2020 tentang Penyelenggaraan Sertifikasi Perkebunan Sawit Tanggal berakhirnya sertifikat:
Berkelanjutan Indonesia. 29/08/2026
Unit yang disertifikasi:
Kebun : Muaratoyu Subur Lestari
PKS : Muaratoyu Subur Lestari
Desa Muara Toyu, Desa Bente Tualan, Desa Munggu,
Kecamatan Longkali, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur
Ruang Lingkup Sertifikasi :
Perusahaan Perkebunan yang melakukan Usaha Budidaya
Perkebunan dan Terintegrasi dengan Usaha Pengolahan Hasil
perkebunan Kelapa Sawit
Sabar Iman Kembaren
Business Assurance Certification &
Training Manager
PT Intertek Utama Service
Beltway Office Park, Building A, Lantai 2
Jalan Ampera Raya No. 9-10, Jakarta – 12550
Indonesia
Telp : (021) 7883 0151
Pengakuan Komisi ISPO terhadap Lembaga
Sertifikasi Nomor LSISPO-015-IDN
P
T
.
I
This certificate remains property of Intertek Certification GmbH and can be withdrawn in case of terminations as mentioned in the contract or in case of changes or deviations of the above-
mentioned data. The licensee is obliged to inform Intertek Certification GmbH immediately of any changes in the above-mentioned data. Only an original and signed certificate is valid.
n
t
e
r
t
Perusahaan | Company Perusahaan | Company Perusahaan | Company Perusahaan | Company
EBL MSL DLJ SAWA
Tanggal Sertifikasi | Tanggal Sertifikasi | Tanggal Sertifikasi | Tanggal Sertifikasi |
Certification Date Certification Date Certification Date Certification Date
19 Juli 2021 30 Agustus 2021 15 Februari 2024 6 Februari 2024
July 19, 2021 August 30, 2021 February 15, 2024 February 6, 2024
Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier
MAL INTERTEK MISB MISB
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
18 Juli 2026 29 Agustus 2026 14 Februari 2029 5 Februari 2029
July 18, 2026 August 29, 2026 February 14, 2029 February 5, 2029
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 23
Page 24
RSPO
RSPO (Resertifikasi) GGL
(Recertification)
CERTIFICATE Certificate Number: SGS-RSPO/PC24-00082
Field of attention
CERTIFICATE
RSPO PT Gawi Bahandep Sawit Mekar CERTIFICATE No: CU 898747GGL01-01.2024
CERTIFICATION CODE: GGL- 898747
CERTIFICATE CODE: CU-RSPO-903530 Gawi Bahandep Sawit Mekar Palm Oil Mill REGISTRATION No: CU 898747
Field of attention:
Green Gold Label
Issued to RSPO Membership Number: 1-0038-07-000-00 GGL01 CoC, GGL 1d, GGL04
RSPO Registered Parent Company: PT. Triputra Agro Persada tbk
PT FIRST LAMANDAU TIMBER INTERNATIONAL
Issued to:
Address:
Village of Jahitan, Sub District of Seruyan Hilir, District of Seruyan, Province of Kalimantan Tengah, Indonesia PT. Gawi Bahandep Sawit Mekar
FIRST LAMANDAU TIMBER
Desa Jahitan, Kecamatan Seruyan Hilir
has been assessed and certified as meeting the requirements of
INTERNATIONAL PALM OIL MILL Indonesia National Interpretation of RSPO Principles
and Criteria for Sustainable Palm Oil Production 2018 Kabupaten Seruyan
Control Union (Malaysia) Sdn Bhd declares to have inspected the processing unit/mill and
20 April 2020 Kalimantan Tengah
supply base(s) of the above-mentioned licensee, and have found them in accordance with the
standards mentioned below. This certificate covers the processing unit/mill and supply base(s) INDONESIA
as mentioned in the authenticated annex of this certificate. This guarantees that the criteria for processing RSPO certified oil palm products with the supply
chain models of Mass Balance as stated in the RSPO Principles & Criteria Certification System Standard:
have been met.
Standards GGL01: Chain of Custody and processing standards v3-1, GGL 1d: Instruction document for supplying Japanese market
FIT v1-2, GGL04: Transaction Certificate
The Indonesia National Interpretation (INANI 2020) of the RSPO Principles & Criteria 2018 for This certificate is valid from 28 November 2019 until 27 November 2024 and remains valid subject to satisfactory
Valid until: 07 March 2029
Sustainable Palm Oil Production endorsed by the RSPO Board of Governors on 20th April 2020 surveillance audits.since 16 July 2014.
Issue 01. Certified
Date of Certificate Issue: 21 May 2024 Control Union Certifications B.V. declares to have inspected the unit(s), and/or product(s) of the above mentioned client, and have found
Certified activities performed by additional sites are listed on subsequent pages them in accordance with the standards mentioned above.
This certificate is in force until further notice, provided that the above-mentioned licensee
continues meeting the conditions as laid down in the licensee contract with Control Union This certificate covers the unit(s), and/or product(s) as mentioned in the authenticated annex of this certificate.
(Malaysia) Sdn Bhd. Based on the annual inspections that Control Union (Malaysia) Sdn Bhd
This certificate remains in force until further notice, provided that the participant continues to meet the conditions as laid down in the
performs, this certificate is updated and kept in force. client contract with Control Union Certifications B.V. and verified in inspections by Control Union Certifications B.V.
Valid until 27/03/2029 Authorised by Date of certification: Declared by:
Waras Andrianti 08 March 2024
Date of certification: Declared by: PT SGS Indonesia Place and date of issue:
Bandar Baru Klang, 08 March 2024 On behalf of the Managing Director
28/03/2024 The Garden Centre 2nd Floor, Cilandak Commercial Estate, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560, Indonesia
t +6221 2978 0600 - www.sgs.com
Mr. C.I Deshapriya
Date of first RSPO certification:
28/03/2024 Certifier
Control Union Certifications B.V.
Mohd Hairi Adris Meeuwenlaan 4-6
Place and date of issue: Certifier 8011 BZ ZWOLLE
Malaysia, 12/06/2024 The Netherlands
On behalf of the Managing Director http://www.controlunion.com
tel.: +31(0)38-4260100
RSPO Membership No: 8-0025-06-000-00 Control Union (Malaysia) Sdn Bhd
Control Union (Malaysia) Sdn Bhd is accredited by ASI for certification against
voluntary sustainability standards for scope of RSPO P&C (Single Site & Group),
RSPO ISH and SCCS worldwide since 05 November 2014 (ASI-ACC-069).
This document is an authentic electronic certificate for Client’ business purposes use only. Printed version of the electronic certificate are permitted and will be
considered as a copy. This document is issued by the Company subject to SGS General Conditions of certification ervices available on Terms and Conditions
| SGS. Attention is drawn to the limitation of liability, indemnification and jurisdictional clauses contained therein. This document is copyright protected and any
unauthorized alteration, forgery or falsification of the content or appearance of this document is unlawful.
Page 1 / 2
Ver 2_CERT_INDONESIA_OCT22 RSPO 8-0025-06-100-00 page 1 / 2
Perusahaan | Company Perusahaan | Company Perusahaan | Company
FLTI GBSM GBSM
Tanggal Sertifikasi | Certification Date Tanggal Sertifikasi | Certification Date Tanggal Sertifikasi | Certification Date
28 Maret 2024 28 November 2024 8 Maret 2024
March 28, 2024 November 28, 2024 March 8, 2024
Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier
CU MAL CU
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
27 Maret 2029 27 November 2029 7 Maret 2029
March 27, 2029 November 27, 2029 March 7, 2029
`
Certificate Number: SGS-RSPO/PC24-00081
LSPr-143-IDN
PT BRAHMA BINABAKTI
BRAHMA BINABAKTI PALM OIL MILL
RSPO Membership Number: 1-0038-07-000-00 CERTIFICATE
GREEN GOLD LABEL
RSPO Registered Parent Company: PT. Triputra Agro Persada tbk
Address: No.: SBC-GGL-20240012
Suko Awinjaya Village, Sekernan Sub District, Muaro Jambi Disctrict, Jambi Province, Indonesia
CERTIFICATION BODY
has been assessed and certified as meeting the requirements of
Indonesia National Interpretation of RSPO Principles PT. SBC ASIA SERTIFIKASI
and Criteria for Sustainable Palm Oil Production 2018 Krakatau Street No.5A RT 004 / RW 002, Bumirejo
20 April 2020 Kebumen Regency 54316 Central Java Province, Indonesia
Certifies that
This guarantees that the criteria for processing RSPO certified oil palm products with the supply
chain models of Mass Balance as stated in the RSPO Principles & Criteria Certification System PT DWIWIRA LESTARI JAYA
have been met. Address / Location: The East Building, 23rd Floor, Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung, Kav.: E3.2
No.: 1, Kuningan Timur Setiabudi Subdistrict, South Jakarta - Indonesia (12950)
This certificate is valid from 24 September 2021 until 23 September 2026 and remains valid subject to satisfactory
surveillance audits.since 26 May 2015.
Issue 01. Certified Scope:
Date of Certificate Issue: 21 May 2024 First Collector and Trader
Certified activities performed by additional sites are listed on subsequent pages
With GGL Scheme:
GGLS1-COC-criteria.v3-1
GGLS1d-Instruction document for supplying Japanese market-FIT-v1.3
GGLS4-Transaction and Product Certificate.v2-2
Authorised by
Waras Andrianti
PT SGS Indonesia
Initial Certificate Issued : 17 October 2024 Kebumen, 17 October 2024
The Garden Centre 2nd Floor, Cilandak Commercial Estate, Jl. Raya Cilandak KKO, Jakarta 12560, Indonesia Certificate Issued : 17 October 2024 Certification Body,
t +6221 2978 0600 - www.sgs.com
Certificate Valid : 17 October 2024 - 16 October 2029 PT. SBC Asia Sertifikasi
Hery Widyobinarko
Director
This document is an authentic electronic certificate for Client’ business purposes use only. Printed version of the electronic certificate are permitted and will be
considered as a copy. This document is issued by the Company subject to SGS General Conditions of certification services available on Terms and Conditions
| SGS. Attention is drawn to the limitation of liability, indemnification and jurisdictional clauses contained therein. This document is copyright protected and any
unauthorized alteration, forgery or falsification of the content or appearance of this document is unlawful.
Page 1 / 2
Form 17-Certificate.ver.4 page 1 of 2
Effective date 01.07.2024
Perusahaan | Company Perusahaan | Company
BBB DLJ
Tanggal Sertifikasi | Certification Date Tanggal Sertifikasi | Certification Date
24 September 2021 17 Oktober 2024
September 24, 2021 October 17, 2024
Lembaga Sertifikasi | Certifier Lembaga Sertifikasi | Certifier
MAL SBC Asia Sertifikasi
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
23 September 2026 16 Oktober 2029
September 23, 2026 October 16, 2029
24 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 25
Ikhtisar Kinerja Keberlanjutan
Sustainability Performance Highlights
Perolehan PROPER
PROPER Accomplishment
PROPER Daerah | Regional PROPER
Nama Perusahaan | Nama Perusahaan | Nama Perusahaan |
Company Name Company Name Company Name
MSL YWA HPM
Peringkat | Level Peringkat | Level Peringkat | Level
Biru | Blue Biru | Blue Biru | Blue
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
2024–2025 2024–2025 2024–2025
Nama Perusahaan | Nama Perusahaan | Nama Perusahaan |
Company Name Company Name Company Name
DLJ NPN AAPA
Peringkat | Level Peringkat | Level Peringkat | Level
Biru | Blue Biru | Blue Biru | Blue
Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period Masa Berlaku | Validity Period
2024–2025 2024–2025 2024–2025
PROPER Nasional | National PROPER
Sampai laporan terbit, Perseroan belum menerima Hasil Final Peringkat Proper untuk
periode penilaian tahun 2024-2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup.
As of the publication date of this report, the Company has not yet received the Final Proper Rating Results
for the 2024-2025 assessment period from the Ministry of Environment.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 25
Page 26
Pesan Direksi [OJK D.1][GRI 2-22, 2-24]
Board of Directors’ Message
Para Pemangku Kepentingan yang terhormat,
Dear Stakeholders,
Tahun 2025 semakin menegaskan bahwa keberlanjutan The year 2025 reaffirms that sustainability is the
merupakan fondasi utama dalam menjaga ketahanan foundational element for maintaining PT Triputra
dan kesinambungan usaha PT Triputra Agro Persada Agro Persada Tbk’s business resilience and continuity.
Tbk. Perseroan beroperasi di tengah dinamika global Operating amid global shifts driven by climate change,
yang dipengaruhi oleh perubahan iklim, volatilitas harga commodity price volatility, and increasing demands for
komoditas, serta meningkatnya tuntutan regulasi dan regulation and supply chain transparency, the Company
transparansi rantai pasok. Kondisi tersebut mendorong continuously adapts, viewing sustainability not just as
Perseroan untuk terus beradaptasi dan memastikan compliance but as integral to its long-term strategy.
bahwa keberlanjutan tidak hanya dipahami sebagai
kewajiban kepatuhan, tetapi sebagai bagian integral
dari strategi bisnis jangka panjang.
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global tetap In 2025, despite challenges such as protectionist
menunjukkan tren pertumbuhan yang positif meskipun policies, tariff disputes, geopolitical tensions, extreme
dihadapkan pada berbagai tantangan, seperti kebijakan weather-related supply disruptions, and global inflation,
proteksionisme dan perang tarif, ketegangan geopolitik, the global economy is projected to maintain its positive
disrupsi pasokan akibat kondisi cuaca ekstrem, serta growth trend. The Board of Directors observes a cautious
tekanan inflasi global. Di tengah ketidakpastian tersebut, global demand, resulting in slower-than-expected
Direksi mencermati bahwa permintaan global cenderung economic growth.
lebih berhati-hati, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak
sekuat yang diharapkan.
Di sisi lain, industri kelapa sawit menunjukkan ketahanan Meanwhile, the palm oil sector demonstrates resilience,
yang relatif baik, ditopang oleh permintaan minyak bolstered by ongoing demand for vegetable oils,
nabati yang tetap kuat, harga yang kompetitif, serta competitive pricing, and support from biodiesel
dukungan kebijakan biodiesel di beberapa negara, policies like Indonesia’s B40 program. These factors
khususnya penerapan B40 di Indonesia. Kondisi ini have kept palm oil and palm kernel oil prices stable
menjaga stabilitas harga minyak sawit dan palm kernel throughout 2025.
oil sepanjang tahun 2025.
Di tengah tekanan ekonomi global tersebut, Indonesia Amid global economic pressures, Indonesia maintained
secara konsisten menunjukkan pertumbuhan ekonomi moderate growth, surpassing the global average with a
yang moderat dan lebih kuat daripada rata-rata 5.11% year-on-year increase, according to the Central
pertumbuhan global, dengan menunjukkan pertumbuhan Statistics Agency (BPS).
positif sebesar 5,11% year on year berdasarkan rilis data
Badan Pusat Statistik (BPS).
Direksi meyakini bahwa tantangan ekonomi dan industri The Board of Directors believes these economic and
tersebut sekaligus menghadirkan peluang untuk industry challenges also present opportunities to
memperkuat praktik usaha yang bertanggung jawab promote responsible and competitive business practices.
dan berdaya saing. Dengan berlandaskan prinsip People, Guided by People, Planet, and Prosperity principles, the
26 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 27
Pesan Direksi
Board of Directors’ Message
Planet, dan Prosperity, Perseroan berkomitmen untuk Company commits to balancing economic value with
menyeimbangkan penciptaan nilai ekonomi dengan environmental care and social responsibility, ensuring
perlindungan lingkungan serta pemenuhan tanggung sustainable long-term operations and stakeholder trust.
jawab sosial. Pendekatan ini diyakini mampu menjaga
keberlangsungan operasional jangka panjang sekaligus
memperkuat kepercayaan pemangku kepentingan.
Kebijakan untuk Merespons Tantangan Policies to Respond Sustainability Challenges
Keberlanjutan
Dalam merespons tantangan keberlanjutan yang semakin To address growing complexity in sustainability issues,
kompleks, Direksi menetapkan kebijakan yang konsisten the Board of Directors has established consistent,
dan terarah sebagai landasan pelaksanaan strategi targeted policies that form the basis of the Company’s
keberlanjutan Perseroan. Kebijakan tersebut berakar pada sustainability strategy. These policies are grounded in
nilai keberlanjutan yang menempatkan keseimbangan core sustainability principles that emphasize balancing
antara kinerja ekonomi, tanggung jawab lingkungan, dan economic performance, environmental responsibility,
dampak sosial sebagai prinsip utama dalam menjaga and social impact, which are vital for ensuring long-term
ketahanan usaha jangka panjang. business resilience.
Sejalan dengan dinamika ekonomi dan industri sepanjang Aligned with economic and industrial trends throughout
2025, Direksi memastikan bahwa kebijakan keberlanjutan 2025, the Board of Directors ensures that the
Perseroan tidak terlepas dari pertimbangan aspek Company’s sustainability policies are closely aligned
ekonomi makro dan industri, termasuk fluktuasi harga with macroeconomic and industrial factors, such as
komoditas, kebijakan perdagangan global, serta kebijakan commodity price changes, global trade policies, and
nasional terkait biodiesel dan penertiban kawasan hutan. national regulations concerning biodiesel and forest
Kebijakan keberlanjutan dirancang untuk menjaga management. These policies aim to secure business
keberlangsungan usaha sekaligus mendukung penciptaan continuity while fostering the creation of sustainable
nilai ekonomi yang berkelanjutan. economic value.
Nilai-nilai keberlanjutan tersebut dijabarkan ke dalam These sustainability principles are detailed in the
Kebijakan Kelapa Sawit Berkelanjutan yang menjadi Sustainable Palm Oil Policy, which serves as a
payung bagi berbagai kebijakan turunan di tingkat comprehensive framework for various related policies
fungsi, unit perkebunan, dan pabrik. Melalui kebijakan at operational, plantation, and mill levels. The Company
ini, Perseroan memastikan bahwa seluruh aspek ensures that all activities—from plantation management
operasional—mulai dari pengelolaan kebun, proses and processing to supply chain oversight—adhere to
pengolahan, hingga pengelolaan rantai pasok—dijalankan these principles responsibly and comply with relevant
secara bertanggung jawab dan selaras dengan standar sustainability standards. Implementation is systematically
keberlanjutan yang berlaku. Implementasi kebijakan executed through a Sustainability Roadmap, crafted and
dilakukan secara sistematis melalui Sustainability regularly updated by the Board of Directors, utilizing
Roadmap yang disusun dan dievaluasi secara berkala the Plan-Do-Check-Act (PDCA) cycle for continuous
oleh Direksi dengan pendekatan Plan–Do–Check– oversight and improvements.
Act (PDCA) sebagai mekanisme pengendalian dan
perbaikan berkelanjutan.
Direksi juga memastikan bahwa aspek ESG The Board of Directors also ensures that ESG
(Environmental, Social, Governance) terintegrasi secara (Environmental, Social, and Governance) factors are fully
menyeluruh ke dalam kebijakan dan tata kelola Perseroan. embedded into the Company’s policies and governance
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 27
Page 28
Integrasi ESG ini menjadi bagian tidak terpisahkan dari structures. This ESG integration is a fundamental element
sistem manajemen risiko dan pengambilan keputusan of the Company’s risk management and strategic
strategis Perseroan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan planning. In 2025, the Company anticipates several
menghadapi sejumlah isu keberlanjutan utama, antara significant sustainability challenges, including adapting
lain kesiapan terhadap regulasi global terkait ketelusuran to global regulations on supply chain traceability,
rantai pasok, pengelolaan dan penurunan emisi gas rumah reducing greenhouse gas emissions, improving plantation
kaca, tantangan produktivitas kebun akibat dinamika productivity amid climate variability, and protecting
iklim, serta perlindungan kesejahteraan dan keselamatan the welfare and safety of its workers. To address
tenaga kerja. Untuk merespons isu-isu tersebut, Direksi these challenges, the Board of Directors guarantees
memastikan bahwa kebijakan keberlanjutan disusun that sustainability policies are crafted based on ESG
berdasarkan kajian risiko ESG, pemantauan indikator risk assessments, performance metrics, and ongoing
kinerja, serta dialog yang berkesinambungan dengan stakeholder engagement.
para pemangku kepentingan.
Penerapan Strategi Keberlanjutan Sustainability Strategy Implementation
Penerapan strategi keberlanjutan Perseroan dilaksanakan The Company’s sustainability strategy is carried out
secara terintegrasi dalam seluruh aktivitas bisnis, dengan in an integrated manner across all business activities,
memastikan bahwa prinsip keberlanjutan menjadi bagian making sure that sustainability principles are integrated
dari proses perencanaan, pelaksanaan operasional, serta into planning, operations, and performance reviews. The
evaluasi kinerja. Direksi berperan aktif dalam memimpin, Board of Directors actively leads, guides, and supervises
mengarahkan, dan mengawasi implementasi strategi the strategy’s implementation through regular updates
keberlanjutan melalui penyempurnaan Sustainability of the Sustainability Roadmap, routine monitoring
Roadmap secara berkala, pemantauan program strategis of strategic programs, and enhancing accountability
secara rutin, serta penguatan akuntabilitas di seluruh throughout the organization.
lini organisasi.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan memfokuskan In 2025, the Company focused on strengthening ESG
penerapan strategi keberlanjutan pada penguatan tata governance and risk management, as well as incorporating
kelola dan pengelolaan risiko ESG, serta integrasi aspek environmental and social factors into its operations.
lingkungan dan sosial ke dalam kegiatan operasional. The No Deforestation, No Peat, No Exploitation (NDPE)
Kebijakan No Deforestation, No Peat, No Exploitation policy remains consistently enforced across the supply
(NDPE) diterapkan secara konsisten di seluruh rantai chain, supported by an improved traceability system that
pasok, didukung oleh penguatan sistem ketelusuran covers mills and plantations. The Company also continues
hingga tingkat pabrik dan kebun. Perseroan juga terus to enhance its readiness to meet global regulations by
meningkatkan kesiapan terhadap tuntutan regulasi global improving data quality, mapping supply chains, and
melalui penguatan kualitas data, pemetaan rantai pasok, obtaining credible external verification.
serta pelaksanaan verifikasi eksternal yang kredibel.
Dari aspek lingkungan, strategi keberlanjutan From an environmental standpoint, the sustainability
diterjemahkan ke dalam berbagai inisiatif pengelolaan strategy is implemented through measurable impact
dampak yang terukur, antara lain program pengurangan management initiatives, such as reducing greenhouse
emisi gas rumah kaca melalui pengoperasian fasilitas gas emissions through methane capture facilities,
methane capture, pemanfaatan limbah cair dan padat using liquid and solid palm oil waste as renewable
kelapa sawit sebagai sumber energi terbarukan, penerapan energy sources, implementing composting practices,
composting, serta peningkatan efisiensi penggunaan and enhancing energy and water efficiency. Protecting
energi dan air. Perlindungan keanekaragaman hayati biodiversity remains a critical priority, achieved through
juga menjadi perhatian utama melalui pengelolaan area sustainable management of High Conservation Value
High Conservation Value (HCV) dan High Carbon Stock (HCV) and High Carbon Stock (HCS) areas.
(HCS) secara berkelanjutan.
28 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 29
Pesan Direksi
Board of Directors’ Message
Pada aspek sosial, penerapan strategi keberlanjutan On the social front, the sustainability strategy emphasizes
difokuskan pada pemenuhan hak asasi manusia, respecting human rights, improving workers’ welfare and
peningkatan kesejahteraan dan keselamatan tenaga kerja, safety, and strengthening relationships with nearby
serta penguatan hubungan dengan masyarakat sekitar. communities. The Company commits to eradicating
Perseroan memastikan tidak adanya praktik pekerja anak child labor and forced labor, bolsters occupational
dan kerja paksa, memperkuat sistem keselamatan dan safety and health protocols, and invests in employee
kesehatan kerja, serta mendorong peningkatan kapasitas capacity building via continuous training. Furthermore, it
karyawan melalui program pelatihan yang berkelanjutan. actively promotes community empowerment initiatives
Di samping itu, Perseroan terus mengembangkan and partnerships with smallholders and independent
program pemberdayaan masyarakat dan kemitraan farmers to ensure inclusive social and economic benefits.
dengan petani plasma maupun petani mandiri untuk
menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang inklusif.
Kinerja Keberlanjutan Sustainability Performance
Sepanjang tahun 2025, Perseroan mencatatkan kinerja Throughout 2025, the Company recorded sustainable
keberlanjutan yang mencerminkan konsistensi antara performance by aligning strategy, policy, and execution
strategi, kebijakan, dan implementasi di seluruh lini across all operational areas. Despite external challenges
operasional. Di tengah tantangan eksternal berupa like climate variations, fluctuating commodity prices,
dinamika iklim, fluktuasi harga komoditas, serta and rising global market and regulatory pressures, the
meningkatnya tuntutan pasar dan regulasi global, Company managed to maintain business performance
Perseroan tetap mampu menjaga kinerja usaha sekaligus while fostering a balanced focus on economic,
memperkuat pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, environmental, and social impacts.
dan sosial secara berimbang.
Dari aspek ekonomi dan finansial, Perseroan berhasil From an economic and financial perspective, the
mencatatkan pertumbuhan kinerja yang lebih baik Company experienced better growth than the previous
dibandingkan tahun sebelumnya, didukung oleh year, driven by increased production, relatively high
peningkatan produksi, harga jual rata-rata produk average selling prices, and efficient production cost
yang relatif tinggi, serta pengendalian biaya produksi management. Total Company (including Associated
yang efektif. Total produksi CPO Perseroan (termasuk companies) CPO production reached approximately
perusahaan Asosiasi) mencapai sekitar 953 ribu ton, 953 thousand tons, about 4% higher than the previous
meningkat sekitar 4% dibandingkan tahun sebelumnya year and exceeding the target. This achievement
dan melampaui target yang ditetapkan. Pencapaian demonstrates the Company’s operational resilience
ini mencerminkan ketahanan operasional Perseroan di amid economic and industry fluctuations in 2025. The
tengah dinamika ekonomi dan industri sepanjang tahun Company’s revenue grew by 17.9% to Rp11,402 billion
2025. Pendapatan Perseroan tercatat tumbuh 17,9% in 2025 from Rp9,671 billion in 2024.
menjadi Rp11.402 miliar di tahun 2025 dari Rp9.671 miliar
di tahun 2024.
Pada aspek lingkungan, Perseroan mencatatkan kemajuan From an environmental perspective, the Company
dalam pengelolaan dampak lingkungan melalui penurunan made progress in managing its environmental impact
intensitas emisi gas rumah kaca, peningkatan pemanfaatan by lowering greenhouse gas emission intensity,
energi terbarukan dari limbah kelapa sawit, peningkatan increasing renewable energy use from palm oil waste,
efisiensi penggunaan air, serta pengelolaan dan improving water efficiency, and consistently managing
perlindungan area HCV dan HCS secara konsisten. Upaya- and protecting HCV and HCS areas. These efforts
upaya tersebut mencerminkan komitmen Perseroan dalam demonstrate the Company’s commitment to responsible
mengelola dampak lingkungan secara bertanggung jawab. environmental management. In 2025, the Company
Pada tahun 2025, Perseroan mencatatkan penurunan achieved a 10.7% reduction in emissions intensity to
intensitas emisi sebesar 10,7% menjadi 1,310,458.52 1,310,458.52 TCO2eq and remains on track to reach its
TCO2eq, masih berada pada jalur yang tepat menuju carbon neutrality goal by 2036. Additionally, renewable
target yang ditetapkan menuju netral karbon pada 2036. energy use from palm oil waste grew by 14%, and water
Selain itu, pemanfaatan energi terbarukan dari limbah efficiency improved by 3.4%.
kelapa sawit juga tercatat meningkat 14%, serta efisiensi
penggunaan air sebesar 3,4%.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 29
Page 30
Dari aspek sosial, Perseroan secara konsisten From a social standpoint, the Company consistently
memenuhi standar ketenagakerjaan yang bertanggung maintains responsible labor practices, eradicates
jawab, tidak terdapat pekerja anak maupun kerja paksa, child and forced labor, and enhances community
serta memperluas program pemberdayaan masyarakat empowerment through initiatives such as TAP Untuk
melalui berbagai inisiatif seperti TAP Untuk Negeri, Negeri (TAP for the Nation), PONDASI (Fondation),
PONDASI, SEHATI, PERKASA, dan Desa Makmur Peduli SEHATI (Sehati), PERKASA (Persero), and Desa Makmur
Api (DMPA). Peduli Api (DMPA).
Kinerja ESG Perseroan juga tercermin dari peningkatan Its ESG performance is also reflected by a higher
peringkat SPOTT serta keberhasilan Perseroan tetap SPOTT ranking and its continued inclusion in the ESG
masuk dalam indeks ESG Sector Leader dan ESG Sector Leader and ESG Quality 45 indices, which are
Quality 45 yang dikelola oleh Yayasan KEHATI dan Bursa managed by the KEHATI Foundation and the Indonesia
Efek Indonesia. Stock Exchange.
Strategi Pencapaian Target Target Achievement Strategy
Dalam memastikan pencapaian target keberlanjutan, The Board of Directors adopts a structured, measurable,
Direksi menerapkan pendekatan yang terstruktur, and flexible approach to external factors to meet
terukur, dan adaptif terhadap dinamika eksternal. Strategi sustainability targets. This strategy is integrated into
pencapaian target dirancang sebagai bagian integral dari the company’s overall business planning and risk
perencanaan bisnis dan manajemen risiko Perseroan, management, ensuring that all sustainability efforts
sehingga setiap inisiatif keberlanjutan selaras dengan align with short-, medium-, and long-term objectives.
tujuan usaha jangka pendek, menengah, dan panjang.
Pada jangka pendek, fokus diarahkan pada penguatan In the short term, the focus is on strengthening
fondasi implementasi keberlanjutan melalui peningkatan foundational sustainability efforts by improving data
kualitas data, pemetaan operasional, serta pemenuhan quality, mapping operations, and adhering to relevant
standar dan regulasi yang berlaku. Pada jangka menengah, standards and regulations. Medium-term priorities
strategi difokuskan pada optimalisasi pengurangan emisi include optimizing greenhouse gas emission reductions,
gas rumah kaca, peningkatan efisiensi penggunaan boosting resource efficiency, and incorporating
sumber daya, serta pemanfaatan limbah operasional operational waste into a circular economy.
sebagai bagian dari pendekatan ekonomi sirkular.
Dalam jangka panjang, Perseroan menetapkan target Looking ahead, the company has committed to
Carbon Neutrality 2036 sebagai bagian dari komitmen achieving Carbon Neutrality by 2036, reflecting its
terhadap transisi menuju ekonomi rendah karbon. dedication to a low-carbon transition. Achieving this
Pencapaian target tersebut didukung oleh penguatan involves strengthening sustainability governance,
tata kelola keberlanjutan, integrasi aspek ESG ke dalam embedding ESG into risk management, and continuously
manajemen risiko perusahaan, serta evaluasi kinerja monitoring performance through KPIs, internal audits,
secara berkala melalui indikator kinerja utama (KPI), audit and third-party verification.
internal, dan verifikasi pihak ketiga.
30 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 31
Pesan Direksi
Board of Directors’ Message
Apresiasi Appreciation
Direksi menyampaikan apresiasi yang setinggi- The Board of Directors sincerely thanks all Company
tingginya kepada seluruh insan Perseroan atas dedikasi employees for their dedication and commitment
dan komitmen dalam mengimplementasikan prinsip to implementing sustainability principles across all
keberlanjutan di seluruh aktivitas usaha sepanjang tahun business activities throughout 2025. Consistency and
2025. Konsistensi dan kolaborasi yang terbangun di collaboration at all levels of the organization are vital for
seluruh lini organisasi menjadi faktor penting dalam ensuring that sustainability is effectively implemented
memastikan keberlanjutan dapat dijalankan secara efektif and has a meaningful impact.
dan memberikan dampak yang bermakna.
Apresiasi juga disampaikan kepada para mitra usaha, We also thank our business partners, plasma and
petani plasma dan petani mandiri, masyarakat sekitar, independent farmers, the local community, shareholders,
pemegang saham, serta seluruh pemangku kepentingan and all stakeholders for their ongoing support and trust.
atas dukungan dan kepercayaan yang berkelanjutan. With this support, the Board of Directors is dedicated to
Dengan dukungan tersebut, Direksi berkomitmen untuk continuously and measurably enhancing sustainability
terus memperkuat implementasi keberlanjutan secara efforts to promote responsible business growth and
konsisten dan terukur, guna memastikan pertumbuhan long-term value for current and future generations.
usaha yang bertanggung jawab dan penciptaan nilai
jangka panjang bagi generasi kini dan mendatang.
Atas Nama Direksi,
On Behalf of the Board of Directors,
George Oetomo
Presiden Direktur | President Director
PT Triputra Agro Persada Tbk
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 31
Page 32
32 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 33
SEKILAS TAPG
TAPG at A Glance
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 33
Page 34
Tentang TAPG
About TAPG
Nama Perusahaan [GRI 2-1]
Company Name
PT Triputra Agro Persada Tbk
Kode Saham
Ticker Code
TAPG
Tahun Pendirian
Year of Establishment
2005
Bentuk Hukum
Legal Entity
Perseroan Terbatas Terbuka
Public Limited Company
Alamat Perseroan [OJK C.2]
Company Address
PT Triputra Agro Persada Tbk
Gedung The East Lantai 23 (23rd Floor) (+62 21) 5794 4737
Jl. DR. Ide Anak Agung Gde Agung Kav. E.3.2 No. 1 tap.corsec@tap-agri.com
Kelurahan Kuningan Timur, www.tap-agri.com
Kecamatan Setiabudi
Jakarta Selatan 12950, Indonesia
34 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 35
Sekilas TAPG
TAPG at A Glance
Kepemilikan Saham [OJK C.3] Produk, Layanan, dan Kegiatan Usaha yang
Shareholding Dijalankan [GRI 2-6][OJK C.4]
Product, Service, and Business Activities
• PT Persada Capital Investama 33,07% Produk: | Products:
• PT Triputra Investindo Arya 24,06% • Crude Palm Oil (CPO)
• PT Daya Adicipta Mustika 19,94% • Palm Kernel (PK)
• T. Permadi Rachmat IR: 5,09% • Palm Kernel Oil (PKO)
• George Oetomo: 0,27% • Ribbed Smoked Sheet (RSS)
• Tjandra Karya Hermanto: 0,24% • Slab
• Budiarto Abadi: 0,20%
• Arif Rachmat: 0,10% Bidang Usaha
• Erida: 0,10% • Perkebunan kelapa sawit dan karet
• Masyarakat | Public: 17,01% • Industri pengolahan kelapa sawit
Line of Business
• Oil palm and rubber plantations
• Palm oil and rubber processing industries
Pasar yang Dilayani [GRI 2-6]
Market Served
Domestik
• Lokasi: Indonesia
Perubahan yang Bersifat Signifikan [OJK C.6]
• Sektor: Perkebunan kelapa sawit dan karet,
Significant Changes
serta industri pengolahan kelapa sawit
• Jenis pelanggan: Pemain downstream
Sepanjang tahun 2025, TAPG menjalani
perjalanan bisnisnya dengan stabil tanpa
Domestic
ada perubahan besar, tidak terdapat
• Location: Indonesia
penggabungan perusahaan, pembukaan,
• Sector: Oil palm and rubber plantations,
atau penutupan unit usaha baru. Seluruhnya
and palm oil processing industry
berjalan konsisten, fokus pada penguatan
• Customer Type: Downstream player
fondasi yang sudah ada dan memastikan
setiap lini tetap tumbuh selaras dengan arah
keberlanjutan yang dijalankan Perseroan.
Namun pada tahun 2025, terdapat
perubahan Pengurus Perseroan.
Throughout 2025, TAPG’s business
operations remained stable with no
significant changes, mergers, or the
opening or closing of new business units.
Operations continued smoothly, focusing
on strengthening existing foundations and
ensuring each segment aligned with the
Company’s sustainability goals. However,
during 2025, the company underwent a
change in its Management.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 35
Page 36
Visi, Misi, dan DNA Triputra [GRI 2-23][OJK C.1]
Vision, Mission, and Triputra DNA
Visi Membangun Perkebunan
Terbaik bagi Dunia
Vision Excellent Plantation for the World
Misi Mengembangkan Perkebunan
Ramah Lingkungan yang Mampu
Mission Memperbaiki Taraf Hidup
Orang Banyak
Green Plantation for Better Quality of Life
36 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 37
Sekilas TAPG
TAPG at A Glance
DNA Triputra
Triputra DNA
Warna hijau memberi makna hidup The green color symbolizes life and
dan tumbuh – menjadi harapan agar growth-a hope that this value will
value ini terus ada dan tumbuh lestari continue to thrive and sustainably
dalam kehidupan TAPG. develop within TAPG’s existence.
INTEGRITAS DAN ETIKA
Integrity and Ethics
Lambang berupa bintang berwarna The gold-colored star symbolizes
emas bermakna dorongan yang an unwavering and enduring desire
tak kenal lelah dan tak lekang to constantly strive for remarkable
oleh jaman untuk selalu berupaya and proud accomplishments.
mencapai prestasi yang hebat
KEUNGGULAN
dan membanggakan.
Excellence
Bentuk hati mewakili makna tulus, The heart shape symbolizes
sungguh-sungguh, dan murni. Digabung sincerity, solemnity, and purity.
dengan warna merah yang bermakna When combined with the color
hangat dan hidup, gambar hati diharapkan red, which conveys warmth
menjadi landasan bertindak bagi Insan and liveliness, the image of the
TAPGreen dalam menghidupkan dan heart aims to inspire action for
KEMANUSIAAN
mengejawantahkan nilai compassion TAPGreen People in demonstrating
Compassion dalam kehidupan sehari-hari. compassion in their daily lives.
Insan TAPGreen didorong untuk terus TAPGreen People are encouraged
menerus berusaha mengalahkan ego to continuously strive to fully
dengan tuntas dan sempurna. Hal overcome the ego. This is
tersebut menjadi syarat agar value essential for recognizing the
humility dapat dinyatakan dalam hidup value of humility in the life of
KERENDAHAN HATI Insan TAPG. TAPGreen People.
Humility
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 37
Page 38
Perjalanan Keberlanjutan TAPG
TAPG’s Sustainability Journey
Sejak awal berdirinya, TAPG tumbuh dari semangat untuk berbuat lebih bagi bumi, manusia, dan
masa depan. Setiap langkah yang diambil menjadi bagian dari cerita panjang tentang transformasi,
dari perusahaan perkebunan menjadi pelaku tangguh dalam keberlanjutan.
2005–2008 2012–2014
Awal Langkah dan Kepedulian Alam Memperkuat Fondasi Keberlanjutan
Initial Steps and Care for Nature Strengthening the Foundation of Sustainability
Kisah Perseroan dimulai di tahun 2005, berdiri dengan Ketika industri mulai membicarakan keberlanjutan, TAPG
nama PT Alam Permata Indah, lalu berganti menjadi PT sudah melangkah lebih jauh.
Triputra Agro Persada (TAPG) di tahun yang sama. Dari • 2012: Bersama Institut Pertanian Bogor (IPB), TAPG
lahan kelapa sawit di Jambi, TAPG menanam bukan hanya melakukan kajian Nilai Konservasi Tinggi (NKT) di
pohon, tapi juga komitmen jangka panjang. area perkebunannya.
• 2007: Bergabung dengan RSPO (Roundtable on • 2014: Usaha itu membuahkan hasil, TAPG berhasil
Sustainable Palm Oil), sebuah langkah awal untuk memperoleh sertifikasi RSPO dan ISPO untuk pertama
memastikan setiap tetes minyak sawit dihasilkan secara kalinya. Dua pengakuan penting yang mempertegas
bertanggung jawab. bahwa keberlanjutan bukan sekadar wacana, tapi
• 2008: Menjalin kemitraan dengan BOS Foundation budaya kerja yang dihidupkan setiap hari.
untuk melindungi habitat Orangutan di Kalimantan
Timur—sebuah langkah kecil yang berdampak besar By the time the industry began talking about sustainability,
bagi pelestarian satwa liar. TAPG had already achieved considerable progress.
• 2012: In partnership with the Bogor Agricultural
The Company’s journey began in 2005 under the name Institute (IPB), TAPG conducted a High Conservation
PT Alam Permata Indah, which was later changed to PT Value (HCV) study within its plantation areas.
Triputra Agro Persada (TAPG) later that same year. From • 2014: These efforts paid off as TAPG successfully
oil palm plantations in Jambi, TAPG plants not only trees obtained RSPO and ISPO certification for the first
but also demonstrate a long-term commitment. time. These two key recognitions demonstrated that
• 2007: Joined the RSPO (Roundtable on Sustainable sustainability was more than just words; it was an
Palm Oil), marking the first step toward ensuring that integral part of the daily work culture.
every drop of palm oil is produced responsibly.
• 2008: Partnered with the BOS Foundation to protect
orangutan habitat in East Kalimantan—an action that
made a significant impact on wildlife conservation.
38 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 39
Sekilas TAPG
TAPG at A Glance
From the beginning, TAPG continues to grow from a passion to contribute more significantly to the
earth, people, and the future. Each step taken forms part of a comprehensive history of transformation,
transitioning from a plantation enterprise to a prominent leader in sustainability.
2017–2018 2020–2021
Inovasi dan Harmoni dengan Alam Kolaborasi, Komitmen, dan Kepercayaan Publik
Innovation and Harmony with Nature Collaboration, Commitment, and Public Trust
Ketika teknologi mulai merambah sektor Dua tahun penuh makna.
agribisnis, TAPG pun ikut beradaptasi. • 2020: TAPG menggandeng Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN)
• 2017: Teknologi digital seperti kamera untuk memperkuat sistem pencegahan kebakaran hutan dan lahan
sensor, drone, dan sistem barcode (Karhutla) berbasis masyarakat melalui pendekatan SIGAP.
(Commtrace) digunakan untuk • 2021: TAPG resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI), sebuah tonggak
memantau panen secara real-time. penting yang membuka babak baru dalam transparansi korporasi.
• 2018: Bersama ECOSITROP, TAPG • Selain itu:
melakukan biodiversity assessment di - Salah satu anak perusahaan, pengelola Hutan Mayong Merapun,
kawasan GAS dan memulai program dinobatkan sebagai Taman Keanekaragaman Hayati (Kehati) Terbaik.
Desa Makmur Peduli Api (DMPA), - TAPG memperbarui kajian NKT–SKT terintegrasi di seluruh unit.
sebuah program yang menumbuhkan - Melalui kerja sama dengan CFES, TAPG mengembangkan
kesadaran masyarakat untuk menjaga Perhutanan Sosial, model kolaborasi yang melindungi hutan sekaligus
hutan dari ancaman api. meningkatkan kesejahteraan warga desa.
As technology began to impact the Two impactful years.
agribusiness industry, TAPG adapted. • 2020: TAPG collaborated with the Nusantara Nature Conservation
• 2017: Digital technologies such as Foundation (YKAN) to enhanced the community-based forest and
sensor cameras, drones, and barcode land fire (Karhutla) prevention system through the SIGAP approach.
systems (Commtrace) were used to • 2021: TAPG officially listed on the Indonesia Stock Exchange
monitor harvests in real-time. (IDX), marking a significant milestone that opens a new chapter in
• 2018: In collaboration with ECOSITROP, corporate transparency.
TAPG conducted a biodiversity • Additionally:
assessment in the GAS area and - One of its subsidiaries, the Mayong Merapun Forest management
launched the Prosperous Fire-free company, was acknowledged the Best Biodiversity Park (Kehati).
Village (DMPA) program, which raises - TAPG updated its integrated HCV–HCS assessment across all units.
community awareness about protecting - Through a partnership with CFES, TAPG developed Social Forestry,
forests from fire threats. a collaborative model that safeguards forests while improving the
welfare of local communities.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 39
Page 40
2022 2023
Momentum Transformasi Membangun Energi Positif untuk Alam dan Manusia
Momentum of Transformation Fostering Positive Energy for Nature and Communities
Tahun ini jadi titik balik besar dalam perjalanan TAPG. Tahun penuh inovasi dan apresiasi.
• Maret 2022: Hutan Mayong Merapun meraih ANKT • Konservasi: Bersama ECOSITROP, TAPG memperkuat
Award 2022 dari Dinas Perkebunan Kabupaten Berau. pengelolaan Hutan Sungai Letta di Kalimantan Timur.
• April 2022: TAPG mendapat Silver Award Transparansi • Penghargaan: TAPG menerima Transparansi dan
Emisi Korporasi dari Berita Satu & Bumi Global Penurunan Emisi Korporasi 2023, TrenAsia Award
Karbon Foundation. (Agribusiness - Action), dan ESG Disclosure Award
• Juli 2022: TAPG meluncurkan visi baru “New Journey of (Commitment CC).
TAPG Sustainability”, dengan target netral karbon 2036. • Apresiasi Pemerintah: Tiga anak usaha—MSL, EBL, dan
• Oktober 2022: Menutup tahun dengan ESG Disclosure KSD—diganjar penghargaan oleh Gubernur Kalimantan
Award (Leadership Commitment CC)—bukti nyata Timur karena menjaga wilayah bebas api.
bahwa transformasi bukan hanya slogan. • Inovasi Energi: TAPG meresmikan PLTBg SKM berbasis
limbah POME, yang membantu mengurangi emisi dan
This year marked a pivotal moment in TAPG’s progress. mempercepat adopsi energi baru terbarukan.
• March 2022: Mayong Merapun Forest was honored • Karyawan dan Komunitas: Anak usaha YWA meraih
with the 2022 ANKT Award by the Berau Regency Penghargaan Mitra Bhakti Husada (P2SP) atas
Plantation Office. kepedulian terhadap kesehatan pekerja perempuan.
• April 2022: TAPG received the Silver Award for • Restorasi Alam: Pembentukan subholding PT Alam
Corporate Emissions Transparency from Berita Satu Teduh Sentosa (ATS) sebagai rumah bagi tiga entitas,
& Bumi Global Karbon Foundation. SAK, ABM, dan BSM, yang fokus merestorasi ekosistem.
• July 2022: TAPG introduced its new vision, “New
Journey of TAPG Sustainability,” targeting carbon A year of innovation and appreciation.
neutrality by 2036. • Conservation: In partnership with ECOSITROP, TAPG
• October 2022: Ended the year by achieving the enhanced the management of the Letta River Forest
ESG Disclosure Award (Leadership Commitment in East Kalimantan.
CC)—a strong testament that transformation is more • Awards: TAPG received the 2023 Corporate
than words. Transparency and Emission Reduction Award, the
TrenAsia Award (Agribusiness - Action), and the ESG
Disclosure Award (Commitment CC).
• Government Recognition: Three subsidiaries—MSL,
EBL, and KSD—were honored by the Governor of East
Kalimantan for maintaining fire-free zones.
• Energy Innovation: TAPG inaugurated the SKM biogas
power plant (PLTBg SKM), which utilizes POME waste
to reduce emissions and promote the adoption of new
and renewable energy.
• Employees and Community: The YWA subsidiary
earned the Mitra Bhakti Husada Award (P2SP) for its
dedication to female workers’ health.
• Nature Restoration: The establishment of the
subholding PT Alam Teduh Sentosa (ATS), housing
three entities, SAK, ABM, and BSM, that focus on
ecosystem restoration.
40 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 41
Sekilas TAPG
TAPG at A Glance
2024 2025
Menuju Ekonomi Hijau dan Dunia Tanpa Emisi Memperkuat Ketahanan untuk Perkebunan yang Unggul
Towards a Green Economy and a Zero-Emissions World Strengthening Resilience for Excellent Plantation
L a n g k a h TA P G s e m a k i n k u a t d i p a n g g u n g Tahun 2025 menjadi momentum penguatan daya tahan
keberlanjutan global. operasional dan keberlanjutan guna mendorong kinerja
• Pasar Modal Berkelanjutan: TAPG masuk dalam Indeks perkebunan yang semakin unggul dan berdaya saing.
ESG Sector Leader IDX Kehati dan ESG Quality 45 • Kinerja Keberlanjutan yang Meningkat: Nilai SPOTT
IDX Kehati. mencapai 85,6, meningkat dari 84,3 pada tahun 2024,
• Sertifikasi RSPO: Anak usaha PT First Lamandau Timber mencerminkan penguatan transparansi dan tata
International meraih sertifikasi RSPO, menegaskan kelola berkelanjutan.
kontribusi TAPG pada pencapaian SDGs. • Pengakuan Pasar Modal Berkelanjutan: TAPG secara
• Energi Hijau: Kolaborasi dengan Aisin Takaoka Co., Ltd konsisten tercatat dalam Indeks ESG Sector Leader
(Jepang) melahirkan PT ATP Bio Indonesia, produsen IDX Kehati dan ESG Quality 45 IDX Kehati.
biokokas berbasis cangkang sawit, yang menjadi solusi • Akselerasi Energi Hijau: Proyek kolaborasi dengan Aisin
inovatif pengganti energi fosil. Takaoka Co., Ltd (Jepang) melalui PT ATP Bio Indonesia,
• Green Gold Label: Anak usaha DLJ dan GBSM meraih produsen biokokas berbasis cangkang sawit, memasuki
sertifikat Green Gold Label, simbol komitmen terhadap tahap komisioning pada Desember 2025 sebagai solusi
praktik bisnis yang ramah lingkungan. inovatif pengganti energi fosil.
• Dukungan Ketahanan Pangan Nasional: TAPG
Towards a Green Economy and a Zero-Emissions World berkontribusi melalui penanaman jagung dalam
TAPG’s progress is increasingly advancing on the Program Nasional Penanaman Jagung, sebagai bagian
international sustainability stage. dari peran aktif mendukung agenda pembangunan
• Sustainable Capital Markets: TAPG is included in the berkelanjutan Indonesia.
IDX Kehati ESG Sector Leader Index and the IDX Kehati
ESG Quality 45 Index. 2025 represents a significant milestone in enhancing
• RSPO Certification: Subsidiary PT First Lamandau operational resilience and sustainability to achieve more
Timber International achieved RSPO certification, excellent and competitive plantation performance.
affirming TAPG’s contribution to advancing the SDGs. • Improved Sustainability Performance: The SPOTT
• Green Energy: Collaboration with Aisin Takaoka Co., score increased to 85.6 from 84.3 in 2024, indicating
Ltd. (Japan) led to the creation of PT ATP Bio Indonesia, improved transparency and sustainable governance.
a producer of palm kernel shell-based biocoke, an • Recognition in Sustainable Capital Markets: TAPG
innovative solution to replace fossil fuels. remains consistently listed in the IDX Kehati ESG
• Green Gold Label: Subsidiaries DLJ and GBSM Sector Leader Index and the IDX Kehati ESG Quality
earned Green Gold Label certification, demonstrating 45 Index.
their commitment to environmentally friendly • Advancement in Green Energy: A joint project
business practices. with Aisin Takaoka Co., Ltd. (Japan), via PT ATP Bio
Indonesia—a producer of palm kernel shell-based
biocoke—entered commissioning in December 2025,
offering an innovative alternative to fossil fuels.
• Supporting National Food Security: TAPG contributed
by planting corn under the National Corn Planting
Program, actively supporting Indonesia’s sustainable
development goals.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 41
Page 42
Rantai Nilai Bisnis TAPG
TAPG’s Business Value Chain
23 1
Mengelola | Managing Lokasi Perkebunan Lokasi
159.700 Ha
Kelapa Sawit Perkebunan Karet
Oil Palm Plantations Rubber Plantation
Perkebunan Kelapa Sawit
18 1
Oil Palm Plantations Mengelola | Managing
Pabrik Kelapa Sawit Pabrik RSS
Palm Oil Mills RSS Mill
Mengelola | Managing
1.300 Ha
Perkebunan Karet
Rubber Plantations
1 Kernel Crushing Plant
Kernel Crushing Plant
+ 1 Biogas Plant
Biogas Plant
Termasuk Perusahaan Asosiasi | Including Associated Companies
Research and
Development
Perkebunan dan
Pemanenan Pengelolaan Produk
Plantation and Processing Products
Harvesting
Pembibitan
Nursery
Minyak Kelapa Sawit
Palm Oil
Pabrik Kelapa Sawit
Palm Oil Mills
Inti Sawit
Palm Kernel
Perkebunan Kelapa Sawit
Oil Palm Plantation
Minyak Inti Sawit
Kernel Crushing Plant
Palm Kernel Oil (PKO)
Slab Processing Slab
Perkebunan Karet
Rubber Plantation
Karet Lembaran Asap
RSS Plant Bergaris
Ribbed Smoked Sheet
42 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 43
Sekilas TAPG
TAPG at A Glance
Skala Usaha [OJK C.3]
Business Scale
Jumlah Karyawan 20.780 per 31 Desember 2025
Total Employees 20,780 as of December 31, 2025
Jumlah Operasi Perusahaan Anak 23 Perusahaan Anak & Asosiasi per 31 Desember 2025
Total Operating Subsidiaries 23 Subsidiaries & Associated as of December 31, 2025
Aset: Rp14.696 miliar | Assets: Rp14,696 billion
Kapitalisasi
Liabilitas: Rp3.009 miliar | Liabilities: Rp3,009 billion
Capitalization
Ekuitas: Rp11.687 miliar | Equity: Rp11,687 billion
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 43
Page 44
Lokasi Operasi* [OJK C.3]
Operational Area*
Kalimantan Tengah Kalimantan Timur
Jambi
Central Kalimantan East Kalimantan
1 10 12
Perkebunan Kelapa Sawit Perkebunan Kelapa Sawit Perkebunan Kelapa Sawit
Palm Oil Plantation Palm Oil Plantation Palm Oil Plantation
1 9 8
Pabrik Kelapa Sawit Pabrik Kelapa Sawit Pabrik Kelapa Sawit
Palm Oil Mill Palm Oil Mill Palm Oil Mill
1 1
Jakarta
Perkebunan Karet
Rubber Plantation
Kernel Crushing Plant
Kernel Crushing Plant 1
1
Biogas Plant Kantor Pusat
Biogas Plant Head Office
*Termasuk Perusahaan Asosiasi
Including Associated Companies
Smoked Rubber Processor
Smoked Rubber Processor
44 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 45
Sekilas TAPG
TAPG at A Glance
Keanggotaan Asosiasi & Mitra
Keberlanjutan [GRI 2-28][OJK C.5]
Membership In Associations & Sustainability Partners
Bagi TAPG, berkolaborasi dengan mitra keberlanjutan For TAPG, collaborating with sustainability partners
dan menjadi bagian dari berbagai asosiasi keberlanjutan and participating in various sustainability associations
bukan sekadar simbol, tapi cara untuk terus belajar dan is more than symbolic; it’s an ongoing opportunity to
berbagi. Melalui kolaborasi tersebut, TAPG terhubung learn and exchange ideas. These partnerships enable
dengan banyak pihak yang punya semangat sama, TAPG to engage with many like-minded people who are
menjaga bumi sambil menumbuhkan usaha. dedicated to environmental protection and also help
grow their businesses.
Mitra Keberlanjutan Inisiatif
Sustainability Partners Initiatives
Sebagai bagian dari komitmen menjaga keanekaragaman hayati, TAPG menggandeng
tim peneliti ECOSITROP untuk merancang dan mengembangkan Areal Konservasi Multi
Fungsi (AKMF) “Hutan Mayong Merapun” seluas ±600 hektare di Kalimantan Timur. Di
kawasan ini, TAPG dan para ahli bekerja berdampingan, memastikan flora dan fauna
Ecology and Conservation
lokal tetap hidup berdampingan dengan kegiatan perkebunan secara harmonis.
Center for Tropical Studies
As part of its commitment to preserving biodiversity, TAPG has collaborated with the
(ECOSITROP)
ECOSITROP research team to design and establish the approximately 600-hectare
"Mayong Merapun Forest" Multi-Function Conservation Area (AKMF) in East
Kalimantan. In this initiative, TAPG and domain experts work collaboratively to ensure
the coexistence of native flora and fauna with plantation activities.
Dalam upaya mengenali dan melindungi kawasan bernilai konservasi tinggi, TAPG bekerja
sama dengan konsultan bersertifikat HCV-RN dari Daemeter Consulting, Ekotrop, dan
Greenera. Hingga tahun 2025, seluruh area operasional TAPG telah melalui penilaian
DAEMETER, Ekotrop, dan terintegrasi NKT–SKT, sebuah langkah penting untuk memastikan setiap hektare lahan
Greenera dikelola secara bertanggung jawab terhadap lingkungan dan iklim.
DAEMETER, Ekotrop, and To identify and safeguard areas of high conservation value, TAPG partners with HCV-
Greenera RN certified consultants from Daemeter Consulting, Ekotrop, and Greenera. By 2025,
all operational regions of TAPG will have undergone a comprehensive HCV-HCS
assessment, a critical measure to ensure responsible land management that accounts
for environmental and climatic considerations.
Lebih jauh, TAPG bersama Daemeter juga melakukan evaluasi mendalam terhadap
implementasi Kebijakan Keberlanjutan TAPG, sekaligus membantu menyusun Strategic
Plan menuju target besar perusahaan: menjadi netral karbon pada tahun 2036.
Kolaborasi ini bukan hanya tentang laporan dan data, tetapi tentang menyusun peta
jalan nyata menuju masa depan yang lebih hijau.
DAEMETER
Furthermore, TAPG, together with Daemeter, is conducting a thorough evaluation of
TAPG's Sustainability Policy implementation and providing support in developing a
Strategic Plan aimed at the company's goal of achieving carbon neutrality by 2036.
This collaborative effort emphasizes not only reporting and data analysis but also the
creation of a tangible roadmap toward a sustainable future.
Melalui kerja sama dengan CFES, TAPG mengembangkan program Perhutanan Sosial
sebagai wujud kepatuhan terhadap standar RSPO dan komitmen terhadap masyarakat
sekitar. Program ini membantu menjaga ekosistem tetap terlindungi, sekaligus membuka
Community Forest Ecosystem peluang ekonomi bagi warga desa yang hidup berdampingan dengan kawasan hutan.
Services (CFES) Through its collaboration with CFES, TAPG has established a Social Forestry program
to demonstrate compliance with RSPO standards and its dedication to supporting local
communities. The program seeks to protect ecosystems while providing economic
opportunities to villagers living near forest areas.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 45
Page 46
Mitra Keberlanjutan Inisiatif
Sustainability Partners Initiatives
Kolaborasi TAPG dengan YKAN berjalan tidak hanya di tingkat operasional, tetapi juga
strategis. Presiden Komisaris TAPG turut menjadi bagian dari Board of Supervisors
YKAN, memperkuat hubungan antara dunia industri dan lembaga konservasi untuk
Yayasan Konservasi Alam mencapai tujuan yang sama: bumi yang lebih lestari.
Nusantara (YKAN) TAPG's partnership with YKAN goes beyond operational efforts to include strategic
initiatives. The President Commissioner of TAPG also sits on YKAN's Board of
Supervisors, strengthening the connection between industry and conservation groups
to achieve a common goal: building a more sustainable planet.
Asosiasi Peran Perusahaan
Association Company’s Role
TAPG menjadi bagian dari Working Group Palm Oil di bawah PISAgro, wadah kolaborasi
lintas sektor yang lahir dari semangat membangun pertanian Indonesia yang lebih
berkelanjutan. Di dalamnya, TAPG berperan aktif membantu petani kecil untuk tumbuh
bersama, mulai dari membentuk koperasi, memberikan pelatihan Good Agricultural
Practices (GAP), hingga merancang skema pembiayaan inovatif untuk peremajaan
kebun plasma. TAPG juga mendampingi petani memperoleh sertifikasi RSPO dan
ISPO, serta membantu akses pembiayaan jangka pendek untuk pupuk dan herbisida
berkualitas.
PISAgro sendiri didirikan pada 2011 sebagai respon atas seruan global yang lahir dari
World Economic Forum (WEF) di Jakarta, ketika para pemimpin dunia menekankan
pentingnya membangun model pertanian yang inklusif dan berkelanjutan. Sejak saat
itu, PISAgro menjadi rumah bagi berbagai perusahaan yang memiliki tujuan sama:
Partnership for Indonesia’s
menumbuhkan pangan tanpa mengorbankan masa depan bumi.
Sustainable Agriculture
(PISAgro)
TAPG is part of the Palm Oil Working Group under PISAgro, a cross-sector collaboration
platform established to promote more sustainable Indonesian agriculture. Within this
group, TAPG plays an active role in assisting smallholder farmers to develop collectively,
from establishing cooperatives and delivering Good Agricultural Practices (GAP)
training to designing innovative financing schemes for rejuvenating plasma plantations.
TAPG also supports farmers in obtaining RSPO and ISPO certifications and facilitates
access to short-term financing for quality fertilizers and herbicides.
PISAgro was founded in 2011 in response to a global appeal by the World Economic
Forum (WEF) in Jakarta, where global leaders underscored the significance of
constructing an inclusive and sustainable agricultural model. Since its inception,
PISAgro has evolved into a platform hosting a diverse array of companies committed to
fostering food security without compromising the future of the planet.
Lewat keanggotaan di GAPKI, TAPG memperkuat kolaborasi di jantung industri kelapa
sawit Indonesia. Beberapa anak usaha TAPG—seperti BBB, FLTI, GBSM, SKM, MIK,
TAN, HPM, DLJ, KSD, EBL, SAWA, MSL, NPN, AAPA, dan YWA, aktif terlibat dalam
kepengurusan, baik di tingkat pusat maupun daerah. Melalui wadah ini, TAPG ikut
mendorong praktik industri sawit yang bertanggung jawab, berdaya saing, dan selaras
Gabungan Pengusaha Kelapa dengan prinsip keberlanjutan.
Sawit Indonesia (GAPKI) Through its membership in GAPKI (Indonesian Palm Oil Association), TAPG enhances
collaboration centered within Indonesia's palm oil industry. Several TAPG subsidiaries—
including BBB, FLTI, GBSM, SKM, MIK, TAN, HPM, DLJ, KSD, EBL, SAWA, MSL, NPN,
AAPA, and YWA—are actively engaged in managing the organization at both national
and regional levels. This forum enables TAPG to advance responsible, competitive, and
sustainable practices across the palm oil sector.
46 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 47
Sekilas TAPG
TAPG at A Glance
Asosiasi Peran Perusahaan
Association Company’s Role
Sebagai anggota KADIN Indonesia, TAPG tidak hanya hadir sebagai peserta, tetapi juga
bagian dari penggerak. TAPG berperan aktif dalam struktur kepemimpinan KADIN, antara
lain sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Pertanian, Ketua Komite Tetap Pengendalian
Daerah Aliran Sungai & Hutan Lindung, serta Ketua Komite Tetap Sarana & Teknologi
Pertanian. Melalui forum ini, TAPG berkontribusi dalam memperkuat kebijakan publik,
mendorong inovasi pertanian, dan memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi berjalan
Kamar Dagang dan Industri seiring dengan keberlanjutan lingkungan.
Indonesia (KADIN) As a member of the Indonesian Chamber of Commerce and Industry (KADIN), TAPG
is not merely a participant but also a vital contributor. It holds influential roles within
KADIN, serving as Deputy Chair for Agriculture, Chair of the Standing Committee for
Watershed Management & Protected Forests, and Chair of the Standing Committee
for Agricultural Facilities & Technology. Through these channels, TAPG endeavors to
strengthen public policies, promote agricultural innovation, and ensure that economic
development aligns with environmental sustainability.
TAPG juga menjadi bagian dari APINDO, wadah yang menyatukan pelaku usaha dari
berbagai sektor. Dalam organisasi ini, TAPG aktif di jajaran kepemimpinan, antara lain
sebagai Dewan Pimpinan Nasional APINDO serta Ketua dan Pengurus Bidang Pertanian
& Kehutanan. Lewat APINDO, TAPG berperan dalam memperkuat hubungan antara
dunia usaha dan pemerintah, membangun iklim bisnis yang sehat, dan memperjuangkan
keberlanjutan sebagai bagian dari strategi pertumbuhan nasional.
Asosiasi Pengusaha Indonesia
TAPG is also an active participant in APINDO, a forum that unites business actors
(APINDO)
across sectors. Within this organization, TAPG holds leadership positions, including
representation on the APINDO National Leadership Council and roles as Chair and
Administrator for the Agriculture & Forestry Sector. This engagement aims to enhance
dialogue between the business community and government entities, fostering a
conducive business environment and advocating for sustainability as an integral
component of national development.
Sebagai anggota IBC, TAPG turut mengambil peran dalam memperkuat daya saing
industri nasional. Presiden Komisaris TAPG juga dipercaya sebagai Board of Trustee IBC
2023–2026, menegaskan komitmen TAPG untuk berkontribusi dalam pengembangan
kebijakan publik yang mendorong kemakmuran dan inovasi. Di ruang kolaborasi seperti
ini, TAPG meyakini bahwa keberlanjutan bukan hanya tanggung jawab satu pihak—
tetapi hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan yang ingin melihat Indonesia
Indonesian Business Council tumbuh secara berkelanjutan.
(IBC) TAPG is a member of the Indonesian Business Council (IBC), contributing to enhancing
Indonesia’s industrial competitiveness. The President Commissioner of TAPG is appointed
to the IBC Board of Trustees for the period 2023–2026, thereby exemplifying TAPG's
commitment to formulating public policies that promote prosperity and innovation. In
such forums, TAPG upholds the belief that sustainability is a collective responsibility—
requiring active participation from all stakeholders invested in Indonesia’s sustainable
growth.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 47
Page 48
48 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 49
STRATEGI
KEBERLANJUTAN TAPG
TAPG Sustainability Strategy
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 49
Page 50
Strategi Keberlanjutan TAPG [GRI 2-22][OJK A.1]
TAPG Sustainability Strategy
MERANGKAI NILAI UNTUK MASA DEPAN CREATING VALUES FOR THE FUTURE
Di tengah tantangan global yang terus berubah, mulai dari Amid ongoing global challenges, from the climate crisis,
krisis iklim, ketimpangan sosial, hingga tekanan terhadap social inequality, and food productivity pressures, TAPG
produktivitas pangan, TAPG melangkah dengan satu is driven by the belief that business growth depends
keyakinan yakni bisnis hanya dapat tumbuh jika bumi on the simultaneous development of the earth and
dan manusia juga tumbuh bersama. its people.
Dengan semangat Building Better Resilience to Driven by the spirit of Building Better Resilience to Achieve
Achieve Excellent Plantations, TAPG membangun Excellent Plantations, TAPG is crafting a sustainability
strategi keberlanjutan yang tak hanya memastikan strategy that guarantees long-term competitiveness
daya saing jangka panjang, tetapi juga menanamkan while promoting humanitarian values and environmental
nilai kemanusiaan dan tanggung jawab lingkungan di responsibility throughout every process.
setiap prosesnya.
MENANAM AKAR KEBERLANJUTAN [OJK F.1] PLANTING THE ROOTS OF SUSTAINABILITY
[OJK F.1]
Visi TAPG untuk menjadi perusahaan perkebunan TAPG’s vision to become the world’s leading plantation
terbaik di dunia diterjemahkan melalui komitmen menuju company is reflected in its commitment to sustainable
kelapa sawit berkelanjutan dan target Netral Karbon palm oil and achieving a Carbon Neutral goal by 2036.
pada tahun 2036. Transformasi ini bukan hanya tentang This transformation is about more than adaptation; it
adaptasi, tetapi tentang membentuk paradigma baru aims to establish a new standard in agribusiness: creating
dalam agribisnis: menghasilkan nilai ekonomi tanpa economic value while maintaining environmental
mengorbankan kelestarian alam dan kesejahteraan sosial . sustainability and social well-being.
Melalui New Journey of TAPG Sustainability, Perseroan Through TAPG’s New Journey of Sustainability, the
memperkuat sistem dan budaya keberlanjutan di Company is enhancing its sustainability systems and
seluruh lini bisnisnya, dari kebun hingga rantai pasok, culture across all business areas, from plantations
dari manajemen puncak hingga masyarakat di sekitar and supply chains to top management and the
area operasional. neighboring communities.
Tautan Kebijakan Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Policy Link
https://tinyurl.com/TAPG-Sawit-Berkelanjutan-2022
50 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 51
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
TIGA PILAR, SATU TUJUAN [GRI 2-22][OJK A.1] THREE PILLARS, ONE GOAL [GRI 2-22][OJK A.1]
Di setiap tahap perjalanan ini, TAPG memusatkan upaya At each stage of this journey, TAPG directs its focus
pada 3 (tiga) pilar utama keberlanjutan: towards 3 (three) fundamental pillars of sustainability:
People – Menguatkan Kehidupan People – Strengthening Lives
Bagi TAPG, manusia adalah inti dari keberlanjutan. Melalui For TAPG, people are at the heart of sustainability.
program DMPA, TAPG menggabungkan pemberdayaan The DMPA program blends community economic
ekonomi masyarakat dengan pencegahan kebakaran empowerment with efforts to prevent forest and
hutan dan lahan. Program ini telah menghadirkan peluang land fires. This program has created new business
usaha baru di bidang peternakan, perikanan, pertanian, opportunities in livestock, fisheries, agriculture, and
hingga wisata desa, menjangkau puluhan ribu warga di village tourism, benefiting tens of thousands of residents
sekitar wilayah operasional. within its operational areas.
Perseroan juga menegakkan penghormatan terhadap The Company also demonstrates respect for human
Hak Asasi Manusia melalui penerapan prinsip PADIATAPA rights by applying the FPIC principle in land management.
dalam pengelolaan lahan. Kesetaraan dan inklusi gender Gender equality and inclusion are ingrained in the
menjadi bagian dari DNA perusahaan, memastikan setiap company’s culture, ensuring all employees, regardless
karyawan, tanpa membedakan latar belakang, memiliki of their background, have equal opportunities to develop
kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkontribusi. and contribute.
Planet — Menjaga Bumi, Menjaga Kehidupan Planet – Protecting the Earth, Protecting Life
Sebagai pelaku utama agribisnis, TAPG memahami As a leading agribusiness company, TAPG recognizes
bahwa keberlangsungan bisnisnya sangat bergantung that the sustainability of its operations heavily relies
pada kesehatan ekosistem. Melalui konservasi kawasan on the health of its ecosystem. Through the Mayong
Hutan Mayong Merapun dan Hutan Sungai Letta, serta Merapun Forest and Letta River Forest conservations, as
pemantauan satwa liar dengan lembaga ahli seperti well as wildlife monitoring with expert organizations such
Ecositrop, TAPG melindungi area dengan NKT dan SKT. as Ecositrop, TAPG safeguards areas with HCV and HCS.
Selain itu, penggunaan teknologi pemantauan cuaca dan Furthermore, the implementation of weather monitoring
sistem pengelolaan sumber daya air berbasis efisiensi technology and an efficiency-based water resource
telah diterapkan untuk menekan dampak perubahan iklim. management system has been carried out to reduce the
Langkah konkret lain terlihat dari pembangunan PLTBg effects of climate change. Another tangible step is the
berbasis limbah cair sawit (POME) di Kalimantan Tengah, construction of a biogas (biogas) power plant (PLTBg)
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 51
Page 52
yang menjadi bukti nyata komitmen TAPG terhadap using palm oil wastewater (POME) in Central Kalimantan,
transisi energi terbarukan dan dekarbonisasi industri. which shows TAPG’s dedication to the renewable energy
shift and industrial decarbonization.
Projek Konservasi bersama CFES di Jambi Conservation Project with CFES in Jambi
TAPG menegaskan komitmennya terhadap keberlanjutan TAPG reaffirmed its commitment to sustainability
melalui program konservasi seluas 303,3 hektare yang through a 303.3-hectare conservation program carried
dijalankan bersama Lembaga Pengelola Hutan Adat out in partnership with the Panglima Pati Customary
Panglima Pati di Desa Air Liki Baru, Jambi. Inisiatif ini Forest Management Institute in Air Liki Baru Village,
merupakan wujud nyata upaya perusahaan dalam Jambi. This initiative exemplifies the company’s
menjaga hutan sebagai penopang kehidupan masyarakat dedicated efforts to protect forests as a vital resource
sekaligus pelindung keseimbangan ekosistem. for communities and to maintain ecological balance.
Sejak diluncurkan pada 2024, program ini terus diperkuat Since its inception in 2024, the program has been
dan dikembangkan sebagai bagian dari visi jangka panjang consistently strengthened and expanded as part of
TAPG dalam menghadirkan pengelolaan hutan yang TAPG’s long-term objective to promote sustainable and
lestari dan berdampak. Dengan pendekatan kolaboratif, impactful forest management. Through a collaborative
TAPG berupaya menciptakan nilai berkelanjutan yang approach, TAPG aspires to generate comprehensive
utuh bagi lingkungan, masyarakat, dan masa depan yang sustainable value for the environment, local communities,
lebih lestari. and a more sustainable future.
Prosperity — Menumbuhkan Nilai yang Berkelanjutan Prosperity — Fostering Sustainable Value
Kemakmuran yang berkelanjutan bagi TAPG berarti For TAPG, sustainable prosperity means balancing profit
membangun keseimbangan antara profit dan tanggung with social responsibility.
jawab sosial.
Melalui kemitraan dengan 62 koperasi dan 15 kelompok By the end of 2025, TAPG has partnered with 62
tani plasma yang melibatkan lebih dari 11.900 kepala cooperatives and 15 scheme smallholder groups,
keluarga per akhir 2025, TAPG membina petani untuk supporting over 11,900 families. TAPG mentors
menerapkan prinsip GAP, sekaligus mendukung program smallholders in implementing GAP principles and
replanting bagi kebun yang tidak lagi produktif. supports replanting efforts for unproductive plantations.
Perseroan juga menargetkan 100% ketelusuran rantai TAPG also aims for 100% traceability in its palm oil
pasok minyak sawit pada 2026, memastikan setiap supply chain by 2026, ensuring every fresh fruit bunch
tandan buah segar yang dihasilkan berasal dari sumber it produces comes from responsible and ethical sources.
yang bertanggung jawab dan beretika.
Bagi TAPG, keberlanjutan ibarat menenun nilai dari setiap tindakan, baik itu nilai
ekonomi bagi pemegang saham, nilai sosial bagi masyarakat, dan nilai ekologis bagi
bumi yang diwariskan ke generasi berikutnya. Langkah-langkah kecil di lapangan hari
ini adalah investasi bagi masa depan yang lebih lestari.
For TAPG, sustainability means weaving value into every action, whether economic for shareholders,
social for the community, or ecological for the planet, which benefits future generations. Small
efforts today are investments in a more sustainable future.
MENCIPTAKAN NILAI UNTUK SEMUA CREATING VALUE FOR ALL
Setiap langkah TAPG adalah bagian dari ekosistem Every step taken by TAPG is part of a connected
nilai yang saling terhubung, menciptakan manfaat bagi value ecosystem that benefits shareholders through
pemegang saham melalui profitabilitas yang sehat, bagi strong profitability, supports communities through
masyarakat melalui pemberdayaan sosial, dan bagi bumi social empowerment, and helps the planet through
melalui konservasi yang berkelanjutan. sustainable conservation.
Dalam pandangan TAPG, keberlanjutan bukan sekadar In TAPG’s perspective, sustainability is not just a set of
serangkaian kebijakan, tetapi sebuah perjalanan yang policies but a journey that combines ethics, innovation,
52 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 53
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
menyatukan etika, inovasi, dan empati. Sebab bagi and empathy. For TAPG, a sustainable future should not
TAPG, masa depan yang berkelanjutan tidak hanya only be planned but also nurtured, like a seed that grows
perlu direncanakan, tetapi juga ditanam, seperti into a tree of life for future generations.
benih yang tumbuh menjadi pohon kehidupan bagi
generasi mendatang.
TOPIK MATERIAL: MEMAHAMI DAMPAK, MATERIAL TOPICS: UNDERSTANDING
MENENTUKAN ARAH IMPACT, DETERMINING DIRECTION
Keberlanjutan bukan hanya tentang apa yang dilakukan, Sustainability is about more than just actions; it also
tetapi juga mengapa dan bagaimana dampaknya includes understanding the reasons and ways the impact
dirasakan. Bagi TAPG, memahami topik material berarti occurs. For TAPG, knowing material topics means staying
mengenali denyut nadi dari setiap aktivitas bisnis, dari attuned to every business activity, from the farm to the
kebun hingga masyarakat, dari bumi hingga generasi community, from the planet to future generations. With
mendatang. Dengan kesadaran itu, TAPG terus this awareness, TAPG continually updates its strategies
memperbarui pendekatan untuk mengidentifikasi, for identifying, prioritizing, and managing the issues that
memprioritaskan, dan mengelola isu-isu yang paling most affect the economy, the environment, and people.
berpengaruh terhadap ekonomi, lingkungan, dan manusia.
Menentukan Topik yang Paling Material [GRI 3-1] Determining the Most Material Topics [GRI 3-1]
Menentukan topik material bukan sekadar daftar Identifying material topics goes beyond simply listing
kewajiban pelaporan; bagi TAPG, ini adalah proses reporting obligations; for TAPG, it is a thoughtful process
reflektif, menyelami hubungan antara bisnis dan that examines how the business relates to its broader
dampaknya terhadap dunia. impact.
Dalam laporan 2025, TAPG menerapkan empat In the 2025 report, TAPG applies four stages of materiality,
tahapan materialitas dengan pendekatan berbasis using a collaborative and evidence-based method by
bukti dan kolaborasi dengan menyebarkan kuesioner distributing questionnaires to stakeholders:
ke pemangku kepentingan:
Tahapan Deskripsi Pendekatan TAPG Hasil Utama
No.
Stage Description of TAPG Approach Main Results
TAPG memetakan potensi dampak positif dan
negatif di seluruh rantai bisnis, termasuk hak asasi
Beberapa isu keberlanjutan
manusia dan hubungan dengan masyarakat sekitar.
Identifikasi teridentifikasi.
1 TAPG recognizes possible positive and negative
Identification Several sustainability issues
effects across the entire business chain, including
were identified.
issues related to human rights and interactions with
local communities.
Survei materialitas dilakukan dengan melibatkan
berbagai pemangku kepentingan, mulai dari
karyawan, masyarakat, pelanggan, mitra bisnis, 20 topik ditetapkan sebagai
Prioritisasi regulator, hingga pakar lingkungan. prioritas utama.
2
Prioritization The materiality survey engages a range of 20 topics were identified as
stakeholders, including employees, communities, top priorities.
customers, business partners, regulators, and
environmental experts.
Hasil survei dianalisis dan divalidasi oleh Tim
Keberlanjutan dan Direksi TAPG, memastikan Matriks materialitas disetujui
keseimbangan antara kepentingan bisnis dan sosial. untuk pelaporan 2025.
Analisis & Validasi
3 The survey results are reviewed and validated A materiality matrix was
Analysis & Validation
by the Sustainability Team and TAPG's Board of approved for the 2025
Directors, ensuring a balance between business reporting.
and social interests.
Pemantauan efektivitas dan umpan balik pemangku
kepentingan menjadi dasar perbaikan berkelanjutan Penyesuaian indikator GRI dan
Evaluasi Berkelanjutan setiap tahun. SDGs.
4
Continuous Evaluation Monitoring effectiveness and stakeholder feedback Adjustment of GRI and SDGs
serve as the foundation for continuous annual indicators.
improvements.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 53
Page 54
Pemangku kepentingan yang terlibat antara lain adalah
pemegang saham, regulator, karyawan, mitra bisnis, Stakeholders involved are shareholders, regulators,
masyarakat lokal, lembaga swadaya masyarakat, media, employees, business partners, local communities, non-
serta akademisi, dan pakar keberlanjutan. governmental organizations, media, also academics and
sustainability experts.
Perspektif Bisnis Perseroan Perspektif Para Pemangku
Company’s Business Perspective Kepentingan
Shareholders’ Perspective
1
Identifikasi
Identification
20
Topik Teridentifikasi
Identified Topics
2
Prioritisasi
Prioritization
24
Respon Survei Diterima
Accepted Survey Response
3
Analisa
Analysis
Penyusunan Matriks Topik Material
Composition of Material Topics Matrix
4
Validasi
Validation
Persetujuan Manajemen atas Topik Material
Management Approval of Material Topics
Strategi dan Inisiatif Keberlanjutan Pendekatan Manajemen Pelaporan
Sustainability Strategies and Initiatives Management Approach Reporting
Kami tidak hanya mendengarkan apa yang diharapkan, tetapi juga mempelajari apa
yang dibutuhkan oleh lingkungan dan masyarakat di sekitar kami.
We not only pay attention to what is expected of us but also understand the needs of the
environment and society around us.
54 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 55
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Daftar Topik Material [GRI 3-2]
Berdasarkan hasil pemetaan dan validasi, TAPG List of Material Topics [GRI 3-2]
menetapkan 20 topik material yang dikelompokkan ke Based on the mapping and validation results, TAPG has
dalam 4 (empat) aspek keberlanjutan utama yakni People, identified 20 material topics categorized into 4 (four)
Planet, Prosperity, dan Governance. key sustainability areas: People, Planet, Prosperity,
and Governance.
Tabel berikut menampilkan ringkasan topik material
dan batasan (boundary) dampaknya di seluruh aktivitas The following table provides a summary of the material
bisnis Perseroan: topics and their impact boundaries across the Company’s
business activities:
Batasan
Boundaries
Mengapa Topik ini Nomor
Topik Material
Material Disclosure Industri
Material Topics Perkebunan
Why is This Topic Disclosure Perkebunan Pengolahan
[GRI 3-2] Kelapa
Material Number Karet Kelapa Sawit
Sawit
Rubber Palm Oil
Oil Palm
Plantation Processing
Plantation
Industry
Berdampak signifikan pada:
Significantly impacts to the:
LINGKUNGAN (PLANET)
Upaya beradaptasi atas
beragam risiko dari
Aksi Dampak
dampak perubahan
Perubahan Iklim GRI Sector
iklim. √ √ √
Climate Change Action Disclosure
Adaptation measures to
deal with the climate-
related risks.
Upaya menjaga
kelestarian alam
Konservasi Hutan dan di sekitar wilayah
Keanekaragaman Hayati operasional. GRI Sector
Forests and Environmental Disclosure, OJK √ √
Biodiversity protection and F.9, F.10
Conservations preservation initiatives
around the Company’s
operational areas
Penerapan zero burning
dan upaya pencegahan
Pencegahan dan kebakaran hutan di
Pengelolaan Kebakaran wilayah operasional.
GRI Sector
Fire Prevention and Implementation of √ √
Disclosure
Management zero burning and forest
fire prevention in the
Company’s operational
areas
Mengukur, memonitor
dan mengurangi emisi di
Pengurangan Emisi wilayah operasional. GRI 305-1, 305-
Emissions Reduction Measuring, monitoring, 2, 305-4, OJK √ √ √
and reducing emissions F.11, F.12
in the Company’s
operational area
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 55
Page 56
Batasan
Boundaries
Mengapa Topik ini Nomor
Topik Material
Material Disclosure Industri
Material Topics Perkebunan
Why is This Topic Disclosure Perkebunan Pengolahan
[GRI 3-2] Kelapa
Material Number Karet Kelapa Sawit
Sawit
Rubber Palm Oil
Oil Palm
Plantation Processing
Plantation
Industry
Wujud komitmen untuk
menerapkan aspek
Sertifikasi
keberlanjutan dalam
Keberlanjutan
bisnis Perseroan. GRI Sector
Sustainability √ √
The commitment Disclosure
Certifications
to implementing
sustainability efforts in
the Company’s business
Meminimalisir
penggunaan pupuk,
Penggunaan Pupuk, pestisida dan bahan
Pestisida dan Bahan kimia untuk menghindari
Kimia adanya kontaminasi dan
GRI Sector
Use of Fertilizers, polusi. √ √
Disclosure
Pesticides, and Minimizing the use of
Chemicals fertilizers, pesticides,
and other chemicals to
avoid contamination
and pollution
Mengelola limbah
dengan menerapkan
reduce, reuse, dan
Pengelolaan Limbah GRI 306-1, 306-
recycle.
Waste Management 2, OJK F.13, F.14, √
Waste management
F.15
through the 3Rs
initiatives (reduce, reuse
and recycle)
Mengelola air dan
Pengelolaan Air air limbah untuk
dan Air Limbah menghindari adanya
Water and polusi. GRI 303-1, OJK
√ √ √
Wastewater Water and wastewater F.8
Treatment management with
the aim of reducing
pollution
Mengukur penggunaan
energi dan upaya
Penggunaan Energi
efisiensi energi. GRI 302-3, OJK
Energy Use √
Measuring the energy F.6, F.7
consumption and
efficiency
56 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 57
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Batasan
Boundaries
Mengapa Topik ini Nomor
Topik Material
Material Disclosure Industri
Material Topics Perkebunan
Why is This Topic Disclosure Perkebunan Pengolahan
[GRI 3-2] Kelapa
Material Number Karet Kelapa Sawit
Sawit
Rubber Palm Oil
Oil Palm
Plantation Processing
Plantation
Industry
SOSIAL (PEOPLE)
Mengembangkan
masyarakat sekitar
Hubungan dan
melalui program
Pemberdayaan
pemberdayaan.
Masyarakat GRI 413-1, OJK
Supporting the √ √
Community Relations F.25
local communities’
and Empowerment
development through
the empowerment
programs
Memastikan pemenuhan
Hak Masyarakat dan hak masyarakat dan
Penduduk Asli penduduk asli setempat.
Rights of Communities Ensuring the fulfillment GRI 411-1 √ √
and Indigenous People of the rights of local
communities and
indigenous people
Memastikan penyediaan
Kesehatan dan
lingkungan kerja yang
Keselamatan Kerja GRI 403-1, 403-
aman dan sehat.
Occupational Health 2, 403-4, OJK √ √ √
Ensuring the provision
and Safety F.21
of safe and healthy work
environment
Meningkatkan
kompetensi SDM melalui
Pelatihan dan program pelatihan dan
GRI 404-1, 404-
Pendidikan Pendidikan.
2, 404-3, OJK √ √ √
Training and Education Improving human
F.22
capital competencies
through training and
education programs
Memastikan pemenuhan
HAM dan menjaga
Hubungan Kerja dan
hubungan kerja yang
Hak Asasi Manusia
baik. GRI 412-1, 412-
Labor Relations and √ √ √
Ensuring the fulfillment 2, 412-3
Human Rights
of human rights as well
as maintaining good
working relationships
Menghargai
keberagaman dan
Keberagaman dan melibatkan pekerja
Pelibatan Pekerja dalam memberikan
GRI 405-1, 405-
Employee Diversity masukan. √ √ √
2, 406-1
and Inclusion Respect for diversity
and encouraging the
employees to provide
feedbacks
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 57
Page 58
Batasan
Boundaries
Mengapa Topik ini Nomor
Topik Material
Material Disclosure Industri
Material Topics Perkebunan
Why is This Topic Disclosure Perkebunan Pengolahan
[GRI 3-2] Kelapa
Material Number Karet Kelapa Sawit
Sawit
Rubber Palm Oil
Oil Palm
Plantation Processing
Plantation
Industry
Melibatkan supplier
Pelibatan Supplier melalui program
Supplier Inclusiveness smallholder GRI 414-1 √ √ √
Involving suppliers in
the smallholder program
Meningkatkan
ketelusuran rantai
Ketelusuran Rantai pasokan sesuai prinsip
Pasokan keberlanjutan.
GRI 204-1 √ √ √
Supply Chain Improving supply chain
Traceability traceability according
to the sustainability
principles
Kualitas dan Keamanan Memastikan kualitas dan
Produk keamanan produk. GRI 416-1, 416-
√ √ √
Product Quality and Ensuring product quality 2, OJK F.27
Safety and safety
EKONOMI (PROSPERITY)
Meningkatkan kinerja
Perseroan baik dari
aspek operasional
Kinerja Perseroan maupun keuangan. GRI 201-1, 201-
Company Performance Enhancing the 3, 203-1, OJK √ √ √
Company’s F.2, F.3
performance both in
operational and financial
aspects
TATA KELOLA (GOVERNANCE)
Memastikan kepatuhan
Tata Kelola dan Etika terhadap peraturan
Bisnis perundang-undangan GRI 102 , OJK
Governance and yang berlaku. E.1, E.2, E.3, E.4, √ √ √
Business Ethics Ensuring compliance to E.5
the prevailing laws and
regulations
Terdapat perubahan pada topik dengan materialitas tinggi
dari sebelumnya berjumlah 8 di tahun 2024 menjadi 10 There is an increase in topics with high materiality from
di tahun 2025, dengan penambahan prioritas pada topik eight in 2024 to ten in 2025, with additional emphasis on
Pengelolaan Air dan Air Limbah, serta Konservasi Hutan Water and Wastewater Management, as well as Forest
& Keanekaragaman Hayati. Conservation and Biodiversity.
58 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 59
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Tingkat Materialitas
Grafik berikut ini memberikan gambaran mengenai Materiality Level
tingkat materialitas topik/isu yang dilaporkan. This following matrix represents the materiality level of
reported topics/issues.
High A-4
A-8
A-5
A-9 A-2 A-1
Financial Materiality
B-1
Medium
B-5
B-2
B-6 B-3 A-6 A-3
C-1 A-10
B-7 A-7
C-3
C-2
Low
B-4
Impact Materiality
A. Kategori Materialitas Tinggi | High Materiality Category:
1. Pencegahan dan Pengelolaan Kebakaran
2. Kesehatan dan Keselamatan Kerja 1. Fire Prevention and Management
3. Sertifikasi Keberlanjutan 2. Occupational Health and Safety
4. Hubungan dan Pemberdayaan Masyarakat 3. Sustainability Certifications
5. Hak Masyarakat dan Penduduk Asli 4. Community Relations and Empowerment
6. Aksi Dampak Perubahan Iklim 5. Rights of Communities and Indigenous People
7. Ketelusuran Rantai Pasokan 6. Climate Change Action
8. Tata Kelola dan Etika Bisnis 7. Supply Chain Traceability
9. Pengelolaan Air dan Air Limbah 8. Governance and Business Ethics
10. Konservasi Hutan dan Keanekaragaman Hayati 9. Water and Wastewater Treatment
10. Forests and Biodiversity Conservations
B. Kategori Material Sedang | Medium Materiality Category:
1. Pelatihan dan Pendidikan
2. Pengelolaan Limbah 1. Training and Education
3. Penggunaan Pupuk, Pestisida, dan Bahan Kimia 2. Waste Management
4. Hubungan Kerja dan Hak Asasi Manusia 3. Use of Fertilizers, Pesticides, and Chemicals
5. Kinerja Perseroan 4. Labor Relations and Human Rights
6. Kualitas dan Keamanan Produk 5. Company Performance
7. Penggunaan Energi 6. Product Quality and Safety
7. Energy Use
C. Kategori Material Rendah | Low Materiality Category:
1. Keberagaman dan Pelibatan Pekerja
2. Pelibatan Supplier 1. Employee Diversity and Inclusion
3. Pengurangan Emisi 2. Supplier Inclusiveness
3. Emissions Reduction
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 59
Page 60
Pengelolaan dan Pemantauan Topik Material [GRI 3-3]
Bagi TAPG, setiap topik material adalah kompas strategis. Management and Monitoring of Material Topics [GRI 3-3]
Komitmen ini diterjemahkan menjadi serangkaian For TAPG, each material topic acts as a strategic guide.
kebijakan, aksi nyata, serta pemantauan terukur melalui This commitment results in a set of policies, specific
indikator ESG dan SDGs. actions, and measurable tracking using ESG and
SDG indicators.
Pelibatan
Kebijakan & Indikator &
Dampak & Aksi & Pengelolaan Pemangku
Topik Material Komitmen Pemantauan
Risiko Actions & Kepentingan
Material Topics Policies & Indicators &
Impacts & Risks Management Stakeholder
Commitments Monitoring
Engagement
• Sistem EWS
untuk pemantauan
titik api.
• Patroli rutin
bersama KTPA.
• Pelatihan
Penanggulangan
Karhutla rutin
bersama KTPA.
• Program reward
• Jumlah hotspot
bagi desa bebas
menurun >90%
kebakaran.
dibanding
• Apel siaga Karhutla
baseline 2020.
bersama pemangku
• 100% area Kolaborasi
Risiko kebakaran kepentingan.
operasional dengan KTPA,
hutan dan lahan • Simulasi
memiliki tim desa sekitar,
(karhutla) yang Penanggulangan
Satgas Karhutla Manggala Agni,
berdampak pada Karhutla per
Komitmen Zero aktif. dan pemerintah
pencemaran quarter.
Burning Policy • Laporan berkala daerah untuk
lingkungan, • Pemenuhan
dalam Kebijakan ke Dinas terkait, edukasi dan
gangguan Sistem Sarana dan
Kelapa Sawit baik daerah mitigasi
1. Pencegahan kesehatan Prasarana Karhutla
Berkelanjutan maupun pusat. karhutla.
dan Pengelolaan masyarakat, dan sesuai regulasi.
TAPG (2022). • The number of Partnering
Kebakaran produksi. • EWS system
Zero Burning hotspots has with KTPA,
Fire Prevention The risk of for hotspot
Policy decreased by surrounding
and Management forest and land monitoring.
Commitment more than 90% villages,
fires (karhutla) • Routine patrols
in the TAPG compared to the Manggala
adversely affects with KTPA.
Sustainable Palm 2020 baseline. Agni, and local
environmental • Regular forest
Oil Policy (2022). • All operational governments
pollution, and land fire
areas now have on forest
disrupts public management
an active forest and land fire
health, and training with KTPA.
and land fire task education and
production. • Reward program
force team. mitigation.
for villages
• Regular reports
free of fires.
are submitted to
• Forest and land fire
both regional and
alert roll call with
central agencies.
stakeholders.
• Quarterly
simulations for
forest and land fire
management.
• Maintenance of
forest and land
fire infrastructure
systems according
to regulations.
60 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 61
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Pelibatan
Kebijakan & Indikator &
Dampak & Aksi & Pengelolaan Pemangku
Topik Material Komitmen Pemantauan
Risiko Actions & Kepentingan
Material Topics Policies & Indicators &
Impacts & Risks Management Stakeholder
Commitments Monitoring
Engagement
• Program Safety
Campaign & Safety
Training di seluruh
site.
Pekerja,
• Audit dan Safety • Zero fatality
kontraktor,
Patrol Tematik • Jumlah
dan mitra kerja
(STOP-9). kecelakaan kerja
Potensi terlibat aktif
Kebijakan TMS • Penghargaan dan ≤ target 0,1 per
kecelakaan dalam forum
– Safety serta sanksi berbasis 200.000 jam
kerja dan risiko K3, pelatihan,
penerapan performa K3. kerja.
2. Kesehatan dan keselamatan dan audit
prinsip Zero • Kiken Yochi Training. • Audit K3
Keselamatan pekerja di partisipatif.
Accident. • Safety Campaign triwulanan.
Kerja (K3) lapangan dan Workers,
TMS – Safety and Safety • Zero fatalities
Occupational pabrik. contractors,
Policy and the Training Programs • Number of
Health and Potential and partners
implementation implemented across workplace
Safety (OHS) safety risks are actively
of the Zero all sites. accidents ≤
and workplace engaged in
Accident • Thematic Safety target of 0.1 per
accidents in the OHS forums,
principle. Patrol Audits and 200,000 work
field and factory. training
STOP-9 Audits hours.
sessions, and
conducted • Quarterly OHS
participatory
regularly. audits.
audits.
• Rewards and
sanctions based on
OHS performance.
• Kiken Yochi Training
• 100% prasyarat
• Pendampingan sertifikasi ISPO &
unit usaha menuju RSPO terpenuhi. Kolaborasi
sertifikasi. • Progress RSPO dengan
Kebutuhan • Pelatihan penerapan meningkat 10% GAPKI, auditor
sertifikasi standar RSPO/ISPO. per tahun. independen,
Komitmen TAPG
berkelanjutan • Audit eksternal • Laporan audit dan NGO sektor
untuk mencapai
untuk menjaga tahunan oleh eksternal sawit untuk
100% sertifikasi
3. Sertifikasi kredibilitas dan lembaga tersampaikan pemantauan
ISPO & RSPO
Keberlanjutan akses pasar independen. ke Direksi. implementasi
pada 2026.
(ISPO/RSPO) global. • Providing support • Fully meeting all standar.
TAPG’s
Sustainability The needs of to business units for ISPO and RSPO Collaborating
commitment is
Certification sustainable certification. certification with GAPKI,
to achieve 100%
(ISPO/RSPO) certification • Training on requirements. independent
ISPO and RSPO
to maintain implementing • Increasing RSPO auditors, and
certification by
credibility and RSPO/ISPO progress by 10% NGOs in the
2026.
access global standards. annually. palm oil sector
markets. • Annual external • Submitting to monitor
audits by external audit standard
independent reports to implementation.
organizations. the Board of
Directors.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 61
Page 62
Pelibatan
Kebijakan & Indikator &
Dampak & Aksi & Pengelolaan Pemangku
Topik Material Komitmen Pemantauan
Risiko Actions & Kepentingan
Material Topics Policies & Indicators &
Impacts & Risks Management Stakeholder
Commitments Monitoring
Engagement
• Program DMPA:
pertanian,
peternakan,
perikanan, UMKM,
dan wisata desa.
