Back to announcement
PT Bank of India Indonesia Tbk 31 Desember 2025.pdf
Financial statement Text extracted BSWDSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 123
Page 1
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK LAPORAN KEUANGAN / FINANCIAL STATEMENTS Pada dan Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025/ As of and For the Year Ended December 31, 2025 dan/ and LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN / INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
Page 2
Page 3
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
DAFTAR ISI / TABLE OF CONTENTS
Halaman/
Pages
LAPORAN AUDITOR INDEPENDEN/ i–v
INDEPENDENT AUDITOR’S REPORT
LAPORAN POSISI KEUANGAN/ 1–2
STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN/ 3–4
STATEMENT OF PROFIT OR LOSS AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS/ 5
STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
LAPORAN ARUS KAS/ 6-7
STATEMENT OF CASH FLOWS
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN/ 8 – 115
NOTES TO FINANCIAL STATEMENTS
Page 4
Page 5
Page 6
Page 7
Page 8
Page 9
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/ 31 Desember/
Catatan/ December 31, December 31,
Notes 2025 2024
ASET ASSETS
Kas 4 28.286.886.475 14.060.906.255 Cash
Giro pada Bank Indonesia 5 257.858.656.014 150.335.811.997 Current accounts with
Bank Indonesia
Giro pada bank lain 6,31 Current accounts with other banks
- Pihak berelasi 1.052.436.483 1.137.065.602 - Related parties
- Pihak ketiga 11.226.233.862 6.132.753.197 - Third parties
Jumlah giro pada bank lain 12.278.670.345 7.269.818.799 Total current account with other
banks
Penempatan pada Bank Indonesia 7 719.794.716.555 103.984.837.756 Placements with Bank Indonesia
dan bank lain and other banks
Efek-efek 8 1.668.184.216.430 1.962.740.993.730 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji 9 101.488.204.418 266.444.326.913 Securities purchased under
dijual kembali agreements to resell
Tagihan derivatif 10 44.420.000 1.349.500.000 Derivative receivables
Kredit yang diberikan 11,31 Loans
- Pihak berelasi 6.696.892 - - Related parties
- Pihak ketiga 4.189.103.404.901 4.140.311.144.536 - Third parties
4.189.110.101.793 4.140.311.144.536
Dikurangi: Cadangan kerugian Less : Allowance for impairment
penurunan nilai (63.725.066.550) (119.077.078.234) losses
Kredit yang diberikan – bersih 4.125.385.035.243 4.021.234.066.302 Loans - net
Aset tetap – bersih 12 135.016.686.695 125.865.129.050 Property, plant and equipment - net
Aset takberwujud – bersih 13 6.179.830.173 5.480.819.313 Intangible asset - net
Aset pajak tangguhan – bersih 19 16.567.775.193 20.681.021.403 Deferred tax assets - net
Agunan yang diambil alih - bersih 14 59.855.216.860 96.235.216.860 Foreclosed assets - net
Aset lain-lain 15 46.304.983.377 39.474.306.887 Other assets
TOTAL ASET 7.177.245.297.778 6.815.156.755.265 TOTAL ASSETS
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-1-
Page 10
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN POSISI KEUANGAN STATEMENT OF FINANCIAL POSITION
31 DESEMBER 2025 AS OF DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/ 31 Desember/
Catatan/ December 31, December 31,
Notes 2025 2024
LIABILITAS LIABILITIES
Liabilitas segera 16 919.912.657 718.159.212 Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah 17,31 Deposits from customers
- Pihak berelasi 1.509.583.732 6.012.795.049 - Related parties
- Pihak ketiga 3.616.205.635.565 3.096.693.130.508 - Third parties
Jumlah simpanan dari nasabah 3.617.715.219.297 3.102.705.925.557 Total deposits from customers
Simpanan dari bank lain – pihak berelasi 18,31 62.851.460 209.296.585.611 Deposits from other banks – related
parties
Liabilitas derivatif 10 1.045.531.458 2.204.270.813 Derivative liabilities
Utang pajak 19 5.581.897.290 2.291.431.721 Taxes payable
Pendapatan diterima dimuka 3.955.915.683 4.718.706.644 Unearned income
Liabilitas imbalan pasca kerja 20 18.361.651.597 20.046.809.112 Post-employment benefits liabilities
Liabilitas lain-lain 21 17.347.917.407 15.811.714.532 Other liabilities
TOTAL LIABILITAS 3.664.990.896.849 3.357.793.603.202 TOTAL LIABILITIES
EKUITAS EQUITY
Modal saham Share capital
Modal dasar - 11.000.000.000 saham 22 737.773.369.000 737.773.369.000 Authorized - 11,000,000,000
dengan nilai nominal Rp200 per shares with par value of Rp200
saham masing-masing pada tanggal per share as of December 31,
31 Desember 2025 dan 2024 2025 and 2024, respectively
Modal ditempatkan dan disetor penuh - Issued and fully paid -
3.688.866.845 lembar saham 3,688,866,845 shares as of
masing-masing pada tanggal December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024 respectively
Tambahan modal disetor 23 2.895.253.902.287 2.895.253.902.287 Additional paid-in capital
Cadangan revaluasi aset tetap 115.136.244.929 107.626.614.466 Property, plant and equipment
revaluation reserves
Pengukuran kembali atas program (2.160.810.742) (1.260.170.494) Remeasurement of defined
imbalan pasti – bersih benefit plan - net
Saldo laba (defisit) Retairned earning (deficit)
Ditentukan penggunaannya 20.000.000.000 20.000.000.000 Appropriated
Tidak ditentukan penggunaannya (253.748.304.545) (302.030.563.196) Unappropriated
TOTAL EKUITAS 3.512.254.400.929 3.457.363.152.063 TOTAL EQUITY
TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS 7.177.245.297.778 6.815.156.755.265 TOTAL LIABILITIES AND
EQUITY
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-2-
Page 11
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/ 31 Desember/
Catatan/ December 31, December 31,
Notes 2025 2024
Pendapatan dan beban Operating income and
operasional expenses
Pendapatan bunga Interest income
Bunga 25,31 426.073.463.879 418.150.996.493 Interest earned
Provisi dan komisi 14.934.110.087 12.753.528.790 Fee and commissions
Jumlah pendapatan bunga 441.007.573.966 430.904.525.283 Total interest income
Beban bunga Interest expenses
Bunga 26,31 (144.823.114.736) (138.327.548.365) Interest incurred
Premi program penjaminan (6.804.791.376) (6.299.027.054) Premium on depost guarantee
simpanan program
Jumlah beban bunga (151.627.906.112) (144.626.575.419) Total interest expenses
Pendapatan bunga – bersih 289.379.667.854 286.277.949.864 Interest income - net
Pendapatan operasional lainnya Other operating income
Keuntungan transaksi mata uang 1.251.139.736 1.367.805.889 Gain on foreign exchange – net
asing – bersih
Provisi dan komisi selain dari 2.992.438.847 3.314.802.448 Fees and commissions not related to
kredit – bersih loans – net
Penerimaan kembali kredit yang 37.796.729.806 21.515.612.060 Recoveries of loans previously
telah dihapus buku written-off
Lain-lain 641.457.119 1.300.357.994 Others
Jumlah pendapatan operasional 42.681.765.508 27.498.578.391 Total other operating income
lainnya
Pembentukan cadangan kerugian 27 (154.018.020.792) (102.860.174.413) Provision for allowance of impairment
penurunan nilai atas aset keuangan losses on financial and non-financial
dan nonkeuangan – bersih assets – net
Beban operasional lainnya Other operating expenses
Tenaga kerja dan tunjangan 28 (57.265.454.322) (50.158.539.192) Personnel and benefits
Umum dan administrasi 29 (57.460.793.524) (57.866.234.206) General and administrative
Jumlah beban operasional lainnya (114.726.247.846) (108.024.773.398) Total other operating expenses
Beban operasional lainnya – bersih (226.062.503.130) (183.386.369.420) Other operating expenses - net
Laba operasi – bersih 63.317.164.724 102.891.580.444 Operating income – net
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-3-
Page 12
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN LABA RUGI STATEMENT OF PROFIT OR LOSS
DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN AND OTHER COMPREHENSIVE INCOME
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/ 31 Desember/
Catatan/ December 31, December 31,
Notes 2025 2024
Laba operasi – bersih 63.317.164.724 102.891.580.444 Operating income –
(saldo pindahan) net (balance brought forward)
Pendapatan (beban) non Non-operating income
operasional
Keuntungan dari penjualan aset tetap 12 134.748.220 51.249.998 Gain from sale of property, plant and
equipment
Lainnya – bersih 235.904.521 (1.627.393.393) Others - net
Jumlah beban non operasional – 370.652.741 (1.576.143.395) Total non-operating expense - net
bersih
Laba sebelum beban pajak Income before income
penghasilan 63.687.817.465 101.315.437.049 tax expense
Beban pajak penghasilan 19 Income tax expense
Kini 19b (13.156.386.767) (19.934.206.832) Current
Tangguhan 19d (2.249.172.047) (2.626.292.855) Deferred
Jumlah beban pajak penghasilan (15.405.558.814) (22.560.499.687) Total income tax expense
Laba bersih tahun berjalan 48.282.258.651 78.754.937.362 Net income for the year
Penghasilan komperehensif lain Other comprehesive income
Pos-pos yang tidak akan Items that will not be reclassified
direklasifikasi ke laba rugi: to profit or loss :
Revaluasi Aset 12 9.627.731.362 - Revaluation of assets
Pengukuran kembali atas program 20 (1.154.666.985) 86.170.589 Remeasurement of defined benefit
imbalan pasti plan
Pajak penghasilan terkait 19d (1.864.074.163) (18.957.530) Related income tax
Jumlah penghasilan 6.608.990.214 67.213.059 Total other comprehensive
komprehensif lain - setelah income - after tax
pajak
Jumlah penghasilan komprehensif 54.891.248.865 78.822.150.421 Total net comprehensive
bersih tahun berjalan income for the year
Laba per saham dasar 30 13,09 21,35 Basic income per share
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-4-
Page 13
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN PERUBAHAN EKUITAS STATEMENT OF CHANGES IN EQUITY
Untuk Tahun yang Berakhir Tanggal 31 Desember 2025 For the Year Ended December 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise specified)
Cadangan Pengukuran
Modal revaluasi aset kembali Saldo laba (defisit)/
ditempatkan tetap/ Property, atas program Retained earning (deficit)
dan disetor Tambahan plant and imbalan pasti/
penuh/ Issued modal disetor/ Dana Setoran equipment Remeasurement Ditentukan Tidak ditentukan
Catatan/ and fully paid Additional paid- modal/Capital revaluation of defined benefit penggunaannya/ penggunaannya/ Jumlah ekuitas/
Notes capital in capital deposit funds reserves plan Appropriated Unappropriated Total equity
Saldo Per 1 Januari 2024 737.773.369.000 2.895.153.904.971 - 107.626.614.466 (1.327.383.553) 20.000.000.000 (380.785.500.558) 3.378.441.004.326 Balance as of
January 1, 2024
Koreksi penyesuaian biaya 22,23, - 99.997.316 - - - - - 99.997.316 Correction of adjustment
emisi saham PUT V 24 to share issuance costs
for rights issue V
Penghasilan komprehensif - - - - 67.213.059 - 78.754.937.362 78.822.150.421 Net comprehensive
bersih tahun berjalan income for the year
Saldo Per 31 Desember 2024 737.773.369.000 2.895.253.902.287 - 107.626.614.466 (1.260.170.494) 20.000.000.000 (302.030.563.196) 3.457.363.152.063 Balance as of
December 31, 2024
Penghasilan komprehensif - - - 7.509.630.463 (900.640.248) - 48.282.258.651 54.891.248.866 Net comprehensive
bersih tahun berjalan income for the year
Saldo Per 31 Desember 2025 737.773.369.000 2.895.253.902.287 - 115.136.244.929 (2.160.810.742) 20.000.000.000 (253.748.304.545) 3.512.254.400.929 Balance as of
December 31, 2025
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the Financial Statements taken as a whole
keseluruhan
-5-
Page 14
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/ 31 Desember/
Catatan/ December 31, December 31,
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
OPERASI OPERATING ACTIVITIES
Penerimaan bunga, provisi, dan komisi 436.801.307.275 425.766.386.676 Interest, fees and commissions
received
Penerimaan operasional lainnya 41.376.685.508 28.694.978.391 Other operating income received
Pembayaran bunga, provisi dan komisi (150.893.139.735) (141.711.512.840) Interest, fees and commissions paid
Pembayaran beban tenaga kerja (58.950.611.837) (50.129.497.328) Payment of personnel expenses
dan tunjangan and benefits
Pembayaran beban umum (48.071.418.219) (49.100.645.596) General, administrative, repairs and
administrasi, pemiliharaan dan maintenance expenses paid
perbaikan
Pendapatan non operasional 236.453.473 (1.627.393.393) Non-operating income
Arus kas sebelum perubahan dalam 220.499.276.465 211.892.315.910 Cash flows before changes in
aset dan liabilitas operasi operating assets and liabilities
Perubahan dalam aset operasi: Changes in operating assets:
Kredit 13.502.674.242 (386.017.272.928) Loans
Aset lain-lain (253.478.698.016) (184.523.928.331) Other assets
Perubahan dalam liabilitas operasi: Changes in operating liabilities:
Liabilitas segera 201.753.445 (579.380.751) Obligations due immediately
Simpanan 305.775.559.589 611.156.658.649 Deposits
Liabiltas lain-lain 2.933.162.712 (8.554.009.975) Other liabilities
Arus kas bersih diperoleh 289.433.728.437 243.374.382.574 Net cash provided by (used in)
(digunakan) untuk aktivitas operating activities
operasi
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
INVESTASI INVESTING ACTIVITIES
Penambahan efek yang dimiliki hingga 294.556.777.300 (848.998.828.400) Additional of held-to maturity
jatuh tempo securities
Pengurangan efek yang dibeli dengan 164.956.122.495 452.747.638.099 Deductional of securities
janji dijual kembali purchased under agreements to
resell
Hasil dari penjualan aset tetap 134.748.220 51.249.998 Proceeds from sale of fixed assets
Pembelian aset tetap dan aset (5.675.197.891) (8.573.393.793) Acquisitions of fixed assets and
takberwujud intangible assets
Arus kas bersih (digunakan untuk) 453.972.450.124 (404.773.334.096) Net cash (used in) provided by
diperoleh dari aktivitas investasi investing activities
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
tidak terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-6-
Page 15
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
LAPORAN ARUS KAS STATEMENT OF CASH FLOWS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR PADA 31 DESEMBER 2025 FOR THE YEAR ENDED DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31 Desember/ 31 Desember/
Catatan/ December 31, December 31,
Notes 2025 2024
ARUS KAS DARI AKTIVITAS CASH FLOWS FROM
PENDANAAN FINANCING ACTIVITIES
Pembayaran liabilitas sewa (755.563.632) (495.763.632) Payments of lease liabilities
Arus kas bersih digunakan untuk (755.563.632) (495.763.632) Net cash used in
aktivitas pendanaan financing activities
(PENURUNAN) KENAIKAN 742.650.614.929 (161.894.715.154) NET (DECREASE) INCREASE
BERSIH KAS DAN SETARA KAS IN CASH AND CASH
EQUIVALENTS
KAS DAN SETARA KAS PADA 275.651.374.807 437.799.533.992 CASH AND CASH EQUIVALENTS
AWAL TAHUN AT BEGINNING OF YEAR
Pengaruh perubahan kurs mata Effect of foreign exchange
uang asing (83.060.347) (253.444.031) rate changes
KAS DAN SETARA KAS 1.018.218.929.389 275.651.374.807 CASH AND CASH
PADA AKHIR TAHUN EQUIVALENTSAT END OF
YEAR
PENGUNGKAPAN TAMBAHAN SUPPLEMENTAL
DISCLOSURES
Kas dan setara kas terdiri dari : Cash and cash equivalents consists of:
Kas 28.286.886.475 14.060.906.255 Cash
Giro pada Bank Indonesia 257.858.656.014 150.335.811.997 Current account with Bank
Indonesia
Giro pada bank lain 12.278.670.345 7.269.818.799 Current account with other banks
Penempatan pada Bank Indonesia 719.794.716.555 103.984.837.756 Placements in Bank Indonesia
dan bank lain and other banks
Total Kas dan Setara Kas 1.018.218.929.389 275.651.374.807 Total Cash and Cash Equivalents
Lihat Catatan atas Laporan Keuangan terlampir yang merupakan bagian yang tidak See accompanying Notes to Financial Statements which are an integral part of the
terpisahkan dari Laporan Keuangan secara keseluruhan Financial Statements taken as a whole
-7-
Page 16
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM 1. GENERAL
a. Pendirian Bank dan Informasi Umum a. The Bank’s Establishment and General Information
PT Bank of India Indonesia Tbk (“Bank”) didirikan PT Bank of India Indonesia Tbk (the “Bank”) was
berdasarkan Akta Notaris No. 20 tanggal 28 September established based on Notarial Deed No. 20 dated
1968 dari Njoo Sioe Liep, S.H., Notaris di Surabaya, September 28, 1968 of Njoo Sioe Liep, S.H., Notary in
dengan nama PT Bank Pasar Swadesi. Akta pendirian ini Surabaya, under the name of PT Bank Pasar Swadesi.
telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman The deed of establishment was approved by the
Republik Indonesia melalui Surat Keputusan Minister of Justice of the Republic of Indonesia through
No. Y.A.5/35/8 tanggal 3 Februari 1975 serta Decision Letter No. Y.A.5/35/8 dated February 3, 1975
diumumkan dalam Berita Negara Republik Indonesia and was published in State Gazette of the Republic of
No. 19 tanggal 5 Maret 1976, Tambahan No. 162. Indonesia No. 19, Supplement No. 162, dated March 5,
1976.
Bank mendapat ijin usaha sebagai bank umum dari The Bank obtained its license to operate as a
Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat commercial bank from the Minister of Finance of the
Keputusannya No. 906/KMK.013/1989 tanggal Republic of Indonesia through Decision Letter
16 Agustus 1989. Sesuai dengan Surat Keputusan No. 906/KMK.013/1989 dated August 16, 1989.
Direksi Bank Indonesia No. 27/68/KEP/DIR tanggal Based on the Decision Letter of Bank Indonesia
12 Oktober 1994, Bank memperoleh ijin untuk No. 27/68/KEP/DIR dated October 12, 1994, the Bank
melakukan kegiatan usaha sebagai bank devisa. obtained approval to conduct foreign exchange
banking activities.
Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia Based on the Decision Letter of Governor of
No. 13/91A/KEP.GBI/2011 tanggal 17 November 2011, Bank Indonesia No. 13/91A/KEP.GBI/2011 dated
Bank Indonesia telah menyetujui: November 17, 2011, Bank Indonesia has approved:
1. Perubahan nama PT Bank Swadesi Tbk menjadi 1. The change of the Bank’s name from PT Bank
PT Bank of India Indonesia Tbk. Swadesi Tbk to PT Bank of India Indonesia Tbk.
2. Ijin usaha Bank sebagai bank umum berdasarkan 2. The Bank’s business license as a commercial bank
Keputusan Menteri Keuangan Republik Indonesia based on the Decree of the Minister of Finance of
No. 906/KMK.013/1989 tanggal 16 Agustus 1989 the Republic of Indonesia No. 906/KMK.013/1989
tetap berlaku bagi Bank. dated August 16, 1989 is still valid for the Bank.
Pemegang saham pengendali utama Bank adalah Bank The Bank’s ultimate controlling shareholder is Bank of
of India yang didirikan di India. India which was incorporated in India.
Anggaran Dasar Bank telah mengalami perubahan The Bank’s Articles of Association have been amended
beberapa kali. Perubahan terakhir melalui Rapat Umum several times. The latest amendement through
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang Notarial Deed of the Extraordinary General Meeting of
didokumentasikan dalam akta No. 01 tanggal 03 Juli Shareholders No. 01 dated July 03, 2025 of Winter
2025, di hadapan Winter Sigiro, S.H., M.H., Notaris di Sigiro, S.H., M.H., Notary in Jakarta. The amendement
Jakarta. Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri was approved by the Minister of Justice and Human
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia Rights of the Republic of Indonesia on its Decision
dengan Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-030612 Letter No. AHU-AH.01.09-030612 dated July 03, 2025.
tanggal 03 Juli 2025.
Sesuai dengan pasal 3 Anggaran Dasar Bank, ruang In accordance with article 3 of the Bank’s Articles
lingkup kegiatan Bank adalah menjalankan kegiatan of Association, the scope of its activities is to engage in
yang berhubungan dengan perbankan. activities related to banking.
Kantor pusat Bank berlokasi di Jalan H. Samanhudi The Bank’s head office is located at Jalan H.
No. 37, Jakarta Pusat. Bank mempunyai 8 kantor cabang, Samanhudi No. 37, Central Jakarta. The Bank has
6 kantor cabang pembantu, 1 kantor pusat 8 branch offices, 6 sub-branch offices, 1 non-
non-operasional dan 2 kantor kas. operational head office and 2 cash offices.
-8-
Page 17
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan b. Boards of Commissioners and Directors, Audit
Komite Pemantau Risiko Committee and Risk Monitoring Committee
Berdasarkan Akta Notaris Winter Sigiro S.H., M.H., Based on Notarial Deed of Winter Sigiro, S.H., M.H.,
No. 01 tanggal 03 Juli 2025 dan No. 07 tanggal No. 01 dated July 03, 2025 and No. 07 dated December
27 Desember 2024, susunan Dewan Komisaris dan 27, 2024 the composition of the Board of
Direksi pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Commissioners and Directors as of December 31, 2025
sebagai berikut: and 2024 are as follows:
2025 2024
Komisaris Utama Sudhiranjan Padhi Sudhiranjan Padhi President Commissioner
Komisaris Independen Handadjaja Sulaiman Handadjaja Sulaiman Independent Commissioner
Komisaris Independen Lungguk Gultom Lungguk Gultom Independent Commissioner
Direktur Utama KSB Chandramouli(b) Jayaprakash Bharathan(a) President Director
Direktur Kepatuhan Dennis Kusuma Halim Dennis Kusuma Halim Compliance Director
Direktur Operasional Carolina Dina Rusdiana Carolina Dina Rusdiana Operational Director
Direktur Bisnis Chandra Sekhar Chandra Sekhar Business Director
Mukherjee Mukherjee
Direktur Keuangan Rahmat Hendratama(c) Rahmat Hendratama Finance Director
a) Berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Saham a) Based on the resolution of the Annual General
Tahunan (RUPST) tanggal 24 Juni 2025, Meeting of Shareholders (AGMS) dated June 24,
menyetujui memberhentikan dengan hormat 2025, it was approved to honorably dismiss
Jayaprakash Bharathan dari jabatannya sebagai Jayaprakash Bharathan from his position as the
Direktur Utama Perseroan sebelum periode masa President Director of the Company before the end
jabatannya berakhir. of his term of office.
b) KSB Chandramouli diangkat sebagai Direktur b) KSB Chandramouli was appointed as President
Utama berdasarkan keputusan RUPST pada tanggal Director based on the AGMS decision on June 24,
24 Juni 2025 dan telah lulus uji kelayakan dan 2025 and has passed the OJK fit and proper test on
kepatutan OJK pada tanggal 02 Juli 2025. July 02, 2025.
c) Rahmat Hendratama diangkat sebagai Direktur c) Rahmat Hendratama was appointed as Finance
Keuangan berdasarkan Keputusan Rapat Umum Director based on the resolution of the
Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) tanggal Extraordinary General Meeting of Shareholders
27 Desember 2024 dan telah lulus uji kelayakan dan (EGMS) dated December 27, 2024 and has passed
kepatutan OJK pada tanggal 17 Maret 2025. the fit and proper test conducted by the Financial
Services Authority (OJK) on March 17, 2025.
Susunan Komite Bank per 31 Desember 2025 dan 2024 The composition of the Bank’s Committees as of
adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025 2024
Komite Audit Audit Committee
Ketua Lungguk Gultom Lungguk Gultom Chairman
Anggota Maya Indreswari Handadjaja Sulaiman Member
Anggota Siti Yanti E. Gultom* Teddy Reinier Sondakh Member
Komite Pemantau Risiko Risk Monitoring Committee
Ketua Lungguk Gultom Lungguk Gultom Chairman
Anggota Maya Indreswari Maya Indreswari Member
Anggota Siti Yanti E. Gultom* Teddy Reinier Sondakh Member
Komite Remunerasi Remuneration and Nomination
dan Nominasi Committee
Ketua Handadjaja Sulaiman Handadjaja Sulaiman Chairman
Anggota Sudhiranjan Padhi Sudhiranjan Padhi Member
Anggota Dwi Anita Kurniasih Dwi Anita Kurniasih Member
* Siti Yanti E. Gultom diangkat sebagai anggota * Siti Yanti E. Gultom has been appointed as a member
Komite Audit dan Komite Pemantau Risiko of the Audit Committee and the Risk Monitoring
PT Bank of India Indonesia Tbk efektif per tanggal Committee of PT Bank of India Indonesia Tbk,
21 Mei 2025 berdasarkan Surat effective May 21, 2025, based on Letter
No. 098/KP-HC/SK/DAK/V/2025. No. 098/KP-HC/SK/DAK/V/2025.
-9-
Page 18
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
b. Dewan Komisaris dan Direksi, Komite Audit dan b. Boards of Commissioners and Directors, Audit
Komite Pemantau Risiko (lanjutan) Committee and Risk Monitoring Committee
(continued)
Gaji dan kompensasi lainnya yang dibayarkan kepada Salaries and other compensation paid to the Boards of
Dewan Komisaris dan Direksi dan Karyawan Kunci Commissioners and Directors and Key Employees for
untuk tahun-tahun yang berakhir pada 31 Desember the years ended December 31, 2025 and 2024 are as
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: follows:
2025 2024
Dewan Komisaris 1.835.380.711 2.142.142.300 Board of Commissioners
Dewan Direksi 7.061.173.057 6.086.181.398 Board of Directors
Karyawan Kunci 288.145.588 86.800.000 Key Managements
Bank mempunyai 214 dan 219 karyawan tetap masing- The Bank has 214 and 219 permanent employees as of
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024, respectively (unaudited).
(tidak diaudit).
c. Penawaran Umum Saham Bank c. Public Offering of the Bank’s Shares
Pada tanggal 12 April 2002, Bank memperoleh On April 12, 2002, the Bank obtained the notice of
pernyataan efektif dari Ketua Badan Pengawas Pasar effectivity from the Chairman of Capital Market
Modal (BAPEPAM) dengan suratnya Supervisory Agency (“BAPEPAM”) through letter
No. S-75/PM/2002 untuk melakukan penawaran umum No. S-75/PM/2002 for its public offering of 60,000,000
atas 60.000.000 saham biasa atas nama kepada common shares to the public. The nominal value is
masyarakat. Nilai nominal per saham Rp200 dengan Rp200 per share with an offering price of Rp250 per
harga penawaran Rp250 per saham. Pada tanggal share. As of May 1, 2002, these shares were listed in the
1 Mei 2002, saham tersebut telah dicatatkan pada Jakarta Stock Exchange (currently Indonesia Stock
Bursa Efek Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia). Exchange or IDX).
Pada tanggal 24 Juni 2008, Bank memperoleh On June 24, 2008, the Bank obtained the notice of
pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM-LK dengan effectivity from the Chairman of BAPEPAM-LK
surat No. S-4071/BL/2008 untuk melakukan Penawaran through letter No. S-4071/BL/2008 for its Limited
Umum Terbatas I dengan Hak Memesan Efek Terlebih Public Offering I for Pre-emptive Rights amounting to
Dahulu (HMETD) sebesar 558.000.000 saham. 558,000,000 shares. These shares were listed in the
Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia Stock Exchange on July 2, 2008.
Indonesia pada tanggal 2 Juli 2008.
Berdasarkan surat pernyataan efektif dari OJK dengan Based on notice of effectivity from OJK through letter
surat No. S-500/D.04/2014 tanggal 3 Desember 2014, No. S-500/D.04/2014 dated December 3, 2014, the
Bank telah melakukan Penawaran Umum Terbatas II Bank has undertaken Limited Public Offering II for
dalam rangka HMETD sebanyak 173.600.000 lembar Pre-emptive Rights of 173,600,000 shares from
saham dari tanggal 17 Desember 2014 sampai dengan December 17, 2014 up to January 6, 2015 with an
tanggal 6 Januari 2015 dengan harga penawaran sebesar offering price of Rp2,800 per share. These shares were
Rp2.800 per saham. Saham-saham tersebut dicatatkan listed in the Indonesia Stock Exchange on
pada Bursa Efek Indonesia pada tanggal 6 Januari 2015. January 6, 2015.
Berdasarkan surat pernyataan efektif dari OJK dengan Based on notice of effectivity from OJK through letter
surat No. S-469/D.04/2017 tanggal 13 Desember 2017, No. S-469/D.04/2017 dated December 13, 2017, the
Bank telah melakukan Penawaran Umum Tebatas III Bank has undertaken the Limited Public Offering III for
dalam rangka Penambahan Modal dengan memberikan Pre-emptive Rights of 347,200,000 shares with an
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) offering price of Rp1,890 per share with nominal value
sebanyak 347.200.000 lembar saham dengan harga of Rp200 per share. These shares were listed in the
pelaksanaan HMETD sebesar Rp1.890 per saham Indonesia Stock Exchange on December 29, 2017.
dengan nilai nominal sebesar Rp 200 per saham. Saham-
saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia
pada tanggal 29 Desember 2017.
- 10 -
Page 19
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
1. UMUM (lanjutan) 1. GENERAL (continued)
c. Penawaran Umum Saham Bank (lanjutan) c. Public Offering of the Bank’s Shares (continued)
Berdasarkan surat pernyataan efektif dari OJK dengan Based on notice of effectivity from OJK through letter
surat No. S-178/D.04/2022 tanggal 19 Agustus 2022, No. S-178/D.04/2022 dated August 19, 2022, the Bank
Bank telah melakukan Penawaran Umum Terbatas IV has undertaken the Limited Public Offering IV for
dalam rangka Penambahan Modal dengan memberikan Pre-emptive Rights of 1,388,800,000 shares with an
Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) offering price of Rp1,000 per share with nominal value
sebanyak 1.388.800.000 lembar saham dengan harga of Rp200 per share. These shares were listed in the
pelaksanaan HMETD sebesar Rp1.000 per saham Indonesia Stock Exchange on September 2, 2022.
dengan nilai nominal sebesar Rp200 per saham.
Saham-saham tersebut dicatatkan pada Bursa Efek
Indonesia pada tanggal 2 September 2022.
Pada tanggal 30 Maret 2023, Bank memperoleh On March 30, 2023, the Bank received an effective
pernyataan efektif dari Ketua BAPEPAM-LK dengan statement from the Chairman of BAPEPAM-LK in his
suratnya No. S-86/D.04/2023 untuk melakukan letter No. S-86/D.04/2023 to conduct a Limited Public
Penawaran Umum Terbatas V. Jumlah keseluruhan Offering V. The total number of shares issued in PUT V
saham yang telah diterbitkan dalam PUT V PT. Bank of India India Tbk is 1,300,005,367 shares.
PT. Bank of India Indonesia Tbk adalah sebanyak Thus the number of shares issued by
1.300.005.367 saham. Dengan demikian jumlah saham PT. Bank of India India, Tbk until the end of this
yang telah diterbitkan oleh PT. Bank of India Indonesia, LPO V became 3,688,866,845. In accordance with
Tbk sampai dengan berakhirnya PUT V ini menjadi Government Regulation No. 29 of 1999 concerning the
3.688.866.845. Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Purchase of Commercial Bank Shares which, among
No.29 Tahun 1999 tentang Pembelian Saham Bank other things, stipulates that 99% of Bank shares may
Umum yang antara lain menerapkan bahwa saham Bank only be listed on the Stock Exchange, the number of
hanya boleh tercatat di Bursa Efek sebanyak banyaknya shares listed on the Indonesian Stock Exchange is
99%, maka Jumlah saham yang dicatatkan di 3,651,978,177 shares.
PT. Bursa Efek Indonesia adalah 3.651.978.177 saham.
d. Tanggung Jawab Manajemen dan Persetujuan atas d. Management’s Responsibility and Approval of the
Laporan Keuangan Financial Statement
Penyusunan dan penyajian laporan keuangan The preparation and presentation of the financial
merupakan tanggung jawab manajemen Bank dan telah statements were the responsibilities of the management
disetujui oleh Dewan Direksi Bank untuk diterbitkan of the Bank and were approved by the Board of
pada tanggal 27 Maret 2026. Directors for issuance on March 27, 2026.
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL
•
a. Pernyataan Kepatuhan •a. Statement of Compliance
Laporan keuangan telah disusun dan disajikan serta The financial statements have been prepared and
diterapkan secara konsisten dengan periode sebelumnya presented and implemented consistently with the
sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan previous period in accordance with Financial
di Indonesia (SAK) yang mencakup Pernyataan Standar Accounting Standards in Indonesia (FAS) which
Akuntansi Keuangan (PSAK) dan Interpretasi Standar comprise the Statements of Financial Accounting
Akuntansi Keuangan (ISAK) yang dikeluarkan oleh Standards (SFAS) and Interpretations of Financial
Dewan Standar Akuntansi Keuangan Ikatan Akuntan Accounting Standards (IFAS) issued by the Financial
Indonesia serta Pedoman Penyajian dan Pengungkapan Accounting Standards Board of the Institute of
Laporan Keuangan yang diterbitkan oleh Otoritas Jasa Indonesia Chartered Accountants and the guidelines on
Keuangan (OJK). Financial Statement Presentation and Disclosures
issued by the Financial Service Authority (OJK).
- 11 -
Page 20
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
b. Dasar Penyusunan Laporan Keuangan b. Basis of Preparation of Financial Statements
Dasar penyusunan laporan keuangan Bank, kecuali The basis of preparation of the Bank’s financial
untuk laporan arus kas, adalah dasar akrual. Laporan statements, except for the statements of cash flows, is
keuangan Bank disusun berdasarkan nilai historis, the accrual basis. The financial statements are
kecuali beberapa akun tertentu disusun berdasarkan measured based on historical cost, except for certain
pengukuran lain sebagaimana diuraikan dalam kebijakan accounts which are measured on the bases described in
akuntansi masing-masing akun tersebut. the related accounting policies. Historical cost is
Biaya perolehan umumnya didasarkan pada nilai wajar generally based on the fair value of the consideration
imbalan yang diserahkan dalam perolehan aset. given in exchange of assets.
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is the price that would be received to sell an
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar untuk asset or paid to transfer a liability in an orderly
mengalihkan suatu liabilitas dalam suatu transaksi transaction between market participants at the
teratur antara pelaku pasar pada tanggal pengukuran. measurement date.
Laporan arus kas disusun dengan menggunakan metode Statements of cash flows have been prepared using the
langsung yang dimodifikasi dan arus kas dikelompokkan modified direct method and the cash flows have been
atas dasar aktivitas operasi, investasi dan pendanaan. classified on the basis of operating, investing and
Kas dan setara kas terdiri dari kas, giro pada financing activities. Cash and cash equivalents consist
Bank Indonesia, giro pada bank lain, penempatan pada of cash, current accounts with Bank Indonesia, current
Bank Indonesia dan bank lain yang jatuh tempo accounts with other banks, placements with Bank
dalam waktu 3 bulan sejak tanggal perolehan, sepanjang Indonesia and other banks maturing within 3 months or
tidak digunakan sebagai jaminan atas pinjaman yang less from the acquisition date provided they are not
diterima serta tidak dibatasi penggunaannya. used as collateral for borrowings nor restricted.
Mata uang pelaporan yang digunakan dalam penyusunan The reporting currency used in the financial statements
laporan keuangan adalah mata uang Rupiah, preparation is Indonesian Rupiah, which is the
yang merupakan mata uang fungsional Bank. functional currency of the Bank.
Kecuali dinyatakan di bawah ini, kebijakan akuntansi Except as described below, the accounting policies
telah diterapkan secara konsisten dengan laporan applied are consistent with those of the annual financial
keuangan tahunan untuk tahun yang berakhir statements for the year ended December 31, 2025 which
31 Desember 2025 yang telah sesuai dengan Standar conform to the Indonesian Financial Accounting
Akuntansi Keuangan di Indonesia. Standards.
Penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of financial statements in conformity
Akuntansi Keuangan di Indonesia mengharuskan with Indonesian Financial Accounting Standards
penggunaan estimasi dan asumsi akuntansi yang requires the use of certain critical accounting estimates
signifikan. Hal tersebut juga mengharuskan manajemen and assumptions. It also requires management to
untuk membuat pertimbangan dalam proses penerapan exercise its judgment in the process of applying the
kebijakan akuntansi. Area yang kompleks atau accounting policies. Areas that are complex or require
memerlukan tingkat pertimbangan yang lebih tinggi atau a higher level of judgment or areas where assumptions
area di mana asumsi dan estimasi dapat berdampak and estimates could have a significant impact on the
signifikan terhadap laporan keuangan. financial statements.
c. Standar Baru dan Amendemen Standar Akuntansi c. New Standards and Amendments to Financial
Keuangan Efektif 1 Januari 2025 Accounting Standards Effective from January 1, 2025
Berikut ini adalah standar akuntansi keuangan, The followings are financial accounting standard,
perubahan, dan interpretasi standar akuntansi keuangan amendments and interpretation of financial accounting
yang berlaku efektif sejak 1 Januari 2025. standard which become effective starting January 1,
2025:
Amendemen PSAK 116, “Sewa tentang Liabilitas Amendment of SFAS 116: “Lease regarding Lease
Sewa dalam Jual dan Sewa-Balik” Amendemen ini Liability in a Sale and Leaseback”. This amendment
diadopsi dari amandemen IFRS No. 16, “Lease: lease adopted from IFRS No. 16 amendment, “Lease: lease
Liability in a Sale and Leaseback”. Amendemen ini Liability in a Sale and Leaseback”. This amendment
mengatur pengukuran selanjutnya untuk aset hak guna regulates the next measurement for right-of-use assets
dan liabilitas sewa dari transaksi jual dan sewa balik. and lease liability from sale and leaseback
transactions.
- 12 -
Page 21
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
c. Standar Baru dan Amendemen Standar Akuntansi c. New Standards and Amendments to Financial
Keuangan Efektif 1 Januari 2025 (lanjutan) Accounting Standards Effective from January 1, 2025
(continued)
Amendemen PSAK 201: “Penyajian Laporan Amendment of SFAS 201: “Presentation of Financial
Keuangan tentang Liabilitas Jangka Panjang dengan Statements Regarding Long-term Liabilities with
Konvenan”. Amendemen ini diadopsi dari amendemen Convenants”. This amendment was adopted from IAS
IAS No. 1, “Presentation of Financial Statements: No. 1 amendment, “Presentation of Financial
Non-Current Liabilities with Covenants”. Statements: Non-Current Liabilities with Covenants”.
Amendemen ini mengatur bahwa hanya konvenan This amendment regulates that only the convenants
yang harus dipatuhi entitas pada atau sebelum tanggal must complied with entity on or before reporting date
pelaporan yang akan mempengaruhi klasifikasi dan will affect its classification and short-term or long-term
liabilitas jangka pendek atau jangka panjang serta and its disclosure.
pengungkapannya.
Amendemen PSAK 207, “Laporan Arus Kas” dan Amendment of SFAS 207: “Statement of Cash Flows”
Amendemen PSAK 107, “Instrumen Keuangan: and Amendment of SFAS 107, “Statements of Financial
Pengungkapan tentang Pengaturan Pembiayaan Reports: Disclosure regarding Supplier Finance
Pemasok”. Amendemen ini diadopsi dari amendemen Arrangements”. This amendment adopted from IAS
IAS No. 7 “Statement of Cash Flows” dan IFRS No. 7, No. 7 Amendment “Statement of Cash Flows” dan IFRS
Financial Instruments: Disclosures – Supplier Finance No. 7, Financial Instruments: Disclosures – Supplier
Arrangements”. Amendemen ini menjelaskan Finance Arrangements”. This amendment disclose
pengungkapan terkait pengaturan pembiayaan about supplier finance arrangements.
pemasok.
Implementasi dari standar-standar dan amendemen The implementation of the above standards and
tersebut tidak menghasilkan perubahan substansial amendments did not result in substantial changes to the
terhadap kebijakan akuntansi Bank dan tidak memiliki Bank’s accounting policies and had no material impact
dampak yang material terhadap laporan keuangan di to the financial statements in the current period or prior
periode berjalan atau periode sebelumnya. financial period.
d. Instrumen Keuangan d. Financial Instruments
(i) Aset Keuangan (i) Financial Assets
Aset keuangan Bank terutama terdiri dari kas, giro The Bank’s financial assets mainly consist of cash,
pada Bank Indonesia, giro pada bank lain, current accounts with Bank Indonesia, current
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, accounts with other banks, placements with Bank
efek-efek, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual Indonesia and other banks, marketable securities,
kembali, tagihan derivatif, kredit yang diberikan, securities purchased under agreements to resell,
tagihan akseptasi dan pendapatan bunga yang masih derivative receivables, loans, acceptance
harus diterima. receivables and accrued interest receivables.
Sesuai dengan PSAK 109, Bank mengklasifikasikan In accordance with SFAS 109, the Bank classifies
aset keuangannya dalam tiga kategori: its financial assets into three categories:
(a) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (a) Financial assets measured at amortised fair
diamortisasi, value,
(b) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar (b) Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
(FVOCI), dan (FVOCI), and
(c) Aset keuangan yang diukur pada FVPL. (c) Financial assets measured at FVPL.
Aset keuangan diklasifikasikan menjadi kategori Financial assets are classified into these categories
tersebut diatas berdasarkan model bisnis dimana based on the business model within which they are
aset keuangan tersebut dimiliki dan karakteristik held and their contractual cash flow
arus kas kontraktualnya. Model bisnis characteristics. The business model reflects how
merefleksikan bagaimana kelompok aset keuangan groups of financial assets are managed to achieve a
dikelola untuk mencapai tujuan bisnis tertentu. particular business objective.
- 13 -
Page 22
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(i) Aset Keuangan (lanjutan) (i) Financial Assets (continued)
a) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar a) Financial assets measured at amortised cost
diamortisasi
Aset keuangan diukur pada biaya perolehan Financial assets measured at amortised cost if
diamortisasi jika aset keuangan dikelola dalam the financial assets are managed in a business
model bisnis yang bertujuan untuk memiliki model that aims to have financial assets in
aset keuangan dalam rangka mendapatkan arus order to obtain contractual cash flows.
kas kontraktual. Arus kas kontraktual dari aset Contractual cash flow of the financial assets
keuangan yang pada tanggal tertentu hanya which on a certain date solely payment from
berasal dari pembayaran pokok dan bunga principal and interest payments (“SPPI”) of
(“SPPI”) atas jumlah pokok terutang. the principal outstanding.
Pada saat pengakuan awal, aset keuangan yang At initial recognition, financial assets
diukur pada biaya perolehan diamortisasi measured at amortised cost are recognised at
diakui pada nilai wajarnya ditambah biaya fair value plus transaction costs (if any) and
transaksi (jika ada) dan selanjutnya diukur subsequently measured using the effective
dengan menggunakan suku bunga efektif. interest rate.
Biaya transaksi mencakup seluruh imbalan/ Transaction cost includes all fees and
provisi dan bentuk lain yang dibayarkan atau provisions paid or received that are an
diterima yang merupakan bagian tak integral part of the effective interest rate.
terpisahkan dari suku bunga efektif.
Tingkat suku bunga efektif adalah suku bunga The effective interest rate is the interest rate
yang secara tepat mendiskontokan estimasi that exactly discounts the estimated future
arus kas di masa datang selama perkiraan umur cash flows thorugh the expected life of the
dari aset keuangan atau liabilitas keuangan financial assets or financial liability (or,
(atau jika lebih tepat, digunakan periode yang where appropriate a shorter period) to the net
lebih singkat) untuk memperoleh nilai tercatat carrying amount at initial recognition. When
bersih pada saat pengakuan awal. Pada saat calculating the effective interest rate, the Bank
menghitung tingkat suku bunga efektif, Bank estimates future cash flows considering all
mengestimasi arus kas di masa datang dengan contractual terms of the financial instrument,
mempertimbangkan seluruh persyaratan but does not consider any future credit losses.
kontraktual dalam instrumen keuangan
tersebut, namun tidak mempertimbangkan
kerugian kredit di masa mendatang.
Pendapatan bunga dari aset keuangan yang Interest income from financial assets
diukur pada biaya perolehan diamortisasi measured at amortised cost is recorded in the
dicatat dalam laporan laba/rugi dan diakui profit/loss and is recognised as “Interest
sebagai “Pendapatan bunga”. income”.
Ketika penurunan nilai terjadi, kerugian When an impairment occurs, an impairment
penurunan nilai diakui sebagai pengurang dari loss is recognised as a deduction from the
nilai tercatat aset keuangan dan diakui di carrying value of financial assets and is
dalam laporan laba rugi sebagai “Cadangan recognised in the statement of profit or loss as
kerugian penurunan nilai”. “Allowance for impairment losses”.
- 14 -
Page 23
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(i) Aset Keuangan (lanjutan) (i) Financial Assets (continued)
b) Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar b) Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income
(“FVOCI”) (“FVOCI”)
Aset keuangan yang diukur pada nilai wajar Financial assets measured at fair value
melalui penghasilan komprehensif lain through other comprehensive income are
merupakan aset keuangan dikelola dalam financial assets that are managed in a
model bisnis yang tujuannya akan terpenuhi business model whose objectives will be
dengan mendapatkan arus kas kontraktual dan fulfilled by obtaining contractual cash flows
menjual aset keuangan. Arus kas kontraktual and selling financial assets. Cash flow
dari aset keuangan yang pada tanggal tertentu contractual of financial assets which on a
hanya dari pembayaran pokok dan bunga certain date solely payment from principal
(“SPPI”) dari jumlah pokok terutang. and interest (“SPPI”) of the principal
outstanding.
Pada saat pengakuan awalnya, aset keuangan At initial recognition, financial instruments
yang diukur pada nilai wajar melalui measured at fair value through other
penghasilan komprehensif lain diakui pada comprehensive income are recognised at fair
nilai wajarnya ditambah biaya transaksi value plus transaction costs (if any) and
(jika ada) dan selanjutnya diukur pada nilai subsequently measured at fair value where
wajarnya dimana keuntungan atau kerugian gains or losses on changes in fair value, gains
atas perubahan nilai wajar, keuntungan atau or losses on foreign exchange, and
kerugian atas selisih kurs, dan kerugian impairment losses are recognised as other
penurunan nilai, diakui sebagai penghasilan comprehensive income.
komprehensif lain.
