Back to announcement
20260317_DOOH_Transaksi Material Tanpa Persetujuan RUPS_32054688_lamp3.pdf
Asset transaction Needs review DOOHSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 84
Page 1
LAPORAN PENDAPAT KEWAJARAN
PT ERA MEDIA SEJAHTERA TBK
No. 00005/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026
Tanggal: 6 Maret 2026
Tanggal Pendapat Kewajaran 30 September 2025
Page 2
Kantor Cabang Jakarta Selatan
The AKKAS Commercial Building, Lt.2
Jl. T.B. Simatupang No.23 Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Telp. : +62 21 78343013 | Wilayah Kerja Seluruh Indonesia
No. Laporan: 00005/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026 Jakarta, 6 Maret 2026
Kepada Yth.
PT Era Media Sejahtera Tbk
Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205
Jl. RS Fatmawati No. 20, Cilandak Barat, Cilandak
Jakarta Selatan, 12430
Perihal : Pendapat Kewajaran atas Rencana Transaksi Divestasi Saham
Sesuai penugasan dari PT Era Media Sejahtera Tbk kepada Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki
dan Rekan (”HMR” atau ”Penilai” atau ”kami”) untuk keperluan Pendapat Kewajaran dalam rangka
memenuhi salah satu syarat keterbukaan informasi sebagaimana telah diatur dalam Peraturan Otoritas
Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha
(“POJK 17/2020”) dan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (“POJK 42/2020”) oleh PT Era Media Sejahtera Tbk
(”Perseroan” atau ”DOOH”) atas Rencana Transaksi divestasi 99% saham PT Konsultan Strategi
Penjualan (”KSP”) oleh Perseroan ke pihak afiliasi yaitu PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”)
sebagaimana yang tertuang dalam Surat Penawaran No. 121/SP/HMR-JKSL/B/XII/2025 tanggal 4
Desember 2025 yang telah disetujui oleh manajemen Perseroan, maka dengan ini kami telah melakukan
pekerjaan pendapat kewajaran secara independen dengan tanggal pendapat kewajaran 30 September
2025.
Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan pendapat kewajaran ini adalah:
Nama : PT Era Media Sejahtera Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas Periklanan dan Konsultasi Manajemen
Alamat : Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205, Jl. RS Fatmawati No. 20, Cilandak
Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, 12430
Telepon dan Faks. : (021) 7654937
E-mail : corporate@sspace.id
Alasan dan Latar Belakang Rencana Transaksi
Rencana Transaksi divestasi kepemilikan 99% saham KSP yang dimiliki Perseroan dilakukan sebagai
bagian dari langkah Perseroan dalam melakukan penataan struktur usaha serta optimalisasi portofolio
investasi. Pelaksanaan Rencana Transaksi dimaksudkan untuk menyelaraskan struktur kepemilikan
dengan fokus pengembangan usaha Perseroan ke depan dengan mengoptimalkan pada lini bisnis yang
memberikan kontribusi persentase margin laba yang lebih tinggi, serta divestasi ini juga dalam rangka
meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pengembangan usaha KSP melalui pengalihan kepemilikan
kepada pihak yang dinilai lebih relevan dalam mendukung kegiatan usaha KSP.
Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan ini yaitu Willyams, S.E., MAPPI (Cert.), merupakan
Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan Rekan
dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja di seluruh
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | i
Page 3
Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan izin dari
Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.
66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang
pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal
(Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB‐
57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank dengan No.
296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi
VII-2018 dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, POJK 35/POJK.04/2020, POJK
17/2020, dan POJK 42/2020.
Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam rencana
transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.
Objek Pendapat Kewajaran
Objek Pendapat Kewajaran adalah rencana transaksi afiliasi dan material berupa divestasi 99% saham
PT Konsultan Strategi Penjualan oleh Perseroan ke pihak afiliasi yaitu WCI (selanjutnya disebut
“Rencana Transaksi”).
Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu bahan keterbukaan
informasi sebagaimana telah diatur dalam POJK 17/2020 mengenai Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha dan POJK 42/2020 mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per tanggal 30 September
2025.
Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
• Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
• Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan analisis atas kewajaran
harga transaksi;
• Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
• Penulisan laporan pendapat kewajaran.
Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | ii
Page 4
• PT Era Media Sejahtera Tbk (”Perseroan”)
Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas periklanan dan konsultasi
manajemen. Dalam Rencana Transaksi ini, Perseroan bertindak sebagai pihak yang melepas
kepemilikan saham KSP atau sebagai Pihak Penjual.
• PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”)
WCI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang:
1. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya;
2. Periklanan;
3. Penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia;
4. Jasa penyelenggara pertemuan, perjalanan insentif, konferensi dan pameran (MICE);
5. Jasa penyelenggara event khusus (special event);
6. Aktivitas hiburan, seni dan kreativitas lainnya;
7. Aktivitas produksi film, video dan program televisi oleh swasta;
8. Aktivitas pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (e-commerce);
9. Portal web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial;
10. Penerbitan surat kabar, jurnal dan buletin atau majalah;
11. Jasa konten SMS premium;
12. Pendidikan bimbingan belajar dan konseling swasta.
Dalam Rencana Transaksi ini, WCI bertindak sebagai Pihak Pembeli.
Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi yaitu:
• Hubungan berdasarkan jabatan yaitu Diana Airin menjabat sebagai Direktur Perseroan dan menjabat
sebagai Direksi WCI;
• Hubungan berdasarkan kepemilikan saham yaitu WCI merupakan pemegang saham tidak langsung
Perseroan melalui PT Prambanan sehingga kedua entitas berada dalam hubungan sepengendalian.
WCI memiliki kepemilikan tidak langsung atas Perseroan melalui PT Prambanan Investasi Sukses,
dimana WCI memiliki 50,00% saham pada PT Prambanan Investasi Sukses dan PT Prambanan
Investasi Sukses memiliki 68,95% saham pada Perseroan.
Materialitas atas Transaksi
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Perseroan per 30 September 2025 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor 00657/2.1035/AU.1/05/1432-1/1/XII/2025 tanggal 23 Desember
2025 tercatat akun sebagai berikut:
1. Ekuitas Perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar Rp226.103.196.644 dan Nilai Rencana
Transaksi adalah sebesar Rp23.300.000.000,- atau sebesar 10,31% dari Ekuitas Perseroan;
2. Total aset KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp 30.893.051.093 sedangkan dengan
total aset Perseroan adalah sebesar Rp326.285.602.242 atau ekuivalen dengan 9,47% total aset
Perseroan;
3. Laba bersih tahun berjalan KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp 2.702.910.007
sedangkan laba bersih tahun berjalan Perseroan adalah sebesar Rp5.508.242.913 atau ekuivalen
dengan 49,07% laba bersih Perseroan;
4. Pendapatan KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp46.942.414.026 sedangkan
pendapatan Perseroan adalah sebesar Rp123.169.660.796 atau ekuivalen dengan 38,11%
pendapatan Perseroan.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | iii
Page 5
Rencana Transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material karena rasio pendapatan usaha KSP
terhadap pendapatan usaha Perseroan sebesar 38,11% dan rasio laba (rugi) tahun berjalan KSP
terhadap laba (rugi) Perseroan sebesar 49,07%, keduanya sama dengan atau lebih dari 20% pendapatan
dan laba bersih Perseroan sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
• Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dengan mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
• Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini atas laporan pendapat
kewajaran;
• HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
• Dalam melakukan analisis, HMR merujuk pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi tugas
baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi, serta
data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan HMR dapat dipercaya;
• HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
manajemen untuk analisis transaksi ini. Kebenaran, kehandalan, dan keakuratan atas data-data
tersebut adalah tanggungjawab pihak manajemen;
• Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
tanggungjawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran
secara material, maka Penilai tidak bertanggungjawab untuk memperbaharui hasil pendapat
kewajaran ini dikemudian hari;
• Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;
• Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;
• Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
tersebut;
• Kami tidak melakukan due diligence atas perpajakan Perseroan ataupun implikasinya atas
dilakukannya Rencana Transaksi;
• Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
• Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
dan/atau pelanggaran hukum.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | iv
Page 6
Pendekatan dan Prosedur Pendapat Kewajaran
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis kewajaran transaksi;
4. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.
Subsequent Event
Dari tanggal pendapat kewajaran yaitu tanggal 30 September 2025 sampai dengan tanggal
diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat
memengaruhi hasil penilaian secara signifikan.
Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.
Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis dan
informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini.
Pendapat kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan yang berwenang dan stempel dari
KJPP Herman Meirizki dan Rekan.
Analisis atas Kewajaran Rencana Transaksi
Berdasarkan analisis-analisis yang telah diungkapkan di atas, berikut adalah analisis atas kewajaran
Rencana Transaksi:
1. Rencana Transaksi adalah divestasi saham KSP oleh Perseroan ke pihak afiliasi;
2. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, Nilai Pasar 99%
saham KSP adalah sebesar Rp23.037.904.762,- (Dua Puluh Tiga Miliar Tiga Puluh Tujuh Juta Sembilan
Ratus Empat Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Dua Rupiah), sedangkan Rencana Transaksi adalah
sebesar Rp23.300.000.000,- yang berarti berada dalam kisaran batas atas dan batas bawah dari Nilai
Pasar Objek Transaksi sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b;
3. Dari analisis terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan memperoleh keuntungan divestasi saham
yang akan digunakan sebagai tambahan modal kerja untuk melaksanakan kegiatan operasional
periklanan;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat mengalokasikan dana hasil divestasi
KSP untuk mendorong peningkatan pendapatan pada segmen bisnis e-commerce yang
ditargetkan mencapai 11% dari potensi pendapatan e-commerce Perseroan secara keseluruhan;
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | v
Page 7
• Perseroan akan mengoptimalkan pendapatan dari sisi penyediaan media tayang dan layanan
activation yang memungkinkan interaksi langsung antara brand dan audience secara kreatif dan
terukur, termasuk data analysis untuk memberikan insight berbasis perilaku dan efektivitas
kampanye serta layanan brand consulting;
• Manajemen kunci yang melaksanakan bisnis di KSP akan tetap berada dalam Perseroan, yang
diharapkan dapat memperlancar kegiatan bisnis periklanan setelah dilakukan Rencana Transaksi;
• Setelah dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan telah memastikan beberapa calon pelanggan
yang akan beriklan melalui Perseroan secara langsung;
• Terdapat penurunan pendapatan sehubungan dengan divestasi KSP. Namun demikian, level
pendapatan akan meningkat secara bertahap dengan peningkatan pendapatan dari e-commerce
yang akan difokuskan;
• Proyeksi pendapatan tanpa Rencana Transaksi lebih besar di tahun awal dibandingkan Dengan
Rencana Transaksi. Namun demikian, operasional KSP memiliki marjin laba bersih yang relatif
rendah dan diproyeksikan marjin keuntungan dari segmen e-commerce dapat menggantikan atau
melebihi marjin keuntungan dari hasil kontribusi KSP;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total aset Perseroan akan meningkat sebagai hasil dari
penambahan kas dan setara kas atas capital gain yang diperoleh;
• Bisnis KSP dijalankan dengan kontribusi atau investasi aset tetap yang minim. KSP tidak memiliki
aset yang signifikan dan hanya berkontribusi sebesar 9,47% terhadap total aset Perseroan,
sehingga dengan dilakukannya Rencana Transaksi tidak menurunkan aset Perseroan secara
signifikan;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total ekuitas Perseroan akan meningkat sehubungan
dengan laba divestasi KSP dan marjin keuntungan dari segmen advertising lainnya;
• Hasil divestasi digunakan untuk tambahan modal kerja kegiatan periklanan sehingga dapat
menggantikan kontribusi pendapatan dan laba yang dihasilkan KSP sebelumnya.
4. Berdasarkan analisis kualitatif, Perseroan mendapatkan manfaat atas Rencana Transaksi yaitu
mendapatkan capital gain atas divestasi saham KSP serta tambahan modal kerja. Dari sisi risiko atas
Rencana Transaksi, Perseroan mungkin akan kehilangan biaya kesempatan (opportunity cost) bila
harga saham KSP mengalami peningkatan lebih tinggi dan hilangnya manfaat ekonomi di masa
mendatang dari entitas yang dilepas, termasuk kontribusi pendapatan, laba, maupun sinergi usaha.
Rencana Transaksi juga dapat berdampak pada perubahan struktur keuangan Perseroan, seperti
penurunan aset atau perubahan profil pendapatan konsolidasian.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | vi
Page 8
Page 9
Page 10
DAFTAR ISI
PERNYATAAN PROFESIONAL PENILAI ......................................................................................... viii
DAFTAR ISI .................................................................................................................................. ix
DAFTAR TABEL ............................................................................................................................. xi
DAFTAR GRAFIK ............................................................................................................................ 1
1. PENDAHULUAN..................................................................................................................... 1
1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan ........................................................ 1
1.2. Alasan dan Latar Belakang Transaksi ........................................................................... 1
1.3. Status Penilai .......................................................................................................... 1
1.4. Independensi Penilai ................................................................................................ 1
1.5. Objek Pendapat Kewajaran ........................................................................................ 2
1.6. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran ..................................................................... 2
1.7. Tanggal Pendapat Kewajaran ..................................................................................... 2
1.8. Ruang Lingkup Penugasan ......................................................................................... 2
1.9. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi .............................................. 2
1.10. Asumsi dan Kondisi Pembatas ................................................................................... 3
1.11. Pendekatan dan Prosedur Pendapat Kewajaran ............................................................ 3
1.12. Sumber Data dan Informasi ....................................................................................... 4
1.13. Subsequent Event .................................................................................................... 4
1.14. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran ................................................................ 4
2. ANALISIS TRANSAKSI ............................................................................................................ 6
2.1. Identifikasi Pendirian Pihak-Pihak yang Bertransaksi ..................................................... 6
2.1.1. PT Era Media Sejahtera Tbk (“Perseroan”) .......................................................................... 6
2.1.2. PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”) ................................................................................ 7
2.2. Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi .................................................................... 8
2.3. Materialitas atas Transaksi ........................................................................................ 9
2.4. Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Transaksi ....................................... 10
2.4.1. Para Pihak ...................................................................................................................... 10
2.4.2. Objek Rencana Transaksi ................................................................................................ 10
2.4.3. Nilai Rencana Transaksi .................................................................................................. 10
2.4.4. Lain-Lain ........................................................................................................................ 11
2.5. Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Transaksi ........................................................ 11
2.5.1. Manfaat Transaksi ........................................................................................................... 11
2.5.2. Risiko Transaksi .............................................................................................................. 11
3. ANALISIS KUALITATIF .......................................................................................................... 12
3.1. Tinjauan Ekonomi ................................................................................................... 12
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan ....................................................................................... 12
3.1.2. Nilai Tukar Rupiah ........................................................................................................... 12
3.1.3. Suku Bunga .................................................................................................................... 13
3.1.4. Inflasi ........................................................................................................................ 14
3.2. Analisis Industri Periklanan ...................................................................................... 14
3.3. Tinjauan Industri Periklanan Influencer di Indonesia .................................................... 21
3.4. Analisis Operasional dan Prospek Perseroan .............................................................. 23
3.5. Analisis SWOT ....................................................................................................... 24
3.6. Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Transaksi ...................................................... 25
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | ix
Page 11
3.7. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif ........................................................ 25
4. ANALISIS KUANTITATIF ........................................................................................................ 26
4.1. Penilaian Kinerja Historis Perseroan .......................................................................... 26
4.1.1. Laporan Posisi Keuangan Historis .................................................................................... 26
4.1.2. Laporan Laba Rugi Historis .............................................................................................. 28
4.1.3. Laporan Arus Kas Historis ............................................................................................... 29
4.1.4. Analisis Rasio Keuangan ................................................................................................. 30
4.2. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi ................................................................................... 31
4.3. Analisis Proforma............................................................................................................ 31
4.4. Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan ...................................................................... 32
4.5. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ....................................... 39
4.6. Analisis Inkremental ............................................................................................... 40
4.7. Biaya atau Pendapatan yang Relevan ........................................................................ 41
4.8. Informasi Non Keuangan yang Relevan ...................................................................... 41
4.9. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan dalam Menentukan Rencana Transaksi
dan Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain ........................................... 42
4.10. Hal Material Lainnya ............................................................................................... 42
5. KESIMPULAN ...................................................................................................................... 43
5.1. Analisis atas Kewajaran Transaksi............................................................................. 43
5.2. Pendapat Kewajaran ............................................................................................... 44
6. LAMPIRAN .............................................................................................................................. 45
7. REFERENSI ............................................................................................................................. 46
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | x
Page 12
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Susunan Pemegang Saham Perseroan ................................................................................... 7
Tabel 2. Susunan Pemegang Saham WCI ............................................................................................ 7
Tabel 3. Unsur Transaksi Material ..................................................................................................... 10
Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan ..................................................................................................... 26
Tabel 5. Laporan Laba Rugi ............................................................................................................... 28
Tabel 6. Laporan Arus Kas................................................................................................................. 29
Tabel 7. Analisis Rasio Keuangan ...................................................................................................... 30
Tabel 8. Analisis Kewajaran Harga ..................................................................................................... 31
Tabel 9. Proforma Posisi Keuangan ................................................................................................... 32
Tabel 10. Proforma Laporan Laba Rugi .............................................................................................. 32
Tabel 11. Proyeksi Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi ..................................................................... 33
Tabel 12. Proyeksi Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi ................................................................... 33
Tabel 13. Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi ........................................................... 35
Tabel 14. Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi ......................................................... 37
Tabel 15. Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ............................ 39
Tabel 16. Analisis Inkremental .......................................................................................................... 40
Tabel 17. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi ................................ 41
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | xi
Page 13
DAFTAR GRAFIK
Grafik 1. IHSG Periode 31 Desember 2020 – 2024 dan 30 September 2025 ...................................... 12
Grafik 2. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Periode 31 Desember 2020-2024 dan 30 September 2025 ... 13
Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2020-2024 dan September 2025 ................................................ 14
Grafik 4. Pengeluaran Periklanan di Indonesia ................................................................................. 15
Grafik 5. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Media di Indonesia ................................. 15
Grafik 6. Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia................................................. 16
Grafik 7. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia ............................... 16
Grafik 8. Pengeluaran Periklanan melalui Sosial Media di Indonesia ................................................. 17
Grafik 9. Pengeluaran Periklanan melalui Aplikasi di Indonesia ........................................................ 17
Grafik 10. Pengeluaran Periklanan melalui Retail Platform di Indonesia .............................................. 18
Grafik 11. Pengeluaran Periklanan melalui Live streaming di Indonesia .............................................. 18
Grafik 12. Persentase Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia ..................................................... 19
Grafik 13. Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia ...................................................................... 19
Grafik 14. Pengeluaran Periklanan Mobile & Desktop di Indonesia...................................................... 20
Grafik 15. Jumlah Jangkauan Pengguna di Indonesia .......................................................................... 20
Grafik 16. Pengeluaran Periklanan Influencer di Indonesia (dalam jutaan USD) .................................. 21
Grafik 17. Rata-Rata Pengeluaran Periklanan Influencer per Pengguna Internet di Indonesia (dalam
USD) ................................................................................................................................ 22
Grafik 18. Jangkauan Periklanan Influencer di Indonesia Melalui Media Sosial (dalam jutaan
pengguna) ........................................................................................................................ 22
Grafik 19. Persentase Periklanan Influencer di Indonesia .................................................................. 23
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | xii
Page 14
1. PENDAHULUAN
1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan dalam pendapat kewajaran ini adalah:
Nama : PT Era Media Sejahtera Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas Periklanan dan Konsultasi Manajemen
Alamat : Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205, Jl. RS Fatmawati No. 20, Cilandak
Barat, Cilandak, Jakarta Selatan, 12430
Telepon dan Faks. : (021) 7654937
E-mail : corporate@sspace.id
1.2. Alasan dan Latar Belakang Transaksi
Rencana Transaksi divestasi kepemilikan 99% saham KSP yang dimiliki Perseroan dilakukan sebagai
bagian dari langkah Perseroan dalam melakukan penataan struktur usaha serta optimalisasi portofolio
investasi. Pelaksanaan Rencana Transaksi dimaksudkan untuk menyelaraskan struktur kepemilikan
dengan fokus pengembangan usaha Perseroan ke depan dengan mengoptimalkan pada lini bisnis yang
memberikan kontribusi persentase margin laba yang lebih tinggi, serta divestasi ini juga dalam rangka
meningkatkan efektivitas pengelolaan dan pengembangan usaha KSP melalui pengalihan kepemilikan
kepada pihak yang dinilai lebih relevan dalam mendukung kegiatan usaha KSP.
1.3. Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan ini yaitu Willyams, S.E., MAPPI (Cert.), merupakan
Penilai Publik dengan Nomor Izin B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan Rekan
dengan Nomor Izin Usaha 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja di seluruh
Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan izin dari
Kementerian Keuangan Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.
66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar sebagai kantor jasa profesi penunjang
pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal
(Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang Pasar Modal No. STTD.PB‐
57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank dengan No.
296/PD.021/STTD-P/2023. Penugasan dilakukan sesuai dengan Standar Penilaian Indonesia (SPI) Edisi
VII-2018 dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, POJK 35/POJK.04/2020, POJK
17/2020, dan POJK 42/2020.
