Back to announcement
Final Report PT Tunas Alfin Tbk 2025.pdf
Financial statement Text extracted TALFSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 102
Page 1
PT TUNAS ALFIN Tbk PT TUNAS ALFIN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
Laporan Keuangan Konsolidasian Consolidated Financial Statements
Dengan Laporan Auditor Independen With Independent Auditors’ Report
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir For The Year
pada Tanggal Tersebut Then Ended
(Mata Uang Rupiah Indonesia) (Indonesian Rupiah Currency)
Page 2
p,l. tunor A lf in f $ fu rootnmmrmxo,fl.ffirFxrnffi
"
@
Head Office : Jl. X.H. A6us Salim No-9 , Poris Plawad, Cipondoh, Tangerang 15119 - Indonesia
Phone : 021-5526268 (3 lines), 55792980, Facsimile : 021-55791115
Brandr Jakarta : Menara lmperium Lt. 28, Metropolitan Kuningan Superblok, Jl. H.R. Rasuna Said (av. 1 Jakarta 1298$ - lndonesia
Phone:021-8317322 (6 lines), Facsimile :021-8317683, Email : info@tunasalfin.com, Website : www.tunasalfin.com
Brarch Cikupa Kawasan lndustri Kencana Alam Kav.29, Jl, Raya Serang Km. 18,8 Ds. Sukanagara, Cikupa, Tangerang, Banten 15750 -
lndonesia. Phone; 021-59403012, 59405381, Facsimile : 021-59405362
SURAT PERNYATAAN DIREKSI BOARD OF DIRECTOR'S SIAIE'I{E'VT LETTER
TENTANG TANGGUNG JAWAB ATAS REGARDING THE RESPO'VSIBILIry FOR
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS OF
PT TUNAS ALFIN TbK DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN TbK AND SUBS'D'ARY
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN AS OF DECEMBER 31,2025
'TS AND
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FORTHE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
Kami yang bertanda tangan di bawah ini: We, the undersigned:
1. Nama John Tika 1. Name John Tika
Alamat Kantor Menara lmperium Lantai 28 Office address Menan tnperfun ZSilt Fhor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1
Jakarta Jakarta
Alamat Domisili Jl. K.S. Tubun ll No. 18 Residential addrc* Jl. K.S. Tubun ll I'lo. 18
Jakarta Jakaila
Nomor Telepon (021) 8317322 Telephone {021) 8317322
Jabatan Preslden DireKur Title President Director
2. Nama Bernardus Budiman 2. Nane Bemardus Eudiman
Alamat Kantor Menara lmperium Lantai 28 Office address Menara lmryium 28th Floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1 Jl. H.R. Rasuna Said Kav. 1
Jakarta Jakafta
Alamat Domisili Puri lmperium Unit 2071 Apt. Resrdenfia/ address Puri lmpefium Unit 2071 A,pt.
Jl. Kuningan Madya, Guntur, Jl. Kuningan Madya, Guntur,
Setiabudi, Jakarta Setiabudt, Jakafta
Nomor Telepon (021) 8317322 Telephone (021) 8317322
Jabatari Direktur TiIId aieddi
Menyatakan bahwa: Declare that:
1. Kami bertanggung jawab atas penyusunan dan penya.iian 1 We are responsible for the preparation and the
laporan keuangan konsolidasian PT Tunas Alfin Tbk dan presentation of the consolidated financial statements of
Entitas Anaknya; PT Tunas Alfin Tbk and its Subsidr,ary
2. Laporan keuangan konsolidasian PT Tunas Alfin Tbk dan 2. The consolidated financial statements of PT Tunas Alfin
Entitas Anaknya telah disusun dan disajikan sesuai Tbk and its Subsidiary have been prepared and
dengan StandaiAkuiitanSi Keuangan di lndohesia; iresented in conformity with the lndonesian Financial
Accounting Sfandards;
3. a. Semua informasi dalam laporan keuangan 3. a. All information contained in the consolidated
konsolidasian PT Tunas Alfin Tbk dan Entitas financial stafemenfs of PT Tunas Alfin Tbk and its
Anaknya telah diungkapkan secara lengkap dan Subsidiar/ is completed and conecl;
benar;
b. Laporan keuangan konsolidasian PT Tunas Alfin Tbk b. The consolidated financial statements of PT Tunas
dan Entitas Anaknya tidak mengandung informasi Alfin Tbk and its Subsidiary do not contain
atau fakta material yang tidak benar dan tidak misleading mateiat information or facts, nor do not
menghilangkan informasi atau fakta material; omit mateial information or facts;
4. Kami bertanggung jawab atas sistem pengendalian intem 4. We are responsible for the intemal control system of
dalam PT Tunas Alfin Tbk dan Entitas Anaknya: PT Tunas Alfin Tbk and its Subsidiary.
Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenamya, This statement has been made truthfully.
Jakarta, 27 Maret 2026lMarch 27,2026
Atas nama dan mewakili Direksffior and on behalf of the Directors
\A
John Tika Bemardus Budiman
Presiden Direktur/Pres,Uent Director DirekluilDirector
Page 3
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
Page 10
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk PT TUNAS ALFIN Tbk
DAN ENTITAS ANAKNYA AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS
DENGAN LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN WITH INDEPENDENT AUDITORS’ REPORT
TANGGAL 31 DESEMBER 2025 DAN AS OF DECEMBER 31, 2025 AND
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR
PADA TANGGAL TERSEBUT THEN ENDED
(MATA UANG RUPIAH INDONESIA) (INDONESIAN RUPIAH CURRENCY)
Daftar Isi Table of Contents
Halaman/
Page
Surat Pernyataan Direksi Board of Directors’ Statement Letter
Laporan Auditor Independen Independent Auditors’ Report
Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian…………… 1-2 ………Consolidated Statement of Financial Position
Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Consolidated Statement of Profit or Loss
Lain Konsolidasian………………………............... 3-4 ..……..........and Other Comprehensive Income .
Laporan Perubahan Ekuitas Konsolidasian………… 5 ……..Consolidated Statement of Changes in Equity
Laporan Arus Kas Konsolidasian.............................. 6-7 ...................Consolidated Statement of Cash Flows
Catatan atas Laporan Keuangan Konsolidasian....... 8 - 92 ….Notes to the Consolidated Financial Statements
************************
Page 11
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN FINANCIAL POSITION
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December 31,
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
ASET LANCAR CURRENT ASSETS
Kas dan bank 2e,2h,2i,4,35 39.662.938.748 30.781.039.406 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - neto 2e,2i,2k,5,35 330.738.980.748 311.149.928.665 Trade receivables - net
Persediaan - neto 2l,6 196.536.197.774 239.977.611.743 Inventories - net
Biaya dibayar di muka 2m 1.214.107.265 770.032.400 Prepaid expenses
Aset lancar lainnya 2e,7 5.395.820.487 5.633.808.575 Other current assets
JUMLAH ASET LANCAR 573.548.045.022 588.312.420.789 TOTAL CURRENT ASSETS
ASET TIDAK LANCAR NON-CURRENT ASSETS
Piutang lain-lain 2i,2k,8,35 Other receivables
Pihak ketiga 1.635.123.518 1.363.268.897 Third parties
Pihak berelasi 2f,33 1.528.560.000 509.520.000 Related parties
Advances for acquisition
Uang muka perolehan aset tetap 2p,9 361.703.967 5.121.858.000 of fixed assets
Aset tetap - neto 2n,2p,2s,10 1.248.314.768.709 1.199.652.204.034 Fixed assets - net
Properti investasi - neto 2o,2p,11 24.573.995.584 25.553.716.076 Investment properties - net
Aset takberwujud - neto 2p,2r,12 490.965.355 529.427.324 Intangible asset - net
Taksiran tagihan restitusi pajak Estimated claim for income
penghasilan 2v,17a 5.999.163.352 7.402.608.172 tax refund
Aset pajak tangguhan - neto 2g,2v,17c 5.751.955.037 6.897.307.766 Deferred tax assets - net
Aset tidak lancar lainnya 2p 541.650.000 541.650.000 Other non-current assets
TOTAL NON-CURRENT
JUMLAH ASET TIDAK LANCAR 1.289.197.885.522 1.247.571.560.269 ASSETS
JUMLAH ASET 1.862.745.930.544 1.835.883.981.058 TOTAL ASSETS
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements form
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
1
Page 12
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN POSISI KEUANGAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) FINANCIAL POSITION (continued)
Tanggal 31 Desember 2025 As of December 31, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Catatan/ 31 Desember/December 31,
Notes 2025 2024
LIABILITAS LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PENDEK CURRENT LIABILITIES
Utang bank jangka pendek 2g,2i,13,35 28.746.360.256 78.599.505.230 Short-term bank loans
Utang usaha 2e,2i,14,35 Trade payables
Pihak ketiga 205.591.938.927 220.685.476.507 Third parties
Pihak berelasi 2f,33 2.876.947.532 2.306.107.299 Related party
Utang lain-lain 2e,2i,15,35 8.633.685.029 2.315.174.461 Other payables
Beban akrual 2i,2t,16,35 7.993.819.296 7.206.211.579 Accrued expenses
Utang pajak 2v,17b 9.528.691.532 3.382.818.199 Taxes payable
Bagian jangka pendek dari utang Current portion of
jangka panjang: 2g,2i,35 long-term debts:
Utang bank 13 30.388.420.463 29.347.578.567 Bank loans
Utang pembiayaan konsumen 18 564.208.707 349.268.338 Consumer financing payables
JUMLAH LIABILITAS TOTAL CURRENT
JANGKA PENDEK 294.324.071.742 344.192.140.180 LIABILITIES
LIABILITAS JANGKA PANJANG NON-CURRENT LIABILITIES
Utang jangka panjang - setelah Long-term debts -
dikurangi bagian jangka pendek: 2g,2i,35 net of current portion:
Utang bank 13 108.342.105.150 126.527.717.781 Bank loans
Utang pembiayaan konsumen 18 220.928.464 106.323.982 Consumer financing payables
Wesel bayar - pihak berelasi 2f,2i,33,35 99.000.000.000 99.000.000.000 Note payable - related party
Post-employment
Liabilitas imbalan pasca kerja 2t,19 27.460.794.235 34.081.280.180 benefits liability
JUMLAH LIABILITAS TOTAL NON-CURRENT
JANGKA PANJANG 235.023.827.849 259.715.321.943 LIABILITIES
JUMLAH LIABILITAS 529.347.899.591 603.907.462.123 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Ekuitas yang dapat diatribusikan Equity attributable to equity
kepada pemilik entitas induk holders of the parent entity
Modal saham - nilai nominal Share capital - par value of
Rp 100 per saham Rp 100 per share
Modal dasar - 2.500.000.000 Authorized -
saham 2,500,000,000 shares
Modal ditempatkan dan disetor Issued and fully paid -
penuh - 1.353.435.000 saham 20 135.343.500.000 135.343.500.000 1,353,435,000 shares
Tambahan modal disetor 2d,21 (30.065.408.439) (30.065.408.439 ) Additional paid-in capital
Revaluation surplus of
Surplus revaluasi aset tetap - neto 2n,10 706.362.363.049 654.299.798.697 fixed assets - net
Saldo laba Retained earnings
Telah ditentukan penggunaannya 22 3.300.000.000 3.200.000.000 Appropriated
Belum ditentukan penggunaannya 476.963.466.802 431.120.097.944 Unappropriated
Jumlah ekuitas yang dapat Total equity attributable to
diatribusikan kepada pemilik equity holders of the
entitas induk 1.291.903.921.412 1.193.897.988.202 parent entity
Kepentingan nonpengendali 2c,23 41.494.109.541 38.078.530.733 Non-controlling interests
JUMLAH EKUITAS 1.333.398.030.953 1.231.976.518.935 TOTAL EQUITY
JUMLAH LIABILITAS DAN TOTAL LIABILITIES AND
EKUITAS 1.862.745.930.544 1.835.883.981.058 EQUITY
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements form
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
2
Page 13
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN COMPREHENSIVE INCOME
Untuk Tahun yang Berakhir For The Year Ended
pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31,
Notes 2025 2024
PENJUALAN NETO 2u,24 1.432.930.961.074 1.343.155.786.865 NET SALES
BEBAN POKOK PENJUALAN 2f,2u,25 (1.275.228.497.250) (1.219.704.752.156) COST OF GOODS SOLD
LABA BRUTO 157.702.463.824 123.451.034.709 GROSS PROFIT
Beban penjualan dan Selling and marketing
pemasaran 2f,2u,26,33 (34.129.365.521) (34.186.777.040) expenses
General and administrative
Beban umum dan administrasi 2u,27 (63.176.448.784) (56.815.348.245) expenses
2f,2q,2u,
Pendapatan operasi lain 28,33 33.562.102.031 12.920.285.989 Other operating income
Beban operasi lain 2e,2u,29 (4.153.013.775) (3.513.253.363) Other operating expenses
LABA USAHA 89.805.737.775 41.855.942.050 INCOME FROM OPERATIONS
Pendapatan keuangan 2u,4 358.779.487 333.042.214 Finance income
Biaya keuangan 2f,2u,30,33 (22.572.633.400 ) (18.646.237.386) Finance costs
LABA SEBELUM INCOME BEFORE
PAJAK PENGHASILAN 67.591.883.862 23.542.746.878 INCOME TAX
PAJAK PENGHASILAN 2v,17c (14.923.450.718) (5.088.590.694) INCOME TAX
LABA TAHUN BERJALAN 52.668.433.144 18.454.156.184 INCOME FOR THE YEAR
PENGHASILAN OTHER COMPREHENSIVE
KOMPREHENSIF LAIN INCOME
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be
direklasifikasi ke laba rugi: reclassified to profit or loss:
Revaluation surplus of
Surplus revaluasi aset tetap 2n,10 54.712.189.453 - fixed assets
Pengukuran kembali Remeasurement of
program imbalan pasti 2t,19 (2.434.366.128) 8.973.370.646 defined benefit plans
Pajak penghasilan terkait 2v,17c 535.560.549 (1.974.141.543) Related income tax
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lain - neto 52.813.383.874 6.999.229.103 income - net
JUMLAH LABA KOMPREHENSIF TOTAL COMPREHENSIVE
TAHUN BERJALAN 105.481.817.018 25.453.385.287 INCOME FOR THE YEAR
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements form
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
3
Page 14
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN LABA RUGI DAN CONSOLIDATED STATEMENT OF
PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN PROFIT OR LOSS AND OTHER
KONSOLIDASIAN (lanjutan) COMPREHENSIVE INCOME (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For The Year Ended
pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31,
Notes 2025 2024
Laba tahun berjalan yang dapat Income for the year
diatribusikan kepada: attributable to:
Equity holders of
Pemilik entitas induk 2c,31 51.840.143.728 18.078.576.903 the parent entity
Kepentingan nonpengendali 2c 828.289.416 375.579.281 Non-controlling interests
Jumlah 52.668.433.144 18.454.156.184 Total
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive
tahun berjalan yang dapat income for the year
diatribusikan kepada: attributable to:
Equity holders of
Pemilik entitas induk 2c 102.066.238.210 25.071.652.768 the parent entity
Kepentingan nonpengendali 2c,23 3.415.578.808 381.732.519 Non-controlling interests
Jumlah 105.481.817.018 25.453.385.287 Total
Laba per saham dasar yang Basic earnings per share
dapat diatribusikan kepada attributable to equity holders
pemilik entitas induk 2x,31 38,30 13,36 of the parent entity
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements form
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
4
Page 15
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS KONSOLIDASIAN CONSOLIDATED STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025 For The Year Ended December 31, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Indonesian Rupiah, unless otherwise stated)
Ekuitas yang Dapat Diatribusikan kepada Pemilik Entitas Induk/
Equity Attributable to Equity Holders of the Parent Entity
Modal Saham
Ditempatkan dan
Disetor Penuh/ Tambahan Modal Surplus Revaluasi Saldo Laba/Retained Earnings Kepentingan
Issued and Fully Disetor/ Aset Tetap - Neto/ Telah Ditentukan Belum Ditentukan Nonpengendali/
Catatan/ Paid Share Additional Paid-in Revaluation Surplus Penggunaannya/ Penggunaannya/ Non-Controlling Jumlah Ekuitas/
Notes Capital Capital of Fixed Assets - Net Appropriated Unappropriated Jumlah/Total Interests Total Equity
Saldo 1 Januari 2024 135.343.500.000 (30.065.408.439 ) 654.299.798.697 3.100.000.000 416.975.925.176 1.179.653.815.434 37.696.798.214 1.217.350.613.648 Balance, January 1, 2024
Appropriation of retained
Pencadangan saldo laba 22 - - - 100.000.000 (100.000.000 ) - - - earnings
Deklarasi dividen kas 2w,22 - - - - (10.827.480.000 ) (10.827.480.000 ) - (10.827.480.000 ) Declaration of cash dividends
Jumlah laba komprehensif tahun 2c,2n,2t, Total comprehensive
berjalan 10 - - - - 25.071.652.768 25.071.652.768 381.732.519 25.453.385.287 income for current year
Saldo 31 Desember 2024 135.343.500.000 (30.065.408.439 ) 654.299.798.697 3.200.000.000 431.120.097.944 1.193.897.988.202 38.078.530.733 1.231.976.518.935 Balance, December 31, 2024
Appropriation of retained
Pencadangan saldo laba 22 - - - 100.000.000 (100.000.000 ) - - - earnings
Deklarasi dividen kas 2w,22 - - - - (4.060.305.000 ) (4.060.305.000 ) - (4.060.305.000 ) Declaration of cash dividends
Jumlah laba komprehensif tahun Total comprehensive
berjalan 2c,2t - - 52.062.564.352 - 50.003.673.858 102.066.238.210 3.415.578.808 105.481.817.018 income for current year
Saldo 31 Desember 2025 135.343.500.000 (30.065.408.439 ) 706.362.363.049 3.300.000.000 476.963.466.802 1.291.903.921.412 41.494.109.541 1.333.398.030.953 Balance, December 31, 2025
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir merupakan bagian yang tidak terpisahkan The accompanying notes to the consolidated financial statements form an integral part of these
dari laporan keuangan konsolidasian secara keseluruhan. consolidated financial statements taken as a whole.
5
Page 16
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN CASH FLOWS
Untuk Tahun yang Berakhir For The Year Ended
pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31,
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan kas dari pelanggan 1.413.118.119.498 1.332.445.384.513 Cash receipts from customers
Pembayaran kepada pemasok (929.320.750.359) (877.223.933.572) Payments to suppliers
Pembayaran untuk gaji, Payments for salaries,
tunjangan dan imbalan allowances and
pasca kerja (207.837.212.079) (179.819.222.629) post-employment benefits
Pembayaran untuk beban Payments for
operasional (165.091.936.375) (176.905.744.521) operating expenses
Kas dihasilkan dari operasi 110.868.220.685 98.496.483.791 Cash generated from operations
Penerimaan dari pendapatan Receipts from finance
keuangan 358.779.487 333.042.214 income
Penerimaan dari kegiatan operasi Receipts from other operating
lainnya 34.833.098.164 12.460.023.850 activities
Penerimaan restitusi pajak Receipt of corporate income
penghasilan badan 1.206.109.000 - tax refund
Pembayaran pajak Payments of corporate
penghasilan badan (9.099.371.132) (14.964.102.831) income tax
Pembayaran biaya keuangan (22.410.027.907) (22.148.608.355) Payments of finance costs
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
Aktivitas Operasi 115.756.808.297 74.176.838.669 Operating Activities
ARUS KAS DARI CASH FLOWS FROM
AKTIVITAS INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Hasil penjualan Proceeds from sales
aset tetap 10 1.279.167.832 2.636.936.938 of fixed assets
Penurunan piutang lain-lain 354.000.000 527.250.000 Decrease in other receivables
Perolehan aset tetap 10,37 (34.856.106.595) (83.832.671.352) Acquisition of fixed assets
Penambahan piutang lain-lain (629.283.709) (944.974.218) Increase in other receivables
Uang muka perolehan aset Advances for acquisition of
tetap 9 (470.203.967) (5.121.858.000) fixed assets
Kas Neto Digunakan untuk Net Cash Used in
Aktivitas Investasi (34.322.426.439) (86.735.316.632) Investing Activities
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Penerimaan utang bank: 13,37 Receipts of bank loans:
Jangka pendek 28.746.360.256 147.564.850.405 Short-term
Jangka panjang 12.400.000.000 45.045.333.334 Long-term
Pembayaran utang bank: 13,37 Payments of bank loans
Jangka pendek (78.599.505.230) (122.860.584.417) Short-term
Jangka panjang (29.792.023.137) (31.718.123.349) Long-term
Pembayaran dividen kas 22 (4.060.305.000) (10.827.480.000) Payments of cash dividends
Pembayaran utang pembiayaan Payments of consumer
konsumen 18,37 (1.531.289.149) (764.797.299) financing payables
Kas Neto Diperoleh dari Net Cash Provided by
(Digunakan untuk) (Used in)
Aktivitas Pendanaan (72.836.762.260) 26.439.198.674 Financing Activities
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements form
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
6
Page 17
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
LAPORAN ARUS KAS CONSOLIDATED STATEMENT OF
KONSOLIDASIAN (lanjutan) CASH FLOWS (continued)
Untuk Tahun yang Berakhir For The Year Ended
pada Tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
Catatan/ 31 Desember/Year Ended December 31,
Notes 2025 2024
KENAIKAN NETO NET INCREASE IN CASH
KAS DAN BANK 8.597.619.598 13.880.720.711 ON HAND AND IN BANKS
DAMPAK NETO PERUBAHAN EFFECT OF EXCHANGE
SELISIH KURS PADA KAS DAN RATE CHANGES ON CASH
BANK 284.279.744 252.215.814 ON HAND AND IN BANKS
CASH ON HAND AND
KAS DAN BANK IN BANKS AT
AWAL TAHUN 30.781.039.406 16.648.102.881 BEGINNING OF YEAR
KAS DAN BANK CASH ON HAND AND
AKHIR TAHUN 4 39.662.938.748 30.781.039.406 IN BANKS AT END OF YEAR
Catatan: Note:
Tambahan informasi arus kas diungkapkan dalam Catatan 37. Supplementary cash flows information is disclosed in Note 37.
Catatan atas laporan keuangan konsolidasian terlampir The accompanying notes to the consolidated financial statements form
merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari laporan keuangan an integral part of these consolidated financial statements
konsolidasian secara keseluruhan. taken as a whole.
7
Page 18
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian dan Informasi Umum a. Establishment and General Information
PT Tunas Alfin Tbk (“Perusahaan”) didirikan PT Tunas Alfin Tbk (“the Company”) was
berdasarkan Akta Notaris Edison Sianipar, S.H. established based on Notarial Deed No. 5 of
No. 5 tanggal 6 Mei 1977. Akta pendirian ini telah Edison Sianipar, S.H. dated May 6, 1977.
disahkan oleh Menteri Kehakiman Republik The deed of establishment was approved by
Indonesia dalam Surat Keputusan No. Y.A.5/ the Minister of Justice of the Republic of
412/13 tanggal 18 Oktober 1977 serta Indonesia in its Decision Letter No. Y.A.5/
diumumkan dalam Berita Negara Republik 412/13 dated October 18, 1977 and was
Indonesia No. 87 tanggal 30 Oktober 1979. published in the State Gazette of the Republic
of Indonesia No. 87 dated October 30, 1979.
Anggaran dasar Perusahaan telah mengalami The Company’s articles of association has been
beberapa kali perubahan, terakhir dengan Akta amended several times, the latest of which is
Notaris Charles Hermawan, S.H. No. 281 tanggal covered by Notarial Deed No. 281 of Charles
26 Juli 2022 mengenai perubahan maksud, tujuan Hermawan, S.H. dated July 26, 2022,
dan kegiatan usaha. Perubahan tersebut telah concerning changes of the Company’s
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi purposes, objectives and scope of activities.
Manusia Republik Indonesia berdasarkan Surat The amendment was approved by the Minister
Keputusan No. AHU-0052581.AH.01.02.TAHUN of Law and Human Rights of the Republic of
2022 tanggal 27 Juli 2022. Indonesia through its Decision Letter
No. AHU-0052581.AH.01.02.TAHUN 2022
dated July 27, 2022.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasarnya, Based on Article 3 of its Articles of Association,
Perusahaan memiliki ruang lingkup kegiatan the Company’s scope of activities is to engage
dalam bidang industri kemasan dan percetakan. in packaging and printing industries. Currently,
Pada saat ini, kegiatan usaha yang dilakukan the Company’s scope of activities is to engage
Perusahaan adalah di bidang industri kemasan business under fine packaging industry.
halus (fine packaging). Perusahaan mulai The Company started its commercial operations
beroperasi komersial pada tahun 1977. in 1977.
Kantor pusat dan pabrik Perusahaan berlokasi di The Company’s head office and factory are
Jalan K.H. Agus Salim No. 9, Batu Ceper, located at Jalan K.H. Agus Salim No. 9, Batu
Tangerang. Kantor administratif Perusahaan Ceper, Tangerang. Its administrative office is
berlokasi di Menara Imperium Lantai 28, located at Menara Imperium 28th Floor, Jalan
Jalan H.R. Rasuna Said Kav. 1, Jakarta. H.R. Rasuna Said Kav. 1, Jakarta.
PT Proinvestindo adalah entitas induk terakhir PT Proinvestindo is the ultimate parent of
Perusahaan dan Entitas Anaknya (secara the Company and its Subsidiary (collectively
bersama-sama disebut “Grup”). referred to as the “Group”).
8
Page 19
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Penawaran Umum Saham Perusahaan b. Public Offering of the Company’s Shares
Pernyataan Pendaftaran Perusahaan sebagai The Company’s Registration Statement as
Perusahaan Publik Tanpa Penawaran Umum a Public Company without public offering on the
saham kepada masyarakat di Bursa Efek Surabaya Stock Exchange (SSE) has been
Surabaya (BES) dinyatakan efektif oleh Badan effectived through the Capital Market
Pengawas Pasar Modal (Bapepam) berdasarkan Supervisory Agency (Bapepam) Letter
Surat No. S-151/PM/2001 tanggal 30 Januari No. S-151/PM/2001 dated January 30, 2001.
2001.
Berdasarkan Surat BES No. JKT-003/MKT/ Based on SSE’s Letter No. JKT-003/MKT/LIST/
LIST/BES/II/2001 tanggal 6 Februari 2001, BES BES/II/2001 dated February 6, 2001, the SSE
menyetujui pencatatan 90.229.000 saham approved the listing of the Company’s
Perusahaan efektif pada tanggal 12 Februari 90,229,000 shares effective on February 12,
2001. Berdasarkan Surat BES No. JKT-009/MKT/ 2001. Based on SSE’s Letter
LIST/BES/VI/2001 tanggal 31 Mei 2001, BES No. JKT-009/MKT/LIST/BES/VI/2001 dated
menyetujui tambahan pencatatan 1.263.206.000 May 31, 2001, the SSE approved the listing
saham Perusahaan sehubungan dengan of additional 1,263,206,000 shares of
pembagian dividen saham efektif pada tanggal the Company in connection with the declaration
15 Juni 2001. of stock dividend effective on June 15, 2001.
Pada tanggal 30 November 2007, BES On November 30, 2007, the SSE is effectively
bergabung ke dalam Bursa Efek Jakarta (BEJ). merged with Jakarta Stock Exchange (JSE).
Selanjutnya BEJ berubah nama menjadi Bursa Subsequently, JSE changed its name to
Efek Indonesia (BEI) yang mulai menjalankan become Indonesia Stock Exchange (IDX) and
fungsi bursa efektif pada tanggal 1 Desember started to operate as stock exchange functions
2007. on December 1, 2007.
Pada tahun 2007, aktivitas saham Perusahaan In 2007, the activity of Company’s shares in IDX
di BEI ditangguhkan, selanjutnya setelah is suspended, then after the fulfillment of IDX’s
dipenuhinya ketentuan bursa, Perusahaan requirements, the Company obtained
memperoleh persetujuan pencatatan kembali an approval to relist of its shares of stocks in
(relisting) efek Perusahaan dari BEI efektif sejak IDX effective from January 17, 2014, based on
tanggal 17 Januari 2014 berdasarkan Surat dari IDX’s Letter No. S-00138/BEI.PPR/01-2014
BEI No. S-00138/BEI.PPR/01-2014 tanggal dated January 13, 2014.
13 Januari 2014,
c. Entitas Anak c. Subsidiary
Perusahaan mempunyai pengendalian dan The Company has control and direct ownership
kepemilikan langsung lebih dari 50% saham pada more than 50% of the shares in the following
entitas anak sebagai berikut: subsidiary:
Tahun Operasi Jumlah Aset Sebelum Eliminasi
Komersial/ Persentase Kepemilikan/ (Dalam Jutaan Rupiah Indonesia)/
Year of Percentage of Total Assets Before Elimination
Entitas Anak/ Domisili/ Kegiatan Usaha/ Commercial Ownership (In Millions of Indonesian Rupiah)
Subsidiary Domicile Business Activities Operations 2025 2024 2025 2024
PT Dharma Anugerah Surabaya Percetakan, perindustrian, 1986 90% 90% 493.090 479.447
Indah (“DAI”) perdagangan, pengangkutan
darat, jasa dan pembangunan/
Printing, industry, trading.
land transportation, services
and construction
9
Page 20
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
d. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit, d. Boards of Commissioners and Directors,
Sekretaris Perusahaan dan Karyawan Audit Committee, Corporate Secretary and
Employees
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum Pemegang Based on Resolution of the Company’s
Saham Luar Biasa Perusahaan tanggal Extraordinary General Meeting of Shareholders
19 Juni 2023 yang dinyatakan dalam Akta Notaris dated June 19, 2023, as covered by Notarial
Jesvit Justin, S.H., M.Kn. No. 18 pada tanggal Deed No. 18 of Jesvit Justin, S.H., M.Kn.
yang sama, dan telah dilaporkan kepada on the same date, and have been reported to
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia the Ministry of Law and Human Rights of the
Republik Indonesia dalam Surat Laporan Republic of Indonesia under the Company
Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Data Data Amendment Notification Acceptance
Perseroan No. AHU-AH.01.09-0138581 tanggal Letter No. AHU-AH.01.09-0138581 dated
11 Juli 2023, susunan Dewan Komisaris dan July 11, 2023, the composition of the
Direksi Perusahaan pada tanggal 31 Desember Company’s Boards of Commissioners and
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: Directors as of December 31, 2025 and 2024
are as follows:
Dewan Komisaris: Board of Commissioners:
Presiden Komisaris : Pieter Tika : President Commissioner
Komisaris : Helen Indrayani : Commissioner
Komisaris Independen : Muljono Sunaryo : Independent Commissioner
Direksi: Board of Directors:
Presiden Direktur : John Tika : President Director
Direktur : Bernardus Budiman : Director
Direktur : Samuel Sofyan Tika : Director
Direktur : James Tika : Director
Susunan komite audit Perusahaan pada tanggal The composition of Company’s audit committee
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai as of December 31, 2025 and 2024 is as
berikut: follows:
Ketua : Muljono Sunaryo : Chairman
Anggota : Sulasni : Member
Anggota : Dessy Chatarina : Member
Sekretaris Perusahaan pada tanggal The Company’s corporate secretary as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah Ellen December 31, 2025 and 2024 is Ellen Golose.
Golose.
Personel manajemen kunci Grup meliputi Direksi The Company’s Board of Directors and senior
dan manajemen senior. Manajemen kunci management represents the Group’s key
tersebut memiliki wewenang dan tanggung jawab management personnel. Key management
untuk merencanakan, memimpin dan personnel has the authority and responsibility to
mengendalikan aktivitas Grup. plan, directing and control the Group’s activities.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Group
jumlah karyawan Grup masing-masing adalah has 849 and 839 employees (unaudited),
sejumlah 849 dan 839 karyawan (tidak diaudit). respectively.
e. Penyelesaian Laporan Keuangan Konsolidasian e. Completion of the Consolidated Financial
Statements
Manajemen Perusahaan bertanggung jawab atas The Company’s management is responsible for
penyusunan dan penyajian wajar laporan the preparation and fair presentation of these
keuangan konsolidasian ini sesuai dengan consolidated financial statements in accordance
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia, yang with Indonesian Financial Accounting
diselesaikan dan diotorisasi untuk diterbitkan oleh Standards, which were completed and
Direksi Perusahaan pada tanggal 27 Maret 2026. authorized for issuance by the Board of
Directors of the Company on March 27, 2026.
10
Page 21
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
INFORMATION
a. Pernyataan Kepatuhan dan Dasar Penyusunan a. Statement of Compliance and Basis of
Laporan Keuangan Konsolidasian Preparation of the Consolidated Financial
Statements
Pernyataan Kepatuhan Statement of Compliance
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements have
dan disajikan sesuai dengan Standar Akuntansi been prepared and presented in accordance
Keuangan Indonesia (“SAK”), yang mencakup with Indonesian Financial Accounting Standards
Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (“SAK”), which consists of the Statements of
(“PSAK”) dan Interpretasi Standar Akuntansi Financial Accounting Standards (“PSAK”) and
Keuangan (“ISAK”) yang dikeluarkan oleh Dewan Interpretations of Financial Accounting
Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Standards (“ISAK”) issued by the Board of
Indonesia (“DSAK IAI”) dan Peraturan-Peraturan Financial Accounting Standards of the
serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Indonesian Institute of Accountants (“DSAK IAI”)
Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas and the Regulations and Guidelines on
Jasa Keuangan (“OJK”). Financial Statements Presentation and
Disclosures issued by Financial Services
Authority (“OJK”).
Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Basis of Preparation of the Consolidated
Konsolidasian Financial Statements
Laporan keuangan konsolidasian telah disusun The consolidated financial statements have
sesuai dengan PSAK 201, “Penyajian Laporan been prepared in accordance with PSAK 201,
Keuangan”. Laporan keuangan konsolidasian, “Presentation of Financial Statements”.
kecuali untuk laporan arus kas konsolidasian, The consolidated financial statements, except
disusun berdasarkan basis akrual, menggunakan for the consolidated statements of cash flows,
dasar akuntansi biaya historis, kecuali untuk have been prepared on the accrual basis, using
beberapa akun tertentu yang disajikan the historical cost basis of accounting, except
berdasarkan pengukuran lain sebagaimana for certain accounts which are measured on the
diuraikan dalam kebijakan akuntansi masing- basis described in the related accounting
masing akun tersebut. policies for those accounts.
Laporan arus kas konsolidasian disusun dengan The consolidated statements of cash flows are
menggunakan metode langsung dengan prepared based on direct method by classifying
mengelompokkan arus kas dalam aktivitas cash flows on the basis of operating, investing
operasi, investasi dan pendanaan. and financing activities.
Grup memilih untuk menyajikan laporan laba rugi The Group has elected to present the
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian consolidated statements of profit or loss and
dalam satu laporan. other comprehensive income in one linked
statement.
Kebijakan akuntansi yang diterapkan Grup adalah The accounting policies adopted by
selaras bagi tahun yang dicakup oleh laporan the Group are consistently applied for the years
keuangan, kecuali untuk standar akuntansi covered by the financial statements, except for
keuangan baru dan revisi seperti diungkapkan new and revised financial accounting standards
pada Catatan 2b. as disclosed in Note 2b.
Grup telah menyusun laporan keuangan The Group has prepared the consolidated
konsolidasian dengan dasar bahwa Perusahaan financial statements on the basis that it will
akan terus beroperasi secara berkesinambungan. continue to operate as a going concern entity.