Kerugian kredit ekspektasian diakui sebagai Expected credit losses are recognised as
penambah/pengurang dari penghasilan addition/deduction to other comprehensive
komprehensif lain di dalam laporan keuangan income in the financial statements
(tidak mengurangi jumlah tercatat aset (not reducing the carrying amount of financial
keuangan dalam laporan keuangan). assets in the financial statements). Interest
Pendapatan bunga dihitung menggunakan income is calculated using the effective
metode suku bunga efektif. interest method.
c) Aset keuangan yang diukur pada FVPL c) Financial assets measured at FVPL
Aset keuangan yang dimiliki atau dikelola Financial assets that are held or managed for
untuk diperdagangkan dan yang kinerjanya trading and whose performance is evaluated
dievaluasi berdasarkan nilai wajar diukur pada on a fair value basis are measured at FVPL as
FVPL karena aset keuangan tersebut tidak they are neither held to collect contractual
dimiliki untuk menerima arus kas kontraktual cash flows nor held both to collect contractual
atau tidak dimiliki untuk menerima arus kas cash flows and to sell financial assets.
kontraktual dan untuk menjual aset keuangan.
Penilaian Apakah Arus Kas Kontraktual Hanya Assessment of Whether Contractual Cash Flows are
Merupakan Pembayaran Pokok dan Bunga Semata Solely Payments of Principal and Interest (SPPI)
(SPPI)
Untuk tujuan penilaian ini, 'pokok' didefinisikan For purposes of this assessment, ‘principal’ is
sebagai nilai wajar dari aset keuangan pada defined as the fair value of the financial asset on
pengakuan awal. 'Bunga' didefinisikan sebagai initial recognition. ‘Interest’ is defined as the
imbalan untuk nilai waktu atas uang dan untuk consideration for the time value of money and for
risiko kredit yang terkait dengan jumlah pokok yang the credit risk associated with the principal amount
terutang selama periode waktu tertentu dan untuk outstanding during a particular period of time and
risiko dan biaya pinjaman dasar lainnya for other basic lending risks and costs
(misalnya risiko likuiditas dan biaya administrasi) (e.g. liquidity risk and administrative costs) as well
serta marjin keuntungan. as profit margin.
- 15 -
Page 24
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(i) Aset Keuangan (lanjutan) (i) Financial Assets (continued)
Penilaian Apakah Arus Kas Kontraktual Hanya Assessment of Whether Contractual Cash Flows are
Merupakan Pembayaran Pokok dan Bunga Semata Solely Payments of Principal and Interest (SPPI)
(SPPI) (lanjutan) (continued)
Dalam menilai apakah arus kas kontraktual adalah In assessing whether the contractual cash flows are
SPPI, Bank mempertimbangkan ketentuan SPPI, the Bank considers the contractual terms of
kontraktual instrumen tersebut. Hal ini termasuk the instrument. This includes assessing whether the
menilai apakah aset keuangan mengandung financial asset contains a contractual term that
ketentuan kontraktual yang dapat mengubah waktu could change the timing or amount of contractual
atau jumlah arus kas kontraktual sehingga tidak cash flows such that it would not meet this
memenuhi kondisi. Dalam melakukan penilaian, condition. In making the assessment, the Bank
Bank mempertimbangkan: considers:
- Kejadian kontinjensi yang akan mengubah - Contingent events that would change the amount
jumlah dan waktu arus kas; and timing of cash flows;
- Fitur leverage; - Leverage features;
- Persyaratan pelunasan dipercepat dan - Prepayment and extension terms;
perpanjangan fasilitas;
- Ketentuan yang membatasi klaim Bank atas arus - Terms that limit the Bank’s claims to cash flows
kas dari aset tertentu (seperti pinjaman non- from specified assets (e.g. non-recourse loans);
recourse); dan and
- Fitur yang memodifikasi imbalan dari nilai - Features that modify consideration of the time
waktu atas uang (seperti penetapan ulang suku value of money (e.g. periodical reset of interest
bunga berkala). rates).
Penilaian Model Bisnis Business Model Assessment
Penilaian model bisnis Bank melakukan penilaian In regard to the business model assessment, the
terhadap tujuan model bisnis dari kepemilikan suatu Bank makes an assessment of the objective of a
aset pada tingkatan portofolio, karena hal ini yang business model in which an asset is held at a
paling mencerminkan cara bisnis dikelola dan portfolio level because this best reflects the way the
informasi diberikan kepada manajemen. business is managed and information is provided to
management.
Model bisnis mengacu pada bagaimana aset Business model refers to how financial assets are
keuangan dikelola bersama untuk menghasilkan managed together to generate cash flows for the
arus kas untuk Bank. Arus kas mungkin dihasilkan Bank. This may be collecting contractual cash
dengan menerima arus kas kontraktual, menjual aset flows, selling financial assets or both. Business
keuangan atau keduanya. Model bisnis ditentukan models are determined at a level of aggregation
pada tingkat agregasi di mana kelompok aset where groups of assets are managed together to
dikelola bersama untuk mencapai tujuan tertentu achieve a particular objective and do not depend on
dan tidak bergantung pada niat manajemen pada management's intentions for individual instruments.
instrumen individual.
Bank menilai model bisnis pada aset keuangan The Bank assesses the business model of financial
setidaknya pada tingkat lini bisnis atau pada di mana assets at least at business line level or where there
terdapat variasi mandate atau tujuan dalam lini are varying mandates or objectives within a
bisnis pada tingkat lini bisnis produk yang lebih business line at a more granular product business
granular (misalnya sub-portofolio atau sub-lini line (e.g. sub-portfolios or sub-business lines).
bisnis).
- 16 -
Page 25
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(i) Aset Keuangan (lanjutan) (i) Financial Assets (continued)
Penilaian Model Bisnis (lanjutan) Business Model Assessment (continued)
Penentuan model bisnis dilakukan dengan Business model determinations are made by
mempertimbangkan semua bukti relevan yang considering all relevant evidences available at the
tersedia pada tanggal penilaian, termasuk tetapi date of the assessment, which include, but not
tidak terbatas pada: limited to:
- Bagaimana kinerja bisnis dan aset keuangan - How the performance of the business and the
yang ada di dalam unit bisnis itu dievaluasi dan financial assets held within that business unit
dilaporkan kepada manajemen. Tingkat are evaluated and reported to management.
pemisahan yang diidentifikasi untuk klasifikasi The level of segregation identified for SFAS 109
PSAK 109 harus konsisten dengan bagaimana classification should be consistent with how
portofolio aset dipisahkan dan dilaporkan asset portfolios are segregated and reported to
kepada manajemen; management;
- Risiko yang mempengaruhi kinerja unit bisnis - The risks that affect the performance of the
dan aset keuangan yang dimiliki dalam unit business unit and the financial assets held within
bisnis itu dan khususnya bagaimana risiko itu that business unit and in particular the way
dikelola; dan those risks are managed; and
- Bagaimana manajer unit bisnis dikompensasi - How managers of the business unit are
(misalnya, apakah kompensasi didasarkan pada compensated (for example, whether the
nilai wajar dari aset yang dikelola atau pada arus compensation is based on the fair value of the
kas kontraktual yang dikumpulkan). assets managed or on the contractual cash flows
collected).
Penentuan model bisnis dilakukan berdasarkan Business model determinations are made on the
skenario yang diperkirakan akan terjadi oleh Bank basis of scenarios that the Bank reasonably expects
dan tidak dalam kondisi sangat tertekan atau to occur and not under highly stressed or 'worst
'kondisi terburuk'. Jika aset dijual dalam kondisi case conditions'. Where assets are disposed of
yang tidak diharapkan oleh Bank untuk berlaku under conditions that the Bank did not reasonably
ketika aset diakui, klasifikasi aset keuangan yang expect to prevail when the assets were recognised,
ada dalam portofolio tidak disajikan secara tidak the classification of existing financial assets in the
akurat, tetapi kondisi tersebut harus portfolio are not rendered inaccurate but the
dipertimbangkan untuk aset yang diperoleh pada conditions in question should be considered for any
masa mendatang. assets acquired going forward.
Perubahan pada model bisnis atau pengenalan Changes to business models or the introduction of
model bisnis baru ditentukan melalui proses new business models are determined through the
persetujuan unit bisnis baru. new business unit approval process.
Bank dapat mereklasifikasi seluruh aset keuangan The Bank can reclassify all of its financial assets, if
yang terpengaruh jika dan hanya jika, model bisnis and only if, its business model for managing those
untuk pengelolaan aset keuangan berubah. financial assets changes.
(ii) Liabilitas Keuangan (ii) Financial Liabilities
Liabilitas keuangan Bank terutama terdiri dari The Bank’s financial liabilities mainly consist of
liabilitas segera, simpanan dari nasabah, simpanan obligations due immediately, deposits from
dari bank lain, liabilitas derivatif, utang akseptasi, customers, deposits from other banks, derivative
bunga yang masih harus dibayar dan setoran liabilities, acceptance payables, accrued interest
jaminan. and security deposits.
- 17 -
Page 26
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(ii) Liabilitas Keuangan (lanjutan) (ii) Financial Liabilities (continued)
Liabilitas keuangan diklasifikasikan ke dalam Financial liabilities are classified into the following
kategori pengukuran sebagai berikut pada saat measurement categories at initial recognition based
pengakuan awal berdasarkan sifat dan tujuannya: on their nature and purpose:
a) Liabilitas keuangan yang diukur pada FVPL a) Financial liabilities measured at FVPL
Liabilitas keuangan diukur pada FVPL, yang Financial liabilities measured at FVPL, which
memiliki 2 sub-klasifikasi, yaitu liabilitas has 2 sub-classifications, i.e. financial liabilities
keuangan yang ditetapkan demikian pada saat designated as such upon initial recognition and
pengakuan awal dan liabilitas keuangan yang financial liabilities classified as held for trading.
diklasifikasikan dalam kelompok
diperdagangkan.
Liabilitas keuangan yang diukur pada FVPL Financial liabilities measured at FVPL is
diklasifikasikan sebagai diperdagangkan jika classified as held for trading if it is acquired or
diperoleh atau dimiliki terutama untuk tujuan incurred principally for the purpose of selling or
dijual atau dibeli kembali dalam waktu dekat repurchasing it in the near term or if it is part of
atau jika merupakan bagian dari portofolio a portfolio of identified financial instruments that
instrumen keuangan tertentu yang dikelola are managed together and for which there is
bersama dan terdapat bukti mengenai pola evidence of a recent actual pattern of short-term
ambil untung dalam jangka pendek profit-taking. Derivatives are also classified as
(short-term profit-taking) yang terkini. held for trading instrument unless they are
Derivatif diklasifikasikan sebagai instrumen designated and effective as hedging instruments.
diperdagangkan kecuali ditetapkan dan efektif
sebagai instrumen lindung nilai.
Jika Bank pada pengakuan awal telah If the Bank designated certain debt securities
menetapkan instrumen utang tertentu sebagai upon initial recognition as at FVPL
FVPL (opsi nilai wajar), maka selanjutnya, (fair value option), then this designation cannot
penetapan ini tidak dapat diubah. be changed subsequently.
Keuntungan dan kerugian yang timbul dari Gains and losses arising from changes in fair
perubahan nilai wajar liabilitas keuangan yang value of financial liabilities classified held for
diklasifikasikan sebagai diperdagangkan dicatat trading are included in the statement of profit or
dalam laporan laba rugi. loss.
b) Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya b) Financial liabilities measured at amortised cost
perolehan diamortisasi
Liabilitas keuangan yang diukur pada biaya Financial liabilities measured at amortised cost
perolehan diamortisasi terdiri dari liabilitas consist of non-derivative financial liabilities that
keuangan non-derivatif yang tidak dimiliki are not held for trading purpose and not
Bank untuk diperdagangkan dan tidak designated at fair value through profit or loss.
ditetapkan pada nilai wajar melalui laba rugi.
Pada saat pengakuan awal, liabilitas keuangan Financial liabilities at amortised cost are
yang diukur dengan biaya perolehan initially recognised at fair value plus transaction
diamortisasi diukur pada nilai wajar ditambah costs (if any). After initial recognition, the Bank
biaya transaksi (jika ada). Setelah pengakuan measures all financial liabilities at amortised
awal, Bank mengukur seluruh liabilitas cost using effective interest rate method.
keuangan yang diukur dengan biaya perolehan
diamortisasi dengan menggunakan metode suku
bunga efektif.
- 18 -
Page 27
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(iii) Pengakuan (iii) Recognition
Semua aset atau liabilitas keuangan pada saat All financial assets or liabilities are measured
pengakuan awal diukur sebesar nilai wajarnya initially at their fair value plus transaction costs,
ditambah biaya transaksi, kecuali untuk aset except for financial assets and financial liabilities
keuangan dan liabilitas keuangan yang diukur pada measured at fair value through profit or loss,
nilai wajar melalui laba rugi, dimana biaya transaksi transaction costs are recognised directly in profit
diakui langsung dalam laba rugi. or loss.
Pembelian dan penjualan aset keuangan yang lazim Regular purchases and sales of financial assets are
(regular), diakui pada tanggal perdagangan dimana recognised on the trade date on which the Bank
Bank memiliki komitmen untuk membeli atau commits to purchase or sell those assets.
menjual aset tersebut.
Semua aset dan liabilitas keuangan lainnya pada All other financial assets and liabilities are initially
awalnya diakui pada tanggal perdagangan dimana recognised on the trade date at which the Bank
Bank menjadi suatu pihak dalam ketentuan becomes a party to the contractual provisions of the
kontraktual instrumen tersebut. instrument.
Biaya transaksi hanya meliputi biaya-biaya yang Transaction costs include only those costs that are
dapat diatribusikan secara langsung untuk directly attributable to the acquisition of a financial
perolehan suatu aset keuangan atau penerbitan suatu asset or issuance of a financial liability and are
liabilitas keuangan dan merupakan biaya tambahan incremental costs that would not have been
yang tidak akan terjadi apabila instrumen keuangan incurred if the financial instruments had not been
tersebut tidak diperoleh atau diterbitkan. Untuk aset acquired or issued. In the case of financial assets,
keuangan, biaya transaksi ditambahkan pada jumlah transaction costs are added to the amount
yang diakui pada awal pengakuan aset, sedangkan recognised initially, while for financial liabilities,
untuk liabilitas keuangan, biaya transaksi transaction costs are deducted from the amount of
dikurangkan dari jumlah liabilitas yang diakui pada liability recognised initially.
awal pengakuan liabilitas.
Biaya transaksi tersebut diamortisasi selama umur Such transaction costs are amortised over the terms
instrumen berdasarkan metode suku bunga efektif of the instruments based on the effective interest
dan dicatat sebagai bagian dari pendapatan bunga method and are recorded as part of interest income
untuk biaya transaksi sehubungan dengan aset for transaction costs related to financial assets or
keuangan atau sebagai bagian dari beban bunga interest expenses for transaction costs related to
untuk biaya transaksi sehubungan dengan liabilitas financial liabilities.
keuangan.
(iv) Penghentian Pengakuan (iv) Derecognition
Bank menghentikan pengakuan aset keuangan pada The Bank derecognises a financial asset when the
saat hak kontraktual atas arus kas yang berasal dari contractual rights to the cash flows from the
aset keuangan tersebut kadaluwarsa atau pada saat financial asset expire or when the Bank transfers
Bank mentransfer seluruh hak untuk menerima arus the rights to receive the contractual cash flows on
kas kontraktual dari aset keuangan dalam transaksi the financial asset in a transaction in which
dimana Bank secara substansial telah mentransfer substantially all the risks and rewards of ownership
seluruh risiko dan manfaat atas kepemilikan aset of the financial asset are transferred. Any interest
keuangan. Setiap hak atau kewajiban yang timbul in transferred financial assets that is created or
atau yang masih dimiliki oleh Bank diakui sebagai retained by the Bank is recognised as a separate
aset atau liabilitas secara terpisah. asset or liability.
Bank menghentikan pengakuan liabilitas keuangan The Bank derecognises a financial liability when its
pada saat kewajiban yang ditetapkan dalam kontrak contractual obligations are discharged or
dilepaskan atau dibatalkan atau kadaluwarsa. cancelled or expired.
- 19 -
Page 28
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(iv) Penghentian Pengakuan (lanjutan) (iv) Derecognition (continued)
Dalam transaksi dimana Bank secara substansial In transaction in which the Bank neither retains nor
tidak memiliki atau tidak mentransfer seluruh risiko transfers substantially all the risks and rewards of
dan manfaat atas kepemilikan aset keuangan, ownership of a financial asset, the Bank
Bank menghentikan pengakuan aset tersebut jika derecognises the asset if it does not retain control
Bank tidak lagi memiliki pengendalian atas aset over the asset. The rights and obligations retained
tersebut. Hak dan kewajiban yang masih dimiliki in the transfer are recognised separately as assets
dalam transfer tersebut diakui secara terpisah and liabilities as appropriate. In transfers in which
sebagai aset atau liabilitas. Dalam transfer dimana control over the asset is retained, the Bank
pengendalian atas aset masih dimiliki, Bank tetap continues to recognise the asset to the extent of its
mengakui aset yang ditransfer tersebut sebesar continuing involvement, determined by the extent to
keterlibatan berkelanjutan Bank yang ditentukan which it is exposed to changes in the value of the
dengan seberapa jauh Bank terekspos terhadap transferred asset.
perubahan nilai aset yang ditransfer.
Bank menghapusbukukan aset keuangan dan The Bank writes off financial assets and any related
cadangan kerugian penurunan nilai terkait pada saat allowance for impairment losses when the Bank
Bank menentukan bahwa aset keuangan tersebut determines that those financial assets are
tidak dapat ditagih. Keputusan ini diambil setelah uncollectible. The decision is reached after Bank
Bank melakukan berbagai upaya untuk memperoleh undertakes various efforts to obtain back the
kembali aset keuangan tersebut serta financial asset as well as considering information
mempertimbangkan informasi seperti telah such as the occurrence of significant changes in the
terjadinya perubahan signifikan pada posisi financial position of the borrower/financial asset
keuangan debitur/ penerbit aset keuangan sehingga issuer such that the borrower/financial asset issuer
debitur/ penerbit aset keuangan tidak lagi dapat can no longer pay the obligation or that proceeds
melunasi kewajibannya atau hasil penjualan agunan from collateral will not be sufficient to pay back the
tidak akan cukup untuk melunasi seluruh eksposur entire exposure.
yang diberikan.
(v) Saling Hapus Instrumen Keuangan (v) Offset Financial Instruments
Aset keuangan dan liabilitas keuangan saling hapus Financial assets and liabilities are offset and the net
buku dan nilai netonya disajikan dalam laporan amount presented in the statement of financial
posisi keuangan jika memiliki hak yang position when there is a legally enforceable right to
berkekuatan hukum untuk melakukan saling hapus offset the recognised amounts and there is an
buku atas jumlah yang telah diakui tersebut dan intention to settle on a net basis or to realise the
berniat untuk menyelesaikan secara neto atau untuk asset and settle the liability simultaneously.
merealisasikan aset dan menyelesaikan liabilitasnya
secara bersamaan.
Hak saling hapus tidak kontinjen atas peristiwa The legally enforceable right must not be contingent
dimasa depan dan dapat dipaksakan secara hukum on future events and must be enforceable in the
dalam situasi bisnis yang normal dan dalam normal course of business and in the event of
peristiwa gagal bayar, atau peristiwa kepailitan atau default solvency, or bankruptcy of the Bank or the
kebangkrutan Bank atau pihak lawan. counterparty.
(vi) Pengukuran Biaya Perolehan Diamortisasi (vi) Amortised Cost Measurement
Biaya perolehan diamortisasi dari aset atau liabilitas The amortised cost of a financial asset or liability is
keuangan adalah jumlah aset atau liabilitas the amount at which the financial asset or liability
keuangan yang diukur pada saat pengakuan awal, is measured at initial recognition, minus principal
dikurangi pembayaran pokok, ditambah atau repayments, plus or minus the cumulative
dikurangi dengan amortisasi kumulatif dengan amortisation using the effective interest method of
menggunakan metode suku bunga efektif yang any difference between the initial amount
dihitung dari selisih antara nilai awal dan nilai jatuh recognised and the maturity amount, and adjusted
temponya, dan untuk aset keuangan disesuaikan for any expected credit loss (ECL) allowance. The
dengan cadangan kerugian kredit ekspektasian gross carrying amount of a financial asset is the
(ECL). Nilai tercatat bruto aset keuangan amortised cost of a financial asset before adjusting
merupakan biaya perolehan diamortisasi aset for any ECL allowance.
keuangan sebelum disesuaikan dengan cadangan
ECL.
- 20 -
Page 29
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(vi) Pengukuran Biaya Perolehan Diamortisasi (vi) Amortised Cost Measurement (continued)
(lanjutan)
Tingkat suku bunga efektif adalah suku bunga yang The effective interest rate is the rate that exactly
secara tepat mendiskontokan estimasi arus kas pada discounts the estimated future cash flows through
masa datang selama perkiraan umur dari aset the expected life of the financial asset or financial
keuangan atau liabilitas keuangan (atau jika lebih liability (or, where appropriate, a shorter period),
tepat, digunakan periode yang lebih singkat), atas to the gross carrying amount of the financial asset
nilai tercatat bruto aset keuangan (ketika aset tidak (when the asset is not credit-impaired) or to the
mengalami penurunan nilai kredit) atau pada biaya amortised cost of the financial liability. When
perolehan diamortisasi untuk liabilitas keuangan. calculating the effective interest rate, the Bank
Pada saat menghitung tingkat suku bunga efektif, estimates future cash flows considering all
Bank mengestimasi arus kas pada masa datang contractual terms of the financial instrument (for
dengan mempertimbangkan seluruh ketentuan example prepayment options), but does not
kontraktual dalam instrumen keuangan tersebut consider any future credit losses. For purchased or
(antara lain opsi pelunasan dipercepat), namun originated credit-impaired financial assets, a
tidak mempertimbangkan kerugian kredit pada credit adjusted effective interest rate is calculated
masa mendatang. Untuk aset keuangan yang dibeli using estimated future cash flows including ECL.
atau yang berasal dari aset keuangan memburuk,
suku bunga efektif yang disesuaikan dengan risiko
kredit dihitung dengan menggunakan arus kas pada
masa datang termasuk ECL.
Perhitungan suku bunga efektif mencakup biaya The calculation of the effective interest rate
transaksi dan seluruh provisi yang dibayarkan atau includes transaction costs and all fees paid or
diterima yang merupakan bagian tak terpisahkan received that are an integral part of the effective
dari suku bunga efektif. interest rate.
(vii) Pengukuran Nilai Wajar (vii) Fair Value Measurement
Nilai wajar adalah harga yang akan diterima untuk Fair value is an acceptable amount at which a
menjual suatu aset atau harga yang akan dibayar financial asset could be sold or price paid to
untuk mengalihkan suatu liabilitas dalam transaksi exchange liabilities in an orderly transaction
teratur (orderly transaction) antara pelaku pasar between market participants on a measurement
(market participants) pada tanggal pengukuran di date in an active market, or in the absence of an
pasar utama atau, jika tidak terdapat pasar utama, active market, in a market most profitable in which
di pasar yang paling menguntungkan dimana Bank Bank has an access on that date. Fair value of
memiliki akses pada tanggal tersebut. Nilai wajar liabilities reflects the risk of default.
liabilitas mencerminkan risiko wanprestasinya.
Jika tersedia, Bank mengukur nilai wajar instrumen When available, the Bank measures the fair value
keuangan dengan menggunakan harga kuotasian di of a financial instrument using the quoted price in
pasar aktif untuk instrumen tersebut. Suatu pasar an active market for that instrument. A market is
dianggap aktif jika transaksi atas aset dan liabilitas regarded as active if transactions for the asset or
terjadi dengan frekuensi dan volume yang memadai liability takes place with sufficient frequency and
untuk menyediakan informasi penentuan harga volume to provide pricing information on an
secara berkelanjutan. ongoing basis.
- 21 -
Page 30
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
d. Instrumen Keuangan (lanjutan) d. Financial Instruments (continued)
(vii) Pengukuran Nilai Wajar (lanjutan) (vii) Fair Value Measurement (continued)
Jika harga kuotasian tidak tersedia di pasar aktif, If there is no quoted price in an active market, then
Bank menggunakan teknik penilaian dengan the Bank uses valuation techniques that maximize
memaksimalkan penggunaan input yang dapat the use of relevant observable inputs and minimize
diobservasi dan relevan dan meminimalkan the use of unobservable inputs. The chosen
penggunaan input yang tidak dapat diobservasi. valuation technique incorporates all of the factors
Teknik penilaian yang dipilih menggabungkan that market participants would take into account in
semua faktor yang diperhitungkan oleh pelaku pricing a transaction.
pasar dalam penentuan harga transaksi.
Bukti terbaik atas nilai wajar instrumen keuangan The best evidence of the fair value of a financial
pada saat pengakuan awal adalah harga transaksi, instrument at initial recognition is normally the
yaitu nilai wajar dari pembayaran yang diberikan transaction price, i.e., the fair value of the
atau diterima. Jika Bank menetapkan bahwa nilai consideration given or received. If the Bank
wajar pada pengakuan awal berbeda dengan harga determines that the fair value at initial recognition
transaksi dan nilai wajar tidak dapat dibuktikan differs from the transaction price and the fair value
dengan harga kuotasian di pasar aktif untuk aset is evidenced neither by a quoted price in an active
atau liabilitas yang identik atau berdasarkan teknik market for an identical asset or liability nor based
penilaian yang hanya menggunakan data dari pasar on a valuation technique that uses only data from
yang dapat diobservasi, maka nilai wajar instrumen observable markets, then the financial instrument is
keuangan pada saat pengakuan awal disesuaikan initially measured at fair value, adjusted to defer
untuk menangguhkan perbedaan antara nilai wajar the difference between the fair value at initial
pada saat pengakuan awal dan harga transaksi. recognition and the transaction price.
Setelah pengakuan awal, perbedaan tersebut diakui Subsequently, that difference is recognised in profit
dalam laba rugi berdasarkan umur dari instrumen or loss on an appropriate basis over the life of the
tersebut namun tidak lebih lambat dari saat instrument but no later than when the valuation is
penilaian tersebut didukung sepenuhnya oleh data wholly supported by observable market data or
pasar yang dapat diobservasi atau saat transaksi when the transaction is closed.
ditutup.
Jika aset atau liabilitas yang diukur pada nilai wajar If an asset or a liability measured at fair value has
memiliki harga penawaran dan harga permintaan, a bid price and an ask price, then the Bank
maka Bank mengukur aset dan posisi long measures assets and long positions at a bid price
berdasarkan harga penawaran dan mengukur and liabilities and short positions at an ask prices.
liabilitas dan posisi short berdasarkan harga
permintaan.
Portofolio aset keuangan dan liabilitas keuangan Portfolios of financial assets and financial
yang diukur pada nilai wajar yang terekspos risiko liabilities measured at fair value that are exposed
pasar dan risiko kredit yang dikelola oleh Bank to market risk and credit risk that are managed by
berdasarkan eksposur netonya baik terhadap risiko the Bank on the basis of the net exposure to either
pasar ataupun risiko kredit diukur berdasarkan market or credit risk are measured on the basis of
harga yang akan diterima untuk menjual posisi net a price that would be received to sell a net long
long (atau dibayar untuk mengalihkan posisi net position (or paid to transfer a net short position)
short) untuk eksposur risiko tertentu. Penyesuaian for a particular risk exposure. Those portfolio level
pada level portofolio tersebut dialokasikan pada adjustments are allocated to the individual assets
aset dan liabilitas individual berdasarkan and liabilities on the basis of the relative risk
penyesuaian risiko relatif dari masing-masing adjustment of each of the individual instruments in
instrumen individual di dalam portofolio. the portfolio.
- 22 -
Page 31
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
e. Transaksi dengan Pihak Berelasi e. Transactions with Related Parties
Dalam usahanya, Bank melakukan transaksi dengan In the normal course of business, the Bank enters into
pihak-pihak berelasi. Dalam laporan keuangan ini, transactions with related parties. In these financial
istilah pihak berelasi sesuai dengan PSAK 224 tentang statements, the term related parties are defined under
“Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. SFAS 224 on “Related Parties Disclosures”.
Suatu pihak dianggap pihak berelasi dengan Bank jika: A party is considered as a related party of the Bank if:
1) Langsung atau tidak langsung yang melalui satu 1) A party directly or indirectly through one or more
atau lebih perantara, suatu pihak (i) intermediaries, a party (i) controls, or controlled
mengendalikan, atau dikendalikan oleh, atau by, or under common control with the Bank; (ii)
berada di bawah pengendalian bersama, dengan has substantial importance in the Bank that gives
Bank; (ii) memiliki kepentingan dalam Bank yang significant influence to the Bank; or (iii) has joint
memberikan pengaruh signifikan atas Bank; atau control over the Bank;
(iii) memiliki pengendalian bersama atas Bank;
2) Suatu pihak yang berada dalam kelompok usaha 2) A party which is related to the Bank;
yang sama dengan Bank;
3) Suatu pihak adalah ventura bersama dimana Bank 3) A party is a joint venture in which the Bank acts as
sebagai venturer; a venturer;
4) Suatu pihak adalah anggota dari personil dari 4) A party is a member of the key management
manajemen kunci Bank; personnel of the Bank;
5) Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari 5) A party is a close family member of an individual
individu yang diuraikan dalam butir (1) atau (4); as described in point (1) or (4);
6) Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan, 6) A party is an entity that is controlled, jointly
dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan controlled or significantly influenced by or has
oleh atau untuk pihak yang memiliki hak suara significant voting rights in several entities, directly
signifikan pada beberapa entitas, langsung maupun or indirectly, which are individuals describe in
tidak langsung, yaitu individu seperti diuraikan point (4) or (5); and
dalam butir (4) atau (5); dan
7) Suatu pihak adalah suatu program imbalan 7) A party is a post-employment benefit plan program
pascakerja untuk imbalan kerja dari Bank atau for the employee benefit of either the Bank or its
entitas yang terkait dengan Bank. related party.
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan Transactions with related parties are carried out under
dengan syarat dan kondisi yang sama dengan the same terms and conditions as the transactions with
transaksi-transaksi dengan pihak ketiga. third parties.
Seluruh transaksi dan saldo yang material dengan All significant transactions and balances with related
pihak-pihak berelasi diungkapkan dalam catatan atas parties are disclosed in the notes to the financial
laporan keuangan. statements.
f. Kas f. Cash
Kas terdiri dari kas di khazanah, kas di anjungan tunai Cash comprised of cash on vault, cash on automated
mandiri dan kas kecil. Setelah pengakuan awal, kas teller machines and petty cash. Subsequent to initial
diukur pada biaya perolehan diamortisasi. recognition, cash are measured at amortised cost.
g. Giro pada Bank Indonesia dan Bank Lain g. Current Accounts with Bank Indonesia and Other
Banks
Setelah pengakuan awal, giro pada Bank Indonesia dan Subsequent to initial recognition, current accounts with
bank lain diukur pada biaya perolehan diamortisasi Bank Indonesia and other banks are measured at
dengan menggunakan metode suku bunga efektif. amortised cost using the effective interest method.
Giro pada Bank Indonesia disajikan sebesar biaya Current accounts with Bank Indonesia are stated at
perolehan. Giro pada bank lain dinyatakan sebesar saldo acquisition cost. Current accounts with other banks are
giro dikurangi penyisihan kerugian penurunan nilai bila stated at their outstanding balance, net of allowance for
terdapat indikasi penurunan nilai. impairment loss when there is indication of impairment.
- 23 -
Page 32
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
h. Penempatan pada bank indonesia dan bank lain h. Placements with bank indonesia and other banks
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks are
merupakan penanaman dana dalam bentuk Fasilitas placements in the form of Bank Indonesia Deposit
Simpanan Bank Indonesia (FASBI), call money, Facility (FASBI), call money, time deposits and others.
deposito berjangka dan lain-lain.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain Placements with Bank Indonesia and other banks are
disajikan sebesar biaya perolehan diamortisasi dengan stated at amortised cost using the effective interest rate
menggunakan suku bunga efektif dikurangi dengan less allowance for impairment losses.
cadangan kerugian penurunan nilai.
i. Efek-efek i. Marketable securities
Surat berharga terdiri dari obligasi pemerintah dan Securities consist of government bonds and Bank
Sertifikat Bank Indonesia yang diperdagangkan di pasar Indonesia Certificates traded on the money market.
uang.
Surat-surat berharga pada awalnya disajikan sebesar Marketable securities are initially measured at fair
nilai wajarnya. Setelah pengakuan awal, surat-surat value. After the initial recognition, the marketable
berharga dicatat sesuai dengan kategorinya yaitu securities are recorded according to their category, i.e.,
investasi pada biaya perolehan diamortisasi, FVOCI amortised cost investments, FVOCI or at FVPL.
atau berdasar FVPL.
Penilaian surat-surat berharga didasarkan atas The value of marketable securities is stated based on the
klasifikasian sebagai berikut: classification as follows:
- Surat-surat berharga yang dicatat pada biaya - Amortised cost marketable securities are carried
perolehan yang diamortisasi menggunakan metode at amortised cost using the effective interest rate
suku bunga efektif. method.
- Surat-surat berharga yang dimiliki untuk - Marketable securities classified as held for trading
diperdagangkan dan yang ditetapkan pada nilai and designated at FVPL on initial recognition are
wajar melalui laba rugi pada saat pengakuan awal stated at fair value. Gains and losses from changes
dinyatakan pada nilai wajar. Keuntungan dan in fair value are recognised in profit or loss.
kerugian yang timbul dari perubahan nilai wajar
diakui dalam laba rugi.
- Surat-surat berharga yang diklasifikasikan pada - Marketable securities classified as FVOCI
FVOCI dinyatakan pada nilai wajar. Setelah investments are stated at fair value. Subsequently,
pengakuan awal, aset keuangan tersebut diukur financial assets carried at fair value with all
pada nilai wajar dimana keuntungan dan kerugian unrealised gains or losses arising from changes in
yang belum direalisasi atas perubahan nilai wajar fair value are recognised in other comprehensive
akan diakui sebagai penghasilan komprehensif income. Interest income is recognised in profit or
lain. Pendapatan bunga diakui dalam laba rugi loss using the effective interest rate method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
Perubahan nilai wajar lainnya diakui secara langsung Other fair value changes are recognised directly in
dalam ekuitas sampai dengan surat-surat berharga equity until the marketable securities are sold or
tersebut dijual atau mengalami penurunan nilai, dimana impaired, whereby the cumulative gains and losses
keuntungan dan kerugian kumulatif yang sebelumnya previously recognised in equity are recognised in the
diakui dalam ekuitas harus diakui pada laporan laba rugi statement of profit or loss and other comprehensive
dan penghasilan komprehensif lain. income.
j. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali j. Securities purchased under agreements to resell
Efek-efek yang dibeli kembali dengan janji dijual Marketable securities purchased under agreements to
kembali merupakan transaksi dimana Bank membeli resell are transactions in which the Bank purchases a
aset keuangan dan secara simultan masuk ke dalam financial assets and simultaneously enters into an
perjanjian untuk menjual kembali aset (atau aset yang agreement to resell the asset (or substantially similar
serupa secara substansial) dengan harga tetap pada masa asset) at a fixed price on a future date. The underlying
depan. Aset yang mendasari tidak diakui dalam laporan asset is not recognised in the Bank’s financial
keuangan Bank. statements.
- 24 -
Page 33
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
j. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali j. Securities purchased under agreements to resell
(lanjutan) (continued)
Pada pengukuran awal, surat berharga yang dibeli Marketable securities purchased under agreements to
dengan janji dijual kembali disajikan sebesar nilai wajar resell are initially measured at fair value plus directly
ditambah dengan biaya transaksi yang dapat attributable transaction costs.
diatribusikan secara langsung.
Setelah pengakuan awal, efek-efek yang dibeli dengan Subsequent to initial recognition, securities purchased
janji dijual kembali diukur pada biaya perolehan under agreements to resell are measured at amortised
diamortisasi. Selisih antara harga beli dan harga jual cost. The difference between purchase and resale price
kembali diakui sebagai pendapatan bunga dengan is recognised as interest income using the effective
menggunakan metode suku bunga efektif. interest method.
Surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali Marketable securities purchased under agreements to
disajikan sebagai aset dalam laporan posisi keuangan resell are presented as an asset in the statement of
sebesar harga beli ditambah dengan pendapatan bunga financial position at the purchase price added with
yang sudah diakui tapi belum diterima, dikurangi interest income recognised but not yet received, less
dengan cadangan kerugian penurunan nilai, jika allowance for impairment losses, where appropriate.
diperlukan.
k. Tagihan dan Liabilitas Derivatif k. Derivative Receivables and Liabilities
Seluruh instrumen derivatif (termasuk transaksi valuta All derivative instruments (including foreign currency
asing untuk tujuan pendanaan dan perdagangan) dicatat transactions for funding and trading) are recorded in
dalam laporan posisi keuangan berdasarkan nilai the statement of financial position at fair value. Fair
wajarnya. Nilai wajar tersebut ditentukan berdasarkan value is determined based on market value using Reuters
harga pasar dengan menggunakan kurs Reuters pada rate at reporting date or discounted cash flow method.
tanggal laporan atau metode diskonto arus kas.
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gains or losses on derivative contracts are presented in
disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan tujuan the financial statements based on its purpose on the
Bank atas transaksi yaitu untuk (1) lindung nilai atas transaction as (1) a hedge of the fair value, (2) a cash
nilai wajar, (2) lindung nilai atas arus kas, (3) lindung flow hedge, (3) a hedge of a net investment in foreign
nilai atas investasi neto pada kegiatan operasi luar negeri operations and (4) trading instruments, as follows:
dan (4) instrumen perdagangan, sebagai berikut:
a. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif a. Gains or losses on derivative contracts that
yang ditujukan dan memenuhi syarat sebagai are designated and qualify as hedging instruments
instrumen lindung nilai atas nilai wajar dan in the fair value of assets and liabilities that
keuntungan atau kerugian atas perubahan nilai wajar are protected, recognised as a gain or loss
aset dan liabilitas yang dilindungi, diakui sebagai may be offset in the same accounting period.
laba atau rugi yang dapat saling hapus dalam periode Any difference representing hedge show
akuntansi yang sama. Setiap selisih yang terjadi ineffectiveness and directly recognises as profit or
menunjukkan terjadinya ketidakefektifan lindung loss in current year.
nilai dan secara langsung diakui sebagai laba atau
rugi tahun berjalan.
b. Bagian efektif dari keuntungan atau kerugian atas b. The effective portions of gains or losses on
kontrak derivatif yang ditujukan sebagai lindung derivative contracts designated as cash flow hedge
nilai atas arus kas dilaporkan sebagai penghasilan are reported as other comprehensive income. The
komprehensif lainnya. Bagian yang tidak efektif dari ineffective portions of the hedge are reported as
lindung nilai dilaporkan sebagai laba atau rugi tahun profit or loss in current year.
berjalan.
c. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif c. Gains or losses on derivative contracts designated
yang ditujukan sebagai lindung nilai atas investasi as hedges of a net investment in a foreign operation
neto pada kegiatan operasi luar negeri dilaporkan are reported as other comprehensive income to the
sebagai penghasilan komprehensif lainnya, extent as long as it is effective as a hedge.
sepanjang transaksi tersebut dianggap efektif
sebagai transaksi lindung nilai.
- 25 -
Page 34
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
k. Tagihan dan liabilitas derivatif (lanjutan) k. Derivative receivables and liabilities (continued)
Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif Gains or losses on derivative contracts are presented in
disajikan dalam laporan keuangan berdasarkan tujuan the financial statements based on its purpose on the
Bank atas transaksi yaitu untuk (1) lindung nilai atas transaction as (1) a hedge of the fair value, (2) a cash
nilai wajar, (2) lindung nilai atas arus kas, (3) lindung flow hedge, (3) a hedge of a net investment in foreign
nilai atas investasi neto pada kegiatan operasi luar negeri operations and (4) trading instruments, as follows:
dan (4) instrumen perdagangan, sebagai berikut: (continued)
(lanjutan)
d. Keuntungan atau kerugian dari kontrak derivatif d. Gains or losses on derivative contracts not
yang tidak ditujukan sebagai instrumen lindung nilai designated as a hedging instrument (or derivative
(atau kontrak derivatif yang tidak memenuhi contract that does not qualify as a hedging
persyaratan sebagai instrumen lindung nilai) diakui instrument) is recognised as profit or loss in current
sebagai laba atau rugi pada tahun berjalan. year.
Tagihan derivatif diklasifikasikan sebagai aset keuangan Derivative receivables are classified as financial assets
dalam kelompok diukur pada nilai wajar melalui laba at fair value through profit or loss, whereas the
rugi, sedangkan liabilitas derivatif diklasifikasikan derivative liabilities classified as financial liabilities in
sebagai liabilitas keuangan dalam kelompok diukur measured at fair value through profit or loss.
pada nilai wajar melalui laba rugi.
l. Tagihan dan Liabilitas Akseptasi l. Acceptance Receivables and Liabilities
Tagihan akseptasi diklasifikasikan sebagai aset Acceptance receivables are classified as financial assets
keuangan dalam kelompok biaya perolehan measured at amortized cost. Acceptance liabilities are
diamortisasi. Liabilitas akseptasi diklasifikasikan classified financial liabilities measured at amortized
sebagai liabilitas keuangan yang diukur dengan biaya cost.
perolehan diamortisasi.
Lihat (Catatan 2d) untuk kebijakan akuntansi atas aset Refer to (Note 2d) for the accounting policies of
dan liabilitas keuangan. financial assets and liabilities.
m. Kredit yang Diberikan m. Loans
Kredit yang diberikan diukur pada biaya perolehan Loans are measured at amortised cost using the effective
diamortisasi menggunakan metode suku bunga efektif, interest method, less allowance for impairment losses.
dikurangi dengan cadangan kerugian penurunan nilai. Amortised cost is calculated by taking into account any
Biaya perolehan diamortisasi dihitung dengan discount or premium on acquisition and transaction
memperhitungkan diskonto atau premi pada saat costs that are an integral part of effective interest rate.
akuisisi dan biaya transaksi yang merupakan bagian The amortisation is recognised in profit or loss.
tidak terpisahkan dari suku bunga efektif. Amortisasi
diakui dalam laba rugi.
Kredit yang diberikan adalah penyediaan uang atau Loans represent funds provided or receivables that can
tagihan yang dapat disetarakan dengan itu, berdasarkan be considered as equivalents thereof, based on
persetujuan atau kesepakatan pinjam-meminjam dengan agreements or financing contracts with borrowers,
debitur yang mewajibkan debitur untuk melunasi utang where borrowers are required to repay their debts with
dan bunganya setelah jangka waktu tertentu. interest after a specified period.
Kredit yang diberikan diklasifikasikan sebagai kredit Loans are classified as loans and receivables under
yang diberikan dan piutang berdasarkan PSAK 239 dan SFAS 239 and are classified as financial assets at
klasifikasi aset keuangan pada biaya diamortisasi amortised cost under SFAS 109.
berdasarkan PSAK 109.
Restrukturisasi kredit yang diberikan Loan restructuring
Restrukturisasi kredit meliputi modifikasi persyaratan Loan restructuring may involve a modification of the
kredit, konversi kredit menjadi saham atau instrumen terms of the loans, conversion of loans into equity or
keuangan lainnya dan/atau kombinasi dari keduanya. other financial instruments and/or a combination of
both.
- 26 -
Page 35
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
m. Kredit yang Diberikan (lanjutan) m. Loans (continued)
Restrukturisasi kredit yang diberikan (lanjutan) Loan restructuring (continued)
Untuk restrukturisasi kredit bermasalah dengan cara For non-performing loan restructuring which involves a
konversi kredit yang diberikan menjadi saham atau conversion of loans into equity or other financial
instrumen keuangan lainnya, kerugian dari instruments, a loss on loan restructuring is recognised
restruktrurisasi kredit diakui hanya apabila nilai wajar only if the fair value of the equity investments or other
penyertaan saham atau instrumen keuangan yang financial instruments received, reduced by estimated
diterima dikurangi estimasi biaya untuk menjualnya, costs to sell the equity or other financial instruments, is
adalah kurang dari nilai tercatat kredit yang diberikan. less than the carrying value of loan.
Setelah syarat dan ketentuan kredit direnegosiasi, After the terms of loans have been renegotiated, any
penurunan nilai diukur dengan menggunakan suku impairment is measured using the original effective
bunga efektif awal yang dihitung sebelum persyaratan interest rate as calculated before the modification of
dimodifikasi dan kredit tersebut tidak lagi dianggap terms and the loan is no longer considered past due.
menunggak. Manajemen akan melakukan penelaahan Management continuously reviews renegotiated loans to
ulang atas kredit yang direnegosiasi secara ensure that all criteria are met and that future payments
berkelanjutan untuk memastikan bahwa semua kriteria are likely to occur. The loans continue to be subjected to
terpenuhi dan pembayaran pada masa datang akan an individual or collective impairment assessment,
terjadi. Evaluasi penurunan nilai individual atau kolektif following the impairment assessment of loans.
akan terus dilakukan untuk kredit tersebut, mengikuti
evaluasi penurunan nilai atas kredit.
Kerugian yang timbul dari restrukturisasi kredit yang Losses on loan restructuring in respect of modification
berkaitan dengan modifikasi persyaratan kredit hanya of the terms of the loans are recognised only if the cash
diakui bila nilai tunai penerimaan kas masa depan yang value of total future cash receipts specified in the new
telah ditentukan dalam persyaratan kredit yang baru, terms of the loans, including both receipts designated as
termasuk penerimaan yang diperuntukkan sebagai interest and those designated as loan principal, are less
bunga maupun pokok, adalah lebih kecil dari nilai kredit than the recorded amounts of loans before
yang diberikan yang tercatat sebelum restrukturisasi. restructuring.
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment
Nilai Losses
Aset produktif terdiri dari giro pada bank lain, Earning assets consist of current accounts with other
penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain, surat banks, placements with Bank Indonesia and other banks,
berharga, efek-efek yang dibeli dengan janji dijual marketable securities, marketable securities purchased
kembali (reverse repo), kredit yang diberikan, tagihan under agreements to resell (reverse repo), loans, other
lainnya dan komitmen dan kontinjensi. Komitmen dan receivable and commitments and contingencies.
kontinjensi pada transaksi rekening administratif, antara Commitments and contingencies are off-balance sheet
lain terdiri dari tetapi tidak terbatas pada penerbitan transactions which include but are not limited to issued
jaminan dan fasilitas kredit yang belum digunakan. guarantees and unused loan facilities.