1.4. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan pendapat kewajaran ini kami telah bertindak secara independen, tidak
ada benturan kepentingan, dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam rencana
transaksi. Kami juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan
penugasan ini. Laporan pendapat kewajaran ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau
kerugian pada pihak manapun. Biaya jasa tidak mempengaruhi opini pendapat kewajaran yang terdapat
dalam laporan ini.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 1
Page 15
1.5. Objek Pendapat Kewajaran
Objek Pendapat Kewajaran adalah rencana transaksi afiliasi dan transaksi material berupa divestasi 99%
saham PT Konsultan Strategi Penjualan oleh Perseroan ke pihak afiliasi yaitu WCI (selanjutnya disebut
“Rencana Transaksi”).
1.6. Maksud dan Tujuan Pendapat Kewajaran
Maksud dan tujuan pendapat kewajaran ini adalah untuk memberikan opini kewajaran atas Rencana
Transaksi. Laporan pendapat kewajaran ini dipergunakan sebagai salah satu bahan keterbukaan
informasi sebagaimana telah diatur dalam POJK 17/2020 mengenai Transaksi Material dan Perubahan
Kegiatan Usaha dan POJK 42/2020 mengenai Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
1.7. Tanggal Pendapat Kewajaran
Tanggal pendapat kewajaran dalam laporan pendapat kewajaran ini adalah per tanggal 30 September
2025.
1.8. Ruang Lingkup Penugasan
Ruang lingkup penugasan meliputi:
• Pengumpulan data dan wawancara sehubungan dengan Rencana Transaksi;
• Analisis transaksi, analisis kualitatif dan kuantitatif, analisis inkremental, dan analisis atas kewajaran
harga transaksi;
• Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan;
• Penulisan laporan pendapat kewajaran.
1.9. Identifikasi dan Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• PT Era Media Sejahtera Tbk (”Perseroan”)
Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas periklanan dan konsultasi
manajemen. Dalam Rencana Transaksi ini, Perseroan bertindak sebagai pihak yang melepas
kepemilikan saham KSP atau sebagai Pihak Penjual.
• PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”)
WCI merupakan perusahaan yang bergerak di bidang:
1. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya;
2. Periklanan;
3. Penyediaan sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia;
4. Jasa penyelenggara pertemuan, perjalanan insentif, konferensi dan pameran (MICE);
5. Jasa penyelenggara event khusus (special event);
6. Aktivitas hiburan, seni dan kreativitas lainnya;
7. Aktivitas produksi film, video dan program televisi oleh swasta;
8. Aktivitas pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (e-commerce);
9. Portal web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial;
10. Penerbitan surat kabar, jurnal dan buletin atau majalah;
11. Jasa konten SMS premium;
12. Pendidikan bimbingan belajar dan konseling swasta.
Dalam Rencana Transaksi ini, WCI bertindak sebagai Pihak Penjual.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 2
Page 16
1.10. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Tanpa mengurangi tanggung jawab kami sebagai Penilai, Pendapat Kewajaran ini dibatasi oleh asumsi
dan kondisi pembatas sebagai berikut:
• Laporan pendapat kewajaran ini bersifat non-disclaimer opinion;
• Proyeksi laporan keuangan berasal dari manajemen Perseroan dengan mencerminkan kewajaran
proyeksi keuangan dan kemampuan pencapaiannya (fiduciary duty);
• Kami bertanggung jawab atas laporan pendapat kewajaran dan opini atas laporan pendapat
kewajaran;
• HMR mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan pendapat kewajaran ini tidak
terjadi perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap Rencana Transaksi;
• Dalam melakukan analisis, HMR merujuk pada data-data dari pihak manajemen atau pemberi tugas
baik dari data keuangan, legalitas, informasi dalam draft perjanjian terkait Rencana Transaksi, serta
data dari sumber-sumber eksternal yang menurut pertimbangan HMR dapat dipercaya;
• HMR telah melakukan penelaahan yang diperlukan atas data-data yang diterima dari pihak
manajemen untuk analisis transaksi ini. Kebenaran, kehandalan, dan keakuratan atas data-data
tersebut adalah tanggungjawab pihak manajemen;
• Setiap perubahan atas data dan informasi yang baru diketahui setelah tanggal laporan pendapat
kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran secara material bukan merupakan
tanggungjawab kami. Jika terdapat fakta atau informasi lainnya yang baru diketahui setelah
diterbitkannya laporan pendapat kewajaran yang dapat mempengaruhi hasil pendapat kewajaran
secara material, maka Penilai tidak bertanggungjawab untuk memperbaharui hasil pendapat
kewajaran ini dikemudian hari;
• Pendapat kewajaran ini disusun berdasarkan kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis
dan keuangan, serta peraturan-peraturan Pemerintah pada tanggal pendapat kewajaran ini;
• Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis
dan informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini;
• Data keuangan historis Perseroan kami peroleh dari laporan keuangan yang telah diaudit oleh
Akuntan Publik Independen yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan, oleh karena itu kami tidak
melakukan konfirmasi dan verifikasi atas kebenaran data yang disajikan pada laporan keuangan
tersebut;
• Kami tidak melakukan due diligence atas perpajakan Perseroan ataupun implikasinya atas
dilakukannya Rencana Transaksi;
• Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia
yang dapat mempengaruhi operasional Perseroan;
• Pekerjaan kami tidak dapat ditafsirkan atau dimaksudkan sebagai suatu penelaahan audit atau
pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu dan juga tidak dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan, atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
dan/atau pelanggaran hukum.
1.11. Pendekatan dan Prosedur Pendapat Kewajaran
Dalam menganalisis kewajaran Rencana Transaksi, kami melakukan prosedur analisis sebagai berikut:
1. Analisis transaksi;
2. Analisis kualitatif dan kuantitatif;
3. Analisis atas kewajaran transaksi;
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 3
Page 17
4. Analisis atas faktor-faktor lain yang relevan.
1.12. Sumber Data dan Informasi
Dalam memberikan pendapat kewajaran ini kami menggunakan data dan informasi berikut:
1. Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejahtera Tbk untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2022 oleh Kantor Akuntan Publik Morhan & Rekan dengan Nomor
00194/2.0961/AU.1/05/1023-1/1/V/2023 tanggal 19 Mei 2023 dengan opini wajar yang
ditandatangani oleh David Kurniawan, CPA selaku penanggung jawab audit;
2. Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejahtera Tbk untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2023 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor
00167/2.1035/AU.1/05/1164-1/1/III/2024 tanggal 28 Maret 2024 dengan opini wajar yang
ditandatangani oleh Christiadi Tjahnadi selaku penanggung jawab audit;
3. Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejahtera Tbk untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 31 Desember 2024 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor
00197/2.1035/AU.1/05/1164-2/1/III/2025 tanggal 25 Maret 2025 dengan opini wajar yang
ditandatangani oleh Christiadi Tjahnadi selaku penanggung jawab audit;
4. Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejahtera Tbk untuk tahun yang berakhir pada
tanggal 30 September 2025 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor
00657/2.1035/AU.1/05/1432-1/1/XII/2025 tanggal 23 Desember 2025 dengan opini wajar yang
ditandatangani oleh Soaduon Tampubolon, CPA selaku penanggung jawab audit;
5. Proforma laporan keuangan audit Perseroan Dengan dan Tanpa dilakukannya transaksi per 30
September 2025 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan Nomor AR/L/013/006/2026 tanggal
5 Maret 2026;
6. Proyeksi laporan keuangan Perseroan tahun 2025-2032 Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
Rencana Transaksi, yang disusun oleh manajemen Perseroan;
7. Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham antara Perseroan dengan WCI;
8. Laporan penilaian saham KSP per 30 September 2025 oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan dengan
Nomor 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026 tanggal 3 Maret 2026;
9. Legalitas lainnya yang terkait dengan Perseroan dan pihak-pihak yang bertransaksi;
10. Hasil wawancara dengan pihak manajemen Perseroan mengenai alasan, latar belakang, dan hal-
hal lainnya terkait dengan Rencana Transaksi;
11. Informasi lain dari pihak manajemen Perseroan dan pihak-pihak lain yang relevan dalam rangka
penugasan ini.
1.13. Subsequent Event
Dari tanggal pendapat kewajaran yaitu tanggal 30 September 2025 sampai dengan tanggal
diterbitkannya laporan ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat
memengaruhi hasil penilaian secara signifikan.
1.14. Publikasi atas Laporan Pendapat Kewajaran
Laporan pendapat kewajaran ini terbuka untuk publik, kecuali untuk informasi yang bersifat rahasia yang
dapat mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan pendapat
kewajaran ditujukan hanya untuk maksud dan tujuan pendapat kewajaran yang dinyatakan dalam
laporan ini. Laporan pendapat kewajaran hanya untuk digunakan oleh pengguna laporan yang dinyatakan
dalam laporan. HMR tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik saat ini ataupun di masa depan terkait
dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau keseluruhan informasi dalam laporan
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 4
Page 18
pendapat kewajaran ini oleh pihak selain dari pengguna laporan dan untuk tujuan selain yang telah
dinyatakan dalam laporan pendapat kewajaran ini.
Pendapat kewajaran ini harus dipandang sebagai satu kesatuan. Penggunaan sebagian dari analisis dan
informasi, tanpa mempertimbangkan isi pendapat kewajaran ini secara keseluruhan dapat
menyebabkan pandangan yang menyesatkan atas proses yang mendasari pendapat kewajaran ini.
Pendapat kewajaran ini tidak sah apabila tidak dibubuhi tanda tangan yang berwenang dan stempel dari
KJPP Herman Meirizki dan Rekan.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 5
Page 19
2. ANALISIS TRANSAKSI
2.1. Identifikasi Pendirian Pihak-Pihak yang Bertransaksi
2.1.1. PT Era Media Sejahtera Tbk (“Perseroan”)
Gambaran Umum
PT Era Media Sejahtera Tbk (“Perseroan”) telah didirikan berdasarkan Akta Notaris No. 18 tanggal 14
Januari 2021 oleh Janty Lega, S.H., M.Kn., notaris di Jakarta Selatan. Akta Pendirian tersebut telah
disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.
AHU-0002892.AH.01.01. Tahun 2021 tanggal 15 Januari 2021.
Anggaran Dasar Perseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris
No. 14 oleh Rini Yulianti, S.H., M.Kn., tanggal 12 Juni 2025 mengenai perubahan susunan anggota Direksi
dan Dewan Komisari Perseroan. Perubahan tersebut di atas telah disetujui oleh Menteri Hukum dan Hak
Asasi Manusia Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No. AHU-AH.01.09-0297774 tanggal 13 Juni
2025.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan adalah bergerak di
bidang informasi, komunikasi, periklanan dan aktivitas konsultasi manajemen lainnya. Perseroan mulai
beroperasi secara komersial pada tahun 2021.
Perseroan beralamat di Ruko Fatmawati Mas Blok B5, Kav. 205, Jl. RS. Fatmawati Raya Np. 20, Kelurahan
Cilandak Barat, Kecamatan Cilandak, Jakarta Selatan. Entitas induk langsung dan terakhir dan
pengendali Perseroan adalah PT Prambanan Investasi Sukses.
Susunan Pengurus dan Pemegang Saham Perseroan
Berdasarkan akta No. 14 tanggal 12 Juni 2025 di hadapan Notaris Rini Yulianti, S.H., M.Kn, susunan
pengurus Perseroan per 30 September 2025 sebagai berikut:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama : Geger Nuryaman Maulana
Komisaris Independen : Leonardus Chrisbiantoro
Dewan Direksi
Direktur Utama : Vicktor Aritonang
Direktur : Devi Nisa Suhartono
Direktur : Diana Airin
Berdasarkan akta No. 9 tanggal 10 Juni 2025 di hadapan Notaris Rini Yulianti, S.H., M.Kn, susunan
pemegang saham Perseroan per 30 September 2025 adalah sebagai berikut:
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 6
Page 20
Tabel 1. Susunan Pemegang Saham Perseroan
Jumlah Saham di
Persentase
Pemegang Saham tempatkan dan Jumlah (Rp)
Kepemilikan
disetor penuh
PT Prambanan Investasi Sukses 5.335.256.900 68,95% 53.352.569.000
Faysal Deni Rahman 24.000.000 0,31% 240.000.000
Masyarakat dibawah 5% 2.378.306.311 30,74% 23.783.063.110
Total 7.737.563.211 100,00% 77.375.632.110
Sumber: Akta No. 9 tanggal 10 Juni 2025
2.1.2. PT Wisdom Crowd Indonesia (”WCI”)
Gambaran Umum
PT Wisdom Crowd Indonesia (“WCI”) didirikan di Republik Indonesia pada tanggal 25 Maret 2024
berdasarkan Akta Notaris Nicolas Anggono, S.H., M.Kn No. 10. Akta pendirian tersebut telah disahkan
oleh Menteri Kehakiman dalam Surat Keputusan No. AHU-0063907.AH.01.011 Tahun 2024 tanggal 27
Maret 2024.
WCI menjalankan usaha di bidang yaitu Aktivitas konsultasi manajemen lainnya; Periklanan; Penyediaan
sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia; Jasa penyelenggara pertemuan,
perjalanan insentif, konferensi dan pameran (MICE); Jasa penyelenggara event khusus (special event);
Aktivitas hiburan, seni dan kreativitas lainnya; Aktivitas produksi film, video dan program televisi oleh
swasta; Aktivitas pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (e-commerce); Portal web
dan/atau platform digital dengan tujuan komersial; Penerbitan surat kabar, jurnal dan buletin atau
majalah; Jasa konten SMS premium; Pendidikan bimbingan belajar dan konseling swasta. Kantor pusat
WCI beralamat di Park Tower Lantai 10, MNC Center, Jalan Kebon Sirih Blok 17-19, Desa/Kelurahan
Kebon Sirih, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Provinsi DKI Jakarta 10340.
Susunan Pengurus dan Pemegang Saham WCI
Berdasarkan akta No. 10 tanggal 27 Maret 2024 oleh Notaris Nicolas Anggono, S.H., M.Kn, susunan
pengurus WCI per 30 September 2025 sebagai berikut:
Dewan Komisaris : Stevanus Christian
Direksi : Diana Airin
Susunan pemegang saham WCI per 30 September 2025 sebagai berikut:
Tabel 2. Susunan Pemegang Saham WCI
Jumlah Lembar Persentase
Pemegang Saham Jumlah (Rp)
Saham Kepemilikan
Stevanus Christian 36.000.000 36 36%
Diana Airin 35.000.000 35 35%
Daniel Moningka 16.000.000 16 16%
Jesslyn Hung 6.000.000 6 6%
Theodore Daud 5.000.000 5 5%
Nadez Juliana Siyaranamual 2.000.000 2 2%
Total 100.000.000 100 100,00%
Sumber: Akta No. 10 tanggal 27 Maret 2024
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 7
Page 21
2.2. Hubungan Pihak-Pihak yang Bertransaksi
Sesuai dengan POJK No. 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
Kepentingan, Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh
perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali dengan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari
anggota direksi, anggota dewan komisaris, pemegang saham utama, atau pengendali, termasuk setiap
aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan oleh perusahaan terbuka atau perusahaan terkendali untuk
kepentingan afiliasi dari perusahaan terbuka atau afiliasi dari anggota direksi, anggota dewan komisaris,
pemegang saham utama, atau pengendali.
Hubungan antara pihak-pihak yang terlibat dalam Rencana Transaksi berdasarkan jabatan yaitu Diana
Airin menjabat sebagai Direktur Perseroan dan menjabat sebagai Direksi WCI. Selain itu, WCI merupakan
pemegang saham tidak langsung Perseroan melalui PT Prambanan sehingga kedua entitas berada dalam
hubungan sepengendalian. WCI memiliki kepemilikan tidak langsung atas Perseroan melalui PT
Prambanan Investasi Sukses, dimana WCI memiliki 50,00% saham pada PT Prambanan Investasi Sukses
dan PT Prambanan Investasi Sukses memiliki 68,95% saham pada Perseroan. Bagan hubungan afiliasi
antara Perseroan dengan WCI berdasarkan kepemilikan saham dan alur Rencana Transaksi adalah
sebagai berikut:
Gambar 1. Struktur Kepemilikan Tidak Langsung Perseroan oleh WCI
PT Wisdom Crowd Indonesia
50,00%
PT Prambanan Investasi Sukses
68,95%
PT Era Media Sejahtera Tbk
99,00%
PT Konsultan Strategi Penjualan
Sumber: Manajamen Perseroan
Berdasarkan informasi di atas, dapat disimpulkan bahwa transaksi antara Perseroan dengan WCI dapat
dikategorikan sebagai Transaksi Afiliasi sebagaimana dimaksud dengan POJK No. 42/POJK.04/2020 yaitu
transaksi yang dilakukan oleh Perseroan dengan pihak afiliasi salah satunya jabatan dan pemegang
saham. Alur rencana transaksi adalah sebagai berikut:
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 8
Page 22
Gambar 2. Alur Rencana Transaksi
Perseroan WCI
Melakukan divestasi 99% saham KSP yang dimiliki
Perseroan
Sumber: Manajemen Perseroan
2.3. Materialitas atas Transaksi
Sesuai dengan POJK No. 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha,
transaksi material adalah setiap:
a. Penyertaan dalam badan usaha, proyek, dan/atau kegiatan usaha tertentu;
b. Pembelian, penjualan, pengalihan, tukar menukar aset atau segmen operasi;
c. Perolehan, pelepasan, dan/atau penggunaan jasa;
d. Sewa menyewa aset;
e. Pinjam meminjam dana termasuk pengalihannya;
f. Menjaminkan aset perusahaan terbuka dan/atau perusahaan terkendali atas pinjaman dari pihak lain;
dan
g. Memberikan jaminan perusahaan (corporate guarantee).
Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua
puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka.
Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas perusahaan atau segmen operasi dikategorikan sebagai
transaksi material dalam hal:
a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen) atau lebih dari ekuitas perusahaan terbuka;
b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total aset perusahaan terbuka nilainya sama dengan
atau lebih dari 20% (dua puluh persen);
c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba bersih perusahaan terbuka nilainya sama dengan atau
lebih dari 20% (dua puluh persen);
d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan pendapatan usaha perusahaan terbuka nilainya
sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen).
Dalam hal perusahaan terbuka mempunyai ekuitas negatif, transaksi dikategorikan sebagai transaksi
material apabila nilai transaksi sama dengan 10% (sepuluh persen) atau lebih dari total aset perusahaan
terbuka.
Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi Perseroan per 30 September 2025 yang diaudit oleh Kantor
Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor 00657/2.1035/AU.1/05/1432-1/1/XII/2025 tanggal 23 Desember
2025 tercatat akun sebagai berikut:
1. Ekuitas Perseroan per 30 September 2025 tercatat sebesar Rp226.103.196.644 dan Nilai Rencana
Transaksi adalah sebesar Rp23.300.000.000,- atau sebesar 10,31% dari Ekuitas Perseroan;
2. Total aset KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp 30.893.051.093 sedangkan dengan
total aset Perseroan adalah sebesar Rp326.285.602.242 atau ekuivalen dengan 9,47% total aset
Perseroan;
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 9
Page 23
3. Laba bersih tahun berjalan KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp 2.702.910.007
sedangkan laba bersih tahun berjalan Perseroan adalah sebesar Rp5.508.242.913 atau ekuivalen
dengan 49,07% laba bersih Perseroan;
4. Pendapatan KSP yang menjadi objek transaksi adalah sebesar Rp46.942.414.026 sedangkan
pendapatan Perseroan adalah sebesar Rp123.169.660.796 atau ekuivalen dengan 38,11%
pendapatan Perseroan.
Tabel 3. Unsur Transaksi Material
Nilai Transaksi (dalam Ekuitas DOOH (dalam Nilai Transaksi/ Ekuitas
Keterangan Kriteria Keterangan
Rupiah) Rupiah) DOOH
Divestasi KSP 23.300.000.000 226.103.196.644 10,31% ≥ 20% Tidak Material
Keterangan KSP (dalam Rupiah) DOOH (dalam Rupiah) KSP/DOOH Kriteria Keterangan
Total Aset 30.893.051.093 326.285.602.242 9,47% ≥ 20% Tidak Material
Laba (Rugi) Tahun Berjalan 2.702.910.007 5.508.242.913 49,07% ≥ 20% Material
Pendapatan Usaha 46.942.414.026 123.169.660.796 38,11% ≥ 20% Material
Sumber: data diolah
Rencana Transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material karena rasio pendapatan usaha KSP
terhadap pendapatan usaha Perseroan sebesar 38,11% dan rasio laba (rugi) tahun berjalan KSP terhadap
laba (rugi) Perseroan sebesar 49,07%, keduanya sama dengan atau lebih dari 20% pendapatan dan laba
bersih Perseroan sebagaimana dimaksud dalam POJK 17/2020.