11
Page 22
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
a. Pernyataan Kepatuhan dan Dasar Penyusunan a. Statement of Compliance and Basis of
Laporan Keuangan Konsolidasian (lanjutan) Preparation of the Consolidated Financial
Statements (continued)
Dasar Penyusunan Laporan Keuangan Basis of Preparation of the Consolidated
Konsolidasian (lanjutan) Financial Statements (continued)
Dalam penyusunan laporan keuangan The preparation of the consolidated financial
konsolidasian sesuai dengan Standar statements in conformity with Indonesian
Akuntansi Keuangan Indonesia, dibutuhkan Financial Accounting Standards requires the
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang use of judgments, estimates and assumptions
mempengaruhi: that affects:
- Penerapan kebijakan akuntansi; - The application of accounting policies;
- Jumlah aset dan liabilitas yang dilaporkan, dan - The reported amounts of assets and liabilities
pengungkapan atas aset dan liabilitas and disclosure of contingent assets and
kontinjensi pada tanggal laporan keuangan liabilities at the date of the consolidated
konsolidasian; financial statements;
- Jumlah penjualan dan beban yang dilaporkan - The reported amounts of sales and expenses
selama tahun pelaporan. during the reporting year.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan Although these estimates are based on
pengetahuan terbaik manajemen atas kejadian management’s best knowledge of current
dan tindakan saat ini, hasil aktual mungkin events and activities, actual results may differ
berbeda dengan jumlah yang diestimasi semula. from those estimates. Estimates and underlying
Estimasi dan asumsi yang digunakan ditelaah assumptions are reviewed on an ongoing basis.
secara berkesinambungan. Revisi atas estimasi Revisions to accounting estimates are
akuntansi diakui pada tahun dimana estimasi recognized in the year which the estimate is
tersebut direvisi dan tahun yang akan datang revised and in any future year affected.
yang dipengaruhi oleh revisi estimasi tersebut.
Estimasi, asumsi dan pertimbangan akuntansi Significant accounting estimates, underlying
yang signifikan yang diterapkan dalam assumptions and judgments applied in the
penyusunan laporan keuangan konsolidasian preparation of the Group’s consolidated
Grup diungkapkan pada Catatan 3. financial statements are disclosed in Note 3.
Tahun buku Grup adalah tanggal 1 Januari The Group’s financial reporting year is from
sampai 31 Desember. January 1 to December 31.
Akun-akun yang tercakup dalam laporan The accounts included in the Group's
keuangan konsolidasian Grup diukur consolidated financial statements are measured
menggunakan mata uang dari lingkungan using the currency of the primary economic
ekonomi utama dimana entitas beroperasi (mata environment in which the entity operates
uang fungsional). Laporan keuangan (functional currency). The consolidated financial
konsolidasian disajikan dalam Rupiah Indonesia statements are presented in Indonesian Rupiah
(“Rupiah”) yang merupakan mata uang fungsional (“Rupiah”) which is the functional currency of
Grup. the Group.
12
Page 23
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
b. Perubahan Standar Akuntansi Keuangan b. Changes to the Financial Accounting
Standards
Penerapan standar akuntansi keuangan baru The adoption of the following new financial
dan amandemen yang dimulai pada atau setelah accounting standards and amendments which
tanggal 1 Januari 2025 di bawah ini tidak are effective on or after January 1, 2025, did not
menghasilkan perubahan kebijakan akuntansi result in changes to the Group’s accounting
Grup dan tidak memiliki dampak material policies and had no material impact on the
terhadap jumlah yang dilaporkan di tahun amounts reported in the current or prior financial
berjalan atau sebelumnya: years:
- PSAK 117, “Kontrak Asuransi”; dan - PSAK 117, “Insurance Contracts”; and
- Amandemen PSAK 221, “Pengaruh Perubahan - Amendment to PSAK 221, “The Effects of
Kurs Valuta Asing”. Changes in Foreign Exchange Rates”.
Standar akuntansi keuangan baru dan New financial accounting standards and
amandemen yang telah diterbitkan namun amendments that have been issued but are not
belum berlaku efektif untuk tahun buku yang yet effective for the financial year beginning on
dimulai pada tanggal 1 Januari 2025, tapi January 1, 2025, and for which early adoption is
penerapan dini diperkenankan, adalah sebagai permitted, are as follows:
berikut:
- Amandemen PSAK 109, “Instrumen - Amendments to PSAK 109, "Financial
Keuangan” dan PSAK 107, “Instrumen Instruments" and PSAK 107, "Financial
Keuangan: Pengungkapan”; dan Instruments: Disclosure"; and
- PSAK 118, “Penyajian dan Pengungkapan - PSAK 118, "Presentation and Disclosure in
dalam Laporan Keuangan”. Financial Statements".
Sampai dengan tanggal penyelesaian laporan As of the completion date of the consolidated
keuangan konsolidasian, manajemen sedang financial statements, management is presently
mengevaluasi dampak dari penerapan standar evaluating and has not yet determined the
akuntansi keuangan baru dan amandemen effects of these new and amended financial
tersebut dan belum menentukan dampaknya accounting standards on its consolidated
terhadap laporan keuangan konsolidasian. financial statements.
c. Prinsip-prinsip Konsolidasian c. Principles of Consolidation
Laporan keuangan konsolidasian meliputi laporan The consolidated financial statements comprise
keuangan Perusahaan dan entitas anaknya the financial statements of the Company and its
seperti diungkapkan pada Catatan 1c. Kendali subsidiary as mentioned in Note 1c. Control is
diperoleh bila Perusahaan terekspos atau memiliki achieved when the Company is exposed, or has
hak atas imbal hasil variabel dari keterlibatannya rights, to variable returns from its involvement
dengan investee dan memiliki kemampuan untuk with the investee and has the ability to affect
mempengaruhi imbal hasil tersebut melalui those returns through its power over the
kekuasaannya atas investee. investee.
Secara khusus, Perusahaan mengendalikan Specifically, the Company controls an investee
investee jika dan hanya jika Perusahaan memiliki if and only if the Company has all of the
seluruh hal berikut ini: following:
i) Pengendalian atas investee, yaitu hak yang i) Control over the investee, that is existing
ada saat ini yang memberi Perusahaan rights that give the Company current ability
kemampuan kini untuk mengarahkan aktivitas to direct the relevant activities of investee,
relevan dari investee,
ii) Eksposur atau hak atas imbal hasil variabel ii) Exposure, or rights, to variable returns from
dari keterlibatannya dengan investee, dan its involvement with the investee, and
iii) Kemampuan untuk menggunakan iii) The ability to use its power over the investee
kekuasaannya atas investee untuk to affect its returns.
mempengaruhi jumlah imbal hasil.
13
Page 24
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
c. Prinsip-prinsip Konsolidasian (lanjutan) c. Principles of Consolidation (continued)
Bila Perusahaan tidak memiliki hak suara atau When the Company has less than a majority of
hak serupa secara mayoritas atas suatu investee, the voting or similar rights of an investee,
Perusahaan mempertimbangkan semua fakta dan the Company considers all relevant facts and
keadaan yang relevan dalam mengevaluasi circumstances in assessing whether it has
apakah mereka memiliki kekuasaan atas investee power over an investee, including:
termasuk:
i) Pengaturan kontraktual dengan pemilik hak i) The contractual arrangement with the other
suara lainnya dari investee, vote holders of the investee,
ii) Hak yang timbul atas pengaturan kontraktual ii) Rights arising from other contractual
lain, dan arrangements, and
iii) Hak suara dan hak suara potensial yang iii) The Company’s voting rights and potential
dimiliki Perusahaan. voting rights.
Perusahaan menilai kembali apakah mereka The Company re-assesses whether or not it
mengendalikan investee bila fakta dan keadaan controls an investee if facts and circumstances
mengindikasikan adanya perubahan terhadap indicate that there are changes to one or more
satu atau lebih dari ketiga elemen pengendalian. of the three elements of control. Consolidation
Konsolidasi atas entitas anak dimulai sejak of a subsidiary begins when the Company
Perusahaan memperoleh pengendalian atas obtains control over subsidiary and ceases
entitas anak dan berhenti pada saat Perusahaan when the Company loses control of the
kehilangan pengendalian atas entitas anak. Aset, subsidiary. Assets, liabilities, income and
liabilitas, penghasilan dan beban dari entitas anak expenses of a subsidiary acquired during the
yang diakuisisi pada periode tertentu disertakan period are included in the consolidated financial
dalam laporan keuangan konsolidasian sejak statements from the date of the Company gains
tanggal Perusahaan memperoleh kendali sampai control until the date the Company ceases to
tanggal Perusahaan tidak lagi mengendalikan control the subsidiary.
entitas anak tersebut.
Seluruh laba rugi dan setiap komponen Profit or loss and each component of other
penghasilan komprehensif lain diatribusikan pada comprehensive income are attributed to the
pemilik entitas induk dan pada kepentingan equity holders of the parent of the Company and
nonpengendali (“KNP”), walaupun hal ini akan to the non-controlling interests (“NCI”), even if
menyebabkan saldo KNP yang defisit. this results in the NCI having a deficit balance.
Seluruh saldo akun, transaksi, penjualan dan All significant intra-group balances,
beban antar perusahaan yang signifikan, dan laba transactions, sales and expenses, and
atau rugi hasil transaksi antar perusahaan yang unrealized profits or losses resulting from intra-
belum direalisasi dan dividen dieliminasi pada group transactions and dividends are eliminated
saat konsolidasi. on consolidation.
Perubahan dalam bagian kepemilikan entitas A change in the parent’s ownership interest in
induk pada entitas anak yang tidak a subsidiary, without a loss of control, is
mengakibatkan hilangnya pengendalian, dicatat accounted for as an equity transaction. If the
sebagai transaksi ekuitas. Bila kehilangan Company loses control over a subsidiary, it
pengendalian atas suatu entitas anak, maka derecognizes the related assets, liabilities, NCI
Perusahaan menghentikan pengakuan atas aset, and other component of equity, while any
liabilitas, KNP dan komponen lain dari ekuitas resulting gain or loss is recognized in profit or
terkait, sementara rugi atau laba yang dihasilkan loss. Any investment retained is recognized at
diakui pada laba rugi. Bagian dari investasi yang fair value.
tersisa diakui pada nilai wajar.
14
Page 25
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
d. Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali d. Business Combination of Entities under
Common Control
Transaksi kombinasi bisnis entitas sepengendali, Business combination transaction of entities
berupa pengalihan bisnis dalam rangka under common control, in the form of transfer of
reorganisasi entitas-entitas yang berada dalam business within the framework of reorganization
suatu kelompok usaha yang sama, bukan of entities under the same business group is not
merupakan perubahan kepemilikan dalam arti a change of ownership in economic substance,
substansi ekonomis, sehingga transaksi tersebut therefore it would not result in a gain or loss for
tidak dapat menimbulkan laba atau rugi bagi the group as a whole or to the individual entity
kelompok usaha secara keseluruhan ataupun within the same group, hence the transactions
bagi entitas individual dalam kelompok usaha are recorded using the pooling-of-interests
tersebut, karenanya transaksi tersebut diakui method.
pada jumlah tercatat berdasarkan metode
penyatuan kepemilikan (pooling-of-interests).
Dalam menerapkan metode penyatuan In applying the pooling-of-interests method, the
kepemilikan, komponen laporan keuangan untuk components of the financial statements for the
periode dimana terjadi kombinasi bisnis dan period during which the business combination
untuk periode komparatif sajian, disajikan occurred and for other periods presented for
sedemikian rupa seolah-olah penggabungan comparison purposes, are presented in such
tersebut telah terjadi sejak awal periode entitas a manner as if the combination has already
yang bergabung berada dalam sepengendalian. occurred since the beginning of the period in
Entitas yang menerima bisnis mencatat selisih which the entities were under common control.
antara imbalan yang dialihkan dan nilai buku aset The entity that received business records the
neto entitas yang diakuisisi dari setiap transaksi difference between the consideration value
kombinasi bisnis di ekuitas dan menyajikannya transferred and book value of net assets of
dalam akun “Tambahan Modal Disetor”. acquired entity of any business combination
transaction in equity and presents it in
“Additional Paid-in Capital” account.
e. Transaksi dan Saldo dalam Mata Uang Asing e. Foreign Currencies Transactions and
Balances
Transaksi-transaksi dalam mata uang asing dicatat Transactions involving foreign currencies are
ke dalam mata uang Rupiah Indonesia recorded in Indonesian Rupiah currency at the
berdasarkan kurs yang berlaku pada saat exchange rates prevailing at the time of
transaksi dilakukan. Pada tanggal laporan posisi transactions are made. At the consolidated
keuangan konsolidasian, aset dan liabilitas statement of financial position date, monetary
moneter dalam mata uang asing dijabarkan ke assets and liabilities denominated in foreign
dalam mata uang Rupiah Indonesia berdasarkan currencies are translated to Indonesian Rupiah
kurs tengah pada tanggal transaksi perbankan using the middle exchange rates at the last
terakhir yang dipublikasikan oleh Bank Indonesia. bank transaction date as published by Bank
Laba atau rugi atas selisih kurs yang timbul dari Indonesia. Exchange rate gains or losses
transaksi dalam mata uang asing dan penjabaran arising from the foreign currency transactions
aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing and from the translation of foreign currency
diakui pada usaha tahun berjalan. denominated monetary assets and liabilities are
recognized in the current year operations.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kurs As of December 31, 2025 and 2024, the rates of
yang digunakan adalah sebagai berikut: exchange used were as follows:
2025 2024
1 Euro Eropa (EUR) 19.753 16.851 1 European Euro (EUR)
1 Dolar Amerika Serikat (US$) 16.782 16.162 1 United States Dollar (US$)
1 Dolar Singapura (SG$) 13.068 11.919 1 Singapore Dollar (SG$)
1 Yuan China (CNY) 2.401 2.214 1 China Yuan (RMB)
15
Page 26
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
f. Transaksi dengan Pihak-pihak Berelasi f. Transactions with Related Parties
Grup mempunyai transaksi dengan pihak berelasi The Group have transactions with related
sesuai dengan definisi yang diuraikan pada parties as defined in PSAK 224, “Related Party
PSAK 224, “Pengungkapan Pihak-pihak Disclosures”.
Berelasi”.
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan Transactions with related parties are carried out
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh on the basis of terms agreed by both parties,
kedua belah pihak, dimana persyaratan tersebut which terms may not be the same as those of
mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang the transactions between third parties.
dilakukan dengan pihak ketiga.
Seluruh transaksi dan saldo yang material All significant transactions and balances with
dengan pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam related parties are disclosed in the relevant
catatan atas laporan keuangan konsolidasian notes to the consolidated financial statements
yang relevan. herein.
Kecuali diungkapkan khusus sebagai pihak Unless specifically identified as related parties,
berelasi, maka pihak-pihak lain yang disebutkan the parties disclosed in the notes to the
dalam catatan atas laporan keuangan consolidated financial statements are third
konsolidasian merupakan pihak ketiga. parties.
g. Klasifikasi Lancar dan Tidak Lancar g. Current and Non-current Classification
Grup menyajikan aset dan liabilitas dalam laporan The Group presents assets and liabilities in the
posisi keuangan konsolidasian berdasarkan consolidated statement of financial position
klasifikasi lancar/tidak lancar. based on current/non-current classification.
Suatu aset disajikan lancar bila: An asset is current when it is:
i) Akan direalisasi, dijual atau dikonsumsi dalam i) Expected to be realized or intended to be
siklus operasi normal, sold or consumed in the normal operating
cycle,
ii) Untuk diperdagangkan, ii) Held primarily for the purpose of trading,
iii) Akan direalisasi dalam 12 bulan setelah iii) Expected to be realized within 12 months
tanggal pelaporan, atau after the reporting date, or
iv) Kas dan bank kecuali yang dibatasi iv) Cash on hand and in banks unless restricted
penggunaannya atau akan digunakan untuk from being exchanged or used to settle
melunasi suatu liabilitas dalam waktu paling a liability for at least 12 months after the
lambat 12 bulan setelah tanggal pelaporan. reporting date.
Seluruh aset lain diklasifikasikan sebagai tidak All other assets are classified as non-current.
lancar.
Suatu liabilitas disajikan sebagai lancar bila: A liability is current when it is:
i) Akan dilunasi dalam siklus operasi normal, i) Expected to be settled in the normal
operating cycle,
ii) Untuk diperdagangkan, ii) Held primarily for the purpose of trading,
iii) Akan dilunasi dalam 12 bulan setelah tanggal iii) Due to be settled within 12 months after the
pelaporan, atau reporting date, or
iv) Tidak ada hak tanpa syarat untuk iv) There is no unconditional right to defer the
menangguhkan pelunasannya dalam waktu settlement of the liability for at least
paling tidak 12 bulan setelah tanggal 12 months after the reporting date.
pelaporan.
Seluruh liabilitas lain diklasifikasikan sebagai All other liabilities are classified as non-current.
tidak lancar.
Aset pajak tangguhan diklasifikasikan sebagai Deferred tax assets are classified as non-
aset tidak lancar. current assets.
16
Page 27
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
h. Kas dan Bank h. Cash on Hand and in Banks
Kas dan bank terdiri dari kas dan saldo rekening Cash on hand and in banks consists of cash on
bank yang tidak dijaminkan dan tidak dibatasi hand and bank accounts balance that are not
penggunaannya. used as collateral and are not restricted in use.
i. Instrumen Keuangan i. Financial Instruments
Instrumen keuangan adalah setiap kontrak yang A financial instrument is any contract that gives
menambah nilai aset keuangan bagi satu entitas rise to a financial asset of one entity and
dan liabilitas keuangan atau ekuitas bagi entitas a financial liability or equity instrument of
lain. another entity.
Aset Keuangan Financial Assets
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Pada pengakuan awal, Grup mengukur aset At initial recognition, the Group measures
keuangan pada nilai wajarnya ditambah biaya a financial asset at its fair value plus transaction
transaksi, dalam hal aset keuangan tidak diukur costs, in the case of a financial asset not at fair
pada nilai wajar melalui laba rugi (“NWLR”). value through profit or loss (“FVTPL”). Trade
Piutang usaha yang tidak mengandung receivables that do not contain a significant
komponen pembiayaan yang signifikan, dimana financing component, for which the Group has
Grup telah menerapkan cara praktis, yaitu diukur applied the practical expedient are measured at
pada harga transaksi yang ditentukan sesuai the transaction price determined under
PSAK 115. PSAK 115.
Agar aset keuangan diklasifikasikan dan diukur In order for a financial asset to be classified and
pada biaya perolehan diamortisasi atau nilai wajar measured at amortized cost or fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
(“NWPKL”), aset keuangan harus menghasilkan (“FVOCI”), it needs to give rise to cash flows
arus kas yang semata dari pembayaran pokok that are solely payments of principal and
dan bunga (“SPPB”) dari jumlah pokok terutang. interest (“SPPI”) on the principal amount
Penilaian ini disebut sebagai uji SPPB dan outstanding. This assessment is referred to as
dilakukan pada tingkat instrumen. the SPPI test and is performed at an instrument
level.
Model bisnis Grup untuk mengelola aset The Group’s business model for managing
keuangan mengacu pada bagaimana mereka financial assets refers to how it manages its
mengelola aset keuangannya untuk financial assets in order to generate cash flows.
menghasilkan arus kas. Model bisnis menentukan The business model determines whether cash
apakah arus kas akan dihasilkan dari penerimaan flows will result from collecting contractual cash
arus kas kontraktual, penjualan aset keuangan, flows, selling the financial assets, or both.
atau keduanya.
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Untuk tujuan pengukuran selanjutnya, aset For purposes of subsequent measurement,
keuangan diklasifikasikan dalam empat kategori: financial assets are classified in four categories:
• Aset keuangan pada biaya perolehan • Financial assets at amortized cost (debt
diamortisasi (instrumen utang), instruments),
• Aset keuangan pada NWPKL dengan • Financial assets at FVOCI with recycling of
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian cumulative gains and losses (debt
kumulatif (instrumen utang), instruments),
• Aset keuangan pada NWPKL tanpa reklasifikasi • Financial assets at FVOCI with no recycling of
ke keuntungan dan kerugian kumulatif atas cumulative gains and losses upon
pelepasan (instrumen ekuitas), dan derecognition (equity instruments), and
• Aset keuangan pada NWLR. • Financial assets at FVTPL.
17
Page 28
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Instrumen Keuangan (lanjutan) i. Financial Instruments (continued)
Aset Keuangan (lanjutan) Financial Assets (continued)
Pengukuran Selanjutnya (lanjutan) Subsequent Measurement (continued)
Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan The subsequent measurement of financial
tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset assets depends on their classification as
keuangan seperti berikut ini: described below:
i. Aset keuangan pada biaya perolehan i. Financial assets at amortized cost (debt
diamortisasi (instrumen utang) instruments)
Grup mengukur aset keuangan pada biaya The Group’s measures financial assets at
perolehan diamortisasi jika kedua kondisi amortized cost if both of the following
berikut terpenuhi: conditions are met:
• Aset keuangan dimiliki dalam model bisnis • The financial asset is held within
yang bertujuan untuk memiliki aset a business model with objective to hold
keuangan dalam rangka mendapatkan arus financial assets in order to collect
kas kontraktual, dan contractual cash flows, and
• Persyaratan kontraktual dari aset keuangan • The contractual terms of the financial asset
menghasilkan arus kas pada tanggal give rise on specified dates to cash flows
tertentu yang merupakan SPPB dari jumlah that are SPPI on the principal amount
pokok terutang. outstanding.
Aset keuangan yang diukur pada biaya Financial assets at amortized cost are
perolehan diamortisasi selanjutnya diukur subsequently measured using the effective
dengan menggunakan metode suku bunga interest (“EIR”) method and are subject to
efektif (“SBE”) dan menjadi subjek penurunan impairment. Gains and losses are
nilai. Keuntungan dan kerugian diakui dalam recognized in profit or loss when the asset is
laba rugi pada saat aset dihentikan derecognized, modified or impaired.
pengakuannya, dimodifikasi atau diturunkan
nilainya.
Aset keuangan Grup yang diukur pada biaya The Group's financial assets measured at
perolehan diamortisasi termasuk kas dan amortized cost include cash on hand and in
bank, piutang usaha dan piutang lain-lain. banks, trade receivables and other
receivables.
ii. Aset keuangan pada NWPKL dengan ii. Financial assets at FVOCI with recycling of
reklasifikasi ke keuntungan dan kerugian cumulative gains and losses (debt
kumulatif (instrumen utang) instruments)
Untuk instrumen utang yang diukur pada For debt instruments at FVOCI, interest
NWPKL, pendapatan bunga, revaluasi mata income, foreign exchange revaluation and
uang asing dan kerugian penurunan nilai atau impairment losses or reversals are
pembalikan diakui dalam laba rugi dan recognized in profit or loss and computed in
dihitung dengan cara yang sama seperti untuk the same manner as for financial assets
aset keuangan yang diukur pada biaya measured at amortized cost. The remaining
perolehan diamortisasi. Perubahan nilai wajar fair value changes are recognized in other
yang tersisa diakui di penghasilan comprehensive income (“OCI”). Upon
komprehensif lain (“PKL”). Pada saat derecognition, the cumulative fair value
penghentian pengakuan, perubahan nilai change recognized in OCI is reclassified to
wajar kumulatif yang diakui di PKL profit or loss.
direklasifikasi ke laba rugi.
Grup tidak memiliki aset keuangan pada The Group does not have financial assets at
NWPKL dengan reklasifikasi ke keuntungan FVOCI with recycling of cumulative gains
dan kerugian kumulatif (instrumen utang). and losses (debt instruments).
18
Page 29
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Instrumen Keuangan (lanjutan) i. Financial Instruments (continued)
Aset Keuangan (lanjutan) Financial Assets (continued)
Pengukuran Selanjutnya (lanjutan) Subsequent Measurement (continued)
Pengukuran selanjutnya dari aset keuangan The subsequent measurement of financial assets
tergantung kepada klasifikasi masing-masing aset depends on their classification as described
keuangan seperti berikut ini: (lanjutan) below: (continued)
iii. Aset keuangan pada NWPKL tanpa iii. Financial assets at FVOCI with no recycling
reklasifikasi keuntungan dan kerugian of cumulative gains and losses upon
kumulatif atas pelepasan (instrumen ekuitas) derecognition (equity instruments)
Pada pengakuan awal, Grup dapat memilih Upon initial recognition, the Group can elect
untuk menetapkan klasifikasi yang tak to classify irrevocably its investments in
terbatalkan atas investasi pada instrumen equity instruments at FVOCI when they
ekuitas sebagai NWPKL jika memenuhi meet the definition of equity under
definisi ekuitas sesuai PSAK 232 dan tidak PSAK 232 and are not held for trading.
dimiliki untuk diperdagangkan. Klasifikasi The classification is determined on
ditentukan atas basis instrumen per an instrument-by-instrument basis.
instrumen.
Keuntungan dan kerugian atas aset keuangan Gains and losses on these financial assets
ini tidak pernah direklasifikasi ke laba rugi, are never recycled to profit or loss, and
dan aset keuangan ini tidak menjadi subjek these financial assets are not subject to
penurunan nilai. Dividen diakui sebagai impairment assessment. Dividends are
penghasilan lain-lain dalam laba rugi pada recognized as other income in profit or loss
saat hak atas pembayaran telah ditetapkan. when the right of payment has been
established.
Grup tidak memiliki aset keuangan pada The Group has no financial assets at FVOCI
NWPKL tanpa reklasifikasi ke keuntungan dan with no recycling of cumulative gains and
kerugian kumulatif atas pelepasan (instrumen losses upon derecognition (equity
ekuitas). instruments).
iv. Aset keuangan pada NWLR iv. Financial assets at FVTPL
Aset keuangan pada NWLR dicatat dalam Financial assets at FVTPL are carried in the
laporan posisi keuangan konsolidasian pada consolidated statement of financial position
nilai wajar dengan perubahan nilai wajar neto at fair value with net changes in fair value
diakui dalam laporan laba rugi dan recognized in the consolidated statement of
penghasilan komprehensif lain konsolidasian. profit or loss and other comprehensive
income.
Derivatif yang melekat dalam kontrak hibrida A derivative embedded within a hybrid
yang mengandung aset keuangan utama tidak contract containing a financial asset host is
dicatat secara terpisah. Aset keuangan utama not accounted for separately. The financial
bersama dengan derivatif melekat harus asset host together with the embedded
diklasifikasikan secara keseluruhan sebagai derivative is required to be classified in its
aset keuangan yang diukur pada NWLR. entirety as a financial asset at FVTPL.
19
Page 30
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Instrumen Keuangan (lanjutan) i. Financial Instruments (continued)
Aset Keuangan (lanjutan) Financial Assets (continued)
Penghentian Pengakuan Derecognition
Aset keuangan (atau, sesuai dengan kondisinya, A financial asset (or, where applicable, a part of
bagian dari aset keuangan atau bagian dari a financial asset or part of a group of similar
kelompok aset keuangan serupa) terutama financial assets) is primarily derecognized (i.e.,
dihentikan pengakuannya (yaitu, dihapuskan dari removed from the Group's consolidated
laporan posisi keuangan konsolidasian Grup) statement of financial position) when:
ketika:
• Hak untuk menerima arus kas dari aset telah • The rights to receive cash flows from the
berakhir, atau asset have expired, or
• Grup telah mengalihkan haknya untuk • The Group has transferred its rights to receive
menerima arus kas dari aset atau cash flows from the assets or has assumed
menanggung kewajiban untuk membayar arus an obligation to pay the received cash flows in
kas yang diterima tersebut secara penuh full without material delay to a third party
tanpa penundaan yang material kepada pihak under a ‘pass-through’ arrangement, and
ketiga berdasarkan kesepakatan ‘pass- either (a) the Group has transferred
through’, dan salah satu dari (a) Grup telah substantially all the risks and rewards of the
mengalihkan secara substansial seluruh risiko asset, or (b) the Group has neither transferred
dan manfaat atas aset, atau (b) Grup tidak nor retained substantially all the risks and
mengalihkan maupun tidak memiliki secara rewards of the asset, but has transferred
substansial atas seluruh risiko dan manfaat control of the asset.
atas aset, tetapi telah mengalihkan kendali
atas aset.
Ketika Grup telah mengalihkan haknya untuk When the Group has transferred its rights to
menerima arus kas dari suatu aset atau telah receive cash flows from an asset or has entered
menandatangani kesepakatan ‘pass-through’, into a pass-through arrangement, it evaluates if,
Grup mengevaluasi jika, dan sejauh mana, Grup and to what extent, it has retained the risks and
masih mempertahankan risiko dan manfaat atas rewards of ownership. When it has neither
kepemilikan aset. Ketika Grup tidak mengalihkan transferred nor retained substantially all of the
maupun tidak memiliki secara substansial seluruh risks and rewards of the asset, nor transferred
risiko dan manfaat atas aset maupun tidak control of the asset, the Group continues to
mengalihkan kendali atas aset, Grup tetap recognize the transferred asset to the extent of
mengakui aset yang dialihkan sebesar its continuing involvement. In that case,
keterlibatan berkelanjutannya. Dalam kasus the Group also recognizes an associated liability.
tersebut, Grup juga mengakui liabilitas terkait. The transferred asset and the associated liability
Aset yang dialihkan dan liabilitas terkait diukur are measured on a basis that reflects the rights
dengan basis yang mencerminkan hak dan and obligations that the Group has retained.
kewajiban yang masih dipertahankan oleh Grup.
Keterlibatan berkelanjutan dalam bentuk jaminan Continuing involvement that takes the form of
atas aset yang ditransfer, diukur pada nilai yang a guarantee over the transferred asset is
lebih rendah antara jumlah tercatat awal aset dan measured at the lower of the original carrying
jumlah maksimum imbalan yang dibutuhkan oleh amount of the asset and the maximum amount of
Grup untuk membayar kembali. consideration that the Group could be required to
repay.
20
Page 31
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Instrumen Keuangan (lanjutan) i. Financial Instruments (continued)
Aset Keuangan (lanjutan) Financial Assets (continued)
Penurunan Nilai Impairment
Grup mengakui penyisihan kerugian kredit The Group recognizes an allowance for ECL for
ekspektasian (“KKE”) untuk semua instrumen all debt instruments not held at FVTPL and
utang yang bukan diukur pada NWLR dan financial guarantee contracts. ECLs are based
kontrak jaminan keuangan. KKE ditentukan atas on the difference between the contractual cash
perbedaan antara arus kas kontraktual menurut flows due in accordance with the contract and all
kontrak dan semua arus kas yang diharapkan the cash flows that the Group expects to receive,
akan diterima oleh Grup, yang didiskontokan discounted at an approximation of the original
dengan perkiraan SBE orisinal. Arus kas yang EIR. The expected cash flows include any cash
diharapkan mencakup setiap arus kas dari flows from the sale of collateral held or other
penjualan agunan yang dimiliki atau perbaikan credit enhancements that are integral to the
kredit lainnya yang merupakan bagian yang tidak contractual terms.
terpisahkan dalam ketentuan kontrak.
KKE diakui dalam dua tahap. Bila belum terdapat ECLs are recognized in two stages. When there
peningkatan risiko kredit signifikan sejak have been significant increases in credit risks
pengakuan awal, KKE diakui untuk kerugian since initial recognition, ECLs are provided for
kredit yang dihasilkan dari peristiwa gagal bayar credit losses that result from default events that
yang mungkin terjadi dalam jangka waktu are possible within the next 12-months (a 12-
12 bulan ke depan (KKE 12 bulan). Namun, bila month ECL). But, when there have been
telah terdapat peningkatan signifikan risiko kredit significant increases in credit risks since initial
sejak pengakuan awal, penyisihan kerugian recognition, a loss allowance is recognized for
diakui untuk kerugian kredit yang diperkirakan credit losses expected over the remaining life of
selama sisa umur aset, tanpa mempertimbangkan the asset, irrespective of timing of the default
waktu gagal bayar (KKE sepanjang umurnya). (a lifetime ECL).
Karena piutang usaha dan piutang lain-lain tidak Because its trade and other receivables do not
memiliki komponen pembiayaan signifikan, Grup contain significant financing component,
menerapkan pendekatan yang disederhanakan the Group applies a simplified approach in
dalam perhitungan KKE. Oleh karena itu, Grup calculating ECL. Therefore, the Group does not
tidak menelusuri perubahan dalam risiko kredit, track changes in credit risk, but instead
namun justru mengakui penyisihan kerugian recognizes a loss allowance based on lifetime
berdasarkan KKE sepanjang umurnya pada ECL at each reporting date. The Group
setiap tanggal pelaporan. Grup membentuk established a provision matrix that is based on
matriks provisi berdasarkan pengalaman kerugian its historical credit loss experience, adjusted for
kredit masa lampau, disesuaikan dengan forward-looking factors specific to the customers
perkiraan masa depan (forward-looking) atas and the economic environment.
faktor yang spesifik untuk pelanggan dan
lingkungan ekonomi.
Grup menganggap aset keuangan dalam gagal The Group considers a financial asset in default
bayar ketika pembayaran kontraktual telah lewat when contractual payments are days past due.
dari tanggal jatuh tempo. Namun, dalam kasus However, in certain cases, the Group may also
tertentu, Grup juga dapat mempertimbangkan consider a financial asset to be in default when
aset keuangan menjadi gagal bayar ketika internal or external information indicates that
informasi internal atau eksternal menunjukkan the Group is unlikely to receive the outstanding
bahwa besar kemungkinan Grup tidak menerima contractual amounts in full before taking into
jumlah kontraktual terutang secara penuh account any credit enhancements held by
sebelum memperhitungkan perbaikan kredit yang the Group. A financial asset is written off when
dimiliki oleh Grup. Aset keuangan dihapuskan jika there is no reasonable expectation of recovering
tidak terdapat ekspektasi yang wajar untuk the contractual cash flows.
memulihkan arus kas kontraktual.
21
Page 32
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Instrumen Keuangan (lanjutan) i. Financial Instruments (continued)
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Pengakuan dan Pengukuran Awal Initial Recognition and Measurement
Liabilitas keuangan diklasifikasikan, pada Financial liabilities are classified, at initial
pengakuan awal, sebagai liabilitas keuangan recognition, as financial liabilities at FVTPL,
yang diukur pada NWLR, utang dan pinjaman loans and borrowings, or as derivatives
atau derivatif ditetapkan sebagai instrumen designated as hedging instruments in
lindung nilai pada lindung nilai yang efektif, an effective hedge, as appropriate.
sesuai dengan kondisinya.
Semua liabilitas keuangan diakui pada nilai wajar All financial liabilities are recognized initially at
saat pengakuan awal dan, dalam hal liabilitas fair value and, in the case of financial liabilities
keuangan diklasifikasi sebagai utang dan classified as loans and borrowings are
pinjaman, diakui pada nilai wajar setelah recognized at fair value, net of directly
dikurangi biaya transaksi yang dapat diatribusikan attributable transaction costs.
secara langsung.
Grup menetapkan liabilitas keuangannya sebagai The Group designates its financial liabilities as
utang dan pinjaman, seperti utang bank jangka loans and borrowings, such as short-term bank
pendek, utang usaha, utang lain-lain, beban loans, trade payables, other payables, accrued
akrual, utang jangka panjang dan wesel bayar. expenses, long-term debts and note payable.
Pengukuran Selanjutnya Subsequent Measurement
Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan The subsequent measurement of financial
ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: liabilities depends on their classification as
described below:
i. Liabilitas keuangan pada NWLR i. Financial liabilities at FVTPL
Liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR Financial liabilities at FVTPL include financial
mencakup liabilitas keuangan yang dimiliki liabilities held for trading and financial
untuk diperdagangkan dan liabilitas keuangan liabilities designated upon initial recognition
yang diukur pada NWLR yang ditetapkan saat as at FVTPL.
pengakuan awal.
Liabilitas keuangan diklasifikasikan sebagai Financial liabilities are classified as held for
dimiliki untuk diperdagangkan, jika liabilitas trading if those financial liabilities are acquired
keuangan tersebut diperoleh untuk tujuan for the purpose of repurchasing in the near
dibeli kembali dalam waktu dekat. Kategori ini term. This category also includes derivative
juga mencakup instrumen keuangan derivatif financial instruments entered by the Group
yang dilakukan oleh Grup dimana instrumen that are not designated as hedging
derivatif tersebut tidak ditetapkan sebagai instruments in hedge relationships as defined
instrumen lindung nilai dalam hubungan by PSAK 109. Separated embedded
lindung nilai sebagaimana didefinisikan dalam derivatives are also classified as held for
PSAK 109. Derivatif melekat yang dipisahkan trading unless they are designated as
juga diklasifikasikan sebagai dimiliki untuk effective hedging instruments.
diperdagangkan kecuali ditetapkan sebagai
instrumen lindung nilai yang efektif.
