Skip to content
Back to announcement

20260317_DOOH_Transaksi Material Tanpa Persetujuan RUPS_32054688_lamp3.pdf

Asset transaction Needs review DOOH

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 84

Page 1
      LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
        PT ERA MEDIA SEJAHTERA TBK
 No. 00005/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026
            Tanggal: 6 Maret 2026

Tanggal Pendapat Kewajaran 30 September 2025
Page 2
                                                                                                 Kantor Cabang Jakarta Selatan
                                                                                           The AKKAS Commercial Building, Lt.2
                                                            Jl. T.B. Simatupang No.23 Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
                                                                      Telp. : +62 21 78343013 | Wilayah Kerja Seluruh Indonesia


No. Laporan: 00005/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026                                   Jakarta, 6 Maret 2026

Kepada Yth.
PT Era Media Sejahtera Tbk
Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205
Jl. RS Fatmawati No. 20, Cilandak Barat, Cilandak
Jakarta Selatan, 12430

Perihal : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Divestasi Saham

Sesuai penugasan dari PT Era Media Sejahtera Tbk kepada Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki
dan Rekan (”HMR” atau ”Penilai” atau ”kami”) untuk keperluan Pendapat Kewajaran dalam rangka
memenuhi salah satu syarat keterbukaan informasi sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
(“POJK 17/2020”) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”) oleh PT Era Media Sejahtera Tbk
(”Perseroan” atau ”DOOH”) atas Rencana Transaksi divestasi 99% saham PT Konsultan Strategi
Penjualan (”KSP”) oleh Perseroan ke pihak afiliasi yaitu PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”)
sebagaimana yang tertuang dalam Surat Penawaran No. 121/SP/HMR-JKSL/B/XII/2025 tanggal 4
Desember 2025 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan, maka dengan ini kami telah melakukan
pekerjaan pendapat kewajaran secara independen dengan tanggal pendapat kewajaran 30 September
2025.

Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan pendapat kewajaran ini adalah:
Nama               : PT Era Media Sejahtera Tbk
Bidang Usaha       : Aktivitas Periklanan dan Konsultasi Manajemen
Alamat             : Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205, Jl. RS Fatmawati No. 20, Cilandak
                      Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, 12430
Telepon dan Faks. : (021) 7654937
E-mail             : corporate@sspace.id

Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
Rencana Transaksi divestasi kepemilikan 99% saham KSP yang dimiliki Perseroan dilakukan sebagai
bagian dari langkah Perseroan dalam melakukan penataan struktur usaha serta optimalisasi portofolio
investasi. Pelaksanaan Rencana Transaksi dimaksudkan untuk menyelaraskan struktur kepemilikan
dengan fokus pengembangan usaha Perseroan ke depan dengan mengoptimalkan pada lini bisnis yang
memberikan kontribusi persentase margin laba yang lebih tinggi, serta divestasi ini juga dalam rangka
meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pengembangan usaha KSP melalui pengalihan kepemilikan
kepada pihak yang dinilai lebih relevan dalam mendukung kegiatan usaha KSP.

Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan ini yaitu Willyams, S.E., MAPPI (Cert.), merupakan
Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan Rekan
dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja di seluruh



                                                            Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | i
Page 3
Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan izin dari
Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.
66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang
pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal
(Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB‐
57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank dengan No.
296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi
VII-2018 dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, POJK 35/POJK.04/2020, POJK
17/2020, dan POJK 42/2020.

Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam rencana
transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.

Objek Pendapat Kewajaran
Objek Pendapat Kewajaran adalah rencana transaksi afiliasi dan material berupa divestasi 99% saham
PT Konsultan Strategi Penjualan oleh Perseroan ke pihak afiliasi yaitu WCI (selanjutnya disebut
“Rencana Transaksi”).

Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu bahan keterbukaan
informasi sebagaimana telah diatur dalam POJK 17/2020 mengenai Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha dan POJK 42/2020 mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per tanggal 30 September
2025.

Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
• Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
• Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan analisis atas kewajaran
  harga transaksi;
• Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
• Penulisan laporan pendapat kewajaran.

Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:




                                                               Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | ii
Page 4
• PT Era Media Sejahtera Tbk (”Perseroan”)
  Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas periklanan dan konsultasi
  manajemen. Dalam Rencana Transaksi ini, Perseroan bertindak sebagai pihak yang melepas
  kepemilikan saham KSP atau sebagai Pihak Penjual.

• PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”)
  WCI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang:
  1. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya;
  2. Periklanan;
  3. Penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia;
  4. Jasa penyelenggara pertemuan, perjalanan insentif, konferensi dan pameran (MICE);
  5. Jasa penyelenggara event khusus (special event);
  6. Aktivitas hiburan, seni dan kreativitas lainnya;
  7. Aktivitas produksi film, video dan program televisi oleh swasta;
  8. Aktivitas pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (e-commerce);
  9. Portal web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial;
  10. Penerbitan surat kabar, jurnal dan buletin atau majalah;
  11. Jasa konten SMS premium;
  12. Pendidikan bimbingan belajar dan konseling swasta.
  Dalam Rencana Transaksi ini, WCI bertindak sebagai Pihak Pembeli.

Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi yaitu:
• Hubungan berdasarkan jabatan yaitu Diana Airin menjabat sebagai Direktur Perseroan dan menjabat
  sebagai Direksi WCI;
• Hubungan berdasarkan kepemilikan saham yaitu WCI merupakan pemegang saham tidak langsung
  Perseroan melalui PT Prambanan sehingga kedua entitas berada dalam hubungan sepengendalian.
  WCI memiliki kepemilikan tidak langsung atas Perseroan melalui PT Prambanan Investasi Sukses,
  dimana WCI memiliki 50,00% saham pada PT Prambanan Investasi Sukses dan PT Prambanan
  Investasi Sukses memiliki 68,95% saham pada Perseroan.

Materialitas atas Transaksi
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Perseroan per 30 September 2025 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor 00657/2.1035/AU.1/05/1432-1/1/XII/2025 tanggal 23 Desember
2025 tercatat akun sebagai berikut:
1. Ekuitas Perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar Rp226.103.196.644 dan Nilai Rencana
    Transaksi adalah sebesar Rp23.300.000.000,- atau sebesar 10,31% dari Ekuitas Perseroan;
2. Total aset KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp 30.893.051.093 sedangkan dengan
    total aset Perseroan adalah sebesar Rp326.285.602.242 atau ekuivalen dengan 9,47% total aset
    Perseroan;
3. Laba bersih tahun berjalan KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp 2.702.910.007
    sedangkan laba bersih tahun berjalan Perseroan adalah sebesar Rp5.508.242.913 atau ekuivalen
    dengan 49,07% laba bersih Perseroan;
4. Pendapatan KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp46.942.414.026 sedangkan
    pendapatan Perseroan adalah sebesar Rp123.169.660.796 atau ekuivalen dengan 38,11%
    pendapatan Perseroan.



                                                        Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | iii
Page 5
Rencana Transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material karena rasio pendapatan usaha KSP
terhadap pendapatan usaha Perseroan sebesar 38,11% dan rasio laba (rugi) tahun berjalan KSP
terhadap laba (rugi) Perseroan sebesar 49,07%, keduanya sama dengan atau lebih dari 20% pendapatan
dan laba bersih Perseroan sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020.

Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
• Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dengan mencerminkan kewajaran
    proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
• Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini atas laporan pendapat
    kewajaran;
• HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
    terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
• Dalam melakukan analisis, HMR merujuk pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi tugas
    baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi, serta
    data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan HMR dapat dipercaya;
• HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
    manajemen untuk analisis transaksi ini. Kebenaran, kehandalan, dan keakuratan atas data-data
    tersebut adalah tanggungjawab pihak manajemen;
• Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
    kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
    tanggungjawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
    diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran
    secara material, maka Penilai tidak bertanggungjawab untuk memperbaharui hasil pendapat
    kewajaran ini dikemudian hari;
• Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
    dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;
• Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
    dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
    menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;
• Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
    Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
    melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
    tersebut;
• Kami tidak melakukan due diligence atas perpajakan Perseroan ataupun implikasinya atas
    dilakukannya Rencana Transaksi;
• Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
    yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
• Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
    pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
    kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
    dan/atau pelanggaran hukum.




                                                             Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | iv
Page 6
Pendekatan dan Prosedur Pendapat Kewajaran
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis kewajaran transaksi;
4. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.

Subsequent Event
Dari tanggal pendapat kewajaran yaitu tanggal 30 September 2025 sampai dengan tanggal
diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat
memengaruhi hasil penilaian secara signifikan.

Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.

Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis dan
informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini.
Pendapat kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan yang berwenang dan stempel dari
KJPP Herman Meirizki dan Rekan.

Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis-analisis yang telah diungkapkan di atas, berikut adalah analisis atas kewajaran
Rencana Transaksi:
1. Rencana Transaksi adalah divestasi saham KSP oleh Perseroan ke pihak afiliasi;
2. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, Nilai Pasar 99%
   saham KSP adalah sebesar Rp23.037.904.762,- (Dua Puluh Tiga Miliar Tiga Puluh Tujuh Juta Sembilan
   Ratus Empat Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Dua Rupiah), sedangkan Rencana Transaksi adalah
   sebesar Rp23.300.000.000,- yang berarti berada dalam kisaran batas atas dan batas bawah dari Nilai
   Pasar Objek Transaksi sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b;
3. Dari analisis terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
   Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
   • Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan memperoleh keuntungan divestasi saham
      yang akan digunakan sebagai tambahan modal kerja untuk melaksanakan kegiatan operasional
      periklanan;
   • Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat mengalokasikan dana hasil divestasi
      KSP untuk mendorong peningkatan pendapatan pada segmen bisnis e-commerce yang
      ditargetkan mencapai 11% dari potensi pendapatan e-commerce Perseroan secara keseluruhan;



                                                            Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | v
Page 7
   • Perseroan akan mengoptimalkan pendapatan dari sisi penyediaan media tayang dan layanan
      activation yang memungkinkan interaksi langsung antara brand dan audience secara kreatif dan
      terukur, termasuk data analysis untuk memberikan insight berbasis perilaku dan efektivitas
      kampanye serta layanan brand consulting;
   • Manajemen kunci yang melaksanakan bisnis di KSP akan tetap berada dalam Perseroan, yang
      diharapkan dapat memperlancar kegiatan bisnis periklanan setelah dilakukan Rencana Transaksi;
   • Setelah dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan telah memastikan beberapa calon pelanggan
      yang akan beriklan melalui Perseroan secara langsung;
   • Terdapat penurunan pendapatan sehubungan dengan divestasi KSP. Namun demikian, level
      pendapatan akan meningkat secara bertahap dengan peningkatan pendapatan dari e-commerce
      yang akan difokuskan;
   • Proyeksi pendapatan tanpa Rencana Transaksi lebih besar di tahun awal dibandingkan Dengan
      Rencana Transaksi. Namun demikian, operasional KSP memiliki marjin laba bersih yang relatif
      rendah dan diproyeksikan marjin keuntungan dari segmen e-commerce dapat menggantikan atau
      melebihi marjin keuntungan dari hasil kontribusi KSP;
   • Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total aset Perseroan akan meningkat sebagai hasil dari
      penambahan kas dan setara kas atas capital gain yang diperoleh;
   • Bisnis KSP dijalankan dengan kontribusi atau investasi aset tetap yang minim. KSP tidak memiliki
      aset yang signifikan dan hanya berkontribusi sebesar 9,47% terhadap total aset Perseroan,
      sehingga dengan dilakukannya Rencana Transaksi tidak menurunkan aset Perseroan secara
      signifikan;
   • Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total ekuitas Perseroan akan meningkat sehubungan
      dengan laba divestasi KSP dan marjin keuntungan dari segmen advertising lainnya;
   • Hasil divestasi digunakan untuk tambahan modal kerja kegiatan periklanan sehingga dapat
      menggantikan kontribusi pendapatan dan laba yang dihasilkan KSP sebelumnya.
4. Berdasarkan analisis kualitatif, Perseroan mendapatkan manfaat atas Rencana Transaksi yaitu
   mendapatkan capital gain atas divestasi saham KSP serta tambahan modal kerja. Dari sisi risiko atas
   Rencana Transaksi, Perseroan mungkin akan kehilangan biaya kesempatan (opportunity cost) bila
   harga saham KSP mengalami peningkatan lebih tinggi dan hilangnya manfaat ekonomi di masa
   mendatang dari entitas yang dilepas, termasuk kontribusi pendapatan, laba, maupun sinergi usaha.
   Rencana Transaksi juga dapat berdampak pada perubahan struktur keuangan Perseroan, seperti
   penurunan aset atau perubahan profil pendapatan konsolidasian.




                                                           Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | vi
Page 8

          
Page 9

          
Page 10
DAFTAR ISI
PERNYATAAN PROFESIONAL PENILAI ......................................................................................... viii
DAFTAR ISI .................................................................................................................................. ix
DAFTAR TABEL ............................................................................................................................. xi
DAFTAR GRAFIK ............................................................................................................................ 1
1. PENDAHULUAN..................................................................................................................... 1
    1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan ........................................................ 1
    1.2. Alasan dan Latar Belakang Transaksi ........................................................................... 1
    1.3. Status Penilai .......................................................................................................... 1
    1.4. Independensi Penilai ................................................................................................ 1
    1.5. Objek Pendapat Kewajaran ........................................................................................ 2
    1.6. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran ..................................................................... 2
    1.7. Tanggal Pendapat Kewajaran ..................................................................................... 2
    1.8. Ruang Lingkup Penugasan ......................................................................................... 2
    1.9. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi .............................................. 2
    1.10. Asumsi dan Kondisi Pembatas ................................................................................... 3
    1.11. Pendekatan dan Prosedur Pendapat Kewajaran ............................................................ 3
    1.12. Sumber Data dan Informasi ....................................................................................... 4
    1.13. Subsequent Event .................................................................................................... 4
    1.14. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran ................................................................ 4
2. ANALISIS TRANSAKSI ............................................................................................................ 6
    2.1. Identifikasi Pendirian Pihak-Pihak yang Bertransaksi ..................................................... 6
    2.1.1. PT Era Media Sejahtera Tbk (“Perseroan”) .......................................................................... 6
    2.1.2. PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”) ................................................................................ 7
    2.2. Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi .................................................................... 8
    2.3. Materialitas atas Transaksi ........................................................................................ 9
    2.4. Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Transaksi ....................................... 10
    2.4.1. Para Pihak ...................................................................................................................... 10
    2.4.2. Objek Rencana Transaksi ................................................................................................ 10
    2.4.3. Nilai Rencana Transaksi .................................................................................................. 10
    2.4.4. Lain-Lain ........................................................................................................................ 11
    2.5. Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Transaksi ........................................................ 11
    2.5.1. Manfaat Transaksi ........................................................................................................... 11
    2.5.2. Risiko Transaksi .............................................................................................................. 11
3. ANALISIS KUALITATIF .......................................................................................................... 12
    3.1. Tinjauan Ekonomi ................................................................................................... 12
    3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan ....................................................................................... 12
    3.1.2. Nilai Tukar Rupiah ........................................................................................................... 12
    3.1.3. Suku Bunga .................................................................................................................... 13
    3.1.4. Inflasi ........................................................................................................................ 14
    3.2. Analisis Industri Periklanan ...................................................................................... 14
    3.3. Tinjauan Industri Periklanan Influencer di Indonesia .................................................... 21
    3.4. Analisis Operasional dan Prospek Perseroan .............................................................. 23
    3.5. Analisis SWOT ....................................................................................................... 24
    3.6. Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Transaksi ...................................................... 25


                                                                                    Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | ix
Page 11
     3.7. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ........................................................ 25
4. ANALISIS KUANTITATIF ........................................................................................................ 26
     4.1. Penilaian Kinerja Historis Perseroan .......................................................................... 26
     4.1.1. Laporan Posisi Keuangan Historis .................................................................................... 26
     4.1.2. Laporan Laba Rugi Historis .............................................................................................. 28
     4.1.3. Laporan Arus Kas Historis ............................................................................................... 29
     4.1.4. Analisis Rasio Keuangan ................................................................................................. 30
     4.2. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ................................................................................... 31
     4.3. Analisis Proforma............................................................................................................ 31
     4.4. Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan ...................................................................... 32
     4.5. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ....................................... 39
     4.6. Analisis Inkremental ............................................................................................... 40
     4.7. Biaya atau Pendapatan yang Relevan ........................................................................ 41
     4.8. Informasi Non Keuangan yang Relevan ...................................................................... 41
     4.9. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan dalam Menentukan Rencana Transaksi
            dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain ........................................... 42
     4.10. Hal Material Lainnya ............................................................................................... 42
5. KESIMPULAN ...................................................................................................................... 43
     5.1. Analisis atas Kewajaran Transaksi............................................................................. 43
     5.2. Pendapat Kewajaran ............................................................................................... 44
6. LAMPIRAN .............................................................................................................................. 45
7. REFERENSI ............................................................................................................................. 46




                                                                                   Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | x
Page 12
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Susunan Pemegang Saham Perseroan ................................................................................... 7
Tabel 2. Susunan Pemegang Saham WCI ............................................................................................ 7
Tabel 3. Unsur Transaksi Material ..................................................................................................... 10
Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan ..................................................................................................... 26
Tabel 5. Laporan Laba Rugi ............................................................................................................... 28
Tabel 6. Laporan Arus Kas................................................................................................................. 29
Tabel 7. Analisis Rasio Keuangan ...................................................................................................... 30
Tabel 8. Analisis Kewajaran Harga ..................................................................................................... 31
Tabel 9. Proforma Posisi Keuangan ................................................................................................... 32
Tabel 10. Proforma Laporan Laba Rugi .............................................................................................. 32
Tabel 11. Proyeksi Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi ..................................................................... 33
Tabel 12. Proyeksi Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi ................................................................... 33
Tabel 13. Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi ........................................................... 35
Tabel 14. Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi ......................................................... 37
Tabel 15. Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ............................ 39
Tabel 16. Analisis Inkremental .......................................................................................................... 40
Tabel 17. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ................................ 41




                                                                                  Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | xi
Page 13
DAFTAR GRAFIK
Grafik 1. IHSG Periode 31 Desember 2020 – 2024 dan 30 September 2025 ...................................... 12
Grafik 2. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Periode 31 Desember 2020-2024 dan 30 September 2025 ... 13
Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2020-2024 dan September 2025 ................................................ 14
Grafik 4. Pengeluaran Periklanan di Indonesia ................................................................................. 15
Grafik 5. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Media di Indonesia ................................. 15
Grafik 6. Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia................................................. 16
Grafik 7. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia ............................... 16
Grafik 8. Pengeluaran Periklanan melalui Sosial Media di Indonesia ................................................. 17
Grafik 9. Pengeluaran Periklanan melalui Aplikasi di Indonesia ........................................................ 17
Grafik 10. Pengeluaran Periklanan melalui Retail Platform di Indonesia .............................................. 18
Grafik 11. Pengeluaran Periklanan melalui Live streaming di Indonesia .............................................. 18
Grafik 12. Persentase Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia ..................................................... 19
Grafik 13. Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia ...................................................................... 19
Grafik 14. Pengeluaran Periklanan Mobile & Desktop di Indonesia...................................................... 20
Grafik 15. Jumlah Jangkauan Pengguna di Indonesia .......................................................................... 20
Grafik 16. Pengeluaran Periklanan Influencer di Indonesia (dalam jutaan USD) .................................. 21
Grafik 17. Rata-Rata Pengeluaran Periklanan Influencer per Pengguna Internet di Indonesia (dalam
           USD) ................................................................................................................................ 22
Grafik 18. Jangkauan Periklanan Influencer di Indonesia Melalui Media Sosial (dalam jutaan
           pengguna) ........................................................................................................................ 22
Grafik 19. Persentase Periklanan Influencer di Indonesia .................................................................. 23




                                                                                     Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | xii
Page 14
1.    PENDAHULUAN

1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan dalam pendapat kewajaran ini adalah:
Nama                : PT Era Media Sejahtera Tbk
Bidang Usaha        : Aktivitas Periklanan dan Konsultasi Manajemen
Alamat              : Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205, Jl. RS Fatmawati No. 20, Cilandak
                      Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, 12430
Telepon dan Faks. : (021) 7654937
E-mail              : corporate@sspace.id

1.2. Alasan dan Latar Belakang Transaksi
Rencana Transaksi divestasi kepemilikan 99% saham KSP yang dimiliki Perseroan dilakukan sebagai
bagian dari langkah Perseroan dalam melakukan penataan struktur usaha serta optimalisasi portofolio
investasi. Pelaksanaan Rencana Transaksi dimaksudkan untuk menyelaraskan struktur kepemilikan
dengan fokus pengembangan usaha Perseroan ke depan dengan mengoptimalkan pada lini bisnis yang
memberikan kontribusi persentase margin laba yang lebih tinggi, serta divestasi ini juga dalam rangka
meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pengembangan usaha KSP melalui pengalihan kepemilikan
kepada pihak yang dinilai lebih relevan dalam mendukung kegiatan usaha KSP.

1.3. Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan ini yaitu Willyams, S.E., MAPPI (Cert.), merupakan
Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan Rekan
dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja di seluruh
Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan izin dari
Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.
66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang
pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal
(Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB‐
57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank dengan No.
296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi
VII-2018 dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, POJK 35/POJK.04/2020, POJK
17/2020, dan POJK 42/2020.

1.4. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam rencana
transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.




                                                            Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 1
Page 15
1.5. Objek Pendapat Kewajaran
Objek Pendapat Kewajaran adalah rencana transaksi afiliasi dan transaksi material berupa divestasi 99%
saham PT Konsultan Strategi Penjualan oleh Perseroan ke pihak afiliasi yaitu WCI (selanjutnya disebut
“Rencana Transaksi”).

1.6. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu bahan keterbukaan
informasi sebagaimana telah diatur dalam POJK 17/2020 mengenai Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha dan POJK 42/2020 mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.

1.7. Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per tanggal 30 September
2025.

1.8. Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
• Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
• Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan analisis atas kewajaran
   harga transaksi;
• Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
• Penulisan laporan pendapat kewajaran.

