Back to announcement
20260317_DOOH_Transaksi Material Tanpa Persetujuan RUPS_32054688_lamp2.pdf
Asset transaction Needs review DOOHSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 92
Page 1
LAPORAN PENILAIAN 99% SAHAM
PT KONSULTAN STRATEGI PENJUALAN
No. 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026
Tanggal: 3 Maret 2026
Tanggal Penilaian 30 September 2025
Page 2
Kantor Cabang Jakarta Selatan
The AKKAS Commercial Building, Lt.2
Jl. T.B. Simatupang No.23 Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan
Telp. : +62 21 78343013 | Wilayah Kerja Seluruh Indonesia
No. Laporan: 00004/2.0120-04/BS/05/0627/1/III/2026 Jakarta, 3 Maret 2026
Kepada Yth
PT Era Media Sejahtera Tbk
Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205
Jl. RS Fatmawati No.20, Cilandak Barat, Cilandak
Jakarta Selatan, 12430
Dengan Hormat,
Sesuai penugasan dari PT Era Media Sejahtera Tbk (”DOOH”) kepada Kantor Jasa Penilai Publik
Herman Meirizki dan Rekan (“HMR” atau “Penilai” atau “kami”) untuk memberikan pendapat sebagai
penilai independen atas nilai pasar saham PT Konsultan Strategi Penjualan (“Perseroan” atau ”KSP”)
yang dimiliki PT Era Media Sejahtera Tbk sebagaimana tertuang dalam Surat Penawaran No.
120/SP/HMR-JKSL/B/XII/2025 tanggal 4 Desember 2025 yang telah disetujui oleh manajemen
Perseroan, maka dengan ini kami telah melakukan penilaian 99% saham KSP secara independen dengan
tanggal penilaian 30 September 2025.
Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan dalam penilaian ini adalah:
Nama : PT Era Media Sejahtera Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas Periklanan dan Konsultasi Manajemen lainya
Alamat : Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205 Jl. RS Fatmawati No 20, Cilandak Barat,
Cilandak Jakarta Selatan, Indonesia
Telepon dan Faks. : (021)7654937 dan (021)7654938
E-mail : corporate@sspace.id
Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan penilaian ini yaitu Willyams S.E., MAPPI (Cert)
merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin: B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan
Rekan (“HMR”) dengan Nomor Izin Usaha: 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja
di seluruh Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan
izin dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan nomor izin 2.14.0120 berdasarkan
Keputusan Menteri Keuangan No. 66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar
sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar
sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang
Pasar Modal No. STTD.PB‐57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank
dengan No. 296/PD.021/STTD-P/2023. Penilaian dilakukan secara independen, objektif, tidak memihak,
dan tidak memiliki benturan kepentingan serta dilakukan sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan
Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-2018) dan Edisi Revisi SPI 300, SPI
310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, serta POJK 35/2020.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan |i
Page 3
Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud dan tujuan penilaian ini adalah untuk mendapatkan opini nilai pasar 99% saham KSP yang akan
digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan manajemen Perseroan dalam rangka divestasi
saham.
Objek Penilaian
Objek penilaian adalah kepemilikan 5.350 lembar saham KSP atau ekuivalen dengan 99% saham KSP.
Dasar Nilai
Dasar nilai adalah Nilai Pasar (Market Value). Definisi Nilai Pasar menurut POJK 35/2020 adalah :
“estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal
penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu
transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.”
Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan penilaian adalah tanggal 30 September 2025.
Mata Uang yang Digunakan
Mata uang yang digunakan dalam penilaian adalah Rupiah (Rp).
Tingkat Kedalaman Investigasi
HMR telah mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara terutama dengan manajemen
Perseroan untuk menunjang proses penilaian. Kami mewawancarai Bapak Vicktor Aritonang yang
menjabat sebagai Direktur Utama DOOH.
Asumsi dan Kondisi Pembatas
Laporan penilaian ini dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:
1. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion;
2. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses penilaian;
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya;
4. Proyeksi laporan keuangan dibuat oleh manajemen Perseroan dan telah disesuaikan berdasarkan
kemampuan pencapaiannya;
5. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian;
6. Kami bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai;
7. Kami telah memperoleh informasi atas status hukum Perseroan berdasarkan dokumen legalitas
Perseroan;
8. Laporan penilaian disusun berdasarkan kondisi bisnis, perekonomian, dan peraturan-peraturan
yang secara umum berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini;
9. Kami mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap hasil penilaian. Kami tidak
bertanggung jawab untuk menegaskan atau memutakhirkan kembali pendapat kami atas
perubahan asumsi dan kondisi yang terjadi setelah tanggal laporan ini;
10. Kami tidak melakukan due diligence atas aspek perpajakan dan aspek hukum Perseroan;
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | ii
Page 4
11. Penilaian termasuk pendekatan dan metode-metode yang digunakan memiliki batasan yaitu
terpenuhinya asumsi-asumsi yang mendasari dalam penilaian. Analisis dalam penilaian didasarkan
pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan data dan informasi yang diberikan kepada kami
oleh Perseroan atau pemberi tugas. Kami mengasumsikan bahwa data-data yang diberikan kepada
kami adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan. Kami tidak bertanggung jawab atas
kemungkinan adanya informasi yang tidak diungkapkan, ketidakakuratan data, ketidakterbukaan
informasi, perubahan data atau asumsi yang dijadikan dasar penilaian yang dapat mempengaruhi
hasil penilaian;
12. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian ini tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu
atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
atau pelanggaran hukum.
Subsequent Event
Dari tanggal penilaian yaitu tanggal 30 September 2025 sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan
ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat mempengaruhi hasil penilaian
secara signifikan.
Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat diandalkan
Sifat dan sumber informasi yang relevan digunakan dalam proses penilaian yang tidak membutuhkan
verifikasi atas data tersebut dan penggunaan data ini disetujui oleh pemberi tugas. Data-data tersebut
adalah sebagai berikut:
1. Data beta industri, country risk premium, dan country default spread bersumber dari Damodaran;
2. Data Obligasi Pemerintah Republik Indonesia bersumber dari Penilai Harga Efek Indonesia dan
sumber lainnya;
3. Data Statistik Perbankan Indonesia atau data Badan Pusat Statistik;
4. Data nilai tukar, inflasi, ataupun data publikasi lainnya bersumber dari Bank Indonesia;
5. Data yang diperoleh dari media elektronik dan media cetak, dan data lain yang terkait dengan
penilaian.
Premis Penilaian
Kami telah melakukan penilaian dengan premis bahwa Perseroan beroperasi secara berkelanjutan atau
“going concern”.
Pendekatan dan Metode Penilaian
Penilaian saham ini menggunakan 2 (dua) pendekatan yaitu pendekatan pendapatan dengan metode
Discounted Cash Flow Method (DCF) dan pendekatan pasar dengan metode Pembanding Perusahaan
Terbuka (Guideline Publicly Traded Company-GPTC).
Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan penilaian saham ini kami telah bertindak secara independen, tidak ada
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dengan penugasan. Kami
juga tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Laporan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | iii
Page 5
penilaian saham ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh opini nilai yang dihasilkan.
Pedoman Penilaian
Dalam melakukan penilaian saham ini kami berpedoman kepada Kode Etik Penilai Indonesia dan
Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-2018) beserta Edisi Revisi atas SPI
tersebut yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) serta POJK 35/2020 dan
SEOJK 17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar
Modal (“SEOJK 17/2020”).
Persyaratan atas Persetujuan Publikasi
Laporan penilaian ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan penilaian untuk tujuan
selain yang telah dinyatakan dalam maksud dan tujuan penilaian serta penggunaan laporan penilaian ini
oleh pihak selain dari pemberi tugas dan pengguna laporan dalam laporan penilaian ini harus dengan
sepengetahuan dan persetujuan tertulis dari HMR. Penilai tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik
saat ini ataupun di masa depan terkait dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau
seluruh informasi dalam laporan penilaian ini untuk tujuan selain yang telah dinyatakan sebelumnya dan
bukan oleh pengguna laporan dalam laporan penilaian ini.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | iv
Page 6
Page 7
Page 8
DAFTAR ISI
PERNYATAAN PROFESIONAL PENILAI ........................................................................................... vi
DAFTAR ISI ................................................................................................................................. vii
DAFTAR TABEL ............................................................................................................................. ix
DAFTAR GRAFIK ............................................................................................................................ x
DAFTAR ISTILAH .......................................................................................................................... xi
1. LINGKUP PENUGASAN........................................................................................................... 1
1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan ............................................................ 1
1.2. Status Penilai .................................................................................................................. 1
1.3. Maksud dan Tujuan Penilaian ........................................................................................... 1
1.4. Objek Penilaian ............................................................................................................... 1
1.5. Dasar Nilai dan Definisi Nilai ............................................................................................ 1
1.6. Tanggal Penilaian ............................................................................................................ 1
1.7. Mata Uang yang digunakan .............................................................................................. 2
1.8. Tingkat Kedalaman Investigasi ......................................................................................... 2
1.9. Asumsi dan Kondisi Pembatas ......................................................................................... 2
1.10. Subsequent Event ........................................................................................................... 2
1.11. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Dihandalkan ........................................................ 3
1.12. Premis Penilaian ............................................................................................................. 3
1.13. Pendekatan yang Digunakan ............................................................................................ 3
1.14. Independensi Penilai ....................................................................................................... 3
1.15. Pedoman Penilaian ......................................................................................................... 3
1.16. Sumber Data .................................................................................................................. 3
1.17. Persyaratan atas Persetujuan Publikasi ........................................................................... 4
2. GAMBARAN UMUM PERSEROAN............................................................................................. 5
2.1. Pendirian Perseroan ........................................................................................................ 5
2.2. Pemegang Saham ........................................................................................................... 5
2.3. Susunan Pengurus .......................................................................................................... 5
2.4. Gambaran Usaha ............................................................................................................ 5
2.4.1. Kegiatan Usaha dan Informasi Operasional ...................................................................... 5
2.4.2. Analisis SWOT ................................................................................................................. 6
2.5. Pengungkapan Atas Data dan Informasi ........................................................................... 7
2.6. Informasi Non Keuangan yang Relevan ............................................................................ 8
2.7. Kinerja Keuangan .......................................................................................................... 12
2.7.1. Penyesuaian Terhadap Laporan Keuangan ..................................................................... 12
2.7.2. Laporan Posisi Keuangan ............................................................................................... 12
2.7.3. Laporan Laba Rugi ......................................................................................................... 13
2.7.4. Analisis Common Size Perseroan ................................................................................... 15
2.7.5. Arus Kas Historis ........................................................................................................... 16
2.7.6. Analisis Rasio Keuangan Perseroan ................................................................................ 17
2.7.7. Perbandingan Kinerja Laba Rugi Perusahaan Pembanding .............................................. 18
2.7.8. Perbandingan Kinerja Posisi Keuangan Perusahaan Pembanding .................................... 19
2.7.9. Analisis Common Size Perusahaan Pembanding ............................................................ 19
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | vii
Page 9
2.7.10. Perbandingan Rasio Keuangan Perusahaan Pembanding ............................................... 20
3. TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI ..................................................................................... 22
3.1. Tinjauan Ekonomi .......................................................................................................... 22
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan ..................................................................................... 22
3.1.2. Nilai Tukar Rupiah ......................................................................................................... 22
3.1.3. Suku Bunga ................................................................................................................... 23
3.1.4. Inflasi ....................................................................................................................... 24
3.2. Tinjauan Industri Periklanan di Indonesia ....................................................................... 24
3.3. Tinjauan Industri Periklanan Influencer di Indonesia ....................................................... 31
4. METODOLOGI PENILAIAN .................................................................................................... 34
4.1. Metode Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Asset Method - ANAM)............................ 34
4.2. Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek ................................................. 34
4.3. Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method - DCF)................................... 35
4.4. Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan (Excess Earning Method – EEM) .................... 35
4.5. Pemilihan Pendekatan dan Metode ................................................................................ 35
5. PENILAIAN .......................................................................................................................... 37
5.1. Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method-DCF) .................................... 37
5.2. Premi Kendali, DLOC, dan DLOM ................................................................................... 42
5.3. Terminal Value .............................................................................................................. 43
5.4. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas....................................................... 44
5.5. Perhitungan Nilai Ekuitas dengan Metode GPTC ............................................................. 46
5.6. Rekonsiliasi Nilai ........................................................................................................... 48
5.7. Kesimpulan Nilai ........................................................................................................... 48
6. LAMPIRAN .......................................................................................................................... 50
7. REFERENSI ......................................................................................................................... 51
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | viii
Page 10
DAFTAR TABEL
Tabel 1. Susunan Pemegang Saham.................................................................................................... 5
Tabel 2. Segmentasi Pelanggan Perseroan .......................................................................................... 9
Tabel 3. Jenis Pemasok Perseroan ...................................................................................................... 9
Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan ..................................................................................................... 12
Tabel 5. Laporan Laba Rugi ............................................................................................................... 14
Tabel 6. Common Size Laporan Posisi Keuangan ............................................................................... 15
Tabel 7. Common Size Laporan Laba Rugi ......................................................................................... 16
Tabel 8. Rasio Keuangan................................................................................................................... 17
Tabel 9. Perbandingan Kinerja Laba Rugi ........................................................................................... 18
Tabel 10. Perbandingan Laporan Posisi Keuangan ............................................................................. 19
Tabel 11. Perbandingan Common Size Laba Rugi............................................................................... 20
Tabel 12. Perbandingan Common Size Posisi Keuangan..................................................................... 20
Tabel 13. Perbandingan Kinerja Rasio Keuangan 12 Bulan Terakhir..................................................... 21
Tabel 14. WACC ............................................................................................................................... 38
Tabel 15. Proyeksi Laporan Laba Rugi ............................................................................................... 39
Tabel 16. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan ..................................................................................... 40
Tabel 17. Proyeksi Perubahan Modal Kerja Bersih .............................................................................. 41
Tabel 18. Faktor Penentu Premi Kendali ............................................................................................ 42
Tabel 19. Range Premi Kendali, DLOC, dan DLOM ............................................................................. 42
Tabel 20. Faktor Pertimbangan DLOM ............................................................................................... 43
Tabel 21. Faktor Control Premium ..................................................................................................... 43
Tabel 22. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas ........................................................... 46
Tabel 23. Perusahaan Pembanding ................................................................................................... 46
Tabel 24. Perbandingan Kinerja Historis Perseroan dan Perusahaan Pembanding ............................... 46
Tabel 25. Analisis Angka Pengali Kapital ............................................................................................ 47
Tabel 26. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode GPTC.............................................................................. 47
Tabel 27. Multiple Emiten Pembanding ............................................................................................. 48
Tabel 28. Analisis Rata-Rata dan Median ........................................................................................... 48
Tabel 29. Rekonsiliasi Nilai Saham .................................................................................................... 48
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | ix
Page 11
DAFTAR GRAFIK
Grafik 1. IHSG Periode Desember 2020 – 2024 dan 30 September 2025 ........................................... 22
Grafik 2. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Periode Desember 2020 - Desember 2024 dan 30 September
2025 ................................................................................................................................ 23
Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2020-2024 dan September 2025 ................................................ 24
Grafik 4. Pengeluaran Periklanan di Indonesia ................................................................................. 25
Grafik 5. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Media di Indonesia ................................. 25
Grafik 6. Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia ................................................. 26
Grafik 7. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia ............................... 26
Grafik 8. Pengeluaran Periklanan Influencer di Indonesia (dalam jutaan USD) .................................. 31
Grafik 9. Rata-rata Pengeluaran Periklanan Influencer per Pengguna Internet di Indonesia
(dalam USD)..................................................................................................................... 32
Grafik 10. Jangkauan Periklanan Influencer di Indonesia Melalui Media Sosial (dalam jutaan
pengguna) ........................................................................................................................ 32
Grafik 11. Persentase Periklanan Influencer di Indonesia ................................................................... 33
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | x
Page 12
DAFTAR ISTILAH
BI : Bank Indonesia
BEI : Bursa Efek Indonesia
DCF : Discounted Cash Flow
DLOC : Discount for Lack of Control
DLOM : Discount for Lack of Marketability
DOOH : PT Era Media Sejahtera Tbk
GPTCM : Guideline Publicly Traded Company Method
HMR atau kami : KJPP Herman Meirizki dan Rekan
KEPI : Kode Etik Penilai Indonesia
KJPP : Kantor Jasa Penilai Publik
OJK : Otoritas Jasa Keuangan
Perseroan atau KSP : PT Konsultan Strategi Penjualan
POJK : Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
RKK : PT Roket Kasih Karunia
STTD : Surat Tanda Terdaftar
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | xi
Page 13
1. LINGKUP PENUGASAN
1.1. Identifikasi Pemberi Tugas dan Pengguna Laporan
Pemberi tugas dan pengguna laporan dalam penilaian ini adalah:
Nama : PT Era Media Sejahtera Tbk
Bidang Usaha : Aktivitas Periklanan dan Konsultasi Manajemen lainya
Alamat : Ruko Fatmawati Mas Blok B5 Kav 205 Jl. RS Fatmawati No 20, Cilandak Barat,
Cilandak Jakarta Selatan, Indonesia
Telepon dan Faks. : (021)7654937 dan (021)7654938
E-mail : corporate@sspace.id
1.2. Status Penilai
Penilai Publik yang bertanda tangan dalam laporan penilaian ini yaitu Willyams S.E., MAPPI (Cert)
merupakan Penilai Publik dengan Nomor Izin: B-1.22.00627 sebagai Rekan di KJPP Herman Meirizki dan
Rekan (“HMR”) dengan Nomor Izin Usaha: 2.14.0120, domisili Kota Jakarta Selatan dengan wilayah kerja
di seluruh Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan merupakan KJPP resmi yang telah mendapatkan
izin dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia dengan nomor izin 2.14.0120 berdasarkan
Keputusan Menteri Keuangan No. 66/KM.1/2014 tanggal 10 Februari 2014. Kami juga telah terdaftar
sebagai kantor jasa profesi penunjang pasar modal di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan telah terdaftar
sebagai Profesi Penunjang Pasar Modal (Penilai Bisnis) dengan Surat Tanda Terdaftar Profesi Penunjang
Pasar Modal No. STTD.PB‐57/PM.02/2023 serta terdaftar sebagai Penilai Industri Keuangan Non Bank
dengan No. 296/PD.021/STTD-P/2023. Penilaian dilakukan secara independen, objektif, tidak memihak,
dan tidak memiliki benturan kepentingan serta dilakukan sesuai dengan Kode Etik Penilai Indonesia dan
Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-2018) dan Edisi Revisi SPI 300, SPI
310, SPI 320, SPI 321, SPI 330, serta POJK 35/2020.
1.3. Maksud dan Tujuan Penilaian
Maksud dan tujuan penilaian ini adalah untuk mendapatkan opini nilai pasar 99% saham KSP yang akan
digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan manajemen Perseroan dalam rangka divestasi
saham.
1.4. Objek Penilaian
Objek penilaian adalah Kepemilikan 5.350 lembar saham KSP atau ekuivalen dengan 99% saham KSP.
1.5. Dasar Nilai dan Definisi Nilai
Dasar nilai adalah Nilai Pasar (Market Value). Definisi Nilai Pasar menurut POJK 35/2020 adalah :
“estimasi sejumlah uang yang dapat diperoleh dari hasil penukaran suatu aset atau liabilitas pada tanggal
penilaian, antara pembeli yang berminat membeli dengan penjual yang berminat menjual, dalam suatu
transaksi bebas ikatan, yang pemasarannya dilakukan secara layak, dimana kedua pihak masing-masing
bertindak atas dasar pemahaman yang dimilikinya, kehati-hatian, dan tanpa paksaan.”
1.6. Tanggal Penilaian
Tanggal Penilaian dalam laporan penilaian adalah tanggal 30 September 2025.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 1
Page 14
1.7. Mata Uang yang digunakan
Mata uang yang digunakan dalam penilaian ini adalah Rupiah (Rp).
1.8. Tingkat Kedalaman Investigasi
HMR telah mendapatkan kesempatan untuk melakukan wawancara terutama dengan manajemen
Perseroan untuk menunjang proses penilaian. Kami mewawancarai Bapak Vicktor Aritonang yang
menjabat sebagai Direktur Utama DOOH.
1.9. Asumsi dan Kondisi Pembatas
Laporan penilaian ini dibatasi oleh asumsi dan kondisi pembatas sebagai berikut:
1. Laporan penilaian ini bersifat non-disclaimer opinion;
2. Kami telah melakukan penelaahan atas dokumen yang digunakan dalam proses penilaian;
3. Data dan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya keakuratannya;
4. Proyeksi laporan keuangan dibuat oleh manajemen Perseroan dan telah disesuaikan berdasarkan
kemampuan pencapaiannya;
5. Kami bertanggung jawab atas pelaksanaan penilaian;
6. Kami bertanggung jawab atas laporan penilaian dan kesimpulan nilai;
7. Kami telah memperoleh informasi atas status hukum Perseroan berdasarkan dokumen legalitas
Perseroan;
8. Laporan penilaian disusun berdasarkan kondisi bisnis, perekonomian, dan peraturan-peraturan
yang secara umum berlaku sampai dengan tanggal penerbitan laporan penilaian ini;
9. Kami mengasumsikan bahwa setelah tanggal diterbitkannya laporan penilaian tidak terjadi
perubahan apapun yang berpengaruh secara material terhadap hasil penilaian. Kami tidak
bertanggung jawab untuk menegaskan atau memutakhirkan kembali pendapat kami atas
perubahan asumsi dan kondisi yang terjadi setelah tanggal laporan ini;
10. Kami tidak melakukan due diligence atas aspek perpajakan dan aspek hukum Perseroan;
11. Penilaian termasuk pendekatan dan metode-metode yang digunakan memiliki batasan yaitu
terpenuhinya asumsi-asumsi yang mendasari dalam penilaian. Analisis dalam penilaian didasarkan
pada keakuratan, kehandalan, dan kelengkapan data dan informasi yang diberikan kepada kami
oleh Perseroan atau pemberi tugas. Kami mengasumsikan bahwa data-data yang diberikan kepada
kami adalah benar, lengkap, dan tidak menyesatkan. Kami tidak bertanggung jawab atas
kemungkinan adanya informasi yang tidak diungkapkan, ketidakakuratan data, ketidakterbukaan
informasi, perubahan data atau asumsi yang dijadikan dasar penilaian yang dapat mempengaruhi
hasil penilaian;
12. Pekerjaan kami yang berkaitan dengan penilaian ini tidak merupakan dan tidak dapat ditafsirkan
dalam bentuk apapun, suatu penelaahan atau audit, atau pelaksanaan prosedur-prosedur tertentu
atas informasi keuangan. Pekerjaan tersebut juga tidak dapat dimaksudkan untuk mengungkapkan
kelemahan dalam pengendalian internal, kesalahan atau penyimpangan dalam laporan keuangan,
atau pelanggaran hukum.
1.10. Subsequent Event
Dari tanggal penilaian yaitu tanggal 30 September 2025 sampai dengan tanggal diterbitkannya laporan
ini, tidak terdapat subsequent event atau kejadian penting yang dapat mempengaruhi hasil penilaian
secara signifikan.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 2
Page 15
1.11. Sifat dan Sumber Informasi yang Dapat Dihandalkan
Sifat dan sumber informasi yang relevan digunakan dalam proses penilaian yang tidak membutuhkan
verifikasi atas data tersebut dan penggunaan data ini disetujui oleh pemberi tugas. Data-data tersebut
adalah sebagai berikut:
1. Data beta industri, country risk premium, dan country default spread bersumber dari Damodaran;
2. Data Obligasi Pemerintah Republik Indonesia bersumber dari Penilai Harga Efek Indonesia dan
sumber lainnya;
3. Data Statistik Perbankan Indonesia atau data Badan Pusat Statistik;
4. Data nilai tukar, inflasi, ataupun data publikasi lainnya bersumber dari Bank Indonesia;
5. Data yang diperoleh dari media elektronik dan media cetak, dan data lain yang terkait dengan
penilaian.
1.12. Premis Penilaian
Kami telah melakukan penilaian dengan premis bahwa Perseroan beroperasi secara berkelanjutan atau
“going concern”.
1.13. Pendekatan yang Digunakan
Penilaian saham ini menggunakan 2 (dua) pendekatan yaitu pendekatan pendapatan dengan metode
Discounted Cash Flow Method (DCF) dan pendekatan pasar dengan metode Pembanding Perusahaan
Terbuka (Guideline Publicly Traded Company-GPTC).
1.14. Independensi Penilai
Dalam mempersiapkan laporan penilaian saham ini kami telah bertindak secara independen, tidak ada
benturan kepentingan dan tidak terafiliasi dengan pihak-pihak yang terlibat dengan penugasan. Kami juga
tidak mempunyai kepentingan atau keuntungan pribadi berkaitan dengan penugasan ini. Laporan
penilaian saham ini juga tidak ditujukan untuk memberikan keuntungan atau kerugian pada pihak
manapun. Imbalan yang kami terima sama sekali tidak dipengaruhi oleh opini nilai yang dihasilkan.
1.15. Pedoman Penilaian
Dalam melakukan penilaian saham ini kami berpedoman kepada Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar
Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi VII-2018) beserta Edisi Revisi atas SPI tersebut
yang dikeluarkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) serta POJK 35/2020 dan SEOJK
17/SEOJK.04/2020 tentang Pedoman Penilaian dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal
(“SEOJK 17/2020”).