22
Page 33
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Instrumen Keuangan (lanjutan) i. Financial Instruments (continued)
Liabilitas Keuangan (lanjutan) Financial Liabilities (continued)
Pengukuran Selanjutnya (lanjutan) Subsequent Measurement (continued)
Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan The subsequent measurement of financial
ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: liabilities depends on their classification as
(lanjutan) described below: (continued)
i. Liabilitas keuangan pada NWLR (lanjutan) i. Financial liabilities at FVTPL (continued)
Keuntungan atau kerugian atas liabilitas yang Gains or losses on liabilities held for trading
dimiliki untuk diperdagangkan diakui dalam are recognized in profit or loss.
laba rugi.
Liabilitas keuangan yang diukur pada NWLR Financial liabilities designated upon initial
yang ditetapkan saat pengakuan awal harus recognition at FVTPL are designated at the
memenuhi kriteria dalam PSAK 109 dan initial date of recognition, and only if the
ditetapkan pada tanggal pengakuan awal. criteria in PSAK 109 are satisfied. The Group
Grup tidak menetapkan liabilitas keuangan has not designated any financial liability as at
apapun sebagai liabilitas yang diukur pada FVTPL.
NWLR.
ii. Liabilitas keuangan pada biaya perolehan ii. Financial liabilities at amortized cost (loans
diamortisasi (utang dan pinjaman) and borrowings)
(i) Utang dan Pinjaman Jangka Panjang (i) Long-term Interest-bearing Loans and
yang Dikenakan Bunga Borrowings
Setelah pengakuan awal, utang dan Subsequent to initial recognition, long-term
pinjaman jangka panjang yang berbunga interest-bearing loans and borrowings are
diukur pada biaya perolehan yang measured at amortized acquisition costs
diamortisasi dengan menggunakan using EIR method. At the reporting dates,
metode SBE. Pada tanggal pelaporan, accrued interest is recorded separately
biaya bunga yang masih harus dibayar from the associated borrowings within the
dicatat secara terpisah, dari pokok current liabilities section. Gains and losses
pinjaman terkait, dalam bagian liabilitas are recognized in profit or loss when the
jangka pendek. Keuntungan dan liabilities are derecognized as well as
kerugian diakui pada laba rugi ketika through the EIR amortization process.
liabilitas dihentikan pengakuannya
maupun melalui proses amortisasi
menggunakan metode SBE.
Biaya amortisasi dihitung dengan Amortized cost is calculated by taking into
mempertimbangkan setiap diskonto atau account any discount or premium on
premium atas akuisisi dan komisi atau acquisition and fee or costs that are
biaya yang merupakan bagian tidak an integral part of the EIR. The EIR
terpisahkan dari SBE. Amortisasi SBE amortization is included in finance costs in
dicatat sebagai biaya keuangan pada profit or loss.
laba rugi.
23
Page 34
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
i. Instrumen Keuangan (lanjutan) i. Financial Instruments (continued)
Liabilitas Keuangan (lanjutan) Financial Liabilities (continued)
Pengukuran Selanjutnya (lanjutan) Subsequent Measurement (continued)
Pengukuran selanjutnya dari liabilitas keuangan The subsequent measurement of financial
ditentukan oleh klasifikasinya sebagai berikut: liabilities depends on their classification as
(lanjutan) described below: (continued)
ii. Liabilitas keuangan pada biaya perolehan ii. Financial liabilities at amortized cost (loans
diamortisasi (utang dan pinjaman) (lanjutan) and borrowings) (continued)
(ii) Utang dan Akrual (ii) Payables and Accruals
Liabilitas untuk utang usaha, utang lain- Liabilities for trade payables, other
lain dan beban akrual dinyatakan sebesar payables and accrued expenses are
jumlah tercatat (jumlah nosional), yang stated at carrying amounts (notional
kurang lebih sebesar nilai wajarnya. amounts), which approximate their fair
values.
Penghentian Pengakuan Derecognition
Suatu liabilitas keuangan dihentikan A financial liability is derecognized when the
pengakuannya pada saat kewajiban yang obligation under the contract discharged or
ditetapkan dalam kontrak berakhir atau dibatalkan cancelled or expired.
atau kadaluarsa.
Ketika sebuah liabilitas keuangan ditukar dengan When an existing financial liability is replaced by
liabilitas keuangan lain dari pemberi pinjaman another financial liability from the same lender on
yang sama atas persyaratan yang secara substantially different terms, or the terms of
substansial berbeda, atau bila persyaratan dari an existing financial liability are substantially
liabilitas keuangan tersebut secara substansial modified, such an exchange or modification is
dimodifikasi, pertukaran atau modifikasi treated as derecognition of the original financial
persyaratan tersebut dicatat sebagai penghentian liability and recognition of a new financial liability,
pengakuan liabilitas keuangan orisinal dan and the difference in the respective financial
pengakuan liabilitas keuangan baru, dan selisih liability carrying amounts is recognized in profit
antara nilai tercatat masing-masing liabilitas or loss.
keuangan tersebut diakui pada laba rugi.
Saling Hapus Instrumen Keuangan Offsetting of Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan disaling Financial assets and financial liabilities are offset
hapuskan dan nilai netonya disajikan dalam and the net amount presented in the
laporan posisi keuangan konsolidasian jika, dan consolidated statement of financial position if,
hanya jika, terdapat hak secara hukum untuk and only if, there is a currently enforceable legal
melakukan saling hapus atas jumlah tercatat dari right to offset the recognized amounts and there
aset keuangan dan liabilitas keuangan tersebut is an intention to settle on a net basis, or to
dan terdapat intensi untuk menyelesaikan secara realize the assets and settle the liabilities
neto, atau untuk merealisasikan aset dan simultaneously.
menyelesaikan liabilitas secara bersamaan.
24
Page 35
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Pengukuran Nilai Wajar j. Fair Value Measurement
Grup mengukur aset keuangan dan liabilitas The Group measures financial assets and
keuangan, pada nilai wajar setiap tanggal financial liabilities at fair value at each reporting
pelaporan. Grup juga mengukur pada pengakuan date. The Group also initially measures financial
awal instrumen keuangan, aset dan liabilitas yang instruments, and assets and liabilities of the
diperoleh melalui kombinasi bisnis pada nilai acquirees upon business combinations at fair
wajar. Grup juga mengukur jumlah terpulihkan value. The Group also measures certain
dari Unit Penghasil Kas (“UPK”) tertentu recoverable amounts of the Cash Generating
berdasarkan nilai wajar dikurangi biaya Units (“CGU”) using fair value less cost of
pelepasan, dan aset keuangan tertentu pada disposal and certain financial assets at FVOCI.
NWPKL.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima dari Fair value is the price that would be received to
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar sell an asset or paid to transfer a liability in
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam an orderly transaction between market
transaksi teratur antara pelaku pasar pada participants at the measurement date. The fair
tanggal pengukuran. Pengukuran nilai wajar value measurement is based on the
mengasumsikan bahwa transaksi untuk menjual presumption that the transaction to sell the
aset atau mengalihkan liabilitas terjadi: asset or transfer the liability takes place either:
a. Di pasar utama untuk aset atau liabilitas a. In the principal market for the asset or
tersebut, atau liability, or
b. Jika tidak terdapat pasar utama, di pasar yang b. In the absence of a principal market, in the
paling menguntungkan untuk aset atau most advantageous market for the asset or
liabilitas tersebut. liability.
Pasar utama atau pasar yang paling The principal or the most advantageous market
menguntungkan tersebut harus dapat diakses must be accessible by the Group.
oleh Grup.
Nilai wajar dari aset atau liabilitas diukur dengan The fair value of an asset or a liability is
menggunakan asumsi yang akan digunakan measured using the assumptions that market
pelaku pasar ketika menentukan harga aset atau participants would use when pricing the asset or
liabilitas tersebut, dengan asumsi bahwa pelaku liability, assuming that market participants act in
pasar bertindak dalam kepentingan ekonomi their economic best interest.
terbaiknya.
Pengukuran nilai wajar dari suatu aset A fair value measurement of a non-financial
nonkeuangan memperhitungkan kemampuan asset takes into account a market participant’s
pelaku pasar untuk menghasilkan manfaat ability to generate economic benefits by using
ekonomis dengan menggunakan aset dalam the asset in its highest and best use or by
penggunaan tertinggi dan terbaiknya atau dengan selling it to another market participants that
menjualnya kepada pelaku pasar lain yang akan would use the asset in its highest and best use.
menggunakan aset tersebut pada penggunaan
tertinggi dan terbaiknya.
Grup menggunakan teknik penilaian yang sesuai The Group uses valuation techniques that are
dengan keadaan dan data yang memadai appropriate in the circumstances and for which
tersedia untuk mengukur nilai wajar, dengan sufficient data are available to measure fair
memaksimalkan masukan (input) yang dapat value, by maximizing the use of relevant
diamati (observable) yang relevan dan observable inputs and minimizing the use of
meminimalkan masukan (input) yang tidak dapat unobservable inputs.
diamati (unobservable).
25
Page 36
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
j. Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) j. Fair Value Measurement (continued)
Semua aset dan liabilitas yang nilai wajarnya All assets and liabilities for which fair value is
diukur atau diungkapkan dalam laporan measured or disclosed in the consolidated
keuangan konsolidasian dikategorikan dalam financial statements are categorized within the
hierarki nilai wajar berdasarkan level masukan fair value hierarchy, described as follows, based
(input) paling rendah yang signifikan terhadap on the lowest level input that is significant to the
pengukuran nilai wajar secara keseluruhan fair value measurement as a whole:
sebagai berikut:
i) Tingkat 1 - Harga kuotasian (tanpa i) Level 1 - Quoted (unadjusted) market price
penyesuaian) di pasar aktif untuk in active markets for identical
aset atau liabilitas yang identik. assets or liabilities.
ii) Tingkat 2 - Teknik penilaian yang ii) Level 2 - Valuation techniques for which
menggunakan tingkat masukan the lowest level input that is
(input) yang paling rendah yang significant to the fair value
signifikan terhadap pengukuran measurement is directly or
nilai wajar yang dapat diamati indirectly observable.
(observable) baik secara
langsung atau tidak langsung.
iii) Tingkat 3 - Teknik penilaian yang iii) Level 3 - Valuation techniques for which
menggunakan tingkat masukan the lowest level input that is
(input) yang paling rendah yang significant to the fair value
signifikan terhadap pengukuran measurement is unobservable.
nilai wajar yang tidak dapat
diamati (unobservable).
k. Piutang Usaha dan Piutang Lain-lain k. Trade and Other Receivables
Piutang usaha dan piutang lain-lain pada awalnya Trade and other receivables are recognized
diakui sebesar nilai wajar dan selanjutnya diukur initially at fair value and subsequently measured
pada biaya perolehan diamortisasi dengan at amortized cost using the effective interest
menggunakan metode bunga efektif, kecuali efek method, except where the effect of discounting
diskontonya tidak material, setelah dikurangi is immaterial, less allowance for expected credit
cadangan kerugian kredit ekspektasian. Piutang losses. The receivables are written-off during
dihapusbukukan pada tahun saat piutang tersebut the year in which they are determined to be not
dipastikan tidak tertagih. collectible.
l. Persediaan l. Inventories
Persediaan dinyatakan sebesar nilai yang lebih Inventories are stated at the lower of cost or net
rendah antara biaya perolehan atau nilai realisasi realizable value. Cost is determined using the
neto. Biaya perolehan ditentukan dengan moving average method. Net realizable value is
menggunakan metode rata-rata bergerak. Nilai the estimated selling price in the normal course
realisasi neto adalah estimasi harga jual dalam of business less the estimated costs of
kegiatan usaha normal dikurangi estimasi biaya completion and the estimated costs necessary
penyelesaian dan estimasi biaya yang diperlukan to make the sale. When inventories are sold, the
untuk melaksanakan penjualan. Ketika persediaan carrying amount of those inventories is
dijual, jumlah tercatat persediaan tersebut diakui recognized as an expense in the year in which
sebagai beban pada tahun dimana penjualan the related sales is recognized.
terkait diakui.
Cadangan penurunan nilai pasar persediaan Allowance for decline in market value of
ditentukan berdasarkan hasil penelaahan terhadap inventories is provided based on a review of the
keadaan persediaan pada tanggal pelaporan. condition of the inventories at reporting date.
26
Page 37
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
m. Biaya Dibayar di Muka m. Prepaid Expenses
Biaya dibayar di muka diamortisasi dan Prepaid expenses are amortized and charged to
dibebankan pada operasi selama masa operations over the periods benefited using the
manfaatnya dengan menggunakan metode garis straight-line method.
lurus.
n. Aset Tetap n. Fixed Assets
Seluruh aset tetap awalnya diakui sebesar biaya All fixed assets are initially recognized at cost,
perolehan, yang terdiri atas harga perolehan dan which comprises its acquisition price and any
biaya-biaya tambahan yang dapat diatribusikan costs directly attributable in bringing the asset to
langsung untuk membawa aset ke lokasi dan the location and condition necessary for it to be
kondisi yang diinginkan supaya aset tersebut siap capable of operating in the manner intended by
digunakan sesuai dengan maksud manajemen. management.
Grup menerapkan kebijakan akuntansi model The Group applies revaluation model as
revaluasi untuk aset tetap berupa hak atas tanah accounting policy of landrights and buildings.
dan bangunan. Untuk aset tetap selain hak atas For fixed assets other than landrights and
tanah dan bangunan menggunakan model biaya. buildings, it applies cost model.
Seluruh aset tetap disajikan dengan All fixed assets are presented by using these
menggunakan dasar pencatatan tersebut, measurement basis, less accumulated
dikurangi dengan akumulasi penyusutan dan depreciation and impairment loss, if any.
penurunan nilai, apabila ada.
Penilaian terhadap hak atas tanah dan bangunan Valuation landrights and buildings is conducted
dilakukan oleh penilai aset independen eksternal by external independent assets valuer with
yang telah memiliki sertifikasi. Penilaian atas aset certain qualification. Valuation is conducted
tersebut dilakukan secara berkala untuk regularly to ensure that the fair value of
memastikan bahwa nilai wajar aset yang a revalued asset does not differ materially from
direvaluasi tidak berbeda secara material dengan its carrying amount. Any accumulated
nilai tercatatnya. Akumulasi penyusutan pada depreciation at the date of revaluation is
tanggal revaluasi dieliminasi terhadap nilai eliminated against the gross carrying amount of
tercatat bruto aset, dan nilai netonya disajikan the asset, and the net amount is restated to the
kembali sebesar nilai revaluasian aset tetap. revalued amount of the asset.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi Increase in the carrying amount arising from
hak atas tanah dan bangunan dicatat pada revaluation are recorded in other
penghasilan komprehensif lain dan terakumulasi comprehensive income and accumulated in
dalam ekuitas sebagai “Surplus Revaluasi aset equity as “Revaluation Surplus of Fixed Assets”.
Tetap”.
Surplus revaluasi aset tetap yang telah disajikan The revaluation surplus of fixed assets which is
dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo laba presented in equity is directly transferred to
pada saat aset tersebut dihentikan retained earnings when the asset is
pengakuannya. derecognized.
27
Page 38
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Aset Tetap (lanjutan) n. Fixed Assets (continued)
Penyusutan aset tetap, kecuali hak atas tanah, Depreciation of fixed assets, except for
dimulai pada saat aset tersebut siap untuk landrights, starts when it is available for its
digunakan sesuai maksud penggunaannya dan intended use and is computed using the
dihitung dengan menggunakan metode garis lurus straight-line method based on the estimated
berdasarkan taksiran masa manfaat aset tetap useful lives of the fixed assets as follows:
sebagai berikut:
Tahun/ Persentase/
Years Percentage
Bangunan 4 - 20 5% - 25% Buildings
Mesin dan peralatan 8 - 16 6,25% - 12,5% Machinery and equipment
Perlengkapan kantor 4-8 12,5% - 25% Office equipment
Kendaraan bermotor 8 12,5% Motor vehicles
Semua biaya yang terjadi sehubungan dengan All costs incurred in connection with the
perolehan hak atas tanah, diakui sebagai biaya acquisition of landrights are recognized as the
perolehan hak atas tanah. Biaya pengurusan legal acquisition cost of landrights. The legal cost
hak atas tanah ketika tanah diperoleh pertama kali incurred when the landrights was first acquired
diakui sebagai bagian dari biaya perolehan aset is recognized as part of the acquisition cost of
hak atas tanah. Biaya pengurusan perpanjangan landrights. Extension or renewal of the
atau pembaruan legal hak atas tanah diakui maintenance cost of legal rights over landrights
sebagai aset takberwujud dan diamortisasi is recognized as an intangible asset and
sepanjang umur hukum hak atau umur ekonomis amortized over the life of legal rights or
tanah, mana yang lebih pendek. economic life of the landrights, whichever is
shorter.
Hak atas tanah tidak disusutkan kecuali terdapat Landrights is not depreciated unless there is
bukti sebaliknya yang mengindikasikan bahwa contrary evidence indicating that the extension
perpanjangan atau pembaruan hak atas tanah or renewal of landrights is likely or definitely not
kemungkinan besar atau pasti tidak diperoleh. obtainable.
Semua biaya pemeliharaan dan perbaikan yang All maintenance and repair cost which do not
tidak memenuhi kriteria untuk dikapitalisasi diakui fulfill the capitalization criteria, are recognized in
dalam laba rugi pada saat terjadinya. profit or loss upon occurrence.
Apabila nilai tercatat aset lebih besar dari nilai When the carrying amount of an asset is greater
yang dapat diperoleh kembali, nilai tercatat aset than its estimated recoverable amount, it is
diturunkan menjadi sebesar nilai yang dapat written down to its recoverable amount, which is
diperoleh kembali, yang ditentukan sebagai nilai determined as the higher of the net selling price
tertinggi antara harga jual neto dan nilai yang or value in use.
dipakai.
Apabila aset tetap tidak digunakan lagi atau dijual, When fixed assets are retired or disposed of,
maka nilai tercatat dan akumulasi penyusutannya their carrying value and the related accumulated
dihapuskan dari akun tersebut. Keuntungan atau depreciation are derecognized from the
kerugian yang terjadi diakui dalam laba rugi. accounts. Any resulting gain or loss is
recognized in profit or loss.
Pada setiap akhir tahun pelaporan, nilai residu, At each of end reporting year, the residual
umur manfaat, dan metode penyusutan ditelaah values, useful lives and methods of
kembali dan jika sesuai dengan keadaan, depreciations are reviewed, and adjusted
disesuaikan secara prospektif. prospectively as appropriate.
28
Page 39
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
n. Aset Tetap (lanjutan) n. Fixed Assets (continued)
Aset dalam penyelesaian dinyatakan sebesar Construction in progress is presented is stated
biaya perolehan, yang mencakup kapitalisasi at cost, including capitalized borrowing costs
beban pinjaman dan biaya-biaya yang terjadi and other costs directly associated with the
untuk pembangunan dan perolehan aset tetap construction and acquisition of such fixed
tersebut. Akumulasi biaya perolehan aset dalam assets. The accumulated cost is reclassified to
penyelesaian dipindahkan ke masing-masing aset the appropriate fixed assets account when the
tetap yang bersangkutan pada saat aset tersebut construction of fixed assets is completed and
selesai dikerjakan dan siap digunakan sesuai ready for its intended use. Construction in
dengan tujuannya. Aset dalam penyelesaian tidak progress are not depreciated as these are not
disusutkan karena belum tersedia untuk yet available for use.
digunakan.
o. Properti Investasi o. Investment Properties
Properti investasi merupakan hak atas tanah dan Investment properties represents landrights and
bangunan yang dikuasai Perusahaan untuk buildings which are held by the Company to
menghasilkan sewa atau untuk kenaikan nilai atau earn rentals or for capital appreciation or both,
kedua-duanya, dan tidak untuk digunakan dalam rather than for use in the production or supply of
produksi atau penyediaan barang atau jasa untuk goods or services or for administrative purposes
tujuan administratif atau dijual dalam kegiatan or sale in the ordinary course of business.
usaha sehari-hari. Perusahaan telah memilih The Company has chosen the cost model to
model biaya untuk mencatat properti investasinya. account for its investment properties.
Properti investasi dinyatakan sebesar biaya Investment properties are stated at cost
perolehan termasuk biaya transaksi dikurangi including transaction cost less accumulated
akumulasi penyusutan dan penurunan nilai, jika depreciation and impairment loss, if any. Such
ada. Nilai tercatat termasuk biaya penggantian cost includes the cost of replacing part of the
bagian dari properti investasi yang ada pada saat investment properties, if the recognition criteria
terjadinya, jika kriteria pengakuan terpenuhi, dan are met, and excludes the daily expenses on
tidak termasuk biaya harian penggunaan properti their usage.
investasi.
Penyusutan bangunan yang merupakan properti Depreciation of buildings categorized as
investasi dihitung dengan menggunakan metode investment properties is computed using the
garis lurus berdasarkan taksiran masa manfaat straight-line method over the estimated useful
ekonomis selama 20 (dua puluh) tahun. lives of 20 (twenty) years.
Properti investasi dihentikan pengakuannya pada Investment properties are derecognized when
saat pelepasan atau ketika properti investasi either they have been disposed of or when they
tersebut tidak digunakan lagi secara permanen are permanently withdrawn from use and no
dan tidak memiliki manfaat ekonomis di masa future benefits are expected from their disposal.
depan yang dapat diharapkan pada saat Any gains or losses on the retirement or
pelepasannya. Keuntungan atau kerugian yang disposal of a property are recognized in the
timbul dari penghentian atau pelepasan properti consolidated statements of profit or loss and
investasi diakui pada laporan laba rugi dan other comprehensive income in the year the
penghasilan komprehensif lain konsolidasian retirement or disposal occurred.
dalam tahun penghentian atau pelepasan tersebut
terjadi.
Transfer ke properti investasi dilakukan jika, dan Transfer is made to investment properties when,
hanya jika, terdapat perubahan penggunaan yang and only when, there is a change in use,
ditunjukkan dengan dimulainya penggunaan oleh evidenced by commencement of owner
pemilik, dimulainya pengembangan untuk dijual, occupation, commencement of development
atau berakhirnya pemakaian oleh pemilik, with a view to sell, the end of owner occupation,
dimulainya sewa operasi ke pihak lain. or commencement of an operating lease to
another party.
29
Page 40
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
o. Properti Investasi (lanjutan) o. Investment Properties (continued)
Untuk transfer dari properti investasi ke aset For a transfer from investment properties to
tetap yang digunakan dalam operasi, fixed assets used in operations, the Company
Perusahaan menggunakan metode biaya pada uses the cost method at the date of change in
tanggal perubahan penggunaan. Jika properti use. If the property used by the Company
yang digunakan Perusahaan menjadi properti becomes an investment properties, it accounts
investasi, Perusahaan mencatat properti for such property in accordance with the policy
tersebut sesuai dengan kebijakan aset tetap stated under fixed assets up to the date of
sampai dengan saat tanggal terakhir perubahan change in use.
penggunaannya.
p. Penurunan Nilai Aset Non-Keuangan p. Impairment of Non-Financial Assets
Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai The Group assesses at each of reporting year
apakah terdapat indikasi suatu aset mengalami whether there is an indication that an asset may
penurunan nilai. Jika terdapat indikasi tersebut be impaired. If any such indication exists, or
atau pada saat pengujian penurunan nilai aset when annual impairment testing for an asset is
diperlukan, maka Grup membuat estimasi required, the Group makes an estimate of the
jumlah terpulihkan aset tersebut. asset’s recoverable amount.
Jika nilai tercatat aset lebih besar daripada nilai If the carrying amount of an asset exceeds its
terpulihkannya, maka aset tersebut dinyatakan recoverable amount, the asset is considered
mengalami penurunan nilai dan rugi penurunan impaired and impairment losses are recognized
nilai diakui dalam laba rugi. Dalam menghitung in profit or loss. In assessing the value in use,
nilai pakai, estimasi arus kas masa depan neto the estimated net future cash flows are
didiskontokan ke nilai kini dengan discounted to their present value using a pre-tax
menggunakan tingkat diskonto sebelum pajak discount rate that reflects current market
yang mencerminkan penilaian pasar kini dari assessments of the time value of money and
nilai waktu uang dan risiko spesifik atas aset. the risks specific to the asset.
Penelaahan dilakukan pada akhir setiap tanggal An assessment is made at each of end
pelaporan untuk mengetahui apakah terdapat reporting date as to whether there is any
indikasi bahwa rugi penurunan nilai aset yang indication that previously recognized
telah diakui dalam tahun sebelumnya mungkin impairment losses for an asset may no longer
tidak ada lagi atau mungkin telah menurun. Jika exist or may have decreased. If such indication
indikasi dimaksud ditemukan, maka Grup exists, the recoverable amount is estimated.
mengestimasi jumlah terpulihkan aset tersebut. A previously recognized impairment loss or
Kerugian penurunan nilai yang diakui dalam an asset is reversed in profit or loss to the
tahun sebelumnya akan dipulihkan dalam laba extent that the carrying amount of the assets
rugi apabila nilai tercatat aset tidak melebihi does not exceed its recoverable amount nor
jumlah terpulihkannya maupun nilai tercatat, exceed the carrying amount that would have
neto setelah penyusutan, seandainya tidak ada been determined, net of depreciation, had no
rugi penurunan nilai yang telah diakui untuk impairment loss been recognized for the asset
aset tersebut pada tahun sebelumnya. Setelah in prior year. After such a reversal, the
pemulihan tersebut, penyusutan aset tersebut depreciation charge on the said asset is
disesuaikan di tahun mendatang untuk adjusted in future years to allocate the asset's
mengalokasikan nilai tercatat aset yang direvisi, revised carrying amount, less any residual
dikurangi nilai sisanya, dengan dasar yang value, on a systematic basis over its remaining
sistematis selama sisa umur manfaatnya. useful life.
30
Page 41
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Sewa q. Leases
Grup menilai pada awal kontrak apakah suatu The Group assesses at contract inception
kontrak merupakan, atau mengandung, sewa. whether a contract is, or contains, a lease.
Artinya, jika kontrak memberikan hak untuk That is, if the contract conveys the right to
mengendalikan penggunaan aset teridentifikasi control the use of an identified asset for a period
selama suatu jangka waktu untuk dipertukarkan of time in exchange for consideration.
dengan imbalan.
Grup sebagai Lessee Group as Lessee
Untuk menilai apakah kontrak memberikan hak To assess whether a contract conveys the right
untuk mengendalikan penggunaan aset to control the use of an identified asset,
identifikasian, Grup harus menilai apakah: the Group shall assess whether:
- Grup memiliki hak untuk mendapatkan - The Group has the right to obtain
secara substansial seluruh manfaat ekonomi substantially all the economic benefit from
dari penggunaan aset identifikasian; dan use of the asset throughout the period of
use; and
- Grup memiliki hak untuk mengarahkan - The Group has the right to direct the use of
penggunaan aset identifikasian dimana Grup the identified asset where the Group has the
memiliki hak pengambilan keputusan yang decision-making rights that are most relevant
paling relevan untuk mengubah bagaimana to changing how and for what purpose the
dan untuk tujuan apa aset tersebut asset is used. In certain circumstances
digunakan. Dalam kondisi tertentu dimana where all the decisions about how and for
semua keputusan tentang bagaimana dan what purpose the asset is used are
untuk tujuan apa aset digunakan telah predetermined, the Group has the right to
ditentukan sebelumnya, Grup memiliki hak direct the use of the asset if either:
untuk mengarahkan penggunaan aset
tersebut jika:
1. Grup memiliki hak untuk 1. The Group has the right to operate the
mengoperasikan aset; asset;
2. Grup telah mendesain aset dengan cara 2. The Group has designed the asset in
menetapkan sebelumnya bagaimana a way that predetermines how and for
dan untuk tujuan apa aset akan what purpose the asset will be used
digunakan selama periode penggunaan. throughout the period of use.
Sewa jangka-pendek dan sewa aset bernilai Short-term leases and leases of low value
rendah assets
Grup menerapkan pengecualian pengakuan The Group applies the short-term lease
sewa jangka pendek (yaitu, sewa yang memiliki recognition exemption to its short-term leases
jangka waktu sewa 12 bulan atau kurang, dari (i.e., those leases that have a lease term of
tanggal permulaan dan tidak mengandung opsi 12 months or less from the commencement date
beli). Hal ini juga berlaku untuk pengecualian and do not contain a purchase option). It also
pengakuan sewa aset bernilai rendah. applies the lease of low-value assets recognition
Pembayaran sewa untuk sewa jangka pendek exemption. Lease payments on short-term
dan sewa dari aset bernilai rendah diakui leases and leases of low-value assets are
sebagai beban dengan metode garis lurus recognized as expense on a straight-line basis
selama masa sewa. over the lease term.
31
Page 42
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
q. Sewa (lanjutan) q. Leases (continued)
Grup sebagai Lessor Group as Lessor
Sewa dimana Grup tidak mengalihkan secara Leases in which the Group do not transfer
substansial seluruh risiko dan manfaat yang substantially all the risks and rewards incidental
terkait dengan kepemilikan suatu aset to ownership of an asset are classified as
diklasifikasikan sebagai sewa operasi. operating leases. Rental income arising is
Pendapatan sewa yang timbul dicatat dengan accounted for on a straight-line basis over the
metode garis lurus selama masa sewa dan lease terms and presented as revenue in the
disajikan sebagai pendapatan dalam laporan laba consolidated statements of profit or loss and
rugi dan penghasilan komprehensif lain other comprehensive income due to its
konsolidasian karena sifat operasinya. Biaya operating nature. Initial direct costs incurred in
perolehan langsung awal yang timbul dalam negotiating and arranging an operating lease
negosiasi dan pengaturan sewa operasi are added to the carrying amount of the leased
ditambahkan ke nilai tercatat aset sewaan dan asset and recognized over the lease term on the
diakui selama masa sewa atas dasar yang sama same basis as rental income. Contingent rents
dengan pendapatan sewa. Sewa kontinjensi are recognized as revenue in the year in which
diakui sebagai pendapatan pada tahun they are earned.
perolehannya.
r. Aset Takberwujud r. Intangible Aset
Aset takberwujud diukur sebesar nilai perolehan Intangible asset is initially measured at cost.
pada pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, Following initial recognition, the intangible asset
aset takberwujud dicatat pada nilai perolehan is carried at cost less any accumulated
dikurangi akumulasi amortisasi dan rugi amortization and any accumulated impairment
penurunan nilai, apabila ada. Umur manfaat aset loss. The useful life of the intangible asset is
takberwujud dinilai apakah terbatas atau tidak assessed to be either finite or indefinite.
terbatas.
Aset takberwujud dengan umur terbatas An intangible asset with finite life is amortized
diamortisasi selama umur manfaat ekonomi aset over the asset’s useful economic life and
dan dievaluasi apabila terdapat indikator adanya assessed for impairment whenever there is
penurunan nilai untuk aset takberwujud. Periode an indication that the intangible asset may be
dan metode amortisasi untuk aset takberwujud impaired. The amortization period and the
dengan umur terbatas ditelaah setidaknya setiap amortization method for an intangible asset with
akhir tahun pelaporan. a finite useful life are reviewed at least at each of
end reporting year.
Biaya pengurusan perpanjangan atau The legal costs incurred to extend or renew the
pembaharuan legal hak atas tanah diakui sebagai landrights are recorded as “Intangible Asset” and
aset takberwujud dan diamortisasi sepanjang amortized over the shorter of the rights’ legal life
umur hukum hak atau umur ekonomis tanah, or land’s economic life.
mana yang lebih pendek.
Aset takberwujud dihentikan pengakuannya saat: An intangible asset shall be derecognized:
i. Dijual; atau i. On disposal; or
ii. Ketika tidak ada manfaat ekonomis di masa ii. When no future economic benefits are
depan yang dapat diharapkan dari expected from its use or disposal.
penggunaan atau penjualan aset tersebut.
32
Page 43
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
s. Biaya Pinjaman s. Borrowing Costs
Biaya pinjaman dapat diatribusikan secara Borrowing costs directly attributable to the
langsung dengan perolehan, konstruksi atau acquisition, construction or production of
produksi aset yang memerlukan waktu dalam an asset that necessarily takes a substansial
jumlah besar untuk siap digunakan atau dijual period of time to get ready for its intended use or
dikapitalisasi sebagai bagian dari biaya perolehan sale are capitalized as part of the cost of the
aset terkait. Semua biaya pinjaman lainnya diakui related assets. All other borrowing costs are
sebagai beban pada saat terjadinya. Biaya recognized as expenses when incurred.
pinjaman terdiri dari beban bunga dan biaya Borrowing costs consists of interest expense and
pendanaan lainnya yang dibebankan kepada Grup other financing charges that the Group incurred
sehubungan dengan peminjaman dana. in connection with the borrowing of funds.
t. Imbalan Kerja t. Employee Benefits
Imbalan kerja jangka pendek Short-term employee benefits
Imbalan kerja jangka pendek diakui pada saat Short-term employee benefits are recognized
terutang kepada karyawan berdasarkan metode when they accrue to the employees. Short-term
akrual. Imbalan kerja jangka pendek termasuk employee benefits include wages, salaries,
upah, gaji, bonus dan insentif. bonuses and incentive.
Imbalan pasca kerja Post-employment benefits
Grup memberikan imbalan pasca kerja sesuai The Group provides post-employment benefits in
Peraturan Pemerintah No. 35 Tahun 2021 accordance with the Government Regulation
(“PP 35/2021”) dari Undang-Undang No. 6/2023 No. 35 Year 2021 (“PP 35/2021”) and Law
tentang Cipta Kerja (“UU-CK”) yang menentukan No. 6/2023 concerning Job Creation (“UU-CK”)
rumus tertentu untuk menghitung jumlah minimal which determined certain formula to calculate the
imbalan pensiun, sehingga pada dasarnya, minimum amount of benefits, in substance,
program pensiun berdasarkan UU-CK dan pension plans under UU-CK and PP 35/2021
PP 35/2021 adalah program manfaat pasti. represent defined benefit plans.
Sejak tanggal 20 Oktober 2011, Perusahaan Starting October 20, 2011, the Company has
mengikuti Manulife Program Pesangon dari participated in Manulife Program Pesangon of
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Polis PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. This
asuransi ini memenuhi syarat sebagai aset insurance policy fulfills the requirements as
program imbalan pasca kerja Perusahaan. the Company’s asset program of post-
employment benefits.
Program manfaat pasti adalah program pensiun A defined benefit plan is a pension plan program
yang menetapkan jumlah imbalan pensiun yang where the pension amount to be received by
akan diterima oleh karyawan pada saat pensiun, employees at the time of retirement will depend
biasanya berdasarkan beberapa faktor seperti on some factors such as age, years of service or
usia, masa kerja atau kompensasi. compensation.
Liabilitas imbalan pasti yang diakui di laporan The defined benefit liability recognized in the
posisi keuangan konsolidasian sehubungan consolidated statement of financial position in
dengan program pensiun imbalan pasti adalah respect of defined pension benefits plan is the
nilai kini kewajiban imbalan pasti pada tanggal present value of the defined benefits obligation
pelaporan. Nilai kini kewajiban imbalan pasti at reporting date. The present value of defined
dihitung oleh aktuaris independen menggunakan benefits obligation is calculated by independent
metode projected unit credit. actuary using the projected unit credit method.
33
Page 44
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
t. Imbalan Kerja (lanjutan) t. Employee Benefits (continued)
Imbalan pasca kerja (lanjutan) Post-employment benefits (continued)
Nilai kini kewajiban imbalan pasti ditentukan The present value of the defined benefits
dengan mendiskontokan estimasi arus kas keluar obligation is determined by discounting the
masa depan dengan menggunakan tingkat suku estimated future cash outflows using interest
bunga Obligasi Pemerintah dalam mata uang rates of Government Bonds that are denominated
yang sama dengan mata uang imbalan yang akan in the currency in which the benefits will be paid,
dibayarkan dan waktu jatuh tempo yang kurang and that have the terms to maturity approximating
lebih sama dengan waktu jatuh tempo pensiun the terms of the related pension liability.
yang bersangkutan.
Biaya jasa lalu diakui segera dalam laba atau rugi. Past service costs are recognized immediately in
profit or loss.
Keuntungan dan kerugian aktuarial yang timbul Actuarial gains and losses arising from
dari penyesuaian pengalaman dan perubahan experience adjustments and changes in actuarial
asumsi aktuarial segera diakui seluruhnya melalui assumptions are immediately recognized in other
penghasilan komprehensif lain dalam tahun comprehensive income in the year in which they
terjadinya. arise.