1.9. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• PT Era Media Sejahtera Tbk (”Perseroan”)
   Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas periklanan dan konsultasi
   manajemen. Dalam Rencana Transaksi ini, Perseroan bertindak sebagai pihak yang melepas
   kepemilikan saham KSP atau sebagai Pihak Penjual.
• PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”)
   WCI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang:
   1. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya;
   2. Periklanan;
   3. Penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia;
   4. Jasa penyelenggara pertemuan, perjalanan insentif, konferensi dan pameran (MICE);
   5. Jasa penyelenggara event khusus (special event);
   6. Aktivitas hiburan, seni dan kreativitas lainnya;
   7. Aktivitas produksi film, video dan program televisi oleh swasta;
   8. Aktivitas pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (e-commerce);
   9. Portal web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial;
   10. Penerbitan surat kabar, jurnal dan buletin atau majalah;
   11. Jasa konten SMS premium;
   12. Pendidikan bimbingan belajar dan konseling swasta.
   Dalam Rencana Transaksi ini, WCI bertindak sebagai Pihak Penjual.




                                                               Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 2
Page 16
1.10. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
• Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dengan mencerminkan kewajaran
    proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
• Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini atas laporan pendapat
    kewajaran;
• HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
    terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
• Dalam melakukan analisis, HMR merujuk pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi tugas
    baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi, serta
    data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan HMR dapat dipercaya;
• HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
    manajemen untuk analisis transaksi ini. Kebenaran, kehandalan, dan keakuratan atas data-data
    tersebut adalah tanggungjawab pihak manajemen;
• Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
    kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
    tanggungjawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
    diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran
    secara material, maka Penilai tidak bertanggungjawab untuk memperbaharui hasil pendapat
    kewajaran ini dikemudian hari;
• Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
    dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;
• Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
    dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
    menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;
• Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
    Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
    melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
    tersebut;
• Kami tidak melakukan due diligence atas perpajakan Perseroan ataupun implikasinya atas
    dilakukannya Rencana Transaksi;
• Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
    yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
• Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
    pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
    kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
    dan/atau pelanggaran hukum.

1.11. Pendekatan dan Prosedur Pendapat Kewajaran
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis atas kewajaran transaksi;



                                                             Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 3
Page 17
4.   Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.

1.12. Sumber Data dan Informasi
Dalam memberikan pendapat kewajaran ini kami menggunakan data dan informasi berikut:
1. Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejahtera Tbk untuk tahun yang berakhir pada
     tanggal 31 Desember 2022 oleh Kantor Akuntan Publik Morhan & Rekan dengan Nomor
     00194/2.0961/AU.1/05/1023-1/1/V/2023 tanggal 19 Mei 2023 dengan opini wajar yang
     ditandatangani oleh David Kurniawan, CPA selaku penanggung jawab audit;
2. Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejahtera Tbk untuk tahun yang berakhir pada
     tanggal 31 Desember 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor
     00167/2.1035/AU.1/05/1164-1/1/III/2024 tanggal 28 Maret 2024 dengan opini wajar yang
     ditandatangani oleh Christiadi Tjahnadi selaku penanggung jawab audit;
3. Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejahtera Tbk untuk tahun yang berakhir pada
     tanggal 31 Desember 2024 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor
     00197/2.1035/AU.1/05/1164-2/1/III/2025 tanggal 25 Maret 2025 dengan opini wajar yang
     ditandatangani oleh Christiadi Tjahnadi selaku penanggung jawab audit;
4. Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejahtera Tbk untuk tahun yang berakhir pada
     tanggal 30 September 2025 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor
     00657/2.1035/AU.1/05/1432-1/1/XII/2025 tanggal 23 Desember 2025 dengan opini wajar yang
     ditandatangani oleh Soaduon Tampubolon, CPA selaku penanggung jawab audit;
5. Proforma laporan keuangan audit Perseroan Dengan dan Tanpa dilakukannya transaksi per 30
     September 2025 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan Nomor AR/L/013/006/2026 tanggal
     5 Maret 2026;
6. Proyeksi laporan keuangan Perseroan tahun 2025-2032 Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
     Rencana Transaksi, yang disusun oleh manajemen Perseroan;
7. Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham antara Perseroan dengan WCI;
8. Laporan penilaian saham KSP per 30 September 2025 oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan
     Nomor 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026 tanggal 3 Maret 2026;
9. Legalitas lainnya yang terkait dengan Perseroan dan pihak-pihak yang bertransaksi;
10. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan hal-
     hal lainnya terkait dengan Rencana Transaksi;
11. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan pihak-pihak lain yang relevan dalam rangka
     penugasan ini.

1.13. Subsequent Event
Dari tanggal pendapat kewajaran yaitu tanggal 30 September 2025 sampai dengan tanggal
diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat
memengaruhi hasil penilaian secara signifikan.

1.14. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan



                                                            Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 4
Page 18
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.

Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis dan
informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini.
Pendapat kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan yang berwenang dan stempel dari
KJPP Herman Meirizki dan Rekan.




                                                          Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 5
Page 19
2.    ANALISIS TRANSAKSI

2.1. Identifikasi Pendirian Pihak-Pihak yang Bertransaksi
2.1.1. PT Era Media Sejahtera Tbk (“Perseroan”)
Gambaran Umum
PT Era Media Sejahtera Tbk (“Perseroan”) telah didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 18 tanggal 14
Januari 2021 oleh Janty Lega, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta Selatan. Akta Pendirian tersebut telah
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
AHU-0002892.AH.01.01. Tahun 2021 tanggal 15 Januari 2021.

Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris
No. 14 oleh Rini Yulianti, S.H., M.Kn., tanggal 12 Juni 2025 mengenai perubahan susunan anggota Direksi
dan Dewan Komisari Perseroan. Perubahan tersebut di atas telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0297774 tanggal 13 Juni
2025.

Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah bergerak di
bidang informasi, komunikasi, periklanan dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya. Perseroan mulai
beroperasi secara komersial pada tahun 2021.

Perseroan beralamat di Ruko Fatmawati Mas Blok B5, Kav. 205, Jl. RS. Fatmawati Raya Np. 20, Kelurahan
Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Entitas induk langsung dan terakhir dan
pengendali Perseroan adalah PT Prambanan Investasi Sukses.

Susunan Pengurus dan Pemegang Saham Perseroan
Berdasarkan akta No. 14 tanggal 12 Juni 2025 di hadapan Notaris Rini Yulianti, S.H., M.Kn, susunan
pengurus Perseroan per 30 September 2025 sebagai berikut:

Dewan Komisaris
Komisaris Utama                           : Geger Nuryaman Maulana
Komisaris Independen                      : Leonardus Chrisbiantoro

Dewan Direksi
Direktur Utama                            : Vicktor Aritonang
Direktur                                  : Devi Nisa Suhartono
Direktur                                  : Diana Airin

Berdasarkan akta No. 9 tanggal 10 Juni 2025 di hadapan Notaris Rini Yulianti, S.H., M.Kn, susunan
pemegang saham Perseroan per 30 September 2025 adalah sebagai berikut:




                                                            Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 6
Page 20
                          Tabel 1. Susunan Pemegang Saham Perseroan
                                     Jumlah Saham di
                                                          Persentase
        Pemegang Saham                tempatkan dan                                          Jumlah (Rp)
                                                         Kepemilikan
                                       disetor penuh
 PT Prambanan Investasi Sukses             5.335.256.900         68,95%                      53.352.569.000
 Faysal Deni Rahman                           24.000.000          0,31%                         240.000.000
 Masyarakat dibawah 5%                     2.378.306.311         30,74%                      23.783.063.110
 Total                                     7.737.563.211       100,00%                       77.375.632.110
                                   Sumber: Akta No. 9 tanggal 10 Juni 2025


2.1.2. PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”)
Gambaran Umum
PT Wisdom Crowd Indonesia (“WCI”) didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 25 Maret 2024
berdasarkan Akta Notaris Nicolas Anggono, S.H., M.Kn No. 10. Akta pendirian tersebut telah disahkan
oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. AHU-0063907.AH.01.011 Tahun 2024 tanggal 27
Maret 2024.

WCI menjalankan usaha di bidang yaitu Aktivitas konsultasi manajemen lainnya; Periklanan; Penyediaan
sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia; Jasa penyelenggara pertemuan,
perjalanan insentif, konferensi dan pameran (MICE); Jasa penyelenggara event khusus (special event);
Aktivitas hiburan, seni dan kreativitas lainnya; Aktivitas produksi film, video dan program televisi oleh
swasta; Aktivitas pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (e-commerce); Portal web
dan/atau platform digital dengan tujuan komersial; Penerbitan surat kabar, jurnal dan buletin atau
majalah; Jasa konten SMS premium; Pendidikan bimbingan belajar dan konseling swasta. Kantor pusat
WCI beralamat di Park Tower Lantai 10, MNC Center, Jalan Kebon Sirih Blok 17-19, Desa/Kelurahan
Kebon Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta 10340.

Susunan Pengurus dan Pemegang Saham WCI
Berdasarkan akta No. 10 tanggal 27 Maret 2024 oleh Notaris Nicolas Anggono, S.H., M.Kn, susunan
pengurus WCI per 30 September 2025 sebagai berikut:
Dewan Komisaris                        : Stevanus Christian
Direksi                                : Diana Airin

Susunan pemegang saham WCI per 30 September 2025 sebagai berikut:
                            Tabel 2. Susunan Pemegang Saham WCI
                                                         Jumlah Lembar                        Persentase
       Pemegang Saham                 Jumlah (Rp)
                                                             Saham                            Kepemilikan
 Stevanus Christian                          36.000.000              36                                 36%
 Diana Airin                                 35.000.000              35                                 35%
 Daniel Moningka                             16.000.000              16                                 16%
 Jesslyn Hung                                 6.000.000               6                                  6%
 Theodore Daud                                5.000.000               5                                  5%
 Nadez Juliana Siyaranamual                   2.000.000               2                                  2%
 Total                                     100.000.000              100                            100,00%
                                  Sumber: Akta No. 10 tanggal 27 Maret 2024




                                                                 Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 7
Page 21
2.2. Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan, Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari
anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali, termasuk setiap
aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk
kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
pemegang saham utama, atau pengendali.

Hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi berdasarkan jabatan yaitu Diana
Airin menjabat sebagai Direktur Perseroan dan menjabat sebagai Direksi WCI. Selain itu, WCI merupakan
pemegang saham tidak langsung Perseroan melalui PT Prambanan sehingga kedua entitas berada dalam
hubungan sepengendalian. WCI memiliki kepemilikan tidak langsung atas Perseroan melalui PT
Prambanan Investasi Sukses, dimana WCI memiliki 50,00% saham pada PT Prambanan Investasi Sukses
dan PT Prambanan Investasi Sukses memiliki 68,95% saham pada Perseroan. Bagan hubungan afiliasi
antara Perseroan dengan WCI berdasarkan kepemilikan saham dan alur Rencana Transaksi adalah
sebagai berikut:

                Gambar 1. Struktur Kepemilikan Tidak Langsung Perseroan oleh WCI

                                     PT Wisdom Crowd Indonesia


                                                        50,00%


                                   PT Prambanan Investasi Sukses


                                                        68,95%


                                     PT Era Media Sejahtera Tbk



                                                        99,00%

                                  PT Konsultan Strategi Penjualan

                                       Sumber: Manajamen Perseroan


Berdasarkan informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa transaksi antara Perseroan dengan WCI dapat
dikategorikan sebagai Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dengan POJK No. 42/POJK.04/2020 yaitu
transaksi yang dilakukan oleh Perseroan dengan pihak afiliasi salah satunya jabatan dan pemegang
saham. Alur rencana transaksi adalah sebagai berikut:




                                                              Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 8
Page 22
                                 Gambar 2. Alur Rencana Transaksi

         Perseroan                                                                             WCI
                               Melakukan divestasi 99% saham KSP yang dimiliki
                                                 Perseroan

                                      Sumber: Manajemen Perseroan


2.3. Materialitas atas Transaksi
Sesuai dengan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha,
transaksi material adalah setiap:
a. Penyertaan dalam badan usaha, proyek, dan/atau kegiatan usaha tertentu;
b. Pembelian, penjualan, pengalihan, tukar menukar aset atau segmen operasi;
c. Perolehan, pelepasan, dan/atau penggunaan jasa;
d. Sewa menyewa aset;
e. Pinjam meminjam dana termasuk pengalihannya;
f. Menjaminkan aset perusahaan terbuka dan/atau perusahaan terkendali atas pinjaman dari pihak lain;
   dan
g. Memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee).
Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua
puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka.

Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen operasi dikategorikan sebagai
transaksi material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan terbuka nilainya sama dengan
   atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan terbuka nilainya sama dengan atau
   lebih dari 20% (dua puluh persen);
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha perusahaan terbuka nilainya
   sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen).

Dalam hal perusahaan terbuka mempunyai ekuitas negatif, transaksi dikategorikan sebagai transaksi
material apabila nilai transaksi sama dengan 10% (sepuluh persen) atau lebih dari total aset perusahaan
terbuka.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Perseroan per 30 September 2025 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor 00657/2.1035/AU.1/05/1432-1/1/XII/2025 tanggal 23 Desember
2025 tercatat akun sebagai berikut:
1. Ekuitas Perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar Rp226.103.196.644 dan Nilai Rencana
   Transaksi adalah sebesar Rp23.300.000.000,- atau sebesar 10,31% dari Ekuitas Perseroan;
2. Total aset KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp 30.893.051.093 sedangkan dengan
   total aset Perseroan adalah sebesar Rp326.285.602.242 atau ekuivalen dengan 9,47% total aset
   Perseroan;




                                                                Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 9
Page 23
3. Laba bersih tahun berjalan KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp 2.702.910.007
   sedangkan laba bersih tahun berjalan Perseroan adalah sebesar Rp5.508.242.913 atau ekuivalen
   dengan 49,07% laba bersih Perseroan;
4. Pendapatan KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp46.942.414.026 sedangkan
   pendapatan Perseroan adalah sebesar Rp123.169.660.796 atau ekuivalen dengan 38,11%
   pendapatan Perseroan.

                                             Tabel 3. Unsur Transaksi Material
                             Nilai Transaksi (dalam   Ekuitas DOOH (dalam Nilai Transaksi/ Ekuitas
        Keterangan                                                                                   Kriteria    Keterangan
                                     Rupiah)                 Rupiah)               DOOH
Divestasi KSP                        23.300.000.000        226.103.196.644         10,31%             ≥ 20%     Tidak Material

        Keterangan            KSP (dalam Rupiah)      DOOH (dalam Rupiah)         KSP/DOOH           Kriteria    Keterangan
Total Aset                          30.893.051.093        326.285.602.242           9,47%             ≥ 20%     Tidak Material
Laba (Rugi) Tahun Berjalan           2.702.910.007           5.508.242.913          49,07%            ≥ 20%        Material
Pendapatan Usaha                    46.942.414.026        123.169.660.796           38,11%            ≥ 20%        Material
                                                        Sumber: data diolah


Rencana Transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material karena rasio pendapatan usaha KSP
terhadap pendapatan usaha Perseroan sebesar 38,11% dan rasio laba (rugi) tahun berjalan KSP terhadap
laba (rugi) Perseroan sebesar 49,07%, keduanya sama dengan atau lebih dari 20% pendapatan dan laba
bersih Perseroan sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020.

2.4. Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Transaksi
Berdasarkan Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) saham KSP antara Perseroan dan WCI adalah
sebagai berikut:

2.4.1. Para Pihak
Pihak-pihak yang melakukan Transaksi adalah:
1. PT Era Media Sejahtera Tbk selaku Penjual;
2. PT Wisdom Crowd Indonesia selaku Pembeli.

2.4.2. Objek Rencana Transaksi
Penjual bermaksud menjual seluruh sahamnya atas Perseroan sebanyak 5.350 (lima ribu tiga ratus lima
puluh) lembar saham dalam Perseroan kepada Pembeli atau pihak-pihak lainnya yang ditunjuk oleh
Pembeli dan Pembeli telah menyatakan niatnya untuk membeli saham yang dijual tersebut sesuai
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam perjanjian.

2.4.3. Nilai Rencana Transaksi
Jual beli Saham-Saham ini akan dilakukan dengan harga sebesar Rp23.300.000.000,- (Dua Puluh Tiga
Miliar Tiga Ratus Juta Rupiah), jumlah uang mana akan dibayar lunas oleh Pembeli kepada Penjual pada
saat penandatanganan Akta Jual Beli dan Pemindahan Hak Atas Saham ini dan untuk penerimaan uang
sejumlah tersebut, maka Akta Jual Beli dan Pemindahan Hak Atas Saham berlaku juga sebagai tanda
penerimaan (kwitansi) yang sah.




                                                                             Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 10
Page 24
Para Pihak sepakat untuk Harga Pembelian Saham-Saham tersebut dapat berubah dan/atau akan
mengikuti penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik, sehingga Harga Pembelian Saham-Saham pada saat
penandatangan Akta Jual Beli dan Pemindahan Hak atas Saham akan sesuai dengan hasil penilaian KJPP.

2.4.4. Lain-Lain
Pengalihan dan/atau penjualan saham milik Penjual dalam Perseroan kepada Pembeli belum dapat
dilakukan, oleh karenanya Para Pihak telah menyetujui untuk terlebih dahulu mengadakan Perjanjian
Pengikatan Jual Beli Saham. Selanjutnya, setelah seluruh persyaratan dan ketentuan sebagaimana diatur
dalam PPJB telah dipenuhi, Para Pihak sepakat bahwa PPJB tersebut akan ditindaklanjuti dan
ditingkatkan dengan penandatanganan Akta Jual Beli Saham (AJB) di hadapan Notaris sebagai bentuk
pelaksanaan akhir pengalihan hak atas saham dimaksud.

2.5. Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Transaksi
2.5.1. Manfaat Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini, terdapat manfaat yang diterima Perseroan yaitu Perseroan
mendapatkan capital gain atas divestasi saham KSP yang akan digunakan sebagai tambahan modal
kerja. Selain itu, Rencana Transaksi berpotensi memberikan manfaat bagi Perseroan berupa optimalisasi
struktur keuangan dan portofolio usaha, termasuk kemungkinan peningkatan likuiditas melalui
penerimaan kas dari hasil transaksi yang dapat digunakan untuk mendukung modal kerja, ekspansi, atau
kebutuhan korporasi lainnya.

2.5.2. Risiko Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini, terdapat potensi risiko bagi Perseroan yaitu kehilangan
biaya kesempatan (opportunity cost) bila harga saham KSP mengalami peningkatan lebih tinggi dan
hilangnya manfaat ekonomi di masa mendatang dari entitas yang dilepas, termasuk kontribusi
pendapatan, laba, maupun sinergi usaha. Rencana Transaksi juga dapat berdampak pada perubahan
struktur keuangan Perseroan, seperti penurunan aset atau perubahan profil pendapatan konsolidasian.




                                                          Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 11
Page 25
3.    ANALISIS KUALITATIF
3.1. Tinjauan Ekonomi
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir September ditutup di level 8.061,06. Investor asing
mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp 1,25 triliun di pasar reguler. Selama bulan September, penguatan
IHSG sebelumnya didukung oleh penurunan BI Rate menjadi 4,75% serta implementasi kebijakan baru
oleh Menteri Keuangan. Secara kumulatif, IHSG telah tumbuh 13,86% sejak awal tahun hingga akhir
September 2025.

Menurut data RTI Business, terdapat 280 saham yang ditutup menguat, sementara 396 saham melemah
dan 122 saham tidak mengalami perubahan harga. Aktivitas perdagangan hari ini mencatat 2,54 juta
transaksi, dengan total 55,25 miliar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp27,38 triliun.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebanyak 9 sektor mengalami pelemahan. Penurunan terdalam
terjadi pada sektor transportasi dan logistik yang merosot 1,83%, disusul sektor industri yang turun
1,42%, serta sektor keuangan yang terkoreksi 1,37%. Adapun dua sektor berhasil mencatatkan
penguatan, yaitu sektor properti yang memimpin dengan kenaikan 0,29% dan sektor energi yang naik
0,28%. Berikut pergerakan IHSG akhir bulan Desember tahun 2020-2024 dan 30 September 2025:

              Grafik 1. IHSG Periode 31 Desember 2020 – 2024 dan 30 September 2025

                                                  IHSG
         8.400,00
                                                                                            8.061,06
         8.100,00
         7.800,00
         7.500,00                                                7.323,59

         7.200,00
         6.900,00
                                                     6.850,62                7.079,90
         6.600,00
         6.300,00                     6.581,48

         6.000,00
         5.700,00      5.979,07

         5.400,00
                       2020         2021         2022            2023          2024        30-Sep-25

                                                   Close Price

                                           Sumber: Yahoo Finance


3.1.2. Nilai Tukar Rupiah
Kurs tengah Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat pada 30 September 2025 berada pada level
Rp16.680. Berikut pergerakan nilai tukar kurs tengah Rupiah dari per 31 Desember tahun 2020-2024 dan
per 30 September 2025:




                                                                 Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 12
Page 26
 Grafik 2. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Periode 31 Desember 2020-2024 dan 30 September 2025

                                   Kurs Tengah BI Rupiah-USD
         17.000,00
         16.500,00                                                          16.162,00      16.680,00
         16.000,00                                15.731,00
         15.500,00
                                                                15.439,00
         15.000,00
         14.500,00     14.105,00
         14.000,00                    14.269,00
         13.500,00
         13.000,00
         12.500,00
                        2020        2021           2022          2023         2024        30-Sep-25

                                           Kurs Tengah BI/ BI Middle Rate

                                           Sumber: Bank Indonesia


3.1.3. Suku Bunga
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16–17 September 2025 memutuskan untuk
menurunkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%. BI juga menurunkan suku bunga Deposit
Facility sebesar 50 basis poin menjadi 3,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 basis poin
menjadi 5,50%. Kebijakan ini ditempuh sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi,
didukung oleh proyeksi inflasi 2025 dan 2026 yang tetap berada dalam target 2,5±1% serta stabilitas nilai
tukar Rupiah yang sejalan dengan kondisi fundamentalnya.