1.16. Sumber Data
Dalam melakukan penilaian ini kami mengacu kepada data-data sebagai berikut:
1. Anggaran dasar lengkap dan legalitas lainnya atas Perseroan;
2. Company profile dan struktur organisasi Perseroan per 30 September 2025;
3. Laporan keuangan audit Perseroan per 30 September 2025 Nomor 00658/2.1035/AU.1/05/1432-
1/1/XII/2025 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan tanggal 22 Desember 2025 dengan opini
wajar yang ditandatangani oleh Soaduon Tampubolon, CPA selaku penanggung jawab audit;
4. Laporan keuangan audit Perseroan per 31 Desember 2024 Nomor 00318/2.1035/AU.1/05/1164-
3/1/IV/2025 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan tanggal 30 April 2025 dengan opini wajar yang
ditandatangani oleh Christiadi Tjahnadi selaku penanggung jawab audit;
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 3
Page 16
5. Laporan keuangan audit Perseroan per 31 Desember 2023 Nomor 00268/2.1035/AU.1/05/1164-
2/1/IV/2024 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan tanggal 24 April 2024 dengan opini wajar yang
ditandatangani oleh Christiadi Tjahnadi selaku penanggung jawab audit;
6. Laporan keuangan audit Perseroan per 31 Desember 2022 Nomor 00398/2.1 035/AU .1/05/1164-
1/1/XI/2023 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan tanggal 1 November 2023 dengan opini wajar
yang ditandatangani oleh Christiadi Tjahnadi selaku penanggung jawab audit;
7. Laporan keuangan audit PT Roket Kasih Karunia (“RKK”) per 31 Desember 2024 Nomor
00330/2.1035/AU.1/05/1164-1/1/IV/2025 oleh Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan tanggal 30
April 2025 dengan opini wajar yang ditandatangani oleh Christiadi Tjahnadi selaku penanggung jawab
audit;
8. Laporan keuangan audit PT Roket Kasih Karunia (“RKK”) per 30 September 2025 Nomor
00027/2.1142/AU.2/05/1392-1/1/II/2026 oleh Kantor Akuntan Publik Indra Wiguna Marthanu CPA
tanggal 20 Februari 2026 dengan opini wajar yang ditandatangani oleh Indra Wiguna Marthanu,
M.Ak., CA., CPA selaku penanggung jawab audit;
9. Kertas kerja laporan keuangan audit Perseroan basis standalone per 30 September 2025;
10. Kertas kerja laporan keuangan audit RKK per 30 September 2025;
11. Proyeksi laporan keuangan Perseroan basis standalone tahun 2025-2032;
12. Proyeksi laporan keuangan Perseroan basis konsolidasi tahun 2025-2032;
13. Legalitas Perizinan lainnya terkait operasional Perseroan;
14. Hasil wawancara dengan pihak manajemen;
15. Data lainnya dari pihak manajemen Perseroan terkait proses penilaian;
16. Data dan informasi pasar, ekonomi, dan industri berdasarkan media cetak dan elektronik yaitu
website Bank Indonesia, website Aswath Damodaran, website Penilai Harga Efek Indonesia, dan
sumber informasi lainnya yang kami anggap relevan.
1.17. Persyaratan atas Persetujuan Publikasi
Laporan penilaian ini terbuka untuk publik, kecuali terdapat informasi yang bersifat rahasia yang dapat
mempengaruhi operasional Perseroan. Publikasi ataupun penggunaan laporan penilaian untuk tujuan
selain yang telah dinyatakan dalam maksud dan tujuan penilaian serta penggunaan laporan penilaian ini
oleh pihak selain dari pemberi tugas dan pengguna laporan dalam laporan penilaian ini harus dengan
sepengetahuan dan persetujuan tertulis dari HMR. Penilai tidak bertanggung jawab atas tuntutan baik
saat ini ataupun di masa depan terkait dengan penyalahgunaan ataupun penggunaan sebagian atau
seluruh informasi dalam laporan penilaian ini untuk tujuan selain yang telah dinyatakan sebelumnya dan
bukan oleh pengguna laporan dalam laporan penilaian ini.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 4
Page 17
2. GAMBARAN UMUM PERSEROAN
2.1. Pendirian Perseroan
PT Konsultan Strategi Penjualan (“Perseroan”) pertama kali didirikan pada tahun 2017 berdasarkan Akta
No. 1, tanggal 4 Juli 2017 yang dibuat di hadapan Ervinia Ida Wahyuni Adam, S.H., M.Kn., Notaris di Kota
Bogor, akta tersebut telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dengan Surat Keputusannya tanggal 4 Juli 2017 No. AHU-0082213.AH.01.01 Tahun
2017.
Anggaran Dasar Peseroan telah mengalami beberapa kali perubahan, terakhir berdasarkan Akta Notaris
No. 65 tanggal 29 Juli 2024 dari Janty Lega, S.H., M.Kn., mengenai peningkatan modal ditempatkan dan
disetor. Perubahan tersebut telah diterima dan dicatat dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Menteri
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Surat No. AHU-0021871.AH.01.02. Tahun
2024 tanggal 5 April 2024.
Sesuai dengan Pasal 3 Anggaran Dasar Perseroan, ruang lingkup kegiatan Perseroan meliputi usaha
dalam bidang jasa periklanan, promosi dan pemasaran. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial
pada tahun 2017.
2.2. Pemegang Saham
Rincian susunan Pemegang Saham Perseroan per 30 September 2025 berdasarkan Akta No. 65 tanggal
29 Juli 2024 oleh Notaris Janty Lega, S.H., M.Kn adalah sebagai berikut:
Tabel 1. Susunan Pemegang Saham
Persentase
Pemegang Saham Jumlah Saham Jumlah (Rp)
Kepemilikan
PT Era Media Sejahtera Tbk 5.350 99,00% 5.350.000.000
Diana Airin 54 1,00% 54.000.000
Total 5.404 100,00% 5.404.000.000
Sumber: Akta No. 65 tanggal 29 Juli 2024
2.3. Susunan Pengurus
Rincian susunan Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan per 30 September 2025 berdasarkan Akta No.
18 tanggal 30 Januari 2023 adalah sebagai berikut:
Komisaris : Andica
Direktur : Diana Airin
2.4. Gambaran Usaha
2.4.1. Kegiatan Usaha dan Informasi Operasional
Ruang lingkup kegiatan Perseroan meliputi usaha dalam bidang jasa periklanan, promosi dan
pemasaran. Maksud dan tujuan Perseroan ialah menjalankan usaha di bidang informasi dan komunikasi;
aktivitas profesional, ilmiah dan teknis; aktivitas penyewaan dan sewa guna usaha tanpa hak opsi,
ketenagakerjaan, agen perjalanan dan penunjang usaha lainnya; pendidikan; kesenian, hiburan, dan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 5
Page 18
rekreasi. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas Perseroan dapat melaksanakan kegiatan
usaha-usaha sebagai berikut:
a. Penerbitan surat kabar, jurnal dan buletin atau majalah;
b. Aktivitas produksi film, video dan program televisi oleh swasta;
c. Aktivitas pengembangan aplikasi perdagangan melalui internet (E-Commerce);
d. Portal web dan/atau platform digital dengan tujuan komersial;
e. Aktivitas konsultasi manajemen lainnya;
f. Periklanan;
g. Penyedian sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia;
h. Jasa penyelenggara pertemuan, perjalanan insentif, konferensi dan pameran (MICE);
i. Jasa penyelenggara event khusus (Special Event);
j. Aktivitas hiburan, seni dan kreativitas lainnya.
2.4.2. Analisis SWOT
Berikut adalah analisis SWOT dari Perseroan:
Kekuatan (Strengths):
a. Perseroan memiliki positioning yang jelas sebagai influencer agency dan talent management, dengan
jangkauan luas di platform besar (YouTube, Instagram, TikTok) serta segmen khusus seperti eSports;
b. Menerapkan pendekatan berbasis “crowd” dan data, dengan kemampuan menghimpun data
sukarela terkait profil serta aktivitas online/offline untuk memahami audiens secara lebih akurat;
c. Menawarkan value proposition yang kuat bagi kreator/influencer, melalui akses sponsor, perluasan
koneksi, partisipasi event, serta program coaching dan edukasi;
d. Memiliki dukungan ekosistem jaringan dan kapabilitas bundling media (influencer dan jaringan iklan
digital/DOOH), yang menjadi keunggulan kompetitif dan sulit direplikasi oleh agensi berskala lebih
kecil.
Kelemahan (Weakness):
a. Ketergantungan yang tinggi pada platform pihak ketiga, termasuk algoritma, kebijakan konten/iklan,
format distribusi, dan akses API data, sehingga perubahan mendadak dapat memengaruhi kinerja
bisnis;
b. Risiko talent concentration, di mana kinerja usaha bergantung pada sejumlah kecil kreator
berperforma tinggi, churn atau konflik kontrak dapat berdampak langsung pada pendapatan;
c. Klaim pengumpulan data online dan offline menuntut tata kelola yang kuat terkait consent,
keamanan, dan kualitas data. Tanpa pengelolaan yang matang, insight yang dihasilkan berpotensi
bias, tidak akurat, atau menimbulkan isu kepatuhan;
d. Pembuktian ROI influencer marketing masih menjadi tantangan, terutama dalam atribusi lintas kanal,
risiko fraud, serta kesenjangan antara metrik brand lift dan penjualan aktual.
Peluang (Opportunities):
a. Pengembangan bundling lintas kanal melalui paket “DOOH+influencer” yang menggabungkan upper-
funnel reach, social engagement, serta kemampuan retargeting, sehingga meningkatkan efektivitas
kampanye terpadu;
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 6
Page 19
b. Pemanfaatan produk data dan insight berbasis komunitas, di mana “crowd segments” (misalnya
women, shoppers, travellers, e-sports, dan lainnya) dapat diolah menjadi layanan riset cepat,
audience panel, maupun measurement seperti brand lift study;
c. Pertumbuhan pesat vertikal eSports/gaming dan komunitas niche, di mana brand umumnya
membutuhkan mitra yang memahami kultur komunitas, membuka peluang akuisisi klien dan
ekspansi layanan;
d. Potensi upselling melalui layanan creator enablement meliputi coaching, edukasi, dan akses event
yang dapat dikembangkan menjadi program berbayar atau bertingkat untuk menambah pendapatan
recurring.
Ancaman (Threats):
a. Persaingan industri yang sangat ketat, baik dari agensi influencer lokal, jaringan kreator, maupun
platform/marketplace influencer berbasis self-serve, yang menekan biaya jasa dan mendorong brand
untuk menjalankan aktivitas secara inhouse;
b. Risiko reputasi dan brand safety, di mana kontroversi talent, konten sensitif, atau ketidaksesuaian
nilai dapat dengan cepat viral dan mengurangi kepercayaan klien;
c. Perubahan regulasi dan kebijakan periklanan, termasuk kewajiban disclosure, pembatasan kategori
produk, dan ketentuan platform yang dapat memengaruhi format deliverables serta meningkatkan
biaya kepatuhan;
d. Volatilitas belanja iklan pada kondisi ekonomi melemah, ketika anggaran influencer marketing sering
dikurangi atau dialihkan ke model berbasis performance, sehingga menekan margin agensi (inferensi
umum industri).
2.5. Pengungkapan Atas Data dan Informasi
Berikut merupakan data atau informasi yang didapatkan berdasarkan inspeksi atau wawancara dengan
pihak manajemen Perseroan adalah sebagai berikut:
Hasil Pelaksanaan Inspeksi
Inspeksi dilakukan untuk mendapatkan informasi-informasi seputar Perseroan diantaranya yaitu:
• Perseroan berdiri pada tahun 2017 dan mulai beroperasi secara komersial tahun 2017;
• Perseroan bergerak pada bidang jasa periklanan, promosi dan pemasaran;
• Pendapatan Perseroan berasal dari jasa periklanan, promosi dan pemasaran;
• Perseroan tidak memiliki aset tetap yang signifikan dan hanya memiliki aset tetap berupa peralatan
kantor;
• Per 30 September 2025 Perseroan memiliki entitas anak yaitu PT Roket Kasih Karunia dengan
kepemilikan sebesar 70%.
Hasil Pemeriksaan Dokumen Hukum yang Relevan
Pemeriksaan dokumen hukum dilakukan melalui dokumen pendirian dan dokumen legalitas lain
Perseroan.
Tingkat Kepemilikan dan Sifat Pengendalian Objek Penilaian
Objek penilaian adalah 99% saham Perseroan yang mencerminkan saham dengan pengendalian (99%
controlling interest).
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 7
Page 20
Tingkat Likuiditas Pasar Objek Penilaian
Perseroan merupakan perusahaan tertutup yang sahamnya tidak diperdagangkan di Bursa Efek
Indonesia (BEI), sehingga transaksi atau perdagangan saham menjadi tidak likuid dibandingkan dengan
perusahaan yang sahamnya terdaftar di BEI.
Ketentuan Undang-Undang Terkait Operasioanal
Perizinan terkait ruang lingkup kegiatan Perseroan yaitu Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Nomor Induk
Berusaha 0220309250156.
Informasi Identitas dan Jabatan Pihak yang Diwawancarai
Dalam penugasan ini, kami mewawancarai Bapak Vicktor Aritonang yang menjabat sebagai Direktur
Utama DOOH.
Informasi Perpajakan
Perseroan dikenakan pajak penghasilan badan sebesar 22%.
2.6. Informasi Non Keuangan yang Relevan
Informasi non keuangan lainnya yang relevan mengenai objek penilaian yang didapatkan berdasarkan
inspeksi atau wawancara dengan pihak manajemen Perseroan adalah sebagai berikut:
Fasilitas Produksi/ Infrastruktur
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, Perseroan tidak memiliki fasilitas produksi fisik seperti
pabrik atau gudang, karena kegiatan usahanya berfokus pada layanan strategi penjualan dan pemasaran
digital. Infrastruktur utama Perseroan meliputi ruang kantor operasional, perangkat teknologi, sistem
manajemen proyek, serta platform digital yang digunakan untuk perencanaan, koordinasi, dan
monitoring aktivitas pemasaran. Selain itu, infrastruktur pendukung mencakup sumber daya manusia
yang kompeten, perangkat lunak analitik, sistem komunikasi, dan jaringan profesional yang membantu
pelaksanaan layanan kepada klien.
Jenis Ekuitas yang Melekat
Saham Perseroan hanya terdiri dari 1 (satu) jenis saham yang memberikan hak yang sama dan sederajat
kepada para pemegang sahamnya.
Produk dan Jasa yang Dihasilkan
Perseroan merupakan perusahaan yang bergerak di bidang aktivitas periklanan dan konsultasi
manajemen lainya. Perseroan memiliki layanan jasa penyelenggara pertemuan, perjalanan insentif,
konferensi dan pameran (MICE; aktivitas hiburan, seni dan kreativitas lainnya; aktivitas pengembangan
aplikasi perdagangan melalui internet (E-Commerce); jasa penyelenggara event khusus (Special Event);
periklanan; aktivitas konsultasi manajemen lainnya; portal web dan/atau platform digital dengan tujuan
komersial; penyedian sumber daya manusia dan manajemen fungsi sumber daya manusia; aktivitas
produksi film, video dan program televisi oleh swasta; penerbitan surat kabar, jurnal, dan buletin atau
majalah.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 8
Page 21
Pasar Geografis
Pasar geografis Perseroan berfokus pada ekosistem digital Indonesia, yang ditopang oleh pertumbuhan
pesat sektor influencer marketing di berbagai platform media sosial. Aktivitas usaha Perseroan
mencakup seluruh wilayah Indonesia tanpa batasan fisik, karena layanan pemasaran digital dan
manajemen influencer menjangkau audiens nasional secara online. Melalui kolaborasi dengan SSPACE,
Perseroan memperkuat aksesnya ke pasar digital domestik dan meningkatkan kemampuan penetrasi
terhadap brand nasional maupun internasional yang menargetkan konsumen Indonesia.
Pemasok dan Pelanggan Kunci
Berdasarkan informasi manajemen Perseroan, Perseroan memiliki segmentasi pelanggan utama
berdasarakan profil bisnis yaitu:
Tabel 2. Segmentasi Pelanggan Perseroan
Jenis Pelanggan Nama Pelanggan Karakter Bisnis
FMCG • PT Nurifood Indonesia • Produk mass market
• PT Chocomory Coklat Persada • Kampanye kontinu
• PT Macroprima Panganutama (awareness + consideration)
• PT Santos Jaya Abadi • Reach, frequency, dan trust
Consumer Brands PT Yamaha Indonesia Motor influencer
MFG • Micro-macro influencer mix
Financian Services & Fintech • Bank Konvensional • Brand trust & edukasi adalah
• Bank Digital kunci
• Influencer harus credible &
compliant
• Funnel panjang (awarenes ->
education -> conversation)
Technology, Telco & Digital • PT Smart Telecom • Digital narative
Platforms • PT Global Digital Niaga Tbk • Data-driven
• Google Indonesia • Campaign berbasis
• Google Singapore Pte Ltd performance +
experimentation
Sumber: manajemen Perseroan
Perseroan memiliki pemasok berdasarkan profil bisnis yaitu:
Tabel 3. Jenis Pemasok Perseroan
Jenis Pemasok Jenis Order
Influencer Marketing Endorsement KOL, product seeding, content
activation
Digital Campaign Partner Influencer + social amplification
Creative & Influencer Partner Brand storytelling, seasonal campaign
Influencer & Contenct Agency Brand activation, product push
Performance Influencer Partner Influencer conversion (promo, app install)
Sumber: manajemen Perseroan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 9
Page 22
Persaingan Usaha
Pesaing Perseroan dari perusahaan jasa periklanan adalah sebagai berikut:
1. Platform/tech-enabled influencer marketing (unggul di data, workflow, measurement):
a. AnyMind Group (AnyTag)
Merupakan pemain utama dengan kapabilitas platform berbasis data yang kuat, khususnya dalam
eksekusi kampanye influencer untuk brand berskala besar;
b. Hiip
Memiliki jaringan influencer yang luas di kawasan Asia dengan positioning sebagai penyedia solusi
influencer marketing sekaligus e-commerce enabler;
c. HypeFactory
Agensi global yang menekankan penggunaan AI dan analytics dalam proses pemilihan influencer
serta optimalisasi performa kampanye.
2. Talent management / creator network (unggul di roster, akses talent, packaging IP)
a. Gushcloud
Perusahaan global yang berfokus pada manajemen kreator dan influencer marketing, dengan
kekuatan utama pada representasi kreator dan monetisasi konten;
b. Jaringan Creator/Network
Termasuk IDN Creator Network dan GetCraft, yang berfokus pada pengelolaan creator network
serta fungsi matchmaking antara brand dan kreator;
c. Implikasi buat Perseroan
Persaingan ketat dalam memperoleh talent/creator berkualitas, termasuk risiko eksklusivitas
roster yang dimiliki oleh kompetitor.
3. Full-service agency yang punya influencer capability (unggul di startegi kreatif end-to-end)
a. We Are Social (dan agency global/lokal sejenis)
Sering menjadi pilihan brand untuk kampanye berskala besar yang menekankan “big idea” serta
integrasi lintas kanal pemasaran, termasuk influencer marketing.
Risiko Usaha
Perseroan terpengaruh oleh risiko-risiko sebagai berikut:
• Risiko kredit, dimana salah satu pihak atas instrumen keuangan atau kontrak pelanggan akan gagal
memenuhi liabilitasnya dan menyebabkan pihak lain mengalami kerugian keuangan. Tujuan
Perseroan adalah untuk mencari pertumbuhan pendapatan yang berkelanjutan dan meminimalkan
kerugian yang terjadi karena peningkatan eksposur risiko kredit;
• Risiko likuiditas, dimana Perseroan menghadapi risiko likuiditas yang timbul dari potensi
ketidaksesuaian antara arus kas masuk dan arus kas keluar dalam operasionalnya;
• Manajemen risiko modal, dimana Perseroan mengelola permodalan untuk melindungi kemampuan
Perseroan dalam mempertahankan kelangsungan usahanya, dan dapat memberikan imbal hasil yang
memadai kepada para pemegang saham serta juga sekaligus memberikan manfaat bagi para
pemangku kepentingan lainnya.
Strategi dan Rencana Masa Depan
Perseroan berfokus pada strategi penguatan posisi di industri pemasaran digital dan influencer marketing
melalui sinergi dengan SSPACE sebagai induk usaha. Ke depan, Perseroan berencana memaksimalkan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 10
Page 23
kolaborasi untuk menciptakan layanan pemasaran yang lebih terintegrasi, memanfaatkan kombinasi
aset media OOH/DOOH milik SSPACE dengan jaringan influencer dan kapabilitas digital KSP. Perusahaan
juga menargetkan perluasan pangsa pasar dengan menangkap pertumbuhan belanja iklan di platform
digital serta memperluas jangkauan klien di berbagai sektor industri. Selain itu, KSP berupaya
meningkatkan kompetensi internal melalui adopsi teknologi, penguatan data analytics, serta
pengembangan sumber daya manusia untuk meningkatkan kualitas eksekusi kampanye. Secara
keseluruhan, strategi ini diarahkan untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta
memperkuat daya saing Perseroan di ekosistem pemasaran digital Indonesia.
Berdasarkan informasi manajemen, Perseroan mempunyai strategi yang bisa dilakukan ke depan yaitu:
1. Memperkuat diferensiasi layanan melalui integrasi DOOH dan influencer marketing, sehingga
Perseroan memiliki proposisi nilai yang unik dan sulit ditiru oleh pesaing;
2. Memfokuskan pengembangan bisnis pada vertikal dengan hambatan masuk tinggi, khususnya sektor
keuangan dan kesehatan, melalui penyediaan influencer yang siap secara kepatuhan (compliance-
ready influencer);
3. Mengembangkan produk pengukuran kinerja berbasis bukti (evidence-based influencer marketing),
yang tidak hanya mengandalkan metrik dasar seperti likes dan views, tetapi juga dampak nyata
terhadap brand dan kinerja bisnis klien;
4. Meningkatkan model bisnis dari berbasis proyek menjadi model retainership dan always-on
campaign, guna menciptakan pendapatan yang lebih stabil dan hubungan jangka panjang dengan
klien;
5. Membangun keunggulan pada sisi pasokan (supply-side advantage) melalui program pemberdayaan
kreator dan inisiatif creator success untuk meningkatkan kualitas, loyalitas, dan keberlanjutan
ekosistem kreator Perseroan;
6. Menyediakan paket layanan UGC (User Generated Content) dalam skala besar yang dirancang khusus
untuk mendukung kebutuhan kampanye berbasis kinerja (performance marketing).
Informasi Kompensasi Bagi Pemegang Saham
Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak manajemen Perseroan, tidak terdapat kompensasi bagi
pemegang saham di luar hak dividen bilamana terdapat pembagian dividen.
Informasi Asuransi Karyawan Kunci
Berdasarkan hasil diskusi dengan pihak manajemen Perseroan, tidak terdapat asuransi yang ditanggung
oleh Perseroan untuk karyawan kunci.
Keuntungan dan Kerugian Atas Kontrak Usaha
Tidak terdapat informasi dari manajemen Perseroan mengenai adanya keuntungan dan kerugian atas
kontrak usaha tertentu.
Aset dan Liabilitas Kontijensi
Berdasarkan informasi dari manajemen Perseroan, tidak terdapat aset dan liabilitas kontinjensi lainnya
selain aset dan liabilitas yang telah tercatat pada laporan keuangan.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 11
Page 24
Kelebihan dan Kekurangan Aset Non Operasional
Berdasarkan informasi manajemen, tidak terdapat aset non operasional lainnya dan tidak terdapat
defisiensi atau kekurangan aset non operasional.
2.7. Kinerja Keuangan
2.7.1. Penyesuaian Terhadap Laporan Keuangan
Tidak ada penyesuaian terhadap laporan keuangan Perseroan.
2.7.2. Laporan Posisi Keuangan
Berikut merupakan laporan posisi keuangan audit konsolidasi per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30
September 2025 (dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 4. Laporan Posisi Keuangan
Unaudited Audited Audited Audited Audited
31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 31-Des-24 30-Sep-25
Aset
Aset Lancar
Kas dan bank 3.588.976.896 3.631.746.085 3.177.730.848 1.607.755.119 951.399.541
Piutang usaha 6.118.593.449 11.376.432.896 14.790.925.208 19.963.547.619 14.212.970.292
Piutang lain-lain 136.297.476 242.082.319 894.076.895 1.001.894.395 2.740.715.781
Uang muka 16.271.183.981 10.322.005.519 3.663.293.989 5.511.858.767 11.752.097.030
Pajak dibayar di muka - - - 10.401.735 -
Total aset lancar 26.115.051.802 25.572.266.819 22.526.026.940 28.095.457.635 29.657.182.644
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan neto - 65.737.127 132.888.553 366.942.247 257.738.593
Aset tetap neto 16.888.563 16.295.061 11.128.646 5.669.271 2.059.893
Aset lain-lain 6.000.000 6.000.000 - - -
Aset tak berwujud neto - - 116.755.865 87.566.899 65.675.174
Taksiran tagihan pajak penghasilan - - - - 910.394.789
Uang jaminan - - 15.000.000 - -
Total aset tidak lancar 22.888.563 88.032.188 275.773.064 460.178.417 1.235.868.449
Total aset 26.137.940.365 25.660.299.007 22.801.800.004 28.555.636.052 30.893.051.093
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha - - 1.061.039.981 9.159.654.460 6.980.439.661
Utang lain-lain 5.066.980.318 4.466.980.318 5.216.980.318 1.940.080.318 6.008.124.079
Beban akrual 16.660.461.613 11.600.660.444 5.534.572.944 4.997.018.071 3.063.646.492
Pendapatan diterima di muka - 491.550.347 491.550.347 - 15.447.185
Utang pajak 1.099.987.365 3.600.045.894 6.667.384.680 1.085.155.468 549.976.700
Total liabilitas jangka pendek 22.827.429.296 20.159.237.003 18.971.528.270 17.181.908.317 16.617.634.117
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja - 298.805.123 604.038.878 1.622.786.619 1.126.406.372
Total liabilitas jangka panjang - 298.805.123 604.038.878 1.622.786.619 1.126.406.372
Total liabilitas 22.827.429.296 20.458.042.126 19.575.567.148 18.804.694.936 17.744.040.489
Ekuitas
Modal saham 100.000.000 100.000.000 100.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000
Saldo laba 3.210.511.069 5.221.914.136 2.969.102.673 4.053.742.990 6.983.643.960
Rugi komprehensif lain - (119.657.255) - - -
Total ekuitas yang dapat diatribusikan ke
pemilik induk 3.310.511.069 5.202.256.881 3.069.102.673 9.457.742.990 12.387.643.960
Kepentingan nonpengendali - - 157.130.183 293.198.126 761.366.644
Total ekuitas 3.310.511.069 5.202.256.881 3.226.232.856 9.750.941.116 13.149.010.604
Total liabilitas dan ekuitas 26.137.940.365 25.660.299.007 22.801.800.004 28.555.636.052 30.893.051.093
Sumber: Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 12
Page 25
Kas dan Setara Kas
Perseroan memiliki kas dan setara kas per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar Rp3,59 miliar, Rp3,63 miliar, Rp3,18 miliar, Rp1,61 miliar, dan Rp951,40 juta
dengan rasio kas per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 0,16 kali,
0,18 kali, 0,17 kali, 0,09 kali dan 0,06 kali.