2.4. Perjanjian dan Persyaratan Yang Disepakati Dalam Transaksi
Berdasarkan Draft Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB) saham KSP antara Perseroan dan WCI adalah
sebagai berikut:
2.4.1. Para Pihak
Pihak-pihak yang melakukan Transaksi adalah:
1. PT Era Media Sejahtera Tbk selaku Penjual;
2. PT Wisdom Crowd Indonesia selaku Pembeli.
2.4.2. Objek Rencana Transaksi
Penjual bermaksud menjual seluruh sahamnya atas Perseroan sebanyak 5.350 (lima ribu tiga ratus lima
puluh) lembar saham dalam Perseroan kepada Pembeli atau pihak-pihak lainnya yang ditunjuk oleh
Pembeli dan Pembeli telah menyatakan niatnya untuk membeli saham yang dijual tersebut sesuai
dengan syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan sebagaimana diatur dalam perjanjian.
2.4.3. Nilai Rencana Transaksi
Jual beli Saham-Saham ini akan dilakukan dengan harga sebesar Rp23.300.000.000,- (Dua Puluh Tiga
Miliar Tiga Ratus Juta Rupiah), jumlah uang mana akan dibayar lunas oleh Pembeli kepada Penjual pada
saat penandatanganan Akta Jual Beli dan Pemindahan Hak Atas Saham ini dan untuk penerimaan uang
sejumlah tersebut, maka Akta Jual Beli dan Pemindahan Hak Atas Saham berlaku juga sebagai tanda
penerimaan (kwitansi) yang sah.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 10
Page 24
Para Pihak sepakat untuk Harga Pembelian Saham-Saham tersebut dapat berubah dan/atau akan
mengikuti penilaian dari Kantor Jasa Penilai Publik, sehingga Harga Pembelian Saham-Saham pada saat
penandatangan Akta Jual Beli dan Pemindahan Hak atas Saham akan sesuai dengan hasil penilaian KJPP.
2.4.4. Lain-Lain
Pengalihan dan/atau penjualan saham milik Penjual dalam Perseroan kepada Pembeli belum dapat
dilakukan, oleh karenanya Para Pihak telah menyetujui untuk terlebih dahulu mengadakan Perjanjian
Pengikatan Jual Beli Saham. Selanjutnya, setelah seluruh persyaratan dan ketentuan sebagaimana diatur
dalam PPJB telah dipenuhi, Para Pihak sepakat bahwa PPJB tersebut akan ditindaklanjuti dan
ditingkatkan dengan penandatanganan Akta Jual Beli Saham (AJB) di hadapan Notaris sebagai bentuk
pelaksanaan akhir pengalihan hak atas saham dimaksud.
2.5. Penilaian Atas Risiko dan Manfaat dari Transaksi
2.5.1. Manfaat Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini, terdapat manfaat yang diterima Perseroan yaitu Perseroan
mendapatkan capital gain atas divestasi saham KSP yang akan digunakan sebagai tambahan modal
kerja. Selain itu, Rencana Transaksi berpotensi memberikan manfaat bagi Perseroan berupa optimalisasi
struktur keuangan dan portofolio usaha, termasuk kemungkinan peningkatan likuiditas melalui
penerimaan kas dari hasil transaksi yang dapat digunakan untuk mendukung modal kerja, ekspansi, atau
kebutuhan korporasi lainnya.
2.5.2. Risiko Transaksi
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini, terdapat potensi risiko bagi Perseroan yaitu kehilangan
biaya kesempatan (opportunity cost) bila harga saham KSP mengalami peningkatan lebih tinggi dan
hilangnya manfaat ekonomi di masa mendatang dari entitas yang dilepas, termasuk kontribusi
pendapatan, laba, maupun sinergi usaha. Rencana Transaksi juga dapat berdampak pada perubahan
struktur keuangan Perseroan, seperti penurunan aset atau perubahan profil pendapatan konsolidasian.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 11
Page 25
3. ANALISIS KUALITATIF
3.1. Tinjauan Ekonomi
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir September ditutup di level 8.061,06. Investor asing
mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp 1,25 triliun di pasar reguler. Selama bulan September, penguatan
IHSG sebelumnya didukung oleh penurunan BI Rate menjadi 4,75% serta implementasi kebijakan baru
oleh Menteri Keuangan. Secara kumulatif, IHSG telah tumbuh 13,86% sejak awal tahun hingga akhir
September 2025.
Menurut data RTI Business, terdapat 280 saham yang ditutup menguat, sementara 396 saham melemah
dan 122 saham tidak mengalami perubahan harga. Aktivitas perdagangan hari ini mencatat 2,54 juta
transaksi, dengan total 55,25 miliar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp27,38 triliun.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebanyak 9 sektor mengalami pelemahan. Penurunan terdalam
terjadi pada sektor transportasi dan logistik yang merosot 1,83%, disusul sektor industri yang turun
1,42%, serta sektor keuangan yang terkoreksi 1,37%. Adapun dua sektor berhasil mencatatkan
penguatan, yaitu sektor properti yang memimpin dengan kenaikan 0,29% dan sektor energi yang naik
0,28%. Berikut pergerakan IHSG akhir bulan Desember tahun 2020-2024 dan 30 September 2025:
Grafik 1. IHSG Periode 31 Desember 2020 – 2024 dan 30 September 2025
IHSG
8.400,00
8.061,06
8.100,00
7.800,00
7.500,00 7.323,59
7.200,00
6.900,00
6.850,62 7.079,90
6.600,00
6.300,00 6.581,48
6.000,00
5.700,00 5.979,07
5.400,00
2020 2021 2022 2023 2024 30-Sep-25
Close Price
Sumber: Yahoo Finance
3.1.2. Nilai Tukar Rupiah
Kurs tengah Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat pada 30 September 2025 berada pada level
Rp16.680. Berikut pergerakan nilai tukar kurs tengah Rupiah dari per 31 Desember tahun 2020-2024 dan
per 30 September 2025:
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 12
Page 26
Grafik 2. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Periode 31 Desember 2020-2024 dan 30 September 2025
Kurs Tengah BI Rupiah-USD
17.000,00
16.500,00 16.162,00 16.680,00
16.000,00 15.731,00
15.500,00
15.439,00
15.000,00
14.500,00 14.105,00
14.000,00 14.269,00
13.500,00
13.000,00
12.500,00
2020 2021 2022 2023 2024 30-Sep-25
Kurs Tengah BI/ BI Middle Rate
Sumber: Bank Indonesia
3.1.3. Suku Bunga
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16–17 September 2025 memutuskan untuk
menurunkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%. BI juga menurunkan suku bunga Deposit
Facility sebesar 50 basis poin menjadi 3,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 basis poin
menjadi 5,50%. Kebijakan ini ditempuh sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi,
didukung oleh proyeksi inflasi 2025 dan 2026 yang tetap berada dalam target 2,5±1% serta stabilitas nilai
tukar Rupiah yang sejalan dengan kondisi fundamentalnya.
Ke depannya, Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan prospek ekonomi dan inflasi dalam
memanfaatkan ruang pelonggaran BI-Rate dengan tetap mempertimbangkan stabilitas nilai tukar
Rupiah. Sejalan dengan itu, BI memperkuat ekspansi likuiditas dan kebijakan makroprudensial yang
longgar guna menurunkan suku bunga, meningkatkan ketersediaan likuiditas, serta mendorong
penyaluran kredit dan pembiayaan demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Selain itu,
kebijakan sistem pembayaran tetap difokuskan untuk mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan
penggunaan pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan
ketahanan infrastruktur pembayaran.
Pada triwulan III 2025, sejumlah indikator menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga masih belum
menguat, dipengaruhi oleh menurunnya ekspektasi konsumen terutama pada kelompok pendapatan
menengah ke bawah serta keterbatasan lapangan kerja. Investasi juga masih perlu diperkuat melalui
percepatan realisasi berbagai program prioritas Pemerintah, termasuk pengembangan Kawasan
Ekonomi Khusus (KEK) di sejumlah daerah. Sementara itu, kinerja ekspor diperkirakan membaik,
didorong oleh peningkatan ekspor produk pertanian dan manufaktur seiring dengan penurunan tarif
impor negara tersebut. Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan kebijakan fiskal dan
sektor riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas makro.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 13
Page 27
Dari sisi fiskal, belanja Pemerintah diperkirakan meningkat pada paruh kedua 2025 mengikuti
pelaksanaan berbagai proyek prioritas, seperti program ketahanan pangan, energi, pertahanan dan
keamanan, serta Paket Kebijakan Ekonomi 2025. Bank Indonesia juga terus mengoptimalkan bauran
kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran guna mendukung pertumbuhan ekonomi
melalui penurunan suku bunga, pelonggaran likuiditas, penambahan insentif makroprudensial, serta
percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan. Pertumbuhan ekonomi pada semester II 2025
diperkirakan meningkat sehingga secara keseluruhan tahun 2025 akan mencapai level di atas titik tengah
kisaran 4,6–5,4%.
3.1.4. Inflasi
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan September 2025 berada pada angka 2,65%.
Berdasarkan Grafik 3, tingkat inflasi cenderung mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2020 hingga
ke 2022, tetapi pada tahun 2023 mengalami penurunan yang disebabkan penurunan pada komponen inti
penyumbang inflasi. Pada tahun 2024, inflasi kembali turun dibandingkan dengan tahun 2023 karena
melandainya harga pokok pangan. Inflasi pada 30 September 2025 meningkat menjadi 2,65% yang
disebabkan meningkatnya kembali inflasi pada komponen inti. Berikut merupakan Grafik inflasi bulan
Desember tahun 2020-2024 dan September 2025:
Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2020-2024 dan September 2025
Sumber: Bank Indonesia dan Badan Pusat Statistik
3.2. Analisis Industri Periklanan
Advertising (periklanan) adalah salah satu alat promosi yang digunakan untuk mengarahkan komunikasi
persuasif pada konsumen yang bentuk penyajian iklannya bersifat non-personal. Advertising berfungsi
sebagai media antara bisnis dan pelanggannya dengan memanfaatkan beragam media untuk menarik
perhatian dan mendorong keterlibatan. Keragaman media periklanan memungkinkan perusahaan untuk
menyesuaikan strategi mereka berdasarkan sifat produk, demografi target dan tujuan pemasaran secara
keseluruhan.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 14
Page 28
Berikut grafik pengeluaran periklanan di Indonesia tahun 2020-2025 dan proyeksi sampai tahun 2030
(dalam juta USD):
Grafik 4. Pengeluaran Periklanan di Indonesia
4.000
3.500
3.000
dalam Juta USD
2.500
2.000
1.500
1.000
500
-
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Print Advertising Influencer Advertising Out-of-Home Advertising
Audio Advertising Search Advertising Digital Classifieds
Direct Messaging TV & Video Advertising Cinema Advertising
Digital Banner Advertising
Sumber: Statista
Pada tahun 2025 kategori pengeluaran periklanan tertinggi yaitu TV & video advertising sebesar USD2,881
juta dan kategori terendah pada cinema advertising sebesar USD35,15 juta. Pertumbuhan terbesar
pengeluaran periklanan yaitu media digital seperti influencer, search, dan digital banner, sedangkan
media tradisional seperti print advertising perlahan menurun.
Grafik 5. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Media di Indonesia
Out-of-Home
5%
Radio
1%
TV
30%
Direct
Online
Messaging Print 48%
7% 8%
Cinema
Advertising
1%
Sumber: Kementerian ESDM
Tahun 2025 menunjukkan fase transisi signifikan pengiklan dimana media iklan melalui digital atau online
dijadikan sebagai pusat strategi periklanan. Online advertising mendominasi hampir separuh pangsa
pasar yaitu sebesar 48%, sementara media cetak terus menurun akibat perpindahan pola konsumsi
informasi berbasis internet.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 15
Page 29
Grafik 6. Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia
6.000
5.000
4.000
juta USD
3.000
2.000
1.000
-
2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Telecommunications Travel & Leisure Entertainment & Media
Financial Services FMCG Pharma & Healthcare
Other Business Services Real Estate & Construction
Clothing & Accessories Government Education & Training
Retail Technology & Electronics Home Appliances & Furniture
Automotive Energy & Fuel
Sumber: Kementerian ESDM
Grafik diatas menjelaskan pengeluaran periklanan berdasarkan industri di Indonesia tahun 2022-2025
dan proyeksi hingga tahun 2030. Tahun 2025 menunjukkan pengeluaran periklanan terbesar pada sektor
FMCG sebesar USD3,756 juta dan diproyeksikan hingga tahun 2030 terus meningkat karena sektor FMCG
memiliki frekuensi konsumsi tinggi dan membutuhkan promosi untuk mempertahankan pangsa pasar.
Pengeluaran periklanan terendah adalah pada industri clothing dan accessories sebesar USD13,65 juta
dengan proyeksi tahun 2030 hanya naik menjadi USD14,39 juta.
Grafik 7. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia
0% 1% 0% 1% 1%
0% 0%
3% Telecommunications
2%
4%
17% Travel & Leisure
2%
1% Entertainment & Media
6%
4% Financial Services
2%
FMCG
Pharma & Healthcare
Other
54% Business Services
Real Estate & Construction
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan terbesar adalah sektor FMCG yang mendominasi pangsa pasar
sebesar 54% dan sektor terendah adalah clothing & accessories sebesar 0,20%, technology & electronics
sebesar 0,21% dan energy & fuel sebesar 0,26%.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 16
Page 30
Grafik 8. Pengeluaran Periklanan melalui Sosial Media di Indonesia
3 35%
3 30%
25%
Pertumbuhan (%)
2
Miliar USD
20%
2
15%
1
10%
1 5%
0 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Social Media Advertising Pertumbuhan
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan melalui media sosial sebesar USD1,49 miliar dengan kenaikan rata-
rata (CAGR) sebesar 14,72% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030, pengeluaran periklanan
melalui media sosial diprediksikan mencapai USD2,52 miliar dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar
10,67% dari tahun 2026 hingga 2030. Media sosial telah membentuk hampir seluruh aspek kehidupan
digital mulai dari komunikasi, hiburan, pencarian informasi hingga keputusan transaksi. Hal ini sejalan
dengan pertumbuhan media sosial di Indonesia yang membuat kanal media sosial semakin menarik.
Grafik 9. Pengeluaran Periklanan melalui Aplikasi di Indonesia
2.000 40%
1.800 35%
1.600
30%
1.400
Pertumbuhan (%)
1.200 25%
Juta USD
1.000 20%
800 15%
600
10%
400
200 5%
- 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
In-App Advertising Pertumbuhan
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan melalui aplikasi sebesar USD1,33 juta dengan kenaikan rata-rata
(CAGR) dari tahun 2020 hingga 2025 sebesar 18,25%. Pada tahun 2030, pengeluaran periklanan melalui
aplikasi diprediksikan mencapai USD1,89 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 7,05% dari
tahun 2026 hingga 2030. Penggunaan aplikasi mobile semakin masif di Indonesia sehingga pengiklan
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 17
Page 31
aktif menggunakan aplikasi untuk menjangkau pelanggan. Bagi pengiklan, iklan aplikasi menyediakan
cara yang lebih efektif untuk melibatkan lebih banyak pelanggan.
Grafik 10. Pengeluaran Periklanan melalui Retail Platform di Indonesia
1.800 35%
1.600
30%
1.400
25%
Pertumbuhan (%)
1.200
Juta USD
1.000 20%
800 15%
600
10%
400
5%
200
- 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Retail Platform Advertising Pertumbuhan
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan melalui retail platform sebesar USD1,00 juta dengan kenaikan rata-
rata (CAGR) sebesar 21.05% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030, pengeluaran periklanan
melalui retail platform diprediksikan mencapai USD1,63 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar
9,62% dari tahun 2026 hingga 2030. Aktivitas perdagangan elektronik yang semakin luas menandakan
perubahan perilaku konsumen yang kini lebih mengandalkan platform daring untuk kebutuhan sehari-
hari.
Grafik 11. Pengeluaran Periklanan melalui Live streaming di Indonesia
900 70%
800 60%
700
Pertumbuhan (%)
50%
600
Juta USD
500 40%
400 30%
300
20%
200
100 10%
0 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Advertising on Live Streaming Pertumbuhan
Sumber: Statista
Pengeluaran periklanan melalui live streaming tahun 2025 sebesar USD541,72 juta dengan kenaikan
rata-rata (CAGR) sebesar 31,97% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030 diprediksikan mencapai
USD798,31 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 7,64% dari tahun 2026 hingga 2030. Live
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 18
Page 32
streaming sebagai cara efektif untuk menjangkau konsumen dengan interaksi real time dengan
pengalaman belanja yang lebih menarik. Ekspansi ini didorong oleh peningkatan konsumsi video seluler,
peningkatan infrastruktur internet, dan permintaan akan konten interaktif. Pengiklan berinvestasi lebih
banyak pada konten langsung karena tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan media
statis (non interaktif).
Grafik 12. Persentase Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia
Influencer Digital Out-of-
Advertising Home
7% Advertising
Digital Banner 4%
Digital Direct
Advertising
Messaging
26%
4%
Digital Video Search
Advertising Advertising
22% 34%
Digital Audio Digital
Advertising Classifieds
2% 1%
Sumber: Statista
Pengeluaran periklanan digital terbesar di tahun 2025 adalah pada kategori search advertising sebesar
34,17% dikarenakan pengguna lebih berminat untuk membeli atau mencari lewat mesin pencarian
dimana iklan ini menjangkau pelanggan yang lebih luas dengan intensi tinggi dan efisiensi yang lebih baik.
Pengeluaran periklanan terendah adalah pada digital classifieds sebesar 1,55% karena kategori iklan ini
memiliki jangkauan dan visibilitas yang lebih sempit.
Grafik 13. Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia
1.800
1.600
1.400
1.200
Juta USD
1.000
800
600
400
200
-
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Influencer Advertising Digital Out-of-Home Advertising Digital Direct Messaging
Search Advertising Digital Classifieds Digital Audio Advertising
Digital Video Advertising Digital Banner Advertising
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan digital terbesar adalah search advertising yang mencapai USD1,235
juta, digital banner advertising sebesar USD934 juta, dan digital video advertising sebesar USD783 juta
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 19
Page 33
seiring jangkauan yang lebih luas, kemudahan targeting, dan kemampuan menyampaikan pesan secara
efektif. Pengeluaran periklanan terendah adalah digital classifieds sebesar USD56,16 juta dan digital
audio advertising sebesar USD62,19 juta karena jangkauan yang sempit. Pada tahun 2030, periklanan
kategori search advertising diprediksi mencapai USD1,654 juta.
Grafik 14. Pengeluaran Periklanan Mobile & Desktop di Indonesia
3,50 40%
3,00 35%
30%
2,50
Pertumbuhan (%)
25%
Miliar USD
2,00
20%
1,50
15%
1,00
10%
0,50 5%
0,00 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Desktop Mobile
Sumber: Statista
Pengeluaran periklanan mobile and dekstop di Indonesia tahun 2020-2025 kategori dekstop mengalami
kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 5,48% dan kategori mobile mengalami kenaikan rata-rata (CAGR)
sebesar 18,50%. Periklanan melalui mobile saat ini lebih besar karena sebagian besar pengguna internet
di Indonesia dan global mengakses internet melalui ponsel dan didorong oleh fasilitas Artificial
Intelligence (AI) dan konten hyper personalisasi.
Grafik 15. Jumlah Jangkauan Pengguna di Indonesia
300
250
200
Juta Pengguna
150
100
50
0
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Internet Users Social Media Users Traditional Radio Listeners
Retail Platform customers Cinema Viewers Digital Audio Listeners
Mobile internet users TV Viewers Print Readers
Sumber: Statista
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 20
Page 34
Jumlah jangkauan pengguna di Indonesia tahun 2025 dengan kategori tertinggi yaitu mobile internet users
sebesar 245,51 juta pengguna dan internet users sebesar 235,99 juta pengguna, dan terus meningkat
seiring penetrasi penggunaan smartphone, akses internet luas, serta pergeseran perilaku masyarakat ke
digital dan e-commerce. Kategori terendah adalah digital audio listeners sebesar 33,70 juta pengguna,
hal ini karena tidak semua pengguna internet mendengarkan audio digital secara rutin sehingga jumlah
pengguna aktif di saluran ini lebih rendah dibandingkan internet dan media sosial.
3.3. Tinjauan Industri Periklanan Influencer di Indonesia
Iklan influencer mengacu pada jenis iklan yang memungkinkan untuk kegiatan promosi produk atau
layanan berkolaborasi dengan influencer di media sosial. Iklan influencer memungkinkan pengiklan
untuk menjangkau target konsumen berdasarkan kinerja influencer dan profil pengikut mereka. Iklan
influencer mengacu pada semua biaya iklan yang dibayarkan langsung kepada influencer (atau kepada
orang kepercayaan atau perwakilan mereka) untuk memposting atau menayangkan konten bersponsor
(misalnya, postingan, video, dan/atau cerita) di media sosial untuk mempromosikan produk atau
layanan. Konten bersponsor pada umumnya mencakup gambar, video, siaran langsung, dan/atau teks.
