Back to announcement
20260317_IPCM_Laporan Informasi dan Fakta Material_32054552_lamp1.pdf
Other Text extracted IPCMSource file signed link, expires in 15 minutes
Extracted text 2
Page 1
SIARAN PERS
Nomor: HM.01.02/17/3/2/KGC/SPR/JAI-26
IPCM BUKUKAN LABA RP196,44 MILIAR, PERKUAT POSISI DI INDUSTRI
JASA KEPELABUHANAN
Jakarta, 17 Maret 2026. – PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IDX: IPCM) yang merupakan bagian dari
Pelindo Group mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun buku 2025. Berdasarkan
laporan keuangan yang telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto, Susanti dan Surja (member
firm of Ernst & Young Global Limited), IPCM membukukan pertumbuhan pendapatan pada 2025
sebesar 9,65% menjadi Rp1,47 Triliun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar Rp1,34 triliun.
Seiring dengan pertumbuhan pendapatan tersebut, Perseroan berhasil mencatatkan peningkatan laba
bersih 17,74% menjadi Rp196,44 Miliar dibandingkan tahun sebelumnya Rp166,84 Miliar. Peningkatan
ini membuktikan bahwa rencana strategis perusahaan dalam melakukan ekspansi dan penguatan
bisnis model telah berjalan sesuai rencana dan menghasilkan kinerja produksi yang semakin baik
melalui peningkatan layanan pemanduan dan penundaan, selain itu kebijakan perusahaan dalam
melakukan efektivitas pola operasional serta pengelolaan biaya juga terbukti berkontribusi positif bagi
Perseroan.
Sepanjang tahun 2025, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari jasa penundaan senilai Rp1,32
Triliun atau 89,51% dari total pendapatan. Jasa pemanduan menyumbang Rp105,07 Miliar atau
7,12%, sementara sisanya berasal dari jasa pengangkutan dan lainnya sebesar Rp49,67 Miliar atau
3,37%.
Dari sisi posisi keuangan, IPCM kembali menunjukkan fundamental yang kuat dengan mencatatkan
peningkatan total aset naik 3,91% menjadi sebesar Rp1,71 Triliun dan total ekuitas naik 5,48% menjadi
sebesar Rp1,36 Triliun pada akhir tahun 2025, dimana hal ini memberikan fondasi yang kuat bagi
Perseroan dalam menjalankan ekspansi usaha serta penguatan layanan operasional di masa
mendatang.
Direktur Utama IPCM, Shanti Puruhita, menyampaikan bahwa capaian ini merupakan hasil dari
konsistensi perusahaan dalam memperkuat kualitas layanan maritim, meningkatkan efisiensi
operasional, serta memperluas kolaborasi strategis di sektor kepelabuhanan nasional. "Pertumbuhan
kinerja IPCM pada tahun 2025 menunjukkan ketahanan model bisnis perusahaan serta komitmen kami
dalam memberikan layanan maritim yang andal dan berdaya saing. Ke depan, IPCM akan terus
memperkuat sinergi dalam ekosistem Pelindo Group serta mengembangkan peluang bisnis baru guna
menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi para pemegang saham dan pemangku
kepentingan," ujar Shanti.
Sebagai perusahaan jasa kepelabuhanan yang berfokus pada layanan pemanduan, penundaan kapal,
pengepilan, serta layanan maritim lainnya, IPCM optimis terhadap prospek pertumbuhan industri
maritim nasional yang terus berkembang seiring peningkatan aktivitas perdagangan dan logistik di
Indonesia.
Page 2
Hal ini dibuktikan dengan Perseroan kembali memperkuat kemitraan strategisnya pada tahun 2025
dengan PT Pelabuhan Bukit Prima (PBP) dan PT Nusantara Regas melalui lanjutan perjanjian kerja
sama penyediaan penundaan kapal di Terminal Untuk Kepentingan Sendiri (TUKS) PBP milik PT Bukit
Asam Tbk serta jasa pemanduan dan penundaan kapal Terminal Khusus (Tersus) Floating Storage
and Regasification (FSRU) PT Nusantara Regas. Kerja sama ini menjadi bentuk kepercayaan
berkelanjutan dari mitra industri terhadap kualitas layanan maritim IPCM dalam mendukung
operasional pelabuhan industri.
IPCM menyampaikan apresiasi kepada seluruh pelanggan, mitra usaha, dan pemegang saham atas
dukungan serta kepercayaan yang terus diberikan kepada Perseroan dalam mengembangkan kerja
sama strategis. Dukungan dan masukan yang konstruktif tersebut menjadi pendorong bagi IPCM
untuk terus meningkatkan kualitas layanan serta menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.
Seiring dengan dinamika kondisi geopolitik global yang menantang, ke depannya IPCM akan terus
mendorong peningkatan kinerja melalui optimalisasi armada, penguatan layanan di wilayah strategis,
serta pengembangan inovasi layanan guna mendukung kelancaran arus logistik nasional dan
memberikan nilai tambah berkelanjutan bagi investor.
Selaras dengan berbagai inisiatif dikombinasikan dengan kinerja finansial IPCM yang kuat, pencapaian
operasional, serta komitmen terhadap keberlanjutan, IPCM semakin meneguhkan perannya sebagai
perusahaan jasa kepelabuhanan yang berintegritas, kompetitif, dan berkontribusi nyata bagi industri
maritim nasional.
*Selesai*
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM)
PT Jasa Armada Indonesia Tbk merupakan satu satu perusahaan dalam bidang jasa pemanduan dan penundaan yang mencatatkan sahamnya pada
Bursa Efek Indonesia sejak 22 Desember 2017. Emiten dengan kode (ticker) IPCM ini merupakan salah satu anak usaha PT Pelindo Jasa Maritim
(SPJM), salah satu sub-holding di bawah PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Group.
Bisnis utama Perseroan adalah bergerak dalam bidang pelayanan jasa pemanduan dan jasa penundaaan dengan pangsa pasar utama yaitu melayani
kegiatan pelayanan kapal di seluruh wilayah kerja Regional II PT Pelabuhan Indonesia (Persero) yang meliputi 12 (dua belas) pelabuhan dengan perluasan
pasar di seluruh wilayah Indonesia.
Sekretaris Perusahaan,
PT Jasa Armada Indonesia Tbk (IPCM)
Disclaimer
This documents (press release/news update/presentation material) has been prepared by PT Jasa Armada Indonesia Tbk (“IPCM”) and is
circulated for the purpose of general information only. It is not intended for any specific person or purpose and does not constitute a
recommendation regarding the securities of IPCM. No warranty (expressed or implied) is made to the accuracy of completeness of the
information. All opinions and estimations included in this release constitute our judgement as of this date and are subject to change without prior
notice. IPCM disclaims any responsibility or liability whatsoever arising which may be brought against or suffered by any person as a result of
reliance upon the whole or any part of the contents of this press release and neither IPCM nor any of its affiliated companies and their respective
employees and agents accepts liability for any errors, omissions, negligent or otherwise, in this press release and any inaccuracy herein or
omission here from which might otherwise arise.
Names mentioned 12 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong
unresolved
org
Kantor Akuntan Publik Purwanto
p.1
unresolved
org
Young Global Limited
p.1
unresolved
org
PT Pelabuhan Bukit Prima
p.2
unresolved
org
PT Nusantara Regas
p.2
unresolved
org
PT Nusantara Regas. Kerja
p.2
unresolved
org
PT Pelindo Jasa Maritim
p.2
Extraction attempts how the parser did, and what it refused
Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.
No extraction attempted yet.