Ke depannya, Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan prospek ekonomi dan inflasi dalam
memanfaatkan ruang pelonggaran BI-Rate dengan tetap mempertimbangkan stabilitas nilai tukar
Rupiah. Sejalan dengan itu, BI memperkuat ekspansi likuiditas dan kebijakan makroprudensial yang
longgar guna menurunkan suku bunga, meningkatkan ketersediaan likuiditas, serta mendorong
penyaluran kredit dan pembiayaan demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Selain itu,
kebijakan sistem pembayaran tetap difokuskan untuk mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan
penggunaan pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan
ketahanan infrastruktur pembayaran.

Pada triwulan III 2025, sejumlah indikator menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga masih belum
menguat, dipengaruhi oleh menurunnya ekspektasi konsumen terutama pada kelompok pendapatan
menengah ke bawah serta keterbatasan lapangan kerja. Investasi juga masih perlu diperkuat melalui
percepatan realisasi berbagai program prioritas Pemerintah, termasuk pengembangan Kawasan
Ekonomi Khusus (KEK) di sejumlah daerah. Sementara itu, kinerja ekspor diperkirakan membaik,
didorong oleh peningkatan ekspor produk pertanian dan manufaktur seiring dengan penurunan tarif
impor negara tersebut. Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan kebijakan fiskal dan
sektor riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas makro.




                                                                Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 13
Page 27
Dari sisi fiskal, belanja Pemerintah diperkirakan meningkat pada paruh kedua 2025 mengikuti
pelaksanaan berbagai proyek prioritas, seperti program ketahanan pangan, energi, pertahanan dan
keamanan, serta Paket Kebijakan Ekonomi 2025. Bank Indonesia juga terus mengoptimalkan bauran
kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran guna mendukung pertumbuhan ekonomi
melalui penurunan suku bunga, pelonggaran likuiditas, penambahan insentif makroprudensial, serta
percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan. Pertumbuhan ekonomi pada semester II 2025
diperkirakan meningkat sehingga secara keseluruhan tahun 2025 akan mencapai level di atas titik tengah
kisaran 4,6–5,4%.

3.1.4. Inflasi
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan September 2025 berada pada angka 2,65%.
Berdasarkan Grafik 3, tingkat inflasi cenderung mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2020 hingga
ke 2022, tetapi pada tahun 2023 mengalami penurunan yang disebabkan penurunan pada komponen inti
penyumbang inflasi. Pada tahun 2024, inflasi kembali turun dibandingkan dengan tahun 2023 karena
melandainya harga pokok pangan. Inflasi pada 30 September 2025 meningkat menjadi 2,65% yang
disebabkan meningkatnya kembali inflasi pada komponen inti. Berikut merupakan Grafik inflasi bulan
Desember tahun 2020-2024 dan September 2025:

                 Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2020-2024 dan September 2025




                              Sumber: Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik


3.2. Analisis Industri Periklanan
Advertising (periklanan) adalah salah satu alat promosi yang digunakan untuk mengarahkan komunikasi
persuasif pada konsumen yang bentuk penyajian iklannya bersifat non-personal. Advertising berfungsi
sebagai media antara bisnis dan pelanggannya dengan memanfaatkan beragam media untuk menarik
perhatian dan mendorong keterlibatan. Keragaman media periklanan memungkinkan perusahaan untuk
menyesuaikan strategi mereka berdasarkan sifat produk, demografi target dan tujuan pemasaran secara
keseluruhan.




                                                               Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 14
Page 28
Berikut grafik pengeluaran periklanan di Indonesia tahun 2020-2025 dan proyeksi sampai tahun 2030
(dalam juta USD):
                            Grafik 4. Pengeluaran Periklanan di Indonesia

                  4.000

                  3.500

                  3.000
 dalam Juta USD




                  2.500

                  2.000

                  1.500

                  1.000

                   500

                      -
                            2020      2021      2022        2023       2024     2025       2026P    2027P      2028P     2029P     2030P
                          Print Advertising                     Influencer Advertising                   Out-of-Home Advertising
                          Audio Advertising                     Search Advertising                       Digital Classifieds
                          Direct Messaging                      TV & Video Advertising                   Cinema Advertising
                          Digital Banner Advertising

                                                                     Sumber: Statista


Pada tahun 2025 kategori pengeluaran periklanan tertinggi yaitu TV & video advertising sebesar USD2,881
juta dan kategori terendah pada cinema advertising sebesar USD35,15 juta. Pertumbuhan terbesar
pengeluaran periklanan yaitu media digital seperti influencer, search, dan digital banner, sedangkan
media tradisional seperti print advertising perlahan menurun.

                          Grafik 5. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Media di Indonesia
                                                                              Out-of-Home
                                                                                  5%
                                                                                        Radio
                                                                                         1%
                                                    TV
                                                   30%




                                            Direct
                                                                                                Online
                                           Messaging                 Print                       48%
                                              7%                      8%
                                                        Cinema
                                                       Advertising
                                                          1%
                                                             Sumber: Kementerian ESDM


Tahun 2025 menunjukkan fase transisi signifikan pengiklan dimana media iklan melalui digital atau online
dijadikan sebagai pusat strategi periklanan. Online advertising mendominasi hampir separuh pangsa
pasar yaitu sebesar 48%, sementara media cetak terus menurun akibat perpindahan pola konsumsi
informasi berbasis internet.


                                                                                        Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 15
Page 29
                           Grafik 6. Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia

           6.000

           5.000

           4.000
juta USD




           3.000

           2.000

           1.000

               -
                     2022         2023        2024       2025       2026P        2027P       2028P       2029P      2030P

                     Telecommunications               Travel & Leisure                Entertainment & Media
                     Financial Services               FMCG                            Pharma & Healthcare
                     Other                            Business Services               Real Estate & Construction
                     Clothing & Accessories           Government                      Education & Training
                     Retail                           Technology & Electronics        Home Appliances & Furniture
                     Automotive                       Energy & Fuel

                                                     Sumber: Kementerian ESDM


Grafik diatas menjelaskan pengeluaran periklanan berdasarkan industri di Indonesia tahun 2022-2025
dan proyeksi hingga tahun 2030. Tahun 2025 menunjukkan pengeluaran periklanan terbesar pada sektor
FMCG sebesar USD3,756 juta dan diproyeksikan hingga tahun 2030 terus meningkat karena sektor FMCG
memiliki frekuensi konsumsi tinggi dan membutuhkan promosi untuk mempertahankan pangsa pasar.
Pengeluaran periklanan terendah adalah pada industri clothing dan accessories sebesar USD13,65 juta
dengan proyeksi tahun 2030 hanya naik menjadi USD14,39 juta.

                   Grafik 7. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia
                               0%        1% 0%   1%     1%
                      0%                                     0%
                                    3%                                             Telecommunications
                             2%
                      4%
                                                      17%                          Travel & Leisure
                             2%
                                                                   1%              Entertainment & Media
                                  6%
                                                              4%                   Financial Services
                                                                   2%
                                                                                   FMCG
                                                                                   Pharma & Healthcare
                                                                                   Other
                                           54%                                     Business Services
                                                                                   Real Estate & Construction


                                                          Sumber: Statista


Tahun 2025 pengeluaran periklanan terbesar adalah sektor FMCG yang mendominasi pangsa pasar
sebesar 54% dan sektor terendah adalah clothing & accessories sebesar 0,20%, technology & electronics
sebesar 0,21% dan energy & fuel sebesar 0,26%.




                                                                             Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 16
Page 30
                            Grafik 8. Pengeluaran Periklanan melalui Sosial Media di Indonesia

                        3                                                                                35%

                        3                                                                                30%

                                                                                                         25%




                                                                                                               Pertumbuhan (%)
                        2
           Miliar USD



                                                                                                         20%
                        2
                                                                                                         15%
                        1
                                                                                                         10%
                        1                                                                                5%

                        0                                                                                0%
                              2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P

                                             Social Media Advertising          Pertumbuhan

                                                         Sumber: Statista


Tahun 2025 pengeluaran periklanan melalui media sosial sebesar USD1,49 miliar dengan kenaikan rata-
rata (CAGR) sebesar 14,72% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030, pengeluaran periklanan
melalui media sosial diprediksikan mencapai USD2,52 miliar dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar
10,67% dari tahun 2026 hingga 2030. Media sosial telah membentuk hampir seluruh aspek kehidupan
digital mulai dari komunikasi, hiburan, pencarian informasi hingga keputusan transaksi. Hal ini sejalan
dengan pertumbuhan media sosial di Indonesia yang membuat kanal media sosial semakin menarik.

                              Grafik 9. Pengeluaran Periklanan melalui Aplikasi di Indonesia

                        2.000                                                                            40%
                        1.800                                                                            35%
                        1.600
                                                                                                         30%
                        1.400
                                                                                                                Pertumbuhan (%)




                        1.200                                                                            25%
           Juta USD




                        1.000                                                                            20%
                            800                                                                          15%
                            600
                                                                                                         10%
                            400
                            200                                                                          5%

                              -                                                                          0%
                                  2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P

                                                In-App Advertising          Pertumbuhan

                                                         Sumber: Statista


Tahun 2025 pengeluaran periklanan melalui aplikasi sebesar USD1,33 juta dengan kenaikan rata-rata
(CAGR) dari tahun 2020 hingga 2025 sebesar 18,25%. Pada tahun 2030, pengeluaran periklanan melalui
aplikasi diprediksikan mencapai USD1,89 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 7,05% dari
tahun 2026 hingga 2030. Penggunaan aplikasi mobile semakin masif di Indonesia sehingga pengiklan



                                                                            Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 17
Page 31
aktif menggunakan aplikasi untuk menjangkau pelanggan. Bagi pengiklan, iklan aplikasi menyediakan
cara yang lebih efektif untuk melibatkan lebih banyak pelanggan.

                        Grafik 10. Pengeluaran Periklanan melalui Retail Platform di Indonesia

                     1.800                                                                             35%
                     1.600
                                                                                                       30%
                     1.400
                                                                                                       25%




                                                                                                                   Pertumbuhan (%)
                     1.200
          Juta USD




                     1.000                                                                             20%

                        800                                                                            15%
                        600
                                                                                                       10%
                        400
                                                                                                       5%
                        200
                          -                                                                            0%
                              2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P

                                          Retail Platform Advertising         Pertumbuhan

                                                       Sumber: Statista


Tahun 2025 pengeluaran periklanan melalui retail platform sebesar USD1,00 juta dengan kenaikan rata-
rata (CAGR) sebesar 21.05% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030, pengeluaran periklanan
melalui retail platform diprediksikan mencapai USD1,63 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar
9,62% dari tahun 2026 hingga 2030. Aktivitas perdagangan elektronik yang semakin luas menandakan
perubahan perilaku konsumen yang kini lebih mengandalkan platform daring untuk kebutuhan sehari-
hari.

                        Grafik 11. Pengeluaran Periklanan melalui Live streaming di Indonesia
                        900                                                                           70%
                        800                                                                           60%
                        700
                                                                                                            Pertumbuhan (%)




                                                                                                      50%
                        600
             Juta USD




                        500                                                                           40%
                        400                                                                           30%
                        300
                                                                                                      20%
                        200
                        100                                                                           10%
                          0                                                                           0%
                              2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P

                                         Advertising on Live Streaming         Pertumbuhan

                                                       Sumber: Statista


Pengeluaran periklanan melalui live streaming tahun 2025 sebesar USD541,72 juta dengan kenaikan
rata-rata (CAGR) sebesar 31,97% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030 diprediksikan mencapai
USD798,31 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 7,64% dari tahun 2026 hingga 2030. Live



                                                                          Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 18
Page 32
streaming sebagai cara efektif untuk menjangkau konsumen dengan interaksi real time dengan
pengalaman belanja yang lebih menarik. Ekspansi ini didorong oleh peningkatan konsumsi video seluler,
peningkatan infrastruktur internet, dan permintaan akan konten interaktif. Pengiklan berinvestasi lebih
banyak pada konten langsung karena tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan media
statis (non interaktif).

                            Grafik 12. Persentase Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia
                                        Influencer                                   Digital Out-of-
                                        Advertising                                      Home
                                            7%                                        Advertising
                                   Digital Banner                                          4%
                                                                                                 Digital Direct
                                    Advertising
                                                                                                  Messaging
                                        26%
                                                                                                      4%



                                  Digital Video                                                     Search
                                  Advertising                                                     Advertising
                                      22%                                                            34%

                                            Digital Audio                           Digital
                                            Advertising                           Classifieds
                                                 2%                                  1%
                                                              Sumber: Statista


Pengeluaran periklanan digital terbesar di tahun 2025 adalah pada kategori search advertising sebesar
34,17% dikarenakan pengguna lebih berminat untuk membeli atau mencari lewat mesin pencarian
dimana iklan ini menjangkau pelanggan yang lebih luas dengan intensi tinggi dan efisiensi yang lebih baik.
Pengeluaran periklanan terendah adalah pada digital classifieds sebesar 1,55% karena kategori iklan ini
memiliki jangkauan dan visibilitas yang lebih sempit.

                                   Grafik 13. Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia

               1.800
               1.600
               1.400
               1.200
    Juta USD




               1.000
                 800
                 600
                 400
                 200
                   -
                          2020     2021      2022     2023      2024      2025    2026P    2027P     2028P        2029P   2030P

                       Influencer Advertising               Digital Out-of-Home Advertising     Digital Direct Messaging
                       Search Advertising                   Digital Classifieds                 Digital Audio Advertising
                       Digital Video Advertising            Digital Banner Advertising

                                                              Sumber: Statista


Tahun 2025 pengeluaran periklanan digital terbesar adalah search advertising yang mencapai USD1,235
juta, digital banner advertising sebesar USD934 juta, dan digital video advertising sebesar USD783 juta



                                                                                  Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 19
Page 33
seiring jangkauan yang lebih luas, kemudahan targeting, dan kemampuan menyampaikan pesan secara
efektif. Pengeluaran periklanan terendah adalah digital classifieds sebesar USD56,16 juta dan digital
audio advertising sebesar USD62,19 juta karena jangkauan yang sempit. Pada tahun 2030, periklanan
kategori search advertising diprediksi mencapai USD1,654 juta.

                                        Grafik 14. Pengeluaran Periklanan Mobile & Desktop di Indonesia

                                      3,50                                                                           40%

                                      3,00                                                                           35%

                                                                                                                     30%
                                      2,50




                                                                                                                           Pertumbuhan (%)
                                                                                                                     25%
                         Miliar USD




                                      2,00
                                                                                                                     20%
                                      1,50
                                                                                                                     15%
                                      1,00
                                                                                                                     10%
                                      0,50                                                                           5%

                                      0,00                                                                           0%
                                             2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P

                                                                      Desktop     Mobile

                                                                      Sumber: Statista


Pengeluaran periklanan mobile and dekstop di Indonesia tahun 2020-2025 kategori dekstop mengalami
kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 5,48% dan kategori mobile mengalami kenaikan rata-rata (CAGR)
sebesar 18,50%. Periklanan melalui mobile saat ini lebih besar karena sebagian besar pengguna internet
di Indonesia dan global mengakses internet melalui ponsel dan didorong oleh fasilitas Artificial
Intelligence (AI) dan konten hyper personalisasi.

                                                Grafik 15. Jumlah Jangkauan Pengguna di Indonesia

                   300

                   250

                   200
   Juta Pengguna




                   150

                   100

                   50

                    0
                                2020         2021     2022     2023    2024     2025       2026P   2027P    2028P     2029P                  2030P
                                         Internet Users                Social Media Users               Traditional Radio Listeners
                                         Retail Platform customers     Cinema Viewers                   Digital Audio Listeners
                                         Mobile internet users         TV Viewers                       Print Readers

                                                                      Sumber: Statista




                                                                                         Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 20
Page 34
Jumlah jangkauan pengguna di Indonesia tahun 2025 dengan kategori tertinggi yaitu mobile internet users
sebesar 245,51 juta pengguna dan internet users sebesar 235,99 juta pengguna, dan terus meningkat
seiring penetrasi penggunaan smartphone, akses internet luas, serta pergeseran perilaku masyarakat ke
digital dan e-commerce. Kategori terendah adalah digital audio listeners sebesar 33,70 juta pengguna,
hal ini karena tidak semua pengguna internet mendengarkan audio digital secara rutin sehingga jumlah
pengguna aktif di saluran ini lebih rendah dibandingkan internet dan media sosial.

3.3. Tinjauan Industri Periklanan Influencer di Indonesia
Iklan influencer mengacu pada jenis iklan yang memungkinkan untuk kegiatan promosi produk atau
layanan berkolaborasi dengan influencer di media sosial. Iklan influencer memungkinkan pengiklan
untuk menjangkau target konsumen berdasarkan kinerja influencer dan profil pengikut mereka. Iklan
influencer mengacu pada semua biaya iklan yang dibayarkan langsung kepada influencer (atau kepada
orang kepercayaan atau perwakilan mereka) untuk memposting atau menayangkan konten bersponsor
(misalnya, postingan, video, dan/atau cerita) di media sosial untuk mempromosikan produk atau
layanan. Konten bersponsor pada umumnya mencakup gambar, video, siaran langsung, dan/atau teks.

             Grafik 16. Pengeluaran Periklanan Influencer di Indonesia (dalam jutaan USD)

                           500                                                                          35%
                           450
                                                                                                        30%
                           400
                           350                                                                          25%




                                                                                                              Pertumbuhan (%)
          dalam Juta USD




                           300                                                                          20%
                           250
                           200                                                                          15%

                           150                                                                          10%
                           100
                                                                                                        5%
                           50
                            0                                                                           0%
                                 2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P

                                               Influencer Ad Spending         Pertumbuhan

                                                         Sumber: Statista


Pada tahun 2025 pengeluaran periklanan influencer di Indonesia adalah sebesar USD248,68 juta dengan
kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 19,23% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030, pengeluaran
periklanan influencer diprediksikan mencapai USD436,5 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar
11,25% dari tahun 2026 hingga 2030. Pengeluaran iklan influencer di Indonesia menunjukkan
pertumbuhan yang signifikan dan berkelanjutan, meningkat dari 2020 hingga tahun proyeksi 2030 yang
mencerminkan pergeseran strategis brand menuju influencer marketing sebagai kanal pemasaran digital
utama meskipun laju pertumbuhannya secara persentase mulai melambat.




                                                                            Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 21
Page 35
Grafik 17. Rata-Rata Pengeluaran Periklanan Influencer per Pengguna Internet di Indonesia (dalam
                                              USD)

                                            1,8                                                                                12%
                                            1,6
                                                                                                                               10%
                                            1,4
                        USD/internet user




                                                                                                                                     Pertumbuhan (%)
                                            1,2                                                                                8%
                                             1
                                                                                                                               6%
                                            0,8
                                            0,6                                                                                4%
                                            0,4
                                                                                                                               2%
                                            0,2
                                             0                                                                                 0%
                                                  2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P

                                                                          Average            Pertumbuhan

                                                                            Sumber: Statista


Pada tahun 2025 rata-rata pengeluaran periklanan influencer per pengguna internet adalah sebesar
USD1,05 dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesat 8,14% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun
2030 rata-rata pengeluaran influencer per pengguna internet diprediksikan mencapai USD1,61 dengan
kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 8,54% dari tahun 2026 hingga 2030. Rata-rata pengeluaran iklan
influencer per pengguna internet di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari 2020
hingga proyeksi 2030, mencerminkan meningkatnya intensitas dan efektivitas pemanfaatan influencer
marketing oleh brand seiring dengan monetisasi pengguna media online.

          Grafik 18. Jangkauan Periklanan Influencer di Indonesia Melalui Media Sosial (dalam jutaan
                                                  pengguna)
                  250

                  200
  Juta Pengguna




                  150

                  100

                  50

                   0
                                   2020           2021    2022    2023       2024       2025      2026P    2027P    2028P     2029P                    2030P
                                   Sina Weibo             Odnoklassniki        Instagram             Vkontakte          Kuaishou
                                   WhatsApp               Pinterest            X (Twitter)           LinkedIn           KakaoTalk
                                   Tencent QQ             Line                 Snapchat              TikTok             Tumblr
                                   Threads                Xiaohongshu          WeChat                Qzone              Xing
                                   Baidu Tieba            Facebook

                                                                               Sumber: Statista




                                                                                                 Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 22
Page 36
Pada tahun 2025 periklanan influencer berdasarkan jangkauan melalui jaringan sosial terbesar adalah
kategori facebook yang mencapai 139,49 juta pengguna, tiktok sebesar 129,78 juta pengguna, dan
whatsapp sebesar 112,66 juta pengguna. Kategori ini memiliki format konten yang mudah dikonsumsi
dan sangat engaging (terutama video pendek dan visual), dukungan algoritma yang mendorong viralitas,
serta integrasi yang kuat antara interaksi sosial, hiburan, dan rekomendasi produk, sehingga membuat
brand lebih efektif menjangkau konsumen dalam waktu singkat. Kemudian periklanan influncer melalui
jaringan sosial terendah adalah Odnoklassniki dan Xing sebesar 0,07 juta pengguna.

                            Grafik 19. Persentase Periklanan Influencer di Indonesia
                      80
                      70
                      60
                      50
            dalam %




                      40
                      30
                      20
                      10
                      0
                           2020   2021   2022   2023    2024   2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
                                            Desktop                          Mobile

                                                       Sumber: Statista


Pada tahun 2025 periklanan influencer melalui dekstop sebesar 31,1% dengan penurunan rata-rata
(CAGR) sebesar 3,36% dari tahun 2020 hingga 2025. Tahun 2030 periklanan influencer melalui dekstop
hanya sebesar 29,9% dengan penurunan rata-rata (CAGR) sebesar 0,66% dari tahun 2026 hingga 2030.
Periklanan influencer melalui mobile pada tahun 2025 adalah sebesar 68,9% dengan kenaikan rata-rata
(CAGR) sebesar 1,71% dari tahun 2020 hingga 2025. Tahun 2030 periklanan influencer melalui mobile
mencapai 70,1% dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 0,29% dari tahun 2026 hingga 2030. Pangsa
pasar iklan influencer didominasi oleh perangkat mobile seiring pergeseran perilaku konsumen ke
penggunaan smartphone sebagai media utama dalam mengakses konten media sosial dan berinteraksi
dengan influencer.