• Beasiswa
pendidikan dan
peningkatan
kapasitas guru
honorer. Masyarakat
• Program kesehatan: • 20+ desa binaan lokal, kepala
posyandu, air aktif. desa, LSM lokal,
bersih, stunting • 15% peningkatan dan pemerintah
prevention, program pendapatan kabupaten
Risiko sosial Kebijakan
SEHATI (Susu Sehat masyarakat lokal. dalam
akibat CSR dan
Bernutrisi), dan • Evaluasi dampak pelaksanaan
ketimpangan DMPA sebagai
4. Hubungan dan PONDASI (Program sosial tahunan dan evaluasi
ekonomi platform utama
Pemberdayaan Renovasi dan melalui SIA. program.
dan konflik pengembangan
Masyarakat Sanitasi). • 20+ active Local
kepentingan masyarakat.
Community • DMPA programs: assisted villages. communities,
lahan. CSR and DMPA
Relations and agriculture, • A 15% increase village heads,
Social risks policies serve as
Empowerment livestock, fisheries, in local NGOs, and
from economic key platforms
MSMEs, and village community district
inequality and for community
tourism. income. governments
land conflicts. development.
• Educational • Annual social participate
scholarships and impact in program
capacity-building evaluations implementation
initiatives for through SIA. and
honorary teachers. assessments.
• Health programs:
posyandu, clean
water, stunting
prevention, the
SEHATI (Susu Sehat
Bernutrisi) program,
and PONDASI
(Program Renovasi
dan Sanitasi).
62 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 63
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Pelibatan
Kebijakan & Indikator &
Dampak & Aksi & Pengelolaan Pemangku
Topik Material Komitmen Pemantauan
Risiko Actions & Kepentingan
Material Topics Policies & Indicators &
Impacts & Risks Management Stakeholder
Commitments Monitoring
Engagement
• Sosialisasi kebijakan
HAM dan FPIC.
• Mediasi berbasis
dialog terbuka
• 0 kasus Masyarakat
dengan masyarakat
pelanggaran adat, tokoh
adat.
HAM dilaporkan. lokal, dan
• Kajian sosial & peta
Risiko konflik • 100% lembaga adat
partisipatif untuk
sosial dan proyek baru dilibatkan
Komitmen pemetaan wilayah
pelanggaran menerapkan dalam setiap
terhadap adat.
5. Hak Masyarakat HAM terkait kajian FPIC proses
Prinsip FPIC/ • Promoting
dan Penduduk kepemilikan sebelum perencanaan
PADIATAPA. awareness of
Asli lahan. aktivitas dimulai. lahan.
Commitment human rights and
Community Risks of social • Zero reported Indigenous
to the Principle FPIC policies.
and Indigenous conflict and cases of 0 rights communities,
of Free, Prior, • Facilitating open
Peoples' Rights human rights violations. local leaders,
and Informed dialogue-based
violations • 100% of new and customary
Consent (FPIC). mediation with
related to land projects institutions
indigenous
ownership. perform FPIC are involved
communities.
assessments in every land
• Conducting
before starting planning
social studies
activities. process.
and participatory
mapping to
identify indigenous
territories.
• 0 kasus
pelanggaran Pemegang
• Pelatihan etika
etika. saham,
bisnis bagi seluruh
Risiko reputasi • 100% regulator,
karyawan.
dan kepatuhan karyawan telah dan karyawan
• Mekanisme WBS.
hukum akibat menandatangani melalui sistem
Kebijakan GCG • Audit kepatuhan
pelanggaran Kode Etik. WBS dan audit
6. Tata Kelola dan dan Kode Etik internal setiap
integritas bisnis. • Laporan audit independen.
Etika Bisnis TAPG. semester.
Reputational GCG tahunan. Shareholders,
Governance and TAPG GCG • Business ethics
and legal • 0 cases of ethics regulators, and
Business Ethics Policy and Code training for all
compliance risks violations. employees
of Ethics. employees.
due to business • 100% of through
• WBS mechanism.
integrity employees have the WBS
• Internal compliance
violations. signed the Code system and
audits every 6
of Ethics. independent
months.
• Annual GCG audits.
audit report.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 63
Page 64
Pelibatan
Kebijakan & Indikator &
Dampak & Aksi & Pengelolaan Pemangku
Topik Material Komitmen Pemantauan
Risiko Actions & Kepentingan
Material Topics Policies & Indicators &
Impacts & Risks Management Stakeholder
Commitments Monitoring
Engagement
• Penerapan metode Kolaborasi
konservasi lahan & dengan
efisiensi energi. pemerintah,
Komitmen • Pembangunan lembaga riset,
menuju Netral PLTBg dan methane • Penurunan emisi dan mitra
Risiko
Karbon 2036 dan capture. GRK ≥17% pada ESG dalam
produktivitas
implementasi • Pengelolaan air & 2030. pengembangan
akibat perubahan
NDPE (No drainase adaptif. • 100% site inisiatif rendah
cuaca ekstrem,
7. Aksi Dampak Deforestation, • Implementation of memiliki baseline karbon.
banjir, dan
Perubahan Iklim No Peat, No land conservation GHG emission. Collaborate
kekeringan.
Climate Change Exploitation). and energy • Reduce GHG with
Productivity
Impact Action Commitment efficiency emissions by government,
risks due to
to Carbon strategies. ≥17% by 2030. research
extreme weather
Neutrality • Construction of • Achieve baseline institutions,
changes, floods,
by 2036 and biogas power GHG emissions and ESG
and droughts.
implementation plants and methane on 100% of sites. partners
of NDPE capture. to develop
• Adaptive water low-carbon
and drainage initiatives.
management.
• Implementasi Petani plasma,
sistem digital koperasi,
traceability kelompok tani
platform. dan supplier
• Pelatihan GAP untuk independen
petani plasma & dalam forum
independen. • 100% target traceability
Risiko Komitmen 100% • Monitoring 2026. dan kemitraan
ketidakpatuhan traceability ke transparansi rantai • Audit tahunan berkelanjutan.
NDPE dan kebun dan pabrik pasok. pemasok Involve scheme
8. Ketelusuran
keterlacakan pada 2026. • Implementasi modul independen. smallholders,
Rantai Pasokan
bahan baku. Commitment to EUDR. • Achieve 100% cooperatives,
Supply Chain
Risk of NDPE 100% traceability • Digital traceability target by 2026. farmer
Traceability
non-compliance to plantations platform system • Conduct groups, and
and raw material and mills by implementation. annual audits independent
traceability. 2026. • GAP training of independent suppliers in a
for scheme and suppliers. traceability and
independent sustainable
smallholders. partnership
• Monitoring supply forum.
chain transparency.
• Implementation of
the EUDR module.
64 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 65
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Pelibatan
Kebijakan & Indikator &
Dampak & Aksi & Pengelolaan Pemangku
Topik Material Komitmen Pemantauan
Risiko Actions & Kepentingan
Material Topics Policies & Indicators &
Impacts & Risks Management Stakeholder
Commitments Monitoring
Engagement
• Pengoperasian Perseroan
Perseroan instalasi pengolahan berkoordinasi
• Total
berkomitmen air limbah (IPAL). dengan
penggunaan
mengelola • Pemantauan kualitas pemerintah,
Pengelolaan air operasional
penggunaan air air dan limbah cair masyarakat
air dan limbah 3.261.040 m3
dan pengolahan secara berkala. sekitar,
cair yang tidak • Volume limbah
limbah • Penerapan efisiensi dan pihak
optimal dapat cair yang diolah
cair secara penggunaan air terkait dalam
memengaruhi 2.275.007 m3
bertanggung dalam operasional. pemantauan
kualitas • Hasil uji kualitas
jawab sesuai • Pelatihan karyawan serta
sumber daya limbah cair
regulasi terkait pengelolaan pengelolaan
air, ekosistem, terhadap baku
9. Pengelolaan Air dan praktik air dan limbah. kualitas air
serta kepatuhan mutu berada
dan Air Limbah keberlanjutan • Operating di wilayah
terhadap regulasi pada ambang
Water and industri kelapa wastewater operasional.
lingkungan. batas normal.
Wastewater sawit. treatment plants The Company
Ineffective water • Total water used
Management The Company (WWTPs). coordinates
and wastewater in operations:
is committed • Conducting regular with the
management 3,261,040 m3
to responsible monitoring of water government,
can harm water • Volume
water use and and wastewater local
resources, of treated
wastewater quality. communities,
ecosystems, and wastewater:
treatment, • Applying efficient and other
compliance with 2,275,007 m3
following water use in stakeholders
environmental • Wastewater
regulations and operations. to monitor
laws. test results
sustainable • Employee training and manage
meet quality
practices in the on water and water quality
standards.
palm oil sector. wastewater in operational
management. areas.
• Luas area
konservasi
• Identifikasi dan yang dikelola
perlindungan area 26.446,81 ha.
Perseroan
konservasi (HCV). • Jumlah spesies Perseroan
berkomitmen
• Pemantauan flora flora dan bekerja sama
melindungi
dan fauna di area fauna yang dengan
kawasan bernilai
Kegiatan operasional. teridentifikasi lembaga terkait
konservasi
operasional • Pengelolaan telah dan masyarakat
dan menjaga
berpotensi kawasan konservasi disampaikan. dalam
keanekaragaman
memengaruhi dan habitat alami. • Frekuensi mendukung
hayati melalui
habitat alami dan • Edukasi konservasi pemantauan perlindungan
praktik
10. Konservasi keanekaragaman bagi karyawan dan keanekaragaman habitat dan
pengelolaan
Hutan dan hayati di masyarakat. hayati secara pengelolaan
lingkungan yang
Keanekaragaman sekitar wilayah • Identification berkala. kawasan
berkelanjutan.
Hayati operasional. and protection of • The area of konservasi.
The Company
Forest Operational conservation areas managed The Company
is committed
Conservation activities may (HCVs). conservation collaborates
to safeguarding
and Biodiversity affect the • Monitoring flora areas is with relevant
conservation
natural habitats and fauna within 26,446.81 ha. institutions and
areas and
and biodiversity operational areas. • The number the community
preserving
around the • Managing of identified to promote
biodiversity by
operational conservation areas flora and fauna habitat
implementing
areas. and natural habitats. species has protection
sustainable
• Providing been reported. and manage
environmental
conservation • The frequency conservation
management
education for of regular areas.
practices.
employees and the biodiversity
community. monitoring has
been conducted
regularly.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 65
Page 66
Prioritas dan Progress Keberlanjutan Kami
Perseroan telah meluncurkan roadmap sustainability Our Sustainability Priorities and Progress
dalam rangka mencapai target Netral Karbon pada The Company launched a sustainability roadmap to
tahun 2036. Berikut dibawah ini adalah prioritas, target achieve its carbon neutrality target by 2036. A report
dengan rentang waktu serta progress yang telah dicapai on the Company’s priorities, targets with a timeframe,
Perseroan di tahun 2025. and progress in 2025 is as follows:
Dukungan
terhadap
Prioritas Target Progress Tahun 2025
SDGs
Priority Target Progress in 2025
Contribution
to the SDGs
PLANET
Melaksanakan penilaian Seluruh anak perusahaan TAPG telah
NKT-SKT terpadu untuk dilakukan Penilaian NKT-SKT Terintegrasi dan
semua wilayah operasional mendapatkan status "Satisfactory" dari HCVRN
Perseroan. 100%.
Conducted integrated All TAPG subsidiaries have completed an
assessments of HCV and Integrated HCV-HCSA Assessment and
HCS for the Company's received a 100% "Satisfactory" status from the
operational areas. HCVRN.
100% perusahaan anak yang memenuhi
prasyarat telah tersertifikasi ISPO.
Catatan: 4 perusahaan anak masih dalam proses
pemenuhan prasyarat sertifikasi ISPO.
Seluruh anak perusahaan
tersertifikasi 100% ISPO/
23% pabrik kelapa sawit telah tersertifikasi RSPO.
RSPO pada 2026.
All subsidiaries will be fully
All subsidiaries that meet the requirements are
ISPO/RSPO certified by
100% ISPO certified.
2026.
Note: 4 subsidiaries are still working on meeting
Manajemen
ISPO certification standards.
Lingkungan
Environmental
23% of palm oil mills are RSPO certified.
Management
Perseroan telah menjalankan aktivitas
operasionalnya sesuai dengan komitmen NDPE
(No deforestation, no peat, and no exploitation).
Pada 2025, perusahaan telah mengembangkan
sistem monitoring deforestasi (Deforestation
Alert) untuk mendeteksi secara cepat dan aktual
apabila terdapat indikasi deforestasi yang terjadi
dalam area pengelolaan perusahaan.
NDPE
The company has conducted its operational
activities in line with its NDPE (No Deforestation,
No Peat, and No Exploitation) commitment.
In 2025, the organization developed a
deforestation monitoring system (Deforestation
Alert) to swiftly and accurately identify any
indications of deforestation within its managed
regions.
66 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 67
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Dukungan
terhadap
Prioritas Target Progress Tahun 2025
SDGs
Priority Target Progress in 2025
Contribution
to the SDGs
• Perseroan telah membangun pengelolaan
dan pengaplikasian composting pada area
perkebunan Perseroan.
• Perseroan telah membangun methane
capture di Biogas Plant PKO Mill untuk
pengurangan Emisi gas rumah kaca.
• Perseroan saat ini sedang dalam proses
menghitung base year GHG emission.
• Turut menjaga dan pengayaan area NKT
dan SKT untuk meningkatkan serapan emisi
karbon (carbon removal) serta peningkatan
cadangan karbon yang dimiliki.
• Meningkatkan efektivitas dan efisiensi
penggunaan pupuk untuk meminimalisir
emisi gas rumah kaca yang timbul akibat dari
aktivitas pemupukan.
• Melakukan integrated pest management
untuk meminimalisir penggunaan bahan kimia
Mengurangi emisi GRK
Mengurangi pestisida yang juga merupakan salah satu
minimal 17% pada 2030.
Emisi GRK sumber emisi gas rumah kaca.
Reduce GHG emissions by
Reducing GHG
17% by 2030.
Emissions • The Company has established compost
management and application in its plantation
area.
• The Company has implemented methane
capture at the PKO Mill Biogas Plant to
reduce greenhouse gas emissions.
• The company is currently in the process of
calculating base year GHG emissions up to
scope 3.
• Engage in maintaining and enhancing HCV
and HCV areas to improve carbon removal
and increase carbon reserves.
• Improve the effectiveness and efficiency of
fertilizer use to decrease greenhouse gas
emissions from fertilization activities.
• Implement integrated pest management
to reduce the use of chemical pesticides,
which are also a source of greenhouse gas
emissions.
Menjaga keseimbangan
ekosistem & populasi
Menjaga Kelestarian keanekaragaman hayati Pada 2025, seluruh spesies yang tercatat
Keanekaragaman di area operasional pada dalam data sekunder tetap termonitor dengan
Hayati 2024-2025. persentase pertemuan spesies mencapai 100%.
Preserving the To maintain the balance of In 2025, all species documented in secondary
Conservation of ecosystems and data remained under monitoring, with a 100%
the Biodiversity biodiversity encounter rate.
in the operational area from
2024 to 2025.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 67
Page 68
Dukungan
terhadap
Prioritas Target Progress Tahun 2025
SDGs
Priority Target Progress in 2025
Contribution
to the SDGs
Upaya peningkatan pencegahan karhutla terus
ditingkatkan diantaranya adalah:
• Peningkatan frekuensi latihan
penanggulangan kebakaran lahan dari semula
1 tahun sekali menjadi 4 kali dalam setahun.
• Penambahan sarana dan prasarana
penanggulangan kebakaran lahan sesuai
dengan Permentan No. 6 Tahun 2025
Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri
Pertanian dan/atau Pengolahan Lahan
Perkebunan Tanpa Membakar.
• Melakukan deteksi dini kebakaran berupa
patroli darat, menara pantau, drone dan
pantauan hotspot satelite.
• Pembinaan terhadap KTPA berupa pemberian
sarpras pemadam kebakaran lahan, pelatihan
dan patroli bersama.
Menerapkan sistem
• Melakukan apel siaga kebakaran bersama
pencegahan dan
stakeholders masyarakat dan pemerintahan
penanggulangan kebakaran
setempat.
hutan dan lahan 100%
• Pelatihan Pencegahan dan Penanggulangan
untuk seluruh area
Mencegah Karhutla bersama KTPA dan semua anggota
operasional Perseroan pada
Kebakaran Hutan Satgas.
2024-2025.
dan Lahan
Implement comprehensive
Preventing Forest Efforts to enhance forest and land fire
measures for preventing
and Land Fires prevention are continued to be strengthened,
and controlling forest
including:
and land fires across all
• Increasing the frequency of land fire
operational areas from
management training from once a year to
2024 to 2025.
four times annually.
• Adding facilities and infrastructure for
land fire management in accordance with
Ministerial Regulation No. 6 of 2025, which
amends the regulation concerning land
management without burning by the Ministry
of Agriculture and/or Plantation.
• Conducting early fire detection using ground
patrols, watchtowers, drones, and satellite
hotspot monitoring.
• Providing guidance to KTPA members
through land firefighting infrastructure,
training, and organizing joint patrols.
• Performing fire alert roll calls with community
stakeholders and local government officials.
• Offering training on Forest and Land Fire
Prevention and Management to KTPA and all
Task Force members.
68 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 69
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Dukungan
terhadap
Prioritas Target Progress Tahun 2025
SDGs
Priority Target Progress in 2025
Contribution
to the SDGs
Pada periode 2025 perseroan telah berhasil
Mengurangi intensitas mempertahankan efisiensi di dalam penggunaan
penggunaan air hingga 1,2 air untuk kegiatan proses pengolahan TBS
Mengendalikan m3/ton process TBS pada sebesar 1,14 m3/ton TBS. Pencapaian ini telah
Intensitas 2024-2025. melampaui dari target penggunaan air sebesar
Penggunaan Air To decrease water 1,2 m3/ton TBS.
Controlling Water consumption intensity to In 2025, the company effectively sustained
Usage Intensity 1.2 m³/ton for processed water efficiency in its FFB processing
FFB between 2024 and operations at a rate of 1.14 m³ per ton FFB. This
2025. accomplishment surpassed the predetermined
water usage target of 1.2 m³ per ton FFB.
Melakukan pengujian
kualitas air di area Rutin melakukan pengujian kualitas air tanah
pengaplikasikan Palm Oil sumur pantau dengan baku mutu yang telah
Menjaga Kualitas Air
Mill Effluent (POME) yang ditetapkan sesuai regulasi.
Maintaining Water
telah diolah. Regularly testing the groundwater quality
Quality
Conduct water quality in monitoring wells according to applicable
testing on processed Palm regulatory standards.
Oil Mill Effluent (POME).
• Penggunaan Fiber dan cangkang sebagai
Memanfaatkan limbah
pengganti bahan bakar fosil.
dalam bentuk fiber
• Pemanfaatan kembali limbah padat sebagai
dan cangkang sebagai
pupuk sehingga mengurangi penggunaan
Pemanfaatan Limbah pengganti bahan bakar
pupuk kimia.
Waste Utilization fossil.
• Utilizing fibers and shells as substitutes for
Utilize waste materials
fossil fuels.
like fibers and shells as
• Repurposing solid waste as fertilizers to
alternatives to fossil fuels.
reduce dependence on chemical fertilizers.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 69
Page 70
Dukungan
terhadap
Prioritas Target Progress Tahun 2025
SDGs
Priority Target Progress in 2025
Contribution
to the SDGs
PEOPLE
Perseroan mengakui dan menjunjung tinggi hak-
hak pekerja sejalan dengan deklarasi Universal
Hak Asasi Manusia dan Konvensi ILO tentang
Standar Perburuhan dan peraturan perundang-
undangan yang berlaku, termasuk melarang
kegiatan perdagangan manusia, kerja paksa,
pekerja illegal dan pekerja anak.
Perseroan telah memastikan bahwa semua
aktivitas dan operasional kerja telah berjalan
sesuai dengan komitmen diatas dan tidak
ditemukan adanya pelanggaran HAM, pekerja
anak ataupun pekerja paksa.
Kegiatan yang dilakukan:
• Meningkatkan peluang kesempatan kerja
untuk masyarakat lokal dan non-lokal.
• Peningkatan kualitas pekerja melalui
pelatihan.
Tidak ada pelanggaran
Menghormati Hak • Pemenuhan perlindungan sosial dan jaminan
HAM, pekerja anak dan
Asasi Manusia (HAM) sosial (BPJS).
pekerja paksa.
dan Pekerja • Penyediaan tempat tinggal yang layak dan air
No reports of violations
Respecting bersih.
regarding human rights,
Human Rights
child labor, and forced
and Workers The Company recognizes and supports workers'
labor.
rights in alignment with the Universal Declaration
of Human Rights, the ILO Convention on Labor
Standards, and applicable laws and regulations,
which include the prohibition of human
trafficking, forced labor, illegal labor, and child
labor.
The Company has ensured that all work activities
and operations adhere to these commitments,
with no reported instances of human rights
violations, child labor, or forced labor.
Activities undertaken include:
• Expanding job opportunities for local and
nonlocal communities.
• Improving worker quality through training.
• Providing social protection and social
security (BPJS).
• Offering adequate housing and clean water.
70 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 71
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Dukungan
terhadap
Prioritas Target Progress Tahun 2025
SDGs
Priority Target Progress in 2025
Contribution
to the SDGs
Pada tahun 2025, keterwakilan pekerja
perempuan ini tersedia di Top Level
Management (Direksi), Middle Management
(Staf) dan Lower Management (Karyawan).
• Penempatan pekerja perempuan di semua
level management.
Kesetaraan gender Peningkatan keterwakilan
• Pemberian upah yang setara tanpa
dan pemberdayaan perempuan dalam
membedakan gender.
perempuan manajemen Perseroan.
Gender Equality Increasing the
In 2025, the representation of female workers
and Women representation
is present at all levels of management, including
Empowerment of women in management.
Top Level Management (Board of Directors),
Middle Management (Staffs), and Lower
Management (Employees).
• Inclusion of female workers at every level of
management.
• Equal pay regardless of gender.
Program CSR yang telah dilakukan adalah sebagai
berikut:
Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur,
Budaya, dan Ekonomi.
Program Comdev yang kami lakukan adalah
sebagai berikut:
• Peternakan: ayam, sapi, babi dan kambing.
• Perikanan: Lele, Patin, Nila, Gabus, dan Jelawat.
• Pertanian: Sawah, Jagung, Sayur, Kebun Buah
dan Bawang.
• Jasa: Air isi ulang, air bersih, jahit menjahit,
penyewaan pasar, toko kelontong, penyediaan
gas untuk kebutuhan rumah tangga,
penyewaan alat pesta.
• Tata boga: penjualan kue.
• Wisata: penyewaan perahu, membangun
Melakukan program CSR
sirkuit balap motor, dan penyediaan listrik
dan program Community
Pemberdayaan untuk aktivitas camping di desa wisata Danau
Development (Comdev).
Masyarakat Tangkas .
Carrying out CSR
Community
and Community
Empowerment The CSR programs we have implemented include
Development (Comdev)
the following:
programs.
Education, Health, Infrastructure, Culture, and
Economy.
The Comdev programs we conduct consist of:
• Livestock: Chicken, Cow, Pig, and Goat.
• Fisheries: Catfish, Pangas Catfish, Nile Tilapia,
Snakehead, and Mad Barb.
• Agriculture: Rice Fields, Corn, Vegetables, Fruit
Gardens, and Onions.
• Services: Water Refilling, Clean Water, Sewing,
market rentals, grocery stores, gas supply for
household needs, and party equipment rentals.
• Culinary arts: bakery.
• Tourism: boat rentals, constructing a motor
racing circuit, and providing electricity for
camping activities in the Tangkas Lake tourist
village.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 71
Page 72
Dukungan
terhadap
Prioritas Target Progress Tahun 2025
SDGs
Priority Target Progress in 2025
Contribution
to the SDGs
Safety Program:
A. Safety Campaign:
• Kick-Off Safety dan Pembacaan
Komitmen
• Kampanye Safety (Banner, Rambu)
B. Safety Training:
• Benchmark K3
• Safety Training
• Safety Dojo-Mill
• Sertifikasi K3
• Kiken Yochi Training
C. Safety Audit and Patrol:
• TMS-Safety (Triputra Management
System)
• Safety Patrol Tematik (STOP-9)
• P2K3L Patrol
• Patrol Komite 5R
• MCU karyawan area berisiko
D. Safety Improvement
• Safety Reward/Punishment
• Lomba 5R
• Safety Kaizen (Safety Calendar, Safety
Kesehatan dan Kecelakaan kerja nihil. Mapping, Safety Declaration)
Keselamatan Zero work accident.
Health and Safety Safety Program:
A. Safety Campaign:
• Kick-Off Safety and Commitment
Reading
• Safety Campaign (Banner, Signs)
B. Safety Training:
• OHS Benchmark
• Safety Training
• Safety Dojo-Mill
• OHS Certification
• Kiken Yochi Training
C. Safety Audit and Patrol:
• TMS-Safety (Triputra Management
System)
• Safety Patrol Tematik (STOP-9)
• P2K3L Patrol
• 5R Committee Patrol
• MCU for employees in risk area
D. Safety Improvement:
• Safety Reward/Punishment
• 5R Competition
• Safety Kaizen (Safety Calendar, Safety
• Mapping, Safety Declaration)
72 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 73
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
Dukungan
terhadap
Prioritas Target Progress Tahun 2025
SDGs
Priority Target Progress in 2025
Contribution
to the SDGs
PROSPERITY
Komitmen Menuju
100% ketelusuran rantai
Kelapa Sawit Pada tahun 2025, ketelusuran rantai pasok ke
pasok ke pabrik dan kebun
Berkelanjutan pabrik sudah mencapai 99,4%.
pada 2026.
Commitment The traceability of the supply chain to mills
100% traceability to mills
Towards Sustainable currently stands at 99.4%.
and plantations by 2026.
Palm Oil
Peningkatan dukungan
• Replanting kebun petani plasma yang sudah
kepada petani plasma
tidak produktif.
dan koperasi perkebunan
• Hingga tahun 2025, sudah bermitra dengan
plasma melalui
62 Koperasi dan 15 Kelompok Tani Plasma
Mendukung Petani program inti-plasma
yang beranggotakan 11.945 KK dengan luas
Plasma melalui pelatihan dan
kebun 25.498 ha.
Supporting pendampingan.
Scheme Enhancing support for
• Replanting unproductive scheme
Smallholders scheme smallholders
smallholders plantations.
and scheme plantation
• By 2025, it has partnered with 62
cooperatives by
Cooperatives and 15 Scheme Smallholders
implementing nucleus-
groups, benefiting 11,945 family members
scheme training and
with a total area of 25,498 ha.
mentoring programs.
Membuka peluang
lapangan kerja bagi Telah melakukan seleksi dan menerima karyawan
Meningkatkan masyarakat di sekitar area baru dari masyarakat lokal di sekitar area
Peluang Kerja operasional Perseroan. operasional.
Improving Work Creating job opportunities Conducted selection and welcomed new
Opportunities for communities near the employees from local communities surrounding
Company's operational the operational area.
areas.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 73
Page 74
Dukungan
terhadap
Prioritas Target Progress Tahun 2025
SDGs
Priority Target Progress in 2025
Contribution
to the SDGs
TATA KELOLA PERUSAHAAN
CORPORATE GOVERNANCE
Perseroan telah memberikan akses informasi
Memberikan akses
Meningkatkan yang memadai kepada seluruh pemangku
informasi yang memadai
Keterlibatan kepentingan baik dalam web perusahaan,
kepada seluruh pemangku
Pemangku publikasi ke otoritas berwenang serta public
kepentingan.
Kepentingan expose.
Provide adequate access to
Improving the The Company has provided adequate access to
information for
Stakeholders’ information for all stakeholders, including on the
stakeholders.
Engagement company website, in publications for authorized
authorities, and through public exposes.
• Sosialisasi dan pelatihan Pencegahan
Karhutla.
• Memberikan beasiswa, mendukung guru
honorer, kegiatan posyandu, perbaikan
jalan, penyediaan air bersih, pemberdayaan
ekonomi, pembinaan budaya lokal.
• Melakukan kegiatan • Pendampingan dan pembinaan kepada
pelibatan pemangku pengurus dan pengawas serta pengurus dan
kepentingan dalam anggota Kelompok Tani sebagai Lembaga
beragam forum kemitraan Plasma.
• Program CSR • Program GAP dilakukan juga untuk Petani
• Program DMPA Sawit Mandiri.
• Program Kemitraan
• Dissemination and training on forest and land
• Engaging stakeholders fire prevention.
through diverse forums • Providing scholarships, supporting volunteer
• Corporate Social teachers, participating in posyandu activities,
Responsibility Program repairing roads, providing clean water,
• DMPA Initiative economic empowerment, and local culture
• Partnership Program assistance.
• Assisting and mentoring administrators
and supervisors, as well as members of the
Smallholder Group of a Scheme Partnership
Institution.
• The GAP program is also facilitated to
independent oil palm farmers.
Sampai dengan tahun buku 2025, Perusahaan
Tidak ada sanksi atau
telah menjalankan tata kelola perusahaan dengan
pelanggaran yang diterima
baik, hal ini dapat dibuktikan tidak adanya
terkait ketidakpatuhan
liabilities dari Perusahaan terhadap pemerintah
terhadap peraturan
Menerapkan Tata maupun pihak ketiga lainnya yang terdaftar
perundang-undangan yang
Kelola Perusahaan di Lembaga perselisihan dan/atau Lembaga
berlaku.
yang Baik Peradilan lainnya.
Implementing
No sanctions or violations
Good Corporate Until the 2025 financial year, the Company has
have been received
Governance established strong corporate governance, as
concerning non-
evidenced by the absence of liabilities owed by
compliance
the Company to the government or other third
with applicable laws and
parties registered with the Dispute Resolution
regulations.
Institution or other judicial bodies.
74 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 75
Strategi Keberlanjutan TAPG
TAPG Sustainability Strategy
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 75
Page 76
76 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 77
PLANET PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 77
Page 78
Pencapaian Aspek Planet Tahun 2025
Achievements in Environmental Aspects for 2025
85,6 % 1,66 (ton CO2 /tonCPO) 11,23% yoy
menurun
SPOTT Tahun 2025 Intensitas Emisi GRK decreased by
2025 SPOTT GHG Emissions Intensity
Peringkat Biru untuk | Blue Rank for
16 Perusahaan di bawah TAPG*
companies under TAPG 101 spesies
species (+1%)
PROPER Tahun 2025 Pertumbuhan Biodiversity Tahun 2025
2025 PROPER Biodiversity Growth in 2025
* 6 PROPER Biru tingkat daerah di tahun 2025
dan 10 PROPER Biru tingkat nasional di tahun 2024
6 Blue PROPERs at the regional level by 2025
and 10 Blue PROPERs at the national level by 2024
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Management Approach
Di tengah dinamika iklim yang semakin sulit diprediksi, In the face of increasingly unpredictable climate
TAPG membangun pendekatan manajemen lingkungan dynamics, TAPG is establishing an environmental
yang tidak hanya responsif, tetapi juga antisipatif. Setiap management approach that is both responsive and
tahun, Perseroan melakukan identifikasi dampak material anticipatory. Annually, the Company conducts risk
melalui kajian risiko di seluruh wilayah operasional, assessments across all operational sectors to identify
mencakup potensi gangguan cuaca ekstrem, tekanan material impacts, including potential disruptions caused
terhadap keanekaragaman hayati, penggunaan air, serta by extreme weather events, pressures on biodiversity,
risiko emisi dan limbah. Hasil pemetaan ini menjadi dasar water consumption, and also risks related to emissions
dalam menetapkan prioritas lingkungan yang terintegrasi and waste. The findings of this assessment underpin
dalam Kebijakan Keberlanjutan TAPG. the development of environmental priorities, which are
integrated into TAPG’s Sustainability Policy.
Pengelolaan isu lingkungan dikendalikan melalui struktur Environmental concerns are managed through a
tata kelola yang melibatkan Divisi Sustainability, unit governance framework comprising the Sustainability
lingkungan di kebun dan pabrik, serta pengawasan Division, environmental units at plantations and mills, and
rutin oleh manajemen senior. Setiap kebijakan regular oversight by senior management. Each policy is
diimplementasikan melalui program mitigasi, mulai implemented through mitigation programs, ranging from
dari optimalisasi penggunaan sumber daya, penguatan optimizing resource utilization, enhancing integrated
pengelolaan limbah terpadu, perlindungan kawasan waste management, safeguarding conservation
konservasi, hingga pengendalian risiko kebakaran dan areas, to managing fire risks and the impacts of
ketidakpastian cuaca. unpredictable weather.
78 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 79
Planet
Untuk memastikan bahwa setiap inisiatif berjalan efektif, To ensure each initiative’s effectiveness, TAPG regularly
TAPG melakukan monitoring berkala, audit internal, conducts monitoring, internal audits, and management
dan peninjauan manajemen. Hasil evaluasi digunakan reviews. These evaluation results help improve strategies,
untuk memperbaiki strategi, memperbarui SOP, dan update standard operating procedures (SOPs), and
meningkatkan kapasitas tim lapangan, sehingga proses enhance the capacity of field teams. This ensures the
manajemen dampak berjalan sebagai siklus yang impact management process remains a continuous cycle
terus disempurnakan. of improvement.
Pendekatan ini tidak dijalankan sendiri. TAPG aktif This approach is part of a broader effort. TAPG collaborates
membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, actively with local governments, conservation agencies,
lembaga konservasi, masyarakat sekitar, hingga surrounding communities, and NGOs to strengthen
organisasi non-pemerintah untuk memperkuat upaya landscape-level environmental conservation. Through
pelestarian lingkungan di tingkat lanskap. Dengan cara these efforts, the Company maintains production
ini, Perseroan tidak hanya menjaga stabilitas produksi, stability and promotes sustainability as a legacy for
tetapi juga menanamkan nilai keberlanjutan sebagai healthier ecosystems and a more resilient future.
warisan bagi ekosistem yang lebih sehat dan masa depan
Perseroan yang lebih tangguh.
Komitmen Inti TAPG dalam Pengelolaan Lingkungan
TAPG’s Core Commitments to Environmental Management
• Memastikan kepatuhan regulasi • Ensuring compliance with regulations
• Melindungi kawasan bernilai konservasi tinggi • Protecting areas of high conservation value
• Menurunkan emisi karbon • Reducing carbon emissions
• Meningkatkan efisiensi sumber daya • Increasing resource efficiency
• Mendorong praktik berkelanjutan hingga ke • Promoting sustainable practices across the
rantai pasok supply chain
Kebijakan Pengelolaan Lingkungan
Environmental Management Policy
Diperbarui melalui SK Direksi No. SKD/CEO/ Updated through Board of Directors Decree No.
VII/2022/002, Kebijakan Keberlanjutan TAPG menjadi SKD/CEO/VII/2022/002, TAPG’s Sustainability
fondasi seluruh keputusan lingkungan Perseroan. Policy establishes the fundamental framework for all
Kebijakan ini menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis environmental decision-making within the Company. This
hanya dapat berjalan seiring dengan perlindungan policy underscores that business growth must proceed
ekosistem dan tata kelola yang bertanggung jawab. in line with the safeguarding of ecosystems and the
Untuk itu, TAPG memusatkan komitmennya pada practice of responsible governance. Accordingly, TAPG
enam pilar utama yang membentuk arah pengelolaan centers its commitment to six key pillars that guide the
lingkungan di seluruh wilayah operasional. development of environmental management across all
operational sectors.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 79
Page 80
Enam Pilar Kebijakan Lingkungan TAPG
Six Pillars of TAPG Environmental Policy
2 Pelestarian Keanekaragaman Hayati
1 3
Biodiversity Conservation
Tanpa Deforestasi Perlindungan Gambut dan Tanah
No Deforestation Melalui perlindungan habitat alami dan pelarangan Peat and Soil Protection
perburuan yang mengancam populasi lokal, TAPG
TAPG memastikan tidak ada menjaga keseimbangan spesies di dalam dan sekitar TAPG tidak membuka lahan gambut dan
pengembangan baru di kawasan NKT/SKT, konsesi. Fokusnya adalah memastikan tidak ada menerapkan praktik terbaik dalam menjaga
tidak menggunakan api untuk pembukaan konversi ekosistem alami dan tetap mempertahankan kesuburan tanah serta mencegah erosi.
lahan, dan melakukan penilaian terpadu fungsi ekologis lanskap. Pendekatan lanskap digunakan untuk
untuk menjaga nilai konservasi. Perseroan melindungi kubah gambut, bekerja sama
juga mendorong pemasok dan petani By protecting natural habitats and banning hunting dengan pemerintah, masyarakat, dan
plasma menerapkan standar HCSA dan that endangers local populations, TAPG maintains pemangku kepentingan lainnya.
NKT untuk memastikan pengelolaan yang a diverse range of species within and around
the concession area. The focus is on preventing TAPG avoids clearing peatlands and
berkelanjutan dari hulu ke hilir. employs best practices to maintain
ecosystem conversion and preserving the landscape’s
TAPG ensures no new development occurs ecological functions. soil fertility and prevent erosion. Using
in HCV/HCS zones, avoids using fire for a landscape approach, it collaborates
land clearing, and performs integrated
assessments to safeguard conservation
2 with government, communities, and
stakeholders to protect peat domes.
values. The Company also promotes
that suppliers and smallholders adhere
to HCSA and HCV standards to support
1
sustainable management from upstream
to downstream. 3
6 4
6 Pengelolaan Air, Bahan
Kimia & Hama
Water, Chemical & Pest Management
4 Mitigasi Perubahan Iklim
Climate Change Mitigation
Komitmen TAPG diarahkan pada
Perseroan menjaga kualitas air melalui 5 pengurangan intensitas emisi GRK dan
zona penyangga, pemantauan berkala, pencapaian netral karbon pada 2036.
serta pengurangan intensitas penggunaan
5
Upaya mencakup pemanfaatan biomassa,
air. Dalam pengendalian hama, TAPG Pengendalian Limbah efisiensi energi, penggunaan energi
mengutamakan Integrated Pest Waste Control terbarukan, serta pemantauan emisi yang
Management (IPM) dan menghindari bahan transparan dan konsisten.
TAPG menerapkan prinsip 3R, mengelola limbah B3
kimia berisiko tinggi sesuai ketentuan
sesuai standar nasional, dan memastikan setiap residu TAPG aims to lower GHG emission
WHO dan konvensi internasional.
operasional ditangani secara aman. Pemantauan intensity and achieve carbon neutrality
The company maintains water quality berkala dilakukan untuk memastikan tidak adanya by 2036. Its initiatives include
through buffer zones, regular testing, pencemaran yang dapat merusak ekosistem. biomass utilization, energy efficiency
and water conservation measures. For enhancements, adoption of renewable
TAPG adheres to the 3R principle, manages hazardous
pest control, TAPG prioritizes Integrated energy sources, and transparent emissions
and toxic waste in accordance with national
Pest Management (IPM) and avoids monitoring.
standards, and ensures the safe handling of all
high-risk chemicals, complying with WHO
operational waste. Regular monitoring helps prevent
regulations and international treaties.
pollution that could damage the ecosystem.
Penguatan Implementasi Strengthening Implementation
Seluruh entitas anak TAPG telah memenuhi dokumen All TAPG subsidiaries have obtained the necessary
dan izin lingkungan yang diwajibkan. RKL-RPL dijalankan environmental documents and permits. The Environmental
secara sistematis dan dilaporkan rutin kepada regulator. Management Plan (RKL-RPL) is consistently implemented
Pencapaian sertifikasi ISPO dan RSPO menunjukkan and regularly submitted to regulators. Achieving ISPO and
bahwa standar keberlanjutan tidak hanya diterapkan, RSPO certification demonstrates that the Company not
tetapi juga diverifikasi oleh lembaga independen. only complies with sustainability standards but also has
these verified by independent organizations.
80 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 81
Planet
Untuk menjalankan seluruh kebijakan ini, TAPG To support these initiatives, TAPG invests in certification
mengalokasikan investasi khusus yang mencakup processes, HCV-HCSA assessments, forest conservation,
sertifikasi, asesmen NKT–SKT, konservasi hutan, uji environmental testing, and an OHS program. This
kualitas lingkungan, hingga program K3. Pendanaan investment underscores the Company’s dedication to
ini adalah wujud nyata komitmen perusahaan untuk making a positive environmental impact in all areas of
menciptakan dampak lingkungan yang positif di seluruh its operations.
wilayah operasional.
Bagaimana Kebijakan Lingkungan Dijalankan
How the Environmental Policy is Implemented
Kebijakan Implementasi Lapangan Monitoring Pelaporan Evaluasi Perbaikan Berkelanjutan
Policy Field Implementation Monitoring Reporting Evaluation Continuous Improvement
Pengeluaran yang Berhubungan dengan
Lingkungan Hidup (OJK F4) 2025 37.445
Expenditures Related to Environment
2024 33.632
2023 27.022
dalam miliar Rupiah | in billion Rupiah
2022 27.986
Sistem Manajemen Lingkungan
Environmental Management System
TAPG membangun Sistem Manajemen Lingkungan yang TAPG has developed an Environmental Management
berfungsi sebagai alat pengendali untuk memastikan System serving as a control tool to guarantee that
setiap aktivitas operasional berjalan selaras dengan all operational activities comply with sustainability
prinsip keberlanjutan. Sistem ini bekerja secara principles. This system operates holistically,
menyeluruh, mulai dari mengidentifikasi potensi from identifying potential impacts and designing
dampak, merancang program pengelolaan, menjalankan management strategies to executing them in the field,
implementasi di lapangan, hingga melakukan pemantauan along with periodic monitoring and audits to assess
dan audit berkala untuk mengukur efektivitasnya. their effectiveness.
Berpedoman pada Roadmap Transformasi Lingkungan, Guided by the Environmental Transformation Roadmap,
TAPG menetapkan target yang terukur dan realistis, TAPG sets measurable and attainable targets and
sekaligus membuka ruang kolaborasi dengan para promotes stakeholder collaboration to amplify the
pemangku kepentingan agar program yang dijalankan programs’ impact and sustainability.
memberi dampak yang lebih luas dan berkelanjutan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 81
Page 82
Melalui pendekatan sistematis ini, TAPG mencatat Through this structured method, TAPG has achieved
sejumlah pencapaian penting, antara lain: several key milestones, including:
Pencapaian
Achievement 2025 2024 2023
Keikutsertaan Penilaian Kinerja Lingkungan (PROPER)
Participation in the Environmental Performance √ √ √
Assessment (PROPER)
Pengembangan perhitungan jejak karbon
√ √ √
Development of carbon footprint calculations
Implementasi Triputra Management System Environment
(TMS Environment)
√ √ √
Implementation of the Triputra Management System
Environment (TMS Environment)
Implementasi AMDAL atau UKL-UPL dan kelengkapan izin
lingkungan
√ √ √
Implementation of AMDAL or UKL-UPL and the
completeness of environmental permits
Tercapainya 100% kepatuhan pada peraturan lingkungan
Achieving full (100%) compliance with environmental √ √ √
regulations
Tidak ada pencemaran lingkungan
√ √ √
No environmental pollution
Pengelolaan dan
Pemantauan Lingkungan [GRI 307-1][OJK F16]
Environmental Management and Monitoring
Bagi TAPG, kepatuhan lingkungan bukan sekadar For TAPG, environmental compliance is more than
kewajiban, tetapi fondasi integritas operasional. Setiap just a requirement; it forms the core of operational
kegiatan usaha dijalankan dengan memastikan bahwa integrity. Each business activity is performed with the
tidak ada proses yang mengorbankan kualitas ekosistem goal of ensuring that no process harms the surrounding
di sekitar wilayah operasional. Melalui Sistem Manajemen ecosystem. Using an integrated Environmental
Lingkungan yang terintegrasi, TAPG mengidentifikasi Management System, TAPG identifies potential risks,
potensi risiko, merencanakan langkah pengendalian, dan develops control measures, and consistently monitors
memonitor dampaknya secara konsisten sepanjang tahun. their effects throughout the year.
Pemantauan kualitas air, udara, kebisingan, dan Regular monitoring of water, air, noise, and waste
pengelolaan limbah dilakukan secara berkala, mulai dari management occurs, from daily inspections at
inspeksi harian di unit operasional hingga pelaporan operational units to quarterly reports submitted to
triwulanan kepada KLHK, Dinas Lingkungan Hidup, the Ministry of Environment and Forestry (KLHK), the
dan KESDM. Setiap hasil monitoring dibandingkan Environmental Agency, and the Ministry of Energy and
dengan baku mutu yang ditetapkan pemerintah untuk Mineral Resources (KESDM). All results are compared
memastikan seluruh proses berjalan dalam koridor to government-set quality standards to verify that
regulasi yang berlaku. operations stay within legal limits.
Untuk menjaga kedisiplinan penerapan standar tersebut, To ensure strict adherence to these standards, TAPG
TAPG melakukan audit internal dan reviu kepatuhan secara conducts routine internal audits and compliance checks.
berkala. Jika ditemukan indikasi ketidaksesuaian, mekanisme If any signs of non-compliance appear, corrective and
corrective and preventive action segera diterapkan preventive measures are taken immediately to mitigate
sehingga risiko pelanggaran dapat dicegah sejak dini. risks of violations.
82 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 83
Planet
Sepanjang tahun pelaporan, TAPG mencatat zero During the reporting year, TAPG achieved zero non-
non-compliance, tanpa temuan pelanggaran, tanpa compliance, with no violations, fines, or sanctions.
denda, tanpa sanksi. Capaian ini mencerminkan disiplin This success demonstrates the company’s disciplined
pengelolaan lingkungan dan komitmen Perseroan approach to environmental management and its
menjaga keberlanjutan operasional. dedication to operational sustainability.
Sorotan Kepatuhan Lingkungan
Environmental Compliance Highlights
• Tidak ada pelanggaran terhadap regulasi • No violations of environmental regulations
lingkungan • No fines, sanctions, or legal cases
• Tidak ada denda, sanksi, atau kasus hukum • 100% compliance with quality standards
• 100% kepatuhan terhadap ambang batas baku
mutu • 100% operational units have met permit
• 100% unit operasional telah memenuhi dokumen requirements (AMDAL/UKL-UPL)
perizinan (AMDAL/UKL-UPL) • Implemented standardized monitoring for
• Pemantauan terstandar untuk limbah B3, air hazardous waste, wastewater, air, and noise
limbah, udara, dan kebisingan
Peningkatan Kapasitas di Bidang Lingkungan [OJK E2]
Enhancing Capacity In Environmental Management
Selama periode pelaporan, TAPG terus menanamkan During the reporting period, TAPG advanced its
budaya keberlanjutan melalui peningkatan kapasitas sustainability culture by enhancing capacities across
di seluruh lini operasional. Fokusnya sederhana namun all operational areas. The goal was clear and vital:
fundamental: memastikan setiap orang, dari lapangan equip everyone, from field staff to management, with
hingga manajemen, memiliki kompetensi yang relevan the skills needed to address increasingly complex
untuk menghadapi dinamika isu lingkungan yang environmental issues.
semakin kompleks.
Melalui rangkaian pelatihan dan program pengembangan Through a series of more structured training and
yang lebih terstruktur dibandingkan tahun sebelumnya, development programs than in previous years,
TAPG memperkuat pemahaman tim terhadap praktik TAPG improved the team’s knowledge of effective
pengelolaan lingkungan yang efektif, mulai dari environmental management practices, including waste
pengendalian limbah, pemantauan kualitas lingkungan, control, environmental quality monitoring, and climate
hingga mitigasi risiko iklim. risk mitigation.
Inisiatif kapasitas tersebut mencakup pelatihan standar These capacity-building efforts included training on
kompetensi di bidang pengelolaan lingkungan, antara lain competency standards in environmental management,
1. Penanggung jawab pengendalian pencemaran air such as:
(PPPA). 1. Person in charge of water pollution control (PPPA).
2. Penanggung jawab operasional pengolahan air limbah 2. Person in charge of wastewater treatment operations
(POPAL). (POPAL).
3. Penanggung jawab pengendalian pencemaran udara 3. Person in charge of air pollution control (PPPU).
(PPPU).
4. Penanggung jawab operasional instalasi pengendalian 4. Person in charge of air pollution control installation
pencemaran udara (POIPPU). operations (POIPPU).
5. Penanggung jawab pengelolaan limbah B3 (PPLB3) 5. Person in charge of hazardous waste management
(PPLB3).
6. Penanggung jawab operasional limbah B3 (POLB3) 6. Person in charge of B3 waste operations (POLB3).
Langkah-langkah ini menjadi fondasi penting bagi TAPG These initiatives form a crucial foundation for TAPG
untuk memastikan bahwa kebijakan keberlanjutan to ensure that sustainability policies are not only
tidak hanya tertulis, tetapi benar-benar dipahami dan documented but also well-understood and effectively
dijalankan dengan kompeten di seluruh area operasi. put into practice across all operational sectors.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 83
Page 84
Mitigasi Perubahan Iklim
Climate Change Mitigation
Tahun 2025 menjadi titik kritis bagi sektor agribisnis di The year 2025 signifies a pivotal moment for Indonesia’s
Indonesia. Pola cuaca yang semakin ekstrem, mulai dari agribusiness sector. Increasingly extreme weather
musim kemarau berkepanjangan hingga curah hujan patterns, ranging from prolonged dry seasons to
yang semakin tidak menentu, menunjukkan bahwa more unpredictable rainfall, demonstrate that climate
perubahan iklim kini bukan lagi sekadar risiko jangka change is no longer merely a long-term risk, but an
panjang, melainkan tantangan operasional sehari-hari. everyday operational challenge. For TAPG, this reality
Bagi TAPG, kondisi ini menegaskan satu hal penting: highlights a critical point: climate resilience is no longer
ketahanan iklim bukan lagi pilihan, melainkan fondasi a choice, but a fundamental foundation for long-term
kelangsungan bisnis. business sustainability.
Dengan cakupan operasi yang luas di Sumatra dan With significant operations in Sumatra and Kalimantan,
Kalimantan, TAPG memandang pengelolaan perubahan TAPG considers climate change management as
iklim sebagai bagian dari strategi jangka panjang, bukan part of a long-term strategy, not just a short-term
sekadar program sesaat. Upaya ini mencakup memastikan initiative. These efforts include measures to ensure
keamanan lahan, produktivitas kebun, kualitas lingkungan, land security, enhancing plantation productivity,
serta keberlanjutan rantai pasok bagi jutaan pemangku maintaining environmental quality, and ensuring supply
kepentingan yang bergantung pada industri kelapa sawit. chain sustainability for millions dependent on the palm
oil industry.
Pendekatan Mitigasi Perubahan Iklim TAPG TAPG’s Climate Change Mitigation Approach
Menghadapi peningkatan risiko iklim, TAPG menerapkan Facing increasing climate risks, TAPG implements a more
pendekatan mitigasi yang lebih ilmiah, terintegrasi, scientific, integrated mitigation approach aligned with
dan berbasis pada standar keberlanjutan global. global sustainability standards. This strategy is rooted in
Pendekatan ini dibangun di atas visi New Journey of TAPG’s New Journey of Sustainability, which prioritizes
TAPG Sustainability, yang menempatkan ketahanan climate resilience in terms of boost productivity while
iklim sebagai salah satu prioritas utama Perseroan dalam preserving ecological landscapes across its regions.
memperkuat produktivitas sekaligus melindungi lanskap
ekologis di seluruh wilayah operasional.
Pendekatan ini diwujudkan melalui perencanaan yang This strategy is implemented through detailed
komprehensif, pemantauan berbasis data, kolaborasi planning, data-driven monitoring, collaboration with
dengan lembaga riset, serta investasi jangka panjang research institutions, and sustained investments in fire
pada teknologi pencegahan kebakaran, pengelolaan air, prevention, water management, renewable energy, and
energi terbarukan, dan konservasi keanekaragaman hayati. biodiversity protection.
84 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 85
Planet
5 Pilar Mitigasi Iklim
5 Pillars of Climate Mitigation
1 Responsible Land Use
2 Emission Reduction from Operations
Pengendalian konversi lahan dilakukan dengan Efisiensi pupuk dan pestisida, pengurangan
mengacu pada prinsip NDPE, perlindungan tanah penggunaan bahan kimia berisiko tinggi, optimalisasi
organik, serta penguatan kawasan bernilai konservasi energi, dan praktik agronomi rendah emisi.
tinggi (NKT) dan stok karbon tinggi (SKT). Improving fertilizer and pesticide efficiency,
Managing land conversion in accordance with reducing the use of high-risk chemicals, optimizing
the NDPE principles, protecting organic soils, and energy use, and implementing low-emission
strengthening areas with high conservation value agricultural practices.
(HCV) and high carbon stock (HCS).
3 Methane Reduction from POME
4 Renewable Energy Utilisation
Pengelolaan limbah cair melalui methane capture Pemanfaatan sumber energi terbarukan seperti
dan peningkatan kualitas pengolahan IPAL untuk cangkang, fiber, dan biogas untuk mengurangi
mengurangi emisi metana dari POME sebagai salah satu ketergantungan pada bahan bakar fosil.
sumber emisi terbesar dalam industri kelapa sawit. Using renewable energy sources such as shells,
Managing wastewater through methane capture and fiber, and biogas to decrease reliance on fossil fuels.
enhancing wastewater treatment plants (WWTP) to
lower methane emissions from POME as one of the
largest sources of emissions in the palm oil industry.
5 Carbon Stock Enhancement Through
Conservation Areas
Perlindungan dan restorasi area dengan stok karbon
tinggi, termasuk hutan konservasi multi fungsi,
ekosistem sungai, dan areal sempadan.
Protecting and restoring high-carbon-stock areas,
including multi-function conservation forests, river
ecosystems, and riparian zones.
Roadmap to Carbon Neutral 2036
2007 2014
Terdaftar sebagai Anggota RSPO • Sertifikat RSPO pertama
Registered as a Member of RSPO • Sertifikat ISPO pertama
• 1st RSPO certificate
• 1st ISPO certificate
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 85
Page 86
2018-2020 2021
• Pembaruan kebijakan keberlanjutan. • Pada tanggal 12 April 2021, TAPG resmi
• Bekerja sama dengan ECOSITROP dalam mencatatkan sahamnya di Bursa Efek
melaksanakan pendalaman keanekaragaman Indonesia.
hayati. • Salah satu anak perusahaan pemilik Kawasan
• Pembentukan Program Desa Makmur Bebas Api Konservasi Multi Fungsi “Hutan Merapun
(DMPA). Mayong” dinominasikan sebagai Taman
• Bekerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Keanekaragaman Hayati (Kehati) Terbaik
Nusantara (YKAN) dalam mengembangkan dalam rangka Hari Konservasi Alam Nasional
manajemen pencegahan kebakaran hutan dan (HKAN).
lahan terpadu. • On April 12, 2021, TAPG listed on Indonesia
• Sustainability policy update. Stock Exchange.
• Collaborated with ECOSITROP by conducting • One of the subsidiaries that owns a Multi-
an in-depth biodiversity. Function Conservation Area “Merapun
• Established Prosperous Fire-free Village Mayong Forest” was nominated as the Best
Program (DMPA). Biodiversity Park (Kehati) in the context of
• Collaborated with the Yayasan Konservasi Alam National Nature Conservation Day (HKAN).
Nusantara (YKAN) to develop integrated forest
and land fire prevention management.
2022 2023
• Pembaruan Visi Keberlanjutan 2036. • Perseroan membentuk subholding PT Alam
• Penilaian NKT-SKT terpadu untuk semua PT Teduh Sentosa (ATS) yang bertujuan untuk
yang mengimplementasikan Skema Penilai merestorasi ekosistem dengan mengakuisisi
Berlisensi atau Assessor Licensing Scheme PT Sejahtera Anugerah Kapuas (SAK), PT
(ALS). Alam Belantara Makmur (ABM), dan PT
• Mengembangkan Strategi Netral Karbon. Belantara Sejahtera Mandiri (BSM).
• Sustainability policy update vision to 2036. • Perseroan telah membangun methane
• Integrated HCV-HCS assessment for all PTs capture pada Biogas Plant – KCP untuk
using ALS. pengurangan emisi gas rumah kaca.
• Developed Carbon Neutral Strategy. • The Company established the sub-holding
PT Alam Teduh Sentosa (ATS), which aims to
restore the system by acquiring PT Sejahtera
Anugerah Kapuas (SAK), PT Alam Belantara
Makmur (ABM), and PT Belantara Sejahtera
2024-2025 •
Mandiri (BSM).
The Company has built methane capture at
the Biogas Plant - KCP to reduce greenhouse
gas emissions.
• 100% penerapan sistem pencegahan
kebakaran hutan dan lahan untuk semua PT.
2026
• Pengembangan populasi keanekaragaman
hayati di area operasional.
• Mencapai intensitas penggunaan air menjadi
1,2 m3 ton/TBS yang diolah (saat ini 1,5 m3).
• 100% implementation of forest and land fire • 100% Ketertelusuran ke Perkebunan.
prevention system across all companies. • Entitas anak telah tersertifikasi ISPO/RSPO,
• Enhanced biodiversity population in the sementara petani dengan skala usaha kecil
operation area. sedang disertifikasi secara bertahap.
• Achieve water use intensity of to 1.2 m3 ton/ • 100% Traceable to Plantation.
processed FFB (current 1.5 m3). • ISPO/RSPO fully certified for subsidiary and
smallholders to certified gradually.
2030 2036
Minimum 17% penurunan emisi GRK. TAPG Karbon Netral
Minimum 17% GHG emission reduction TAPG Carbon Neutral
86 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 87
Planet
Tata Kelola dan Transparansi Berkaitan dengan Climate Governance and Transparency
Iklim
Mitigasi perubahan iklim menjadi bagian dari tata Climate change mitigation is integrated into TAPG’s
kelola keberlanjutan TAPG. Mekanisme pemantauan sustainability governance. Monitoring efforts include:
dilakukan melalui:
1. Sistem peringatan dini kebakaran. 1. Fire early warning system.
2. Audit internal & eksternal ISPO/RSPO. 2. ISPO/RSPO internal and external audits.
3. Pelaporan kepatuhan lingkungan kepada otoritas. 3. Environmental compliance reports to authorities.
4. Pemantauan emisi GRK berbasis kalkulator 4. GHG emission tracking using the RSPO GHG
RSPO GRK. calculator.
5. Intrumen pelaporan OJK F-series & GRI 2021. 5. OJK F-series and GRI 2021 reporting tools.
Transparansi data, termasuk hotspot, penggunaan air, Data transparency, including hotspots, water use, waste,
limbah, energi, serta intensitas emisi GRK, menjadi bagian energy, and GHG emission intensity, are parts of the
dari komitmen Perseroan untuk menghadirkan industri Company’s commitment to fostering a responsible and
kelapa sawit yang bertanggung jawab dan rendah emisi. low-emission palm oil industry.
Risiko dan Mitigasi Risiko Berkaitan dengan Climate-Related Risks and Risk Mitigation
Iklim
Wilayah operasi TAPG di Sumatra dan Kalimantan TAPG’s operational areas in Sumatra and Kalimantan are
mengalami perubahan iklim yang semakin tidak facing increasingly unpredictable climate change. By
terprediksi. Pada 2025, anomali cuaca seperti kemarau 2025, weather irregularities such as extended droughts,
berkepanjangan, pola hujan yang tak menentu, dan unpredictable rainfall, and daily temperature swings
fluktuasi suhu harian memberikan dampak langsung pada will directly affect plantation productivity and the
produktivitas kebun dan stabilitas lingkungan operasional. environmental stability of operations.
Perubahan pola cuaca menyebabkan peningkatan risiko Changing weather patterns raise the risk of forest and
Karhutla, ancaman terhadap ketersediaan air, perubahan land fires, threats to water resources, shift pest and
profil hama dan penyakit, serta ketidakpastian pasokan disease dynamics, and create uncertainty about energy
energi. Kondisi ini membuat adaptasi iklim bukan hanya supply. This situation makes climate adaptation more
program teknis, tetapi strategi bisnis untuk menjaga than just a technical effort; it becomes a core business
keberlanjutan operasional jangka panjang. strategy to ensure long-term operational sustainability.
Profil Risiko Iklim Climate Risk Profile
TAPG memetakan risiko iklim pada tiga kategori besar TAPG categorizes climate risks into three main groups
untuk memudahkan manajemen mitigasi: to support mitigation efforts:
1. Risiko Lingkungan 1. Environmental Risks
a. Kemarau panjang memicu peningkatan a. Prolonged droughts increase the likelihood of
potensi Karhutla. forest and land fires.
b. Tanah organik (peat) rentan melepaskan emisi b. Organic soil (peat) is at risk of releasing carbon
karbon bila tidak dikelola. emissions if not properly managed.
c. Degradasi kualitas air akibat intensitas hujan yang c. Water quality deteriorates due to inconsistent
tidak stabil. rainfall patterns.
d. Ancaman hilangnya tutupan vegetasi dan d. Risk of losing vegetation cover and biodiversity.
keanekaragaman hayati.
2. Risiko Operasional 2. Operational Risks
a. Gangguan produktivitas akibat kekurangan air. a. Productivity disruptions caused by water
shortages.
b. Kebutuhan energi meningkat selama musim b. Higher energy demands during dry seasons.
kering.
c. Perubahan populasi hama/penyakit tanaman. c. Variations in pest and disease populations
affecting plants.
d. Potensi terganggunya proses pabrik akibat d. Potential interruptions in mill operations due to
fluktuasi air dan pasokan TBS. water and FFB supply fluctuations.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 87
Page 88
3. Risiko Sosial dan Kepatuhan 3. Social and Compliance Risks
a. Dampak kabut asap terhadap masyarakat sekitar. a. Haze impacts on local communities.
b. Kenaikan tuntutan regulasi lingkungan (OJK, KLH, b. Growing pressure for adherence to environmental
RSPO/ISPO). regulations (OJK, KLH, RSPO/ISPO).
c. Ekspektasi stakeholder terhadap transparansi c. Stakeholder expectations for greater climate
dan akuntabilitas iklim. transparency and accountability.
d. Penguatan standar global terkait emisi GRK. d. Enhancement of global standards related to
GHG emissions.
Sebagai respons terhadap profil risiko tersebut, TAPG In response to this risk profile, TAPG has developed
menyusun kerangka mitigasi terintegrasi yang mencakup a comprehensive mitigation framework that includes
teknologi, tata kelola, intervensi lapangan, dan konservasi technology, governance, field initiatives, and landscape
tingkat lanskap dengan tujuan mencegah gangguan conservation, aiming to prevent short-term operational
operasional jangka pendek, mengurangi emisi dan issues, reduce emissions, and enhance long-term
meningkatkan ketahanan lanskap jangka panjang. landscape resilience.
Risiko Dampak Respon Mitigasi
Risk Impact Mitigation Response
Risiko Lingkungan
Environmental Risk
Sistem peringatan dini, deteksi satelit, drone
Hotspot meningkat, monitoring, 100% sarana prasarana pemadaman,
Kemarau Panjang dan Karhutla
ancaman kebakaran Satgas Dalkarhutla, patroli 24 jam.
Long Drought and Forest and
Hotspots increase, fire Early warning systems, satellite detection, drone
Land Fires
threat monitoring, 100% firefighting infrastructure, Forest and
Land Fire Task Force, 24-hour patrols.
Tidak ada penanaman baru di gambut sejak 2016, LCC,
Pelepasan emisi karbon
Degradasi tanah organik manajemen air yang ketat.
tinggi
Organic soil degradation No new planting on peatlands since 2016, LCC, strict
High carbon emissions
water management.
Water treatment yang terstandar, efisiensi air, zona
Menurunnya kualitas air Risiko gangguan pabrik penyangga Sungai.
Decreased water quality Risk of factory disruption Standardized water treatment, water efficiency, river
buffer zones.
Risiko emisi LUC Perlindungan NKT-SKT, restorasi area riparian, AKMF
Hilangnya tutupan vegetasi meningkat Mayong Merapun
Loss of vegetation cover Risk of LUC emissions HCV-HCSA protection, riparian area restoration,
increases Mayong Merapun AKMF
Risiko Operasional
Operational Risk
Penguapan tinggi sehingga Pemantauan TBS/air, perbaikan reservoir, pemanfaatan
kebutuhan air meningkat Efisiensi menurun air hujan.
High evaporation increases water Decreased efficiency FFB/water monitoring, reservoir improvement,
demand rainwater utilization.
Penerapan IPM, penggunaan predator alami,
Serangan hama meningkat Penurunan yield pengurangan bahan kimia.
Increased pest attacks Decreased yield IPM Implementation, use of natural predators, chemical
reduction.
88 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 89
Planet
Risiko Dampak Respon Mitigasi
Risk Impact Mitigation Response
Energi meningkat saat cuaca Biaya operasional Pemanfaatan cangkang, fiber, biogas sebagai energi
ekstrem meningkat terbarukan.
Increased energy during extreme Increased operational Utilization of shells, fiber, and biogas as renewable
weather costs energy sources.
Perubahan intensitas Perencanaan agronomi adaptif, pemupukan berbasis
Fluktuasi pasokan TBS produksi kondisi cuaca.
Fluctuations in FFB supply Changes in production Adaptive agronomic planning and weather-based
intensity fertilization.
Risiko Sosial dan Kepatuhan
Social and Compliance Risk
Zero burning policy, edukasi desa, KTPA, patroli
Dampak Kesehatan
Kabut asap komunitas.
masyarakat
Haze Zero burning policy, village education, KTPA,
Public health impact
community patrols.
Transparansi data lingkungan sesuai ketentuan OJK
Ekspektasi stakeholder meningkat
Tekanan reputasi dan GRI 2021.
Rising expectations from
Reputational pressure Environmental data transparency in accordance with
stakeholders
OJK and GRI 2021 regulations.
Potensi ketidakpatuhan Audit RSPO/ISPO, SOP Karhutla, pelaporan berkala.
Regulasi iklim menguat
Potential of non- RSPO/ISPO audits, forest and land fire SOP, regular
Stricter climate regulations
compliance reporting.
Mekanisme grievance terstruktur, respon cepat dan
Kepatuhan lingkungan Potensi sengketa pemantauan.
Environmental compliance Potential dispute Structured grievance mechanisms, rapid response, and
monitoring.
Untuk memitigasi risiko, TAPG melakukan pemantauan To reduce risks, TAPG regularly monitors the following
rutin pada parameter iklim berikut: climate parameters:
1. Indeks Bahaya Kebakaran (0–100). 1. Fire Danger Index (0–100).
2. Hotspot dari satelit Tera, Aqua, Suomi NPP (LAPAN). 2. Hotspots from Tera, Aqua, and Suomi NPP (LAPAN)
satellites.
3. Kelembapan tanah & curah hujan harian. 3. Soil moisture and daily rainfall.
4. Fluktuasi debit sungai. 4. Fluctuations in river discharge.
5. Ketersediaan air untuk PKS & kebun. 5. Water availability for palm oil mills and plantations.
6. Perubahan profil hama & penyakit. 6. Changes in pest and disease patterns.
7. Tingkat evapotranspirasi tanaman. 7. Plant evapotranspiration rates.
Monitoring dilakukan real-time dan menjadi dasar Monitoring is performed in real time and serves as a
pengambilan keputusan operasional. foundation for making operational decisions.
Jika sebelumnya mitigasi iklim lebih berfokus pada Although climate mitigation once concentrated more
tindakan responsif, kini TAPG telah bergeser menuju on reactive measures, TAPG has shifted to a proactive
pendekatan antisipatif dan prediktif. Sistem peringatan and predictive strategy. To maintain operational
dini, deteksi satelit, audit lingkungan berkala, analisis GRK sustainability, essential elements include early warning
menggunakan kalkulator RSPO, dan konservasi lanskap systems, satellite detection, regular environmental
terintegrasi menjadi pilar penting dalam memastikan audits, GHG analysis using the RSPO calculator, and
keberlanjutan operasional. integrated landscape conservation.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 89
Page 90
Pencegahan Kebakaran dan Ketahanan Iklim
Fire Prevention and Climate Resilience
Musim kemarau yang lebih panjang dan cuaca yang tidak A prolonged dry season coupled with unpredictable
menentu pada tahun 2025 menempatkan kebakaran weather conditions in 2025 elevate the risk of forest and
hutan dan lahan (Karhutla) sebagai ancaman iklim land fires (Karhutla), making them the most significant
paling signifikan bagi wilayah operasi TAPG. Tidak hanya climate threat to TAPG’s operational areas. These
mengancam keselamatan karyawan dan masyarakat fires not only jeopardize the safety of employees and
sekitar, Karhutla juga berpotensi menghentikan operasi, neighboring communities but also have the potential
merusak tanah organik, dan meningkatkan emisi karbon to disrupt operations, compromise organic soils, and
secara drastis. substantially increase carbon emissions.
Melihat kondisi ini, TAPG memperkuat sistem pencegahan In response, TAPG is enhancing its fire prevention
dan respons kebakaran hingga mencakup teknologi and response infrastructure through the integration
monitoring, kesiapan sarana dan prasarana, pelibatan of monitoring technologies, ensuring the readiness of
masyarakat, dan tata kelola yang sejalan dengan Inpres facilities and infrastructure, engaging with communities,
No. 11/2015 dan Permentan No. 6 Tahun 2025. Fokusnya and strengthening governance frameworks in accordance
upaya ini jelas yaitu mencegah munculnya api sedini with Presidential Instruction No. 11/2015 and Ministerial
mungkin, bukan sekadar memadamkannya. Regulation No. 6 of 2025. The primary objective of these
initiatives is clear: to prevent fires preemptively rather
than merely extinguish them.
Komitmen Zero-Burning TAPG TAPG’s Zero-Burning Commitment
Sebagai produsen minyak sawit berkelanjutan, As a sustainable palm oil producer, TAPG implements:
TAPG menerapkan:
1. Zero Burning Policy dalam seluruh aktivitas 1. A Zero Burning Policy in all land clearing and
pembukaan lahan dan replanting. replanting activities.
2. Kepatuhan pada Inpres No. 11/2015 dan Permentan 2. Compliance with Presidential Instruction No. 11/2015
No.6 Tahun 2025. and Ministerial Regulation No. 6 of 2025.
3. Implementasi SOP Pencegahan dan Penanggulangan 3. SOPs Implementation for Forest and Land Fire
Karhutla. Prevention and Mitigation.
4. Praktik Perkebunan Terbaik (GAP) untuk meminimalkan 4. Good Agricultural Practices (GAP) to reduce the
risiko api. risk of fire.
Kebijakan ini menjadi fondasi semua strategi pencegahan This policy lays the foundation for all forest and land
Karhutla, memastikan bahwa Perseroan tidak hanya fire prevention measures, making sure the Company
memenuhi peraturan, tetapi juga melindungi ekosistem complies with regulations while protecting the
dan masyarakat sekitar. surrounding ecosystem and communities.
Pendekatan Prediktif dan Preventif melalui Predictive and Preventive Approach through an
Sistem Peringatan Dini Early Warning System
TAPG menggunakan Sistem Peringkat Bahaya Kebakaran TAPG employs the Fire Danger Rating System (FDRS)
(SPBK) atau Fire Danger Rating System (FDRS) sebagai as a tool for predicting fire risk. This system calculates
alat prediksi risiko kebakaran. Sistem ini menghitung a danger index by analyzing weather conditions,
indeks bahaya berdasarkan kondisi cuaca, suhu, temperature, humidity, and natural fuels in the
kelembapan, dan bahan bakar alami di lapangan. SPBK environment. The FDRS is used daily to guide operational
digunakan setiap hari sebagai dasar pengambilan decisions, such as modifying plantation activities when
keputusan operasional, termasuk penyesuaian kegiatan the risk level rises.
kebun saat risiko meningkat.
90 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 91
Planet
Indeks Bahaya Api Tingkat Bahaya Warna Tindakan Kesiapsiagaan
No.
Fire Danger Index Danger Level Color Preparedness Actions
• Sosialisasi pencegahan kebakaran pada karyawan
dan masyarakat.
• Pengecekan sarpras kebakaran.
Rendah Biru • Pelatihan penanganan kebakaran.
1 0-40
Low Blue • Conducting fire prevention awareness programs
for employees and the community.
• Regularly checking fire prevention facilities.
• Providing fire handling training.
• Sosialisasi pencegahan kebakaran pada karyawan
dan masyarakat.
• Pengecekan sarpras kebakaran.
• Patroli Keliling 12 jam interval 4 jam sekali.
• Patroli menara pantau 12 jam setiap hari.
• Melakukan pelatihan dan simulasi penanganan
Sedang Hijau kebakaran lahan setiap bulan.
2. 41-70
Medium Green • Conducting fire prevention awareness programs
for employees and the community.
• Regularly checking fire prevention facilities.
• Performing 12-hour patrols every four hours.
• Conducting daily 12-hour monitoring tower patrols.
• Executing monthly fire handling training and
simulations.
• Tidak diperbolehkan membuang puntung rokok
secara sembarangan di areal operasional.
• Satgas Dalkarhutla siaga 24 jam.
• Patroli keliling 24 jam dilakukan interval 2 jam, di
area rawan kebakaran.
• Patroli menara pantau 24 jam di area rawan
kebakaran.
• Sarpras mesin pompa (siap, full bahan bakar).
• Mobil tanki (full air dan bahan bakar).
• BBM siap untuk pengisian bahan bakar di lapangan.
• Embung air berisi air penuh.
• Menugaskan personel tambahan untuk
melaksanakan patrol harian yang sistematis di
areal-areal yang bahaya/risiko tinggi.
• Menghentikan sebagian operasional jika
dibutuhkan.
Tinggi Kuning
3. 71-85 • Prohibiting the careless disposal of cigarette butts
High Yellow
in operational areas.
• Maintaining a 24-hour standby task force for forest
and land fires.
• Conducting 24-hour patrols every two hours in
high-risk areas.
• Ensuring 24-hour constant monitoring in fire-
prone areas
• Keeping fire pump equipment ready and fully
fueled.
• Ensuring water tankers are fully filled and
operational.
• Having fuel readily available for field operations.
• Maintaining full water reservoirs.
• Assigning additional personnel for systematic daily
patrols in high-risk areas.
• Suspending certain operations if necessary.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 91
Page 92
Indeks Bahaya Api Tingkat Bahaya Warna Tindakan Kesiapsiagaan
No.
Fire Danger Index Danger Level Color Preparedness Actions
• Tidak diperbolehkan membuang puntung rokok secara
sembarangan di areal operasional.
• Satgas Dalkarhutla siaga 24 jam.
• Patroli keliling 24 jam dilakukan interval 2 jam, di area
rawan kebakaran.
• Patroli menara pantau 24 jam di area rawan kebakaran.
• Sarpras mesin pompa (siap, full bahan bakar).
• Mobil tanki (full air dan bahan bakar).
• BBM siap untuk pengisian bahan bakar di lapangan.
• Embung air berisi air penuh.
• Estate Manager menugaskan personel tambahan untuk
melaksanakan patroli harian yang sistematis di areal-
areal yang bahaya/risiko tinggi.
• Menghentikan sebagian kegiatan operasional jika
Ekstrem Merah dibutuhkan.
4. 86-100
Extreme Red • Prohibiting the careless disposal of cigarette butts in
operational areas.
• Maintaining a 24-hour standby task force for forest and
land fires.
• Conducting 24-hour patrols every two hours in high-
risk areas.
• Ensuring 24-hour constant monitoring in fire-prone
areas
• Keeping fire pump equipment ready and fully fueled.
• Ensuring water tankers are fully filled and operational.
• Having fuel readily available for field operations.
• Maintaining full water reservoirs.
• Assigning additional personnel for systematic daily
patrols in high-risk areas.
• Suspending certain operations if necessary.
Teknologi Deteksi Dini Early Detection Technology
Untuk memastikan deteksi dini yang akurat, TAPG bekerja To ensure accurate early detection, TAPG partners with
sama dengan LAPAN memantau titik panas (hotspot) LAPAN to monitor hotspots within a 5-km radius using
dalam radius 5 km menggunakan tiga satelit: three satellites:
1. TERRA (MODIS) 1. TERRA (MODIS)
2. AQUA (MODIS) 2. AQUA (MODIS)
3. Suomi-NPP (VIIRS) 3. Suomi-NPP (VIIRS)
Sistem ini diintegrasikan dengan push-report ke This system is integrated with push reports to the
smartphone tim kebun, memastikan respons cepat plantation team’s smartphones, enabling quick responses
terhadap setiap potensi api. to any potential fire.
Complementary Tools: Complementary Tools:
1. Drone untuk mengakses area sulit dijangkau. 1. Drones for accessing hard-to-reach areas.
2. GPS, binocular, peta, radio HT untuk patroli darat 2. GPS, binoculars, maps, and HT radios for ground
dan menara. and tower patrols.
3. Ground check setiap kali muncul notifikasi hotspot. 3. Ground checks whenever hotspot notifications
are received.
Hasil pemeriksaan segera dilaporkan ke kantor site dan Inspection results are immediately sent to the site office
kantor pusat, serta dilaporkan kepada otoritas lokal and headquarters, and are reported to local authorities
setidaknya setahun sekali. at least once a year.
Hingga akhir tahun 2025, terdapat 8 (delapan) hotspot As of the end of 2025, there were 8 hotspots outside the
di luar konsesi Kalimantan Tengah dan 119 hotspot di concession areas in Central Kalimantan and 119 hotspots
luar konsesi Kalimantan Timur. outside the concession areas in East Kalimantan.
92 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 93
Planet
Sarana dan Prasarana Pemadaman Kebakaran Fire Control Facilities and Infrastructure
Pada 2025, seluruh anak perusahaan TAPG telah By 2025, all subsidiaries of TAPG have fulfilled 100% of their
memenuhi 100% kebutuhan sarana dan prasarana requirements for firefighting infrastructure, in accordance
pemadaman kebakaran sesuai Permentan No . 6 Tahun with Minister of Agriculture Regulation No. 6 of 2025 and
2025 dan KLHK No. 32/2016. Ministry of Environment and Forestry Regulation No. 32/2016.
Sarana & Prasarana Kunci: Key Facilities & Infrastructure:
1. Peralatan pribadi & regu pemadam 1. Personal equipment & firefighters
2. Peralatan tangan (cangkul, sekop, McLeod, dan lainnya) 2. Hand tools (hoes, shovels, McLeod, etc.)
3. Pompa air & perlengkapan 3. Water pumps & equipment
4. Mobil tangki air & BBM cadangan 4. Water tankers & spare fuel
5. Sistem pendukung data & informasi 5. Data & information support systems
6. Sarana transportasi patroli 6. Patrol transportation facilities
7. Sarana kampanye & peringatan dini 7. Campaign & early warning facilities
8. Sistem pengelolaan kanal untuk tanah organik 8. Canal management system for organic soil
9. Posko penanganan krisis 9. Crisis response post
10. Menara pantau api dan embung air 10. Fire watchtowers and water reservoirs
Hingga akhir 2025, TAPG memiliki: By the end of 2025, TAPG has:
300 326 38
unit menara unit
pantau embung air unit drone
watchtowers water reservoirs drones
Semua fasilitas ini secara rutin dicek untuk memastikan All these facilities are regularly inspected to ensure water
ketersediaan air dan pengawasan optimal terhadap supply and proper monitoring of vulnerable areas.
area rawan.
Satuan Tugas Pengendalian Karhutla Forest and Land Fire Control Task Force
Satuan Tugas Pengendalian Karhutla adalah garda The Forest and Land Fire Control Task Force serves as
terdepan dalam mitigasi kebakaran TAPG. Satgas the frontline in TAPG fire mitigation. It was established
dibentuk secara internal dan eksternal, serta mendapatkan with support from both internal and external sources
persetujuan pemerintah daerah. and has received approval from the local government.
Struktur Satgas: Task Force Structure:
1. Ketua 1. Chairperson
2. Sekretaris 2. Secretary
3. Regu Inti 3. Core Team
4. Regu Pendukung 4. Support Team
5. Regu Perbantuan 5. Assistance Team
6. Penanggung jawab Urusan Pencegahan, Pemadaman, 6. Personnel responsible for prevention, extinguishing,
Logistik, Penyelamatan & Evakuasi logistics, rescue, and evacuation
7. Kelompok Tani Peduli Api (KTPA) sebagai regu 7. Fire-Aware Farmers Group (KTPA) as an external
eksternal team
Jumlah Personel (2025) | Number of Personnel (2025):
21 Regu Satgas Karhutla 54 Regu Inti 176 Regu Pendukung 57 KTPA
21 Forest and Land Fire Task 54 Core Teams 176 Support Teams
Force Teams
3.425 810 1.760 855
orang | people orang | people orang | people orang | people
Keterlibatan masyarakat desa melalui KTPA menjadi pilar Village community involvement through KTPA is a key
penting yang menurunkan risiko kebakaran di wilayah pillar in lowering the risk of fires in the areas around
sekitar operasi. operations.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 93
Page 94
Desa Makmur Peduli Api Prosperous Fire-free Village Program (DMPA)
TAPG mengembangkan program Desa Makmur Peduli Api TAPG created the Prosperous Fire-Aware Village (DMPA)
(DMPA) sebagai pendekatan sosial untuk memperkuat program as a community-focused effort to enhance
pencegahan Karhutla berbasis masyarakat. forest and land fire prevention.
Aktivitas inti mencakup: Core activities consist of:
1. Sosialisasi pencegahan kebakaran. 1. Fire prevention outreach.
2. Pelatihan teknis anggota KTPA. 2. Technical training for KTPA members.
3. Pemberian sarpras pencegahan karhutla. 3. Providing infrastructure for forest and land fire
prevention.
4. Pemasangan signboard & materi edukasi lingkungan. 4. Installing signboards and environmental education
materials.
5. Simulasi pemadaman 4 kali setahun. 5. Conducting fire extinguishing simulations four
times annually.
Pendekatan kolaboratif ini membantu menjaga area desa This collaborative effort aims to keep village areas free
tetap bebas dari kebakaran sepanjang 2025. of fire through 2025.
Aplikasi Patroli Api Fire Patrol Application
TAPG menjalankan Aplikasi Patroli Api (mobile app) yang TAPG operates a Fire Patrol Application (mobile app)
memonitor rute patroli secara real time. that monitors patrol routes in real time.
Fungsi Utama: Main Functions:
1. Merekam jejak patroli area rawan. 1. Records patrol routes in high-risk areas.
2. Melaporkan titik api secara digital. 2. Reports fire hotspots digitally.
3. Validasi apakah patroli sesuai rute. 3. Checks if patrols are on schedule.
4. Synchronised reporting untuk pimpinan unit. 4. Provides synchronized updates for unit leaders.
Jika ditemukan api, Satgas dapat segera mengonsolidasikan If a fire is detected, the Task Force can quickly gather
bantuan dari afdeling terdekat. assistance from the nearest department.
Alur Pelaporan Deteksi Dini
Reporting Flow for Early Detection
Darat
Land
Patroli Menara
Patrol Tower
Deteksi Dini Push Report
Early Detection Hotspot Drone
Posko
Command Post
94 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 95
Planet
Patroli Aplikasi Bagian dari Upaya Deteksi Dini
Application Patrol as Part of Early Detection Efforts
Smartphone
Radio HT
HT Radio
Petugas Patroli
Patrol Officer
Area Rawan Kebakaran
Fire-Prone Area
Menara api
Menara api Fire Watch Tower
Fire Watch Tower
Area Rawan Kebakaran Posko Area Rawan Kebakaran
Fire-Prone Area Command Post Fire-Prone Area
Berbagai upaya pencegahan ini membuahkan hasil. These various prevention efforts have produced positive
results.
Pada 2025: By 2025:
Tidak terjadi kejadian kebakaran lahan di kebun inti maupun kebun plasma/mandiri TAPG.
There were no land fires in TAPG’s main plantations or plasma/independent plantations.
Sebagai bentuk apresiasi, TAPG memberikan As a gesture of appreciation, TAPG rewarded villages
penghargaan kepada desa-desa yang berhasil menjaga that successfully kept their areas fire-free.
wilayahnya bebas dari api.
Konservasi Lahan Kelapa Sawit Berkelanjutan
Sustainable Palm Oil Land Conservation
Pengelolaan lahan berkelanjutan adalah fondasi dari Sustainable land management forms the core of TAPG’s
strategi keberlanjutan TAPG. Di tengah tekanan sustainability strategy. Faced with challenges such as
perubahan iklim, degradasi tanah organik, dan climate change, soil organic matter degradation, and
kebutuhan menjaga cadangan karbon, TAPG menerapkan the need to preserve carbon stocks, TAPG adopts a
pendekatan tata kelola lahan yang tidak hanya land management approach that emphasizes not
berorientasi pada produktivitas, tetapi juga ketahanan only productivity but also the long-term resilience
ekosistem jangka panjang. of ecosystems.
Melalui prinsip No Deforestation, No Peat, No By adhering to principles such as No Deforestation, No
Exploitation (NDPE), Zero Burning, konservasi NKT– Peat, No Exploitation (NDPE), Zero Burning, HCV-HCS
SKT, serta manajemen tanah organik dan air, Perseroan conservation, and organic soil and water management,
memastikan bahwa setiap hektare lahan yang the Company ensures that every hectare of land
dikelola memberi manfaat lingkungan, ekonomi, dan under its care delivers environmental, economic, and
sosial sekaligus. social benefits.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 95
Page 96
Dengan menjaga area bernilai konservasi tinggi, By preserving high conservation value (HCV) areas,
melindungi tanah organik, meminimalkan gangguan safeguarding organic soil, reducing soil disturbance, and
tanah, dan menerapkan pengelolaan dan pemantauan implementing conservation management and monitoring
konservasi, TAPG mengurangi potensi emisi dari: programs, TAPG lowers potential emissions from:
1. Land Use Change (LUC). 1. Land Use Change (LUC).
2. Degradasi tanah organik. 2. Organic soil degradation.
3. Hilangnya cadangan karbon. 3. Loss of carbon stocks.
4. Berkurangnya fungsi ekosistem riparian. 4. Decline in riparian ecosystem function.
Pendekatan ini memperkuat fondasi menuju Netral This approach enhances the pathway to achieving Carbon
Karbon 2036 dan memastikan keberlanjutan ekosistem Neutrality by 2036 and supports the sustainability of
yang menopang produktivitas jangka panjang. ecosystems vital for long-term productivity.
Komitmen NDPE NDPE Commitment
Komitmen NDPE menjadi pilar utama dalam seluruh The NDPE commitment is essential to all operations.
operasional. Kebijakan ini memastikan bahwa TAPG This policy enables TAPG to prevent practices that could
menghindari praktik yang berisiko merusak ekosistem damage high conservation value ecosystems and reduce
bernilai konservasi tinggi dan mengurangi emisi karbon carbon emissions related to land cover change. It is
dari perubahan tutupan lahan. Kebijakan ini dijalankan implemented via the Agronomy Standard Operating
melalui SOP Agronomi yang diperbarui secara berkala Procedure (SOP), which is regularly revised and serves
dan menjadi referensi teknis bagi seluruh unit kebun. as a technical guide for all plantation units.
Komponen NDPE TAPG
TAPG NDPE Components
NO Deforestation
Perlindungan hutan primer, hutan sekunder, dan ekosistem penting lain berdasarkan kajian NKT–SKT.
Protection of primary forests, secondary forests, and other vital ecosystems based on HCV-HCSA assessments.
NO Peat NO Exploitation
Tidak ada pembukaan baru di tanah organik/peat Tidak memperbolehkan segala bentuk eksploitasi.
sejak 2016. No form of exploitation is allowed.
No new clearing of organic/peat soils since 2016.
ZERO Burning Responsible Sourcing
Pembukaan lahan tanpa bakar dan kepatuhan Pemasok wajib memenuhi prinsip keberlanjutan
terhadap seluruh regulasi kebakaran. yang sama.
Land clearing without burning and in compliance Suppliers must follow the same sustainability
with all fire regulations. principles.
96 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 97
Planet
Perlindungan Tanah Organik Organic Soil Protection
Tanah organik merupakan penyimpan lebih dari 30% Organic soils hold over 30% of the world’s carbon
cadangan karbon dunia. Karena itu, pengelolaan peat reserves, making peat management a key priority
merupakan area prioritas bagi TAPG. for TAPG.
Strategi Pengelolaan Tanah Organik TAPG: TAPG Organic Soil Management Strategy:
1. Pemanfaatan tanaman penutup tanah (LCC) seperti 1. Use of cover crops (LCC), such as Mucuna bracteata,
Mucuna bracteata untuk mencegah erosi dan to prevent erosion and control weeds.
mengendalikan gulma.
2. Pemantauan air ketat melalui desain kanal, tanggul, 2. Strict water monitoring through the design of canals,
dan water-gate. embankments, and water gates.
3. Pemetaan Fungsi Ekosistem Gambut (FEG) 3. Peat Ecosystem Function (FEG) mapping based on
berdasarkan peta nasional 2017. the 2017 national map.
4. Verifikasi kondisi tanah organik melalui lembaga 4. Verification of organic soil conditions by an
independen. independent agency.
Upaya ini memastikan bahwa tanah organik tetap stabil, These efforts help ensure organic soil remains stable,
terjaga kelembapannya, dan tidak melepaskan emisi retains moisture, and does not emit large amounts
karbon dalam jumlah besar. of carbon.
Melindungi Area NKT dan SKT Protecting HCV and HCS Areas
TAPG melaksanakan kajian NKT (HCV) dan SKT (HCS) TAPG has been performing HCV and HCS assessments
sejak 2012 bekerja sama dengan asesor berlisensi since 2012, working with assessors licensed under the
Assessor Licensing Scheme (ALS). Hasil kajian ini Assessor Licensing Scheme (ALS). The results help
digunakan untuk mengidentifikasi areal yang harus identify areas that need protection, restoration, or
dilindungi, direstorasi, atau dikelola secara khusus. special management.
Hasil Kajian | Study Results:
8% area konsesi teridentifikasi sebagai NKT
of the concession area identified as HCV 12 % area teridentifikasi sebagai SKT
of the area identified as HCS
20 % wilayah konsesi
of the concession area
total area dilindungi
total protected are
Semua area ini dikelola dengan pendekatan perlindungan All of these areas are managed with a landscape
lanskap, pemantauan tutupan lahan, dan restorasi area protection approach, land cover monitoring, and
yang menunjukkan degradasi. restoration of degraded areas.
Upaya Perlindungan HCV/HCS: HCV/HCS Protection Efforts:
1. Penetapan batas areal konservasi. 1. Delineation of conservation zones.
2. Patroli rutin & pencegahan perburuan. 2. Regular patrols and measures to prevent poaching.
3. Monitoring tutupan lahan menggunakan drone & 3. Monitoring land cover through drones and
citra satelit. satellite imagery.
4. Pelatihan staf dan sosialisasi warga. 4. Training of personnel and engagement with
the communities.
5. Pengelolaan habitat flora & fauna langka, terancam 5. Management of habitats for rare, threatened, and
dan dilindungi. protected species of flora and fauna.
6. Remediasi area riparian dan kelerengan tinggi sesuai 6. Remediation of riparian zones and steep slope areas
kriteria RSPO. in accordance with RSPO standards.
Tidak ada kasus deforestasi yang ditemukan dalam area No cases of deforestation were recorded within HCV–
NKT–SKT sepanjang 2025. HCS areas through 2025.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 97
Page 98
Monitoring Lahan Terintegrasi Integrated Land Monitoring
TAPG menggunakan berbagai sistem digital untuk TAPG utilizes various digital systems to monitor land
memonitor kondisi lahan dan hutan, termasuk: and forest conditions, including:
1. Monitoring tutupan lahan berbasis citra udara. 1. Land cover monitoring using aerial imagery.
2. Deteksi perubahan vegetasi (LUC analysis). 2. Vegetation change detection (LUC analysis).
3. Inventarisasi flora & fauna. 3. Flora and fauna inventories.
4. Sistem pelaporan internal melalui dashboard 4. An internal reporting system via an environmental
lingkungan. dashboard.
5. Audit berkala ISPO, RSPO, dan otoritas daerah. 5. Regular audits conducted by ISPO, RSPO, and
local authorities.
Pendekatan ini memastikan perlindungan areal bernilai This method guarantees that conservation-value
konservasi berjalan konsisten dan terukur. areas are protected in a way that is both consistent
and quantifiable.
Perlindungan Sempadan Sungai dan Aliran Air Riparian Zone and Natural Waterway Protection
Alami
Sungai dan anak sungai di area konsesi TAPG memainkan Rivers and streams within the TAPG concession area
peran kunci dalam menjaga keseimbangan hidrologis are vital for maintaining hydrological balance and
dan kualitas ekosistem. ecosystem quality.
Pendekatan Perlindungan: Protection Strategy:
1. Penetapan zona penyangga (buffer zone) pada 1. Create buffer zones along riverbanks.
sempadan sungai.
2. Penanaman kembali dengan jenis asli. 2. Replant using native species.
3. Larangan aktivitas budidaya di area konservasi. 3. Ban cultivation in conservation zones.
4. Pemantauan berkala kondisi debit air dan 4. Conduct regular monitoring of water flow and
keanekaragaman hayati akuatik. aquatic life.
Prinsip ini memastikan jalur air tetap berfungsi sebagai This approach guarantees that these waterways remain
penyedia air bersih bagi masyarakat dan habitat bagi reliable sources of clean water for local communities
satwa liar. and habitats for wildlife.
Praktik Agronomi Berkelanjutan Sustainable Agronomic Practices
Untuk menjaga keberlanjutan produksi, TAPG menerapkan To maintain sustainable production, TAPG implements
praktik agronomi rendah emisi yang berfokus pada: low-emission agronomic practices focused on:
1. Penggunaan bibit bersertifikat dari sumber terkemuka 1. Using certified seeds from reputable sources (PPKS,
(PPKS, Dami mas, Socfindo, Lonsum, ASD, Topaz, Dami mas, Socfindo, Lonsum, ASD, Topaz, Felda).
Felda).
2. Pengelolaan tanah dan air yang minim gangguan. 2. Employing minimally disruptive soil and water
management.
3. Pemupukan tepat dosis dan tepat waktu. 3. Applying fertilizers appropriately and on time.
4. Recycle-based fertiliser: janjang kosong, pelepah, 4. Recycling fertilizers such as empty fruit bunches,
fiber, POME (setelah diolah). fronds, fiber, and POME (after processing).
5. Efisiensi penggunaan pestisida dan herbisida sesuai 5. Using pesticides and herbicides efficiently, following
daftar Kementerian Pertanian. the Ministry of Agriculture’s list.
6. Inovasi R&D untuk meningkatkan penggunaan 6. Investing in R&D to increase organic fertilizer use.
pupuk organik.
Pendekatan ini berkontribusi pada pengurangan This approach helps reduce emissions, improve soil
emisi, peningkatan kesehatan tanah, dan stabilitas health, and ensure stable plantation productivity.
produktivitas kebun.
98 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 99
Planet
Pengurangan Emisi dan
Carbon Neutrality [OJK F.12][GRI 3-3]
Emission Reduction and Carbon Neutrality
Sebagai perusahaan yang beroperasi di industri kelapa As a company operating in the palm oil industry, which
sawit yang membutuhkan energi dan menghasilkan emisi, requires substantial energy and produces emissions,
TAPG menempatkan pengurangan emisi Gas Rumah TAPG focuses on lowering greenhouse gas (GHG)
Kaca (GRK) sebagai prioritas strategis. Emisi tidak hanya emissions. These emissions affect the environment and
berdampak pada lingkungan, tetapi juga menentukan also influence operational stability, Company reputation,
stabilitas operasional, reputasi Perseroan, dan kesiapan and the ability to meet global sustainability standards.
menghadapi standar keberlanjutan global.
Melalui pendekatan berbasis sains, pemantauan GRK Using a science-based method, standard GHG
yang terstandarisasi, dan penerapan teknologi rendah monitoring, and adopting low-emission technologies,
emisi, TAPG memperkuat fondasi untuk mencapai target TAPG is building a strong foundation to reach its bold
besar: Netral Karbon pada tahun 2036 sebagai bagian goal of Carbon Neutrality by 2036 as part of TAPG
dari New Journey of TAPG Sustainability. Sustainability’s New Journey.