Grafik 16. Pengeluaran Periklanan Influencer di Indonesia (dalam jutaan USD)
500 35%
450
30%
400
350 25%
Pertumbuhan (%)
dalam Juta USD
300 20%
250
200 15%
150 10%
100
5%
50
0 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Influencer Ad Spending Pertumbuhan
Sumber: Statista
Pada tahun 2025 pengeluaran periklanan influencer di Indonesia adalah sebesar USD248,68 juta dengan
kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 19,23% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030, pengeluaran
periklanan influencer diprediksikan mencapai USD436,5 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar
11,25% dari tahun 2026 hingga 2030. Pengeluaran iklan influencer di Indonesia menunjukkan
pertumbuhan yang signifikan dan berkelanjutan, meningkat dari 2020 hingga tahun proyeksi 2030 yang
mencerminkan pergeseran strategis brand menuju influencer marketing sebagai kanal pemasaran digital
utama meskipun laju pertumbuhannya secara persentase mulai melambat.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 21
Page 35
Grafik 17. Rata-Rata Pengeluaran Periklanan Influencer per Pengguna Internet di Indonesia (dalam
USD)
1,8 12%
1,6
10%
1,4
USD/internet user
Pertumbuhan (%)
1,2 8%
1
6%
0,8
0,6 4%
0,4
2%
0,2
0 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Average Pertumbuhan
Sumber: Statista
Pada tahun 2025 rata-rata pengeluaran periklanan influencer per pengguna internet adalah sebesar
USD1,05 dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesat 8,14% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun
2030 rata-rata pengeluaran influencer per pengguna internet diprediksikan mencapai USD1,61 dengan
kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 8,54% dari tahun 2026 hingga 2030. Rata-rata pengeluaran iklan
influencer per pengguna internet di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari 2020
hingga proyeksi 2030, mencerminkan meningkatnya intensitas dan efektivitas pemanfaatan influencer
marketing oleh brand seiring dengan monetisasi pengguna media online.
Grafik 18. Jangkauan Periklanan Influencer di Indonesia Melalui Media Sosial (dalam jutaan
pengguna)
250
200
Juta Pengguna
150
100
50
0
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Sina Weibo Odnoklassniki Instagram Vkontakte Kuaishou
WhatsApp Pinterest X (Twitter) LinkedIn KakaoTalk
Tencent QQ Line Snapchat TikTok Tumblr
Threads Xiaohongshu WeChat Qzone Xing
Baidu Tieba Facebook
Sumber: Statista
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 22
Page 36
Pada tahun 2025 periklanan influencer berdasarkan jangkauan melalui jaringan sosial terbesar adalah
kategori facebook yang mencapai 139,49 juta pengguna, tiktok sebesar 129,78 juta pengguna, dan
whatsapp sebesar 112,66 juta pengguna. Kategori ini memiliki format konten yang mudah dikonsumsi
dan sangat engaging (terutama video pendek dan visual), dukungan algoritma yang mendorong viralitas,
serta integrasi yang kuat antara interaksi sosial, hiburan, dan rekomendasi produk, sehingga membuat
brand lebih efektif menjangkau konsumen dalam waktu singkat. Kemudian periklanan influncer melalui
jaringan sosial terendah adalah Odnoklassniki dan Xing sebesar 0,07 juta pengguna.
Grafik 19. Persentase Periklanan Influencer di Indonesia
80
70
60
50
dalam %
40
30
20
10
0
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Desktop Mobile
Sumber: Statista
Pada tahun 2025 periklanan influencer melalui dekstop sebesar 31,1% dengan penurunan rata-rata
(CAGR) sebesar 3,36% dari tahun 2020 hingga 2025. Tahun 2030 periklanan influencer melalui dekstop
hanya sebesar 29,9% dengan penurunan rata-rata (CAGR) sebesar 0,66% dari tahun 2026 hingga 2030.
Periklanan influencer melalui mobile pada tahun 2025 adalah sebesar 68,9% dengan kenaikan rata-rata
(CAGR) sebesar 1,71% dari tahun 2020 hingga 2025. Tahun 2030 periklanan influencer melalui mobile
mencapai 70,1% dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 0,29% dari tahun 2026 hingga 2030. Pangsa
pasar iklan influencer didominasi oleh perangkat mobile seiring pergeseran perilaku konsumen ke
penggunaan smartphone sebagai media utama dalam mengakses konten media sosial dan berinteraksi
dengan influencer.
3.4. Analisis Operasional dan Prospek Perseroan
Perseroan menjalankan kegiatan usaha utama di bidang media digital dan layanan pemasaran berbasis
teknologi, termasuk penyediaan konten online, periklanan digital, produksi multimedia, serta
pengelolaan jaringan dan teknologi informasi. Operasi Perseroan didukung oleh meningkatnya konsumsi
konten digital dan pertumbuhan belanja iklan berbasis online yang terus menggeser iklan konvensional.
Perseroan juga melakukan berbagai langkah efisiensi melalui optimalisasi biaya produksi konten,
penguatan infrastruktur teknologi, serta diversifikasi format konten seperti video pendek, live streaming,
dan program kreatif. Namun demikian, kegiatan operasional Perseroan masih menghadapi sejumlah
tantangan, seperti persaingan yang semakin ketat dari media lokal maupun platform global, perubahan
algoritma distribusi konten, serta ketergantungan terhadap pendapatan iklan yang sensitif terhadap
kondisi ekonomi makro.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 23
Page 37
Perseroan memandang prospek usaha tahun 2025 dengan optimisme, didukung oleh proyeksi
peningkatan belanja iklan nasional serta pergeseran preferensi konsumen yang semakin mengarah pada
media berbasis komunitas dan interaktivitas digital. Berdasarkan laporan Statista dan eMarketer, belanja
iklan digital di Indonesia diperkirakan tumbuh 8–10%, dengan pertumbuhan tercepat pada segmen video,
transit media, dan teknologi berbasis lokasi. Kondisi ini membuka peluang besar bagi SSPACE untuk
memanfaatkan momentum tersebut melalui pengembangan berbagai produk, termasuk digital transit
display dan media berbasis sistem analitik untuk pengukuran kinerja iklan secara real-time. Selain itu,
perusahaan telah merencanakan ekspansi ke berbagai bentuk transit media lainnya seperti halte bus dan
bandara. Di sisi lain, lini layanan konsultasi strategis akan diperkuat dengan pemanfaatan teknologi
kecerdasan buatan guna menghasilkan rekomendasi yang lebih tepat dan sesuai dengan karakteristik
lokal komunitas. Strategi kemitraan jangka panjang dengan startup serta platform teknologi lokal juga
akan menjadi fondasi penting dalam memperluas jaringan distribusi sekaligus meningkatkan penetrasi
pasar. Manajemen turut menyiapkan investasi tambahan untuk pengembangan teknologi periklanan
berbasis AI yang lebih cerdas dan adaptif.
Dalam menghadapi tahun 2025, Perseroan menetapkan target pertumbuhan pendapatan dua digit serta
peningkatan laba bersih melalui optimalisasi portofolio dan efisiensi rantai pasok. Dengan dukungan
seluruh pemangku kepentingan, manajemen meyakini bahwa SSPACE mampu terus berkembang
sebagai pemain utama di industri periklanan yang inovatif, tangguh, dan berkelanjutan
3.5. Analisis SWOT
Berikut adalah analisis SWOT Perseroan:
Kekuatan
• Portofolio media yang sangat luas dan terdiversifikasi, mencakup KRL Jabodetabek, kereta antar-kota,
bus DAMRI, roadside media, pasar tradisional, gudang, toko, dan warung di Indonesia;
• Infrastruktur digital yang kuat, dengan ratusan digital screens, LED displays, digital totem, serta
konektivitas WiFi di stasiun KRL yang mendukung iklan berbasis data;
• Akses ke trafik publik yang besar, dengan estimasi belasan juta kendaraan dan penumpang setiap
bulan, sehingga menawarkan exposure tinggi kepada pengiklan;
• Sebaran geografis nasional, meliputi 31 provinsi dan ribuan titik media, memberikan penetrasi pasar
yang luas.
Kelemahan
• Ketergantungan pada pendapatan iklan, yang sensitif terhadap fluktuasi ekonomi dan belanja
pemasaran perusahaan;
• Persaingan konten yang sangat ketat, baik dari media lokal maupun platform global seperti YouTube,
TikTok, dan Instagram;
• Kebutuhan investasi teknologi yang berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan dan infrastruktur
digital.
Peluang
• Pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang kuat dan terus meningkat setiap tahun;
• Kenaikan belanja iklan digital termasuk programmatic ads, video ads, dan konten kreatif;
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 24
Page 38
• Peluang ekspansi ke layanan premium, seperti subscription, konten eksklusif, dan membership;
• Peluang integrasi AI, seperti analitik konten, personalisasi iklan, dan produksi konten otomatis.
Ancaman
• Kompetisi tinggi dari media digital besar dan platform global, yang memiliki teknologi lebih maju;
• Perubahan regulasi terkait media digital dan data pribadi, yang dapat memengaruhi model bisnis;
• Risiko keamanan data dan privasi pengguna, yang semakin krusial di industri digital;
• Ketergantungan pada kerja sama dengan operator transportasi, pasar, dan pemilik lokasi
menimbulkan risiko jika kontrak tidak diperpanjang;
• Gangguan layanan, kesalahan penayangan, atau isu teknis dapat memengaruhi kepercayaan klien
dan merusak citra perusahaan.
3.6. Pertimbangan dan Alasan dilakukannya Transaksi
Rencana Transaksi divestasi kepemilikan saham Perseroan pada KSP dilakukan sebagai bagian dari
langkah Perseroan dalam melakukan penataan struktur usaha serta optimalisasi portofolio investasi.
Pelaksanaan Transaksi dimaksudkan untuk menyelaraskan struktur kepemilikan dengan fokus
pengembangan usaha Perseroan ke depan dengan mengoptimalkan pada lini bisnis yang memberikan
kontribusi persentase margin laba yang lebih tinggi, serta divestasi ini juga dalam rangka meningkatkan
efektivitas pengelolaan dan pengembangan usaha KSP melalui pengalihan kepemilikan kepada pihak
yang dinilai lebih relevan dalam mendukung kegiatan usaha KSP.
3.7. Keuntungan dan Kerugian yang Bersifat Kualitatif
Dengan dilakukannya Rencana Transaksi ini terdapat keuntungan yang diterima Perseroan yaitu
Perseroan mendapatkan capital gain atas divestasi saham KSP. Transaksi juga berpotensi meningkatkan
posisi likuiditas dan fleksibilitas keuangan Perseroan melalui penerimaan kas dari hasil transaksi yang
dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan modal kerja, pengembangan usaha, maupun tujuan korporasi
lainnya, serta mengurangi eksposur risiko atas lini usaha yang tidak lagi menjadi fokus Perseroan.
Sedangkan di sisi lain, terdapat kerugian yang mungkin akan ditanggung Perseroan adalah kemungkinan
kehilangan biaya kesempatan (opportunity cost) bila harga saham KSP mengalami peningkatan lebih
tinggi dan hilangnya potensi manfaat ekonomi di masa mendatang, termasuk kontribusi pendapatan,
laba, dan sinergi yang mungkin diperoleh dari entitas yang dilepas. Transaksi juga dapat berdampak pada
penurunan aset serta perubahan struktur keuangan dan profil kinerja konsolidasian Perseroan.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 25
Page 39
4. ANALISIS KUANTITATIF
4.1. Penilaian Kinerja Historis Perseroan
4.1.1. Laporan Posisi Keuangan Historis
Berikut merupakan laporan posisi keuangan audit konsolidasi Perseroan per 31 Desember tahun 2021-
2024 dan per 30 September 2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan
Audited Audited Audited Audited Audited
31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 31-Des-24 30-Sep-25
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 2.440.973.581 1.236.429.581 21.451.387.685 2.207.267.431 10.795.642.009
Piutang usaha 5.454.683.333 10.601.709.216 89.631.570.857 107.635.222.619 83.042.408.027
Piutang lain-lain 9.200.000.000 - 230.000.000 2.373.467.145 4.091.976.731
Uang muka jangka pendek 763.537.500 787.161.000 - 5.477.501.340 113.162.744.471
Beban dibayar di muka 50.000.000 474.329.713 62.761.471.057 82.026.735.787 43.705.820.125
Pajak dibayar di muka 896.716.578 6.216.878.800 3.309.505.849 1.367.524.000 17.334.585
Biaya ditangguhkan - 2.047.850.000 - - -
Total aset lancar 18.805.910.992 21.364.358.310 177.383.935.448 201.087.718.322 254.815.925.948
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 134.371.148 112.827.690 485.108.346 680.472.959 1.337.795.376
Taksiran tagihan pajak penghasilan - - - 302.854.716 1.213.249.505
Uang muka jangka panjang - - 3.756.463.034 30.248.940.675 1.096.334.009
Aset tetap neto 40.501.167 58.811.315.844 52.839.569.631 40.641.565.632 66.846.272.230
Aset hak guna neto - 353.659.171 11.145.405 323.750.000 370.000.000
Aset tak berwujud neto - - - 87.566.899 65.675.174
Uang jaminan - - - 35.750.000 40.350.000
Uang muka investasi - - - 50.000.000 500.000.000
Total aset tidak lancar 174.872.315 59.277.802.705 57.092.286.416 72.370.900.881 71.469.676.294
Total aset 18.980.783.307 80.642.161.015 234.476.221.864 273.458.619.203 326.285.602.242
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 8.967.826.514 12.210.289.813 2.704.213.481 23.300.307.064 19.818.673.779
Utang lain-lain 5.000.000.000 463.759.270 2.000.780.505 2.000.000.000 5.423.024.078
Beban akrual 12.213.950 1.624.591.343 130.054.867 5.129.222.939 3.108.766.169
Pendapatan diterima di muka 561.627.655 - 2.500.000.000 - 5.179.906.705
Utang pajak 1.106.746.450 1.136.468.279 718.107.986 2.421.407.596 13.501.101.092
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu
tahun - 410.387.228 140.387.228 - -
Total liabilitas jangka pendek 15.648.414.569 15.845.495.933 8.193.544.067 32.850.937.599 47.031.471.823
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi - - 8.244.027.901 18.349.947.099 49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja 610.777.944 371.824.588 1.154.638.536 2.784.900.827 3.510.819.786
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang - 410.387.228 140.387.228 - -
Total liabilitas jangka panjang 610.777.944 371.824.588 9.398.666.437 21.134.847.926 53.150.933.775
Total liabilitas 16.259.192.513 16.217.320.521 17.592.210.504 53.985.785.525 100.182.405.598
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor 600.000.000 61.900.000.000 77.375.516.320 77.375.632.110 77.388.910.360
Tambahan modal disetor - - 137.067.865.400 137.069.312.775 137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya - 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya 2.121.590.794 2.384.893.247 2.812.689.348 4.651.961.049 11.430.888.654
Rugi komprehensif lain - 14.540.365 (506.325.097) (619.488.171) (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas
induk 2.721.590.794 64.419.433.612 216.869.745.971 218.597.417.763 225.978.465.421
Kepentingan nonpengendali - 5.406.882 14.265.389 875.415.915 124.731.223
Total ekuitas 2.721.590.794 64.424.840.494 216.884.011.360 219.472.833.678 226.103.196.644
Total liabilitas dan ekuitas 18.980.783.307 80.642.161.015 234.476.221.864 273.458.619.203 326.285.602.242
Sumber: Laporan Keuangan Audit Konsolidasi Perseroan 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 26
Page 40
Kas dan Setara Kas
Total kas dan setara kas Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-
masing Rp2,44 miliar, Rp1,24 miliar, Rp21,45 miliar, Rp2,21 miliar, dan Rp10,80 miliar. Perseroan
memiliki rasio kas per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 0,16
kali, 0,08 kali, 2,62 kali, 0,07 kali, dan 0,23 kali.
Aset Lancar
Total aset lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing
sebesar Rp18,81 miliar, Rp21,36 miliar, Rp177,38 miliar, Rp201,09 miliar, dan Rp254,82 miliar.
Sebagian besar aset lancar terdiri dari kas dan setara kas, piutang usaha, dan pajak dibayar dimuka,
beban dibayar dimuka, dan piutang lain-lain. Current ratio Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024
dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 1,20 kali, 1,35 kali, 21,65 kali, 6,12 kali, dan 5,42 kali.
Piutang Usaha
Total piutang usaha Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 yang tercatat
pada aset lancar Perseroan masing-masing sebesar Rp5,45 miliar, Rp10,60 miliar, Rp89,63 miliar,
Rp107,64 miliar, dan Rp83,04 miliar. Hari piutang usaha per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30
September 2025 masing-masing sebesar 73 hari, 93 hari, 187 hari, 252 hari, dan 182 hari. Rata-rata hari
piutang usaha Perseroan dari 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 adalah sebesar
157 hari.
Aset Tidak Lancar
Total aset tidak lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-
masing sebesar Rp174,87 juta, Rp59,28 miliar, Rp57,09 miliar, Rp72,37 miliar, dan Rp71,47 miliar. Aset
tidak lancar Perseroan sebagian besar terdiri dari aset tetap.
Utang Usaha
Utang usaha Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing
sebesar Rp8,97 miliar, Rp12,21 miliar, Rp2,70 miliar, Rp23,30, dan Rp19,82 miliar. Hari utang usaha per
31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 181 hari, 138 hari, 6
hari, 65 hari, dan 70 hari.
Liabilitas Jangka Pendek
Total liabilitas jangka pendek Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar Rp15,65 miliar, Rp15,85 miliar, Rp8,19 miliar, Rp32,85 miliar, dan Rp47,03
miliar. Sebagian besar liabilitas jangka pendek Perseroan terdiri dari utang usaha dan utang pajak.
Liabilitas Jangka Panjang
Total liabilitas jangka panjang Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar Rp610,78 juta, Rp371,82 juta, Rp9,40 miliar, Rp21,13 miliar, dan Rp53,15 miliar.
Liabilitas jangka panjang Perseroan terdiri dari utang pihak berelasi dan liabilitas imbalan kerja.
Ekuitas
Perseroan secara umum memiliki ekuitas positif per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September
2025 masing-masing sebesarRp2,72 miliar, Rp64,42 miliar, Rp216,88 miliar, Rp219,47 miliar, dan
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 27
Page 41
Rp226,10 miliar. Modal saham Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar Rp600 juta, Rp61,90 miliar, Rp 77,38 miliar, Rp77,38 miliar, dan Rp77,39 miliar.
4.1.2. Laporan Laba Rugi Historis
Berikut merupakan laporan laba rugi audit konsolidasi Perseroan periode 12 bulan Januari-Desember
tahun 2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September tahun 2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan
lain):
Tabel 5. Laporan Laba Rugi
Audited Audited Audited Audited Audited
FY 2021 FY 2022 FY 2023 FY 2024 Jan-Sep 2025
Pendapatan neto 26.980.697.930 41.251.584.891 172.560.390.232 153.558.876.216 123.169.660.796
Beban pokok pendapatan (17.865.896.467) (31.926.136.295) (159.724.276.638) (129.983.597.333) (76.926.102.249)
Laba bruto 9.114.801.463 9.325.448.596 12.836.113.594 23.575.278.883 46.243.558.547
Beban umum dan administrasi (6.418.218.519) (8.689.012.566) (11.702.075.086) (21.393.661.674) (34.525.274.198)
Beban keuangan - (31.936.378) (9.833.291) (61.371.701) (275.480.325)
Penghasilan (beban) lain neto (1.032.652) 159.186.012 (761.798.414) 1.201.138.246 (2.254.173.911)
Laba sebelum pajak 2.695.550.292 763.685.664 362.406.803 3.321.383.754 9.188.630.113
Beban pajak penghasilan (573.959.498) (380.976.329) 73.247.805 (1.402.510.510) (3.680.387.200)
Laba tahun berjalan 2.121.590.794 382.709.335 435.654.608 1.918.873.244 5.508.242.913
Sumber: Laporan Keuangan Audit Konsolidasi Perseroan 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025
Pendapatan
Total penjualan bersih Perseroan pada periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember tahun 2021-2024
dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp26,98 miliar, Rp41,25 miliar,
Rp172,56 miliar, Rp153,56 miliar, dan Rp123,17 miliar. Pendapatan Perseroan terdiri dari periklanan dan
konsultasi.
Beban Pokok Pendapatan
Total beban pokok pendapatan pada periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember tahun 2021-2024 dan
periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp17,87 miliar, Rp31,93 miliar,
Rp159,72 miliar, Rp129,98 miliar, dan Rp76,93 miliar. Persentase beban pokok pendapatan terhadap
total penjualan neto per 31 Desember tahun 2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September 2025
masing-masing sebesar 66,22%, 77,39%, 92,56%, 84,65%, dan 62,46%.
Laba Kotor
Perseroan membukukan laba kotor pada periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember tahun 2021-2024
dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp9,11 miliar, Rp9,33 miliar,
Rp12,84 miliar, Rp23,58 miliar, dan Rp46,24 miliar dengan gross profit margin masing-masing sebesar
33,78%, 22,61%, 7,44%, 15,35%, dan 37,54%.