3.4. Analisis Operasional dan Prospek Perseroan
Perseroan menjalankan kegiatan usaha utama di bidang media digital dan layanan pemasaran berbasis
teknologi, termasuk penyediaan konten online, periklanan digital, produksi multimedia, serta
pengelolaan jaringan dan teknologi informasi. Operasi Perseroan didukung oleh meningkatnya konsumsi
konten digital dan pertumbuhan belanja iklan berbasis online yang terus menggeser iklan konvensional.
Perseroan juga melakukan berbagai langkah efisiensi melalui optimalisasi biaya produksi konten,
penguatan infrastruktur teknologi, serta diversifikasi format konten seperti video pendek, live streaming,
dan program kreatif. Namun demikian, kegiatan operasional Perseroan masih menghadapi sejumlah
tantangan, seperti persaingan yang semakin ketat dari media lokal maupun platform global, perubahan
algoritma distribusi konten, serta ketergantungan terhadap pendapatan iklan yang sensitif terhadap
kondisi ekonomi makro.



                                                                          Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 23
Page 37
Perseroan memandang prospek usaha tahun 2025 dengan optimisme, didukung oleh proyeksi
peningkatan belanja iklan nasional serta pergeseran preferensi konsumen yang semakin mengarah pada
media berbasis komunitas dan interaktivitas digital. Berdasarkan laporan Statista dan eMarketer, belanja
iklan digital di Indonesia diperkirakan tumbuh 8–10%, dengan pertumbuhan tercepat pada segmen video,
transit media, dan teknologi berbasis lokasi. Kondisi ini membuka peluang besar bagi SSPACE untuk
memanfaatkan momentum tersebut melalui pengembangan berbagai produk, termasuk digital transit
display dan media berbasis sistem analitik untuk pengukuran kinerja iklan secara real-time. Selain itu,
perusahaan telah merencanakan ekspansi ke berbagai bentuk transit media lainnya seperti halte bus dan
bandara. Di sisi lain, lini layanan konsultasi strategis akan diperkuat dengan pemanfaatan teknologi
kecerdasan buatan guna menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat dan sesuai dengan karakteristik
lokal komunitas. Strategi kemitraan jangka panjang dengan startup serta platform teknologi lokal juga
akan menjadi fondasi penting dalam memperluas jaringan distribusi sekaligus meningkatkan penetrasi
pasar. Manajemen turut menyiapkan investasi tambahan untuk pengembangan teknologi periklanan
berbasis AI yang lebih cerdas dan adaptif.

Dalam menghadapi tahun 2025, Perseroan menetapkan target pertumbuhan pendapatan dua digit serta
peningkatan laba bersih melalui optimalisasi portofolio dan efisiensi rantai pasok. Dengan dukungan
seluruh pemangku kepentingan, manajemen meyakini bahwa SSPACE mampu terus berkembang
sebagai pemain utama di industri periklanan yang inovatif, tangguh, dan berkelanjutan

3.5. Analisis SWOT
Berikut adalah analisis SWOT Perseroan:

Kekuatan
• Portofolio media yang sangat luas dan terdiversifikasi, mencakup KRL Jabodetabek, kereta antar-kota,
  bus DAMRI, roadside media, pasar tradisional, gudang, toko, dan warung di Indonesia;
• Infrastruktur digital yang kuat, dengan ratusan digital screens, LED displays, digital totem, serta
  konektivitas WiFi di stasiun KRL yang mendukung iklan berbasis data;
• Akses ke trafik publik yang besar, dengan estimasi belasan juta kendaraan dan penumpang setiap
  bulan, sehingga menawarkan exposure tinggi kepada pengiklan;
• Sebaran geografis nasional, meliputi 31 provinsi dan ribuan titik media, memberikan penetrasi pasar
  yang luas.

Kelemahan
• Ketergantungan pada pendapatan iklan, yang sensitif terhadap fluktuasi ekonomi dan belanja
   pemasaran perusahaan;
• Persaingan konten yang sangat ketat, baik dari media lokal maupun platform global seperti YouTube,
   TikTok, dan Instagram;
• Kebutuhan investasi teknologi yang berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan dan infrastruktur
   digital.

Peluang
• Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kuat dan terus meningkat setiap tahun;
• Kenaikan belanja iklan digital termasuk programmatic ads, video ads, dan konten kreatif;



                                                            Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 24
Page 38
• Peluang ekspansi ke layanan premium, seperti subscription, konten eksklusif, dan membership;
• Peluang integrasi AI, seperti analitik konten, personalisasi iklan, dan produksi konten otomatis.

Ancaman
• Kompetisi tinggi dari media digital besar dan platform global, yang memiliki teknologi lebih maju;
• Perubahan regulasi terkait media digital dan data pribadi, yang dapat memengaruhi model bisnis;
• Risiko keamanan data dan privasi pengguna, yang semakin krusial di industri digital;
• Ketergantungan pada kerja sama dengan operator transportasi, pasar, dan pemilik lokasi
  menimbulkan risiko jika kontrak tidak diperpanjang;
• Gangguan layanan, kesalahan penayangan, atau isu teknis dapat memengaruhi kepercayaan klien
  dan merusak citra perusahaan.

3.6. Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Transaksi
Rencana Transaksi divestasi kepemilikan saham Perseroan pada KSP dilakukan sebagai bagian dari
langkah Perseroan dalam melakukan penataan struktur usaha serta optimalisasi portofolio investasi.
Pelaksanaan Transaksi dimaksudkan untuk menyelaraskan struktur kepemilikan dengan fokus
pengembangan usaha Perseroan ke depan dengan mengoptimalkan pada lini bisnis yang memberikan
kontribusi persentase margin laba yang lebih tinggi, serta divestasi ini juga dalam rangka meningkatkan
efektivitas pengelolaan dan pengembangan usaha KSP melalui pengalihan kepemilikan kepada pihak
yang dinilai lebih relevan dalam mendukung kegiatan usaha KSP.

3.7. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini terdapat keuntungan yang diterima Perseroan yaitu
Perseroan mendapatkan capital gain atas divestasi saham KSP. Transaksi juga berpotensi meningkatkan
posisi likuiditas dan fleksibilitas keuangan Perseroan melalui penerimaan kas dari hasil transaksi yang
dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan modal kerja, pengembangan usaha, maupun tujuan korporasi
lainnya, serta mengurangi eksposur risiko atas lini usaha yang tidak lagi menjadi fokus Perseroan.
Sedangkan di sisi lain, terdapat kerugian yang mungkin akan ditanggung Perseroan adalah kemungkinan
kehilangan biaya kesempatan (opportunity cost) bila harga saham KSP mengalami peningkatan lebih
tinggi dan hilangnya potensi manfaat ekonomi di masa mendatang, termasuk kontribusi pendapatan,
laba, dan sinergi yang mungkin diperoleh dari entitas yang dilepas. Transaksi juga dapat berdampak pada
penurunan aset serta perubahan struktur keuangan dan profil kinerja konsolidasian Perseroan.




                                                            Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 25
Page 39
4.       ANALISIS KUANTITATIF

4.1. Penilaian Kinerja Historis Perseroan
4.1.1. Laporan Posisi Keuangan Historis
Berikut merupakan laporan posisi keuangan audit konsolidasi Perseroan per 31 Desember tahun 2021-
2024 dan per 30 September 2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                                     Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan
                                                         Audited          Audited           Audited           Audited           Audited
                                                        31-Des-21        31-Des-22         31-Des-23         31-Des-24         30-Sep-25
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                       2.440.973.581    1.236.429.581    21.451.387.685     2.207.267.431    10.795.642.009
Piutang usaha                                            5.454.683.333   10.601.709.216    89.631.570.857   107.635.222.619    83.042.408.027
Piutang lain-lain                                        9.200.000.000                -       230.000.000     2.373.467.145     4.091.976.731
Uang muka jangka pendek                                    763.537.500      787.161.000                 -     5.477.501.340   113.162.744.471
Beban dibayar di muka                                       50.000.000      474.329.713    62.761.471.057    82.026.735.787    43.705.820.125
Pajak dibayar di muka                                      896.716.578    6.216.878.800     3.309.505.849     1.367.524.000        17.334.585
Biaya ditangguhkan                                                   -    2.047.850.000                 -                 -                 -
Total aset lancar                                       18.805.910.992   21.364.358.310   177.383.935.448   201.087.718.322   254.815.925.948

Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan                                       134.371.148      112.827.690       485.108.346       680.472.959     1.337.795.376
Taksiran tagihan pajak penghasilan                                   -                -                 -       302.854.716     1.213.249.505
Uang muka jangka panjang                                             -                -     3.756.463.034    30.248.940.675     1.096.334.009
Aset tetap neto                                             40.501.167   58.811.315.844    52.839.569.631    40.641.565.632    66.846.272.230
Aset hak guna neto                                                   -      353.659.171        11.145.405       323.750.000       370.000.000
Aset tak berwujud neto                                               -                -                 -        87.566.899        65.675.174
Uang jaminan                                                         -                -                 -        35.750.000        40.350.000
Uang muka investasi                                                  -                -                 -        50.000.000       500.000.000
Total aset tidak lancar                                    174.872.315   59.277.802.705    57.092.286.416    72.370.900.881    71.469.676.294
Total aset                                              18.980.783.307   80.642.161.015   234.476.221.864   273.458.619.203   326.285.602.242

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                              8.967.826.514   12.210.289.813     2.704.213.481    23.300.307.064    19.818.673.779
Utang lain-lain                                          5.000.000.000      463.759.270     2.000.780.505     2.000.000.000     5.423.024.078
Beban akrual                                                12.213.950    1.624.591.343       130.054.867     5.129.222.939     3.108.766.169
Pendapatan diterima di muka                                561.627.655                -     2.500.000.000                 -     5.179.906.705
Utang pajak                                              1.106.746.450    1.136.468.279       718.107.986     2.421.407.596    13.501.101.092
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu
tahun                                                                -      410.387.228       140.387.228                 -                 -
Total liabilitas jangka pendek                          15.648.414.569   15.845.495.933     8.193.544.067    32.850.937.599    47.031.471.823

Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi                                                 -                -     8.244.027.901    18.349.947.099    49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja                                   610.777.944      371.824.588     1.154.638.536     2.784.900.827     3.510.819.786
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang                          -      410.387.228       140.387.228                 -                 -
Total liabilitas jangka panjang                            610.777.944      371.824.588     9.398.666.437    21.134.847.926    53.150.933.775
Total liabilitas                                        16.259.192.513   16.217.320.521    17.592.210.504    53.985.785.525   100.182.405.598

Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor                             600.000.000    61.900.000.000    77.375.516.320    77.375.632.110    77.388.910.360
Tambahan modal disetor                                              -                 -   137.067.865.400   137.069.312.775   137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya                                        -      120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya                            2.121.590.794    2.384.893.247     2.812.689.348     4.651.961.049    11.430.888.654
Rugi komprehensif lain                                               -       14.540.365     (506.325.097)     (619.488.171)     (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas
induk                                                    2.721.590.794   64.419.433.612   216.869.745.971   218.597.417.763   225.978.465.421
Kepentingan nonpengendali                                            -        5.406.882        14.265.389       875.415.915       124.731.223
Total ekuitas                                            2.721.590.794   64.424.840.494   216.884.011.360   219.472.833.678   226.103.196.644
Total liabilitas dan ekuitas                            18.980.783.307   80.642.161.015   234.476.221.864   273.458.619.203   326.285.602.242


            Sumber: Laporan Keuangan Audit Konsolidasi Perseroan 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025




                                                                                     Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 26
Page 40
Kas dan Setara Kas
Total kas dan setara kas Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-
masing Rp2,44 miliar, Rp1,24 miliar, Rp21,45 miliar, Rp2,21 miliar, dan Rp10,80 miliar. Perseroan
memiliki rasio kas per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 0,16
kali, 0,08 kali, 2,62 kali, 0,07 kali, dan 0,23 kali.

Aset Lancar
Total aset lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing
sebesar Rp18,81 miliar, Rp21,36 miliar, Rp177,38 miliar, Rp201,09 miliar, dan Rp254,82 miliar.
Sebagian besar aset lancar terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, dan pajak dibayar dimuka,
beban dibayar dimuka, dan piutang lain-lain. Current ratio Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024
dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 1,20 kali, 1,35 kali, 21,65 kali, 6,12 kali, dan 5,42 kali.

Piutang Usaha
Total piutang usaha Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 yang tercatat
pada aset lancar Perseroan masing-masing sebesar Rp5,45 miliar, Rp10,60 miliar, Rp89,63 miliar,
Rp107,64 miliar, dan Rp83,04 miliar. Hari piutang usaha per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30
September 2025 masing-masing sebesar 73 hari, 93 hari, 187 hari, 252 hari, dan 182 hari. Rata-rata hari
piutang usaha Perseroan dari 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 adalah sebesar
157 hari.

Aset Tidak Lancar
Total aset tidak lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-
masing sebesar Rp174,87 juta, Rp59,28 miliar, Rp57,09 miliar, Rp72,37 miliar, dan Rp71,47 miliar. Aset
tidak lancar Perseroan sebagian besar terdiri dari aset tetap.

Utang Usaha
Utang usaha Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing
sebesar Rp8,97 miliar, Rp12,21 miliar, Rp2,70 miliar, Rp23,30, dan Rp19,82 miliar. Hari utang usaha per
31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 181 hari, 138 hari, 6
hari, 65 hari, dan 70 hari.

Liabilitas Jangka Pendek
Total liabilitas jangka pendek Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar Rp15,65 miliar, Rp15,85 miliar, Rp8,19 miliar, Rp32,85 miliar, dan Rp47,03
miliar. Sebagian besar liabilitas jangka pendek Perseroan terdiri dari utang usaha dan utang pajak.

Liabilitas Jangka Panjang
Total liabilitas jangka panjang Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar Rp610,78 juta, Rp371,82 juta, Rp9,40 miliar, Rp21,13 miliar, dan Rp53,15 miliar.
Liabilitas jangka panjang Perseroan terdiri dari utang pihak berelasi dan liabilitas imbalan kerja.

Ekuitas
Perseroan secara umum memiliki ekuitas positif per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September
2025 masing-masing sebesarRp2,72 miliar, Rp64,42 miliar, Rp216,88 miliar, Rp219,47 miliar, dan


                                                           Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 27
Page 41
Rp226,10 miliar. Modal saham Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar Rp600 juta, Rp61,90 miliar, Rp 77,38 miliar, Rp77,38 miliar, dan Rp77,39 miliar.

4.1.2. Laporan Laba Rugi Historis
Berikut merupakan laporan laba rugi audit konsolidasi Perseroan periode 12 bulan Januari-Desember
tahun 2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September tahun 2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan
lain):

                                            Tabel 5. Laporan Laba Rugi
                                    Audited              Audited           Audited           Audited              Audited
                                    FY 2021              FY 2022           FY 2023           FY 2024           Jan-Sep 2025
Pendapatan neto                   26.980.697.930       41.251.584.891   172.560.390.232   153.558.876.216      123.169.660.796
Beban pokok pendapatan          (17.865.896.467)     (31.926.136.295) (159.724.276.638) (129.983.597.333)     (76.926.102.249)
Laba bruto                          9.114.801.463        9.325.448.596    12.836.113.594    23.575.278.883      46.243.558.547
Beban umum dan administrasi       (6.418.218.519)      (8.689.012.566)  (11.702.075.086)  (21.393.661.674)    (34.525.274.198)
Beban keuangan                                   -         (31.936.378)       (9.833.291)      (61.371.701)       (275.480.325)
Penghasilan (beban) lain neto          (1.032.652)         159.186.012     (761.798.414)     1.201.138.246      (2.254.173.911)
Laba sebelum pajak                  2.695.550.292          763.685.664       362.406.803     3.321.383.754        9.188.630.113
Beban pajak penghasilan             (573.959.498)        (380.976.329)        73.247.805   (1.402.510.510)      (3.680.387.200)
Laba tahun berjalan                 2.121.590.794          382.709.335       435.654.608     1.918.873.244        5.508.242.913


          Sumber: Laporan Keuangan Audit Konsolidasi Perseroan 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025


Pendapatan
Total penjualan bersih Perseroan pada periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember tahun 2021-2024
dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp26,98 miliar, Rp41,25 miliar,
Rp172,56 miliar, Rp153,56 miliar, dan Rp123,17 miliar. Pendapatan Perseroan terdiri dari periklanan dan
konsultasi.

Beban Pokok Pendapatan
Total beban pokok pendapatan pada periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember tahun 2021-2024 dan
periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp17,87 miliar, Rp31,93 miliar,
Rp159,72 miliar, Rp129,98 miliar, dan Rp76,93 miliar. Persentase beban pokok pendapatan terhadap
total penjualan neto per 31 Desember tahun 2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September 2025
masing-masing sebesar 66,22%, 77,39%, 92,56%, 84,65%, dan 62,46%.

Laba Kotor
Perseroan membukukan laba kotor pada periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember tahun 2021-2024
dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp9,11 miliar, Rp9,33 miliar,
Rp12,84 miliar, Rp23,58 miliar, dan Rp46,24 miliar dengan gross profit margin masing-masing sebesar
33,78%, 22,61%, 7,44%, 15,35%, dan 37,54%.

Laba Tahun Berjalan
Perseroan membukukan laba tahun berjalan pada periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember tahun
2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp2,12 miliar,
Rp382,71 juta, Rp435,65 juta, Rp1,92 miliar, dan Rp5,51 miliar dengan net profit margin masing-masing
sebesar 7,86%, 0,93%, 0,25%, 1,25%, dan 4,47%.




                                                                        Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 28
Page 42
4.1.3. Laporan Arus Kas Historis
Berikut merupakan laporan audit arus kas konsolidasi Perseroan periode 12 bulan Januari-Desember
tahun 2020-2024 dan periode 9 bulan Januari-September 2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                                     Tabel 6. Laporan Arus Kas
                                                  Audited              Audited            Audited             Audited             Audited
                                                 31-Des-21            31-Des-22          31-Des-23           31-Des-24          Jan-Sep 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                     12.887.642.252      44.658.630.868     93.530.528.591     135.555.224.453      147.762.475.388
Pembayaran kas kepada pemasok                    (8.898.069.952)    (22.559.772.493) (172.199.655.006)    (122.130.940.323)    (152.799.076.486)
Pembayaran kas kepada karyawan                   (3.664.461.848)     (3.557.621.624)    (5.453.266.356)    (12.577.040.412)     (19.642.613.487)
Pembayaran kas untuk aktivitas operasi lainnya   (3.352.538.373)    (10.695.217.138)   (44.409.577.162)    (16.009.801.101)        28.188.477.183
Penerimaan pendapatan bunga                               742.311           5.677.056       253.032.417          500.098.724            4.356.930
Pembayaran lain-lain                                  (2.464.963)         (1.902.422)                 -                    -                    -
Pembayaran pajak penghasilan                         (79.548.846)        (98.926.311)   (1.025.711.053)      (1.760.604.739)      (5.366.861.635)
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi       (3.108.699.419)       7.750.867.936 (129.304.648.569)     (16.423.063.398)       (1.853.242.107)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                (50.327.000)    (65.575.171.206)   (11.935.824.183)     (7.207.758.714)    (24.267.637.778)
Perolehan aset hak guna                                        -                   -                  -       (370.000.000)       (185.000.000)
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas                  (50.327.000)    (65.575.171.206)   (11.935.824.183)     (7.577.758.714)    (24.452.637.778)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari utang pihak berelasi                          -                    -      7.645.027.901      4.755.919.198       31.290.166.890
Penerimaan dari pihak berelasi                    5.930.937.260      62.282.283.713                   -                  -                    -
Penerimaan dari utang lain-lain                   (930.937.260)      (5.518.524.443)      1.537.021.235                  -        3.423.024.078
Pembayaran biaya emisi saham                                  -                    -    (2.211.781.480)                  -                    -
Kepentingan non pengendali                                    -            6.000.000                  -                  -                    -
Pembayaran utang lain-lain                                    -                    -                  -          (780.505)                    -
Pembayaran liabilitas sewa                                    -        (150.000.000)      (270.000.000)                  -                    -
Setoran modal saham                                 600.000.000                    -                  -                  -                    -
Penerbitan modal saham melalui pelaksanaan
waran                                                         -                   -          5.163.200           1.563.165          181.063.495
Penerbitan modal saham melalui IPO                            -                   -    154.750.000.000                   -                    -
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan       5.600.000.000      56.619.759.270    161.455.430.856       4.756.701.858       34.894.254.463

PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                 2.440.973.581      (1.204.544.000)    20.214.958.104    (19.244.120.254)        8.588.374.578
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                          2.440.973.581     1.236.429.581      21.451.387.685        2.207.267.431
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                    2.440.973.581        1.236.429.581    21.451.387.685       2.207.267.431       10.795.642.009


           Sumber: Laporan Keuangan Audit Konsolidasi Perseroan 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025


Aktivitas Operasi
Selama periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2022 Perseroan mencatat arus kas yang dihasilkan
dari aktivitas operasi sebesar Rp7,75 miliar. Selama periode 12 bulan Januari-Desember 2021, 2023,
2024 dan periode 9 bulan Januari-September tahun 2025 Perseroan mencatat arus kas yang digunakan
untuk aktivitas operasi masing-masing sebesar Rp3,11 miliar, Rp129,30 miliar, Rp16,42 miliar, dan
Rp1,85 miliar.

Aktivitas Investasi
Selama periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September
tahun 2025, Perseroan mencatat arus kas yang digunakan dalam aktivitas investasi masing-masing
sebesar Rp50,33 juta, Rp65,58 miliar, Rp11,94 miliar, Rp7,58 miliar, dan Rp24,45 miliar.

Aktivitas Pendanaan
Pada periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September
tahun 2025, Perseroan mencatat arus kas yang dihasilkan dalam aktivitas pendanaan masing-masing
sebesar Rp5,60 miliar, Rp56,62 miliar, Rp161,46 miliar, Rp4,76 miliar, dan Rp34,89 miliar.