Piutang usaha
Perseroan memiliki piutang usaha per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-
masing sebesar Rp6,12 miliar, Rp11,38 miliar, Rp14,79 miliar, Rp19,96 miliar, dan Rp14,21 miliar. Hari
perputaran piutang usaha per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing
sebesar 50 hari, 58 hari, 88 hari, 96 hari, dan 82 hari. Piutang usaha merupakan piutang kepada pihak
ketiga yaitu PT Alternatif Solusi Media, Piutang karyawan dan lain-lain.
Aset Tetap
Perseroan mencatatkan aset tetap bersih per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-
masing sebesar Rp16,89 juta, Rp16,30 juta, Rp11,13 juta, Rp5,67 miliar, dan Rp2,06 juta. Aset tetap
Perseroan berupa peralatan kantor.
Utang Usaha
Perseroan memiliki utang usaha pihak ketiga per 31 Desember 2023-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar Rp1,06 miliar, Rp9,16 miliar, dan Rp6,98 miliar dengan hari perputaran utang
usaha masing-masing 9 hari, 55 hari, dan 54 hari. Perseroan tidak memiliki utang usaha pada tahun 2021
dan 2022. Utang usaha berupa utang Grup dari pihak ketiga.
Total Ekuitas
Total ekuitas Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing
sebesar Rp3,31 miliar, Rp5,20 miliar, Rp3,23 miliar, Rp9,75 milliar, dan Rp13,15 miliar. Modal saham
ditempatkan dan disetor penuh Perseroan per 31 Desember tahun 2020-2023 sebesar Rp100 juta.
Sedangkan modal saham ditempatkan dan disetor penuh per 31 Desember 2024 dan 30 September 2025
sebesar Rp5,40 miliar.
2.7.3. Laporan Laba Rugi
Berikut merupakan laporan laba rugi audit konsolidasi periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-
2024 dan periode 9 bulan Januari-September 2025 (dalam Rupiah penuh, kecuali dinyatakan lain):
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 13
Page 26
Tabel 5. Laporan Laba Rugi
Unaudited Audited Audited Audited Audited
FY2021 FY2022 FY2023 FY2024 Jan-Sep 2025
Pendapatan neto 43.637.623.527 70.932.599.523 60.387.190.267 74.968.777.299 46.942.414.026
Beban pokok pendapatan (35.381.485.643) (55.964.499.280) (43.409.435.950) (59.626.558.163) (34.989.486.467)
Laba bruto 8.256.137.884 14.968.100.243 16.977.754.317 15.342.219.136 11.952.927.559
Beban umum dan administrasi (4.516.622.527) (7.497.164.676) (11.495.755.514) (11.265.070.793) (8.509.333.727)
-Beban usaha lainnya (35.507.641) (13.053.429) (96.708.372) (9.195.491) (15.162.285)
-Beban keuangan (536.000.000) (479.000.000) (464.333.333) (37.624.340) (91.690.729)
Laba sebelum pajak 3.168.007.716 6.978.882.138 4.920.957.098 4.030.328.512 3.336.740.818
Beban pajak penghasilan (713.731.046) (1.536.160.475) (1.454.741.490) (1.333.348.223) (633.830.811)
Laba tahun berjalan 2.454.276.670 5.442.721.663 3.466.215.608 2.696.980.289 2.702.910.007
Sumber: Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan per 31 Desember 2021-2024 Perseroan dan 30 September 2025
Pendapatan
Perseroan membukukan pendapatan pada periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-2024 dan
periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp43,64 miliar, Rp70,93 miliar,
Rp60,39 miliar, Rp74,97 miliar, dan Rp46,94 miliar. Pendapatan Perseroan berupa pendapatan jasa
periklanan, promosi dan pemasaran.
Beban Pokok Pendapatan
Perseroan membukukan beban pokok pendapatan pada periode 12 bulan Januari-Desember tahun
2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp35,38 miliar,
Rp55,96 miliar, Rp43,41 miliar, Rp59,63 miliar, dan Rp34,99 miliar dengan persentase beban pokok
pendapatan terhadap pendapatan pada tahun 2021-2024 masing-masing sebesar 81,08%, 78,90%,
71,89%, 79,54%, dan 74,54%.
Laba Bruto
Perseroan membukukan laba bruto pada periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-2024 dan
periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp8,26 miliar, Rp14,97 miliar, Rp16,98
miliar, Rp15,34 miliar, dan Rp11,95 miiliar. Rasio gross profit margin pada tahun 2021-2024 dan 30
September 2025 masing-masing sebesar 18,92%, 21,10%, 28,11%, 20,46%, dan 25,46%.
Beban Umum dan Administrasi
Perseroan membukukan beban umum dan administrasi pada periode 12 bulan Januari-Desember tahun
2021-2024 dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp4,52 miliar, Rp7,50
miliar, Rp11,50 miliar, Rp11,27 miliar, dan Rp8,51 miliar. Beban umum dan administrasi Perseroan
berupa beban gaji dan kesejahteraan karyawan, beban pajak, bagi hasil, beban umum, hiburan, jasa
tenaga ahli, imbalan kerja, akomodasi, legalitas, penyisihan penurunan nilai piutang, amortisasi,
pengiriman, pemasaran, penyusutan aset tetap dan lainnya.
Laba Tahun Berjalan
Perseroan membukukan laba tahun berjalan pada periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2021-2024
dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp2,45 miliar, Rp5,44 miliar,
Rp3,47 miliar, Rp2,70 miliar, dan Rp2,70 miliar dengan rasio net profit margin pada tahun 2021-2024 dan
30 September 2025 masing-masing sebesar 5,62%, 7,67%, 5,74%, 3,60%, dan 5,76%.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 14
Page 27
2.7.4. Analisis Common Size Perseroan
Berikut adalah analisis common size Perseroan per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025:
Tabel 6. Common Size Laporan Posisi Keuangan
Unaudited Audited Audited Audited Audited
31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 31-Des-24 30-Sep-25
Aset
Aset Lancar
Kas dan bank 13,73% 14,15% 13,94% 5,63% 3,08%
Piutang usaha 23,41% 44,33% 64,87% 69,91% 46,01%
Piutang lain-lain 0,52% 0,94% 3,92% 3,51% 8,87%
Uang muka 62,25% 40,23% 16,07% 19,30% 38,04%
Pajak dibayar di muka 0,00% 0,00% 0,00% 0,04% 0,00%
Total aset lancar 99,91% 99,66% 98,79% 98,39% 96,00%
Aset Tidak Lancar 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Aset pajak tangguhan neto 0,00% 0,26% 0,58% 1,29% 0,83%
Aset tetap neto 0,06% 0,06% 0,05% 0,02% 0,01%
Aset lain-lain 0,02% 0,02% 0,00% 0,00% 0,00%
Aset tak berwujud neto 0,00% 0,00% 0,51% 0,31% 0,21%
Taksiran tagihan pajak penghasilan 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 2,95%
Uang jaminan 0,00% 0,00% 0,07% 0,00% 0,00%
Total aset tidak lancar 0,09% 0,34% 1,21% 1,61% 4,00%
Total aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 0,00% 0,00% 4,65% 32,08% 22,60%
Utang lain-lain 19,39% 17,41% 22,88% 6,79% 19,45%
Beban akrual 63,74% 45,21% 24,27% 17,50% 9,92%
Pendapatan diterima di muka 0,00% 1,92% 2,16% 0,00% 0,05%
Utang pajak 4,21% 14,03% 29,24% 3,80% 1,78%
Total liabilitas jangka pendek 87,33% 78,56% 83,20% 60,17% 53,79%
Liabilitas jangka panjang 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Liabilitas imbalan kerja 0,00% 1,16% 2,65% 5,68% 3,65%
Total liabilitas jangka panjang 0,00% 1,16% 2,65% 5,68% 3,65%
Total liabilitas 87,33% 79,73% 85,85% 65,85% 57,44%
Ekuitas
Modal saham 0,38% 0,39% 0,44% 18,92% 17,49%
Saldo laba 12,28% 20,35% 13,02% 14,20% 22,61%
Rugi komprehensif lain 0,00% -0,47% 0,00% 0,00% 0,00%
Total ekuitas yang dapat diatribusikan ke
pemilik induk 12,67% 20,27% 13,46% 33,12% 40,10%
Kepentingan nonpengendali 0,00% 0,00% 0,69% 1,03% 2,46%
Total ekuitas 12,67% 20,27% 14,15% 34,15% 42,56%
Total liabilitas dan ekuitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: data olahan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 15
Page 28
Tabel 7. Common Size Laporan Laba Rugi
Unaudited Audited Audited Audited Audited
FY 2021 FY 2022 FY 2023 FY 2024 FY 2025
Pendapatan neto 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban pokok pendapatan -81,08% -78,90% -71,89% -79,54% -74,54%
Laba bruto 18,92% 21,10% 28,11% 20,46% 25,46%
Beban umum dan administrasi -10,35% -10,57% -19,04% -15,03% -18,13%
Beban usaha lainnya -0,08% -0,02% -0,16% -0,01% -0,03%
Beban keuangan -1,23% -0,68% -0,77% -0,05% -0,20%
Laba sebelum pajak 7,26% 9,84% 8,15% 5,38% 7,11%
Beban pajak penghasilan -1,64% -2,17% -2,41% -1,78% -1,35%
Laba tahun berjalan 5,62% 7,67% 5,74% 3,60% 5,76%
Sumber: data olahan
2.7.5. Arus Kas Historis
Berikut merupakan laporan arus kas audit konsolidasi Perseroan periode 31 Desember 2021-2024 dan
30 September 2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 6. Arus Kas Historis
Unaudited Audited Audited Audited Audited
31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 31-Des-24 30-Sep-25
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Penerimaan kas dari pelanggan 40.250.695.079 66.166.310.423 56.971.897.955 69.304.604.541 52.708.438.538
Pembayaran kas kepada pemasok dan karyawan (35.559.188.330) (55.075.121.987) (41.755.771.938) (51.527.943.684) (37.168.701.266)
Pembayaran untuk beban usaha lainnya (4.132.457.420) (5.974.765.468) (9.185.155.952) (18.567.085.794) (18.633.041.728)
Pembayaran pajak penghasilan (711.686.059) (1.037.135.183) (1.651.189.728) (1.806.650.792) (1.631.094.883)
Kas neto digunakan untuk aktivitas operasi (152.636.730) 4.079.287.785 4.379.780.337 (2.597.075.729) (4.724.399.339)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (12.825.000) (5.200.000) (2.500.000) - -
Perolehan aset takberwujud - - (123.061.317) - -
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi (12.825.000) (5.200.000) (125.561.317) - -
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Penerimaan dari utang pihak berelasi 3.566.980.318 (600.000.000) 750.000.000 (3.276.900.000) 5.423.024.079
Pembayaran untuk utang lain-lain - - - - (1.354.980.318)
Penerimaan setoran modal - - - 5.304.000.000 -
Pembayaran dividen - (3.431.318.596) (5.458.234.257) (1.000.000.000) -
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan 3.566.980.318 (4.031.318.596) (4.708.234.257) 1.027.100.000 4.068.043.761
KENAIKAN NETO KAS DAN BANK 3.401.518.588 42.769.189 (454.015.237) (1.569.975.729) (656.355.578)
KAS DAN SETARA BANK AWAL TAHUN 187.458.308 3.588.976.896 3.631.746.085 3.177.730.848 1.607.755.119
KAS DAN SETARA BANK AKHIR TAHUN 3.588.976.896 3.631.746.085 3.177.730.848 1.607.755.119 951.399.541
Sumber: Laporan keuangan audit konsolidasi Perseroan per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025
Arus Kas Aktivitas Operasi
Arus kas aktivitas operasi yang dihasilkan oleh Perseroan untuk periode 12 bulan yang berakhir 31
Desember 2022 dan 2023 masing-masing sebesar Rp4,08 miliar dan Rp4,38 miliar. Arus kas aktivitas
operasi yang digunakan oleh Perseroan untuk periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021, 2024
dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp152,64 juta, Rp2,60 miliar, dan
Rp4,72 miliar.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 16
Page 29
Arus Kas Aktivitas Investasi
Selama periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021-2023, Perseroan mencatat arus kas yang
digunakan dalam aktivitas investasi masing-masing sebesar Rp12,83 juta, Rp5,20 juta, dan Rp125,56
juta.
Arus Kas Aktivitas Pendanaan
Selama periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2021, 2024, dan periode 9 bulan Januari-September
2025 Perseroan mencatat arus kas yang dihasilkan dalam aktivitas pendanaan masing-masing sebesar
Rp3,57 miliar, Rp1,03 miliar, dan Rp4,07 miliar. Periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2022 dan
2023 Perseroan mencatat arus kas yang digunakan dalam aktivitas pendanaan masing-masing sebesar
Rp4,03 miliar dan Rp4,71 miliar.
2.7.6. Analisis Rasio Keuangan Perseroan
Berikut adalah analisis Rasio Keuangan Perseroan per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025:
Tabel 8. Rasio Keuangan
Unaudited Audited Audited Audited Audited Average
FY2021 FY2022 FY2023 FY2024 Jan-Sep 2025 Historis
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 1,14 1,27 1,19 1,64 1,78 1,40
Quick ratio 1,14 1,27 1,19 1,64 1,78 1,40
Cash ratio 0,16 0,18 0,17 0,09 0,06 0,13
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 18,92% 21,10% 28,11% 20,46% 25,46% 22,81%
Net profit margin 5,62% 7,67% 5,74% 3,60% 5,76% 5,68%
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 7 6 4 4 3 5
Acc. Payable turnover 41 7 5 17
Days of Acc. Receivable 50 58 88 96 82 75
Days of Acc. Payable 9 55 54 39
SOLVENCY RATIOS
Debt to Equity 153,06% 85,87% 161,71% 19,90% 45,69% 93,24%
Debt to Assets 19,39% 17,41% 22,88% 6,79% 19,45% 17,18%
Total Liabilities to Total Assets 87,33% 79,73% 85,85% 65,85% 57,44% 75,24%
Total Liabilities to Total Equity 689,54% 393,25% 606,76% 192,85% 134,95% 403,47%
Sumber: data olahan
Dari laporan keuangan Perseroan per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September 2025, dapat diketahui
kondisi keuangan Perseroan secara umum melalui rasio keuangan yang telah disajikan pada tabel diatas
dengan penjelasan sebagai berikut:
Likuiditas
Rasio likuiditas adalah rasio untuk mengetahui kemampuan Perseroan dalam menyelesaikan hutang
jangka pendeknya. Rasio lancar Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
masing-masing sebesar 1,14 kali, 1,27 kali, 1,19 kali, 1,64 kali, dan 1,78 kali. Rasio kas Perseroan per 31
Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 masing-masing sebesar 0,16 kali, 0,18 kali, 0,17
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 17
Page 30
kali, 0,09 kali, dan 0,06 kali. Rasio cepat Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September
2025 masing-masing sebesar 1,14 kali, 1,27 kali, 1,19 kali, 1,64 kali, dan 1,78 kali.
Profitabilitas
Rasio profitabilitas adalah rasio untuk mengukur kemampuan Perseroan untuk mendapatkan laba dari
pendapatan, aset, dan ekuitas. Rata-rata marjin laba (rugi) kotor Perseroan per 31 Desember tahun 2021-
2024 dan 30 September 2025 adalah sebesar 22,81%. Sementara itu, rata-rata marjin laba (rugi) bersih
yang berhasil dicapai Perseroan periode 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 adalah
sebesar 5,68%.
Aktivitas
Rasio aktivitas adalah rasio untuk mengukur efektivitas pemakaian aset Perseroan. Berdasarkan analisis
atas rasio aktivitas Perseroan per 31 Desember tahun 2021-2024 dan 30 September 2025 rata-rata hari
perputaran piutang usaha di 75 hari dan hari perputaran utang usaha di 39 hari.
Solvabilitas
Rasio solvabilitas adalah rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan Perseroan dalam membayar
seluruh utang terutama pendanaan yang berasal dari pinjaman baik jangka pendek maupun jangka
panjang. Perseroan memiliki rata-rata debt to asset ratio per 31 Desember 2021-2024 dan 30 September
2025 sebesar 17,18% dan rata-rata debt to equity ratio sebesar 93,24%.
2.7.7. Perbandingan Kinerja Laba Rugi Perusahaan Pembanding
Berikut merupakan laporan laba rugi untuk periode 12 bulan terakhir dari tanggal penilaian antara
Perseroan dengan perusahaan terbuka lainnya dalam industri periklanan (dalam jutaan Rupiah, kecuali
dinyatakan lain):
Tabel 9. Perbandingan Kinerja Laba Rugi
KSP UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready
Pendapatan 46.942 910.073 424.340 337.382 4.779.020 224.319 131.559 405.907 103.454
COGS (34.989) (873.880) (232.060) (239.268) (3.228.942) (97.164) (98.222) (329.989) (33.073)
Laba Kotor 11.953 36.193 192.281 98.114 1.550.078 127.155 33.337 75.918 70.381
Beban Penjualan - (5.899) - - - - - - -
Beban Umum & Administrasi (8.509) (33.786) (121.932) (83.801) (620.652) (92.303) (28.454) (63.273) (48.070)
Beban Keuangan (92) (6.782) (332) (134) (124.130) - (129) (278) (196)
Pendapatan (Beban) lain-lain 11.938 10.934 7.612 26.492 23.274 18.364 2.508 391 2.279
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 3.337 660 77.629 40.671 828.570 53.216 7.262 12.758 24.394
Pajak (634) (744) (15.805) (5.642) (181.541) (11.070) (1.445) (2.566) (4.792)
Laba (Rugi) Bersih 2.703 (84) 61.824 35.029 647.030 42.146 5.817 10.193 19.602
Sumber: data olahan
Berdasarkan perbandingan kinerja laba rugi tersebut, Perseroan memiliki kinerja laba rugi yang baik
karena Perseroan membukukan laba. Pendapatan dan laba Perseroan dapat dibandingkan dengan
Ready. Laba bersih Perseroan mencapai Rp2,70 miliar dan laba bersih ARIP sebesar Rp5,82 miliar.
Meskipun laba Perseroan saat ini lebih rendah dibandingkan dengan perusahaan pembanding, investasi
strategis dan komitmen Perseroan terhadap kualitas dan efisiensi akan memberikan hasil yang positif
dalam jangka panjang.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 18
Page 31
2.7.8. Perbandingan Kinerja Posisi Keuangan Perusahaan Pembanding
Berikut merupakan perbandingan laporan keuangan Perseroan dengan perusahaan publik lain dalam
industri yang sama (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 10. Perbandingan Laporan Posisi Keuangan
KSP UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 951 968 52.238 68.789 1.101.657 124.648 65.545 18.084 87.730
Piutang usaha - neto 14.213 2.595 60.514 83.271 1.347.849 138.612 16.066 119.680 17.217
Persediaan - 98.943 14.999 3.620 7.758 - 39 26.606 -
Aset lancar lainnya 14.493 78.198 6.207 6.724 323.773 6.207 2.515 3.852 625
Total Aset Lancar 29.657 180.704 133.957 162.404 2.781.038 269.466 84.165 168.222 105.573
ASET TIDAK LANCAR 1.236 34.986 334.118 769.091 7.782.459 316.015 59.839 51.752 88.301
TOTAL ASET 30.893 215.690 468.075 931.495 10.563.497 585.482 144.004 219.973 193.874
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Short term debt & CPLTD 6.008 79.887 - 517 662.029 - 319 - 1.121
Utang usaha 6.980 8.596 5.689 87.408 864.775 108.097 4.656 36.965 19.674
Liabilitas jangka pendek lainnya 3.629 24.643 31.033 28.447 496.522 64.134 14.276 14.960 44.943
Total Liabilitas Jangka Pendek 16.618 113.126 36.722 116.372 2.023.326 172.231 19.250 51.925 65.738
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Long term debt - - 4.655 3.103 1.771.961 - 1.224 - 1.199
Liabilitas jangka panjang lainnya 1.126 2.359 17.068 46.549 113.269 23.792 6.125 5.130 17.253
Total Liabilitas Jangka Panjang 1.126 2.359 21.723 49.652 1.885.230 23.792 7.349 5.130 18.453
TOTAL LIABILITAS 17.744 115.485 58.445 166.024 3.908.556 196.023 26.599 57.055 84.190
TOTAL EKUITAS 13.149 100.205 409.630 765.471 6.655.458 389.459 117.406 162.918 109.684
TOTAL LIABILITAS + EKUITAS 30.893 215.690 468.075 931.495 10.564.014 585.482 144.004 219.973 193.874
Sumber: data olahan
Berdasarkan perbandingan total aset, Perseroan memiliki total aset di bawah perusahaan-perusahaan
industri periklanan di Indonesia dan Thailand. Namun demikian, kondisi tersebut mencerminkan bahwa
skala usaha Perseroan masih berada pada tahap pengembangan, sehingga memiliki ruang pertumbuhan
(growth potential) yang lebih besar ke depan. Dengan strategi ekspansi yang tepat, peningkatan efisiensi
operasional, serta penguatan model bisnis berbasis teknologi dan layanan terintegrasi, Perseroan
berpeluang untuk meningkatkan skala aset dan daya saingnya secara bertahap di tengah industri yang
semakin kompetitif.