Laba Tahun Berjalan
Perseroan membukukan laba tahun berjalan pada periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember tahun
2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp2,12 miliar,
Rp382,71 juta, Rp435,65 juta, Rp1,92 miliar, dan Rp5,51 miliar dengan net profit margin masing-masing
sebesar 7,86%, 0,93%, 0,25%, 1,25%, dan 4,47%.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 28
Page 42
4.1.3. Laporan Arus Kas Historis
Berikut merupakan laporan audit arus kas konsolidasi Perseroan periode 12 bulan Januari-Desember
tahun 2020-2024 dan periode 9 bulan Januari-September 2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 6. Laporan Arus Kas
Audited Audited Audited Audited Audited
31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 31-Des-24 Jan-Sep 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 12.887.642.252 44.658.630.868 93.530.528.591 135.555.224.453 147.762.475.388
Pembayaran kas kepada pemasok (8.898.069.952) (22.559.772.493) (172.199.655.006) (122.130.940.323) (152.799.076.486)
Pembayaran kas kepada karyawan (3.664.461.848) (3.557.621.624) (5.453.266.356) (12.577.040.412) (19.642.613.487)
Pembayaran kas untuk aktivitas operasi lainnya (3.352.538.373) (10.695.217.138) (44.409.577.162) (16.009.801.101) 28.188.477.183
Penerimaan pendapatan bunga 742.311 5.677.056 253.032.417 500.098.724 4.356.930
Pembayaran lain-lain (2.464.963) (1.902.422) - - -
Pembayaran pajak penghasilan (79.548.846) (98.926.311) (1.025.711.053) (1.760.604.739) (5.366.861.635)
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi (3.108.699.419) 7.750.867.936 (129.304.648.569) (16.423.063.398) (1.853.242.107)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (50.327.000) (65.575.171.206) (11.935.824.183) (7.207.758.714) (24.267.637.778)
Perolehan aset hak guna - - - (370.000.000) (185.000.000)
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas (50.327.000) (65.575.171.206) (11.935.824.183) (7.577.758.714) (24.452.637.778)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari utang pihak berelasi - - 7.645.027.901 4.755.919.198 31.290.166.890
Penerimaan dari pihak berelasi 5.930.937.260 62.282.283.713 - - -
Penerimaan dari utang lain-lain (930.937.260) (5.518.524.443) 1.537.021.235 - 3.423.024.078
Pembayaran biaya emisi saham - - (2.211.781.480) - -
Kepentingan non pengendali - 6.000.000 - - -
Pembayaran utang lain-lain - - - (780.505) -
Pembayaran liabilitas sewa - (150.000.000) (270.000.000) - -
Setoran modal saham 600.000.000 - - - -
Penerbitan modal saham melalui pelaksanaan
waran - - 5.163.200 1.563.165 181.063.495
Penerbitan modal saham melalui IPO - - 154.750.000.000 - -
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 5.600.000.000 56.619.759.270 161.455.430.856 4.756.701.858 34.894.254.463
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS 2.440.973.581 (1.204.544.000) 20.214.958.104 (19.244.120.254) 8.588.374.578
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 2.440.973.581 1.236.429.581 21.451.387.685 2.207.267.431
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 2.440.973.581 1.236.429.581 21.451.387.685 2.207.267.431 10.795.642.009
Sumber: Laporan Keuangan Audit Konsolidasi Perseroan 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025
Aktivitas Operasi
Selama periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2022 Perseroan mencatat arus kas yang dihasilkan
dari aktivitas operasi sebesar Rp7,75 miliar. Selama periode 12 bulan Januari-Desember 2021, 2023,
2024 dan periode 9 bulan Januari-September tahun 2025 Perseroan mencatat arus kas yang digunakan
untuk aktivitas operasi masing-masing sebesar Rp3,11 miliar, Rp129,30 miliar, Rp16,42 miliar, dan
Rp1,85 miliar.
Aktivitas Investasi
Selama periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September
tahun 2025, Perseroan mencatat arus kas yang digunakan dalam aktivitas investasi masing-masing
sebesar Rp50,33 juta, Rp65,58 miliar, Rp11,94 miliar, Rp7,58 miliar, dan Rp24,45 miliar.
Aktivitas Pendanaan
Pada periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September
tahun 2025, Perseroan mencatat arus kas yang dihasilkan dalam aktivitas pendanaan masing-masing
sebesar Rp5,60 miliar, Rp56,62 miliar, Rp161,46 miliar, Rp4,76 miliar, dan Rp34,89 miliar.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 29
Page 43
4.1.4. Analisis Rasio Keuangan
Likuiditas
Likuiditas dihitung berdasarkan perbandingan antara aset lancar dibandingkan dengan liabilitas lancar,
yang mencerminkan kemampuan Perseroan dalam memenuhi liabilitas-liabilitas jangka pendeknya.
Rasio lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing
sebesar 1,20 kali, 1,35 kali, 21,65 kali, 6,12 kali, dan 5,42 kali. Rasio cepat Perseroan per 31 Desember
tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 1,20 kali, 1,35 kali, 21,65 kali, 6,12
kali, dan 5,42 kali. Rasio kas Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar 0,16 kali, 0,08 kali, 2,62 kali, 0,07 kali, dan 0,23 kali.
Profitabilitas
Rasio profitabilitas adalah rasio atau perbandingan untuk mengetahui kemampuan Perseroan untuk
mendapatkan laba dari pendapatan, aset, dan ekuitas berdasarkan pengukuran tertentu. Rata-rata
marjin laba kotor Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan periode Januari-September 2025
adalah sebesar 23,34%. Sementara itu, rata-rata marjin laba (rugi) bersih yang berhasil dicapai
Perseroan selama tahun 2021-2024 dan periode Januari-September 2025 adalah sebesar 2,95%.
Aktivitas
Berdasarkan analisis atas rasio aktivitas Perseroan 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September
2025 rata-rata hari perputaran piutang usaha di 157 hari dan hari perputaran utang usaha di 92 hari.
Solvabilitas
Rasio solvabilitas adalah rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan Perseroan dalam membayar
seluruh utangnya baik utang jangka pendek maupun utang jangka panjang. Perseroan memiliki rata-rata
debt to asset ratio per 31 Desember tahun 2020-2024 dan 30 September 2025 sebesar 5,20% dan rata-
rata debt to equity ratio sebesar 6,96%.
Berikut merupakan analisis rasio keuangan Perseroan per 31 Desember tahun 2020-2024 dan 30
September 2025:
Tabel 7. Analisis Rasio Keuangan
Audited Audited Audited Audited Audited Average
FY2021 FY2022 FY2023 FY2024 Jan-Sep 2025 Historis
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 1,20 1,35 21,65 6,12 5,42 7,15
Quick ratio 1,20 1,35 21,65 6,12 5,42 7,15
Cash ratio 0,16 0,08 2,62 0,07 0,23 0,63
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 33,78% 22,61% 7,44% 15,35% 37,54% 23,34%
Operating profit margin 15,39% 8,31% 2,23% 3,96% 9,51% 7,88%
Net profit margin 13,26% 7,70% 1,82% 3,79% 4,47% 6,21%
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 30
Page 44
Audited Audited Audited Audited Audited Average
FY2021 FY2022 FY2023 FY2024 Jan-Sep 2025 Historis
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 5 4 2 1 1 3
Inventory turnover 0 0 0 0 0 0
Acc. Payable turnover 2 3 59 6 4 15
Days of Acc. Receivable 73 93 187 252 182 157
Days of Inventory 0 0 0 0 0 0
Days of Acc. Payable 181 138 6 65 70 92
SOLVENCY RATIOS
Debt to Equity 0,00% 0,64% 3,87% 8,36% 21,95% 6,96%
Debt to Assets 0,00% 0,51% 3,58% 6,71% 15,21% 5,20%
Total Liabilities to Total Assets 85,66% 20,11% 7,50% 19,74% 30,70% 32,74%
Total Liabilities to Total Equity 597,42% 25,17% 8,11% 24,60% 44,31% 139,92%
Sumber: Data Olahan
4.2. Analisis Kewajaran Nilai Transaksi
Kewajaran Nilai Transaksi berdasarkan Peraturan OJK No. 35/POJK.04/2020 (“POJK. 352020”) tentang
Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Usaha di Pasar Modal, menyatakan bahwa batas
atas dan batas bawah pada kisaran nilai tidak melebihi 7,50% dari nilai hasil penilaian. Berdasarkan
laporan penilaian 99% saham KSP Nomor 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026 tanggal 3 Maret 2026
oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, menyatakan bahwa nilai pasar 99% saham KSP yaitu sebesar
Rp23.037.904.762,- (Dua Puluh Tiga Miliar Tiga Puluh Tujuh Juta Sembilan Ratus Empat Ribu Tujuh Ratus
Enam Puluh Dua Rupiah). Berikut analisis kewajaran nilai transaksi atas Rencana Transaksi (dalam
Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 8. Analisis Kewajaran Harga
Batas Bawah Hasil Batas Atas Rencana Kriteria
7,5% Penilaian 7,5% Transaksi Kewajaran
21.310.061.905 23.037.904.762 24.765.747.620 23.300.000.000 Wajar
Sumber: Data Olahan
Rencana Transaksi dilakukan pada harga Rp23.300.000.000,- atau berada pada rentang batas atas 7,5%
dan batas bawah 7,5% dari hasil penilaian.
4.3. Analisis Proforma
Pelaksanaan Rencana Transaksi akan menyebabkan beberapa perubahan pada laporan posisi keuangan
Perseroan. Laporan proforma posisi keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi
memberikan gambaran mengenai efek dari Rencana Transaksi tersebut. Laporan posisi keuangan Tanpa
Rencana Transaksi diambil dari Laporan keuangan audit konsolidasi PT Era Media Sejaktera Tbk untuk
tahun yang berakhir pada tanggal 30 September 2025 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan Nomor
00657/2.1035/AU.1/05/1432-1/1/XII/2025 tanggal 23 Desember 2025, sedangkan laporan keuangan
proforma dipersiapkan oleh Kantor Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan Nomor AR/L/013/006/2026
tanggal 5 Maret 2026. Berikut merupakan proforma laporan posisi keuangan dengan dan tanpa
dilakukannya Rencana Transaksi dan proforma laporan laba rugi dengan dan tanpa dilakukannya
Rencana Transaksi (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 31
Page 45
Tabel 9. Proforma Posisi Keuangan
Audit Adjustment
Proforma
30-Sep-25 Dr Cr
Aset
Aset Lancar 254.815.925.948 22.348.600.459 28.705.783.103 248.458.743.304
Aset Tidak Lancar 71.469.676.294 - 1.235.868.449 70.233.807.845
Total Aset 326.285.602.242 22.348.600.459 29.941.651.552 318.692.551.149
Liabilitas
Liabilitas Jangka Pendek 47.031.471.823 16.032.534.117 - 30.998.937.706
Liabilitas Jangka Panjang 53.150.933.775 1.711.506.372 - 51.439.427.403
Total Liabilitas 100.182.405.598 17.744.040.489 - 82.438.365.109
Ekuitas
Total Ekuitas 226.103.196.644 1.354.653.359 11.505.642.755 236.254.186.040
Total Liabilitas dan Ekuitas 326.285.602.242 19.098.693.848 11.505.642.755 318.692.551.149
Sumber: Data Olahan
Secara keseluruhan efek Rencana Transaksi terhadap laporan posisi keuangan Perseroan adalah:
• Meningkatkan total aset lancar pada akun kas dan setara kas sebesar 22.348.600.459,- yang berasal
dari penerimaan divestasi sebesar Rp23.300.000.000,- dikurangi dengan kas eksisting KSP
Konsolidasi sebesar Rp951.399.541,-;
• Dekonsolidasi aset lancar KSP sebesar Rp28.705.783.103,- dan aset tidak lancar sebesar
Rp1.235.868.449,-;
• Peningkatan pada total ekuitas sebesar Rp11.505.642.755,- yang berasal dari laba divestasi saham
KSP dan pengurangan Rp1.354.653.359,- pada kepentingan non pengendali.
Tabel 10. Proforma Laporan Laba Rugi
Audit Adjustment
Proforma
30-Sep-25 Dr Cr
Pendapatan neto 123.169.660.796 - - 123.169.660.796
Beban pokok pendapatan (76.926.102.249) - - (76.926.102.249)
Laba bruto 46.243.558.547 - - 46.243.558.547
Beban umum dan administrasi (34.525.274.198) - - (34.525.274.198)
Beban keuangan (275.480.325) - - (275.480.325)
Penghasilan (beban) lain neto (2.254.173.911) - 11.505.642.755 9.251.468.844
Laba sebelum pajak 9.188.630.113 - 11.505.642.755 20.694.272.868
Beban pajak penghasilan (3.680.387.200) - - (3.680.387.200)
Laba tahun berjalan 5.508.242.913 - 11.505.642.755 17.013.885.668
Sumber: Data Olahan
Secara keseluruhan efek Rencana Transaksi terhadap laporan laba rugi Perseroan adalah meningkatkan
pendapatan lain-lain sebesar Rp11.505.642.755,- sehubungan dengan laba divestasi KSP.
4.4. Penilaian Atas Proyeksi Laporan Keuangan
Proyeksi laporan keuangan telah dipersiapkan oleh manajemen Perseroan. Penilaian atas proyeksi
laporan keuangan dilakukan dengan membandingkan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana
Transaksi.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 32
Page 46
Proyeksi Laporan Laba Rugi
Berikut adalah proyeksi laba rugi Perseroan periode 3 bulan dari bulan Oktober-Desember tahun 2025
dan periode 12 bulan Januari-Desember 2026-2032 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 11. Proyeksi Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Pendapatan neto 41.056.553.599 252.197.800.007 302.874.911.548 369.958.007.708
Beban pokok pendapatan (26.255.880.432) (163.479.588.853) (177.472.205.196) (196.400.052.878)
Laba bruto 14.800.673.167 88.718.211.155 125.402.706.352 173.557.954.830
Beban umum dan administrasi (11.437.741.663) (83.840.699.224) (116.908.241.728) (155.668.364.178)
Beban keuangan (91.826.775) - - -
Laba sebelum pajak 3.271.104.728 4.877.511.931 8.494.464.624 17.889.590.652
Penghasilan (beban) lain neto (751.391.304) - - -
Beban pajak penghasilan (1.226.795.733) (1.073.052.625) (1.868.782.217) (3.935.709.943)
Laba tahun berjalan 1.292.917.691 3.804.459.306 6.625.682.407 13.953.880.709
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Pendapatan neto 441.761.801.635 512.919.571.934 532.702.100.141 553.232.022.524
Beban pokok pendapatan (229.592.564.583) (262.593.749.958) (269.049.121.252) (276.031.853.138)
Laba bruto 212.169.237.051 250.325.821.976 263.652.978.889 277.200.169.387
Beban umum dan administrasi (193.712.671.417) (230.961.517.073) (237.351.217.181) (244.393.030.268)
Beban keuangan - - - -
Laba sebelum pajak 18.456.565.634 19.364.304.903 26.301.761.708 32.807.139.118
Penghasilan (beban) lain neto - - - -
Beban pajak penghasilan (4.060.444.439) (4.260.147.079) (5.786.387.576) (7.217.570.606)
Laba tahun berjalan 14.396.121.195 15.104.157.824 20.515.374.132 25.589.568.512
Sumber: Manajemen Perseroan
Tabel 12. Proyeksi Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Pendapatan neto 41.056.553.599 184.430.460.315 272.611.496.910 392.099.486.364
Beban pokok pendapatan (26.255.880.432) (105.470.205.422) (152.463.501.243) (212.245.796.218)
Laba bruto 14.800.673.167 78.960.254.892 120.147.995.667 179.853.690.146
Beban umum dan administrasi (11.437.741.663) (66.526.647.414) (98.813.552.749) (136.623.904.973)
Beban keuangan (91.826.775) - - -
Laba sebelum pajak 3.271.104.728 12.433.607.478 21.334.442.918 43.229.785.173
Penghasilan (beban) lain neto (751.391.304) 11.505.642.755 - -
Beban pajak penghasilan (1.226.795.733) (5.266.635.051) (4.693.577.442) (9.510.552.738)
Laba tahun berjalan 1.292.917.691 18.672.615.182 16.640.865.476 33.719.232.435
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 33
Page 47
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Pendapatan neto 520.787.176.934 646.320.652.659 657.384.891.221 668.541.690.333
Beban pokok pendapatan (281.669.529.460) (343.580.394.742) (343.353.303.167) (343.163.235.812)
Laba bruto 239.117.647.474 302.740.257.917 314.031.588.054 325.378.454.521
Beban umum dan administrasi (173.661.969.133) (209.846.329.840) (215.104.778.388) (220.945.867.283)
Beban keuangan - - - -
Laba sebelum pajak 65.455.678.341 92.893.928.077 98.926.809.666 104.432.587.238
Penghasilan (beban) lain neto - - - -
Beban pajak penghasilan (14.400.249.235) (20.436.664.177) (21.763.898.127) (22.975.169.192)
Laba tahun berjalan 51.055.429.106 72.457.263.900 77.162.911.540 81.457.418.046
Sumber: Manajemen Perseroan
Analisis proyeksi laporan laba rugi Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi adalah
sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan memperoleh keuntungan divestasi saham yang
akan digunakan sebagai tambahan modal kerja untuk melaksanakan kegiatan operasional periklanan;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat mengalokasikan dana hasil divestasi KSP
untuk mendorong peningkatan pendapatan pada segmen bisnis e-commerce yang ditargetkan
mencapai 11% dari potensi pendapatan e-commerce Perseroan secara keseluruhan;
• Perseroan akan mengoptimalkan pendapatan dari sisi penyediaan media tayang dan layanan
activation yang memungkinkan interaksi langsung antara brand dan audience secara kreatif dan
terukur, termasuk data analysis untuk memberikan insight berbasis perilaku dan efektivitas kampanye
serta layanan brand consulting;
• Manajemen kunci yang melaksanakan bisnis di KSP akan tetap berada dalam Perseroan, yang
diharapkan dapat memperlancar kegiatan bisnis periklanan setelah dilakukan Rencana Transaksi;
• Setelah dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan telah memastikan beberapa calon pelanggan
yang akan beriklan melalui Perseroan secara langsung;
• Terdapat penurunan pendapatan sehubungan dengan divestasi KSP. Namun demikian, level
pendapatan akan meningkat secara bertahap dengan peningkatan pendapatan dari e-commerce yang
akan difokuskan;
• Proyeksi pendapatan tanpa Rencana Transaksi lebih besar di tahun awal dibandingkan Dengan
Rencana Transaksi. Namun demikian, operasional KSP memiliki marjin laba bersih yang relatif rendah
dan diproyeksikan marjin keuntungan dari segmen e-commerce dapat menggantikan atau melebihi
marjin keuntungan dari hasil kontribusi KSP.