Penghitungan dan Sumber Emisi TAPG TAPG Emission Calculations and Sources
TAPG melakukan penghitungan emisi GRK secara TAPG has been regularly calculating GHG emissions
berkala sejak 2019 menggunakan RSPO GHG Calculator, since 2019 using the RSPO GHG Calculator, including:
meliputi:
1. Scope 1 (emisi langsung). 1. Scope 1 (direct emissions).
a. Konversi tutupan lahan; a. Land cover conversion;
b. Aplikasi pupuk & limbah agronomi; b. Fertilizer application & agronomic waste;
c. Energi dari pembakaran solar; dan c. Energy from diesel combustion; and
d. Pengolahan limbah cair (POME). d. Wastewater treatment (POME).
2. Scope 2 (energi yang dibeli). 2. Scope 2 (purchased energy).
3. Scope 3 (transportasi TBS pemasok luar, penggunaan 3. Scope 3 (FFB transportation from external suppliers,
produk hilir, kegiatan pemasok). downstream product use, supplier activities).
Sumber Emisi Utama TAPG
TAPG Main Emission Sources
9,30% 44,11%
13,09%
8,94% 2025
1,34%
23,22%
Perubahan Tutupan Limbah Cair Kelapa Penggunaan Bahan Pupuk Gambut Pemasok Pihak
Lahan (LUC Sawit (POME) Bakar Fosil Fertilizers Peat Ketiga
Emmissions) Palm Oil Mill Fossil Fuels Used 3rd Party
Land Use Change Effluent (POME) Suppliers
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 99
Page 100
Mitigasi Emisi TAPG TAPG Emissions Mitigation
Keseluruhan strategi mitigasi emisi TAPG dibingkai dalam The overall TAPG emissions mitigation strategy is
lima pilar utama yang saling terkait untuk mencapai built around five interconnected main pillars to reach
Netral Karbon. carbon neutrality.
Mitigasi Peningkatan Emisi dari Sumber Konversi Lahan
Mitigate the Increasing Emissions from Land Conversion
Pengurangan Emisi dari Operasional
Reduce Emissions from Operations
Pengurangan Emisi dari Operasional
Reduce Emissionsfrom Operations
Pemanfaatan Energi Terbarukan
Utilize the Renewable Energy Resources
Efficiently
Peningkatan Stock Karbon
melalui Area Konservasi
Increase Carbon Stocks in the
Conservation Areas
Netral Karbon
Carbon Neutral
• Perlindungan NKT–SKT.
• Tidak ada pembukaan hutan.
• Identifikasi cadangan karbon dan pemantauan tutupan lahan.
• Remediasi dan restorasi area sempadan sungai.
Nilai tambah: upaya ini mengurangi emisi LUC sekaligus meningkatkan
Mitigasi Emisi dari Perubahan Tutupan
serapan karbon.
Lahan (LUC)
1.
Mitigating Emissions from Land Cover
• HCV–HCS protection.
Change (LUC)
• No clearing of forests.
• Identification of carbon stocks and monitoring land cover.
• Restoration & riparian rehabilitation.
Added value: these actions decrease land use change (LUC) emissions
and enhance carbon sequestration.
• Optimalisasi pemupukan tepat dosis & tepat waktu.
• Penurunan penggunaan bahan kimia berisiko tinggi.
• Pengendalian Hama Terpadu (IPM).
• Pemanfaatan kompos, janjang kosong, dan pupuk organik dari
limbah pabrik.
• Efisiensi transportasi TBS & penggunaan solar.
Tujuannya: menekan emisi dari pupuk, transport, dan pembakaran
energi.
Pengurangan Emisi dari Operasional
Agronomi
2. • Optimization of fertilizer application with appropriate dosage and
Reducing Emissions from Agronomic
timing.
Operations
• Reduction in the use of high-risk chemicals.
• Implementation of Integrated Pest Management (IPM).
• Utilization of compost, empty fruit bunches, and organic fertilizers
derived from mill waste.
• Efficient transportation of fresh fruit bunches (FFB) and Diesel fuel
consumption.
The objective: to decrease emissions resulting from fertilizers,
transportation, and energy combustion.
100 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 101
Planet
Limbah cair PKS merupakan salah satu kontributor terbesar emisi
metana. TAPG mereduksi emisi secara signifikan melalui:
• Methane Capture di fasilitas Biogas Plant–KCP.
• Pengolahan POME sesuai baku mutu.
• Pemanfaatan POME terolah sebagai pupuk cair (Land Application).
Pengurangan Emisi dari Limbah Cair
(POME)
3. POMs liquid waste is a major contributor of methane emissions. TAPG
Reducing Emissions from Liquid Waste
effectively reduces these emissions by:
(POME)
• Capturing methane at the Biogas Plant–KCP facility.
• POME Processing to meet quality standards.
• Using processed POME as liquid fertilizer (Land Application).
Pengurangan Emisi POME 2024-2025 [GRI 305-5]
POME Emission Reduction 2024-2025
Tahun
2025 2024 2022
Year
Produksi POME (t/yr)
2.508.513 2.231.206 2.647.340
POME Production
Total emisi POME (tCO2/yr)
522.677 489.099 771.633
Total POME Emissions
Penurunan dari 2022 (baseline
sebelum pemasangan methane
capture) tCO2/yr
Reduction from 2022 (baseline 248.956
prior to the implementation
of methane capture systems)
tCO2/yr
Persentase penurunan
32%
Percentage Reduction
Tren Emisi POME 2025 dibandingkan dengan tahun 2024
POME Emission Trends in 2025 compared to 2024
Produksi POME (t/yr)
POME Production
2025 2.508.513
2024 2.231.206
Total emisi POME (tCO2 /yr)
Total POME Emissions
2025 522.677
2024 489.099
Methane capture telah menjadi tonggak penting dalam
perjalanan menuju Net Zero 2036.
Methane capture has marked a crucial milestone on the
path to achieving Net Zero 2036.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 101
Page 102
TAPG memaksimalkan penggunaan energi terbarukan dari produk
samping pabrik:
• Cangkang dan fiber sebagai bahan bakar biomassa boiler.
• Biogas dari methane capture sebagai sumber energi baru.
• Pengurangan konsumsi solar dan listrik berbasis generator.
Konsumsi energi total 2025: 7.727.169 GJ (termasuk konsumsi
energi terbarukan) Kontribusi energi terbarukan (96% dari total
konsumsi energi):
• Cangkang: 204.674 ton
• Fiber: 346.155 ton
• Biogas: 190.917 m3
Penggunaan energi terbarukan berperan langsung dalam mengurangi
jejak karbon operasional.
Pemanfaatan Energi Terbarukan
4.
Utilizing Renewable Energy TAPG optimizes renewable energy utilization from factory by-
products:
• Shells and fiber serve as biomass boiler fuel.
• Biogas generated from methane capture provides a new energy
source.
• Diesel and generator-based electricity use is reduced.
Total energy consumption in 2025: 7,727,169 GJ (including renewable
energy consumption). Renewable energy contribution (96% of total
energy consumption):
• Shells: 204,674 tons
• Fiber: 346,155 tons
• Biogas: 190,917 m3
The utilization of renewable energy sources significantly contributes
to the reduction of the operational carbon footprint.
Melalui areal konservasi, NKT–SKT, dan Hutan Mayong Merapun, TAPG
meningkatkan kemampuan lahan untuk menyerap karbon.
Pendekatan ini meliputi:
• Perlindungan hutan bernilai tinggi.
• Remediasi area yang terdegradasi.
• Penanaman kembali vegetasi lokal.
• Monitoring flora-fauna kunci.
Area konservasi menjadi “penyeimbang" emisi, membantu menurunkan
Peningkatan Stok Karbon melalui Area
Net Carbon dalam operasional.
Konservasi
5.
Increasing Carbon Stocks through
Through conservation areas, HCV-HCS, and the Mayong Merapun
Conservation Areas
Forest, TAPG enhances the land's capacity to sequester carbon.
This strategy involves:
• Protecting high-value forests.
• Restoring degraded areas.
• Replanting native vegetation.
• Monitoring key flora and fauna.
Conservation areas serve as an emissions “balancer,” helping reduce
net carbon emissions from operations.
102 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 103
Planet
TAPG menghitung emisi bersih (Net Carbon) per PKS dengan mempertimbangkan:
TAPG calculates net carbon emissions per palm oil mill by including:
• Emisi Land Use Change (LUC). • Land Use Change (LUC) emissions.
• Serapan karbon dari tanaman kelapa sawit. • Carbon absorption from oil palm plantations.
• Serapan karbon dari areal konservasi. • Carbon absorption from conservation areas.
LUC Emission 2025 (tCO2-eq)
PKS
POMs
Emisi Land Use Palm Oil Conservation
Net Carbon
Change Sequestration Sequestration
13 PKS
992.664 (815.515) (77.457) 99.693
POMs
Intensitas Emisi GRK [GRI 305-4][OJK F11][E-02]
GHG Emissions Intensity
Intensitas Emisi GRK
GHG Emissions Intensity 2025 2024 2023
Total Emisi GRK (ton CO2eq)
1.310.459 1.427.940 1.513.440
Total GHG Emissions (tons CO2eq)
Volume Produksi CPO
651.974 631.364 670.799
CPO Production Volume
Intensitas Emisi GRK
(ton CO2eq/CPO)
1,66 1,87 1,87
GHG Emissions Intensity
(tonnes CO2eq/CPO)
Penjualan (Rp juta)
11.402.198 9.671.463 8.325.887
Sales (million Rp)
Intensitas Emisi GRK
(ton CO2eq/Rp juta)
0,11 0,15 0,18
GHG Emissions Intensity
(tonnes CO2eq/million Rp)
Catatan: Penghitungan dilakukan untuk 13 PKS
Note : Calculated on 13 POMs
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 103
Page 104
E-01: Laporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) [GRI 305-1, 305-2, 305-3, 305-4]
Greenhouse Gas (GHG) Emissions Report
Kategori Emisi Satuan
2025
Emission Category Unit
Emisi GRK Scope 1
GHG Emissions Scope 1
Emisi GRK Langsung dan Pembuangan
TonCO2-eq 2.041.240
Direct GHG Emissions and Dissipation
Emisi GRK Scope 2
GHG Emissions Scope 2
Emisi GRK Tidak Langsung dari Energi yang Diimpor/Dibeli
TonCO2-eq -
Indirect GHG Emissions from Imported/Purchased Energy
Emisi GRK Scope 3
GHG Emissions Scope 3
Emisi GRK Tidak Langsung dari Transportasi
-
Indirect GHG Emissions from Transportation
Emisi GRK Tidak Langsung dari Produk yang Digunakan oleh Perusahaan
-
Indirect GHG Emissions from Company Products
Emisi GRK Tidak Langsung ang Terkait dengan Penggunaan Produk dari
Perusahaan -
Indirect GHG Emissions Associated with the Use of Products by Companies
Emisi GRK Tidak Langsung dari Sumber Lainnya TonCO2-eq
209.270,66
Indirect GHG Emissions from Other Sources
Total Emisi GRK (Scope 1 dan 2)
2.041.240,01
Total GHG Emissions (Scope 1 and 2)
Total Emisi GRK (Scope 1, 2, dan 3)
2.250.510,67
Total GHG Emissions (Scope 1,2, and 3)
Kompensasi/Kredit -940.052,15
Offsets/Credits
Pembelian Renewable Energy Certificate (REC)
kwh 0
Renewable Energy Certificate (REC)Purchase
104 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 105
Planet
Pengelolaan Air dan Limbah Berkelanjutan [GRI 3-3]
Sustainable Water and Waste Management
PENGELOLAAN AIR [GRI 303-1, 303-2] WATER MANAGEMENT [GRI 303-1, 303-2]
Air merupakan elemen penting dalam seluruh proses Water plays an essential role throughout the entire palm
produksi minyak kelapa sawit. Di Pabrik Kelapa Sawit oil production process. In palm oil mills (POMs), it is
(PKS), air digunakan untuk perebusan, pemurnian, used for boiling, refining, sterilization, and domestic
sterilisasi, hingga kebutuhan domestik karyawan. needs for employees. With climate change causing
Perubahan iklim yang menyebabkan variabilitas curah variability in rainfall, using water efficiently becomes
hujan membuat efisiensi penggunaan air menjadi even more important.
semakin krusial.
TAPG mengelola air secara bertanggung jawab dengan TAPG manages water responsibly by focusing on
mengedepankan efisiensi, perlindungan sumber air, efficiency, protecting water sources, and complying
dan kepatuhan pada baku mutu, memastikan bahwa with quality standards. This approach ensures that
setiap liter air yang digunakan memberikan nilai tanpa every liter of water serves its purpose without harming
membahayakan lingkungan. the environment.
Untuk menjamin kualitas dan ketersediaan air, TAPG To maintain water quality and availability, TAPG sources
menggunakan pasokan dari waduk dan sungai yang water from reservoirs and rivers located at least 500
berjarak minimal 500 meter dari PKS. Air dari sumber ini meters away from the POMs. The water is then treated
kemudian diolah agar memenuhi standar kualitas industri. to meet industrial quality standards. In some POMs,
Di beberapa PKS, air hujan dimanfaatkan dengan sistem rainwater is collected via gutter systems to supplement
talang untuk menambah pasokan cadangan. the water reserve.
Ilustrasi Penggunaan Air di PKS
Illustration of Water Use at POMs
Steriliser
W1 W2
Water Treatment Back Preassure Pressing
Boiler Turbine Station
Plant (WTP) Vessel (BPV)
W3 Classification
Process Station
Kernel
POME/Land Station
Application
Notes:
W1 = Treated Water for Boiler
W2 = Turbin Cooling Water
W3 = Dilution Water
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 105
Page 106
Inisiatif Efisiensi Air Water Efficiency Initiatives
Untuk mengoptimalkan penggunaan air, TAPG To optimize water use, TAPG has implemented several
menerapkan berbagai upaya efisiensi: efficiency measures:
1. Pemantauan konsumsi air per ton TBS. 1. Monitoring water consumption per ton of fresh fruit
bunches (FFB).
2. Pencegahan kebocoran pipa, valve, dan tangki. 2. Preventing leaks in pipes, valves, and tanks.
3. Mengurangi tumpahan proses agar tidak memerlukan 3. Reducing process spills to avoid the need for
pembersihan berulang. repeated cleaning.
4. Edukasi karyawan untuk penggunaan air yang bijak. 4. Educating employees on responsible water use.
5. Optimasi penggunaan air di PKS dan perumahan 5. Improving water use in the mill and employee housing.
karyawan.
Intensitas konsumsi air tercatat 3.261.040 m³/ton CPO, Water consumption intensity was recorded at
mengalami penurunan sebesar 9,31% dibanding periode 3,261,040 m³ per ton of CPO, a 9.31% decrease from
sebelumnya, yang menjadi indikator peningkatan efisiensi the previous period, indicating enhanced production
proses produksi. process efficiency.
Jumlah Volume Pengambilan Air dan Sumbernya [GRI 303-3]
Volume and Source of Water Intake
Volume
(dalam kiloliter)
Sumber Air
(in kilolitre)
Water Source
2025 2024 2023
Air Permukaan
3.261.040 3.279.880 3.000.608
Surface Water
Dalam upaya untuk mencapai efisiensi penggunaan air,
maka Perseroan melakukan program efisiensi dalam To achieve further water usage efficiency, the company
pengelolaan sumber air untuk proses produksi CPO has implemented efficiency programs in managing water
dan PK. sources for CPO and PK production.
Jumlah Penggunaan Air [E-04] [OJK F.8][GRI 303-5]
Amount of Water Use
Jenis Air
Type of Water 2025 2024 2023
*Proses | Process
1.171.165 1.284.721 1.103.095
(m3) (A)
** Boiler
2.089.875 1.995.159 1.897.513
(m3) (B)
***Domestik | Domestic
1.476.045 1.303.449 1.209.854
(m3) (A+B)
Jumlah 3.261.040 3.279.880 3.000.608
* Penggunaan Air Proses untuk memproduksi CPO | Use of Process Water to produce CPO
** Boiler untuk menghasilkan steam di PKS | Boiler to generate steam in POM
*** Domestik diperuntukan untuk karyawan | Domestic intended for employees
106 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 107
Planet
Intensitas Air Total Pengambilan Air Permukaan
(m3Ton/ TBS Olah) (m3)
Water Intensity Total Surface Water Intake
(m3Ton/FFB Processed) (m3)
2025 2024 2023 2025 2024 2023
1,14 1,18 1,01 3.261.040 3.279.880 3.000.608
Catatan | Note:
• Angka di atas merupakan penggunaan air untuk operasi pabrik kelapa sawit.
• Untuk penghitungan intensitas air yang digunakan hanya mengacu pada penggunaan air untuk proses produksi CPO, PK serta operasional Boiler.
• The number above depicts the water consumption by palm oil mill activities.
• The consumed water intensity calculation only refers to the water consumption for the CPO, PK manufacturing process, and boiler operations.
Menjaga Ekosistem Riparian Maintaining Riparian Ecosystems
Sungai dan anak sungai yang mengalir di wilayah konsesi The rivers and tributaries within the TAPG concession
TAPG merupakan bagian penting dari keseimbangan are vital for maintaining the ecosystem’s balance. The
ekosistem. Perseroan menetapkan dan menjaga zona company establishes and maintains buffer zones along
penyangga (buffer zone) pada sempadan sungai untuk riverbanks to minimize sedimentation, protect water
mencegah sedimentasi, melindungi kualitas air, dan quality, and support ecological processes. This approach
menjaga fungsi ekologis. Pendekatan ini melindungi helps shield downstream communities and aquatic
masyarakat hilir dan keanekaragaman hayati akuatik dari ecosystems from the impacts of industrial operations.
dampak aktivitas industri.
Sungai dan Anak Sungai di Lokasi Perkebunan Perseroan
Rivers and Tributaries in the Company’s Plantation Locations
Lokasi Kebun Nama Sungai dan Anak Sungai
Location of Plantation Names of Rivers and Tributaries
Sungai Kaos, Sungai Anak Mendahara, Sungai Sekawan, Sungai Suak Putat
Jambi
Kaos River, Mendahara Tributaries, Sekawan River, Suak Putat River
Sungai Belantikan, Sungai Nanduling
Belantikan River, Nanduling River
Sungai Kenawan, Sungai Bilah
Kenawan River, Bilah River
Kalimantan Tengah Sungai Lamandau, Sungai Penopa, Sungai Panjuaian, Sungai Kinabawan
Central Kalimantan Lamandau River, Penopa River, Panjuaian River, Kinabawan River
Sungai Bakung, Sungai Kelua
Bakung River, Kelua River
Sungai Seruyan
Seruyan River
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 107
Page 108
Lokasi Kebun Nama Sungai dan Anak Sungai
Location of Plantation Names of Rivers and Tributaries
Sungai Telake, Sungai Empit
Telake River, Empit River
Sungai Kelinjau, Sungai Jor, Sungai Jok
Kelinjau River, Jor River, Jok River
Sungai Jieu Belew, Sungai Jor, Sungai Kelinjau
Jieu Belew River, Jor River, Kelinjau River
Sungai Norah Putih, Sungai Telen, Sungai Noran
Norah Putih River, Telen River, Noran River
Sungai Segoy, Sungai Mesangat, Sungai Marah
Kalimantan Timur Segoy River, Mesangat River, Marah River
East Kalimantan Sungai Pelawan, Sungai Nagaunan, Sungai Salamujan
Pelawan River, Nagaunan River, Salamujan River
Sungai Tumbit, Sungai Medang
Tumbit River, Medang River
Sungai Mayong, Sungai Letta, Sungai Danum Mali
Mayong River, Letta River, Danum Mali River
Sungai Liang, Sungai Batu Lepak, Sungai Danum Mali
Liang River, Batu Lepak River, Danum Mali River
Sungai Liang, Sungai Kulat
Liang River, Kulat River
PENGELOLAAN AIR LIMBAH [GRI 3-3] WASTE WATER MANAGEMENT [GRI 3-3]
Limbah cair atau Palm Oil Mill Effluent (POME) diolah Liquid waste or Palm Oil Mill Effluent (POME) is
melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) agar processed in a Wastewater Treatment Plant (WWTP)
memenuhi baku mutu. to meet quality standards.
Standar baku mutu yang dipatuhi TAPG: The quality standards followed by TAPG are:
1. Keputusan Menteri LH No. 28/2003. 1. Decree of the Minister of Environment No. 28/2003.
2. Keputusan Menteri LH No. 29/2003. 2. Decree of the Minister of Environment No. 29/2003.
3. Pedoman internal TAPG: PT/SUPP/I/2018/025. 3. Internal TAPG Guidelines: PT/SUPP/I/2018/025.
Hasil POME yang telah memenuhi standar dimanfaatkan POME that meets these standards is used as liquid
sebagai pupuk organik cair melalui Land Application, organic fertilizer through land application, decreasing
mengurangi ketergantungan pada pupuk anorganik. reliance on inorganic fertilizers.
Rata-rata BOD-COD 2023-2025
Average of BOD-COD 2023-2025
(dalam miligram/liter) | (in miligrams/litre)
Baku Mutu
2025 2024 2023
Quality Standard
Mill
BOD COD BOD COD BOD COD BOD* COD
Rata-rata
2.346 7.420 1.756 6.485 2.220 7.769 5.000 n/a
Average
* Keputusan Menteri Lingkungan Hidup No. 28 Tahun 2003 tentang Pedoman Teknis Pengkajian Pemanfaatan Air Limbah Dari Industri Minyak Sawit Pada
Tanah Di Perkebunan Kelapa Sawit
The Decree of the Minister of the Environment No. 28 of 2003 concerning Technical Guidelines for the Assessment of Utilization of Wastewater from the
Palm Oil Industry on Soil in Oil Palm Plantations.
108 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 109
Planet
PENGELOLAAN LIMBAH [GRI 3-3] WASTER MANAGEMENT [GRI 3-3]
Proses produksi TBS menghasilkan limbah padat dan The FFB production process produces solid and liquid
cair. TAPG mengimplementasikan konsep Zero Waste waste. TAPG follows a Zero Waste Management
Management, memastikan hampir semua limbah dapat approach, ensuring that nearly all waste can be reused,
digunakan kembali, didaur ulang, atau dimanfaatkan recycled, or used for energy. In 2025, there were no
sebagai energi. Pada tahun 2025, tidak terdapat waste spills. [OJK F.15]
tumpahan limbah. [OJK F.15]
Jenis Limbah dan Mekanisme Pengolahannya [GRI 306-4][OJK F.14]
Type of Waste and Treatment Mechanism
Perkebunan
Plantation IPAL Methane Land Application
WWTP Capture
PKS Fiber Bahan Bakar Boiler Daya Listrik untuk PKS dan Perumahan
POM Fiber Fuel for Boiler Electricity for POM and Residental Area
Jangkos Pupuk Organik
Empty Fruit Bunches Organic Fertilizer
Jenis, Bentuk, Metode Pengelolaan dan Pengolahan Limbah [GRI 306-1, 306-2][OJK F14]
Types, Forms, and Methods of Waste Management and Disposal
Jenis Limbah Bentuk Limbah Metode Pengelolaan dan Pengolahan
Type of Waste Form of Waste Management and Processing Method
Seluruh limbah B3 yang dihasilkan akan disimpan di Tempat
Penyimpanan Sementara (TPS) limbah B3. Kemudian limbah
B3 tersebut akan diangkut oleh pengangkut limbah B3 untuk
diserahkan kepada pemanfaat/pengolah limbah B3. Perseroan
menjamin bahwa semua pihak ketiga tersebut merupakan
Oli bekas, filter bekas, aki pihak yang berkompeten dalam mengelola limbah serta
bekas, kemasan bahan kimia memiliki izin dari pemerintah setempat. Pengelolaan tersebut
bekas, kain majun bekas, limbah mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 22 Tahun 2021
Limbah Bahan
elektronik, dan limbah medis. tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan
Berbahaya dan
This includes used oil, Lingkungan Hidup, yaitu melalui penyimpanan sementara,
Beracun (B3)
used filters, used batteries, pengangkutan, dan penyerahan limbah B3.
Hazardous and Toxic
chemical packaging, used rags, All B3 waste generated is stored at a Temporary Storage
Waste
electronic waste, and medical Facility (TPS) for B3 waste. The B3 waste is then transported
waste. by licensed carriers to authorized waste processors.
The Company ensures that all third parties involved
are competent in waste management and possess the
necessary local government permits. This management
adheres to Government Regulation No. 22 of 2021 regarding
Environmental Protection and Management, covering
temporary storage, transportation, and handover of B3 waste.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 109
Page 110
Jenis Limbah Bentuk Limbah Metode Pengelolaan dan Pengolahan
Type of Waste Form of Waste Management and Processing Method
Limbah padat ini dapat digunakan kembali sebagai bahan
bakar, pupuk dan juga dijual untuk menghasilkan pendapatan
Padat (limbah dari tambahan. Kemudian, Fiber/serat, Cangkang dan Jankos
PKS hasil dari proses dapat digunakan sebagai bahan bakar. Sementara Abu boiler
Jangkos, Abu Boiler, Fiber/
pengolahan TBS dapat diaplikasikan langsung sebagai sumber pupuk kalium,
Serat, dan Cangkang
menjadi CPO)* Jankos sebagai pupuk dengan cara menjadikan mulsa dan
Jangkos, Boiler Ash, Fiber, and
Solid Waste (from pengomposan.
Shell
the PKS resulting These solid wastes can be reused as fuel, fertilizer, and
from TBS processing sold for additional revenue. Fiber, shells, and Jangkos can
into CPO)* serve as fuel, while boiler ash can be directly applied as a
potassium fertilizer. Jangkos can also be used for mulching
and composting.
Palm Oil Mill Effluent (POME)
yang merupakan air buangan
Cair (limbah dari yang dihasilkan oleh PKS,
PKS hasil dari proses yang utamanya berasal
pengolahan TBS dari kondensat rebusan, Limbah cair dapat diaplikasikan ke lahan perkebunan kelapa
menjadi CPO)* air hidrosiklon, dan sludge sawit sebagai pupuk.
Liquid Waste (from centrifuge. Liquid waste can be applied to palm oil plantations as
the PKS resulting Palm Oil Mill Effluent (POME) fertilizer.
from TBS processing is the wastewater generated
into CPO)* by the PKS, primarily
from condensate boiling,
hydrocyclone water, and
centrifuge sludge.
* Proses produksi CPO memiliki beberapa tahap, yaitu: * The CPO production process consists of several stages:
• Tahap Penerimaan TBS yang dilakukan di loading ramp. • Reception Phase: Receiving TBS at the loading ramp.
• Tahap Sterilisasi. Pada proses ini dilakukan perebusan buah dengan steam • Sterilization Phase: The fruit is boiled with steam at 3 kg/cm² pressure and
bertekanan 3 kg/cm2 dan suhu 140oC selama 75-90 menit. 140°C for 75-90 minutes.
• Tahap Pemipilan buah dari Tandan atau threshing. • Threshing Phase: The separation of fruit from the bunch.
• Tahap Pelumatan. Buah yang telah dipisahkan dari Tandan dilumatkan dengan • Digestion Phase: The separated fruit is mashed using a digester with steam at
menggunakan digester dengan tekanan steam 90 derajat Celsius. Setelah ini 90 degrees Celsius, after which oil is extracted from the fiber.
minyak diekstrak dari serat.
• Tahap Pemurnian. • Refining Phase.
• Limbah yang keluar dari PKS sebenarnya belum bisa dikatakan 100% sebagai • The waste produced by the PKS is not considered waste in its entirety but is
limbah, namun lebih tepat disebut produk samping atau side product. more accurately described as a by-product.
Jumlah Limbah yang Dihasilkan [GRI 306-3, 306-4, 306-5] [OJK F.13]
Waste Generated
Volume
Asal Limbah & Mekanisme Pengolahan
Jenis Limbah
Unit Origin of Waste and Waste Processing
Type of Waste
2025 2024 2023 Mechanism
Limbah B3
B3 Waste
Limbah Cair
Liquid Waste
Perawatan mesin & kendaraan, diserahkan
kepada pihak pengolah berizin sesuai
dengan ketentuan KLHK.
Oli bekas Ton
147,56 125,41 118,22 The maintenance of machines and vehicles
Used Oil Tons
is entrusted to licensed processors in
accordance with the regulations established
by the Ministry of Environment and Forestry.
110 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 111
Planet
Volume
Asal Limbah & Mekanisme Pengolahan
Jenis Limbah
Unit Origin of Waste and Waste Processing
Type of Waste
2025 2024 2023 Mechanism
Limbah Padat
Solid Waste
Perawatan kendaraan, diserahkan kepada
pihak pengolah berizin sesuai dengan
ketentuan KLHK.
Filter bekas Ton
8,82 9,04 8,80 Vehicle maintenance is entrusted to
Used filter Tons
licensed processors in accordance with the
regulations established by the Ministry of
Environment and Forestry.
Perawatan kendaraan, diserahkan kepada
pihak pengolah berizin sesuai dengan
ketentuan KLHK.
Aki bekas Ton
15,06 16,29 15,09 Vehicle maintenance is entrusted to
Used battery Tons
licensed processors in accordance with the
regulations established by the Ministry of
Environment and Forestry.
Operasional Kebun & Pabrik, diserahkan
kepada pihak pengolah berizin sesuai
Kemasan bekas
dengan ketentuan KLHK.
B3 Ton
30,31 17,02 14,31 Plantation and mills operations are entrusted
Used Packaging Tons
to licensed processors in accordance with
of B3
the regulations established by the Ministry
of Environment and Forestry.
Perawatan mesin & Kendaraan, diserahkan
kepada pihak pengolah berizin sesuai
Kain majun dengan ketentuan KLHK.
Ton
bekas 7,31 8,21 4,17 Vehicle and machine maintenance is
Tons
Used rags entrusted to licensed processors in
accordance with the regulations established
by the Ministry of Environment and Forestry.
Operasional Kebun & Pabrik, diserahkan
kepada pihak pengolah berizin sesuai
Limbah
dengan ketentuan KLHK.
elektronik Ton
0,13 0,13 0,10 Plantation and mills operations are entrusted
Electronic Tons
to licensed processors in accordance with
waste
the regulations established by the Ministry
of Environment and Forestry.
Kegiatan P3K dan fasilitas kesehatan,
diserahkan kepada pihak pengolah berizin
sesuai dengan ketentuan KLHK.
Limbah medis Ton
3,12 2,91 2,70 First aid activities and health facilities
Medical waste Tons
are entrusted to licensed processors in
accordance with the regulations established
by the Ministry of Environment and Forestry.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 111
Page 112
Volume
Asal Limbah & Mekanisme Pengolahan
Jenis Limbah
Unit Origin of Waste and Waste Processing
Type of Waste
2025 2024 2023 Mechanism
Limbah Lainnya [GRI 301-2][303-4]
Other Waste
Limbah Cair
Liquid Waste
Asal limbah dari pengolahan pabrik kelapa
sawit. Limbah diolah pada kolam IPAL untuk
menurunkan kadar BOD di bawah 5000
mg/l dan kemudian diaplikasikan pada lahan
dengan metode Land Application sebagai
substitusi pupuk anorganik.
POME m3 2.275.007 2.231.206 2.131.753
The origin of waste from the palm oil milling
process. The waste is treated in wastewater
treatment ponds to reduce the BOD levels
to below 5000 mg/l and is applied to the
plantation using the land application method
as a substitute for inorganic fertilizers.
Limbah Padat
Solid Waste
Berasal dari pengolahan pabrik kelapa
sawit. Digunakan sebagai bahan bakar
biomassa untuk operasional boiler yang
dapat menggantikan bahan bakar fosil untuk
menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk
Cangkang Ton
143.689 164.622 165.324 operasional pabrik kelapa sawit.
Shells Tons
This biomass fuel is generated from the
palm oil processing mills and is used in boiler
operations, serving as a replacement for
fossil fuels to generate the energy required
for the palm oil mill mills.
Berasal dari pengolahan pabrik kelapa
sawit. Digunakan sebagai bahan bakar
biomassa untuk operasional boiler yang
dapat menggantikan bahan bakar fosil untuk
menghasilkan energi yang dibutuhkan untuk
Fiber Ton
346.155 360.944 349.132 operasional pabrik kelapa sawit.
Fibers Tons
This biomass fuel is generated from the
palm oil processing mills and is used in boiler
operations, serving as a replacement for
fossil fuels to generate the energy required
for the palm oil mill mills.
112 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 113
Planet
Jenis Pengelolaan Limbah yang Dihasilkan [E-05]
Type of Waste Management Produced
Jenis Limbah Satuan
Type of Waste Unit 2025 2024 2023
Limbah B3
Hazardous Waste
Limbah Dihasilkan Ton
212,31 179,01 163,39
Waste Generated Tons
Penambahan (Pengurangan) Limbah Ton
33,3 15,62 81,59
Addiction (Reduction) of Waste Tons
Limbah Digunakan Kembali & Didaur
Ton Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Ulang
Tons None None None
Reused & Recycled Waste
Limbah Dikelola oleh Pihak Ketiga, di
Dalam dan di Luar Lokasi Ton
212,31 179,01 163,39
Waste Management by Third Parties, in Tons
and out of Location
Limbah Non B3
Non-Hazardous Waste
Limbah Dihasilkan Ton
2.764.851 2.720.035 2.646.209
Waste Generated Tons
Pengurangan Limbah Ton Digunakan semua Digunakan semua Digunakan semua
Reduction of Waste Tons All Used All Used All Used
Limbah Digunakan Kembali & Didaur
Ton
Ulang 2.764.851 2.72.035 2.646.209
Tons
Reused & Recycled Waste
Limbah Dikelola oleh Pihak Ketiga, di
Dalam dan di Luar Lokasi Ton Tidak ada Tidak ada Tidak ada
Waste Management by Third Parties, in Tons None None None
and out of Location
Methane Capture
Pengelolaan POME yang baik memberikan nilai tambah Methane Capture
lain yaitu penurunan emisi metana. Melalui fasilitas Proper POME management offers additional value: lower
Methane Capture di Biogas Plant–KCP, POME diproses methane emissions. Through the Methane Capture
untuk menangkap gas metana sebelum dilepas ke udara. facility at the Biogas Plant–KCP, POME is processed
to capture methane gas before it escapes into the air.
Methane yang tertangkap dapat digunakan
sebagai sumber energi alternatif, mendukung pilar The captured methane serves as a renewable energy
energi terbarukan. source, reinforcing the renewable energy pillar.
Pencapaian di tahun 2025
Achievements by 2025
• Penurunan emisi POME sebesar 248.956 tCO₂eq • POME emissions decreased by 248,956 tCO₂eq
(32% dari baseline 2022). (32% reduction from the 2022 baseline).
• Efisiensi energi meningkat melalui penggunaan • Enhanced energy efficiency through biogas
biogas. utilization.
• Land Application tetap memenuhi baku mutu • Land application continues to adhere to quality
tanpa mencemari sungai di sekitar PKS. standards without polluting nearby rivers around
the PKS.
•
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 113
Page 114
Pengelolaan Material yang
Bertanggung Jawab [GRI 3-3][OJK F.5]
Responsible Material Management
Pupuk, pestisida, dan bahan kimia merupakan elemen Fertilizers, pesticides, and chemicals are vital for the
penting dalam produktivitas kebun kelapa sawit. Namun productivity of oil palm plantations. However, improper
penggunaan yang tidak terkontrol dapat meningkatkan use can increase emissions, pollute the environment,
emisi, mencemari lingkungan, serta menimbulkan risiko and pose health risks to workers.
kesehatan pekerja.
TAPG memastikan bahwa pengelolaan seluruh input TAPG ensures that all inputs are managed wisely,
dilakukan secara bijak, efisien, aman, dan bertanggung efficiently, safely, and responsibly, in accordance with
jawab, sejalan dengan prinsip keberlanjutan internasional international sustainability principles and Ministry of
dan regulasi Kementerian Pertanian. Agriculture regulations.
Pendekatannya sederhana namun kuat: gunakan hanya The approach is straightforward yet effective: use only
sesuai kebutuhan, kurangi risiko bahan kimia, dan what is necessary, reduce chemical risks, and promote
maksimalkan solusi alami. natural solutions.
Prinsip Penggunaan Material yang Bertanggung Jawab: Principles of Responsible Material Use:
1. Right Dose — Tepat Dosis 1. Right Dose
Pemupukan ditentukan berdasarkan analisis daun, Fertilization is based on leaf analysis, soil conditions,
kondisi tanah, fase tanaman, dan rekomendasi plant stage, and agronomic recommendations.
agronomi.
2. Right Time — Tepat Waktu 2. Right Time
Aplikasi dilakukan sesuai siklus tanam dan kondisi Application follows the cropping cycle and weather
cuaca untuk memaksimalkan efektivitas. conditions to boost effectiveness.
3. Right Place — Tepat Lokasi 3. Right Place
Pupuk dan pestisida diaplikasikan pada titik yang Fertilizers and pesticides are applied where they
paling memberikan manfaat bagi tanaman. benefit the plant the most.
4. Right Method — Tepat Teknik 4. Right Method
Mengutamakan teknik yang efisien, minim tumpahan, Use techniques that are efficient, reduce spills, and
dan aman bagi pekerja. are safe for workers.
5. Right Product — Tepat Produk 5. Right Product
Menggunakan produk yang terdaftar pada Choose products registered with the Ministry of
Kementerian Pertanian, bebas bahan terlarang, dan Agriculture, free from banned substances, and with
memiliki risiko minimal. minimal risk.
Prinsip ini memastikan penggunaan input tidak hanya This principle ensures that using inputs increases
meningkatkan produktivitas tetapi juga menurunkan productivity while decreasing environmental impact.
dampak lingkungan.
Mengurangi Risiko Kimia Reducing Chemical Risks
TAPG memastikan seluruh pestisida dan bahan kimia TAPG ensures all pesticides and chemicals used are:
yang dipakai:
1. Terdaftar di Kementerian Pertanian. 1. Registered with the Ministry of Agriculture.
2. Bebas bahan aktif yang masuk kategori WHO 1A & 1B. 2. Free from active ingredients classified under WHO
categories 1A and 1B.
3. Bebas herbisida berisiko tinggi seperti Paraquat yang 3. Free from high-risk herbicides such as Paraquat,
dilarang sejak 2018. which has been banned since 2018.
4. Digunakan hanya sesuai standar keselamatan kerja. 4. Applied solely in compliance with occupational
safety standards.
114 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 115
Planet
Untuk mengurangi ketergantungan pada bahan kimia, TAPG is strengthening biological solutions as part of an
TAPG memperkuat solusi biologis melalui strategi Integrated Pest Management (IPM) strategy to reduce
Pengendalian Hama Terpadu (IPM). dependence on chemicals.
Integrated Pest Management (IPM) Integrated Pest Management (IPM)
IPM adalah pendekatan utama TAPG dalam mengendalikan IPM is TAPG’s main method for natural pest control. This
hama secara alami. Pendekatan ini menurunkan method lowers pesticide use, keeps ecosystem balance,
penggunaan pestisida, menjaga keseimbangan and promotes plantation sustainability.
ekosistem, dan mendukung keberlanjutan kebun.
IPM Toolbox IPM Toolbox
1. Predator alami: 1. Natural predators:
a. Tyto alba (burung hantu) untuk tikus; a. Tyto alba (owl) for rats;
b. Sycanus untuk hama ulat. b. Sycanus for caterpillars.
2. Tanaman refugia: menarik musuh alami hama. 2. Refuge plants: attract natural enemies of pests.
3. Sanitasi kebun: pembersihan pelepah, tumpukan 3. Plant sanitation: clean fronds, piles of loose fruit,
brondolan, gulma. and weeds.
4. Monitoring populasi hama: pheromone trap, 4. Pest population monitoring: pheromone traps,
census daun. leaf census.
5. Pengendalian mekanis: manual eradication. 5. Mechanical control: manual eradication.
6. Penggunaan pestisida selektif hanya sebagai 6. Use selective pesticides only as a last resort.
opsi terakhir.
IPM memastikan pengendalian hama dilakukan secara IPM guarantees pest control is done ecologically, not
ekologis, bukan hanya kimiawi. just chemically.
Pengelolaan Pupuk Fertilizer Management
TAPG menerapkan pemupukan yang mengedepankan TAPG adopts fertilization methods focused on both
efisiensi dan keberlanjutan. effectiveness and environmental sustainability.
Pendekatan Utama: Main Approach:
1. Pemupukan berdasarkan analisis daun dan sampling 1. Fertilization based on leaf analysis and soil sampling.
tanah.
2. Penggunaan pupuk organik dari limbah pabrik: 2. Use of organic fertilizer derived from factory waste:
a. Janjang kosong (EFB); a. Empty fruit bunches (EFB);
b. Abu boiler; dan b. Boiler ash; and
c. Kompos & limbah padat lainnya. c. Compost and other solid waste.
3. Pemanfaatan POME terolah pada Land Application. 3. Utilization of processed POME for land application.
4. Pengurangan bertahap pupuk anorganik seiring 4. Gradually reducing inorganic fertilizers as organic
peningkatan pupuk organik. fertilizers become more prevalent.
5. Aplikasi pupuk dilakukan saat kondisi cuaca optimal 5. Fertilizer is applied during optimal weather to
untuk meminimalkan run-off. reduce runoff.
Pendekatan ini tidak hanya efisien, tetapi memberikan This method is both effective and actively reduces N₂O
dampak langsung pada penurunan emisi N₂O serta emissions while enhancing soil health.
peningkatan kesehatan tanah.
Penanganan Bahan Kimia Chemical Handling
Untuk menjamin keselamatan pekerja dalam menangani To ensure worker safety during the handling of inputs
input dan bahan kimia, TAPG menerapkan: and chemicals, TAPG enforces:
1. Pelatihan rutin penanganan pestisida & bahan kimia. 1. Regular training on pesticide and chemical handling.
2. Pemeriksaan kesehatan berkala untuk sprayer 2. Periodic health examinations for sprayer operators.
operator.
3. Penggunaan APD lengkap (masker, kacamata, gloves, 3. Utilization of complete PPE (masks, goggles, gloves,
apron, boots). aprons, boots).
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 115
Page 116
4. SOP penyimpanan dan transportasi bahan kimia. 4. Implementation of SOP for the storage and
transportation of chemicals.
5. Pengawasan penggunaan di lapangan agar 5. Oversight of field application to ensure adherence
sesuai protokol. to protocols.
6. Inventarisasi bahan kimia melalui daftar kontrol. 6. Management of chemical inventory via a control list.
Perusahaan memastikan seluruh pekerja memahami risiko, The Company ensures that all employees are aware of
pengendalian bahaya, dan prosedur keselamatan kerja. the risks, hazard control strategies, and safety protocols.
Penggunaan Bahan Kimia (dalam Lt/Ha/Tahun) [GRI 301-1]
Use of Chemicals (in Lt/Ha/Year)
Jenis
Type 2025 2024 2023
Fungisida
0,004 0,001 0,03
Fungicide
Herbisida
4,45 3,36 2,60
Herbicide
Insektisida
0,012 0,19 0,07
Insecticide
Penggunaan Bahan Kimia (dalam Lt/Ha/Tahun) [GRI 301-1]
Use of Chemicals (in Lt/Ha/Year)
Jenis
Type 2025 2024 2023
Pupuk Makro
1.421,44 1.342,69 1.407,74
Macronutrient Fertilizer
Pupuk Mikro
19,03 19,32 15,30
Micronutrient Fertilizer
Terdapat peningkatan penggunaan bahan kimia mayoritas There has been an increase in the use of chemicals,
karena peningkatan produksi di tahun 2025. mostly due to an increase in production in 2025.
116 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 117
Planet
Efisiensi Energi dan
Energi Terbarukan [OJK F.7][GRI 3-3]
Energy Efficiency and Renewable Energy
Produksi minyak kelapa sawit adalah proses yang Palm oil production is a highly energy-dependent
sangat bergantung pada energi, mulai dari perebusan process, from boiling fresh fruit bunches (FFB), oil
TBS, pemurnian minyak, hingga penggerak boiler dan refining, operating boilers, and fulfilling domestic
kebutuhan domestik seluruh kompleks operasional. needs across the operational complex. Consequently,
Karena itu, efisiensi energi tidak hanya meningkatkan enhancing energy efficiency not only boosts productivity
produktivitas, tetapi juga menjadi strategi penting untuk but also serves as a crucial strategy for mitigating
menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). greenhouse gas (GHG) emissions.
TAPG menerapkan pendekatan energi yang TAPG adopts an energy strategy that prioritizes
mengutamakan efisiensi, pengurangan penggunaan solar, efficiency, reduces diesel consumption, and utilizes
dan pemanfaatan energi terbarukan berbasis biomassa biomass-based renewable energy derived from mill by-
yang berasal dari produk samping pabrik. products.
Sumber energi TAPG terdiri dari kombinasi energi fosil The energy sources at TAPG comprise a combination
dan energi terbarukan. Namun sejalan dengan target of fossil fuels and renewable energy. Nevertheless,
keberlanjutan, proporsi energi terbarukan meningkat consistent with sustainability objectives, the proportion
setiap tahun. of renewable energy is progressively increasing annually.
Komposisi Bauran Energi TAPG [GRI 302-1, 302-2]
TAPG Energy Mix Composition
1% 2% 1% 4%
1% 2%
Biomassa Biomassa
Biomass Biomass
Listrik Listrik
2025 Electrical 2024 Electrical
Biogas Biogas
Solar Solar
Diesel Diesel
95% 93%
Pemanfaatan Biomassa Biomass Utilization
Salah satu keunggulan industri kelapa sawit adalah tingginya One advantage of the palm oil industry is its high
potensi biomassa yang dapat digunakan kembali. potential for biomass reuse.
Produk Samping yang Dijadikan Energi:
Byproducts Converted to Energy:
Cangkang bahan bakar boiler Fiber bahan bakar steam turbine
Palm shells boiler fuel Fiber steam turbine fuel
Abu boiler dimanfaatkan sebagai pupuk Biogas dari methane capture energi alternatif rendah emisi
Boiler ash used as fertilizer Biogas from methane capture low-emission alternative energy
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 117
Page 118
Kontribusi Biomassa dalam Energi 2025 [GRI 302-4, 302-5]
Biomass Contribution to Energy in 2025
• Cangkang digunakan: 204.674 ton • Palm shells used: 204,674 tons
• Fiber digunakan: 346.155 ton • Fiber used: 346,155 tons
• Biomassa (POME): 190.917 m3 • Biomass (POME): 190.917 m3
• Proporsi energi yang dihasilkan dari • Percentage of energy from biomass: 98.76%
biomassa: 98,76%
Pendekatan ini mengurangi ketergantungan pada solar This approach decreases reliance on diesel and helps
sekaligus menurunkan emisi. reduce emissions.
Methane Capture & Biogas Methane Capture & Biogas
Fasilitas Methane Capture di Biogas Plant–KCP tidak The methane capture facility at the KCP Biogas Plant
hanya mengurangi emisi CH₄ dari POME, tetapi juga reduces CH₄ emissions from POME and generates biogas
menghasilkan biogas yang dapat digunakan sebagai that can serve as an alternative energy source.
sumber energi alternatif.
Pencapaian 2025 [GRI 302-4, 302-5]
2025 Achievements
• Methane tertangkap: 4.797.851 Nm³ • Methane captured: 4,797,851 Nm³
• Biogas dimanfaatkan sebagai energi: 115.466,60 GJ • Biogas used as energy: 115,466.60 GJ
• Solar yang digantikan: 3.207.000 liter • Diesel fuel replaced: 3,207,000 liters
• Emisi GRK turun: 248.956 tCO₂eq (dari baseline • GHG emissions reduced: 248,956 tCO₂eq (from
2022) 2022 baseline)
Dengan beroperasinya methane capture, TAPG By implementating methane capture, TAPG is advancing
memasuki fase baru transisi energi bersih dalam industri in the clean energy transition within the palm oil industry.
kelapa sawit.
Peningkatan Efisiensi di PKS dan Operasi Efficiency Improvement in Milling and Plantation
Perkebunan Operations
Selain beralih ke energi terbarukan, TAPG mengoptimalkan In addition to transitioning to renewable energy sources,
efisiensi energi melalui: TAPG is enhancing energy efficiency through the
following measures:
Efisiensi Boiler & Turbine: Boiler and Turbine Efficiency:
1. Pengaturan tekanan steam secara optimal. 1. Implementing optimal steam pressure regulation.
2. Perawatan preventif boiler & turbine. 2. Conducting preventive maintenance of boilers
and turbines.
3. Kalibrasi alat ukur energi. 3. Calibrating energy measurement instruments.
Peningkatan Efisiensi Transportasi: Transportation Efficiency Improvements:
1. Pengaturan rute angkut TBS. 1. Managing transportation routes for fresh fruit
bunches (FFB).
2. Pemanfaatan armada secara optimal. 2. Maximizing fleet utilization.
3. Pengurangan perjalanan kosong. 3. Reducing empty trips.
Efisiensi Pemakaian Domestik: Domestic Usage Optimization:
1. Kampanye hemat energi di perumahan karyawan. 1. Launching energy-saving campaigns in employee
housing.
2. Pemasangan peralatan listrik yang hemat energi. 2. Installing energy-efficient electrical equipment.
3. Pengawasan pemakaian genset Cadangan. 3. Monitoring the utilization of backup generators.
118 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 119
Planet
Konsumsi Energi* [OJK F6][E-03] [GRI 302-1, 302-2]
Energy Consumption*
Jenis Energi Satuan
Energy Type Unit 2025 2024 2023
Listrik kWh 51.104.352 75.528.549 67.718.165
Electrical GJ 183.976 271.903 243.785
Solar Liter 2.509.803 2.473.176 2.016.190
Diesel GJ 91.859 93.981 72.381
Total Konsumsi Energi
GJ 275.835 365.883 316.167
Total Energy Consumption
*Tidak termasuk energi yang bersumber dari cangkang dan fiber | Excluding the energy sourced from shells and fibres
Intensitas Energi (GJ) [GRI 302-3]
Energy Intensity
Penggunaan Energi/CPO yang Dihasilkan
Energy Usage/CPO Produced
2025 2024 2023
0,42 0,58 0,471
Konsumsi Energi Terbarukan [OJK F7] [GRI 302-1, 302-2]
Renewable Energy Consumption
Jenis Energi Satuan
Energy Type Unit 2025 2024 2023
Cangkang Ton
204.674 127.885 174.703
Shells Tons
Fiber Ton
346.155 360.944 444.162
Fibers Tons
POME m3 190.917 209.638 -
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 119
Page 120
Pengelolaan Pengaduan Lingkungan Hidup
Environmental Grievance Management
Tata kelola iklim tidak hanya berbicara tentang program Climate governance involves more than just programs
dan strategi, tetapi juga tentang akuntabilitas, bagaimana and strategies; it also includes accountability, ensuring
Perseroan memastikan bahwa setiap kebijakan the Company enforces every policy, mitigates all risks,
dijalankan, setiap risiko dimitigasi, dan setiap suara dari and listens every community voice.
masyarakat didengar.
Bagi TAPG, transparansi dan respons cepat terhadap isu For TAPG, transparency and prompt responses to
lingkungan menjadi elemen penting untuk membangun environmental issues are vital for building trust and
kepercayaan dan menjaga keberlanjutan operasional. maintaining operations. A robust environmental
Sistem pengaduan lingkungan yang kuat memastikan grievance system helps detect potential problems early
bahwa setiap potensi masalah dapat terdeteksi sejak and resolve them effectively.
awal dan ditangani secara efektif.
Mekanisme Pengaduan Terpadu TAPG TAPG’s Integrated Grievance Mechanism
TAPG mengembangkan mekanisme pengaduan TAPG has established an integrated grievance
terpadu (grievance mechanism) yang memungkinkan mechanism enabling communities, employees, and other
masyarakat, karyawan, atau pemangku kepentingan stakeholders to report concerns related to:
lainnya menyampaikan keluhan terkait:
1. Lingkungan (air, udara, limbah, kebakaran). 1. Environment (water, air, waste, fires)
2. Penggunaan lahan & batas wilayah. 2. Land use and boundaries
3. Dampak sosial. 3. Social impacts
4. Aktivitas operasional kebun. 4. Plantation operations
5. Keselamatan kerja. 5. Occupational safety
6. Konflik satwa liar. 6. Wildlife conflicts
7. Praktik pemasok atau mitra. 7. Practices of suppliers or partners
Mekanisme ini berlaku untuk anak perusahaan, kebun This mechanism applies to all subsidiaries, nucleus
inti, plasma, dan pemasok. plantations, plasma plantations, and suppliers.
Alur Pengaduan Complaint Processing Flow
Receiving Receiving
Keluhan diterima melalui: Complaints are received through:
1. Hotline desa/kebun 1. Village/plantation hotline
2. WhatsApp/Telepon petugas lingkungan 2. WhatsApp/phone number of environmental officers
3. Kotak saran di kompleks kebun 3. Suggestion box in the plantation complex
4. Pertemuan tatap muka 4. Face-to-face meetings
5. Laporan dari aparat desa 5. Reports from village officials
Logging Logging
Setiap keluhan dicatat dalam Grievance Register Each complaint is recorded in the Grievance Register
dengan informasi: with the following details:
1. Jenis keluhan 1. Type of complaint
2. Lokasi 2. Location
3. Pelapor 3. Reporter
4. Bukti pendukung 4. Supporting evidence
5. Waktu & tanggal 5. Time and date
Verification Verification
Tim lingkungan dan operasi melakukan: The environmental and operations team conducts:
1. Investigasi lapangan 1. Field investigation
2. Verifikasi saksi 2. Witness verification
120 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 121
Planet
3. Pengambilan foto & dokumentasi 3. Photographing and documentation
4. Validasi dampak dan penyebab 4. Impact and cause validation
Action Action
TAPG melakukan tindakan sesuai penyebab: TAPG takes action based on the cause:
1. Perbaikan teknis 1. Technical repairs
2. Penyelidikan lebih lanjut 2. Further investigation
3. Pemulihan lingkungan 3. Environmental restoration
4. Mediasi dengan masyarakat 4. Mediation with the community
5. Koordinasi dengan pemerintah desa/instansi terkait 5. Coordination with the village government and related
agencies
Closure & Reporting Closure and Reporting
1. Hasil penanganan dicatat dan dikomunikasikan 1. The results of the handling are recorded and
kepada pelapor. communicated to the complainant.
2. Setiap kasus diselesaikan dengan prinsip: fair, 2. Every case is resolved according to the principles of
terukur, dan transparan. fairness, measurement, and transparency.
Kasus Pengaduan Lingkungan Hidup dan Status Penyelesaian [OJK F16]
Cases of Environmental Complaints and Settlements Status
Tahun Jumlah Kasus Status Penyelesaian
Year Total Cases Resolution Status
2025 0 Kasus | Cases 0 selesai | Resolved
2024 0 Kasus | Cases 0 Selesai | Resolved
2023 0 Kasus | Cases 0 Selesai | Resolved
Jenis Kasus Pengaduan Lingkungan Hidup
Types of Environmental Complaint Cases
Tahun Jenis Kasus
Year Type of Cases
2025 Tidak ada pengaduan | No complaints
2024 Tidak ada pengaduan | No complaints
2023 Tidak ada pengaduan | No complaints
Pelibatan Masyarakat Community Engagement
Selain menangani keluhan, TAPG secara proaktif menjalin Besides addressing complaints, TAPG proactively
komunikasi dengan masyarakat melalui: connects with the community through:
1. Pertemuan rutin (FGD) dengan desa sekitar. 1. Regular meetings (FGDs) with local villages.
2. Sosialisasi pencegahan Karhutla. 2. Outreach initiatives on forest and land fire prevention.
3. Edukasi pengelolaan limbah rumah tangga. 3. Education programs on household waste management.
4. Program KTPA & DMPA. 4. KTPA & DMPA programs.
5. Sosialisasi peraturan lingkungan & tata batas. 5. Public campaigns on environmental rules and
boundary marking.
6. Kegiatan CSR berorientasi lingkungan. 6. Environmentally oriented CSR activities.
Pendekatan ini mengurangi potensi konflik dan This approach reduces the likelihood of conflicts
meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap and enhances community understanding of
keberlanjutan lingkungan. environmental sustainability.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 121
Page 122
Konservasi Keanekaragaman Hayati [OJK F.9, F.10][GRI 3-3]
Biodiversity Conservation
Keanekaragaman hayati adalah fondasi dari ekosistem Biodiversity forms the foundation of robust ecosystems,
yang sehat, dan ekosistem yang sehat menjadi dasar which, in turn, underpin sustained climate resilience. For
ketahanan iklim jangka panjang. Bagi TAPG, konservasi TAPG, conservation transcends mere environmental
bukan hanya kewajiban lingkungan, tetapi komitmen responsibility and represents a strategic commitment
strategis untuk memastikan bahwa lanskap yang to maintaining the stability, balance, and functionality
menopang produktivitas kelapa sawit tetap stabil, of landscapes that support oil palm productivity.
seimbang, dan berfungsi.
Dari hutan riparian hingga ekosistem gambut, dari spesies Covering riparian forests, peat ecosystems, keystone
kunci hingga komunitas mikroorganisme tanah, TAPG species, and soil microbial communities, TAPG advances
menjaga keberlanjutan ekologi di seluruh konsesinya ecological sustainability within its concessions
melalui pendekatan berbasis sains dan manajemen through a scientific approach and integrated
lanskap yang terintegrasi. landscape management.
NKT & SKT NKT & SKT
Sejak 2012, TAPG melakukan kajian High Conservation Since 2012, TAPG has carried out High Conservation
Value (HCV/NKT) dan High Carbon Stock (HCS/SKT) Value (HCV/NKT) and High Carbon Stock (HCS/SKT)
dengan asesor berlisensi internasional. Kajian ini menjadi studies with internationally licensed assessors. These
dasar penetapan area yang: studies form the basis for identifying areas that:
1. tidak boleh digarap 1. must not be cultivated
2. harus dilestarikan 2. must be preserved
3. perlu direstorasi 3. require restoration
4. perlu dipantau secara berkala 4. need regular monitoring
Penilaian NKT & SKT [GRI 304-3]
NKT & SKT Assessment
Kajian Hasil
Area Konsesi TAPG
Penilaian Kajian
Concession Area of TAPG
Assessment Assessment
Study Result
Sekitar 8% area konsesi TAPG
NKT teridentifikasi sebagai area NKT.
8% 12%
HCV Around 8% of TAPG concession area
are identified as HCV area.
Sekitar 12% areal dalam konsesi TAPG HCV HCS
Area SKT teridentifikasi sebagai area SKT.
HCS Area Around 12% of TAPG concession area
are identified as HCS area.
Sekitar 20% kawasan NKT/SKT
Total
teridentifikasi dalam konsesi TAPG. Total HCS + HCV = 20% dari area konsesi
kawasan
Around 20% of TAPG concession area Total HCS + HCV = 20% of the concession area
Total area
are identified as HCS-HCV area.
122 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 123
Planet
Pengelolaan Area Konservasi Conservation Area Management
TAPG menerapkan strategi konservasi berdasarkan tiga TAPG adopts a conservation strategy grounded in three
fondasi utama: fundamental pillars:
1. Protection 1. Protection
a. Penetapan batas kawasan konservasi. a. Setting conservation zones.
b. Patroli rutin untuk mencegah penebangan ilegal b. Routine patrols to prevent illegal logging
& perburuan. and poaching.
c. Pemasangan papan larangan dan titik monitoring. c. Installation of prohibition signage and
monitoring stations.
d. Pengawasan drone & citra udara untuk memantau d. Utilization of drone surveillance and aerial
perubahan tutupan lahan. imagery to observe land cover variations.
2. Monitoring 2. Monitoring
a. Survei flora & fauna berkala. a. Regular flora and fauna surveys.
b. Kamera jebak untuk spesies kunci. b. Camera traps for key species.
c. Identifikasi potensi degradasi habitat. c. Identification of potential habitat degradation.
d. Pelaporan kondisi konservasi secara terstandar d. Standardized reporting of conservation
untuk audit RSPO/ISPO. conditions for RSPO/ISPO audits.
3. Restoration 3. Restoration
a. Rehabilitasi vegetasi lokal. a. Rehabilitation of local vegetation.
b. Penanaman kembali pada area riparian & b. Replanting of riparian zones and degraded lands.
degraded land.
c. Pengendalian gulma dan invasif. c. Control of weeds and invasive species.
d. Perbaikan hidrologi khususnya di kawasan dataran d. Hydrological enhancement, particularly in
rendah & tanah organik. lowland regions and organic soils.
Pendekatan terpadu ini memastikan area konservasi This comprehensive approach guarantees that
berkembang sesuai tujuan ekologisnya. conservation zones evolve in accordance with their
ecological objectives.
Informasi Kegiatan di Wilayah Operasional yang Berdampak terhadap
Keanekaragaman Hayati Tahun 2025 [GRI 304-1, 304-2]
List of Activities in Operational Areas that are Detrimental to Biodiversity in 2025
Jarak dengan
Area terdekat yang
Kawasan
dilindungi berdasarkan Upaya
Konservasi
peraturan KLHK Potensi Dampak terhadap Mitigasi
Kegiatan (km)
Protected or Conservation Keanekaragaman Hayati Dampak
Activity Distance to
Area in Accordance with the Potential Impacts on Biodiversity Mitigation
Conservation
Regulations of the Ministry of Efforts
Area
Environment and Forestry
(km)
• Pengurangan flora dan fauna
Pembukaan lahan
tanah
di wilayah kota/
• Pengurangan keanekaragaman
kabupaten dan
hayati air (seperti zooplankton
provinsi area
N/A - dan phytoplankton) -
Land clearing
• Reduction of soil flora and fauna
in area city,
• Reduction of aquatic biodiversity
regency, and
(such as zooplankton and
province area
phytoplankton)
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 123
Page 124
Area Konservasi Multi Fungsi (AKMF) Hutan Mayong Merapun Forest Multi-Function
Mayong Merapun Conservation Area (AKMF)
Salah satu inisiatif konservasi paling penting TAPG adalah One of TAPG’s key conservation efforts is the
pengelolaan Hutan Mayong Merapun, yang mencakup management of the Mayong Merapun Forest, which
area dengan nilai ekologis dan keanekaragaman hayati contains areas rich in ecological value and biodiversity.
yang tinggi.
99,53Ha 444,46Ha 83,17Ha
01 02 03
Zona Edukasi Zona Penelitian Zona Pemanfaatan
Education Zone Research Zone Terbatas
Limited Use Zone
Untuk memberikan pemahaman Menjadi pusat studi biodiversitas untuk Area yang dikelola secara hati-
kepada masyarakat, sekolah, flora, fauna, dan dinamika ekosistem. hati untuk mendukung aktivitas
dan pemangku kepentingan Survey dilakukan bekerja sama dengan konservasi dan pengembangan
tentang pentingnya konservasi. lembaga ahli seperti YKAN dan ECOSITROP. ekowisata terbatas.
To educate communities, To serve as a center for biodiversity research A carefully managed area
schools, and stakeholders about on plants, animals, and ecosystem dynamics. supporting conservation efforts
the importance of conservation. Surveys are conducted in partnership and the development of limited
with expert institutions like YKAN and ecotourism.
ECOSITROP.
Pemantauan Fauna [GRI 304-4] Wildlife Monitoring [GRI 304-4]
Pemantauan satwa liar dilakukan secara berkala untuk Wildlife monitoring is carried out regularly to assess
mengetahui status populasi, pola pergerakan, dan population levels, movement behaviors, and possible
potensi risiko terhadap habitatnya. Setiap spesies threats to their habitats. The conservation status of each
dicatat statusnya berdasarkan IUCN Red List (Critically species is documented according to the IUCN Red List
Endangered, Endangered, Vulnerable, dll.). categories, such as Critically Endangered, Endangered,
and Vulnerable.
Kelompok Jumlah Jenis yang Ditemukan Monitoring/Identifikasi yang Dilakukan
No.
Groups Number of Species Wanted Monitoring/Identification Actions
Pengamatan langsung, jejak kaki, cakaran,
Mamalia suara dan penggunaan kamera trap.
1. 45 jenis | types
Mammals Direct observation, footprints, scratches,
sounds, and use of camera traps.
Survei menggunakan teropong binokuler
dan kamera, baik langsung dan tidak
langsung (suara) serta survei menggunakan
Avifauna (Burung)
2. 175 jenis | types mist-net.
Avifauna (Birds)
The survey used binoculars and cameras,
both direct and indirect (sound), along with
mist-net surveys.
31 jenis yang terbagi dalam: 23
jenis kodok dan katak (amfibi), 8
Herpetofauna (Reptil dan
jenis kadal dan ular (reptil).
Amfibi) Survei di malam hari.
3. 31 species are divided into:
Herpetofauna (Reptiles and Night monitoring.
23 species of toads and frogs
Amphibians)
(amphibians), 8 species of lizards
and snakes (reptiles).
124 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 125
Planet
Kelompok Jumlah Jenis yang Ditemukan Monitoring/Identifikasi yang Dilakukan
No.
Groups Number of Species Wanted Monitoring/Identification Actions
Serangga (terbagi menjadi sebagai berikut)
Insects (classified into the following)
39 jenis Capung yang
diantaranya merupakan Capung
Ordo Odonata/Capung Survei langsung menggunakan jaring.
Jarum (Zygoptera).
Ordo Odonata/Dragonfly Direct survey involved using nets.
39 types of Dragonflies, including
Needle Dragonflies (Zygoptera).
4.
50 jenis, mayoritas jenis dari
family Nymphalidae.
Ordo Lepidoptera/Kupu-kupu Survei langsung menggunakan jaring.
50 types, the majority of which
Ordo Lepidoptera/Butterfly Direct survey involved using nets.
belong to the Nymphalidae
family.
Penambahan Jenis Fauna Baru 2025 Addition of New Fauna Species in 2025
Burung
Birds
Nama Lokal Nama Inggris Nama Ilmiah Status Kelangkaan Lokasi
Local Name English Name Scientific Name Conservation Status (IUCN) Location
Dilindungi
Baza Jerdon Jerdon's Baza Aviceda jerdoni DLJ 1
Protected
Terdapat satu temuan jenis baru dlindungi yang Newly recorded protected species that had not been
sebelumnya tidak terdata adalah Baza Jerdon (Aviceda previously documented, the Jerdon’s Baza (Aviceda
jerdoni) di kebun DLJ1. Selain itu, 100% satwa yang jerdoni), was identified in the DLJ1 estate. In addition,
tertulis dalam database TAPG tetap ditemukan dalam 100% of the wildlife listed in the TAPG database was still
periode 2025, hal ini menunjukkan upaya pengelolaan dan observed during the 2025 period. This indicates that the
pemantauan area HCV-HCS di seluruh area kebun TAPG management and monitoring of HCV–HCS areas across
berjalan dengan baik dan habitat dari satwa dilindungi all TAPG estates have been effectively implemented,
tetap terjaga sehingga kehadiran satwa langka/dilingungi ensuring that the habitats of protected species are well
tetap ditemukan di 2025. maintained and that the presence of rare/protected
wildlife continues to be observed in 2025.
Status
Konservasi
Nama Lokal Nama Inggris Nama Ilmiah (IUCN) Lokasi
No
Local Name English Name Scientific Name Conservation Location
Status
(IUCN)
Mamalia (31)
A
Mammals
Monyet ekor Long tailed Berau, Kalimantan Timur
1 Macaca fascicularis VU
panjang macaque Berau, East Kalimantan
Southern pig- Berau, Kalimantan Timur
2 Beruk Macaca nemestrina VU
tailed macaque Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
3 Babi berjenggot Bearded pig Sus barbatus VU
Berau, East Kalimantan
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 125
Page 126
Status
Konservasi
Nama Lokal Nama Inggris Nama Ilmiah (IUCN) Lokasi
No
Local Name English Name Scientific Name Conservation Location
Status
(IUCN)
Helarcos Berau, Kalimantan Timur
4 Beruang madu Sun bear VU
malayanus Berau, East Kalimantan
Owa kelawat Berau, Kalimantan Timur
5 Bornean gibbon Hylobates muelleri EN
mueller Berau, East Kalimantan
Orangutan Bornean Pongo pygmaeus Berau, Kalimantan Timur
6 CR
Kalimantan orangutan morio Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
7 Lutung banggat Hose's langur Presbytis hosei VU
Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
8 Lutung merah Red langur Presbytis rubicunda VU
Berau, East Kalimantan
Pardofelis Berau, Kalimantan Timur
9 Kucing batu Marbled cat NT
marmorata Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
10 Jelarang bilalang Pale giant squirrel Ratufa affinis NT
Berau, East Kalimantan
Horse tailed Sundasciurus Berau, Kalimantan Timur
11 Bajing ekor kuda NT
squirrel hippurus Berau, East Kalimantan
Hemigalus Berau, Kalimantan Timur
12 Musang belang Banded civet NT
derbyanus Berau, East Kalimantan
Trachypithecus
13 Lutung Kelabu Silvery lutung VU Muaro Jambi, Jambi
cristatus
14 Ungko Agile gibbon Hylobates agilis EN Muaro Jambi, Jambi
Berau, Kalimantan Timur
15 Rusa sambar Sambar Rusa unicolor VU
Berau, East Kalimantan
Kucing merah Berau, Kalimantan Timur
16 Borneo bay cat Catopuma badia EN
kalimantan Berau, East Kalimantan
Bornean clouded Berau, Kalimantan Timur
17 Macan dahan Neofelis diardi VU
leopard Berau, East Kalimantan
Owa kelempiau Northern gray Berau, Kalimantan Timur
18 Hylobates funereus EN
utara gibbon Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
19 Kukang Slow loris Nycticebus sp. VU
Berau, East Kalimantan
Cephalopachus Berau, Kalimantan Timur
20 Tarsius horsfield's tarsier VU
bancanus Berau, East Kalimantan
Berang-berang Kutai Timur, Kalimantan Timur
21 Eurasian otter Lutra lutra NT
eurasia East Kutai, East Kalimantan
Bornean white Hylobates Lamandau, Kalimantan Tengah
22 Owa kelawo EN
bearded gibbon albibarbis Lamandau, Central Kalimantan
Seruyan, Kalimantan Tengah
23 Bekantan Proboscis monkey Nasalis larvatus EN
Seruyan, Central Kalimantan
Seruyan, Kalimantan Tengah
24 Trenggiling Sunda pangolin Manis javanica CR
Seruyan, Central Kalimantan
126 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 127
Planet
Status
Konservasi
Nama Lokal Nama Inggris Nama Ilmiah (IUCN) Lokasi
No
Local Name English Name Scientific Name Conservation Location
Status
(IUCN)
Kijang muntjak Bornean yellow Muntiacus Kutai Timur, Kalimantan Timur
25 NT
kuning muntjac atherodes East Kutai, East Kalimantan
Kutai Timur, Kalimantan Timur
26 Binturong Binturong Arctictis binturong VU
East Kutai, East Kalimantan
Kukang Phillippine slow Nycticebus Kutai Timur, Kalimantan Timur
27 VU
kalimantan loris menagensis East Kutai, East Kalimantan
Asian small clawed Kutai Timur, Kalimantan Timur
28 Berang-berang Aonyx cinereus VU
otter East Kutai, East Kalimantan
Short tailed Herpestes Paser, Kalimantan Timur
29 Garangan cerpelai NT
mongoose brachyurus Paser, East Kalimantan
White fronted Berau, Kalimantan Timur
30 Lutung dahi putih Presbytis frontata VU
langur Berau, East Kalimantan
Sukamara, Kalimantan Tengah
31 Lutung aci Maroon langur Presbytis rubida VU
Sukamara, Central Kalimantan
B Avifauna (49)
Rhyticeros Berau, Kalimantan Timur
1 Julang emas Wreathed hornbill VU
undulatus Berau, East Kalimantan
Julang jambul Rhabdotorrhinus Berau, Kalimantan Timur
2 Wrinkled hornbill EN
hitam corrugatus Berau, East Kalimantan
Greater green Chloropsis Berau, Kalimantan Timur
3 Cica daun besar EN
leafbird sonnerati Berau, East Kalimantan
Leptoptilos Berau, Kalimantan Timur
4 Bangau tongtong Lesser adjutant NT
javanicus Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
5 Kuau raja Great argus Argusianus argus VU
Berau, East Kalimantan
White rumped Berau, Kalimantan Timur
6 Caladi batu Meiglyptes tristis EN
woodpecker Berau, East Kalimantan
Rhinoceros Berau, Kalimantan Timur
7 Rangkong badak Buceros rhinoceros VU
hornbill Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
8 Paok kepala biru Blue-headed pitta Hydrornis baudii VU
Berau, East Kalimantan
Pelatuk kelabu Great slaty Mulleripicus Berau, Kalimantan Timur
9 VU
besar woodpecker pulverulentus Berau, East Kalimantan
Acridotheres Berau, Kalimantan Timur
10 Jalak kerbau Javan myna VU
javanicus Berau, East Kalimantan
Elang ikan kepala Grey headed fish Icthyophaga Berau, Kalimantan Timur
11 NT
kelabu eagle ichthyaetus Berau, East Kalimantan
Rufous bellied Lophotriorchis Berau, Kalimantan Timur
12 Elang perut karat NT
eagle kienerii Berau, East Kalimantan
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 127
Page 128
Status
Konservasi
Nama Lokal Nama Inggris Nama Ilmiah (IUCN) Lokasi
No
Local Name English Name Scientific Name Conservation Location
Status
(IUCN)
Aegithina Berau, Kalimantan Timur
13 Cipoh jantung Green iora NT
viridissima Berau, East Kalimantan
Anhinga Berau, Kalimantan Timur
14 Pecuk ular asia Oriental darter NT
melanogaster Berau, East Kalimantan
Anthracoceros Berau, Kalimantan Timur
15 Kangkareng hitam Black hornbill VU
malayanus Berau, East Kalimantan
Bushy crested Berau, Kalimantan Timur
16 Enggang klihingan Anorrhinus galeritus NT
hornbill Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
17 madi hijau kecil Green broadbill Calyptomena viridis NT
Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
18 Sepah tulin Fiery minivet Pericrocotus igneus NT
Berau, East Kalimantan
Lesser green Chloropsis Berau, Kalimantan Timur
19 Cica daun kecil NT
leafbird cyanopogon Berau, East Kalimantan
Scarlet breasted Prionochilus Berau, Kalimantan Timur
20 Pentis kumbang NT
flowerpecker thoracicus Berau, East Kalimantan
Sempur hujan Black and yellow Eurylaimus Berau, Kalimantan Timur
21 NT
darat broadbill ochromalus Berau, East Kalimantan
Red crowned Berau, Kalimantan Timur
22 Takur tulut Psilopogon rafflesii NT
barbet Berau, East Kalimantan
Red throated Psilopogon Berau, Kalimantan Timur
23 Takur warna warni NT
barbet mystacophanos Berau, East Kalimantan
Malay blue Berau, Kalimantan Timur
24 Sikatan melayu Cyornis turcosus NT
flycatcher Berau, East Kalimantan
Olive backed Berau, Kalimantan Timur
25 Pelatuk raffles Dinopium rafflesii NT
woodpecker Berau, East Kalimantan
Erythropitta Berau, Kalimantan Timur
26 Paok delima Garnet pitta NT
granatina Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
27 Brinji mata putih Buff vented bulbul Iole olivacea NT
Berau, East Kalimantan
Pycnonotus Berau, Kalimantan Timur
28 Cucak kelabu Grey bellied bulbul NT
cyaniventris Berau, East Kalimantan
Scaly breasted Pycnonotus Berau, Kalimantan Timur
29 Cucak bersisik NT
bulbul squamatus Berau, East Kalimantan
Tepus tunggir Chestnut rumped Berau, Kalimantan Timur
30 Stachyris maculata NT
merah babbler Berau, East Kalimantan
Cinnamon rumped Harpactes Berau, Kalimantan Timur
31 Luntur putri NT
trogon orrhophaeus Berau, East Kalimantan
Bangau hutan
32 Storm stork Ciconia stormi EN Muaro Jambi, Jambi
rawa
128 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 129
Planet
Status
Konservasi
Nama Lokal Nama Inggris Nama Ilmiah (IUCN) Lokasi
No
Local Name English Name Scientific Name Conservation Location
Status
(IUCN)
Green imperial
33 Pergam hijau Ducula aenea NT Muaro Jambi, Jambi
pigeon
Blue crowned
34 Serindit melayu Loriculus galgulus NT Muaro Jambi, Jambi
hanging parrot
Cica daun sayap Chloropsis Berau, Kalimantan Timur
35 Javan leafbird EN
biru cochinchinensis Berau, East Kalimantan
Platylophus Berau, Kalimantan Timur
36 Tangkar ongklet Crested shrikejay NT
galericulatus Berau, East Kalimantan
Black bellied Phaenicophaeus Berau, Kalimantan Timur
37 Kadalan Beruang NT
malkoha diardi Berau, East Kalimantan
Takur jambang Gold whiskered Psilopogon Berau, Kalimantan Timur
38 NT
emas barbet chrysopogon Berau, East Kalimantan
Sempidan biru Bornean crested Berau, Kalimantan Timur
39 Lophura ignita VU
kalimantan fireback Berau, East Kalimantan
Betet ekor Long tailed Psittacula Berau, Kalimantan Timur
40 VU
panjang parakeet longicauda Berau, East Kalimantan
Scarlet rumped Harpactes Berau, Kalimantan Timur
41 Kesumba putri NT
trogon duvaucelii Berau, East Kalimantan
Anhinga Kutai Timur, Kalimantan Timur
42 Pecuk-ular asia Oriental darter NT
melanogaster East Kutai, East Kalimantan
Lamandau, Kalimantan Tengah
43 Rangkong gading Helmeted hornbill Rhinoplax vigil CR
Lamandau, Central Kalimantan
Greater green Chloropsis Lamandau, Kalimantan Tengah
44 Cuca daun beasr EN
leafbird sonnerati Lamandau, Central Kalimantan
Wallace's hawk Kutai Timur, Kalimantan Timur
45 Elang wallace Nisaetus nanus VU
eagle East Kutai, East Kalimantan
Large green Berau, Kalimantan Timur
46 Punai besar Treron capellei VU
pigeon Berau, East Kalimantan
Rhinoceros Sukamara, Kalimantan Tengah
47 Enggang cula Buceros rhinoceros VU
Hornbill Sukamara, Central Kalimantan
Acridotheres Sukamara, Kalimantan Tengah
48 Jalak Kerbau Javan myna VU
javanicus Sukamara, Central Kalimantan
Black capped Lamandau. Kalimantan Tengah
49 Cekakak cina Halcyon pileata VU
kingfisher Lamandau, Central Kalimantan
Kutai Timur, Kalimantan Timur
50 Baza Jerdon Jerdon’s baza Aviceda jerdoni VU
East Kutai, East Kalimantan
C Herpetofauna (6)
Katak kerdil Sarawak dwarf Pelophryne Berau, Kalimantan Timur
1 NT
sawarak toad saravacensis Berau, East Kalimantan
Kodok rawa Lesser swamp Limnonectes Berau, Kalimantan Timur
2 NT
rendah frog paramacrodon Berau, East Kalimantan
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 129
Page 130
Status
Konservasi
Nama Lokal Nama Inggris Nama Ilmiah (IUCN) Lokasi
No
Local Name English Name Scientific Name Conservation Location
Status
(IUCN)
Lamandau, Kalimantan Tengah
3 Kura-kura daun Asian leaf turtle Cyclemys dentata NT
Lamandau, Central Kalimantan
Kura-kura Malayan flat Notochelys Lamandau, Kalimantan Tengah
4 VU
punggung pipih shelled turtle platynota Lamandau, Central Kalimantan
Ophiophagus Kutai Timur, Kalimantan Timur
5 King kobra King cobra VU
hannah East Kutai, East Kalimantan
Asiatic softshell Lamandau, Kalimantan Tengah
6 Labi-labi Amyda cartilaginea VU
turtle Lamandau, Central Kalimantan
Catatan: | Note:
CR: Critically Endangered VU: Vulnerable EN: Endangered
Pemantauan Flora Flora Monitoring
Pemantauan flora memastikan bahwa vegetasi Flora monitoring ensures that local vegetation remains
lokal tetap dominan dan berfungsi dalam menjaga dominant and helps maintain ecosystem structure.
struktur ekosistem.
Kategori Flora yang dipantau: Flora categories monitored:
1. Pohon bernilai konservasi tinggi. 1. Trees of high conservation value
2. Vegetasi riparian. 2. Riparian vegetation
3. Tanaman endemic. 3. Endemic plants
4. Tanaman invasif (yang harus dikendalikan). 4. Invasive plants (which must be controlled)
5. Area replanting untuk restorasi habitat. 5. Replanting areas for habitat restoration
Restorasi dilakukan menggunakan bibit lokal sesuai Restoration is conducted using local seedlings suitable
tipe ekosistem. for the ecosystem type.
Flora
Status
Konservasi
Nama Lokal Nama Inggris Nama Ilmiah Lokasi
No (IUCN)
Local Name English Name Scientific Name Location
Conservation
Status (IUCN)
Berau, Kalimantan Timur
1 Damar Kalimantan Araucaria wood Agathis borneensis EN
Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
2 Simpur Simpur wood Dillenia borneensis VU
Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
3 Meranti putih White meranti Shorea bracteolata EN
Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
4 Meranti Merah Red meranti Shorea pauciflora EN
Berau, East Kalimantan
Elephant Keruing Dipterocarpus Berau, Kalimantan Timur
5 Keruing Gajah CR
wood cornutus Berau, East Kalimantan
Dryobalanops Berau, Kalimantan Timur
6 Kapur Kamper wood VU
aromatica Berau, East Kalimantan
Hopea Berau, Kalimantan Timur
7 Merawan Hopea wood CR
mengarawan Berau, East Kalimantan
130 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 131
Planet
Status
Konservasi
Nama Lokal Nama Inggris Nama Ilmiah Lokasi
No (IUCN)
Local Name English Name Scientific Name Location
Conservation
Status (IUCN)
Berau, Kalimantan Timur
8 Meranti Kuning Yellow Meranti Shorea gibbosa CR
Berau, East Kalimantan
Gaharu Quercus Berau, Kalimantan Timur
9 Bornean Gaharu VU
Kalimantan gaharuensis Berau, East Kalimantan
Eusideroxylon Berau, Kalimantan Timur
10 Ulin Iron wood VU
zwageri Berau, East Kalimantan
Berau, Kalimantan Timur
11 Lahung Durian wood Durio dulcis VU
Berau, East Kalimantan
12 Sonokeling Sonokeling wood Dalbergia latifolia VU Muaro Jambi, Jambi
Dipterocarpus Berau, Kalimantan Timur
13 Keruing Keruing Wood VU
crinitus Berau, East Kalimantan
Gonystylus Seruyan, Kalimantan Tengah
14 Ramin Ramin wood CR
bancanus Seruyan, Central Kalimantan
Catatan: | Note:
CR: Critically Endangered VU: Vulnerable EN: Endangered
Penilaian Ancaman terhadap Keanekaragaman Biodiversity Threat Assessment
Hayati
TAPG mengidentifikasi berbagai ancaman terhadap TAPG identifies several threats to biodiversity, including:
keanekaragaman hayati, seperti:
1. Fragmentasi habitat. 1. Habitat fragmentation
2. Perburuan liar. 2. Poaching
3. Perubahan tutupan lahan di luar konsesi. 3. Changes in land cover outside concessions
4. Kebakaran hutan dan lahan. 4. Forest and land fires
5. Satwa liar masuk area permukiman. 5. Wildlife encroaching into residential areas
Sebagai mitigasi, program berikut diterapkan: To mitigate these threats, various programs are in place:
1. Pemantauan hotspot. 1. Monitoring of hotspots
2. Edukasi desa untuk mencegah perburuan. 2. Educational initiatives for villages to curb poaching
3. Penanganan konflik satwa liar. 3. Managing wildlife conflicts
4. Restorasi vegetasi penyangga. 4. Restoring buffer vegetation
5. Penguatan patroli kawasan konservasi. 5. Enhancing patrols within conservation zones
Kolaborasi dan Partnership Collaboration and Partnerships
TAPG mengembangkan kolaborasi jangka panjang TAPG forms long-term collaborations with
dengan lembaga konservasi dan riset untuk meningkatkan conservation and research organizations to enhance
efektivitas pengelolaan biodiversitas: biodiversity management:
1. YKAN (Yayasan Konservasi Alam Nusantara). 1. YKAN (Nusantara Nature Conservation Foundation).
2. ECOSITROP. 2. ECOSITROP.
3. Dinas Lingkungan Hidup setempat. 3. Local Environmental Agency.
4. Perguruan tinggi lokal. 4. Local universities.
5. Masyarakat desa dan KTPA. 5. Village communities and KTPA.
6. CFES dan Daemeter. 6. CFES and Daemeter.
Kolaborasi ini membantu TAPG membangun penelitian This collaboration helps TAPG produce data-driven
berbasis data yang dapat dievaluasi setiap tahun. research that can be assessed annually.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 131
Page 132
132 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 133
PEOPLE PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 133
Page 134
PEOPLE
Bagi TAPG, keberlanjutan selalu dimulai dari manusia, baik For TAPG, sustainability always begins with human, those
mereka yang tumbuh dan berkarya di dalam Perseroan, who grow and work within the Company, as well as
maupun masyarakat yang hidup dan berkembang di the communities that surround its operational areas.
sekitar wilayah operasional. Di balik setiap capaian, Behind every achievement are TAPGreen individuals
terdapat Insan TAPGreen yang menggerakkan organisasi who drive the organization forward with dedication, skill,
dengan dedikasi, kompetensi, dan semangat untuk and a passion for ongoing improvement. As a result, the
terus melangkah maju. Karena itu, Perseroan secara Company focuses on human resource development by
konsisten menempatkan pengembangan sumber enhancing skills, fostering an inclusive workplace, and
daya manusia sebagai prioritas, melalui penguatan promoting sustainable well-being.
kompetensi, penciptaan lingkungan kerja yang inklusif,
serta pemenuhan kesejahteraan yang berkelanjutan.
Pada saat yang sama, TAPG memandang masyarakat Simultaneously, TAPG views the community as a
sebagai mitra strategis dalam perjalanan jangka panjang strategic partner in its long-term growth. Through
Perseroan. Melalui berbagai program pengembangan various community development and empowerment
dan pemberdayaan komunitas, Perseroan berupaya initiatives, the Company seeks to create shared value,
menciptakan nilai bersama, memperluas akses terhadap expand access to opportunities, and support social and
kesempatan, serta mendorong tumbuhnya kemandirian economic independence. This strategy helps TAPG build
sosial dan ekonomi. Dengan pendekatan ini, TAPG tidak a resilient internal organization while positively impacting
hanya membangun organisasi yang tangguh dari dalam, the broader social environment.
tetapi juga menumbuhkan dampak positif yang nyata
bagi lingkungan sosial di sekitarnya.
Pencapaian Aspek People Tahun 2025
Achievement of People Aspect In 2025
17 Jam
Hours
TI-FR
0,703
SR
164,97
Jumlah Jam Pelatihan per Karyawan Tingkat Kecelakaan
Total Training Hours per Employee Accident Rate
526 Jumlah Kegiatan CSR
Total CSR Activities
8,53 Survei Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Survey
134 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 135
People
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Management Approach
Bagi TAPG, aspek People bukan hanya tentang siapa yang For TAPG, the People aspect encompasses not only who
bekerja dan berinteraksi dengan Perseroan, tetapi juga works and interacts with the Company but also how
tentang bagaimana aktivitas bisnis membentuk kualitas business activities impact human lives, both positively
hidup manusia, baik secara positif maupun berpotensi and potentially negatively. Plantation operations
menimbulkan risiko. Operasional perkebunan membawa significantly affect the well-being of TAPGreen
dampak nyata terhadap kesejahteraan Insan TAPGreen, employees, local communities, and customers.
masyarakat sekitar, serta pelanggan.
Perseroan menyadari bahwa dampak tersebut dapat The Company recognizes that these impacts can
timbul baik dari kegiatan operasional langsung maupun arise both from direct operational activities and from
dari hubungan bisnis dengan mitra dan kontraktor. Karena relationships with partners and contractors. To address
itu, TAPG menegaskan komitmennya melalui kebijakan this, TAPG commits to policies in HR management,
pengelolaan SDM, penerapan prinsip keberagaman dan promotes diversity and non-discrimination, respects
non-diskriminasi, penghormatan terhadap hak asasi human rights, and complies with the Collective Labor
manusia, serta kepatuhan terhadap Perjanjian Kerja Bersama Agreement (CLA) and relevant laws.
(PKB) dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Dalam pengelolaannya, Perseroan berfokus pada tiga arah In managing these areas, the Company focuses on three
utama: memperkuat dampak positif, mencegah risiko, dan main purposes: enhance positive impacts, mitigate risks,
menangani isu yang muncul secara bertanggung jawab. and respond responsibly to emerging issues. This is
Upaya tersebut diwujudkan melalui pengembangan achieved through skill development, certification, and
kompetensi, sertifikasi, dan jalur karier Insan TAPGreen; career advancement for TAPGreen employees; enforcing
penerapan standar kesehatan dan keselamatan kerja occupational health and safety standards to prevent
untuk mencegah kecelakaan dan penyakit akibat kerja; accidents and illnesses; and maintaining transparent
serta mekanisme pengaduan dan penanganan keluhan complaint and grievance systems in a fair and transparent
untuk memastikan setiap isu dapat ditangani secara adil manner. Community support programs in education,
dan transparan. Di tingkat komunitas, TAPG menjalankan health, infrastructure, culture, and the economy form part
program pemberdayaan di bidang pendidikan, kesehatan, of TAPG’s strategy to create sustainable shared value.
infrastruktur, budaya, dan ekonomi sebagai bagian dari
strategi menciptakan nilai bersama yang berkelanjutan.
Efektivitas pengelolaan aspek People dipantau secara People management effectiveness is regularly assessed
berkala melalui indikator kinerja SDM, catatan keselamatan using HR performance indicators, safety records,
kerja, realisasi program pengembangan masyarakat, serta community development program outcomes, and
evaluasi kepuasan dan umpan balik pemangku kepentingan. stakeholder feedback. These assessment results guide
Hasil pemantauan ini menjadi dasar penetapan target, target setting, policy enhancements, and future program
perbaikan kebijakan, dan penyempurnaan program ke improvements. Ongoing communication with employees,
depan. Dialog berkelanjutan dengan karyawan, masyarakat, the community, and customers is essential for ensuring
dan pelanggan juga menjadi kompas penting bagi that the Company’s efforts are aligned and meaningful.
Perseroan untuk memastikan bahwa setiap langkah yang
diambil tidak hanya tepat sasaran, tetapi juga benar-benar
memberi dampak yang bermakna.
PEMENUHAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) RESPECTING HUMAN RIGHTS
Bagi TAPG, keberlanjutan bukan semata soal bagaimana For TAPG, sustainability means more than just how the
Perseroan mengelola lahan dan menghasilkan komoditas, Company manages land and produces commodities; it
tetapi juga tentang bagaimana Perseroan menghormati also encompasses respecting human dignity throughout
martabat manusia di setiap rantai nilai. Penghormatan the entire value chain. Respect for Human Rights (HAM) is
terhadap Hak Asasi Manusia (HAM) menjadi prinsip a core principle that guides all operational activities from
yang menjiwai seluruh aktivitas operasional dari kebun, plantations and factories to interactions with business
pabrik, hingga relasi dengan mitra usaha dan masyarakat partners and local communities. This commitment is
sekitar. Komitmen ini dibangun di atas kepatuhan terhadap grounded in adherence to the UN Universal Declaration
Deklarasi Universal HAM PBB, konvensi International Labour of Human Rights, International Labour Organization
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 135
Page 136
Organization (ILO), serta seluruh peraturan perundang- (ILO) conventions, and all relevant laws and regulations
undangan yang berlaku di Indonesia, dan dituangkan dalam in Indonesia. It is detailed in TAPG’s publicly available
Kebijakan Keberlanjutan TAPG yang dapat diakses oleh Sustainability Policy. These principles apply not only
publik. Prinsip-prinsip ini tidak hanya berlaku di lingkungan within the Company but also set standards that all
internal Perseroan, tetapi juga menjadi standar yang wajib partners and vendors must follow.
dipatuhi oleh seluruh mitra dan vendor.
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola HAM, pada In 2023, to enhance human rights governance, TAPG
tahun 2023 TAPG bekerja sama dengan Daemeter dan partnered with Daemeter and Tresparity Kollegium to
Tresparity Kollegium telah melaksanakan Human Rights carry out a Human Rights Impact Assessment (HRIA)
Impact Assessment (HRIA) di dua entitas anak. Asesmen across two subsidiaries. The assessment’s goals are to:
ini bertujuan untuk:
1. Mengidentifikasi risiko dan dampak bisnis 1. Identify business risks and impacts related to
terhadap HAM. human rights.
2. Memetakan langkah pencegahan serta mekanisme 2. Map out preventative measures and remedial
pemulihan atas potensi dampak. strategies for potential impacts.
3. Memastikan keselarasan kebijakan dan praktik 3. Ensure the Company’s policies and practices
Perseroan dengan standar HAM nasional dan conform to both national and international human
internasional. rights standards.
Hasil asesmen ini menjadi pijakan penting dalam The results of this assessment serve as a fundamental
memperkuat pendekatan Perseroan terhadap isu sosial. basis for enhancing the Company’s strategy concerning
Rekomendasi yang dihasilkan telah dirangkum dalam social issues. The ensuing recommendations have been
rencana aksi (action plan) sebagai bagian dari upaya consolidated into an actionable plan as part of ongoing
perbaikan berkelanjutan, sekaligus untuk mengantisipasi improvement initiatives and to proactively address
risiko yang mungkin muncul di masa depan. potential future risks.
Cakupan Kebijakan HAM dan Anti-Diskriminasi Scope of Human Rights and Anti-Discrimination Policy
Penghormatan terhadap HAM dan prinsip anti- The respect for HR and global anti-discrimination policies
diskriminasi global yang tertuang dalam Kebijakan outlined in the Company’s Sustainability Policy includes:
Keberlanjutan Perseroan mencakup:
1. Hak-hak pekerja. 1. Workers’ rights.
2. Hak-hak masyarakat. 2. Community rights.
3. Pemberian kesempatan yang setara tanpa 3. Equal opportunities without discrimination, including
diskriminasi, termasuk kesetaraan gender. gender equality.
4. Larangan kerja paksa dan pekerja anak. 4. Freedom from forced labor and child labor.
5. Perlindungan dari pelecehan, intimidasi, pembalasan, 5. Freedom from harassment, intimidation, retaliation,
dan kekerasan. and violence.
6. Dukungan terhadap petani plasma dan petani mandiri 6. Supporting the participation of plasma farmers and
dalam rantai pasok kelapa sawit. independent farmers within the palm oil supply chain.
Implementasi HAM di Lingkungan Kerja Implementation of Human Rights at Work
Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata dalam This commitment is clearly demonstrated through
berbagai kebijakan dan praktik di lingkungan kerja various policies and practices within the company’s
Perseroan, antara lain: work environment, including:
1. Larangan Pekerja Anak dan Kerja Paksa [OJK F19] 1. Prohibition of Child Labor and Forced Labor [OJK F19]
TAPG menegaskan komitmennya untuk tidak TAPG reaffirms its commitment to not employing
mempekerjakan anak di bawah umur maupun underage children or using forced labor. This policy
menerapkan kerja paksa. Kebijakan ini berlaku di seluruh is applicable to all subsidiaries and is outlined in the
entitas anak dan dituangkan dalam peraturan internal Company’s internal regulations, which are developed
Perseroan yang disusun sesuai dengan peraturan in accordance with relevant Indonesian laws.
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
2. Sosialisasi HAM dan Pelatihan Petugas Keamanan 2. Human Rights Socialization and Security Officer
[GRI 410-1] Training [GRI 410-1]
Perseroan meyakini bahwa budaya saling menghormati The Company believes that a culture of mutual
hanya dapat tumbuh jika dipahami dan dipraktikkan respect can only grow if it is collectively understood
bersama. Oleh karena itu, TAPG secara berkelanjutan and practiced. As a result, TAPG regularly organizes
menyelenggarakan sosialisasi HAM tidak hanya bagi human rights awareness sessions not just for
karyawan, tetapi juga bagi petugas keamanan. Untuk employees but also for security officers. For
136 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 137
People
petugas keamanan, Perseroan bekerja sama dengan security officers, the Company collaborates with
Kepolisian dalam penyelenggaraan pelatihan Basic the police to offer Basic Security training. By 2025,
Security. Pada tahun 2025, seluruh petugas keamanan all security officers will have undergone human rights
telah mendapatkan sosialisasi dan pelatihan terkait socialization and training, with the total number
HAM, dengan jumlah personel mencapai 783 orang reaching 783 by year’s end.
hingga akhir tahun.