2.7.9. Analisis Common Size Perusahaan Pembanding
Berikut adalah analisis common size perbandingan laporan keuangan Perseroan dengan perusahaan
publik lain dalam industri yang sama (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 19
Page 32
Tabel 11. Perbandingan Common Size Laba Rugi
KSP UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready
Pendapatan 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
COGS -74,54% -96,02% -54,69% -70,92% -67,56% -43,31% -74,66% -81,30% -31,97%
Laba Kotor 25,46% 3,98% 45,31% 29,08% 32,44% 56,69% 25,34% 18,70% 68,03%
Beban Penjualan 0,00% -0,65% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Beban Umum & Administrasi -18,13% -3,71% -28,73% -24,84% -12,99% -41,15% -21,63% -15,59% -46,46%
Beban Keuangan -0,20% -0,75% -0,08% -0,04% -2,60% 0,00% -0,10% -0,07% -0,19%
Pendapatan (Beban) lain-lain 25,43% 1,20% 1,79% 7,85% 0,49% 8,19% 1,91% 0,10% 2,20%
Laba (Rugi) Sebelum Pajak 7,11% 0,07% 18,29% 12,05% 17,34% 23,72% 5,52% 3,14% 23,58%
Pajak -1,35% -0,08% -3,72% -1,67% -3,80% -4,93% -1,10% -0,63% -4,63%
Laba (Rugi) Bersih 5,76% -0,01% 14,57% 10,38% 13,54% 18,79% 4,42% 2,51% 18,95%
Sumber: data olahan
Tabel 12. Perbandingan Common Size Posisi Keuangan
KSP UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready
ASET
ASET LANCAR
Kas dan setara kas 3,08% 0,45% 11,16% 7,38% 10,43% 21,29% 45,52% 8,22% 45,25%
Piutang usaha - neto 46,01% 1,20% 12,93% 8,94% 12,76% 23,67% 11,16% 54,41% 8,88%
Persediaan 0,00% 45,87% 3,20% 0,39% 0,07% 0,00% 0,03% 12,10% 0,00%
Aset lancar lainnya 46,91% 36,25% 1,33% 0,72% 3,07% 1,06% 1,75% 1,75% 0,32%
Total Aset Lancar 96,00% 83,78% 28,62% 17,43% 26,33% 46,02% 58,45% 76,47% 54,45%
ASET TIDAK LANCAR 4,00% 16,22% 71,38% 82,57% 73,67% 53,98% 41,55% 23,53% 45,55%
TOTAL ASET 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
LIABILITAS DAN EKUITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Short term debt & CPLTD 19,45% 37,04% 0,00% 0,06% 6,27% 0,00% 0,22% 0,00% 0,58%
Utang usaha 22,60% 3,99% 1,22% 9,38% 8,19% 18,46% 3,23% 16,80% 10,15%
Liabilitas jangka pendek lainnya 11,75% 11,43% 6,63% 3,05% 4,70% 10,95% 9,91% 6,80% 23,18%
Total Liabilitas Jangka Pendek 53,79% 52,45% 7,85% 12,49% 19,15% 29,42% 13,37% 23,61% 33,91%
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Long term debt 0,00% 0,00% 0,99% 0,33% 16,77% 0,00% 0,85% 0,00% 0,62%
Liabilitas jangka panjang lainnya 3,65% 1,09% 3,65% 5,00% 1,07% 4,06% 4,25% 2,33% 8,90%
Total Liabilitas Jangka Panjang 3,65% 1,09% 4,64% 5,33% 17,85% 4,06% 5,10% 2,33% 9,52%
TOTAL LIABILITAS 57,44% 53,54% 12,49% 17,82% 37,00% 33,48% 18,47% 25,94% 43,43%
TOTAL EKUITAS 42,56% 46,46% 87,51% 82,18% 63,00% 66,52% 81,53% 74,06% 56,57%
TOTAL LIABILITAS + EKUITAS 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: data olahan
2.7.10. Perbandingan Rasio Keuangan Perusahaan Pembanding
Berdasarkan perbandingan analisis rasio keuangan, Perseroan membukukan kinerja positif dengan
tingkat gross profit margin mencapai 25,46% dan net profit margin mencapai 5,76%. Namun demikian,
likuiditas Perseroan masih relatif terbatas dan tingkat leverage tergolong tinggi, sehingga pengelolaan
modal kerja dan struktur pendanaan perlu terus diperhatikan guna menjaga stabilitas keuangan
Perseroan ke depan. Berikut adalah perbandingan kinerja rasio keuangan 12 bulan terakhir dengan
perusahaan publik lain dalam industri yang sama:
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 20
Page 33
Tabel 13. Perbandingan Kinerja Rasio Keuangan 12 Bulan Terakhir
KSP UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready
LIQUIDITY RATIO
Current Ratio 1,78 1,60 3,65 1,40 1,55 1,58 4,37 3,24 1,61
Quick Ratio 1,78 0,72 3,24 1,36 1,55 1,58 4,37 2,73 1,61
Cash Ratio 0,06 0,01 1,42 0,59 0,61 0,73 3,40 0,35 1,33
ACTIVITY RATIO
Acc. Receivable turnover 3,30 350,75 7,01 4,05 3,55 1,62 8,19 3,39 6,01
Inventory turnover - 8,83 15,47 66,09 416,20 - 2.498,78 12,40 -
Acc. Payable turnover 5,01 101,66 40,79 2,74 3,73 0,90 21,10 8,93 1,68
Days of Accounts Receivable 82 1 51 89 102 222 44 106 60
Days of Inventories - 41 23 5 1 - 0 29 -
Days of Accounts Payable 54 4 9 132 96 401 17 40 214
PROFITABILITY RATIO
Return on Assets 8,75% -0,04% 13,21% 3,76% 6,13% 7,20% 4,04% 4,63% 10,11%
Return on Equity 20,56% -0,08% 15,09% 4,58% 9,72% 10,82% 4,95% 6,26% 17,87%
Gross Profit Margin 25,46% 3,98% 45,31% 29,08% 32,44% 56,69% 25,34% 18,70% 68,03%
Net Profit Margin 5,76% -0,01% 14,57% 10,38% 13,54% 18,79% 4,42% 2,51% 18,95%
SOLVENCY RATIO
Debt to Equity 45,69% 79,72% 1,14% 0,47% 36,57% 0,00% 1,31% 0,00% 2,12%
Debt ot Asset 19,45% 37,04% 0,99% 0,39% 23,04% 0,00% 1,07% 0,00% 1,20%
Sumber: data olahan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 21
Page 34
3. TINJAUAN EKONOMI DAN INDUSTRI
3.1. Tinjauan Ekonomi
3.1.1. Indeks Harga Saham Gabungan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir September ditutup di level 8.061,06. Investor asing
mencatatkan aksi jual bersih senilai Rp 1,25 triliun di pasar reguler. Selama bulan September, penguatan
IHSG sebelumnya didukung oleh penurunan BI Rate menjadi 4,75% serta implementasi kebijakan baru
oleh Menteri Keuangan. Secara kumulatif, IHSG telah tumbuh 13,86% sejak awal tahun hingga akhir
September 2025.
Menurut data RTI Business, terdapat 280 saham yang ditutup menguat, sementara 396 saham melemah
dan 122 saham tidak mengalami perubahan harga. Aktivitas perdagangan hari ini mencatat 2,54 juta
transaksi, dengan total 55,25 miliar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp27,38 triliun.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sebanyak 9 sektor mengalami pelemahan. Penurunan terdalam
terjadi pada sektor transportasi dan logistik yang merosot 1,83%, disusul sektor industri yang turun
1,42%, serta sektor keuangan yang terkoreksi 1,37%. Adapun dua sektor berhasil mencatatkan
penguatan, yaitu sektor properti yang memimpin dengan kenaikan 0,29% dan sektor energi yang naik
0,28%. Berikut pergerakan IHSG akhir bulan Desember tahun 2020-2024 dan 30 September 2025:
Grafik 1. IHSG Periode Desember 2020 – 2024 dan 30 September 2025
IHSG
8.400,00
8.061,06
8.100,00
7.800,00
7.500,00 7.323,59
7.200,00
6.900,00
6.850,62 7.079,90
6.600,00
6.300,00 6.581,48
6.000,00
5.700,00 5.979,07
5.400,00
2020 2021 2022 2023 2024 30-Sep-25
Close Price
Sumber: Yahoo Finance
3.1.2. Nilai Tukar Rupiah
Kurs tengah Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat pada 30 September 2025 berada pada level
Rp16.680. Berikut pergerakan nilai tukar kurs tengah Rupiah dari per 31 Desember tahun 2020-2024 dan
per 30 September 2025:
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 22
Page 35
Grafik 2. Pergerakan Nilai Tukar Rupiah Periode Desember 2020 - Desember 2024 dan 30 September
2025
Kurs Tengah BI
17.000,00
16.500,00 16.162,00 16.680,00
16.000,00 15.731,00
15.500,00
15.439,00
15.000,00
14.500,00 14.105,00
14.000,00 14.269,00
13.500,00
13.000,00
12.500,00
2020 2021 2022 2023 2024 30-Sep-25
Kurs Tengah BI/ BI Middle Rate
Sumber: Bank Indonesia
3.1.3. Suku Bunga
Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16–17 September 2025 memutuskan untuk
menurunkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 4,75%. BI juga menurunkan suku bunga Deposit
Facility sebesar 50 basis poin menjadi 3,75% dan suku bunga Lending Facility sebesar 25 basis poin
menjadi 5,50%. Kebijakan ini ditempuh sebagai bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi,
didukung oleh proyeksi inflasi 2025 dan 2026 yang tetap berada dalam target 2,5±1% serta stabilitas nilai
tukar Rupiah yang sejalan dengan kondisi fundamentalnya.
Ke depannya, Bank Indonesia akan terus memantau perkembangan prospek ekonomi dan inflasi dalam
memanfaatkan ruang pelonggaran BI-Rate dengan tetap mempertimbangkan stabilitas nilai tukar
Rupiah. Sejalan dengan itu, BI memperkuat ekspansi likuiditas dan kebijakan makroprudensial yang
longgar guna menurunkan suku bunga, meningkatkan ketersediaan likuiditas, serta mendorong
penyaluran kredit dan pembiayaan demi mendukung pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat. Selain itu,
kebijakan sistem pembayaran tetap difokuskan untuk mendukung kegiatan ekonomi melalui perluasan
penggunaan pembayaran digital, penguatan struktur industri sistem pembayaran, serta peningkatan
ketahanan infrastruktur pembayaran.
Pada triwulan III 2025, sejumlah indikator menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga masih belum
menguat, dipengaruhi oleh menurunnya ekspektasi konsumen terutama pada kelompok pendapatan
menengah ke bawah serta keterbatasan lapangan kerja. Investasi juga masih perlu diperkuat melalui
percepatan realisasi berbagai program prioritas Pemerintah, termasuk pengembangan Kawasan
Ekonomi Khusus (KEK) di sejumlah daerah. Sementara itu, kinerja ekspor diperkirakan membaik,
didorong oleh peningkatan ekspor produk pertanian dan manufaktur seiring dengan penurunan tarif
impor negara tersebut. Bank Indonesia akan terus memperkuat koordinasi dengan kebijakan fiskal dan
sektor riil Pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus menjaga stabilitas makro.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 23
Page 36
Dari sisi fiskal, belanja Pemerintah diperkirakan meningkat pada paruh kedua 2025 mengikuti
pelaksanaan berbagai proyek prioritas, seperti program ketahanan pangan, energi, pertahanan dan
keamanan, serta Paket Kebijakan Ekonomi 2025. Bank Indonesia juga terus mengoptimalkan bauran
kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran guna mendukung pertumbuhan ekonomi
melalui penurunan suku bunga, pelonggaran likuiditas, penambahan insentif makroprudensial, serta
percepatan digitalisasi ekonomi dan keuangan. Pertumbuhan ekonomi pada semester II 2025
diperkirakan meningkat sehingga secara keseluruhan tahun 2025 akan mencapai level di atas titik tengah
kisaran 4,6–5,4%.
3.1.4. Inflasi
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada bulan September 2025 berada pada angka 2,65%.
Berdasarkan Grafik 3, tingkat inflasi cenderung mengalami peningkatan signifikan dari tahun 2020 hingga
ke 2022, tetapi pada tahun 2023 mengalami penurunan yang disebabkan penurunan pada komponen inti
penyumbang inflasi. Pada tahun 2024, inflasi kembali turun dibandingkan dengan tahun 2023 karena
melandainya harga pokok pangan. Inflasi pada 30 September 2025 meningkat menjadi 2,65% yang
disebabkan meningkatnya kembali inflasi pada komponen inti. Berikut merupakan Grafik inflasi bulan
Desember tahun 2020-2024 dan September 2025:
Grafik 3. Inflasi Periode Desember 2020-2024 dan September 2025
Sumber: Bank Indonesia
3.2. Tinjauan Industri Periklanan di Indonesia
Advertising (periklanan) adalah salah satu alat promosi yang digunakan untuk mengarahkan komunikasi
persuasif pada konsumen yang bentuk penyajian iklannya bersifat non-personal. Advertising berfungsi
sebagai media antara bisnis dan pelanggannya dengan memanfaatkan beragam media untuk menarik
perhatian dan mendorong keterlibatan. Keragaman media periklanan memungkinkan perusahaan untuk
menyesuaikan strategi mereka berdasarkan sifat produk, demografi target, dan tujuan pemasaran secara
keseluruhan.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 24
Page 37
Berikut grafik pengeluaran periklanan di Indonesia tahun 2020-2025 dan proyeksi sampai tahun 2030
(dalam juta USD):
Grafik 4. Pengeluaran Periklanan di Indonesia
4.000
3.500
3.000
dalam Juta USD
2.500
2.000
1.500
1.000
500
-
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Print Advertising Influencer Advertising Out-of-Home Advertising
Audio Advertising Search Advertising Digital Classifieds
Direct Messaging TV & Video Advertising Cinema Advertising
Sumber: Statista
Pada tahun 2025 kategori pengeluaran periklanan tertinggi yaitu TV & video advertising sebesar USD2,881
juta dan kategori terendah pada cinema advertising sebesar USD35,15 juta. Pertumbuhan terbesar
pengeluaran periklanan yaitu media digital seperti influencer, search, dan digital banner, sedangkan
media tradisional seperti print advertising perlahan menurun.
Grafik 5. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Media di Indonesia
Out-of-Home
5%
Radio
1%
TV
30%
Direct
Online
Messaging Print 48%
7% 8%
Cinema
Advertising
1%
Sumber: Statista
Tahun 2025 menunjukkan fase transisi signifikan pengiklan dimana media iklan melalui digital atau online
dijadikan sebagai pusat strategi periklanan. Online advertising mendominasi hampir separuh pangsa
pasar yaitu sebesar 48%, sementara media cetak terus menurun akibat perpindahan pola konsumsi
informasi berbasis internet.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 25
Page 38
Grafik 6. Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia
6.000
5.000
4.000
juta USD
3.000
2.000
1.000
-
2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Telecommunications Travel & Leisure Entertainment & Media
Financial Services FMCG Pharma & Healthcare
Other Business Services Real Estate & Construction
Clothing & Accessories Government Education & Training
Retail Technology & Electronics Home Appliances & Furniture
Automotive Energy & Fuel
Sumber: Statista
Grafik diatas menjelaskan pengeluaran periklanan berdasarkan industri di Indonesia tahun 2022-2025
dan proyeksi hingga tahun 2030. Tahun 2025 menunjukkan pengeluaran periklanan terbesar pada sektor
FMCG sebesar USD3,756 juta dan diproyeksikan hingga tahun 2030 terus meningkat karena sektor FMCG
memiliki frekuensi konsumsi tinggi dan membutuhkan promosi untuk mempertahankan pangsa pasar.
Pengeluaran periklanan terendah adalah pada industri clothing dan accessories sebesar USD13,65 juta
dengan proyeksi tahun 2030 hanya naik menjadi USD14,39 juta.
Grafik 7. Persentase Pengeluaran Periklanan berdasarkan Industri di Indonesia
3% 0% 1% 0% 1% 1% 0%
0%
Telecommunications
2%
Travel & Leisure
2% 17%
4%
1% Entertainment & Media
6% Financial Services
4%
2% FMCG
Pharma & Healthcare
Other
Business Services
54% Real Estate & Construction
Clothing & Accessories
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan terbesar adalah sektor FMCG yang mendominasi pangsa pasar
sebesar 54% dan sektor terendah adalah clothing & accessories sebesar 0,20%, technology & electronics
sebesar 0,21% dan energy & fuel sebesar 0,26%.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 26
Page 39
Grafik 8. Pengeluaran Periklanan melalui Media Sosial di Indonesia
3 35%
3 30%
25%
Pertumbuhan (%)
2
Miliar USD
20%
2
15%
1
10%
1 5%
0 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Social Media Advertising Pertumbuhan
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan melalui media sosial sebesar USD1,49 miliar dengan kenaikan rata-
rata (CAGR) sebesar 14,72% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030, pengeluaran periklanan
melalui media sosial diprediksikan mencapai USD2,52 miliar dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar
10,67% dari tahun 2026 hingga 2030. Media sosial telah membentuk hampir seluruh aspek kehidupan
digital mulai dari komunikasi, hiburan, pencarian informasi hingga keputusan transaksi. Hal ini sejalan
dengan pertumbuhan media sosial di Indonesia yang membuat kanal media sosial semakin menarik.
Grafik 9. Pengeluaran Periklanan melalui Aplikasi di Indonesia
2.000 40%
1.800 35%
1.600
30%
Pertumbuhan (%)
1.400
1.200 25%
Juta USD
1.000 20%
800 15%
600
10%
400
200 5%
- 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
In-App Advertising Pertumbuhan
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan melalui aplikasi sebesar USD1,33 juta dengan kenaikan rata-rata
(CAGR) dari tahun 2020 hingga 2025 sebesar 18,25%. Pada tahun 2030, pengeluaran periklanan melalui
aplikasi diprediksikan mencapai USD1,89 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 7,05% dari
tahun 2026 hingga 2030. Penggunaan aplikasi mobile semakin masif di Indonesia sehingga pengiklan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 27
Page 40
aktif menggunakan aplikasi untuk menjangkau pelanggan. Bagi pengiklan, iklan aplikasi menyediakan
cara yang lebih efektif untuk melibatkan lebih banyak pelanggan.
Grafik 10. Pengeluaran Periklanan melalui Retail Platform di Indonesia
1.800 35%
1.600 30%
1.400
25%
Pertumbuhan (%)
1.200
Juta USD
1.000 20%
800 15%
600
10%
400
200 5%
- 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P2027P2028P2029P2030P
Retail Platform Advertising Pertumbuhan
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan melalui retail platform sebesar USD1,00 juta dengan kenaikan rata-
rata (CAGR) sebesar 21.05% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030, pengeluaran periklanan
melalui retail platform diprediksikan mencapai USD1,63 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar
9,62% dari tahun 2026 hingga 2030. Aktivitas perdagangan elektronik yang semakin luas menandakan
perubahan perilaku konsumen yang kini lebih mengandalkan platform daring untuk kebutuhan sehari-
hari.
Grafik 11. Pengeluaran Periklanan melalui Live Streaming di Indonesia
900 70%
800 60%
700
50%
Pertumbuhan (%)
600
Juta USD
500 40%
400 30%
300
20%
200
100 10%
0 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Advertising on Live Streaming Pertumbuhan
Sumber: Statista
Pengeluaran periklanan melalui live streaming tahun 2025 sebesar USD541,72 juta dengan kenaikan
rata-rata (CAGR) sebesar 31,97% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030 diprediksikan mencapai
USD798,31 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 7,64% dari tahun 2026 hingga 2030. Live
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 28
Page 41
streaming sebagai cara efektif untuk menjangkau konsumen dengan interaksi real time dengan
pengalaman belanja yang lebih menarik. Ekspansi ini didorong oleh peningkatan konsumsi video seluler,
peningkatan infrastruktur internet, dan permintaan akan konten interaktif. Pengiklan berinvestasi lebih
banyak pada konten langsung karena tingkat keterlibatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan media
statis (non interaktif).
Grafik 12. Persentase Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia
Influencer Digital Out-of-
Advertising Home
7% Advertising
Digital Banner 4%
Digital Direct
Advertising
Messaging
26%
4%
Digital Video Search
Advertising Advertising
22% 34%
Digital Audio Digital
Advertising Classifieds
2% 1%
Sumber: Statista
Pengeluaran periklanan digital terbesar di tahun 2025 adalah pada kategori search advertising sebesar
34,17% dikarenakan pengguna lebih berminat untuk membeli atau mencari lewat mesin pencarian
dimana iklan ini menjangkau pelanggan yang lebih luas dengan intensi tinggi dan efisiensi yang lebih baik.
Pengeluaran periklanan terendah adalah pada digital classifieds sebesar 1,55% karena kategori iklan ini
memiliki jangkauan dan visibilitas yang lebih sempit.
Grafik 13. Pengeluaran Periklanan Digital di Indonesia
1.800
1.600
1.400
1.200
Juta USD
1.000
800
600
400
200
-
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Influencer Advertising Digital Out-of-Home Advertising Digital Direct Messaging
Search Advertising Digital Classifieds Digital Audio Advertising
Digital Video Advertising Digital Banner Advertising
Sumber: Statista
Tahun 2025 pengeluaran periklanan digital terbesar adalah search advertising yang mencapai USD1,235
juta, digital banner advertising sebesar USD934 juta, dan digital video advertising sebesar USD783 juta
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 29
Page 42
seiring jangkauan yang lebih luas, kemudahan targeting, dan kemampuan menyampaikan pesan secara
efektif. Pengeluaran periklanan terendah adalah digital classifieds sebesar USD56,16 juta dan digital
audio advertising sebesar USD62,19 juta karena jangkauan yang sempit. Pada tahun 2030, periklanan
kategori search advertising diprediksi mencapai USD1,654 juta.
Grafik 14. Pengeluaran Periklanan Mobile & Dekstop di Indonesia
3,50 40%
3,00 35%
30%
2,50
Pertumbuhan (%)
25%
Miliar USD
2,00
20%
1,50
15%
1,00
10%
0,50 5%
0,00 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Desktop Mobile
Sumber: Statista
Pengeluaran periklanan mobile and dekstop di Indonesia tahun 2020-2025 kategori dekstop mengalami
kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 5,48% dan kategori mobile mengalami kenaikan rata-rata (CAGR)
sebesar 18,50%. Periklanan melalui mobile saat ini lebih besar karena sebagian besar pengguna internet
di Indonesia dan global mengakses internet melalui ponsel dan didorong oleh fasilitas Artificial
Intelligence (AI) dan konten hyper personalisasi.
Grafik 15. Jumlah Jangkauan Pengguna di Indonesia
300
250
200
Juta Pengguna
150
100
50
0
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Internet Users Social Media Users Traditional Radio Listeners
Retail Platform customers Cinema Viewers Digital Audio Listeners
Mobile internet users TV Viewers Print Readers
Sumber: Statista, 2025
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 30
Page 43
Jumlah jangkauan pengguna di Indonesia tahun 2025 dengan kategori tertinggi yaitu mobile internet users
sebesar 245,51 juta pengguna dan internet users sebesar 235,99 juta pengguna, dan terus meningkat
seiring penetrasi penggunaan smartphone, akses internet luas, serta pergeseran perilaku masyarakat ke
digital dan e-commerce. Kategori terendah adalah digital audio listeners sebesar 33,70 juta pengguna,
hal ini karena tidak semua pengguna internet mendengarkan audio digital secara rutin sehingga jumlah
pengguna aktif di saluran ini lebih rendah dibandingkan internet dan media sosial.
3.3. Tinjauan Industri Periklanan Influencer di Indonesia
Iklan influencer mengacu pada jenis iklan yang memungkinkan untuk kegiatan promosi produk atau
layanan berkolaborasi dengan influencer di media sosial. Iklan influencer memungkinkan pengiklan
untuk menjangkau target konsumen berdasarkan kinerja influencer dan profil pengikut mereka. Iklan
influencer mengacu pada semua biaya iklan yang dibayarkan langsung kepada influencer (atau kepada
orang kepercayaan atau perwakilan mereka) untuk memposting atau menayangkan konten bersponsor
(misalnya, postingan, video, dan/atau cerita) di media sosial untuk mempromosikan produk atau
layanan. Konten bersponsor pada umumnya mencakup gambar, video, siaran langsung, dan/atau teks.
Grafik 8. Pengeluaran Periklanan Influencer di Indonesia (dalam jutaan USD)
500 35%
450
30%
400
350 25%
Pertumbuhan (%)
dalam Juta USD
300 20%
250
200 15%
150 10%
100
5%
50
0 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Influencer Ad Spending Pertumbuhan
Sumber: Statista
Pada tahun 2025 pengeluaran periklanan influencer di Indonesia adalah sebesar USD248,68 juta dengan
kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 19,23% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun 2030, pengeluaran
periklanan influencer diprediksikan mencapai USD436,5 juta dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar
11,25% dari tahun 2026 hingga 2030. Pengeluaran iklan influencer di Indonesia menunjukkan
pertumbuhan yang signifikan dan berkelanjutan, meningkat dari 2020 hingga tahun proyeksi 2030 yang
mencerminkan pergeseran strategis brand menuju influencer marketing sebagai kanal pemasaran digital
utama meskipun laju pertumbuhannya secara persentase mulai melambat.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 31
Page 44
Grafik 9. Rata-rata Pengeluaran Periklanan Influencer per Pengguna Internet di Indonesia (dalam
USD)
1,8 12%
1,6
10%
1,4
USD/internet user
Pertumbuhan (%)
1,2 8%
1
6%
0,8
0,6 4%
0,4
2%
0,2
0 0%
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Average Pertumbuhan
Sumber: Statista
Pada tahun 2025 rata-rata pengeluaran periklanan influencer per pengguna internet adalah sebesar
USD1,05 dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesat 8,14% dari tahun 2020 hingga 2025. Pada tahun
2030 rata-rata pengeluaran influencer per pengguna internet diprediksikan mencapai USD1,61 dengan
kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 8,54% dari tahun 2026 hingga 2030. Rata-rata pengeluaran iklan
influencer per pengguna internet di Indonesia menunjukkan tren peningkatan yang konsisten dari 2020
hingga proyeksi 2030, mencerminkan meningkatnya intensitas dan efektivitas pemanfaatan influencer
marketing oleh brand seiring dengan monetisasi pengguna media online.
Grafik 10. Jangkauan Periklanan Influencer di Indonesia Melalui Media Sosial (dalam jutaan
pengguna)
250
200
Juta Pengguna
150
100
50
0
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Sina Weibo Odnoklassniki Instagram Vkontakte Kuaishou
WhatsApp Pinterest X (Twitter) LinkedIn KakaoTalk
Tencent QQ Line Snapchat TikTok Tumblr
Threads Xiaohongshu WeChat Qzone Xing
Baidu Tieba Facebook
Sumber: Statista
Pada tahun 2025 periklanan influencer berdasarkan jangkauan melalui jaringan sosial terbesar adalah
kategori facebook yang mencapai 139,49 juta pengguna, tiktok sebesar 129,78 juta pengguna, dan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 32
Page 45
whatsapp sebesar 112,66 juta pengguna. Kategori ini memiliki format konten yang mudah dikonsumsi
dan sangat engaging (terutama video pendek dan visual), dukungan algoritma yang mendorong viralitas,
serta integrasi yang kuat antara interaksi sosial, hiburan, dan rekomendasi produk, sehingga membuat
brand lebih efektif menjangkau konsumen dalam waktu singkat. Kemudian periklanan influncer melalui
jaringan sosial terendah adalah Odnoklassniki dan Xing sebesar 0,07 juta pengguna.
Grafik 11. Persentase Periklanan Influencer di Indonesia
80
70
60
50
dalam %
40
30
20
10
0
2020 2021 2022 2023 2024 2025 2026P 2027P 2028P 2029P 2030P
Desktop Mobile
Sumber: Statista
Pada tahun 2025 periklanan influencer melalui dekstop sebesar 31,1% dengan penurunan rata-rata
(CAGR) sebesar 3,36% dari tahun 2020 hingga 2025. Tahun 2030 periklanan influencer melalui dekstop
hanya sebesar 29,9% dengan penurunan rata-rata (CAGR) sebesar 0,66% dari tahun 2026 hingga 2030.
