Skip to content
Back to announcement

AnnualReport2025-BBRI-att2.pdf

Other Text extracted BBRI

Source file signed link, expires in 15 minutes

This browser can't display the PDF inline. Open it in a new tab.

Extracted text 537

Page 1
        Membangun
     Ekonomi Kerakyatan:
BRI Tumbuh, Negara Tangguh
          Laporan Tahunan
             2025
Page 2

          
Page 3
                                             Membangun Ekonomi Kerakyatan:
                                             BRI Tumbuh, Negara Tangguh
                                             “Membangun Ekonomi Kerakyatan: BRI Tumbuh, Negara Tangguh” bukan hanya
                                             slogan, tetapi kompas strategis BRI. Mandat untuk memberdayakan ekonomi rakyat
                                             tetap menjadi fondasi dan keunggulan struktural kami di tengah lanskap yang semakin
                                             dinamis.

                                             Sepanjang tahun 2025, dinamika domestik dan volatilitas global menuntut kehati-
                                             hatian dan disiplin eksekusi. BRI mencatat kinerja solid dengan pertumbuhan neraca
                                             yang sehat, profitabilitas terjaga, serta struktur pendanaan dan permodalan yang
                                             semakin kuat. Margin tetap resilien dan likuiditas terkelola baik, memberi ruang bagi
                                             ekspansi berkelanjutan.

                                             Kredit tumbuh 12,3% dengan porsi UMKM 77,5%—menegaskan bahwa mikro dan
                                             UMKM tetap menjadi inti bisnis dan sumber ketahanan BRI. Pertumbuhan di segmen
                                             Komersial dan Korporasi dilakukan secara terukur dan berbasis kualitas.

                                             Di sisi pendanaan, simpanan naik 7,4% dan CASA tumbuh 12,7%, mendorong rasio
                                             CASA ke 70,6% — tertinggi sepanjang sejarah BRI. Struktur funding yang kuat
                                             memperkuat efisiensi biaya dana, likuiditas, dan ketahanan margin.

                                             Tahun ini, BRI memperkenalkan tagline/slogan “Satu Bank Untuk Semua”, sebuah
                                             evolusi kapabilitas untuk melayani kebutuhan ekonomi dari ultra mikro hingga
                                             korporasi. Pendekatan multi-segmen ini memperluas diversifikasi dan meningkatkan
                                             resiliensi siklus.

                                             Transformasi digital melalui Qlola, BRImo, BRILink Agen, dan BRIspot memperkuat
                                             kapabilitas end‑to‑end, memperluas akses, meningkatkan efisiensi, dan memperdalam
                                             hubungan dengan nasabah. Pertumbuhan tetap diarahkan pada kualitas, pengelolaan
                                             manajemen risiko yang optimal, dan penguatan permodalan.

                                             BRI tidak hanya mengejar pertumbuhan jangka pendek, tetapi membangun institusi
                                             yang tangguh di setiap siklus—dengan fondasi mikro yang kuat, struktur pendanaan
                                             efisien, dan kapabilitas universal yang terus berkembang.
   Laporan Tahunan
                                             Dengan arah strategis yang jelas dan disiplin eksekusi, BRI berada pada posisi solid

  2025                                       untuk terus menciptakan nilai jangka panjang sekaligus mendorong pertumbuhan
                                             ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan.




Tentang
Laporan Tahunan
Laporan Tahunan ini merupakan laporan terintegrasi yang menempatkan kinerja historis ke dalam konteks dan menggambarkan risiko, peluang,
dan prospek Perseroan di masa depan, sehingga diharapkan dapat membantu pemegang saham dan pemangku kepentingan memahami tujuan
strategis Perseroan dan kemajuannya dalam menciptakan nilai yang berkelanjutan. Laporan tahunan ini berisi ikhtisar data keuangan penting
selama 5 (lima) tahun terakhir, profil perusahaan, laporan Direksi dan Dewan Komisaris, analisis dan pembahasan manajemen yang meliputi
pencapaian kinerja Perseroan, dibandingkan dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya, proyeksi kinerja serta prospek Perseroan. Laporan Tahunan
ini juga melaporkan penerapan tata kelola perusahaan yang meliputi struktur dan proses tata kelola termasuk penerapan sistem manajemen risiko
yang di antaranya menggambarkan profil risiko dan pengelolaannya.




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        1
Page 4
Kesinambungan
Tema




                                                                                                        2024
                                                          Melanjutkan Transformasi,
                                                   BRI Semakin Brilian dan Cemerlang




Di tengah tantangan kondisi makroekonomi, PT Bank Rakyat    tetap memperhatikan Good Corporate Governance dan
Indonesia (Persero) Tbk (yang selanjutnya disebut BRI/      pengendalian risiko. Selain itu, inovasi dan eksplorasi sumber
Perseroan) tetap berkomitmen untuk memberikan layanan       pertumbuhan baru terus dilakukan untuk mengoptimalkan
keuangan yang komprehensif kepada masyarakat, serta         peluang bisnis saat ini maupun di masa mendatang.
mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan
dan merata di seluruh Indonesia. Untuk itu, BRI konsisten   Di tahun 2024, BRI mampu untuk beradaptasi dengan
untuk merespons berbagai situasi dan tantangan dengan       berbagai situasi dan berdiri kokoh sebagai market leader
mengeluarkan inisiatif strategis untuk pertumbuhan bisnis   di sektor perbankan nasional, sekaligus menjadi simbol
yang sustainable.                                           keberpihakan terhadap Usaha Mikro, Kecil dan Menengah
                                                            (UMKM) serta mendorong ekonomi kerakyatan untuk
Penguatan kapabilitas internal BRI Group terus dilakukan    memajukan negeri. Di tengah situasi yang kurang kondusif,
dengan melakukan transformasi digital dan culture yang      BRI berhasil menjaga profitabilitas dengan mencatatkan
berkesinambungan di seluruh pilar-pilar pertumbuhan         Return on Asset sebesar 3,06%, Return on Equity sebesar
bisnis, khususnya segmen Mikro dan Ultra Mikro dengan       19,01% serta laba bersih sebesar Rp60,64 triliun.




  2     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 5
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




                                                                                                          2023
                                                       Transformasi Berkelanjutan untuk
                                                        Tumbuh Semakin Kuat dan Hebat




Di tengah ketidakpastian perekonomian global dan kondisi      Holding Ultra Mikro sebagai bukti bahwa BRI terus proaktif
geopolitik yang menciptakan situasi yang menantang dengan     untuk mendorong inklusi keuangan dengan mempermudah
risiko tinggi selama tahun 2023, BRI berhasil menunjukkan     akses pembiayaan dan pemberdayaan sosial kepada
kinerja yang positif. Kinerja tersebut tidak terlepas dari    masyarakat. Di tahun kedua setelah pendirian, Holding
komitmen BRI untuk terus menjalankan Transformasi             Ultra Mikro tersebut telah melayani lebih dari 37 juta
Berkelanjutan Untuk Tumbuh Semakin Kuat dan Hebat             nasabah dengan produk pembiayaan, simpanan, dan
sehingga dapat terus berkontribusi terhadap penciptaan        juga asuransi dengan dukungan untuk mempermudah
economic dan social values dalam mendukung pertumbuhan        jangkauan dengan tersedianya 15 ribu unit kerja (BRI Unit
perekonomian nasional yang inklusif. Transformasi             6.700, Pegadaian 4.087 dan PNM 4.553), 1.018 SENYUM
berkelanjutan yang dilakukan telah memungkinkan BRI untuk     (Sentra Layanan Ultra Mikro) yaitu unit co-location, lebih dari
memberikan respon strategis yang tepat di tengah situasi      740 ribu BRILink Agen dan 686 ribu E-channels.
perekonomian yang masih jauh dari ideal pasca periode
pandemi Covid19.                                              Selain itu, BRI terus melakukan inovasi digital untuk
                                                              meningkatkan layanan perbankan. BRImo sebagai super
Perseroan      berkomitmen       untuk    terus    tumbuh     apps BRI secara terus menerus dilakukan penyempurnaan.
berkesinambungan dengan tetap fokus pada transformasi         Pada tahun 2023 BRImo telah mengintegrasikan aspek
di area culture dan digital untuk mewujudkan visi BRI yaitu   artificial intelligence yaitu chat banking service (Sabrina)
menjadi ”Champion of Financial Inclusion” pada tahun 2025.    serta meningkatkan kapabilitas cross border transaction dan
                                                              investasi. BRImo telah melayani 31,6 juta users (meningkat
Sejalan dengan upaya untuk mewujudkan visi Perseroan,         32,6% yoy), dengan 3,1 miliar transaksi yang bernilai Rp4.159
BRI mengoptimalkan kekuatan yang dimiliki, dengan fokus       triliun, yang menghasilkan Rp2,4 triliun fee based income.
pada periode eskalasi bisnis (beyond banking) yaitu dengan
optimalisasi sinergi Holding Ultra Mikro (BRI, PT Pegadaian   Konsistensi untuk terus berinovasi serta respon strategis yang
dan PT Permodalan Nasional Madani) dengan didukung            tepat berhasil membuat BRI mencatatkan kinerja yang solid
customer base yang besar untuk menjadi new source             dengan aset konsolidasian mencapai Rp1.965 triliun atau tumbuh
of growth bagi BRI, infrastruktur yang tersebar luas dan      5,3% yoy. Untuk total kredit dan pembiayaan BRI mampu tumbuh
produk dan jasa keuangan yang lengkap, serta penguatan        11,2% sebesar Rp1.266 triliun. Peningkatan profitability dengan
retail banking melalui pengembangan bisnis value chain,       manajemen risiko yang baik mampu membuat BRI mencatat
penyempurnaan digital product, dan penguatan sinergi dan      rekor baru untuk Laba dengan mencatatkan Laba Bersih
cross selling BRI dan perusahaan anak.                        sebesar Rp60,4 triliun (meningkat 17,5% yoy) di penghujung
                                                              tahun 2023.




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     3
Page 6
                                                                                                             2022
                                                                     Memperluas Jangkauan,
                                                                       Memberi Kemudahan,
                                                                  Semakin Tumbuh & Tangguh
            Memperluas Jangkauan,
              Memberi Kemudahan,
         Semakin Tumbuh & Tangguh
                      LAPORAN TAHUNAN 2022
                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.




BRI mengimplementasikan konsep hybrid bank yang                 telah tumbuh lebih dari dua kali lipat menjadi Rp2.669 triliun,
mengkombinasikan layanan digital dan physical (layanan          dengan jumlah transaksi finansial mencapai 1,83 miliar
perbankan konvensional) untuk memperluas jangkauan.             transaksi, dan users BRImo pun melesat 68,46% (YoY)
                                                                menjadi 23,85 juta users.
BRI terus memacu perkembangan layanan BRILink Agen
untuk mendorong inklusi dan layanan yang lebih dekat            Di samping itu, upaya memperluas jangkauan juga dilakukan
dengan masyarakat. Jumlah BRILink Agen telah meningkat          melalui Holding Ultra Mikro antara BRI (sebagai induk)
24,6% YoY menjadi 627 ribu agen dengan Nilai transaksi          dengan PT Pegadaian dan PT Permodalan Nasional Madani
mencapai Rp1.298 triliun atau tumbuh 13,5% Year on Year         (PNM). Satu tahun setelah pendirian, Holding Ultra Mikro
(YoY). Saat ini layanan BRILink Agen telah menjangkau           berhasil mengintegrasikan lebih dari 34 juta nasabah
58.896 desa di seluruh pelosok Indonesia, atau mencakup         ultra mikro untuk mendapatkan layanan keuangan formal.
setidaknya >77% total desa yang ada di Indonesia.               Layanan co-location SENYUM (Sentra Layanan Ultra Mikro)
                                                                hingga akhir tahun 2022 telah mencapai 1.013 lokasi.
Komitmen kuat transformasi digital juga terus dilakukan BRI
untuk memberikan kemudahan akses layanan keuangan               Dengan demikian, melalui strategi hybrid bank yang
melalui layanan Super Apps BRImo yang menuai respon             menjadikan layanan BRI semakin luas dan memberikan
positif masyarakat. Layanan digital banking BRI ini terus       kemudahan, mendorong bisnis BRI untuk terus tumbuh dan
mengalami pertumbuhan, di mana nilai transaksi finansial        semakin tangguh.




  4      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 7
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




   Digitalisasi:
   Go Smaller, Go Shorter, Go Faster


                                                                                                                 2021
                                                                                             Digitalisasi:
                                                                                             Go Smaller,
                                                                                    Go Shorter, Go Faster
                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
                                        Laporan Tahunan
                                                 2021




Di tengah kondisi pemulihan ekonomi, PT Bank Rakyat                Untuk memberikan layanan perbankan hingga ke berbagai
Indonesia (Persero) Tbk. (BRI) berhasil menjaga fundamental        wilayah secara Go Smaller, Go Shorter & Go Faster, digitalisasi
kinerja dapat tumbuh secara sehat, kuat dan berkelanjutan.         BRI dilakukan dengan mengacu pada 3 (tiga) framework
Keberhasilan BRI mencatatkan kinerja cemerlang tersebut            utama yaitu pertama Digitizing Core atau digitalisasi proses
merupakan hasil dari strategi transformasi yang telah              bisnis dengan tujuan untuk meningkatkan produktivitas dan
dipersiapkan sejak 2016 melalui konsep besar BRIvolution 1.0.      fokus pada efisiensi. Kedua, Digital Ecosystems yaitu BRI
Program tersebut dimulai pada 2017 dan telah dilaksanakan          menyiapkan platform-platform digital untuk mendorong
hingga tahun 2020 lalu.                                            BRI masuk ke dalam bisnis ekosistem value chain sehingga
                                                                   diharapkan menjadi sumber pertumbuhan baru di sisi CASA,
Sejak terjadinya pandemi, transformasi tersebut dipertajam         FBI dan Nasabah baru BRI. Ketiga, New Digital Propositions,
menjadi BRIvolution 2.0 yang difokuskan pada dua area              BRI melakukan inovasi teknologi finansial dengan pendekatan
utama yaitu digital dan culture. Visi besar BRI pun turut diubah   digital secara penuh dan bisnis model baru yang dapat
menjadi The Most Valuable Banking Group in Southeast               memberikan layanan kepada nasabah lebih cepat, lebih baik,
Asia. Selain itu, fokus lainnya adalah menjadi Champion of         dan lebih efisien.
Financial Inclusion. Hal itu untuk mengembalikan fokus BRI
pada khitahnya di segmen UMKM termasuk usaha Ultra                 Melalui transformasi serta strategi go smaller, go shorter
Mikro (UMi).                                                       dan go faster yang didukung oleh digitalisasi, BRI terbukti
                                                                   dapat menunjukkan kinerja yang solid dengan mencatatkan
Champion of Financial Inclusion dimaksudkan guna menjaga           aset konsolidasian mencapai Rp1.678,10 triliun atau tumbuh
pertumbuhan berkesinambungan perseroan. BRI mencari                4,23% yoy. Sedangkan untuk total kredit dan pembiayaan
sumber pertumbuhan baru. Dengan strategi go smaller, yaitu         BRI Group telah menembus seribu triliun rupiah, tepatnya
menyasar pada segmen usaha yang lebih kecil dari mikro,            sebesar Rp1.042,87 triliun. Proporsi kredit UMKM BRI pun
yakni ultra mikro dengan menyalurkan kredit dengan ticket          terus merangkak naik, sebesar 83,86% dari total penyaluran
size yang lebih kecil. BRI memberikan tenor pendek sesuai          kredit BRI disalurkan kepada segmen UMKM. Angka ini
kebutuhan atau go shorter. Selain itu, BRI memperkuat              meningkat dibandingkan dengan periode yang sama tahun
digitalisasi layanan jasa keuangannya sehingga layanan             lalu, dan BRI akan terus meningkatkan proporsi tersebut
dan proses bisnis dapat lebih cepat atau go faster. Dengan         hingga mencapai 85% pada tahun 2024.
begitu, BRI dapat melayani masyarakat dengan memberikan
akses keuangan yang lebih luas, lebih mudah, lebih cepat
dan lebih terjangkau.




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     5
Page 8
           DAFTAR ISI
                                              1    Tema dan Arti Tema                98     Keterangan Perubahan Nama

                                              2    Kesinambungan Tema                      Visi, Misi, dan Budaya
                                                                                     100
                                                                                           Perusahaan
                                              6    Daftar Isi
                                                                                     104   Kegiatan Usaha
                                              9    Sekilas Tentang Perseroan
                                                                                            Kegiatan Usaha Menurut
                                                                                     104    Anggaran Dasar dan yang
                                              10   Jejak Langkah
                                                                                            Dijalankan
                                              14   Kontribusi Terbaik Kami           105    Produk dan Jasa

                                                                                     116   Wilayah Operasional

                                        Kilas Kinerja                                120   Struktur Organisasi

                                                                                     122   Daftar Keanggotaan Asosiasi
                                                   Pencapaian Kinerja Penting
                                          20                                         124   Profil Direksi
                                                   Tahun 2025

                                          24       Ikhtisar Data Keuangan Penting    150   Profil Dewan Komisaris

                                                    Ikhtisar Keuangan dan Rasio      162   Profil Pejabat Eksekutif
                                          24
                                                    Keuangan
                                                                                     168   Profil Pekerja
                                          30        Ikhtisar Operasional
                                                                                            Jumlah Pekerja Berdasarkan
                                                                                     168
                                          33       Informasi Saham                          Jenis Kelamin

                                          34        Aksi Korporasi                          Jumlah Pekerja Berdasarkan
                                                                                     168
                                                                                            Level Jabatan
                                                    Aksi Penghentian Sementara
                                                    Perdagangan Saham                       Jumlah Pekerja Berdasarkan
                                                                                     168
                                          36        (Suspension) dan/atau                   Rentang Usia
                                                    Penghapusan Pencatatan
                                                                                            Jumlah Pekerja Berdasarkan
                                                    Saham (Delisting)                169
                                                                                            Tingkat Pendidikan
                                                   Informasi Obligasi, Sukuk, dan/
                                          36                                                Jumlah Pekerja Berdasarkan
                                                   atau Obligasi Konversi            169
                                                                                            Status Kepegawaian
                                                   Informasi Sumber Pendanaan
                                          38                                                Jumlah Pekerja Berdasarkan
                                                   Lainnya                           170
                                                                                            Generasi
                                          38       Rating Perusahaan 2025
                                                                                            Jumlah Pekerja Berdasarkan
                                                                                     170
                                          40       Peristiwa Penting                        Masa Kerja

                                                                                     170    Pengembangan Kompetensi

                                                                                           Pemegang Saham Utama dan
                                        Laporan                                      173
                                                                                           Pengendali

                                        Direksi dan                                  174   Komposisi Pemegang Saham

                                        Dewan Komisaris                              175
                                                                                            Komposisi 20 Pemegang
                                                                                            Saham Terbesar

                                          52       Laporan Direksi                          Komposisi Pemegang Saham
                                                                                     177
                                                                                            5% atau Lebih
                                          70       Laporan Dewan Komisaris
                                                                                            Komposisi Kelompok
                                                   Tanggung Jawab Pelaporan          177    Pemegang Saham Kurang dari
                                          88                                                5%
                                                   Tahunan 2025

                                                                                            Kepemilikan Saham Direksi dan
                                                                                     178
                                                                                            Dewan Komisaris

                                        Profil Perusahaan                            180
                                                                                            Kepemilikan Saham Senior
                                                                                            Manajemen

                                          92       Identitas Perusahaan              180    Klasifikasi Pemegang Saham

                                                   Nama dan Alamat Kantor
                                          93       Regional Office Serta Kantor
                                                   Cabang Luar Negeri

                                          95       Brand Perusahaan

                                          96       Riwayat Singkat Perusahaan




6   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 9
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




       Daftar Anggota Konglomerasi Keuangan Bank,              348     Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan
 181
       Perusahaan Asosiasi, dan Perusahaan Ventura Bersama
                                                                477    Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal
 191   Struktur Grup Perusahaan
                                                                477    Investasi Barang Modal
192    Informasi Kelompok Usaha Bank
                                                                478    Komitmen dan Kontinjensi
193    Kronologi Penerbitan Saham
                                                                       Informasi dan Fakta Material
                                                                478
200    Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Efek Lainnya           Setelah Tanggal Laporan Akuntan

       Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik (AP) dan        478    Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan
206
       Kantor Akuntan Publik (KAP)
                                                               480     Pencapaian Target dan Target Ke Depan
207    Nama dan Alamat Lembaga dan/atau Profesi Penunjang
                                                               484     Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)
208    Penghargaan dan Sertifikasi
                                                               485     Dividen
222    Informasi yang Tersedia pada Situs Web
                                                               488     Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

                                                                       Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi,
                                                               488     Divestasi, Akuisisi, atau Restrukturisasi Hutang dan
Analisis dan                                                           Modal

Pembahasan Manajemen                                                   Informasi Transaksi Material yang Mengandung
                                                               490     Benturan Kepentingan dan/atau Transaksi dengan
                                                                       Pihak Afiliasi
226    Tinjauan Perekonomian
                                                                       Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan
                                                               500
226     Analisis Perekonomian Global                                   Dampaknya terhadap Bank

228     Analisis Perekonomian Nasional                         500     Perubahan Kebijakan Akuntansi

230     Analisis Industri Perbankan                             501    Tingkat Kesehatan Bank

231     Analisis Posisi BRI Dalam Industri Perbankan           502     Informasi Kelangsungan Usaha

233    Tinjauan Operasional                                            Pengungkapan Kerangka Governansi, Pengelolaan dan
                                                               502
                                                                       Pengendalian Aspek Perpajakan
233     Rencana Strategis Bank
                                                               504     Respon Terhadap Perubahan Arah Kebijakan Moneter
235     Aspek Pemasaran
                                                                       Larangan, Batasan dan/atau Hambatan Signifikan Untuk
235       Strategi Pemasaran                                   505     Melakukan Penyediaan Dana Antara Bank dan Entitas
                                                                       Lain Dalam Suatu Kelompok Usaha
237       Pangsa Pasar
                                                               508     Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif
238     Penanganan Pengaduan Nasabah
                                                                       Laporan Penggunaan Tambahan
241     Tinjauan Operasi per Segmen Usaha                      509
                                                                       Penyertaan Modal Negara (PMN)
242       Segmen Operasi

307       Segmen Geografis

308    Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain     Tinjauan Fungsi
310    Tinjauan Keuangan                                       Pendukung Bisnis
310     Kinerja Keuangan
                                                                512   Sumber Daya Manusia
310       Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                513    Strategi Pengelolaan Human Capital
          Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif
324
          Lain Konsolidasian                                           Kebijakan dan Pelaksanaan Manajemen Sumber Daya
                                                                513
                                                                       Manusia
333       Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                513     Rekrutmen
336     Suku Bunga Dana
                                                                515     Pengembangan Kompetensi
336     Suku Bunga Dasar Kredit
                                                                515     Talent Management
        Kemampuan Membayar Utang dan Kolektibilitas
337
        Piutang                                                 519     Penilaian Kinerja

340     Rasio Keuangan Lain                                    520      Remunerasi

342     Analisis Kualitas Aset Produktif                        521     Program Pensiun

346     Strategi Peningkatan Fee Based Income                   521    Human Capital Information System

346     Struktur Permodalan Bank                                522    Internalisasi Budaya




                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.            7
Page 10
         Keterbukaan Informasi kepada                                  Kebijakan Pemberian Kompensasi Jangka Panjang
527                                                            833
         Pegawai                                                       Berbasis Kinerja

527      Struktur Pengelola Sumber Daya Manusia                835     Akuntan Publik

528      Rencana Kerja Sumber Daya Manusia 2026                836     Sistem Pengendalian Internal

529    Teknologi Informasi                                     843     Manajemen Risiko

530      Strategi Teknologi Informasi                          863     Fungsi Kepatuhan

530      Inovasi Teknologi Informasi                                   Penerapan Program Anti Pencucian Uang (APU),
                                                                       Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT) dan
 531     Infrastruktur Teknologi Informasi                     873
                                                                       Pencegahan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah
                                                                       Massal (PPPSPM)
 531     Tata Kelola Teknologi Informasi
                                                               878     Perkara Hukum
533      Struktur Pengelola Teknologi Informasi
                                                                       Sanksi Administratif yang Dikenakan Kepada
535      Rencana Kerja Teknologi Informasi 2026                882     Perusahaan, Anggota Dewan Komisaris dan Direksi oleh
                                                                       Otoritas Pasar Modal dan Otoritas Lainnya

                                                               882     Akses Informasi dan Data Perusahaan

Corporate                                                      888     Kode Etik

Governance                                                     890     Penyimpangan Internal (Fraud)

                                                                891    Whistleblowing System
538    Pencapaian dalam Penerapan Corporate Governance
                                                               895     Program Anti Korupsi
539    Tujuan Penerapan GCG
                                                                       Pengelolaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara
                                                               899
539    Pelaksanaan Tata Kelola Tahun 2025                              Negara (LHKPN)

       Rencana Peningkatan Kualitas Implementasi Tata Kelola   900     Pemberian Dana Kegiatan Sosial dan/atau Politik
540
       Tahun 2026
                                                               900     Buyback Saham dan Buyback Obligasi
540    Dasar Penerapan Tata Kelola
                                                               901     Perselisihan Internal
       Penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik Secara
541                                                            901     Rencana Strategis Bank
       Berkelanjutan
                                                                       Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dan Penyediaan
545    Struktur Tata Kelola Perusahaan                         901
                                                                       Dana Besar
548    Mekanisme Tata Kelola Perusahaan
                                                               902     Transaksi yang Mengandung Benturan Kepentingan
548    Pengukuran/Pengujian Kualitas Penerapan GCG
                                                               902     Pencegahan Transaksi Orang Dalam (Insider Trading)
       Penerapan Tata Kelola Perusahaan Sesuai Ketentuan
552                                                            903     Transparansi Kondisi Keuangan dan Non Keuangan
       Otoritas Jasa Keuangan
                                                               903     Pengadaan Barang dan Jasa
       Pelaksanaan Penerapan Aspek dan Prinsip Tata Kelola
       Perusahaan Sesuai Guidelines of Corporate Governance
557                                                                    Penerapan Keuangan Berkelanjutan, Termasuk
       Principles for Banks yang Diterbitkan oleh Basel        905
                                                                       Penerapan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan
       Committee in Banking Supervision
                                                               905    Penerapan Tata Kelola Terintegrasi
559    Pelaksanaan Tata Kelola Perusahaan
                                                               929    Praktik Bad Corporate Governance
559     Pemegang Saham

561     Rapat Umum Pemegang Saham

583     Direksi                                                Tanggung Jawab Sosial
616     Dewan Komisaris                                        Perusahaan
665     Nominasi dan Remunerasi Dewan Komisaris dan Direksi


                                                               Indeks Referensi
        Transparansi Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan
672
        Komisaris

676     Kebijakan Keberagaman Dewan Komisaris dan Direksi      OJK
681     Organ dan Komite di Bawah Dewan Komisaris

760     Organ dan Komite di Bawah Direksi
                                                               Laporan
828
        Penerapan Tata Kelola dalam Pemberian Remunerasi
        Bagi Bank Umum Sesuai POJK 45/POJK.03/2015
                                                               Keuangan




 8      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 11
                                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                                     2025




Sekilas
Tentang Perseroan

                                                       %                               53,19

                                              0,00
   Negara RI melalui BP BUMN



                                                       %
                                              53,19                        Pemegang
      PT Danantara Asset                                                    Saham                                           Aset
     Management (Persero)

                                                                                                                      Rp
                                                                                                                           2.135,37
                                                       %                                                                     triliun
                      Publik                  46,81
                                                                                           46,81

Keterangan: Pada 31 Desember 2025, Negara RI memiliki 1 lembar Saham Seri A Dwiwarna
melalui Badan Pengaturan BUMN dan 80.610.976.875 Saham Seri B melalui
PT Danantara Asset Management (Persero).
                                                                                               Produk dan
                                                                                               Jasa Utama
Segmen
Usaha

                  Mikro                                 Korporasi

                                                                                                    Produk                         Produk
                                                                                                   Simpanan                       Pinjaman

                                                        Segmen Lainnya dan
                  Ritel
                                                        Entitas Anak




Entitas
Anak                                                                                                  Jasa
                                                                                                   Perbankan

  PT Pegadaian                                                             99,99%

  PT Permodalan Nasional Madani (PNM)                                      99,99%

  PT Asuransi BRI Life (BRI Life)                                          51,00%               Entitas
  PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya)                                        86,85%
                                                                                                Asosiasi

  PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)                                90,00%                        15,10%                    4,25%

  PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance)                              99,88%                PT Bahana Artha Ventura    PT Kustodian Sentral
                                                                                                         (BAV)              Efek Indonesia (KSEI)

  PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures)                                  99,97%
                                                                                                          1,11%                    15,38%
  PT BRI Danareksa Sekuritas (BRI DS)                                      67,00 %
                                                                                                   PT Kliring Penjaminan      PT Bank Syariah
                                                                                                   Efek Indonesia (KPEI)    Indonesia Tbk. (BSI)
  PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI)                                      65,00%
                                                                                                                            PT Pemeringkat Efek
                                                                                                          6,78%             Indonesia (Pefindo)
  BRI Global Financial Services Co. Ltd. (BRI Global Financial Services)   100,00%




                                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.             9
Page 12
Jejak
Langkah


 1895                                                      2011
 Raden Aria Wiriatmaja pada tanggal 16 Desember 1895,      • Tanggal 11 Januari 2011, melaksanakan pemecahan nilai
 mendirikan De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der         nominal saham dengan perbandingan 1:2.
 Inlandsche Hoofden, sebuah badan pengelola dana masjid    • Tanggal 3 Maret 2011, penandatanganan Akta Akuisisi
 di Purwokerto yang bertugas mengelola dan menyalurkan       saham PT Bank Agroniaga Tbk. antara BRI dengan Dana
 dana kepada masyarakat dengan skema yang sederhana.         Pensiun Perkebunan (Dapenbun).
 Lembaga ini sempat mengalami beberapa kali perubahan
 nama, yakni Hulp en Spaarbank der Inlandsche Bestuurs
 Ambtenaren (1895), De Poerwokertosche Hulp Spaaren
 Landbouw Credietbank atau Volksbank dan kembali
 mengalami perubahan nama menjadi Centrale Kas Voor
 Volkscredietwezen Algemene (1912). Tahun 1934 berubah
                                                           2009
 menjadi Algemene Volkscredietbank (AVB), hingga pada      Interkoneksi real time online seluruh jaringan kerja yang
 masa pendudukan Jepang, AVB berganti nama menjadi         pada saat itu berjumlah 6.480 unit kerja.
 Syomin Ginko (1942-1945).




                                                           2007
 1946                                                      BRI melakukan akuisisi Bank Jasa Artha yang kemudian
 Pada tanggal 22 Februari 1946, Pemerintah Indonesia       dikonversi menjadi PT Bank BRISyariah.
 melalui Peraturan Pemerintah No. 1 tahun 1946, mengubah
 nama Syomin Ginko menjadi Bank Rakyat Indonesia (BRI)
 sebagai bank pemerintah yang menjadi ujung tombak
 dalam mendukung pembangunan perekonomian.


                                                           2003
                                                           Tanggal 10 November 2003, BRI menjadi Perseroan Terbuka
                                                           melalui pencatatan saham perdana di Bursa Efek Jakarta
                                                           (kini Bursa Efek Indonesia/BEI) dengan ticker “BBRI”. Kini
 1960                                                      saham BRI tergabung dalam indeks saham LQ-45 dan
 Pemerintah mengubah nama BRI menjadi Bank Koperasi        menjadi salah satu saham unggulan (blue chip) di BEI.
 Tani Nelayan (BKTN).




 1968                                                      1992
 Sesuai Undang-Undang No. 21 Tahun 1968, Pemerintah        Sesuai Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 21
 kembali menetapkan nama Bank Rakyat Indonesia dengan      Tahun 1992, terjadi perubahan status badan hukum BRI
 status sebagai bank umum.                                 menjadi perusahaan perseroan (Persero).




 1969                                                      1984
 BRI ditunjuk Pemerintah sebagai satu-satunya bank yang    Setelah dihentikannya program Bimas oleh Pemerintah,
 bertugas menyalurkan kredit program Bimbingan Masal       BRI mulai mengelola bisnis mikro secara komersial yang
 (Bimas) dan mulai dibentuknya BRI Unit.                   disalurkan melalui BRI Unit.




10    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 13
                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                          2025




2011                                                      2018
• Tanggal 16 Desember 2011, penandatanganan Instrument    • Dalam rangka meningkatkan layanan kepada nasabah
  of Transfer dan Bought and Sold Notes antara BRI          BRI meluncurkan Artificial Intelligence bernama Sabrina
  dengan PT Asuransi Jiwa BRIngin Jiwa Sejahtera atas       sebagai BRI New Assistance yang memudahkan nasabah
  saham BRIngin Remittance Co. Ltd. (Hong Kong).            untuk mendapatkan informasi mengenai Bank BRI.
                                                          • Bank BRI mendorong UMKM Go Digital dengan
                                                            meluncurkan Indonesia Mall bekerja sama dengan
                                                            startup-startup marketplace sehingga memberikan
                                                            kesempatan kepada UMKM untuk menjual produknya
                                                            dengan pasar yang lebih luas.
                                                          • BRI menerbitkan beberapa surat berharga berikut:
2013                                                        - Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV Tahun
BRI Hybrid Banking merupakan layanan self-service              2018 Seri A, jatuh tempo pada 21 Februari 2023,
banking yang pertama di Indonesia.                             dengan nilai nominal Rp1.837.000.000.000 dan
                                                               coupon/discount rate sebesar 6,65%, serta peringkat
                                                               AAA dari Pefindo.
                                                            - Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV Tahun
                                                               2018 Seri B, jatuh tempo pada 21 Februari 2025,
                                                               dengan nilai nominal Rp605.000.000.000 dan coupon/
2014                                                           discount rate sebesar 6,90%, serta peringkat AAA dari
• Jaringan ATM BRI terus bertumbuh mencapai 20.792 unit        Pefindo.
  ATM dan EDC menembus angka 131.204 unit, merupakan        - Obligasi Subordinasi III Bank BRI Tahun 2018, jatuh
  jaringan ATM dan EDC terbesar di Indonesia.                  tempo pada 21 Juni 2023, dengan nilai nominal
• BRI telah melakukan penandatanganan Kontrak                  Rp500.000.000.000 dan coupon/discount rate
  Pengadaan Satelit dan Peluncuran Satelit BRI (BRIsat)        sebesar 7,70%, serta peringkat AA dari Pefindo.
  dengan Space System/Loral (SSL) dan Arianespace pada    • BRI telah melakukan penyertaan pada 3 bisnis baru,
  tanggal 28 April 2014.                                    yaitu 2 (dua) tambahan perusahaan anak, PT BRI Ventura
                                                            Investama (BRI Ventures) dan PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                            (DS), serta penyertaan pada PT Danareksa Investment
                                                            Management (DIM). Atas penyertaan yang telah dilakukan
                                                            oleh BRI, maka jumlah Perusahaan Anak yang dimiliki
                                                            oleh BRI Group menjadi 8 (delapan) Perusahaan Anak
2015                                                        yaitu Syariah (BRIsyariah), Bank Konvensional (BRI
• Pada tahun 2015 BRI membuka Unit Kerja Luar Negeri di     Agro), Remittance (BRI Remittance), Asuransi (BRI Life),
  Singapura serta mengakuisisi PT Asuransi Jiwa Bringin     Multifinance (BRI Finance), Modal Ventura (BRI Ventures)
  Jiwa Sejahtera (Bringin Life).                            dan Sekuritas (BRI Danareksa Sekuritas) dan General
• Pada tanggal 4 Agustus 2015 BRI resmi meluncurkan         Insurance (BRI Insurance).
  Teras BRI Kapal untuk menjangkau masyarakat pesisir     • BRI juga meresmikan BRI Institute sebagai salah satu wujud
  kepulauan yang selama ini belum dapat menikmati           nyata Bank BRI dalam Membangun Kapasitas Nasional atau
  layanan perbankan.                                        National Capacity Building di segmen UMKM.
• BRI juga meresmikan BRI Corporate University sebagai
  sarana penunjang yang komprehensif bagi pendidikan
  pekerja.




                                                          2017
                                                          • Pada tanggal 14 Maret 2017 BRI membuka Unit Kerja Luar
2016
                                                            Negeri di Timor Leste.
• Tanggal 18 Juni 2016, pukul 18.38 Waktu Kourou,         • Pada tanggal 24 Februari 2017 BRI resmi meluncurkan
  Guyanan Prancis, satelit milik BRI, BRIsat meluncur       Teras BRI Kapal Bahtera Seva II dan Teras BRI Kapal
  dengan sukses. BRIsat menjadi infrastruktur penunjang     Bahtera Seva III untuk menjangkau masyarakat pesisir di
  layanan digital Bank BRI.                                 kepulauan Labuan Bajo dan Halmahera.
• BRI Mengakuisisi BTMU Finance yang bergerak di bidang   • Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”)
  multifinance. BTMU Finance berubah nama menjadi BRI       Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 18
  Finance.                                                  Oktober 2017 telah menyetujui pemecahan nilai nominal
• Meluncurkan layanan full-digital branch di Terminal 3     saham (stock split) dari semula Rp 250,- (dua ratus lima
  Bandara Soekarno Hatta dan juga program digitalisasi      puluh Rupiah) per saham menjadi Rp 50,- (lima puluh
  untuk UMKM seperti e-Pasar, Teras BRI Digital.            Rupiah) per saham (Rasio 1:5) dan mulai diperdagangkan
  1 Juta Domain Gratis Untuk UMKM dan Rumah                 pada perayaan 14 Tahun Saham BRI melantai di bursa
  Kreatif BUMN.                                             yakni tanggal 10 November 2017.




                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         11
Page 14
 2019                                                         2020
 • BRI melalui perusahaan anak BRI Agro meluncurkan           BRI secara aktif menjadi mitra utama Pemerintah dalam
   PINANG, Digital Lending Perbankan Pertama di               mengimplementasikan program Pemulihan Ekonomi
   Indonesia. Dengan mengkombinasikan teknologi digital,      Nasional (PEN) yang telah memberikan dampak positif,
   PINANG mempercepat proses pengajuan sampai                 tidak hanya bagi Debitur yang sebagian besar UMKM,
   dengan pencairan kurang dari 10 menit. Pengajuan dapat     tetapi juga bagi Perseroan. Sampai dengan Desember
   dilakukan tanpa harus ke bank dan tanpa tatap muka         2020, program PEN yang telah dilaksanakan oleh Perseroan
   secara langsung. Melalui proses yang cepat, murah,         sebagai berikut:
   dan aman, serta plafon yang bersaing, PINANG akan          1. Penyaluran Kredit UMKM dalam rangka Percepatan
   memberikan kemudahan ekstra kepada nasabah untuk              Pemulihan Ekonomi Nasional. Sesuai dengan target yang
   mengajukan pinjaman.                                          ditetapkan Pemerintah sebesar Rp45 triliun (3 kali) dari
 • BRI melakukan akuisisi perusahaan yang bergerak di            Penempatan Dana Pemerintah;
   bidang Asuransi Umum yaitu PT Bringin Sejahtera Artha      2. Penyaluran kredit dengan skema penjaminan pada
   Makmur (BRINS), akuisisi ini merupakan langkah strategis      segmen kecil dan ritel sebesar Rp8,73 triliun kepada lebih
   perseroan untuk menjadi integrated financial solution         dari 14 ribu Debitur;
   yang akan semakin melengkapi layanan keuangan yang         3. Penyaluran Subsidi Bunga Kredit UMKM sebesar Rp5,47
   dimiliki oleh BRI Group.                                      Triliun kepada lebih dari 8,9 juta penerima;
 • Pada tanggal 28 Maret 2019 BRI menerbitkan obligasi        4. Penyaluran Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM)
   berkelanjutan (sustainability bond) dengan nominal            sebesar Rp18,64 triliun kepada lebih dari 7,7 juta usaha
   sebesar USD500.000.000 (angka penuh) untuk jangka             mikro;
   waktu 5 tahun. Penerimaan dari penerbitan obligasi         5. Penyaluran KUR Super Mikro sebesar Rp8,66 triliun
   tersebut akan dimanfaatkan untuk mendanai Eligible            kepada lebih dari 985 ribu debitur;
   Project sesuai dengan Sustainability Framework.            6. Penyaluran subsidi gaji sebesar Rp6,45 triliun kepada
 • Guna memberikan kemudahan dan keamanan layanan                lebih dari 5 juta penerima.
   transaksi perbankan, BRI kembali meluncurkan
                                                              Selain itu, sebagai upaya penyelamatan debitur terdampak
   terobosan digital banking terbarunya. Yang terbaru,
                                                              Covid-19, Sampai dengan Desember 2020, BRI telah
   BRI meluncurkan aplikasi BRImo, aplikasi BRI Mobile
                                                              melakukan restrukturisasi sebesar Rp186,6 Triliun kepada
   terbaru berbasis data dengan UI/UX (user interface/user
                                                              2,8 juta debitur, di mana sebesar 95% merupakan debitur
   experience) dan fitur-fitur terbaru yang dapat digunakan
                                                              segmen Mikro, Konsumer, Kecil dan Menengah.
   oleh nasabah maupun non nasabah BRI tanpa perlu
                                                              • Untuk memberikan kemudahan bagi nasabah
   datang ke kantor cabang dengan pilihan sumber dana
                                                                 bertransaksi di tengah pandemic, BRI menghadirkan
   giro, tabungan dan Uang Elektronik untuk setiap fitur-
                                                                 inovasi-inovasi digital sebagai berikut:
   fiturnya. BRImo memiliki berbagai keunggulan menarik,
                                                                 - Peluncuran BRImo New Look
   yakni kemudahan dalam pembukaan rekening Tabungan
                                                                 - Peluncuran Pasar.id. Adanya social distancing
   BRI Britama Muda, login aplikasi menggunakan finger
                                                                    & PSBB menyebabkan aktivitas pasar menjadi
   print maupun face id Recognition, cek mutasi rekening
                                                                    terbatas, sehingga pedagang mengalami omzet. BRI
   hingga 1 tahun kebelakang, penggunaan alias rekening
                                                                    membantu “Survival Mode” Pasar Tradisional dengan
   serta akses info promo BRI. Pengguna BRImo hingga
                                                                    memperkenalkan belanja online (baik melalui WA, situs
   Desember 2019 telah mencapai 2,96 juta pengguna.
                                                                    web, Mobile Apps, maupun kerjasama dengan start
 • Pada 12 Desember 2019, BRI melakukan terobosan
                                                                    up).
   inovasi atas produk dan layanan keuangannya untuk
                                                                 - Peluncuran Digital Saving. BRI meluncurkan layanan
   mengukuhkan diri sebagai lembaga keuangan terdepan
                                                                    pembukaan rekening secara digital melalui Platform
   dalam digital banking di Indonesia. Yang terbaru, BRI
                                                                    Digital Saving yang dapat diakses melalui channel
   meluncurkan pinjaman online yang diberi nama CERIA.
                                                                    Bank BRI ataupun pihak ketiga yang bekerjasama,
   Melalui peluncuran ini, BRI menjadi bank BUMN pertama
                                                                    dengan menggunakan 2 teknologi yaitu face
   yang memiliki aplikasi pinjaman online.
                                                                    recognition dan digital signature, sehingga nasabah
 • Selain berinovasi dengan mengembangkan berbagai
                                                                    tidak perlu datang ke kantor Bank untuk bertatap muka
   produk digital banking, selama periode tahun 2019 BRI
                                                                    dengan petugas.
   juga terus melakukan pemberdayaan UMKM melalui
                                                              • Peluncuran lembaga sertifikasi profesi perbankan di
   penyaluran KUR senilai Rp 87,9 Triliun kepada lebih dari
                                                                 Indonesia (BRISLP).
   4 juta pelaku UMKM. Dari total KUR yang disalurkan
                                                              • Peluncuran BRI Micro & SME Index (BMSI). Peluncuran
   selama tahun 2019 oleh BRI tersebut, Rp75,7 Triliun atau
                                                                 BMSI merupakan kepedulian BRI terhadap aktivitas
   86,1% diantaranya disalurkan khusus di segmen mikro.
                                                                 UMKM Indonesia untuk menjadi suatu informasi.
   Dengan demikian, sejak tahun 2015, BRI telah berhasil
                                                                 BMSI menjadi leading indikator pertama di Indonesia
   menyalurkan KUR dengan total nilai mencapai Rp 323,4
                                                                 yang mengukur aktivitas UMKM yang suatu saat akan
   Triliun kepada lebih dari 16,6 juta pelaku UMKM di
                                                                 bermanfaat bagi kebijakan publik.
   seluruh Indonesia.




12    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 15
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




2021                                                             2025
• Sepanjang tahun 2021, BRI sukses melakukan 3 (tiga)            • Sepanjang 2025 menjadi momentum penting bagi BRI dalam
  aksi korporasi besar untuk mendukung pertumbuhan                 menegaskan arah transformasi jangka panjang. Pada 3 Juli 2025,
  yang berkelanjutan. Tiga aksi korporasi besar tersebut           BRI meluncurkan BRIVolution Reignite sebagai strategi untuk
                                                                   memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan daya saing, serta
  merupakan bagian dari pertumbuhan bisnis BRI yang                menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan, dengan fokus pada
  dilakukan secara anorganik dan proses value creation.            penguatan struktur pendanaan, percepatan digitalisasi, peningkatan
  Adapun 3 (tiga) aksi korporasi tersebut antara lain:             produktivitas, serta pengembangan bisnis berbasis customer-
  1. Konsolidasi Bank Syariah Indonesia (BSI) dengan               centric.
      peningkatan harga saham BRIS hingga empat kali lipat       • Fondasi strategi tersebut kian diperkuat melalui penguatan budaya
                                                                   organisasi dengan penetapan Brilian Way. Lima nilai utama yang
      sejak proses konsolidasi.                                    diusung yakni Integrity, Collaborative, Accountability, Growth
  2. Peningkatan valuasi BRI Life menjadi Rp7,5 triliun            Mindset, dan Customer Focus yang ditetapkan sebagai panduan
      melalui kerjasama strategis dengan FWD Financial             nilai dan perilaku yang harus dimiliki oleh seluruh Insan BRILiaN
      pada 2021, di mana BRI sebelumnya mengakuisisi BRI           dalam menjalankan perannya.
      Life dengan nilai Rp1,6 triliun pada 2015.                 • Keselarasan antara strategi dan budaya tersebut kemudian dimaknai
                                                                   secara utuh melalui Corporate Rebranding, yang diluncurkan pada
  3. Pembentukan Holding Ultra Mikro bersama Pegadaian             16 Desember 2025, sebagai refleksi identitas BRI yang semakin
      dan PNM dengan total nilai Right Issue sebesar Rp95,9        modern dan inklusif, tanpa meninggalkan DNA keberpihakan kepada
      triliun yang terdiri atas Rp54,7 triliun dalam bentuk        rakyat, pemberdayaan UMKM, serta peran strategis sebagai agent
      partisipasi non tunai pemerintah berupa inbreng              of development.
      saham Pegadaian dan PNM, serta Rp41,2 triliun dalam        • Hasil dari transformasi tersebut juga tercermin dari capaian kinerja
                                                                   yang membanggakan, Di sisi pendanaan, simpanan naik 7,4% dan
      bentuk cash proceed dari pemegang saham publik.              CASA tumbuh 12,7%, mendorong rasio CASA ke 70,6% — tertinggi
      Pencapaian tersebut menorehkan sejarah sebagai               sepanjang sejarah BRI. Struktur funding yang kuat didorong oleh
      Right Issue terbesar di kawasan Asia Tenggara,               penguatan dari sisi transaksi yang semakin tangguh mampu
      peringkat ketiga Right Issue di Asia, dan nomor tujuh di     mencipatakan efisiensi biaya dana, serta mampu menjaga likuiditas
      seluruh dunia.                                               dan ketahanan margin. Kredit tumbuh 12,3% dengan porsi UMKM
                                                                   77,5%—menegaskan bahwa mikro dan UMKM tetap menjadi
• Sebagai upaya melanjutkan momentum positif                       inti bisnis dan sumber ketahanan BRI. Pertumbuhan di segmen
  kebangkitan perekonomian nasional, BRI menjadi                   Komersial dan Korporasi dilakukan secara terukur dan berbasis
  titling sponsor BRI Liga 1 sehingga diharapkan dapat             kualitas.
  menggerakkan perekonomian nasional. Khususnya agar             • Selain itu, sebagai bagian dari dukungan terhadap program
  industri sepak bola nasional termasuk UKM, UMKM, dan             pemerintah, BRI juga konsisten menjadi penyalur utama Kredit
                                                                   Usaha Rakyat (KUR). Tercatat, sepanjang tahun 2025, BRI berhasil
  turunannya seperti perusahaan konveksi jersey sepak              menyalurkan KUR sebesar Rp178,08 triliun kepada sekitar 3,8 juta
  bola, penjual souvenir, pernak pernik tim, dan industri          debitur. Secara kumulatif sejak tahun 2015 hingga akhir Desember
  sepatu sepak bola akan kembali menggeliat.                       2025, total penyaluran KUR BRI telah mencapai Rp1.435 triliun yang
• BRI membuka outlet luar negeri keenam yakni Kantor               dimanfaatkan oleh sekitar 46,4 juta pelaku usaha.
  Cabang di Taipei, Taiwan. yang terletak di No. 166, Sec.       • BRI juga berperan aktif dalam mensukseskan program Pemerintah
                                                                   lainnya seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih dan
  3, Nanjing East Road, Zhongshan District, Taipei City,           Kredit Perumahan Rakyat. Hal ini semakin memperkuat peran BRI
  Taiwan. Operasional BRI Taipei Branch (BRITW) ini sudah          sebagai mitra strategis Pemerintah dalam memperluas akses dan
  mulai beroperasi pada Selasa, 30 November 2021. BRI              optimalisasi pelaksanaan program Pemerintah
  Taipei Branch juga telah mengantongi izin operasional          • Dengan arah strategis yang jelas dan disiplin eksekusi, BRI berada
  sebagai Full Retail Foreign Bank Branch Office License           pada posisi solid untuk terus menciptakan nilai jangka panjang
                                                                   sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif
  oleh otoritas Taiwan. Dengan lisensi tersebut, BRI               dan berkelanjutan.
  Taipei Branch dapat memberikan pelayanan Simpanan,
  Pinjaman, Remitansi, Trade Finance, dan Treasury
  kepada nasabah di Taiwan.


                                                                 2024
                                                                 • BRIvolution 3.0 resmi diluncurkan sebagai langkah
                                                                   strategis perusahaan untuk menetapkan rencana jangka
2022                                                               panjang perusahaan dengan merumuskan visi BRI
Pada tahun 2022 BRI terus mengembangkan bisnisnya                  sebagai “The Most Trusted Lifetime Financial Partner for
melalui beberapa hal:                                              Sustainable Growth”.
1. Mengakuisisi Danareksa Investment Management untuk            • BRI terus berkomitmen untuk mendorong ekonomi
   terus menjadikan BRI Group sebagai one stop financial           kerakyatan dengan melayani dan memberdayakan
   solution bagi masyarakat Indonesia.                             UMKM, termasuk melalui Holding Ultra Mikro (UMi).
2. Meluncurkan produk Qlola by BRI sebagai Integrated              Selama 3 (tiga) tahun sejak didirikan, Holding UMI telah
   Corporate Solution Platform hanya dengan single sign on         melayani 35,9 juta nasabah termasuk melalui 1,032 co-
   login.                                                          location yang tersebar di seluruh Indonesia.
3. Semakin konsisten mendukung inklusi keuangan
   Indonesia melalui:
   • BRILink Agen yang telah mencapai 627 ribu Agen dan
      tersebar di >58 ribu desa atau mencakup >78% desa
      di Indonesia.
                                                                 2023
   • Super Apps BRImo yang telah memiliki 23,85 juta             Bukti keberhasilan transformasi Digital yang dilakukan BRI
      pengguna dan menjadikan BRImo sebagai banking              terlihat dari jumlah user BRImo di akhir 2023 mencapai
      apps dengan pengguna terbesar di Indonesia.                31,6 juta user meningkat >10 kali lipat hanya dalam waktu 4
   • Menghadirkan >1.000 Gerai Senyum untuk                      (empat) tahun, menjadikan BRImo sebagai mobile banking
      memudahkan akses bagi nasabah Ultra Mikro dalam            yang paling banyak di download di Indonesia. Selain itu,
      satu pintu yang telah berhasil mengintegrasikan >34        pada tahun 2023 volume transaksi BRImo tumbuh luar biasa
      juta data nasabah.                                         mencapai Rp4.159 triliun.




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                13
Page 16
Kontribusi
Terbaik Kami
Di tengah dinamika perekonomian domestik dan global                  untuk melayani masyarakat kecil dan pelaku usaha rakyat,
yang penuh tantangan, arah dan fondasi bisnis PT Bank                sebuah nilai dasar yang terus diwariskan hingga kini. Ke
Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus diperkuat, seiring              depan, BRI menetapkan arah strategis untuk menjadi bank
dengan penegasan peran BRI sebagai bank milik negara                 yang semakin kuat dalam melayani seluruh segmen, sejalan
yang tumbuh bersama masyarakat dan secara konsisten                  dengan visinya sebagai satu bank untuk semua.
berkontribusi bagi perekonomian nasional.
                                                                     Tanpa meninggalkan DNA keberpihakan kepada rakyat,
Dalam kerangka tersebut, BRI turut menetapkan agenda                 BRI juga mengambil peran aktif dalam mengakselerasi
transformasi BRIVolution Reignite sebagai langkah strategis          perekonomian nasional melalui dukungan terhadap berbagai
untuk memperkuat fondasi bisnis, meningkatkan efisiensi,             program prioritas pemerintah. Kontribusi tersebut tidak
serta memastikan Perseroan tetap relevan dan kompetitif              hanya diwujudkan dalam aspek ekonomi, tetapi juga melalui
di tengah perubahan lanskap ekonomi dan teknologi.                   aksi sosial yang menyentuh langsung masyarakat dan
BRIVolution Reignite menegaskan fokus BRI pada penguatan             memperkuat dampak keberlanjutan.
struktur pendanaan, percepatan digitalisasi, peningkatan
produktivitas, serta pengembangan bisnis inti dan bisnis baru        Kehadiran BRI di tengah masyarakat menegaskan bahwa di
yang berkelanjutan. Seluruh agenda ini dijalankan dengan             balik agenda transformasi dan penguatan kinerja, Perseroan
orientasi customer-centric, sekaligus memperkuat peran BRI           terus menjaga komitmennya untuk hadir dan bergerak
sebagai bank yang melayani seluruh segmen masyarakat.                bersama rakyat. Setidaknya terdapat 10 kontribusi nyata BRI
                                                                     untuk negeri, yang mencerminkan peran strategis Perseroan
Transformasi tersebut berjalan beriringan dengan DNA BRI             dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,
sebagai bank yang berakar kuat pada ekonomi kerakyatan.              berkeadilan, dan berkelanjutan di seluruh Indonesia.
Sejak berdiri pada tahun 1895, BRI tumbuh dengan mandat




        Ciptakan Sharing
        Economy Melalui
        Keberadaan 1,19                     Sepanjang 2025, BRI didukung oleh sekitar 1,19 juta BRILink yang tersebar di seluruh
        Juta BRILink Agen                   Indonesia, menjangkau 66.098 desa atau lebih dari 80% total desa di Tanah Air.
                                            Melalui model bisnis berbasis kemitraan ini, BRILink Agen telah memfasilitasi 1 miliar
                                            transaksi finansial dengan total volume mencapai Rp1.746 triliun.

                                            Selain itu, melalui jaringan BRILink Agen, BRI memperkuat peran Koperasi Desa/
                                            Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai penggerak ekonomi kerakyatan hingga
                                            ke wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). Kehadiran jaringan ini tidak hanya
                                            memperluas inklusi keuangan, tetapi juga menciptakan sharing economy bagi
                                            masyarakat setempat. Dengan pendekatan tersebut, BRI mampu menjangkau
                                            lapisan masyarakat yang sebelumnya belum tersentuh layanan perbankan formal.




  14     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 17
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




Konsisten Dukung
Program Tiga Juta Rumah,
BRI Salurkan KPR Subsidi

   16,16 Triliun
  Rp




  BRI terus memperkuat perannya dalam mendukung program perumahan
  nasional melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah Subsidi (KPRS). Hingga
  akhir Desember 2025, BRI telah merealisasikan pembiayaan KPRS sebesar
  Rp16,16 triliun kepada lebih dari 118 ribu debitur di seluruh Indonesia,
  sebagai bagian dari komitmen dalam menyediakan akses hunian layak bagi
  Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

  Penyaluran tersebut mencakup beberapa skema pembiayaan, yakni KPR
  Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) sebesar
  Rp15,74 triliun, KPR Tapera sebesar Rp321,23 miliar, KPR Subsidi Selisih
  Bunga (SSB) senilai Rp94,03 miliar, serta Program Bantuan Pembiayaan
  Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) sebesar Rp9,06 miliar.




       Komitmen pada Asta Cita,
       KUR BRI Capai Rp178,08 Triliun

       BRI mencatat capaian positif dalam penyaluran                  Dilihat dari sektor ekonomi, penyaluran KUR BRI tetap
       Kredit Usaha Rakyat (KUR). Adapun, sebagian besar              didominasi oleh sektor produksi, yang mencakup
       penyalurannya mengalir ke sektor produksi. Fokus               pertanian,     perikanan,     perdagangan,     industri
       ini sejalan dengan Asta Cita, khususnya pada pilar             pengolahan, dan jasa lainnya, dengan porsi sebesar
       penguatan ekonomi rakyat.                                      64,49% dari total penyaluran KUR BRI. Sektor pertanian
                                                                      menjadi kontributor utama dengan pembiayaan
       Keberpihakan nyata Perseroan terhadap penguatan                mencapai Rp80,09 triliun atau setara 44,97%, dari
       ekonomi rakyat. Juga tercermin dari penyaluran Kredit          keseluruhan KUR yang telah disalurkan BRI. Capaian ini
       Usaha Rakyat (KUR). Sebagai bank penyalur terbesar,            merefleksikan komitmen BRI dalam memperkuat sektor
       pada tahun 2025 BRI telah menyalurkan sebesar                  riil.
       Rp178,08 triliun dan menjangkau 3,8 juta debitur.




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   15
Page 18
                                                                           Berdayakan UMKM
                                                                    Melalui 5.245 Desa Binaan
                                                                    dan 42.682 Klaster Usaha
                                                                 Di samping melalui pembiayaan, BRI juga terus
                                                                 menjalankan berbagai program pemberdayaan yang
                                                                 menyentuh masyarakat dan UMKM. Hingga akhir
                                                                 Desember 2025, Desa BRILiaN telah menjangkau
                                                                 5.245 desa binaan yang tersebar di seluruh wilayah
                                                                 Indonesia.


                                                                 Selain itu, melalui program Klaster Usaha BRI juga
                                                                 telah mengembangkan 42.682 klaster usaha sebagai
                                                                 bagian dari strategi penguatan sektor produktif
                                                                 berbasis komunitas. BRI juga menghadirkan
                                                                 LinkUMKM, sebuah platform pemberdayaan digital
                                                                 untuk meningkatkan kapabilitas dan kapasitas
                                                                 UMKM. Tercatat lebih dari 14,98 juta pelaku UMKM
                                                                 telah memanfaatkan platform ini untuk meningkatkan
                                                                 kapasitas usaha, mempercepat proses naik
                                                                 kelas, dan memperluas pasar. Selanjutnya, guna
                                                                 menumbuhkembangkan UMKM, BRI juga membina
                                                                 54 Rumah BUMN dan telah melaksanakan 18.218
                                                                 ribu pelatihan.




      BRI Semakin Berkibar di Panggung Global,
      Jadi Perusahaan Publik Terbesar di Indonesia Versi Forbes
      Sepanjang 2025, BRI mencatatkan 256 penghargaan
      di tingkat domestik, regional, dan internasional. Salah
      satu capaian utama datang dari Forbes Global 2000
      - The World’s Largest Companies 2025, di mana BRI
      menempati peringkat ke-349 dari 2.000 perusahaan
      publik terbesar dunia, sekaligus menjadi perusahaan
      publik Indonesia dengan peringkat tertinggi dalam daftar
      tersebut.


      Di tingkat regional, BRI juga menempati peringkat
      pertama di antara seluruh bank dan institusi keuangan
      asal Indonesia serta peringkat ke-4 kategori finansial
      se-Asia Tenggara dalam daftar Perusahaan terbesar
      di Kawasan berdasarkan pendapatan dalam Fortune
      Southeast Asia 500 tahun 2025. Pengakuan internasional
      turut diperkuat melalui The Banker Top 1000 World Banks.
      BRI dinobatkan sebagai bank terbaik nomor satu di
      Indonesia dan peringkat ke-114 dunia, dengan dukungan
      fundamental kinerja keuangan yang solid. Terbaru, pada
      3 Desember 2025 BRI dinobatkan Bank of The Year 2025
      in Indonesia oleh The Banker, media keuangan global di
      bawah naungan Financial Times Group.




16   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 19
                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                      2025




                                                  Makin Diminati Masyarakat,
                                                  Super Apps BRImo
                                                  Tembus 45,9 juta User


                                                  BRI terus menuai hasil nyata dari transformasi
                                                  BRIVolution Reignite yang tengah dijalankan secara
                                                  berkelanjutan. Salah satunya adalah jumlah pengguna
                                                  aplikasi Super Apps BRImo yang telah mencapai 45,9
                                                  juta user sepanjang 2025, angka tersebut meningkat
                                                  18,9% YoY dibandingkan tahun sebelumnya. Seiring
                                                  dengan itu, aktivitas transaksi BRImo terus menunjukkan
                                                  peningkatan. Hingga akhir 2025, BRImo telah melayani
                                                  5,62 miliar transaksi atau tumbuh 30,4% secara tahunan,
                                                  mencerminkan kepercayaan masyarakat terhadap
                                                  layanan digital BRI yang aman, cepat dan mudah.




Perkuat Ekonomi Grassroot,
Holding UMi Jangkau 34,5 Juta Debitur


Holding UMi yang terdiri atas BRI, Pegadaian, dan         BRI pun memperluas jangkauan dan menghadirkan
PNM menjadi pilar strategis dalam memperluas inklusi      layanan yang lebih dekat dengan masyarakat, Holding
keuangan nasional. Hingga akhir Desember 2025,            UMi memiliki jaringan layanan yang mencakup lebih
Holding UMi telah menjangkau lebih dari 34,5 juta         dari 15 ribu outlet fisik, 1.034 outlet SenyuM (Sentra
debitur aktif, dengan total simpanan mikro mencapai       Layanan Ultra Mikro), 1,2 juta BRILink Agen, lebih dari
lebih dari 187 juta rekening.                             627 ribu e-channel BRI, serta sekitar 74 ribu tenaga
                                                          pemasar dan financial advisor dari BRI, Pegadaian dan
                                                          PNM yang tersebar di seluruh Indonesia.




                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   17
Page 20
18   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 21
Laporan Tahunan
2025




Kilas
Kinerja
“Pada tahun 2025, BRI mampu
mempertahankan pertumbuhan dan catatan
kinerja yang membanggakan. Raihan ini juga
semakin diperkuat dengan penghargaan dan
apresiasi dari pihak eksternal baik domestik
maupun internasional”




                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   19
Page 22
Kilas Kinerja




PencapaianKinerja
Pencapaian Kinerja Penting
                  Penting
Tahun2025
Tahun 2025

Highlight Kinerja Keuangan
periode 31 Desember 2025 konsolidasian




                 Aset                                Total Kredit              Dana Pihak Ketiga
                                                   dan Pembiayaan


       Rp
            2.135,37                                1.521,49
                                                   Rp                          Rp
                                                                                  1.466,84
                 triliun                                triliun                         triliun




                                                                    Komposisi CASA

                                                                    70,61%


                                                                    Laba
                                                                    Rp
                                                                         57,132         triliun




                                                                    Kredit dan Pembiayaan
                                                                    UMKM*
                                                                    Rp
                                                                       1.178,98              triliun

                                                                    * segmen non-wholesale




 20      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 23
                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                              2025




Pemberdayaan UMKM
Selain dari porsi penyaluran kredit UMKM yang besar, BRI komitmen untuk memajukan UMKM melalui langkah nyata berbagai
program pemberdayaan sebagai berikut:



                 5.245                                                         14,98
                 Desa BRILiaN                                                  Juta user
Desa BRILian merupakan program pengembangan ekonomi          Platform online yang bertujuan melakukan tracking dan
desa sesuai potensi spesifik, seperti desa wisata, desa      monitoring UMKM Indonesia naik kelas melalui rangkaian
kerajinan, desa pertanian dan sebagainya.                    program pemberdayaan terpadu.




                 54                                                            42.682
                 Rumah BUMN                                                    Klaster Usaha
Merupakan wadah kolaborasi BUMN dalam membentuk              Program pemberdayaan berdasarkan kesamaan usaha
digital economy ecosystem melalui pembinaan UMKM,            dalam klaster/kelompok usaha.
dengan mengikutsertakan >17 ribu kali pelatihan.




Rasio Keuangan
Konsolidasi

                      NIM
                      7,81%

                      COF*
                      2,87%

                      NPL
                      3,07%

                      NPL Coverage
                      178,06%

                      CAR
                      23,52%
                  * atas Dana Pihak Ketiga




                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   21
Page 24
Kilas Kinerja




Dukungan BRI Terhadap Program
Prioritas Pemerintah

        Penyaluran Kredit                                                            Program Koperasi Desa/
        Usaha Rakyat (KUR)                                                           Kelurahan Merah Putih (KDMP)

Penyaluran KUR Rp178,08 triliun kepada 3,8 juta debitur.             Mendukung program KDMP melalui pendampingan &
                                                                     pemberdayaan koperasi, serta layanan transaksi
                                                                     BRILink Agen.


        Menyalurkan Fasilitas Likuiditas                                             Penyaluran
        Pembiayaan Perumahan (FLPP)                                                  Bantuan Subsidi Upah (BSU)

Mendukung program 3 Juta Rumah dengan menyalurkan                    Penyaluran BSU Tahun 2025 senilai Rp2,25 triliun kepada
FLPP kepada 118 ribu Masyarakat Berpenghasilan Rendah                3,7 juta rekening penerima.
(MBR) senilai Rp16,16 triliun.



        Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

3.854 Satuan Penyedia Pangan Gizi (SPPG) telah memperoleh layanan perbankan dari BRI. Dari sisi pembiayaan, BRI telah
menyalurkan pembiayaan sebesar Rp104,4 miliar untuk pembangunan Dapur MBG di berbagai wilayah di Indonesia.




                                                           Layanan Digital &
                                                           Inkluasi Keuangan
                SUPER APPS
                BRImo
           App Store            Google Play Store                                        Holding Ultra Mikro (UMi) merupakan sinergi BRI
           4.7                  4.7
                                                                                         sebagai induk bersama Pegadaian dan Permodalan
                                                                                         Nasional Madani (PNM) untuk memberikan akses
       BRImo merupakan Super Apps untuk
                                                                                         layanan keuangan yang lengkap, terintegrasi, dan
       beragam transaksi nasabah kapan pun
                                                                                         memenuhi kebutuhan pelaku usaha, khususnya di
       dan di mana pun serta merupakan mobile
                                                                                         segmen Ultra Mikro (UMi).
       banking paling banyak di-download
       dengan rating tinggi
                                                           Nasabah Pinjaman              Rekening Simpanan Mikro               Total Co-Location



                                                           34,5                          >187                                  1.034
         45,9
                                                                              juta                         juta

                         juta

         Users BRImo tumbuh
         18,9% (yoy)


          Rp
                7.077
                                                                                          BRILink Agen merupakan perluasan layanan di mana
                                     triliun                                              BRI menjalin kerja sama dengan nasabah sebagai agen/
                                                                                          mitra yang dapat melayani transaksi perbankan bagi
         Volume Transaksi tumbuh                                                          masyarakat secara real-time online dengan konsep
         26,4% (yoy)                                                                      sharing fee.




                                                              1,19
                                                                                                                   Menjangkau

                                                                              juta

                                                              BRILink Agen tumbuh 12,18% (yoy)
                                                                                                                   66
                                                                                                                   atau mencakup
                                                                                                                                ribu desa




                                                              Rp1.820                        triliun
                                                                                                                   >80%                     desa
                                                                                                                   dari total desa seluruh Indonesia
                                                              Volume Transaksi tumbuh 14,6% (yoy)




 22      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 25
                                                            Laporan Tahunan
                                                                       2025




Awards Highlight
2025

      Forbes 2025                                    Finance Asia Awards
      Global 2000                                    2025

      •   Peringkat 1 Perusahaan Terbesar di         •    Best Managed Company
          Indonesia                                  •    Best Bank Domestic (Highly
      •   Peringkat 349 di Dunia                          Commended)
                                                     •    Best Bank for Financial Inclusion




      Fortune 500
      Southeast Asia

      •   Peringkat 1 Industri Keuangan di
          Indonesia
      •   Peringkat 4 Industri Keuangan di Asia
          Tenggara




      The Asset AAA

      •   South East Asia Best Advisers – Best
          Issuer for Sustainable Finance
      •   Best in Treasury and Working Capital -
          SME’s




      Brand Finance Global
      500 2025

      •   The Most Valuable Brand in Indonesia
          (Peringkat #1 di Indonesia dan #323 di
          Dunia)




      The Banker
      Top 1000 World Banks 2025

      •   Bank No. 1 di Indonesia dan Peringkat
          114 di Dunia




                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    23
Page 26
Kilas Kinerja




Ikhtisar
Data Keuangan Penting

Ikhtisar Keuangan
dan Rasio Keuangan

Tabel Ikhtisar Keuangan dan Rasio Keuangan                                                                              (dalam jutaan Rupiah)



                        Uraian                        2025             2024              2023             2022                2021

 LAPORAN POSISI KEUANGAN KONSOLIDASIAN

 ASET

 Kas                                                  32.044.482       29.783.642        31.603.784       27.407.478          26.299.973

 Giro pada Bank Indonesia                              31.929.608      88.878.969        101.909.121     150.935.150          56.426.573

 Giro dan Penempatan pada bank lain - Netto            63.488.113       83.448.015       87.545.335       91.869.777          73.012.684

 Efek-efek, Wesel Ekspor, Reverse Repo dan
                                                  420.454.320         382.903.830        416.411.206      418.685.107        455.174.902
 Tagihan Lainnya

 Kredit yang Diberikan, Piutang Syariah, dan
                                                  1.521.485.857      1.354.640.779    1.266.429.247     1.139.077.065      1.042.867.453
 Pembiayaan

 CKPN Kredit yang Diberikan, Piutang
                                                  (83.058.656)         (81.063.511)     (85.501.888)     (93.087.981)        (87.829.417)
 Syariah, dan Pembiayaan

 Tagihan Derivatif - Netto                               1.167.029       1.087.048          911.683          911.405             730.083

 Tagihan Akseptasi - Netto                             13.046.341        9.783.690         9.967.710       7.031.064           9.066.005

 Penyertaan Saham - Netto                               8.834.868        8.076.567         7.305.491       6.506.903            6.071.727

 Aset Tetap - Netto                                    63.294.240       62.477.965        59.678.119      55.216.047           47.970.187

 Aset Pajak Tangguhan - neto                            8.129.522       12.800.660       15.445.977       18.712.994          16.284.898

 Aset Lain-lain - neto                                 54.555.381      39.369.252        53.709.169       42.374.001          32.022.666

 TOTAL ASET                                       2.135.371.105      1.992.186.906    1.965.414.954    1.865.639.010      1.678.097.734

 LIABILITAS, DANA SYIRKAH TEMPORER DAN EKUITAS

 LIABILITAS

 Simpanan Nasabah**)                             1.466.843.839       1.365.450.104     1.358.328.761    1.307.884.013       1.138.743.215

 Giro                                                 448.203.670     374.554.340       346.124.372      349.755.590         220.590.197

 Tabungan                                             587.585.862     544.426.947       527.945.550      522.647.920         497.676.739

 Deposito                                             431.054.307     446.468.817      484.258.839      435.480.503         420.476.279

 Liabilitas Segera                                     39.818.745       36.821.661       30.651.807       24.910.579           18.735.387

 Simpanan dari Bank lain                                17.601.436      14.679.482        11.958.319       9.334.547          13.329.434

 Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli
                                                       27.932.749       25.043.717       19.079.458        9.997.592          29.408.508
 Kembali

 Pinjaman diterima                                     129.186.116     127.879.804       98.850.813       79.371.200          68.458.547

 Surat Berharga yang Diterbitkan                       40.901.648      32.502.499        49.637.581        63.611.761         55.306.697

 Liabilitas Lain-lain                                   82.145.138     66.494.623       80.049.320         67.134.001         62.329.142

 TOTAL LIABILITAS                                1.804.429.671       1.668.871.890    1.648.556.059    1.562.243.693      1.386.310.930




 24         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 27
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




                   Uraian                        2025             2024             2023              2022             2021

EKUITAS

Modal Saham                                         7.577.950       7.577.950        7.577.950        7.577.950         7.577.950

Tambahan modal disetor                            75.946.195      75.880.223        75.853.127       75.637.083       76.242.898

Surplus revaluasi aset tetap - bersih             20.754.251      20.222.379        20.216.505       20.267.952        17.006.230

Selisih kurs karena penjabaran laporan
                                                     227.059        (204.632)        (253.744)         (127.954)            (115.975)
keuangan dalam mata uang asing

Cadangan kompensasi atas saham bonus                 453.231          452.031          287.482          210.266             210.266

Keuntungan yang belum direalisasi atas
efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai
                                                    1.289.152      (2.196.060)      (2.221.745)     (4.464.483)         1.949.387
wajar melalui penghasilan Komprehensif
lain - bersih

Cadangan penurunan nilai atas efek-efek
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar             60.966           51.931          128.230          139.978             547.026
melalui penghasilan Komprehensif lain

Keuntungan (kerugian) pengukuran kembali
                                                  (2.198.095)       (505.787)       (2.134.699)       (689.473)       (1.423.685)
program imbalan pasti - bersih

Modal saham diperoleh kembali (saham
                                                 (4.463.270)      (4.349.007)       (3.614.321)      (2.202.178)            (45.997)
treasuri)

Opsi saham                                           121.808         313.404            54.769           16.356               19.255

Dampak Transaksi Pengendalian
                                                   1.758.580        1.758.580        1.758.580        1.758.580         1.758.580
Non Pengendali

Cadangan keuangan asuransi - neto                   (157.347)         (5.050)         (47.420)                 -                   -

Saldo laba                                      222.663.378      218.032.389       213.861.223      201.169.934      185.009.048

Telah ditentukan penggunaannya                     3.022.685       3.022.685         3.022.685        3.022.685        3.022.685

Belum ditentukan penggunaannya                   219.640.693      215.009.704      210.838.538      198.147.249       181.986.363

Total ekuitas yang dapat diatribusikan
                                                324.033.858       317.028.351      311.465.937      299.294.011      288.734.983
kepada Entitas Induk

Kepentingan non-pengendali                         6.907.576        6.286.665        5.392.958         4.101.306        3.051.821

TOTAL EKUITAS                                   330.941.434      323.315.016      316.858.895      303.395.317       291.786.804

TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                    2.135.371.105   1.992.186.906    1.965.414.954    1.865.639.010     1.678.097.734

LAPORAN LABA RUGI DAN PENGHASILAN KOMPREHENSIF LAIN KONSOLIDASIAN

PENDAPATAN DAN BEBAN OPERASIONAL

Pendapatan Bunga dan Syariah - neto              150.498.429      142.658.657      135.183.487      124.597.073       114.094.429

Pendapatan jasa asuransi - neto                     1.298.183        1.166.810        2.161.392        1.577.323        1.043.075

Pendapatan penjualan emas – neto    ***
                                        )          2.398.966          703.197          319.644           299.151                   -

Pendapatan Operasional lainnya                     53.681.192     53.948.329        45.625.785       39.127.694        41.215.807

Beban penyisihan kerugian penurunan nilai
                                                (46.723.647)     (41.744.402)     (29.523.426)     (27.384.906)      (35.806.312)
atas aset keuangan - neto

Pembalikan (beban) penyisihan estimasi
                                                     624.058       3.596.482           341.994          543.145       (3.321.266)
kerugian komitmen dan kontinjensi - neto

Beban penyisihan kerugian penurunan nilai
                                                     (82.414)        (13.008)        (497.848)         (137.431)        (163.243)
atas aset non-keuangan - neto

Beban Operasional lainnya                       (88.446.886)      (82.100.218)     (76.782.291)     (74.316.012)      (75.918.108)

LABA OPERASIONAL                                  73.247.881      78.215.847       76.828.737       64.306.037         41.144.382

PENDAPATAN (BEBAN) NON OPERASIONAL
                                                   (455.062)       (963.653)        (399.025)          290.664          (152.317)
- NETO

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                          72.792.819       77.252.194      76.429.712       64.596.701       40.992.065




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       25
Page 28
Kilas Kinerja




                     Uraian                          2025           2024           2023            2022          2021

 BEBAN PAJAK                                      (15.660.454)     (16.945.848)   (16.004.664)    (13.188.494)   (7.835.608)

 LABA SEBELUM LABA BERSIH PRO FORMA
 DARI TRANSAKSI AKUISISI DENGAN                      57.132.365    60.306.346     60.425.048       51.408.207    33.156.457
 ENTITAS PENGENDALI

 LABA BERSIH PRO FORMA DARI
 TRANSAKSI AKUSISI DENGAN ENTITAS                              -              -              -               -   (2.400.691)
 PENGENDALI

 LABA BERSIH                                         57.132.365    60.306.346     60.425.048       51.408.207    30.755.766

 Penghasilan komprehensif lainnya:

 Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke
 laba rugi

   Pengukuran kembali atas program imbalan
                                                     (2.105.170)      2.001.031     (1.787.840)       902.754        487.841
   pasti

   Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
                                                        408.841       (376.095)       348.975        (176.671)       (67.751)
   tidak akan direklasifikasi ke laba rugi

 Surplus revaluasi aset tetap                           543.712          9.670        (82.365)      3.297.304       (92.127)

 Akun-akun yang akan
 direklasifikasi ke laba rugi

   Selisih kurs karena penjabaran laporan
                                                        431.691          49.112      (125.790)        (11.979)      (61.226)
   keuangan dalam mata uang asing

   Keuntungan (kerugian) yang belum
   direalisasi atas efek-efek dan Obligasi
   Rekapitalisasi Pemerintah yang                     4.826.637       (145.799)      1.782.067     (7.946.514)   (3.143.546)
   diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui
   penghasilan komprehensif lain****)

   Cadangan penurunan nilai atas efek-efek
   yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar             18.756        (86.410)         (9.105)      (413.197)     (425.090)
   melalui penghasilan komprehensif lain

   Beban keuangan dari kontrak asuransi
                                                       (361.281)        98.305        348.975        (176.671)       (67.751)
   yang diterbitkan

   Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
                                                      (854.180)          14.658       502.669        1.509.279      478.796
   akan direklasifikasi ke laba rugi

 Penghasilan Komprehensif Lain Tahun
                                                     2.909.006        1.564.472        628.611     (2.839.024)   (2.823.103)
 Berjalan - Setelah Pajak

   TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
   TAHUN BERJALAN SEBELUM
   PENGHASILAN KOMPREHENSIF PRO                      60.041.371      61.870.818     61.053.659     48.569.183    30.333.354
   FORMA DARI TRANSAKSI AKUISISI
   DENGAN ENTITAS PENGENDALI

   PENGHASILAN KOMPREHENSIF PRO
   FORMA DARI TRANSAKSI AKUISISI                               -              -               -              -   (2.776.220)
   DENGAN ENTITAS SEPENGENDALI

 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
                                                     60.041.371      61.870.818     61.053.659     48.569.183     27.557.134
 TAHUN BERJALAN

 LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:

   Pemilik entitas induk                             56.652.384     59.944.649     60.099.863       51.170.312   31.066.592

   Kepentingan non-pengendali                           479.981         361.697        325.185        237.895      (310.826)

 TOTAL                                               57.132.365    60.306.346     60.425.048       51.408.207    30.755.766

 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF
 TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
 DIATRIBUSIKAN KEPADA:

   Pemilik entitas induk                             59.265.589      61.620.303    60.708.390      48.333.349    27.855.902




 26        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 29
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




                      Uraian                      2025            2024            2023              2022             2021

  Kepentingan non-pengendali                          775.782         250.515        345.269          235.834          (298.768)

TOTAL                                              60.041.371     61.870.818      61.053.659       48.569.183         27.557.134

LABA TAHUN BERJALAN PER SAHAM
DASAR YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN
KEPADA PEMILIK ENTITAS INDUK
(dalam Rupiah penuh)

  Dasar                                                   376             398             398                338              238

  Dilusian                                                376             398             398                338              238

LAPORAN ARUS KAS KONSOLIDASIAN

ARUS KAS DARI KEGIATAN OPERASI

Pendapatan yang diterima

  Penerimaan bunga dan investasi                   188.133.607    191.363.148     169.068.778      130.501.831      136.283.648

  Pendapatan syariah                               14.733.244      13.891.084      12.922.019        10.118.043        6.257.927

  Pendapatan jasa asuransi                          6.383.438       8.760.610       8.996.516        8.936.995         6.989.783

  Pendapatan penjualan emas                        61.566.593      18.192.082       7.982.888         8.715.106                  -

Beban yang dibayar

  Beban bunga                                    (56.224.677)    (55.680.976)    (42.461.798)      (25.762.613)     (28.533.680)

  Beban syariah                                    (1.252.495)      (993.686)       (1.161.971)     (1.008.042)       (1.293.103)

  Beban jasa asuransi                              (6.322.597)    (5.547.858)     (6.549.595)       (7.359.672)      (5.946.708)

  Beban harga pokok penjualan emas                (59.167.627)   (17.488.885)     (7.663.244)       (7.875.955)                  -

Penerimaan kembali aset yang telah
                                                   20.952.308      25.363.951      16.833.578       12.468.321         9.005.760
dihapusbukukan

Pendapatan operasional lainnya                     32.563.546      27.775.215     29.267.943        27.534.502       34.345.472

Beban operasional lainnya                        (80.928.270)    (85.574.645)     (75.776.851)    (70.993.349)       (73.658.162)

Beban lain-lain                                     (555.267)      (1.108.735)      (568.000)          (52.531)        (203.971)

Pembayaran atas pajak penghasilan badan           (10.543.662)   (13.742.335)    (14.279.292)      (15.762.408)      (11.164.431)

Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan
                                                   109.338.141   105.208.970       96.610.971      68.920.228        72.082.535
liabilitas operasi

Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:

  Penurunan (kenaikan) aset operasi:

     Penempatan pada Bank Indonesia dan
                                                     (544.175)      1.273.810       (505.646)          (195.110)           945.891
     Lembaga Keuangan Lain

     Efek-efek yang diukur pada nilai wajar
                                                   (1.594.522)       (976.011)     (1.277.298)       (2.114.619)       9.164.531
     melalui laporan laba rugi

     Wesel ekspor dan tagihan lainnya              (7.595.261)     13.473.275    (14.828.029)       (9.403.150)       (2.091.221)

     Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual
                                                   16.821.238      16.749.541      17.419.447        3.900.820       (8.096.930)
     kembali

     Kredit yang diberikan                       (203.205.917)   (127.686.861)   (152.128.249)    (106.917.972)     (68.377.027)

     Pinjaman syariah                             (10.658.658)     (4.133.183)    (3.335.688)       (1.354.828)      39.905.977

     Piutang pembiayaan                              2.027.451      1.479.857     (5.720.404)      (9.996.487)       (11.951.573)

     Aset lain-lain                                (1.213.587)      1.562.240     (16.170.249)      (2.941.947)        1.422.631  

  Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:

     Liabilitas segera                              2.997.084       6.169.854       5.741.228         6.175.192        3.261.813




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      27
Page 30
Kilas Kinerja




                     Uraian                         2025            2024           2023            2022             2021

      Simpanan:

         Giro                                        73.649.330     28.429.968      (3.631.218)    129.165.393      35.741.846

         Giro Wadiah                                           -              -               -              -     (6.258.078)

         Giro Mudharabah                                       -              -               -               -               -

         Tabungan                                     43.158.915     16.481.397      5.297.630      24.971.180      37.005.372

         Tabungan Wadiah                                       -              -               -               -    (9.247.604)

         Tabungan Mudharabah                                   -              -               -               -               -

         Deposito berjangka                         (15.414.510)   (37.790.022)    48.778.336      15.004.224       (5.923.271)

         Deposito berjangka Mudharabah                                                                        -               -

      Simpanan dari bank lain dan lembaga
                                                      2.921.954       2.721.163     2.623.772      (3.994.882)    (10.456.563)
      keuangan lainnya

         Liabilitas Derivatif                                                                 -               -      (208.079)

      Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli
                                                      2.889.032      5.964.259       9.081.866     (19.410.916)    (11.070.164)
      kembali

      Liabilitas lain-lain                            1.040.508     (4.645.149)      7.072.077      5.698.879         235.264

      Kenaikan (penurunan) dana syirkah
                                                               -              -               -               -   (33.496.976)
      temporer

 Kas Neto yang (Digunakan untuk) Diperoleh
                                                     14.617.023     24.283.108     (4.971.454)     97.506.005      32.588.374
 dari Kegiatan Operasi

 ARUS KAS DARI KEGIATAN INVESTASI

 Hasil Penjualan aset tetap                             100.205        129.827         168.975         343.195          51.654

 Penyertaan saham                                              -        (4.912)         36.137       (145.649)       (315.724)

 Penerimaan dividen                                     166.422         137.035         75.572        144.069            4.349

 Perolehan aset tetap                               (6.344.276)    (10.334.588)     (8.177.296)   (10.538.233)      (8.254.116)

 (Kenaikan) efek-efek dan Obligasi
 Rekapitalisasi Pemerintah yang
 diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui       (40.012.932)     9.884.449       2.907.520     37.424.578     (64.581.768)
 penghasilan komprehensif lain dan biaya
 perolehan diamortisasi

 Kas Neto yang (Digunakan untuk) Diperoleh
                                                  (46.090.581)       (188.189 )   (4.989.092)      27.227.960     (73.095.605)
 dari Kegiatan Investasi

 ARUS KAS DARI KEGIATAN PENDANAAN

 Penerimaan (pembayaran) pinjaman yang
                                                       1.077.997     29.188.564    19.360.539       11.068.534      (4.229.199)
 diterima

 Pembagian laba untuk dividen                       (51.881.643)   (48.102.283)   (43.494.766)    (26.406.603)     (12.125.589)

 Penerimaan dari surat berharga subordinasi                    -              -        494.142                -               -

 Pembayaran dari surat berharga subordinasi                    -              -     (500.000)                 -               -

 Penerimaan dari surat berharga yang
                                                     28.395.963     10.905.923      14.112.994      21.739.525      12.547.672  
 diterbitkan

 Pembayaran atas surat berharga yang jatuh
                                                    (19.724.136)   (28.578.477)    (28.141.850)   (14.650.023)    (14.608.236)
 tempo

 Penambahan modal saham                                                       -               -               -     41.059.206  

 Saham yang dibeli kembali                            (488.373 )      (875.758)    (1.382.284)      (2.187.544)               -

 Kas Neto yang Digunakan untuk Kegiatan
                                                  (42.620.192)     (37.462.031)   (39.551.225)     (10.436.111)    22.643.854
 Pendanaan




 28       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 31
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




                   Uraian                       2025           2024            2023              2022             2021

(PENURUNAN) KENAIKAN NETO KAS DAN
                                               (74.093.750)    (13.367.112)   (49.511.771)      114.297.854      (17.863.377)
SETARA KAS

PENGARUH PERUBAHAN
                                                     1.085          17.758        (2.663)          (30.287)              (2.190)
KURS MATA UANG ASING

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                  205.328.380     218.677.734     268.192.168      153.924.601        171.790.168

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                  131.235.715   205.328.380     218.677.734       268.192.168       153.924.601

Kas dan Setara Kas akhir tahun terdiri dari:

Kas                                             32.044.482     29.783.642      31.603.784        27.407.478       26.299.973

Giro pada Bank Indonesia                         31.929.608    88.878.969      101.909.121      150.935.150       56.426.573

Giro pada bank lain                             42.444.581     25.582.825       22.331.919       21.488.434        14.065.097

Penempatan pada Bank Indonesia dan
lembaga keuangan lain - jangka waktu jatuh
                                                 19.240.525     56.601.825     62.678.940        68.361.106        57.132.958
tempo tiga bulan atau kurang sejak tanggal
perolehan

Sertifikat Bank Indonesia dan Sertifikat
Deposito Bank Indonesia - jangka waktu
                                                  5.576.519       4.481.119       153.970                 -                    -
jatuh tempo tiga bulan atau kurang sejak
tanggal perolehan

Total Kas dan Setara Kas                        131.235.715   205.328.380     218.677.734       268.192.168      153.924.601

RASIO KEUANGAN (BANK ONLY)

Likuiditas

LDR                                                 91,96%         89,39%         84,73%             79,17%             83,67%

CASA                                                70,89%         67,54%         64,55%            66,92%              63,30%

Kualitas Kredit

NPL Gross                                            3,29%          2,94%           3,12%            2,82%               3,08%

NPL Nett                                             0,96%          0,75%           0,76%            0,73%               0,70%

NPL Coverage                                       165,14%        199,43%         215,27%          291,54%              278,14%

Profitabilitas

NIM                                                  6,54%          6,75%          6,84%             6,80%               6,89%

ROA                                                  3,26%          3,76%          3,93%             3,76%               2,72%

ROE B/S                                             16,84%         18,40%          18,25%           16,76%              14,09%

Rasio laba (rugi) terhadap pendapatan               23,19%         25,42%         28,03%            29,50%               21,16%

Efisiensi

BOPO                                                71,50%         67,64%         64,35%            64,20%              74,30%

CER                                                 39,29%         38,21%         38,32%            41,33%              44,39%

Solvabilitas

Rasio Liabilitas Terhadap Jumlah Aset              84,49%          83,73%         83,72%            83,23%              81,79%

Rasio Liabilitas Terhadap Ekuitas                 544,93%         514,75%        514,34%           496,34%              449,11%

Aset Produktif

Aset Produktif dan Aset Non Produktif
Bermasalah Terhadap Total Aset Produktif             2,15%           1,91%          1,95%             1,72%               1,77%
dan Aset Non Produktif

Aset Produktif Bermasalah Terhadap Total
                                                     2,15%           1,91%          1,95%             1,72%               1,77%
Aset Produktif




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      29
Page 32
Kilas Kinerja




                      Uraian                               2025                  2024                 2023                  2022                  2021

 CKPN Aset Keuangan Terhadap Aset
                                                                 4,08%                4,48%                 5,24%                 6,11%                 6,16%
 Produktif

 Permodalan

 Rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum
                                                                21,06%                24,41%              25,23%                23,30%                25,28%
 (KPMM)

 Rasio Kecukupan Modal Tier 1 (CAR Tier 1)                      19,93%               23,28%               24,06%                22,30%                24,27%

 Kepatuhan

 Persentase Pelanggaran BMPK

 - Pihak Terkait                                                    Nihil                Nihil                Nihil                 Nihil                 Nihil

 - Pihak Tidak Terkait                                              Nihil                Nihil                Nihil                 Nihil                 Nihil

 Persentase Pelampauan BMPK

 - Pihak Terkait                                                    Nihil                Nihil                Nihil                 Nihil                 Nihil

 - Pihak Tidak Terkait                                              Nihil                Nihil                Nihil                 Nihil                 Nihil

 Giro Wajib Minimum (Rupiah)                                     5,03%                 5,39%                8,05%                12,11%                4,47%

 Giro Wajib Minimum (Valas)                                       4,16%                4,69%                4,22%                4,24%                  4,13%

 Posisi Devisa Neto                                               2,51%               2,42%                 0,62%                0,85%                  0,81%

 Rasio Lainnya

 CIR (Rasio Biaya Terhadap Pendapatan)                          38,92%                37,87%               37,74%               41,95%                43,26%

*)    Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali.
**) Termasuk simpanan mudharabah dan musyarakah.
***) Pengakuan penjualan emas yang berasal dari PT Pegadaian diakui sejak laba rugi Pegadaian dikonsolidasi sepenuhnya pada tahun 2022.
****) Beban keuangan dari kontrak asuransi yang diterbitkan disajikan pos tersendiri pada Laporan Keuangan 2025.




Ikhtisar Operasional

Tabel Kinerja Operasional Segmen Mikro (Bank only)                                                                                          (dalam miliar Rupiah)



                      Uraian                               2025                  2024                 2023                  2022                  2021

 BISNIS MIKRO

 Dana Pihak ketiga (dalam miliar rupiah)                    387.172              382.926               373.474               367.657              356.268

 Pinjaman (dalam miliar rupiah)                            470.722                491.220              496.554              449.627               396.959

 BRILink Agen (dalam jumlah penuh)                        1.193.835             1.064.219               740.818              627.012               503.151




Tabel Kinerja Operasional Segmen Ritel (Bank only)                                                                                          (dalam miliar Rupiah)



                      Uraian                               2025                  2024                 2023                  2022                  2021

 Pinjaman Bisnis Kecil dan Menengah                         295.106               267.145             260.348               237.834               225.013

 Pinjaman Bisnis Kredit Konsumer                            227.771              203.243               182.355              161.722              149.306

 Dana Pihak Ketiga                                         547.320               509.274               488.122             469.090                429.701




  30       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 33
                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                          2025




Tabel Kinerja Operasional Segmen Korporasi (Bank only)                                                (dalam miliar Rupiah)



                    Uraian                 2025           2024         2023             2022               2021

Pinjaman Bisnis Korporasi                 352.024         254.240      206.825           180.620            172.425

Dana Pihak ketiga                          525.597        467.934      491.087           464.028            341.879




Tabel Kinerja Operasional Segmen Entitas Anak                                                         (dalam miliar Rupiah)



                    Uraian                 2025           2024         2023              2022               2021

PT Pegadaian

  Aset                                   151.260,93      102.172,44    82.151,80        72.920,62          65.156,47

  Pendapatan                              30.445,16       21.142,05   24.438,65         14.991,62           14.361,71

  Laba Bersih                              8.344,21        5.851,80    4.377,49          3.337,75           2.427,38

PT Permodalan Nasional Madani

  Aset                                    56.986,25      55.348,06     51.106,91        46.744,76          43.797,91

  Pendapatan                               17.172,51     16.784,24    15.375,03         12.838,44           8.292,78

  Laba Bersih                               1.016,58       1.496,19    1.686,04           945,42                845,13

PT Asuransi BRI Life

  Aset                                     28.177,45     26.520,61    23.678,04         21.627,64          18.334,91

  Pendapatan                               7.595,42       9.882,49     8.940,41          8.971,24           7.282,29

  Laba Bersih                                953,94         773,24       538,75           360,46                170,88

PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya)*

  Aset                                     13.211,30      13.158,24   12.492,37         13.949,38          16.927,20

  Pendapatan                               1.359,08       1.596,43      1.307,16         1.642,67           1.774,06

  Laba Bersih                              (498,52)          50,27         24,71            10,08         (3.061,36)

PT BRI Asuransi Indonesia

  Aset                                      8.158,07       7.721,02    6.465,61          4.891,25           3.838,16

  Pendapatan                               4.221,45        2.033,15     1.729,65          1.387,57          1.984,00

  Laba Bersih                                689,60         702,96       479,37            373,10             289,95

PT BRI Multifinance Indonesia

  Aset                                     5.419,42       7.689,46     9.057,07           7.321,87          5.246,04

  Pendapatan                               1.229,87       1.409,29     1.236,43            974,12          65.501,95

  Laba Bersih                                   90,96       103,36       102,85             83,36                41,50

PT BRI Ventura Investama

  Aset                                      2.118,36       2.471,12    2.672,05          2.229,57           2.047,89

  Pendapatan                                    87,87         87,77       43,69            148,81             255,74

  Laba Bersih                              (290,90)        (89,44)         4,36             39,63               221,74




                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       31
Page 34
Kilas Kinerja




                    Uraian                             2025           2024       2023       2022       2021

 PT BRI Danareksa Sekuritas

   Aset                                                 1.279,09      1.089,79   1.059,17   1.648,17   1.143,64

   Pendapatan                                             396,71       320,93     308,78     351,57     281,27

   Laba Bersih                                                20,93       9,12     70,52      72,97      92,87

 PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI)

   Aset                                                   375,57        313,10    288,82     276,52     279,91

   Pendapatan                                            300,30        249,47     172,91       11,95    158,27

   Laba Bersih                                                33,22     29,49       18,16      6,27      40,37

 BRI Global Financial Services Ltd.

   Aset                                                       62,54     42,14      24,23      17,98      13,09

   Pendapatan                                                 45,37     29,47      20,42      14,22       10,16

   Laba Bersih                                                15,74      8,42       4,24       2,75       1,89

* Sebelumnya bernama PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk




  32      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 35
                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                             2025




Informasi
Saham

Tabel Informasi Saham BRI Tahun 2024-2025


                                    Harga per saham (Rp)
                                                                                   Jumlah Saham            Volume          Kapitalisasi
      Tahun                                                                           Beredar            Perdagangan         Pasar
                   Pembukaan        Tertinggi         Terendah      Penutupan        (saham)               (saham)         (Rp Triliun)
                      (Rp)            (Rp)              (Rp)           (Rp)

                                                                   2024

Triwulan I             5.675           6.400             5.425         6.050         151.559.001.604      7.920.442.300        916,93

Triwulan II            6.050              5.925          4.100         4.600         151.559.001.604      18.761.734.000       697,17

Triwulan III           4.600              5.525          4.530         4.950         151.559.001.604      15.394.401.700       750,22

Triwulan IV            4.950              5.075          4.060         4.080         151.559.001.604     15.441.502.300        618,36

                                                                    2025

Triwulan I             4.080              4.300          3.360         4.050         151.559.001.604      17.818.057.900       613,81

Triwulan II            4.050           4.450             3.620          3.740        151.559.001.604      12.748.679.100       566,83

Triwulan III           3.740              4.250          3.670         3.900         151.559.001.604     10.688.420.200        591,08

Triwulan IV            3.900              4.050          3.500         3.660         151.559.001.604      14.606.731.100       554,71




                               Grafik Harga Penutupan Saham BRI Tahun 2024-2025

                                                                                                                           7.000



                                                                                                                           6.000
     6.050
                                                                                                                                   Harga Penutupan Saham (Rp)


                                  4.950                                                                                    5.000


                  4.500                                            4.050
                                                                                                 3.900
                                                                                                                           4.000
                                                     4.080
                                                                                 3.740                          3.660

                                                                                                                           3.000



                                                                                                                           2.000



                                                                                                                           1.000



                                                                                                                           0

                          2024                                                           2025

   Triwulan I   Triwulan II    Triwulan III       Triwulan IV    Triwulan I     Triwulan II   Triwulan III   Triwulan IV




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                   33
Page 36
Kilas Kinerja




                       Grafik Volume Perdagangan Saham BRI Tahun 2024-2025 (Dalam Juta)

                                                                                                                      20.000.000.000
                   18.762
                                                              17.818                                                  18.000.000.000


                                   15.394          15.442                                                             16.000.000.000
                                                                                                          14.607




                                                                                                                                       Lembar Saham (Rp)
                                                                                                                      14.000.000.000
                                                                             12.749
                                                                                                                      12.000.000.000
                                                                                             10.688
                                                                                                                      10.000.000.000

      7.920
                                                                                                                       8.000.000.000


                                                                                                                       6.000.000.000


                                                                                                                       4.000.000.000


                                                                                                                       2.000.000.000


                                                                                                                                  0

                            2024                                                      2025

   Triwulan I   Triwulan II    Triwulan III   Triwulan IV   Triwulan I     Triwulan II   Triwulan III   Triwulan IV




Aksi Korporasi                                                         Aksi Penghentian Sementara
                                                                       Perdagangan Saham (Suspension)
Pada tahun 2025, BRI tidak melakukan Aksi Korporasi terkait            dan/atau Penghapusan Pencatatan
dengan aktivitas yang berpengaruh terhadap jumlah saham                Saham (Delisting)
beredar, di antaranya pemecahan saham, penggabungan
saham, dividen saham, saham bonus, perubahan nilai                     Sampai dengan 31 Desember 2025, BRI tidak pernah
nominal saham, penerbitan efek konversi, serta penambahan              dikenakan sanksi penghentian sementara perdagangan
dan pengurangan modal.                                                 saham (suspension) dan/atau penghapusan pencatatan
                                                                       saham (delisting).




 34      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 37
         Laporan Tahunan
                    2025




PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   35
Page 38
Kilas Kinerja




Informasi Obligasi, Sukuk,
dan/atau Obligasi Konversi

Informasi Obligasi

Tabel Informasi Obligasi yang Masih Beredar


                                                              Tanggal distribusi
                                                                                               Mata   Jumlah Obligasi
  No.                          Uraian                          Obligasi secara         Tenor
                                                                                               Uang       (Juta)
                                                                 Elektronik


          Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I Tahun
    1.                                                        01 Desember 2016     10 tahun    IDR    Rp2.350.000
          2016 Seri E

          Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II Tahun
   2.                                                         11 April 2017        10 tahun    IDR    Rp1.300.500
          2017 Seri D

          Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV Tahun
   3.                                                         21 Februari 2018     7 tahun     IDR    Rp605.000
          2018 Seri B

          Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
   4.                                                         20 Juli 2022         5 Tahun     IDR    Rp500.000
          Bank BRI Tahap I Tahun 2022 Seri C

   5.     Obligasi Subordinasi III Bank BRI Tahun 2018        06 Juli 2023         5 tahun     IDR    Rp500.000

          Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
   6.                                                         17 Oktober 2023      2 Tahun     IDR    Rp4.154.350
          Bank BRI Tahap II Tahun 2023 Seri B

          Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
    7.                                                        17 Oktober 2023      3 Tahun     IDR    Rp500.000
          Bank BRI Tahap II Tahun 2023 Seri C

          Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
   8.                                                         20 Maret 2024        1 Tahun     IDR    Rp1.237.665
          Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri A

          Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
   9.                                                         20 Maret 2024        2 Tahun     IDR    Rp879.430
          Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri B

          Obligasi Berawawasan Lingkungan Berkelanjutan I
   10.                                                        20 Maret 2024        3 Tahun     IDR    Rp382.905
          Bank BRI Tahap III Tahun 2024 Seri C

          Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I
   11.                                                        26 Juni 2025         2 Tahun     IDR    Rp1.563.090
          Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri A

          Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I
   12.                                                        26 Juni 2025         3 Tahun     IDR    Rp2.110.745
          Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri B

          Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I
   13.                                                        26 Juni 2025         5 Tahun     IDR    Rp1.326.165
          Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri C

          SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia
   14.                                                        04 Desember 2025     1 Bulan     IDR    Rp45.900
          (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri A

          SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia
   15.                                                        04 Desember 2025     3 Bulan     IDR    Rp30.300
          (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri B

          SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia
   16.                                                        04 Desember 2025     6 Bulan     IDR    Rp20.000
          (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri C

          SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia
   17.                                                        04 Desember 2025     12 Bulan    IDR    Rp403.800
          (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri D




Informasi Sukuk

Sampai dengan 31 Desember 2025, BRI tidak menerbitkan sukuk.




 36      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 39
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




                                          Tingkat                                      Peringkat
                      Tanggal Jatuh                      Status
 Harga Penawaran                           Suku                                                                       Wali Amanat
                         Tempo                         Pembayaran
                                          Bunga
                                                                               2025                     2024

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Negara
                    01 Desember 2026       8,90%      Belum Lunas     id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Indonesia

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Negara
                    11 April 2027          8,80%      Belum Lunas     id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Indonesia

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Negara
                    21 Februari 2025       6,90%      Lunas           id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Indonesia

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Negara
                    20 Juli 2027           6,45%      Belum Lunas     id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Indonesia

 100% dari jumlah                                                                                                     Bank Tabungan
                    06 Juli 2028           6,45%      Belum Lunas          AA oleh Pefindo         AA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       id                      id                      Negara

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Tabungan
                    17 Oktober 2025        6,35%      Lunas           id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Negara

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Tabungan
                    17 Oktober 2026        6,30%      Belum Lunas     id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Negara

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Tabungan
                    30 Maret 2025           6,15%     Lunas           id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Negara

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Tabungan
                    20 Maret 2026          6,25%      Belum Lunas     id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Negara

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Tabungan
                    20 Maret 2027          6,25%      Belum Lunas     id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Negara

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Tabungan
                    26 Juni 2027           6,45%      Belum Lunas     id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Negara

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Tabungan
                    26 Juni 2028           6,55%      Belum Lunas     id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Negara

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Tabungan
                    26 Juni 2030           6,60%      Belum Lunas     id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Negara

 100% dari jumlah                                                        AAA oleh                                     Bank Tabungan
                    03 Januari 2026        4,50%      Lunas           id                           AAA oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       Pefindo                 id                      Negara

 100% dari jumlah                                                                                                     Bank Tabungan
                    04 Maret 2026          4,60%      Belum Lunas          A1+ oleh Pefindo        A1+ oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       id                      id                      Negara

 100% dari jumlah                                                                                                     Bank Tabungan
                    02 Juni 2026           4,85%      Belum Lunas          A1+ oleh Pefindo        A1+ oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       id                      id                      Negara

 100% dari jumlah                                                                                                     Bank Tabungan
                    29 November 2026       4,95%      Belum Lunas          A1+ oleh Pefindo        A1+ oleh Pefindo
 pokok obligasi                                                       id                      id                      Negara




Obligasi Konversi

Sampai dengan 31 Desember 2025, BRI tidak menerbitkan obligasi konversi.




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         37
Page 40
Kilas Kinerja




Informasi
Sumber Pendanaan Lainnya
Tabel Informasi Medium Term Notes (MTN) yang Masih Beredar

                                                               Tanggal distribusi                         Mata           Jumlah MTN
    No.                         Uraian                        MTN secara Elektronik
                                                                                             Tenor
                                                                                                          Uang             (Juta)

     1.       MTN Bank BRI Tahun 2022 Seri B                  24 November 2022              3 tahun       IDR            Rp3.000.000



Tabel Informasi Long Term Notes (LTN) yang Masih Beredar

                                                               Tanggal distribusi          Tenor (dalam     Mata          Jumlah MTN
    No.                         Uraian                        MTN secara Elektronik           bulan)        Uang            (Juta)

              Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
     1.       Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia         27 Desember 2022                  162             IDR          Rp52.332
              (Persero) Tbk I Tahun 2022
              Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
     2.       Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia         25 Oktober 2023                   159             IDR          Rp59.485
              (Persero) Tbk II Tahun 2023
              Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
     3.       Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia         26 Maret 2024                     155             IDR          Rp55.920
              (Persero) Tbk II Tahun 2023
              Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
     4.       Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia         26 Maret 2024                     155             IDR          Rp55.920
              (Persero) Tbk II Tahun 2024
              Long Term Notes yang Dilakukan Tanpa Melalui
     2.       Penawaran Umum PT Bank Rakyat Indonesia         16 Januari 2025                   156             IDR           Rp81.271
              (Persero) Tbk II Tahun 2025




Rating Perusahaan
2025

     Lembaga Pemeringkat                          Peringkat                   Lembaga Pemeringkat                        Peringkat

 STANDARD & POOR’S (S&P)                                                Government Support Rating               bbb
                                                                        National Long-Term Rating               AAA
 Issuer Credit Rating                    BBB/Stable/A-2
                                                                        National Short-Term Rating              F1+
 Stand-Alone Credit Profile (SACP)       bbb-
                                                                        Sovereign Risk                          BBB
 Outlook                                 Stable
                                                                        Outlook                                 Stable
 FITCH RATINGS

 Long Term Rating                        BBB
 Short Term Rating                       F2
 Viability Rating                        bbb-




 38        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 41
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




          Harga Penawaran                Tanggal Jatuh Tempo        Tingkat Suku Bunga              Status Pembayaran


100% dari jumlah pokok MTN            24 November 2025                       6,98%                              Lunas




          Harga Penawaran                 Tanggal Jatuh Tempo      Tingkat Suku Bunga               Status Pembayaran



100% dari jumlah pokok LTN            27 Juni 2036                           0,55%                         Belum Lunas



100% dari jumlah pokok LTN            25 Januari 2037                        0,55%                         Belum Lunas



100% dari jumlah pokok LTN            26 Februari 2037                       0,55%                         Belum Lunas



100% dari jumlah pokok LTN            26 Februari 2037                       0,55%                         Belum Lunas



100% dari jumlah pokok LTN            16 Januari 2038                        0,55%                         Belum Lunas




    Lembaga Pemeringkat                       Peringkat             Lembaga Pemeringkat                          Peringkat

MOODY’S                                                         PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA (PEFINDO)

Counterparty Risk Rating               Baa1/P-2                 Final Rating (National Rating)               AAA, Stable Outlook
                                                                                                        id

Bank Deposits                          Baa2/P-2                 Stand Alone Rating                           AA+(sa)
                                                                                                        id

Baseline Credit Assessment             Baa2

Adjusted Baseline Credit Assessment    Baa2

Counterparty Risk Assessment           Baa1(cr)/P-2 (cr)

Outlook                                Stable




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       39
Page 42
Kilas Kinerja




Peristiwa
Penting




   30 Januari                                                    12 Februari
   BRI UMKM EXPO(RT) 2025 dan BRI Microfinance Outlook           BRI Umumkan Kinerja Keuangan 2024,
   2025                                                          Cetak Laba Rp60,64 triliun
   BRI menyelenggarakan BRI UMKM EXPO(RT) 2025 bersamaan         BRI membukukan laba bersih konsolidasian Rp60,64 triliun
   dengan BRI Microfinance Outlook 2025 sebagai wujud            sepanjang 2024, dengan total aset Rp1.992,98 triliun dan
   komitmen memperluas akses pasar dan meningkatkan              penyaluran kredit Rp1.354,64 triliun hingga akhir Desember
   daya saing UMKM Indonesia. Kegiatan ini juga menjadi          2024, termasuk porsi UMKM Rp1.110,37 triliun atau 81,97%. “
   wadah kolaborasi dan diskusi strategis untuk mendorong
   pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.




   12 Februari                                                   26 Februari
   BRI Masuk Daftar 500 Perusahaan Terbaik Asia Pasifik          Peresmian Layanan Bank Emas Pegadaian oleh Presiden RI
   BRI memperoleh pengakuan Asia-Pacific’s Best Companies        Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan layanan Bank
   of 2025 (TIME–Statista) berdasarkan penilaian kepuasan        Emas Pegadaian untuk memperkuat bullion services yang
   karyawan, kinerja keuangan, dan transparansi pelaporan ESG,   mencakup simpanan emas, pembiayaan atau pinjaman emas,
   yang menegaskan konsistensi BRI menjaga resiliensi bisnis     titipan emas, serta perdagangan emas, sekaligus menandai
   serta standar keberlanjutan di tingkat global.                milestone Pegadaian sebagai bagian dari BRI Group dalam
                                                                 memperluas ekosistem layanan keuangan berbasis emas guna
                                                                 mendukung perekonomian nasional.




 40      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 43
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




26 Februari                                                      8 Maret
BRI Private Signature Outlet Kedua Hadir di Surabaya             BRI Group Salurkan 100.000 Paket Sembako Ramadan 2025
BRI menghadirkan BRI Private Signature Outlet kedua di           BRI Group menyalurkan lebih dari 100.000 paket sembako
Surabaya untuk memperluas layanan wealth management              melalui program “Berbagi Bahagia Bersama BRI Group”
bagi segmen high net worth individuals melalui layanan private   selama Ramadan 2025 di berbagai wilayah Indonesia kepada
banking yang lebih personal dan terintegrasi, mencakup           panti asuhan, panti werdha, dan masyarakat umum, dengan
perencanaan keuangan hingga manajemen investasi.                 santunan bagi ribuan anak yatim piatu.