3. Kebebasan Berserikat 3. Freedom of Association
Perseroan menjamin hak setiap karyawan untuk The Company ensures that all employees have the
berserikat, berpendapat, dan berunding secara right to associate, express their opinions, and bargain
kolektif melalui wadah yang tersedia, tanpa collectively through available channels, without
pembatasan dan diskriminasi, sesuai dengan restrictions or discrimination, in line with Company
Peraturan Perseroan dan peraturan perundang- Regulation and applicable laws.
undangan yang berlaku.
4. Perjanjian Kerja Bersama (PKB) [GRI 2-30] 4. Collective Labor Agreement (CLA) [GRI 2-30]
Hubungan industrial di TAPG diatur melalui Industrial relations at TAPG are regulated by a
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang merupakan Collective Labor Agreement (CLA), resulting
hasil perundingan antara Perseroan dan karyawan, from negotiations between the Company and its
mencakup syarat kerja, kondisi kerja, serta hak dan employees. This agreement outlines employment
kewajiban masing-masing pihak. PKB dan/atau terms, working conditions, and the rights and
Peraturan Perseroan tersebut telah disahkan oleh responsibilities of both parties. The CLA and any
instansi ketenagakerjaan yang berwenang. company regulations have been authorized by the
5. Perlindungan Jaminan Sosial melalui BPJS appropriate labor authorities.
Perseroan mengikutsertakan seluruh karyawan dalam 5. Social Security Protection through BPJS
program BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan The Company enrolls all employees in the BPJS
sebagai bentuk pemenuhan hak atas perlindungan Employment and BPJS Health programs to secure
dan kesejahteraan sosial. their rights to social protection and welfare.
Penghormatan HAM bagi Masyarakat dan Pelanggan Respect for Human Rights in Communities and
Customers
Di luar lingkungan internal, TAPG juga memastikan Beyond internal operations, TAPG also upholds the human
penghormatan terhadap HAM masyarakat adat dan rights of indigenous peoples and local communities near
komunitas lokal di sekitar wilayah konsesi, khususnya concession zones, focusing on land rights, resource
terkait hak atas tanah dan akses terhadap sumber daya, access, and ensuring the Free, Prior, and Informed
serta penerapan prinsip Persetujuan Atas Dasar Informasi Consent (FPIC) principle is respected.
di Awal Tanpa Paksaan (PADIATAPA).
Komitmen yang sama juga diterapkan kepada pelanggan, The same commitment extends to customers,
dengan menjunjung prinsip kesetaraan dalam penyediaan emphasizing equality in delivering products and services.
produk dan layanan. Perseroan berupaya menjaga The Company strives to maintain customer trust by
kepercayaan pelanggan melalui penyediaan produk providing high-quality palm oil and kernel products that
minyak kelapa sawit dan inti sawit yang berkualitas tinggi adhere to established standards.
dan sesuai dengan standar yang disepakati.
Pengawasan dan Penguatan Berkelanjutan Ongoing Monitoring and Reinforcement
Untuk memastikan implementasi kebijakan HAM berjalan To ensure consistent implementation of the human
secara konsisten, TAPG membentuk komite khusus yang rights policy, TAPG has formed a dedicated committee
bertugas memantau dan menegakkan pelaksanaan responsible for monitoring and enforcing the policy. This
kebijakan tersebut. Komite ini berperan dalam: committee’s role is to:
1. Mengidentifikasi potensi risiko pelanggaran HAM. 1. Identify potential risks of human rights violations.
2. Menyusun langkah mitigasi dan pencegahan. 2. Develop mitigation and prevention strategies.
3. Melakukan evaluasi berkala atas efektivitas 3. Regularly evaluate the effectiveness of
implementasi kebijakan. policy implementation.
Melalui pendekatan ini, TAPG memastikan bahwa Through this approach, TAPG guarantees that respect for
penghormatan terhadap HAM tidak berhenti sebagai human rights is not just a written promise but is actively
komitmen di atas kertas, tetapi terus hidup dalam praktik practiced daily and continues to develop throughout
sehari-hari dan berkembang seiring perjalanan Perseroan. the Company’s journey.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 137
Page 138
Menjalin Sinergi dengan Insan TAPGreen
Synergizing with TAPGreen Personnel
Kami percaya, organisasi yang bertumbuh secara berkelanjutan hanya dapat
dibangun oleh insan-insan yang dihargai, diberdayakan, dan diberi ruang untuk
berkembang.
We believe a sustainable organization can only be built by people who feel valued, empowered,
and given opportunities to grow.
STRATEGI DAN KEBIJAKAN DEVELOPMENT STRATEGY AND POLICY FOR
PENGEMBANGAN INSAN TAPGREEN [GRI 3-3] TAPGREEN PERSONNEL [GRI 3-3]
Bagi Perseroan, Insan TAPGreen bukan sekadar penggerak For the Company, TAPGreen employees are more than
operasional, melainkan arsitek utama pertumbuhan just operational drivers; they are vital architects of long-
jangka panjang. Karena itu, pengembangan sumber daya term growth. As a result, developing human resources is
manusia ditempatkan sebagai bagian inti dari strategi central to the business strategy, not only to meet current
bisnis bukan hanya untuk mengejar target kinerja hari ini, performance goals but also to build a solid foundation
tetapi untuk menyiapkan fondasi masa depan. for the future.
TAPG membangun pendekatan pengelolaan SDM yang TAPG has developed a human resource management
berfokus pada kolaborasi, pembelajaran berkelanjutan, approach that emphasizes collaboration, continuous
dan pembentukan budaya kerja yang saling menguatkan. learning, and fostering a mutually supportive work
Perseroan membuka ruang bagi talenta-talenta yang culture. The Company provides opportunities for talented
berdaya saing dan siap bertumbuh bersama organisasi, individuals who are eager to grow with the organization,
sekaligus memastikan bahwa setiap Insan TAPGreen while ensuring that every TAPGreen employee has equal
memiliki kesempatan yang setara untuk berkontribusi chances to contribute and develop. In this framework,
dan berkembang. Dalam kerangka ini, pendidikan dan education and training are seen as strategic investments
pelatihan dipandang sebagai investasi strategis yang impacting not only individual skills but also enhancing
dampaknya tidak hanya meningkatkan kompetensi the Company’s collective competitiveness.
individu, tetapi juga memperkuat daya saing Perseroan
secara kolektif.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan This commitment is put into action through various
berbagai program pengembangan, mulai dari pelatihan development programs, from professional training and
profesional, sertifikasi, hingga penguatan motivasi dan certification to boosting motivation and leadership. These
kepemimpinan. Program-program ini dirancang untuk initiatives aim to build capabilities aligned with business
membangun kapabilitas yang relevan dengan kebutuhan needs while cultivating a sense of belonging among
bisnis sekaligus menumbuhkan rasa memiliki terhadap employees. TAPG believes that a work environment
Perseroan. TAPG percaya bahwa lingkungan kerja yang that encourages growth will produce people who are
memberi ruang tumbuh akan melahirkan insan-insan yang not only skilled but also dedicated and loyal.
tidak hanya kompeten, tetapi juga berkomitmen dan loyal.
Sejalan dengan itu, Perseroan memastikan bahwa seluruh In line with this, the Company guarantees that all
Insan TAPGreen memperoleh akses yang adil terhadap TAPGreen employees have fair access to career
pengembangan karier, termasuk kesempatan melanjutkan development, including opportunities for further
pendidikan, promosi jabatan, serta pemenuhan hak- education, promotions, and other employment rights
hak ketenagakerjaan lainnya sebagaimana diatur dalam as outlined in the Collective Labor Agreement (CLA) and
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan peraturan perundang- relevant laws and regulations. Through this approach,
undangan yang berlaku. Dengan pendekatan ini, TAPG TAPG highlights that company growth and human
menegaskan bahwa pertumbuhan perusahaan dan development are two interconnected journeys.
pertumbuhan manusia adalah dua perjalanan yang selalu
berjalan beriringan.
138 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 139
People
PROFIL INSAN TAPGreen [GRI 2-7, 2-8] TAPGreen PERSONNEL PROFILE [GRI 2-7, 2-8]
Pada tahun 2025, TAPG memiliki jumlah karyawan In 2025, TAPG employed 20,780 individuals, reflecting
sebanyak 20.780 orang atau turun sebesar 3,64% a 3.64% decrease compared to the previous year which
dibandingkan tahun sebelumnya sebanyak 21.565 orang. were 21,565 individuals. Below is the employee profile
Berikut profil karyawan Perseroan tiga tahun terakhir: for the last three years:
Berdasarkan Status Ketenagakerjaan
By Employment Status
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Permanen
12.331 4.841 11.020 4.282 10.229 4.066
Permanent
Non Permanen
2.661 947 4.837 1.426 5.410 1.685
Non-Permanent
Sub Total 14.992 5.788 15.857 5.708 15.639 5.751
Total 20.780 21.565 21.390
S-04: Jumlah Pegawai Sementara
Total Temporary Employees
Uraian
2025
Description
Jumlah Pegawai Tidak Tetap/Kontrak/yang Dipegang oleh
Kontraktor dan/atau Konsultan 3.608 orang 17,36% dari total pegawai
Number of Non-permanent Employees/Contracts/Held by employees from total employees
Contractors and/or Consultants
Berdasarkan Wilayah Operasi
Based on Operational Areas
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Karyawan Tetap
Permanent Employees
Jakarta 170 78 169 72 173 67
Jambi 1.315 623 1.254 593 1.127 527
Kalimantan Tengah
4.082 1.618 3.394 1.281 2.943 1.141
Central Kalimantan
Kalimantan Timur
6.761 2.522 6.198 2.336 5.986 2.331
East Kalimantan
Kalimantan Barat
3 0 5 - - -
West Kalimantan
Sub Total 12.331 4.841 11.020 4.282 10.229 4.066
Total 17.172 15.302 14.295
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 139
Page 140
Berdasarkan Usia
Based on Age
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Karyawan Tetap
Permanent Employees
18-25 tahun | years old 2.477 523 2.159 462 1.824 429
26-45 tahun | years old 8.289 3.636 7.437 3.237 7.044 3.112
46-55 tahun | years old 1.564 681 1.423 583 1.360 523
>55 tahun | years old 1 1 1 1 1 2
Sub Total 12.331 4.841 11.020 4.282 10.229 4.066
Total 17.172 15.302 14.295
Berdasarkan Jenjang Jabatan
Based on Position Level
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Karyawan Tetap
Permanent Employees
Direktur Perseroan dan
Perusahaan Anak
13 2 15 1 14 1
Company’s Director and
Subsidiaries
General Manager 22 2 14 3 18 3
Manager 75 13 216 29 204 30
Supervisor 191 35 527 113 509 103
Staf Lainnya
12.030 4.789 10.248 4.136 9.483 3.930
Other Staffs
Sub Total 12.331 4.841 11.020 4.282 10.228 4.067
Total 17.172 15.302 14.295
140 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 141
People
S-01: Kesetaraan Gender
Gender Equality
2025
Laki-laki Perempuan
Level Jabatan Male Female
Position Level
Persentase Pegawai Persentase Pegawai
Jumlah Pegawai Jumlah Pegawai
Percentage of Employee Percentage of Employee
Total Employee Total Employee
(%) (%)
Entry-level 14.671 70,6% 5.729 27,6%
Mid-level 197 0,9% 36 0,2%
Senior-level 78 0,4% 16 0,1%
Executive-level 46 0,2% 7 0,0%
Total Pegawai
14.992 72,1% 5.788 27,9%
Total Employees
S-02: Jumlah Level Pegawai yang Dimiliki oleh Laki-laki dan Perempuan Berdasarkan Kelompok Umum
Number of Employee Levels Served by Men and Women According to the General Group
2025
Level Jabatan
Position Level
Usia
Ages
Entry-level Mid-level Senior-level Executive-level
Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan Laki-laki Perempuan
Male Female Male Female Male Female Male Female
18-25 3.748 834 0 0 0 0 0 0
26-35 5.494 2.232 80 17 10 5 0 0
36-45 3.881 1.972 83 19 47 6 11 2
46-55 1.537 691 31 0 19 3 26 2
>55 11 0 3 0 2 2 9 3
PEREKRUTAN KARYAWAN BARU DAN NEW EMPLOYEE RECRUITMENT AND
PERGANTIAN KARYAWAN [GRI 401-1] EMPLOYEE TURNOVER [GRI 401-1]
Kebijakan Seleksi dan Pengangkatan Karyawan Baru New Employee Recruitment and Selection Policy
Dalam menjaga kesinambungan pertumbuhan bisnis, To maintain sustainable business growth, TAPG
TAPG mengelola proses rekrutmen dan pengangkatan manages the recruitment and appointment process
karyawan baru secara terstruktur dan berbasis for new employees in a systematic manner based on the
perencanaan kebutuhan organisasi. Setiap pengisian organization’s needs planning. Each position is filled to
posisi dirancang untuk memastikan keselarasan antara ensure alignment between the Company’s requirements
kebutuhan Perseroan dan ketersediaan talenta dengan and the availability of skilled and suitable talent that
kompetensi serta karakter yang sesuai dengan arah supports business development.
pengembangan usaha.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 141
Page 142
Perseroan mengedepankan pengembangan talenta The Company emphasizes the development of
internal sebagai bagian dari strategi pembinaan karier internal talent as part of its long-term career growth
jangka panjang. Namun demikian, apabila kebutuhan strategy. However, if organizational needs cannot be
organisasi belum dapat dipenuhi dari dalam, TAPG fulfilled internally, TAPG initiates external recruitment
membuka kesempatan rekrutmen eksternal yang opportunities based on predetermined workforce
dilakukan berdasarkan perencanaan tenaga kerja planning. The entire selection process is conducted
yang telah ditetapkan sebelumnya. Seluruh proses transparently and equitably, focusing on matching skills
seleksi dilaksanakan secara terbuka, objektif, dan to job responsibilities.
mengedepankan prinsip kesesuaian kompetensi dengan
tanggung jawab jabatan.
Sejalan dengan komitmen terhadap tata kelola In accordance with its commitment to responsible
ketenagakerjaan yang bertanggung jawab, TAPG employment practices, TAPG guarantees that the entire
memastikan bahwa seluruh proses rekrutmen dijalankan recruitment process is free from forced labor and does
tanpa praktik kerja paksa dan tanpa melibatkan pekerja not involve underage workers, adhering to internal
di bawah umur, sesuai dengan kebijakan internal policies and applicable Indonesian laws and regulations.
dan peraturan perundang-undangan yang berlaku
di Indonesia.
Sebagai bagian dari penguatan keberagaman di As part of its initiatives to promote workplace diversity,
lingkungan kerja, pada tahun 2025 Perseroan merekrut the Company aims to recruit 1,921 female employees
1.921 pekerja perempuan. Selain itu, TAPG juga membuka by 2025. Furthermore, TAPG provides opportunities
ruang bagi penyandang disabilitas untuk berpartisipasi for individuals with disabilities to participate in the
dalam proses seleksi. Langkah ini menegaskan komitmen selection process. This initiative underscores the
Perseroan dalam membangun tempat kerja yang inklusif Company’s dedication to fostering an inclusive work
dan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh environment and ensuring equal opportunities for all
lapisan masyarakat. members of society.
Perekrutan Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Recruitment Based on Gender
Jenis Kelamin
Gender 2025 % 2024 % 2023 %
Pria
8.388 81,4 7.821 85,6 7.291 82,5
Male
Wanita
1.921 18,6 1.318 14,4 1.550 17,5
Female
Total 10.309 100 9.139 100 8.841 100
Perekrutan Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia
Employee Recruitment Based on Age Groups
Kelompok Usia
Age Groups 2025 % 2024 % 2023 %
Usia di bawah 30 tahun
6.522 63,3 5.471 59,9 5.391 61,0
Age under 30 years old
Usia 30-50 tahun
3.777 36,6 3.647 39,9 3.429 38,8
30-50 years old
Usia di atas 50 tahun
10 0,1 21 0,2 21 0,2
Age above 50 years old
Total 10.309 100 9.139 100 8.841 100
142 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 143
People
Perekrutan Karyawan Berdasarkan Wilayah
Employee Recruitment Based on Area
Berdasarkan Wilayah
Based on Area 2025 % 2024 % 2023 %
Jakarta 47 0,5 22 0,3 31 0,4
Jambi 641 6,2 687 7,5 603 6,8
Kalimantan Barat
0 0,0 2 0,0 3 0,0
West Kalimantan
Kalimantan Tengah
3.376 32,7 2.893 31,7 2.240 25,3
Central Kalimantan
Kalimantan Timur
6.245 60,6 5.532 60,5 5.964 67,5
East Kalimantan
Total 10.309 100 9.139 100 8.841 100
Turnover Karyawan Employee Turnover
Pergerakan karyawan merupakan bagian alami dari Employee turnover is a natural aspect of organizational
dinamika organisasi sekaligus membuka ruang bagi change and provides opportunities for new talent to join
masuknya talenta baru ke dalam TAPG. Sepanjang TAPG. In 2025, the employee turnover rate was 31.2%,
tahun 2025, tingkat turnover karyawan tercatat sebesar meaning 6,493 out of 20,780 employees ended their
31,2%, yang berarti dari total 20.780 karyawan, sebanyak employment. This figures reflected an improvement
6.493 orang mengakhiri masa kerja mereka. Capaian ini over 2024, which had a turnover rate of 33%. The lower
menunjukkan perbaikan dibandingkan tahun 2024 yang turnover rate indicates the Company’s ability in fostering
mencatat tingkat turnover sebesar 33%. Rendahnya positive working relationships and maintaining a safe,
tingkat perputaran karyawan tersebut mencerminkan healthy, and comfortable work environment.
upaya Perseroan dalam membangun hubungan kerja
yang konstruktif serta menciptakan lingkungan kerja
yang kondusif, aman, sehat, dan mendukung kenyamanan
bekerja.
Berikut ini tabel turnover karyawan: The employee turnover table is shown below:
Turnover Karyawan Berdasarkan Jenis Kelamin
Employee Turnover Based on Gender
Jenis Kelamin
Gender 2025 % 2024 % 2023 %
Pria
5.556 85,6 6.037 84,4 6.024 81,5
Male
Wanita
937 14,4 1.114 15,6 1.371 18,5
Female
Total 6.493 100 7.151 100 7.395 100
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 143
Page 144
Turnover Karyawan Berdasarkan Kelompok Usia
Employee Turnover Based on Age Groups
Kelompok Usia
Age Groups 2025 % 2024 % 2023 %
Usia di bawah 30 tahun
3.333 51,3 3.550 49,6 4.457 60,3
Age under 30 years old
Usia 30-50 tahun
2.951 45,5 3.403 47,6 2.888 39
30-50 years old
Usia di atas 50 tahun
208 3,2 198 2,8 50 0,7
Age above 50 years old
Total 6.493 100 7.151 100 7.395 100
Turnover Karyawan Berdasarkan Wilayah
Employee Turnover Based on Area
Berdasarkan Wilayah
Based on Area 2025 % 2024 % 2023 %
Jakarta 34 0,5 28 0,4 34 0,5
Jambi 361 5,6 389 5,4 437 5,9
Kalimantan Tengah
1.893 29,2 1.982 27,7 1.961 26,5
Central Kalimantan
Kalimantan Timur
4.203 64,7 4.750 66,4 4.962 67,1
East Kalimantan
Kalimantan Barat
2 0,03 2 0,1 1 0
West Kalimantan
Total 6.493 100 7.151 100 7.395 100
S-03: Tingkat Pergantian Pegawai
S-03: Employee Turnover Rate
Uraian
Description 2025
Jumlah Pegawai yang Resign/Pemutusan Hubungan Kerja
Number of Employees who Resign/Termination of 6.493 orang | employees 31,2% turnover rate
Employment
Jumlah Pegawai Baru/Pengganti 12,8% dari total pegawai
10.309 orang | employees
Number of New Employees/Replacements from total employees
ASPEK HAK PEKERJA WORKER RIGHTS ASPECTS
Perjanjian Perundingan Kolektif [GRI 2-30] Collective Bargaining Agreement [GRI 2-30]
Penghormatan terhadap hak-hak pekerja menjadi bagian Respecting workers’ rights is fundamental to TAPG’s
tak terpisahkan dari praktik ketenagakerjaan di TAPG. employment policies. The Company ensures every
Perseroan menjamin ruang bagi setiap karyawan untuk employee can share their goals, express opinions, and
menyampaikan aspirasi, menyatakan pendapat, serta participate in open negotiations via established channels.
berpartisipasi dalam perundingan secara terbuka melalui In this framework, TAPG guarantees equal opportunities
mekanisme yang telah ditetapkan. Dalam kerangka for all TAPGreen employees to contribute, innovate, and
ini, TAPG memastikan bahwa setiap Insan TAPGreen build unity through the labor union.
memiliki kesempatan yang setara untuk berkontribusi,
berinovasi, dan membangun kebersamaan melalui wadah
serikat pekerja.
144 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 145
People
Sebagai wujud komitmen tersebut, Perseroan bersama As part of this dedication, the Company, together with
perwakilan karyawan telah menyepakati dan memberlakukan employee representatives, has adopted and implemented
Perjanjian Kerja Bersama (PKB) dan/atau Peraturan a Collective Labor Agreement (CLA) and/or Company
Perseroan yang telah memperoleh pengesahan dari instansi Regulations, approved by the relevant labor authorities.
ketenagakerjaan yang berwenang. Kesepakatan ini menjadi These agreements form the core foundation for fair,
landasan utama dalam mengatur hubungan kerja yang adil, balanced, and respectful employment relationships.
seimbang, dan saling menghormati.
Untuk menjaga kualitas hubungan industrial, TAPG dan To foster healthy industrial relations, TAPG and the Labor
Serikat Pekerja secara aktif mengelola Forum Bipartit, Union actively oversee the Bipartite Forum, including
yang mencakup Paguyuban dan Lembaga Kerja Sama the Association and the Bipartite Cooperation Institute
Bipartit (LKS Bipartit), sebagai sarana dialog dan (LKS Bipartit). This forum serves as an official platform
komunikasi formal antara karyawan, manajemen, dan for dialogue between employees, management, and
Serikat Pekerja mengenai berbagai isu ketenagakerjaan the Labor Union on various labor topics and company
dan dinamika perusahaan. Apabila terdapat perbedaan developments. If disputes cannot be settled through this
pandangan yang tidak dapat diselesaikan melalui bipartite process, the Company will seek resolution via a
mekanisme bipartit, Perseroan menempuh penyelesaian tripartite process involving the local Manpower Office,
melalui jalur Tripartit dengan melibatkan Dinas Tenaga in line with applicable laws.
Kerja setempat sesuai ketentuan yang berlaku.
90% 10%
Pekerja Tetap dilindungi Peraturan
Perusahaan (PP) Pekerja Tetap dilindungi PKB
Workers are protected by PKB
Permanent Workers are protected by
Company Regulations (PP)
Employee Engagement Survey and Culture Alignment Employee Engagement Survey and Culture Alignment
Index Index
TAPG secara konsisten membuka ruang dialog dengan TAPG consistently fosters dialogue with its employees
karyawan melalui pelaksanaan Employee Engagement through the utilization of the Employee Engagement
Survey (EES) dan Culture Alignment Index (CAI). Kedua Survey (EES) and the Culture Alignment Index (CAI).
instrumen ini menjadi sarana bagi Insan TAPGreen These instruments provide a platform for TAPGreen
untuk menyampaikan pandangan, pengalaman, dan employees to share their perspectives, experiences,
penilaian mereka terhadap iklim kerja yang dibangun di and evaluations of the company’s work environment.
lingkungan Perseroan.
Umpan balik yang diperoleh tidak berhenti sebagai data The feedback collected is not merely data but
semata, tetapi diolah menjadi bahan pertimbangan is transformed into valuable insights that inform
penting dalam penyempurnaan kebijakan dan strategi the continuous enhancement of human resource
pengelolaan sumber daya manusia secara berkelanjutan. management policies and strategies. The EES and CAI
Survei EES dan CAI dilaksanakan secara berkala setiap surveys are administered biennially. The most recent
dua tahun sekali. Pada pelaksanaan terakhir di tahun survey, conducted in 2025, yielded an engagement
2025, hasil survei menunjukkan skor engagement sebesar score of 85%. Employee responses primarily highlighted
85%. Respon utama karyawan menyoroti pentingnya the significance of equitable compensation as a crucial
remunerasi yang adil sebagai faktor utama dalam factor in promoting engagement and job satisfaction.
membangun keterikatan dan kepuasan kerja.
Lingkungan Kerja yang Kondusif [OJK F21] Conducive Work Environment [OJK F21]
Menciptakan tempat kerja yang sehat, aman, dan Creating a healthy, safe, and enjoyable workplace
menyenangkan merupakan bagian penting dari cara TAPG is essential in recognizing TAPGreen employees’
menghargai kontribusi Insan TAPGreen, bukan hanya contributions. TAPG values more than just financial
melalui kompensasi finansial, tetapi juga melalui kualitas rewards; it also emphasizes a balanced work-life
kehidupan kerja yang seimbang. Perseroan meyakini approach. The Company believes that a supportive
bahwa lingkungan kerja yang kondusif akan mendorong environment enhances productivity, boosts employee
produktivitas, memperkuat keterikatan karyawan, engagement, and helps build a lasting sense of
serta menumbuhkan semangat kebersamaan dalam community. To achieve this, TAPG regularly implements
jangka panjang. Atas dasar itu, TAPG secara konsisten initiatives that support work-life balance.
menghadirkan berbagai inisiatif yang mendukung
keseimbangan antara kehidupan profesional dan pribadi.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 145
Page 146
Sebagai bagian dari pendekatan tersebut, TAPG As part of this approach, TAPG operates several
menjalankan sejumlah program dan fasilitas pendukung, supporting programs and facilities, including:
antara lain:
1. Dukungan terhadap Minat dan Aktivitas di Luar 1. Support for Interests and Activities Outside of
Pekerjaan Work
Perseroan memfasilitasi karyawan untuk membentuk The Company encourages employees to form hobby
berbagai komunitas hobi sebagai ruang menyalurkan groups as venues for sharing interests, fostering
minat, mempererat kebersamaan, dan membangun camaraderie, and supporting a healthy lifestyle. It also
gaya hidup sehat. Beragam kegiatan dan kompetisi regularly organizes sports events and competitions,
olahraga juga diselenggarakan secara berkala, ensuring there are sufficient spaces for employees
seiring dengan pemberian ruang yang memadai bagi to practice their religions and beliefs.
karyawan untuk menjalankan ibadah sesuai dengan
agama dan kepercayaan masing-masing.
2. Program Paguyuban 2. Community Program
Untuk menjaga iklim hubungan industrial yang To foster a harmonious industrial relations
harmonis, TAPG mengelola Program Paguyuban environment, TAPG oversees the Community
sebagai wadah kebersamaan yang mencakup Program as a unifying forum that encompasses social
kegiatan sosial berbasis gotong royong, kesehatan, activities centered on mutual cooperation, health,
keagamaan, olahraga, seni, dan budaya. Program ini religion, sports, arts, and culture. This program also
sekaligus menjadi media komunikasi yang mempererat serves as a communication platform to enhance
hubungan antara karyawan dan manajemen. relationships among employees and management.
3. Fasilitas Pendukung bagi Anak Karyawan 3. Supporting Facilities for Employees’ Children
Sebagai bentuk kepedulian terhadap keluarga To support employees’ families, TAPG provides
karyawan, TAPG menyediakan fasilitas sekolah dan school facilities and a daily school bus service that
layanan bus sekolah yang setiap hari mengantar takes children to nearby schools. The company
anak-anak karyawan di area site ke sekolah-sekolah also manages a Children’s Playground (TBA), which
di desa sekitar. Perseroan juga mengelola Taman includes amenities such as a multipurpose room,
Bermain Anak (TBA) yang dilengkapi dengan berbagai sanitation facilities, food and beverage areas, rest
fasilitas penunjang, seperti ruang serbaguna, sarana spaces, and caregiving staff, with ratios tailored to
sanitasi, area makan dan minum, tempat istirahat, different age groups. These facilities are designed
serta pendamping (pengasuh) dengan rasio yang to give employees peace of mind at work, knowing
disesuaikan berdasarkan kelompok usia. Kehadiran their children’s comfort and safety are prioritized.
fasilitas ini diharapkan dapat memberikan rasa tenang
bagi karyawan dalam menjalankan tugas, tanpa
harus mengkhawatirkan kenyamanan dan keamanan
anak-anak mereka.
Data Taman Bermain Anak (TBA) Tahun 2023-2025 Children’s Playground Data (TBA) in 2023-2025
Berdasarkan Daerah
Based on Area
2025 2024 2023
Keterangan
Description Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan
Tengah Timur Tengah Timur Tengah Timur
Sumatera Sumatera Sumatera
Central East Central East Central East
Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan
Jumlah TBA
Total 11 35 106 16 48 108 16 48 107
Playgrounds
Jumlah Anak
200 654 1.424 420 689 1.388 470 825 1.674
Total Children
Jumlah
Pendamping
27 93 191 32 65 171 26 67 173
Total
Companions
146 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 147
People
Berdasarkan Usia
Based on Age
2025 2024 2023
Keterangan
Description Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan
Tengah Timur Tengah Timur Tengah Timur
Sumatera Sumatera Sumatera
Central East Central East Central East
Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan Kalimantan
<1 tahun
25 84 267 21 52 226 9 103 237
<1years old
1-<3 tahun
63 234 486 231 247 489 71 231 501
1-<3 years old
3-6 tahun
55 213 453 152 258 421 166 294 580
3-6 years old
>6 tahun
57 123 218 16 132 252 224 197 356
>6 years old
4. Penyediaan Fasilitas Akses Internet 4. Provision of Internet Access Facilities
Untuk menjembatani keterbatasan geografis di To address geographic constraints in remote
wilayah operasional yang berada jauh dari pusat kota, operational zones, TAPG provides internet access
TAPG menyediakan fasilitas akses internet bagi para for on-site workers. This service facilitates seamless
pekerja di site. Kehadiran fasilitas ini tidak hanya internal communication, access to Company
mendukung kelancaran komunikasi internal dan akses information, and also allows employees to stay
terhadap informasi Perseroan, tetapi juga membantu connected with their families and social networks
karyawan tetap terhubung dengan keluarga serta outside work.
jejaring sosial mereka di luar area kerja.
5. Pemenuhan Hak Khusus bagi Pekerja Perempuan 5. Fulfillment of Special Rights for Female Workers
Sebagai bagian dari komitmen terhadap praktik As part of its commitment to equitable and inclusive
ketenagakerjaan yang adil dan berperspektif employment practices, TAPG ensures that the rights
inklusivitas, TAPG memastikan pemenuhan hak- of female workers are upheld in accordance with
hak khusus bagi pekerja perempuan sesuai dengan legal requirements. This includes the provision of
ketentuan peraturan perundang-undangan. maternity and parental leave, as well as appropriate
Pemenuhan tersebut mencakup pemberian hak lactation facilities to support women in their
cuti hamil dan melahirkan atau keguguran, serta professional and maternal roles.
penyediaan fasilitas ruang laktasi yang memadai
untuk mendukung peran ganda perempuan sebagai
pekerja dan ibu.
Cuti Melahirkan Tahun 2025 [GRI 401-3]
Maternity Leave in 2025 [GRI 401-3]
Karyawan Karyawan Karyawan yang Tingkat karyawan
Karyawan
yang yang kembali tetap bekerja 1 yang mengambil cuti
yang berhak
mengambil bekerja tahun setelah melahirkan yang
mendapat cuti
Keterangan cuti setelah cuti selesai cuti kembali bekerja (%)
melahirkan
Information melahirkan Employees Employees who Percentage of
Employees
Employees returning to remain employed employees taking
entitled to
taking maternity work after for one year after maternity leave who
maternity leave
leave leave completing their leave return to work (%)
Pria
6.729 4 4 4 100
Male
Wanita
1.647 375 375 329 100
Female
Total 8.376 379 379 333 100
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 147
Page 148
Rasio Upah Dasar 2025 [GRI 202-1, OJK F20] 2025 Base Salary Ratio [GRI 202-1, OJK F20]
Bagi TAPG, sistem remunerasi bukan sekadar For TAPG, the remuneration system is not merely a
instrumen penghargaan, melainkan bagian dari strategi reward mechanism but part of a strategic approach to
untuk membangun organisasi yang berdaya saing establish a competitive and sustainable organization.
dan berkelanjutan. Perseroan merancang kebijakan The company formulates its remuneration policy by
pengupahan dengan mempertimbangkan kombinasi considering individual experience, competencies, and
antara pengalaman, kompetensi, dan kontribusi kinerja performance contributions, while ensuring adherence to
masing-masing individu, sekaligus memastikan kepatuhan statutory regulations, regional and provincial minimum
terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan, wage standards, industry practices, and other external
standar upah minimum regional/provinsi, praktik influences. In its implementation, TAPG underscores the
industri, serta dinamika faktor eksternal lainnya. Dalam importance of equality by eliminating pay disparities
penerapannya, TAPG menegaskan prinsip kesetaraan based on gender. [GRI 2-19, GRI 2-20, 3-3]
dengan memastikan tidak adanya perbedaan perlakuan
remunerasi berdasarkan gender. [GRI 2-19, GRI 2-20, 3-3]
Untuk menjaga relevansi dan daya saing kebijakan tersebut, To maintain the relevance and competitiveness of this
Perseroan melakukan peninjauan berkala atas struktur policy, the company conducts regular reviews of its
remunerasi. Evaluasi ini bertujuan memastikan bahwa paket remuneration framework. This review seeks to ensure that
kompensasi yang diberikan tetap kompetitif, menarik bagi the compensation packages remain attractive to talent,
talenta, serta mampu mendorong kinerja yang berkelanjutan. competitive within the industry, and conducive to sustainable
Di luar komponen gaji, TAPG juga melengkapi kesejahteraan performance. Furthermore, beyond salary components,
karyawan melalui berbagai fasilitas pendukung, seperti TAPG supports employee welfare through various facilities,
penyediaan perumahan dan transportasi, serta kepesertaan including housing and transportation provisions, as well as
seluruh karyawan beserta hingga empat anggota keluarga facilitating the participation of all employees and up to four
inti dalam program BPJS Kesehatan. immediate family members in the BPJS Kesehatan program.
Rasio UMR Tahun 2025
Wage Ratio in 2025
Rasio UMR
Besar UMP Besaran Gaji Dasar Karyawan
Dibandingkan Gaji
Provinsi/ Golongan Terendah Sebagai
Wilayah Operasional Dasar
Kabupaten (Rp) Karyawan Baru (Rp)
Operational Area The Ratio of UMR
Amount of Provincial/ Basic Salary Amount for Lowest
Compared to Basic
District UMP (Rp) Grade Employees as New Hires (Rp)
Salary
Kantor Pusat
5.396.761 5.396.761 100%
Holding
Area Jambi dan Sekitarnya
3.378.620 3.378.625 100%
Jambi and Surrounding Area
Area Kalimantan Tengah dan
Sekitarnya
3.879.000 3.879.000 100%
Central Kalimantan and
Surrounding Area
Area Kalimantan Timur dan
Sekitarnya
4.122.210 4.122.250 100%
East Kalimantan and
Surrounding Area
Rasio Gaji Gender
Gender Wage Ratio
Level Jabatan Manajemen Rasio Gaji Wanita Berbanding Pria
Management Position Level Women's Salary Ratio to Men's Salaries
Senior Management 1,09
Middle Management 0,96
Staff 1,05
Non-Staff 1,01
148 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 149
People
PROGRAM KESEJAHTERAAN PURNA KARYA RETIREMENT WELL-BEING PROGRAM
Program Kesehatan Pensiun dan Asuransi [GRI 201-3] Pension and Insurance Program [GRI 201-3]
Untuk memberikan jaminan kesejahteraan bagi para To provide welfare assurance for retirees, TAPG has
pensiunan, TAPG mempersiapkan dana pensiun dan established a pension and insurance fund since 2007,
asuransi sejak tahun 2007 dengan skema program iuran following a defined contribution scheme. Through this
pasti. Melalui program ini, setiap karyawan dapat memilih program, employees can choose their preferred pension
lembaga dana pensiun yang diinginkannya maupun fund institution and investment portfolio.
portofolio investasi yang mereka inginkan.
Selain itu, TAPG menyediakan: Additionally, TAPG provides:
1. Program BPJS ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan. 1. BPJS Employment and BPJS Health programs.
2. Fasilitas rawat inap dan rawat jalan bagi karyawan dan 2. Inpatient and outpatient facilities for employees and
anggota keluarga yang menjadi tanggungan TAPG. their dependents.
3. Program asuransi kecelakaan diri. 3. Personal accident insurance.
4. Perlindungan atas kecelakaan kerja dalam bentuk 4. Coverage for work-related accidents, including
perawatan di rumah sakit. hospital treatment.
5. Santunan duka dan biaya pemakaman. 5. Death benefits and funeral expenses.
TUNJANGAN [GRI 401-2] BENEFITS [GRI 401-2]
Untuk Karyawan Tetap (PKWTT) dan Karyawan For Permanent Employees (PKWTT) and Temporary
Tidak Tetap (PKWT), Perseroan memberikan jaminan Employees (PKWT), the Company provides health
Kesehatan, Tunjangan Hari Raya keagamaan, dan lainnya. insurance, holiday bonuses, and other benefits. These
Pemberian ini bertujuan untuk memastikan bahwa provisions aim to ensure that employees receive the
karyawan mendapatkan balas jasa yang terbaik atas best compensation for their dedication to the Company.
dedikasi mereka pada Perseroan. Berikut ini tunjangan
yang diberikan pada karyawan TAPG.
Tunjangan yang Diberikan Kepada Karyawan Tetap dan Tidak Tetap/Paruh Waktu
Benefits Offered to Permanent and Non-Permanent/Part-Time Employees
Uraian Karyawan Tetap Karyawan Tidak Tetap
Description Permanent Employees Non-Permanent Employees
Gaji
√ √
Salary
Tunjangan
√ √
Benefits
Jaminan Kecelakaan Kerja
√ √
Workplace Accident Insurance
Jaminan Kematian
√ √
Life Insurance
Jaminan Hari Tua
√ √
Retirement Insurance
Jaminan Kesehatan bagi Karyawan dan Keluarga
√ √
Health Coverage for Employees and Families
Cuti Melahirkan
√ √
Maternity Leave
Cuti Haid
√ √
Menstrual Leave
Cuti Menunaikan Haji
√ √
Hajj Allowance
Tunjangan Hari Raya
√ √
Holiday Allowance
Dana Pensiun/Jaminan Pensiun
√
Pension Fund/Pension Insurance
Pesangon/Kompensasi
√ √
Severance Pay/Compensation
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 149
Page 150
KESETARAAN DAN KEBERAGAMAN EQUALITY AND DIVERSITY
Kesetaraan [GRI 406-1, OJK F18] Equality [GRI 406-1, OJK F18]
Di TAPG, keberagaman dipandang bukan sekadar At TAPG, diversity is seen not only as a fact but as
realitas, tetapi sebagai kekuatan yang memperkaya a strength that drives the Company’s growth. The
cara Perseroan tumbuh dan berkembang. Prinsip Company consistently upholds the principles of equality
kesetaraan dan non-diskriminasi diterapkan secara and non-discrimination across all organization lines, from
konsisten di seluruh lini organisasi, mulai dari proses recruitment and career development to compensation.
rekrutmen, pengembangan karier, hingga pengelolaan The Company ensures that every individual is treated
remunerasi. Perseroan memastikan bahwa setiap individu fairly, regardless of gender, ethnicity, religion, or social
diperlakukan secara adil tanpa membedakan gender, background. In 2025, there were no discrimination
latar belakang etnis, agama, maupun kelompok sosial. reports or incidents at TAPG.
Sepanjang tahun 2025, tidak terdapat laporan ataupun
kejadian diskriminasi di lingkungan kerja TAPG.
Komitmen terhadap kesetaraan tersebut diwujudkan The Company’s commitment to equality is evident in
melalui pemberian kesempatan yang sama bagi perempuan offering equal growth opportunities for men and women,
dan laki-laki untuk berkembang berdasarkan kompetensi based on their skills and potential. This is reflected in
dan potensi masing-masing. Hal ini tercermin dalam leadership, where women occupy strategic roles at various
komposisi kepemimpinan Perseroan, di mana perempuan levels, including 1 (one) member of the Board of Directors,
telah mengambil peran strategis di berbagai tingkatan, 1 (one) member of the Board of Commissioners, 1 (one)
termasuk di jajaran Direksi sebanyak 1 (satu) orang, Dewan member of the Nomination and Remuneration Committee,
Komisaris 1 (satu) orang, Komite Nominasi dan Remunerasi and 32 members of the General Manager.
1 (satu) orang, serta posisi General Manager sebanyak
32 orang.
Dari sisi profil tenaga kerja, sebagian besar karyawan Regarding workforce demographics, most of TAPG’s
TAPG berada pada usia produktif antara 30–50 tahun, employees are aged 30–50, totaling 10,891 people, which
dengan jumlah mencapai 10.891 orang atau 63,4% dari is 63.4% of the workforce. Additionally, 898 employees,
total karyawan. Sementara itu, karyawan dengan latar or 5.2%, hold undergraduate and postgraduate degrees.
belakang pendidikan sarjana dan pascasarjana tercatat This diversity provides a skilled and experienced
sebanyak 898 orang atau 5,2% dari keseluruhan tenaga workforce to support sustainable growth. Detailed data
kerja. Gambaran ini mencerminkan fondasi sumber daya on diversity within governance and staff are shown in
manusia yang beragam, matang secara pengalaman, dan the following table.
siap mendukung keberlanjutan kinerja Perseroan. Data
rinci mengenai keberagaman pada badan tata kelola dan
karyawan disajikan pada tabel berikut.
Keanekaragaman Badan Tata Kelola dan Karyawan [GRI 405-1] [OJK C.3]
Diversity of Governance Body and Employees
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Jabatan Karyawan Tetap
Position of Permanent Employees
Direktur Perseroan dan
Perusahaan Anak
13 2 15 15 1 16 14 1 15
Company’s Director
and Subsidiaries
General Manager 22 2 24 14 3 17 18 3 21
Manager 75 13 88 216 29 245 204 30 234
Supervisor 191 35 226 527 113 640 509 103 612
150 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 151
People
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Total Total Total
Male Female Male Female Male Female
Staf Lainnya
12.020 4.789 16.819 10.248 4.136 14.384 9.483 3.930 13.413
Other Staffs
Total 12.331 4.841 17.172 11.020 4.282 15.302 10.228 4.067 14.295
Data Karyawan Tetap Berdasarkan Usia
Data of Permanent Employees Based on Age
2025 2024 2023
Keterangan <30 30-50 >50 <30 30-50 >50 <30 30-50 >50
Description Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun Tahun
<30 30-50 >50 Total <30 30-50 >50 Total <30 30-50 >50 Total
Years Years Years Years Years Years Years Years Years
Old Old Old Old Old Old Old Old Old
Jabatan
Position
Direktur
Perseroan
dan
Perusahaan
0 7 8 15 - 9 7 16 - 7 8 15
Anak
Company’s
Director and
Subsidiaries
General
0 23 1 24 - 15 2 17 - 18 3 21
Manager
Manager 0 80 8 88 13 222 10 245 6 220 8 234
Supervisor 11 201 14 226 369 254 17 640 300 290 22 612
Staf Lainnya
5.587 10.580 652 16.819 4.910 8.915 559 14.384 3.932 8.991 490 13.413
Other Staffs
Total 5.598 10.891 683 17.172 5.292 9.414 596 15.302 4.238 9.527 530 14.295
Data Karyawan Tetap Berdasarkan Tingkat Pendidikan
Data of Permanent Employees Based on Educational Level
Tingkat Pendidikan
Educational Level 2025 2024 2023
S2
28 27 23
Master’s Degree
S1
870 755 733
Bachelor’s Degree
Diploma 239 207 175
SMA/sederajat
16.035 14.313 13.364
Senior High School/Equivalent
Total 17.172 15.302 14.295
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 151
Page 152
KETERLIBATAN WANITA DI SELURUH WOMEN’S PARTICIPATION IN OPERATIONS
OPERASI DAN TANTANGAN YANG DIHADAPI AND THE CHALLENGES ENCOUNTERED
Program Komunitas untuk Meningkatkan Partisipasi Perempuan di Masyarakat Lokal dalam Operasi Tahun 2025
Community Program to Enhance Women’s Engagement in Local Communities during 2025 Operations
Asal Desa
Jumlah Jabatan dalam Origin of Village
Kegiatan Perempuan Organisasi
No. PT
Activity Total Position in
Women Organization Nama Desa Jumlah Desa
Village Name Total Village
HPM (jasa angkut
CPO & Kernel)
HPM (CPO & Kernel 2 Admin Long Bentuq 1
transportation
service)
AAPA (CV Merapun Direktur
1 Merapun 1
Jaya Abadi) Director
Pemborong (pribadi)
AAPA 2 Subcontractor Merapun 1
(Individual)
BBB Karet (CV. Direktur
1 Jambi 1
KILAU 21 (Vendor) Director
BBB Karet (TK.
Direktur
Cahaya Abadi 1 Jambi 1
Director
(Vendor)
Penyedia Jasa
Angkutan BBB Karet (TK. Roda
1 1 Marketing Manager Jambi 1
Transportation Mas (Vendor)
Service Provider YWA (CV. Cahaya Kepala Kontraktor
1 Merapun 1
Talita) Head of Contractor
YWA (Kontraktor
Transport TBS
Koperasi Harapan
Baru) Ketua dan Bendahara
2 Merapun 1
YWA (Contractor of Head and Treasurer
FFB Transportation,
Harapan Baru
Cooperative)
Pekerjaan borongan
tangkos (siti
musholatun, Siti Jahitan
MIK 3 Musholatun & Telaga Pulang 3
Yusinawati) Baung
Oil Palm Empty Fruit
Bunch Work
152 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 153
People
Asal Desa
Jumlah Jabatan dalam Origin of Village
Kegiatan Perempuan Organisasi
No. PT
Activity Total Position in
Women Organization Nama Desa Jumlah Desa
Village Name Total Village
Sekretaris | Secretary
(Fitriyani Barsya) Kop.
TTL
EBL 2 Tepian Terap 2
Pratiwi
Sekretaris | Secretary
Kop THJ
Ketua Koperasi &
YWA (Koperasi
Bendahara
Plasma Harapan 2 Merapun 1
Head of Cooperative
Baru)
& Treasurer
SLE (koperasi
mufakat taka & Sekretaris
2 Bentetualan 1
Koperasi Mantorani Secretary
Mandiri Taka
Pengurus SLE (koperasi Sekretaris
1 Munggu 1
Koperasi Samakeo Lestari) Secretary
2
Cooperative
Management Bendahara Kp. Tepian
NPN (Bukit Karya) 1 1
Treasurer Buah
Sekretaris
NPN (Akung Di' uhai) 1 Kp. Long Ayan 1
Secretary
Badan Pengawas
SKM (Koperasi Koperasi
1 Kenawan 1
Jorong Rayo) Cooperative
Supervisory Body
DLJ 2 (Plasma Sekretaris
1 Melawai 1
Kampung Melawai) Secretary
TAN (Koperasi Bina Bendahara | Treasurer
1 Panopa 1
Belantara Mandiri) (Kristin Natali)
DLJ1 (Pengurus Sekretaris (2 orang)
2 Lempake 1
Koperasi Plasma) Secretary (2 people)
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 153
Page 154
Asal Desa
Jumlah Jabatan dalam Origin of Village
Kegiatan Perempuan Organisasi
No. PT
Activity Total Position in
Women Organization Nama Desa Jumlah Desa
Village Name Total Village
Bendahara
YWA 1 Merapun 1
Treasurer
1. Yuli Meiliana (Ketua
| Head)
2. Indra Ayu Riantika
SKM Bumdes Pakat (Sekretaris |
3 Laman Baru 1
Bahat Secretary)
3. Ayu Kristin
Alena (Bendahara |
Treasurer)
1 Bendahara,
1 Sekretaris, 1
Pengawas & 1
Manager Unit
Perikanan Teluk
BBB (Barokah) 4 1
1 Treasurer, 1 Ketapang
Secretary, 1
Supervisor & 1
Fisheries Unit
Manager
TAN (BUMDes Bumi Bendahara (Erensa)
1 Kawa 1
Raya) Treasurer
Pengurus
3 Sekretaris dan
BUMDES
Bendahara
PTA (Noran Jaya) 2 Long Noran 1
Secretary and
Treasurer
Sekretaris, Bendahara
dan Bagian
KAM (BUMDes Pemasaran
3 Segoy makmur 1
Makmur Bersama) Secretary, Treasurer,
and Marketing
Division
Bendahara & bidang
DLJ 1 (Pengurus usaha
2 Lempake 1
BUMDes) Treasurer & business
division
Bendahara dan
DLJ 1 (Pengurus Sekretaris
2 Biatan Ulu 1
BUMDes) Treasurer and
Secretary
DLJ 1 (Pengurus Bendahara
1 Biatan Ilir 1
BUMDes) Treasurer
KSD (Pengurus Sekretaris
1 Tondoh 1
BUMDes) Secretary
154 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 155
People
Asal Desa
Jumlah Jabatan dalam Origin of Village
Kegiatan Perempuan Organisasi
No. PT
Activity Total Position in
Women Organization Nama Desa Jumlah Desa
Village Name Total Village
Kontraktor BBB Karet (Candi Direktur
1 Jambi 1
Bangunan Motor (Kontraktor) Director
4
Building Owner (Sri Ningsih
Contractor Kontraktor CV MJA 1 Merapun 1
Puspita)
Wira Setyorini (Ketua
Kelompok Tani | Head)
5 merapun Jaya YWA 2 Sri Ningsih Merapun 1
Abadi (Bendahara |
Treasurer)
Total 52 35
Rasio Kesetaraan Equality Ratio
27,41% 12,59%
Rasio pekerja wanita di level Rasio pekerja wanita
manajemen di tahun 2025 secara total di tahun 2025
Ratio of female workers at the Ratio of total female workers
management level in 2025 in 2025
PEKERJA LOKAL [GRI 3-3] LOCAL WORKFORCE [GRI 3-3]
Sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat As part of its efforts to empower local communities, the
lokal, Perseroan memberikan prioritas dalam kesempatan Company prioritizes job opportunities for individuals
kerja kepada masyarakat di sekitar area operasional living around TAPG’s operational areas, aiming to
TAPG, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan enhance their welfare. Priority is given to those who
mereka. Prioritas ini diberikan kepada individu yang meet the qualifications and competencies necessary
memenuhi kualifikasi dan kompetensi yang diperlukan for available positions.
untuk menjalankan tugas pekerjaan yang tersedia.
Tenaga Kerja Lokal [GRI 202-2]
Local Workforce
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Local hiring 4.393 1.959 3.950 1.719 3.782 1.695
Non-Lokal
9.683 3.620 7.070 2.563 6.447 2.371
Non-Local
Sub Total 14.077 5.579 11.020 4.282 10.229 4.066
Total 19.656 15.302 14.295
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 155
Page 156
DISABILITAS DISABILITY
Di TAPG, inklusivitas dipahami sebagai bagian penting At TAPG, inclusivity is seen as a vital part of creating a
dari cara Perseroan membangun organisasi yang adil fair and sustainable organization. The Company actively
dan berkelanjutan. Karena itu, Perseroan secara aktif encourages people with disabilities to be part of TAPG’s
membuka ruang bagi penyandang disabilitas untuk journey. It believes that everyone has potential and
menjadi bagian dari perjalanan TAPG. Perseroan meyakini talents that can bring value, as long as they are given the
bahwa setiap individu memiliki potensi dan talenta right opportunities and a supportive work environment.
yang dapat memberi nilai tambah, sepanjang diberikan
kesempatan dan lingkungan kerja yang mendukung.
Dalam praktiknya, karyawan penyandang disabilitas In practice, employees with disabilities are assigned
ditempatkan pada peran yang selaras dengan roles that match their skills, abilities, and needs, allowing
kompetensi, kapasitas, dan kebutuhan mereka, them to contribute effectively. By 2025, TAPG had hired
sehingga dapat berkontribusi secara optimal. Pada 39 employees with disabilities who work in various
tahun 2025, TAPG telah merekrut sebanyak 39 karyawan positions across multiple operational areas, including
penyandang disabilitas yang saat ini mengisi berbagai Sumatra, Central Kalimantan, and East Kalimantan. This
posisi di sejumlah wilayah operasional, termasuk di demonstrates the Company’s dedication to fostering
Sumatra, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur. a more inclusive workplace that celebrates diversity.
Langkah ini menegaskan komitmen Perseroan dalam
membangun tempat kerja yang semakin inklusif dan
menghargai keberagaman.
Jumlah Karyawan Disabilitas
Total Employees with Disability
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Berdasarkan Lokasi
Based on Locations
Jambi 5 - 5 - 6 -
Kalimantan Tengah
9 3 10 2 22 5
Central Kalimantan
Kalimantan Timur
17 5 22 5 6 -
East Kalimantan
Sub Total 31 8 37 7 34 5
Total 39 44 39
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Berdasarkan Kategori Disabilitas
Based on Disability Category
Tunanetra
- - - - 1 1
Visually impaired
Tunarungu
22 8 27 7 15 4
Deaf Hearing impaired
156 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 157
People
2025 2024 2023
Keterangan
Description
Pria Wanita Pria Wanita Pria Wanita
Male Female Male Female Male Female
Tunawicara
2 - 2 - 6 -
Speech impaired
Tunadaksa
7 - 8 - 12 -
Physical disability
Sub Total 31 8 37 7 34 5
Total 39 44 39
KESEJAHTERAAN [GRI 405-2, OJK F20] WELL-BEING [GRI 405-2, OJK F20]
Rasio Gaji Pokok dan Remunerasi Perempuan Ratio of Base Salary and Remuneration of Women
Dibandingkan Laki-Laki Compared to Men
TAPG menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dengan TAPG upholds the principle of equality by treating every
memberikan perlakuan yang setara kepada setiap individual fairly, regardless of gender. Remuneration at
individu, tanpa membedakan jenis kelamin. Penetapan TAPG is determined based on objective criteria such as
remunerasi di TAPG didasarkan pada kriteria objektif job level, competencies, and performance evaluations,
seperti jenjang jabatan, kompetensi, dan hasil penilaian rather than gender. Consequently, there is no disparity
kinerja, bukan pada faktor gender. Dengan demikian, tidak in remuneration between male and female employees
ada perbedaan dalam remunerasi antara karyawan pria across all job levels.
dan wanita di seluruh tingkat jabatan.
Selain itu, program jaminan kesehatan di TAPG diterapkan Additionally, the health insurance program at TAPG is
secara adil, di mana tanggungan kesehatan bagi karyawan applied equitably, ensuring that health benefits for female
perempuan diberikan hak yang setara dengan karyawan employees are equivalent to those for male employees.
laki-laki. Pendekatan ini mencerminkan komitmen TAPG This approach reflects TAPG’s commitment to ensuring
untuk memastikan kesejahteraan seluruh karyawan the welfare of all employees without discrimination and
tanpa diskriminasi dan menciptakan lingkungan kerja creating an inclusive work environment.
yang inklusif.
PROGRAM PELATIHAN TRAINING PROGRAMS
Pendidikan dan Pelatihan [GRI 404-2, OJK F22] Educational and Training Programs [GRI 404-2, OJK F22]
Bagi TAPG, pengembangan kapabilitas insan organisasi For TAPG, developing the capabilities of its human
merupakan investasi jangka panjang yang menentukan resources is a long-term investment that shapes the
ketangguhan Perseroan di tengah dinamika industri. Company’s resilience amid industry changes. Therefore,
Karena itu, Perseroan secara konsisten memperkuat the Company consistently enhances the quality of its
kualitas sumber daya manusia melalui berbagai program human resources through various education and training
pendidikan dan pelatihan yang dirancang untuk programs designed to improve skills, expand knowledge,
meningkatkan kompetensi, memperluas keahlian, serta and prepare employees for evolving business challenges.
menyiapkan karyawan menghadapi tantangan bisnis
yang terus berkembang.
Untuk mendukung implementasi strategi tersebut, To support this strategy, TAPG manages various
TAPG mengelola beragam sarana pembelajaran, learning facilities, including training centers, DOJOs,
mulai dari training center, DOJO, hingga Lembaga and Professional Certification Institutions. Each year,
Sertifikasi Profesi. Setiap tahun, Perseroan menyusun the Company creates an Employee Development
Rencana Pengembangan Karyawan yang mencakup Plan focused on strengthening both soft skills and
penguatan baik aspek soft skills maupun technical technical skills to align with organizational goals and
skills, agar selaras dengan kebutuhan organisasi dan business growth.
arah pengembangan usaha.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 157
Page 158
Sepanjang tahun 2025, TAPG telah memfasilitasi Throughout 2025, TAPG enabled 52,465 employees
sebanyak 52.465 karyawan untuk mengikuti berbagai to participate in various competency development
program peningkatan kompetensi, baik melalui programs, via both internal and external training. Through
pelatihan internal maupun eksternal. Melalui pendekatan this structured and ongoing learning approach, the
pembelajaran yang terstruktur dan berkelanjutan ini, Company aims to improve performance while offering
Perseroan berharap dapat mendorong peningkatan broader career development opportunities for every
kinerja sekaligus membuka jalur pengembangan karier TAPGreen employee.
yang lebih luas bagi setiap Insan TAPGreen.
Pelatihan yang dilakukan pada tahun 2025 adalah: The training programs conducted in 2025 include:
Jenis Pelatihan Jumlah Peserta
Total Training Total Participants
Triputra Leadership Program 80
Program Training DOJO Mandor
464
DOJO Foreman Training Program
Program Training DOJO Panen
10.302
DOJO Harvest Training Program
Program Sertifikasi Pemanen (DOJO)
88
Harvester Certification Program (DOJO)
Program Training Swadaya
40.502
Self Training Program
Program Training Sertifikasi Mandatory
329
Mandatory Certification Training Program
Program Training Operator dan Helper Mekanik
102
Operator and Mechanic Helper Training Program
In House and Public Training 416
TAP One 22
Program Management Trainee
160
Management Trainee Program
JENIS PROGRAM PELATIHAN RUTIN TAPG TYPES OF TAPG ROUTINE TRAINING
PROGRAMS
Program Management Trainee Management Trainee Program
Program pelatihan bagi fresh graduate (maksimal A training program for fresh graduates (maximum of one
pengalaman 1 tahun) yang akan menjadi calon karyawan year of experience) to become prospective employees
level asisten/staf di TAPG. at the assistant/staff level in TAPG.
Program Training Dojo Training Dojo Program
Program pelatihan bagi pemanen baru, pemanen existing, A training program for new and existing harvesters to
dan mandor agar dapat melakukan proses panen sesuai perform harvesting processes according to standards
dengan standar baik dari segi kualitas, kuantitas dan regarding quality, quantity, and safety.
keselamatan kerja.
158 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 159
People
Program Training Swadaya Self Training Program
Program pelatihan yang diselenggarakan secara swadaya Training conducted independently in the fields to
di kebun untuk meningkatkan kualitas SDM di kebun yang enhance human resource quality, monitored by the
dipantau oleh tim Training Center (TC). Training Center (TC) team.
Program Training Sertifikasi Mandatory Mandatory Certification Training Program
Program pelatihan dan sertifikasi bagi karyawan yang Training and certification for employees to maintain
bertujuan menjaga standar kompetensi dari karyawan competency standards at sites in accordance with
di site sesuai dengan regulasi yang ada, diantaranya: existing regulations, including ISPO, RSPO, PROPER, etc.
ISPO, RSPO, PROPER, dan sebagainya.
Program Training Operator Dan Helper Mekanik Mechanic Operator And Helper Training Program
Program pelatihan bagi lulusan sekolah kejuruan yang Training for technical school graduates who will become
akan menjadi calon mekanik dan operator alat berat mechanics and heavy equipment operators at TAPG.
di TAPG.
Triputra Leadership Program Triputra Leadership Program
Program pelatihan kepemimpinan berjenjang yang A structured leadership training program grounded in the
berlandaskan Core Value DNA Triputra. Terdiri dari Core Values of Triputra DNA. It consists of the Triputra
TAP GENESIS (Supervisor), TAP CORE (Asisten Supervisor Development Program (TSDP), Triputra
Manager), TMDP/Triputra Manager Development Manager Development Program (TMDP), and Triputra
Program (Manager), TGMDP Triputra General Manager General Manager Development Program (TGMDP).
Development Program (GM).
TAP ONE TAP ONE
Program induksi bagi karyawan yang baru bergabung An induction program for new employees to introduce
dengan TAPG, untuk mengenalkan profil, visi–misi dan them to the Company’s profile, vision, mission, and
core value dari Perseroan. core values.
In House and Public Training In-House and Public Training
Mengikutsertakan karyawan dalam berbagai program Participation of employees in various training programs,
pelatihan baik in house maupun eksternal, sesuai both in-house and external, tailored to their needs.
dengan kebutuhan.
Program pelatihan bagi staf dan manager selama 2025 Training programs for staff and managers in 2025 include:
antara lain:
1. TAP One. 1. TAP One.
2. Program Management Trainee. 2. Management Trainee Program.
3. Triputra Leadership Program. 3. Triputra Leadership Program.
4. Program Training Dojo Panen. 4. Harvest Dojo Training Program.
5. Program Training Dojo Mandor. 5. Foreman Dojo Training Program.
6. Program Training Swadaya. 6. Swadaya Training Program.
7. Program Training Sertifikasi Mandatory. 7. Mandatory Certification Training Program.
8. Program Sertifikasi Pemanen (Dojo). 8. Harvester Certification Program (Dojo).
9. Program Training Operator dan Helper Mekanik. 9. Operator and Mechanic Helper Training Program.
10. In House And Public Training. 10. In-House and Public Training.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 159
Page 160
Rata-Rata Jam Pelatihan/Karyawan [GRI 404-1]
Average Training Hours/Employees [GRI 404-1]
(Jam | Hours)
2025 2024 2023
Grup
Jabatan Jam Rata- Jam Rata- Jam Rata-
Managerial Jumlah Jumlah Jumlah
Position Rata/ Rata/ Rata/
Peserta Peserta Peserta
Group Peserta Peserta Peserta
Total Total Total
Avg Hour/ Avg Hour/ Avg Hour/
Participants Participants Participants
Participant Participant Participant
Advisor 40 1 - - - -
Direksi
Deputy
Board of 9 12 7 14 - -
Director
Directors
BOD 4 4 8 6 14 6
Division Head 14 28 42 44 23 6
General
- - - - - -
Manager
Senior General
General - - - - - -
Manager
Manager
Sub Div Head 13 24 55 34 16 3
VP Finance - - - - - -
General
12 8 8 8 15 17
Manager Area
Department
10 91 13 36 282 16
Head
Manager 12 72 38 42 90 76
Manager Senior
17 13 13 11 16 12
Manager
Sub
Department 18 66 18 36 16 9
Head
Asisten Kepala
21 99 7 273 9 187
SPV Assistant Head
Section Head 24 61 10 67 15 25
Asisten
21 3.572 36 4.139 53 537
Assistant
Staff
Staf
14 73 7 407 7 9
Staff
Lainnya Non-Staf
21 48.341 13 32.114 34 13.721
Others Non-Staffs
Avg & Grand Total 17 52.465 15 37.231 45 14.624
DON’T STOP DON’T STOP
Sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja To foster an adaptive and continuously evolving work
yang adaptif dan terus belajar, TAPG menginisiasi culture, TAPG introduced an online discussion platform
forum diskusi daring bertajuk “DON’T STOP”. Program called “DON’T STOP.” This forum serves as a collaborative
ini menjadi ruang kolaboratif bagi karyawan untuk environment for employees to discuss Standard
160 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 161
People
mendalami penerapan Standard Operating Procedure Operating Procedures (SOPs), exchange views on best
(SOP), sekaligus bertukar pandangan mengenai praktik practices, and share challenges faced in daily tasks.
terbaik dan tantangan yang dihadapi dalam aktivitas
operasional sehari-hari.
Melalui forum ini, Perseroan tidak hanya menyosialisasikan The Company uses this platform not only to distribute
ketentuan yang berlaku, tetapi juga mendorong dialog relevant regulations but also to encourage open
terbuka yang memperkaya perspektif dan melahirkan dialogue that broadens perspectives and offers ideas
masukan untuk penyempurnaan proses kerja. Sepanjang for enhancing work processes. In 2025, “DON’T STOP”
tahun 2025, DON’T STOP telah dilaksanakan sebanyak was held 32 times, engaging employees from the Head
32 kali, dengan keterlibatan aktif karyawan dari Kantor Office and all subsidiaries, reflecting the Company’s
Pusat hingga seluruh entitas anak, sebagai bagian dari dedication to ongoing organizational improvement.
komitmen Perseroan terhadap perbaikan berkelanjutan
di seluruh lini organisasi.
Don’t Stop 2025
Jumlah
Tema Tanggal Partisipan Keterangan Partisipan
Theme Date Total Information of Participants
Participants
Pembuatan dan Perawatan Sodetan
18 Januari 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
Construction and Maintenance of 119
January 18, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Diversion Channels
Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
Fraud Penjualan Aset Perusahaan 25 Januari 2025
329 Estate & Mill Employees Assistant Level
Company Asset Sale Fraud January 25, 2025
Up
Implementasi terkait Coretax, PMK Karyawan Estate, Mill & Head Office
81 dan PMK 131 30 Januari 2025 Level Asisten Up
92
Implementation of Coretax, PMK January 30, 2025 Estate, Mill & Head Office Employees
81, and PMK 131 Assistant Level Up
Panen dan Pencatatan Hasil Panen 22 Februari 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
165
Harvesting and Harvest Recording February 22, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Kelas Pemanen 22 Februari 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
165
Harvester Classes February 22, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Mitigasi Water Deficit 1 Maret 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
176
Water Deficit Mitigation March 1, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
15 Maret 2025 Karyawan Mill Level Asisten Up
Fixed Time Fixed Position (FTFP) 68
March 15, 2025 Mill Employees Assistant Level Up
22 Maret 2025 Karyawan Mill Level Asisten Up
Job Instruction Training (JIT) 89
March 22, 2025 Mill Employees Assistant Level Up
Tabel Standar Kerja (TSK) 22 Maret 2025 Karyawan Mill Level Asisten Up
89
Standard Work Table (TSK) March 22, 2025 Mill Employees Assistant Level Up
Tabel Standar Kombinasi Kerja
(TSKK) 22 Maret 2025 Karyawan Mill Level Asisten Up
89
Standard Work Combination Table March 22, 2025 Mill Employees Assistant Level Up
(TSKK)
Pengelolaan Area NKT dan SKT 25 April 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
69
HCT and SKT Area Management April 25, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
HK dan Lembur Fiktif 3 Mei 2025 Karyawan Mill Level Asisten Up
74
HK and Fictitious Overtime May 3, 2025 Mill Employees Assistant Level Up
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 161
Page 162
Jumlah
Tema Tanggal Partisipan Keterangan Partisipan
Theme Date Total Information of Participants
Participants
Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
10 Mei 2025
Safety & 5R 166 Estate & Mill Employees Assistant Level
May 10, 2025
Up
Pengurusan Kesesuaian KKPR
Melalui OSS 20 Juni 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
20
KKPR Compliance Management June 20, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Through OSS
Pertimbangan Teknis Pertanahan 20 Juni 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
18
Land Technical Considerations June 20, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Manajemen Teras Kontur 5 Juli 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
159
Contour Terrace Management July 5, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Penandaan Jumlah Pokok per TPH
5 Juli 2025
Marking the Number of Plants per 159 Karyawan Estate Level Asisten Up
July 5, 2025
Plantation
Identifikasi Bahaya, Analisa Dampak
Lingkungan dan Penilaian Risiko
Keselamatan, Kesehatan Kerja dan
Lingkungan (K3L) Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
19 Juli 2025
Hazard Identification, 89 Estate & Mill Employees Assistant Level
July 19, 2025
Environmental Impact Analysis, Up
and Occupational Health, Safety,
and Environment (K3L) Risk
Assessment
Himbauan Training IBPR di Estate
Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
dan Mill 19 Juli 2025
89 Estate & Mill Employees Assistant Level
IBPR Training Appeals at Estates July 19, 2025
Up
and Mills
Update & Refresh PPh & PPN
19 September 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
Update & Refresh Income Tax & 45
September 19, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
VAT
Reliable 5R with Elimination 13 Oktober 2025 Karyawan Mill Level Asisten Up
68
Leakage October 13, 2025 Mill Employees Assistant Level Up
Sharing Hasil Audit 6 November 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
134
Audit Results Sharing November 6, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
13 November 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
CECT 125
November 13, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
13 November 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
Pulverize 120
November 13, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Tanam Kacangan 13 November 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
114
Sharing November 13, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Sharing Implementasi CECT &
Pulverize di Site 13 November 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
114
Sharing CECT & Pulverizer November 13, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Implementation on Site
Tanam Jagung 28 November 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
102
Corn Planting November 28, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
162 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 163
People
Jumlah
Tema Tanggal Partisipan Keterangan Partisipan
Theme Date Total Information of Participants
Participants
Sharing Aktual Tanam Jagung &
Hasil Panen Jagung di Site 28 November 2025 Karyawan Estate Level Asisten Up
102
Sharing of Actual Corn Planting & November 28, 2025 Estate Employees Assistant Level Up
Corn Harvest Results on Site
Sanksi Pelanggaran Pencemaran Karyawan Estate & Mill
Lingkungan Hidup 12 Desember 2025 Level Asisten Up
140
Sanctions for Environmental December 12, 2025 Estate & Mill Employees Assistant Level
Pollution Violations Up
Pengelolaan Air Limbah dan
Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
Limbah B3 12 Desember 2025
143 Estate & Mill Employees Assistant Level
Wastewater and Hazardous Waste December 12, 2025
Up
Management
Update Progess Kepatuhan
Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
Pengelolaan Limbah Domestik 12 Desember 2025
140 Estate & Mill Employees Assistant Level
Domestic Waste Management December 12, 2025
Up
Compliance Progress Update
Update Aktual Pengelelolaan
Karyawan Estate & Mill Level Asisten Up
Limbah di Pabrik 12 Desember 2025
130 Estate & Mill Employees Assistant Level
Actual Waste Management Update December 12, 2025
Up
at the Factory
Triputra Improvement Forum (TIF) Triputra Improvement Forum (TIF)
TIF merupakan acara kompetisi tahunan yang dilakukan TIF is an annual competition organized by the internal
oleh internal Triputra Group (Induk Perseroan) untuk Triputra Group (the parent company) to recognize
mengapresiasi setiap sub holding dan Insan TAPGreen each sub-holding and TAPGreen personnel who have
yang sudah berkontribusi besar bagi perusahaannya made significant contributions through innovation and
dalam melakukan inovasi, sumbangsih ide dan saran suggestions for improving Company performance.
untuk meningkatkan performa Perseroan. Melalui ajang Participants are prepared through various training camps
kompetisi ini tiap peserta dipersiapkan dengan berbagai and consultations to face larger challenges ahead.
training camp dan konsultasi yang diadakan dengan
matang untuk menghadapi tantangan yang lebih besar
ke depannya.
Kompetisi yang diselenggarakan mencakup kategori: The competition includes the following categories:
Suggestion System (SS)/Sumbang Saran/Ide Perbaikan Suggestion System (SS)
Perbaikan (improvement) yang diusulkan dan Improvements proposed and implemented by an
dilakukan oleh seorang karyawan secara individu, serta individual employee, with continuous application within
penerapannya dijalankan secara kontinu oleh dirinya their work area.
dalam satu bagian kerja yang sama.
Quality Control Circle (QCC)/Gugus Kendali Mutu Quality Control Circle (QCC)
Perbaikan dilakukan oleh sekelompok orang dalam tempat Improvements made by a group of individuals within
kerja yang sama secara kontinu untuk memecahkan the same workplace to solve problems continuously.
masalah di tempat kerjanya.
Quality Control Project (QCP)/Proyek Kendali Mutu Quality Control Project (QCP)
Perbaikan dilakukan oleh sekelompok orang dari berbagai Improvements carried out by a group from various work
tempat kerja untuk memecahkan masalah di Perseroan. areas to solve Company-wide issues.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 163
Page 164
Quality Circle Leader (QCL) Quality Circle Leader (QCL)
Perbaikan yang dilakukan oleh pimpinan tempat kerja Improvements initiated by workplace leaders to enhance
untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya the quantity and quality of human resources in their area.
manusia di tempat kerjanya.
Practical Problem Solving (PPS) Practical Problem Solving (PPS)
Perbaikan yang dilakukan individu untuk memecahkan Improvements made by individuals to address issues
masalah di Perseroan dengan menggunakan metode within the Company using problem-solving methods.
problem solving.
Safety Improvement (SI) Safety Improvement (SI)
Perbaikan yang dilakukan suatu tim untuk menanggulangi Improvements made by a team to address recurring
kecelakaan berulang atau potensi terjadinya kecelakaan accidents or potential hazards in the workplace.
di tempat kerjanya.
5R Improvement 5R Improvement
Perbaikan yang dilakukan suatu tim untuk memperbaiki Improvements made by a team to resolve issues in their
masalah di tempat kerjanya dengan menggunakan work area using the 5R approach.
pendekatan 5R.
Triputra Eksekutif Kaizen System/Internal Teks Triputra Eksekutif Kaizen System (Teks/Inteks)
(Teks/Inteks)
Perbaikan yang dilakukan oleh suatu tim untuk Improvements made by a team to enhance
meningkatkan kinerja Perseroan. Company performance.
Di tahun 2025, Perseroan berhasil memenangi kompetisi In 2025, the Company successfully won the competition
dalam ajang ini. Kategori yang telah diraih adalah at this event. The categories achieved are as follows:
sebagai berikut:
Kategori Pencapaian
Category Achievement
Juara 3
QCC
3rd Winner
Juara 2
QCP
2nd Winner
Juara 3
Support Operation
3rd Winner
Juara 5
QWP
5th Winner
Juara 5
TEKS
5th Winner
Juara 3
BA
3rd Winner
Sepanjang tahun 2025 ini, Perseroan telah mencetak Throughout 2025, the Company has realized several
berbagai prestasi baik di tingkat nasional maupun tingkat accomplishments at both national and international
internasional sebagai berikut: levels as outlined below:
Kompetisi Pencapaian Kategori Tanggal Lokasi Acara
Competition Achievement Category Date Event Location
26-28 Mei 2025
ICCOSH 4 Stars QCC Palembang, Indonesia
May 26-28, 2025
1-4 September 2025 Tokyo, Jepang
ICQ Silver QCP
September 1-4, 2025 Tokyo, Japan
164 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 165
People
Kompetisi Pencapaian Kategori Tanggal Lokasi Acara
Competition Achievement Category Date Event Location
13-18 Oktober 2025
APQO 4 Stars QCI Beijing, China
October 13-18, 2025
13-18 Oktober 2025
APQO 4 Stars QCP Beijing, China
October 13-18, 2025
13-18 Oktober 2025
APQO 4 Stars QCP Beijing, China
October 13-18, 2025
3-5 November 2025
ICQCC Gold QCC Taipei, Taiwan
November 3-5, 2025
3-5 November 2025
ICQCC Gold QCI Taipei, Taiwan
November 3-5, 2025
24-29 November 2025
TKMPN Diamond QCC Batam, Indonesia
November 24-29, 2025
24-29 November 2025
TKMPN Diamond QCC Batam, Indonesia
November 24-29, 2025
24-29 November 2025
TKMPN Diamond QCI Batam, Indonesia
November 24-29, 2025
24-29 November 2025
TKMPN Diamond QCI Batam, Indonesia
November 24-29, 2025
24-29 November 2025
TKMPN Diamond QCI Batam, Indonesia
November 24-29, 2025
24-29 November 2025
TKMPN Platinum QCP Batam, Indonesia
November 24-29, 2025
TINJAUAN KINERJA [GRI 404-3] PERFORMANCE REVIEW [GRI 404-3]
TAPG menempatkan pengelolaan kinerja sebagai salah TAPG prioritizes performance management a key pillar
satu fondasi utama dalam membangun organisasi in creating a competitive and sustainable organization.
yang berdaya saing dan berkelanjutan. Melalui sistem Through a competency-based HR management system,
manajemen SDM berbasis kompetensi, Perseroan the Company guarantees every TAPGreen employee
memastikan bahwa setiap Insan TAPGreen memiliki a clear career development path aligned with their
arah pengembangan karier yang jelas, seiring dengan contributions to achieving company objectives.
kontribusinya terhadap pencapaian tujuan perusahaan.
Proses penilaian kinerja dirancang untuk menjunjung The performance appraisal process is designed to uphold
tinggi prinsip objektivitas dan keadilan. Setiap karyawan the principles of fairness and objectivity. Each employee,
menyusun sasaran kerja yang selaras dengan strategi in collaboration with their immediate supervisor, sets
Perseroan bersama atasan langsungnya, yang kemudian work targets aligned with the company’s strategy, which
dituangkan dalam Individual Performance Planning (IPP). are then documented in an Individual Performance Plan
Capaian atas IPP tersebut dievaluasi secara berkala (IPP). The progress of this IPP is regularly assessed
melalui penilaian tengah tahun dan akhir tahun, sehingga through mid-year and year-end reviews, ensuring
perkembangan kinerja dapat dipantau secara konsisten consistent and measurable performance tracking.
dan terukur.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah melaksanakan In 2025, the company carried out a performance
proses evaluasi kinerja bagi seluruh karyawan, dengan evaluation process for all employees, achieving a 100%
tingkat partisipasi mencapai 100% sesuai dengan jadwal participation rate, following the planned schedule. This
yang telah ditetapkan. Pendekatan ini tidak hanya method not only promotes performance accountability
memastikan akuntabilitas kinerja, tetapi juga menjadi but also lays the groundwork for future talent
dasar dalam perencanaan pengembangan talenta development efforts.
ke depan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 165
Page 166
KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA OCCUPATIONAL HEALTH AND SAFETY a[GRI
[GRI 3-3, GRI 403-7] 3-3, GRI 403-7]
Bagi TAPG, keselamatan dan kesehatan kerja bukan For TAPG, occupational safety and health are not just
sekadar aspek kepatuhan, melainkan fondasi utama compliance requirements, but the core foundation for
dalam membangun operasional yang berkelanjutan. creating sustainable operations. The Company prioritizes
Perseroan menempatkan perlindungan terhadap the protection of employees, business partners, and
karyawan, mitra kerja, dan seluruh pihak yang terlibat all parties involved in its activities as a strategic goal.
dalam kegiatan operasional sebagai prioritas strategis. This commitment arises from the understanding that
Komitmen ini lahir dari kesadaran bahwa lingkungan a safe and healthy work environment is essential for
kerja yang aman dan sehat merupakan prasyarat bagi productivity, business continuity, and long-term success.
produktivitas, keberlangsungan usaha, dan kesejahteraan
jangka panjang.
Dengan skala operasi yang melibatkan ribuan tenaga With operations involving thousands of workers across
kerja di berbagai lokasi, TAPG memikul tanggung jawab multiple locations, TAPG has a significant responsibility
besar untuk memastikan setiap aktivitas berlangsung to ensure that every activity occurs in a safe, healthy,
dalam kondisi yang aman, sehat, dan terkendali baik and controlled environment for both internal employees,
bagi karyawan internal maupun mitra dan kontraktor. partners, and contractors. This dedication is implemented
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kebijakan, through policies, standards, and procedures designed
standar, dan prosedur yang dirancang untuk memberikan to provide consistent and comprehensive protection in
perlindungan yang konsisten dan menyeluruh di seluruh all operational areas.
wilayah operasional.
Sebagai kerangka utama pengelolaan K3, Perseroan As the fundamental framework for OHS management, the
menerapkan Triputra Safety Management System Company has adopted the Triputra Safety Management
(TSMS) yang disusun dengan mengacu pada berbagai System (TSMS), which has been developed in accordance
standar dan regulasi terkait, termasuk ISO 45001, with various relevant standards and regulations, including
Peraturan Pemerintah No. 50 Tahun 2012 tentang SMK3, ISO 45001, Government Regulation No. 50 of 2012
serta prinsip-prinsip ISPO dan RSPO. Melalui sistem ini, concerning OHS Management System (SMK3), as well
TAPG memastikan bahwa seluruh insan organisasi, baik as the principles of ISPO and RSPO. Through this system,
di kantor pusat maupun di site, mendapatkan standar TAPG ensures that all personnel within the organization,
perlindungan yang setara dalam menjalankan tugas dan both at the headquarters and on-site locations, adhere
tanggung jawabnya. [GRI 403-1, 403-2, 403-8] to consistent standards of protection whilst executing
their duties and responsibilities. [GRI 403-1, 403-2, 403-8]
Pengelolaan K3 juga mencakup seluruh mitra kerja. Setiap OHS management also covers all partners. Each
mitra dan kontraktor diwajibkan untuk mematuhi standar partner and contractor must adhere to applicable
keselamatan yang berlaku, yang dituangkan dalam Nota safety standards as outlined in a Memorandum of
Kesepahaman (MoU) terkait kewajiban K3. Implementasi Understanding (MoU) regarding OHS obligations. Safety
di lapangan dipantau oleh safety officer yang telah officers, who receive specialized training, monitor field
mendapatkan pelatihan khusus, termasuk melalui evaluasi implementation through regular evaluations and post-job
rutin dan peninjauan pasca-pekerjaan untuk memastikan reviews to ensure all procedures comply with regulations.
seluruh prosedur dijalankan sesuai ketentuan.
Pendekatan preventif menjadi titik awal dalam sistem A preventive approach forms the foundation of
K3 TAPG. Setiap aktivitas dan area kerja terlebih dahulu TAPG’s OHS system. Each activity and work area first
melalui proses identifikasi bahaya dan penilaian risiko, undergoes a hazard identification and risk assessment
dengan mempertimbangkan tingkat kemungkinan process, evaluating both the likelihood of an incident
terjadinya insiden dan besarnya dampak yang mungkin occurring and the potential severity of its impact. The
timbul. Hasil proses ini didokumentasikan dalam findings of this process are documented in a Hazard
Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko (IBPR), yang Identification and Risk Assessment (IBPR), which guides
menjadi dasar dalam perencanaan langkah-langkah the development of measures to control and reduce the
pengendalian dan mitigasi risiko kecelakaan maupun risks of accidents and occupational illnesses. [GRI 403-1]
penyakit akibat kerja. [GRI 403-1]
166 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 167
People
Untuk memperkuat kesiapsiagaan, TAPG juga melengkapi To enhance readiness, TAPG also provides all work areas
seluruh area kerja dengan sarana dan peralatan tanggap with emergency response facilities and equipment and
darurat, serta secara berkala menyelenggarakan simulasi regularly conducts emergency drills. Each drill is carefully
keadaan darurat. Setiap pelaksanaan simulasi dievaluasi evaluated to improve procedures and boost the team’s
secara sistematis guna menyempurnakan prosedur dan ability to respond to various critical situations.
meningkatkan kapasitas respons tim dalam menghadapi
berbagai kemungkinan situasi kritis.
Melalui pendekatan yang terintegrasi dan berlapis ini, Through this comprehensive and layered approach, TAPG
TAPG menegaskan komitmennya untuk menghadirkan reaffirms its dedication to creating a work environment
lingkungan kerja yang tidak hanya memenuhi standar that not only complies with safety standards but actively
keselamatan, tetapi juga secara aktif menjaga kesehatan protects the health and well-being of everyone involved
dan kesejahteraan seluruh pihak yang terlibat dalam in the Company’s operations.
operasional Perseroan.
Komite K3 OHS Committee
Dalam rangka memperkuat tata kelola keselamatan dan To enhance occupational safety and health governance,
kesehatan kerja, TAPG membentuk Panitia Pembina TAPG established an Occupational Safety and Health
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) sesuai dengan Supervisory Committee (P2K3) following Minister of
ketentuan Peraturan Menteri Tenaga Kerja No. 4 Tahun Manpower Regulation No. 4 of 1987 on P2K3 and the
1987 tentang P2K3 dan tata cara penunjukan Ahli procedures for appointing Occupational Safety Experts.
Keselamatan Kerja. Pembentukan struktur ini merupakan This structure is mandatory for any entity meeting the
kewajiban bagi setiap entitas yang telah memenuhi regulator’s criteria.
kriteria yang ditetapkan oleh regulator.
Struktur P2K3 di setiap site dipimpin langsung oleh At each site, the P2K3 is led directly by the top local
pimpinan manajemen tertinggi setempat, dengan management, with the secretary being a person certified
posisi sekretaris dijabat oleh personel yang memiliki as a General Occupational Safety and Health Expert
sertifikasi Ahli K3 Umum (AK3 Umum). Keanggotaan (AK3 Umum). Membership is cross-functional, including
P2K3 bersifat lintas fungsi, melibatkan perwakilan representatives from all departments or divisions to
dari seluruh departemen atau divisi di site, sehingga ensure comprehensive oversight of occupational health
memastikan perspektif dan pengawasan K3 terintegrasi and safety across all activities. The TAPG P2K3 structure
di seluruh aktivitas operasional. Susunan P2K3 TAPG has been officially reported to and approved by the local
telah dilaporkan dan memperoleh pengesahan dari Dinas City/Regency Manpower Office.
Ketenagakerjaan Kota/Kabupaten setempat.
Sebagai penggerak utama penerapan Sistem Manajemen P2K3 serves as the primary driver for implementing
K3, P2K3 bertanggung jawab merumuskan arah kebijakan, the OHS Management System, responsible for
menyusun program-program K3, serta mengawasi tingkat setting policies, developing programs, and monitoring
kepatuhan dan efektivitas implementasi di lingkungan compliance and effectiveness. Each work unit is tasked
Perseroan. Sementara itu, setiap unit kerja memegang with executing these programs and regularly reporting
peran penting dalam mengeksekusi program yang telah performance to management, supporting ongoing
ditetapkan dan melaporkan kinerjanya secara berkala control and improvement processes. [GRI 403-4]
kepada manajemen sebagai bagian dari mekanisme
pengendalian dan perbaikan berkelanjutan. [GRI 403-4]
Health Talk Health Talk
Sebagai bagian dari upaya membangun budaya kerja As part of its efforts to promote a health-conscious work
yang peduli terhadap kesehatan, TAPG secara konsisten culture, TAPG regularly hosts online Health Talk programs
menyelenggarakan program Health Talk dalam format that focus on relevant and current health issues. These
daring dengan mengangkat berbagai isu kesehatan yang sessions are designed to be accessible to all TAPGreen
relevan dan aktual. Program ini dirancang agar dapat employees, whether working at the Head Office or across
diakses oleh seluruh Insan TAPGreen, baik yang bertugas various subsidiaries, no matter their location.
di Kantor Pusat maupun di seluruh entitas anak, tanpa
batasan lokasi.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 167
Page 168
Sepanjang tahun 2025, Perseroan telah menyelenggarakan In 2025, the Company conducted 10 Health Talk sessions.
sebanyak 10 sesi Health Talk, yang menjadi salah satu These served as a way to provide health education and
sarana edukasi kesehatan sekaligus penguatan kesadaran raise awareness about the importance of maintaining
akan pentingnya menjaga kualitas hidup dan kebugaran di quality of life and wellness in the workplace, as follows:
lingkungan kerja, sebagai berikut:
Topik Pembicara Mitra Tanggal Pelaksanaan
Topics Speakers Partners Event Date
Terapi Terkini dan Pencegahan Kelainan
Primaya
Pembuluh Darah Otak Dr David Susanto Sp.N, FINA, 31 Januari 2025
Hospital
Latest Therapy and Prevention of AIFO-K January 31, 2025
Bekasi Barat
Cerebral Vascular Disorders
Kenalan dengan Penyakit Akibat Kerja
21 Februari 2025
Knowing More About Occupational Dr Asep N Hidayat Dokter TAP
February 21, 2025
Diseases
Mayapada
Waspada Leptospirosis 21 Maret 2025
Dr Ika Safira Sp.PD Hospital
Beware of Leptospirosis March 21, 2025
Kuningan
19 Juni 2025
HIV/AIDS Dr Siti Ossy Revani Dokter TAP
June 19, 2025
Hernia 25 Juli 2025
Dr Bedi Andika Dokter TAP
Hernias July 25, 2025
Kejang Pada Anak 26 Agustus 2025
Dr Wilza Ayudya Hosiana Dokter TAP
Seizures in Children August 26, 2025
Tuberkulosis Paru 26 September 2025
Dr Romulus Siagian Dokter TAP
Pulmonary Tuberculosis September 26, 2025
Tonsilitis 14 Oktober 2025
Dr Inggriht Senny Bondang Dokter TAP
Tonsillitis October 14, 2025
Kanker Paru 21 November 2025
Dr Desy Arisandy Dokter TAP
Lung Cancer November 21, 2025
Menjaga Kehamilan Agar Ibu dan Bayi
Brawijaya
dalam Keadaan Sehat 19 Desember 2025
Dr Agatha Pradana Sp.OG Hospital
Maintaining Pregnancy to Ensure the December 19, 2025
Antasari
Health of Mother and Baby
Program Keselamatan Kerja [GRI 403-3, 403-6] Occupational Health and Safety Program (OHS Program)
[GRI 403-3, 403-6]
1. Melaksanakan penandatanganan Ikrar dan Komitmen 1. Signing commitments to comply with OHS
pemenuhan aturan K3 di Perseroan. regulations within the Company.
2. Menyediakan SOP terkait pelaksanaan kerja 2. Providing Standard Operating Procedures (SOPs)
dengan aman. related to safe work practices.
3. Menyediakan tempat, fasilitas dan sarana kerja yang 3. Ensuring safe, clean, and healthy workspaces
aman, bersih serta sehat. and facilities.
4. Melakukan pengaturan ruangan kerja dengan 4. Arranging workspaces with consideration for OHS,
memperhatikan aspek K3, kegunaan dan estetika. usability, and aesthetics.
5. Menyediakan Alat Pelindung Diri (APD) dan fasilitas 5. Providing Personal Protective Equipment (PPE) and
atau alat keselamatan kerja. safety facilities or tools.
6. Melakukan pemeriksaan dan audit Safety dan 5R 6. Conducting periodic safety inspections and audits,
(Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) di lingkungan including 5R (Sort, Set in order, Shine, Standardize,
kerja secara berkala. Sustain) evaluations in the workplace.
7. Melaksanakan Safety Kaizen (Safety Improvement). 7. Implementing Safety Kaizen (Safety Improvement).
8. Melakukan safety patrol dan inspeksi berkala. 8. Conducting safety patrols and regular inspections.
9. Melaksanakan safety-talk dan safety induction 9. Providing safety talks and safety inductions
kepada para karyawan. to employees.
168 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 169
People
10. Menerapkan Lock Out Tag Out (LOTO). 10. Implementing Lock Out Tag Out (LOTO) procedures.
11. Sertifikasi dan Training K3 karyawan. 11. Conducting OHS certification and training
for employees.
Program Kesehatan Kerja Occupational Health Program
1. Menyediakan Poliklinik Kebun (Polibun). 1. Establishing field clinics (Polibun).
2. Melakukan Penyuluhan kesehatan (Health Promotion 2. Conducting health promotion seminars (online).
Program) dengan melakukan seminar kesehatan
(online).
3. Pengawasan Kesehatan. 3. Health monitoring.
4. Edukasi terkait kesehatan kerja. 4. Education related to occupational health.
5. Melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum kerja 5. Conducting pre-employment health screenings for
untuk calon karyawan, pemeriksaan kesehatan new hires, periodic health checks, and specialized
berkala, dan pemeriksaan khusus khusus untuk exams for high-risk employees.
karyawan yang berisiko tinggi.
6. Memberikan pelayanan kesehatan untuk karyawan 6. Providing health services for employees and
dan keluarga. their families.
7. Memberikan pelayanan rujukan ke Rumah Sakit untuk 7. Offering referral services to hospitals for employees
karyawan dan keluarga. and their families.
8. Memberikan pertolongan P3K pada kasus kecelakaan. 8. Providing first aid in case of accidents.
9. Memberikan pelatihan P3K. 9. Offering first aid training
Media Partisipasi, Konsultasi, dan Komunikasi K3 OHS Participation, Consultation, and Communication
1. Apel pagi sebelum memulai pekerjaan. 1. Morning briefings before commencing work.
2. Safety patrol bersama karyawan. 2. Joint safety patrols with employees.
3. Melaksanakan Job Safety Analysis di area kerja. 3. Conducting Job Safety Analysis in work areas.
4. Implementasi dan penilaian Safety dan 5R di 4. Implementing and assessing Safety and 5R in
tempat kerja. the workplace.
5. Safety campaign. 5. Running safety campaigns.
Polibun Polibun
Sebagai garda terdepan layanan kesehatan di lingkungan As the primary healthcare provider at the workplace,
kerja, Polibun dikelola oleh tenaga medis yang profesional Polibun is operated by qualified and certified medical
dan tersertifikasi, terdiri dari dokter umum, bidan, serta staff, including general practitioners, midwives, and
perawat. Peran Polibun tidak hanya terbatas pada nurses. Its responsibilities extend beyond just treating
penanganan penyakit dan pemulihan kondisi kesehatan, illnesses and aiding recovery to also include health
tetapi juga mencakup upaya promotif dan preventif, promotion and prevention efforts, such as health
mulai dari edukasi kesehatan, pemantauan kondisi education, employee health monitoring, and the
karyawan, hingga pencegahan penyakit dan kecelakaan prevention of occupational illnesses and accidents for
kerja bagi karyawan beserta keluarganya. employees and their families.
Setiap unit Polibun dilengkapi dengan sarana dan Each Polibun facility is equipped with sufficient
prasarana yang memadai untuk mendukung layanan infrastructure to deliver comprehensive healthcare
kesehatan yang komprehensif, termasuk ruang konsultasi services. This includes consultation and examination
dan pemeriksaan, ruang tindakan medis, fasilitas rooms, medical procedure spaces, medication storage,
penyimpanan obat, peralatan medis dan non-medis, various medical and non-medical equipment, and
serta dukungan transportasi berupa ambulans untuk ambulance transportation for emergencies.
penanganan kondisi darurat.
Dalam rangka memperluas akses layanan kesehatan, To enhance healthcare access, several plantation
sejumlah Poliklinik kebun telah menjalin kemitraan dengan polyclinics have partnered with BPJS Kesehatan (Social
BPJS Kesehatan sebagai Klinik Pratama atau Fasilitas Security Agency for Health) as Primary Clinics or Level
Kesehatan Tingkat 1 (Faskes 1). Selain itu, beberapa unit 1 Health Facilities (Faskes 1). Additionally, some Polibun
Polibun juga bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan units work with BPJS Ketenagakerjaan (Employment
sebagai Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK), sehingga Social Security Agency) as Workplace Accident
dapat memberikan layanan kesehatan bagi peserta BPJS Service Centers (PLKK), enabling them to offer faster,
Ketenagakerjaan, khususnya karyawan Perseroan, secara integrated healthcare services to BPJS Ketenagakerjaan
lebih cepat dan terintegrasi. participants, especially the company’s employees.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 169
Page 170
Pelatihan K3 [GRI 403-5] OHS Training [GRI 403-5]
TAPG memastikan terselenggaranya pelatihan K3, guna TAPG ensures the provision of OHS training to enhance
meningkatkanpengetahuan dan keterampilan karyawan employees’ knowledge and skills in this area. TAPG has
di bidang K3. Sebelumnya TAPG telah membekali equipped employees with training in ISO 45001, LOTO,
karyawan dengan pelatihan ISO 45001, LOTO, Accident Accident Investigation, Contractor Safety Management
Investigation, Contractor Safety Management System System (CSMS), Job Safety Analysis (JSA), Hazard
(CSMS), Job Safety Analysis (JSA), Hazard Identification Identification Risk Assessment and Determining Control
Risk Assessment and Determining Control (HIRADC), (HIRADC), PPE, and Emergency Response Planning
APD dan Emergency Response Planning (ERP). (ERP).
Sebagai bentuk kepatuhan terhadap peraturan As part of its commitment to regulatory compliance
perundangan dan peningkatan kompetensi karyawan and enhancing employee competencies in OHS, TAPG
di bidang K3, TAPG juga aktif dalam melakukan sertifikasi actively engages in certifying OHS personnel.
personil K3.
Berikut adalah kegiatan sertifikasi personil K3 yang The K3 personnel certification activities carried out in
terselenggara di tahun 2025. 2025 were as follows.