Periklanan influencer melalui mobile pada tahun 2025 adalah sebesar 68,9% dengan kenaikan rata-rata
(CAGR) sebesar 1,71% dari tahun 2020 hingga 2025. Tahun 2030 periklanan influencer melalui mobile
mencapai 70,1% dengan kenaikan rata-rata (CAGR) sebesar 0,29% dari tahun 2026 hingga 2030. Pangsa
pasar iklan influencer didominasi oleh perangkat mobile seiring pergeseran perilaku konsumen ke
penggunaan smartphone sebagai media utama dalam mengakses konten media sosial dan berinteraksi
dengan influencer.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 33
Page 46
4. METODOLOGI PENILAIAN
Dalam penilaian bisnis atau saham dikenal 3 pendekatan yang dapat dipergunakan, yaitu: pendekatan
aset, pendekatan pasar, dan pendekatan pendapatan. Berpedoman kepada ketentuan Bapepam-LK
(sekarang OJK), tiap-tiap pendekatan tersebut terdapat beberapa metode penilaian, yaitu sebagai
berikut:
1. Pendekatan Aset
• Metode Penyesuaian Aset Bersih (PAB)/Adjusted Net Asset Method (ANAM);
• Metode Akumulasi Aset (Asset Accumulation Method);
• Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan (Capital Excess Earning Method).
2. Pendekatan Pasar
• Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline Publicly Traded Company
Method);
• Metode Pembanding Perusahaan Tertutup (Guideline Transaction Method atau Direct Market
Data Method);
• Metode Pembanding Perusahaan Merger dan Akuisisi (Guideline Merged and Acquired Company
Method);
• Metode Transaksi Sebelumnya (Prior Transaction Method).
3. Pendekatan Pendapatan
• Metode Kapitalisasi Pendapatan (Capitalized of Income Method);
• Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method);
• Metode Excess Return.
Dari metode tersebut ada beberapa metode yang paling umum digunakan, yaitu seperti diuraikan berikut
ini:
4.1. Metode Penyesuaian Aset Bersih (Adjusted Net Asset Method - ANAM)
Metode penilaian ekuitas dengan melakukan penyesuaian aset perusahaan yang tercatat dalam buku
(posisi keuangan) perusahaan dengan nilai pasar dikurangi dengan liabilitas perusahaan yang telah
disesuaikan dengan nilai pasar pada tanggal tertentu.
Yang dimaksud dengan aset perusahaan mencakup sebagai berikut:
• Aset lancar, antara lain: piutang dagang, persediaan, biaya dibayar dimuka, dan sebagainya;
• Aset tetap adalah aset berwujud, antara lain: komputer, peralatan, mesin, peralatan kantor,
kendaraan, tanah, gedung, dan sebagainya;
• Intangible assets, antara lain: patents, brands, goodwill, dan sebagainya.
Sedangkan liabilitas perusahaan mencakup sebagai berikut:
• Liabilitas jangka pendek antara lain: utang dagang, utang bank, beban terutang, dan sebagainya;
• Liabilitas jangka panjang antara lain: utang bank, obligasi, kewajiban imbalan kerja, dan sebagainya.
4.2. Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek
Metode Pembanding Perusahaan Tercatat di Bursa Efek (Guideline Publicly Traded Company Method)
didasarkan atas pendekatan perbandingan data pasar. Menurut metode ini perkiraan nilai pasar saham
didasarkan atas transaksi saham dari perusahaan yang sebanding, jika transaksi pernah terjadi. Nilai
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 34
Page 47
pasar saham dari perusahaan pembanding dapat diperoleh dari bursa atau pasar saham perusahaan
terbuka.
Kebutuhan utama dalam mengaplikasikan metode ini adalah bahwa perusahaan pembanding yang
digunakan harus benar-benar sebanding dengan perusahaan yang dinilai dalam berbagai variabel,
seperti perputaran penjualan, nilai buku ekuitas per saham, struktur permodalan, komposisi aset, rasio
laba, dan rasio keuangan lainnya. Apabila perusahaan pembanding tersedia maka nilai pasar saham
perusahaan yang dinilai dapat diestimasi dengan mengalikan tolak ukur perusahaan yang dinilai dengan
beberapa rasio perusahaan pembanding, seperti: P/E (Price/Earnings), P/S (Price/Sales), dan P/BV
(Price/Book Value).
4.3. Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method - DCF)
Metode diskonto arus kas menggunakan pendekatan pendapatan sebagai dasar perhitungannya. Metode
ini dapat digunakan untuk perusahaan dengan pendapatan di masa depan yang tidak tetap, baik dilihat
dari jumlah maupun pertumbuhannya.
Dalam mengaplikasikan metode ini pertama dibangun proyeksi arus kas (cash flow forecast) mendatang
sesuai dengan karakteristik dan tipe perusahaan, setelah itu ditetapkan tingkat diskonto yang sesuai.
Tahap berikutnya adalah menghitung nilai kini dengan mendiskontokan proyeksi arus kas, termasuk nilai
kekalnya, menggunakan discount factor yang diperoleh dari tingkat diskonto selama periode proyeksi,
dan dengan menjumlahkan nilai arus kas yang telah didiskontokan maka diperoleh nilai kini dari
keseluruhan arus kas mendatang. Nilai ini merefleksikan nilai pasar ekuitas apabila arus kas mendatang
yang didiskontokan adalah arus kas bebas untuk ekuitas (free cash flows to equity), tetapi apabila arus
kas mendatang yang didiskontokan adalah arus kas bebas untuk perusahaan (free cash flows to firm)
maka nilai tersebut masih harus dikurangi dengan keseluruhan debt dan ditambahkan hasil penilaian
aset non-operasional untuk mendapatkan indikasi nilai saham, umumnya debt diasosiasikan dengan
utang berbunga.
4.4. Metode Kapitalisasi Kelebihan Pendapatan (Excess Earning Method – EEM)
Metode kapitalisasi kelebihan pendapatan merupakan metode hybrid yang mencerminkan konsep
bahwa laba didapatkan dari aset berwujud (tangible asset) dan aset takberwujud (intangible assets). Nilai
suatu entitas melalui metode ini adalah penjumlahan dari nilai pasar aset berwujud (net tangible assets)
bersih ditambah dengan kapitalisasi atas kelebihan pendapatan. Langkah-langkah dalam metode ini
adalah mengestimasi nilai dari net tangible assets, kemudian mengestimasi laba yang diatribusikan dari
aset berwujud (tangible assets) dengan tingkat pengembalian rata-rata industri atas aset berwujud.
Kelebihan pendapatan didapatkan dari selisih positif antara earnings normal yang dihasilkan perusahaan
dengan tingkat pengembalian atas tangible assset tersebut yang kemudian dikapitalisasi menjadi
indikasi nilai aset takberwujud. Aset takberwujud pada metode ini merupakan nilai kolektif atas
keseluruhan aset takberwujud yang dimiliki (big pot theory).
4.5. Pemilihan Pendekatan dan Metode
Dalam penilaian saham Perseroan kami menggunakan 2 (dua) pendekatan yaitu pendekatan pendapatan
dengan metode Discounted Cash Flow Method (DCF) dan pendekatan pasar dengan metode
Pembanding Perusahaan Terbuka (Guideline Publicly Traded Company-GPTC) dengan pertimbangan
sebagai berikut:
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 35
Page 48
• Perseroan telah menyusun proyeksi keuangan yang dapat digunakan sebagai untuk analisis diskonto
arus kas;
• Perseroan telah lama beroperasional;
• Pendekatan pasar digunakan sebagai alternatif dengan adanya data perusahaan publik pembanding
di industri yang sama. Kepemilikan saham yang menjadi objek penilaian adalah 99% saham atau
pengendali yang umumnya akan menggunakan pendekatan pasar dengan metode pembanding
perusahaan terbuka;
• Pendekatan aset tidak digunakan karena Perseroan tidak memiliki aset berwujud dalam jumlah
signifikan terhadap total aset yang dimiliki.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 36
Page 49
5. PENILAIAN
5.1. Metode Diskonto Arus Kas (Discounted Cash Flow Method-DCF)
Estimasi nilai ekuitas dalam metode ini diperoleh dari hasil proyeksi free cash flow periode 3 bulan dari
bulan Oktober-Desember 2025 dan periode 12 bulan dari bulan Januari-Desember tahun 2026-2032.
Arus kas yang umum digunakan dalam penilaian saham Perseroan yaitu menggunakan Free Cash Flow
to Firm (FCFF). Selanjutnya, FCFF tersebut akan didiskontokan menggunakan Weighted Average Cost of
Capital (WACC) untuk mendapatkan nilai enterprise yang kemudian akan dikurangkan dengan debt dan
ditambahkan aset non operasional untuk mendapatkan indikasi nilai ekuitas.
Arus Kas Bersih
Penilaian menggunakan arus kas bersih untuk kapital (free cash flow to firm) yang umumnya digunakan
untuk menilai perusahaan yang memiliki sumber pendanaan dari hutang dalam komposisi struktur modal
yang dimiliki.
Risk Free Rate (Rf)
Risk free rate merupakan tingkat imbal hasil atas instrumen-instrumen keuangan yang dianggap tidak
memiliki risiko gagal bayar. Pada penilaian ini, instrumen keuangan yang digunakan sebagai acuan risk
free rate adalah obligasi pemerintah Republik Indonesia menggunakan tenor terpanjang yaitu 30 (tiga
puluh) tahun dalam mata uang Rupiah dikarenakan Perseroan beroperasi secara berkelanjutan.
Market Premium Risk (RPm)
Market premium risk merupakan selisih antara tingkat imbal hasil antara instrumen keuangan yang
memiliki risiko dengan instrumen keuangan yang relatif tidak memiliki risiko. Dengan demikian dapat
diartikan juga sebagai tingkat imbal hasil tambahan yang diinginkan investor untuk berinvestasi pada
suatu instrumen keuangan yang lebih berisiko. Kami menggunakan data market premium risk hasil
penelitian Aswath Damodaran yang diperbarui tanggal 1 Juli 2025.
Beta (β)
Beta merupakan tolak ukur volatilitas atas suatu saham terhadap pasar secara keseluruhan. Kami
menggunakan data unlevered beta hasil penelitian Aswath Damodaran yang diperbarui tanggal 5 Januari
2025 untuk emerging market sektor Advertising sebesar 1,30 yang kemudian akan dilakukan penyesuaian
terhadap tarif pajak di Indonesia (beta relevered). Levered beta setelah disesuaikan adalah sebesar 1,41.
Rating Based Default Spread (CDS)
Rating based default spread menggunakan hasil penelitian Aswath Damodaran yang diperbarui tanggal 1
Juli 2025 yang digunakan untuk melakukan penyesuaian atas biaya modal ekuitas.
Cost of Debt (Kd)
Biaya hutang atau tingkat imbal hasil dari sumber pendanaan yang berasal dari hutang yang dikorelasikan
dengan tingkat suku bunga pinjaman Bank Persero dalam mata uang Rupiah untuk pinjaman baik modal
kerja ataupun investasi. Data menggunakan hasil statistik Bank Indonesia sesuai bulan tanggal penilaian.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 37
Page 50
Tarif Pajak (t)
Tarif pajak penghasilan badan yang digunakan adalah 22% sesuai dengan Undang-Undang Nomor 7
Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.
Cost of Equity (Ke)
Biaya ekuitas merupakan tingkat imbal hasil yang diharapkan dari sumber pendanaan ekuitas. Formula
perhitungan biaya ekuitas adalah sebagai berikut:
Ke = Rf + (β x RPm) – CDS
Debt to Equity Ratio (DER)
Debt equity ratio menggunakan hasil penelitian Aswath Damodaran yang diperbarui tanggal 5 Januari
2025 untuk emerging market sektor Advertising yang digunakan untuk membandingkan total utang
dengan total ekuitas perusahaan yaitu sebesar 10,21%.
Tingkat Diskonto
Tingkat diskonto digunakan untuk mendiskonto arus kas bersih yang dihasilkan di masa mendatang ke
nilai kini atau per tanggal penilaian. Tingkat diskonto yang digunakan untuk mendiskonto arus kas untuk
kapital (free cash flow to firm atau FCFF) adalah WACC (Weighted Average Cost of Capital). Perhitungan
WACC adalah sebagai berikut:
Tabel 14. WACC
Variables Factor Informations
COST OF EQUITY
Indonesia risk free rate (Rf) 6,88% Yield rate on 30 year IDR Government Bonds in Indonesia per
September 30, 2025
Indonesia risk equity premium 7,03% Based on Damodaran
Comparable Company leverage beta 1,41 Based on unlevered Damodaran
Country Default Spread 1,87% Based on Damodaran
Required rate of return on equity (CAPM) 14,90%
COST OF DEBT
Return on debt 8,67% Based on state owned bank lending interest rate for investment
(IDR) September, 2025 (source: Bank Indonesia)
Tax 22,00% Corporate Income Tax
After tax cost of debt 6,76%
DEBT TO EQUITY RATIO
Debt 9,27% Based on Damodaran Industry DER
Equity 90,73%
WACC 14,15%
Sumber: diolah dari berbagai sumber
5.1.1. Proyeksi Laporan Laba Rugi
Berikut merupakan proyeksi laporan rugi Perseroan periode 3 bulan dari bulan Oktober-Desember 2025
dan periode 12 bulan Januari-Desember 2025-2032 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 38
Page 51
Tabel 15. Proyeksi Laporan Laba Rugi
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 FY2026 FY2027 FY2028
Pendapatan neto 38.227.725.385 84.729.166.383 89.812.916.366 96.099.820.511
Beban pokok pendapatan (29.955.679.962) (65.241.458.115) (69.155.945.602) (73.996.861.794)
Laba bruto 8.272.045.423 19.487.708.268 20.656.970.764 22.102.958.718
Beban umum dan administrasi (8.079.394.473) (17.114.028.058) (17.898.168.743) (18.831.791.887)
Laba sebelum pajak 192.650.950 2.373.680.210 2.758.802.022 3.271.166.831
Beban pajak penghasilan - (522.209.646) (606.936.445) (719.656.703)
Laba tahun berjalan 192.650.950 1.851.470.564 2.151.865.577 2.551.510.128
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
Pendapatan neto 102.826.807.947 110.024.684.503 117.726.412.418 125.967.261.288
Beban pokok pendapatan (79.176.642.119) (84.719.007.068) (90.649.337.562) (96.994.791.192)
Laba bruto 23.650.165.828 25.305.677.436 27.077.074.856 28.972.470.096
Beban umum dan administrasi (19.820.849.854) (20.867.260.179) (21.977.684.096) (23.155.293.334)
Laba sebelum pajak 3.829.315.974 4.438.417.257 5.099.390.760 5.817.176.762
Beban pajak penghasilan (842.449.514) (976.451.796) (1.121.865.967) (1.279.778.888)
Laba tahun berjalan 2.986.866.460 3.461.965.460 3.977.524.793 4.537.397.875
Sumber: data olahan
Asumsi-Asumsi Proyeksi Laba Rugi Perseroan
Asumsi dalam proyeksi laba rugi adalah sebagai berikut:
• Pendapatan Perseroan diperoleh dari jasa periklanan, promosi, dan pemasaran;
• Pendapatan diasumsikan meningkat sebesar 5%-7% seiring dengan potensi pertumbuhan industri
periklanan segmen influencer advertising, mengacu pada data yang dipublikasikan oleh Statista;
• Persentase beban pokok pendapatan terhadap pendapatan periode Oktober-Desember 2025 sebesar
78,36% dan periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2026-2032 sebesar 77,00%;
• Asumsi capex selama masa proyeksi tahun 2025-2032 masing-masing sebesar Rp5 juta, Rp5,5 juta,
Rp6 juta, Rp6,5 juta, Rp7 juta, Rp7,5 juta, Rp8 juta, dan Rp8,5 juta.
• Rata-rata asumsi margin laba kotor selama masa proyeksi adalah 22,83% setiap tahunnya;
• Rata-rata asumsi margin laba bersih selama masa proyeksi adalah 2,60% setiap tahunnya.
5.1.2. Proyeksi Posisi Keuangan
Proyeksi laporan posisi keuangan Perseroan per 31 Desember tahun 2025-2032 adalah sebagai berikut
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 39
Page 52
Tabel 16. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 3.663.358.142 10.698.301.908 10.998.607.711 12.717.226.221 14.813.888.649 17.322.385.171 20.279.750.699 23.725.630.661
Piutang usaha 31.856.437.821 20.005.497.618 22.453.229.091 24.024.955.128 25.706.701.987 27.506.171.126 29.431.603.105 31.491.815.322
Piutang lain-lain 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926
Biaya dibayar di muka 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366
Total aset lancar 36.872.110.255 32.056.113.818 34.804.151.094 38.094.495.640 41.872.904.928 46.180.870.588 51.063.668.095 56.569.760.274
Aset Tidak Lancar
Aset tetap neto 5.758.504 8.355.726 10.230.726 10.980.726 10.793.226 11.543.226 12.293.226 13.043.226
Investasi 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000
Pajak dibayar di muka 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789
Aset tak berwujud 38.918.622 29.188.966 29.188.966 29.188.966 29.188.966 29.188.966 29.188.966 29.188.966
Aset pajak tangguhan 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593
Total aset tidak lancar 1.912.810.508 1.905.678.075 1.907.553.075 1.908.303.075 1.908.115.575 1.908.865.575 1.909.615.575 1.910.365.575
Total aset 38.784.920.762 33.961.791.893 36.711.704.169 40.002.798.715 43.781.020.502 48.089.736.163 52.973.283.670 58.480.125.849
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 16.642.044.423 9.967.444.990 10.565.491.689 11.305.076.107 12.096.431.435 12.943.181.635 13.849.204.350 14.818.648.654
Utang pemegang saham 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000
Utang lain-lain 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579
Beban yang masih harus dibayar 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102
Utang pajak 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216
Pendapatan diterima di muka 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185
Total liabilitas jangka pendek 28.980.974.505 22.306.375.072 22.904.421.771 23.644.006.189 24.435.361.517 25.282.111.717 26.188.134.432 27.157.578.736
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372
Total liabilitas jangka panjang 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372
Total liabilitas 30.107.380.877 23.432.781.444 24.030.828.143 24.770.412.561 25.561.767.889 26.408.518.089 27.314.540.804 28.283.985.108
Ekuitas
Modal saham 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000
Saldo laba 3.273.539.885 5.125.010.449 7.276.876.026 9.828.386.154 12.815.252.613 16.277.218.074 20.254.742.866 24.792.140.741
Total ekuitas 8.677.539.885 10.529.010.449 12.680.876.026 15.232.386.154 18.219.252.613 21.681.218.074 25.658.742.866 30.196.140.741
Total liabilitas dan ekuitas 38.784.920.762 33.961.791.893 36.711.704.169 40.002.798.715 43.781.020.502 48.089.736.163 52.973.283.670 58.480.125.849
Sumber: data olahan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 40
Page 53
Asumsi-Asumsi Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan
Proyeksi laporan posisi keuangan yang digunakan berasal dari manajemen. Kami hanya melakukan kaji
ulang kewajaran asumsi yang digunakan. Beberapa asumsi yang digunakan dalam penyusunan proyeksi
laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:
• Hari piutang usaha diasumsikan 75-90 hari;
• Hari utang usaha diasumsikan 50-55 hari;
• Metode penyusutan selama masa proyeksi menggunakan metode garis lurus.
5.1.3. Proyeksi Perubahan Modal Kerja Bersih
Proyeksi perubahan modal kerja bersih per 31 Desember tahun 2025-2032 diasumsikan sebagai berikut
(dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 17. Proyeksi Perubahan Modal Kerja Bersih
AUDIT PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI
Sep-25 Okt-Des 2025 FY2026 FY2027 FY2028
Piutang usaha 11.592.662.654 31.856.437.821 20.005.497.618 22.453.229.091 24.024.955.128
Piutang lain-lain 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926
Biaya dibayar di muka 12.880.776.338 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366
Pajak dibayar di muka - - - - -
AUC - - - - -
Total Aset Lancar 25.087.921.918 33.208.752.113 21.357.811.910 23.805.543.383 25.377.269.420
Utang usaha 6.024.260.521 16.642.044.423 9.967.444.990 10.565.491.689 11.305.076.107
Utang lain-lain 323.024.079 323.024.079 323.024.079 323.024.079 323.024.079
Beban yang masih harus dibayar 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102
Uang muka penjualan - - - - -
Utang pajak 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216
Total Liabilitas Jangka Pendek 12.412.412.918 23.030.196.820 16.355.597.387 16.953.644.086 17.693.228.504
Perubahan aset lancar (8.120.830.195) 11.850.940.203 (2.447.731.473) (1.571.726.036)
Perubahan liabilitas jangka pendek 10.617.783.902 (6.674.599.434) 598.046.699 739.584.418
Perubahan Modal Kerja 2.496.953.708 5.176.340.769 (1.849.684.774) (832.141.618)
PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
Piutang usaha 25.706.701.987 27.506.171.126 29.431.603.105 31.491.815.322
Piutang lain-lain 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926
Biaya dibayar di muka 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366
Pajak dibayar di muka - - - -
AUC - - - -
Total Aset Lancar 27.059.016.279 28.858.485.418 30.783.917.397 32.844.129.614
Utang usaha 12.096.431.435 12.943.181.635 13.849.204.350 14.818.648.654
Utang lain-lain 323.024.079 323.024.079 323.024.079 323.024.079
Beban yang masih harus dibayar 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102
Uang muka penjualan - - - -
Utang pajak 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216
Total Liabilitas Jangka Pendek 18.484.583.832 19.331.334.032 20.237.356.747 21.206.801.051
Perubahan aset lancar (1.681.746.859) (1.799.469.139) (1.925.431.979) (2.060.212.217)
Perubahan liabilitas jangka pendek 791.355.328 846.750.200 906.022.714 969.444.304
Perubahan Modal Kerja (890.391.531) (952.718.939) (1.019.409.264) (1.090.767.913)
Sumber: data olahan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 41
Page 54
5.2. Premi Kendali, DLOC, dan DLOM
Premi kendali merupakan nilai tambah atas suatu kepemilikan yang mencerminkan kendali atas bisnis
atau perusahaan (kepemilikan mayoritas). Premi kendali diaplikasikan bila menggunakan metode
pembanding perusahaan tercatat di Bursa Efek. Data pada bursa mencerminkan kepemilikan minoritas
atau non kendali sehingga pengaplikasian kontrol premium digunakan untuk mengkonversi indikasi nilai
minoritas atau non kendali menjadi indikasi nilai mayoritas atau kendali. Discount Lack of Control (DLOC)
merupakan diskon yang diaplikasikan kepada nilai ekuitas untuk merepresentasikan kurangnya
pengendalian (kepemilikan minoritas).
Dalam perhitungan nilai saham Perseroan menggunakan pendekatan pendapatan dengan metode
diskonto arus kas akan menghasilkan nilai pengendali atau mayoritas. Persentase kepemilikan saham
dalam perhitungan ini sebesar 99% yang merupakan kepemilikan pengendali, maka tidak terdapat
pengaplikasian DLOC menggunakan metode diskonto arus kas. Pendekatan pasar dengan metode GPTC
akan menghasilkan indikasi nilai minoritas sehingga perlu aplikasi premi kendali untuk mendapatkan
indikasi nilai mayoritas. Faktor-faktor yang dapat dipertimbangkan dalam menentukan premi kendali
ataupun diskon kurangnya pengendalian adalah sebagai berikut:
Tabel 18. Faktor Penentu Premi Kendali
Sumber: berbagai sumber
Diskon Marketabilitas (Discount for Lack of Marketability) adalah suatu jumlah atau persentase tertentu
yang merupakan pengurang dari nilai suatu ekuitas sebagai cerminan dari kurangnya likuiditas dari objek
penilaian. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020 mengenai Penilaian
dan Penyajian Laporan Penilaian Bisnis di Pasar Modal mengatur range premi kendali, DLOC dan DLOM
sebagai berikut:
Tabel 19. Range Premi Kendali, DLOC, dan DLOM
Variabel Perusahaan Publik Perusahaan Non-Publik
Diskon Marketabilitas / DLOM
Mayoritas <20% 20% - 40%
Minoritas 10% - 30% 30% - 50%
Premi Kendali / DLOC 20% - 35% 30% - 70%
Sumber: Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 35/POJK.04/2020
Diskon marketabilitas yang digunakan dalam penilaian ini adalah sebesar 30%. Basis pertimbangan
tingkat DLOM adalah sebagai berikut:
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 42
Page 55
Tabel 20. Faktor Pertimbangan DLOM
Variables Comments Rate
Berdasarkan perhitungan model opsi dan minimum
Option Model and DLOM Base 26,56%
DLOM perusahaan tertutup dan mayoritas
Outlook bisnis media dalam fase perubahan pola
masyarakat yang cenderung mengakses berita secara
Outlook business and industry -1,00%
digital serta didukung oleh laba Perseroan yang mulai
bertumbuh
Historical information Perseroan belum lama berdiri 1,00%
Likuiditas yang relatif kurang dikarenakan perusahaan
Lack of access to capital market tertutup (relatif terhadap perusahaan yang terdaftar 1,00%
di pasar modal)
Sifat bisnis yang kuat dipengaruhi oleh ide-ide kreatif
Business model 1,00%
sumber daya manusia yang dimiliki
Dividen masih terbatas mengikuti pertumbuhan
Dividend history 1,00%
kinerja laba
Estimated DLOM 29,56%
DLOM Applied 30,00%
Sumber: data olahan
Control premium yang digunakan dalam penilaian dengan metode GPTC adalah sebesar 50%. Basis
pertimbangan tingkat control premium adalah sebagai berikut:
Tabel 21. Faktor Control Premium
Control Premium Factors Adjustments
- Base control premium for private company 30%
- Ability to decide composition of management 5%
- Ability to choose vendor 5%
- Ability to decide company's capital structure 5%
- Ability to purchase and sell company's assets 5%
50%
Sumber: data olahan
5.3. Terminal Value
Terminal value dihitung menggunakan Gordon Growth Model dengan formula sebagai berikut:
CF x (1+g)
Terminal Value = (WACC-g)
dimana:
CF = Cash flow atau dividen tahun akhir proyeksi;
g = pertumbuhan kekal (constant growth);
WACC = tingkat diskonto dengan menggunakan weighted average cost of capital.