13 Maret                                                         18 Maret
BRI Raih 5 Penghargaan di RBI Asia Trailblazer Awards 2025       Brand Finance Global 500 2025: BRI Peringkat 1 di Indonesia
BRI memborong lima penghargaan pada RBI Asia Trailblazer         dan Urutan 323 Dunia
Awards 2025, mencakup Best Retail Bank Indonesia, SME            BRI menjadi merek No.1 di Indonesia dalam laporan Brand
Bank of The Year, Best CSR Initiative, Excellence in Employee    Finance Global 500 2025 dan menempati peringkat 323
Engagement, dan Best Current Account Offering, yang              dunia, naik signifikan dari peringkat 446 pada 2024. Capaian
menegaskan pengakuan internasional atas kinerja dan inovasi      ini mencerminkan penguatan brand value BRI sekaligus
layanan BRI.                                                     memperkuat kepercayaan publik terhadap produk dan layanan
                                                                 BRI.




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      41
Page 44
Kilas Kinerja




   17 Maret                                                         24 Maret
   BRILiaN Fest Ramadan 1446 H                                      RUPST 2025: BRI Setujui Pembagian Dividen Rp51,73 triliun
   BRILiaN Fest Ramadan 1446 H digelar sebagai apresiasi bagi       BRI menggelar RUPST 2025 yang menyetujui pembagian
   Insan BRILiaN dan nasabah dengan menghadirkan puluhan            dividen tunai sebesar Rp51,73 triliun serta rencana buyback
   tenant kebutuhan Ramadan dan Idulfitri, dilengkapi program       saham hingga Rp3 triliun. Rapat ini juga menetapkan
   sembako murah, lelang, santunan anak yatim, serta promo          perubahan susunan pengurus, termasuk pengangkatan Hery
   transaksi melalui BRImo dan Kartu Debit atau Kartu Kredit BRI.   Gunardi sebagai Direktur Utama BRI.




   27 Maret                                                         28 Maret
   BRI Group Berangkatkan 8.482 Pemudik Secara Gratis               BRI Raih Penghargaan Euromoney Private Banking
   Melalui program Mudik Bersama BUMN 2025 bertema “Mudik           Awards 2025
   Aman Sampai Tujuan”, BRI Group memberangkatkan 8.482             Pada ajang Euromoney Private Banking Awards 2025,
   pemudik secara gratis dari lima titik dengan dukungan 170 bus    BRI menerima penghargaan Indonesia’s Best Bank for
   menuju sejumlah kota di Pulau Jawa dan Sumatera, sebagai         Discretionary Portfolio Management. Pengakuan tersebut
   kontribusi dalam mendukung kelancaran arus mudik Lebaran.        merefleksikan konsistensi BRI dalam memperkuat layanan
                                                                    wealth management yang customer-centric, melalui strategi
                                                                    investasi yang adaptif serta solusi pengelolaan kekayaan yang
                                                                    terukur bagi segmen high net worth individuals.




 42       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 45
                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                               2025




12 Juni                                                        13 Juni
Forbes Global 2000 2025: BRI Tempati Peringkat Tertinggi di    BRI Fellowship Journalism 2025 Beri Beasiswa Pascasarjana
Indonesia dan 349 Dunia                                        bagi 45 Jurnalis
Dalam Forbes Global 2000 tahun 2025, BRI menempati             BRI Fellowship Journalism 2025 mengukuhkan 45 jurnalis
peringkat 349 dan menjadi perusahaan publik Indonesia          sebagai penerima beasiswa pascasarjana, dilengkapi
dengan peringkat tertinggi, yang menegaskan posisi BRI di      pembekalan dan pendampingan mentor jurnalis senior untuk
panggung global seiring konsistensi kinerja dan transformasi   memperkuat kapasitas insan pers sekaligus mendorong
layanan untuk menjawab kebutuhan nasabah yang semakin          kolaborasi yang berkelanjutan.
beragam.




17 Juni                                                        20 Juni
BRI Raih 15 Penghargaan di FinanceAsia Awards dan Asia’s       Fortune Southeast Asia 500 2025: BRI Peringkat 14 dan
Best Companies 2025                                            Tertinggi di Indonesia
Dalam rangkaian FinanceAsia Awards dan Asia’s Best             Dalam daftar Fortune Southeast Asia 500 tahun 2025, BRI
Companies 2025 di Hong Kong, BRI meraih 15 penghargaan         menempati peringkat 14 dari 500 perusahaan terbesar di
yang menegaskan penguatan kapabilitas layanan dan tata         Asia Tenggara sekaligus menjadi institusi keuangan dengan
kelola di berbagai segmen sekaligus memperkuat daya saing      peringkat tertinggi di Indonesia.
perseroan di tingkat regional.




                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      43
Page 46
Kilas Kinerja




   26 Juni                                                        3 Juli
   BRI Terbitkan Social Bond Rp5 Triliun                          BRI Luncurkan BRIvolution Reignite - Initiatives Phase 1
   Dalam rangka memperkuat struktur pendanaan berwawasan          Dihadiri oleh jajaran Board of Directors, para senior leader,
   ESG sekaligus mendiversifikasi sumber dana wholesale           serta perwakilan Insan BRILiaN, BRI resmi meluncurkan
   funding, BRI menerbitkan Social Bond Rp5 triliun (Obligasi     BRIvolution Reignite - Initiatives Phase 1 sebagai langkah
   Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2025).         akseleratif dalam transformasi bisnis. Peluncuran ini menandai
   Langkah ini menjadikan BRI bank pertama di Indonesia yang      dimulainya implementasi lima inisiatif strategis, yakni Area
   menerbitkan Social Bond, dengan dana dialokasikan untuk        Head, Commercial Business Center, New Sales Coverage
   pembiayaan kembali proyek sosial dan program pemberdayaan      Model, Joint Financing, dan Remodelling Mantri.
   sosio-ekonomi, termasuk dukungan bagi UMKM.




   14 Juli                                                        3 Agustus
   Transformasi Corporate Culture, BRI Luncurkan Brilian Way      Peluncuran BRI Super League 2025/2026
   Untuk memperkuat transformasi perusahaan sekaligus             BRI Super League 2025/2026 resmi diluncurkan sebagai
   mendukung aspirasi menjadi salah satu bank paling profitable   kompetisi kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Dukungan
   di Asia Tenggara, BRI meluncurkan Brilian Way sebagai arah     terhadap BRI Super League menegaskan komitmen BRI dalam
   budaya kerja bersama yang berlandaskan nilai Integrity,        mendukung peningkatan kualitas kompetisi, memperluas
   Collaborative, Accountability, Growth Mindset, dan Customer    eksposur layanan dan produk perseroan, serta mendorong
   Focus guna memperkuat perilaku kerja berorientasi kinerja      perputaran ekonomi daerah.




 44       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 47
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




8 Agustus                                                        17 Agustus
Perkuat Layanan bagi PMI dan Diaspora, BRI Resmikan Taipei       Semarakkan HUT ke-80 RI, BRI Selenggarakan Panggung
Branch                                                           Hiburan di Monas
Sebagai bagian dari penguatan jaringan layanan internasional     Bersama Danantara Indonesia, BRI menghadirkan panggung
di Asia Timur, BRI meresmikan BRI Taipei Branch. Cabang ini      hiburan di kawasan Monas sebagai ruang hiburan rakyat dan
memperkuat akses layanan perbankan bagi PMI dan diaspora         kebersamaan, dengan dukungan penyediaan panggung di
Indonesia di Taiwan, termasuk remitansi, simpanan, dan           sejumlah titik sepanjang rute karnaval.
transaksi lintas negara, sekaligus mendukung konektivitas
ekonomi Indonesia dan Taiwan.




4 September                                                      9 September
Direksi BRI Sapa Nasabah di Hari Pelanggan Nasional 2025         BRI Dukung Balai Latihan Kerja Konveksi di Nusakambangan
Direktur Utama BRI Hery Gunardi menyapa langsung nasabah         Melalui    sinergi  dengan    Kementerian  Imigrasi dan
di Branch Office BRI Kelapa Gading, dalam rangka peringatan      Pemasyarakatan, BRI mendukung pembangunan Balai Latihan
Hari Pelanggan Nasional 2025 menegaskan komitmen BRI             Kerja bidang konveksi di Nusakambangan untuk memperkuat
untuk terus menghadirkan layanan terbaik bagi nasabah. Selain    pembinaan dan meningkatkan keterampilan warga binaan
itu, jajaran Direksi BRI juga serentak melakukan kunjungan dan   agar lebih siap kembali ke masyarakat.
menyapa nasabah di sejumlah unit kerja di berbagai daerah.




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    45
Page 48
Kilas Kinerja




   25 September                                                      3 Oktober
   BRI Resmikan Regional Treasury Team Medan                         Consumer BRI Expo 2025 Surabaya Perluas Akses
   Direktur Utama BRI Hery Gunardi meresmikan Regional               Pembiayaan Konsumer
   Treasury Team Medan untuk menghadirkan layanan treasury           BRI kembali menggelar Consumer BRI Expo 2025 di Surabaya
   yang lebih dekat, cepat, dan responsif bagi nasabah di Sumatra,   sebagai upaya memperluas bisnis konsumer melalui akses
   sekaligus memperkuat dukungan transaksi valuta asing, solusi      pembiayaan yang lebih mudah bagi masyarakat. Mengusung
   lindung nilai, dan layanan perdagangan internasional melalui      konsep “Better Life, Starts Here”, ajang ini menghadirkan
   pendekatan terintegrasi.                                          pilihan hunian dan kendaraan, dilengkapi beragam program
                                                                     promo serta kemudahan transaksi melalui kanal digital BRI.




   21 Oktober                                                        24 Oktober
   BRI Dukung Akad Massal KUR 800.000 Debitur dan                    BRI Raih 3 Penghargaan ASRA 2025 di Singapura
   Peluncuran KPP di Surabaya                                        Dalam ajang Asia Sustainability Reporting Awards (ASRA) 2025
   Akad massal KUR bagi 800.000 debitur dan peluncuran               di Singapura, BRI meraih tiga penghargaan, yaitu dua Platinum
   Kredit Program Perumahan (KPP) digelar di Surabaya                untuk kategori Asia’s Best Sustainability Report Public Sector
   dengan dukungan BRI, sejalan dengan komitmen perseroan            dan Asia’s Best Sustainability Report CEO Letter, serta satu
   memperluas akses pembiayaan untuk menggerakkan ekonomi            Gold untuk kategori Asia’s Best Materiality Reporting.”
   kerakyatan.




 46       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 49
                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                              2025




28 Oktober                                                   21 November
Pengusaha Muda BRILiaN 2025 Kembali Digelar                  BRI Sahabat Disabilitas Digelar di Makassar
Pengusaha Muda BRILiaN 2025 digelar sebagai program          BRI melalui BRI Peduli menyelenggarakan Program BRI
akselerasi bisnis BRI untuk memperkuat kapasitas usaha,      Sahabat Disabilitas di Makassar melalui pelatihan dan program
inovasi, dan digitalisasi pengusaha muda agar UMKM naik      magang bagi penyandang disabilitas. Program ini membekali
kelas, menjangkau delapan wilayah dengan lebih dari 2.700    peserta dengan keterampilan administrasi dan kewirausahaan
pendaftar serta melalui inkubasi dan seleksi untuk memilih   serta pengalaman kerja bersama mitra industri.
UMKM terbaik di lima kategori.




28 November                                                  3 Desember
Kolaborasi BRI dan SOGO Perkuat Penetrasi UMKM               BRI Raih Bank of the Year 2025 dari The Banker
di Ritel Modern                                              BRI meraih predikat Bank of the Year 2025 in Indonesia dari
BRI berkolaborasi dengan SOGO untuk menghadirkan produk      The Banker (Financial Times Group) atas kekuatan finansial,
UMKM binaan di ritel modern, memperluas jangkauan ke pasar   strategi bisnis, kemajuan teknologi, serta komitmen kepada
urban sekaligus memperkuat dukungan BRI agar UMKM naik       nasabah dan komunitas, sekaligus memperkuat pengakuan
kelas.                                                       global terhadap transformasi BRIVolution Reignite.




                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       47
Page 50
Kilas Kinerja




   16 Desember                                                      16 Desember
   Perayaan HUT ke-130 BRI Digelar Serentak di Seluruh              BRI Corporate Rebranding Resmi Diluncurkan
   Indonesia                                                        BRI meluncurkan corporate rebranding menyeluruh sebagai
   BRI merayakan HUT ke-130 dengan penuh khidmat dan                bagian dari transformasi BRIVolution Reignite untuk
   kebersamaan. Perayaan di Kantor Pusat Jakarta dihadiri oleh      memperkuat positioning “Satu Bank untuk Semua”, mencakup
   jajaran Komisaris, Direksi, SEVP, dan Insan BRILiaN serta        pembaruan identitas visual dan penataan arsitektur brand
   berlangsung serentak di seluruh Regional Office BRI di seluruh   di ekosistem BRI Group agar lebih seragam, terstruktur, dan
   Indonesia.                                                       mudah dikenali.




   17 Desember                                                      21 Desember
   RUPSLB BRI 2025 Setujui Perubahan Anggaran Dasar                 Gelar “Satukan Langkah untuk Sumatra” BRI Salurkan
   BRI menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham                   Bantuan Rp50 miliar
   Luar Biasa (RUPSLB) yang menyetujui perubahan Anggaran           BRI Group menggelar kegiatan “Satukan Langkah untuk
   Dasar Perseroan, pendelegasian kewenangan kepada Dewan           Sumatra” sebagai aksi kemanusiaan bagi masyarakat
   Komisaris untuk menyetujui Rencana Kerja dan Anggaran            terdampak bencana di berbagai wilayah Sumatra, dengan
   Perusahaan (RKAP) Tahun 2026 termasuk perubahannya,              komitmen bantuan hingga Rp50 miliar yang difokuskan untuk
   serta perubahan susunan pengurus Perseroan                       pemulihan infrastruktur pascabencana.




 48       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 51
         Laporan Tahunan
                    2025




PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   49
Page 52
50   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 53
Laporan Tahunan
2025




Laporan
Direksi
dan Dewan
Komisaris
“Pada April 2025 BRI meluncurkan transformasi
BRIVolution Reignite yang dirancang untuk
memperkuat daya saing Perseroan secara
berkelanjutan. Transformasi ini bertumpu pada
dua pilar utama, yaitu Transform the Funding
Franchise serta Revamp Existing Core and
Build New Core.”




                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   51
Page 54
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




                                                  Laporan
                                                  Direksi


                                                  Hery Gunardi
                                                  Direktur Utama




 52     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 55
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




Sampai dengan 31 Desember 2025, total aset BRI secara konsolidasi mampu
tumbuh sebesar 7,2% menjadi Rp2.135 triliun. Pertumbuhan tersebut salah satunya
didorong oleh peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan yang mencapai
Rp1.521 triliun atau tumbuh sebesar 12,32% secara year on year.



Pemegang saham dan pemangku kepentingan yang kami hormati,

Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala          rasio CASA meningkat menjadi 70,61% dari 67,30% pada
rahmat dan karunia-Nya, di tengah dinamika ekonomi global      tahun sebelumnya.
yang terus berkembang serta tantangan yang dihadapi
industri perbankan, BRI mampu menjaga kinerja yang sehat       Kinerja keuangan yang positif tersebut tidak terlepas
dan berkelanjutan. Konsistensi Perseroan dalam berinovasi      dari pengelolaan bisnis yang prudent serta penguatan
serta merespons perubahan secara strategis menjadi fondasi     manajemen risiko yang berkelanjutan. Pada tahun 2025, BRI
penting dalam memperkuat daya saing Perseroan.                 mencatatkan tingkat profitabilitas dengan Return on Asset
                                                               sebesar 2,7% serta Return on Equity sebesar 17,4%, dan
Dalam merespons dinamika tersebut, pada April 2025             laba bersih sebesar Rp57,132 triliun. Pencapaian tersebut
BRI meluncurkan transformasi BRIVolution Reignite yang         mencerminkan kinerja Perseroan yang tetap solid dan
dirancang untuk memperkuat daya saing Perseroan secara         berkelanjutan.
berkelanjutan. Transformasi ini bertumpu pada dua pilar
utama, yaitu Transform the Funding Franchise serta Revamp      Pada tahun 2025, BRI juga telah memberikan kontribusi
Existing Core and Build New Core, yang didukung oleh enam      sebesar Rp56,0 triliun terhadap pemerintah, antara lain
fondasi utama mencakup Human Capital, Risk Management,         mencakup Rp27,9 triliun dalam bentuk dividen dan PNBP
IT & Digital, Distribution, Operational Excellence, dan        lainnya, serta Rp28,2 triliun dalam kontribusi pajak.
Rebranding.
                                                               Bersama ini, izinkan kami menyampaikan laporan
Melalui transformasi tersebut, BRI memperkuat struktur         kepengurusan Perseroan untuk tahun buku 2025. Dalam
pendanaan berbasis dana murah, meningkatkan kapabilitas        laporan ini akan kami sampaikan kinerja BRI selama
transaction banking, memperkuat core business Perseroan,       tahun 2025, prospek usaha, serta penerapan tata kelola
serta menciptakan sumber pertumbuhan baru di berbagai          perusahaan yang baik.
segmen bisnis guna memperluas basis transaksi dan
meningkatkan kontribusi fee-based income.
                                                               Tentang Perseroan
Sejalan dengan agenda transformasi yang terus berlanjut,
pada tahun 2025 BRI pun berhasil mencatatkan kinerja           Berakar pada mandat dan misi nasional untuk melayani
yang solid dengan aset konsolidasian mencapai Rp2.135          masyarakat serta menggerakkan perekonomian bangsa, PT
triliun atau tumbuh 7,2% YoY. Pada sisi intermediasi, kredit   Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. terus menunjukkan
BRI tumbuh 12,3% YoY menjadi Rp1.521 triliun, dengan           konsistensinya dalam menghadirkan layanan keuangan
fokus penyaluran kepada segmen UMKM sebagai tulang             yang inklusif dan relevan bagi seluruh lapisan masyarakat.
punggung perekonomian nasional, yang sejalan dengan            Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan rangkaian
DNA kerakyatan BRI. Melalui pembiayaan kepada pelaku           produk dan layanan keuangan yang lengkap bagi berbagai
usaha mikro, kecil, dan menengah, BRI turut mendukung          segmen nasabah, dengan dukungan ekosistem digital yang
upaya pemerintah dalam memperluas inklusi keuangan dan         semakin kuat.
mendorong penguatan sektor produktif di berbagai daerah.
Pertumbuhan aset dan kredit ditopang oleh penguatan            Dalam menjalankan aktivitas usahanya, Perseroan
struktur pendanaan yang semakin sehat. Dana Pihak Ketiga       menghadirkan berbagai produk dan layanan perbankan yang
(DPK) tumbuh 7,4% YoY menjadi Rp1.466,8 triliun, dengan        mencakup produk simpanan seperti BRI Tabungan BritAma,




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   53
Page 56
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




BRI Tabungan Simpedes, BRI Tabungan Bisnis, BRI Tabungan         berjenjang pendidikan Strata 1, 9.465 Pekerja berjenjang
Rencana, BRI Junio, BRI Giro, dan BRI Deposito, serta produk     pendidikan Diploma, dan 797 Pekerja berjenjang pendidikan
kartu dan uang elektronik berupa BRI Debit, BRI Kartu Kredit,    SLTA/Sederajat.
dan BRIZZI by BRI.


Selain itu, pada sisi pembiayaan Perseroan menyediakan           Analisis atas Kinerja Perseroan
berbagai produk pinjaman antara lain BRI KUR, BRI KPR,
BRI KKB, BRI Multiguna, BRI Kredit Investasi, dan BRI            Kondisi Perekonomian yang Secara
Kredit Modal Kerja. Perseroan juga menghadirkan berbagai         Langsung Berdampak Terhadap Kinerja
layanan investasi dan asuransi seperti BRI Investasi, BRI        Perseroan
Bancassurance, BRI Kustodian, BRI Wali Amanat, dan BRI
Trustee, serta layanan transaksi dan bisnis yang meliputi        Sepanjang 2025, kondisi global didominasi oleh volatilitas
BRI Trade Finance, BRI Remittance, BRI Money Changer, BRI        yang persisten, dipicu oleh dinamika perdagangan,
EDC, dan jaringan BRILink Agen.                                  ketegangan geopolitik, serta berbagai policy shocks. Faktor-
                                                                 faktor tersebut mendorong pasar mengalami pergerakan
Sedangkan, pada jasa perbankan digital, Perseroan                yang berulang antara fase risk-off dan periode relief rally,
menyediakan aplikasi mobile banking (superapps) yakni            mencerminkan tingginya ketidakpastian dan sensitivitas
BRImo untuk memudahkan nasabah melakukan berbagai                terhadap perkembangan eksternal. Inflasi terus melandai
transaksi perbankan, serta Qlola by BRI sebagai platform         dibandingkan periode puncak 2022–2023, namun tekanan
transaksi terintegrasi yang menyediakan layanan cash             harga energi dan ketidakpastian geopolitik, khususnya karena
management, trade finance, dan foreign exchange.                 eskalasi konflik di Timur Tengah, kembali meningkatkan
Perseroan juga menyediakan layanan digital lainnya seperti       global risk premium. Harga minyak yang sempat naik
BRI eBuzz, serta layanan wealth management melalui BRI           signifikan menimbulkan kekhawatiran terhadap inflasi impor
Prioritas dan BRI Private.                                       dan menjaga volatilitas pasar keuangan internasional.


Untuk memperkuat jangkauan layanan tersebut, BRI juga            Di Amerika Serikat, pertumbuhan ekonomi mulai melambat
didukung oleh jaringan kerja bersama mitra usaha yang            seiring dampak kebijakan suku bunga tinggi yang tertunda
tersebar luas di berbagai wilayah. Di dalam negeri, BRI          (lagging effect). Meskipun Federal Reserve mulai melakukan
memiliki 1 Kantor Pusat, 18 Regional Office, 18 Regional Audit   penurunan suku bunga pada 2025, langkah tersebut tidak
Office, 454 Kantor Cabang, serta 6.885 Kantor Cabang             agresif karena inflasi inti masih relatif tinggi. Imbal hasil
Pembantu (termasuk 5.082 BRI Unit, 490 Kantor Kas, 758           US Treasury tetap berada pada level yang cukup tinggi,
Teras BRI, 6 Teras BRI Keliling, dan 4 Teras BRI Kapal) yang     sehingga likuiditas global sepanjang 2025 cenderung ketat
tersebar di seluruh Indonesia. Sementara itu, jaringan kantor    dan arus modal ke emerging markets lebih selektif.
di luar negeri meliputi 6 Kantor Cabang Luar Negeri dan 3
Kantor Cabang Pembantu Luar Negeri yang berlokasi di New         Dalam konteks tersebut, Indonesia menunjukkan ketahanan
York, Cayman Island, Singapore, Taipei, Timor Leste, dan         yang relatif baik. Pertumbuhan ekonomi 2025 berada
Hongkong.                                                        di kisaran 5%, ditopang oleh permintaan domestik dan
                                                                 akselerasi investasi pada paruh kedua tahun 2025. Struktur
Sebagai bagian dari komitmen melayani nasabah dan                pertumbuhan mulai menunjukkan pergeseran, di mana
memperluas inklusi keuangan, BRI pun memadukan                   kontribusi investasi (GFCF) meningkat, terutama pada sektor
kehadiran jaringan unit kerja dengan branchless banking          hilirisasi, infrastruktur, energi, serta manufaktur berbasis
melalui BRILink Agen yang tersebar di seluruh Indonesia,         ekspor dan substitusi impor.
serta didukung oleh financial advisor yang kompeten
dengan     kapabilitas     digital. Perpaduan     ketiganya      Konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang
menghadirkan layanan perbankan yang lebih efektif, efisien,      utama ekonomi, namun dengan dinamika yang semakin
dan terintegrasi, sejalan dengan perkembangan literasi serta     tersegmentasi. Sepanjang 2025 terlihat bahwa konsumsi
kebutuhan layanan digital masyarakat Indonesia.                  kelompok menengah atas lebih resilien, sementara segmen
                                                                 menengah bawah dan mikro menghadapi tekanan daya beli
Secara struktur organisasi, BRI dipimpin oleh Direktur Utama     akibat kenaikan biaya hidup dan penyesuaian pendapatan.
dan Wakil Direktur Utama yang dibantu oleh 11 direktorat         Hal ini tercermin dari perputaran dana yang lebih cepat di
serta 5 SEVP dalam menjalankan kegiatannya sebagai               segmen menengah ke bawah dan mikro, namun dengan
penyedia layanan perbankan melalui jaringan kerjanya             saldo rata-rata yang relatif lebih moderat.
yang luas. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya BRI
memiliki sebanyak 84.949 orang Pekerja dengan rincian            Dari sisi inflasi, tekanan harga relatif terkendali dan berada
tingkat Pendidikan 16 Pekerja berjenjang pendidikan Strata 3,    dalam target Bank Indonesia. Stabilitas harga pangan dan
2.255 Pekerja berjenjang pendidikan Strata 2, 72.416 Pekerja     koordinasi kebijakan moneter-fiskal membantu menjaga




 54      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 57
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




ekspektasi inflasi. Namun, volatilitas harga energi global       serta mengembangkan layanan yang terintegrasi untuk
tetap menjadi faktor risiko yang memerlukan kewaspadaan,         segmen ritel, usaha kecil dan menengah, hingga korporasi
khususnya terhadap dampaknya pada subsidi dan                    secara selektif.
administered prices.
                                                                 Segmen UMKM, khususnya usaha mikro dan ultra mikro,
Nilai tukar rupiah sepanjang 2025 bergerak fluktuatif            tetap menjadi target pasar utama BRI. Melalui berbagai
mengikuti dinamika dolar AS dan sentimen global. Penguatan       produk pembiayaan, layanan transaksi, serta program
dolar akibat yield AS yang masih tinggi serta episode risk-      pemberdayaan seperti pengembangan ekosistem UMKM
off sempat menekan rupiah, namun stabilitas fundamental          dan perluasan akses pembiayaan, BRI berkomitmen untuk
domestik dan intervensi terukur Bank Indonesia membantu          terus meningkatkan kapasitas usaha masyarakat dan
menjaga volatilitas agar tetap terkendali. Secara umum,          memperluas inklusi keuangan.
rupiah bergerak stabil meskipun dalam rentang yang lebih
lebar dibanding periode sebelum pengetatan global.               Untuk mendorong sumber pertumbuhan baru, BRI
                                                                 mengakselerasi bisnis consumer melalui pembiayaan
Dari sisi fiskal, pemerintah tetap menjaga defisit dalam         berbasis payroll dan ecosystem, sekaligus memperkuat
batas yang ditetapkan, meskipun ruang fiskal semakin             bisnis gadai emas melalui optimalisasi jaringan BRI. Upaya ini
terbatas. Belanja sosial dan program prioritas tetap berjalan,   didukung oleh digitalisasi proses bisnis untuk meningkatkan
sementara kebutuhan pembiayaan meningkat seiring                 efisiensi dan mempercepat SLA layanan, sehingga proses
optimalisasi belanja. Disiplin fiskal sepanjang 2025 menjadi     pengajuan hingga pencairan pembiayaan menjadi lebih
faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor terhadap       cepat, sederhana, dan terintegrasi.
obligasi pemerintah dan stabilitas pasar keuangan domestik.
Pasar obligasi Indonesia sepanjang 2025 mencerminkan             Selain itu, BRI juga memperkuat bisnis pada segmen
keseimbangan antara faktor domestik yang solid dan tekanan       usaha kecil dan menengah (SME) yang memiliki peran
eksternal yang volatil. Yield bergerak dinamis mengikuti arah    penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional,
US Treasury dan arus modal asing, namun secara umum              khususnya dalam sektor perdagangan, industri pengolahan,
tetap dalam kisaran yang manageable. Stabilitas inflasi dan      serta sektor jasa. Segmen ini menjadi bagian dari strategi BRI
koordinasi kebijakan menjadi penopang utama sentimen             untuk mendorong peningkatan skala usaha pelaku UMKM
pasar.                                                           agar semakin produktif dan berdaya saing.

Secara keseluruhan, 2025 dapat dikarakterisasi sebagai           Pada segmen komersial dan korporasi, BRI menerapkan
tahun konsolidasi dalam lingkungan global yang menantang.        pendekatan yang lebih selektif dengan fokus pada
Indonesia mampu mempertahankan pertumbuhan sekitar               perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan rantai nilai
5% dengan inflasi terkendali dan stabilitas sistem keuangan      UMKM, ekosistem perdagangan nasional, serta sektor-
yang terjaga. Memasuki 2026, momentum ini memberikan             sektor prioritas yang mendukung pembangunan ekonomi.
fondasi yang cukup kuat, meskipun risiko eksternal dan           Pendekatan ini memungkinkan BRI membangun ekosistem
keterbatasan ruang kebijakan tetap menjadi faktor yang           bisnis yang terintegrasi, mulai dari pelaku usaha mikro
perlu diantisipasi secara hati-hati.                             hingga korporasi besar.


Target Pasar                                                     Seiring dengan transformasi digital yang terus dijalankan, BRI
                                                                 juga memperluas jangkauan pasar melalui penguatan layanan
BRI secara konsisten memposisikan diri sebagai bank              digital dan ekosistem keuangan berbasis platform, termasuk
yang berfokus pada pemberdayaan segmen Usaha Mikro,              pengembangan super app BRImo serta berbagai solusi digital
Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung               lainnya. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas
perekonomian nasional. Dengan jaringan layanan yang luas         layanan, memperluas akses keuangan, serta menghadirkan
hingga ke pelosok daerah serta dukungan transformasi digital     pengalaman perbankan yang lebih mudah, cepat, dan aman
yang berkelanjutan, BRI terus memperkuat perannya sebagai        bagi seluruh lapisan masyarakat.
financial integrator yang mendorong inklusi keuangan dan
pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Indonesia.                     Melalui strategi tersebut, BRI berkomitmen untuk terus
                                                                 memperkuat perannya sebagai bank yang melayani seluruh
BRI juga mulai memperkuat positioning sebagai “satu bank         segmen masyarakat sekaligus tetap menjadi champion
untuk semua”, yaitu bank yang mampu melayani kebutuhan           dalam pemberdayaan UMKM, sehingga dapat memberikan
finansial masyarakat secara menyeluruh di berbagai segmen.       kontribusi yang berkelanjutan bagi pertumbuhan ekonomi
Melalui pendekatan ini, BRI tidak hanya berfokus pada            nasional yang inklusif.
segmen mikro sebagai core business, tetapi juga mendorong
bisnis Konsumer untuk menjadi sumber pertumbuhan baru,




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   55
Page 58
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Strategi Kebijakan Strategis yang                               Perumusan strategi dilakukan secara iteratif melalui forum
Diterapkan oleh Perseroan                                       manajemen dan pembahasan Direksi, sehingga setiap
                                                                kebijakan telah melalui proses pengujian, penyempurnaan,
BRI menjalankan strategi jangka panjang yang berorientasi       serta penyelerasan lintas fungsi sebelum ditetapkan. Setiap
pada pertumbuhan sehat dan berkelanjutan. Pertumbuhan           strategi juga dikaji berdasarkan prinsip kehati-hatian dan
yang didorong oleh Perseroan tidak hanya melalui ekspansi       pengelolaan risiko yang disiplin, serta dikomunikasikan
bisnis, melainkan pertumbuhan yang ditopang oleh struktur       secara transparan kepada Dewan Komisaris sesuai ketentuan
pendanaan yang kuat, kualitas aset yang terjaga, serta          tata kelola yang berlaku.
fondasi organisasi yang tangguh. Untuk itu, Perseroan
menjalankan transformasi yang terarah pada tiga fokus           Melalui tata kelola tersebut, Direksi memastikan bahwa
utama.                                                          setiap arah strategis memiliki landasan yang kuat, akuntabel,
                                                                dan mampu menjawab tantangan jangka pendek maupun
Pertama, memperkuat dan mentransformasi funding                 jangka panjang secara berkelanjutan.
franchise guna membangun basis dana murah berbasis
transaksi yang stabil, memperdalam hubungan dengan              Proses yang Dilakukan Direksi untuk
nasabah, serta meningkatkan ketahanan likuiditas dalam          Memastikan Implementasi Strategi
berbagai siklus ekonomi.
                                                                Direksi meyakini bahwa kualitas strategi ditentukan oleh
Kedua, melakukan penguatan menyeluruh atas core                 konsistensi dan disiplin dalam implementasinya. Oleh
business sekaligus membangun sumber pertumbuhan                 karena itu, Perseroan menerapkan kerangka eksekusi
baru yang berkelanjutan, sehingga Perseroan tidak               yang terstruktur dan terukur untuk memastikan setiap arah
hanya mempertahankan kepemimpinan pasar, tetapi juga            strategis diterjemahkan menjadi inisiatif yang konkret dan
menciptakan mesin pertumbuhan masa depan.                       berdampak.


Ketiga, membangun world-class foundations melalui               Setiap strategi diturunkan ke dalam rencana kerja yang jelas,
penguatan tata kelola, manajemen risiko yang disiplin,          target kinerja yang terukur, serta indikator keberhasilan yang
modernisasi teknologi, serta peningkatan kualitas talenta       dipantau secara berkala melalui forum manajemen dan rapat
dan budaya kerja.                                               Direksi. Untuk memastikan implementasi strategi, Direksi
                                                                melakukan evaluasi rutin terhadap capaian, risiko, serta
Melalui strategi ini, BRI tidak hanya mengejar pertumbuhan,     deviasi yang terjadi, dan mengambil langkah korektif secara
tetapi memastikan pertumbuhan yang berkualitas, tangguh,        cepat dan terarah apabila diperlukan.
dan berdaya saing dalam jangka panjang. Dengan disiplin
eksekusi dan pengelolaan risiko yang prudent, Perseroan         Selain itu, Direksi memastikan adanya kejelasan peran
optimis dapat terus menghadirkan nilai yang berkelanjutan       dan akuntabilitas di setiap level organisasi, sehingga
bagi investor serta seluruh pemangku kepentingan.               implementasi strategi menjadi tanggung jawab kolektif,
                                                                bukan hanya inisiatif manajemen puncak. Dengan dukungan
Peranan Direksi dalam Perumusan                                 sistem pengendalian internal, manajemen risiko yang disiplin,
Strategi dan Kebijakan Strategis                                serta budaya kinerja yang kuat, Perseroan mampu menjaga
                                                                konsistensi eksekusi dalam berbagai kondisi.
Direksi berperan aktif dan kolektif dalam merumuskan
strategi serta kebijakan strategis Perseroan secara             Melalui pendekatan ini, Direksi memastikan bahwa strategi
komprehensif dan terintegrasi. Proses tersebut dilakukan        Perseroan tidak berhenti pada perencanaan, tetapi terealisasi
dengan mempertimbangkan dinamika eksternal, kondisi             secara nyata dan memberikan hasil yang berkelanjutan.
industri, kinerja internal, serta proyeksi risiko dan peluang
jangka panjang.                                                 Analisis Kinerja Perseroan

Dalam setiap penyusunan strategi, Direksi melibatkan            Kinerja Operasional dan Keuangan
seluruh elemen organisasi, baik lini bisnis maupun fungsi
pendukung (enabler) seperti Direktorat Manajemen Risiko,        Sampai dengan 31 Desember 2025, total aset BRI secara
Keuangan, Teknologi Informasi, Operasional dan juga dari        konsolidasi mampu tumbuh sebesar 7,14% menjadi Rp2.135
sisi SDM, untuk memastikan keselarasan arah sekaligus           triliun. Pertumbuhan tersebut salah satunya didorong oleh
kesiapan implementasi. Dengan pendekatan ini, strategi          peningkatan penyaluran kredit dan pembiayaan yang
yang ditetapkan tidak hanya ambisius secara pertumbuhan,        mencapai Rp1.521 triliun atau tumbuh sebesar 12,32%
tetapi juga realistis, terukur, dan selaras dengan kapasitas    secara year on year. BRI secara konsisten terus menyalurkan
organisasi.                                                     kredit dan pembiayaan ke segmen Usaha Mikro, Kecil,
                                                                dan Menengah (UMKM), yang mencapai 78% dari total




 56      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 59
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




penyaluran kredit dan pembiayaan BRI atau sebesar Rp1.179        Pada tahun 2025, BRI juga memiliki fokus strategi untuk
triliun. Adapun flagship segment BRI, yaitu segmen Mikro         memperkuat kapabilitas retail banking, khususnya dalam
dan Ultra Mikro, memiliki kontribusi sebesar 42,61% dari total   penghimpunan dana murah melalui Current Account Saving
kredit dan pembiayaan.                                           Account (CASA) yang lebih stabil dan berkelanjutan. Strategi
                                                                 tersebut membuahkan hasil di mana simpanan BRI secara
Pertumbuhan penyaluran kredit dan pembiayaan ke segmen           konsolidasi mampu tumbuh sebesar 7,43% menjadi Rp1.466
UMKM tersebut tidak terlepas dari kontribusi utama Holding       triliun, dengan rasio CASA sebesar 70,61%, yang merupakan
Ultra Mikro yang terdiri dari BRI, Pegadaian, dan PNM            rasio tertinggi sepanjang sejarah BRI. Pertumbuhan CASA
yang telah dibentuk sejak September 2021. Pembiayaan             yang berbiaya murah ini akan terus menjadi fokus utama
Pegadaian mampu tumbuh sebesar 47,63% menjadi Rp126,1            sumber pendanaan BRI.
triliun, sedangkan kredit PNM tumbuh sebesar 0,48%
menjadi Rp50,3 triliun. Di sisi lain, kredit pada segmen Mikro   Penghimpunan CASA didukung oleh strategi Perseroan
dan Ultra Mikro BRI juga mencatatkan pertumbuhan positif         dalam meningkatkan transaksi nasabah baik pada segmen
sebesar 3,32% menjadi Rp648,3 triliun.                           ritel maupun wholesale. Pada segmen ritel, penghimpunan
                                                                 CASA didorong oleh optimalisasi transaksi melalui Agen
Pertumbuhan kredit pada segmen Mikro, khususnya produk           BRILink, mobile banking (BRImo), EDC Merchant dan QRIS,
Kupedes, mengalami perlambatan seiring dengan fokus              digital payment platform (BRI API), serta perluasan akseptasi
Perseroan pada pertumbuhan yang berkualitas serta upaya          acquiring merchant. Sementara pada segmen wholesale,
perbaikan kualitas kredit. Sementara itu, produk Kredit          penghimpunan CASA dioptimalkan melalui pengembangan
Usaha Rakyat (KUR) masih mencatatkan pertumbuhan                 platform digital payment terintegrasi untuk nasabah korporasi,
positif sebagai ujung tombak dalam meningkatkan                  yaitu Qlola, yang menyediakan akses menyeluruh terhadap
pembiayaan yang lebih inklusif dengan memberikan akses           layanan wholesale banking BRI seperti cash management,
pembiayaan kepada nasabah yang sebelumnya belum                  trade finance, supply chain management, foreign exchange,
pernah memperoleh fasilitas pembiayaan komersial. Pada           investment service, dan financial dashboard.
tahun 2025, BRI menyalurkan KUR sebesar Rp178,1 triliun
yang menunjukkan komitmen BRI untuk terus menjadi mitra          Penguatan CASA pada segmen ritel juga tercermin dari
utama Pemerintah dalam penyaluran KUR guna mendukung             meningkatnya transaksi nasabah pada layanan Agen
perekonomian nasional.                                           BRILink dan BRImo yang memberikan kontribusi positif
                                                                 terhadap kinerja profitabilitas BRI. Sepanjang tahun 2025,
Pertumbuhan pada segmen UMKM juga didukung oleh                  Agen BRILink mencatatkan jumlah transaksi sebanyak 1,2
kinerja yang impresif pada segmen Konsumer yang                  miliar transaksi dengan total nilai sebesar Rp1.820 triliun,
membukukan pertumbuhan sebesar 9,41% secara year on              tumbuh sebesar 14,6% secara year on year dibandingkan
year hingga mencapai Rp228,8 triliun. Pertumbuhan pada           tahun sebelumnya. Selain itu, BRImo juga mencatatkan
segmen konsumer tersebut terutama didorong oleh produk           peningkatan nilai transaksi sebesar 26,4% secara year on
BRIGUNA dan KPR yang masing-masing tumbuh sebesar                year sehingga mencapai Rp7.076 triliun.
9,90% dan 13,30% secara year on year. Selain itu, BRI juga
terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan            Kinerja yang solid tersebut juga tercermin dari pencapaian
kepemilikan hunian masyarakat dengan menyalurkan                 laba bersih Perseroan sebesar Rp57,132 triliun. Pencapaian
sebanyak 32.000 unit KPR FLPP pada tahun 2025. Segmen            profitabilitas BRI tersebut didorong oleh perolehan laba bersih
Commercial, Small, and Medium Enterprise (CSME) juga             BRI secara bank only sebesar Rp50,4 triliun. Driver utama
mencatatkan momentum pertumbuhan yang baik dengan                pertumbuhan laba BRI berasal dari kemampuan Perseroan
pertumbuhan double digit sebesar 14,03% secara year              dalam mengelola pertumbuhan pendapatan bunga bersih,
on year. Sementara itu, kredit pada segmen Korporasi BRI         pendapatan berbasis fee, pendapatan recovery, serta
mampu tumbuh solid mencapai Rp342,5 triliun atau tumbuh          efisiensi biaya operasional.
sebesar 40,22% secara year on year. Pertumbuhan pada
segmen korporasi tersebut difokuskan pada penguatan              Kinerja topline BRI juga mencatatkan hasil yang impresif,
bisnis wholesale melalui optimalisasi layanan transaction        di mana Net Interest Income (NII) BRI secara konsolidasi
banking.                                                         mampu tumbuh sebesar 5,50% secara year on year.
                                                                 Pertumbuhan tersebut dihasilkan dari pengelolaan aset
                                                                 kredit dan pembiayaan yang memberikan tingkat suku bunga
                                                                 yang kompetitif serta pengelolaan likuiditas yang optimal.
                                                                 Adapun tingkat suku bunga BRI tercermin dalam Suku Bunga
                                                                 Dasar Kredit (SBDK) sebagai berikut.




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    57
Page 60
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Tabel Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) Per 31 Desember 2025
PENGUNGKAPAN KUANTITATIF

                                        Kredit Non UMKM                             Kredit UMKM
     Periode Data 31                                                                                                                    Non KPR/Non
                                                                                                                    KPR/KPA
     Desember 2025                                                                                                                          KPA
                                        Korporasi         Ritel       Menengah             Kecil       Mikro

 Harga Pokok Dana untuk
                                           3,41            N/A             3,41             3,41        3,41            3,41                3,41
 Kredit (HPDK)

 Biaya Overhead (%)                        1,33            N/A             3,67             3,38        8,29            3,84               3,66

 Margin Keuntungan (Profit
                                          3,46             N/A               3,17           3,41        2,10            2,65               2,03
 Margin) (%)

 Suku Bunga Dasar Kredit
 (SBDK) (%) (HPDK +                       8,20             N/A            10,25            10,20       13,80            9,90                9,10
 Overhead + Margin)

Catatan: Berlaku mulai 1 Januari 2025




PENGUNGKAPAN KUALITATIF

                   Kategori                                Definisi Kategori Kredit                   Indikator/Kriteria dariKategori Kredit

                                                    Kredit modal kerja dan kredit investasi non
 Korporasi                                                                                         Total plafond kredit >Rp500 miliar
                                                    UMKM dan non ritel

 Ritel                                                                 N/A                                                N/A



Table counter rate simpanan per 31 Desember 2025


               Produk                                      Suku Bunga IDR                                        Suku Bunga USD

 Giro                                                        0,00% - 1,25%                                           0,05% - 0,15%

 Tabungan                                                   0,00% - 2,00%                                           0,08% - 0,25%

 Deposito                                                   2,50% - 3,00%                                                      4,00%




Pendapatan berbasis fee dan pendapatan operasional lainnya                          Dengan pertumbuhan bisnis dan profitabilitas yang kuat
mampu tumbuh mencapai Rp55,9 triliun atau meningkat                                 tersebut, BRI mampu menjaga rasio keuangan pada level
sebesar 2,61% secara YoY. Pencapaian pendapatan berbasis                            yang sehat. Loan to Deposit Ratio (LDR) Perseroan berada
fee tersebut sejalan dengan pertumbuhan pendapatan fee                              pada level 91,43% secara konsolidasi dan 91,96% secara
dari jasa perkreditan dan international banking yang tumbuh                         bank only, yang menunjukkan kondisi likuiditas Perseroan
sebesar 15,86%, seiring dengan transformasi pada bisnis                             berada pada tingkat yang memadai untuk mendukung
wholesale banking yang berfokus pada penguatan layanan                              pertumbuhan bisnis ke depan. Rasio profitabilitas BRI juga
transaction banking. Di sisi lain, BRI juga mampu menjaga                           tercatat positif yang tercermin dari Return on Assets (ROA)
efisiensi biaya operasional yang tercermin dari pertumbuhan                         After Tax dan Return on Equity (ROE) Balance Sheet yang
biaya operasional secara year on year sebesar 5,65%. Hal                            masing-masing mencapai 2,74% dan 17,44%.
tersebut berdampak pada rasio Cost to Income Ratio (CIR)
konsolidasi yang tercatat sebesar 42,55%.




  58        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 61
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




Dari sisi kualitas aset, BRI masih menghadapi tantangan dalam    BRI mengembangkan berbagai inovasi seperti peningkatan
penyelesaian portofolio pinjaman yang direstrukturisasi          pengalaman investasi emas di BRImo, adopsi cloud, dan
akibat pandemi Covid-19. Rasio Non-Performing Loan               implementasi multiple KYC guna meningkatkan reliabilitas
(NPL) BRI tercatat sebesar 3,07% pada Desember 2025,             dan akurasi identitas. BRI juga menghadirkan Sabrina,
sedikit meningkat dibandingkan periode yang sama pada            asisten virtual berbasis AI yang menangani jutaan interaksi
tahun sebelumnya. Kondisi tersebut sejalan dengan strategi       nasabah dan mencapai tingkat kepuasan tinggi. Selain itu,
Perseroan untuk mempercepat penyelesaian portofolio              WISE membantu frontliner mencari panduan kerja secara
pinjaman yang direstrukturisasi akibat Covid-19.                 cepat dan akurat, meningkatkan efisiensi layanan secara
                                                                 signifikan.
Meskipun demikian, Perseroan tetap memiliki tingkat
pencadangan yang memadai, yang tercermin dari rasio NPL          BRI memperkuat seluruh Data Center melalui peningkatan
Coverage yang terjaga pada level 178,06%. Selain itu, rasio      kapasitas, modernisasi perangkat, dan penerapan standar
Loan at Risk (LAR) juga melanjutkan tren penurunan dari          Tier‑III untuk memastikan layanan tetap andal. Inisiatif ini
10,70% pada tahun 2024 menjadi 9,61% pada tahun 2025.            menjadi dasar penerapan arsitektur Active‑Active Data
Penurunan tersebut didorong oleh berkurangnya portofolio         Center, termasuk implementasi pada cloud untuk aplikasi
pinjaman yang direstrukturisasi akibat Covid-19 dari Rp15,6      penting seperti BRImo dan QLola. Langkah strategis ini
triliun pada akhir tahun 2024 menjadi Rp7,7 triliun pada akhir   menegaskan komitmen BRI dalam menyediakan infrastruktur
tahun 2025.                                                      TI yang kuat, aman, dan mampu mendukung pertumbuhan
                                                                 bisnis berkelanjutan di era digital.
BRI juga mampu menjaga kondisi permodalan pada level
yang kuat dengan rasio Capital Adequacy Ratio (CAR)              CULTURE
mencapai 23,57% secara konsolidasi atau 21,06% secara            Transformasi BRIVOLUTION Reignite merupakan langkah
bank only. Rasio tersebut berada jauh di atas ketentuan          strategis untuk memperkuat model bisnis sekaligus
minimum regulator sebesar 17,5% (setelah memperhitungkan         transformasi budaya kerja sebagai penggerak utama kinerja.
implementasi Basel III) serta di atas risk appetite Perseroan    Kami meyakini bahwa strategi hanya akan efektif jika
sebesar 19%.                                                     didukung oleh transformasi mindset dan perilaku kolektif
                                                                 yang nyata. Melalui sinergi pendekatan bottom-up yang
Dengan rasio kecukupan modal yang sangat memadai                 inklusif dan arahan strategis manajemen, lima nilai utama
tersebut, BRI mampu mengantisipasi berbagai risiko               Integrity, Collaborative, Accountability, Growth Mindset,
utama dalam pengelolaan bank, baik risiko pasar, risiko          dan Customer Focus kini menjadi kompas dalam setiap
kredit, maupun risiko operasional, sekaligus mendukung           perilaku dan pengambilan keputusan di seluruh organisasi.
pertumbuhan bisnis Perseroan secara berkelanjutan dalam
jangka panjang.                                                  Internalisasi nilai-nilai tersebut kami jalankan secara
                                                                 sistematis dengan mengintegrasikannya ke dalam seluruh
Kinerja Non Keuangan                                             Human Capital Cycle, mulai dari rekrutmen hingga
                                                                 manajemen kinerja. Pendekatan ini memastikan budaya
IT DIGITAL                                                       perusahaan bukan sekadar slogan, melainkan parameter
BRI memprioritaskan layanan digital yang andal melalui           terukur yang berdampak langsung pada produktivitas
pemenuhan IT Hygiene Factor (Reliability, Availability,          dan efisiensi operasional. Komitmen penuh dari jajaran
Scalability, Security). Upaya ini mendukung strategi             management serta peran aktif para Change Agent menjadi
BRIvolution Reignite dengan memastikan infrastruktur TI yang     mesin penggerak utama dalam menjaga konsistensi
aman, scalable, dan future‑proof. Transformasi TI dijalankan     implementasi di setiap level.
melalui tiga pilar utama: Run the Bank untuk modernisasi
infrastruktur, Change the Bank untuk meningkatkan aplikasi       Dengan fondasi budaya yang kokoh, kami optimistis
dan pengalaman nasabah, serta Transform the Bank untuk           perusahaan mampu menjaga pertumbuhan yang sehat dan
memperkuat rencana strategis dan organisasi TI yang              tangguh di tengah dinamika pasar global. Fokus kami tetap
adaptif.                                                         pada penciptaan nilai jangka panjang yang berkelanjutan
                                                                 bagi seluruh stakeholders. Kami yakin bahwa keselarasan
                                                                 antara strategi bisnis dan kekuatan budaya kerja akan
                                                                 menjadi keunggulan kompetitif utama perusahaan dalam
                                                                 menghadapi tantangan masa depan.




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   59
Page 62
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




HUMAN CAPITAL                                                       Pengembangan kompetensi pekerja menjadi hal prioritas
BRI memandang Human Capital sebagai penggerak utama                 utama bagi BRI mengingat hal ini dapat mendorong
transformasi dan keberlanjutan kinerja Perusahaan. Sejalan          produktivitas dan mendukung pencapaian kinerja BRI secara
dengan agenda transformasi BRIvolution Reignite, pada tahun         menyeluruh. Pada tahun 2025, BRI mengembangkan program
2025 BRI memfokuskan penguatan fondasi pengelolaan                  pendidikan yang disusun dengan menyesuaikan siklus
Human Capital melalui penyempurnaan berbagai hygiene                pekerja. Dengan demikian, program pendidikan memiliki
factors guna memastikan sistem pengelolaan talenta yang             struktur yang jelas sekaligus mendukung pencapaian tujuan
semakin solid, terintegrasi, dan selaras dengan arah strategis      strategis perusahaan.
bisnis. Berbagai inisiatif dilakukan secara terstruktur, mulai
dari peningkatan kualitas data, perbaikan dan percepatan            Selain itu, dalam rangka meningkatkan ownership pendidikan
proses rekrutmen, penguatan talent management,                      di wilayah Regional Office serta untuk memastikan bahwa
succession planning, dan performance management, serta              pengembangan kapabilitas pekerja di regional sesuai
peningkatan kapabilitas HC sebagai strategic business               dengan kebutuhan, maka mulai tahun 2025 BRI menetapkan
partner. Pendekatan ini menjadi landasan penting bagi               pelaksanaan Green Program. Penyusunan kurikulum,
BRI untuk membangun organisasi yang semakin adaptif,                learning objective, bahan ajar, perhitungan anggaran,
berorientasi kinerja, serta siap menghadapi dinamika industri       pelaksanaan pendidikan, dan evaluasi pendidikan menjadi
yang terus berkembang.                                              ruang lingkup dari masing-masing Regional Office.


Sepanjang tahun 2025, BRI mencatatkan percepatan                    DISTRIBUTIONS
signifikan dalam penguatan pipeline talenta, dengan                 Selama satu tahun terakhir, BRI melakukan berbagai
peningkatan rekrutmen melalui BRI Future Leader Program             penguatan pada fungsi distribution untuk meningkatkan
(BFLP) sebesar 685% dibandingkan tahun sebelumnya,                  efektivitas jaringan dan mendorong pertumbuhan bisnis.
dengan 9 spesialisasi strategis untuk menjawab kebutuhan            Perbaikan dimulai dari penataan organisasi, termasuk
kompetensi masa depan. Penguatan pipeline talenta juga              penguatan peran Regional Office di bawah Direktur
dilakukan melalui program BrilianNext guna menjaring                Network & Retail Funding, peningkatan independensi fungsi
kandidat unggul. Di saat yang sama, BRI terus memperkuat            operasional dan risk management, serta penajaman fungsi
fondasi pengelolaan HC berbasis data melalui optimalisasi           unit bisnis di region agar lebih fokus pada pengembangan
Employee Self Service (ESS) dan data governance, termasuk           bisnis dan dukungan kepada Kantor Cabang.
strukturisasi pengelolaan serta pemetaan variabel data
HC. Untuk menyiapkan pipeline kepemimpinan strategis,               BRI juga membentuk 74 Area Head untuk memperkuat
BOD dan Regional leaders terlibat secara sistematis dan             orkestrasi pengembangan bisnis di wilayah. Peran ini
terstruktur untuk melakukan succession planning sehingga            memperjelas model interaksi antara Regional Office dan
teridentifikasi sekitar 500 Top Talent pada Band 1–3 sebagai        Kantor Cabang, meningkatkan kolaborasi antar segmen,
bagian dari proses talent management.                               serta memastikan pengelolaan kinerja cabang menjadi lebih
                                                                    terarah. Sejalan dengan itu, BRI juga melakukan penguatan
Untuk memastikan organisasi yang semakin agile dan                  kapabilitas pemimpin kantor agar mampu mendorong
berorientasi kinerja, BRI melakukan penyempurnaan sistem            transformasi bisnis, meningkatkan produktivitas jaringan,
performance management secara lebih objektif dan                    serta lebih adaptif dalam menangkap potensi pasar di
transparan melalui penilaian yang sepenuhnya berbasis KPI           wilayahnya.
serta dilengkapi dengan 180-degree behavioral assessment.
Kapabilitas fungsi Human Capital terus diperkuat melalui            BRI terus memperkuat coverage distribusi nasional dengan
program capability building, khususnya bagi HCBP, agar              mengoptimalkan seluruh channel yang dimiliki, yaitu 7.349
semakin responsive dan solutif terhadap kebutuhan bisnis.           kantor layanan, 54 e-Buzz, 6 Teras Keliling, 19.657 e-channel,
Selain itu, RHCBP diperkuat perannya sebagai decision maker         1,19 juta Agen BRILink, serta mengoperasikan 4 Teras Kapal
di tingkat Regional Office dalam aspek rekrutmen, career            untuk menjangkau wilayah terpencil dan pulau-pulau yang
management, dan learning. Seluruh inisiatif ini berpuncak           belum terlayani jaringan perbankan secara optimal. Selain
pada penguatan transformasi budaya melalui implementasi             menjaga jaringan yang luas, BRI juga melakukan optimalisasi
Brilian Way di BRI dan Perusahaan Anak, termasuk melalui            sebaran titik distribusi melalui relokasi ke area berpotensi
piloting Kantor Cabang Lighthouse sebagai role model                tinggi serta penyesuaian kapabilitas layanan kantor agar
implementasi budaya, serta pengukuran budaya organisasi             semakin relevan dengan kebutuhan nasabah, sehingga
secara end-to-end, guna memastikan nilai dan perilaku kerja         potensi pasar di berbagai wilayah dapat dimanfaatkan
BRI terinternalisasi secara konsisten di seluruh lini organisasi.   secara lebih optimal.




 60       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 63
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




OPERATIONS                                                        REBRANDING
Sepanjang tahun 2024-2025, Direktorat Operasional telah           Keberhasilan    digitalisasi operasional    ini  sekaligus
melaksanakan berbagai inisiatif strategis yang berfokus           menandai babak baru identitas BRI yang lebih modern
pada peningkatan efisiensi proses, penguatan customer             dan inklusif. Sebagai bagian dari perjalanan panjang Bank
experience, serta mitigasi risiko operasional. Pencapaian ini     Rakyat Indonesia yang memasuki usia ke-130 tahun, kami
tercermin dari peningkatan Service Level Agreement (SLA)          memandang, perlu melakukan penguatan positioning
yang signifikan, di antaranya percepatan RTGS Incoming dari       demi memastikan BRI tetap menjadi institusi yang relevan
1,5 menit menjadi 0,5 menit, Trade Finance Transaction dari       dan menjadi mitra perjalanan bisnis bagi seluruh lapisan
65 menit menjadi 20 menit, serta Mass Account Opening             masyarakat.
yang berhasil dipangkas dari 16 jam menjadi hanya 10
menit. Secara keseluruhan, Direktorat Operasional berhasil        Melalui rebranding, BRI memperbarui identitasnya menjadi
melakukan reduksi proses manual sebesar 31%, dari 900             lebih modern dan segar. Transformasi ini mempertegas
proses menjadi 675 proses.                                        posisi BRI sebagai bank universal yang tetap berakar pada
                                                                  UMKM, sembari memperkuat segmen consumer sebagai
Pada aspek layanan, BRI berhasil mempertahankan posisi            sumber pertumbuhan baru. Upaya ini pun menjadi jembatan
#2 pada Bank Service Excellent Monitor (BSEM) MRI dan             antara kekuatan historis BRI sebagai bank rakyat dengan
mencatatkan Net Promoter Score sebesar 69,00. Keandalan           tuntutan era perbankan yang semakin digital, progresif, dan
infrastruktur e-channel juga terjaga optimal dengan reliability   berorientasi pada nasabah.
ATM mencapai 99,69% dan CRM sebesar 99,61%, keduanya
melampaui target yang ditetapkan. Di sisi operasional             Di bawah semangat transformasi tersebut, kami juga
kredit, penguatan kualitas data SLIK mencapai perbaikan           memperkenalkan kembali komitmen BRI melalui tagline
99,90%, sementara implementasi AGF (Auto Grab Fund)               “Satu Bank untuk Semua”. Tagline ini mencerminkan aspirasi
telah mencakup 88% rekening pinjaman yang berdampak               kami untuk melayani seluruh lapisan masyarakat secara
pada penurunan overbooking manual sebesar 73% dan                 menyeluruh mulai dari segmen mikro, UMKM, hingga
menghasilkan free-up time Teller sekitar 418 ribu jam.            konsumer, komersial, dan korporasi. Dengan rangkaian
                                                                  produk dan layanan yang semakin lengkap serta didukung
Inisiatif digitalisasi dan otomasi turut memperkuat kapabilitas   oleh penguatan ekosistem digital, BRI terus berupaya
operasional, termasuk implementasi Smart RTGS yang                menghadirkan layanan yang terintegrasi, mudah diakses, dan
berhasil membelokkan dana sebesar Rp3,8 triliun, percepatan       relevan dengan kebutuhan nasabah yang terus berkembang.
pencairan KPR melalui BRISPOT yang mencapai 85% dengan
Turn Around Time 2x lebih cepat, serta piloting penggunaan        Lebih dari sekedar perubahan identitas, rebranding ini
Biometric Verification Platform (BVP) untuk mitigasi risiko       juga menegaskan karakter baru BRI sebagai institusi yang
kredit fiktif dan fraud. Pencapaian ini menjadi fondasi yang      tepercaya, progresif, dan inklusif. Kami ingin BRI dikenal
kokoh dalam mendukung aspirasi Direktorat Operasional             sebagai brand yang ambisius namun tetap membumi,
untuk menghadirkan seamless customer experience melalui           aspiratif tetapi praktis, inklusif, digital savvy, berkelas dunia,
operasional yang efisien, andal, dan terkendali risikonya.        serta mampu menjangkau generasi baru tanpa meninggalkan
                                                                  komitmen dan DNA kami sebagai bank yang tumbuh bersama
                                                                  UMKM Indonesia. Transformasi ini merupakan refleksi dari
                                                                  perjalanan panjang BRI sekaligus kesiapan kami untuk terus
                                                                  hadir melayani masyarakat dan menjadi mitra keuangan yang
                                                                  andal bagi Indonesia.




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      61
Page 64
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Perbandingan Antara Hasil yang Dicapai dengan yang Ditargetkan

Secara umum, BRI secara konsolidasi mampu mencapai target kinerja 2025 yang telah ditetapkan, dengan rincian sebagai
berikut ini:


                                                                                     Desember 2025
                              Uraian
                                                                    Target               Realisasi            Pencapaian

 Kredit dan Pembiayaan Diberikan (Rp miliar)                       1.462.009             1.521.486                104,1%

 CASA Ratio                                                          67,28%                70,61%                 105,0%

 Pendapatan Bunga Bersih (Rp miliar)                                150.053               150.498                 100,3%

 Laba Operasional Sebelum CKPN (PPOP) (Rp miliar)                    118.607               119.430                100,7%

 Loan at Risk (LAR)*)                                                10,36%                 9,61%                 107,8%


*) Perhitungan pencapaian LAR menggunakan rumus Target/Realisasi




Kendala-Kendala yang Dihadapi oleh
Perseroan dan Langkah-Langkah
Penyelesaiannya

Kinerja BRI yang tetap solid sepanjang tahun 2025 tidak             dalam menghimpun dana masyarakat. Persaingan untuk
terlepas dari berbagai tantangan yang muncul baik dari              memperoleh dana murah semakin intensif, sehingga
lingkungan global, domestik, maupun dinamika industri               mendorong perbankan untuk terus memperkuat strategi
perbankan. Berbagai faktor eksternal tersebut turut                 pengelolaan likuiditas serta meningkatkan inovasi dalam
mempengaruhi kondisi likuiditas, kualitas aset, serta pola          layanan transaksi dan digital banking.
permintaan pembiayaan di sektor perbankan.
                                                                    Di sisi industri, tingkat persaingan dalam sektor perbankan
Dari sisi global, perekonomian dunia masih dihadapkan pada          semakin meningkat, khususnya pada segmen ritel dan
ketidakpastian yang dipengaruhi oleh dinamika geopolitik,           UMKM yang menjadi fokus utama BRI. Persaingan tidak
ketegangan perdagangan antar negara, serta volatilitas              hanya berasal dari sesama institusi perbankan, tetapi juga
harga komoditas energi dan pangan. Kebijakan moneter                dari perusahaan teknologi finansial (fintech) serta berbagai
global yang masih relatif ketat di beberapa negara maju             platform digital yang semakin agresif menawarkan layanan
juga turut memberikan tekanan terhadap arus modal global            keuangan berbasis teknologi.
dan stabilitas pasar keuangan. Kondisi ini berdampak pada
meningkatnya volatilitas nilai tukar serta mempengaruhi             Perkembangan teknologi seperti artificial intelligence, data
sentimen pelaku usaha dan investor di berbagai negara,              analytics, serta otomatisasi proses bisnis turut mendorong
termasuk Indonesia.                                                 perubahan lanskap industri keuangan menuju model layanan
                                                                    yang lebih cepat, efisien, dan berbasis digital. Perubahan
Di tingkat domestik, perekonomian Indonesia tetap                   perilaku nasabah yang semakin mengandalkan layanan
menunjukkan kinerja yang resilien dengan pertumbuhan                digital juga menjadi tantangan tersendiri bagi industri
ekonomi yang stabil. Namun demikian, tekanan terhadap               perbankan untuk terus meningkatkan kapabilitas teknologi
daya beli masyarakat pada beberapa segmen masih                     serta memastikan keamanan dan keandalan sistem digital
menjadi tantangan, khususnya pada kelompok masyarakat               yang dimiliki.
menengah ke bawah yang merupakan basis utama kegiatan
ekonomi mikro dan usaha kecil. Kondisi tersebut berdampak           Secara internal, BRI juga menghadapi tantangan dalam
pada dinamika permintaan pembiayaan serta menuntut                  menjaga keseimbangan antara pertumbuhan bisnis dan
perbankan untuk semakin selektif dalam menyalurkan kredit           kualitas aset, khususnya pada segmen mikro dan UMKM
guna menjaga kualitas aset secara berkelanjutan.                    yang menjadi fokus utama Perseroan. Segmen ini memiliki
                                                                    potensi pertumbuhan yang besar, namun juga memiliki
Selain itu, pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) di                  karakteristik risiko yang perlu dikelola secara hati-hati,
industri perbankan juga menghadapi tekanan seiring                  terutama dalam kondisi ekonomi yang masih dinamis.
dengan meningkatnya kompetisi antar lembaga keuangan




  62       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 65
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




Di samping itu, upaya untuk memperkuat struktur pendanaan       sumber utama ketahanan ekonomi domestik. Bagi BRI,
melalui peningkatan dana murah (CASA) juga menjadi              UMKM bukan sekadar segmen bisnis, melainkan fondasi
tantangan tersendiri di tengah persaingan industri yang         utama model bisnis Perseroan. Didukung jaringan yang
semakin ketat. Perseroan terus berupaya meningkatkan            menjangkau hingga pelosok daerah serta pengalaman
kapabilitas transaksi digital serta memperluas ekosistem        panjang dalam melayani ekonomi rakyat, BRI berada pada
layanan guna meningkatkan engagement nasabah dan                posisi strategis untuk memperkuat kapasitas UMKM melalui
memperkuat basis pendanaan yang berkelanjutan.                  pembiayaan, pemberdayaan, dan penguatan ekosistem
                                                                usaha untuk terus mendorong pertumbuhan UMKM sebagai
Transformasi digital yang terus dijalankan oleh BRI juga        salah satu pilar utama perekonomian nasional.
memerlukan investasi yang signifikan dalam pengembangan
infrastruktur teknologi, penguatan keamanan siber, serta        Dengan fondasi ekonomi yang tetap kuat serta koordinasi
peningkatan kapabilitas sumber daya manusia. Hal tersebut       kebijakan yang semakin solid antara pemerintah, Bank
menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang             Indonesia, dan otoritas sektor keuangan, kami meyakini
Perseroan untuk memastikan bahwa transformasi yang              bahwa perekonomian Indonesia akan tetap berada pada
dilakukan dapat memberikan nilai tambah yang berkelanjutan      jalur pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan. Dengan
bagi nasabah dan seluruh pemangku kepentingan.                  memanfaatkan keunggulan internal yang dimiliki, maka BRI
                                                                optimis memiliki prospek yang baik di masa mendatang.


Hal-Hal Penting yang Diperkirakan
Terjadi pada Masa Mendatang dan                                 Informasi Terkait Kelompok Usaha
Prospek Usaha                                                   Bank

Dalam beberapa tahun terakhir, perekonomian global              Kepemilikan Direksi, Dewan Komisaris,
bergerak dalam lanskap yang semakin kompleks. Dunia             dan Pemegang Saham dalam Kelompok
tidak lagi mengikuti siklus ekonomi yang sepenuhnya linear.     Usaha Bank
Dinamika geopolitik, perubahan konfigurasi perdagangan
internasional, dan percepatan transformasi teknologi            Hingga tanggal 31 Desember 2025, tidak terdapat
membentuk lingkungan ekonomi yang semakin dipengaruhi           kepemilikan saham yang bersifat signifikan oleh Direksi
oleh faktor struktural, bukan sekadar fluktuasi siklus bisnis   dan Dewan Komisaris di dalam Kelompok Usaha Bank BRI,
jangka pendek.                                                  data tersebut sebagaimana telah disampaikan pada bagian
                                                                Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris.
Memasuki tahun 2026, ketidakpastian global diperkirakan
masih akan mewarnai perekonomian dunia. Namun dengan            Perubahan Penting yang Terjadi pada
fondasi domestik yang relatif kuat, perekonomian Indonesia      Bank dan Kelompok Usaha Bank di Tahun
diperkirakan bisa tumbuh pada kisaran 5,1–5,3% tahun            2025
2026. Permintaan domestik akan tetap menjadi motor utama
pertumbuhan, meskipun dengan momentum yang lebih                Selama tahun 2025, tidak terdapat perubahan penting pada
moderat dibandingkan periode pemulihan pasca-pandemi.           Bank dan Kelompok Usaha Bank. Ke depan, BRI berkomitmen
                                                                penuh untuk mendorong kinerja dan kontribusi Perusahaan
Fase ini mencerminkan proses normalisasi siklus ekonomi.        Anak BRI, melalui peningkatan laba bersih dan kontribusi
Dalam fase seperti ini, kualitas pertumbuhan menjadi            dalam bentuk fee based income ke BRI, sehingga Perusahaan
semakin penting. Produktivitas, transformasi struktural, dan    Anak BRI dapat menjadi pendorong pertumbuhan BRI di
penciptaan lapangan kerja yang lebih luas akan menentukan       masa depan secara berkelanjutan.
keberlanjutan pertumbuhan ekonomi ke depan.
                                                                Selain itu, berdasarkan pada Keputusan Anggota Dewan
Dalam konteks tersebut, sektor perbankan memiliki peran         Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor KEP-11/KS.1/2025
yang semakin strategis. Perbankan tidak hanya berfungsi         tanggal 16 September 2025, OJK telah menetapkan BRI
sebagai lembaga intermediasi, tetapi juga sebagai               sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan dengan
penggerak transformasi ekonomi melalui pembiayaan               22 (dua puluh dua) Anggota Konglomerasi Keuangan.
produktif, penguatan ekosistem usaha, serta perluasan           Pada tanggal 23 Desember 2024 Otoritas Jasa Keuangan
inklusi keuangan.                                               (OJK) telah mengundangkan Peraturan Otoritas Jasa
                                                                Keuangan Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi
Di Indonesia, transformasi ekonomi tidak dapat dilepaskan       Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
dari peran usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang         (POJK Konglomerasi Keuangan) dan mencabut Peraturan
menyerap sebagian besar tenaga kerja sekaligus menjadi          Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2020 tentang




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   63
Page 66
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Konglomerasi Keuangan. POJK Konglomerasi Keuangan              Dalam rangka mempertajam eksistensi di pasar global, BRI
mewajibkan Lembaga Jasa Keuangan yang memenuhi                 membangun transparansi yang adil dan wajar bagi seluruh
syarat sebagai konglomerasi keuangan untuk membentuk           pemangku kepentingan melalui komunikasi publik yang
Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan. Selain                 berlandasakan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.
memiliki penyertaan modal pada Anggota Konglomerasi            Keberhasilan BRI dalam penyajian informasi perusahaan yang
Keuangan yang merupakan Perusahaan Anak, BRI juga              akuntabel dan berstandar internasional telah diakui secara
memiliki penyertaan modal tidak signifikan pada beberapa       positif oleh pihak ketiga melalui pencapaian BRI sebagai Top
perusahaan yang bukan merupakan Anggota Konglomerasi           5 PLC di Indonesia dan ASEAN Asset Class sesuai kriteria
Keuangan BRI.                                                  ASEAN Corporate Governance Scorecard.


                                                               Sebagai wujud komitmen kami dalam menjaga integritas
Perkembangan Penerapan Tata Kelola                             sistem keuangan, BRI senantiasa memperkuat efektivitas
Perusahaan                                                     pencegahan tindak pidana pencucian uang, pendanaan
                                                               terorisme, serta pendanaan proliferasi senjata pemusnah
Peningkatan kapabilitas kepatuhan dan tata kelola secara       massal (APU-PPT & PPSPM). Upaya berkelanjutan ini
terintegrasi merupakan landasan strategis BRI Group dalam      tercermin dari predikat 'Sangat Baik' yang kami terima dari
merespons dinamika pasar yang terus berubah. Melalui           PPATK dalam Penilaian Efektivitas Penerapan APU PPT pada
penyelarasan kompetensi sumber daya manusia, teknologi         kegiatan Financial Integrity Rating on Money Laundering/
informasi, dan manajemen risiko di seluruh BRI Group,          Terrorist Financing (FIR on ML/TF) tahun 2025. Pencapaian
kami membangun fondasi yang kokoh untuk mendorong              tersebut membuktikan bahwa aspek komitmen pencegahan,
terciptanya pertumbuhan yang berkualitas.                      kebijakan dan implementasi serta kepatuhan pelaporan
                                                               terkait APU PPT di BRI telah berjalan dengan sangat memadai.
Implementasi tata kelola terintegrasi dilakukan dengan
berpedoman pada ketentuan yang berlaku antara lain yaitu
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 30 Tahun 2024           Penilaian Kinerja Komite di Bawah
tentang Konglomerasi Keuangan. Integrasi ini memastikan        Direksi dan Dasar Penilaiannya
bahwa setiap inovasi yang dihasilkan tetap berada dalam
koridor kepatuhan atas peraturan yang berlaku, tata kelola     Dalam mendukung efektivitas dan efisiensi pelaksanaan
perusahaan yang baik, serta menciptakan nilai tambah yang      tugas dan tanggung jawab pengelolaan Bank, Direksi BRI
berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Strategi      dibantu oleh sepuluh komite yang berada di bawah dan
ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan kematangan            bertanggung jawab langsung kepada Direksi. Hingga 31
penerapan tata kelola dan kepatuhan di lingkungan BRI          Desember 2025, BRI memiliki 10 (sepuluh) komite di bawah
Group yang dibuktikan oleh pencapaian nilai maturitas          Direksi adalah sebagai berikut:
tata kelola terintegrasi sebesar (4.06/5.00) dan kepatuhan     1. Asset and Liability Committee (ALCO)
terintegrasi yaitu (3.90/5.00).                                2. Credit Policy Committee
                                                               3. Environmental, Social & Governance (ESG) Committee
Sejalan dengan proses transformasi yang sedang                 4. Human Capital Committee
berlangsung, dengan berlandaskan pada adopsi standar           5. Information Technology Steering Committee
internasional yaitu ISO Sistem Manajemen Kepatuhan,            6. Procurement Committee
Sistem Anti Penyuapan dan Sistem Manajemen Mutu, BRI           7. Product Committee
senantiasa mendorong inovasi teknologi informasi sebagai       8. Risk Management Committee
instrumen utama dalam pengelolaan risiko kepatuhan             9. Transformation Steering Committee
dan tata kelola secara lebih proaktif. Dedikasi kolektif ini   10. Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
membuahkan apresiasi yang membanggakan, di mana BRI
berhasil meraih predikat Most Trusted Company pada ajang       Prosedur penilaian Komite di bawah Direksi dilakukan setiap
Corporate Governance Perception Index. Pengakuan ini tidak     tahun oleh Direksi. Penilaian tersebut dilaksanakan dengan
hanya menjadi validasi kematangan implementasi tata kelola     kriteria hasil kinerja dalam bentuk kontribusi masing-masing
dan kepatuhan perusahaan, tetapi juga memperkuat posisi        komite kepada Perseroan termasuk laporan dan rekomendasi
BRI sebagai institusi perbankan yang kredibel dan tepercaya    yang diberikan kepada Direksi. Direksi menilai bahwa pada
di mata pemangku kepentingan global.                           tahun 2025 seluruh Komite telah melaksanakan tugasnya
                                                               dengan optimal.




 64      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 67
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




Perubahan Komposisi Direksi                                      2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota
                                                                    Direksi Perseroan yaitu, semula Direktur Kepatuhan
Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi                dan Direktur Human Capital menjadi Direktur Human
anggota Direksi. Perubahan komposisi anggota Direksi                Capital & Compliance, semula Direktur Bisnis Konsumer
dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan                menjadi Direktur Consumer Banking, semula Direktur
komposisi anggota Direksi adalah sebagai berikut.                   Bisnis Wholesale dan Kelembagaan menjadi Direktur
                                                                    Corporate Banking, semula Direktur Bisnis Mikro menjadi
KOMPOSISI DIREKSI SEBELUM RUPS TAHUNAN TAHUN                        Direktur Micro, semula Direktur Keuangan menjadi
2025                                                                Direktur Finance & Strategy, semula Direktur Digital
Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan Tahun 2025                   dan Teknologi Informasi menjadi Direktur Information
sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang      Technology, semula Direktur Commercial, Small, and
Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 10          Medium Business menjadi Direktur Commercial Banking
(sepuluh) orang Direktur sebagai berikut:                           dan yang semula Direktur Retail Funding and Distribution
                                                                    menjadi Direktur Network dan Retail Funding. Kemudian
Sunarso                    :   Direktur Utama                       menambahkankan Direktur Treasury dan International
                                                                    Banking serta Direktur Operations.
Catur Budi Harto           :   Wakil Direktur Utama
                                                                 3. Mengalihkan penugasan anggota Direksi yaitu, Agus
Handayani                  :   Direktur Bisnis Konsumer
                                                                    Noorsanto yang semula sebagai Direktur Bisnis
Supari                     :   Direktur Bisnis Mikro
                                                                    Wholesale dan Kelembagaan menjadi Wakil Direktur
Ahmad Solichin             :   Direktur Kepatuhan                   Utama dan Ahmad Solichin Lutfiyanto yang semula
Lutfiyanto
                                                                    sebagai Direktur Kepatuhan menjadi Direktur Human
Agus Sudiarto              :   Direktur Manajemen Risiko
                                                                    Capital & Compliance.
Agus Noorsanto             :   Direktur Bisnis Wholesale dan     4. Mengangkat Hery Gunardi sebagai Direktur Utama, Hakim
                               Kelembagaan
                                                                    Putratama sebagai Direktur Operations, Riko Adythia
Agus Winardono             :   Direktur Human Capital
                                                                    sebagai Direktur Corporate Banking, Aquarius Rudianto
Amam Sukriyanto            :   Direktur Commercial, Small           sebagai Direktur Network dan Retail Funding, Farida
                               and Medium Business
                                                                    Thamrin sebagai Direktur Treasury dan International
Viviana Dyah Ayu R.K.      :   Direktur Keuangan                    Banking, Akhmad Purwakajaya sebagai Direktur Micro,
Arga M. Nugraha            :   Direktur Digital dan Teknologi       Alexander Dippo Paris Y. S. sebagai Direktur Commercial
                               Informasi
                                                                    Banking, Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer
Andrijanto                 :   Direktur Retail Funding and          Banking, Viviana Dyah Ayu R.K. sebagai Direktur Finance
                               Distribution
                                                                    & Strategy, Mucharom sebagai Direktur Manajemen
                                                                    Risiko dan Saladin Dharma Nugraha Effendi sebagai
KOMPOSISI DIREKSI SETELAH RUPS TAHUNAN TAHUN                        Direktur Information Technology.
2025
Pada tanggal 24 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat Sunarso sebagai
   Direktur Utama, Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur
   Utama, Handayani sebagai Direktur Bisnis Konsumer,
   Supari sebagai Direktur Bisnis Mikro, Amam Sukriyanto
   sebagai Direktur Commercial, Small and Medium
   Business, Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur
   Digital dan Teknologi Informasi, Agus Winardono sebagai
   Direktur Human Capital, Agus Sudiarto sebagai Direktur
   Manajemen Risiko, Andrijanto sebagai Direktur Retail
   Funding and Distribution, dan Viviana Dyah Ayu R.K.
   sebagai Direktur Keuangan




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   65
Page 68
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan          3. Mengalihkan penugasan Viviana Dyah Ayu R.K. semula
2025 sebanyak 13 (tiga belas) orang yang terdiri dari 1 (satu)      sebagai Direktur Finance & Strategy menjadi Wakil
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama           Direktur Utama.
dan 11 (sebelas) orang Direktur sebagai berikut:                 4. Mengangkat Achmad Royadi sebagai Direktur Finance
                                                                    & Strategy, Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal &
Hery Gunardi          : Direktur Utama                              Compliance, Ety Yuniarti sebagai Direktur Manajemen
                                                                    Risiko dan Aris Hartanto sebagai Direktur Consumer
Agus Noorsanto        : Wakil Direktur Utama
                                                                    Banking.
Ahmad Solichin        : Direktur Human Capital &
Lutfiyanto              Compliance
                                                                 Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Luar Biasa
Viviana Dyah Ayu      : Direktur Finance & Strategy
R.K.                                                             Tahun 2025 sebanyak 13 (tiga belas) orang yang terdiri dari
Hakim Putratama       : Direktur Operations                      1 (satu) orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur
                                                                 Utama dan 11 (sebelas) orang Direktur. Komposisi dan dasar
Riko Adythia          : Direktur Corporate Banking
                                                                 pengangkatan Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.
Aquarius Rudianto     : Direktur Network dan Retail
                        Funding
Farida Thamrin        : Direktur Treasury dan                    Hery Gunardi                    : Direktur Utama
                        International Banking                    Viviana Dyah Ayu R.K.       *
                                                                                                 : Wakil Direktur Utama
Akhmad                : Direktur Micro                           Hakim Putratama                 : Direktur Operations
Purwakajaya
                                                                 Riko Adythia                    : Direktur Corporate Banking
Alexander Dippo       : Direktur Commercial Banking
                                                                                                     Direktur Network dan Retail
Paris Y.S.                                                       Aquarius Rudianto               :
                                                                                                     Funding
Nancy Adistyasari     : Direktur Consumer Banking
                                                                                                     Direktur Treasury dan
Mucharom              : Direktur Manajemen Risiko                Farida Thamrin                  :
                                                                                                     International Banking
Saladin Dharma        : Direktur Information Technology          Akhmad Purwakajaya              : Direktur Micro
Nugraha Effendi
                                                                 Alexander Dippo
                                                                                                 : Direktur Commercial Banking
                                                                 Paris Y.S.
                                                                 Saladin Dharma                      Direktur Information
KOMPOSISI DIREKSI SETELAH RUPS LUAR BIASA                                                        :
                                                                 Nugraha Effendi                     Technology
TAHUN 2025
                                                                 Mahdi Yusuf*                    : Direktur Legal & Compliance
Pada tanggal 17 Desember 2025, Rapat Umum Pemegang
Saham Luar Biasa Tahun 2025 memutuskan:                          Aris Hartanto     *
                                                                                                 : Direktur Consumer Banking
1. Memberhentikan dengan hormat Agus Noorsanto                   Achmad Royadi*                  : Direktur Finance & Strategy
   sebagai Wakil Direktur Utama, Achmad Solichin                 Ety Yuniarti  *
                                                                                                 : Direktur Manajemen Risiko
   Lutfiyanto sebagai Direktur Human Capital & Compliance,       * Anggota Direksi tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam
   Mucharom sebagai Direktur Manajemen Risiko dan                  jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan
                                                                   Kepatutan dari Otoritas Jasa Keuangan.
   Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer Banking.
2. Mengubah nomenklatur anggota Direksi yang semula
   Direktur Human Capital & Compliance menjadi Direktur
   Legal & Compliance.




 66      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 69
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




Penutup

Pada kesempatan ini, Direksi menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh nasabah, pemegang saham, serta
para pemangku kepentingan atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan kepada BRI sepanjang tahun 2025.
Kepercayaan para nasabah, bersama dengan dukungan dari pemerintah, pemegang saham, dan para pemangku kepentingan
lainnya, menjadi fondasi penting yang memungkinkan BRI untuk tetap tangguh serta menjaga kinerja yang berkelanjutan di
tengah dinamika tantangan ekonomi. Dukungan tersebut juga memperkuat komitmen BRI untuk terus menciptakan nilai jangka
panjang bagi para pemegang saham sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional.


Direksi juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh Insan BRILiaN atas dedikasi, kerja keras, dan kontribusi luar biasa
yang menjadi kunci keberhasilan BRI. Inovasi yang terus dihadirkan serta komitmen untuk memberikan layanan terbaik telah
memperkuat peran BRI dalam menciptakan nilai tambah bagi nasabah, pemegang saham, dan masyarakat, serta memperkokoh
posisi BRI sebagai lembaga keuangan yang berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.


Apresiasi setinggi-tingginya juga kami sampaikan kepada Pemerintah Republik Indonesia atas dukungan dan kepercayaan yang
terus diberikan kepada BRI dalam menjalankan perannya sebagai lembaga intermediasi yang berfokus pada pemberdayaan
ekonomi kerakyatan, khususnya melalui penguatan sektor UMKM dan perluasan inklusi keuangan di berbagai wilayah Indonesia.


Akhir kata, Direksi turut menyampaikan penghargaan kepada Dewan Komisaris atas arahan strategis serta pengawasan yang
konstruktif dalam memastikan keberlanjutan kinerja Perseroan. Kolaborasi yang erat antara Direksi, Dewan Komisaris, Insan
BRILiaN, pemegang saham, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan akan terus menjadi fondasi penting dalam
mendorong inovasi, transformasi, dan perbaikan berkelanjutan guna menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan serta nilai
jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.




                                                  Jakarta, Maret 2026
                                                   Atas Nama Direksi




                                                    Hery Gunardi
                                                     Direktur Utama




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   67
Page 70
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Direksi




 3            4                                           5       6                        7                         1




     1. Hery Gunardi : Direktur Utama                                 5. Mahdi Yusuf : Direktur Legal & Compliance
     2. Viviana Dyah Ayu R.K. : Wakil Direktur Utama                  6. Ety Yuniarti : Direktur Manajemen Risiko
     3. Hakim Putratama : Direktur Operations                         7. Aris Hartanto : Direktur Consumer Banking
     4. Aquarius Rudianto : Direktur Network dan Retail Funding




 68         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 71
                                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                                    2025




 2                                     8                           9   10                     11            12                                     13




8. Akhmad Purwakajaya : Direktur Micro                                      11. Saladin Dharma Nugraha Effendi : Direktur Information Technology
9. Achmad Royadi : Direktur Finance & Strategy                              12. Riko Adythia : Direktur Corporate Banking
10. Farida Thamrin : Direktur Treasury dan International Banking            13. Alexander Dippo Paris Y.S. : Direktur Commercial Banking




                                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.               69
Page 72
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




                                                  Laporan
                                                  Dewan
                                                  Komisaris

                                                  Kartika Wirjoatmodjo
                                                  Komisaris Utama




 70     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 73
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




Dewan Komisaris mengapresiasi keberhasilan Direksi dalam menjaga profitabilitas
dan menjalankan strategi transformasi BRIVolution Reignite secara disiplin di
tengah kondisi yang sangat menantang selama tahun 2025.




Pemegang saham dan pemangku kepentingan yang kami hormati,

Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha        positioning barunya, semangat tersebut diwujudkan melalui
Esa atas limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga pada           peluncuran corporate rebranding pada 16 Desember 2025,
tahun 2025 Perseroan berhasil mencatatkan kinerja dan            yang menandai pembaruan identitas visual korporasi.
capaian yang positif meskipun dihadapkan pada kondisi            Dengan wajah baru ini, BRI menegaskan komitmennya untuk
perekonomian yang masih penuh tantangan. Dalam kondisi           terus bertransformasi dan berinovasi sebagai bank universal
tersebut, Perseroan mampu menunjukkan resiliensi dan             yang hadir bagi seluruh lapisan masyarakat, dengan tetap
kinerja yang solid.                                              menjadikan ekosistem UMKM sebagai tulang punggung
                                                                 bisnis utama Perseroan. Melalui pendekatan ekosistem
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk - untuk selanjutnya       yang mengintegrasikan seluruh segmen dengan mikro
disebut “Perseroan atau BRI” - selama tahun 2025 tetap           dalam satu rantai pasok yang saling terhubung, BRI tidak
berkomitmen menjalankan misi sebagai value creator               hanya memperkuat daya saing UMKM dalam rantai pasok
bagi masyarakat dan perekonomian Indonesia sekaligus             yang lebih besar, terintegrasi dan berkelanjutan, tetapi juga
mengemban peran strategis sebagai agent of development           menghadirkan produk serta layanan yang semakin digital-
yang senantiasa mendukung program-program prioritas              friendly dan aspiratif guna memenuhi kebutuhan seluruh
pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi                   nasabah seiring dengan perkembangan pasar dan era digital
nasional, pemberdayaan UMKM, serta perluasan akses               yang bergerak semakin dinamis.
keuangan hingga ke pelosok negeri.
                                                                 Dewan Komisaris secara aktif melakukan pengawasan dan
Dalam kondisi volatilitas makroekonomi global yang ditandai      memberi masukan kepada Direksi berkala di sepanjang tahun
oleh ketidakpastian arah kebijakan suku bunga bank sentral       2025. Adapun pengawasan dan pemberian nasihat tersebut
global, eskalasi tensi geopolitik di berbagai kawasan, tekanan   disampaikan melalui Laporan Dewan Komisaris yang di
pelemahan nilai tukar mata uang negara berkembang,               antaranya mencakup penilaian kinerja Direksi, pandangan
serta perlambatan pertumbuhan ekonomi di sejumlah mitra          atas prospek usaha yang disusun Direksi, pandangan atas
dagang utama Indonesia, Perseroan mampu merespons                penerapan Tata Kelola Perusahaan, penilaian kinerja komite
kondisi tersebut secara prudent dan adaptif. Ketahanan ini       di bawah Dewan Komisaris, serta susunan dan perubahan
tercermin dari penguatan fundamental Perseroan sepanjang         komposisi Dewan Komisaris.
tahun 2025. BRI mencatatkan perbaikan dalam struktur
pendanaan, didukung oleh pertumbuhan dana ritel dan
transaksi yang semakin solid. Di sisi kualitas aset, Perseroan   Penilaian Kinerja Direksi
juga menunjukkan tren perbaikan yang didukung oleh
penguatan standar penyaluran kredit serta penyempurnaan          Frekuensi dan Cara Pemberian Nasihat
proses bisnis, operasional dan manajemen risiko. Langkah-        Kepada Anggota Direksi
langkah tersebut menjadi fondasi penting dalam menjaga
kualitas pertumbuhan kredit, memperkuat ketahanan neraca,        Sesuai amanat Anggaran Dasar Perseroan, tugas Dewan
serta memastikan keberlanjutan kinerja Perseroan di tengah       Komisaris adalah melakukan pengawasan atas pelaksanaan
dinamika siklus ekonomi yang terus berkembang.                   pengurusan Perseroan serta memberikan nasihat guna
                                                                 memastikan pengelolaan Perseroan berjalan secara prudent,
Pada usia ke 130 BRI memasuki fase baru dalam perjalanan         akuntabel, dan sejalan dengan ketentuan yang berlaku.
transformasi BRIVolution Reignite, Perseroan meneguhkan




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   71
Page 74
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Untuk mengoptimalkan pelaksanaan fungsi tersebut, Dewan             telah menyampaikan tanggapan kinerja triwulanan melalui
Komisaris secara konsisten menyelenggarakan rapat-                  surat-surat sebagai berikut:
rapat sebagai forum pengawasan dan pemberian nasihat.               1. Surat Nomor R.11-KOM/02/2025 tanggal 11 Februari 2025
Rapat Dewan Komisaris terdiri dari Rapat Dewan Komisaris                perihal Tanggapan atas kinerja Triwulan IV Tahun 2024
(Rakom), yang mencakup Rapat Internal Dewan Komisaris                   PT BRI (Persero) Tbk
serta Rapat Dewan Komisaris dengan mengundang Direktur              2. Surat Nomor R.49-KOM/04/2025 tanggal 30 April 2025
Bidang dan/atau Senior Executive Vice President (SEVP)                  perihal Tanggapan atas kinerja Triwulan I Tahun 2025 PT
terkait, dan Rapat Dewan Komisaris dan Direksi (Rakomdir)               BRI (Persero) Tbk
yaitu Rapat Dewan Komisaris bersama Direksi dan SEVP.               3. Surat Nomor R.88-KOM/08/2025 tanggal 5 Agustus
Melalui forum-forum tersebut, Dewan Komisaris membahas                  2025 perihal Tanggapan atas kinerja Triwulan II Tahun
kondisi Perseroan, pelaksanaan strategi dan rencana bisnis,             2025 PT BRI (Persero) Tbk
serta isu-isu material lainnya yang memerlukan perhatian            4. Surat Nomor R.121-KOM/10/2025 tanggal 29 Oktober
dan pendalaman bersama. Setiap arahan dan rekomendasi                   2025 Perihal Tanggapan atas Kinerja Triwulan III Tahun
yang dihasilkan didokumentasikan secara formal melalui                  2025 dan RKAP 2026 PT BRI (Persero) Tbk
surat Dewan Komisaris kepada Direksi sebagai bagian dari
mekanisme check and balance yang terstruktur.                       Selain itu, sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan
                                                                    Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER-2/
Pendalaman atas isu-isu strategis juga dilakukan melalui            MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023 tentang Pedoman Tata
rapat Komite di bawah Dewan Komisaris sesuai dengan                 Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik
ruang lingkup tugas masing-masing Komite. Kunjungan kerja           Negara, Dewan Komisaris berkewajiban menyusun laporan
ke unit kerja dan wilayah operasional turut dilaksanakan guna       tahunan pelaksanaan pengawasan dan pemberian nasihat
memperoleh gambaran langsung atas implementasi strategi,            terhadap Direksi. Dewan Komisaris telah memenuhi kewajiban
efektivitas pengendalian internal, serta kualitas pelaksanaan       tersebut dengan menyampaikan laporan pelaksanaan tugas
kebijakan Perseroan di lapangan.                                    pengawasan Dewan Komisaris kepada Pemegang Saham
                                                                    melalui Kementerian BUMN pada tahun 2025.
Dalam menjalankan kewenangannya, Dewan Komisaris
memberikan pendapat, tanggapan, persetujuan, maupun                 Pengawasan Dewan Komisaris dalam
keputusan atas usulan Direksi yang dituangkan dalam bentuk          Perumusan dan Implementasi Strategi
surat persetujuan atau surat keputusan, sesuai dengan               yang Dilakukan oleh Direksi
Anggaran Dasar dan peraturan perundang-undangan yang
berlaku.                                                            Dewan Komisaris senantiasa melakukan fungsi pengawasan
                                                                    aktif terhadap strategi Perusahaan yang berbasis risiko
Sepanjang     tahun    2025,    Dewan    Komisaris    telah         pada tiap-tiap proses (risk process-based oversight) sesuai
menyelenggarakan 21 (dua puluh satu) kali Rapat Dewan               dengan tanggung jawab dan kewenangannya. Sepanjang
Komisaris bersama Direksi (Radirkom) dan 74 (tujuh puluh            tahun 2025, Dewan Komisaris memberikan nasihat, arahan
empat) kali Rapat Internal Dewan Komisaris (Rakom). Rapat-          dan rekomendasi secara memadai kepada Manajemen
rapat tersebut difokuskan pada pembahasan isu-isu strategis         atas dasar hasil pengawasan dimaksud, termasuk terhadap
dan kritikal Perseroan, termasuk permohonan persetujuan             penerapan strategi, implementasi kebijakan Perusahaan dan
serta penetapan keputusan dalam lingkup kewenangan                  memberikan persetujuan tertentu sesuai dengan ketentuan
Dewan Komisaris.                                                    serta kewenangannya. Adapun nasihat, arahan dan
                                                                    rekomendasi yang diberikan antara lain meliputi:
Persetujuan yang diberikan sepanjang tahun 2025 antara lain
mencakup Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)               Pengawasan dalam Perumusan Strategi
serta rencana strategis dalam Rencana Bisnis Bank, aksi korporasi
sesuai kewenangan Dewan Komisaris, penyediaan dana kepada           Sepanjang tahun buku 2025, Dewan Komisaris telah
pihak terkait, Rencana Aksi Keuangan Berkelanjutan, penelaahan      melakukan pengawasan aktif terhadap proses perumusan
dan persetujuan Risk Appetite Statement, Recovery Plan, dan         Rencana Kerja dan Rencana Bisnis Perseroan, serta inisiatif
Resolution Plan, serta keputusan-keputusan lain yang menjadi        strategis korporasi lainnya, antara lain dengan:
kewenangan Dewan Komisaris berdasarkan Anggaran Dasar               1. Melakukan pembahasan mendalam atas asumsi
dan ketentuan yang berlaku.                                             makroekonomi, proyeksi pertumbuhan kredit, strategi
                                                                        penghimpunan dana, IT Strategic Plan & Arsitektur, Tata
Sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pengawasan                       Kelola & Security System Aplikasi BRI, Strategi Funding
berkelanjutan,   Dewan     Komisaris   secara   berkala                 Transactions & Distribution.
menyampaikan tanggapan tertulis atas capaian kinerja                2. Memberikan masukan strategis terkait penguatan
triwulanan Perseroan kepada Direksi, yang meliputi reviu                core business mikro dan UMKM sebagai keunggulan
atas implementasi strategi serta rekomendasi perbaikan                  kompetitif BRI, Tata Kelola KUR BRI, Tata Kelola KPI
yang diperlukan. Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris                  Bisnis Mikro sampai dengan Mantri.


  72      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 75
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




3. Menekankan     pentingnya    keseimbangan      antara           pencucian uang sebagai pilar utama dalam menjaga
   pertumbuhan dan kualitas aset melalui penguatan                 integritas dan reputasi Perseroan. Dalam kaitan tersebut,
   manajemen risiko dan prinsip kehati-hatian (prudential          Dewan Komisaris secara aktif melakukan pengawasan
   banking).                                                       dan memberikan arahan kepada Direksi untuk terus
4. Mengarahkan agar strategi korporasi selaras dengan              memperkuat sistem pengenalan nasabah, meningkatkan
   kebijakan pemegang saham dan mendukung agenda                   efektivitas pemantauan transaksi, mempererat koordinasi
   pembangunan nasional.                                           dengan otoritas terkait, serta mengimplementasikan
                                                                   Program Zero Fraud secara konsisten di seluruh
Dewan Komisaris memastikan bahwa strategi yang ditetapkan          lini organisasi guna memperkuat kepercayaan para
Direksi telah melalui kajian komprehensif, berbasis data, dan      pemangku kepentingan terhadap tata kelola Perseroan.
mempertimbangkan kondisi eksternal, termasuk volatilitas        6. Aspek Audit Internal dan Pengendalian Internal
pasar keuangan global serta perkembangan regulasi sektor           Dewan Komisaris merekomendasikan agar fungsi audit
perbankan.                                                         internal terus dioptimalkan sehingga tidak hanya mampu
                                                                   mendeteksi dini potensi penyimpangan, tetapi turut
Pengawasan Atas Implementasi Strategi                              menjadi katalis bagi penguatan tata kelola, pengendalian
                                                                   internal, dan penerapan risk culture yang baik.
Dalam melaksanakan pengawasan atas implementasi                 7. Aspek konglomerasi keuangan antara lain Dewan
strategi, Dewan Komisaris memberikan arahan dan                    Komisaris sebagai organ pengawas pada Perusahaan
rekomendasi strategis kepada Direksi untuk melakukan               Induk Konglomerasi Keuangan melakukan pengawasan
langkah mitigasi yang terukur dan tepat waktu, antara lain         terhadap kebijakan dan pelaksanaan pengurusan oleh
meliputi:                                                          Direksi termasuk pengawasan terhadap transformasi
1. Aspek Strategis mencakup pengawasan terhadap                    Anggota Konglomerasi Keuangan sejalan dengan
    perumusan strategi setiap segmen bisnis di Perseroan,          penguatan framework tata kelola             konglomerasi
    proyeksi makroekonomi, strategi dan roadmap human              keuangan BRI, termasuk implementasi POJK 30/2024.
    capital, IT strategic plan dan enterprise architecture,        Dewan Komisaris memberikan arahan strategis agar
    transformasi jaringan kerja, early fraud detection,            setiap Anggota Konglomerasi Keuangan khususnya
    penguatan manajemen risiko segmen bisnis, tata kelola          Perusahaan Anak secara konsisten mengidentifikasi dan
    dan kinerja e-channel, progress implementasi Internal          menindaklanjuti isu strategis masing-masing entitas,
    Control over Financial Reporting (ICoFR), serta progres        melakukan evaluasi dan peningkatan maturitas tata kelola
    implementasi Environmental, Social and Governance              terintegrasi dengan prioritas pada entitas yang masih
    (ESG) dan green financing.                                     memiliki gap maturitas, serta mengoptimalkan integrasi
2. Aspek perkreditan, antara lain tindak lanjut pengelolaan        dan strategic alignment antar Anggota Konglomerasi
    Loan at Risk (LaR), penelaahan atas kondisi debitur-           Keuangan meliputi aspek tata kelola, manajemen
    debitur high risk dari setiap segmen dan produk,               risiko, pengendalian internal, dan human capital guna
    pengawasan terhadap portofolio debitur restrukturisasi,        memperkuat ekosistem dan meningkatkan kontribusi
    penelaahan kualitas dan portofolio aktiva produktif.           terhadap kinerja Grup BRI secara berkelanjutan.
    Dewan Komisaris juga mengarahkan agar pelaksanaan
    kebijakan relaksasi dan restrukturisasi kredit dilakukan    Penguatan Tata Kelola dan Manajemen Risiko
    sesuai ketentuan OJK dan kebijakan internal secara
    disiplin dan tepat sasaran, dengan mempertimbangkan         Dewan Komisaris memastikan bahwa seluruh strategi
    prospek usaha debitur.                                      yang dijalankan Direksi telah berlandaskan pada prinsip-
3. Aspek pendanaan antara lain pengawasan terhadap              prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate
    kondisi dan strategi BRI dalam menghadapi posisi            Governance), didukung oleh sistem pengendalian internal
    likuiditas dan posisi surat berharga, pengawasan atas       yang memadai serta kerangka manajemen risiko yang
    kondisi dan strategi dalam penghimpunan dana.               terintegrasi dan selaras dengan skala, kompleksitas, dan
4. Aspek kebijakan antara lain pengawasan aktif terhadap        profil risiko Perseroan. Pengawasan Dewan Komisaris
    Kebijakan Human Capital, Kebijakan Umum Penyertaan          difokuskan pada kepatuhan terhadap regulasi dan ketentuan
    Modal, Kebijakan Umum Manajemen Risiko, Kebijakan           otoritas, penguatan budaya risiko (risk culture) di seluruh
    Penghapusan Piutang Macet kepada Usaha Mikro, Kecil,        jenjang organisasi, serta terjaganya transparansi dan
    dan Menengah, penelaahan Risk Appetite Statement            akuntabilitas dalam setiap pengambilan keputusan strategis.
    (RAS), Recovery Plan dan Resolution Plan, guna              Berdasarkan hasil pengawasan sepanjang tahun 2025,
    memastikan seluruh kebijakan tetap relevan, prudent,        Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah menjalankan
    dan sejalan dengan ketentuan yang berlaku.                  pengurusan Perseroan secara prudent, adaptif, dan responsif
5. Aspek Kepatuhan, Anti-Fraud dan APU-PPT-PPPSPM               terhadap kondisi lingkungan usaha, dengan tetap menjaga
    Dewan Komisaris menaruh perhatian serius terhadap           keseimbangan antara pencapaian target pertumbuhan bisnis
    penguatan kepatuhan, Anti-Fraud dan pencegahan              dan pengelolaan risiko yang terukur. Dewan Komisaris akan




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   73
Page 76
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




terus mendorong penguatan tata kelola dan manajemen              risiko geopolitik dan potensi fragmentasi rantai pasok global.
risiko sebagai fondasi keberlanjutan Perseroan dalam             Namun, tren disinflasi yang berlanjut serta arah kebijakan
menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku           moneter yang lebih akomodatif diharapkan tetap menjadi
kepentingan.                                                     penopang stabilitas ekonomi global.


Mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)             Perekonomian Indonesia menunjukkan ketahanan yang solid
Nomor 5/POJK.03/2016 tentang Rencana Bisnis Bank,                meskipun dihadapkan pada lanskap global yang menantang.
Dewan Komisaris berkewajiban melaksanakan pengawasan             Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), PDB
terhadap pelaksanaan Rencana Bisnis Bank yang                    Indonesia tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11%, meningkat
mencakup antara lain kebijakan dan strategi manajemen.           dari 5,03% pada tahun 2024, dengan PDB atas dasar harga
Hasil pengawasan tersebut dituangkan dalam Laporan               berlaku mencapai Rp23.821,1 triliun dan PDB per kapita
Pengawasan Pelaksanaan Rencana Bisnis Bank yang                  sebesar Rp83,7 juta atau setara USD5.083,4. Pertumbuhan
disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) setiap           terutama ditopang oleh konsumsi rumah tangga yang tumbuh
semester. Sepanjang periode pelaporan, Dewan Komisaris           4,98% serta komponen investasi yang menguat menjadi
telah menyampaikan laporan pengawasan sebagai berikut:           5,09%, sementara ekspor barang dan jasa mencatatkan
1. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris PT BRI (Persero)           pertumbuhan tertinggi sebesar 7,03% yoy.
    Tbk Semester II Tahun 2024 Nomor R.22-KOM/02/2025,
    tanggal 17 Februari 2025.                                    Inflasi Indonesia pada tahun 2025 tercatat sebesar 2,92%
2. Laporan Pengawasan Dewan Komisaris PT BRI (Persero)           yoy, tetap terkendali dalam sasaran Bank Indonesia sebesar
    Tbk Semester I Tahun 2025 Nomor R.87-KOM/08/2025,            2,5±1%. Kondisi tersebut memberikan ruang bagi Bank
    tanggal 5 Agustus 2025.                                      Indonesia untuk menurunkan BI-Rate sebanyak lima kali
                                                                 sepanjang tahun 2025 dengan total penurunan 125 bps
Selain penyampaian laporan tersebut di atas, sebagaimana         dari 6,00% menjadi 4,75%, guna mendorong pertumbuhan
diamanatkan dalam Peraturan Menteri Badan Usaha Milik            ekonomi dengan tetap menjaga stabilitas nilai tukar dan
Negara Nomor PER-2/MBU/03/2023 tanggal 3 Maret 2023              sistem keuangan.
tentang Pedoman Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi
Signifikan Badan Usaha Milik Negara, Dewan Komisaris             Dari sisi fiskal, kebijakan Pemerintah pada tahun 2025
berkewajiban menyusun laporan tahunan pelaksanaan                bersifat sebagai penyangga dengan fokus menjaga daya
pengawasan dan pemberian nasihat terhadap Direksi.               beli masyarakat dan menopang momentum konsumsi rumah
Dewan Komisaris telah memenuhi kewajiban tersebut melalui        tangga seiring dengan melemahnya pendapatan di sebagian
penyampaian laporan yaitu Surat Nomor R.31-KOM/02/2025           kelompok masyarakat. Pada akhir tahun 2025, Pemerintah
tanggal 28 Februari 2025 perihal Penyampaian laporan tugas       memperkuat dukungan terhadap perekonomian nasional
pengawasan dewan komisaris PT Bank Rakyat Indonesia              melalui tambahan stimulus fiskal sekitar Rp48 triliun,
(Persero) Tbk Tahun 2024.                                        terutama melalui program bantuan sosial, padat karya,
                                                                 dan insentif tenaga kerja, serta percepatan belanja terkait
Kondisi Perekonomian yang Secara                                 investasi dan pembangunan.
Langsung Berdampak Terhadap Kinerja
Perseroan                                                        Ke depan, pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2026
                                                                 diperkirakan kembali menguat secara bertahap dan berada
Sepanjang tahun 2025, perekonomian global dihadapkan             di kisaran 5,1-5,3% sesuai proyeksi Bank Indonesia, ditopang
pada ketidakpastian yang tinggi, ditandai oleh eskalasi risiko   oleh berlanjutnya pelonggaran kebijakan moneter global dan
geopolitik di kawasan Timur Tengah, konflik antara Amerika       domestik serta dukungan fiskal yang tetap ekspansif. Dengan
Serikat dan Venezuela, serta dinamika kebijakan tarif impor      koordinasi kebijakan yang tetap terjaga dan perbaikan
yang meningkatkan tekanan terhadap rantai pasok dan              permintaan domestik yang berlangsung secara bertahap,
perdagangan dunia. Meskipun demikian, kinerja ekonomi            perekonomian Indonesia diperkirakan tetap berada pada
global menunjukkan ketahanan yang lebih baik dari perkiraan      jalur pertumbuhan yang positif dan berkelanjutan.
awal, terutama ditopang oleh perbaikan pada paruh kedua
tahun 2025. International Monetary Fund (IMF) merevisi ke        Di tengah kondisi makroekonomi global dan domestik yang
atas proyeksi pertumbuhan ekonomi global menjadi 3,3%            diwarnai oleh ketidakpastian, industri perbankan Indonesia
dari sebelumnya 2,8%, sejalan dengan tren disinflasi yang        menunjukkan kinerja yang stabil dan tangguh sepanjang
persisten, pelonggaran kebijakan moneter di sejumlah bank        tahun 2025. Ketahanan industri perbankan tercermin dari
sentral utama, serta akselerasi investasi di sektor teknologi    pertumbuhan aset, kredit, dan dana pihak ketiga yang positif,
khususnya artificial intelligence.                               serta kualitas kredit dan permodalan yang terjaga dengan
                                                                 baik.
Ke depan, prospek pertumbuhan ekonomi global tahun 2026
diperkirakan mengalami moderasi seiring masih tingginya




 74      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 77
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




Dari sisi aset, industri perbankan mencatatkan total aset        Dalam kerangka Asta Cita, Pemerintah telah menyusun
sebesar Rp13.646,42 triliun hingga Desember 2025,                serangkaian    program      strategis   untuk   mendorong
tumbuh sebesar Rp1.185,46 triliun atau meningkat 9,51%yoy.       pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan dan inklusif.
Pertumbuhan tersebut didorong oleh ekspansi kredit yang          Sebagai agent of development, BRI secara aktif mendukung
tetap kuat, dengan total kredit industri mencapai Rp8.693,97     program-program tersebut melalui penyaluran Kredit Usaha
triliun, tumbuh sebesar Rp862,41 triliun atau 11,01% yoy.        Rakyat (KUR), Pembiayaan Ultra Mikro (UMi), penyaluran
Pertumbuhan kredit ini mengindikasikan bahwa permintaan          Bantuan Sosial, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan
pembiayaan di Indonesia tetap terjaga meskipun menghadapi        (FLPP), serta berbagai skema kredit program lainnya guna
ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.                    memperluas akses pembiayaan dan memperkuat fondasi
                                                                 ekonomi domestik. Dewan Komisaris memandang bahwa
Di sisi pendanaan, dana pihak ketiga (DPK) industri              program-program tersebut, dapat menjadi katalis yang efektif
perbankan menunjukkan pertumbuhan yang positif. Hingga           bagi penguatan fundamental ekonomi nasional. Sinergi
Desember 2025, total DPK industri mencapai Rp10.057,54           antara kebijakan fiskal Pemerintah dalam pemberdayaan
triliun, tumbuh sebesar Rp1.220,30 triliun atau 13,81% yoy,      dunia    usaha—termasuk        ekosistem    UMKM—dengan
yang utamanya didorong oleh pertumbuhan giro sebesar             kebijakan moneter serta makroprudensial Bank Indonesia
12,79% yoy.                                                      yang bersifat pro-growth, ditopang oleh peran aktif BRI,
                                                                 akan mampu mendorong laju pertumbuhan nasional dan
Kualitas kredit industri perbankan juga menunjukkan              memperkuat ketahanan industri perbankan.
perbaikan. Rasio Non-Performing Loan (NPL) pada Desember
2025 tercatat sebesar 2,05%, relatif stabil dibandingkan         Pandangan Atas Kinerja Direksi
periode yang sama tahun sebelumnya dan masih jauh di
bawah batas regulasi sebesar 5%. Jumlah kredit yang              Sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-
direstrukturisasi akibat pandemi COVID-19 terus menurun          undangan serta Anggaran Dasar Perseroan, Dewan Komisaris
seiring dengan pemulihan ekonomi nasional, mencerminkan          secara konsisten melaksanakan fungsi pengawasan dan
membaiknya kualitas portofolio secara struktural.                pemberian nasihat kepada Direksi guna memastikan
                                                                 pengelolaan Perseroan berjalan sesuai prinsip tata kelola
Namun demikian, industri perbankan menghadapi sejumlah           yang baik. Dewan Komisaris memahami bahwa tantangan
tantangan sepanjang tahun 2025, khususnya terkait kondisi        yang dihadapi sepanjang tahun 2025 memerlukan respons
likuiditas. Rasio Loan to Deposit Ratio (LDR) tercatat sebesar   yang cermat dan terukur. Dalam konteks tersebut, Dewan
85,35% per Desember 2025, menurun cukup signifikan               Komisaris secara aktif melakukan komunikasi dan koordinasi
sebesar 3,32 % dibandingkan Desember 2024 yang tercatat          intensif dengan Direksi untuk membahas berbagai isu
sebesar 88,57%. Kondisi likuiditas yang lebih longgar ini        strategis dan signifikan, antara lain melakukan pengawasan
antara lain dipengaruhi oleh regulasi Kementerian Keuangan       pelaksanaan Rencana Bisnis Bank tahun 2025, arah
pada September 2025 terkait penyaluran dana Saldo                pengembangan Perseroan melalui transformasi BRIVolution
Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp200 triliun kepada bank           Reignite, serta penguatan sistem pengendalian internal.
Himbara.
                                                                 Meskipun dihadapkan dengan berbagai tantangan eksternal,
Dari segi profitabilitas, kondisi likuiditas turut berdampak     Perseroan mampu mencatatkan kinerja yang solid sepanjang
pada tekanan terhadap Net Interest Margin (NIM) yang             tahun buku 2025. Total aset BRI secara konsolidasi tumbuh
sedikit menurun sebesar 6 bps, namun masih berada pada           7,2% yoy menjadi Rp2.135,4 triliun, didorong oleh ekspansi
level yang cukup kuat sebesar 4,56% pada Desember 2025.          kredit yang kuat. Penyaluran kredit dan pembiayaan tumbuh
Industri perbankan masih berhasil mencatatkan laba bersih        12,3% yoy menjadi Rp1.521,5 triliun, melampaui pertumbuhan
sebesar Rp262,18 triliun hingga Desember 2025, sehingga          kredit industri perbankan nasional yang tercatat sebesar
Return on Assets (ROA) industri tercatat stabil sebesar 2,51%.   9,6%. Pertumbuhan kredit tersebut sebagian besar berasal
                                                                 dari segmen UMKM yang tetap mendominasi portofolio
Industri perbankan tetap memiliki kondisi permodalan             kredit Perseroan, menegaskan konsistensi BRI sebagai agent
yang kuat sebagai bantalan dalam menghadapi berbagai             of development yang memperkuat ekonomi kerakyatan.
ketidakpastian. Rasio Kecukupan Modal (Capital Adequacy          Perseroan juga secara konsisten menjadi penyalur utama
Ratio/CAR) tercatat sebesar 25,89% per Desember 2025,            Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan realisasi sebesar Rp178,1
sedikit menurun sebesar 80 bps dibandingkan periode yang         triliun kepada 3,8 juta debitur sepanjang tahun 2025.
sama pada tahun sebelumnya. Tingkat permodalan yang
jauh di atas batas minimum regulasi menunjukkan bahwa            Pertumbuhan aset dan kredit ditopang oleh penguatan struktur
industri perbankan Indonesia memiliki fondasi yang kokoh         pendanaan yang semakin sehat. Dana pihak ketiga (DPK)
untuk terus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional               tumbuh 7,4% yoy menjadi Rp1.466,8 triliun, dengan rasio
secara berkelanjutan.                                            CASA meningkat menjadi 70,61% dari 67,30% pada tahun




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   75
Page 78
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




sebelumnya, mencerminkan keberhasilan strategi Transform          capital, bisnis, operasional, teknologi, serta penguatan
the Funding Franchise dalam memperkuat basis dana murah           Environmental, Social, and Governance (ESG).
melalui optimalisasi kanal digital dan pendalaman ekosistem
transaksi. Pengguna BRImo mencapai 45,9 juta user (+18,9%         Berdasarkan hasil pengawasan sepanjang tahun 2025,
yoy) dengan nilai transaksi Rp7.076,9 triliun (+26,4% yoy),       Dewan Komisaris menilai bahwa Direksi telah menyusun
sementara jaringan BRILink Agen mencapai lebih dari 1,19 juta     strategi yang realistis dan berbasis keunggulan kompetitif
agen dengan volume transaksi Rp1.709,6 triliun, memperkuat        Perseroan, mengimplementasikan strategi secara disiplin
jangkauan layanan hingga ke pelosok negeri.                       dengan tetap menjaga kualitas pertumbuhan, serta
                                                                  mengelola risiko secara memadai.
Kualitas aset tetap menjadi perhatian utama. Rasio NPL
konsolidasi terjaga di level 3,07% pada akhir tahun 2025,         Ke depan, Dewan Komisaris akan terus memperkuat fungsi
sementara Loan at Risk (LaR) membaik secara signifikan            pengawasan aktif strategis, khususnya dalam memastikan
dari 10,70% menjadi 9,61%. Pencadangan tetap dijaga pada          akselerasi transformasi digital, penguatan ekosistem ultra
level yang memadai dengan LAR Coverage sebesar 56,81%             mikro, serta integrasi aspek keberlanjutan dalam model
dan NPL coverage sebesar 178,06%, menunjukkan kesiapan            bisnis Perseroan. Dewan Komisaris berpesan agar Direksi
Perseroan dalam mengantisipasi potensi risiko. Rasio Special      senantiasa mengiringi perjalanan transformasi BRI dengan
Mention Loan (SML) juga membaik menjadi 3,84% dari                menjaga komunikasi yang efektif serta kolaborasi di seluruh
4,82% pada tahun sebelumnya, didukung oleh penguatan              level organisasi, termasuk dengan Regulator dan pemangku
early warning system, penajaman monitoring berbasis data,         kepentingan terkait, sehingga tidak hanya mencapai
serta langkah restrukturisasi dan loan recovery yang disiplin.    pertumbuhan yang berkesinambungan, namun sekaligus
                                                                  menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku
Dari sisi pendapatan, Net Interest Income (NII) konsolidasi       kepentingan.
mencapai Rp150,5 triliun, meningkat 5,5% yoy, dengan
NIM konsolidasi terjaga di level 7,81%. Perbaikan cost of
fund melalui pertumbuhan CASA mampu mengkompensasi                Pandangan Atas Prospek Usaha yang
tekanan yield sehingga profitabilitas tetap terjaga. Pre-         Disusun Direksi
Provision Operating Profit (PPOP) tumbuh 2,6% yoy menjadi
Rp119,4 triliun, mencerminkan kapasitas pendapatan inti           Tantangan dinamika perekonomian global maupun domestik,
yang solid. Rasio efisiensi (Cost to Income Ratio/CIR) tercatat   yang diwarnai oleh ketidakpastian geopolitik, kebijakan
sebesar 42,5%, masih berada dalam koridor guidance                tarif perdagangan, tekanan terhadap daya beli masyarakat,
Perseroan.                                                        percepatan transformasi digital, serta isu perubahan
                                                                  iklim, diproyeksikan masih akan berlanjut di tahun-tahun
Kinerja Perusahaan Anak BRI Group turut memberikan                mendatang. Merespon berbagai tantangan tersebut serta
kontribusi yang semakin signifikan. Total aset Perusahaan         sebagai upaya Perseroan dalam menciptakan pertumbuhan
Anak tumbuh 23,3% yoy menjadi Rp267,0 triliun, dengan             yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan, pada tahun
laba bersih meningkat 16,1% yoy menjadi Rp10,4 triliun,           2025 BRI meluncurkan program transformasi BRIVolution
berkontribusi sebesar 18,2% dari total laba konsolidasi.          Reignite. Transformasi ini bertumpu pada dua pilar utama,
Sinergi antar entitas dalam BRI Group terus diperkuat             yaitu Transform the Funding Franchise untuk memperkuat
melalui pendekatan ekosistem yang terintegrasi, termasuk          struktur pendanaan yang lebih efisien dan berbasis dana
pengembangan Second Engines of Growth di segmen                   murah, serta Revamp Existing Core and Build New Core
consumer, CSME dan layanan bullion melalui Pegadaian.             untuk memperkuat bisnis inti sekaligus mengembangkan
                                                                  mesin pertumbuhan baru di segmen konsumer, komersial,
Permodalan Perseroan tetap kokoh dengan Capital Adequacy          serta layanan bullion. Kedua pilar tersebut didukung
Ratio (CAR) sebesar 23,52%, memberikan ruang yang                 oleh pembangunan fondasi bertaraf dunia (world-class
memadai untuk mendukung ekspansi kredit produktif secara          foundations) yang mencakup penguatan human capital,
berkelanjutan. Secara keseluruhan, BRI Group membukukan           manajemen risiko, teknologi dan digital, distribusi,
laba bersih konsolidasi sebesar Rp57,1 triliun, ditopang oleh     operasional, serta corporate rebranding.
perbaikan fundamental kinerja secara menyeluruh.
                                                                  Dewan Komisaris menilai bahwa prospek usaha yang disusun
Dewan Komisaris mengapresiasi keberhasilan Direksi dalam          Direksi untuk periode mendatang telah mempertimbangkan
menjaga profitabilitas dan menjalankan strategi transformasi      secara memadai dinamika makroekonomi, arah kebijakan
BRIVolution Reignite secara disiplin di tengah kondisi yang       regulator, serta potensi risiko global dan domestik.
sangat menantang selama tahun 2025. Dewan Komisaris               Prospek pertumbuhan ekonomi nasional yang relatif stabil,
menyadari bahwa kinerja finansial yang positif tersebut           didukung oleh agenda hilirisasi industri, penguatan UMKM,
tidak terlepas dari upaya kolaborasi dan transformasi             pembangunan infrastruktur, dan transformasi digital,
yang berkelanjutan pada berbagai aspek meliputi human             memberikan ruang bagi Perseroan untuk terus memperluas




 76      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 79
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




pembiayaan produktif. Namun demikian, potensi volatilitas        mendukung pencapaian kinerja yang berkelanjutan serta
eksternal, perubahan suku bunga global, tekanan nilai tukar,     melindungi kepentingan seluruh pemangku kepentingan.
serta risiko perlambatan ekonomi global tetap menjadi faktor     Dewan Komisaris dalam menjalankan fungsi pengawasannya
yang harus diantisipasi secara cermat.                           berupaya memastikan bahwa kepengurusan yang dilakukan
                                                                 oleh Direksi telah sesuai dengan peraturan perundangan
Dalam keseluruhan proses pengawasan, Dewan Komisaris             yang berlaku serta memberikan nasihat yang dibutuhkan
telah menyetujui Rencana Bisnis Bank (RBB) tahun 2026–           atas setiap tindakan strategis dalam rangka mencapai tujuan
2028. Prospek usaha yang disusun oleh Direksi dinilai telah      Perseroan.
cukup relevan dalam mempertemukan tren eksternal serta
asumsi-asumsi makroekonomi global dan domestik dengan            Dewan Komisaris menilai bahwa sepanjang tahun 2025,
kapabilitas dan positioning strategis Perseroan. Rencana         Perseroan telah menerapkan prinsip-prinsip Corporate
strategis tersebut disusun dengan destination statement          Governance secara konsisten dan berkelanjutan. Penerapan
pada setiap fase yang selaras sebagai suatu kesatuan             prinsip     transparansi   (transparency),     akuntabilitas
journey transformasi BRIVolution Reignite, sejalan dengan visi   (accountability),   pertanggungjawaban      (responsibility),
Perseroan untuk Deliver Sustainable Values and Integrated        independensi (independency), dan kewajaran (fairness)
Solutions to Achieve Indonesia’s Aspiration. Perseroan           tercermin secara nyata dalam proses pengambilan
juga telah menetapkan guidance tahun 2026 yang terukur,          keputusan strategis, pelaporan keuangan, pengelolaan
dan membaik dibanding periode sebelumnya, mencakup               risiko, serta hubungan dengan pemangku kepentingan.
pertumbuhan kredit sebesar 7%–9%, NIM pada kisaran 7,4%–         Mekanisme check and balance antara Dewan Komisaris dan
7,8%, credit cost sebesar 2,9%–3,2%, dan CIR pada rentang        Direksi berjalan efektif melalui forum rapat, penyampaian
41%–43%, yang mencerminkan komitmen untuk menjaga                rekomendasi tertulis, serta proses persetujuan sesuai
keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas.                    kewenangan, yang seluruhnya didokumentasikan secara
                                                                 formal sebagai bagian dari akuntabilitas pengawasan.
Dewan Komisaris juga menekankan pentingnya menjaga
keseimbangan antara akselerasi pertumbuhan dan kualitas          Fungsi pengendalian internal, audit internal, audit eksternal,
portofolio, serta memastikan bahwa ekspansi usaha                serta fungsi kepatuhan menunjukkan peran yang semakin
senantiasa berada dalam koridor risk appetite dan kapasitas      kuat dan terintegrasi sepanjang tahun 2025, termasuk dalam
permodalan Perseroan. Penguatan budaya risiko (risk              konteks konglomerasi keuangan BRI Group. Implementasi
culture), disiplin tata kelola, serta kesiapan menghadapi        Internal Control over Financial Reporting (ICoFR) terus
berbagai skenario (stress test scenario) harus terus menjadi     diperkuat guna menjaga integritas dan akurasi pelaporan
bagian integral dalam implementasi strategi ke depan.            keuangan. Penguatan Whistleblowing System yang kini
                                                                 dikelola oleh pihak independen semakin memperkokoh
Dewan Komisaris senantiasa mengimbau kepada Direksi              mekanisme pelaporan pelanggaran dengan menjamin
untuk mengimplementasikan transformasi secara holistik—          kerahasiaan, anonimitas, dan perlindungan bagi pelapor.
tidak hanya pada aspek bisnis dan pendanaan, tetapi              Tindak lanjut atas temuan audit dilaksanakan secara disiplin
juga pada penyelarasan strategi dan organisasi secara            dan termonitor melalui dashboard digital serta komunikasi
menyeluruh, didukung oleh penguatan manajemen risiko             efektif dengan setiap penanggung jawab tindak lanjut
serta peningkatan risk culture yang tertanam di seluruh          rekomendasi. Dalam aspek manajemen risiko terintegrasi,
jajaran pekerja. Dengan memperhatikan faktor-faktor              Perseroan telah menyusun dan memperbarui Risk Appetite
pendorong maupun kendala pada implementasi transformasi          Statement, Recovery Plan, dan Resolution Plan sesuai
sebelumnya sebagai pembelajaran, Dewan Komisaris                 ketentuan regulator.
meyakini bahwa Direksi akan mampu menjalankan strategi
secara efektif dan berdaya saing. Dewan Komisaris telah          BRI secara berkelanjutan melakukan penyempurnaan aspek
menyetujui Rencana Bisnis Bank tahun 2026–2028 serta             tata kelola melalui pemutakhiran kebijakan, perbaikan proses
Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan tahun 2026 yang            pengelolaan, serta optimalisasi hasil yang berdampak
telah disusun oleh Direksi.                                      pada peningkatan value Perseroan di mata pemangku
                                                                 kepentingan. Pengawasan terhadap tata kelola tercermin
                                                                 melalui pemberian masukan terhadap kebijakan maupun
Pandangan Atas Penerapan                                         proses yang mencakup antara lain sistem manajemen
Tata Kelola Bank                                                 anti penyuapan, pengelolaan Whistleblowing System,
                                                                 dan efektivitas budaya kepatuhan. Komitmen Perseroan
BRI berkomitmen untuk senantiasa menerapkan corporate            terhadap zero data breach selama lima tahun berturut-turut
governance di seluruh level organisasi yang mengacu pada         juga mencerminkan kekuatan tata kelola keamanan siber
berbagai regulasi dan best practice implementasi tata kelola     yang menjadi perhatian utama di era digital.
perusahaan yang relevan di industri keuangan, sehingga dapat




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   77
Page 80
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Dewan Komisaris memandang bahwa budaya tata kelola dan         Berbagai pengakuan tersebut menjadi bukti nyata bahwa
kepatuhan semakin tertanam di seluruh jenjang organisasi.      penerapan Corporate Governance di Perseroan telah
Namun demikian, penguatan risk awareness, konsistensi          berjalan dengan baik dan terus mengalami peningkatan
implementasi kebijakan di seluruh unit kerja, serta            dari tahun ke tahun, sekaligus memperkuat kepercayaan
peningkatan kualitas dokumentasi dan monitoring tetap perlu    pemegang saham, investor, regulator, dan seluruh pemangku
menjadi perhatian berkelanjutan guna memastikan standar        kepentingan terhadap integritas dan kualitas tata kelola BRI.
tata kelola yang semakin unggul dan adaptif terhadap
perubahan lingkungan usaha.                                    Penerapan Corporate Governance di Perseroan telah
                                                               berjalan dengan baik. Hal ini dapat terlihat pada komponen-
Sebagai langkah dalam melakukan evaluasi dan penilaian         komponen sebagai berikut.
Corporate Governance secara internal, BRI berpedoman
pada POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata           Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan
Kelola Bagi Bank Umum, SEOJK Nomor 13/SEOJK.03/2017,
serta peraturan yang berlaku lainnya. Evaluasi dan penilaian   Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan BRI mengacu pada
oleh pihak internal dilakukan secara self-assessment setiap    Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 46/POJK.03/2017
semester. Hasil self-assessment menjadi bagian penilaian       tentang Pelaksanaan Fungsi Kepatuhan Bank Umum serta
tingkat kesehatan bank yang disampaikan kepada regulator.      POJK Nomor 17 Tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
Penerapan tata kelola oleh Perseroan berlandaskan pada         Bagi Bank Umum. Direksi berkomitmen untuk memastikan
lima prinsip dasar Corporate Governance dan dilaksanakan       kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan
melalui penilaian berkala terhadap 11 (sebelas) faktor         yang berlaku. Sebagai wujud komitmen tersebut, Satuan
Corporate Governance sebagaimana ketentuan yang diatur         Kerja Fungsi Kepatuhan secara konsisten berperan dalam
oleh Regulator. Penilaian tersebut tidak hanya terbatas di     mengidentifikasi potensi risiko kepatuhan serta memberikan
lingkup induk Perseroan, tetapi juga dilakukan bersama         rekomendasi terhadap kepatuhan seluruh kebijakan,
dengan Perusahaan Anak dalam konteks konglomerasi              prosedur, dan kegiatan usaha Perseroan, baik di tingkat
keuangan BRI Group, yang mencerminkan penerapan                strategis maupun operasional. Dewan Komisaris memastikan
Corporate Governance pada aspek governance structure,          bahwa pelaporan rutin mengenai pelaksanaan fungsi
governance process, dan governance outcome secara              kepatuhan dilakukan secara transparan, sehingga kebijakan
komprehensif.                                                  yang diambil senantiasa berlandaskan prinsip kehati-hatian
                                                               dan sesuai dengan ketentuan regulator.
Pada tahun 2025, penilaian Corporate Governance
Perseroan juga dilakukan oleh pihak eksternal yang semakin     Dewan Komisaris bersama Direksi terus mendorong agar
mengukuhkan posisi BRI sebagai salah satu perusahaan           fungsi kepatuhan dijalankan secara optimal di seluruh
dengan standar tata kelola terbaik di kawasan, dengan hasil    jenjang organisasi dengan kualitas yang semakin meningkat.
sebagai berikut:                                               Dalam kaitan tersebut, Dewan Komisaris senantiasa
1. ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) —               memberikan nasihat kepada Direksi dan seluruh pekerja
   — BRI memperoleh penghargaan berupa Top 3 Public            untuk terus memperkuat budaya kepatuhan (compliance
   Listed Company di Indonesia dan ASEAN Asset Class           culture), mematuhi Standar Operasional Prosedur (SOP)
   dalam pemeringkatan ACGS yang diselenggarakan oleh          serta petunjuk teknis operasional, dan melaksanakan
   ASEAN Capital Market Forum (ACMF), mencerminkan             pemantauan serta pengawasan yang berkesinambungan.
   konsistensi Perseroan dalam memenuhi standar tata           Dewan Komisaris juga menekankan agar Direksi dapat
   kelola tertinggi di kawasan ASEAN.                          segera menyelesaikan komitmen dan tindak lanjut atas
2. Corporate Governance Perception Index (CGPI) — BRI          hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh pihak eksternal
   kembali mengikuti penilaian CGPI yang diselenggarakan       maupun regulator. Selain itu, Dewan Komisaris memastikan
   oleh The Indonesian Institute for Corporate Governance      bahwa implementasi Kebijakan Anti Pencucian Uang (APU),
   (IICG) dan memperoleh predikat Most Trusted Companies       Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), serta Pencegahan
   dengan skor indeks 95,31, menegaskan tingginya tingkat      Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM)
   kepercayaan terhadap praktik tata kelola Perseroan.         telah menjadi prioritas utama dalam mendukung layanan
3. S&P Global Corporate Sustainability Assessment              perbankan yang sehat dan bertanggung jawab, sesuai
   (CSA) — BRI memperoleh skor 74 pada penilaian S&P           dengan standar yang ditetapkan oleh regulator.
   Global CSA tahun 2025 dan berhasil menjadi anggota
   Sustainability Yearbook selama empat tahun berturut-        Memperhatikan perubahan ketentuan eksternal yang
   turut (2023–2026), sekaligus meraih peringkat ESG           semakin dinamis serta cakupan bisnis Perseroan yang
   Low Risk dari Sustainalytics dan rating “A” dari MSCI,      semakin kompleks, Dewan Komisaris mengarahkan agar
   yang mencerminkan komitmen berkelanjutan Perseroan          terhadap setiap ketentuan terbaru yang diberlakukan oleh
   terhadap aspek Environmental, Social, and Governance.       Regulator dilakukan analisis dampak dan evaluasi secara




 78      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 81
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




berkala atas penerapannya. Hal ini terutama berlaku bagi        Pada     Pilar Pencegahan,       Perseroan   melaksanakan
ketentuan-ketentuan yang berkenaan dengan tata kelola           penandatanganan pakta integritas yang dimulai dari Dewan
BRI sebagai konglomerasi keuangan, di mana kualitas             Komisaris dan Direksi hingga seluruh pekerja, menjalankan
penerapannya perlu dimonitor secara holistik baik di sisi       program employee awareness dan customer awareness
BRI sebagai perusahaan induk maupun di sisi seluruh             melalui edukasi dan sosialisasi, melakukan identifikasi
Perusahaan Anak terkait.                                        kerawanan melalui analisis kelemahan pengendalian, serta
                                                                memperkuat Know Your Employee (KYE) untuk mendeteksi
Dewan Komisaris juga mencermati bahwa tren fraud di             pekerja dengan potensi risiko tinggi berdasarkan parameter
lingkungan Perseroan masih menunjukkan peningkatan              tertentu.
meskipun berbagai upaya pencegahan dan penindakan
telah dilakukan, termasuk pelibatan aparat penegak hukum.       Pada Pilar Deteksi, Perseroan menerima dan menindaklanjuti
Sehubungan dengan hal tersebut, Dewan Komisaris                 pengaduan melalui Whistleblowing System (WBS) yang kini
mengarahkan Direksi melalui fungsi Compliance dan Human         dikelola oleh pihak independen, melaksanakan pemeriksaan
Capital untuk memperkuat kebijakan dan pemantauan               mendadak, serta melakukan enhancement pada dashboard
kepatuhan secara menyeluruh, membangun risk culture             pengawasan dan Fraud Detection System (FDS) dengan
yang lebih kuat di seluruh lini organisasi, serta mempercepat   penambahan indikator-indikator krusial.
dan mengefektifkan service level agreement (SLA) dan
prosedur tindak lanjut penanganan kasus guna memastikan         Pada Pilar Investigasi, Pelaporan, dan Sanksi, Perseroan
terciptanya deterrent effect yang nyata bagi seluruh pihak.     melaksanakan investigasi serta pelaporan kejadian
                                                                fraud kepada Regulator sesuai ketentuan yang berlaku,
Profil risiko kepatuhan Perseroan pada tahun 2025 berada        menjalankan proses recovery, serta memberikan sanksi
pada peringkat 2 (Low to Moderate). Dewan Komisaris             kepada pelaku fraud.
menilai bahwa penerapan fungsi kepatuhan Perseroan
secara keseluruhan telah berjalan dengan baik. Namun            Pada Pilar Pemantauan, Evaluasi, dan Tindak Lanjut,
demikian, Dewan Komisaris terus mendorong peningkatan           Perseroan menyelenggarakan Forum Manajemen Risiko
kesadaran atas budaya kepatuhan di seluruh lapisan              (FMR) untuk membahas penanganan fraud internal dan
organisasi, khususnya pada aspek kepatuhan pelaporan dan        eksternal, menjalankan program recovery fraud, serta
pengendalian fraud. Penguatan tersebut mencakup langkah         bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam
proaktif pencegahan (ex-ante) dalam rangka meminimalkan         penanganan pelaku fraud.
potensi terjadinya pelanggaran, serta tindakan kuratif (ex-
post) sebagai upaya perbaikan yang terukur dan akuntabel,       Dewan Komisaris telah melakukan pemantauan dan
guna menjaga kepercayaan seluruh pemangku kepentingan           evaluasi terhadap Strategi Anti-Fraud secara semesteran,
terhadap integritas dan keandalan operasional Perseroan.        termasuk memberikan masukan kepada Direksi dalam
                                                                penguatan strategi di setiap pilar, serta memantau tindak
Strategi Anti-Fraud                                             lanjut perbaikan dan upaya recovery atas kejadian fraud.
                                                                Berdasarkan hasil pengawasan tersebut, Dewan Komisaris
BRI telah memiliki kebijakan Strategi Anti-Fraud yang           memberikan beberapa arahan strategis kepada Direksi.
disesuaikan dengan POJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang
Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi Lembaga Jasa Keuangan,       Pertama, memperhatikan bahwa modus fraud internal
yang kemudian dituangkan dalam kebijakan internal               terbesar masih terkait dengan ketidakvalidan dokumen dalam
Perseroan. Kebijakan tersebut merupakan wujud komitmen          proses pemberian kredit, Dewan Komisaris mengarahkan
manajemen dalam mengendalikan fraud melalui sistem              agar dilakukan penguatan kontrol pada proses kredit di
pengendalian yang komprehensif, serta mencerminkan              lini pertama (first line), peningkatan kualitas verifikasi dan
perhatian serius Dewan Komisaris dan Direksi dengan             validasi dokumen, serta penguatan budaya kepatuhan dan
menerapkan prinsip tidak memberikan toleransi (zero             akuntabilitas di seluruh jajaran yang terlibat dalam proses
tolerance) terhadap setiap bentuk kecurangan, baik yang         perkreditan.
berasal dari internal maupun eksternal.
                                                                Kedua, Dewan Komisaris menekankan bahwa meskipun
Sepanjang tahun 2025, Dewan Komisaris secara aktif              kebijakan zero tolerance telah ditetapkan, efektivitas
memberikan rekomendasi perbaikan pengendalian terkait           pemberian sanksi perlu terus dievaluasi agar proses
kejadian fraud dalam rangka mengurangi potensi kerugian         eksekusinya lebih cepat, tegas, dan memberikan deterrent
serta memperkuat upaya pencegahan secara berkelanjutan.         effect yang nyata. Pemberian sanksi harus secara riil
Manajemen terus melakukan perbaikan dalam implementasi          mencerminkan komitmen Perseroan terhadap zero tolerance
Strategi Anti-Fraud pada setiap pilarnya, yang meliputi         sehingga tercipta budaya organisasi yang menjunjung tinggi
pencegahan, deteksi, investigasi dan penindakan, serta          integritas.
pemantauan dan evaluasi.




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   79
Page 82
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Ketiga, Dewan Komisaris merekomendasikan penguatan                     dan mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan BRI,
peran fungsi lini kedua (second line) dan lini ketiga (third           Dewan Komisaris dan Direksi beserta Pekerja BRI seluruh
line) dalam proses operasional kredit, khususnya pada tahap            Indonesia diwajibkan untuk mematuhi kebijakan terkait
pasca putusan namun sebelum pencairan, untuk melakukan                 gratifikasi di Perseroan, seperti larangan memberikan
verifikasi dan validasi dokumen perkreditan secara lebih               gratifikasi, larangan menerima dan kewajiban menolak
ketat. Dalam pelaksanaannya, Dewan Komisaris meminta                   gratifikasi dan kewajiban melaporkan gratifikasi apabila
agar turut dipertimbangkan karakteristik geografis unit                ditemukan pelanggaran melalui saluran Whistleblowing
kerja BRI, terutama yang berada di daerah terpencil, guna              System (WBS).
memastikan efektivitas pengendalian di seluruh jaringan             3. Program Pendidikan dan Sosialisasi — Sebagai bagian
operasional.                                                           dari upaya internalisasi dalam meningkatkan pemahaman
                                                                       terkait Ketentuan Anti Penyuapan dan Pengendalian
Dewan Komisaris memandang bahwa upaya penanganan                       Gratifikasi, Unit Pengendalian Gratifikasi bekerja sama
fraud tidak dapat berdiri sendiri, melainkan harus terintegrasi        dengan BRI Corporate University melalui aplikasi
dengan penguatan kerangka Anti Pencucian Uang (APU),                   BRISmart, telah menyelenggarakan program sosialisasi
Pencegahan Pendanaan Terorisme (PPT), serta Pencegahan                 berbasis e-learning mengenai Anti Penyuapan dan
Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPPSPM),                Pengendalian Gratifikasi yang ditujukan kepada seluruh
tata kelola bidang hukum, dan fungsi kepatuhan secara                  pekerja BRI.
menyeluruh. Pendekatan yang terintegrasi ini diperlukan             4. Pelaporan Penerimaan/Penolakan Gratifikasi — Selama
untuk memastikan bahwa seluruh lini pertahanan Perseroan               tahun 2025, Unit Pengendalian Gratifikasi menerima
bekerja secara sinergis dalam menjaga integritas operasional           12 laporan gratifikasi yang selanjutnya diproses sesuai
dan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan.                          ketentuan yang berlaku, termasuk penerusan laporan
                                                                       kepada Komisi Pemberantasan Korupsi sebagai laporan
Dewan Komisaris senantiasa mengimbau Direksi dan seluruh               gratifikasi yang wajib dilaporkan serta kategori gratifikasi
Insan BRILiaN untuk terus meningkatkan kewaspadaan                     lainnya termasuk dalam kategori yang tidak wajib
terhadap seluruh modus kecurangan yang berkembang,                     dilaporkan.
menjaga reputasi Perseroan, serta memelihara kepercayaan
masyarakat dan pemegang saham sebagai aset terpenting               Dewan Komisaris berpandangan bahwa pengendalian
bagi keberlanjutan Perseroan.                                       gratifikasi di Perseroan telah berjalan dengan baik. Dewan
                                                                    Komisaris juga berpesan bahwa pengendalian gratifikasi
Pengendalian Gratifikasi                                            internal harus terus menerus diperhatikan untuk menjaga
                                                                    agar proses bisnis BRI berjalan sesuai dengan etika bisnis
BRI senantiasa berkomitmen dalam mengelola pengendalian             yang berlaku dan untuk menjunjung tinggi nilai integritas.
gratifikasi melalui penerapan kebijakan Anti Penyuapan dan
Pengendalian Gratifikasi. Kebijakan ini menjadi pedoman             Whistleblowing System
bagi seluruh insan BRI dalam mencegah praktik gratifikasi
dan penyuapan yang dapat merugikan Perseroan serta                  Sebagai wujud komitmen terhadap penerapan Tata Kelola
bertentangan dengan prinsip Corporate Governance. Upaya             Perusahaan yang Baik serta penguatan pilar deteksi
ini diwujudkan dengan menciptakan lingkungan pengendalian           pada Strategi Anti-Fraud, Perseroan menyediakan
yang kondusif sesuai dengan Surat Edaran Direksi tentang            saluran pelaporan pelanggaran melalui Whistleblowing
Anti Penyuapan dan Pengendalian Gratifikasi BRI.                    System (WBS). Mekanisme ini dirancang sebagai instrumen
                                                                    strategis untuk mengidentifikasi potensi terjadinya
Perseroan telah membentuk Unit Pengendalian Gratifikasi             kecurangan dan pelanggaran secara dini, memitigasi risiko
BRI yang menyusun program kerja, menyediakan layanan                reputasi, serta mendorong terciptanya budaya organisasi
informasi, serta memfasilitasi pelaporan gratifikasi. Selain itu,   yang menjunjung tinggi integritas dan akuntabilitas.
BRI terus mengembangkan deteksi anti fraud berbasis big
data analytics guna meningkatkan efektivitas pengawasan             Pada tahun 2025, Perseroan melakukan penguatan signifikan
dan pencegahan praktik yang tidak sesuai prinsip tata kelola.       terhadap tata kelola WBS dengan mengalihkan pengelolaan
Selama tahun 2025, Perseroan melaksanakan berbagai                  sistem kepada pihak independen. Langkah ini ditempuh
program pengendalian gratifikasi, antara lain:                      untuk memperkuat jaminan kerahasiaan identitas pelapor,
1. Pengendalian Gratifikasi — Dewan Komisaris dan Direksi           memastikan penanganan pengaduan yang imparsial, serta
    beserta seluruh pekerja melakukan penandatanganan               meningkatkan kepercayaan seluruh pemangku kepentingan
    komitmen anti gratifikasi BRI dalam pernyataan kode etik,       terhadap kredibilitas dan efektivitas mekanisme pelaporan.
    penandatanganan pakta integritas.                               Saluran pelaporan WBS dapat diakses melalui berbagai
2. Penegasan Terhadap Ketentuan — Dalam rangka                      media, sehingga memberikan kemudahan dan fleksibilitas
    memperkuat implementasi prinsip Corporate Governance            bagi pelapor baik dari internal maupun eksternal Perseroan.




 80       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 83
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




Dewan Komisaris secara berkala melakukan pemantauan            dengan Direktur Bidang Manajemen Risiko maupun Direktur
dan evaluasi terhadap efektivitas pelaksanaan WBS. Dalam       terkait lainnya sesuai topik pembahasan, serta forum diskusi
menjalankan fungsi tersebut, Dewan Komisaris dibantu           langsung dengan Satuan Kerja Manajemen Risiko dalam
oleh Komite Audit, Satuan Kerja Audit Internal (SKAI), serta   menelaah laporan yang disampaikan oleh Direksi. Sepanjang
unit-unit terkait lainnya dalam melakukan proses evaluasi,     tahun 2025, Dewan Komisaris antara lain menelaah dan
analisis, dan tindak lanjut atas seluruh pengaduan yang        memberikan persetujuan atas Kebijakan Umum Manajemen
diterima. Setiap laporan ditangani dengan mengedepankan        Risiko, Risk Appetite Statement, Recovery Plan, Resolution
prinsip transparansi, objektivitas, dan perlindungan penuh     Plan, Loan Portfolio Guideline, Profil Risiko Triwulanan, APU
terhadap pelapor, termasuk jaminan atas tindakan balasan       PPT PPPSPM, Tingkat Kesehatan Bank, serta Strategi Anti-
dari pihak terlapor.                                           Fraud.


Dewan Komisaris menilai bahwa pengelolaan WBS                  Sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan BRI,
sepanjang tahun 2025 menunjukkan kemajuan, khususnya           penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi merupakan aspek
dari aspek independensi pengelolaan dan kualitas               krusial dalam mengidentifikasi dan mengelola eksposur risiko
penanganan pengaduan. Seluruh laporan yang diterima            yang timbul dari aktivitas konglomerasi secara komprehensif.
sepanjang tahun 2025 telah ditindaklanjuti sesuai prosedur     Pada tingkat pengawasan, Dewan Komisaris dibantu oleh
yang berlaku, dan hasilnya dilaporkan secara berkala           Komite Tata Kelola Terintegrasi dengan pendekatan yang
kepada Dewan Komisaris melalui Komite Audit. Integrasi         mencakup pengelolaan modal dan pengelolaan risiko
WBS dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetap            dalam domain operasional maupun bisnis di seluruh jajaran
dipertahankan sebagai cerminan komitmen bersama                organisasi BRI dan anggota Konglomerasi Keuangan.
dalam upaya pemberantasan tindak pidana korupsi. Dewan         Perseroan telah memiliki Pedoman Tata Kelola Terintegrasi
Komisaris mengarahkan Direksi untuk terus memperluas           Konglomerasi Keuangan BRI sebagai bentuk kepatuhan
sosialisasi dan edukasi mengenai WBS kepada seluruh Insan      terhadap regulasi yang berlaku, termasuk implementasi
BRILiaN serta pemangku kepentingan eksternal, sehingga         POJK 30/2024, yang penerapannya terus disempurnakan
mekanisme pelaporan ini semakin dikenal, dipercaya, dan        seiring dengan bertambahnya jumlah Perusahaan Anak
menjadi bagian integral dari upaya mewujudkan lingkungan       dalam struktur konglomerasi.
kerja yang bersih, profesional, dan berintegritas.
                                                               Dewan Komisaris menilai bahwa penerapan sistem
Penerapan Manajemen Risiko                                     manajemen risiko Perseroan sepanjang tahun 2025 telah
                                                               berjalan dengan baik dan dilaksanakan secara proaktif. Hal
Seiring dengan meningkatnya ketidakpastian ekonomi global      tersebut tercermin dari terjaganya Peringkat Komposit Profil
dan domestik yang berpotensi menimbulkan berbagai risiko,      Risiko pada level Low to Moderate serta tingkat Kesehatan
Dewan Komisaris secara konsisten meningkatkan intensitas       Bank pada level Sehat berdasarkan hasil self-assessment
pengawasan terhadap efektivitas penerapan manajemen            atas risiko-risiko utama perbankan pada Triwulan IV
risiko guna memastikan terciptanya pertumbuhan bisnis          2025. Capaian ini menunjukkan bahwa Perseroan mampu
yang sehat dan berkelanjutan.                                  mengelola keseimbangan antara pertumbuhan bisnis
                                                               dan pengendalian risiko secara efektif. Dewan Komisaris
Perseroan memiliki kerangka Governance, Risk Management        berpesan agar Direksi senantiasa menjaga peringkat profil
& Compliance (GRC) yang terintegrasi untuk mengendalikan       risiko dan tingkat kesehatan bank pada level yang optimal,
risiko dan memastikan kepatuhan pelaksanaan seluruh pilar      tidak hanya di tingkat BRI sebagai entitas induk, tetapi
bisnis maupun fungsi pendukung, sehingga pencapaian target     juga di seluruh entitas dalam BRI Group, sebagai fondasi
kinerja senantiasa berjalan beriringan dengan operational      keberlanjutan penciptaan nilai bagi seluruh pemangku
excellence. Kerangka penerapan manajemen risiko Perseroan      kepentingan.
berlandaskan empat pilar utama, yaitu pengawasan aktif
Direksi dan Dewan Komisaris; kecukupan kebijakan, prosedur,    Sistem Pengendalian Internal
serta penetapan batas risiko (risk limit); kecukupan proses
identifikasi, pengukuran, pemantauan, dan pengendalian         Seluruh Manajemen dan pekerja BRI memiliki peran dan
risiko yang didukung oleh sistem informasi yang memadai;       tanggung jawab dalam memastikan penerapan serta
serta sistem pengendalian internal yang menyeluruh.            peningkatan kualitas sistem pengendalian internal yang
                                                               andal dan efektif. Pengawasan terhadap pelaksanaan
Dalam menjalankan fungsi pengawasan aktif, Dewan               sistem pengendalian internal dilakukan Dewan Komisaris
Komisaris dibantu oleh Komite Pemantau Manajemen Risiko        melalui pertemuan berkala dengan Direksi dan Pejabat
untuk memastikan bahwa manajemen risiko Perseroan              Eksekutif untuk membahas efektivitas sistem pengendalian
telah memenuhi unsur kecukupan prosedur dan metodologi         internal serta memberikan arahan guna terus memperkuat
pengelolaan risiko. Pengawasan dilaksanakan melalui rapat      pengendalian di seluruh aktivitas Perseroan.




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   81
Page 84
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Satuan Kerja Audit Internal (SKAI) secara periodik               Keempat, optimalisasi fungsi audit secara keseluruhan agar
melaporkan hasil temuan audit yang dilakukan oleh auditor        tidak hanya mampu mendeteksi dini potensi penyimpangan,
internal maupun eksternal beserta tindak lanjutnya. Secara       tetapi juga menjadi katalis bagi penguatan tata kelola,
berkala, SKAI melaksanakan Internal Control Assessment           pengendalian internal, dan penerapan risk culture yang baik
untuk memastikan bahwa sistem pengendalian internal              melalui penyampaian rekomendasi audit yang konstruktif.
yang mencakup lima komponen utama berdasarkan The
Committee of Sponsoring Organizations of the Treadway            Kelima, penguatan mekanisme early warning system
Commission (COSO) — Internal Control Integrated                  dalam pengelolaan risiko, termasuk pemantauan debitur-
Framework telah diterapkan secara efektif, meliputi              debitur utama yang tidak hanya didasarkan pada evaluasi
Lingkungan Pengendalian, Identifikasi dan Penilaian Risiko,      data kinerja internal, tetapi diperkuat dengan analisis
Kegiatan Pengendalian dan Pemisahan Fungsi, serta Sistem         perbandingan terhadap kondisi dan tren industri, sehingga
Akuntansi, Informasi, dan Komunikasi.                            potensi risiko dapat teridentifikasi secara lebih tajam dan
                                                                 terdeteksi lebih dini.
Dewan Komisaris berperan aktif dalam melakukan
pengawasan dan membentuk budaya pengendalian di BRI.             Seiring dengan perkembangan bisnis, Perseroan terus
Dalam hal ini, Dewan Komisaris dibantu oleh Komite Audit         memperkuat       sistem     pengendalian    internal  melalui
untuk memastikan pengelolaan risiko tetap berada dalam           implementasi roadmap Internal Control over Financial
batas toleransi (risk appetite), dengan proses dan sistem tata   Reporting (ICoFR) sesuai dengan journey yang telah
kelola yang diterapkan secara efektif dan memadai. Melalui       dirancang. Implementasi ini bertujuan untuk memastikan
Komite Audit, secara rutin dilakukan pemantauan atas             keandalan laporan keuangan konsolidasi, menyempurnakan
efektivitas sistem pengendalian internal serta monitoring        efisiensi dan efektivitas proses bisnis berbasis pengendalian
atas tindak lanjut dan perbaikan terhadap permasalahan           internal, memaksimalkan akurasi data dan informasi,
yang berpotensi mengurangi efektivitas pengendalian.             memperkuat kecukupan kebijakan yang berlaku, serta
                                                                 menumbuhkan budaya peduli risiko. ICoFR juga dirancang
Berdasarkan penelaahan yang dilakukan sepanjang tahun            untuk memberikan keyakinan yang memadai sebagai
2025, termasuk reviu dan evaluasi terhadap Laporan Pokok-        early warning system, sehingga seluruh lini pertahanan
Pokok Hasil Audit SKAI, Dewan Komisaris menilai bahwa            (lines of defense) dapat berfungsi secara sinergis dalam
sistem pengendalian internal Perseroan telah dijalankan          melaksanakan combined assurance guna meningkatkan nilai
sesuai dengan prinsip-prinsip pengendalian yang berlaku          bagi para pemangku kepentingan.
dan secara keseluruhan berjalan dengan baik. Namun
demikian, Dewan Komisaris mengidentifikasi beberapa area         Dewan Komisaris mengimbau Manajemen untuk terus
yang perlu terus diperkuat dan telah menyampaikan arahan         berkomitmen dalam memperkuat sistem pengendalian
kepada Direksi, antara lain:                                     internal dan memastikan bahwa implementasi ICoFR
                                                                 diterapkan secara konsisten tidak hanya di tingkat induk
Pertama, peningkatan efektivitas surprise audit oleh SKAI        Perseroan, tetapi juga di seluruh Perusahaan Anak, guna
melalui penambahan frekuensi pelaksanaan serta perluasan         mendukung kualitas tata kelola yang terintegrasi dan
cakupan pemeriksaan yang tidak hanya terbatas pada               semakin kokoh di seluruh entitas BRI Group.
aspek kas, melainkan juga mencakup proses perkreditan,
kepatuhan terhadap prosedur bisnis, dan pengendalian             Tanggung Jawab Sosial Perusahaan
sistem yang berpotensi menimbulkan risiko operasional,           dan ESG
didukung oleh kecukupan manpower auditor baik dari sisi
jumlah maupun kompetensi.                                        BRI telah menyusun strategi keberlanjutan dengan aspirasi
                                                                 menjadi Catalyst for Sustainable Growth yang berfokus
Kedua, penguatan koordinasi antara SKAI dengan unit-unit         pada tiga pilar utama: Sustainable Growth, Social Impact,
kerja terkait untuk memastikan seluruh temuan audit internal     dan Responsible Leadership. Komitmen Perseroan terhadap
ditindaklanjuti secara penuh dan tepat waktu sesuai dengan       bisnis berkelanjutan tercermin melalui berbagai program
rencana aksi perbaikan yang telah disepakati.                    dan inisiatif strategis yang dijalankan sepanjang tahun
                                                                 2025, yang tidak hanya berorientasi pada penciptaan nilai
Ketiga, implementasi Program Zero Fraud secara konsisten         ekonomi, tetapi juga pada dampak positif bagi masyarakat
melalui pengembangan budaya integritas, peningkatan              dan lingkungan.
efektivitas sistem pengendalian internal, serta penerapan
kebijakan toleransi nol terhadap setiap bentuk kecurangan di     Dalam mendorong penciptaan nilai jangka panjang melalui
seluruh lini organisasi. SKAI diharapkan dapat meningkatkan      praktik tata kelola berkelanjutan, BRI melakukan identifikasi
efektivitas audit berbasis risiko, khususnya pada area-area      isu-isu material menggunakan metode Double Materiality
dengan tingkat risiko fraud yang tinggi.                         Analysis (DMA) yang mengevaluasi isu-isu yang paling




 82      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 85
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




relevan dan berdampak signifikan terhadap kinerja finansial       dimensi ekonomi melalui pemberdayaan UMKM dan literasi
(financial materiality) dan dampak sosial maupun lingkungan       keuangan hingga wilayah 3T, dimensi lingkungan melalui
perusahaan (impact materiality) dengan melibatkan para            program Jaga Sungai Jaga Kehidupan, Grow & Green, serta
pemangku kepentingan. Sepanjang tahun 2025, Perseroan             berbagai inisiatif hijau yang mendukung pencapaian target
memperoleh masukan dari beragam pemangku kepentingan              Net Zero Emission, dan dimensi sosial melalui program AURA
meliputi Manajemen dan pekerja, investor, nasabah,                yang memberdayakan kelompok perempuan pelaku usaha.
Pemerintah, pemasok, lembaga swadaya masyarakat, serta
pihak terkait lainnya. Pengungkapan terkait materialitas          Mendukung konsistensi Perseroan dalam penerapan
dilakukan dengan mengadopsi kerangka pelaporan IFRS S1            roadmap keuangan berkelanjutan, Dewan Komisaris
dan S2 dalam Laporan Keberlanjutan tahun 2025.                    secara aktif melakukan pengawasan melalui rapat bersama
                                                                  Direksi maupun kunjungan kerja lapangan, termasuk
BRI terus memperkuat integrasi aspek lingkungan, sosial, dan      pemberian persetujuan atas Rencana Aksi Keuangan
tata kelola (ESG) dalam strategi dan aktivitas bisnis Perseroan   Berkelanjutan (RAKB) jangka pendek tahun 2026 dan RAKB
guna memastikan pertumbuhan yang berkelanjutan. Hal ini           jangka panjang tahun 2026 – 2030, guna memastikan
tercermin melalui penguatan pengelolaan risiko lingkungan         implementasi program telah dilaksanakan secara konsisten
dan sosial dalam proses bisnis, implementasi strategi             dan budaya keberlanjutan telah diadopsi oleh unit kerja
dekarbonisasi melalui pengelolaan emisi serta analisis risiko     BRI. Dewan Komisaris mengapresiasi konsistensi Perseroan
iklim, serta pengembangan portofolio pembiayaan Kegiatan          dalam mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam
Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) yang mendukung                 strategi bisnis inti, termasuk pelaksanaan program BRI
kegiatan ekonomi yang lebih ramah lingkungan. Perseroan           Peduli, dan mengarahkan agar seluruh inisiatif ini terus
memandang bahwa langkah-langkah tersebut menjadi                  diperkuat sehingga memberikan dampak yang terukur dan
bagian penting dalam menjaga ketahanan bisnis Perseroan           berkelanjutan bagi masyarakat serta memperkuat posisi BRI
menghadapi dinamika transisi menuju ekonomi rendah                sebagai institusi keuangan yang bertanggung jawab di mata
karbon.                                                           seluruh pemangku kepentingan.


Pada saat yang sama, BRI terus memperluas kontribusinya
dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui               Penilaian Kinerja Komite-Komite di
penguatan inklusi keuangan serta peningkatan literasi             Bawah Dewan Komisaris
keuangan. Berbagai inisiatif dijalankan untuk memperluas
akses layanan keuangan, khususnya bagi pelaku UMKM dan            Dalam rangka mendukung peran aktif Dewan Komisaris pada
masyarakat di berbagai wilayah Indonesia hingga wilayah 3T        saat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, Dewan
(Tertinggal, Terdepan, dan Terluar), sekaligus mendorong          Komisaris telah membentuk empat komite yaitu:
praktik pengelolaan keuangan yang lebih sehat bagi nasabah.       1. Komite Audit
Upaya tersebut juga disertai dengan penguatan pelindungan            Komite Audit bertanggung jawab kepada Dewan Komisaris
nasabah melalui penerapan prinsip transparansi, keamanan             dengan memberikan opini secara independen mengenai
data, serta mekanisme penanganan pengaduan yang efektif,             hal-hal yang memerlukan perhatian Dewan Komisaris
guna memastikan bahwa layanan perbankan yang diberikan               sesuai dengan prinsip-prinsip Corporate Governance
tidak hanya inklusif, tetapi juga bertanggung jawab dan              dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
berorientasi pada kepentingan nasabah.                               Pengawasan yang dilakukan oleh Komite Audit antara
                                                                     lain mengevaluasi dan memastikan efektivitas penerapan
Seluruh upaya tersebut didukung oleh penguatan tata kelola           pengendalian internal termasuk pelaksanaan audit baik
Perseroan, penerapan etika bisnis, serta pengelolaan human           internal maupun eksternal beserta tindak lanjutnya,
capital yang berfokus pada pengembangan kompetensi,                  efektivitas auditor independen, kepatuhan terhadap
integritas, dan kesejahteraan pekerja. BRI memandang bahwa           regulasi di Perseroan, memastikan fungsi Whistleblowing
fondasi tata kelola yang kuat menjadi kunci dalam menjaga            System (WBS) sebagai sarana pengaduan yang
kepercayaan pemangku kepentingan serta memastikan                    transparan, pemantauan dan pemberian masukan atas
keberlanjutan usaha Perseroan dalam jangka panjang.                  proses perancangan dan penyiapan implementasi ICoFR
                                                                     serta penerapan pengendalian internal terintegrasi, serta
Sebagai pengejawantahan komitmen tanggung jawab sosial               tugas lainnya yang disampaikan secara rinci pada tiap-
dan lingkungan secara terstruktur, Perseroan menjalankan             tiap bagian Komite Dewan Komisaris.
program BRI Peduli dengan visi menjadi penggerak
penciptaan nilai bersama yang memberdayakan masyarakat,              Dewan Komisaris berpendapat, Komite Audit telah
menggerakkan ekonomi, dan memulihkan lingkungan.                     menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan baik
Program ini dilaksanakan melalui empat inisiatif utama, BRI          selama tahun 2025, dengan telah melaksanakan rapat
Peduli Flagship Program, Inisiasi Unit Kerja, Tanggap Darurat        sebanyak 28 (dua puluh delapan) kali.
Bencana, dan Stakeholders Program, yang mencakup




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   83
Page 86
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




2. Komite Nominasi dan Remunerasi                              prinsip keterbukaaan (transparency), akuntabilitas
   Komite Nominasi dan Remunerasi bertanggung                  (accountability), pertanggung jawaban (responsibility),
   jawab kepada Dewan Komisaris untuk mendukung                independensi      (independency)   atau   profesional
   efektivitas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab            (professional), dan kewajaran (fairness) secara
   Dewan Komisaris, yang berkaitan dengan Nominasi             terintegrasi dalam Konglomerasi Keuangan.
   dan Remunerasi terhadap anggota Direksi dan anggota
   Dewan Komisaris sesuai dengan peraturan perundang-          Pemantauan yang dilakukan oleh Komite Tata
   undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip Corporate         Kelola Terintegrasi meliputi proses perbaikan yang
   Governance. Pengangkatan dan pemberhentian anggota          berkesinambungan atas kebijakan, prosedur, dan praktik
   Komite Nominasi dan Remunerasi dilakukan oleh Dewan         pada semua tingkatan dalam Perseroan guna memastikan
   Komisaris.                                                  telah dilakukannya pengendalian internal, pelaksanaan
                                                               fungsi kepatuhan, dan penerapan manajemen risiko
   Dalam rangka mendukung efektivitas pengawasan               secara terintegrasi.
   Dewan Komisaris, Komite Nominasi dan Remunerasi
   menjalankan aktivitas antara lain: memberikan saran         Dewan Komisaris melihat, Komite Tata Kelola Terintegrasi
   dan masukan yang konstruktif atas sistem dan prosedur       telah menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan
   nominasi Pengurus dan pemilihan talent Pengurus BRI         baik selama tahun 2025, dengan telah melaksanakan
   dan Perusahaan Anak, memberikan masukan atas hasil          rapat sebanyak 21 (dua puluh satu) kali.
   kajian kebijakan strategis human capital, mengevaluasi
   daftar talent pool, memberikan rekomendasi atas usulan   Adapun pelaksanaan rencana kerja Komite-komite dilakukan
   persetujuan Pengurus Perusahaan Anak sesuai dengan       antara lain melalui Rapat Komite dengan mengundang
   kewenangannya, menyusun struktur, kebijakan dan          Direktorat maupun Perusahaan Anak, Divisi dan Satuan Kerja
   besaran remunerasi Direksi dan Komisaris, serta tugas    terkait baik secara langsung maupun tidak langsung dengan
   lainnya yang disampaikan secara rinci pada tiap-tiap     melakukan evaluasi terhadap laporan yang diterima untuk
   bagian Komite Dewan Komisaris.                           kemudian seluruhnya dilakukan penelaahan oleh masing-
                                                            masing Komite. Hasil penelaahan tersebut disampaikan
   Dewan Komisaris memandang, Komite Nominasi dan           secara tertulis kepada Dewan Komisaris.
   Remunerasi telah menjalankan tugas dan tanggung
   jawab dengan baik selama tahun 2025, dengan telah        Setiap tahun Dewan Komisaris melakukan penilaian mandiri
   melaksanakan rapat sebanyak 21 (dua puluh satu) kali.    atas efektivitas kinerja komite-komite di bawah Dewan
3. Komite Pemantau Manajemen Risiko                         Komisaris. Berdasarkan laporan pelaksanaan rencana kerja
   Komite Pemantau Manajemen Risiko bertanggung jawab       masing-masing komite, Dewan Komisaris menilai bahwa
   kepada Dewan Komisaris untuk membantu melaksanakan       selama Tahun 2025 komite-komite yang ada di bawah Dewan
   evaluasi dan memastikan agar penerapan manajemen         Komisaris telah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya
   risiko di Perseroan, memenuhi unsur-unsur kecukupan      dengan baik, serta telah memberikan pandangan, saran,
   prosedur dan metodologi pengelolaan risiko. Aktivitas    maupun masukan yang dapat menunjang kinerja Dewan
   pemantauan yang dilakukan oleh Komite Pemantau           Komisaris dalam melakukan pengawasan aktif terhadap
   Risiko, antara lain mengevaluasi dan menganalisis        jalannya perusahaan.
   laporan profil risiko triwulanan Perseroan, memantau
   Tingkat Kesehatan Bank semesteran, memberikan
   rekomendasi atau pendapat atas pemberian kredit di       Perubahan Komposisi Dewan
   atas jumlah tertentu yang memerlukan konsultasi oleh     Komisaris
   Dewan Komisaris, melakukan analisis serta rekomendasi
   terhadap key issues BRI, dan tugas lainnya yang          Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi
   disampaikan secara rinci pada tiap-tiap bagian Komite    anggota Dewan Komisaris sebanyak 1 (satu) kali. Perubahan
   Dewan Komisaris.                                         komposisi anggota Dewan Komisaris dilakukan berdasarkan
                                                            kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan
   Dewan Komisaris menilai, Komite Pemantau Manajemen       Komisaris dijelaskan sebagai berikut:
   Risiko telah menjalankan tugas dan tanggung jawab
   dengan baik selama tahun 2025, dengan telah              KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SEBELUM RUPS
   melaksanakan rapat sebanyak 24 (dua puluh empat) kali.   TAHUNAN TANGGAL 24 MARET 2025
4. Komite Tata Kelola Terintegrasi                          Komposisi Dewan Komisaris sebelum Rapat Umum
   Komite Tata Kelola Terintegrasi bertanggung jawab        Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret 2025
   kepada Dewan Komisaris melaksanakan tugas                yaitu sebanyak 10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu)
   pengawasan berkenaan dengan tata kelola yang             orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris
   komprehensif dan efektif yang menerapkan prinsip-        Utama/Komisaris Independen, 2 (dua) orang Komisaris dan 6
                                                            (enam) orang Komisaris Independen adalah sebagai berikut:



 84     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 87
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




Kartika              : Komisaris Utama                           Komisaris Independen, Haryo Baskoro Wicaksono
Wirjoatmodjo                                                     sebagai Komisaris Independen, Agus Riswanto sebagai
Rofikoh Rokhim       : Wakil Komisaris Utama/Komisaris           Komisaris Independen dan Heri Sunaryadi sebagai
                       Independen                                Komisaris Independen.
Rabin Indrajad       : Komisaris                              2. Mengangkat Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris
Hattari                                                          Utama, Parman Nataatmadja sebagai Wakil Komisaris
Awan Nurmawan        : Komisaris                                 Utama/Komisaris Independen, Helvi Yuni Moraza sebagai
Nuh                                                              Komisaris, Edi Susianto sebagai Komisaris Independen
Dwi Ria Latifa       : Komisaris Independen                      dan Lukmanul Khakim sebagai Komisaris Independen.
Heri Sunaryadi       : Komisaris Independen
Paripurna Poerwoko : Komisaris Independen                     Dengan demikian, susunan keanggotaan Dewan Komisaris
Sugarda                                                       Perseroan setelah RUPST tanggal 24 Maret 2025 terdiri dari 6
Agus Riswanto        : Komisaris Independen                   (enam) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama,
                                                              1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen,
Nurmaria Sarosa      : Komisaris Independen
                                                              2 (dua) orang Komisaris dan 2 (dua) orang Komisaris
Haryo Baskoro        : Komisaris Independen
Wicaksono                                                     Independen, sesuai dengan ketentuan yang berlaku:


KOMPOSISI DEWAN KOMISARIS SETELAH RUPS                        Kartika                :     Komisaris Utama
TAHUNAN TANGGAL 24 MARET 2025                                 Wirjoatmodjo
Berdasarkan keputusan Rapat Umum Pemegang Saham               Parman                 :     Wakil Komisaris Utama/
Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret 2025 yaitu:                  Nataatmadja                  Komisaris Independen
1. Memberhentikan dengan hormat Kartika Wirjoatmodjo          Awan Nurmawan          :     Komisaris
   sebagai Komisaris Utama, Rabin Indrajad Hattari sebagai    Nuh
   Komisaris, Dwi Ria Latifa sebagai Komisaris Independen,    Helvi Yuni Moraza      :     Komisaris
   Rofikoh Rokhim sebagai Wakil Komisaris Utama/              Edi Susianto           :     Komisaris Independen
   Komisaris Independen, Paripurna Poerwoko Sugarda           Lukmanul Khakim        :     Komisaris Independen
   sebagai Komisaris Independen, Nurmaria Sarosa sebagai




Penutup

Sebagai penutup, Dewan Komisaris menyampaikan terima kasih terhadap kepercayaan yang telah diberikan oleh pemegang
saham dan pemangku kepentingan. Apresiasi juga diberikan kepada Direksi, manajemen, dan seluruh Insan Brilian, atas
dukungan dan kontribusi terbaik yang telah diberikan.


Dewan Komisaris memandang bahwa keberhasilan BRI tidak terlepas dari dukungan seluruh pemangku kepentingan, termasuk
Pemegang Saham, regulator, mitra kerja, serta dedikasi seluruh Insan Brilian. Memasuki usia ke-130 dengan wajah baru dan
semangat transformasi yang semakin kuat, Dewan Komisaris akan terus memperkuat fungsi pengawasan strategis guna
memastikan Perseroan tetap adaptif, tangguh, dan mampu menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan.


Dengan fondasi 130 tahun melayani negeri dan transformasi yang terus diperkuat, Dewan Komisaris meyakini bahwa BRI
memiliki seluruh sumber daya untuk tidak hanya tumbuh lebih besar, tetapi juga menciptakan dampak yang lebih luas dan
bermakna bagi perekonomian Indonesia—sejalan dengan visi Perseroan: Deliver Sustainable Values and Integrated Solutions
to Achieve Indonesia’s Aspiration.




                                                  Jakarta, Maret 2026
                                              Atas Nama Dewan Komisaris




                                               Kartika Wirjoatmodjo
                                                    Komisaris Utama




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   85
Page 88
Laporan Direksi dan
Dewan Komisaris




Dewan Komisaris




                                                                    3                         1                    4




                                                  1. Kartika Wirjoatmodjo : Komisaris Utama
                                                  2. Parman Nataatmadja : Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
                                                  3. Lukmanul Khakim : Komisaris Independen




 86     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 89
                                                      Laporan Tahunan
                                                                 2025




  5                             2        6




4. Helvi Yuni Moraza : Komisaris
5. Edi Susianto : Komisaris Independen
6. Awan Nurmawan Nuh : Komisaris




                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   87
Page 90
Tanggung Jawab
Pelaporan Tahunan 2025

    Surat Pernyataan Anggota Direksi
    Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2025
    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk


Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.


Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.


Jakarta, 12 Maret 2026

                                                                       Direksi




                                                                   Hery Gunardi
                                                                    Direktur Utama




      Viviana Dyah Ayu R.K.*                                    Hakim Putratama                                         Riko Adythia
            Wakil Direktur Utama                                 Direktur Operations                              Direktur Corporate Banking




          Aquarius Rudianto                                      Farida Thamrin                                  Akhmad Purwakajaya
   Direktur Network dan Retail Funding             Direktur Treasury dan International Banking                            Direktur Micro




   Alexander Dippo Paris Y.S.                      Saladin Dharma Nugraha Effendi                                       Mahdi Yusuf*
       Direktur Commercial Banking                        Direktur Information Technology                        Direktur Legal & Compliance




             Aris Hartanto*                                     Achmad Royadi*                                           Ety Yuniarti*
        Direktur Consumer Banking                            Direktur Finance & Strategy                          Direktur Manajemen Risiko

* Anggota Direksi tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
  dari Otoritas Jasa Keuangan



PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 91
                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                              2025




   Surat Pernyataan Anggota Dewan Komisaris
   Tentang Tanggung Jawab Atas Laporan Tahunan 2025
   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk


Kami yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa semua informasi dalam Laporan Tahunan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk tahun 2025 telah dimuat secara lengkap dan bertanggung jawab penuh atas
kebenaran isi Laporan Tahunan perusahaan.


Demikian pernyataan ini dibuat dengan sebenarnya.


Jakarta, 12 Maret 2026

                                              Dewan Komisaris




                Kartika Wirjoatmodjo                                        Parman Nataatmadja
                         Komisaris Utama                           Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen




                Awan Nurmawan Nuh                                            Helvi Yuni Moraza
                            Komisaris                                               Komisaris




                         Edi Susianto                                        Lukmanul Khakim
                   Komisaris Independen                                       Komisaris Independen




                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 92
90   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 93
Laporan Tahunan
2025




Profil
Perusahaan
“Dengan keberadaan lebih dari 7.000 unit
kerja dalam negeri dan 9 unit kerja di luar
negeri serta jaringan e-channel yang tersebar
di seluruh penjuru Indonesia. BRI menjangkau
seluruh nasabah dengan sama baiknya,
memastikan kehandalan dan layanan tercipta
dengan kualitas yang baik.”




                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   91
Page 94
Profil Perusahaan




Identitas
Perusahaan

                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk                                                 Pencatatan di
                                                                                                            Bursa Efek Indonesia

Kode Saham                           Bidang Usaha                         Tanggal Pendirian                    Saham Perseroan telah
                                                                                                               dicatatkan di Bursa Efek
                                                                                                            Jakarta (sekarang Bursa Efek
BBRI                                 Perbankan                            16 Desember 1895
                                                                                                             Indonesia) pada tanggal 10
                                                                                                                  November 2003.
Komposisi Pemegang Saham

- Negara RI melalui Badan Pengaturan BUMN                                                      : 0,00%
- PT Danantara Asset Management (Persero)                                                      : 53,19%
- Publik                                                                                       : 46,81%
                                                                                                                      Jumlah
Keterangan: Pada 31 Desember 2025, Negara RI memiliki 1 Saham Seri A Dwiwarna melalui Badan
Pengaturan BUMN dan 80.610.976.875 Saham Seri B melalui PT Danantara Asset Management (Persero).
                                                                                                                      Pekerja


Data Jaringan Kantor
                                                                                                                   84.949 orang per
                                                                                                                   31 Desember 2025
• 1 Kantor Pusat                                 • 6.885 Kantor Cabang Pembantu*
• 18 Regional Office                             • 3 Kantor Cabang Pembantu Luar Negeri
• 454 Kantor Cabang                              • 6 Teras BRI Keliling
• 6 Kantor Cabang Luar Negeri                    • 4 Teras BRI Kapal

* Sesuai dengan POJK No.12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, terdapat penyesuaian untuk jaringan
  kantor bank hanya terdiri dari Kantor Pusat, Kantor Wilayah, Kantor Cabang dan Kantor Cabang Pembantu.
  Sehingga, BRI mengklasifikasikan BRI Unit, Teras BRI dan Kantor Kas sebagai Kantor Cabang Pembantu. Per
  31 Desember 2025 terdapat 6.885 Kantor Cabang Pembantu dengan rincian 555 Kantor Cabang Pembantu,
  5.082 BRI Unit, 758 Teras BRI serta 490 Kantor Kas.                                                                  Modal
                                                                                                                       Dasar
Akses Informasi

Kantor Pusat                                             Sekretaris Perusahaan                               15.000.000.000.000
                                                                                                            Rp
Sentra BRI                                               Dhanny
Jl Jend Sudirman Kav 44-46                               Corporate Secretary Group
Jakarta 10210                                            Gedung BRI 1, Lt.15
No. Tel. : ( 021) 251-0244, 251-0254,                    Jl. Jend. Sudirman Kav. 44-46
           251-0264, 251-0269,                           Jakarta 10210
           251-0279                                      Email : humas@bri.co.id
No. Fax : (021) 250-0077                                 Telp : (021) 5751966
Website : www.bri.co.id                                  Fax : (021) 5700916

Contact Address                                          Investor Relation                                   Modal Ditempatkan
Contact BRI		 : 1500017                                  Siaga Ridha Hutama
                                                                                                             dan Disetor Penuh
Email 		 : callbri@bri.co.id                             Acting Head of Investor Relation
Sabrina Whatsapp : 0812 1214 017                         Group
                                                         Gedung BRI II Lt. 7
Media Sosial                                             Jl. Jendral Sudirman No-44-46
                                                         Jakarta Pusat 10210
                                                                                                             Rp
                                                                                                                  7.577.950.080.200
   BANK BRI                    BANK BRI
                                                         Telp.   : +62 21 575 2019
   @bankbri_id                 bankbri_id
                                                         Fax     : +62 21 575 2010
   @BANKBRI_ID
                                                         Email   : ir@bri.co.id
   PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              Website : www.ir-bri.com



  92        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 95
                                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                                              2025




Nama dan Alamat Kantor Regional Office
Serta Kantor Cabang Luar Negeri
Regional Office

   Region 1 / Regional Office Medan              Region 2 / Regional Office Pekanbaru             Region 3 / Regional Office Padang

Jl. Putri Hijau No. 2.A Kel. Kesawan            Jl. Jenderal Sudirman No. 12 Kel. Tangkerang   Jl. Bagindo Azis Chan No. 30
Kec. Medan Barat Kota Medan                     Tengah Kec. Marpoyan Damai,                    Kel. Sawahan, Kec. Padang Timur
Telp : (061) 45256666                           Kota Pekanbaru                                 Kota Padang
Faks : -                                        Telp : (0761) 8011100, 7865018                 Telp  : (0751) 892309, 892310, 892311,
Email : b0201@corp.bri.co.id                    Faks : -                                               892312
Web : www.bri.co.id                             Email : x0855@corp.bri.co.id                   Faks : -
                                                Web : www.bri.co.id                            Email : c0205@corp.bri.co.id
                                                                                               Web : www.bri.co.id

 Region 4 / Regional Office Palembang           Region 5 / Regional Office Bandar Lampung        Region 6 / Regional Office Jakarta 1

Jl. Kapten A. Rivai No. 15, Kel Sungai          Jl. Raden Intan No. 51, Kel. Tanjung Karang    Jl. Veteran II No. 8, Kel. Gambir,
Pangeran Kec. Ilir Timur I Kota Palembang       Kec. Enggal, Kota Bandar Lampung,              Kec. Gambir Jakarta Pusat
Telp : (0711) 313411                            Lampung                                        Telp : (021) 3840802
Faks : -                                        Telp : (0721) 259340                           Faks : (021) 3854253
Email : d0200@corp.bri.co.id                    Faks : -                                       Email : e0199@corp.bri.co.id
Web : www.bri.co.id                             Email : j0449@corp.bri.co.id                   Web : www.bri.co.id
                                                Web : www.bri.co.id

  Region 7 / Regional Office Jakarta 2            Region 8 / Regional Office Jakarta 3           Region 9 / Regional Office Bandung

Gedung Menara Mulia Lt. 12                      Jl. Kapten Soebianto Djojokusumo Kav BSD II    Menara BRI Tower
Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 9-11, Kel. Karet   No.1, BSD Kel. Lengkong Gudang,                Jl. Asia Afrika 57 - 59, Kel. Braga,
Semanggi, Kec. Setiabudi, Jakarta Selatan       Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan           Kec. Sumur Bandung, Bandung
Telp : (021) 52920585, 52920581                 Telp : (021) 22230155                          Telp : (022) 4200356
Faks : -                                        Faks : -                                       Faks : (022) 4232038
Email : i0317@corp.bri.co.id                    Email : q0853@corp.bri.co.id                   Email : f0198@corp.bri.co.id
Web : www.bri.co.id                             Web : www.bri.co.id                            Web : www.bri.co.id



                                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       93
Page 96
Profil Perusahaan




  Region 10 / Regional Office Semarang          Region 11 / Regional Office Yogyakarta          Region 12 / Regional Office Surabaya

 Jl. Teuku Umar no 24 Kel. Jatingaleh          Jl. Cik Di Tiro No. 3 Kel. Terban,              Gedung BRI Tower
 Kec. Candisari Kota Semarang                  Gondokusuman, Kota Yogyakarta                   Jl. Basuki Rahmat No.122 - 138, Embong
 Telp : (024) 8440728, 8440729, 8440730        Telp : (0274) 520270, 510850                    Kaliasin, Kec. Genteng, Kota Surabaya
 Fax : (024) 8445632                           Faks : (0274) 514166                            Telp : (031) 5324225
 Email : g0196@corp.bri.co.id                  Email : h0197@corp.bri.co.id                    Faks : -
 Web : www.bri.co.id                           Web : www.bri.co.id                             Email : k0146@corp.bri.co.id
                                                                                               Web : www.bri.co.id

   Region 13 / Regional Office Malang          Region 14 / Regional Office Banjarmasin          Region 15 / Regional Office Makassar

 Jl. Laksamana Martadinata No. 80 Kel.         Jl. Jend A. Yani KM 3,5 No. 151 Banjarmasin     Jl. Jl. Ahmad Yani No. 8 Kel. Pattunuang Kec.
 Sukoharjo Kec. Klojen Kota Malang             Kec. Banjarmasin Timur, Kel. Kebun Bunga        Wajo , Kota Makassar
 Telp : (0341) 474949                          Kalimantan Selatan                              Telp : (0411) 3613174, 312498
 Faks : -                                      Telp : (0511) 3252056                           Faks : (0411) 312731
 Email : r0854@corp.bri.co.id                  Faks : -                                        Email : p0202@corp.bri.co.id
 Web : www.bri.co.id                           Email : l0204@corp.bri.co.id                    Web : www.bri.co.id
                                               Web : www.bri.co.id

   Region 16 / Regional Office Manado            Region 17 / Regional Office Denpasar           Region 18 / Regional Office Jayapura

 Jl. Sarapung No 4-6 Kel. Wenang Utara         Jl. Dr. Kusuma Atmaja No. 1, Kel. Panjer,       Gedung BRI Lantai 3-5. Jalan Pasific Permai
 Kec. Wenang Kota Manado, Sulawesi Utara       Kec. Denpasar Selatan, Denpasar                 Komplek Ruko Dok 2, Kel. Bhayangkara,
 Telp : (0431) 863778, 863592                  Telp : (0361) 228715                            Kec. Jayapura Utara, Jayapura
 Faks : -                                      Faks : (0361) 234796, 225791, 264858            Telp : (0967) 524488, 524453
 Email : n0254@corp.bri.co.id                  Email : m0203@corp.bri.co.id                    Faks : -
 Web : www.bri.co.id                           Web : www.bri.co.id                             Email : o0856@corp.bri.co.id
                                                                                               Web : www.bri.co.id



Kantor Cabang Luar Negeri

                         BRI New York Agency                                         BRI Hong Kong Representative Office

 140 Broadway, 36th Floor                                              Room 2211, 22/F. Lippo Centre Tower II
 New York, NY 10005                                                    89 Queensway, Hong Kong
 Telp : +1 (212) 379 3840-45                                           Telp : +852 2527 1318
 Faks : +1 (212) 379 3850                                              Faks : +852 2861 3693
 Email : briny@brinya.com                                              Email : brihk@brihongkong.com
 Web : www.brinya.com                                                  Web : www.brihongkong.com

                    BRI Cayman Island Branch                                                 BRI Singapore Branch

 190 Elgin Avenue Grand Cayman,                                        50 Collyer Quay #08-06, OUE Bayfront,
 KY1-9005, Cayman Islands                                              Singapore 049321
 Telp : +1 (212) 379 3840-45                                           Telp : +65 6805 0680
 Faks : +1 (212) 379 3850                                              Faks : +65 6509 1742
 Email : bri.cayman@bri.co.id                                          Email : bri.sg@bankbri.com.sg
 Web : -                                                               Web : www.bankbri.com.sg

                BRI Timor Leste Colmera Branch                                                BRI Taiwan Branch

 BRI Colmera Branch                                                    1F, No. 166, Sec. 3, Nanjing East Road,
 Grand Diocese Colmera Complex,                                        Zhongshan District, Taipei City 104105,
 Rua Nicolau Doc Reis Lobato Colmera Dili, Timor Leste                 Taiwan – R.O.C
 Telp : +670 3311372                                                   Telp : +886 2 2721 6330
 Faks : +670 3310198                                                   Faks : +886 2 2721 0320
 Email : timorleste@corp.bri.co.id                                     Email : -
 Web : -                                                               Web : www.britaipei.com

 BRI Timor Leste Sub Branch Futuhada
 Time Square Complex, Rua Nicolau Doc Reis Lobato Fatuhada, Timor
 Leste
 Telp   : +670 3310436

 BRI Timor Leste Sub Branch Hudilaran
 Top One Complex, Rua Hudilaran Bairopite, Timor Leste
 Telp   : +670 3311378

 BRI Timor Leste Sub Branch Audian
 Rua 12 De Novembro No. 2, Santa Cruz - Municipiu, Timor Leste
 Telp   : +670 3311208




 94       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 97
                                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                                              2025




Brand
Perusahaan
Logo BRI:                                      Corporate Colour



                                                 Nusantara Blue                                   Mentari Blue




Filosofi Tagline:                                Nusantara Blue                                   Cakrawala Blue



    “Bank Rakyat Indonesia”

Mencerminkan karakter ‘Universal’ bagi
seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Selain
itu, tagline tersebut merepresentasikan
keberagaman produk dan layanan keuangan
dimiliki BRI. Berakar pada mandat dan misi
BRI secara nasional yang sudah dikenal         Warna biru utama tetap menjadi elemen fundamental dalam identitas merek Perseroan, yang
menjadi Bank nya ‘Rakyat’. Dengan adanya       merefleksikan kesinambungan nilai dan warisan BRI sekaligus penguatan relevansi di tengah
filosofi ‘Bank Rakyat Indonesia’ harapannya    perkembangan zaman. Sebagai warna korporat, biru mencerminkan stabilitas, kepercayaan,
BRI dapat menjadi representasi merek yang      dan integritas yang telah mengakar dalam perjalanan Perseroan, serta ditransformasikan untuk
berorientasi pada konsumen dari Gagasan        mendukung arah pertumbuhan BRI ke depan. Warna utama ini diperkuat oleh palet warna
Brand yaitu: ‘Mendukung Setiap Ambisi di       sekunder berupa gradasi biru yang lebih kaya, yang dirancang untuk merepresentasikan
Seluruh Indonesia’.                            nilai-nilai Perseroan yang progresif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan nasabah serta
                                               pemangku kepentingan.

Makna logo:
                                               Dalam implementasinya, perpaduan warna biru dan putih menghadirkan tatanan visual yang
Logo terbaru BRI dirancang dengan tetap
                                               seimbang, lapang, dan modern. Pendekatan visual ini tidak hanya mencerminkan penghormatan
mempertahankan ikon yang khas dan mudah
                                               terhadap fondasi dan perjalanan Perseroan, tetapi juga menegaskan komitmen BRI untuk terus
dikenali sebagai simbol kekuatan serta
                                               bertransformasi secara berkelanjutan, sejalan dengan penerapan tata kelola perusahaan yang
ekuitas merek yang telah terbangun kuat di
                                               baik serta strategi pertumbuhan jangka panjang.
benak nasabah. Penyempurnaan dilakukan
melalui penghalusan lengkungan pada ikon
                                               Font Corporate
dan wordmark guna menghadirkan karakter
yang lebih ramah, dinamis, dan modern.
                                               BRI menggunakan Font Inter. Jenis huruf sans serif yang dirancang khusus
                                               untuk tampilan digital. Huruf ini mudah dibaca dan sangat fleksibel digunakan.
Pemilihan warna biru yang lebih cerah
                                               Tampilannya yang clean dan modern mencerminkan kepercayaan diri BRI
merupakan evolusi dari warna khas BRI
                                               dalam menawarkan solusi perbankan, sekaligus tetap ramah dan mudah
yang merefleksikan semangat progresif,
                                               diakses oleh berbagai kalangan. Dengan banyak pilihan ketebalan dan gaya,
adaptif terhadap perkembangan digital, serta
                                               Font Inter membantu menjaga konsistensi dan fleksibilitas di semua media
kesiapan BRI dalam menyongsong masa
                                               BRI, sehingga memperkuat pengenalan dan kepercayaan dalam setiap
depan. Secara keseluruhan, perpaduan
                                               interaksi.
elemen-elemen tersebut mencerminkan
keseimbangan antara warisan nilai BRI
dengan visi sebagai bank universal yang        Supergrafis Corporate
modern, relevan, dan berorientasi pada
kebutuhan nasabah.

Warna Biru akan tetap menjadi inti identitas
BRI, menjembatani tradisi dengan citra
modern. Nusantara Blue diperkaya dengan
palet biru sekunder untuk merefleksikan
                                               Supergrafis yang merepresentasikan stabilitas, kepercayaan, dan kekuatan sebagai lembaga
nilai-nilai progresif   dan     customer-
                                               keuangan terpercaya masyarakat. BRI berevolusi dari institusi tradisional menuju ekosistem
centric. Kombinasi Biru dan Putih akan
                                               finansial yang progresif dan digital, sambil tetap menjaga kepercayaan dan kedekatan dengan
diterapkan untuk menciptakan estetika yang
                                               masyarakat. Supergrafis ini dapat diimplementasikan ke berbagai media visual image dan video.
tenang, kontemporer, dan secara tegas
mencerminkan identitas BRI.



                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      95
Page 98
Profil Perusahaan




Riwayat Singkat
Perusahaan




Perjalanan bisnis                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)          3 tentang “Maksud dan Tujuan serta
                                           Tbk (selanjutnya disebut “BRI”) didirikan   Kegiatan Usaha” untuk menyesuaikan
PT Bank Rakyat                             dan mulai beroperasi secara komersial       dengan ketentuan Undang-undang
Indonesia (Persero)                        pada tanggal 18 Desember 1968               Republik Indonesia No. 1 Tahun 1995

Tbk. (“BRI”, “Bank”, atau                  berdasarkan Undang-undang No. 21            tentang “Perseroan Terbatas” dan
                                           Tahun 1968. Pada tanggal 29 April 1992,     telah disahkan oleh Menteri Kehakiman
“Perseroan”) dimulai                       berdasarkan Peraturan Pemerintah            Republik Indonesia dengan Surat
pada tahun 1895 di                         Republik Indonesia (“Pemerintah”) No.       Keputusan No. C2-24930.HT.01.04.
                                           21 Tahun 1992, bentuk badan hukum BRI       TH.98 tanggal 13 November 1998 dan
Purwokerto, Jawa                           diubah menjadi Perusahaan Perseroan         telah diumumkan dalam Berita Negara
Tengah oleh Raden Bei                      (Persero). Pengalihan BRI menjadi           Republik Indonesia No. 86, Tambahan
                                           Persero didokumentasikan dengan akta        No. 7216 tanggal 26 Oktober 1999 dan
Aria Wirjaatmadja yang
                                           No. 133 tanggal 31 Juli 1992 Notaris        akta No. 7 tanggal 3 Oktober 2003
awalnya mengelola                          Muhani Salim, S.H. dan telah disahkan       Notaris Imas Fatimah, S.H., antara
dana kas masjid untuk                      oleh Menteri Kehakiman Republik             lain tentang status perusahaan dan
                                           Indonesia dengan Surat Keputusan            penyesuaian dengan Undang-undang
disalurkan kepada                          No. C2-6584.HT.01.01.TH.92 tanggal          Pasar Modal dan telah disahkan oleh
masyarakat dengan                          12 Agustus 1992, serta diumumkan            Menteri Kehakiman dan Hak Asasi
                                           dalam Berita Negara Republik Indonesia      Manusia Republik Indonesia dengan
skema yang sederhana.                      No. 73, Tambahan No. 3A tanggal 11          Surat Keputusan No. C-23726 HT.01.04.
                                           September 1992. Anggaran Dasar BRI          TH.2003 tanggal 6 Oktober 2003 dan
                                           kemudian diubah dengan Akta No. 7           telah diumumkan dalam Berita Negara
                                           tanggal 4 September 1998 Notaris Imas       Republik Indonesia No. 88, Tambahan
                                           Fatimah, S.H., pasal 2 tentang “Jangka      No. 11053 tanggal 4 November 2003.
                                           Waktu Berdirinya Perseroan” dan pasal




 96     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 99
                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                              2025




Berdasarkan Surat Keputusan Bank Indonesia No. 5/117/        Anggaran Dasar BRI, yang telah mendapatkan Penerimaan
DPwB2/PWPwB24 tanggal 15 Oktober 2003, tentang “SK           Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum dan Hak
Penunjukan BRI sebagai bank umum devisa”, BRI telah          Asasi Manusia Republik Indonesia dengan Surat Keputusan
ditetapkan sebagai bank devisa melalui Surat Dewan           No.AHU-AH.01.03-0159493 Tanggal 12 Maret 2021 dan yang
Moneter No. SEKR/BRI/328 tanggal 25 September 1956.          terakhir kali diubah dalam Akta Nomor 4 Tanggal 06 Oktober
                                                             2021 yang dibuat dihadapan Fathiah Helmi, SH Notaris di
Berdasarkan akta No. 51 tanggal 26 Mei 2008 Notaris          Jakarta dan telah mendapatkan Penerimaan Pemberitahuan
Fathiah Helmi, S.H., telah dilakukan perubahan terhadap      Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum HAM RI
Anggaran Dasar BRI, antara lain untuk penyesuaian dengan     Nomor AHU-AH.01.03-0457763 Tanggal 07 Oktober 2021.
ketentuan Undang-undang Republik Indonesia No. 40            Perubahan dilakukan dalam rangka penyesuaian dengan
Tahun 2007 tentang “Perseroan Terbatas” dan Peraturan        Peraturan OJK (“POJK”) No. 15/POJK.04/2020 tentang
Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan              Rencana dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang
(“Bapepam-LK”) (fungsinya sejak 1 Januari 2013 dialihkan     Saham (“RUPS”) Perusahaan Terbuka dan POJK No. 16/
kepada Otoritas Jasa Keuangan (“OJK”)), No. IX.J.I tentang   POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan RUPS Perusahaan
“Pokok-pokok Anggaran Dasar Perseroan yang Melakukan         Terbuka Secara Elektronik, serta modal disetor.
Penawaran Umum Efek Bersifat Ekuitas dan Perusahaan
Publik”, yang telah mendapatkan persetujuan dari Menteri     Perubahan selanjutnya, Anggaran Dasar BRI dimuat dalam
Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia dengan        Akta No. 32 tanggal 22 April 2024 yang dibuat di hadapan
Surat Keputusan No. AHU-48353.AH.01.02.Tahun 2008            Notaris Fathiah Helmi, S.H., di Jakarta yang telah mendapat
tanggal 6 Agustus 2008 dan telah diumumkan dalam Berita      Penerimaan Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri
Negara Republik Indonesia No. 68, Tambahan No. 23079         Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia No.
tanggal 25 Agustus 2009.                                     AHU-AH.01.03-0092097 tanggal 23 April 2024. Perubahan
                                                             dilakukan dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan
Selanjutnya, Anggaran Dasar BRI telah mengalami beberapa     OJK (“POJK”) No. 15/POJK.04/2020 tentang Rencana dan
kali perubahan. Terdapat perubahan dalam Akta Notaris        Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”)
Fathiah Helmi S.H., No. 3 tanggal 09 Maret 2021, mengenai    Perusahaan Terbuka dan POJK No. 16/POJK.04/2020
perubahan-perubahan terhadap beberapa ketentuan dari         tentang Pelaksanaan RUPS Perusahaan Terbuka Secara
                                                             Elektronik, serta modal disetor.


                                                             Pada tahun 2025, perubahan Anggaran Dasar PT Bank
                                                             Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang dimuat dalam Akta
                                                             Nomor 15 Tanggal 22 April 2025 yang dibuat dihadapan
                                                             Fathiah Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah mendapat
                                                             Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
                                                             dari Menteri Hukum Republik Indonesia yang dimuat dalam
                                                             Nomor AHU-AH.01.03-0126510 Tanggal 08 Mei 2025.


                                                             Terakhir perubahan Anggaran Dasar PT Bank Rakyat
                                                             Indonesia (Persero) Tbk yang dimuat dalam Akta Nomor
                                                             6 Tanggal 6 Februari 2026 yang dibuat dihadapan Fathiah
                                                             Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah mendapat
                                                             Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar
                                                             dari Menteri Hukum Republik Indonesia yang dimuat dalam
                                                             Nomor AHU-AH.01.03-0038855 Tanggal 11 Februari 2026.


                                                             Berdasarkan pasal 3 Anggaran Dasar BRI, ruang lingkup
                                                             kegiatan BRI adalah melakukan usaha di bidang perbankan
                                                             serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki
                                                             BRI untuk menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan
                                                             berdaya saing kuat untuk mendapat keuntungan guna
                                                             meningkatkan nilai perusahaan dengan menerapkan prinsip-
                                                             prinsip Perseroan Terbatas.


                                                             Negara Republik Indonesia merupakan pemegang saham
                                                             pengendali dari BRI.




                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   97
Page 100
Profil Perusahaan




Keterangan Perubahan Nama


   16 Desember 1895                               10 Juli 1912                               3 Oktober 1942
   De Poerwokertosche Hulp en                     Centrale Kas Voor                          Syomin Ginko
   Spaarbank der Inlandsche Hoofden               Volkscredietwezen Algemene

   Hulp en Spaarbank der Inlandshe
   Bestuurs Ambtenareen

   De Poerwokertosche Hulp Spaaren
   Landbouw Credietbank atau
   Volksbank




                         11 Agustus 1897                               19 Februari 1934
                         De Poerwokertosche Hulp Spaaren               Algemene Volkscredietbank
                         Landbouw Credietbank                          (AVB)




 98     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 101
                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                         2025




                           24 September 1960                             10 November 2003
                           Bank Koperasi Tani Nelayan (BKTN)             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
                                                                         Tbk




 22 Februari 1946                                 18 Desember 1968
 Bank Rakyat Indonesia (BRI)                      Bank Rakyat Indonesia (Bank
                                                  Umum)




No.                   Perihal                             Akta/Peraturan Terkait                       Tanggal            Notaris

                                             PP Nomor 1 Tahun 1946 tentang Bank Rakyat
1.    Pendirian BRI                                                                               22 Februari 1946    -
                                             Indonesia

                                             UU Nomor 21 Tahun 1968 tentang Bank Rakyat
2.    Pendirian BRI                                                                               18 Desember 1968    -
                                             Indonesia

                                             PP Nomor 21 Tahun 1992 tentang Penyesuaian Bentuk
3.    Penyesuaian bentuk hukum Persero       Hukum Bank Rakyat Indonesia menjadi Perusahaan       29 April 1992       -
                                             Perseroan

      Persetujuan Akta Pendirian             Akta Nomor 133 tentang Perusahaan Perseroan                              Muhani Salim,
4.                                                                                                31 Juli 1992
      Perseroan Terbatas                     (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)                             S.H.

                                             Akta Nomor 7 tentang Status Perusahaan &                                 Imas Fatimah,
5.    Initial Public Offering                                                                     3 Oktober 2003
                                             Penyesuaian dengan Undang-undang Pasar Modal                             S.H




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   99
Page 102
Profil Perusahaan




Visi, Misi,
dan Budaya Perusahaan




                                                                                         VISI
                                                                          Deliver Sustainable
                                                              Values and Integrated Solutions
                                                            to Achieve Indonesia’s Aspiration

                                                                        Menciptakan nilai berkelanjutan dan
                                                   solusi terintegrasi untuk mewujudkan aspirasi Indonesia




                                                  Review Visi dan Misi
                                                  oleh Dewan Komisaris dan Direksi



Dalam rangka memastikan kesesuaian Visi dan Misi,           Dewan Komisaris dan Direksi dengan agenda permohonan
BRI senantiasa melakukan review terhadap Visi dan Misi      persetujuan rencana strategis bank pada tanggal 25
Perseroan. Dewan Komisaris dan Direksi telah membahas       November 2025.
dan menyetujui Visi dan Misi Perseroan pada Rapat




 100    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 103
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




MISI
                Memberikan solusi keuangan yang terpercaya, terintegrasi, dan inovatif untuk seluruh
                segmen masyarakat dan pelaku usaha, guna memperkuat ketahanan ekonomi nasional
                dan mempercepat pencapaian aspirasi Indonesia.



                Menjadi rumah bagi talenta terbaik bangsa dengan menciptakan lingkungan kerja yang
                inklusif, adaptif, dan berbasis kinerja tinggi, sehingga menjadikan BRI sebagai Employer
                of Choice di industri keuangan.



                Meningkatkan nilai dan kepercayaan pemegang saham melalui pertumbuhan
                profitabilitas yang berkelanjutan, efisiensi operasional, dan tata kelola perusahaan yang
                unggul (Good Corporate Governance).



                Menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi berkelanjutan melalui dukungan terhadap
                UMKM, ekonomi hijau, dan inovasi berbasis digital, demi terciptanya kesejahteraan
                masyarakat luas dan daya saing global Indonesia.




Budaya
Perusahaan

   BRI One Culture
   BRI One Culture merupakan pedoman budaya perusahaan yang berorientasi pada pencapaian kinerja secara
   berkelanjutan guna mendukung terwujudnya visi Perseroan. BRI One Culture berlandaskan Brilian Way yang
   berfungsi sebagai nilai dan perilaku utama yang diinternalisasikan dalam aktivitas kerja sehari-hari seluruh insan
   BRILiaN.




 Core Values

 Pada tanggal 14 Juli 2025, BRI secara resmi menetapkan         Brilian Way dirumuskan melalui proses kolaboratif dan
 Brilian Way sebagai budaya kerja yang menjadi pedoman          partisipatif antara jajaran Dewan Direksi bersama dengan
 perilaku Insan BRILiaN dalam menjalankan peran, tugas,         Insan BRILiaN sehingga menegaskan komitmen BRI dalam
 dan tanggung jawabnya. Brilian Way merefleksikan               memperkuat budaya perusahaan sebagai pilar strategis
 karakter dan nilai utama (values) Insan BRILiaN sebagai        akselerasi transformasi dan pencapaian aspirasi jangka
 penggerak utama kinerja dan transformasi Perusahaan.           panjang Perusahaan.




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   101
Page 104
Profil Perusahaan




Brilian Way terdiri dari 5 (lima) values utama, yaitu Integrity, Collaborative, Accountability, Growth Mindset, dan
Customer Focus. Masing-masing values ini memiliki 3 (tiga) perilaku utama yang diharapkan dapat dijalankan
oleh seluruh Insan BRILiaN dengan rincian sebagai berikut




                                                          Integrity                         Collaborative


                                                       Menjunjung tinggi                       Bersinergi dan
                                                     profesionalisme, etika,                 berkontribusi aktif
                                                     dan kejujuran dengan                     untuk mencapai
                                                    mempertimbangkan risiko                   tujuan bersama
                                                     dalam setiap tindakan




                                                  1. Bekerja profesional,              1. Menempatkan kepentingan
                                                     menerapkan tata kelola               Perusahaan diatas
                                                     dan manajemen risiko yang            kepentingan pribadi dan tim.
                                                     terukur.                          2. Membangun komunikasi
                                                  2. Konsisten dalam perkataan            terbuka berdasarkan asas
                                                     dan perbuatan.                       saling percaya.
                                                  3. Tidak mentolerir setiap           3. Berani berpendapat dan
                                                     bentuk pelanggaran dan               berkontribusi secara aktif
                                                     gratifikasi.                         untuk mencapai tujuan
                                                                                          bersama.




       Employee
       Value
       Proposition                                BRI juga telah merumuskan dan menetapkan atribut unik yang dapat
                                                  memberikan visualisasi atau gambaran yang dapat meningkatkan
                                                  minat talent eksternal terbaik (Star Talent) serta membangun loyalitas
                                                  dan engagement pekerja di BRI Group (Employee Value Proposition).
                                                  Adapun Employee Value Proposition yang ditetapkan adalah
                                                  “Memberi Makna Indonesia”. Atribut tersebut dirumuskan dengan
                                                  mempertimbangkan living values, attractive values, dan ideal values
                                                  yang hidup dan berkembang di BRI.


                                                  Employee Value Proposition BRI Group diterjemahkan ke dalam 3
                                                  (tiga) aspek yaitu:




 102    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 105
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




    Accountability                             Growth Mindset                              Customer Focus


   Tanggung jawab penuh                         Adaptif, inovatif, dan                            Berempati
  terhadap pengembangan                           terbuka terhadap                               memberikan
    people, disiplin dalam                      proses pembelajaran                            layanan & solusi
eksekusi untuk mencapai hasil                      di setiap tahap                           yang sesuai dengan
           optimal                                   perubahan                               kebutuhan nasabah




1. Bertanggungjawab untuk                  1. Memiliki pola pikir inovatif              1. Memberikan layanan cepat,
   tumbuh sehat dan sustain.                  untuk selalu maju dan                        akurat dan memenuhi
2. Menerapkan disiplin                        berkembang.                                  kebutuhan nasabah.
   eksekusi untuk hasil                    2. Tangguh dan pantang                       2. Selalu membina hubungan
   optimal.                                   menyerah dalam mencapai                      baik dengan nasabah untuk
3. Terus melakukan                            kinerja terbaik.                             kepentingan Perusahaan.
   pengembangan diri dan tim.              3. Terbuka terhadap masukan                  3. Menjaga kerahasiaan dan
                                              dan kritik yang membangun.                   keamanan data nasabah.




           Learn
           BRI Group merupakan tempat belajar dan berkembang bagi setiap Insan BRILiaN, membentuk pribadi unggul yang
           tangguh, dinamis, dan relevan dengan perkembangan zaman.




           Grow
           Bagi setiap Insan BRILiaN, merancang masa depan bukan hanya sekedar harapan. Peluang meraih karier di BRI
           terbuka luas bagi setiap Insan BRILiaN yang mampu menunjukkan kinerja unggul secara konsisten.




           Contribute
           BRI Group menciptakan Insan pembawa perubahan, para bintang kehidupan yang mengubah kehidupan ekonomi
           masyarakat dengan semangat tanpa menyerah. Bersama, berkarya, membuat hidup lebih bermakna.




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    103
Page 106
Profil Perusahaan




Kegiatan
Usaha

Kegiatan Usaha Menurut Anggaran Dasar dan Kegiatan Usaha yang Dijalankan

Kegiatan usaha BRI berdasarkan Akta Perubahan terakhir Akta Nomor 15 Tanggal 22 April 2025 yang dibuat dihadapan Fathiah
Helmi, S.H., Notaris di Jakarta dan telah mendapat Penerimaan Pemberitahuan Perubahan Anggaran Dasar dari Menteri Hukum
Republik Indonesia yang dimuat dalam Nomor AHU-AH.01.03-0126510 Tanggal 08 Mei 2025. Maksud dan Tujuan Perseroan
adalah melakukan usaha di bidang Perbankan serta optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang dimiliki Perseroan untuk
menghasilkan jasa yang bermutu tinggi dan berdaya saing kuat untuk mendapat/mengejar keuntungan guna meningkatkan
nilai Perseroan dengan menerapkan prinsip-prinsip Perseroan Terbatas. Untuk mencapai maksud dan tujuan tersebut di atas,
Perseroan dapat melaksanakan usaha utama sebagai berikut:


a. Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk               h. Menyediakan tempat untuk menyimpan barang dan surat
   simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat          berharga;
   deposito, tabungan dan/atau bentuk lainnya yang            i. Melakukan kegiatan penitipan barang dan/atau surat
   dipersamakan dengan itu;                                      berharga untuk kepentingan pihak lain berdasarkan
b. Menyalurkan dana dalam bentuk kredit;                         suatu kontrak;
c. Menerbitkan     dan/atau    membeli,    menjual     atau   j. Melakukan penempatan dana dari nasabah kepada
   menjaminkan atas risiko sendiri maupun untuk                  nasabah lainnya dalam bentuk surat berharga yang tidak
   kepentingan dan atas perintah nasabahnya;                     tercatat di Bursa Efek;
   1. Surat wesel termasuk wesel yang diakseptasi oleh        k. Membeli melalui pelelangan atau dengan cara lain
       Perseroan selaku Bank yang masa berlakunya tidak          agunan baik semua maupun sebagian dalam hal debitur
       lebih lama dari pada kebiasaan dalam perdagangan          tidak memenuhi kewajibannya kepada Perseroan selaku
       surat dimaksud;                                           Bank, dengan ketentuan agunan yang dibeli tersebut
   2. Surat pengakuan hutang dan kertas dagang lainnya           dapat dicairkan secepatnya;
       yang masa berlakunya tidak lebih lama dari kebiasaan   l. Melakukan kegiatan anjak piutang, usaha kartu kredit
       dalam perdagangan surat dimaksud;                         dan kegiatan wali amanat;
   3. Kertas perbendaharaan negara dan Surat Jaminan          m. Menyediakan pembiayaan dan/atau melakukan kegiatan
       Pemerintah;                                               lain berdasarkan Prinsip Syariah sesuai dengan ketentuan
   4. Sertifikat Bank Indonesia (SBI);                           yang ditetapkan oleh yang berwenang;
   5. Obligasi;                                               n. Melakukan kegiatan dalam valuta asing dengan
   6. Surat dagang berjangka waktu sesuai dengan                 memenuhi ketentuan
       peraturan perundang-undangan;                          o. yang ditetapkan oleh yang berwenang;
   7. Instrumen surat berharga lain yang berjangka waktu      p. Melakukan kegiatan pengalihan piutang;
       sesuai dengan peraturan perundang-undangan;            q. Melakukan kegiatan penyertaan modal pada lembaga
   8. Setiap derivatifnya, kepentingan lain, atau suatu          jasa keuangan dan/atau perusahaan lain yang
       kewajiban dari penerbit dalam bentuk yang lazim           mendukung industri perbankan, seperti sewa guna
       diperdagangkan dalam Pasar Modal dan Pasar Uang.          usaha, modal ventura, perusahaan efek, asuransi, serta
d. Melakukan aktivitas di bidang sistem pembayaran;              Lembaga Penyimpanan dan Penyelesaian, dengan
e. Memindahkan uang baik untuk kepentingan sendiri               memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa
   maupun untuk kepentingan nasabah;                             Keuangan (“OJK”);
f. Menempatkan dana pada, meminjam dari, atau                 r. Melakukan kegiatan penyertaan modal sementara untuk
   meminjamkan dana kepada bank lain, baik dengan                mengatasi akibat kegagalan kredit atau kegagalan
   menggunakan surat, sarana telekomunikasi maupun               pembiayaan berdasarkan Prinsip Syariah dengan syarat
   dengan wesel tunjuk, cek atau sarana lainnya;                 harus menarik kembali penyertaannya sesuai ketentuan
g. Menerima pembayaran dari tagihan atas surat berharga          yang berlaku;
   dan melakukan perhitungan dengan atau antar pihak
   ketiga;




 104     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 107
                                                                                 Laporan Tahunan
                                                                                            2025




s. Bertindak sebagai pendiri dana pensiun dan pengurus
   dana pensiun sesuai dengan ketentuan dalam peraturan
   perundang-undangan;
t. Melakukan kerja sama dengan lembaga jasa keuangan
   lain dan kerja sama selain lembaga jasa keuangan dalam
   pemberian jasa keuangan kepada nasabah;
u. Melakukan kegiatan lainnya dengan persetujuan OJK
   sesuai ketentuan.


Selain kegiatan usaha utama sebagaimana dimaksud,
Perseroan dapat melakukan kegiatan usaha pendukung/
penunjang dalam rangka optimalisasi pemanfaatan sumber
daya yang dimiliki untuk mendukung/menunjang kegiatan
usaha utama Perseroan sepanjang tidak bertentangan
dengan peraturan perundang-undangan. Seluruh Kegiatan
usaha menurut Anggaran Dasar telah dijalankan oleh BRI.




Produk dan Jasa
                                                               c. Britama Prioritas
Penghimpunan Dana
                                                                  Varian BritAma yang ditujukan bagi Nasabah Prioritas
                                                                  dan Nasabah Private, memberikan berbagai privilege
1.   Tabungan BRI
                                                                  sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
     a. Britama Umum
                                                               d. Britama DHE
        Produk tabungan yang memberikan beragam
                                                                  Produk tabungan hasil kerja sama antara BRI dan
        kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan
                                                                  Bank Indonesia (BI) yang diperuntukkan bagi
        dengan didukung fasilitas e-banking dana sistem
                                                                  nasabah eksportir, guna memfasilitasi penempatan
        real time online yang akan memungkinkan nasabah
                                                                  Devisa Hasil Ekspor (DHE).
        untuk bertransaksi kapanpun dan di manapun.
                                                               e. Britama Rencana
        Selain itu, tabungan BritAma memiliki Gratis Cover
                                                                  Tabungan berjangka yang menawarkan manfaat
        asuransi kecelakaan, Fitur e-banking dan suku
                                                                  investasi sekaligus perlindungan untuk membantu
        bunga kompetitif. Tabungan BRI BritAma dilengkapi
                                                                  nasabah merencanakan kebutuhan masa depan.
        fasilitas e-banking yang akan memudahkan nasabah
                                                               f. Britama Investasi
        untuk bertransaksi kapanpun dan di manapun,
                                                                  Rekening BritAma yang berfungsi sebagai rekening
        serta fasilitas perlindungan asuransi kecelakaan
                                                                  transaksi efek di pasar modal, dikenal sebagai
        diri (personal accident) cuma-cuma. Tabungan BRI
                                                                  Rekening Dana Nasabah (RDN).
        BritAma memiliki berbagai jenis varian yaitu BritAma
                                                               g. Britama Mitra
        Umum, BritAma Bisnis, BritAma Rencana, BritAma
                                                                  Varian BritAma yang dirancang untuk memenuhi
        Mitra, BritAma TKI, BritAma Valas dengan pilihan
                                                                  kebutuhan pihak-pihak yang bekerja sama dengan
        mata uang USD, SGD, AUD, EUR, CNY, AED, HKD,
                                                                  BRI.
        GBP, JPY dan SAR.
                                                               h. Britama TKI
     b. Britama Bisnis
                                                                  Tabungan BRI BritAma TKI adalah Produk tabungan
        Produk tabungan yang memberikan beragam
                                                                  untuk Calon Tenaga Kerja Indonesia dengan beragam
        kemudahan dalam melakukan transaksi perbankan
                                                                  kemudahan dan didukung fasilitas e-banking dan
        yang menunjang bisnis, disertai dengan pencatatan
                                                                  sistem real time online.
        transaksi yang lebih detail, dan didukung fasilitas
                                                               i. Tabungan BRI Junio
        e-banking dan sistem real time online yang akan
                                                                  Tabungan BRI Junio diperuntukkan bagi anak- anak
        memungkinkan        nasabah    untuk    bertransaksi
                                                                  dengan tujuan untuk mendorong budaya menabung
        kapanpun dan di manapun. Selain itu tabungan
                                                                  serta memperkenalkan produk dan layanan Bank
        BritAma memiliki gratis cover asuransi kecelakaan,
                                                                  sejak dini. Tabungan BRI Junio dilengkapi dengan
        Fitur E-banking dan suku bunga kompetitif dan
                                                                  fasilitas e-banking, fitur perencanaan keuangan
        pencatatan transaksi lebih detail pada buku
                                                                  (Junio Rencana), asuransi kecelakaan diri bagi anak
        Tabungan dan pengiriman rekening koran melalui
                                                                  serta Kartu Debit desain khusus yang menarik.
        email.




                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   105
Page 108
Profil Perusahaan




   j. Tabungan BRI SiMuda                                       r. Tabunganku
      Tabungan BRI SiMuda adalah produk tabungan                   TabunganKu adalah produk simpanan untuk nasabah
      yang dirancang khusus oleh Bank Rakyat Indonesia             perorangan dengan persyaratan mudah dan ringan
      (BRI) untuk anak muda, khususnya untuk pelajar,              yang diterbitkan secara bersama oleh bank-bank
      mahasiswa, atau generasi muda yang ingin belajar             di Indonesia yang bertujuan untuk menumbuhkan
      mengelola keuangan sejak dini. Tabungan ini                  budaya menabung serta meningkatkan kesejahteraan
      dirancang agar mudah diakses dan digunakan oleh              masyarakat.
      nasabah muda, dengan fitur yang sesuai dengan             s. Tabunganku Basic Saving Account
      kebutuhan mereka dalam hal pengelolaan uang.                 TabunganKu Basic Saving Account BRI adalah
   k. Tabungan Haji BRI                                            tabungan sederhana yang ditawarkan oleh Bank
      Tabungan Haji BRI adalah produk perbankan yang               Rakyat Indonesia (BRI) sebagai bagian dari program
      dapat digunakan untuk mempersiapkan biaya                    nasional untuk meningkatkan inklusi keuangan di
      penyelenggaraan ibadah haji (BPIH).                          masyarakat. Produk ini dirancang dengan fitur-fitur
   l. Simpedes Reguler                                             dasar dan kemudahan akses, sehingga cocok untuk
      Tabungan BRI Simpedes merupakan produk                       semua kalangan, terutama masyarakat yang ingin
      tabungan BRI yang dirancang untuk masyarakat                 memiliki tabungan pertama mereka.
      pedesaan, namun dilengkapi dengan fitur-fitur
      modern seperti kartu ATM yang dapat digunakan          2. Deposito BRI
      pada jaringan bank lain dalam negeri, serta didukung      Deposito BRI adalah simpanan berjangka yang dilakukan
      oleh layanan 24 jam dari Internet Banking dan Mobile      di Bank BRI dengan mata uang rupiah atau mata uang
      Banking.                                                  asing. Deposito BRI menawarkan berbagai keuntungan,
   m. Simpedes TKI                                              seperti bunga yang menarik dan keamanan dalam
      Tabungan Simpedes TKI adalah Tabungan Simpedes            berinvestasi.
      BRI yang hanya diperuntukkan bagi TKI dengan              a. DepoBRI Rupiah
      rekomendasi PPTKIS, yang bisa dilayani di seluruh             DepoBRI Rupiah adalah Simpanan berjangka dalam
      BRI Unit dan penyetorannya dapat dilakukan setiap             mata uang Rupiah yang penarikannya hanya dapat
      saat dan frekuensi serta jumlah pengambilan tidak             dilakukan pada jangka waktu tertentu dengan
      dibatasi sepanjang saldonya mencukupi.                        memberikan bunga yang menarik dan beragam
   n. Simpedes Impian                                               keuntungan lainnya.
      Tabungan Simpedes Impian adalah Simpedes Impian           b. DepoBRI Valas
      merupakan tabungan berjangka dengan setoran                   DepoBRI Valas adalah Simpanan berjangka dalam
      rutin yang mana saldo nasabah akan diblokir dalam             mata uang asing yang penarikannya hanya dapat
      jangka waktu tertentu.                                        dilakukan pada jangka waktu tertentu dengan
   o. Simpedes Usaha                                                memberikan        bunga   menarik     dan     beragam
      Tabungan Simpedes Usaha merupakan tabungan                    keuntungan lainnya.
      yang mengakomodir kebutuhan transaksi tinggi           3. Giro BRI
      untuk pengusaha mikro.                                    Giro BRI adalah sebuah produk simpanan yang
   p. Simpedes BISA                                             penarikannya dapat dilakukan sewaktu-waktu dengan
      Simpedes BISA merupakan Tabungan BRI yang                 menggunakan warkat cek/bilyet giro.
      dirancang untuk membantu nasabah menabung                 a. Giro BRI Rupiah
      dan berinvestasi sekaligus. Keunggulannya sebagai             Giro BRI Rupiah adalah Jenis simpanan dalam mata
      tabungan terletak pada fitur-fitur dan manfaat yang           uang rupiah yang penarikannya dapat dilakukan
      ditawarkan. Adapun tiga fitur utama dari Simpedes             sewaktu-waktu dengan menggunakan warkat (Cek/
      BISA adalah “Saving/TRX” (rekening induk),                    Bilyet Giro), kartu ATM atau surat perintah lainnya.
      “Investasi” (rekening tabungan berjangka dan Dana         b. Giro BRI Valas
      Pensiun Lembaga Keuangan/DPLK), dan “Proteksi”                Giro BRI Valas adalah Jenis simpanan dalam mata
      (asuransi mikro AM-KKM, Rumahku dan kerusakan                 uang asing yang penarikannya dapat dilakukan
      tempat usaha).                                                sewaktu-waktu dengan surat perintah penarikan
   q. Tabungan BRI Simpel                                           yang telah ditentukan oleh BRI.
      Tabungan BRI Simpel adalah Tabungan untuk siswa/
      pelajar yang ditertibkan oleh Bank BRI dengan
      persyaratan mudah dan sederhana serta fitur yang
      menarik, dalam rangka edukasi dan inklusi keuangan
      untuk mendorong budaya menabung sejak dini.