Jumlah
Tanggal
Wilayah Peserta
Jenis Pelatihan Type of Training Pelaksanaan
Area Total
Event Date
Participants
Sertifikasi - K3 Teknisi Certification - Electrical 25 Agustus 2025
Sumatera 1
Listrik Technician OHS August 25, 2025
Sertifikasi - Ahli K3 Certification - General Kalimantan Tengah 22 Maret 2025
1
Umum (Batch 1) OHS Expert (Batch 1) Central Kalimantan March 22, 2025
Sertifikasi - Ahli K3 Certification - General 29 September 2025
Jakarta 7
Umum (Batch 2) OHS Expert (Batch 2) September 29, 2025
Certification - First Aid
Sertifikasi - Petugas
Officer at the Indonesian 22 September 2025
P3K Ditempat Kerja Sumatera 5
Ministry of Manpower September 22, 2025
Kemnaker RI (Batch 1)
(Batch 1)
Certification - First Aid
Sertifikasi - Petugas
Officer at the Indonesian 22 September 2025
P3K Ditempat Kerja Sumatera 11
Ministry of Manpower September 22, 2025
Kemnaker RI (Batch 2)
(Batch 2)
Certification - First Aid
Sertifikasi - Petugas
Officer at the Indonesian 25 September 2025
P3K Ditempat Kerja Sumatera 5
Ministry of Manpower September 25, 2025
Kemnaker RI (Batch 3)
(Batch 3)
Certification - First Aid Kalimantan Tengah &
Sertifikasi - Petugas
Officer at the Indonesian Sumatera 25 September 2025
P3K Ditempat Kerja 11
Ministry of Manpower Central Kalimantan & September 25, 2025
Kemnaker RI (Batch 4)
(Batch 4) Sumatra
Certification - First Aid
Sertifikasi - Petugas
Officer at the Indonesian Kalimantan Tengah 22 Oktober 2025
P3K Ditempat Kerja 21
Ministry of Manpower Central Kalimantan October 22, 2025
Kemnaker RI (Batch 5)
(Batch 5)
Certification - First Aid Kalimantan Timur &
Sertifikasi - Petugas
Officer at the Indonesian Kalimantan Tengah 23 Oktober 2025
P3K Ditempat Kerja 17
Ministry of Manpower East Kalimantan & October 23, 2025
Kemnaker RI (Batch 6)
(Batch 6) Central Kalimantan
170 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 171
People
Jumlah
Tanggal
Wilayah Peserta
Jenis Pelatihan Type of Training Pelaksanaan
Area Total
Event Date
Participants
Certification - First Aid
Sertifikasi - Petugas
Officer at the Indonesian Kalimantan Timur 2 Desember 2025
P3K Ditempat Kerja 13
Ministry of Manpower East Kalimantan December 2, 2025
Kemnaker RI (Batch 7)
(Batch 7)
Certification - First Aid
Sertifikasi - Petugas
Officer at the Indonesian Kalimantan Timur 17 Desember 2025
P3K Ditempat Kerja 10
Ministry of Manpower East Kalimantan December 17, 2025
Kemnaker RI (Batch 8)
(Batch 8)
Kalimantan Timur,
Kalimantan Tengah, dan
Sertifikasi - Hiperkes Certification - Paramedic Sumatera 23 Juli 2025
10
Paramedis Health Professionals East Kalimantan, July 23, 2025
Central Kalimantan, and
Sumatra
Sertifikasi - Instalasi Certification - Electrical
Kalimantan Tengah 25 Agustus 2025
Pemanfaatan Tenaga Power Utilization 1
Central Kalimantan August 25, 2025
Listrik Installations
Sertifikasi - Juru Las Certification - Class Kalimantan Timur 30 Juli 2025
5
Kelas 1 Welder 1 East Kalimantan July 30, 2025
Sertifikasi - Juru Las Certification - Class 2 Kalimantan Timur 30 Juli 2025
11
Kelas 2 Welder East Kalimantan July 30, 2025
Sertifikasi - K3 Pesawat Certification - OHS Lifting
22 September 2025
Angkat Angkut Equipment, Ministry of Sumatera 24
September 22, 2025
Kemnaker RI (Batch 1) Manpower (Batch 1)
Sertifikasi - K3 Pesawat Certification - OHS Lifting
Kalimantan Timur 3 November 2025
Angkat Angkut Equipment, Ministry of 13
East Kalimantan November 3, 2025
Kemnaker RI (Batch 2) Manpower (Batch 2)
Kalimantan Timur &
Sertifikasi - K3 Pesawat Certification - OHS Lifting
Kalimantan Tengah 7 November 2025
Angkat Angkut Equipment, Ministry of 11
East Kalimantan & November 7, 2025
Kemnaker RI (Batch 3) Manpower (Batch 3)
Central Kalimantan
Sertifikasi - K3 Pesawat Certification - OHS Lifting
Kalimantan Timur 2 Desember 2025
Angkat Angkut Equipment, Ministry of 13
East Kalimantan December 2, 2025
Kemnaker RI (Batch 4) Manpower (Batch 4)
Kalimantan Timur &
Sertifikasi - K3 Pesawat Certification - OHS Lifting
Kalimantan Tengah 6 Desember 2025
Angkat Angkut Equipment, Ministry of 9
East Kalimantan & December 6, 2025
Kemnaker RI (Batch 5) Manpower (Batch 5)
Central Kalimantan
Certification - Energy and
Sertifikasi - Operator Kalimantan Tengah 25 Agustus 2025
Mineral Resources Boiler 4
Boiler ESDM Central Kalimantan August 25, 2025
Operator
Kalimantan Timur &
Sertifikasi - Operator Certification - Class 1 Kalimantan Tengah 11 Februari 2025
3
Boiler Kelas 1 Boiler Operator East Kalimantan & February 11, 2025
Central Kalimantan
Sertifikasi - Operator Certification - Class 2 Kalimantan Tengah 11 Juni 2025
2
Boiler Kelas 2 Boiler Operator Central Kalimantan June 11, 2025
Sertifikasi - Pelaksana Certification - Diesel
Kalimantan Tengah 25 Agustus 2025
Madya Pengoperasian Power Plant Operation 3
Central Kalimantan August 25, 2025
PLTD Intermediate
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 171
Page 172
Jumlah
Tanggal
Wilayah Peserta
Jenis Pelatihan Type of Training Pelaksanaan
Area Total
Event Date
Participants
Sertifikasi - Pelaksana Certification - Steam
Kalimantan Tengah 25 Agustus 2025
Madya Pengoperasian Power Plant Operation 3
Central Kalimantan August 25, 2025
PLTU Intermediate
Sertifikasi - Petugas Certification - Fire Officer,
Kalimantan Timur 26 Maret 2025
Peran Kebakaran Ministry of Manpower 1
East Kalimantan March 26, 2025
Kemnaker RI (Batch 1) (Batch 1)
Sertifikasi - Petugas Certification - Fire Officer,
Kalimantan Timur 22 Oktober 2025
Peran Kebakaran Ministry of Manpower 13
East Kalimantan October 22, 2025
Kemnaker RI (Batch 2) (Batch 2)
Kalimantan Timur &
Sertifikasi - Petugas Certification - Fire Officer,
Kalimantan Tengah 14 Oktober 2025
Peran Kebakaran Ministry of Manpower 21
East Kalimantan & October 14, 2025
Kemnaker RI (Batch 3) (Batch 3)
Central Kalimantan
Sertifikasi - Petugas Certification - Fire Officer
Kalimantan Timur 14 Desember 2025
Peran Kebakaran Ministry of Manpower 14
East Kalimantan December 14, 2025
Kemnaker RI (Batch 4) (Batch 4)
Sertifikasi - PLB3 Certification - PLB3 Kalimantan Timur 18 Maret 2025
1
(Batch 1) (Batch 1) East Kalimantan March 18, 2025
Sertifikasi - PLB3 Certification - PLB3 Kalimantan Tengah 26 Mei 2025
1
(Batch 2) (Batch 2) Central Kalimantan May 26, 2026
Kalimantan Timur &
Sertifikasi - PLB3 Certification - PLB3 Kalimantan Tengah 19 Agustus 2025
4
(Batch 3) (Batch 3) East Kalimantan & August 19, 2025
Central Kalimantan
Sertifikasi - PLB3 Certification - PLB3 2 Oktober 2025
Online, Zoom 1
(Batch 4) (Batch 4) October 2, 2025
Kalimantan Tengah 2 September 2025
Sertifikasi - POPAL Certification - POPAL 2
Central Kalimantan September 2, 2025
Sertifikasi - POPU Certification - POPU 22 Maret 2025
Yogyakarta 1
(Batch 1) (Batch 1) March 22, 2025
Sertifikasi - POPU Certification - POPU Kalimantan Timur 5 Agustus 2025
3
(Batch 2) (Batch 2) East Kalimantan August 5, 2025
Sertifikasi - POPU Certification - POPU Kalimantan Tengah 2 September 2025
1
(Batch 3) (Batch 3) Central Kalimantan September 2, 2025
Kalimantan Timur 18 Maret 2025
Sertifikasi - PPPA Certification - PPPA 1
East Kalimantan March 18, 2025
Sertifikasi - PPPA & Certification - PPPA & Kalimantan Timur 25 Februari 2025
2
POPAL POPAL East Kalimantan February 25, 2025
Sertifikasi - PPPU Certification - PPPU Kalimantan Timur 16 Juni 2025
1
(Batch 1) (Batch 1) East Kalimantan June 16, 2026
Sertifikasi - PPPU Certification - PPPU Kalimantan Timur 5 Agustus 2025
2
(Batch 2) (Batch 2) East Kalimantan August 5, 2025
Sertifikasi - OPLB3 Certification - OPLB3 Kalimantan Timur 19 Februari 2025
1
(Batch 1) (Batch 1) East Kalimantan February 19, 2025
Sertifikasi - OPLB3 Certification - OPLB3 Kalimantan Timur 19 Agustus 2025
2
(Batch 2) (Batch 2) East Kalimantan August 19, 2025
Sertifikasi - OPLB3 Certification - OPLB3 Kalimantan Timur 2 Oktober 2025
2
(Batch 3) (Batch 3) East Kalimantan October 2, 2025
172 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 173
People
Jumlah
Tanggal
Wilayah Peserta
Jenis Pelatihan Type of Training Pelaksanaan
Area Total
Event Date
Participants
Kalimantan Timur 2 Oktober 2025
Sertifikasi - PCUA Certification - PCUA 2
East Kalimantan October 2, 2025
Sertifikasi - Bejana Certification - Pressure Kalimantan Timur 16 Juni 2025
8
Tekan & Tangki Timbun Vessels & Storage Tanks East Kalimantan June 16, 2025
Kinerja K3 [GRI 403-9, 403-10] OHS Performance [GRI 403-9, 403-10]
Sepanjang tahun 2025, TAPG mencatatkan perbaikan Throughout 2025, TAPG demonstrated significant
yang berarti dalam kinerja keselamatan kerja, tercermin improvements in occupational safety, evidenced by
dari penurunan severity rate secara signifikan. Capaian a notable reduction in the severity rate. This success
ini merupakan hasil dari konsistensi Perseroan dalam results from the Company’s ongoing efforts to enhance
memperkuat pengendalian risiko dan menekan terjadinya risk management and prevent serious accidents that
kecelakaan berat yang berpotensi menimbulkan fatalitas could lead to fatalities or disabilities, a key focus in
maupun kecacatan, sebagaimana menjadi fokus recent years.
perbaikan dalam beberapa tahun terakhir.
Di saat yang sama, Perseroan terus mengarahkan Meanwhile, the Company continues to prioritize efforts
perhatian pada upaya pengurangan insiden dengan to lower incidents of moderate and minor severity, which
tingkat keparahan sedang dan ringan yang berkontribusi impact the Lost Time Injury Frequency Rate (LTI-FR).
terhadap Lost Time Injury Frequency Rate (LTI-FR). Pada In 2025, there were no fatalities reported. To sustain
tahun 2025, tidak terdapat kasus fatalitas. Untuk menjaga this positive trend, TAPG is continually improving its
momentum perbaikan ini, TAPG secara berkelanjutan accident prevention programs, with the long-term goal
melakukan penyempurnaan terhadap program-program of achieving zero accidents across all operational lines.
pencegahan kecelakaan, dengan aspirasi jangka
panjang untuk mewujudkan zero accident di seluruh
lini operasional.
Beberapa kegiatan safety improvement yang dilakukan Some of the safety initiatives undertaken by the
oleh Perseroan selama 2025 adalah sebagai berikut: Company during 2025 include:
1. Membangun budaya K3 dengan cara safety greeting 1. Promoting a culture of Occupational Health
dan safety declaration. and Safety (OHS) through safety greetings
and declarations.
2. Mengevaluasi seluruh HIRA di area kerja. 2. Evaluating all Hazard Identification and Risk
Assessments (HIRA) in work areas.
3. Re-standardisasi alat K3 (LOTO, Alat Bekerja 3. Re-standardizing safety equipment (LOTO, Working
Diketinggian, Alat Listrik, Alat Panen, Dump Truck, at Heights Equipment, Electrical Tools, Harvesting
dsb). Tools, Dump Trucks, etc.).
4. Safety benchmarking. 4. Conducting safety benchmarking.
5. Melakukan refresh training K3 ke karyawan. 5. Providing refresher training in OHS for employees.
6. Membuat laporan near miss online. 6. Implementing an online near-miss reporting system.
7. Mengembangkan aktivitas safety kaizen di estate, 7. Developing safety kaizen activities in estates
dan mill. and mills.
Kecelakaan Kerja yang Menyebabkan Hilangnya Waktu Kerja Tingkat Keparahan
Lost Time Injury Severity Rate
2025 0,70 2025 164,97
2024 1,02 2024 315,00
2023 0,64 2023 156,35
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 173
Page 174
Menjalin Sinergi dengan Masyarakat
Engaging With the Community
Bagi kami, bertumbuh bukan hanya tentang memperluas usaha, tetapi tentang hadir,
mendengar, dan membangun masa depan bersama masyarakat sekitar.
For us, growth is not solely about expanding our business but also involves being present, listening
actively, and collaboratively building a future with the community around us.
MEMELIHARA HAK-HAK MASYARAKAT MAINTAINING LOCAL AND INDIGENOUS
LOKAL DAN ADAT [GRI 3-3, GRI 403-7, GRI 411-1] RIGHTS [GRI 3-3, GRI 403-7, GRI 411-1]
Keberadaan TAPG di berbagai wilayah operasional tidak TAPG’s engagement in its operational areas is deeply
pernah terlepas dari konteks sosial dan budaya yang telah rooted in the social and cultural history that predated
hidup jauh sebelum aktivitas usaha dimulai. Perseroan its activities. The Company recognizes that local
menyadari bahwa masyarakat lokal dan masyarakat communities and indigenous peoples are integral to
adat merupakan bagian penting dari lanskap sosial the social fabric shaping regional identity, values, and
yang membentuk identitas, nilai, dan keberlanjutan sustainability. This cultural and customary diversity
suatu wilayah. Keragaman budaya dan adat istiadat warrants respect and preservation as part of a shared
tersebut bukan hanya patut dihormati, tetapi juga dijaga heritage that enriches community life. Consequently,
sebagai bagian dari warisan bersama yang memperkaya TAPG reaffirms its dedication to protecting every
kehidupan bermasyarakat. Karena itu, TAPG menegaskan individual and community from discrimination and
komitmennya untuk memastikan bahwa setiap individu ensuring equal rights.
dan komunitas mendapatkan perlindungan yang setara
dan terbebas dari segala bentuk diskriminasi.
174 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 175
People
Untuk memahami dinamika sosial di sekitar wilayah To understand the social dynamics within its operational
operasional, Perseroan secara proaktif melaksanakan regions, the Company actively conducts stakeholder
berbagai proses kajian dan keterlibatan pemangku analyses and engagement initiatives. These include
kepentingan. Upaya ini dilakukan melalui land tenure land tenure surveys, HCV & HCS assessments, and
survey, HCV & HCS assessment, serta Social Impact Social Impact Assessments (SIA), which also involve
Assessment (SIA), yang sekaligus mencakup pemetaan stakeholder mapping. The findings from these studies
para pemangku kepentingan. Hasil dari rangkaian kajian ini are crucial for crafting effective, sustainable social
menjadi dasar penting dalam merumuskan pendekatan, management strategies, policies, and measures.
kebijakan, dan langkah-langkah pengelolaan sosial yang
relevan dan berkelanjutan.
Dalam menjalankan operasionalnya, TAPG berpegang TAPG operates with respect for the rights of local
pada prinsip penghormatan terhadap hak-hak and indigenous communities, aligning with the United
masyarakat lokal dan adat, dengan mengacu pada Nations Declaration on the Rights of Indigenous Peoples
Deklarasi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hak- and adhering to all relevant national and customary laws,
Hak Masyarakat Adat, serta mematuhi seluruh ketentuan especially those concerning land rights, ownership, and
hukum nasional dan hukum adat yang berlaku, khususnya land access within its operational zones.
yang berkaitan dengan hak atas tanah, baik dari sisi
kepemilikan maupun akses pemanfaatannya di sekitar
wilayah operasional Perseroan.
Pendekatan berbasis dialog menjadi kunci dalam A dialogue-driven approach is crucial for fostering
membangun hubungan yang konstruktif. Perseroan constructive relationships. The Company actively
secara konsisten melibatkan para pemangku kepentingan, engages stakeholders—including village heads,
mulai dari kepala desa, tokoh masyarakat, perangkat community leaders, village officials, and traditional
desa, hingga kepala adat, dalam setiap tahapan kegiatan authorities, throughout all phases of activities that
yang berpotensi berdampak, sejak fase perencanaan could impact them, from planning to execution. This
hingga pelaksanaan. Melalui proses konsultasi ini, TAPG consultation process ensures that both positive and
memastikan bahwa potensi dampak, baik positif maupun negative potential impacts are openly addressed and
negatif, dikomunikasikan secara terbuka, serta disertai mitigated with suitable measures.
dengan perencanaan langkah mitigasi yang memadai.
Dengan menjunjung tinggi prinsip keterbukaan dan By promoting openness and transparency, the Company
transparansi, Perseroan terus membangun fondasi continues to build trust with local communities. TAPG
kepercayaan dengan masyarakat sekitar. TAPG meyakini believes that business sustainability depends on benefits
bahwa keberlanjutan usaha hanya dapat terwujud jika being shared equally among all parties. Accordingly,
manfaat dapat dirasakan secara adil oleh seluruh pihak. TAPG consistently applies the principle of Free, Prior, and
Sejalan dengan itu, TAPG secara konsisten menerapkan Informed Consent (FPIC) to ensure that each project and
prinsip Free, Prior, and Informed Consent (FPIC), activity receives the community’s informed, voluntary,
guna memastikan bahwa setiap proyek dan kegiatan and non-coercive agreement.
memperoleh persetujuan masyarakat secara sadar,
sukarela, dan tanpa paksaan.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan tidak mencatat adanya Throughout 2025, the Company reported no
pelanggaran maupun insiden yang berkaitan dengan violations or incidents regarding the rights of local and
hak-hak masyarakat lokal dan adat. indigenous communities.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 175
Page 176
BAGAN ALUR FPIC TAPG
TAPG’S FPIC WORKFLOW
Penjajakan/Eksploration
Pre-KBDD SWOT/Penilaian Risiko wilayah yang BAGAN ALUR FPIC
ditargetkan (misal politik/konflik kesesuaian Apakah ada masyarakat lokal di TAP GROUP
situasi, tanah, bencana alam, dll) dalam atau menggunakan TAP Group’s FPIC
Prior to KBDD SWOT/Assessment of risk in the Tidak/No wilayah umum? Flow Chart
targeted area (for example politics/situational is there any local community
conflict on land, natural, disaster, etc) within or using the public area?
Apakah ada masyarakat lokal di dalam atau
menggunakan wilayah umum?
is there any local community within or using
the public area?
Ya/Yes
Mengidentifikasi lembaga perwakilan yang
dipilih sendiri masyarakat
Identifying a representative institution
elected independently by the community
Sosialisasi awal desa-desa sekitar
Initial socialization in the surroundings villages
Apakah masyarakat mempertimbangkan Apakah ada masyarakat lokal di dalam
pembangunan kebun? atau menggunakan wilayah umum?
Does the community consider the Tidak/No is there any local community
plantation development? within or using the public area?
Ya/Yes
Meminta persetujuan untuk melaksanakan pemetaan partisipasi/ESIA survei kepemilikan/NKT/tanah
Requiring approval to conduct mapping of participation/ESLA ownership survey/NKT/Land
Ya/Yes
Setuju dengan saluran komunikasi Sepakat dengan pengamat pihak ketiga
Agree with a communication channel Agree with a third party observer
Dukungan IMO (Organisasi
Partisipasi Survei Kepemilikan Lahan
perantara), bantuan hukum dan
Participative Land Ownership Survey
penasihat hukum, membangun
kesepakatan bersama, pengamat
NKT Partisipasi SIA Partisipasi
pihak ketiga
Participative NKT Participative SIA
IMO (intermediary organisation)
Pemetaan Partisipasi support, legal assitance and
Participative Mapping advisor, building joint
agreement, third
Pertemuan masyarakat memverifikasi dan memvalidasi
pemetaan ESIA, NKT, dan kepemilikan lahan
Meeting with the community to verify and
validate mapping, ESIA, NKT, and land ownership
176 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 177
People
Memberikan informasi dalam bentuk dan bahasa yang tepat
Delivering information in proper form and language
DOKUMENTASI
LENGKAP
Complete
Documentation
Apakah masyarakat masih ingin mempertimbangkan
Tidak perlu pembangunan
pembangunan perkebunan?
kebun sawit
Does the community still want to consider the development of Tidak/No No development of oil palm
plantation? plantation
New Planting Ya/Yes
Procedure
Konfirmasi pengamat pihak ketiga dan ToR negosiasi
Confirmation by the third party observer and
negotiation
of ToR
Diskusi dua arah antara masyarakat dan Perseroan
Discussion between the community and the Company
Komunitas (hanya) Perseroan (hanya) pertemanan untuk
membangun konsensus mempertimbangkan p.o.v masyarakat
Negosiasi secara berulang dan/atau merevisi proposal
Community (only) Repeat negotiation The company (only) considers the community p.o.v
builds a consensus and/or revises the proposal
Bantuan hukum dan teknis dari pihak Independen
Legal and technical assistance from an Independent party
Tidak perlu pembangunan
Apakah masyarakat bersedia untuk masuk perjanjian?
kebun sawit
Is the community willing to enter into agreement? Tidak/No
No development of oil
palm plantation
Ya/Yes
Menyelesaikan perjanjian dalam penulisan
dan setiap bentuk lain yang disepakati
Finalisation of agreement in writing
and other form agreed upon
Dapatkan kesepakatan didukung oleh Pemerintah/notaris
Agreement is supported by the Government/notary
Implementasi Kesepakatan
Implementation of Agreement
Membangun perkebunan dan semua yang
Pemantauan Bersama berhubungan manfaat dan mitigasi, dll. Dukungan IMO (Organisasi
Joint monitoring Development of plantation and all subjects perantara), bantuan hukum dan
related to benefits, mitigation and etc
penasihat hukum, membangun
kesepakatan bersama, pengamat
pihak ketiga
Periodik multi stakeholder evaluasi IMO (intermediary
Menyelesaikan setiap perselisihan dan
pelaksanaan kesepakatan organisation) support, legal
keluhan yang muncul
Periodic evaluation from multi assistance and advisor,
Settlement of every conflict and
stakeholder with regard to the building joint agreement,
complaint that may arise
implementation of agreement
third party observer
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 177
Page 178
DAMPAK OPERASI TERHADAP MASYARAKAT OPERATIONAL IMPACT ON LOCAL
SEKITAR [GRI 413-1, 413-2][OJK F23] COMMUNITIES [GRI 413-1, 413-2][OJK F23]
Bagi TAPG, keberlanjutan operasional tidak dapat For TAPG, operational sustainability is closely linked
dipisahkan dari kualitas hubungan dengan masyarakat to the quality of relationships with surrounding
di sekitar wilayah kerja. Karena itu, Perseroan secara communities. Therefore, the Company consistently uses
konsisten menempatkan Social Impact Assessment the Social Impact Assessment (SIA) as a key tool to
(SIA) sebagai instrumen utama untuk memahami, understand, anticipate, and manage the social impacts
mengantisipasi, dan mengelola dampak sosial dari setiap of each business activity. This process has been in place
kegiatan usaha. Proses ini telah dijalankan sejak tahun since 2012 and is being gradually implemented across
2012 dan dilakukan secara bertahap di seluruh entitas all subsidiaries as part of its commitment to considering
anak, sebagai bagian dari komitmen untuk memastikan the social dimension in every operational step.
bahwa setiap langkah operasional mempertimbangkan
dimensi sosial secara menyeluruh.
Melalui SIA, Perseroan memetakan berbagai potensi Through the SIA, the Company identifies various
dampak, baik yang bersifat positif maupun negatif, potential impacts, both positive and negative, that
yang dapat memengaruhi kehidupan sosial, ekonomi, could affect the social, economic, and cultural lives
dan budaya masyarakat setempat. Hasil kajian ini of local communities. The results of this assessment
tidak berhenti sebagai dokumen evaluasi, tetapi serve not only as an evaluation but also as a vital basis
menjadi landasan penting dalam merancang strategi for designing social management strategies, including
pengelolaan sosial, termasuk penyusunan langkah creating mitigation measures to reduce negative impacts
mitigasi untuk menekan dampak negatif serta penguatan and enhancing initiatives to maximize social benefits
inisiatif yang dapat memperbesar manfaat sosial dari from the Company’s presence.
kehadiran Perseroan.
Cakupan Pelaksanaan SIA Scope of SIA Implementation
Berikut adalah gambaran pelaksanaan kegiatan SIA pada The following provides an overview of SIA activities
tahun 2012-2025. from 2012 to 2025.
Penilaian Dampak Sosial Periode 2012 - 2015
Social Impact Assessment in 2021 - 2015
22%
2012 Jumlah PT yang dinilai
- Number of PT Assessed
2025 Jumlah PT yang akan dinilai
Number of PT to be Assessed
78%
Seiring dengan penguatan standar keberlanjutan, setelah As sustainability standards strengthen, after
pelaksanaan SIA pada tahun 2015, Perseroan melakukan implementing SIA in 2015, the Company updated SIA
pembaruan (update) laporan SIA secara serentak di reports across all subsidiaries simultaneously, alongside
seluruh entitas anak bersamaan dengan kegiatan NKT– the HCV-HCV Integration Assessment activities.
SKT Integration Assessment.
Penilaian Dampak Sosial Periode 2020 - 2021
Social Impact Assessment in 2021 - 2015
2020
100% - Jumlah PT yang dinilai
Number of PT Assessed
2021
178 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 179
People
Tujuan Utama Pelaksanaan SIA Main Objectives of SIA Implementation
Pelaksanaan SIA ditujukan untuk mengidentifikasi, SIA implementation focuses on identifying, managing,
mengelola, dan memantau dampak sosial serta langkah and monitoring social impacts and mitigation measures,
mitigasi yang diperlukan, dengan manfaat sebagai berikut: providing the following benefits:
1. Mengidentifikasi dampak pembangunan kebun, 1. Identifying the actual impacts of plantation
baik manfaat maupun dampak negatif yang terjadi development, both positive and negative.
secara nyata.
2. Memahami persepsi, harapan, dan nilai penting 2. U n d e r s t a n d i n g c o m m u n i t y p e r c e p t i o n s ,
masyarakat sebagai peluang untuk meningkatkan expectations, and values as opportunities to enhance
kualitas pengelolaan kebun. plantation management.
3. Memetakan kondisi sosial, ekonomi, dan budaya 3. Mapping the community’s social, economic, and
masyarakat guna membangun hubungan yang cultural conditions to foster better relationships.
lebih harmonis.
4. Mengidentifikasi isu dan hambatan utama yang 4. Highlighting key issues and challenges affecting
memengaruhi persepsi pemangku kepentingan stakeholder perceptions of the Company.
terhadap Perseroan.
5. Membekali unit pengelola dengan pemahaman yang 5. Ensuring management teams are well-informed
memadai mengenai isu, dampak, dan risiko sosial about social issues, impacts, and risks for
agar mampu melakukan pengelolaan yang efektif. effective oversight.
6. Menyusun rekomendasi pengelolaan dan mitigasi 6. Creating recommendations for managing and
dampak sosial sebagai dasar penyusunan Rencana mitigating social impacts, forming the basis for a
Pengelolaan dan Pemantauan Dampak Sosial. Social Impact Management and Monitoring Plan.
Melalui proses ini, Perseroan memperoleh gambaran yang This process helps the Company gain a thorough
lebih komprehensif mengenai kondisi sosial masyarakat, understanding of community social conditions within
baik di dalam maupun di luar wilayah operasional, and outside its operational zones, including stakeholder
termasuk pemetaan pemangku kepentingan kunci mapping and potential social risks. The study also offers
serta identifikasi potensi risiko sosial di masa depan. analysis and guidance that serve as key references for
Kajian ini juga menghasilkan analisis dan rekomendasi managing the Company’s social responsibilities.
yang menjadi acuan utama dalam pengelolaan aspek
sosial Perseroan.
Implementasi dan Tindak Lanjut Implementation and Follow-up
TAPG berkomitmen untuk menindaklanjuti seluruh TAPG is committed to adhering to all recommendations
rekomendasi yang dihasilkan dari SIA. Sepanjang provided by the SIA. Throughout the year 2025, the
tahun 2025, Perseroan secara konsisten melaksanakan Company will systematically execute the Social
Rencana Kelola Sosial dan Rencana Pantau Sosial Management Plan and Social Monitoring Plan (RKS-RPS)
(RKS–RPS) untuk memastikan bahwa setiap isu sosial to ensure comprehensive management and oversight
yang teridentifikasi telah dikelola dan dipantau secara of all identified social issues in a sustainable manner.
berkelanjutan. Evaluasi dilakukan secara berkala untuk Regular evaluations will be conducted to assess whether
menilai apakah strategi yang diterapkan telah efektif the strategies have effectively addressed the issues or
menyelesaikan permasalahan, atau perlu disempurnakan require refinement through more suitable approaches.
melalui pendekatan yang lebih relevan.
Di saat yang sama, Perseroan juga secara aktif memantau Concurrently, the Company actively monitors
potensi isu sosial baru yang dapat muncul di tengah potential new social issues that may emerge within
masyarakat sebagai bagian dari upaya mitigasi dini. the community as part of proactive mitigation efforts.
Dengan pendekatan ini, TAPG memastikan bahwa This strategy ensures that TAPG’s social impact
pengelolaan dampak sosial tidak bersifat reaktif, management remains anticipatory and adaptable to
melainkan proaktif dan adaptif terhadap dinamika on-the-ground developments.
di lapangan.
Melalui penerapan SIA yang konsisten dan berkelanjutan, By consistently implementing the SIA, the Company
Perseroan terus mengoptimalkan dampak positif dari strives to enhance the positive impacts of its operations
kehadiran operasionalnya, sekaligus meminimalkan while minimizing and mitigating potential adverse
dan memitigasi potensi dampak negatif, demi menjaga effects, thereby supporting both business sustainability
keberlanjutan usaha dan kesejahteraan masyarakat di and the well-being of communities surrounding its
sekitar wilayah operasional. operational areas.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 179
Page 180
TANGGUNG JAWAB SOSIAL TERHADAP SOCIAL RESPONSIBILITY TO THE
MASYARAKAT [GRI 3-3, GRI 403-7, OJK F25] COMMUNITY [GRI 3-3, GRI 403-7, OJK F25]
Bagi TAPG, keberlanjutan bukanlah sekadar tentang For TAPG, sustainability isn’t just about managing current
bagaimana Perseroan mengelola operasional hari ini, operations; it’s about leaving a meaningful legacy for
tetapi tentang bagaimana kehadirannya meninggalkan the nation. From this belief, a broad social responsibility
jejak kebaikan yang berarti bagi negeri. Dari keyakinan initiative called “TAP Untuk Negeri” was created, a
inilah lahir sebuah payung besar tanggung jawab movement that embodies the company’s commitment
sosial bertajuk “TAP Untuk Negeri”, sebuah gerakan to growing with the community, building social resilience,
yang merangkum komitmen Perseroan untuk tumbuh and strengthening the foundations of the future in areas
bersama masyarakat, membangun daya tahan sosial, surrounding its operations.
dan memperkuat fondasi masa depan di sekitar
wilayah operasional.
Program tanggung jawab sosial TAPG tidak dirancang TAPG’s social responsibility programs are designed as
sebagai aktivitas filantropi sesaat, melainkan sebagai part of the company’s long-term strategy rather than
bagian integral dari strategi jangka panjang Perseroan. fleeting philanthropic efforts. Each initiative aims to
Setiap inisiatif disusun untuk menjawab kebutuhan nyata meet real community needs while ensuring that business
masyarakat, sekaligus memastikan bahwa pertumbuhan growth aligns with improving the quality of life for the
bisnis berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup surrounding community. This approach highlights that
komunitas di sekitarnya. Pendekatan ini menegaskan business success is only valuable when shared.
bahwa keberhasilan usaha hanya akan bermakna jika
dirasakan bersama.
Pengelolaan program CSR berada di bawah koordinasi CSR program management is overseen by the
Directorate Corporate Social Responsibility dan Directorate of Corporate Social Responsibility and is
dilaksanakan secara berkelanjutan mengacu pada implemented sustainably following the SOP for CSR
SOP Panduan Pelaksanaan Program CSR No. SOP/ Program Implementation Guidelines No. SOP/SUPP/
SUPP/IX/2021/002. Seluruh program difokuskan pada IX/2021/002. All programs focus on communities near
masyarakat di sekitar wilayah operasional, dengan prinsip the operational areas, guided by principles of targeting,
tepat sasaran, partisipatif, dan berorientasi pada dampak participation, and long-term impact.
jangka panjang.
Melalui kampanye TAP Untuk Negeri, seluruh inisiatif Through the TAP Untuk Negeri campaign, all of the
sosial Perseroan disatukan dalam enam pilar besar company’s social initiatives are unified under six key pillars
yang mencerminkan visi pembangunan berkelanjutan that reflect TAPG’s vision for sustainable development:
TAPG yaitu:
1. TAP Untuk Negeri Kokoh. 1. TAP Untuk Negeri Kokoh.
2. TAP Untuk Negeri Cerdas. 2. TAP Untuk Negeri Cerdas.
3. TAP Untuk Negeri Sehat. 3. TAP Untuk Negeri Sehat.
4. TAP Untuk Negeri Lestari. 4. TAP Untuk Negeri Lestari.
5. TAP Untuk Negeri Harmoni. 5. TAP Untuk Negeri Harmoni.
6. TAP Untuk Negeri Mandiri. 6. TAP Untuk Negeri Mandiri.
Dari Program Menjadi Gerakan Bersama From Program to Collective Movement
Melalui TAP Untuk Negeri, CSR TAPG tidak lagi berdiri With TAP Untuk Negeri, TAPG’s CSR is no longer just
sebagai kumpulan kegiatan terpisah, melainkan sebagai a collection of separate activities but an integrated
sebuah gerakan terpadu yang menyatukan pembangunan movement that promotes physical, social, economic,
fisik, sosial, ekonomi, lingkungan, dan budaya dalam environmental, and cultural development under one
satu narasi besar yakni membangun negeri dari sekitar. overarching theme: building the nation from its roots.
Pendekatan ini menegaskan bahwa TAPG tidak hanya This approach underscores that TAPG is not just
hadir sebagai pelaku usaha, tetapi sebagai mitra a business operator but a long-term development
pembangunan jangka panjang bagi masyarakat dan partner for the local community and environment—
lingkungan di sekitarnya dengan tumbuh bersama, growing together, becoming resilient together, and
tangguh bersama, dan berkelanjutan bersama. sustaining together.
180 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 181
People
TAP untuk Negeri Kokoh TAP untuk Negeri Kokoh
Membangun dari Fondasi yang Paling Dasar [GRI 203-1] Building from the Most Basic Foundations [GRI 203-1]
Tidak ada pertumbuhan yang benar-benar kokoh tanpa There can be no real growth without a solid foundation. In
fondasi yang kuat. Di banyak wilayah operasional many of TAPG’s operational areas, people’s daily lives still
TAPG, kehidupan sehari-hari masyarakat masih sangat depend heavily on basic infrastructure such as passable
bergantung pada infrastruktur dasar, jalan yang bisa roads in all seasons, bridges connecting economic hubs,
dilalui sepanjang musim, jembatan yang menghubungkan and public facilities that serve as social centers.
aktivitas ekonomi, hingga fasilitas umum yang menjadi
pusat kehidupan sosial.
Melalui TAP Untuk Negeri Kokoh, TAPG hadir bukan Through TAP Untuk Negeri Kokoh, TAPG functions not
hanya sebagai pelaku usaha, tetapi sebagai mitra yang just as a business but also as a partner, reinforcing the
ikut memperkuat urat nadi kehidupan desa. Setiap jalan vitality of villages. Every road fixed, every bridge built,
yang diperbaiki, setiap jembatan yang dibangun, setiap and every school and worship place renovated helps
sekolah dan rumah ibadah yang direnovasi, adalah bagian improve access, enable movement, and foster local
dari upaya membuka akses, memperlancar mobilitas, dan economic development.
mempercepat perputaran ekonomi lokal.
Bagi TAPG, infrastruktur bukan sekadar beton dan aspal, For TAPG, infrastructure is more than just concrete and
namun adalah jalan menuju kesempatan, pendidikan, asphalt; it is the gateway to opportunity, education,
kesehatan, dan masa depan yang lebih layak. health, and a brighter future
Mendukung Pencapaian SDG No. 9 | Supporting the Achievement of SDG No. 9
Kegiatan Jumlah Keterangan
Activities Total Description
Pondasi: Program Renovasi & Sanitasi 37 Rumah Rumah yang diperbaiki
Pondasi: Renovation & Sanitation Program Houses Houses repaired
Jembatan 1 Jembatan Jumlah jembatan yang diperbaiki dan dibangun
Bridges Bridge Number of bridges repaired and built
Perbaikan Jalan Panjang jalan yang diperbaiki
445 Km
Road Repairs Length of roads repaired
Pembangunan/perbaikan untuk sarana prasarana
Fasilitas Desa 112 Unit
umum
Village Facilities Units
Construction and repair of public infrastructure
Pemberian material untuk pembangunan ibadah dan
Rumah Ibadah 37 Unit perbaikan rumah ibadah
Places of Worship Units Provision of materials for building religious structures
and repairing places of worship
Perbaikan sekolah dan support alat berat untuk
pembuatan tapak sekolah, fasilitas sekolah dan
Perbaikan Sekolah 2 Sekolah lainnya
School Repairs Schools School repairs and support with heavy equipment
for constructing school grounds, facilities, and other
structures
Alat penjernihan air, perbaikan saluran air, mesin air,
Air Bersih 1 Desa pipa, dan lainnya
Clean Water Village Water purification equipment, repair of water pipes,
water machines, and others
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 181
Page 182
Kegiatan Jumlah Keterangan
Activities Total Description
Pemberian solar, penyedian fasilitas tiang Listrik, dan
Sarana dan Bahan Bakar untuk Listrik 7 Desa lainnya
Electricity Facilities and Fuel Villages Provision of diesel fuel, installation of electricity
poles, and others
Perbaikan atau pemberian material untuk
Adat pembangunan rumah adat
1 Unit
Customary Repairs or supply of materials for building traditional
houses
TAP untuk Negeri Cerdas TAP untuk Negeri Cerdas
Menyalakan Harapan, Menumbuhkan Masa Depan Igniting Hope, Fostering the Future
Di balik setiap anak yang berangkat sekolah, tersimpan Every child who go to school carries the hope of a
harapan tentang masa depan yang lebih baik. Namun di better tomorrow. Yet, many areas still face obstacles
banyak daerah, harapan itu seringkali harus berhadapan such as long distances, financial barriers, and lack of
dengan jarak, keterbatasan ekonomi, dan minimnya educational infrastructure.
fasilitas pendidikan.
Melalui TAP Untuk Negeri Cerdas, TAPG berupaya Through TAP Untuk Negeri Cerdas, TAPG aims to
memastikan bahwa mimpi tidak berhenti di ruang kelas ensure that these dreams are not confined to distant
yang jauh dari kota. Dukungan terhadap siswa, guru classrooms. Supporting students, contract teachers, and
honorer, dan aktivitas sekolah bukan sekadar bantuan school programs is more than educational aid—it’s an
pendidikan, melainkan investasi jangka panjang bagi investment in shaping the leaders of future generations.
kualitas generasi masa depan.
Bagi TAPG, pendidikan bukan hanya tentang hari ini— For TAPG, education is about more than just today; it’s
tetapi tentang siapa yang akan memimpin negeri ini about shaping the leaders of tomorrow for this country.
esok hari.
Mendukung Pencapaian SDG No. 4 | Supporting the Achievement of SDG No. 4
Kegiatan Jumlah Keterangan
Activities Total Description
Generasi TAP: Generasi Tumbuh Aktif dan
PIntar (TAP) 406 Murid SD, SMP, SMA, Kuliah
TAP Generation: Tumbuh Aktif dan PIntar Students Elementary, Middle, High School, College
(TAP) Generation
Guru Honorer 74 Guru Jumlah guru yang di support
Honorary Teachers Teachers number of teachers supported
Untuk penjemputan, kegiatan acara sekolah, alat
Dukungan Kegiatan Sekolah 558 Kegiatan permainan, dan fasilitas sekolah
School Activities Support Activites For pick-up, school events, activities, game
equipment, and school facilities
182 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 183
People
TAP untuk Negeri Sehat TAP untuk Negeri Sehat
Menjaga Kehidupan, Merawat Masa Depan Protecting Life, Nurturing the Future
Kesehatan adalah titik awal dari semua produktivitas. Health is the foundation of all productivity. Without good
Tanpa tubuh yang sehat, tidak ada pembelajaran yang health, optimal learning, optimum work performance,
optimal, tidak ada kerja yang maksimal, dan tidak ada and thriving families are impossible.
keluarga yang benar-benar sejahtera.
Melalui TAP Untuk Negeri Sehat, TAPG menempatkan Through TAP Untuk Negeri Sehat, TAPG focuses on
kesehatan masyarakat sebagai prioritas yang enhancing public health by tackling underlying causes,
menyentuh akar persoalan, dari pencegahan stunting, from preventing stunting and strengthening integrated
penguatan Posyandu, hingga edukasi gizi dan layanan health posts (Posyandu) to promoting nutrition education
kesehatan dasar. Program-program ini bukan hanya and providing essential health services. These initiatives
menyembuhkan, tetapi membangun kesadaran hidup not only treat problems but also foster awareness of
sehat yang berkelanjutan. sustainable healthy living.
Bagi TAPG, menjaga kesehatan masyarakat berarti For TAPG, protecting public health means safeguarding
menjaga masa depan itu sendiri. the future itself.
Mendukung Pencapaian SDG No. 3 | Supporting the Achievement of SDG No. 3
Kegiatan Jumlah Keterangan
Activities Total Description
Jumlah total penerima manfaat posyandu (ibu hamil,
Pos Gizi TAP: Program Pengendalian
anak bayi dan balita, ibu menyusui, dan lansia)
Stunting dan Pemberian Gizi Tambahan 4.224 Orang
Total number of beneficiaries of posyandu (pregnant
TAP Nutrition Post: Stunting Control and people
women, infants and toddlers, breastfeeding mothers,
Supplemental Nutrition Program
and the elderly)
Jumlah ibu hamil yang di support posyandu
Ibu Hamil 222 Orang
Number of pregnant women being supported by
Pregnant Women people
posyandu
Jumlah anak bayi dan balita yang di support
Anak bayi dan Balita 3.523 Orang posyandu
Infants and Toddlers people Number of infants and toddlers being supported by
posyandu
Jumlah ibu menyusui yang di support posyandu
Ibu Menyusui 360 Orang
Number of breastfeeding mothers being supported
Breastfeeding Mothers people
by posyandu
Lansia 119 Orang Jumlah lansia yang di support posyandu
Elderly people Number of elderly being supported by posyandu
13.719 Orang Jumlah pemberian susu gratis
Sehati: Susu Sehat Bernutrisi
people Number of free milk donations
Bantuan untuk mendukung kegiatan olah raga dan
Dukungan Kegiatan Kesehatan 220 Orang Kesehatan lainnya
Health Activities Support people Assistance to support sports and other health
activities
Bakti Sosial 890 Orang Pemeriksaan kesehatan
Community Service people Medical check-ups
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 183
Page 184
TAP untuk Negeri Lestari TAP untuk Negeri Lestari
Merawat Alam, Menjaga Kehidupan Caring for Nature, Protecting Life
Alam bukan hanya tempat TAPG beroperasi, ia adalah Nature isn’t just a place where TAPG operates, it’s a
warisan yang harus dijaga bersama. Di tengah tantangan heritage we must all protect together. Facing challenges
perubahan iklim dan risiko kebakaran hutan dan lahan, like climate change and the threat of forest and land
menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendirian. fires, safeguarding the environment can’t be something
we do alone.
Melalui TAP Untuk Negeri Lestari, TAPG mengajak Through TAP Untuk Negeri Lestari, TAPG encourages the
masyarakat menjadi bagian dari solusi: mencegah community to join the effort: preventing fires, preserving
kebakaran, menjaga keanekaragaman hayati, dan biodiversity, and understanding that sustainability isn’t
membangun kesadaran bahwa keberlanjutan bukan optional, it’s essential.
pilihan, melainkan keharusan.
Setiap pohon yang dijaga, setiap lahan yang dilindungi, Every tree saved, every patch of land preserved, is a
adalah janji kepada generasi berikutnya bahwa mereka promise to future generations that they will have a future.
masih punya masa depan.
Mendukung Pencapaian SDG No. 13 | Supporting the Achievement of SDG No. 13
Kegiatan Jumlah Keterangan
Activities Total Description
Desa Bebas Api TAP: Pelatihan Desa Bebas Jumlah kegiatan pelatihan yang berhubungan dengan
Api dan Apresiasi Desa Bebas Api karhutla
7
Fire-Free Village TAP: Fire-Free Village Number of training activities related to forest and
Training and Appreciation land fires
Jumlah desa yang menerima perlengkapan sarana
Sarana dan Prasarana 8 Desa dan prasarana untuk pencegahan karhutla
Facilities and Infrastructure Villages Number of villages receiving equipment and
infrastructure for forest and land fire prevention
Jumlah desa yang menerima dukungan peralatan
Kebersihan lingkungan 8 Desa kebersihan lingkungan
Environmental Cleanliness Villages Number of villages supported with environmental
sanitation equipment
TAP untuk Negeri Harmoni TAP untuk Negeri Harmoni
Budaya – Menjaga Identitas yang Tak Tergantikan Culture – Preserving an Irreplaceable Identity
Di setiap daerah tempat TAPG beroperasi, hidup In every region where TAPG operates, ancient stories
cerita-cerita lama yang diwariskan lintas generasi, still live on, passed down through generations in the
dalam bentuk tarian, upacara adat, bahasa, hingga cara form of dances, traditional ceremonies, languages, and
masyarakat memaknai alam dan kebersamaan. Bagi even the ways people interpret nature and community.
TAPG, kebudayaan bukan sekadar peninggalan masa For TAPG, culture isn’t just a remnant of the past but
lalu, melainkan identitas hidup yang membentuk cara a dynamic identity that influences how a community
sebuah komunitas bertahan dan berkembang. survives and prospers.
Melalui TAP Untuk Negeri Harmoni, Perseroan mengambil Through TAP Untuk Negeri Harmoni, the Company takes
peran dalam menjaga agar identitas itu tidak pudar oleh an active role to preserve this identity. Supporting the
waktu. Dukungan terhadap pembinaan adat, kegiatan development of customs, cultural activities, and the
budaya, dan pelestarian tradisi lokal menjadi bagian protection of local traditions is part of the effort to
dari ikhtiar untuk memastikan bahwa kemajuan tidak ensure that progress does not wipe out roots but instead
menghapus akar, tetapi justru bertumbuh dari nilai-nilai grows from deeply ingrained values.
yang sudah mengakar kuat.
184 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 185
People
Mendukung Pencapaian SDG No. 16 | Supporting the Achievement of SDG No. 16
Kegiatan Jumlah Keterangan
Activities Total Description
Biaya instruktur untuk melatih/membina tarian dan support untuk
Pembinaan Adat pembinaan adat lokal
1
Traditional Guidance Instructor fees for dance training/coaching, and supporting local
traditional development.
Dukungan Acara Adat Bantuan untuk acara/kegiatan Adat
14
Support for Traditional Events Support for traditional events/activities
Dukungan hari raya/hari besar/ Bantuan untuk kegiatan hari besar keagamaan, support untuk
kegiatan desa menyambut hari kemerdekaan, kegiatan desa, dan lainnya
167
Support for holidays/major Support for religious holidays, Independence Day celebrations,
events/village activities village activities, and others
Sosial – Merawat Kebersamaan, Menguatkan Social – Fostering Community Togetherness and
Ketahanan Sosial Building Social Resilience
Harmoni tidak hanya lahir dari budaya, tetapi juga dari rasa Harmony goes beyond cultural roots; it also arises from
saling peduli. Di tengah dinamika kehidupan masyarakat, mutual care. In community life, togetherness is the key
kebersamaan menjadi kekuatan yang menjaga komunitas strength that unites communities, especially during
tetap utuh, terutama ketika menghadapi masa sulit, difficult times, disasters, or social challenges.
bencana, atau tantangan sosial lainnya.
Melalui TAP Untuk Negeri Harmoni, TAPG hadir dalam Through the TAP Untuk Negeri Harmoni, TAPG actively
berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan: dukungan participates in various community events: supporting
untuk kegiatan desa, bantuan kebencanaan, hingga village initiatives, disaster relief efforts, and taking part
partisipasi dalam perayaan hari besar dan aktivitas in holiday celebrations and mutual cooperation activities.
gotong royong. Bagi TAPG, membangun hubungan sosial For TAPG, building strong social bonds isn’t just about
yang kuat bukan sekadar tentang memberi bantuan, providing assistance but about being present, listening,
tetapi tentang hadir, mendengar, dan berjalan bersama and walking alongside communities through every stage
masyarakat dalam setiap fase kehidupan mereka. of their lives.
Mendukung Pencapaian SDG No. 11 | Supporting the Achievement of SDG No. 11
Kegiatan Jumlah Keterangan
Activities Total Description
Bantuan untuk kebencanaan Jumlah penerima bantuan sosial untuk bencana
1.003 KK
Aid for disaster relief Number of social assistance recipients for disasters
192 Kegiatan
Kegiatan sosial Jumlah kegiatan yang dilakukan/bantuan sosial yang diberikan
Activities
Social activities Number of activities conducted/provided social assistance
TAP untuk Negeri Mandiri TAP untuk Negeri Mandiri
Membangun Kemandirian, Menumbuhkan Harapan Building Independence, Cultivating Hope
Tidak ada pembangunan yang benar-benar berkelanjutan No development is truly sustainable if communities
jika masyarakatnya terus bergantung. Karena itu, TAPG remain dependent. Therefore, TAPG views economic
memandang pemberdayaan ekonomi bukan sebagai empowerment not as a temporary relief measure, but
bantuan sesaat, melainkan sebagai proses membangun as a process of building community resilience and self-
daya tahan dan kepercayaan diri komunitas. confidence.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 185
Page 186
Melalui TAP Untuk Negeri Mandiri, Perseroan mendorong Through TAP Untuk Negeri Mandiri, the Company
tumbuhnya usaha produktif masyarakat, mulai dari encourages the growth of productive community
penguatan UMKM, pendampingan petani, hingga businesses, from strengthening MSMEs and assisting
pengembangan desa melalui program seperti DMPA farmers to village development through programs such
dan P2KS. Yang dibangun bukan hanya usaha, tetapi as the DMPA and P2KS. It builds not only businesses but
juga kapasitas, jejaring, dan keberlanjutan. also capacity, networks, and sustainability.
Bagi TAPG, kemandirian ekonomi adalah ketika masyarakat For TAPG, economic independence is when communities
tidak lagi sekadar bertahan, tetapi mampu melangkah, no longer merely survive, but are able to advance,
berkembang, dan menentukan masa depannya sendiri. develop, and determine their own future.
Mendukung Pencapaian SDG No. 13 | Supporting the Achievement of SDG No. 13
Kegiatan Jumlah Keterangan
Activities Total Description
Pemberdayaan Ekonomi 22 Unit Usaha Jumlah unit usaha yang mendapat dukungan modal usaha
Economic Empowerment Business Units Number of business units receiving business capital support
Desa Berdaya TAP: DMPA 17 Desa
TAP: DMPA Empowered Village Villages
Pelatihan PERKASA TAP: P2KS 885 Peserta
PERKASA Training TAP: P2KS Participants
Petani Plasma 11.945 Orang
Scheme Smallholder Peoples
Pengeluaran Sehubungan dengan Program Corporate Expenditures of Corporate Social Responsibility
Social Responsibility Programs
Dana CSR
CSR Funds Rp Juta | Million Rp
2025 49.210 2022 24.150
2024 44.923 2021 29.110
2023 51.763 2020 15.168
186 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 187
People
PENGADUAN MASYARAKAT [OJK F24] COMMUNITY COMPLAINT [OJK F24]
Sebagai bagian dari komitmen terhadap keterbukaan In its commitment to transparency and accountability,
dan akuntabilitas, TAPG menyediakan mekanisme TAPG offers a complaint system that the public can
pengaduan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat use to report alleged violations of ethics, integrity,
untuk menyampaikan laporan atau keluhan terkait and regulatory compliance, including activities that
dugaan pelanggaran etika, integritas, dan kepatuhan could harm the environment or communities near its
terhadap peraturan, termasuk aktivitas yang berpotensi operational areas.
menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun
komunitas di sekitar wilayah operasional.
Perseroan membuka berbagai kanal komunikasi agar The Company has established multiple communication
mekanisme ini dapat diakses secara mudah dan channels to ensure easy and transparent access to this
transparan oleh publik, sebagai berikut: system, as follows:
Telpon Surel Alamat
Telephone E-mail Address
021 5794 4737 tap.corsec@tap-agri.com PT Triputra Agro Persada Tbk.
The East Building Lantai 23/23rd Floor
Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung
Kav E.3.2 No 1 Kelurahan Kuningan Timur
Faksimile Situs Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan 12950
Fac Website
021 5794 4737 www.tap-agri.com
Melalui sistem ini, setiap laporan yang masuk dicatat, Through this system, every incoming report is
diverifikasi, dan ditindaklanjuti sesuai dengan prosedur documented, verified, and addressed according to
yang berlaku. applicable procedures.
Sepanjang tahun 2025, Perseroan menerima sejumlah Throughout 2025, the Company received multiple public
pengaduan masyarakat yang berkaitan dengan aspek complaints related to claims, compliance and regulations,
klaim, kepatuhan dan regulasi, program CSR, serta CSR programs, and operational activities. All complaints
kegiatan operasional. Seluruh pengaduan tersebut were managed and resolved through the Company’s
telah diproses dan diselesaikan melalui mekanisme established procedures.
penanganan yang berlaku di Perseroan.
Rekapitulasi Keluhan Tahun 2025
Complaint Recapitulation in 2025
Jenis Keluhan
Status
Type of Complaints
Jumlah
Keluhan
Kepatuhan &
Total Klaim
regulasi
Complaints Lahan Lingkungan Operasional Selesai On
Compliance & CSR
Land Environment Operational Resolved progress
regulations
Claims
2 2 0 0 0 0 1 1
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 187
Page 188
Testimoni dari Penerima Manfaat Bantuan CSR
Testimonials from CSR Beneficiaries
Program SUSU SEHATI BBB
Susu Sehati BBB Programs
Fardia Sumro Alfisiah, A.Ag
Kepala Sekolah SDN 198 Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi
Principal of SDN 198 Bukit Baling, Sekernan District, Muaro Jambi Regency
Program SEHATI berupa pemberian susu bernutrisi bagi The SEHATI program, which provides nutritious milk to
siswa SD 198 Bukit Baling merupakan inisiatif yang sangat students at SD 198 Bukit Baling, is an initiative we are truly
kami syukuri dan banggakan. Program ini memberikan grateful for and proud of. This program offers important
tambahan asupan gizi yang penting bagi pertumbuhan nutritional support for elementary school children, helping
anak-anak sekolah dasar, sehingga membantu mendukung to promote their health and development throughout
kesehatan dan perkembangan mereka di masa belajar. their school years.
Kami, bersama seluruh majelis guru, menyampaikan terima Together with the entire teaching staff, we would like to
kasih kepada TAPG atas kepedulian dan kontribusi nyata express our sincere appreciation to TAPG for their care
melalui program ini. Ke depan, kami berharap kerja sama and meaningful contribution through this program. We
ini dapat terus berlanjut dan bahkan berkembang melalui hope this collaboration can continue and grow in the
berbagai program lain yang bermanfaat bagi siswa dan future through various initiatives that benefit both the
lingkungan sekolah. students and the school environment.
Zahira
Murid Kelas 5 SDN 198 Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi
5th Grade Student of SDN 198 Bukit Baling, Sekernan District, Muaro Jambi Regency
Saya dan teman-teman sangat senang mendapatkan susu My friends and I are very happy to receive milk from
dari TAPG. Rasanya segar dan enak, sehingga membuat TAPG. It tastes fresh and delicious, and it makes us more
kami lebih semangat belajar di kelas dan merasa lebih enthusiastic about learning in class while helping us feel
sehat. healthier.
Kami mengucapkan terima kasih atas program ini. Semoga We are grateful for this program and hope it will continue
program susu ini bisa terus berlanjut agar kami dan teman- so that we and our friends can keep enjoying healthy milk
teman dapat terus menikmati susu yang menyehatkan every day.
setiap hari.
188 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 189
People
Dwi Novitasari
Guru Kelas 1 SDN 198 Bukit Baling, Kecamatan Sekernan, Kabupaten Muaro Jambi
First Grade Teacher of SDN 198 Bukit Baling, Sekernan District, Muaro Jambi Regency
Program SEHATI dari TAPG memberikan manfaat The TAPG SEHATI program has brought very positive
yang sangat positif bagi siswa di sekolah kami. Melalui benefits to the students at our school. Through this
program ini, anak-anak memperoleh tambahan asupan initiative, the children receive additional nutrition that
gizi yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi, sekaligus supports the development of healthy bones and teeth,
membantu meningkatkan energi serta konsentrasi while also helping to improve their energy levels and
belajar mereka. concentration during learning activities.
Dalam beberapa bulan terakhir, kami merasakan Over the past few months, we have observed noticeable
perubahan yang cukup nyata. Anak-anak menjadi lebih changes among the students. They come to school
bersemangat datang ke sekolah, lebih aktif dalam with greater enthusiasm, are more active in classroom
kegiatan belajar, serta menunjukkan peningkatan fokus activities, and demonstrate better focus during lessons.
di kelas. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut We truly hope that this program can continue in the future
sebagai bentuk kepedulian terhadap pemenuhan gizi as a meaningful effort to support students’ nutritional
siswa sekaligus mendukung upaya peningkatan kualitas needs and contribute to improving the quality of life of
generasi muda. the younger generation.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 189
Page 190
Menjalin Sinergi dengan Pelanggan [GRI 3-3]
Engaging with Customers
Setiap produk yang kami hasilkan membawa bukan hanya kualitas, tetapi juga
komitmen untuk menjaga kepercayaan dalam jangka panjang.
Every product we make not only has quality but also reflects a promise to uphold long-term trust.
KO M I T M E N D A L A M M E M B E R I K A N COMMITMENT TO PR OVIDE EQUAL
LAYANAN ATAS PRODUK YANG SETARA SERVICES TO CUSTOMERS [OJK F17]
KEPADA PELANGGAN [OJK F17]
Kepercayaan pelanggan bagi TAPG dibangun melalui TAPG’s customer trust is cultivated through the
konsistensi dalam memberikan layanan yang berkualitas consistent delivery of high-quality services and equitable
dan perlakuan yang setara. Perseroan menegaskan bahwa treatment. The Company affirms that every customer,
setiap pelanggan, tanpa memandang latar belakang regardless of background or the scale of their business
maupun skala hubungan usaha, berhak memperoleh relationship, has the right to access products and
akses terhadap produk dan layanan dengan standar mutu services that meet the same standards of quality.
yang sama.
Komitmen ini diwujudkan melalui penerapan prinsip This commitment is embodied through the strict
profesionalisme, integritas, dan keadilan dalam setiap adherence to principles of professionalism, integrity, and
proses pelayanan. TAPG memastikan bahwa seluruh fairness in every operational process. TAPG guarantees
interaksi dengan pelanggan berlangsung secara objektif that all interactions with customers are conducted
dan bebas dari praktik diskriminatif, sehingga tercipta impartially and without discrimination, thereby fostering
pengalaman layanan yang andal, transparan, dan a reliable, transparent, and sustainable service experience
berkelanjutan bagi seluruh mitra usaha Perseroan. for all of the Company’s business partners.
PENGEMBANGAN PRODUK SUSTAINABLE PRODUCT DEVELOPMENT
BERKELANJUTAN [OJK F26] [OJK F26]
Sebagai bagian dari penguatan arah jangka panjang, To strengthen its long-term strategy, TAPG has updated
TAPG telah menyempurnakan kebijakan keberlanjutannya its sustainability policy to ensure that business growth
untuk memastikan bahwa pertumbuhan bisnis berjalan aligns with environmental and social responsibility. This
seiring dengan tanggung jawab terhadap lingkungan update highlights that product quality isn’t just about
dan masyarakat. Langkah ini menegaskan bahwa kualitas the final outcome, but also about how the product is
produk tidak lagi dipandang semata dari hasil akhirnya, made from the process and resources involved to the
tetapi juga dari bagaimana produk tersebut dihasilkan impacts it causes.
mulai dari proses, sumber daya yang digunakan, hingga
dampak yang ditimbulkan.
Melalui kebijakan yang diperbarui ini, Perseroan secara With this updated policy, the Company actively
konsisten mengarusutamakan prinsip keberlanjutan incorporates sustainability principles across its entire
ke dalam seluruh rantai nilai dan aktivitas operasional. value chain and operations. This approach helps TAPG
Pendekatan ini memungkinkan TAPG untuk menciptakan deliver greater value to customers, communities, and
nilai yang lebih luas bagi pelanggan, komunitas, dan the environment, while building a solid foundation for
lingkungan, sekaligus memperkuat fondasi bagi healthy, resilient, and sustainable long-term growth.
pertumbuhan usaha yang sehat, tangguh, dan
berkelanjutan dalam jangka panjang.
190 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 191
People
EVALUASI KEAMANAN PRODUK BAGI PRODUCT SAFETY EVALUATION FOR
PELANGGAN [GRI 416-1, 416-2][OJK F27] CUSTOMERS [GRI 416-1, 416-2][OJK F27]
Bagi TAPG, kualitas produk tidak dapat dipisahkan dari For TAPG, product quality is closely linked to customer
aspek keamanan dan keandalan bagi pelanggan. Karena safety and reliability. Therefore, the Company considers
itu, Perseroan menempatkan evaluasi dampak kesehatan product health and safety impact assessments as a
dan keselamatan produk sebagai bagian integral dari vital part of its quality control system throughout the
sistem pengendalian mutu di seluruh rantai produksi entire production process from raw material receipt
mulai dari penerimaan bahan baku, proses pengolahan, and processing to product delivery. The Company’s
hingga produk siap dikirim kepada pelanggan. Produk main products, such as palm oil, palm kernel, and palm
utama Perseroan, seperti minyak sawit, inti sawit, dan kernel oil, are subjected to rigorous testing, inspection,
minyak inti sawit, dikelola melalui prosedur pengujian, and quality control procedures to ensure they meet
inspeksi, dan pengawasan mutu yang berlapis untuk regulatory standards and agreed technical specifications.
memastikan kesesuaiannya dengan standar regulasi dan
spesifikasi teknis yang disepakati.
Sejalan dengan komitmen tersebut, seluruh kategori In line with this commitment, all of TAPG’s primary
produk utama TAPG (100%) telah melalui proses product categories (100%) have completed product
penilaian dampak kesehatan dan keselamatan produk health and safety impact assessments as part of ongoing
sebagai bagian dari upaya perbaikan berkelanjutan. improvements. The findings of these assessments
Hasil penilaian ini menjadi dasar bagi Perseroan untuk help the Company continually improve its production
terus menyempurnakan proses produksi, pengendalian processes, quality control, and quality assurance systems
mutu, serta sistem jaminan kualitas agar produk yang to ensure the delivery of consistent, safe, and reliable
dihasilkan tetap konsisten, aman, dan andal digunakan products to customers. [GRI 416-1]
oleh pelanggan. [GRI 416-1]
Di sisi kepatuhan, sepanjang tahun pelaporan, Perseroan Regarding compliance, throughout the reporting year,
tidak mencatat adanya insiden ketidakpatuhan terkait the Company recorded no incidents of non-compliance
dampak kesehatan dan keselamatan produk, baik yang related to product health and safety, including
mengakibatkan sanksi atau denda, peringatan dari sanctions, fines, regulator warnings, or violations of
regulator, maupun pelanggaran terhadap standar atau standards or voluntary codes. This success highlights
kode sukarela yang berlaku. Capaian ini mencerminkan the effectiveness of the quality control system and
efektivitas sistem pengendalian mutu dan tata kelola production oversight, which are applied consistently
produksi yang diterapkan secara konsisten di seluruh across all business units. [GRI 416-2]
unit usaha. [GRI 416-2]
Selain memastikan aspek keamanan, TAPG juga secara Besides safety, TAPG actively tailors product
aktif menyesuaikan spesifikasi produk dengan kebutuhan specifications to meet each customer’s needs and
dan persyaratan masing-masing pelanggan. Pendekatan requirements. This approach not only helps the Company
ini memungkinkan Perseroan tidak hanya memenuhi meet technical and regulatory standards but also fosters
standar teknis dan regulasi, tetapi juga membangun long-term trust by delivering safe, high-quality products
kepercayaan jangka panjang melalui penyediaan that align with market expectations.
produk yang aman, berkualitas, dan sesuai dengan
ekspektasi pasar.
DAMPAK PRODUK [OJK F28] PRODUCT IMPACT [OJK F28]
Produk utama TAPG, minyak kelapa sawit dan inti sawit, TAPG’s key products, palm oil and palm kernel, are
memegang peran penting dalam rantai pasok industri, crucial in the industrial supply chain both nationally and
baik di tingkat nasional maupun global. Sebagai salah internationally. As strategic commodities, they support
satu komoditas strategis, kelapa sawit tidak hanya multiple downstream industries and have a significant
menjadi penopang berbagai sektor industri hilir, tetapi economic multiplier effect. They meet domestic needs
juga menghadirkan efek pengganda yang luas bagi and drive exports, fueling economic growth, creating
perekonomian. Dari pemenuhan kebutuhan pasar jobs, and opening business opportunities across
dalam negeri hingga ekspor, kehadiran komoditas ini various sectors.
mendorong perputaran ekonomi, membuka lapangan
kerja, dan menciptakan peluang usaha bagi berbagai
lapisan masyarakat.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 191
Page 192
Di tingkat lokal, aktivitas usaha Perseroan turut In local scale, the company’s operations help improve the
berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan welfare of workers and partners, while also expanding
pekerja dan mitra, sekaligus memperluas akses community access to essential services like education
masyarakat terhadap berbagai fasilitas dasar, seperti and healthcare. This impact is evident not only in
pendidikan dan layanan kesehatan. Dampak ini tidak increased income but also in a marked improvement in
hanya terasa dalam bentuk peningkatan pendapatan, living standards around its facilities.
tetapi juga dalam perbaikan kualitas hidup secara lebih
menyeluruh di sekitar wilayah operasional.
Seiring dengan itu, TAPG menempatkan keberlanjutan Therefore, TAPG regards sustainability as vital to its
sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pengembangan product development process. By managing natural
produk. Melalui pengelolaan sumber daya alam resources responsibly and adopting environmentally
yang bertanggung jawab dan penerapan praktik friendly practices, the company strives to ensure
operasional yang berwawasan lingkungan, Perseroan continuous production while minimizing ecological
berupaya menjaga kesinambungan produksi sekaligus pressures. This dedication is reinforced through social
meminimalkan tekanan terhadap ekosistem. Komitmen initiatives aimed at empowering communities and
ini diperkuat dengan berbagai inisiatif sosial yang supporting their well-being. Through this comprehensive
bertujuan menumbuhkan kemandirian dan kesejahteraan approach, TAPG’s palm oil and palm kernel products
masyarakat. Dengan pendekatan tersebut, produk deliver economic value and foster sustainable social and
minyak kelapa sawit dan inti sawit TAPG tidak hanya environmental benefits for all stakeholders.
memberikan nilai ekonomi, tetapi juga membawa manfaat
sosial dan lingkungan yang berkelanjutan bagi seluruh
pemangku kepentingan.
SURVEI KEPUASAN PELANGGAN [OJK F30] CUSTOMER SATISFACTION SURVEY [OJK F30]
Untuk memastikan kualitas hubungan dengan pelanggan To uphold the quality of its customer relationships,
terus terjaga, TAPG secara konsisten melakukan TAPG systematically monitors customer satisfaction
pemantauan tingkat kepuasan pelanggan sebagai levels as part of its evaluation of service and product
bagian dari evaluasi kinerja layanan dan produk. Inisiatif performance. This initiative enables the Company to
ini menjadi sarana bagi Perseroan untuk memahami acquire a more comprehensive understanding of the
pengalaman pelanggan secara lebih menyeluruh, mulai customer experience, encompassing product suitability,
dari kesesuaian produk, keandalan layanan, hingga aspek- service reliability, and areas requiring improvement.
aspek yang masih memerlukan penyempurnaan.
Hasil pengukuran ini tidak hanya digunakan sebagai The outcomes of these assessments serve not only as
cerminan kinerja, tetapi juga sebagai bahan strategis indicators of performance but also as strategic inputs
dalam merumuskan langkah perbaikan dan pengembangan for guiding future enhancements and development
ke depan. Melalui pengelolaan umpan balik pelanggan initiatives. Through organized management of customer
yang terstruktur, TAPG berupaya menghadirkan inovasi, feedback, TAPG seeks to introduce innovations,
meningkatkan kualitas layanan, serta memastikan bahwa improve service quality, and ensure that each customer
setiap interaksi dengan pelanggan terus memberikan nilai interaction adds value and fosters long-term trust.
tambah dan memperkuat kepercayaan jangka panjang.
Hasil Pengukuran Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Measurement Results
2025 8,53 2024 8,54
2023 7,07 2022 7,62
Selama periode pelaporan, tidak terdapat dampak During the reporting period, there was no impact on the
atas produk yang dihasilkan Perseroan dan kepuasan Company’s products, and customer satisfaction was
pelanggan dapat terjaga dengan baik. Di sepanjang maintained. Additionally, there were no product recalls
periode pelaporan juga tidak terdapat produk yang ditarik during this period. [OJK F29]
kembali. [OJK F29]
192 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 193
People PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 193
Page 194
194 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 195
PROSPERITY PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 195
Page 196
PROSPERITY
Di tengah dinamika industri agribisnis yang terus Amid the constantly evolving landscape of the
bergerak, TAPG menapaki perjalanannya dengan satu agribusiness industry, TAPG navigates its journey with
keyakinan bahwa pertumbuhan yang kokoh hanya dapat the belief that sustainable growth can only be built
dibangun di atas fondasi nilai yang berkelanjutan. Melalui on a foundation of lasting value. Through operational
optimalisasi operasional, disiplin dalam mengeksekusi efficiency, disciplined strategy implementation, and
strategi, dan keberanian untuk terus berinovasi, TAPG the courage to keep innovating, TAPG aims to improve
tidak hanya mengupayakan peningkatan kinerja, tetapi performance while maintaining stakeholder trust. Every
juga merawat kepercayaan para pemangku kepentingan. business move is focused on creating long-term value,
Setiap langkah bisnis diarahkan untuk menciptakan nilai value that shows not just in numbers but also in resilience,
jangka panjang, nilai yang tidak hanya tercermin dalam quality partnerships, and tangible contributions to a more
angka, tetapi juga dalam ketahanan usaha, kualitas empowered and sustainable agribusiness ecosystem.
kemitraan, dan kontribusi nyata bagi ekosistem agribisnis
yang lebih berdaya dan berkelanjutan.
Pencapaian
1.731
Rp miliar
18%
Aspek billion Tumbuh
Grew
Prosperity Kenaikan Nilai Penjualan
Sales Increase
Tahun 2025
12.288
Rp
Achievement of Prosperity
Aspect In 2025
miliar
billion 12%
Tumbuh
Grew
Nilai ekonomi Langsung yang Didistribusikan
Direct Economic Value Distributed
196 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 197
Prosperity
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Management Approach
Industri kelapa sawit menempatkan TAPG di The palm oil industry positions TAPG at the crossroads
persimpangan antara peluang pertumbuhan ekonomi of economic growth and sustainability commitments.
dan tanggung jawab keberlanjutan. Di satu sisi, kegiatan On one side, the Company’s operations generate value
usaha Perseroan menciptakan nilai melalui peningkatan through higher productivity, job creation, and boosting
produktivitas, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan local economies; on the other side, environmental and
ekonomi lokal; di sisi lain, terdapat risiko lingkungan social risks demand careful management, from potential
dan sosial yang perlu dikelola secara disiplin, mulai dari deforestation to social issues around operational areas.
potensi deforestasi hingga dinamika sosial di sekitar For TAPG, prosperity isn’t just about financial gains but
wilayah operasional. Bagi TAPG, Prosperity tidak semata about responsibly and sustainably creating economic
tentang kinerja finansial, melainkan tentang bagaimana value for all stakeholders.
nilai ekonomi diciptakan secara bertanggung jawab dan
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.
Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Perseroan The Company understands that impacts can stem
menyadari bahwa dampak dapat timbul baik dari aktivitas from internal actions and relationships within its supply
internal maupun dari hubungan bisnis dalam rantai pasok. chain. Consequently, TAPG incorporates risk and impact
Oleh karena itu, TAPG menempatkan pengelolaan risiko management into its main business strategy, making sure
dan dampak sebagai bagian integral dari strategi bisnis, that all growth, increased production, and partnership
dengan memastikan bahwa setiap ekspansi, peningkatan development follow good governance, respect for human
produksi, dan penguatan kemitraan tetap berada dalam rights, and environmental care. This approach helps the
koridor tata kelola yang baik, penghormatan terhadap Company reduce possible negative effects while also
hak asasi manusia, serta perlindungan lingkungan. encouraging positive contributions to local communities
Pendekatan ini memungkinkan Perseroan tidak hanya and the economy.
memitigasi potensi dampak negatif, tetapi juga secara
aktif memperluas dampak positif bagi masyarakat dan
perekonomian lokal.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan This commitment is shown by adopting both national
standar keberlanjutan nasional dan global, termasuk and international sustainability standards, such as
Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable the Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) and the
on Sustainable Palm Oil (RSPO). Sejak 2014, sejumlah Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). Since 2014,
entitas anak telah memperoleh sertifikasi ISPO, dan several subsidiaries have earned ISPO certification,
Perseroan menargetkan seluruh kebun dan Pabrik and the Company aims for all plantations and palm oil
Kelapa Sawit (PKS) tersertifikasi ISPO dan RSPO pada mills (POMs) to be certified by both ISPO and RSPO by
tahun 2026. Sertifikasi ini tidak hanya menjadi penanda 2026. These certifications demonstrate compliance and
kepatuhan, tetapi juga mencerminkan arah strategis support TAPG’s strategic objective of fostering long-term
TAPG dalam membangun daya saing jangka panjang yang competitiveness through responsible business practices.
bertumpu pada praktik usaha yang bertanggung jawab.
Di tingkat implementasi, TAPG mengelola aspek At the implementation level, TAPG manages the
Prosperity melalui kombinasi disiplin operasional, Prosperity aspect by combining operational discipline,
penguatan produktivitas dan efisiensi, serta enhanced productivity and efficiency, and stakeholder
pemberdayaan pemangku kepentingan, khususnya empowerment, particularly for smallholders and local
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 197
Page 198
petani dan masyarakat sekitar. Program kemitraan petani, communities. Initiatives such as the farmer partnership
inisiatif Desa Makmur Peduli Api (DMPA), serta edukasi program, the Prosperous Fire-Aware Village (DMPA),
praktik pertanian berkelanjutan menjadi bagian dari upaya and education on sustainable farming are part of the
Perseroan untuk memastikan bahwa pertumbuhan usaha Company’s efforts to promote business growth alongside
berjalan seiring dengan penguatan kapasitas lokal dan strengthening local capacity and social resilience. This
ketahanan sosial. Pendekatan ini sejalan dengan visi strategy supports the Company’s vision, “Excellent
Perseroan, Excellent Plantation for the World, yang Plantation for the World,” which prioritizes operational
menempatkan keunggulan operasional dan keberlanjutan excellence and sustainability as fundamental principles.
sebagai satu tarikan napas.
Untuk memastikan seluruh inisiatif tersebut berjalan To ensure these initiatives are effective, the Company
efektif, Perseroan melakukan pemantauan dan evaluasi regularly monitors and evaluates through audits,
secara berkala melalui audit, proses sertifikasi, serta certifications, and performance measurements of
pengukuran kinerja operasional dan sosial. Target, operations and social impact. Targets, key performance
indikator kinerja, dan umpan balik dari pemangku indicators, and stakeholder feedback form the basis for
kepentingan menjadi dasar bagi TAPG untuk menilai TAPG to monitor progress, learn, and refine policies and
kemajuan, menarik pelajaran, dan terus menyempurnakan practices. Consequently, Prosperity’s management is
kebijakan serta praktik kerja. Dengan demikian, committed to ongoing improvement, focusing not only
pengelolaan Prosperity tidak berhenti pada pencapaian on current achievements but also on creating meaningful,
hari ini, tetapi terus diarahkan untuk membangun lasting long-term value.
nilai jangka panjang yang kokoh, relevan, dan
berkelanjutan.
ISPO
100 % perusahaan anak yang memenuhi prasyarat telah tersertifikasi ISPO
of subsidiaries have been verified to obtain ISPO certificates after meeting the necessary requirements
RSPO
30 % 23 %
total area kebun telah pabrik kelapa sawit telah
tersertifikasi RSPO tersertifikasi RSPO (3 Unit)
total plantation area is RSPO-certified palm oil mills are RSPO-certified (3 Units)
198 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 199
Prosperity
Komitmen terhadap Kelangsungan
Ekonomi Jangka Panjang
Commitment to Long-Term Economic Sustainability
KINERJA EKONOMI TAPG [OJK F.2] TAPG’S ECONOMIC PERFORMANCE [OJK F.2]
Di tengah dinamika industri global yang ditandai Amid global industry shifts marked by fluctuating
fluktuasi harga komoditas dan tantangan perubahan commodity prices and climate change challenges,
iklim, TAPG berhasil menjaga momentum pertumbuhan TAPG has maintained steady growth throughout 2025
sepanjang 2025 melalui disiplin operasional dan strategi by applying operational discipline and consistent
efisiensi yang konsisten. Dengan dukungan teknologi efficiency strategies. Supported by advanced technology
modern dan praktik agribisnis berkelanjutan, Perseroan and sustainable agribusiness practices, the Company
mempertahankan produktivitas yang kompetitif sekaligus continues to uphold competitive productivity and
memperkuat ketahanan operasional. strengthen operational resilience.
Pertumbuhan pendapatan Perseroan didorong oleh The Company’s revenue increased due to higher
peningkatan volume produksi serta penguatan portofolio production volumes and an improved portfolio
produk olahan kelapa sawit yang memenuhi standar of processed palm oil products that comply with
internasional, menegaskan posisi TAPG sebagai salah international standards. This solidifies TAPG’s position
satu pelaku utama industri kelapa sawit nasional yang as a leading competitor in the national palm oil industry
mampu bersaing di pasar global. with the capability to compete on a global scale.
Berikut disajikan tabel kinerja produksi Perseroan yang The table below presents the Company’s production
mencakup crude palm oil (CPO), palm kernel (PK), palm performance, including crude palm oil (CPO), palm kernel
kernel oil (PKO), dan karet selama tahun pelaporan. (PK), palm kernel oil (PKO), and rubber.
Kinerja Produksi TAPG
TAPG Production Performance
Hasil Produksi
Production Output 2025 2024 2023
Industri Kelapa Sawit (dalam ribuan ton)
Palm Oil Industry (in thousand tons)
Produksi TBS Inti
3.040 2.946 3.050
Nucleus FFB Production
TBS Olah
4.089 3.962 4.203
Processed FFB
Produksi CPO
953 916 978
CPO Production
Produksi PK
202 193 208
PK Production
Produksi PKO
22 20 6
PKO Production
Produksi PKM
26 24 8
PKM Production
Industri Karet (dalam ribuan ton)
Rubber Industry (in thousand tons)
Produksi Karet
0,8 1,1 1,3
Rubber Production
*Data termasuk perusahaan asosiasi | Data is included with associated companies
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 199
Page 200
Kinerja Aspek Ekonomi
Economic Performance
Uraian Satuan
Description Unit 2025 2024 2023
Produksi TBS Inti Ribuan Ton
3.040 2.946 3.050
Nucleus FFB Production Thousand Tons
Pendapatan
11.402.198 9.671.463 8.325.887
Revenue
Laba Usaha Rp Juta
3.543.254 3.044.614 1.372.731
Operating Profit Million Rp
Laba Bersih
3.845.347 3.240.599 1.661.258
Net Profit
Struktur Modal
Capital Structure
Jumlah Aset
14.696.563 14.307.265 13.867.387
Total Assets
Jumlah Liabilitas Rp Juta
3.009.078 3.030.836 2.527.847
Total Liabilities Million Rp
Jumlah Ekuitas
11.687.485 11.276.429 11.339.540
Total Equity
Sepanjang 2025, kinerja keuangan Perseroan Throughout 2025, the Company’s financial results
mencerminkan penguatan fundamental usaha yang showed strengthening business fundamentals, driven
didukung oleh kontribusi utama dari penjualan komoditas mainly by sales of palm oil, its derivatives, and the rubber
kelapa sawit beserta produk turunannya, serta dari segment. Revenue grew by approximately 18%, rising
segmen karet. Capaian pendapatan menunjukkan tren from Rp9,671 billion in 2024 to Rp11,402 billion in 2025,
pertumbuhan positif dengan kenaikan sebesar 18%, dari primarily due to productivity enhancement in 2025. This
Rp9.671 miliar pada 2024 menjadi Rp11.402 miliar pada revenue growth has also led to an estimated 19% increase
2025, terutama didorong oleh peningkatan produktivitas in net profit, supported by more effective cost control
di tahun 2025. Perbaikan kinerja pendapatan ini turut and margin enhancement.
berdampak pada peningkatan laba bersih yang tumbuh
sebesar 19%, seiring dengan pengelolaan biaya yang
lebih efisien dan optimalisasi margin.
Dari sisi posisi keuangan, Perseroan mencatatkan In terms of financial position, the Company experienced
ekspansi aset dengan kenaikan sebesar 3%, diikuti oleh an 3% increase in equity, followed by an 4% rise in
peningkatan ekuitas sebesar 4% sebagai bagian dari liabilities as part of its capital structure management
strategi pengelolaan struktur permodalan. Sementara strategy. Meanwhile, liability declined by 1%. Overall,
itu, liabilitas tercatat menurun sebesar 1%. Secara these changes reflect the Company’s efforts to balance
keseluruhan, dinamika ini mencerminkan langkah business growth, strengthen its financial structure, and
Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara ekspansi ensure long-term performance sustainability.
usaha, penguatan struktur keuangan, dan keberlanjutan
kinerja jangka panjang.
KINERJA PRODUK BERKELANJUTAN TAPG TAPG’s SUSTAINABLE PRODUCT
[OJK F.3] PERFORMANCE [OJK F.3]
Bagi TAPG, sebuah produk tidak hanya dinilai dari For TAPG, a product is evaluated not just by its final
hasil akhirnya, tetapi dari seluruh perjalanan yang appearance but by the whole process of its development,
membentuknya, mulai dari cara bahan baku dipilih, including raw material selection, land management, and
bagaimana lahan dikelola, hingga bagaimana dampaknya its effects on people and the environment. The Company
dirasakan oleh manusia dan lingkungan. Produk regards a sustainable product as one that generates
berkelanjutan, dalam pandangan Perseroan, adalah economic value while supporting social harmony and
200 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 201
Prosperity
produk yang menciptakan nilai ekonomi sekaligus environmental sustainability throughout its entire
menjaga keseimbangan sosial dan kelestarian alam life cycle.
sepanjang siklus hidupnya.
Sejalan dengan prinsip tersebut, TAPG secara konsisten In accordance with this principle, TAPG consistently
memperkuat praktik budidaya yang bertanggung jawab advocates for responsible farming practices at the
di tingkat hulu. Melalui pendampingan kepada petani upstream level. By guiding local smallholders, the
lokal, Perseroan mendorong penerapan pemupukan Company promotes the use of suitable and balanced
yang seimbang dan tepat guna, disesuaikan dengan fertilizers, customized to the specific commodity,
jenis komoditas, karakteristik lahan, serta dosis yang land features, and suggested application dosage. This
direkomendasikan. Pendekatan ini tidak hanya bertujuan strategy not only seeks to maintain high productivity but
menjaga produktivitas tetap optimal, tetapi juga also ensures that yield enhancements are realized with a
memastikan bahwa setiap peningkatan hasil dicapai more managed and eco-friendly environmental impact.
dengan jejak lingkungan yang semakin terkendali
dan berkelanjutan.
Kinerja pada Produk Berkelanjutan
Sustainable Product Performance (dalam ribu ton) | (in thousand tons)
Uraian
Description 2025 2024 2023
TBS 3.040 2.946 3.050
CPO 953 916 978
PK 202 193 208
PKO 22 20 6
PKM 26 24 8
Karet
0,8 1,1 1,3
Rubber
*Termasuk Perusahaan Asosiasi | Including Associated Companies
Sepanjang tahun 2025, kinerja produksi Perseroan Throughout 2025, the Company’s production performance
menunjukkan hasil yang solid dengan realisasi TBS demonstrated robust results, with the achievement of
sebesar 3.040 ribu ton, CPO 953 ribu ton, PK 202 ribu 3,040 thousand tons of FFB, 953 thousand tons of CPO,
ton, dan karet 0,8 ribu ton, yang secara keseluruhan 202 thousand tons of PK, and 0.8 thousand tons of rubber,
berhasil memenuhi target yang telah ditetapkan. collectively fulfilling the set targets.
Wilayah Operasi Perseroan – Bisnis Unit Kelapa Sawit Tahun 2025
The Company’s Operational Area – Palm Oil Business Unit in 2025
Kebun Inti
Nucleus Kebun
(ha) Kemitraan
Provinsi Jumlah Kebun
Partnership
No. Province Total Plantation
Plantation
Luas Tanam (ha)
Planted Area
(ha)
1 Jambi 5.376 6.760 1
Kalimantan Tengah
2 79.054 13.082 10
Central Kalimantan
Kalimantan Timur
3 48.383 7.052 12
Central Kalimantan
Jumlah | Total 132.813 26.894 23
*Data termasuk perusahaan asosiasi | Data is included with associated companies
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 201
Page 202
Volume dan Nilai Penjualan Bisnis Kelapa Sawit 2025
Volume and Sales of Palm Oil Business in 2025
Produk Volume Penjualan (Ribu Ton) Nilai Penjualan (Rp Miliar) Cakupan Penjualan
Product Sales Volume (Thousand Tons) Sales Value (Rp Billion) Sales Coverage
CPO 658.917 9.370 Lokal | Local
PK 113.364 1.357 Lokal | Local
PKO 22.399 587 Lokal | Local
Wilayah Operasi Perseroan – Bisnis Unit Karet Tahun 2025
Company’s Operational Area – Rubber Business Unit in 2025
Provinsi Kabupaten Jumlah Pabrik
No.
Province District Total Mills
1 Jambi Muaro Jambi 1
Volume dan Nilai Penjualan Bisnis Karet
Volume and Sales of Rubber Business in 2025
Penjualan (Rp Juta)
Sales (million Rp)
Produk Volume Produksi (Ribu Ton)
Product Production Volume (Thousand Tons)
2025 2024 2023
Slab 455 12.599 17.324 19.784
RSS 330 10.950 13.361 3.511
NILAI EKONOMI YANG DIHASILKAN DAN ECONOMIC VALUE GENERATED AND
DIDISTRIBUSIKAN [GRI 201-1] DISTRIBUTED [GRI 201-1]
Sumber utama penciptaan nilai ekonomi Perseroan The primary source of the Company’s economic value
berasal dari aktivitas komersial atas produk kelapa creation derives from its commercial activities related
sawit dan turunannya, mencakup CPO, PK, PKO to palm oil and its derivatives, including CPO, PK, and
serta dari komoditas karet. Kinerja sepanjang 2025 PKO as well as from rubber. Throughout 2025, there
menunjukkan penguatan kontribusi tersebut, tercermin was a noted enhancement in this contribution, with an
dari peningkatan nilai ekonomi yang dihasilkan sebesar increase of 17% in economic value generated, ascending
17%, dari Rp10.642 miliar pada 2024 menjadi Rp12.470 from Rp10,642 billion in 2024 to Rp12,470 billion,
miliar, sejalan dengan pertumbuhan pendapatan yang corresponding with 18% revenue growth.
mencapai 18%.
Seiring dengan peningkatan kapasitas penciptaan nilai, Aligned with its enhanced ability to generate value,
Perseroan juga mencatatkan kenaikan pada nilai ekonomi the Company also experienced a rise in the economic
yang dialokasikan kepada para pemangku kepentingan. value shared with stakeholders. In the reporting year,
Pada tahun pelaporan, nilai ekonomi yang didistribusikan the distributed economic value amounted to Rp12,288
mencapai Rp12.288 miliar, meningkat dibandingkan billion, compared to Rp10,923 billion the previous year.
dengan Rp10.923 miliar pada tahun sebelumnya. Capaian This milestone highlights TAPG’s role in extending
ini mencerminkan peran TAPG dalam menyalurkan economic benefits across its operations and value chain.
manfaat ekonomi secara lebih luas melalui aktivitas
operasional dan rantai nilainya.
202 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 203
Prosperity
Berikut disajikan ringkasan data mengenai nilai ekonomi The following summarizes the data on the economic
yang dihasilkan dan didistribusikan oleh TAPG selama value generated and distributed by TAPG during the
tahun pelaporan. reporting year.
(Rp Juta) | (Rp Million)
Uraian
Description 2025 2024 2023
Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
Economic Value Generated
Penjualan
11.402.198 9.671.463 8.325.887
Sales
Pendapatan Bunga
92.823 53.578 38.166
Interest Income
Dividen
958.807 895.497 643.293
Dividend
Penjualan Aset
16.283 20.985 55.411
Sales of Assets
Total Nilai Ekonomi yang Dihasilkan
12.470.111 10.641.523 9.062.757
Total Economic Value Generated
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan
Economic Value Distributed
Biaya Operasional:
Operating Costs:
Beban Pokok Pendapatan
6.904.581 5.948.685 6.108.590
Cost of Revenues
Beban Penjualan
289.328 281.644 305.154
Selling Expenses
Beban Administrasi dan Umum
533.741 131.595 122.636
Administration and General Expenses
Subtotal Biaya Operasional
7.727.650 6.361.924 6.536.380
Subtotal of Salary and Allowances
Gaji dan Tunjangan
382.360 481.003 447.240
Salary and Allowances
Subtotal Gaji dan Tunjangan Karyawan
382.360 481.003 447.240
Subtotal of Salary and Allowances
Pembayaran kepada Penyedia Modal:
Payments to Capital Providers:
Dividen
3.275.669 3.315.374 754.397
Dividend
Subtotal Pembayaran kepada Penyedia Modal
3.275.669 3.315.374 754.397
Subtotal Payments to Capital Providers
Pembayaran kepada Pemerintah
815.974 686.305 279.840
Payment to Government
Investasi Masyarakat:
Community Investment:
Program CSR (kontribusi Investasi Sosial)
49.210 44.920 51.763
CSR Program (Social Investment Contribution)
Biaya Lingkungan Hidup
37.444 33.632 27.022
Environmental Expenditures
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 203
Page 204
Uraian
Description 2025 2024 2023
Total Nilai ekonomi yang Didistribusikan
12.288.307 10.923.158 8.096.642
Total Economic Value Distributed
Nilai Ekonomi Ditahan (Nilai Ekonomi Dihasilkan –
Nilai Ekonomi yang Didistribusikan)
181.804 (281.635) 966.115
Economic Value Retained (Economic Value
Generated – Economic Value Distributed)
*Data termasuk perusahaan asosiasi | Data is included with associated companies
SURVEI KEPUASAN PELANGGAN [OJK F28, CUSTOMER SATISFACTION SURVEY[OJK F28,
OJK F29] OJK F29]
Bagi TAPG, kepuasan pelanggan bukan sekadar angka, For TAPG, customer satisfaction is more than just
melainkan cerminan dari kepercayaan yang dibangun melalui a statistic; it signifies the trust cultivated through
konsistensi kualitas, keandalan pasokan, dan integritas consistent quality, reliable supply, and integrity in all
dalam setiap proses bisnis. Oleh karena itu, Perseroan secara business processes. Therefore, the Company frequently
berkala melakukan pengukuran kepuasan pelanggan untuk assesses customer satisfaction to gain insight into
membaca dengan lebih jernih bagaimana kinerja layanan market perceptions of its services and products, ensuring
dan produk dipersepsikan oleh pasar, sekaligus memastikan that its business development remains aligned with
bahwa arah pengembangan usaha tetap selaras dengan customer needs and expectations.
kebutuhan dan ekspektasi pelanggan.
Hasil pengukuran ini menjadi kompas penting dalam These measurement results are crucial in TAPG’s
perjalanan peningkatan berkelanjutan TAPG. Tren skor continuous improvement efforts. The consistent rise in
kepuasan yang terus membaik dari tahun ke tahun satisfaction scores over the years reflects improvements
mencerminkan penguatan kualitas layanan dan hubungan in service quality and the building of long-term
jangka panjang dengan pelanggan. customer relationships.
Hasil Pengukuran Kepuasan Pelanggan
Customer Satisfaction Measurement Results
2025 8,53 2024 8,54 2023 7,07
Sepanjang periode pelaporan, Perseroan memastikan During the reporting period, the Company ensured that
bahwa setiap produk yang dipasarkan memenuhi all marketed products met quality standards and did not
standar mutu yang ditetapkan dan tidak menimbulkan harm customers. This dedication to quality is evident in
dampak negatif bagi pelanggan. Komitmen terhadap the absence of product recalls and supports maintaining
pengendalian kualitas ini tercermin dari tidak adanya high customer trust and satisfaction.
penarikan produk dari peredaran, sekaligus menjaga
tingkat kepercayaan dan kepuasan pelanggan tetap
berada pada level yang optimal.
Lebih dari sekadar alat ukur, survei kepuasan pelanggan Customer satisfaction surveys are more than just
menjadi bagian dari budaya evaluasi dan perbaikan measurement tools; they are integrated into TAPG’s
berkelanjutan di TAPG, mendorong Perseroan untuk culture of ongoing evaluation and enhancement. This
terus menyempurnakan layanan, memperkuat keandalan approach motivates the Company to continually improve
operasional, dan memastikan bahwa setiap kemitraan its services, bolster operational reliability, and build long-
yang terjalin dibangun di atas fondasi kualitas dan term partnerships based on quality and trust.
kepercayaan jangka panjang.
MANFAAT EKONOMI TIDAK LANGSUNG [GRI INDIRECT ECONOMIC BENEFITS [GRI 203-2]
203-2]
Di balik setiap aktivitas operasionalnya, TAPG Behind each operational activity, TAPG sees business
memandang bisnis bukan hanya sebagai penggerak not solely as a means of enhancing internal performance
kinerja internal, tetapi juga sebagai katalis pertumbuhan but also as a catalyst for regional development. The
kawasan. Kehadiran Perseroan di berbagai wilayah Company’s diverse activities produce indirect economic
operasional menciptakan rangkaian dampak ekonomi impacts that extend to communities, supply chains,
204 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 205
Prosperity
tidak langsung yang menjalar ke masyarakat, rantai pasok, and local economies. These impacts are intentionally
dan perekonomian lokal. Dampak ini dikelola secara sadar managed to guarantee that the benefits are inclusive,
dan terarah agar manfaat yang tercipta bersifat inklusif, sustainable, and in harmony with national development
berkelanjutan, dan selaras dengan agenda pembangunan objectives and stakeholder expectations.
nasional serta ekspektasi para pemangku kepentingan.
Dampak ekonomi tidak langsung yang signifikan dari TAPG’s significant indirect economic impacts include:
TAPG mencakup:
1. Kontribusi fiskal kepada negara melalui pembayaran 1. Contributing fiscally to the state through tax
pajak yang menjadi bagian dari pembiayaan payments, which serve to finance national
pembangunan nasional di bidang infrastruktur, development in infrastructure, education, and health
pendidikan, dan kesehatan, sejalan dengan prioritas sectors, in accordance with governmental priorities
pembangunan pemerintah dan tata kelola perusahaan and good corporate governance.
yang baik. 2. Enhancing the local economy and supply chain
2. Penguatan ekonomi lokal dan rantai pasok melalui through the management of scheme smallholders
pengelolaan petani plasma dan kemitraan dengan and partnerships with independent smallholders,
petani mandiri, yang didukung oleh pendampingan supported by technical assistance, training in
teknis, pelatihan praktik pertanian berkelanjutan, sustainable agricultural practices, and access to
serta akses terhadap pengetahuan dan teknologi. knowledge and technology.