Penurunan Nilai Aset Keuangan Impairment of Financial Assets
PSAK 109 mengharuskan cadangan kerugian diakui SFAS 109 requires a loss allowance to be recognised at
sebesar kerugian kredit ekspektasian 12 bulan an amount equal to either 12 month Expected Credit
(12-month ECL) atau kerugian kredit ekspektasian Losses (ECL) or lifetime ECL's.
sepanjang umur aset keuangan (lifetime ECL).
Lifetime ECL adalah kerugian kredit ekspektasian yang Lifetime ECL's are the ECL's that result from all
berasal dari semua kemungkinan kejadian gagal bayar possible default events over the expected life of a
sepanjang umur ekspektasian suatu instrumen financial instrument, whereas 12-month ECL's are the
keuangan, sedangkan ECL 12 bulan adalah porsi dari portion of ECL's that result from default events that are
kerugian kredit ekspektasian yang berasal dari possible within the 12 months after reporting date.
kemungkinan kejadian gagal bayar dalam 12 bulan
setelah tanggal pelaporan.
- 27 -
Page 36
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment Losses
Nilai (lanjutan) (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Bank mengakui cadangan kerugian untuk ECL pada Bank recognises loss allowances for ECL on the
instrumen keuangan berikut yang tidak diukur pada following financial instruments that are not measured at
FVPL: FVPL:
- Aset keuangan yang merupakan instrumen utang; - Financial assets that are debt instruments;
- Kontrak jaminan keuangan yang diterbitkan; dan - Financial guarantee contracts issued; and
- Kredit yang diberikan - Loans.
Bank menggunakan model yang kompleks yang The Bank primarily uses sophisticated models that
menggunakan matriks probability of default (“PD”), utilise the probability of default (“PD”), loss given
loss given default (“LGD”) dan exposure at default default (“LGD”) and exposure at default (“EAD”)
(“EAD”), yang didiskontokan menggunakan suku metrics, discounted using the effective interest rate.
bunga efektif.
a) Probability of Default (“PD”) a) Probability of Default (“PD”)
Probabilitas yang timbul pada suatu waktu dimana The probability at a point in time that a
debitur mengalami gagal bayar, dikalibrasikan counterparty will default, calibrated over up to
sampai dengan periode 12 bulan dari tanggal 12 months from the reporting date (Stage 1) or over
laporan (Stage 1) atau sepanjang umur the lifetime of the product (Stage 2 and 3) and
(Stage 2 dan 3) dan digabungkan pada dampak incorporating the impact of forward-looking
asumsi ekonomi masa depan yang memiliki risiko economic assumptions that have an effect on credit
kredit. PD diestimasikan pada point in time dimana risk. PD is estimated at a point in time that means it
hal ini berfluktuasi sejalan dengan siklus ekonomi. will fluctuate in line with the economic cycle.
b) Loss Given Default (“LGD”) b) Loss Given Default (“LGD”)
Kerugian yang diperkirakan akan timbul dari The loss that is expected to arise on default,
debitur yang mengalami gagal bayar dengan incorporating the impact of relevant forward
menggabungkan dampak dari asumsi ekonomi looking economic assumptions (if any), which
masa depan yang relevan (jika ada) dimana hal ini represents the difference between the contractual
mewakili perbedaan antara arus kas kontraktual cash flows due and those that the Bank expects to
yang akan jatuh tempo dengan arus kas yang receive. The Bank estimates LGD based on the
diharapkan untuk diterima. Bank mengestimasikan historical recovery rates and considers the recovery
LGD berdasarkan data historis dari tingkat of any collateral that is integral to the financial
pemulihan dan memperhitungkan pemulihan yang assets, taking into account forward looking
berasal dari jaminan terhadap aset keuangan dengan economic assumptions if relevant.
mempertimbangkan asumsi ekonomi pada masa
depan jika relevan.
c) Exposure at Default (“EAD”) c) Exposure at Default (“EAD”)
Perkiraan nilai eksposur neraca pada saat gagal The expected balance sheet exposure at the time of
bayar dengan mempertimbangkan bahwa default, taking into account that expected change in
perubahan ekspektasi yang diharapkan selama masa exposure over the lifetime of the exposure. This
eksposur. Hal ini menggabungkan dampak incorporates the impact of drawdowns of committed
penarikan fasilitas yang dijanjikan, pembayaran facilities, repayments of principal and interest,
pokok dan bunga, amortisasi dan pembayaran amortisation and prepayments, together with the
dipercepat, bersama dengan dampak asumsi impact of forward looking economic assumptions
ekonomi masa depan jika relevan. where relevant.
- 28 -
Page 37
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment Losses
Nilai (lanjutan) (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Kerugian kredit ekspektasian 12 bulan (Stage 1) 12-months expected credit losses (Stage 1)
Kerugian kredit ekspektasian diakui pada saat Expected credit losses are recognised at the time of
pengakuan awal instrumen keuangan dan initial recognition of a financial instrument and
merepresentasikan kekurangan kas sepanjang umur aset represent the lifetime cash shortfalls arising from
yang timbul dari kemungkinan gagal bayar di masa yang possible default events up to twelve months into the
akan datang dalam kurun waktu dua belas bulan sejak future from the reporting date. Expected credit losses
tanggal pelaporan. Kerugian kredit ekspektasian terus continue to be determined on this basis until there is
ditentukan oleh dasar ini sampai timbul peningkatan either a significant increase in the credit risk of an
risiko kredit yang signifikan pada instrumen tersebut instrument or the instrument becomes credit-impaired.
atau instrumen tersebut telah mengalami penurunan If an instrument is no longer considered to exhibit a
nilai kredit. Jika suatu instrumen tidak lagi dianggap significant increase in credit risk, expected credit losses
menunjukkan peningkatan risiko kredit yang signifikan, will revert to being determined on a twelve month basis.
maka kerugian kredit ekspektasian dihitung kembali
berdasarkan basis dua belas bulan.
Peningkatan Risiko Kredit yang Signifikan (Stage 2) Significant Increase in Credit Risk (Stage 2)
Jika aset keuangan mengalami peningkatan risiko kredit If a financial asset experiences a significant increase in
yang signifikan (“SICR”) sejak pengakuan awal, credit risk (“SICR”) since initial recognition, an
kerugian kredit ekspektasian diakui atas kejadian gagal expected credit loss provision is recognised for default
bayar yang mungkin terjadi sepanjang umur aset. events that may occur over the lifetime of the asset.
Peningkatan signifikan dalam risiko kredit dinilai Significant increase in credit risk is assessed by
dengan membandingkan risiko gagal bayar atas comparing the risk of default of an exposure at the
eksposur pada tanggal pelaporan dengan risiko gagal reporting date to the risk of default at origination (after
bayar saat pengakuan awal (setelah memperhitungkan taking into account the passage of time). Significant
perjalanan waktu dari akun tersebut). Signifikan tidak does not mean statistically significant nor is it assessed
berarti signifikan secara statistik, juga tidak dinilai in the context of changes in expected credit loss.
dalam konteks perubahan dalam cadangan kerugian Whether a change in the risk of default is significant or
kredit ekspektasian. Perubahan atas risiko gagal bayar not is assessed using a number of quantitative and
dinilai signifikan atau tidak, dinilai menggunakan qualitative factors, the weight of which depends on the
sejumlah faktor kuantitatif dan kualitatif, yang bobotnya type of product and counterparty. Financial assets that
bergantung pada tipe produk dan pihak lawan. Aset are 30 or more days past due and not credit impaired
keuangan dengan tunggakan 30 hari atau lebih dan tidak will always be considered to have experienced a
mengalami penurunan nilai akan selalu dianggap telah significant increase in credit risk.
mengalami peningkatan risiko kredit yang signifikan.
- 29 -
Page 38
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment Losses
Nilai (lanjutan) (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Eksposur yang Mengalami Penurunan Nilai Kredit Credit-Impaired (or Defaulted) Exposures (Stage 3)
Atau Gagal Bayar (Stage 3)
Aset keuangan yang mengalami penurunan nilai kredit Financial assets that are credit-impaired (or in default)
(atau gagal bayar) merupakan aset yang setidaknya telah represent those that are at least 90 days past due in
memiliki tunggakan lebih dari 90 hari atas pokok respect of principal and/or interest. Financial assets are
dan/atau bunga. Aset keuangan juga dianggap also considered to be credit-impaired where the debtors
mengalami penurunan nilai kredit dimana debitur are unlikely to pay on the occurrence of one or more
kemungkinan besar tidak akan membayar dengan observable events that have a detrimental impact on the
terjadinya satu atau lebih kejadian yang teramati yang estimated future cash flows of the financial asset. Loss
memiliki dampak menurunkan jumlah estimasi arus kas provisions against credit-impaired financial assets are
masa depan dari aset keuangan tersebut. Cadangan determined based on an assessment of the recoverable
kerugian penurunan nilai terhadap aset keuangan yang cash flows under a range of scenarios, including the
mengalami penurunan nilai ditentukan berdasarkan realisation of any collateral held where appropriate.
penilaian terhadap arus kas yang dapat dipulihkan The ECL will reflect weighted average of the scenarios
berdasarkan sejumlah skenario, termasuk realisasi based on the probability of the relevant scenario to
jaminan yang dimiliki jika memungkinkan. ECL akan occur. The loss provisions held represent the difference
mencerminkan rata-rata tertimbang dari skenario between the present value of the cash flows expected to
berdasarkan probabilitas dari skenario yang relevan be recovered, discounted at the instrument’s original
untuk terjadi. Cadangan kerugian penurunan nilai effective interest rate and the gross carrying value of the
merupakan selisih antara nilai sekarang dari arus kas instrument prior to any credit impairment.
yang diperkirakan akan dipulihkan, didiskontokan pada
suku bunga efektif awal dan nilai tercatat bruto
instrumen sebelum penurunan nilai kredit.
Periode yang diperhitungkan ketika mengukur kerugian The period considered when measuring expected credit
kredit ekspektasian adalah periode yang lebih pendek loss is the shorter of the expected and the contractual
antara umur ekspektasian dan periode kontrak aset term of the financial asset. The expected life may be
keuangan. Umur ekspektasian dapat dipengaruhi oleh impacted by prepayments and the maximum contractual
pembayaran dimuka dan periode kontrak maksimum term by extension options. For certain revolving
melalui opsi perpanjangan kontrak. Untuk portofolio portfolios, including credit cards, the expected life is
revolving tertentu, termasuk kartu kredit, umur assessed over the period that the Bank is exposed to
ekspektasian dinilai sepanjang periode dimana Bank credit risk (which is based on the length of time it takes
terekspos dengan risiko kredit (berdasarkan durasi for credit facilities to be withdrawn) rather than the
waktu yang dibutuhkan untuk fasilitas kredit ditarik), contractual term.
bukan sepanjang periode kontrak.
Untuk aset keuangan yang bisnis modelnya merupakan For financial assets under business model hold to
untuk mendapatkan arus kas kontraktual, seperti kredit collect, such as loans, carried at amortised cost, the
yang diberikan, aset keuangan tersebut dicatat pada Bank first determines whether there is objective
biaya perolehan diamortisasi, Bank pertama kali evidence of impairment individually on financial assets
menentukan apakah terdapat bukti objektif penurunan that are individually significant or collectively, for
nilai secara individual atas aset keuangan yang non-individually significant financial assets.
signifikan secara individual atau secara kolektif, untuk
aset keuangan yang tidak signifikan secara individual.
Penilaian secara individual dilakukan atas aset keuangan Individual valuations are made on significant financial
yang signifikan yang memiliki bukti objektif penurunan assets that have objective evidence of impairment.
nilai. Aset keuangan yang tidak signifikan dimasukkan Insignificant financial assets are included in a group of
dalam kelompok aset keuangan yang memiliki financial assets that have similar credit risk
karakteristik risiko kredit yang sejenis dan dilakukan characteristics and are assessed collectively.
penilaian secara kolektif.
- 30 -
Page 39
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
n. Identifikasi dan Pengukuran Kerugian Penurunan n. Identification and Measurement of Impairment Losses
Nilai (lanjutan) (continued)
Penurunan Nilai Aset Keuangan (lanjutan) Impairment of Financial Assets (continued)
Eksposur yang Mengalami Penurunan Nilai Kredit Credit-Impaired (or Defaulted) Exposures (Stage 3)
Atau Gagal Bayar (Stage 3) (lanjutan) (continued)
Bank menganggap sekuritas investasi pemerintah dalam The Bank considers a Rupiah denominated government
mata uang Rupiah dan dana yang ditempatkan pada investment securities and funds placed with Bank
Bank Indonesia memiliki risiko kredit yang rendah, Indonesia as having low credit risk since the principal
karena pokok dan bunga investasi pemerintah tersebut and interest of government bond are guaranteed by the
dijamin oleh pemerintah dan tidak ada kerugian yang government and there is no historical loss experience.
pernah terjadi. Bank tidak menerapkan pengecualian The Bank does not apply the low credit risk exemption
risiko kredit yang rendah untuk instrumen keuangan to any other financial instruments.
lainnya.
Cadangan kerugian untuk ECL disajikan dalam laporan Loss allowances for ECL are presented in the statement
posisi keuangan sebagai berikut ini: of financial position as follows:
- Aset keuangan diukur pada biaya perolehan - Financial assets measured at amortised cost: as a
diamortisasi: sebagai pengurang dari nilai tercatat deduction from the gross carrying amount of the
bruto aset; assets;
- Komitmen pinjaman dan kontrak jaminan - Loan commitments and financial guarantee
keuangan: umumnya, sebagai provisi yang dicatat contracts: generally, as a provision which is
pada liabilitas lainnya. presented in other liabilities.
Hapus Buku Aset Keuangan Write-Off of Financial Assets
Aset keuangan dan penyisihan yang terkait tersebut The associated financial assets and allowance are
dihapuskan jika tidak ada peluang yang realistis untuk written-off in the absence of realistic opportunities for
pengembalian pada masa datang dan semua jaminan future returns and any guarantees have been realised or
telah direalisasi atau sudah diambil alih oleh Bank. undertaken by the Bank. The financial assets are
Aset keuangan tersebut dihapus buku dengan menjurnal written-off by reversing the allowance for impairment
balik penyisihan kerugian penurunan nilai. Aset losses. The financial assets may be written-off after all
keuangan tersebut dapat dihapus buku setelah semua necessary procedures have been performed and the
prosedur yang diperlukan telah dilakukan dan jumlah amount of the loss has been determined.
kerugian telah ditentukan.
Penerimaan kembali atas aset keuangan yang telah Subsequent recoveries from financial assets which were
dihapusbukukan pada periode berjalan dikreditkan written-off in the current period is credited to the
dengan menyesuaikan akun cadangan kerugian allowance for impairment losses account. While,
penurunan nilai. Sementara, penerimaan kembali atas subsequent recoveries from financial assets which were
aset keuangan yang telah dihapusbukukan pada periode written-off in the previous period are recorded as other
sebelumnya dicatat sebagai pendapatan operasional operating income in profit or loss.
lainnya pada laba rugi.
Penurunan Nilai Atas Aset Non-produktif Impairment of Non-Productive Assets
Penyesuaian atas penyisihan penghapusan aset Adjustments to the allowance for losses on
non-produktif dicatat dalam periode dimana non-productive assets are reported in the year that such
penyesuaian tersebut diketahui atau dapat ditaksir secara adjustments become known or can be reasonably
wajar. Termasuk di dalam penyesuaian ini adalah estimated. These adjustments include additional
penambahan penyisihan penghapusan aset non- allowance for losses as well as recoveries of previously
produktif maupun pemulihan aset non-produktif yang written-off non-productive assets.
telah dihapusbukukan sebelumnya.
Aset non-produktif dihapusbukukan dengan Non-productive assets are written-off against the
mengurangi penyisihan penghapusan yang respective allowance for losses when management
bersangkutan apabila menurut manajemen aset tersebut believes that the recoverability of those assets is
tidak mungkin dipulihkan lagi. unlikely.
- 31 -
Page 40
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
o. Aset Tetap o. Fixed Assets
Bank menerapkan PSAK 216 (Amendemen 2015), The Bank implemented SFAS 216 (Amendment 2015),
"Aset Tetap". "Fixed Assets".
Biaya perolehan awal aset tetap meliputi harga The initial cost of fixed assets consists of its purchase
perolehan, termasuk bea impor dan pajak pembelian price, including non-refundable import duties and taxes
yang tidak boleh dikreditkan dan biaya-biaya yang dapat and any directly attributable costs in bringing the assets
diatribusikan secara langsung untuk membawa aset ke to its working condition and location for its intended
lokasi dan kondisi yang diinginkan sesuai dengan tujuan use.
penggunaan yang ditetapkan.
Sejak Desember 2015, Bank melakukan perubahan Since December 2015, the Bank changed its accounting
kebijakan akuntansi atas tanah dan bangunan dari model policies for land and buildings from cost model to
biaya menjadi model revaluasi. revaluation model.
Tanah dan bangunan disajikan sebesar nilai wajar, Land and buildings are stated at fair value, less
dikurangi akumulasi penyusutan untuk bangunan. accumulated depreciation for buildings. Valuation of
Penilaian terhadap tanah dan bangunan dilakukan oleh land and buildings are performed with sufficient
penilai independen eksternal yang telah memiliki regularity to ensure that the fair value of a revalued
sertifikasi. Penilaian atas aset tersebut dilakukan secara asset does not differ materially from its carrying
berkala untuk memastikan bahwa nilai wajar aset yang amount. Accumulated depreciation at the date of
direvaluasi tidak berbeda secara material dengan nilai revaluation is eliminated against the gross carrying
tercatatnya. Akumulasi penyusutan pada tanggal amount of the asset and the net amount is restated to the
revaluasi dieliminasi terhadap nilai tercatat bruto aset, revalued amount of the asset.
dan nilai netonya disajikan kembali sebesar nilai
revaluasian aset tetap.
Kenaikan nilai tercatat yang timbul dari revaluasi tanah Increase in the carrying amount arising from
dan bangunan dicatat sebagai “Cadangan Revaluasi revaluations of land and buildings is recorded in “Fixed
Aset Tetap”. Penurunan nilai tercatat yang timbul dari Asset Revaluation Reserves”. Decrease in carrying
revaluasi dicatat sebagai beban pada tahun berjalan. amount arising from revaluation is recorded as expense
Apabila aset tersebut memiliki saldo “Keuntungan in the current year. If the asset has a balance on its
Revaluasi Aset Tetap” yang disajikan sebagai “Gain of Revaluation of Fixed Assets”, which is
“Penghasilan Komprehensif Lain”, maka selisih presented under “Other Comprehensive Income”, then
penurunan nilai tercatat tersebut dibebankan terhadap the loss on impairment is deducted from the “Gain on
“Keuntungan Revaluasi Aset Tetap” dan sisanya diakui Revaluation of Fixed Asset” and the rest of the amount
sebagai beban tahun berjalan. is charged to current year’s expenses.
Surplus revaluasi tanah dan bangunan yang telah The revaluation surplus of land and buildings are
disajikan dalam ekuitas dipindahkan langsung ke saldo directly transferred to retained earnings when the asset
laba pada saat aset tersebut dihentikan pengakuannya. is derecognised.
Aset tetap, kecuali tanah dan bangunan, dinyatakan Fixed assets other than land and buildings are stated at
sebesar biaya perolehan dikurangi akumulasi cost less accumulated depreciation and impairment
penyusutan dan rugi penurunan nilai (jika ada). Biaya losses (if any). The initial cost of the fixed assets consists
perolehan awal aset tetap meliputi biaya konstruksi atau of its construction cost or purchase price and any
harga pembelian dan setiap biaya diatribusikan secara directly attributable costs of bringing the asset to its
langsung untuk membawa aset ke kondisi kerjanya dan working condition and location for its intended use.
lokasi untuk digunakan.
- 32 -
Page 41
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
o. Aset Tetap (lanjutan) o. Fixed Assets (continued)
Pengakuan penyusutan dimulai ketika aset tersebut ada Recognition of depreciation commences when an asset
di lokasi dan kondisinya dan dapat dioperasikan is in its location and condition and capable of being
sebagaimana yang dimaksud oleh manajemen. operated in the manner intended by management.
Penyusutan dihitung dengan menggunakan metode Depreciation is computed using the double-declining
saldo menurun ganda (double-declining balance balance method, except for buildings, which
method), kecuali untuk bangunan yang dihitung dengan depreciation is computed using the straight-line method,
menggunakan metode garis lurus (straight-line method), based on the estimated useful lives of the fixed assets as
berdasarkan umur manfaat aset tetap yang diestimasi follows:
sebagai berikut:
Tarif Depresiasi/ Umur Manfaat/
Depreciation Rates Useful Life
Bangunan 5% 20 tahun/years Buildings
Perlengkapan dan peralatan kantor 25% - 12,5% 4-8 tahun/years Office furniture and equipment
Kendaraan bermotor 25% - 12,5% 4-8 tahun/years Vehicles
Pada saat inspeksi yang signifikan dilakukan, biaya When a significant repair of the asset is performed, the
inspeksi itu diakui ke dalam jumlah tercatat cost of repair is capitalized as part of the replacement
(carrying amount) aset tetap sebagai suatu penggantian cost of the asset’s carrying amount if the criteria for
jika memenuhi kriteria pengakuan. Semua biaya recognition are met. All maintenance and repair costs
pemeliharaan dan perbaikan yang tidak memenuhi which do not fulfill the capitalization criteria are
kriteria pengakuan diakui dalam laba rugi pada saat recognised in profit or loss upon occurrence. At each
terjadinya. Pada setiap akhir tahun buku, nilai residu, financial year end, the assets’ residual values, useful
umur manfaat, dan metode penyusutan ditelaah kembali lives and methods of depreciation are reviewed and
dan jika sesuai dengan keadaan, disesuaikan secara adjusted prospectively as appropriate.
prospektif.
Jumlah tercatat aset tetap dihentikan pengakuannya The carrying amounts of the fixed assets are
pada saat dilepaskan atau saat tidak ada manfaat derecognised upon disposal or when no future economic
ekonomis masa depan yang diharapkan dari penggunaan benefits are expected from its use or disposal. Any gain
atau pelepasannya. Laba atau rugi yang timbul dari or loss arising from derecognition of the asset
penghentian pengakuan aset (dihitung sebagai (calculated as the difference between the net disposal
perbedaan antara jumlah neto hasil pelepasan dan proceeds and the carrying amount of the asset) is
jumlah tercatat dari aset) dimasukkan dalam laporan included in the statement of profit or loss and other
laba rugi dan penghasilan komprehensif lain pada tahun comprehensive income at the year the asset is
aset tersebut dihentikan pengakuannya. derecognised.
Dalam Hal aset tetap disajikan pada jumlah revaluasian In the case of fixed assets presented at revalued amount,
hal berikut wajib diungkapkan: the following must be disclosed:
i. Tanggal efektif revaluasi (Tanggal Penilaian); i. Effective date of revaluation (Valuation Date);
ii. Tanggal efektif persetujuan dari Direktorat ii. Effective date of approval from the Directorate
Jenderal Pajak (DJP) apabila Aset Tetap untuk General of Taxes (DJP) if Fixed Assets for tax
perhitungan pajak menggunakan jumlah calculations use revalued amounts;
revaluasian;
iii. Nama Penilai dan tanggal laporan penilaian iii. Appraiser's name and date of last appraisal report;
terakhir;
iv. Metode dan asumsi signifikan yang digunakan iv. Methods and significant assumptions used in
dalam mengestimasi Nilai Wajar aset; estimating the Fair Value of assets;
v. Jumlah tercatat untuk setiap aset tetap seandainya v. The carrying amount for each fixed asset if the asset
aset tersebut dicatat dengan model biaya, dan were recorded using the cost model, and
vi. Surplus revaluasi atau rugi penurunan nilai, yang vi. Revaluation surplus or impairment loss, which
menunjukan perubahan distribusi saldo surplus shows changes in the distribution of surplus balances
kepada para pemegang saham. to shareholders.
- 33 -
Page 42
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
p. Aset Takberwujud p. Intangible Assets
Aset takberwujud diukur sebesar nilai perolehan pada Intangible asset is measured at cost at initial
pengakuan awal. Setelah pengakuan awal, aset recognition. After initial recognition, intangible asset is
takberwujud dicatat pada biaya perolehan dikurangi carried at cost less any accumulated amortisation and
akumulasi amortisasi dan akumulasi rugi penurunan any accumulated impairment loss. The useful life of
nilai. Umur manfaat aset takberwujud dinilai apakah intangible asset is assessed to be either definite or
terbatas atau tidak terbatas. indefinite.
Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas Intangible asset with definite useful life
Aset takberwujud dengan umur manfaat terbatas Intangible asset with definite life is amortised over the
diamortisasi selama umur manfaat ekonomi dengan economic useful life by using a straight-line method
metode garis lurus (atau metode lainnya sepanjang (or method as it reflects the pattern in which the asset’s
mencerminkan pola manfaat ekonomi masa depan yang future economic benefits are expected to be consumed
diperkirakan dikonsumsi oleh entitas). by the entity).
Periode amortisasi dan metode amortisasi untuk aset The amortisation period and the amortisation method
takberwujud dengan umur manfaat terbatas ditelaah for intangible assets with a definite useful life are
setidaknya setiap akhir tahun buku. reviewed at least at each financial year-end.
Amortisasi dihitung sebagai penghapusan biaya Amortisation is calculated so as to write-off the cost of
perolehan aset, dikurangi nilai residunya, atas umur the assets, less its estimated residual value, over its
ekonomisnya sebagai berikut: useful economic life as follows:
Tahun/ Years
Perangkat lunak 4 Software
q. Sewa q. Leases
Bank sebagai penyewa The Bank as lessee
Bank menilai apakah sebuah kontrak mengandung The Bank assesses whether a contract is or contains a
sewa, pada awal kontrak. Bank mengakui aset hak-guna lease, at the inception of the contract. The Bank
dan liabilitas sewa sehubungan dengan seluruh recognises a right-of-use asset and a corresponding
kesepakatan sewa di mana Bank merupakan penyewa, lease liability with respect to all lease arrangements in
kecuali untuk sewa jangka-pendek (yang didefinisikan which it is the lessee, except for short-term leases
sebagai sewa yang memiliki masa sewa 12 bulan atau (defined as leases with a lease term of 12 months or less)
kurang) dan sewa yang aset pendasarnya bernilai and leases of low value assets. For these leases, the
rendah. Untuk sewa-sewa tersebut, Bank mengakui Bank recognises the lease payments as an operating
pembayaran sewa sebagai beban operasi secara garis expense on a straight-line basis over the term of the
lurus selama masa sewa kecuali dasar sistematis lainnya lease unless another systematic basis is more
lebih merepresentasikan pola konsumsi manfaat representative of the time pattern in which economic
penyewa dari aset sewa. benefits from the leased assets are consumed.
Liabilitas sewa awalnya diukur sebesar nilai kini dari The lease liability is initially measured at the present
pembayaran sewa masa depan yang belum dibayarkan value of the lease payments that are not paid at the
pada tanggal dimulainya, yang didiskontokan commencement date, discounted using the rate implicit
menggunakan suku bunga implisit dalam sewa. Jika in the lease. If this rate cannot be readily determined,
suku bunga ini tidak dapat ditentukan, Bank the Bank uses its incremental borrowing rate.
menggunakan suku bunga pinjaman inkremental.
Pembayaran sewa yang termasuk dalam pengukuran Lease payments included in the measurement of the
liabilitas sewa meliputi pembayaran tetap, termasuk lease liability comprise fixed payments, including in-
pembayaran tetap secara substansi dikurangi dengan substance fixed payments less any lease incentive
piutang insentif sewa. receivable.
- 34 -
Page 43
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
q. Sewa (lanjutan) q. Leases (continued)
Liabilitas sewa selanjutnya diukur dengan The lease liability is subsequently measured by
meningkatkan jumlah tercatat untuk merefleksikan increasing the carrying amount to reflect the interest on
bunga atas liabilitas sewa (menggunakan metode suku the lease liability (using the effective interest method)
bunga efektif) dan dengan mengurangi jumlah tercatat and by reducing the carrying amount to reflect the lease
untuk merefleksikan sewa yang telah dibayar. payments made.
Aset hak-guna terdiri dari pengukuran awal atas The right-of-use assets comprise the initial
liabilitas sewa, pembayaran sewa yang dilakukan pada measurements of the corresponding lease liability, lease
saat atau sebelum permulaan sewa dan biaya langsung payments made at or before the commencement day and
awal. Aset hak-guna selanjutnya diukur sebesar biaya any initial direct costs. They are subsequently measured
perolehan dikurangi akumulasi penyusutan dan at cost less accumulated depreciation and impairment
kerugian penurunan nilai. losses.
Jika Bank memiliki kewajiban atas biaya pembongkaran Whenever the Bank incurs an obligation for costs to
dan pemindahan aset sewa, merestorasi tempat di mana dismantle and remove a leased asset, restore the site on
aset berada atau merestorasi aset pendasar ke kondisi which it is located or restore the underlying assets to the
yang disyaratkan oleh syarat dan ketentuan sewa, conditions required by the terms and conditions of the
provisi diakui dan diukur sesuai PSAK 237. Biaya lease, a provision is recognised and measured under
tersebut diperhitungkan dalam aset hak-guna terkait, SFAS 237. The costs are included in the related right-
kecuali jika biaya tersebut terjadi untuk memproduksi of-use asset, unless those costs are incurred to produce
persediaan. inventories.
Aset hak-guna disusutkan selama periode yang lebih Right-of-use assets are depreciated over the shorter
singkat antara masa sewa dan masa manfaat aset period of lease term and useful life of the underlying
pendasar. Jika pesewa mengalihkan kepemilikan aset assets. If a lease transfers ownership of the underlying
pendasar atau jika biaya perolehan aset hak-guna assets or the cost of the right-of-use assets reflects that
merefleksikan Bank akan mengeksekusi opsi beli, aset of the Bank expects to exercise a purchase option, the
hak-guna disusutkan selama masa manfaat aset related right-of-use asset is depreciated over the useful
pendasar. Penyusutan dmulai pada tanggal dimulainya life of the underlying assets. The depreciation starts at
sewa. the commencement date of the lease.
Aset hak-guna Bank disajikan sebagai bagian dari “aset The Bank’s right-of-use assets are presented as “fixed
tetap”, dan liabilitas sewa secara terpisah di dalam assets” and lease liabilities are presented separately in
laporan posisi keuangan. the statement of financial position.
r. Agunan yang Diambil Alih r. Foreclosed Assets
Agunan yang diambil alih (AYDA) sehubungan dengan Foreclosed assets (AYDA) with respect to settlement of
penyelesaian kredit diakui sebesar nilai neto yang dapat loans are recognised at net realizable value or the
direalisasi atau sebesar nilai tercatat dari kredit, mana carrying amount of the loan, whichever is lower. Net
yang lebih rendah. Nilai neto yang dapat direalisasi realizable value is the fair value of the collateral after
adalah nilai wajar agunan setelah dikurangi dengan deducting the estimated costs of disposal. Excess loan
estimasi biaya pelepasan. Kelebihan saldo kredit yang given, which has not been repaid by the borrower on the
diberikan, yang belum dilunasi oleh peminjam diatas value of foreclosed assets, is charged as an allowance
nilai dari agunan yang diambil alih, dibebankan sebagai for uncollectible loans in the current year. The
penyisihan penghapusan kredit yang diberikan pada differences between the value of the collateral and the
tahun berjalan. Selisih antara nilai agunan yang diambil proceeds from sale are recognised as a gain or loss
alih dengan hasil penjualannya diakui sebagai upon sale of the collateral.
keuntungan atau kerugian pada saat penjualan agunan.
Manajemen mengevaluasi nilai agunan yang diambil Management evaluates the value of foreclosed asset on
alih secara berkala. Penyisihan kerugian agunan yang a regular basis. Allowance for losses on foreclosed
diambil alih dibentuk berdasarkan penurunan nilai assets is provided based on decrease in the value of
agunan yang di ambil alih dan kerugiannya dibebankan foreclosed assets and any such write-down is recognised
dalam laporan laba rugi. in profit or loss.
Beban perbaikan yang timbul setelah pengambilalihan Reconditioning costs that arise after the takeover of
agunan dikapitalisasi dalam akun agunan yang diambil collateral is capitalized in the accounts of the foreclosed
alih tersebut. assets.
- 35 -
Page 44
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
s. Aset Lain-lain s. Other Assets
Aset lain-lain terdiri dari pendapatan bunga yang masih Other assets consist of accrued interest receivables,
harus diterima, biaya dibayar dimuka, beban yang prepaid expense, deferred expense and others.
ditangguhkan dan lain-lain.
t. Liabilitas Segera t. Obligations Due Immediately
Liabilitas segera merupakan liabilitas kepada pihak lain Obligations due immediately represent liabilities to
yang sifatnya wajib segera dibayarkan sesuai perjanjian other parties that are to be paid immediately in
yang ditetapkan sebelumnya. accordance with the terms of the relevant agreements.
u. Simpanan dari Nasabah u. Deposits from Customers
Simpanan dari nasabah adalah dana yang ditempatkan Deposits from customers are the funds placed by the
oleh masyarakat (tidak termasuk Bank) berdasarkan public (excluding banks) based on fund deposit
perjanjian penyimpanan dana. Termasuk dalam pos ini agreements. Included in this account are current
adalah giro, tabungan, deposito berjangka dan bentuk accounts, saving deposits, time deposits and other
simpanan lain yang dipersamakan dengan itu. deposits.
Giro merupakan simpanan nasabah yang penarikannya Current accounts are customer deposits which may be
dapat dilakukan setiap saat dengan menggunakan cek withdrawn at any time by cheque or by transfers using
atau dengan cara pemindahbukuan dengan bilyet giro bank draft or other means of payment order.
atau sarana perintah pembayaran lainnya.
Tabungan merupakan simpanan nasabah yang Saving deposits are customer deposits which can be
penarikannya hanya dapat dilakukan sesuai dengan withdrawn only by customers in accordance with certain
persyaratan tertentu yang disepakati. conditions.
Deposito berjangka merupakan simpanan nasabah yang Time deposits represent customer deposits which can be
penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu withdrawn only at certain time in accordance with the
tertentu sesuai dengan perjanjian antara pemegang agreement between the deposit holders and the Bank.
deposito berjangka dan Bank.
Simpanan dari nasabah pada awalnya diukur pada nilai Deposits from customers are initially measured at fair
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan value plus directly attributable transaction costs and
secara langsung dan setelah pengakuan awal diukur after initial recognition are measured at amortised cost
pada biaya perolehan diamortisasi dengan using the effective interest method.
menggunakan metode suku bunga efektif.
v. Simpanan dari Bank Lain v. Deposits from Other Banks
Simpanan dari bank lain terdiri dari liabilitas terhadap Deposits from other banks represent liabilities to other
bank lain, baik lokal maupun luar negeri, dalam bentuk banks, whether local or overseas, in the form of savings
tabungan, giro, deposito dan interbank call money deposits, current accounts, time deposits and interbank
dengan periode jatuh tempo menurut perjanjian kurang call money with original maturities of less than 90 days
dari 90 hari atau lebih. Simpanan dari bank lain dicatat or more. Deposits from other banks are recorded as a
sebagai liabilitas terhadap bank lain. liability to other banks.
Simpanan dari bank lain pada awalnya diukur pada nilai Deposits from other banks are initially measured at fair
wajar ditambah biaya transaksi yang dapat diatribusikan value plus directly attributable transaction costs and
secara langsung dan setelah pengakuan awal diukur are subsequently measured at amortised cost using the
pada biaya perolehan diamortisasi dengan effective interest method. Incremental costs directly
menggunakan metode suku bunga efektif. Biaya attributable to the acquisition of the deposits from other
tambahan yang dapat diatribusikan secara langsung banks are deducted from the amount of deposits.
dengan perolehan simpanan dari bank lain dikurangkan
dari jumlah simpanan yang diterima.
- 36 -
Page 45
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
w. Biaya Emisi Saham w. Stock Issuance Costs
Biaya-biaya yang terjadi sehubungan dengan penawaran Costs incurred in connection with the offering of shares
saham kepada masyarakat (termasuk penerbitan hak to the public (including the issuance of preemptive
memesan efek terlebih dahulu) dikurangkan langsung rights) are deducted directly from the proceeds and are
dari hasil emisi dan disajikan sebagai pengurang pada presented as a deduction in the “Additional Paid-in
akun “Tambahan Modal Disetor” sebagai bagian dari Capital” account as part of equity in the statements of
ekuitas pada laporan posisi keuangan. financial position.
x. Pengakuan Pendapatan dan Beban Bunga x. Interest Income and Expense Recognition
Pendapatan dan beban bunga untuk semua instrumen Interest income and expense for all interest bearing
keuangan yang dikenakan suku bunga diakui sebagai financial instruments are recognised as “interest
“pendapatan bunga” dan “beban bunga” di dalam laba income” and “interest expense” in profit or loss using
rugi menggunakan metode suku bunga efektif. the effective interest method.
Metode suku bunga efektif adalah metode yang The effective interest method is a method of calculating
digunakan untuk menghitung biaya perolehan the amortised cost of a financial asset or a financial
diamortisasi dari aset keuangan atau liabilitas keuangan liability and of allocating the interest income or interest
dan metode untuk mengalokasikan pendapatan bunga expense over the relevant period. The effective interest
atau beban bunga selama periode yang relevan. Suku rate is the rate that exactly discounts estimated future
bunga efektif adalah suku bunga yang secara tepat cash payment or receipts through the expected life of the
mendiskontokan estimasi pembayaran atau penerimaan financial instrument or, when appropriate, a shorter
kas pada masa mendatang selama perkiraan umur dari period to the net carrying amount of the financial asset
instrumen keuangan, atau jika lebih tepat, digunakan or financial liability.
periode yang lebih singkat untuk memperoleh nilai
tercatat neto dari aset keuangan atau liabilitas keuangan.
Pada saat menghitung suku bunga efektif, Bank When calculating the effective interest rate, the Bank
mengestimasi arus kas dengan mempertimbangkan estimates cash flows considering all contractual terms
seluruh persyaratan kontraktual dalam instrumen of the financial instrument, but does not consider future
keuangan tersebut, namun tidak mempertimbangkan credit losses. The calculation includes significant fees,
kerugian kredit pada masa mendatang. Perhitungan ini commissions and other fees paid or received between
mencakup komisi, provisi yang material, dan bentuk parties to the contract that are integral part of the
lain yang dibayarkan atau diterima oleh para pihak effective interest rate, transaction costs and all other
dalam kontrak yang merupakan bagian tak terpisahkan premiums or discounts.
dari suku bunga efektif, biaya transaksi dan seluruh
premi atau diskon lainnya.
Pendapatan bunga atas kredit yang diberikan atau aset Interest income on loans or other earning assets that are
produktif lainnya yang diklasifikasikan sebagai classified as non-performing is recognised only to the
bermasalah diakui pada saat pendapatan tersebut extent that interest is received in cash. When a financial
diterima. Pada saat aset keuangan diklasifikasikan asset is classified as non-performing, any interest
sebagai bermasalah, bunga yang telah diakui tetapi income previously recognised but not yet collected is
belum ditagih akan dibatalkan pengakuannya. reversed against interest income. The reversed interest
Selanjutnya bunga yang dibatalkan tersebut diakui income is recognised as a contingent receivable.
sebagai tagihan kontinjensi.
y. Pendapatan dan Beban Provisi dan Komisi y. Fees and Commission Income and Expense
Pendapatan dan beban provisi dan komisi merupakan Fees and commission income and expenses that are
bagian tak terpisahkan dari suku bunga efektif atas aset integral to the effective interest of a financial asset or
keuangan atau liabilitas keuangan dimasukkan dalam financial liability are included in the calculation of
suku bunga efektif. effective interest rate.
Pendapatan provisi dan komisi yang jumlahnya Significant fees and commission income that are directly
signifikan yang berkaitan dengan kegiatan pemberian related to lending activities are recognised as a
kredit diakui sebagai bagian/(pengurang) dari biaya part/(deduction) of lending cost and will be recognised
perolehan kredit dan akan diakui sebagai pendapatan as interest income by amortising the carrying value of
bunga dengan cara diamortisasi berdasarkan suku bunga the loan based on the effective interest rate and included
efektif dan diklasifikasikan sebagai bagian dari as a part of interest income in profit or loss.
pendapatan bunga pada laba rugi.
- 37 -
Page 46
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
y. Pendapatan dan Beban Provisi dan Komisi y. Fees and Commission Income and Expense
(lanjutan) (continued)
Pendapatan provisi dan komisi yang tidak berkaitan Fees and commission income which are not related to
dengan kegiatan pemberian kredit atau suatu jangka lending activities or at a specific period are recognised
waktu diakui dan/atau terkait dengan pemberian suatu as income at transaction date as other operating
jasa, sebagai pendapatan pada saat terjadinya transaksi income.
dan dicatat pada akun pendapatan operasional lainnya.
Beban provisi dan komisi lainnya sehubungan dengan Other fees and commission expenses relating to
transaksi antar bank diakui sebagai beban pada saat jasa inter-bank transactions are recognised as an expense
tersebut diterima. when the services are received.
Apabila pinjaman diselesaikan sebelum jatuh tempo, If the loan is settled before maturity, the unamortised
maka saldo pendapatan provisi dan komisi yang belum fees and commissions income is recognised when the
diamortisasi diakui pada saat pinjaman diselesaikan. loan is settled.
z. Pendapatan (Beban) Operasional Lainnya z. Other Operating Income (Expenses)
i. Penghasilan Jasa Perbankan Lainnya i. Other Banking Services Income
Pendapatan jasa perbankan lainnya terdiri dari Other banking services income includes transfer
komisi transfer, komisi inkaso, biaya administrasi fees, collection fees, and commissions from saving
tabungan, giro dan jasa pengelolaan keuangan. deposits, demand deposits and financial
management services.
ii. Beban Tenaga Kerja ii. Personnel Expenses
Beban tenaga kerja meliputi beban berupa gaji Personnel expenses represent expenses which relate
karyawan, bonus, lembur, tunjangan dan pelatihan. to salaries of employees, bonuses, overtime,
allowances and training.
iii. Beban Umum dan Administrasi iii. General and Administration Expenses
Beban umum dan administrasi merupakan beban General and administration expenses represent
yang timbul sehubungan dengan aktivitas kantor dan expenses which relate to office activities and the
operasional Bank. Bank’s operational activities.
aa. Penjabaran Mata Uang Asing aa. Foreign Currency Translation
Transaksi dalam mata uang asing dijabarkan ke mata • Transactions denominated in foreign currency are
uang Rupiah dengan menggunakan kurs pada tanggal converted into Rupiah using the spot rate at those
transaksi tersebut. Pada tanggal laporan posisi transaction dates. At the financial position report dates,
keuangan, aset dan liabilitas moneter dalam mata uang monetary assets and liabilities in foreign currencies are
asing dijabarkan ke dalam mata uang Rupiah dengan translated using the Reuters spot rate at 16.00 Western
menggunakan kurs spot Reuters pada pukul 16.00 Indonesia Time (WIB) prevailing at that date.
Waktu Indonesia Barat (WIB) yang berlaku pada
tanggal tersebut.
Keuntungan dan kerugian selisih kurs yang timbul dari • Exchange gains and losses arising from transactions in
transaksi dalam mata uang asing dan dari penjabaran foreign currency and on the translation of foreign
aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing diakui currency monetary assets and liabilities are recognised
pada laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif in the statement of profit or loss and other
lain. comprehensive income.
- 38 -
Page 47
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF SIGNIFICANT ACCOUNTING
MATERIAL (lanjutan) POLICIES (continued)
aa. Penjabaran Mata Uang Asing (lanjutan) aa. Foreign Currency Translation (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, kurs yang • As of December 31, 2025 and 2024, the exchange rates
digunakan adalah sebagai berikut: used are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
1 Pound Sterling Inggris 22.439,55 20.218,54 1 Great Britain Pound Sterling
1 Euro Eropa 19.571,45 16.758,12 1 Euro European
1 Dollar Amerika Serikat 16.675,00 16.095,00 1 United States Dollar
1 Dollar Singapura 12.965,05 11.844,58 1 Singapore Dollar
1 Dollar Hongkong 2.142,30 2.073,11 1 Hongkong Dollar
1 Rupee India 185,50 187,98 1 India Rupee
1 Yen Jepang 106,50 103,03 1 Japanese Yen
ab. Perpajakan ab. Taxation
Bank menerapkan PSAK 212 (Amendemen 2016) yang The Bank applied SFAS 212 (Amendment 2016) which
mengharuskan Bank untuk memperhitungkan requires the Bank to account for the current and future
konsekuensi pajak kini dan pajak masa depan atas tax consequences of the future recovery (settlement) of
pemulihan pada masa depan (penyelesaian) dari jumlah the carrying amount of assets (liabilities) that are
tercatat aset (liabilitas) yang diakui dalam laporan posisi recognised in the statements of financial position and
keuangan, dan transaksi-transaksi serta peristiwa lain transactions and other events of the current period that
yang terjadi dalam periode berjalan yang diakui dalam are recognised in the financial statements.
laporan keuangan.
Beban pajak terdiri dari pajak tangguhan dan pajak kini. The tax expense comprises of deferred and current tax.
Pajak diakui dalam laporan laba rugi, kecuali jika pajak Taxes are recognised in the profit or loss, except to the
tersebut terkait dengan transaksi atau kejadian yang extent that it relates to items recognised on other
diakui di penghasilan komprehensif lain atau langsung comprehensive income or directly in equity. In this case,
diakui ke ekuitas. Dalam hal ini, pajak tersebut the tax is also recognised in other comprehensive
masing-masing diakui dalam penghasilan komprehensif income or directly in equity, respectively.
lain atau ekuitas.
Pajak Tangguhan Deferred Tax
Pajak tangguhan dihitung dengan menggunakan tarif Deferred tax is calculated using the prevailing or
pajak yang berlaku atau secara substansial telah berlaku substantially prevailing tax rate at the statements of
pada tanggal laporan posisi keuangan. Perubahan nilai financial position date. The changes in the carrying
tercatat aset dan liabilitas pajak tangguhan yang amount of deferred tax assets and liabilities caused by
disebabkan oleh perubahan tarif pajak dibebankan pada the change in tax rates shall be charged to current year,
tahun berjalan, kecuali untuk transaksi-transaksi yang except for the prior transactions, which are directly
sebelumnya telah langsung dibebankan atau dikreditkan charged or credited to equity.
ke ekuitas.
Semua perbedaan temporer antara jumlah tercatat aset Deferred income tax is provided, using the liability
dan liabilitas untuk pelaporan keuangan dengan dasar method, for temporary differences arising between the
pengenaan pajaknya diakui sebagai pendapatan pajak tax bases of assets and liabilities and their carrying
tangguhan dengan metode liabilitas (liability method). values for financial reporting purposes. The effective tax
Tarif pajak yang berlaku saat ini dipakai untuk rate is used to determine deferred tax.
menentukan pajak tangguhan.