 106    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 109
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




Penyaluran Dana                                                 6. Ceria
                                                                    CERIA merupakan produk Pinjaman Online yang berbeda
1.   Bank Garansi                                                   dengan Pinjaman Online yang ditawarkan oleh Lembaga
     a. Tender/Bid Bond                                             Financial Technology (Fintech). Perbedaan paling
         Bank Garansi merupakan fasilitas pinjaman tidak            mendasar adalah CERIA dikelola oleh Institusi Keuangan
         langsung/non direct loan di mana BRI memberikan            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang telah
         jaminan kepada penerima jaminan (pihak ketiga)             terdaftar dan secara ketat diawasi oleh Otoritas Jasa
         bahwa nasabah/debitur sanggup untuk memenuhi               Keuangan sehingga dari sisi keamanan data nasabah
         kewajibannya kepada Pihak Ketiga. Khusus dalam             akan lebih terawasi dan terjaga dengan baik.
         layanan Bank Garansi, Bank BRI tidak mengenakan        7. Kredit BRIguna
         biaya bunga terhadap para nasabah pengusaha.               a. BRIguna Karya
     b. Advance Payment Bond                                             BRIguna Karya adalah pinjaman atau kredit kepada
         Advance Payment Bond adalah jaminan pembayaran                  pegawai aktif yang mempunyai penghasilan tetap
         uang muka yang diterbitkan oleh perusahaan                      (fixed income) untuk keperluan konsumtif.
         asuransi (surety) untuk menjamin kepentingan               b. BRIguna Talangan
         pemilik proyek (obligee). Jaminan ini berlaku ketika            BRIguna Talangan adalah Pinjaman atau kredit
         penerima pekerjaan (principal) gagal memenuhi                   briguna yang diberikan kepada pegawai aktif yang
         kewajibannya sesuai perjanjian kontrak.                         akan memasuki usia pensiun maksimal 1 (satu) tahun
     c. Performance Bond                                                 menjelang pensiun untuk keperluan konsumtif dan
         Performance Bond atau Jaminan Pelaksanaan adalah                produktif.
         salah satu jenis bank garansi yang diterbitkan oleh        c. BRIguna Purna
         BRI untuk menjamin bahwa nasabah akan memenuhi                  BRIguna Purna adalah Pinjaman atau kredit, Briguna
         kewajibannya.                                                   yang diberikan kepada pensiunan sampai dengan
     d. Maintenance Bond                                                 usia debitur 75 tahun.
         Maintenance Bond adalah salah satu jenis jaminan           d. BRIguna Pra Purna
         bank yang ditawarkan oleh BRI melalui layanan                   BRIguna Pra Purna adalah Pinjaman atau kredit
         QLola by BRI. Jaminan ini merupakan jaminan                     kepada pegawai aktif sampai dengan masa pensiun
         pemeliharaan yang dapat digunakan untuk berbagai                yang mempunyai penghasilan tetap (fixed income)
         jenis transaksi, termasuk Jaminan penawaran (bid                untuk keperluan konsumtif.
         bond), Jaminan pelaksanaan (performance bond),         8. Collection Non LC
         Jaminan uang muka (advance payment bond),                  a. Document Against Payment
         Jaminan pembayaran proyek pemerintah, Jaminan              b. Document Against Acceptance
         distributor.                                           9. Fasilitas Intraday BRI
     e. Financial Bond                                              Fasilitas Intraday BRI adalah layanan yang memberikan
     f. Payment Bond                                                talangan pada Rekening Giro Operasional atas nama
     g. Bea Cukai                                                   perusahaan sekuritas. Talangan ini harus diselesaikan
     h. BG Akhir Tahun                                              pada akhir hari yang sama dan digunakan untuk
2.   Bank Garansi Atas Dasar Kontra Garansi                         menyelesaikan transaksi pasar modal.
     Bank Garansi adalah jaminan tertulis yang diberikan bank   10. Forfaiting (Bank Risk)
     kepada nasabah untuk memastikan bahwa proses bisnis            Forfaiting (Bank Risk) adalah sebuah metode pembiayaan
     berjalan sesuai perjanjian. Bank garansi dapat digunakan       internasional di mana sebuah bank atau lembaga
     dalam berbagai situasi, seperti tender, pembayaran uang        keuangan membeli kewajiban pembayaran yang belum
     muka, dan perdagangan ekspor dan impor.                        jatuh tempo (seperti wesel, surat berharga, atau tagihan)
3.   Bank Loan Facility                                             dari eksportir atau perusahaan, dengan potongan harga,
4.   Banker’s Acceptance                                            dan mengalihkan risiko pembayaran kepada diri mereka
     Banker’s Acceptance (BA) adalah instrumen pasar                sendiri. Dalam konteks ini, bank risk merujuk pada risiko
     uang yang berbentuk wesel berjangka yang dijamin               yang diambil oleh bank yang melakukan forfaiting, yaitu
     pembayarannya oleh bank. BA digunakan sebagai                  risiko bahwa pihak yang berutang (debitur) tidak dapat
     solusi atas permasalahan kegagalan pembayaran dari             melakukan pembayaran sesuai dengan jadwal.
     perdagangan luar negeri, seperti ekspor atau impor.
5.   Kredit Konsumer dengan Agunan Setara Kas




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   107
Page 110
Profil Perusahaan




11. KKB Kerjasama Multifance (Join Financing)                    e. KMK Kecil
    KKB Kerjasama Multifinance adalah produk Kredit                 KMK Kecil adalah Fasilitas kredit yang dipergunakan
    Kendaraan Bermotor (KKB) yang ditawarkan oleh                   untuk     membiayai     aktiva    lancar      dan/atau
    bank, dalam hal ini Bank Rakyat Indonesia (BRI), yang           menggantikan hutang usaha, serta membiayai
    bekerja sama dengan perusahaan multifinance atau                sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
    lembaga pembiayaan. KKB merupakan jenis kredit yang             uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
    digunakan untuk pembelian kendaraan bermotor (seperti           atau komponen modal kerja lainnya. KMK pada
    mobil atau motor) dengan pembiayaan dari bank atau              umumnya berjangka pendek yang dapat bersifat
    lembaga keuangan lainnya. Dalam konteks kerjasama               tetap selama jangka waktu kredit, atau menurun
    multifinance, bank bekerja sama dengan perusahaan               sesuai dengan kondisi perputaran usaha nasabah.
    pembiayaan untuk memberikan fasilitas kredit kendaraan       f. KMK Angsuran Tetap Kecil
    kepada nasabah.                                                 KMK Angsuran Tetap kecil adalah Bentuk fasilitas
12. KPP BRI                                                         kredit yang diberikan kepada calon debitur/debitur
    KPP BRI adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPP) BRI                 dengan pola pembayaran angsuran dengan jumlah
    yang diberikan secara perseorangan sebagai solusi               yang tetap (meliputi pembayaran pokok dan bunga)
    kemudahan dalam memiliki hunian, seperti rumah tinggal,         dalam setiap periodenya. Fasilitas ini digunakan
    apartemen, ruko atau rukan, baik melalui developer atau         untuk tujuan produktif yaitu modal kerja.
    non developer. Berlaku untuk pembelian baru, bekas,          g. KMK Dinamis Kecil
    refinancing, top up, Pembangunan, renovasi, dan take            KMK Dinamis Kecil adalah Fasilitas kredit yang selektif
    over/take over top up dari bank lain.                           diberikan BRI kepada nasabah baik berbentuk KMK
    a. KPP                                                          maupun KI yang pengenaan suku bunga kreditnya
    b. KPP Subsidi                                                  dapat berubah secara otomatis (dinamis) setiap
    c. KPP TAPERA                                                   bulannya berdasarkan rasio CASA Nasabah.
13. Kredit Kecil                                                 h. KMK Konstruksi Kecil
    a. KI Kecil                                                     KMK Konstruksi Kecil adalah Kredit modal kerja untuk
        KI Kecil adalah Pemberian fasilitas kredit kepada           membiayai kebutuhan modal kerja kontraktor/vendor
        perusahaan dan atau perorangan untuk membiayai              untuk menyelesaikan proyek Jasa Konstruksi sesuai
        kebutuhan dana jangka panjang dalam rangka                  dengan Kontrak Kerja.
        pembelian, pembangunan, perluasan, pembaharuan           i. KMK Mitra Kecil
        (renovasi) aktiva tetap produktif beserta biaya-biaya       KMK Mitra Kecil BRI adalah salah satu produk
        yang menyertainya.                                          pembiayaan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang
    b. KI Angsuran Tetap Kecil                                      dirancang khusus untuk mendukung usaha kecil
        KI Angsuran Tetap adalah Fasilitas kredit yang              (UKM) yang memiliki potensi untuk berkembang.
        diberikan kepada calon debitur/debitur dengan pola          KMK (Kredit Mitra Kecil) BRI adalah fasilitas pinjaman
        pembayaran angsuran dengan jumlah yang tetap                yang ditujukan untuk pelaku usaha mikro dan kecil
        (meliputi pembayaran pokok dan bunga) dalam                 (UMKM), baik yang sudah berjalan maupun yang
        setiap periodenya. Fasilitas ini digunakan untuk            baru memulai usaha, dengan tujuan membantu
        tujuan produktif yaitu untuk pinjaman Investasi.            mereka memperoleh modal kerja atau investasi guna
    c. KI SPBU Kecil                                                memperluas dan mengembangkan usaha.
        KI SPBU Kecil adalah Fasilitas kredit yang diberikan     j. KMK SPBU Kecil
        Perusahaan dan atau perorangan untuk membiayai              KMK SPBU Kecil adalah Fasilitas kredit yang
        kebutuhan dana jangka panjang dalam rangka                  dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
        pembelian, pembangunan, perluasan, pembaharuan/             atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
        renovasi aktiva produktif beserta biaya-biaya yang          sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
        menyertainya.                                               uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
    d. KI Dinamis Kecil                                             atau komponen modal kerja
        KI Dinamis Kecil adalah Fasilitas kredit yang selektif   k. KMK Valas Kecil
        diberikan BRI kepada nasabah baik berbentuk KMK             KMK Valas Kecil adalah Fasilitas kredit yang
        maupun KI yang pengenaan suku bunga kreditnya               dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
        dapat berubah secara otomatis (dinamis) setiap              atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
        bulannya berdasarkan rasio CASA Nasabah.                    sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
                                                                    uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
                                                                    atau komponen modal kerja lainnya. KMK pada
                                                                    umumnya berjangka pendek yang dapat bersifat
                                                                    tetap selama jangka waktu kredit, atau menurun
                                                                    sesuai dengan kondisi perputaran usaha nasabah.




 108     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 111
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




   l.   KMK Waralaba Kecil                                         f.  Pinjaman Cash Collateral Menengah
        KMK Waralaba Kecil adalah Kredit yang diberikan                Pinjaman Cash Collateral Menengah adalah Kredit
        dalam bentuk modal kerja dan investasi bagi usaha              (baik yang bersifat direct maupun contingent) yang
        waralaba.                                                      seluruh agunannya berupa kas atau dengan setara
    m. Pinjaman Cash Collateral Kecil                                  kas.
        Pinjaman Cash Collateral Kecil adalah Kredit (baik          g. KMK Menengah
        yang bersifat direct maupun contingent) yang                   KMK Menengah adalah Fasilitas kredit yang
        seluruh agunannya berupa kas atau dengan setara                dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
        kas.                                                           atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
14. Kredit Korporasi                                                   sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
    Kredit Korporasi adalah pinjaman yang dikeluarkan                  uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
    oleh bank untuk badan usaha. Kredit korporasi adalah               atau komponen modal kerja lainnya. KMK pada
    produk pinjaman yang bisa membantu perusahaan untuk                umumnya berjangka pendek yang dapat bersifat
    mengembangkan bisnisnya. Melalui kredit korporasi ini,             tetap selama jangka waktu kredit, atau menurun
    perusahaan bisa memperoleh pinjaman modal usaha                    sesuai dengan kondisi perputaran usaha nasabah.
    dalam jangka waktu tertentu.                                    h. KMK Dinamis Menengah
    a. KI Korporasi                                                    KMK Dinamis Menengah adalah Fasilitas kredit
    b. KMK Korporasi                                                   yang selektif diberikan BRI kepada nasabah baik
    c. KMK Buyer Financing                                             berbentuk KMK maupun KI yang pengenaan suku
    d. KMK Seller Financing                                            bunga kreditnya dapat berubah secara otomatis
    e. KMK Konstruksi Korporasi                                        (dinamis) setiap bulannya berdasarkan rasio CASA
    f. Kredit Jangka Pendek (KJP)                                      Nasabah.
    g. Pinjaman Cash Collateral Korporasi                           i. KMK Mitra Menengah
15. Kredit Menengah                                                 j. Seller Financing
    a. KI Menengah                                                  j. Buyer Financing
        KI Menengah adalah Pemberian fasilitas kredit kepada        l. KMK SPBU Menengah
        perusahaan dan atau perorangan untuk membiayai                 KMK SPBU Menengah adalah Fasilitas Kredit yang
        kebutuhan dana jangka panjang dalam rangka                     dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
        pembelian, pembangunan, perluasan, pembaharuan                 atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
        (renovasi) aktiva tetap produktif beserta biaya-biaya          sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
        yang menyertainya.                                             uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
    b. KI Mitra Menengah                                               atau komponen modal kerja.
    c. KI SPBU Menengah                                             m. KMK Konstruksi Menengah
        KI SPBU Menengah adalah Fasilitas kredit yang                  KMK Konstruksi Menengah adalah Kredit modal kerja
        diberikan Perusahaan dan atau perorangan untuk                 untuk membiayai kebutuhan modal kerja kontraktor/
        membiayai kebutuhan dana jangka panjang dalam                  vendor untuk menyelesaikan proyek Jasa Konstruksi
        rangka pembelian, pembangunan, perluasan,                      sesuai dengan Kontrak Kerja.
        pembaharuan/renovasi aktiva produktif beserta               n. KMK Valas Menengah
        biaya-biaya yang menyertainya.                                 KMK Valas Menengah adalah Fasilitas kredit yang
    d. KI Valas Menengah                                               dipergunakan untuk membiayai aktiva lancar dan/
        KI Valas Menengah adalah Pemberian fasilitas                   atau menggantikan hutang usaha, serta membiayai
        kredit kepada perusahaan dan atau perorangan                   sementara kegiatan operasional rutin perusahaan,
        untuk membiayai kebutuhan dana jangka panjang                  uang muka, cadangan kas, refinancing modal kerja
        dalam rangka pembelian, pembangunan, perluasan,                atau komponen modal kerja lainnya. KMK pada
        pembaharuan (renovasi) aktiva tetap produktif                  umumnya berjangka pendek yang dapat bersifat
        beserta biaya-biaya yang menyertainya.                         tetap selama jangka waktu kredit, atau menurun
    e. KI Waralaba Menengah                                            sesuai dengan kondisi perputaran usaha nasabah.
        KI Waralaba Menengah adalah Kredit yang diberikan           o. Kredit Transaksi Khusus
        dalam bentuk modal kerja dan investasi bagi usaha       16. Kredit Program Non KUR
        waralaba.                                                   S-SRG (Skema Subsidi Resi Gudang)




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   109
Page 112
Profil Perusahaan




17. Kredit Multiguna (KMG)                                       20. Letter of Credit (LC)/Surat Kredit Berdokumen Dalam
18. Kupedes                                                          Negeri (SKBDN)
    Kupedes merupakan kredit yang bersifat umum yang                 SKBDN merupakan instrumen yang digunakan untuk
    dapat membiayai semua sektor ekonomi segmen mikro                transaksi perdagangan di dalam negeri. SKBDN (LC
    yang dapat digunakan untuk kebutuhan modal kerja dan/            lokal) merupakan janji bayar dari bank pembuka SKBDN
    atau investasi kepada debitur individu/perorangan yang           kepada pihak penjual sepanjang pihak penjual mampu
    memenuhi persyaratan.                                            menyerahkan dokumen sesuai dengan syarat dan
    a. Kupedes Rakyat KMK                                            kondisi SKBDN.
    b. Kupedes Rakyat KI                                             a. LC/SKBDN Penerbitan
    c. Kupedes Rakyat TKI                                            b. LC/SKBDN Penerimaan
    d. Kupedes KMK                                               21. Program Kemitraan
    e. Kupedes KI                                                    a. Program Pendanaan UMK
    f. Kupedes Suku Bunga Khusus                                 22. Refinancing LC (BRI as Borrower/Lender)
    g. Kupedes 500 Juta                                              a. Refinancing LC (BRI as Borrower)
    h. Kupedes Utama                                                 b. Refinancing LC (BRI as Lender)
    i. KECE                                                      23. SBLC/Demand Guarantee
    j. Kupedes Cash Collateral/Kupedes Agunan Kas                    Standby L/C (SBLC) adalah jaminan yang dikeluarkan
19. KUR                                                              oleh BRI selaku Issuing Bank untuk menjamin Beneficiary
    KUR BRI adalah Kredit Usaha Rakyat yang merupakan                jika Aplicant melakukan wanprestasi atas kontrak/
    layanan pembiayaan dari Bank BRI untuk UMKM dan                  perikatan yang menjadi dasar penerbitan SBLC.
    koperasi. Program ini bertujuan untuk membantu pelaku            a. Bid Bond Stanby
    UMKM dalam mengakses permodalan, sehingga dapat                  b. Advance Payment Standby
    meningkatkan kesejahteraan mereka dan mendorong                  c. Commercial Standby
    pertumbuhan ekonomi nasional.                                    d. Performance Bond Standby
    a. KUR Supermikro BRI                                            e. Direct Pay Standby
        KUR Supermikro BRI merupakan fasilitas pembiayaan            f. Counter Standby
        khusus bagi nasabah baru yang belum pernah                   g. Financial Standby
        mengajukan kredit yang utamanya ditujukan untuk          24. Shipping Guarantee
        pekerja yang terkena pemutusan hubungan kerja            25. Supply Chain Financing (SCF)
        (PHK) atau ibu rumah tangga yang menjalankan                 SCF Merupakan solusi untuk membantu memenuhi
        usaha produktif dengan pinjaman maksimal sebesar             kebutuhan modal supply chain nasabah. Dengan
        Rp10 juta per debitur dengan maksimum masa                   Supply Chain Financing, BRI ingin menjadi mitra bisnis
        pinjaman 3 (tiga) tahun dan atau Kredit Investasi (KI)       yang memberikan nilai tambah bagi nasabah. Solusi
        dengan maksimum masa pinjaman 5 (lima) tahun.                ini memungkinkan nasabah Korporasi yang bertindak
    b. KUR Mikro KMK BRI                                             sebagai pembeli mendapatkan fleksibilitas dalam
        KUR Mikro KMK BRI merupakan fasilitas pembiayaan             penetapan Terms of Payment tanpa mengorbankan arus
        bagi para pengusaha mikro pemula dengan pinjaman             kas Supplier (Vendor) atau Buyer (Distributor)
        maksimal sebesar Rp50 juta per debitur yang dapat            a. Supply Chain Financing Account Receivable
        berupa Kredit Modal Kerja (KMK) dengan maksimum              b. Supply Chain Financing Account Payable
        masa pinjaman 3 (tiga) tahun dan atau Kredit                 c. Document Against Payment/Document Against
        Investasi (KI) dengan maksimum masa pinjaman 5                   Acceptance Financing
        (lima) tahun. KUR TKI KUR TKI merupakan fasilitas            d. Telegrafic Transfer Financing
        pembiayaan yang berlaku khusus bagi TKI dengan           26. Term Loan
        penempatan di Singapura, Hong Kong, Taiwan,                  a. Kredit Transaksi Khusus
        Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia dengan           b. General Purpose Loan
        pembiayaan maksimal sebesar Rp25 juta.                       c. Pinjaman Kepada Pemerintah
    c. KUR Mikro TKI                                             27. Trade Asset Participation (Bank Risk)
    d. KUR Mikro KI                                              28. Value Chain Financing
    e. KI KUR Khusus
    f. KMK KUR Khusus
    g. KUR Kecil KI
    h. KUR Kecil KMK




 110     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 113
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




Produk Bank Dasar – Sederhana Lainnya                             jj. Asuransi Jiwa Kredit Briguna
                                                                  kk. Asuransi Jiwa Kredit Kupedes
1.   Bancassurance                                                ll. Asuransi Jiwa KMG Taipei
     Bancassurance BRI adalah layanan yang ditawarkan             mm. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT BRI
     oleh Bank BRI yang berkaitan dengan asuransi.                    Asuransi Indonesia
     a. Asuransi Jiwa Optimal Sejahtera Plus (Asuransi            nn. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
         Aurora Plus)                                                 Sinar Mas
     b. Asuransi Dana Investasi Sejahtera (Davestera)             oo. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
     c. Asuransi Dana Investasi Sejahtera (Davestera)                 Wahana Tata
         Optima Syariah                                           pp. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
     d. Asuransi Dana Investasi Sejahtera (Davestera)                 Ramayana
         Optima                                                   qq. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
     e. Asuransi BRI Life Double Care                                 Jasaraharja Putera
     f. Asuransi Professional Group Health                        rr. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
     g. Asuransi Jiwa Optimal Sejahtera (Asuransi Aurora)             Central Asia
     h. Asuransi Life Care                                        ss. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
     i. Asuransi ACCI Care                                            Mitra Pelindung Mustika
     j. Asuransi Griya Proteksi Maksima                           tt. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Zurich
     k. Asuransi Jiwa Pelita                                          Asuransi Indonesia
     l. Asuransi Brins Asuransi Asri                              uu. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Lippo
     m. Asuransi Brins Oto                                            General Insurance
     n. Asuransi Sepeda                                           vv. Asuransi Kerugian Agunan kerja sama PT Asuransi
     o. Asuransi Jiwa Kredit (AJK) Kredit Pemilikan Properti          Bhakti Bhayangkara
         (KPP) kerjasama PT Asuransi BRI Life                     ww. Edu Plus
     p. Asuransi Jiwa Kredit (AJK) Kredit Pemilikan Properti      xx. Protection Plus
         (KPP) kerjasama PT MNC Life Assurance                    yy. Protection Plus VISA
     q. Asuransi Jiwa Kredit (AJK) Kredit Pemilikan Properti      zz. Lentera
         (KPP) kerjasama PT Asuransi Jiwa Sequis Life          2. BRIZZI
     r. Asuransi Jiwa Kredit (AJK) Kredit Pemilikan Properti      BRIZZI adalah Produk Uang Elektronik dengan
         (KPP) kerja sama PT Asuransi Ciputra Indonesia           menggunakan teknologi chip sebagai pengganti uang
     s. Asuransi Standar Asuransi Kebakaran kerjasama             tunai yang berfungsi sebagai alat pembayaran yang bisa
         PT BRI Asuransi Indonesia                                dipakai untuk membayar transaksi belanja (purchase)
     t. Asuransi Kebakaran kerja sama PT MNC Asuransi             atau transaksi lainnya yang dilakukan di penyedia barang
         Indonesia                                                atau jasa
     u. Asuransi Oto Proteksi Maksima                          3. Contact BRI
     v. Asuransi Proteksi Jiwa Terencana (Asuransi Kirana)        Contact BRI adalah layanan contact center BRI. Nasabah
     w. Asuransi Proteksi Jiwa Terencana (Asuransi Kirana         dapat menghubungi Contact BRI 1500017 atau chat
         Plus)                                                    Sabrina via WhatsApp (0812 1214 017) untuk informasi
     x. Asuransi Aman Optima Sejahtera (Amora)                    produk dan layanan BRI, termasuk pengaduan. Nasabah
     y. Asuransi Mikro BRINS Rumahku                              pun dapat langsung berkomunikasi secara langsung
     z. Asuransi Rumahku kerja sama PT BRI Asuransi               dengan pihak bank. Selain itu, BRI juga memiliki beberapa
         Indonesia                                                akun channel resmi dan media sosial resmi yang bisa
     aa. Asuransi Kerugian Non Agunan (AKUNA)                     digunakan untuk menghubungi Contact BRI.
     bb. Asuransi Mikro Kecelakaan Kesehatan dan Meninggal        a. SABRINA
         Dunia Plus (AMKKM +)                                     b. Social Media
     cc. Asuransi Kerusakan Tempat Usaha kerja sama               c. Call Center
         PT BRI Asuransi Indonesia                             4. Kartu Debit BRI
     dd. Asuransi Mikro – Kecelakaan, Kesehatan dan               Kartu Debit BRI adalah BRI Direct Debit adalah fitur
         Meninggal Dunia (AM-KKM)                                 pembayaran e-Commerce yang menghubungkan akun
     ee. Asuransi Bringin Purna Jabatan Utama                     e-Commerce dengan kartu debit BRI sebagai sumber
     ff. Asuransi Gempa Bumi kerja sama PT MNC Asuransi           dana/Source of Fund (SoF) sehingga proses pembayaran
         Indonesia                                                transaksi berlangsung cepat dengan sekali proses
     gg. Asuransi Property All Risk kerja sama PT MNC             registrasi.
         Asuransi Indonesia                                       a. Master Card
     hh. Asuransi Unggulan Pilihan Keluarga (ARUNIKA)             b. Private Label
     ii. Asuransi Jiwa Britama Rencana                            c. Kartu Combo BRI
                                                                  d. Kartu Debit Virtual Visa



                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   111
Page 114
Profil Perusahaan




5. Kartu Kredit BRI                                                8. Safe Deposit Box (SDB)
   Kartu Kredit BRI adalah alat pembayaran non tunai yang              Safe Deposit Box atau SDB adalah sebuah jasa
   diterbitkan oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI). Kartu ini             penyimpanan harta benda atau surat berharga dengan
   dapat digunakan untuk berbelanja secara online atau                 fasilitas penyimpanan yang sangat aman dalam berbagai
   offline, serta melakukan penarikan tunai di ATM BRI atau            kondisi. Beberapa layanan bahkan merancang tempat
   ATM bank lain.                                                      penyimpanan atau kotak penyimpanan yang kebal akan
   a. BRI Touch                                                        api, atau tahan faktor eksternal lain seperti benturan.
   b. Virtual Credit Card                                              Biasanya Safe Deposit Box (SDB) menyimpan berbagai
   c. BRI Infinite                                                     barang yang memiliki nilai tinggi, di mana pemiliknya
   d. BRI Easy Card                                                    akan merasakan keamanan lebih. Umumnya, SDB juga
   e. BRI Mastercard Platinum                                          menyimpan barang dengan biaya asuransi barang yang
   f. BRI World Access                                                 relatif murah.
   g. BRI Business Card                                            9. Forex Transaction
   h. BRI Corporate Card                                           10. Interest Rate Transaction
   i. BRI JCB Platinum                                                 a. Marketable Securities Transaction
   j. Co Branding Wonderful Indonesia                                  b. Money Market Transaction
   k. Co Branding Tokopedia Card                                   11. Derivatives Transactions
   l. Co Branding OVO U Card                                       12. Structure Product Transaction
   m. Co Branding Raya                                             13. BRIefx
   n. Co Branding Traveloka Pay Later Card                             BRIefx adalah aplikasi/sistem online berbasis web untuk
   o. Co Branding BTN Gold                                             melakukan pelayanan transaksi valuta asing secara
   p. Co Branding BTN Platinum                                         online dengan user pengguna adalah nasabah valas BRI.
   q. Cobranding Paper.id Space Card                               14. BRI Money Changer
   r. Cobranding Paper.id Universe Card                                BRI Money Changer adalah layanan bisnis jual beli uang
   s. Kartu Kredit Indonesia                                           kertas asing (Banknotes).
   t. Mastercard Corporate KKP                                         a. Same Currency
   u. KKPD Private Label                                               b. Different Currency
   v. Cobranding Next Card                                         15. BRIFast Remittance
   w. Co Branding Samsung Platinum Card                                BRIfast Remittance adalah layanan remittance BRI
   x. Co Branding Samsung Signature Card                               untuk melayani pengiriman uang ke luar negeri maupun
   y. Co Branding Kagama                                               penerimaan uang dari luar negeri ke Indonesia. Layanan
6. Layanan Nasabah Prima                                               remittance BRI meliputi fitur outgoing remittance ke 144
   a. BRI Prioritas                                                    currency di seluruh dunia, fitur incoming remittance
        Merupakan kegiatan pelayanan dan jasa perbankan                credit to BRI account (kiriman masuk ke rekening
        yang diberikan BRI secara eksklusif kepada Nasabah             BRI) dan credit to other bank account (kiriman masuk
        BRI Prioritas yang bersifat one stop financial services,       ditujukan ke rekening bank lain), serta fitur incoming
        meliputi pelayanan dan jasa perbankan pada                     remittance cash pick-up (kiriman masuk tanpa rekening
        umumnya, jasa konsultasi perencanaan keuangan                  diambil tunai) yang dapat dicairkan di seluruh unit kerja
        dan investasi, asuransi, maupun perencanaan                    BRI di Indonesia secara real time online.
        pensiun.                                                   16. Confirming Bank Business
   b. BRI Private                                                  17. Virtual Account
        Merupakan kegiatan pelayanan dan jasa perbankan                Virtual Account adalah metode pembayaran digital
        yang diberikan BRI secara eksklusif kepada                     melalui akun virtual yang dibuat khusus untuk masing-
        Nasabah BRI Private yang bersifat personal dan                 masing pelanggan. Untuk setiap transaksi, pelanggan
        customized, meliputi pelayanan dan jasa perbankan              akan dirujuk ke Virtual Account tersebut untuk
        pada umumnya, jasa konsultasi perencanaan                      melakukan pembayaran. Virtual Account terdiri dari
        keuangan dan investasi, asuransi (bancassurance),              nomor ID pelanggan (customer ID) yang unik bagi setiap
        perencanaan        pensiun      maupun       konsultasi        pelanggan.
        perencanaan waris.                                             a. BRIVA (BRI Virtual Account Credit)
7. Mitra Distribusi Pemasaran Surat Berharga                           b. Cash Card (BRI Virtual Account Debit)
   a. Agen Penjual Obligasi Retail Indonesia (ORI)                 18. Transaksi Otomatis
   b. Agen Penjual Saving Bonds Retail                                 a. Automatic Fund Transfer (AFT)
   c. Agen Penjual Sukuk Retail                                        b. Automatic Grab Fund (AGF)
   d. Agen Penjual Sukuk Tabungan                                      c. Account Sweep
   e. Mitra Pemasaran Perantara Pedagang Efek                          d. New Account Sweep (NAS)
                                                                       e. Autodebet




 112     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 115
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




19. Transfer Antar Bank                                             v. Schroder Syariah Balanced Fund
    Transfer Antar Bank adalah layanan bank yang                    w. Schroder Dana Kombinasi
    memungkinkan nasabah untuk memindahkan uang dari                x. Trim Kombinasi 2
    rekening bank ke rekening bank lain yang berbeda.               y. BRI Balanced Regular Income Fund
    Transfer antar bank berbeda dengan transfer intrabank,          z. Ashmore Dana Progresif Nusantara
    yaitu transfer uang dari satu rekening bank ke rekening         aa. Manulife Dana Saham Kelas A
    lain yang berada di bank yang sama.                             bb. Dana Ekuitas Prima
    a. RTGS                                                         cc. BRI Indeks Syariah
    b. Kliring                                                      dd. BRRI Mawar Konsumer 10
         Kliring adalah proses penyampaian suatu surat              ee. Schroder 90 Plus Equity Fund
         berharga yang belum merupakan suatu kewajiban              ff. Schroder Dana Prestasi
         bagi Bank, di mana surat berharga tersebut                 gg. Trim Kapital
         disampaikan oleh Bank Penarik, hingga adanya               hh. Schroder Global Syariah Equity Fund
         pengesahan oleh Bank Tertarik melalui lembaga              ii. BRI Mawar Fokus 10
         kliring, yang dinyatakan dalam mata uang rupiah.           jj. BRI G20 Sharia Equity Fund Dollar
    c. BIFAST                                                       kk. BRI MSCI Indonesia ESG Screened Class A
         BI Fast atau BI-FAST adalah singkatan dari Bank            ll. Trimegah Terproteksi Lestari 23
         Indonesia Fast Payment merupakan sistem                    mm. Trimegah Terproteksi Lestari 27
         pembayaran yang dikembangkan oleh Bank                     nn. Trimegah Terproteksi Lestari 29
         Indonesia. Dikutip dari situs resmi Bank Indonesia,        oo. BRI Proteksi 93
         BI Fast adalah infrastruktur sistem pembayaran ritel       pp. BRI Proteksi 94
         nasional yang dapat memfasilitasi pembayaran ritel         qq. BRI Proteksi 95
         secara real-time, aman, efisien, dan tersedia setiap       rr. BRI MI Proteksi 97
         saat (24/7). Dibandingkan dengan Sistem Kliring            ss. BRI MI Proteksi 98
         Nasional Bank Indonesia (SKNBI) yang layanan               tt. BRI MI Proteksi 99
         masih terbatas pada jam operasional tertentu dan           uu. BRI MI Proteksi 100
         dana efektif yang belum real-time serta keterbatasan       vv. Trimegah Terproteksi Lestari 31
         akses kanal permbayaran, BI-FAST mampu                     ww. BRI MI Proteksi 105
         menyediakan pembayaran yang lebih cepat, lebih             xx. BRI MI Proteksi 20 Dollar
         luas, dan tersedia setiap saat.                        2. Agen Sindikasi BRI
    d. Online Transfer Antar Bank                                  Agen Sindikasi adalah bank atau lembaga keuangan non-
                                                                   bank yang ditunjuk oleh minimal 2 bank dan/atau lembaga
Produk Bank Lanjutan                                               keuangan non-bank yang berkedudukan sebagai
                                                                   kreditur sindikasi untuk mengelola, mengoordinasikan,
1.   Agen Penjual Reksa Dana                                       dan mengadministrasikan fasilitas kredit sindikasi yang
     a. Bahana Dana Likuid                                         diberikan oleh kreditur sindikasi tersebut kepada debitur
     b. BRI Seruni Pasar Uang II Kelas A                           sesuai perjanjian kredit sindikasi.
     c. Schroder Dana Likuid                                    3. ATM
     d. Bahana Likuid USD                                          Nasabah dapat melakukan transaksi perbankan di ATM
     e. TRIM Kas 2                                                 BRI yang tersebar di seluruh unit kerja BRI seluruh
     f.  BRI Gamasteps Pasar Uang                                  Indonesia dan tempat-tempat strategis lainnya.
     g. BRI Seruni Pasar Uang Syariah                           4. Bancassurance
     h. BRI Seruni Likuid Dolar                                    Bancassurance BRI adalah layanan yang ditawarkan
     i.  Manulife Obligasi Negara Indonesia II Kelas A             oleh Bank BRI yang berkaitan dengan asuransi.
     j.  Manulife Pendapatan Bulanan II                            a. Asuransi Telepro Sehat Optima
     k. Bahana Makara Prima                                        b. Asuransi Telepro Jiwa Optima
     l.  BRI Melati Pendapatan Utama                               c. Asuransi Lengkap Ekonomis Nyaman Sejahtera
     m. Schroder USD Bond Fund                                         (Lentera)
     n. BRI Brawijaya Abadi Pendapatan Tetap                       d. Asuransi Telepro Medicash Optima
     o. Bahana Ganesha Obligasi Kelas D                            e. Asuransi Jiwa Optimal Sejahtera (Aurora)
     p. Ashmore Dana Obligasi Nusantara                            f. Asuransi Dana Investasi dan Proteksi (Davespro)
     q. Ashmore Dana USD Nusantara                                 g. Asuransi Mikro Proteksi Aman Sejahtera (Pijar)
     r.  Manulife Dana Campuran II                                 h. Asuransi Telepro Diri Optima
     s. BRI Anggrek Fleksibel                                      i. Asuransi Telepro Lifecash Maxima
     t.  BRI Syariah Berimbang                                     j. Asuransi Telepro Medicash Maxima
     u. Schroder Dana Terpadu II                                   k. Asuransi Jiwa & Personal Accident Tabungan Haji
                                                                   l. Personal Accident Britama



                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   113
Page 116
Profil Perusahaan




5. Bank Administrator RDN                                          a. Layanan Jasa Agen Pembayar;
    Bank Administrator Rekening Dana Nasabah (RDN) adalah          b. Layanan Jasa Agen Peminjaman;
    bank yang bertindak sebagai mitra dalam menyediakan            c. Layanan Jasa Agen Investasi; dan
    layanan pembukaan dan pengelolaan Rekening Dana                d. Layanan Jasa Keagenan Lainnya, seperti misalnya
    Nasabah untuk investor di pasar modal. RDN digunakan               Agen Penampungan dan Agen Jaminan.
    sebagai rekening khusus untuk menyimpan dana               12. BRILink
    nasabah yang digunakan dalam transaksi efek, seperti           BRILink Agen merupakan perluasan layanan di mana
    jual beli saham, obligasi, atau instrumen pasar modal          BRI menjalin kerjasama dengan nasabah BRI sebagai
    lainnya.                                                       Agen yang dapat melayani transaksi perbankan bagi
6. Bank Pembayaran KSEI                                            masyarakat secara real time online dengan konsep
    Bank Pembayaran KSEI adalah bank umum yang                     sharing fee. Melalui BRILink Agen, nasabah BRI maupun
    ditetapkan oleh KSEI untuk membuka rekening giro milik         masyarakat umum lainnya bisa mendapatkan pelayanan
    KSEI dan Pemegang Rekening guna menyimpan dana                 yang sama seperti halnya di unit kerja BRI.
    yang tercatat dalam Rekening Efek dan dalam rangka             a. EDC BRILink
    penyelesaian Transaksi Efek, baik berdasarkan perjanjian       b. BRILink Mobile
    dengan KSEI maupun peraturan perundang-undangan            13. BRImerchant
    yang berlaku.                                                  BRI Merchant adalah platform inovatif dari BRI yang
7. BRI Future Investment (BRIFine)                                 memberikan kemudahan bagi para merchant dalam
    Program pensiun yang ditawarkan BRIFINE BRI adalah             mengelola transaksi bisnis. Salah satu fitur unggulannya
    Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP), yang iurannya              adalah self onboarding QRIS yang memungkinkan calon
    ditetapkan dalam Peraturan Dana Pensiun dan seluruh            nasabah merchant BRI untuk mendaftarkan diri dan
    iuran serta hasil pengembangannya dibukukan pada               langsung menggunakan QRIS dengan cepat dan mudah.
    rekening masing-masing Peserta sebagai manfaat             14. BRImo
    pensiun.                                                       BRImo merupakan financial super app untuk beragam
    a. PPIP (Program Pensiun Iuran Pasti)                          transaksi nasabah kapan pun dan di mana pun. Transaksi
    b. Program Manfaat Lain                                        yang ditawarkan beragam, mulai dari online on boarding
8. BRI Kustodian                                                   baik dari dalam maupun luar negeri, pembayaran,
    a. Jasa Kustodian Reksadana                                    pembelian, investasi, asuransi, hingga pencatatan
    b. Jasa Kustodian Efek Beragun Aset                            keuangan. BRImo juga memfasilitasi nasabah yang
    c. Jasa Kustodian General Safekeeping                          memiliki kebutuhan transaksi lintas negara melalui fitur
    d. Jasa Kustodian Tapera                                       transfer internasional ke lebih dari 160 negara serta
    e. Jasa Kustodian Kontrak Pengelolaan Dana                     pembayaran QR di luar negeri.
         (Discretionary Fund)                                  15. BRImola
9. BRI Smart Billing                                               BRIMOLA adalah aplikasi supply chain atau perdagangan
    BRI Smart Billing merupakan aplikasi billing manajemen         LPG PSO (subsidi) dari agen ke pangkalan dan juga
    terpadu yang efektif dan praktis memudahkan pengusaha          LPG NPSO (non subsidi) dari agen ke outlet. Aplikasi ini
    atau biller dalam mengelola tagihan dan piutangnya             memudahkan proses order, pembayaran, dan penarikan
    menjadi lebih mudah, murah dan cepat.                          laporan karena dilakukan secara online.
10. BRI Smart Junio                                            16. CDM
    Aplikasi Junio Smart merupakan suatu produk aplikasi           a. CDM
    milik Bank Rakyat Indonesia yang dikhususkan untuk             b. Brankas Digital
    mempermudah pengguna dalam mengelola data sekolah          17. CRM
    dari sisi akademis maupun non akademis. Fitur-fitur            CRM adalah inovasi terkini yang memungkinkan nasabah
    yang tersedia di dalam aplikasi Junio Smart mencangkup         untuk melakukan berbagai transaksi, seperti penarikan
    proses pembelajaran, penagihan biaya sekolah, serta            tunai, setor tunai, cek saldo, dan transfer dana dengan
    administrasi data informasi.                                   mudah dan cepat.
11. BRI Trust                                                  18. EDC
    Layanan Jasa Trust BRI merupakan layanan jasa                  EDC BRI adalah EDC BRI adalah mesin Electronic Data
    penitipan harta nasabah yang berupa aset finansial untuk       Capture (EDC) yang dapat digunakan untuk menerima
    dan atas nama nasabah. BRI merupakan Bank pertama              pembayaran dengan kartu debit, kartu kredit, kartu
    di Indonesia yang memperoleh izin dari Bank Indonesia          BRIZZI, dan QRIS. EDC BRI dapat digunakan oleh
    untuk menjalankan layanan Jasa Trust di Indonesia              merchant yang bekerja sama dengan Bank BRI.
    melalui surat Bank Indonesia Nomor 15/19/DPB1/PB1-             a. EDC Full Managed
    3 tanggal 12 Februari 2013 dan surat penegasan Bank            b. EDC Partnership
    Indonesia Nomor 15/30/DPB1/PB1-3 tanggal 19 Maret
    2013. Ruang lingkup layanan Jasa Trust BRI meliputi:




 114     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 117
                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                              2025




19. E-Tax                                                            Dinamis, di mana setiap pengguna akan memiliki
    E-Tax BRI adalah layanan digital dari Bank Rakyat                kode QR yang berbeda dalam jangka waktu yang
    Indonesia (BRI) yang dirancang untuk memfasilitasi               terbatas.Kode QR tersebut dapat dipindai oleh alat
    pembayaran pajak secara elektronik. Layanan ini                  pindai merchant dan melakukan transaksi keuangan
    memungkinkan wajib pajak, baik individu maupun                   dari rekening pengguna kepada rekening merchant
    badan usaha, untuk melakukan pembayaran pajak                    sesuai dengan kesepakatan.
    dengan mudah, cepat, dan aman melalui berbagai kanal     23. Self Service Banking (SSB)
    perbankan BRI.                                               a. SSB Digital Customer Service
20. Online Acquiring                                             b. SSB RCM (Replacement Card Machine)
    Debit dan CC                                                 c. SSB SSPP (Self Service Pastbook Printing)
21. QLola                                                        d. SSB QMS (Queueing Management System)
    Qlola by BRI merupakan Integrated Corporate Solution     24. Senyum Mobile
    Platform yang memudahkan nasabah BRI mengakses               Konsep pelayanan terpadu yang memudahkan
    berbagai produk dan layanan BRI seperti Cash &               masyarakat untuk mengakses produk dan layanan BRI,
    Trade, Supply Chain Management, Foreign Exchange,            Pegadaian, dan PNM di kantor unit BRI yang dilengkapi
    Investment Service, Financial Dashboard, API services        dengan loket Pegadaian dan PNM, dan Aplikasi Senyum
    serta produk dan layanan lainnya hanya dengan single         Mobile merupakan perpanjangan jangkauan dari Sentra
    sign on login.                                               Layanan Ultra Mikro (Senyum) yang kini berada dalam
22. QRIS                                                         genggaman.
    a. QRIS MPM                                              25. Stroberi Kasir
        QRIS Merchant Presented Mode (MPM) Dinamis               Stroberi Kasir BRI adalah aplikasi berbasis Android yang
        adalah kode QR dengan metode yakni kode QR               berfungsi untuk membantu pengelolaan usaha, seperti
        dikeluarkan melalui suatu device seperti mesin EDC       pencatatan transaksi, pengelolaan persediaan, dan
        atau smartphone. Merchant harus me-masukkan              layanan keuangan.
        nominal pembayaran terlebih dahulu, kemudian         26. Wali Amanat BRI
        pelanggan melakukan scan QRIS yang tampil atau           BRI telah berpengalaman dalam bertindak sebagai wali
        tercetak.                                                amanat dan telah mendapat kepercayaan dari berbagai
    b. QRIS CPM                                                  perusahaan BUMN, perbankan dan korporasi lainnya
        QRIS Customer Presented Mode (CPM) Dinamis               dalam hal penerbitan obligasi/MTN. Dengan tugas yaitu
        merupakan kode QR yang di generate atau                  Mewakili dan melindungi kepentingan para pemegang
        dikeluarkan dari sebuah device pengguna/customer         obligasi/MTN sesuai dengan ketentuan yang tercantum
        (seperti smartphone), dan QR tersebut bersifat           dalam akta perjanjian perwaliamanatan.




                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   115
Page 118
Profil Perusahaan




Wilayah
Operasional



                                       Medan




                                                      Pekanbaru



                                                  Padang
                                                           Palembang



                                                                                                                                                          Banjarmasin




                                 Jakarta 1                          Bandar Lampung
                                  Jakarta 1
                    Jakarta 3
                                              Jakarta 2


                                                                                          Jakarta              Semarang
                                                                                                                                         Surabaya
                                                                                               Bandung

                                                                                                                                                             Denpasar
             JAKARTA                                                                                          Yogyakarta                   Malang



       Tabel Jaringan Kantor Tahun Selama 5 (lima) Tahun Terakhir

                                    Jenis Kantor                              2025             2024             2023            2022            2021

            Kantor Pusat                                                            1                1               1               1                1
            Regional Office                                                        18               18              18              18               18
            Regional Audit Office                                                  18               18              18              18               18
            Kantor Cabang + KCK (Dalam Negeri)        **
                                                                                 454             453              453             449               451
            Kantor Cabang Pembantu (Dalam Negeri) *                              555              555             556             579               588
            BRI Unit*                                                          5.082            5.086            5.117           5.156          5.222
            Kantor Kas   *
                                                                                 490             500              505             506               525
            Teras BRI*                                                           758              873             977            1.370           1.697
            Teras BRI Keliling                                                      6               69             115             117              132
            Teras BRI Kapal                                                         4               4               4                4               4
            Total                                                              7.386            7.586           7.773           8.227           8.665
       *
             Sesuai dengan POJK No.12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, disesuaikan bahwa untuk type UKO BRI Unit, Kantor Kas, Teras BRI termasuk dalam status
             jenis UKO KCP.
       **
             Sesuai dengan Nota Dinas B.63.e-PPM/ODV/OD2/08/2023 tanggal 03 Agustus 2023 Perihal Penyampaian persetujuan perubahan supervisi KCK.

       Keterangan: Tidak termasuk jumlah Kantor Unit Kantor Luar Negeri.




 116         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 119
                                                 Laporan Tahunan
                                                            2025




                             Per 31 Desember 2025, BRI memiliki 1 Kantor Pusat
                               serta melayani seluruh nasabah melalui 7.385 unit
                                   kerja dalam negeri dan 9 (Sembilan) unit kerja
                           di luar negeri serta jaringan e-channel yang tersebar
                                                     di seluruh wilayah Indonesia.


                  Manado




                                                                       Jayapura




Makasar




                                                         JARINGAN
                                                    INTERNASIONAL




                                                                     Hongkong
                                                                         Taiwan

      New York                                                       Singapura
      Cayman Island                                                Timor Leste*



                                                             *
                                                                 Termasuk Sub Branch




                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        117
Page 120
Profil Perusahaan




Tabel Jaringan Kantor Per Wilayah Tahun 2025


                                                                                              Outlet


                                                                                          Kantor Cabang Pembantu*
             Wilayah                               Regional
                                     Regional                    Kantor                                                                Teras BRI      Teras
                                                    Audit                      Kantor
                                      Office                     Cabang                                     Kantor                      Keliling      Kapal
                                                    Office                     Cabang         BRI Unit                   Teras BRI
                                                                                                             Kas
                                                                              Pembantu

     Region 1 /
                                           1             1            24            33            258           23            35             -            -
     Regional Office Medan

     Region 2 /
                                           1             1            22            20            170           18            23             -             1
     Regional Office Pekanbaru

     Region 3 /
                                           1             1            14              8           157            11           41             -            -
     Regional Office Padang

     Region 4 / Regional Office
                                           1             1            21            28            217            9            37             -            -
     Palembang

     Region 5 / Regional Office
                                           1             1            14             16           188           12            56             -            -
     Bandar Lampung

     Region 6 / Regional Office
                                           1             1            24            53             94           67            16             -             1
     Jakarta 1

     Region 7 / Regional Office
                                           1             1            32            66            183           64            40             -            -
     Jakarta 2

     Region 8 / Regional Office
                                           1             1            26            44            158           25            27             -            -
     Jakarta 3

     Region 9 / Regional Office
                                           1             1            30            34            565           44            31             -            -
     Bandung

     Region 10 / Regional Office
                                           1             1            22            38            421           34            33             -            -
     Semarang

     Region 11 / Regional Office
                                           1             1            33            33            582            51           50             -            -
     Yogyakarta

     Region 12 / Regional Office
                                           1             1            25            24            279           30            28             -            -
     Surabaya

     Region 13 / Regional Office
                                           1             1            25            34            504            15          120             -            -
     Malang

     Region 14 / Regional Office
                                           1             1           40             42            372           24            66            2             -
     Banjarmasin

     Region 15 / Regional Office
                                           1             1            37            27            348           18             2             -            -
     Makassar

     Region 16 / Regional Office
                                           1             1            20             16           203            15           31            2              1
     Manado

     Region 17 / Regional Office
                                           1             1            32            26            295           20           110            2              1
     Denpasar

     Region 18 / Regional Office
                                           1             1            13             13            88           10            12             -            -
     Jayapura

     Luar Negeri**                         -             -             6              3              -            -             -            -            -

     Total                               18            18           460            558          5.082         490            758            6             4

*
      Sesuai dengan POJK No.12/POJK.03/2021 tentang Bank Umum, disesuaikan bahwa untuk type UKO BRI Unit, Kantor Kas, Teras BRI termasuk dalam status jenis UKO
      KCP.
**
      Sesuai dengan Nota Dinas B.63.e-PPM/ODV/OD2/08/2023 tanggal 03 Agustus 2023 Perihal Penyampaian persetujuan perubahan supervisi KCK.

Keterangan: Tidak termasuk jumlah Kantor Unit Kantor Luar Negeri.




     118      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 121
         Laporan Tahunan
                    2025




PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   119
Page 122
      Profil Perusahaan




      Struktur
      Organisasi
                                                                                                                                            RAPAT UMUM
                                                                                                                                          PEMEGANG SAHAM


                                                                                                                                               Direktur Utama
                                                                                                                                                Hery Gunardi




                                                        Comersial                          Treasury &        Network &                            Information
    Micro                            Consumer                            Corporate        International
                                                         Banking                                            Retail Funding                       Technology
   Akhmad                             Banking                             Banking            Banking
                                                     Alexander Dippo                                          Aquarius                          Saladin Dharma
 Purwakajaya                       Aris Hartanto *                      Riko Adythia     Farida Thamrin
                                                        Paris Y.S.                                            Rudianto                          Nugraha Effendi

                   Ultra Micro                                                                                                     Retail
                    Business                                                                                                  Transaction &                        Digital Banking
                                                                                                                                 Funding
                   Muhammad                                                                                                                                                -
                  Candra Utama                                                                                                  Tri Laksito
                                                                                                                                Singgih H


                                                     Commercial &       Institutional                                                            IT Strategy        Digital Retail
Micro Business       BRILink                         SME Business                          Treasury         Distribution
                                  Card Business                          Business 1                                           Retail Funding    & Enterprise          Banking
 Development        Business                            Solution                           Business           Strategy
                                 Natalia Veronica                        Mochamad                                            Andreas Hassim     Architecture           Kaspar
 Dani Wildan       Hari Basuki                        Achmad Faiz                       Itang Rusdinar     Ivan Amirudin
                                                                           Choliq                                                              Shinta Indriyaty     Situmorang
                                                        Adrianto

                  Ultra Micro                        Small Medium                                                                 Retail        IT Application
 Micro Sales       Business                                             Institutional     Investment                                                              Digital Wholesale
                                 Consumer Loan        Business**         Business 2                        Regional Office     Transaction      Development           Banking &
Management 1      Roma Jaka                                                                 Services
                                 R. Madya Januar       Ganang          John Sarjono                           Vacant          Dhoni Ramadi       Hidayat Wira        Innovation
 Dani Alfianto      Permata                                                             Arie Sus Miyanti                                         Kusuma (Pj)        Management
                                                       Imam W                                                                 Saharto Putra
                  Simanjuntak
                                                                                                                                                                        Kaspar
                                                                                                                                                                     Situmorang
                       Social                                                            International         SORH                             IT Application
 Micro Sales                                         Commercial
                 Enterplaneurship Unsecured Loan      Business**
                                                                         Corporate         Business         Distribution                           Support
Management 2                      Rheyna Anggun                          Banking 1
                   & Incubation                                                            Woro Dwi        Tina Setiawati                                         Enterprise Data
   Vacant                            Marnala         Gunadi Wono       Yodi Herzaman                                                              Revan Hadi      Management &
                 Evi Sulistyowati                                                         Wuryandari          Sentoso
                                                                                                                                                                     Analitycs
                                                                                                                                                                  Ajutorius Pinem
                                                                                           Liquidity                                                IT DC
                                     Wealth                                                                                                    Infrastructure &
                                   Management            SORH           Corporate         & Funding
                                                       Wholesale        Banking 2       Management                                                Operations
                                       Elina                                                                                                    Basrizal (Pgs)
                                   Wirjakusuma       Hendro Wibowo     Teguh Tofani         Teguh
                                                                                        Sulistyono (Pj)                                        Satria Permana
                                                                                                                                               Gharditya (Pgs)

                                                                        Corporate        Fixed Assets
                                                                        Banking 3        Management
                                                                                                                                                 CISO Office
                                                                        Nurul Intan     Syafri Rakhmat
                                                                                                                                                   Rhema
                                                                                                                                                 Riesaputra

                                                                                         Procurement
                                                                        Corporate
                                                                        Banking 4         Asrini Ruth                                            IT Endpoint
                                                                                           Chrysan                                                Services &
                                                                       Adhi Pratama       Manullang                                              Operations
                                                                                                                                                Maulana Yusuf
                                                                         Wholesale          SORH
                                                                        Transaction      Procurement                                                SORH
                                                                          Banking                                                                Information
                                                                                         Sukengsi Hari
                                                                          Yoanna            Slamet                                               Technology
                                                                        Parameitha                                                              Wafdan Metha
                                                                                                                                                   Firdaus
                                                                                        Unit Kerja Luar
                                                                                            Negeri



      Komite Dewan Komisaris:
      Audit, Nominasi dan Remunerasi, Pemantauan Manajement Risiko, Tata Kelola Terintegrasi

      Komite Direksi:
      ALCO, Credit Policy, ESG, Human Capital, Information Technology, Procurement, Product, Risk Management, Transformation, Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
      ** Terdapat fungsi Executive Business Officer (EBO)
      *** Terdapat fungsi Executive Risk Officer (ERO)




        120        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 123
                                                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                                                      2025




     Struktur organisasi BRI telah disahkan berdasarkan Surat Keputusan NOKEP: S.440-DIR/HCS/02/2026 tanggal 11 Februari 2026
     tentang tentang Organisasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. yang telah efektif sejak tanggal 18 Desember 2025 sebagai
     berikut:




                                                                           Dewan Komisaris




                                                                                      Wakil Direktur Utama
                                                                                      Viviana Dyah Ayu R.K.*



                                                                                               Finance &
 Manajemen                                                 Operation           Legal &          Strategy
     Risiko                                                                  Compliance
                                                            Hakim                               Achmad
 Ety Yuniarti *                                            Putratama        Mahdi Yusuf *       Royadi *

                                                                                                                                 Human Capital
                                                                                                                 Corporate                                          Internal Audit
                     Retail Risk      Wholesale Risk                                                           Transformation       Steven
                                                                                                                                   Augustino                           Yulianto
                         -            Babas Bastaman                                                                  -                                               Setiawan
                                                                                                                                  Yudiyantho


                                                                                                Planning,
                                        Corporate           Central                           Budgeting &         Corporate     Human Capital                         Audit Standard
 Enterprise &      Micro Risk                                                                 Performance       Development & Strategy & Talent      Corporate           & Quality
                                        Credit Risk        Operation        Compliance                             Strategy
 Market Risk      Akbar Suwardi                                                               Management                         Management           Secretary        Development
                                           Iman           Andini Nauli      Kris Hananto                          Soni Daniel
Wita Adriawati        (Pgs)                                                                    A. Eddy Tri                         Carang            Dhanny (Pj)      Ardhi Setyarko
                                        Nuraprianto        Nasution                                            Ferdinandus (22) Thombara Putra
                                                                                                Wibowo

                                                                                               Financial &          Project       Human Capital                        Wholesale &
  IT & Digital                         Commercial                                                                                   Business        Branding &         Head Office
                                                         Retail Credit         Legal          Management        Management
      Risk        Consumer Risk       Credit Risk ***                                                                               Partner 1       Marketing             Audit
                                                          Operation                           Accounting            Office
   Nugroho        Nia Octaviana          Cahyo                             Koes Hariyono                                                          Communication
                                                         Asep Nurdin                            Christina       Primadoni Yuli      M. Dadang                        Zainuddin Thalib
  Pancayogo                            Widyatmoko                                                                                Permana KF (Pgs) Dewi Andjarsari         Burutu
                                                                                              Dianingrum           Handoko
                                                                                                                   Andreas
                                                                            Environmental,                         Chandra       Human Capital
                                                          Wholesale            Social &          Investor          Santoso         Business           SORH
 Operational      Small & Medium    Wholesale                                                                                                        Corporate          Retail Audit
                                                           Credit            Governance          Relation                          Partner 2
    Risk              Risk***        Recovery                                                                    Mira Faranty                         Center              Bangkit
                                                          Operation                            Siaga Ridha
Dodo Marjanto      Debra Murniati Dedy Hendrianto                          Yosephine Ajeng                                        M. Dadang                             Ngabdianto
                                                           Vacant            Sekar Putih      Hutama (Pgs)                        Permana KF          Vacant


   Policy &                                                                   AML, CFT                                           Human Capital
                                                            Digital                             Subsidiary                          Service                              IT Audit
  Procedure                                               Operation             & CPF
    Group         Retail Collection                                                           Management
                                                                           Roby Firmansjah                                           Melia                             Ronald Setiadi
                    & Recovery                           Kholis Amhar                         I Dewa Gede                         Pramadhona                                (Pj)
  Dhewayani                                                   (Pj)          Sastraatmadja
  Widyasari                                                                                   Agung (Pgs)                            (Pgs)
                                                                                 (Pj)


                                                                                             Office of Chief                       Corporate                              Special
Data Protection                                            Customer                            Economist
 & Fraud Risk                                             Experience                                                               University                          Investigation
                                                                                                 Vacant                            Laurensius                          Heddi Sabara
Evi Dempowati                                           Ninis Indriswari
                                                                                                                                 Agung Prabowo                             (Pgs)


                                                          Operational
                                                           Exellence                                                                 Culture                           Regional Audit
                                                                                                                                 Transformation                            Office
                                                        Gibbon Mardame
                                                        Parsaoran Tamba                                                            Abd. Wahid
                                                              (Pj)                                                                   Wijaya



     * Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan                                                             N2          N2           N2
       fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan                             Notes:   Direktur     SEVP     Business    Enabler      Support
       memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.




     Anggota Komite di Bawah Dewan Komisaris per 31 Desember 2025 adalah sebagai berikut:
     1. Komite Audit: Edi Susianto (Ketua) Parman Nataatmadja, Loethano Boy                  4. Komite Tata Kelola Terintegrasi: Lukmanul Khakim (Ketua), Kartika
        Meizardi, Thauriq Anwar, Maria Ulpah.                                                   Wirjoatmodjo, Edi Susianto, Tjondro Prabowo, Donny Himawan, Yoyok
     2. Komite Nominasi dan Remunerasi: Edi Susianto (Ketua), Kartika Wirjoatmodjo,             Mulawarman, Johanes Kuntjoro Adisardjono, Benny Imam Syafii., Abdul
        Parman Nataatmadja, Awan Nurmawan Nuh, Helvi Yuni Moraza, Lukmanul                      Ghoni, Hari Siaga Amijarso, Mohammad Hidayat, Donsuwan Simatupang, Diah
        Khakim, M. Dadang Permana K.F.                                                          Defawati Ade, Agoosh Yosran, Martina, Muhammad Cholil Nafis, Nurhaida,
     3. Komite Pemantau Manajemen Risiko: Parman Nataatmadja (Ketua), Helvi Yuni                Kahlil Rowter.
        Moraza, Awan Nurmawan Nuh Komisaris, Sandra Chalik.                                  Nama Anggota Komite di Bawah Direksi dapat di lihat pada Bab Tata Kelola
                                                                                             Perusahaan.




                                                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.               121
Page 124
Profil Perusahaan




Daftar Keanggotaan
Asosiasi
BRI secara aktif bergabung dalam sejumlah organisasi dan asosiasi terkait bisnis inti perusahaannya untuk mengikuti
perkembangan lingkungan bisnis, memperluas jaringan, serta mengokohkan kontribusi, sinergi, dan eksistensi BRI dalam
menciptakan iklim bisnis yang berkelanjutan. Keanggotaan dalam sejumlah organisasi menjadi langkah strategis bagi BRI dalam
menjalankan kegiatan bisnis perbankan dengan memperhatikan aspek Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST). Meskipun
begitu, BRI tidak memberikan kontribusi finansial di luar iuran keanggotaan rutin. Hingga akhir tahun 2025, BRI tercatat sebagai
anggota dari beberapa asosiasi berikut ini:


Tabel Keanggotaan Asosiasi

                                                                                                          Posisi
  No.         Nama Asosiasi                                      Tujuan
                                                                                                       Keanggotaan
                                                                                                                           Skala


          Himpunan Bank Milik            Mengembangkan pasar modal Indonesia sebagai industri
   1.                                                                                               Ketua II               Nasional
          Negara (Himbara)               yang mampu mendukung perekonomian nasional.

                                         Menjadi mitra bank dalam mewujudkan industri
          Bankers Association for Risk                                                              Wakil Ketua Bidang
   2.                                    perbankan nasional dengan standar praktis terbaik yang                            Nasional
          Management (BARA)                                                                         Risiko IT
                                         mampu mengelola risiko secara optimal

                                         Memajukan profesi Pejabat atau Petugas Perlindungan
                                         Data Pribadi (PPDP/DPO) di industri keuangan yang
                                         berperan mendukung pembangunan berkelanjutan
          Financial Industry             serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
   3.     Data Privacy                   Mengembangkan sektor jasa keuangan nasional dengan         Wakil Ketua            Nasional
          Network (FINDANET)             mendorong kolaborasi dalam perlindungan data,
                                         membangun kepercayaan masyarakat, memperkuat
                                         ketahanan industri, dan memastikan kepatuhan terhadap
                                         regulasi melalui upaya bersama.

                                         Wadah forum komunikasi antar BUMN untuk berbagi
                                         pengalaman dan keahlian dalam bidang pengelolaan
          Forum Digital BUMN
   4.                                    sistem informasi BUMN dan teknologi terkait, untuk         Wakil Ketua Bidang 2   Nasional
          (FORDIGI)
                                         mendukung tercapainya sasaran bisnis BUMN dan
                                         stakeholdernya

                                         Berkomunikasi, berkonsultasi, berbagi pengetahuan,
          Forum Komunikasi Direktur
                                         dan berkolaborasi dalam memajukan sektor operasional
   5.     Operasional Perbankan                                                                     Wakil Ketua            Nasional
                                         perbankan, terutama dalam menghadapi era digital dan
          (FKDOP)
                                         transformasi teknologi.

          Forum Komunikasi Satuan        Mengembangkan pasar modal Indonesia sebagai industri
   6.                                                                                               Wakil Ketua Umum       Nasional
          Pengawas Intern (FKSPI)        yang mampu mendukung perekonomian nasional

                                         Membantu Program Pemerintah dalam mengembangkan
          Asosiasi Bank Kustodian
   7.                                    dan memajukan Pasar Modal di Indonesia sesuai dengan       Bendahara              Nasional
          Indonesia (ABKI)
                                         kebijakan yang telah ditetapkan oleh Pemerintah.

                                         Berkomunikasi, konsultasi dalam menghadapi perubahan
          Asosiasi SWIFT Indonesia       standar global seperti ISO 20022 dan juga memfasilitasi
   8.                                                                                               Pengurus               Nasional
          (ASWIFTINDO)                   solusi teknologi serta pengembangan bisnis di sektor
                                         perbankan terkait transaksi internasional.

                                         Membahas dan mengokordinasikan isu-isu terkait
                                         proses kliring (penyelesaian transaksi antar bank) dan
          Forum Komunikasi Kliring       distribusi dokumen/warkat di wilayah Jakarta, melibatkan
   9.                                                                                               Pengurus               Nasional
          Jakarta (FKKJ)                 berbagai pihak seperti Bank dan penyedia jasa kliring,
                                         untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan
                                         perbankan.

          Forum Human Capital            Wadah untuk merumuskan wawasan strategis bagi
   10.                                                                                              Pengurus               Nasional
          Indonesia (FHCI)               pengembangan SDM di Indonesia




 122     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 125
                                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                                              2025




                                                                                                          Posisi
No.       Nama Asosiasi                                       Tujuan
                                                                                                       Keanggotaan
                                                                                                                            Skala


                                     Menjadi wadah profesional untuk pengembangan
                                     karir dan pengetahuan di bidang tata kelola, risiko,
      SACA (Information              audit, keamanan, dan privasi teknologi informasi (TI) di
      Systems Audit and Control      Indonesia, dengan memperluas manfaat sertifikasi global
11.                                                                                                 Pengurus               Nasional
      Association) Indonesia         ISACA (seperti CISA, CISM) agar lebih dekat kepada para
      Chapter                        profesional tanah air, memfasilitasi networking, berbagi
                                     wawasan, serta membangun ekosistem digital trust dan
                                     keahlian cybersecurity.

                                     Asosiasi yang berperan sebagai operator pasar Surat
      HIMDASUN (Himpunan             Utang Negara (SUN) di Indonesia yang berkomitmen
12                                                                                                  Pengurus               Nasional
      Pedagang Surat Utang)          meningkatkan likuiditas dan transparansi Surat Utang
                                     Negara.

                                     Asosiasi yang bertugas memberikan informasi kepada
      APUVINDO (Asosiasi Pasar
                                     pelaku pasar keuangan domestik. Informasi tersebut
13.   Uang dan Pasar Valuta                                                                         Pengurus               Nasional
                                     meliputi agenda benchmark reform dan rekomendasi
      Asing Indonesia)
                                     referensi suku bunga.

      Indonesia Contact Center       Organisasi yang berkaitan dengan update informasi
14.                                                                                                 Pengurus               Nasional
      Association (ICCA)             terkait Contact Center, Benchmarking, Update Teknologi

      Partnership for Carbon
15.   Accounting Financials          Melakukan pengungkapan financed emissions                      Anggota              Internasional
      (PCAF)

      United Nations Global          Berkomitmen dalam keberlanjutan serta mendukung
16.                                                                                                 Anggota              Internasional
      Compact (UNGC)                 pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs)

      Science-Based Target           Menetapkan target iklim yang kredibel dan berbasis sains
17.                                                                                                 Anggota              Internasional
      Initiatives (SBTI)             dan meningkatkan kredibilitas perusahaan

      Association of Certified       Lembaga Internasional yang mengeluarkan sertifikasi CFE
18.                                                                                                 Anggota              Internasional
      Fraud Examiners                guna mencegah dan memberantas fraud.

      Association Certified Fraud    Organisasi profesional anti-fraud terbesar di Indonesia
19.   Examiner (ACFE) Indonesian     yang untuk mencegah, mendeteksi, dan menginvestigasi           Anggota              Internasional
      Chapter                        kecurangan.

                                     Memperluas koneksi dan relasi dengan para perbankan di
      Asia Pacific Loan Market
20.                                  Asia Pacific yang berpotensi untuk melakukan kerjasama         Anggota              Internasional
      Association (APLMA)
                                     dalam rencana pembentukan kredit sindikasi.

      Rapi Utama Indonesia           Lembaga Pencatatan Aset Perusahaan pembiayaan dan
21.                                                                                                 Anggota                Nasional
      (RAPINDO)                      Bank

      Forum Komunikasi
                                     Memfasilitasi komunikasi perbankan untuk mencari solusi
22.   Operasional Kas Perbankan                                                                     Anggota                Nasional
                                     operasional kas
      (FKOKP)

      ACI FMA Indonesia              Organisasi yang menaungi lebih dari 800 profesional
      (Association Cambiste          di sektor pasar keuangan, termasuk pasar uang, valas,
23.   Internationale – Financial     derivatif, obligasi, serta pialang uang. Berafiliasi dengan    Anggota                Nasional
      Markets Association            ACI Paris dan IBI, organisasi ini terus berkembang seiring
      Indonesia)                     integrasi pasar keuangan.

      Lembaga Alternatif
      Penyelesaian Sengketa          Lembaga yang menangani sengketa lain yang mendapat
24.                                                                                                 Anggota                Nasional
      Sektor Jasa Keuangan           persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.
      (LAPS SJK)

                                     Mengembangkan auditor intern perbankan yang memiliki
      Ikatan Auditor Internal Bank
25.                                  kompetensi tinggi melalui program pelatihan dan                Anggota                Nasional
      (IAIB)
                                     sertifikasi terstandar

                                     Menghimpun, mengokordinasi, dan meningkatkan
      Asosiasi Forensik Digital
26.                                  kompetensi profesional praktisi/peminat forensik digital       Anggota                Nasional
      Indonesia (AFDI)
                                     untuk memajukan bidang tersebut di Indonesia

      The Institute of Internal      IIA Indonesia sebagai afiliasi IIA Global didirikan pada
27.   Auditors Indonesia (IIA        tahun 1989 dengan tujuan untuk mengembangkan dan               Anggota                Nasional
      Indonesia)                     meningkatkan profesi audit internal di Indonesia.

                                     Asosiasi yang secara proaktif pada penetapan standar
      Asosiasi Sistem Pembayaran     dan tindakan untuk mendorong pembayaran digital,
28.                                                                                                 Anggota                Nasional
      Indonesia (ASPI)               merepresentasikan industri dalam dialog bersama
                                     regulator dan pembuat kebijakan.




                                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   123
Page 126
Profil Perusahaan




Profil
Direksi
                                                   Riwayat Pendidikan
                                                   - Sarjana Administrasi Niaga, Universitas 17 Agustus Jakarta (1987).
                                                   - Master of Business Administration, Major in Finance and Accounting
                                                     University of Oregon USA (1991).
                                                   - Doktor Manajemen Bisnis, Universitas Padjadjaran Bandung (2021).



                                                   Sertifikasi
                                                   -   Certified Risk Management Level 7, LSPP (2024).
                                                   -   Certified Islamic Banking, Karim Consulting Indonesia (2020).
                                                   -   Risk Management Certification Refresher Program, BARA (2019).
                                                   -   Certified Risk Management Level 5, LSPP (2013).
                                                   -   Certified Risk Management Level 4, LSPP (2012).
                                                   -   Certified Financial Planning (CFP), Financial Planning Standard Board
                                                       (2007).
                                                   -   Certified Wealth Manager (CWM), University of Greenwich and IBI
                                                       (2005).
                                                   -   Chartered Life Underwriter (CLU), Singapore College of Insurance
                                                       (2004).
                                                   -   Chartered Financial Consultant (ChFC), Singapore College of Insurance
   Hery Gunardi                                    -
                                                       (2004).
                                                       Foreign Exchange and Money Market Dealer, TRAC Consultant
    Direktur Utama                                     Singapore (1997).

                                                   Training
                                                   - Executive Development Program: Workshop Strategy Governance for
   Kewarganegaraan                                   Boards, IMD Business School, Switzerland (2024).
                                                   - Executive Development Program: Exploiting Disruption a Digital World,
   Warga Negara Indonesia
                                                     London Business School, United Kingdom (2022).
                                                   - Executive Development Program: 3 Strategic Branding "From
   Domisili                                          Behavioural Insights to Business Growth”, London Business School,
                                                     United Kingdom (2015).
   Jakarta, Indonesia
                                                   - Executive Development Program: High Impact Leadership, University of
                                                     Berkeley, USA (2014).
   Tempat dan Tahun Lahir/Usia
                                                   - Executive Development Program: Leading Change & Organizational
   Lahir di Bengkulu, pada tahun 1962.               Renewal Program, Standford University Graduate School of Business,
   Usia 63 tahun Per Desember 2025.                  USA (2013).
                                                   - Executive Development Program: Market Driving Strategies
                                                     Programme, London Business School, United Kingdom (2011).
   Periode Menjabat
                                                   - Executive Development Program: Leading a Resilient Organization:
   2025 - 2030 (Periode Pertama)                     Achieving Results During Challenging Times, The Wharton School
                                                     University of Pennsylvania, USA (2009).
   Kepemilikan Saham BRI                           - Executive Development Program: Creating and Executing Breakthrough
                                                     Strategy, Colombia University, USA (2008).
   435.000 lembar

                                                   Riwayat Jabatan
                                                       Dasar Hukum Pengangkatan
                                                       Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Utama berdasarkan
                                                       RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025. Efektif setelah
                                                       mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan Kepatutan
                                                       sesuai Surat OJK No. 46/KDK.03/2025 tanggal 28 Mei 2025.




 124     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 127
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




Rangkap Jabatan                                                    Achievement
- Ketua Asosiasi Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS)
  (2025 - sekarang).                                               - Best Retail Bank Indonesia - Trailblazer Asia Awards dari Retail
- Anggota Dewan Pengawas Ikatan Bankir Indonesia (IBI)               Banker International (RBI), Maret 2025
  (2023 - sekarang).                                               - Excellence in Employee Engagement - Trailblazer Asia Awards
- Anggota Badan Pengawas Asosiasi Sistem Pembayaran                  dari Retail Banker International (RBI), Maret 2025
  Indonesia (ASPI) (2022 - sekarang).                              - Brand Finance Global 500 - Peringkat 323 Global & Peringkat 1
- Bendahara Umum Masyarakat Ekonomi Syariah (MES)
                                                                     di Indonesia dari Brand Finance, Maret 2025
  (2021 - sekarang).
                                                                   - Indonesia's Best for Disrectionary Portofolio Management -
- Bendahara Umum Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI)
  (2025 - sekarang).                                                 Euromoney Private Banking Awards dari Euromoney, Maret 2025
- Ketua Asset and Liability Committee (ALCO) BRI                   - 20 Top Companies to Watch in 2025 dari Bloomberg Technoz,
  (2025-sekarang).                                                   Juni 2025
- Ketua Credit Policy Committee BRI (2025-sekarang).               - Best Private Bank-Indonesia dari Global Brands Magazine, Juni
- Ketua Environmental, Social & Governance (ESG) Committee           2025
  BRI (2025-sekarang).                                             - The World’s Largest Companies - Forbes Global 2000 List dari
- Ketua Procurement Committee 1 BRI (2025-sekarang).                 Forbes, Juni 2025
- Ketua Transformation Steering Committee BRI
                                                                   - Best Mobile Banking Brand dari Global Brands Magazine, Juni
  (2025-sekarang).
                                                                     2025
Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.              - Best Bank - FinanceAsia Awards dari FinanceAsia, Juni 2025
                                                                   - Best Private Bank - FinanceAsia Awards dari FinanceAsia, Juni
                                                                     2025
                                                                   - Fortune Southeast Asia 500 dari Fortune, Juni 2025
Pengalaman Kerja
                                                                   - Best Bank Awards - Kategori KBMI IV dari Investor Trust, Juni
- Direktur PT AXA Mandiri Financial Services, PT AXA Mandiri         2025
  Financial Services (November 2003 - Januari 2006).
                                                                   - Top 1000 World Banks dari The Banker, Juli 2025
- Senior Vice President, Group Head Wealth Management
                                                                   - Best Digital Bank dari Euromoney Awards for Excellence 2025 –
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2006 -Januari 2009).
- Executive Vice President, Group Head Distribution Network I        Country/Territory Winners: Indonesia, Juli 2025
  PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2009 - Januari 2013).     - Indonesia TOP 5 Public Listed Companies dari ASEAN Corporate
- Senior Executive Vice President Consumer Finance PT Bank           Governance Conference & Awards (ASEAN CGCA) 2025, Juli
  Mandiri (Persero) Tbk (Januari 2013 - April 2013).                 2025
- Direktur Micro & Retail Banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk    - ASEAN Asset Class Public Listed Companies dari ASEAN
  (April 2013 - Januari 2015).                                       Corporate Governance Conference & Awards (ASEAN CGCA)
- Presiden Komisaris PT AXA Mandiri Financial Services (Mei          2025, Juli 2025
  2013 - Maret 2015).
                                                                   - Best Human Capital Awards dari BusinessAsia Indonesia, Juli
- Direktur Micro & Business Banking PT Bank Mandiri (Persero)
                                                                     2025
  Tbk (Januari - Maret 2015).
- Direktur Consumer banking PT Bank Mandiri (Persero) Tbk          - Digital Banking Awards dari Investor Trust, Agustus 2025
  (Maret 2015 - April 2016).                                       - Best Private Bank for HNWIs - Indonesia dari The Asset Triple A,
- Direktur Distributions PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               1 September 2025
  (April 2016 - Maret 2018).                                       - Indonesia's Biggest Companies #1 Most Profitable Companies
- Direktur Bisnis Kecil & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk     dari Fortune Indonesia, 12 September 2025
  (Maret 2018-Mei 2019).                                           - Most Trusted Company based on Corporate Governance
- Direktur Bisnis & Jaringan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk           Perception Index (CGPI) dari The Indonesian Institute for
  (Mei - Desember 2019).
                                                                     Corporate Governance (IICG) dan SWA Media Group, 1
- Direktur Consumer & Retail Transaction PT Bank Mandiri
                                                                     November 2025
  (Persero) Tbk (Desember 2019 - Februari 2020).
- Wakil Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk               - Global Corporate Sustainability Awards (GCSA) dari Global
  (Februari - Oktober 2020).                                         Corporate Sustainability Awards (GCSA) 2025, 1 November 2025
- Ketua Project Management Office Merger Bank Syariah Milik        - Bank Pendukungan Pengembangan Pasar Uang Rupiah Terbaik
  BUMN (Maret 2020 - Februari 2021).                                 (Repo Awards) dari Bank Indonesia Award, 1 November 2025
- Direktur Utama PT Bank Syariah Mandiri                           - Bank of The Year Award dari The Banker, Desember 2025
  (Oktober - Desember 2020).                                       - CEO of the Year dari Infobank, Desember 2025
- Direktur Utama PT Bank Syariah Indonesia Tbk.                    - National Sharia Finance Transformation Leader dari Bisnis
  (Desember 2020 - Maret 2025).
                                                                     Indonesia, Desember 2025
- Direktur Utama BRI (Maret 2025 – sekarang).
                                                                   - Best Transformation Transformational Leader dari CNBC,
                                                                     Desember 2025
                                                                   - Best Digital Transformation and Innovation Impact Award dari
                                                                     CNBC, Desember 2025
                                                                   - Best Contribution to Economic Empowerment Award dari CNBC,
                                                                     Desember 2025




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      125
Page 128
Profil Perusahaan




                                                                         Riwayat Pendidikan
                                                                         - Sarjana Peternakan, Institut Pertanian Bogor (2001).
                                                                         - Master of Business Administration, University of Rochester, USA
                                                                           (2010).



                                                                         Sertifikasi
                                                                         - Sertifikasi Chartered Accountant.
                                                                         - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7.
                                                                         - Certified Financial Planner (FPSB).



                                                                         Riwayat Jabatan
                                                                            Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                            Diangkat sebagai Direktur Keuangan BRI untuk pertama kalinya
                                                                            berdasarkan Hasil RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021. Efektif
                                                                            setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
                                                                            Kepatutan sesuai Surat OJK No. 36/KDK.03.2021 tanggal 14 April

    Viviana Dyah Ayu R.K. *
                                                                            2021. Kemudian diangkat kembali menjadi Direktur Finance & Strategy
                                                                            berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
                                                                            Selanjutnya, dialihkan penugasan menjadi Wakil Direktur Utama
      Wakil Direktur Utama                                                  berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.

                                                                            Rangkap Jabatan
                                                                            - Ketua Pengganti merangkap Anggota Tetap Asset and Liability
                                                                              Committee (ALCO) BRI (2025-sekarang).
    Kewarganegaraan
                                                                            - Ketua Pengganti merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara
    Warga Negara Indonesia                                                    Environmental, Social & Governance (ESG) Committee BRI
                                                                              (2025-sekarang).
    Domisili                                                                - Ketua Pengganti 1 Product Committee 1 Segmen Wholesale BRI
                                                                              (2025-sekarang).
    Tangerang Selatan, Indonesia                                            - Ketua Pengganti 1 Product Committee 1 Segmen Non Wholesale BRI
                                                                              (2025-sekarang).
    Tempat dan Tahun Lahir/Usia                                             - Ketua Pengganti 1 merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara
                                                                              Transformation Steering Committee BRI (2025-sekarang).
    Lahir di Surakarta, pada tahun 1978.
    Usia 47 tahun Per Desember 2025.                                        Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

    Periode Menjabat                                                        Pengalaman Kerja
                                                                            - AVP Planning, Corporate Development & Strategy BRI (2016 – 2017).
    2021 – 2026 (Periode Pertama).
                                                                            - AVP Equity Management, Corporate Development & Strategy BRI
    2025 – 2030 (Periode Kedua).
                                                                              (2017 – 2018).
                                                                            - VP Subsidiary Management Desk BRI (2018 – 2019).
    Kepemilikan Saham BRI                                                   - EVP Subsidiary Management Division BRI (2019).
    3.819.500 lembar                                                        - Direktur Keuangan BRI (2021 – 2025).
                                                                            - Direktur Finance & Strategy BRI (2025).
                                                                            - Wakil Direktur Utama BRI (2025 – Sekarang).




* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
  ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.




 126       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 129
                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                  2025




                                       Riwayat Pendidikan
                                       Sarjana Sosial Politik limu Pemerintahan dari Universitas Padjadjaran
                                       (1990).



                                       Sertifikasi
                                       • Risk Management Refresher Program Jenjang 7 "For Successful
                                         Completion of Refresher Program"
                                       • Manajemen Risiko Perbankan Level 7
                                       • Chief Business Development Officer Innovation school
                                       • Three Legged Five Whys For Operations Strategi Bisnis, Produk Trade
                                         & Value Chain
                                       • Strategi Bisnis, Produk Trade & Value Chain
                                       • Business Continuity Management



                                       Riwayat Jabatan
                                         Dasar Hukum Pengangkatan
                                         Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Network dan
Aquarius Rudianto                        Retail Funding berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24
                                         Maret 2025. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
 Direktur Network dan Retail Funding     Kemampuan dan Kepatutan sesuai Surat OJK No. 43/KDK.03/2025
                                         tanggal 28 Mei 2025.

                                         Rangkap Jabatan
Kewarganegaraan                          - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
                                           (ALCO) BRI (2025-sekarang).
Warga Negara Indonesia                   - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Transformation Steering
                                           Committee (2025-sekarang).
Domisili                                 - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Environmental, Social &
                                           Governance (ESG) Committee BRI (2025-sekarang).
Jakarta, Indonesia                       - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Transformation Steering
                                           Committee BRI (2025-sekarang).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia
                                         Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Lahir di Jakarta, pada tahun 1967.
Usia 58 tahun Per Desember 2025.         Pengalaman Kerja
                                         - Senior Vice President Commercial Banking PT. Bank Mandiri
Periode Menjabat                           (Persero) Tbk (2010-2014)
                                         - Senior Vice President Regional CEO PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk
2025 - 2030 (Periode Pertama)
                                           (2015-2018)
                                         - Senior Executive Vice President (SEVP) Operation PT Bank Mandiri
Kepemilikan Saham BRI                      (Persero) Tbk (2018-2019)
                                         - Komisaris Mandiri Axa General Insurance (2019-2020)
Tidak memiliki
                                         - Senior Executive Vice President (SEVP) Bisnis dan Jaringan
                                           PT. Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020)
                                         - Komisaris PT Bank Syariah Mandiri (2020)
                                         - Direktur Jaringan & Retail Funding PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                           (2020-2025)
                                         - Direktur Network & Retail Funding PT Bank Rakyat Indonesia
                                           (Persero) Tbk (2025-sekarang).




                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           127
Page 130
Profil Perusahaan




                                                   Riwayat Pendidikan
                                                   - Sarjana Ekonomi Akutansi dari Universitas Indonesia (2004).
                                                   - Master of Management dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta
                                                     (2009).
                                                   - Master of Business Administration dari University of Cambridge,
                                                     London (2012).



                                                   Sertifikasi
                                                   Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7.



                                                   Riwayat Jabatan
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                     Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Commercial Banking
                                                     berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
                                                     Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
                                                     Kepatutan sesuai Surat OJK No. KEPR 54/D.03/2025 tanggal 18 Juni

   Alexander Dippo Paris Y. S.
                                                     2025.

                                                     Rangkap Jabatan
    Direktur Commercial Banking
                                                     - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
                                                       (ALCO) BRI (2025-sekarang).
                                                     - Anggota Tidak Tetap Product Committee dengan Hak Suara
                                                       (sesuai dengan topik komite) (2025 - Sekarang).
   Kewarganegaraan
                                                     Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
   Warga Negara Indonesia
                                                     Pengalaman Kerja
   Domisili                                          - VP of Automotive Sector Development for Commercial Banking
                                                       Client (2015-2017).
   Jakarta, Indonesia
                                                     - VP of Financial Sector Department for Government and Institutional
                                                       Banking Client (2017-2020).
   Tempat dan Tahun Lahir/Usia                       - Komisaris PT Mandiri AXA General Insurance (MAGI) (2023).
   Lahir di Jakarta, pada tahun 1982.                - Komisaris Utama PT Mandiri Utama Finance (MUF) (2024-2025).
   Usia 43 tahun Per Desember 2025.                  - SVP SME Banking Group PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                                       (2020-2025).
                                                     - Direktur Commercial Banking BRI (2025 – sekarang).
   Periode Menjabat
   2025 - 2030 (Periode Pertama)

   Kepemilikan Saham BRI
   Tidak memiliki




 128     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 131
                                                                    Laporan Tahunan
                                                                               2025




                                     Riwayat Pendidikan
                                     Bachelor of Engineering, Mechanical Engineering dari Swinburne
                                     University of Technology Melbourne Australia (1999).



                                     Sertifikasi
                                     - Executive Certificate - Chief Information Security Officer (CISO),
                                       Carnegie Mellon University USA (2022).
                                     - Executive Certificate – Chief Data Officer (CDO), Carnegie Mellon
                                       University USA (2023).
                                     - Pelatihan Sertifikasi Manajemen Risiko perbankan Syariah Tingkat 5,
                                       ASBISINDO, (2023).
                                     - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7, LSPP (2024).
                                     - Risk Management Certification Refresher Program, Banker Association
                                       for Risk Management (2025).



                                     Riwayat Jabatan

Saladin Dharma                         Dasar Hukum Pengangkatan

Nugraha Effendi                        Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Information
                                       Technology berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24
 Direktur Information Technology       Maret 2025. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
                                       Kemampuan dan Kepatutan sesuai Surat OJK No. KEPR 57/D.03/2025
                                       tanggal 18 Juni 2025.

                                       Rangkap Jabatan
Kewarganegaraan
                                       - Wakil Ketua Bidang Technology & Security, Association of
Warga Negara Indonesia                   Indonesian National Banks (PERBANAS) (2024-sekarang).
                                       - Ketua Bidang 2 Forum Digital BUMN (Fordigi) (2025-sekarang).
Domisili                               - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
                                         (ALCO) BRI (2025-sekarang).
Jakarta Selatan, Indonesia             - Ketua Information Technology Steering Committee BRI
                                         (2025-sekarang).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia            - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Product Committee 1 Segmen
                                         Non Wholesale BRI (2025-sekarang).
Lahir di Jakarta, pada tahun 1974.     - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Transformation Steering
Usia 51 tahun Per Desember 2025.         Committee BRI (2025-sekarang).
                                       - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Komite Tata Kelola Konglomerasi
Periode Menjabat                         Keuangan BRI (2025-sekarang).

2025 - 2030 (Periode Pertama)          Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

Kepemilikan Saham BRI                  Pengalaman Kerja
                                       - Information Technology Consultant, PT Astra Graphia Information
Tidak memiliki
                                         Technology (2000-2003).
                                       - Head of Competence (HoC), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk
                                         (2003-2006).
                                       - Head of Information Technology, Senior Vice President (SVP), HSBC
                                         Indonesia (2006-2014).
                                       - Head of IT Division, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk (2014-2018).
                                       - Group Head Chief Information Security Officer, PT Bank Mandiri
                                         (Persero) Tbk (2018-2023).
                                       - Direktur Information Technology PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                         (2023-2025).
                                       - Direktur Information Technology BRI (2025 – sekarang).




                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     129
Page 132
Profil Perusahaan




                                                   Riwayat Pendidikan
                                                   - Sarjana Akuntansi dari Universitas Padjajaran, Bandung (1994).
                                                   - Master of Business Administration dari Booth Business School,
                                                     University of Chicago, USA (2008).



                                                   Sertifikasi
                                                   • Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 - BARa (2025)
                                                   • Sertifikasi Perbankan – Kualifikasi 7 bidang Manajemen Resiko
                                                     Perbankan - LSPP (2024)

                                                   Pelatihan/Kursus:
                                                   • CEO/Senior Leadership Program - Imperial College Business School/
                                                     HSBC (2024)
                                                   • CEO/Senior Leadership ESG Certification Program - Imperial College
                                                     Business School/HSBC (2024)
                                                   • Global Leadership Forum – Commercial Banking - HSBC (2024)
                                                   • CEO Certification - Citibank New York (2016)
                                                   • CEO Risk - Citibank New York (2016)
                                                   • Advance Risk - Citibank (2013)
   Riko Adythia
    Direktur Corporate Banking
                                                   Riwayat Jabatan
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                     Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Corporate Banking
   Kewarganegaraan                                   berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
                                                     Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
   Warga Negara Indonesia                            Kepatutan sesuai Surat OJK SR-212/PB.02/2025 tanggal 26 Juni 2025.
                                                     tanggal 26 Juni 2025.
   Domisili
                                                     Rangkap Jabatan
   Jakarta, Indonesia                                - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Environmental, Social &
                                                       Governance (ESG) Committee BRI (2025-sekarang).
   Tempat dan Tahun Lahir/Usia                       - Anggota Tetap Komite Kredit BRI (2025-sekarang).
                                                     - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
   Lahir di Bandung, pada tahun 1973.
                                                       (ALCO) BRI (2025-sekarang).
   Usia 52 tahun Per Desember 2025.
                                                     Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
   Periode Menjabat
                                                     Pengalaman Kerja
   2025 - 2030 (Periode Pertama)                     • VP/Structured Trade Finance Citibank New York
                                                       (September 2001 – Agustus 2003)
   Kepemilikan Saham BRI                             • Director/Deputy Country CFO Citi (Agustus 2003 – Oktober 2010)
                                                     • Director/COO Treasury & Trade Solutions Citi
   Tidak memiliki
                                                       (Oktober 2010 – Oktober 2012)
                                                     • Director/Country Head Treasury & Trade Solutions Citi
                                                       (Oktober 2012 – November 2013)
                                                     • Managing Director/Country Head Treasury & Trade Solutions Citi
                                                       (November 2013 - Oktober 2015)
                                                     • Managing Director/Country Head Global Subsidiaries Group Citi
                                                       (Oktober 2015 – Agustus 2018)
                                                     • Managing Director Global Banking HSBC Indonesia
                                                       (Agustus 2018 – Desember 2022)
                                                     • Direktur Wholesale Banking HSBC Indonesia
                                                       (Januari 2023 – Desember 2024)
                                                     • Presiden Direktur (Designate) HSBC Indonesia
                                                       (Januari – Maret 2025)
                                                     • Direktur Corporate Banking BRI (2025 – sekarang).




 130     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 133
                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                  2025




                                      Riwayat Pendidikan
                                      - Sarjana Ilmu Hubungan Internasional dari Universitas Padjadjaran,
                                        Bandung (1998).
                                      - Master International Business dari Aston University, Inggris (2001).



                                      Sertifikasi
                                      Refreshment Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).



                                      Riwayat Jabatan
                                        Dasar Hukum Pengangkatan
                                        Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Operations
                                        berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
                                        Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
                                        Kepatutan sesuai Surat OJK No. KEPR 44/D.03/2025 tanggal 28 Mei
                                        2025.

                                        Rangkap Jabatan
Hakim Putratama                         - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
                                          (ALCO) BRI (2025-sekarang).
 Direktur Operations                    - Anggota Tetap dgn Hak Suara Procurement Committee
                                          (2025-sekarang).
                                        - Ketua Pengganti merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara
                                          Information Technology Steering Committee BRI (2025-sekarang).
                                        - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Procurement Committee 1 BRI
Kewarganegaraan
                                          (2025-sekarang).
Warga Negara Indonesia                  - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Product Committee 1 Segmen
                                          Non Wholesale BRI (2025-sekarang).
Domisili
                                        Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Tangerang Selatan, Indonesia
                                        Pengalaman Kerja
Tempat dan Tahun Lahir/Usia             - Vice President (VP), Marketing PT. Bank Barclays Indonesia
                                          (2009-2010)
Lahir di Palembang pada tahun 1976.     - Head of Acquisition, Citibank Ready Credit Citibank Indonesia
Usia 49 tahun per Desember 2025.          (2010-2012)
                                        - Senior Vice President (SVP) Head of Marketing & Segment Offering
Periode Menjabat                          PT Bank Commonwealth (2012 – 2015).
                                        - Senior Vice President (SVP) Corporate Secretary Division PT Bank
2025 - 2030 (Periode Pertama)             Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (2015-2018).
                                        - Senior Vice President (SVP) Consumer Funding Retail Division
Kepemilikan Saham BRI                     PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk
                                          (2018 -2022).
Tidak memiliki                          - Head of International and Transaction Banking PT Bank
                                          Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten, Tbk (2022 –2023).
                                        - Direktur Institutional Banking BTN (2023 –2024).
                                        - Direktur Operations and Customer Experience BTN (2024 – 2025).
                                        - Direktur Operations BRI (2025 – Sekarang).




                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.            131
Page 134
Profil Perusahaan




                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     Sarjana Akuntansi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1998).



                                                     Sertifikasi
                                                     - Sertifikasi Kompetensi Penjamin Sub Bidang Pengelolaan (2023)
                                                     - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).



                                                     Riwayat Jabatan
                                                       Dasar Hukum Pengangkatan
                                                       Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Micro berdasarkan
                                                       RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025. Efektif setelah
                                                       mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan Kepatutan
                                                       sesuai Surat OJK No. 55/KDK.03/2025 tanggal 18 Juni 2025.

                                                       Rangkap Jabatan
                                                       Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
                                                       (ALCO) BRI (2025-sekarang).
   Akhmad Purwakajaya
                                                       Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
    Direktur Micro
                                                       Pengalaman Kerja
                                                       -   Executive Vice President Divisi SOE BRI (2020 – 2021).
                                                       -   Pemimpin Cabang Khusus BRI (2021 – 2022).
   Kewarganegaraan                                     -   Regional CEO BRI Jakarta 1 (2022 – 2023).
                                                       -   Direktur Utama PT Jamkrindo (2023 – 2025).
   Warga Negara Indonesia                              -   Direktur Micro BRI (2025 – sekarang).

   Domisili
   Jakarta, Indonesia

   Tempat dan Tahun Lahir/Usia
   Lahir di Metro Lampung Tengah, pada tahun 1971.
   Usia 54 tahun Per Desember 2025.

   Periode Menjabat
   2025 - 2030 (Periode Pertama)

   Kepemilikan Saham BRI
   243.500 lembar




 132     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 135
                                                                                Laporan Tahunan
                                                                                           2025




                                               Riwayat Pendidikan
                                               Sarjana Teknik Sipil dari Universitas Indonesia, Depok (1996).



                                               Sertifikasi
                                               Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).



                                               Riwayat Jabatan
                                                 Dasar Hukum Pengangkatan
                                                 Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Treasury and
                                                 International Banking berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal
                                                 24 Maret 2025. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
                                                 Kemampuan dan Kepatutan sesuai Surat OJK No. KEPR 64/D.03/2025
                                                 tanggal 26 Juni 2025.

                                                 Rangkap Jabatan
                                                 - Bendahara Apuvindo (2025 - sekarang).
                                                 - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
Farida Thamrin                                     (ALCO) BRI (2025-sekarang).
                                                 - Anggota Tetap Komite Kredit (2025-sekarang).
 Direktur Treasury and International Banking     - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Procurement Committee 1 BRI
                                                   (2025-sekarang).

                                                 Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
Kewarganegaraan                                  Pengalaman Kerja
Warga Negara Indonesia                           - SVP Market Risk Group Head Bank Mandiri (2015-2016).
                                                 - SVP Treasury Group Head Bank Mandiri (2016-2019).
Domisili                                         - Komisaris PT Mandiri Sekuritas (2019-2021).
                                                 - SEVP Corporate Banking Solution Head Bank Mandiri (2019-2021).
Jakarta, Indonesia                               - Komisaris PT Bukit Pembangkit Inovatif (2021-2024).
                                                 - Komisaris PT Bukit Multi Investasi (2022-2023).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia                      - Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko PT Bukit Asam
                                                   (2021-2025).
Lahir di Jakarta, pada tahun 1972.               - Direktur Treasury and International Banking BRI (2025 – sekarang).
Usia 53 tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
2025 - 2030 (Periode Pertama)

Kepemilikan Saham BRI
19.800 lembar




                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     133
Page 136
Profil Perusahaan




                                                                         Riwayat Pendidikan
                                                                         - Sarjana Teknik Elektro dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2003).
                                                                         - Master of Business Administration dari University of Melbourne (2012).



                                                                         Sertifikasi
                                                                         Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).



                                                                         Riwayat Jabatan
                                                                            Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                            Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Manajemen Risiko
                                                                            berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.

                                                                            Rangkap Jabatan
                                                                            - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
                                                                              (ALCO) BRI (2025-sekarang).
                                                                            - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Credit Policy Committee BRI
                                                                              (2025-sekarang).
    Ety Yuniarti*                                                           - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Information Technology Steering
                                                                              Committee BRI (2025-sekarang).
      Direktur Manajemen Risiko                                             - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Procurement Committee 1 BRI
                                                                              (2025-sekarang).
                                                                            - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Komite Tata Kelola Konglomerasi
                                                                              Keuangan BRI (2025-sekarang).
    Kewarganegaraan
                                                                            Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
    Warga Negara Indonesia
                                                                            Pengalaman Kerja

    Domisili                                                                - Assistant Vice President - Head of Investor Communications
                                                                              Department BRI (Maret 2015 - Juli 2018).
    Tangerang Selatan, Indonesia                                            - Assistant Vice President - Head of Strategic Investments
                                                                              Department BRI (Juli 2018 – Oktober 2019).
    Tempat dan Tahun Lahir/Usia                                             - Assistant Vice President, Deputy Head of Asset Liability
                                                                              Management & MIS Group BRI (November 2019 – November 2020).
    Lahir di Klaten, pada tahun 1981.                                       - Senior Vice President - Head of Credit Risk & Policy Group BRI
    Usia 44 tahun Per Desember 2025.                                          (Desember 2020 – Desember 2021).
                                                                            - Executive Vice President, Head of Enterprise Risk Group BRI
    Periode Menjabat                                                          (Januari 2022 - Mei 2025).
                                                                            - Komisaris Utama, BRI Ventura Investama (April 2022 – Juni 2025).
    2025 - 2030 (Periode Pertama)                                           - Senior Executive Vice President, Head of Retail Risk Sub Directorate
                                                                              BRI (Juni 2025 - Desember 2025).
    Kepemilikan Saham BRI                                                   - Direktur Manajemen Risiko BRI (2025 – sekarang).

    193.262 lembar




* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
  ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.




 134       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 137
                                                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                                                        2025




                                                                         Riwayat Pendidikan
                                                                         - Universitas Pembangunan Nasional "Veteran", Surabaya - Ekonomi
                                                                           (1998)
                                                                         - Master of Business Administration (MBA) dari Clark University,
                                                                           Massachusetts, USA (2010)



                                                                         Sertifikasi
                                                                         - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2025).
                                                                         - Capital Market Professional Certificate, New York Institute of Finance,
                                                                           New York, USA (2017)



                                                                         Riwayat Jabatan
                                                                            Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                            Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Consumer Banking
                                                                            berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.

                                                                            Rangkap Jabatan
    Aris Hartanto*                                                       - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
                                                                           (ALCO) BRI (2025-sekarang).
      Direktur Consumer Banking
                                                                            Pengalaman Kerja
                                                                            - Business Manager - BRI New York Agency (Mei 2014 – Juli 2018)
                                                                            - General Manager - Branch BRI Singapore
    Kewarganegaraan                                                           (Juli 2018 – November 2020)
                                                                            - Division Head - Distribution Network Division
    Warga Negara Indonesia                                                    (November 2020 – November 2022)
                                                                            - Regional CEO of Regional Office, BRI Medan
    Domisili                                                                  (November 2022 – Februari 2024)
                                                                            - Direktur Utama PT Asuransi BRI Life
    Jakarta, Indonesia                                                        (Februari 2024 - Desember 2025)
                                                                            - Direktur Consumer Banking (Desember 2025 - sekarang)
    Tempat dan Tahun Lahir/Usia
    Lahir di Ponorogo, pada tahun 1975.
    Usia 50 tahun per Agustus 2025.

    Periode Menjabat
    2025 - 2030 (Periode Pertama)

    Kepemilikan Saham BRI
    430.964 lembar




* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
  ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.




                                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          135
Page 138
Profil Perusahaan




                                                                         Riwayat Pendidikan
                                                                         - Sarjana Ekonomi dari Universitas Padjadjaran, Bandung (1998).
                                                                         - Master of Business Administration dari Tulane University, New Orleans
                                                                           Amerika Serikat (2007).

                                                                            Riwayat Pelatihan
                                                                            - Driving Profitable Growth dari Harvard Business School, USA (2020).
                                                                            - Advanced Int'l Corporate Finance dari INSEAD, France (2021).
                                                                            - Venture Capital dari Wharton Business School, USA (2021).
                                                                            - High Performance Board dari IMD, Swiss (2022).
                                                                            - Effective Asset Management dari London School of Economy, UK
                                                                              (2023).
                                                                            - Leading Growth Strategy dari Kellog Business School/BSE, USA
                                                                              (2024).
                                                                            - High Impact Leadership dari Columbia Business School, USA (2024)



                                                                         Riwayat Jabatan
                                                                            Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                            Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Finance & Strategy
    Achmad Royadi*                                                          berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.

        Direktur Finance & Strategy                                         Rangkap Jabatan
                                                                            - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Asset and Liability Committee
                                                                              (ALCO) BRI (2025-sekarang).
                                                                            - Ketua Pengganti 2 Product Committee 1 Segmen Wholesale BRI
    Kewarganegaraan                                                           (2025-sekarang).
                                                                            - Ketua Pengganti 2 Product Committee 1 Segmen Non Wholesale BRI
    Warga Negara Indonesia                                                    (2025-sekarang).
                                                                            - Ketua Pengganti 2 merangkap Anggota Tetap Dengan Hak Suara
    Domisili                                                                  Transformation Steering Committee BRI (2025-sekarang).
                                                                            - Anggota Tetap Dengan Hak Suara Komite Tata Kelola Konglomerasi
    Jakarta, Indonesia                                                        Keuangan BRI (2025-sekarang).

    Tempat dan Tahun Lahir/Usia                                             Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
    Lahir di Jakarta, pada tahun 1975.                                      Pengalaman Kerja
    Usia 50 tahun Per Desember 2025.
                                                                            - Vice President – Divisi Corporate Development & Strategy
                                                                              (Juni 2017 – Mei 2018).
    Periode Menjabat                                                        - Executive Vice President Investor Relations BRI (2018-2021).
                                                                            - Senior Executive Vice President Treasury & Global Services BRI
    2025 - 2030 (Periode Pertama)
                                                                              (2021 -2025).
                                                                            - Komisaris Utama BRI Danareksa Sekuritas (2022-2025).
    Kepemilikan Saham BRI
                                                                            - Direktur Finance & Strategy BRI (2025 – sekarang).
    1.215.672 lembar


    Sertifikasi
    -   Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2023).
    -   Sertifikasi Treasury Jenjang 7 (2023).
    -   Sertifikasi Penjaminan Emisi Efek Jenjang 5 (2025)
    -   Sertifikasi Pengelolaan Investasi Jenjang 5 (2025).
    -   Sertifikasi Manajemen Dana Pensiun Umum (2025).




* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
  ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.




 136        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 139
                                                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                                                        2025




                                                                          Riwayat Pendidikan
                                                                          - Sarjana Ekonomi dari Universitas Saburai, Bandar Lampung (2005).
                                                                          - Magister Hukum dari Universitas Lampung, Bandar Lampung (2016).



                                                                          Sertifikasi
                                                                          Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7 (2024).



                                                                          Riwayat Jabatan
                                                                            Dasar Hukum Pengangkatan
                                                                            Diangkat untuk pertama kalinya menjadi Direktur Legal & Compliance
                                                                            berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember 2025.

                                                                            Rangkap Jabatan
                                                                            - Anggota Tetap tanpa Hak Suara Environmental, Social & Governance
                                                                              (ESG) Committee BRI (2025-sekarang).


    Mahdi Yusuf*                                                            Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

                                                                            Pengalaman Kerja
      Direktur Legal & Compliance                                           - Kepala Divisi Umum PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
                                                                              (Juli 2019 – Januari 2020).
                                                                            - Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
                                                                              (Maret 2020 – Februari 2024).
    Kewarganegaraan                                                         - Direktur Kepatuhan PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
                                                                              (Februari 2024 – Juli 2024).
    Warga Negara Indonesia                                                  - Pjs. Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
                                                                              (Juli 2024 – Januari 2025).
    Domisili                                                                - Direktur Utama PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
                                                                              (Januari 2025 – Desember 2025).
    Jakarta, Indonesia                                                      - Direktur Legal & Compliance BRI (2025 – sekarang).

    Tempat dan Tahun Lahir/Usia
    Lahir di Pagelaran, pada tahun 1965.
    Usia 60 tahun Per Desember 2025.

    Periode Menjabat
    2025 - 2030 (Periode Pertama)

    Kepemilikan Saham BRI
    Tidak memiliki




* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
  ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.