                                                                                   Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 29
Page 43
4.1.4. Analisis Rasio Keuangan
Likuiditas
Likuiditas dihitung berdasarkan perbandingan antara aset lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar,
yang mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas-liabilitas jangka pendeknya.
Rasio lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing
sebesar 1,20 kali, 1,35 kali, 21,65 kali, 6,12 kali, dan 5,42 kali. Rasio cepat Perseroan per 31 Desember
tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 1,20 kali, 1,35 kali, 21,65 kali, 6,12
kali, dan 5,42 kali. Rasio kas Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar 0,16 kali, 0,08 kali, 2,62 kali, 0,07 kali, dan 0,23 kali.

Profitabilitas
Rasio profitabilitas adalah rasio atau perbandingan untuk mengetahui kemampuan Perseroan untuk
mendapatkan laba dari pendapatan, aset, dan ekuitas berdasarkan pengukuran tertentu. Rata-rata
marjin laba kotor Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan periode Januari-September 2025
adalah sebesar 23,34%. Sementara itu, rata-rata marjin laba (rugi) bersih yang berhasil dicapai
Perseroan selama tahun 2021-2024 dan periode Januari-September 2025 adalah sebesar 2,95%.

Aktivitas
Berdasarkan analisis atas rasio aktivitas Perseroan 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September
2025 rata-rata hari perputaran piutang usaha di 157 hari dan hari perputaran utang usaha di 92 hari.

Solvabilitas
Rasio solvabilitas adalah rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan Perseroan dalam membayar
seluruh utangnya baik utang jangka pendek maupun utang jangka panjang. Perseroan memiliki rata-rata
debt to asset ratio per 31 Desember tahun 2020-2024 dan 30 September 2025 sebesar 5,20% dan rata-
rata debt to equity ratio sebesar 6,96%.

Berikut merupakan analisis rasio keuangan Perseroan per 31 Desember tahun 2020-2024 dan 30
September 2025:

                                   Tabel 7. Analisis Rasio Keuangan
                              Audited      Audited      Audited        Audited            Audited       Average
                              FY2021       FY2022       FY2023         FY2024           Jan-Sep 2025    Historis
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                       1,20         1,35        21,65               6,12            5,42         7,15
Quick ratio                         1,20         1,35        21,65               6,12            5,42         7,15
Cash ratio                          0,16         0,08         2,62               0,07            0,23         0,63

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin              33,78%        22,61%        7,44%         15,35%              37,54%      23,34%
Operating profit margin          15,39%         8,31%        2,23%          3,96%               9,51%       7,88%
Net profit margin                13,26%         7,70%        1,82%          3,79%               4,47%       6,21%




                                                              Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 30
Page 44
                                     Audited     Audited         Audited         Audited           Audited       Average
                                     FY2021      FY2022          FY2023          FY2024          Jan-Sep 2025    Historis
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover                     5               4               2               1               1            3
Inventory turnover                           0               0               0               0               0            0
Acc. Payable turnover                        2               3              59               6               4           15
Days of Acc. Receivable                     73              93             187             252             182          157
Days of Inventory                            0               0               0               0               0            0
Days of Acc. Payable                       181             138               6              65              70           92

SOLVENCY RATIOS
Debt to Equity                           0,00%          0,64%           3,87%         8,36%             21,95%       6,96%
Debt to Assets                           0,00%          0,51%           3,58%         6,71%             15,21%       5,20%
Total Liabilities to Total Assets       85,66%         20,11%           7,50%        19,74%             30,70%      32,74%
Total Liabilities to Total Equity      597,42%         25,17%           8,11%        24,60%             44,31%     139,92%
                                                     Sumber: Data Olahan


4.2. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Kewajaran Nilai Transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 (“POJK. 352020”) tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal, menyatakan bahwa batas
atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi 7,50% dari nilai hasil penilaian. Berdasarkan
laporan penilaian 99% saham KSP Nomor 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026 tanggal 3 Maret 2026
oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, menyatakan bahwa nilai pasar 99% saham KSP yaitu sebesar
Rp23.037.904.762,- (Dua Puluh Tiga Miliar Tiga Puluh Tujuh Juta Sembilan Ratus Empat Ribu Tujuh Ratus
Enam Puluh Dua Rupiah). Berikut analisis kewajaran nilai transaksi atas Rencana Transaksi (dalam
Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                          Tabel 8. Analisis Kewajaran Harga
                  Batas Bawah           Hasil            Batas Atas           Rencana             Kriteria
                      7,5%            Penilaian            7,5%              Transaksi           Kewajaran
                 21.310.061.905     23.037.904.762     24.765.747.620      23.300.000.000          Wajar
                                                     Sumber: Data Olahan


Rencana Transaksi dilakukan pada harga Rp23.300.000.000,- atau berada pada rentang batas atas 7,5%
dan batas bawah 7,5% dari hasil penilaian.

4.3. Analisis Proforma
Pelaksanaan Rencana Transaksi akan menyebabkan beberapa perubahan pada laporan posisi keuangan
Perseroan. Laporan proforma posisi keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi
memberikan gambaran mengenai efek dari Rencana Transaksi tersebut. Laporan posisi keuangan Tanpa
Rencana Transaksi diambil dari Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejaktera Tbk untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor
00657/2.1035/AU.1/05/1432-1/1/XII/2025 tanggal 23 Desember 2025, sedangkan laporan keuangan
proforma dipersiapkan oleh Kantor Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan Nomor AR/L/013/006/2026
tanggal 5 Maret 2026. Berikut merupakan proforma laporan posisi keuangan dengan dan tanpa
dilakukannya Rencana Transaksi dan proforma laporan laba rugi dengan dan tanpa dilakukannya
Rencana Transaksi (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):




                                                                        Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 31
Page 45
                                 Tabel 9. Proforma Posisi Keuangan
                                     Audit                       Adjustment
                                                                                                 Proforma
                                   30-Sep-25              Dr                    Cr
Aset
Aset Lancar                       254.815.925.948     22.348.600.459        28.705.783.103      248.458.743.304
Aset Tidak Lancar                  71.469.676.294                  -         1.235.868.449       70.233.807.845
Total Aset                        326.285.602.242     22.348.600.459        29.941.651.552      318.692.551.149

Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek           47.031.471.823     16.032.534.117                       -     30.998.937.706
Liabilitas Jangka Panjang          53.150.933.775      1.711.506.372                       -     51.439.427.403
Total Liabilitas                  100.182.405.598     17.744.040.489                       -     82.438.365.109

Ekuitas
Total Ekuitas                     226.103.196.644      1.354.653.359        11.505.642.755      236.254.186.040
Total Liabilitas dan Ekuitas      326.285.602.242     19.098.693.848        11.505.642.755      318.692.551.149

                                           Sumber: Data Olahan


Secara keseluruhan efek Rencana Transaksi terhadap laporan posisi keuangan Perseroan adalah:
 • Meningkatkan total aset lancar pada akun kas dan setara kas sebesar 22.348.600.459,- yang berasal
    dari penerimaan divestasi sebesar Rp23.300.000.000,- dikurangi dengan kas eksisting KSP
    Konsolidasi sebesar Rp951.399.541,-;
 • Dekonsolidasi aset lancar KSP sebesar Rp28.705.783.103,- dan aset tidak lancar sebesar
    Rp1.235.868.449,-;
 • Peningkatan pada total ekuitas sebesar Rp11.505.642.755,- yang berasal dari laba divestasi saham
    KSP dan pengurangan Rp1.354.653.359,- pada kepentingan non pengendali.

                                Tabel 10. Proforma Laporan Laba Rugi
                                      Audit                      Adjustment
                                                                                                 Proforma
                                    30-Sep-25             Dr                    Cr
Pendapatan neto                   123.169.660.796                     -                  -     123.169.660.796
Beban pokok pendapatan            (76.926.102.249)                    -                  -     (76.926.102.249)
Laba bruto                          46.243.558.547                    -                  -       46.243.558.547
Beban umum dan administrasi       (34.525.274.198)                    -                  -     (34.525.274.198)
Beban keuangan                       (275.480.325)                    -                  -        (275.480.325)
Penghasilan (beban) lain neto      (2.254.173.911)                    -     11.505.642.755        9.251.468.844
Laba sebelum pajak                   9.188.630.113                    -     11.505.642.755       20.694.272.868
Beban pajak penghasilan            (3.680.387.200)                    -                  -      (3.680.387.200)
Laba tahun berjalan                  5.508.242.913                    -     11.505.642.755       17.013.885.668

                                           Sumber: Data Olahan


Secara keseluruhan efek Rencana Transaksi terhadap laporan laba rugi Perseroan adalah meningkatkan
pendapatan lain-lain sebesar Rp11.505.642.755,- sehubungan dengan laba divestasi KSP.

4.4. Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan
Proyeksi laporan keuangan telah dipersiapkan oleh manajemen Perseroan. Penilaian atas proyeksi
laporan keuangan dilakukan dengan membandingkan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana
Transaksi.



                                                               Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 32
Page 46
Proyeksi Laporan Laba Rugi
Berikut adalah proyeksi laba rugi Perseroan periode 3 bulan dari bulan Oktober-Desember tahun 2025
dan periode 12 bulan Januari-Desember 2026-2032 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                            Tabel 11. Proyeksi Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi
                                         Proyeksi          Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi
                                      Okt-Des 2025        31-Des-26          31-Des-27         31-Des-28
Pendapatan neto                        41.056.553.599   252.197.800.007    302.874.911.548   369.958.007.708
Beban pokok pendapatan               (26.255.880.432) (163.479.588.853) (177.472.205.196) (196.400.052.878)
Laba bruto                             14.800.673.167     88.718.211.155   125.402.706.352   173.557.954.830
Beban umum dan administrasi          (11.437.741.663)   (83.840.699.224) (116.908.241.728) (155.668.364.178)
Beban keuangan                             (91.826.775)                -                  -                 -
Laba sebelum pajak                       3.271.104.728     4.877.511.931      8.494.464.624   17.889.590.652
Penghasilan (beban) lain neto            (751.391.304)                 -                  -                 -
Beban pajak penghasilan                (1.226.795.733)   (1.073.052.625)    (1.868.782.217)   (3.935.709.943)
Laba tahun berjalan                      1.292.917.691     3.804.459.306      6.625.682.407   13.953.880.709


                                         Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
                                        31-Des-29         31-Des-30         31-Des-31         31-Des-32
Pendapatan neto                       441.761.801.635   512.919.571.934   532.702.100.141   553.232.022.524
Beban pokok pendapatan              (229.592.564.583) (262.593.749.958) (269.049.121.252) (276.031.853.138)
Laba bruto                            212.169.237.051   250.325.821.976   263.652.978.889   277.200.169.387
Beban umum dan administrasi         (193.712.671.417) (230.961.517.073) (237.351.217.181) (244.393.030.268)
Beban keuangan                                       -                 -                 -                 -
Laba sebelum pajak                     18.456.565.634    19.364.304.903    26.301.761.708    32.807.139.118
Penghasilan (beban) lain neto                        -                 -                 -                 -
Beban pajak penghasilan                (4.060.444.439)   (4.260.147.079)   (5.786.387.576)   (7.217.570.606)
Laba tahun berjalan                    14.396.121.195    15.104.157.824    20.515.374.132    25.589.568.512

                                         Sumber: Manajemen Perseroan


                           Tabel 12. Proyeksi Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi
                                           Proyeksi             Proyeksi             Proyeksi             Proyeksi
                                        Okt-Des 2025           31-Des-26            31-Des-27            31-Des-28
Pendapatan neto                          41.056.553.599       184.430.460.315      272.611.496.910      392.099.486.364
Beban pokok pendapatan                 (26.255.880.432)     (105.470.205.422)    (152.463.501.243)    (212.245.796.218)
Laba bruto                               14.800.673.167         78.960.254.892     120.147.995.667      179.853.690.146
Beban umum dan administrasi            (11.437.741.663)       (66.526.647.414)     (98.813.552.749)   (136.623.904.973)
Beban keuangan                               (91.826.775)                    -                    -                    -
Laba sebelum pajak                         3.271.104.728        12.433.607.478       21.334.442.918      43.229.785.173
Penghasilan (beban) lain neto              (751.391.304)        11.505.642.755                    -                    -
Beban pajak penghasilan                  (1.226.795.733)       (5.266.635.051)      (4.693.577.442)      (9.510.552.738)
Laba tahun berjalan                        1.292.917.691        18.672.615.182       16.640.865.476      33.719.232.435




                                                                    Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 33
Page 47
                                       Proyeksi             Proyeksi             Proyeksi             Proyeksi
                                      31-Des-29            31-Des-30            31-Des-31            31-Des-32
Pendapatan neto                      520.787.176.934      646.320.652.659      657.384.891.221      668.541.690.333
Beban pokok pendapatan             (281.669.529.460)    (343.580.394.742)    (343.353.303.167)    (343.163.235.812)
Laba bruto                           239.117.647.474      302.740.257.917      314.031.588.054      325.378.454.521
Beban umum dan administrasi        (173.661.969.133)    (209.846.329.840)    (215.104.778.388)    (220.945.867.283)
Beban keuangan                                      -                    -                    -                    -
Laba sebelum pajak                     65.455.678.341       92.893.928.077       98.926.809.666     104.432.587.238
Penghasilan (beban) lain neto                       -                    -                    -                    -
Beban pajak penghasilan              (14.400.249.235)     (20.436.664.177)     (21.763.898.127)     (22.975.169.192)
Laba tahun berjalan                    51.055.429.106       72.457.263.900       77.162.911.540       81.457.418.046


                                      Sumber: Manajemen Perseroan


Analisis proyeksi laporan laba rugi Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi adalah
sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan memperoleh keuntungan divestasi saham yang
   akan digunakan sebagai tambahan modal kerja untuk melaksanakan kegiatan operasional periklanan;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat mengalokasikan dana hasil divestasi KSP
   untuk mendorong peningkatan pendapatan pada segmen bisnis e-commerce yang ditargetkan
   mencapai 11% dari potensi pendapatan e-commerce Perseroan secara keseluruhan;
• Perseroan akan mengoptimalkan pendapatan dari sisi penyediaan media tayang dan layanan
   activation yang memungkinkan interaksi langsung antara brand dan audience secara kreatif dan
   terukur, termasuk data analysis untuk memberikan insight berbasis perilaku dan efektivitas kampanye
   serta layanan brand consulting;
• Manajemen kunci yang melaksanakan bisnis di KSP akan tetap berada dalam Perseroan, yang
   diharapkan dapat memperlancar kegiatan bisnis periklanan setelah dilakukan Rencana Transaksi;
• Setelah dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan telah memastikan beberapa calon pelanggan
   yang akan beriklan melalui Perseroan secara langsung;
• Terdapat penurunan pendapatan sehubungan dengan divestasi KSP. Namun demikian, level
   pendapatan akan meningkat secara bertahap dengan peningkatan pendapatan dari e-commerce yang
   akan difokuskan;
• Proyeksi pendapatan tanpa Rencana Transaksi lebih besar di tahun awal dibandingkan Dengan
   Rencana Transaksi. Namun demikian, operasional KSP memiliki marjin laba bersih yang relatif rendah
   dan diproyeksikan marjin keuntungan dari segmen e-commerce dapat menggantikan atau melebihi
   marjin keuntungan dari hasil kontribusi KSP.

Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Berikut adalah proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
Rencana Transaksi per 31 Desember tahun 2025-2032 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):




                                                               Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 34
Page 48
                                                              Tabel 13. Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
                                                            Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi            Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
                                                           31-Des-25         31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29           31-Des-30         31-Des-31         31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                         33.790.511.259   170.193.945.606   190.238.701.914   204.160.129.610   214.407.169.303     212.202.290.720   226.353.272.877   246.192.911.929
Piutang usaha                                              80.988.270.112    89.823.873.975   107.873.256.168   131.765.865.759   157.339.819.760     182.683.683.155   189.729.515.119   197.041.542.269
Uang muka jangka pendek                                    90.000.000.000                 -                 -                 -                 -                   -                 -                 -
Beban dibayar di muka                                      34.964.656.100    26.223.492.075    17.482.328.050     8.741.164.025                 -                   -                 -                 -
Pajak dibayar di muka                                          13.867.668        10.400.751         6.933.834         3.466.917                 -                   -                 -                 -
Total aset lancar                                         239.757.305.140   286.251.712.407   315.601.219.966   344.670.626.311   371.746.989.064     394.885.973.874   416.082.787.996   443.234.454.198

Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan                                        1.070.236.301       802.677.226       535.118.150       267.559.075                 -                   -                 -                 -
Taksiran tagihan pajak penghasilan                          1.213.249.505     1.213.249.505                 -                 -                 -                   -                 -                 -
Aset tetap neto                                            61.706.730.961    40.235.533.502    26.425.586.822    24.248.462.899    22.196.195.627      20.381.938.556    18.588.299.090    16.797.065.223
Uang jaminan                                                1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009       1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009
Total aset tidak lancar                                    65.626.900.776    43.888.144.242    28.597.388.981    26.152.705.984    23.832.879.636      22.018.622.565    20.224.983.099    18.433.749.232
Total aset                                                305.384.205.916   330.139.856.649   344.198.608.947   370.823.332.295   395.579.868.700     416.904.596.440   436.307.771.095   461.668.203.431

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                                20.516.648.790    35.044.236.618    40.420.442.231    47.973.656.881    56.158.111.823      64.295.390.408    65.887.125.796    67.608.895.302
Beban akrual                                                            -       219.615.000       241.576.500       265.734.150       292.307.565         321.538.322       353.692.154       389.061.369
Utang pajak                                                 4.907.182.933     1.073.052.625     1.868.782.217     3.935.709.943     4.060.444.439       4.260.147.079     5.786.387.576     7.217.570.606
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                 -     1.728.000.000     2.073.600.000     2.488.320.000     2.985.984.000       3.583.180.800     4.299.816.960     5.159.780.352
Total liabilitas jangka pendek                             25.423.831.723    38.064.904.243    44.604.400.948    54.663.420.975    63.496.847.827      72.460.256.608    76.327.022.485    80.375.307.629




                                                                                                                                                    Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 35
Page 49
                                                             Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi            Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
                                                            31-Des-25         31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29           31-Des-30         31-Des-31         31-Des-32
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi                                        49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989      49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja                                     2.924.145.868     3.686.360.775     3.070.353.162     3.870.678.814     3.223.870.820       4.064.212.755     3.385.064.361     4.267.423.393
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang                              -     7.547.904.000     9.057.484.800    10.868.981.760    13.042.778.112       9.459.597.312     5.159.780.352                 -
Total liabilitas jangka panjang                             52.564.259.857    60.874.378.764    61.767.951.951    64.379.774.563    65.906.762.921      63.163.924.056    58.184.958.702    53.907.537.382
Total liabilitas                                            77.988.091.580    98.939.283.008   106.372.352.899   119.043.195.538   129.403.610.748     135.624.180.664   134.511.981.187   134.282.845.010

Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor                               77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360      77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360
Tambahan modal disetor                                     137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020     137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya                                  120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000         120.000.000       120.000.000       120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya                               12.206.639.269    14.489.314.852    18.464.724.297    26.837.052.722    35.474.725.439      44.537.220.133    56.846.444.612    72.200.185.720
Rugi komprehensif lain                                       (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)       (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk   226.754.216.036   229.036.891.619   233.012.301.064   241.384.629.489   250.022.302.206     259.084.796.900   271.394.021.379   286.747.762.487
Kepentingan nonpengendali                                      641.898.300     2.163.682.022     4.813.954.985    10.395.507.268    16.153.955.746      22.195.618.876    30.401.768.529    40.637.595.933
Total ekuitas                                              227.396.114.335   231.200.573.641   237.826.256.048   251.780.136.757   266.176.257.952     281.280.415.776   301.795.789.908   327.385.358.420
Total liabilitas dan ekuitas                               305.384.205.916   330.139.856.649   344.198.608.947   370.823.332.295   395.579.868.700     416.904.596.440   436.307.771.095   461.668.203.431


                                                                                      Sumber: Manajemen Perseroan




                                                                                                                                                     Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 36
Page 50
                                                               Tabel 14. Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi
                                                            Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi            Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi
                                                           31-Des-25        31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29           31-Des-30        31-Des-31         31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                         33.790.511.259   195.184.785.892   221.173.895.969   249.001.415.778   289.322.870.759    338.045.785.175   410.755.860.273   486.902.065.105
Piutang usaha                                              80.988.270.112    65.687.561.208    97.094.505.749   139.651.871.856   185.485.843.840    230.196.396.837   234.137.084.545   238.110.739.023
Uang muka jangka pendek                                    90.000.000.000                 -                 -                 -                 -                  -                 -                 -
Beban dibayar di muka                                      34.964.656.100    26.223.492.075    17.482.328.050     8.741.164.025                 -                  -                 -                 -
Pajak dibayar di muka                                          13.867.668        10.400.751         6.933.834         3.466.917                 -                  -                 -                 -
Total aset lancar                                         239.757.305.140   287.106.239.926   335.757.663.602   397.397.918.576   474.808.714.599    568.242.182.012   644.892.944.817   725.012.804.128

Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan                                        1.070.236.301     2.015.926.731       535.118.150       267.559.075                 -                  -                 -                 -
Taksiran tagihan pajak penghasilan                          1.213.249.505                 -                 -                 -                 -                  -                 -                 -
Aset tetap neto                                            61.706.730.961    40.253.165.936    26.456.094.255    24.297.220.333    22.268.515.560     20.478.008.490    18.710.369.023    16.947.885.157
Uang jaminan                                                1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009      1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009
Total aset tidak lancar                                    65.626.900.776    43.905.776.675    28.627.896.415    26.201.463.417    23.905.199.569     22.114.692.499    20.347.053.032    18.584.569.166
Total aset                                                305.384.205.916   331.012.016.601   364.385.560.016   423.599.381.993   498.713.914.168    590.356.874.511   665.239.997.850   743.597.373.293