Pertumbuhan kekal diasumsikan sebesar 2,70% dengan memperhitungkan GDP dan rata-rata inflasi
September 2025 year-on-year (yoy) sebesar 2,65% dan pertumbuhan PDB Indonesia 2024 (yoy) sebesar
5,04%.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 43
Page 56
5.4. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas
Nilai pasar kepemilikan 99% saham Perseroan per 30 September 2025 dengan metode diskonto arus kas
adalah sebagai berikut (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 22. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028 FY 2029
Laba bersih setelah pajak 192.650.950 1.851.470.564 2.151.865.577 2.551.510.128 2.986.866.460
(+) Depresiasi 28.057.941 12.632.433 4.125.000 5.750.000 7.187.500
(+) Beban bunga setelah pajak - - - - -
(+/-) Perubahan modal kerja bersih 2.496.953.708 5.176.340.769 (1.849.684.774) (832.141.618) (890.391.531)
(-) Capex (5.000.000) (5.500.000) (6.000.000) (6.500.000) (7.000.000)
FCFF and Terminal Value 2.712.662.599 7.034.943.766 300.305.803 1.718.618.510 2.096.662.428
Tahun ke-n 0,25 1,25 2,25 3,25 4,25
Tingkat diskonto 0,9675 0,8476 0,7425 0,6505 0,5699
PV FCFF and Terminal Value 2.624.399.051 5.962.537.079 222.982.385 1.117.950.791 1.194.835.412
Indicated Firm Value
(+) Kas dan Setara Kas
(+) Investasi pada RKK
(-) Utang
Indicated 100% Control, Marketable Equity Value
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value
Less: DLOM
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Terminal
30 Sep 2025 FY 2030 FY 2031 FY 2032 Value
Laba bersih setelah pajak 3.461.965.460 3.977.524.793 4.537.397.875 4.659.907.617
(+) Depresiasi 6.750.000 7.250.000 7.750.000 7.959.250
(+) Beban bunga setelah pajak - - - -
(+/-) Perubahan modal kerja bersih (952.718.939) (1.019.409.264) (1.090.767.913) (1.120.218.646)
(-) Capex (7.500.000) (8.000.000) (8.500.000) (8.729.500)
FCFF and Terminal Value 2.508.496.521 2.957.365.528 3.445.879.962 30.916.306.197
Tahun ke-n 5,25 6,25 7,25 7,25
Tingkat diskonto 0,4992 0,4374 0,3832 0,3832
PV FCFF and Terminal Value 1.252.360.743 1.293.472.855 1.320.349.263 11.846.124.224
Indicated Firm Value 26.835.011.802
(+) Kas dan Setara Kas 950.695.543
(+) Investasi pada RKK 13.558.794.333
(-) Utang (5.935.330.500)
Indicated 100% Control, Marketable Equity Value 35.409.171.178
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value 99,00% 35.055.079.466
Less: DLOM 30,00% (10.516.523.840)
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value 24.538.555.627
Sumber: data olahan
5.5. Perhitungan Nilai Ekuitas dengan Metode GPTC
Perusahaan pembanding dipilih berdasarkan data Damodaran yaitu perusahaan-perusahaan pada
sektor sejenis dalam area emerging market. Analisis atas karakteristik perusahaan pembanding dengan
memperhatikan kriteria-kriteria yaitu industri atau sektor sejenis, total pendapatan yang dihasilkan, total
aset, tren perputaran modal kerja, dan struktur modal (debt to equity). Perusahaan pembanding yang
digunakan adalah sebagai berikut:
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 44
Page 57
Tabel 23. Perusahaan Pembanding
Public Companies Ticker Country Industry
PT Trimegah Karya Pratama Tbk UVCR Indonesia Advertising
Grand Prix International PCL Grand Prix Thailand Advertising
Far East Fame Line DDB Far East Thailand Advertising
Plan B Media Public Company Limited (Thailand) PlanB Thailand Advertising
Prakit Holdings PCL (Thailand) Prakit Thailand Advertising
ARIP PCL ARIP Thailand Advertising
Market Connections Asia PCL MCA Thailand Advertising
ReadyPlanet PCL Ready Thailand Advertising
Sumber: data olahan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 45
Page 58
Perbandingan antara Perseroan dan Perusahaan pembanding adalah sebagai berikut:
Tabel 24. Perbandingan Kinerja Historis Perseroan dan Perusahaan Pembanding
Indikator UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready KSP
Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising
Sektor Beta
v v v v v v v v
Manajemen
Jasa Periklanan
Media Cetak & Acara,
Digital, Statis, Pemasaran Jasa Penjualan & Jasa periklanan,
Digital, Jasa Jasa Periklanan & Media & Pemasaran,
Iklan dan Promosi Ritel, Terintegritas Pemasaran All-in- promosi dan
Segmen Bisnis Percetakan & Pemasaran Periklanan Produksi Konten
Engagement (Digital), Promosi One pemasaran
Promosi IT & Bisnis (Cetak
Marketing
& Digital)
v v v v v v v v
Pendapatan LTM 30 Sep 25 910.073 424.340 337.382 4.779.020 224.319 131.559 405.907 103.454 75.595
(dalam jutaan Rp) x x x x v v x v
EBITDA LTM 30 Sep 25 (dalam 13.073 83.416 17.871 2.262.277 38.508 10.371 15.022 34.225 6.063
jutaan Rp) v x v x x v v x
Total Ekuitas as of 30 Sep 25 100.205 409.630 765.471 6.655.458 389.459 117.406 162.918 109.684 8.485
(dalam jutaan Rp) v x x x x v x v
Total Aset as of 30 Sep 25 215.690 468.075 931.495 10.563.497 585.482 144.004 219.973 193.874 27.974
(dalam jutaan Rp) x x x x x v x v
Hari Piutang Usaha 1 54 138 138 301 44 104 60 74
x v v v x v v v
Hari Persediaan 56 26 8 1 - 0 29 -
x x x v v v x v
Hari Utang Usaha 5 10 189 131 525 17 40 210 51
x v x x x v v x
Debt to Equity Ratio 79,72% 1,14% 0,47% 36,57% 0,00% 1,31% 0,00% 2,12% 69,95%
v x x v x x x x
Debt to Asset Ratio 37,04% 0,99% 0,39% 23,04% 0,00% 1,07% 0,00% 1,20% 21,22%
v x x v x x x x
Gross Profit Margin 4,27% 48,37% 23,21% 32,57% 55,33% 24,65% 19,20% 67,42% 24,23%
x v v v v v v v
Net Profit Margin 0,32% 34,35% 12,03% 13,75% -8,74% 4,53% 2,66% 18,01% 2,69%
x x x x x v v x
Sumber: data olahan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 46
Page 59
Analisi Angka Pengali Ekuitas Perusahaan Pembanding
Berikut adalah analisis angka pengali kapital perusahaan pembanding menggunakan periode per 30 September 2025 (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan
lain):
Tabel 25. Analisis Angka Pengali Kapital
UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready KSP
Share price (per 30 September 2025) 74 817 104.994 2.265 5.638 259 615 1.521
Number of shares outstanding (Jutaan lembar) 2.000 600 8 4.526 60 466 230 120
Market Cap. (jutaan Rupiah) 148.011 490.315 826.300 10.253.109 340.792 120.510 141.560 182.472
Revenue LTM (dalam jutaan Rp) 910.073 424.340 337.382 4.779.020 224.319 131.559 405.907 103.454 75.595
EBITDA LTM (dalam jutaan Rp) 13.073 83.416 17.871 2.262.277 38.508 10.371 15.022 34.225 6.063
Equity Book Value as of 30 Sep 2025 (dalam jutaan Rp) 100.205 409.630 765.471 6.655.458 389.459 117.406 162.918 109.684 7.785
Debt as of 30 Sep 2025 (dalam jutaan Rp) 79.887 4.655 3.620 2.433.990 - 1.542 - 2.320 5.935
MVIC 227.898 494.970 829.920 12.687.099 340.792 122.052 141.560 184.792 5.935
BVIC 180.092 414.285 769.091 9.089.449 389.459 118.948 162.918 112.004 13.720
Sumber: data olahan
Tabel 26. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode GPTC
Target Weighted
Multiples Firm Value Debt Equity Value Weight
Company Equity Value
MVIC/BVIC 1,14 13.720 15.599 5.935 9.664 100,00% 9.664
9.664
Indicated 100% Non-Control, Marketable Equity Value 9.664
Indicated 99% Non-Control, Marketable Equity Value 99% 9.567
Add: Control premium 50% 4.783
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value 14.350
Add: Investment 70% in RKK 13.559
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value &
27.909
Investment in RKK
Less: DLOM 30% (8.373)
Indicated 99% Control, Non-Marketable Equity Value 19.536
Sumber: data olahan
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 47
Page 60
Tabel 27. Multiple Emiten Pembanding
UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready
MVIC/BVIC 1,27 1,19 1,08 1,40 0,88 1,03 0,87 1,65
Sumber: data olahan
Tabel 28. Analisis Rata-Rata dan Median
Min Max Average Median Std.Dev Coef.Var
MVIC/BVIC 0,87 1,65 1,17 1,14 0,27 0,23
Sumber: data olahan
Penilaian dengan metode pembanding perusahaan terbuka menggunakan angka pengali (multiplier)
kapital yaitu MVIC/BVIC karena sebaran multiple ini positif untuk seluruh perusahaan pembanding
dibandingkan multiple lainnya. MVIC/EBITDA tidak digunakan karena Perseroan tidak memiliki aset tetap
dalam jumlah signifikan. MVIC/Revenue tidak digunakan karena bisnis Perseroan saat ini lebih berfokus
pada konsultasi strategi pemasaran.
5.6. Rekonsiliasi Nilai
Berikut adalah perhitungan rekonsiliasi nilai ekuitas Perseroan dengan metode DCF dan GPTC (dalam
Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Tabel 29. Rekonsiliasi Nilai Saham
Indicated 99% Control, Weighted Indicated 99% Control,
Methods Weight
Non-Marketable Equity Value Non-Marketable Equity Value
Discounted Cash Flow 24.538.555.627 70% 17.176.988.939
GPTCM 19.536.386.079 30% 5.860.915.824
23.037.904.762
Sumber: data olahan
Pembobotan lebih besar kepada pendekatan pendapatan dengan metode DCF diberikan dengan
mempertimbangkan bahwa metode DCF lebih dapat mengukur nilai ekuitas dari sisi fundamental kinerja.
Pembobotan diberikan lebih kecil kepada pendekatan pasar dengan metode pembanding perusahaan
terbuka dikarenakan tidak terdapat perusahaan pembanding yang benar-benar sebanding.
5.7. Kesimpulan Nilai
Berdasarkan hasil penilaian yang telah dilakukan, termasuk kajian terhadap faktor-faktor relevan lainnya
yang berpengaruh, kami berpendapat bahwa nilai pasar kepemilikan 99% saham PT Konsultan Strategi
Penjualan pada tanggal 30 September 2025 adalah sebesar:
Rp23.037.904.762,-
(Dua Puluh Tiga Miliar Tiga Puluh Tujuh Juta Sembilan Ratus Empat Ribu
Tujuh Ratus Enam Puluh Dua Rupiah)
Mengingat bahwa ada kemungkinan terjadinya perbedaan waktu dari tanggal laporan ini dengan
pelaksanaan penilaian saham, maka kesimpulan diatas berlaku bila tidak ada perubahan yang memiliki
dampak yang signifikan terhadap nilai dari perusahaan, baik perusahaan secara internal maupun secara
eksternal yang meliputi: kondisi pasar dan perekonomian, kondisi umum bisnis dan keuangan, serta
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 48
Page 61
peraturan Pemerintah Indonesia setelah tanggal laporan ini dikeluarkan. Bilamana setelah tanggal
laporan ini dikeluarkan terjadi perubahan tersebut di atas, maka hasil atas penilaian saham ini mungkin
berbeda.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 49
Page 62
6. LAMPIRAN
1. Penilaian 70% Saham RKK;
2. Perhitungan Rekonsiliasi Nilai Saham KSP;
3. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas;
4. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode GPTC;
5. Laporan Posisi Keuangan Perseroan Per 31 Desember Tahun 2021-2024 dan 30 September 2025;
6. Laporan Laba Rugi Perseroan periode 12 bulan dari bulan Januari-Desember tahun 2021-2024 dan
periode 9 bulan Januari-September 2025;
7. Proyeksi Laporan Laba Rugi Perseroan periode 3 bulan dari bulan Oktober-Desember Tahun 2025
dan periode 12 bulan Januari-Desember 2026-2033;
8. Proyeksi Laporan Posoisi Keuangan Perseroan periode 31 Desember 2025-2032;
9. Proyeksi Laporan Arus Kas periode 3 bulan dari bulan Oktober-Desember Tahun 2025 dan periode
12 bulan Januari-Desember 2026-2033;
10. Common size Proyeksi Laporan Laba Rugi;
11. Common size Proyeksi Laporan Posisi Keuangan;
12. Proyeksi Analisis Rasio Keuangan;
13. Beta (Damodaran);
14. Country Risk Premium (Damodaran);
15. Tingkat Suku Bunga Bank Bulan September 2025;
16. Yield Bonds 30 September 2025.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 50
Page 63
7. REFERENSI
1. Damodaran (beta dan country risk premium);
2. Shannon Pratt (premium and discount);
3. Kode Etik Penilai Indonesia dan Standar Penilaian Indonesia Edisi VII Tahun 2018 (KEPI & SPI Edisi
VII-2018) dan Edisi Revisi SPI 300, SPI 310, dan SPI 330.
4. PER-08/PJ/2020 tanggal 21 April 2020 tentang Penghitungan Angsuran Pajak Penghasilan Untuk
Tahun Pajak Berjalan Sehubungan Dengan Penyesuaian Tarif Pajak Penghasilan Wajib Pajak Badan;
5. Undang-Undang No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan dengan tarif PPh final
yang dikenakan atas persewaan tanah dan/atau bangunan;
6. www.phei.co.id (Indonesia Bonds Pricing Agency);
7. www.bi.go.id (data suku bunga dan inflasi);
8. www.ojk.go.id (data statistik perbankan Indonesia);
9. Media online lainnya.
Laporan Penilaian Saham PT Konsultan Strategi Penjualan | 51
Page 64
LAMPIRAN
Page 65
Lampiran 1
Penilaian PT Roket Kasih Karunia (“RKK”)
PT Roket Kasih Karunia ("RKK") didirikan dengan Akta Notaris No. 32 tanggal 30 Januari 2023 oleh Notaris
Nicolas Anggono, S.H., M.Kn. Akta tersebut telah disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia
Republik Indonesia dalam Surat Keputusannya No. AHU-0032242.AH.01.11. Tahun 2023 tanggal 14
Februari 2023.
Berdasarkan Pasal 3 Anggaran Dasar RKK, ruang lingkup usaha RKK adalah menjalankan usaha di bidang,
informasi dan komunikasi dan aktivitas profesional. Kantor Perusahaan terletak di Park Tower Lantai 10,
MNC Tower, Jalan Kebon Sirih Blok 17-19. Jakarta Pusat. Entitas Induk terakhir RKK adalah PT Era Media
Sejahtera Tbk.
1. Laporan Posisi Keuangan PT Roket Kasih Karunia
Berikut merupakan laporan posisi keuangan unaudited RKK per 31 Desember 2023, laporan keuangan
audit per 31 Desember 2024, dan laporan posisi keuangan audit per 30 September 2025 (dalam Rupiah,
kecuali dinyatakan lain):
Laporan Posisi Keuangan RKK
Unaudit Audited Audited
31-Des-23 31-Des-24 30-Sep-25
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 706.229.960 174.093.832 703.998
Piutang usaha 64.000.000 89.497.326 2.620.307.638
Piutang lain-lain 1.000.000.000 1.030.830.500 250.230.500
Biaya ditangguhkan - - 1.729.016.809
Pajak dibayar di muka - 10.401.735 -
Uang muka - 570.452.201 -
Total aset lancar 1.770.229.960 1.875.275.594 4.600.258.945
Aset Tidak Lancar
Aset tetap - - -
Total aset tidak lancar - - -
Total aset 1.770.229.960 1.875.275.594 4.600.258.945
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 190.053.628 194.679.139 956.179.140
Utang lain-lain 46.550.000 - -
Utang pajak 9.859.055 3.269.367 36.766.484
Biaya yang masih harus dibayar - - 369.424.507
Total liabilitas jangka pendek 246.462.683 197.948.506 1.362.370.131
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja - - -
Total liabilitas jangka panjang - - -
Total liabilitas 246.462.683 197.948.506 1.362.370.131
Page 66
Unaudit Audited Audited
31-Des-23 31-Des-24 30-Sep-25
Ekuitas
Modal saham 1.000.000.000 1.000.000.000 1.000.000.000
Piutang penempatan modal - (300.000.000) (300.000.000)
Saldo laba 523.767.277 977.327.088 2.537.888.814
Total ekuitas 1.523.767.277 1.677.327.088 3.237.888.814
Total liabilitas dan ekuitas 1.770.229.960 1.875.275.594 4.600.258.945
Sumber: laporan keuangan unaudited 31 Desember 2023, laporan keuangan audit tahun 2024, dan laporan keuangan audit
per 30 September 2025
Kas dan Setara Kas
RKK memiliki kas dan bank per 31 Desember 2023-2024 dan per 30 September 2025 masing-masing
sebesar Rp706,23 juta, Rp174,10 juta, dan Rp704 ribu dengan rasio kas masing-masing sebesar 2,87
kali, 0,88 kali, dan 0,00 kali.
Piutang Usaha
RKK memiliki piutang usaha per 31 Desember 2023-2024 dan per 30 September 2025 masing-masing
sebesar Rp64 juta, Rp89,50 juta, dan Rp2,62 miliar. Hari perputaran piutang usaha per 31 Desember
2023-2024 dan per 30 September 2025 masing-masing sebesar 11 hari, 14 hari, dan 158 hari.
Utang Usaha
RKK memiliki utang usaha per 31 Desember 2023-2024 dan per 30 September 2025 masing-masing
sebesar Rp190,05 juta, Rp194,68 juta, dan Rp956,18 juta. Hari perputaran utang usaha per 31 Desember
2023-2024 dan per 30 September 2025 masing-masing sebesar 47 hari, 41 hari, dan 91 hari.
Total Ekuitas
Total ekuitas RKK per 31 Desember 2023-2024 dan per 30 September 2025 masing-masing sebesar
Rp1,52 miliar, Rp1,68 miliar, dan Rp3,24 miliar. Modal saham ditempatkan dan disetor penuh Perseroan
per 31 Desember 2023-2024 dan per 30 September 2025 masing-masing sebesar Rp1,00 miliar.
2. Laporan Laba Rugi
Berikut merupakan laporan laba rugi unaudited per 31 Desember 2023 dan laporan keuangan audit per
31 Desember 2024 dan per 30 September 2025 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Page 67
Laporan Laba Rugi RKK
Unaudit Audited Audited
FY2023 FY2024 Jan-Sep 2025
Pendapatan neto 1.971.811.631 2.271.079.845 4.475.695.237
Beban pokok pendapatan (1.344.561.268) (1.726.712.431) (2.845.225.433)
Laba bruto 627.250.363 544.367.414 1.630.469.804
Beban umum dan administrasi (103.483.086) (90.807.603) (69.908.078)
Laba sebelum pajak 523.767.277 453.559.811 1.560.561.726
Beban pajak penghasilan - - -
Laba tahun berjalan 523.767.277 453.559.811 1.560.561.726
Sumber: laporan keuangan unaudited 31 Desember 2023, laporan keuangan audit tahun2024, dan laporan keuangan
audit per 30 September 2025
Pendapatan Neto
RKK membukukan pendapatan pada periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2023-2024 dan
periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp1,97 miliar, Rp2,27 miliar, dan
Rp4,48 miliar. Pendapatan neto berupa pendapatan jasa periklanan.
Beban Pokok Pendapatan
RKK membukukan beban pokok pendapatan periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2023-2024
dan periode 9 bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp1,34 miliar, Rp1,73 miliar, dan
Rp2,85 miliar dengan persentase beban pokok pada tahun 2023-2024 dan per September 2025 masing-
masing sebesar 68,19%, 76,03%, dan 63,57%.
Laba Bruto
RKK membukukan laba bruto periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2023-2024 dan periode 9
bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp627,25 juta, Rp544,37 juta, dan Rp1,63 miliar.
Rasio gross profit margin pada tahun 2023-2024 dan periode Januari-September 2025 masing-masing
sebesar 31,81%, 23,97%, dan 36,43%.
Laba Tahun Berjalan
RKK membukukan laba bruto periode 12 bulan yang berakhir 31 Desember 2023-2024 dan periode 9
bulan Januari-September 2025 masing-masing sebesar Rp523,77 juta, Rp453,56 juta, dan Rp1,56 miliar
dengan rasio net profit margin pada tahun 2023-2024 dan periode Januari-September 2023 masing-
masing sebesar 26,56%, 19,97%, dan 34,87%.
3. Analisis Common Size Perseroan
Berikut adalah analisis common size RKK per 31 Desember 2023-2024 dan Januari-September 2025:
Page 68
Common Size Laporan Posisi Keuangan RKK
Unaudited Audited Audited
31-Des-23 31-Des-24 30-Sep-25
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 39,89% 9,28% 0,02%
Piutang usaha 3,62% 4,77% 56,96%
Piutang lain-lain 56,49% 54,97% 5,44%
Biaya ditangguhkan 0,00% 0,00% 37,59%
Pajak dibayar di muka 0,00% 0,55% 0,00%
Uang muka 0,00% 30,42% 0,00%
Total aset lancar 100,00% 100,00% 100,00%
Aset Tidak Lancar
Aset tetap 0,00% 0,00% 0,00%
Total aset tidak lancar 0,00% 0,00% 0,00%
Total aset 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 10,74% 10,38% 20,79%
Utang lain-lain 2,63% 0,00% 0,00%
Utang pajak 0,56% 0,17% 0,80%
Biaya yang masih harus dibayar 0,00% 0,00% 8,03%
Total liabilitas jangka pendek 13,92% 10,56% 29,62%
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja 0,00% 0,00% 0,00%
Total liabilitas jangka panjang 0,00% 0,00% 0,00%
Total liabilitas 13,92% 10,56% 29,62%
Ekuitas
Modal saham 56,49% 53,33% 21,74%
Piutang penempatan modal 0,00% -16,00% -6,52%
Saldo laba 29,59% 52,12% 55,17%
Total ekuitas 86,08% 89,44% 70,38%
Total liabilitas dan ekuitas 100,00% 100,00% 100,00%
Sumber: data olahan
Common Size Laporan Laba Rugi RKK
Unaudited Audited Audited
31-Des-23 31-Des-24 Jan-Sep 2025
Pendapatan neto 100,00% 100,00% 100,00%
Beban pokok pendapatan -68,19% -76,03% -63,57%
Laba bruto 31,81% 23,97% 36,43%
Beban umum dan administrasi -5,25% -4,00% -1,56%
Laba sebelum pajak 26,56% 19,97% 34,87%
Beban pajak penghasilan 0,00% 0,00% 0,00%
Laba tahun berjalan 26,56% 19,97% 34,87%
Sumber: data olahan
Page 69
4. Analisis Rasio Keuangan RKK
Berikut adalah analisis Rasio Keuangan RKK per 31 Desember 2023-2024 dan per Januari-September
2025:
Rasio Keuangan RKK
Unaudited Audited Audited Average
FY2023 FY2024 Jan-Sep 2025 Historis
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 7,18 9,47 3,38 6,30
Quick ratio 7,18 9,47 3,38 6,30
Cash ratio 2,87 0,88 0,00 0,95
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 31,81% 23,97% 36,43% 29,05%
Net profit margin 26,56% 19,97% 34,87% 25,36%
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 31 25 2 16
Acc. Payable turnover 7 9 3 6
Days of Acc. Receivable 11 14 158 59
Days of Acc. Payable 47 41 91 59
SOLVENCY RATIOS
Debt to Equity 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Debt to Assets 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Total Liabilities to Total Assets 13,92% 10,56% 29,62% 16,64%
Total Liabilities to Total Equity 16,17% 11,80% 42,08% 21,07%
Sumber: data olahan
Dari laporan keuangan RKK per 31 Desember tahun 2023-2024 dan periode Januari-September 2025,
dapat diketahui kondisi keuangan RKK secara umum melalui rasio keuangan yang telah disajikan pada
tabel diatas dengan penjelasan sebagai berikut:
Rasio Likuiditas
Rasio likuiditas adalah ratio untuk mengetahui kemampuan RKK dalam menyelesaikan hutang jangka
pendeknya. Secara umum, rasio likuiditas yang baik adalah di atas 1 kali. Rasio likuiditas RKK yang
tercermin pada hasil perhitungan current ratio tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa aset lancar RKK
mampu menutupi kewajiban lancarnya selama periode 31 Desember tahun 2023-2024 dan periode
Januari-September 2025. Rasio lancar RKK per 31 Desember 2023-2024 dan periode Januari-September
2025 masing-masing sebesar 7,18 kali, 9,47 kali, dan 3,38 kali. Rasio cepat RKK per 31 Desember 2023-
2024 dan periode Januari-September 2025 masing-masing sebesar 7,18 kali, 9,47 kali, dan 3,38 kali.