                                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           137
Page 140
Profil Perusahaan




Profil Direksi Sebelumnya

                                               Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                               Lahir di Pandeglang, pada tahun 1964. Usia 61 tahun Per Desember 2025.
                                               Riwayat Pendidikan
                                               - Sarjana Akuntansi, Universitas Padjadjaran (1988).
                                               - Magister Manajemen, Institut Pertanian Bogor (1999).
                                               Sertifikasi
                                               Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
                                               Pengalaman Kerja
                                               - Direktur Bisnis Wholesale & Kelembagaan BRI (2019 – 2025).
                                               - Wakil Direktur Utama BRI (2025).
            Agus Noorsanto*
                                               Dasar Hukum Pengangkatan
           Wakil Direktur Utama
                                               Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal
                                               24 Maret 2025.
            Kewarganegaraan
                                               Rangkap Jabatan
         Warga Negara Indonesia
                                               Tidak memiliki rangkap jabatan.
                 Domisili
                                               Periode Menjabat
            Jakarta, Indonesia
                                               2019 – 2024 (Periode Pertama).
* Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal   2024 – 2025 (Periode Kedua).
  17 Desember 2025.                            Kepemilikan Saham BRI
                                               3.938.641 lembar (Per November 2025)




                                               Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                               Lahir di Malang, pada tahun 1970. Usia 55 tahun Per Desember 2025.
                                               Riwayat Pendidikan
                                               - Sarjana Teknologi Pertanian, Universitas Jember (1990).
                                               - Magister Manajemen, Marketing/MIS, UGM/Adger Collage University Norway (2000).
                                               Sertifikasi
                                               Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
                                               Pengalaman Kerja
                                               - Direktur Kepatuhan BRI (2021 – 2025).
                                               - Direktur Human Capital & Compliance BRI (2025).
       Ahmad Solichin Lutfiyanto*
                                               Dasar Hukum Pengangkatan
   Direktur Human Capital & Compliance
                                               Diangkat sebagai Direktur Human Capital & Compliance berdasarkan RUPS Tahunan
                                               Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
            Kewarganegaraan
                                               Rangkap Jabatan
         Warga Negara Indonesia
                                               Tidak memiliki rangkap jabatan.
                 Domisili
                                               Periode Menjabat
            Jakarta, Indonesia
                                               2018 – 2023 (Periode Pertama).
* Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal   2023 – 2025 (Periode Kedua).
  17 Desember 2025.                            Kepemilikan Saham BRI
                                               5.454.170 lembar (Per November 2025)




 138      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 141
                                                                                                 Laporan Tahunan
                                                                                                            2025




                                               Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                               Lahir di Bojonegoro pada tahun 1981. Usia 44 tahun per Desember 2025.
                                               Riwayat Pendidikan
                                               Sarjana Bidang Geofisika dan Meteorologi dari Institut Teknologi Bandung (2004).
                                               Sertifikasi
                                               Penyelarasan Sertifikasi Manajemen Risiko – Banker Association for Risk Management
                                               (BARA) – Jakarta (2024)
                                               Pengalaman Kerja
                                               - Direktur Komersial dan UMKM Bank BJB (2020 – 2025).
                                               - Direktur Consumer Banking BRI (2025).
           Nancy Adistyasari*
                                               Dasar Hukum Pengangkatan
       Direktur Consumer Banking
                                               Diangkat sebagai Direktur Consumer Banking berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025
                                               tanggal 24 Maret 2025.
            Kewarganegaraan
                                               Rangkap Jabatan
         Warga Negara Indonesia
                                               Tidak memiliki rangkap jabatan.
                 Domisili
                                               Periode Menjabat
            Jakarta, Indonesia
                                               2025 (Periode Pertama)
* Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal   Kepemilikan Saham BRI
  17 Desember 2025.                            9.000 lembar (Per November 2025)




                                               Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                               Lahir di Kulon Progo, pada tahun 1969. Usia 56 tahun Per Desember 2025.
                                               Riwayat Pendidikan
                                               - Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, Jakarta (1995).
                                               - Magister Manajemen Internasional dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1997).
                                               Sertifikasi
                                               Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                               Pengalaman Kerja
                                               - Direktur Human Capital & Compliance PT Bank Negara Indonesia
                                                 (22 Agustus 2022 – 24 Maret 2024).
               Mucharom*                       - Direktur Manajemen Risiko BRI (2025).
        Direktur Manajemen Risiko
                                               Dasar Hukum Pengangkatan
                                               Diangkat sebagai Direktur Manajemen Risiko berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025
            Kewarganegaraan                    tanggal 24 Maret 2025.
         Warga Negara Indonesia                Rangkap Jabatan
                 Domisili                      Tidak memiliki rangkap jabatan.
            Jakarta, Indonesia                 Periode Menjabat

* Diberhentikan pada RUPS Luar Biasa tanggal
                                               2025 (Periode Pertama)
  17 Desember 2025.                            Kepemilikan Saham BRI
                                               Tidak Memiliki




                                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      139
Page 142
Profil Perusahaan




                                                     Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                     Lahir di Pasuruan, pada tahun 1963. Usia 62 tahun Per Desember 2025.
                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     - Sarjana Agronomi, Institut Pertanian Bogor (1988).
                                                     - Magister Administrasi Bisnis, Universitas Indonesia (2002).
                                                     Sertifikasi
                                                     Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
                                                     Pengalaman Kerja
                                                     - Direktur Utama PT Pegadaian (Persero) (2017 – 2019).
                                                     - Wakil Direktur Utama BRI (2019).
                   Sunarso*                          - Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019 – 2025).
              Direktur Utama
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                     Diangkat sebagai Direktur Utama BRI berdasarkan RUPS Tahunan pada tanggal
             Kewarganegaraan                         13 Maret 2023.
         Warga Negara Indonesia                      Rangkap Jabatan
                    Domisili                         Tidak memiliki rangkap jabatan.
             Jakarta, Indonesia                      Periode Menjabat

* Diberhentikan    pada   RUPS   Tahunan   tanggal
                                                     2019 – 2024 (Periode Pertama).
                                                     2023 – 2025 (Periode Kedua).
  24 Maret 2025.
                                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                     3.234.856 lembar (Per Februari 2025)




                                                     Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                     Lahir di Demak, pada tahun 1963. Usia 62 tahun Per Desember 2025.
                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     - Sarjana Agronomi, Institut Pertanian Bogor (1986).
                                                     - Magister Manajemen, Universitas Prasetya Mulya (2002).
                                                     Sertifikasi
                                                     - Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
                                                     - Certified Wealth Manager dari The Certified Wealth Managers’ Association.
                                                     Pengalaman Kerja
                                                     - Direktur Bisnis Kecil & Jaringan BNI (2017 – 2019).
             Catur Budi Harto*                       - Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019 – 2025).
           Wakil Direktur Utama
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                     Diangkat sebagai Wakil Direktur Utama BRI berdasarkan RUPS Tahunan 2024 pada
             Kewarganegaraan                         tanggal 1 Maret 2024.
         Warga Negara Indonesia                      Rangkap Jabatan
                    Domisili                         Tidak memiliki rangkap jabatan.
             Jakarta, Indonesia                      Periode Menjabat

* Diberhentikan    pada   RUPS   Tahunan   tanggal
                                                     2019 – 2024 (Periode Pertama).
                                                     2024 – 2025 (Periode Kedua).
  24 Maret 2025.
                                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                     1.839.057 lembar (Per Februari 2025)




 140      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 143
                                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                                   2025




                                                     Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                     Lahir di Surabaya, pada tahun 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     - Sarjana Kedokteran Gigi, Universitas Airlangga (1988).
                                                     - Magister Manajemen, Universitas Padjadjaran (2001).
                                                     Sertifikasi
                                                     - Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
                                                     - Sertifikasi Kompetensi Pasar Modal Jenjang 5.
                                                     Pengalaman Kerja
                                                     - Direktur Consumer Banking BTN (2016 – 2017).
                   Handayani*                        - Direktur Konsumer PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
         Direktur Bisnis Konsumer                      (2017 – 2025).
                                                     - Wakil Ketua CWMA (2017 – sekarang).
                                                     - Sekjen ASPI (2019 – sekarang).
             Kewarganegaraan
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
         Warga Negara Indonesia
                                                     Diangkat sebagai Direktur Bisnis Konsumer berdasarkan hasil RUPS Tahunan
                    Domisili                         tanggal 1 Maret 2022.
             Jakarta, Indonesia                      Rangkap Jabatan

* Diberhentikan    pada   RUPS   Tahunan   tanggal   - Wakil Ketua CWMA (2017 – sekarang).
                                                     - Sekjen ASPI (2019 - sekarang).
  24 Maret 2025.
                                                     Periode Menjabat
                                                     2017 – 2022 (Periode Pertama).
                                                     2022 – 2025 (Periode Kedua).
                                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                     3.425.200 lembar (Per Februari 2025)




                                                     Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                     Lahir di Ngawi, pada tahun 1966. Usia 59 tahun Per Desember 2025.
                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     - Sarjana Teknologi Pertanian, Universitas Brawijaya (1989).
                                                     - Magister Manajemen Agribisnis, Universitas Gadjah Mada (2005).
                                                     Sertifikasi
                                                     Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
                                                     Pengalaman Kerja
                                                     - Direktur Bisnis Ritel dan Menengah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2018 – 2019).
                                                     - Direktur Bisnis Mikro PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
                    Supari*                            (2019 – 2025).
            Direktur Bisnis Mikro
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                     Diangkat sebagai Direktur Bisnis Mikro berdasarkan RUPS Tahunan pada tanggal 13 Maret
             Kewarganegaraan                         2023.
         Warga Negara Indonesia                      Rangkap Jabatan
                    Domisili                         Tidak memiliki rangkap jabatan.
             Jakarta, Indonesia                      Periode Menjabat

* Diberhentikan    pada   RUPS   Tahunan   tanggal
                                                     2019 – 2024 (Periode Pertama).
                                                     2024 – 2025 (Periode Kedua).
  24 Maret 2025.
                                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                     2.890.914 lembar (Per Februari 2025)




                                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     141
Page 144
Profil Perusahaan




                                                     Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                     Lahir di Jakarta, pada tahun 1964. Usia 61 tahun Per Desember 2025.
                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     - Sarjana Hukum, Universitas Indonesia (1988).
                                                     - Magister Manajemen, Universitas Indonesia (2004).
                                                     Sertifikasi
                                                     - Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
                                                     - Certified Wealth Manager dari The Certified Wealth Managers’ Association.
                                                     Pengalaman Kerja
                                                     - SEVP Special Asset Management Bank Mandiri (2017 – 2019).
              Agus Sudiarto*                         - Direktur Manajemen Risiko PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2019 – 2025).
        Direktur Manajemen Risiko
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                     Diangkat sebagai Direktur Manajemen Risiko BRI berdasarkan RUPS Tahunan 2024 pada
             Kewarganegaraan                         tanggal 1 Maret 2024.
         Warga Negara Indonesia                      Rangkap Jabatan
                    Domisili                         Tidak memiliki rangkap jabatan.
             Jakarta, Indonesia                      Periode Menjabat

* Diberhentikan    pada   RUPS   Tahunan   tanggal
                                                     2018 – 2023 (Periode Pertama).
                                                     2023 – 2028 (Periode Kedua).
  24 Maret 2025.
                                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                     1.717.400 lembar (Per Februari 2025)




                                                     Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                     Lahir di Jakarta, pada tahun 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     - Sarjana Ekonomi Perusahaan, Universitas Krisna Dwipayana (1988).
                                                     - Magister Manajemen Keuangan, Sekolah Tinggi Manajemen PPM (2001).
                                                     - Doctor of HR Management, Universitas Negeri Jakarta (2024).
                                                     Sertifikasi
                                                     - Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5.
                                                     - Certified Wealth Manager dari The Certified Wealth Managers’ Association.
                                                     - Qualified Internal Auditor.
             Agus Winardono*                         Pengalaman Kerja
          Direktur Human Capital                     - Direktur Human Capital BRI (2021 – 2025).
                                                     - Ketua Bidang V FHCI BUMN (2024-sekarang).
                                                     - Ketua PMO Pengembangan Aplikasi Human Capital Terintegrasi BUMN (2023-Sekarang).
             Kewarganegaraan                         - Wakil Ketua Bidang I – Digital Capacity Building Forum Digital BUMN (FORDIGI)
         Warga Negara Indonesia                        (2023-Sekarang).
                                                     - Bendahara BUMN School of Excellent (2023-Sekarang).
                    Domisili
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
             Jakarta, Indonesia
                                                     Diangkat sebagai Direktur Human Capital BRI berdasarkan Hasil RUPS Luar Biasa tanggal 21
* Diberhentikan    pada   RUPS   Tahunan   tanggal   Januari 2021.
  24 Maret 2025.                                     Rangkap Jabatan
                                                     - Ketua Bidang V FHCI BUMN (2024-sekarang).
                                                     - Ketua PMO Pengembangan Aplikasi Human Capital Terintegrasi BUMN (2023-Sekarang).
                                                     - Wakil Ketua Bidang I – Digital Capacity Building Forum Digital BUMN (FORDIGI)
                                                       (2023-Sekarang).
                                                     - Bendahara BUMN School of Excellent (2023-Sekarang).
                                                     Periode Menjabat
                                                     2021 – 2025 (Periode Pertama).
                                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                     1.503.481 lembar (Per Februari 2025)




 142      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 145
                                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                                    2025




                                                     Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                     Lahir di Situbondo, pada tahun 1968. Usia 57 tahun Per Desember 2025.
                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     - Sarjana Teknologi Industri Pertanian, Universitas Brawijaya (1991).
                                                     - Master of Business Administration, the University of Adelaide, Australia (2006).
                                                     Sertifikasi
                                                     - Sertifikasi Manajemen Risiko Level 5.
                                                     - Certified Wealth Manager dari The Certified Wealth Managers’ Association.
                                                     - Qualified Internal Auditor.
                                                     Pengalaman Kerja
            Amam Sukriyanto*
                                                     - SEVP Fixed Assets Management & Procurement Directorate BRI (2020 – 2021).
        Direktur Commercial, Small
                                                     - Direktur Bisnis Kecil dan Menengah BRI (2021 – 2024).
           and Medium Business
                                                     - Direktur Commercial, Small, and Medium Business PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
                                                       Tbk (2024 – 2025).
             Kewarganegaraan
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
         Warga Negara Indonesia
                                                     Diangkat sebagai Direktur Bisnis Kecil & Menengah BRI berdasarkan Hasil RUPS Luar Biasa
                    Domisili                         tanggal 21 Januari 2021. Pada RUPS Tahunan 2024 tanggal 1 Maret 2024 terdapat perubahan
             Jakarta, Indonesia                      nomenklatur yang semula Direktur Bisnis Kecil dan Menengah menjadi Direktur Commercial,
                                                     Small and Medium Business.
* Diberhentikan    pada   RUPS   Tahunan   tanggal   Rangkap Jabatan
  24 Maret 2025.
                                                     Tidak memiliki rangkap jabatan.
                                                     Periode Menjabat
                                                     2021 – 2025 (Periode Pertama).
                                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                     1.503.481 lembar (Per Februari 2025)




                                                     Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                     Lahir di Jakarta, pada tahun 1981. Usia 44 tahun Per Desember 2025.
                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     - Sarjana Teknik Informatika, Universitas Bina Nusantara (2003).
                                                     - Master of Science, Carnegie Mellon University, USA (2011).
                                                     Sertifikasi
                                                     - Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7.
                                                     - Certified Trade Specialist For Basic Trade Finance
                                                     - CISA Review Course & Certification
                                                     Pengalaman Kerja
             Arga M. Nugraha*                        - EVP Brilink Network Division BRI (2020 – 2021).
  Direktur Digital dan Teknologi Informasi           - Direktur Jaringan & Layanan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2021 – 2022).
                                                     - Direktur Digital & Teknologi Informasi (2022 – 2025).

             Kewarganegaraan                         Dasar Hukum Pengangkatan

         Warga Negara Indonesia                      Diangkat sebagai Direktur Jaringan & Layanan BRI berdasarkan Hasil RUPS Luar Biasa
                                                     tanggal 21 Januari 2021. Pada RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022 dialihkan tugas menjadi
                    Domisili                         Direktur Digital & Teknologi Informasi.
             Jakarta, Indonesia                      Rangkap Jabatan

* Diberhentikan    pada   RUPS   Tahunan   tanggal   Tidak memiliki rangkap jabatan.
  24 Maret 2025.                                     Periode Menjabat
                                                     2021 – 2025 (Periode Pertama).
                                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                     1.313.785 lembar (Per Februari 2025)




                                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      143
Page 146
Profil Perusahaan




                                                     Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                     Lahir di Surabaya, pada tahun 1974, Usia 51 tahun Per Desember 2025.
                                                     Riwayat Pendidikan
                                                     - Sarjana (Akuntansi), Universitas Airlangga (1998).
                                                     - Master (Finance), Indiana University, USA (2012).
                                                     Sertifikasi
                                                     Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
                                                     Pengalaman Kerja
                                                     - Kepala Divisi Planning, Budgeting & Performance Management BRI (2021-2022).
                                                     - Direktur Jaringan dan Layanan BRI (2022 – 2024).
                   Andrijanto*                       - Direktur Retail Funding and Distribution PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
  Direktur Retail Funding and Distribution             (2024-2025).
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
             Kewarganegaraan                         Diangkat sebagai Direktur Jaringan dan Layanan BRI berdasarkan Rapat Umum Pemegang
         Warga Negara Indonesia                      Saham Tahunan tanggal 1 Maret 2022. Pada RUPS Tahunan 2024 tanggal 1 Maret 2024
                                                     terdapat perubahan nomenklatur yang semula Direktur Jaringan dan Layanan menjadi
                    Domisili                         Direktur Retail Funding and Distribution.
             Jakarta, Indonesia                      Rangkap Jabatan

* Diberhentikan    pada   RUPS   Tahunan   tanggal   Tidak memiliki rangkap jabatan.
  24 Maret 2025.                                     Periode Menjabat
                                                     2022 – 2025 (Periode Pertama).
                                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                     1.123.000 lembar (Per Februari 2025)




 144      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 147
                                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                                         2025




Hubungan Afiliasi Anggota Direksi

Tabel Hubungan Afiliasi Direksi

                                              Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Direksi


                                             Hubungan Keuangan Dengan                          Hubungan Keluarga Dengan

                                                                                                                                            Hubungan
                                                                      Pemegang                                           Pemegang         Kepengurusan
                                         Dewan                                           Dewan
         Nama            Jabatan                        Direksi         Saham                              Direksi         Saham
                                        Komisaris                                       Komisaris
                                                                      Pengendali*                                        Pengendali*


                                        Ya   Tidak   Ya     Tidak     Ya     Tidak      Ya    Tidak      Ya    Tidak      Ya     Tidak      Ya      Tidak

     Hery Gunardi      Direktur Utama

     Viviana Dyah      Wakil Direktur
     Ayu R.K. **       Utama

                       Direktur
     Aquarius
                       Network dan
     Rudianto
                       Retail Funding

     Alexander         Direktur
     Dippo Paris       Commercial
     Y. S.             Banking

     Saladin
                       Direktur
     Dharma
                       Information
     Nugraha
                       Technology
     Effendi

                       Direktur
     Riko Adythia      Corporate
                       Banking

     Hakim             Direktur
     Putratama         Operations

     Akhmad
                       Direktur Micro
     Purwakajaya

                       Direktur
                       Treasury and
     Farida Thamrin
                       International
                       Banking

                       Direktur
     Ety Yuniarti**    Manajemen
                       Risiko

                       Direktur
     Aris Hartanto**   Consumer
                       Banking

                       Direktur
     Achmad
                       Finance &
     Royadi**
                       Strategy

                       Direktur Legal
     Mahdi Yusuf**
                       & Compliance

     Agus              Wakil Direktur
     Noorsanto***      Utama

                       Direktur
     Ahmad Solichin
                       Human Capital
     Lutfiyanto***
                       & Compliance

                       Direktur
     Nancy
                       Consumer
     Adistyasari***
                       Banking

                       Direktur
     Mucharom***       Manajemen
                       Risiko

*
    Langsung maupun tidak langsung
**
    Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
    ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
***
    Berhenti menjabat sejak 24 Maret 2025




                                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           145
Page 148
Profil Perusahaan




Pendidikan dan/atau Pelatihan Direksi

Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Direksi pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.



Perubahan Komposisi Anggota Direksi dan Alasan Perubahannya

Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi anggota Direksi. Perubahan komposisi anggota Direksi dilakukan
berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Direksi adalah sebagai berikut.


Komposisi Direksi Sebelum RUPS Tahunan Tahun 2025

Komposisi Direksi sebelum RUPS Tahunan 2025 sebanyak 12 (dua belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Direktur Utama,
1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 10 (sepuluh) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi dapat dilihat
pada tabel di bawah ini.


Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Sebelum RUPS Tahunan 2025

          Nama                   Jabatan                Pelaksana             Dasar Pengangkatan                 Tanggal Efektif

                                                                    • RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2019
 Sunarso               Direktur Utama                     OJK                                                    20 Desember 2019
                                                                    • RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023

                                                                    • RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2019
 Catur Budi Harto      Wakil Direktur Utama               OJK                                                    20 Desember 2019
                                                                    • RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024

                                                                    • RUPS Luar Biasa tanggal 18 Oktober 2017
 Handayani             Direktur Bisnis Konsumer           OJK                                                    14 Maret 2018
                                                                    • RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022

                                                                    • RUPS Tahunan tanggal 22 Maret 2018
 Supari                Direktur Bisnis Mikro              OJK                                                    4 Desember 2018
                                                                    • RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023

                                                                    • RUPS Tahunan tanggal 22 Maret 2018
                                                                    • Diangkat sebagai Direktur Kepatuhan
 Ahmad Solichin
                       Direktur Kepatuhan                 OJK         berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal        1 April 2021
 Lutfiyanto
                                                                      21 Januari 2021
                                                                    • RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023

                                                                    • RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2019
 Agus Sudiarto         Direktur Manajemen Risiko          OJK                                                    20 Desember 2019
                                                                    • RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024

                       Direktur Bisnis Wholesale dan                • RUPS Luar Biasa tanggal 2 September 2019
 Agus Noorsanto                                           OJK                                                    20 Desember 2019
                       Kelembagaan                                  • RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024

 Agus Winardono        Direktur Human Capital             OJK       RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021      14 April 2021

                       Direktur Commercial, Small
 Amam Sukriyanto                                          OJK       RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021      14 April 2021
                       and Medium Business

 Viviana Dyah
                       Direktur Keuangan                  OJK       RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021      14 April 2021
 Ayu R.K.

                       Direktur Digital dan Teknologi
 Arga M. Nugraha                                          OJK       RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari 2021      14 April 2021
                       Informasi

                       Direktur Retail Funding and
 Andrijanto                                               OJK       RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022            22 Juni 2022
                       Distribution




Komposisi Direksi Setelah RUPS Tahunan Tahun 2025

Pada tanggal 24 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Sunarso sebagai Direktur Utama
   b. Catur Budi Harto sebagai Wakil Direktur Utama
   c. Handayani sebagai Direktur Bisnis Konsumer




 146       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 149
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




   d. Supari sebagai Direktur Bisnis Mikro                         3. Mengalihkan penugasan nama-nama tersebut di bawah
   e. Amam Sukriyanto sebagai Direktur Commercial,                    ini sebagai anggota Direksi Perseroan sebagai berikut:
       Small and Medium Business                                      a. Agus Noorsanto semula sebagai Direktur Bisnis
   f. Arga Mahanana Nugraha sebagai Direktur Digital dan                 Wholesale dan Kelembagaan menjadi Wakil Direktur
       Teknologi Informasi                                               Utama
   g. Agus Winardono sebagai Direktur Human Capital                   b. Ahmad Solichin Lutfiyanto semula sebagai Direktur
   h. Agus Sudiarto sebagai Direktur Manajemen Risiko                    Kepatuhan menjadi Direktur Human Capital &
   i. Andrijanto sebagai Direktur Retail Funding and                     Compliance
       Distribution                                                4. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai
   j. Viviana Dyah Ayu R.K. sebagai Direktur Keuangan                 Pengurus Perseroan:
2. Mengubah nomenklatur jabatan anggota-anggota                       a. Hery Gunardi sebagai Direktur Utama
   Direksi Perseroan sebagai berikut:                                 b. Hakim Putratama sebagai Direktur Operations
   a. Direktur Kepatuhan dan Direktur Human Capital                   c. Riko Adythia sebagai Direktur Corporate Banking
       menjadi Direktur Human Capital & Compliance                    d. Aquarius Rudianto sebagai Direktur Network dan
   b. Direktur Bisnis Konsumer menjadi Direktur Consumer                 Retail Funding
       Banking                                                        e. Farida Thamrin sebagai Direktur Treasury dan
   c. Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan menjadi                  International Banking
       Direktur Corporate Banking                                     f. Akhmad Purwakajaya sebagai Direktur Micro
   d. Direktur Bisnis Mikro menjadi Direktur Micro                    g. Alexander Dippo Paris Y. S. sebagai Direktur
   e. Direktur Keuangan menjadi Direktur Finance &                       Commercial Banking
       Strategy                                                       h. Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer
   f. Direktur Digital dan Teknologi Informasi menjadi                   Banking
       Direktur Information Technology                                i. Viviana Dyah Ayu R.K. sebagai Direktur Finance &
   g. Direktur Commercial, Small, and Medium Business                    Strategy
       menjadi Direktur Commercial Banking                            j. Mucharom sebagai Direktur Manajemen Risiko
   h. Direktur Retail Funding and Distribution menjadi                k. Saladin Dharma Nugraha Effendi sebagai Direktur
       Direktur Network dan Retail Funding                               Information Technology
   i. Direktur Treasury dan International Banking
   j. Direktur Operations



Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Tahunan 2025 sebanyak 13 (tiga belas) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang
Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 11 (sebelas) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan Direksi
dapat dilihat pada tabel di bawah ini.


Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Tahunan 2025

          Nama                        Jabatan              Pelaksana          Dasar Pengangkatan               Tanggal Efektif

 Hery Gunardi                Direktur Utama                  OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      28 Mei 2025

                                                                       • RUPS Luar Biasa tanggal 2 September
                                                                         2019                                  20 Desember
 Agus Noorsanto              Wakil Direktur Utama            OJK
                                                                       • RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024     2019
                                                                       • RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025

                                                                       • RUPS Tahunan tanggal 22 Maret 2018
                                                                         Diangkat sebagai Direktur Kepatuhan
                             Direktur Human Capital &
 Ahmad Solichin Lutfiyanto                                   OJK         berdasarkan RUPS Luar Biasa tanggal   1 April 2021
                             Compliance
                                                                         21 Januari 2021
                                                                       • RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023

                                                                       • RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari
 Viviana Dyah Ayu R.K.       Direktur Finance & Strategy     OJK         2021                                  14 April 2021
                                                                       • RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025

 Hakim Putratama             Direktur Operations             OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      28 Mei 2025

 Riko Adythia                Direktur Corporate Banking      OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      26 Juni 2025

                             Direktur Network dan Retail
 Aquarius Rudianto                                           OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      28 Mei 2025
                             Funding




                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        147
Page 150
Profil Perusahaan




          Nama                         Jabatan              Pelaksana           Dasar Pengangkatan              Tanggal Efektif

                              Direktur Treasury dan
 Farida Thamrin                                               OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      26 Juni 2025
                              International Banking

 Akhmad Purwakajaya           Direktur Micro                  OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      18 Juni 2025

 Alexander Dippo Paris Y.S.   Direktur Commercial Banking     OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      18 Juni 2025

 Nancy Adistyasari            Direktur Consumer Banking       OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      -

 Mucharom                     Direktur Manajemen Risiko       OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      18 Juni 2025

 Saladin Dharma Nugraha       Direktur Information
                                                              OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      18 Juni 2025
 Effendi                      Technology




Komposisi Direksi Setelah RUPS Luar Biasa Tahun 2025

Pada tanggal 17 Desember 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Agus Noorsanto sebagai Wakil Direktur Utama
   b. Achmad Solichin Lutfiyanto sebagai Direktur Human Capital & Compliance
   c. Mucharom sebagai Direktur Manajemen Risiko
   d. Nancy Adistyasari sebagai Direktur Consumer Banking
2. Mengubah nomenklatur anggota Direksi yang semula Direktur Human Capital & Compliance menjadi Direktur Legal &
   Compliance.
3. Mengalihkan penugasan Viviana Dyah Ayu R.K. semula sebagai Direktur Finance & Strategy menjadi Wakil Direktur Utama.
4. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Achmad Royadi sebagai Direktur Finance & Strategy
   b. Mahdi Yusuf sebagai Direktur Legal & Compliance
   c. Ety Yuniarti sebagai Direktur Manajemen Risiko
   d. Aris Hartanto sebagai Direktur Consumer Banking


Dengan demikian, komposisi Direksi setelah RUPS Luar Biasa Tahun 2025 sebanyak 13 (tiga belas) orang yang terdiri dari 1 (satu)
orang Direktur Utama, 1 (satu) orang Wakil Direktur Utama dan 11 (sebelas) orang Direktur. Komposisi dan dasar pengangkatan
Direksi dapat dilihat pada tabel di bawah ini.


Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Direksi Setelah RUPS Luar Biasa 2025

           Nama                         Jabatan             Pelaksana          Dasar Pengangkatan               Tanggal Efektif

 Hery Gunardi                 Direktur Utama                  OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      28 Mei 2025

                                                                        • RUPS Luar Biasa tanggal 21 Januari
                                                                          2021                                  Masih dalam
                                                                        • RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025    proses Penilaian
 Viviana Dyah Ayu R.K.*       Wakil Direktur Utama            OJK
                                                                        • RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember   Kemampuan dan
                                                                          2025 (pengalihan penugasan menjadi    Kepatutan
                                                                          Wakil Direktur Utama)

 Hakim Putratama              Direktur Operations             OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      28 Mei 2025

 Riko Adythia                 Direktur Corporate Banking      OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      26 Juni 2025

                              Direktur Network dan Retail
 Aquarius Rudianto                                            OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      28 Mei 2025
                              Funding

                              Direktur Treasury dan
 Farida Thamrin                                               OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      26 Juni 2025
                              International Banking

 Akhmad Purwakajaya           Direktur Micro                  OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      18 Juni 2025

 Alexander Dippo Paris Y.S.   Direktur Commercial Banking     OJK       RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      18 Juni 2025




 148      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 151
                                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                                         2025




            Nama                            Jabatan                   Pelaksana                 Dasar Pengangkatan                     Tanggal Efektif

 Saladin Dharma Nugraha           Direktur Information
                                                                          OJK          RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025              18 Juni 2025
 Effendi                          Technology

                                                                                                                                       Masih dalam
                                                                                       RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember             proses Penilaian
 Mahdi Yusuf*                     Direktur Legal & Compliance             OJK
                                                                                       2025                                            Kemampuan dan
                                                                                                                                       Kepatutan

                                                                                                                                       Masih dalam
                                                                                       RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember             proses Penilaian
 Aris Hartanto*                   Direktur Consumer Banking               OJK
                                                                                       2025                                            Kemampuan dan
                                                                                                                                       Kepatutan

                                                                                                                                       Masih dalam
                                                                                       RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember             proses Penilaian
 Achmad Royadi*                   Direktur Finance & Strategy             OJK
                                                                                       2025                                            Kemampuan dan
                                                                                                                                       Kepatutan

                                                                                                                                       Masih dalam
                                                                                       RUPS Luar Biasa tanggal 17 Desember             proses Penilaian
 Ety Yuniarti*                    Direktur Manajemen Risiko               OJK
                                                                                       2025                                            Kemampuan dan
                                                                                                                                       Kepatutan

* Anggota Direksi tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapatkan persetujuan Penilaian Kemampuan dan Kepatutan
  dari Otoritas Jasa Keuangan.




                                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.            149
Page 152
Profil Perusahaan




Profil
Dewan Komisaris
                                                   Riwayat Pendidikan
                                                   - Sarjana Akuntansi dari Universitas Indonesia, Depok (1996).
                                                   - Master of Business Administration, Erasmus University, Rotterdam,
                                                     Belanda (2001).



                                                   Sertifikasi
                                                   Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7



                                                   Riwayat Jabatan
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                     Diangkat sebagai Komisaris Utama BRI untuk pertama kalinya pada
                                                     tanggal 18 Februari 2020 berdasarkan hasil keputusan RUPST BRI
                                                     tahun 2020. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
                                                     Kemampuan dan Kepatutan sesuai Surat OJK Nomor 46/ KDK.03/2020
                                                     tanggal 03 Juli 2020. Kemudian diangkat kembali berdasarkan RUPS
                                                     Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.

   Kartika Wirjoatmodjo                              Rangkap Jabatan
                                                     - Anggota APEC Business Advisory Council (ABAC) Indonesia
    Komisaris Utama
                                                       Member (2017-sekarang).
                                                     - Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang BUMN - Kamar Dagang
                                                       dan Industri Indonesia (KADIN) (2021-sekarang).
                                                     - Ketua Badan Pengawas PERBANAS (2025-sekarang).
   Kewarganegaraan                                   - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI)
                                                       (2025-sekarang).
   Warga Negara Indonesia                            - Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
                                                     - Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi BRI (2025-sekarang).
   Domisili                                          - Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko BRI (2025-Sekarang).

   Jakarta, Indonesia                                Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

   Tempat dan Tahun Lahir/Usia                       Pengalaman Kerja
                                                     - Direktur Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2016-2019).
   Lahir di Surabaya, pada tahun 1973.               - Ketua Umum PERBANAS (2016-2024).
   Usia 52 tahun Per Desember 2025.                  - Anggota APEC Business Advisory Council (ABAC) – Indonesia
                                                       Member (2017-sekarang).
   Periode Menjabat                                  - Komisaris Utama PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (2019-2020).
                                                     - Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (2019-2025).
   2020 - 2025 (Periode Pertama).                    - Komisaris Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
   2025 - 2030 (Periode Kedua).                        (2020-sekarang).
                                                     - Wakil Ketua Umum Bidang BUMN - Kamar Dagang dan Industri
   Kepemilikan Saham BRI                               Indonesia (KADIN) (2021-sekarang).
                                                     - Ketua Badan Pengawas PERBANAS (2025-sekarang).
   1.678.000 lembar                                  - Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI)
                                                       (2025 – sekarang).




 150     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 153
                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                         2025




                                              Riwayat Pendidikan
                                              - Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia, Depok (1985).
                                              - Master of Finance dari State University of New York, Buffalo, Amerika
                                                Serikat (1988).



                                              Sertifikasi
                                              Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6



                                              Riwayat Jabatan
                                                Dasar Hukum Pengangkatan
                                                Diangkat untuk pertama kalinya sebagai Wakil Komisaris Utama/
                                                Komisaris Independen berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal
                                                24 Maret 2025. Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji
                                                Kemampuan dan Kepatutan sesuai Keputusan Dewan Komisioner OJK
                                                Nomor KEPR-145/D.03/2025 tanggal 15 September 2025.

                                                Rangkap Jabatan
Parman Nataatmadja                              - Anggota Komite Audit BRI (2025-sekarang).
                                                - Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
 Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
                                                - Ketua Komite Pemantau Manajemen Risiko BRI (2025-sekarang).

                                                Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

Kewarganegaraan                                 Pengalaman Kerja
                                                - Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
Warga Negara Indonesia                            (2008-2018).
                                                - Komisaris Utama PT PNM Venture Capital (2008-2018).
Domisili                                        - Komisaris Utama Mitra Dagang Madani (2017-2018).
                                                - Staf Khusus V Menteri BUMN (2018-2019).
Jakarta, Indonesia                              - Komisaris Utama PT Bank BRIsyariah, Tbk (2019-2020).
                                                - Komisaris Bank Tabungan Negara (Persero)Tbk (2018-2019).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia                     - Tenaga Ahli Menteri ATR/BPN (2020-2021).
                                                - Komisaris PT Permodalan Nasional Madani (2020-2025).
Lahir di Jakarta, pada tahun 1957.
                                                - Kepala Badan Pelaksana Badan Bank Tanah (2021-2025).
Usia 68 tahun Per Desember 2025.
                                                - Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Rakyat
                                                  Indonesia (Persero) Tbk (2025-Sekarang).
Periode Menjabat
2025 – 2030 (Periode Pertama).

Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki




                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       151
Page 154
Profil Perusahaan




                                                   Riwayat Pendidikan
                                                   - Sarjana Ilmu Ekonomi & Studi Pembangunan dari Universitas
                                                     Padjadjaran, Bandung (1990).
                                                   - Master of Economics and Finance dari Loughborough University,
                                                     Inggris (1999).



                                                   Sertifikasi
                                                   Manajemen Risiko Jenjang 6



                                                   Riwayat Jabatan
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                     Diangkat untuk pertama kalinya sebagai Komisaris Independen
                                                     berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025. Efektif
                                                     setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan
                                                     dan Kepatutan sesuai Keputusan Dewan Komisioner OJK
                                                     Nomor KEPR-203/D.03/2025 tanggal 24 Oktober 2025.

   Edi Susianto                                      Rangkap Jabatan
                                                     - Ketua Komite Audit BRI (2025-sekarang).
    Komisaris Independen
                                                     - Ketua Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
                                                     - Anggota Komite Tata Kelola Terintegrasi BRI (2025-sekarang).

                                                     Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
   Kewarganegaraan
                                                     Pengalaman Kerja
   Warga Negara Indonesia                            - Kepala Grup Neraca Pembayaran dan Pengembangan Statistik –
                                                       Bank Indonesia (2016-2017).
   Domisili                                          - Direktur Bank Indonesia Perwakilan Singapura (2017-2018).
                                                     - Direktur Eksekutif Kepala Departemen Penyelenggaraan Sistem
   Jakarta, Indonesia
                                                       Pembayaran (2018-2021).
                                                     - Direktur Eksekutif Kepala Departemen Manajemen Risiko-
   Tempat dan Tahun Lahir/Usia                         Bank Indonesia (2021-2022).
                                                     - Direktur Eksekutif Kepala Departemen Pengelolaan Moneter
   Lahir di Indramayu, pada tahun 1967.
                                                       dan Aset Sekuritas-Bank Indonesia (2022-2023).
   Usia 58 tahun Per Desember 2025.
                                                     - Asisten Gubernur Kepala Departemen Pengelolaan Moneter
                                                       dan Aset Sekuritas Bank Indonesia (2023-2025).
   Periode Menjabat                                  - Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
   2025 – 2030 (Periode Pertama).                      (2025-sekarang).


   Kepemilikan Saham BRI
   Tidak memiliki




 152     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 155
                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                2025




                                      Riwayat Pendidikan
                                      - Sarjana Ilmu Hukum Tata Negara dari Universitas Islam Negeri (UIN)
                                        Syarif Hidayatullah, Jakarta (2006).
                                      - Magister Ilmu Administrasi dari Universitas Krisna Dwipayana, Jakarta
                                        (2014).



                                      Sertifikasi
                                      Manajemen Risiko Jenjang 7



                                      Riwayat Jabatan
                                        Dasar Hukum Pengangkatan
                                        Diangkat untuk pertama kalinya sebagai Komisaris Independen
                                        berdasarkan RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025.
                                        Efektif setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
                                        Kepatutan sesuai Keputusan Dewan Komisioner OJK
                                        Nomor KEPR 258/D.03/2025 tanggal 19 Desember 2025.

Lukmanul Khakim                         Rangkap Jabatan
                                        - Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
 Komisaris Independen
                                        - Ketua Komite Tata Kelola Terintegrasi BRI (2025-sekarang).

                                        Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

Kewarganegaraan                         Pengalaman Kerja
                                        - Staf Khusus Menteri Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Warga Negara Indonesia                    Kementerian Riset,Teknologi dan Pendidikan Tinggi
                                          (Oktober 2014 - Oktober 2016).
Domisili                                - Anggota Komisi VI DPR RI membidangi Perdagangan, Perindustrian,
                                          BUMN dan Koperasi UMKM Dewan Perwakilan Rakyat Republik
Jakarta, Indonesia
                                          Indonesia (Maret 2018 - September 2019).
                                        - Staf Khusus Menteri Perdagangan Bidang Peningkatan Ekspor dan
Tempat dan Tahun Lahir/Usia               Perluasan Pasar Luar Negeri Kementerian Perdagangan
                                          (Maret 2020 – Juni 2022).
Lahir di Lamongan, pada tahun 1983.
                                        - Staf Khusus Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
Usia 42 tahun Per Desember 2025.
                                          - Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat
                                          (November 2024 - 2025)
Periode Menjabat                        - Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
2025 - 2030 (Periode Pertama).            (2025 - Sekarang).


Kepemilikan Saham BRI
Tidak memiliki




                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      153
Page 156
Profil Perusahaan




                                                   Riwayat Pendidikan
                                                   - Sarjana Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1992).
                                                   - Master of Business Taxation, University of Southern California, USA
                                                     (1997).



                                                   Sertifikasi
                                                   - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
                                                   - Chartered Accountant (CA)
                                                   - Qualified Risk Governance Professional (QRGP)



                                                   Riwayat Jabatan
                                                     Dasar Hukum Pengangkatan
                                                     Diangkat sebagai Komisaris BRI untuk pertama kalinya pada tanggal
                                                     13 Maret 2023 berdasarkan Hasil RUPS Tahunan Tahun 2023. Efektif
                                                     setelah mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan
                                                     Kepatutan sesuai Surat OJK Nomor KEPR-160/D.03/2023 tanggal
                                                     08 Desember 2023.
   Awan Nurmawan Nuh                                 Rangkap Jabatan
    Komisaris
                                                     - Inspektur Jenderal, Kementerian Keuangan (2021-sekarang).
                                                     - Anggota Dewan Pengawas, Ikatan Akuntan Indonesia
                                                       (2022-sekarang).
                                                     - Anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup
   Kewarganegaraan                                     (2023 – sekarang).
                                                     - Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2023-sekarang).
   Warga Negara Indonesia                            - Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko BRI (2023-sekarang).

   Domisili                                          Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

   Jakarta, Indonesia                                Pengalaman Kerja
                                                     - Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum
   Tempat dan Tahun Lahir/Usia                         Pajak (2016 - 2021).
                                                     - Komisaris Utama PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero)
   Lahir di Bandung pada tahun 1968.
                                                       (2020 – 2023).
   Usia 57 tahun Per Desember 2025.
                                                     - Inspektur Jenderal, Kementerian Keuangan (2021 - sekarang).
                                                     - Anggota Dewan Pengawas Badan Pengelola Dana Lingkungan Hidup
   Periode Menjabat                                    (2023 – sekarang)
                                                     - Anggota Dewan Pengawas, Ikatan Akuntan Indonesia
   2023 – 2028 (Periode Pertama).
                                                       (2022 - sekarang).
                                                     - Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
   Kepemilikan Saham BRI                               (2023 – sekarang).
   712.500 lembar




 154     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 157
                                                                   Laporan Tahunan
                                                                              2025




                                    Riwayat Pendidikan
                                    - Sarjana Ekonomi dari Universitas Andalas, Padang (1991).
                                    - Magister Manajemen dari Universitas Pasundan, Bandung (2023).



                                    Sertifikasi
                                    Manajemen Risiko Jenjang 6



                                    Riwayat Jabatan
                                      Dasar Hukum Pengangkatan
                                      Diangkat untuk pertama kalinya sebagai Komisaris berdasarkan
                                      RUPS Tahunan Tahun 2025 tanggal 24 Maret 2025. Efektif setelah
                                      mendapatkan persetujuan OJK atau Uji Kemampuan dan Kepatutan
                                      sesuai Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor KEPR-257/D.03/2025
                                      tanggal 19 Desember 2025.

                                      Rangkap Jabatan
                                      - Wakil Menteri – Kementerian UMKM
Helvi Yuni Moraza                     - Anggota Komite Nominasi dan Remunerasi BRI (2025-sekarang).
                                      - Anggota Komite Pemantau Manajemen Risiko BRI (2025-sekarang).
 Komisaris
                                      Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.

                                      Pengalaman Kerja
Kewarganegaraan                       - Manager Marketing PT Trias Munarta (1992 – 1995).
                                      - Kepala Bagian Kredit Cabang Pembantu PT Bank Susila Bhakti,
Warga Negara Indonesia                  Bandung Setiabudi (1995 – 1999).
                                      - Direktur Majalah Seni Kreatif BKKI (1999 - 2002).
Domisili                              - Redaktur Majalah Tani Merdeka DPN HKTI (2010 – 2014).
                                      - Senior Associate FAS Law Firm (2014 – 2025).
Jakarta, Indonesia                    - Komisaris Independen PT LEN Industri (Persero) Holding Industri
                                        (2021 – 2025).
Tempat dan Tahun Lahir/Usia           - Wakil Menteri Kementerian UMKM RI (2024 – sekarang).
                                      - Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
Lahir di Padang, pada tahun 1967.       (2025 – Sekarang).
Usia 58 tahun Per Desember 2025.

Periode Menjabat
2025 - 2030 (Periode Pertama).

Kepemilikan Saham BRI
Tidak Memiliki




                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      155
Page 158
Profil Perusahaan




Profil Dewan Komisaris Sebelumnya
                                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                    Lahir di Klaten, pada tahun 1971. Usia 54 tahun Per Desember 2025.
                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    - Sarjana Ekonomi dari Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1993).
                                                    - Sarjana Ilmu Politik dari Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1994).
                                                    - Master Specialist bidang Public Finance dari French Prime Minister, Institute International
                                                      d’ Administration Publique (IIAP)-Ecole National d’ Administration (ENA) Paris (2000).
                                                    - D.E.A (M.Phil) bidang International and Development Economics dari Université de Paris
                                                      1 Panthéon Sorbonne, Paris (2002).
                                                    - Ph.D. bidang Economics (Applied Macro and Micro Economics Development Studies in
                                                      Finance) dari Université de Paris 1 Pantheon-Sorbonne, Paris (2005).
             Rofikoh Rokhim*                        Sertifikasi
     Wakil Komisaris Utama/Komisaris
                                                    Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
              Independen
                                                    Pengalaman Kerja
             Kewarganegaraan                        - Dosen dan Peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia (2006 – sekarang).
                                                    - Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk
         Warga Negara Indonesia
                                                      (2021 – 2025).
                   Domisili                         - Komite Penilai Perusahaan dan Perdagangan Bursa Efek Indonesia (2023-sekarang).
             Jakarta, Indonesia                     - Komisaris Independen PT Telkom (Persero) Tbk (2025 - Sekarang).
                                                    Dasar Hukum Pengangkatan
* Diberhentikan   pada   RUPS   Tahunan   tanggal
                                                    Menjadi Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen pada RUPS Luar Biasa tanggal
  24 Maret 2025
                                                    7 Oktober 2021.
                                                    Rangkap Jabatan
                                                    Tidak memiliki rangkap jabatan.
                                                    Periode Menjabat
                                                    2017 – 2022 (Periode Pertama).
                                                    2022 – 2025 (Periode Kedua).
                                                    Kepemilikan Saham BRI
                                                    Tidak memiliki



                                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                    Lahir di Jakarta, pada tahun 1975. Usia 50 tahun Per Desember 2025.
                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    - Sarjana Ekonomi & Matematika, University of Georgia, USA (1996)
                                                    - Magister Manajemen, Universitas Indonesia, Depok (2001)
                                                    - Ph.D. in Economics, George Mason University, USA (2008)
                                                    Sertifikasi
                                                    Sertifikasi Manajemen Risiko Level 7
                                                    Pengalaman Kerja
                                                    - Staf Ahli Perencanaan, Komite Kebijakan Industri Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI
          Rabin Indrajad Hattari*                     (2020-sekarang).
                  Komisaris                         - Komisaris PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2020-2025).
                                                    - Staf Ahli Bidang Industri Kementerian BUMN (2021-2023).
                                                    - Anggota Komite Remunerasi dan SDM, Indonesia Investment Agency (INA) (2021-sekarang)
             Kewarganegaraan                        - Sekretaris Kementerian BUMN (2023-sekarang).
         Warga Negara Indonesia                     Dasar Hukum Pengangkatan
                   Domisili                         Diangkat sebagai Komisaris BRI pada tanggal 18 Februari 2020 berdasarkan hasil keputusan
                                                    RUPST BRI tahun 2020.
             Jakarta, Indonesia
                                                    Rangkap Jabatan
* Diberhentikan   pada   RUPS   Tahunan   tanggal
                                                    - Staf Ahli Perencanaan, Komite Kebijakan Industri Pertahanan, Kementerian Pertahanan RI
  24 Maret 2025
                                                      (2020-sekarang).
                                                    - Anggota Komite Remunerasi dan SDM, Indonesia Investment Agency (INA)
                                                      (2021-sekarang).
                                                    - Sekretaris Kementerian BUMN (2023-sekarang).
                                                    Periode Menjabat
                                                    2020 – 2025 (Periode Pertama).
                                                    Kepemilikan Saham BRI
                                                    1.510.100 lembar



 156      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 159
                                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                                  2025




                                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                    Lahir di Tanjung Balai Karimun, pada tahun 1968. Usia 57 tahun Per Desember 2025.
                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    - Sarjana Hukum, Universitas Pancasila, Jakarta (1990).
                                                    - Alumni Lemhanas-40 (2007).
                                                    - Magister of Science, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2012).
                                                    Sertifikasi
                                                    Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
                                                    Pengalaman Kerja
                                                    - Pendiri dan Pimpinan Kantor Rialatifa & Partners (1992 – sekarang).
              Dwi Ria Latifa*
                                                    - Pendiri dan Anggota Dewan Pakar Serikat Pengacara Indonesia (1997 - sekarang).
           Komisaris Independen                     - Komisaris Utama PT Bersua Utama Indonesia (2022 – sekarang).
                                                    Dasar Hukum Pengangkatan
             Kewarganegaraan                        Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 18 Februari
         Warga Negara Indonesia                     2020 berdasarkan hasil keputusan RUPST BRI tahun 2020.

                   Domisili                         Rangkap Jabatan

             Jakarta, Indonesia                     - Pendiri dan Pimpinan Kantor Rialatifa & Partners (1992 – sekarang).
                                                    - Komisaris Utama PT Bersua Utama Indonesia (2022 – sekarang).
* Diberhentikan   pada   RUPS   Tahunan   tanggal
  24 Maret 2025                                     Tidak memiliki jabatan di perusahaan terbuka lainnya.
                                                    Periode Menjabat
                                                    2020 – 2025 (Periode Pertama).
                                                    Kepemilikan Saham BRI
                                                    Tidak memiliki




                                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                    Lahir di Jember, pada tahun 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    - Sarjana Teknologi Pertanian dari Institut Pertanian Bogor, Bogor (1987).
                                                    - Master of Business Administration BINUS Business School, Jakarta (2011).
                                                    Sertifikasi
                                                    - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
                                                    - Sertifikasi Dasar Pembiayaan PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI).
                                                    Pengalaman Kerja
                                                    - Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2021 – 2025).
              Heri Sunaryadi*                       - Komisaris Independen Tower Bersama Group (2022-Sekarang).
           Komisaris Independen
                                                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                                    Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 07 Oktober
             Kewarganegaraan                        2021 berdasarkan hasil keputusan RUPSLB BRI tahun 2021.
         Warga Negara Indonesia                     Rangkap Jabatan
                   Domisili                         - Komisaris Independen – Tower Bersama Group (2022 – sekarang).
             Jakarta, Indonesia                     Periode Menjabat

* Diberhentikan   pada   RUPS   Tahunan   tanggal
                                                    2021 – 2025 (Periode Pertama).
  24 Maret 2025                                     Kepemilikan Saham BRI
                                                    Tidak memiliki




                                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     157
Page 160
Profil Perusahaan




                                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                    Lahir di Yogyakarta, pada tahun 1957. Usia 68 tahun Per Desember 2025.
                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    -   Doktorandus Manajemen, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (1984)
                                                    -   Sarjana Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1986).
                                                    -   Magister Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1999)
                                                    -   Master of Laws, University of Groningen, Netherlands (2008).
                                                    -   Doktor Hukum, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2012).
                                                    Sertifikasi
                                                    Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
      Paripurna Poerwoko Sugarda*                   Pengalaman Kerja
           Komisaris Independen
                                                    - Komisaris Independen BRI (2022 – 2025).
                                                    - Komisaris Utama PT Kaltim Methanol Industri (2022 – sekarang).
             Kewarganegaraan                        Dasar Hukum Pengangkatan
         Warga Negara Indonesia                     Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya tanggal 1 Maret 2022
                                                    berdasarkan Hasil RUPS Tahun 2022
                   Domisili
                                                    Rangkap Jabatan
           Yogyakarta, Indonesia
                                                    - Dosen Fakultas Hukum, Universitas Gadjah Mada (1988-sekarang).
* Diberhentikan   pada   RUPS   Tahunan   tanggal   - Komisaris Utama PT Kaltim Methanol Industri (2022 – sekarang).
  24 Maret 2025
                                                    Periode Menjabat
                                                    2020 – 2025 (Periode Pertama).
                                                    Kepemilikan Saham BRI
                                                    Tidak memiliki




                                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                    Lahir di Delanggu, pada tahun 1962. Usia 63 tahun Per Desember 2025.
                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    - Sarjana Hukum, Kristen Satya Wacana University, Salatiga (1986).
                                                    - Magister Hukum, Sekolah Tinggi Ilmu Hukum IBLAM, Jakarta (2001).
                                                    Sertifikasi
                                                    Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
                                                    Pengalaman Kerja
                                                    - Staf Ahli Jaksa Agung RI Bidang Intelijen, Kejaksaan Agung RI (2018 - 2022).
                                                    - Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2022 – 2025).
              Agus Riswanto*
                                                    Dasar Hukum Pengangkatan
           Komisaris Independen
                                                    Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 1 Maret
                                                    2022 berdasarkan Hasil RUPS Tahunan Tahun 2022.
             Kewarganegaraan
                                                    Rangkap Jabatan
         Warga Negara Indonesia
                                                    Tidak memiliki rangkap jabatan.
                   Domisili
                                                    Periode Menjabat
             Jakarta, Indonesia
                                                    2021 – 2025 (Periode Pertama).
* Diberhentikan   pada   RUPS   Tahunan   tanggal   Kepemilikan Saham BRI
  24 Maret 2025
                                                    Tidak memiliki




 158      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 161
                                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                                  2025




                                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                    Lahir di Jakarta, pada tahun 1965. Usia 60 tahun Per Desember 2025.
                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    Sarjana Arsitektur, Institut Teknologi Bandung, Bandung (1989).
                                                    Sertifikasi
                                                    - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 6
                                                    - Sertifikasi Dasar Pembiayaan PT Sertifikasi Profesi Pembiayaan Indonesia (SPPI).
                                                    Pengalaman Kerja
                                                    - Direktur Eksekutif PT Selaras Logistik Indonesia (2021-2022).
                                                    - Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2022 – 2025).
             Nurmaria Sarosa*
                                                    Dasar Hukum Pengangkatan
           Komisaris Independen
                                                    Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 1 Maret
                                                    2022 berdasarkan Hasil RUPS Tahunan 2022.
             Kewarganegaraan
                                                    Rangkap Jabatan
         Warga Negara Indonesia
                                                    Tidak memiliki rangkap jabatan.
                   Domisili
                                                    Periode Menjabat
             Jakarta, Indonesia
                                                    2021 – 2025 (Periode Pertama).
* Diberhentikan   pada   RUPS   Tahunan   tanggal   Kepemilikan Saham BRI
  24 Maret 2025                                     Tidak memiliki




                                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                                    Lahir di Yogyakarta, pada tahun 1982. Usia 43 tahun Per Desember 2025.
                                                    Riwayat Pendidikan
                                                    • Sarjana Hubungan Internasional, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (2001).
                                                    • Magister Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (2009).
                                                    Sertifikasi
                                                    Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                                    Pengalaman Kerja
                                                    - Komisaris PT Transportasi Gas Indonesia (2023 - 2024).
                                                    - Komisaris Independen PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (2024 – 2025).
       Haryo Baskoro Wicaksono*
                                                    Dasar Hukum Pengangkatan
           Komisaris Independen
                                                    Diangkat sebagai Komisaris Independen BRI untuk pertama kalinya pada tanggal 1 Maret
                                                    2022 berdasarkan Hasil RUPS Tahunan 2022.
             Kewarganegaraan
                                                    Rangkap Jabatan
         Warga Negara Indonesia
                                                    Tidak memiliki rangkap jabatan.
                   Domisili
                                                    Periode Menjabat
             Jakarta, Indonesia
                                                    2021 – 2025 (Periode Pertama).
* Diberhentikan   pada   RUPS   Tahunan   tanggal   Kepemilikan Saham BRI
  24 Maret 2025
                                                    Tidak memiliki




                                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     159
Page 162
Profil Perusahaan




Hubungan Afiliasi Anggota Dewan Komisaris

Tabel Hubungan Afiliasi Dewan Komisaris

                                           Hubungan Keuangan, Keluarga dan Kepengurusan Dewan Komisaris


                                             Hubungan Keuangan Dengan                    Hubungan Keluarga Dengan

                                                                                                                                 Hubungan
                                                                    Pemegang                                   Pemegang        Kepengurusan
                                          Dewan                                     Dewan
        Nama             Jabatan                       Direksi        Saham                        Direksi       Saham
                                         Komisaris                                 Komisaris
                                                                    Pengendali*                                Pengendali*


                                      Ya      Tidak   Ya   Tidak     Ya   Tidak   Ya    Tidak    Ya    Tidak    Ya   Tidak      Ya        Tidak

    Kartika           Komisaris
                                                √            √              √             √              √             √                    √
    Wirjoatmodjo      Utama

                      Wakil
                      Komisaris
    Parman
                      Utama/                    √            √              √             √              √             √                    √
    Nataatmadja
                      Komisaris
                      Independen

                      Komisaris
    Edi Susianto                                √            √              √             √              √             √                    √
                      Independen

    Lukmanul          Komisaris
                                                √            √              √             √              √             √                    √
    Khakim            Independen

    Awan
    Nurmawan          Komisaris                 √            √       √                    √              √             √                    √
    Nuh

    Helvi Yuni
                      Komisaris                 √            √       √                    √              √             √                    √
    Moraza

Langsung maupun tidak langsung
*




Pendidikan dan/atau Pelatihan Dewan Komisaris

Uraian pendidikan dan/atau pelatihan Dewan Komisaris pada tahun buku disajikan pada Bab Tata Kelola Perusahaan.



Perubahan Komposisi Anggota Dewan Komisaris dan Alasan Perubahannya

Selama tahun 2025, telah terjadi perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris. Perubahan komposisi anggota Dewan
Komisaris dilakukan berdasarkan kebutuhan Perseroan. Perubahan komposisi anggota Dewan Komisaris adalah sebagai berikut:


Komposisi Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan

Komposisi Dewan Komisaris sebelum Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret 2025 yaitu sebanyak
10 (sepuluh) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen,
2 (dua) orang Komisaris dan 6 (enam) orang Komisaris Independen. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat
dilihat pada tabel di bawah ini.


Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Sebelum RUPS Tahunan

           Nama                          Jabatan             Pelaksana                 Dasar Pengangkatan                    Tanggal Efektif

    Kartika
                             Komisaris Utama                       OJK      RUPS Tahunan tanggal 18 Februari 2020          3 Juli 2020
    Wirjoatmodjo

                             Wakil Komisaris Utama/
    Rofikoh Rokhim                                                 OJK      RUPS Luar Biasa tanggal 7 Oktober 2021         30 November 2021
                             Komisaris Independen

    Rabin Indrajad
                             Komisaris                             OJK      RUPS Tahunan tanggal 18 Februari 2020          27 Juli 2020
    Hattari




    160          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 163
                                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                                          2025




       Nama                         Jabatan             Pelaksana               Dasar Pengangkatan                  Tanggal Efektif

 Awan Nurmawan
                        Komisaris                         OJK         RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023           8 Desember 2023
 Nuh

 Dwi Ria Latifa         Komisaris Independen              OJK         RUPS Tahunan tanggal 18 Februari 2020        20 Januari 2021

 Heri Sunaryadi         Komisaris Independen              OJK         RUPS Luar Biasa tanggal 7 Oktober 2021       8 Februari 2022

 Paripurna Poerwoko
                        Komisaris Independen              OJK         RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022            8 Agustus 2022
 Sugarda

 Agus Riswanto          Komisaris Independen              OJK         RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022            8 Agustus 2022

 Nurmaria Sarosa        Komisaris Independen              OJK         RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2022            8 Agustus 2022

 Haryo Baskoro
                        Komisaris Independen              OJK         RUPS Tahunan tanggal 1 Maret 2024            8 Agustus 2024
 Wicaksono



Komposisi Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan Tahun 2025

Pada tanggal 24 Maret 2025, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2025 memutuskan:
1. Memberhentikan dengan hormat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai pengurus Perseroan:
   a. Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
   b. Rabin Indrajad Hattari sebagai Komisaris
   c. Dwi Ria Latifa sebagai Komisaris Independen
   d. Rofikoh Rokhim sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
   e. Paripurna Poerwoko Sugarda sebagai Komisaris Independen
   f. Nurmaria Sarosa sebagai Komisaris Independen
   g. Haryo Baskoro Wicaksono sebagai Komisaris Independen
   h. Agus Riswanto sebagai Komisaris Independen
   i. Heri Sunaryadi sebagai Komisaris Independen
2. Mengangkat nama-nama tersebut di bawah ini sebagai Pengurus Perseroan:
   a. Kartika Wirjoatmodjo sebagai Komisaris Utama
   b. Parman Nataatmadja sebagai Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen
   c. Helvi Yuni Moraza sebagai Komisaris
   d. Edi Susianto sebagai Komisaris Independen
   e. Lukmanul Khakim sebagai Komisaris Independen


Dengan demikian, komposisi Dewan Komisaris setelah Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan Tahun 2025 yaitu sebanyak
6 (enam) orang yang terdiri dari 1 (satu) orang Komisaris Utama, 1 (satu) orang Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen,
2 (dua) orang Komisaris dan 2 (dua) orang Komisaris Independen. Komposisi dan dasar pengangkatan Dewan Komisaris dapat
dilihat pada tabel di bawah ini.


Tabel Komposisi dan Dasar Pengangkatan Dewan Komisaris Setelah RUPS Tahunan

           Nama                        Jabatan            Pelaksana              Dasar Pengangkatan                Tanggal Efektif

                                                                         • RUPS Tahunan tanggal 18 Februari
 Kartika Wirjoatmodjo          Komisaris Utama               OJK           2020                                  3 Juli 2020
                                                                         • RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025

                               Wakil Komisaris Utama/
 Parman Nataatmadja                                          OJK         RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      15 September 2025
                               Komisaris Independen

 Awan Nurmawan Nuh             Komisaris                     OJK         RUPS Tahunan tanggal 13 Maret 2023      8 Desember 2023

 Helvi Yuni Moraza             Komisaris                     OJK         RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      19 Desember 2025

 Edi Susianto                  Komisaris Independen          OJK         RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      24 Oktober 2025

 Lukmanul Khakim               Komisaris Independen          OJK         RUPS Tahunan tanggal 24 Maret 2025      19 Desember 2025




                                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   161
Page 164
Profil Perusahaan




Profil
Pejabat Eksekutif

Senior Executive Vice President
                                              Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                              Lahir di Tanjung Pinang pada tahun 1973. Usia 52 tahun Per Desember 2025.
                                              Riwayat Pendidikan
                                              - Sarjana Manajemen, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (1996).
                                              - Master of Management, IPMI - Mt Eliza Business School (2000).
                                              Sertifikasi
                                              - Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                              - Sertifikasi General Manager Sumber Daya Manusia
                                              Pengalaman Kerja
                                              -   Organization Capability Manager Indonesia Procter & Gamble (1999 – 2002).
       Steven Augustino Yudiyantho
                                              -   Sales Consultant AchieveGlobal (2002 – 2004).
           SEVP Human Capital
                                              -   Indonesia - Client Professional Resources Dunamis Organization Services (2004 – 2006).
                                              -   Group Learning Head PT Bank Danamon Indonesia (2006 – 2009).
            Kewarganegaraan                   -   Head of Learning & Development Barclays Bank (2009 – 2010).
                                              -   Head of Organization and People Development Bank Permata (2010 – 2013).
         Warga Negara Indonesia
                                              -   Director of Learning Danone (2013 – 2016).
                 Domisili                     -   Director of Organizational Development Danone (2016 – 2017).
            Jakarta, Indonesia                -   HR BP Director Danone Aqua (2017 – 2018).
                                              -   Senior VP Human Capital Strategy & Talent Management Bank Mandiri (2018 – 2023).
                                              -   Chief Learning Officer Mandiri University (2019 – 2021).
                                              -   Chief Learning Officer BUMN Leadership & Management Institute (2021 – 2023).
                                              -   SEVP Human Capital Strategy BRI (2023 – 2025).
                                              -   SEVP Human Capital BRI (2025 – sekarang).
                                              Dasar Hukum Pengangkatan
                                              Perjanjian Kerja No. B 1538-HCD/HDR/11/2023, Tanggal 20 November 2023
                                              Periode Menjabat
                                              Terhitung mulai 17 April 2025 – SK Perubahan berikutnya
                                              Kepemilikan Saham BRI
                                              28.500 lembar saham




 162      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 165
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                    Lahir di Kudus pada tahun 1978. Usia 47 tahun Per Desember 2025.
                                    Riwayat Pendidikan
                                    - Sarjana Ekonomi Akuntansi, Universitas Islam Indonesia, Yogyakarta (2000).
                                    - Master of Commerce, The University of Queensland, Queensland (2006).
                                    Sertifikasi
                                    -   Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                    -   Sertifikasi Chartered Accountant
                                    -   Sertifikasi Qualified Internal Auditor
                                    -   Sertifikasi Indonesia Internal Audit Practitioner (IIAP)
       Yulianto Setiawan            Pengalaman Kerja
       SEVP Internal Audit
                                    - Business Manager BRI Singapore Branch (01 Januari 2015 – 30 April 2019)
                                    - Direktur Keuangan BRI Ventura Investama (BRI Ventures)
       Kewarganegaraan                (01 Mei 2019 - 30 November 2019)
                                    - Division Head Change Management (01 Desember 2019 - 30 April 2021)
    Warga Negara Indonesia
                                    - Division Head Financial and Management Accounting (01 Mei 2021 – 20 Juni 2024)
            Domisili                - Internal Audit Head, Head Office Audit (21 Juni 2024 – 30 November 2024)
       Jakarta, Indonesia           - SEVP Internal Audit (SKAI) ( 01 Desember 2024 – sekarang)
                                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                    SK NOKEP: 4221 - DIR/HBS/11/2024 Tentang Promosi Sebagai SEVP SUB DIREKTORAT
                                    INTERNAL AUDIT pada tanggal 29 November 2024.
                                    Periode Menjabat
                                    Terhitung mulai tanggal 01 Desember 2024 - Sekarang
                                    Kepemilikan Saham BRI
                                    95.993 lembar saham



                                    Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                    Lahir di Solo, pada tahun 1971. Usia 54 tahun Per Desember 2025.
                                    Riwayat Pendidikan
                                    - Sarjana Ekonomi Manajemen, Sarjana Universitas Negeri Sebelas Maret, Surakarta (1995).
                                    - Master of Business Administration, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta (2009).
                                    Sertifikasi
                                    Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                    Pengalaman Kerja
                                    - Assistant Vice President Branch Manager – Region 3 Jakarta 12008 Bank Mandiri
                                      (Januari 2010).
       Tri Laksito Singgih          - Assistant Vice President Business Development Manager – Region 3 Jakarta 1 Bank Mandiri
SEVP Retail Transaction & Funding     (Januari 2010 – Januari 2011).
                                    - Assistant Vice President Area Head Jakarta Pluit Selatan – Region 3 Jakarta 1 Bank Mandiri
                                      (Januari 2011 – September 2011).
       Kewarganegaraan              - VP ATM Business Department – Electronic Banking Group (Acquiring Business) Bank Mandiri
                                      (September 2011 – Februari 2013).
    Warga Negara Indonesia
                                    - VP Business Product Department – Mass Banking Group (Issuing Business) Bank Mandiri
            Domisili                  (Maret 2013 – Desember 2014).
       Jakarta, Indonesia           - VP Working Capital Department – Transaction Banking Wholesale Product Group Bank Mandiri
                                      (Januari 2015 – Agustus 2015).
                                    - VP Regional Retail Head Region 9 Kalimantan Bank Mandiri (September 2015 – Januari 2017).
                                    - SVP Consumer Deposits Group (Issuing Business) Bank Mandiri (Januari 2017 – April 2018).
                                    - SVP TBSS Group Bank Mandiri (April 2018 – Januari 2019).
                                    - SVP Regional CEO Region 9 Kalimantan Bank Mandiri (Januari 2019 – Februari 2021).
                                    - SVP Regional CEO Region 4 Jakarta 2 Bank Mandiri (Februari 2021 – Januari 2023).
                                    - SVP Group Head Distribution Strategy Bank Mandiri (Januari 2023 – Desember 2024).
                                    - SVP Group Head Government & Institutional 2 Bank Mandiri
                                      (Desember 2024 – September 2025).
                                    - SEVP Retail Transaction & Funding BRI (September 2025 – Sekarang).
                                    Dasar Hukum Pengangkatan
                                    PKWT B.1890-HBD/REC/08/2025
                                    Periode Menjabat
                                    Terhitung mulai tanggal 08 September 2025 - SK Perubahan berikutnya
                                    Kepemilikan Saham BRI
                                    49.600 lembar saham




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   163
Page 166
Profil Perusahaan




                                            Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                            Lahir di Palembang pada tahun 1972. Usia 53 tahun Per Desember 2025.
                                            Riwayat Pendidikan
                                            - Sarjana Agribisnis, Universitas Sriwijaya (1995).
                                            - Magister Manajemen, Sekolah Tinggi PPM Jakarta (2024).
                                            Sertifikasi
                                            Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                            Pengalaman Kerja
                                            -   Wakil Pemimpin Wilayah Bidang Bisnis, Regional Office Jakarta 1 BRI (2017-2019).
                                            -   PJ. Kepala Divisi Kredit Briguna Kantor Pusat BRI (2019-2020).
       Muhammad Candra Utama                -   Kepala Divisi Institution 1 Kantor Pusat BRI (2020).
       SEVP Ultra Micro Business            -   Executive Vice President Divisi Institutional Business Kantor Pusat BRI (2020-2022).
                                            -   Division Head Institutional Business Kantor Pusat BRI (2022-2023).
                                            -   SEVP Ultra Micro BRI (2023 – sekarang).
          Kewarganegaraan                   Dasar Hukum Pengangkatan
        Warga Negara Indonesia              Surat Keputusan Direksi BRI NOKEP: 2803-DIR/HBS/08/2025 Tentang Rotasi sebagai SEVP
                                            Ultra Micro Business tanggal 19 Agustus 2025.
               Domisili
                                            Periode Menjabat
          Jakarta, Indonesia
                                            Terhitung mulai 19 Agustus 2025 – SK Perubahan berikutnya.
                                            Kepemilikan Saham BRI
                                            1958528 lembar saham




                                            Tempat dan Tanggal Lahir/Usia
                                            Lahir di Garut pada tahun 1967. Usia 58 tahun Per Desember 2025.
                                            Riwayat Pendidikan
                                            - Sarjana Pertanian, Institut Pertanian Bogor (1992).
                                            - Magister Industri Kecil dan Menengah, Institut Pertanian Bogor (2009).
                                            Sertifikasi
                                            Sertifikasi Manajemen Risiko Jenjang 7
                                            Pengalaman Kerja
                                            -   SEVP Bisnis SME & Komersial, BSI (Maret 2020 – Januari 2021).
                                            -   SEVP Financing Risk & Special Asset Management, BSI (Februari 2021 – Agustus 2021).
           Babas Bastaman                   -   SEVP Financing/Wholesale Risk, BSI (Agustus 2021 – Juli 2025).
         SEVP Wholesale Risk                -   SEVP Wholesale Risk, BRI (Juli 2025 – Sekarang).
                                            Dasar Hukum Pengangkatan

          Kewarganegaraan                   PKWT BRI no B.1703-HBD/REC/06/2025

        Warga Negara Indonesia              Periode Menjabat

               Domisili                     Terhitung mulai 1 Juni 2025 – SK Perubahan berikutnya.

           Bekasi, Indonesia                Kepemilikan Saham BRI
                                            Tidak Memiliki




 164    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 167
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




Eselon 1 dan Unit Kerja BRI

           Unit Kerja                           Nama                       Unit Kerja                          Nama

Micro Business Development Group      Dani Wildan             Commercial Business Group             Gunadi Wono

Micro Sales Management 1 Group        Dani Alfianto                                                 John Andre Adrian

Micro Sales Management 2 Group        -                       Executive Business Officer,
                                                                                                    Irdhas Fabian
                                                              Commercial Business Group
Brilink Business Group                Hari Basuki                                                   Vacant

                                      Roma Jaka Permata       SORH Wholesale                        Hendro Wibowo
Ultra Micro Business Group
                                      Simanjuntak
                                                              Card Business Group                   Natalia Veronica
Social Entrepreneurship &
                                      Evi Sulistyowati
Incubation Group                                              Consumer Loan Group                   R. Madya Januar

Central Operation Group               Andini Nauli Nasution   Unsecured Loan Group                  Rheyna Anggun Marnala

Retail Credit Operation Group         Asep Nurdin             Wealth Management Group               Elina Wirjakusuma

Wholesale Credit Operation Group      -                       Distribution Strategy Group           Ivan Amirudin

Digital Operation Group               Kholis Amhar            SORH Distribution                     Tina Setiawati Sentoso

Customer Experience Group             Ninis Indriswari        Retail Funding Group                  Andreas Hassim

                                      Gibbon Mardame                                                Dhoni Ramadi Saharto
Operational Excellence Group                                  Retail Transaction Group
                                      Parsaoran Tamba                                               Putra

Treasury Business Group               Itang Rusdinar          IT Strategy & Enterprise
                                                                                                    Shinta Indriyaty
                                                              Architecture Group
Investment Services Group             Arie Sus Miyanti
                                                              IT Application Development Grup       Hidayat Wira Kusuma
International Business Group          Woro Dwi Wuryandari
                                                              IT Application Support Group          Revan Hadi
Liquidity & Funding Management
                                      Teguh Sulistyono
Group                                                                                               Basrizal
                                                              IT DC Infrastructure
Fixed Assets Management Group         Syafri Rakhmat          & Operation Group
                                                                                                    Satria Permana Gharditya

                                      Asrini Ruth Chrysan     Chief Information Security
Procurement Group                                                                                   Rhema Riesaputra
                                      Manullang               Officer Group

SORH Procurement                      Sukengsi Hari Slamet    IT Endpoint Services & Operations
                                                                                                    Maulana Yusuf
                                                              Group
Institutional Business 1 Group        Mochamad Choliq
                                                              SORH Information Technology           Wafdan Metha Firdaus
Institutional Business 2 Group        John Sarjono
                                                              Digital Retail Banking Group          Kaspar Situmorang
Corporate Banking 1 Group             Yodi Herzaman
                                                              Digital Wholesale Banking &
Corporate Banking 2 Group             Teguh Tofani                                                  B D B Prasetyo
                                                              Innovation Management Group

Corporate Banking 3 Group             Nurul Intan             Enterprise Data Management
                                                                                                    Ajutorius Pinem
                                                              & Analytics Group
Corporate Banking 4 Group             Adhi Pratama
                                                              Enterprise & Market Risk Group        Wita Adriawati
Wholesale Transaction Banking
                                      Yoanna Parameitha
Group                                                         IT & Digital Risk Group               Nugroho Pancayogo

Commercial & SME Business                                     Data Protection & Fraud Risk Group    Evi Dempowati
                                      Achmad Faiz Adrianto
Solution Group
                                                              Operational Risk Group                Dodo Marjanto
Small & Medium Business Group         Ganang Imam W
                                                              Policy & Procedure Group              Dhewayani Widyasari
                                      Yudhi Wahyudi
Executive Business Officer, Small &
Medium Business Group                                         Micro Risk                            Akbar Suwardi
                                      Ayatna Anang Widodo
                                                              Consumer Risk Group                   Nia Octaviana




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       165
Page 168
Profil Perusahaan




            Unit Kerja                        Nama                            Unit Kerja                      Nama

 Small & Medium Risk Group          Debra Murniati             Branding & Marketing
                                                                                                    Dewi Andjarsari
                                                               Communication Group
 Retail Collection & Recovery       Dede Sutisna
                                                               SORH Corporate Center                vacant
 Corporate Credit Risk Group        Iman Nuraprianto
                                                               Audit Standard & Quality
                                                                                                    Ardhi Setyarko
 Commercial Credit Risk Group       Cahyo Widyatmoko           Development Group

                                    Teddy Winarso              Wholesale & Head Office Audit        Zainuddin Thalib Burutu

 Executive Risk Officer             vacant                     Retail Audit                         Bangkit Ngabdianto

                                    vacant                     IT Audit                             Ronald Setiadi

 Wholesale Recovery Group           Dedy Hendrianto            Special Investigation Audit          Heddi Sabara

 Compliance Group                   Kris Hananto               KCLN BRI New York Agency             Anton Oloan Sinambela

 Legal Group                        Koes Hariyono              KCLN BRI Taipei                      Andik Kurniawan

 Environmental, Social, &           Yosephine Ajeng Sekar      KCLN BRI Singapore                   Marisa Deparina
 Governance Group                   Putih
                                                               KCLN Hongkong Representative
                                                                                                    Ahmad Zaky
                                    Roby Firmansjah            Office
 AML, CFT, CPF Group
                                    Sastraatmadja
                                                               KCLN BRI Timor Leste                 Adriansyah Sholeh Ritonga
 Culture Transformation Group       Abd. Wahid Wijaya
                                                               Region 01 - Regional Office Medan    Novian Supriatno
 Human Capital Strategy & Policy
                                    Carang Thombara Putra
 Group                                                         Region 02 - Regional Office
                                                                                                    Dian Kesuma Wardhana
                                                               Pekanbaru
 Human Capital Business Partner 1
                                    M. Dadang Permana KF
 Group                                                         Region 03 - Regional Office Padang   Riza Pahlevi

 Human Capital Business Partner 2                              Region 04 - Regional Office
                                    M. Dadang Permana KF                                            Luthfi Iskandar
 Group                                                         Palembang

 Human Capital Service Group        Melia Pramadhona           Region 05 - Regional Office Bandar
                                                                                                    Andreas Chandra Santoso
                                                               Lampung
 Corporate University Group         Laurensius Agung Prabowo
                                                               Region 06 - Regional Office
                                                                                                    Hendra Winata
 Planning, Budgeting, &                                        Jakarta 1
                                    A. Eddy Tri Wibowo
 Performance Management Group
                                                               Region 07 - Regional Office
                                                                                                    Suyitno
 Financial & Management                                        Jakarta 2
                                    Christina Dianingrum
 Accounting Group
                                                               Region 08 - Regional Office
                                                                                                    Moh Suratin
 Investor Relation Group            Siaga Ridha Hutama         Jakarta 3

 Subsidiary Management Group        I Dewa Gede Agung          Region 09 - Regional Office
                                                                                                    Dewi Hestiningrum S
                                                               Bandung
 Corporate Development & Strategy
                                    Soni Daniel Ferdinandus    Region 10 - Regional Office
 Group                                                                                              Bernadi Kurniawan
                                                               Semarang
 Project Management Office (PMO)
                                    Agus Firmansyah            Region 11 - Regional Office
 Consumer                                                                                           Kusdinar Wiraputra
                                                               Yogyakarta
 Project Management Office (PMO)
                                    Arif Yuliawan              Region 12 - Regional Office
 One BRI Solution                                                                                   Reza Syahrizal Setiaputra
                                                               Surabaya
 Project Management Office (PMO)
                                    Muchamad Rizal             Region 13 - Regional Office Malang   Arie Wibowo
 Small

 Project Management Office (PMO)                               Region 14 - Regional Office
                                    Dwi Normasari                                                   Bambang Indriatmoko
 Human Capital                                                 Banjarmasin

 Project Management Office (PMO)                               Region 15 - Regional Office
                                    Endah Nurhayati                                                 D. Argo Prabowo
 Micro                                                         Makassar

 Corporate Secretary Group          Dhanny                     Region 16 - Regional Office Manado   Elizabet Primasari S




 166      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 169
                                                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                                                              2025




              Unit Kerja                               Nama                                      Unit Kerja                              Nama

 Region 17 - Regional Office                                                        Audit Region 09 - Regional Audit
                                           Hery Noercahya                                                                     Ruston Parapat
 Denpasar                                                                           Bandung

 Region 18 - Regional Office                                                        Audit Region 10 - Regional Audit
                                           Fahmi Rahendas                                                                     Agustya Hendy Bernadi
 Jayapura                                                                           Semarang

 Audit Region 01 - Regional Audit                                                   Audit Region 11 - Regional Audit
                                           Teguh Joni Purwanto                                                                Edia Handiman S
 Medan                                                                              Yogyakarta

 Audit Region 02 - Regional Audit                                                   Audit Region 12 - Regional Audit
                                           Poppy Dwi Oktaviana                                                                Fita Arisanti
 Pekanbaru                                                                          Surabaya

 Audit Region 03 - Regional Audit                                                   Audit Region 13 - Regional Audit
                                           Wisnu Yudha Ananto R                                                               Rustam Maulana
 Padang                                                                             Malang

 Audit Region 04 - Regional Audit                                                   Audit Region 14 - Regional Audit
                                           Ahmad Furkon                                                                       Indah Bayuwijayanti
 Palembang                                                                          Banjarmasin

 Audit Region 05 - Regional Audit                                                   Audit Region 15 - Regional Audit
                                           Herdiman                                                                           Deni Indriyatmoko
 Bandar Lampung                                                                     Makassar

 Audit Region 06 - Regional Audit                                                   Audit Region 16 - Regional Audit
                                           Wahju Hidajat                                                                      Andri Agusta
 Jakarta 1                                                                          Manado

 Audit Region 07 - Regional Audit                                                   Audit Region 17 - Regional Audit
                                           Mohamad Fikri Satriawan                                                            Kusnandar Nurgraha
 Jakarta 2                                                                          Denpasar

 Audit Region 08 - Regional Audit                                                   Audit Region 18 - Regional Audit
                                           Vacant                                                                             Fralus Dolfy Ellyson
 Jakarta 3                                                                          Jayapura


Keterangan: Pejabat tersebut merupakan Pejabat devinitif per 31 Desember 2025 sampai dengan Laporan ini disusun.




                                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         167
Page 170
Profil Perusahaan




Profil
Pekerja

Jumlah Pekerja Berdasarkan Jenis Kelamin

Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Jenis Kelamin                                                           (dalam satuan orang)



               Jenis Kelamin                                  2025                           2024

 Wanita                                                       36.466                         33.717

 Pria                                                         48.483                         48.131

 Jumlah                                                       84.949                         81.848




Jumlah Pekerja Berdasarkan Level Jabatan

Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Level Jabatan                                                           (dalam satuan orang)



                                                              2025                           2024
               Level Jabatan
                                                 Wanita        Pria       Total    Wanita     Pria              Total

 Senior Executive Vice President                          -           7        7         -           6                 6

 Executive Vice President                                5        26          31         1        17                  18

 Vice President/Senior Vice President                   68       248         316       56       242                 298

 Assistant Vice President                              332      1.166      1.498      337      1.148              1.485

 Senior Manager                                        740      1.875      2.615      747      1.968               2.715

 Manager                                              1.050    3.521       4.571     1.033     3.519              4.552

 Junior Manager                                       5.756    11.104     16.860    5.023     10.157              15.180

 Associates                                          28.515   30.536      59.051   26.520     31.074             57.594

 Jumlah                                          36.466       48.483      84.949    33.717    48.131            81.848




Jumlah Pekerja Berdasarkan Rentang Usia

Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Rentang Usia                                                            (dalam satuan orang)



                                                              2025                           2024
                Rentang Usia
                                                 Wanita        Pria       Total    Wanita     Pria              Total

 20 – 24                                             4.995     2.349       7.344    4.755     1.948               6.703

 25 – 29                                             12.408    8.641      21.049    9.420      7.767              17.187

 30 – 34                                             4.287     8.917      13.204    5.529     11.518             17.047




 168       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 171
                                                                                Laporan Tahunan
                                                                                           2025




                                                      2025                                    2024
                 Rentang Usia
                                         Wanita       Pria     Total          Wanita           Pria              Total

 35 – 39                                  8.053       16.212   24.265            7.776         15.472            23.248

 40 – 44                                   3.313       6.462    9.775            3.015          5.907              8.922

 45 – 49                                  2.002        3.689    5.691            1.644          3.169              4.813

 50 – 54                                    1.115      1.786    2.901            1.250            1.841            3.091

 > 54                                       293         427      720              328             509                837

 Jumlah                                  36.466       48.483   84.949           33.717         48.131            81.848




Jumlah Pekerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan

Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Tingkat Pendidikan                                                       (dalam satuan orang)



                                                      2025                                    2024
            Tingkat Pendidikan
                                         Wanita        Pria    Total           Wanita          Pria              Total

 ≤ SLTA / Setingkat                         520          277      797              702            444               1.146

 Diploma                                   4.666       4.799    9.465            4.522          4.947              9.469

 Strata 1                                 30.591      41.825   72.416           28.008         41.454            69.642

 Strata 2                                   686        1.569    2.255             483           1.278               1.761

 Strata 3                                      3          13       16                2                8                10

 Jumlah                                  36.466       48.483   84.949           33.717         48.131            81.848




Jumlah Pekerja Berdasarkan Status Kepegawaian

Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Status Kepegawaian                                                       (dalam satuan orang)



                                                      2025                                    2024
            Status Kepegawaian
                                         Wanita        Pria    Total           Wanita          Pria              Total

 Pekerja Tetap                            20.428      39.286   59.714           20.258         39.237            59.495

 Pekerja Kontrak                          15.660       8.879   24.539           13.407          8.837            22.244

 Trainee                                     378         318      696               52              57               109

 Jumlah                                   36.466      48.483   84.949           33.717         48.131            81.848




                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        169
Page 172
Profil Perusahaan




Jumlah Pekerja Berdasarkan Generasi

Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Generasi                                                                           (dalam satuan orang)



                                                               2025                                      2024
                   Generasi
                                                 Wanita        Pria           Total       Wanita         Pria              Total

 Baby Boomers (1946 - 1964)                                -          2            2             -              7                 7

 Gen X (1965-1980)                                    3.421     5.915          9.336        3.849         6.634             10.483

 Millenials (1981-1996)                              16.554    32.964         49.518        17.433       34.467             51.900

 Gen Z (1997-2012)                                   16.491     9.602         26.093        12.435        7.023             19.458

 Jumlah                                              36.466    48.483        84.949         33.717       48.131            81.848




Jumlah Pekerja Berdasarkan Masa Kerja

Tabel Jumlah Pekerja Berdasarkan Masa Kerja                                                                         (dalam satuan orang)



                                                               2025                                      2024
                 Masa Kerja
                                                 Wanita        Pria           Total       Wanita         Pria              Total

 <3                                                   19.197   13.820         33.017        16.017        12.281           28.298

 3–5                                                  2.662     3.818          6.480         3.123        4.860              7.983

 6 – 10                                               5.633    12.681         18.314         6.565       15.798            22.363

 11 – 15                                              4.501    10.978         15.479         3.217        7.594              10.811

 16 – 20                                               1.120    2.211          3.331         1.589        2.792              4.381

 21 – 25                                              1.983      3.119         5.102         1.513        2.520              4.033

 26 – 30                                                916     1.449          2.365         1.100        1.687              2.787

 > 30                                                  454       407             861          593           599               1.192

 Jumlah                                              36.466    48.483        84.949         33.717       48.131            81.848




Pengembangan Kompetensi
Kebijakan

Pengembangan kompetensi pekerja menjadi hal prioritas                 Selain itu, dalam rangka meningkatkan ownership pendidikan
utama bagi BRI mengingat hal ini dapat mendorong                      di wilayah Regional Office serta untuk memastikan bahwa
produktivitas dan mendukung pencapaian kinerja BRI secara             pengembangan kapabilitas pekerja di regional sesuai
menyeluruh. Pada tahun 2025, BRI mengembangkan program                dengan kebutuhan, maka mulai tahun 2025 BRI menetapkan
pendidikan yang disusun dengan menyesuaikan siklus                    pelaksanaan Green Program. Penyusunan kurikulum,
pekerja. Dengan demikian, program pendidikan memiliki                 learning objective, bahan ajar, perhitungan anggaran,
struktur yang jelas sekaligus mendukung pencapaian tujuan             pelaksanaan pendidikan, dan evaluasi pendidikan menjadi
strategis perusahaan.                                                 ruang lingkup dari masing-masing Regional Office.




 170       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 173
                                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                                               2025




Jenis Pengembangan Kompetensi

       Jenis Pengembangan
                                                                                  Tujuan Pelatihan
           Kompetensi

                  BRILian Future Leader     Program pendidikan untuk mempersiapkan talenta baru menjadi leader dalam menghadapi
BFLP
                  Program                   tantangan bisnis di saat ini dan masa mendatang.

                  BRILian Next Leader       Program pendidikan untuk pengembangan karier Pekerja Tetap terbaik BRI untuk menjadi kandidat
BNLP
                  Program                   pemimpin masa depan BRI dalam menghadapi tantangan bisnis di saat ini dan masa mendatang.

                                            Program Human Capital Development BRI untuk mempersiapkan Pekerja menjadi Great Leader
                  BRILian Leadership        melalui pengembangan leadership yang berkelanjutan dan komprehensif yang memberikan
BLDP
                  Development Program       penekanan pada penguatan karakter, wawasan kebangsaan, wawasan global, wawasan bisnis/
                                            perbankan, serta wawasan teknologi.

                                            Program Human Capital Development BRI untuk mempersiapkan Pekerja sebelum memasuki masa
                  BRILian Leader
BLRP                                        pensiun melalui pembekalan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang dibutuhkan untuk
                  Retirement Program
                                            menjalani masa pensiun.

                                            Program pengembangan kompetensi teknis (Technical Competency) yang berkelanjutan dan
                  BRILian Specialist
BSDP                                        komprehensif yang memberikan penekanan pada pengetahuan dan keterampilan spesifik sesuai
                  Development Program
                                            kebutuhan kompetensi pada jabatan tertentu.

                                            Program pendidikan untuk mempersiapkan Pekerja baru di posisi Marketing, Frontliner, dan
                  BRILian Banking
BBAP                                        Administrasi (tetap, kontrak, dan outsource) agar dapat bekerja sesuai dengan standar operasional
                  Associate Program
                                            yang berlaku di BRI.

                                            Komunitas yang dibentuk dalam rangka penyelenggaraan aktivitas distribusi dan penggunaan aset
COP               Community of Practice
                                            pengetahuan.

                                            Metode pendidikan dengan mengoptimalkan penggunaan internet/teknologi sebagai alat
                                            penyampaian materi, ujian, interaksi antara pengajar dan peserta pendidikan, interaksi sesama
E-Learning        Electronic Learning
                                            peserta pendidikan dan lain-lain. E-Learning dapat menggunakan platform yang dikembangkan
                                            secara internal, maupun Massive Open Online Courses (MOOC).

                                            Program pendidikan yang bukan diprakarsai oleh internal BRI dalam rangka meningkatkan
PC                Public Course
                                            kompetensi Pekerja.

                                            Program pendidikan untuk kegiatan sertifikasi yang bersifat mandatory sesuai ketentuan yang
SER               Pendidikan Sertifikasi
                                            ditetapkan pihak regulator dan sertifikasi lain yang ditetapkan Perusahaan.

                                            Kegiatan penyampaian informasi mengenai kebijakan, ketentuan, program kegiatan, dan/atau
SOS               Sosialisasi               informasi penting terkait perkembangan bisnis perusahaan melalui kegiatan presentasi di masing-
                                            masing unit kerja.

                                            Program diadakan berdasarkan hasil training need analysis yang dilakukan oleh unit kerja dengan
V                 Green Program
                                            tujuan untuk menutup gap competency yang bersifat kebutuhan lokal/regional.




Pelaksanaan Pengembangan Kompetensi

Tabel Realisasi Pengembangan Kompetensi Berdasarkan Level Jabatan Tahun 2025

                                        Jumlah          Jumlah                                                   Jumlah           Jumlah
             Jabatan                                                                    Jabatan
                                        Pekerja         Peserta                                                  Pekerja          Peserta

 Senior Executive                                                           COP                                                       8
                                           6               6
 Vice President
                                                                            Development Divisi                                       12
 BSDP (1,2,3)                                               1
                                                                            SER                                                       5
 BSE                                                       4
                                                                            SOS                                                       1
 COP                                                       4
                                                                            SRQ                                                       4
 Public Course Luar Negeri                                 3
                                                                            Senior Vice President                    101              101
 SRP+Q                                                     4
                                                                            BIF                                                           3
 Executive
                                           18             18                BSDP (1,2,3)                                               82
 Vice President
                                                                            BSDP 0/BBOP                                                   8
 BIF                                                       2
                                                                            COP                                                        52
 BSDP (1,2,3)                                              12
                                                                            Development Divisi                                        64
 BSDP 0 / BBOP                                              1




                                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        171
Page 174
Profil Perusahaan




                                   Jumlah          Jumlah                                 Jumlah    Jumlah
              Jabatan                                                     Jabatan
                                   Pekerja         Peserta                                Pekerja   Peserta

 SER                                                   16    Manager                      4.490     4.490
 SOS                                                     1   BIF                                       783
 SRQ                                                   16    BLDP                                      886
 Vice President                       195             195    BLRP                                       115
 BIF                                                   12    BSDP (1,2,3)                            4.305
 BLRP                                                   2    BSDP 0/BBOP                             1.287
 BSDP (1,2,3)                                         147
                                                             COP                                     3.437
 BSDP 0/BBOP                                             1
                                                             Development Divisi                      2.648
 COP                                                  123
                                                             E-Learning                                 44
 Development Divisi                                    75
                                                             Public Course Dalam Negeri                  2
 Public Course Dalam Negeri                             2
                                                             SER                                       859
 SER                                                  147
                                                             SOS                                       228
 SOS                                                    3
                                                             SRQ                                      1.621
 SRQ                                                   45
                                                             Junior Manager               14.892    14.892
 Assistant Vice President            1.474          1.474
                                                             BFLP                                       76
 BIF                                                  136
                                                             BIF                                     2.830
 BLRP                                                  30
                                                             BLDP                                    1.030
 BSDP (1,2,3)                                       1.253
 BSDP 0/BBOP                                           32    BLRP                                      183

 COP                                                 989     BSDP (1,2,3)                           12.969

 Development Divisi                                  696     BSDP 0/BBOP                              2.113

 E-Learning                                              1   COP                                     10.145

 Enhancement Divisi                                    15    Development Divisi                      4.296

 Public Course Dalam Negeri                             9    E-Learning                                385
 Public Course Luar Negeri                               1   Enhancement Divisi                         13
 SER                                                   87    Public Course Dalam Negeri                  9
 SOS                                                   23    SER                                     1.603
 SRQ                                                 440     SOS                                       296
 Senior Manager                     2.689          2.689     SRQ                                     5.052
 BIF                                                  210    Associate                    64.786    64.786
 BLDP                                                 129    BIF                                     11.780
 BLRP                                                  42
                                                             BLRP                                       53
 BSDP (1,2,3)                                       2.247
                                                             BSDP (1,2,3)                           57.576
 BSDP 0/BBOP                                         208
                                                             BSDP 0/BBOP                             12.102
 COP                                                 1.816
                                                             COP                                    49.725
 Development Divisi                                  993
                                                             Development Divisi                     20.411
 E-Learning                                              1
                                                             E-Learning                                569
 Enhancement Divisi                                      1
                                                             Enhancement Divisi                          6
 Public Course Dalam Negeri                            13
                                                             Public Course Dalam Negeri                 14
 Public Course Luar Negeri                               1
                                                             SER                                     1.646
 SER                                                 299
                                                             SOS                                     2.415
 SOS                                                   72
                                                             SRQ                                    17.456
 SRQ                                                  586
                                                             Grand Total                  88.651    88.651




 172     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 175
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




Evaluasi Pelaksanaan Pengembangan
Kompetensi

Dalam melakukan evaluasi efektivitas pengembangan                  3. Evaluasi Efisiensi
kompetensi, BRI menggunakan beberapa aspek penilaian, di              a. Penilaian terhadap efisiensi pelaksanaan program
antaranya:                                                               pendidikan yang berdasarkan pada jumlah
1. Evaluasi Dampak Bisnis                                                penyelesaian program pendidikan oleh peserta, biaya
    a. Penilaian pelaksanaan program pendidikan terhadap                 per peserta pendidikan, jumlah program pendidikan
       performance peserta dan organisasi terkait dengan                 yang tersedia dan lain lain.
       produktivitas, profitabilitas, employee engagement,            b. Persentase jumlah pekerja yang telah menyelesaikan
       contribution margin, dan lain-lain.                               pendidikannya:
    b. Pada tahun 2025, hasil evaluasi untuk 10 Jabatan                  - In class dan atau E-learning: 100% dari total
       di tahun 2025 adalah “Berdampak Positif” terhadap                     pekerja BRI yang sebanyak 77.739 pekerja.
       bisnis.                                                           - In Class: 96,3% dari total pekerja BRI yang
2. Evaluasi Efektivitas                                                      sebanyak 77.739 pekerja.
    a. Penilaian     pelaksanaan       program     pendidikan
       berdasarkan reaksi, kepuasan, dan tingkat                   Biaya Pengembangan Kompetensi
       penguasaan materi peserta pendidikan terhadap
       kualitas materi atau konten, kualitas pengajar,             Pada tahun 2025, terdapat penurunan biaya pengembangan
       metode pembelajaran dan hal-hal lain yang terkait           kompetensi karena penerapan efisiensi dalam pelaksanaan
       langsung dengan pelaksanaan program pendidikan.             program pendidikan dengan metode berbasis cluster di Unit
    b. Hasil evaluasi efektivitas tahun 2025 adalah sebagai        Kerja tanpa mengurangi efektivitas dan kualitas pendidikan.
       berikut:
       - Pengukuran peningkatan knowledge dan skill                Tabel Biaya Pengembangan Kompetensi					
           dilakukan setelah penyelenggaraan pendidikan                                                          (dalam Miliar Rupiah)
           dengan hasil rata-rata evaluasi adalah sebesar
           97,4. (eva 1 - 3).                                             2025                 2024                  2023
       - Pengukuran evaluasi peserta meliputi aspek
                                                                           627                  795                   992
           materi, akomodasi, subject matter expert (SME)
           dan fasilitator dengan nilai evaluasi sebesar 97,8.
           (eva 1- 2).




Pemegang Saham Utama
dan Pengendali

Pemegang saham utama dan pengendali BRI adalah
Negara Republik Indonesia melalui kepemilikan                                       1 Saham
                                                                                    Seri A
1 Saham Seri A Dwiwarna (0,00%) melalui Badan                                       Dwiwarna
Pengaturan BUMN dan 80.610.976.875 Saham Seri B
melalui PT Danantara Asset Management (Persero).                 Negara RI melalui BP BUMN
Dengan demikian, tidak terdapat pemegang saham
                                                                         0,00%
pengendali individu baik langsung maupun tidak
langsung.




                                                                    PT Danantara Asset
                                                                   Management (Persero)

                                                                        53,19%



                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      173
Page 176
Profil Perusahaan




Komposisi
Pemegang Saham
Komposisi Pemegang Saham disajikan sebagai berikut:


Tabel Komposisi Pemegang Saham BRI Per 1 Januari 2025


   Klasifikasi Pemegang Saham                   Jumlah Pemegang Saham    Jumlah Saham (lembar)       Kepemilikan

 Negara RI                                                    1               80.610.976.876            53,19%

 Publik                                                 653.250               70.948.024.728            46,81%

   Pemodal Nasional                                     650.574               23.910.394.894            15,78%

         Perorangan                                     646.180                9.612.406.830             6,34%

         Pekerja                                          2.834                    8.639.856             0,01%

         Pemerintah Daerah                                    1                    1.590.000             0,00%

         Bank                                                12                  977.781.285             0,65%

         Koperasi                                           28                 5.503.770.523             3,63%

         Yayasan                                            54                  323.016.446              0,21%

         Dana Pensiun                                       168                2.750.978.898             1,82%

         Asuransi                                          204                   2.112.117.756           1,39%

         Perseroan Terbatas                                769                  534.853.860              0,35%

         Reksa Dana                                        324                2.085.239.440              1,38%

         Lembaga Pemerintah                                   0                             0            0,00%

   Pemodal Asing                                          2.676               47.037.629.834            31,04%

         Perorangan                                        527                   45.762.800              0,03%

         Badan Usaha Asing                                2.149               46.991.867.034             31.01%

 Total                                                  653.251              151.559.001.604             100%




Tabel Komposisi Pemegang Saham BRI Per 31 Desember 2025


   Klasifikasi Pemegang Saham                    Jumlah Pemegang Saham   Jumlah Saham (lembar)       Kepemilikan

 Negara RI                                                         1                             1       0,00%

 Publik                                                  723.464                151.559.001.603         100,00%

   Pemodal Nasional                                       721.146               107.312.935.883          70,81%

         Perorangan                                        717.122               12.328.041.619           8,13%

         Pekerja                                            2.410                     7.371.056          0,00%

         Pemerintah Daerah                                         1                  1.590.000          0,00%

         Bank                                                     10              1.021.555.025           0,67%

         Koperasi                                              33                5.504.953.123            3,63%




 174        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 177
                                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                                              2025




   Klasifikasi Pemegang Saham                         Jumlah Pemegang Saham               Jumlah Saham (lembar)           Kepemilikan

         Yayasan                                                          60                        348.037.971                 0,23%

         Dana Pensiun                                                    164                     3.336.432.009                  2,20%

         Asuransi                                                        205                      1.628.638.246                 1,07%

         Perseroan Terbatas*                                             832                     81.270.630.319                53,62%

         Reksa Dana                                                     309                        1.865.686.515                1,23%

         Lembaga Pemerintah                                                0                                    0               0,00%

    Pemodal Asing                                                      2.318                    44.246.065.720                 29,19%

         Perorangan                                                      569                         51.902.682                 0,03%

         Badan Usaha Asing                                             1.749                     44.194.163.038                29,16%

 Total                                                             723.465                     151.559.001.604               100,00%

* Termasuk kepemilikan saham Negara RI melalui PT Danantara Asset Management (Persero).




Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar

Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BRI Per 1 Januari 2025


  No.                   Nama Investor                               Status                Jumlah Saham (lembar)           Kepemilikan

   1.       NEGARA REPUBLIK INDONESIA                   Negara Republik Indonesia              80.610.976.876                  53,19%

   2.       INDONESIA INVESTMENT AUTHORITY              Badan Investasi atau Koperasi           5.498.021.834                   3,63%

            BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES
   3.                                                   Badan Usaha Asing                       1.374.792.058                   0,91%
            PROVIDENTFD BOARD-2039927326

            DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM
   4.                                                   Dana Pensiun                            1.359.369.214                   0,90%
            JHT

            JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL
   5.                                                   Badan Usaha Asing                        979.891.447                    0,65%
            INTERNATIONAL STOCK INDEX FUND

            JPMCB NA RE - VANGUARD
   6.       EMERGING MARKETS STOCK INDEX                Badan Usaha Asing                        890.024.760                    0,59%
            FUND

            CITIBANK SINGAPORE S/A
   7.                                                   Badan Usaha Asing                        756.220.297                    0,50%
            GOVERNMENT OF SINGAPORE

            CITIBANK NEW YORK S/A
   8.                                                   Badan Usaha Asing                        609.038.351                   0,40%
            GOVERNMENT OF NORWAY - 1

            BNYMSANV RE BNYM RE PEOPLE'S
   9.                                                   Badan Usaha Asing                         592.721.255                   0,39%
            BANK OF CHINA

            SSB 2Q27 ISHARES CORE MSCI
   10.      EMERGING MARKETS ETF                        Badan Usaha Asing                         588.113.895                   0,39%
            -2183966403

            JPMSE AMS RE AIF CLT RE-STICHTING
   11.      DEPOSITARY APG EMERGING                     Badan Usaha Asing                        546.998.219                    0,36%
            MARKETS EQUITY

            SSB C021 COLLEGE RETIREMENT
   12.                                                  Badan Usaha Asing                        505.576.768                    0,33%
            EQUITIES FUND -2183964206

            JPMCB NA RE-VANGUARD FIDUCIARY
            TRUST COMPANY INSTITUTIONAL
   13.                                                  Badan Usaha Asing                        494.608.909                    0,33%
            TOTAL INTERNATIONAL STOCK
            MARKET IT II




                                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   175
Page 178
Profil Perusahaan




 No.             Nama Investor                          Status                     Jumlah Saham (lembar)    Kepemilikan

        JPMSE LUX RE UCITS CLT RE-
  14.                                         Badan Usaha Asing                          478.825.695            0,32%
        JPMORGAN FUNDS

        JPMCB NA RE-T. ROWE PRICE
  15.   EMERGING MARKETS DISCOVERY            Badan Usaha Asing                            476.977.111           0,31%
        STOCK TRUST

        JPMCB NA RE - BLACKROCK INST
  16.   TR CO N A INVESTMENT FDS FOR          Badan Usaha Asing                          459.457.232            0,30%
        EMPLOYEE BENEFIT TRUSTS

  17.   UBS AG LONDON-2140724000              Badan Usaha Asing                          425.205.489            0,28%

  18.   NTC-CANTILLON FUNDS PLC               Badan Usaha Asing                          422.605.435            0,28%

        JPMCB NA RE-JPMORGAN EMERGING
  19.                                         Badan Usaha Asing                           381.640.571           0,25%
        MARKETS EQUITY FUND

  20.   NTC-CANTILLON GLOBAL EQUITY L.P       Badan Usaha Asing                          369.506.844            0,24%




Tabel Komposisi 20 Pemegang Saham Terbesar BRI Per 31 Desember 2025


 No.                Nama Investor                             Status                Jumlah Saham (lembar)   Kepemilikan

  1.    PT Danantara Asset Management (Persero)*   Perseroan Terbatas                    80.610.976.875        53,19%

  2.    INDONESIA INVESTMENT AUTHORITY             Badan Investasi atau Koperasi         5.498.021.834         3,63%

        BNYM RE BNYMLB RE EMPLOYEES
  3.                                               Badan Usaha Asing                     1.738.263.958          1,15%
        PROVIDENTFD BOARD-2039927326

  4.    DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JHT            Dana Pensiun                            1.650.917.514        1,09%

        JPMCB NA RE-VANGUARD TOTAL
  5.                                               Badan Usaha Asing                       966.382.447         0,64%
        INTERNATIONAL STOCK INDEX FUND

        JPMCB NA RE-VANGUARD EMERGING
  6.                                               Badan Usaha Asing                       891.765.760         0,59%
        MARKETS STOCK INDEX FUND

        SSB KGZ3 INVESCO DEVELOPING MARKETS
  7.                                               Badan Usaha Asing                       771.595.343          0,51%
        FUND -2183965924

        HSBC-FUND SERVICES, THE OVERLOOK
  8.                                               Badan Usaha Asing                       750.143.900         0,49%
        PARTNERS FUND L.P.

        CITIBANK NEW YORK S/A GOVERNMENT OF
  9.                                               Badan Usaha Asing                       732.713.403         0,48%
        NORWAY - 1

        SSB 2G9G NATWEST T&D SL ATO ST.
  10.                                              Badan Usaha Asing                       698.036.500         0,46%
        JAMES'S PL GLB VUT-2183968155

        CITIBANK NEW YORK S/A ISHARES CORE
  11.                                              Badan Usaha Asing                       693.250.395         0,46%
        MSCI EMERGING MARKETS ETF

        CITIBANK LONDON S/A STICHTING
  12.                                              Badan Usaha Asing                       627.488.000          0,41%
        PENSIOENFONDS ZORG EN WELZIJN

        HSBC-FUND SVS A/C PEOPLES BANK OF
  13.                                              Badan Usaha Asing                       595.666.155         0,39%
        CHINA

        BNYMSANV RE SANVLUX RE INVESCO
  14.                                              Badan Usaha Asing                       564.862.300         0,37%
        FUNDS

        JPMCB NA RE-VANGUARD FIDUCIARY
  15.   TRUST COMPANY INSTITUTIONAL TOTAL          Badan Usaha Asing                       500.770.709         0,33%
        INTERNATIONAL STOCK MARKET IT II

        JPMSE LUX RE-ROBECO CAPITAL GROWTH
  16.                                              Badan Usaha Asing                       499.865.316         0,33%
        FUNDS

  17.   CITIBANK NA-BANK RAKYAT INDONESIA          Badan Usaha Asing                       495.055.300         0,33%




 176    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 179
                                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                                    2025




  No.                   Nama Investor                                      Status               Jumlah Saham (lembar)          Kepemilikan

            JPMSE AMS RE AIF CLT RE-STICHTING
   18.      DEPOSITARY APG EMERGING MARKETS                   Badan Usaha Asing                          486.908.901               0,32%
            EQUITY POOL

            JPMCB NA RE - BLACKROCK INST TR CO
   19.      N A INVESTMENT FDS FOR EMPLOYEE                   Badan Usaha Asing                          486.320.553               0,32%
            BENEFIT TRUSTS

   20.      DJS KETENAGAKERJAAN PROGRAM JP                    Dana Pensiun                               475.226.983                0,31%

* Kepemilikan Negara RI melalui PT Danantara Asset Management (Persero).




Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih

Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BRI Per 1 Januari 2025


                                Nama Investor                                            Jumlah Saham (lembar)               Kepemilikan

 Negara Republik Indonesia                                                                    80.610.976.876                   53,19%




Tabel Komposisi Pemegang Saham 5% atau Lebih BRI Per 31 Desember 2025


                                     Nama Investor                                           Jumlah Saham (lembar)            Kepemilikan

 Negara Republik Indonesia melalui PT Danantara Asset Management (Persero)                          80.610.976.876               53,19%




Komposisi Kelompok Pemegang Saham Kurang dari 5%

Komposisi Pemegang Saham Kurang dari 5% BRI Per 1 Januari 2025


  Kepemilikan Saham Publik                        Jumlah Pemegang Saham                   Jumlah Saham (Lembar)              Kepemilikan

 PEMODAL NASIONAL                                                                                                         

 Perorangan                                                   646.180                            9.612.406.830                    6,34%

 Pekerja                                                         2.834                                8.639.856                    0,01%

 Pemerintah Daerah                                                    1                               1.590.000                   0,00%

 Bank                                                                12                             977.781.285                   0,65%

 Koperasi                                                           28                           5.503.770.523                    3,63%

 Yayasan                                                            54                             323.016.446                     0,21%

 Dana Pensiun                                                      168                           2.750.978.898                     1,82%

 Asuransi                                                          204                              2.112.117.756                  1,39%

 Perseroan Terbatas                                                769                             534.853.860                    0,35%

 Reksa Dana                                                        324                           2.085.239.440                     1,38%

 Lembaga Pemerintah                                                  0                                         0                  0,00%

 Sub Total                                                    650.574                           23.910.394.894                    15,78%

 PEMODAL ASING

 Perorangan                                                        527                              45.762.800                    0,03%




                                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     177
Page 180
Profil Perusahaan




  Kepemilikan Saham Publik                      Jumlah Pemegang Saham             Jumlah Saham (Lembar)             Kepemilikan

 Badan Usaha Asing                                               2.149                       46.991.867.034                31.01%

 Sub Total                                                       2.676                       47.037.629.834                31,04%

 Total                                                      653.250                     70.948.024.728                     46,81%




Komposisi Pemegang Saham Kurang dari 5% BRI Per 31 Desember 2025


 Klasifikasi Pemegang Saham                     Jumlah Pemegang Saham              Jumlah Saham (lembar)            Kepemilikan

 Negara RI                                                           1                                    1                0,00%

 Publik                                                     723.463                         70.948.024.728                46,81%

    Pemodal Nasional                                           721.145                      26.701.959.008                17,62%

         Perorangan                                            717.122                       12.328.041.619                8,13%

         Pekerja                                                2.410                             7.371.056                0,00%

         Pemerintah Daerah                                           1                           1.590.000                 0,00%

         Bank                                                      10                         1.021.555.025                0,67%

         Koperasi                                                  33                        5.504.953.123                 3,63%

         Yayasan                                                   60                          348.037.971                 0,23%

         Dana Pensiun                                             164                       3.336.432.009                  2,20%

         Asuransi                                                 205                        1.628.638.246                 1,07%

         Perseroan Terbatas*                                      831                         659.653.444                  0,44%

         Reksa Dana                                               309                         1.865.686.515                1,23%

         Lembaga Pemerintah                                         0                                    0                 0,00%

    Pemodal Asing                                               2.318                       44.246.065.720                29,19%

         Perorangan                                               569                           51.902.682                 0,03%

         Badan Usaha Asing                                      1.749                       44.194.163.038                29,16%

 Total                                                     723.465                     70.948.024.729                     46,81%

* Kepemilikan saham Negara RI melalui Badan Pengaturan BUMN.




Kepemilikan Saham Direksi dan Dewan Komisaris

Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BRI Per 1 Januari 2025


                          Nama                                   Jabatan                    Jumlah Saham (Lembar)         Kepemilikan

 DIREKSI                                                                                                               

 Sunarso      *
                                           Direktur Utama                                              5.658.656            0,00373%

 Catur Budi Harto         *
                                           Wakil Direktur Utama                                        4.045.557            0,00267%

 Handayani        *
                                           Direktur Bisnis Konsumer                                    5.741.900            0,00379%

 Supari   *
                                           Direktur Bisnis Mikro                                       4.970.914            0,00328%

 Ahmad Solichin Lutfiyanto                 Direktur Kepatuhan                                           5.454.170           0,00360%

 Agus Sudiarto        *
                                           Direktur Manajemen Risiko                                   3.584.100            0,00236%

 Agus Noorsanto                            Direktur Bisnis Wholesale dan Kelembagaan                   3.938.641            0,00260%




 178          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 181
                                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                                   2025




                        Nama                                     Jabatan                          Jumlah Saham (Lembar)           Kepemilikan

    Agus Winardono*                            Direktur Human Capital                                     3.469.681                 0,00229%

                                               Direktur Commercial, Small and Medium
    Amam Sukriyanto*                                                                                      3.623.454                 0,00239%
                                               Business

    Viviana Dyah Ayu R.K.                      Direktur Keuangan                                          3.819.500                 0,00252%

    Arga M. Nugraha*                           Direktur Digital dan Teknologi Informasi                   3.421.385                 0,00226%

    Andrijanto*                                Direktur Retail Funding dan Distribution                   2.989.700                 0,00197%

    DEWAN KOMISARIS                              

    Kartika Wirjoatmodjo                       Komisaris Utama                                            1.678.000                  0,00111%

                                               Wakil Komisaris Utama /
    Rofikoh Rokhim*                                                                                                -                        -
                                               Komisaris Independen

    Rabbin Indrajad Hattari*                   Komisaris                                                   1.510.100                0,00100%

    Awan Nurmawan Nuh                          Komisaris                                                    712.500                 0,00047%

    Dwi Ria Latifa  *
                                               Komisaris Independen                                                -                        -

    Heri Sunaryadi      *
                                               Komisaris Independen                                                -                        -

    Paripurna Poerwoko Sugarda      *
                                               Komisaris Independen                                                -                        -

    Agus Riswanto       *
                                               Komisaris Independen                                                -                        -

    Nurmaria Sarosa         *
                                               Komisaris Independen                                                -                        -

    Haryo Baskoro Wicaksono     *
                                               Komisaris Independen                                                -                        -

    Jumlah                                                                                               54.618.258                0,03604%
*
     Berhenti menjabat menjabat sejak 24 Maret 2025




Tabel Kepemilikan Saham Dewan Komisaris dan Direksi BRI Per 31 Desember 2025


                        Nama                                     Jabatan                          Jumlah Saham (Lembar)           Kepemilikan

    DIREKSI                                                                                                                    

    Hery Gunardi                               Direktur Utama                                              435.000                 0,0002870

    Viviana Dyah Ayu R.K. *                    Wakil Direktur Utama                                       3.819.500                 0,0025201

    Hakim Putratama                            Direktur Operations                                                 -                        -

    Riko Adythia                               Direktur Corporate Banking                                          -                        -

    Aquarius Rudianto                          Direktur Network dan Retail Funding                                 -                        -

    Farida Thamrin                             Direktur Treasury and International Banking                   19.800                 0,0000131

    Akhmad Purwakajaya                         Direktur Micro                                              243.500                  0,0001607

    Alexander Dippo Paris Y. S.                Direktur Commercial Banking                                         -                        -

    Saladin Dharma Nugraha Effendi             Direktur Information Technology                                     -                        -

    Aris Hartanto*                             Direktur Consumer Banking                                   430.964                 0,0002844

    Achmad Royadi*                             Direktur Finance & Strategy                                 1.215.672                0,0008021

    Ety Yuniarti*                              Direktur Manajemen Risiko                                    193.262                 0,0001275

    Mahdi Yusuf*                               Direktur Legal & Compliance                                         -                        -

    Agus Noorsanto**                           Wakil Direktur Utama                                                -                        -

    Ahmad Solichin Lutfiyanto**                Direktur Human Capital & Compliance                                 -                        -




                                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     179
Page 182
Profil Perusahaan




                   Nama                                          Jabatan                            Jumlah Saham (Lembar)                Kepemilikan

 Nancy Adistyasari**                         Direktur Consumer Banking                                                    -                            -

 Mucharom    **
                                             Direktur Manajemen Risiko                                                    -                            -

 DEWAN KOMISARIS                               

 Kartika Wirjoatmodjo                        Komisaris Utama                                                     1.678.000                   0,0011072

 Parman Nataatmadja                          Wakil Komisaris Utama/Komisaris Independen                                   -                            -

 Edi Susianto                                Komisaris Independen                                                         -                            -

 Awan Nurmawan Nuh                           Komisaris                                                             712.500                  0,0004701

 Helvi Yuni Moraza                           Komisaris                                                                    -                            -

 Lukmanul Khakim                             Komisaris Independen                                                         -                            -

 Jumlah                                                                                                          8.748.198                 0,0057722


* Anggota Direksi yang diangkat tersebut baru dapat melaksanakan tugas dan fungsi dalam jabatannya apabila telah mendapat persetujuan dari OJK dan memenuhi
   ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
** Berhenti menjabat sejak 17 Desember 2025



Sampai dengan 31 Desember 2025, Dewan Komisaris dan Direksi BRI tidak memiliki kepemilikan saham tidak langsung.



