Back to announcement
Prubhan lbh dr 20persen Aset n Liab 31Des25.pdf
Financial statement Text extracted MICESource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1 OCR 0.936
AN MULTI INDOCITRA Jakarta, 30 Maret 2026 No. 3/MIC/CORPSEC/III/2026 Kepada Yth, Direksi PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building Tower | Jl. Jend. Sudirman Kav. 51-53 Jakarta 12190 Up : Divisi Pencatatan Sektor Jasa Hal : Penjelasan Perubahan lebih dari 2096 pada Total Aset dan atau Total Liabilitas dalam Laporan Keuangan Konsolidasian Auditan per 31 Desember 2025 bila dibandingkan dengan Laporan euangan Konsolidasian Auditan per esember Dengan hormat, Sesuai dengan Lampiran Keputusan No. KEP-306/BEJ/07-2004, Peraturan Nomor I-E Bursa tentang Kewajiban Penyampaian Informasi, butir III.I.4 yang berbunyi terdapat perubahan lebih »- 204 dimana terjadi kenaikan (penurunan) yang signifikan di Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perusahaan (Aset dan Liabilitas) per 31 Desember 2025 (Audited) bila dibandingkan dengan Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian Perusahaan per 31 Desember 2024 (Audited) adalah sebagai berikut: Berikut dibawah ini merupakan penjelasan atas kenaikan (penurunan) yang signifikan tersebut antara lain: # Piutang lain-lain per 31 Desember 2025 sebesar Rp30,851 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp8,169 miliar (36,016) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp22,682 miliar dikarenakan sampai dengan tanggal 31 Desember 2025, Perusahaan belum menerima pelunasan sebagian besar terutama dari PT Gloria Origita Cosmetics, Pigeon Singapore Pte. Ltd., PT You Indonesia, PT Honoris Industry, PT Mattel Trading Indonesia, PT Granova Prima Lestari dan PT Unitama Sari Mas masing- masing sebesar Rp5,275 miliar, Rp0,951 miliar, Rp0,012 miliar, Rp0,018 miliar, Rp8,837 miliar, Rp0,203 miliar dan Rp0,608 miliar atas transaksi klaim support biaya activity promotion (pendapatan lain-lain) sampai dengan posisi 31 Desember 2025 dan juga adanya transaksi penagihan dana promotion distributor dan transaksi di luar usaha yang belum diterima oleh Perusahaan sampai dengan per 31 Desember 2025 sebesar Rp2,435 miliar. # Pajak dibayar dimuka per 31 Desember 2025 sebesar Rp3,049 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp1,640 miliar (116,3596) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp1,409 miliar, terutama dikarenakan lebih tingginya saldo Pajak Pertambahan Nilai (PPN) — Faktur Pajak Masukan yang belum dikreditkan per 31 Desember 2025 dibandingkan 31 Desember 2024 dan Faktur Pajak Masukan yang Del dikreditkan per 31 Desember 2025 tersebut akan dikreditkan dalam SPM PPN masa periode di tahun 2026. # Taksiran tagihan pajak per 31 Desember 2025 sebesar Rp1,300 miliar mengalami penurunan sebesar Rp2,566 miliar (66,3896) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp3,866 miliar, dimana saldo taksiran tagihan pajak sebesar Rp1,300 miliar per 31 Desember 2025 merupakan saldo Pajak penghasilan pasal 28A tahun 2025 pada entitas anak PT Sinergi Multi Distrindo dan PT Digital Niaga Indonesia masing-masing sebesar Rp0,574 miliar dan Rp0,726 miliar. Sedangkan saldo taksiran tagihan pajak sebesar Rp3,866 miliar per 31 Desember 2024 merupakan saldo Pajak penghasilan pasal 28A tahun 2023 pada PT Sinergi Multi Distrindo (entitas anak Perusahaan). PT MULTI Ae Green Central City, Commercial Area 6" FI. Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120 Indonesia P. 462 (21) 2936 8888 F. 162 (21) 2936 6191/ 92/93
Page 2 OCR 0.930
AN MULTI INDOCITRA # Aset hak guna per 31 Desember 2025 sebesar Rp8,596 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp6,538 miliar (317,7296) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp2,058 miliar dikarenakan terdapat pembayaran atas perpanjangan masa sewa bangunan gudang serta showroom pada Semester 2 (S2) tahun 2025. Oleh karena itu, Perusahaan menerapkan perhitungan PSAK 73 “Sewa”, dimana PSAK ini menetapkan prinsip pengakuan, pengukuran, penyajian, dan pengungkapan atas sewa dengan memperkenalkan model akuntansi tunggal dengan mensyaratkan untuk mengakui aset hak guna (right of use assets) dan liabilitas sewa (reklasifikasi penyajian laporan, yan sebelumnya tercatat sebagai akun sewa dibayar dimuka) pada tanggal laporan posisi keuangan Kon salitastani atas objek-objek sewa seperti sewa showroom, bangunan kantor dan gudang serta kendaraan. # Utang pajak per 31 Desember 2025 sebesar Rp11,895 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp2,870 miliar (31,799) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp9,025 miliar, terutama dikarenakan lebih tingginya saldo utang pajak PPh Pasal 4(2), PPh Pasal 21, PPh Pasal 23/26, PPh Pasal Lean Pajak Pertambahan Nilai (PPN) — Keluaran per 31 Desember 2025 dibandingkan 31 Desember 2024. 