Keuntungan atau kerugian atas kurtailmen atau Gains or losses on the curtailment or settlement
penyelesaian suatu program imbalan pasti diakui of a defined benefit plan are recognized when
ketika kurtailmen atau penyelesaian terjadi. the curtailment or settlement occurs.
Kurtailmen terjadi apabila salah satu dari kondisi A curtailment occurs when an entity either:
berikut terpenuhi:
i. Menunjukkan komitmennya untuk mengurangi i. Is demonstrably committed to make
secara signifikan jumlah pekerja yang a significant reduction in the number of
ditanggung oleh program; atau employees covered by a plan; or
ii. Mengubah ketentuan dalam program imbalan ii. Amends the terms of a defined benefit plan so
pasti yang menyebabkan bagian yang material that a significant element of future service by
dari jasa masa depan pekerja tidak lagi current employees will no longer qualify only
memberikan imbalan atau memberikan imbalan for reduce benefits.
yang lebih rendah.
Penyelesaian program terjadi ketika Grup A settlement occurs when the Group enters into
melakukan transaksi yang menghapuskan semua a transaction that eliminates all further legal or
liabilitas hukum atau konstruktif atas sebagian constructive obligation for part or all of the
atau seluruh imbalan dalam program imbalan benefits provided under a defined benefit plan.
pasti.
u. Pengakuan Pendapatan dan Beban u. Revenue and Expense Recognition
Grup menerapkan PSAK 115, “Pendapatan dari The Group have adopted PSAK 115, “Revenue
Kontrak dengan Pelanggan”, yang mensyaratkan from Contract with Customers”, which requires
pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) revenue recognition to fulfill 5 (five) steps of
langkah analisis sebagai berikut: assessment as follows:
- Identifikasi kontrak dengan pelanggan. - Identify contract with a customer.
- Identifikasi kewajiban pelaksanaan dalam - Identify the performance obligations in the
kontrak. Kewajiban pelaksanaan merupakan contract. Performance obligations are
janji-janji dalam kontrak untuk menyerahkan promises in a contract to transfer to
barang atau jasa yang memiliki karakteristik a customer goods or services that are distinct.
berbeda ke pelanggan.
34
Page 45
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
u. Pengakuan Pendapatan dan Beban (lanjutan) u. Revenue and Expense Recognition
(continued)
Grup menerapkan PSAK 115, “Pendapatan dari The Group have adopted PSAK 115, “Revenue
Kontrak dengan Pelanggan”, yang mensyaratkan from Contract with Customers”, which requires
pengakuan pendapatan untuk memenuhi 5 (lima) revenue recognition to fulfill 5 (five) steps of
langkah analisis sebagai berikut: (lanjutan) assessment as follows: (continued)
- Menetapkan harga transaksi setelah dikurangi - Determine the transaction price, net of
diskon, retur, insentif penjualan dan pajak discounts, returns, sales incentives and value
pertambahan nilai yang berhak diperoleh suatu added tax, which an entity expects to be
entitas sebagai kompensasi atas diserahkannya entitled in exchange for transferring the
barang atau jasa yang dijanjikan di kontrak. promised goods or services to a customer.
- Alokasi harga transaksi ke setiap kewajiban - Allocate the transaction price to each
pelaksanaan dengan menggunakan dasar harga obligation on the basis of the relative stand-
jual berdiri sendiri relatif dari setiap barang atau alone selling prices of each distinct goods or
jasa berbeda yang dijanjikan di kontrak. Ketika services promised in the contract. Where
tidak dapat diamati secara langsung, harga jual these are not directly observable, the relative
berdiri sendiri relatif diperkirakan berdasarkan stand-alone selling prices are estimated based
biaya yang diharapkan ditambah marjin. on expected cost plus margin.
- Pengakuan pendapatan ketika kewajiban - Recognize revenue when the performance
pelaksanaan telah dipenuhi dengan obligation is satisfied by delivering
menyerahkan barang atau jasa yang dijanjikan a promised goods or services to a customer
ke pelanggan (ketika pelanggan telah memiliki (which is when the customer obtains control of
kendali atas barang atas jasa tersebut). that goods or services).
Untuk penjualan barang, kewajiban pelaksanaan For sale of goods, performance obligation is
umumnya terpenuhi, dan pendapatan diakui, pada typically satisfied, and revenue is recognized,
saat pengendalian atas barang telah diterima oleh when the control of goods has been received
pelanggan (pada suatu titik waktu) dalam jumlah by customer (a point in time) at an amount that
yang mencerminkan imbalan yang diharapkan reflects the consideration to which the Group
akan menjadi hak Grup dalam pertukaran barang expect to be entitled in exchange for those
tersebut. Grup secara umum menyimpulkan goods. The Group have generally concluded that
bahwa Grup merupakan prinsipal dalam the Group is the principal in regulating its
pengaturan pendapatannya. revenue.
Jumlah penjualan yang diakui didasarkan pada The amount of sales recognized is based on the
pertimbangan yang diterima Grup sebagai consideration that the Group received in
imbalan untuk mentransfer barang yang dijanjikan exchange for transferring promised goods to the
kepada pelanggan, setelah dikurangi potongan customers, net of the sales discount and
penjualan dan disesuaikan dengan pengembalian adjusted for expected returns and price
yang diharapkan serta penyesuaian harga. adjustments.
Untuk potongan penjualan, pengembalian dan For sales discount, returns and price adjustment,
penyesuaian harga, Grup menggunakan metode the Group uses most likely method in estimating
yang paling mungkin dalam memperkirakan the amount.
jumlah tersebut.
Beban diakui pada saat terjadinya dengan Expenses are recognized when incurred using
menggunakan dasar akrual. the accrual basis.
35
Page 46
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Perpajakan v. Taxation
Pajak Kini Current Tax
Beban pajak kini ditentukan berdasarkan laba Current tax expense is determined based on the
kena pajak tahun berjalan yang dihitung taxable income for the year computed using the
berdasarkan tarif pajak dan peraturan pajak yang tax rates and tax regulation that has been
telah berlaku atau secara substantif telah berlaku enacted or substantively enacted at the reporting
pada tanggal pelaporan. date.
Aset dan liabilitas pajak kini untuk tahun berjalan Current income tax assets and liabilities for the
diukur sebesar jumlah yang diharapkan dapat current year are measured at the amount
direstitusi dari atau dibayarkan kepada otoritas expected to be recovered from or paid to the
perpajakan. taxation authority.
Manajemen secara periodik melakukan evaluasi Management periodically evaluates positions
atas posisi yang diambil dalam pelaporan pajak taken in the tax returns with respect to situations
sehubungan dengan situasi dimana peraturan in which applicable tax regulations are subject to
pajak terkait menjadi subyek interpretasi dan interpretation and establishes provisions when
menetapkan provisi bila diperlukan. appropriate.
Perubahan terhadap liabilitas perpajakan diakui Amendments to tax obligations are recorded
pada saat diterimanya surat ketetapan pajak atau, when an assessment is received or, if appealed
jika Perusahaan mengajukan keberatan, pada by the Company, when the result of the appeal
saat keputusan atas keberatan tersebut is determined.
ditetapkan.
Kekurangan/kelebihan pembayaran pajak Underpayment/overpayment of income tax are
penghasilan dicatat sebagai bagian dari Beban presented as part of Current Income Tax
Pajak Penghasilan Kini dalam laporan laba rugi Expense in the consolidated statement of profit
dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian. or loss and other comprehensive income.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diakui Deferred tax assets and liabilities are
menggunakan metode liabilitas atas konsekuensi recognized using the liability method for the
pajak pada masa mendatang yang timbul dari future tax consequences attributable to
perbedaan jumlah tercatat aset dan liabilitas differences between the carrying amounts of
menurut laporan keuangan dengan dasar existing assets and liabilities in the financial
pengenaan pajak aset dan liabilitas pada setiap statements and their respective tax bases at
tahun pelaporan. each reporting year.
Liabilitas pajak tangguhan diakui untuk semua Deferred tax liabilities are recognized for all
perbedaan temporer kena pajak dan aset pajak taxable temporary differences and deferred tax
tangguhan diakui untuk perbedaan temporer yang assets are recognized for deductible temporary
boleh dikurangkan dan akumulasi rugi fiskal, differences and accumulated fiscal losses to the
sepanjang besar kemungkinan perbedaan extent that it is probable that taxable profit will
temporer yang boleh dikurangkan dan akumulasi be available in future years against which the
rugi fiskal tersebut dapat dimanfaatkan untuk deductible temporary differences and
mengurangi laba kena pajak pada masa depan. accumulated fiscal losses can be utilized.
36
Page 47
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
v. Perpajakan (lanjutan) v. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Jumlah tercatat aset pajak tangguhan ditelaah The carrying amount of a deferred tax assets is
ulang pada setiap akhir tanggal pelaporan dan reviewed at the end of each reporting date and
diturunkan apabila laba fiskal mungkin tidak reduced to the extent that it is no longer
memadai untuk mengkompensasi sebagian atau probable that sufficient taxable profit will be
semua manfaat aset pajak tangguhan tersebut. available to allow the benefit of part or all of that
Pada setiap akhir tahun pelaporan, Grup menilai deferred tax assets to be utilized. At the end of
kembali aset pajak tangguhan yang tidak diakui. each reporting year, the Group reassesses
Grup mengakui aset pajak tangguhan yang unrecognized deferred tax assets. The Group
sebelumnya tidak diakui apabila besar recognizes a previously unrecognized deferred
kemungkinan bahwa laba fiskal pada masa depan tax assets to the extent that it has become
akan tersedia untuk pemulihannya. probable that future taxable profit will allow the
deferred tax assets to be recovered.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan diukur dengan Deferred tax assets and liabilities are measured
menggunakan tarif pajak yang diharapkan akan at the tax rates that are expected to apply to the
berlaku pada periode saat aset dipulihkan atau period when the assets is realized or the liability
liabilitas diselesaikan berdasarkan tarif pajak dan is settled, based on tax rates and tax laws that
peraturan pajak yang berlaku atau yang telah have been enacted or substantively enacted as
secara substantif telah berlaku pada tanggal of the reporting date.
pelaporan.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan disaling- Deferred tax assets and deferred tax liabilities
hapuskan jika terdapat hak secara hukum untuk are offset when a legally enforceable right exists
melakukan saling hapus antara aset pajak kini to offset current tax assets against current tax
terhadap liabilitas pajak kini, atau aset dan liabilities, or the deferred tax liabilities relate to
liabilitas pajak tangguhan pada entitas yang the same taxable entity, or the entity intends to
sama, atau Perusahaan bermaksud untuk settle its current assets and liabilities on a net
memulihkan aset dan liabilitas pajak kini dengan basis.
dasar neto.
Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Value Added Tax (VAT)
Penjualan, beban-beban dan aset-aset diakui Sales, expenses and assets are recognized net
neto atas jumlah PPN, kecuali: of the amount of VAT, except:
i. PPN yang muncul dari pembelian aset atau i. VAT incurred on a purchase of assets or
jasa yang tidak dapat dikreditkan oleh kantor services is not recoverable from the tax office,
pajak, diakui sebagai bagian dari biaya is recognized as part of the acquisition cost of
perolehan aset atau sebagai bagian dari beban assets or as part of the related expenses; and
yang terkait; dan
ii. Piutang dan utang yang berkaitan dengan ii. Receivables and payables relating to
transaksi dengan PPN disajikan termasuk transactions with VAT are presented including
dengan jumlah PPN. the amount of VAT.
Jumlah PPN neto yang terpulihkan dari, atau The net amount of VAT which recoverable from,
terutang kepada, kantor pajak termasuk sebagai or payable to, the tax office is included as part of
bagian dari aset atau liabilitas pada laporan posisi assets or liabilities in the consolidated statement
keuangan konsolidasian. of financial position.
37
Page 48
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
w. Dividen w. Dividend
Dividen kepada para pemegang saham diakui Dividend to the shareholders is recognized as
sebagai liabilitas dalam laporan posisi keuangan a liability in the consolidated statements of
konsolidasian pada tanggal ketika dividen financial position on the date in which the
tersebut disetujui atau dideklarasikan oleh para dividends are approved or declared by the
pemegang saham. shareholders.
x. Laba per Saham x. Earnings per Share
Laba per saham dasar dihitung dengan membagi Earnings per share is computed by dividing
laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan profit for the year attributable to equity holders
kepada pemilik entitas induk dengan jumlah rata- of the parent entity by the weighted average
rata tertimbang saham yang beredar pada tahun number of shares during the year.
yang bersangkutan.
Perusahaan tidak mempunyai efek berpotensi The Company has no outstanding dilutive
saham biasa yang bersifat dilutif pada tahun potential ordinary shares as of reporting year
pelaporan dan oleh karenanya, laba per saham and accordingly, no diluted earnings per share
dilusian tidak dihitung dan disajikan pada laporan is calculated and presented in the consolidated
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian. comprehensive income.
Apabila jumlah saham biasa yang beredar If the number of ordinary shares outstanding is
meningkat tanpa disertai peningkatan sumber increased without an increase in resources, the
daya, maka jumlah saham biasa yang beredar number of ordinary shares outstanding before
sebelum peristiwa tersebut disesuaikan dengan the event is adjusted for the proportionate
perubahan proporsional atas jumlah saham change in the number of ordinary shares
beredar seolah-olah peristiwa tersebut terjadi pada outstanding as of the event had occurred at the
permulaan dari tahun sajian paling awal. beginning of the earliest year presented.
y. Informasi Segmen y. Segment Information
Segmen adalah komponen yang dapat dibedakan A segment is a distinguishable component of the
dari kegiatan yang terlibat baik dalam activities that is engaged either in providing
menyediakan produk-produk tertentu dan jasa certain products (business segment), or in
(segmen usaha), atau dalam menyediakan providing products within a particular economic
produk dan jasa dalam lingkungan ekonomi environment (geographical segment), which is
tertentu (segmen geografis), yang memiliki risiko subject to risks and rewards that are different
dan imbalan yang berbeda dari segmen lainnya. from those of other segments.
Jumlah setiap unsur segmen dilaporkan The amount of each segment element reported
merupakan ukuran yang dilaporkan kepada is the measure that is reported to the chief
pengambil keputusan operasional untuk tujuan operating decision maker for the purpose of
pengambilan keputusan untuk mengalokasikan making decisions to allocate resources to the
sumber daya kepada segmen dan menilai segment and assessing its performance.
kinerjanya.
Penjualan, beban, hasil, aset dan liabilitas Segment sales, expenses, results, assets and
segmen termasuk hal-hal yang dapat liabilities include items directly attributable to
diatribusikan secara langsung kepada suatu a segment as well as those that can be allocated
segmen serta hal-hal yang dapat dialokasikan on a reasonable basis to that segment.
dengan dasar yang memadai untuk segmen
tersebut.
38
Page 49
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
2. INFORMASI KEBIJAKAN AKUNTANSI MATERIAL 2. MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
(lanjutan) INFORMATION (continued)
y. Informasi Segmen (lanjutan) y. Segment Information (continued)
Informasi keuangan dilaporkan berdasarkan The financial information reported is based on
informasi yang digunakan oleh manajemen information used by management in evaluating
dalam mengevaluasi kinerja setiap segmen dan the performance of each segment and
menentukan pengalokasian sumber daya. determining the allocation of resources.
z. Provisi z. Provisions
Provisi diakui jika Grup memiliki liabilitas kini Provisions are recognized when the Group has
(baik bersifat hukum maupun bersifat a present obligation (legal or constructive) as
konstruktif) yang akibat peristiwa masa lalu, a result of a past event, it is probable that
besar kemungkinannya penyelesaian liabilitas an outflow of resources embodying economic
tersebut mengakibatkan arus keluar sumber benefits will be required to settle the obligation
daya yang mengandung manfaat ekonomi dan and a reliable estimate can be made of the
estimasi yang andal mengenai jumlah liabilitas amount of the obligation.
tersebut dapat dibuat.
Provisi ditelaah pada setiap akhir tahun Provisions are reviewed at each of end
pelaporan dan disesuaikan untuk reporting year and adjusted to reflect the current
mencerminkan estimasi terbaik yang paling best estimate. If it is no longer probable that an
akhir. Jika arus keluar sumber daya untuk outflow of resources embodying economic
menyelesaikan kewajiban kemungkinan besar benefits will be required to settle the obligation,
tidak terjadi, maka provisi dipulihkan. the provision is reversed.
aa. Kontinjensi aa. Contingencies
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan Contingent liabilities are not recognized in the
keuangan konsolidasian tetapi diungkapkan consolidated financial statements but are
dalam catatan atas laporan keuangan disclosed in the notes to the consolidated
konsolidasian kecuali jika kemungkinan financial statements unless the possibility of
pengeluaran sumber daya yang memiliki an outflow of resources embodying economic
manfaat ekonomis sangat kecil (remote). Aset benefits is remote. Contingent assets are not
kontinjensi tidak diakui dalam laporan keuangan recognized in the consolidated financial
konsolidasian, tetapi diungkapkan jika terdapat statements but disclosed when an inflow of
kemungkinan besar (probable) arus masuk economic benefits is probable.
manfaat ekonomis.
ab. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan ab. Events After the Reporting Period
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode Post reporting date events that provide
pelaporan yang menyediakan tambahan additional information about the financial
informasi mengenai posisi keuangan Grup pada position of the Group as of consolidated
tanggal laporan posisi keuangan konsolidasian statement of financial position date (adjusting
(peristiwa penyesuaian), jika ada, telah tercermin events), if any, are reflected in the consolidated
dalam laporan keuangan konsolidasian. financial statements. Post reporting date events
Peristiwa-peristiwa yang terjadi setelah periode which are not adjusting events are disclosed in
pelaporan yang tidak memerlukan penyesuaian, the notes to the consolidated financial
apabila jumlahnya material, telah diungkapkan statements when material.
dalam catatan atas laporan keuangan
konsolidasian.
39
Page 50
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 3. MANAGEMENT'S USE OF JUDGMENTS,
ASUMSI OLEH MANAJEMEN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Penyusunan laporan keuangan konsolidasian sesuai The preparation of the consolidated financial
dengan Standar Akuntansi Keuangan Indonesia statements in accordance with Indonesian Financial
mengharuskan manajemen untuk membuat Accounting Standards requires management to make
pertimbangan, estimasi dan asumsi yang judgments, estimates and assumptions that affect the
memengaruhi jumlah pendapatan, beban, aset dan reported amounts of revenues, expenses, assets and
liabilitas serta pengungkapan liabilitas kontinjensi liabilities, and the disclosure of contingent liabilities,
pada akhir tahun pelaporan. Ketidakpastian mengenai at end of reporting year. Uncertainty about these
asumsi dan estimasi tersebut dapat mengakibatkan assumptions and estimates could result in outcomes
penyesuaian material terhadap nilai tercatat aset dan that require a material adjustment to the carrying
liabilitas dalam tahun pelaporan berikutnya. amount of the asset and liability affected in future
year.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan berikut ini dibuat oleh manajemen The following judgments are made by management
dalam rangka penerapan kebijakan akuntansi Grup in the process of applying the Group’s accounting
yang memiliki pengaruh paling signifikan atas jumlah policies that have the most significant effects on the
yang diakui dalam laporan keuangan konsolidasian: amounts recognized in the consolidated financial
statements:
Penentuan Mata Uang Fungsional Determination of Functional Currency
Mata uang fungsional dari Grup adalah mata uang The Group’s functional currency is the currency from
dari lingkungan ekonomi primer dimana entitas primary economic environment where each entity
beroperasi. Manajemen menentukan mata uang operates. Management determined that the Group’s
fungsional dari Grup adalah Rupiah Indonesia, mata functional currency is Indonesian Rupiah, it is the
uang tersebut adalah mata uang yang currency that primarily influences the sales and cost
mempengaruhi penjualan dan beban pokok of goods sold related to the products sold.
penjualan dari produk yang dijual.
Klasifikasi Aset dan Liabilitas Keuangan Classification of Financial Assets and Liabilities
Grup menetapkan klasifikasi atas aset dan liabilitas The Group determines the classification of certain
tertentu sebagai aset keuangan dan liabilitas assets and liabilities as financial assets and financial
keuangan dengan mempertimbangkan apakah liabilities by judging if they meet the definition set
memenuhi definisi yang ditetapkan PSAK 109 forth in PSAK 109. Accordingly, the financial assets
terpenuhi. Dengan demikian, aset keuangan dan and financial liabilities are accounted for in
liabilitas keuangan diakui sesuai dengan kebijakan accordance with the Group’s accounting policies as
akuntansi Grup seperti yang diungkapkan pada disclosed in Note 2i.
Catatan 2i.
Ketidakpastian Kewajiban Perpajakan Uncertain Tax Exposure
Ketidakpastian atas interpretasi dari peraturan pajak Uncertainties exist with respect to the interpretation
yang kompleks, perubahan peraturan pajak dan of complex tax regulations, changes in tax laws,
jumlah dan timbulnya penghasilan kena pajak di and the amount and timing of future taxable income,
masa depan, dapat menyebabkan penyesuaian di could necessitate future adjustments to tax income
masa depan atas penghasilan dan beban pajak yang and expense already recorded.
telah dicatat.
Pertimbangan juga dilakukan dalam menentukan Judgment is also involved in determining the
penyisihan atas pajak penghasilan badan. Terdapat provision for corporate income tax. There are
transaksi dan perhitungan tertentu yang penentuan certain transactions and computation for which the
pajak akhirnya adalah tidak pasti dalam kegiatan ultimate tax determination is uncertain during the
usaha normal. Grup mengakui liabilitas atas pajak ordinary course of business. The Grup recognizes
penghasilan badan berdasarkan estimasi apakah liabilities for corporate income tax based on
akan terdapat tambahan pajak penghasilan badan. estimates of whether additional corporate income
tax will be due.
40
Page 51
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 3. MANAGEMENT'S USE OF JUDGMENTS,
ASUMSI OLEH MANAJEMEN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumptions
Asumsi utama masa depan dan sumber utama The key assumptions concerning the future and
estimasi ketidakpastian lain pada akhir tahun other key sources of estimation uncertainty at the
pelaporan yang memiliki risiko signifikan bagi reporting date that have a significant risk of causing
penyesuaian yang material terhadap nilai tercatat a material adjustment to the carrying amounts of
aset dan liabilitas untuk tahun pelaporan keuangan assets and liabilities within the next financial year
berikutnya, diungkapkan di bawah ini. Grup are disclosed below. The Group based its
mendasarkan asumsi dan estimasi pada parameter assumptions and estimates on parameters available
yang tersedia pada saat laporan keuangan when the consolidated financial statements were
konsolidasian disusun. prepared.
Asumsi dan situasi mengenai perkembangan masa Existing circumstances and assumptions about
depan mungkin berubah akibat perubahan pasar atau future developments may change due to market
situasi di luar kendali Grup. Perubahan tersebut changes or circumstances arising beyond the control
dicerminkan dalam asumsi terkait pada saat of the Group. Such changes are reflected in the
terjadinya. assumptions when they occur.
Cadangan Kerugian Kredit Ekspektasian Piutang Allowance for Expected Credit Losses of Trade
Usaha Receivables
Grup menggunakan matriks provisi untuk menghitung The Group uses a provision matrix to calculate
Kerugian Kredit Ekspektasian (KKE) atas piutang Expected Credit Loss (ECL) for trade receivables.
usaha. Tingkat provisi didasarkan pada hari lewat The provision rates are based on days past due for
jatuh tempo untuk pengelompokkan berbagai segmen groupings of various customer segments that have
pelanggan yang memiliki pola kerugian serupa. similar loss patterns.
Matriks provisi awalnya berdasarkan tarif gagal bayar The provision matrix is initially based on the Group’s
yang diamati Grup secara historis. Grup akan historical observed default rates. The Group will
mengkalibrasi matriks tersebut untuk menyesuaikan calibrate the matrix to adjust the historical credit loss
pengalaman kerugian kredit historis dengan informasi experience with forward-looking information. For
yang bersifat perkiraan masa depan. Misalnya, jika instance, if forecast for economic conditions are
prakiraan kondisi ekonomi diperkirakan memburuk expected to deteriorate over the next year which can
selama tahun depan yang dapat menyebabkan lead to an increased number of defaults in the
peningkatan jumlah gagal bayar di sektor usaha Grup, Group's industry sector, the historical default rates
tingkat gagal bayar historis disesuaikan. Pada setiap are adjusted. At every reporting date, the historical
tanggal pelaporan, tingkat gagal bayar yang diamati observed default rates are updated and changes in
secara historis diperbarui dan perubahan dalam the forward-looking estimates are analyzed.
estimasi perkiraan masa depan dianalisa kembali.
Penilaian korelasi antara tingkat gagal bayar yang The assessment of the correlation between historical
diamati secara historis, perkiraan kondisi ekonomi observed default rates, forecast economic conditions
dan KKE adalah estimasi yang signifikan. Jumlah and ECLs is a significant estimate. The amount of
KKE sensitif terhadap perubahan keadaan dan ECLs is sensitive to changes in circumstances and of
taksiran kondisi ekonomi. Pengalaman kerugian kredit forecast economic conditions. The Group’s historical
historis Grup dan perkiraan kondisi ekonomi mungkin credit loss experience and forecast of economic
juga tidak mewakili aktual gagal bayar pelanggan conditions may also not be representative of
yang sebenarnya di masa depan. Informasi tentang customer's actual default in the future. The
KKE pada piutang usaha Grup diungkapkan dalam information about ECLs on the Group’s trade
Catatan 5. receivables is disclosed in Note 5.
Nilai tercatat piutang usaha Grup sebelum cadangan The carrying amount of the Group’s trade receivables
kerugian kredit ekspektasian pada tanggal before allowance for expected credit losses as of
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing December 31, 2025 and 2024 amounted to
adalah sebesar Rp 335.038.570.137 dan Rp 335,038,570,137 and Rp 313,712,583,080,
Rp 313.712.583.080. Penjelasan lebih rinci respectively. Further details are disclosed in Note 5.
diungkapkan Catatan 5.
41
Page 52
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 3. MANAGEMENT'S USE OF JUDGMENTS,
ASUMSI OLEH MANAJEMEN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Cadangan Penurunan Nilai Pasar Persediaan Allowance for Decline in Market Value of Inventories
Cadangan penurunan nilai pasar persediaan Allowance for decline in market value of inventories
diestimasi berdasarkan fakta dan situasi yang is estimated based on the best available facts and
tersedia, termasuk namun tidak terbatas kepada, circumstances, including but not limited to, the
kondisi fisik persediaan yang dimiliki, harga jual physical conditions of the inventories, their market
pasar dan estimasi biaya yang timbul untuk selling prices and estimated costs to be incurred for
penjualan. Provisi dievaluasi kembali dan their sales. The provisions are re-evaluated and
disesuaikan jika terdapat tambahan informasi yang adjusted as additional information received affects
mempengaruhi jumlah yang diestimasi. Nilai tercatat the amount estimated. The carrying amount of the
persediaan Grup sebelum cadangan penurunan nilai Group’s inventories before allowance for decline in
pasar pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 market value as of December 31, 2025 and 2024
masing-masing adalah sebesar Rp 197.943.290.510 amounted to Rp 197,943,290,510 and
dan Rp 241.189.533.303. Penjelasan lebih rinci Rp 241,189,533,303, respectively. Further details are
diungkapkan Catatan 6. disclosed in Note 6.
Estimasi Masa Manfaat Aset Tetap dan Properti Estimation of Useful Lives of Fixed Assets and
Investasi Investment Properties
Grup mengestimasi masa manfaat dari aset tetap The Group estimates the useful lives of its fixed
dan properti investasi berdasarkan utilisasi dari aset assets and investment properties based on
yang diharapkan dapat didukung dengan rencana expected asset utilization as anchored on business
dan strategi usaha yang juga mempertimbangkan plans and strategies that also consider expected
perkembangan teknologi di masa depan dan perilaku future technological developments and market
pasar. Estimasi dari masa manfaat adalah behavior. The estimation of useful lives is based on
berdasarkan penelaahan Grup secara kolektif the Group’s collective assessment of industry
terhadap praktek industri, evaluasi teknis internal dan practice, internal technical evaluation and
pengalaman untuk aset yang setara. Estimasi masa experience with similar assets. The estimated
manfaat ditelaah paling sedikit setiap akhir tahun useful lives are reviewed at least each of end
pelaporan dan diperbarui jika ekspektasi berbeda financial reporting and are updated if expectations
dari estimasi sebelumnya dikarenakan pemakaian differ from previous estimates due to physical wear
dan kerusakan fisik, keusangan secara teknis atau and tear, technical or commercial obsolescence and
komersial dan hukum atau pembatasan lain atas legal or other limitations on the use of the assets.
penggunaan dari aset.
Tetapi, adalah mungkin, hasil di masa depan dari It is possible, however, that future results of
operasi dapat dipengaruhi secara material oleh operations can be materially affected by changes in
perubahan-perubahan dalam estimasi yang the estimates brought about by changes in the
diakibatkan oleh perubahan faktor-faktor yang factors mentioned above. The amounts and timing
disebutkan di atas. Jumlah dan waktu dari beban of recorded expenses for any year are affected by
yang dicatat untuk setiap tahun akan terpengaruh changes in these factors and circumstances.
oleh perubahan atas faktor-faktor dan situasi
tersebut.
Nilai tercatat neto atas aset tetap Grup pada The net carrying value of the Group’s fixed assets
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing- as of December 31, 2025 and 2024 amounted to
masing adalah sebesar Rp 1.248.314.768.709 dan Rp 1,248,314,768,709 and Rp 1,199,652,204,034,
Rp 1.199.652.204.034 dan nilai buku neto atas respectively, and the net book value of the Group’s
properti investasi Grup pada tanggal 31 Desember investment properties as of December 31, 2025 and
2025 dan 2024 masing-masing adalah 2024 amounted to Rp 24,573,995,584 and
sebesar Rp 24.573.995.584 dan Rp 25.553.716.076. Rp 25,553,716,076, respectively. Further details are
Penjelasan lebih lanjut diungkapkan dalam disclosed in Notes 10 and 11.
Catatan 10 dan 11.
42
Page 53
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 3. MANAGEMENT’S USE OF JUDGMENTS,
ASUMSI OLEH MANAJEMEN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Revaluasi Aset Tetap Revaluation of Fixed Assets
Revaluasi aset tetap tertentu Grup bergantung pada The Group’s certain revalued fixed assets depends
pemilihan asumsi yang digunakan oleh penilai on its selection of specific assumptions used by the
independen dalam menghitung jumlah-jumlah independent valuer in calculating such amounts.
tersebut. Asumsi tersebut termasuk antara lain: Those assumptions include among others, discount
tingkat diskonto, nilai tukar, tingkat inflasi dan tingkat rate, exchange rate, inflation rate and sales and
kenaikan penjualan dan biaya. Grup berkeyakinan cost increase rate. The Group believes that its
bahwa asumsi tersebut adalah wajar dan sesuai, assumptions are reasonable and appropriate,
perbedaan signifikan dalam asumsi yang ditetapkan significant differences in the Group’s assumptions
Grup dapat mempengaruhi secara material nilai aset may materially affect the valuation of its fixed
tetap yang direvaluasi. assets.
Realisasi dari Aset Pajak Tangguhan Realizability of Deferred Tax Assets
Nilai tercatat aset pajak tangguhan ditelaah pada The carrying amount of deferred tax assets is
setiap tahun pelaporan dan diturunkan apabila reviewed at each reporting year and reduced to the
terdapat kemungkinan bahwa jumlah laba fiskal pada extent that it is no longer probable that sufficient
masa mendatang kemungkinan tidak memadai untuk future taxable profit will be available to allow all of
mengkompensasi seluruh bagian dari aset pajak part of the deferred income tax assets to be utilized.
tangguhan. Namun, jika tidak terdapat keyakinan However, if there is no assurance that the Group
bahwa Grup akan menghasilkan laba fiskal yang will generate sufficient future taxable profit to allow
memadai untuk dapat mengkompensasi sebagian all or part of deferred tax assets can be utilized, the
atau seluruh aset pajak tangguhan, aset tersebut assets are not recognized in the consolidated
tidak diakui di laporan posisi keuangan statements of financial position.
konsolidasian.
Nilai tercatat aset pajak tangguhan Grup pada The carrying amount of the Group’s deferred tax
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing assets as of December 31, 2025 and
adalah sebesar Rp 5.751.955.037 dan 2024 amounted to Rp 5,751,955,037 and
Rp 6.897.307.766. Penjelasan lebih lanjut Rp 6,897,307,766, respectively. Further details are
diungkapkan dalam Catatan 17c. disclosed in Note 17c.
Imbalan Pasca Kerja Post-employment Benefits
Nilai kini liabilitas imbalan pasca kerja tergantung The present value of post-employment benefits
pada beberapa faktor yang ditentukan dengan dasar liability depends on a number of factors that are
aktuarial dan menggunakan beberapa asumsi determined on an actuarial basis using a number of
termasuk tingkat diskonto dan tingkat kenaikan gaji assumptions including the discount rate and
yang diharapkan. Perubahan asumsi ini akan expected salary increment rate. Any changes in
mempengaruhi nilai tercatat liabilitas imbalan pasca these assumptions will impact the carrying amount
kerja. of post-employment benefits liability.
Grup menentukan tingkat diskonto yang sesuai pada The Group determines the appropriate discount rate
setiap akhir tahun pelaporan dengan menggunakan at the end of each reporting year using interest rate
tingkat suku bunga yang harus digunakan untuk that should be used to determine the present value
menentukan nilai kini arus kas keluar masa depan of estimated future cash outflow expected to be
estimasian yang diharapkan untuk menyelesaikan required to settle the pension obligations.
kewajiban pensiun.
Untuk tingkat kenaikan gaji masa datang, Grup For the rate of future salary increases, the Group
mengumpulkan data historis mengenai perubahan collects all historical data relating to changes in
gaji dasar karyawan dan menyesuaikannya dengan base salaries and adjusts it for future business
perencanaan bisnis masa datang. plans.
43
Page 54
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
3. PENGGUNAAN PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN 3. MANAGEMENT’S USE OF JUDGMENTS,
ASUMSI OLEH MANAJEMEN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumptions (continued)
Imbalan Pasca Kerja (lanjutan) Post-employment Benefits (continued)
Asumsi-asumsi penting lainnya sebagian ditentukan Other key assumptions are in part based on the
berdasarkan kondisi pasar saat ini. current market conditions.
Nilai tercatat atas liabilitas imbalan pasca kerja Grup The carrying amount of the Group’s post-
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 employment benefits liability as of December 31,
masing-masing adalah sebesar Rp 27.460.794.235 2025 and 2024 amounted to Rp 27,460,794,235
dan Rp 34.081.280.180. Penjelasan lebih lanjut and Rp 34,081,280,180, respectively. Further
diungkapkan dalam Catatan 19. details are disclosed in Note 19.
4. KAS DAN BANK 4. CASH ON HAND AND IN BANKS
Kas dan bank terdiri dari: Cash on hand and in banks consists of:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Kas Cash on hand
Rupiah Indonesia 314.227.554 254.812.504 Indonesian Rupiah
Dolar Amerika Serikat 113.043.552 5.430.432 United States Dollar
Yuan China 12.240.000 11.291.400 China Yuan
Jumlah kas 439.511.106 271.534.336 Total cash on hand
Bank Cash in banks
Rupiah Indonesia Indonesian Rupiah
PT Bank CIMB Niaga Tbk 12.257.174.037 7.481.903.212 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk 11.895.170.066 1.577.990.680 (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 7.386.732.512 653.584.654 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 96.808.434 100.278.225 PT Bank OCBC NISP Tbk
PT Bank Maybank PT Bank Maybank
Indonesia Tbk 21.734.347 - Indonesia Tbk
PT Bank Pan Indonesia Tbk 7.317.550 20.094.612 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT BPR Intidana Sukses PT BPR Intidana Sukses
Makmur 2.527.270 2.428.811 Makmur
Dolar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank CIMB Niaga Tbk 3.149.548.424 17.638.026.166 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 2.571.085.807 1.248.731.394 PT Bank Central Asia Tbk
PT Bank Mandiri PT Bank Mandiri
(Persero) Tbk 1.835.329.195 1.786.467.316 (Persero) Tbk
Jumlah bank 39.223.427.642 30.509.505.070 Total cash in banks
Jumlah 39.662.938.748 30.781.039.406 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak ada As of December 31, 2025 and 2024, there are no
penempatan saldo bank dengan pihak berelasi. placement in banks to related parties.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of December 31, 2025 and 2024, there are no
terdapat saldo kas dan bank yang digunakan sebagai cash on hand and bank accounts which are
jaminan atau dibatasi penggunaannya. pledged as collateral or restricted in use.