Kepemilikan Saham Senior Manajemen

Tabel Kepemilikan Saham Senior Manajemen BRI Per 31 Desember 2025


                   Nama                                         Jabatan                          Jumlah Saham (Lembar)                  Kepemilikan

 Steven Augustino Yudiyantho                 SEVP Human Capital                                               28.500                       0,00003%

 Yulianto Setiawan                           SEVP Internal Audit                                               95.993                      0,00006%

 Tri Laksito Singgih H                       SEVP Retail Transaction & Funding                                49.600                       0,00003%

 Muhammad Candra Utama                       SEVP Ultra Micro Business                                      1.958.528                       0,00129%

 Babas Bastaman                              SEVP Wholesale Risk                                                     -                                -



Sampai dengan 31 Desember 2025, Senior Manajemen BRI tidak memiliki kepemilikan saham tidak langsung.



Klasifikasi Pemegang Saham

Tabel Klasifikasi Pemegang Saham BRI Per 31 Desember 2025


         Kepemilikan Saham                        Jumlah Pemegang Saham                      Jumlah Saham (Lembar)                     Kepemilikan

 Institusi Lokal                                                    1.614                              94.977.523.208                       62,67%

 Institusi Asing                                                   1.749                               44.194.163.038                        29,16%

 Individu Lokal                                                  719.532                               12.335.412.675                         8,14%

 Individu Asing                                                      569                                   51.902.682                         0,03%

 Total                                                         723.464                               151.559.001.603                      100,00%




 180       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 183
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




Daftar Anggota Konglomerasi Keuangan Bank,
Perusahaan Asosiasi,
dan Perusahaan Ventura Bersama

Anggota Konglomerasi Keuangan

Pada tanggal 23 Desember 2024 Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengundangkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan (POJK Konglomerasi
Keuangan) dan mencabut Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 45/POJK.03/2020 tentang Konglomerasi Keuangan. POJK
Konglomerasi Keuangan mewajibkan Lembaga Jasa Keuangan yang memenuhi syarat sebagai konglomerasi keuangan untuk
membentuk Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan.


Berdasarkan kriteria sebagaimana yang diatur pada POJK Konglomerasi Keuangan, Bank memenuhi kriteria Perusahaan Induk
Konglomerasi Keuangan. Adapun berdasarkan pada Keputusan Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Nomor
KEP-11/KS.1/2025 tanggal 16 September 2025, OJK telah menetapkan BRI sebagai Perusahaan Induk Konglomerasi Keuangan
dengan 22 (dua puluh dua) Anggota Konglomerasi Keuangan.


Anggota Konglomerasi Keuangan Bank terdiri dari:
1. Perusahaan Anak Bank;
2. Dana Pensiun yang didirikan oleh Bank;
3. Dana Pensiun yang didirikan oleh Perusahaan Anak; serta
4. Perusahaan di bawah Perusahaan Anak Bank sesuai dengan penetapan OJK.


Selain memiliki penyertaan modal pada Anggota Konglomerasi Keuangan yang merupakan Perusahaan Anak, Bank juga memiliki
penyertaan modal tidak signifikan pada beberapa perusahaan yang bukan merupakan Anggota Konglomerasi Keuangan BRI.



                         Nama                                       Bidang Usaha                    KepemilikanSaham

 PT Pegadaian                                           Pergadaian                        99,99% Kepemilikan BRI

 PT Permodalan Nasional Madani                          Pembiayaan                        99,99% Kepemilikan BRI

 PT Asuransi BRI Life                                   Asuransi Jiwa                     51% Kepemilikan BRI

 PT BRI Asuransi Indonesia                              Asuransi Umum                     90,00% Kepemilikan BRI

 PT Bank Raya Indonesia Tbk                             Perbankan                         86,85% Kepemilikan BRI

 PT BRI Multifinance Indonesia                          Pembiayaan                        99,88% Kepemilikan BRI

 PT BRI Manajemen Investasi                             Manajemen Investasi               65,00% Kepemilikan BRI

 PT BRI Danareksa Sekuritas                             Perusahaan Efek                   67,00% Kepemilikan BRI

 PT BRI Ventura Investama                               Modal Ventura                     99,97% Kepemilikan BRI

 BRI Global Financial Services Ltd.                     Remitansi                         100% Kepemilikan BRI

 Dana Pensiun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   Dana Pensiun                      BRI sebagai Pendiri

 Dana Pensiun Lembaga Keuangan
                                                        Dana Pensiun                      BRI sebagai Pendiri
 PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

 PT BPR Bringin Dana Sejahtera                          Bank Perekonomian Rakyat          90,00% Kepemilikan Dapen BRI

 PT Bringin Sejahtera Makmur                            Pialang Asuransi                  99,73% Kepemilikan Dapen BRI

 Dana Pensiun PT Pegadaian                              Dana Pensiun                      Pegadaian sebagai Pendiri

                                                                                          Permodalan Nasional Madani 99,999%
 PT PNM Investment Management                           Manajemen Investasi               Koperasi Jasa Karyawan Permodalan
                                                                                          Nasional Madani 0,001%




                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    181
Page 184
Profil Perusahaan




                            Nama                                      Bidang Usaha                          KepemilikanSaham

                                                                                                  Permodalan Nasional Madani 99,9997%
 PT PNM Venture Capital                                      Modal Ventura                        Koperasi Jasa Karyawan Permodalan
                                                                                                  Nasional Madani 0,0003%
                                                                                                  PNM Venture Capital 99,9988%
 PT PNM Venture Syariah                                      Modal Ventura                        Koperasi Jasa Karyawan Permodalan
                                                                                                  Nasional Madani 0,0012%
                                                                                                  PNM Ventura Syariah 95,43%
 BPRS RIzky Barokah                                          Bank Perekonomian Rakyat Syariah
                                                                                                  Individu 4,57%
                                                                                                  PNM Ventura Syariah 66,19%
 BPRS Mentari                                                Bank Perekonomian Rakyat Syariah
                                                                                                  Individu 33,81%
                                                                                                  PNM Ventura Syariah 79,68%
 BPRS PNM Patuh Beramal                                      Bank Perekonomian Rakyat Syariah
                                                                                                  Individu 20,32%
                                                                                                  PNM Ventura Syariah 58,01%
 BPRS Haji Miskin                                            Bank Perekonomian Rakyat Syariah
                                                                                                  Individu 41,99%




Entitas Anak

       Nama Perusahaan                                                          PT Pegadaian

 Bidang Usaha                        Perusahaan Gadai
 Tanggal Penyertaan BRI              13 September 2021
 Jumlah Aset                         Rp151.260.934 juta
 Kepemilikan (%)                     99,99%
 Mulai Beroperasi/Status Operasi     1 April 1901/Masih Beroperasi
                                     Jl. Kramat Raya No.162, Kenari Senen, Jakarta Pusat 10430
                                     Telp : (021) 3155550
 Alamat                              Faks : (021) 80635162
                                     Email : sekper.pusat@pegadaian.co.id
                                     Web : www.pegadaian.co.id
                                     Dewan Komisaris
                                     Anto Mukti Putranto                                  Komisaris Utama
                                     Umiyatun Hayati Triastuti                            Komisaris
 Pengurus Perusahaan                 Loto Srinaita Ginting                                Komisaris
                                     Kukrit Suryo Wicaksono                               Komisaris Independen
                                     Syafa’at Perdana                                     Komisaris
                                     Trimedya Panjaitan                                   Komisaris Independen
                                     Martina                                              Komisaris Independen
                                     Mei Ling*                                            Komisaris
                                     Direksi
                                     Damar Latri Setiawan                                 Direktur Utama
                                     Budi Wahju Soesilo                                   Wakil Direktur Utama
                                                                                          Direktur Pemasaran, Penjualan dan
                                     Selfie Dewiyanti
                                                                                          Pengembangan Produk
                                     Eka Pebriansyah                                      Direktur Jaringan dan Operasi
                                     Yos Iman Jaya Dappu                                  Direktur Teknologi Informasi dan Digital
                                     Tribuana Tunggadewi                                  Direktur Human Capital
                                     Ferdian Timur Satyagraha                             Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis
                                     Ismail Ilyas                                         Direktur Manajemen Risiko, Legal, dan Kepatuhan
                                     Dewan Pengawas Syariah
                                     Muhammad Cholil Nafis                                Ketua
                                     Muhammad Asrorun Ni'am Sholeh                        Anggota
* Dalam proses Fit & Proper Test




 182       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 185
                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                         2025




     Nama Perusahaan                                         PT Permodalan Nasional Madani (PNM)

Bidang Usaha                      Perusahaan Pembiayaan

Tanggal Penyertaan BRI            13 September 2021

Jumlah Aset                       Rp56.986.249 juta

Kepemilikan (%)                   99,99%

Mulai Beroperasi/Status Operasi   1 Juni 1999/Masih Beroperasi

                                  Menara PNM - Kuningan Center
                                  Jl. Kuningan Mulia, Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan 12940
                                  Telp : (021) 2511404
Alamat
                                  Faks : -
                                  Email : info@pnm.co.id
                                  Web : www.pnm.co.id

                                  Dewan Komisaris

                                  Drajad Hari Wibowo                                 Komisaris Utama/ Komisaris Independen

                                  Veronica Colondam                                  Komisaris Independen

                                  Nurhaida                                           Komisaris Independen

                                  Anas Puji Istanto                                  Komisaris

                                  Ardhya Pratiwi Setiowati                           Komisaris

                                  Iwan Taufiq Purwanto                               Komisaris

                                  Direksi

Pengurus Perusahaan               Arief Mulyadi                                      Direktur Utama

                                  Sahat P. Pangaribuan                               Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko

                                  Henry Yunus Kamang Pangemanan                      Direktur Human Capital dan Kepatuhan

                                  Kindaris                                           Direktur Bisnis

                                  Sunar Basuki                                       Direktur Operasional

                                  Yusron Avivi                                       Direktur Digital dan Teknologi Informasi

                                  Dewan Pengawas Syariah

                                  Didin Hafidhuddin                                  Ketua Dewan Pengawas Syariah

                                  Muhammad Syafii Antonio                            Anggota Dewan Pengawas Syariah




                                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     183
Page 186
Profil Perusahaan




       Nama Perusahaan                                                       PT Asuransi BRI Life (BRI Life)

 Bidang Usaha                                Perusahaan Asuransi Jiwa

 Tanggal Penyertaan BRI                      29 Desember 2015

 Jumlah Aset                                 Rp28.177.449 juta

 Kepemilikan (%)                             51,00%

 Mulai Beroperasi/Status Operasi             28 Oktober 1987/Masih Beroperasi

                                             Graha Irama
                                             Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-1 Kav. 1 & 2, Jakarta
                                             Telp : (021) 526-1260, 526-1261
 Alamat
                                             Faks : -
                                             Email : cs@brilife.co.id
                                             Web : www.brilife.co.id

                                             Dewan Komisaris

                                             Muhammad Syafri Rozi                                 Komisaris Utama

                                             Lau Soon Liang                                       Komisaris

                                             Hari Siaga Amijarso                                  Komisaris Independen

                                             Ubaidillah Nugraha                                   Komisaris Independen

                                             (Vacant)                                             Komisaris Independen

                                             Direksi

                                             (Vacant)                                             Direktur Utama
 Pengurus Perusahaan
                                             (Vacant)                                             Direktur Kepatuhan & Legal

                                             Andrew Bain                                          Direktur Operasional

                                             Sutadi*                                              Direktur Pemasaran

                                             Lim Chet Ming                                        Direktur Keuangan

                                             Dewan Pengawas

                                             Mohamad Hidayat                                      Ketua

                                             Siti Haniatunnisa                                    Anggota

                                             (Vacant)                                             Anggota

* Merangkap sebagai Plt. Direktur Utama hingga Pejabat Definitif tersedia




 184        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 187
                                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                                    2025




       Nama Perusahaan                                                   PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya)*

 Bidang Usaha                            Bank Umum Swasta Nasional

 Tanggal Penyertaan BRI                  3 Maret 2011

 Jumlah Aset                             Rp13.211.298 juta

 Kepemilikan (%)                         86,85%

 Mulai Beroperasi/Status Operasi         27 September 1989/Masih Beroperasi

                                         Menara BRIliaN, Jl. Jend. Gatot Subroto No. 177A, Tebet, Jakarta Selatan 12870
                                         Telp : (021) 50931300
 Alamat                                  Faks : (021) 50931494
                                         Email : humas@bankraya.co.id
                                         Web : www.bankraya.co.id

                                         Dewan Komisaris

                                         M. Sidik Heruwibowo                 Komisaris Utama

                                         Johanes Kuntjoro Adi S.             Komisaris Independen

                                         Retno Wahyuni Wijayanti             Komisaris Independen

                                         Nyimas Dewi Ratih Kamil             Komisaris

 Pengurus Perusahaan                     Direksi

                                         Ida Bagus Ketut Subagia             Direktur Utama

                                         Lukman Hakim                        Direktur Digital dan Operasional

                                         Rustarti Suri Pertiwi               Direktur Keuangan

                                         Danar Widyantoro                    Direktur Manajemen Risiko, Kepatuhan, dan Sumber Daya Manusia

                                         Kicky Andrie Davetra                Direktur Bisnis

* Sebelumnya bernama PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (BRI Agro)




                                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   185
Page 188
Profil Perusahaan




       Nama Perusahaan                                    PT BRI Asuransi Indonesia (BRI Insurance)

Bidang Usaha                       Perusahaan Asuransi Umum

Tanggal Penyertaan BRI             26 September 2019

Jumlah Aset                        Rp8.122.575 juta

Kepemilikan (%)                    90,00%

Mulai Beroperasi/Status Operasi    17 April 1989/Masih Beroperasi

                                   Graha BRI Insurance
                                   Jl. Mampang Prapatan Raya No. 18 Jakarta Selatan 12790
                                   Telp : (021) 791 70477/78
Alamat
                                   Faks : -
                                   Email : info@work.brins.co.id
                                   Web : www.brins.co.id

                                   Dewan Komisaris

                                   Kris Hananto                                       Komisaris Utama
                                   Benny Imam Safii                                   Komisaris Independen
                                   Wahab Talaohu                                      Komisaris Independen
                                   (Vacant)                                           Komisaris Independen

                                   Direksi

                                   Rahmat Budi Legowo                                 Direktur Utama
 Pengurus Perusahaan
                                   Sonny Harsono W.S                                  Direktur Operasional dan Keuangan
                                   Heri Supriyadi                                     Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko
                                   (Vacant)                                           Direktur Teknik
                                   Recky Plangiten                                    Direktur Bisnis

                                   Dewan Pengawas Syariah

                                   Hj. Nilmayetty Yusri                               Ketua Dewan Pengawas Syariah
                                   Abdul Ghoni                                        Anggota Dewan Pengawas Syariah




       Nama Perusahaan                                    PT BRI Multifinance Indonesia (BRI Finance)

Bidang Usaha                       Perusahaan Pembiayaan

Tanggal Penyertaan BRI             7 Desember 1983

Jumlah Aset                        Rp5.419.420 juta

Kepemilikan (%)                    99,88%

Mulai Beroperasi/Status Operasi    7 Desember 1983/Masih Beroperasi

                                   Menara BRILiaN Lantai GF, 21 dan 22
                                   Jl. Gatot Subroto No. 177A Kav. 64, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan 12870
                                   Telp : (021) 574 5333
Alamat
                                   Faks : -
                                   Email : contact.us@brifinance.co.id
                                   Web : www.brifinance.co.id

                                   Dewan Komisaris

                                   Sigit Murtiyoso                              Plt. Komisaris Utama

                                   (Vacant)                                     Komisaris

                                   Diah Defawati Ande                           Komisaris Independen

Pengurus Perusahaan                Direksi

                                   Wahyudi Darmawan                             Direktur Utama

                                   Primartono Gunawan                           Direktur Bisnis

                                   Ari Prayuwana                                Direktur Manajemen Risiko

                                   (Vacant)                                     Direktur Operasional




 186     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 189
                                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                                  2025




       Nama Perusahaan                                                     PT BRI Ventura Investama (BRI Ventures)

 Bidang Usaha                                Perusahaan Modal Ventura

 Tanggal Penyertaan BRI                      20 Desember 2018

 Jumlah Aset                                 Rp2.118.362 juta

 Kepemilikan (%)                             99,97%

 Mulai Beroperasi/Status Operasi             22 Januari 1998/Masih Beroperasi

                                             District 8 Office, Prosperity Tower Lt. 16 Unit F, SCBD Lot 28
                                             Jl. Jend Sudirman Kav 52-53 Senayan Kebayoran Baru Jakarta 12190
                                             Telp : (021) 5092 8500
 Alamat
                                             Faks : -
                                             Email : hello@briventures.co.id
                                             Web : www.briventures.id

                                             Dewan Komisaris

                                             (Vacant)                                          Komisaris Utama

                                             Henri                                             Komisaris Independen

                                             Agoosh Yoosran                                    Komisaris Independen
 Pengurus Perusahaan
                                             Direksi

                                             (Vacant)                                          Direktur Utama

                                             Indra Bayu Gunawan                                Plt. Direktur Keuangan

                                             Markus Liman Rahardja     *
                                                                                               Direktur Venture Investment

* Merangkap sebagai Plt. Direktur Utama hingga Pejabat Definitif tersedia




       Nama Perusahaan                                                       PT BRI Danareksa Sekuritas (BRI DS)

 Bidang Usaha                                Perusahaan Sekuritas

 Tanggal Penyertaan BRI                      21 Desember 2018

 Jumlah Aset                                 Rp1.279.094 juta

 Kepemilikan (%)                             67,00%

 Mulai Beroperasi/Status Operasi             1 Juli 1992/Masih Beroperasi

                                             Gedung BRI II Lt. 23
                                             Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46 Jakarta 10210
                                             Telp : (021) 50914100, (021) 1500688
 Alamat
                                             Faks : -
                                             Email : callcenter@bridanareksasekuritas.co.id
                                             Web : www.BRIDanareksasekuritas.co.id

                                             Dewan Komisaris

                                             (Vacant)                                          Komisaris Utama

                                             Donsuwan Simatupang                               Komisaris Independen

                                             (Vacant)                                          Komisaris

                                             Direksi
 Pengurus Perusahaan
                                             (Vacant)                                          Direktur Utama

                                             Fifi Virgantria*
                                                                                               Direktur Retail & Information Technology

                                             Sirih Wahyono                                     Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko

                                             (Vacant)                                          Direktur Investment Banking Advisory

                                             (Vacant)                                          Direktur Investment Banking Capital Market
* Merangkap sebagai Plt. Direktur Utama hingga Pejabat Definitif tersedia




                                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       187
Page 190
Profil Perusahaan




       Nama Perusahaan                                                    PT BRI Manajemen Investasi (BRI MI)

 Bidang Usaha                               Perusahaan Investasi

 Tanggal Penyertaan BRI                     20 Desember 2018

 Jumlah Aset                                Rp375.569 juta

 Kepemilikan (%)                            65,00%

 Mulai Beroperasi/Status Operasi            9 Oktober 1992/Masih Beroperasi

                                            Gedung BRI II Lt. 22
                                            Jl. Jenderal Sudirman Kav. 44-46 Jakarta 10210
                                            Telp : (021) 29555789
 Alamat
                                            Faks : (021) 25198 003
                                            Email : cs@danareksainvestment.co.id
                                            Web : www.danareksainvestment.co.id

                                            Dewan Komisaris

                                            -                                                         Komisaris Utama

                                            Kahlil Rowter                                             Plt. Komisaris Independen

                                            (Vacant)                                                  Komisaris
 Pengurus Perusahaan
                                            Direksi

                                            Arief Budiman*                                            Direktur Utama

                                            Ira Irmalia Sjam                                          Direktur Operasional

                                            (Vacant)                                                  Direktur Bisnis

* Masih menunggu fit and proper test




       Nama Perusahaan                           BRI Global Financial Services Co. Ltd. (BRI Global Financial Services)*

 Bidang Usaha                               Perusahaan Remittance

 Tanggal Penyertaan BRI                     16 Desember 2011

 Jumlah Aset                                Rp62.546 juta

 Kepemilikan (%)                            100,00%

 Mulai Beroperasi/Status Operasi            7 April 2005/Masih Beroperasi

                                            Park Avenue Tower, Floor 12, Unit 12B, 5 Moreton Terrace, Causeway Bay, Hongkong
                                            Telp : (852) 35902875, (852) 34622810, (852) 34622684
                                                    WA Call Center (official) (852) 5185 6683
 Alamat
                                            Faks : -
                                            Email : contact@ brifins.com
                                            Web : www.brifins.com

                                            Manajemen Eksekutif

 Pengurus Perusahaan                        -                                                         Non-Executive Director

                                            Dimas Hendrasaputra                                       Executive Director

* Per tanggal 30 Okotber 2023, BRI Remittance Co. Ltd. berubah nama menjadi BRI Global Financial Services




 188       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 191
                                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                                        2025




Perusahaan Asosiasi

      Nama Perusahaan                                          PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BSI)

Bidang Usaha                      Bank Umum Syariah

Tanggal Penyertaan BRI            19 Desember 2007

Jumlah Aset                       Rp456.192.606 juta

Kepemilikan (%)                   15,38%

                                  16 Oktober 2008/Masih Beroperasi
Mulai Beroperasi/Status Operasi
                                  Keterangan: Per 01 Februari 2021, Efektif bergabung dengan Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah
                                  menjadi Bank Syariah Indonesia (BSI).

                                  Kantor Pusat Gedung The Tower
                                  Jl. Gatot Subroto No. 27 Kelurahan Karet Semanggi, Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan 12930
                                  Telp : BSI Call – 14040
Alamat
                                  Faks : -
                                  Email : contactus@bankbsi.co.id
                                  Web : www.bankbsi.co.id




      Nama Perusahaan                                             PT Bahana Artha Ventura (BAV)

Bidang Usaha                      Perusahaan Modal Ventura

Tanggal Penyertaan BRI            21 November 2017

Jumlah Aset                       Rp1.227.466 juta

Kepemilikan (%)                   15,10%

Mulai Beroperasi/Status Operasi   5 Agustus 1992/Masih Beroperasi

                                  Wisma Prima Lantai 5
                                  Jl. Kapten P. Tendean No. 34, Jakarta Selatan 12790
                                  Telp : (021) 79182688
Alamat
                                  Faks : (021) 7918 2687
                                  Email : -
                                  Web : www.bahanaventura.com




Penyertaan dengan Metode Nilai Wajar

      Nama Perusahaan                                      PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)

Bidang Usaha                      Lembaga Penyelesaian Efek

Tanggal Penyertaan BRI            5 Desember 1997

Jumlah Aset                       Rp3.725.101 juta

Kepemilikan (%)                   3,00%

Mulai Beroperasi/Status Operasi   11 November 1998,/Masih Beroperasi

                                  Gedung Bursa Efek Jakarta Tower I, 5th Floor
                                  JL. Jend Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190
                                  Telp : (021) 5152855
Alamat
                                  Faks : (021) 5299 1199
                                  Email : helpdesk@ksei.co.id
                                  Web : www.ksei.co.id




                                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       189
Page 192
Profil Perusahaan




       Nama Perusahaan                                       PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI)

Bidang Usaha                       Lembaga Kliring dan Penjaminan (LKP)

Tanggal Penyertaan BRI             26 September 2024

Jumlah Aset                        -

Kepemilikan (%)                    1,11%

Mulai Beroperasi/Status Operasi    5 Agustus 1996/Masih Beroperasi

                                   Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower I Lantai 5
                                   Jl. Jenderal Sudirman Kav 52-53
Alamat                             Jakarta Selatan 12190, Indonesia
                                   Email : customer.care@idclear.co.id
                                   Web : www.idclear.co.id




       Nama Perusahaan                                         PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)

Bidang Usaha                       Perusahaan Pemeringkat Efek

Tanggal Penyertaan BRI             15 Juni 1995

Jumlah Aset                        -

Kepemilikan (%)                    0,18%

Mulai Beroperasi/Status Operasi    21 Desember 1993/Masih Beroperasi

                                   Panin Tower Senayan City, 17th Floor
                                   Jl. Asia Afrika Lot. 19, Gelora, Jakarta 12220
                                   Telp : (021) 50968469
Alamat
                                   Faks : (021) 50968468
                                   Email : corporate.secretary@pefindo.co.id
                                   Web : www.pefindo.com




Perusahaan Ventura Bersama

Sampai dengan 31 Desember 2025, BRI belum memiliki Perusahaan Ventura Bersama.




 190     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 193
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




Struktur Grup
Perusahaan

                                 1 Saham
                                 Seri A
                                 Dwiwarna
                                                         PT Danantara Asset
          Negara RI melalui BP BUMN                     Management (Persero)

                    0,00%                                    53,19%                                 46,81%

      Keterangan: Pada 31 Desember 2025, Negara RI
      memiliki 1 lembar Saham Seri A Dwiwarna melalui
      Badan Pengaturan BUMN dan 80.610.976.875 Saham
      Seri B melalui PT Danantara Asset Management
      (Persero).




            PT Bank Raya Indonesia Tbk (Raya)                                     PT BRI Multifinance Indonesia
                             86,85%                                                             99,88%
                           Entitas Anak                                                      Entitas Anak



          BRI Global Financial Services Co. Ltd.                                    PT BRI Ventura Investama
                            100,00%                                                             99,97%
                           Entitas Anak                                                      Entitas Anak



                     PT Asuransi BRI Life                                           PT BRI Asuransi Indonesia
                             51,00%                                                             90,00%
                           Entitas Anak                                                      Entitas Anak



                 PT BRI Danareksa Sekuritas                                                PT Pegadaian
                             67,00%                                                             99,99%
                           Entitas Anak                                                      Entitas Anak



                 PT BRI Manajemen Investasi                                      PT Permodalan Nasional Madani
                             65,00%                                                             99,99%
                           Entitas Anak                                                      Entitas Anak


        Perusahaan Asosiasi


                                                                                                                PT Kliring
   PT Bank Syariah                PT Bahana             PT Kustodian Sentral    PT Pemeringkat Efek
                                                                                                             Penjaminan Efek
    Indonesia Tbk                Artha Ventura          Efek Indonesia (KSEI)    Indonesia (Pefindo)
                                                                                                             Indonesia (KPEI)
        15,38%                        15,10%                   3,00%                    0,18%
                                                                                                                    1,11%
  Perusahaan Asosiasi          Perusahaan Asosiasi       Perusahaan Asosiasi     Perusahaan Asosiasi         Perusahaan Asosiasi


Sampai dengan tahun 2025, BRI tidak memiliki Entitas Induk, Joint Venture dan Special Purpose Vehicle (SPV).




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    191
Page 194
Profil Perusahaan




Informasi
Kelompok Usaha Bank
BRI mempunyai 10 (sepuluh) Perusahaan Anak, yang mana kepemilikan BRI di Perusahaan Anak tersebut adalah lebih dari
50%. BRI sebagai pemegang saham mayoritas mempunyai hak untuk menominasikan Anggota Direksi dan Dewan Komisaris
Perusahaan Anak, dengan rincian sebagai berikut:


  No         Nama Perusahaan                                                    Hak Nominasi

   1.    PT Bank Raya Indonesia Tbk.      BRI berhak menominasikan calon Direksi dan Dewan Komisaris.

                                          Berdasarkan Surat Kuasa Khusus Menteri BUMN No. SKK – 87/MBU/09/2021 tanggal 13
  2.     PT Pegadaian
                                          September 2021 BRI dapat mengajukan usulan calon Direksi dan calon Dewan Komisaris.

                                          Berdasarkan Surat Kuasa Khusus Menteri BUMN No. SKK – 87/MBU/09/2021 tanggal 13
  3.     PT Permodalan Nasional Madani
                                          September 2021 BRI dapat mengajukan usulan calon Direksi dan calon Dewan Komisaris.

                                          Berdasarkan pada Perjanjian Pemegang Saham PT Asuransi BRI Life, BRI berhak menominasikan
  4.     PT Asuransi BRI Life             Direktur Utama, Direktur Kepatuhan & Legal dan Direktur Pemasaran. Selanjutnya, BRI berhak
                                          untuk menominasikan Komisaris Utama dan 2 (dua) Komisaris Independen.

  5.     PT BRI Asuransi Indonesia        BRI berhak menominasikan calon Direksi dan Dewan Komisaris.

                                          Berdasarkan Perjanjian Pemegang Saham PT BRI Danareksa Sekuritas, BRI berhak
                                          menominasikan Direktur Utama, Direktur Keuangan & Manajemen Risiko serta Direktur Retail &
  6.     PT BRI Danareksa Sekuritas
                                          Information Technology. Selanjutnya, BRI berhak untuk menominasikan Komisaris Utama dan 1
                                          (satu) Komisaris Independen.

   7.    PT BRI Multifinance Indonesia    BRI berhak menominasikan calon Direksi dan Dewan Komisaris.

  8.     PT BRI Ventura Investama         BRI berhak menominasikan calon Direksi dan Dewan Komisaris.

  9.     BRI Global Financial Services    BRI berhak menominasikan calon Executive Director dan Non Executive Director.

                                          Berdasarkan Perjanjian Pemegang Saham PT BRI Manajemen Investasi BRI berhak
  10.    PT BRI Manajemen Investasi       menominasikan Direktur Utama, Direktur Keuangan. Selanjutnya, BRI berhak untuk
                                          menominasikan Komisaris Utama dan 1 (satu) Komisaris Independen.




Sehubungan dengan susunan Pengurus Perusahaan Anak BRI, terdapat 1 (satu) Pengurus di Perusahaan Anak BRI yang saat ini
juga menjabat di BRI, yaitu sebagai berikut:


   No           Nama Perusahaan                       Nama                   Jabatan di BRI          Jabatan di Perusahaan Anak

    1.    PT BRI Asuransi Indonesia                Kris Hananto          Group Head Compliance               Komisaris Utama




 192     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 195
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




Kronologi
Penerbitan Saham
PENAWARAN UMUM SAHAM PERDANA (INITIAL PUBLIC                       PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM BAGI MANAJEMEN
OFFERING/IPO) TAHUN 2003                                           (MANAGEMENT STOCK OPTION PROGRAM/MSOP)
Pada 31 Oktober 2003, BRI melakukan Penawaran Saham                TAHUN 2004-2010
Perdana (Initial Public Offerings) sebesar 3.811.765.000           Berdasarkan keputusan RUPS Luar Biasa tanggal 3 Oktober
Saham Biasa Seri B kepada investor domestik maupun asing.          2003, pemegang saham BRI menyetujui pelaksanaan
Jumlah saham tersebut merupakan saham divestasi Negara             Program Opsi Pembelian Saham bagi Manajemen
Republik Indonesia sebesar 2.047.060.000 dan saham                 (Management Stock Option Plan/ MSOP). Jumlah saham
portepel sebesar 1.764.705.000.                                    yang diterbitkan dalam MSOP BRI tercatat sebanyak
                                                                   588.235.250 lembar. Pelaksanaan MSOP tersebut dilakukan
Penawaran     Saham    Perdana    tersebut   berdasarkan           dalam tiga tahap di mana masa exercise MSOP Tahap I dan
pernyataan pendaftaran efektif yang dikeluarkan oleh               II telah berakhir masing-masing pada tanggal 9 November
Bapepam – sekarang OJK (Surat Ketua Bapepam No.                    2008 dan 9 November 2009, sedangkan MSOP Tahap III
S-2646/PM/2003) tanggal 31 Oktober 2003). Saham yang               berakhir pada 9 November 2010.
ditawarkan bernominal Rp500,00 dan mulai diperdagangkan
pada 10 November 2003 dengan harga penawaran per                   Ketiga tahap MSOP tersebut mengacu pada Peraturan
saham sebesar Rp875,00, serta dicatatkan di Bursa Efek             Bapepam- LK No. IX.D.4 dan Peraturan BEI No.1-A Lamp.
Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia).                           Keputusan Direksi BEJ No. Kep.305/BEJ/07-2004 tentang
                                                                   Pencatatan Efek. Saham MSOP yang telah di-exercise
Dengan dilakukannya penawaran saham perdana ini, BRI               sampai dengan berakhirnya seluruh tahapan MSOP adalah
menerbitkan dua jenis saham; Saham Seri A Dwiwarna                 sebesar 569.876.000 lembar. Sampai dengan berakhirnya
dan Saham Seri B. Saham Seri A Dwiwarna diterbitkan dan            masa exercise, masih terdapat 18,3 juta lembar saham yang
dimiliki oleh Negara Republik Indonesia yang tidak dapat           tidak di-exercise yang terdiri dari 4,3 juta lembar MSOP
dipindahtangankan kepada siapapun.                                 Tahap I, 5,2 juta lembar MSOP Tahap II dan 8,8 juta lembar
                                                                   MSOP Tahap III. Dengan berakhirnya exercise MSOP pada
Selanjutnya pada 10 November 2003, BRI melaksanakan                tahun 2010 maka komposisi kepemilikan saham pemerintah
opsi pemesanan lebih sejumlah 381.176.000 Saham Biasa              berubah dari 59.07% di tahun 2004 menjadi 56,75% di tahun
Seri B milik Negara Republik Indonesia (divestasi) dan pada        2010.
3 Desember 2003 melakukan opsi penjatahan lebih sejumlah
571.764.000 Saham Biasa Seri B milik Negara Republik
Indonesia (divestasi). Divestasi dicatatkan di Bursa Efek
Jakarta (sekarang Bursa Efek Indonesia).


STOCK SPLIT 1:2 TAHUN 2011
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 24
November 2011, pemegang saham telah menyetujui antara lain pemecahan nilai nominal saham (stock split) dari semula Rp500
per saham menjadi Rp250 per saham (Rasio 1:2). Harga saham sebelum stock split sebesar Rp9.300,00 pada tanggal 10
Januari 2011 menjadi sebesar Rp4.800 pada penutupan perdagangan 11 Januari 2011. Dengan adanya stock split dimaksud,
per 11 Januari 2011 jumlah lembar saham yang beredar sebelum dan pelaksanaan stock split adalah 12.334.581.000 lembar
dan 24.669.162.000 lembar. Tidak terdapat perubahan komposisi kepemilikan saham Pemerintah maupun Publik sebelum dan
sesudah stock split.


Pelaksanaan Stock Split Tahun 2011

                                      Pemegang Saham (Jumlah Saham yang Beredar)
                                                                                                              Jumlah Saham
     Keterangan                   Pemerintah                            Publik                 Nominal            yang
                                                                                                                 Beredar
                          Jumlah (lembar)         %           Jumlah (lembar)        %            Rp

 Sebelum Stock Split         7.000.000.000      56,75           5.334.581.000      43,25         500            12.334.581.000

 Setelah Stock Split        14.000.000.000      56,75           10.669.162.000     43,25         250           24.669.162.000




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   193
Page 196
Profil Perusahaan




Pembelian Kembali Saham (Buyback) Tahun 2015-2016
BRI melakukan Stock buy-back selama tiga bulan yaitu dari tanggal 12 Oktober 2015 sampai dengan 12 Januari 2016 dengan
total pembelian sebanyak 221.718.000 lembar saham dengan harga perolehan Rp2.419 triliun. Target awal pelaksanaan buy
back ini direncanakan sebesar Rp2,5 triliun dengan ketentuan jumlah saham buy back BRI tidak melebihi 20% dari jumlah modal
disetor dan paling sedikit saham yang beredar 7,5% dari modal disetor. Setelah IPO BRI dan opsi pemesanan lebih serta opsi
penjatahan, maka Pemerintah Republik Indonesia memiliki 59,50% saham di BRI.


Pelaksanaan Buy Back Saham di tahun 2015-2016


     Total Jumlah saham                     Rata-rata Harga Pembelian              Peningkatan Laba per Lembar Saham

         221.718.000 lembar                         Rp10.910/lembar                           Rp9.5/lembar


Ket: sebelum stock split 1:5


Dalam melaksanakan pembelian kembali saham dan/atau obligasi, BRI mengikuti kebijakan-kebijakan eksternal yang berlaku
diantaranya:
• Undang-undang (UU) RI No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.
• Peraturan OJK (POJK) No. 2/POJK.04/2013 tentang Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau
    Perusahaan Publik Dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan.
• Surat Edaran OJK (SEOJK) No. 22/SEOJK.04/2013 tentang Kondisi Lain Sebagai Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara
    Signifikan Dalam Pelaksanaan Pembelian Kembali Saham yang Dikeluarkan oleh Emiten atau Perusahaan Publik Peraturan.
• Bank Indonesia (PBI) No. 15/12/PBI/2013 tentang Tata Cara Lelang Surat Utang Negara di Pasar Perdana dan Penatausahaan
    Surat Utang Negara.


Dana yang digunakan untuk pelaksanaan buyback ini berasal dari kas internal Perseroan dan diyakini bahwa biaya tersebut tidak
mempengaruhi kondisi keuangan untuk membiayai kegiatan Perseroan. Seluruh transaksi buy back telah dilaporkan kepada
OJK pada tanggal 13 Januari 2016. Saham yang telah dibeli direncanakan untuk Program Kepemilikan Saham Manajemen dan
Pekerja BRI.


STOCK SPLIT 1:5 TAHUN 2017
Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (“RUPSLB”) Perseroan yang diselenggarakan pada tanggal 18 Oktober
2017, pemegang saham telah menyetujui antara lain pemecahan nilai nominal saham (stock split) dari semula Rp250 per saham
menjadi Rp50 per saham (Rasio 1:5). Harga saham sebelum stock split sebesar Rp16.450 pada tanggal 9 November 2017
menjadi sebesar Rp3.280 pada penutupan perdagangan 10 November 2017. Dengan adanya stock split dimaksud, per 10
November 2017 jumlah lembar saham yang beredar sebelum dan pelaksanaan stock split adalah 24.669.162.000 lembar dan
123.945.810.000 lembar. Tidak terdapat perubahan komposisi kepemilikan saham Pemerintah maupun Publik sebelum dan
sesudah stock split. Kronologi dari pencatatan saham yang terkait dengan aksi korporasi ini adalah sebagai berikut:


Pelaksanaan Stock Split Tahun 2017

                                         Pemegang Saham (Jumlah Saham yang Beredar)

                                                                                                       Jumlah Saham yang
     Keterangan                      Pemerintah                           Publik           Nominal
                                                                                                            Beredar

                              Jumlah (lembar)         %        Jumlah (lembar)      %        Rp

 Sebelum Stock Split           14.000.000.000       56,75        10.669.162.000    43,25     250             24.669.162.000

 Setelah Stock Split           70.000.000.000       56,75        53.345.810.000    43,25      50             123.345.810.000



PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM BAGI PEKERJA (EMPLOYEE STOCK OPTION PROGRAM/ESOP) TAHUN 2019
Berdasarkan Putusan RUPS tanggal 23 Maret 2016 pada Agenda 5 (lima) yakni menyetujui pengalihan saham hasil pembelian
kembali yang disimpan sebagai saham tresuri (treasury stock) dalam rangka pelaksanaan Program Kepemilikan Saham
Manajemen dan Pekerja serta memberikan kuasa dan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk menetapkan Program
Kepemilikan Saham tersebut dengan terlebih dahulu mendapatkan persetujuan tertulis pemegang saham seri A Dwiwarna, serta




 194      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 197
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




memperhatikan Surat Kementrian BUMN yang berisi bahwa            (ESA) dengan total 231.111.000 lembar saham, yang terdiri
mendukung implementasi kepemilikan saham bagi Pekerja            dari ESA Tahap 1 sebesar 4.396.700 lembar saham dan ESA
BRI/Employee Stock Ownership Program (ESOP), BRI pada            Tahap 2 sebesar 226.714.300 lembar saham.
tahun 2019 telah melaksanakan ESOP dalam bentuk Bonus
Saham untuk tahap I. Saham Tresuri yang telah dipakai            PEMBELIAN KEMBALI SAHAM (BUYBACK) TAHUN 2020
untuk ESOP tahap I tersebut dan telah dilimpahkan kepada         BRI melaksanakan buyback yang berpedoman pada POJK
masing-masing Pekerja pada tanggal 23 dan 24 Mei 2019            No.02/POJK.04/2013 dan SE.OJK Nomor 3/SEOJK.04/2020
dalam bentuk Script Saham sebanyak 143.415.500 lembar            pada tanggal 13 Maret 2020 hingga 12 Juni 2020. Pelaksanaan
saham. Pelimpahan saham tresuri untuk ESOP dimaksud              buyback tersebut telah disampaikan mealui Keterbukaan
telah dilaporkan kepada OJK pada bulan Mei 2019.                 Informasi dalam Rangka Memenuhi Peraturan Otoritas
                                                                 Jasa Keuangan No.02/POJK.04/2013 Sehubungan dengan
PROGRAM KEPEMILIKAN SAHAM BAGI PEKERJA                           Rencana Pembelian Kembali Saham Perseroan (Buyback)
(EMPLOYEE STOCK OPTION PROGRAM/ESOP) TAHUN                       dalam Kondisi Pasar yang Berfluktuasi Secara Signifikan
2020                                                             pada tanggal 13 Maret 2020. Adapun jumlah buyback yang
Pada tahun 2020, BRI telah melaksanakan distribusi program       dilaksanakan sebanyak 16.400.000 lembar saham dengan
kepemilikan saham Pekerja atau Employee Stock Allocation         rata-rata harga perolehan sebesar Rp2.881,34 per lembar
                                                                 saham.



RIGHT ISSUE TAHUN 2021
Pada tanggal 13 September 2021 – 22 September 2021, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melakukan Rights Issue atau
Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (“PMHMETD”) I dalam rangka pembentukan Holding Ultra
Mikro yang terdiri dari PT Pegadaian (Persero) dan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero. BRI menawarkan sebanyak-
banyaknya 28.213.191.604 saham baru Seri B dengan nilai nominal Rp50 per saham atau sebanyak-banyaknya 18,62% dari
modal ditempatkan dan disetor penuh BRI setelah PMHMETD I. Setiap pemegang 1.000.000.000 saham lama BRI yang namanya
tercatat dalam DPS BRI pada tanggal 9 September 2021 berhak atas 230.128.553 (HMETD di mana 1 (satu) HMETD berhak untuk
untuk membeli 1 Saham Baru dengan Harga Pelaksanaan sebesar Rp3.40- (tiga ribu empat ratus Rupiah) per saham. Jumlah
dana dan hasil inbreng yang diterima BRI dalam PMHMETD I ini sebesar Rp95.924.851.453.600, di mana Rp54.770.595.614.000
berasal dari Pemerintah Republik Indonesia berupa inbreng (non-cash), dan Rp41.154.255.839.600 berasal dari Publik (cash).
Setelah Right Issue, jumlah saham beredar BRI bertambah sebesar 28.213.191.604 dari 123.345.810.000 menjadi 151.559.001.604
dengan TERP sebesar Rp3.810.


Pelaksanaan Right Issue Tahun 2021

                                     Pemegang Saham (Jumlah Saham yang Beredar)

                                                                                                       Jumlah Saham yang
     Keterangan                  Pemerintah                          Publik               Nominal
                                                                                                            Beredar

                         Jumlah (lembar)         %        Jumlah (lembar)        %           Rp

 Sebelum Right Issue        70.000.000.000      56,75        53.345.810.000     43,25        50            123.345.810.000

 Setelah Right Issue         86.108.998.710     56,82        65.450.002.894     43,18        50            151.559.001.604



PEMBELIAN KEMBALI SAHAM (BUYBACK) TAHUN 2022-2023
Pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 1 Maret 2022, BRI telah memperoleh persetujuan pemegang
saham untuk melaksanakan pembelian kembali saham (Buyback) dengan nilai Buyback sebesar-besarnya Rp3 triliun yang
dilakukan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI), baik secara bertahap maupun sekaligus dan diselesaikan paling lambat selama 18
bulan sejak persetujuan RUPST, yaitu pada 1 Maret 2022 hingga 31 Agustus 2023. Saham hasil Buyback akan digunakan untuk
program kepemilikan saham Pekerja dan/atau Direksi dan Dewan Komisaris Perseroan. Adapun pelaksanaan buyback tersebut
berpedoman pada POJK No. 30/POJK.04/2017.


Pada periode April 2022 hingga Januari 2023, BRI telah melakukan Buyback sebanyak 647.385.900 lembar dengan rata-rata
harga perolehan sebesar Rp4.634,02 per lembar saham.




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   195
Page 198
Profil Perusahaan




PEMBELIAN KEMBALI SAHAM (BUYBACK)                           PENGALIHAN SAHAM NEGARA RI
TAHUN 2023-2024                                             Pada 22 Maret 2025, Negara RI mengalihkan kepemilikan
Pada periode September 2023 hingga September 2024, BRI      80.610.976.875 Saham Seri B atau 53,19 % dari seluruh saham
melaksanakan program pembelian kembali saham dengan         yang telah dikeluarkan dan disetor penuh Perseroan melalui
mengacu pada POJK Nomor 30/POJK.04/2017. Pelaksanaan        mekanisme inbreng kepada PT Biro Klasifikasi Indonesia
program tersebut telah mendapatkan persetujuan melalui      (Persero) (saat ini PT Danantara Asset Management
Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang              (Persero)).
diselenggarakan pada 13 Maret 2023. Dari pelaksanaan
buyback ini, Perseroan berhasil memperoleh sebanyak         Pengalihan saham milik Negara RI tersebut sebagaimana Akta
293.932.300 lembar saham dengan rata-rata harga             Penyertaan Saham Dengan Pemasukan Dalam Perseroan
perolehan sebesar Rp5.103,22 per lembar saham.              Terbatas No. 121 tanggal 22 Maret 2025 dibuat dihadapan
                                                            Jose Dima Satria S.H., M.kn, Notaris di Jakarta tersebut
PEMBELIAN KEMBALI SAHAM (BUYBACK)                           merupakan pelaksanaan peraturan perundang-undangan,
TAHUN 2025-2026                                             yaitu Undang-Undang No. 1 Tahun 2025 tentang Perubahan
Pada tahun 2025, BRI kembali melaksanakan program           Ketiga atas Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang
buyback dengan berpedoman pada POJK Nomor 29 Tahun          Badan Usaha Milik Negara dan Peraturan Pemerintah Nomor
2023, sebagaimana telah disetujui dalam Rapat Umum          15 Tahun 2025 tentang Penambahan Penyertaan Modal
Pemegang Saham Tahunan (RUPST) tanggal 24 Maret             Negara RI ke dalam Modal Saham Perusahaan Perseroan
2025. Sampai dengan 31 Desember 2025, program tersebut      (Persero) PT Biro Klasifikasi Indonesia untuk Pendirian
direalisasikan melalui perolehan sebanyak 132.321.300       Holding Operasional.
lembar saham, dengan rata-rata harga perolehan sebesar
Rp3.687,12 per lembar saham.


Negara RI tetap sebagai Pemegang Saham Pengendali Perseroan (Ultimate Beneficial Owner) melalui kepemilikan langsung
1 saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa oleh Menteri BUMN. Sehubungan dengan Pengalihan dimaksud, susunan
kepemilikan saham Perseroan per tanggal 24 Maret 2025 sebagaimana Surat Keterangan Biro Administrasi Efek Perseroan,
PT Datindo Entrycom sebagai berikut:


Saham dengan Nilai Nominal Rp50.- (lima puluh Rupiah) per saham


                            Keterangan                        Jumlah Saham            Nilai Nominal (Rp)        %

 Modal Dasar

 Saham Seri A Dwiwarna                                                         1                     50

 Saham Seri B                                                 299.999.999.999         14.999.999.999.950

 Jumlah Modal Dasar                                          300.000.000.000        15.000.000.000.000

 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

 Saham Seri A Dwiwarna

 Negara Republik Indonesia                                                     1                     50         0,00

 Saham Seri B

 PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero)
                                                                  80.610.976.875       4.030.548.834.750        53,19
 (saat ini PT Danantara Asset Management (Persero)

 Pemegang Saham Lainnya dengan kepemilikan di bawah 5% *)         70.948.024.728       3.547.401.236.400       46,81

 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                    151.559.001.604        7.577.950.080.200       100,00

 Saham dalam Portepel                                         148.440.998.396         7.422.049.919.800

*)   Termasuk saham Treasury sebanyak 902.207.000 saham




 196       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 199
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




Selanjutnya, pada 5 Januari 2026, PT Danantara Asset          Pengalihan saham dimaksud merupakan pelaksanaan
Management (Persero) mengalihan kepemilikan sebagian          Undang-Undang No. 16 Tahun 2025 tentang Perubahan
Saham Seri B Perseroan sebesar 806.109.768 saham atau         Keempat atas Undang-Undang No. 19 Tahun 2003 tentang
0,53% dari seluruh saham yang telah dikeluarkan dan disetor   Badan Usaha Milik Negara.
penuh Perseroan melalui transaksi pengalihan kepemilikan
saham berdasarkan Perjanjian Pengalihan Saham Milik           Negara RI merupakan Pemegang Saham Pengendali
Negara Republik Indonesia Berupa Saham Seri B Pada            Perseroan (Ultimate Beneficial Owner) dengan kepemilikan
BUMN kepada BP BUMN Nomor PERJ-1/BPU/01/2026                  1 saham Seri A Dwiwarna dengan hak istimewa dan
dan    Nomor     LGL1.001/PERJ/DIDAM.DO/2026       tanggal    806.109.768 saham Seri B melalui BP BUMN, serta
5 Januari 2026 antara Kepala BP BUMN dan PT Danantara         kepemilikan 79.804.867.107 saham Seri B melalui
Asset Management (Persero).                                   PT Danantara Asset Management (Persero).



Sehubungan dengan Pengalihan dimaksud, susunan kepemilikan saham Perseroan per tanggal 7 Januari 2026 sebagaimana
Surat Keterangan Biro Administrasi Efek Perseroan, PT Datindo Entrycom sebagai berikut:


Saham dengan Nilai Nominal Rp50.- (lima puluh Rupiah) per saham


                            Keterangan                         Jumlah Saham              Nilai Nominal (Rp)             %

 Modal Dasar

 Saham Seri A Dwiwarna                                                         1                         50

 Saham Seri B                                                   299.999.999.999          14.999.999.999.950

 Jumlah Modal Dasar                                            300.000.000.000          15.000.000.000.000

 Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh

 Saham Seri A Dwiwarna

 Negara RI melalui Badan Pengaturan BUMN                                       1                         50             0,00

 Saham Seri B

 1. Negara RI melalui Badan Pengaturan BUMN                          806.109.768             40.305.488.400             0,53

 2. PT Danantara Asset Management (Persero)                       79.804.867.107          3.990.243.355.350            52,66

 3. Pemegang saham lainnya masing-masing kurang dari 5% *)        70.948.024.728          3.547.401.236.400            46,81

 Jumlah Modal Ditempatkan dan Disetor Penuh                     151.559.001.604          7.577.950.080.200            100,00

 Saham dalam Portepel                                          148.440.998.396           7.422.049.919.800

*)   Termasuk saham Treasury sebanyak 958.602.200 saham




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      197
Page 200
Profil Perusahaan




Kronologis Penerbitan/Pencatatan Saham BRI



                                                                                                                   Jumlah Saham yang
  Tahun                        Aksi Korporasi                        Nilai Nominal      Harga Penawaran
                                                                                                                      Diterbitkan




   2003       Penawaran Umum Saham Perdana                                  500                  875                    3.811.765.000

   2004       Exercise MSOP                                                 500                     -                      85.385.500

    2005      Exercise MSOP                                                 500                     -                     185.610.000

   2006       Exercise MSOP                                                 500                     -                     250.721.000

    2007      Exercise MSOP                                                 500                     -                      31.379.000

   2008       Exercise MSOP                                                 500                     -                       7.499.000

   2009       Exercise MSOP                                                 500                 1.750                       4.553.000

    2010      Exercise MSOP                                                 500                     -                       4.728.500

    2011      Stock Split 1:2 tanggal 11 Januari 2011                       250                     -                                -

    2015                                                                    250                     -                                -
              Stock Buy- Back sebanyak 221.718.000
              lembar saham
    2016                                                                    250                     -                                -

    2017      Stock Split 1:5 tanggal 10 November 2017                       50                     -                                -

    2019      Exercise ESOP 143.415.500                                      50                2.240                                 -

   2020       Exercise ESA 231.111.000                                       50                     -                                -

   2020       Stock Buy-Back sebanyak 16.400.000 lembar saham                50                     -                                -

              Right Issue                                                    50                3.400                    28.213.191.604
    2021
              Pengalihan Sebagian Saham Milik Pemerintah ke LPI              50                     -                                -

    2022      Stock Buy- Back sebanyak 479.454.100 lembar saham              50                     -                                -

    2023      Stock Buy- Back sebanyak 286.765.400 lembar saham              50                     -                                -

    2024      Stock Buy- Back sebanyak 175.098.700 lembar saham              50                     -                                -



              Pengalihan Seluruh Saham Seri B Milik Negara RI ke
    2025                                                                     50                     -                                -
              PT Danantara Asset Management (Persero)



    2025      Stock Buy- Back sebanyak 132.321.300 lembar saham              50                     -                                -


              Pengalihan Sebagian Saham Seri B Milik
    2026      PT Danantara Asset Management (Persero) ke                     50                     -                                -
              Negara RI melalui BP BUMN



Keterangan:
• MSOP, ESOP dan ESA tidak terdapat harga penawaran dikarenakan Perusahaan langsung memberikan saham kepada Pekerja yang berhak sesuai dengan
  perhitungan, metode dan asumsi dari laporan pihak ketiga yang kompeten.
• Stock Buy-Back tidak terdapat harga penawaran dikarenakan Perusahaan langsung membeli saham melalui mekanisme pasar.




 198       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 201
                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                     2025




                                               Komposisi Pemegang Saham setelah Aksi Korporasi
   Total Jumlah          Nilai Modal
Saham Disetor Akhir     Disetor Akhir               Pemerintah                            Masyarakat
     Periode          Periode (Rp Juta)
                                           Jumlah (lembar)              %        Jumlah (lembar)            %

     11.764.705.000        5.882.353           7.000.000.000           59,50        4.764.705.000          40,50

    11.850.090.500         5.925.045           7.000.000.000           59,07        4.850.090.500          40,93

    12.035.700.500         6.017.850           7.000.000.000           58,16        5.035.700.500          41,84

    12.286.421.500          6.143.211          7.000.000.000           56,97        5.286.421.500          43,03

     12.317.800.500        6.158.900           7.000.000.000           56,83         5.317.800.500         43,17

    12.325.299.500         6.162.650           7.000.000.000           56,79        5.325.299.500          43,21

    12.329.852.500         6.164.926           7.000.000.000           56,77        5.329.852.500          43,23

    12.334.581.000          6.167.291          7.000.000.000           56,75        5.334.581.000          43,25

    24.669.162.000          6.167.291         14.000.000.000           56,75        10.669.162.000         43,25

    24.669.162.000          6.167.291         14.000.000.000           56,75        10.669.162.000         43,25

    24.669.162.000          6.167.291         14.000.000.000           56,75        10.669.162.000         43,25

   123.345.810.000          6.167.291        70.000.000.000            56,75       53.345.810.000          43,25

   123.345.810.000          6.167.291        70.000.000.000            56,75       53.345.810.000          43,25

   123.345.810.000          6.167.291        70.000.000.000            56,75       53.345.810.000          43,25

   123.345.810.000          6.167.291        70.000.000.000            56,75       53.345.810.000          43,25

   151.559].001.604        7.577.950          86.108.998.710           56,82       65.450.002.894          43,18

    151.559.001.604        7.577.950          80.610.976.876           53,19       70.948.024.728          46,81

    151.559.001.604        7.577.950          80.610.976.876           53,19       70.948.024.728          46,81

    151.559.001.604        7.577.950          80.610.976.876           53,19       70.948.024.728          46,81

    151.559.001.604        7.577.950          80.610.976.876           53,19       70.948.024.728          46,81

                                          Negara RI melalui BP
                                                                        0,00
                                            BUMN: 1 lembar
    151.559.001.604        7.577.950                                               70.948.024.728          46,81
                                           PT Danantara Asset
                                          Management (Persero)         53,19
                                            (80.610.976.875)

    151.559.001.604        7.577.950         80.610.976.876            53,19       70.948.024.728          46,81

                                          Negara RI melalui BP
                                                                        0,53
                                          BUMN 806.109.769
    151.559.001.604        7.577.950                                               70.948.024.728          46,81
                                           PT Danantara Asset
                                          Management (Persero)         52,66
                                             79.804.867.107




                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     199
Page 202
Profil Perusahaan




Kronologi Penerbitan
dan/atau Pencatatan Efek Lainnya

Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Obligasi

Tabel Informasi Obligasi


                                                           Tanggal distribusi
                                                                                                        Jumlah Obligasi
   No.                        Uraian                        Obligasi secara         Tenor   Mata Uang
                                                                                                            (Juta)
                                                              Elektronik


    1.      Subordinate Notes due 2003                     25 September 2003    120 bulan     USD              USD150
    2.      Obligasi Subordinasi I Bank BRI Tahun 2004     09 Januari 2004      120 bulan      IDR          Rp500.000
    3.      Obligasi Subordinasi II Bank BRI Tahun 2009    22 Desember 2009     60 bulan       IDR         Rp2.000.000
            Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I
    4.                                                     25 Juni 2015         370 Hari       IDR          Rp655.000
            Tahun 2015 Seri A
            Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I
    5.                                                     25 Juni 2015         36 bulan       IDR          Rp925.000
            Tahun 2015 Seri B
            Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I
    6.                                                     02 Juli 2015         60 bulan       IDR         Rp1.420.000
            Tahun 2015 Seri C
            Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II
    7.                                                     19 Januari 2016      370 Hari       IDR          Rp808.000
            Tahun 2016 Seri A
            Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II
    8.                                                     19 Januari 2016      36 bulan       IDR          Rp1.018.500
            Tahun 2016 Seri B
            Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II
    9.                                                     04 Februari 2016     5 tahun        IDR         Rp2.823.500
            Tahun 2016 Seri C
            Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III
    10.                                                    04 Mei 2016          370 Hari       IDR          Rp1.212.000
            Tahun 2016 Seri A
            Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III
    11.                                                    04 Mei 2016          36 bulan       IDR         Rp2.437.000
            Tahun 2016 Seri B
            Obligasi Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III
    12.                                                    25 Mei 2016          5 tahun        IDR           Rp701.000
            Tahun 2016 Seri C
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
    13.                                                    02 Desember 2016     370 Hari       IDR           Rp616.000
            Tahun 2016 Seri A
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
    14.                                                    02 Desember 2016     36 bulan       IDR          Rp964.000
            Tahun 2016 Seri B
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
    15.                                                    01 Desember 2016     5 tahun        IDR           Rp193.000
            Tahun 2016 Seri C
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
    16.                                                    01 Desember 2016     7 tahun        IDR           Rp477.000
            Tahun 2016 Seri D
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap I
    17.                                                    01 Desember 2016     10 tahun       IDR         Rp2.350.000
            Tahun 2016 Seri E
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II
    18.                                                    12 April 2017        370 Hari       IDR          Rp1.131.000
            Tahun 2017 Seri A
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II
    19.                                                    11 April 2017        36 bulan       IDR         Rp1.743.500
            Tahun 2017 Seri B
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II
   20.                                                     11 April 2017        5 tahun        IDR          Rp925.000
            Tahun 2017 Seri C
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap II
    21.                                                    11 April 2017        10 tahun       IDR         Rp1.300.500
            Tahun 2017 Seri D
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap III
   22.                                                     24 Agustus 2017      36 bulan       IDR          Rp980.500
            Tahun 2017 Seri A
            Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap III
   23.                                                     24 Agustus 2017      5 tahun        IDR         Rp1.652.500
            Tahun 2017 Seri B




200       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 203
                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                              2025




                                                                                    Peringkat
                            Tanggal Jatuh   Tingkat Suku     Status
    Harga Penawaran                                                                                         Wali Amanat
                               Tempo           Bunga       Pembayaran
                                                                               2025          2024

-                        30 Oktober 2013        7,75%      Lunas           -             -              -
-                        09 Januari 2014        13,5%      Lunas           -             -              -
-                        22 Desember 2014      10,95%      Lunas           -             -              -
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         07 Juli 2016           8,4%       Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         03 Juli 2018            9,2%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         03 Juli 2020            9,5%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         08 Februari 2017        8,5%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         04 Februari 2019       9,25%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         04 Februari 2021       9,60%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         30 Mei 2017             7,5%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         25 Mei 2019             8,2%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         25 Mei 2021            8,70%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         06 Desember 2017       7,25%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         01 Desember 2019         8%       Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         01 Desember 2021      8,20%       Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         01 Desember 2023       8,65%      Lunas           -
obligasi                                                                                 -              Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh      AAA oleh    Bank Negara
                         01 Desember 2026      8,90%       Belum Lunas     id            id
obligasi                                                                   Pefindo       Pefindo        Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         16 April 2018           7,2%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         11 April 2020           8,1%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         11 April 2022          8,30%      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh      AAA oleh    Bank Negara
                         11 April 2027          8,80%      Belum Lunas     id            id
obligasi                                                                   Pefindo       Pefindo        Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         24 Agustus 2020          7,6      Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                  Bank Negara
                         24 Agustus 2022          8%       Lunas           -             -
obligasi                                                                                                Indonesia




                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    201
Page 204
Profil Perusahaan




                                                          Tanggal distribusi
                                                                                                       Jumlah Obligasi
   No.                        Uraian                       Obligasi secara         Tenor   Mata Uang
                                                                                                           (Juta)
                                                             Elektronik


           Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap III
   24.                                                    24 Agustus 2017      7 tahun        IDR          Rp2.517.000
           Tahun 2017 Seri C
           Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV
   25.                                                    21 Februari 2018     5 tahun        IDR          Rp1.837.000
           Tahun 2018 Seri A
           Obligasi Berkelanjutan II Bank BRI Tahap IV
   26.                                                    21 Februari 2018     7 tahun        IDR          Rp605.000
           Tahun 2018 Seri B
   27.     Senior Notes due 2018                          28 Maret 2013        60 bulan      USD              USD500

   28.     Obligasi Subordinasi III Bank BRI Tahun 2018   21 Juni 2018         5 tahun        IDR          Rp500.000

           Obligasi Berkelanjutan III Bank BRI Tahap I
   29.                                                    07 November 2019     370 Hari       IDR           Rp737.850
           Tahun 2019 Seri A
           Obligasi Berkelanjutan III Bank BRI Tahap I
   30.                                                    07 November 2019     3 tahun        IDR         Rp2.089.350
           Tahun 2019 Seri B
           Obligasi Berkelanjutan III Bank BRI Tahap I
   31.                                                    07 November 2019     5 tahun        IDR         Rp2.172.800
           Tahun 2019 Seri C

   32.     Global Bond 2018                               20 Juli 2018         5 tahun       USD              USD500



   33.     Sustainable Bond 2019                          28 Maret 2019        5 tahun       USD              USD500


           Obligasi Berawawasan Lingkungan
   34.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022    20 Juli 2022         370 Hari       IDR         Rp2.500.000
           Seri A
           Obligasi Berawawasan Lingkungan
   35.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022    20 Juli 2022         3 Tahun        IDR         Rp2.000.000
           Seri B
           Obligasi Berawawasan Lingkungan
   36.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2022    20 Juli 2022         5 Tahun        IDR          Rp500.000
           Seri C

   37.     Obligasi Subordinasi III Bank BRI Tahun 2018   06 Juli 2023         5 tahun        IDR          Rp500.000

           Obligasi Berawawasan Lingkungan
   38.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun        17 Oktober 2023      1 Tahun        IDR         Rp1.345.650
           2023 Seri A
           Obligasi Berawawasan Lingkungan
   39.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun        17 Oktober 2023      2 Tahun        IDR         Rp4.154.350
           2023 Seri B
           Obligasi Berawawasan Lingkungan
   40.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap II Tahun        17 Oktober 2023      3 Tahun        IDR          Rp500.000
           2023 Seri C
           Obligasi Berawawasan Lingkungan
   41.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun       20 Maret 2024        1 Tahun        IDR          Rp1.237.665
           2024 Seri A
           Obligasi Berawawasan Lingkungan
   42.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun       20 Maret 2024        2 Tahun        IDR          Rp879.430
           2024 Seri B
           Obligasi Berawawasan Lingkungan
   43.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap III Tahun       20 Maret 2024        3 Tahun        IDR          Rp382.905
           2024 Seri C
           Obligasi Berwawasan Lingkungan
   44.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025    26 Juni 2025         2 Tahun        IDR         Rp1.563.090
           Seri A
           Obligasi Berwawasan Lingkungan
   45.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025    26 Juni 2025         3 Tahun        IDR          Rp2.110.745
           Seri B
           Obligasi Berwawasan Lingkungan
   46.     Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025    26 Juni 2025         5 Tahun        IDR          Rp1.326.165
           Seri C




202      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 205
                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                              2025




                                                                                        Peringkat
                            Tanggal Jatuh   Tingkat Suku     Status
    Harga Penawaran                                                                                         Wali Amanat
                               Tempo           Bunga       Pembayaran
                                                                               2025              2024

100% dari jumlah pokok                                                                          AAA oleh    Bank Negara
                         24 Agustus 2024        8,25%      Lunas           -                 id
obligasi                                                                                     Pefindo        Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                      Bank Negara
                         21 Februari 2023       6,65%      Lunas           -
obligasi                                                                                     -              Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                        AA oleh           AAA oleh    Bank Negara
                         21 Februari 2025      6,90%       Lunas           id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Indonesia
-                        28 Maret 2018          2,95%      Lunas           -                 -              BNY Mellon
100% dari jumlah pokok                                                                                      Bank Negara
                         26 Juni 2023           7,70%      Lunas           -
obligasi                                                                                     -              Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                      Bank Negara
                         17 November 2020        6,5%      Lunas           -                 -
obligasi                                                                                                    Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                                      Bank Negara
                         07 November 2022       7,60%      Lunas           -                 -
obligasi                                                                                                    Indonesia
100% dari jumlah pokok                                                                          AAA oleh    Bank Negara
                         07 November 2024       7,85%      Lunas           -                 id
obligasi                                                                                     Pefindo        Indonesia
99,696% dari jumlah
                         20 Juli 2023          4,625%      Lunas           -                 -              BNY Mellon
pokok obligasi
                                                                                             "BBB- oleh
99,713% dari jumlah                                                                          Fitch Rating
                         28 Maret 2024         3,950%      Lunas           -                                BNY Mellon
pokok obligasi                                                                               Baa2 oleh
                                                                                             Moodys”

100% dari jumlah pokok                                                                                      Bank Negara
                         30 Juli 2022           3,70%      Lunas           -                 -
obligasi                                                                                                    Indonesia


100% dari jumlah pokok                                                                          AAA oleh    Bank Negara
                         20 Juli 2024           5,75%      Lunas           -                 id
obligasi                                                                                     Pefindo        Indonesia


100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh          AAA oleh    Bank Negara
                         20 Juli 2027          6,45%       Belum Lunas     id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Indonesia

100% dari jumlah pokok                                                        AA oleh           AA oleh     Bank Tabungan
                         06 Juli 2028          6,45%       Belum Lunas     id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Negara

100% dari jumlah pokok                                                                          AAA oleh    Bank Tabungan
                         27 Oktober 2024        6,10%      Lunas           -                 id
obligasi                                                                                     Pefindo        Negara


100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh          AAA oleh    Bank Tabungan
                         17 Oktober 2025        6,35%      Lunas           id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Negara


100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh          AAA oleh    Bank Tabungan
                         17 Oktober 2026        6,30%      Belum Lunas     id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Negara


100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh          AAA oleh    Bank Tabungan
                         30 Maret 2025          6,15%      Lunas           id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Negara


100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh          AAA oleh    Bank Tabungan
                         20 Maret 2026          6,25%      Belum Lunas     id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Negara


100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh          AAA oleh    Bank Tabungan
                         20 Maret 2027          6,25%      Belum Lunas     id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Negara


100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh          AAA oleh    Bank Tabungan
                         26 Juni 2027          6,45%       Belum Lunas     id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Negara


100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh          AAA oleh    Bank Tabungan
                         26 Juni 2028           6,55%      Belum Lunas     id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Negara


100% dari jumlah pokok                                                        AAA oleh          AAA oleh    Bank Tabungan
                         26 Juni 2030           6,60%      Belum Lunas     id                id
obligasi                                                                   Pefindo           Pefindo        Negara




                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     203
Page 206
Profil Perusahaan




                                                              Tanggal distribusi
                                                                                                                       Jumlah Obligasi
       No.                         Uraian                      Obligasi secara          Tenor        Mata Uang
                                                                                                                           (Juta)
                                                                 Elektronik


                  SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat
       47.        Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap    04 Desember 2025      1 Bulan               IDR                 Rp45.900
                  I Seri A
                  SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat
       48.        Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap    04 Desember 2025      3 Bulan               IDR                 Rp30.300
                  I Seri B
                  SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat
       49.        Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap    04 Desember 2025      6 Bulan               IDR                 Rp20.000
                  I Seri C
                  SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat
       50.        Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap    04 Desember 2025      12 Bulan              IDR                Rp403.800
                  I Seri D




Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Negotiable Certificate Deposit (NCD)

Tabel Informasi Penerbitan Negotiable Certificate Deposit (NCD)

                                                                                         Tanggal            Tingkat
                                  Tanggal          Tenor     Mata                                                              Status
              Uraian             Penerbitan       (bulan)    Uang
                                                                     Nilai (juta)         Jatuh           Suku Bunga
                                                                                                                             Pembayaran
                                                                                         Tempo                (%)

 Negotiable Certificate
                                                                                                         5,35%
 of Deposit I BANK BRI           24 Juni 2020     3 Bulan    IDR     Rp630.000      24 September 2020                           Lunas
                                                                                                         (Diskonto)
 TAHUN 2020 Seri A

 Negotiable Certificate
                                                                                                         5,30%
 of Deposit I BANK BRI           24 Juni 2020     6 Bulan    IDR     Rp520.000      23 Desember 2020                            Lunas
                                                                                                         (Diskonto)
 TAHUN 2020 Seri B

 Negotiable Certificate
                                                                                                         5,75%
 of Deposit I BANK BRI           24 Juni 2020     12 Bulan   IDR     Rp850.000      24 Juni 2021                                Lunas
                                                                                                         (Diskonto)
 TAHUN 2020 Seri C




Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Medium Term Notes (MTN)

Tabel Informasi Penerbitan Medium Term Notes (MTN)


                                      Tanggal
                                                                                                    Tanggal      Tingkat
                                     distribusi              Mata   Jumlah MTN        Harga                                     Status
 No.                Uraian                           Tenor                                           Jatuh        Suku
                                    MTN secara               Uang     (Juta)        Penawaran                                 Pembayaran
                                                                                                    Tempo        Bunga
                                     Elektronik


             MTN BRI Tahap I       10 Oktober       370                                            15 Oktober
  1.                                                         IDR      Rp300.000     -                                 8,75    Lunas
             Tahun 2014 Seri A     2014             Hari                                           2015

             MTN BRI Tahap I       10 Oktober       24                                             10 Oktober
  2.                                                         IDR        Rp60.000    -                                 9,25    Lunas
             Tahun 2014 Seri B     2014             Bulan                                          2016

             MTN BRI Tahap I       10 Oktober       36                                             10 Oktober
  3.                                                         IDR      Rp360.000     -                                 9,50    Lunas
             Tahun 2014 Seri C     2014             Bulan                                          2017

                                                                                                   24
             MTN BRI Tahap II      24 Desember      12
  4.                                                         IDR      Rp520.000     -              Desember           8,90    Lunas
             Tahun 2014            2014             Bulan
                                                                                                   2015

                                                                                                   21
             MTN BRI Tahap I       16 September     370
  5.                                                         IDR     Rp1.925.000    -              September          7,40    Lunas
             Tahun 2016            2016             Hari
                                                                                                   2017




204            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 207
                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                             2025




                                                                                                    Peringkat
                                Tanggal Jatuh          Tingkat Suku      Status
   Harga Penawaran                                                                                                             Wali Amanat
                                   Tempo                  Bunga        Pembayaran
                                                                                                2025              2024

100% dari jumlah pokok                                                                       AAA oleh           AAA oleh       Bank Tabungan
                            03 Januari 2026               4,50%       Lunas               id                 id
obligasi                                                                                  Pefindo            Pefindo           Negara


100% dari jumlah pokok                                                                       A1+ oleh           A1+ oleh       Bank Tabungan
                            04 Maret 2026                 4,60%       Belum Lunas         id                 id
obligasi                                                                                  Pefindo            Pefindo           Negara


100% dari jumlah pokok                                                                       A1+ oleh           A1+ oleh       Bank Tabungan
                            02 Juni 2026                   4,85%      Belum Lunas         id                 id
obligasi                                                                                  Pefindo            Pefindo           Negara


100% dari jumlah pokok                                                                       A1+ oleh           A1+ oleh       Bank Tabungan
                            29 November 2026               4,95%      Belum Lunas         id                 id
obligasi                                                                                  Pefindo            Pefindo           Negara




                                  Tanggal
                                                                                                        Tanggal      Tingkat
                                 distribusi               Mata     Jumlah MTN        Harga                                          Status
 No.          Uraian                            Tenor                                                    Jatuh        Suku
                                MTN secara                Uang       (Juta)        Penawaran                                      Pembayaran
                                                                                                        Tempo        Bunga
                                 Elektronik


                                                                                  100% dari       24
       MTN Bank BRI Tahun       24 November    2
 6.                                                        IDR     Rp2.000.000    jumlah          November            6,60%      Lunas
       2022 Seri A              2022           tahun
                                                                                  pokok MTN       2024

                                                                                  100% dari       24
       MTN Bank BRI Tahun       24 November    3
  7.                                                       IDR     Rp3.000.000    jumlah          November            6,98%      Lunas
       2022 Seri B              2022           tahun
                                                                                  pokok MTN       2025




Kronologi Penerbitan dan/atau Pencatatan Long Term Notes (LTN)

Tabel Informasi Penerbitan Long Term Notes (LTN)

                                 Tanggal
                                distribusi                          Jumlah                         Tanggal         Tingkat
                                               Tenor      Mata                     Harga                                           Status
No.          Uraian                MTN
                                              (bulan)     Uang
                                                                      MTN
                                                                                 Penawaran
                                                                                                    Jatuh           Suku         Pembayaran
                                  secara                             (Juta)                        Tempo           Bunga
                                Elektronik

       Long Term Notes
       yang Dilakukan Tanpa
       Melalui Penawaran                                                         100% dari
                                27 Desember                                                       27 Juni
  1.   Umum PT Bank                           162          IDR     Rp52.332      jumlah pokok                        0,55%      Belum Lunas
                                2022                                                              2036
       Rakyat Indonesia                                                          LTN
       (Persero) Tbk I Tahun
       2022

       Long Term Notes
       yang Dilakukan Tanpa
       Melalui Penawaran                                                         100% dari
                                25 Oktober                                                        25 Januari
 2.    Umum PT Bank                           159          IDR     Rp59.485      jumlah pokok                        0,55%      Belum Lunas
                                2023                                                              2037
       Rakyat Indonesia                                                          LTN
       (Persero) Tbk II Tahun
       2023




                                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           205
Page 208
Profil Perusahaan




                                 Tanggal
                                distribusi                             Jumlah                         Tanggal       Tingkat
                                                  Tenor     Mata                      Harga                                         Status
 No.         Uraian                MTN
                                                 (bulan)    Uang
                                                                         MTN
                                                                                    Penawaran
                                                                                                       Jatuh         Suku         Pembayaran
                                  secara                                (Juta)                        Tempo         Bunga
                                Elektronik

       Long Term Notes
       yang Dilakukan Tanpa
       Melalui Penawaran                                                            100% dari        26
                                26 Maret
 3.    Umum PT Bank                              155         IDR      Rp55.920      jumlah pokok     Februari         0,55%      Belum Lunas
                                2024
       Rakyat Indonesia                                                             LTN              2037
       (Persero) Tbk II Tahun
       2023

       Long Term Notes
       yang Dilakukan Tanpa
       Melalui Penawaran                                                            100% dari        26
                                26 Maret
 4.    Umum PT Bank                              155         IDR      Rp55.920      jumlah pokok     Februari         0,55%      Belum Lunas
                                2024
       Rakyat Indonesia                                                             LTN              2037
       (Persero) Tbk II Tahun
       2024

       Long Term Notes
       yang Dilakukan Tanpa
       Melalui Penawaran                                                            100% dari
                                16 Januari                                                            16 Januari
 5.    Umum PT Bank                              156         IDR      Rp81.271      jumlah pokok                      0,55%      Belum Lunas
                                2025                                                                  2038
       Rakyat Indonesia                                                             LTN
       (Persero) Tbk II Tahun
       2025




Informasi Penggunaan Jasa Akuntan Publik
(AP) dan Kantor Akuntan Publik (KAP)
Nama KAP                            Purwanto Susanti dan Surja

Jaringan Asosiasi                   Ernst & Young Global Limited

Alamat KAP                          Indonesia Stock Exchange Building, Tower 2, Lantai 7, Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53, Jakarta 12190, Indonesia

Nama AP                             Rindra Sulindro

Periode Penugasan KAP               Tahun ke-10

Periode Penugasan AP                Tahun ke-1

Jasa Audit                                                                                                                    Fee Audit

1. Audit Umum atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas Anak untuk Tahun Buku 2025                              17.301.500.000

2. Kepatuhan terhadap Perundang-undangan dan Pengendalian Internal (PSA 62) Tahun 2025

3. Audit Umum atas Laporan Keuangan Program Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) PT Bank Rakyat Indonesia
                                                                                                                                  700.000.000
   (Persero) Tbk. Tahun Buku 2025.

Jasa Non Audit                                                                                                                Fee Non Audit

1. Prosedur yang disepakati atas perhitungan pencapaian KPI Direksi (Kolegial dan Individual) Posisi 31 Desember 2025.            690.000.000

2. Prosedur yang disepakati atas data yang dikirim BRI untuk Kompilasi Laporan Keuangan Kementrian BUMN Tahun
                                                                                                                                  256.000.000
   Buku 2025 (Anaplan).

3. Prosedur yang disepakati atas ketaatan terhadap peraturan yang berlaku Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK)
                                                                                                                                   185.000.000
   Tahun Buku 2025.

4. Reviu terbatas atas Laporan Keuangan Konsolidasian Perseroan dan Entitas anak posisi 31 Oktober 2025.                        9.600.000.000

5. Assurans Keyakinan Terbatas atas Laporan Long Term Incentive (LTI) BRI, Posisi 31 Desember 2025 (Program Long
                                                                                                                                   267.500.000
   Term Incentive (LTI) Direksi & Dewan Komisaris Periode Tahun 2023 - 2025 dan 2024 - 2026).

6. Jasa Kantor Akuntan Publik dalam Penerbitan Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI.                             2.930.000.000




206      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 209
                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                             2025




Nama dan Alamat Lembaga
dan/atau Profesi Penunjang

Lembaga Pemeringkat Efek

PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo)                  Moody’s Investors Service

Panin Tower - Senayan City, 17th Floor                   50 Raffles Place #23-06 Singapore Land Tower Singapore
Jl. Asia Afrika Lot. 19 Jakarta 10270, Indonesia         048623
Telp    : (021) 7278 2380                                Telp    : 65 6398 8339
Faks    : (021) 7278 2370                                Faks    : 65 6398 8301
Web     : www.pefindo.com                                Web     : www.moodys.com/indonesia
Email   :-                                               Email   : clientservices@moodys.com

Jasa yang diberikan:
Pemeringkatan Perusahaan, Pemeringakatan Obligasi
Berkelanjutan Bank BRI Tahap III Tahun 2024

Fitch Ratings Indonesia                                  SnP Global Rating

Prudential Tower 20 Floor
                      th

Jl. Jend Sudirman Kav. 79 Jakarta 12910, Indonesia
                                                         Singapore 12 Marina Boulevard 018982 Singapura
Telp    : (021) 5795 7755                                Head of Sales, Asia-Pacific
Faks    : (021) 5795 7750
                                                         Telp    : (0852) 2533-3522
Web     : www.fitchratings.co.id
Email   :-

Fitch Ratings International

30 North Colonnade London E14 SGN United Kingdom
Telp : +44(0)20 3530 1000
Web : www.fitchratings.com
Email : lonaccounts.receivable@fitchratings.com




Informasi Perdagangan dan                                Kustodian
Pencatatan Saham
                                                         PT Kustodian Sentral Efek Indonesia
PT Bursa Efek Indonesia
                                                         Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1, Lantai 5
                                                         Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia
Gedung Bursa Efek Indonesia, Tower 1
Jl. Jend. Sudirman Kav. 52-53 Jakarta 12190, Indonesia   Telp    : (021) 5152855
                                                         Fax     : (021) 52991199
Telp    : (021) 5150515
                                                         Web     : www.ksei.co.id
Faks    : (021 5)154153
                                                         Email   : helpdesk@ksei.co.id
Web     : www.idx.co.id
Email   : listing@idx.co.id
                                                         Jasa yang diberikan: Pengelolaan administrasi efek (saham dan
                                                         obligasi) dan Paying Agent
Jasa yang diberikan: Jasa Pencatatan Tahunan Obligasi



Biro Administrasi Efek                                   Notaris

PT Datindo Entrycom                                      Notaris & PPAT Fathiah Helmi

Jl. Hayam Wuruk No. 28, Jakarta 10120                    Graha Irama Lantai 6C
Telp    : (021) 3508077                                  Jl. H. R. Rasuna Said Blok X-1, Kav. 1& 2, Kuningan Timur,
Faks    : (021) 350 8078                                 Kec. Setiabudi, Kota Jakarta Selatan,
Web     : www.datindo.com                                Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12710
Email   : dm@datindo.com
                                                         Jasa yang diberikan: Pembuatan akta keputusan RUPS dan
Jasa yang diberikan: Jasa Konsultan Penunjang RUPST      Anggaran Dasar
(RUPST dan Pembayaran Dividen)




                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       207
Page 210
Profil Perusahaan




Penghargaan
dan Sertifikasi

Penghargaan

                                                                                                  Tempat
 No.                  Penghargaan                           Waktu      Lembaga       Kategori
                                                                                                Pelaksanaan
                                                                                                                 Level


                                                         16 Januari
  1.    IDN Times Inspiring News Maker 2024                           IDN Times   Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025

        CNBC Indonesia Research ESG Rating 2025
                                                         31 Januari   CNBC
  2.    Awards - Awarded for its social responsibility                            ESG           Jakarta       Nasional
                                                         2025         Indonesia
        and good governance

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  3.    Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        Satisfaction, Loyalty, Engagement 2025

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  4.    Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        Customer Engagement

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  5.    Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        Marketing Customer Engagement

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  6.    Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        Customer Centricity Index

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  7.    Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        Customer Resilience Level

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  8.    Engagement 2025: The Best KBMI 4 Bank in                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        Brand Interactivity Index

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  9.    Engagement 2025: The Most Satisfying                          Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        KBMI 4 Bank in Mobile Banking

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  10.   Engagement 2025: The 2nd Best KBMI 4 Bank                     Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        in Customer Loyalty

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  11.   Engagement 2025: The 2nd Best KBMI 4 Bank                     Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        in Net Promoter Score

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  12.   Engagement 2025: The 2nd Most Satisfying                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        KBMI 4 Bank in ATM Service

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  13.   Engagement 2025: The 2nd Most Satisfying                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        KBMI 4 Bank in Services

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  14.   Engagement 2025: The 3rd Best KBMI 4 Bank                     Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        in Customer Satisfaction

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  15.   Engagement 2025: The 3rd Most Satisfying                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        KBMI 4 Bank in Customer Service

        The 8th Infobank Satisfaction, Loyalty, and
                                                         4 Februari
  16.   Engagement 2025: The 3rd Most Satisfying                      Infobank    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025
        KBMI 4 Bank in Teller Service




208     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 211
                                                                                                 Laporan Tahunan
                                                                                                            2025




                                                                                                            Tempat
No.                 Penghargaan                          Waktu         Lembaga             Kategori
                                                                                                          Pelaksanaan
                                                                                                                                 Level


      Anugerah Avirama Nawasena SBM ITB
      2024: Peraih Anugerah Avirama Nawasena          5 Februari
17.                                                                   SBM ITB          ESG                Jakarta          Nasional
      Kategori Organisation and Work Culture for      2025
      DEI Practices

      Anugerah Avirama Nawasena SBM ITB
      2024: Peraih Anugerah Avirama Nawasena          5 Februari
18.                                                                   SBM ITB          ESG                Jakarta          Nasional
      Kategori Organisation and Work Culture for      2025
      DEI Practices

      Indonesia Best Digital Awards 2025 in
      Conventional Bank fot Omnichannel Strategy      18 Februari
19.                                                                   JAKTV            Banking            Jakarta          Nasional
      Implementation and Sustainable Business         2025
      Model: Category Conventional Bank

      Best Stock Awards 2025: Pemenang Kategori       25 Februari
20.                                                                   Investor Trust   Banking            Jakarta          Nasional
      Sektor Keuangan Big Caps                        2025

      Best Stock Awards 2025: Pemenang Kategori       26 Februari
21.                                                                   Investor Trust   Banking            Jakarta          Nasional
      BUMN & Anak Usaha BUMN                          2025

      The 10th PR Indonesia Awards (PRIA) 2025:
                                                      26 Februari
22.   Perusahaan Terpopuler di Media Online dan                       PR Indonesia     Public Relation    Bandung          Nasional
                                                      2025
      Media Sosial

      The 10th PR Indonesia Awards (PRIA) 2025:
                                                      26 Februari
23.   Silver Award kategori Corporate PR, Media                       PR Indonesia     Public Relation    Bandung          Nasional
                                                      2025
      Sosial – LinkedIn

      The 10th PR Indonesia Awards (PRIA)
                                                      26 Februari
24.   2025:Silver Award kategori Corporate PR,                        PR Indonesia     Public Relation    Bandung          Nasional
                                                      2025
      Media Sosial – YouTube

      The 10th PR Indonesia Awards (PRIA) 2025:       26 Februari
25.                                                                   PR Indonesia     Public Relation    Bandung          Nasional
      Bronze Award kategori website perusahaan        2025

      World's Best Companies of 2025 - Asia/          13 Februari     TIME &
26.                                                                                    Banking            United States    Internasional
      Pacific #126                                    2025            Statista

      Retail Banker International (RBI) Trailblazer                   Retail Banker
27.   Asia Awards 2025: Best Retail Bank –            13 Maret 2025   International    Banking            Singapura        Internasional
      Indonesia                                                       (RBI)

                                                                      Retail Banker
      Retail Banker International (RBI) Trailblazer
28.                                                   13 Maret 2025   International    Banking            Singapura        Internasional
      Asia Awards 2025: SME Bank of the Year
                                                                      (RBI)

      Retail Banker International (RBI) Trailblazer                   Retail Banker
29.   Asia Awards 2025: Best CSR Initiative –         13 Maret 2025   International    Banking            Singapura        Internasional
      Contribution to Local Community                                 (RBI)

      Retail Banker International (RBI) Trailblazer                   Retail Banker
30.   Asia Awards 2025: Excellence in Employee        13 Maret 2025   International    Banking            Singapura        Internasional
      Engagement                                                      (RBI)

      Retail Banker International (RBI) Trailblazer                   Retail Banker
31.   Asia Awards 2025: Best Current Account          13 Maret 2025   International    Banking            Singapura        Internasional
      Offering                                                        (RBI)

      Brand Finance Global 500 2025: Peringkat
32.                                                   17 Maret 2025   Brand Finance    Banking            Singapura        Internasional
      323 dari 500 & No. 1 di Indonesia

      South East Asia Best Advisers - Best Issuer
33.                                                   19 Maret 2025   The Asset        Banking            Hong Kong        Internasional
      for Sustainable Finance

      South East Asia Best Deals - Best Social
34.                                                   19 Maret 2025   The Asset        Banking            Hong Kong        Internasional
      Loan (US$ 800 juta)

35.   APLIKASI INTERNET BANKING                       19 Maret 2025   Investor Trust   Banking            Hong Kong        Nasional

36.   ATM Bank                                        19 Maret 2025                    Banking            Hong Kong        Nasional

37.   Bank Umum                                       19 Maret 2025                    Banking            Hong Kong        Nasional

38.   Kartu E-Money                                   19 Maret 2025                    Banking            Hong Kong        Nasional




                                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     209
Page 212
Profil Perusahaan




                                                                                                         Tempat
 No.                   Penghargaan                         Waktu         Lembaga            Kategori
                                                                                                       Pelaksanaan
                                                                                                                        Level


  39.   Kartu Kredit                                    19 Maret 2025                    Banking       Hong Kong     Nasional

  40.   Lembaga Wealth Management                       19 Maret 2025                    Banking       Hong Kong     Nasional

  41.   Mobile Banking App                              19 Maret 2025                    Banking       Hong Kong     Nasional

  42.   PRODUK CORPORATE BANKING SERVICES               19 Maret 2025                    Banking       Hong Kong     Nasional

  43.   PRODUK KPR DARI BANK                            19 Maret 2025                    Banking       Hong Kong     Nasional

  44.   PRODUK SME BANKING SOLUTIONS                    19 Maret 2025                    Banking       Hong Kong     Nasional

  45.   REKENING BANK KONVENSIONAL                      19 Maret 2025                    Banking       Hong Kong     Nasional

  46.   SMS Banking                                     19 Maret 2025                    Banking       Hong Kong     Nasional

        14 Infobank Digital Brand Appreciation
          th
                                                        20 Maret        Infobank
  47.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: Bank Umum Konvensional                    2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  48.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: Mobile Banking Bank Konvensional          2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  49.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: Tabungan Umum Bank Konvensional           2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  50.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: KPR Bank Umum Konvensional                2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  51.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: Kartu Debit Bank Umum Konvensional        2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  52.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: Kartu Kredit Bank Umum Konvensional       2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  53.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: Deposito Bank Umum Konvensional           2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation
                                                        20 Maret        Infobank
  54.   2025: Wealth Management Bank Umum                                                Banking       Jakarta       Nasional
                                                        2025            Media Group
        Konvensional

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  55.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: E-Money Bank                              2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  56.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: Kategori Mobile Banking                   2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  57.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: Kategori Internet Banking                 2025            Media Group

        14th Infobank Digital Brand Appreciation        20 Maret        Infobank
  58.                                                                                    Banking       Jakarta       Nasional
        2025: Kategori Prepaid                          2025            Media Group

        Euromoney Private Banking Awards 2025:
                                                        27 Maret
  59.   Indonesia's Best for Disrectionary Portofolio                   Euromoney        Banking       London        Internasional
                                                        2025
        Management

        Investor Trust The Best Corporate Emission
        Reduction Transparency Awards 2025 - Best
        of The Best Public Company with Trusted
  60.                                                   29 April 2025   Investor Trust   ESG           Jakarta       Nasional
        Green Achievement in Emission Reduction
        and Trusted Diamond Achievement in
        Emission Transparency

        Mata Lokal Fest 2025 – Indonesia’s Local
  61.                                                   8 Mei 2025      Tribunnews       Banking       Jakarta       Nasional
        Heroes Award

        Indonesia Regulatory Compliance Awards
        2025
  62.                                                   9 Mei 2025      Hukum Online     Banking       Jakarta       Nasional
        “Best Enterprise in Regulatory Compliance”​
        Dengan Predikat Saphire.

        Best FX Bank for Structured Products:                           Alpha
  63.   Treasury Yield Enhancements: Bank Rakyat        12 Mei 2025     Southeast        Banking       Hong Kong     Internasional
        Indonesia                                                       Asia

  64.   Best in Treasury and Working Capital – SMEs     21 Mei 2025     The Asset        Banking       Hong Kong     Internasional




 210    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 213
                                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                                        2025




                                                                                                        Tempat
No.                Penghargaan                           Waktu       Lembaga           Kategori
                                                                                                      Pelaksanaan
                                                                                                                             Level


65.   Best Service Provider – Transaction Bank        21 Mei 2025   The Asset      Banking            Hong Kong        Internasional

66.   Best Service Provider – Trade Finance           21 Mei 2025   The Asset      Banking            Hong Kong        Internasional

      Jakarta Marketing Week 2025 - Dewi BUMN
67.                                                   23 Mei 2025   Markplus Inc   Banking            Jakarta          Nasional
      Farida Thamrin

      Jakarta Marketing Week 2025 - Dewi BUMN
68.                                                   23 Mei 2025   Markplus Inc   Banking            Jakarta          Nasional
      Nancy Adistyasari

      Jakarta Marketing Week 2025 - Dewi BUMN
69.                                                   23 Mei 2025   Markplus Inc   Banking            Jakarta          Nasional
      Viviana Dyah Ayu Retno Kumalasari

                                                                    Forum
                                                                    Komunikasi
      First Step AI-Driven testing: MIKA
                                                                    Direktur
70.   (Multifunction Intelligent Knowledge            27 Mei 2025                  Banking            Jakarta          Nasional
                                                                    Operasional
      Assistant) (DIAMOND)
                                                                    Perbankan
                                                                    (FKDOP)

                                                                    Forum
                                                                    Komunikasi
      "All-in-One APP": The Future of cash                          Direktur
71.                                                   27 Mei 2025                  Banking            Jakarta          Nasional
      Operation (GOLD)                                              Operasional
                                                                    Perbankan
                                                                    (FKDOP)

                                                                    Forum
                                                                    Komunikasi
      Self-Optimizing Reconciliation: The Future of                 Direktur
72.                                                   27 Mei 2025                  Banking            Jakarta          Nasional
      Smart Operations! (GOLD)                                      Operasional
                                                                    Perbankan
                                                                    (FKDOP)

                                                                    Forum
                                                                    Komunikasi
      Digitalisasi Penerbitan Bank Garansi Segmen                   Direktur
73.                                                   27 Mei 2025                  Banking            Jakarta          Nasional
      Wholesale (GOLD)                                              Operasional
                                                                    Perbankan
                                                                    (FKDOP)

                                                                    Forum
                                                                    Komunikasi
      ALENA: AI for Loan Expression Analysis                        Direktur
74.                                                   27 Mei 2025                  Banking            Jakarta          Nasional
      (GOLD)                                                        Operasional
                                                                    Perbankan
                                                                    (FKDOP)

                                                                    Forum
                                                                    Komunikasi
                                                                    Direktur
75.   Biometric Varification (GOLD)                   27 Mei 2025                  Banking            Jakarta          Nasional
                                                                    Operasional
                                                                    Perbankan
                                                                    (FKDOP)

                                                                    Forum
                                                                    Komunikasi
      Automatic Card Production Management                          Direktur
76.                                                   27 Mei 2025                  Banking            Jakarta          Nasional
      (GOLD)                                                        Operasional
                                                                    Perbankan
                                                                    (FKDOP)

                                                                    Forum
                                                                    Komunikasi
      Cash Management Revolution: Adapting
                                                                    Direktur
77.   Centralized Operating Model and It Solution     27 Mei 2025                  Banking            Jakarta          Nasional
                                                                    Operasional
      For Cash Optimization (GOLD)
                                                                    Perbankan
                                                                    (FKDOP)

                                                                    Forum
                                                                    Komunikasi
      Never Run Out nor Excessive of Cards Again:                   Direktur
78.                                                   27 Mei 2025                  Banking            Jakarta          Nasional
      Smart Cards Stock Management! (GOLD)                          Operasional
                                                                    Perbankan
                                                                    (FKDOP)




                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     211
Page 214
Profil Perusahaan




                                                                                                          Tempat
 No.                  Penghargaan                         Waktu        Lembaga           Kategori
                                                                                                        Pelaksanaan
                                                                                                                           Level


                                                                      Forum
                                                                      Komunikasi
         Elevating Technology Through Our Customer                    Direktur
  79.                                                  27 Mei 2025                    Banking           Jakarta         Nasional
         Needs (SILVER)                                               Operasional
                                                                      Perbankan
                                                                      (FKDOP)

                                                                      Forum
                                                                      Komunikasi
         Behavioral Insight & Monitoring for                          Direktur
  80.                                                  27 Mei 2025                    Banking           Jakarta         Nasional
         Navigating Achievement (SILVER)                              Operasional
                                                                      Perbankan
                                                                      (FKDOP)

                                                                      Bloomberg
  81.    20 Top Companies to Watch in 2025             5 Juni 2025                    Banking           Jakarta         Nasional
                                                                      Technoz

                                                                      Global Brands
  82.    Best Private Bank-Indonesia                   4 Juni 2025                    Banking           Singapura       Internasional
                                                                      Magazine

         Forbes 2025 Global 2000 List - BRI
  83.    SebagaiThe World’s Largest Companies          12 Juni 2025   Forbes          Produk/Brand      United States   Internasional
         Ranked 349

                                                                      Global Brands
  84.    Best Mobile Banking Brand, Indonesia 2025     13 Juni 2025                   Banking           Dubai           Internasional
                                                                      Magazine

         FinanceAsia Awards 2025 - Best Bank
  85.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         (Highly Commended)

         FinanceAsia Awards 2025 - Best Commercial
  86.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Bank – SMEs (Winner)

         FinanceAsia Awards 2025 - Best Bank for
  87.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Financial Inclusion (Winner)

         FinanceAsia Awards 2025 - Best Private
  88.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Bank (Winner)

         FinanceAsia Awards 2025 - Best Custodian
  89.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Bank (Winner)

         FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
  90.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Best Managed Company (Gold)

         FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
  91.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Best Investor Relations (Gold)

         FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
  92.    Best Managed – Financials (Gold) – Industry   17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Categories

         FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
  93.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Most Commited to ESG (Silver)

         FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
  94.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Best Large-Cap Company (Silver)

         FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
  95.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Best CFO – Viviana Dyah Ayu (Silver)

         FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
  96.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Best DEI – (Silver)

         FinanceAsia Asia’s Best Companies 2025 -
  97.                                                  17 Juni 2025   FinanceAsia     Banking           Hong Kong       Internasional
         Best Use of Technology (Silver)

         Indonesia DEI & ESG Awards 2025 Kategori
  98.                                                  19 Juni 2025   PR Indonesia    Public Relation   Jakarta         Nasional
         ESG Sub Kategori Tata Kelola (Governance)

  99.    Fortune Southeast Asia 500.                   19 Juni 2025   Fortune         Banking           Jakarta         Internasional

         The Best Conventional Bank in Service
 100.                                                  24 Juni 2025   Infobank        Banking           Jakarta         Nasional
         Excellence selama 15 tahun (2010–2024)

         The Best Conventional Bank in Excellence
  101.                                                 24 Juni 2025   Infobank        Banking           Jakarta         Nasional
         Digital Channel selama 5 tahun (2020–2024)




 212     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 215
                                                                                                Laporan Tahunan
                                                                                                           2025




                                                                                                           Tempat
No.                 Penghargaan                          Waktu        Lembaga             Kategori
                                                                                                         Pelaksanaan
                                                                                                                                Level


       The Best Conventional Bank in Service
102.                                                  24 Juni 2025   Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       Excellence – Digital Channel

       The Best Conventional Bank in Excellence
103.                                                  24 Juni 2025   Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       E-mail Service

       The Best Conventional Bank in Excellence
104.                                                  24 Juni 2025   Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       Live Chat Service

       The 2nd Best Conventional Bank in Service
105.                                                  24 Juni 2025   Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       Excellence

       The 2nd Best Conventional Bank in Service
106.                                                  24 Juni 2025   Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       Excellence – Contact Center

       The 2nd Best Conventional Bank in Excellence
107.                                                  24 Juni 2025   Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       Digital Branch

       The 2nd Best Conventional Bank in Excellence
108.                                                  24 Juni 2025   Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       Chatbot

       The 2nd Best Conventional Bank in Excellence
109.                                                  24 Juni 2025   Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       Call Center

       The 2nd Best Conventional Bank in Excellence
110.                                                  24 Juni 2025   Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       Social Media

       Brand Finance Sustainability Perceptions
111.                                                  25 Juni 2025   Brand Finance    Banking            London           Internasional
       Index 2024

112.   Best Bank Awards 2025 - Kategori KBMI IV       25 Juni 2025   Investor Trust   Banking            Jakarta          Nasional

       Best FX Bank for Hedging Requirements
                                                                     Alpha
       (Corporates & Financial Institutions) Cross
113.                                                  30 Juni 2025   Southeast        Banking            Hong Kong        Internasional
       Currency Swap (CCS), Interest Rate Swap
                                                                     Asia 2025
       (IRS), Forward, dan Options;

       Best FX Bank for Structured Products                          Alpha
114.   dengan fokus padaTreasury Yield                30 Juni 2025   Southeast        Banking            Hong Kong        Internasional
       Enhancements.                                                 Asia 2025

                                                                     The Green
115.   International CSR Excellence Awards 2025       30 Juni 2025                    Banking            London           Internasional
                                                                     Organisation

116.   Top 1000 World Banks 2025                      2 Juli 2025    The Banker       Banking            London           Internasional

       Asian Banking & Finance Wholesale Banking
                                                                     Asian Banking
117.   Awards 2025 - Indonesia Domestic Foreign       3 Juli 2025                     Banking            Singapore        Internasional
                                                                     Finance
       Exchange Bank of the Year

       Asian Banking & Finance Wholesale Banking
                                                                     Asian Banking
118.   Awards 2025 - Indonesia Domestic Green         3 Juli 2025                     Banking            Singapore        Internasional
                                                                     Finance
       Financing Bank of the Year

       IDX Channel Anugerah ESG 2025 - Anugerah
                                                                     IDX Channel
       Khusus Sektor Jasa Keuangan - Inisiatif
119.                                                  4 Juli 2025    Anugerah ESG     ESG                Jakarta          Nasional
       Keuangan Berkelanjutan BRI Untuk
                                                                     2025
       Pemberdayaan UMKM Indonesia

       Apresiasi Belanja kepada PT Bank Rakyat
       Indonesia (Persero) Tbk – Peringkat III –
120.   BUMN Nilai Belanja Terbesar Wilayah Jawa       7 Juli 2025    PaDi UMKM        Banking            Jakarta          Nasional
       Tengah, DIY, Jawa Timur, Bali, NTT, NTB –
       Business Matching Road to PaDi UMKM

       Apresiasi Belanja kepada PT Bank Rakyat
       Indonesia (Persero) Tbk – Peringkat III
121.   – BUMN Nilai Belanja Terbesar Wilayah          7 Juli 2025    PaDi UMKM        Banking            Jakarta          Nasional
       Sumatera – Business Matching Road to PaDi
       UMKM




                                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     213
Page 216
Profil Perusahaan




                                                                                                          Tempat
 No.                   Penghargaan                         Waktu        Lembaga          Kategori
                                                                                                        Pelaksanaan
                                                                                                                          Level


                                                                       Euromoney
                                                                       Awards for
                                                                       Excellence
         Best Digital Bank 2025 – Bank Rakyat                          2025 –
 122.                                                   18 Juli 2025                  Banking           London         Internasional
         Indonesia (BRI)                                               Country/
                                                                       Territory
                                                                       Winners:
                                                                       Indonesia

                                                                       Euromoney
                                                                       Awards for
                                                                       Excellence
         Best Bank for Diversity and Inclusion 2025 –                  2025 –
 123.                                                   18 Juli 2025                  Banking           London         Internasional
         Bank Rakyat Indonesia (BRI)                                   Country/
                                                                       Territory
                                                                       Winners:
                                                                       Indonesia

                                                                       Euromoney
                                                                       Awards for
                                                                       Excellence
         Best Bank for Research 2025 – BRI                             2025 –
 124.                                                   18 Juli 2025                  Banking           London         Internasional
         Danareksa Sekuritas                                           Country/
                                                                       Territory
                                                                       Winners:
                                                                       Indonesia

 125.    Kartu Bayar Digital - Brizzi                   18 Juli 2025   Solopos        Banking           Solo           Nasional

 126.    Mobile Banking - BRImo                         18 Juli 2025   Solopos        Banking           Solo           Nasional

                                                                       Forum
                                                                       Pimpinan
         Badan Usaha Inovatif Bidang Realisasi CSR
  127.                                                  19 Juli 2025   Redaksi        Banking           Jakarta        Nasional
         dan Peningkatan Ekonomi Kreatif
                                                                       Multimedia
                                                                       Indonesia

                                                                       ASEAN
                                                                       Corporate
                                                                       Governance
         Indonesia TOP 5 Public Listed Companies
 128.                                                   24 Juli 2025   Conference     Banking           Kuala Lumpur   Internasional
         (PLC)
                                                                       & Awards
                                                                       (ASEAN
                                                                       CGCA) 2025

                                                                       ASEAN
                                                                       Corporate
                                                                       Governance
 129.    ASEAN Asset Class Public Listed Companies      24 Juli 2025   Conference     Banking           Kuala Lumpur   Internasional
                                                                       & Awards
                                                                       (ASEAN
                                                                       CGCA) 2025

                                                                       BusinessAsia
 130.    BEST Human Capital Awards 2025                 30 Juli 2025                  Banking           Jakarta        Nasional
                                                                       Indonesia

         KEHATI ESG Awards 2025 - Debt & Project                       Yayasan
  131.                                                  31 Juli 2025                  ESG               Jakarta        Nasional
         Financing Category - Best Issuer/Borrower                     KEHATI

         6th Indonesia Public Relations Summit 2025 -   8 Agustus      The
 132.                                                                                 Public Relation   Jakarta        Nasional
         50 POPULAR PR PERSON AWARDS 2025               2025           Iconomics

                                                        8 Agustus      The
 133.    Popular PR Persons Awards 2025.                                              Public Relation   Jakarta        Nasional
                                                        2025           Iconomics

                                                        14 Agustus
 134.    Anugerah Ekonomi Hijau                                        Detik          Banking           Jakarta        Nasional
                                                        2025

         Kejar Award 2025 - Kategori Bank
                                                        22 Agustus
 135.    Implementasi KEJAR Terbaik Badan Usaha                        OJK            Banking           Jakarta        Nasional
                                                        2025
         Milik Negara

         SMG Economic Insight Series – 2nd              28 Agustus
 136.                                                                  Solopos        Banking           Surakarta      Nasional
         Semestrial 2025                                2025




 214     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 217
                                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                                          2025




                                                                                                          Tempat
No.                 Penghargaan                         Waktu        Lembaga             Kategori
                                                                                                        Pelaksanaan
                                                                                                                               Level


                                                     28 Agustus
137.   Digital Banking Awards 2025                                  Investor Trust   Banking            Surakarta        Nasional
                                                     2025

       Indonesia Domestic Green Financing Bank       28 Agustus
138.                                                                Investor Trust   Banking            Surakarta        Nasional
       of the Year                                   2025

       Bank with Consistent Excellent Performance    29 Agustus
139.                                                                Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       for 20 Consecutive Years (2005–2024           2025

                                                     5 September    The Asset
140.   Best Private Bank for HNWIs - Indonesia                                       Banking            Hong Kong        Internasional
                                                     2025           Triple A

       Pemenang Pilar Sosial - Environment Social
                                                     10 September
141.   Governance (ESG) Index 2025 pada kategori                    Katadata         ESG                Jakarta          Nasional
                                                     2025
       Finance – Bank Sector

       Indonesia's Biggest Companies By Total        12 September   Fortune
142.                                                                                 Banking            Jakarta          Nasional
       Employe                                       2025           Indonesia

       Indonesia's Biggest Companies #1 Most         12 September   Fortune
143.                                                                                 Banking            Jakarta          Nasional
       Profitable Companies                          2025           Indonesia

       Indonesia's Biggest Companies #4 Market       12 September   Fortune
144.                                                                                 Banking            Jakarta          Nasional
       Capitalization                                2025           Indonesia

                                                     12 September   Fortune
145.   Indonesia's Biggest Companies #4 By Asset                                     Banking            Jakarta          Nasional
                                                     2025           Indonesia

                                                                    LSEG (London
       LSEG FX Awards Indonesia 2025                 15 September   Stock
146.                                                                                 Banking            Jakarta          Nasional
       Best State Bank                               2025           Exchange
                                                                    Group)

       The 16th IICD Corporate Governance
       Conference and Award Sebagai TOP 50           15 September
147.                                                                IICD             Banking            Jakarta          Nasional
       Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar     2025
       (BigCap PLCs)

       Malam Apresiasi Emiten 2025 – Indeks          19 September   Tempo-IDN
148.                                                                                 Banking            Jakarta          Nasional
       TEMPO-IDNFinancials 52 - Main Index           2025           Times

       Malam Apresiasi Emiten 2025 – Indeks          19 September   Tempo-IDN
149.                                                                                 Banking            Jakarta          Nasional
       TEMPO-IDNFinancials 52 - High Dividend        2025           Times

       Malam Apresiasi Emiten 2025 – Indeks          19 September   Tempo-IDN
150.                                                                                 Banking            Jakarta          Nasional
       TEMPO-IDNFinancials 52 - High Growth          2025           Times

       Malam Apresiasi Emiten 2025 – Indeks          19 September   Tempo-IDN
151.                                                                                 Banking            Jakarta          Nasional
       TEMPO-IDNFinancials 52 - High Market Cap      2025           Times

       Anugerah HUMAS INDONESIA (AHI) 2025
                                                     10 September   Humas
152.   - Pemenang Institusi Publik Terpopuler di                                     Public Relation    Jakarta          Nasional
                                                     2025           Indonesia
       Media Sosial sub kategori BUMN Tbk

                                                                    ICA (Indonesia
       The Excellence in Financing Creative          16 September
153.                                                                Creative         Banking            Jakarta          Nasional
       Economy for Economic & Social Impact          2025
                                                                    Award)

       1st Runner Up, The Best Contact Center        25 September   ICCA
154.                                                                                 Banking            Jakarta          Nasional
       Indonesia (TBCCI) 2025                        2025           Indonesia

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                     25 September   ICCA
155.   Kategori The Best Contact Center Operation,                                   Banking            Jakarta          Nasional
                                                     2025           Indonesia
       Platinum Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                     25 September   ICCA
156.   Kategori The Best People Development,                                         Banking            Jakarta          Nasional
                                                     2025           Indonesia
       Platinum Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                     25 September   ICCA
157.   Kategori The Best Cost Management,                                            Banking            Jakarta          Nasional
                                                     2025           Indonesia
       Platinum Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                     25 September   ICCA
158.   Kategori The Best Employee Engagement,                                        Banking            Jakarta          Nasional
                                                     2025           Indonesia
       Platinum Medal




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     215
Page 218
Profil Perusahaan




                                                                                                    Tempat
 No.                  Penghargaan                          Waktu         Lembaga       Kategori
                                                                                                  Pelaksanaan
                                                                                                                   Level


         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 159.    Kategori The Best Quality Management, Gold                                 Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 160.    Kategori The Best Digital Service, Gold                                    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
  161.   Kategori The Best Technology Innovation,                                   Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Gold Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 162.    Kategori The Best Customer Experience,                                     Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Gold Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)       25 September   ICCA
 163.                                                                               Banking       Jakarta       Nasional
         Kategori The Best Reporting, Silver Medal       2025           Indonesia

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 164.    Kategori The Best Performance Dashboard,                                   Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Gold Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)       25 September   ICCA
 165.                                                                               Banking       Jakarta       Nasional
         Kategori The Best Data Analytic, Silver Medal   2025           Indonesia

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)       25 September   ICCA
 166.                                                                               Banking       Jakarta       Nasional
         Kategori The Best Telesales, Silver Medal       2025           Indonesia

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)       25 September   ICCA
  167.                                                                              Banking       Jakarta       Nasional
         Kategori MLBB, Gold Medal                       2025           Indonesia

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 168.    Kategori Best of Best Trainer, Platinum                                    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 169.    Kategori Best of Best Quality Assurance ,                                  Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Platinum Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 170.    Kategori Best of Best Agent Premium ,                                      Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Platinum Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
  171.   Kategori The Best Agent Digital Social Media                               Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Large , Platinum Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 172.    Kategori The Best Team Leader Digital Large                                Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         , Platinum Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 173.    Kategori The Best Team Leader Inbound                                      Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Large , Platinum Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)       25 September   ICCA
  174.                                                                              Banking       Jakarta       Nasional
         Kategori he Best Trainer , Platinum Medal       2025           Indonesia

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
  175.   Kategori The Best Quality Assurance Digital,                               Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Platinum Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
  176.   Kategori The Best Agent Inbound Large ,                                    Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Gold Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
  177.   Kategori The Best Agent Premium , Gold                                     Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Medal

         The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                         25 September   ICCA
 178.    Kategori The Best Agent Digital Chat Large,                                Banking       Jakarta       Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Gold Medal




 216     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 219
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




                                                                                                       Tempat
No.                 Penghargaan                           Waktu        Lembaga        Kategori
                                                                                                     Pelaksanaan
                                                                                                                            Level


       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
179.   Kategori The Best Quality Assurance Large,                                 Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Gold Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
180.   Kategori Team Leader Outbound, Gold                                        Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
181.   Kategori The Best Team Leader Inbound                                      Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Large, Gold Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
182.   Kategori BTB TL Customer Service, Gold                                     Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
183.   Kategori The Best Cust Service Video, Gold                                 Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
184.   Kategori The Best Agent English, Gold                                      Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
185.   Kategori The Best Agent Digital Email, Silver                              Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
186.   Kategori The Best Agent Digital Chat Large ,                               Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Silver Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
187.   Kategori The Best Quality Assurance Digital                                Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       , Silver Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
188.   Kategori The Best Back Office 2nd Tier ,                                   Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Silver Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
189.   Kategori The Best Customer Service On Site                                 Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       , Silver Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
190.   Kategori The Best Telemarketing , Silver                                   Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
191.   Kategori The Best Team Leader Digital ,                                    Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Silver Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
192.   Kategori The Best Agent Digital Social Media                               Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Large, Bronze Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
193.   Kategori The Best Agent Premium, Bronze                                    Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
194.   Kategori The Best Desk Control, Bronze                                     Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)       25 September   ICCA
195.                                                                              Banking            Jakarta          Nasional
       Kategori BTB Back Office, Bronze Medal          2025           Indonesia

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)
                                                       25 September   ICCA
196.   Kategori The Best Team Leader Cust                                         Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025           Indonesia
       Service, Bronze Medal

       The Best Contact Center Indonesia (TBCCI)       25 September   ICCA
197.                                                                              Banking            Jakarta          Nasional
       Kategori The Best Trainer, Bronze Medal         2025           Indonesia

       Titanium Champion sebagai BUMN
                                                       2 Oktober
198.   Berkinerja sangat Baik selama 15 tahun                         Infobank    Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025
       berturut-turut (2010-2024)




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     217
Page 220
Profil Perusahaan




                                                                                                        Tempat
 No.                  Penghargaan                            Waktu      Lembaga         Kategori
                                                                                                      Pelaksanaan
                                                                                                                       Level


         THE ASIANPOST BEST STATE-OWNED                   2 Oktober
 199.                                                                  Infobank      Banking          Jakarta       Nasional
         ENTERPRISE 2025” (kinerja 2023-2024)             2025

         Indonesia In-House Counsel Summit &
                                                          3 Oktober
 200.    Awards 2025 - Indonesia Most Innovative                       Hukumonline   Banking          Jakarta       Nasional
                                                          2025
         In-House Counsel Team 2025

         PaDi UMKM Hybrid Expo & Conference
         Award 2025 RO MND Manado – PT Bank
                                                          6 Oktober
 201.    Rakyat Indonesia (Persero) Tbk – Peringkat III                PaDi UMKM     Banking          Jakarta       Nasional
                                                          2025
         BUMN Tipe A – Buyer Group dengan Volume
         Transaksi Terbanyak

         Qlola by BRI sebagai Anugerah Terbaik
         Sektor Keuangan Kategori Produk dan Model        10 Oktober
 202.                                                                  IDX Channel   Banking          Jakarta       Nasional
         Bisnis - IDX Channel Anugerah Inovasi            2025
         Indonesia

                                                          14 Oktober
 203.    Kompetisi AWS Cloud Quest                                     AWS           Banking          Jakarta       Nasional
                                                          2025

                                                          15 Oktober   Marketing
 204.    Excellence in Integrated Marketing                                          Banking          Jakarta       Nasional
                                                          2025         Interactive

         Anugerah Perempuan Hebat 2025 –
         Penghargaan untuk 6 perempuan Indonesia          16 Oktober
 205.                                                                  Liputan 6     Banking          Jakarta       Nasional
         yang aksi nyatanya membawa dampak                2025
         positif bagi banyak orang.