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Berikut adalah proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
Rencana Transaksi per 31 Desember tahun 2025-2032 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 34
Page 48
Tabel 13. Proyeksi Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 33.790.511.259 170.193.945.606 190.238.701.914 204.160.129.610 214.407.169.303 212.202.290.720 226.353.272.877 246.192.911.929
Piutang usaha 80.988.270.112 89.823.873.975 107.873.256.168 131.765.865.759 157.339.819.760 182.683.683.155 189.729.515.119 197.041.542.269
Uang muka jangka pendek 90.000.000.000 - - - - - - -
Beban dibayar di muka 34.964.656.100 26.223.492.075 17.482.328.050 8.741.164.025 - - - -
Pajak dibayar di muka 13.867.668 10.400.751 6.933.834 3.466.917 - - - -
Total aset lancar 239.757.305.140 286.251.712.407 315.601.219.966 344.670.626.311 371.746.989.064 394.885.973.874 416.082.787.996 443.234.454.198
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 1.070.236.301 802.677.226 535.118.150 267.559.075 - - - -
Taksiran tagihan pajak penghasilan 1.213.249.505 1.213.249.505 - - - - - -
Aset tetap neto 61.706.730.961 40.235.533.502 26.425.586.822 24.248.462.899 22.196.195.627 20.381.938.556 18.588.299.090 16.797.065.223
Uang jaminan 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009
Total aset tidak lancar 65.626.900.776 43.888.144.242 28.597.388.981 26.152.705.984 23.832.879.636 22.018.622.565 20.224.983.099 18.433.749.232
Total aset 305.384.205.916 330.139.856.649 344.198.608.947 370.823.332.295 395.579.868.700 416.904.596.440 436.307.771.095 461.668.203.431
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 20.516.648.790 35.044.236.618 40.420.442.231 47.973.656.881 56.158.111.823 64.295.390.408 65.887.125.796 67.608.895.302
Beban akrual - 219.615.000 241.576.500 265.734.150 292.307.565 321.538.322 353.692.154 389.061.369
Utang pajak 4.907.182.933 1.073.052.625 1.868.782.217 3.935.709.943 4.060.444.439 4.260.147.079 5.786.387.576 7.217.570.606
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun - 1.728.000.000 2.073.600.000 2.488.320.000 2.985.984.000 3.583.180.800 4.299.816.960 5.159.780.352
Total liabilitas jangka pendek 25.423.831.723 38.064.904.243 44.604.400.948 54.663.420.975 63.496.847.827 72.460.256.608 76.327.022.485 80.375.307.629
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 35
Page 49
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja 2.924.145.868 3.686.360.775 3.070.353.162 3.870.678.814 3.223.870.820 4.064.212.755 3.385.064.361 4.267.423.393
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang - 7.547.904.000 9.057.484.800 10.868.981.760 13.042.778.112 9.459.597.312 5.159.780.352 -
Total liabilitas jangka panjang 52.564.259.857 60.874.378.764 61.767.951.951 64.379.774.563 65.906.762.921 63.163.924.056 58.184.958.702 53.907.537.382
Total liabilitas 77.988.091.580 98.939.283.008 106.372.352.899 119.043.195.538 129.403.610.748 135.624.180.664 134.511.981.187 134.282.845.010
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360
Tambahan modal disetor 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya 12.206.639.269 14.489.314.852 18.464.724.297 26.837.052.722 35.474.725.439 44.537.220.133 56.846.444.612 72.200.185.720
Rugi komprehensif lain (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk 226.754.216.036 229.036.891.619 233.012.301.064 241.384.629.489 250.022.302.206 259.084.796.900 271.394.021.379 286.747.762.487
Kepentingan nonpengendali 641.898.300 2.163.682.022 4.813.954.985 10.395.507.268 16.153.955.746 22.195.618.876 30.401.768.529 40.637.595.933
Total ekuitas 227.396.114.335 231.200.573.641 237.826.256.048 251.780.136.757 266.176.257.952 281.280.415.776 301.795.789.908 327.385.358.420
Total liabilitas dan ekuitas 305.384.205.916 330.139.856.649 344.198.608.947 370.823.332.295 395.579.868.700 416.904.596.440 436.307.771.095 461.668.203.431
Sumber: Manajemen Perseroan
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 36
Page 50
Tabel 14. Proyeksi Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 33.790.511.259 195.184.785.892 221.173.895.969 249.001.415.778 289.322.870.759 338.045.785.175 410.755.860.273 486.902.065.105
Piutang usaha 80.988.270.112 65.687.561.208 97.094.505.749 139.651.871.856 185.485.843.840 230.196.396.837 234.137.084.545 238.110.739.023
Uang muka jangka pendek 90.000.000.000 - - - - - - -
Beban dibayar di muka 34.964.656.100 26.223.492.075 17.482.328.050 8.741.164.025 - - - -
Pajak dibayar di muka 13.867.668 10.400.751 6.933.834 3.466.917 - - - -
Total aset lancar 239.757.305.140 287.106.239.926 335.757.663.602 397.397.918.576 474.808.714.599 568.242.182.012 644.892.944.817 725.012.804.128
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 1.070.236.301 2.015.926.731 535.118.150 267.559.075 - - - -
Taksiran tagihan pajak penghasilan 1.213.249.505 - - - - - - -
Aset tetap neto 61.706.730.961 40.253.165.936 26.456.094.255 24.297.220.333 22.268.515.560 20.478.008.490 18.710.369.023 16.947.885.157
Uang jaminan 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009
Total aset tidak lancar 65.626.900.776 43.905.776.675 28.627.896.415 26.201.463.417 23.905.199.569 22.114.692.499 20.347.053.032 18.584.569.166
Total aset 305.384.205.916 331.012.016.601 364.385.560.016 423.599.381.993 498.713.914.168 590.356.874.511 665.239.997.850 743.597.373.293
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 20.516.648.790 20.740.553.033 34.253.912.489 51.880.826.472 68.999.007.272 84.264.700.081 84.208.704.898 84.161.838.975
Beban akrual - 219.615.000 241.576.500 265.734.150 292.307.565 321.538.322 353.692.154 389.061.369
Utang pajak 4.907.182.933 2.735.393.645 4.693.577.442 9.510.552.738 14.400.249.235 20.436.664.177 21.763.898.127 22.975.169.192
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun - 1.728.000.000 2.073.600.000 2.488.320.000 2.985.984.000 3.583.180.800 4.299.816.960 5.159.780.352
Total liabilitas jangka pendek 25.423.831.723 25.423.561.678 41.262.666.431 64.145.433.360 86.677.548.072 108.606.083.379 110.626.112.138 112.685.849.888
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 37
Page 51
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja 2.924.145.868 3.686.360.775 3.070.353.162 3.870.678.814 3.223.870.820 4.064.212.755 4.064.212.755 4.064.212.755
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang - 7.547.904.000 9.057.484.800 10.868.981.760 13.042.778.112 9.459.597.312 5.159.780.352 -
Total liabilitas jangka panjang 52.564.259.857 60.874.378.764 61.767.951.951 64.379.774.563 65.906.762.921 63.163.924.056 58.864.107.096 53.704.326.744
Total liabilitas 77.988.091.580 86.297.940.442 103.030.618.382 128.525.207.923 152.584.310.993 171.770.007.435 169.490.219.234 166.390.176.632
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360
Tambahan modal disetor 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya 12.206.639.269 30.879.254.451 45.190.398.760 74.188.938.654 118.096.607.686 180.409.854.640 246.769.958.564 316.823.338.083
Rugi komprehensif lain (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk 226.754.216.036 245.426.831.218 259.737.975.527 288.736.515.421 332.644.184.453 394.957.431.407 461.317.535.331 531.370.914.850
Kepentingan nonpengendali 641.898.300 (712.755.059) 1.616.966.107 6.337.658.648 13.485.418.723 23.629.435.669 34.432.243.285 45.836.281.811
Total ekuitas 227.396.114.335 244.714.076.158 261.354.941.635 295.074.174.069 346.129.603.175 418.586.867.076 495.749.778.616 577.207.196.661
Total liabilitas dan ekuitas 305.384.205.916 331.012.016.601 364.385.560.016 423.599.381.993 498.713.914.168 590.356.874.511 665.239.997.850 743.597.373.293
Sumber: Manajemen Perseroan
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 38
Page 52
Analisis proyeksi laporan posisi keuangan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi
adalah sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total aset Perseroan akan meningkat sebagai hasil dari
penambahan kas dan setara kas atas capital gain yang diperoleh;
• Bisnis KSP dijalankan dengan kontribusi atau investasi aset tetap yang minim. KSP tidak memiliki aset
yang signifikan dan hanya berkontribusi sebesar 9,47% terhadap total aset Perseroan, sehingga
dengan dilakukannya Rencana Transaksi tidak menurunkan aset Perseroan secara signifikan;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total ekuitas Perseroan akan meningkat sehubungan dengan
laba divestasi KSP dan marjin keuntungan dari segmen advertising lainnya;
• Hasil divestasi digunakan untuk tambahan modal kerja kegiatan periklanan sehingga dapat
menggantikan kontribusi pendapatan dan laba yang dihasilkan KSP sebelumnya.
4.5. Analisis Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Di bawah ini merupakan perbandingan analisis proyeksi rasio keuangan dengan membandingkan antara
Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi.
Tabel 15. Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Okt-Des
FY2026 FY2027 FY2028 FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
2025
LIQUIDITY RATIO:
CURRENT RATIO
Current ratio (dengan transaksi) 9,43 11,29 8,14 6,20 5,48 5,23 5,83 6,43
Current ratio (tanpa transaksi) 9,43 7,52 7,08 6,31 5,85 5,45 5,45 5,51
Selisih - 3,77 1,06 (0,11) (0,38) (0,22) 0,38 0,92
QUICK RATIO
Quick ratio (dengan transaksi) 9,43 11,29 8,14 6,20 5,48 5,23 5,83 6,43
Quick ratio (tanpa transaksi) 9,43 7,52 7,08 6,31 5,85 5,45 5,45 5,51
Selisih - 3,77 1,06 (0,11) (0,38) (0,22) 0,38 0,92
CASH RATIO
Cash ratio (dengan transaksi) 1,33 7,68 5,36 3,88 3,34 3,11 3,71 4,32
Cash ratio (tanpa transaksi) 1,33 4,47 4,27 3,73 3,38 2,93 2,97 3,06
Selisih - 3,21 1,10 0,15 (0,04) 0,18 0,75 1,26
PROFITABILITY RATIO:
NET PROFIT MARGIN
Net profit margin (dengan transaksi) 3,15% 10,12% 6,10% 8,60% 9,80% 11,21% 11,74% 12,18%
Net profit margin (tanpa transaksi) 3,15% 1,51% 2,19% 3,77% 3,26% 2,94% 3,85% 4,63%
Selisih 0,00% 8,62% 3,92% 4,83% 6,54% 8,27% 7,89% 7,56%
SOLVENCY RATIO:
DEBT TO ASSET
Debt to Asset (dengan transaksi) 16,25% 17,80% 16,68% 14,87% 13,17% 10,62% 8,88% 7,37%
Debt to Asset (tanpa transaksi) 16,25% 17,85% 17,66% 16,99% 16,60% 15,04% 13,55% 11,87%
Selisih 0,00% -0,05% -0,98% -2,12% -3,43% -4,42% -4,66% -4,50%
DEBT TO EQUITY
Debt to Equity (dengan transaksi) 21,83% 24,08% 23,25% 21,35% 18,97% 14,97% 11,92% 9,49%
Debt to Equity (tanpa transaksi) 21,83% 25,48% 25,55% 25,02% 24,67% 22,28% 19,58% 16,74%
Selisih 0,00% -1,41% -2,30% -3,67% -5,70% -7,31% -7,66% -7,24%
Sumber: Data Olahan
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 39
Page 53
Berdasarkan hasil analisis proyeksi rasio keuangan tahun 2025-2032, terdapat peningkatan terhadap
rasio likuiditas dan profitabilitas apabila melakukan Rencana Transaksi seiring dengan kenaikan kas dan
setara kas dan pendapatan lain-lain. Penurunan pada current ratio dan quick ratio pada tahun tertentu
bersifat sementara. Secara umum, rasio likuiditas tetap terjaga.
4.6. Analisis Inkremental
Berdasarkan analisis terhadap proyeksi laporan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana
Transaksi, berikut adalah analisis inkremental yang digunakan untuk analisis kontribusi nilai tambah
yang dapat dilihat pada tabel berikut (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 16. Analisis Inkremental
Okt-Des 2025 FY2026 FY2027 FY2028
PENDAPATAN
Pendapatan (dengan transaksi) 41.056.553.599 184.430.460.315 272.611.496.910 392.099.486.364
Pendapatan (tanpa transaksi) 41.056.553.599 252.197.800.007 302.874.911.548 369.958.007.708
Selisih - (67.767.339.693) (30.263.414.638) 22.141.478.656
LABA TAHUN BERJALAN
Laba Tahun Berjalan (dengan transaksi) 1.292.917.691 18.672.615.182 16.640.865.476 33.719.232.435
Laba Tahun Berjalan (tanpa transaksi) 1.292.917.691 3.804.459.306 6.625.682.407 13.953.880.709
Selisih - 14.868.155.876 10.015.183.069 19.765.351.726
TOTAL ASET
Total Aset (dengan transaksi) 305.384.205.916 331.012.016.601 364.385.560.016 423.599.381.993
Total Aset (tanpa transaksi) 305.384.205.916 330.139.856.649 344.198.608.947 370.823.332.295
Selisih - 872.159.952 20.186.951.069 52.776.049.698
TOTAL EKUITAS
Total Ekuitas (dengan transaksi) 227.396.114.335 244.714.076.158 261.354.941.635 295.074.174.069
Total Ekuitas (tanpa transaksi) 227.396.114.335 231.200.573.641 237.826.256.048 251.780.136.757
Selisih - 13.513.502.517 23.528.685.586 43.294.037.312
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
PENDAPATAN
Pendapatan (dengan transaksi) 520.787.176.934 646.320.652.659 657.384.891.221 668.541.690.333
Pendapatan (tanpa transaksi) 441.761.801.635 512.919.571.934 532.702.100.141 553.232.022.524
Selisih 79.025.375.300 133.401.080.725 124.682.791.080 115.309.667.809
LABA TAHUN BERJALAN
Laba Tahun Berjalan (dengan transaksi) 51.055.429.106 72.457.263.900 77.162.911.540 81.457.418.046
Laba Tahun Berjalan (tanpa transaksi) 14.396.121.195 15.104.157.824 20.515.374.132 25.589.568.512
Selisih 36.659.307.911 57.353.106.076 56.647.537.408 55.867.849.533
TOTAL ASET
Total Aset (dengan transaksi) 498.713.914.168 590.356.874.511 665.239.997.850 743.597.373.293
Total Aset (tanpa transaksi) 395.579.868.700 416.904.596.440 436.307.771.095 461.668.203.431
Selisih 103.134.045.468 173.452.278.071 228.932.226.755 281.929.169.863
TOTAL EKUITAS
Total Ekuitas (dengan transaksi) 346.129.603.175 418.586.867.076 495.749.778.616 577.207.196.661
Total Ekuitas (tanpa transaksi) 266.176.257.952 281.280.415.776 301.795.789.908 327.385.358.420
Selisih 79.953.345.224 137.306.451.300 193.953.988.708 249.821.838.241
Sumber: Data Olahan
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 40
Page 54
Berdasarkan analisis inkremental antara Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan Rencana Transaksi,
pendapatan lain-lain, kas dan setara kas, dan total ekuitas Perseroan akan mengalami peningkatan
sebagai bentuk nilai tambah dari dilakukannya Rencana Transaksi.
4.7. Biaya atau Pendapatan yang Relevan
Biaya yang relevan dengan Rencana Transaksi adalah peningkatan pendapatan lain-lain dan
penghematan beban umum & administrasi. Perbandingan pendapatan, beban pokok pendapatan, dan
beban umum & administrasi antara dengan dan tanpa Rencana Transaksi adalah sebagai berikut (dalam
Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 17. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Okt-Des 2025 FY2026 FY2027 FY2028
PENDAPATAN
Pendapatan (dengan transaksi) 41.056.553.599 184.430.460.315 272.611.496.910 392.099.486.364
Pendapatan (tanpa transaksi) 41.056.553.599 252.197.800.007 302.874.911.548 369.958.007.708
Selisih - (67.767.339.693) (30.263.414.638) 22.141.478.656
BEBAN POKOK PENDAPATAN (HPP)
HPP (dengan transaksi) (26.255.880.432) (105.470.205.422) (152.463.501.243) (212.245.796.218)
HPP (tanpa transaksi) (26.255.880.432) (163.479.588.853) (177.472.205.196) (196.400.052.878)
Selisih - (58.009.383.430) (25.008.703.953) 15.845.743.341
BEBAN UMUM & ADMINISTRASI
Beban Umum & Administrasi (dengan transaksi) (11.437.741.663) (66.526.647.414) (98.813.552.749) (136.623.904.973)
Beban Umum & Administrasi (tanpa transaksi) (11.437.741.663) (83.840.699.224) (116.908.241.728) (155.668.364.178)
Selisih - (17.314.051.810) (18.094.688.979) (19.044.459.205)
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
PENDAPATAN
Pendapatan (dengan transaksi) 520.787.176.934 646.320.652.659 657.384.891.221 668.541.690.333
Pendapatan (tanpa transaksi) 441.761.801.635 512.919.571.934 532.702.100.141 553.232.022.524
Selisih 79.025.375.300 133.401.080.725 124.682.791.080 115.309.667.809
BEBAN POKOK PENDAPATAN (HPP)
HPP (dengan transaksi) (281.669.529.460) (343.580.394.742) (343.353.303.167) (343.163.235.812)
HPP (tanpa transaksi) (229.592.564.583) (262.593.749.958) (269.049.121.252) (276.031.853.138)
Selisih 52.076.964.877 80.986.644.784 74.304.181.915 67.131.382.674
BEBAN UMUM & ADMINISTRASI
Beban Umum & Administrasi (dengan transaksi) (173.661.969.133) (209.846.329.840) (215.104.778.388) (220.945.867.283)
Beban Umum & Administrasi (tanpa transaksi) (193.712.671.417) (230.961.517.073) (237.351.217.181) (244.393.030.268)
Selisih (20.050.702.284) (21.115.187.233) (22.246.438.793) (23.447.162.985)
Sumber: Data Olahan
4.8. Informasi Non Keuangan yang Relevan
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari manajemen, Rencana Transaksi ini merupakan bagian dari
langkah restrukturisasi serta upaya Perseroan dalam melakukan penataan portofolio usaha untuk
mendukung fokus pengembangan bisnis Perseroan ke depan. Melalui pelaksanaan divestasi kepemilikan
saham pada KSP, Perseroan dapat mengoptimalkan alokasi sumber daya dan memfokuskan strategi
pada lini usaha yang menjadi prioritas, sekaligus mengurangi eksposur terhadap lini usaha yang tidak lagi
menjadi fokus utama Perseroan. Dengan demikian, Rencana Transaksi diharapkan dapat mendukung
efektivitas pengelolaan usaha serta memberikan dampak positif bagi kinerja Perseroan secara
keseluruhan.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 41
Page 55
4.9. Prosedur Pengambilan Keputusan oleh Perseroan dalam Menentukan Rencana Transaksi dan
Nilai Transaksi dengan Memperhatikan Alternatif Lain
Prosedur pengambilan keputusan oleh Perseroan dalam dilakukannya Rencana Transaksi adalah
berdasarkan pertimbangan dari Direksi dengan persetujuan Komisaris Perseroan. Analisis atas
penggunaan hasil divestasi untuk kegiatan periklanan yang diharapkan memberikan marjin kontribusi
lebih besar diharapkan dapat menggantikan kontribusi pendapatan dan laba KSP setelah Rencana
Transaksi dilakukan.
4.10. Hal Material Lainnya
Tidak terdapat hal-hal material lainnya terkait dengan analisis inkremental dari Rencana Transaksi
dengan analisis inkremental yang telah dilakukan.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 42
Page 56
5. KESIMPULAN
5.1. Analisis atas Kewajaran Transaksi
Berdasarkan analisis-analisis yang telah diungkapkan di atas, berikut adalah analisis atas kewajaran
Rencana Transaksi:
1. Rencana Transaksi adalah divestasi saham KSP oleh Perseroan ke pihak afiliasi;
2. Berdasarkan hasil penilaian yang dilakukan oleh KJPP Herman Meirizki dan Rekan, Nilai Pasar 99%
saham KSP adalah sebesar Rp23.037.904.762,- (Dua Puluh Tiga Miliar Tiga Puluh Tujuh Juta Sembilan
Ratus Empat Ribu Tujuh Ratus Enam Puluh Dua Rupiah), sedangkan Rencana Transaksi adalah
sebesar Rp23.300.000.000,- yang berarti berada dalam kisaran batas atas dan batas bawah dari Nilai
Pasar Objek Transaksi sebesar 7,5% sesuai POJK 35/2020 Pasal 48.b;
3. Dari analisis terhadap proyeksi laporan keuangan Perseroan Tanpa Rencana Transaksi dan Dengan
Rencana Transaksi adalah sebagai berikut:
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan memperoleh keuntungan divestasi saham
yang akan digunakan sebagai tambahan modal kerja untuk melaksanakan kegiatan operasional
periklanan;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan dapat mengalokasikan dana hasil divestasi
KSP untuk mendorong peningkatan pendapatan pada segmen bisnis e-commerce yang ditargetkan
mencapai 11% dari potensi pendapatan e-commerce Perseroan secara keseluruhan;
• Perseroan akan mengoptimalkan pendapatan dari sisi penyediaan media tayang dan layanan
activation yang memungkinkan interaksi langsung antara brand dan audience secara kreatif dan
terukur, termasuk data analysis untuk memberikan insight berbasis perilaku dan efektivitas
kampanye serta layanan brand consulting;
• Manajemen kunci yang melaksanakan bisnis di KSP akan tetap berada dalam Perseroan, yang
diharapkan dapat memperlancar kegiatan bisnis periklanan setelah dilakukan Rencana Transaksi;
• Setelah dilakukannya Rencana Transaksi, Perseroan telah memastikan beberapa calon pelanggan
yang akan beriklan melalui Perseroan secara langsung;
• Terdapat penurunan pendapatan sehubungan dengan divestasi KSP. Namun demikian, level
pendapatan akan meningkat secara bertahap dengan peningkatan pendapatan dari e-commerce
yang akan difokuskan;
• Proyeksi pendapatan tanpa Rencana Transaksi lebih besar di tahun awal dibandingkan Dengan
Rencana Transaksi. Namun demikian, operasional KSP memiliki marjin laba bersih yang relatif
rendah dan diproyeksikan marjin keuntungan dari segmen e-commerce dapat menggantikan atau
melebihi marjin keuntungan dari hasil kontribusi KSP;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total aset Perseroan akan meningkat sebagai hasil dari
penambahan kas dan setara kas atas capital gain yang diperoleh;
• Bisnis KSP dijalankan dengan kontribusi atau investasi aset tetap yang minim. KSP tidak memiliki
aset yang signifikan dan hanya berkontribusi sebesar 9,47% terhadap total aset Perseroan,
sehingga dengan dilakukannya Rencana Transaksi tidak menurunkan aset Perseroan secara
signifikan;
• Dengan dilakukannya Rencana Transaksi total ekuitas Perseroan akan meningkat sehubungan
dengan laba divestasi KSP dan marjin keuntungan dari segmen advertising lainnya;
• Hasil divestasi digunakan untuk tambahan modal kerja kegiatan periklanan sehingga dapat
menggantikan kontribusi pendapatan dan laba yang dihasilkan KSP sebelumnya.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 43
Page 57
4. Berdasarkan analisis kualitatif, Perseroan mendapatkan manfaat atas Rencana Transaksi yaitu
mendapatkan capital gain atas divestasi saham KSP serta tambahan modal kerja. Dari sisi risiko atas
Rencana Transaksi, Perseroan mungkin akan kehilangan biaya kesempatan (opportunity cost) bila
harga saham KSP mengalami peningkatan lebih tinggi dan hilangnya manfaat ekonomi di masa
mendatang dari entitas yang dilepas, termasuk kontribusi pendapatan, laba, maupun sinergi usaha.