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                                20.516.648.790    20.740.553.033    34.253.912.489    51.880.826.472    68.999.007.272     84.264.700.081    84.208.704.898    84.161.838.975
Beban akrual                                                            -       219.615.000       241.576.500       265.734.150       292.307.565        321.538.322       353.692.154       389.061.369
Utang pajak                                                 4.907.182.933     2.735.393.645     4.693.577.442     9.510.552.738    14.400.249.235     20.436.664.177    21.763.898.127    22.975.169.192
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                 -     1.728.000.000     2.073.600.000     2.488.320.000     2.985.984.000      3.583.180.800     4.299.816.960     5.159.780.352
Total liabilitas jangka pendek                             25.423.831.723    25.423.561.678    41.262.666.431    64.145.433.360    86.677.548.072    108.606.083.379   110.626.112.138   112.685.849.888




                                                                                                                                                    Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 37
Page 51
                                                             Proyeksi         Proyeksi           Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi            Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi
                                                            31-Des-25        31-Des-26          31-Des-27        31-Des-28         31-Des-29           31-Des-30        31-Des-31         31-Des-32
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi                                        49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989     49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja                                     2.924.145.868     3.686.360.775     3.070.353.162     3.870.678.814     3.223.870.820      4.064.212.755     4.064.212.755     4.064.212.755
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang                              -     7.547.904.000     9.057.484.800    10.868.981.760    13.042.778.112      9.459.597.312     5.159.780.352                 -
Total liabilitas jangka panjang                             52.564.259.857    60.874.378.764    61.767.951.951    64.379.774.563    65.906.762.921     63.163.924.056    58.864.107.096    53.704.326.744
Total liabilitas                                            77.988.091.580    86.297.940.442   103.030.618.382   128.525.207.923   152.584.310.993    171.770.007.435   169.490.219.234   166.390.176.632

Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor                               77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360     77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360
Tambahan modal disetor                                     137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020    137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya                                  120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000        120.000.000       120.000.000       120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya                               12.206.639.269    30.879.254.451    45.190.398.760    74.188.938.654   118.096.607.686    180.409.854.640   246.769.958.564   316.823.338.083
Rugi komprehensif lain                                       (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)      (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk   226.754.216.036   245.426.831.218   259.737.975.527   288.736.515.421   332.644.184.453    394.957.431.407   461.317.535.331   531.370.914.850
Kepentingan nonpengendali                                      641.898.300     (712.755.059)     1.616.966.107     6.337.658.648    13.485.418.723     23.629.435.669    34.432.243.285    45.836.281.811
Total ekuitas                                              227.396.114.335   244.714.076.158   261.354.941.635   295.074.174.069   346.129.603.175    418.586.867.076   495.749.778.616   577.207.196.661
Total liabilitas dan ekuitas                               305.384.205.916   331.012.016.601   364.385.560.016   423.599.381.993   498.713.914.168    590.356.874.511   665.239.997.850   743.597.373.293


                                                                                         Sumber: Manajemen Perseroan




                                                                                                                                                     Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 38
Page 52
Analisis proyeksi laporan posisi keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total aset Perseroan akan meningkat sebagai hasil dari
  penambahan kas dan setara kas atas capital gain yang diperoleh;
• Bisnis KSP dijalankan dengan kontribusi atau investasi aset tetap yang minim. KSP tidak memiliki aset
  yang signifikan dan hanya berkontribusi sebesar 9,47% terhadap total aset Perseroan, sehingga
  dengan dilakukannya Rencana Transaksi tidak menurunkan aset Perseroan secara signifikan;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total ekuitas Perseroan akan meningkat sehubungan dengan
  laba divestasi KSP dan marjin keuntungan dari segmen advertising lainnya;
• Hasil divestasi digunakan untuk tambahan modal kerja kegiatan periklanan sehingga dapat
  menggantikan kontribusi pendapatan dan laba yang dihasilkan KSP sebelumnya.

4.5. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Di bawah ini merupakan perbandingan analisis proyeksi rasio keuangan dengan membandingkan antara
Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi.

            Tabel 15. Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
                                       Okt-Des
                                                  FY2026   FY2027    FY2028       FY2029    FY2030    FY2031   FY2032
                                        2025
LIQUIDITY RATIO:
CURRENT RATIO
Current ratio (dengan transaksi)           9,43    11,29     8,14          6,20      5,48      5,23     5,83      6,43
Current ratio (tanpa transaksi)            9,43     7,52     7,08          6,31      5,85      5,45     5,45      5,51
Selisih                                       -     3,77     1,06        (0,11)    (0,38)    (0,22)     0,38      0,92

QUICK RATIO
Quick ratio (dengan transaksi)             9,43    11,29     8,14          6,20      5,48      5,23     5,83      6,43
Quick ratio (tanpa transaksi)              9,43     7,52     7,08          6,31      5,85      5,45     5,45      5,51
Selisih                                       -     3,77     1,06        (0,11)    (0,38)    (0,22)     0,38      0,92

CASH RATIO
Cash ratio (dengan transaksi)              1,33     7,68     5,36         3,88       3,34     3,11      3,71      4,32
Cash ratio (tanpa transaksi)               1,33     4,47     4,27         3,73       3,38     2,93      2,97      3,06
Selisih                                       -     3,21     1,10         0,15     (0,04)     0,18      0,75      1,26

PROFITABILITY RATIO:
NET PROFIT MARGIN
Net profit margin (dengan transaksi)      3,15%   10,12%    6,10%        8,60%    9,80%     11,21%    11,74%   12,18%
Net profit margin (tanpa transaksi)       3,15%    1,51%    2,19%        3,77%    3,26%      2,94%     3,85%    4,63%
Selisih                                   0,00%    8,62%    3,92%        4,83%    6,54%      8,27%     7,89%    7,56%

SOLVENCY RATIO:
DEBT TO ASSET
Debt to Asset (dengan transaksi)         16,25%   17,80%   16,68%    14,87%       13,17%    10,62%     8,88%    7,37%
Debt to Asset (tanpa transaksi)          16,25%   17,85%   17,66%    16,99%       16,60%    15,04%    13,55%   11,87%
Selisih                                   0,00%   -0,05%   -0,98%    -2,12%       -3,43%    -4,42%    -4,66%   -4,50%

DEBT TO EQUITY
Debt to Equity (dengan transaksi)        21,83%   24,08%   23,25%    21,35%       18,97%    14,97%    11,92%    9,49%
Debt to Equity (tanpa transaksi)         21,83%   25,48%   25,55%    25,02%       24,67%    22,28%    19,58%   16,74%
Selisih                                   0,00%   -1,41%   -2,30%    -3,67%       -5,70%    -7,31%    -7,66%   -7,24%

                                                   Sumber: Data Olahan




                                                                     Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 39
Page 53
Berdasarkan hasil analisis proyeksi rasio keuangan tahun 2025-2032, terdapat peningkatan terhadap
rasio likuiditas dan profitabilitas apabila melakukan Rencana Transaksi seiring dengan kenaikan kas dan
setara kas dan pendapatan lain-lain. Penurunan pada current ratio dan quick ratio pada tahun tertentu
bersifat sementara. Secara umum, rasio likuiditas tetap terjaga.

4.6. Analisis Inkremental
Berdasarkan analisis terhadap proyeksi laporan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana
Transaksi, berikut adalah analisis inkremental yang digunakan untuk analisis kontribusi nilai tambah
yang dapat dilihat pada tabel berikut (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

                                         Tabel 16. Analisis Inkremental
                                           Okt-Des 2025         FY2026            FY2027             FY2028
PENDAPATAN
Pendapatan (dengan transaksi)              41.056.553.599   184.430.460.315 272.611.496.910 392.099.486.364
Pendapatan (tanpa transaksi)               41.056.553.599   252.197.800.007 302.874.911.548 369.958.007.708
Selisih                                               -     (67.767.339.693) (30.263.414.638) 22.141.478.656

LABA TAHUN BERJALAN
Laba Tahun Berjalan (dengan transaksi)      1.292.917.691    18.672.615.182    16.640.865.476     33.719.232.435
Laba Tahun Berjalan (tanpa transaksi)       1.292.917.691     3.804.459.306     6.625.682.407     13.953.880.709
Selisih                                               -      14.868.155.876    10.015.183.069     19.765.351.726

TOTAL ASET
Total Aset (dengan transaksi)            305.384.205.916    331.012.016.601   364.385.560.016    423.599.381.993
Total Aset (tanpa transaksi)             305.384.205.916    330.139.856.649   344.198.608.947    370.823.332.295
Selisih                                              -          872.159.952    20.186.951.069     52.776.049.698

TOTAL EKUITAS
Total Ekuitas (dengan transaksi)         227.396.114.335    244.714.076.158   261.354.941.635    295.074.174.069
Total Ekuitas (tanpa transaksi)          227.396.114.335    231.200.573.641   237.826.256.048    251.780.136.757
Selisih                                              -       13.513.502.517    23.528.685.586     43.294.037.312

                                             FY2029             FY2030            FY2031             FY2032
PENDAPATAN
Pendapatan (dengan transaksi)            520.787.176.934    646.320.652.659   657.384.891.221    668.541.690.333
Pendapatan (tanpa transaksi)             441.761.801.635    512.919.571.934   532.702.100.141    553.232.022.524
Selisih                                   79.025.375.300    133.401.080.725   124.682.791.080    115.309.667.809

LABA TAHUN BERJALAN
Laba Tahun Berjalan (dengan transaksi)     51.055.429.106    72.457.263.900    77.162.911.540     81.457.418.046
Laba Tahun Berjalan (tanpa transaksi)      14.396.121.195    15.104.157.824    20.515.374.132     25.589.568.512
Selisih                                    36.659.307.911    57.353.106.076    56.647.537.408     55.867.849.533

TOTAL ASET
Total Aset (dengan transaksi)            498.713.914.168    590.356.874.511   665.239.997.850    743.597.373.293
Total Aset (tanpa transaksi)             395.579.868.700    416.904.596.440   436.307.771.095    461.668.203.431
Selisih                                  103.134.045.468    173.452.278.071   228.932.226.755    281.929.169.863

TOTAL EKUITAS
Total Ekuitas (dengan transaksi)         346.129.603.175    418.586.867.076   495.749.778.616    577.207.196.661
Total Ekuitas (tanpa transaksi)          266.176.257.952    281.280.415.776   301.795.789.908    327.385.358.420
Selisih                                   79.953.345.224    137.306.451.300   193.953.988.708    249.821.838.241

                                                Sumber: Data Olahan


                                                                  Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 40
Page 54
Berdasarkan analisis inkremental antara Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi,
pendapatan lain-lain, kas dan setara kas, dan total ekuitas Perseroan akan mengalami peningkatan
sebagai bentuk nilai tambah dari dilakukannya Rencana Transaksi.

4.7. Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Biaya yang relevan dengan Rencana Transaksi adalah peningkatan pendapatan lain-lain dan
penghematan beban umum & administrasi. Perbandingan pendapatan, beban pokok pendapatan, dan
beban umum & administrasi antara dengan dan tanpa Rencana Transaksi adalah sebagai berikut (dalam
Rupiah, kecuali dinyatakan lain):

            Tabel 17. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
                                                Okt-Des 2025         FY2026             FY2027             FY2028
PENDAPATAN
Pendapatan (dengan transaksi)                   41.056.553.599    184.430.460.315    272.611.496.910    392.099.486.364
Pendapatan (tanpa transaksi)                    41.056.553.599    252.197.800.007    302.874.911.548    369.958.007.708
Selisih                                                    -      (67.767.339.693)   (30.263.414.638)    22.141.478.656

BEBAN POKOK PENDAPATAN (HPP)
HPP (dengan transaksi)                         (26.255.880.432) (105.470.205.422) (152.463.501.243) (212.245.796.218)
HPP (tanpa transaksi)                          (26.255.880.432) (163.479.588.853) (177.472.205.196) (196.400.052.878)
Selisih                                                    -     (58.009.383.430) (25.008.703.953)    15.845.743.341

BEBAN UMUM & ADMINISTRASI
Beban Umum & Administrasi (dengan transaksi)   (11.437.741.663)   (66.526.647.414) (98.813.552.749) (136.623.904.973)
Beban Umum & Administrasi (tanpa transaksi)    (11.437.741.663)   (83.840.699.224) (116.908.241.728) (155.668.364.178)
Selisih                                                    -      (17.314.051.810) (18.094.688.979) (19.044.459.205)

                                                   FY2029             FY2030             FY2031            FY2032
PENDAPATAN
Pendapatan (dengan transaksi)                  520.787.176.934    646.320.652.659    657.384.891.221    668.541.690.333
Pendapatan (tanpa transaksi)                   441.761.801.635    512.919.571.934    532.702.100.141    553.232.022.524
Selisih                                         79.025.375.300    133.401.080.725    124.682.791.080    115.309.667.809

BEBAN POKOK PENDAPATAN (HPP)
HPP (dengan transaksi)                         (281.669.529.460) (343.580.394.742) (343.353.303.167) (343.163.235.812)
HPP (tanpa transaksi)                          (229.592.564.583) (262.593.749.958) (269.049.121.252) (276.031.853.138)
Selisih                                          52.076.964.877    80.986.644.784    74.304.181.915    67.131.382.674

BEBAN UMUM & ADMINISTRASI
Beban Umum & Administrasi (dengan transaksi)   (173.661.969.133) (209.846.329.840) (215.104.778.388) (220.945.867.283)
Beban Umum & Administrasi (tanpa transaksi)    (193.712.671.417) (230.961.517.073) (237.351.217.181) (244.393.030.268)
Selisih                                         (20.050.702.284) (21.115.187.233) (22.246.438.793) (23.447.162.985)

                                                 Sumber: Data Olahan


4.8. Informasi Non Keuangan yang Relevan
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen, Rencana Transaksi ini merupakan bagian dari
langkah restrukturisasi serta upaya Perseroan dalam melakukan penataan portofolio usaha untuk
mendukung fokus pengembangan bisnis Perseroan ke depan. Melalui pelaksanaan divestasi kepemilikan
saham pada KSP, Perseroan dapat mengoptimalkan alokasi sumber daya dan memfokuskan strategi
pada lini usaha yang menjadi prioritas, sekaligus mengurangi eksposur terhadap lini usaha yang tidak lagi
menjadi fokus utama Perseroan. Dengan demikian, Rencana Transaksi diharapkan dapat mendukung
efektivitas pengelolaan usaha serta memberikan dampak positif bagi kinerja Perseroan secara
keseluruhan.


                                                                     Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 41
Page 55
4.9. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
      Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain
Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam dilakukannya Rencana Transaksi adalah
berdasarkan pertimbangan dari Direksi dengan persetujuan Komisaris Perseroan. Analisis atas
penggunaan hasil divestasi untuk kegiatan periklanan yang diharapkan memberikan marjin kontribusi
lebih besar diharapkan dapat menggantikan kontribusi pendapatan dan laba KSP setelah Rencana
Transaksi dilakukan.

4.10. Hal Material Lainnya
Tidak terdapat hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari Rencana Transaksi
dengan analisis inkremental yang telah dilakukan.




                                                        Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 42
Page 56
5.    KESIMPULAN

5.1. Analisis atas Kewajaran Transaksi
Berdasarkan analisis-analisis yang telah diungkapkan di atas, berikut adalah analisis atas kewajaran
Rencana Transaksi:
1. Rencana Transaksi adalah divestasi saham KSP oleh Perseroan ke pihak afiliasi;
2. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, Nilai Pasar 99%
   saham KSP adalah sebesar Rp23.037.904.762,- (Dua Puluh Tiga Miliar Tiga Puluh Tujuh Juta Sembilan
   Ratus Empat Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Dua Rupiah), sedangkan Rencana Transaksi adalah
   sebesar Rp23.300.000.000,- yang berarti berada dalam kisaran batas atas dan batas bawah dari Nilai
   Pasar Objek Transaksi sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b;
3. Dari analisis terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
   Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
   • Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan memperoleh keuntungan divestasi saham
      yang akan digunakan sebagai tambahan modal kerja untuk melaksanakan kegiatan operasional
      periklanan;
   • Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat mengalokasikan dana hasil divestasi
      KSP untuk mendorong peningkatan pendapatan pada segmen bisnis e-commerce yang ditargetkan
      mencapai 11% dari potensi pendapatan e-commerce Perseroan secara keseluruhan;
   • Perseroan akan mengoptimalkan pendapatan dari sisi penyediaan media tayang dan layanan
      activation yang memungkinkan interaksi langsung antara brand dan audience secara kreatif dan
      terukur, termasuk data analysis untuk memberikan insight berbasis perilaku dan efektivitas
      kampanye serta layanan brand consulting;
   • Manajemen kunci yang melaksanakan bisnis di KSP akan tetap berada dalam Perseroan, yang
      diharapkan dapat memperlancar kegiatan bisnis periklanan setelah dilakukan Rencana Transaksi;
   • Setelah dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan telah memastikan beberapa calon pelanggan
      yang akan beriklan melalui Perseroan secara langsung;
   • Terdapat penurunan pendapatan sehubungan dengan divestasi KSP. Namun demikian, level
      pendapatan akan meningkat secara bertahap dengan peningkatan pendapatan dari e-commerce
      yang akan difokuskan;
   • Proyeksi pendapatan tanpa Rencana Transaksi lebih besar di tahun awal dibandingkan Dengan
      Rencana Transaksi. Namun demikian, operasional KSP memiliki marjin laba bersih yang relatif
      rendah dan diproyeksikan marjin keuntungan dari segmen e-commerce dapat menggantikan atau
      melebihi marjin keuntungan dari hasil kontribusi KSP;
   • Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total aset Perseroan akan meningkat sebagai hasil dari
      penambahan kas dan setara kas atas capital gain yang diperoleh;
   • Bisnis KSP dijalankan dengan kontribusi atau investasi aset tetap yang minim. KSP tidak memiliki
      aset yang signifikan dan hanya berkontribusi sebesar 9,47% terhadap total aset Perseroan,
      sehingga dengan dilakukannya Rencana Transaksi tidak menurunkan aset Perseroan secara
      signifikan;
   • Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total ekuitas Perseroan akan meningkat sehubungan
      dengan laba divestasi KSP dan marjin keuntungan dari segmen advertising lainnya;
   • Hasil divestasi digunakan untuk tambahan modal kerja kegiatan periklanan sehingga dapat
      menggantikan kontribusi pendapatan dan laba yang dihasilkan KSP sebelumnya.



                                                          Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 43
Page 57
4. Berdasarkan analisis kualitatif, Perseroan mendapatkan manfaat atas Rencana Transaksi yaitu
   mendapatkan capital gain atas divestasi saham KSP serta tambahan modal kerja. Dari sisi risiko atas
   Rencana Transaksi, Perseroan mungkin akan kehilangan biaya kesempatan (opportunity cost) bila
   harga saham KSP mengalami peningkatan lebih tinggi dan hilangnya manfaat ekonomi di masa
   mendatang dari entitas yang dilepas, termasuk kontribusi pendapatan, laba, maupun sinergi usaha.
   Rencana Transaksi juga dapat berdampak pada perubahan struktur keuangan Perseroan, seperti
   penurunan aset atau perubahan profil pendapatan konsolidasian.

5.2. Pendapat Kewajaran
Berdasarkan analisis yang kami lakukan terhadap kewajaran Rencana Transaksi yang meliputi analisis
transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, analisis kewajaran harga transaksi, dan analisis atas
faktor-faktor lain yang relevan, HMR berpendapat bahwa rencana transaksi afiliasi dan material berupa
divestasi 99% saham PT Konsultan Strategi Penjualan oleh PT Era Media Sejahtera Tbk ke pihak afiliasi
yaitu PT Wisdom Crowd Indonesia adalah Wajar.

Kesimpulan Pendapat Kewajaran di atas berlaku apabila tidak terdapat perubahan yang berdampak
signifikan terhadap transaksi, seperti perubahan kondisi perekonomian secara umum, peraturan-
peraturan pemerintah, serta kondisi internal Perseroan maupun faktor-faktor lainnya. Perubahan-
perubahan sebagai akibat dari faktor-faktor tersebut setelah tanggal dikeluarkannya Laporan Pendapat
Kewajaran ini mungkin dapat memberikan hasil yang berbeda terhadap kesimpulan pendapat kewajaran.




                                                              Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 44
Page 58
6. LAMPIRAN

1.  Laporan Penilaian Saham KSP per 30 September 2025
2.  Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2020-2024 dan 30 September 2025;
3.  Laporan Laba Rugi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2020-2024 dan periode 9
    bulan Januari-September 2025;
4. Laporan Arus Kas Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2020-2024 dan periode 9
    bulan Januari-September 2025;
5. Analisis Rasio Keuangan Historis;
6. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2025-2032;
7. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2025-2032;
8. Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025
    dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032;
9. Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember
    2025 dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032;
10. Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025
    dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032;
11. Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025
    dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032;
12. Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi;
13. Proforma Laporan Posisi Keuangan;
14. Proforma Laporan Laba Rugi
15. Analisis Inkremental;
16. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi.




                                                        Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 45
Page 59
7. REFERENSI

1. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-
   2018) dan Edisi Revisi SPI 300, 310, dan 330;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
   Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK No. 35/POJK.04/2020”);
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
   Perubahan Kegiatan Usaha;
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
   Benturan Kepentingan (“POJK No. 42/POJK.04/2020”);
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
   Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal;
6. Media online lainnya.




                                                             Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 46
Page 60
LAMPIRAN
Page 61
     LAPORAN PENILAIAN 99% SAHAM
   PT KONSULTAN STRATEGI PENJUALAN
No. 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026
          Tanggal: 3 Maret 2026

   Tanggal Penilaian 30 September 2025
Page 62
                                                                                                     Kantor Cabang Jakarta Selatan
                                                                                               The AKKAS Commercial Building, Lt.2
                                                                Jl. T.B. Simatupang No.23 Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
                                                                          Telp. : +62 21 78343013 | Wilayah Kerja Seluruh Indonesia


No. Laporan: 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026                                     Jakarta, 3 Maret 2026

Kepada Yth
PT Era Media Sejahtera Tbk
Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205
Jl. RS Fatmawati No.20, Cilandak Barat, Cilandak
Jakarta Selatan, 12430

Dengan Hormat,

Sesuai penugasan dari PT Era Media Sejahtera Tbk (”DOOH”) kepada Kantor Jasa Penilai Publik
Herman Meirizki dan Rekan (“HMR” atau “Penilai” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai
penilai independen atas nilai pasar saham PT Konsultan Strategi Penjualan (“Perseroan” atau ”KSP”)
yang dimiliki PT Era Media Sejahtera Tbk sebagaimana tertuang dalam Surat Penawaran No.
120/SP/HMR-JKSL/B/XII/2025 tanggal 4 Desember 2025 yang telah disetujui oleh manajemen
Perseroan, maka dengan ini kami telah melakukan penilaian 99% saham KSP secara independen dengan
tanggal penilaian 30 September 2025.

Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan dalam penilaian ini adalah:
Nama                 : PT Era Media Sejahtera Tbk
Bidang Usaha         : Aktivitas Periklanan dan Konsultasi Manajemen lainya
Alamat               : Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205 Jl. RS Fatmawati No 20, Cilandak Barat,
                        Cilandak Jakarta Selatan, Indonesia
Telepon dan Faks.    : (021)7654937 dan (021)7654938
E-mail               : corporate@sspace.id

Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan penilaian ini yaitu Willyams S.E., MAPPI (Cert)
merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin: B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan
Rekan (“HMR”) dengan Nomor Izin Usaha: 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja
di seluruh Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan
izin dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan nomor izin 2.14.0120 berdasarkan
Keputusan Menteri Keuangan No. 66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar
sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar
sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang
Pasar Modal No. STTD.PB‐57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank
dengan No. 296/PD.021/STTD-P/2023. Penilaian dilakukan secara independen, objektif, tidak memihak,
dan tidak memiliki benturan kepentingan serta dilakukan sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan
Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-2018) dan Edisi Revisi SPI 300, SPI
310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, serta POJK 35/2020.




                                                       Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan |i
Page 63
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud dan tujuan penilaian ini adalah untuk mendapatkan opini nilai pasar 99% saham KSP yang akan
digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan manajemen Perseroan dalam rangka divestasi
saham.

Objek Penilaian
Objek penilaian adalah kepemilikan 5.350 lembar saham KSP atau ekuivalen dengan 99% saham KSP.

Dasar Nilai
Dasar nilai adalah Nilai Pasar (Market Value). Definisi Nilai Pasar menurut POJK 35/2020 adalah :

“estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal
penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu
transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.”

Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan penilaian adalah tanggal 30 September 2025.

Mata Uang yang Digunakan
Mata uang yang digunakan dalam penilaian adalah Rupiah (Rp).

Tingkat Kedalaman Investigasi
HMR telah mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara terutama dengan manajemen
Perseroan untuk menunjang proses penilaian. Kami mewawancarai Bapak Vicktor Aritonang yang
menjabat sebagai Direktur Utama DOOH.

Asumsi dan Kondisi Pembatas
Laporan penilaian ini dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:
1. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion;
2. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses penilaian;
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya;
4. Proyeksi laporan keuangan dibuat oleh manajemen Perseroan dan telah disesuaikan berdasarkan
    kemampuan pencapaiannya;
5. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian;
6. Kami bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai;
7. Kami telah memperoleh informasi atas status hukum Perseroan berdasarkan dokumen legalitas
    Perseroan;
8. Laporan penilaian disusun berdasarkan kondisi bisnis, perekonomian, dan peraturan-peraturan
    yang secara umum berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini;
9. Kami mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
    perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap hasil penilaian. Kami tidak
    bertanggung jawab untuk menegaskan atau memutakhirkan kembali pendapat kami atas
    perubahan asumsi dan kondisi yang terjadi setelah tanggal laporan ini;
10. Kami tidak melakukan due diligence atas aspek perpajakan dan aspek hukum Perseroan;


                                                      Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | ii
Page 64
11. Penilaian termasuk pendekatan dan metode-metode yang digunakan memiliki batasan yaitu
    terpenuhinya asumsi-asumsi yang mendasari dalam penilaian. Analisis dalam penilaian didasarkan
    pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan data dan informasi yang diberikan kepada kami
    oleh Perseroan atau pemberi tugas. Kami mengasumsikan bahwa data-data yang diberikan kepada
    kami adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan. Kami tidak bertanggung jawab atas
    kemungkinan adanya informasi yang tidak diungkapkan, ketidakakuratan data, ketidakterbukaan
    informasi, perubahan data atau asumsi yang dijadikan dasar penilaian yang dapat mempengaruhi
    hasil penilaian;
12. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian ini tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
    dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu
    atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan
    kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
    atau pelanggaran hukum.

Subsequent Event
Dari tanggal penilaian yaitu tanggal 30 September 2025 sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan
ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat mempengaruhi hasil penilaian
secara signifikan.

Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat diandalkan
Sifat dan sumber informasi yang relevan digunakan dalam proses penilaian yang tidak membutuhkan
verifikasi atas data tersebut dan penggunaan data ini disetujui oleh pemberi tugas. Data-data tersebut
adalah sebagai berikut:
1. Data beta industri, country risk premium, dan country default spread bersumber dari Damodaran;
2. Data Obligasi Pemerintah Republik Indonesia bersumber dari Penilai Harga Efek Indonesia dan
    sumber lainnya;
3. Data Statistik Perbankan Indonesia atau data Badan Pusat Statistik;
4. Data nilai tukar, inflasi, ataupun data publikasi lainnya bersumber dari Bank Indonesia;
5. Data yang diperoleh dari media elektronik dan media cetak, dan data lain yang terkait dengan
    penilaian.

Premis Penilaian
Kami telah melakukan penilaian dengan premis bahwa Perseroan beroperasi secara berkelanjutan atau
“going concern”.

Pendekatan dan Metode Penilaian
Penilaian saham ini menggunakan 2 (dua) pendekatan yaitu pendekatan pendapatan dengan metode
Discounted Cash Flow Method (DCF) dan pendekatan pasar dengan metode Pembanding Perusahaan
Terbuka (Guideline Publicly Traded Company-GPTC).

Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan penilaian saham ini kami telah bertindak secara independen, tidak ada
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dengan penugasan. Kami
juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Laporan



                                                    Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | iii
Page 65
penilaian saham ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh opini nilai yang dihasilkan.

Pedoman Penilaian
Dalam melakukan penilaian saham ini kami berpedoman kepada Kode Etik Penilai Indonesia dan
Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-2018) beserta Edisi Revisi atas SPI
tersebut yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) serta POJK 35/2020 dan
SEOJK 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal (“SEOJK 17/2020”).

Persyaratan atas Persetujuan Publikasi
Laporan penilaian ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan penilaian untuk tujuan
selain yang telah dinyatakan dalam maksud dan tujuan penilaian serta penggunaan laporan penilaian ini
oleh pihak selain dari pemberi tugas dan pengguna laporan dalam laporan penilaian ini harus dengan
sepengetahuan dan persetujuan tertulis dari HMR. Penilai tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik
saat ini ataupun di masa depan terkait dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau
seluruh informasi dalam laporan penilaian ini untuk tujuan selain yang telah dinyatakan sebelumnya dan
bukan oleh pengguna laporan dalam laporan penilaian ini.




                                                      Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | iv
Page 66

          
Page 67

          
Page 68
                                                                                                                           Lampiran 2

                 Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2020-2024 dan 30 September 2025
                                                      Audited          Audited           Audited           Audited           Audited
                                                     31-Des-21        31-Des-22         31-Des-23         31-Des-24         30-Sep-25
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                    2.440.973.581    1.236.429.581    21.451.387.685     2.207.267.431    10.795.642.009
Piutang usaha                                         5.454.683.333   10.601.709.216    89.631.570.857   107.635.222.619    83.042.408.027
Piutang lain-lain                                     9.200.000.000                -       230.000.000     2.373.467.145     4.091.976.731
Uang muka jangka pendek                                 763.537.500      787.161.000                 -     5.477.501.340   113.162.744.471
Beban dibayar di muka                                    50.000.000      474.329.713    62.761.471.057    82.026.735.787    43.705.820.125
Pajak dibayar di muka                                   896.716.578    6.216.878.800     3.309.505.849     1.367.524.000        17.334.585
Biaya ditangguhkan                                                -    2.047.850.000                 -                 -                 -
Total aset lancar                                    18.805.910.992   21.364.358.310   177.383.935.448   201.087.718.322   254.815.925.948

Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan                                    134.371.148      112.827.690       485.108.346       680.472.959     1.337.795.376
Taksiran tagihan pajak penghasilan                                -                -                 -       302.854.716     1.213.249.505
Uang muka jangka panjang                                          -                -     3.756.463.034    30.248.940.675     1.096.334.009
Aset tetap neto                                          40.501.167   58.811.315.844    52.839.569.631    40.641.565.632    66.846.272.230
Aset hak guna neto                                                -      353.659.171        11.145.405       323.750.000       370.000.000
Aset tak berwujud neto                                            -                -                 -        87.566.899        65.675.174
Uang jaminan                                                      -                -                 -        35.750.000        40.350.000
Uang muka investasi                                               -                -                 -        50.000.000       500.000.000
Total aset tidak lancar                                 174.872.315   59.277.802.705    57.092.286.416    72.370.900.881    71.469.676.294
Total aset                                           18.980.783.307   80.642.161.015   234.476.221.864   273.458.619.203   326.285.602.242

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                           8.967.826.514   12.210.289.813     2.704.213.481    23.300.307.064    19.818.673.779
Utang lain-lain                                       5.000.000.000      463.759.270     2.000.780.505     2.000.000.000     5.423.024.078
Beban akrual                                             12.213.950    1.624.591.343       130.054.867     5.129.222.939     3.108.766.169
Pendapatan diterima di muka                             561.627.655                -     2.500.000.000                 -     5.179.906.705
Utang pajak                                           1.106.746.450    1.136.468.279       718.107.986     2.421.407.596    13.501.101.092
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu
tahun                                                             -      410.387.228       140.387.228                 -                 -
Total liabilitas jangka pendek                       15.648.414.569   15.845.495.933     8.193.544.067    32.850.937.599    47.031.471.823

Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi                                              -                -     8.244.027.901    18.349.947.099    49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja                                610.777.944      371.824.588     1.154.638.536     2.784.900.827     3.510.819.786
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang                       -      410.387.228       140.387.228                 -                 -
Total liabilitas jangka panjang                         610.777.944      371.824.588     9.398.666.437    21.134.847.926    53.150.933.775
Total liabilitas                                     16.259.192.513   16.217.320.521    17.592.210.504    53.985.785.525   100.182.405.598

Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor                          600.000.000    61.900.000.000    77.375.516.320    77.375.632.110    77.388.910.360
Tambahan modal disetor                                           -                 -   137.067.865.400   137.069.312.775   137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya                                     -      120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya                         2.121.590.794    2.384.893.247     2.812.689.348     4.651.961.049    11.430.888.654
Rugi komprehensif lain                                            -       14.540.365     (506.325.097)     (619.488.171)     (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas
induk                                                 2.721.590.794   64.419.433.612   216.869.745.971   218.597.417.763   225.978.465.421
Kepentingan nonpengendali                                         -        5.406.882        14.265.389       875.415.915       124.731.223
Total ekuitas                                         2.721.590.794   64.424.840.494   216.884.011.360   219.472.833.678   226.103.196.644
Total liabilitas dan ekuitas                         18.980.783.307   80.642.161.015   234.476.221.864   273.458.619.203   326.285.602.242
Page 69
                                                                                                                Lampiran 3

 Laporan Laba Rugi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2020-2024 dan periode 9
                                 bulan Januari-September 2025
                                    Audited              Audited           Audited           Audited              Audited
                                    FY 2021              FY 2022           FY 2023           FY 2024           Jan-Sep 2025
Pendapatan neto                   26.980.697.930       41.251.584.891   172.560.390.232   153.558.876.216      123.169.660.796
Beban pokok pendapatan          (17.865.896.467)     (31.926.136.295) (159.724.276.638) (129.983.597.333)     (76.926.102.249)
Laba bruto                          9.114.801.463        9.325.448.596    12.836.113.594    23.575.278.883      46.243.558.547
Beban umum dan administrasi       (6.418.218.519)      (8.689.012.566)  (11.702.075.086)  (21.393.661.674)    (34.525.274.198)
Beban keuangan                                   -         (31.936.378)       (9.833.291)      (61.371.701)       (275.480.325)
Penghasilan (beban) lain neto          (1.032.652)         159.186.012     (761.798.414)     1.201.138.246      (2.254.173.911)
Laba sebelum pajak                  2.695.550.292          763.685.664       362.406.803     3.321.383.754        9.188.630.113
Beban pajak penghasilan             (573.959.498)        (380.976.329)        73.247.805   (1.402.510.510)      (3.680.387.200)
Laba tahun berjalan                 2.121.590.794          382.709.335       435.654.608     1.918.873.244        5.508.242.913
Page 70
                                                                                                                                Lampiran 4

  Laporan Arus Kas Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2020-2024 dan periode 9
                                 bulan Januari-September 2025
                                                  Audited              Audited            Audited             Audited             Audited
                                                 31-Des-21            31-Des-22          31-Des-23           31-Des-24          Jan-Sep 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan                     12.887.642.252      44.658.630.868     93.530.528.591     135.555.224.453      147.762.475.388
Pembayaran kas kepada pemasok                    (8.898.069.952)    (22.559.772.493) (172.199.655.006)    (122.130.940.323)    (152.799.076.486)
Pembayaran kas kepada karyawan                   (3.664.461.848)     (3.557.621.624)    (5.453.266.356)    (12.577.040.412)     (19.642.613.487)
Pembayaran kas untuk aktivitas operasi lainnya   (3.352.538.373)    (10.695.217.138)   (44.409.577.162)    (16.009.801.101)        28.188.477.183
Penerimaan pendapatan bunga                               742.311           5.677.056       253.032.417          500.098.724            4.356.930
Pembayaran lain-lain                                  (2.464.963)         (1.902.422)                 -                    -                    -
Pembayaran pajak penghasilan                         (79.548.846)        (98.926.311)   (1.025.711.053)      (1.760.604.739)      (5.366.861.635)
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi       (3.108.699.419)       7.750.867.936 (129.304.648.569)     (16.423.063.398)       (1.853.242.107)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                (50.327.000)    (65.575.171.206)   (11.935.824.183)     (7.207.758.714)    (24.267.637.778)
Perolehan aset hak guna                                        -                   -                  -       (370.000.000)       (185.000.000)
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas                  (50.327.000)    (65.575.171.206)   (11.935.824.183)     (7.577.758.714)    (24.452.637.778)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari utang pihak berelasi                          -                    -      7.645.027.901      4.755.919.198       31.290.166.890
Penerimaan dari pihak berelasi                    5.930.937.260      62.282.283.713                   -                  -                    -
Penerimaan dari utang lain-lain                   (930.937.260)      (5.518.524.443)      1.537.021.235                  -        3.423.024.078
Pembayaran biaya emisi saham                                  -                    -    (2.211.781.480)                  -                    -
Kepentingan non pengendali                                    -            6.000.000                  -                  -                    -
Pembayaran utang lain-lain                                    -                    -                  -          (780.505)                    -
Pembayaran liabilitas sewa                                    -        (150.000.000)      (270.000.000)                  -                    -
Setoran modal saham                                 600.000.000                    -                  -                  -                    -
Penerbitan modal saham melalui pelaksanaan
waran                                                         -                   -          5.163.200           1.563.165          181.063.495
Penerbitan modal saham melalui IPO                            -                   -    154.750.000.000                   -                    -
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan       5.600.000.000      56.619.759.270    161.455.430.856       4.756.701.858       34.894.254.463

PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                 2.440.973.581      (1.204.544.000)    20.214.958.104    (19.244.120.254)        8.588.374.578
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                          2.440.973.581     1.236.429.581      21.451.387.685        2.207.267.431
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                    2.440.973.581        1.236.429.581    21.451.387.685       2.207.267.431       10.795.642.009
Page 71
                                                                                                                  Lampiran 5

                                         Analisis Rasio Keuangan Historis
                                    Audited      Audited         Audited         Audited            Audited         Average
                                    FY2021       FY2022          FY2023          FY2024           Jan-Sep 2025      Historis
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio                             1,20         1,35           21,65                6,12            5,42           7,15
Quick ratio                               1,20         1,35           21,65                6,12            5,42           7,15
Cash ratio                                0,16         0,08            2,62                0,07            0,23           0,63

PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin                    33,78%        22,61%           7,44%          15,35%              37,54%        23,34%
Operating profit margin                15,39%         8,31%           2,23%           3,96%               9,51%         7,88%
Net profit margin                      13,26%         7,70%           1,82%           3,79%               4,47%         6,21%

ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover                    5                4               2               1                1              3
Inventory turnover                          0                0               0               0                0              0
Acc. Payable turnover                       2                3              59               6                4             15
Days of Acc. Receivable                    73               93             187             252              182            157
Days of Inventory                           0                0               0               0                0              0
Days of Acc. Payable                      181              138               6              65               70             92

SOLVENCY RATIOS
Debt to Equity                          0,00%         0,64%           3,87%           8,36%              21,95%         6,96%
Debt to Assets                          0,00%         0,51%           3,58%           6,71%              15,21%         5,20%
Total Liabilities to Total Assets      85,66%        20,11%           7,50%          19,74%              30,70%        32,74%
Total Liabilities to Total Equity     597,42%        25,17%           8,11%          24,60%              44,31%       139,92%
Page 72
                                                                                                                                                                                        Lampiran 6

                                               Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2025-2032
                                                            Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
                                                           31-Des-25         31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29         31-Des-30         31-Des-31         31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                         33.790.511.259   170.193.945.606   190.238.701.914   204.160.129.610   214.407.169.303   212.202.290.720   226.353.272.877   246.192.911.929
Piutang usaha                                              80.988.270.112    89.823.873.975   107.873.256.168   131.765.865.759   157.339.819.760   182.683.683.155   189.729.515.119   197.041.542.269
Uang muka jangka pendek                                    90.000.000.000                 -                 -                 -                 -                 -                 -                 -
Beban dibayar di muka                                      34.964.656.100    26.223.492.075    17.482.328.050     8.741.164.025                 -                 -                 -                 -
Pajak dibayar di muka                                          13.867.668        10.400.751         6.933.834         3.466.917                 -                 -                 -                 -
Total aset lancar                                         239.757.305.140   286.251.712.407   315.601.219.966   344.670.626.311   371.746.989.064   394.885.973.874   416.082.787.996   443.234.454.198

Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan                                        1.070.236.301       802.677.226       535.118.150       267.559.075                 -                 -                 -                 -
Taksiran tagihan pajak penghasilan                          1.213.249.505     1.213.249.505                 -                 -                 -                 -                 -                 -
Aset tetap neto                                            61.706.730.961    40.235.533.502    26.425.586.822    24.248.462.899    22.196.195.627    20.381.938.556    18.588.299.090    16.797.065.223
Uang jaminan                                                1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009
Total aset tidak lancar                                    65.626.900.776    43.888.144.242    28.597.388.981    26.152.705.984    23.832.879.636    22.018.622.565    20.224.983.099    18.433.749.232
Total aset                                                305.384.205.916   330.139.856.649   344.198.608.947   370.823.332.295   395.579.868.700   416.904.596.440   436.307.771.095   461.668.203.431

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                                20.516.648.790    35.044.236.618    40.420.442.231    47.973.656.881    56.158.111.823    64.295.390.408    65.887.125.796    67.608.895.302
Beban akrual                                                            -       219.615.000       241.576.500       265.734.150       292.307.565       321.538.322       353.692.154       389.061.369
Utang pajak                                                 4.907.182.933     1.073.052.625     1.868.782.217     3.935.709.943     4.060.444.439     4.260.147.079     5.786.387.576     7.217.570.606
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                 -     1.728.000.000     2.073.600.000     2.488.320.000     2.985.984.000     3.583.180.800     4.299.816.960     5.159.780.352
Total liabilitas jangka pendek                             25.423.831.723    38.064.904.243    44.604.400.948    54.663.420.975    63.496.847.827    72.460.256.608    76.327.022.485    80.375.307.629
Page 73
                                                             Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
                                                            31-Des-25         31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29         31-Des-30         31-Des-31         31-Des-32
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi                                        49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja                                     2.924.145.868     3.686.360.775     3.070.353.162     3.870.678.814     3.223.870.820     4.064.212.755     3.385.064.361     4.267.423.393
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang                              -     7.547.904.000     9.057.484.800    10.868.981.760    13.042.778.112     9.459.597.312     5.159.780.352                 -
Total liabilitas jangka panjang                             52.564.259.857    60.874.378.764    61.767.951.951    64.379.774.563    65.906.762.921    63.163.924.056    58.184.958.702    53.907.537.382
Total liabilitas                                            77.988.091.580    98.939.283.008   106.372.352.899   119.043.195.538   129.403.610.748   135.624.180.664   134.511.981.187   134.282.845.010

Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor                               77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360
Tambahan modal disetor                                     137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya                                  120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya                               12.206.639.269    14.489.314.852    18.464.724.297    26.837.052.722    35.474.725.439    44.537.220.133    56.846.444.612    72.200.185.720
Rugi komprehensif lain                                       (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk   226.754.216.036   229.036.891.619   233.012.301.064   241.384.629.489   250.022.302.206   259.084.796.900   271.394.021.379   286.747.762.487
Kepentingan nonpengendali                                      641.898.300     2.163.682.022     4.813.954.985    10.395.507.268    16.153.955.746    22.195.618.876    30.401.768.529    40.637.595.933
Total ekuitas                                              227.396.114.335   231.200.573.641   237.826.256.048   251.780.136.757   266.176.257.952   281.280.415.776   301.795.789.908   327.385.358.420
Total liabilitas dan ekuitas                               305.384.205.916   330.139.856.649   344.198.608.947   370.823.332.295   395.579.868.700   416.904.596.440   436.307.771.095   461.668.203.431
Page 74
                                                                                                                                                                                        Lampiran 7