         Anugerah Inspirasi 2025 – Apresiasi bagi
         sosok maupun institusi yang memiliki             16 Oktober
 206.                                                                  Liputan 6     Banking          Jakarta       Nasional
         prestasi gemilang dan kontribusi nyata bagi      2025
         masyarakat.

                                                                       ICCS 2025 -
         ICCS Summit 2025, Communications                 22 Oktober
 207.                                                                  Kementerian   Communications   Jakarta       Nasional
         Category Juara 3 Internal Communications         2025
                                                                       BUMN

                                                                       PT Rintis
         PRIMA Award Diamond Award - Best                 23 Oktober   Sejahtera
 208.                                                                                Banking          Denpasar      Nasional
         Acquiring Bank (All features)                    2025         (RINTIS) -
                                                                       Infobank

                                                                       PT Rintis
         PRIMA Award Diamond Award - Best Issuing         23 Oktober   Sejahtera
 209.                                                                                Banking          Denpasar      Nasional
         Bank (All features)                              2025         (RINTIS) -
                                                                       Infobank

                                                                       PT Rintis
         PRIMA Award Diamond Award - The Highest          23 Oktober   Sejahtera
 210.                                                                                Banking          Denpasar      Nasional
         Transaction in Digital Channel                   2025         (RINTIS) -
                                                                       Infobank

                                                                       PT Rintis
         PRIMA Award Best Acquiring - Digital             23 Oktober   Sejahtera
  211.                                                                               Banking          Denpasar      Nasional
         Payment Channel                                  2025         (RINTIS) -
                                                                       Infobank

                                                                       PT Rintis
         PRIMA Award Best Issuing - Digital Payment       23 Oktober   Sejahtera
 212.                                                                                Banking          Denpasar      Nasional
         Channel                                          2025         (RINTIS) -
                                                                       Infobank

                                                                       PT Rintis
         PRIMA Award Diamond Award - Best                 23 Oktober   Sejahtera
 213.                                                                                Banking          Denpasar      Nasional
         Acquiring Bank (ATM)                             2025         (RINTIS) -
                                                                       Infobank

                                                                       PT Rintis
         PRIMA Award Diamond Award - Best Issuing         23 Oktober   Sejahtera
 214.                                                                                Banking          Denpasar      Nasional
         Bank (ATM)                                       2025         (RINTIS) -
                                                                       Infobank

         Pemberdayaan Masyarakat kategori
                                                          16 Oktober
 215.    “Dedikasi dan Kontribusi Pemberdayaan                         KemenkoPM     Banking          Jakarta       Nasional
                                                          2025
         Masyarakat”




 218     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 221
                                                                                                Laporan Tahunan
                                                                                                           2025




                                                                                                           Tempat
No.                  Penghargaan                          Waktu       Lembaga             Kategori
                                                                                                         Pelaksanaan
                                                                                                                                Level


       Platinum - Asia’s Best Sustainability Report    24 Oktober    CSRWorks
216.                                                                                  ESG                Singapore        Internasional
       (Public Sector)                                 2025          (ASRA)

       Platinum - Asia’s Best Sustainability Report    24 Oktober    CSRWorks
217.                                                                                  ESG                Singapore        Internasional
       (CEO Letter)                                    2025          (ASRA)

                                                       24 Oktober    CSRWorks
218.   Gold - Asia’s Best Materiality Reporting                                       ESG                Singapore        Internasional
                                                       2025          (ASRA)

       Penghargaan tvOne Inovasi Membangun
                                                       27 Oktober
219.   Negeri 2025 - Pembangunan Ekonomi                             tvOne            Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025
       Kerakyatan Terintegrasi

       The Finance Golden Star Award 2025
       -Sebagai Perusahaan yang Berhasil Meraih        28 Oktober
220.                                                                 Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
       Penghargaan Top 20 Financial Institution        2025
       Selama Sima Tahun Berturut-Turut

       Top 20 Financial Institution 2025, kategori
                                                       28 Oktober
221.   Bank Beraset 500 Triliun ke Atas dengan                       Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025
       predikat “Sangat Bagus.”

       The Finance Best CFO 2025, yang diberikan
                                                       28 Oktober
222.   kepada Ibu Viviana Dyah Ayu Retno K                           Infobank         Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025
       sebagai Best CFO 2025 kategori Bank

       The Most Empowering Company for MSMEs
                                                       29 Oktober    Goodmoney.id
223.   in Business Growth Sustainability and                                          Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025          dan IPEMI
       Strengthening Socio-Economic Resilience

       AI Impact Leader Award dan Best Team            29 Oktober
224.                                                                 Dataiku          Banking            Jakarta          Nasional
       Showcase                                        2025

       Best Bank Supporting National Development
                                                       31 Oktober    CNN
225.   & Asta Cita Goals dalam CNN Indonesia                                          Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025          Indonesia
       Awards 2025

                                                                     Bank
                                                       1 November    Indonesia &
226.   Juara 2 BI - OJK Hackathon 2025                                                Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025          Otoritas Jasa
                                                                     Keuangan

       Peran Serta BRI dalam Penyelamatan
       dan Pelestarian Arsip yang Bernilai Guna                      Arsip Nasional
       Pertanggungjawaban Nasional bagi                5 November    Republik
227.                                                                                  Banking            Jakarta          Nasional
       Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan         2025          Indonesia
       Bernegara, dalam acara Rakor Arsip Statis                     (ANRI)
       BUMN di Gedung Noerhadi Magetsari ANRI

       Top CEO in SDGs Changemaker for
       Internalization of Sustainability               10 November   PlusIdea-
228.                                                                                  Banking            Jakarta          Nasional
       Values and Broader Program Scalability -        2025          Netralnews
       Hery Gunardi

       Indonesia Sustainable Synergy Awards 2025
                                                       10 November   PlusIdea-
229.   for Recovery of Ecological Functions                                           Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025          Netralnews
       and Livelihoods Improvement Programs

       Top SDGs Visionary Leader in Green
                                                       10 November   PlusIdea-
230.   Orientation Visibility and Encouraging Social                                  Banking            Jakarta          Nasional
                                                       2025          Netralnews
       Welfare Programs

                                                                     Contact
       Contact Center Asia Pacific Awards 2025,                      Center
                                                       10 November
231.   Kategori Business Contribution, Platinum                      Association of   Banking            Hong Kong        Internasional
                                                       2025
       Medal                                                         Asia Pacific
                                                                     (CC-APAC)

       BGK Foundation Indonesia ESG Leadership
                                                       12 November   BGK
232.   Awards 2025 - Leadership AAA - Indonesia's                                     ESG                Jakarta          Nasional
                                                       2025          Foundation
       Leader in ESG Transparency

       Bank dengan Kualitas Setoran (Crossover)
                                                       16 November   Bank
233.   Terbaik Tahun 2025 se KPwBI Provinsi Jawa                                      Banking            Surabaya         Nasional
                                                       2025          Indonesia
       Timur




                                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     219
Page 222
Profil Perusahaan




                                                                                                     Tempat
 No.                 Penghargaan                        Waktu        Lembaga            Kategori
                                                                                                   Pelaksanaan
                                                                                                                    Level


        Bank dengan Pelaporan UPAL Teraktif Tahun     16 November   Bank
 234.                                                                                Banking       Surabaya      Nasional
        2025 se KPwBI Provinsi Jawa Timur             2025          Indonesia

        Anugerah Penggerak Sektor Keuangan atas
                                                      20 November   Inews Media
 235.   keberhasilan inisiatif Holding Ultra Mikro                                   Banking       Jakarta       Nasional
                                                      2025          Group
        (UMi)

        The 15th IICD Corporate Governance
        Conference and Award: BRI Sebagai TOP 50      25 November
 236.                                                               IICD             Banking       Jakarta       Nasional
        Emiten dengan Kapitalisasi Pasar Terbesar     2025
        (BigCap PLCs)

                                                                    The
                                                                    Indonesian
                                                                    Institute for
        Most Trusted Company based on Corporate       25 November   Corporate
 237.                                                                                Banking       Jakarta       Nasional
        Governance Perception Index (CGPI)            2025          Governance
                                                                    (IICG) dan
                                                                    SWA Media
                                                                    Group

        Bank Kontributor Pemberdayaan Ekonomi         25 November
 238.                                                               Detik Awards     Banking       Jakarta       Nasional
        Kerakyatan                                    2025

                                                                    Global
                                                                    Corporate
        Global Corporate Sustainability Awards        26 November
 239.                                                               Sustainability   Banking       Taiwan        Internasional
        (GCSA) 2025                                   2025
                                                                    Awards
                                                                    (GCSA) 2025

        BUMN Banking Financials Sector on the Main    27 November
 240.                                                               CSA Awards       Banking       Jakarta       Nasional
        Board                                         2025

        Bank dengan Layanan Kas Terbaik di Provinsi   28 November   Bank
 241.                                                                                Banking       Surabaya      Nasional
        Jawa Timur Tahun 2025                         2025          Indonesia

                                                                    Bank
        Bank Pendukungan Pengembangan Pasar           28 November
 242.                                                               Indonesia        Banking       Jakarta       Nasional
        Uang Rupiah Terbaik (Repo Awards)             2025
                                                                    Award

        Bank Mitra Transmisi Kebijakan dalam                        Bank
                                                      28 November
 243.   Rangka Pencapaian Sasaran Operasi                           Indonesia        Banking       Jakarta       Nasional
                                                      2025
        Moneter Rupiah Terbaik                                      Award

                                                                    National
                                                                    Center for
        Asia Sustainability Reporting Rating          28 November
 244.                                                               Corporate        ESG           Denpasar      Internasional
        (ASRRAT)                                      2025
                                                                    Reporting
                                                                    (NCCR)

        Global Corporate Sustainability Awards        28 November
 245.                                                               GCSA             ESG           Taipei        Internasional
        (GCSA) 2025                                   2025

                                                      28 November
 246.   International CSR Excellence Awards 2025                    GCSA             ESG           Taipei        Internasional
                                                      2025

                                                      3 Desember
 247.   Bank of The Year Award 2025                                 The Banker       Banking       London        Internasional
                                                      2025

        Direktur Utama BRI Hery Gunardi sebagai       8 Desember
 248.                                                               Infobank         Banking       Jakarta       Nasional
        CEO of the Year 2025                          2025

        Direktur Operations BRI Hakim Putratama       8 Desember
 249.                                                               Infobank         Banking       Jakarta       Nasional
        sebagai The Next Future Leaders               2025

        Direktur Consumer Banking BRI Nancy
                                                      8 Desember
 250.   Adistyasari sebagai Next Next Future                        Infobank         Banking       Jakarta       Nasional
                                                      2025
        Leaders

        Direktur Commercial Banking BRI Alexander     8 Desember
 251.                                                               Infobank         Banking       Jakarta       Nasional
        Dippo Paris sebagai The Next Future Leaders   2025

        SEVP Satuan Kerja Audit Intern BRI Yulianto   8 Desember
 252.                                                               Infobank         Banking       Jakarta       Nasional
        Setiawan sebagai The Next Future Leaders      2025




220     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 223
                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                             2025




                                                                                                                Tempat
  No.                  Penghargaan                          Waktu         Lembaga             Kategori
                                                                                                              Pelaksanaan
                                                                                                                                    Level


         Direktur Utama BRI Hery Gunardi sebagai
                                                         8 Desember     Bisnis
 253.    National Sharia Finance Transformation                                         Banking               Jakarta           Nasional
                                                         2025           Indonesia
         Leader

         BRI meraih penghargaan Ultra-Micro              8 Desember     Bisnis
 254.                                                                                   Banking               Jakarta           Nasional
         Financial Inclusion and Mass Empowerment        2025           Indonesia

         CNBC Indonesia Awards 2025 - Best
                                                         11 Desember
 255.    Transformation Transformational Leader in                      CNBC            Banking               Jakarta           Nasional
                                                         2025
         2025

         CNBC Indonesia Awards 2025 - Best Digital       11 Desember
 256.                                                                   CNBC            Banking               Jakarta           Nasional
         Transformation and Innovation Impact Award      2025

         CNBC Indonesia Awards 2025 - Best
                                                         11 Desember
  257.   Contribution to Economic Empowerment                           CNBC            Banking               Jakarta           Nasional
                                                         2025
         Award

                                                                        Dirjen
         Juara Kesatu Kategori Penjual Lelang                           Kekayaan
                                                         18 Desember
 258.    Eksekusi Terbaik Kelompok I Dalam                              Negara          Banking               Jakarta           Nasional
                                                         2025
         Anugerah Reksa Bandha Tahun 2025                               Kementrian
                                                                        Keuangan




Sertifikasi

Tabel Sertifikasi BRI

                                                                                                           Tanggal
 No.        Nama Sertifikasi              Penerbit Sertifikasi             Periode Sertifikasi
                                                                                                         Penerimaan
                                                                                                                                Group


         Sertifikasi ISO 9001:2015    BSI (Internasional) dengan        11 Desember 2024 sampai          11 Desember
   1                                                                                                                       Digital Risk
         Sistem Manajemen Mutu        Nomor Sertifikat FS 817856        dengan 10 Desember 2027          2024


         Sertifikasi ISO Business
         Continuity Management                                          29 Februari 2024 sampai          29 Februari
  2                                   British Standar Institute (BSI)                                                      Operational Risk
         Sustem (BCMS)                                                  dengan 28 Februari 2027          2024
         202301:2019

         Sertifikasi ISO 9001:2015    KAN (Regional) & ANAB                                                                Enterprise Data
                                                                        4 Desember sampai dengan         4 Desember
  3      Quality Management           (Internasional) dengan Nomor                                                         Managemnet &
                                                                        29 November 2027                 2024
         System                       Sertifikat FS 755835                                                                 Analytics

         Sertifikasi ISO 27001:2022   KAN (Regional) & ANAB                                                                Enterprise Data
                                                                        17 Januari 2023 sampai
  4      Information Security         (Internasional) dengan Nomor                                       17 Januari 2023   Managemnet &
                                                                        dengan 13 Desember 2027
         Management System            Sertifikat IS 702633                                                                 Analytics

                                                                                                                           IT Application
                                                                                                                           Development
         Sertifikasi ISO 9001:2015    BSI (Internasional) dengan        21 Desember 2023 sampai          12 Desember
  5                                                                                                                        Group & IT
         Sistem Manajemen Mutu        Nomor Sertifikat FS 738059        dengan 20 Desember 2026          2025
                                                                                                                           Application
                                                                                                                           Support Group

                                                                                                                           IT DC
         Sertifikasi ISO 9001:2015    BSI (Internasional) dengan        6 Februari 2024 sampai           21 Desember
  6                                                                                                                        Infrastructure &
         Sistem Manajemen Mutu        Nomor Sertifikat FS 738151        dengan 5 Februari 2027           2025
                                                                                                                           Operations Griup

         Sertifikasi ISO 27001:2022   BSI (Internasional) dengan                                                           IT DC
                                                                        April sampai dengan              6 November
  7      Information Security         Nomor Sertifikat IS 833255, IS                                                       Infrastructure &
                                                                        Desember 2026                    2025
         Management System            837802, IS 838993                                                                    Operations Grup

                                                                                                                           IT DC
         Sertifikasi ISO 55001:2014   BSI (Internasional) dengan        2 Juni 2024 sampai dengan 2      06 February
  9                                                                                                                        Infrastructure &
         Assets Management System     Nomor Sertifikat AMS 796481       Mei 2027                         2024
                                                                                                                           Operations Grup

                                                                                                                           Investment
                                                                                                                           Services Group
         Sertifikasi ISO 9001:2015    LRQA (Lloyd's Register Quality    5 November 2023 sampai           5 November
  10                                                                                                                       - Custodial
         Sistem Manajemen Mutu        Assurance)                        dengan 4 November 2026           2023
                                                                                                                           Services
                                                                                                                           Department



                                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.            221
Page 224
Profil Perusahaan




Informasi yang Tersedia
pada Website

Sebagai perusahaan terbuka, BRI memberikan kemudahan akses informasi kepada seluruh stakeholder melalui situs web resmi
BRI dengan alamat www.bri.co.id yang berdasar pada peraturan OJK No. 8/POJK.04/2015. POJK tersebut mewajibkan web
perusahaan emiten untuk mencantumkan informasi, yakni:




    Informasi Umum                       Informasi                     Informasi                       Informasi
       Emiten atau                     bagi Pemodal                   Tata Kelola                     Tanggung
       Perusahaan                      atau Investor;               Perusahaan; dan                  Jawab Sosial
         Publik;                                                                                     Perusahaan.




Informasi pada web BRI terdiri dari:
• Informasi umum tentang BRI yang terdiri dari: Sejarah         •    Informasi tentang Info Lelang, yang terdiri dari: Lelang
    BRI, Visi dan Misi, Informasi Umum Emiten, Manajemen,            Aset, Lelang Pengadaan.
    dan Informasi Bagi Investor.                                •    Informasi tentang GCG, yang terdiri dari: Rapat Umum
• Informasi tentang produk Simpanan, yang terdiri dari:              Pemegang Saham, Anggaran Dasar, Struktur dan
    Tabungan, Deposito dan Giro BRI.                                 Kebijakan GCG, Kode Etik, Asean Corporate Governance
• Informasi tentang produk Pinjaman, yang terdiri dari:              Scorecard, Komite Audit termasuk Piagam Komite Audit,
    Pinjaman Mikro, Pinjaman Ritel Komersial dan Menengah,           Komite Nominasi dan Remunerasi, Whistleblowing
    serta BRIGuna.                                                   System, dan Hak-hak Pemegang Saham.
• Informasi tentang produk Internasional, yang terdiri          •    Pada bagian Karir, BRI membuka kesempatan berkarir
    dari: BRI Trade Finance & Services, BRIFast Remittance,          kepada masyarakat yang ingin bergabung menjadi
    Financial Institution, BRI Money Changer, Unit Kerja Luar        karyawan melalui menu e-recruitment BRI.
    Negeri.                                                     •    Sementara bagian Hubungan Investor menjelaskan
• Informasi tentang Jasa Bank, yang terdiri dari: Jasa               mengenai overview, Informasi Keuangan (termasuk
    Bisnis, Jasa Keuangan, Jasa Kelembagaan, E-Banking,              Laporan Keuangan Triwulanan), GCG, Layanan bagi
    dan Treasury.                                                    Pemegang Saham, Event, dan Berita.
• Informasi tentang Produk Konsumer, yang terdiri               •    Selanjutnya pada bagian perusahaan anak memberikan
    dari: Kartu Kredit, Kredit Pemilikan Rumah, dan Kredit           informasi umum mengenai perusahaan anak dan
    Kendaraan Bermotor.                                              dapat disambungkan dengan website masing-masing
• Informasi tentang Investasi Perbankan, yang terdiri dari:          perusahaan anak.
    DPLK, ORI & SR, Jasa Wali Amanat, Jasa Kustodian.           •    Selain hal-hal yang telah disebutkan di atas, website BRI
• Informasi tentang Layanan Prioritas, yang terdiri                  telah memuat, Struktur Grup Perusahaan, Profil Dewan
    dari: Produk Layanan & Privileges, Reksadana, Kartu              Komisaris dan Direksi, media briefing serta Informasi
    BRIPrioritas, Outlet, Kriteria Nasabah.                          bagi Pemegang Saham.




 222     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 225
                                                                Laporan Tahunan
                                                                           2025




Website BRI juga memenuhi standar
ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang mencakup:



  Part      Rights of
   A.       Shareholders




  Part      Equitable Treatment                Part      Disclosure &
   B.       of Shareholders                     D.       Transparancy




  Part      Role of                            Part      Responsibilities
   C.       Stakeholder                         E.       of the Board




      Secara keseluruhan,
      Website BRI telah
      mencerminkan komitmen
      BRI dalam menjunjung asas
      keterbukaan dan transparansi.




                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   223
Page 226
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




224    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 227
                            Laporan Tahunan
                                       2025




Laporan Tahunan
2025




Analisis dan
Pembahasan
Manajemen
atas Kinerja
Bank
“Kehandalan BRI dalam melihat peluang di
tengah dinamika ekonomi global mampu
menciptakan kinerja tahun 2025 yang sangat
baik. Catatan CASA tertinggi sepanjang
sejarah 70,6% menjadi bukti transformasi
berjalan sesuai dengan arah yang dituju.
Pencadangan tercatat masih memadai dengan
LaR Coverage 56,81% dan rasio permodalan
yang kuat dengan CAR sebesar 23,52%”




                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   225
Page 228
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tinjauan
Perekonomian




Analisis Perekonomian Global

Kinerja perekonomian dunia tahun 2025 menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan perkiraan awal, walaupun
dihadapkan pada tingginya ketidakpastian global akibat risiko geopolitik dan kebijakan tarif impor Amerika Serikat (AS).
Perbaikan ini terutama terjadi pada paruh kedua 2025, tercermin dari penguatan pertumbuhan ekonomi global yang meningkat
menjadi 4,0% dalam basis tahunan yang telah disesuaikan secara musiman (Seasonally Adjusted Annualized Rate/SAAR) pada
Desember 2025, dari level terendah 2,5% pada Maret 2025 (Gambar 1).


                            Gambar 1. Estimasi Pertumbuhan Ekonomi Global oleh Bloomberg (% SAAR)

    4,5
                                                                                                                                                                                   Setelah tertekan pada awal
                                                                                                                                                                                   tahun 2025, pertumbuhan
                                                                                                                                                                                                                                                                              4,0
     4,1                                                                                                                                                                               telah rebound dan
                                                                                                                                                                                           meningkat
                                                                                                                                       3,7
    3,7



    3,3



    2,9


                                                                               2,7
    2,5

                                                                                                                                                                                       2,7
     2,1
           Jan - 24




                                                                              Juli - 24




                                                                                                                                                                                                         Juni - 25

                                                                                                                                                                                                                     Juli - 25

                                                                                                                                                                                                                                 Agst - 25
                      Feb - 24

                                 Mar - 24

                                            Apr - 24

                                                       Mei - 24

                                                                  Juni - 24



                                                                                          Agst - 24

                                                                                                      Sep - 24




                                                                                                                                       Des - 24

                                                                                                                                                  Jan - 25

                                                                                                                                                             Feb - 25

                                                                                                                                                                        Mar - 25

                                                                                                                                                                                   Apr - 25

                                                                                                                                                                                              Mei - 25




                                                                                                                                                                                                                                             Sep - 25
                                                                                                                 Okt - 24

                                                                                                                            Nov - 24




                                                                                                                                                                                                                                                        Okt - 25

                                                                                                                                                                                                                                                                   Nov - 25

                                                                                                                                                                                                                                                                              Des - 25




Sumber: Bloomberg (diakses 30 Januari 2026)




 226       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 229
                                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                                       2025




Sejalan dengan perkembangan tersebut, beberapa lembaga                         sebesar 100 bps menjadi 3,75%, serta Uni Eropa sebesar 100
internasional telah melakukan revisi ke atas terhadap                          bps menjadi 2,15%. Selain pelonggaran moneter, dukungan
proyeksi pertumbuhan ekonomi global tahun 2025. Dalam                          terhadap pertumbuhan juga berasal dari peningkatan
laporan World Economic Outlook (WEO) edisi Januari                             investasi di sektor teknologi, terutama yang terkait dengan
2026, International Monetary Fund (IMF) merevisi ke atas                       pengembangan artificial intelligence/AI.
pertumbuhan ekonomi global tahun 2025 menjadi 3,3% dari
2,8% pada laporan WEO April 2025. Senada dengan IMF,                           Sejalan dengan perbaikan kinerja ekonomi global dan
Organization for Economic Co-operation and Development                         pelonggaran kebijakan moneter, kondisi pasar finansial
(OECD) juga memperbarui proyeksi pertumbuhan ekonomi                           global juga menunjukkan perbaikan pada paruh kedua tahun
global 2025 menjadi 3,2% pada Desember 2025, lebih tinggi                      2025. Perkembangan tersebut tercermin dari menurunnya
dari proyeksi Maret 2025 sebesar 3,1%.                                         volatilitas pasar keuangan global, baik di pasar saham
                                                                               maupun obligasi, seiring dengan tren penurunan indeks
Membaiknya kinerja pertumbuhan ekonomi global tahun                            VIX dan MOVE. Perbaikan sentimen tersebut turut diikuti
2025 ditopang oleh sejumlah faktor pendukung. Tren                             oleh penurunan risiko kredit, tercermin dari membaiknya
disinflasi global tercatat persisten, dengan inflasi global                    nilai credit default swap (CDS) di berbagai negara, serta
menurun dari 5,8% pada 2024 menjadi 4,1% pada 2025,                            mendorong kembalinya arus modal portofolio ke negara
sehingga menopang daya beli riil masyarakat. Sejalan                           berkembang dengan kecenderungan net inflow yang
dengan tren disinflasi global yang persisten, arah kebijakan                   menguat sejak pertengahan tahun 2025.
moneter global cenderung lebih akomodatif, tercermin dari
rata-rata Global Monetary Policy Tracker Index (GMPTI)                         Ke depan, meskipun kondisi perekonomian global
yang lebih rendah pada tahun 2025 dibandingkan dengan                          menunjukkan perbaikan pada paruh kedua tahun 2025,
tahun sebelumnya.                                                              prospek pertumbuhan ekonomi global tahun 2026
                                                                               diperkirakan cenderung melambat. Berbagai lembaga
Rata-rata nilai GMPTI tercatat sebesar -5,1 sepanjang                          internasional memproyeksikan moderasi pertumbuhan
tahun 2025, lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata                         (Tabel 1) seiring dengan masih tingginya ketidakpastian
tahun 2024 sebesar -3,4, mengindikasikan pelonggaran                           global, terutama terkait risiko geopolitik yang masih tinggi
kebijakan yang lebih luas. Sejumlah bank sentral utama telah                   di kawasan Timur Tengah, memanasnya konflik AS dan
menurunkan suku bunga acuannya sepanjang 2025, antara                          Venezuela, dinamika kebijakan tarif perdagangan, serta
lain: AS sebesar 75 basis poin (bps) menjadi 3,75%, Inggris                    potensi fragmentasi rantai pasok global.


Tabel 1. Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Berbagai Negara di Dunia Tahun 2025-2026 (%)

                                                                       OECD                       World Bank                        IMF
                                                                     (Proyeksi                     (Proyeksi                     (Proyeksi
    Negara         Kontribusi                                     Desember-2025)                 Januari-2026)                 Januari-2026)
                                      2024           2023
   Kawasan           2024

                                                                  2026F          2025E          2026F          2025E          2026F         2025E

 Global               100,0%           3,3            3,5               2,9         3,2              2,6         2,7               3,3         3,3

 Negara Maju           47,6%            1,8            1,7              1,7         1,7               1,6         1,7              1,8          1,7

 Negara
                       51,2%           4,3            4,7               3,9        4,4               4,0         4,2               4,2         4,4
 Berkembang

 AS                    14,8%           2,8            2,9               1,7         2,0              2,2          2,1              2,4          2,1

 Euro Area              11,5%          0,9            0,4               1,2         1,3              0,9          1,4              1,3         1,4

 Jepang                 3,2%            0,1            1,2              0,9         1,3              0,8          1,3              0,7          1,1

 China                 19,3%           5,0            5,4              4,4          5,0              4,4         4,9               4,5         5,0

 India                  8,2%           6,5            9,2               6,2         6,7              6,5          7,2              6,4         7,3

 Indonesia              2,4%           5,0             5,1              5,0         5,0              5,0         5,0                5,1        5,0

Keterangan: Warna merah artinya pertumbuhan 2026 lebih rendah dari 2025, Warna hijau artinya pertumbuhan 2026 lebih tinggi dari 2025, warna hitam artinya
pertumbuhan 2026 sama dengan 2025
Sumber: OECD, World Bank, IMF (diakses 30 Januari 2026)




                                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          227
Page 230
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Meskipun risiko global masih membayangi, ada faktor yang menopang stabilitas ekonomi dunia. Tren disinflasi yang berlanjut
memberi ruang bagi banyak negara untuk menjalankan kebijakan moneter yang lebih longgar. Kondisi ini membantu menjaga
likuiditas dan stabilitas pasar keuangan. Disisi lain, permintaan domestik di sejumlah negara juga masih cukup kuat. Dengan
kombinasi tersebut, perlambatan pertumbuhan ekonomi global pada 2026 diperkirakan tidak terlalu dalam. Pertumbuhan
mungkin melambat, tetapi tetap berada di jalur positif dan relatif terjaga di tengah lanskap risiko yang masih menantang



Analisis Perekonomian Nasional

Pada tahun 2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia cukup                                 Lebih lanjut, meskipun konsumsi rumah tangga menunjukkan
impresif sebesar 5,11%, sedikit meningkat dibandingkan                               pertumbuhan yang relatif solid sepanjang 2025, kinerjanya
tahun sebelumnya sebesar 5,03%. Dua kontributor utama                                masih menghadapi tantangan dari sisi kualitas pertumbuhan.
produk domestik bruto (PDB) nasional, yaitu konsumsi rumah                           Penguatan konsumsi tersebut belum berlangsung secara
tangga dan investasi dengan kontribusi lebih dari 80%                                merata dan cenderung lebih banyak ditopang oleh kelompok
PDB nasional, tetap menunjukkan kinerja yang relatif solid                           berpendapatan menengah-atas. Sedangkan daya beli
sepanjang 2025. Pertumbuhan konsumsi rumah tangga dan                                kelompok menengah-bawah masih relatif tertekan dan
investasi tahun 2025 tercatat lebih tinggi dibandingkan tahun                        belum sepenuhnya pulih dibandingkan periode normal pra-
sebelumnya (Gambar 2), mencerminkan bahwa permintaan                                 pandemi 2016-2018. Kondisi ini tercermin dari terbatasnya
domestik non-pemerintah masih terjaga. Kinerja ekspor juga                           peningkatan pendapatan riil akibat rendahnya penciptaan
tetap solid dan cenderung meningkat, meskipun dihadapkan                             lapangan kerja pada sektor-sektor berupah rendah, sehingga
pada ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi.                                ruang ekspansi konsumsi masih relatif sempit.


             Gambar 2. Pertumbuhan Ekonomi Indonesia dan Komponennya dari Sisi Pengeluaran

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (%yoy)

     8,0




     6,0

                                                    FY-22: 5,31                   FY-23: 5,05                   FY-24: 5,03                   FY-25: 5,11


     4,0
                      FY-21: 3,70



     2,0




                      7,08    3,53   5,03    5,02   5,46    5,73   5,01    5,04   5,17    4,94   5,04    5,11   5,05    4,95   5,02    4,87   5,12    5,04   5,39
     0,0
             (0,69)




    (2,0)

             TW I     TW II   TW III TW IV   TW I   TW II   TW III TW IV   TW I   TW II   TW III TW IV   TW I   TW II   TW III TW IV   TW I   TW II   TW III TW IV


                         2021                          2022                          2023                          2024                          2025




228         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 231
                                                                                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                                                                                      2025




Distribusi PDB Indonesia (%)

       100%


       80%                30,8%                                                                                                                        27,8%                  29,1%                  30,0%
                                                29,1%                 29,2%                        29,1%                     28,0%

       60%                9,2%                                                                                                                                                                       10,0%
                                                7,7%                      7,5%                     7,7%                       5,9%                     6,9%                   7,2%

       40%


       20%

                          54,4%                 51,9%                 53,2%                     54,0%                        54,6%                     54,2%                  53,1%                  53,6%
        0%

                          2021                  2022                  2023                         2024                   TW I-2025                 TW II-2025            TW III-2025           TW IV-2025

                                        Konsumsi Rumah Tangga                    Pengeluaran Pemerintah                   Investasi          Ekspor Bersih          Lainnya




Household                                                                            Government
Consumption                2,68pp        Investment                 1,96pp           Expenditure                    0,43pp            Export                      0,82pp       Import                      (0,84pp)

Full Year                                Full Year                                   Full Year                                        Full Year                                Full Year
FY-2024: 4,94                            FY-2024: 4,61                               FY-2024: 6,76                                    FY-2024: 6,85                            FY-2024: 8,15
FY-2025: 4,98                            FY-2025: 5,09                               FY-2025: 2,50                                    FY-2025: 7,03                            FY-2025: 4,77
                                                                                                                                                           10,1
                                                                                                                                       9,3                        9,1
                                                              7,0
                                                                           6,1                                                                7,9
 4,9   5,0    4,9   5,0    4,9    5,1     5,2    5,0                5,0                                                                                                         12,1
                                                                                                                                                     5,9                               10,7         11,1
                                                                                                                    5,7
                                                                                       4,6   4,6                            4,5
                                                        2,1                                                                                                             3,3
                                                                                                                                                                                              3,6                 4,0
                                                                                                                                                                                                            0,9
                                                                                                            (0,3)
                                                                                                    (1,2)

TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV     TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV         TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV            TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV     TW III TW IV TW I TW II TW III TW IV

  2024               2025                  2024                2025                     2024                  2025                      2024                2025                 2024                2025

                                                                                     *Angka dalam kotak hijau adalah kontribusi tiap komponen terhadap pertumbuhan PDB TW IV-2025
Sumber: Badan Pusat Statistik (diakses 05 Februari 2026)



Dari sisi harga, inflasi domestik sepanjang 2025 menunjukkan                                                    Dengan inflasi yang tetap terjaga dalam target BI serta posisi
tren normalisasi setelah mengalami deflasi pada Februari                                                        nilai tukar Rupiah yang secara fundamental berada pada level
2025, meskipun levelnya masih relatif rendah secara historis                                                    undervalued, tekanan terhadap stabilitas makroekonomi
dan tetap terkendali. Inflasi Indonesia pada tahun 2025                                                         relatif dapat dikelola. Kondisi tersebut memberikan ruang
tercatat sebesar 2,92% yoy, lebih tinggi dibandingkan inflasi                                                   bagi BI untuk mengarahkan kebijakan moneter secara
tahun 2024 sebesar 1,57% yoy, namun masih berada dalam                                                          lebih akomodatif guna menopang pertumbuhan ekonomi.
sasaran inflasi Bank Indonesia (BI) sebesar 1,5%-3,5%.                                                          Sepanjang tahun 2025, BI tercatat menurunkan BI-Rate
Tingkat inflasi yang masih relatif rendah secara historis                                                       sebesar 125 bps dari 6,00% menjadi 4,75%. Pelonggaran
terutama akibat dorongan permintaan yang masih terbatas,                                                        kebijakan moneter tersebut ditujukan untuk menurunkan
tercermin dari inflasi inti yang masih berada di bawah rata-rata                                                biaya pembiayaan, mendorong penyaluran kredit, serta
pra-pandemi sekitar 3%. Sedangkan, inflasi kelompok                                                             memperkuat transmisi kebijakan moneter ke sektor riil,
volatile food dalam tren yang meningkat, sehingga tetap                                                         dengan tetap memperhatikan stabilitas nilai tukar dan sistem
menjadi risiko terhadap daya beli riil ke depan.                                                                keuangan.


Dari sisi valuta asing, pergerakan nilai tukar Rupiah                                                           Dari sisi fiskal, kebijakan pemerintah tahun 2025 lebih
sepanjang 2025 cenderung tertekan, meskipun Indeks                                                              diarahkan sebagai bantalan ekonomi. Fokus utamanya
Dolar AS mengalami pelemahan. Indikator Real Effective                                                          menjaga daya beli dan menopang konsumsi rumah tangga,
Exchange Rate (REER) menunjukkan bahwa Rupiah berada                                                            terutama kelompok masyarakat mengalami tekanan
pada posisi undervalued dibandingkan mata uang negara                                                           pendapatan. Menjelang akhir 2025, pemerintah menambah
peers, mencerminkan bahwa pelemahan nilai tukar telah                                                           stimulus sekitar Rp48 triliun. Dukungan ini disalurkan melalui
berlangsung relatif lebih dalam secara fundamental. Dengan                                                      bantuan sosial, program padat karya, dan berbagai insentif
valuasi yang sudah berada di bawah nilai keseimbangannya                                                        ketenagakerjaan. Dampak langsung stimulus terhadap
tersebut, risiko depresiasi lanjutan Rupiah diperkirakan relatif                                                pertumbuhan memang tidak besar dan sangat bergantung
terbatas, sekaligus membuka peluang penguatan secara                                                            pada kecepatan realisasinya. Namun secara keseluruhan,
bertahap ke depan.                                                                                              kebijakan fiskal tetap berperan penting dalam menjaga
                                                                                                                permintaan domestik agar tidak melemah lebih dalam.




                                                                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                             229
Page 232
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Lebih lanjut, dengan berbagai perkembangan tersebut,                                 Pada tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Indonesia
proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025                                    diperkirakan menguat bertahap ke kisaran 5,1%-5,3%.
diperkirakan relatif lebih baik dibandingkan perkiraan awal                          Penguatan ini ditopang oleh pelonggaran kebijakan moneter,
tahun, didukung oleh stabilitas makroekonomi yang terjaga                            baik global maupun domestik, serta dukungan fiskal
serta perbaikan momentum pada paruh kedua tahun                                      yang masih ekspansif melalui berbagai program strategis
2025. Indikator Leading Economic Index (LEI) BRI juga                                pemerintah. Namun, sejumlah risiko tetap perlu diwaspadai:
mulai menunjukkan sinyal pemulihan sejak Agustus 2025,                               ketidakpastian global yang tinggi, tekanan daya beli kelompok
meskipun levelnya masih berada sedikit di bawah rata-rata                            menengah-bawah, dan potensi volatilitas di pasar keuangan.
historis, mengindikasikan bahwa perbaikan momentum                                   Jika koordinasi kebijakan tetap solid dan permintaan
ekonomi bersifat gradual dan belum sepenuhnya kuat.                                  domestik terus membaik, ekonomi Indonesia berpeluang
                                                                                     tetap tumbuh positif dan terjaga keberlanjutannya.


                         Indikator                                      2025                  2024                2023               2022

 Pertumbuhan Ekonomi (%)                                                      5,11              5,03                5,05                5,31

 BI-Rate (%pa)                                                                4,75              6,00                6,00               5,50

 Inflasi (%yoy)                                                           2,92                   1,57               2,81                5,51

 Rata-rata Nilai Tukar (Rp/USD)                                         16.475                 15.847             15.255              14.871

 Pertumbuhan Kredit Nasional (%)                                          9,69                 10,46               10,38               11,35

 Pertumbuhan DPK Nasional (%)                                            13,83                  4,48                3,73                9,01

 Gross Non-Performing Loan (%)                                            2,05                  2,08                2,19               2,44

 Federal Funds Rate (%pa)                                                     3,75              4,50                5,50               4,50

Sumber: Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan, CEIC




Analisis Industri Perbankan

Di tengah ketidakpastian kondisi makroekonomi global                                 Pada tahun 2025, kualitas kredit juga menunjukkan perbaikan,
maupun domestik yang diwarnai oleh suku bunga acuan,                                 terlihat dari rasio Non-Performing Loan (NPL) pada Desember
khususnya suku bunga AS yang masih tinggi serta keyakinan                            2025 sebesar 2,05%, membaik dibandingkan dengan 2,08%
bahwa kondisi ini masih akan bertahan lebih lama dari yang                           pada Desember 2024. Selain itu, tingkat NPL tersebut juga
diperkirakan sebelumnya, industri perbankan Indonesia                                masih berada dibawah limit regulator sebesar maksimal 5%.
masih dapat membukukan kinerja yang stabil dan tangguh.
                                                                                     Ketidakpastian kondisi makro ekonomi global serta masih
Pada Desember 2025, total Aset industri perbankan                                    lemahnya daya beli masyarakat, khususnya pada segmen
tercatat sebesar      Rp13.646,42 triliun, tumbuh sebesar                            mass market turut berdampak pada volatilitas kondisi
Rp1.185,46 triliun atau membukukan peningkatan 9,51%                                 likuiditas perbankan, khususnya pada paruh pertama tahun
yoy, Industri didorong oleh total kredit yang tumbuh sebesar                         2025. Namun begitu kondisi likuiditas terus menunjukkan
Rp862,41 triliun atau meningkat 11,01% yoy untuk mencapai                            perbaikan pada paruh kedua 2025, antara lain didorong
Rp8.693,97 triliun. Pertumbuhan tersebut menunjukkan                                 oleh penempatan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar
bahwa permintaan kredit di Indonesia tetap kuat meskipun                             Rp200 triliun kepada bank Himbara, akselerasi program-
ada ketidakpastian ekonomi dan politik. Disisi lain, dana                            program strategis pemerintah, pemberian paket-paket
pihak ketiga juga menunjukkan pertumbuhan yang baik,                                 stimulus untuk mendorong pertumbuhan serta meningkatkan
pada Desember 2025 dana pihak ketiga industri mencapai                               daya beli masyarakat, serta kebijakan moneter BI yang lebih
Rp10.057,54 triliun, tumbuh Rp1.220,30 triliun atau 13,81%                           ekspansif, sebagaimana terlihat pada penurunan suku bunga
yoy. Pertumbuhan tersebut didorong utamanya oleh giro                                serta lelang Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) yang
yang tumbuh Rp524,81 triliun atau 19,07% yoy.                                        terus melandai. Perbaikan likuiditas tersebut tercermin pada
                                                                                     LDR sebesar 85,35%, turun dari periode yang sama pada
                                                                                     tahun sebelumnya sebesar 88,57%.




 230       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 233
                                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                                       2025




Dari segi profitabilitas, kondisi likuiditas yang ketat juga                    Di tengah kondisi perekonomian yang masih dipenuhi
turut berdampak pada penurunan Net Interest Margin (NIM)                        ketidakpastian, industri perbankan masih memiliki kondisi
mengalami penurunan, namun masih cukup kuat sebesar                             permodalan yang kuat. Hal ini ditunjukkan oleh Rasio
4,56% pada Desember 2025. Meskipun begitu, industri                             Kecukupan Modal (CAR) yang tinggi, mencapai 25,89% per
perbankan masih dapat mencatatkan laba bersih yang cukup                        Desember 2025, meskipun sedikit mengalami penurunan
baik sebesar Rp262,2 triliun, meningkat 2,74% atau sebesar                      dibandingkan 26,69% pada Desember 2024.
Rp7,0 triliun dibandingkan Desember 2024. Kemampuan
untuk mencatatkan laba bersih juga berdampak pada ROA
yang masih cukup baik, sebesar 2,51%.

Tabel Kinerja Industri Perbankan

               Indikator                        2025               2024              2023               2022           2021                2020

 Aset (Rp miliar)                             13.646.417         12.460.955        11.765.838          11.113.321     10.112.304            9.177.89

 Dana Pihak Ketiga (Rp miliar)                10.057.543          8.837.242         8.457.929          8.153.590      7.479.463           6.665.390

 Kredit (Rp miliar)                            8.693.972           7.827.148        7.090.243         6.423.564       5.768.585           5.481.560

 Laba Bersih (Rp miliar)                         262.183            255.200           243.326            201.187        140.206             104.718

 Capital Adequacy Ratio/CAR (%)                  25,89%              26,69%           27,65%             25,66%         25,67%              23,89%

 Non Performing Loan/NPL Gross
                                                   2,05%              2,08%             2,19%             2,44%          3,00%               3,06%
 (%)

 Net Interest Margin (NIM) (%)                     4,56%              4,62%             4,81%              4,71%         4,51%               4,45%

 Return on Assets/ROA (%)                          2,51%              2,69%             2,74%             2,43%          1,84%               1,59%

 Loan to Deposits Ratio/LDR (%)                  85,35%              88,57%           83,83%             78,78%          77,13%            82,54%

Sumber: Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Desember 2025




Analisis Posisi BRI dalam Industri Perbankan

Sebagai perbandingan kinerja BRI terhadap industri perbankan, berikut ini merupakan rincian kinerja pertumbuhan BRI
dibandingkan dengan rata-rata industri perbankan.


Tabel Kinerja Pertumbuhan BRI Dibandingkan Industri Perbankan
                                                                                                                              (Bank Only, dalam % yoy)


                                                                                      Industri Perbankan                      BRI
                                   Kinerja
                                                                                       (Desember 2025)                  (Desember 2025)

 Aset                                                                                         9,5%                             5,0%

 Kredit                                                                                       9,6%                            10,4%

 Dana Pihak Ketiga                                                                            13,8%                                7,3%

    Giro                                                                                      19,1%                            19,7%

    Tabungan                                                                                  8,2%                                 7,8%

    Deposito                                                                                  14,3%                           (3,7%)

 Pendapatan Bunga Bersih                                                                      4,6%                             0,8%

Sumber: Laporan Keuangan BRI Desember 2025; Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Desember 2025




                                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        231
Page 234
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pada Desember 2025, portofolio kredit BRI secara bank-only                      untuk mencatatkan CASA ratio sebesar 70,89%, tertinggi
tercatat sebesar Rp1.342,7 triliun, tumbuh sebesar 10,4%                        sepanjang sejarah. Efisiensi struktur liabilitas juga tercermin
dibandingkan periode yang sama tahun lalu, tercatat lebih                       dari Deposito BRI yang turun sebesar 3,7%, sedangkan
tinggi dibandingkan industri yang tumbuh sebesar 9,6%.                          Deposito industri perbankan tumbuh 14,3%. Optimalisasi
Komitmen BRI sebagai bank UMKM masih tercermin dari                             struktur liabilitas serta pertumbuhan pinjaman yang kuat
komposisi kredit yang masih didominasi oleh segmen UMKM,                        membuat BRI mencatatkan Loan to Deposit Ratio (LDR) yang
sedangkan pertumbuhan pada segmen Korporasi juga                                optimal sebesar 91,96%, di atas LDR industri sebesar 85,35%
didorong oleh kontribusi kepada negara melalui penyaluran
terhadap program-program pemerintah.                                            Secara kualitas kredit, BRI mencatatkan rasio Non-Performing
                                                                                Loan (NPL) sebesar 3,29%, lebih tinggi dibandingkan industri
Pada posisi yang sama, Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI                              perbankan sebesar 2,05% seiring dengan upaya BRI untuk
mencapai Rp1.460,1 triliun dengan pertumbuhan sebesar                           melakukan penyelesaian aset bermasalah, khususnya di
7,3%, sedikit dibawah pertumbuhan DPK industri perbankan                        segmen mikro yang juga terdampak oleh kondisi pelemahan
yang tumbuh sebesar 13,8%. Pertumbuhan DPK yang                                 daya beli masyarakat pada tahun 2025. Namun begitu, BRI
lebih rendah dari industri mencerminkan strategi BRI untuk                      masih mencatatkan profitabilitas yang baik dengan ROA
senantiasa membenahi struktur liabilitas dengan fokus                           sebesar 2,64%, lebih tinggi dari industri perbankan sebesar
pada pertumbuhan Current Account and Savings Account                            2,51%. Selain itu, BRI juga memiliki kondisi permodalan
(CASA), sejalan dengan strategi BRI untuk melakukan Retail                      yang kuat dengan CAR sebesar 21,06%, di atas ketentuan
Funding Transformation guna menurunkan Cost of Fund.                            minimum regulasi.
CASA BRI tumbuh signifikan sebesar 12,7%, mendorong BRI

Tabel Perbandingan Rasio BRI Dibandingkan Industri Perbankan
                                                                                                                             (Bank Only, dalam %)


                                                                                            BRI                     Industri Perbankan
                               Kinerja Rasio
                                                                                      (Desember 2025)                (Desember 2025)

 Current Account and Savings Account (CASA) Ratio                                             70,89%                        63,24%

 Capital Adequacy Ratio (CAR)                                                                  21,06%                       25,89%

 Non Performing Loan (NPL) Gross                                                                3,29%                        2,05%

 Return on Assets (ROA)                                                                        2,64%                         2,51%

 Loan to Deposits Ratio (LDR)                                                                 91,96%                        85,35%

Sumber: Laporan Keuangan BRI Desember 2025; Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Desember 2025




 232       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 235
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




Tinjauan
Operasional

Rencana Strategis Bank

Di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi akibat          Melalui penerapan strategi tersebut, BRI berupaya menjaga
meningkatnya risiko geopolitik dan dinamika kebijakan             keseimbangan antara pertumbuhan, kualitas, dan ketahanan
perdagangan internasional, perekonomian global sepanjang          bisnis sepanjang tahun 2025, sehingga mampu menciptakan
tahun 2025 menunjukkan ketahanan yang lebih baik                  nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku
dibandingkan dengan perkiraan awal. Perbaikan pertumbuhan         kepentingan di tengah lanskap perekonomian yang terus
ekonomi dunia pada paruh kedua tahun 2025, yang didukung oleh     berkembang dan dinamis.
tren disinflasi serta kebijakan moneter global yang cenderung
lebih akomodatif, turut menciptakan kondisi pasar keuangan        Rencana Strategis Bank mencakup strategi jangka panjang
yang relatif lebih kondusif. Meskipun demikian, berbagai risiko   (corporate plan), serta strategi jangka menengah dan
global tetap perlu dicermati secara seksama karena berpotensi     pendek (business plan), yang dijelaskan sebagai berikut:
mempengaruhi prospek pertumbuhan ekonomi ke depan.
                                                                  Strategi Jangka Panjang (Corporate Plan)
Pada tingkat nasional, perekonomian Indonesia pada tahun
2025 tumbuh relatif stabil di kisaran 5,1%, dengan konsumsi       BRI pada tahun 2025 menjalankan strategi jangka panjang
rumah tangga dan investasi tetap menjadi penopang utama           (Corporate Plan 2025-2029) yang diperkuat dengan agenda
pertumbuhan ekonomi. Namun demikian, kualitas pertumbuhan         transformasi melalui penguatan fundamental bisnis yaitu
masih menghadapi sejumlah tantangan, khususnya dari sisi          BRIVolution Reignite. Transformasi ini diarahkan melalui dua
daya beli kelompok masyarakat menengah ke bawah. Inflasi          fokus utama. Pertama, Transform the Funding Franchise,
yang tetap terkendali serta pelonggaran kebijakan moneter         dengan tujuan menjadikan BRI sebagai leading funding
memberikan ruang bagi sektor perbankan untuk mendorong            bank di Indonesia. Upaya ini dilakukan melalui penguatan
fungsi intermediasi secara lebih optimal, sementara kebijakan     CASA di seluruh segmen, optimalisasi BRImo dan kanal
fiskal pemerintah berperan penting dalam menjaga daya beli        digital, peningkatan efektivitas e-channel, serta penyegaran
masyarakat dan stabilitas permintaan domestik.                    branding guna memperkuat persepsi BRI sebagai bank
                                                                  transaksi utama bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Dengan mempertimbangkan dinamika tersebut, BRI
menerapkan strategi yang adaptif dan terukur untuk                Kedua, Revamp Existing Core, Build New Core, yang berfokus
menjaga pertumbuhan usaha yang sehat dan berkelanjutan            pada penciptaan pertumbuhan kredit yang berkelanjutan dan
sepanjang tahun 2025. Perseroan memfokuskan penguatan             profitable. Inisiatif ini mencakup revitalisasi micro banking,
fundamental bisnis melalui pengelolaan struktur pendanaan         penguatan consumer lending serta segmen komersial.
yang sehat, pertumbuhan kredit yang selektif dan
berkualitas, serta penerapan manajemen risiko yang disiplin.      Seluruh agenda transformasi tersebut didukung oleh
Sejalan dengan hal tersebut, transformasi dan penguatan           pembangunan kembali world-class foundations, yang
kapabilitas internal terus dilakukan di seluruh segmen bisnis     mencakup penguatan human capital, penerapan manajemen
utama, yaitu Mikro, SME, Konsumer, dan Entitas Anak, guna         risiko yang prudent dan terintegrasi, penguatan IT dan
merespons dinamika kebutuhan nasabah serta peluang                infrastruktur, rebranding serta penyempurnaan distribusi
pasar yang terus berkembang.                                      dan operasional guna memastikan efektivitas eksekusi,
                                                                  ketahanan bisnis, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi
Selain itu, BRI secara konsisten mengoptimalkan peluang           seluruh pemangku kepentingan.
pertumbuhan yang bersumber dari permintaan domestik
dan pengembangan ekosistem bisnis, dengan dukungan                Selanjutnya, BRI saat ini tengah melakukan penyelarasan
pemanfaatan teknologi digital, peningkatan kualitas layanan,      Rencana Jangka Panjang (RJP) 2026–2030 yang akan menjadi
serta penguatan kapabilitas sumber daya manusia. Di saat          landasan arah transformasi Perseroan pada fase berikutnya.
yang sama, Perseroan tetap menjaga efisiensi operasional dan      Proses penyelarasan ini dilakukan untuk memastikan strategi
penerapan tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi        BRI tetap relevan dan adaptif terhadap dinamika makroekonomi,
utama dalam menjaga keberlanjutan kinerja jangka panjang.




                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   233
Page 236
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




perkembangan industri keuangan, serta ekspektasi pemegang         3. Build a World Class Foundation
saham. Melalui penyusunan RJP tersebut, BRI berkomitmen              a. Penyempurnaan model distribusi melalui interaction
untuk memperkuat daya saing dan menjaga keberlanjutan                    model regional office dan branch office, evaluasi
pertumbuhan, sekaligus terus menciptakan nilai jangka panjang            kapabilitas manajerial regional office, serta penataan
bagi seluruh pemangku kepentingan.                                       ulang prioritas dan proses bisnis.
                                                                     b. Transformasi sumber daya manusia secara
Strategi Jangka Pendek dan Menengah                                      menyeluruh yang mencakup pengembangan model
(Business Plan)                                                          kompetensi, penyempurnaan proses rekrutmen,
                                                                         pengelolaan kinerja, program mentorship, serta
Strategi jangka menengah BRI disusun sebagai bagian                      peningkatan kapabilitas.
dari komitmen berkelanjutan Perseroan dalam menjaga                  c. Penguatan manajemen risiko perusahaan secara
pertumbuhan bisnis yang sehat, berimbang, dan                            menyeluruh (end-to-end) melalui pengembangan
berkelanjutan di tengah dinamika perekonomian serta                      model dan sistem pemantauan risiko kredit,
industri perbankan yang terus berkembang. Arah strategi                  penguatan pengendalian operasional, penguatan
difokuskan pada penguatan fundamental bisnis, peningkatan                budaya risiko, serta peningkatan kapabilitas
profitabilitas yang berkualitas, serta penguatan kapabilitas             pengelolaan risiko digital dan siber.
organisasi, guna memastikan keberlanjutan kinerja dan daya
saing Perseroan dalam jangka panjang.                             Seluruh strategi Perseroan difokuskan pada lima pilar bisnis
                                                                  utama, yaitu segmen Mikro, Konsumer, CSME, Korporasi, dan
Dengan mempertimbangkan dinamika lingkungan eksternal             Retail Funding. Implementasi strategi pada masing-masing
dan internal, Perseroan dituntut untuk senantiasa adaptif dan     pilar tersebut didukung oleh penyederhanaan struktur
responsif dalam menghadapi berbagai tantangan, sekaligus          organisasi dan sentralisasi operasional, transformasi sumber
mampu mengoptimalkan peluang usaha yang tersedia.                 daya manusia secara menyeluruh, penguatan manajemen
Sehubungan dengan hal tersebut, dalam periode jangka pendek       risiko yang terintegrasi, serta peningkatan produktivitas dan
dan menengah tahun 2025–2027, Perseroan menetapkan arah           efektivitas jaringan kerja.
strategis yang difokuskan pada penguatan struktur liabilitas,
penguatan dan penyempurnaan core business, khususnya pada         Ringkasan strategi pengembangan bisnis Perseroan untuk
segmen Mikro, serta pengembangan kapabilitas dan sumber           periode 2025–2027 disajikan sebagai berikut:
pertumbuhan baru pada segmen Konsumer dan Komersial.              a. Micro
                                                                      Fokus strategi diarahkan untuk menjaga pangsa pasar
Implementasi strategi jangka pendek dan menengah tersebut             dan profitabilitas melalui penyempurnaan model bisnis
didukung oleh penguatan enablers utama Perseroan, terutama            mikro agar tetap relevan dengan dinamika kebutuhan
pada aspek jaringan dan distribusi, sumber daya manusia, serta        nasabah. Upaya dilakukan melalui penguatan kapabilitas
manajemen risiko. Penguatan enablers ini dijabarkan lebih             dan kepemimpinan tenaga pemasar, pengelolaan
lanjut melalui serangkaian inisiatif strategis sebagai berikut:       pipeline yang berkualitas, serta penerapan manajemen
1. Transform the Funding Franchise                                    risiko kredit yang semakin disiplin.
    a. Penguatan peran dan fungsi pengawasan regional                 Percepatan pengembangan bisnis gadai dan emas yang
        office dalam rangka meningkatkan produktivitas                terintegrasi dalam ekosistem BRI Group sebagai sumber
        branch office dan relationship manager.                       pertumbuhan berkelanjutan.
    b. Peningkatan dan modernisasi kapabilitas transaction        b. Consumer
        banking pada segmen retail dan wholesale.                     Fokus strategi pada pertumbuhan kredit konsumer yang
    c. Pengembangan basis nasabah pada segmen                         selektif dan berkualitas melalui penguatan pembiayaan
        emerging affluent sebagai sumber pertumbuhan                  berbasis payroll, pengembangan bisnis KPR dan KKB.
        dana yang berkelanjutan.                                  c. Commercial & SME
    d. Penguatan kolaborasi lintas segmen serta sinergi               Fokus strategi pada peningkatan pangsa pasar secara
        dengan Perusahaan Anak guna meningkatkan penetrasi            terukur melalui optimalisasi strategi teritorial dan akuisisi
        value chain dan optimalisasi nilai tambah Grup.               berbasis value chain, dengan pendekatan loan follow
2. Revamp the Existing Core and Build a New Sustainable               transaction. Pertumbuhan dilakukan secara selektif
    Core                                                              pada sektor-sektor beresiko rendah, disertai percepatan
    a. Peninjauan dan penyempurnaan model bisnis mikro                perbaikan kualitas kredit.
        dengan penekanan pada pengendalian kualitas aset.         d. Wholesale
    b. Penguatan posisi Perseroan pada bisnis payroll serta           Fokus strategi pada pengembangan pembiayaan
        pengembangan layanan gadai dan bullion.                       korporasi yang mampu menciptakan nilai tambah dan
    c. Penguatan pengelolaan risiko pada segmen kecil,                mendukung ekosistem bisnis segmen lainnya, serta
        peningkatan produktivitas pada segmen menengah                transformasi layanan transaction banking melalui
        dan komersial, serta percepatan pengembangan
        bisnis komersial.



234      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 237
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




   penguatan kapabilitas cash management, trade finance                dengan mengoptimalkan bisnis payroll, kapabilitas dan
   digital, dan layanan treasury untuk meningkatkan                    produktivitas tenaga pemasar, pemanfaatan kanal digital
   kontribusi bisnis berbasis transaksi                                khususnya BRImo sebagai super app, serta penguatan
e. Retail Funding and Transaction                                      sinergi BRI Group guna memperluas ekosistem pendanaan
   Fokus strategi Retail Funding and Transaction diarahkan             dan peluang cross selling di tengah tantangan eksternal
   pada penguatan basis dana ritel yang berkelanjutan melalui          dan internal yang dihadapi Perseroan.
   peningkatan kontribusi CASA dan aktivitas transaksi,



Aspek Pemasaran

Strategi Pemasaran

Dalam upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kinerja bisnis         pengalaman langsung yang relevan dan bernilai, strategi ini
dari sisi pendapatan, penghimpunan dana, serta penyaluran           diselaraskan dengan customer life journey serta mendukung
pinjaman, BRI secara konsisten mengimplementasikan strategi         agenda keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis BRI dalam
Integrated Marketing Communication lintas channel dan lintas        jangka panjang. Pendekatan ini memperkuat peran event
segmen, baik pada titik interaksi digital maupun fisik. Aktivitas   sebagai medium strategis dalam membangun kedekatan
pemasaran tidak hanya difokuskan pada komunikasi satu               emosional, meningkatkan pemahaman produk, serta
arah, tetapi dikembangkan menjadi brand experience yang             mendorong keterlibatan aktif nasabah.
memungkinkan nasabah berinteraksi langsung dengan produk,
layanan, dan nilai yang ditawarkan BRI. Melalui pendekatan          Sebagai bagian dari pengelolaan dan evaluasi kinerja
pemasaran yang terukur dan berbasis pengalaman, BRI berhasil        pemasaran, BRI secara konsisten melakukan pemantauan
mempertahankan posisi kompetitif pada berbagai kategori             melalui riset Customer Touch Point atau Brand Health
produk serta memperkuat ekuitas brand secara berkelanjutan.         Tracking (BHT). Riset ini menjadi landasan dalam mengukur
                                                                    efektivitas aktivitas komunikasi pemasaran termasuk event
Dalam melakukan pendekatan pemasaran kepada nasabah                 dan aktivitas marketing, terhadap persepsi, citra, dan tingkat
tersebut, BRI telah melakukan komunikasi melalui berbagai           ketertarikan terhadap brand produk, jasa, dan layanan BRI di
channel. Adapun salah satu channel komunikasi yang                  berbagai segmen. Hasil evaluasi tersebut digunakan untuk
digunakan adalah melalui penyelenggaraan event dan                  memastikan bahwa setiap aktivitas pemasaran tetap relevan
aktivitas marketing. Kegiatan ini tidak hanya berfungsi             dengan dinamika kebutuhan nasabah dan perkembangan
sebagai sarana peningkatan akuisisi dan transaksi, tetapi juga      persaingan industri perbankan.
sebagai instrumen strategis dalam membangun loyalitas dan
hubungan jangka panjang dengan nasabah. Pendekatan ini              Sejalan dengan hal tersebut, sepanjang tahun 2025 BRI
dirancang sebagai sarana promosi produk dan layanan BRI,            menyelenggarakan sejumlah event unggulan yang dirancang
sekaligus sebagai experiential touchpoint yang memperkuat           untuk menjangkau segmen UMKM dan konsumer secara
brand awareness, consideration, dan engagement baik                 lebih fokus dan berdampak, yang menjadi bagian program
pada nasabah eksisting maupun calon nasabah. Melalui                pemasaran di tahun 2025, antara lain:


1.   BRI UMKM EXPO(RT) 2025




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   235
Page 238
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   BRI UMKM EXPO(RT) 2025 diselenggarakan sebagai            menyediakan pembiayaan, tetapi juga mendukung
   platform strategis untuk memperkuat peran BRI dalam       akselerasi ekspor dan keberlanjutan usaha UMKM.
   mendorong pertumbuhan UMKM nasional. Event ini
   dirancang tidak hanya sebagai ajang pameran produk        Dari sisi partisipasi dan aktivitas transaksi, BRI UMKM
   UMKM, tetapi juga sebagai experiential touchpoint yang    EXPO(RT) 2025 juga mencatat antusiasme pengunjung
   menghubungkan pelaku usaha, konsumen, serta solusi        yang tinggi dengan total 69.440 pengunjung secara on
   keuangan BRI dalam satu ekosistem yang terintegrasi.      site. Tingginya jumlah pengunjung tersebut berkontribusi
                                                             terhadap penguatan brand dan engagement, serta
   Sebagai bagian dari upaya memperluas akses pasar          memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan
   dan mendorong peningkatan skala usaha UMKM, BRI           transaksi dan perputaran ekonomi UMKM selama
   mengoptimalkan penyelenggaraan BRI UMKM EXPO(RT)          pelaksanaan event.
   2025 melalui program business matching yang terstruktur
   dan berorientasi pada hasil. Program ini mempertemukan    Secara keseluruhan, pencapaian business matching,
   lebih dari 1.000 pelaku UMKM binaan BRI dengan 560        potential dealing, serta kinerja pengunjung dan penjualan
   potential buyers dari 34 negara, mencakup pembeli         tersebut menegaskan peran strategis BRI UMKM
   dari pasar domestik maupun internasional, sehingga        EXPO(RT) 2025 sebagai instrumen marketing activation
   membuka peluang kerjasama dagang lintas negara            yang berdampak langsung terhadap pertumbuhan bisnis
   secara lebih luas. Hal ini mencerminkan efektivitas       UMKM. Event ini menjadi bagian integral dari strategi
   peran BRI sebagai enabler dalam mempertemukan             BRI dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional,
   pelaku UMKM dengan akses pasar global, sekaligus          mendorong ekspor, serta menciptakan nilai tambah
   memperkuat posisi BRI sebagai bank yang tidak hanya       berkelanjutan bagi nasabah dan perekonomian Indonesia.


2. BRI Consumer Expo




                                                             kompetitif, dan adaptif terhadap kebutuhan konsumen di
                                                             berbagai fase kehidupan. Event ini juga menjadi sarana
                                                             strategis dalam mendorong akuisisi nasabah baru serta
                                                             memperdalam hubungan dengan nasabah eksisting.


                                                             BRI Consumer Expo 2025 diselenggarakan di sejumlah
                                                             kota besar yang merupakan pusat aktivitas ekonomi
                                                             dan konsumer, yaitu Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
                                                             Selain itu, kegiatan ini juga dilaksanakan pada Marketing
                                                             Gallery Developer rekanan BRI yang ada di 13 kota
                                                             lainnya. Pemilihan kota-kota tersebut mencerminkan
   BRI Consumer Expo 2025 merupakan kegiatan yang            strategi BRI dalam mendekatkan solusi finansial kepada
   terintegrasi untuk menghadirkan solusi keuangan BRI       segmen konsumer potensial di wilayah urban dengan
   yang relevan dengan kebutuhan gaya hidup dan siklus       tingkat kebutuhan pembiayaan dan transaksi yang tinggi.
   finansial nasabah. Event ini dirancang sebagai one-       Melalui kehadiran fisik di berbagai kota, BRI memperkuat
   stop financial experience yang menghubungkan produk       kedekatan produk sekaligus meningkatkan efektivitas
   pembiayaan, simpanan, dan layanan transaksi BRI dalam     komunikasi pemasaran secara langsung kepada target
   satu ekosistem yang mudah diakses oleh nasabah            audiens.
   maupun calon nasabah.
                                                             Untuk meningkatkan daya tarik dan mendorong realisasi
   Melalui BRI Consumer Expo 2025, BRI memberikan            transaksi selama event berlangsung, BRI menghadirkan
   pengalaman langsung kepada pengunjung untuk               sejumlah program promo pembiayaan dan transaksi,
   mengenal,    membandingkan,    dan    memanfaatkan        antara lain:
   berbagai produk konsumer unggulan. Pendekatan             1. Program KPR BRI dengan penawaran suku bunga
   ini bertujuan untuk meningkatkan brand awareness,             special rate guna mendukung kebutuhan kepemilikan
   consideration, serta purchase intention, sekaligus            hunian bagi nasabah.
   memperkuat positioning BRI sebagai bank yang solutif,




236     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 239
                                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                                       2025




    2. Program Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) dengan                                instrumen activation marketing yang dapat meningkatkan
       solusi pembiayaan kendaraan yang kompetitif dan                               engagement dan brand consideration, serta memberikan
       terjangkau.                                                                   kontribusi nyata terhadap pertumbuhan bisnis
    3. Program Travel Hot Deals untuk mendukung kebutuhan                            pembiayaan konsumer BRI.
       perjalanan nasabah melalui transaksi menggunakan
       produk dan instrumen pembayaran BRI.                                     Selain program-program di atas, BRI juga aktif melaksanakan
                                                                                berbagai kegiatan yang ditujukan untuk meningkatkan
    Rangkaian    program    tersebut  dirancang  untuk                          awareness, consideration, conversion, dan loyalty kepada
    mendorong keputusan pembelian secara langsung                               para customer di berbagai segmen, baik dalam bentuk
    sekaligus memperkuat pemanfaatan produk pembiayaan                          kegiatan activation maupun campaign melalui media
    dan transaksi BRI. Melalui BRI Consumer Expo 2025,                          massa, media sosial, media digital dan media lainnya untuk
    BRI berhasil menunjukkan efektivitas event sebagai                          menjangkau target audience untuk setiap produk.

Pangsa Pasar

Posisi BRI dibandingkan dengan industri perbankan dapat dilihat berdasarkan jumlah aset, jumlah dana pihak ketiga, dan jumlah
kredit yang disalurkan.


Tabel Pangsa Pasar BRI dibandingkan Industri Perbankan
                                                                                                                        (bank only, dalam miliar Rupiah)


          Uraian                   Keterangan                 Desember 2025                   Desember 2024             Pertumbuhan yoy (%)

                             Industri Perbankan                    13.646.417                      12.460.955                       9,51%

 Aset                        BRI                                    1.931.536                        1.840.395                     4,95%

                             Pangsa Pasar (%)                          14,15%                          14,77%

                             Industri Perbankan                    8.693.972                         7.831.558                     11,01%

 Kredit                      BRI                                    1.342.674                        1.215.847                    10,43%

                             Pangsa Pasar (%)                         15,44%                           15,52%

                             Industri Perbankan                   10.057.543                         8.837.242                     13,81%

 Dana Pihak Ketiga           BRI                                   1.460.089                         1.360.134                      7,35%

                             Pangsa Pasar (%)                         14,52%                           15,39%

Sumber: Laporan Keuangan BRI Desember 2025; Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan Desember 2025



Pada posisi Desember 2025, Total Aset BRI tercatat sebesar                      Dari sisi penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) BRI tercatat
Rp1.931,54 triliun atau tumbuh sebesar 4,95% secara                             sebesar 1.460,09 triliun, tumbuh sebesar 7,35% secara
year-on-year, sedikit di bawah pertumbuhan Aset Industri                        year-on-year, di bawah pertumbuhan industri perbankan
Perbankan sebesar 9,51% year-on-year. Namun begitu, BRI                         sebesar 13,81%, mencapai Rp10.057,54 triliun, sehingga
masih mencatatkan pangsa pasar yang masih kuat sebesar                          berdampak pada penurunan pangsa pasar BRI menjadi
14,15%.                                                                         14,52%. Pertumbuhan dana pihak ketiga yang lebih rendah
                                                                                dibandingkan industri didorong oleh fokus pertumbuhan
Pada periode yang sama, total kredit BRI tumbuh sebesar                         pada CASA yang tercatat sebesar Rp1.035,02 triliun, tumbuh
10,43% year-on-year hingga mencapai Rp1.342,67 triliun,                         sebesar 12,68% year-on-year, sehingga mendorong rasio
relatif in-line dengan pertumbuhan kredit industri perbankan                    CASA BRI menjadi 70,89%, naik dari tahun 2024 sebesar
sebesar 11,01% year-on-year, mencapai Rp8.693,97 triliun,                       67,54% dan mencapai level tertinggi sepanjang sejarah.
sehingga BRI masih mempertahankan pangsa pasar yang                             Sementara itu, rasio CASA industri tercatat sebesar 63,24%,
baik sebesar 15,44%.                                                            sedikit mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024
                                                                                sebesar 63,39%.




                                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        237
Page 240
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Penanganan Pengaduan Nasabah

Selain strategi pemasaran yang efektif, engagement kepada         (LLM), Sabrina menyediakan layanan terintegrasi yang
nasabah perlu terus dijaga dan ditingkatkan sebagai salah         mencakup pembuatan dan pengecekan status pengaduan,
satu upaya untuk meningkatkan Customer Experience                 pengecekan saldo dan mutasi rekening, pengecekan
nasabah terhadap layanan yang           diberikan, sehingga       limit dan tagihan kartu kredit, reservasi layanan di Kantor
diharapkan dapat mendorong pertumbuhan bisnis BRI. BRI            Cabang BRI, hingga penyediaan informasi lokasi ATM,
terus berupaya menjaga konsistensi layanan yang customer          Kantor Cabang, dan Agen BRILink. Lebih lanjut, Sabrina juga
centric melalui standarisasi kualitas layanan di seluruh          berperan sebagai entry point aktivitas sales melalui fasilitas
jaringan kerja termasuk pada layanan complaint handling           pengajuan dan pengecekan status pengajuan kartu kredit,
yang siap memberikan pelayanan bisnis maupun support              serta penyampaian rekomendasi produk dan program promo
bisnis bagi unit kerja hingga penyelesaian keluhan nasabah        dari merchant BRI. Sepanjang tahun 2025, Sabrina telah
dengan waktu operasional 24 jam selama 7 (tujuh) hari             dapat melayani 45% interaksi dari seluruh channel Contact
seminggu melalui layanan Contact BRI.                             BRI dengan tingkat kepuasan pengguna sebesar 87,37%.


Kemudahan nasabah dalam mengakses layanan Contact BRI             Upaya BRI dalam menjaga konsistensi kualitas layanan untuk
menjadi fokus improvement dalam meningkatkan layanan              memenuhi berbagai macam kebutuhan transaksi nasabah
Contact BRI, dengan mengembangkan menu pengaduan                  mendapatkan apresiasi dalam survey “Bank Service
secara self-service yaitu dengan menghadirkan Pusat Bantuan       Excellence Monitor (BSEM) 2025”. Survei yang dilakukan
yang dapat diakses melalui aplikasi BRImo dan Virtual Assistant   oleh lembaga riset MRI bekerjasama dengan Majalah
BRI “Sabrina” melalui aplikasi Whatsapp di nomor 0812 1214 017.   Infobank ini menunjukkan peningkatan kinerja pada sejumlah
Selain itu, BRI juga telah menghadirkan layanan bebas pulsa       aspek layanan BRI sebagai berikut:
berbasis Voice Over Internet Protocol (VOIP) melalui aplikasi     1. The Best Conventional Bank in Service Excellence for 15
BRImo untuk nasabah guna melayani complaint handling yang             Consecutive Years (Diamond)
dapat diakses nasabah dan masyarakat.                             2. The Best Conventional Bank in Service Excellence for 5
                                                                      Consecutive Years (Golden)
BRI terus melakukan continuous improvement terhadap               3. The Best Conventional Bank in Service Excellence -
perbaikan proses bisnis dan percepatan penyelesaian                   Digital Channel
pengaduan nasabah dengan menerapkan teknologi Artificial          4. The Best Conventional Bank in Service Excellence -
Intelligence (AI) dan Robotic Processing Automation (RPA)             E-mail
dalam memonitor Service Level Agreement (SLA). Sejak tahun        5. The Best Conventional Bank in Service Excellence - Live
2024, BRI juga telah memulai untuk melakukan implementasi             Chat
inovasi untuk peningkatan kualitas layanan pengaduan              6. The 2nd Best Conventional Bank in Service Excellence
nasabah atau Customer Handling Management yang                    7. The 2nd Best Conventional Bank in Service Excellence -
mencakup aspek people, process, dan system. Secara rata-              Contact Center
rata, penanganan pengaduan nasabah mengalami percepatan           8. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence - Digital
Average Handling Time (AHT) sebesar 11% dan percepatan                Branch
Service Level Agreement (SLA) sebesar 22%. Penanganan             9. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence - Chatbot
pengaduan nasabah yang dapat diselesaikan langsung pada           10. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence - Call
kesempatan pertama atau First Contact Resolution (FCR)                Center
meningkat sebesar 3% dari periode sebelum implementasi.           11. The 2nd Best Conventional Bank in Excellence - Social
Dari sisi nasabah, berdasarkan survei, tingkat keinginan              Media
nasabah untuk merekomendasikan layanan pengaduan BRI
atau Net Promoter Score (NPS) meningkat sebesar 9,64%             Selain itu, dalam upaya mendorong inovasi layanan baik
dan tingkat kepuasan nasabah terhadap layanan pengaduan           secara individu ataupun organisasi untuk memberikan
Nasabah atau Customer Satisfaction Index (CSI) meningkat          layanan pengaduan terbaik, BRI juga ikut aktif berpartisipasi
sebesar 7,87% setelah implementasi dilakukan.                     dalam ajang kompetisi Contact Center baik Tingkat Asia
                                                                  Pasifik maupun tingkat Nasional. Dalam ajang kompetisi
BRI menghadirkan Sabrina sebagai bagian dari inisiatif            The Contact Center Asia Pacific Awards, BRI meraih medali
conversational banking dengan kapabilitas yang semakin            Platinum untuk kategori Business Contribution. Sementara
diperluas, sehingga tidak hanya berperan sebagai Virtual          dalam Kompetisi The Best Contact Center Indonesia Tahun
Assistant namun juga berperan sebagai Virtual Relationship        2025, BRI meraih pencapaian Runner Up dengan perolehan
Manager (Virtual RM) dalam mendukung pengelolaan akun             43 medali yang terdiri dari 12 (dua belas) medali Platinum,
serta pemenuhan kebutuhan perbankan nasabah secara                15 (lima belas) medali Gold, 10 (sepuluh) medali Silver dan 6
menyeluruh. Didukung teknologi Large Language Model               (enam) medali Bronze.




238      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 241
                                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                                               2025




Dalam penanganan pengaduan nasabah, BRI melaksanakan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan untuk memberikan
solusi yang cepat, tepat, dan memuaskan bagi nasabah. Pada tahun 2025, BRI telah menyelesaikan pengaduan nasabah
sebagai berikut:


Tabel Publikasi Penanganan Pengaduan Tahun 2025

                                             Selesai                     Dalam Proses                  Tidak Selesai
            Jenis Transaksi                                                                                                     Jumlah
 No
              Keuangan                                                                                                        Pengaduan
                                    Jumlah        Persentase       Jumlah          Persentase      Jumlah      Persentase

  1.     Kartu Kredit                    3.387      99,62%               13            0,38%          0           0,00%               3.400

  2.     Produk/Jasa Bank Lainnya         1.729     99,94%                1            0,06%          0           0,00%               1.730

  3.     Simpanan                        46.164    100,00%               2             0,00%          0           0,00%              46.166

  4.     ATM/CRM                     647.196       100,00%               7             0,00%          0           0,00%          647.203

  5.     E-banking                   561.390        99,95%           268               0,05%          0           0,00%              561658

  6.     Kredit Tanpa Agunan              1.254     99,44%               7             0,56%          0           0,00%               1.261

         Pinjaman (Modal Kerja,
  7.                                       856      99,88%                1            0,12%          0           0,00%                857
         Investasi, Konsumer)

         Grand Total                1.261.976       99,98%           299               0,02%          0           0,00%        1.262.275



BRI dalam memberikan pengalaman layanan yang optimal, telah menyelesaikan pengaduan dengan tingkat penyelesaian
pengaduan nasabah mencapai 99,98% dari total pengaduan seluruh tiket. Untuk tiket yang sedang dalam proses, BRI berkomitmen
untuk memastikan tiket dapat diselesaikan sesuai dengan ketentuan Service Level Agreement (SLA). Untuk itu, BRI akan terus
berupaya memberikan layanan terbaik bagi nasabah dengan menjaga kecepatan dan kualitas dalam penyelesaian pengaduan.


Pengaduan nasabah akan diproses sebagaimana alur berikut:


 Nasabah mendatangi Kantor BRI terdekat            Petugas BRI melakukan verifikasi dan                Petugas BRI mencatat pengaduan
     atau menghubungi Contact BRI.                   menerima pengaduan nasabah.                            nasabah pada sistem.




                        1                                            2                                                 3



                        6                                            5                                                 4




         Persetujuan dan banding hasil                 Penyampaian hasil penyelesaian                 Petugas BRI melakukan pengecekan
       penyelesaian pengaduan nasabah.                      pengaduan nasabah.                       transaksi sesuai pengaduan nasabah.



BRI telah menetapkan prosedur standar dalam penanganan                        layanan Contact BRI. Selanjutnya, petugas melakukan
pengaduan nasabah yang dilaksanakan secara terstruktur,                       verifikasi awal untuk memastikan kelengkapan informasi
transparan, dan berorientasi pada penyelesaian yang                           dan keabsahan pengaduan yang disampaikan. Setelah
efektif. Dalam setiap tahapan penanganan pengaduan, BRI                       pengaduan dinyatakan lengkap, petugas mencatat dan
menerapkan Service Level Agreement (SLA) sebagai bentuk                       mendokumentasikan pengaduan tersebut ke dalam
janji layanan serta komitmen BRI untuk memastikan tindak                      Customer Relationship Management System. Berdasarkan
lanjut dan penyelesaian pengaduan dilakukan secara tepat                      hasil verifikasi dan analisis, petugas kemudian melakukan
waktu, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.                     langkah-langkah penyelesaian sesuai dengan ketentuan,
                                                                              prosedur, serta SLA yang telah ditetapkan. Setelah proses
Proses pengaduan diawali dengan penyampaian pengaduan                         penyelesaian selesai, hasil penanganan pengaduan
oleh nasabah melalui kantor BRI terdekat atau melalui                         disampaikan kepada nasabah secara jelas dan tepat waktu.




                                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     239
Page 242
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan, BRI             •   Apabila nasabah tetap tidak dapat menerima hasil
juga menerima dan menindaklanjuti umpan balik (feedback)                    penyelesaian pengaduan setelah tahap banding, nasabah
dari nasabah terkait penyelesaian pengaduan yang telah                      dapat mengajukan permohonan penyelesaian pengaduan
diberikan.                                                                  di pengadilan atau luar pengadilan. Penyelesaian
                                                                            pengaduan di luar pengadilan dapat dilakukan melalui
Pada penyampaian hasil penyelesaian, nasabah dapat                          mediasi maupun arbitrase kepada Regulator, Lembaga
menyepakati ataupun tidak menyepakati hasil penyelesaian                    Alternatif Penyelesaian Sengketa Sektor Jasa Keuangan
pengaduan sehingga:                                                         (LAPS SJK), atau lembaga lainnya.
• Jika sepakat, maka pengaduan dianggap selesai.
• Apabila tidak sepakat, nasabah dapat mengajukan                       Pengaduan nasabah akan diselesaikan sesuai waktu yang
   penyelesaian pengaduan melalui tahapan banding ke                    ditetapkan sepanjang dokumen pendukung telah diterima
   BRI.                                                                 BRI secara lengkap.

Tabel Jenis dan Jangka Waktu Penyelesaian Pengaduan

  Jenis Pengaduan                                         Jangka Waktu Penyelesaian Pengaduan

                          5 (lima) hari kerja.
                          Catatan:
                          • Permintaan informasi mengenai produk dan/atau jasa yang dimanfaatkan oleh nasabah dan/atau ketentuan
 Pengaduan Lisan
                             internal BRI mengenai produk dan/atau jasa yang disediakan oleh BRI;
                          • Tata cara pengaduan nasabah;
                          • Informasi lain mengenai produk dan/atau jasa yang perlu diketahui oleh nasabah.

                          10 hari kerja.
                          Jangka waktu penyelesaian dapat diperpanjang 10 hari kerja berikutnya, apabila:
                          • Kantor BRI yang menerima pengaduan tidak sama dengan Kantor BRI tempat terjadinya permasalahan yang
 Pengaduan Tertulis
                             diadukan;
                          • Pengaduan yang disampaikan oleh nasabah memerlukan penelitian khusus terhadap dokumen BRI; dan/atau
                          • Terdapat hal-hal lain yang berada di luar kendali BRI.

 Penyelesaian pengaduan di luar jangka waktu di atas dapat dilakukan oleh BRI jika:
 • Penyelesaian pengaduan memerlukan tindak lanjut oleh pihak lain; dan/atau
 • Tindak lanjut yang dilakukan oleh pihak lain berpengaruh terhadap jangka waktu penyelesaian pengaduan oleh BRI.




Dalam hal BRI membutuhkan dokumen pendukung atas                        BRI berhak menolak menangani pengaduan nasabah jika:
pengaduan yang disampaikan nasabah secara lisan, BRI                    a. nasabah tidak melengkapi dokumen pendukung yang
berhak meminta kepada nasabah untuk menyampaikan                            dipersyaratkan sesuai dengan jangka waktu yang telah
pengaduan secara tertulis dengan melampirkan dokumen                        ditetapkan.
pendukung yang dibutuhkan.                                              b. Pengaduan sebelumnya telah diselesaikan oleh BRI.
                                                                            Pengaduan yang telah mendapatkan penyelesaian terdiri
BRI akan menangani pengaduan secara tertulis dalam hal                      atas:
nasabah telah melengkapi dokumen pendukung seperti:                         - Pengaduan yang mencapai kesepakatan; atau
a. Identitas nasabah/perwakilan nasabah, yang paling                        - Pengaduan yang tidak mencapai kesepakatan.
   sedikit memuat:                                                      c. Pengaduan tidak terkait dengan kerugian dan/atau
   - Nama lengkap nasabah dan/atau perwakilan                               potensi kerugian materiil, wajar, dan secara langsung
       nasabah;                                                             sebagaimana tercantum dalam perjanjian dan/atau
   - Alamat tempat tinggal sesuai dengan dokumen                            dokumen transaksi.
       identitas nasabah dan/atau perwakilan nasabah dan                d. Pengaduan yang tidak terkait dengan produk dan/atau
       alamat tempat tinggal lain (jika ada); dan                           layanan yang dikeluarkan oleh BRI dikecualikan untuk
   - Nomor telepon nasabah dan/atau perwakilan                              kerja sama dengan pihak lain.
       nasabah yang dapat dihubungi.                                    e. Pengaduan sedang dalam proses atau telah diputus
b. Jenis dan tanggal transaksi;                                             lembaga peradilan secara perdata.
c. Permasalahan yang diadukan;
d. Dokumen lain, seperti surat kuasa (khusus jika nasabah
   mewakilkan proses pengaduan kepada perwakilan
   nasabah) ataupun dokumen yang berkaitan langsung
   dengan permasalahan yang diajukan.




240      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 243
                                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                                             2025




Tinjauan Operasi Per Segmen Usaha

Segmen adalah bagian yang dapat dibedakan dari BRI dan                              (segmen operasi) yang terbagi atas kelompok mikro, ritel,
entitas anak yang terlibat baik dalam menyediakan produk                            korporasi, lainnya dan entitas anak, serta berdasarkan
tertentu (segmen operasi), maupun dalam menyediakan                                 segmen geografis. Segmen geografis meliputi penyediaan
produk pada lingkungan ekonomi tertentu (segmen                                     barang maupun jasa di dalam lingkungan ekonomi tertentu
geografis), yang memiliki risiko dan imbalan yang berbeda                           yang memiliki risiko serta tingkat pengembalian yang
dengan segmen lainnya. BRI dan entitas anak menyajikan                              berbeda dengan segmen operasi lainnya yang berada dalam
segmen usaha berdasarkan laporan internal konsolidasian                             lingkungan ekonomi lain. Segmen geografis BRI dibagi
yang disajikan kepada pengambil keputusan operasional                               berdasarkan wilayah Indonesia, Amerika Serikat, Hong Kong,
yaitu Direksi. BRI telah mengidentifikasi dan mengungkapkan                         Singapura, Timor Leste dan Taiwan.
informasi keuangan berdasarkan kegiatan bisnis utama




                                                                                                    SEGMEN USAHA




                                                         SEGMEN OPERASI                                                                  SEGMEN GEOGRAFIS




        Segmen                     Segmen                     Segmen                      Segmen                     Entitas
                                                                                                                                              Indonesia
         Mikro                      Ritel                    Korporasi                    Lainnya                     Anak



                                   Bisnis Small,
                                                                                                                     PT Bank Raya
          Bisnis Mikro               Medium,                 Bisnis Korporasi             Bisnis Treasury                                   Amerika Serikat
                                                                                                                     Indonesia Tbk
                                  and Commercial



        Layanan BRILink             Bisnis Kredit                                          International               BRI Global
                                                              Bisnis Institusi                                                                Singapura
             Agen                    Konsumer                                                Business              Financial Services



        Program Social                                                                      Bisnis Jasa
                                                                 Bisnis
       Entrepreneurship          Bisnis Ritel Funding                                     Penunjang Pasar         PT Asuransi BRI Life       Timor Leste
                                                           Transaction Banking
        dan Incubation                                                                         Modal



                                    Bisnis Ritel              Bisnis Sindikasi,                                   PT BRI Multifinance
                                                                                             Lainnya*)                                        Hong Kong
                                    Transaction             Properti dan Farmasi                                      Indonesia



                                                                                                                   PT BRI Danareksa
                                                                                                                                                Taiwan
                                                                                                                       Sekuritas



                                                                                                                    PT BRI Ventura
                                                                                                                      Investama



                                                                                                                    PT BRI Asuransi
                                                                                                                       Indonesia



                                                                                                                   PT Permodalan
                                                                                                                   Nasional Madani




                                                                                                                     PT Pegadaian




                                                                                                                  PT BRI Manajemen
*)
     Termasuk pendapatan dan beban dari aktivitas penyertaan selain penyertaan pada                                   Investasi
     perusahan anak serta pendapatan dan beban yang tidak dialokasikan ke segmen bisnis




                                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      241
Page 244
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Segmen Operasi

Penjelasan dan Produktivitas Segmen Operasi                  Segmen Mikro

Untuk kepentingan manajemen, BRI diorganisasikan ke          Segmen mikro ditujukan untuk melayani kebutuhan produk
dalam 5 (lima) segmen operasional berdasarkan produk         dan jasa perbankan nasabah individual dan pengusaha mikro
sebagai berikut:                                             dalam rangka pemberdayaan usaha masyarakat. Segmen
• Segmen Mikro                                               mikro meliputi Bisnis Mikro, Layanan BRILink dan Program
• Segmen Ritel                                               Social Entrepreneurship and Incubation
• Segmen Korporasi
• Segmen Lainnya
• Entitas Anak




                                            RINGKASAN KINERJA BISNIS MIKRO



   Kinerja Bisnis Mikro BRI sepanjang tahun 2025 berfokus    2. Peningkatan kualitas proses bisnis melalui
   pada percepatan pemulihan kualitas aset serta proses         digitalisasi proses bisnis serta penyempurnaan tata
   enhancement bisnis proses dan risk manajemen serta           kelola proses operasional dan kredit.
   empower human capital. Progres pemulihan secara           3. Optimalisasi produktivitas Mantri melalui pengelolaan
   gradual telah menampakkan hasil yang positif dan             rasio kelolaan dan ticket size yang sehat.
   diharapkan mampu terus berada dalam koridor yang          4. Penguatan early collection dan kontrol risiko
   diharapkan.                                                  downgrade.
                                                             5. Ekspansi berbasis ekosistem melalui integrasi PNM,
   Bisnis Mikro tetap menjadi fokus utama dalam                 Pegadaian, dan UMKM Naik Kelas.
   pertumbuhan bisnis Perseroan kedepannya, kontribusi       6. Pengembangan klaster usaha dan value chain
   Mikro ditengah kondisi yang menantang tetap tercatat         financing.
   sebagai kontributor tertinggi diantara segmen lain, ke    7. Optimalisasi BRILink Agen sebagai perpanjangan
   depan seiring dengan proses perbaikan yang semakin           layanan inklusi keuangan.
   sempurna kontribusi terhadap profitabilitas Perseroan     8. Peningkatan literasi dan penetrasi transaksi digital di
   akan semakin optimal.                                        desa dan komunitas produktif.

   Namun demikian, dari sisi portofolio kami tetap           Transformasi ekosistem menjadi motor pertumbuhan
   melakukan penyaluran kredit untuk memastikan              baru melalui penguatan BRILink Agen, Rumah BUMN,
   nasabah mendapatkan akses financial. Penyaluran           Desa BRILian, serta kolaborasi lintas entitas BRI Group,
   kredit dilakukan secara selektif dengan menjaga           yang tidak hanya memperluas akses pembiayaan,
   keseimbangan antara ekspansi dan kualitas aset,           tetapi juga mendorong literasi keuangan, peningkatan
   memperkuat early warning system, pengendalian             transaksi digital, dan pengembangan UMKM berbasis
   downgrade kolektibilitas, serta optimalisasi collection   klaster serta komunitas.
   dan restrukturisasi guna menjaga stabilitas NPL dan
   sustainabilitas bisnis dalam jangka panjang.              Ke depan, arah strategis 2026 diarahkan pada
                                                             pertumbuhan yang lebih sehat dan inklusif melalui
   Strategi segmen mikro tahun 2025 difokuskan pada          penguatan governance kredit, peningkatan kualitas
   delapan pilar utama, yaitu:                               pembiayaan produktif, optimalisasi ekosistem desa
   1. Penguatan      budaya     kredit sebagai    fondasi    dan klaster usaha, sinergi dengan kementerian dan BRI
       pertumbuhan bisnis mikro yang sehat, antara lain      Group, serta akselerasi digitalisasi proses bisnis untuk
       melalui penataan dan pengendalian aktivitas harian    memastikan bisnis mikro tetap menjadi pilar utama
       serta peningkatan kualitas human capital.             pertumbuhan BRI yang berkelanjutan.




242     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 245
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




BISNIS MIKRO                                                    terkait transaksi non tunai. BRI berkomitmen untuk terus
Pada tahun 2025, kinerja bisnis Mikro BRI difokuskan pada       meningkatkan literasi masyarakat mengenai transaksi non
percepatan pemulihan kualitas aset diiringi dengan proses       tunai, khususnya melalui QRIS, agar penggunaan sistem
revitalisasi bisnis proses, peningkatan manajemen risiko        pembayaran yang terpadu ini semakin meluas. BRI meyakini
serta empowerment human capital untuk memastikan                bahwa dengan menyediakan solusi pembayaran yang
keberlanjutan segmen Mikro kedepannya. Namun demikian,          sederhana dan aman melalui QRIS, pelaku usaha mikro dapat
ditengah proses tersebut kami tetap memastikan nasabah          mengoptimalkan potensi bisnisnya, yang pada gilirannya
dapat mampu melakukan akses finansial secara baik, di           akan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional
Tengah kondisi ekonomi yang juga menantang kami tercatat        serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
tetap menyalurkan kredit dengan tetap berlandaskan
pada asas selektif dan kehati-hatian yang baik sehingga         Selain itu untuk enabler percepatan pencapaian ekonomi
pertumbuhan kredit mampu memiliki profitabilitas dan            inklusif, BRI menggabungkan jaringan konvensional, jaringan
kualitas yang baik.                                             hybrid, serta jaringan digital bersama dengan Holding UMI
                                                                seperti Senyum Co-Location, BRILink Agen, e-channel ATM
Pada tahun 2025 tercatat kami menyalurkan kredit Mikro          dan CRM yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Pada
sebesar Rp284,54 triliun dengan rincian kupedes sebesar         tahun 2025, produk-produk pinjaman bisnis mikro yang
Rp105,44 triliun, KUR sebesar Rp158,84 triliun dan BRIGuna      ditawarkan kepada nasabah mikro adalah Kupedes, BRIguna
Mikro sebesar Rp20,26 triliun. Penyaluran ini merupakan bukti   Mikro, Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mikro dan Kredit Program
bahwa BRI tetap hadir ditengah masyarakat dan mendukung         Perumahan (KPP).
pertumbuhan ekonomi di sektor mikro khususnya. Kedepan,
kami memastikan akan secara konsisten memperkuat                Produk dan Layanan Bisnis Mikro diantaranya sebagai
peranan sebagai mitra utama pelaku usaha mikro di Indonesia     berikut:
dengan terus menghadirkan layanan keuangan yang relevan,        1. Kupedes
mudah diakses, dan terintegrasi.                                    Merupakan kredit yang bersifat umum dengan pinjaman
                                                                    sebesar sampai dengan Rp500 juta per debitur dengan
Kedepan, untuk mampu semakin granular dalam penetapan               jangka waktu maksimum 120 bulan yang dapat digunakan
potensi pertumbuhan kami akan memperkuat alat                       untuk tujuan kebutuhan modal kerja dan/atau investasi
pengukuran dari berbagai indikator dan alat pemantauan              kepada debitur individu/perorangan yang memenuhi
untuk semakin memahami kondisi dan ekspektasi pelaku                persyaratan.
usaha mikro terhadap perkembangan ekonomi nasional,             2. KUR Mikro
termasuk salah satunya penguatan BRI Micro and SME                  Merupakan fasilitas pembiayaan bagi para pengusaha
Index (BMSI). Indeks ini digunakan untuk mengukur aktivitas         mikro pemula dengan pinjaman sebesar Rp10 juta-Rp100
usaha, sentiment, serta optimisme pelaku UMKM, sehingga             juta per debitur yang dapat berupa Kredit Modal Kerja
menjadi dasar bagi Perseroan dalam Menyusun kebijakan               (KMK) dengan maksimum masa pinjaman 3 (tiga) tahun
dan pendekatan bisnis mikro yang lebih adaptif terhadap             dan atau Kredit Investasi (KI) dengan maksimum masa
kondisi ekonomi yang berkembang.                                    pinjaman 5 (lima) tahun
                                                                3. Kredit Program Perumahan (KPP)
BRI juga telah merancang berbagai strategi untuk                    Merupakan fasilitas pembiayaan investasi dan/atau
meningkatkan penetrasi layanan keuangan selama tahun                modal kerja yang diberikan kepada usaha mikro, kecil,
2025, termasuk melalui pengembangan sistem transaksi                dan menengah berupa perseorangan atau badan usaha
micropayment. Salah satu langkah utama adalah menjalin              yang dilakukan dalam rangka mendukung pencapaian
kerja sama dengan para pedagang untuk mendorong                     program prioritas di bidang perumahan. Kredit Program
implementasi transaksi non tunai (cashless) melalui                 Perumahan yang disalurkan pada segmen mikro berupa
penggunaan instrumen Quick Response Code Indonesian                 kredit investasi dengan jumlah plafon pinjaman di atas
Standard (QRIS) BRI. Sejalan dengan semakin meningkatnya            Rp10 juta sampai dengan Rp500 juta.
transaksi digital, BRI hadir dengan menyediakan solusi          4. BRIguna Mikro
pembayaran yang aman bagi masyarakat. BRI memiliki                  Merupakan kredit multiguna mikro yang ditujukan kepada
kesiapan infrastruktur untuk mengedukasi masyarakat                 segmen berpenghasilan tetap.




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   243
Page 246
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Mikro

                                                                                                       Pertumbuhan
                      Uraian                           2025                    2024
                                                                                                Nominal               %


                           (1)                           (2)                    (3)           (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Outstanding (OS) Kredit
                                                         470.772              491.220             (20.448)           (4,16%)
 (dalam miliar Rupiah)

   Kupedes                                               175.595              200.223             (24.628)          (12,30%)

   KUR Mikro                                            235.389                231.294               4.095             1,77%

   BRIguna Mikro                                          59.787                59.703                 84              0,14%

 Debitur
                                                           12,39                 13,08                0,68           (5,24%)
 (dalam juta orang)

   Kupedes                                                     3,94               4,50                0,57          (12,39%)

   KUR Mikro                                                   8,02                8,11               0,09            (1,16%)

   BRIguna Mikro                                               0,43               0,46                0,03            (7,12%)



Pada tahun 2025, Outstanding kredit bisnis mikro tercatat             kontribusinya bagi BRI yang mana akan selalu seiring dengan
sebesar Rp470,77 triliun atau secara nominal masih                    peningkatan kontribusi kepada masyarakat.
tercatat sebagai yang tertinggi dari seluruh segmen di BRI.
Kupedes mencatatkan outstanding sebesar Rp175,60 triliun              Strategi Bisnis Mikro Tahun 2025
dengan total debitur sebesar 3,94 juta, kemudian terdapat             Bisnis mikro merupakan kompetensi inti BRI yang telah
KUR dengan outstanding sebesar Rp235,39 triliun dengan                dibangun secara berkelanjutan melalui pengalaman panjang,
kelolaan debitur sebesar 8,02 juta orang dan disusul dengan           jaringan layanan yang luas, serta kapabilitas sumber daya
BRIGuna atau kredit berbasis payroll ini mampu mencatatkan            manusia yang menjangkau hingga ke tingkat paling dekat
outstanding sebesar Rp59,79 triliun dengan jumlah kelolaan            dengan pelaku usaha. Di tengah dinamika ekonomi yang
debitur hampir mencapai setengah juta jiwa.                           terus berubah dan semakin kompleks, pengelolaan bisnis
                                                                      mikro ke depan menuntut pendekatan yang lebih disiplin,
Pada sisi kualitas aset, pada tahun 2025 BRI terus melakukan          adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan. Perubahan
percepatan penyelesaian kredit bermasalah yang tercermin              perilaku nasabah, meningkatnya alternatif layanan keuangan
dari peningkatan rasio Non-Performing Loan (NPL) dari                 berbasis teknologi, serta tuntutan terhadap kualitas
2,85% pada tahun 2024 menjadi 3,93% pada tahun                        pertumbuhan mendorong BRI untuk melakukan penguatan
2025. Namun begitu, inisiatif-inisiatif untuk mendorong               fundamental bisnis mikro secara menyeluruh.
perbaikan kualitas kredit mulai menunjukkan hasil yang
positif, sebagaimana tercermin pada rasio Special Mention             Sejalan dengan arah pengembangan bisnis mikro yang
Loan (SML) yang mengalami penurunan dari 6,20% pada                   berfokus pada pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan,
tahun 2024 menjadi 5,60% pada tahun 2025. Perbaikan                   BRI menetapkan strategi bisnis mikro tahun 2025 dengan
ini menjadi sinyal positif bahwa strategi dan inisiatif yang          menitikberatkan pada penguatan fundamental, perbaikan
diimplementasikan telah mampu memberikan hasil yang baik              budaya kredit, serta peningkatan kualitas portofolio dan
secara bertahap.                                                      produktivitas organisasi. Strategi tersebut diwujudkan
                                                                      melalui beberapa langkah utama sebagai berikut:
Secara keseluruhan, meskipun di tengah proses perbaikan               1. Penguatan budaya kredit sebagai fondasi pertumbuhan
kualitas aset dan penyelarasan bisnis proses ditambah                     bisnis mikro yang sehat, melalui penataan dan
dengan kondisi ekonomi yang menantang, segmen mikro                       pengendalian aktivitas harian yang dirancang dan
masih mencatatkan profitabilitas yang baik disertai dengan                dimonitor secara sistematis oleh pemimpin unit kerja,
perbaikan yang terus membuahkan hasil yang positif kami                   guna memastikan proses bisnis berjalan secara disiplin,
yakin kedepan segmen mikro akan semakin memperbesar                       konsisten, dan selaras dengan prinsip kehati-hatian.