Rencana Transaksi juga dapat berdampak pada perubahan struktur keuangan Perseroan, seperti
penurunan aset atau perubahan profil pendapatan konsolidasian.
5.2. Pendapat Kewajaran
Berdasarkan analisis yang kami lakukan terhadap kewajaran Rencana Transaksi yang meliputi analisis
transaksi, analisis kualitatif, analisis kuantitatif, analisis kewajaran harga transaksi, dan analisis atas
faktor-faktor lain yang relevan, HMR berpendapat bahwa rencana transaksi afiliasi dan material berupa
divestasi 99% saham PT Konsultan Strategi Penjualan oleh PT Era Media Sejahtera Tbk ke pihak afiliasi
yaitu PT Wisdom Crowd Indonesia adalah Wajar.
Kesimpulan Pendapat Kewajaran di atas berlaku apabila tidak terdapat perubahan yang berdampak
signifikan terhadap transaksi, seperti perubahan kondisi perekonomian secara umum, peraturan-
peraturan pemerintah, serta kondisi internal Perseroan maupun faktor-faktor lainnya. Perubahan-
perubahan sebagai akibat dari faktor-faktor tersebut setelah tanggal dikeluarkannya Laporan Pendapat
Kewajaran ini mungkin dapat memberikan hasil yang berbeda terhadap kesimpulan pendapat kewajaran.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 44
Page 58
6. LAMPIRAN
1. Laporan Penilaian Saham KSP per 30 September 2025
2. Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2020-2024 dan 30 September 2025;
3. Laporan Laba Rugi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2020-2024 dan periode 9
bulan Januari-September 2025;
4. Laporan Arus Kas Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2020-2024 dan periode 9
bulan Januari-September 2025;
5. Analisis Rasio Keuangan Historis;
6. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2025-2032;
7. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2025-2032;
8. Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025
dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032;
9. Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember
2025 dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032;
10. Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025
dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032;
11. Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025
dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032;
12. Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi;
13. Proforma Laporan Posisi Keuangan;
14. Proforma Laporan Laba Rugi
15. Analisis Inkremental;
16. Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 45
Page 59
7. REFERENSI
1. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-
2018) dan Edisi Revisi SPI 300, 310, dan 330;
2. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 tentang Penilaian dan Penyajian Laporan
Penilaian Bisnis di Pasar Modal (“POJK No. 35/POJK.04/2020”);
3. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 17/POJK.04/2020 tentang Transaksi Material dan
Perubahan Kegiatan Usaha;
4. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Benturan Kepentingan (“POJK No. 42/POJK.04/2020”);
5. Surat Edaran Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman
Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal;
6. Media online lainnya.
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk | 46
Page 60
LAMPIRAN
Page 61
LAPORAN PENILAIAN 99% SAHAM
PT KONSULTAN STRATEGI PENJUALAN
No. 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026
Tanggal: 3 Maret 2026
Tanggal Penilaian 30 September 2025
Page 62
Kantor Cabang Jakarta Selatan
The AKKAS Commercial Building, Lt.2
Jl. T.B. Simatupang No.23 Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Telp. : +62 21 78343013 | Wilayah Kerja Seluruh Indonesia
No. Laporan: 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026 Jakarta, 3 Maret 2026
Kepada Yth
PT Era Media Sejahtera Tbk
Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205
Jl. RS Fatmawati No.20, Cilandak Barat, Cilandak
Jakarta Selatan, 12430
Dengan Hormat,
Sesuai penugasan dari PT Era Media Sejahtera Tbk (”DOOH”) kepada Kantor Jasa Penilai Publik
Herman Meirizki dan Rekan (“HMR” atau “Penilai” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai
penilai independen atas nilai pasar saham PT Konsultan Strategi Penjualan (“Perseroan” atau ”KSP”)
yang dimiliki PT Era Media Sejahtera Tbk sebagaimana tertuang dalam Surat Penawaran No.
120/SP/HMR-JKSL/B/XII/2025 tanggal 4 Desember 2025 yang telah disetujui oleh manajemen
Perseroan, maka dengan ini kami telah melakukan penilaian 99% saham KSP secara independen dengan
tanggal penilaian 30 September 2025.
Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan dalam penilaian ini adalah:
Nama : PT Era Media Sejahtera Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas Periklanan dan Konsultasi Manajemen lainya
Alamat : Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205 Jl. RS Fatmawati No 20, Cilandak Barat,
Cilandak Jakarta Selatan, Indonesia
Telepon dan Faks. : (021)7654937 dan (021)7654938
E-mail : corporate@sspace.id
Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan penilaian ini yaitu Willyams S.E., MAPPI (Cert)
merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin: B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan
Rekan (“HMR”) dengan Nomor Izin Usaha: 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja
di seluruh Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan
izin dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan nomor izin 2.14.0120 berdasarkan
Keputusan Menteri Keuangan No. 66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar
sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar
sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang
Pasar Modal No. STTD.PB‐57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank
dengan No. 296/PD.021/STTD-P/2023. Penilaian dilakukan secara independen, objektif, tidak memihak,
dan tidak memiliki benturan kepentingan serta dilakukan sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan
Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-2018) dan Edisi Revisi SPI 300, SPI
310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, serta POJK 35/2020.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan |i
Page 63
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud dan tujuan penilaian ini adalah untuk mendapatkan opini nilai pasar 99% saham KSP yang akan
digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan manajemen Perseroan dalam rangka divestasi
saham.
Objek Penilaian
Objek penilaian adalah kepemilikan 5.350 lembar saham KSP atau ekuivalen dengan 99% saham KSP.
Dasar Nilai
Dasar nilai adalah Nilai Pasar (Market Value). Definisi Nilai Pasar menurut POJK 35/2020 adalah :
“estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal
penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu
transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.”
Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan penilaian adalah tanggal 30 September 2025.
Mata Uang yang Digunakan
Mata uang yang digunakan dalam penilaian adalah Rupiah (Rp).
Tingkat Kedalaman Investigasi
HMR telah mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara terutama dengan manajemen
Perseroan untuk menunjang proses penilaian. Kami mewawancarai Bapak Vicktor Aritonang yang
menjabat sebagai Direktur Utama DOOH.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
Laporan penilaian ini dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:
1. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion;
2. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses penilaian;
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya;
4. Proyeksi laporan keuangan dibuat oleh manajemen Perseroan dan telah disesuaikan berdasarkan
kemampuan pencapaiannya;
5. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian;
6. Kami bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai;
7. Kami telah memperoleh informasi atas status hukum Perseroan berdasarkan dokumen legalitas
Perseroan;
8. Laporan penilaian disusun berdasarkan kondisi bisnis, perekonomian, dan peraturan-peraturan
yang secara umum berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini;
9. Kami mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap hasil penilaian. Kami tidak
bertanggung jawab untuk menegaskan atau memutakhirkan kembali pendapat kami atas
perubahan asumsi dan kondisi yang terjadi setelah tanggal laporan ini;
10. Kami tidak melakukan due diligence atas aspek perpajakan dan aspek hukum Perseroan;
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | ii
Page 64
11. Penilaian termasuk pendekatan dan metode-metode yang digunakan memiliki batasan yaitu
terpenuhinya asumsi-asumsi yang mendasari dalam penilaian. Analisis dalam penilaian didasarkan
pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan data dan informasi yang diberikan kepada kami
oleh Perseroan atau pemberi tugas. Kami mengasumsikan bahwa data-data yang diberikan kepada
kami adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan. Kami tidak bertanggung jawab atas
kemungkinan adanya informasi yang tidak diungkapkan, ketidakakuratan data, ketidakterbukaan
informasi, perubahan data atau asumsi yang dijadikan dasar penilaian yang dapat mempengaruhi
hasil penilaian;
12. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian ini tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu
atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
atau pelanggaran hukum.
Subsequent Event
Dari tanggal penilaian yaitu tanggal 30 September 2025 sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan
ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat mempengaruhi hasil penilaian
secara signifikan.
Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat diandalkan
Sifat dan sumber informasi yang relevan digunakan dalam proses penilaian yang tidak membutuhkan
verifikasi atas data tersebut dan penggunaan data ini disetujui oleh pemberi tugas. Data-data tersebut
adalah sebagai berikut:
1. Data beta industri, country risk premium, dan country default spread bersumber dari Damodaran;
2. Data Obligasi Pemerintah Republik Indonesia bersumber dari Penilai Harga Efek Indonesia dan
sumber lainnya;
3. Data Statistik Perbankan Indonesia atau data Badan Pusat Statistik;
4. Data nilai tukar, inflasi, ataupun data publikasi lainnya bersumber dari Bank Indonesia;
5. Data yang diperoleh dari media elektronik dan media cetak, dan data lain yang terkait dengan
penilaian.
Premis Penilaian
Kami telah melakukan penilaian dengan premis bahwa Perseroan beroperasi secara berkelanjutan atau
“going concern”.
Pendekatan dan Metode Penilaian
Penilaian saham ini menggunakan 2 (dua) pendekatan yaitu pendekatan pendapatan dengan metode
Discounted Cash Flow Method (DCF) dan pendekatan pasar dengan metode Pembanding Perusahaan
Terbuka (Guideline Publicly Traded Company-GPTC).
Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan penilaian saham ini kami telah bertindak secara independen, tidak ada
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dengan penugasan. Kami
juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Laporan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | iii
Page 65
penilaian saham ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh opini nilai yang dihasilkan.
Pedoman Penilaian
Dalam melakukan penilaian saham ini kami berpedoman kepada Kode Etik Penilai Indonesia dan
Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-2018) beserta Edisi Revisi atas SPI
tersebut yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) serta POJK 35/2020 dan
SEOJK 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal (“SEOJK 17/2020”).
Persyaratan atas Persetujuan Publikasi
Laporan penilaian ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan penilaian untuk tujuan
selain yang telah dinyatakan dalam maksud dan tujuan penilaian serta penggunaan laporan penilaian ini
oleh pihak selain dari pemberi tugas dan pengguna laporan dalam laporan penilaian ini harus dengan
sepengetahuan dan persetujuan tertulis dari HMR. Penilai tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik
saat ini ataupun di masa depan terkait dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau
seluruh informasi dalam laporan penilaian ini untuk tujuan selain yang telah dinyatakan sebelumnya dan
bukan oleh pengguna laporan dalam laporan penilaian ini.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | iv
Page 66
Page 67
Page 68
Lampiran 2
Laporan Posisi Keuangan per 31 Desember 2020-2024 dan 30 September 2025
Audited Audited Audited Audited Audited
31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 31-Des-24 30-Sep-25
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 2.440.973.581 1.236.429.581 21.451.387.685 2.207.267.431 10.795.642.009
Piutang usaha 5.454.683.333 10.601.709.216 89.631.570.857 107.635.222.619 83.042.408.027
Piutang lain-lain 9.200.000.000 - 230.000.000 2.373.467.145 4.091.976.731
Uang muka jangka pendek 763.537.500 787.161.000 - 5.477.501.340 113.162.744.471
Beban dibayar di muka 50.000.000 474.329.713 62.761.471.057 82.026.735.787 43.705.820.125
Pajak dibayar di muka 896.716.578 6.216.878.800 3.309.505.849 1.367.524.000 17.334.585
Biaya ditangguhkan - 2.047.850.000 - - -
Total aset lancar 18.805.910.992 21.364.358.310 177.383.935.448 201.087.718.322 254.815.925.948
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 134.371.148 112.827.690 485.108.346 680.472.959 1.337.795.376
Taksiran tagihan pajak penghasilan - - - 302.854.716 1.213.249.505
Uang muka jangka panjang - - 3.756.463.034 30.248.940.675 1.096.334.009
Aset tetap neto 40.501.167 58.811.315.844 52.839.569.631 40.641.565.632 66.846.272.230
Aset hak guna neto - 353.659.171 11.145.405 323.750.000 370.000.000
Aset tak berwujud neto - - - 87.566.899 65.675.174
Uang jaminan - - - 35.750.000 40.350.000
Uang muka investasi - - - 50.000.000 500.000.000
Total aset tidak lancar 174.872.315 59.277.802.705 57.092.286.416 72.370.900.881 71.469.676.294
Total aset 18.980.783.307 80.642.161.015 234.476.221.864 273.458.619.203 326.285.602.242
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 8.967.826.514 12.210.289.813 2.704.213.481 23.300.307.064 19.818.673.779
Utang lain-lain 5.000.000.000 463.759.270 2.000.780.505 2.000.000.000 5.423.024.078
Beban akrual 12.213.950 1.624.591.343 130.054.867 5.129.222.939 3.108.766.169
Pendapatan diterima di muka 561.627.655 - 2.500.000.000 - 5.179.906.705
Utang pajak 1.106.746.450 1.136.468.279 718.107.986 2.421.407.596 13.501.101.092
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu
tahun - 410.387.228 140.387.228 - -
Total liabilitas jangka pendek 15.648.414.569 15.845.495.933 8.193.544.067 32.850.937.599 47.031.471.823
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi - - 8.244.027.901 18.349.947.099 49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja 610.777.944 371.824.588 1.154.638.536 2.784.900.827 3.510.819.786
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang - 410.387.228 140.387.228 - -
Total liabilitas jangka panjang 610.777.944 371.824.588 9.398.666.437 21.134.847.926 53.150.933.775
Total liabilitas 16.259.192.513 16.217.320.521 17.592.210.504 53.985.785.525 100.182.405.598
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor 600.000.000 61.900.000.000 77.375.516.320 77.375.632.110 77.388.910.360
Tambahan modal disetor - - 137.067.865.400 137.069.312.775 137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya - 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya 2.121.590.794 2.384.893.247 2.812.689.348 4.651.961.049 11.430.888.654
Rugi komprehensif lain - 14.540.365 (506.325.097) (619.488.171) (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas
induk 2.721.590.794 64.419.433.612 216.869.745.971 218.597.417.763 225.978.465.421
Kepentingan nonpengendali - 5.406.882 14.265.389 875.415.915 124.731.223
Total ekuitas 2.721.590.794 64.424.840.494 216.884.011.360 219.472.833.678 226.103.196.644
Total liabilitas dan ekuitas 18.980.783.307 80.642.161.015 234.476.221.864 273.458.619.203 326.285.602.242
Page 69
Lampiran 3
Laporan Laba Rugi Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2020-2024 dan periode 9
bulan Januari-September 2025
Audited Audited Audited Audited Audited
FY 2021 FY 2022 FY 2023 FY 2024 Jan-Sep 2025
Pendapatan neto 26.980.697.930 41.251.584.891 172.560.390.232 153.558.876.216 123.169.660.796
Beban pokok pendapatan (17.865.896.467) (31.926.136.295) (159.724.276.638) (129.983.597.333) (76.926.102.249)
Laba bruto 9.114.801.463 9.325.448.596 12.836.113.594 23.575.278.883 46.243.558.547
Beban umum dan administrasi (6.418.218.519) (8.689.012.566) (11.702.075.086) (21.393.661.674) (34.525.274.198)
Beban keuangan - (31.936.378) (9.833.291) (61.371.701) (275.480.325)
Penghasilan (beban) lain neto (1.032.652) 159.186.012 (761.798.414) 1.201.138.246 (2.254.173.911)
Laba sebelum pajak 2.695.550.292 763.685.664 362.406.803 3.321.383.754 9.188.630.113
Beban pajak penghasilan (573.959.498) (380.976.329) 73.247.805 (1.402.510.510) (3.680.387.200)
Laba tahun berjalan 2.121.590.794 382.709.335 435.654.608 1.918.873.244 5.508.242.913
Page 70
Lampiran 4
Laporan Arus Kas Periode 12 Bulan dari Bulan Januari-Desember Tahun 2020-2024 dan periode 9
bulan Januari-September 2025
Audited Audited Audited Audited Audited
31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 31-Des-24 Jan-Sep 2025
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 12.887.642.252 44.658.630.868 93.530.528.591 135.555.224.453 147.762.475.388
Pembayaran kas kepada pemasok (8.898.069.952) (22.559.772.493) (172.199.655.006) (122.130.940.323) (152.799.076.486)
Pembayaran kas kepada karyawan (3.664.461.848) (3.557.621.624) (5.453.266.356) (12.577.040.412) (19.642.613.487)
Pembayaran kas untuk aktivitas operasi lainnya (3.352.538.373) (10.695.217.138) (44.409.577.162) (16.009.801.101) 28.188.477.183
Penerimaan pendapatan bunga 742.311 5.677.056 253.032.417 500.098.724 4.356.930
Pembayaran lain-lain (2.464.963) (1.902.422) - - -
Pembayaran pajak penghasilan (79.548.846) (98.926.311) (1.025.711.053) (1.760.604.739) (5.366.861.635)
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi (3.108.699.419) 7.750.867.936 (129.304.648.569) (16.423.063.398) (1.853.242.107)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (50.327.000) (65.575.171.206) (11.935.824.183) (7.207.758.714) (24.267.637.778)
Perolehan aset hak guna - - - (370.000.000) (185.000.000)
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas (50.327.000) (65.575.171.206) (11.935.824.183) (7.577.758.714) (24.452.637.778)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari utang pihak berelasi - - 7.645.027.901 4.755.919.198 31.290.166.890
Penerimaan dari pihak berelasi 5.930.937.260 62.282.283.713 - - -
Penerimaan dari utang lain-lain (930.937.260) (5.518.524.443) 1.537.021.235 - 3.423.024.078
Pembayaran biaya emisi saham - - (2.211.781.480) - -
Kepentingan non pengendali - 6.000.000 - - -
Pembayaran utang lain-lain - - - (780.505) -
Pembayaran liabilitas sewa - (150.000.000) (270.000.000) - -
Setoran modal saham 600.000.000 - - - -
Penerbitan modal saham melalui pelaksanaan
waran - - 5.163.200 1.563.165 181.063.495
Penerbitan modal saham melalui IPO - - 154.750.000.000 - -
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 5.600.000.000 56.619.759.270 161.455.430.856 4.756.701.858 34.894.254.463
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS 2.440.973.581 (1.204.544.000) 20.214.958.104 (19.244.120.254) 8.588.374.578
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 2.440.973.581 1.236.429.581 21.451.387.685 2.207.267.431
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 2.440.973.581 1.236.429.581 21.451.387.685 2.207.267.431 10.795.642.009
Page 71
Lampiran 5
Analisis Rasio Keuangan Historis
Audited Audited Audited Audited Audited Average
FY2021 FY2022 FY2023 FY2024 Jan-Sep 2025 Historis
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 1,20 1,35 21,65 6,12 5,42 7,15
Quick ratio 1,20 1,35 21,65 6,12 5,42 7,15
Cash ratio 0,16 0,08 2,62 0,07 0,23 0,63
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 33,78% 22,61% 7,44% 15,35% 37,54% 23,34%
Operating profit margin 15,39% 8,31% 2,23% 3,96% 9,51% 7,88%
Net profit margin 13,26% 7,70% 1,82% 3,79% 4,47% 6,21%
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 5 4 2 1 1 3
Inventory turnover 0 0 0 0 0 0
Acc. Payable turnover 2 3 59 6 4 15
Days of Acc. Receivable 73 93 187 252 182 157
Days of Inventory 0 0 0 0 0 0
Days of Acc. Payable 181 138 6 65 70 92
SOLVENCY RATIOS
Debt to Equity 0,00% 0,64% 3,87% 8,36% 21,95% 6,96%
Debt to Assets 0,00% 0,51% 3,58% 6,71% 15,21% 5,20%
Total Liabilities to Total Assets 85,66% 20,11% 7,50% 19,74% 30,70% 32,74%
Total Liabilities to Total Equity 597,42% 25,17% 8,11% 24,60% 44,31% 139,92%
Page 72
Lampiran 6
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Tanpa Rencana Transaksi per 31 Desember 2025-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 33.790.511.259 170.193.945.606 190.238.701.914 204.160.129.610 214.407.169.303 212.202.290.720 226.353.272.877 246.192.911.929