                                            Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2025-2032
                                                            Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi             Proyeksi
                                                           31-Des-25        31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29         31-Des-30         31-Des-31            31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas                                         33.790.511.259   195.184.785.892   221.173.895.969   249.001.415.778   289.322.870.759   338.045.785.175   410.755.860.273     486.902.065.105
Piutang usaha                                              80.988.270.112    65.687.561.208    97.094.505.749   139.651.871.856   185.485.843.840   230.196.396.837   234.137.084.545     238.110.739.023
Uang muka jangka pendek                                    90.000.000.000                 -                 -                 -                 -                 -                 -                   -
Beban dibayar di muka                                      34.964.656.100    26.223.492.075    17.482.328.050     8.741.164.025                 -                 -                 -                   -
Pajak dibayar di muka                                          13.867.668        10.400.751         6.933.834         3.466.917                 -                 -                 -                   -
Total aset lancar                                         239.757.305.140   287.106.239.926   335.757.663.602   397.397.918.576   474.808.714.599   568.242.182.012   644.892.944.817     725.012.804.128

Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan                                        1.070.236.301     2.015.926.731       535.118.150       267.559.075                 -                 -                 -                   -
Taksiran tagihan pajak penghasilan                          1.213.249.505                 -                 -                 -                 -                 -                 -                   -
Aset tetap neto                                            61.706.730.961    40.253.165.936    26.456.094.255    24.297.220.333    22.268.515.560    20.478.008.490    18.710.369.023      16.947.885.157
Uang jaminan                                                1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009     1.636.684.009       1.636.684.009
Total aset tidak lancar                                    65.626.900.776    43.905.776.675    28.627.896.415    26.201.463.417    23.905.199.569    22.114.692.499    20.347.053.032      18.584.569.166
Total aset                                                305.384.205.916   331.012.016.601   364.385.560.016   423.599.381.993   498.713.914.168   590.356.874.511   665.239.997.850     743.597.373.293

Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha                                                20.516.648.790    20.740.553.033    34.253.912.489    51.880.826.472    68.999.007.272    84.264.700.081    84.208.704.898      84.161.838.975
Beban akrual                                                            -       219.615.000       241.576.500       265.734.150       292.307.565       321.538.322       353.692.154         389.061.369
Utang pajak                                                 4.907.182.933     2.735.393.645     4.693.577.442     9.510.552.738    14.400.249.235    20.436.664.177    21.763.898.127      22.975.169.192
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun                 -     1.728.000.000     2.073.600.000     2.488.320.000     2.985.984.000     3.583.180.800     4.299.816.960       5.159.780.352
Total liabilitas jangka pendek                             25.423.831.723    25.423.561.678    41.262.666.431    64.145.433.360    86.677.548.072   108.606.083.379   110.626.112.138     112.685.849.888
Page 75
                                                             Proyeksi         Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
                                                            31-Des-25        31-Des-26         31-Des-27         31-Des-28         31-Des-29         31-Des-30         31-Des-31         31-Des-32
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi                                        49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989    49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja                                     2.924.145.868     3.686.360.775     3.070.353.162     3.870.678.814     3.223.870.820     4.064.212.755     4.064.212.755     4.064.212.755
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang                              -     7.547.904.000     9.057.484.800    10.868.981.760    13.042.778.112     9.459.597.312     5.159.780.352                 -
Total liabilitas jangka panjang                             52.564.259.857    60.874.378.764    61.767.951.951    64.379.774.563    65.906.762.921    63.163.924.056    58.864.107.096    53.704.326.744
Total liabilitas                                            77.988.091.580    86.297.940.442   103.030.618.382   128.525.207.923   152.584.310.993   171.770.007.435   169.490.219.234   166.390.176.632

Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor                               77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360    77.388.910.360
Tambahan modal disetor                                     137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020   137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya                                  120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000       120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya                               12.206.639.269    30.879.254.451    45.190.398.760    74.188.938.654   118.096.607.686   180.409.854.640   246.769.958.564   316.823.338.083
Rugi komprehensif lain                                       (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)     (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk   226.754.216.036   245.426.831.218   259.737.975.527   288.736.515.421   332.644.184.453   394.957.431.407   461.317.535.331   531.370.914.850
Kepentingan nonpengendali                                      641.898.300     (712.755.059)     1.616.966.107     6.337.658.648    13.485.418.723    23.629.435.669    34.432.243.285    45.836.281.811
Total ekuitas                                              227.396.114.335   244.714.076.158   261.354.941.635   295.074.174.069   346.129.603.175   418.586.867.076   495.749.778.616   577.207.196.661
Total liabilitas dan ekuitas                               305.384.205.916   331.012.016.601   364.385.560.016   423.599.381.993   498.713.914.168   590.356.874.511   665.239.997.850   743.597.373.293
Page 76
                                                                                             Lampiran 8

Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025
                   dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032
                                     Proyeksi          Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi
                                  Okt-Des 2025        31-Des-26          31-Des-27         31-Des-28
Pendapatan neto                    41.056.553.599   252.197.800.007    302.874.911.548   369.958.007.708
Beban pokok pendapatan           (26.255.880.432) (163.479.588.853) (177.472.205.196) (196.400.052.878)
Laba bruto                         14.800.673.167     88.718.211.155   125.402.706.352   173.557.954.830
Beban umum dan administrasi      (11.437.741.663)   (83.840.699.224) (116.908.241.728) (155.668.364.178)
Beban keuangan                         (91.826.775)                -                  -                 -
Laba sebelum pajak                   3.271.104.728     4.877.511.931      8.494.464.624   17.889.590.652
Penghasilan (beban) lain neto        (751.391.304)                 -                  -                 -
Beban pajak penghasilan            (1.226.795.733)   (1.073.052.625)    (1.868.782.217)   (3.935.709.943)
Laba tahun berjalan                  1.292.917.691     3.804.459.306      6.625.682.407   13.953.880.709


                                     Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi          Proyeksi
                                    31-Des-29         31-Des-30         31-Des-31         31-Des-32
Pendapatan neto                   441.761.801.635   512.919.571.934   532.702.100.141   553.232.022.524
Beban pokok pendapatan          (229.592.564.583) (262.593.749.958) (269.049.121.252) (276.031.853.138)
Laba bruto                        212.169.237.051   250.325.821.976   263.652.978.889   277.200.169.387
Beban umum dan administrasi     (193.712.671.417) (230.961.517.073) (237.351.217.181) (244.393.030.268)
Beban keuangan                                   -                 -                 -                 -
Laba sebelum pajak                 18.456.565.634    19.364.304.903    26.301.761.708    32.807.139.118
Penghasilan (beban) lain neto                    -                 -                 -                 -
Beban pajak penghasilan            (4.060.444.439)   (4.260.147.079)   (5.786.387.576)   (7.217.570.606)
Laba tahun berjalan                14.396.121.195    15.104.157.824    20.515.374.132    25.589.568.512
Page 77
                                                                                                   Lampiran 9

  Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember
                2025 dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032
                                    Proyeksi             Proyeksi             Proyeksi             Proyeksi
                                 Okt-Des 2025           31-Des-26            31-Des-27            31-Des-28
Pendapatan neto                   41.056.553.599       184.430.460.315      272.611.496.910      392.099.486.364
Beban pokok pendapatan          (26.255.880.432)     (105.470.205.422)    (152.463.501.243)    (212.245.796.218)
Laba bruto                        14.800.673.167         78.960.254.892     120.147.995.667      179.853.690.146
Beban umum dan administrasi     (11.437.741.663)       (66.526.647.414)     (98.813.552.749)   (136.623.904.973)
Beban keuangan                        (91.826.775)                    -                    -                   -
Laba sebelum pajak                  3.271.104.728        12.433.607.478       21.334.442.918      43.229.785.173
Penghasilan (beban) lain neto       (751.391.304)        11.505.642.755
Beban pajak penghasilan           (1.226.795.733)       (5.266.635.051)     (4.693.577.442)      (9.510.552.738)
Laba tahun berjalan                 1.292.917.691        18.672.615.182     16.640.865.476       33.719.232.435


                                    Proyeksi             Proyeksi             Proyeksi             Proyeksi
                                   31-Des-29            31-Des-30            31-Des-31            31-Des-32
Pendapatan neto                   520.787.176.934      646.320.652.659      657.384.891.221      668.541.690.333
Beban pokok pendapatan          (281.669.529.460)    (343.580.394.742)    (343.353.303.167)    (343.163.235.812)
Laba bruto                        239.117.647.474      302.740.257.917      314.031.588.054      325.378.454.521
Beban umum dan administrasi     (173.661.969.133)    (209.846.329.840)    (215.104.778.388)    (220.945.867.283)
Beban keuangan                                  -                    -                    -                    -
Laba sebelum pajak                 65.455.678.341       92.893.928.077       98.926.809.666      104.432.587.238
Penghasilan (beban) lain neto
Beban pajak penghasilan          (14.400.249.235)      (20.436.664.177)    (21.763.898.127)     (22.975.169.192)
Laba tahun berjalan                51.055.429.106        72.457.263.900      77.162.911.540       81.457.418.046
Page 78
                                                                                                                                                                                                  Lampiran 10

                            Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025 dan 12 bulan dari
                                                               bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032
                                                                Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi
                                                              Okt-Des 2025        31-Des-26          31-Des-27          31-Des-28          31-Des-29          31-Des-30          31-Des-31         31-Des-32
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba bersih setelah pajak                                       1.292.917.691      3.804.459.306      6.625.682.407     13.953.880.709     14.396.121.195     15.104.157.824     20.515.374.132    25.589.568.512
Penyusutan                                                      5.575.216.443     21.687.015.559     13.891.849.681      2.197.746.323      2.253.322.673      2.102.248.371      1.993.639.467     1.991.233.867

Perubahan modal kerja:
 (Peningkatan) Penurunan Piutang usaha                          2.054.137.915     (8.835.603.863)   (18.049.382.192)   (23.892.609.591)   (25.573.954.001)   (25.343.863.394)   (7.045.831.964)    (7.312.027.150)
 (Peningkatan) Penurunan Piutang lain-lain                      4.091.976.731                   -                  -                  -                  -                  -                 -                  -
 (Peningkatan) Penurunan Uang muka jangka pendek              23.162.744.471      90.000.000.000                   -                  -                  -                  -                 -                  -
 (Peningkatan) Penurunan Beban dibayar di muka                  8.741.164.025       8.741.164.025      8.741.164.025      8.741.164.025      8.741.164.025                  -                 -                  -
 (Peningkatan) Penurunan Pajak dibayar di muka                      3.466.917           3.466.917          3.466.917          3.466.917          3.466.917                  -                 -                  -
 (Peningkatan) Penurunan Biaya ditangguhkan                                 -                   -                  -                  -                  -                  -                 -                  -
 (Peningkatan) Penurunan Aset pajak tangguhan                     267.559.075         267.559.075        267.559.075        267.559.075        267.559.075                  -                 -                  -
 (Peningkatan) Penurunan Taksiran tagihan pajak penghasilan                 -                   -      1.213.249.505                  -                  -                  -                 -                  -
 (Peningkatan) Penurunan Uang muka jangka panjang               1.096.334.009                   -                  -                  -                  -                  -                 -                  -
 (Peningkatan) Penurunan Uang jaminan                         (1.596.334.009)                   -                  -                  -                  -                  -                 -                  -
 (Peningkatan) Penurunan Uang muka investasi                      500.000.000                   -                  -                  -                  -                  -                 -                  -
 Peningkatan (Penurunan) Utang usaha                              697.975.011     14.527.587.829       5.376.205.612      7.553.214.651      8.184.454.941      8.137.278.586     1.591.735.388      1.721.769.506
 Peningkatan (Penurunan) Beban akrual                         (3.108.766.169)         219.615.000         21.961.500         24.157.650         26.573.415         29.230.757        32.153.832         35.369.215
 Peningkatan (Penurunan) Pendapatan diterima di muka          (5.179.906.705)                   -                  -                  -                  -                  -                 -                  -
 Peningkatan (Penurunan) Utang pajak                          (8.593.918.159)     (3.834.130.309)        795.729.593      2.066.927.726        124.734.496        199.702.639     1.526.240.497      1.431.183.030
 Peningkatan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja               (586.673.918)         762.214.907      (616.007.614)        800.325.652      (646.807.994)        840.341.935     (679.148.394)        882.359.032
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi                    28.417.893.328     127.343.348.446      18.271.478.508     11.715.833.136      7.776.634.741      1.069.096.716   17.934.162.957     24.339.456.012

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                                         -     (215.818.100)       (81.903.000)       (20.622.400)      (201.055.400)      (287.991.300)      (200.000.000)     (200.000.000)
Perolehan atas divestasi KSP                                                 -                 -                  -                  -                  -                  -                  -                 -
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                 -     (215.818.100)       (81.903.000)       (20.622.400)      (201.055.400)      (287.991.300)      (200.000.000)     (200.000.000)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perubahan bersih dari utang lain-lain                         (5.423.024.078)                  -                  -                  -                  -                  -                  -                  -
Perubahan bersih liabilitas sewa                                            -      9.275.904.000      1.855.180.800      2.226.216.960      2.671.460.352    (2.985.984.000)    (3.583.180.800)    (4.299.816.960)
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                   (5.423.024.078)      9.275.904.000      1.855.180.800      2.226.216.960      2.671.460.352    (2.985.984.000)    (3.583.180.800)    (4.299.816.960)

PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                             22.994.869.250     136.403.434.346     20.044.756.308     13.921.427.696     10.247.039.693     (2.204.878.584)    14.150.982.157    19.839.639.052
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                 10.795.642.009      33.790.511.259    170.193.945.606    190.238.701.914    204.160.129.610    214.407.169.303    212.202.290.720   226.353.272.877
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                33.790.511.259     170.193.945.606    190.238.701.914    204.160.129.610    214.407.169.303    212.202.290.720    226.353.272.877   246.192.911.929
Page 79
                                                                                                                                                                                                   Lampiran 11

                               Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025 dan 12 bulan
                                                              dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032
                                                                Proyeksi          Proyeksi            Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi           Proyeksi          Proyeksi            Proyeksi
                                                              Okt-Des 2025       31-Des-26           31-Des-27          31-Des-28          31-Des-29          31-Des-30         31-Des-31           31-Des-32
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba bersih setelah pajak                                       1.292.917.691      7.166.972.427     16.640.865.476     33.719.232.435     51.055.429.106     72.457.263.900     77.162.911.540      81.457.418.046
Penyusutan                                                      5.575.216.443     21.669.383.126     13.878.974.681      2.179.496.323      2.229.760.173      2.078.498.371      1.967.639.467       1.962.483.867

Perubahan modal kerja:
 (Peningkatan) Penurunan Piutang usaha                          2.054.137.915       2.151.698.301   (31.406.944.541)   (42.557.366.107)   (45.833.971.984)   (44.710.552.998)   (3.940.687.707)     (3.973.654.478)
 (Peningkatan) Penurunan Piutang lain-lain                      4.091.976.731                   -                  -                  -                  -                  -                  -                   -
 (Peningkatan) Penurunan Uang muka jangka pendek              23.162.744.471      90.000.000.000                   -                  -                  -                  -                  -                   -
 (Peningkatan) Penurunan Beban dibayar di muka                  8.741.164.025       8.741.164.025      8.741.164.025      8.741.164.025      8.741.164.025                  -                  -                   -
 (Peningkatan) Penurunan Pajak dibayar di muka                      3.466.917           3.466.917          3.466.917          3.466.917          3.466.917                  -                  -                   -
 (Peningkatan) Penurunan Biaya ditangguhkan                                 -                   -                  -                  -                  -                  -                  -                   -
 (Peningkatan) Penurunan Aset pajak tangguhan                     267.559.075       (945.690.430)      1.480.808.580        267.559.075        267.559.075                  -                  -                   -
 (Peningkatan) Penurunan Taksiran tagihan pajak penghasilan                 -       1.213.249.505                  -                  -                  -                  -                  -                   -
 (Peningkatan) Penurunan Uang muka jangka panjang               1.096.334.009                   -                  -                  -                  -                  -                  -                   -
 (Peningkatan) Penurunan Uang jaminan                         (1.596.334.009)                   -                  -                  -                  -                  -                  -                   -
 (Peningkatan) Penurunan Uang muka investasi                      500.000.000                   -                  -                  -                  -                  -                  -                   -
 Peningkatan (Penurunan) Utang usaha                              697.975.011         223.904.243     13.513.359.456     17.626.913.984     17.118.180.799     15.265.692.809       (55.995.183)        (46.865.923)
 Peningkatan (Penurunan) Beban akrual                         (3.108.766.169)         219.615.000         21.961.500         24.157.650         26.573.415         29.230.757         32.153.832          35.369.215
 Peningkatan (Penurunan) Pendapatan diterima di muka          (5.179.906.705)                   -                  -                  -                  -                  -                  -                   -
 Peningkatan (Penurunan) Utang pajak                          (8.593.918.159)     (2.171.789.288)      1.958.183.797      4.816.975.296      4.889.696.497      6.036.414.942     1.327.233.950       1.211.271.066
 Peningkatan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja               (586.673.918)         762.214.907      (616.007.614)        800.325.652      (646.807.994)        840.341.935                  -                   -
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi                    28.417.893.328     129.034.188.732      24.215.832.277     25.621.925.249     37.851.050.029     51.996.889.716   76.493.255.898      80.646.021.792

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap                                                         -     (215.818.100)       (81.903.000)       (20.622.400)      (201.055.400)      (287.991.300)      (200.000.000)       (200.000.000)
Perolehan atas divestasi KSP                                                 -    23.300.000.000                  -                  -                  -                  -                  -                   -
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi                                 -    23.084.181.900       (81.903.000)       (20.622.400)      (201.055.400)      (287.991.300)      (200.000.000)       (200.000.000)

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perubahan bersih dari utang lain-lain                         (5.423.024.078)                  -                  -                  -                  -                  -                  -                   -
Perubahan bersih liabilitas sewa                                            -      9.275.904.000      1.855.180.800      2.226.216.960      2.671.460.352    (2.985.984.000)    (3.583.180.800)     (4.299.816.960)
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan                   (5.423.024.078)      9.275.904.000      1.855.180.800      2.226.216.960      2.671.460.352    (2.985.984.000)    (3.583.180.800)     (4.299.816.960)

PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS                             22.994.869.250     161.394.274.632     25.989.110.077     27.827.519.809     40.321.454.981     48.722.914.416     72.710.075.098      76.146.204.832
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                                 10.795.642.009      33.790.511.259    195.184.785.892    221.173.895.969    249.001.415.778    289.322.870.759    338.045.785.175     410.755.860.273
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                                33.790.511.259     195.184.785.892    221.173.895.969    249.001.415.778    289.322.870.759    338.045.785.175    410.755.860.273     486.902.065.105
Page 80
                                                                      Lampiran 12

Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi
Page 81
                                   Lampiran 13

Proforma Laporan Posisi Keuangan
Page 82
                             Lampiran 14

Proforma Laporan Laba Rugi
Page 83
                       Lampiran 15

Analisis Inkremental
Page 84
                                                                   Lampiran 16

Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi

File

File Open PDF
Source IDX
Size2.95 MB
Published17 Mar 2026
Pages84
Characters241,674
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 43 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org ERA MEDIA SEJAHTERA TBK p.1 ×233
linked org PT Wisdom Crowd Indonesia p.2 ×17
linked person Geger Nuryaman Maulana p.19
linked person Leonardus Chrisbiantoro p.19
linked person Vicktor Aritonang p.19 ×2
linked person Devi Nisa Suhartono p.19
linked — Faysal Deni Rahman p.20
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.2 ×10
possible org PT Prambanan p.4 ×2
possible org PT Prambanan Investasi Sukses p.4 ×16
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.64
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan p.2 ×2
unresolved org Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki p.2 ×2
unresolved person Willyams p.2 ×3
unresolved org KJPP Herman Meirizki dan Rekan p.2 ×9
unresolved org KJPP Herman Meirizki p.2 ×12
unresolved org Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk p.2 ×3
unresolved org Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan p.3 ×3
unresolved org Kementerian Keuangan Republik Indonesia p.3 ×3
unresolved org Menteri Keuangan p.3 ×3
unresolved — Diana Airin · Direktur p.4 ×2
unresolved org Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan p.4 ×6
unresolved org Kantor Akuntan Publik Morhan & Rekan p.17
unresolved org Kantor Akuntan Publik Morhan p.17
unresolved person David Kurniawan p.17
unresolved org Kantor Akuntan Publik Anwar p.17 ×6
unresolved person Soaduon Tampubolon p.17
unresolved org Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan p.17
unresolved person Janty Lega p.19
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia p.19 ×2
unresolved person Rini Yulianti p.19 ×3
unresolved org PT Prambanan Investasi Sukses. Susunan Pengurus p.19
unresolved person Akta Notaris Nicolas Anggono p.20 ×2
unresolved org Menteri Kehakiman p.20
unresolved org Menteri Keuangan. Secara p.25
unresolved org Bank Indonesia p.26 ×7
unresolved org Pusat Statistik p.27 ×2
unresolved org Kementerian ESDM Tahun p.28
unresolved org Kementerian ESDM Grafik p.29
unresolved org Era Media Sejaktera Tbk p.44 ×2
unresolved org Kantor Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan p.44
unresolved org Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia p.59
unresolved — Faks. p.62

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

Rule parser Needs review confidence 0.500 10171 ms 12 Sep 2026 22:30
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
 'appraiser_name': '',
 'assets': [{'area_sqm': None,
             'category': 'OTHER',
             'description': 'adalah sebesar Rp 30.893.051.093 sedangkan '
                            'dengan'}],
 'currency': None,
 'fact_type': '',
 'issuer_name': '',
 'kind': 'CONFLICT',
 'kjpp_name': '',
 'letter_number': '',
 'object_text': 'adalah sebesar Rp 30.893.051.093 sedangkan dengan',
 'object_truncated': True,
 'parties': [],
 'pct_of_equity': None,
 'reference_period': '',
 'requires_rups': None,
 'rups_date': None,
 'ticker': '',
 'transaction_date': None,
 'valuation_date': '2025-09-30',
 'value': '31'}
↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result