Rasio kas RKK per 31 Desember 2023-2024 dan periode Januari-September 2025 masing-masing
sebesar 2,87 kali, 0,88 kali, dan 0,00 kali. Per 30 September 2025 RKK memiliki jumlah kas dan setara
kas yang rendah namun masih memiliki jumlah piutang usaha yang relatif besar untuk dapat ditagih
sehingga kembali meningkatkan kas dan setara kas.
Page 70
Rasio Aktivitas
Rasio aktivitas adalah rasio untuk mengetahui apakah pemakaian aset perseroan telah optimal atau
belum. Rata-rata perputaran piutang usaha dan utang usaha RKK periode 31 Desember 2023-2024 dan
periode Januari-September 2025 masing-masing adalah 59 hari.
Rasio Profitabilitas
Rasio profitabilitas adalah rasio atau perbandingan untuk mengetahui kemampuan perusahaan untuk
mendapatkan laba dari pendapatan, aset dan ekuitas berdasarkan dasar pengukuran tertentu. Rata-rata
margin laba (rugi) kotor RKK per 31 Desember 2023-2024 dan periode Januari-September 2025 adalah
sebesar 29,05%. Sementara itu, rata-rata margin laba (rugi) bersih yang berhasil dicapai RKK per 31
Desember 2023-2024 dan periode Januari-September 2025 adalah sebesar 25,36%.
Rasio Solvabilitas
Rasio solvabilitas adalah rasio yang digunakan untuk menilai kemampuan perusahaan dalam membayar
seluruh utangnya baik utang jangka pendek maupun utang jangka panjang. RKK memiliki rata-rata debt
to asset ratio per 31 Desember 2023-2024 dan periode Januari-September 2025 adalah sebesar 0,00%
dan rata-rata debt to equity ratio sebesar 0,00%.
5. WACC
Berikut adalah perhitungan WACC untuk RKK:
WACC
Variables Factor Informations
COST OF EQUITY
Indonesia risk free rate (Rf) 6,88% Yield rate on 30 year IDR Government Bonds in Indonesia per
September 30, 2025
Indonesia risk equity premium 7,03% Based on Damodaran
Comparable Company leverage beta 1,41 Based on unlevered Damodaran
Country Default Spread 1,87% Based on Damodaran
Required rate of return on equity (CAPM) 14,90%
COST OF DEBT
Return on debt 8,67% Based on state owned bank lending interest rate for investment
(IDR) September, 2025 (source: Bank Indonesia)
Tax 22,00% Corporate Income Tax
After tax cost of debt 6,76%
DEBT TO EQUITY RATIO
Debt 9,27% Based on Damodaran Industry DER
Equity 90,73%
WACC 14,15%
Sumber: data olahan
6. Proyeksi Laporan Laba Rugi RKK
Proyeksi Laporan Laba Rugi RKK periode 3 bulan dari bulan Oktober-Desember 2025 dan 12 bulan dari
bulan Januari-Desember 2026-2032 (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Page 71
Proyeksi Laporan Laba Rugi RKK periode 3 bulan dari bulan Oktober-Desember 2025 dan 12 bulan
dari bulan Januari-Desember 2026-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 FY2026 FY2027 FY2028
Pendapatan neto 3.401.528.380 8.428.629.270 9.018.633.319 9.740.123.985
Beban pokok pendapatan (2.274.969.918) (5.478.609.026) (5.862.111.658) (6.331.080.590)
Laba bruto 1.126.558.462 2.950.020.245 3.156.521.662 3.409.043.395
Beban umum dan administrasi (16.468.201) (182.391.319) (196.520.236) (212.667.318)
Laba sebelum pajak 1.110.090.261 2.767.628.926 2.960.001.426 3.196.376.076
Beban pajak penghasilan (587.543.437) (608.878.364) (651.200.314) (703.202.737)
Laba tahun berjalan 522.546.824 2.158.750.562 2.308.801.112 2.493.173.340
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
Pendapatan neto 10.519.333.904 11.571.267.294 12.728.394.023 14.001.233.426
Beban pokok pendapatan (6.837.567.037) (7.521.323.741) (8.273.456.115) (9.100.801.727)
Laba bruto 3.681.766.866 4.049.943.553 4.454.937.908 4.900.431.699
Beban umum dan administrasi (229.852.431) (247.927.054) (268.754.697) (291.869.651)
Laba sebelum pajak 3.451.914.436 3.802.016.499 4.186.183.212 4.608.562.048
Beban pajak penghasilan (759.421.176) (836.443.630) (920.960.307) (1.013.883.651)
Laba tahun berjalan 2.692.493.260 2.965.572.869 3.265.222.905 3.594.678.397
Sumber: data olahan
Asumsi-Asumsi Proyeksi Laba Rugi RKK
Asumsi dalam proyeksi laba rugi RKK adalah sebagai berikut:
• Pendapatan RKK diperoleh dari pendapatan jasa periklanan;
• Pendapatan diasumsikan meningkat sebesar 7%-10% seiring dengan potensi pertumbuhan industri
periklanan segmen influencer advertising, mengacu pada data yang dipublikasikan oleh Statista;
• Persentase beban pokok pendapatan terhadap pendapatan periode Oktober-Desember 2025 sebesar
66,88% dan periode 12 bulan Januari-Desember tahun 2026-2032 sebesar 65,00%;
• Asumsi capex selama masa proyeksi tahun 2025-2032 masing-masing sebesar Rp10 juta, Rp10 juta,
Rp15 juta, Rp15 juta, Rp18 juta, Rp20 juta, Rp22 juta, dan Rp24 juta.
• Rata-rata asumsi margin laba kotor selama masa proyeksi adalah 34,69% setiap tahunnya;
• Rata-rata asumsi margin laba bersih selama masa proyeksi adalah 23,90% setiap tahunnya.
7. Proyeksi Laporan Posisi Keuangan RKK
Berikut adalah Proyeksi Laporan Keuangan RKK per 31 Desember 2025-2032 (dalam Rupiah, kecuali
dinyatakan lain):
Page 72
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan RKK periode 31 Desember 2025-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 2.055.174.082 5.071.292.609 7.306.648.815 9.715.152.384 12.317.277.292 15.160.046.636 18.290.235.664 21.736.951.796
Piutang usaha 3.212.554.581 1.873.028.727 2.004.140.738 2.164.471.997 2.337.629.756 2.571.392.732 2.828.532.005 3.111.385.206
Piutang lain-lain 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500
Biaya ditangguhkan 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860
Total aset lancar 5.547.511.024 7.224.103.695 9.590.571.913 12.159.406.741 14.934.689.409 18.011.221.728 21.398.550.029 25.128.119.362
Aset Tidak Lancar
Aset tetap 9.375.000 14.375.000 20.625.000 23.125.000 24.750.000 27.750.000 31.000.000 34.000.000
Total aset tidak lancar 9.375.000 14.375.000 20.625.000 23.125.000 24.750.000 27.750.000 31.000.000 34.000.000
Total aset 5.556.886.024 7.238.478.695 9.611.196.913 12.182.531.741 14.959.439.409 18.038.971.728 21.429.550.029 25.162.119.362
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 1.390.259.394 913.101.504 977.018.610 1.055.180.098 1.139.594.506 1.253.553.957 1.378.909.353 1.516.800.288
Utang pajak 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484
Biaya yang masih harus dibayar 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507
Total liabilitas jangka pendek 1.796.450.385 1.319.292.495 1.383.209.601 1.461.371.089 1.545.785.497 1.659.744.948 1.785.100.344 1.922.991.279
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja - - - - - - - -
Total liabilitas jangka panjang - - - - - - - -
Total liabilitas 1.796.450.385 1.319.292.495 1.383.209.601 1.461.371.089 1.545.785.497 1.659.744.948 1.785.100.344 1.922.991.279
Ekuitas
Modal saham 1.000.000.000 1.000.000.000 1.000.000.000 1.000.000.000 1.000.000.000 1.000.000.000 1.000.000.000 1.000.000.000
Piutang penempatan modal (300.000.000) (300.000.000) (300.000.000) (300.000.000) (300.000.000) (300.000.000) (300.000.000) (300.000.000)
Saldo laba 3.060.435.638 5.219.186.200 7.527.987.312 10.021.160.652 12.713.653.911 15.679.226.780 18.944.449.685 22.539.128.083
Total ekuitas 3.760.435.638 5.919.186.200 8.227.987.312 10.721.160.652 13.413.653.911 16.379.226.780 19.644.449.685 23.239.128.083
Total liabilitas dan ekuitas 5.556.886.024 7.238.478.695 9.611.196.913 12.182.531.741 14.959.439.409 18.038.971.728 21.429.550.029 25.162.119.362
Sumber: data olahan
Page 73
Asumsi-Asumsi Proyeksi Laporan Posisi Keuangan RKK
Proyeksi laporan posisi keuangan RKK yang digunakan berasal dari manajemen. Kami hanya melakukan kaji ulang kewajaran asumsi yang digunakan. Beberapa
asumsi yang digunakan dalam penyusunan proyeksi laporan posisi keuangan adalah sebagai berikut:
• Hari piutang usaha diasumsikan 80-85 hari;
• Hari utang usaha diasumsikan 55-60 hari;
• Metode penyusutan selama masa proyeksi menggunakan metode garis lurus.
8. Proyeksi Perubahan Modal Kerja Bersih RKK
Proyeksi perubahan modal kerja bersih RKK per 31 Desember tahun 2025-2032 diasumsikan sebagai berikut (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Proyeksi Perubahan Modal Kerja Bersih RKK
AUDIT PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI PROYEKSI
Sep-25 Okt-Des 25 FY2026 FY2027 FY2028 FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
Piutang usaha 2.620.307.638 3.212.554.581 1.873.028.727 2.004.140.738 2.164.471.997 2.337.629.756 2.571.392.732 2.828.532.005 3.111.385.206
Piutang lain-lain 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500 250.230.500
Biaya ditangguhkan 1.729.016.809 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860 29.551.860
Total Aset Lancar 4.599.554.947 3.492.336.941 2.152.811.087 2.283.923.098 2.444.254.357 2.617.412.116 2.851.175.092 3.108.314.365 3.391.167.566
Utang usaha 956.179.140 1.390.259.394 913.101.504 977.018.610 1.055.180.098 1.139.594.506 1.253.553.957 1.378.909.353 1.516.800.288
Utang pajak 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484 36.766.484
Biaya yang masih harus dibayar 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507 369.424.507
Total Liabilitas Jangka Pendek 1.362.370.131 1.796.450.385 1.319.292.495 1.383.209.601 1.461.371.089 1.545.785.497 1.659.744.948 1.785.100.344 1.922.991.279
Perubahan aset lancar 1.107.218.006 1.339.525.854 (131.112.011) (160.331.259) (173.157.760) (233.762.976) (257.139.273) (282.853.201)
Perubahan liabilitas jangka pendek 434.080.254 (477.157.890) 63.917.105 78.161.489 84.414.408 113.959.451 125.355.396 137.890.935
Perubahan Modal Kerja 1.541.298.260 862.367.964 (67.194.906) (82.169.770) (88.743.352) (119.803.525) (131.783.878) (144.962.265)
Sumber: data olahan
Page 74
9. Faktor Control Premium RKK
Control premium yang digunakan dalam penilaian dengan metode GPTC adalah sebesar 40%. Basis
pertimbangan tingkat control premium adalah sebagai berikut:
Faktor Control Premium RKK
Control Premium Factors Adjustments
- Base control premium for private company 30%
- Ability to decide composition of management 3%
- Ability to choose vendor 3%
- Ability to decide company's capital structure 2%
- Ability to purchase and sell company's assets 2%
40%
Sumber: data olahan
10. Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas
Berikut merupakan penilaian 70% saham RKK sebelum penerapan DLOM untuk dikonsolidasikan kepada
nilai saham Perseroan (dalam Rupiah, kecuali dinyatakan lain):
Perhitungan Nilai Saham RKK
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028 FY 2029
Laba bersih setelah pajak 522.546.824 2.158.750.562 2.308.801.112 2.493.173.340 2.692.493.260
(+) Depresiasi 625.000 5.000.000 8.750.000 12.500.000 16.375.000
(+) Beban bunga setelah pajak
(+/-) Perubahan modal kerja bersih 1.541.298.260 862.367.964 (67.194.906) (82.169.770) (88.743.352)
(-) Capex (10.000.000) (10.000.000) (15.000.000) (15.000.000) (18.000.000)
FCFF and Terminal Value 2.054.470.084 3.016.118.526 2.235.356.206 2.408.503.569 2.602.124.908
Tahun ke-n 0,25 1,25 2,25 3,25 4,25
Tingkat diskonto 0,9675 0,8476 0,7425 0,6505 0,5699
PV FCFF and Terminal Value 1.987.622.545 2.556.341.478 1.659.791.632 1.566.716.787 1.482.885.820
Indicated Firm Value
(+) Kas dan Setara Kas
(+) Piutang pemegang saham
(-) Utang
Indicated 100% Control, Marketable Equity Value
Indicated 70% Control, Marketable Equity Value
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Terminal
30 Sep 2025 FY 2030 FY 2031 FY 2032 Value
Laba bersih setelah pajak 2.965.572.869 3.265.222.905 3.594.678.397 3.691.734.714
(+) Depresiasi 17.000.000 18.750.000 21.000.000 21.567.000
(+) Beban bunga setelah pajak -
(+/-) Perubahan modal kerja bersih (119.803.525) (131.783.878) (144.962.265) (148.876.246)
(-) Capex (20.000.000) (22.000.000) (24.000.000) (24.648.000)
FCFF and Terminal Value 2.842.769.344 3.130.189.028 3.446.716.132 30.923.808.286
Tahun ke-n 5,25 6,25 7,25 7,25
Tingkat diskonto 0,4992 0,4374 0,3832 0,3832
PV FCFF and Terminal Value 1.419.245.631 1.369.061.247 1.320.669.656 11.848.998.781
Indicated Firm Value 25.211.333.578
(+) Kas dan Setara Kas 703.998
(+) Piutang pemegang saham 250.230.500
(-) Utang
Indicated 100% Control, Marketable Equity Value 25.462.268.076
Indicated 70% Control, Marketable Equity Value 70,00% 17.823.587.653
Sumber: data olahan
Page 75
11. Perhitungan Nilai Ekuitas dengan Metode GPTC
Perusahaan pembanding dipilih berdasarkan data Damodaran yaitu perusahaan-perusahaan pada sektor sejenis dalam area emerging market. Analisis atas
karakteristik perusahaan pembanding dengan memperhatikan kriteria-kriteria yaitu industri atau sektor sejenis, total pendapatan yang dihasilkan, total aset, tren
perputaran modal kerja, dan struktur modal (debt to equity). Perbandingan antara Perseroan dan perusahaan pembanding adalah sebagai berikut:
Perbandingan Kinerja Historis RKK dan Perusahaan Pembanding
Indikator UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready RKK
Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising Advertising
Sektor Beta
v v v v v v v v
Manajemen
Media Cetak & Jasa Periklanan Acara,
Pemasaran Jasa Penjualan &
Digital, Jasa Jasa Periklanan & Digital, Statis, Media & Pemasaran,
Iklan dan Promosi Terintegritas Pemasaran All-in- Jasa Periklanan
Segmen Bisnis Percetakan & Pemasaran Ritel, Engagement Periklanan Produksi Konten
(Digital), Promosi One
Promosi Marketing IT & Bisnis (Cetak
& Digital)
v v v v v v v v
Pendapatan LTM 30 Sep 25 910.073 424.340 337.382 4.779.020 224.319 131.559 405.907 103.454 5.330
(dalam jutaan Rp) x x x x x x x x
EBITDA LTM 30 Sep 25 (dalam 13.073 83.416 17.871 2.262.277 38.508 10.371 15.022 34.225 1.782
jutaan Rp) v x v x x v v x
Total Ekuitas as of 30 Sep 25 100.205 409.630 765.471 6.655.458 389.459 117.406 162.918 109.684 3.238
(dalam jutaan Rp) x x x x x x x x
Total Aset as of 30 Sep 25 215.690 468.075 931.495 10.563.497 585.482 144.004 219.973 193.874 4.600
(dalam jutaan Rp) x x x x x x x x
Hari Piutang Usaha 1 54 138 138 301 44 104 60 158
x v v v x v v v
Hari Persediaan 56 26 8 1 - 0 29 - -
x x x v v v x v
Hari Utang Usaha 5 10 189 131 525 17 40 210 91
v v x x x v v x
Debt to Equity Ratio 79,72% 1,14% 0,47% 36,57% 0,00% 1,31% 0,00% 2,12% 0,00%
x v v x v v v v
Debt to Asset Ratio 37,04% 0,99% 0,39% 23,04% 0,00% 1,07% 0,00% 1,20% 0,00%
x v v x v v v v
Gross Profit Margin 4,27% 48,37% 23,21% 32,57% 55,33% 24,65% 19,20% 67,42% 36,43%
v v v v x v v x
Net Profit Margin 0,32% 34,35% 12,03% 13,75% -8,74% 4,53% 2,66% 18,01% 34,87%
x v v v x x x v
Sumber: data olahan
Page 76
Analisis Angka Pengali Ekuitas Perusahaan Pembanding
Berikut adalah analisis angka pengali kapital perusahaan pembanding menggunakan periode per 30 September 2025 (dalam jutaan Rupiah, kecuali dinyatakan
lain):
Analisis Angka Pengali Kapital
UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready RKK
Share price (per 30 September 2025) 74 817 104.994 2.265 5.638 259 615 1.521
Number of shares outstanding (Jutaan lembar) 2.000 600 8 4.526 60 466 230 120
Market Cap. (jutaan Rupiah) 148.011 490.315 826.300 10.253.109 340.792 120.510 141.560 182.472
Revenue LTM (dalam jutaan Rp) 910.073 424.340 337.382 4.779.020 224.319 131.559 405.907 103.454 5.330
EBITDA LTM (dalam jutaan Rp) 13.073 83.416 17.871 2.262.277 38.508 10.371 15.022 34.225 1.782
Equity Book Value as of 30 Sep 2025 (dalam jutaan Rp) 100.205 409.630 765.471 6.655.458 389.459 117.406 162.918 109.684 3.238
Debt as of 30 Sep 2025 (dalam jutaan Rp) 79.887 4.655 3.620 2.433.990 - 1.542 - 2.320
MVIC 227.898 494.970 829.920 12.687.099 340.792 122.052 141.560 184.792 -
BVIC 180.092 414.285 769.091 9.089.449 389.459 118.948 162.918 112.004 3.238
Sumber: data olahan
Perhitungan Nilai Ekuitas Metode GPTC
Weighted
MultiplesTarget CompanyFirm Value Debt Equity Value Weight
Equity Value
MVIC/BVIC 1,14 3.238 3.681 - 3.681 100,00% 3.681
3.681
Indicated 100% Non-Control, Marketable Equity Value 3.681
Indicated 70% Non-Control, Marketable Equity Value 70% 2.577
Add: Control premium 40% 1.031
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value 3.608
Sumber: data olahan
Page 77
Multiple Emiten Pembanding
UVCR Grand Prix Far East PlanB Prakit ARIP MCA Ready
MVIC/BVIC 1,27 1,19 1,08 1,40 0,88 1,03 0,87 1,65
Sumber: data olahan
Penilaian dengan metode pembanding perusahaan terbuka menggunakan angka pengali (multiplier) kapital yaitu MVIC/BVIC karena sebaran multiple ini positif
untuk seluruh perusahaan pembanding dibandingkan multiple lainnya. MVIC/EBITDA tidak digunakan karena RKK tidak memiliki aset tetap dalam jumlah
signifikan. MVIC/Revenue tidak digunakan karena bisnis RKK saat ini lebih berfokus pada aktivitas profesional bidang pemasaran.
Analisis Rata-Rata dan Median
Min Max Average Median Std.Dev Coef.Var
MVIC/BVIC 0,87 1,65 1,17 1,14 0,27 0,23
Sumber: data olahan
12. Rekonsiliasi Nilai
Berikut adalah perhitungan rekonsiliasi nilai ekuitas RKK dengan metode DCF dan GPTC untuk ditambahkan pada penilaian saham KSP (dalam Rupiah, kecuali
dinyatakan lain):
Rekonsiliasi Nilai RKK
Indicated 70% Control, Weighted Indicated 70% Control,
Methods Weight
Marketable Equity Value Marketable Equity Value
Discounted Cash Flow 17.823.587.653 70% 12.476.511.357
GPTCM 3.607.609.920 30% 1.082.282.976
13.558.794.333
Sumber: data olahan
Pembobotan lebih besar kepada pendekatan pendapatan dengan metode DCF diberikan dengan mempertimbangkan bahwa metode DCF lebih dapat mengukur
nilai ekuitas dari sisi fundamental kinerja. Pembobotan diberikan lebih kecil kepada pendekatan pasar dengan metode pembanding perusahaan terbuka
dikarenakan tidak terdapat perusahaan pembanding yang benar-benar sebanding.