Aset pajak tangguhan diakui apabila besar kemungkinan A deferred tax asset is recognised to the extent that it is
bahwa jumlah laba fiskal pada masa mendatang akan probable that future taxable profits will be available
memadai untuk dapat dikompensasi dengan aset pajak against which the deferred tax asset can be utilised.
tangguhan yang diakui tersebut.
- 39 -
Page 48
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
ab. Perpajakan (lanjutan) ab. Taxation (continued)
Pajak Tangguhan (lanjutan) Deferred Tax (continued)
Aset dan liabilitas pajak penghasilan tangguhan dapat Deferred tax assets and liabilities are offset when there
saling hapus apabila terdapat hak yang berkekuatan is a legally enforceable right to offset current tax assets
hukum untuk melakukan saling hapus antara aset pajak against current tax liabilities and when the deferred
kini dengan liabilitas pajak kini dan apabila aset dan income taxes assets and liabilities relate to income taxes
liabilitas pajak penghasilan tangguhan dikenakan oleh levied by the same taxation authority on either the same
otoritas perpajakan yang sama, baik atas entitas kena taxable entity or different taxable entities where there is
pajak yang sama ataupun berbeda dan adanya niat untuk an intention to settle the balances on a net basis.
melakukan penyelesaian saldo-saldo tersebut secara
neto.
ac. Liabilitas Imbalan Pascakerja ac. Post-Employment Benefits Liabilities
Pesangon pemutusan kontrak kerja terhutang ketika Employment termination benefits are payable whenever
karyawan dihentikan kontrak kerjanya sebelum usia an employee's employment is terminated before the
pensiun normal. Bank mengakui pesangon pemutusan normal retirement date. The Bank recognises
kontrak kerja ketika Bank menunjukkan komitmennya termination benefits when it is demonstrably committed
untuk memutuskan kontrak kerja dengan karyawan to terminate the employment of current employees
berdasarkan suatu rencana formal terperinci yang kecil according to a detailed formal plan and the possibility
kemungkinannya untuk dibatalkan. Biaya pemutusan to withdraw the plan is low. Termination costs are
kontrak kerja diakui pada periode ketika Bank telah recognised in the period when the Bank is demonstrably
menunjukkan komitmennya untuk mengurangi secara committed to make a significant reduction in the number
signifikan jumlah pekerja yang ditanggung oleh of employees covered by a plan.
program.
Bank mengakui penyisihan imbalan kerja berdasarkan The Bank recognises provisions for employee service
Undang-undang Ketenagakerjaan. Penyisihan tersebut entitlements in accordance with the Labor Law.
diakui berdasarkan perhitungan aktuaris. Metode The provisions are recognised using actuarial
perhitungan aktuaria yang digunakan aktuaris adalah calculation. The method used by the actuary for
metode Projected Unit Credit. actuarial calculation is the Projected Unit Credit.
Liabilitas imbalan pasti yang diakui dalam laporan The liability recognised in the statement of financial
posisi keuangan adalah nilai kini liabilitas imbalan pasti position in respect of a defined pension benefit plan is
pada tanggal laporan posisi keuangan disesuaikan the present value of the defined benefit obligation at the
dengan keuntungan atau kerugian aktuarial dan biaya statement of financial position date adjusted for
jasa lalu yang belum diakui. unrecognised actuarial gains or losses of past service
costs.
Nilai kini liabilitas imbalan pasti ditentukan dengan The present value of the defined benefit obligation is
mendiskontokan arus kas estimasi menggunakan tingkat determined by discounting the estimated future cash
bunga Obligasi Pemerintah (dengan pertimbangan saat outflows using interest rates of Government Bonds
ini tidak ada pasar aktif untuk obligasi korporasi (considering currently there is no deep market for high
berkualitas tinggi) dalam mata uang yang sama dengan quality corporate bonds) that are denominated in the
mata uang imbalan yang akan dibayarkan dan waktu currency in which the benefit will be paid and that have
jatuh tempo yang kurang lebih sama dengan waktu jatuh terms to maturity approximating the terms of the related
tempo liabilitas pensiun yang bersangkutan. pension liability.
Pengukuran kembali dapat timbul dari perubahan pada Remeasurement arising from experience adjustments
asumsi-asumsi aktuarial yang dibebankan atau and changes in actuarial assumptions are charged or
dikreditkan ke ekuitas di penghasilan komprehensif lain credited to equity in other comprehensive income and
dan disajikan bagian dari penghasilan komprehensif lain presented as part of other comprehensive income in
di ekuitas. equity.
Biaya jasa lalu diakui segera di laporan laba rugi dan Past service costs are recognised immediately in the
penghasilan komprehensif lain. statement of profit or loss and other comprehensive
income.
- 40 -
Page 49
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
ad. Provisi ad. Provisions
Provisi diakui jika Bank memiliki kewajiban kini A provision is recognised when the Bank has a present
(baik secara hukum maupun bersifat konstruktif) obligation (legal or constructive) where, as a result of a
sebagai akibat peristiwa masa lalu dimana ada past event, it is probable that an outflow of resources
kemungkinan bahwa untuk penyelesaian kewajiban embodying economic benefits will be required to settle
tersebut diperlukan arus keluar sumber daya yang the obligation, and a reliable estimate can be made of
mengandung manfaat ekonomi, dan total kewajiban the amount of the obligation.
tersebut dapat diestimasi secara andal.
Provisi direviu pada setiap akhir periode pelaporan dan All provisions are reviewed at the end of each reporting
disesuaikan untuk mencerminkan estimasi kini terbaik. period and adjusted to reflect the current best estimate.
Jika tidak lagi terdapat kemungkinan arus keluar sumber If it is no longer probable that an outflow of resources
daya yang mengandung manfaat ekonomi untuk embodying economic benefits will be required to settle
menyelesaikan kewajiban tersebut, provisi dibatalkan. the obligations, the provisions are reversed.
ae. Laba (Rugi) per Saham Dasar ae. Basic Earnings (Loss) per Share
Laba (rugi) per saham dasar dihitung berdasarkan PSAK Basic earnings (loss) per share is computed based on
233 dengan membagi laba (rugi) tahun berjalan yang SFAS 233 by dividing income (loss) for the year
dapat diatribusikan kepada pemegang saham biasa attributable to ordinary equity holders of the parent
entitas induk dengan jumlah rata-rata tertimbang saham company by the weighted average number of shares
yang beredar pada tahun yang bersangkutan. outstanding during year.
Bank tidak memiliki efek berpotensi saham biasa yang The Bank has no outstanding dilutive potential ordinary
bersifat dilutif pada tanggal-tanggal 31 Desember 2025 shares as of December 31, 2025 and 2024, and
dan 2024, dan oleh karenanya, laba per saham dilusian accordingly, no diluted earnings per share is calculated
tidak dihitung dan disajikan pada laporan laba rugi dan and presented in the statement of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain. comprehensive income.
af. Informasi Segmen af. Segment Information
Informasi segmen disusun sesuai dengan kebijakan Segment information is prepared using the accounting
akuntansi yang dianut dalam penyusunan dan penyajian policies adopted for preparing and presenting the
laporan keuangan. financial statements.
Segmen wilayah adalah komponen Bank yang secara An area segment is a clearly defined component area of
jelas operasionalnya dapat dibedakan mengenai aset, the Bank which is distinguishable from one area to
kinerja dan aktivitas suatu wilayah dengan wilayah lain another with regards to its assets, performance and
dalam Bank. activities.
Bank menyajikan segmen berdasarkan laporan internal The Bank presents the segments based on the Bank’s
bank yang disajikan kepada pengambil keputusan internal reporting to the chief operating decision-maker
operasional sesuai PSAK 108. Pengambil keputusan in accordance with SFAS 108. The Bank’s chief
operasional Bank adalah direksi. operating decision-maker is a director.
Aset dan liabilitas yang digunakan bersama dalam satu Assets and liabilites that are used in one segment or
segmen atau lebih dialokasikan kepada setiap segmen more are allocated to each segment if, and only if,
jika, dan hanya jika, pendapatan dan beban yang terkait income and expenses that are related to those assets are
dengan aset tersebut juga dialokasikan kepada segmen- also allocated to those segments.
segmen tersebut.
ag. Liabilitas dan Aset Kontinjensi ag. Contingent Liabilities and Assets
Liabilitas kontinjensi tidak diakui dalam laporan Contingent liabilities are not recognised in the financial
keuangan tetapi diungkapkan kecuali jika kemungkinan statements but are disclosed unless the possibility of an
terjadi kecil. Aset kontinjensi tidak diakui namun outflow of resources embodying economic benefits is
diungkapkan dalam laporan keuangan ketika adanya remote. Contingent assets are not recognised but are
kemungkinan untuk mendapatkan manfaat ekonomi. disclosed in the financial statements when an inflow of
economic benefits is probable.
- 41 -
Page 50
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
2. IKHTISAR KEBIJAKAN AKUNTANSI YANG 2. SUMMARY OF MATERIAL ACCOUNTING POLICIES
MATERIAL (lanjutan) (continued)
ah. Peristiwa Setelah Periode Pelaporan ah. Events After the Reporting Period
Setiap peristiwa setelah akhir tahun yang menyebabkan Any post-year-end event that provides additional
tambahan informasi mengenai posisi keuangan Bank information about the Bank’s financial position
(adjusting event) akan disesuaikan dalam laporan (adjusting event) is reflected in the financial statements.
keuangan. Peristiwa setelah akhir tahun yang bukan Post-year-end events that are not adjusting events, if
merupakan adjusting events, jika ada, akan diungkapkan any, are disclosed when material to the financial
ketika memiliki dampak material terhadap laporan statements.
keuangan.
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN ESTIMATES AND ASSUMPTIONS
Dalam penyusunan laporan keuangan sesuai dengan Standar The preparation of financial statements in conformity with
Akuntansi Keuangan di Indonesia dibutuhkan estimasi dan Financial Accounting Standards in Indonesia requires the
asumsi yang mempengaruhi: use of estimates and assumptions that effects:
• Nilai aset dan liabilitas dilaporkan dan pengungkapan • The reported amounts of assets and liabilities and
atas aset dan liabilitas kontinjensi pada tanggal laporan disclosure of contingent assets and liabilities at the date
keuangan; dan of the financial statements; and
• Jumlah pendapatan dan beban selama periode pelaporan. • The reported amounts of revenues and expenses during
the reporting period.
Walaupun estimasi ini dibuat berdasarkan pengetahuan Although these estimates are based on management's best
terbaik manajemen atas kejadian dan tindakan saat ini, hasil knowledge of current events and activities, actual results
yang timbul mungkin berbeda dengan jumlah yang may differ from those estimates.
diestimasi semula.
Pertimbangan Judgments
Pertimbangan profesional dan estimasi signifikan dalam The most significant judgment and estimates in determining
menentukan jumlah yang diakui dalam laporan keuangan the amounts recognised in the financial statements are as
adalah sebagai berikut: follows:
Usaha yang Berkelanjutan Going Concern
Manajemen Bank telah melakukan penilaian atas The Bank's management has made an assessment of the
kemampuan Bank untuk melanjutkan kelangsungan Bank's ability to continue as a going concern and is satisfied
usahanya dan berkeyakinan bahwa Bank memiliki sumber that the Bank has the resources to continue in business for
daya untuk melanjutkan usahanya pada masa mendatang. the foreseeable future. Futhermore, the management is not
Selain itu, manajemen tidak mengetahui adanya aware of any material uncertainties that may cast
ketidakpastian material yang dapat menimbulkan keraguan significant doubt on the Bank's ability to continue as a going
yang signifikan terhadap kemampuan Bank untuk concern. Therefore, the financial statements continue to be
mempertahankan kelangsungan usahanya. Oleh karena itu, prepared on the going concern basis.
laporan keuangan telah disusun atas dasar usaha yang
berkelanjutan.
Estimasi dan Asumsi Estimates and Assumption
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan setelah Allowance for Impairment Losses of Financial Assets upon
Penerapan PSAK 109 Adoption of SFAS 109
Kondisi spesifik counterparty yang mengalami penurunan The specific counterparty component of the total allowances
nilai dalam pembentukan cadangan kerugian atas aset for impairment applies to financial assets evaluated
keuangan dievaluasi secara individu berdasarkan estimasi individually for impairment and is based upon
terbaik manajemen atas nilai kini arus kas yang diharapkan management's best estimate of the present value of the cash
akan diterima. Dalam mengestimasi arus kas tersebut, flows that are expected to be received. In estimating these
manajemen membuat pertimbangan tentang situasi cash flows, management makes judgments about the
keuangan counterparty dan nilai realisasi neto dari setiap counterparty's financial situation and the net realisable
agunan. Setiap aset yang mengalami penurunan nilai dinilai value of any underlying collateral. Each impaired asset is
sesuai dengan manfaat yang ada, dan strategi penyelesaian assessed on its merits, and the workout strategy and
serta estimasi arus kas yang diperkirakan dapat diterima estimated cash flows considered recoverable are
disetujui secara independen oleh Manajemen Risiko. independently approved by the Risk Management.
- 42 -
Page 51
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumption (continued)
Cadangan Kerugian Penurunan Nilai Aset Keuangan setelah Allowance for Impairment Losses of Financial Assets upon
Penerapan PSAK 109 (lanjutan) Adoption of SFAS 109 (continued)
Perhitungan cadangan penurunan nilai kolektif meliputi Collectively assessed impairment allowances cover credit
kerugian kredit yang melekat dalam portofolio aset losses inherent in portfolios of financial assets with similar
keuangan dengan karakteristik ekonomi yang sama ketika economic characteristics when there is objective evidence
terdapat bukti objektif penurunan nilai terganggu, tetapi to suggest that they contain impaired financial assets, but
penurunan nilai secara individu belum dapat diidentifikasi. the individual impaired items cannot yet be identified. In
Dalam menilai kebutuhan untuk cadangan kolektif, assessing the need for collective allowances, management
manajemen mempertimbangkan faktor-faktor seperti considers factors such as credit quality and type of product.
kualitas kredit dan jenis produk.
Perhitungan ECL Bank adalah hasil dari model yang The Bank’s ECL calculations are outputs of complex models
kompleks dengan sejumlah asumsi yang mendasarinya. with a number of underlying assumptions.
Pertimbangan signifikan dalam menentukan ECL meliputi: Significant judgments in determining ECL include: defining
menentukan apa yang dianggap sebagai peningkatan risiko what is considered to be a significant increase in credit risk,
kredit yang signifikan, mengembangkan model ECL, developing the ECL models, including the choice of inputs
termasuk pilihan input yang berkaitan dengan variabel relating to macroeconomic variables, and making
makro ekonomi, dan membuat asumsi dan estimasi untuk assumptions and estimates to incorporate relevant
menggunakan informasi yang relevan tentang kejadian masa information about past events, current conditions and
lalu, kondisi saat ini dan prakiraan kondisi ekonomi. forecasts of economic conditions.
Dalam membuat estimasi terdapat tingkat ketidakpastian A high degree of uncertainty is involved in making
yang tinggi dalam menggunakan asumsi yang sangat estimations using assumptions that are highly subjective
subjektif dan sangat sensitif terhadap faktor risiko. and very sensitive to the risk factors.
Nilai tercatat kredit yang diberikan diungkapkan pada The carrying value of loans is disclosed in Note 11.
Catatan 11.
Nilai Wajar atas Instrumen Keuangan Fair Value of Financial Instruments
Dalam menentukan nilai wajar aset dan liabilitas keuangan In determining the fair value of financial assets and
yang tidak mempunyai harga pasar, Bank menggunakan liabilities which do not have a market price, the Bank uses
teknik penilaian seperti yang dijelaskan dalam Catatan 2d the assessment technique as described in Note 2d for
untuk instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan financial instruments that are not traded in an active market
secara aktif dan memiliki informasi harga yang terbatas, and have limited price information, less objective fair value
nilai wajar yang kurang obyektif dan membutuhkan and require varying degrees of judgment depending on
berbagai tingkat penilaian tergantung pada likuiditas, liquidity, concentration, factor in the uncertainty of the
konsentrasi, faktor ketidakpastian pasar, asumsi harga dan market, price assumption and other risks.
risiko lainnya.
Umur Ekonomis Aset Tetap Useful Life of Fixed Assets
Bank memperkirakan masa manfaat aset tetap berdasarkan The Bank estimates the useful lives of fixed assets based on
periode dimana aset diharapkan akan tersedia untuk the period over which the assets are expected to be available
digunakan. Masa manfaat ekonomis aset tetap ditinjau for use. The estimated useful lives of fixed assets are
secara berkala dan diperbarui jika memiliki ekspektasi yang reviewed periodically and are updated if expectations differ
berbeda dari perkiraan sebelumnya, karena kerusakan secara from previous estimates due to physical wear and tear,
fisik dan teknis, atau keusangan secara komersial dan legal technical or commercial obsolescence and legal or other
atau batasan lainnya atas penggunaan aset tersebut. limits on the use of the assets.
Selain hal tersebut, estimasi masa manfaat dari aset tetap In addition, estimation of the useful lives of fixed assets is
didasarkan pada penilaian secara kolektif dengan based on collective assessment of industry practice, internal
menggunakan praktik industri, teknik evaluasi internal dan technical evaluation and experience with similar assets.
pengalaman dengan aset serupa. Tetap dimungkinkan, It is possible, however, that future results of operations
bagaimanapun, bahwa hasil masa depan dapat secara could be materially affected by changes in estimates brought
material dipengaruhi oleh perubahan estimasi yang about by changes in factors mentioned above.
disebabkan oleh perubahan faktor-faktor tersebut di atas.
- 43 -
Page 52
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
3. PERTIMBANGAN, ESTIMASI DAN ASUMSI 3. SIGNIFICANT ACCOUNTING JUDGMENTS,
AKUNTANSI SIGNIFIKAN (lanjutan) ESTIMATES AND ASSUMPTIONS (continued)
Estimasi dan Asumsi (lanjutan) Estimates and Assumption (continued)
Umur Ekonomis Aset Tetap (lanjutan) Useful Life of Fixed Assets (continued)
Jumlah dan saat pencatatan biaya untuk setiap periode akan The amounts and timing of recorded expenses for any
dipengaruhi oleh perubahan dari faktor dan keadaan saat period would be affected by changes in these factors and
pencatatan. Pengurangan taksiran masa manfaat dari aset circumstances. A reduction in the estimated useful lives of
tetap akan meningkatkan beban operasional yang diakui. fixed assets would increase the recorded operating
expenses.
Nilai tercatat aset tetap diungkapkan pada Catatan 12. The carrying value of fixed assets is disclosed in Note 12.
Penurunan Nilai Aset Non-keuangan Impairment of Non-Financial Assets
Bank mengevaluasi penurunan nilai aset apabila terdapat The Bank assesses impairment on assets whenever events or
kejadian atau perubahan keadaan yang mengindikasikan changes in circumstances indicate that the carrying amount
bahwa nilai tercatat aset tidak dapat dipulihkan kembali. of an assets may not be recoverable. The factors that which
Faktor-faktor penting yang dapat menyebabkan penelaahan could trigger an impairment review include the following:
penurunan nilai adalah sebagai berikut:
• Kinerja yang rendah secara signifikan jika • Significant underperformance relative to expected
dibandingkan dengan ekspektasi dari hasil operasi historical or projected future operating results;
historis maupun proyeksi hasil operasi pada masa yang
akan datang;
• Perubahan yang signifikan dalam cara penggunaan aset • Siginificant changes in the manner of use of the acquired
atau strategi bisnis secara keseluruhan; dan assets or the strategy for overall business; and
• Tren negatif industri dan ekonomi signifikan. • Significant negative industry or economic trends.
Bank mengakui kerugian penurunan nilai apabila nilai The Bank recognises an impairment loss whenever the
tercatat aset melebihi nilai yang dapat dipulihkan. carrying amount of an asset exceeds its recoverable
Jumlah terpulihkan adalah nilai yang lebih tinggi antara nilai amount. The recoverable amount is the higher of an asset’s
wajar dikurangi biaya untuk menjual dengan nilai pakai aset fair value less costs to sell and its value in use
(Unit Penghasil Kas). Jumlah terpulihkan diestimasi untuk (Cash Generating Unit). Recoverable amounts are
aset individual atau, jika tidak memungkinkan, untuk Unit estimated for individual assets or, if it is not possible, for the
Penghasil Kas yang mana aset tersebut merupakan bagian Cash Generating Unit to which the asset belongs.
daripada unit tersebut.
Pengakuan Pajak Tangguhan Recognition of Deferred Taxes
Aset pajak tangguhan diakui untuk seluruh saldo rugi fiskal Deferred tax assets are recognised for all unused fiscal loss
dan perbedaan temporer sampai pada batas adanya and temporary differences to the extent that it is probable
kemungkinan bahwa keuntungan yang dikenai pajak akan that taxable profit will be available against which the losses
tersedia dimana kerugian dapat dimanfaatkan. can be utilised. Significant management judgment is
Pertimbangan manajemen yang signifikan juga diperlukan required to determine the amount of deferred tax assets that
untuk menentukan jumlah dari aset pajak tangguhan yang can be recognised, based upon the likely timing and level of
dapat diakui, berdasarkan waktu yang mungkin terjadi dan future taxable profits together with future tax planning
tingkatan dari keuntungan yang dikenakan pajak pada masa strategies.
yang akan datang bersama dengan strategi perencanaan
pajak pada masa yang akan datang.
Nilai Sekarang dari Imbalan Kerja Present Value of Post-Employment Benefits
Biaya untuk imbalan pascakerja ditentukan menggunakan The cost of post-employment benefits is determined using
penilaian aktuaria. Penilaian aktuarial melibatkan actuarial valuations. The actuarial valuation involves
pembuatan asumsi mengenai tingkat diskonto, tingkat making assumptions about discount rates, expected rates of
pengembalian dari aset yang diharapkan, peningkatan gaji return on assets, future salary increases, mortality rates and
pada masa depan, tingkat kematian dan peningkatan jumlah future pension increases. Due to the long-term nature of
pensiun pada masa depan. Karena sifat jangka panjang these plans, such estimates are subject to significant
rencana-rencana ini, estimasi memiliki ketidakpastian yang uncertainty. In determining the appropriate discount rate,
signifikan. Dalam menentukan tingkat diskonto yang tepat, the Bank considers the interest rates of Government Bonds
Bank mempertimbangkan tingkat suku bunga atas Obligasi that have terms to maturity approximating the terms of the
Pemerintah yang mempunyai jatuh tempo yang menyerupai related employee benefits liability.
jangka waktu imbalan kerja karyawan.
- 44 -
Page 53
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
4. KAS 4. CASH
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Rupiah 23.136.095.700 11.874.738.500 Rupiah
Dollar Amerika Serikat 5.150.790.775 2.186.167.755 United States Dollar
Jumlah 28.286.886.475 14.060.906.255 Total
Saldo kas termasuk kas pada Anjungan Tunai Cash balance includes cash in Automatic Teller Machine
Mandiri (ATM) pada tanggal 31 Desember 2025 dan (ATM), which as of December 31, 2025 and 2024, amounted
2024 masing-masing sebesar Rp377.350.000 dan to Rp377,350,000 and Rp376,350,000, respectively.
Rp376.350.000
Cash In Safe dan Cash In Transit diasuransikan terhadap Cash In Safe and Cash In Transit are insured for burglary
risiko kebongkaran kepada PT Asuransi Central Asia (pihak risks with PT Asuransi Central Asia (third party) with
ketiga) dengan nilai pertanggungan sebesar insurance coverage of Rp29,236,500,000 for Cash In Safe
Rp29.236.500.000 untuk Cash In Safe dan and Rp328,361,837,500 for Cash In Transit, respectively.
Rp328.361.837.500 untuk Cash In Transit.
Manajemen Bank berpendapat bahwa nilai pertanggungan The management of the Bank believes that the insurance
tersebut telah memadai untuk menutupi kemungkinan coverage is adequate to cover possible losses arising from
kerugian dari risiko tersebut. such risks.
5. GIRO PADA BANK INDONESIA 5. CURRENT ACCOUNTS WITH BANK INDONESIA
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Rupiah 220.673.406.014 121.525.761.997 Rupiah
Dollar Amerika Serikat 37.185.250.000 28.810.050.000 United States Dollar
Jumlah 257.858.656.014 150.335.811.997 Total
Giro Wajib Minimum (GWM) Bank sesuai dengan Minimum Statutory Reserves (GWM) Bank in accordance
Peraturan Bank Indonesia dan Peraturan Anggota Dewan with Bank Indonesia (BI) Regulation and Members of The
Gubernur (PADG) diungkapkan pada Catatan 39. Board of Governors (PADG) regulation are disclosed in
Note 39.
6. GIRO PADA BANK LAIN 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Mata uang asing Foreign currencies
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Bank of India - New York 478.133.781 543.301.854 Bank of India - New York
India Rupee Indian Rupee
Bank of India – Mumbai 161.378.723 36.967.207 Bank of India – Mumbai
Euro Euro
Bank of India – Paris 148.204.376 112.870.932 Bank of India – Paris
Yen Jepang Japan Yen
Bank of India – Tokyo 111.155.115 124.250.883 Bank of India – Tokyo
Dollar Singapura Singapore Dollar
Bank of India – Singapura 87.680.688 134.298.292 Bank of India – Singapore
Dollar Hongkong Hongkong Dollar
Bank of India – Hongkong 60.125.363 78.433.297 Bank of India – Hongkong
Pound Sterling Pound Sterling
Bank of India – London 5.758.437 106.943.137 Bank of India – London
Sub jumlah pihak berelasi (saldo Sub total Related parties (balance carry
dipindahkan) 1.052.436.483 1.137.065.602 forward)
- 45 -
Page 54
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
6. GIRO PADA BANK LAIN (lanjutan) 6. CURRENT ACCOUNTS WITH OTHER BANKS
(continued)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Sub jumlah pihak berelasi (saldo 1.052.436.483 1.137.065.602 Sub total Related parties (balance
pindahan) brought forward)
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
PT Bank Pan Indonesia Tbk 889.361.903 889.816.575 PT Bank Pan Indonesia Tbk
PT Bank Negara Indonesia Tbk 94.542.311 98.666.862 PT Bank Negara Indonesia Tbk
PT Maybank Indonesia Tbk 59.107.748 59.515.792 PT Maybank Indonesia Tbk
Mata uang asing Foreign currencies
Bank of America 5.201.157.946 4.255.467.301 Bank of America
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk 4.669.204.769 290.643.510 PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
PT Bank Central Asia Tbk 312.859.185 538.643.157 PT Bank Central Asia Tbk
Sub jumlah 11.226.233.862 6.132.753.197 Sub total
Jumlah 12.278.670.345 7.269.818.799 Total
Tingkat suku bunga efektif rata-rata per tahun giro pada The average annual effective interest rates of demand
bank lain untuk mata uang Rupiah dan valuta asing sebesar deposits with other banks in Rupiah and foreign currencies
0% pada 31 Desember 2025. are, 0% on December 31, 2025.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan The management believes that no allowance for impairment
kerugian penurunan nilai giro pada bank lain yang perlu losses on current accounts with other banks is necessary as
dibentuk pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. of December 31, 2025 and 2024.
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN OTHER BANKS
Seluruh penempatan pada bank lain dilakukan dengan pihak All placements with other banks are made with third parties.
ketiga.
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain berdasarkan Placements with Bank Indonesia and other banks by type
jenis penempatan dan mata uang adalah sebagai berikut: and currency of placements are as follows:
31 Desember/ December 31, 2025
Tingkat bunga
Jangka rata-rata efektif
Waktu per tahun/
(hari)/ Average annual
Term Effective Jumlah/
Jenis penempatan (days) interest rate Total Type of placements
Rupiah Rupiah
Fasilitas Simpanan Bank 2 3,75% 699.876.000.000 Bank Indonesia Deposit Facilities
Indonesia
Bunga diskonto (72.888.565) Discount interest
Call Money Call Money
Bank SBI Indonesia 2 3,95% 20.000.000.000 Bank SBI Indonesia
Dikurangi: Cadangan kerugian Less: Allowance for impairment
(8.394.880)
penurunan nilai losses
Jumlah – bersih 719.794.716.555 Total – net
- 46 -
Page 55
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
7. PENEMPATAN PADA BANK INDONESIA DAN 7. PLACEMENTS WITH BANK INDONESIA AND
BANK LAIN (lanjutan) OTHER BANKS (continued)
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain berdasarkan Placements with Bank Indonesia and other banks by type
jenis penempatan dan mata uang adalah sebagai berikut: and currency of placements are as follows: (continued)
(lanjutan)
31 Desember/ December 31, 2024
Tingkat bunga
Jangka rata-rata efektif
Waktu per tahun/
(hari)/ Average annual
Term Effective Jumlah/
Jenis penempatan (days) interest rate Total Type of placements
Rupiah Rupiah
Fasilitas Simpanan Bank 2 5,25% 104.000.000.000 Bank Indonesia Deposit Facilities
Indonesia
Bunga diskonto (15.162.244) Discount interest
Jumlah – bersih 103.984.837.756 Total – net
Manajemen juga membentuk cadangan kerugian penurunan Management has also established an allowance for
nilai atas penempatan pada bank lain yang telah sesuai impairment losses on placements with other banks in
dengan kebijakan bank. accordance with the Bank’s policies.
8. EFEK-EFEK 8. MARKETABLE SECURITIES
a. Berdasarkan Jenis dan Peringkat a. By Type and Rating
31 Desember/ December 31, 2025
Nilai tercatat/ Peringkat/
Carrying value Rating
Biaya perolehan yang diamortisasi At amortised cost
Rupiah Rupiah
Surat Utang Negara 1.340.535.364.918 - Government Securities
Obligasi Negara Ritel 300.248.851.512 - State Retail Bonds
Obligasi Berwawasan Sosial 20.000.000.000 idAAA Obligasi Berwawasan Sosial
Berkelanjutan I Bank BTN Berkelanjutan I Bank BTN Obligasi
Obligasi Tahap I Tahun 2025 Tahap I Tahun 2025
Obligasi Subordinasi 7.400.000.000 idAA Obligasi Subordinasi Berkelanjutan I
Berkelanjutan I Bank BTN Bank BTN Tahap I Tahun 2025
Tahap I Tahun 2025
Jumlah 1.668.184.216.430 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Nilai tercatat/ Peringkat/
Carrying value Rating
Biaya perolehan yang diamortisasi At amortised cost
Rupiah Rupiah
Surat Utang Negara 1.473.214.598.500 - Government Securities
Obligasi Negara Ritel 452.526.395.230 - State Retail Bonds
Bank Mandiri Obligasi Tahap I 22.000.000.000 idAAA Bank Mandiri Bonds Phase I
Seri A 2016 Series A 2016
Bank BTN Tahap II Tahun 15.000.000.000 idAA Bank BTN Tahap II Tahun
2022 Seri A 2022 Seri A
Jumlah 1.962.740.993.730 Total
Efek-efek di atas telah diperingkat oleh PT Pemeringkat Securities as mentioned above were rated by
Efek Indonesia. PT Pemeringkat Efek Indonesia.
- 47 -
Page 56
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
8. EFEK-EFEK (lanjutan) 8. MARKETABLE SECURITIES (continued)
b. Berdasarkan Penerbit b. By Issuer
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Efek pemerintah 1.640.784.216.430 1.925.740.993.730 Government securities
Efek bukan pemerintah 27.400.000.000 37.000.000.000 Non-government securities
Jumlah 1.668.184.216.430 1.962.740.993.730 Total
c. Berdasarkan Jangka Waktu c. By Maturity
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
> 1 bulan ≤ 3 bulan 152.325.555.177 198.459.917.294 > 1 month ≤ 3 months
> 3 bulan ≤ 60 bulan 1.515.858.661.253 1.764.281.076.436 > 3 months ≤ 60 months
Jumlah 1.668.184.216.430 1.962.740.993.730 Total
Nilai tercatat dari efek-efek yang diukur pada biaya The carrying amount of securities measured at amortized
perolehan diamortisasai adalah sebagai berikut: cost is as follows:
2025 2024
Pendapatan bunga yang masih akan 5.576.457.748 6.460.910.995 Accrued intereset receivables (Note 15)
diterima (Catatan 15)
Jumlah 5.576.457.748 6.460.910.995 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat As of December 31, 2025 and 2024, there are no securities
efek-efek yang dijadikan agunan oleh Bank. which are used as collateral by the Bank.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan The management believes that no allowance for
kerugian penurunan nilai efek-efek yang perlu dibentuk impairment losses on marketable securities is necessary as
pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. of December 31, 2025 and 2024.
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENTS
DIJUAL KEMBALI TO RESELL
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali dari pihak Securities purchased under agreements to resell from third
ketiga terdiri dari: parties are as follows:
31 Desember/ December 31, 2025
Pendapatan
Nilai bunga yang
Jenis Nilai Tanggal Tanggal penjualan belum Nilai
efek-efek/ nominal/ dimulai/ Jatuh kembali/ diamortisasi/ tercatat/
Nasabah/ Type of Nominal Starting tempo/ Resale Unamortised Carrying
Counterparty Securities Amount Date Due date amount Interest Value
Bank Indonesia VR0070 103.684.000.000 31/12/2025 01/01/2026 101.568.538.646 80.334.228 101.488.204.418
Jumlah/ Total 103.684.000.000 101.568.538.646 80.334.228 101.488.204.418
31 Desember/ December 31, 2024
Pendapatan
Nilai bunga yang
Jenis Nilai Tanggal Tanggal penjualan belum Nilai
efek-efek/ nominal/ dimulai/ Jatuh kembali/ diamortisasi/ tercatat/
Nasabah/ Type of Nominal Starting tempo/ Resale Unamortised Carrying
Counterparty Securities Amount Date Due date amount Interest Value
Bank Indonesia VR0034 100.000.000.000 27/12/2024 03/01/2025 98.923.286.011 32.936.003 98.890.350.008
Bank Indonesia VR0042 70.000.000.000 30/12/2024 06/01/2025 68.706.874.612 57.189.008 68.649.685.604
Bank Indonesia VR0034 100.000.000.000 31/12/2024 07/01/2025 99.003.179.111 98.887.810 98.904.291.301
Jumlah/ Total 270.000.000.000 266.633.339.734 189.012.821 266.444.326.913
- 48 -
Page 57
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
9. EFEK-EFEK YANG DIBELI DENGAN JANJI 9. SECURITIES PURCHASED UNDER AGREEMENTS
DIJUAL KEMBALI (lanjutan) TO RESELL (continued)
Tingkat suku bunga tetap tahunan: Annual fixed interest rates:
2025 2024
Suku bunga kontrak 4,75% 6% Contractual interest rates
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan cadangan The management believes that no allowance for impairment
kerugian penurunan nilai efek-efek yang dibeli dengan janji losses on securities purchased under agreements to resale
untuk dijual kembali yang perlu dibentuk pada tanggal is necessary as of December 31, 2025 and 2024.
31 Desember 2025 dan 2024.
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND LIABILITIES
Bank melakukan transaksi derivatif dalam bentuk kontrak The Bank’s derivative financial instruments consist
berjangka mata uang asing dan foreign currency swaps. principally of forward foreign currency contracts and
Kontrak berjangka valuta asing merupakan komitmen foreign currency swaps. Swap and forward foreign
kepada penjual atau pembeli kontrak untuk menjual dan exchange contracts are agreements to the seller or buyer to
membeli sejumlah mata uang tertentu pada tanggal pada buy and sell a currency for another currency at a future
masa mendatang dengan harga yang telah ditentukan date and at a specified price.
terlebih dahulu.
Transaksi perangkat moneter derivatif di atas menimbulkan The Bank’s derivative financial instruments give rise to
risiko pasar dan risiko kredit. Risiko pasar dari transaksi market and credit risks. The market risk of derivative
perangkat moneter derivatif timbul sebagai akibat dari financial instruments arises from the potential changes in
adanya fluktuasi dalam tingkat bunga dan kurs mata uang. value due to fluctuations in interest and foreign exchange
Sedangkan risiko kredit timbul dalam hal pihak lain tidak rates. Credit risk is the possibility that a loss may occur due
memenuhi kewajibannya kepada Bank. Jangka waktu dari to the failure of the counter party to fulfill its obligations
transaksi perangkat moneter derivatif Bank berjangka according to the terms of the contract. The Bank’s
valuta asing berkisar antara 4 sampai 184 hari. derivative financial instruments have terms ranging from
4 to 184 days.
Rincian tagihan dan liabilitas derivatif berdasarkan jenis The details of derivative receivables and liabilities by type
pada tanggal 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: as of December 31, 2025 are as follows:
31 Desember/ December 31, 2025
Jumlah nosional/Notional amount Nilai wajar/Fair value
Tagihan/ Liabilitas/
Beli/ Buy Jual/ Sell Receivables Liabilities
Spot Spot
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Danamon 3.524.640.000 - - 22.890.000 PT Bank Danamon
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
PT Bank Permata Tbk 753.525.000 - - 3.150.000 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Mega Tbk - 7.714.920.000 44.420.000 - PT Bank Mega Tbk
Sub jumlah 4.278.165.000 7.714.920.000 44.420.000 26.040.000 Sub total
Swap Swap
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Permata Tbk 103.847.440.000 - - 461.383.690 PT Bank Permata Tbk
PT Bank Mega Tbk 105.611.400.000 - - 558.107.768 PT Bank Mega Tbk
Sub jumlah 209.458.840.000 - - 1.019.491.458 Sub total
Jumlah 213.737.005.000 7.714.920.000 44.420.000 1.045.531.458 Total
- 49 -
Page 58
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
10. TAGIHAN DAN LIABILITAS DERIVATIF (lanjutan) 10. DERIVATIVE RECEIVABLES AND LIABILITIES
(continued)
Rincian tagihan dan liabilitas derivatif berdasarkan jenis The details of derivative receivables and liabilities by type
pada tanggal 31 Desember 2024 adalah sebagai berikut: as of December 31, 2024 are as follows:(continued)
(lanjutan)
31 Desember/ December 31, 2024
Jumlah nosional/ Notional amount Nilai wajar/ Fair value
Tagihan/ Liabilitas/
Beli/ Buy Jual/ Sell Receivables Liabilities
Spot Spot
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Danamon 16.154.000.000 121.131.000.000 418.500.000 59.000.000 PT Bank Danamon
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
PT Bank Negara 16.180.000.000 64.685.000.000 305.000.000 85.000.000 PT Bank Negara
Indonesia Tbk Indonesia Tbk
PT Bank Central Asia - 88.919.500.000 397.000.000 - PT Bank Central
Tbk Asia Tbk
PT Bank Mega Tbk 193.850.000.000 16.182.000.000 87.000.000 710.000.000 PT Bank Mega Tbk
PT Bank Permata Tbk 113.108.000.000 48.427.000.000 142.000.000 443.000.000 PT Bank Permata
Tbk
Sub jumlah 339.292.000.000 339.344.500.000 1.349.500.000 1.297.000.000 Sub total
Swap Swap
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
PT Bank Mega Tbk 217.387.175.000 - - 907.270.813 PT Bank Mega Tbk
Sub jumlah 217.387.175.000 - - 907.270.813 Sub total
Jumlah 556.679.175.000 339.344.500.000 1.349.500.000 2.204.270.813 Total
Informasi mengenai jatuh tempo diungkapkan pada Information in respect to maturities is disclosed in Note 36.
Catatan 36.
Estimasi nilai wajar derivatif ditentukan dengan Fair value estimation of derivatives is determined by
mendiskontokan estimasi arus kas masa datang discounting the estimated future cash flows using the
menggunakan tingkat suku bunga fasilitas Bank Indonesia prevailing Bank Indonesia deposit facility rate.
(FASBI) yang berlaku.
- 50 -
Page 59
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN 11. LOANS
a. Berdasarkan Jenis Kredit a. By Type of Credit
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Karyawan 6.696.892 - Employees
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Modal kerja 3.140.359.381.295 3.148.391.321.548 Working capital
Investasi 251.617.665.033 179.651.724.907 Investment
Konsumsi 16.164.500.482 27.368.391.111 Consumer
Karyawan 399.732.905 331.123.657 Employees
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Modal kerja 780.562.125.186 784.568.583.313 Working capital
Sub jumlah – Pihak ketiga 4.189.103.404.901 4.140.311.144.536 Sub total – Third parties
Jumlah 4.189.110.101.793 4.140.311.144.536 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian (63.725.066.550) (119.077.078.234) Less: Allowance for impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit – bersih 4.125.385.035.243 4.021.234.066.302 Total loans – net
b. Berdasarkan Kualitas Kredit b. By Credit Quality
Kualitas kredit sesuai dengan peraturan OJK The quality of credit in accordance with the OJK
diungkapkan pada Catatan 39. regulations are disclosed in Note 39.
c. Berdasarkan Sektor Ekonomi c. By Economic Sector
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
Jasa bisnis 1.103.682.785.572 1.306.652.966.555 Business services
Perdagangan 928.513.393.050 881.595.970.643 Trade
Manufaktur 676.399.895.851 572.457.825.786 Manufacturing
Transportasi 115.454.174.218 129.371.178.052 Transportation
Konstruksi 49.132.078.279 88.022.006.692 Construction
Jasa pelayanan 30.469.383.941 1.759.208.522 Public services
Pertambangan 19.954.207.103 5.553.494.614 Mining
Pertanian 507.955.509 415.292.906 Agriculture
Lain-lain 484.434.103.084 369.914.617.453 Others
Sub jumlah 3.408.547.976.607 3.355.742.561.223 Sub total
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Manufaktur 342.962.584.760 290.926.863.602 Manufacturing
Pertambangan 220.244.159.213 241.045.333.596 Mining
Perdagangan 141.670.891.213 234.087.136.115 Trade
Transportasi 75.537.750.000 12.071.250.000 Transportation
Jasa bisnis - 6.438.000.000 Business services
Lain-lain 146.740.000 - Others
Sub jumlah 780.562.125.186 784.568.583.313 Sub total
Jumlah 4.189.110.101.793 4.140.311.144.536 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian (63.725.066.550) (119.077.078.234) Less: Allowance for impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit – bersih 4.125.385.035.243 4.021.234.066.302 Total loans- net
- 51 -
Page 60
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
d. Berdasarkan Penilaian Secara Kolektif dan Individual d. By Assessment as Collective and Individual
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Kredit yang dievaluasi secara 838.659.495.844 498.553.230.640 Loans assessed for individual
individual impairments
Penurunan nilai individual (56.086.894.362) (108.903.171.555) Individual impairments
Jumlah 782.572.601.482 389.650.059.085 Total
Kredit yang dievaluasi secara 3.350.450.605.949 3.641.757.913.896 Loans assessed for collective
kolektif impairments
Penurunan nilai kolektif (7.638.172.188) (10.173.906.679) Collective impairments
Jumlah 3.342.812.433.761 3.631.584.007.217 Total
Jumlah Kredit – bersih 4.125.385.035.243 4.021.234.066.302 Total Loans- net
e. Berdasarkan Jangka Waktu Pinjaman e. By Term of Loans
Jangka waktu kredit diklasifikasikan berdasarkan The classification of loans according to term of credit
periode pinjaman sebagaimana yang tercantum dalam agreements are as follows:
perjanjian kredit adalah sebagai berikut:
Berdasarkan periode perjanjian kredit: Based on term of credit agreements:
31 Desember/ December 31, 2025
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Related parties Third parties
Dollar
Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
United States United States Jumlah /
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
Sampai dengan
1 tahun 6.696.892 - 2.154.652.929.561 178.112.954.972 2.332.772.581.425 Up to 1 year
1 – 2 tahun - - 257.227.675.626 137.686.188.857 394.913.864.483 1-2 years
2 – 5 tahun - - 493.483.497.500 204.267.149.533 697.750.647.033 2-5 years
Lebih dari 5 - - 503.177.177.028 260.495.831.824 763.673.008.852 More than 5
tahun years
Jumlah 6.696.892 - 3.408.541.279.715 780.562.125.186 4.189.110.101.793 Total
Cadangan (82) - (27.330.918.321) (36.394.148.147) (63.725.066.550) Allowance for
kerugian impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit 6.696.810 - 3.381.210.361.394 744.167.977.039 4.125.385.035.243 Total loans
– bersih – net
- 52 -
Page 61
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
e. Berdasarkan Jangka Waktu Pinjaman (lanjutan) e. By Term of Loans (continued)
Berdasarkan periode perjanjian kredit: (lanjutan) Based on term of credit agreements: (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/
Related parties Third parties
Dollar
Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
United States United States Jumlah /
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
Sampai dengan
1 tahun - - 2.064.935.097.650 316.059.943.736 2.380.995.041.386 Up to 1 year
1 – 2 tahun - - 377.844.283.741 33.887.995.460 411.732.279.201 1-2 years
2 – 5 tahun - - 558.355.397.938 106.199.590.215 664.554.988.153 2-5 years
Lebih dari 5 - - 354.607.781.894 328.421.053.902 683.028.835.796 More than 5
tahun years
Jumlah - - 3.355.742.561.223 784.568.583.313 4.140.311.144.536 Total
Cadangan - - (22.294.135.751) (96.782.942.483) (119.077.078.234) Allowance for
kerugian impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit - - 3.333.448.425.472 687.785.640.830 4.021.234.066.302 Total loans
– bersih – net
f. Berdasarkan Stage f. By Stage
Perubahan jumlah tercatat bruto kredit yang diberikan The movement of gross carrying amount of loans by stage
menurut stage adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/ December 31, 2025
Stage 1/ Stage 2/ Stage 3/ Jumlah /
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 3.628.187.046.328 262.722.704.633 249.401.393.575 4.140.311.144.536 Balance at beginning
of year
Transfer ke kerugian (343.094.634.542) 343.094.634.542 - - Transfer to lifetime
kredit ekspektasian expected credit
sepanjang umurnya losses (Stage 2)
(Stage 2)
Transfer ke kerugian (58.432.624.717) (63.425.644.491) 121.858.269.208 - Transfer to credit
kredit yang impaired
mengalami (Stage 3)
penurunan nilai
(Stage 3)
Aset keuangan baru 877.720.670.894 71.799.119.602 36.449.499.095 985.969.289.591 New financial
yang diberikan assets originated
Pelunasan (760.639.193.334) (2.402.594.237) (174.128.544.763) (937.170.332.334) Settlement
Jumlah 3.343.741.264.629 611.788.220.049 233.580.617.115 4.189.110.101.793 Total
Cadangan kerugian (7.112.191.006) (4.498.689.384) (52.114.186.160) (63.725.066.550) Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Saldo akhir tahun 3.336.629.073.623 607.289.530.665 181.466.430.955 4.125.385.035.243 Balance at end of
year
- 53 -
Page 62
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
f. Berdasarkan Stage (lanjutan) f. By Stage (continued)
Perubahan jumlah tercatat bruto kredit yang diberikan The movement of gross carrying amount of loans by stage
menurut stage adalah sebagai berikut: (lanjutan) are as follows: (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
Stage 1/ Stage 2/ Stage 3/ Jumlah /
Stage 1 Stage 2 Stage 3 Total
Saldo awal tahun 3.171.996.987.362 311.013.192.865 233.143.437.475 3.716.153.617.702 Balance at beginning
of year
Transfer ke kerugian (173.923.934.220) 173.923.934.220 - - Transfer to lifetime
kredit ekspektasian expected credit
sepanjang umurnya losses (Stage 2)
(Stage 2)
Transfer ke kerugian (114.144.819.482) 114.144.819.482 - Transfer to credit
kredit yang impaired
mengalami (Stage 3)
penurunan nilai
(Stage 3)
Aset keuangan baru 1.204.033.588.710 - - 1.204.033.588.710 New financial
yang diberikan assets originated
Pelunasan (573.919.595.524) (108.069.602.970) (97.886.863.382) (779.876.061.876) Settlement
Jumlah 3.628.187.046.328 262.722.704.633 249.401.393.575 4.140.311.144.536 Total
Cadangan kerugian (9.790.445.981) (4.128.511.470) (105.158.120.783) (119.077.078.234) Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Saldo akhir tahun 3.618.396.600.347 258.594.193.163 144.243.272.792 4.021.234.066.302 Balance at end of
year
g. Kredit yang Direstrukturisasi g. Restructured Loans
Kredit yang direstrukturisasi sesuai dengan peraturan Restructured loans in accordance with the OJK regulation
OJK diungkapkan pada Catatan 39. are disclosed in Note 39.
h. Rasio Non-Performing Loan (NPL) h. Non-Performing Loans (NPL) Ratio
Rasio Non-Performing Loan sesuai dengan peraturan The Non-Performing Loan Ratio according to OJK
OJK diungkapkan pada Catatan 39. regulations is disclosed in Note 39.
i. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal i. The changes in the allowance for impairment losses as
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
2025
Dollar Amerika
Serikat/
United States Jumlah/
Rupiah Dollar Total
Saldo awal tahun 22.294.135.751 96.782.942.483 119.077.078.234 Balance at beginning of year
Penambahan cadangan 24.838.470.047 92.791.155.865 117.629.625.912 Additional of allowance
selama tahun berjalan during the year (Note 27)
(Catatan 27)
Penghapusan selama tahun (19.801.687.395) (156.121.255.331) (175.922.942.726) Write-off during the year
berjalan
Selisih kurs - 2.941.305.130 2.941.305.130 Exchange rate differences
Saldo akhir tahun 27.330.918.403 36.394.148.147 63.725.066.550 Balance at end of year
- 54 -
Page 63
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
11. KREDIT YANG DIBERIKAN (lanjutan) 11. LOANS (continued)
i. Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal i. The changes in the allowance for impairment losses as
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
(lanjutan) (continued)
2024
Dollar Amerika
Serikat/
United States Jumlah/
Rupiah Dollar Total
Saldo awal tahun 98.734.880.934 68.213.121.331 166.948.002.265 Balance at beginning of year
Penambahan cadangan 61.374.264.033 24.485.910.380 85.860.174.413 Additional of allowance
selama tahun berjalan during the year (Note 27)
(Catatan 27)
Penghapusan selama tahun (137.815.009.216) - (137.815.009.216) Write-off during the year
berjalan
Selisih kurs - 4.083.910.772 4.083.910.772 Exchange rate differences
Saldo akhir tahun 22.294.135.751 96.782.942.483 119.077.078.234 Balance at end of year
Manajemen berpendapat bahwa cadangan kerugian Management believes that the allowance for impairment
penurunan nilai atas kredit yang diberikan telah losses on loans is adequate to cover the losses which
memadai untuk menutup kerugian yang mungkin might arise from uncollectible loans.
timbul akibat tidak tertagihnya kredit.
j. Mutasi kredit (termasuk didalamnya wesel ekspor dan j. Changes in loans (including export bills and foreclosed
agunan yang diambil alih) yang dihapusbukukan adalah assets) written-off are as follows
sebagai berikut:
2025 2024
Saldo awal tahun 821.955.101.073 705.659.699.418 Balance at beginning of year
Penghapusan dalam tahun berjalan 175.922.942.726 137.815.009.152 Written-off during the year
Penerimaan kembali yang telah (37.288.443.071) (21.515.612.060) Recovery during the year
dihapus buku
Hapus tagih - (3.995.437) Discharge of claim
Saldo akhir tahun 960.589.600.728 821.955.101.073 Balance at end of year
k. Rasio kredit mikro usaha kecil dan menengah terhadap k. The ratio of loans to small medium enterprises to total
total kredit yang diberikan pada tanggal 31 Desember loans as of December 31, 2025 and 2024 are 13.08%
2025 dan 2024 masing-masing sebesar 13,08% dan and 11.22%, respectively.