Piutang usaha 80.988.270.112 89.823.873.975 107.873.256.168 131.765.865.759 157.339.819.760 182.683.683.155 189.729.515.119 197.041.542.269
Uang muka jangka pendek 90.000.000.000 - - - - - - -
Beban dibayar di muka 34.964.656.100 26.223.492.075 17.482.328.050 8.741.164.025 - - - -
Pajak dibayar di muka 13.867.668 10.400.751 6.933.834 3.466.917 - - - -
Total aset lancar 239.757.305.140 286.251.712.407 315.601.219.966 344.670.626.311 371.746.989.064 394.885.973.874 416.082.787.996 443.234.454.198
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 1.070.236.301 802.677.226 535.118.150 267.559.075 - - - -
Taksiran tagihan pajak penghasilan 1.213.249.505 1.213.249.505 - - - - - -
Aset tetap neto 61.706.730.961 40.235.533.502 26.425.586.822 24.248.462.899 22.196.195.627 20.381.938.556 18.588.299.090 16.797.065.223
Uang jaminan 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009
Total aset tidak lancar 65.626.900.776 43.888.144.242 28.597.388.981 26.152.705.984 23.832.879.636 22.018.622.565 20.224.983.099 18.433.749.232
Total aset 305.384.205.916 330.139.856.649 344.198.608.947 370.823.332.295 395.579.868.700 416.904.596.440 436.307.771.095 461.668.203.431
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 20.516.648.790 35.044.236.618 40.420.442.231 47.973.656.881 56.158.111.823 64.295.390.408 65.887.125.796 67.608.895.302
Beban akrual - 219.615.000 241.576.500 265.734.150 292.307.565 321.538.322 353.692.154 389.061.369
Utang pajak 4.907.182.933 1.073.052.625 1.868.782.217 3.935.709.943 4.060.444.439 4.260.147.079 5.786.387.576 7.217.570.606
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun - 1.728.000.000 2.073.600.000 2.488.320.000 2.985.984.000 3.583.180.800 4.299.816.960 5.159.780.352
Total liabilitas jangka pendek 25.423.831.723 38.064.904.243 44.604.400.948 54.663.420.975 63.496.847.827 72.460.256.608 76.327.022.485 80.375.307.629
Page 73
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja 2.924.145.868 3.686.360.775 3.070.353.162 3.870.678.814 3.223.870.820 4.064.212.755 3.385.064.361 4.267.423.393
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang - 7.547.904.000 9.057.484.800 10.868.981.760 13.042.778.112 9.459.597.312 5.159.780.352 -
Total liabilitas jangka panjang 52.564.259.857 60.874.378.764 61.767.951.951 64.379.774.563 65.906.762.921 63.163.924.056 58.184.958.702 53.907.537.382
Total liabilitas 77.988.091.580 98.939.283.008 106.372.352.899 119.043.195.538 129.403.610.748 135.624.180.664 134.511.981.187 134.282.845.010
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360
Tambahan modal disetor 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya 12.206.639.269 14.489.314.852 18.464.724.297 26.837.052.722 35.474.725.439 44.537.220.133 56.846.444.612 72.200.185.720
Rugi komprehensif lain (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk 226.754.216.036 229.036.891.619 233.012.301.064 241.384.629.489 250.022.302.206 259.084.796.900 271.394.021.379 286.747.762.487
Kepentingan nonpengendali 641.898.300 2.163.682.022 4.813.954.985 10.395.507.268 16.153.955.746 22.195.618.876 30.401.768.529 40.637.595.933
Total ekuitas 227.396.114.335 231.200.573.641 237.826.256.048 251.780.136.757 266.176.257.952 281.280.415.776 301.795.789.908 327.385.358.420
Total liabilitas dan ekuitas 305.384.205.916 330.139.856.649 344.198.608.947 370.823.332.295 395.579.868.700 416.904.596.440 436.307.771.095 461.668.203.431
Page 74
Lampiran 7
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Dengan Rencana Transaksi per 31 Desember 2025-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 33.790.511.259 195.184.785.892 221.173.895.969 249.001.415.778 289.322.870.759 338.045.785.175 410.755.860.273 486.902.065.105
Piutang usaha 80.988.270.112 65.687.561.208 97.094.505.749 139.651.871.856 185.485.843.840 230.196.396.837 234.137.084.545 238.110.739.023
Uang muka jangka pendek 90.000.000.000 - - - - - - -
Beban dibayar di muka 34.964.656.100 26.223.492.075 17.482.328.050 8.741.164.025 - - - -
Pajak dibayar di muka 13.867.668 10.400.751 6.933.834 3.466.917 - - - -
Total aset lancar 239.757.305.140 287.106.239.926 335.757.663.602 397.397.918.576 474.808.714.599 568.242.182.012 644.892.944.817 725.012.804.128
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan 1.070.236.301 2.015.926.731 535.118.150 267.559.075 - - - -
Taksiran tagihan pajak penghasilan 1.213.249.505 - - - - - - -
Aset tetap neto 61.706.730.961 40.253.165.936 26.456.094.255 24.297.220.333 22.268.515.560 20.478.008.490 18.710.369.023 16.947.885.157
Uang jaminan 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009 1.636.684.009
Total aset tidak lancar 65.626.900.776 43.905.776.675 28.627.896.415 26.201.463.417 23.905.199.569 22.114.692.499 20.347.053.032 18.584.569.166
Total aset 305.384.205.916 331.012.016.601 364.385.560.016 423.599.381.993 498.713.914.168 590.356.874.511 665.239.997.850 743.597.373.293
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 20.516.648.790 20.740.553.033 34.253.912.489 51.880.826.472 68.999.007.272 84.264.700.081 84.208.704.898 84.161.838.975
Beban akrual - 219.615.000 241.576.500 265.734.150 292.307.565 321.538.322 353.692.154 389.061.369
Utang pajak 4.907.182.933 2.735.393.645 4.693.577.442 9.510.552.738 14.400.249.235 20.436.664.177 21.763.898.127 22.975.169.192
Liabilitas sewa yang jatuh tempo dalam waktu satu tahun - 1.728.000.000 2.073.600.000 2.488.320.000 2.985.984.000 3.583.180.800 4.299.816.960 5.159.780.352
Total liabilitas jangka pendek 25.423.831.723 25.423.561.678 41.262.666.431 64.145.433.360 86.677.548.072 108.606.083.379 110.626.112.138 112.685.849.888
Page 75
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Liabilitas jangka panjang
Utang pihak berelasi 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989 49.640.113.989
Liabilitas imbalan kerja 2.924.145.868 3.686.360.775 3.070.353.162 3.870.678.814 3.223.870.820 4.064.212.755 4.064.212.755 4.064.212.755
Liabilitas sewa yang jatuh tempo jk panjang - 7.547.904.000 9.057.484.800 10.868.981.760 13.042.778.112 9.459.597.312 5.159.780.352 -
Total liabilitas jangka panjang 52.564.259.857 60.874.378.764 61.767.951.951 64.379.774.563 65.906.762.921 63.163.924.056 58.864.107.096 53.704.326.744
Total liabilitas 77.988.091.580 86.297.940.442 103.030.618.382 128.525.207.923 152.584.310.993 171.770.007.435 169.490.219.234 166.390.176.632
Ekuitas
Modal ditempatkan dan disetor 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360 77.388.910.360
Tambahan modal disetor 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020 137.237.098.020
Saldo laba:
-Telah ditentukan penggunanya 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000 120.000.000
-Belum ditentukan penggunanya 12.206.639.269 30.879.254.451 45.190.398.760 74.188.938.654 118.096.607.686 180.409.854.640 246.769.958.564 316.823.338.083
Rugi komprehensif lain (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613) (198.431.613)
Total ekuitas diatribusikan kepada pemilik entitas induk 226.754.216.036 245.426.831.218 259.737.975.527 288.736.515.421 332.644.184.453 394.957.431.407 461.317.535.331 531.370.914.850
Kepentingan nonpengendali 641.898.300 (712.755.059) 1.616.966.107 6.337.658.648 13.485.418.723 23.629.435.669 34.432.243.285 45.836.281.811
Total ekuitas 227.396.114.335 244.714.076.158 261.354.941.635 295.074.174.069 346.129.603.175 418.586.867.076 495.749.778.616 577.207.196.661
Total liabilitas dan ekuitas 305.384.205.916 331.012.016.601 364.385.560.016 423.599.381.993 498.713.914.168 590.356.874.511 665.239.997.850 743.597.373.293
Page 76
Lampiran 8
Proyeksi Laporan Laba Rugi Tanpa Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025
dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Pendapatan neto 41.056.553.599 252.197.800.007 302.874.911.548 369.958.007.708
Beban pokok pendapatan (26.255.880.432) (163.479.588.853) (177.472.205.196) (196.400.052.878)
Laba bruto 14.800.673.167 88.718.211.155 125.402.706.352 173.557.954.830
Beban umum dan administrasi (11.437.741.663) (83.840.699.224) (116.908.241.728) (155.668.364.178)
Beban keuangan (91.826.775) - - -
Laba sebelum pajak 3.271.104.728 4.877.511.931 8.494.464.624 17.889.590.652
Penghasilan (beban) lain neto (751.391.304) - - -
Beban pajak penghasilan (1.226.795.733) (1.073.052.625) (1.868.782.217) (3.935.709.943)
Laba tahun berjalan 1.292.917.691 3.804.459.306 6.625.682.407 13.953.880.709
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Pendapatan neto 441.761.801.635 512.919.571.934 532.702.100.141 553.232.022.524
Beban pokok pendapatan (229.592.564.583) (262.593.749.958) (269.049.121.252) (276.031.853.138)
Laba bruto 212.169.237.051 250.325.821.976 263.652.978.889 277.200.169.387
Beban umum dan administrasi (193.712.671.417) (230.961.517.073) (237.351.217.181) (244.393.030.268)
Beban keuangan - - - -
Laba sebelum pajak 18.456.565.634 19.364.304.903 26.301.761.708 32.807.139.118
Penghasilan (beban) lain neto - - - -
Beban pajak penghasilan (4.060.444.439) (4.260.147.079) (5.786.387.576) (7.217.570.606)
Laba tahun berjalan 14.396.121.195 15.104.157.824 20.515.374.132 25.589.568.512
Page 77
Lampiran 9
Proyeksi Laporan Laba Rugi Dengan Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember
2025 dan 12 bulan dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28
Pendapatan neto 41.056.553.599 184.430.460.315 272.611.496.910 392.099.486.364
Beban pokok pendapatan (26.255.880.432) (105.470.205.422) (152.463.501.243) (212.245.796.218)
Laba bruto 14.800.673.167 78.960.254.892 120.147.995.667 179.853.690.146
Beban umum dan administrasi (11.437.741.663) (66.526.647.414) (98.813.552.749) (136.623.904.973)
Beban keuangan (91.826.775) - - -
Laba sebelum pajak 3.271.104.728 12.433.607.478 21.334.442.918 43.229.785.173
Penghasilan (beban) lain neto (751.391.304) 11.505.642.755
Beban pajak penghasilan (1.226.795.733) (5.266.635.051) (4.693.577.442) (9.510.552.738)
Laba tahun berjalan 1.292.917.691 18.672.615.182 16.640.865.476 33.719.232.435
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Pendapatan neto 520.787.176.934 646.320.652.659 657.384.891.221 668.541.690.333
Beban pokok pendapatan (281.669.529.460) (343.580.394.742) (343.353.303.167) (343.163.235.812)
Laba bruto 239.117.647.474 302.740.257.917 314.031.588.054 325.378.454.521
Beban umum dan administrasi (173.661.969.133) (209.846.329.840) (215.104.778.388) (220.945.867.283)
Beban keuangan - - - -
Laba sebelum pajak 65.455.678.341 92.893.928.077 98.926.809.666 104.432.587.238
Penghasilan (beban) lain neto
Beban pajak penghasilan (14.400.249.235) (20.436.664.177) (21.763.898.127) (22.975.169.192)
Laba tahun berjalan 51.055.429.106 72.457.263.900 77.162.911.540 81.457.418.046
Page 78
Lampiran 10
Proyeksi Laporan Arus Kas Tanpa Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025 dan 12 bulan dari
bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba bersih setelah pajak 1.292.917.691 3.804.459.306 6.625.682.407 13.953.880.709 14.396.121.195 15.104.157.824 20.515.374.132 25.589.568.512
Penyusutan 5.575.216.443 21.687.015.559 13.891.849.681 2.197.746.323 2.253.322.673 2.102.248.371 1.993.639.467 1.991.233.867
Perubahan modal kerja:
(Peningkatan) Penurunan Piutang usaha 2.054.137.915 (8.835.603.863) (18.049.382.192) (23.892.609.591) (25.573.954.001) (25.343.863.394) (7.045.831.964) (7.312.027.150)
(Peningkatan) Penurunan Piutang lain-lain 4.091.976.731 - - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Uang muka jangka pendek 23.162.744.471 90.000.000.000 - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Beban dibayar di muka 8.741.164.025 8.741.164.025 8.741.164.025 8.741.164.025 8.741.164.025 - - -
(Peningkatan) Penurunan Pajak dibayar di muka 3.466.917 3.466.917 3.466.917 3.466.917 3.466.917 - - -
(Peningkatan) Penurunan Biaya ditangguhkan - - - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Aset pajak tangguhan 267.559.075 267.559.075 267.559.075 267.559.075 267.559.075 - - -
(Peningkatan) Penurunan Taksiran tagihan pajak penghasilan - - 1.213.249.505 - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Uang muka jangka panjang 1.096.334.009 - - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Uang jaminan (1.596.334.009) - - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Uang muka investasi 500.000.000 - - - - - - -
Peningkatan (Penurunan) Utang usaha 697.975.011 14.527.587.829 5.376.205.612 7.553.214.651 8.184.454.941 8.137.278.586 1.591.735.388 1.721.769.506
Peningkatan (Penurunan) Beban akrual (3.108.766.169) 219.615.000 21.961.500 24.157.650 26.573.415 29.230.757 32.153.832 35.369.215
Peningkatan (Penurunan) Pendapatan diterima di muka (5.179.906.705) - - - - - - -
Peningkatan (Penurunan) Utang pajak (8.593.918.159) (3.834.130.309) 795.729.593 2.066.927.726 124.734.496 199.702.639 1.526.240.497 1.431.183.030
Peningkatan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja (586.673.918) 762.214.907 (616.007.614) 800.325.652 (646.807.994) 840.341.935 (679.148.394) 882.359.032
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi 28.417.893.328 127.343.348.446 18.271.478.508 11.715.833.136 7.776.634.741 1.069.096.716 17.934.162.957 24.339.456.012
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap - (215.818.100) (81.903.000) (20.622.400) (201.055.400) (287.991.300) (200.000.000) (200.000.000)
Perolehan atas divestasi KSP - - - - - - - -
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi - (215.818.100) (81.903.000) (20.622.400) (201.055.400) (287.991.300) (200.000.000) (200.000.000)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perubahan bersih dari utang lain-lain (5.423.024.078) - - - - - - -
Perubahan bersih liabilitas sewa - 9.275.904.000 1.855.180.800 2.226.216.960 2.671.460.352 (2.985.984.000) (3.583.180.800) (4.299.816.960)
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (5.423.024.078) 9.275.904.000 1.855.180.800 2.226.216.960 2.671.460.352 (2.985.984.000) (3.583.180.800) (4.299.816.960)
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS 22.994.869.250 136.403.434.346 20.044.756.308 13.921.427.696 10.247.039.693 (2.204.878.584) 14.150.982.157 19.839.639.052
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 10.795.642.009 33.790.511.259 170.193.945.606 190.238.701.914 204.160.129.610 214.407.169.303 212.202.290.720 226.353.272.877
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 33.790.511.259 170.193.945.606 190.238.701.914 204.160.129.610 214.407.169.303 212.202.290.720 226.353.272.877 246.192.911.929
Page 79
Lampiran 11
Proyeksi Laporan Arus Kas Dengan Rencana Transaksi Periode 3 bulan dari Oktober-Desember 2025 dan 12 bulan
dari bulan Januari-Desember Tahun 2026-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba bersih setelah pajak 1.292.917.691 7.166.972.427 16.640.865.476 33.719.232.435 51.055.429.106 72.457.263.900 77.162.911.540 81.457.418.046
Penyusutan 5.575.216.443 21.669.383.126 13.878.974.681 2.179.496.323 2.229.760.173 2.078.498.371 1.967.639.467 1.962.483.867
Perubahan modal kerja:
(Peningkatan) Penurunan Piutang usaha 2.054.137.915 2.151.698.301 (31.406.944.541) (42.557.366.107) (45.833.971.984) (44.710.552.998) (3.940.687.707) (3.973.654.478)
(Peningkatan) Penurunan Piutang lain-lain 4.091.976.731 - - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Uang muka jangka pendek 23.162.744.471 90.000.000.000 - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Beban dibayar di muka 8.741.164.025 8.741.164.025 8.741.164.025 8.741.164.025 8.741.164.025 - - -
(Peningkatan) Penurunan Pajak dibayar di muka 3.466.917 3.466.917 3.466.917 3.466.917 3.466.917 - - -
(Peningkatan) Penurunan Biaya ditangguhkan - - - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Aset pajak tangguhan 267.559.075 (945.690.430) 1.480.808.580 267.559.075 267.559.075 - - -
(Peningkatan) Penurunan Taksiran tagihan pajak penghasilan - 1.213.249.505 - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Uang muka jangka panjang 1.096.334.009 - - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Uang jaminan (1.596.334.009) - - - - - - -
(Peningkatan) Penurunan Uang muka investasi 500.000.000 - - - - - - -
Peningkatan (Penurunan) Utang usaha 697.975.011 223.904.243 13.513.359.456 17.626.913.984 17.118.180.799 15.265.692.809 (55.995.183) (46.865.923)
Peningkatan (Penurunan) Beban akrual (3.108.766.169) 219.615.000 21.961.500 24.157.650 26.573.415 29.230.757 32.153.832 35.369.215
Peningkatan (Penurunan) Pendapatan diterima di muka (5.179.906.705) - - - - - - -
Peningkatan (Penurunan) Utang pajak (8.593.918.159) (2.171.789.288) 1.958.183.797 4.816.975.296 4.889.696.497 6.036.414.942 1.327.233.950 1.211.271.066
Peningkatan (Penurunan) Liabilitas imbalan kerja (586.673.918) 762.214.907 (616.007.614) 800.325.652 (646.807.994) 840.341.935 - -
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi 28.417.893.328 129.034.188.732 24.215.832.277 25.621.925.249 37.851.050.029 51.996.889.716 76.493.255.898 80.646.021.792
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap - (215.818.100) (81.903.000) (20.622.400) (201.055.400) (287.991.300) (200.000.000) (200.000.000)
Perolehan atas divestasi KSP - 23.300.000.000 - - - - - -
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi - 23.084.181.900 (81.903.000) (20.622.400) (201.055.400) (287.991.300) (200.000.000) (200.000.000)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perubahan bersih dari utang lain-lain (5.423.024.078) - - - - - - -
Perubahan bersih liabilitas sewa - 9.275.904.000 1.855.180.800 2.226.216.960 2.671.460.352 (2.985.984.000) (3.583.180.800) (4.299.816.960)
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan (5.423.024.078) 9.275.904.000 1.855.180.800 2.226.216.960 2.671.460.352 (2.985.984.000) (3.583.180.800) (4.299.816.960)
PENURUNAN NETO KAS DAN SETARA KAS 22.994.869.250 161.394.274.632 25.989.110.077 27.827.519.809 40.321.454.981 48.722.914.416 72.710.075.098 76.146.204.832
KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN 10.795.642.009 33.790.511.259 195.184.785.892 221.173.895.969 249.001.415.778 289.322.870.759 338.045.785.175 410.755.860.273
KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN 33.790.511.259 195.184.785.892 221.173.895.969 249.001.415.778 289.322.870.759 338.045.785.175 410.755.860.273 486.902.065.105
Page 80
Lampiran 12 Analisis Proyeksi Rasio Keuangan Dengan dan Tanpa Rencana Transaksi
Page 81
Lampiran 13 Proforma Laporan Posisi Keuangan
Page 82
Lampiran 14 Proforma Laporan Laba Rugi
Page 83
Lampiran 15 Analisis Inkremental
Page 84
Lampiran 16 Analisis Biaya dan Pendapatan Tanpa dan Dengan Rencana Transaksi
Names mentioned 43 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan
p.2 ×2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki
p.2 ×2
unresolved
person
Willyams
p.2 ×3
unresolved
org
KJPP Herman Meirizki dan Rekan
p.2 ×9
unresolved
org
KJPP Herman Meirizki
p.2 ×12
unresolved
org
Pendapat Kewajaran PT Era Media Sejahtera Tbk
p.2 ×3
unresolved
org
Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan
p.3 ×3
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.3 ×3
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.3 ×3
unresolved
—
Diana Airin
· Direktur
p.4 ×2
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan
p.4 ×6
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Morhan & Rekan
p.17
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Morhan
p.17
unresolved
person
David Kurniawan
p.17
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar
p.17 ×6
unresolved
person
Soaduon Tampubolon
p.17
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan
p.17
unresolved
person
Janty Lega
p.19
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.19 ×2
unresolved
person
Rini Yulianti
p.19 ×3
unresolved
org
PT Prambanan Investasi Sukses. Susunan Pengurus
p.19
unresolved
person
Akta Notaris Nicolas Anggono
p.20 ×2
unresolved
org
Menteri Kehakiman
p.20
unresolved
org
Menteri Keuangan. Secara
p.25
unresolved
org
Bank Indonesia
p.26 ×7
unresolved
org
Pusat Statistik
p.27 ×2
unresolved
org
Kementerian ESDM Tahun
p.28
unresolved
org
Kementerian ESDM Grafik
p.29
unresolved
org
Era Media Sejaktera Tbk
p.44 ×2
unresolved
org
Kantor Kantor Akuntan Publik Anwar dan Rekan
p.44
unresolved
org
Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia
p.59
unresolved
—
Faks.
p.62
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.500
10171 ms
12 Sep 2026 22:30
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [{'area_sqm': None,
'category': 'OTHER',
'description': 'adalah sebesar Rp 30.893.051.093 sedangkan '
'dengan'}],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': 'adalah sebesar Rp 30.893.051.093 sedangkan dengan',
'object_truncated': True,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': '2025-09-30',
'value': '31'}