44
Page 55
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
4. KAS DAN BANK (lanjutan) 4. CASH ON HAND AND IN BANKS (continued)
Pendapatan bunga yang berasal dari saldo di bank Interest income from cash in banks is presented as
disajikan sebagai bagian dari “Pendapatan part of “Finance Income” in the consolidated
Keuangan” pada laporan laba rugi dan penghasilan statement of profit or loss and other comprehensive
komprehensif lain konsolidasian. income.
5. PIUTANG USAHA 5. TRADE RECEIVABLES
Rincian piutang usaha kepada pihak ketiga adalah Details of trade receivables to third parties are as
sebagai berikut: follows:
a. Berdasarkan jenis industri pelanggan: a. By type of customer industry:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Barang konsumsi 192.276.067.348 195.436.465.593 Consumer goods
Rokok 124.380.490.346 100.531.646.442 Cigarette
Lain-lain 18.382.012.443 17.744.471.045 Others
Jumlah 335.038.570.137 313.712.583.080 Total
Dikurangi cadangan
kerugian kredit Less allowance for
ekspektasian (4.299.589.389) (2.562.654.415) expected credit losses
Neto 330.738.980.748 311.149.928.665 Net
b. Berdasarkan umur: b. By aging:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Belum jatuh tempo 266.677.546.833 253.392.329.823 Not yet due
Telah jatuh tempo Past due
1 - 30 hari 46.433.713.737 39.872.809.287 1 - 30 days
31 - 60 hari 7.498.738.685 5.430.141.137 31 - 60 days
61 - 90 hari 1.917.728.987 5.469.271.493 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari ` 12.510.841.895 9.548.031.340 More than 90 days
Jumlah 335.038.570.137 313.712.583.080 Total
Dikurangi cadangan
kerugian kredit Less allowance for
ekspektasian (4.299.589.389) (2.562.654.415) expected credit losses
Neto 330.738.980.748 311.149.928.665 Net
c. Berdasarkan mata uang: c. By currencies:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Rupiah Indonesia 334.984.144.097 313.610.355.198 Indonesian Rupiah
Dolar Amerika Serikat 54.426.040 102.227.882 United States Dollar
Jumlah 335.038.570.137 313.712.583.080 Total
Dikurangi cadangan
kerugian kredit Less allowance for
ekspektasian (4.299.589.389) (2.562.654.415 ) expected credit losses
Neto 330.738.980.748 311.149.928.665 Net
45
Page 56
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
5. PIUTANG USAHA (lanjutan) 5. TRADE RECEIVABLES (continued)
Mutasi cadangan kerugian kredit ekspektasian Movements in allowance for expected credit losses
piutang usaha adalah sebagai berikut: of trade receivables are as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Saldo awal tahun 2.562.654.415 1.820.852.480 Balance at beginning of year
Penyisihan selama tahun Provision during the year
berjalan (Catatan 27) 2.509.919.200 833.150.680 (Note 27)
Pemulihan selama tahun Recovery during the year
berjalan (Catatan 27) (772.984.226) (91.348.745 ) (Note 27)
Saldo akhir tahun 4.299.589.389 2.562.654.415 Balance at end of year
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 dan 2024, trade
piutang usaha sebesar Rp 150.000.000.000 receivables amounted to Rp 150,000,000,000 are
digunakan sebagai jaminan atas utang bank yang pledged as collateral for bank loans in which is used
digunakan oleh Perusahaan (Catatan 13). by the Company (Note 13).
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan kerugian Management believes that allowance for expected
kredit ekspektasian piutang usaha adalah cukup credit losses of trade receivables is adequate to
untuk menutupi kemungkinan kerugian atas tidak cover possible losses that may arise from
tertagihnya piutang usaha. uncollected of trade receivables.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat risiko Management believes that there are no significant
kredit yang terkonsentrasi secara signifikan atas concentrations of credit risk on trade receivables.
piutang usaha.
6. PERSEDIAAN 6. INVENTORIES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Bahan baku 130.292.524.151 175.865.137.759 Raw materials
Barang dalam proses 19.427.243.778 23.246.867.716 Work in process
Barang jadi 46.532.760.569 40.291.018.255 Finished goods
Suku cadang 1.690.762.012 1.786.509.573 Spareparts
Jumlah 197.943.290.510 241.189.533.303 Total
Dikurangi cadangan Less allowance for
penurunan nilai pasar (1.407.092.736 ) (1.211.921.560 ) decline in market value
Neto 196.536.197.774 239.977.611.743 Net
Mutasi cadangan penurunan nilai pasar persediaan Movements in allowance for decline in market value
adalah sebagai berikut: of inventories are as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Saldo awal tahun 1.211.921.560 1.182.908.101 Balance at beginning of year
Penyisihan selama tahun Provision during the year
berjalan (Catatan 25) 630.665.983 689.511.167 (Note 25)
Pemulihan selama tahun Recovery during the year
berjalan (Catatan 25) (435.494.807 ) (660.497.708 ) (Note 25)
Saldo akhir tahun 1.407.092.736 1.211.921.560 Balance at end of year
46
Page 57
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
6. PERSEDIAAN (lanjutan) 6. INVENTORIES (continued)
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024, jumlah persediaan total raw material inventories charged to raw
bahan baku yang dibebankan sebagai pemakaian material used amounted to Rp 960,870,877,144 and
bahan baku masing-masing adalah sebesar Rp 919,148,433,982, respectively (Note 25).
Rp 960.870.877.144 dan Rp 919.148.433.982
(Catatan 25).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, raw materials
persediaan bahan baku sebesar Rp 85.000.000.000 inventories amounted to Rp 85,000,000,000 are
digunakan sebagai jaminan atas utang bank yang pledged as collateral for bank loans in which is used
digunakan oleh Perusahaan (Catatan 13). by the Company (Note 13).
Persediaan telah diasuransikan terhadap risiko Inventories are insured against fire and other
kerugian atas kebakaran dan risiko lainnya kepada possible risks to a third party insurance company
perusahaan asuransi pihak ketiga dengan with a total coverage of US$ 13,658,537 and
nilai pertanggungan masing-masing sebesar US$ 14,580,645 as of December 31, 2025 and
US$ 13.658.537 dan US$ 14.580.645 pada tanggal 2024, respectively. Management believes that the
31 Desember 2025 dan 2024. Manajemen insurance coverage is adequate to cover possible
berkeyakinan bahwa nilai pertanggungan tersebut losses that may arise from the insured risks.
cukup untuk menutup kemungkinan kerugian yang
timbul dari risiko yang dipertanggungkan.
Manajemen berkeyakinan bahwa cadangan Management believes that the allowance for decline
penurunan nilai pasar persediaan adalah cukup untuk in market value of inventories is adequate to cover
menutupi kemungkinan kerugian dari penurunan nilai possible losses from decline in market value of
pasar atas persediaan. inventories.
7. ASET LANCAR LAINNYA 7. OTHER CURRENT ASSETS
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Deposito berjangka yang dibatasi Restricted time deposits
penggunaannya (Catatan 13) 2.860.000.000 2.860.000.000 (Note 13)
Setoran jaminan 2.144.604.460 1.882.382.024 Security deposits
Uang muka kepada pemasok 391.216.027 891.426.551 Advances to suppliers
Jumlah 5.395.820.487 5.633.808.575 Total
Deposito berjangka yang dibatasi penggunaannya Restricted time deposits represents time deposits
merupakan deposito berjangka yang digunakan pledged as collaterals for bank loans in which is
sebagai jaminan atas utang bank yang digunakan oleh used by the Company (Note 13).
Perusahaan (Catatan 13).
Tingkat suku bunga per tahun deposito berjangka The annual interest rate of restricted time deposits is
yang dibatasi penggunaannya adalah sebesar 3,25% 3.25% for 2025 and 2024, respectively.
untuk tahun 2025 dan 2024.
47
Page 58
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
8. PIUTANG LAIN-LAIN 8. OTHER RECEIVABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Pihak ketiga: Third parties:
Karyawan 1.635.123.518 1.363.268.897 Employees
Pihak berelasi (Catatan 33) 1.528.560.000 509.520.000 Related party (Note 33)
Jumlah 3.163.683.518 1.872.788.897 Total
Piutang karyawan merupakan pinjaman tanpa bunga Employees receivable represents non-interest
kepada karyawan yang bukan personil manajemen bearing loans to employees who are not the
kunci Grup. Pinjaman ini akan dilunasi secara Group’s key management personnel. The loans will
periodik melalui pemotongan gaji bulanan. be repaid periodically through monthly salary
deductions.
Manajemen berkeyakinan bahwa seluruh piutang Management believes that all other receivables are
lain-lain akan dapat ditagih sehingga tidak diperlukan collectible therefore no allowance for expected
pembentukan cadangan kerugian kredit ekspektasian credit losses is provided as of December 31, 2025
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. and 2024.
9. UANG MUKA PEROLEHAN ASET TETAP 9. ADVANCES FOR ACQUISITION OF FIXED
ASSETS
Akun ini merupakan pembayaran uang muka kepada This account represents advance payment to third
pihak ketiga sehubungan dengan perolehan aset parties in connection with the acquisition of fixed
tetap dengan rincian sebagai berikut: assets with details as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Mesin dan peralatan 286.164.775 5.121.858.000 Machinery and equipment
Bangunan 54.511.892 - Buildings
Perlengkapan kantor 21.027.300 - Office equipment
Jumlah 361.703.967 5.121.858.000 Total
Mutasi uang muka perolehan aset tetap selama Movements of advances for the acquisition of fixed
tahun berjalan adalah sebagai berikut: assets during the year are as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Saldo awal 5.121.858.000 18.792.647.433 Beginning balance
Penambahan 470.203.967 5.121.858.000 Addition
Reklasifikasi ke aset tetap Reclassification to fixed
(Catatan 10) (5.230.358.000 ) (18.792.647.433 ) assets (Note 10)
Saldo akhir 361.703.967 5.121.858.000 Ending balance
Manajemen memperkirakan uang muka perolehan Management estimates that advances for the
aset tetap akan diselesaikan pada tahun 2026. acquisition of fixed assets will be completed in
2026.
Manajemen berkeyakinan bahwa tidak terdapat Management believes that there are no obstacles
hambatan yang dapat mempengaruhi penyelesaian that can affect the settlement of advances for
uang muka perolehan aset tetap. acquisition of fixed assets.
48
Page 59
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP 10. FIXED ASSETS
Rincian aset tetap adalah sebagai berikut: Details of fixed assets are as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025/Year Ended December 31, 2025
Surplus
Revaluasi/
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Eliminasi/ Revaluation Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Reclassifications Elimination Surplus Ending Balance
Nilai tercatat Carrying value
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Hak atas tanah 684.117.750.000 - - - - 24.892.743.000
- 709.010.493.000 Landrights
Bangunan 150.432.992.884 1.838.971.756 - 95.855.823.040 3) (35.418.550.133 ) 29.819.446.453 242.528.684.000 Buildings
Machinery and
Mesin dan peralatan 563.108.547.796 6.624.870.262 5.847.106.754 33.029.486.624 3) - - 597.500.397.928 equipment
584.600.000 1) - -
Perlengkapan kantor 18.772.450.766 2.908.361.018 - 2.650.397.403 3) - - 24.331.209.187 Office equipment
Kendaraan bermotor 17.541.316.726 2.633.000.000 929.561.954 - - - 19.244.754.772 Motor vehicles
Aset dalam Construction in
penyelesaian 118.825.690.066 20.850.903.559 - (131.535.707.067 )3) - - 12.786.644.558 progress
4.645.758.000 1)
Pembiayaan konsumen Consumer financing
Kendaraan bermotor 1.279.034.000 1.860.834.000 2) - - - - 3.139.868.000 Motor vehicles
Jumlah 1.554.077.782.238 34.856.106.595 6.776.668.708 5.230.358.000 1) (35.418.550.133 ) 54.712.189.453 1.608.542.051.445 Total
1.860.834.000 2)
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan 23.532.008.219 11.886.541.914 - - (35.418.550.133 ) - - Buildings
- Machinery and
Mesin dan peralatan 306.478.601.745 31.057.445.528 4.587.806.478 - - - 332.948.240.795 equipment
Perlengkapan kantor 10.620.182.553 1.999.709.483 - - - - - 12.619.892.036 Office equipment
Kendaraan bermotor 13.522.448.500 1.282.588.849 692.895.287 - - - - 14.112.142.062 Motor vehicles
Pembiayaan konsumen - - Consumer financing
Kendaraan bermotor 272.337.187 274.670.656 - - - - 547.007.843 Motor vehicles
Jumlah 354.425.578.204 46.500.956.430 5.280.701.765 - (35.418.550.133 ) - 360.227.282.736 Total
Nilai Tercatat Neto 1.199.652.204.034 1.248.314.768.709 Net Carrying Value
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024/Year Ended December 31, 2024
Saldo Awal/ Penambahan/ Pengurangan/ Reklasifikasi/ Saldo Akhir/
Beginning Balance Additions Deductions Reclassifications Ending Balance
Nilai tercatat Carrying value
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Hak atas tanah 684.117.750.000 - - - 684.117.750.000 Landrights
Bangunan 148.605.019.987 1.827.972.897 - (4.824.688.724 )4) 150.432.992.884 Buildings
4.824.688.724 1)
Machinery and
Mesin dan peralatan 536.569.458.646 24.165.804.938 24.844.277.613 13.353.098.522 3) 563.108.547.796 equipment
13.864.463.303 1)
Perlengkapan kantor 18.028.696.196 2.326.076.053 1.623.051.240 40.729.757 1) 18.772.450.766 Office equipment
Kendaraan bermotor 16.067.056.726 - 203.200.000 1.677.460.000 6) 17.541.316.726 Motor vehicles
Construction in
Aset dalam penyelesaian 72.815.604.325 55.512.817.464 - (13.353.098.522 )3) 118.825.690.066 progress
3.850.366.799 5)
Pembiayaan konsumen Consumer financing
Kendaraan bermotor 2.722.631.000 171.097.351 2) - (1.677.460.000 )6) 1.279.034.000 Motor vehicles
62.765.649 1)
Jumlah Nilai Tercatat 1.478.926.216.880 83.832.671.352 26.670.528.853 18.792.647.433 1) 1.554.077.782.238 Total Carrying Value
3.850.366.799 5) (4.824.688.724 )4)
171.097.351 2)
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Pemilikan Langsung Direct Ownership
Bangunan 11.705.344.387 11.826.663.832 - - 23.532.008.219 Buildings
Machinery and
Mesin dan peralatan 298.486.367.639 28.711.511.719 20.719.277.613 - 306.478.601.745 equipment
Perlengkapan kantor 10.009.600.395 2.233.633.398 1.623.051.240 - 10.620.182.553 Office equipment
Kendaraan bermotor 12.030.576.654 1.066.024.346 203.200.000 629.047.500 13.522.448.500 Motor vehicles
Pembiayaan konsumen Consumer financing
Kendaraan bermotor 534.259.010 367.125.677 - (629.047.500 ) 272.337.187 Motor vehicles
Jumlah Akumulasi Total Accummulated
Penyusutan 332.766.148.085 44.204.958.972 22.545.528.853 - 354.425.578.204 Depreciation
Nilai Tercatat Neto 1.146.160.068.795 1.199.652.204.034 Net Carrying Value
Catatan/Notes:
1)
Reklasifikasi dari uang muka perolehan aset tetap (Catatan 9)/Reclassification from advances for acquisition of fixed assets (Note 9).
2)
Perolehan aset tetap melalui utang pembiayaan konsumen/Acquisition of fixed assets through consumer financing payables.
3)
Reklasifikasi dari aset dalam penyelesaian ke aset terkait/Reclassification from construction in progress to related assets.
4)
Reklasifikasi ke properti investasi (Catatan 11)/Reclassification to investment properties (Note 11).
5)
Penambahan aset tetap melalui kapitalisasi biaya pinjaman/Additional of fixed assets through capitalization of borrowing costs.
6)
Reklasifikasi dari pembiayaan konsumen ke pemilikan langsung/Reclassification from consumer financing to direct ownership.
49
Page 60
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Rincian rugi penjualan aset tetap adalah sebagai Details of loss on sales of fixed assets are as
berikut: follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Proceeds from sales of
Harga jual aset tetap 1.279.167.832 2.636.936.938 fixed assets
Net carrying value of
Nilai tercatat neto aset tetap 1.495.966.943 4.125.000.000 fixed assets
Rugi penjualan aset tetap Loss on sales of
(Catatan 29) (216.799.111 ) (1.488.063.062 ) fixed assets (Note 29)
Penyusutan aset tetap dibebankan sebagai berikut: Depreciation of fixed assets is charged as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Beban pokok penjualan Cost of goods sold
(Catatan 25) 42.293.650.494 40.173.245.272 (Note 25)
Beban umum dan General and administrative
administrasi (Catatan 27) 4.207.305.936 4.031.713.700 expenses (Note 27)
Jumlah 46.500.956.430 44.204.958.972 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025, aset dalam As of December 31, 2025, construction in progress
penyelesaian terdiri dari renovasi bangunan pabrik (CIP) consists of renovation of factory buildings and
serta mesin dalam proses instalasi dengan machineries under installation with percentage of
persentase penyelesaian berkisar antara 10% completion ranging from 10% to 80% and those
sampai dengan 80% dan aset tersebut diperkirakan CIP are estimated to be completed in 2026.
akan selesai pada tahun 2026.
Jumlah nilai tercatat aset tetap yang telah disusutkan Total carrying value of fixed assets that have been
penuh namun masih digunakan pada tanggal fully depreciated but are still being utilized as of
31 Desember 2025 dan 2024 masing- December 31, 2025 and 2024 amounted
masing adalah sebesar Rp 103.863.080.112 dan to Rp 103,863,080,112 and Rp 89,755,246,979,
Rp 89.755.246.979. respectively.
Grup memiliki beberapa bidang tanah di Tangerang, The Group owns parcels of landrights in Tangerang,
Serang, Jombang dan Surabaya dengan jumlah luas Serang, Jombang and Surabaya with a total area of
sebesar 145.472 meter persegi dengan sertifikat Hak 145,472 square meters with Building Usage Rights
Guna Bangunan (HGB) yang berjangka waktu (HGB) certificate for a period of 20 (twenty) to
20 (dua puluh) sampai 30 (tiga puluh) tahun dan 30 (thirty) years and will expire between 2043 up to
akan jatuh tempo antara tahun 2043 sampai 2047. 2047.
Manajemen berkeyakinan tidak terdapat masalah Management believes that there will be no difficulty
dengan perpanjangan hak atas tanah karena seluruh in the extension of the landrights since all of the
tanah diperoleh secara sah dan didukung dengan landrights were acquired legally and supported by
bukti pemilikan yang memadai. sufficient evidence of ownership.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of December 31, 2025 and 2024, there are no
ada aset tetap yang tidak dipakai sementara atau fixed assets that are temporarily out of use or retired
dihentikan dari penggunaan aktif dan tidak from use and not classified as held for sale.
diklasifikasikan sebagai tersedia untuk dijual.
50
Page 61
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tanah As of December 31, 2025 and 2024, certain factory
pabrik, bangunan dan mesin tertentu digunakan landrights, buildings and machineries are pledged
sebagai jaminan atas utang bank yang digunakan as collaterals for bank loans in which is used by the
oleh Grup (Catatan 13). Group (Note 13).
Aset tetap tertentu Grup, yaitu beberapa kendaraan The Group’s certain fixed assets, consisting of
bermotor, digunakan sebagai jaminan atas utang several motor vehicles are used as collaterals for
pembiayaan konsumen (Catatan 18). consumer financing payables (Note 18).
Biaya pinjaman yang dikapitalisasi pada aset tertentu The borrowing costs capitalized to certain assets for
untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal the years ended December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah 2024 amounted to Rp Nil and Rp 3,850,366,799,
sebesar Rp Nihil dan Rp 3.850.366.799. respectively.
Seluruh aset tetap dan properti investasi All of fixed assets and investment properties
(Catatan 11), kecuali hak atas tanah, diasuransikan (Note 11), except landrights, are insured against
terhadap risiko kebakaran, pencurian dan risiko fire, theft and other possible risks to third party
lainnya kepada perusahaan asuransi pihak ketiga insurance companies with a total coverage of
dengan jumlah pertanggungan masing-masing US$ 50,586,018 and Rp 13,093,169,850 as of
sebesar US$ 50.586.018 dan Rp 13.093.169.850 December 31, 2025 and US$ 49,313,196 and
pada tanggal 31 Desember 2025 dan Rp 15,898,533,950 as of December 31, 2024,
US$ 49.313.196 dan Rp 15.898.533.950 pada respectively.
tanggal 31 Desember 2024.
Manajemen berkeyakinan bahwa nilai Management believes that the insurance coverage
pertanggungan tersebut cukup untuk menutup is adequate to cover possible losses on the insured
kemungkinan kerugian atas aset tetap yang fixed assets.
dipertanggungkan.
Penilaian Kembali Hak atas Tanah dan Bangunan Revaluation of Landrights and Buildings and
serta Surplus Revaluasi Aset Tetap Revaluation Surplus of Fixed Assets
Grup menerapkan model revaluasi untuk aset tetap The Group applies revaluation model for its
berupa hak atas tanah dan bangunan, dan landrights and buildings and furthermore has
selanjutnya telah menugaskan perusahaan jasa assigned registered independent assets appraiser
penilai aset terdaftar untuk melakukan penilaian to revalue its certain fixed assets in 2016, 2019,
kembali atas aset tetap tersebut pada tahun 2016, and 2022.
2019, dan 2022.
Sebagai pemenuhan ketentuan, pada tanggal In compliance to the regulation, as of December 31,
31 Desember 2025, Grup melakukan penilaian 2025, the Group revalued its landrights and
kembali hak atas tanah dan bangunan berdasarkan buildings based on independent assets valuer report
laporan penilai independen yang terdaftar di OJK which is registered in OJK, KJPP Felix Suntandar
yaitu KJPP Felix Suntandar dan Rekan tanggal dan Rekan dated March 4, 2026 and March 16,
4 Maret 2026 dan 16 Maret 2026 untuk seluruh hak 2026 covering all landrights and buildings owned by
atas tanah dan bangunan milik Grup dengan Laporan the Group, with the following appraisal reports:
Penilai sebagai berikut:
- 00155/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026 - 00155/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026
- 00156/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026 - 00156/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026
- 00158/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026 - 00158/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026
- 00159/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026 - 00159/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026
- 00161/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026 - 00161/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026
- 00184/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026 - 00184/2.0072-00/PI/04/0129/1/III/2026
Penilaian dilakukan dengan menggunakan The revaluation was performed by using the market
pendekatan harga pasar dan biaya dan penilaian value and cost approach and these revaluation of
kembali aset tetap tersebut tidak ditujukan untuk fixed assets not made for taxation purposes, and
keperluan perpajakan, sehingga tidak ada pajak accordingly there is no tax payable on this
yang terutang atas revaluasi aset tetap tersebut. revaluation of fixed assets.
51
Page 62
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
10. ASET TETAP (lanjutan) 10. FIXED ASSETS (continued)
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi The increase in carrying amount from the
dicatat sebagai “Surplus Revaluasi Aset Tetap” yang revaluation is recorded under “Revaluation Surplus
merupakan bagian dari komponen ekuitas, dengan of Fixed Assets” as part of equity component, with
rincian sebagai berikut: details as follows:
Nilai tercatat sebelum
Aset tetap/ revaluasi/Net carrying Nilai wajar/ Surplus revaluasi/
Fixed assets value before revaluation Fair value Revaluation surplus
Hak atas tanah/Landrights 684.117.750.000 709.010.493.000 24.892.743.000
Bangunan/Buildings 212.709.237.547 242.528.684.000 29.819.446.453
Jumlah/Total 896.826.987.547 951.539.177.000 54.712.189.453
Mutasi surplus revaluasi aset tetap selama tahun Movements of revaluation surplus of fixed assets
berjalan adalah sebagai berikut: during the year are as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Saldo awal 654.299.798.697 654.299.798.697 Beginning balance
Penambahan surplus Additional of revaluation
revaluasi tahun 2025 54.712.189.453 - surplus in 2025
Bagian kepentingan Portion of non-controlling
nonpengendali (2.649.625.101 ) - interests
Saldo akhir 706.362.363.049 654.299.798.697 Ending balance
Jika hak atas tanah dan bangunan yang dilakukan If the revalued landrights and buildings are recorded
penilaian kembali dicatat sebesar biaya perolehan, at cost, the net carrying value of landrights and
nilai tercatat neto hak atas tanah dan bangunan buildings as of December 31, 2025 and 2024 are as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah follows:
sebagai berikut:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Hak atas tanah 156.494.579.955 156.494.579.955 Landrights
Bangunan 112.611.014.245 16.575.483.205 Buildings
Jumlah 269.105.594.200 173.070.063.160 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025, Grup melakukan As of December 31, 2025, the Group performed
peninjauan kembali atas masa manfaat, metode a review on useful life, depreciation method, and
penyusutan, dan nilai residu aset tetap dan residual value of fixed assets and concluded that
menyimpulkan bahwa tidak terdapat perubahan atas there are no changes in those methodologies and
metode dan asumsi tersebut. assumptions.
Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat Based on the assessment of management, there
kejadian atau perubahan keadaan yang are no events or changes in circumstances which
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap may indicate impairment in the value of fixed assets
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. as of December 31, 2025 and 2024.
52
Page 63
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. PROPERTI INVESTASI 11. INVESTMENT PROPERTIES
Rincian properti investasi adalah sebagai berikut: Details of investment properties are as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025/
Year Ended December 31, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions Deductions Balance
Biaya Perolehan Cost
Tanah 7.771.671.379 - - 7.771.671.379 Landrights
Bangunan 24.338.350.053 - - 24.338.350.053 Buildings
Jumlah Biaya Perolehan 32.110.021.432 - - 32.110.021.432 Total Cost
Accumulated
Akumulasi Penyusutan Depreciation
Bangunan 6.556.305.356 979.720.492 - 7.536.025.848 Buildings
Nilai Buku Neto 25.553.716.076 24.573.995.584 Net Book Value
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024/
Year Ended December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions Deductions Balance
Biaya Perolehan Cost
Tanah 7.771.671.379 - - 7.771.671.379 Landrights
Bangunan 19.513.661.329 4.824.688.724 * - 24.338.350.053 Buildings
Jumlah Biaya Perolehan 27.285.332.708 4.824.688.724 * - 32.110.021.432 Total Cost
Accumulated
Akumulasi Penyusutan Depreciation
Bangunan 5.667.047.777 889.257.579 - 6.556.305.356 Buildings
Nilai Buku Neto 21.618.284.931 25.553.716.076 Net Book Value
Catatan/Note:
*)
Reklasifikasi dari aset tetap (Catatan 10)/Reclassification from fixed assets (Note 10).
Grup menggunakan model biaya untuk mencatat The Group uses the cost model to measure its
properti investasinya. investment properties.
Properti investasi merupakan hak atas tanah dan Investment properties represent landrights and
bangunan yang terletak di Jakarta dan Serang. Hak buildings located in Jakarta and Serang. The titles
atas tanah merupakan HGB yang akan berakhir of ownership of landrights are in the form of HGB
pada tahun 2028. Manajemen berkeyakinan tidak which will expire in 2028. Management believes that
terdapat masalah dengan perpanjangan HGB karena there will be no difficulty in the extension of HGB
hak atas tanah diperoleh secara sah dan didukung since landrights was acquired legally and supported
dengan bukti pemilikan yang memadai. by sufficient evidence of ownership.
Penghasilan sewa dari properti investasi yang diakui Rental income from investment properties which
sebagai bagian dari pendapatan operasi lain untuk recognized as part of other operating income for
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal the years ended December 31, 2025 and
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah 2024 amounted to Rp 3,507,598,313 and
sebesar Rp 3.507.598.313 dan Rp 3.135.916.604 Rp 3,135,916,604, respectively (Note 28).
(Catatan 28).
Penyusutan properti investasi dibebankan pada Depreciation of investment properties charged to
beban umum dan administrasi untuk tahun yang general and administrative expenses for the
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 years ended December 31, 2025 and 2024
dan 2024 masing-masing adalah sebesar amounted to Rp 979,720,492 and Rp 889,257,579,
Rp 979.720.492 dan Rp 889.257.579 (Catatan 27). respectively (Note 27).
53
Page 64
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
11. PROPERTI INVESTASI (lanjutan) 11. INVESTMENT PROPERTIES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, properti As of December 31, 2025 and 2024, investment
investasi digunakan sebagai jaminan atas properties is pledged as collateral for bank loans in
utang bank yang digunakan oleh Grup (Catatan 13). which is used by the Group (Note 13).
Berdasarkan penelaahan manajemen, tidak terdapat Based on assessment of the management, there
kejadian atau perubahan keadaan yang are no events or changes in circumstances which
mengindikasikan adanya penurunan nilai properti may indicate impairment in the value of investment
investasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. properties as of December 31, 2025 and 2024.
12. ASET TAKBERWUJUD 12. INTANGIBLE ASSET
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025/
Year Ended December 31, 2025
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions Deductions Balance
Biaya perolehan Cost
Biaya perpanjangan Renewal cost of
hak atas tanah 815.390.920 - - 815.390.920 landrights
Accumulated
Akumulasi amortisasi amortization
Biaya perpanjangan Renewal cost of
hak atas tanah 285.963.596 38.461.969 - 324.425.565 landrights
Nilai Buku Neto 529.427.324 490.965.355 Net Book Value
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024/
Year Ended December 31, 2024
Saldo Awal/ Saldo Akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
Balance Additions Deductions Balance
Biaya perolehan Cost
Biaya perpanjangan Renewal cost of
hak atas tanah 815.390.920 - - 815.390.920 landrights
Accumulated
Akumulasi amortisasi amortization
Biaya perpanjangan Renewal cost of
hak atas tanah 247.501.637 38.461.959 - 285.963.596 landrights
Nilai Buku Neto 567.889.283 529.427.324 Net Book Value
Amortisasi aset takberwujud yang dibebankan pada Amortization of intangible asset charged to
beban pabrikasi sebagai bagian dari beban lain-lain manufacturing overhead as part of other expenses
(Catatan 25) untuk tahun yang berakhir pada (Note 25) for the years ended December 31, 2025
tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 and 2024 amounted to Rp 38,461,969 and
masing-masing adalah sebesar Rp 38.461.969 dan Rp 38,461,959, respectively.
Rp 38.461.959.
Pada tanggal 31 Desember 2025, tidak ada aset As of December 31, 2025, there is no restriction of
takberwujud Grup yang kepemilikannya dibatasi atau the Group’s intangible asset or being used as
digunakan sebagai jaminan. Pada tanggal yang collateral. At the same date, the Group does not
sama, Grup tidak mempunyai komitmen kontraktual have any outstanding contractual commitment for
untuk pembelian aset takberwujud yang belum the acquisition of intangible asset.
diselesaikan.
54
Page 65
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. UTANG BANK 13. BANK LOANS
Rincian utang bank adalah sebagai berikut: Details of bank loans are as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Utang bank jangka pendek Short-term bank loans
Perusahaan The Company
PT Bank CIMB Niaga Tbk 13.024.719.387 13.105.073.779 PT Bank CIMB Niaga Tbk
PT Bank Central Asia Tbk - 30.000.000.000 PT Bank Central Asia Tbk
Entitas Anak Subsidiary
PT Bank Pan Indonesia Tbk 15.721.640.869 35.494.431.451 PT Bank Pan Indonesia Tbk
Jumlah 28.746.360.256 78.599.505.230 Total
Utang bank jangka panjang Long-term bank loans
Perusahaan The Company
PT Bank Central Asia Tbk 132.765.220.866 144.760.197.744 PT Bank Central Asia Tbk
Entitas Anak Subsidiary
PT Bank Pan Indonesia Tbk 5.750.000.000 10.416.666.667 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank OCBC NISP Tbk 426.054.762 1.156.434.354 PT Bank OCBC NISP Tbk
Jumlah 138.941.275.628 156.333.298.765 Total
Dikurangi biaya transaksi
tangguhan (210.750.015) (458.002.417) Less deferred transaction cost
Neto 138.730.525.613 155.875.296.348 Net
Dikurangi bagian jangka pendek (30.388.420.463) (29.347.578.567 ) Less current portion
Bagian jangka panjang 108.342.105.150 126.527.717.781 Non-current portion
Perusahaan The Company
PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB”) PT Bank CIMB Niaga Tbk (“CIMB”)
Berdasarkan Perjanjian Kredit No. 828/PKEBB/JKT/ Based on Credit Agreement No. 828/PKEBB/JKT/2022
2022 tanggal 28 Oktober 2022 dan selanjutnya telah dated October 28, 2022 and subsequently has been
diubah dan diperpanjang beberapa kali, terakhir amended and extended several times, the latest of
berdasarkan Surat Perubahan dan Pernyataan which based on Letter of Amendment and
Kembali Perjanjian Kredit No. 828/PKEBB/JKT/2022 Restatement of Credit Agreement No. 828/PKEBB/
tanggal 29 Oktober 2024, CIMB menyetujui pemberian JKT/2022 dated October 29, 2024, CIMB agreed to
fasilitas Pinjaman Rekening Koran (“PRK”) sebesar provide Overdraft facility (“PRK”) of Rp 13,500,000,000
Rp 13.500.000.000 untuk modal kerja Perusahaan for the Company’s working capital and bears an annual
yang dikenakan suku bunga tahunan sebesar 6,5%. interest rate of 6.5%.
Fasilitas PRK tersebut berlaku sampai dengan tanggal The PRK facility is valid until October 28, 2026 and
28 Oktober 2026 dan dijamin dengan hak atas tanah secured by the Company’s landrights and buildings
dan bangunan Perusahaan (Catatan 10). (Note 10).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo As of December 31, 2025 and 2024, PRK facility used
fasilitas PRK yang digunakan Perusahaan masing- by the Company amounted to Rp 13,024,719,387 and
masing adalah sebesar Rp 13.024.719.387 dan Rp 13,105,073,779, respectively.
Rp 13.105.073.779.
55
Page 66
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 37 tanggal Based on Deed of Credit Agreement No. 37 dated
27 Juli 2021 yang dibuat di hadapan Karin Christiana July 27, 2021 as covered by Karin Christiana
Basoeki, S.H., Notaris di Jakarta, dan selanjutnya Basoeki, S.H., Notary in Jakarta, and subsequently
telah diubah dan diperpanjang beberapa kali, terakhir has been amended and extended several times, the
berdasarkan Surat Pemberitahuan Pemberian Kredit latest of which based on Notification Letter of Credit
No. 00942/ALK-KOM/2025 tanggal 20 Juni 2025, Approval No. 00942/ALK-KOM/2025 dated June 20,
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari BCA 2025, the Company obtained credit facilities from
dengan rincian sebagai berikut: BCA with details as follows:
a. Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek: a. Short-Term Loan Facilities:
- Fasilitas Kredit Lokal sebesar - Local Credit Facility of Rp 20,000,000,000 for
Rp 20.000.000.000 untuk modal kerja the Company’s working capital.
Perusahaan.
- Fasilitas Multi 1 yang terdiri dari Trust Receipt - Multi 1 Facility consisting of Trust Receipt and
dan Time Loan Revolving sebesar Time Loan Revolving of Rp 90,000,000,000
Rp 90.000.000.000 untuk modal kerja for the Company’s working capital.
Perusahaan.