11,22%
l. Tingkat suku bunga rata-rata efektif per tahun k. Average effective interest rates per annum
2025 2024
Rupiah 8,57% 9,78% Rupiah
Dollar Amerika Serikat 5,51% 5,57% United States Dollar
m. Rasio kredit usaha kecil (KUK) terhadap jumlah kredit l. The ratio of KUK enterprises to total loans as of
yang diberikan pada tanggal 31 Desember 2025 dan December 31, 2025 and 2024 were 3.32% and 1.96%,
2024 masing-masing sebesar 3,32% dan 1,96%. respectively.
n. Deposito berjangka yang diblokir dan dijadikan m. Time deposits which are blocked and pledged as loan
jaminan pinjaman dan hal lain sebesar collateral and others amounted to
Rp429.526.233.319 dan USD3.059.721 pada tanggal Rp429,526,233,319 and USD3,059,721 as of December
31 Desember 2025 dan Rp690.369.426.051 dan 31, 2025 and Rp690,369,426,051 and USD2,730,109 as
USD2.730.109 pada tanggal 31 Desember 2024. of December 31, 2024.
- 55 -
Page 64
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP 12. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
31 Desember/ December 31, 2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Revaluasi/ Ending
balance Additions Disposals Revaluation balance
Biaya perolehan Cost
Model revaluasi: At revaluation model:
Tanah 87.302.045.554 - - 3.291.792.619 90.593.838.173 Land
Bangunan 38.784.438.943 - - (696.992.619) 38.087.446.324 Buildings
Model biaya: At cost model:
Perlengkapan dan 20.463.638.462 516.073.319 299.901.263 - 20.679.810.518 Office furniture and
peralatan kantor equipment
Kendaraan 3.888.844.523 562.787.820 540.000.000 - 3.911.632.343 Vehicles
bermotor
Aset hak-guna 7.219.357.596 3.924.606.005 2.393.749.996 - 8.750.213.605 Right-of-use assets
Jumlah 157.658.325.078 5.003.467.144 3.233.651.259 2.594.800.000 162.022.940.963 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Model revaluasi: At revaluation model:
Bangunan 6.698.435.143 1.922.156.913 - (7.032.931.362) 1.587.660.694 Building
Model biaya: At cost model:
Perlengkapan dan 18.258.804.402 1.134.233.502 296.212.095 - 19.096.825.809 Office furniture and
peralatan kantor equipment
Kendaraan 2.557.899.338 462.588.283 540.000.000 - 2.480.487.621 Vehicles
bermotor
Aset hak-guna 4.278.057.145 2.154.367.068 2.591.144.069 - 3.841.280.144 Right-of-use assets
Jumlah 31.793.196.028 5.673.345.766 3.427.356.164 (7.032.931.362) 27.006.254.268 Total
Nilai buku bersih 125.865.129.050 135.016.686.695 Net book value
31 Desember/ December 31, 2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Disposals balance
Biaya perolehan Cost
Model revaluasi: At revaluation model:
Tanah 87.302.045.554 - - 87.302.045.554 Land
Bangunan 38.498.261.194 286.177.749 - 38.784.438.943 Buildings
Model biaya: At cost model:
Perlengkapan dan 18.791.576.068 1.703.905.794 31.843.400 20.463.638.462 Office furniture and
peralatan kantor equipment
Kendaraan bermotor 4.031.544.523 - 142.700.000 3.888.844.523 Vehicles
Aset hak-guna 6.284.690.724 2.008.790.999 1.074.124.127 7.219.357.596 Right-of-use assets
Jumlah 154.908.118.063 3.998.874.542 1.248.667.527 157.658.325.078 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Model revaluasi: At revaluation model:
Bangunan 4.779.812.145 1.918.622.998 - 6.698.435.143 Building
Model biaya: At cost model:
Perlengkapan dan 17.431.330.901 858.502.068 31.028.567 18.258.804.402 Office furniture and
peralatan kantor equipment
Kendaraan bermotor 2.225.289.453 475.309.885 142.700.000 2.557.899.338 Vehicles
Aset hak-guna 3.655.180.508 1.697.000.764 1.074.124.127 4.278.057.145 Right-of-use assets
Jumlah 28.091.613.007 4.949.435.715 1.247.852.694 31.793.196.028 Total
Nilai buku bersih 126.816.505.056 125.865.129.050 Net book value
- 56 -
Page 65
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
Pada tanggal 31 Desember 2025, tanah dan bangunan dicatat On December 31, 2025, the land and buildings were
berdasarkan nilai revaluasi yang telah direviu oleh recorded based on the revaluation value that had been
manajemen dan didukung oleh laporan penilai independen reviewed by the management and supported by the report
eksternal, KJPP Benedictus Darmapuspita & Rekan, of an external independent appraiser, KJPP Benedictus
berdasarkan laporan No. 00377/2.0103- Darmapuspita & Partners, based on report
00/PI/07/0121/1/XII/2025 tanggal 12 Desember 2025. No. 00377/2.0103-00/PI/07/0121/1/XII/2025 dated
Pendekatan penilaian yang digunakan adalah pendekatan December 12, 2025. The valuation approach used is the
pasar, pendapatan, dan biaya. market, income, and cost approach.
Selisih antara nilai wajar hak atas tanah dan bangunan The difference between the fair value of land and building
dengan nilai buku sebelum revaluasi pada tanggal rights and the book value before the revaluation on the date
31 Desember 2025 adalah sebagai berikut: of December 31, 2025 is as follows:
31 Desember/ December 31, 2025
Nilai buku sebelum
revaluasi/ Book
value before Nilai Wajar/ Surplus Revaluasi/
Aset Tetap revaluation Fair value Surplus revaluation Fixed assets
Hak atas tanah 87.302.045.554 90.593.838.173 3.291.792.619 Land rights
Bangunan 31.751.507.580 38.087.446.324 6.335.938.744 Buildings
Jumlah 119.053.553.134 128.681.284.497 9.627.731.363 Total
Jika model biaya masih digunakan, jumlah tercatat tanah If the cost model is still used, the carrying amounts of the
dan bangunan adalah sebagai berikut: revalued land and buildings would be:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Nilai perolehan Acquisition cost
Tanah 5.046.115.250 5.046.115.250 Land
Bangunan 24.129.750.756 24.129.750.756 Building
Jumlah 29.175.866.006 29.175.866.006 Total
Akumulasi penyusutan (17.208.155.780) (16.001.668.242) Accumulated depreciation
– bangunan - building
Nilai buku bersih 11.967.710.226 13.174.197.764 Net book value
Beban penyusutan dialokasikan ke: Depreciation expenses are allocated to:
2025 2024
Beban umum dan administrasi 5.463.026.176 4.964.769.798 General and administrative expenses
(Catatan 29) (Note 29)
Jumlah 5.463.026.176 4.964.769.798 Total
Aset tetap kecuali tanah diasuransikan terhadap risiko Property, plant and equipment except for land are covered
kebakaran dan risiko kerugian lainnya kepada by insurance against losses by fire and other risks with
PT Asuransi Central Asia dengan nilai pertanggungan PT Asuransi Central Asia with insurance coverage of
sebesar Rp53.394.845.978 masing-masing pada tanggal Rp53,394,845,978 as of December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024. respectively.
Manajemen telah mengkaji ulang estimasi umur ekonomis, Management has undertaken a review of the estimated
nilai residu dan metode penyusutan aset tetap dan useful lives, residual values and depreciation method of
menyimpulkan bahwa tidak ada perubahan metode dan fixed assets and concluded that there was no change in the
asumsi pada tanggal 31 Desember 2025. methods and assumptions as of December 31, 2025.
- 57 -
Page 66
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
12. ASET TETAP (lanjutan) 12. PROPERTY, PLANT AND EQUIPMENT
Tidak terdapat aset tetap yang dijaminkan oleh Bank pada There are no fixed assets pledged by the Bank as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024.
Jumlah tercatat aset tetap yang telah disusutkan penuh dan The carrying amount of fully depreciated fixed assets that
masih digunakan adalah sebesar Rp17.675.108.018 dan are still in use amounted to Rp17,675,108,018 and
Rp17.860.500.167 masing-masing pada tanggal Rp17,860,500,167 as of December 31, 2025 and 2024,
31 Desember 2025 dan 2024. respectively.
Berdasarkan penelaahan manajemen Bank, tidak terdapat Based on the assessment made by the management of the
kejadian-kejadian atau perubahan-perubahan keadaan yang Bank, there was no events or changes in circumstances
mengindikasikan adanya penurunan nilai aset tetap pada which indicates an impairment in the value of fixed assets
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. as of December 31, 2025 and 2024.
Bank menyewa beberapa aset termasuk gedung kantor dan The Bank had leased a number of assets which include
kendaraan. Rata-rata masa sewa adalah 3 tahun. office building and vehicles. The average lease term is
3 years.
Bank telah melakukan revaluasi pada tahun 2025. The bank has conducted a revaluation in 2025. The
Manajemen memutuskan untuk melakukan revaluasi management decided to conduct a re-evaluation in 2029.
kembali pada tahun 2029.
Aset hak-guna pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 Right-of-use assets as of December 31, 2025 and 2024 are
adalah sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ December 31, 2025
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Balance Additions Disposals Ending balance
Biaya perolehan Cost
Bangunan 5.560.566.597 3.924.606.005 2.393.749.996 7.091.422.606 Buildings
Kendaraan bermotor 1.658.790.999 - - 1.658.790.999 Vehicles
Jumlah 7.219.357.596 3.924.606.005 2.393.749.996 8.750.213.605 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 3.825.383.574 1.404.517.698 2.393.749.996 2.836.151.276 Buildings
Kendaraan bermotor 452.673.571 749.849.369 197.394.073 1.005.128.867 Vehicles
Jumlah 4.278.057.145 2.154.367.067 2.591.144.069 3.841.280.143 Total
Nilai buku bersih 2.941.300.451 4.908.933.462 Net book value
31 Desember/ December 31, 2024
Saldo awal/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Saldo akhir/
Balance Additions Disposals Ending balance
Biaya perolehan Cost
Bangunan 5.210.566.597 350.000.000 - 5.560.566.597 Buildings
Kendaraan bermotor 1.074.124.127 1.658.790.999 1.074.124.127 1.658.790.999 Vehicles
Jumlah 6.284.690.724 2.008.790.999 1.074.124.127 7.219.357.596 Total
Akumulasi Accumulated
penyusutan depreciation
Bangunan 2.689.126.077 1.136.257.497 - 3.825.383.574 Buildings
Kendaraan bermotor 966.054.431 560.743.267 1.074.124.127 452.673.571 Vehicles
Jumlah 3.655.180.508 1.697.000.764 1.074.124.127 4.278.057.145 Total
Nilai buku bersih 2.629.510.216 2.941.300.451 Net book value
- 58 -
Page 67
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
13. ASET TAKBERWUJUD 13. INTANGIBLE ASSETS
31 Desember/ December 31, 2025
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Disposal balance
Harga perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 27.682.896.101 4.596.336.752 - 32.279.232.853 Software
Akumulasi Accumulated
amortisasi amortization
Perangkat lunak 22.202.076.788 3.897.325.892 - 26.099.402.680 Software
Jumlah – bersih 5.480.819.313 6.179.830.173 Total - net
31 Desember/ December 31, 2024
Saldo awal/ Saldo akhir/
Beginning Penambahan/ Pengurangan/ Ending
balance Additions Disposal balance
Harga perolehan Acquisition cost
Perangkat lunak 23.122.896.101 4.560.000.000 - 27.682.896.101 Software
Akumulasi Accumulated
amortisasi amortization
Perangkat lunak 18.401.257.976 3.800.818.812 - 22.202.076.788 Software
Jumlah – bersih 4.721.638.125 5.480.819.313 Total - net
Beban amortisasi untuk tahun-tahun yang berakhir pada Amortisation expense for the years ended December 31,
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebesar 2025 and 2024 amounted to Rp Rp3,926,349,128 and
Rp3.926.349.128 dan Rp3.800.818.812 yang dibebankan Rp3,800,818,812, respectively, charged to general and
dalam beban umum dan administrasi (Catatan 29). administrative expenses (Note 29).
14. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH 14. FORECLOSED ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Agunan yang diambil alih 134.419.607.778 134.419.607.778 Foreclosed assets
Dikurangi: Cadangan kerugian (74.564.390.918) (38.184.390.918) Less: Allowance for impairment
penurunan nilai losses
Jumlah – bersih 59.855.216.860 96.235.216.860 Total – net
Agunan yang diambil alih merupakan jaminan kredit dalam Foreclosed assets represent collaterals on loan in the form
bentuk tanah dan bangunan yang telah diambil alih Bank. of land and buildings that have been foreclosed by the
Bank.
Bank telah melakukan upaya penyelesaian atas agunan yang The Bank has taken actions for the resolution of foreclosed
diambil alih untuk memenuhi Peraturan Bank Indonesia asset as required by Bank Indonesia under regulation
No. 14/15/PBI/2012 Bab IV tanggal 24 Oktober 2012 dan No. 14/15/PBI/2012 Chapter IV dated October 24, 2012
POJK 40/POJK.03/2019 tentang Penilaian Kualitas Aset and POJK 40/POJK.03/2019 concerning Asset Quality
Bank Umum yang berlaku 1 Januari 2020. Assessment for Commercial Banks which is effective on
January 1, 2020.
- 59 -
Page 68
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
14. AGUNAN YANG DIAMBIL ALIH (lanjutan) 14. FORECLOSED ASSETS (continued)
Mutasi cadangan kerugian penurunan nilai pada tanggal The changes in the allowance for impairment losses as of
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024, are as follows:
2025 2024
Saldo awal tahun 38.184.390.918 39.934.390.918 Balance at beginning of year
Penambahan cadangan selama tahun 36.380.000.000 17.000.000.000 Additional allowance during the year
berjalan (Catatan 27) (Note 27)
Penjualan agunan yang diambil alih - (18.750.000.000) Sell of foreclosed collateral
Saldo akhir tahun 74.564.390.918 38.184.390.918 Balance at end of year
15. ASET LAIN-LAIN 15. OTHER ASSETS
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Pendapatan bunga yang masih 25.771.326.934 21.565.060.243 Accrued interest receivables
harus diterima
Biaya dibayar dimuka 13.509.300.591 13.225.446.025 Prepaid expenses
Pajak dibayar dimuka 4.614.254.621 - Prepaid tax
Beban yang ditangguhkan 187.661.936 242.756.936 Deferred expenses
Lainnya 2.222.439.295 4.441.043.683 Others
Jumlah 46.304.983.377 39.474.306.887 Total
16. LIABILITAS SEGERA 16. OBLIGATIONS DUE IMMEDIATELY
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
Biaya yang masih harus dibayar 807.468.090 606.061.182 Accrued expenses
Bunga yang masih harus dibayar 98.423.334 98.399.334 Accrued interest
Kiriman uang 228.352 228.352 Fund transfers
Sub jumlah 906.119.776 704.688.868 Sub total
Mata uang asing Foreign currencies
Kiriman uang 13.792.881 13.470.344 Fund transfers
Sub jumlah 13.792.881 13.470.344 Sub total
Jumlah 919.912.657 718.159.212 Total
- 60 -
Page 69
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. SIMPANAN DARI NASABAH 17. DEPOSITS FROM CUSTOMERS
31 Desember/ December 31, 2025
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Jumlah/
Related parties Third parties Total
Rupiah Rupiah
Giro - 431.334.607.758 431.334.607.758 Current accounts
Tabungan 1.168.350.972 104.140.150.632 105.308.501.604 Savings accounts
Deposito berjangka 152.676.361 2.081.694.102.923 2.081.846.779.284 Time deposits
Sub jumlah 1.321.027.333 2.617.168.861.313 2.618.489.888.646 Sub total
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Giro 188.556.399 150.750.734.531 150.939.290.930 Current accounts
Deposito berjangka - 848.286.039.721 848.286.039.721 Time deposits
Sub jumlah 188.556.399 999.036.774.252 999.225.330.651 Sub total
Jumlah 1.509.583.732 3.616.205.635.565 3.617.715.219.297 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Pihak berelasi/ Pihak ketiga/ Jumlah/
Related parties Third parties Total
Rupiah Rupiah
Giro - 383.906.724.886 383.906.724.886 Current accounts
Tabungan 975.540.146 95.484.586.609 96.460.126.755 Savings accounts
Deposito berjangka 4.801.653.556 1.889.601.113.181 1.894.402.766.737 Time deposits
Sub jumlah 5.777.193.702 2.368.992.424.676 2.374.769.618.378 Sub total
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Giro 235.601.347 97.314.024.692 97.549.626.039 Current accounts
Deposito berjangka - 630.386.681.140 630.386.681.140 Time deposits
Sub jumlah 235.601.347 727.700.705.832 727.936.307.179 Sub total
Jumlah 6.012.795.049 3.096.693.130.508 3.102.705.925.557 Total
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank adalah As of December 31, 2025 and 2024, the Bank is a
peserta dari program penjaminan Lembaga Penjamin participant of the insurance program of Deposit Insurance
Simpanan (Catatan 35). Corporation (Note 35).
a. Giro dan Tabungan a. Current Accounts and Savings Accounts
2025 2024
Tingkat bunga efektif rata-rata Average annual effective interest
per tahun: rates:
Giro Current accounts
Rupiah 0,25% 0,25% Rupiah
Dollar Amerika Serikat 0,25% 0,25% United States Dollar
Tabungan Savings accounts
Rupiah 1,42% 1,49% Rupiah
Giro dan Tabungan yang diblokir dan dijadikan Current account and savings accounts blocked and
jaminan pinjaman adalah sebesar Rp465.916.652.010 pledged as loan collateral amounted to
pada tanggal 31 Desember 2025. Rp465,916,652,010 as of 31 December 2025.
- 61 -
Page 70
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 17. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Deposito Berjangka b. Time Deposits
2025 2024
Tingkat bunga efektif rata-rata Average annual effective interest rates:
per tahun:
Rupiah 5,1% 4,64% Rupiah
Dollar Amerika Serikat 4,63% 3,96% United States Dollar
Klasifikasi deposito berjangka berdasarkan jangka The classification of time deposits based on maturity
waktu dan sisa umur sampai dengan saat jatuh tempo dates and remaining period to maturity dates are as
adalah sebagai berikut: follows:
Deposito berjangka berdasarkan jangka waktu: Time deposits by time period:
31 Desember/ December 31, 2025
Pihak berelasi/ Related parties Pihak ketiga/ Third parties
Dollar Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
Rupiah/ United States Rupiah/ United States Jumlah/
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
1 bulan 142.352.592 - 599.602.426.382 64.124.846.903 663.869.625.877 1 month
> 1 bulan 10.323.769 - 1.482.091.676.541 784.161.192.818 2.266.263.193.128 > 1 month
Jumlah 152.676.361 - 2.081.694.102.923 848.286.039.721 2.930.132.819.005 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Pihak berelasi/ Related parties Pihak ketiga/ Third parties
Dollar Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
Rupiah/ United States Rupiah/ United States Jumlah/
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
1 bulan 4.791.653.556 - 608.358.150.707 42.049.688.037 655.199.492.300 1 month
> 1 bulan 10.000.000 - 1.281.242.962.474 588.336.993.103 1.869.589.955.577 > 1 month
Jumlah 4.801.653.556 - 1.889.601.113.181 630.386.681.140 2.524.789.447.877 Total
Deposito berjangka berdasarkan sisa umur sampai Time deposits by remaining periods to maturity dates:
dengan saat jatuh tempo:
31 Desember/ December 31, 2025
Pihak berelasi/ Related parties Pihak ketiga/ Third parties
Dollar Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
Rupiah/ United States Rupiah/ United States Jumlah/
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
1 bulan 581.202.157.951 64.124.846.900 18.542.621.025 - 663.869.625.876 1 month
> 1 bulan 148.323.770 - 1.481.953.676.538 784.161.192.821 2.266.263.193.129 > 1 month
Jumlah 581.350.481.721 64.124.846.900 1.500.496.297.563 784.161.192.821 2.930.132.819.005 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Pihak berelasi/ Related parties Pihak ketiga/ Third parties
Dollar Amerika Dollar Amerika
Serikat/ Serikat/
Rupiah/ United States Rupiah/ United States Jumlah/
Rupiah Dollar Rupiah Dollar Total
1 bulan 4.791.653.556 - 878.237.852.893 208.441.519.074 1.091.471.025.523 1 month
> 1 bulan 10.000.000 - 1.011.363.260.288 421.945.162.066 1.433.318.422.354 > 1 month
0
Jumlah 4.801.653.556 - 1.889.601.113.181 630.386.681.140 2.524.789.447.877 Total
- 62 -
Page 71
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
17. SIMPANAN DARI NASABAH (lanjutan) 17. DEPOSITS FROM CUSTOMERS (continued)
b. Deposito Berjangka (lanjutan) b. Time Deposits (continued)
Deposito berjangka yang diblokir dan dijadikan Time deposits which are blocked and pledged as loan
jaminan pinjaman dan hal lain sebesar collateral and others amounted to Rp429,526,233,319
Rp429.526.233.319 dan USD3.059.721 pada and USD3,059,721 as of December 31, 2025 and
tanggal 31 Desember 2025 dan Rp395.779.608.077 Rp395,779,608,077 and USD1,954,429 as of December
dan USD1.954.429 pada tanggal 31 Desember 2024. 31, 2024.
18. SIMPANAN DARI BANK LAIN 18. DEPOSITS FROM OTHER BANKS
Simpanan dari bank lain berdasarkan jenis dan mata uangg Deposits from other banks by type and currency consist of:
terdiri dari:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Pihak berelasi Related parties
Rupiah Rupiah
Giro 62.851.460 61.585.611 Current accounts
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Interbank Call Money - 209.235.000.000 Interbank Call Money
Jumlah 62.851.460 209.296.585.611 Total
Pihak ketiga Third parties
Rupiah Rupiah
Deposito berjangka - - Time deposits
Jumlah 62.851.460 209.296.585.611 Total
Tingkat bunga efektif rata-rata Average annual effective interest rates:
per tahun:
Rupiah Rupiah
Giro - - Current accounts
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Interbank Call Money - 5,11% Interbank Call Money
Pada 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat simpanann As of December 31, 2025 and 2024, there were no deposits
dari bank lain yang dijadikan jaminan atas kredit yangg from other banks that were pledged as loan collateral.
diberikan.
19. PERPAJAKAN 19. TAXATION
a. Utang Pajak a. Taxes Payable
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Pajak Penghasilan Income Taxes
Pasal 25 2.967.135.655 - Article 25
Pasal 4(2) 2.284.223.706 2.082.631.133 Article 4(2)
Pasal 23/26 176.161.350 28.555.489 Article 23/26
Pasal 21 149.352.227 171.476.767 Article 21
Pasal 29 - 44.672 Article 29
Lainnya 5.024.352 8.723.660 Others
Jumlah 5.581.897.290 2.291.431.721 Total
- 63 -
Page 72
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
b. Pajak Kini b. Current Tax
Rekonsiliasi antara (rugi) laba sebelum beban pajak The reconciliation between (loss) income before income
penghasilan seperti yang disajikan dalam laporan laba tax expense, as shown in the statement of profit and loss
rugi dan penghasilan komprehensif lain dan taksiran and other comprehensive income and estimated fiscal
rugi fiskal untuk tahun-tahun yang berakhir pada loss for the years ended December 31, 2025 and 2024
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai are as follows:
berikut:
2025 2024
Laba sebelum pajak penghasilan 63.687.817.465 101.315.437.049 Income before income tax per statements
menurut laporan laba rugi dan of profit or loss and other
penghasilan komprehensif lain comprehensive income
Perbedaan temporer Temporary differences
Penyisihan imbalan kerja (2.839.824.500) 115.212.453 Provision for employee benefits
karyawan
Cadangan kerugian penurunan (7.383.684.806) (12.052.907.248) Allowance for impairment losses on
nilai atas aset keuangan financial assets
Jumlah (10.223.509.306) (11.937.694.795) Total
Perbedaan tetap Permanent differences
Biaya-biaya yang tidak dapat 6.337.449.874 1.232.288.799 Non-deductible expenses
dikurangkan
Taksiran rugi fiskal tahun berjalan 59.801.758.033 90.610.031.053 Estimated fiscal loss for the year
Jumlah laba fiskal 59.801.758.033 90.610.031.053 Total fiscal profit
Beban pajak penghasilan kini 13.156.386.767 19.934.206.832 Current income tax expenses
Dikurangi kredit pajak Less: tax credit
PPh pasal 25 (13.156.386.767) (19.934.162.160) Income tax article 25
Utang pajak penghasilan - 44.672 Corporate income tax
(Catatan 19a) Payable (Note 19a)
c. Rekonsiliasi Beban Pajak c. Reconciliation of Tax Expense
Rekonsiliasi antara beban pajak dengan laba sebelum Reconciliation between tax expense with income before
pajak penghasilan dengan tarif pajak yang berlaku income tax using enacted tax rate are as follows:
adalah sebagai berikut:
2025 2024
Laba sebelum pajak penghasilan 63.687.817.465 101.315.437.049 Income before income tax
Pajak penghasilan pada tarif 14.011.319.842 22.289.396.151 Income tax at enacted tax rate
pajak yang berlaku
Efek pajak dari: Tax effects of:
Biaya-biaya yang tidak dapat 1.394.238.972 271.103.536 Non-deductible expenses
dikurangkan
Beban pajak 15.405.558.814 22.560.499.687 Tax expense
- 64 -
Page 73
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
c. Rekonsiliasi Beban Pajak (lanjutan) c. Reconciliation of Tax Expense (continued)
Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah mengeluarkan On March 31, 2020, the Indonesian Government issued
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang a Government Regulation in Lieu of Law No. 1 Year
Nomor 1 Tahun 2020 (“Perpu No.1 2020”) tentang 2020 (“Perpu No.1 2020”) related to the Government’s
kebijakan keuangan negara dan stabilitas sistem financial policy and financial system stability to cope
keuangan untuk menangani pandemi Coronavirus with the Coronavirus disease ("COVID-19") pandemic.
disease 2019 ("COVID-19"). Melalui peraturan ini, Through this regulation, the Government issued some
Pemerintah mengeluarkan beberapa kebijakan baru new policies which, among others, related to the change
dan salah satunya terkait dengan penyesuaian tarif in the corporate income tax rate for domestic taxpayers
pajak penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan and permanent establishments as follows:
bentuk usaha tetap sebagai berikut:
- Tarif pajak penghasilan sebesar 22% yang berlaku - Corporate income tax rate of 22% effective for fiscal
pada tahun pajak 2020 dan 2021, dan year 2020 and 2021 fiscal years, and
- Tarif pajak penghasilan sebesar 20% yang mulai - Corporate income tax rate of 20% effective for fiscal
berlaku pada tahun pajak 2022 dan selanjutnya. year 2022 fiscal year onwards.
Pada tanggal 7 Oktober 2021, Pemerintah dan Dewan On October 7, 2021, the Government and the House of
Perwakilan Rakyat mengesahkan Undang-Undang Representatives ratified the Law of Harmonization of Tax
Harmonisasi Peraturan Perpajakan No. 7 (UU No. 7 Regulations No. 7 (UU No. 7 Tahun 2021). In this law
Tahun 2021). Dalam undang-undang ini terdapat there is a change in the domestic corporate income tax
perubahan tarif pajak penghasilan badan dalam negeri rate and permanent establishment from 20% to 22%
dan bentuk usaha tetap dari semula 20% menjadi 22% which will take effect in the fiscal year 2022 and
yang mulai berlaku pada tahun pajak 2022 dan thereafter.
selanjutnya.
Aset dan liabilitas pajak tangguhan pada tanggal Deferred tax assets and liabilities as of December 31,
31 Desember 2025 telah dihitung dengan 2025 have been calculated taking into account tax rates
memperhitungkan tarif pajak yang diharapkan berlaku expected to be prevailing at the time they are to
pada saat realisasi. be realised.
d. Aset Pajak Tangguhan – Bersih d. Deferred Tax Assets – Net
2025
Dikreditkan (dibebankan)/
Credited (charge) to
Penghasilan
Komprehensif
lain/
Saldo awal/ Other
Beginning Laba rugi/ Comprehensive Penyesuaian/ Saldo akhir/
Balance Profit or loss Income Adjustment Ending balance
Aset (liabilitas) Deferred tax assets
pajak tangguhan (liabilities)
Cadangan kerugian 24.844.095.028 (1.624.410.657) - - 23.219.684.371 Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Liabilitas imbalan 4.161.501.350 (624.761.390) 254.026.737 - 3.790.766.697 Post-employment
pascakerja benefits liabilities
Revaluasi aset (8.324.574.975) - (2.118.100.900) - (10.442.675.875) Revaluation of fixed
tetap assets
Jumlah – bersih 20.681.021.403 (2.249.172.047) (1.864.074.163) - 16.567.775.193 Total – net
- 65 -
Page 74
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
19. PERPAJAKAN (lanjutan) 19. TAXATION (continued)
d. Aset Pajak Tangguhan – Bersih (lanjutan) d. Deferred Tax Assets – Net (continued)
2024
Dikreditkan (dibebankan)/
Credited (charge) to
Penghasilan
Komprehensif
lain/
Saldo awal/ Other
Beginning Laba rugi/ Comprehensive Penyesuaian/ Saldo akhir/
Balance Profit or loss Income Adjustment Ending balance
Aset (liabilitas) Deferred tax assets
pajak tangguhan (liabilities)
Cadangan kerugian 27.495.734.623 (2.651.639.595) - - 24.844.095.028 Allowance for
penurunan nilai impairment losses
Liabilitas imbalan 4.155.112.140 25.346.740 (18.957.530) - 4.161.501.350 Post-employment
pascakerja benefits liabilities
Revaluasi aset tetap (8.324.574.975) - - - (8.324.574.975) Revaluation of fixed
Assets
Jumlah – bersih 23.326.271.788 (2.626.292.855) (18.957.530) - 20.681.021.403 Total – net
Sesuai dengan ketentuan peralihan dalam Peraturan Based on the transitional provisions in the Regulation of
Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 74 the Minister of Finance of the Republic of Indonesia
Tahun 2024, Bank telah melaksanakan perhitungan Number 74 of 2024, the Bank has calculated the carrying
nilai tercatat cadangan piutang tak tertagih untuk awal value of the allowance for doubtful accounts for the
tahun fiskal 2024 dan selisih lebih sebesar beginning of the fiscal year 2024 and the excess of
Rp47.207.243.785 akan diakui sebagai biaya yang Rp47,207,243,785 will be recognized as an expense
dibebankan untuk tahun fiskal 2024 sebesar charged for the fiscal year 2024 of Rp6,370,000,000 and
Rp6.370.000.000 dan tahun fiskal 2025 sebesar the fiscal year 2025 of Rp40,837,243,785. In relation to
Rp40.837.243.785. Terkait dengan hal tersebut, aset this, the deferred tax assets that will be utilized by the
pajak tangguhan yang akan dimanfaatkan Bank pada Bank in the fiscal year 2024 amounting to
tahun fiskal 2024 sebesar Rp1.401.400.000 dan tahun Rp1,401,400,000 and the fiscal year 2025 amounting to
fiskal 2025 sebesar Rp8.984.193.633. Rp8,984,193,633.
Manajemen berpendapat bahwa aset pajak tangguhan Management believes that the deferred tax assets arising
yang timbul dari perbedaan temporer diperkirakan from temporary differences can be realised in future
dapat direalisasikan pada periode mendatang. Pada periods. As of December 31, 2025 and 2024, the
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, manajemen tidak management did not recognise deferred tax asset from
mengakui aset pajak tangguhan dari akumulasi rugi accumulated fiscal losses since the management believes
fiskal karena manajemen berkeyakinan bahwa rugi that these fiscal losses cannot be recovered through
fiskal tersebut tidak dapat terpulihkan kembali melalui sufficient future taxable income.
penghasilan kena pajak masa depan secara memadai.
e. Administrasi e. Administration
Sesuai dengan peraturan perpajakan di Indonesia, Bank Under the taxation laws in Indonesia, the Bank
melaporkan/menyetorkan pajak berdasarkan prinsip submit/pay tax returns on the basis of self-assessment.
self-assesment. Direktorat Jenderal Pajak dapat The Directorate General of Tax may assess or amend
menetapkan/mengubah pajak-pajak tersebut dalam taxes within the statute of limitations under the prevailing
jangka waktu tertentu sesuai peraturan yang berlaku. regulations.
20. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA 20. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
Sejak Januari 2015, Bank menyelenggarakan program Since January 2015, the Bank has defined contribution
pensiun iuran pasti untuk seluruh karyawan tetapnya dan pension plan that cover all permanent employees and
dikelola serta diadministrasikan oleh PT Asuransi Jiwa managed by PT Asuransi Jiwa Manulife Indonesia which is
Manulife Indonesia yang merupakan pihak ketiga Bank. the Bank’s third party.
- 66 -
Page 75
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan) 20. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
(continued)
Bank membukukan imbalan kerja (termasuk dana pensiun) The Bank provides employee benefits (including pension
sesuai dengan perjanjian kesepakatan antara Bank dan fund) in accordance with agreements between the Bank
karyawan yang telah disesuaikan dengan Undang-Undang and employees which has complied with the Labor Law. The
Ketenagakerjaan. Liabilitas imbalan pascakerja karyawan post-employment benefits liabilities is calculated based on
dihitung berdasarkan perhitungan aktuaris yang dilakukan actuarial calculations made by Actuarial Consulting Office
oleh Kantor Konsultan Aktuaria Enny Diah Awal, aktuaris Enny Diah Awal, an independent actuary, for the years
independen, untuk tahun-tahun yang berakhir pada tanggal ended December 31, 2025 and 2024, in its reports dated
31 Desember 2025 dan 2024, dalam laporannya masing- January 15, 2026 and January 16, 2025, respectively.
masing pada tanggal 15 Januari 2026 dan 16 Januari 2025.
Jumlah beban yang diakui dalam laporan laba rugi dan Total expense recognised in the statements of profit or loss
penghasilan komprehensif lain adalah: and other comprehensive income are as follows:
2025 2024
Beban yang diakui pada laba rugi Expense recognised in profit or loss
Biaya jasa kini 2.125.921.869 2.299.495.529 Current service cost
Biaya jasa lalu - (3.565.105.797) Past service cost
Biaya bunga 1.534.455.274 1.678.738.402 Interest cost
Ekspektasi imbal hasil dari aset program (331.806.129) (365.365.660) Expected return on plan assets
Keuntungan/ kerugian 37.060.138 67.449.979 Gain/ Loss
Jumlah 3.365.631.152 115.212.453 Total
Keuntungan yang diakui pada Gain recognised in other comprehensive
penghasilan komprehensif lain income
(Keuntungan) kerugian aktuarial yang Actuarial (gains) losses arising from:
timbul dari:
- asumsi keuangan 928.172.156 (616.158.091) - financial assumption
- asumsi pengalaman 92.080.654 572.740.049 - experience assumption
Pengukuran kembali imbal hasil aset 134.414.175 (42.752.547) Remeasurement on return on plan
program assets
Jumlah 1.154.666.985 (86.170.589) Total
Mutasi liabilitas bersih yang diakui di dalam laporan posisi The changes in the net liability recognised in the statement
keuangan adalah sebagai berikut: of financial position are as follows:
2025 2024
Saldo awal 20.046.809.112 20.017.767.248 Beginning balance
Beban tahun berjalan 3.365.631.152 115.212.453 Expense during the year
Biaya yang diakui pada penghasilan 1.154.666.985 (86.170.589) Cost recognised in other comprehensive
komprehensif lain income
Pembayaran iuran selama tahun berjalan (6.205.455.652) - Payments during the year
Saldo akhir 18.361.651.597 20.046.809.112 Ending balance
Rekonsiliasi saldo awal dan saldo akhir dari nilai wajar aset Reconciliation of the beginning balance and ending balance
program: of the fair value of plan assets:
2025 2024
Saldo awal 3.969.824.989 7.594.496.578 Beginning balance
Ekspektasi imbal hasil dari aset program 331.806.129 365.365.660 Expected return on plan assets
Pengukuran kembali liabilitas imbalan Remeasurement of defined benefit
pasti-bersih: liabilities-net:
Imbal hasil aset program (134.414.175) 42.752.547 Return on plan assets
Pembayaran Iuran selama tahun berjalan 6.205.455.652 - Payments during the year
Imbalan yang dibayarkan (4.785.271.239) (4.032.789.796) Payments during the year
Saldo akhir 5.587.401.356 3.969.824.989 Ending balance
- 67 -
Page 76
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan) 20. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
(continued)
Mutasi nilai kini liabilitas selama tahun berjalan adalah Movements in the present value of liabilities in the current
sebagai berikut: year were as follows:
2025 2024
Saldo awal 24.016.634.101 27.612.263.826 Beginning balance
Biaya jasa kini 2.125.921.869 2.299.495.529 Current service cost
Biaya bunga 1.534.455.274 1.678.738.402 Interest cost
Pembayaran selama tahun berjalan (4.748.211.101) (3.965.339.817) Payments during the year
Penyesuaian liabilitas atas masa kerja lalu - (3.565.105.797) Adjusment of past services liabilities
(Keuntungan) kerugian aktuarial yang Actuarial (gains) losses arising from:
timbul dari:
- asumsi keuangan 928.172.156 (616.158.091) - financial assumption
- asumsi pengalaman 92.080.654 572.740.049 - experience assumption
Saldo akhir 23.949.052.953 24.016.634.101 Ending balances
Jumlah tercatat dalam laporan posisi keuangan pada tanggal The amounts included in the statements of financial position
31 Desember 2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Present value of defined
Nilai kini kewajiban imbalan pasti 23.949.052.953 24.016.634.101 benefit obligation
Nilai wajar aset (jika didanai) (5.587.401.356) (3.969.824.989) Fair value assets (if funded)
Liabilitas imbalan pascakerja 18.361.651.597 20.046.809.112 Post-employment benefits liabilities –
bersih net
Program ini memberikan eksposur risiko aktuarial terhadap The program provides actuarial risk exposure to the Bank
Bank seperti risiko suku bunga dan gaji. such as interest rate risk and salary risk.
Risiko Suku Bunga Interest Rate Risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan The present value of the defined benefit obligation is
menggunakan tingkat diskonto ditentukan dengan mengacu calculated using a discount rate determined by reference to
pada tingkat pengembalian pasar atas obligasi pemerintah. market yields of government bonds. Generally, a decrease
Umumnya, penurunan suku bunga dari obligasi pemerintah in the interest rate of a government bonds will increase the
akan meningkatkan kewajiban program. plans obligation.
Risiko Tingkat Kenaikan Gaji Salary Growth Rate Risk
Nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan estimasi The present value of the defined benefit obligation is
tingkat kenaikan gaji, semakin tinggi tingkat kenaikan gaji calculated using the estimated of salary growth rate, higher
akan menyebabkan semakin besarnya kewajiban. salary growth rate will lead to higher obligation.
- 68 -
Page 77
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
20. LIABILITAS IMBALAN PASCAKERJA (lanjutan) 20. POST-EMPLOYMENT BENEFITS LIABILITIES
(continued)
Risiko Tingkat Kenaikan Gaji (lanjutan) Salary Growth Rate Risk (continued)
Asumsi utama yang digunakan dalam menentukan penilaian The key assumptions used by the actuary as of December
aktuaria pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah 31, 2025 and 2024 were carried out using the following key
sebagai berikut: assumptions:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Tingkat diskonto 6,33% 6,09% Discount rate
Tingkat kenaikan gaji 5,00% 5,00% Salary increment rate
Tingkat kematian TMI 4 TMI 4 Mortality rate
Tingkat pengunduran diri 5% per tahun sampai usia 25 dan 5% per tahun sampai usia 25 Resignation rate
menurun secara linear ke 1% di dan menurun secara linear ke
usia 45 tahun dan setelahnya/ 1% di usia 45 tahun dan
5% p.a up to age 25 years old setelahnya/
and reducing linearly to 1% p.a 5% p.a up to age 25 years old
at age 45 years old and and reducing linearly to 1% p.a
thereafter at age 45 years old and
thereafter
Tingkat pensiun normal 100% 100% Normal retirement rate
Asumsi aktuarial yang signifikan untuk penentuan Significant actuarial assumptions for the determination of
kewajiban imbalan pasti adalah tingkat diskonto dan the defined obligation are discount rate and expected salary
kenaikan gaji yang diharapkan. Sensitivitas analisis di growth. The sensitivity analysis below has been determined
bawah ini ditentukan berdasarkan masing-masing perubahan based on reasonably possible changes of the respective
asumsi yang mungkin terjadi pada akhir periode pelaporan, assumptions occurring at the end with all other assumptions
dengan semua asumsi lain konstan. held constant.
Nilai kini
Kewajiban
imbalan pasti/
Suku bunga/ Present value of
Discount rate benefits obligation
Analisis Sensitivitas Sensitivity Analysis of
Tingkat Diskonto Discount Rate
Kenaikan suku bunga 1% 7,33% 22.960.607.514 Increase by 1% in the discount rate
Penurunan suku bunga 1% 5,33% 25.185.453.480 Decrease by 1% in the discount rate
Analisis Sensitivitas Sensitivity Analysis of
Kenaikan Gaji Salary Increase
Kenaikan suku bunga 1% 6% 25.198.113.778 Increase by 1% in the discount rate
Penurunan suku bunga 1% 4% 22.930.804.984 Decrease by 1% in the discount rate
Selanjutnya, dalam menyajikan analisis sensitivitas di atas, Furthermore, in presenting the above sensitivity analysis,
nilai kini kewajiban imbalan pasti dihitung dengan the present value of the defined benefit obligation has been
menggunakan metode projected unit credit pada akhir calculated using the projected unit credit method at the end
periode pelaporan, yang sama dengan yang diterapkan dalam of the reporting period, which is the same as that applied in
menghitung kewajiban manfaat pasti yang diakui dalam calculating defined benefit obligation recognised in the
laporan posisi keuangan. statement of financial position.
Rata-rata durasi kewajiban imbalan pasti pada tanggal The weighted average durations of the defined benefit
31 Desember 2025 dan 2024 masing-masing adalah 10 tahun obligation as of December 31, 2025 and 2024 are 10 years
dan 7 tahun. and 7 years, respectively.