3. Penciptaan nilai sosial dan ekonomi masyarakat 3. Generating social and economic value for the
melalui program tanggung jawab sosial community through corporate social responsibility
perusahaan (CSR) di bidang pendidikan, kesehatan, (CSR) programs encompassing education, health,
pemberdayaan ekonomi, dan lingkungan, termasuk economic empowerment, and environmental
program Desa Makmur Peduli Api (DMPA). initiatives, including the Prosperous Fire-Caring
4. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur sosial Village (DMPA) program.
seperti jalan, jembatan, fasilitas pendidikan, 4. Building and refurbishing social infrastructure like
dan layanan kesehatan, yang memperluas akses roads, bridges, schools, and healthcare facilities,
masyarakat terhadap layanan dasar dan membuka which increases community access to essential
peluang ekonomi baru. services and creates new economic opportunities.
Di samping dampak positif tersebut, TAPG juga In addition to these positive impacts, TAPG also
menyadari adanya potensi dampak negatif yang dapat acknowledges the possible negative effects that can
timbul apabila aktivitas perkebunan dan pengembangan occur if plantation activities and business development
usaha tidak dikelola secara cermat, antara lain: are not managed carefully, including:
1. Risiko kesenjangan ekonomi dan sosial di sekitar 1. Risk of economic and social inequalities around
wilayah operasional. operational areas.
2. Potensi konflik pemanfaatan lahan dan dinamika 2. Potential conflicts over land use and social
sosial dengan masyarakat. relationships within the community.
3. Tekanan terhadap daya dukung lingkungan yang 3. Strain on environmental capacity that could affect
dapat berdampak pada keberlanjutan ekonomi lokal. local economic sustainability.
Oleh karena itu, pengelolaan dampak ekonomi tidak Managing indirect economic impacts requires responsible
langsung dilakukan melalui pendekatan tata kelola governance, ongoing stakeholder engagement, and
yang bertanggung jawab, dialog berkelanjutan dengan aligning the Company’s initiatives with national standards
pemangku kepentingan, serta penyelarasan program and sustainable development goals. In this context,
Perseroan dengan standar nasional dan agenda TAPG’s contribution is significant because it aligns
pembangunan berkelanjutan. Dalam konteks ini, with stakeholder interests, the national development
kontribusi TAPG dinilai signifikan karena sejalan dengan framework, and sustainable principles that encourage
prioritas pemangku kepentingan, kerangka pembangunan inclusive growth.
nasional, serta prinsip pembangunan berkelanjutan yang
menekankan pertumbuhan yang inklusif dan merata.
Dengan menempatkan dampak ekonomi tidak langsung By incorporating indirect economic impacts into its
sebagai bagian integral dari strategi keberlanjutan, sustainability strategy, TAPG ensures that business
TAPG memastikan bahwa pertumbuhan usaha growth benefits extend beyond financial gains to
tidak hanya tercermin dalam kinerja finansial, tetapi include regional development, community resilience,
juga dalam kemajuan kawasan, ketahanan ekonomi and improved quality of life.
lokal, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat
secara berkelanjutan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 205
Page 206
Kontribusi terhadap Ketahanan
Energi dan Pangan
Contribution to Energy and Food Security
DESA MAKMUR PEDULI API (DMPA) PROSPEROUS FIRE-FREE VILLAGE (DMPA)
Bagi TAPG, ketahanan energi dan pangan tidak dibangun For TAPG, energy and food security are not merely
dari kebijakan di atas kertas semata, tetapi dari praktik theoretical policies but are grounded in practical actions
nyata di desa-desa yang bersentuhan langsung dengan within villages that are directly associated with plantation
lanskap perkebunan. Melalui program Desa Makmur landscapes. Through the Prosperous Fire-Free Village
Peduli Api (DMPA), Perseroan menempatkan masyarakat (DMPA) program, the Company engages communities
sebagai mitra utama dalam menjaga lingkungan as vital partners in environmental conservation while
sekaligus memperkuat fondasi ekonomi lokal. Program concurrently enhancing local economies. This initiative
ini dirancang untuk memastikan bahwa pengelolaan lahan seeks to facilitate productive land management that
dapat berjalan secara produktif tanpa mengorbankan upholds sustainability and minimizes reliance on burning
keberlanjutan, serta tanpa bergantung pada praktik practices detrimental to ecosystems.
pembakaran yang berisiko merusak ekosistem.
Secara konkret, DMPA memberikan manfaat melalui: Specifically, DMPA offers benefits through:
1. Pelatihan dan pendampingan teknis pengelolaan 1. Training and technical assistance on land
lahan dan budidaya pertanian yang berkelanjutan. management and sustainable farming practices.
2. Penyediaan akses terhadap sarana dan pengetahuan 2. Providing access to tools and knowledge to
untuk meningkatkan produktivitas lahan secara responsibly improve land productivity.
bertanggung jawab.
3. Penguatan kapasitas masyarakat desa agar 3. Enhancing the capacity of village communities to
mampu mengelola sumber daya secara mandiri manage resources independently and sustainably.
dan berkelanjutan.
Keberhasilan DMPA bertumpu pada pendekatan The success of DMPA relies on a collaborative approach
kolaboratif yang menempatkan masyarakat sebagai that treats communities as active participants, not
subjek, bukan sekadar penerima manfaat. TAPG just beneficiaries. TAPG uses a participatory method
menerapkan pendekatan partisipatif dalam perencanaan in planning and implementing programs, while
dan pelaksanaan program, sekaligus mengusung skema also encouraging a cost-sharing scheme to build a
berbagi biaya (cost sharing) untuk menumbuhkan rasa sense of shared ownership and promote long-term
kepemilikan bersama dan memastikan keberlanjutan sustainability. In this way, the solutions created are not
inisiatif ini dalam jangka panjang. Dengan cara ini, solusi only effective but also stem from genuine needs and
yang dibangun bukan hanya efektif, tetapi juga lahir dari collective commitment.
kebutuhan nyata dan komitmen bersama.
Untuk memastikan dampak program terukur dan relevan, To ensure the program’s impact both measurable
TAPG menetapkan indikator kinerja utama, antara lain: and relevant, TAPG has established key performance
indicators, including:
1. Aspek lingkungan: penurunan insiden kebakaran 1. Environmental factors: a reduction in forest and
hutan dan lahan. land fire incidents.
2. Aspek sosial–ekonomi: peningkatan pendapatan 2. Socio-economic factors: increased community
masyarakat dan jumlah peserta yang berhasil income and the number of participants effectively
menerapkan praktik pengelolaan lahan berkelanjutan. implementing sustainable land management
practices.
3. Aspek kapasitas masyarakat: tingkat adopsi 3. Community capacity: the extent to which agricultural
pengetahuan dan teknologi pertanian yang telah knowledge and technology are adopted.
diberikan.
Seluruh indikator ini dipantau dan dievaluasi secara These indicators are regularly monitored and evaluated
berkala sebagai dasar penyempurnaan program. to inform program improvements.
206 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 207
Prosperity
Lebih jauh, DMPA juga berkontribusi langsung pada Furthermore, the DMPA also directly contributes to
penguatan ketahanan pangan lokal. Dengan lahan the enhancement of local food security. Through the
yang dikelola secara lebih produktif dan berkelanjutan, utilization of more productive and sustainably managed
masyarakat tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, land, communities not only boost agricultural yields
tetapi juga memperkuat ketersediaan pangan di tingkat but also enhance local food availability, thereby
lokal, sehingga menciptakan fondasi ekonomi yang establishing a more resilient economic foundation
lebih tangguh dan berdaya tahan terhadap berbagai against external pressures.
dinamika eksternal.
Pada akhirnya, DMPA mencerminkan cara TAPG Ultimately, the DMPA exemplifies TAPG’s understanding
memaknai keberlanjutan: sebuah proses kolaboratif yang of sustainability as a collaborative process that integrates
menyatukan kepentingan lingkungan, kesejahteraan environmental concerns, social welfare, and economic
sosial, dan ketahanan ekonomi dalam satu gerak resilience into a mutually reinforcing initiative. Through
yang saling menguatkan. Melalui program ini, TAPG this program, TAPG underscores its role not merely as a
menegaskan perannya bukan sekadar sebagai pelaku business actor, but as a development partner dedicated
usaha, tetapi sebagai mitra pembangunan yang to fostering long-term benefits for the community, the
hadir untuk membangun manfaat jangka panjang, environment, and future generations.
bagi masyarakat, bagi alam, dan bagi generasi yang
akan datang.
Ruang Lingkup Program DMPA
Scope of DMPA Program
Pelestarian Lingkungan Pengembangan Ekonomi
Environmental Conservation Economy Development
• Sosialisasi & Kampanye • Penilaian Partisipatif
• Pengembangan Organisasi • Pengembangan Kapasitas
• Bantuan sarana dan prasarana pencegah kebakaran • Pengembangan Organisasi
• Pelatihan • Pengembangan Ekonomi
• Kerja Sama • Penyediaan Akses Pasar
• Penghargaan Desa Bebas Karhutla • Pemantauan & Pembinaan
• Socialization & Campaign • Participatory Assessment
• Organizational Development • Capacity Development
• Support for fire prevention facilities and • Organizational Development
infrastructure • Economic Development
• Training • Provision of Market Access
• Cooperation • Monitoring & Coaching
• Fire-Free Village Award
Menggerakkan Ekonomi Desa Bersama BUMDes Driving the Village Economy with Village-Owned
Enterprises (BUMDes)
Bagi TAPG, pemberdayaan ekonomi desa bukan For TAPG, village economic empowerment extends
sekadar tentang menghadirkan bantuan, tetapi tentang beyond mere assistance; it encompasses the
membangun ekosistem usaha yang mampu tumbuh development of a resilient business ecosystem capable of
dan bertahan dengan kekuatan sendiri. Karena itu, growth and sustainability. Consequently, the Company’s
program pemberdayaan Perseroan dirancang untuk empowerment initiative seeks to augment efforts aimed
berjalan seiring dengan penguatan peran Badan Usaha at strengthening the role of Village-Owned Enterprises
Milik Desa (BUMDes) sebagai simpul kelembagaan (BUMDes) as pivotal institutions within the local
ekonomi lokal. Di desa yang telah memiliki BUMDes, economy. In villages where BUMDes already exist, TAPG
TAPG mendorong optimalisasi perannya; sementara di advocates for their optimal utilization; in areas without
wilayah yang belum memilikinya, Perseroan mendampingi one, the Company supports the formation process as a
proses pembentukannya sebagai langkah awal menuju first step towards community economic independence.
kemandirian ekonomi masyarakat.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 207
Page 208
Penguatan fondasi kelembagaan dan usaha dilakukan Strengthening the institutional and business foundations
melalui: involves:
1. Pendampingan pembentukan dan penguatan 1. Providing support to establish and bolster BUMDes,
BUMDes, termasuk penyusunan tata kelola dan including developing governance and business plans;
rencana usaha;
2. Penyaluran bantuan modal usaha dalam bentuk hibah 2. Distributing business capital assistance in form of
melalui BUMDes untuk menggerakkan proyek-proyek grants to BUMDes to finance mutually agreed-upon
ekonomi yang telah disepakati bersama; economic projects;
3. Pengembangan unit usaha berbasis potensi lokal, 3. Building business units that leverage local potential,
seperti pertanian, kerajinan, dan jasa, dengan such as agriculture, crafts, and services, by engaging
melibatkan kelompok tani dan ibu-ibu PKK sebagai farmer groups and women’s groups (PKK) as
penggerak komunitas. community drivers.
Lebih dari sekadar memulai usaha, TAPG memastikan Beyond merely initiating a business, TAPG ensures that
setiap inisiatif dibekali dengan kapasitas yang memadai. each project possesses adequate capacity. Continuous
Pelatihan dan pendampingan diberikan secara training and mentorship are provided covering the
berkelanjutan mulai dari tahap perencanaan, pengelolaan planning stage, operational management, as well as
operasional, hingga pengemasan dan pemasaran produk product packaging and marketing enabling communities
agar masyarakat tidak hanya mampu menjalankan usaha, not only to operate their businesses but also to develop
tetapi juga mengembangkannya secara profesional them professionally and sustainably.
dan berkelanjutan.
Ketika unit usaha mulai menunjukkan kinerja yang Once business units demonstrate stable performance,
stabil, TAPG berperan sebagai jembatan menuju akses TAPG serves as an intermediary facilitating broader
pembiayaan yang lebih luas. Perseroan membantu access to financing. The Company assists in connecting
menghubungkan BUMDes dan unit usaha desa dengan between BUMDes and village business units with third-
pihak ketiga, seperti perbankan atau lembaga pembiayaan party financial institutions, such as banks, in order
lainnya, untuk memperoleh: to secure:
1. Pembiayaan berbunga rendah atau skema pendanaan 1. Low-interest loans or appropriate funding schemes.
yang sesuai.
2. Tambahan modal kerja guna memperluas skala usaha 2. Additional working capital to expand operations and
dan meningkatkan daya saing. enhance competitiveness.
Seluruh pengelolaan dana dan program dijalankan dengan All fund management and programs are conducted
prinsip transparansi dan partisipasi. Rincian penerimaan in accordance with principles of transparency and
dan penggunaan dana disampaikan secara terbuka participation. Details regarding the receipt and utilization
melalui forum musyawarah desa, sehingga masyarakat of funds are transparently disseminated through village
dapat memantau dan memberikan masukan secara deliberation forums, thereby enabling the community to
langsung. Tata kelola BUMDes dijalankan berdasarkan monitor and provide direct input. BUMDes governance
Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) is structured based on mutually agreed-upon Articles of
yang telah disepakati bersama, memastikan bahwa setiap Association and Bylaws (AD/ART), ensuring that every
keputusan diambil secara akuntabel dan mencerminkan decision is made with responsibility and reflects the
kepentingan bersama. collective interest.
Melalui pendekatan ini, TAPG tidak hanya membantu Through this approach, TAPG not only assists villages
desa memulai usaha, tetapi juga membangun fondasi in initiating businesses but also establishes the
kelembagaan, akses pembiayaan, dan tata kelola yang institutional foundation, access to financing, and
memungkinkan ekonomi desa tumbuh secara mandiri, governance necessary for the village economy to
sehat, dan berkelanjutan. develop independently, healthily, and sustainably.
208 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 209
Prosperity
Model Pengembangan Ekonomi
Economic Development Model
Community Development
• Community Engagement
• Building Capacity & Comdev Officer
Organization
• Potential Economic Mapping
• Project Execution
• Scaling Up & Monitoring
Private
Sector
Mentoring & Coaching
1 1 Mentoring &
Coaching
Village CSR Fund
Fund
2 Provide
Village BUMDES Guarantees for 3
Program/ Venture Capital
Dividend/
Profit Commercial Loan
BANK/BLU
Utilitisation of Capital to
Village Fund Smallholders Collaboration
Infrastructure
Smallholders
& Social NGO/CSO
Business Unit
Development
BUMDES Business Unit:
Environmental &
• Social Forestry Social Approach
• Plantation
• Agriculture
• Livestock
• Fishenes
• Service
Implementasi Program DMPA DMPA Program Implementation
Program Desa Makmur Peduli Api (DMPA) dirancang The Fire-Free Prosperous Village Program (DMPA) is
sebagai ruang kolaborasi antara TAPG dan masyarakat conceived as a collaborative initiative between TAPG
desa untuk menjawab dua tantangan utama sekaligus: and village communities to simultaneously addressing
menjaga lingkungan dan memperkuat fondasi ekonomi two primary challenges: environmental protection
lokal. Dari sisi lingkungan, fokus utama diarahkan pada and the enhancement of the local economy. From an
pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) environmental standpoint, the primary emphasis is
yang membutuhkan kewaspadaan bersama. TAPG on the prevention of forest and land fires (Karhutla),
menempatkan masyarakat sebagai garda terdepan which necessitate collective vigilance. TAPG advocates
melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, sehingga for community engagement through an educational
upaya pencegahan tidak hanya menjadi program, tetapi and participatory methodology, thereby ensuring that
juga menjadi kesadaran kolektif. prevention efforts transcend mere programs to become
a shared awareness.
Upaya pencegahan Karhutla dilaksanakan melalui: Karhutla prevention efforts are carried out through:
1. Sosialisasi bahaya Karhutla kepada masyarakat 1. Socializing the dangers of Karhutla to assisted
desa binaan. village communities.
2. Pembentukan dan pelatihan rutin Kelompok Tani 2. Establishing and conducting routine training for Fire
Peduli Api (KTPA). Care Farmer Groups (KTPA) in each assisted village.
3. Penyediaan sarana dan prasarana pencegahan serta 3. Providing facilities and infrastructure for fire
penanganan kebakaran. prevention and handling.
4. Penguatan koordinasi dengan para pemangku 4. Strengthening coordination with various stakeholders.
kepentingan.
5. Pemberian Penghargaan Desa Bebas Karhutla (DBK) 5. Awarding the “Karhutla-Free Village” (DBK)
bagi desa yang berhasil menjaga wilayahnya tetap recognition for villages that successfully keep their
aman dari kebakaran. areas fire-free.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 209
Page 210
Program DBK yang diselenggarakan setiap tahun tidak The annual DBK program not only recognizes efforts but
hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga instrumen also acts as a catalyst for village growth. In 2025, award
penggerak pembangunan desa. Pada 2025, dana funds will once again be allocated to develop village
penghargaan kembali diarahkan untuk pengembangan businesses and enhance forest and land fire prevention
unit usaha desa sekaligus penguatan upaya pencegahan measures, making sure environmental protection and
Karhutla, sehingga perlindungan lingkungan berjalan local economic strength go hand in hand.
seiring dengan penguatan ekonomi lokal.
Dari sisi ekonomi, DMPA menjadi pintu masuk bagi From an economic perspective, the DMPA serves as a
pengembangan potensi desa secara lebih terstruktur. catalyst for more organized village potential in a more
Langkah-langkah utama yang dilakukan meliputi: organized way. Key steps include:
1. Sosialisasi dan kajian potensi desa secara partisipatif. 1. Engaging communities in outreach and assessing
village capabilities.
2. Pembentukan BUMDes sebagai mitra penggerak 2. Establishing BUMDes as a partner to support local
ekonomi lokal. economic growth.
3. Penyediaan modal usaha, pembinaan, dan 3. Providing capital, training, and mentorship for
pendampingan unit usaha yang telah berjalan. existing businesses.
Pada 2025, TAPG juga memperkuat ketahanan In 2025, TAPG also aims to improve food security
pangan desa binaan melalui dukungan pendanaan, in supported villages through financial aid, business
sarana usaha, dan pembinaan berkelanjutan. Dengan support, and ongoing development. By fostering growth
mendorong tumbuhnya unit usaha berbasis potensi in local business units based on village potential, the
lokal, DMPA membuka ruang diversifikasi ekonomi agar DMPA fosters economic diversification, reduces
masyarakat tidak hanya bergantung pada sawit, sekaligus dependence on palm oil, and helps build a more adaptive
membangun ketahanan ekonomi desa yang lebih adaptif and sustainable village economy.
dan berkelanjutan.
Pencapaian DMPA Tahun 2025
DMPA Achievements in 2025
52 52 22 19 ± 11.794
Desa telah menerima BUMDes telah Unit Usaha Baru Unit Berkelanjutan Kepala keluarga
sosialisasi program DMPA terbentuk dan telah terbentuk telah terbentuk penerima manfaat
dan pelatihan KTPA difasilitasi Business Units have Sustainable pengembangan ekonomi
BUMDes have been BUMDes have been established Units have been Heads of families
established and been established established receiving benefits from
supported and supported economic development
Jenis Usaha Tahun 2025 Type of Business in 2025
1. Perikanan: Lele, Patin, Gabus, Nila, Jelawat 1. Fisheries: catfish, pangas catfish, snakehead, nile
tilapia, and mad barb;
2. Pertanian: Sawah, Sayur, Kebun buah, Bawang, 2. Agriculture: Rice Paddy, Vegetables, Fruit Orchards,
Jagung, Cabe, Perontok padi, Budidaya Jamur Onions, Corn, Chilies, Rice Threshers, Mushroom
Cultivation
3. Peternakan: Ayam, Sapi, Kambing, Babi, Peternakan 3. Livestock: Business: Chicken, Cows, Goats, Pigs,
madu, Peternakan ayam petelur Honey Farm, Layer Farm
4. Usaha Lainnya: (Jasa) Depot Air Isi Ulang, Jahit, sewa 4. Other Business: (Services) Water Refill Depot,
pasar, Moulding, toko kelontong, sewa alat Pesta, Sewing, Market Rental, Molding, Grocery Store,
Transportasi (angkut amprah batu bara), Batako, Party Equipment Rental, Transportation (Coal
simpan pinjam, BRILink, Penyediaan Alat Outbond, Transport), Concrete Blocks, Savings and Loans,
Kerupuk Ikan, Pendampingan usaha bakery, Sewa BRILink, Outbound Equipment Provision, Fish
perahu, Sirkuit motor, Malam Kemping, Wisata air Crackers, Bakery Business Assistance, Boat Rental,
Terjun Tembalang Motorcycle Circuit, Overnight Camping, Tembalang
Waterfall Tour
210 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 211
Prosperity
Tantangan yang Dihadapi Challenges Faced
Tantangan yang dihadapi di tahun 2025 antara lain adalah: The challenges faced in 2025 include:
1. Kapasitas SDM masyarakat desa yang masih rendah 1. The capacity of human resources in the village
dengan budaya dan cara yang masih tradisional remains low, influenced by traditional practices and
sehingga dibutuhkan usaha ekstra untuk dapat cultural norms. This necessitates additional efforts to
mendorong dan meyakinkan masyarakat untuk dapat encourage and persuade the community to explore
mencoba usaha baru/sistem dan cara yang baru new business methods and systems that align with
sesuai potensi yang dimiliki desanya. their local potential.
2. Komitmen yang rendah dari Masyarakat untuk 2. There is also a low commitment from the
menjalankan usaha secara disiplin dan berkelanjutan. community to operate businesses with discipline
and sustainability.
Solusi dan Strategi Perseroan Company’s Solutions and Strategies
Dengan tantangan yang dihadapi, Perseroan mengatur In response to the challenges ahead, the Company has
strategi baru agar tercapainya tujuan dari program ini. established new strategies to achieve the objectives
of this program.
Berikut strategi yang dilakukan: The following strategies are being implemented:
1. Melakukan benchmark/Study banding dari usaha 1. Conducting benchmarking and comparative studies
sejenis sebagai bagian dari improvement untuk of similar businesses to improve quality and motivate
meningkatkan kulitas usaha dan memotivasi the community to commit to their enterprises.
Masyarakat untuk komitmen dalam menjalankan
usaha.
2. Meningkatkan Training untuk peningkatan SDM 2. Increasing training to develop the community’s
masyarakat dalam pengelolaan usaha. human resources in business management.
3. Melakukan peningkatan kapasitas SDM pendamping 3. Improving capacity building and skills for community
masyarakat (Community Development/Comdev). development (Comdev) staff.
4. Merekrut tim Comdev dari disiplin ilmu yang relevan 4. Hiring Comdev teams with relevant academic
dengan pengembangan usaha di masyarakat backgrounds in community development fields like
(misalnya dari background Pendidikan peternakan/ agriculture and animal husbandry;
pertanian).
5. Perseroan bermitra dengan perusahaan lain 5. Collaborating and partnering strategically with other
(Perusahaan peternakan) yang ahli dibidangnya untuk companies, such as livestock firms, that are experts
pengembangan usaha. in their fields for business development; and
6. Melibatkan pemerintah dalam melakukan pembinaan 6. Involving the government in coaching and
dan penyuluhan. outreach activities.
Di tahun 2025, TAPG telah melakukan strategi tersebut In 2025, TAPG has successfully implemented these
dengan hasil sebagai berikut: strategies, achieving the following results:
1. Pengembangan usaha yang dijalankan berkembang 1. Businesses have improved significantly, aided by
lebih baik, dengan adanya tim comdev yang Comdev teams with expertise tailored to the sector,
memiliki disiplin ilmu yang sesuai dengan usaha effectively addressing technical challenges. This
yang dijalankan kendala-kendala teknis usaha dapat has positively influenced community commitment,
diatasi dengan baik sehingga perkembangan usaha making entrepreneurial groups more motivated to
menjadi lebih baik. Hal ini juga memberikan dampak develop their initiatives.
terhadap komitmen masyarakat. Dengan hasil usaha
yang semakin baik, kelompok usaha menjadi lebih
bersemangat dalam mengembangkan usahanya.
2. Melalui kemitraan dengan perusahaan lain yang 2. Collaborations with capable companies have
kompeten sesuai dengan usaha nya, unit usaha yang maximized the outcomes of established business
dibangun memberikan hasil yang lebih maksimal. units.
3. Dengan peningkatan training usaha, hasil produksi 3. Enhanced training has led to better production
dapat lebih baik dan meningkatkan ide kreatif results and increased creative ideas within the
masyarakat untuk mengembangkan produk community for product development.
yang dihasilkan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 211
Page 212
Testimoni Penerima Manfaat Program DMPA
Testimonials from DMPA Program Beneficiaries
Hirmau Pangerongan
Petani di Desa Long Bentuq, Kecamatan Busang
Smallholder at Long Bentuq Village, Busang District
Selama ini kami menerima bantuan dari perusahaan We have been receiving support from the company in the
berupa bibit jagung hibrida, pupuk, serta pestisida form of hybrid corn seeds, fertilizer, and pesticides to help
untuk mendukung pengembangan perkebunan jagung. develop our corn plantations.
Secara pribadi saya sangat senang dan bersyukur atas Personally, I feel very happy and grateful for this program,
program ini karena sangat membantu para petani di because it has brought real benefits to the farmers in
desa kami. Program ini memberikan manfaat nyata our village. This program provides real advantages and
serta menjadi motivasi bagi kami dan petani lainnya encourages us and other farmers to keep farming and
untuk terus bertani dan mengembangkan usaha jagung. expanding our corn businesses. I sincerely hope this
Harapan saya, program ini dapat terus berlanjut sehingga program can continue in the future so that the results of
hasil dari usaha tanam jagung dapat meningkatkan our corn plantations can further improve our income and
pendapatan dan mendukung pengembangan usaha lain support the growth of other economic activities in our
di masa depan. Saya mengucapkan terima kasih kepada community. I thank Triputra Agro Persada for its continued
Triputra Agro Persada atas dukungan terhadap program support of this corn plantation program.
perkebunan jagung ini
RANTAI PASOK NILAI VALUE SUPPLY CHAIN
Aktivitas perkebunan TAPG tersebar di beberapa wilayah TAPG’s plantation activities are spread across several
strategis, dengan operasional kelapa sawit yang berlokasi key regions, with palm oil operations situated in Jambi,
di Jambi, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur, serta Central Kalimantan, and East Kalimantan. Rubber
operasional perkebunan karet yang berpusat di Jambi. plantations are primarily located in Jambi. During the
Sepanjang tahun pelaporan, struktur wilayah operasi reporting year, the Company’s operational structure
dan pengelolaan rantai pasok Perseroan berjalan stabil and supply chain management remained stable, with
tanpa perubahan yang bersifat material. no material changes.
Hingga akhir Desember 2025, Perseroan mengelola areal By the end of December 2025, the Company managed
perkebunan kelapa sawit yang mencakup kebun inti, palm oil plantations covering 159,707 hectares,
kebun plasma, dan kebun petani mandiri dengan total including nucleus plantations, scheme plantations, and
luasan mencapai 159.707 ha, dengan luas tanam kebun independent smallholder plantations, totaling 132,813
inti sebesar 132.813 ha. Di samping itu, Perseroan juga hectares. The Company also supports and oversees
membina dan mengelola kebun kemitraan dengan total partnership estates of 26,894 hectares, aiming to
area mencapai 26.894 ha, sebagai bagian dari penguatan establish a more integrated and sustainable supply chain.
rantai pasok yang terintegrasi dan berkelanjutan.
132.813 ha 1.565
Total Luas Kebun Inti* petani mandiri dan perusahaan
11.945
petani plasma dengan lahan
Total Nucleus Plantations Area pihak ketiga seluas 26.894 ha
independent smallholders and third-party scheme smallholders with a land area
companies of 26,894 ha
*Data termasuk perusahaan asosiasi | Data including associated companies
212 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 213
Prosperity
Penerimaan TBS ke PKS | Receipts of FFB to POM
12 PKS | POMs 12 PKS | POMs
memperoleh TBS dari Kebun Inti
received FFB from Nucleus Plantations
memperoleh TBS dari Petani Plasma
received FFB from Scheme Smallholders 23%
12 PKS | POMs 12 PKS | POMs
TBS secara total bersumber
dari kebun tersertifikasi RSPO
Total FFBs are derived from
RSPO-certified plantations
Memperoleh TBS dari Petani Mandiri memperoleh TBS dari Pihak Ketiga
received FFB from Independent Smallholders received FFB from the third party
KEMITRAAN PARTNERSHIP
Petani Plasma Scheme Smallholders
Bagi TAPG, kemitraan bukan sekadar skema operasional, For TAPG, partnerships go beyond operational
melainkan jembatan untuk menumbuhkan kemandirian arrangements; they serve as a means to promote
ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi rantai community economic independence and reinforce
pasok yang berkelanjutan. Melalui pola Inti, Plasma yang a sustainable supply chain. The Company develops
dikembangkan dalam kerangka Inclusive Closed Loop, a collaborative ecosystem through the Nucleus and
Perseroan menghadirkan sebuah ekosistem kolaborasi Scheme models, which are part of the Inclusive Closed
yang melibatkan masyarakat desa, pemerintah daerah, Loop framework, involving village communities, local
dan institusi keuangan, di mana setiap pihak mengambil governments, and financial institutions, each contributing
peran dalam membangun kebun yang produktif, tertata, to the development of productive, organized, and
dan bertanggung jawab. responsible plantations.
Kemitraan ini dirancang untuk memastikan bahwa petani This partnership is designed to ensure that smallholders
tidak berjalan sendiri, tetapi tumbuh bersama dalam do not operate independently but instead grow
sebuah sistem yang memberi akses menyeluruh, meliputi: collaboratively within a system that offers comprehensive
access. This includes:
1. Akses lahan dan legalitas usaha. 1. Access to land and the legality of their operations.
2. Akses bibit unggul dan praktik budidaya terbaik. 2. Access to superior seeds and optimal cultivation
practices.
3. Akses sarana dan prasarana produksi. 3. Access to production facilities and infrastructure.
4. Akses pembiayaan, dengan TAPG berperan sebagai 4. Access to financing, with TAPG serving as a guarantor
avalis dan perbankan sebagai penyedia dana. and banks providing funds.
5. Akses penguatan SDM dan kelembagaan. 5. Access to HR and institutional capacity building.
6. Akses pendampingan teknis dan tata kelola kebun. 6. Access to technical assistance and governance
of plantations.
7. Akses kepastian pasar atas hasil panen. 7. Access to market stability for harvested products.
8. Akses kebijakan dan penerbitan keputusan 8. Access to relevant policies and the issuance of
administratif (SK). administrative decrees (SK).
Agar kemitraan berjalan secara sehat dan akuntabel, TAPG To ensure a healthy and responsible partnership, TAPG
mensyaratkan ketersediaan lahan yang layak secara teknis requires access to technically viable land and the
serta keterlibatan petani lokal yang terorganisasi dalam involvement of local smallholders organized in formal
kelembagaan formal seperti koperasi atau kelompok tani. institutions such as cooperatives or farmer groups. All
Seluruh kerja sama dituangkan dalam Perjanjian Kemitraan, cooperation is detailed in a Partnership Agreement,
sehingga pengelolaan kebun plasma dapat dijalankan ensuring transparent, professional, and accountable
secara transparan, profesional, dan bertanggung jawab. management of scheme plantations.
Di balik kerangka operasional tersebut, TAPG memaknai Beyond this operational framework, TAPG regards
kemitraan sebagai bagian dari kontribusi nyata terhadap partnerships as a tangible means to support the
pembangunan ekonomi rakyat. Melalui fasilitasi development of the people’s economy. By promoting
pembangunan kebun masyarakat, Perseroan ikut community plantations, the Company enhances the
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 213
Page 214
memperkuat peran petani dan UMKM sebagai tulang role of smallholders and MSMEs as the backbone of
punggung ekonomi daerah, sekaligus memastikan bahwa the regional economy, thereby fostering more inclusive
pertumbuhan industri perkebunan berjalan lebih inklusif. growth within the plantation industry.
Tujuan utama kemitraan ini diarahkan untuk: The key objectives of this partnership are:
1. Meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi dan 1. Enhancing the welfare of cooperative members and
petani mitra. partner smallholders.
2. Menumbuhkan semangat kebersamaan ekonomi 2. Promoting a spirit of economic unity through
melalui koperasi. cooperatives.
3. Meningkatkan kompetensi teknis budidaya dan 3. Improving technical skills in cultivation and
alih teknologi. technology transfer.
4. Menanamkan budaya peningkatan produktivitas 4. Fostering a culture of productivity enhancement
berbasis Good Agricultural Practices (GAP). based on Good Agricultural Practices (GAP).
5. Mempersiapkan koperasi sebagai organisasi petani 5. Preparing cooperatives as independent farmer
yang mandiri dan berperan aktif dalam sistem organizations that actively participate in the local
agribisnis desa. agribusiness system.
Implementasi Kemitraan Tahun 2025 Partnership Implementation in 2025
Sepanjang 2025, TAPG memperkuat kemitraan melalui Throughout 2025, TAPG strengthened its partnerships
sejumlah inisiatif konkret: through several specific initiatives:
1. Pengembangan kebun plasma dengan pola 1. Developing scheme plantations with a comprehensive
manajemen satu atap, tanpa perbedaan perlakuan management system that does not distinguish
antara kebun inti dan plasma. between nucleus and scheme plantations.
2. Penguatan kemitraan dengan petani plasma, 2. Strengthening partnerships with nucleus
dengan beranggotakan 11.945 orang dan luas kebun smallholders, with 11,945 members and 26,894
26.894 ha. hectares of plantations.
3. Pelaksanaan replanting kebun masyarakat yang tidak 3. Replanting 57.13 hectares of unproductive
produktif seluas 57,13 ha. community plantations.
4. Pendampingan berkelanjutan bagi koperasi dan 4. Providing ongoing mentorship to cooperatives
kelompok tani sebagai pilar kelembagaan kemitraan. and farmer groups as the institutional backbone of
the partnership.
Dari kolaborasi yang terbangun, manfaat dirasakan The collaboration provided benefits for both parties. The
oleh kedua belah pihak. Dampak utama kemitraan ini main impacts of this partnership include:
antara lain:
1. Peningkatan produktivitas dan kualitas TBS secara 1. Sustained growth in the productivity and quality
berkelanjutan. of FFB.
2. Terjaminnya kontinuitas pasokan bahan baku 2. Secure ongoing supply of raw materials for POMs.
bagi PKS.
3. Peningkatan SHU koperasi dan kesejahteraan anggota. 3. Increased profit margins for cooperatives and
improved welfare for members.
4. Lingkungan sosial kebun yang lebih kondusif 4. A safer and more supportive social environment
dan aman. for plantations.
5. Penurunan risiko pencurian TBS dan konflik sosial. 5. Lowered risk of theft of FFB and social conflicts.
6. Terjadinya transfer pengetahuan dan teknologi 6. Transfer of cultivation knowledge and technology
budidaya kepada masyarakat. to the community.
Tata Kelola, SOP, dan Penguatan Kapasitas Governance, SOPs, and Capacity Building
Seluruh program kemitraan dijalankan mengacu pada SOP All partnership programs are carried out according to
Kemitraan No. SOP/SUPP/X/2022/003 yang disahkan Partnership SOP No. SOP/SUPP/X/2022/003, which
pada 3 Oktober 2022. Skema ini ditujukan bagi petani was approved on October 3, 2022. This plan is designed
yang memiliki lahan atau kebun, namun membutuhkan for smallholders who own land or plantations but need
dukungan teknis, manajerial, dan pembiayaan agar technical, managerial, and financial support for more
pengelolaannya lebih optimal dan berkelanjutan. effective and sustainable management.
Tahapan kemitraan meliputi: Partnership stages consist of:
1. Sosialisasi program. 1. Program outreach.
2. Identifikasi calon lahan dan calon pekebun. 2. Identification of prospective land and prospective
smallholders.
214 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 215
Prosperity
3. Penetapan calon mitra. 3. Determination of prospective partners.
4. Penyusunan dan penandatanganan Perjanjian 4. Preparation and signing of Cooperation Agreements.
Kerja Sama.
5. Pelaksanaan fasilitasi pembangunan dan pembinaan 5. Facilitation of plantation development and assistance.
kebun.
Di luar dukungan fasilitas, TAPG secara konsisten In addition to facility support, TAPG consistently
memperkuat kapasitas petani melalui: strengthens farmer capacity by:
1. Pelatihan GAP dan praktik berkelanjutan. 1. Providing training on GAP and sustainable practices.
2. Pelatihan pengelolaan lingkungan. 2. Offering environmental management training.
3. Pendampingan menuju sertifikasi keberlanjutan. 3. Mentoring for sustainability certification.
4. Program pelatihan rutin tahunan yang mencakup 4. Conducting annual routine training programs that
aspek teknis dan non-teknis. include both technical and non-technical aspects.
Dengan dukungan kelembagaan koperasi dan kelompok Supported by cooperative institutions and farmer groups,
tani, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan produktivitas, this training improves productivity and strengthens the
tetapi juga memperkuat tata kelola usaha kebun rakyat governance of smallholder plantations, making them
agar semakin efisien, tangguh, dan berdaya saing. more efficient, resilient, and competitive.
Pada akhirnya, kemitraan TAPG adalah tentang Ultimately, the TAPG partnership aims to generate shared
membangun nilai bersama, di mana keberhasilan bisnis value by aligning business success with enhancing
berjalan seiring dengan tumbuhnya kemandirian petani, farmer independence, bolstering village institutions,
kuatnya kelembagaan desa, dan terjaganya keberlanjutan and maintaining a sustainable palm oil supply chain.
rantai pasok industri kelapa sawit.
TAP Untuk Negeri TAP Untuk Negeri
Bagi Petani Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA), For Petani Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA),
membangun industri kelapa sawit kelas dunia tidak bisa developing a world-class palm oil industry depends
dilepaskan dari kualitas para petani yang mengelolanya di fundamentally on the quality of the smallholders in the
lapangan. Karena itu, Perseroan menempatkan peningkatan field. Consequently, the Company views farmer capacity
kapasitas petani sebagai bagian penting dari strategi building as an essential element of its sustainability
keberlanjutan, sebuah investasi jangka panjang untuk strategy, viewing it as a long-term investment in
produktivitas, kesejahteraan, dan kelestarian lingkungan. productivity, improving well-being, and supporting
Komitmen ini diwujudkan melalui program Pelatihan Petani environmental sustainability. This initiative is carried
Berkualitas dan Sejahtera (PERKASA) yang merupakan out through the Petani Berkualitas dan Sejahtera Training
bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri, yang dirancang Program (PERKASA) which is part of the TAP untuk
untuk membekali petani dengan pengetahuan terapan Negeri initiative, which aims to equip smallholders with
sekaligus membangun praktik budidaya yang lebih practical knowledge and promote more responsible
bertanggung jawab. cultivation practices.
Program ini tidak sekadar menghadirkan ruang belajar, This program provides not only a learning environment
tetapi juga menjadi wadah berbagi pengalaman dan but also serves as a platform for sharing experiences and
peningkatan keterampilan yang relevan dengan tantangan developing skills relevant to real-world challenges on
nyata di kebun. Materi pelatihan disusun untuk menjawab plantations. Training materials are customized to address
kebutuhan di lapangan, mulai dari aspek keselamatan field needs, covering topics from occupational safety
kerja, pemahaman dasar kelapa sawit, hingga praktik and basic oil palm knowledge to effective cultivation and
budidaya dan panen yang efektif, dengan pendekatan harvesting techniques, all through a blend of theoretical
yang menyeimbangkan teori dan praktik. and practical approaches.
Sepanjang 2025, TAPG telah menyelenggarakan 20 Throughout 2025, TAPG conducted 20 training sessions
pelatihan di Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan in Central Kalimantan, East Kalimantan, and Jambi, with
Jambi, yang diikuti oleh 558 peserta di sekitar wilayah 558 participants across its operational areas. Each
operasional. Setiap sesi dibimbing oleh para trainer session was conducted by experienced trainers and
berpengalaman di bidangnya, serta dilengkapi dengan included practical field exercises with adequate facilities,
praktik lapangan yang didukung fasilitas memadai, allowing participants to directly relate the training to real
sehingga peserta dapat langsung mengaitkan materi plantation conditions.
dengan kondisi aktual di kebun.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 215
Page 216
Melalui pendekatan pembelajaran yang aplikatif ini, TAPG Through these hands-on learning methods, TAPG aims
berharap pelatihan tidak hanya meningkatkan produktivitas to improve productivity and yield, while also raising
dan yield, tetapi juga menumbuhkan kesadaran akan awareness of sustainable plantation management.
pentingnya pengelolaan kebun yang berkelanjutan. Ke Looking ahead, the Company remains dedicated to
depan, Perseroan berkomitmen untuk terus memperluas expanding PERKASA Training reach, covering more
jangkauan Pelatihan PERKASA, menjangkau lebih banyak regions and engaging more smallholders, as part of its
wilayah, dan melibatkan lebih banyak petani sebagai bagian effort to foster a more inclusive and competitive palm
dari upaya membangun masa depan industri sawit yang oil industry.
lebih inklusif dan berdaya saing.
Tanggal Jumlah Desa Jumlah Peserta
Batch
Date Total Villages Total Participants
24 Februari 2025
6 2 24
February 24, 2025
27 Februari 2025
7 3 27
February 27, 2025
5 Mei 2025
8 3 18
May 5, 2025
8 Mei 2025
9 3 30
May 8, 2025
22 Mei 2025
10 3 28
May 22, 2025
26 Mei 2025
11 7 37
May 26, 2025
25 Juni 2025
12 3 29
June 25, 2025
30 Juni 2025
13 7 31
June 30, 2025
3 Juli 2025
14 6 24
July 3, 2025
21 Juli 2025
15 2 16
July 21, 2025
4 Agustus 2025
16 4 32
August 4, 2025
4 Agustus 2025
18 3 42
August 4, 2025
7 Agustus 2025
17 3 27
August 7, 2025
7 Agustus 2025
19 4 20
August 7, 2025
15 September 2025
20 4 28
September 15, 2025
18 September 2025
21 5 25
September 18, 2025
25 September 2025
22 5 30
September 25, 2025
13 Oktober 2025
23 7 32
October 13, 2025
16 Oktober 2025
24 3 30
October 16, 2025
12 November 2025
25 6 28
November 12, 2025
216 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 217
Prosperity
Petani Mandiri
Independent Smallholders
Hingga tahun 2025, terdapat 35 kali pelatihan yang diberikan dan terdapat sekitar 819 Petani Mandiri yang telah
mengikuti pelatihan.
As of 2025, 35 training sessions have been held, and approximately 819 Independent Smallholders have participated.
Sejak 2019, Perseroan secara konsisten menginisiasi Since 2019, the Company has persistently initiated a
program peremajaan kebun kelapa sawit bagi petani rejuvenation program for oil palm plantations for scheme
plasma sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan smallholders as part of its efforts to sustain long-term
produktivitas jangka panjang. Program ini dirancang productivity. This initiative aims to rejuvenate plants
untuk memperbaharui tanaman yang telah memasuki that have reached their unproductive phase while also
usia tidak produktif, sekaligus membantu petani assisting smallholders in mitigating the risk of income
meminimalkan risiko penurunan pendapatan akibat reduction due to declining plantation performance.
menurunnya kinerja kebun.
Hingga akhir 2025, Perseroan telah merealisasikan By the end of 2025, the Company has rejuvenated 57 ha
peremajaan kebun plasma seluas 57 ha, sebagai bagian of scheme plantations, thereby reinforcing its ongoing
dari komitmen berkelanjutan dalam memperkuat commitment to enhancing the business resilience of its
ketahanan usaha petani mitra. partner smallholders.
KETELUSURAN TRACEABILITY
Bagi TAPG, keberlanjutan dimulai dari satu hal yang paling For TAPG, sustainability begins with a fundamental
mendasar yakni mengetahui dengan pasti dari mana principle: accurately identifying the source of each fruit
setiap tandan buah berasal. Ketelusuran bukan sekadar bunch. Traceability goes beyond mere administration; it
kewajiban administratif, melainkan fondasi kepercayaan underpins trust across the entire supply chain. As a result,
yang menopang seluruh rantai pasok. Karena itu, Perseroan the Company has developed a system that ensures
membangun sistem yang memastikan setiap Tandan Buah the origin of every Fresh Fruit Bunch (FFB) processed
Segar (TBS) yang masuk ke fasilitas pengolahan dapat at its facility can be traced back to its source, whether
ditelusuri asal-usulnya, mulai dari kebun inti dan plasma, it be the nucleus and scheme plantations, landowners
hingga identitas pemilik lahan dan titik koordinat kebun, identity, or coordinates of the plantation, ensuring that
sehingga setiap pasokan berada dalam koridor standar all supplies meet established sustainability standards.
keberlanjutan yang telah ditetapkan.
Seiring dengan penguatan sistem internal, TAPG juga Alongside enhancing its internal systems, TAPG is
memperluas cakupan ketelusuran ke sumber pasokan broadening its traceability to more supply sources.
lainnya. Pasokan dari kebun inti dan plasma telah dikelola Supply from nucleus and scheme plantations is overseen
dalam sistem yang terverifikasi, sementara untuk petani within a verified system, while the Company keeps
mandiri, Perseroan terus menyempurnakan mekanisme improving its reporting and verification processes for
pelaporan dan verifikasi agar seluruh pemasok dapat independent smallholders. This ensures all suppliers
terhubung dalam satu kerangka pengawasan yang are part of a unified, transparent, and accountable
terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan. oversight framework.
Upaya ini juga mencakup pasokan TBS yang berasal dari This effort also covers third-party FFB suppliers. To meet
pihak ketiga. Untuk memastikan kepatuhan terhadap sustainability standards, each external supplier must
standar keberlanjutan, setiap pemasok eksternal diwajibkan provide comprehensive smallholder data and participate
menyampaikan data petani secara lengkap dan mendukung in a field verification process to confirm the accuracy
proses verifikasi lapangan guna memastikan akurasi of information regarding plantations and FFB sources.
informasi kebun dan sumber TBS. Dengan pendekatan Through this approach, TAPG guarantees that its external
ini, TAPG memastikan bahwa rantai pasok eksternal pun supply chain maintains the same transparency standards.
berjalan dalam tingkat transparansi yang setara.
Melalui penguatan sistem, proses verifikasi, dan keterlibatan By enhancing systems, verification procedures, and
seluruh mitra pasok, TAPG tidak hanya mempertegas engaging all supply partners, TAPG not only boosts
transparansi operasionalnya, tetapi juga menanamkan operational transparency but also embeds traceability
ketelusuran sebagai bagian dari budaya keberlanjutan. into its sustainability culture. In the future, the Company
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 217
Page 218
Ke depan, Perseroan menargetkan tercapainya 100% aims to attain full traceability from plantation to mill
ketelusuran dari kebun hingga pabrik pada tahun 2026, by 2026, ensuring each production step is traceable,
menjadikan setiap langkah produksi sebagai bagian dari auditable, and reliable.
perjalanan yang dapat ditelusuri, diaudit, dan dipercaya.
Proporsi pemasok yang telah memenuhi persyaratan The proportion of suppliers who complied sustainable
sustainable sourcing dibandingkan dengan total pemasok sourcing requirements compared to the total number
di tahun 2025 of suppliers in 2025
100 % 98 %
proporsi direct supplier (inti dan petani plasma) proporsi indirect supplier (petani mandiri dan pihak luar)
of direct suppliers (nucleus and scheme smallholders) of indirect suppliers (independent smallholders and external parties)
Untuk TAPG, ketelusuran yang andal tidak lahir dari For TAPG, reliable traceability depends on both manual
proses manual semata, melainkan dari perpaduan antara procedures and a mix of operational discipline and
disiplin operasional dan pemanfaatan teknologi. Perseroan technology. The Company employs a Geographic
memanfaatkan sistem berbasis Geographic Information Information System (GIS) to accurately document and
System (GIS) untuk memastikan setiap sumber Tandan verify each source of Fresh Fruit Bunches (FFB). Since
Buah Segar (TBS) tercatat secara akurat dan dapat 2017, the Fresh Fruit Bunches Sourcing Department
diverifikasi. Sejak 2017, Departemen Fresh Fruit Bunches has also created the Commodity Tracer (Commtrace)
Sourcing juga mengembangkan platform Commodity platform, which is tailored to manage supply data and
Tracer (Commtrace), sebuah sistem yang dirancang khusus improve FFB traceability, especially for those sourced
untuk mengelola data pasokan sekaligus memperkuat jejak from independent smallholders.
ketelusuran TBS, terutama yang berasal dari petani mandiri.
Dengan dukungan sistem ini, proses pelacakan TBS yang With this system in place, the Company’s FFB processing
diolah Perseroan kini mencakup hampir seluruh sumber traceability now nearly covers all supply sources, from
pasokan, mulai dari Kebun Inti, Plasma, hingga pemasok pihak Nucleus and Scheme Plantations to third-party suppliers.
ketiga. Capaian ini mencerminkan komitmen TAPG dalam This accomplishment demonstrates TAPG’s dedication
menempatkan transparansi sebagai fondasi pengelolaan to making transparency the cornerstone of supply chain
rantai pasok, sehingga setiap tandan yang diolah memiliki management, guaranteeing that each processed bunch
asal-usul yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. has a well-defined and accountable origin.
Namun, teknologi bukan satu-satunya pengawal Nevertheless, technology alone does not guarantee
ketelusuran. TAPG melengkapinya dengan survei dan traceability. TAPG also conducts regular field surveys
audit lapangan secara berkala untuk memastikan bahwa and audits to verify that the data in the system aligns
data yang tercatat di sistem sejalan dengan praktik with actual field activities. This process serves as a
di lapangan. Proses ini menjadi mekanisme verifikasi crucial check to confirm that all suppliers perform their
penting guna memastikan seluruh pemasok menjalankan plantation operations in accordance with established
kegiatan perkebunan sesuai dengan prinsip dan standar sustainability principles and standards.
keberlanjutan yang telah ditetapkan.
Bagi pemasok yang masih memerlukan peningkatan, TAPG For suppliers needing further development, TAPG
mengedepankan pendekatan pembinaan. Mereka diberikan adopts a coaching strategy. They are provided with
ruang dan waktu untuk melakukan perbaikan dalam jangka the necessary space and time to improve within a
waktu tertentu, agar dapat terus menjadi bagian dari rantai set timeframe, allowing them to remain part of the
pasok Perseroan yang semakin tertata, bertanggung jawab, Company’s more organized, responsible, and sustainable
dan berkelanjutan. supply chain
218 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 219
Prosperity
Sumber Pasokan TBS Pabrik Kelapa Sawit Perseroan Tahun 2025
Source of FFB Supply for the Company’s Palm Oil Mill in 2025
Jumlah Ton
Total Tons
Sumber Pasokan
Supply Source
2025 % 2024 % 2023 %
Kebun Inti
3.030.627 74 2.957.274 75 3.057.687 72
Nucleus Plantations
Kebun Petani Plasma
399.701 10 325.922 8 324.819 8
Scheme Smallholders Plantations
Kebun Pihak Ketiga
660.729 16 679.214 17 820.642 20
Third Party Plantations
Total 4.091.057 100 3.962.410 100 4.203.148 100
*termasuk perusahaan asosiasi | including associated companies
PRAKTIK PENGADAAN PROCUREMENT PRACTICE
Bagi TAPG, pengadaan bukan sekadar proses For TAPG, procurement goes beyond simply purchasing
membeli barang dan jasa, melainkan bagian penting goods and services; it is a crucial component of the
dari cara Perseroan menjaga integritas operasional Company’s strategy to maintain operational integrity
dan keberlanjutan rantai nilainya. Setiap keputusan and support its value chain. Every procurement decision
pengadaan dirancang untuk menyeimbangkan efisiensi, is made to balance efficiency, quality, and responsibility
kualitas, dan tanggung jawab, sekaligus menumbuhkan while fostering a competitive environment. This approach
iklim persaingan yang sehat. Pendekatan ini sejalan aligns with the Company’s commitment to good
dengan komitmen Perseroan terhadap penerapan corporate governance (GCG), emphasizing transparency
tata kelola perusahaan yang baik (GCG), di mana and accountability in all processes.
transparansi dan akuntabilitas menjadi fondasi dalam
setiap proses.
Peran ini diemban oleh Divisi Procurement yang tidak The Procurement Division handles this responsibility
hanya mengelola hubungan dengan para pemasok, tetapi by managing supplier relationships and integrating
juga memastikan bahwa prinsip keberlanjutan terintegrasi sustainability principles at every procurement stage.
dalam setiap tahapan pengadaan. Melalui Sourcing Through its Sourcing Policy, TAPG establishes
Policy, TAPG menetapkan standar dan persyaratan sustainability standards and requirements that all
keberlanjutan yang wajib dipenuhi oleh seluruh mitra partners must meet. This policy serves as the main
usaha. Kebijakan ini menjadi pintu masuk utama dalam guideline during supplier selection and as a basis for
proses seleksi sekaligus tolok ukur dalam menilai kinerja ongoing performance evaluation.
pemasok secara berkelanjutan.
Setiap calon dan mitra pemasok dievaluasi melalui sistem Suppliers and potential suppliers are assessed using a
penilaian berbobot yang telah ditetapkan. Untuk dapat weighted scoring system, where a minimum score of
bermitra dengan Perseroan, pemasok harus mencapai 70–80, categorized as “Average,” is required to establish
skor minimal 70–80 yang dikategorikan sebagai “Rata- a partnership with the Company. This evaluation is
rata/Average”. Penilaian ini tidak bersifat satu kali, conducted quarterly, with the long-term goal of ensuring
melainkan ditinjau secara triwulanan, dengan target all suppliers comply with the Sustainable Sourcing Policy,
jangka panjang agar seluruh pemasok dapat sepenuhnya in place since 2018.
memenuhi ketentuan Sustainable Sourcing Policy yang
telah diberlakukan sejak 2018.
Selain melalui evaluasi di atas kertas, TAPG juga memastikan In addition to evaluations, TAPG conducts regular field
kualitas pasokan terjaga melalui kunjungan lapangan secara visits to verify supply quality. The focus is on suppliers
berkala. Fokus utama diberikan pada pemasok yang memasok providing critical products, such as fertilizer, which
barang-barang kritikal, seperti pupuk, yang menuntut standar demand high standards and punctual deliveries. This
mutu tinggi dan ketepatan waktu pengiriman. Dengan strategy helps maintain smooth operations and develop
pendekatan ini, Perseroan tidak hanya menjaga kelancaran a supplier network that is dependable and responsible,
operasional, tetapi juga membangun ekosistem pemasok supporting TAPG’s sustainability objectives.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 219
Page 220
yang semakin andal, bertanggung jawab, dan sejalan dengan
arah keberlanjutan jangka panjang TAPG.
Triwulan 4 (Oktober – Desember) 2025 | Quarter 4 (October – December) 2025
305 Supplier barang dan jasa telah
dilakukan evaluasi
Suppliers of goods and services have
undergone evaluation.
87 Hasil Evaluasi Supplier
Barang dan Jasa
Suppliers’ Evaluation Results
for Goods and Services
Triwulan 3 (Juli – September) 2025 | Quarter 3 (July – September) 2025
309 Supplier barang dan jasa telah
dilakukan evaluasi
Suppliers of goods and services have
undergone evaluation.
85 Hasil Evaluasi Supplier
Barang dan Jasa
Suppliers’ Evaluation Results
for Goods and Services
Triwulan 2 (April – Juni) 2025 | Quarter 2 (April – June) 2025
260 Supplier barang dan jasa telah
dilakukan evaluasi
Suppliers of goods and services have
undergone evaluation.
84 Hasil Evaluasi Supplier
Barang dan Jasa
Suppliers’ Evaluation Results
for Goods and Services
Triwulan 1 (Januari – Maret) 2025 | Quarter 1 (January – March) 2025
259 Supplier barang dan jasa telah
dilakukan evaluasi
Suppliers of goods and services have
undergone evaluation.
80 Hasil Evaluasi Supplier
Barang dan Jasa
Suppliers’ Evaluation Results
for Goods and Services
PEMASOK LOKAL [GRI 204-1, 3-3] LOCAL SUPPLIERS [GRI 204-1, 3-3]
Rantai pasok yang kuat bagi TAPG tidak hanya diukur dari A robust supply chain for TAPG is evaluated not only by
efisiensi dan keandalan, tetapi juga dari sejauh mana ia its efficiency and dependability but also by its capacity
mampu menggerakkan perekonomian di sekitar wilayah to stimulate local economic development. Consequently,
operasional. Karena itu, Perseroan secara konsisten the Company consistently considers local suppliers as
menempatkan pemasok lokal sebagai bagian penting dari essential to its procurement approach, viewing them
strategi pengadaan, bukan sekadar sebagai mitra bisnis, not merely as partners but as contributors to a shared
tetapi sebagai bagian dari ekosistem pertumbuhan bersama. growth ecosystem. As long as they adhere to defined
Selama memenuhi persyaratan kualitas, keberlanjutan, dan standards of quality, sustainability, and governance,
tata kelola yang ditetapkan, pemasok lokal diprioritaskan local suppliers are given priority to facilitate seamless
untuk mendukung kelancaran operasional sekaligus operations and strengthen the regional economy.
memperkuat fondasi ekonomi daerah.
Dalam konteks TAPG, “pemasok lokal” didefinisikan In TAPG, “local suppliers” refer to those operating in
sebagai pemasok yang beroperasi di wilayah yang areas where the Company has siginificant business
menjadi lokasi signifikan kegiatan usaha Perseroan, activities. These include Jakarta, Yogyakarta, Medan,
antara lain: Jakarta, Yogyakarta, Medan, Pekanbaru, Pekanbaru, Jambi, Palembang, Sampit, Pangkalan Bun,
Jambi, Palembang, Sampit, Pangkalan Bun, Banjarmasin, Banjarmasin, Samarinda, and Berau. These regions are
Samarinda, dan Berau. Wilayah-wilayah ini merupakan key hubs for the Company’s operations, logistics, and
pusat aktivitas operasional, logistik, dan pendukung bisnis essential support functions. Having local suppliers in
utama Perseroan, sehingga keberadaan pemasok lokal these areas is strategic for ensuring a steady supply
memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan chain and efficient operations.
pasokan dan efisiensi operasional.
220 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 221
Prosperity
Dari perspektif dampak, kebijakan ini menciptakan dampak From an impact perspective, this policy positively
positif berupa peningkatan perputaran ekonomi lokal, influences local economies by boosting turnover,
penciptaan lapangan kerja, serta penguatan kapasitas creating jobs, and enhancing business capacity in the
usaha di daerah. Namun, Perseroan juga menyadari regions. However, the Company recognizes potential
adanya potensi risiko, seperti keterbatasan kapasitas risks like limited capacity or quality issues among some
atau standar kualitas sebagian pemasok lokal. Oleh local suppliers. To address this, TAPG implements a
karena itu, TAPG mengelola topik ini melalui kebijakan sustainable procurement policy, conducts rigorous
pengadaan berkelanjutan, proses seleksi yang ketat, supplier selection, and maintains ongoing development
serta pembinaan berkelanjutan agar pemasok lokal dapat efforts to help local suppliers grow and meet the
terus berkembang dan memenuhi standar Perseroan. Company’s standards.
Sebagai bagian dari pendekatan manajemen atas As part of its local supplier management strategy, TAPG:
pemasok lokal, TAPG:
1. Menetapkan Sustainable Sourcing Policy sebagai 1. Develops a Sustainable Sourcing Policy to guide
acuan dalam pemilihan dan evaluasi pemasok. supplier selection and assessment.
2. Mengintegrasikan kriteria keberlanjutan, kualitas, dan 2. Incorporates sustainability, quality, and compliance
kepatuhan dalam proses pengadaan. standards into procurement processes.
3. Melakukan evaluasi kinerja pemasok secara berkala 3. Performs regular supplier evaluations and conducts
dan kunjungan lapangan untuk pemasok strategis. field visits for key suppliers.
4. Mendorong peningkatan kapasitas pemasok lokal agar 4. Promotes capacity building for local suppliers so they
mampu bersaing dan tumbuh bersama Perseroan. can compete and expand alongside the Company.
Secara kuantitatif, komitmen ini tercermin dalam struktur Quantitatively, this commitment is shown in the Company’s
belanja pengadaan Perseroan sebagai berikut: procurement expenditure structure as follows:
Uraian
Description 2025 2024 2023
Nilai Pembelian Domestik (Rp Juta)
2.104.656 1.849.675 2.384.374
Domestic Purchase Value (Rp Billion)
Total Nilai Pembelian (Rp Juta)
2.119.238 1.864.721 2.391.366
Total Purchase Value (Rp Billion)
Persentase Belanja ke Pemasok Lokal (%)
99,31 99,19 99,71
Percentage of Purchase to Local Suppliers (%)
Jumlah Pemasok Domestik
700 674 659
Total Domestic Suppliers
Jumlah Total Pemasok
711 688 667
Total Suppliers
Data tersebut menunjukkan proporsi belanja pengadaan This data shows the proportion of procurement
yang dialokasikan ke pemasok lokal di lokasi-lokasi expenditure directed to local suppliers in TAPG’s main
signifikan operasi TAPG, sebagai wujud nyata dukungan operational areas, highlighting the Company’s dedication
Perseroan terhadap penguatan ekonomi daerah. to supporting the regional economy.
Ke depan, TAPG tidak hanya menargetkan peningkatan Looking ahead, TAPG seeks to not only achieve a clear and
porsi belanja lokal secara sehat dan terukur, tetapi juga feasible increase in local expenditure but also to ensure
memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan that every rupiah spent contributes value, fostering the
memberikan nilai tambah, bagi keberlangsungan operasional Company’s operational sustainability and the expansion
Perseroan sekaligus bagi tumbuhnya ekosistem usaha di of the business ecosystem around its operational zones.
sekitar wilayah kerja. Dengan pendekatan ini, pemasok lokal This approach positions local suppliers as more than
bukan hanya bagian dari rantai pasok, tetapi juga mitra just supply chain members; they are strategic partners
strategis dalam perjalanan keberlanjutan TAPG. in TAPG’s sustainability journey.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 221
Page 222
222 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 223
TATA KELOLA KEBERLANJUTAN Sustainable Governance PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 223
Page 224
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Tata kelola yang kuat adalah fondasi keberlanjutan, untuk itu TAPG menjunjung
transparansi, akuntabilitas, dan integritas dalam setiap proses pengambilan keputusan.
Strong governance is the foundation of sustainability; therefore, TAPG upholds transparency,
accountability, and integrity in all decision-making processes.
Pencapaian Tata Kelola
Berkelanjutan Tahun 2025
Sustainable Governance Achievement in 2025
100 %
Skor GCG Assessment oleh SPOTT Tahun 2025
GCG Assessment score by SPOTT in 2025
Pendekatan Manajemen [GRI 3-3]
Management Approach
Keberlanjutan di TAPG dikelola sebagai bagian tak At TAPG, sustainability is embedded within the
terpisahkan dari strategi bisnis, bukan sebagai fungsi yang Company’s overall business strategy rather than being
berdiri sendiri. Dengan pendekatan holistik, Perseroan a standalone function. By adopting a holistic approach,
memastikan bahwa pengelolaan dampak lingkungan, the Company consistently considers environmental,
sosial, dan ekonomi terintegrasi secara konsisten ke social, and economic impacts across planning,
dalam perencanaan, operasional, hingga pengambilan operations, and strategic decisions. All sustainability
keputusan strategis. Setiap kebijakan dan inisiatif policies and initiatives are designed to enhance the
keberlanjutan dirancang untuk mendukung ketahanan Company’s long-term resilience and generate shared
jangka panjang Perseroan sekaligus menciptakan nilai value for stakeholders.
bersama bagi para pemangku kepentingan.
224 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 225
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Kerangka tata kelola keberlanjutan Perseroan ditopang The Company’s sustainability governance is backed
oleh kebijakan yang jelas, struktur organisasi yang by well-defined policies, a transparent organizational
transparan, serta pembagian peran dan tanggung jawab structure, and a clear allocation of roles and
yang tegas dari tingkat operasional hingga manajemen responsibilities spanning from operational staff to top
puncak. Pengawasan atas isu-isu material dilakukan management. Oversight of key issues occurs at multiple
secara berjenjang, memastikan bahwa risiko dan levels, ensuring that sustainability risks and opportunities,
peluang keberlanjutan, termasuk yang berkaitan dengan including environmental, labor, community, and
lingkungan, ketenagakerjaan, masyarakat, dan tata kelola, governance aspects, are recognized, addressed, and
dapat diidentifikasi, dikelola, dan ditindaklanjuti secara managed promptly.
tepat waktu.
Dalam praktiknya, Perseroan tidak hanya berorientasi In practice, the Company not only concentrates on
pada kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku, tetapi adhering to applicable regulations but also proactively
juga secara aktif merespons ekspektasi pemangku engages with stakeholder expectations. A systematic
kepentingan. Proses dialog, pemantauan kinerja, dialogue framework, performance assessment, and
serta mekanisme pelaporan yang terstruktur menjadi reporting mechanisms are employed to evaluate the
sarana untuk mengevaluasi efektivitas pengelolaan effectiveness of sustainability management. The
keberlanjutan. Hasil evaluasi tersebut digunakan sebagai evaluations results are utilized as a foundation for
dasar perbaikan berkelanjutan, memastikan bahwa tata continuous improvement, ensuring that the Company’s
kelola keberlanjutan Perseroan tetap relevan, adaptif, sustainability governance remains relevant, flexible, and
dan selaras dengan dinamika bisnis serta tantangan aligned with evolving business dynamics and future
keberlanjutan ke depan. sustainability challenges.
Komitmen Perseroan dalam menerapkan GCG The Company’s dedication to the implementation of
diwujudkan antara lain melalui: Good Corporate Governance (GCG) is demonstrated
through several measures:
1. Penetapan Dokumen Utama GCG yaitu: Peraturan 1. Developing main GCG documents, including:
Perseroan, Kebijakan Keberlanjutan, Pakta Integritas Company Regulations, Sustainability Policy,
(Buku Etika Perilaku), Pedoman Kerja Dewan Integrity Pact (Ethics and Conduct Guidelines), Work
Komisaris (Piagam Dewan Komisaris) dan Direksi Guidelines for the Board of Commissioners (Board
(Piagam Direksi), dan Pedoman Tata Kelola Kelompok of Commissioners Charter), Work Guidelines for
Usaha yaitu Piagam Komite Audit, Pedoman Kerja the Board of Directors (Board of Directors Charter),
Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Piagam Unit and Business Group Governance Guidelines such
Audit Internal. as the Audit Committee Charter, Nomination and
Remuneration Committee Work Guidelines, and
Internal Audit Unit Charter.
2. Pengembangan kompetensi setiap Insan Perseroan 2. Competency development of all Company personnel
terkait penerapan GCG. related to GCG implementation.
3. Pengembangan kompetensi terkait GCG bagi Unit 3. GCG-related competencies enhancement for the
Tata Kelola. Corporate Governance Unit.
4. Pelaksanaan GCG assessment dan evaluasi GCG 4. Annual GCG assessments and evaluations.
secara bergantian setiap tahun.
5. Pelaksanaan tindak lanjut terhadap Rekomendasi/ 5. Follow-up on Recommendations/Yokoten based
Yokoten atas hasil GCG assessment/evaluasi GCG on GCG assessment and evaluation results, and
yang dilakukan sebagai langkah perbaikan untuk implementing corrective measures to improve GCG
meningkatkan penerapan GCG di Perseroan. practices within the Company.
6. Pedoman dan Prosedur seluruh proses bisnis. 6. Guidelines and Procedures for all business processes.
7. Pengembangan Program Anti-Fraud. 7. Anti-Fraud Program Development.
8. Penguatan Pengawasan Intern dan Manajemen Risiko. 8. Internal Supervision and Risk Management
Enforcement.
Kebijakan Keberlanjutan, Piagam Komite Audit, Pedoman The Sustainability Policy, Audit Committee Charter,
Kerja Komite Nominasi dan Remunerasi, dan Piagam Nomination and Remuneration Committee Work
Unit Audit Internal dapat ditemukan di halaman Guidelines, and Internal Audit Unit Charter are accessible
website Perseroan. on the Company’s official website.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 225
Page 226
Penerapan Tata Kelola
Keberlanjutan
Sustainability Governance Implementation
PRINSIP GCG GCG PRINCIPLES
TAPG berkomitmen untuk menerapkan GCG pada TAPG is committed to applying GCG across all activities
seluruh kegiatan operasional di setiap lini bisnis. in every business line. To achieve optimal results, the
Untuk mendapatkan hasil yang terbaik, Perseroan Company prioritizes GCG principles, which include:
mengedepankan prinsip-prinsip GCG yang mencakup:
Prinsip GCG Keterangan Penerapan di TAPG
GCG Principles Description Implementation at TAPG
Keterbukaan dalam Perseroan memberikan kemudahan terhadap akses
melaksanakan proses informasi yang lengkap, akurat, dan tepat waktu kepada
pengambilan keputusan para pemangku kepentingan serta melaksanakan
dan keterbukaan dalam proses pengambilan keputusan dan keterbukaan dalam
mengungkapkan informasi mengemukakan informasi materiil dan relevan mengenai
Transparansi
material dan relevan mengenai Perseroan.
Transparency
Perseroan. The Company offers stakeholders easy access to
Transparency in decision-making comprehensive, accurate, and timely information, while
and in sharing relevant and also implementing a decision-making process that
important details about the ensures transparency in communicating material and
Company. relevant information.
Kejelasan fungsi, struktur, sistem, dan
pertanggungjawaban komponen Perseroan. Akuntabilitas
Kejelasan fungsi, pelaksanaan,
dalam Perseroan diterapkan dengan mendorong seluruh
dan pertanggungjawaban Organ
individu dan/atau organ Perseroan untuk menyadari
Perseroan sehingga pengelolaan
tanggung jawab, wewenang, hak, dan kewajibannya
Perseroan terlaksana secara
sehingga pengelolaan Perseroan terlaksana secara
Akuntabilitas efektif.
efektif.
Accountability Clarity of the Company’s body
Clarity of the Company's functions, structures, systems,
functions, implementation,
and responsibilities. Accountability in the Company
and accountability facilitates
is established by encouraging all individuals and/or
effective management of the
entities to be aware of their duties, authority, rights,
Company.
and obligations, ensuring that the management of the
Company is executed effectively.
Kesesuaian di dalam pengelolaan
Perseroan terhadap peraturan Perseroan senantiasa melakukan pemantauan terhadap
perundang-undangan dan kepatuhan proses bisnis dan kegiatan operasional
prinsip-prinsip korporasi yang terhadap hukum dan peraturan yang berlaku sebagai
Pertanggungjawaban sehat. bentuk pencegahan pelanggaran.
Responsibility Conformity in the Company’s To prevent violations, the Company continuously
management requires monitors compliance with applicable laws and
adherence to applicable rules regulations concerning business processes and
and regulations, as well as sound operational activities.
corporate standards.
226 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 227
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Prinsip GCG Keterangan Penerapan di TAPG
GCG Principles Description Implementation at TAPG
Keadaan di mana Perseroan
dikelola secara profesional
tanpa benturan kepentingan dan
pengaruh/tekanan dari pihak
Pengelolaan Perseroan secara profesional tanpa
manapun yang tidak sesuai
benturan kepentingan dan pengaruh atau tekanan dari
dengan peraturan perundang-
pihak manapun yang bertentangan dengan peraturan
undangan dan prinsip-prinsip
perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip
Kemandirian korporasi yang sehat.
korporasi yang sehat.
Independency A condition in which the
Conduct the Company's business professionally, without
Company is managed
any conflict of interest or influence from third parties
professionally, free from
that contradict applicable laws, regulations, and standard
conflicts of interest or undue
corporate principles.
influence from any party that
contradicts applicable laws,
regulations, and strong business
principles.
Keadilan dan kesetaraan di
dalam memenuhi hak-hak Menjamin bahwa setiap pemegang saham dan
Pemangku Kepentingan yang pemangku kepentingan mendapatkan perlakuan yang
timbul berdasarkan perjanjian wajar, setara serta dapat menggunakan hak-haknya
Kewajaran dan peraturan perundang- sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang
Equality and Fairness undangan. berlaku.
Fairness and equality in Ensure that every shareholder and stakeholder receive
exercising stakeholders’ rights fair and equal treatment and can exercise their rights
granted by agreements, laws, according to all applicable laws and regulations.
and regulations.
Pada 2021, Komite Nasional Kebijakan Governansi In 2021, the National Committee on Governance Policy
(KNKG) menerbitkan Pedoman Umum Governansi (KNKG) issued the General Guidelines for 2021 Corporate
Korporat Indonesia (PUGKI) 2021 yang bertujuan untuk Governance in Indonesia (PUGKI). The aim is to enhance
memperkuat daya saing korporasi di kancah persaingan the competitiveness of corporations on the global stage
global dengan tetap berkontribusi secara optimal while actively contributing to environmental preservation
atas pelestarian lingkungan dan kesejahteraan sosial. and social welfare. The Company is committed to
Perseroan berkomitmen untuk terus melandasi kegiatan grounding its business activities in the following four
usahanya berdasarkan 4 (empat) pilar governansi corporate governance pillars:
korporat di bawah ini:
Pilar Penjelasan
No.
Pillars Explanation
Dalam melaksanakan kegiatannya, Perseroan senantiasa mengedepankan kejujuran,
memperlakukan semua pihak dengan hormat (respect), memenuhi komitmen, membangun
serta menjaga nilai-nilai moral dan kepercayaan secara konsisten. Perseroan memperhatikan
kepentingan pemegang saham dan pemangku kepentingan lainnya berdasarkan asas
kewajaran dan kesetaraan (fairness) dan dikelola secara independen sehingga masing-
Perilaku Beretika masing organ Perseroan tidak saling mendominasi dan tidak dapat diintervensi oleh pihak
1.
Ethical Behaviour lain.
In carrying out its activities, the Company consistently prioritizes honesty, treats all
parties with respect, fulfills commitments, and builds and maintains moral values and trust.
The Company considers the interests of shareholders and other stakeholders based on
the principles of fairness and equality, and is managed independently, ensuring that no
corporate organ dominates another and that external parties cannot intervene.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 227
Page 228
Pilar Penjelasan
No.
Pillars Explanation
Perseroan dapat mempertanggungjawabkan kinerjanya secara transparan dan wajar.
Untuk itu, Perseroan harus dikelola secara benar, terukur dan sesuai dengan kepentingan
korporat dengan tetap memperhitungkan kepentingan pemegang saham dan pemangku
kepentingan. Akuntabilitas merupakan prasyarat yang diperlukan untuk mencapai kinerja
Akuntabilitas
2. yang berkelanjutan.
Accountability
The Company can be accountable for its performance in a transparent and reasonable
manner. Therefore, the Company must be managed properly, measured, and aligned with
corporate interests while considering the interests of shareholders and stakeholders.
Accountability is a necessary prerequisite for achieving sustainable performance.
Untuk menjaga objektivitas dalam menjalankan bisnis, Perseroan menyediakan informasi
yang material dan relevan dengan cara yang mudah diakses dan dipahami oleh pemangku
kepentingan. Perseroan mengambil inisiatif untuk mengungkapkan tidak hanya masalah
yang disyaratkan oleh peraturan perundang-undangan, tetapi juga hal yang penting untuk
Transparansi pengambilan keputusan oleh pemegang saham, kreditur, dan pemangku kepentingan
3.
Transparency lainnya.
To maintain objectivity in conducting business, the Company provides material and relevant
information in an easily accessible and understandable manner for stakeholders. The
Company takes the initiative to disclose not only the issues required by regulations but also
matters crucial for the decision-making of shareholders, creditors, and other stakeholders.
Perseroan mematuhi peraturan perundang-undangan serta berkomitmen melaksanakan
tanggung jawab terhadap masyarakat dan lingkungan agar berkontribusi pada
pembangunan berkelanjutan melalui kerjasama dengan semua pemangku kepentingan
terkait untuk meningkatkan kehidupan mereka dengan cara yang selaras dengan
Keberlanjutan
4. kepentingan bisnis dan agenda pembangunan berkelanjutan.
Sustainability
The Company adheres to legal regulations and is committed to fulfilling its responsibilities
toward society and the environment, aiming to contribute to sustainable development
through collaboration with all relevant stakeholders. This is done to enhance their lives in a
manner aligned with business interests and sustainable development agendas.
TUJUAN PENERAPAN GCG OBJECTIVES OF GCG IMPLEMENTATION
Penerapan GCG di Perseroan bertujuan untuk: The Company’s GCG implementation aims to:
1. Menambah nilai tambah Perseroan untuk 1. Enhance the Company’s added value to increase the
meningkatkan kepercayaan kepada para pemegang trust of shareholders and stakeholders.
saham dan pemangku kepentingan.
2. Memaksimalkan nilai Perseroan agar memiliki 2. Maximize the Company’s value to maintain a
daya saing yang kuat dalam mengembangkan competitive edge in growing its commercial
kegiatan usahanya. operations.
3. Meningkatkan kepatuhan terhadap peraturan 3. Improve compliance with the prevailing rules
perundang-undangan yang berlaku. and regulations.
4. Meningkatkan pengelolaan Perseroan secara 4. Manage the Company professionally, transparently,
profesional, transparan dan efisien dengan and efficiently by optimizing the performance of all
mengoptimalkan kinerja seluruh organ tata corporate governance bodies.
kelola Perseroan.
5. Mengupayakan setiap pengambilan keputusan 5. Ensure that all decisions and policy-making are
atau kebijakan dilandasi nilai moral yang tinggi dan based on morality and compliance with existing
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan laws and regulations.
yang berlaku.
6. Melindungi Dewan Komisaris dan Direksi dari 6. Protect the Board of Commissioners and Directors
kemungkinan adanya tuntutan hukum. against potential litigation.
Bagi TAPG, keberlanjutan bertumpu pada fondasi tata For TAPG, sustainability is grounded in a robust and
kelola perusahaan yang kuat dan konsisten. Prinsip- consistent foundation of corporate governance. The
prinsip Tata Kelola Perusahaan diterjemahkan ke dalam principles of Corporate Governance are integrated
praktik sehari-hari, membentuk cara Perseroan mengelola into daily operations, influencing how the Company
usaha, mengambil keputusan, serta menjalankan manages its activities, makes decisions, and fulfills its
perannya di seluruh lini organisasi. Dengan pendekatan responsibilities throughout all organizational levels.
ini, tata kelola tidak hanya menjadi kerangka kepatuhan, In this manner, governance functions not merely as a
228 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 229
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
tetapi juga menjadi kompas dalam menjaga integritas compliance mechanism but also as a guiding compass
dan arah pertumbuhan jangka panjang. for preserving integrity and ensuring long-term growth.
Komitmen terhadap kepatuhan regulasi terus diperkuat The Company’s commitment to regulatory compliance
melalui pembaruan berkelanjutan atas kebijakan, is continually reinforced through regular updates to its
pedoman, dan prosedur operasional Perseroan. Setiap policies, guidelines, and operational procedures. Each
penyempurnaan diikuti dengan proses sosialisasi dan update is accompanied by targeted socialization and
implementasi yang terarah, memastikan seluruh insan implementation efforts to ensure all TAPG employees
TAPG memahami dan menerapkan standar tata kelola understand and consistently follow corporate governance
secara konsisten. Dalam proses perencanaan maupun standards. Sustainability principles are also consistently
pengambilan keputusan strategis, prinsip keberlanjutan incorporated into strategic planning and decision-
senantiasa diintegrasikan dengan mempertimbangkan making processes, balancing human, environmental,
keseimbangan antara aspek manusia, lingkungan, dan and economic performance.
kinerja ekonomi.
Efektivitas penerapan tata kelola dievaluasi secara berkala The effectiveness of corporate governance
sebagai bagian dari upaya menjaga kualitas pengelolaan implementation is regularly assessed as part of efforts
perusahaan. Perseroan menggunakan indikator kinerja to uphold the quality of corporate management.
utama sebagai tolok ukur untuk memastikan manajemen The Company uses key performance indicators as
menjalankan strategi dan target operasional secara benchmarks to ensure management is executing
selaras dengan arah bisnis yang telah ditetapkan. strategies and operational targets in line with its
Pendekatan ini memungkinkan Perseroan untuk established business direction. This method allows the
memantau capaian, mengelola risiko, serta mendorong Company to track progress, mitigate risks, and promote
akuntabilitas di seluruh tingkat organisasi. accountability throughout the organization.
Sebagai wujud transparansi, Perseroan juga melakukan To promote transparency, the Company conducts an
penilaian mandiri atas kinerja Dewan Komisaris, Direksi, independent assessment of the performance of the
serta komite-komite di bawah Dewan Komisaris. Hasil Board of Commissioners, the Board of Directors, and
penilaian tersebut disampaikan dalam Laporan Tahunan their committees. The evaluation results are published
Perseroan Tahun 2025 pada bab Tata Kelola Perusahaan, in the Corporate Governance section of the Company’s
mencerminkan komitmen TAPG untuk terus memperkuat 2025 Annual Report, demonstrating TAPG’s dedication
praktik tata kelola yang kredibel dan berkelanjutan. to ongoing enhancement of credible and sustainable
governance practices.
MENGENDALIKAN RISIKO BISNIS MANAGING SUSTAINABLE BUSINESS RISKS
BERKELANJUTAN
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola keberlanjutan, As part of enhancing sustainability governance, the
Perseroan menyusun Rencana Aksi Bisnis Berkelanjutan Company has developed a Sustainable Business Action
dengan mengacu pada ketentuan Peraturan Otoritas Jasa Plan that adheres to the provisions of Financial Services
Keuangan (OJK) No. 51/POJK.03/2017. Meskipun regulasi Authority (OJK) Regulation No. 51/POJK.03/2017.
tersebut dirancang bagi lembaga jasa keuangan, TAPG Although this regulation is primarily designed for financial
mengadopsi semangat dan kerangka pengaturannya services institutions, TAPG has adopted its principles
secara kontekstual, dengan menyesuaikan konsep and regulatory framework by tailoring the concept of
keuangan berkelanjutan menjadi bisnis berkelanjutan sustainable finance to a sustainable business model
yang relevan dengan karakter agribisnis Perseroan. appropriate for the Company’s agribusiness sector.
Pendekatan ini memastikan bahwa pengelolaan risiko This strategy ensures the effective management
dan peluang keberlanjutan terintegrasi secara nyata ke of sustainability risks and opportunities within the
dalam strategi dan operasional perusahaan. company’s strategic and operational frameworks.
Rencana Aksi Bisnis Berkelanjutan disusun sebagai peta The Sustainable Business Action Plan functions
jalan yang merangkum arah kebijakan, proses perumusan, as a strategic guide, delineating policy directives,
prioritas utama, serta tindak lanjut yang terukur. Melalui development processes, key priorities, and quantifiable
perencanaan yang terstruktur ini, Perseroan berupaya follow-up measures. Through this initiative, the Company
menjaga efektivitas tata kelola keberlanjutan sekaligus seeks to ensure robust sustainability governance while
menyelaraskan setiap inisiatif dengan nilai-nilai yang aligning each undertaking with its core values. As a result,
dianut Perseroan. Dengan demikian, pengelolaan risiko sustainable business risk management evolves into not
bisnis berkelanjutan tidak hanya berfungsi sebagai alat merely a risk mitigation mechanism but also a catalyst for
mitigasi, tetapi juga sebagai penggerak konsistensi consistent performance and enduring business resilience.
kinerja dan ketahanan usaha jangka panjang.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 229
Page 230
Struktur dan Komposisi GCG [GRI 2-9, 2-11, 2-12, 2-13]
GCG Structure and Composition
Rapat Umum Pemegang Saham
(RUPS)
General Meeting of Shareholder (GMS)
Dewan Komisaris
Board of Commisioners
Komite Nominasi
Komite Audit dan Remunerasi
Audit Committee Nomination and
Remuneration Committee
Direksi
Board of Directors
Audit Internal Sekretaris Perusahaan
Internal Audit Corporate Secretary
Berdasarkan Undang-undang No. 40 Tahun 2007 Tentang In accordance with Law No. 40 of 2007 concerning
Perseroan Terbatas (UUPT), struktur GCG Perseroan Limited Liability Companies, the Company’s GCG
melibatkan organ utama yang terdiri atas: structure comprises the following main bodies:
1. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) merupakan 1. The General Meeting of Shareholders (GMS) serves
organ Perseroan yang mempunyai wewenang yang as the Company’s governing body with authority
tidak diberikan Direksi atau Dewan Komisaris, dalam not granted to the Board of Directors or the Board
batas yang ditentukan dalam Undang-Undang ini of Commissioners, within the limitations specified
dan/atau Anggaran Dasar Perseroan. under the prevailing Law and/or the Company’s
Articles of Association.
2. Dewan Komisaris, yaitu sebuah dewan yang bertugas 2. The Board of Commissioners is a board responsible
untuk melakukan pengawasan secara umum dan/ for performing general and/or specific supervision,
atau khusus sesuai dengan Anggaran Dasar, serta according to the Articles of Association, and
memberikan nasihat kepada Direksi. providing advice to the Board of Directors.
3. Direksi, yakni Organ Perseroan yang menjalankan 3. The Board of Directors is the Company’s governing
tindakan pengurusan untuk mencapai visi dan misi body who has the role to lead and manage the
Perseroan demi kepentingan terbaik Perseroan. Company to achieve its vision and mission within
Direksi juga bertanggung jawab mewakili Perseroan its best interest. The Board of Directors is also
baik di dalam dan di luar pengadilan sesuai dengan responsible to represent the Company both in and
ketentuan Anggaran Dasar Perseroan. out of court as stipulated by the Company’s Articles
of Association.
Dalam memastikan tata kelola berjalan efektif, Dewan To promote effective governance, TAPG’s Board of
Komisaris dan Direksi TAPG didukung oleh struktur Commissioners and Board of Directors are supported
organisasi yang dirancang untuk memperkuat fungsi by an organizational framework that enhances their
pengawasan dan pengelolaan. Peran tersebut dijalankan oversight and management roles. This framework
melalui komite-komite di bawah Dewan Komisaris, includes committees under the Board of Commissioners,
230 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 231
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
termasuk Komite Audit dan Komite Nominasi dan such as the Audit Committee and the Nomination and
Remunerasi, serta Unit Audit Internal yang berada Remuneration Committee, in addition to the Internal
di bawah Direksi. Keseluruhan struktur ini berfungsi Audit Unit, which operates under the Board of Directors.
sebagai mekanisme penyeimbang yang memastikan Together, this structure functions as a balancing system
pengambilan keputusan berlangsung secara akuntabel that guarantees accountable decision-making grounded
dan berlandaskan prinsip kehati-hatian. in prudence.
Di luar struktur formal tersebut, penerapan Tata Kelola Beyond this formal framework, the implementation of
Perusahaan yang Baik turut ditopang oleh keterlibatan Good Corporate Governance is also supported by the
seluruh insan TAPG. Setiap unit kerja menjalankan active involvement of all TAPG employees. Each work unit
perannya sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- performs its duties in accordance with laws, regulations,
undangan, Anggaran Dasar Perseroan, dan kebijakan the Company’s Articles of Association, and internal
internal, dengan menjunjung prinsip independensi policies, while maintaining the principle of independence
demi kepentingan Perseroan. Dalam konteks tata kelola for the company’s benefit. In terms of sustainability
keberlanjutan, kepemimpinan TAPG, yang mencakup governance, TAPG’s leadership, including the Board of
Dewan Komisaris dan Direksi, telah menetapkan kerangka Commissioners and Board of Directors, has established a
bisnis berkelanjutan beserta pembagian fungsi yang jelas sustainable business framework along with a clear division
untuk memastikan implementasinya berjalan terarah. of responsibilities to ensure effective implementation.
Seiring dengan dinamika usaha dan tantangan In line with business dynamics and changing sustainability
keberlanjutan yang terus berkembang, Perseroan challenges, the Company continuously enhances its
secara berkelanjutan melakukan penyempurnaan atas organizational functions and governance practices.
fungsi organisasi dan praktik tata kelola. Evaluasi dan Regular evaluations and reviews are carried out to
peninjauan berkala dilakukan untuk memastikan struktur ensure that existing structures and mechanisms stay
dan mekanisme yang ada tetap relevan, adaptif, dan relevant, adaptable, and able to consistently support
mampu mendukung implementasi bisnis berkelanjutan the implementation of sustainable business practices
secara konsisten dalam jangka panjang. over the long term.
RAPAT UMUM PEMEGANG SAHAM (RUPS) GENERAL MEETING OF SHAREHOLDERS
(GMS)
Sesuai dengan UUPT Pasal 1 ayat 4, penyelenggaraan Under Article 1, Paragraph 4 of the Company Law, the
RUPS terdiri dari RUPS Tahunan (RUPST) yang diadakan GMS) consists of an Annual GMS (AGMS), which is held
satu kali dalam satu tahun, dan RUPS Luar Biasa, yang once a year, and an Extraordinary GMS (EGMS), which
dapat diadakan sewaktu-waktu atas permintaan may be convened as necessary at the request of one
salah satu Organ Perseroan. Pada tahun 2025, TAPG of the Company’s organs. In 2025, TAPG convened 1
mengadakan RUPST sebanyak 1 (satu) kali. (one) AGMS.
TAPG telah melangsungkan RUPST pada tanggal 28 TAPG held its AGMS on April 28, 2025. During the AGMS,
April 2025. Pada RUPST tersebut, telah diambil beberapa several important resolutions were taken as follows:
keputusan yang penting, antara lain:
1. Mata Acara 1 1. First Agenda
Persetujuan dan Pengesahan atas Laporan Approval and Ratification of the Annual Report of
Tahunan Direksi Perseroan, Laporan Tugas the Company’s Board of Directors, the Report on the
Pengawasan Dewan Komisaris Perseroan dan Supervisory Duties of the Board of Commissioners
Laporan Keuangan Perseroan untuk Tahun of the Company, and the Company’s Financial
Buku 2024. Statements for the Fiscal Year 2024.
2. Mata Acara 2 2. Second Agenda
Penetapan Penggunaan Laba Perseroan Tahun Determination of the Allocation of the Company’s
Buku 2024. profits for the Fiscal Year 2024.
3. Mata Acara 3 3. Third Agenda
Persetujuan atas perubahan dan pengangkatan Approval to the changes and reappointment of
kembali susunan anggota Direksi dan Dewan the Company’s Board of Directors and Board of
Komisaris Perseroan. Commissioners composition.
4. Mata Acara 4 4. Fourth Agenda
Penetapan Remunerasi bagi Anggota Direksi dan Determination of Remuneration for Members
Dewan Komisaris Tahun Buku 2025. of the Board of Directors and the Board of
Commissioners for the Fiscal Year 2025.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 231
Page 232
5. Mata Acara 5 5. Fifth Agenda
Penetapan Kantor Akuntan Publik untuk Appointment of a Public Accounting Firm to Audit
Melaksanakan Audit Laporan Keuangan Perseroan the Company’s Financial Statements for the Fiscal
Tahun Buku 2025. Year 2025.
6. Mata Acara 6 6. Sixth Agenda
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Approval to the Amendment of the Company’s
Pasal 19 Ayat 9. Article of Association, Chapter 19 Paragraph 9.
Selain itu, Perseroan juga melaksanakan RUPSLB pada Furthermore, the Company convened an EGMS on
tanggal 14 Agustus 2025. Pada RUPSLB tersebut, telah August 14, 2025. During the EGMS, several important
diambil beberapa keputusan yang penting, antara lain: resolutions were taken, including:
1. Mata Acara 1 1. Agenda 1:
Persetujuan Perubahan Anggota Direksi dan Approval to the changes of the Company’s
Dewan Komisaris Perseroan. Board of Directors and Board of
Commissioners composition.
2. Mata Acara 2 2. Agenda 2:
Persetujuan Perubahan Anggaran Dasar Perseroan Approval of the revisions to Article 19, Paragraph
Pasal 19 Ayat 9. 9, of the Company’s Articles of Association.
Perseroan telah melaporkan RUPST dan RUPSLB yang The Company has reported the convention of the AGMS
telah diselenggarakan pada Laporan Tahunan Perseroan and EGMS in the 2025 Annual Report.
tahun 2025.
DEWAN KOMISARIS [GRI 2-11, 2-12, 2-13] BOARD OF COMMISSIONERS [GRI 2-11, 2-12, 2-13]
Tugas Dewan Komisaris adalah melakukan pengawasan The Board of Commissioners is responsible for general
secara umum dan/atau khusus sesuai dengan Anggaran and/or specific oversight as outlined in the Articles of
Dasar, serta memberikan nasihat kepada Direksi. Association and for advising the Board of Directors.
Dalam pelaksanaan tugasnya, Dewan Komisaris While performing its duties, the Board of Commissioners
mempertimbangkan aspek-aspek keberlanjutan, yaitu considers sustainability aspects, including economic,
bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan. social, and environmental factors.
Dalam periode pelaporan ini, jumlah anggota Dewan During this reporting period, the Board of Commissioners
Komisaris adalah 8 (delapan) orang, dan 3 (tiga) consists of 8 (eight) members, with 3 (three) among
diantaranya merupakan Komisaris Independen. Dewan them are Independent Commissioners. The Board of
Komisaris ini dipimpin oleh seorang Presiden Komisaris Commissioners is led by a President Commissioner
dan dibantu oleh seorang Sekretaris Perusahaan serta and supported by a Corporate Secretary and 2 (two)
2 (dua) Komite: Komite Audit dan Komite Nominasi & committees: the Audit Committee and the Nomination &
Remunerasi, dan 1 (satu) Unit Audit Internal. Remuneration Committee, and 1 (one) Internal Audit Unit.
Tugas, wewenang, dan tanggung jawab Dewan Komisaris The duties, authorities, and responsibilities of the Board
antara lain: of Commissioners are as follows:
1. Mengawasi kebijaksanaan dan memberikan nasehat 1. To monitor the conduct of the Board of Directors
kepada Direksi dalam mengurus Perseroan sesuai and provide advice regarding the Company’s
dengan rencana kerja Direksi. management in accordance with the Board of
Directors‘ work plan.
2. Membentuk setidaknya komite-komite berikut ini: 2. To establish committees including at least
the following:
a. Komite Audit untuk mengawasi kebijakan Direksi a. Audit Committee, responsible for overseeing
dalam menjalankan kegiatan usaha Perseroan the Board of Directors’ policies concerning the
sesuai dengan kerja Direksi; dan Company’s business operations in line with their
performance; and
b. Komite Nominasi dan Remunerasi untuk b. The Nomination and Remuneration Committee,
membantu Dewan Komisaris untuk menjalankan which assists the Board of Commissioners in
fungsi nominasi dan remunerasi terkait dengan executing the nomination and remuneration
Direksi dan Dewan Komisaris. functions related to both the Board of Directors
and the Board of Commissioners.
3. To analyze and review the Company’s business
232 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 233
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
3. Meneliti dan menelaah pencapaian kegiatan usaha achievements based on the Board of Directors’ report
Perseroan sesuai dengan laporan Direksi dalam included in the Company’s annual report.
laporan tahunan Perseroan. 4. To comply with the Articles of Association and
4. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang- applicable laws and regulations while implementing
undangan, serta wajib melaksanakan prinsip-prinsip the principles of professionalism, efficiency,
profesionalisme, efisiensi, transparansi, kemandirian, transparency, independence, accountability,
akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta kewajaran. responsibility, and fairness.
Uraian mengenai anggota Dewan Komisaris, fungsi dan Information regarding the members of the Board of
tugas masing-masing komite dan Unit Audit Internal Commissioners, the functions and duties of each
dapat dilihat dalam Laporan Tahunan Perseroan 2025. committee, and the Internal Audit Unit is available in
the Company’s 2025 Annual Report.