- Fasilitas Multi 2 yang terdiri dari Letter - Multi 2 Facility consisting of Letter of Credit
of Credit (L/C) 1 dan Surat Kredit (L/C) 1 and Surat Kredit Berdokumen Dalam
Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) Negeri (SKBDN) 1 (Sight/Usance/UPAS),
1 (Sight/Usance/UPAS), L/C 2 dan SKBDN L/C 2 and SKBDN 2 (Sight/Usance/Red
2 (Sight/Usance/Red Clause) dan Forward Clause) and Forward Line (FL) of
Line (FL) sebesar Rp 60.000.000.000, sub Rp 60,000,000,000, sub-limits for FL and Red
limit FL dan Red Clause masing-masing Clause each of US$ 500,000 and
sebesar US$ 500.000 dan Rp 10.000.000.000 Rp 10,000,000,000, respectively, for the
untuk pembelian bahan baku. purchase of raw materials.
Fasilitas pinjaman jangka pendek tersebut di atas Short-term loan facilities above are valid until
berlaku sampai dengan tanggal 27 Februari 2026 February 27, 2026 (Note 38).
(Catatan 38).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, total short-
jumlah fasilitas pinjaman jangka pendek term loan facilities used by the Company is
yang digunakan Perusahaan merupakan consist of Time Loan Revolving Facility
Fasilitas Time Loan Revolving masing- amounting to Rp Nil and Rp 30,000,000,000,
masing sebesar Rp Nihil dan Rp 30.000.000.000. respectively.
56
Page 67
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) (lanjutan) PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) (continued)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 37 tanggal Based on Deed of Credit Agreement No. 37 dated
27 Juli 2021 yang dibuat di hadapan Karin Christiana July 27, 2021 as covered by Karin Christiana
Basoeki, S.H., Notaris di Jakarta, dan selanjutnya Basoeki, S.H., Notary in Jakarta, and subsequently
telah diubah dan diperpanjang beberapa kali, terakhir has been amended and extended several times, the
berdasarkan Surat Pemberitahuan Pemberian Kredit latest of which based on Notification Letter of Credit
No. 00942/ALK-KOM/2025 tanggal 20 Juni 2025, Approval No. 00942/ALK-KOM/2025 dated June 20,
Perusahaan memperoleh fasilitas kredit dari BCA 2025, the Company obtained credit facilities from
dengan rincian sebagai berikut: (lanjutan) BCA with details as follows: (continued)
b. Fasilitas Pinjaman Jangka Panjang: b. Long-Term Loan Facilities:
Jangka
Waktu Saldo Pinjaman/Loan Balance
Jenis Fasilitas/ Tujuan Penggunaan/ Jumlah Fasilitas/ Periode Penarikan/ Pinjaman/ 31 Desember/December 31,
Type of Facilities Purpose of Use Facility Amount Drawdown Period Loan Period 2025 2024
Sampai dengan
Kredit Investasi (“KI”)/ Pembelian tanah/ 27 Juli 2022/ 10 tahun/
Investment Credit (“KI”) 1 Purchase of land 41.000.000.000 Until July 27, 2022 years 30.322.916.650 35.447.916.658
KI 2 Pembangunan Sampai dengan
pabrik/Construction of 31 Juli 2025/ 10 tahun/
factory 74.740.000.000 Until July 31, 2025 years 51.634.065.276 56.672.060.660
KI 3 Pembiayaan kembali atas
pembelian tanah dan
bangunan pabrik/Refinancing Sampai dengan
of the purchase of factory’s 27 Juli 2022/ 8 tahun/
land and building 13.000.000.000 Until July 27, 2022 years 6.809.523.800 8.666.666.660
KI 4 Renovasi bangunan Sampai dengan
pabrik/Renovation 25 Mei 2023/ 8 tahun/
of building factory 8.000.000.000 Until May 25, 2023 years 4.534.215.132 5.691.887.113
KI 5 Pembelian mesin/ Sampai dengan
Purchase of 25 Mei 2023/ 6 tahun/
machinery 27.000.000.000 Until May 25, 2023 years 7.366.666.658 11.786.666.653
KI 6 A Pembelian mesin/ Sampai dengan
Purchase of 25 Mei 2023/ 5 tahun/
machinery 2.760.000.000 Until May 25, 2023 years 1.058.000.000 1.610.000.000
KI 6 B Pembelian mesin/ Sampai dengan
Purchase of 31 Juli 2025/Until 5 tahun/
machinery 7.500.000.000 July 31, 2025 years 4.073.333.328 4.700.000.000
KI 7 A Pembelian mesin/ Sampai dengan
Purchase of 31 Januari 2025/Until 5 tahun/
machinery 20.300.000.000 January 31, 2025 years 18.166.500.022 20.185.000.000
KI 7 B Pembelian Sampai dengan
mesin/ 27 Februari 2026/
Purchase of Until February 27, 5 tahun/
machinery 39.700.000.000 2026 years 8.800.000.000 -
Jumlah 132.765.220.866 144.760.197.744
Fasilitas kredit tersebut di atas dikenakan suku bunga The above credit facilities bear annual interest rates
tahunan berkisar antara 6,8% sampai 7% dan dijamin ranging from 6.8% to 7% and are secured by
dengan piutang usaha (Catatan 5), persediaan bahan the Company’s trade receivables (Note 5), raw
baku (Catatan 6), deposito berjangka (Catatan 7), material inventories (Note 6), time deposits
hak atas tanah dan bangunan serta mesin pabrik (Note 7), landrights and buildings and certain factory
tertentu (Catatan 10 dan 11) seluruhnya milik machinery (Notes 10 and 11).
Perusahaan.
57
Page 68
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
Perusahaan (lanjutan) The Company (continued)
PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) (lanjutan) PT Bank Central Asia Tbk (“BCA”) (continued)
Berdasarkan perjanjian pinjaman, Perusahaan wajib Based on loan agreements, the Company has to
memenuhi rasio keuangan yaitu current ratio lebih comply with financial ratios such as current ratio
dari 1 kali, debt service coverage ratio lebih dari 1 kali should more than 1 time, debt service coverage
dan debt to equity ratio maksimal 1 kali serta wajib ratio more than 1 time and debt to equity ratio
memenuhi syarat-syarat keuangan dan non- maximal of 1 time and has to meet certain financial
keuangan tertentu. Perjanjian pinjaman juga and non-financial requirements. Loan agreement
mencakup persyaratan tertentu untuk tidak also includes certain restrictions with prior written
melakukan hal-hal berikut tanpa persetujuan BCA, approval from BCA, among others:
antara lain:
- Melakukan peleburan, penggabungan, - Conducting consolidation, merger, acquisition,
pengambilalihan, pembubaran atau likuidasi; dan dissolution or liquidation; and
- Merubah susunan pemegang saham dan pengurus - Change the composition of shareholders and
yang menyebabkan kepemilikan entitas induk akhir management which causes the ownership of
menjadi minoritas. ultimate parent entity become to a minority.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, As of December 31, 2025 and 2024, the Company
Perusahaan telah memenuhi syarat dan kondisi has complied with the credit terms and conditions
pinjaman yang ditetapkan BCA. as required by BCA.
Entitas Anak Subsidiary
PT Bank Pan Indonesia Tbk (“Panin”) PT Bank Pan Indonesia Tbk (“Panin”)
Berdasarkan Akta Perjanjian Kredit No. 110 tanggal Based on Deed of Credit Agreement No. 110 dated
28 November 2019 yang dibuat di hadapan November 28, 2019 as covered by Agnes Ninik
Agnes Ninik Mutiara Widjaja, S.H., Notaris di Mutiara Widjaja, S.H., Notary in Surabaya, and
Surabaya, dan selanjutnya telah diubah dan subsequently has been amended and extended
diperpanjang beberapa kali, terakhir berdasarkan Akta several times, the latest of which based on Deed of
Perubahan Perjanjian Kredit No. 03 tanggal Amendment of Credit Agreement No. 03 dated
14 November 2025 yang dibuat di hadapan November 14, 2025 as covered by Dwi
Dwi Novierasanti, S.H., M.Kn., Notaris di Pasuruan, Novierasanti, S.H., M.Kn., Notary in Pasuruan, the
Entitas Anak memperoleh fasilitas kredit dari Panin Subsidiary obtained credit facilities from Panin with
dengan rincian sebagai berikut: details as follows:
a. Fasilitas Pinjaman Jangka Pendek: a. Short-Term Loan Facilities:
- Fasilitas Pinjaman Rekening Koran (“PRK”) - Overdraft facility (“PRK”) for working capital
untuk modal kerja sebesar Rp 20.000.000.000 of Rp 20,000,000,000 for 2025 and
untuk tahun 2025 dan Rp 30.000.000.000 untuk Rp 30,000,000,000 for 2024.
tahun 2024.
- Fasilitas Pinjaman Berulang sebesar - Revolving Loan facility of Rp 10,000,000,000 for
Rp 10.000.000.000 untuk tahun 2025 dan 2025 and Rp 20,000,000,000 for 2024 with sub
Rp 20.000.000.000 untuk tahun 2024 dengan limit for the Line Letter of Credit (L/C) at Sight
sub limit Line Letter of Credit (L/C) at Sight and/or Usance of US$ 312,000 for 2025 and
and/or Usance sebesar US$ 312.000 untuk US$ 625,000 for 2024.
tahun 2025 dan US$ 625.000 untuk tahun 2024.
b. Fasilitas Pinjaman Jangka Panjang: b. Long-Term Loan Facilities:
- Fasilitas Pinjaman Jangka Menengah (“PJM”) - Medium-term Loan (“PJM”) facility of
sebesar Rp 40.000.000.000 untuk pembelian Rp 40,000,000,000 for the acquisition of
pabrik. factory.
- Fasilitas Pinjaman Tetap Modal Kerja Angsuran - Fixed loan for working capital installments
(“PTMKA”) sebesar Rp 9.000.000.000 untuk (“PTMKA”) facility of Rp 9,000,000,000 for the
pembelian persediaan. purchase of inventories.
58
Page 69
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
13. UTANG BANK (lanjutan) 13. BANK LOANS (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
PT Bank Pan Indonesia Tbk (“Panin”) (lanjutan) PT Bank Pan Indonesia Tbk (“Panin”) (continued)
Fasilitas pinjaman jangka pendek tersebut di atas The above short-term loan facilities are valid until
berlaku sampai dengan tanggal 28 November 2026, November 28, 2026, while long-term loan facilities is
sedangkan fasilitas pinjaman jangka panjang berlaku valid for 5 (five) years for PJM and 3 (three) years for
selama 5 (lima) tahun untuk PJM dan 3 (tiga) tahun PTMKA. The credit facilities bear an annual interest
untuk PTMKA. Fasilitas kredit tersebut dikenakan rate of 7% and secured by the Subsidiary’s factory
suku bunga tahunan sebesar 7% serta dijamin landrights and buildings (Note 10).
dengan hak atas tanah dan bangunan pabrik Entitas
Anak (Catatan 10).
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, fasilitas As of December 31, 2025 and 2024, short-term loan
pinjaman jangka pendek yang digunakan Entitas Anak facilities used by the Subsidiary consists of:
terdiri dari:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Fasilitas PRK 13.721.640.869 25.494.431.451 PRK facility
Fasilitas Pinjaman Berulang 2.000.000.000 10.000.000.000 Revolving Loan facility
Jumlah 15.721.640.869 35.494.431.451 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, saldo As1 of December 31, 2025 and 2024, balance of
fasilitas pinjaman jangka panjang Entitas Anak the
1 Subsidiary’s long-term loan facilities amounted
masing-masing adalah sebesar Rp 5.750.000.000 dan to1 Rp 5,750,000,000 and Rp 10,416,666,667,
Rp 10.416.666.667. respectively.
PT Bank OCBC NISP Tbk (“OCBC”) PT Bank OCBC NISP Tbk (“OCBC”)
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Persetujuan Based on Notification Letter of Credit Approval
Kredit No. 0007/03559/SP3K/VI/2021 tanggal No. 0007/03559/SP3K/VI/2021 dated June 22, 2021,
22 Juni 2021, Entitas Anak memperoleh fasilitas the Subsidiary obtained investment credit facility from
kredit investasi dari OCBC sebesar Rp 3.651.898.000 OCBC amounting to Rp 3,651,898,000 for the
untuk pembelian bangunan rumah toko (ruko). purchase of shophouse building. This credit facility is
Fasilitas kredit ini berlaku selama 5 (lima) tahun dan valid for 5 (five) years and bears an interest rate
dikenakan suku bunga sebesar 8% per tahun serta of 8% per annum and secured by its shophouse
dijamin dengan bangunan ruko yang dibiayai building in which is being financed (Note 11).
(Catatan 11). Pada tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and 2024, balance of
2024, saldo fasilitas kredit investasi masing-masing investment credit facility amounted to Rp 426,054,762
sebesar Rp 426.054.762 dan Rp 1.156.434.354. and Rp 1,156,434,354, respectively.
Berdasarkan perjanjian pinjaman jangka panjang Based on loan agreements on the long-term loans,
dengan bank terkait, maka Perusahaan dan Entitas the Company and its Subsidiary must install the
Anaknya harus membayar cicilan secara bertahap principal periodically in accordance with those loan
sesuai perjanjian pinjaman terkait. agreements.
59
Page 70
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
14. UTANG USAHA 14. TRADE PAYABLES
Akun ini terdiri dari: This account consists of:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Berdasarkan jenis pembelian: By nature of purchase:
Pihak ketiga Third parties
Bahan baku 159.854.019.625 176.186.475.571 Raw materials
Bahan penunjang 10.192.559.770 5.711.574.016 Supporting materials
Lain-lain 35.545.359.532 38.787.426.920 Others
Jumlah pihak ketiga 205.591.938.927 220.685.476.507 Total third parties
Pihak berelasi (Catatan 33) Related party (Note 33)
Bahan baku 2.876.947.532 2.306.107.299 Raw materials
Jumlah 208.468.886.459 222.991.583.806 Total
Berdasarkan umur: By aging:
Pihak ketiga Third parties
Belum jatuh tempo 132.369.988.771 137.391.935.800 Not yet due
Telah jatuh tempo Past due
1 - 30 hari 46.791.970.763 55.751.522.564 1 - 30 days
31 - 60 hari 6.901.731.823 10.813.699.877 31 - 60 days
61 - 90 hari 2.407.917.151 2.697.309.732 61 - 90 days
Lebih dari 90 hari 17.120.330.419 14.031.008.534 More than 90 days
Jumlah pihak ketiga 205.591.938.927 220.685.476.507 Total third parties
Pihak berelasi (Catatan 33) Related party (Note 33)
Belum jatuh tempo 2.106.222.807 2.306.107.299 Not yet due
Telah jatuh tempo Past due
1 - 30 hari 770.724.725 - 1 - 30 days
Jumlah pihak berelasi 2.876.947.532 2.306.107.299 Total related parties
Jumlah 208.468.886.459 222.991.583.806 Total
Berdasarkan mata uang: By currency:
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Indonesia 178.265.878.572 191.098.677.475 Indonesian Rupiah
Dolar Amerika Serikat 27.275.374.280 29.401.155.311 United States Dollar
Euro Eropa 50.686.075 - European Euro
Dolar Singapura - 185.643.721 Singapore Dollar
Jumlah pihak ketiga 205.591.938.927 220.685.476.507 Total third parties
Pihak berelasi (Catatan 33) Related party (Note 33)
Rupiah Indonesia 2.876.947.532 2.306.107.299 Indonesian Rupiah
Jumlah 208.468.886.459 222.991.583.806 Total
Jangka waktu kredit yang timbul dari pembelian The credit terms of purchases of raw materials,
bahan baku, bahan penunjang dan lain-lain dari pihak supplementary materials and others from third
ketiga umumnya berkisar antara 30 (tiga puluh) parties generally ranging from 30 (thirty) to 60 (sixty)
sampai dengan 60 (enam puluh) hari. days.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak As of December 31, 2025 and 2024, there are no
terdapat jaminan yang diberikan oleh Grup guarantees provided by the Group in connection with
sehubungan dengan pembelian bahan baku, bahan the purchase of raw materials, supporting materials
penunjang dan lain-lain. and others.
60
Page 71
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
15. UTANG LAIN-LAIN 15. OTHER PAYABLES
Rincian utang lain-lain dari pihak ketiga terdiri dari: Details of other payables from third parties
consists of:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Sewa diterima di muka 5.785.897.227 150.065.691 Unearned rent
Uang muka dari pelanggan 397.275.065 518.834.251 Advance from customers
Setoran jaminan 196.936.770 189.661.070 Security deposits
Lain-lain 2.253.575.967 1.456.613.449 Others
Jumlah 8.633.685.029 2.315.174.461 Total
16. BEBAN AKRUAL 16. ACCRUED EXPENSES
Akun ini merupakan akrual untuk: This account represents accruals for:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Listrik, air dan gas 2.483.480.708 2.284.257.288 Electricity, water and gas
Imbalan kerja jangka pendek 1.499.693.271 1.736.084.384 Short-term employee benefits
Bunga 559.133.622 643.780.531 Interests
Lain-lain 3.451.511.695 2.542.089.376 Others
Jumlah 7.993.819.296 7.206.211.579 Total
17. PERPAJAKAN 17. TAXATION
a. Taksiran Tagihan Restitusi Pajak Penghasilan a. Estimated Claim for Income Tax Refund
Akun ini merupakan taksiran tagihan restitusi atas This account represents estimated claim for
pajak penghasilan badan dengan rincian sebagai corporate income tax refund with details as
berikut: follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Perusahaan: The Company:
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
Tahun 2024 (Catatan 17c) 4.984.753.641 4.984.753.641 Year 2024 (Note 17c)
Entitas Anak: Subsidiary:
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
Tahun 2024 (Catatan 17c Year 2024 (Notes 17c
dan 17d) 1.014.409.711 766.097.031 and 17d)
Tahun 2023 (Catatan 17d) - 1.651.757.500 Year 2023 (Note 17d)
Sub jumlah 1.014.409.711 2.417.854.531 Sub total
Jumlah 5.999.163.352 7.402.608.172 Total
61
Page 72
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
b. Utang Pajak b. Taxes Payable
Akun ini merupakan utang pajak sebagai berikut: This account represent taxes payable as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Perusahaan: The Company:
Pajak penghasilan badan Corporate income tax
(Catatan 17c) 2.011.260.020 - (Note 17c)
Pajak penghasilan lainnya: Other income tax:
Pasal 21 1.321.494.360 981.644.648 Article 21
Pasal 23 209.861.637 177.311.599 Article 23
Pasal 25 477.091.906 - Article 25
Pajak pertambahan nilai 2.732.524.871 1.325.531.728 Value added tax
Sub jumlah 6.752.232.794 2.484.487.975 Sub total
Entitas Anak: Subsidiary:
Pajak penghasilan Corporate income tax
badan (Catatan 17c) 1.422.876.074 - (Note 17c)
Pajak penghasilan lainnya: Other income tax:
Pasal 4 (2) 26.101.577 17.738.065 Article 4 (2)
Pasal 21 114.284.757 24.716.976 Article 21
Pasal 23 16.001.180 12.836.800 Article 23
Pasal 25 34.702.487 100.000 Article 25
Pajak pertambahan nilai 1.162.492.663 842.938.383 Value added tax
Sub jumlah 2.776.458.738 898.330.224 Sub total
Jumlah 9.528.691.532 3.382.818.199 Total
c. Pajak Penghasilan c. Income Tax
Beban (manfaat) pajak penghasilan terdiri dari: Income tax expense (benefit) consists of:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Pajak kini: Current tax:
Perusahaan The Company
Tahun berjalan 10.218.337.800 3.771.753.920 Current year
Entitas Anak Subsidiary
Tahun berjalan 2.336.572.920 1.908.472.500 Current year
Tahun sebelumnya
(Catatan 17d) 687.626.720 110.281.768 Prior year (Note 17d)
Jumlah pajak kini 13.242.537.440 5.790.508.188 Total current tax
Pajak tangguhan: Deferred tax:
Perusahaan The Company
Tahun berjalan 1.656.890.924 (604.844.264) Current year
Entitas Anak Subsidiary
Tahun berjalan 24.022.354 (97.073.230) Current year
Jumlah pajak tangguhan 1.680.913.278 (701.917.494) Total deferred tax
Beban pajak penghasilan -
neto 14.923.450.718 5.088.590.694 Income tax expense - net
62
Page 73
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
c. Pajak Penghasilan (lanjutan) c. Income Tax (continued)
Pajak kini Current tax
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak The reconciliation between income before
penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan income tax, as presented in the consolidated
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian dan taksiran laba kena pajak untuk comprehensive income and the estimated
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal taxable income for the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Laba sebelum pajak
penghasilan seperti
yang disajikan pada Income before income tax
laporan laba rugi dan as presented in the
penghasilan consolidated statement of
komprehensif lain profit or loss and other
konsolidasian 67.591.883.862 23.542.746.878 comprehensive income
Dikurangi: laba sebelum Less: income before
pajak penghasilan income tax of
Entitas Anak (11.333.456.149) (5.677.473.875) Subsidiary
Laba sebelum pajak Income before income
penghasilan - Perusahaan 56.258.427.713 17.865.273.003 tax - Company
Beda waktu Temporary differences:
Penyusutan aset tetap 1.099.464.981 1.551.118.776 Depreciation of fixed assets
Imbalan pasca kerja (8.630.787.362 ) 1.198.173.334 Post-employment benefits
Beda tetap: Permanent differences:
Beban yang tidak
dapat dikurangkan 3.310.186.332 1.743.473.616 Non-deductible expenses
Penyusutan aset tetap (3.783.087.425 ) (3.406.488.499 ) Depreciation of fixed assets
Penghasilan yang
sudah dikenakan Income subject to
pajak final (1.807.213.453 ) (1.807.213.453 ) final tax
Taksiran laba kena pajak
tahun berjalan - Estimated taxable income
Perusahaan 46.446.990.786 17.144.336.777 for current year - Company
Taksiran laba kena pajak
tahun berjalan Estimated taxable income
(dibulatkan) - for current year
Perusahaan 46.446.990.000 17.144.336.000 (rounded off) - Company
Taksiran laba kena pajak
tahun berjalan - Entitas Estimated taxable income for
Anak 10.620.786.000 8.674.875.000 current year - Subsidiary
63
Page 74
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
c. Pajak Penghasilan (lanjutan) c. Income Tax (continued)
Pajak kini (lanjutan) Current tax (continued)
Rekonsiliasi antara laba sebelum pajak The reconciliation between income before
penghasilan, seperti yang disajikan dalam laporan income tax, as presented in the consolidated
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain statement of profit or loss and other
konsolidasian dan taksiran laba kena pajak untuk comprehensive income and the estimated
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal taxable income for the years ended
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Beban pajak penghasilan Current income tax
kini expense
Perusahaan 10.218.337.800 3.771.753.920 The Company
Entitas Anak 2.336.572.920 1.908.472.500 Subsidiary
Jumlah beban pajak Total current income tax
penghasilan kini 12.554.910.720 5.680.226.420 expense
Dikurangi pajak penghasilan
dibayar di muka: Less prepaid income taxes:
Perusahaan 8.207.077.780 8.756.507.561 The Company
Entitas Anak 913.696.846 2.674.569.531 Subsidiary
Jumlah pajak penghasilan
dibayar di muka 9.120.774.626 11.431.077.092 Total prepaid income taxes
Utang pajak penghasilan
badan: Corporate income tax payable:
Perusahaan 2.011.260.020 - The Company
Entitas Anak 1.422.876.074 - Subsidiary
Jumlah utang pajak
penghasilan badan Total corporate income tax
(Catatan 17b) 3.434.136.094 - payable (Note 17b)
Taksiran tagihan
restitusi pajak Estimated claim for income
penghasilan: tax refund:
Perusahaan - (4.984.753.641 ) The Company
Entitas Anak - (766.097.031 ) Subsidiary
Jumlah taksiran tagihan
restitusi pajak Total estimated claim for
penghasilan income tax refund
(Catatan 17a) - (5.750.850.672 ) (Note 17a)
64
Page 75
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
c. Pajak Penghasilan (lanjutan) c. Income Tax (continued)
Pajak kini (lanjutan) Current tax (continued)
Perhitungan taksiran laba kena pajak hasil The calculation of estimated taxable income
rekonsiliasi untuk tahun 2025 akan digunakan resulting from the reconciliation for 2025 will be
sebagai dasar dalam pengisian Surat used as tax reporting basis in the preparation of
Pemberitahuan (“SPT”) Tahunan Pajak the Company’s Annual Corporate Income Tax
Penghasilan Badan Perusahaan. Return (“CITR”).
Taksiran laba kena pajak hasil rekonsiliasi untuk The estimated taxable income resulting from the
tahun 2024 menjadi dasar dalam pengisian SPT reconciliation for 2024 becomes a tax reporting
Tahunan Pajak Penghasilan Badan yang telah basis in the preparation of the Company’s
dilaporkan kepada Kantor Pelayanan Pajak. Annual CITR which has been reported to the
Tax Office.
Rekonsiliasi antara beban pajak penghasilan The reconciliation between income tax expense
yang dihitung dengan menggunakan tarif pajak computed using the prevailing tax rate on
yang berlaku atas laba sebelum pajak income before income tax and income tax
penghasilan dan beban pajak penghasilan seperti expense as presented in the consolidated
yang disajikan dalam laporan laba rugi dan statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain konsolidasian comprehensive income is as follows:
adalah sebagai berikut:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Laba sebelum pajak
penghasilan seperti yang Income before income tax
disajikan dalam laporan as presented in the
laba rugi dan penghasilan consolidated statement of
komprehensif lain profit or loss and other
konsolidasian 67.591.883.862 23.542.746.878 comprehensive income
Dikurangi: laba sebelum
pajak penghasilan Less: income before income
Entitas Anak (11.333.456.149 ) (5.677.473.875 ) tax of Subsidiary
Laba sebelum pajak Income before income tax -
penghasilan - Perusahaan 56.258.427.713 17.865.273.003 Company
Beban pajak penghasilan
dengan tarif pajak Income tax expense with
yang berlaku 12.376.854.097 3.930.360.060 applicable tax rate
Pengaruh pajak penghasilan Effect of income tax from
dari beda tetap (501.625.200 ) (763.450.233 ) permanent differences
Pembulatan atas laba kena
pajak (173 ) (171 ) Rounding of taxable income
Beban pajak penghasilan: Income tax expense:
Perusahaan 11.875.228.724 3.166.909.656 The Company
Entitas Anak 3.048.221.994 1.921.681.038 Subsidiary
Jumlah 14.923.450.718 5.088.590.694 Total
65
Page 76
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
c. Pajak Penghasilan (lanjutan) c. Income Tax (continued)
Pajak tangguhan Deferred tax
Pajak tangguhan dihitung berdasarkan pengaruh Deferred tax is computed based on effect of
dari perbedaan temporer antara jumlah tercatat temporary differences between the carrying
aset dan liabilitas menurut laporan keuangan amount of assets and liabilities in the
konsolidasian dengan dasar pengenaan pajak consolidated financial statements with the tax
aset dan liabilitas. bases of assets and liabilities.
Rincian aset pajak tangguhan Grup pada tanggal Details of deferred tax assets of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai the Group as of December 31, 2025 and
berikut: 2024 are as follows:
Dikreditkan Dikreditkan ke
(dibebankan) penghasilan
ke laba rugi/ komprehensif lain/
1 Januari/ Credited Credited to other 31 Desember/
January 1, (charged) comprehensive December 31,
2025 to profit or loss income 2025
Perusahaan: The Company:
Post-employment
Imbalan pasca kerja 5.153.522.884 (1.898.773.220 ) 359.081.881 3.613.831.545 benefits
Penyusutan aset Depreciation of
tetap (881.938.263 ) 241.882.296 - (640.055.967 ) fixed assets
Sub jumlah 4.271.584.621 (1.656.890.924 ) 359.081.881 2.973.775.578 Sub total
Entitas Anak: Subsidiary:
Post-employment
Imbalan pasca kerja 2.344.358.755 (93.294.236 ) 176.478.668 2.427.543.187 benefits
Cadangan Allowance for
penurunan nilai decline in market
pasar persediaan 266.622.743 42.937.657 - 309.560.400 value of inventories
Penyusutan aset Depreciation of
tetap 14.741.647 26.334.225 - 41.075.872 fixed assets
Sub jumlah 2.625.723.145 (24.022.354 ) 176.478.668 2.778.179.459 Sub total
Jumlah aset pajak Total deferred tax
tangguhan - neto 6.897.307.766 (1.680.913.278 ) 535.560.549 5.751.955.037 assets - net
Dibebankan ke
penghasilan
Dikreditkan komprehensif lain/
1 Januari/ ke laba rugi/ Charged to other 31 Desember/
January 1, Credited comprehensive December 31,
2024 to profit or loss income 2024
Perusahaan: The Company:
Post-employment
Imbalan pasca kerja 6.846.711.016 263.598.133 (1.956.786.265 ) 5.153.522.884 benefits
Penyusutan aset Depreciation of
tetap (1.223.184.394 ) 341.246.131 - (881.938.263 ) fixed assets
Sub jumlah 5.623.526.622 604.844.264 (1.956.786.265 ) 4.271.584.621 Sub total
Entitas Anak: Subsidiary:
Post-employment
Imbalan pasca kerja 2.309.603.276 52.110.757 (17.355.278 ) 2.344.358.755 benefits
Cadangan Allowance for
penurunan nilai decline in market
pasar persediaan 260.239.782 6.382.961 - 266.622.743 value of inventories
Penyusutan aset Depreciation of
tetap (23.837.865 ) 38.579.512 - 14.741.647 fixed assets
Sub jumlah 2.546.005.193 97.073.230 (17.355.278 ) 2.625.723.145 Sub total
Jumlah aset pajak Total deferred tax
tangguhan - neto 8.169.531.815 701.917.494 (1.974.141.543 ) 6.897.307.766 assets - net
66
Page 77
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
c. Pajak Penghasilan (lanjutan) c. Income Tax (continued)
Pajak tangguhan (lanjutan) Deferred tax (continued)
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar Deferred tax assets are recognized to the extent
kemungkinan bahwa jumlah penghasilan that it is probable that future taxable income will
kena pajak pada masa mendatang akan memadai be available against which the temporary
untuk dikompensasi dengan perbedaan differences can be utilized. Management
temporer yang dapat dikurangkan. Manajemen believes that the deferred tax assets can be
berkeyakinan bahwa aset pajak tangguhan dapat utilized in the future.
dimanfaatkan di masa mendatang.
Administrasi Administrative
Berdasarkan Undang-Undang Perpajakan yang Based on prevailing Taxation Laws in Indonesia,
berlaku di Indonesia, Grup menghitung, the Group submits its tax returns on the basis of
menetapkan, dan membayar sendiri besarnya self assessment. The Directorate General of Tax
jumlah pajak yang terhutang. Direktorat Jenderal (“DGT”) may assess or amend the tax liabilities
Pajak (“DJP”) dapat menetapkan atau mengubah within 5 (five) years since the tax becomes due.
kewajiban pajak dalam batas waktu 5 (lima) tahun
sejak saat terhutangnya pajak.
d. Surat Ketetapan Pajak d. Tax Assessment Letter
Perusahaan The Company
- Tahun 2024 - Year 2024
Pada tanggal 4 Agustus 2025, Perusahaan On August 4, 2025, the Company received
telah menerima surat perintah pemeriksaan the tax audit instruction letter for its
pajak untuk Pajak Penghasilan (“PPh”) Badan Corporate Income Tax (“CIT”) for 2024. Until
tahun 2024. Sampai dengan tanggal the completion date of the consolidated
penyelesaian laporan keuangan konsolidasian, financial statements, the result of tax audit
hasil pemeriksaan pajak belum diterima oleh has not yet received by the Company.
Perusahaan.
Entitas Anak Subsidiary
- Tahun 2024 - Year 2024
Pada tanggal 16 Mei 2025, Entitas Anak telah On May 16, 2025, the Subsidiary has
melakukan pelaporan SPT Tahunan PPh reported its Annual CIT Return year 2024
Badan tahun 2024 yang menyesuaikan jumlah which adjusting the previous overpayment
lebih bayar dari perhitungan sebelumnya calculation of Rp 766,097,031 to become
sebesar Rp 766.097.031 menjadi Rp 1,014,409,711. The difference of 2024
Rp 1.014.409.711. Selisih lebih bayar PPh CIT overpayment of Rp 248,312,680 was
Badan tahun 2024 sebesar Rp 248.312.680 credited as part of “Current Income Tax
dikreditkan sebagai bagian dari “Beban Pajak Expense” for 2025 (Note 17c).
Penghasilan Kini” pada tahun 2025
(Catatan 17c).
Pada tanggal 30 September 2025, Entitas On September 30, 2025, the Subsidiary
Anak telah menerima surat perintah received the tax audit instruction letter for its
pemeriksaan pajak untuk PPh Badan tahun 2024 CIT. Until the completion date of the
2024. Sampai dengan tanggal penyelesaian consolidated financial statements, the result
laporan keuangan konsolidasian, hasil of tax audit has not yet received by the
pemeriksaan pajak belum diterima oleh Entitas Subsidiary.
Anak.
67
Page 78
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION
d. Surat Ketetapan Pajak (lanjutan) d. Tax Assessment Letter (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
- Tahun 2023 - Year 2023
Pada tanggal 23 April 2025, Entitas Anak On April 23, 2025, the Subsidiary received
menerima Surat Ketetapan Pajak Lebih Bayar Overpayment Tax Assessment Letter
(”SKPLB”) atas PPh Badan tahun 2023 yang (“SKPLB”) of 2023 CIT which adjusting claim
menyesuaikan tagihan restitusi PPh Badan of CIT refund from Rp 1,651,757,500 to
dari sebesar Rp 1.651.757.500 menjadi Rp 1,206,109,000. The difference of tax
Rp 1.206.109.000. Selisih restitusi pajak refund amounting to Rp 445,648,500 was
sebesar Rp 445.648.500 dibebankan sebagai charged as part of “Current Income Tax
bagian dari ”Beban Pajak Penghasilan Kini” Expense” for 2025.
pada tahun 2025.
Pada tanggal 20 Mei 2025, Entitas Anak telah On May 20, 2025, the Subsidiary has
menerima pengembalian atas SKPLB tersebut received the SKPLB refund of
sebesar Rp 834.110.607 setelah dikurangi Rp 834,110,607 after deducted with
utang pajak atas Surat Ketetapan Pajak Underpayment Tax Assessment Letters
Kurang Bayar (”SKPKB”) Pajak Pertambahan (“SKPKB”) of Value Added Tax (“VAT”),
Nilai (PPN”), PPh 21, 23 dan 4(2) income tax articles 21, 23 and 4(2) and Tax
serta Surat Tagihan Pajak (”STP”) PPh 21 dan Collection Letter (“STP”) income
PPN sejumlah Rp 371.998.393. SKPKB dan tax article 21 and VAT with total of
STP tersebut telah dibebankan sebagai bagian Rp 371,998,393. Those SKPKB and STP
dari beban operasi lain pada tahun 2025 has been charged as part of other operating
(Catatan 29). expenses for 2025 (Note 29).
- Tahun 2021 - Year 2021
Pada tanggal 14 September 2020, DJP On September 14, 2020, the DGT issued
menerbitkan SKPKB atas PPh Badan tahun SKPKB of 2017 CIT amounting to
2017 sebesar Rp 2.843.389.641 (termasuk Rp 2,843,389,641 (including interest penalty
denda bunga sebesar Rp 922.180.424). Entitas of Rp 922,180,424). The Subsidiary
Anak menerima dan menyetujui sebagian accepted and agreed portion of SKPKB of
jumlah SKPKB sebesar Rp 203.355.280 yang Rp 203,355,280 which has been paid on
telah dibayar pada tanggal 13 Oktober 2020 October 13, 2020 and filed tax objection
dan mengajukan keberatan kepada DJP atas letter to DGT for the remaining SKPKB of
sisa SKPKB sebesar Rp 2.640.034.361 pada Rp 2,640,034,361 on December 7, 2020.
tanggal 7 Desember 2020.
Pada tanggal 18 September 2021, Entitas Anak On September 18, 2021, the Subsidiary
menerima surat dari DJP yang menerima received letter from DGT which accepted
sebagian keberatan dan menyesuaikan jumlah portion of the above objection and adjust the
SKPKB menjadi sebesar Rp 1.258.211.961. SKPKB to become of Rp 1,258,211,961.