- 69 -
Page 78
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
21. LIABILITAS LAIN-LAIN 21. OTHER LIABILITIES
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Bunga yang masih harus dibayar 12.010.387.586 11.275.621.210 Accrued interest
Liabilitas sewa 2.273.469.704 1.260.412.259 Lease liabilities
Setoran jaminan 749.500.000 744.000.000 Security deposits
Lainnya 2.314.560.117 2.531.681.063 Others
Jumlah 17.347.917.407 15.811.714.532 Total
Bunga yang Masih Harus Dibayar Accrued Interest
Merupakan bunga yang masih harus dibayar atas simpanan Represents accrued interest on deposits from customers
dari nasabah dan simpanan dari bank lain. and deposits from other banks.
Liabilitas Sewa Lease Liabilities
Liabilitas sewa merupakan liabilitas Bank atas sewa Lease liabilities refer to the Bank's liability for leasing
bangunan dan kendaraan kantor pusat dan cabang. buildings and vehicles at the head office and branches.
Pembayaran sewa selama tahun 2025 dan 2024 masing- Rental payments during 2025 and 2024 amounted to
masing berjumlah Rp755.563.632 dan Rp495.763.632 yang Rp755,563,632 and Rp495,763,632, respectively, which
mengikutsertakan pembayaran bunga masing-masing includes payment to interest expense amounting to
sebesar Rp72.220.964 dan Rp60.736.645. Rp72,220,964 and Rp60,736,645, respectively.
Analisis jatuh tempo liabilitas lain-lain terkait sewa adalah The maturity analysis of other liabilities related to lease is
sebagai berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
1 Tahun 499.971.529 31.724.341 1 Year
> 1 Tahun 1.773.498.175 1.228.687.918 > 1 Years
Jumlah 2.273.469.704 1.260.412.259 Total
Setoran Jaminan Security Deposits
Merupakan setoran jaminan atas sewa safe deposit dan letter Represents security deposits of safe deposit rentals and
of credit. letter of credit.
Lainnya Others
Liabilitas lainnya terdiri dari titipan kliring dan lainnya. Others account consists of suspense account and others.
Estimasi nilai wajar dari liabilitas lain-lain yang merupakan The estimated fair value of other liabilities, which are non-
liabilitas tanpa suku bunga dan tanpa jangka waktu adalah interest bearing liabilities and with indefinite term,
jumlah yang harus dikembalikan saat ada permintaan. Pada is the amount that should be payable on demand. As of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, nilai wajar dari December 31, 2025 and 2024, fair value of these financial
liabilitas ini adalah sebesar nilai tercatatnya (Catatan 36). liabilities is its carrying value (Note 36).
- 70 -
Page 79
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. MODAL SAHAM 22. SHARE CAPITAL
Susunan pemegang saham Bank pada tanggal 31 Desember The compositions of the Bank’s shareholders as of
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: December 31, 2025 and 2024 are as follows:
31 Desember/ December 31, 2025
Persentase Modal ditempatkan
kepemilikan/ dan disetor penuh/
Jumlah saham/ Percentage Issued and fully
Number of shares of ownership paid capital
Pemegang Saham Shareholders
Bank of India 3.355.488.000 90,96% 671.097.600.000 Bank of India
PT Panca Mantra Jaya 184.037.991 4,99% 36.807.598.200 PT Panca Mantra Jaya
Deepak Rupo Chugani 61.954.784 1,68% 12.390.956.800 Deepak Rupo Chugani
Prakash Rupchand Chugani 20.736.723 0,56% 4.147.344.600 Prakash Rupchand Chugani
Dilip Rupo Chugani 20.560.023 0,56% 4.112.004.600 Dilip Rupo Chugani
Masyarakat Public
(masing-masing di bawah 5%) 46.089.324 1,25% 9.217.864.800 (below 5% each)
Jumlah 3.688.866.845 100% 737.773.369.000 Total
31 Desember/ December 31, 2024
Persentase Modal ditempatkan
kepemilikan/ dan disetor penuh/
Jumlah saham/ Percentage Issued and fully
Number of shares of ownership paid capital
Pemegang Saham Shareholders
Bank of India 3.355.488.000 90,96% 671.097.600.000 Bank of India
PT Panca Mantra Jaya 184.037.991 4,99% 36.807.598.200 PT Panca Mantra Jaya
Deepak Rupo Chugani 61.954.784 1,68% 12.390.956.800 Deepak Rupo Chugani
Prakash Rupchand Chugani 20.736.723 0,56% 4.147.344.600 Prakash Rupchand Chugani
Dilip Rupo Chugani 20.560.023 0,56% 4.112.004.600 Dilip Rupo Chugani
Masyarakat Public
(masing-masing di bawah 5%) 46.089.324 1,25% 9.217.864.800 (below 5% each)
Jumlah 3.688.866.845 100% 737.773.369.000 Total
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Based on The Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) yang didokumentasikan dalam akta Shareholders which is documented in deed no. 31 September
No. 31 tanggal 28 September 2022, di hadapan Winter 28, 2022, before Winter Sigiro, S.H., M.H., Notary in
Sigiro, S.H., M.H., Notaris di Jakarta, para pemegang saham Jakarta, the Bank's shareholders agreed on several matters
Bank menyetujui beberapa hal diantaranya; including;
a. Penambahan modal ditempatkan dan disetor penuh Bank a. by granting Preemptive Rights (HMETD) IV to issue a
dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih maximum of 1,650,000,000 shares with a nominal value
Dahulu (HMETD) IV untuk mengeluarkan sebanyak- of Rp200 (full amount) per share, or a maximum of
banyaknya 1.650.000.000 lembar saham dengan nilai Rp330,000,000,000.
nominal Rp200 (nilai penuh) per saham, atau sebanyak-
banyaknya sebesar Rp330.000.000.000.
b. Bahwa berdasarkan laporan hasil Penawaran Umum b. Whereas based on the report on the results of the
Terbatas (PUT IV) dari PT Adimitra Jasa Korpora selaku Limited Public Offering (PUT IV) from PT Adimitra
Biro Administrasi Efek, jumlah seluruh saham yang Jasa Korpora as the Securities Administration Bureau,
telah diterbitkan baik saham dari hasil pelaksanaan PUT the total number of shares that have been issued, both
IV maupun yang berasal dari pesanan tambahan dalam shares resulting from the implementation of PUT IV and
PUT IV adalah sebanyak 1.000.061.478 saham. Dengan those originating from additional orders in PUT IV, is
demikian jumlah saham yang telah diterbitkan oleh Bank 1,000,061,478 shares. Thus the number of shares issued
sampai dengan berakhirnya PUT IV menjadi by the Bank until the end of PUT IV was 2,388,861,478
2.388.861.478 saham. shares.
- 71 -
Page 80
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
22. MODAL SAHAM (lanjutan) 22. SHARE CAPITAL (continued)
Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum The amendment has been approved by the Minister of
dan Hak Asasi Manusia dengan Surat Keputusan Law and Human Rights in a Decree
No. AHU 0194919.AH.01.11.TAHUN 2022 tanggal No. AHU 0194919.AH.01.11.TAHUN 2022 dated
30 September 2022. September 30, 2022.
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Based on The Extraordinary General Meeting of
(RUPSLB) yang didokumentasikan dalam Shareholders which is documented in deed No. 08 November
akta No. 08 Tanggal 15 November 2022, di hadapan 15, 2022, before Winter Sigiro, S.H., M.H., Notary in
Winter Sigiro SH., M.H., Notaris di Jakarta, para pemegang Jakarta, the Bank's shareholders agreed on several matters
saham Bank menyetujui beberapa hal diantaranya: including;
a. Penambahan Modal Dasar Perseroan yang semula a. The increase in the Company's Authorized Capital
sebesar 3.450.000.000 saham dengan nilai nominal which was originally 3,450,000,000 shares with a
sebesar Rp200 atau seluruhnya sebesar nominal value of Rp200 or a total of
Rp690.000.000.000 ditambah menjadi sebesar Rp690,000,000,000 was increased to 11,000,000,000
11.000.000.000 saham dengan nilai nominal sebesar shares with a nominal value of
Rp200 atau seluruhnya sebesar Rp2.200.000.000.000. Rp200 or a total of Rp2,200,000,000,000.
b. Penambahan modal ditempatkan dan disetor penuh Bank b. by granting Preemptive Rights (HMETD) V to issue a
dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih maximum of 2,400,000,000 shares with a nominal
Dahulu (HMETD) V untuk mengeluarkan value of Rp200 (full amount) per share, or a maximum
sebanyak-banyaknya 2.400.000.000 lembar saham of Rp480,000,000,000.
dengan nilai nominal Rp200 (nilai penuh) per saham,
atau sebanyak-banyaknya sebesar Rp480.000.000.000.
c. Bahwa berdasarkan laporan hasil Penawaran Umum c. Whereas based on the report on the results of the
Terbatas (PUT V) dari PT Adimitra Jasa Korpora selaku Limited Public Offering (PUT V) from PT Adimitra
Biro Administrasi Efek, jumlah seluruh saham yang Jasa Korpora as the Securities Administration Bureau,
telah diterbitkan baik saham dari hasil pelaksanaan the total number of shares that have been issued, both
PUT V maupun yang berasal dari pesanan tambahan shares resulting from the implementation of PUT V and
dalam PUT V adalah sebanyak 1.300.005.367 saham. those originating from additional orders in PUT V, is
Dengan demikian jumlah saham yang telah diterbitkan 1,300,005,367 shares. Thus the number of shares
oleh Bank sampai dengan berakhirnya PUT V menjadi issued by the Bank until the end of PUT V was
3.688.866.845 saham. 3,688,866,845 shares.
Perubahan tersebut telah disetujui oleh Menteri Hukum dan The amendement was approved by the Minister of Justice
Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat and Human Rights of the Republic of Indonesia on its
Keputusan No. AHU-AH.01.03-0063099 tanggal 12 Mei Decision Letter No. AHU-AH.01.03-0063099 dated May 12,
2023. 2023.
23. TAMBAHAN MODAL DISETOR 23. ADDITIONAL PAID-IN CAPITAL
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Right issue tahun 2002 1.703.948.954 1.703.948.954 Rights issue in 2002
Penawaran umum terbatas I tahun 2008 27.198.056.100 27.198.056.100 Limited public offering I in 2008
Penawaran umum terbatas II tahun 2014 449.399.315.760 449.399.315.760 Limited public offering II in 2014
Penawaran umum terbatas III tahun 2017 558.083.314.326 558.083.314.326 Limited public offering III in 2017
Penawaran umum terbatas III tahun 2018 25.385.824.570 25.385.824.570 Limited public offering III in 2018
Penawaran umum terbatas IV tahun 2022 796.899.151.661 796.899.151.661 Limited public offering IV in 2022
Penawaran umum terbatas V tahun 2023 1.036.484.293.600 1.036.484.293.600 Limited public offering V in 2023
Koreksi peyesuaian biaya emisi saham 99.997.316 99.997.316 Correction of adjustment to share
PUT V issuance costs for right issue V
Jumlah 2.895.253.902.287 2.895.253.902.287 Total
Koreksi penyesuaian biaya emisi saham pada tanggal The adjustment correction for share issuance costs in
31 Desember 2024 sebesar Rp99.997.316 berasal dari December 31, 2024, amounting to Rp99,997,316,
pengembalian kelebihan biaya emisi saham penawaran originates from the refund of excess share issuance costs
umum terbatas V (PUT V) pada 1 November 2024. from the Limited Public Offering V (PUT V) in November
1, 2024.
- 72 -
Page 81
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
24. DANA SETORAN MODAL 24. CAPITAL DEPOSIT FUNDS
Sehubungan dengan rencana Bank melakukan Penawaran . In connection with the Bank's plan to conduct a Limited
Umum Terbatas dengan memberikan Hak Memesan Efek Public Offering by providing Preemptive Rights IV
Terlebih Dahulu IV (HMETD IV), pada bulan Desember (HMETD IV), in December 2021, the Bank has received an
2021, Bank telah menerima setoran modal awal dari initial capital deposit from the controlling shareholder of
pemegang saham pengendali Bank of India sebesar Bank of India in the amount of Rp1,000,000,000,000. As of
Rp1.000.000.000.000. Pada tanggal 31 Desember 2022, nilai December 31, 2022, this value has been converted to share
tersebut telah dikonversi ke modal saham dan tambahan capital and additional paid-in capital in connection with the
modal disetor sehubungan dengan selesainya proses completion of the HMETD IV process (Notes 1c, 21, 22).
HMETD IV (Catatan 1c, 21 dan 22).
Sehubungan dengan rencana Bank melakukan Penawaran In connection with the Bank's plan to conduct a Limited
Umum Terbatas dengan memberikan Hak Memesan Efek Public Offering by granting Pre-emptive Rights V (HMETD
terlebih dahulu V (HMETD V), Pada tahun 2022, Bank V), in 2022, the Bank has received an initial capital deposit
telah menerima setoran modal awal dari pemegang saham from the controlling shareholder of Bank of India amounting
pengendali Bank of India sebesar Rp1.300.000.000.000. to Rp1,300,000,000,000. In 2023, this value has been
Pada tahun 2023, nilai tersebut telah dikonversi ke modal converted into share capital and additional paid-in capital
saham dan tambahan modal disetor sehubungan dengan in connection with the completion of the HMETD V process
selesainya proses HMETD V(Catatan 24). (Note 24).
25. PENDAPATAN BUNGA 25. INTEREST INCOME
2025 2024
Kredit 284.277.301.427 263.451.239.006 Loans
Efek-efek 130.957.362.283 147.545.796.395 Marketable securities
Penempatan pada Bank Indonesia 10.838.800.169 7.153.961.092 Placements with Bank Indonesia and
dan bank lain other banks
Jumlah 426.073.463.879 418.150.996.493 Total
Jumlah pendapatan bunga yang diperoleh dari pihak Interest income from related parties amounted to
berelasi sebesar Rp2.512.310 dan Rp0 masing-masing untuk Rp2,512,310 and Rp0 for the years ended December 31,
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 2025 and 2024, respectively (Note 31).
dan 2024 (Catatan 31).
26. BEBAN BUNGA 26. INTEREST EXPENSE
2025 2024
Simpanan Deposits
Deposito berjangka 141.848.356.086 134.651.658.102 Time deposits
Tabungan 1.292.603.778 2.281.916.969 Saving accounts
Giro 1.223.158.500 919.260.847 Current accounts
Interbank Call Money 458.996.372 408.234.243 Interbank Call Money
Lainnya - 66.478.204 Others
Jumlah 144.823.114.736 138.327.548.365 Total
Jumlah beban bunga kepada pihak berelasi sebesar Total interest expense to related parties amounted to
Rp17.599.926 dan Rp179.498.874 masing-masing untuk Rp17,599,926 and Rp179,498,874 for the years ended
tahun-tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 December 31, 2025 and 2024, respectively (Note 31).
dan 2024 (Catatan 31).
- 73 -
Page 82
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
27. (PEMBENTUKAN) PEMULIHAN CADANGAN 27. (PROVISION FOR) REVERSAL OF ALLOWANCE OF
KERUGIAN PENURUNAN NILAI ATAS ASET IMPAIRMENT LOSSES ON FINANCIAL AND NON-
KEUANGAN DAN NONKEUANGAN FINANCIAL ASSETS
2025 2024
Aset keuangan Financial assets
Kredit yang diberikan (Catatan 11) (117.629.625.912) (85.860.174.413) Loans (Note 11)
Penempatan pada Bank Indonesia (8.394.880) - Placements with Bank Indonesia and
dan Bank lain (Catatan 7) other Banks (Note 7)
Aset nonkeuangan Non-financial assets
Agunan yang diambil alih (36.380.000.000) (17.000.000.000) Foreclosed asset (Note 14)
(Catatan 14)
Jumlah (154.018.020.792) (102.860.174.413) Total
28. TENAGA KERJA DAN TUNJANGAN 28. PERSONNEL AND BENEFITS
2025 2024
Gaji 33.626.447.434 30.632.616.618 Salaries
Tunjangan 17.320.552.936 15.643.983.924 Benefits
Imbalan kerja 3.365.631.152 1.471.812.453 Post-employment benefits
Pendidikan dan pelatihan 2.952.822.800 2.410.126.197 Education and training
Jumlah 57.265.454.322 50.158.539.192 Total
29. BEBAN UMUM DAN ADMINISTRASI 29. GENERAL AND ADMINISTRATIVE EXPENSES
2025 2024
Komunikasi dan TI 17.099.561.507 19.708.462.575 Communication and IT
Penyusutan dan amortisasi (Catatan 9.389.375.305 8.765.588.610 Depreciation and amortization
12 dan 13) (Notes 12 and 13)
Jasa Outsourcing 5.550.933.886 4.323.145.053 Outsourcing Service
Pajak dan perijinan 3.834.129.488 5.232.802.752 Taxes and licenses
Biaya pengawasan regulator 3.389.691.694 2.790.085.207 Regulator monitoring fee
Honorarium tenaga ahli 2.377.247.150 3.123.127.059 Professional fees
Transportasi 1.345.988.673 1.381.383.273 Transportation
Listrik dan air 1.265.995.571 1.267.360.707 Electricity and water
Sewa 1.070.350.425 1.249.593.792 Rental
Perbaikan dan pemeliharaan 870.861.484 1.869.628.037 Repairs and maintenance
Barang cetak dan keperluan kantor 816.214.802 541.936.404 Printing and office supplies
Asuransi 685.220.324 299.912.783 Insurance
Iklan dan promosi 353.624.752 770.336.320 Advertisement and promotions
Lain- lain 9.411.598.463 6.542.871.634 Others
Jumlah 57.460.793.524 57.866.234.206 Total
30. LABA PER SAHAM DASAR 30. BASIC PROFIT PER SHARE
Berikut ini adalah data yang digunakan untuk perhitungan Below are the data used to calculate the basic profit per
laba per saham dasar: share:
2025 2024
Laba bersih Net profit
Laba bersih untuk perhitungan laba 48.282.258.651 78.754.937.362 Net profit for the calculation of basic
per saham dasar profit per share
Jumlah saham Number of shares
Jumlah rata-rata tertimbang saham 3.688.866.845 3.688.866.845 Weighted average ordinary shares for
biasa untuk perhitungan laba per calculation of basic earnings per
saham dasar share
Laba per saham dasar 13,09 21,35 Basic profit per share
- 74 -
Page 83
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN 31. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS
PIHAK-PIHAK BERELASI WITH RELATED PARTIES
Dalam kegiatan normal usahanya, Bank juga mengadakan In the normal course of business, the Bank also entered into
transaksi-transaksi tertentu dengan pihak-pihak yang certain transactions with related parties.
berelasi.
Transaksi dengan pihak-pihak berelasi dilakukan Transactions with related parties are made based on terms
berdasarkan persyaratan yang disetujui oleh kedua belah agreed by the parties, which may not be the same as those
pihak, yang mungkin tidak sama dengan transaksi lain yang of the transaction between unrelated parties.
dilakukan dengan pihak-pihak yang tidak berelasi.
Rincian sifat hubungan dan jenis transaksi yang signifikan The details of the relationship and type of significant
dengan pihak-pihak berelasi pada tanggal 31 Desember transactions with related parties as of December 31, 2025
2025 dan 2024 adalah sebagai berikut: and 2024 are as follows:
Pihak-pihak berelasi/ Sifat hubungan berelasi/ Jenis transaksi/
No. Related parties Nature of related party relationship Type of transactions
1 Bank of India Pemegang Saham/Shareholders Giro pada bank lain/ Current accounts with other
banks, Pinjaman singkat/ Call Money
2 Sudhiranjan Padhi Komisaris Utama Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
3 Lungguk Gultom Komisaris Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
4 Handadjaja Sulaiman Komisaris Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
5 K S B Chandramouli Direktur Utama Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
6 Chandra Sekhar Mukherjee Direktur Bisnis Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
7 Carolina Dina Rusdiana Direktur Operasional Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
8 Dennis Kusuma Halim Direktur Kepatuhan Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
9 Rahmat Hendratama Direktur Keuangan Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
10 Ajay Kapoor Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
11 Anurag Singh Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
12 Agung Eka Nugraha Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
13 Arifin Siswidodo Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
14 Jo Agus Mudafir Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
15 Yuliadi Maulana PJS Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
16 Erma Rumadja Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
17 Hary Suryawan Dwiputra Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
18 Dwi Anita Kurniasih Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
19 Santoso Pribadi Kepala Divisi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
20 Armaikhi Fauzan Kepala Unit Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
21 Adhi Pradhana Kepala Unit Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
22 Eka Surya Chandra Kepala Unit Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
23 Ruri Febriani Kepala Unit Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
24 Deni Ferdian Kepala Unit Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
25 Rifni Ivana Aziz Kepala Unit Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
26 Arum Laras Nurani Kepala Seksi Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
27 Ibrahim Iman Utomo Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
28 Putu Puspitha Saraswati Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
29 Ferry Widayanto Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
30 Putu Diyah Ayu Pitaloka Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
31 Rahmat Irfan Arfi Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
32 Indarmawan Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
33 Marthania Pratiwi Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
34 Cherly Pongarang Branch Manager Simpanan dari nasabah/ Deposits from Customers
- 75 -
Page 84
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN 31. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS
PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) WITH RELATED PARTIES (continued)
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, Bank juga In conducting its business, the Bank also entered into
mengadakan transaksi tertentu dengan pihak-pihak berelasi. certain transactions with related parties. According to the
Menurut manajemen Bank, transaksi-transaksi tersebut Bank’s management, transactions with related parties were
dilakukan dengan persyaratan dan kondisi normal seperti made at similar conditions and terms as those done with
yang dilakukan dengan pihak ketiga lainnya, kecuali third parties, except for loans to employees.
pinjaman yang diberikan kepada para karyawan. These transactions include the following:
Transaksi- transaksi tersebut meliputi:
a. Giro pada bank lain (Catatan 6) a. Current accounts with other banks (Note 6)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, persentase As of December 31, 2025 and 2024, percentages of
giro pada bank lain kepada pihak berelasi terhadap current accounts with other banks to related parties to
jumlah keseluruhan giro pada bank lain masing-masing total current accounts with other banks are
sebesar kurang lebih 8,57 % dan 15,64%. approximately 8.57% and 15.64% respectively.
b. Kredit (Catatan 11) b. Loans (Note 11)
Pada tanggal laporan posisi keuangan, persentase kredit At the statements of financial position date, the
yang diberikan kepada pihak berelasi terhadap jumlah percentages of loans to related parties were 0% as of
keseluruhan kredit yang diberikan adalah masing-masing December 31, 2025, and 2024, respectively. Interest
0% pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Tingkat rates per annum on loans to related parties were 0% in
bunga per tahun untuk kredit yang diberikan kepada 2025 and 2024.
pihak berelasi adalah masing-masing 0% pada tahun
2025 dan 2024.
c. Penempatan dana dari pihak-pihak berelasi dalam bentuk c. Placements of funds from related parties in the form of
simpanan (Catatan 17 dan 18) deposits (Notes 17 and 18)
- Giro - Current accounts
Pada tanggal laporan posisi keuangan, persentase At statements of financial position date, percentages
rekening giro pihak berelasi dari jumlah rekening of current accounts from related parties are 0.03%
giro adalah 0,03% dan 0,05% masing-masing pada and 0.05% of the total current accounts as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. Untuk rekening December 31, 2025 and 2024, respectively. Average
giro Rupiah, tingkat suku bunga rata-rata yang interest rates on currents accounts in Rupiah a
diberikan adalah 0,25% dan 0,25% masing-masing 0.25% and 0.25% in 2025 and 2024, respectively.
pada tahun 2025 dan 2024. Sedangkan untuk Dollar Average interest rates for current accounts in
Amerika Serikat adalah 0,25% dan 0,25% masing- United States Dollar are 0.25% and 0.25% in 2025
masing pada tahun 2025 dan 2024. and 2024, respectively.
- Tabungan - Saving accounts
Pada tanggal laporan posisi keuangan, persentase At statements of financial position date, percentages
tabungan pihak berelasi dari jumlah tabungan adalah of saving accounts from related parties accounted
1,11% dan 1,01% masing-masing pada tanggal for 1.11% and 1.01% of the total saving accounts as
31 Desember 2025 dan 2024. Tingkat bunga rata-rata of December 31, 2025 and 2024, respectively.
yang diberikan adalah 1,20% dan 1,49% masing- Average interest rates on saving accounts are 1.20%
masing pada tahun 2025 dan 2024. and 1.49% in 2025 and 2024, respectively.
- Deposito berjangka - Time deposits
Pada tanggal laporan posisi keuangan, persentase At statements of financial position date, percentages
deposito berjangka pihak berelasi dari jumlah of time deposits from related parties accounted for
deposito berjangka adalah 0,01% dan 0,19% masing- 0.01% and 0.19% of the total time deposits as of
masing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024. December 31, 2025 and 2024, respectively. Average
Untuk deposito berjangka Rupiah, tingkat bunga rata- interest rate for time deposits in Rupiah is 4.57%
rata yang diberikan adalah 4,57% dan 4,64% masing- and 4.64% in 2025 and 2024, respectively. Average
masing pada tahun 2025 dan 2024. Untuk Dollar interest rates on time deposits in United States
Amerika Serikat adalah 3,90% dan 3,96% masing- Dollar are 3.90% and 3.96% in 2025 and 2024,
masing pada tahun 2025 dan 2024. respectively.
- 76 -
Page 85
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
31. SIFAT HUBUNGAN DAN TRANSAKSI DENGAN 31. NATURE OF RELATIONSHIP AND TRANSACTIONS
PIHAK-PIHAK BERELASI (lanjutan) WITH RELATED PARTIES (continued)
c. Penempatan dana dari pihak-pihak berelasi dalam bentuk c. Placements of funds from related parties in the form of
simpanan (Catatan 17 dan 18) (lanjutan) deposits (Notes 17 and 18) (continued)
Saldo simpanan dari nasabah dan simpanan dari bank The balance of deposits from customers and deposits
lain dari pihak berelasi dapat diikhtisarkan sebagai from other banks with related parties are summarised
berikut: as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Deposito berjangka 152.676.361 4.801.653.556 Time deposits
Tabungan 1.168.350.972 975.540.146 Savings accounts
Giro 188.556.399 235.601.347 Current accounts
Sub jumlah 1.509.583.732 6.012.795.049 Sub total
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Giro 62.851.460 61.585.611 Current accounts
Interbank Call Money - 209.235.000.000 Interbank Call Money
Sub jumlah 62.851.460 209.296.585.611 Sub total
Jumlah 1.572.435.192 215.309.380.660 Total
Persentase terhadap jumlah 0,04% 0,07% Percentage to total liabilities
liabilitas
2025 2024
Pendapatan bunga – kredit 2.512.310 - Interest income - loans
Beban bunga Interest expense
Deposito berjangka - 169.981.725 Time deposits
Giro 260.130 465.282 Current accounts
Tabungan 17.339.796 9.051.090 Savings accounts
Jumlah 17.599.926 179.498.097 Total
Persentase terhadap jumlah beban 0,01% 0,01%
Percentage to total interest expenses
bunga
d. Liabilitas lain-lain (Catatan 21) d. Other liabilities (Note 21)
- Bunga yang masih harus dibayar - Accrued interest
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, persentase As of December 31, 2025 and 2024, the percentage of
bunga yang masih harus dibayar kepada pihak berelasi interest accrued to related parties on the total other
terhadap jumlah keseluruhan liabilitas lain-lain liabilities amounted to 0,00% and 0,08%, respectively.
masing-masing sebesar 0,00% dan 0,08%.
Saldo liabilitas komitmen dan kontinjensi kepada Outstanding commitments and contingent liabilities to
pihak-pihak berelasi pada tanggal 31 Desember 2025 dan related parties as of December 31, 2025 and 2024
2024 masing-masing sebesar Rp0. amounted to Rp0, respectively.
- 77 -
Page 86
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. KOMITMEN DAN KONTINJENSI 32. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES
Bank memiliki tagihan dan liabilitas komitmen dan The Bank has commitment and contingency receivables
kontinjensi sebagai berikut: and liabilities as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
KOMITMEN COMMITMENTS
Tagihan komitmen Commitment receivables
Rupiah Rupiah
Lainnya 51.706.294.801 49.716.912.491 Others
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Pembelian berjangka valuta asing 212.689.625.000 554.472.750.000 Purchase of foreign exchange
futures
Lainnya 21.078.188.161 20.764.640.097 Others
Jumlah tagihan komitmen 285.474.107.962 624.954.302.588 Total commitment receivables
Liabilitas komitmen Commitment liabilities
Rupiah Rupiah
Fasilitas kredit kepada nasabah 173.215.951.753 200.272.224.165 Unused loan commitments granted
yang belum digunakan to customers
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Fasilitas kredit kepada nasabah 56.810.328.469 19.922.638.863 Unused loan commitments granted to
yang belum digunakan Customers
L/C yang irrevocable dan masih 1.088.357.240 - Outstanding irrevocable letters of
berjalan credit
Penjualan berjangka valuta asing 7.670.500.000 337.995.000.000 Unsettled sales of foreign
yang belum selesai currencies forward
Jumlah liabilitas komitmen 238.785.137.462 558.189.863.028 Total commitment liabilities
Jumlah liabilitas komitmen – 46.688.970.500 66.764.439.560 Total commitment liabilities – net
bersih
KONTINJENSI CONTINGENCIES
Tagihan kontinjensi Contingent receivables
Rupiah Rupiah
Lainnya 21.759.123.403 9.911.778.039 Others
Dollar Amerika Serikat United States Dollar
Lainnya 13.838.454.269 8.516.844.846 Others
Jumlah tagihan kontinjensi 35.597.577.672 18.428.622.885 Total contingent receivables
Liabilitas kontinjensi Contingent liabilities
Rupiah Rupiah
Penerbitan jaminan dalam bentuk 25.341.424.140 30.418.043.322 Bank guarantees issued
bank garansi
Jumlah liabilitas kontinjensi 25.341.424.140 30.418.043.322 Total contingent liabilities
Jumlah tagihan kontinjensi – 10.256.153.532 (11.989.420.437) Total contingent receivables – net
bersih
Jumlah liabilitas komitmen dan 56.945.124.032 54.775.019.123 Total commitments and contingencies
kontinjensi liabilities
LAIN-LAIN OTHERS
Kredit hapus buku 960.589.600.728 821.955.101.073 Write-off
- 78 -
Page 87
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
32. KOMITMEN DAN KONTINJENSI (lanjutan) 32. COMMITMENTS AND CONTINGENCIES (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, tidak terdapat As of December 31, 2025 and 2024, there were no
komitmen yang mengalami penurunan nilai. impairment on commitments.
Manajemen berpendapat bahwa tidak diperlukan adanya Management believes that no expected credit losses is
kerugian kredit ekspektasian pada liabilitas komitmen. necessary on commitment liabilities.
33. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 33. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
UANG ASING DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
Posisi aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing The balances of monetary assets and liabilities
pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebagai denominated in foreign currencies at statements of
berikut: financial position dates are as follows:
31 Desember/ December 31, 2025
Mata uang
asing/
Foreign Setara dalam Rp/
currencies Equivalent in Rp
Aset Assets
Kas USD 308.893 5.150.790.775 Cash
Giro pada Bank Indonesia USD 2.230.000 37.185.250.000 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain USD 639.362 10.661.355.681 Current accounts with other banks
INR 869.966 161.378.723
EUR 7.572 148.204.376
JPY 1.043.710 111.155.115
SGD 6.763 87.680.688
HKD 28.066 60.125.363
GBP 257 5.758.437
Kredit yang diberikan Loans
Pihak ketiga USD 46.810.322 780.562.125.186 Third parties
Cadangan kerugian penurunan USD (2.182.558) (36.394.148.147) Allowance for impairment losses
nilai
Aset lain-lain USD 188.987 3.151.349.887 Other assets
Jumlah aset 800.891.026.084 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera USD 30 500.250 Obligations due immediately
INR 71.658 13.292.631
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro Current accounts
Pihak berelasi USD 11.308 188.556.398 Related parties
Pihak ketiga USD 9.040.524 150.750.734.532 Third parties
Deposito berjangka Time deposits
Pihak ketiga USD 50.871.726 848.286.039.721 Third parties
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pihak berelasi SGD - - Related parties
Liabilitas lain-lain USD 356.726 5.948.408.458 Other liabilities
Jumlah liabilitas 1.005.187.531.990 Total liabilities
Aset – bersih (204.296.505.906) Assets – net
- 79 -
Page 88
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
33. ASET DAN LIABILITAS MONETER DALAM MATA 33. MONETARY ASSETS AND LIABILITIES
UANG ASING (lanjutan) DENOMINATED IN FOREIGN CURRENCIES
(continued)
Posisi aset dan liabilitas moneter dalam mata uang asing The balances of monetary assets and liabilities
pada tanggal laporan posisi keuangan adalah sebagai denominated in foreign currencies at statements of
berikut (lanjutan): financial position dates are as follows (continued):
31 Desember/ December 31, 2024
Mata uang
asing/
Foreign Setara dalam Rp/
currencies Equivalent in Rp
Aset Assets
Kas USD 135.829 2.186.167.755 Cash
Giro pada Bank Indonesia USD 1.790.000 28.810.050.000 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain USD 349.677 5.628.055.822 Current accounts with other banks
INR 196.655 36.967.207
EUR 6.735 112.870.932
JPY 1.205.968 124.250.883
SGD 11.338 134.298.292
HKD 37.834 78.433.297
GBP 5.289 106.943.137
Kredit yang diberikan Loans
Pihak ketiga USD 48.746.106 784.568.583.313 Third parties
Cadangan kerugian penurunan (6.013.230) (96.782.942.603) Allowance for impairment losses
USD
nilai
Aset lain-lain USD 154.080 2.479.917.600 Other assets
Jumlah aset 727.483.595.635 Total assets
Liabilitas Liabilities
Liabilitas segera USD 837 13.470.344 Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah Deposits from customers
Giro Current accounts
Pihak berelasi USD 14.638 235.601.347 Related parties
Pihak ketiga USD 6.046.227 97.314.024.692 Third parties
Deposito berjangka Time deposits
Pihak ketiga USD 39.166.616 630.386.681.140 Third parties
Simpanan dari bank lain Deposits from other banks
Pihak berelasi USD 13.000.000 209.235.000.000 Related parties
Liabilitas lain-lain USD 354.050,89 5.698.449.075 Other liabilities
Jumlah liabilitas 942.883.226.598 Total liabilities
Aset – bersih (215.399.630.963) Assets – net
Kurs yang digunakan untuk menjabarkan aset dan liabilitas The foreign exchange rates used for assets and liabilities
dalam mata uang asing adalah kurs Reuters jam 16.00 denominated in foreign currencies were Reuters’ spot rates
Waktu Indonesia Barat. at 16:00 Western Indonesia Time.
- 80 -
Page 89
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. INFORMASI SEGMEN 34. SEGMENT INFORMATION
Bank beroperasi di dua wilayah utama: Daerah Khusus The Bank operates in two main areas: Special District of
Ibukota (DKI) Jakarta dan di luar DKI Jakarta. Jakarta (DKI Jakarta) and outside DKI Jakarta.
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen The area segment information is as follows:
wilayah:
2025
DKI Jakarta/ Luar DKI Jakarta/
Special District Outside DKI Jumlah/
of Jakarta Jakarta Total
PENDAPATAN INCOME
Pendapatan bunga 353.524.773.316 72.548.690.563 426.073.463.879 Interest income
Pendapatan lainnya 101.286.292.574 12.234.326.655 113.520.619.229 Other income
Jumlah 454.811.065.890 84.783.017.218 539.594.083.108 Total
Laba operasi segmen 32.547.723.204 30.769.441.520 63.317.164.724 Segment operating profit
Laba sebelum pajak 32.909.921.240 30.777.896.225 63.687.817.465 Profit before tax
Laba – bersih 48.282.258.651 Net – loss
31 Desember/ December 31, 2025
DKI Jakarta/ Luar DKI Jakarta/
Special District Outside DKI Jumlah/
of Jakarta Jakarta Total
INFORMASI LAINNYA OTHER INFORMATION
ASET ASSETS
Penempatan pada Bank 989.932.042.914 - 989.932.042.914 Placements with Bank
Indonesia dan bank Indonesia and other
lain – bersih banks – net
Efek-efek – bersih 1.769.672.420.848 - 1.769.672.420.848 Marketable securities – net
Kredit yang diberikan – 3.059.717.348.766 1.065.667.686.477 4.125.385.035.243 Loans – net
bersih
Aset tetap – bersih 95.935.178.099 39.081.508.596 135.016.686.695 Fixed assets – net
Aset lain-lain 138.109.692.898 19.129.419.180 157.239.112.078 Other assets
Jumlah aset 6.053.366.683.525 1.123.878.614.253 7.177.245.297.778 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan dari nasabah 3.109.583.012.502 508.132.206.795 3.617.715.219.297 Deposits from customers
Liabilitas lain-lain 43.581.631.098 3.694.046.454 47.275.677.552 Other liabilities
Jumlah liabilitas 3.153.164.643.600 511.826.253.249 3.664.990.896.849 Total liabilities
Pengeluaran modal 5.564.744.139 39.083.000 5.603.827.139 Capital expenditures
Penyusutan dan 5.430.542.495 433.772.305 5.864.314.800 Depreciation and
amortisasi amortization
2024
DKI Jakarta/ Luar DKI Jakarta/
Special District Outside DKI Jumlah/
of Jakarta Jakarta Total
PENDAPATAN INCOME
Pendapatan bunga 373.056.500.137 45.094.496.356 418.150.996.493 Interest income
Pendapatan lainnya 82.962.992.918 6.046.952.525 89.009.945.443 Other income
Jumlah 456.019.493.055 51.141.448.881 507.160.941.936 Total
Laba operasi segmen 94.191.035.270 8.700.545.174 102.891.580.444 Segment operating profit
Laba sebelum pajak 92.598.095.417 8.717.341.632 101.315.437.049 Profit before tax
Laba – bersih 78.754.937.362 Net - loss
- 81 -
Page 90
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
34. INFORMASI SEGMEN (lanjutan) 34. SEGMENT INFORMATION (continued)
Berikut ini adalah informasi segmen berdasarkan segmen The area segment information is as follows: (continued)
wilayah: (lanjutan)
31 Desember/ December 31, 2024
DKI Jakarta/ Luar DKI Jakarta/
Special District Outside DKI Jumlah/
of Jakarta Jakarta Total
INFORMASI LAINNYA OTHER INFORMATION
ASET ASSETS
Penempatan pada Bank 261.590.468.552 - 261.590.468.552 Placements with Bank
Indonesia dan bank Indonesia and other
lain – bersih banks – net
Efek-efek – bersih 2.229.185.320.643 - 2.229.185.320.643 Marketable securities – net
Kredit yang diberikan – 3.485.866.957.237 535.367.109.065 4.021.234.066.302 Loans – net
bersih
Aset tetap – bersih 91.156.439.646 34.708.689.405 125.865.129.051 Fixed assets – net
Aset lain-lain 166.881.299.706 10.400.471.011 177.281.770.717 Other assets
Jumlah aset 6.234.680.485.784 580.476.269.481 6.815.156.755.265 Total assets
LIABILITAS LIABILITIES
Simpanan dari nasabah 2.680.497.687.687 422.208.237.870 3.102.705.925.557 Deposits from customers
Liabilitas lain-lain 429.520.045.130 (174.432.367.535) 255.087.677.595 Other liabilities
Jumlah liabilitas 3.110.017.732.817 247.775.870.335 3.357.793.603.152 Total liabilities
Pengeluaran modal 1.602.452.954 98.763.940 1.701.216.894 Capital expenditures
Penyusutan dan 3.125.177.514 431.954.086 3.557.131.600 Depreciation and
amortisasi amortization
35. JAMINAN PEMERINTAH TERHADAP LIABILITAS 35. GOVERNMENT’S GUARANTEE ON COMMERCIAL
PEMBAYARAN BANK UMUM BANKS’ OBLIGATIONS
Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia Based on the Law No. 24 year 2004 of the Republic of
No. 24 tahun 2004 tanggal 22 September 2004, Pemerintah Indonesia dated September 22, 2004, The Government has
telah membentuk lembaga penjaminan independen, yaitu established an independent guarantee institution, namely
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk menjamin dana the Deposit Insurance Corporation (LPS) to guarantee
masyarakat termasuk dana dari bank lain dalam bentuk giro, public funds including funds from other banks in the form
deposito, sertifikat deposito, tabungan dan/atau bentuk of demand deposits, deposits, certificates of deposit,
lainnya yang dipersamakan dengan itu. savings and/or other equivalent forms.
Berdasarkan Salinan Peraturan LPS No. 1 Tahun 2023 Based on a copy of the LPS Regulation No. 1 Year 2023
tanggal 25 Mei 2023 tentang Program Penjaminan dated May 25, 2023 the Deposit Guarantee Program, the
Simpanan, besarnya saldo yang dijamin untuk setiap maximum guaranteed balance for each customer at one
nasabah pada satu bank adalah paling tinggi sebesar bank is Rp2,000,000,000.
Rp2.000.000.000.
Suku bunga penjaminan LPS pada tanggal 31 Desember The LPS deposit interest rates as of December 31, 2025
2025 dan 2024 masing-masing sebesar 3,5% dan 4,25% and 2024 is 3.5% and 4.25% for deposits in Rupiah
untuk simpanan dalam mata uang Rupiah, dan masing- currency, and 2% and 2.25% for deposits in foreign
masing sebesar 2% dan 2,25% untuk simpanan dalam mata currencies, respectively.
uang asing.
Beban premi penjaminan yang dibayarkan untuk tahun Guarantee premium expense paid for the years ended
tahun yang berakhir pada 31 Desember 2025 dan 2024 December 31, 2025 and 2024 amounted to
masing-masing sebesar Rp6.804.791.376 dan Rp6,804,791,376 and Rp6,299,027,054, respectively.
Rp6.299.027.054.
- 82 -
Page 91
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN 36. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
Sebagian besar instrumen keuangan pada laporan posisi A significant number of financial instruments are carried
keuangan disajikan menggunakan nilai wajar. at fair value in the statements of financial position.
Tabel di bawah ini menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar The table below presents the carrying amount and fair
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan pada tanggal values of the financial assets and liabilities as of December
31 Desember 2025 dan 2024. 31, 2025 and 2024.
31 Desember/ December 31, 2025
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar diamortisasi Amortised cost
Kas 28.286.886.475 28.286.886.475 Cash
Giro pada Bank Indonesia 257.858.656.014 257.858.656.014 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain – bersih 12.278.670.345 12.278.670.345 Current accounts with other banks – net
Penempatan pada Bank Indonesia 719.794.716.555 719.794.716.555 Placements with Bank Indonesia and
dan bank lain other banks
Efek-efek 1.668.184.216.430 1.668.184.216.430 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji 101.488.204.418 101.488.204.418 Securities purchased under agreements
dijual Kembali to resell
Kredit yang diberikan 4.189.110.101.793 4.189.110.101.793 Loans
Aset lain-lain*) 25.771.326.934 25.771.326.934 Other assets*)
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivatif 44.420.000 44.420.000 Derivative receivables
Jumlah aset keuangan 7.002.817.198.964 7.002.817.198.964 Total financial assets
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Liabilitas segera 919.912.657 919.912.657 Obligations due immediately
Simpanan dari nasabah 3.617.715.219.297 3.617.715.219.297 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 62.851.460 62.851.460 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain**) 12.759.887.586 12.759.887.586 Other liabilities**)
Jumlah liabilitas keuangan 3.631.457.871.000 3.631.457.871.000 Total financial liabilities
31 Desember/ December 31, 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar diamortisasi Amortised cost
Kas 14.060.906.255 14.060.906.255 Cash
Giro pada Bank Indonesia 150.335.811.997 150.335.811.997 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain – bersih 7.269.818.799 7.269.818.799 Current accounts with other banks – net
Penempatan pada Bank Indonesia 103.984.837.756 103.984.837.756 Placements with Bank Indonesia and
dan bank lain other banks
Efek-efek 1.962.740.993.730 1.962.740.993.730 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli dengan janji 266.444.326.915 266.444.326.915 Securities purchased under agreements
dijual Kembali to resell
Kredit yang diberikan 4.140.311.144.537 4.140.311.144.537 Loans
Aset lain-lain*) 21.565.060.243 21.565.060.243 Other assets*)
Nilai wajar melalui laba rugi Fair value through profit or loss
Tagihan derivative 1.349.500.000 1.349.500.000 Derivative receivables
Jumlah aset keuangan 6.668.062.400.232 6.668.062.400.232 Total financial assets
- 83 -
Page 92
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 36. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Tabel di bawah ini menyajikan nilai tercatat dan nilai wajar The table below presents the carrying amount and fair
dari aset keuangan dan liabilitas keuangan pada tanggal values of the financial assets and liabilities as of December
31 Desember 2025 dan 2024. (lanjutan) 31, 2024 and 2024. (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
Nilai tercatat/ Nilai wajar/
Carrying value Fair value
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Biaya perolehan diamortisasi Amortised cost
Simpanan dari nasabah 3.102.705.925.559 3.102.705.925.559 Deposits from customers
Simpanan dari bank lain 209.296.585.611 209.296.585.611 Deposits from other banks
Liabilitas lain-lain**) 12.019.621.210 12.019.621.210 Other liabilities**)
Jumlah liabilitas keuangan 3.324.022.132.380 3.324.022.132.380 Total financial liabilities
*) Aset lain lain terdiri dari pendapatan bunga yang masih *) Other assets consist of accrued interest receivables.
harus diterima.
**) Liabilitas lain-lain terdiri dari bunga yang masih harus **) Other liabilities consist of accrued interest and security
dibayar dan setoran jaminan. deposits.
Nilai wajar aset keuangan dan liabilitas keuangan di atas The fair values of the above financial assets and liabilities
diukur dengan dasar sebagai berikut: are determined based on the following:
Aset keuangan Financial assets
Nilai tercatat dari kas dan setara kas, serta penempatan The carrying amount of cash and cash equivalents, as well
dengan suku bunga mengambang adalah perkiraan yang as placements with floating rates are a reasonable
layak atas nilai wajar. approximation of fair value.
Estimasi nilai wajar terhadap penempatan dengan suku The estimated fair values of fixed interest bearing
bunga tetap, efek-efek, efek-efek yang dibeli dengan janji placements, marketable securities, securities purchased
untuk dijual kembali, tagihan akseptasi dan aset lain-lain under agreements to resell, acceptance receivables and
ditetapkan berdasarkan diskonto arus kas dengan other assets were based on discounted cash flows using
menggunakan suku bunga pasar uang yang berlaku untuk prevailing money market interest rates for debts with
utang dengan risiko kredit dan sisa jatuh tempo yang similar credit risk and remaining maturity. Since the
serupa. Karena sisa jatuh tempo di bawah satu tahun maturity is below one year, the carrying amounts of fixed
sehingga nilai tercatat dari penempatan dengan suku bunga rate placements, securities purchased under agreements to
tetap, efek-efek yang dibeli dengan janji untuk dijual resell, acceptance receivables and other assets were a
kembali, tagihan akseptasi dan aset lain-lain adalah reasonable approximation of their fair values.
perkiraan yang layak atas nilai wajar.