DIREKSI [GRI 2-11, 2-12, 2-13] BOARD OF DIRECTORS [GRI 2-11, 2-12, 2-13]
Direksi TAPG terdiri atas 3 (tiga) orang Direktur yang The Company’s Board of Directors consists of 3 (three)
dipimpin seorang Presiden Direktur. Tugas Presiden Directors and is led by a President Director. The President
Direktur adalah mengoordinasikan kegiatan Direksi. Director is responsible for coordinating the activities
Direksi berwenang dan bertanggung jawab penuh atas of the Board of Directors. However, according to
pengurusan Perseroan dan mewakili TAPG baik di dalam the Articles of Association, the Board of Directors is
maupun di luar pengadilan sesuai dengan ketentuan authorized and fully accountable for the Company’s
Anggaran Dasar. Direksi bertugas dan bertanggung jawab management and may represent TAPG both in and out
secara kolegial, sekalipun dapat bertindak dan mengambil of court. Although the Board of Directors has collegial
keputusan sesuai pembagian tugas dan wewenangnya, duties and responsibilities, its members can act and make
termasuk dalam aspek ekonomi, lingkungan, dan sosial. decisions based on the division of tasks and authority,
including economic, environmental, and social aspects.
Tugas, wewenang dan tanggung jawab Direksi adalah The duties, authorities, and responsibilities of the Board
sebagai berikut: of Directors are as follows:
1. Mewakili Perseroan di dalam dan di luar Pengadilan 1. To represent the Company in and out of court on all
tentang segala hal dan dalam segala kejadian, matters and in all events, binding the Company with
mengikat Perseroan dengan pihak lain dan pihak other parties as well as binding other parties with
lain dengan Perseroan serta menjalankan segala the Company, and to carry out all actions relating
tindakan baik memimpin dan mengurus Perseroan to the leadership and management of the Company
sesuai dengan rencana kerja yang dibuat oleh Direksi according to the work plan prepared by the Board of
dengan memperhatikan maksud dan tujuan Perseroan Directors, while considering the aims and objectives
yang diatur dalam Anggaran Dasar Perseroan. set out in the Company’s Articles of Association.
2. Mempersiapkan rencana kerja termasuk anggaran 2. To prepare a work plan that includes the annual
tahunan serta laporan tahunan Perseroan bersama- budget, annual report, and the Company’s
sama dengan laporan keuangan Perseroan. financial statements.
3. Menyusun Organisasi Perseroan untuk mengatur 3. To organize the Company’s organizational structure
fungsi kerja dalam menjalankan kegiatan to regulate the functions necessary for carrying out
usaha Perseroan. the Company’s business operations.
4. Menetapkan kebijakan remunerasi karyawan 4. To determine the Company’s employee remuneration
Perseroan termasuk melakukan pengangkatan dan policies, including the appointment and dismissal
pemberhentian karyawan. of employees.
5. Mematuhi Anggaran Dasar dan peraturan perundang- 5. To comply with the Articles of Association and
undangan, serta wajib melaksanakan prinsip-prinsip applicable laws and regulations, while implementing
profesionalisme, efisiensi, transparansi, kemandirian, the principles of professionalism, efficiency,
akuntabilitas, pertanggungjawaban, serta kewajaran. transparency, independence, accountability,
responsibility, and fairness.
Uraian mengenai anggota Direksi dapat dilihat dalam Details about the members of the Board of Directors
Laporan Tahunan Perseroan 2025. can be found in the Company’s 2025 Annual Report.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 233
Page 234
EVALUASI KINERJA BADAN TATA KELOLA PERFORMANCE EVALUATION OF THE
TERTINGGI [GRI 2-18] HIGHEST GOVERNING BODY [GRI 2-18]
Penilaian Kinerja Dewan Komisaris Assessment of the Board of Commissioners’
Performance
Kinerja Dewan Komisaris dan Anggota Dewan Komisaris The Shareholders evaluate the performance of members
dievaluasi oleh Pemegang Saham dalam RUPS. Evaluasi of the Board of Commissioners at the GMS. Evaluation
kinerja Dewan Komisaris dan anggota Dewan Komisaris of the performance of the Board of Commissioners, both
secara individual melalui self-assessment dan dilaporkan collectively and individually, is conducted through self-
kepada para pemegang saham dalam RUPS. Evaluasi ini assessment and reported to shareholders at the GMS.
dilaksanakan secara berkala, setidaknya satu kali dalam The evaluation is conducted regularly, at least once in a
satu tahun, sebagai bagian dari upaya menjaga efektivitas year to maintain the effectiveness of oversight duties.
fungsi pengawasan.
Secara umum, kinerja Dewan Komisaris ditentukan In general, the performance of the Board of
berdasarkan tugas kewajiban yang tercantum dalam Commissioners is determined based on the duties
peraturan perundang-undangan yang berlaku dan and responsibilities stipulated in applicable laws and
Anggaran Dasar Perusahaan maupun amanat Pemegang regulations, as well as the Company’s Articles of
Saham. Kriteria evaluasi formal disampaikan secara Association and the General Mandate. Formal evaluation
terbuka kepada Anggota Dewan Komisaris sejak awal criteria are openly submitted to the Members of the Board
masa jabatan, termasuk penilaian atas efektivitas of Commissioners from the beginning of their tenure,
peran Dewan Komisaris dalam mengawasi pengelolaan including the assessment of their role effectivness in
dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial Perseroan, serta overseeing the Company’s economic, environmental,
integrasi prinsip keberlanjutan dalam arah strategis dan and social impact management, as well as integrating
kebijakan perusahaan. sustainability principle into the company’s strategic and
policy objectives.
Hasil evaluasi terhadap kinerja Dewan Komisaris secara The performance assessment of the Board of
keseluruhan dan kinerja masing-masing Komisaris Commissioners, both collectively and individually, is
secara individual merupakan bagian tak terpisahkan an integral part of the compensation and incentive
dalam skema kompensasi dan pemberian insentif bagi scheme for members of the Board. Additionally, it is a
Anggota Dewan Komisaris dan juga menjadi salah satu key consideration for Shareholders when deciding to
dasar pertimbangan bagi Pemegang Saham untuk dismiss or reappoint relevant Board members.
memberhentikan dan/atau menunjuk kembali Anggota
Dewan Komisaris yang bersangkutan.
Hasil penilaian kinerja tersebut ditentukan antara The performance assessment is determined by:
lain oleh:
1. Tingkat kehadirannya dalam Rapat Dewan Komisaris, 1. Attendance rate at Board of Commissioners
Rapat Koordinasi, maupun rapat dengan komite- meetings, Coordination Meetings, and other
komite yang ada. meetings with existing committees.
2. Kontribusinya dalam proses pengawasan Perusahaan. 2. Contribution to the Company’s supervision process.
3. Keterlibatannya dalam penugasan-penugasan tertentu. 3. Involvement in specific assignments;
4. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan 4. Compliance with applicable laws and regulations, as
yang berlaku, Anggaran Dasar, ketentuan RUPS, serta well as the Articles of Association, provision of the
kebijakan Perusahaan. GMS, and Company policies.
Penilaian Kinerja Direksi Board of Directors Performance Assessment
Kinerja Direksi dan masing-masing anggota Direksi The performance of the Board of Directors and each
dievaluasi oleh Dewan Komisaris secara berkala, member of the Board of Directors is periodically
setidaknya satu kali dalam satu tahun, berdasarkan assessed by the Board of Commissioners, at least
pelaksanaan tugas dan tanggung jawab sebagaimana once in a year, based on the execution of their duties
diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku and responsibilities as outlined in applicable laws,
dan Anggaran Dasar Perseroan. Evaluasi ini mencakup regulations, and the Company’s Articles of Association.
penilaian atas efektivitas Direksi dalam mengelola This assessment includes an evaluation of the Board of
operasional Perseroan sekaligus mengintegrasikan Directors’ effectiveness in managing the Company’s
prinsip keberlanjutan dalam pelaksanaan strategi dan operations while integrating sustainability principles
kegiatan usaha. into strategic and business activities.
234 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 235
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Hasil evaluasi terhadap kinerja Direksi secara keseluruhan The outcomes of the evaluation regarding the overall
dan kinerja masing-masing anggota Direksi secara and individual performance of the Board of Directors
individual akan merupakan bagian tak terpisahkan are inseparable with the compensation and incentive
dalam skema kompensasi dan pemberian insentif bagi scheme for members of the Board of Directors.
anggota Direksi.
Hasil evaluasi kinerja masing-masing anggota The individual performance assessment of each Board
Direksi secara individual merupakan salah satu dasar member is a key consideration for Shareholders when
pertimbangan khususnya bagi Pemegang Saham untuk deciding to dismiss or reappoint a specific Board
pemberhentian dan/atau menunjuk kembali anggota member. This performance assessment serves as a
Direksi yang bersangkutan. Hasil evaluasi kinerja method for evaluating and enhancing the effectiveness
tersebut merupakan sarana penilaian serta peningkatan of the Board of Directors.
efektivitas Direksi.
Kriteria evaluasi kinerja Direksi mencakup: The criteria for evaluating the performance of the Board
of Directors include the following:
1. Tingkat kehadirannya dalam Rapat Direksi maupun 1. Attendance rate at Board of Directors meetings and
rapat gabungan dengan Dewan Komisaris. joint meetings with the Board of Commissioners.
2. Kontribusinya dalam aktivitas bisnis Perusahaan. 2. Contribution to the Company’s business activities.
3. Keterlibatannya dalam penugasan-penugasan tertentu. 3. Involvement in specific assignments.
4. Komitmennya dalam memajukan kepentingan 4. Commitment to advancing the Company’s interests.
Perusahaan.
5. Ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan 5. Compliance with applicable laws, regulations, and
yang berlaku serta kebijakan Perusahaan. Company policies.
6. Pencapaian target Perusahaan yang tertuang dalam 6. Achievement of the Company’s targets as outlined
Rencana Kerja Tahunan. in the Annual Work Plan.
KEBIJAKAN NOMINASI DAN REMUNERASI NOMINATION AND REMUNERATION POLICY
[GRI 2-10, 2-19, 2-20] [GRI 2-10, 2-19, 2-20]
Nominasi Dewan Komisaris dan Direksi Nomination of the Board of Commissioners and the
Board of Directors
Perseroan memiliki Komite Nominasi dan Remunerasi The Company has a Nomination and Remuneration
yang menjalankan fungsi untuk menerapkan kebijakan Committee that is responsible for executing nomination
nominasi sebagai bagian dari proses seleksi dan policies. The Company’s nomination procedure is
pengangkatan badan tata kelola tertinggi Perseroan. as follows:
Prosedur nominasi Perseroan yang dijalankan adalah
sebagai berikut:
1. Menyusun komposisi dan proses nominasi anggota 1. Formulate the composition and nomination process
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. for members of the Directors and/or members of the
Board of Commissioners.
2. Menyusun kebijakan dan kriteria yang dibutuhkan 2. Formulate the policy and criteria required for
dalam proses nominasi calon anggota Direksi dan/ the nomination process of candidate members
atau anggota Dewan Komisaris. of the Directors and/or members of the Board
of Commissioners.
3. Membantu pelaksanaan evaluasi atas kinerja anggota 3. Assist in implementing the evaluation of the
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. performance of members of the Directors and/or
members of the Board of Commissioners.
4. Menyusun program pengembangan untuk 4. Formulate a development program to enhance
meningkatkan kemampuan anggota Direksi dan/ the capacity of members of the Directors and/or
atau anggota Dewan Komisaris. members of the Board of Commissioners.
5. Menelaah dan mengusulkan calon yang memenuhi 5. Analyze and propose qualified candidates as
syarat sebagai anggota Direksi dan/atau anggota members of the Directors and/or members of
Dewan Komisaris kepada Dewan Komisaris untuk the Board of Commissioners to the Board of
disampaikan kepada RUPS. Commissioners for submission to the GMS.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 235
Page 236
Dalam proses nominasi dan seleksi tersebut, Perseroan During the nomination and selection process, the
mempertimbangkan berbagai kriteria, antara lain Company evaluates multiple criteria such as the
integritas, kompetensi, pengalaman, serta independensi integrity, competence, experience, and independence of
calon, dengan memperhatikan keberagaman latar candidates. It also emphasizes the importance of diverse
belakang dan keahlian yang relevan dengan kegiatan backgrounds and expertise relevant to the Company’s
usaha dan dampak Perseroan. Pandangan dan keputusan activities and impact. Additionally, Shareholders’ opinions
Pemegang Saham juga menjadi pertimbangan utama and decisions play a crucial role in the final consideration,
dalam proses penetapan akhir melalui RUPS. primarily through the GMS.
Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi Remuneration of the Board of Commissioners and the
Board of Directors
Pelaksanaan fungsi remunerasi di Perseroan dilakukan The remuneration function within the Company is
oleh Komite Nominasi dan Remunerasi dengan rincian performed by the Nomination and Remuneration
sebagai berikut: Committee, which has the following responsibilities:
1. Menyusun struktur remunerasi bagi anggota Direksi 1. Develop the remuneration structure for members
dan/atau anggota Dewan Komisaris. of the Board of Directors and/or members of the
Board of Commissioners.
2. Menyusun kebijakan atas remunerasi bagi anggota 2. Establish the remuneration policy for members of
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. the Board of Directors and/or members of the Board
of Commissioners.
3. Menyusun besaran atas remunerasi bagi anggota 3. Determine the remuneration amount for members
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. of the Board of Directors and/or members of the
Board of Commissioners.
Kebijakan remunerasi Perseroan mencakup komponen The Company’s compensation policy includes both
remunerasi yang bersifat tetap dan variabel, serta fixed and variable components and is designed to
dirancang untuk mencerminkan tanggung jawab, kinerja, reflect each member of the Board of Commissioners
dan kontribusi masing-masing anggota Dewan Komisaris and Board of Directors’ responsibilities, performance,
dan Direksi. Struktur remunerasi tersebut ditujukan untuk and contributions. This pay structure aims to promote
mendorong pencapaian kinerja yang berkelanjutan serta sustainable performance and responsible management
pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial of the Company’s economic, environmental, and
Perseroan secara bertanggung jawab. social impacts.
Penyusunan struktur, kebijakan dan besaran remunerasi When formulating the structure, policy, and amount of
harus memperhatikan: remuneration, the following factors must be considered:
1. Remunerasi yang berlaku pada industri sesuai dengan 1. The remuneration standards prevalent in the industry
kegiatan usaha perusahaan sejenis dan skala usaha for companies of similar type and scope as the
dari Perseroan dalam industrinya. Company in the relevant field.
2. Tugas, tanggung jawab dan wewenang anggota 2. The duties, responsibilities, and authorities
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris dikaitkan of Directors and/or members of the Board of
dengan pencapaian tujuan dan kinerja Perseroan. Commissioners that impact the achievement of the
Company’s objectives and performance.
3. Target kinerja atau kinerja masing-masing anggota 3. The performance targets or actual performance of
Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris. each Director and/or Commissioner.
4. Keseimbangan tunjangan antara yang bersifat tetap 4. The balance between fixed and variable allowances.
dan bersifat variabel.
Proses penetapan remunerasi dilakukan secara objektif The Nomination and Remuneration Committee
dan independen oleh Komite Nominasi dan Remunerasi, objectively and independently determines the
sebelum diajukan kepada Dewan Komisaris dan remuneration process before presenting it to the Board
selanjutnya dimintakan persetujuan Pemegang Saham of Commissioners, followed by seeking Shareholder
melalui RUPS. Hasil keputusan Pemegang Saham atas approval through the GMS. The Shareholders’ decision
236 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 237
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
kebijakan dan besaran remunerasi tersebut menjadi regarding the policy and amount of remuneration forms
dasar implementasi remunerasi bagi Dewan Komisaris the basis for establishing compensation for the Board
dan Direksi. of Commissioners and Directors.
RASIO KOMPENSASI TOTAL TAHUNAN TOTAL ANNUAL COMPENSATION RATIO
[GRI 2-21] [GRI 2-21]
Struktur, kebijakan dan besaran remunerasi harus The structure, policy, and level of remuneration must
dievaluasi oleh Komite Nominasi dan Remunerasi paling be assessed by the Nomination and Remuneration
kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu) tahun. Committee at least once a year.
Jumlah remunerasi Dewan Komisaris untuk tahun buku The remuneration amount for the Board of Commissioners
2025 mengacu pada hasil keputusan RUPST tanggal for the 2025 financial year is based on the AGMS
28 April 2025. resolution from April 28, 2025.
Jumlah remunerasi Direksi adalah sebagai berikut: The remuneration for the Board of Directors is outlined
as follows:
Gaji Presiden Direktur Gaji Direksi Lain Honorarium Komisaris
President Director’s Salary Other Directors’Salary Commissioner’s Honorarium
100 % AVG
99,5 % AVG
48,9 %
dari Gaji Presiden dari Gaji Presiden dari Gaji Presiden
Direktur Direktur Direktur
100% of the President Averagely 83.9% of the Averagely 37% of the
Director’s Salary President Director’s Salary President Director’s Salary
Jenis Tunjangan Direksi dan Dewan Komisaris:
Types of Allowances for Directors and Board of Commissioners:
Direksi Board of Directors
1. Remunerasi. 1. Remuneration.
2. Tunjangan Hari Raya (THR). 2. Holiday Allowance (THR).
3. Program Kepemilikan Mobil. 3. Car Ownership Program.
4. Dana Pensiun. 4. Pension Fund.
5. Asuransi Kesehatan. 5. Health Insurance.
6. Cuti Besar/Cuti Panjang. 6. Grand Leave/Long Leave.
7. Tunjangan Cuti Besar. 7. Grand Leave Allowance.
Dewan Komisaris Board of Commissioners
1. Tunjangan Hari Raya (THR). 1. Holiday Allowance (THR).
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 237
Page 238
Peran Badan Tata Kelola Tertinggi Dalam
Penerapan Tata Kelola Keberlanjutan dan
Pelaporan Keberlanjutan [GRI 2-14, 2-26]
Role of the Highest Governance Body in the Implementation of Sustainability
Governance and Sustainability Report
Badan Tata Kelola Tertinggi Perseroan, yang The Company’s Highest Governance Body, comprising the
terdiri dari Dewan Komisaris dan Direksi, memiliki Board of Commissioners and the Board of Directors, has a
peran strategis dalam memastikan bahwa prinsip strategic role in ensuring the integration of sustainability
keberlanjutan terintegrasi secara konsisten ke dalam principles into the Company’s overall direction, including
arah bisnis Perseroan, termasuk dalam proses pelaporan sustainability reporting. This involves setting the
keberlanjutan. Keterlibatan ini mencakup penetapan visi, Company’s vision, values, and strategies, which act as the
nilai-nilai, dan strategi Perseroan yang menjadi landasan basis for managing economic, environmental, and social
dalam pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan impacts, and serve as the main reference for preparing
sosial, serta menjadi acuan utama dalam penyusunan and disclosing sustainability information.
dan pengungkapan informasi keberlanjutan.
Dalam konteks pelaporan keberlanjutan, Dewan Komisaris In sustainability reporting, the Board of Commissioners
dan Direksi bertanggung jawab untuk meninjau dan and the Board of Directors are responsible for reviewing
menyetujui informasi yang dilaporkan, termasuk and approving the reported information, including key
topik-topik material Perseroan. Proses peninjauan topics for the Company. The review process occurs in
dilakukan secara berjenjang, dimulai dari pengumpulan stages, starting with data collection and processing by
dan pengolahan data oleh manajemen dan unit kerja management and relevant work units, then followed
terkait, dilanjutkan dengan pembahasan internal untuk by internal discussions to ensure the information’s
memastikan kelengkapan, konsistensi, dan akurasi completeness, consistency, and accuracy. The report,
238 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 239
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
informasi. Selanjutnya, laporan beserta topik material along with the disclosed key topics, is then submitted
yang diungkapkan disampaikan kepada Direksi dan to the Boards for thorough review before final approval.
Dewan Komisaris untuk dilakukan penelaahan menyeluruh Through this process, the Highest Governance Body
sebelum memperoleh persetujuan akhir. Melalui oversees and is accountable for the quality and substance
mekanisme ini, Badan Tata Kelola Tertinggi menjalankan of the Company’s sustainability disclosures.
fungsi pengawasan dan akuntabilitas atas kualitas serta
substansi pengungkapan keberlanjutan Perseroan.
Pelaksanaan tata kelola keberlanjutan sehari-hari The daily governance of sustainability is overseen by
dikoordinasikan melalui Sustainability Directorate the Sustainability Directorate, which reports to the Vice
yang berada di bawah Wakil Presiden Direktur dan President Director and is subject to supervision by the
melapor langsung kepada Presiden Direktur. Direktorat Board of Directors. This directorate is responsible for
ini bertanggung jawab atas pengelolaan dampak managing the economic, environmental, and social
ekonomi, lingkungan, dan sosial dari kegiatan operasional impacts of the Company’s operational activities,
Perseroan, termasuk memastikan kepatuhan terhadap including ensuring adherence to applicable laws and
peraturan perundang-undangan yang berlaku serta regulations and integrating sustainability principles into
integrasi keberlanjutan dalam proses bisnis. Pemisahan business processes. This distribution of roles sustains
peran ini memastikan adanya keseimbangan antara fungsi an equilibrium between the strategic oversight provided
pengawasan strategis oleh Badan Tata Kelola Tertinggi by the Supreme Governance Body and the operational
dan fungsi pengelolaan operasional oleh manajemen. management duties delegated to management.
Selain menjalankan fungsi pengelolaan dampak, In addition to performing impact management functions,
Perseroan menyediakan berbagai mekanisme komunikasi the Company offers various communication channels
yang dapat dimanfaatkan oleh pemangku kepentingan that can be used by internal and external stakeholders.
internal maupun eksternal. Mekanisme ini berfungsi These channels allow individuals to seek advice on
sebagai sarana bagi individu untuk memperoleh nasihat implementing responsible business policies and
terkait penerapan kebijakan dan praktik bisnis yang practices, as well as to submit questions, feedback,
bertanggung jawab, sekaligus untuk menyampaikan and concerns about the Company’s business conduct.
pertanyaan, masukan, maupun kekhawatiran atas perilaku These communication methods include investor
bisnis Perseroan. Saluran komunikasi tersebut meliputi visits, community meetings, email communications,
kunjungan investor, pertemuan dengan masyarakat, and suggestion boxes located within the Company’s
komunikasi melalui surat elektronik, serta kotak saran operational areas.
yang tersedia di lingkungan operasional Perseroan.
Setiap masukan dan kekhawatiran yang diterima All inputs and concerns submitted through these
melalui mekanisme tersebut dicatat, ditelaah, dan channels are recorded, assessed, and handled by relevant
ditindaklanjuti oleh unit kerja terkait sesuai dengan departments according to their importance and content.
tingkat materialitas dan substansinya. Hasil tindak lanjut The results of these follow-up actions serve as evaluation
menjadi bahan evaluasi bagi manajemen dan, apabila evidence for management and, when appropriate,
relevan, dilaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris are shared with the Board of Directors and Board of
sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan praktik Commissioners to support the Company’s governance
keberlanjutan Perseroan. and sustainability improvements.
Untuk memastikan konsistensi dan akurasi pelaporan, To ensure consistency and accuracy in reporting, the
Direksi memberikan mandat kepada Sekretaris Board of Directors has assigned the Corporate Secretary
Perusahaan untuk mengoordinasikan penyusunan to oversee the development of the Sustainability Report.
Laporan Keberlanjutan. Sekretaris Perusahaan The Corporate Secretary ensures that all critical topics
memastikan bahwa seluruh topik material terkait dampak regarding economic, environmental, and social impacts
ekonomi, lingkungan, dan sosial telah tercakup secara are thoroughly covered and clearly communicated to
memadai dan disampaikan secara transparan kepada stakeholders. This approach helps the Company deliver
para pemangku kepentingan. Dengan pendekatan ini, trustworthy reports and strengthens stakeholder
Perseroan berupaya menjaga keandalan pelaporan confidence in TAPG’s sustainability governance.
sekaligus memperkuat kepercayaan pemangku
kepentingan terhadap tata kelola keberlanjutan TAPG.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 239
Page 240
Struktur Organisasi
Divisi Sustainability [OJK E.1]
Organizational Structure of the Sustainability Division
Chief Executive Officer
Vice President Director
Sustainability Directorate
Deputy Director (1)
Fire & SafetyAudit
Management
Internal Division
Internal Audit
Sub Division Head (0)
Fire Management Safety Management
Section Head (1) Department Head (1)
240 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 241
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Direktorat Sustainability dibentuk untuk menjalankan The Sustainability Directorate was established to
strategi, dan mengimplementasikan kebijakan implement the Company’s sustainability policies and
keberlanjutan Perseroan dan dipimpin Deputy Director strategies. It is led by a Deputy Director who reports
yang bertanggung jawab secara langsung kepada Vice directly to the Vice President Director. The Deputy
President Director. Deputy Director Sustainability Director of Sustainability oversees activities, implements
bertugas mengawasi kegiatan, implementasi, and monitors processes, and ensures that all operational
pemantauan dan memastikan seluruh kegiatan functions comply with relevant sustainability regulations.
operasional selalu dilakukan berdasarkan regulasi
keberlanjutan yang berlaku.
Certification & Environment
Audit Internal Division
Internal Audit
Sub Division Head (1)
Environmental Management Sustainability Certification & Rating
Department Head (0) Sub Department Head (1)
Environmental Climate Change &
Certification Report & Rating
Compliance Conservation
Section Head (1) Section Head (1) Staff (0) Staff (1)
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 241
Page 242
Pengetahuan Kolektif Badan
Tata Kelola Tertinggi [GRI 2-17][OJK E.2]
Collective Knowledge of the Highest Governance Body
Perseroan memandang bahwa penguatan pengetahuan The Company considers strengthening the collective
kolektif Dewan Komisaris dan Direksi merupakan fondasi knowledge of the Board of Commissioners and the Board
penting dalam memastikan pengambilan keputusan of Directors as a fundamental element for facilitating
yang efektif dan bertanggung jawab, khususnya dalam effective and responsible decision-making, particularly
menghadapi dinamika bisnis dan tantangan keberlanjutan. when navigating business dynamics and sustainability
Oleh karena itu, Perseroan secara berkelanjutan challenges. Consequently, the Company relentlessly
mengambil langkah-langkah untuk meningkatkan strives to improve the understanding, skills, and
pemahaman, keterampilan, dan pengalaman Badan Tata expertise of the Highest Governance Body concerning
Kelola Tertinggi terkait pembangunan berkelanjutan. sustainable development.
Upaya tersebut dilakukan melalui partisipasi Dewan These efforts involve the participation of the Board of
Komisaris dan Direksi dalam berbagai program Commissioners and the Board of Directors in various
pengembangan kapasitas, seperti seminar, lokakarya, capacity-building activities such as seminars, workshops,
diskusi strategis, dan forum eksternal yang membahas strategic discussions, and external forums that address
isu-isu ekonomi, lingkungan, dan sosial yang relevan economic, environmental, and social issues relevant
dengan kegiatan usaha Perseroan. Selain pembelajaran to the Company’s business operations. In addition to
eksternal, peningkatan pengetahuan kolektif juga external learning opportunities, collective knowledge
didukung melalui sesi internal dan pembahasan expansion is also encouraged through internal sessions
strategis bersama manajemen, yang memungkinkan and strategic dialogues with management. This approach
Dewan Komisaris dan Direksi memperoleh pemahaman enables the Board of Commissioners and the Board of
yang lebih mendalam mengenai profil risiko, peluang, Directors to acquire a deeper understanding of the risk
serta dampak keberlanjutan dari operasional Perseroan. profile, opportunities, and sustainability implications
Pendekatan ini memastikan bahwa wawasan yang of the Company’s activities. Such strategy ensures
diperoleh tidak hanya bersifat individual, tetapi that the insights obtained are not merely individual
terakumulasi sebagai pengetahuan kolektif yang but are accumulated as collective knowledge, thereby
memperkuat fungsi pengawasan dan arahan strategis strengthening the oversight function and strategic
Badan Tata Kelola Tertinggi. direction of the Highest Governance Body.
Berikut adalah program pengembangan kompetensi The following management competency development
manajemen terkait bisnis berkelanjutan: programs are oriented towards sustainable business:
PROGRAM PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUSTAINABLE BUSINESS MANAGEMENT
MANAJEMEN TERKAIT BISNIS COMPETENCY DEVELOPMENT PROGRAM
BERKELANJUTAN
Pelatihan Dewan Komisaris
Training of Board of Commissioners
Tanggal Pelatihan Nama Pelatihan Peran
Training Date Training Name Role
18-19 Februari 2025 Peserta
Indonesia Economic Summit 2025
February 18-19, 2025 Participant
20-22 Maret 2025 Peserta
The Owners Forum Barcelona
March 20-22, 2025 Participant
242 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 243
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Tanggal Pelatihan Nama Pelatihan Peran
Training Date Training Name Role
9-13 April 2025 Peserta
Asia Business Council Spring Forum: New Delhi
April 9-13, 2025 Participant
5-8 Mei 2025 Peserta
Ecosperity week - Philanthropy Asia Summit 2025
May 5-8, 2025 Participant
22 Mei 2025 Peserta
Triputra Group Governance Forum 2025
May 22, 2025 Participant
29 Mei-1 Juni 2025 Peserta
The Kyoto Meeting 2025
May 29-June 1, 2025 Participant
13 Juni 2025 KADIN: Kuliah Umum dan Penandatanganan Nota Peserta
June 13, 2025 Kesepahaman (MoU) KADIN Indonesia bersama Lemhannas RI Participant
Invitation - Meet The Leaders with Rosan Roeslani:
13 Juni 2025 Peserta
Entrepreneurial Leadership in Action: Steering Indonesia's
June 13, 2025 Participant
Investment & Industrial Renaisance
30 Juni 2025 Peserta
Grand Launching Prasasti: Center for Policy Studies
June 30, 2025 Participant
Singapore Management University Learning Trip to London &
7-11 Juli 2025 Peserta
EU: The London School of Economics and Political Science,
July 7-11, 2025 Participant
London Interdisciplinary School, University of St Gallen
7 Agustus 2025 Peserta
Retreat Akmil Kadin
August 7, 2025 Participant
24-29 Agustus 2025 Endeavor: Executive Education Programs (Harvard Business Peserta
August 24-29, 2025 School Participant
3 September 2025 Peserta
Triputra Group Executive Briefing 2025
September 3, 2025 Participant
10-13 September 2025 Peserta
Asia Business Council Autumn Forum: Seoul
September 10-13, 2025 Participant
26 September 2025 Peserta
Afternoon Tea Kompas
September 26, 2025 Participant
29 September 2025 Global-Asia Family Office Summit 2025 - Charting the Course Peserta
September 29, 2025 in a Different World Participant
1-3 Oktober 2025 Peserta
Asia Summit 2025
October 1-3, 2025 Participant
4 Oktober 2025 Peserta
Annual Temasek Events 2025
October 4, 2025 Participant
10 Oktober 2025 Peserta
Indonesia Sustainability Forum 2025
October 10, 2025 Participant
14 Oktober 2025 Peserta
FORBES GLOBAL CEO CONFERENCE
October 14, 2025 Participant
31 Oktober-3 November 2025 Peserta
ALF Annual Gathering 2025
October 31-November 3, 2025 Participant
30 November-2 Desember 2025 Peserta
Rapimnas Kadin Indonesia 2025
November 30-December 2, 2025 Participant
3 Desember 2025 Peserta
Indonesia Food Resilience Forum 2025
December 3, 2025 Participant
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 243
Page 244
Pelatihan Direksi
Training of Board of Directors
Tanggal Pelatihan Nama Pelatihan Peran
Training Date Training Name Role
22 Januari 2025 IBC Dialogue: "Strategic Expansion of Indonesia's Overseas Peserta
January 22, 2025 Workers Industry to Support National Economic Goals" Participant
18 Februari 2025 Peserta
IBC Economic Summit 2024
February 18, 2025 Participant
22 Mei 2025 Peserta
Triputra Group Governance Forum 2025
May 22, 2025 Participant
3 September 2025 Peserta
Triputra Group Executive Briefing 2025
September 3, 2025 Participant
18 September 2025 Roundtable Decision SUAR I - Kekuatan Ekonomi Pekerja Peserta
September 18, 2025 Migran Indonesia Participant
Focus Group Discussion (FGD) bertajuk: “Membangun Rantai
7 Oktober 2025 Pasok Kelapa yang Berkelanjutan dan Bebas Deforestasi untuk Peserta
October 7, 2025 Pasar Global” – Road to Indonesia Sustainable Agriculture Participant
Summit 2026
10 Oktober 2025 Peserta
Indonesia International Sustainability Forum (IISF) 2025
October 10, 2025 Participant
4 November 2025 Peserta
Kompas100 CEO Forum powered by PLN ke-16
November 4, 2025 Participant
5 November 2025 Seminar Investortrust: “Economic Outlook: Tahun 2026, Tahun Peserta
November 5, 2025 Ekspansi” Participant
Undangan Focus Group Discussion: Road to JFSS "Optimalisasi
18 November 2025 Peserta
Skema Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk Peningkatan
November 18, 2025 Participant
Kesejahteraan Petani Tebu" - KADIN
21 November 2025 Peserta
FGD WG Karet - Kadin Indonesia
November 21, 2025 Participant
25 November 2025 Forbes Asia is hosting a Best Under A Billion Forum and Awards Peserta
November 25, 2025 Dinner Participant
2 Desember 2025 Roundtable Decision SUAR: “KEK Akseleratif Atraktif Tingkatkan Peserta
December 2, 2025 Investasi dan Lapangan Kerja” Participant
244 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 245
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Menjaga Integritas
Maintaining Integrity
Korupsi, suap, gratifikasi dan tindakan penipuan (fraud) Corruption, bribery, gratuities, and fraud can harm the
berdampak negatif dalam Perseroan karena merusak Company by undermining ethical business practices.
praktik bisnis yang sehat. Keterlibatan pegawai Employees must engage in gratification control by
dalam pengendalian gratifikasi diwujudkan melalui signing the Company’s Integrity Pact (Code of Conduct).
penandatanganan Pakta Integritas Perseroan (Pedoman The Human Capital (HC) Directorate has also provided
Etika Berperilaku). Human Capital (HC) Directorate juga oral and written consultations to Divisions/Units
telah memberikan konsultasi secara lisan dan tertulis atas regarding inquiries about Gratification.
pertanyaan Divisi/Satuan/Unit terkait dengan Gratifikasi.
Komunikasi, Pelatihan, dan Pengelolaan
Risiko Antikorupsi [GRI 3-3]
Anti-Corruption Communication, Training, and Risk Management
Perseroan menempatkan pencegahan korupsi dan The Company considers corruption and bribery
penyuapan sebagai bagian integral dari tata kelola prevention a key part of its sustainability governance
keberlanjutan dan manajemen risiko perusahaan. and corporate risk management. The anti-corruption
Pendekatan pengelolaan antikorupsi dilaksanakan approach is systematically put into action through
secara sistematis melalui penetapan kebijakan internal, internal policies, risk assessments, communication,
penilaian risiko, komunikasi dan pelatihan, serta training, and structured reporting and follow-up
mekanisme pelaporan dan tindak lanjut yang terstruktur. processes. This framework aims to ensure compliance
Kerangka ini dirancang untuk memastikan kepatuhan with relevant laws and regulations while fostering a
terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku culture of integrity throughout all Company operations.
sekaligus memperkuat budaya integritas di seluruh lini
operasional Perseroan.
Sebagai landasan kebijakan, Perseroan telah menetapkan As a policy foundation, the Company has issued Internal
Memo Internal No. MI/HC/X/2022/028 tentang Kebijakan Memo No. MI/HC/X/2022/028 regarding the Anti-
Antikorupsi dan Anti Penyuapan di Triputra Agro Persada Corruption and Anti-Bribery Policy at Triputra Agro
Group (TAPG) tertanggal 10 Oktober 2022, yang berlaku Persada Group (TAPG), dated October 10, 2022, which
di seluruh Grup Perseroan. Kebijakan ini mengatur applies across the entire Company Group. This policy
prinsip-prinsip pencegahan korupsi dan penyuapan, outlines the principles for preventing corruption and
larangan atas segala bentuk gratifikasi yang tidak sah, bribery, bans all forms of unlawful gratuities, and requires
serta kewajiban seluruh insan TAPG untuk menjunjung all TAPG personnel to uphold integrity when conducting
tinggi integritas dalam menjalankan kegiatan usaha. business. Additionally, the Company has enacted an
Selain itu, Perseroan juga menerapkan Memo Internal Internal Memo on the Whistleblower System and an
mengenai Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblower Integrity Pact, which are key components of the internal
System) serta Pakta Integritas, yang menjadi bagian control and corporate governance framework.
tidak terpisahkan dari kerangka pengendalian internal
dan tata kelola perusahaan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 245
Page 246
PENILAIAN RISIKO KORUPSI [GRI 205-1] CORRUPTION RISK ASSESSMENT [GRI 205-1]
Perseroan secara bertahap melakukan penilaian risiko The Company has been conducting corruption risk
korupsi sebagai bagian dari proses manajemen risiko assessments as an integral component of its corporate risk
perusahaan. Penilaian ini mencakup aktivitas operasional management framework. These evaluations encompass
utama, fungsi pendukung, serta interaksi dengan pihak primary operational activities, support functions, and
ketiga, dengan tujuan mengidentifikasi area yang memiliki engagements with third parties, with the objective of
potensi risiko korupsi dan penyuapan. Risiko signifikan identifying areas susceptible to corruption and bribery
yang menjadi perhatian antara lain terkait proses risks. Major risks include those associated with the
pengadaan barang dan jasa, hubungan dengan kontraktor procurement of goods and services, relationships with
dan pemasok, serta aktivitas operasional yang melibatkan contractors and suppliers, as well as operational activities
perizinan dan interaksi dengan pihak eksternal. involving licensing and external interactions.
Hasil penilaian risiko tersebut digunakan sebagai The outcomes of these risk assessments serve as a
dasar untuk menetapkan langkah-langkah mitigasi, foundation for implementing mitigation strategies,
memperkuat pengendalian internal, serta menentukan strengthening internal controls, and setting priorities
prioritas sosialisasi dan pelatihan antikorupsi di for anti-corruption outreach and training within
lingkungan Perseroan. the Company.
KOMUNIKASI DAN P E L AT I H A N COMMUNICATION AND ANTI-CORRUPTION
ANTIKORUPSI [GRI 205-2] TRAINING [GRI 205-2]
Kebijakan dan prosedur antikorupsi yang diatur The anti-corruption policies and procedures outlined in
dalam Memo Internal Kebijakan Antikorupsi dan Anti the Internal Memo on Anti-Corruption and Anti-Bribery
Penyuapan, Whistleblower System, serta Pakta Integritas Policies, the Whistleblower System, and the Integrity
dikomunikasikan kepada Dewan Komisaris, Direksi, dan Pact are communicated to the Board of Commissioners,
seluruh karyawan melalui sosialisasi internal dan media the Board of Directors, and all employees through
komunikasi perusahaan. Perseroan juga mengharuskan internal dissemination and company communications.
kontraktor, pemasok, dan mitra usaha untuk memahami Furthermore, the Company obligates contractors,
dan mematuhi prinsip-prinsip antikorupsi yang diterapkan suppliers, and business partners to comprehend and
Perseroan, yang disampaikan antara lain melalui ketentuan adhere to the Company’s anti-corruption principles,
kerja sama dan komunikasi bisnis. which are conveyed, among other means, through terms
of cooperation and business correspondence.
Selain komunikasi kebijakan, Perseroan menyelenggarakan In addition to policy dissemination, the Company
pelatihan antikorupsi secara bertahap bagi karyawan implements progressive anti-corruption training
guna meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan programs for employees to deepen their understanding
internal, potensi risiko korupsi, serta mekanisme of internal policies, potential corruption risks, and
pelaporan pelanggaran. Pelatihan ini bertujuan untuk mechanisms for reporting violations. This training is
memastikan bahwa prinsip antikorupsi tidak hanya designed to ensure that anti-corruption principles are
dipahami, tetapi juga diterapkan secara konsisten dalam not only comprehended but also consistently integrated
kegiatan operasional sehari-hari. into daily operational practices.
INSIDEN KORUPSI DAN TINDAK LANJUT CORRUPTION CASES AND FOLLOW-UPS
[GRI 205-3] [GRI 205-3]
Sepanjang tahun pelaporan 2025, Perseroan tidak During the 2025 reporting year, the Company did not
mencatat adanya insiden korupsi yang terkonfirmasi. record any confirmed corruption incidents. As a result,
Dengan demikian, tidak terdapat kasus pemberhentian there were no employee dismissals, disciplinary actions,
atau sanksi disiplin terhadap karyawan, penghentian contract terminations or non-renewals with business
atau tidak diperpanjangnya kontrak dengan mitra usaha, partners, or legal cases related to corruption involving
maupun perkara hukum publik terkait korupsi yang the Company or its employees.
melibatkan Perseroan atau karyawannya.
Perseroan terus mendorong pemanfaatan Whistleblower The Company promotes the use of its Whistleblower
System sebagai sarana resmi bagi karyawan dan pihak System as an official, secure, and confidential channel
eksternal untuk melaporkan dugaan pelanggaran secara for employees and external parties to report suspected
aman dan rahasia. Setiap laporan yang diterima akan misconduct. All reports will be addressed following
ditangani sesuai dengan ketentuan dalam Memo Internal the procedures outlined in the Internal Memorandum,
yang berlaku, termasuk proses verifikasi dan tindak lanjut, including verification and follow-up, demonstrating
sebagai bagian dari komitmen Perseroan dalam menjaga the Company’s dedication to integrity, transparency,
integritas, transparansi, dan akuntabilitas. and accountability.
246 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 247
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Sistem Pengaduan Keluhan [GRI 2-16, 2-26]
Grievance System
Perseroan menghargai setiap masukan dan kritikan To maintain a harmonious relationship between the
para pemangku kepentingan, dalam rangka menjaga Company and its stakeholders and to ensure sustainable
hubungan harmonis antara Perseroan dengan para operational activities, the Company values feedback and
pemangku kepentingan dalam melakukan kegiatan input from all stakeholders. Therefore, the Company has
operasional yang berkelanjutan. Untuk itu Perseroan telah established a mechanism for receiving and resolving
menyediakan mekanisme penerimaan dan penyelesaian complaints from stakeholders, both on-site and at
keluhan dari pemangku kepentingan, baik di Site maupun the Head Office, as well as from external parties,
di Head Office, dan juga pihak eksternal agar masalah allowing all issues or complaints to be addressed and
atau keluhan tersebut dapat direspon dan diselesaikan resolved promptly.
secara cepat.
JAMINAN PERLINDUNGAN PELAPOR G UA R A N T E E O F W H I S T L E B L OW E R
PENGADUAN PROTECTION
1. Perseroan berkomitmen untuk melindungi pelapor 1. The Company is committed to protecting
yang beritikad baik dan Perseroan akan patuh terhadap whistleblowers who come forward in good faith
seluruh peraturan perundang-undangan serta praktik and will comply with all applicable laws and
terbaik yang berlaku dalam penyelenggaraan sistem regulations, using best practices in implementing the
perlindungan pelapor. Seluruh laporan pelanggaran whistleblower protection system. The confidentiality
akan dijamin kerahasiaan dan keamanannya dan and security of all reports of violations will be
pelapor akan dijamin haknya untuk memperoleh ensured, and reporters will have the right to obtain
informasi mengenai tindak lanjut atas laporannya. information regarding the investigation of their
reports.
2. Pelapor dapat melakukan pengaduan kepada 2. Whistleblowers may file a complaint with the
Perseroan apabila mendapatkan balasan berupa Company if they experience pressure, threats,
tekanan atau ancaman atau tindakan pembalasan or other forms of retaliation, as well as submit
lain yang dialaminya. Pengaduan dapat disampaikan complaints to the GCG Committee through the
kepada Komite GCG Perseroan melalui mekanisme mechanism implemented by the Company.
yang diterapkan oleh Perseroan.
3. Selain itu Perseroan akan menyediakan perlindungan 3. Furthermore, the Company will provide legal
hukum untuk pelapor yang beritikad baik, hal ini protection to reporters who come forward honestly.
sejalan dengan Pasal 43 Undang-Undang No. 15 This action aligns with Article 43 of Law Number
Tahun 2002 jo Undang-Undang No. 25 Tahun 2003 25 of 2003 on amendments to Law Number 15 of
tentang Tindak Pidana Pencucian Uang dan Pasal 2002 on Money Laundering, Article 13 of Law No.
13 Undang-Undang No. 13 Tahun 2006 tentang 13 of 2006 concerning Protection of Witnesses and
Perlindungan Saksi dan Korban, serta Pasal 5 Victims, and Article 5 of Government Regulation
Peraturan Pemerintah No. 57 Tahun 2003 tentang (“PP”) 57 of 2003 concerning Procedures for Special
Tata Cara Perlindungan Khusus bagi Pelapor dan Protection of Reporters and Witnesses, which serves
Sanksi dalam Tindak Pidana Pencucian Uang. as the implementation regulation of the Money
Laundering Law.
4. Dalam hal pelapor merasa perlu, pelapor dapat juga 4. Under Law No. 13 of 2006 concerning the Protection
meminta bantuan ke Lembaga Perlindungan Saksi of Witnesses and Victims, reporters have the option,
dan Korban (LPSK) sesuai dengan Undang-Undang if they feel it is necessary, to seek assistance from
No. 13 Tahun 2006 Tentang Perlindungan Saksi the Witness and Victim Protection Agency (LPSK).
dan Korban.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 247
Page 248
INVESTIGASI PENANGANAN PENGADUAN/ G R I E VA N C E HANDLING AND
KELUHAN INVESTIGATION
1. Seluruh laporan mengenai pelanggaran yang 1. All incoming reports of violations will be checked to
masuk akan dilakukan verifikasi, dengan tujuan gather enough preliminary evidence to determine
untuk sedapat mungkin mengumpulkan bukti awal their veracity or falsehood, or if insufficient
yang memadai, sehingga dapat ditarik kesimpulan evidence is found, they will be forwarded to the
benar apa tidak laporan tersebut, atau sebaliknya investigation stage.
ditemukan tidak cukupnya bukti untuk diteruskan
ke tahap investigasi.
2. Proses investigasi atas suatu laporan dilakukan 2. A report is investigated by following the principles
dengan memegang asas praduga tidak bersalah of presumption of innocence and objectivity.
dan objektifitas.
3. Hasil dari proses investigasi berupa laporan yang 3. The results of the investigation process are
disertai beberapa bukti pendukung yang dapat presented in the form of a report accompanied by
merupakan bukti fisik maupun bukti non-fisik. supporting evidence, which may include physical or
non-physical evidence.
4. Hasil investigasi tidak berupa opini atau pendapat 4. The findings of the investigation are not expressed
tapi berupa kesimpulan akhir mengenai hasil as opinions but as definitive conclusions that will
investigasi yang akan digunakan sebagai dasar serve as the basis for appropriate action.
keputusan pengambilan tindakan.
Perseroan membagi 2 (dua) macam sistem pelaporan The Company classifies 2 (two) types of existing
yang ada, yaitu Pengaduan Keluhan/Grievance dari pihak reporting systems: Complaints/Grievances from Internal
Internal & Eksternal dan Whistleblowing System (WBS). & External parties and the Whistleblowing System (WBS).
PENANGANAN KELUHAN INTERNAL HANDLING INTERNAL COMPLAINTS
Perseroan menangani segala pengaduan atau pernyataan The Company addresses all complaints or expressions
ketidakpuasan yang dialami karyawan terkait dengan of dissatisfaction experienced by employees concerning
pekerjaan, beban kerja, lingkungan kerja ataupun their work, workload, work environment, or workplace
hubungan kerja. Hal ini tertuang pada Standard relationships. This is outlined in Standard Operating
Operating Procedure No. SOP/SUPP/XI/2016/009 Procedure No. SOP/SUPP/XI/2016/009 regarding
perihal Penyelesaian Keluhan Karyawan di Site, yang the Settlement of Employee Complaints at the Site,
dikelola oleh HC Directorate. managed by the HC Directorate.
Selama periode 2025, total pelaporan yang diterima In 2025, a total of 394 internal complaints were received,
sebanyak 394 pengaduan keluhan secara internal. all of which have been followed up on or completely
Sebanyak 394 keluhan telah selesai ditindaklanjuti atau resolved (100%).
sebesar 100%.
394 pengaduan | complaints
Penanganan Keluhan Internal | Handling Internal Complaints
Pengaduan-pengaduan yang disampaikan adalah terkait The complaints lodged pertained to housing facilities,
fasilitas perumahan, alat kerja, dan ketenagakerjaan. work equipment, and employment conditions.
Perseroan berkomitmen untuk menindaklanjuti The Company encourages all employees to voice
dan menyelesaikan keluhan internal dari seluruh their concerns and is fully committed to promptly
perusahaan anak. addressing and resolving internal complaints from all
subsidiary companies.
248 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 249
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Alur Proses Penanganan Pengaduan/Keluhan Internal
Management of Internal Complaint Flow
1. Karyawan | Employee
Mengisi Form Penyampaian Keluhan Karyawan
(FPKK)
Filling out the Employee’s Complaint Submission
Form (FPKK)
3. Karyawan | Employee
2. FPKK disampaikan ke atasan langsung Tidak/No Memasukkan Form Penyampaian Keluhan Karyawan (FPKK)
FPKK is submited to the direct
supervisor
ke Kotak Saran
Putting the FPKK into a Suggestion Box
Ya/Yes
5. Karyawan | Employee 4. Staf PGA | PGA Staff
Mengisi Form Penyampaian Keluhan Karyawan Membuka kotak saran, menganalisis, dan mendistribusikan FPKK ke
(FPKK) kepada Atasan Langsung Atasan terkait/Pejabat Tinggi di site
Submitting the FPKK to the Employees Direct Opening up the suggestion box, analysing, and distributing the FPKK
Supervisor to the Relevant Supervisor
6. Atasan Langsung Karyawan 7. Atasan Langsung Karyawan 8. Karyawan | Employee
Employee’s Direct Supervisor Employee’s Direct Supervisor
Menandatangani FPKK dengan
Menerima dan menganalisa FPKK dan mendiskusikan Mengisi tanggapan dan memberikan informasi “Selesai/
penyelesaian keluhan bersama karyawan menandatangani serta mengembalikan Tidak Selesai”
Receiving and analysing the FPKK and discussing FPKK kepada karyawan Signing the FPKK and stating that
complaint settlement with the relevant employee Filling out a response and signing and the complaint has been “Settled/
returning the FPKK to the employee Not Settled”
10. Staf PGA | PGA Staff 9. Karyawan | Employee
Menerima FPKK dan membuat Laporan Keluhan Menyerahkan FPKK kepada
karyawan dan Tanggapan Perseroan staf PGA
Receiving the FPKK and preparing Employee’s Submitting the FPKK to the
Complaint Report and Company’s Response PGA staff
12. Staf PGA | PGA Staff
11. Keluhan Selesai?
Has the complaint been settled? Tidak/No Mengembalikan FPKK kepada Karyawan
Returning the FPKK to the Employee
Ya/Yes
Rekapitulasi penerimaan dan
penanganan Keluhan Penyelesaian Keluhan Karyawan
Recapitulating of Complaint Receipt and Settlement of Employee’s Complaint
management
PENANGANAN KELUHAN HANDLING EXTERNAL COMPLAINTS
EKSTERNAL [GRI 2-16] [GRI 2-16]
Perseroan selalu mengutamakan asas kekeluargaan When addressing any complaint, the Company always
dengan menempatkan musyawarah sebagai langkah awal starts with friendly discussions to resolve the issue
dalam setiap penyelesaian keluhan yang disampaikan. and find solutions. Any stakeholder wishing to express
Setiap pemangku kepentingan yang ingin menyampaikan their aspirations or complaints can come directly to the
aspirasi/saran ataupun keluhannya dapat secara langsung Company’s location and fill out the form provided by
datang ke lokasi Perseroan dan mengisi form yang the Company. This process is outlined in the Company’s
telah disediakan oleh Perseroan. Hal ini tertuang pada Standard Operating Procedure No. SOP/ SUPP/
Standard Operating Procedure Perseroan No. SOP/ III/2018/001 regarding the Acceptance and Settlement
SUPP/III/2018/001 perihal Penerimaan dan Penyelesaian of Complaints from Stakeholders, which is managed by
Keluhan dari Pemangku Kepentingan, yang dikelola oleh the Corporate Social Responsibility (CSR) Directorate.
Corporate Social Responsibility (CSR) Directorate.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 249
Page 250
Khusus untuk keluhan yang berhubungan dengan For specific complaints involving land claims or disputes,
klaim lahan atau sengketa lahan, maka Perseroan akan the Company will conduct further verification and
melakukan verifikasi dan investigasi lebih lanjut baik investigation based on documents held by the Company
berdasarkan dokumen yang dimiliki Perseroan maupun or by consulting village officials, traditional leaders,
dengan melakukan penelusuran kepada perangkat and local figures familiar with the history of village land
desa, tokoh adat, tokoh-tokoh yang memahami sejarah to determine the authenticity of the claimed land’s
lahan desa untuk mengetahui kebenaran status lahan status. Whenever a complaint is resolved, the Company
yang diklaim. Setiap penyelesaian keluhan, Perseroan consistently emphasizes respect for the community’s
selalu menempatkan penghormatan terhadap rights to maintain peace.
hak-hak masyarakat sehingga menghindari setiap
bentuk kekerasan.
Alur Proses Penanganan Pengaduan/Keluhan Eksternal (Keluhan Sengketa Lahan)
Process For Managing External Complaints (Land Dispute Issues)
1. Pemangku Kepentingan | Stakeholders
Menyampaikan Keluhan
Submitting Complaints
2. Petugas Keamanan | Security Officer
Menerima dan meminta Pemangku Kepentingan
mengisi buku tamu
Welcoming and asking the Stakeholders to fill out 5. Pemangku Kepentingan | Stakeholders
the guestbook
Menyampaikan keluhan melalui media komunikasi
Submitting complaints through communication
media
3. Petugas Keamanan | Security Officer
Mempertemukan Pemangku Kepentingan dengan
Asisten CSR/KTU
Escorting the Stakeholders to the CSR/KTU 6. Asisten CSR/KTU | CSR/KTU Assistant
Assistant
Mencatat keluhan pada Form rekaman permintaan
informasi atau penyampaian keluhan eksternal
Recording complain on the form of information inquiry
record or external complain submission
4. Pemangku Kepentingan | Stakeholders
Mengisi Form rekaman permintaan informasi atau
Penyampaian Keluhan Eksternal
Filling ot the form information inquiry record or
External Complain Subsmission
7. Pemangku Kepentingan | Stakeholders
Mencatat kronologi keluhan
Recording the complaint chronology
Melakukan verifikasi dokumen terkait lahan yang
8. Keluhan Sengketa Lahan Ya/Yes disengketakan
Complaint on Land Dispute
Verifying documents related to the disputed land
Tidak/No Menyiapkan peta lokasi lahan yang disengketakan
Preparing the location map of the disputed land
Verifikasi dan investigasi ke pemerintah desa dan
lembaga adat terkait
Verification and investigation to the village government and
related customary institutions
Penyelesaian Keluhan secara Umum Melakukan pengukuran ulang lahan yang disengketakan
General Settlement of Complaint Re-measuring the disputed land
250 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 251
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Terkait dengan keluhan sengketa lahan berikut Concerning land dispute complaints and their
proses penyelesaiannya: resolution procedure:
1. Tim CSR dan survei melakukan verifikasi apakah lahan 1. The CSR and survey teams assess whether the
tersebut telah di ganti rugi atau belum sesuai dengan land has been compensated in accordance with
dokumen yang dimiliki Perusahaan. the Company’s documents.
2. Tim Survei akan membuat peta lokasi lahan yang 2. The Survey Team will create a map of the disputed
disengketakan dan akan dilakukan verifikasi dan land’s location, verify the relevant parties, and
investigasi kepada pihak terkait serta pengukuran remeasure the submitted land area.
ulang untuk luas lahan yang disampaikan.
3. Setelah diketahui kejelasan lokasi sengketa, besar 3. After clarifying the dispute’s location, the amount
lahan yang diklaim dan hasil verifikasi dari pihak- of land claimed, and the verification results from
pihak terkait barulah dilakukan proses negosiasi the concerned parties, a negotiation or mediation
ataupun mediasi sesuai mekanisme penyelesaian process will occur according to the general
secara umum. settlement mechanism.
4. Tanggapan terhadap keluhan (termasuk proses 4. Responses to complaints (including verification and
verifikasi dan investigasi) disampaikan paling lambat investigation processes) will be provided within
30 hari sejak keluhan diterima oleh Asisten CSR 30 days of the CSR Assistant or KTU receiving
atau KTU. the complaint.
5. Perusahaan akan mengutamakan penyelesaian 5. The Company will prioritize an amicable resolution of
keluhan secara kekeluargaan berdasarkan complaints through discussions aimed at reaching a
musyawarah untuk mencapai mufakat. Jalur hukum consensus. Legal channels will be considered a last
menjadi pilihan terakhir apabila upaya negosiasi dan resort if negotiation and mediation do not lead to
mediasi gagal dalam mencapai kesepakatan. an agreement.
Selama periode 2025, Perseroan telah menerima Throughout 2025, the Company received 10 complaints
10 pengaduan dari pihak eksternal. Sebanyak 7 from external parties. Seven complaint has been
pengaduan telah ditindaklanjuti dan 3 masih dalam addressed, while the other three are still under resolution.
proses penyelesaian.
Pengaduan-pengaduan yang disampaikan di antaranya The submitted complaints included land claims, Plasma
terkait Klaim lahan, Plasma & Compliance Regulasi, & Regulation compliance, Environmental Complaints,
Keluhan terkait Operasional dan Permohonan bantuan and Requests for CSR assistance for village facilities.
CSR untuk fasilitas desa.
Perseroan berkomitmen untuk menindaklanjuti dan The Company is committed to addressing and resolving
menyelesaikan keluhan dari pihak eksternal dari seluruh complaints from external parties across all subsidiaries.
perusahaan anak.
Jenis dan Jumlah keluhan Internal dan Penyelesaiannya di Tahun 2025
Types and Total Internal Complaints and Settlements in 2025
Status Keluhan
Complaint Status
Jenis Keluhan Jumlah Keluhan
No.
Type of Complaints Total Complaints
Selesai Dalam Proses/
Resolved Belum Selesai
Fasilitas Perumahan
1. 368 368 -
Housing Facilities
Alat Kerja
2. 416 416 -
Working Equipments
Ketenagakerjaan
3. 50 50 -
Employment
Jumlah
834 834 -
Total
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 251
Page 252
Jumlah Laporan Keluhan Internal yang Diterima 2023-2025
Number of Internal Complaints Report Received in 2023-2025
Keterangan
2025 2024 2023
Description
Jumlah Laporan Keluhan Internal yang
Diterima 834 728 394
Number of Internal Complaints Received
Jumlah Laporan Keluhan Internal yang Selesai
Ditindaklanjuti 834 728 394
Number of Internal Complaints Followed-up
Jumlah
834 728 394
Total
Jumlah Keluhan dari Masyarakat dan Pemangku Kepentingan Tahun 2025
Number of Complaints from the Public and Stakeholders in 2025
Status Keluhan
Complaint Status
Jenis Keluhan Jumlah Keluhan
No.
Type of Complaints Total Complaints
Selesai Dalam Proses/
Resolved Belum Selesai
Lahan
1. 6 5 1
Land
Plasma dan Pemenuhan Regulasi
2. Scheme Smallholders and 2 1 1
Regulatory Compliance
CSR/Fasilitas Desa
3. 1 1 0
CSR/Village Facilities
Lingkungan
4. 0 0 0
Environment
Operasional
5. 1 0 1
Operasional
Jumlah
10 7 3
Total
Jumlah Keluhan dari Masyarakat dan Pemangku Kepentingan Tahun 2025 (Berdasarkan Wilayah)
Number of Complaints from Communities and Stakeholders in 2025 (by Region)
Status Penyelesaian
Jumlah Resolvement Status
Wilayah Keluhan Aksi dari Perseroan
No.
Area Total Company’s Actions
Complaints Selesai Dalam
Resolved Proses
Deskripsi aksi
1. Jambi
Description of Action
252 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 253
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Status Penyelesaian
Jumlah Resolvement Status
Wilayah Keluhan Aksi dari Perseroan
No.
Area Total Company’s Actions
Complaints Selesai Dalam
Resolved Proses
• Telah dilakukan koordinasi dan identifikasi lahan
yang terdampak tanaman kacangan dilokasi
masyakat. Perusahaan akan membantu dalam proses
pembersihan tanaman kacangan
• Klaim lahan di lokasi yang sudah di ganti rugi.
Hasil pemeriksaan ada kesalahan dari yang
menjual sebelumnya sehingga dia bersedia untuk
bertanggung jawab)
• Adanya ketidak puasan anggota plasma terhadap
pengurus koperasi lama. Perusahaan telah
memfasilitasi pembentukan pengurus koperasi
Kalimantan baru dan anggota koperasi telah bersinergi kembali
Tengah terhadap koperasi plasma
2. 3 2 1
Central • Coordination and mapping of land affected
Kalimantan by legume crops have been completed in the
community. The company will assist in clearing these
legume crops.
• Land claims at the site have been settled. The
investigation uncovered errors by the previous seller,
who has agreed to take responsibility.
• Members of the scheme have expressed
dissatisfaction with the previous cooperative
management. The Company has helped establish
a new cooperative management, and members
have renewed their cooperation within the scheme
cooperative.
• Perusahaan telah berkoordinasi dengan pemda
untuk memediasi klaim lahan yang di sampaikan
masyarakat desa A pada Lahan adat desa Desa B
yang dialokasikan untuk plasma. upaya mediasi masih
berproses
• Penyampaian klaim lahan baru diterima perusahaan
atas lokasi yang telah di GRL oleh perusahaan
namun memang belum di garap. Perusahan masih
melakukan verifikasi lebih lanjut atas klaim yang di
sampaikan
• Adanya keluhan perbaikan jalan desa. Jalan telah
Kalimantan diperbaiki oleh perusahaan
• Adanya tumpang tindih lahan hgu perseroan dengan
Timur
3. 7 tambang yang masuk wilayah administratif 2 desa. 5 2
East
Diselesaikan dengan pemberian tali asih kepada
Kalimantan masing2 desa.
• Adanya klaim lahan pada lokasi plasma. Pemilik lahan
sudah di jadikan anggota plasma namun dengan
syarat KTP pemiliki harus menjadi masyarakat Desa
A. Prasyarat ini sudah disetujui dan lahan plasma
sudah bisa dipanen kembali
• Terdapat klaim lahan di lokasi yang sudah di ganti
rugi. Setelah di tunjukkan bukti GRTT, Klaimer tidak
jadi melakukan klaim.
• Terdapat klaim lahan di lokasi yang sudah di ganti
rugi. Setelah di tunjukkan bukti GRTT, Klaimer tidak
jadi melakukan klaim.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 253
Page 254
Status Penyelesaian
Jumlah Resolvement Status
Wilayah Keluhan Aksi dari Perseroan
No.
Area Total Company’s Actions
Complaints Selesai Dalam
Resolved Proses
• The company has coordinated with the local
government to mediate a land claim submitted by
residents of Village A concerning customary land in
Village B allocated for plasma. The mediation effort
is still ongoing.
• The company has only received a land claim for
a location designated as a GRL by the company
but not yet developed. The company is currently
conducting further verification of the submitted
claim.
• A complaint was raised regarding village road
repairs. The road has been repaired by the company.
• An overlap was identified between the company's
HGU land and a mine within the administrative areas
of two villages. This issue was resolved through the
provision of a token of appreciation (tali asih) to
each village.
• A land claim was made at the plasma location. The
landowner was made a plasma member, subject to
the condition that the owner's ID card is from Village
A. This prerequisite has been approved, and the
plasma land is now available for harvesting again.
• A land claim was made at the location that had
already been compensated. Upon presentation of
GRTT evidence, the claimant withdrew the claim.
• A land claim was made at the location that had
already been compensated. Upon presentation of
GRTT evidence, the claimant withdrew the claim.
Jumlah
10 7 3
Total
Jumlah Laporan Keluhan Eksternal yang Diterima 2023-2025
Number of External Complaints Received in 2023-2025
Keterangan
Desctription 2025 2024 2023
Jumlah Laporan Keluhan Eksternal yang Diterima
Number of External Complaints Reports 2 10 3
Received
Jumlah Laporan Keluhan Eksternal yang Selesai
Ditindaklanjuti
1 7 1
Number of External Complaints Reports
Followed Up
Jumlah Laporan Keluhan Eksternal yang dalam
Proses Penyelesaian
1 3 2
Number of External Complaints Reports in the
Process of Resolution
Jumlah
2 10 3
Total
254 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 255
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Pengaduan keluhan dari masyarakat sekitar merupakan Complaints from the surrounding community are
hal yang umum terjadi di perusahaan manapun. Perseroan common for any company. The Company is committed to
memiliki komitmen untuk menangani semua keluhan yang addressing all community complaints in accordance with
terjadi dengan masyarakat sesuai prosedur penyelesaian the complaint resolution procedure, while respecting
keluhan dengan tetap menghormati hak-hak Masyarakat. the rights of the Community.
Pada tahun 2025, Perseroan telah menerima 3 keluhan As of 2025, the Company has received 3 complaints
yang masih dalam proses antara lain yang berkaitan that are still ongoing, including issues related to land,
dengan lahan, plasma dan pemenuhan regulasi, plasma, regulatory compliance, and operations.
serta operasional.
SARANA PENGADUAN KELUHAN COMPLAINT PLATFORMS
Informasi dan tata cara pelaporan dan alur proses keluhan Information and reporting procedures, along with the
dapat ditemukan pada halaman website Perseroan. complaint process flow, can be found on the Company’s
Setiap laporan yang masuk akan ditangani oleh Sekretaris website. The Company’s Corporate Secretary will handle
Perusahaan Perseroan. all incoming reports.
Pengaduan keluhan dapat disampaikan kepada Perseroan Complaints can be submitted to the Company through
melalui jalur komunikasi sebagai berikut: the following communication channels:
Telpon Surel Alamat
Telephone E-mail Address
021 5794 4737 tap.corsec@tap-agri.com PT Triputra Agro Persada Tbk.
The East Building Lantai 23/23rd Floor
Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung
Faksimile Situs Kav E.3.2 No 1 Kelurahan Kuningan Timur
Fac Website Kecamatan Setiabudi Jakarta Selatan
12950
021 5794 4737 www.tap-agri.com
WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS) WHISTLEBLOWING SYSTEM (WBS)
TAPG telah mengimplementasikan sistem pelaporan TAPG has implemented a whistleblowing system
pelanggaran yang bertujuan untuk memperkuat designed to enhance internal supervision and foster
pengawasan internal dan mendorong terciptanya budaya a transparent and responsible work culture. This
kerja yang transparan dan bertanggung jawab. Sistem system, introduced through Internal Memo No. MI/
pelaporan pelanggaran ini, yang diberlakukan melalui HC/X/2022/029 on October 10, 2022, enables every
Memo Internal No. MI/HC/X/2022/029 pada 10 Oktober stakeholder to report potential fraudulent acts, violations,
2022, memungkinkan setiap pemangku kepentingan or activities that could lead to corruption. TAPG ensures
untuk melaporkan potensi tindakan kecurangan, that the identities of whistleblowers and their families
pelanggaran, atau aktivitas yang dapat mengarah will be fully protected, allowing this system to operate
pada korupsi. TAPG menjamin bahwa identitas pelapor effectively and without the fear of retaliation.
dan keluarganya akan dilindungi sepenuhnya untuk
memastikan bahwa sistem ini berjalan dengan efektif
dan tanpa takut adanya pembalasan.
Sebagai bagian dari upaya untuk memperkuat In its efforts to strengthen the implementation of this
implementasi sistem tersebut, TAPG membentuk Komite system, TAPG has established a Whistleblower System
Whistleblower System (TAPG-WBS) berdasarkan Surat Committee (TAPG-WBS) under Board of Directors
Keputusan Direksi No. SKD/CEO/X/2021/004 pada 8 Decree No. SKD/CEO/X/2021/004 dated October
Oktober 2021. Komite ini bertugas untuk menangani 8, 2021. This committee is responsible for managing
pengaduan dan laporan pelanggaran yang diterima, serta complaints and reports of violations received, as well
memastikan bahwa perusahaan tetap berpegang pada as ensuring the company adheres to the principles of
prinsip-prinsip Good Corporate Governance (GCG), Good Corporate Governance (GCG), which encompass
yang mencakup perilaku etis dan larangan terhadap ethical behavior and a prohibition on corrupt practices.
praktik korupsi. Komite TAPG-WBS ini dipimpin oleh The TAPG-WBS Committee is chaired by the President
Presiden Direktur dan didukung oleh Unit Audit Internal, Director and is supported by the Internal Audit Unit,
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 255
Page 256
serta melibatkan Direksi dan Deputy Director HC untuk with involvement from both the Board of Directors and
menangani laporan secara objektif dan profesional. the Deputy Director of HC to handle reports objectively
and professionally.
Sebagai bentuk komitmen dan kebijakan keberlanjutan As a demonstration of the company’s commitment
(sustainability) seluruh Karyawan terkait prinsip-prinsip to sustainability and adherence to good corporate
tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance principles, as well as to provide clear
governance), serta untuk memberikan pedoman guidelines for procedures related to reports or complaints
terkait tata cara penanganan pelaporan/pengaduan of violations, such as fraud or other irregularities reported
pelanggaran baik yang berupa kecurangan (fraud) by employees and stakeholders, the company has
maupun penyimpangan lainnya yang dilaporkan oleh established the Whistleblowing System Manual Book
setiap Karyawan dan stakeholders dalam rangka No. MB/CA/XI/2024/003.
menciptakan budaya “bersih, jujur, dan adil”, perseroan
menetapkan Manual Book Whistleblowing System No.
MB/CA/XI/2024/003.
Untuk memperkenalkan sistem ini kepada seluruh To introduce all employees with this system, TAPG
karyawan, TAPG telah melaksanakan berbagai kegiatan has conducted various socialization activities aimed
sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman dan at raising awareness of the importance of reporting
kepedulian terhadap pentingnya pelaporan pelanggaran. violations. These activities are delivered through
Sosialisasi dilakukan melalui berbagai saluran, termasuk numerous channels, including virtual meetings via Zoom,
pertemuan virtual melalui Zoom, pengumuman melalui announcements via WhatsApp broadcasts to all staff at
broadcast WhatsApp ke seluruh staf di kantor pusat dan the head office and operational sites, and the installation
situs operasional, serta pemasangan papan informasi di of information boards at work locations. Through these
lokasi-lokasi kerja. Dengan langkah-langkah ini, TAPG initiatives, TAPG aims to cultivate a cleaner, more
berharap dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih transparent, and integrity-based work environment,
bersih, transparan, dan berintegritas, serta memastikan ensuring that any violations can be promptly addressed
bahwa setiap pelanggaran dapat segera ditindaklanjuti in accordance with applicable provisions.
sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pada tahun 2025, terdapat 47 laporan pengaduan In 2025, the Company received 47 whistleblower/
whistleblower/pelanggaran yang diterima oleh Perseroan. violation complaints.
PENYAMPAIAN PELAPORAN PELANGGARAN REPORTING OF VIOLATIONS
Karyawan dapat melaporkan setiap indikasi pelanggaran Employees can report any indications of violations that
yang dapat merugikan Perseroan secara langsung kepada could harm the company directly to the TAPG-WBS
Komite TAPG-WBS yang kemudian akan diteruskan Committee, which will forward the information to the
ke unit kerja terkait yang kemudian akan mengambil appropriate work unit to take necessary action.
tindakan atas pelanggaran tersebut.
Unit kerja yang dibentuk untuk menangani laporan The work unit established to handle reports of violations
pelanggaran menjamin kerahasiaan dan perlindungan ensures the confidentiality and protection of each party
atas setiap pihak yang melaporkan adanya pelanggaran who reports any violation with supporting evidence.
beserta dengan buktinya.
Perseroan telah menyediakan media bagi pemangku Stakeholders can obtain information about the
kepentingan, baik untuk memperoleh informasi layanan Company’s services, file complaints, or provide advice
Perseroan, mengajukan pengaduan, maupun memberikan through the following channels:
saran melalui:
Email : tapg.wbs@tap-agri.com
WhatsApp/SMS : 08111- 008-007
Google Form : https://bit.ly/tapgwbs
Selama periode 2025, terdapat 47 pelaporan yang In 2025, the WBS Committee received 47 reports.
diterima oleh Komite WBS.
256 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 257
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
JENIS PELAPORAN WBS YANG DAPAT TYPES OF REPORTABLE WBS CASES
DILAPORKAN
Laporan yang disampaikan melalui WBS adalah laporan Reports submitted through the WBS include the
tindak pelanggaran sebagai berikut: following violations:
1. Kecurangan 1. Fraud
Kecurangan, yaitu perbuatan tidak jujur atau tipu Dishonest acts or deceptions, including fraud,
muslihat meliputi antara lain penipuan, pemerasan, extortion, bribery, or forgery, as well as others
penyuapan, pemalsuan, penyalahgunaan/ that can result in potential or actual losses to
pencurian/penggelapan aset perusahaan dan lain- the Company.
lain yang menimbulkan potensi kerugian ataupun
kerugian nyata terhadap Perseroan.
2. Gratifikasi/Pemberian Hadiah 2. Gratification/Gift Giving
Menerima sesuatu dalam bentuk apapun dan Receiving something in any form, regardless of
berapapun jumlah/nilainya dari pihak lain terkait amount or value, from other parties related to
dengan jabatan/wewenang/tanggung jawabnya their position, authority, or responsibility at TAPG.
di TAPG.
3. Penyalahgunaan Wewenang 3. Abuse of Authority
Penggunaan wewenang oleh karyawan Perseroan The misuse of authority by Company employees
dalam mengambil keputusan dan/atau tindakan to make decisions or take actions that exceed
yang dilakukan dengan melampaui wewenang, their authority, combine authorities, or act
mencampuradukkan wewenang, dan/atau arbitrarily, resulting in losses to the Company.
bertindak sewenang-wenang yang berdampak Examples include the use of company funds or
kerugian kepada Perseroan. Contoh menggunakan assets and hiring employees for personal gain,
aset/uang perusahaan untuk pribadi, among other actions.
mempekerjakan karyawan untuk kepentingan
pribadi, dan lain-lain.
4. Perbuatan Melanggar Hukum. 4. Unlawful Acts.
5. Tindakan membahayakan keselamatan, kesehatan 5. Actions that endanger both safety and health or
kerja dan berdampak negatif terhadap lingkungan. harm the environment.
6. P e l a n g g a r a n p r o s e d u r , k e b i j a k a n d a n 6. Violation of Company procedures, policies,
peraturan Perseroan. and regulations.
7. Pelanggaran pedoman perilaku/kode etik dan 7. Violation of the code of conduct, ethics, and conflict
benturan kepentingan (independensi). of interest (independence).
8. Perbuatan lain yang merugikan perusahaan secara 8. Other actions that harm the Company, whether
finansial (keuangan) atau non-finansial. financially or non-financially.
PENGELOLAAN LAPORAN PELANGGARAN MANAGEMENT OF VIOLATION REPORTS
Laporan pelanggaran yang masuk (baik WBS maupun Incoming violation reports, including both internal WBS
keluhan internal dan eksternal) akan dikelola secara and external complaints, will be managed directly by
langsung oleh pihak yang bertanggung jawab. the responsible party. Each report will be processed
Setiap laporan akan diproses secara independen independently, and the accuracy of the provided
dan akan dilakukan penelusuran kebenaran informasi information will be verified to assess its eligibility.
yang diberikan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 257
Page 258
ALUR PROSES MEKANISME PELAKSANAAN MECHANISM FOR IMPLEMENTING THE
WHISTLEBLOWER SYSTEM WHISTLEBLOWER SYSTEM
Penerimaan
1 Pelaporan
Report
Laporan harus disertai dengan bukti awal (rekaman, gambar, dokumen, dan sejenisnya) dan Submission
identitas pelapor (nama dan nomor telepon). Pelapor menyampaikan pelaporan melalui:
The report must be attached with initial evidence (recordings, pictures, documents, and other
documentation) and the identity of the whistleblower (name and telephone number). The
whistleblower submits the report through:
tap.wbs@tap-agri.com 0811-1008-007 https://bit.ly/tapgwbs
Penanganan
2 Pelaporan
Report
Sekretaris Komite TAPG-WBS melakukan penanganan terhadap pelaporan sebagai berikut: Handling
− Verifikasi Pelaporan.
− Melakukan klarifikasi awal (pokok masalah, pihak yang terlibat, lokasi kejadian, waktu
kejadian, cara pelaksanaan/modus).
− Melaporkan indikasi awal pelaporan ke Komite TAPG-WBS.
The TAPG-WBS Committee Secretary handles the report by:
− Verifying the report.
− Carrying out initial clarification (subject of the problem, parties involved, location of
incident, time of incident, modus operandi).
− Reporting early indications of violations to the TAPG-WBS Committee.
Investigasi
3 Pelaporan
Report
1. Sekretaris Komite TAPG-WBS atas persetujuan Komite TAPG-WBS membentuk Tim Investigation
Investigasi (Departemen Anti Fraud sebagai bagian dari Divisi Corporate Internal Audit,
Anti Fraud, and Risk Management) apabila dibutuhkan.
2. Sekretaris Komite TAPG-WBS dan Tim Investigasi melakukan investigasi untuk mencari
bukti pendukung (bukti fisik ataupun nonfisik).
1. The TAPG-WBS Committee Secretary, with the approval of the TAPG-WBS Committee,
forms an Investigation Team (The Anti Fraud Department, as part of the Corporate Internal
Audit, Anti-Fraud, and Risk Management Division) if deemed necessary.
2. The TAPG-WBS Committee Secretary and the Investigation Team conduct investigations
to find supporting evidence, whether physical or non-physical.
Hasil dan
4 Tindak
Lanjut
1. Sekretaris Komite TAPG-WBS & Tim Investigasi membuat laporan hasil audit investigasi. Pelaporan
2. Komite TAPG-WBS memutuskan hasil pelaporan tindak lanjut (sanksi) dan tindakan Resolution
perbaikan (corrective action) terhadap laporan hasil audit investigasi. and Report
3. Keputusan Komite TAPG-WBS akan ditindaklanjuti oleh Departemen Anti Fraud sebagai Follow-up
bagian dari Divisi Corporate Internal Audit, Anti Fraud, and Risk Management.
1. The TAPG-WBS Committee Secretary and the Investigation Team issued a report on the
results of the investigative audit.
2. The TAPG-WBS Committee decides on the results of the follow-up reporting (sanctions)
and corrective actions based on the findings of the investigative audit.
3. The decision of the TAPG-WBS Committee will be followed up by the Anti Fraud
Department as part of the Corporate Internal Audit, Anti-Fraud, and Risk Management
Division.
258 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 259
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Benturan Kepentingan dan
Pengendalian Gratifikasi [GRI 2-15]
Conflict of Interest and Gratification Control
Perseroan memandang pengelolaan benturan The Company regards the management of conflicts
kepentingan dan gratifikasi sebagai bagian penting dari of interest and gratification as a fundamental aspect
tata kelola perusahaan yang baik dan berkelanjutan. Badan of sound and sustainable corporate governance. The
Tata Kelola Tertinggi, yang terdiri dari Dewan Komisaris Highest Governance Body, comprising the Board of
dan Direksi, bertanggung jawab untuk memastikan bahwa Commissioners and the Board of Directors, holds the
setiap potensi benturan kepentingan dapat dicegah, responsibility of ensuring that any potential conflicts of
diidentifikasi, dan dimitigasi secara memadai, sehingga interest are prevented, identified, and properly mitigated
tidak memengaruhi objektivitas pengambilan keputusan to prevent influence on decision-making objectivity or
maupun kepentingan Perseroan. the Company’s interests.
Untuk mendukung hal tersebut, Perseroan telah To support this, the Company has implemented a conflict
menetapkan kebijakan pengendalian benturan of interest and gratification control policy, as outlined
kepentingan dan gratifikasi yang diatur dalam Memo in Internal Memo No. MI/HC/X/2022/029 regarding
Internal No. MI/HC/X/2022/029 tentang Sistem the Whistleblower System, and further reinforced by
Pelaporan Pelanggaran (Whistleblower System), serta the Triputra Group Integrity Pact and Code of Ethics.
diperkuat melalui Pakta Integritas dan Kode Etik Triputra This policy acts as a guidance for all TAPG personnel,
Group. Kebijakan ini menjadi pedoman bagi seluruh Insan including the Board of Commissioners and the Board of
TAPG, termasuk Dewan Komisaris dan Direksi, dalam Directors, in addressing potential conflicts of interest,
mengelola potensi konflik kepentingan, baik yang bersifat whether actual, potential, or perceived.
aktual, potensial, maupun persepsional.
Badan Tata Kelola Tertinggi menjalankan fungsi The Supreme Governance Body supervises the execution
pengawasan atas penerapan kebijakan tersebut of this policy by means of reporting, reviewing,
melalui mekanisme pelaporan, penelaahan, dan tindak and monitoring any potential conflicts of interest
lanjut atas setiap potensi benturan kepentingan identified. Any circumstance that might potentially
yang teridentifikasi. Setiap situasi yang berpotensi lead to a conflict of interest must be disclosed and
menimbulkan konflik kepentingan wajib diungkapkan carefully evaluated to guarantee that decisions are
dan dievaluasi untuk memastikan bahwa keputusan yang made independently, objectively, and in accordance
diambil tetap independen, objektif, dan selaras dengan with the Company’s interests. The participation of the
kepentingan Perseroan. Keterlibatan Dewan Komisaris Board of Commissioners and Directors in activities
dan Direksi dalam aktivitas di luar Perseroan hanya outside the Company is allowed solely to the extent
diperkenankan sepanjang tidak menimbulkan konflik that such involvement does not give rise to a conflict
kepentingan dan tidak mengganggu pelaksanaan tugas of interest nor impair the performance of their duties
dan tanggung jawabnya. and responsibilities.
Sebagai bagian dari prinsip transparansi, Perseroan In adherence to the principle of transparency, the
mengungkapkan informasi terkait benturan kepentingan Company hereby discloses pertinent information
kepada pemangku kepentingan sesuai dengan ketentuan concerning conflicts of interest to stakeholders, in
yang berlaku. Pengungkapan tersebut mencakup antara accordance with applicable regulations. This disclosure
lain informasi mengenai keberadaan pemegang saham encompasses details regarding the existence of
pengendali, serta transaksi dan hubungan dengan pihak controlling shareholders, along with transactions
berelasi, yang disajikan secara wajar dan transparan and relationships involving related parties, which are
dalam laporan resmi Perseroan. Perseroan tidak mencatat presented accurately and transparently within the
adanya benturan kepentingan yang material terkait Company’s official reports. The Company confirms
keanggotaan lintas dewan (cross-board membership) that it does not record any material conflicts of interest
maupun kepemilikan silang saham dengan pemasok atau pertaining to cross-board memberships or cross-
pemangku kepentingan lainnya yang dapat memengaruhi shareholdings with suppliers or other stakeholders
independensi pengambilan keputusan. that could potentially compromise the independence
of decision-making.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 259
Page 260
Untuk memastikan efektivitas penerapan kebijakan, To ensure effective policy implementation, all employees
seluruh karyawan diwajibkan menandatangani Pernyataan are required to sign a Code of Ethics Compliance
Kepatuhan Kode Etik, sementara Direksi dan karyawan Statement, while members of the Board of Directors
pada posisi strategis juga menandatangani Deklarasi and employees in strategic roles are also obliged to sign
Keterbukaan Informasi sebagai sarana deteksi dini a Declaration of Disclosure of Information to facilitate
potensi benturan kepentingan. Melalui kerangka early detection of potential conflicts of interest. Through
kebijakan, pengawasan, dan pengungkapan ini, this policy, oversight, and disclosure framework, the
Perseroan berupaya menjaga integritas, akuntabilitas, Company aims to uphold integrity, accountability, and
dan kepercayaan pemangku kepentingan dalam setiap stakeholder trust across all its business operations.
aspek kegiatan usaha.
Mengidentifikasi dan Mengelola Dampak
Ekonomi, Lingkungan, dan Sosial [GRI 2-12][OJK E.5]
Identifying and Managing Economic, Environmental, and Social Impacts
Badan Tata Kelola Tertinggi Perseroan, yang terdiri dari The Company’s highest governance body, comprising
Dewan Komisaris dan Direksi, memiliki peran utama dalam the Board of Commissioners and the Board of Directors,
memastikan bahwa tujuan, nilai, dan strategi Perseroan primarily ensures that the Company’s objectives, values,
selaras dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. and strategies are aligned with principles of sustainable
Peran ini dijalankan melalui keterlibatan aktif dalam development. This is accomplished through proactive
pengembangan, persetujuan, dan pemutakhiran strategi, engagement in the formulation, approval, and revision
kebijakan, serta sasaran Perseroan yang berkaitan dengan of strategies, policies, and objectives related to
pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial managing economic, environmental, and social impacts,
sebagai bagian dari perencanaan jangka pendek maupun encompassing both short-term and long-term planning.
jangka panjang.
Dalam menjalankan fungsi pengawasan, Dewan Komisaris In carrying out its oversight responsibilities, the Board of
secara berkala memberikan arahan dan nasihat kepada Commissioners regularly provides guidance and advice
Direksi terkait efektivitas proses manajemen risiko dan to the Board of Directors concerning the effectiveness of
pengelolaan dampak. Proses ini mencakup penerapan risk management and impact management procedures.
enterprise risk management yang terintegrasi, termasuk This process encompasses the implementation of
penetapan risk appetite dan risk tolerance, yang menjadi integrated enterprise risk management, including the
dasar dalam mengidentifikasi, menilai, dan mengelola establishment of risk appetite and tolerance levels, which
dampak yang timbul dari kegiatan usaha Perseroan underpin the identification, assessment, and mitigation
terhadap ekonomi, lingkungan, dan masyarakat. of impacts arising from the Company’s commercial
activities on the economy, environmental sustainability,
and communities.
Badan Tata Kelola Tertinggi juga mengawasi pelaksanaan The Highest Governance Body also supervises the
due diligence dan proses lain yang mendukung implementation of due diligence and other processes that
pengelolaan dampak keberlanjutan. Dalam konteks ini, support managing sustainability impacts. In this regard,
Dewan Komisaris dan Direksi memperoleh masukan dari the Board of Commissioners and the Board of Directors
pemangku kepentingan melalui laporan berkala, hasil gather stakeholder input via regular reports, monitoring
pemantauan operasional, serta mekanisme keterlibatan results, and stakeholder engagement mechanisms. This
pemangku kepentingan yang relevan. Masukan tersebut feedback helps enhance understanding of risks and
digunakan untuk memperkaya pemahaman atas risiko opportunities related to the company’s strategic and
dan peluang dari kegiatan strategis dan operasional operational activities, while also ensuring significant
perseroan, sekaligus memastikan bahwa dampak impacts are identified and properly managed.
signifikan telah diidentifikasi dan dikelola secara memadai.
260 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 261
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Hasil dari proses identifikasi dan pengelolaan dampak The results of the impact identification and management
tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi Badan Tata process are utilized by the Highest Governance Body
Kelola Tertinggi dalam pengambilan keputusan strategis, in strategic decision-making, encompassing policy
termasuk penyesuaian kebijakan, penyempurnaan proses adjustments, operational process enhancements,
operasional, serta penetapan prioritas pengelolaan and the establishment of sustainability risk and
risiko dan dampak keberlanjutan. Dengan demikian, impact management priorities. Consequently, impact
pengelolaan dampak tidak hanya bersifat reaktif, tetapi management is not solely reactive but also integral
menjadi bagian dari penguatan ketahanan dan kinerja to enhancing the Company’s long-term resilience
jangka panjang Perseroan. and performance.
Untuk memastikan efektivitas proses tersebut, Dewan To ensure this process remains effective, the Board of
Komisaris melakukan peninjauan secara berkala atas Commissioners regularly reviews the implementation of
penerapan manajemen risiko dan pengelolaan dampak, risk and impact management, focusing on the suitability
termasuk evaluasi atas kesesuaian kebijakan, prosedur, of policies, procedures, and practices. These reviews
dan praktik yang dijalankan. Peninjauan ini dilakukan are carried out periodically via internal oversight and
secara periodik melalui forum pengawasan dan reporting forums, supporting ongoing improvements
pelaporan internal, sehingga memungkinkan perbaikan and fostering a risk management culture rooted in the
berkelanjutan dan penguatan budaya pengelolaan risiko PRUDENT (Provide Value, Responsible, Unique, Dynamic,
yang berprinsip PRUDENT (Provide Value, Responsible, Enterprise, Neat and Systematic, Transparent, and
Unique, Dynamic, Enterprise, Neat and Systematic, Inclusive) principles across the Company.
Transparent, and Inclusive) di seluruh Perseroan.
4 Pilar Manajemen Risiko TAPG
4 Pillars of TAPG’s Risk Management
Identifikasi,
Pengukuran, dan
Pengawasan Aktif Proses Usaha dan Pengawasan
Direksi Kebijakan Identification, Pengendalian Internal
Board of Directors’ Active Business Processes and Measurement, Internal Control
Supervision Policies and Supervision
Pendekatan Prinsip Kehati-Hatian [GRI 2-23][OJK E.3]
Precautionary Principles Approach
Perseroan menetapkan komitmen kebijakan untuk The Company has established a policy commitment to
menjalankan praktik bisnis yang bertanggung jawab conducting responsible business practices as an integral
sebagai bagian dari tata kelola keberlanjutan. Komitmen component of its sustainability governance framework.
ini menjadi landasan dalam mengelola dampak ekonomi, This commitment underpins the management of the
lingkungan, dan sosial dari seluruh kegiatan operasional economic, environmental, and social impacts associated
Perseroan serta hubungan bisnis yang dijalankan. Dalam with all operational activities and business relationships.
konteks industri kelapa sawit, Perseroan menerapkan Within the palm oil industry, the Company adheres to
prinsip kehati-hatian (precautionary principle) sebagai the precautionary principle as a fundamental basis
dasar dalam pengambilan keputusan, khususnya for decision-making, particularly in situations where
ketika terdapat potensi risiko terhadap lingkungan potential risks to the environment and communities
dan masyarakat. are present.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 261
Page 262
Komitmen kebijakan keberlanjutan Perseroan mengacu The Company’s commitment to sustainability is grounded
pada berbagai kerangka dan standar yang diakui secara in various internationally recognized frameworks
luas, antara lain prinsip dan kriteria Roundtable on and standards, including the principles and criteria
Sustainable Palm Oil (RSPO), ketentuan peraturan established by the Roundtable on Sustainable Palm Oil
perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, (RSPO), relevant Indonesian laws and regulations, and
serta praktik terbaik internasional terkait pengelolaan internationally acknowledged best practices concerning
lingkungan, tanggung jawab sosial, dan tata kelola environmental management, social responsibility, and
perusahaan. Dalam pelaksanaannya, Perseroan corporate governance. In its implementation, the
menerapkan pendekatan due diligence untuk Company adopts a due diligence methodology to
mengidentifikasi, mencegah, dan memitigasi potensi identify, prevent, and mitigate potential adverse impacts
dampak negatif yang timbul dari aktivitas usaha, resulting from its business activities, particularly in
termasuk dalam pengelolaan risiko lingkungan dan sosial. managing environmental and social risks.
Sebagai bagian dari komitmen kegiatan usaha yang As part of its dedication to responsible business practices,
bertanggung jawab, Perseroan juga menjunjung tinggi the Company also emphasizes respect for human rights,
penghormatan terhadap hak asasi manusia, termasuk including those of workers, local communities, indigenous
hak pekerja, hak masyarakat lokal dan masyarakat adat, peoples, and vulnerable groups that might be affected
serta kelompok rentan yang berpotensi terdampak oleh by its operations. This dedication is consistently put into
kegiatan operasional perseroan. Komitmen ini diterapkan action through operational activities and in managing
secara konsisten dalam kegiatan operasional dan relationships with business partners, contractors, and
pengelolaan hubungan dengan mitra usaha, kontraktor, suppliers, also being considered in strategic decision-
dan pemasok, serta menjadi pertimbangan dalam making.
pengambilan keputusan strategis.
Komitmen kebijakan keberlanjutan Perseroan disetujui The Company’s sustainability policy receives approval
pada tingkat manajemen tertinggi dan berlaku bagi at the highest management level and is applicable to all
seluruh unit usaha serta anak perusahaan. Kebijakan business units and subsidiaries. Additionally, this policy
ini juga diterapkan dalam hubungan bisnis Perseroan, is implemented in the Company’s business relationships,
dengan mendorong mitra usaha untuk mematuhi prinsip- encouraging partners to adhere to sustainability
prinsip keberlanjutan dan tanggung jawab sosial yang and social responsibility principles aligned with the
sejalan dengan standar Perseroan. Company’s standards.
Untuk memastikan pemahaman dan penerapan yang To ensure consistent understanding and implementation,
konsisten, Perseroan mengomunikasikan komitmen the Company shares its sustainability policy commitment
kebijakan keberlanjutan kepada karyawan dan mitra with employees and business partners through various
usaha melalui berbagai sarana, termasuk sosialisasi channels, such as internal communications, cooperation
internal, ketentuan kerja sama, serta komunikasi agreements, and continuous stakeholder engagement.
berkelanjutan dengan pemangku kepentingan. Melalui This structured approach helps the Company fully embed
pendekatan kebijakan yang terstruktur ini, Perseroan responsible business practices and prudent principles
berupaya memastikan bahwa prinsip kehati-hatian dan into its operations and value chain.
praktik bisnis yang bertanggung jawab terintegrasi
secara menyeluruh dalam kegiatan usaha dan rantai
nilai Perseroan.
262 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 263
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Risiko Ekonomi, Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola yang The Economic, Environmental, Social, and Governance
dikelola antara lain: Risks managed include:
Jenis Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Type of Risks Risk Description Mitigation Steps
Risiko Utama yang Mempunyai Pengaruh Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha
Main Risks that Significantly Affect Business Continuity
Perusahaan anak tidak dapat menghindari risiko
dari fluktuasi harga pasar atas produk kelapa
Harga produk kelapa sawit dan karet sangat
sawit dan karet yang terjadi di pasar internasional.
dipengaruhi oleh harga pasar nasional maupun
Meskipun demikian perusahaan anak terus
internasional. Fluktuasi harga CPO dan karet
Risiko Fluktuasi Harga berusaha untuk meminimalkan dampak atas risiko
tersebut dapat berdampak pada kegiatan usaha,
Pasar Produk Kelapa tersebut dengan melakukan perencanaan yang
kinerja keuangan, dan prospek Perseroan.
Sawit dan Karet baik seperti pengendalian biaya dengan efektif
Domestic and international market prices
Risk of Market Price dan efisien.
heavily influence the prices of oil palm and
Fluctuation in Oil Palm The subsidiaries constantly deal with commodity
rubber products. The fluctuating prices of CPO
and Rubber Products price risks for palm oil and rubber products
and rubber may impact the Company’s business
in the international market. Nevertheless, the
activities, financial performance, and business
subsidiaries strive to minimize the impact of these
prospects.
risks by implementing a well-planned strategy,
such as effective and efficient cost control.
Perseroan tidak dapat menjamin bahwa
interpretasi Perseroan dan/atau perusahaan
anak terhadap ketentuan Permentan No.
98/2013 terkait kepemilikan lahan perkebunan
perusahaan anak sama dengan interpretasi
instansi atau pejabat yang berwenang terhadap
IUP perusahaan anak.
Jika di kemudian hari instansi atau pejabat
yang berwenang menganggap bahwa IUP
Risiko Perbedaan
perusahaan anak telah melebihi batas luasan
Interpretasi antara
maksimum IUP kelapa sawit untuk satu grup
Perseroan dan Instansi
perusahaan berdasarkan Permentan No.
yang Berwenang
98/2013, maka ada risiko instansi atau pejabat
Terhadap Ketentuan
yang berwenang dapat mengenakan sanksi
Peraturan yang Perusahaan anak yang memiliki izin usaha
berupa pencabutan IUP perusahaan anak
Berlaku di Bidang perkebunan selalu menyampaikan laporan
untuk disesuaikan dengan batasan maksimum
Perkebunan Terkait perkembangan kegiatan usaha perkebunan secara
wilayah perkebunan. Pencabutan IUP tersebut
dengan Kepemilikan periodikal kepada instansi yang berwenang
berpotensi mengakibatkan dampak negatif
Lahan Perkebunan sebagaimana diwajibkan dalam masing-masing izin
terhadap kegiatan usaha, kondisi keuangan, dan
Perusahaan Anak usaha perkebunan perusahaan anak.
kinerja Perseroan dan perusahaan anak.