Entitas Anak menerima dan menyetujui The Subsidiary accepted and agreed portion
sebagian hasil keberatan sebesar of SKPKB of Rp 477,252,663 which has
Rp 477.252.663 yang telah dibayar pada been paid on October 15, 2021 and filed
tanggal 15 Oktober 2021 dan mengajukan an appeal request to the Tax Court on
permohonan banding ke Pengadilan Pajak atas December 24, 2021 for the portion of the
surat keberatan dari Entitas Anak yang tidak objection letter from the Subsidiary that was
disetujui pada tanggal 24 Desember 2021. not accepted.
68
Page 79
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
17. PERPAJAKAN (lanjutan) 17. TAXATION (continued)
d. Surat Ketetapan Pajak (lanjutan) d. Tax Assessment Letter (continued)
Entitas Anak (lanjutan) Subsidiary (continued)
- Tahun 2021 (lanjutan) - Year 2021 (continued)
Selanjutnya, pada tanggal 29 Februari 2024, Futhermore, on February 29, 2024, the Tax
Pengadilan Pajak mengabulkan sebagian Court partially approved the Subsidiary's
permohonan banding perpajakan Entitas Anak tax appeal request, in which adjusted the
yang menyesuaikan jumlah SKPKB dari SKPKB from Rp 1,258,211,961 to become
Rp 1.258.211.961 menjadi Rp 790.889.711. Rp 790,889,711. The Subsidiary accepted
Entitas Anak menerima dan menyetujui hasil and approved the results of the tax appeal
banding perpajakan tersebut dan sisa kurang and the remaining tax underpayment of
bayar pajak sebesar Rp 110.281.768 telah Rp 110,281,768 has been fully paid on
dilunasi seluruhnya pada tanggal 24 April 2024 April 24, 2024 and charged as part of
dan dibebankan sebagai bagian dari “Beban “Income Tax Expense” for 2024 (Note 17c).
Pajak Penghasilan Kini” pada tahun 2024
(Catatan 17c).
- Tahun 2020 - Year 2020
Pada tanggal 27 Mei 2025, Entitas Anak On May 27, 2025, the Subsidiary received
menerima SKPKB atas PPh Badan tahun 2020 SKPKB of its 2020 CIT of Rp 697,389,776
sebesar Rp 697.389.776 (termasuk denda (including penalty of Rp 207,098,876) and
sebesar Rp 207.098.876) serta SKPKB dan SKPKB and STP of VAT and income tax
STP atas PPN, PPh pasal 21, 23 dan 4(2) articles 21, 23 and 4(2) with totally of
sejumlah Rp 578.963.773. Pada tanggal Rp 578,963,773. On June 26, 2025,
26 Juni 2025, Entitas Anak telah membayar the Subsidiary has paid all of the SKPKB and
seluruh SKPKB dan STP tersebut yang STP, which were charged as part of ‘Current
dibebankan sebagai bagian dari “Beban Pajak Income Tax Expense’ and ‘Other Operating
Penghasilan Kini” dan “Beban Operasi Lain” Expenses’ for 2025 amounting to
pada tahun 2025 masing-masing sebesar Rp 490,290,900 and Rp 786,062,649,
Rp 490.290.900 dan Rp 786.062.649 (Catatan respectively (Notes 17c and 29).
17c dan 29).
18. UTANG PEMBIAYAAN KONSUMEN 18. CONSUMER FINANCING PAYABLES
Grup memiliki perjanjian pembiayaan konsumen The Group has consumer financing agreements with
dengan PT Maybank Indonesia Finance, PT BCA PT Maybank Indonesia Finance, PT BCA Finance
Finance dan PT Toyota Astra Financial Services and PT Toyota Astra Financial Services in
sehubungan dengan perolehan kendaraan dengan connection with vehicle acquisition with financing
jangka waktu pembiayaan selama 3 (tiga) tahun dan term for 3 (three) years and secured by the financed
dijamin dengan kendaraan bermotor yang dibiayai motor vehicles (Note 10). The minimum financing
(Catatan 10). Pembayaran minimum pembiayaan payment based on consumer financing agreements
berdasarkan perjanjian pembiayaan konsumen are as follows:
adalah sebagai berikut:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Dalam satu tahun 612.047.783 363.430.064 Within one year
Lebih dari satu tahun 225.962.156 108.958.261 More than one years
Jumlah pembayaran pembiayaan Total financing payments
masa depan 838.009.939 472.388.325 in the future
Dikurangi beban keuangan (52.872.768) (16.796.005) Less finance cost
Nilai kini pembayaran Present value of minimum
minimum pembiayaan 785.137.171 455.592.320 financing payments
Dikurangi bagian jangka pendek (564.208.707) (349.268.338) Less current portion
Bagian jangka panjang 220.928.464 106.323.982 Long-term portion
69
Page 80
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA 19. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITY
Grup menghitung liabilitas imbalan pasca kerja The Group’s post-employment benefits liability is
sesuai dengan Undang-Undang No. 6/2023 tentang calculated in accordance with Law No. 6/2023
Cipta Kerja. concerning Job Creation.
Jumlah karyawan yang berhak atas imbalan pasca The number of employees entitled to post-
kerja tersebut masing-masing adalah 614 dan employment benefits is 614 and 640 employees
640 karyawan pada tanggal 31 Desember 2025 dan as of December 31, 2025 and 2024, respectively.
2024.
Sejak tanggal 20 Oktober 2011, Perusahaan Starting as of October 20, 2011, the Company has
mengikuti Manulife Program Pesangon dari participated in Manulife Program Pesangon of
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Hak PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. The right of
penggantian polis asuransi adalah aset program the insurance policy is a plan asset of the
Perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajiban Company to fund all the related post-employment
imbalan kerja; atau hasil polis dikembalikan ke benefits obligation; or the proceeds of the policy
Perusahaan untuk mengganti imbalan kerja yang are refunded to the Company for post-
telah dibayarkan oleh Perusahaan. employment benefits which is being paid by the
Company.
Program ini disediakan untuk semua karyawan yang This program is provided to all of its eligible
berhak. Kontribusi untuk program ini adalah 100% employees. The contribution for this program is
berasal dari Perusahaan dan Perusahaan 100% funded by the Company and the Company
berkewajiban menutupi kekurangan pembayaran is obliged to cover the shortage of pension
pensiun bila program yang ada sekarang belum payments if the current program is inadequate to
cukup untuk menutupi kewajiban sesuai cover the obligations in accordance with prevailing
peraturan yang berlaku. regulation.
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, liabilitas As of December 31, 2025 and 2024, post-
imbalan pasca kerja ditentukan berdasarkan employment benefits were determined based on
perhitungan aktuaris independen dengan independent actuarial calculation by using the
menggunakan metode Projected Unit Credit, yang Projected Unit Credit method, which performed by
dilakukan oleh Kantor Konsultan Aktuaria (“KKA”) Kantor Konsultan Aktuaria (“KKA”) as follows:
berikut ini:
31 Desember/December 31, 2025
Nama aktuaris/ Tanggal laporan/
Actuary name Date of report
Perusahaan KKA Indra Catarya 30 Januari/ The Company
Situmeang dan Rekan January 30, 2026
Entitas Anak KKA Nurichwan 11 Februari/ Subsidiary
February 11, 2026
31 Desember/December 31, 2024
Nama aktuaris/ Tanggal laporan/
Actuary name Date of report
Perusahaan KKA Indra Catarya 10 Januari/ The Company
Situmeang dan Rekan January 10, 2025
Entitas Anak KKA Nurichwan 25 Januari/ Subsidiary
January 25, 2025
70
Page 81
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 19. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITY
(continued)
Tabel berikut ini merangkum komponen-komponen The following tables summarize the components of
beban imbalan pasca kerja yang diakui di laporan laba post-employment benefits expense recognized in
rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian the consolidated statement of profit or loss and
dan liabilitas imbalan pasca kerja yang diakui other comprehensive income and post-employment
di laporan posisi keuangan konsolidasian: benefits liability recognized in the consolidated
statement of financial position:
a. Beban imbalan pasca kerja a. Post-employment benefits expense
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Biaya jasa kini 3.585.024.833 3.174.483.473 Current service cost
Biaya bunga 2.426.798.424 2.771.002.822 Interest cost
Biaya jasa lalu (441.733.313 ) (747.607.456 ) Past service cost
Jumlah 5.570.089.944 5.197.878.839 Total
b. Liabilitas imbalan pasca kerja b. Post-employment benefits liability
31 Desember/December 31,
2025 2024
Nilai kini kewajiban 37.577.026.662 34.279.708.622 Present value of obligation
Nilai wajar aset program (10.116.232.427 ) (198.428.442 ) Fair value of plan asset
Liabilitas - Neto 27.460.794.235 34.081.280.180 Liability - Net
Perubahan liabilitas imbalan pasca kerja untuk tahun Movements of post-employment benefits liability for
yang berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember the years ended December 31, 2025 and 2024 are
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Saldo awal tahun 34.081.280.180 41.619.610.415 Balance at beginning of year
Beban tahun berjalan 5.570.089.944 5.197.878.839 Current year expense
Pengukuran kembali program Remeasurement of
imbalan pasti 2.434.366.128 (8.973.370.646 ) defined benefits program
Pembayaran manfaat (2.089.942.017 ) (1.232.838.428 ) Benefits payment
Iuran Perusahaan (12.535.000.000 ) (2.530.000.000 ) Company’s contribution
Saldo akhir tahun 27.460.794.235 34.081.280.180 Balance at end of year
71
Page 82
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 19. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITY
(continued)
Perubahan nilai kini kewajiban imbalan pasti untuk Movements of the present value of obligation for the
tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal years ended December 31, 2025 and 2024 are as
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Saldo awal tahun 34.279.708.622 41.645.211.799 Balance at beginning of year
Biaya jasa kini 3.585.024.833 3.174.483.473 Current service cost
Biaya bunga 2.793.285.637 2.777.618.434 Interest cost
Biaya jasa lalu (441.733.313 ) (747.607.456 ) Past service cost
Pembayaran manfaat (2.651.710.659 ) (2.381.032.974 ) Benefits payment
Pengukuran kembali liabilitas Remeasurement of net
imbalan pasti neto: defined benefits obligation:
Keuntungan aktuarial yang Actuarial gain arising
timbul dari perubahan asumsi from change in financial
keuangan (389.385.966 ) (8.809.337.191 ) assumption
Kerugian (keuntungan)
aktuarial yang timbul dari Actuarial loss (gain) arising
penyesuaian liabilitas from adjustment on
program 401.837.508 (1.379.627.463 ) plan liabilities
Saldo akhir tahun 37.577.026.662 34.279.708.622 Balance at end of year
Perubahan nilai wajar aset program untuk tahun yang Movements of the fair value of plan assets for the
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan years ended December 31, 2025 and 2024 are as
2024 adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Saldo awal tahun 198.428.442 25.601.384 Balance at beginning of year
Iuran Perusahaan 12.535.000.000 2.530.000.000 Company’s contribution
Hasil yang diharapkan dari Expected return on plan
aset program 366.487.213 6.615.612 assets
Pembayaran manfaat (2.651.710.659 ) (2.381.032.974 ) Benefits payment
Pengukuran kembali aset Remeasurement of plan
program (331.972.569 ) 17.244.420 assets
)
Saldo akhir tahun 10.116.232.427 198.428.442 Balance at end of year
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, aset As of December 31, 2025 and 2024, the assets’
program terdiri dari dana syariah sebesar 25% dan program consists of syariah funds of 25% and
dana pasar uang sebesar 75%. money market funds of 75%.
Perusahaan merencanakan pembayaran iuran untuk The Company expects that the payment of
tahun selanjutnya tidak berbeda secara material contribution for the subsequent year shall not
dibandingkan dengan pembayaran aktual tahun materially differ from the payment of actual
sebelumnya. contribution in the prior years.
72
Page 83
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 19. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITY
(continued)
Beban imbalan pasca kerja dialokasikan sebagai Post-employment benefits expense was allocated
berikut: as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Beban pokok penjualan
(Catatan 25) 3.570.246.933 3.346.050.210 Cost of goods sold (Note 25)
Beban umum dan administrasi General and administrative
(Catatan 27) 1.904.951.915 1.708.917.399 expenses (Note 27)
Beban penjualan dan Selling and marketing
pemasaran (Catatan 26) 94.891.096 142.911.230 expenses (Note 26)
Jumlah 5.570.089.944 5.197.878.839 Total
Kerugian aktuarial kumulatif yang diakui dalam The accumulated actuarial loss which are
penghasilan komprehensif lain adalah sebagai berikut: recognized in other comprehensive income are as
follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Saldo awal tahun 15.565.526.377 24.538.897.023 Balance at beginning of year
Kerugian (keuntungan) aktuarial Actuarial loss (gain) for
tahun berjalan 2.434.366.128 (8.973.370.646 ) current year
Saldo akhir tahun 17.999.892.505 15.565.526.377 Balance at end of year
Rata-rata durasi kewajiban imbalan pasti adalah The weighted average duration of the defined
sampai 14,10 dengan 17,25 tahun. benefits obligation is 14.10 to 17.25 years.
Analisis jatuh tempo yang diharapkan dari nilai kini The expected maturity analysis of the present value
kewajiban imbalan pasti adalah sebagai berikut: of defined benefits obligation is as follows:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Kurang dari satu tahun 5.907.780.621 3.864.790.683 Less than one year
Antara satu dan dua tahun 3.173.102.555 4.170.801.838 Between one and two years
Antara dua dan lima tahun 6.314.299.089 7.016.726.209 Between two and five years
Lebih dari lima tahun 22.181.844.397 19.227.389.892 More than five years
Jumlah 37.577.026.662 34.279.708.622 Total
Tabel berikut menunjukkan sensitivitas atas The following table illustrates the sensitivity of
kemungkinan perubahan tingkat suku bunga pasar, a possible change in market interest rate, with other
dengan variabel lain dianggap tetap, terhadap nilai variables considered as constant, of present value of
kini kewajiban pada tanggal 31 Desember 2025 dan obligation as of December 31, 2025 and 2024:
2024:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Kenaikan 1% (2.652.770.822 ) (2.233.241.907 ) Increase 1%
Penurunan 1% 3.023.887.894 2.530.199.272 Decrease 1%
73
Page 84
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
19. LIABILITAS IMBALAN PASCA KERJA (lanjutan) 19. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITY
(continued)
Rincian dari nilai kini kewajiban imbalan pasti, nilai Details of the present value of defined benefits
wajar aset program, defisit program dan penyesuaian obligation, fair value of plan assets, deficit in the
pengalaman pada liabilitas program dan aset plan assets and experience adjustment on plan
program untuk tahun yang berakhir pada tanggal liabilities and plan assets for the year ended
31 Desember 2025 dan empat tahun sebelumnya December 31, 2025 and four previous years (in
(dalam ribuan Rupiah) adalah sebagai berikut: thousands of Rupiah) are as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024 2023 2022 2021
Present value of
Nilai kini kewajiban defined benefits
imbalan pasti 37.577.027 34.279.709 41.645.211 35.721.796 49.619.552 obligation
Fair value of plan
Nilai wajar aset program (10.116.232 ) (198.428 ) (25.601 ) (511.197 ) (158.423 ) assets
Deficit in the plan
Defisit program 27.460.795 34.081.281 41.619.610 35.210.599 49.461.129 assets
Penyesuaian
pengalaman pada Experience adjustment
liabilitas program (1.202.514 ) (1.221.853 ) (752.029 ) 404.768 9.052.090 on plan liabilities
Penyesuaian
pengalaman pada aset Experience adjustment
program (331.973 ) (17.244 ) (4.756 ) (12.874 ) 2.898 on plan assets
Asumsi-asumsi dasar yang digunakan dalam The principal assumptions used in determining post-
menentukan liabilitas imbalan pasca kerja pada employment benefits liability as of December 31,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Tingkat diskonto 6,10% - 6,53% 7,10% - 7,13% Discount rate
Tingkat imbal hasil
Ekspektasian 7,13% 6,61% Rate of expected return
Tingkat kenaikan gaji 5,00% - 6,00% 5,00% - 6,00% Rate of salary increase
Usia pensiun normal 55 Tahun/Years 55 Tahun/Years Normal pension age
Tingkat mortalita TMI IV 2019 - Mortality rate
TMI 2019 TMI 2019
Tingkat cacat 1% - 5% dari tingkat 1% - 5% dari tingkat Disability rate
mortalita/ mortalita/
from mortality rate from mortality rate
20. MODAL SAHAM 20. SHARE CAPITAL
Sesuai dengan daftar pemegang saham yang In accordance with the list of shareholders issued
dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perusahaan by the Share Administrator Bureau of the
(PT EDI Indonesia), susunan pemegang saham dan Company (PT EDI Indonesia), the Company’s
komposisi kepemilikan saham Perusahaan pada shareholders and its ownership composition as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut:
31 Desember/December 31, 2025
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Number of Shares Ownership Total Shareholders
PT Proinvestindo 1.239.986.500 91,62% 123.998.650.000 PT Proinvestindo
Masyarakat 113.448.500 8,38% 11.344.850.000 Public
Jumlah 1.353.435.000 100,00% 135.343.500.000 Total
74
Page 85
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
20. MODAL SAHAM (lanjutan) 20. SHARE CAPITAL (continued)
Sesuai dengan daftar pemegang saham yang In accordance with the list of shareholders issued
dikeluarkan oleh Biro Administrasi Efek Perusahaan by the Share Administrator Bureau of the
(PT EDI Indonesia), susunan pemegang saham dan Company (PT EDI Indonesia), the Company’s
komposisi kepemilikan saham Perusahaan pada shareholders and its ownership composition as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai December 31, 2025 and 2024 are as follows:
berikut: (lanjutan) (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Persentase
Kepemilikan/
Jumlah Saham/ Percentage of Jumlah/
Pemegang Saham Number of Shares Ownership Total Shareholders
PT Proinvestindo 1.241.863.700 91,76% 124.186.370.000 PT Proinvestindo
Masyarakat 111.571.300 8,24% 11.157.130.000 Public
Jumlah 1.353.435.000 100,00% 135.343.500.000 Total
21. TAMBAHAN MODAL DISETOR 21. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
Akun ini merupakan selisih nilai transaksi dengan nilai This account represents the difference in value of
buku aset neto entitas yang merupakan entitas transaction with net assets value of entity under
sepengendali yang terjadi pada saat akuisisi Entitas common control which incurred at the time of
Anak dengan rincian perhitungan sebagai berikut: acquisition of a Subsidiary with details of
calculation as follows:
Rp
Harga akuisisi yang dialihkan 99.000.000.000 Acquisition cost
Nilai buku aset neto entitas yang Acquired book value of
diakuisisi (90%) 68.934.591.561 net assets (90%)
Selisih 30.065.408.439 Difference
22. DIVIDEN KAS DAN SALDO LABA YANG TELAH 22. CASH DIVIDENDS AND APPROPRIATED
DITENTUKAN PENGGUNAANNYA RETAINED EARNINGS
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum pemegang Based on Resolution of the Company's Annual
Saham Tahunan Perusahaan tanggal 18 Juni 2025 General Meeting of Shareholders dated June 18,
yang dinyatakan dalam Akta Notaris Jesvit Justin, 2025 as covered by Notarial Deed No. 13 of Jesvit
S.H., M.Kn. No. 13 pada tanggal yang sama, Justin, S.H., M.Kn. on the same date, the
pemegang saham Perusahaan memutuskan dan Company's shareholders resolved and approved the
menyetujui pencadangan saldo laba sebesar appropriation of retained earnings amounting to
Rp 100.000.000 sebagai dana cadangan umum dan Rp 100,000,000 as a general reserve fund and the
pembagian dividen kas dari laba bersih tahun 2024 distribution of cash dividends from net income year
sebesar Rp 4.060.305.000 atau Rp 3 per saham. 2024 amounting to Rp 4,060,305,000 or Rp 3 per
Dividen kas ini telah dibayarkan secara penuh pada share. Cash dividends has been fully paid on
tanggal 17 Juli 2025. July 17, 2025.
Berdasarkan Keputusan Rapat Umum pemegang Based on Resolution of the Company's Annual
Saham Tahunan Perusahaan tanggal 25 Juni 2024 General Meeting of Shareholders dated June 25,
yang dinyatakan dalam Akta Notaris Ni Putu Nena 2024 as covered by Notarial Deed No. 11 of Ni Putu
BP Rachmadi, S.H., M.Kn. No. 11 pada tanggal yang Nena BP Rachmadi, S.H., M.Kn. on the same date,
sama, pemegang saham Perusahaan memutuskan the Company's shareholders resolved and approved
dan menyetujui pencadangan saldo laba sebesar the appropriation of retained earnings amounting to
Rp 100.000.000 sebagai dana cadangan umum dan Rp 100,000,000 as a general reserve fund and the
pembagian dividen kas dari laba bersih tahun 2023 distribution of cash dividends from net income year
sebesar Rp 10.827.480.000 atau Rp 8 per saham. 2023 amounting to Rp 10,827,480,000 or Rp 8 per
Dividen kas ini telah dibayarkan secara penuh pada share. Cash dividends has been fully paid on
tanggal 19 Juli 2024. July 19, 2024.
75
Page 86
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
23. KEPENTINGAN NONPENGENDALI 23. NON-CONTROLLING INTERESTS
Perubahan kepentingan nonpengendali atas aset Movement of non-controlling interest in Subsidiary’s
neto Entitas Anak untuk tahun berjalan adalah net assets for the year are as follows:
sebagai berikut:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Saldo awal tahun 38.078.530.733 37.696.798.214 Balance at beginning of year
Jumlah laba komprehensif Total comprehensive income
tahun berjalan 3.415.578.808 381.732.519 for the year
Saldo akhir tahun 41.494.109.541 38.078.530.733 Balance at end of year
24. PENJUALAN NETO 24. NET SALES
Rincian penjualan neto adalah sebagai berikut: Details of net sales are as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Berdasarkan proses produksi: By production process:
Cetakan 1.154.645.149.989 1.042.944.168.242 Printing
Pelapisan lilin, silikon dan Coating, silicone and
bijih plastik 144.003.507.347 157.348.104.179 plastic ores
Laminasi dan pemotongan 121.851.624.001 127.098.893.221 Laminating and slitting
Pelapisan logam 12.430.679.737 15.764.621.223 Metallizing
Jumlah 1.432.930.961.074 1.343.155.786.865 Total
Berdasarkan industri pelanggan: By customer’s industry:
Barang konsumsi 833.275.956.706 678.022.284.808 Consumer goods
Rokok 525.210.039.716 608.645.043.875 Cigarette
Lain-lain 74.444.964.652 56.488.458.182 Others
Jumlah 1.432.930.961.074 1.343.155.786.865 Total
Seluruh penjualan dilakukan dengan pihak ketiga. All sales are made to third parties.
Rincian penjualan kepada pelanggan dengan jumlah Details of sales to a customer with cumulative
penjualan kumulatif melebihi 10% dari jumlah amount exceeding its 10% of total net sales are as
penjualan neto adalah sebagai berikut: follows:
Persentase dari jumlah penjualan neto/
Jumlah/Total Percentage from total net sales
Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31, 31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024 2025 2024
Pelanggan Customers
PT Pura Barutama 384.692.720.310 290.446.513.900 26,85% 21,62% PT Pura Barutama
PT Kaldu Sari Nabati PT Kaldu Sari Nabati
Indonesia 180.799.396.579 179.799.131.602 12,62% 13,39% Indonesia
Jumlah 565.492.116.889 470.245.645.502 39,47% 35,01% Total
76
Page 87
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. BEBAN POKOK PENJUALAN 25. COST OF GOODS SOLD
Rincian beban pokok penjualan adalah sebagai Details of cost of goods sold are as follows:
berikut:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Pemakaian bahan baku: Raw materials used:
Bahan baku awal tahun 175.865.137.759 154.505.040.269 Raw materials at beginning of year
Pembelian 915.298.263.536 940.508.531.472 Purchases
Bahan baku akhir tahun (130.292.524.151 ) (175.865.137.759 ) Raw materials at end of year
Jumlah pemakaian bahan Total raw materials used
baku (Catatan 6) 960.870.877.144 919.148.433.982 (Note 6)
Upah buruh langsung 100.522.409.938 93.389.421.055 Direct labor
Beban pabrikasi: Manufacturing overhead:
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed assets
(Catatan 10) 42.293.650.494 40.173.245.272 (Note 10)
Perlengkapan cetakan Printing supplies
(Catatan 33) 40.483.913.995 44.940.330.852 (Note 33)
Upah buruh tidak langsung 37.727.850.823 36.953.632.478 Indirect labor
Listrik, air dan gas 36.915.681.706 34.475.376.966 Electricity, water and gas
Perbaikan dan
pemeliharaan 22.063.331.943 25.602.202.592 Repairs and maintenance
Kemasan 10.839.272.379 10.505.268.744 Packaging
Kesejahteraan karyawan 6.134.887.093 5.499.130.344 Employee welfare
Imbalan pasca kerja Post-employment benefits
(Catatan 19) 3.570.246.933 3.346.050.210 (Note 19)
Keamanan dan kebersihan 3.439.479.663 4.193.170.609 Security and cleaning
Perlengkapan kantor dan Office supplies and
komunikasi 3.370.245.985 2.837.275.734 communication
Asuransi 3.152.392.206 2.711.561.094 Insurance
Penyisihan penurunan nilai Provision for decline in
pasar persediaan market value of inventories
(Catatan 6) 630.665.983 689.511.167 (Note 6)
Pengangkutan 214.226.250 218.516.204 Freight
Pemulihan penurunan nilai Recovery of decline in
pasar persediaan market value of
(Catatan 6) (435.494.807 ) (660.497.708 ) inventories (Note 6)
Lain-lain (Catatan 12) 5.856.977.898 5.802.382.528 Others (Note 12)
Jumlah beban pabrikasi 216.257.328.544 217.287.157.086 Total manufacturing overhead
Jumlah beban produksi 1.277.650.615.626 1.229.825.012.123 Total production cost
Barang dalam proses: Work in process:
Awal tahun 23.246.867.716 21.067.587.835 At beginning of year
Akhir tahun (19.427.243.778 ) (23.246.867.716 ) At end of year
Beban pokok produksi 1.281.470.239.564 1.227.645.732.242 Cost of goods manufactured
Barang jadi: Finished goods:
Awal tahun 40.291.018.255 32.350.038.169 At beginning of year
Akhir tahun (46.532.760.569 ) (40.291.018.255 ) At end of year
Beban Pokok Penjualan 1.275.228.497.250 1.219.704.752.156 Cost of Goods Sold
77
Page 88
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
25. BEBAN POKOK PENJUALAN (lanjutan) 25. COST OF GOODS SOLD (continued)
Beban pabrikasi sebesar 4,55% dan 3,37% masing- Manufacturing overhead amounting to 4.55% and
masing untuk tahun yang berakhir pada tanggal- 3.37% for the years ended December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 dilakukan 2024, respectively, were conducted with related
dengan pihak berelasi (Catatan 33). party (Note 33).
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal For the years ended December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat there was no purchases of raw materials from
pembelian bahan baku kepada pemasok dengan a supplier with total cumulative purchase amount
jumlah pembelian kumulatif melebihi 10% dari jumlah exceeding 10% of total purchases.
pembelian.
26. BEBAN PENJUALAN DAN PEMASARAN 26. SELLING AND MARKETING EXPENSES
Rincian beban penjualan dan pemasaran adalah Details of selling and marketing expenses are as
sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31.
2025 2024
Pengangkutan 13.370.738.856 11.262.183.326 Freight
Pemasaran 8.087.313.658 7.347.991.985 Marketing
Gaji dan tunjangan 7.501.485.098 10.455.629.379 Salaries and allowances
Sewa mobil (Catatan 33) 2.324.311.000 2.175.677.520 Car rental (Note 33)
Perjalanan 1.118.621.861 993.497.586 Traveling
Kesejahteraan karyawan 257.924.047 261.561.881 Employee welfare
Perlengkapan kantor dan Office supplies and
komunikasi 105.284.312 122.213.314 communication
Imbalan pasca kerja Post-employment benefits
(Catatan 19) 94.891.096 142.911.230 (Note 19)
Lain-lain 1.268.795.593 1.425.110.819 Others
Jumlah 34.129.365.521 34.186.777.040 Total
Beban penjualan dan pemasaran sebesar 6,81% dan Selling and marketing expenses amounting to
6,36% masing-masing untuk tahun yang berakhir 6.81% and 6.36% for the years ended
pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024, respectively, were
dilakukan dengan pihak berelasi (Catatan 33). conducted with related party (Note 33).
78
Page 89
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
27. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 27. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
Rincian beban umum dan administrasi adalah Details of general and administrative expenses are
sebagai berikut: as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Gaji dan tunjangan 47.224.133.090 43.487.357.909 Salaries and allowances
Penyusutan aset tetap Depreciation of fixed
(Catatan 10) 4.207.305.936 4.031.713.700 assets (Note 10)
Penyisihan kerugian kredit Provision for expected
ekspektasian piutang usaha credit losses of trade
(Catatan 5) 2.509.919.200 833.150.680 receivables (Note 5)
Honorarium tenaga ahli 2.328.732.001 1.890.507.427 Professional fees
Imbalan pasca kerja Post-employment benefits
(Catatan 19) 1.904.951.915 1.708.917.399 (Note 19)
Pajak dan perijinan 1.518.664.719 1.026.611.920 Taxes and licenses
Kesejahteraan karyawan 1.219.038.551 1.291.374.267 Employee benefits
Penyusutan properti investasi Depreciation of investment
(Catatan 11) 979.720.492 889.257.579 properties (Note 11)
Perlengkapan kantor dan Office supplies and
komunikasi 424.074.469 462.119.285 communication
Perjalanan 299.462.523 434.218.719 Traveling
Perbaikan dan pemeliharaan 288.257.357 220.012.879 Repairs and maintenance
Pemulihan kerugian Recovery of expected
kredit ekspektasian piutang credit losses of trade
usaha (Catatan 5) (772.984.226 ) (91.348.745 ) receivables (Note 5)
Lain-lain 1.045.172.757 631.455.226 Others
Jumlah 63.176.448.784 56.815.348.245 Total
28. PENDAPATAN OPERASI LAIN 28. OTHER OPERATING INCOME
Rincian pendapatan operasi lain adalah sebagai Details of other operating income are as follows:
berikut:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Penjualan barang sisa 11.289.677.427 4.049.370.813 Sales of scrap items
Penghasilan sewa Rental income
(Catatan 11 dan 33) 11.099.226.725 7.966.537.781 (Notes 11 and 33)
Klaim asuransi 8.549.843.157 322.036.880 Insurance claim
Lain-lain 2.623.354.722 582.340.515 Others
Jumlah 33.562.102.031 12.920.285.989 Total
79
Page 90
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
29. BEBAN OPERASI LAIN 29. OTHER OPERATING EXPENSES
Rincian beban operasi lain adalah sebagai berikut: Details of other operating expenses are as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Biaya administrasi bank 1.977.139.286 1.813.097.542 Bank charges
Beban pajak (Catatan 17d) 1.158.061.042 - Tax expense (Note 17d)
Rugi selisih kurs - neto 488.188.954 75.871.604 Loss on foreign exchange - net
Rugi penjualan aset tetap Loss on sales of fixed assets
(Catatan 10) 216.799.111 1.488.063.062 (Note 10)
Klaim pelanggan 102.230.307 109.979.194 Claim from customers
Lain-lain 210.595.075 26.241.961 Others
Jumlah 4.153.013.775 3.513.253.363 Total
30. BIAYA KEUANGAN 30. FINANCE COSTS
Rincian biaya keuangan adalah sebagai berikut: Details of finance costs are as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Bunga 19.131.892.071 15.470.946.859 Interest
Bunga atas wesel bayar Interest on note payable
(Catatan 33) 2.970.000.000 2.970.000.000 (Note 33)
Biaya keuangan lainnya 470.741.329 205.290.527 Other finance costs
Jumlah 22.572.633.400 18.646.237.386 Total
31. LABA PER SAHAM DASAR YANG DAPAT 31. BASIC EARNINGS PER SHARE ATTRIBUTABLE
DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS TO EQUITY HOLDERS OF THE PARENT ENTITY
INDUK
Perhitungan laba per saham dasar yang dapat The computation of basic earnings per share
diatribusikan kepada pemilik entitas induk adalah attributable to equity holders of the parent entity are
sebagai berikut: as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Laba tahun berjalan yang Income for the year
dapat diatribusikan kepada attributable to equity holders
pemilik entitas induk 51.840.143.728 18.078.576.903 of the parent entity
Rata-rata tertimbang jumlah Weighted average number of
saham untuk perhitungan shares for computation of
laba per saham dasar 1.353.435.000 1.353.435.000 earnings per share
Laba per saham dasar yang Basic earnings per share
dapat diatribusikan kepada attributable to equity
pemilik entitas induk 38,30 13,36 holders of the parent entity
Perusahaan tidak menghitung laba per saham dilusian The Company did not calculate diluted earnings per
karena tidak terdapat efek berpotensi saham biasa share since there are no dilutive potential ordinary
yang dilutif. shares.
80
Page 91
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
32. INFORMASI SEGMEN 32. SEGMENT INFORMATION
Informasi keuangan berikut ini disajikan berdasarkan The following financial information is presented
informasi yang digunakan manajemen dalam based on the information used by management in
mengevaluasi kinerja tiap segmen dan menentukan evaluating the performance of each segment and in
pengalokasian sumber daya. determining allocations of resources.
Informasi segmen geografis Grup adalah sebagai Geographic segment information of the Group is as
berikut: follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2025/
Year Ended December 31, 2025
Eliminasi/ Konsolidasian/
Jakarta Surabaya Elimination Consolidated
Penjualan neto 1.183.749.719.176 263.432.836.430 (14.251.594.532) 1.432.930.961.074 Net sales
Hasil segmen 121.537.384.705 36.165.079.119 - 157.702.463.824 Segment result
Beban operasi - neto (49.864.160.341) (18.032.565.708 ) - (67.896.726.049) Operating expenses - net
Laba usaha 71.673.224.364 18.132.513.411 - 89.805.737.775 Income from operations
Pendapatan keuangan 357.110.732 1.668.755 - 358.779.487 Finance income
Biaya keuangan (15.771.907.383) (6.800.726.017 ) - (22.572.633.400) Finance costs
Pajak penghasilan (11.875.228.724) (3.048.221.994 ) - (14.923.450.718) Income tax
Laba tahun berjalan 44.383.198.989 8.285.234.155 - 52.668.433.144 Income for the year
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lain 26.942.829.966 25.870.553.908 - 52.813.383.874 income
Jumlah laba
komprehensif tahun Total comprehensive
berjalan 71.326.028.955 34.155.788.063 - 105.481.817.018 income for the year
ASET ASSETS
Aset segmen 1.471.626.545.391 493.090.263.119 (101.970.877.966) 1.862.745.930.544 Segment assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segmen 454.169.609.827 78.149.167.730 (2.970.877.966) 529.347.899.591 Segment liabilities
Tahun yang Berakhir pada Tanggal 31 Desember 2024/
Year Ended December 31, 2024
Eliminasi/ Konsolidasian/
Jakarta Surabaya Elimination Consolidated
Penjualan neto 1.123.362.864.384 228.132.759.194 (8.339.836.713) 1.343.155.786.865 Net sales
Hasil segmen 94.674.307.382 28.776.727.327 - 123.451.034.709 Segment result
Beban operasi - neto (65.135.289.684) (16.459.802.975 ) - (81.595.092.659) Operating expenses - net
Laba usaha 29.539.017.698 12.316.924.352 - 41.855.942.050 Income from operations
Pendapatan keuangan 331.294.492 1.747.722 - 333.042.214 Finance income
Biaya keuangan (12.005.039.186) (6.641.198.200 ) - (18.646.237.386) Finance costs
Pajak penghasilan (3.166.909.656) (1.921.681.038 ) - (5.088.590.694) Income tax
Laba tahun berjalan 14.698.363.348 3.755.792.836 - 18.454.156.184 Income for the year
Penghasilan komprehensif Other comprehensive
lain 6.937.696.759 61.532.344 - 6.999.229.103 income
Jumlah laba
komprehensif tahun Total comprehensive
berjalan 21.636.060.107 3.817.325.180 - 25.453.385.287 income for the year
ASET ASSETS
Aset segmen 1.458.332.519.165 479.447.807.224 (101.896.345.331) 1.835.883.981.058 Segment assets
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segmen 508.141.307.557 98.662.345.899 (2.896.191.333) 603.907.462.123 Segment liabilities
81
Page 92
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI RELATED PARTIES
Dalam kegiatan usaha normal, Grup melakukan In the normal course of business, the Group entered
transaksi dengan pihak-pihak berelasi karena into transactions with related parties in view of their
hubungan kepemilikan dan/atau kepengurusan. common ownership and management.