Portofolio kredit Bank secara umum terdiri dari pinjaman Generally, the Bank’s portfolio consists of loans with
yang diberikan dengan suku bunga mengambang dan floating interest rate and short-term loans with fixed
pinjaman yang diberikan jangka pendek dengan suku bunga interest rate. Loans are stated at amortized cost. The
tetap. Pinjaman yang diberikan dinyatakan berdasarkan estimated fair value of loans represents the discounted
biaya yang diamortisasi. Nilai wajar dari pinjaman yang amount of estimated future cash flows expected to be
diberikan menunjukkan nilai diskon dari perkiraan arus kas received by the Bank using the current market rates.
masa depan yang diharapkan akan diterima oleh Bank
dengan menggunakan suku bunga pasar saat ini.
Nilai tercatat dari pinjaman yang diberikan dengan suku The carrying amount of floating rate loans and short-term
bunga mengambang dan nilai tercatat atas pinjaman jangka fixed rate loans are the reasonable approximation of their
pendek dengan suku bunga tetap adalah perkiraan yang fair values.
layak atas nilai wajar.
- 84 -
Page 93
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 36. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Liabilitas keuangan Financial liabilities
Estimasi nilai wajar liabilitas segera, simpanan tanpa jatuh The estimated fair value of obligations due immediately
tempo, termasuk simpanan tanpa bunga adalah sebesar and deposits with no stated maturity, which include non-
jumlah yang harus dibayarkan kembali sewaktu-waktu. interest bearing deposits, are the amounts repayable on
demand.
Estimasi nilai wajar terhadap simpanan dengan tingkat suku The estimated fair values of fixed interest bearing deposits
bunga tetap dan liabilitas akseptasi ditetapkan berdasarkan and acceptance payables are based on discounted cash
diskonto arus kas dengan menggunakan suku bunga utang flows using interest rates for new debts with similar
baru dengan sisa jatuh tempo yang serupa. Karena sisa jatuh remaining maturity. Since the maturity is below one year,
tempo dibawah satu tahun sehingga nilai tercatat dari the carrying amounts of fixed rate deposits, acceptance
simpanan dengan suku bunga tetap, liabilitas akseptasi dan payables and other liabilities are the reasonable
liabilitas lain-lain adalah perkiraan yang layak atas nilai approximation of their fair values.
wajar.
Hirarki nilai wajar Fair value hierarchy
PSAK 113, “Pengukuran nilai wajar” mensyaratkan SFAS 113, “Fair value measurement” requires disclosure
pengungkapan atas pengukuran nilai wajar dengan tingkat of fair value measurements by level of the following fair
hirarki nilai wajar sebagai berikut: value measurement hierarchy:
- Harga kuotasian (tidak disesuaikan) dalam pasar aktif - Quoted prices (unadjusted) in active markets for
untuk aset atau liabilitas yang identik (tingkat 1); identical assets or liabilities (level 1);
- Input selain harga kuotasian yang termasuk dalam tingkat - Inputs other than quoted prices included within level 1
1 yang dapat diobservasi untuk aset atau liabilitas, baik that are observable for the asset or liability, either
secara langsung (misalnya harga) atau secara tidak directly (as prices) or indirectly (as derived from prices)
langsung (misalnya derivasi dari harga) (tingkat 2); dan (level 2); and
- Input untuk aset atau liabilitas yang bukan berdasarkan - Inputs for the asset or liability that are not based on
data pasar yang dapat diobservasi (input yang tidak dapat observable market data (unobservable inputs) (level 3).
diobservasi) (tingkat 3).
Tabel di bawah ini menunjukkan instrumen keuangan yang The table below shows the financial instruments measured
diukur pada nilai wajar yang dikelompokkan berdasarkan at fair value grouped according to the fair value hierarchy:
hirarki nilai wajar:
31 Desember/ December 31, 2025
Jumlah
tercatat/ Total
carrying amount Level 1 Level 2 Level 3
Aset keuangan Financial assets
Nilai wajar melalui Fair value through
laba rugi profit or loss
Tagihan derivatif 44.420.000 44.420.000 - - Derivative receivables
Tidak terdapat pengalihan antara tingkat 1 dan 2 selama There were no transfers between levels 1 and 2 during
periode berjalan. the period.
Nilai wajar untuk instrumen keuangan yang The fair value of financial instruments traded in active
diperdagangkan di pasar aktif ditentukan berdasarkan markets is based on quoted market prices at the reporting
kuotasi nilai pasar pada tanggal pelaporan. date.
Nilai wajar instrumen keuangan yang tidak diperdagangkan The fair value of financial instruments that are not traded
di pasar aktif ditentukan dengan menggunakan teknik in an active market is determined using specific valuation
penilaian tertentu. Teknik tersebut menggunakan data pasar techniques. These valuation techniques use the observable
yang dapat diobservasi sepanjang tersedia dan seminimal market data where it is available and rely as little as
mungkin mengacu pada estimasi. Apabila seluruh input possible on estimates. If all significant inputs of fair value
signifikan atas nilai wajar dapat diobservasi, instrumen are observable, these financial instruments are included in
keuangan ini termasuk dalam tingkat 2. level 2.
- 85 -
Page 94
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
36. NILAI WAJAR INSTRUMEN KEUANGAN (lanjutan) 36. FAIR VALUE OF FINANCIAL INSTRUMENTS
(continued)
Hirarki nilai wajar (lanjutan) Fair value hierarchy (continued)
Teknik penilaian tertentu digunakan untuk menentukan Specific valuation technique used to determine
nilai instrumen keuangan atas perbed/aan yang digunakan the financial instruments value includes determination of
dengan menggunakan suku bunga yang berbeda. fair value of foreign exchange contracts using forward
exchange rates at reporting date.
37. MANAJEMEN RISIKO PERMODALAN 37. CAPITAL RISK MANAGEMENT
Bank memelihara modal yang dikelola untuk mengatasi The Bank maintains its managed capital base to cover
risiko yang melekat dalam bisnis perbankan. Kecukupan inherent risks in the banking business. The adequacy of the
modal Bank dipantau menggunakan rasio Kewajiban Bank’s capital is monitored using a Capital Adequacy
Penyediaan Modal Minimum (KPMM), sebagaimana Ratio (KPMM), as requested by Bank Indonesia.
disyaratkan oleh Bank Indonesia.
Pengelolaan modal Bank berfokus pada kepatuhan terhadap The Bank’s capital management focuses on compliance
jumlah modal minimum yang disyaratkan dan pemeliharaan with the minimum required capital and maintenance of an
rasio KPMM yang memadai untuk membiayai dan adequate KPMM to finance and sustain its day-to-day
menopang operasi dan untuk memaksimalkan nilai operations and to maximize ownership value. The Bank
kepemilikan pemegang saham. Bank dapat mengubah may change its capital structure based on changes of
struktur modal apabila terjadi perubahan kondisi ekonomi economic conditions and risk characteristics of business.
dan karakteristik risiko bisnis. Salah satu strategi dalam One of the capital management strategies is issuance of
manajemen modal adalah penerbitan saham. Pengelolaan capital stock. Capital management is performed by the
modal dilakukan oleh Dewan Direksi dan Dewan Komisaris Bank’s Board of Directors and Commissioners.
Bank.
Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan POJK Banks calculate capital requirements based on POJK
Nomor 11/POJK.03/2016 dan perubahannya POJK Nomor Number 11/POJK.03/2016 and its amendment POJK
34/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Number 34/POJK.03/2016 concerning the Capital
Minimum Bank Umum dimana modal yang diwajibkan Adequacy Ratio (CAR) for Commercial Banks, where the
regulator dianalisis dalam 2 tier sebagai berikut: capital required by the regulator is analyzed in 2 tiers as
follows:
• Modal inti (tier 1) merupakan modal inti utama. Modal • Core capital (tier 1) is core capital. Core capital
inti utama antara lain meliputi modal ditempatkan dan includes issued and fully paid-up capital, additional
disetor penuh, tambahan modal disetor, cadangan paid-in capital, general reserve, retained earnings and
umum, laba tahun-tahun lalu dan periode/tahun berjalan profit for the period/year (100%), other
(100%), penghasilan komprehensif lainnya, selisih comprehensive income, shortfall between allowable
kurang dari penyisihan penghapusan aset produktif amount of allowance for uncollectible account on
sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan productive assets according to Financial Services
cadangan kerugian penurunan nilai aset produktif yang Authority (OJK) regulation and allowance for
diperbolehkan. Perhitungan pajak tangguhan dan aset impairment losses on productive assets. Calculation of
takberwujud merupakan faktor pengurang modal inti deferred tax and intangible assets are deducted from
utama. core capital.
• Modal pelengkap (tier 2) meliputi penyisihan • Suplementary capital (tier 2), which includes
penghapusan aset produktif sesuai ketentuan Otoritas allowance for uncollectible account on productive
Jasa Keuangan (OJK). assets according to Financial Services Authority
(OJK) regulation.
Bank tidak mempunyai modal inti tambahan yang The Bank does not have any additional core capital which
memenuhi kriteria peraturan BI yang berlaku. meets the criteria under prevailing BI regulation.
- 86 -
Page 95
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
37. MANAJEMEN RISIKO PERMODALAN (lanjutan) 37. CAPITAL RISK MANAGEMENT (continued)
Bank menghitung kebutuhan modal berdasarkan POJK Banks calculate capital requirements based on POJK
Nomor 11/POJK.03/2016 dan perubahannya POJK Nomor Number 11/POJK.03/2016 and its amendment POJK
34/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan Modal Number 34/POJK.03/2016 concerning the Capital
Minimum Bank Umum dimana modal yang diwajibkan Adequacy Ratio (CAR) for Commercial Banks, where the
regulator dianalisis dalam 2 tier sebagai berikut: (lanjutan) capital required by the regulator is analyzed in 2 tiers as
follows: (continued)
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum sebagaimana Capital Adequacy Ratio are as follows:
dimaksud ditetapkan sebagai berikut:
• 8% dari Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) • 8% of Risk-Weighted Asset (ATMR) for banks with risk
untuk bank dengan profil risiko peringkat 1. rating 1.
• 9% sampai dengan kurang dari 10% dari ATMR untuk • 9% up to less than 10% of ATMR for banks with risk
bank dengan profil risiko peringkat 2. rating 2.
• 10% sampai dengan kurang dari 11% dari ATMR untuk • 10% up to less than 11% of ATMR for banks with risk
bank dengan profil risiko peringkat 3. rating 3.
• 11% sampai dengan 14% dari ATMR untuk bank • 11% up to 14% of ATMR for banks with risk rating
dengan profil risiko peringkat 4 atau peringkat 5. 4 or rating 5.
Posisi rasio kecukupan modal (KPMM) Bank pada The Bank’s capital adequacy ratio (CAR) as of December
31 Desember 2025 dan 2024 adalah masing-masing sebesar 31, 2025 and 2024 are 87.79% and 88.58%, respectively,
87,79% dan 88,58% dengan rincian sebagai berikut: computed as follows:
2025 2024
Rp000.000 Rp000.000
Modal Capital
Modal inti (Tier 1) 3.338.383 3.357.542 Core capital (Tier 1)
Modal pelengkap (Tier 2) 30.362 31.897 Supplementary capital (Tier 2)
Jumlah Modal 3.368.745 3.389.439 Total Capital
Aset tertimbang menurut risiko: Risk weighted assets:
Risiko kredit 3.618.673 3.635.421 Credit risk
Risiko operasional 218.466 191.181 Operational risk
Dengan memperhitungkan risiko 3.837.139 3.826.602 Including credit, market and operational
kredit, pasar dan operasional risks
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Capital Adequacy Ratio (KPMM):
Minimum (KPMM):
Rasio CET 1 87,00% 87,74% Ratio CET 1
Rasio Tier 1 87,00% 87,74% Ratio Tier 1
Rasio Tier 2 0,79% 0,83% Ratio Tier 2
Rasio Jumlah 87,79% 88,58% Ratio total
Rasio Kewajiban Penyediaan Modal 9,99% 10,00% Minimum Capital Adequacy Ratio
Minimum yang diwajibkan
- 87 -
Page 96
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
38. REKLASIFIKASI DI LAPORAN KEUANGAN 38. RECLASSIFICATIONS IN THE FINANCIAL
STATEMENTS
Akun dalam laporan posisi keuangan pada dan untuk tahun Certain accounts in the statement of financial position as of
yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2024 telah and for the year ended December 31, 2024 have been
direklasifikasi agar sesuai dengan penyajian akun dalam reclassified to conform to the presentation of accounts in the
laporan posisi keuangan pada tanggal dan untuk tahun yang statement of financial position as of and for the year ended
berakhir pada tanggal 31 Desember 2025 untuk tujuan December 31, 2025 for comparative purposes.
perbandingan.
31 Desember / December 31, 2024
Dilaporkan
sebelumnya/
as previously Reklasifikasi/ Direklasifikasi/
reported Reclassification As Reclassified
Pendapatan bunga 430.198.945.952 705.579.331 430.904.525.283 Interest income
Pendapatan operasional (81.396.759.070) (705.579.331) (82.102.338.401) Other operating income
lainnya
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA ACCOUNTING STANDARDS
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia:
a. Giro pada Bank Indonesia a. Current accounts with Bank Indonesia
Bank dipersyaratkan untuk memiliki Giro Wajib The Bank is required to maintain Minimum Statutory
Minimum (GWM) dalam mata uang Rupiah dalam Reserves (GWM) in Rupiah for conventional banking
kegiatannya sebagai bank umum, serta GWM dalam and GWM in foreign currency for foreign exchange
mata uang asing dalam kegiatannya melakukan transactions. GWM are maintained in the form of
transaksi mata uang asing. GWM disimpan dalam current accounts with Bank Indonesia.
bentuk giro pada Bank Indonesia.
Rasio GWM Bank untuk rekening Rupiah dan mata The Bank’s GWM ratio for its Rupiah and foreign
uang asing pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 currency accounts as of December 31, 2025 and 2024
adalah sebagai berikut: are as follows:
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Rupiah Rupiah
GWM Primer 9,9% 5,06% Primary GWM
Penyangga Likuiditas Macroprudential Liquidity Buffer
Makroprudensial (PLM) 64,28% 82,45% (PLM)
Dollar Amerika Serikat 4,06% 4,25% United States Dollar
- 88 -
Page 97
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
a. Giro pada Bank Indonesia (lanjutan) a. Current accounts with Bank Indonesia (continued)
Rasio GWM Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, The calculation of the GWM ratios as of December 31,
dihitung berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) 2025 and 2024 are calculated based on Bank Indonesia
No. 20/3/PBI/2018 tanggal 29 Maret 2018 tentang Giro Regulation (PBI) No. 20/3/PBI/2018 dated March 29,
Wajib Minimum Bank Umum dalam Rupiah dan Valuta 2018 concerning Minimum Statutory Reserves for
Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Commercial Banks in Rupiah and Foreign Currency for
Syariah, dan Unit Usaha Syariah sebagaimana telah Commercial Banks, Sharia Commercial Banks, and
diubah terakhir dengan PBI No. 24/4/PBI/2022 tanggal Syaria Business Unit as last by PBI No. 24/4/PBI/2022
1 Maret 2022. PBI tersebut dijelaskan dengan Peraturan dated March 1, 2022. Those PBI are explained by
Anggota Dewan Gubernur (PADG) (PADG) No. 20/10/PADG/2018 dated May 31, 2018 has
No. 20/10/PADG/2018 tanggal 31 Mei 2018 been changed saveral times, last by PADG Number 8
sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Year 2025 dated March 27, 2025 regarding “Minimum
PADG Nomor 8 Tahun 2025 tanggal 27 Maret 2025 Statutory Reserve Requirements in Rupiah and Foreign
tentang “Giro Wajib Minimum dalam Rupiah dan Valuta Currencies of Conventional Commercial Banking,
Asing bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Sharia Commercial Banking and Sharia Business
Syariah, dan Unit Usaha Syariah”. Units”.
PLM adalah cadangan likuiditas minimum yang wajib PLM is the minimum liquidity reserve that must be
dipelihara oleh Bank dalam bentuk surat berharga yang maintained by Banks in the form of securities that meet
memenuhi persyaratan tertentu, yang besarnya certain requirements, the amount of which is determined
ditentukan oleh Bank Indonesia. by Bank Indonesia.
Bank telah memenuhi peraturan yang berlaku tentang The Bank has complied with the prevailing regulations
GWM Bank Umum Konvensional pada tanggal regarding GWM of Conventional Commercial Banks as
31 Desember 2025 dan 2024. of December 31, 2025 and 2024.
b. Giro pada bank lain b. Current accounts with other banks
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, semua giro As of December 31, 2025 and 2024, all current accounts
pada bank lain diklasifikasikan sebagai lancar with other banks are classified as current based on the
berdasarkan kolektibilitas Bank Indonesia. collectibility of Bank Indonesia.
c. Penempatan pada bank lain dan Bank Indonesia c. Placements with other banks and Bank Indonesia
Penempatan pada Bank Indonesia dan bank lain pada Placements with Bank Indonesia and other banks as of
tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 digolongkan December 31, 2025 and 2024 are classified as current
sebagai lancar berdasarkan kolektibilitas Bank based on Bank Indonesia collectibility. There were no
Indonesia. Tidak terdapat penempatan pada Bank placements with Bank Indonesia and other banks which
Indonesia dan bank lain yang diblokir atau dijaminkan. were blocked or guaranteed.
d. Tagihan dan liabilitas derivatif d. Derivative receivables and payables
Seluruh tagihan derivatif pada tanggal 31 Desember All derivative receivables as of December 31, 2025 and
2025 dan 2024 digolongkan sebagai lancar. 2024 are classified as current.
- 89 -
Page 98
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
e. Kredit yang diberikan e. Loans
Berdasarkan kualitas kredit By credit quality
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Lancar 3.338.757.779.006 3.627.752.087.529 Current
Dalam perhatian khusus 616.771.705.672 263.157.663.432 Special mention
Kurang lancar 10.306.493.520 - Substandard
Diragukan 11.010.495.515 1.298.696.416 Doubtful
Macet 212.263.628.080 248.102.697.159 Loss
Jumlah 4.189.110.101.793 4.140.311.144.536 Total
Dikurangi: Cadangan kerugian (63.725.066.550) (119.077.078.234) Less: Allowance for impairment
penurunan nilai losses
Jumlah kredit – bersih 4.125.385.035.243 4.021.234.066.302 Total loans- net
Rasio Non-Performing Loan (NPL) Non-Performing Loans (NPL) Ratio
Rasio pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024 adalah Ratio as of December 31, 2025 and 2024 are as follows:
sebagai berikut:
2025 2024
NPL Gross 5,58% 6,02% Gross NPL
NPL Neto 4,33% 3,48% Net NPL
Berdasarkan kredit yang direstrukturisasi By restructured loans
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, jumlah kredit As of December 31, 2025 and 2024, total restructured loans
yang direstrukturisasi selama tahun berjalan berdasarkan during the year based on the collectibility are as follow:
kolektibilitas adalah:
31 Desember/ December 31, 2025
Dalam
Perhatian Kurang
Lancar/ khusus/ lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Special mention Sub-standard Doubtful Loss Total
Perpanjangan - 88.232.857.147 - - 66.694.941.498 154.927.798.645 Extension of
jangka credit terms
waktu dan and other
skema lain scheme
31 Desember/ December 31, 2024
Dalam
Perhatian Kurang
Lancar/ khusus/ lancar/ Diragukan/ Macet/ Jumlah/
Current Special mention Sub-standard Doubtful Loss Total
Perpanjangan 65.041.201 18.972.237.500 - - 235.602.697.159 254.639.975.860 Extension of
jangka credit terms
waktu dan and other
skema lain scheme
- 90 -
Page 99
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
e. Kredit yang diberikan (lanjutan) e. Loans (continued)
Pada tanggal 31 Desember 2025 dan 2024, Bank tidak As of December 31, 2025 and 2024, the Bank did not
melampaui Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) exceed its Legal Lending Limit (LLL) to related parties.
kepada pihak berelasi.
f. Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali f. Securities purchased under agreements to resell
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali di atas Securities purchased under agreements to resale are
diklasifikasikan sebagai lancar. classified as current.
g. Manajamen Risiko g. Risk management
Risiko dalam konteks perbankan merupakan suatu Risk in the context of banking is a potential event, which
potensi kejadian, baik yang diperkirakan (expected) is either estimated (expected) and not estimated
maupun yang tidak diperkirakan (unexpected) yang (unexpected) that can give negative impact to the Banks
berdampak negatif terhadap profitabilitas dan rentability and capital.
permodalan Bank.
Manajemen risiko adalah serangkaian metodologi dan Risk management is a set of methodologies and
prosedur yang digunakan untuk mengidentifikasi, procedures used to identify, measure, monitor, or
mengukur, memantau, dan mengendalikan risiko yang control the risks arising from the entire Bank’s business
timbul dari seluruh kegiatan usaha Bank, termasuk activities, including the efforts to mitigate and/or
upaya untuk memitigasi dan/atau meminimalisir minimize financial or non-financial losses that may
kerugian finansial maupun non-finansial yang mungkin arise from product and services of the Bank, the
timbul dari produk dan layanan Bank, hubungan antara relationship between the Bank and its customer is also
Bank dengan nasabah maupun dalam internal Bank. within the Bank internal.
Bank menerapkan manajemen risiko secara independen The Bank implements risk management independently
dan merujuk pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan and in accordance with the provisions of the Financial
(OJK), Bank Indonesia (BI) serta best practice yang Services Authority (OJK), Bank Indonesia (BI) and best
diterapkan perbankan nasional yaitu Pernyataan Standar practices implemented by national banks namely
Akuntansi Keuangan (PSAK). Bank menerapkan konsep Statement of Financial Accounting Standards (SFAS).
Enterprise Risk Management (ERM) sebagai salah satu Bank applied concept of Enterprise Risk Management
strategi manajemen risiko yang komprehensif dan (ERM) as one of the comprehensive and integrated risk
terintegrasi, yang disesuaikan dengan kebutuhan bisnis management strategies, tailored to the Bank’s business
dan operasional Bank. and operation requirement.
ERM adalah sebuah proses manajemen risiko yang ERM is a risk management process that is inherent in
melekat dalam proses bisnis Bank, artinya manajemen the Bank's business processes, meaning that risk
risiko menjadi bagian yang menyatu dalam pengambilan management is an integral part of the Bank's daily
keputusan bisnis Bank sehari-hari. Dengan ERM, Bank business decision making. With ERM, the Bank will have
akan memiliki kerangka kerja manajemen risiko yang a systematic and comprehensive risk management
sistematis dan menyeluruh dengan menghubungkan framework by linking the capital management strategy
pengelolaan modal dan proses bisnis dengan risiko yang and business processes with the risk full faced.
dihadapi secara utuh.
Kerangka manajemen risiko maupun pelaksanaan Good The risk management framework and implementation of
Corporate Governance dalam Bank mengacu pada Good Corporate Governance in Bank refers to
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor Financial Services Authority Regulation (POJK)
18/POJK.03/2016 dan Surat Edaran Otoritas Jasa No. 18/POJK.03/2016 and Financial Services Authority
Keuangan (SEOJK) Nomor 34/SEOJK.03/2016 tentang Circular Letter (SEOJK) No. 34/SEOJK.03/2016
Penerapan Manajemen Risiko Bagi Bank Umum serta concerning Implementation of Risk Management for
POJK Nomor 17 Tahun 2023 dan SEOJK Nomor Commercial Banks also POJK Nomor 17 Year 2023 dan
14/SEOJK.03/2025 tentang Penerapan Tata Kelola Bagi SEOJK Nomor 14/SEOJK.03/2025 concerning
Bank Umum. Implementation of Good Corporate Governance for
Commercial Banks.
- 91 -
Page 100
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Bank menyadari bahwa lanskap perbankan, baik The Bank recognizes that the banking landscape, both
eksternal maupun internal, tengah mengalami externally and internally, is undergoing a dynamic
transformasi yang dinamis. Perkembangan ini diiringi transformation. These developments are accompanied
dengan meningkatnya kompleksitas berbagai risiko by an increasing complexity of various risks inherent in
dalam menjalankan kegiatan usaha. Sebagai respons, its business operations. In response, the Bank is
Bank secara berkelanjutan memperkuat penerapan Tata committed to continuously enhancing the
Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate implementation of (Good Corporate Governance) and
Governance) dan mengoptimalkan efektivitas optimizing the effectiveness of its risk management
pengelolaan risiko. Upaya strategis ini dilaksanakan framework. These strategic initiatives are undertaken in
dalam rangka mematuhi seluruh ketentuan peraturan full compliance with all applicable laws and regulations,
perundang-undangan yang berlaku, serta sebagai wujud reflecting our commitment to building business
komitmen untuk membangun ketahanan usaha dan resilience and creating sustainable value for all
menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku stakeholders.
kepentingan.
Bank senantiasa menerapkan kebijakan dan strategi Bank has always implemented an effective risk
manajemen risiko yang efektif dalam upaya merespon management policy and strategy to respond the above
kondisi tersebut. condition.
Pengawasan aktif dari Direksi dan Dewan Komisaris Active supervision from Board of Directors and Board
dalam aktivitas manajemen risiko Bank secara langsung of Commissioners on Bank risk management activities
dan tidak langsung diimplementasikan melalui directly and indirectly implemented by forming some
pembentukan komite. Komite di tingkat Dewan committees. Committees supervised by Board of
Komisaris yaitu Komite Pemantauan Risiko. Komite Commissioners level. namely Risk Monitoring
Audit. serta Komite Nominasi dan Remunerasi. Komite Committee. Audit Committee. and Nomination and
tersebut memiliki tugas dan tanggung jawab untuk Remuneration Committee. The committees have the duty
melakukan kajian dan evaluasi atas kebijakan dan and responsibility to conduct studies and evaluations of
pelaksanaan manajemen risiko Bank. policies and implementation of Bank risk management.
Implementasi manajemen risiko dilakukan melalui The implementation of risk management through
4 pilar penerapan manajemen risiko yaitu: 4 pillars of the application of risk management, namely
- Tata kelola risiko melalui pengawasan aktif Direksi - Risk governance through active supervision from the
dan Dewan Komisaris; Board of Directors and Board of Commissioners;
- Kerangka manajemen risiko melalui kecukupan - Risk management framework through adequacy of
kebijakan dan prosedur manajemen risiko serta risk management policies and procedures and
penetapan limit; setting limits;
- Proses manajemen risiko (identifikasi, pengukuran, - Risk management processes (risk identification,
pemantauan dan pengendalian risiko), kecukupan measurement, monitoring and control), adequacy of
sumber daya manusia, dan kecukupan sistem human resources, and adequacy of management
informasi manajemen; serta information systems; and
- Sistem pengendalian risiko yang menyeluruh. - Comprehensive risk control system
- 92 -
Page 101
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Sesuai ketentuan regulator, Bank mengelola dan In accordance with regulatory provisions, the Bank has
menerapkan manajemen risiko pada 8 jenis risiko yaitu: managed and implemented risk management on 8 types
of risks, namely:
1. Risiko Kredit; 1. Credit Risk;
2. Risiko Likuiditas; 2. Liquidity Risk;
3. Risiko Pasar; 3. Market Risk;
4. Risiko Operasional; 4. Operational Risk;
5. Risiko Hukum; 5. Legal Risk;
6. Risiko Reputasi; 6. Reputation Risk;
7. Risiko Strategis; dan 7. Strategic Risk; and
8. Risiko Kepatuhan. 8. Compliance Risk.
Guna mendukung penerapan manajemen risiko yang To support the implementation of an effective risk
efektif, Bank telah membentuk Satuan Kerja Manajemen management framework, the Bank has established an
Risiko (SKMR) yang beroperasi secara independen dari independent Risk Management Work Unit (SKMR),
fungsi operasional dan Satuan Kerja Audit Intern which operates independently from both the operational
(SKAI). Struktur independensi ini memastikan bahwa units and the Internal Audit Work Unit (SKAI). This
pengelolaan risiko dilaksanakan secara terpadu, terarah, independent structure ensures that risk management is
terkoordinasi, dan berkesinambungan. carried out in an integrated, directed, coordinated, and
sustainable manner.
Lebih lanjut, dalam rangka mengoptimalkan pengelolaan Furthermore, to optimize risk oversight, the Bank has a
risiko, Bank memiliki Komite Manajemen Risiko yang Risk Management Committee comprised of members
keanggotaannya terdiri atas unsur Direksi dan pejabat from the Board of Directors and relevant senior
senior terkait. Komite ini memiliki tugas untuk management. This committee is tasked with the
mengidentifikasi, mengukur, mengendalikan, dan identification, measurement, control, and periodic
memantau berbagai risiko usaha secara berkala, monitoring of various business risks, thereby ensuring
sehingga memastikan kesiapan dan ketahanan Bank the Bank's preparedness and resilience in navigating an
dalam menghadapi dinamika lanskap risiko yang ever-evolving risk landscape.
senantiasa berubah.
Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) menjalankan SKMR has the main function of conducting risk studies
fungsi utamanya dalam penelaahan dan pemantauan The Risk Management Work Unit (SKMR) executes its
risiko, mencakup analisis terhadap tingkat risiko inheren core function in risk review and monitoring, which
serta efektivitas penerapan manajemen risiko di seluruh encompasses the analysis of inherent risk levels and the
aktivitas Bank. Tanggung jawab SKMR meliputi: effectiveness of risk management implementation
across all Bank activities. The responsibilities of the
SKMR include:
- Penyusunan Laporan Manajemen Risiko, termasuk - Risk Management Reporting, including the Risk
Laporan Profil Risiko dan Laporan Eksposur Risiko Profile Report and the Risk & Capital Exposure
& Permodalan. Report.
- Kajian Atas Inisiatif Baru, dengan menelaah rencana - New Initiative Review, by assessing plans for new
peluncuran produk atau aktivitas usaha baru Bank. product launches or new business activities.
- Kajian Atas Inisiatif Baru, dengan menelaah rencana - New Initiative Review, by assessing plans for new
peluncuran produk atau aktivitas usaha baru Bank. product launches or new business activities.
- Evaluasi Model Kredit, melalui penilaian berkala - Credit Model Evaluation, through periodic
terhadap keakuratan dan kinerja model assessment of the accuracy and performance of
pemeringkatan kredit (credit rating). credit rating models.
- 93 -
Page 102
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Selanjutnya untuk memantau efektivitas dari To monitor the performance of Risk Management
pelaksanaan tugas Komite Manajemen Risiko dan Committee and Risk Management Unit. the Bank has
Satuan Kerja Manajemen Risiko. Bank juga telah also formed a Risk Monitoring Committee who is
membentuk Komite Pemantau Risiko yang bertanggung directly responsible to Board of Commissioners.
jawab secara langsung kepada Dewan Komisaris.
Profil Risiko Risk Profile
Dalam penyusunan profil risiko, Bank secara garis besar On the risk profile report, the Bank outlines the
memetakan aktivitas yang memiliki risiko maupun activities having risk or caring potential risks that may
potensi risiko yang dapat mengganggu kelangsungan disrupt Bank’s business continuity.
bisnis Bank.
Penilaian profil risiko Bank merupakan penilaian The assessment of Bank Risk Profile is an assessment of
terhadap 8 jenis risiko yang melekat pada setiap aktivitas 8 types of risk which inherent to each functional activity
fungsional (inherent risk) dan kualitas penerapan namely inherent risk and risk control system.
manajemen risiko.
Penilaian profil risiko dilakukan oleh Bank terhadap The risk profile assessment performed by the Bank
8 risiko, yaitu: against 8 risks namely:
1. Risiko Kredit mengelola kemungkinan kerugian 1. Credit Risk manage the possibility losses arising
yang timbul akibat debitur gagal bayar atas pinjaman from debtor who is failing to repay the loan or
atau fasilitas kredit yang diberikan dan/atau pihak credit facility granted by and/or other party
lain dalam memenuhi kewajiban kepada Bank; liabilities to Bank;
2. Risiko Likuiditas mengelola kemungkinan 2. Liquidity Risk manages the possibility of bank’s
ketidakmampuan bank untuk memenuhi kewajiban inability to fufill short-term liabilities that are due
jangka pendek yang jatuh tempo terhadap deposan, – against depositors, investors and creditors, as
investor dan kreditur, serta pemenuhan GWM dari well as fulfillment of GWM from cash flow funding
sumber pendanaan arus kas dan/atau dari aset likuid sources and/or high-quality liquid assets that can
berkualitas tinggi yang dapat diagunkan tanpa be pledged without disrupting activities and Bank
menganggu aktivitas dan kondisi keuangan Bank; finance condition;
3. Risiko Pasar mengelola kemungkinan kerugian pada 3. Market Risks manage the possibility losses on
laporan posisi keuangan dan rekening administratif statement of financial position and administrative
Bank termasuk derivatif akibat perubahan secara accounts of Bank including derivatives due to
keseluruhan dari kondisi pasar, termasuk risiko overall changes in market conditions, and also risk
perubahan harga option; of changes option price;
4. Risiko Operasional mengelola kemungkinan risiko 4. Operational Risks managing the possibility of risk
akibat ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya due to inadequacy and/or malfunction of internal
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan processes, human error, system failure, and/or the
sistem, dan/atau adanya kejadian-kejadian eksternal external events affecting the Bank’s operations;
yang mempengaruhi operasional Bank;
5. Risiko Hukum mengurangi kemungkinan kerugian 5. Legal Risk reduces the possibility of charges of
dari tuntutan hukum atau kelemahan aspek yuridis lawsuits or juridicial aspects weakness such as the
seperti ketiadaan peraturan perundang-undangan absence of supporting legislation or weakness of
yang mendukung atau kelemahan perikatan seperti engagement due to the contract and collateral
tidak dipenuhinya syarat sahnya kontrak atau binding not comply with legalised requirement.
pengikatan agunan yang tidak sempurna;
- 94 -
Page 103
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
Penilaian profil risiko dilakukan oleh Bank terhadap The risk profile assessment performed by the Bank
8 risiko, yaitu: (lanjutan) against 8 risks namely: (continued)
6. Risiko Strategis mengurangi kemungkinan kerugian 6. Strategic Risks reduce the possibility of losses due
akibat ketidaktepatan dalam pengambilan dan/atau to inaccuracy in taking and/or execution of
pelaksanaan suatu keputusan strategis serta strategic decision as well as failure in anticipating
kegagalan dalam mengantisipasi perubahan changes of business environment;
lingkungan bisnis;
7. Risiko Kepatuhan mengurangi kemungkinan 7. Compliance Risk reduces the possibility of losses
kerugian karena Bank tidak mematuhi atau tidak due to Bank’s failure to comply with or not to
melaksanakan peraturan perundang- undangan dan enforce the laws and regulations;
ketentuan;
8. Risiko Reputasi mengurangi kemungkinan kerugian 8. Reputation Risk reduces the possibility of losses
akibat menurunnya tingkat kepercayaan pemangku due to decreased of stakeholder confidence caused
kepentingan (stakeholder) yang bersumber dari by negative perceptions of Bank.
persepsi negatif terhadap Bank.
Penilaian dan pelaporan profil risiko Bank dilakukan The Bank's risk profile assessment and reporting is
secara triwulanan kepada OJK. Berdasarkan laporan conducted in quarterly basis to OJK. Based on the self-
hasil penilaian sendiri (self-assessment) posisi assessment report as of 31 December 2025, the Bank's
31 Desember 2025, secara komposit profil risiko Bank composite risk profile is Rank 2 (Low to Moderate) with
adalah Peringkat 2 (Low to Moderate) dengan risiko aggregate inherent risk of Low to Moderate and
inheren agregat adalah Low to Moderate dan kualitas aggregate risk management implementation quality of
penerapan manajemen risiko agregat adalah Satisfactory
Satisfactory.
1. Risiko Kredit 1. Credit Risk
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri (self Based on self-assessment report on 30 September
assessment) posisi 31 Desember 2025, Net Risk untuk 2025, Net Risk for credit risk is 2 (Low To Moderate)
risiko kredit adalah 2 (Low to Moderate) dengan with inherent risk at level 3 (Moderate) and the
risiko inheren berada pada tingkat 3 (Moderate) dan quality of risk management implementation is at the
kualitas penerapan manajemen risiko berada pada level of 2 (Satisfactory). The Bank credit risk
tingkat 2 (Satisfactory). Tujuan pengelolaan risiko management objective other than to meet the
kredit Bank selain untuk memenuhi persyaratan- requirements set by the regulations of Bank Indonesia
persyaratan yang telah ditetapkan oleh peraturan Bank and the Financial Services Authority is also to
Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan adalah juga manage possible loss incurred due to:
untuk mengelola kemungkinan kerugian yang timbul
akibat:
- Debitur gagal bayar atas pinjaman atau fasilitas - Debtor default on loans or credit facilities provided
kredit yang diberikan dan kontrak keuangan lainnya; and other financial contracts is minimal as
possible;
- Kegagalan counterparty dalam memenuhi - The possibility of counterparty failure in fulfilling
liabilitasnya kepada Bank its liability to Bank
- 95 -
Page 104
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
1. Risiko Kredit (lanjutan) 1. Credit Risk (continued)
Dalam pengelolaan risiko kredit, kebijakan In managing credit risk, Bank’s credit policies is
perkreditan Bank diarahkan untuk mengelola kualitas directed to manage the quality of each credit since
setiap kredit sejak saat diberikan sampai dengan day of disbursement of credit until the repayment is
dilunasi untuk mencegah kredit tersebut menjadi completed in order to prevent it become non-
bermasalah (NPL). performing loan (NPL).
Bank menerapkan pengelolaan risiko kredit pada The Bank implements credit risk management at the
tingkat individu dan tingkat portofolio. Pada tingkat individual level and portfolio level. At the individual
individu, manajemen risiko kredit dilakukan oleh level, credit risk management is carried out by the
unit-unit kerja Bisnis, Legal, dan Analis Kredit. Business, Legal, and Credit Analyst work units. While
Sedangkan pada tingkat portofolio, manajemen risiko at the portfolio level, credit risk management is
kredit dilakukan oleh unit-unit kerja Legal, carried out by the Legal, risk management, and
manajemen risiko, dan kepatuhan. Mekanisme compliance work units. The credit approval
persetujuan kredit dilakukan melalui rapat Komite mechanism is carried out through the Credit
Kredit. Komite Kredit merupakan organ dalam Bank Committee meeting. The Credit Committee is an
pengambil keputusan pemberian kredit yang organ within the Bank that makes credit granting
beranggotakan Direksi dan unit kerja terkait. decisions consisting of the Board of Directors and
related work units.
Bank telah memiliki kebijakan dan pedoman tertulis The Bank has written policies and guidelines related
terkait dengan kegiatan perkreditan yang antara lain to credit activities which among others regulate
mengatur prosedur pengajuan kredit, analisis kredit, credit proposal procedure, credit analysis, credit
persetujuan kredit, pencatatan dan pengawasan kredit, approval, credit recording and supervision, and
dan restrukturisasi kredit. Kebijakan tersebut credit restructuring. The policy provides complete
memberikan pedoman secara lengkap dan terperinci and detailed guidelines on credit management
atas kegiatan manajemen kredit dari saat pengajuan activities from the time of credit application, the
kredit, proses analisis, persetujuan, pemantauan, process of analysis, approval, monitoring,
pendokumentasian, pengendalian penyelamatan documentation, rescue control (restructuring) and
(restrukturisasi) dan penyelesaian kredit bermasalah. settlement of NPL.
Bank juga telah menerapkan standar dan prosedur The Bank has implemented procedures and standards
untuk mendukung terciptanya suatu proses pemberian to support the process of granting credit based on risk
kredit yang mempertimbangkan risiko dan perolehan and yields. The Bank measures and monitors the risk
hasil. Bank mengukur dan memantau risiko untuk for every debtor individually, the economic sector as
setiap debitur baik secara individual, sektor ekonomi well as the entire loan portfolio by applying a
maupun seluruh portofolio kredit dengan menerapkan consistent four-eyes principle.
four-eyes principle secara konsisten.
- 96 -
Page 105
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
1. Risiko Kredit (lanjutan) 1. Credit Risk (continued)
Bank senantiasa melakukan pemantauan terhadap The Bank keeps on monitoring the development of
perkembangan portofolio risiko kredit melalui credit risk portfolio through quaterly risk profile
laporan profil risiko yang disusun secara triwulanan reports which is a composite assessment of inherent
yang merupakan penilaian komposit dari penilaian risk and quality of risk management implementation,
terhadap risiko inheren dan kualitas penerapan which is specifically regulated by Financial Services
manajemen risiko, di mana hal ini secara khusus Authority (OJK).
diatur oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Parameter penilaian yang dilakukan dalam penilaian The evaluation parameters carried out in the
profil risiko kredit antara lain tingkat konsentrasi assessment of credit risk profiles, among others,
kredit berdasarkan sektor ekonomi tertentu, kualitas concentration of credit based on particular economic
kredit bermasalah, konsentrasi pembelian surat sectors, quality of non-performing loans,
berharga, kecukupan cadangan dan agunan. concentration of securities procurement, adequacy of
reserves and collateral.
Berikut ini adalah tabel dari eksposur maksimum Below is the table of maximum exposure to credit
terhadap risiko kredit, analisis risiko konsentrasi risk, concentration of credit risk analysis and credit
kredit dan konsentrasi kredit berdasarkan jenis concentration by type of debtors:
debitur:
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit i. Maximum exposure to credit risk
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Laporan posisi keuangan Statement of financial position
Giro pada Bank Indonesia 257.858.656.014 150.335.811.997 Current accounts with Bank Indonesia
Giro pada bank lain 12.278.670.345 7.269.818.799 Current accounts with other banks
Penempatan pada Bank 719.794.716.555 103.984.837.756 Placements with Bank Indonesia and
Indonesia dan lain other banks
Efek-efek 1.668.184.216.430 1.962.740.993.730 Marketable securities
Efek-efek yang dibeli 101.488.204.418 266.444.326.913 Securities purchased under
dengan janji dijual agreements to resell
kembali
Tagihan derivatif 44.420.000 1.349.500.000 Derivative receivables
Kredit yang diberikan – 4.125.385.035.243 4.021.234.066.302 Loans – net
bersih
Sub jumlah (saldo 6.885.033.919.005 6.513.359.355.497 Sub total (balance carry
dipindahkan) Forward
- 97 -
Page 106
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
1. Risiko Kredit (lanjutan) 1. Credit Risk (continued)
Berikut ini adalah tabel dari eksposur maksimum Below is the table of maximum exposure to credit
terhadap risiko kredit, analisis risiko konsentrasi risk, concentration of credit risk analysis and credit
kredit dan konsentrasi kredit berdasarkan jenis concentration by type of debtors: (continued)
debitur: (lanjutan)
i. Eksposur maksimum terhadap risiko kredit i. Maximum exposure to credit risk (continued)
(lanjutan)
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Sub jumlah (saldo pindahan) 6.885.033.919.005 6.513.359.355.497 Sub total (balance brought forward
Komitmen dan Kontinjensi Commitments and contingencies
Fasilitas kredit kepada 230.026.280.222 220.194.863.030 Unused loan commitments granted to
nasabah yang belum customers
digunakan
Bank garansi yang 25.341.424.140 30.418.043.022 Bank guarantees issued
diterbitkan
L/C yang irrevocable dan 1.088.357.240 - Outstanding irrevocable letters of
masih berjalan credit
Sub jumlah 256.456.061.602 250.612.906.052 Sub total
Jumlah 7.141.489.980.607 6.763.972.261.549 Total
ii. Analisis risiko konsentrasi kredit ii. Concentration of credit risk analysis
Konsentrasi kredit yang diberikan berdasarkan Concentration of credit risk of loans by type of
jenis kredit, dan sektor ekonomi. loans, and economic sector.
Tabel berikut menyajikan konsentrasi kredit The following table presents the credit
berdasarkan jenis kredit yang diberikan: concentration by type of loans:
31 Desember/ December 31
2025 2024
Jumlah/Total % Jumlah/Total %
Modal kerja 3.920.921.506.481 93,60% 3.932.959.904.861 94,99% Working capital
Investasi 251.617.665.033 6,00% 179.651.724.907 4,34% Investment
Konsumsi 16.570.930.279 0,40% 27.699.514.768 0,67% Consumption
Jumlah 4.189.110.101.793 100,00% 4.140.311.144.536 100,00% Total
- 98 -
Page 107
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
1. Risiko Kredit (lanjutan) 1. Credit Risk (continued)
ii. Analisis risiko konsentrasi kredit (lanjutan) ii. Concentration of credit risk analysis
(continued)
Tabel berikut menyajikan konsentrasi kredit untuk The following table presents the loan’s credit
kredit yang diberikan berdasarkan sektor concentration by economic sector:
ekonomi:
31 Desember/ December 31
2025 2024
Jumlah / Total % Jumlah / Total %
Jasa bisnis 1.103.682.785.572 26,35% 1.313.090.966.555 31,71% Business services
Perdagangan 1.070.184.284.263 25,55% 1.115.683.106.758 26,95% Trade
Manufaktur 1.019.362.480.611 24,33% 863.384.689.388 20,85% Manufacturing
Pertambangan 240.198.366.316 5,73% 246.598.828.210 5,96% Mining
Transportasi 190.991.924.218 4,56% 141.442.428.052 3,42% Transportation
Konstruksi 49.132.078.279 1,17% 88.022.006.692 2,13% Construction
Jasa pelayanan 30.469.383.941 0,73% 1.759.208.522 0,04% Public services
Pertanian 507.955.509 0,01% 415.292.906 0,01% Agriculture
Lain-lain 484.580.843.084 11,57% 369.914.617.453 8,93% Others
Jumlah 4.189.110.101.793 100,00% 4.140.311.144.536 100,00% Total
Penilaian Bank atas Net Risk untuk risiko kredit The Bank's assessment of Net Risk for credit
adalah 2 (Low To Moderate) dengan risk is 2 (Low To Moderate) with
pertimbangan antara lain Bank telah melakukan considerations including the Bank having
usaha perbaikan proses bisnis, adanya made efforts to improve business processes, a
peningkatan kredit baru secara terukur, realisasi measurable increase in new credit, the
Non-Performing Loan (NPL) Net berada di realization of Net Non-Performing Loans
bawah batas regulator 5%, dan penurunan (NPL) being below the regulatory limit of 5%,
konsentrasi kredit portofolio berbasis sektor and a decrease in the concentration of
ekonomi. portfolio credit based on economic sectors.