Risk of Differences The subsidiaries, which have acquired plantation
in Interpretation business licenses, must periodically submit
The Company and/or its subsidiaries
Between the Company reports on the development of plantation business
cannot guarantee that they share the same
and the Authorities activities to the relevant authorities, as required by
interpretation of Agriculture Minister Regulation
on Plantation the business licenses.
No. 98/2013 regarding subsidiaries’ plantation
Regulations Regarding
land ownership with institutions and officials
the Ownership of
authorized to issue the IUP.
the Company’s
Subsidiaries'
Should the authorized institutions or officials
Plantation Lands
in the future consider that the subsidiaries’ IUP
exceeds the maximum limit of land for oil palm
plantation for one company group, as regulated
in Agriculture Minister Regulation No. 98/2013,
there is a risk that they will impose a penalty
by revoking the subsidiaries' IUP to correct it
based on the permitted maximum plantation
area. Such IUP revocation can negatively impact
the Company and its subsidiaries’ business
activities, financial conditions, and performance.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 263
Page 264
Jenis Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Type of Risks Risk Description Mitigation Steps
Risiko Usaha Bersifat Material Baik Secara Langsung Maupun Tidak Langsung yang Dapat Memengaruhi Hasil Usaha dan
Kondisi Keuangan Perseroan
Direct and Indirect Material Business Risks That May Affect the Company’s Business Revenue and Financial Performance
Perusahaan anak senantiasa berupaya untuk
memanfaatkan data dan mempelajari siklus
perubahan iklim dan cuaca pada masa lampau
Iklim atau cuaca yang ekstrem berpotensial
supaya bisa melakukan prediksi iklim dan cuaca
membawa dampak negatif terhadap kegiatan
guna melakukan mitigasi untuk meminimalkan
Risiko Iklim atau Cuaca usaha, kondisi keuangan, kinerja dan prospek
dampak risiko iklim atau cuaca terhadap
Risk of Climate and usaha Perseroan.
operasional perusahaan anak.
Weather Such extreme climate or weather can negatively
The subsidiary company continuously strives to
impact the Company’s business activities,
utilize data and analyze historical climate and
financial condition, performance, and prospects.
weather change cycles to make predictions,
aiming to mitigate and minimize the impact of
climate or weather risks on its operations.
Seiring dengan meningkatnya tingkat
kepadatan penduduk, lahan perkebunan
sering kali menimbulkan perselisihan dengan
Untuk meminimalisasi risiko konflik sosial
masyarakat sekitar, terutama apabila lahan
dengan masyarakat, perusahaan anak terus
perkebunan telah menjadi lokasi yang lama
melakukan pembangunan dan pengelolaan
ditinggali oleh masyarakat tersebut. Hal ini
perkebunan plasma secara konsisten dan secara
dapat menyebabkan menurunnya dukungan
Risiko Konflik Sosial aktif melakukan kegiatan Corporate Social
masyarakat sekitar atas aktivitas produksi
dengan Masyarakat Responsibility (CSR) untuk meningkatkan
perusahaan anak yang secara tidak langsung
Risk of Social Conflict kesejahteraan masyarakat sekitar.
mempengaruhi kinerja Perseroan.
with Surrounding To minimize the risk of social conflict with the
As the number of people increases, plantation
Community surrounding community, the subsidiaries continue
areas often become disputed with the
to develop and manage plasma plantations, and
surrounding community, especially when the
they consistently and actively carry out Corporate
residents have lived there for a long time.
Social Responsibility (CSR) activities to enhance
This situation can diminish support from the
the welfare of the local community.
surrounding community for the subsidiaries’
production activities and cause an indirect
impact on the Company’s performance.
Perusahaan anak terus berupaya untuk
Dari sudut pandang persaingan lokal, meningkatkan keunggulan kompetitif perusahaan
perusahaan anak beroperasi dalam sektor anak dan menjaga hubungan yang baik dengan
perkebunan kelapa sawit dan karet yang pemasok dan pelanggan sehingga dapat
memiliki tingkat kompetisi cukup tinggi. Jika terus bersaing. Selain itu, perusahaan anak
perusahaan anak tidak dapat bersaing, hal juga memiliki divisi riset dan pengembangan
tersebut dapat berdampak pada kegiatan usaha, yang terus membantu perusahaan anak untuk
Risiko Persaingan
kondisi keuangan, kinerja, dan prospek usaha menyempurnakan proses produksi sehingga dapat
Usaha
Perseroan dan perusahaan anak. memberikan kualitas yang terbaik.
Risk of Business
From the perspective of local competition, The subsidiaries strive to improve their
Competition
the subsidiaries operate in oil palm and competitive advantage and maintain good
rubber plantations that entail a high level of relationships with suppliers and customers to
competition. If the subsidiaries fail to compete, manage their competitive edge. Furthermore,
it may impact the Company’s business the subsidiaries oversee the research and
activities, financial condition, performance, and development division, which helps the subsidiaries
business prospects. enhance the production process to provide high-
quality yields.
264 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 265
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Jenis Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Type of Risks Risk Description Mitigation Steps
Untuk meminimalisasi dan mencegah risiko
serangan hama, perusahaan anak dibantu
oleh Divisi Riset dan Pengembangan telah
menggunakan sistem pengendalian hama
berbasis biologis seperti tanaman pembasmi
Prosedur budidaya tanaman kelapa sawit yang hama, burung hantu, dan pheromone traps dan
kurang baik dapat menyebabkan hasil Tandan nonbiologis seperti pestisida. Di antara kedua
Buah Segar (TBS) menjadi sangat rentan metode tersebut, perusahaan anak mengutamakan
terhadap serangan hama dan penyakit, seperti penggunaan metode biologis untuk meminimalkan
Risiko Serangan Hama
hama serangga, tikus dan virus. dampak pencemaran lingkungan.
Risk of Pests
Less-than-ideal cultivation procedures for oil To minimize and prevent the risk of pests,
palm trees may result in Fresh Fruit Bunches subsidiaries assisted by the Research and
(FFB) that are susceptible to pests and Development Division use two methods: a
diseases, including insects, rats, and viruses. biological pest control system, such as pest-
repellent plants, owls, and pheromone traps, and a
chemical pest control system, such as pesticides.
Among these two methods, the subsidiaries
prioritize using biological methods to reduce the
impact of environmental pollution.
Untuk mengantisipasi risiko keamanan, perusahaan
anak memiliki pengawas perkebunan yang
bertugas memeriksa lapangan dan kegiatan
inspeksi tersebut dilacak melalui aplikasi
smartphone yaitu Mobile Electronic Bunch Count
Chit (eBCC) dan Mobile Inspection.
eBCC adalah platform pengadministrasian panen
yang digunakan untuk menghitung hasil produksi
yang akurat dan menyimpan rekaman hasil panen,
dengan memanfaatkan barcode pada setiap
titik koleksi TBS sehingga dapat mengeliminasi
kesalahan perhitungan TBS, dan mengidentifikasi
hasil panen secara jelas.
Mobile Inspection digunakan oleh perusahaan
anak untuk membantu pekerja membuat laporan
inspeksi dengan indikator yang ada pada aplikasi
dan memperoleh informasi lapangan dengan bukti
Perkebunan kelapa sawit sangat rawan terhadap
foto dan GPS serta melihat jalur inspeksi. Dengan
tindak pencurian dari pihak-pihak yang kurang
pengawasan perkebunan tersebut, perusahaan
bertanggung jawab. Jika Perseroan tidak
anak dapat menjaga tingkat kedisiplinan karyawan
mengantisipasi risiko ini dengan hati-hati, risiko
Risiko Keamanan dan meminimalkan tindak kejahatan.
ini dapat berdampak negatif terhadap kegiatan
Risk of Safety
usaha Perseroan.
To anticipate safety risks, subsidiaries appoint
Oil palm plantations are extremely prone to
plantation supervisors for field inspections.
theft. If the Company fails to anticipate such
These inspection activities are tracked through
risks, it may have negative impacts on them.
smartphone applications, specifically Mobile
Electronic Bunch Count Chit (eBCC) and Mobile
Inspection.
eBCC is a harvest administration platform used to
calculate accurate production yields and maintain
precise records of harvests by utilizing barcodes
at each FFB collection point to eliminate FFB
calculation errors and accurately identify crop
yields.
Subsidiaries use the Mobile Inspection application
to assist workers in generating inspection reports
with indicators in the application, obtaining field
information with photo documentation and GPS
tracking, and monitoring the inspection path. With
this plantation supervision, the subsidiaries can
check on employees' disciplined behavior while
minimizing the crime rate.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 265
Page 266
Jenis Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Type of Risks Risk Description Mitigation Steps
Untuk menghadapi risiko perubahan teknologi,
perusahaan anak selalu berusaha untuk melakukan
pembaharuan teknologi yang dapat mendukung
kegiatan perusahaan anak dan memberikan
pelatihan dan sosialisasi mengenai teknologi
baru tersebut kepada karyawan perusahaan
Perkembangan teknologi agronomi dan
anak, agar karyawan tersebut dapat mengikuti
peralatan pabrik yang sangat pesat dari waktu
dan memahami perubahan teknologi tersebut.
ke waktu mengharuskan Perseroan melakukan
Perusahaan anak juga memiliki tim riset dan
adaptasi aktif. Kegagalan Perseroan dalam
pengembangan yang selalu menyesuaikan
Risiko Perubahan mengikuti kemajuan teknologi dapat berdampak
teknologi perusahaan anak dengan perubahan
Teknologi negatif terhadap kegiatan usaha Perseroan.
teknologi terkini sehingga perusahaan anak dapat
Risk of Technology The rapid development of agronomy and
meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
Changes factory equipment technology has forced the
To deal with the risk of technological change,
Company to actively adapt to changes. If the
the subsidiaries keep innovating and adapting to
Company fails to keep up with technological
support their activities while providing training
advancements, it can negatively impact the
and disseminating information about the new
organization.
technology to employees so that they can
better understand these changes. Moreover,
the subsidiaries are assisted by a research and
development team that continuously updates
their technology to the latest version, improving
work efficiency and productivity.
Untuk meminimalkan risiko kegagalan perusahaan
anak dalam memenuhi peraturan perundang-
undangan yang berlaku, perusahaan anak
Risiko Kegagalan
Kegagalan Perseroan dalam memenuhi menerapkan GCG dalam kegiatan operasional
Memenuhi Peraturan
peraturan perundang-undangan yang sehingga pelaksanaan kegiatan perusahaan
Perundangan-
berlaku berpotensi mendatangkan sanksi dan anak dapat berjalan sesuai dengan peraturan
undangan yang
berdampak negatif terhadap kinerja Perseroan. perundang-undangan yang ditetapkan oleh
Berlaku dalam Bidang
Should the Company fail to comply with pemerintah.
Usaha
the regulations, it could not only result in a To minimize the risk of failure in complying
Risk of Failure to
penalty, but it might also negatively impact the with applicable laws and regulations, the
Comply with Business
Company’s performance. subsidiaries implement the GCG principles in
Regulations
their operating activities so that they can conduct
their operations as stipulated in these laws and
regulations.
Perseroan dan perusahaan anak
Untuk mengantisipasi risiko investasi, perusahaan
mengembangkan kegiatan usaha dengan
anak melakukan perencanaan yang matang dan
membangun dan/atau membeli perkebunan
melakukan riset yang memadai dengan teliti dan
dan/atau pabrik baru. Untuk melakukan hal
hati-hati dalam mengambil setiap keputusan.
tersebut diperlukan investasi yang cukup
Perusahaan anak juga melibatkan tim manajemen
besar, antara lain pembelian lahan, pengurusan
dengan kompetensi yang tinggi sehingga dapat
perizinan, pembangunan bangunan, dan/atau
Risiko Investasi membantu perusahaan anak dalam setiap proses
pembelian mesin dan peralatan.
Investment Risk pengambilan keputusan.
The Company and its subsidiaries develop their
To anticipate investment risk, subsidiaries focus on
business activities by building and/or buying
implementing well-planned strategies, conducting
plantations and/or new mills. In order to do so,
in-depth research, and making prudent decisions.
the Company requires sizable investments to,
The subsidiaries also engage with a competent
among other things, buy land, obtain permits,
management team to assist them in the decision-
construct buildings, and purchase machinery
making process.
and tools.
266 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 267
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Jenis Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Type of Risks Risk Description Mitigation Steps
Untuk mengantisipasi risiko kekurangan sumber
daya yaitu pupuk dan bahan bakar, perusahaan
anak memiliki beberapa opsi pemasok untuk
sumber daya tersebut sehingga perusahaan anak
tidak tergantung dengan satu pemasok. Untuk
mengantisipasi risiko kekurangan sumber daya
manusia yang dapat berdampak kepada kinerja
Ketersediaan pupuk serta fluktuasi harga pupuk
operasional perusahaan anak, perusahaan anak
dan bahan bakar dapat berpengaruh langsung
mulai melakukan proses mekanisasi, misalnya pada
Risiko Kelangkaan terhadap kinerja keuangan Perseroan dan
proses panen sehingga perusahaan anak dapat
Sumber Daya perusahaan anak.
meningkatkan produktivitas.
Risk of Sources The availability of fertilizer, as well as its
To anticipate the risk of a shortage of resources,
Shortage fluctuating prices, together with fuel,
such as fertilizer and fuel, the subsidiaries
may directly impact the Company and its
prepare several supplier options to obtain
subsidiaries’ financial performance.
these resources and avoid reliance on a single
supplier. To anticipate the risk of a shortage of
human resources that may impact operational
performance, the subsidiaries have begun
implementing mechanization processes; for
example, in the harvesting process, so the
subsidiaries can improve productivity.
Untuk meminimalkan risiko terhadap fluktuasi
harga dan ketergantungan terhadap pemasok
bahan baku, perusahaan anak melakukan
perencanaan kebutuhan bahan baku dengan
Berkurangnya pasokan bahan baku TBS dalam
matang dalam jangka waktu tertentu yang
jumlah yang besar atau jangka waktu yang lama
Risiko Pasokan Bahan disesuaikan dengan kebutuhan produksi dan
dapat berpengaruh langsung terhadap kegiatan
Baku permintaan produk dan menjaga hubungan baik
usaha Perseroan.
Risk of Raw Material dengan para pemasok.
Insufficient supplies of FFB in large amounts
Supplies To minimize the risk of price volatility and
or over a long period may directly impact the
dependence on suppliers of raw materials, the
Company’s performance.
subsidiaries carefully manage their raw materials
inventory within a certain period, adjust it to
production needs and product demand, and
maintain good relationships with suppliers.
Risiko Umum
General Risks
Secara umum, kinerja Perseroan bergantung
Untuk meminimalkan risiko terhadap kondisi
pada kondisi ekonomi di Indonesia. Penurunan
perekonomian makro, Perseroan melakukan
pada pertumbuhan ekonomi berdampak pada
Risiko Kondisi strategi yang mendukung stabilitas supply chain
daya beli masyarakat yang kemudian akan
Perekonomian Makro baik alternatif pemasaran maupun penyesuaian
berdampak pada kegiatan usaha Perseroan.
Risk of alternatif komoditas.
In general, the Company’s performance is
Macroeconomic To minimize risks to macroeconomic conditions,
related to Indonesia’s economic conditions. A
Situation the Company implements a strategy that
drop in economic growth will affect people’s
supports supply chain stability through alternative
purchasing power, which will negatively impact
marketing and commodity adjustments.
the Company’s performance.
Untuk meminimalkan risiko terhadap perubahan
Harga jual CPO berkorelasi dengan nilai tukar
kurs valuta asing, Perseroan melakukan
mata uang asing, terutama Dolar AS. Fluktuasi
strategi dengan sebagian dari risiko ini dikelola
nilai tukar mata uang Rupiah terhadap mata
menggunakan lindung nilai natural yang berasal
Risiko Perubahan Kurs uang asing tersebut dapat mempengaruhi
dari aset dan liabilitas moneter dalam mata uang
Valuta Asing marjin keuntungan Perseroan.
asing yang sama.
Risk of Foreign The selling price of CPO correlates with
To minimize the risk of foreign exchange currency,
Exchange Currency foreign currencies, particularly the U.S. dollar.
the Company implements a strategy in which
Fluctuations in the exchange rates between the
part of this risk is managed using natural hedging
Indonesian rupiah and other foreign currencies
derived from monetary assets and liabilities
will impact the company’s profit margins.
denominated in the same foreign currency.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 267
Page 268
Jenis Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Type of Risks Risk Description Mitigation Steps
Untuk meminimalkan risiko terkait kebijakan
pemerintah, Perseroan terlibat secara aktif
dalam berbagai organisasi yang bergerak di
bidang kelapa sawit serta bekerja sama dengan
para pemangku kepentingan dalam industri ini
untuk memberikan masukan yang positif kepada
pemerintah Indonesia dalam rangka menciptakan
peraturan yang kondusif bagi industri sawit dan
Risiko Terkait Kebijakan pemerintah sangat berpengaruh pada
para pemangku kepentingan lainnya baik dalam
Kebijakan Pemerintah industri perkebunan, khususnya kelapa sawit.
negeri maupun internasional.
Risk Related to Government policies greatly affect plantation
To minimize risks related to government policy,
Government Policy industries, especially palm oil.
the Company actively joins various organizations
engaged in the palm oil industry. It works closely
with stakeholders in the palm oil industry to
provide constructive input and suggestions to
the Government of Indonesia to develop and
implement favorable regulations for the palm
oil industry, as well as for both domestic and
international stakeholders.
Ketentuan negara asing atau peraturan
Risiko Peraturan
internasional tetap berdampak terhadap
Negara Asing atau
perusahaan anak, karena dapat memengaruhi
Internasional Sama dengan risiko terkait kebijakan pemerintah.
permintaan atas produk Perseroan.
Risk of International Similar to the risks related to government policy.
Foreign countries and international regulations
or Foreign Countries’
still impact the subsidiaries, as they affect the
Regulations
demand for the Company’s products.
Untuk meminimalkan risiko terkait kampanye
negatif yang khususnya berkaitan dengan isu
lingkungan dan masyarakat di sekitar perkebunan,
Perseroan menerapkan strategi dengan merangkul
masyarakat melalui berbagai program yang
memberikan timbal balik positif bagi masyarakat
Kampanye negatif terkait dampak lingkungan,
disekitar perusahaan anak dan menjaga areal
prinsip keberlanjutan, dan konflik sosial yang
konservasi yang berada di lingkungan perusahaan
disebabkan oleh emisi karbon dari produksi
Risiko Kampanye anak, salah satunya yang berada di Kalimantan
CPO masih gencar dilakukan oleh beberapa
Negatif Timur.
organisasi internasional.
Risk of Negative To minimize risks related to negative campaigns,
Several international organizations vigorously
Campaign particularly those concerning environmental
launch negative campaigns about the
and community issues around plantations,
environmental impacts of CPO production,
the Company implements several strategies
sustainability principles, and social conflicts.
by embracing the community through various
programs that provide positive feedback for the
surrounding community near the subsidiaries
and maintain conservation areas within the
subsidiaries, one of which is located in East
Kalimantan.
268 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 269
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Jenis Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Type of Risks Risk Description Mitigation Steps
Untuk dapat menjalankan kegiatan perkebunan Untuk meminimalkan risiko terkait kepatuhan
dan industri pengolahan kelapa sawit, terhadap peraturan perundangan yang berlaku
perusahaan anak diwajibkan untuk memiliki terkait bidang usaha perusahaan anak, Perseroan
berbagai macam lisensi, perizinan dan otorisasi melakukan review berkala melalui divisi legal
Risiko Kepatuhan lain dari regulator terkait. Jika perusahaan anak termasuk terkait perpanjangan izin yang harus
Terhadap Peraturan tidak mampu memperoleh atau memperpanjang dilakukan. Perusahaan anak juga secara aktif
Perundangan yang lisensi, perizinan dan otorisasi ini, atau gagal menjalin komunikasi dengan Komisi Pengawas
Berlaku Terkait Bidang untuk melakukannya secara tepat waktu, Persaingan Usaha (KPPU) mengenai perubahan
Usaha Perusahaan perusahaan anak berpotensi tidak mendapatkan aturan/regulasi yang berlaku.
Anak izin untuk terus beroperasi. To minimize risks related to compliance with
Risk of Compliance To operate in an oil palm plantation and applicable laws and regulations concerning the
with Regulations processing industry, the subsidiaries must operating activities of subsidiaries, the Company
on Subsidiaries’ obtain various licenses, permits, and other conducts periodic reviews through the legal
Businesses authorizations from the relevant regulators. division, including the extension of licenses. The
Should the subsidiaries fail to obtain or extend subsidiaries also actively communicates with the
the expiration date of these licenses, permits, Business Competition Supervisory Commission
and authorizations in a timely manner, they (KPPU) regarding applicable regulatory and policy
could be banned from operating. changes.
Untuk meminimalkan risiko terkait tuntutan atau
Pelanggaran atau perselisihan berpotensi gugatan hukum, Perseroan senantiasa berupaya
mengakibatkan salah satu pihak mengajukan mengurangi risiko hukum melalui pengendalian
tuntutan atau gugatan hukum terhadap internal yang efektif serta memastikan kepatuhan
Perseroan dan perusahaan anak. Setiap Perseroan terhadap seluruh peraturan perundang-
tuntutan atau gugatan hukum tentu berpotensi undangan, dan kebijakan pemerintah yang berlaku,
Risiko Tuntutan atau
menimbulkan kerugian bagi Perseroan dan serta kontrak-kontrak yang dibuat oleh Perseroan
Gugatan Hukum
perusahaan anak. dengan pihak lain.
Risk of Lawsuits
Any violation or dispute could prompt a party To minimize risks related to lawsuits, the Company
to file a lawsuit against the company and strives to reduce legal risks through effective
its subsidiaries. Every lawsuit could result internal control while ensuring compliance with
in potential losses for the company and its applicable laws, regulations, government policies,
subsidiaries. and contracts issued by the Company with other
parties.
Risiko Bagi Investor
Risks for Investors
Terdapat risiko terkait tidak likuidnya saham yang ditawarkan pada Penawaran Umum ini, mengingat
jumlah saham yang ditawarkan Perseroan tidak terlalu besar. Selanjutnya, meskipun Perseroan akan
mencatatkan sahamnya di BEI, tidak ada jaminan bahwa saham Perseroan yang diperdagangkan
akan aktif atau likuid karena terdapat kemungkinan bahwa saham Perseroan akan dimiliki satu
atau beberapa pihak tertentu yang tidak memperdagangkan sahamnya di pasar sekunder. Dengan
Risiko Likuiditas demikian, Perseroan tidak dapat memprediksi apakah pasar dari saham Perseroan akan aktif atau
Saham likuiditas saham Perseroan akan terjaga.
Risk of Stock Liquidity There is a risk related to the illiquidity of the shares offered in the Public Offering, considering that
the number of shares the Company provides is comparatively low. Although the Company lists its
shares on the IDX, there is no guarantee that the shares traded will remain active or liquid, as there is
a possibility that the Company's shares will be owned by one or several specific parties who do not
sell their shares on the secondary market. Therefore, the Company is still determining whether its
shares will remain active or if their liquidity can be maintained.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 269
Page 270
Jenis Risiko Penjelasan Risiko Langkah Mitigasi
Type of Risks Risk Description Mitigation Steps
Harga penawaran saham setelah penawaran umum dapat berfluktuasi dan mungkin diperdagangkan
pada harga yang secara signifikan berada di bawah harga penawaran umum. Hal ini tergantung dari
sejumlah faktor, antara lain:
− prospek usaha dan kegiatan operasional Perseroan.
− perbedaan antara hasil kinerja keuangan dan kegiatan operasional Perseroan yang sebenarnya
dibandingkan dengan perkiraan para investor dan analis.
− perubahan dalam rekomendasi atau persepsi para analis pada Perseroan atau Indonesia.
− adanya akuisisi, kerja sama strategis, ventura bersama atau divestasi yang signifikan.
− perubahan pada kondisi ekonomi, sosial, politik atau pasar di Indonesia.
− keterlibatan dalam litigasi.
− perubahan harga efek bersifat ekuitas dari perusahaan-perusahaan asing (terutama di Asia) di
pasar berkembang.
Risiko Fluktuasi Harga
− fluktuasi harga pasar saham pada umumnya.
Saham
Risk of Stock Price
The value of the stock after the public offering can fluctuate. It may be traded at a price significantly
Fluctuation
below the value of the public offering and may not be as appealing. It is subject to various factors,
such as:
− The Company’s business prospects and operating activities.
− The difference between the actual results of the Company's financial performance and operating
activities compared to the expectations of investors and analysts.
− Changes in analysts' recommendations or perceptions of the Company or Indonesia.
− Acquisitions, strategic partnerships, joint ventures, or significant divestments.
− Changes in economic, social, political, or market conditions in Indonesia.
− Involvement in litigation.
− Changes in the price of equity securities of foreign companies (mainly in Asia) in emerging
markets.
− General stock market volatility.
Jumlah dividen yang dibayarkan Perseroan di mendatang, jika ada, akan bergantung pada laba
ditahan, kondisi keuangan, arus kas, kebutuhan modal kerja, serta belanja modal Perseroan, komitmen
kontrak, dan biaya terkait ekspansi Perseroan. Semua faktor tersebut dapat mempengaruhi
Risiko Kemampuan
kemampuan Perseroan untuk membayar dividen kepada Perseroan, yang pada akhirnya dapat
Perseroan Membayar
berdampak merugikan pada kondisi keuangan atau hasil operasi Perseroan dan juga kemampuan
Dividen
Perseroan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham.
Risk to the Company’s
The amount of dividends the Company will distribute in the future, if any, is subject to its
Capability to
retained earnings, financial condition, cash flows, working capital, capital expenditures, contract
Distribute Dividends
commitments, and expansion costs. These factors have the potential to affect the Company’s ability
to pay dividends, which may negatively impact its financial condition and operating results, as well as
its ability to pay dividends to shareholders.
Penjualan saham Perseroan di masa mendatang dalam jumlah besar, atau persepsi bahwa penjualan
tersebut dapat terjadi, dapat berdampak negatif terhadap harga saham Perseroan atau kemampuan
Risiko Penjualan Perseroan untuk meningkatkan modal melalui penawaran saham baru atau efek bersifat ekuitas lain,
Saham dan dapat mempengaruhi kemampuan Perseroan untuk memperoleh tambahan modal.
Risk of Sale of Shares The sales of the Company’s shares in large amounts in the future, or the perception that such sales
may occur, could upset the share price. They could also harm the Company’s ability to raise capital
through new shares or equity offerings and may affect its capacity to obtain additional capital.
270 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 271
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Keefektifan Proses Manajemen Risiko [GRI 2-12]
Effectiveness of Risk Management Processes
Dalam menjalankan kegiatan usaha, Perseroan In its operations, the Company acknowledges that risk
menyadari bahwa risiko merupakan bagian yang tidak is an inherent aspect of doing business. As a result,
terpisahkan dari dinamika bisnis. Oleh karena itu, TAPG has established a structured, comprehensive risk
TAPG mengembangkan kerangka manajemen risiko management framework that covers risk identification,
yang terstruktur dan menyeluruh, mencakup proses analysis, evaluation, and control. This framework
identifikasi, analisis, evaluasi, serta pengendalian risiko. enables the Company to systematically manage risk
Melalui kerangka ini, Perseroan mengelola risiko secara by applying measures to avoid, minimize, or control it
sistematis dengan menerapkan langkah-langkah mitigasi to an acceptable level. The risk management process
yang bertujuan untuk menghindari, mengurangi, atau begins at the top governance level with the Audit & Risk
mengendalikan risiko hingga berada pada tingkat yang Committee, which supports the Board of Commissioners.
dapat diterima. Penerapan manajemen risiko dimulai dari
level tata kelola tertinggi melalui Komite Audit & Risiko
sebagai organ pendukung Dewan Komisaris.
Komite Audit & Risiko berperan dalam memberikan The Audit & Risk Committee provides strategic oversight
pengawasan strategis serta masukan kepada Dewan and guidance to the Board of Commissioners on
Komisaris terkait penerapan tata kelola perusahaan dan implementing corporate governance and managing
pengelolaan risiko yang relevan. Komite ini menelaah relevant risks. This committee examines compliance
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan, with laws and regulations and addresses issues that need
sekaligus memperhatikan isu-isu yang memerlukan special attention, including environmental and social
perhatian khusus, termasuk aspek lingkungan dan sosial. concerns. In this role, the Audit & Risk Committee helps
Melalui fungsi tersebut, Komite Audit & Risiko membantu the Board of Commissioners ensure that the Company’s
Dewan Komisaris dalam memastikan bahwa strategi strategies and policies are consistent with principles of
dan kebijakan Perseroan berjalan sejalan dengan prinsip prudence and sustainability.
kehati-hatian dan keberlanjutan.
Di tingkat operasional, fungsi pengendalian risiko At the operational level, the risk control function is
diperkuat melalui peran Risk Champions yaitu pihak/ strengthened through the role of Risk Champions,
orang yang ditunjuk untuk mendukung dan mengkoordinir individuals appointed to support and coordinate the
Process Owner, dengan mengidentifikasi potensi Process Owner by identifying potential risks, facilitating
risiko, memfasilitasi penilaian risiko, dan memastikan risk assessments, and ensuring that appropriate
strategi mitigasi yang tepat diterapkan. Selain itu, untuk mitigation strategies are implemented. Additionally,
memastikan kecukupan kontrol atau sistem pengendalian to ensure the adequacy of internal controls or systems
internal termasuk meningkatkan efektivitas proses and continuously improve the effectiveness of the
Manajemen Risiko secara berkesinambungan, perseroan Risk Management process, the company enhances its
juga memperkuat fungsi pengendalian risiko melalui peran risk control function through the role of Internal Audit,
Audit Internal yang bertanggung jawab langsung kepada which reports directly to the President Director. Internal
Presiden Direktur. Audit Internal melakukan penilaian Audit conducts an independent assessment of the
independen atas efektivitas pengendalian internal dan effectiveness of internal controls and risk management
manajemen risiko, serta menyampaikan rekomendasi and submits improvement recommendations based
perbaikan berdasarkan hasil pemeriksaan. Temuan dan on audit results. These findings and evaluations are
evaluasi tersebut dilaporkan kepada Presiden Direktur reported to the President Director and the Audit & Risk
dan Komite Audit & Risiko sebagai dasar untuk tindak Committee as a basis for follow-up, ensuring ongoing
lanjut, guna memastikan peningkatan berkelanjutan improvement in the quality of risk management across
dalam kualitas pengelolaan risiko di seluruh organisasi. the organization.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 271
Page 272
Pengkajian Dampak Ekonomi,
Lingkungan, dan Sosial [GRI 2-25, 2-26]
Assessment of Economic, Environmental, and Social Impacts
Perseroan berkomitmen untuk bertanggung jawab atas The Company is dedicated to being responsible for
dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial yang timbul dari the economic, environmental, and social impacts of
kegiatan operasionalnya, termasuk menyediakan atau its operational activities, including participating in or
bekerja sama dalam upaya remediasi apabila Perseroan providing remediation efforts if it is proven to have
terbukti menyebabkan atau berkontribusi terhadap dampak caused or contributed to a negative impact. This
negatif. Komitmen ini merupakan bagian dari pendekatan commitment is part of the Company’s sustainability
keberlanjutan Perseroan yang menekankan akuntabilitas, strategy, which focuses on accountability, prevention,
pencegahan, serta pemulihan yang adil bagi pihak-pihak and fair redress for those affected.
yang terdampak.
Untuk mendukung komitmen tersebut, Perseroan To uphold this commitment, the Company has set up
menerapkan mekanisme pengaduan yang dapat diakses a grievance mechanism that is available to employees,
oleh karyawan, masyarakat, dan pemangku kepentingan the public, and other stakeholders for submitting
lainnya sebagai sarana untuk menyampaikan keluhan atau complaints or allegations concerning negative impacts
dugaan dampak negatif yang berkaitan dengan kegiatan from the Company’s activities. This mechanism allows
Perseroan. Mekanisme ini memungkinkan Perseroan untuk the Company to efficiently and systematically identify,
mengidentifikasi, menelaah, dan menindaklanjuti keluhan review, and resolve issues, ensuring each concern is
secara sistematis dan tepat waktu, serta memastikan managed in an objective and responsible manner.
bahwa setiap isu yang disampaikan ditangani secara
objektif dan bertanggung jawab.
Selain melalui mekanisme pengaduan, Perseroan juga Besides through the grievance mechanism, the
melakukan pengkajian dampak secara berkala melalui Company regularly assesses impact through operational
pemantauan operasional, audit internal, serta evaluasi monitoring, internal audits, and sustainability evaluations
kinerja keberlanjutan di tingkat unit kerja. Apabila ditemukan at the work unit level. If significant negative impacts are
dampak negatif yang signifikan, Perseroan menetapkan found, the Company implements corrective and remedial
langkah-langkah perbaikan dan pemulihan yang relevan, actions, such as modifying operational procedures,
termasuk penyesuaian prosedur operasional, penguatan enhancing internal controls, and working with relevant
pengendalian internal, serta koordinasi dengan pihak terkait parties to reduce and address the impacts.
untuk meminimalkan dan memulihkan dampak yang terjadi.
Dalam pengelolaan mekanisme pengaduan dan In overseeing the grievance mechanism and remediation
proses remediasi, Perseroan melibatkan pemangku process, the Company engages stakeholders who are the
kepentingan yang menjadi pengguna utama mekanisme primary users of the mechanism, particularly employees
tersebut, khususnya karyawan dan masyarakat and communities surrounding its operational areas.
sekitar wilayah operasional. Masukan dari pemangku Stakeholder feedback serves as a critical resource for
kepentingan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk assessing and enhancing the design, implementation,
menyempurnakan desain, pelaksanaan, dan efektivitas and effectiveness of the grievance mechanism, ensuring
mekanisme pengaduan, sehingga tetap relevan dan its relevance and responsiveness to the requirements
responsif terhadap kebutuhan pihak-pihak terdampak. of the affected parties.
Efektivitas mekanisme pengaduan dan proses remediasi The effectiveness of the grievance mechanism and
dipantau melalui pencatatan dan evaluasi tindak lanjut remediation process is monitored by recording and
atas setiap keluhan yang diterima, termasuk waktu evaluating follow-up actions for each complaint,
penyelesaian dan hasil penanganannya. Hasil pemantauan including resolution times and outcomes. These results
tersebut dilaporkan secara internal kepada manajemen are reported internally to management and serve as a
dan menjadi dasar untuk perbaikan berkelanjutan dalam foundation for continuous improvements in managing
pengelolaan dampak ekonomi, lingkungan, dan sosial the company’s economic, environmental, and social
Perseroan. Melalui pendekatan ini, Perseroan berupaya impacts. This approach helps ensure that the remediation
memastikan bahwa proses remediasi tidak hanya bersifat process is not only reactive but also contributes to
reaktif, tetapi juga berkontribusi pada penguatan tata strengthening overall sustainability governance.
kelola keberlanjutan secara menyeluruh.
272 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 273
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Permasalahan Kritis [GRI 2-16, 2-27]
Critical Matters
Sepanjang periode pelaporan yang berakhir pada 31 During the reporting period ending December 31, 2025,
Desember 2025, Perseroan melakukan pemantauan atas the Company monitored compliance with relevant laws
kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan and regulations as part of its commitment to good
yang berlaku sebagai bagian dari penerapan tata kelola corporate governance. This included oversight of legal,
perusahaan yang baik. Pemantauan ini mencakup aspek environmental, employment, administrative, and financial
hukum, lingkungan, ketenagakerjaan, serta ketentuan matters related to the Company’s operations.
administratif dan finansial yang relevan dengan kegiatan
usaha Perseroan.
Pada tahun pelaporan 2025, Perseroan mencatat During the 2025 reporting year, the Company recorded
adanya perkara hukum dan/atau sanksi administratif legal cases and/or administrative sanctions classified as
yang dikategorikan sebagai ketidakpatuhan signifikan. significant non-compliance. Significant non-compliance
Ketidakpatuhan signifikan ditentukan berdasarkan is identified based on the materiality of the financial,
tingkat materialitas dampak finansial, hukum, dan legal, and reputational impacts, as well as their potential
reputasional, serta potensi pengaruhnya terhadap effects on business continuity and stakeholders.
keberlangsungan usaha dan pemangku kepentingan. Management conducts the significance assessment,
Penilaian signifikansi dilakukan oleh manajemen dengan considering the results of internal evaluations and
mempertimbangkan hasil evaluasi internal dan ketentuan relevant regulatory requirements.
peraturan yang berlaku.
Ketidakpatuhan signifikan tersebut mencakup kasus Significant non-compliance cases involve both
yang dikenakan sanksi administratif dan/atau finansial, administrative and financial sanctions, such as monetary
baik berupa denda moneter maupun sanksi non-moneter. and non-monetary fines. Information on the number of
Rincian jumlah kasus, jenis sanksi, serta nilai denda yang cases, sanction types, and fine amounts is available in
dikenakan telah diungkapkan dalam Laporan Tahunan the Company’s 2025 Annual Report, under the Corporate
Perseroan Tahun 2025 pada Bab Tata Kelola Perusahaan, Governance chapter, Legal Cases section. If fines are
sub-bab Perkara Hukum. Apabila terdapat denda yang paid during the current year, the Company distinguishes
dibayarkan pada tahun berjalan, Perseroan membedakan between fines from violations in the current reporting
antara denda yang berasal dari pelanggaran pada periode period and those from earlier periods.
pelaporan berjalan dan periode sebelumnya.
Perseroan terus melakukan evaluasi dan perbaikan atas The Company regularly reviews and improves its internal
sistem pengendalian internal dan kepatuhan untuk control and compliance systems to minimize the risk of
meminimalkan risiko ketidakpatuhan di masa mendatang. future non-compliance. Each non-compliance is seen as
Setiap temuan ketidakpatuhan dijadikan pembelajaran a chance to learn and strengthen compliance policies,
untuk memperkuat kebijakan, prosedur, serta kesadaran procedures, and awareness across the organization,
kepatuhan di seluruh tingkat organisasi, sebagai bagian emphasizing the Company’s commitment to responsible
dari komitmen Perseroan terhadap praktik bisnis yang and sustainable business practices.
bertanggung jawab dan berkelanjutan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 273
Page 274
Pakta Integritas dan Kode Etik
Integrity Pact and Code of Conduct
Sebagai fondasi dalam menjalankan bisnis yang TAPG has developed a Code of Ethics and Integrity
bertanggung jawab dan berkelanjutan, TAPG menetapkan Pact to serve as the foundation for responsible and
Kode Etik dan Pakta Integritas sebagai pedoman utama sustainable business practices. These guiding documents
perilaku bagi seluruh insan Perseroan dan pihak yang set the standard for all Company personnel and
memiliki hubungan bisnis dengan TAPG. Kerangka etika business partners, ensuring behavior aligned with Good
ini disusun selaras dengan prinsip Good Corporate Corporate Governance (GCG). The framework references
Governance (GCG) serta mengacu pada standar dan standards and regulations such as ISPO, RSPO, and
regulasi yang relevan, termasuk ISPO, RSPO, dan Program Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam
Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Pengelolaan Lingkungan (PROPER). Through relevant
Lingkungan (PROPER). Melalui kebijakan dan Surat policies and Board of Directors’ decrees, the Company
Keputusan Direksi yang berlaku, Perseroan menegaskan reaffirms its dedication to legal compliance, integrity,
komitmen terhadap kepatuhan hukum, integritas, dan and accountability in every operational activity.
akuntabilitas dalam seluruh kegiatan operasional.
Kode Etik TAPG berlaku bagi karyawan, entitas anak, The TAPG Code of Conduct applies to employees,
afiliasi di bawah pengendalian Perseroan, serta pihak subsidiaries, affiliates under the Company’s watch, and
eksternal yang terlibat dalam aktivitas usaha. Kode Etik external parties engaged in business activities. This
ini menjadi acuan perilaku profesional yang mengatur Code of Conduct delineates guidelines for professional
hubungan internal maupun eksternal Perseroan, sekaligus conduct that govern the Company’s internal and
memastikan bahwa setiap aktivitas bisnis dijalankan external relationships, ensuring that all activities are
secara etis, transparan, dan sejalan dengan nilai-nilai conducted ethically, transparently, and in accordance
keberlanjutan. Untuk mendukung penerapan yang with sustainability principles. To promote consistent
konsisten, Perseroan menyediakan buku manual Kode application, the Company provides a Code of Conduct
Etik sebagai panduan praktis dalam menghadapi berbagai manual as a practical guide for managing various
situasi kerja, termasuk interaksi dengan mitra usaha, situations, including interactions with business partners,
publik, dan pemangku kepentingan lainnya. Sebagai the public, and other stakeholders. In alignment with the
bentuk komitmen untuk menjalankan Kode Etik TAPG, commitment to uphold the TAPG Code of Conduct, all
maka seluruh karyawan diwajibkan untuk menandatangani employees are required to sign the “PT Triputra Agro
“Pernyataan Kepatuhan Kode Etik PT Triputra Agro Perdana Tbk Code of Conduct Compliance Statement”.
Perdana Tbk”, Direksi dan karyawan setingkat Kepala Furthermore, Board of Directors and employees as equal
Divisi/Key Position Level lainnya diwajibkan untuk to Division Head or Key Position levels are mandated to
membuat dan menandatangani “Deklarasi Keterbukaan sign a “Declaration of Information Disclosure”.
Informasi”.
Internalisasi nilai integritas merupakan bagian dari budaya Internalizing integrity values is a core aspect of TAPG’s
kerja TAPG. Setiap karyawan diharapkan menjunjung work culture. All employees are expected to uphold
tinggi etika bisnis, tidak hanya dengan mematuhi business ethics by adhering to laws, regulations, and
peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi both national and international ethical standards in
juga dengan menerapkan standar etika nasional dan every decision. Cultivating this integrity culture aims
internasional dalam setiap pengambilan keputusan. to enhance human resource professionalism, bolster
Penerapan budaya integritas ini diyakini berkontribusi the Company’s reputation, and support sustainable
pada profesionalisme sumber daya manusia, penguatan business success.
reputasi Perseroan, serta pencapaian kinerja usaha
yang berkelanjutan.
Komitmen etika dan integritas TAPG juga diterapkan TAPG’s commitment to ethics and integrity is also
secara tegas dalam hubungan dengan mitra usaha, strongly reflected in relationships with business partners,
khususnya dalam proses pengadaan barang dan jasa. especially in the procurement of goods and services.
274 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 275
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Untuk itu, setiap penyedia barang dan jasa diwajibkan Therefore, every provider of goods and services is
menandatangani Contract Agreement/Surat Perjanjian required to sign a Contract Agreement or Cooperation
Kerja Sama (SPK) yang memuat komitmen terhadap Agreement Letter (SPK) that includes a commitment to
praktik pengadaan yang etis dan bertanggung jawab, ethical and responsible procurement practices, such as
antara lain melalui prinsip-prinsip berikut: the following principles:
1. Melaksanakan pengadaan barang/jasa berdasarkan 1. Conduct procurement of goods/services based on
prinsip-prinsip itikad baik, dengan kecermatan good faith, with the highest level of care, and in
tinggi dan dalam keadaan bebas, mandiri atau tidak an independent, free manner without pressure or
di bawah tekanan maupun pengaruh dari pihak lain influence from other parties (independence).
(independency).
2. Mengambil keputusan dengan penuh kehati-hatian 2. Make decisions with due diligence (duty of care
(duty of care and loyalty). and loyalty).
3. Tidak mengambil keputusan untuk kepentingan 3. Avoid making decisions for personal gain or for
pribadi atau pihak yang terafiliasi dan dengan the benefit of related parties to prevent potential
demikian tidak memiliki potensi benturan kepentingan conflicts of interest (conflict of interest rule).
(conflict of interest rule).
4. Melaksanakan proses pengadaan dengan pemahaman 4. Execute the procurement process with a thorough
yang cukup tentang berbagai peraturan dan understanding of applicable regulations and related
kewajiban normatif lain yang terkait dan memenuhi normative obligations, and comply with all laws and
seluruh ketentuan dan perundang-undangan, provisions, including necessary, important, and
termasuk mempertimbangkan best practice yang critical best practices in this procurement process
dipandang perlu, penting, dan kritikal dalam proses (duty to abide by laws).
pengadaan ini (duty abiding the laws).
Sebagai bagian dari penguatan tata kelola, setiap dugaan To strengthen governance, any suspected violations
pelanggaran terhadap Kode Etik dan Pakta Integritas of the Code of Ethics and Integrity Pact are addressed
ditangani melalui mekanisme yang telah ditetapkan, through established mechanisms, including the
termasuk melalui Whistleblower System. Mekanisme Whistleblower System. This system guarantees that
ini memastikan bahwa setiap laporan ditindaklanjuti each report is handled objectively, fairly, and responsibly,
secara objektif, adil, dan bertanggung jawab, sehingga ensuring that ethics and integrity are not just formal
penerapan etika dan integritas tidak hanya menjadi commitments but are genuinely implemented in daily
komitmen normatif, tetapi benar-benar terwujud dalam business practices across TAPG’s value chain.
praktik bisnis sehari-hari di seluruh rantai nilai TAPG.
Program Kepatuhan Persaingan Usaha [GRI 206-1]
Business Competition Compliance Program
Perseroan menempatkan kepatuhan terhadap ketentuan The Company considers compliance with competition
persaingan usaha sebagai bagian integral dari nilai regulations a core part of its ethical values and corporate
etika dan tata kelola perusahaan. Kepatuhan terhadap governance. Meeting these regulations is seen not just as
regulasi persaingan usaha dipandang tidak hanya sebagai a legal requirement but also as the foundation for building
kewajiban hukum, tetapi juga sebagai fondasi dalam fair, transparent, and sustainable business practices.
menciptakan praktik bisnis yang adil, transparan, dan Therefore, the Company consistently follows Law No. 5
berkelanjutan. Untuk itu, Perseroan secara konsisten of 1999 on the Prohibition of Monopolistic Practices and
mengacu pada Undang-Undang No. 5 Tahun 1999 Unfair Business Competition and its related regulations.
tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha
Tidak Sehat beserta peraturan turunannya.
As part of this commitment, the Company actively
Sebagai bentuk komitmen tersebut, Perseroan takes part in the Business Competition Compliance
berpartisipasi aktif dalam Program Kepatuhan Persaingan Program outlined in the Business Competition
Usaha yang diatur dalam Peraturan Komisi Pengawas Supervisory Commission (KPPU) Regulation No. 1 of
Persaingan Usaha (KPPU) No. 1 Tahun 2022. Program 2022. This program acts as a preventive measure to
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 275
Page 276
ini dirancang sebagai mekanisme pencegahan untuk ensure that all business activities are carried out in
memastikan bahwa seluruh aktivitas usaha Perseroan line with fair competition principles and to prevent
dijalankan sesuai dengan prinsip persaingan usaha yang anti-competitive practices.
sehat dan menghindari risiko praktik anti-persaingan.
Dalam pelaksanaan Program Kepatuhan, Perseroan telah In implementing the Compliance Program, the Company
menjalankan sejumlah langkah strategis, antara lain: has undertaken several strategic steps, including:
1. Pendaftaran resmi Program Kepatuhan pada 17 1. Official registration of the Compliance Program on
Juli 2024. July 17, 2024.
2. Penyelenggaraan Kick Off Meeting dan Sosialisasi 2. Holding a Kick-Off Meeting and socialization of
Program Kepatuhan Persaingan Usaha, yang the Business Competition Compliance Program,
diikuti dengan Deklarasi Pakta Integritas pada 13 followed by the Declaration of the Integrity Pact on
September 2024. September 13, 2024.
3. Pelaksanaan penyuluhan dan pelatihan bagi karyawan 3. Providing counseling and training for employees
terkait kepatuhan persaingan usaha masing-masing regarding business competition compliance
pada 11 Oktober 2024 dan 12 November 2024. on October 11, 2024, and November 12, 2024,
respectively.
Selain itu, Perseroan telah menyusun berbagai dokumen Additionally, the Company has prepared various guideline
pedoman yang menjadi acuan dalam memastikan documents that serve as references for ensuring
kepatuhan terhadap regulasi, di antaranya: compliance with regulations, including:
1. Panduan Kode Etik. 1. Code of Conduct Guide.
2. Panduan Kepatuhan Persaingan Usaha. 2. Business Competition Compliance Guide.
3. Panduan Whistleblowing System. 3. Whistleblowing System Guide.
4. Sebagai bagian dari pengawasan, Perseroan juga 4. As part of its supervision efforts, the Company has
telah membentuk tim penanggung jawab dan also formed a team responsible for overseeing the
pengawas Program Kepatuhan, yang secara berkala Compliance Program, which periodically reports
melaporkan perkembangan program ini kepada its progress to the board of directors to ensure
direksi guna memastikan implementasi yang efektif. effective implementation.
Sepanjang periode pelaporan yang berakhir pada 31 Throughout the reporting period ending December
Desember 2025, Perseroan tidak memiliki perkara hukum 31, 2025, the Company did not have any ongoing
yang sedang berlangsung maupun telah diselesaikan or resolved legal cases related to anti-competitive
terkait perilaku anti-persaingan, pelanggaran ketentuan behavior, violations of antitrust laws, or monopolistic
anti-trust, atau praktik monopoli, di mana Perseroan practices in which it was involved. As a result, no rulings,
diidentifikasi sebagai pihak yang terlibat. Dengan administrative sanctions, or fines were imposed on
demikian, tidak terdapat putusan, sanksi administratif, the Company concerning violations of competition
maupun denda yang dijatuhkan kepada Perseroan regulations during this period.
sehubungan dengan pelanggaran peraturan persaingan
usaha selama periode pelaporan.
Melalui penerapan Program Kepatuhan Persaingan By implementing a structured and sustainable
Usaha yang terstruktur dan berkelanjutan, Perseroan Competition Compliance Program, the Company
berkomitmen untuk terus memperkuat budaya is dedicated to continuously strengthening its
kepatuhan, memitigasi risiko hukum dan reputasi, serta compliance culture, reducing legal and reputational
berkontribusi dalam menciptakan iklim persaingan usaha risks, and promoting a healthy and competitive business
yang sehat dan kompetitif, khususnya di sektor agribisnis environment, especially in Indonesia’s agribusiness sector.
di Indonesia.
276 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 277
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Hubungan dan Pelibatan Pemangku
Kepentingan [GRI 2-29][OJK E.4]
Stakeholders Engagement and Relationships
Perseroan memandang pelibatan pemangku kepentingan The Company considers stakeholder engagement as
sebagai elemen penting dalam pengelolaan keberlanjutan an essential aspect for managing sustainability and
dan pencapaian kinerja jangka panjang. Pendekatan achieving long-term success. This approach is designed
pelibatan pemangku kepentingan dirancang untuk to ensure that the Company’s decisions and business
memastikan bahwa keputusan dan kegiatan usaha activities reflect the interests, expectations, and impacts
Perseroan mempertimbangkan kepentingan, harapan, of those connected to its operations.
serta dampak yang dirasakan oleh pihak-pihak yang
terhubung dengan operasional Perseroan.
Pemangku kepentingan TAPG diidentifikasi berdasarkan TAPG stakeholders are categorized according to their
tingkat pengaruh dan dampak yang mereka miliki influence and impact on the Company’s operations, as
terhadap kegiatan usaha Perseroan, serta dampak yang well as the effects of the Company’s activities on them.
ditimbulkan oleh aktivitas Perseroan terhadap mereka. The main stakeholder groups include employees, local
Kategori pemangku kepentingan utama meliputi karyawan, communities near operational sites, shareholders and
masyarakat sekitar wilayah operasional, pemegang saham investors, business partners and suppliers, customers,
dan investor, mitra usaha dan pemasok, pelanggan, governments and regulators, and other organizations and
pemerintah dan regulator, serta organisasi dan komunitas communities related to the Company’s business activities.
lainnya yang relevan dengan kegiatan usaha Perseroan.
Pelibatan pemangku kepentingan dilakukan dengan Stakeholder engagement seeks to foster effective two-
tujuan untuk membangun komunikasi dua arah way communication, gather feedback on key economic,
yang konstruktif, memperoleh masukan atas isu- environmental, and social issues, and identify risks and
isu ekonomi, lingkungan, dan sosial yang material, opportunities that could influence the Company’s long-
serta mengidentifikasi risiko dan peluang yang dapat term sustainability. This process helps the Company
memengaruhi keberlanjutan usaha Perseroan. Melalui align its sustainability strategies and initiatives with
proses ini, Perseroan berupaya menyelaraskan strategi stakeholder expectations, building stronger, mutually
dan program keberlanjutan dengan ekspektasi pemangku beneficial relationships over time.
kepentingan, sekaligus memperkuat hubungan jangka
panjang yang saling menguntungkan.
Untuk memastikan pelibatan yang bermakna (meaningful To promote meaningful engagement, the Company
engagement), Perseroan menggunakan berbagai employs various methods tailored to each stakeholder’s
mekanisme yang disesuaikan dengan karakteristik characteristics, including regular dialogue, formal and
masing-masing pemangku kepentingan, antara lain dialog informal meetings, written communication, field visits,
rutin, pertemuan formal dan informal, komunikasi tertulis, and feedback and complaint mechanisms. The input
kunjungan lapangan, serta mekanisme penyampaian received from stakeholders is reviewed and considered
masukan dan pengaduan. Masukan yang diperoleh in policy development, program planning, and evaluating
dari pemangku kepentingan ditelaah dan digunakan the Company’s sustainability performance.
sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan
kebijakan, perencanaan program, serta evaluasi kinerja
keberlanjutan Perseroan.
Melalui pendekatan pelibatan pemangku kepentingan Using a structured and sustainable stakeholder
yang terstruktur dan berkelanjutan, Perseroan berupaya engagement approach, the Company strives to ensure
memastikan bahwa proses pengambilan keputusan decision-making balances business interests with social
tidak hanya berfokus pada kepentingan bisnis semata, and environmental responsibilities, promoting long-term
tetapi juga mencerminkan tanggung jawab sosial value creation for the Company and its stakeholders.
dan lingkungan, sehingga mendukung terciptanya
nilai jangka panjang bagi Perseroan dan seluruh
pemangku kepentingan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 277
Page 278
Kendala dan Tantangan Penerapan
Kegiatan Keberlanjutan [OJK E.5]
Obstacles and Challenges in Implementing Sustainability Activities
Sebagai perusahaan agribisnis yang beroperasi di As an agribusiness operating in various regions
berbagai wilayah dengan karakteristik sosial, lingkungan, with diverse social, environmental, and regulatory
dan regulasi yang beragam, TAPG menghadapi sejumlah characteristics, TAPG encounters multiple challenges
tantangan dalam mengimplementasikan kegiatan in applying sustainability initiatives uniformly and
keberlanjutan secara konsisten dan terintegrasi. cohesively. These challenges are both operational and
Tantangan tersebut tidak hanya bersifat operasional, strategic, given the dynamics of the palm oil industry,
tetapi juga strategis, seiring dengan dinamika industri evolving stakeholder expectations, and changes in
kelapa sawit, ekspektasi pemangku kepentingan yang sustainability policies and standards at national and
terus berkembang, serta perubahan kebijakan dan global levels.
standar keberlanjutan di tingkat nasional maupun global.
Dari sisi operasional, skala dan sebaran wilayah kerja From an operational standpoint, the size and spread of
menjadi tantangan tersendiri dalam memastikan operating areas create specific challenges in applying
penerapan standar keberlanjutan yang seragam di sustainability standards consistently across all business
seluruh unit usaha. Perbedaan kondisi geografis, units. Variations in geographic conditions, infrastructure,
infrastruktur, serta kapasitas sumber daya manusia di and human resource capacity at each location demand
masing-masing lokasi memerlukan pendekatan yang an adaptable approach without sacrificing commitment
adaptif tanpa mengurangi komitmen terhadap prinsip to sustainability principles. This necessitates improved
keberlanjutan. Hal ini menuntut penguatan koordinasi internal coordination, capacity building, and continuous
internal, peningkatan kapasitas, serta pengawasan oversight to ensure effective implementation of policies
yang berkelanjutan agar kebijakan dan prosedur dapat and procedures in the field.
diimplementasikan secara efektif di lapangan.
TAPG juga menghadapi tantangan dalam pengelolaan TAPG also encounters difficulties in handling
aspek lingkungan, khususnya yang berkaitan dengan environmental concerns, particularly those linked
perubahan iklim, variabilitas cuaca, dan risiko lingkungan to climate change, weather variability, and other
lainnya. Dampak iklim yang semakin tidak terprediksi environmental hazards. The growing unpredictability
berpotensi memengaruhi produktivitas tanaman, of climate effects can influence crop yields, water
pengelolaan sumber daya air, serta upaya konservasi resource management, and biodiversity preservation
keanekaragaman hayati. Di sisi lain, pemenuhan standar initiatives. Furthermore, complying with certification
sertifikasi dan praktik terbaik lingkungan membutuhkan requirements and environmental best practices
investasi yang berkelanjutan, baik dari sisi teknologi, necessitates continuous investments in technology,
sistem pemantauan, maupun peningkatan kompetensi monitoring systems, and workforce skills development.
tenaga kerja.
Pada aspek sosial, tantangan utama terletak pada The primary social challenge involves managing
pengelolaan hubungan dengan masyarakat dan relationships with local communities and stakeholders,
pemangku kepentingan lokal yang memiliki kebutuhan each with their own needs and expectations.
dan ekspektasi yang beragam. Upaya membangun Establishing positive engagement depends on
keterlibatan yang konstruktif memerlukan komunikasi effective communication, a clear understanding of the
yang intensif, pemahaman konteks sosial setempat, social context, and aligning company initiatives with
serta keselarasan antara program perusahaan dan community requirements. Furthermore, the evolving
kebutuhan masyarakat. Selain itu, dinamika isu sosial social issues and external campaigns focusing on the
dan kampanye eksternal terhadap industri kelapa sawit palm oil sector demand that the company consistently
juga menuntut Perseroan untuk terus meningkatkan enhance transparency, accountability, and the quality
transparansi, akuntabilitas, dan kualitas dialog dengan of stakeholder interactions.
para pemangku kepentingan.
278 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 279
Tata Kelola Keberlanjutan
Sustainable Governance
Dari perspektif tata kelola dan manajemen, integrasi From a governance and management perspective,
keberlanjutan ke dalam proses pengambilan keputusan integrating sustainability into business decision-making
bisnis masih menjadi tantangan yang memerlukan remains an ongoing challenge that requires continuous
penyempurnaan berkelanjutan. Penyelarasan antara improvement. Balancing short-term performance
target kinerja jangka pendek dan komitmen keberlanjutan targets with long-term sustainability goals involves
jangka panjang membutuhkan keseimbangan yang careful management of risks, resource allocation, and
cermat, termasuk dalam pengelolaan risiko, alokasi performance metrics. The availability and consistency
sumber daya, dan pengukuran kinerja. Di samping of sustainability data are also crucial, and efforts are
itu, ketersediaan dan konsistensi data keberlanjutan ongoing to enhance data quality for better decision-
menjadi faktor penting yang terus dikembangkan untuk making and reliable reporting.
mendukung pengambilan keputusan yang berbasis data
dan pelaporan yang andal.
Menghadapi berbagai kendala dan tantangan tersebut, Despite these challenges, TAPG views sustainability
TAPG memandang keberlanjutan sebagai sebuah as a continuous journey that involves ongoing learning
perjalanan yang memerlukan pembelajaran dan and development. The Company is committed to
perbaikan berkelanjutan. Perseroan berkomitmen untuk enhancing governance, building internal capabilities, and
terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kapasitas collaborating with stakeholders to ensure sustainability
internal, serta membangun kolaborasi dengan pemangku initiatives are effective, relevant, and create long-term
kepentingan guna memastikan bahwa penerapan value for both the Company and its stakeholders.
kegiatan keberlanjutan dapat berjalan secara efektif,
relevan, dan memberikan nilai jangka panjang bagi
Perseroan dan para pemangku kepentingan.
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 279
Page 280
Pernyataan Dewan Komisaris Tentang
Tanggung Jawab Atas
Laporan Keberlanjutan 2025
PT Triputra Agro Persada Tbk
Statement of the Board of Commissioners Regarding the Responsibilities
to the 2025 Sustainability Report of PT Triputra Agro Persada Tbk
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan We, the undersigned, hereby state that all information
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan contained in the Sustainability Report of PT Triputra Agro
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Tahun 2025 telah Persada Tbk (TAPG) for the Year 2025, is complete and
dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh We are fully responsible for its validity.
atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is made truthfully.
Jakarta, 2026 | Jakarta, 2026
DEWAN KOMISARIS
Board of Commissioners
Arif Rachmat
Presiden Komisaris | President Commissioner
Toddy Mizaabianto Sugoto
Wakil Presiden Komisaris | Vice President Commissioner
Arini Saraswaty Subianto Danny Rachmat
Komisaris | Commissioner Komisaris | Commissioner
Tjandra Karya Hermanto Drs. Aridono Sukmanto
Komisaris | Commissioner Komisaris Independen | Independent Commissioner
Ir. Maruli Gultom Stanley Setia Atmadja
Komisaris Independen | Independent Commissioner Komisaris Independen | Independent Commissioner
280 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 281
Pernyataan Direksi Tentang
Tanggung Jawab Atas
Laporan Keberlanjutan 2025
PT Triputra Agro Persada Tbk
Statement of the Board of Directors Regarding the Responsibilities
to the 2025 Sustainability Report of PT Triputra Agro Persada Tbk
Kami, yang bertanda tangan di bawah ini, menyatakan We, the undersigned, hereby state that all information
bahwa semua informasi dalam Laporan Keberlanjutan contained in the Sustainability Report of PT Triputra Agro
PT Triputra Agro Persada Tbk (TAPG) Tahun 2025 telah Persada Tbk (TAPG) for the Year 2025, is complete and
dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh We are fully responsible for its validity.
atas kebenaran isi Laporan Keberlanjutan.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya. This statement is made truthfully.
Jakarta, 2026 | Jakarta, 2026
DIREKSI
Board of Directors
George Oetomo
Presiden Direktur | President Director
Budiarto Abadi
Wakil Presiden Direktur | Vice President Director
Erida
Direktur | Director
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 281
Page 282
Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen [OJK G1]
Written Verification from Independent Party
Independent Assurance Statement
Report No. 0326/BD/0039/JK
To the Management of PT Triputra Agro Scope of Assurance
Persada Tbk,
The scope of our work was restricted to the
We were engaged PT Triputra Agro Persada Tbk following selected information:
(‘TAPG’) to provide assurance in respect to its • Occupational health and safety
Sustainability Report 2025 (‘the Report’). The • GHG emission and energy management
assurance engagement was conducted by a • Water and waste management
multidisciplinary team with relevant experience • Corporate governance and business ethics
in sustainability reporting. • Supplier engagement and supply chain
Independence traceability
We carried out all our assurance undertakings Responsibility
with independence and autonomy having not
been involved in the preparation of any key part TAPG is responsible for the preparation of the
of the Report, nor did we provide any services to Report and all the information and claims therein,
TAPG during 2025 that could conflict with the which include established sustainability
independence of the assurance engagement. management targets, performance management,
data collection, etc. In performing this assurance
Assurance Standards engagement our responsibility to the
management of TAPG was solely for the purpose
Our work was carried out in accordance with
of verifying the statements it has made in relation
ISAE3000 ‘Assurance Engagements other than
to its sustainability performance, specifically as
Audits or Reviews of Historical Financial
described in the selected information, and
Information’ issued by the International Auditing
expressing our opinion on the conclusions
and Assurance Standards Board. This standard
reached.
requires that we comply with ethical
requirements and plan and perform the Methodology
assurance engagement to obtain limited
assurance. To assess the veracity of certain assertions and
specified data sets included within the Report, as
Level of Assurance well as the systems and processes used to
manage and report them, the following methods
By designing our evidence-gathering procedures
were employed during the engagement process:
to obtain a limited level of assurance based on
• Review the Report, internal policies,
ISAE3000, readers of the Report can be
documentation, management and
confident that all risks or errors have been
information systems.
reduced to a very low level, although not
necessarily to zero.
PT. Moores Rowland Indonesia
Jl. Sisingamangaraja No. 26 – Jakarta Selatan 12110 - Indonesia
Tel: +62 21 720 2605 - Fax: +62 21 720 2606 - www.moores-rowland.com
282 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 283
Independent Assurance Statement
Report No. 0326/BD/0039/JK
• Interview relevant staff involved in All key assurance findings are included herein,
To the Management of PT Triputra Agro Scope
whileof Assurance
detailed observations and follow-up
sustainability-related management and
Persada Tbk, recommendations have was
beenrestricted
submittedtotothe
TAPG
reporting. The scope of our work
•We Follow data trails
were engaged to theAgro
PT Triputra initial aggregated
Persada Tbk management in a separate
following selected information:report.
source to check data samples
(‘TAPG’) to provide assurance in respect to a to
greater
its • Occupational health and safety
depth.
Sustainability Report 2025 (‘the Report’). The • GHG emission and energy management
assurance engagement was conducted by a • Jakarta,
Water March 26, 2026
and waste management
Limitations
multidisciplinary team with relevant experience • Corporate governance and business ethics
in sustainability reporting. • Supplier engagement and supply chain
Our scope of work was limited to a review of the traceability
Independence
accuracy and reliability of selected sustainability James Kallman
performance-related Chief Executive Officer
We carried out all ourinformation. It was not
assurance undertakings Responsibility
designed to detect all weaknesses
with independence and autonomy having in the internal
not
controls Moores
TAPG Rowland isfor
is responsible anthe
international
preparationorganization
of the
been involved in the preparation of any key part of
over the preparation and presentation
specializing in auditing, accounting
the Report,
of the as the
Report, nor engagement
did we providewasanynot performed
services to Report and all the information and claims therein, and
continuously outsourcing,
which includetax, legal and advisory,
established business and
sustainability
TAPG during 2025 that could conflict withperiod,
throughout the preparation the
and the procedures
independence of the performed were undertaken
assurance engagement. management targets, performance management,is a
human rights services. Moores Rowland
on a test basis. member
data of Praxity
collection, AISBL, thethisworld's
etc. In performing largest
assurance
Assurance Standards engagement our responsibility to the and
Alliance of independent and unaffiliated audit
Conclusions consultancyof
management companies.
TAPG was solely for the purpose
Our work was carried out in accordance with
of verifying the statements it has made in relation
ISAE3000 ‘Assurance Engagements other than
Based on the procedures performed and the toWith more than 65,000
its sustainability professionals
performance, operating
specifically as in
Audits or Reviews of Historical Financial
evidence obtained, the Report has reflected the 120
described in the selected information, and the
countries across the globe, each sharing
Information’ issued by the International Auditing same values
application of GRI Standards 2021 with reference. expressing ourand sense ofonresponsibility,
opinion Praxity is
the conclusions
and Assurance Standards Board. This standard served by Moores Rowland in Indonesia, one of the
In addition, nothing has come to our attention that reached.
requires that we comply with ethical leading sustainability assurance providers.
causes us to believe that the Report has not been
requirements and plan and perform the Methodology
properly prepared and presented, in all material
assurance engagement to obtain limited
respects. To assess the veracity of certain assertions and
assurance.
specified data sets included within the Report, as
Level of Assurance well as the systems and processes used to
manage and report them, the following methods
By designing our evidence-gathering procedures
were employed during the engagement process:
to obtain a limited level of assurance based on
• Review the Report, internal policies,
ISAE3000, readers of the Report can be
documentation, management and
confident that all risks or errors have been
information systems.
reduced to a very low level, although not
necessarily to zero.
PT. Moores Rowland Indonesia
Jl. Sisingamangaraja
PT. No. 26 – Jakarta Selatan 12110 - Indonesia
Moores Rowland Indonesia
Tel:Sisingamangaraja
Jl. +62 21 720 2605No.
- Fax:
26 –+62 21 720
Jakarta 2606 12110
Selatan - www.moores-rowland.com
- Indonesia
Tel: +62 21 720 2605 - Fax: +62 21 720 2606 - www.moores-rowland.com
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 283
Page 284
Tanggapan terhadap Umpan Balik Laporan
Keberlanjutan Tahun Sebelumnya [OJK G3]
Response to Feedback on the Previous Year’s Sustainability Report
Selama tahun 2025, Perseroan tidak menerima In 2025, the Company did not receive any specific
tanggapan spesifik terkait Laporan Keberlanjutan feedback on the 2024 Sustainability Report regarding
Tahun 2024 untuk perbaikan laporan tahun berikutnya. revisions for the next year’s report. Nonetheless, the
Namun demikian, Perseroan telah berupaya melakukan Company has actively worked to enhance this report,
berbagai penyempurnaan dan perbaikan agar laporan ini ensuring it aligns with POJK No. 51/POJK.03/2017,
memenuhi ketentuan POJK No. 51/POJK.03/2017, SEOJK SEOJK No. 16/SEOJK.04/2021, and the GRI Standards
No. 16/SEOJK.04/2021 dan GRI Standard yang menjadi referenced in its preparation. We aim for this report to
rujukan penulisan laporan ini. Kami berharap laporan ini serve as a valuable source of information for stakeholders.
dapat menjadi sumber informasi yang berguna bagi para
pemangku kepentingan.
284 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 285
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan OJK
No. 51/POJK.03/2017 dan Surat Edaran OJK
No. 16/SEOJK.04/2021 [OJK G4]
List of Disclosure According to OJK Regulation No. 51/POJK.03/2017 and OJK
Circular Letter No. 16/SEOJK.04/2021
Nama Indeks Halaman
No
Name of Index Page
Strategi Keberlanjutan
A
Sustainability Strategies
Penjelasan Strategi Berkelanjutan
A.1. 50
Explanation of Sustainability Strategies
Ikhtisar Kinerja Aspek Keberlanjutan
B
Highlights of Sustainability Performance
B.1. Aspek Ekonomi
12
Economy Aspects
B.2. Aspek Lingkungan Hidup
13
Environmental Aspects
B.3. Aspek Sosial
14
Social Aspect
Profil Perusahaan
C
Company Profile
C.1. Visi, Misi, dan Nilai Keberlanjutan
36
Vision, Mission, and Sustainability Values
C.2 Alamat Perusahaan
34
Company Address
C.3. Skala Usaha
34,43,44,150
Company Scale
C.4. Produk, Layanan dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan
35
Products, Services, and Business Activities
C.5. Keanggotaan Asosiasi
45
Memberships in Associations
Perubahan Emiten dan Perusahaan Publik yang Bersifat Signifikan
C.6. 35
Significant Organizational Change
Penjelasan Direksi
D
Explanation of the Board of Directors
D.1. Penjelasan Direksi
26
Explanation of the Board of Directors
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 285
Page 286
Nama Indeks Halaman
No
Name of Index Page
Tata Kelola Keberlanjutan
E
Sustainability Governance
E.1. Penanggungjawab Penerapan Keuangan Berkelanjutan
240
Responsible for the Implementation of Sustainable Finance
E.2. Pengembangan Kompetensi Terkait Keuangan Berkelanjutan
242
Competency Development Related to Sustainable Finance
E.3. Penilaian Risiko atas Penerapan Keuangan Berkelanjutan
261
Risk Assessment for the Implementation of Sustainable Finance
E.4. Hubungan dengan Pemangku Kepentingan
277
Relations with Stakeholders
E.5. Permasalahan Terhadap Penerapan Keuangan Berkelanjutan
260
Issues to the Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Keberlanjutan
F
Sustainability Performance
F.1. Kegiatan Membangun Budaya Keberlanjutan
50
Activity to Build Sustainability Culture
Kinerja Ekonomi
Economic Performance
Perbandingan Target dan Kinerja Produksi, Portofolio, Target Pembiayaan,
F.2. atau Investasi, Pendapatan dan Laba Rugi
199
Comparison of Production Targets and Performance, Portfolios, Financing
Target, or Investment, Income and Profit Loss
Perbandingan Target dan Kinerja Portofolio, Target Pembiayaan, atau
Investasi pada Instrumen Keuangan atau Proyek yang Sejalan dengan
F.3. Keuangan Berkelanjutan
200
Comparison of Performance Target and Portfolio, Financing Target, or
Investing in Financial Instruments or Projects that are in Line with the
Implementation of Sustainable Finance
Kinerja Lingkungan Hidup
Environmental Performance
Aspek Umum
General Aspect
F.4. Biaya Lingkungan Hidup
81
Environmental Cost
Aspek Material
Material Aspect
F.5. Penggunaan Material yang Ramah Lingkungan
114
Use of Environmentally Friendly Materials
Aspek Energi
Energy Aspect
F.6. Jumlah dan Intensitas Energi yang Digunakan
119
Quantity and Intensity of Energy Used
F.7. Upaya dan Pencapaian Efisiensi Energi dan Penggunaan Energi Terbarukan
117-119
Energy Efficiency Efforts and Achievements and Renewable Energy Usage
286 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 287
Nama Indeks Halaman
No
Name of Index Page
Aspek Air
Water Aspect
F.8. Penggunaan Air
106
Water Usage
Aspek Keanekaragaman Hayati
Biodiversity Aspect
Dampak dari Wilayah Operasional yang Dekat atau Berada di Daerah
F.9. Konservasi atau Memiliki Keanekaragaman Hayati
122
Impact of Operational Areas that Are Near or Located in Conservation Areas
or Areas with Rich Biodiversity
F.10. Usaha Konservasi Keanekaragaman Hayati
122
Biodiversity Conservation Efforts
Aspek Emisi
Emission Aspect
F.11. Jumlah dan Intensitas Emisi yang Dihasilkan Berdasarkan Jenisnya
103
Quantity and Intensity of Emissions Based on Type
F.12. Upaya dan Pencapaian Pengurangan Emisi yang Dilakukan
99
Efforts and Achievements of Emission Reduction
Aspek Limbah dan Efluen
Waste and Effluent Aspect
F.13. Jumlah Limbah dan Efluen yang Dihasilkan Berdasarkan Jenis
110
Quantity and Intensity of Waste and Effluent Based on Type
F.14. Mekanisme Pengelolaan Limbah dan Efluen
109
Waste and Effluent Management Mechanism
F.15. Tumpahan yang Terjadi (Jika Ada)
108
Spill (If Any)
Aspek Pengaduan Terkait Lingkungan Hidup
Environmental-Related Complaint Aspect
Jumlah dan Materi Pengaduan Lingkungan Hidup yang Diterima dan
F.16.
Diselesaikan 121
Total and Material of Environmental Complaints Received and Resolved
Kinerja Sosial
Social Performance
Komitmen untuk Memberikan Layanan atas Produk dan/atau Jasa yang
F.17. Setara kepada Konsumen
190
Financial Services Institutions, Issuer, or Public Company Commitment to
Providing Equal Products and Services to Consumers
Aspek Ketenagakerjaan
Employment Aspect
F.18. Kesetaraan Kesempatan Kerja
150
Equal Opportunity to Work
F.19. Tenaga Kerja Anak dan Tenaga Kerja Paksa
136
Child Labor and Forced Labor
F.20. Upah Minimum Regional
148
Reigonal Minimum Wage
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 287
Page 288
Nama Indeks Halaman
No
Name of Index Page
F.21. Lingkungan Bekerja yang Layak dan Aman
145
Favorable and Safe Work Environment
F.22. Pelatihan dan Pengembangan Kemampuan Pegawai
157
Employee Training and Capacity Building
Aspek Masyarakat
Community Aspect
F.23. Dampak Operasi terhadap masyarakat Sekitar
178
Impact of Operations on Surrounding Community
F.24. Pengaduan Masyarakat
187
Public Complaints
F.25. Kegiatan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL)
180
Environmental Social Responsibility (TJSL) Activities
Tanggung Jawab Pengembangan Produk/Jasa Berkelanjutan
Responsibility on Sustainable Product/Service Development
F.26. Inovasi dan Pengembangan Produk/Jasa Keuangan Berkelanjutan
190
Innovation and Development of Sustainable Financial Products/Services
F.27. Produk/Jasa yang Sudah Dievaluasi Keamanannya bagi Pelanggan
191
Products/Services that Have been Evaluated for Costumer Safety
F.28. Dampak Produk/Jasa
191
Product/Service Impact
F.29. Jumlah Produk yang Ditarik Kembali
192
Total of Recalled Products
Survei Kepuasan Pelanggan terhadap Produk dan/atau Jasa Keuangan
F.30. Berkelanjutan
192
Survey of Customer Satisfaction with Sustainable Financial Services and/or
Products
Lain-lain
G
Others
G.1. Verifikasi Tertulis dari Pihak Independen (jika ada)
282
Written Verification from an Independent Party (if any)
G.2. Lembar Umpan Balik
301
Feedback Sheet
G.3. Tanggapan Terhadap Umpan Balik Laporan Keberlanjutan Tahun Sebelumnya
284
Responses to the Feedback of Previous Year Report
Daftar Pengungkapan Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 51/
G.4. POJK.03/2017
285
List of Disclosure in Accordance with Financial Services Authority
Regulation No. 51/POJK.03/2017
288 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 289
Indeks GRI Standards 2021
2021 GRI Standards Index
Pernyataan Penggunaan
PT Triputra Agro Persada Tbk
Statement of use
GRI 1 yang digunakan GRI 1: Landasan 2021
GRI 1 used GRI 1: Foundation 2021
Standar Sektor GRI yang
Berlaku GRI 13: Sektor Pertanian, Akuakultur, dan Perikanan Tangkap 2022
Applicable GRI Sector GRI 13: Agriculture, Aquaculture, and Fishing Sectors 2022
Standard(s)
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
GRI 2: 2-1 Rincian Organisasi
34
Pengungkapan Organizational details
Umum 2021
GRI 2: General 2-2 Entitas yang dicantumkan
Disclosures 2021 dalam pelaporan keberlanjutan
organisasi
7
Entities included in the
organization’s sustainability
reporting
2-3 Periode, frekuensi, dan titik
kontak pelaporan
7
Reporting period, frequency
and contact point
2-4 Penyajian kembali
informasi 8
Restatements of information
2-5 Penjaminan eksternal
8
External assurance
2-6 Kegiatan, rantai nilai dan
hubungan bisnis lain
35
Activities, value chain and
other business relationships
2-7 Tenaga kerja
139
Employees
2-8 Pekerja yang bukan pekerja
langsung
139
Workers who are not
employees
2-9 Struktur dan komposisi
tata Kelola
230
Governance structure and
composition
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 289
Page 290
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
2-10 Pencalonan dan pemilihan
badan tata kelola tertinggi
Nomination and selection 235
of the highest governance
body
2-11 Ketua badan tata kelola
tertinggi 230, 232,
Chair of the highest 233
governance body
2-12 Peran badan tata kelola
tertinggi dalam mengawasi
pengelolaan dampak 230, 232,
Role of the highest governance 233
body in overseeing the
management of impacts
2-13 Delegasi tanggung jawab
untuk mengelola dampak 230, 232,
Delegation of responsibility for 233
managing impacts
2-14 Peran badan tata kelola
tertinggi dalam pelaporan
keberlanjutan 238
Role of the highest governance
body in sustainability reporting
2-15 Benturan kepentingan
259
Conflicts of interest
2-16 Komunikasi masalah
penting 247, 249,
Communication of critical 273
concerns
2-17 Pengetahuan kolektif dari
badan tata kelola tertinggi
242
Collective knowledge of the
highest governance body
2-18 Evaluasi kinerja badan
tata kelola tertinggi
Evaluation of the performance 234
of the highest governance
body
2-19 Kebijakan remunerasi
148, 235
Remuneration policies
2-20 Proses untuk menentukan
remunerasi
148, 235
Process to determine
remuneration
290 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 291
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
2-21 Rasio jumlah kompensasi
tahunan
237
Annual total compensation
ratio
2-22 Pernyataan tentang
strategi pengembangan
berkelanjutan 26, 50, 51
Statement on sustainable
development strategy
2-23 Komitmen kebijakan
36, 261
Policy commitments
2-24 Menanamkan komitmen
kebijakan
26
Embedding policy
commitments
2-25 Proses untuk
memperbaiki dampak negatif
272
Processes to remediate
negative impacts
2-26 Mekanisme untuk
mencari nasihat dan
mengemukakan masalah 238, 247
Mechanisms for seeking advice
and raising concerns
2-27 Kepatuhan terhadap
hukum dan peraturan
273
Compliance with laws and
regulations
2-28 Asosiasi Keanggotaan
45
Membership associations
2-29 Pendekatan terhadap
pelibatan pemangku
kepentingan 277
Approach to stakeholder
engagement
2-30 Perjanjian Kerja Bersama
Collective bargaining 137
agreements
Topik Material
Material Topics
GRI 3: Topik 3-1 Proses untuk menentukan
Material 2021 topik material
53
GRI 3: Material Process to determine material
Topics 2021 topics
3-2 Daftar topik material
55-59
List of material topics
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 291
Page 292
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
Keberadaan Pasar
Market Presence
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 148
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 202: 202-1 Rasio standar upah
Keberadaan Pasar karyawan pemula berdasarkan
2016 jenis kelamin terhadap upah
GRI 202: Market minimum regional 148
Presence 2016 Ratios of standard entry level
wage by gender compared to
local minimum wage
202-2 Proporsi manajemen
senior yang berasal dari
masyarakat setempat
155
Proportion of senior
management hired from the
local community
Dampak Ekonomi Tidak Langsung
Indirect Economic Impacts
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 180
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 203: Dampak 203-1 Investasi infrastruktur
Ekonomi Tidak dan dukungan layanan
181
Langsung 2016 Infrastructure investments
GRI 203: Indirect and services supported
Economic
Impacts 2016 203-2 Dampak ekonomi tidak
langsung yang signifikan
204
Significant indirect economic
impacts
Praktik Pengadaan
Procurement Practices
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 220
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 204: Praktik
204-1 Proporsi pengeluaran
Pengadaan 2016
untuk pemasok lokal
GRI 204: 220
Proportion of spending on local
Procurement
suppliers
Practices 2016
292 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 293
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
Antikorupsi
Anti-corruption
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 245
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 205: 205-1 Operasi-operasi yang
Antikorupsi 2016 dinilai memiliki risiko terkait
GRI 205: korupsi 246
Anticorruption Operations assessed for
2016 risks related to corruption
205-2 Komunikasi dan
pelatihan tentang kebijakan
dan prosedur antikorupsi
246
Communication and training
about anticorruption policies
and procedures
205-3 Insiden korupsi yang
terbukti dan tindakan yang
diambil 246
Confirmed incidents of
corruption and actions taken
Material
Materials
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 114
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 301: Material 301-1 Material yang digunakan
2016 berdasarkan berat atau volume
116
GRI 301: Materials Materials used by weight or
2016 volume
301-2 Material input dari daur
ulang yang digunakan 112
Recycled input materials used
Energi
Energy
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 117
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 293
Page 294
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
GRI 302: Energi 302-1 Konsumsi energi dalam
2016 organisasi
117, 119
GRI 302: Energy Energy consumption within the
2016 organization
302-2 Konsumsi energi di luar
organisasi
117, 119
Energy consumption outside
of the organization
302-3 Intensitas energi
119
Energy intensity
302-4 Pengurangan konsumsi
energi
117
Reduction of energy
consumption
302-5 Pengurangan pada
energi yang dibutuhkan untuk
produk dan jasa
117
Reductions in energy
requirements of products and
services
Air dan Efluen
Water and Effluents
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 105
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 303: Air dan 303-1 Interaksi dengan air
Efluen 2018 sebagai sumber daya bersama
105
GRI 303: Water Interactions with water as a
and Effluents shared resource
2018
303-2 Manajemen dampak
yang berkaitan dengan
pembuangan air 105
Management of water
discharge-related impacts
303-3 Pengambilan air
106
Water withdrawal
303-4 Pembuangan air
112
Water discharge
303-5 Konsumsi air
106
Water consumption
294 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 295
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
Keanekaragaman Hayati
Biodiversity
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 122
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 304: 304-1 Lokasi operasi yang
Keanekaragaman dimiliki, disewa, dikelola, atau
Hayati 2016 berdekatan dengan, kawasan
GRI 304: lindung dan kawasan dengan
Biodiversity 2016 nilai keanekaragaman hayati
tinggi di luar Kawasan lindung 123
Operational sites owned,
leased, managed in, or
adjacent to, protected areas
and areas of high biodiversity
value outside protected areas
304-2 Dampak signifikan dari
aktivitas, produk, dan jasa
pada keanekaragaman hayati
123
Significant impacts of
activities, products, and
services on biodiversity
304-3 Habitat yang dilindungi
atau direstorasi 122
Habitats protected or restored
304-4 Spesies Daftar Merah
IUCN dan spesies daftar
konservasi nasional dengan
habitat dalam wilayah yang
terkena efek operasi 124
IUCN Red List species and
national conservation list
species with habitats in areas
affected by operations
Emisi
Emissions
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 99
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 295
Page 296
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
GRI 305: Emisi 305-1 Emisi GRK (Cakupan 1)
2016 langsung
104
GRI 305: Direct (Scope 1) GHG
Emissions 2016 emissions
305-2 Emisi energi GRK
(Cakupan 2) tidak langsung
104
Energy indirect (Scope 2) GHG
emissions
305-3 Emisi GRK (Cakupan 3)
tidak langsung lainnya
104
Other indirect (Scope 3) GHG
emissions
305-4 Intensitas emisi GRK
103-104
GHG emissions intensity
305-5 Pengurangan emisi GRK
101
Reduction of GHG emissions
Limbah
Waste
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 108-109
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 306: Limbah 306-1 Timbulan limbah dan
2020 dampak signifikan terkait
GRI 306: Waste limbah
109
2020 Waste generation and
significant waste-related
impacts
306-2 Manajemen dampak
signifikan terkait limbah
109
Management of significant
waste-related impacts
306-3 Timbulan limbah
110
Waste generated
306-4 Limbah yang dialihkan
dari pembuangan akhir 109-110
Waste diverted from disposal
306-5 Limbah yang dikirimkan
ke pembuangan akhir 110
Waste directed to disposal
296 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 297
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
Kepegawaian
Employment
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 138
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 401: 401-1 Perekrutan karyawan
Kepegawaian baru dan pergantian karyawan
141
2016 New employee hires and
GRI 401: employee turnover
Employment 2016
401-2 Tunjangan yang
diberikan kepada karyawan
purnawaktu yang tidak
diberikan kepada karyawan
pada kurun waktu tertentu atau
149
paruh waktu
Benefits provided to fulltime
employees that are not
provided to temporary or part-
time employees
401-3 Cuti melahirkan
147
Parental leave
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
Occupational Health and Safety
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 166, 174
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 403: 403-1 Sistem manajemen
Kesehatan dan keselamatan dan kesehatan
Keselamatan Kerja kerja 166
2018 Occupational health and safety
GRI 403: management system
Occupational
Health and Safety 403-2 Identifikasi bahaya,
2018 penilaian resiko dan investigasi
kecelakaan
166
Hazard identification, risk
assessment, and incident
investigation
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 297
Page 298
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
403-3 Layanan kesehatan kerja
168
Occupational health services
403-4 Partisipasi, konsultasi,
dan komunikasi pekerja
tentang keselamatan dan
kesehatan kerja
167
Worker participation,
consultation, and
communication on
occupational health and safety
403-5 Pelatihan bagi pekerja
mengenai keselamatan dan
kesehatan kerja 170
Worker training on
occupational health and safety
403-6 Peningkatan kualitas
kesehatan pekerja 168
Promotion of worker health
403-7 Pencegahan dan
mitigasi dampak dari
keselamatan dan kesehatan
kerja yang secara langsung
166, 174,
terkait hubungan bisnis
180
Prevention and mitigation of
occupational health and safety
impacts directly linked by
business relationships
403-8 Pekerja yang tercakup
dalam sistem manajemen
kesehatan dan keselamatan
kerja 166
Workers covered by an
occupational health and safety
management system
403-9 Kecelakaan kerja
173
Work-related injuries
403-10 Penyakit akibat kerja
173
Work-related ill health
Pelatihan dan Pendidikan
Training and education
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 138
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
298 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 299
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
GRI 404: 404-1 Rata-rata jam pelatihan
Pelatihan dan per tahun per karyawan
160
Pendidikan 2016 Average hours of training per
GRI 404: Training year per employee
and Education
2016 404-2 Program untuk
meningkatkan keterampilan
karyawan dan program bantuan
peralihan 157
Programs for upgrading
employee skills and transition
assistance programs
404-3 Persentase karyawan
yang menerima tinjauan
rutin terhadap kinerja dan
pengembangan karier
165
Percentage of employees
receiving regular performance
and career development
reviews
Keanekaragaman dan peluang setara
Diversity and equal opportunity
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 138
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 405: 405-1 Keanekaragaman badan
Keanekaragaman tata kelola dan karyawan
150
dan Peluang Diversity of governance bodies
Setara 2016 and employees
GRI 405: 405-2 Rasio gaji pokok dan
Diversity remunerasi perempuan
and Equal dibandingkan laki-laki
157
Opportunity Ratio of basic salary and
2016 remuneration of women to
men
Nondiskriminasi
Non-discrimination
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 138
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 406:
Nondiskriminasi 406-1 Insiden diskriminasi dan
tindakan perbaikan yang
2016
dilakukan 150
GRI 406:
Incidents of discrimination and
Nondiscrimination corrective actions taken
2016
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 299
Page 300
Yang Tidak Dicantumkan
Omission No.
Rujukan
Standar GRI/
Standar
Sumber Lain Pengungkapan Lokasi
Persyaratan Sektor GRI
GRI Standard/ Disclosure Location
yang tidak GRI Sector
Other Source Alasan Penjelasan
Dicantumkan Standard
Reason Explanation
Requirement(S) Ref. No.
Omitted
Masyarakat Setempat
Local Communities
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 174
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 413: 413-1 Operasi dengan
Masyarakat keterlibatan masyarakat
Setempat 2016 setempat, penilaian dampak,
GRI 413: Local dan program pengembangan
178
Operations with local
Communities
community engagement,
2016
impact assessments, and
development programs
413-2 Operasi yang secara
aktual dan yang berpotensi
memiliki dampak negatif
signifikan terhadap masyarakat
178
setempat
Operations with significant
actual and potential negative
impacts on local communities
Kesehatan dan Keselamatan Pelanggan
Customer Health and Safety
GRI 3: Topik
3-3 Manajemen topik material
Material 2021
Management of material 190
GRI 3: Material
topics
Topics 2021
GRI 416: 416-1 Penilaian dampak
Kesehatan dan kesehatan dan keselamatan
Keselamatan dari berbagai kategori produk
Pelanggan 2016 dan jasa 191
GRI 416: Assessment of the health and
Customer safety impacts of product and
Health and Safety service categories
2016
416-2 Insiden ketidakpatuhan
sehubungan dengan dampak
kesehatan dan keselamatan
dari produk dan jasa
191
Incidents of noncompliance
concerning the health and
safety impacts of products and
services
300 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 301
Lembar Umpan Balik [GRI 2-3] [OJK G2]
Feedback Form
Terima kasih telah berkenan membaca Laporan Thank you for your willingness to read 2025 Sustainability
Keberlanjutan TAPG 2025. Guna meningkatkan isi Report of TAPG. To improve the contents of the
Laporan Keberlanjutan pada tahun mendatang, kami Sustainability Report in the coming years, we hope that
berharap Anda bersedia untuk mengisi Lembar Umpan you are willing to fill out this Feedback Form, then send
Balik ini, kemudian mengirimkannya kepada kami. them to us.
Profil Anda (Mohon diisi bila berkenan)
Your Profile (Please fill in if you are willing to)
Nama
Name
Institusi/Perusahaan
Institution/Company
Email
Telp/HP
Phone No/Mobile No
Golongan pemangku kepentingan:
Stakeholder Category:
Pemegang Saham/Investor Media Organisasi Bisnis
Shareholders/Investors Business Organization
Pelanggan Pemasok Lain-lain, mohon disebutkan
Customers Suppliers Others, please mention
Pegawai Organisasi Masyarakat/NGO
Employees Community Organization/NGO
Serikat Pekerja Pemerintah/Regulator
Labor Union Government/Regulator
1. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai kinerja ekonomi, sosial, dan lingkungan Perseroan:
This Sustainability Report has provided clear information about the economic, social, and environmental performance of the
Company:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
2. Laporan Keberlanjutan ini sudah memberikan informasi yang jelas mengenai pemenuhan tanggung jawab sosial dan
lingkungan Perseroan:
This Sustainability Report has provided clear information about fulfilling social and environmental responsibilities of the
Company:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 301
Page 302
3. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini mudah dimengerti dan dipahami:
The material and data in this Sustainability Report are easy to understand and comprehend:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
4. Materi dan data dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah cukup lengkap:
The material and data in this Sustainability Report are complete enough:
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
5. Apakah desain, tata letak, grafis dan foto-foto dalam Laporan Keberlanjutan ini sudah bagus?
Are the designs, layout, graphics and photographs in this Sustainability Report good?
Setuju Tidak Setuju Tidak tahu
Agree Disagree Do not know
6. Informasi apa yang paling bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information is most useful from this Sustainability Report?
7. Informasi apa yang dinilai kurang bermanfaat dari Laporan Keberlanjutan ini?
What information is considered less useful from this Sustainability Report?
8. Informasi apa yang dinilai masih kurang dari Laporan Keberlanjutan ini dan perlu ditambahkan pada Laporan Keberlanjutan
mendatang?
What information is still considered lacking from this Sustainability Report and needs to be added to the upcoming
Sustainability Report?
302 PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report
Page 303
PT Triputra Agro Persada Tbk • Laporan Keberlanjutan 2025 Sustainability Report 303
Page 304
Laporan Keberlanjutan
Sustainability Report
Building Better Resilience
to Achieve Excellent Plantations
PT Triputra Agro Persada
The East Building 23th Floor
Jl. DR Ide Anak Agung Gde Agung
Kav E.3.2 No.1
Kelurahan Kuningan Timur,
Kecamatan Setiabudi
Jakarta Selatan 12950, Indonesia
(+62) 21-5794-4737
(+62) 21-5794-4745
tap.corsec@tap-agri.com
www.tap-agri.com
Names mentioned 67 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Triputra Agro
p.2
unresolved
org
Persada Tbk.
p.2 ×2
unresolved
org
PT Triputra Agro Food Security
p.5
unresolved
org
Tata Kelola
p.5
unresolved
org
Milik Desa
p.6
unresolved
org
Yayasan Konservasi Alam Nusantara Good
p.6
unresolved
person
Directorate
· Corporate Secretary
p.7
unresolved
org
Financial Services Authority
p.8 ×2
unresolved
person
Hamil Pregnant Mothers
p.15
unresolved
person
Menyusui Breastfeeding Mothers Total
p.15
unresolved
org
Yayasan Kehati
p.21 ×2
unresolved
org
PT SUKSES KARYA MANDIRI Alamat Kantor Pusat
p.22
unresolved
org
Menteri Pertanian Republik Indonesia
p.22
unresolved
org
PT Sukses Karya Mandiri Desa Kenawan
p.22
unresolved
org
PT Mutu Hijau Indonesia Manggala Wanabakti Building.
p.22
unresolved
org
PT SGS Indonesia The Garden Centre
p.23
unresolved
person
Dr. Ide Anak Agung Gede Agung
p.23
unresolved
org
Menteri Pertanian
p.23 ×2
unresolved
org
PT Intertek Utama Service Beltway Office Park
p.23
unresolved
org
Intertek Certification GmbH
p.23 ×2
unresolved
org
PT FIRST LAMANDAU TIMBER INTERNATIONAL Issued
p.24
unresolved
org
PT. Gawi Bahandep Sawit Mekar FIRST LAMANDAU TIMBER
p.24
unresolved
org
PT SGS Indonesia
p.24
unresolved
org
PT. SBC ASIA SERTIFIKASI
p.24
unresolved
org
PT SGS Indonesia Initial Certificate Issued
p.24
unresolved
org
PT. SBC Asia Sertifikasi Hery Widyobinarko Director This
p.24
unresolved
org
Kementerian Lingkungan Hidup. As
p.25
unresolved
org
PT Triputra
p.26
unresolved
org
Agro Persada Tbk
p.26
unresolved
org
Pusat Statistik
p.26
unresolved
person
DR. Ide Anak Agung Gde Agung
p.34
unresolved
org
PT Alam Permata Indah
p.38 ×2
unresolved
org
Yayasan Konservasi Alam Nusantara
p.39
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.39
unresolved
org
PT First Lamandau Timber
p.41
unresolved
org
Aisin Takaoka Co., Ltd
p.41 ×2
unresolved
org
PT ATP Bio Indonesia
p.41 ×4
unresolved
org
Takaoka Co., Ltd
p.41
unresolved
org
PT First Lamandau
p.41
unresolved
org
Yayasan Konservasi Alam
p.46
unresolved
org
Tata Kelola dan Karyawan
p.150
unresolved
—
Piagam
· Komisaris
p.225
unresolved
person
Nominasi
· Komisaris
p.235
unresolved
org
Tata Kelola Tertinggi
p.238 ×5
unresolved
org
Tata
p.242
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.