Semua transaksi dengan pihak-pihak berelasi telah All transactions with related parties are conducted
dilakukan dengan kebijakan dan persyaratan yang based on policies and terms agreed upon by both
disetujui kedua belah pihak. parties.
Sifat hubungan dengan pihak-pihak berelasi Nature of relationship with related parties
a. PT Proinvestindo (PRO) adalah entitas induk a. PT Proinvestindo (PRO) is the ultimate parent
akhir Perusahaan. company of the Company.
b. Perusahaan yang sebagian pemegang saham b. Related parties whose certain shareholders,
dan dewan komisaris serta direksinya sama boards of commissioners and directors are the
dengan Grup: same as the Group’s is as follows:
- PT Adi Indah Andalan (AIA) - PT Adi Indah Andalan (AIA)
- PT Kutai Bara Abadi (KBA) - PT Kutai Bara Abadi (KBA)
- PT Suprima Gravure Indonesia (SGI) - PT Suprima Gravure Indonesia (SGI)
- PT Wahana Bandhawa Kencana (WBK) - PT Wahana Bandhawa Kencana (WBK)
- PT Wahana Matra Sejati (WMS) - PT Wahana Matra Sejati (WMS)
c. Direksi Perusahaan merupakan manajemen kunci c. The Company’s Board of Directors are the key
Grup. management personnel of the Group.
Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi Balances and transactions with related parties
31 Desember/December 31,
2025 2024
Piutang lain-lain (Catatan 8) Other receivables (Note 8)
SGI 1.528.560.000 509.520.000 SGI
Persentase dari jumlah aset 0,08% 0,03% Percentage from total assets
Utang usaha (Catatan 14) Trade payables (Note 14)
SGI 2.876.947.532 2.306.107.299 SGI
Persentase dari jumlah Percentage from total
liabilitas 0,54% 0,38% liabilities
Wesel bayar - pihak berelasi Note payable - related party
PRO 99.000.000.000 99.000.000.000 PRO
Persentase dari jumlah Percentage from total
liabilitas 18,70% 16,39% liabilities
82
Page 93
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi Balances and transactions with related parties
(lanjutan) (continued)
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Beban pabrikasi Manufacturing overhead
(Catatan 25) (Note 25)
Perlengkapan cetakan Printing supplies
SGI 9.834.395.342 7.330.672.050 SGI
Persentase dari beban Percentage from
pabrikasi 4,55% 3,37% manufacturing overhead
Beban penjualan dan Selling and marketing
pemasaran (Catatan 26) expenses (Note 26)
Sewa mobil Car rental
AIA 2.324.311.000 2.175.677.520 AIA
Persentase dari beban
penjualan dan Percentage from selling
pemasaran 6,81% 6,36% and marketing expenses
Penghasilan sewa (Catatan 28) Rental income (Note 28)
SGI 3.708.000.000 5.760.000.000 SGI
WMS 101.010.000 101.010.000 WMS
WBK 62.160.000 62.160.000 WBK
KBA 62.160.000 62.160.000 KBA
PRO 60.480.000 60.480.000 PRO
Jumlah 3.993.810.000 6.045.810.000 Total
Persentase dari Percentage from rental
penghasilan sewa 35,98% 75,89% income
Biaya keuangan (Catatan 30) Finance costs (Note 30)
PRO 2.970.000.000 2.970.000.000 PRO
Persentase dari jumlah Percentage from total
biaya keuangan 13,16% 15,93% finance costs
Kompensasi kepada Compensation to key
manajemen kunci management personnel
Imbalan kerja jangka Short-term employee
pendek 16.779.910.696 17.513.115.927 benefits
Percentage from wages,
Persentase dari beban salaries and allowances
upah, gaji dan tunjangan 8,69% 9,50% expenses
Wesel bayar - pihak berelasi Note payable - related party
Pada tanggal 27 Juni 2019, Perusahaan menerbitkan On June 27, 2019, the Company issued Promissory
Surat Sanggup kepada PT Proinvestindo, pemegang Note to PT Proinvestindo, a shareholder, which
saham, sebesar Rp 99.000.000.000 untuk membiayai amounting to Rp 99,000,000,000 to finance the
akuisisi saham PT Dharma Anugerah Indah dengan acquisition of PT Dharma Anugerah Indah’s shares
jangka waktu pinjaman selama 2 (dua) tahun sampai with maturity period of 2 (two) years until June 27,
dengan 27 Juni 2021. Wesel bayar ini akan dibayar 2021. This note payable will be paid under
secara bertahap atau sekaligus dan dikenakan bunga installment basis or at once and bears an interest
sebesar 3% per tahun yang akan dibayar setiap rate of 3% per annum and due every 3 (three)
3 (tiga) bulan. months.
83
Page 94
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
33. SALDO DAN TRANSAKSI DENGAN PIHAK-PIHAK 33. BALANCES AND TRANSACTIONS WITH
BERELASI (lanjutan) RELATED PARTIES (continued)
Saldo dan transaksi dengan pihak-pihak berelasi Balances and transactions with related parties
(lanjutan) (continued)
Wesel bayar - pihak berelasi (lanjutan) Note payable - related party (continued)
Pada tanggal 27 Juni 2021, wesel bayar ini telah On June 27, 2021, these note payable has been
diperpanjang sampai dengan tanggal 27 Juni 2031 extended until June 27, 2031 with the same interest
dengan tingkat bunga yang sama dan pelunasannya rate and the repayment can be paid in installment
dapat diangsur atau dibayar sekaligus. basis or paid at once.
Penghasilan sewa Rental income
Untuk tahun yang berakhir pada tanggal For the years ended December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024, Perusahaan the Company leases its building in Jalan Majapahit,
menyewakan bangunan di Jalan Majapahit, Jakarta, Jakarta to related parties for 1 (one) year and could
kepada pihak-pihak berelasi selama jangka waktu be extended upon mutual agreement by each
1 (satu) tahun dan dapat diperpanjang dengan parties.
kesepakatan bersama.
Pada tanggal 5 Oktober 2022, Perusahaan dan On October 5, 2022, the Company and SGI entered
SGI mengadakan perjanjian sewa menyewa aset into assets lease agreement for land, buildings,
berupa tanah, bangunan, mesin dan peralatan yang machineries and equipments located in Modern
berlokasi di Kawasan Industri Modern Cikande, Cikande Industrial Estate, Serang, Banten for
Serang, Banten selama jangka waktu 5 tahun sampai period of 5 years until October 4, 2027.
dengan tanggal 4 Oktober 2027.
34. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 34. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Grup As of December 31, 2025 and 2024, the Group has
mempunyai aset dan liabilitas moneter dalam mata monetary assets and liabilities denominated in
uang asing sebagai berikut: foreign currencies as follows:
31 Desember/December 31, 2025 31 Desember/December 31, 2024
Setara dengan/ Setara dengan/
Mata Uang/ Jumlah/ Equivalent to Jumlah/ Equivalent to
Currency Amount Rupiah Amount Rupiah
Aset Moneter Monetary Assets
Cash on hand and
Kas dan bank US$ 456.978 7.669.006.978 1.279.461 20.678.655.308 in banks
CNY 5.100 12.240.000 5.100 11.291.400
Piutang usaha US$ 3.243 54.426.040 6.325 102.227.882 Trade receivables
Aset lancar lainnya US$ 76.088 1.276.905.460 76.088 1.229.731.024 Other current assets
Jumlah aset moneter 9.012.578.478 22.021.905.614 Total monetary assets
Liabilitas Moneter Monetary Liabilities
Utang usaha US$ 1.625.276 27.275.374.280 1.819.153 29.401.155.311 Trade payables
EUR 2.566 50.686.075 - -
SG$ - - 15.575 185.643.721
Utang lain-lain US$ 11.735 196.936.770 11.735 189.661.070 Other payables
Jumlah liabilitas
moneter 27.522.997.125 29.776.460.102 Total monetary liabilities
Liabilitas Moneter - Monetary Liabilities -
Neto 18.510.418.647 7.754.554.488 Net
84
Page 95
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Instrumen keuangan yang disajikan dalam laporan Financial instruments presented in the
posisi keuangan konsolidasian dicatat sebesar nilai consolidated statement of financial position are
wajar, atau disajikan dalam jumlah tercatat baik carried at fair values, otherwise, they are presented
karena jumlah tersebut adalah kurang lebih sebesar at carrying amounts as either these are reasonable
nilai wajarnya atau karena nilai wajarnya tidak dapat approximation of fair values or their fair values
diukur secara andal. cannot be reliably measured.
Berikut ini adalah metode dan asumsi yang The following are the methods and assumptions
digunakan untuk memperkirakan nilai wajar setiap used to estimate the fair value of each class of the
kelompok dari instrumen keuangan Grup: Group’s financial instruments:
Aset keuangan lancar dan liabilitas keuangan jangka Current financial assets and current financial
pendek liabilities
Kas dan bank, piutang usaha, utang bank jangka Cash on hand and in banks, trade receivables,
pendek, utang usaha, utang lain-lain dan beban short-term bank loans, trade payables, other
akrual mendekati estimasi nilai wajarnya karena jatuh payables and accrued expenses approximate their
tempo dalam jangka pendek. carrying values due to their short-term nature.
Aset keuangan tidak lancar dan liabilitas keuangan Non-current financial assets and long-term financial
jangka panjang liabilities
- Nilai wajar piutang lain-lain diasumsikan sama - The fair value of other receivables are assumed to
dengan nilai terutangnya karena tidak mempunyai be the same as their original principal amounts
persyaratan pembayaran yang pasti walaupun tidak because they have no fixed repayment terms
diharapkan untuk dikembalikan dalam jangka waktu although they are not expected to be settled
12 (dua belas) bulan setelah tahun pelaporan. within 12 (twelve) months after the reporting year.
- Nilai wajar utang jangka panjang dan - The fair value of long-term debts and note
wesel bayar kepada pihak berelasi diperkirakan payable to related party is estimated by
dengan mendiskontokan arus kas masa depan discounting future cash flows using rates currently
menggunakan tingkat suku bunga saat ini bagi available for debt on similar terms, credit risks and
pinjaman, yang mempersyaratkan risiko kredit dan remaining maturities.
sisa masa jatuh tempo yang serupa.
Tabel berikut menyajikan nilai wajar, yang mendekati The following table sets forth the fair values, which
nilai tercatat, atas aset keuangan dan liabilitas approximate their carrying amounts, of the Group’s
keuangan Grup pada tanggal 31 Desember 2025 dan financial assets and financial liabilities as of
2024: December 31, 2025 and 2024:
31 Desember/December 31,
2025 2024
Aset Keuangan Financial Assets
Aset keuangan lancar Current financial assets
Kas dan bank 39.662.938.748 30.781.039.406 Cash on hand and in banks
Piutang usaha - neto 330.738.980.748 311.149.928.665 Trade receivables - net
Jumlah aset keuangan lancar 370.401.919.496 341.930.968.071 Total current financial assets
Aset keuangan tidak lancar Non-current financial asset
Piutang lain-lain 3.163.683.518 1.872.788.897 Other receivables
Jumlah aset keuangan 373.565.603.014 343.803.756.968 Total financial assets
85
Page 96
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
35. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 35. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Tabel berikut menyajikan nilai wajar, yang mendekati The following table sets forth the fair values, which
nilai tercatat, atas aset keuangan dan liabilitas approximate their carrying amounts, of the Group’s
keuangan Grup pada tanggal 31 Desember 2025 dan financial assets and financial liabilities as of
2024: (lanjutan) December 31, 2025 and 2024: (continued)
31 Desember/December 31,
2025 2024
Liabilitas Keuangan Financial Liabilities
Liabilitas keuangan
jangka pendek Current financial liabilities
Utang bank jangka pendek 28.746.360.256 78.599.505.230 Short-term bank loans
Utang usaha 208.468.886.459 222.991.583.806 Trade payables
Utang lain-lain 8.633.685.029 2.315.174.461 Other payables
Beban akrual 7.993.819.296 7.206.211.579 Accrued expenses
Bagian jangka pendek dari Current portion of
utang jangka panjang: long-term debts:
Utang bank 30.388.420.463 29.347.578.567 Bank loans
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 564.208.707 349.268.338 payables
Jumlah liabilitas keuangan
jangka pendek 284.795.380.210 340.809.321.981 Total current financial liabilities
Liabilitas keuangan
jangka panjang Non-current financial liabilities
Utang jangka panjang -
setelah dikurangi bagian Long-term debts -
jangka pendek: net of current portion:
Utang bank 108.342.105.150 126.527.717.781 Bank loans
Utang pembiayaan Consumer financing
konsumen 220.928.464 106.323.982 payables
Wesel bayar - pihak
berelasi 99.000.000.000 99.000.000.000 Note payable - related party
Jumlah liabilitas keuangan Total non-current
jangka panjang 207.563.033.614 225.634.041.763 financial liabilities
Jumlah liabilitas keuangan 492.358.413.824 566.443.363.744 Total financial liabilities
36. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 36. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN AND POLICIES
Manajemen Risiko Risk Management
Liabilitas keuangan utama Grup meliputi utang bank The principal financial liabilities of the Group
jangka pendek, utang usaha, utang lain-lain, beban consists of short-term bank loans, trade payables,
akrual, utang jangka panjang dan wesel bayar. Tujuan other payables, accrued expenses, long-term debts
utama dari liabilitas keuangan ini adalah untuk and note payable. The main purpose of these
membiayai kegiatan operasional Grup. Grup juga financial liabilities is to raise funds for the operations
mempunyai berbagai aset keuangan seperti kas dan of the Group. The Group also has various financial
bank, piutang usaha dan piutang lain-lain yang assets such as cash on hand and in banks, trade
dihasilkan langsung dari kegiatan usahanya. receivables and other receivables which arise
directly from its operations.
86
Page 97
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 36. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management (continued)
Tujuan dan kebijakan manajemen risiko keuangan The Group’s financial risk management objectives
Grup adalah untuk memastikan bahwa sumber daya and policies seek to ensure that adequate financial
keuangan yang memadai tersedia untuk operasi, resources are available for operation and
pengembangan bisnis serta untuk mengelola risiko development of its business, while managing
utama yang timbul dari instrumen keuangan Grup the Group financial instruments exposure to credit
yaitu risiko kredit, risiko nilai tukar mata uang asing, risk, foreign currency exchange rate risk, interest
risiko tingkat suku bunga dan risiko likuiditas. Direksi rate risk and liquidity risk. The Board of Directors
menelaah dan menyetujui kebijakan untuk mengelola reviews and approves the policies for managing
risiko-risiko yang dirangkum di bawah ini. these risks which are summarized below:
a. Risiko kredit a. Credit risk
Risiko kredit adalah risiko dimana salah satu pihak Credit risk is the risk when a party to a financial
terhadap suatu instrumen keuangan gagal instrument will fail to discharge its obligation and
memenuhi kewajibannya dan menyebabkan pihak will result in a financial loss to the other party.
lain mengalami kerugian keuangan.
Risiko kredit yang dihadapi Grup terutama berasal The Group is exposed to credit risk mainly from
dari kredit yang diberikan kepada pelanggan. the credit granted to its customers. To mitigate
Untuk mengurangi risiko ini, Grup menerapkan this risk, it has policies in place to ensure that
kebijakan untuk memastikan penjualan produk the sale of products are made only to credit
hanya ditujukan kepada pelanggan yang dapat worthy customers with proven track record and
dipercaya dan terbukti mempunyai sejarah kredit good credit history and certain customers are
yang baik serta pelanggan tertentu diminta uang required to place an advance deposit for the
muka atas pesanan yang dilakukan. Grup purchase order from them. It is the Group’s
menetapkan kebijakan bahwa semua pelanggan policy that all customers who wish to trade
yang akan melakukan pembelian secara kredit receivables on credit are subject to credit policy
harus melalui prosedur verifikasi kredit, melengkapi verification procedures, to complete
dokumentasi dan legalitas pelanggan serta documentations and customers legal
persyaratan lainnya. requirements and others condition required.
Sebagai tambahan, saldo piutang usaha dipantau In addition, trade receivables balances are
secara terus menerus untuk mengurangi risiko monitored on an ongoing basis to reduce the
piutang usaha yang tidak tertagih. Nilai maksimal exposure to bad debts. The maximum exposure
eksposur terhadap risiko kredit adalah sebesar to credit risk is represented by the carrying
nilai tercatat piutang usaha sebagaimana amount of trade receivables as shown in Note 5.
diungkapkan pada Catatan 5.
Grup juga menghadapi risiko yang berasal dari The Group is also exposed to risk arising from
penempatan dana di bank dalam bentuk rekening the funds placed by the Group in banks under
bank. Untuk mengatasi risiko ini, Grup memiliki current accounts. To mitigate this risk, the Group
kebijakan untuk menempatkan dananya hanya di has a policy to place its funds only in banks with
bank-bank yang mempunyai reputasi yang baik good reputation and high credit ratings. The
dan memiliki peringkat kredit yang tinggi. Nilai maximum exposure to this risk is equal to the
maksimal eksposur terhadap risiko ini adalah carrying amounts of the above mentioned
sebesar nilai tercatat dari aset keuangan financial assets disclosed in Note 4.
sebagaimana diungkapkan pada Catatan 4.
87
Page 98
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 36. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management (continued)
a. Risiko kredit (lanjutan) a. Credit risk (continued)
Manajemen yakin terhadap kemampuan untuk Management is confident in its ability to control
mengendalikan dan menjaga eksposur risiko kredit and sustain minimal exposure of credit risk. The
pada tingkat yang minimal. Tabel berikut following table sets out the maximum exposure
menunjukkan eksposur maksimum risiko kredit of credit risk as presented by the carrying
yang disajikan sejumlah nilai buku aset keuangan. amounts of the financial assets.
31 Desember/December 31,
2025 2024
Kas di bank 39.223.427.642 30.509.505.070 Cash in banks
Piutang usaha - neto 330.738.980.748 311.149.928.665 Trade receivables - net
Jumlah 369.962.408.390 341.659.433.735 Total
Tabel berikut memberikan kualitas kredit dan The following table presents the credit quality
analisis umur aset keuangan Grup sesuai dengan and aging analysis of financial assets of the
peringkat kredit pelanggan pada tanggal Group in accordance with customer’s credit
31 Desember 2025 and 2024: rating as of December 31, 2025 and 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Cadangan
Belum jatuh tempo Telah jatuh kerugian
dan tidak tempo dan tidak kredit
mengalami mengalami ekspektasian/
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Mengalami Allowance for
Neither past due Past due but not penurunan Sub jumlah/ expected Jumlah/
nor impaired impaired nilai/Impaired Sub total credit losses Total
Kas di bank 39.223.427.642 - - 39.223.427.642 - 39.223.427.642 Cash in banks
Piutang usaha 266.677.546.833 64.061.433.915 4.299.589.389 335.038.570.137 (4.299.589.389 ) 330.738.980.748 Trade receivables
Jumlah 305.900.974.475 64.061.433.915 4.299.589.389 374.261.997.779 (4.299.589.389 ) 369.962.408.390 Total
31 Desember/December 31, 2024
Cadangan
Belum jatuh tempo Telah jatuh kerugian
dan tidak tempo dan tidak kredit
mengalami mengalami ekspektasian/
penurunan nilai/ penurunan nilai/ Mengalami Allowance for
Neither past due Past due but not penurunan Sub jumlah/ expected Jumlah/
nor impaired impaired nilai/Impaired Sub total credit losses Total
Kas di bank 30.509.505.070 - - 30.509.505.070 - 30.509.505.070 Cash in banks
Piutang usaha 253.392.329.823 57.757.598.842 2.562.654.415 313.712.583.080 (2.562.654.415 ) 311.149.928.665 Trade receivables
Jumlah 283.901.834.893 57.757.598.842 2.562.654.415 344.222.088.150 (2.562.654.415 ) 341.659.433.735 Total
b. Risiko nilai tukar mata uang asing b. Foreign currency exchange rate risk
Grup terekspos terhadap pengaruh fluktuasi nilai The Group is exposed to the effect of foreign
tukar mata uang asing terutama dikarenakan currency exchange rate fluctuation mainly
transaksi yang didenominasi dalam mata uang because of foreign currency denominated
asing seperti pembelian persediaan kepada transactions, such as purchases of inventories
pemasok luar negeri. Grup mengelola eksposur to overseas suppliers. The Group manages the
terhadap mata uang asing dengan mencocokkan foreign currency exposure by matching, as
dan menyesuaikan antara penerimaan dan much as possible, receipts and payments in
pembayaran dalam masing-masing individu mata each individual currency. Futhermore, the
uang. Di samping itu, Grup juga mengelola risiko Group manages the risk of foreign exchange
nilai tukar mata uang asing dengan melakukan rates by monitoring the fluctuations in foreign
pengawasan terhadap fluktuasi nilai tukar mata exchange rate continuously so as to perform
uang asing secara terus menerus sehingga dapat appropriate actions to reduce the risk of foreign
melakukan tindakan yang tepat untuk currency exchange rates.
mengurangi risiko nilai tukar mata uang asing.
88
Page 99
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 36. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management (continued)
b. Risiko nilai tukar mata uang asing (lanjutan) b. Foreign currency exchange rate risk
(continued)
Jumlah aset dan liabilitas moneter Grup dalam The Group’s monetary assets and liabilities
mata uang asing pada tanggal 31 Desember denominated in foreign currencies as of
2025 dan 2024 disajikan pada Catatan 34. December 31, 2025 and 2024 are presented in
Note 34.
Berikut ini adalah analisis sensitivitas efek 5% The sensitivity analysis of a 5% fluctuation in
perubahan kurs mata uang asing terhadap laba the foreign exchange rate to income for the
tahun berjalan dengan semua variabel lain year, with all other variables considered as
dianggap tetap: constant, is as follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Kenaikan 5% (925.520.932 ) (387.727.724 ) Increase 5%
Penurunan 5% 925.520.932 387.727.724 Decrease 5%
c. Risiko tingkat suku bunga c. Interest rate risk
Risiko tingkat suku bunga adalah risiko dimana Interest rate risk is the risk that the fair value
nilai wajar atau arus kas masa depan dari suatu or future cash flows of a financial instrument
instrumen keuangan akan berfluktuasi akibat will fluctuate due to changes in market interest
perubahan tingkat suku bunga pasar. Eksposur rates. The Group's exposure to the risk of
Grup terhadap risiko perubahan tingkat suku changes in market interest rates is mainly
bunga pasar terutama terkait dengan utang related to bank loans. Fluctuations in interest
bank. Fluktuasi tingkat suku bunga rates affect the costs of new loans and interest
mempengaruhi biaya atas pinjaman baru dan on outstanding debts of the Group which are
bunga atas saldo utang Grup yang dikenakan subject to floating interest rates.
tingkat suku bunga mengambang.
Saat ini, Grup tidak mempunyai kebijakan At present, the Group does not have a formal
lindung nilai formal atas risiko tingkat suku hedging policy on interest rate risk. For bank
bunga. Untuk pinjaman bank, Grup berusaha loans, the Group seeks to reduce interest rate
mengurangi risiko tingkat suku bunga dengan risk by obtaining a loan structure with
cara mendapatkan struktur pinjaman dengan a competitive interest rate. The Group
tingkat suku bunga kompetitif. Grup melakukan monitors the impact of interest rate
pengawasan terhadap dampak pergerakan suku movements to minimize negative impacts on
bunga untuk meminimalisasi dampak negatif the Group.
terhadap Grup.
Analisis Sensitivitas Sensitivity Analysis
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jika As of December 31, 2025 and 2024, had the
tingkat suku bunga turun/naik sebanyak 1% interest rate decreased/increased by 1% with
dengan semua variabel konstan, laba sebelum all other variables held constant, income
beban pajak penghasilan untuk tahun yang before income tax expense for years ended
berakhir pada tanggal-tanggal 31 Desember December 31, 2025 and 2024 would have
2025 dan 2024 akan lebih rendah/tinggi masing- been Rp 1,682,620,230 and Rp 2,349,303,939
masing sebesar Rp 1.682.620.230 dan lower/ higher, respectively.
Rp 2.349.303.939.
89
Page 100
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 36. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management (continued)
d. Risiko likuiditas d. Liquidity risk
Risiko likuiditas adalah risiko dimana Grup tidak Liquidity risk is the risk when the Group is
dapat memenuhi kewajiban pada saat jatuh unable to meet its obligations when they fall
tempo. Grup mengelola profil likuiditasnya untuk due. The Group manages its liquidity profile to
dapat membiayai pengeluaran modalnya dan be able to finance its capital expenditure and
membayar kewajiban yang jatuh tempo dengan service its maturing debts by maintaining
menjaga kecukupan kas dan ketersediaan sufficient cash and the availability of funding.
pendanaan.
Manajemen melakukan evaluasi dan The management evaluates and monitors
pengawasan yang ketat atas arus kas masuk cash in flow and cash out flow to ensure the
(cash-in) dan kas keluar (cash-out) untuk availability of funds to settle the maturing
memastikan tersedianya dana untuk memenuhi obligation. In general, funds needed to settle
kebutuhan pembayaran kewajiban yang jatuh the current liabilities are obtained from sales
tempo. Secara umum, kebutuhan dana untuk activities to its customers.
pelunasan liabilitas jangka pendek yang jatuh
tempo diperoleh dari penjualan kepada
pelanggan.
Tabel di bawah ini merupakan profil masa jatuh The table below summarizes the maturity
tempo liabilitas keuangan Grup pada tanggal profile of the Group’s financial liabilities as of
31 Desember 2025 dan 2024: December 31, 2025 and 2024:
31 Desember/December 31, 2025
Jatuh tempo/Maturity period
Lebih dari
5 tahun/
Dalam 1 tahun/ 1 - 3 tahun/ 3 - 5 tahun/ More than
Jumlah/Total Within 1 year 1 - 3 years 3 - 5 years 5 years
Utang bank jangka
pendek 28.746.360.256 28.746.360.256 - - - Short-term bank loans
Utang usaha 208.468.886.459 208.468.886.459 - - - Trade payables
Utang lain-lain 8.633.685.029 8.633.685.029 - - - Other payables
Beban akrual 7.993.819.296 7.993.819.296 - - - Accrued expenses
Utang jangka panjang: Long-term debts:
Utang bank 138.730.525.613 30.388.420.463 108.342.105.150 - - Bank loans
Utang
pembiayaan Consumer
konsumen 785.137.171 564.208.707 220.928.464 - - financing payables
Wesel bayar - pihak Note payable -
berelasi 99.000.000.000 - - - 99.000.000.000 related party
Jumlah 492.358.413.824 284.795.380.210 108.563.033.614 - 99.000.000.000 Total
90
Page 101
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
36. TUJUAN DAN KEBIJAKAN MANAJEMEN RISIKO 36. FINANCIAL RISK MANAGEMENT OBJECTIVES
KEUANGAN (lanjutan) AND POLICIES (continued)
Manajemen Risiko (lanjutan) Risk Management (continued)
d. Risiko likuiditas (lanjutan) d. Liquidity risk (continued)
Tabel di bawah ini merupakan profil masa jatuh The table below summarizes the maturity profile
tempo liabilitas keuangan Grup pada tanggal of the Group’s financial liabilities as of
31 Desember 2025 dan 2024: (lanjutan) December 31, 2025 and 2024: (continued)
31 Desember/December 31, 2024
Jatuh tempo/Maturity period
Lebih dari
5 tahun/
Dalam 1 tahun/ 1 - 3 tahun/ 3 - 5 tahun/ More than
Jumlah/Total Within 1 year 1 - 3 years 3 - 5 years 5 years
Utang bank jangka
pendek 78.599.505.230 78.599.505.230 - - - Short-term bank loans
Utang usaha 222.991.583.806 222.991.583.806 - - - Trade payables
Utang lain-lain 2.315.174.461 2.315.174.461 - - - Other payables
Beban akrual 7.206.211.579 7.206.211.579 - - - Accrued expenses
Utang jangka panjang: Long-term debts:
Utang bank 155.875.296.348 29.347.578.567 126.527.717.781 - - Bank loans
Utang
pembiayaan Consumer
konsumen 455.592.320 349.268.338 106.323.982 - - financing payables
Wesel bayar - pihak Note payable -
berelasi 99.000.000.000 - - - 99.000.000.000 related party
Jumlah 566.443.363.744 340.809.321.981 126.634.041.763 - 99.000.000.000 Total
Manajemen Modal Capital Management
Tujuan utama pengelolaan modal Grup adalah untuk The primary objective of the Group’s capital
memastikan pemeliharaan rasio modal yang sehat management is to ensure that it maintains healthy
untuk mendukung usaha dan memaksimalkan nilai capital ratios in order to support its business and
bagi pemegang saham. maximize shareholder value.
Selain itu, Grup dipersyaratkan oleh Undang-Undang In addition, the Group is also required by the
Perseroan Terbatas efektif tanggal 16 Agustus 2007 Corporate Law effective August 16, 2007 to
untuk mengkontribusikan sampai dengan 20% dari contribute and to maintain a non-distributable
modal saham ditempatkan dan disetor penuh ke reserve fund until the said reserve reaches 20% of
dalam dana cadangan yang tidak boleh the issued and fully paid share capital. These
didistribusikan. Persyaratan permodalan eksternal externally imposed capital requirements are
tersebut dipertimbangkan oleh Grup pada Rapat considered by the Group at the Annual
Umum Pemegang Saham. Shareholders’ General Meeting.
Grup mengelola struktur permodalan dan melakukan The Group manages its capital structure and makes
penyesuaian terhadap perubahan kondisi ekonomi. adjustments to it in light of changes in economic
Untuk memelihara dan menyesuaikan struktur conditions. To maintain or adjust the capital
permodalan, Grup dapat menyesuaikan pembayaran structure, the Group may adjust the dividend
dividen kepada pemegang saham atau menerbitkan payment to shareholders or issue new shares. No
saham baru. Tidak ada perubahan atas tujuan, changes were made in the objectives, policies or
kebijakan maupun proses pada tahun berjalan. processes for managing capital for current year.
Kebijakan Grup adalah mempertahankan struktur The Group’s policy is to maintain a healthy capital
permodalan yang sehat untuk mengamankan akses structure in order to secure access to finance at
terhadap pendanaan pada biaya yang wajar. a reasonable cost.
91
Page 102
The original consolidated financial statements included herein are in
the Indonesian language.
PT TUNAS ALFIN Tbk DAN ENTITAS ANAKNYA PT TUNAS ALFIN Tbk AND ITS SUBSIDIARY
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE CONSOLIDATED
KONSOLIDASIAN FINANCIAL STATEMENTS
Tanggal 31 Desember 2025 dan As of December 31, 2025 and
Untuk Tahun yang Berakhir pada Tanggal Tersebut For The Year Then Ended
(Dinyatakan dalam Rupiah Indonesia, (Expressed in Indonesian Rupiah,
kecuali dinyatakan lain) unless otherwise stated)
37. TAMBAHAN INFORMASI ARUS KAS 37. SUPPLEMENTARY CASH FLOWS INFORMATION
Rincian transaksi yang tidak mempengaruhi arus kas Details of transaction not affecting cash flows are as
adalah sebagai berikut: follows:
Tahun yang Berakhir pada Tanggal
31 Desember/Year Ended December 31,
2025 2024
Reclassification of advances for
Reklasifikasi uang muka perolehan aset acquisition of fixed assets to fixed assets
tetap ke aset tetap (Catatan 9 dan 10) 5.230.358.000 18.792.647.433 (Notes 9 and 10)
Perolehan aset tetap melalui utang Acquisition of fixed assets through
pembiayaan konsumen (Catatan 10) 1.860.834.000 171.097.351 consumer financing payables (Note 10)
Penambahan aset tetap melalui
kapitalisasi biaya pinjaman Additional of fixed assets through
(Catatan 10) - 3.850.366.799 capitalization of borrowing costs (Note 10)
Reklasifikasi aset tetap ke properti Reclassification of fixed assets to investment
investasi (Catatan 10 dan 11) - 4.824.688.724 properties (Notes 10 and 11)
Perubahan pada liabilitas yang timbul dari aktivitas Changes in liabilities arising from financing activities
pendanaan pada laporan arus kas konsolidasian in the consolidated statement of cash flows are as
adalah sebagai berikut: follows:
Biaya
1 Januari/ transaksi/ 31 Desember/
January 1, Arus kas neto/ Nonkas/ Transaction December 31,
2025 Net cash flows Non-cash costs 2025
Utang bank
jangka Short-term
pendek 78.599.505.230 (49.853.144.974 ) - - 28.746.360.256 bank loans
Utang bank Long-term
jangka panjang 155.875.296.348 (17.392.023.137 ) - 247.252.402 138.730.525.613 bank loans
Utang Consumer
pembiayaan financing
konsumen 455.592.320 (1.531.289.149 ) 1.860.834.000 - 785.137.171 payables
Biaya
1 Januari/ transaksi/ 31 Desember/
January 1, Arus kas neto/ Nonkas/ Transaction December 31,
2024 Net cash flows Non-cash costs 2024
Utang bank
jangka Short-term
pendek 53.895.239.242 24.704.265.988 - - 78.599.505.230 bank loans
Utang bank Long-term
jangka panjang 142.342.795.835 13.327.209.985 - 205.290.528 155.875.296.348 bank loans
Utang Consumer
pembiayaan financing
konsumen 1.049.292.268 (764.797.299 ) 171.097.351 - 455.592.320 payables
38. PERISTIWA SETELAH PERIODE PELAPORAN 38. EVENT AFTER REPORTING PERIOD
Fasilitas Kredit dari PT Bank Central Asia Tbk Credit Facilities from PT Bank Central Asia Tbk
(“BCA”) (“BCA”)
Berdasarkan Surat Pemberitahuan Perpanjangan Based on Temporary Extension Notification Letter
Sementara No. 00466 tanggal 18 Februari 2026, BCA No. 00466 dated February 18, 2026, BCA agreed
menyetujui perpanjangan fasilitas pinjaman jangka the extension of short-term loan facilities provided
pendek yang diberikan kepada Perusahaan to the Company (Note 13) until May 27, 2026.
(Catatan 13) sampai dengan tanggal 27 Mei 2026.
92
Names mentioned 49 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
person
Jabatari
· Direktur
p.2
unresolved
person
TiIId
· Direktur
p.2
unresolved
org
PT Tunas Alfin Entitas Anaknya
p.2
unresolved
org
PT Tunas
p.2
unresolved
org
Alfin Tbk
p.2
unresolved
person
DirekluilDirector
· Director
p.2
unresolved
person
Akta Notaris Edison Sianipar
p.18 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman Republik
p.18
unresolved
org
Minister of Justice
p.18
unresolved
person
Charles Hermawan
p.18
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi
p.18
unresolved
org
Bapepam
p.19 ×4
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.19
unresolved
person
Notarial Jesvit Justin
p.20 ×2
unresolved
org
Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia
p.20
unresolved
org
Ministry of Law and Human Rights
p.20
unresolved
org
Financial Services Authority
p.21
unresolved
org
Bank Indonesia
p.25
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. Polis
p.43
unresolved
org
PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia. This
p.43
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.54
unresolved
org
PT BPR Intidana Sukses
p.54
unresolved
org
PT BPR Intidana Sukses Makmur
p.54
unresolved
org
KJPP Felix Suntandar
p.61 ×2
unresolved
org
KJPP Felix Suntandar dan Rekan
p.61
unresolved
person
Karin Christiana Basoeki
· Notaris
p.66 ×3
unresolved
person
Basoeki
p.66 ×2
unresolved
person
Agnes Ninik Agnes Ninik Mutiara Widjaja
· Notaris
p.68 ×2
unresolved
person
Dwi Dwi Novierasanti
· Notaris
p.68
unresolved
person
Novierasanti
p.68
unresolved
org
PT Suprima Gravure Indonesia
p.92 ×2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.