2. Risiko Likuiditas 2. Liquidity Risk
Risiko likuiditas adalah risiko akibat ketidakmampuan Liquidity risk is a risk due to the inability of Bank to
Bank melikuidasi aset tanpa terkena diskon yang liquidate assets without being exposed to material
material karena tidak adanya pasar aktif atau adanya discounts due to absence of an active market or market
gangguan pasar yang parah (market liquidity risk). liquidity risk.
31 Desember/ 31 Desember/
December 31, December 31,
2025 2024
Kas 28.286.886.475 14.060.906.255 Cash
Giro, penempatan, sertifikat 989.932.042.914 261.590.468.552 Current accounts, placement, certificates
Bank Indonesia of Bank Indonesia
Jumlah aset likuid 1.018.218.929.389 275.651.374.807 Total liquid assets
Simpanan dari nasabah 3.617.715.219.297 3.102.705.925.557 Deposits from customers
Rasio likuiditas 28,15% 8,88% Liquidity ratio
- 99 -
Page 108
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Analisa perbedaan jatuh tempo aset dan liabilitas Maturity mismatch analysis between financial
keuangan assets and liabilities
Tabel di bawah ini menyajikan analisa jatuh tempo The table below shows the maturity analysis between
aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember financial assets and liabilities as of December 31,
2025 dan 2024, berdasarkan jangka waktu yang 2025 and 2024 based on the remaining period to the
tersisa sampai tanggal jatuh tempo kontrak dan contractual maturity date and behavior assumptions:
asumsi perilaku (behavior assumptions):
31 Desember/ December 31, 2025
> 3 bulan s.d > 1 tahun s.d
Sampai dengan 12 bulan/ 5 tahun/
3 bulan/ > 3 months to > 1 year > 5 tahun/ Jumlah/
Up to 3 months 12 months to 5 years > 5 years Total
Aset/Asset
Tanpa suku bunga/
Without interest
Kas/Cash 28.286.886.475 - - - 28.286.886.475
Giro pada Bank 257.858.656.014 - - - 257.858.656.014
Indonesia/ Current
accounts with Bank
Indonesia
Tagihan derivatif/ 44.420.000 - - - 44.420.000
Derivative
receivables
Suku bunga variabel/
Variable interest
Giro pada bank lain/ 12.278.670.345 - - - 12.278.670.345
Current accounts
with other banks
Kredit/ Loans 947.897.943.012 1.782.874.111.188 908.164.438.102 550.173.609.491 4.189.110.101.793
Dikurangi/Less:
Cadangan kerugian (63.725.066.550) - - - (63.725.066.550)
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Suku bunga tetap/
Fixed interest
Penempatan pada Bank 719.794.716.555 - - 719.794.716.555
Indonesia dan bank
lain/ Placements with
Bank Indonesia and
other banks
Efek-efek/ Marketable 152.325.555.177 1.488.458.661.253 7.400.000.000 20.000.000.000 1.668.184.216.430
securities
Efek-efek yang dibeli 101.488.204.418 - - - 101.488.204.418
dengan janji dijual
kembali/ Securities
purchased under
agreements to resell
Jumlah Aset (saldo 2.156.249.985.446 3.271.332.772.441 915.564.438.102 570.173.609.491 6.913.320.805.480
dipindahkan) / Total
Assets (balance carry
forward)
- 100 -
Page 109
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Analisa perbedaan jatuh tempo aset dan liabilitas Maturity mismatch analysis between financial
keuangan (lanjutan) assets and liabilities (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan analisa jatuh tempo The table below shows the maturity analysis between
aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember financial assets and liabilities as of December 31,
2025 dan 2024, berdasarkan jangka waktu yang 2025 and 2024 based on the remaining period to the
tersisa sampai tanggal jatuh tempo kontrak dan contractual maturity date and behavior
asumsi perilaku (behavior assumptions): (lanjutan) assumptions: (continued)
31 Desember/ December 31, 2025
> 3 bulan s.d > 1 tahun s.d
Sampai dengan 12 bulan/ 5 tahun/
3 bulan/ > 3 months to > 1 year > 5 tahun/ Jumlah/
Up to 3 months 12 months to 5 years > 5 years Total
Jumlah Aset (saldo 2.156.249.985.446 3.271.332.772.441 915.564.438.102 570.173.609.491 6.913.320.805.480
pindahan)/ Total
Assets (balance
brought forward)
Liabilitas/Liabilities
Tanpa suku bunga/
Without interest
Liabilitas segera/ 919.912.657 - - - 919.912.657
Obligation due
immediately
Liabilitas derivatif/ 1.045.531.458 - - - 1.045.531.458
Derivative liabilities
Suku bunga variabel/
Variable interest
Simpanan dari nasabah 687.582.400.292 - - - 687.582.400.292
(Giro dan tabungan)/
Deposits from
customers (Demand
and savings accounts)
Simpanan dari bank lain 62.851.460 - - - 62.851.460
(Giro)/ Deposits from
other banks (Current
accounts)
Suku bunga tetap/ Fixed - - - - -
interest
Simpanan dari nasabah 1.120.441.860.547 1.809.690.958.458 - - 2.930.132.819.005
(Deposito berjangka)/
Deposits from
customers (Time
deposits)
Jumlah Liabilitas/ 1.810.052.556.414 1.809.690.958.458 - - 3.619.743.514.872
Total Liabilities
Jumlah aset - Bersih/ 346.197.429.032 1.461.641.813.983 915.564.438.102 570.173.609.491 3.293.577.290.608
Total assets – Net
- 101 -
Page 110
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Analisa perbedaan jatuh tempo aset dan liabilitas Maturity mismatch analysis between financial
keuangan (lanjutan) assets and liabilities (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan analisa jatuh tempo The table below shows the maturity analysis between
aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember financial assets and liabilities as of December 31,
2025 dan 2024, berdasarkan jangka waktu yang 2025 and 2024 based on the remaining period to the
tersisa sampai tanggal jatuh tempo kontrak dan contractual maturity date and behavior assumptions:
asumsi perilaku (behavior assumptions): (lanjutan) (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
> 3 bulan s.d > 1 tahun s.d
Sampai dengan 12 bulan/ 5 tahun/
3 bulan/ > 3 months to > 1 year > 5 tahun/ Jumlah/
Up to 3 months 12 months to 5 years > 5 years Total
Aset/Asset
Tanpa suku bunga/
Without interest
Kas/Cash 14.060.906.255 - - - 14.060.906.255
Giro pada Bank 150.335.811.997 - - - 150.335.811.997
Indonesia/ Current
accounts with Bank
Indonesia
Tagihan derivatif/ 1.349.500.000 - - - 1.349.500.000
Derivative receivables
Suku bunga variabel/
Variable interest
Giro pada bank lain/ 7.269.818.799 7.269.818.799
Current accounts with
other banks
Kredit/ Loans 961.757.686.188 1.773.099.695.829 942.972.277.773 462.481.484.746 4.140.311.144.536
Dikurangi/Less:
Cadangan kerugian (119.077.078.234) - - - (119.077.078.234)
penurunan nilai/
Allowance for
impairment losses
Suku bunga tetap/ Fixed
interest
Penempatan pada Bank 103.984.837.756 - - - 103.984.837.756
Indonesia dan bank
lain/ Placements with
Bank Indonesia and
other banks
Efek-efek/ Marketable 198.459.917.294 1.462.194.633.006 302.086.443.430 - 1.962.740.993.730
securities
Efek-efek yang dibeli 266.444.326.913 - - - 266.444.326.913
dengan janji dijual
kembali/ Securities
purchased under
agreements to resell
Jumlah Aset (saldo 1.584.585.726.968 3.235.294.328.835 1.245.058.721.203 462.481.484.746 6.527.420.261.752
dipindahkan) / Total
Assets (balance carry
forward)
- 102 -
Page 111
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Tabel di bawah ini menyajikan analisa jatuh tempo The table below shows the maturity analysis between
aset dan liabilitas Bank pada tanggal 31 Desember financial assets and liabilities as of December 31,
2025 dan 2024, berdasarkan jangka waktu yang 2025 and 2024 based on the remaining period to the
tersisa sampai tanggal jatuh tempo kontrak dan contractual maturity date and behavior assumptions:
asumsi perilaku (behavior assumptions): (lanjutan) (continued)
31 Desember/ December 31, 2024
> 3 bulan s.d > 1 tahun s.d
Sampai dengan 12 bulan/ 5 tahun/
3 bulan/ > 3 months to > 1 year > 5 tahun/ Jumlah/
Up to 3 months 12 months to 5 years > 5 years Total
Jumlah Aset (saldo 1.584.585.726.968 3.235.294.328.835 1.245.058.721.203 462.481.484.746 6.527.420.261.752
pindahan)/ Total
Assets (balance carry
forward)
Liabilitas/ Liabilities
Tanpa suku bunga/
Without interest
Liabilitas segera/ 718.159.211 - - - 718.159.211
Obligation due
immediately
Liabilitas derivatif/ 2.204.270.813 - - - 2.204.270.813
Derivative liabilities
Suku bunga variabel/ - - - - -
Variable interest
Simpanan dari nasabah - - - - -
(Giro dan tabungan)/
Deposits from
customers (Demand
and savings
accounts)
Simpanan dari bank lain 209.296.585.611 - - - 209.296.585.611
(Giro)/ Deposits from
other banks (Current
accounts)
Suku bunga tetap/ Fixed - - - - -
interest
Simpanan dari nasabah 1.919.658.396.039 605.131.051.839 - - 2.524.789.447.878
(Deposito berjangka)/
Deposits from
customers (Time
deposits)
Jumlah Liabilitas/ 2.131.877.411.674 605.131.051.839 - - 2.737.008.463.513
Total Liabilities
Jumlah Aset - Bersih/ (547.291.684.706) 2.630.163.276.996 1.245.058.721.203 462.481.484.746 3.790.411.798.239
Total Assets – Net
- 103 -
Page 112
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
2. Risiko Likuiditas (lanjutan) 2. Liquidity Risk (continued)
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri Based on the self-assessment report on December
(self-assessment) posisi 31 Desember 2025, Net Risk 31, 2025, Net Risk for liquidity risk is 2 (Low To
untuk risiko likuiditas adalah 2 (Low To Moderate) Moderate) with inherent risk at level 2 (Low To
dengan risiko inheren berada pada tingkat 2 Moderate) and the quality of risk management
(Low To Moderate) dan kualitas penerapan implementation is at level 2 (Satisfactory), which is
manajemen risiko berada pada tingkat 2 based on considerations including:
(Satisfactory), yang didasarkan pada pertimbangan
antara lain :
- Liquidity Coverage Ratio posisi 31 Desember - Liquidity Coverage Ratio as of December 31,
2025 adalah 1.461,77%. Dengan kondisi lebih 2025 is 1.461,77%. With this condition of more
dari 100% ini maka risiko likuiditas Bank masuk than 100%, the Bank's liquidity risk is categorized
kategori rendah dan sangat likuid; as low and very liquid.;
- Net Stable Funding Ratio (NSFR) posisi - The Net Stable Funding Ratio (NSFR) as of
31 Desember 2025 adalah 220,75% lebih tinggi December 31, 2025 was 220,75% higher than the
dari batas menurut OJK minimal 100%; minimum limit according to OJK of 100%.;
- Bank menempatkan dana instrumen aset - Banks place fundsin financial assets instruments
keuangan dalam jumlah yang cukup untuk in sufficient amounts to anticipate daily liquidity
mengantisipasi kebutuhan likuiditas harian; needs;
- Dalam hal sumber pendanaan alternatif, Bank - In the case of alternative funding sources, Bank is
juga didukung oleh perusahaan induk yang siap also supported by a parent company that is ready
membantu likuiditas Bank dalam kondisi darurat. to assist Bank's liquidity in an emergency
3. Risiko Pasar 3. Market Risk
Potensi timbulnya kerugian yang diakibatkan Potential losses arising from changes in market
perubahan faktor pasar yang tidak sesuai dengan factors that are not in accordance with positions
posisi yang diambil oleh Bank baik pada posisi aset taken by Bank both in financial assets and liabilities
dan liabilitas keuangan dan rekening administratif. position and administrative accounts. Market risk is
Risiko pasar melekat pada hampir seluruh aktivitas inherent to almost all bank activities, both trading
Bank, baik trading book maupun banking book yang book and banking book covering interest rate risk
mencakup risiko suku bunga dan risiko nilai tukar. and exchange rate risk.
Risiko pasar dikelola dalam batas risiko secara Market risk is managed within the overall risk limit.
menyeluruh. Seluruh aktivitas perdagangan All trading activities in connection with foreign
sehubungan dengan pertukaran mata uang asing, exchange, derivatives, and money markets is
derivatif, dan pasar uang dipantau tiap hari dan dikaji monitored on a daily basis and reviewed on a mark
dengan basis mark to market sesuai limit yang telah to market basis within the prescribed limit. Market
ditetapkan. Pengelolaan risiko pasar dilakukan risk management formed through coordination of
melalui koordinasi beberapa unit kerja terkait yaitu several units namely Risk Management Division,
unit-unit kerja tresuri, operasional, dan manajemen Treasury Division and Operational Division
risiko. responsible to Operational Director.
- 104 -
Page 113
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
3. Risiko Pasar (lanjutan) 3. Market Risk (continued)
Pengukuran potensi risiko pasar untuk pengendalian Pengukuran potensi risiko pasar untuk pengendalian
risiko suku bunga pada banking book secara bulanan risiko suku bunga pada banking book secara
menggunakan Assets & Liabilities Gap Report serta bulanan menggunakan Assets & Liabilities Gap
pengukuran risiko nilai tukar pada banking book Report serta pengukuran risiko nilai tukar pada
melalui perhitungan Posisi Devisa Neto (PDN) secara banking book melalui perhitungan Posisi Devisa
harian dan bulanan sesuai ketentuan regulator. Neto (PDN) secara harian dan bulanan sesuai
Sedangkan pengukuran dalam rangka perhitungan ketentuan regulator. Sedangkan pengukuran dalam
Kewajiban Penyediaan Modal Minimum dilakukan rangka perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal
secara bulanan menggunakan pendekatan standar Minimum dilakukan secara bulanan menggunakan
yang disederhanakan (simplify standardized pendekatan standar yang disederhanakan (simplify
approach). standardized approach)..
Risiko Nilai Tukar Forex Risk
Risiko nilai tukar merupakan risiko yang timbul dari Forex risk is the risk arises from foreign exchange
transaksi valuta asing baik dari posisi laporan posisi transactions from both on and off-statement of financial
keuangan maupun di luar. position.
Dalam melakukan pengelolaan risiko nilai tukar, Bank In managing the exchange rate risk, Bank guided by
berpedoman pada Peraturan Bank Indonesia Bank Indonesia Regulation No. 17/5/PBI/2015
No. 17/5/PBI/2015 tentang Perubahan Keempat Atas regarding the Fourth Amendment to Bank Indonesia
Peraturan Bank Indonesia No. 5/13/PBI/2003 tentang Regulation No. 5/13/PBI/2003 concerning Net Open
Posisi Devisa Neto Bank Umum, bank umum Position for Commercial Banks which it is required to
diwajibkan untuk memelihara Posisi Devisa Netonya maintain their net open positions at the maximum
setinggi-tingginya 20% dari modal. Berdasarkan 20% of the capital. Based on the guidelines of Bank
pedoman Bank Indonesia, “Posisi Devisa Neto” Indonesia, “net open position” is the sum of absolute
merupakan penjumlahan dari nilai absolut atas selisih value comes from net difference on assets and
neto aset dan liabilitas untuk setiap mata uang asing liabilities for each foreign currency and net difference
dan selisih neto tagihan dan liabilitas, berupa between claims and liabilities among others
komitmen dan kontinjensi di rekening administratif, commitments and contingencies in administrative
untuk setiap mata uang, yang semuanya dinyatakan accounts, for each currency, all stated in Rupiah.
dalam Rupiah.
- 105 -
Page 114
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
3. Risiko Pasar (lanjutan) 3. Market Risk (continued)
Risiko Nilai Tukar (lanjutan) Forex Risk (continued)
Berikut ini disajikan rincian Posisi Devisa Neto Following is the Bank’s Net Open Position (PDN):
(PDN) Bank:
2025
Liabilitas dan
Aset dan tagihan Liabilitas
komitmen dan komitmen dan
kontinjensi/ kontinjensi/
Assets, Liabilities,
commitment and commitment and
Contingent contingent Neto - absolut/
Mata uang asing Receivables Liabilities Net – absolute Foreign currencies
Rp000 Rp000 Rp000
Dollar Amerika Serikat 1.013.006.348.382 1.012.857.581.765 148.766.617 United States Dollar
Dollar Singapura 87.680.688 87.680.688 Singapore Dollar
Yen Jepang 111.155.115 111.155.115 Japanese Yen
Dollar Hongkong 60.125.363 60.125.363 Hongkong Dollar
Euro Eropa 148.204.376 148.204.376 Euro European
Pound Sterling Inggris 5.758.437 5.758.437 Great Britain Pound
Sterling
India Rupee 161.378.723 161.378.723 Indian Rupee
Jumlah 1.013.580.651.084 1.012.857.581.765 723.069.319 Total
Modal 3.350.911.000.000 Capital
Persentase PDN 0.02% Percentage of PDN to
terhadap modal capital
- 106 -
Page 115
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
3. Risiko Pasar (lanjutan) 3. Market Risk (continued)
Risiko Nilai Tukar (lanjutan) Forex Risk (continued)
Berikut ini disajikan rincian Posisi Devisa Neto Following is the Bank’s Net Open Position (PDN):
(PDN) Bank: (lanjutan) (continued)
2024
Liabilitas dan
Aset dan tagihan Liabilitas
komitmen dan komitmen dan
kontinjensi/ kontinjensi/
Assets, Liabilities,
commitment and commitment and
Contingent contingent Neto - absolut/
Mata uang asing Receivables Liabilities Net – absolute Foreign currencies
Rp000 Rp000 Rp000
Dollar Amerika Serikat 1.278.031.613.115 1.272.732.801.162 5.298.811.953 United States Dollar
Dollar Singapura 134.298.292 134.298.292 Singapore Dollar
Yen Jepang 124.250.883 124.250.883 Japanese Yen
Dollar Hongkong 78.433.297 78.433.297 Hongkong Dollar
Euro Eropa 112.870.932 112.870.932 Euro European
Pound Sterling Inggris 106.943.137 106.943.137 Great Britain Pound
Sterling
India Rupee 36.967.207 36.967.207 Indian Rupee
Jumlah 1.278.625.376.863 1.272.732.801.162 5.892.575.701 Total
Modal 3.316.089.000.000 Capital
Persentase PDN 0,18% Percentage of PDN to
terhadap modal capital
Batas nilai (absolut) PDN pada tanggal 31 Desember The (absolute) limit of NPL as of December 31, 2025
2025 dan 2024 masing-masing sebesar Rp723 juta dan and 2024 amounted to Rp723 million and Rp5,892
Rp5.892 juta. Pada tanggal 31 Desember 2025 dan million, respectively. As of December 31, 2025 and
2024 tidak terdapat pelampauan dari batas nilai 2024, there were no exceedances of the (absolute) NPL
(absolut) PDN yang diperkenankan oleh Bank limit permitted by Bank Indonesia.
Indonesia.
Dalam pengelolaan risiko pasar sebagai dampak dari To minimise the impact of changes in interest rate on
perubahan risiko suku bunga terhadap pendapatan the Bank’s earnings, the Bank seeks to reduce the gap
Bank, Bank mencoba mengurangi gap antara aset dan between rate of sensitive assets (RSA) and rate of
liabilitas yang sensitif terhadap suku bunga. Apabila sensitive liabilities (RSL). If interest rates move
terjadi perubahan suku bunga secara paralel pada aset parallel in both assets and liabilities, the Bank is not
dan liabilitas, Bank tidak terekspos risiko suku bunga exposed to too much interest rate risk.
yang terlalu besar.
- 107 -
Page 116
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
3. Risiko Pasar (lanjutan) 3. Market Risk (continued)
Sensitivitas Suku Bunga Interest Rate Sensitivitiy
Analisa sensitivitas suku bunga diukur dengan Interest rate sensitivity analysis measured by Bank’s
kemampuan ekses modal Bank untuk menyerap excess capital ability to absorb potential loss from
potential loss dari perubahan suku bunga, yaitu interest rate movements i.e: making assumptions
membuat asumsi perubahan/fluktuasi suku bunga. about interest rate/movement. The interest rate
Fluktuasi suku bunga dipilih mana lebih tinggi antara fluctuation chosen is higher for the interest rate
asumsi fluktuasi masing-masing suku bunga laporan assumption for Rupiah statement of financial
posisi keuangan Rupiah dan laporan posisi keuangan position and forex statement of financial position
valas berdasarkan historical data selama setahun ke based on historical data for the preceding one year.
belakang.
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri Based on the self-assessment report on December
(self-assessment) posisi 31 Desember 2025, Net Risk 31, 2025, Net Risk for market risk is 2 (Low To
untuk risiko pasar adalah 2 (Low To Moderate) Moderate) with inherent risk at level 2 (Low To
dengan risiko inheren berada pada tingkat 2 (Low To Moderate) and the quality of risk management
Moderate) dan kualitas penerapan manajemen risiko implementation is at level 2 (Satisfactory), which is
berada pada tingkat 2 (Satisfactory), yang didasarkan based on considerations including:
pada pertimbangan antara lain :
- Pelaksanaan kegiatan unit kerja yang - The implementation of work unit activities
berhubungan dengan risiko pasar cukup memadai related to market risk/treasury is considered
sesuai dengan tingkat kompleksitas dan skala adequate in accordance with level of complexity
bisnis bank, serta telah berjalan dengan relatif and scale of bank's business, and has been
baik, dengan pengawasan berjenjang. running relatively well, with tiered supervision.
- Pemantauan dan sistem pengendalian internal - Monitoring and internal control systems
dinilai telah cukup memadai untuk mendukung considered adequacy enough to support the
pelaksanaan manajemen risiko pasar, terutama implementation of market risk management,
peran sistem informasi manajemen untuk especially the role of management information
membantu dalam pemantauan eksposur risiko systems to help monitor market risk exposures
pasar yang dihadapi Bank. faced by Banks information systems.
- Organisasi di unit kerja tresuri relatif masih kecil, - Organizations in treasury division are relatively
tidak kompleks sehingga lebih fleksibel dalam still small, not complex so they are more flexible
pelaksanaan tugas sehari-hari. in carrying out their daily tasks.
- Kebijakan, prosedur dan limit risiko pasar dinilai - Policies, procedures and market risk limits are
masih mencukupi untuk skala bisnis dan considered still sufficient for current business
kompleksitas Bank saat ini. Reviu berkala secara scale and bank complexity, but need to be
konsisten dilakukan untuk memastikan reviewed continuously from time to time to
relevansinya dengan kondisi terkini. ensure their relevance to the current conditions.
- 108 -
Page 117
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
4. Risiko Operasional 4. Operational Risk
Risiko operasional adalah risiko yang disebabkan Operational risk is a risk caused by insufficient and/
oleh ketidakcukupan dan/atau tidak berfungsinya or non-functioning of internal processes, human
proses internal, kesalahan manusia, kegagalan sistem error, system failure or the presence of external
atau adanya faktor eksternal yang mempengaruhi factors that affect the Bank's operations.
operasional Bank.
Pengelolaan risiko operasional meliputi hal-hal yang Operational risk management also includes matters
terkait dengan pengembangan produk, sistem, related to the development of products, systems,
sumber daya manusia dan prinsip “know your human resources and the principle of "know your
customer” sebagai aspek pencegahan terhadap customer" as a precaution against possible aspect of
kemungkinan adanya hal-hal yang tidak diinginkan. things that are not desirable. Operational risk is the
Risiko operasional merupakan peluang kerugian chance of loss due to failure of processes, systems
yang disebabkan adanya kegagalan proses, or personnel weaknesses, omissions, crime, the
kelemahan sistem atau personil, kelalaian, kejahatan, combination of the above factors as well as factors
kombinasi faktor diatas maupun karena faktor yang that are not always under the control of the Bank. In
tidak selalu berada di bawah kendali Bank. Dalam operational risk management, each business unit is
pengelolaan risiko operasional, masing-masing unit responsible for the risks that occur in day-to-day
usaha bertanggung jawab untuk risiko yang terjadi operational activities with reference to the policies
pada kegiatan operasional sehari-hari dengan and procedures, controls and monitoring routine.
mengacu pada kebijakan dan prosedur, pengendalian
dan pengawasan rutin.
Dalam rangka efektifitas pengelolaan risiko In order to have effective operational risk
operasional, Bank menyusun kerangka kerja management, the Bank draws up a framework
mengacu pada regulasi Bank Indonesia, Otoritas Jasa referring to Bank Indonesia regulations, the
Keuangan, best practise di industri perbankan. Financial Services Authority, best practices in the
Dalam hal ini, Bank memiliki Kebijakan Manajemen banking industry. In this case, the Bank has a Risk
Risiko, Standar Operasi dan Prosedur, Pernyataan Management Policy, Operating Standards and
Standar Akuntasi Keuangan dan Petunjuk Teknis Procedures, Statement of Financial Accounting
Operasional yang meliputi aspek governance Standards and Operational Technical Guidelines
maupun sistem pelaporan. covering aspects of governance and reporting
systems.
Pelaksanaan operational risk governance dilakukan The operational risk governance implementation is
melalui: carried out through:
• Pengawasan aktif Dewan Komisaris dan Direksi • Active supervision by the Board of
melalui Komite Manajemen Risiko; Commissioners and Directors through the Risk
Management Committee;
• Pelaksanaan pengelolaan risiko operasional: • Implementation of operational risk management:
- Unit kerja sebagai risk owner yang - Work unit as a risk owner responsible for the
bertanggungjawab terhadap pengelolaan management of operational risk directly;
risiko operasional secara langsung;
- Unit manajemen risiko yang menjalankan - Risk management unit that runs the
fungsi pengawasan; surveillance function;
- Internal audit yang menjalankan fungsi - Internal audit perform the independent
independent assurance. assurance function.
- 109 -
Page 118
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
4. Risiko Operasional (lanjutan) 4. Operational Risk (continued)
Bank terus memperkuat kontrol operasional melalui Bank continues to enhance its operational controls
penerapan prosedur yang menjamin ketepatan by implementing procedures that ensure transaction
waktu transaksi, penyesuaian metode akuntansi timeliness, adjusting accounting methods to
sesuai standar, pengelolaan dokumen yang tertib, applicable standards, maintaining orderly document
pengamanan akses terhadap aset dan data, serta management, securing access to assets and data,
penerapan prinsip Know Your Customer and applying Know Your Customer (KYC)
(Mengenal Nasabah). principles.
Secara paralel, Bank meningkatkan intensitas In parallel, Bank intensifies training and
pelatihan dan sosialisasi untuk memperkuat socialization programs to strengthen all employees'
pemahaman dan kesadaran (awareness) seluruh understanding and awareness in executing their
karyawan dalam menjalankan tugasnya, sebagai duties, as a strategic measure to mitigate
langkah strategis memitigasi risiko operasional dari operational risks from the human resource aspect.
aspek sumber daya manusia.
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report
(self-assessment) posisi 31 Desember 2025, Net position on December 31, 2025, Net Risk for
Risk untuk risiko operasional adalah 2 (Low to operational risk is 2 (Low To Moderate) with
Moderate) dengan risiko inheren berada pada inherent risk at level 3 (Moderate) and the quality of
tingkat 2 (Low to Moderate) dan kualitas penerapan risk management implementation is at level 2
manajemen risiko berada pada tingkat 2 (Satisfactory), which is based on considerations
(Satisfactory), yang didasarkan pada pertimbangan including:
antara lain :
1. Bisnis yang dijalankan Bank memiliki 1. The business run by the Bank has characteristics
karakteristik yang dinilai belum terlalu kompleks; that are considered not too complex;
2. Peningkatan kapabilitas sumber daya manusia 2. Human resource capability improvements are
terus dilakukan untuk menghindari peristiwa continuously carried out to avoid operational
risiko operasional yang mengakibatkan sanksi risk events that result in fines from regulators.;
denda dari regulator;
3. Aplikasi pendukung Central Bank Reporting 3. The Central Bank Reporting (CBR) support
(CBR) dapat memproses pembuatan laporan application can process the creation of
regulatori kepada regulator secara otomatis dan regulatory reports to regulators automatically
dapat menurunkan risiko kesalahan yang and can reduce the risk of errors caused by
disebabkan oleh human error. human error.
- 110 -
Page 119
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
5. Risiko Hukum 5. Legal Risk
Risiko hukum merupakan risiko yang disebabkan Legal risk is the risk caused by the weakness of
oleh kelemahan sistem yuridis atau oleh adanya juridicial system or by the legal challenge, the
gugatan hukum, ketiadaan hukum yang jelas atau absence of clear legal support or a weakness in the
adanya kelemahan dalam kontrak, klaim atau contract, claims or collaterals. Legal risk at the Bank
agunan. Risiko hukum di Bank dikelola untuk are managed to reduce the likelihood of harm from
mengurangi kemungkinan kerugian dari tuntutan lawsuits or weaknesses of the juridicial aspects such
hukum atau kelemahan aspek yuridis seperti as the absence of legislation in favour of or weakness
ketiadaan peraturan perundang-undangan yang of engagement such as non-compliance with the
mendukung atau kelemahan perikatan seperti tidak terms of contracts or imperfect collateral binding.
dipenuhinya syarat sahnya kontrak atau pengikatan
agunan yang tidak sempurna.
Dalam rangka mengendalikan risiko hukum yang In order to control legal risk that may occur, the
mungkin terjadi, Bank telah membentuk unit-unit Bank has established legal and remedial units at the
kerja legal dan remedial di kantor pusat. Unit kerja head office. This division is in charge of analyzing
tersebut bertugas melakukan analisis aspek hukum the legal aspects of existing and new products or
terhadap produk atau aktivitas existing dan baru, activities, as well as regularly supervising and
juga melakukan supervise dan review secara reviewing agreements or contracts that have been
berkala terhadap perjanjian atau kontrak yang telah made and executed by business unit while taking into
dibuat dan dilaksanakan oleh unit-unit bisnis account the applicable legal provisions and laws.
dengan tetap memperhatikan ketentuan hukum dan
perundangan yang berlaku.
Dalam pengendalian risiko hukum, Bank telah To control legal risk, the Bank has mitigated legal
melakukan mitigasi risiko hukum, dengan cara risk, by means of:
antara lain:
- Membuat kebijakan manajemen risiko hukum, - Creating a legal risk management policy, has
mempunyai ketentuan internal yang mengatur internal provisions managing the organizational
mengenai struktur organisasi dan deskripsi structure and job description of all work units, as
pekerjaan seluruh unit kerja, serta membuat well as standardising legal documents;
standardisasi dokumen hukum;
- Mendaftarkan aset-aset milik Bank diantaranya - Registering assets belonging to the Bank, for
hak atas tanah dan bangunan milik Bank pada example, rights to land and buildings owned by
instansi yang berwenang; the Bank at the competent authority;
- Melakukan pemantauan dan upaya tindakan - Monitor and carry out legal actions for violations
hukum atas pelanggaran terhadap aset-aset Bank; of Bank assets;
- Melakukan inventarisasi, memonitor, - Conduct inventory, monitor, analyse and
menganalisa dan menghitung potensi kerugian calculate potential losses that may arise related
yang mungkin timbul terkait kasus-kasus hukum to legal cases that occur.
yang terjadi.
- 111 -
Page 120
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
5. Risiko Hukum (lanjutan) 5. Legal Risk (continued)
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report
(self-assessment) posisi 31 Desember 2025, Net Risk position on December 31, 2025, Net Risk for legal
untuk risiko hukum adalah 2 (Low To Moderate) risk is 2 (Low To Moderate) with inherent risk at
dengan risiko inheren berada pada tingkat 2 (Low To level 2 (Low To Moderate) and the quality of risk
Moderate) dan kualitas penerapan manajemen risiko management implementation is at level 2
berada pada tingkat 2 (Satisfactory), yang didasarkan (Satisfactory), which is based on considerations
pada pertimbangan antara lain : including:
1. Tingkat risiko bidang hukum yang diambil dinilai 1. The level of risk in the legal field taken is
sejalan dengan risk appetite Bank dan dengan considered in line with the Bank's risk appetite
arah sasaran strategis yang ditetapkan; and with the direction of the strategic objectives
set;
2. Pelaksanaan pengawasan bidang hukum dinilai 2. The implementation of legal supervision is
telah berjalan dengan peningkatan yang considered to have been carried out with
berkelanjutan; continuous improvement.;
3. Kebijakan dan prosedur manajemen risiko hukum 3. Legal risk management policies and procedures
senantiasa direview dalam hal identifikasi. are always reviewed in terms of identifying.
mengukur. memantau dan mengendalikan risiko measuring. monitoring and controlling legal
hukum. terkait dengan kondisi yang terus risk. related to conditions that are constantly
menerus berubah. changing.
4. Dalam menjalankan penerapan manajemen risiko 4. In carrying out the implementation of risk
secara menyeluruh, prosedur terkait bidang legal management as a whole, procedures related to
dinilai perlu dilaksanakan dengan sebaik-baiknya the legal field need to be carried out properly
dengan mempertimbangkan risiko-risiko yang considering the existing risks, including related
ada, antara lain terkait analisa, pengikatan analysis, binding and reassessment of credit
maupun penilaian ulang jaminan kredit. guarantees.
6. Risiko Reputasi 6. Reputational Risk
Risiko reputasi Bank dikelola untuk mengurangi Bank reputational risk is managed to reduce the
kemungkinan kerugian akibat menurunnya tingkat likelihood of losses due to decreasing stakeholder
kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) confidence stemming from negative perceptions of
yang bersumber dari persepsi negatif terhadap Bank. the Bank. The Bank manages reputational risk by
Upaya Bank mengelola risiko reputasi dengan optimizing the management of customer complaints
mengoptimalkan pengelolaan pelaporan keluhan report, further resolving the matter in accordance
pelanggan, selanjutnya menyelesaikan permasalahan with applicable provisions; manage the amount of
tersebut sesuai ketentuan yang berlaku; mengelola negative news available in the media, both printed
jumlah pemberitaan negatif yang ada di media, baik and electronic and follow up the news in accordance
media cetak maupun media elektronik dan with applicable regulations.
menindaklanjuti pemberitaan tersebut sesuai dengan
ketentuan yang berlaku.
- 112 -
Page 121
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
6. Risiko Reputasi (lanjutan) 6. Reputational Risk (continued)
Penilaian profil risiko Bank dilakukan per triwulan. The Bank's risk profile assessment is conducted
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri quarterly. Based on the self-assessment report
(self-assessment) posisi 31 Desember 2025, Net Risk position on December 31, 2025, Net Risk for
untuk risiko reputasi adalah 2 (Low To Moderate) reputation risk is 2 (Low To Moderate) with inherent
dengan risiko inheren berada pada tingkat 2 (Low To risk at level 2 (Low To Moderate) and the quality of
Moderate) dan kualitas penerapan manajemen risiko risk management implementation is at level 2
berada pada tingkat 2 (Satisfactory), yang didasarkan (Satisfactory), which is based on there are no
pada tidak terdapat publikasi negatif yang negative publications affecting the Bank's business
mempengaruhi bisnis Bank dan semua pengaduan and all customer complaints have been resolved
nasabah telah diselesaikan dengan baik sesuai dengan properly in accordance with applicable regulations.
ketentuan yang berlaku
7. Risiko Strategis 7. Strategic Risk
Risiko yang disebabkan oleh adanya pengambilan The risk caused by the decision making and/or
keputusan dan/atau penerapan strategi Bank yang implementation on strategy that is not appropriate to
tidak tepat atau kegagalan Bank dalam merespon the Bank. or the Bank failures in responding to the
perubahan-perubahan dari kondisi eksternal. Risiko changes of external conditions. Strategic risk is
stratejik dikelola oleh Bank setiap akhir tahun untuk managed by the Bank at the end of each year to
penetapan stratejik pada awal tahun berikutnya. decide strategies for the beginning of next year. with
dengan melibatkan berbagai pihak internal Bank the involvement of internal parties thus achievement
sehingga diharapkan pencapaian strategi bank dapat of Bank’s strategies can be more focused and
lebih terfokus dan dipahami oleh setiap unit kerja understood by each implementing work unit.
pelaksana.
Rencana Kerja dan Rencana Strategik yang telah Work Plan and Strategic Plan established by the
ditetapkan Bank dikomunikasikan kepada pejabat Bank are communicated to the Bank’s officers and
dan pegawai Bank pada setiap jenjang organisasi, dan employees at every level of the organization, and
memantau kemajuan yang dicapai dari realisasi monitor the progress of the budget and performance
anggaran dan kinerja sesuai dengan yang telah in accordance with determined basis.
ditetapkan.
Berdasarkan hasil penilaian internal per 31 Desember Based on the internal self-assessment as of
2025, profil risiko strategis Bank berada pada tingkat December 31, 2025, the Bank's strategic risk profile
Net Risk 2 (Low to Moderate). Capaian ini maintained a Net Risk rating of 2 (Low to Moderate).
mencerminkan keseimbangan yang positif antara This outcome demonstrates a positive balance
tingkat risiko inheren yang terkendali (tingkat 2 - Low between a well-contained inherent risk level (rating
to Moderate) dan kualitas penerapan manajemen 2 - Low to Moderate) and solid risk management
risiko yang baik (tingkat 2 - Satisfactory). implementation quality (rating 2 - Satisfactory).
Penilaian ini turut memperhatikan progres kinerja The assessment also considered the Bank's
Bank yang sejalan dengan visi strategis Rencana performance progress which aligns with the
Bisnis Bank (RBB) 2025-2027, dimana Bank terus strategic vision of the 2025-2027 Business Plan
menunjukkan komitmen dalam memperkuat fondasi (RBB), reflecting the Bank's ongoing commitment to
usaha dan memitigasi risiko strategis secara strengthening business fundamentals and sustaining
berkelanjutan. strategic risk mitigation efforts.
- 113 -
Page 122
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
8. Risiko Kepatuhan 8. Compliance Risk
Risiko kepatuhan adalah risiko yang disebabkan Compliance risk is the risk that arises because the
Bank tidak memenuhi penerapan peraturan Bank does not comply with legislation
perundang-undangan dan ketentuan lain yang implementation and other applicable provisions,
berlaku, antara lain pemenuhan rasio Kewajiban such as, the fulfillment of Capital Adequacy Ratio
Pemenuhan Modal Minimum (KPMM), Batas (KPMM), Legal Lending Limit (BMPK), Net Open
Maksimum Pemberian Kredit (BMPK), Posisi Devisa Position (PDN), implementation of Good Corporate
Neto (PDN), penerapan tata kelola perusahaan (GCG) Governance (GCG) and others, including the
dan lain-lain, termasuk juga pemenuhan target-target fulfillment of targets that must be submitted both
laporan yang harus disampaikan baik ke Bank reports to Bank Indonesia, Financial Services
Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, maupun ke Agency, and the capital market institutions
institusi pasar modal terkait status Bank sebagai regarding the status of the Bank as a public company
perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek and listed on the Indonesia Stock Exchange. The
Indonesia. Upaya Bank mengelola risiko kepatuhan Bank’s efforts to manage compliance risks through
melalui mengelola pedoman perusahaan bersama company guidelines along with legal unit and
dengan unit kerja legal dan melakukan sertifikasi certifying compliance with policies and procedures
kepatuhan terhadap kebijakan dan prosedur sesuai in accordance with applicable provisions.
dengan ketentuan yang belaku.
Tidak terpenuhinya ketentuan-ketentuan tersebut Non-fulfillment of these requirements carries risks
membawa risiko bagi Bank antara lain pengenaan for the Bank, which will lead to the imposition of
sanksi denda dan juga sanksi lainnya terhadap sanctions of fines and other sanctions against the
Manajemen Bank. Dalam pelaksanaannya, Direktur management of the Bank. In practice, the Director of
Kepatuhan dibantu sepenuhnya oleh Satuan Kerja Compliance is fully supported by the Compliance
Kepatuhan, Satuan Kerja APU PPT, dan Satuan Kerja Working Unit, AML CFT Unit, and Customer Data
Pelindungan Data Pribadi dalam hal memantau Protection Unit in terms of monitoring the
terlaksananya pemenuhan atas peraturan-peraturan implementation of compliance with existing
yang ada, baik internal maupun eksternal. regulations, both internal and external..
Berdasarkan laporan hasil penilaian sendiri Based on the self-assessment report position on
(self-assessment) posisi 31 December 2025, Net Risk December 31, 2025, Net Risk for compliance risk is
untuk risiko kepatuhan adalah 2 (Low To Moderate) 2 (Low To Moderate) with inherent risk at level 2
dengan risiko inheren berada pada tingkat 2 (Low to (Low to Moderate) and the quality of risk
Moderate) dan kualitas penerapan manajemen risiko management implementation is at level 2
berada pada tingkat 2 (Satisfactory). (Satisfactory).
Dalam rangka memenuhi kepatuhan pada POJK In order to comply POJK No. 17 Year 2023
Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola regarding the Implementation of Good Corporate
Bagi Bank Umum, Bank secara terus-menerus Governance, the Bank is continuing its endeavour to
berupaya memperbaiki tata kelola perusahaan yang improve its governance by performing several
baik dengan melakukan langkah-langkah perbaikan actions to improve the Bank’s soundness level
tingkat kesehatan Bank termasuk pada sisi including capital section to comply with applicable
permodalan dengan mengacu pada ketentuan yang regulations in Indonesia.
berlaku di Indonesia.
- 114 -
Page 123
PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK PT BANK OF INDIA INDONESIA TBK
CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN NOTES TO THE FINANCIAL STATEMENTS
UNTUK TAHUN YANG BERAKHIR FOR THE YEAR ENDED
PADA 31 DESEMBER 2025 DECEMBER 31, 2025
(Disajikan dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain) (Expressed in Rupiah, unless otherwise stated)
39. INFORMASI TAMBAHAN YANG TIDAK 39. ADDITIONAL INFORMATION THAT IS NOT
DIPERSYARATKAN OLEH STANDAR REQUIRED BY INDONESIAN FINANCIAL
AKUNTANSI KEUANGAN INDONESIA (lanjutan) ACCOUNTING STANDARDS (continued)
Informasi tambahan yang disajikan di bawah ini merupakan The following additional information presented below is
informasi yang disyaratkan oleh regulasi dan/atau information required by regulations and/or additional
pengungkapan tambahan yang dibuat oleh Grup, yang disclosure prepared by the Group, and is not information
bukan merupakan informasi yang dipersyaratkan oleh required by Indonesian Financial Accounting Standards:
Standar Akuntansi Keuangan Indonesia: (lanjutan) (continued)
g. Manajamen Risiko (lanjutan) g. Risk management (continued)
Profil Risiko (lanjutan) Risk Profile (continued)
8. Risiko Kepatuhan (lanjutan) 8. Compliance Risk (continued)
Laporan Profil Risiko Risk Profile Report
Secara berkala Bank melakukan penilaian risiko The Bank periodically conducts a risk assessment of
terhadap 8 risiko diatas sebagaimana telah diatur oleh the 8 risks above as stipulated by OJK. Risk
OJK. Penilaian risiko menghasilkan profil risiko yang assessment results risk profile which consists of
terdiri dari risiko inheren yaitu risiko yang melekat inherent risk which is the risk attached in bank
pada aktivitas bank dan sistem pengendalian risiko activities and risk control systems which control the
yaitu pengendalian terhadap risiko inheren. inherent risks.
Hasil penilaian profil Bank yang telah disampaikan The Bank profile assessment results which have been
kepada Direktur Utama dan Komite Manajemen submitted to the President Director and Risk
Risiko segera disampaikan kepada Otoritas Jasa Management Committee are immediately submitted to
Keuangan (OJK) secara triwulanan. Financial Services Authority (OJK) on a quarterly
basis.
- 115 -
Names mentioned 69 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Bank Indonesia
p.9 ×62
unresolved
org
Bank Indonesia Giro
p.9 ×2
unresolved
org
India Indonesia Tbk
p.16 ×7
unresolved
person
Njoo Sioe Liep
p.16 ×2
unresolved
org
PT Bank Pasar Swadesi. Akta
p.16
unresolved
org
PT Bank Pasar Swadesi.
p.16
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.16
unresolved
org
Minister of Justice
p.16
unresolved
org
Menteri Keuangan Republik Indonesia
p.16 ×2
unresolved
org
Minister of Finance
p.16 ×2
unresolved
org
Bank Swadesi Tbk
p.16 ×2
unresolved
org
Swadesi Tbk
p.16
unresolved
person
Sigiro
p.16
unresolved
org
Minister of Justice and Human Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.16
unresolved
person
H. Samanhudi
p.16
unresolved
person
Committee Berdasarkan Akta Notaris Winter Sigiro S.H.
· Notaris
p.17 ×3
unresolved
person
KSB Chandramouli
· Direktur Utama
p.17
unresolved
org
Financial Services Authority
p.17 ×3
unresolved
person
Dwi Anita Kurniasih
· Anggota
p.17
unresolved
org
Pengawas Pasar
p.18
unresolved
org
BAPEPAM
p.18 ×2
unresolved
org
BAPEPAM-LK
p.18 ×8
unresolved
org
Indonesia Stock Exchange
p.18 ×4
unresolved
org
India India Tbk
p.19
unresolved
org
Bank Indonesia Deposit Simpanan Bank Indonesia
p.32
unresolved
org
Maybank Indonesia Tbk
p.54 ×4
unresolved
org
Bank Indonesia Deposit Facilities Indonesia Bunga
p.54 ×2
unresolved
org
Bank SBI Indonesia
p.54
unresolved
org
Bank SBI Indonesia Dikurangi
p.54
unresolved
org
Bank BTN Obligasi Obligasi Tahap I Tahun
p.55
unresolved
org
Bank Mandiri Obligasi Tahap I
p.55
unresolved
org
Bank Mandiri Bonds Phase I Seri A
p.55
unresolved
org
Bank BTN Tahap II Tahun
p.55 ×2
unresolved
org
PT Pemeringkat
p.55
unresolved
org
PT Pemeringkat Efek Indonesia.
p.55
unresolved
org
Bank Indonesia VR
p.56 ×3
unresolved
org
Indonesia Tbk
p.57 ×3
unresolved
org
Bank Central Tbk
p.58 ×2
unresolved
org
Asia Tbk
p.58
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuspita & Rekan
p.65
unresolved
org
KJPP Benedictus Darmapuspita
p.65
unresolved
org
KJPP Benedictus
p.65
unresolved
org
Darmapuspita & Partners
p.65
unresolved
person
Active
· Komisaris
p.100
unresolved
org
Bank Risk Profile
p.102
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.