Page 78
Lampiran 2
Perhitungan Rekonsiliasi Nilai Saham KSP
Indicated 99% Control, Weighted Indicated 99% Control,
Methods Weight
Non-Marketable Equity Value Non-Marketable Equity Value
Discounted Cash Flow 24.538.555.627 70% 17.176.988.939
GPTCM 19.536.386.079 30% 5.860.915.824
23.037.904.762
Page 79
Lampiran 3
Perhitungan Nilai Ekuitas Metode Diskonto Arus Kas
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 FY 2026 FY 2027 FY 2028 FY 2029
Laba bersih setelah pajak 192.650.950 1.851.470.564 2.151.865.577 2.551.510.128 2.986.866.460
(+) Depresiasi 28.057.941 12.632.433 4.125.000 5.750.000 7.187.500
(+) Beban bunga setelah pajak - - - - -
(+/-) Perubahan modal kerja bersih 2.496.953.708 5.176.340.769 (1.849.684.774) (832.141.618) (890.391.531)
(-) Capex (5.000.000) (5.500.000) (6.000.000) (6.500.000) (7.000.000)
FCFF and Terminal Value 2.712.662.599 7.034.943.766 300.305.803 1.718.618.510 2.096.662.428
Tahun ke-n 0,25 1,25 2,25 3,25 4,25
Tingkat diskonto 0,9675 0,8476 0,7425 0,6505 0,5699
PV FCFF and Terminal Value 2.624.399.051 5.962.537.079 222.982.385 1.117.950.791 1.194.835.412
Indicated Firm Value
(+) Kas dan Setara Kas
(+) Investasi pada RKK
(-) Utang
Indicated 100% Control, Marketable Equity Value
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value
Less: DLOM
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Terminal
30 Sep 2025 FY 2030 FY 2031 FY 2032 Value
Laba bersih setelah pajak 3.461.965.460 3.977.524.793 4.537.397.875 4.659.907.617
(+) Depresiasi 6.750.000 7.250.000 7.750.000 7.959.250
(+) Beban bunga setelah pajak - - - -
(+/-) Perubahan modal kerja bersih (952.718.939) (1.019.409.264) (1.090.767.913) (1.120.218.646)
(-) Capex (7.500.000) (8.000.000) (8.500.000) (8.729.500)
FCFF and Terminal Value 2.508.496.521 2.957.365.528 3.445.879.962 30.916.306.197
Tahun ke-n 5,25 6,25 7,25 7,25
Tingkat diskonto 0,4992 0,4374 0,3832 0,3832
PV FCFF and Terminal Value 1.252.360.743 1.293.472.855 1.320.349.263 11.846.124.224
Indicated Firm Value 26.835.011.802
(+) Kas dan Setara Kas 950.695.543
(+) Investasi pada RKK 13.558.794.333
(-) Utang (5.935.330.500)
Indicated 100% Control, Marketable Equity Value 35.409.171.178
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value 99,00% 35.055.079.466
Less: DLOM 30,00% (10.516.523.840)
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value 24.538.555.627
Page 80
Lampiran 4
Perhitungan Nilai Ekuitas Metode GPTC
Target Weighted
Multiples Firm Value Debt Equity Value Weight
Company Equity Value
MVIC/BVIC 1,14 13.720 15.599 5.935 9.664 100,00% 9.664
9.664
Indicated 100% Non-Control, Marketable Equity Value 9.664
Indicated 99% Non-Control, Marketable Equity Value 99% 9.567
Add: Control premium 50% 4.783
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value 14.350
Add: Investment 70% in RKK 13.559
Indicated 99% Control, Marketable Equity Value &
27.909
Investment in RKK
Less: DLOM 30% (8.373)
Indicated 99% Control, Non-Marketable Equity Value 19.536
Page 81
Lampiran 5
Laporan Posisi Keuangan Perseroan Per 31 Desember Tahun 2021-2024 dan 30 September 2025
Unaudited Audited Audited Audited Audited
31-Des-21 31-Des-22 31-Des-23 31-Des-24 30-Sep-25
Aset
Aset Lancar
Kas dan bank 3.588.976.896 3.631.746.085 3.177.730.848 1.607.755.119 951.399.541
Piutang usaha 6.118.593.449 11.376.432.896 14.790.925.208 19.963.547.619 14.212.970.292
Piutang lain-lain 136.297.476 242.082.319 894.076.895 1.001.894.395 2.740.715.781
Uang muka 16.271.183.981 10.322.005.519 3.663.293.989 5.511.858.767 11.752.097.030
Pajak dibayar di muka - - - 10.401.735 -
Total aset lancar 26.115.051.802 25.572.266.819 22.526.026.940 28.095.457.635 29.657.182.644
Aset Tidak Lancar
Aset pajak tangguhan neto - 65.737.127 132.888.553 366.942.247 257.738.593
Aset tetap neto 16.888.563 16.295.061 11.128.646 5.669.271 2.059.893
Aset lain-lain 6.000.000 6.000.000 - - -
Aset tak berwujud neto - - 116.755.865 87.566.899 65.675.174
Taksiran tagihan pajak penghasilan - - - - 910.394.789
Uang jaminan - - 15.000.000 - -
Total aset tidak lancar 22.888.563 88.032.188 275.773.064 460.178.417 1.235.868.449
Total aset 26.137.940.365 25.660.299.007 22.801.800.004 28.555.636.052 30.893.051.093
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha - - 1.061.039.981 9.159.654.460 6.980.439.661
Utang lain-lain 5.066.980.318 4.466.980.318 5.216.980.318 1.940.080.318 6.008.124.079
Beban akrual 16.660.461.613 11.600.660.444 5.534.572.944 4.997.018.071 3.063.646.492
Pendapatan diterima di muka - 491.550.347 491.550.347 - 15.447.185
Utang pajak 1.099.987.365 3.600.045.894 6.667.384.680 1.085.155.468 549.976.700
Total liabilitas jangka pendek 22.827.429.296 20.159.237.003 18.971.528.270 17.181.908.317 16.617.634.117
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja - 298.805.123 604.038.878 1.622.786.619 1.126.406.372
Total liabilitas jangka panjang - 298.805.123 604.038.878 1.622.786.619 1.126.406.372
Total liabilitas 22.827.429.296 20.458.042.126 19.575.567.148 18.804.694.936 17.744.040.489
Ekuitas
Modal saham 100.000.000 100.000.000 100.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000
Saldo laba 3.210.511.069 5.221.914.136 2.969.102.673 4.053.742.990 6.983.643.960
Rugi komprehensif lain - (119.657.255) - - -
Total ekuitas yang dapat diatribusikan ke
pemilik induk 3.310.511.069 5.202.256.881 3.069.102.673 9.457.742.990 12.387.643.960
Kepentingan nonpengendali - - 157.130.183 293.198.126 761.366.644
Total ekuitas 3.310.511.069 5.202.256.881 3.226.232.856 9.750.941.116 13.149.010.604
Total liabilitas dan ekuitas 26.137.940.365 25.660.299.007 22.801.800.004 28.555.636.052 30.893.051.093
Page 82
Lampiran 6
Laporan Laba Rugi Perseroan periode 12 bulan dari bulan Januari-Desember tahun 2021-2024 dan
periode 9 bulan Januari-September 2025
Unaudited Audited Audited Audited Audited
FY2021 FY2022 FY2023 FY2024 Jan-Sep 2025
Pendapatan neto 43.637.623.527 70.932.599.523 60.387.190.267 74.968.777.299 46.942.414.026
Beban pokok pendapatan (35.381.485.643) (55.964.499.280) (43.409.435.950) (59.626.558.163) (34.989.486.467)
Laba bruto 8.256.137.884 14.968.100.243 16.977.754.317 15.342.219.136 11.952.927.559
Beban umum dan administrasi (4.516.622.527) (7.497.164.676) (11.495.755.514) (11.265.070.793) (8.509.333.727)
Beban usaha lainnya (35.507.641) (13.053.429) (96.708.372) (9.195.491) (15.162.285)
Beban keuangan (536.000.000) (479.000.000) (464.333.333) (37.624.340) (91.690.729)
Laba sebelum pajak 3.168.007.716 6.978.882.138 4.920.957.098 4.030.328.512 3.336.740.818
Beban pajak penghasilan (713.731.046) (1.536.160.475) (1.454.741.490) (1.333.348.223) (633.830.811)
Laba tahun berjalan 2.454.276.670 5.442.721.663 3.466.215.608 2.696.980.289 2.702.910.007
Page 83
Lampiran 7
Proyeksi Laporan Laba Rugi Perseroan periode 3 bulan dari bulan Oktober-Desember Tahun 2025
dan periode 12 bulan Januari-Desember 2026-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 FY2026 FY2027 FY2028
Pendapatan neto 38.227.725.385 84.729.166.383 89.812.916.366 96.099.820.511
Beban pokok pendapatan (29.955.679.962) (65.241.458.115) (69.155.945.602) (73.996.861.794)
Laba bruto 8.272.045.423 19.487.708.268 20.656.970.764 22.102.958.718
Beban umum dan administrasi (8.079.394.473) (17.114.028.058) (17.898.168.743) (18.831.791.887)
Laba sebelum pajak 192.650.950 2.373.680.210 2.758.802.022 3.271.166.831
Beban pajak penghasilan - (522.209.646) (606.936.445) (719.656.703)
Laba tahun berjalan 192.650.950 1.851.470.564 2.151.865.577 2.551.510.128
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
Pendapatan neto 102.826.807.947 110.024.684.503 117.726.412.418 125.967.261.288
Beban pokok pendapatan (79.176.642.119) (84.719.007.068) (90.649.337.562) (96.994.791.192)
Laba bruto 23.650.165.828 25.305.677.436 27.077.074.856 28.972.470.096
Beban umum dan administrasi (19.820.849.854) (20.867.260.179) (21.977.684.096) (23.155.293.334)
Laba sebelum pajak 3.829.315.974 4.438.417.257 5.099.390.760 5.817.176.762
Beban pajak penghasilan (842.449.514) (976.451.796) (1.121.865.967) (1.279.778.888)
Laba tahun berjalan 2.986.866.460 3.461.965.460 3.977.524.793 4.537.397.875
Page 84
Lampiran 8
Proyeksi Laporan Posisi Keuangan Perseroan periode 31 Desember 2025-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 3.663.358.142 10.698.301.908 10.998.607.711 12.717.226.221 14.813.888.649 17.322.385.171 20.279.750.699 23.725.630.661
Piutang usaha 31.856.437.821 20.005.497.618 22.453.229.091 24.024.955.128 25.706.701.987 27.506.171.126 29.431.603.105 31.491.815.322
Piutang lain-lain 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926 614.482.926
Biaya dibayar di muka 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366 737.831.366
Total aset lancar 36.872.110.255 32.056.113.818 34.804.151.094 38.094.495.640 41.872.904.928 46.180.870.588 51.063.668.095 56.569.760.274
Aset Tidak Lancar
Aset tetap neto 5.758.504 8.355.726 10.230.726 10.980.726 10.793.226 11.543.226 12.293.226 13.043.226
Investasi 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000 700.000.000
Pajak dibayar di muka 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789 910.394.789
Aset tak berwujud 38.918.622 29.188.966 29.188.966 29.188.966 29.188.966 29.188.966 29.188.966 29.188.966
Aset pajak tangguhan 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593 257.738.593
Total aset tidak lancar 1.912.810.508 1.905.678.075 1.907.553.075 1.908.303.075 1.908.115.575 1.908.865.575 1.909.615.575 1.910.365.575
Total aset 38.784.920.762 33.961.791.893 36.711.704.169 40.002.798.715 43.781.020.502 48.089.736.163 52.973.283.670 58.480.125.849
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 16.642.044.423 9.967.444.990 10.565.491.689 11.305.076.107 12.096.431.435 12.943.181.635 13.849.204.350 14.818.648.654
Utang pemegang saham 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000 35.100.000
Utang lain-lain 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579 6.223.254.579
Beban yang masih harus dibayar 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102 5.551.918.102
Utang pajak 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216 513.210.216
Pendapatan diterima di muka 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185 15.447.185
Total liabilitas jangka pendek 28.980.974.505 22.306.375.072 22.904.421.771 23.644.006.189 24.435.361.517 25.282.111.717 26.188.134.432 27.157.578.736
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372
Total liabilitas jangka panjang 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372 1.126.406.372
Total liabilitas 30.107.380.877 23.432.781.444 24.030.828.143 24.770.412.561 25.561.767.889 26.408.518.089 27.314.540.804 28.283.985.108
Ekuitas
Modal saham 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000 5.404.000.000
Saldo laba 3.273.539.885 5.125.010.449 7.276.876.026 9.828.386.154 12.815.252.613 16.277.218.074 20.254.742.866 24.792.140.741
Total ekuitas 8.677.539.885 10.529.010.449 12.680.876.026 15.232.386.154 18.219.252.613 21.681.218.074 25.658.742.866 30.196.140.741
Total liabilitas dan ekuitas 38.784.920.762 33.961.791.893 36.711.704.169 40.002.798.715 43.781.020.502 48.089.736.163 52.973.283.670 58.480.125.849
Page 85
Lampiran 9
Proyeksi Laporan Arus Kas periode 3 bulan dari bulan Oktober-Desember Tahun 2025 dan periode 12 bulan Januari-Desember 2026-2032
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 FY2026 FY2027 FY2028 FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI
Laba bersih setelah pajak 192.650.950 1.851.470.564 2.151.865.577 2.551.510.128 2.986.866.460 3.461.965.460 3.977.524.793 4.537.397.875
Depresiasi & amortisasi 28.057.941 12.632.433 4.125.000 5.750.000 7.187.500 6.750.000 7.250.000 7.750.000
Kas operasi sebelum perubahan modal kerja 220.708.891 1.864.102.997 2.155.990.577 2.557.260.128 2.994.053.960 3.468.715.460 3.984.774.793 4.545.147.875
Perubahan pada modal kerja:
Piutang usaha (20.263.775.167) 11.850.940.203 (2.447.731.473) (1.571.726.036) (1.681.746.859) (1.799.469.139) (1.925.431.979) (2.060.212.217)
Piutang lain-lain - - - - - - - -
Biaya dibayar di muka 12.142.944.972 - - - - - - -
Pajak dibayar di muka - - - - - - - -
AUC - - - - - - - -
Utang usaha 10.617.783.902 (6.674.599.434) 598.046.699 739.584.418 791.355.328 846.750.200 906.022.714 969.444.304
Utang lain-lain - - - - - - - -
Beban yang masih harus dibayar - - - - - - - -
Uang muka penjualan - - - - - - - -
Utang pajak - - - - - - - -
Pendapatan diterima di muka - - - - - - - -
Liabilitas imbalan kerja - - - - - - - -
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Operasi 2.717.662.599 7.040.443.766 306.305.803 1.725.118.510 2.103.662.428 2.515.996.521 2.965.365.528 3.454.379.962
ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI
Perolehan aset tetap (5.000.000) (5.500.000) (6.000.000) (6.500.000) (7.000.000) (7.500.000) (8.000.000) (8.500.000)
Perolehan aset takberwujud - - - - - - - -
Kas Neto Digunakan untuk Aktivitas Investasi (5.000.000) (5.500.000) (6.000.000) (6.500.000) (7.000.000) (7.500.000) (8.000.000) (8.500.000)
ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN
Perubahan bersih utang pemegang saham
Perubahan bersih utang bank - - - - - - - -
Kas Neto Diperoleh dari Aktivitas Pendanaan - - - - - - - -
KENAIKAN NETO KAS DAN BANK 2.712.662.599 7.034.943.766 300.305.803 1.718.618.510 2.096.662.428 2.508.496.521 2.957.365.528 3.445.879.962
KAS DAN SETARA BANK AWAL TAHUN 950.695.543 3.663.358.142 10.698.301.908 10.998.607.711 12.717.226.221 14.813.888.649 17.322.385.171 20.279.750.699
KAS DAN SETARA BANK AKHIR TAHUN 3.663.358.142 10.698.301.908 10.998.607.711 12.717.226.221 14.813.888.649 17.322.385.171 20.279.750.699 23.725.630.661
Page 86
Lampiran 10
Common size Proyeksi Laporan Laba Rugi
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
Okt-Des 2025 FY2026 FY2027 FY2028 FY2029 FY2030 FY2031 FY2032
Pendapatan neto 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Beban pokok pendapatan -78,36% -77,00% -77,00% -77,00% -77,00% -77,00% -77,00% -77,00%
Laba bruto 21,64% 23,00% 23,00% 23,00% 23,00% 23,00% 23,00% 23,00%
Beban umum dan administrasi -21,13% -20,20% -19,93% -19,60% -19,28% -18,97% -18,67% -18,38%
Laba sebelum pajak 0,50% 2,80% 3,07% 3,40% 3,72% 4,03% 4,33% 4,62%
Beban pajak penghasilan 0,00% -0,62% -0,68% -0,75% -0,82% -0,89% -0,95% -1,02%
Laba tahun berjalan 0,50% 2,19% 2,40% 2,66% 2,90% 3,15% 3,38% 3,60%
Page 87
Lampiran 11
Common size Proyeksi Laporan Posisi Keuangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi
31-Des-25 31-Des-26 31-Des-27 31-Des-28 31-Des-29 31-Des-30 31-Des-31 31-Des-32
Aset
Aset Lancar
Kas dan setara kas 9,45% 31,50% 29,96% 31,79% 33,84% 36,02% 38,28% 40,57%
Piutang usaha 82,14% 58,91% 61,16% 60,06% 58,72% 57,20% 55,56% 53,85%
Piutang lain-lain 1,58% 1,81% 1,67% 1,54% 1,40% 1,28% 1,16% 1,05%
Biaya dibayar di muka 1,90% 2,17% 2,01% 1,84% 1,69% 1,53% 1,39% 1,26%
Total aset lancar 95,07% 94,39% 94,80% 95,23% 95,64% 96,03% 96,40% 96,73%
Aset Tidak Lancar 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00% 0,00%
Aset tetap neto 0,01% 0,02% 0,03% 0,03% 0,02% 0,02% 0,02% 0,02%
Investasi 1,80% 2,06% 1,91% 1,75% 1,60% 1,46% 1,32% 1,20%
Pajak dibayar di muka 2,35% 2,68% 2,48% 2,28% 2,08% 1,89% 1,72% 1,56%
Aset tak berwujud 0,10% 0,09% 0,08% 0,07% 0,07% 0,06% 0,06% 0,05%
Aset pajak tangguhan 0,66% 0,76% 0,70% 0,64% 0,59% 0,54% 0,49% 0,44%
Total aset tidak lancar 4,93% 5,61% 5,20% 4,77% 4,36% 3,97% 3,60% 3,27%
Total aset 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Liabilitas
Liabilitas jangka pendek
Utang usaha 42,91% 29,35% 28,78% 28,26% 27,63% 26,91% 26,14% 25,34%
Utang pemegang saham 0,09% 0,10% 0,10% 0,09% 0,08% 0,07% 0,07% 0,06%
Utang lain-lain 16,05% 18,32% 16,95% 15,56% 14,21% 12,94% 11,75% 10,64%
Beban yang masih harus dibayar 14,31% 16,35% 15,12% 13,88% 12,68% 11,54% 10,48% 9,49%
Utang pajak 1,32% 1,51% 1,40% 1,28% 1,17% 1,07% 0,97% 0,88%
Pendapatan diterima di muka 0,04% 0,05% 0,04% 0,04% 0,04% 0,03% 0,03% 0,03%
Total liabilitas jangka pendek 74,72% 65,68% 62,39% 59,11% 55,81% 52,57% 49,44% 46,44%
Liabilitas jangka panjang
Liabilitas imbalan kerja 2,90% 3,32% 3,07% 2,82% 2,57% 2,34% 2,13% 1,93%
Total liabilitas jangka panjang 2,90% 3,32% 3,07% 2,82% 2,57% 2,34% 2,13% 1,93%
Total liabilitas 77,63% 69,00% 65,46% 61,92% 58,39% 54,92% 51,56% 48,37%
Ekuitas
Modal saham 13,93% 15,91% 14,72% 13,51% 12,34% 11,24% 10,20% 9,24%
Saldo laba 8,44% 15,09% 19,82% 24,57% 29,27% 33,85% 38,24% 42,39%
Total ekuitas 22,37% 31,00% 34,54% 38,08% 41,61% 45,08% 48,44% 51,63%
Total liabilitas dan ekuitas 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00% 100,00%
Page 88
Lampiran 12
Proyeksi Analisis Rasio Keuangan
Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Proyeksi Average
Okt-Des 2025 FY2026 FY2027 FY2028 FY2029 FY2030 FY2031 FY2032 Proyeksi
LIQUIDITY RATIOS
Current ratio 1,27 1,44 1,52 1,61 1,71 1,83 1,95 2,08 1,68
Quick ratio 1,27 1,44 1,52 1,61 1,71 1,83 1,95 2,08 1,68
Cash ratio 0,13 0,48 0,48 0,54 0,61 0,69 0,77 0,87 0,57
PROFITABILITY RATIOS
Gross profit margin 21,64% 23,00% 23,00% 23,00% 23,00% 23,00% 23,00% 23,00% 22,83%
Net profit margin 0,50% 2,19% 2,40% 2,66% 2,90% 3,15% 3,38% 3,60% 2,60%
ACTIVITY RATIOS
Acc. Receivable turnover 1 4 4 4 4 4 4 4 4
Acc. Payable turnover 2 7 7 7 7 7 7 7 6
Days of Acc. Receivable 75 85 90 90 90 90 90 90 88
Days of Acc. Payable 50 55 55 55 55 55 55 55 54
SOLVENCY RATIOS
Debt to Equity 67,99% 56,04% 46,53% 38,73% 32,38% 27,21% 23,00% 19,54% 0,39
Debt to Assets 15,21% 17,37% 16,07% 14,75% 13,48% 12,27% 11,14% 10,09% 0,14
Total Liabilities to Total Assets 77,63% 69,00% 65,46% 61,92% 58,39% 54,92% 51,56% 48,37% 0,61
Total Liabilities to Total Equity 346,96% 222,55% 189,50% 162,62% 140,30% 121,80% 106,45% 93,67% 1,73
Page 89
Lampiran 13
Beta (Damodaran)
Date updated: 05-Jan-25 YouTube Video explaining
Created by: Aswath Damodaran, adamodar@stern.nyu.edu estimation choices and process.
What is this data? Beta, Unlevered beta and other risk measures Emerging Markets
Home Page: http://www.damodaran.com
Data website: https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/data.html
Companies in each industry: https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/pc/datasets/indname.xls
Variable definitions: https://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/datafile/variable.htm
Do you want to use marginal or effective tax rates in unlevering betas? Marginal
If marginal tax rate, enter the marginal tax rate to use 24,71%
Effective Unlevered beta corrected for Standard deviation of
Industry Name Number of firms Beta D/E Ratio Tax rate Unlevered beta Cash/Firm value cash HiLo Risk equity
Advertising 179 1,40 10,21% 11,69% 1,30 10,59% 1,46 0,4590 53,51%
Page 90
Lampiran 14
Country Risk Premium (Damodaran)
Country and Equity Risk Premiums
Date of update: 1-Jul-25
Enter the current risk premium for a mature equity market 4,21% Implied ERP for S&P 500 with adjusted dollar riskfree rate (for US Aa1 rating
Do you want to adjust the country default spread for the additional volatility of the equity market to get to a country premium? Yes
If yes, enter the multiplier to use on the default spread (See worksheet for volatility numbers for selected emerging markets) 1,50 See "Relative Equity Volatilty" worksheet
Rating-based Default Total Equity Risk Country Risk Sovereign CDS, net of Total Equity Risk Country Risk
Country Africa Moody's rating Spread Premium Premium Swiss CDS Premium2 Premium3
Indonesia Asia Baa2 1,87% 7,03% 2,82% 1,17% 5,97% 1,76%
Page 91
Lampiran 15
Tingkat Suku Bunga Bank Bulan September 2025
I.26 SUKU BUNGA PINJAMAN RUPIAH YANG DIBERIKAN I.26 INTEREST RATE OF RUPIAH LOANS
MENURUT KELOMPOK BANK DAN JENIS PINJAMAN BY GROUP OF BANKS AND TYPE OF LOANS
(Persen Per Tahun) (Percent Per Annum)
2025
KELOMPOK BANK DAN JENIS PINJAMAN GROUP OF BANKS AND TYPE OF LOANS
Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct
1 Bank Persero State Banks 1
2 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 8,69 8,80 8,82 8,83 8,83 8,81 8,78 8,72 8,60 8,39 Working Capital Loans 2
3 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 9,22 9,11 9,09 9,02 9,02 8,96 8,92 8,89 8,67 8,84 Investment Loans 3
4 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 9,08 9,06 9,04 9,04 9,01 8,98 8,96 8,94 8,92 8,90 Consumer Loans 4
5 Bank Pemerintah Daerah Regional Government Banks 5
6 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 8,81 8,81 8,81 8,85 8,86 8,84 8,78 8,82 8,84 8,66 Working Capital Loans 6
7 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 8,91 8,93 8,93 8,88 8,89 8,88 8,86 8,84 8,83 8,78 Investment Loans 7
8 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 10,37 10,37 10,36 10,37 10,38 10,38 10,38 10,38 10,37 10,37 Consumer Loans 8
9 Bank Swasta Nasional Private National Banks 9
10 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 8,65 8,62 8,60 8,58 8,55 8,52 8,53 8,48 8,40 8,31 Working Capital Loans 10
11 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 8,10 8,10 8,06 8,06 8,02 7,97 7,93 7,88 7,74 7,67 Investment Loans 11
12 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 11,83 11,86 11,84 11,93 11,99 12,04 12,11 12,20 12,26 12,29 Consumer Loans 12
Kantor Cabang dari Bank yang Berkedudukan di
13 Branch Offices of Foreign Banks 13
Luar Negeri
14 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 6,65 6,74 6,67 6,58 6,41 6,74 6,85 6,45 6,07 5,84 Working Capital Loans 14
15 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 8,47 8,40 8,38 8,38 8,38 8,08 8,07 7,89 7,44 7,35 Investment Loans 15
16 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 43,82 41,78 41,23 41,17 41,30 41,98 41,51 41,19 41,05 40,59 Consumer Loans 16
17 Bank Umum Commercial Banks 17
18 Pinjaman Modal Kerja Yang Diberikan 8,62 8,67 8,66 8,66 8,64 8,62 8,61 8,55 8,46 8,30 Working Capital Loans 18
19 Pinjaman Investasi Yang Diberikan 8,66 8,62 8,58 8,56 8,54 8,49 8,46 8,42 8,25 8,32 Investment Loans 19
20 Pinjaman Konsumsi Yang Diberikan 10,41 10,40 10,39 10,42 10,44 10,45 10,47 10,49 10,51 10,51 Consumer Loans 20
Page 92
Lampiran 16 Yield Bonds 30 September 2025
Names mentioned 40 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki dan Rekan
p.2
unresolved
org
Kantor Jasa Penilai Publik Herman Meirizki
p.2
unresolved
—
Faks.
p.2 ×2
unresolved
person
Willyams S.E.
p.2 ×2
unresolved
org
KJPP Herman Meirizki dan Rekan
p.2 ×3
unresolved
org
KJPP Herman Meirizki
p.2 ×5
unresolved
org
Indonesia. KJPP Herman Meirizki dan Rekan
p.2 ×2
unresolved
org
Kementerian Keuangan Republik Indonesia
p.2 ×2
unresolved
org
Menteri Keuangan
p.2 ×2
unresolved
org
Pusat Statistik
p.4 ×2
unresolved
org
Bank Indonesia
p.4 ×13
unresolved
org
PT Roket Kasih Karunia STTD
p.12
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar & Rekan
p.15 ×5
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Anwar
p.15 ×5
unresolved
person
Soaduon Tampubolon
p.15
unresolved
org
PT Roket Kasih Karunia
p.16 ×5
unresolved
person
Kantor Akuntan Publik Indra Wiguna Marthanu CPA
p.16 ×2
unresolved
person
Ervinia Ida Wahyuni Adam
· Notaris
p.17
unresolved
org
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia
p.17 ×3
unresolved
person
Janty Lega
p.17 ×2
unresolved
org
PT Nurifood Indonesia
p.21
unresolved
org
PT Chocomory Coklat Persada
p.21
unresolved
org
PT Macroprima Panganutama
p.21
unresolved
org
PT Santos Jaya Abadi
p.21
unresolved
org
PT Yamaha Indonesia Motor
p.21
unresolved
org
Google Singapore Pte Ltd
p.21
unresolved
org
Menteri Keuangan. Secara
p.34
unresolved
org
Bapepam-LK
p.46 ×2
unresolved
person
Nicolas Anggono
p.65
unresolved
org
PT Roket Kasih Karunia Berikut
p.65
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
Rule parser
Needs review
confidence 0.273
11741 ms
12 Sep 2026 22:30
Raw output
{'appraiser_exempt': None,
'appraiser_name': '',
'assets': [],
'currency': None,
'fact_type': '',
'issuer_name': '',
'kind': 'CONFLICT',
'kjpp_name': '',
'letter_number': '',
'object_text': '',
'object_truncated': False,
'parties': [],
'pct_of_equity': None,
'reference_period': '',
'requires_rups': None,
'rups_date': None,
'ticker': '',
'transaction_date': None,
'valuation_date': '2025-09-30',
'value': '27.38'}