8 Utang lain-lain (pihak berelasi # pihak ketiga) per 31 Desember 2025 sebesar Rp11,027 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp7,044 miliar (176,874) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp3,983 miliar, hal ini dikarenakan meningkatnya utang kepada pihak berelasi - Pigan Corporation atas transaksi tagihan royalti per 31 Desember 2025 sebesar Rp2,571 miliar dibanding an dengan utang per 31 Desember 2024 sebesar Rp2,324 miliar dan juga adanya peningkatan utang kepada vendor-vendor pihak ketiga atas transaksi operasional Perusahaan sampai dengan tanggal 31 Desember 2025. » Uang muka pelanggan per 31 Desember 2025 sebesar Rp2,475 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp1,741 miliar (237,247) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp0,734 miliar dikarenakan lebih tingginya penerimaan uang muka dari pelanggan per 31 Desember 2025 dibandingkan per 31 Desember 2024. e Utang pembiayaan konsumen (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun 4 bagian setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 31 Desember 2025 sebesar Rp5,098 miliar mengalami kenaikan sebesar Rp0,873 miliar atau naik 20,655 jika dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp4,225 miliar dikarenakan adanya penambahan aset tetap kendaraan melalui utang pembiayaan konsumen pada periode Januari - Desember 2025 dengan utang pokok pembiayaan sebesar Rp4,364 miliar, serta adanya pembayaran utang pokok pembiayaan konsumen setiap bulan berikut bunganya kepada lembaga pembiayaan konsumen (PT BCA Finance, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, PT Maybank Indonesia Finance dan PT Dipo Star Finance) selama periode Januari - Desember 2025. # Utang bank jangka panjang (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun # bagian setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 31 Desember 2025 sebesar Rp10,772 miliar mengalami penurunan sebesar Rp9,873 miliar (47,82X) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar Rp20,645 miliar dikarenakan Perusahaan melakukan pembayaran angsuran pokok fasilitas kredit angsuran berjangka 2 dan angsuran pokok fasilitas kredit angsuran berjangka 3 kepada PT Bank Danamon Indonesia Tbk selama periode Januari - Desember 2025 dan juga tidak ada penambahan utang bank jangka panjang untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025. # Liabilitas sewa (bagian yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun # bagian setelah dikurangi bagian yang jatuh tempo dalam satu tahun) per 31 Desember 2025 sebesar Rp3,410 miliar mengalami peningkatan sebesar Rp3,410 miliar (100,006) dibandingkan saldo per 31 Desember 2024 sebesar nihil miliar dikarenakan terdapatnya pencatatan utang/liabilitas sewa atas perpanjangan masa sewa showroom dan bangunan gudang pada periode tahun 2025. Demikian informasi yang dapat kami sampaikan dan atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih. Hormat Kamj, Ali Arifin Corporate Secretary PT MULTI INDOCITRA Tbk. Green Central City, Commercial Area 6" FI Jl. Gajah Mada No. 188, Jakarta 11120 Indonesia P. 162 (21) 2036 8888 F. 162 (21) 2936 6191/ 92/93
Names mentioned 17 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
PT Bursa Efek Indonesia Jakarta Stock Exchange Building
p.1
unresolved
org
PT Gloria Origita Cosmetics
p.1
unresolved
org
Pigeon Singapore Pte. Ltd.
p.1
unresolved
org
PT Honoris Industry
p.1
unresolved
org
PT Mattel Trading Indonesia
p.1
unresolved
org
PT Granova Prima Lestari
p.1
unresolved
org
PT Unitama Sari Mas
p.1
unresolved
org
PT Sinergi Multi Distrindo
p.1 ×2
unresolved
org
PT Digital Niaga Indonesia
p.1
unresolved
org
PT MULTI Ae Green Central City
p.1
unresolved
org
Pigan Corporation
p.2
unresolved
org
PT BCA Finance
p.2
unresolved
org
PT Dipo Star Finance
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.
Other files in this announcement 5
FinancialStatement-2025-Tahunan-MICE.xlsx
done
inlineXBRL.zip
done
instance.zip
done
Report MIC 2025.pdf
done