244       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 247
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




2. Meningkatkan kualitas proses bisnis antara lain melalui        Agen yang mendorong jangkauan layanan keuangan
   penyempurnaan kebijakan revitalisasi seluruh tenaga            hingga daerah yang paling terpencil. BRI juga memiliki
   pemasar di segmen mikro, baik kepada Mantri maupun             1,035 unit Senyum Co-location yang mengkombinasikan
   jabatan Manajer Bisnis Mikro (MBM).                            layanan dari BRI, PNM dan Pegadaian sebagai bagian
3. Meningkatkan kualitas human capital antara lain reploting      Holding UMi untuk memberikan akses keuangan yang
   kepala BRI Unit berdasarkan kesesuaian perilaku dengan         terintegrasi antar entitas tersebut. Sebagai pelengkap,
   tuntutan wilayah (urban dan rural), penambahan fungsi          BRI Group juga memiliki lebih dari 74 ribu financial
   dan tugas Supervisor Operasional dan Layanan (SOL) BRI         advisors yang terdiri dari 27 ribu Mantri BRI, lebih dari
   unit untuk memperkuat fungsi operasional dan layanan           3 ribu tenaga pemasar pegadaian dan lebih dari 43 ribu
   di BRI Unit, serta implementasi Field Collection untuk         account officer PNM.
   mengakselerasi recovery pinjaman yang telah dihapus buku    2. Digitalized Business Process
   dan pengendalian kualitas kredit.                              Dalam rangka untuk meningkatkan produktivitas serta
4. Penyempurnaan tata kelola proses operasional dan               memperkuat manajemen risiko di segmen mikro, BRI telah
   kredit, termasuk pemenuhan dan penataan fungsi                 melakukan digitalisasi proses bisnis antara lain melalui
   operasional layanan untuk memastikan pemisahan peran           pengembangan BRISPOT loan underwriting application.
   antara aktivitas layanan operasional dan pengelolaan           BRISPOT bertindak sebagai katalis untuk mendorong
   kredit, sehingga kualitas layanan dan pengendalian risiko      sinergi dan produktivitas Mantri melalui digitalisasi
   dapat berjalan lebih optimal.                                  aspek kredit maupun non-kredit yang terintegrasi.
5. Penerapan prinsip kehati-hatian dalam pengambilan              Untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan,
   keputusan kredit, serta peningkatan akurasi penilaian          pada tahun 2025, BRI terus melakukan penyempurnaan
   usaha nasabah, serta meminimalkan potensi risiko sejak         BRISPOT melalui peningkatan kualitas pipeline serta fitur
   tahap awal penyaluran.                                         perencanaan aktivitas harian.
6. Penyesuaian alokasi target bisnis berbasis potensi          3. Senyum Mobile
   dan kualitas wilayah, melalui pembagian target yang            Holding UMi bertujuan untuk menggabungkan entitas-
   mempertimbangkan potensi pasar, tingkat saturasi, serta        entitas utama yang dapat mengembangkan segmen
   kualitas portofolio kredit pada masing-masing unit kerja,      ultra mikro dengan lebih baik. Ekosistem ultra mikro akan
   sehingga pertumbuhan bisnis dapat dikelola secara lebih        membantu journey kenaikan kelas masyarakat segmen
   proporsional dan berkelanjutan.                                ultra mikro menuju segmen mikro. Ekosistem ultra mikro
7. Penguatan aktivitas pemulihan dan pengendalian kualitas        akan memainkan peran penting dalam meningkatkan
   kredit, melalui optimalisasi recovery atas nasabah yang        lanskap segmen ultra mikro di Indonesia. Oleh karena itu
   telah dihapus buku serta collection melalui peningkatan        BRI membuat aplikasi Senyum Mobile yang merupakan
   fokus terhadap penanganan debitur bermasalah sebagai           suatu platform digital sales terintegrasi yang digunakan
   bagian dari upaya menjaga kualitas aset dan menekan            oleh tenaga pemasar untuk melakukan pemasaran
   pembentukan kredit bermasalah baru.                            produk lintas entitas (BRI, PNM dan Pegadaian).
                                                               4. Executive Dashboard
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Mikro                    Executive dashboard adalah sebuah platform inovatif
Peningkatan kinerja kredit dan dana pihak ketiga bisnis           yang dirancang untuk mendukung pengembangan
mikro selama tahun 2025 tak lepas dari upaya BRI yang telah       wilayah secara terintegrasi dan berbasis data, dengan
melakukan berbagai inovasi. Inovasi dimaksud antara lain:         pendekatan bertahap yang terus berkembang. Dimulai
1. Jaringan Layanan yang Luas dan Terintegrasi                    dari tahun 2021, platform ini memanfaatkan data
   Topografi Indonesia sebagai negara kepulauan yang              internal BRI seperti tabungan, pinjaman, kualitas kredit,
   memiliki lebih dari 17 ribu pulau menimbulkan tantangan        bantuan sosial, akun kelolaan, dan churn-out modeling
   tersendiri untuk melakukan distribusi layanan keuangan         untuk membangun fondasi data yang kuat. Pada tahun
   di Indonesia. Dalam hal ini BRI memiliki keunggulan            2022, platform ini dirancang untuk meningkatkan
   kompetitif dari segi jaringan layanan yang luas dan            wawasan dengan mengidentifikasi profil wilayah melalui
   terintegrasi sehingga memberikan kesempatan bagi               penambahan data persentase literasi keuangan, jumlah
   nasabah, baik segmen mikro maupun ultra mikro untuk            pinjaman, serta jumlah pemegang akun di setiap wilayah.
   mendapatkan akses atas produk dan layanan perbankan            Selanjutnya, executive dashboard menghadirkan
   serta jasa keuangan lainnya, beyond banking. Secara            integrasi data penetrasi smartphone per wilayah,
   group, BRI memiliki lebih dari 15 ribu unit yang tersebar      memberikan analisis yang lebih mendalam terhadap
   di seluruh Indonesia, termasuk lebih dari 6.300 BRI            potensi dan kebutuhan lokal. Di tahun 2025 executive
   Unit Mikro & Teras, 4.100 cabang Pegadaian, serta              dashboard dilakukan penguatan dimana saat ini dapat
   lebih dari 4.600 cabang PNM. Komitmen BRI untuk                mengidentifikasi potensi bisnis per wilayah hingga level
   terus memperluas layanan kepada Masyarakat juga                desa. Dengan executive dashboard, aktivitas bisnis
   ditunjukkan dari perluasan jaringan melalui 6 BRI Teras        dapat disesuaikan dengan pola aktivitas transaksi
   Mobile, 4 Teras Kapal serta lebih dari 1,19 juta BRILink




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   245
Page 248
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   masyarakat dan produktivitas wilayah, sehingga aktivitas       Sejalan dengan prospek bisnis mikro yang tetap positif serta
   bisnis dapat lebih presisi dan efisien. Platform ini menjadi   kebutuhan untuk membangun pertumbuhan yang lebih
   solusi strategis yang menggabungkan teknologi dan data         sehat dan berkelanjutan, BRI menetapkan sejumlah langkah
   untuk menciptakan peluang pertumbuhan berkelanjutan,           strategis dalam pengembangan bisnis mikro tahun 2026
   memberdayakan desa, dan meningkatkan inklusi                   sebagai berikut:
   keuangan di seluruh wilayah Indonesia.                         1. Penguatan budaya kredit sebagai fondasi utama
                                                                      pertumbuhan bisnis mikro, melalui peningkatan disiplin
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Mikro Tahun 2026                    proses bisnis, pengendalian aktivitas harian yang lebih
Segmen bisnis mikro akan tetap menjadi segmen dengan                  terstruktur, serta penguatan peran pimpinan unit kerja
portofolio terbesar di BRI dan memiliki peran strategis               dalam memastikan konsistensi penerapan prinsip kehati-
dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. Struktur                hatian di seluruh jaringan bisnis mikro.
perekonomian Indonesia yang masih didominasi oleh pelaku          2. Peningkatan kualitas dan produktivitas portofolio kredit
usaha mikro dan ultra mikro memberikan ruang pertumbuhan              mikro, dengan mengarahkan pertumbuhan pembiayaan
yang signifikan bagi pengembangan bisnis mikro ke depan.              pada segmen dan produk yang memiliki profil risiko
Selain itu, proyeksi demografi Indonesia yang didominasi              dan imbal hasil yang lebih terkelola, serta memastikan
oleh penduduk usia produktif turut menjadi faktor pendukung           pertumbuhan portofolio dilakukan secara terkontrol dan
keberlanjutan aktivitas usaha mikro dalam jangka menengah             berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.
hingga panjang. Sejalan dengan hal tersebut, berbagai             3. Penyempurnaan tata kelola dan proses pengambilan
indikator ekonomi dan sentimen usaha menunjukkan bahwa                keputusan kredit, termasuk penerapan On The Spot
potensi pertumbuhan UMKM masih terbuka, meskipun                      (OTS) secara konsisten pada seluruh proses pemutusan
dihadapkan pada tantangan perubahan perilaku konsumen,                kredit, pemenuhan fungsi operasional layanan untuk
dinamika daya beli, serta meningkatnya kompetisi di industri          memperjelas pemisahan peran antara layanan dan
jasa keuangan.                                                        kredit, serta penguatan kualitas analisis dan monitoring
                                                                      pasca-realisasi.
Dalam beberapa tahun terakhir, lanskap bisnis mikro               4. Penguatan aktivitas pemulihan dan pengendalian kualitas
mengalami perubahan yang semakin cepat dan kompleks.                  aset, dengan meningkatkan efektivitas field collection,
Perkembangan teknologi dan keterbukaan akses informasi                mempercepat penanganan debitur bermasalah, serta
telah mengubah pola transaksi, pengelolaan usaha, serta               memperkuat koordinasi pengelolaan segmen Special
preferensi pelaku usaha mikro dalam memanfaatkan                      Mention Loan (SML) dan Non Performing Loan (NPL) di
layanan keuangan. Di sisi lain, kehadiran berbagai alternatif         seluruh tingkatan organisasi.
pembiayaan dan layanan keuangan berbasis teknologi                5. Optimalisasi alokasi target bisnis berbasis potensi
turut meningkatkan intensitas persaingan, baik dengan                 dan kualitas wilayah, dengan mempertimbangkan
lembaga keuangan formal maupun entitas non-perbankan.                 karakteristik pasar, tingkat saturasi, serta kondisi
Kondisi tersebut menuntut BRI untuk tidak hanya mengejar              kualitas kredit di masing-masing unit kerja, sehingga
pertumbuhan secara kuantitatif, tetapi juga memastikan                pertumbuhan bisnis dapat dicapai secara lebih
kualitas, produktivitas, dan keberlanjutan portofolio bisnis          proporsional dan selaras dengan kapasitas pengelolaan
mikro secara menyeluruh.                                              risiko.
                                                                  6. Optimalisasi partnership BRILink Agen sebagai enabler
Memasuki tahun 2026, BRI memandang bahwa prospek                      untuk meningkatkan produktivitas dan span of control
bisnis mikro tetap positif, dengan catatan bahwa                      mantri sehingga mantri dapat lebih fokus dalam
pertumbuhan harus dibangun di atas fondasi yang lebih kuat            melakukan pendampingan dan pemberdayaan.
dan disiplin. Setelah melalui fase konsolidasi dan penataan       7. Mengembangkan model bisnis digital dengan personal
ulang pada tahun 2025, BRI menempatkan fokus pada upaya               scoring untuk meningkatkan penetrasi yang lebih
kembali tumbuh secara sehat dan berkelanjutan, melalui                prudent.
penguatan fundamental bisnis mikro, perbaikan kualitas            8. Memperkuat sinergi BRI Group guna meningkatkan fee
portofolio, serta penataan budaya kerja dan tata kelola.              based income dari penjualan produk bancassurance
Pendekatan ini diyakini dapat meningkatkan ketahanan                  mikro entitas anak.
bisnis mikro BRI dalam menghadapi dinamika ekonomi                9. Penyempurnaan sistem operasional, termasuk BRISPOT
sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi Perseroan             untuk meningkatkan produktivitas serta memperkuat
dan para pemangku kepentingan.                                        manajemen risiko bisnis mikro, antara lain melalui
                                                                      penguatan pipeline serta credit risk scoring.




246      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 249
                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                         2025




LAYANAN BRILINK AGEN
BRILink Agen adalah model kemitraan yang ditawarkan                  perbankan dalam perannya pula sebagai Agen Laku Pandai
oleh BRI kepada masyarakat untuk memperluas layanan                  yang diatur oleh OJK. Sementara itu penerapan nilai
keuangan BRI. Model bisnis BRILink Agen menerapkan nilai             ekonomi melalui penghasilan tambahan untuk mitra, saling
sosial berupa pemberdayaan masyarakat, inklusi keuangan,             menguntungkan kemitraan ekonomi, diversifikasi usaha
pemerataan ekonomi, penyebaran pengetahuan mengenai                  mitra, perpanjangan jaringan bank (efisiensi operasional).

Tabel Kinerja (Produktivitas) Layanan BRILink Agen

                                                                                                          Pertumbuhan
                        Uraian                         2025                   2024
                                                                                                   Nominal                %


                         (1)                             (2)                   (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 BRILink Agen (Agen)                                    1.193.835             1.064.219               129.616           12,18%

   BRILink Agen Mekaar                                    456.127              437.575                 18.552           4,24%

   BRILink Agen Non Mekaar                                737.708              626.644                111.064           17,72%

 Fee Base Income (jutaan Rupiah)                        1.709.562             1.656.288                53.274            3,22%

 CASA (jutaan Rupiah)                                  27.309.136           25.632.996             1.6766.140           6,54%

 Volume Transaksi (jutaan Rupiah)                    1.746.170.031        1.589.038.749            157.131.282           9,89%

 Referral Simpanan                                        165.650               153.142                12.508            8,17%



Sampai dengan 31 Desember 2025, terdapat 1.193.835                   kemudahan dan aksesibilitas bagi masyarakat untuk
BRILink Agen di seluruh pelosok Indonesia. Jumlah tersebut           melakukan transaksi keuangan sehari-hari serta menjadi
terdiri dari 334.725 BRILink Agen EDC dan 859.110 BRILink            solusi untuk memecahkan permasalahan nasabah BRI di
Agen Mobile, dan tersebar di lebih dari 66 ribu desa di              level badan usaha dengan enhancement fitur pembayaran/
seluruh Indonesia. Selain itu 456.127 anggota PNM Mekaar             payment.
telah menjadi BRILink Agen sebagai bentuk sinergi BRI
dengan BRI Group. BRILink Agen juga dapat mereferralkan              BRILink Agen sebagai UMi lifestyle provider dengan
kredit UMKM dan dapat melakukan penyaluran Bantuan                   memperluas akses produk dan layanan sehari-hari serta
Sosial (Bansos) kepada masyarakat. Selain melayani referral          mendukung pemberdayaan masyarakat dan UMKM di
pinjaman, BRILink Agen dapat melayani pembukaan rekening             Indonesia. BRILink Agen dapat berperan sebagai bagian dari
simpanan dengan sistem referral untuk jenis tabungan basic           ekosistem logistik sebagai drop off point pengiriman paket
saving account. BRILink Agen berperan penting dalam                  dan center payment point. Selain menjual barang kebutuhan
mewujudkan inklusi keuangan yang sesungguhnya bagi                   primer, BRILink Agen Mekaar juga dapat melayani transaksi
seluruh lapisan masyarakat Indonesia.                                sehari-hari kepada anggota kelompok Mekaar, sehingga
                                                                     menjadi enabler untuk cashless ecosystem untuk layanan
Peningkatan sales volume BRILink tercatat mencapai                   BRI Ultra Mikro dan BRILink Agen Gadai sebagai enabler
Rp1.746 triliun dengan growth sebesar 9,89% yang dihasilkan          untuk layanan gadai di seluruh nasabah BRILink Agen.
BRILink Agen di seluruh Indonesia. BRI memperoleh fee
based income sebesar Rp1,71 triliun di akhir Desember 2025.          Keunggulan Kompetitif dan Inovasi BRILink Agen
Nilai tersebut tumbuh 3,22% dari periode yang sama di                Dengan pemanfaatan teknologi digital yang lebih canggih
tahun 2024 sebesar Rp1,66 triliun. Selain itu, BRILink Agen          dan pengembangan ekosistem yang terus berkembang,
juga meningkatkan perolehan dana murah (CASA) sebesar                BRILink Agen diharapkan dapat memperluas jaringan agen
Rp27,31 triliun, tumbuh 6,54% dari tahun 2024.                       yang dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, dari
                                                                     perkotaan hingga pedesaan. Fokus pada pemberdayaan
Strategi BRILink Agen Tahun 2025                                     UMKM, pengembangan ekosistem logistik, serta peningkatan
Pada tahun 2025, BRILink Agen merespon dinamika industri             kapabilitas dalam pembiayaan dan distribusi barang akan
perbankan dengan melakukan transformasi model bisnis                 memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi digital
yang bertujuan untuk menjadikan BRILink Agen sebagai                 Indonesia. BRILink Agen akan terus menjadi katalisator
ujung tombak dalam membentuk ekosistem pembayaran                    perubahan di sektor keuangan mikro, memperkenalkan
dengan BRILink Agen sebagai sentra ekosistem payment                 solusi yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan
fokus menjadi pusat ekosistem pembayaran, memberikan                 nasabah di era digital ini. Dengan langkah-langkah strategis




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     247
Page 250
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




yang dijalankan, BRILink Agen berkomitmen untuk terus                   pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal dan UMKM di
memberikan nilai tambah, menciptakan peluang ekonomi,                   Indonesia.
dan mendukung pembangunan berkelanjutan melalui                    3.   BRILink Agen sebagai Enabler Pembiayaan
layanan yang semakin inovatif dan inklusif pada tahun 2026              Sebagai agen pembiayaan dan refinancing melalui BRI
dan seterusnya.                                                         Finance, BRILink Agen akan memperluas peranannya
                                                                        dalam memberikan solusi pembiayaan yang lebih mudah
Prospek Usaha dan Strategi BRILink Agen Tahun 2026                      diakses oleh nasabah, termasuk pembiayaan mikro
Pada tahun 2026, BRILink Agen akan melanjutkan                          dan refinancing untuk masyarakat dan UMKM. Dengan
transformasinya sebagai pusat ekosistem pembayaran yang                 memperkuat kapabilitas dalam sektor pembiayaan,
terintegrasi dan menjadi enabler utama dalam ekosistem                  BRILink Agen akan mendukung pemberdayaan ekonomi
keuangan digital Indonesia. Sebagai ujung tombak dalam                  dengan memberikan solusi keuangan yang lebih adaptif
mendistribusikan produk BRI Group dan mitra strategis,                  terhadap kebutuhan nasabah.
BRILink Agen akan memperluas perannya dalam mendukung              4.   BRILink Agen sebagai Logistik Ekosistem
pertumbuhan ekonomi inklusif dengan menghadirkan solusi                 BRILink Agen akan memperluas perannya dalam
pembayaran dan layanan keuangan yang lebih efisien dan                  sektor logistik dengan menjadi titik pengiriman paket
mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.                          (drop-off point) yang strategis melalui fitur BRILink
                                                                        Logistik. BRILink Agen akan menjadi mitra utama dalam
BRILink Agen akan bertransformasi menjadi one stop solution             mendukung ekosistem logistik dan distribusi barang di
untuk berbagai layanan dan produk yang dibutuhkan oleh                  seluruh Indonesia, membantu mempercepat proses
masyarakat dan UMKM. BRILink Agen akan menjadi pusat                    pengiriman dan meningkatkan efisiensi distribusi barang.
perbelanjaan yang memudahkan transaksi barang dan                  5.   BRILink Agen sebagai UMi Lifestyle Provider
produk dengan harga yang bersaing. Selain itu, BRILink Agen             BRILink Agen akan memperkuat transformasinya menjadi
akan memperkenalkan BRIMOLA, yang memungkinkan agen                     penyedia layanan gaya hidup ultra mikro (UMi) dengan
untuk menjadi pangkalan dan pengecer gas, menyediakan                   memperluas akses produk dan layanan sehari-hari
kebutuhan gas rumah tangga secara praktis dan terjangkau.               bagi masyarakat. Layanan BRILink Agen Mekaar akan
BRILink Agen juga akan memperluas perannya sebagai agen                 semakin berkembang, menyediakan produk dan layanan
logistik melalui fitur BRILink Logistik, menyediakan titik drop-        untuk anggota kelompok Mekaar, serta mendukung
off dan pick-up paket, yang mendukung distribusi barang                 transisi menuju transaksi cashless yang lebih aman dan
secara lebih efisien.                                                   efisien. Selain itu, BRILink Agen Mitra UMi dan BRILink
1. BRILink Agen sebagai Pusat Ekosistem Pembayaran                      Agen Gadai akan berperan sebagai enabler untuk
    BRILink Agen akan semakin kokoh sebagai pusat                       layanan gadai dan pembiayaan mikro di seluruh nasabah
    ekosistem        pembayaran       digital, memungkinkan             BRILink Agen.
    masyarakat untuk melakukan transaksi keuangan                  6.   Social and Economic Value Proposition
    sehari-hari dengan cepat, aman, dan nyaman. Dengan                  BRILink Agen akan semakin berperan sebagai sales
    pengembangan fitur pembayaran yang lebih canggih,                   channel untuk mitra dan anak perusahaan BRI.
    BRILink Agen akan menawarkan kemudahan akses bagi                   Dengan memperkuat jaringan dan kolaborasi dengan
    nasabah BRI dan mitra dalam berbagai sektor, termasuk               berbagai sektor industri, BRILink Agen akan membantu
    FMCG, logistik, dan e-commerce, untuk melakukan                     menciptakan nilai sosial dan ekonomi yang signifikan,
    transaksi secara langsung melalui jaringan agen yang                sekaligus membuka peluang baru untuk berbagai
    tersebar di seluruh Indonesia. Selain itu, BRILink Agen             produk dan layanan dari BRI Group dan mitra strategis.
    akan terus mengembangkan solusi pembayaran untuk                    BRILink Agen akan memperkenalkan customer touch
    donasi seperti zakat, infaq, qurban, dan sedekah,                   points, payment collection, dan cross selling untuk
    memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk                          meningkatkan engagement dan memperluas penawaran
    berkontribusi pada tujuan sosial melalui jaringan agen              produk kepada nasabah.
    yang terpercaya.                                               7.   Penambahan Mitra untuk Cash Management Solution
2. BRILink Agen sebagai Community Lifestyle Provider                    BRILink Agen akan terus memperluas mitra untuk
    Sebagai bagian dari transformasi yang lebih besar, BRILink          layanan cash pick-up service dan setor simpanan badan
    Agen akan memperkuat posisinya sebagai penghubung                   usaha sebagai bagian dari solusi cash management bagi
    antara mitra bisnis dan komunitas. BRILink Agen akan                mitra bisnis. Dengan menambah mitra dan memperluas
    menawarkan berbagai layanan untuk transaksi dan                     cakupan geografis layanan ini, BRILink Agen akan
    pembelian barang, serta memberikan akses yang lebih                 memberikan solusi keuangan yang lebih efisien dan
    luas kepada masyarakat untuk memperoleh berbagai                    memudahkan perusahaan serta UMKM dalam mengelola
    kebutuhan sehari-hari. BRILink Agen akan berperan                   arus kas mereka.
    aktif sebagai seller, buyer, dan dropshipper, mendukung




248      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 251
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




PROGRAM SOCIAL ENTREPRENEURSHIP & INCUBATION                           meningkatkan kapasitas dan kapabilitas UMKM
Program yang dikelola oleh Social Entrepreneurship &                   sehingga dapat menjadi UMKM yang Go Modern, Go
Incubation Group meliputi penyaluran Program Pemerintah                Digital, Go Online dan Go Global. Selain itu Rumah
(antara lain Bantuan Sosial dan Kartu Tani) serta program              BUMN juga berfungsi sebagai basecamp millenial,
pemberdayaan (antara lain program UMKM Naik Kelas, Desa                pusat informasi program perbankan, Co-working
BRILiaN, BUMDesa, dan Klaster Usaha). Uraian masing-                   Space dan Satgas Bencana.
masing penjelasan program diuraikan sebagai berikut:            5. Desa BRILiaN dan Lembaga Ekonomi Desa
1. Program Bantuan Sosial (Bansos)                                 a. Desa BRILiaN
    Merupakan Program kolaborasi dengan kementerian terkait            Desa BRILiaN merupakan program pemberdayaan
    yaitu Kementerian Sosial (Kemensos) RI untuk penyaluran            desa yang bertujuan untuk menghasilkan role model
    dana bantuan yang diberikan kepada masyarakat miskin,              dalam pengembangan desa melalui implementasi
    tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko sosial.               praktik kepemimpinan desa yang unggul serta
    Pada Tahun 2025 Pemerintah melalui Kemensos RI                     semangat       kolaborasi     untuk    mengoptimalkan
    menyalurkan 4 (empat) jenis program bantuan sosial yakni           potensi desa berbasis Sustainable Development
    Program PKH, Program Sembako, Program Sembako                      Goals (SDG’s). Pelaksanaan program Desa BRILiaN
    Stimulus Ekonomi Triwulan II Tahun 2025, dan Bantuan               menilai dan mengembangkan 4 (empat) aspek yang
    Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS-               dijadikan pilar pemberdayaan Desa BRILiaN, yaitu:
    Kesra) dimana dana bantuan tersebut disalurkan secara              1. BUMDesa dan atau/ Koperasi Desa, sebagai
    non tunai melalui sistem perbankan. Dana bantuan dapat                 motor ekonomi desa.
    dicairkan oleh penerima bantuan melalui teller, e-channel          2. Digitalisasi, implementasi produk dan aktivitas
    BRI maupun BRILink Agen.                                               digital di desa.
2. Kartu Tani/Perbankan                                                3. Sustainability, tangguh dan secara continue
    Merupakan kartu debit co-branding kerjasama dengan                     dalam membangun desa.
    Kementerian Pertanian yang digunakan untuk penebusan               4. Innovation, kreatif dalam menciptakan inovasi.
    pupuk bersubsidi oleh petani di kios pupuk lengkap dan         b. Badan Usaha Milik Desa (BUMDesa)
    dapat digunakan juga untuk transaksi perbankan umum.               BUMDesa adalah lembaga usaha desa yang seluruh
3. Kartu Kusuka                                                        atau sebagian besar modalnya dimiliki oleh desa
    Merupakan kartu debit co-branding kerja sama dengan                untuk mengelola aset, jasa, dan usaha lain demi
    Kementerian Kelautan dan Perikanan, digunakan                      kesejahteraan masyarakat desa, yang dibentuk
    sebagai identitas tunggal pelaku usaha kelautan dan                melalui musyawarah desa dan diatur oleh peraturan
    perikanan yang diberikan kepada 6 (enam) sektor                    desa. BUMDesa berfungsi sebagai penggerak
    diantaranya pengelolaan ruang laut, penangkapan ikan,              ekonomi desa dengan mengembangkan potensi
    pengangkutan ikan, pembudidayaan ikan, pengolahan                  lokal, membuka lapangan kerja, meningkatkan
    ikan dan pemasar ikan.                                             pendapatan desa, serta menyediakan layanan sosial
4. UMKM Naik Kelas                                                     dan ekonomi yang bermanfaat bagi warga, badan
    BRI mendukung peningkatan kapasitas dan kapabilitas                hukum yang didirikan oleh desa guna mengelola
    UMKM melalui serangkaian program pemberdayaan                      usaha, memanfaatkan aset, mengembangkan
    sehingga UMKM dapat naik kelas dan mampu bersaing                  investasi dan produktivitas, menyediakan jasa
    di level yang lebih tinggi. Untuk membantu meningkatkan            pelayanan, dan/atau menyediakan jenis usaha
    kapasitas dan kapabilitas UMKM, BRI memiliki beberapa              lainnya untuk kesejahteraan masyarakat Desa.
    program pemberdayaan yaitu:                                 6. Klaster Usaha
    a. LinkUMKM                                                    Klaster Usaha BRI merupakan program pemberdayaan
         LinkUMKM merupakan platform pemberdayaan online           kepada kelompok usaha yang terbentuk berdasarkan
         terpadu dengan berbagai fasilitas pengembangan            kesamaan usaha dalam satu wilayah, dengan tujuan untuk
         usaha bagi pelaku UMKM yang dapat diakses oleh            meningkatkan kapasitas dan kapabilitas usaha seluruh
         seluruh masyarakat, terdapat berbagai fitur yang          anggota klaster usaha tersebut. Program pemberdayaan
         bermanfaat untuk pengembangan kapasitas usaha             yang diberikan oleh BRI kepada klaster usaha binaan
         UMKM antara lain assessment naik kelas, konsultasi        berupa pelatihan, pendampingan, dan bantuan sarana
         pakar dan etalase produk.                                 prasarana pendukung usaha serta perluasan pasar
    b. Rumah BUMN                                                  produk klaster. Pengelolaan data klaster usaha dilakukan
         Rumah BUMN adalah wadah bagi pengembangan                 secara digital melalui aplikasi Klasterku Hidupku.
         kapabilitas UMKM sebagai wujud kolaborasi BUMN
         dalam membentuk digital ekonomi ekosistem untuk




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   249
Page 252
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Kinerja (Produktivitas) Program Social Entrepreneurship & Incubation

                                                                                               Pertumbuhan
                         Uraian                         2025           2024
                                                                                       Nominal                %


                          (1)                            (2)            (3)           (4) = (2)-(3)    (5) = (4)/(3)

 BANTUAN SOSIAL (BANSOS)

 Program Keluarga Harapan (PKH)

 Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM)                3.547.774      2.894.996           652.778         22,55%

 Penyaluran (jutaan Rupiah)                            9.837.708      8.469.282          1.368.426           16,16%

 Sembako

 Jumlah KPM                                            6.014.859       5.526.637          488.222            8,83%

 Penyaluran (jutaan Rupiah)                            11.518.215     12.730.475        (1.212.260)       (9,52%)

 Sembako Stimulus Ekonomi Triwulan II Tahun 2025

 Jumlah KPM                                             6.014.775                0       6.014.775       100,00%

 Penyaluran (jutaan Rupiah)                            2.405.910                 0       2.405.910       100,00%

 Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS-Kesra)

 Jumlah KPM                                            5.598.888                 0      5.598.888        100,00%

 Penyaluran (jutaan Rupiah)                            5.038.999                 0      5.038.999        100,00%

 Total Penyaluran (jutaan Rupiah)                     28.800.808      21.199.757         7.601.051        35,85%

 KARTU TANI/PERBANKAN

 Jumlah Kartu Tercetak                                  5.180.297      5.432.071         (251.774)        (4,63%)

 Jumlah Kios Pupuk Lengkap Terpasang EDC                   7.404              9.113         (1.709)      (18,75%)

 Volume Penebusan Pupuk Bersubsidi (Ton)                1.128.006      1.262.166          (134.160)      (10,63%)

 Nominal Penebusan Pupuk Bersubsidi (jutaan Rupiah)    2.377.808       2.852.776         (474.968)       (16,65%)

 KARTU KUSUKA

 Jumlah Kartu Tercetak                                   560.543        508.687             51.856           10,19%

 LinkUMKM

 Jumlah User                                          14.989.704      10.646.889         4.342.815        40,79%

 Jumlah Skoring                                       11.435.039       7.929.725         3.505.314        44,20%

 RUMAH BUMN (RB)

 Jumlah RB                                                     54               54               0           0,00%

 Jumlah Anggota                                          529.044        433.304             95.740           22,10%

 Jumlah Pelatihan                                          18.218         14.937             3.281           21,97%

 DESA BRILiaN DAN BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDESA)

 Jumlah Desa BRILiaN                                       5.245             4.327             918        21,22%

 Jumlah Rekening Simpanan di Desa BRILiaN              17.547.378     14.021.021         3.526,357           25,15%

 Jumlah Rekening Simpanan BUMDesa                         58.710         55.888              2.822           5,05%

 KLASTER

 Jumlah Klaster Binaan                                    42.682         38.574              4.108        10,65%

 Pemberdayaan (Sarana Prasarana dan Pelatihan)             3.000             2.433             567        23,30%




250       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 253
                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                               2025




Total penyaluran bansos tahun 2025 mencapai Rp28,80           menjadi 529.044 anggota pada tahun 2025. Kenaikan ini
triliun, naik 35,85% dibandingkan dengan penyaluran bansos    mencerminkan semakin luasnya jangkauan Rumah BUMN
tahun 2024 sebesar Rp21,20 triliun. Kenaikan penyaluran       dalam memberikan akses pembinaan, pendampingan, serta
bansos tahun 2025 didukung dengan adanya tambahan             penguatan kapasitas usaha bagi pelaku UMKM di berbagai
penyaluran diluar penyaluran bantuan reguler (PKH dan         daerah.
Program Sembako) melalui 2 (dua) program yaitu Program
Sembako Stimulus Ekonomi II Tahun 2025 dan BLTS-Kesra.        Pertumbuhan tersebut juga diikuti oleh peningkatan aktivitas
Faktor lain yang mendukung kenaikan penyaluran bantuan        pengembangan kapasitas UMKM, tercermin dari kegiatan
sosial pada tahun 2025 adalah pengalihan penyaluran           pelatihan Rumah BUMN yang meningkat 21,97%, dari 14.937
bansos dari Bank Tabungan Negara (BTN) kepada BRI,            pelatihan pada tahun 2024 menjadi 18.218 pelatihan pada
khususnya di Kota Denpasar, Kabupaten Bangli, dan             tahun 2025. Peningkatan ini menegaskan peran Rumah
Kabupaten Klungkung.                                          BUMN sebagai pusat pemberdayaan UMKM yang tidak
                                                              hanya berfokus pada peningkatan kompetensi, tetapi juga
Disisi lain untuk program Kartu Tani/Perbankan, terjadi       mendorong daya saing dan keberlanjutan usaha UMKM
penurunan jumlah Kartu tercetak tahun 2025 dibanding          secara inklusif.
tahun 2024 disebabkan oleh adanya Peraturan Menteri
Pertanian Nomor 10 Tahun 2022, tanggal 6 Juli 2022, tentang   Sampai dengan Desember 2025, program Desa BRILiaN
pengurangan jenis pupuk dan komoditas yang disubsidi          telah berhasil mengintegrasikan 5.245 desa ke dalam
serta adanya instruksi Kementerian Pertanian untuk tidak      ekosistem pemberdayaan BRI. Hal ini menegaskan komitmen
melakukan pembukaan rekening serta pencetakan Kartu           berkelanjutan Bank BRI dalam memperkokoh fundamental
Tani/Perbankan bagi data petani baru. Total pencetakan        ekonomi berbasis desa sebagai strategi pertumbuhan
Kartu Tani/Perbankan tahun 2025 mencapai 5.180.297 kartu,     jangka panjang. Program Desa BRILiaN berhasil mendorong
dengan volume pupuk sebesar 1.128.006 ton, dan nominal        kenaikan inklusi keuangan. Hasilnya, jumlah rekening
transaksi sebesar Rp2,38 triliun.                             simpanan di Desa BRILiaN tumbuh 25,15% dan jumlah
                                                              rekening BUMDesa naik 5,05%. Pencapaian ini membuktikan
Jumlah Kartu Kusuka yang tercetak pada tahun 2025             bahwa akses layanan keuangan BRI semakin menjangkau
mengalami peningkatan 10,19% atau 51.856 kartu yang           pelosok desa.
tersebar di 33 provinsi seluruh Indonesia dibandingkan
tahun 2024, melalui Program Kartu Kusuka diharapkan           Klaster Usaha berhasil tumbuh sebesar 10,65% dari 38.574
mampu meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi         Klaster usaha pada tahun 2024 menjadi 42.682 Klaster
pelaku usaha sektor kelautan dan perikanan yang 53,70%        Usaha pada tahun 2025. Dan untuk pemberdayaan (sarana
diantaranya berprofesi di sektor penangkapan ikan.            prasarana dan pelatihan) tumbuh sebesar 23,30% dari 2.433
                                                              pemberdayaan (sarana prasarana dan pelatihan) pada tahun
Pada periode 2024–2025, user LinkUMKM menunjukkan             2024 menjadi 3.000 Pemberdayaan (sarana prasarana dan
peningkatan yang signifikan. Jumlah user tercatat meningkat   pelatihan) pada tahun 2025.
sebesar 4,34 juta atau 40,79%, mencerminkan perluasan
basis pengguna yang kuat dan adopsi layanan yang semakin      Strategi Program Social Entrepreneurship & Incubation
luas. Sejalan dengan itu, jumlah scoring juga mengalami       Tahun 2025
pertumbuhan sebesar 3,51 juta atau 44,20%, yang               Uraian Strategi Program Social Entrepreneurship & Incubation
mengindikasikan meningkatnya aktivitas pemanfaatan fitur      yang dilakukan di tahun 2025 adalah sebagai berikut:
ini oleh user LinkUMKM.                                       1. Bantuan Sosial
                                                                  a. Pelaksanaan Penyaluran Program Bantuan Sosial
Pertumbuhan jumlah scoring yang lebih tinggi dibandingkan             PKH dan Sembako dilakukan sesuai dengan
pertumbuhan user menunjukkan bahwa tidak hanya                        ketentuan dan Instruksi dari Kemensos RI.
jumlah pengguna yang bertambah, tetapi juga intensitas            b. Ikut serta dalam peningkatan inklusi keuangan yang
penggunaan fitur scoring UMKM naik kelas untuk mengukur               diakses oleh penerima bantuan (keluarga penerima
level UMKM yang semakin dalam. Secara keseluruhan, data               manfaat).
ini menggambarkan penguatan peran LinkUMKM sebagai            2. Kartu Tani/Perbankan
platform yang semakin relevan dan aktif digunakan dalam           Penebusan pupuk bersubsidi menggunakan Kartu Tani/
ekosistem UMKM.                                                   Perbankan selain terintegrasi dengan database kuota
                                                                  pupuk di e-RDKK Kementerian Pertanian, pada tahun
Sejalan dengan penguatan peran Rumah BUMN dalam                   2025 juga sudah terintegrasi dengan database stok
mendorong pemberdayaan UMKM, jumlah Anggota                       pupuk bersubsidi PT Pupuk Indonesia sehingga tidak
Rumah BUMN mencatat pertumbuhan yang signifikan                   ada potensi perbedaan data dan lebih salur.
sebesar 22,10%, dari 433.304 anggota pada tahun 2024




                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   251
Page 254
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




3. Kartu Kusuka                                               2. Kartu Tani/Perbankan
   Pengembangan sistem terintegrasi melalui API antara           Dari 38 Provinsi di seluruh Indonesia, 25 Provinsi
   Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan BRI                 di antaranya merupakan wilayah kerja Kartu Tani/
   untuk serah terima data pelaku usaha sehingga proses          Perbankan BRI, sehingga BRI merupakan market leader
   pembukaan rekening massal dapat berjalan dengan               untuk program Kartu Tani/Perbankan.
   efisien dan dapat dimonitor oleh masing-masing pihak.      3. Kartu Kusuka
4. UMKM Naik Kelas (LinkUMKM dan Rumah BUMN)                     Sebagai salah satu bank yang bekerja sama dengan
   a. LinkUMKM                                                   Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam pencetakan
       Aktif mengenalkan platform pemberdayaan online            Kartu Kusuka, BRI menguasai 59% dari total Kartu Kusuka
       terpadu - LinkUMKM melalui serangkaian publikasi di       yang tercetak di 33 provinsi. Melalui sinergi bersama
       media online, penempatan materi komunikasi di tempat      stakeholder yang didukung dengan jaringan unit kerja BRI
       strategis serta aktif dalam kegiatan yang bertemakan      yang tersebar hingga kawasan pesisir, Kartu Kusuka dapat
       UMKM (bazar, pameran). Selain itu, tenaga pemasar         menjadi sarana jangkauan fasilitas perbankan yang lebih
       BRI secara aktif memperkenalkan LinkUMKM kepada           luas bagi ekosistem kelautan dan perikanan di Indonesia.
       calon nasabah atau nasabah binaan sehingga mampu       4. UMKM Naik Kelas (LinkUMKM dan Rumah BUMN)
       meningkatkan literasi, kapasitas dan kapabilitasnya.      a. LinkUMKM
   b. Rumah BUMN                                                     LinkUMKM menjadi platform pemberdayaan online
       Ekspansi Jangkauan UMKM Binaan melalui partnership            terpadu yang dapat diakses oleh user dimana saja
       Rumah BUMN dengan pemerintah daerah, komunitas,               dan kapan saja dengan fitur-fitur yang bermanfaat
       universitas sehingga semakin banyak pelaku UMKM               bagi UMKM meliputi self assessment UMKM Naik
       bergabung sebagai anggota Rumah BUMN. Melalui                 Kelas, modul pelatihan secara online, coaching and
       pendekatan tersebut mampu meningkatkan visibilitas            mentoring, akses ke Rumah BUMN serta fitur etalase
       peran Rumah BUMN di daerah, sehingga mendorong                (katalog digital).
       semakin banyak pelaku UMKM untuk bergabung                b. Rumah BUMN
       sebagai anggota Rumah BUMN, karena melihat manfaat            Rumah BUMN telah menjadi wadah bagi pembinaan
       nyata yang dapat diperoleh secara berkelanjutan bagi          UMKM di berbagai daerah, memungkinkan
       pengembangan usahanya.                                        pemerataan akses pemberdayaan yang inklusif.
5. Desa BRILiaN dan BUMDesa                                          Rumah BUMN BRI terhubung langsung dengan produk
   a. Terdapat 918 desa binaan baru yang telah                       dan layanan BRI (KUR, Kupedes, Ultra Mikro, BRImo),
       diberdayakan melalui Program Desa BRILiaN.                    sehingga UMKM tidak hanya dibina, tetapi juga
   b. Memperdalam inklusi dan literasi keuangan dari desa            diinkubasi menuju bankable. Integrasi pembinaan
       yang sudah tergabung pada Program Desa BRILiaN                dan literasi keuangan ini menjadi diferensiasi utama
       dengan meningkatkan pemanfaatan produk dan                    dibandingkan program pemberdayaan lainnya.
       layanan BRI di desa.                                   5. Desa BRILiaN dan BUMDesa
   c. Perluasan pasar untuk produk unggulan desa.                a. Meningkatkan peran BRI (social value) dalam
6. Klaster Usaha                                                     aktivitas pemberdayaan desa.
   a. Program akuisisi Klaster Usaha baru.                       b. Meningkatkan engagement antara BRI dan desa binaan.
   b. Program pemberdayaan (pelatihan dan bantuan                c. Meningkatkan literasi dan inklusi keuangan
       sarana prasarana) terhadap 567 Klaster.                       desa dengan berbalut program pemberdayaan
   c. Program perluasan pasar untuk produk Klaster.                  (peningkatan kapasitas dan kapabilitas perangkat
                                                                     desa dan BUMDesa binaan BRI).
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Program Social                 d. Mendorong peningkatan kesejahteraan melalui
Entrepreneurship & Incubation                                        pengembangan dan penguatan sektor-sektor usaha
Uraian keunggulan kompetitif dan inovasi Program Social              unggulan desa yang memiliki nilai tambah, daya
Entrepreneurship & Incubation adalah sebagai berikut:                saing, serta keberlanjutan ekonomi.
1. Bantuan Sosial                                             6. Klaster Usaha
    a. BRI merupakan bank penyalur bantuan sosial dengan         a. Meningkatkan peran BRI (social value) dalam
       alokasi terbesar dibandingkan dengan Himbara dan              aktivitas pemberdayaan kelompok usaha.
       BSI, dimana BRI telah menyalurkan bantuan sosial          b. Efisiensi waktu, biaya dan tenaga unit kerja dalam
       kepada 235 Kota/Kabupaten di Indonesia.                       melayani kebutuhan kolektif.
    b. Digitalisasi pendistribusian kartu (Kartu Keluarga        c. Efektif dalam proses pemasaran layanan produk dan
       Sejahtera/KKS) ke Keluarga Penerima Manfaat (KPM)             jasa BRI.
       melalui aplikasi berbasis web dan mobile (Aplikasi        d. Memudahkan unit kerja dalam monitoring dan
       Makna) sebagai alat yang dapat digunakan untuk                evaluasi pelaku usaha.
       memonitoring pengiriman KKS ke Unit Kerja hingga          e. Sumber pertumbuhan baru untuk mendapatkan
       pendistribusian kepada KPM.                                   pipeline bisnis.




252      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 255
                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                               2025




Prospek Usaha dan Strategi Program Social                     5. Desa BRILiaN dan BUMDesa
Entrepreneurship & Incubation Tahun 2026                         BRI menargetkan 1.000 desa binaan baru yang mengikuti
Uraian prospek usaha dan strategi Program Social                 Program Desa BRILiaN. BRI akan tetap fokus dengan
Entrepreneurship & Incubation yang akan dilakukan di tahun       memperdalam financial literacy and inclusion dalam
2026 adalah sebagai berikut:                                     rangka mencapai kemandirian dan keberlanjutan desa
1. Bantuan Sosial                                                binaan. Adapun, strategi program Desa BRILiaN di tahun
    a. Berkoordinasi dan menjalin sinergi bersama                2026, adalah:
        Kemensos RI dan stakeholder lainnya dalam rangka         a. Melakukan sosialisasi secara terus menerus bersama
        mensukseskan penyaluran Bantuan Sosial tahun                 regional office, branch office hingga Kantor Unit
        2026 dimana Pemerintah menargetkan penyaluran                terkait Program Desa BRILiaN guna memperluas
        tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat administrasi.           pemahaman dan partisipasi desa.
    b. Menjalin sinergi dengan Kemensos RI dalam                 b. Menjalin koordinasi dan sinergi dengan kementerian
        hal pengentasan kemiskinan melalui Program                   serta dinas terkait untuk mendukung sosialisasi
        Pemberdayaan kepada KPM graduasi yang di inisiasi            Program Desa BRILiaN sekaligus memperkenalkan
        oleh Kemensos RI.                                            produk dan layanan BRI.
2. Kartu Tani/Perbankan                                          c. Mempromosikan Program Desa BRILiaN melalui
    a. Berkoordinasi dengan Kementerian Pertanian,                   berbagai media komunikasi, meliputi media digital,
        PT Pupuk Indonesia dan stakeholder lainnya untuk             media sosial, dan media cetak, guna meningkatkan
        perluasan implementasi penebusan pupuk subsidi               awareness serta daya tarik program bagi desa-desa
        menggunakan Kartu Tani/Perbankan.                            potensial.
    b. Penyediaan produk dan jasa layanan perbankan yang         d. Koordinasi      dengan    BRILink   Group     untuk
        komprehensif kepada petani dan Kios Pupuk Lengkap.           mengoptimalkan pendampingan BUMDesa agar
    c. Penguatan bisnis BRI di ekosistem pupuk bersubsidi            dapat berperan sebagai BRILink Agen yang aktif dan
        dari hulu ke hilir.                                          produktif.
3. Kartu Kusuka                                                  e. Melakukan evaluasi dan monitoring peningkatan
    Menjalin sinergi dengan Kementerian Kelautan dan                 inklusi atas pelaksanaan program Desa BRILiaN dan
    Perikanan melalui pemanfaatan Kartu Kusuka untuk                 optimalisasi bisnis BUMDesa dan Koperasi Desa.
    penyaluran bantuan atau subsidi di sektor kelautan dan    6. Klaster Usaha
    perikanan.                                                   Intensifikasi program pemberdayaan klaster untuk
4. UMKM Naik Kelas                                               mendukung bisnis mikro berkelanjutan, melalui program
    a. LinkUMKM                                                  antara lain:
        Pada tahun 2026 nanti diharapkan jumlah user             a. Menjalin koordinasi dan sinergi dengan kementerian
        LinkUMKM semakin meningkat seiring dengan inovasi            serta dinas terkait untuk mendukung sosialisasi
        yang dihadirkan platform ini mulai dari pembaharuan          program pemberdayaan klaster usaha sekaligus
        tampilan mobile apps LinkUMKM, perbaikan user                memperkenalkan produk dan layanan BRI.
        experience dan user interface, semakin bertambahnya      b. Meningkatkan kapasitas bisnis anggota klaster
        jumlah modul dan perbaikan fitur-fitur pendukung.            usaha dengan melaksanakan pelatihan baik secara
    b. Rumah BUMN                                                    offline dan online.
        Memasuki tahun 2026, Rumah BUMN menitikberatkan          c. Bantuan sarana dan prasarana produksi untuk
        pada penguatan peran Rumah BUMN sebagai                      kelompok usaha untuk meningkatkan produktivitas
        hub kolaborasi dan partnership strategis, dengan             usaha.
        Universitas, pemerintah daerah, komunitas, dunia         d. Melakukan evaluasi dan monitoring peningkatan
        usaha, serta mitra digital dan teknologi. Penguatan          inklusi atas pelaksanaan program pemberdayaan
        skema kemitraan ini diarahkan untuk membuka akses            klaster usaha.
        yang lebih luas bagi UMKM terhadap pembiayaan,           e. Mempromosikan program pemberdayaan klaster
        pasar, teknologi, serta peluang rantai pasok (value          usaha melalui berbagai media komunikasi, meliputi
        chain) dan mitra strategis lainnya.                          media digital, media sosial, dan media cetak, guna
                                                                     meningkatkan awareness serta daya tarik program
                                                                     bagi kelompok usaha potensial.


Segmen Ritel

Segmen Ritel ditujukan untuk melayani kebutuhan wirausaha baik itu Usaha Kecil dan Menengah (UKM) melalui produk dan
layanan perbankan yang komprehensif, mencakup perbankan konsumer dan komersial. Fokus utama segmen ini adalah pada
pengembangan Bisnis Small, Medium dan Commercial Enterprise (CSME), Bisnis Kredit Konsumer, Bisnis Retail Funding dan
Bisnis Retail Transaction untuk mendukung pertumbuhan usaha nasabah di berbagai sektor.




                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   253
Page 256
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                       RINGKASAN KINERJA COMMERCIAL, SMALL & MEDIUM ENTERPRISE (CSME)



    Pada tahun 2025, pengelolaan segmen Commercial,              semakin cepat, serta struktur produk dan pricing dapat
    Medium, dan Small (CSME) difokuskan pada upaya               lebih kompetitif. Kedua, ekspansi yang lebih terarah
    menyeimbangkan pertumbuhan dan kualitas portofolio           pada sektor-sektor dan prospek usaha yang stabil,
    melalui Penajaman Organisasi dan Penguatan Jaringan          seperti sektor APBN, energi, kesehatan, pendidikan,
    Kerja, Fokus Pertumbuhan kredit yang selektif namun tetap    perdagangan besar, serta optimalisasi monetisasi
    prudent, Penyempurnaan Proses kredit secara end-to-          ekosistem yang mendorong akselerasi pertumbuhan
    end, serta penangangan kualitas kredit. Strategi tersebut    segmen Commercial sekaligus memperkuat ekspansi
    dijalankan melalui optimalisasi pipeline dan pengembangan    Medium dengan tetap menjaga disiplin risiko. Ketiga,
    value chain maupun ekosistem, akuisisi berbasis wilayah      penerapan pendekatan quality-first pada segmen
    dan aktivitas transaksi untuk menghadirkan solusi            Small melalui ekspansi yang lebih selektif, penguatan
    pembiayaan end-to-end yang lebih cepat, terintegrasi, dan    proses New Credit Underwriting melalui BRISPOT,
    relevan dengan kebutuhan nasabah.                            serta intervensi dini terhadap nasabah berisiko untuk
                                                                 menjaga kualitas portofolio dan Keempat, percepatan
    Implementasi strategi tersebut tercermin pada kinerja        penangangan kredit bermasalah melalui implementasi
    sepanjang tahun 2025. Outstanding kredit segmen CSME         RM Quality serta program percepatan penanganan LAR
    tercatat sebesar Rp295,11 triliun, tumbuh 10,47% yoy dari    dengan program keringanan dan produk KI Solusi.
    Rp267,14 triliun pada tahun sebelumnya. Pertumbuhan
    terutama didorong oleh segmen Commercial yang                Memasuki tahun 2026, strategi pengembangan bisnis
    meningkat       56,54%     menjadi      Rp61,13   triliun,   akan sejalan dengan inisiatif yang telah dijalankan di
    diikuti Medium yang tumbuh 33,80% menjadi Rp21,34            tahun 2025 dengan melakukan penajaman inisiatif di
    triliun, Small yang meningkat 2,64% menjadi Rp177,98         masing-masing segmen. Commercial dan Medium,
    triliun, serta penyaluran KUR Kecil sebesar Rp17 triliun     tumbuh dengan selektif dan menjaga kualitas pada
    sesuai dengan target yang ditetapkan.                        segmen Small, serta meningkatkan efisiensi dan
                                                                 efektivitas pemasaran melalui penyempurnaan proses
    Penguatan strategi sepanjang 2025 tercermin pada             dan penguatan kapabilitas organisasi. Fokus strategi
    empat aspek utama. Pertama, penguatan organisasi             tetap berpedoman pada menghadirkan solusi yang
    yang lebih agile dan terintegrasi melalui pembentukan        relevan dengan kebutuhan nasabah, menawarkan
    Comercial Bussines Center (CBC) serta penajaman              produk dengan struktur dan pricing yang kompetitif,
    peran Relationship Manager (RM) per segmen sehingga          serta memberikan layanan yang semakin personal,
    alur proses putusan dari akuisisi hingga pasca pencairan     dengan tetap berpegang pada prinsip kehati-hatian
    menjadi lebih efisien, layanan kepada nasabah                perbankan (prudential banking).




BISNIS COMMERCIAL, MEDIUM DAN SMALL
BRI mengklasifikasikan Bisnis Commercial, Medium dan             2. Kredit Modal Kerja (KMK)
Small berdasarkan plafon kredit. Bisnis Small adalah pinjaman       Pemberian fasilitas kredit kepada perorangan maupun
sampai dengan Rp5 Miliar, Bisnis Medium dengan plafon               non perorangan atau badan usaha dengan tujuan untuk
di atas Rp5 miliar sampai dengan Rp25 miliar, sedangkan             membiayai aktiva lancar dan/atau menggantikan utang
Bisnis Commercial dengan plafon di atas Rp25 miliar sampai          usaha, serta membiayai sementara kegiatan operasional
dengan Rp1 triliun. Produk-produk Bisnis Commercial,                rutin perusahaan, uang muka, cadangan kas, refinancing
Medium dan Small antara lain:                                       modal kerja atau komponen modal kerja lainnya, dalam
1. Kredit Investasi (KI)                                            rangka membiayai kegiatan usaha nasabah, atau
    KI merupakan fasilitas kepada perusahaan dan/atau               membiayai modal bersih yang merupakan selisih lebih
    perorangan untuk membiayai kebutuhan dana jangka                antara aktiva lancar dan utang lancar untuk membiayai
    panjang dalam rangka pembelian, pembangunan,                    kegiatan usaha (working capital).
    perluasan, pembaharuan (renovasi) aset tetap produktif          a. KMK Konstruksi
    beserta biaya-biaya yang menyertainya. Produk ini                   KMK Konstruksi merupakan fasilitas kredit yang
    memiliki sejumlah keunggulan seperti angsuran dan                   diberikan berdasarkan kontrak kerja untuk membiayai
    jangka waktu kredit sesuai dengan kemampuan arus kas                kebutuhan modal kerja dalam rangka kegiatan/usaha
    debitur serta dapat dikenakan suku bunga secara dinamis             debitur/calon debitur dalam menyelesaikan suatu
    setiap bulannya berdasarkan portofolio nasabah di BRI.              proyek jasa konstruksi.




254      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 257
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




   b. KMK Pengembang                                           4. Value Chain Financing
      KMK Pengembang merupakan fasilitas kredit yang              a. Distributor Financing
      diberikan dengan tujuan membiayai kebutuhan                    KMK Distributor merupakan fasilitas KMK kepada
      modal kerja pengembang dalam melaksanakan                      distributor yang hanya dipergunakan untuk
      pembangunan properti untuk kemudian untuk                      pembelian produk kepada principal dengan tujuan
      diperjualbelikan kepada konsumen. Keunggulan                   untuk diperdagangkan kembali. Keunggulan dari
      produk ini dapat di-bundling dengan produk KPR BRI.            produk ini adalah suku bunga yang kompetitif dan
3. Kredit Program Pemerintah                                         fleksibilitas agunan serta transaksi dapat dilakukan
   a. KUR Kecil                                                      secara online melalui Corporate Billing Management
      KUR kecil merupakan kredit/pembiayaan modal                    pada QLola.
      kerja dan/atau investasi kepada debitur individu/           b. Customer Financing
      perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok                    Customer Financing merupakan fasilitas kredit yang
      usaha yang produktif dan layak namun agunan                    diberikan kepada buyer principal yang hanya dapat
      tambahan belum cukup dengan jumlah pinjaman di                 digunakan untuk pembelian produk atau barang dan/
      atas Rp100 juta sampai dengan Rp500 juta dengan                atau jasa yang dijual oleh Perusahaan Inti dengan
      suku bunga rendah dan mendapatkan subsidi dari                 tujuan untuk dipergunakan sendiri sebagai bagian
      Pemerintah.                                                    dari modal kerja yang bersangkutan. Keunggulan dari
   b. Skema Subsidi Resi Gudang (SSRG)                               produk ini adalah suku bunga yang kompetitif dan
      Kredit yang diberikan oleh penyalur SSRG kepada                fleksibilitas agunan serta transaksi dapat dilakukan
      penerima SSRG dengan jaminan/agunan berupa resi                secara online melalui Corporate Billing Management
      gudang dan diberikan subsidi bunga dari Pemerintah.            pada QLola.
   c. KPP Supply Side                                             c. Project Financing
      Kredit investasi dan/atau kredit modal kerja yang              KMK Pre Financing merupakan fasilitas KMK
      diberikan kepada usaha mikro, kecil, dan menengah              kepada vendor untuk membiayai kebutuhan modal
      berupa       individu/perseorangan     atau     badan          kerja dalam rangka penyelesaian pekerjaan atas
      usaha yang dilakukan dalam rangka mendukung                    dasar kontrak atau dokumen sejenis dari principal.
      pencapaian program prioritas di bidang perumahan.              Keunggulan dari produk ini adalah suku bunga yang
      Pembiayaan dapat diberikan dengan skema kredit                 kompetitif dan fleksibilitas agunan.
      modal kerja dan/atau investasi.                             d. Invoice Financing
   d. Kredit Usaha Alsintan (KUA)                                    KMK Post Financing merupakan fasilitas KMK kepada
      Kredit investasi yang dikhususkan untuk pembelian              vendor untuk membiayai piutang proyek dalam
      alat dan mesin pertanian yang diusahakan sebagai               rangka pembayaran atas prestasi penyelesaian
      taksi alat dan mesin pertanian yang diberikan oleh BRI         proyek kepada principal, baik sebagian maupun
      kepada Penerima Kredit Alsintan yang memperoleh                seluruhnya berdasarkan invoice atau dokumen
      subsidi bunga dari Pemerintah.                                 sejenis. Keunggulan dari produk ini adalah suku
   e. Kredit Industri Padat Karya                                    bunga yang kompetitif dan fleksibilitas agunan serta
      Kredit investasi yang dikombinasikan dengan kredit             transaksi dapat dilakukan secara online melalui
      modal kerja kepada debitur individu/perseorangan               Corporate Billing Management pada QLola.
      atau badan usaha yang produktif di Industri Padat           e. Investment Financing (KI Mitra)
      Karya                                                          Investasi Financing merupakan fasilitas kredit
   f. Kredit Investasi SPPG (MBG) Non Subsidi                        investasi yang diberikan oleh BRI kepada rekanan
      Selain pembiayaan sektor produktif, BRI turut                  principal dalam rangka pembelian, pembangunan,
      mendukung agenda penguatan kualitas sumber daya                perluasan,      pembaruan      (renovasi), termasuk
      manusia melalui pembiayaan yang terkait program                refinancing aset tetap beserta biaya-biaya yang
      Makan Bergizi Gratis (MBG). Dalam implementasinya,             menyertai untuk menunjang bisnis atau usaha
      penyaluran pembiayaan MBG dilakukan sesuai dengan              vendor/rekanan kepada principal. Produk ini memiliki
      permohonan SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan                    sejumlah keunggulan seperti jangka waktu kredit
      Gizi) sebagai entitas pelaksana program, dengan tetap          sesuai dengan kemampuan arus kas debitur dan
      mengedepankan prinsip kehati-hatian dan tata kelola            fleksibilitas sharing dana sendiri.
      yang baik. Dukungan pembiayaan ini diharapkan
      memperkuat        kelancaran   operasional    layanan
      pemenuhan gizi serta mendukung keberlangsungan
      rantai pasok penyediaan pangan bergizi.




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   255
Page 258
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Small, Medium dan Commercial

                                                                                                        Pertumbuhan
                      Uraian                             2025                  2024
                                                                                                 Nominal               %


                         (1)                               (2)                  (3)            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 OUTSTANDING (dalam jutaan Rupiah)

 Kredit Small                                          177.976.551           173.401.907         4.574.644            2,64%

 Kredit Medium                                          21.337.997            15.947.930          5.390.067          33,80%

 Kredit Commercial                                       61.131.770          39.050.779          22.080.991          56,54%

 Kredit Usaha Rakyat (KUR)                             34.660.056             38.744.103        (4.084.047)         (10,54%)

 Small, Medium and Commercial (CSME)                   295.106.374           267.144.719         27.961.655          10,47%

 JUMLAH DEBITUR (Debitur)

 Kredit Small                                              216.770              221.049             (4.279)          (1,94%)

 Kredit Medium                                               3.245                2.849                396           13,90%

 Kredit Commercial                                           1.275                 1.109               166            14,97%

 Kredit Usaha Rakyat (KUR)                                210.303               231.639            (21.336)          (9,21%)

 Small, Medium and Commercial (CSME)                      431.593               456.646            (25.053)          (5,49%)



Total outstanding kredit CSME pada tahun 2025 mencapai                      pembiayaan secara end‑to‑end dengan lebih cepat
Rp295,11 triliun, meningkat sebesar 10,47% dibandingkan                     dan terarah.
tahun 2024. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh                  b. Medium: Pengelolaan segmen Medium yang
kredit segmen Commercial yang tumbuh sebesar 56,54%.                        sebelumnya berada di tingkat cabang diperkuat di
Pada tahun 2025, penyaluran kredit dilakukan secara selektif                tingkat regional melalui penugasan RM Medium dan
dengan memanfaatkan potensi value chain dan fokus pada                      DH Medium, yang bertujuan untuk meningkatkan
model bisnis berbasis transaksi. Strategi ini memberikan                    efektivitas koordinasi, keseragaman implementasi,
hasil positif terhadap kinerja bisnis segmen SME hingga akhir               dan konsistensi strategi lintas wilayah.
tahun 2025, yang tercermin dari pertumbuhan portofolio                   c. Small: Penunjukan RM Small dengan pembagian
kredit pada segmen Small sebesar 2,64% dan segmen                           fokus di Growth and Quality. RM Small difokuskan
Medium sebesar 33,80%.                                                      pada pertumbuhan portofolio yang berkualitas
                                                                            berdasarkan potensi wilayah dan aktivitas transaksi
STRATEGI BISNIS COMMERCIAL, MEDIUM, DAN SMALL                               nasabah, sementara RM Quality dan TL Quality
TAHUN 2025                                                                  menangani portofolio bermasalah secara lebih
Pada tahun 2025, strategi pengembangan bisnis                               terarah agar perbaikan kualitas kredit dapat dilakukan
Commercial, Medium, dan Small difokuskan untuk                              dengan lebih tepat dan konsisten.
menghasilkan pertumbuhan yang lebih berkualitas melalui               2. Pertumbuhan Kredit Secara Selektif dan Prudent
penguatan struktur organisasi, ekspansi portofolio yang                  Ekspansi portofolio diarahkan pada segmen dan sektor
terukur, serta perbaikan proses bisnis secara menyeluruh.                yang memiliki potensi pertumbuhan berkelanjutan,
Inisiatif ini disusun agar pengelolaan segmen menjadi lebih              dengan tetap menjaga aspek kualitas dan risiko.
fokus, efektif, dan tetap selaras dengan prinsip kehati‑hatian           a. Commercial         dan      Medium:      Pertumbuhan
perbankan. Secara ringkas, strategi segmen Commercial,                      diprioritaskan pada sektor-sektor dan prospek usaha
Medium, dan Small sepanjang 2025 meliputi:                                  yang stabil, seperti sektor APBN, energi, kesehatan,
1. Penajaman Organisasi dan Penguatan Jaringan Kerja                        pendidikan, perdagangan besar. Pemilihan sektor
     BRI melakukan penyesuaian struktur organisasi untuk                    ini mempertimbangkan karakteristik bisnis yang
     memastikan setiap segmen memiliki fokus yang lebih                     lebih resilient terhadap perubahan kondisi ekonomi.
     jelas serta pengelolaan yang lebih akuntabel.                          Strategi fokus akuisisi dengan sektor yang terarah
     a. Commercial: Pembentukan Commercial Business                         ini terbukti mampu meningkatan ticket size (tiering
          Center (CBC) untuk mengintegrasikan seluruh proses                pinjaman) dan menunjukkan kualitas akuisisi booking
          bisnis segmen Commercial dalam satu organisasi                    yang membaik dari tahun ke tahun.
          dedicated, sehingga mampu menyediakan solusi




256       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 259
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




   b. Small: Pertumbuhan dijalankan secara selektif,              BRISPOT agar proses penilaian menjadi lebih akurat, cepat, dan
        dengan tetap menjaga pangsa pasar dan sejalan             tetap prudent. Peningkatan kualitas ini menjadi fondasi bagi BRI
        dengan perkembangan industri. Fokus diberikan             untuk menyusun proses bisnis pemberian pembiayaan produk
        pada wilayah perkotaan dengan porsi BRI yang              CSME yang lebih ringkas (seamless), tepat sasaran sekaligus
        masih kecil namun memiliki kualitas kredit yang           menjaga kesehatan portofolio.
        baik, sehingga akselerasi pertumbuhan tetap selaras
        dengan profil risiko yang diinginkan.                     Di saat yang sama, pertumbuhan pada segmen Medium dan
   c. Pendekatan bisnis berbasis ekosistem. Selain                Commercial ditempuh secara selektif dengan memaksimalkan
        mengimplementasikan          strategi    pertumbuhan      potensi wilayah, sektor unggulan, dan peluang berbasis value
        segmen Commercial, kolaborasi lintas unit juga            chain. Fokus pada sektor dengan profil arus kas yang kuat
        diperkuat untuk mengoptimalkan potensi nasabah            dan prospek berkelanjutan memungkinkan BRI menawarkan
        principal beserta value chain business dalam satu         struktur produk dan pricing yang kompetitif, menyesuaikan
        ekosistem bisnis.                                         dengan kebutuhan spesifik nasabah, serta menjaga
3. Penyempurnaan Proses Bisnis End to End                         keseimbangan antara pertumbuhan dan risiko. Pendekatan
   Perbaikan proses dilakukan secara menyeluruh untuk             ekosistem melalui pemanfaatan kemitraan dalam value chain
   meningkatkan kecepatan, konsistensi, dan ketepatan             mendorong pemahaman yang lebih menyeluruh terhadap
   dalam pengambilan keputusan kredit dengan mitigasi             aktivitas usaha nasabah, sehingga solusi pembiayaan yang
   risiko yang memadai.                                           diberikan lebih kontekstual dan berdampak.
   a. Digitalisasi credit underwriting: Penyempurnaan
        proses bisnis melalui new credit underwriting             Penguatan pipeline management berbasis data memastikan
        BRISPOT dilakukan melalui perbaikan pre‑screening,        proses akuisisi dan pengembangan relasi berjalan lebih
        percepatan alur keputusan kredit, serta standardisasi     terarah, dengan prioritas pada peluang yang memiliki
        dokumentasi secara digital. Modernisasi ini bertujuan     kecocokan kebutuhan dan potensi konversi yang baik.
        menciptakan proses yang lebih ringkas (seamless),         Transformasi organisasi melalui pembentukan Commercial
        akurat, dan tetap sesuai prinsip mitigasi risiko.         Business Center (CBC) serta penajaman organisasi yang
   b. Penguatan         pipeline    management:        Pipeline   dedicated di masing-masing segmen untuk memperpendek
        difokuskan pada nasabah eksisting yang berkualitas,       alur koordinasi dan meningkatkan integrasi layanan, sehingga
        disertai pembatasan pipeline canvassing sesuai            BRI dapat menyediakan solusi end‑to‑end dengan respon
        profil risiko. Selain itu, peningkatan kualitas data,     yang lebih cepat, akurasi yang lebih tinggi, dan sentuhan
        parameter model, serta proses validasi dilakukan          layanan yang lebih personal di seluruh segmen Commercial,
        untuk memastikan pipeline lebih akurat, terukur, dan      Medium, dan Small.
        berkontribusi pada pertumbuhan yang sehat.
4. Pengelolaan Kualitas Portofolio Existing                       PROSPEK USAHA DAN STRATEGI BISNIS COMMERCIAL,
   Pengelolaan kualitas portofolio dilakukan melalui              MEDIUM, DAN SMALL TAHUN 2026
   intervensi yang lebih terstruktur, terukur, dan berorientasi   Pada tahun 2026, strategi pengembangan bisnis akan sejalan
   pada pemulihan.                                                dengan inisiatif yang telah dijalankan di tahun 2025 dengan
   a. Program percepatan penanganan LAR: Program                  melakukan penajaman inisiatif di masing-masing segmen.
        keringanan tunggakan, serta KI Solusi dijalankan          Commercial dan Medium, melanjutkan pertumbuhan selektif
        untuk mempercepat penyelesaian kredit pada                dan menjaga kualitas pada segmen Small, serta meningkatkan
        nasabah terpilih, dengan kriteria dan evaluasi berkala    efisiensi dan efektivitas pemasaran melalui penyempurnaan
        untuk memastikan efektivitasnya.                          proses dan penguatan kapabilitas organisasi. Fokus strategi
   b. Peran RM Quality: Fungsi RM Quality diperkuat untuk         tetap berpedoman pada menghadirkan solusi yang relevan
        melakukan pemantauan dan penagihan secara lebih           dengan kebutuhan nasabah, menawarkan produk dengan
        dini terhadap nasabah yang menunjukkan potensi            struktur dan pricing yang kompetitif, serta memberikan layanan
        pelemahan arus kas (cash flow), sehingga langkah          yang semakin personal, dengan tetap berpegang pada prinsip
        mitigasi dapat dilakukan lebih cepat dan memberikan       kehati-hatian perbankan (prudential banking).
        dampak nyata bagi perbaikan kualitas portofolio.          1. Penajaman Organisasi dan Penguatan Jaringan Kerja
                                                                       BRI melakukan penyesuaian struktur organisasi untuk
KEUNGGULAN KOMPETITIF DAN INOVASI BISNIS                               memastikan setiap segmen memiliki fokus yang terarah
COMMERCIAL, MEDIUM, DAN SMALL                                          serta pengelolaan kredit yang lebih akuntabel.
Pada tahun 2025, pengembangan bisnis Commercial, Medium,               a. Commercial: Perluasan jaringan layanan bisnis
dan Small diarahkan untuk semakin dekat dengan kebutuhan                   Commercial melalui penambahan CBC untuk
nasabah melalui penawaran solusi yang relevan, struktur produk             memperbesar market share serta penyempurnaan
yang kompetitif, dan pengalaman layanan yang lebih personal.               fungsi risk dan operation untuk mendukung
Perbaikan kualitas portofolio, khususnya pada segmen Small,                kecepatan eksekusi dan dengan tetap berpegang
dilaksanakan melalui perbaikan New Credit Underwriting                     pada prinsip kehati-hatian perbankan (prudential
                                                                           banking).



                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    257
Page 260
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   b. Small and Medium: Penguatan Organisasi Kantor                 sehingga proses Prakarsa kredit menjadi lebih
      Pusat dengan pembentukan dedicated team Bisnis                seamless dan lebih cepat dengan produk yang
      sesuai segmen Small (ekspansi dan quality),                   tailor-made untuk memenuhi kebutuhan nasabah.
      dan Medium (penanganan bisnis medium), serta                  Serta penyempurnaan pipeline management system
      implementasi pembentukan Flying Team melalui                  pada segmen small untuk proses yang lebih prudent
      pembentukan EBO dalam penanganan kredit                       menghasilkan pipeline yang berkualitas
      bermasalah khususnya penanganan Loan at                    b. Penyempurnaan Architecture Policy di masing-
      Risk (LAR) pada portofolio Performing Lending (PL).           masing segmen Commercial, Medium dan Small
2. Pertumbuhan Kredit Secara Selektif dan Prudent                   sebagai dasar harmonisasi arah kebijakan bisnis
   a. Commercial:     Fokus     pertumbuhan     diarahkan           sehingga penyaluran produk pinjaman sesuai dengan
      pada sektor-sektor prioritas yang sejalan dengan              kebutuhan nasabah dan potensi bisnis di masing-
      pemerintah seperti APBN, energi, pangan, dan                  masing wilayah.
      pendidikan sehingga ekspansi portofolio Commercial      4. Pengelolaan Kualitas Portofolio
      dapat berlangsung lebih terarah, berkualitas serta         a. Penguatan Risk Control melalui Enhancement Early
      selaras dengan dinamika industri.                             Warning System (EWS) pada Segmen Commercial,
   b. Small and Medium: Pertumbuhan Small and Medium                Medium dan Small dengan kriteria CASA nasabah
      difokuskan melalui pemanfaatan ekosistem usaha,               dan ketepatan bayar, serta Enhancement Credit
      baik melalui pendekatan berbasis value chain dan              Risk Rating untuk penguatan proses underwriting.
      pipeline yang berkualitas dari Nasabah Eksisting to           Selain itu akan dilakukan Implementasi Stop and Go
      Bank yang memiliki dana dan transaksi optimal. Fokus          untuk evaluasi putusan kredit baik dari sisi pemutus
      pertumbuhan Small and Medium juga sejalan dengan              maupun pemrakarsa.
      program-program pemerintah antara lain akuisisi pada       b. Digitalisasi proses monitoring kredit dengan
      program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kredit Program            pengembangan         dashboard     pada      Segmen
      Perumahan (KPP) dari sisi Supply Side.                        Commercial, Medium, dan Small dalam rangka
3. Penyempurnaan Proses Bisnis End to End                           mengawal akselerasi pertumbuhan sustain dan
   a. Revamp BRISPOT bertujuan untuk percepatan                     berkualitas yang dapat memberikan insight dalam
      akuisisi bisnis Commercial, Medium dan Small                  decision making penentuan action plan bisnis.



                                         RINGKASAN KINERJA BISNIS KONSUMER



    Pada tahun 2025, segmen Konsumer BRI tetap tumbuh         3. Peningkatan efisiensi dalam setiap proses bisnis,
    sehat dan berkelanjutan. Kontribusi kinerja bisnis           dengan tetap mempertahankan prinsip customer
    konsumer tersebut terutama berasal dari pertumbuhan          oriented dan good corporate governance.
    salary based loan dan kredit pemilikan rumah (KPR) atau
    mortgage. Adapun pertumbuhan untuk salary based loan      Peningkatan kompetensi pekerja dan perubahan bisnis
    dan KPR yang masing-masing tercatat tumbuh 9,90%          proses berbasis digital mendukung produktivitas
    yoy dan 13,30% yoy. BRI berkomitmen untuk memberikan      pekerja menjadi lebih optimal. Melalui penggunaan data
    pelayanan terbaik bagi seluruh nasabah melalui inovasi    analytics berbasis AI, penawaran program dan produk
    berkesinambungan pada platform perbankan.                 juga menjadi lebih tepat sasaran dan meningkatkan
                                                              efisiensi. Hal-hal tersebut menjadi faktor kunci
    BRI secara konsisten mengembangkan beragam                pertumbuhan kinerja bisnis konsumer di tahun 2025.
    customer touch points dalam melayani kebutuhan
    nasabah pada segmen konsumer. Bisnis Konsumer             Hasilnya dapat dilihat dari kinerja bisnis konsumer
    melakukan penajaman fokus bisnis dan perbaikan            BRI yang mampu bertumbuh positif baik dari sisi aset,
    proses bisnis yang memungkinkan segmen konsumer           liabilitas, maupun fee based income. Dari sisi aset,
    menjadi pilar pertumbuhan BRI melalui:                    pinjaman konsumer mampu tumbuh sebesar 10,59%
    1. Pengembangan produk dan layanan yang berbasis          yoy, yang disokong oleh pertumbuhan kredit BRIguna
       digital untuk memberikan kemudahan akses kepada        sebesar 9,90% yoy, KPR sebesar 13,30% yoy, serta
       nasabah.                                               pinjaman konsumer lainnya (credit card, digital lending
    2. Memperkuat hubungan baik dengan nasabah                dan KKB) sebesar 3,40% yoy. Dari sisi liabilitas, wealth
       eksisting BRI yang masih besar potensinya.             management business mampu menumbuhkan Funds
       Didukung dengan pemanfaatan data analytics             Under Management (FUM) non Dana Pihak Ketiga sebesar
       dalam mempelajari perilaku nasabah sehingga            34,34% yoy serta dapat mendorong pertumbuhan fee
       dapat menawarkan yang produk dan jasa yang             based income dari investasi sebesar 19,69%.
       personalized sesuai kebutuhan nasabah.




258     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 261
                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                             2025




BISNIS KONSUMER                                                         3. Kartu Kredit dan Digital Lending
Bisnis konsumer BRI menawarkan produk yang memudahkan                      Kartu Kredit BRI merupakan produk Alat Pembayaran
nasabah individu memperoleh berbagai kebutuhan barang                      Menggunakan Kartu (APMK) berbasis pinjaman tanpa
konsumsi seperti rumah, kendaraan, traveling, pendidikan                   agunan yang bekerja sama dengan prinsipal, dan dapat
dan berbagai macam barang konsumsi lainnya. Kredit                         digunakan untuk pembayaran transaksi di merchant
konsumer BRI memberikan suku bunga yang kompetitif                         maupun penarikan tunai melalui jaringan prinsipal. Kartu
dan proses yang cepat dan aman. Produk- produk kredit                      Kredit BRI hadir dalam berbagai varian produk untuk
konsumer BRI yang tersedia di tahun 2025 yaitu:                            melayani kebutuhan beragam segmen, mulai dari mass
1. Kredit BRIguna                                                          market, mass affluent, affluent, hingga commercial. Dalam
    Kredit BRIguna merupakan kredit yang diberikan kepada                  pengembangannya, BRI telah meluncurkan berbagai
    calon debitur/debitur dengan sumber pembayaran                         produk kartu kredit co-branding melalui kerja sama
    (repayment) berasal dari sumber penghasilan tetap atau                 dengan partner strategis untuk memperluas penetrasi ke
    fixed income (gaji/uang pensiun), dengan jenis antara                  berbagai ekosistem digital, termasuk travel, e-commerce,
    lain BRIguna Karya, BRIguna Pra Purna dan BRIguna                      lifestyle, pembayaran, dan solusi bisnis, dengan
    Purna.                                                                 memanfaatkan model open banking serta integrasi
2. Kredit Kepemilikan Rumah (KPR)                                          berbasis API. Untuk meningkatkan kualitas layanan
    KPR merupakan kredit/penyediaan dana yang diberikan                    nasabah serta mempercepat Service Level Agreement
    untuk membiayai kepemilikan Properti Residensial yang                  (SLA), BRI telah melakukan digitalisasi end-to-end pada
    digunakan untuk pembelian baru/bekas, ambil alih                       proses bisnis kartu kredit, mencakup tahap akuisisi,
    (take over), pembangunan serta renovasi dengan objek                   underwriting, pengelolaan portofolio, hingga penagihan.
    berupa rumah tinggal, rumah toko (ruko), rumah kantor                  Selain itu, Kartu Kredit BRI saat ini juga telah terintegrasi
    (rukan) dan kavling siap bangun.                                       sebagai sumber dana transaksi QRIS di aplikasi BRImo.


Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Konsumer
                                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                              Pertumbuhan
                        Uraian                              2025                  2024
                                                                                                      Nominal                  %


                          (1)                                 (2)                  (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Kredit BRIguna                                          149.231.264           135.793.674            13.437.590              9,90%

 Kredit Pemilikan Rumah (KPR)                             66.341.479            58.552.166             7.789.313             13,30%

 Kartu Kredit, Digital Lending, KKB dan Lainnya             9.198.923            8.896.664              302.259               3,40%

 Total Bisnis Kredit Konsumer                            224.771.666          203.242.504             21.529.162             10,59%

 Funding Under Management (FUM)                          242.087.443           205.072.210            37.018.233             18,05%


Pertumbuhan bisnis difokuskan pada debitur top tier di                  re-engineering berupa digitalisasi proses pengajuan dan
masing-masing regional yang diikuti optimalisasi bisnis dari            prakarsa kredit melalui BRISPOT dan juga pengembangan
ekosistem debitur, sehingga mendorong pertumbuhan bisnis                digital platform HOMESPOT sebagai mortgage ecosystem
konsumer khususnya BRIguna dan KPR tumbuh kompetitif,                   engine serta program pemasaran KPR BRI Property Expo
Kredit BRIguna tahun 2025 sebesar Rp149,23 triliun, tumbuh              yang telah dilaksanakan pada tahun 2025 di berbagai kota
positif di 9,90%. Demikian pula dengan KPR yang tumbuh                  besar. Selain itu adanya penyaluran program KPR FLPP
13,30% dari Rp58,55 triliun di tahun 2024 menjadi Rp66,34               sebanyak 33.309 unit dengan total pencairan baru KPR pada
triliun di tahun 2025.                                                  2025 sebesar Rp16,16 triliun. Komitmen BRI ini ditunjukkan
                                                                        dengan pertumbuhan penyaluran KPR BRI selama 5 (lima)
Pertumbuhan kredit BRIguna pada 2025 didukung dengan                    tahun terakhir rata-rata 13% melebihi rata-rata pertumbuhan
optimalisasi leads eligible dari nasabah payroll dan digitalisasi       industri. BRI menjadi satu-satunya Bank Buku IV dengan
proses, pengajuan BRIguna menggunakan ponsel serta akad                 positive growth market share KPR di tahun 2025.
digital memberikan akses dalam pengajuan secara fully digital
melalui BRImo Super Apps tanpa harus datang ke bank atau                BRI selalu berkomitmen untuk meningkatkan pertumbuhan
unit kerja BRI. BRIguna juga memberikan program-program                 pinjaman konsumer lainnya (credit card, digital lending dan
yang menarik dan kompetitif. Pencairan total kredit BRIguna             KKB) yang solid. Tahun 2025, pinjaman konsumer lainnya
pada 2025 sebesar Rp35,7 triliun. Sedangkan pertumbuhan                 (credit card, digital lending dan KKB) tumbuh sebesar
KPR didukung beberapa hal antara lain business process                  Rp302,26 miliar atau 3,40% dari tahun 2024. Peningkatan



                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     259
Page 262
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




tersebut dihasilkan dari penetrasi akuisisi ETB yang meningkat   Strategi Bisnis Konsumer BRI akan selalu selaras dengan
dari 21% menjadi 52% secara yoy melalui optimalisasi leads       dengan aspirasi BRI Group yang dimulai dari 2025 hingga
simpanan, skema pre-washed dan channel akuisisi digital.         2029. Untuk mendukung pencapaian aspirasi tersebut serta
Selain itu, juga didorong oleh peningkatan volume transaksi      mempertimbangkan kondisi internal dan eksternal BRI, maka
QRIS CC pada BRImo sebesar 140%.                                 pada tahun 2026 hingga tahun 2030 bisnis konsumer BRI
                                                                 akan mengusung tema Grow Stronger, Built to Last, Lead
Strategi Bisnis Konsumer Tahun 2026                              the Market dengan fokus 4 pilar (enablers) berupa targeted
Transformasi digital secara berkelanjutan dilakukan melalui      source of growth, robust risk management, operational and
penguatan kapabilitas retail banking dan peningkatan             service excellence and elevate people and organization,
efisiensi operasional melalui penyempurnaan proses bisnis        yang pada akhirnya bertujuan untuk meningkatkan ekspansi
guna mendorong pertumbuhan bisnis konsumer yaitu                 dan efisiensi proses bisnis.
fokus pengembangan diarahkan pada optimalisasi potensi
nasabah payroll BRI sebagai sumber pertumbuhan yang              Adapun langkah-langkah strategis yang akan ditempuh
berkualitas. Untuk mencapai aspirasi bisnis konsumer             untuk mendukung hal-hal tersebut diantaranya yaitu:
tersebut, BRI tetap berfokus pada peningkatan pangsa             1. Pemanfaatkan predictive analytics dan integrasi
pasar melalui pertumbuhan yang selektif dan ekspansi yang           data leads ke platform digital seperti BRISPOT untuk
terarah dengan memanfaatkan berbagai program Kredit                 mendukung proses pemasaran yang lebih efektif,
BRIguna, menjaga hubungan baik dengan Kementrian-                   efisien, dan prudent khususnya untuk produk pinjaman
Kementrian, Kredit Perumahan Rakyat Subsidi (KPRS), KPR             konsumer (BRIguna, KPR, kartu kredit, digital lending
BRI Expo dengan prudent dalam risiko yang terkendali guna           dan KKB) serta produk wealth management (investasi
menghindari pemburukan kualitas kredit dan mendorong                dan asuransi). Untuk mendukung ketersediaan dan
perbaikan kolektibilitas dengan prudent dalam risiko yang           kualitas data leads yang baik maka BRI memaksimalkan
terkendali guna menghindari pemburukan kualitas kredit dan          potensi nasabah inti kerjasama. Fokus peningkatan
mendorong perbaikan kolektibilitas.                                 user experience dan kecepatan proses secara prudent,
                                                                    digitalisasi dan integrasi (BRImo, PA, partner), leads
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Konsumer                   management, perbaikan proses bisnis dan produk.
Peningkatan layanan dan kemudahan menjadi kunci dalam            2. Untuk menumbuhkan market share, BRIguna dan KPR
pertumbuhan kredit konsumer, hal ini didukung dengan                akan menjadi main engine dalam meningkatkan portofolio.
digitalisasi proses kredit BRIguna dan KPR. Efisiensi akan          Di tahun 2026, BRIguna akan fokus mengakselerasi bisnis
dilakukan melalui perbaikan bisnis proses guna mendorong            ke pegawai sektor BUMN, Rumah sakit dan perusahaan
pertumbuhan bisnis konsumer, antara lain adalah BRIguna             swasta bonafit dengan tetap menjaga Business as Usual
Digital dan HOMESPOT. Dengan customer base yang                     (BAU) di sektor pemerintah dan pensiunan. Sedangkan
besar dan jaringan tersebar luas di seluruh Indonesia               untuk KPR, selain fokus menjalin kerjasama dengan
maka digitalisasi proses bisnis menjadi salah satu kunci            developer terbaik skala nasional, satu bentuk komitmen
pertumbuhan yang terjaga ke depannya. Dengan ini                    yang dilakukan adalah membangun platform mortgage
diharapkan pelayanan kredit konsumer semakin mudah                  ecosystem (Homespot.id) yang mengakomodir seluruh
namun tetap memperhatikan risk dan tetap prudent. Market            stakeholder di segmen properti. Fokus ekspansi pada
share BRIguna saat ini merupakan yang tertinggi (market             produk high-yield dengan profil risiko terjaga (BRIguna
leader), sedangkan KPR BRI saat ini merupakan Top 5 Bank            segmen Swasta middle high income dan Pensiunan, KPR
penyalur KPR terbesar di Indonesia.                                 Tier 1), didukung oleh basis leads berkualitas dan sehat.
                                                                 3. Pergeseran demografis nasabah menempatkan Gen Z
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Konsumer Tahun 2026               sebagai kekuatan ekonomi baru yang mengutamakan
Perkembangan teknologi digital dan data telah mengubah              kecepatan, transparansi, dan kemudahan akses digital,
cara industri perbankan berinteraksi dengan nasabah.                sementara segmen affluent tetap menjadi pendorong
Persaingan yang semakin ketat mengharuskan bank                     utama volume dan nilai transaksi melalui tingkat spending
untuk dapat memahami kebutuhan dan perilaku nasabah                 yang tinggi. Penetrasi kepada ETB akan menjadi
secara lebih mendalam. BRI sebagai salah satu bank                  salah satu fokus akuisisi yang akan dilakukan untuk
terbesar di Indonesia perlu meningkatkan kemampuannya               meningkatkan product holding nasabah serta nasabah
dalam mengelola data nasabah secara optimal, agar                   HNWI. Menyikapi hal tersebut, pada tahun 2026 Kartu
dapat memberikan penawaran produk yang relevan serta                Kredit BRI memfokuskan strategi pada revamp proposisi
meningkatkan loyalitas nasabah. Bisnis Konsumer BRI yang            produk affluent dan mass card agar semakin relevan dan
memiliki jangkauan produk dan layanan yang luas baik                kompetitif, didukung oleh penguatan seamless customer
dari produk pinjaman (consumer loan and credit card),               journey di BRImo serta optimalisasi aktivasi dan transaksi
dan produk pengelolaan keuangan (wealth management).                melalui personalized campaign berbasis data analytics.




260      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 263
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




                              RINGKASAN KINERJA RETAIL FUNDING & RETAIL TRANSACTION



    Dalam upaya memenangkan persaingan retail banking            dan pertandingan bola, serta tersedianya fitur investasi
    dan sejalan dengan inisiatif tahun 2025 yaitu ”Transform     seperti tabungan emas dan reksadana. Langkah ini
    Funding Franchise”, BRI terus fokus pada inisiatif           menggambarkan komitmen BRI dalam menyediakan
    penguatan kapabilitas perkembangan atas retail funding       akses mudah terhadap layanan nasabah.
    dan retail transaction dengan memperkuat SuperApp
    BRImo antara lain dari segi peningkatan jumlah user,         Selain itu, BRI juga fokus menjaga transaksi nasabah
    penambahan fitur-fitur unggulan, serta keandalan             untuk terus berada dalam sistem BRI melalui
    sistem terus dijaga untuk semakin mempermudah                peningkatan share dan produktivitas merchant EDC
    nasabah agar dapat bertransaksi secara seamless.             dan QRIS. Berbagai macam inisiatif juga terus dilakukan
    Selain itu meningkatkan loyalitas nasabah BRImo              untuk memperkuat akseptasi merchant BRI di pasaran
    dengan menghadirkan berbagai pilihan fitur baru.             seperti melakukan kerjasama dengan berbagai partner
                                                                 strategis, meningkatkan persebaran merchant di urban
    BRImo SuperApp semakin populer dan telah digunakan           area, memperkuat alat monitoring dan menambahkan
    oleh 45,9 juta nasabah mencatatkan lebih dari Rp5,6          fitur-fitur unggulan untuk meningkatkan transaksi
    miliar transaksi sepanjang tahun dengan volume Rp7,08        merchant BRI sebagai pilihan utama dalam pembayaran.
    triliun. Pertumbuhan transaksi ini juga sejalan dengan
    strategi BRImo yang gencar melakukan inovasi melalui         Dengan adanya berbagai inisiatif untuk meningkatkan
    pemanfaatan teknologi untuk menciptakan layanan              dana retail yang telah dilakukan selama tahun 2025,
    perbankan yang lebih inklusif, efisien dan memberikan        terbukti bahwa pertumbuhan tabungan Retail BRI
    nilai tambah bagi nasabah baik dari segi fitur maupun        tumbuh merata sepanjang tahun ini. Hal ini menunjukan
    kemitraan dengan berbagai partner strategis. Transaksi       bahwa upaya, strategi dan kebijakan yang telah kami
    bersama BRImo kini dapat dilakukan melewati batas            lakukan untuk menjaga transaksi nasabah untuk terus
    lintas negara dengan hadirnya fitur untuk transaksi          berputar di BRI dan meningkatkan akuisisi berkualitas
    internasional seperti pembukaan rekening menggunakan         mampu menciptakan pertumbuhan yang stabil dan
    nomor handphone luar negeri, transfer ke lebih dari 100      sustain. Tahun 2025, tabungan tumbuh Rp42,2 triliun
    negara dan pembayaran QR Empat negara di Singapura,          atau mencatatkan kenaikan 2,5x lipat dibandingkan
    Malaysia, Thailand, dan Jepang. Penambahan fitur             nominal pertumbuhan pada tahun sebelumnya. BRI
    lifestyle yang dapat membantu nasabah dalam                  optimis bahwa tren pertumbuhan positif ini akan terus
    melakukan pembelian tiket pesawat, tiket kereta api,         berlanjut ke depannya.
    serta hadir juga fitur baru seperti pembelian tiket konser



BISNIS RETAIL FUNDING
BRI memiliki produk retail funding yang beragam untuk               -   BritAma Mitra
memenuhi kebutuhan seluruh nasabah. Informasi mengenai                  Merupakan tabungan yang diperuntukkan khusus
jenis produk dana pihak ketiga retail antara lain sebagai               bagi nasabah perusahaan mitra/kerjasama dengan
berikut:                                                                fasilitas yang ditawarkan adalah layanan penyaluran
1. Tabungan BRI                                                         gaji (payroll) bagi karyawannya, kerjasama khusus,
    Varian produk tabungan yaitu sebagai berikut:                       kerjasama Pendidikan dan penyaluran Dana Bantuan.
    Tabungan BRI BritAma                                            - BritAma Rencana
    BritAma merupakan tabungan bagi nasabah individu yang               Tabungan berjangka bagi nasabah yang memiliki
    dilengkapi dengan fasilitas perbankan digital serta online          minat investasi atau perencanaan keuangan dengan
    real time system yang memudahkan nasabah dalam                      fitur Automatic Fund Transfer (AFT) dimana nasabah
    bertransaksi kapanpun dan dimanapun serta dilengkapi                dapat menentukan sendiri tanggal dan nominal
    gratis cover asuransi kecelakaan diri (personal accident).          target dana yang diinginkan serta dilengkapi dengan
    - BritAma Bisnis                                                    opsi fasilitas asuransi jiwa.
         Kebutuhan limit transaksi yang lebih tinggi bagi           Tabungan BRI Junio
         nasabah retail funding baik individu maupun non            Tabungan untuk memperkenalkan budaya menabung
         individu dapat dipenuhi dengan BritAma Bisnis              dan transaksi digital sejak dini kepada anak-anak yang
         yang juga memberikan penawaran gratis biaya                di bundling dengan kartu debit desain khusus yang
         administrasi setiap bulannya.                              menarik.




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   261
Page 264
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   Tabungan BRI Simpedes                                             deposito scripless untuk mengakomodir kebutuhan dan
   Simpedes merupakan tabungan bagi nasabah individu                 kemudahan nasabah yang memiliki banyak bilyet dan
   dan non individu dalam bentuk tabungan dengan mata                bukti kepemilikan deposito diberikan dalam bentuk email
   uang rupiah yang dilengkapi dengan fasilitas perbankan            notifikasi sehingga nasabah dapat mengelola rekening
   digital serta online real time system untuk memudahkan            depositonya lebih efektif dan efisien.
   nasabah dalam bertransaksi.                                    3. Debit BRI
2. Deposito BRI (Depo BRI)                                           Debit BRI adalah kartu debit yang berfungsi sebagai
   Pilihan investasi bagi nasabah yang tersedia dalam                alat transaksi finansial dan non finansial. Kartu debit
   berbagai pilihan mata uang baik Rupiah maupun valas               BRI dapat digunakan untuk melakukan transaksi on/
   dengan suku bunga yang kompetitif dengan jangka                   off us secara offline menggunakan EDC BRI ataupun
   waktu penempatan 1 (satu) hingga 36 bulan. Produk                 bank lain, serta dapat digunakan untuk transaksi online
   ini diperuntukkan bagi nasabah individu maupun non                menggunakan metode debit online (transaksi di merchant
   individu yang menginginkan imbal hasil lebih besar                jaringan Mastercard), direct debit (transaksi di merchant
   dibandingkan produk tabungan. Pembukaan deposito                  kerjasama BRI), debit multi-currency (fitur Kartu Debit
   dapat dilakukan melalui BRImo atau unit kerja BRI dengan          Mastercard BRI yang bisa dihubungkan dengan berbagai
   dua pilihan mekanisme pemberian bunga yaitu langsung              rekening dengan mata uang asing). Selain kartu debit
   diberikan melalui rekening atau ditambahkan ke dalam              dalam bentuk fisik, saat ini juga telah tersedia kartu
   komponen pokok deposito (add on) selain itu deposito BRI          debit virtual dimana penerbitan kartunya dilakukan
   juga dapat diposisikan sebagai instrumen penempatan               melalui SuperApp BRImo yang dapat digunakan untuk
   Devisa Hasil Ekspor (DHE) yang kredibel bagi para                 bertransaksi di merchant, situs, atau aplikasi online yang
   eksportir. Saat ini BRI juga telah mengembangkan produk           memiliki jaringan Visa.

Tabel Kinerja Bisnis Retail Funding
                                                                                                               (dalam miliar Rupiah)


                                                                                                    Pertumbuhan
                     Uraian                             2025               2024
                                                                                             Nominal                 %


                        (1)                               (2)                (3)           (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Total DPK                                              934.491            892.201             42.291                4,74%

 Total CASA                                             701.759            643.533             58.226               9,05%

 Tabungan                                               584.893            542.667             42.226                7,78%

 Giro                                                   116.866            100.992              15.875              15,72%



Total Dana Pihak Ketiga (DPK) Ritel tahun 2025 sebesar            Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Retail Funding
Rp934,49 triliun, meningkat 4,74% yoy dibandingkan dengan         Akselerasi transformasi layanan melalui sinkronisasi
tahun 2024 yang sebesar Rp892,20 triliun. Peningkatan             penyempurnaan standar operasional dan platform
tersebut terutama berasal dari pertumbuhan CASA sebesar           enhancement merupakan langkah krusial dalam memperkuat
9,05% secara yoy yang dipengaruhi oleh peningkatan                ekosistem digital perusahaan. Inisiatif ini diproyeksikan
tabungan sebesar 7,78% secara yoy tumbuh Rp42,23 triliun.         untuk mengekspansi basis nasabah secara eksponensial
                                                                  serta meningkatkan loyalitas, yang pada akhirnya akan
Strategi Retail Funding Tahun 2025                                mengoptimalkan struktur low-cost funding yang berbasis
Strategi Retail Funding berfokus pada diversifikasi source of     transaksi dan berkelanjutan (sustainable).
growth dengan peningkatan kolaborasi antar segmen bisnis
dan anak perusahaan, dengan meliputi perluasan bisnis             Prospek Usaha dan Strategi Retail Funding Tahun 2026
dengan ekspansi pada ekosistem payroll, korporasi serta           Dalam mencapai Aspirasi 2026 Bank Rakyat Indonesia
manajemen perusahaan, selain optimalisasi low cost funding        yaitu Transform Funding Franchise, Bisnis Retail Funding
yang berbasis dari akselerasi transaksi dan digital channel,      di tahun 2026 ini akan tetap melakukan fokus strategi yang
selain itu penetrasi penguasaan di wilayah, dan terakhir          sama pada tahun 2025 dengan melakukan penyempurnaan
penguatan kapabilitas dan produktivitas tenaga pemasar.           dan tetap fokus diversifikasi source of growth peningkatan
                                                                  kolaborasi antar segmen bisnis dan anak perusahaan.




262      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 265
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




BISNIS RETAIL TRANSACTION
BRI terus memperkuat ekosistem payment digital dimana                hadir untuk dapat bertransaksi antar negara di empat
hal ini tercermin melalui penetrasi produk transaksi yang            negara asing seperti Singapore, Malaysia, Thailand, dan
semakin komprehensif. Mulai dari solusi mobile banking               Jepang. Perluasan fitur ini dirancang untuk memberikan
unggulan BRImo hingga berbagai produk acceptance                     fleksibilitas bagi merchant dan kemudahan nasabah
payment seperti EDC Merchant dan QRIS. Integrasi seluruh             yang secara langsung berkontribusi pada peningkatan
layanan ini merupakan strategi utama dalam mengoptimalkan            volume transaksi dan produktivitas ekosistem digital.
peningkatan volume transaksi guna mendorong pertumbuhan           3. BRImo
CASA yang lebih sustainable.                                         Merupakan financial super apps yang hadir dengan
1. EDC Merchant                                                      memberikan keunggulan yang mendukung penuh
    EDC merchant BRI kini hadir dengan memberikan                    kinerja layanan digital BRI melalui penyediaan platform
    beberapa fitur pembayaran yang dapat digunakan untuk             transaksi harian yang lengkap. Dukungan fitur transfer
    memudahkan semua layanan tidak hanya menerima                    internasional ke lebih dari 100 negara serta kemudahan
    pembayaran dari kartu (debit/kredit) dalam negeri namun          pembayaran QR mancanegara. Selain itu, saat ini
    sudah lintas batas yang memungkinkan penerimaan                  BRImo hadir memberikan berbagai fitur investasi untuk
    berbagai jenis kartu internasional. Adanya dukungan              memberikan kemudahan pilihan nasabah dalam memilih
    fitur baru contactless pada perangkat EDC merchant BRI           produk investasi seperti fitur investasi emas (tabungan
    memastikan proses pembayaran menjadi lebih efisien               emas, jual dan beli emas, cicil dan gadai emas) dan
    dan modern, baik bagi nasabah domestik maupun                    pembelian reksadana. BRImo juga berhasil mengintegrasi
    wisatawan mancanegara.                                           layanan urban lifestyle melalui fitur pembayaran tiket
2. QRIS                                                              hiburan seperti pembelian tiket pertandingan bola,
    BRI memperkokoh pilihan channel payment digital                  tiket sewa lapangan padel, tiket konser. Penetrasi pada
    dengan produk QRIS, tidak hanya terdiri dari QRIS                berbagai aktivitas yang sedang populer di masyarakat
    dinamis dan statis namun BRI telah menghadirkan                  dilakukan untuk memacu akselerasi transaksi digital
    solusi QRIS API untuk integrasi sistem kasir (POS) serta         sekaligus memperkuat BRImo sebagai solusi financial
    fitur QRIS tap yang inovatif. Selain itu, kini QRIS BRI          dan daya hidup yang komprehensif.

Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Retail Transaction

                                                                                                          Pertumbuhan
                        Uraian                            2025             2024
                                                                                               Nominal                   %


                            (1)                            (2)              (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 BRImo (juta)                                              45,9             38,6                   7,32              18,96%

 Transaksi BRImo (miliar)                                  5,62              4,31                  1,31              30,41%

 Volume Transaksi BRImo (Rp triliun)                      7.077             5.541                 1.536                 27,71%


Secara kinerja bisnis retail transaction tahun 2025 khususnya     penguatan kapabilitas, kolaborasi strategis dalam ekosistem
pada item BRImo, akselerasi peningkatan jumlah pengguna           BRI Group, serta guna meningkatkan customer engagement
BRImo secara yoy sebesar 18,96% dan volume transaksi              dan kontribusi CASA-based transaction secara sustainable.
secara yoy sebesar 27,71% hal ini didukung melalui fitur fitur
BRImo yang semakin beragam dan user friendly. Sehingga            Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Retail
inovasi yang dihadirkan secara berkelanjutan memastikan           Transaction Tahun 2025
BRImo tetap menjadi pilihan utama masyarakat dalam                Sepanjang tahun 2025, BRI berhasil memperkokoh
memenuhi kebutuhan transaksi finansial dan gaya hidup             keunggulan kompetitif di industri perbankan melalui
yang praktis, aman dan efisien.                                   transformasi ekosistem pembayaran yang holistik dan
                                                                  inklusif dengan fokus strategi pada peningkatan inovasi
Strategi Bisnis Retail Transaction Tahun 2025                     transaksi yang diwujudkan melalui penguatan kapabilitas
Strategi Retail Transaction di tahun 2025 berfokus pada           BRImo sebagai financial super apps yang memberikan
penguatan pertumbuhan transaksi yang berkelanjutan                layanan berbagai fitur baru. Pada sisi acceptance payment
melalui melalui peningkatan produktivitas digital channel,        seperti EDC dan QRIS, telah berhasil dilakukan upgrade
akselerasi penetrasi merchant potensial, serta penguatan          infrastruktur pada EDC Merchant yang kini mendukung
penetrasi BRImo pada masyarakat urban lifestyle. Strategi         teknologi contactless serta perluasan fitur pembayaran
ini didukung oleh penyederhanaan onboarding digital,              QR yang bisa bertransaksi di empat negara asing seperti




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    263
Page 266
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Singapore, Malaysia, Thailand dan Jepang. Serta adanya             di tahun 2026 ini akan melanjutkan arah strategis yang
fitur QRIS Tap untuk memastikan efisiensi dan kemudahan            telah dijalankan pada periode sebelumnya sebagai bagian
transaksi yang lebih tinggi bagi mitra bisnis maupun nasabah.      dari upaya penguatan kinerja yang berkelanjutan dengan
                                                                   melakukan penyempurnaan dan tetap fokus diversifikasi
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Retail Transaction               source of growth serta peningkatan kolaborasi antar segmen
Tahun 2026                                                         bisnis dan anak perusahaan.
Dalam mencapai Aspirasi 2026 Bank Rakyat Indonesia yaitu
Transform The Funding Franchise, Bisnis Retail Transaction


Segmen Korporasi

Segmen Korporasi meliputi Bisnis Korporasi, Bisnis Institusi, Bisnis Transaction Banking dan Bisnis Sindikasi.



                                    RINGKASAN KINERJA BISNIS CORPORATE BANKING


    Di tengah dinamika ekonomi global dan kompetisi                korporasi. Sepanjang 2025, jumlah pengguna tumbuh
    industri yang semakin ketat, Bisnis Corporate Banking          36,3% yoy dengan peningkatan pengguna aktif sebesar
    pada tahun 2025 membukukan kinerja yang solid                  48,06%. Nilai transaksi meningkat 36,29% yoy dan
    dengan tetap mengedepankan prinsip quality growth              frekuensi transaksi naik 33,77%, mencerminkan peran
    dan disiplin risiko. Transformasi terintegrasi melalui         QLola yang semakin dominan dalam operasional
    penguatan human capital, akselerasi digital, serta             keuangan nasabah serta kontribusinya terhadap
    orkestrasi ekosistem menjadi fondasi dalam menjaga             peningkatan fee based income dan efisiensi operasional.
    momentum pertumbuhan sekaligus membangun
    struktur bisnis yang lebih resilien dan berkelanjutan.         Bisnis Kelembagaan (Kementerian dan Lembaga, TNI,
                                                                   dan Polri) juga menunjukkan kinerja positif sepanjang
    Hingga Desember 2025, portofolio pinjaman segmen               2025. BRI mempertahankan posisi sebagai market
    Corporate mencapai Rp352,02 triliun, tumbuh 38,3%              leader dengan pangsa satuan kerja (satker) sebesar
    dibandingkan Rp254,24 triliun pada Desember 2024.              53,98% dan payroll sebesar 55,67%. Pencapaian
    Pertumbuhan ini ditopang oleh dukungan pada program            ini mempertegas peran strategis Corporate Banking
    pemerintah pembiayaan pada sektor-sektor prioritas             dalam mendukung layanan keuangan sektor publik
    dan ekosistem terkait. Kualitas aset tetap terjaga             sekaligus memperkuat basis dana dan ekosistem bisnis
    melalui penerapan prinsip kehati-hatian, sementara             kelembagaan
    struktur pendanaan diperkuat melalui peningkatan
    CASA berbasis transaksi dan disiplin pricing yang tetap        Arah Strategi 2026
    mendukung pertumbuhan dana pihak ketiga.                       Memasuki tahun 2026, Direktorat Corporate Banking
                                                                   memfokuskan strategi pada penguatan pertumbuhan
    Disisi transaction banking, Corporate Banking terus            berkualitas dan daya saing berkelanjutan melalui empat
    mendorong optimalisasi layanan cash management,                prioritas utama:
    trade finance, foreign exchange, virtual account,              1. Driving Quality Growth through Strategic Client
    liquidity management, hingga supply chain financing.               Acquisition and Digital Excellence
    Strategi ini difokuskan pada peningkatan pengelolaan               Fokus pada sektor strategis seperti global supply
    operating account untuk mendorong pertumbuhan                      chain, digital economy, healthcare, renewable
    CASA berbasis transaksi, optimalisasi pricing,                     energy/ESG, energy and mining, FMCG, serta
    penguatan solution-led engagement, dan kombinasi                   ekosistem terkait. Penguatan transaction-based
    pendekatan berbasis ekosistem dengan cross-selling                 banking (trade finance, cash management, foreign
    guna memastikan pertumbuhan yang selaras dengan                    exchange, structured finance, syndication, dan
    peningkatan profitabilitas dan efisiensi biaya secara              supply chain financing) untuk meningkatkan CASA
    berkelanjutan.                                                     korporasi dan menurunkan cost of fund, didukung
                                                                       akselerasi digitalisasi proses dan pengembangan
    QLola by BRI semakin mengukuhkan perannya sebagai                  kapabilitas QLola sebagai integrated corporate
    integrated primary transaction platform bagi nasabah               platform.




264      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 267
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




    2. Integrating Ecosystem and Elevating Customer               untuk memastikan kesiapan SDM menghadapi
       Excellence                                                 kompleksitas bisnis korporasi yang semakin dinamis.
       Corporate Banking berperan sebagai katalis              4. Robust Risk and Control
       pembuka value chain lintas direktorat melalui              Menjalankan disiplin selective growth, penguatan
       pendekatan One BRI Solution, mengorkestrasi                early warning system berbasis data, serta
       ekosistem dari Corporate hingga SME, Mikro, dan            peningkatan governance dan internal control untuk
       Ultra Mikro, serta menyempurnakan end-to-end               menjaga kualitas aset dan keberlanjutan bisnis.
       customer journey yang seamless.
    3. Human Capital Transformation                            Strategi tersebut menjadi landasan Corporate Banking
       Membangun       world-class     bankers      dengan     dalam melanjutkan pertumbuhan yang sehat, kompetitif,
       kompetensi di bidang core credit, corporate finance,    dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran
       transaction banking, digital, leadership, dan ESG,      strategisnya sebagai katalis utama pertumbuhan BRI
       serta mendorong cross-functional exposure               Group.



BISNIS KORPORASI
Segmen Korporasi di BRI dikelola oleh Direktorat Corporate     1. Transformasi SDM melalui pengembangan world-
Banking yang meliputi Bisnis Korporasi, Bisnis Institusi,         class corporate and transaction bankers. Program
Bisnis Transaction Banking, serta Bisnis Sindikasi. Cakupan       ini memperkuat kompetensi inti di bidang core credit,
produk dan layanan Bisnis Korporasi meliputi pengelolaan          corporate finance, dan transaction banking guna
simpanan, pemberian berbagai jenis fasilitas pembiayaan,          memastikan kesiapan insan Corporate Banking dalam
pelayanan beragam transaction banking dan layanan jasa            menghadapi kompleksitas bisnis global dan kebutuhan
bisnis perbankan, serta layanan perbankan end-to-end              nasabah yang semakin sophisticated.
untuk memenuhi berbagai macam kebutuhan nasabah                2. Disisi digital, BRI telah memperkuat QLola sebagai
korporasi melalui pendekatan ekosistem. Untuk lebih fokus         integrated corporate platform. QLola dikembangkan
dalam mengeksplorasi dan memenuhi kebutuhan nasabah               sebagai single interface bagi nasabah korporasi untuk
dari hulu hingga ke hilir, maka sejak tahun 2025 BRI telah        mengakses solusi transaction banking, trade finance,
membagi pengelolaan eksposur segmen korporasi melalui             cash management, hingga layanan treasury secara
beberapa Group. Beberapa Group tersebut antara lain               end-to-end, sehingga meningkatkan client experience,
Group Corporate Banking 1, Group Corporate Banking 2,             efisiensi proses, dan daya saing BRI di pasar korporasi.
Group Corporate Banking 3, dan Group Corporate Banking         3. Penguatan peran Corporate Banking melalui pendekatan
4. Pengelolaan nasabah kelembagaan dilaksanakan oleh              ekosistem, Corporate Banking mengambil peran sebagai
Group Institutional Business untuk memenuhi kebutuhan             katalis yang menghubungkan nasabah korporasi besar
transaksi dan pengelolaan dana kelembagaan yang lebih             ke segmen UMKM, untuk menciptakan pertumbuhan
optimal. Serta terdapat Group Wholesale Transaction Banking       yang terintegrasi dan berkelanjutan di seluruh segmen
yang mengelola pengembangan produk-produk cash, trade,            BRI Group.
hingga wholesale digital platform.
                                                               Melalui transformasi tersebut, Bisnis Corporate Banking terus
Pada tahun 2025, Bisnis Corporate Banking menginisiasi         memperkuat pondasi bisnis yang lebih solid, digital-driven,
fase transformasi yang lebih terstruktur dan berdampak,        dan berbasis ekosistem. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat
sebagai respon strategis terhadap tantangan perlambatan        kualitas aset, memperluas wallet share, serta meningkatkan
global, tekanan margin, dan meningkatnya persaingan            CASA dan fee based income berbasis transaksi, tetapi juga
dalam akuisisi nasabah korporasi unggulan. Transformasi ini    memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan lintas
dirancang secara menyeluruh melalui tiga inisiatif strategis   segmen di BRI Group.
yang saling terintegrasi.




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   265
Page 268
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Kinerja (Produktivitas) Segmen Korporasi 		
                                                                                                          (Bank Only, dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                         Pertumbuhan
                        Uraian                            2025                  2024
                                                                                                  Nominal                   %


                           (1)                              (2)                   (3)           (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Pinjaman                                               352.023.981           254.239.892         97.784.089             38,46%

 Simpanan                                               525.597.204           467.933.609         57.663.595              12,32%

   Giro                                                 333.263.052            275.040.174        58.222.878               21,17%

   Deposito                                              192.334.152          192.893.435          (559.283)               0,29%

 Fee Based Income                                         3.888.420              3.170.934           717.486             22,63%




Berdasarkan tabel kinerja tersebut di atas untuk pinjaman                 (CoF) dilakukan melalui peningkatan CASA berbasis
segmen korporasi tahun 2025 sebesar Rp352,02 triliun,                     pengelolaan operating account, mendorong solusi
meningkat 38,46% dari posisi tahun 2024 sebesar Rp254,24                  transaction banking yang terintegrasi, serta optimalisasi
triliun. Dari sisi simpanan tahun 2025 sebesar Rp525,60                   pricing secara disiplin. Pendekatan ini memastikan
triliun, didominasi oleh giro sebesar Rp333,26 triliun. Hal ini           profitabilitas yang optimal serta membangun struktur
sejalan dengan fokus segmen korporasi untuk memperkuat                    pendanaan yang lebih sehat dan efisien.
CASA secara berkelanjutan yang tercermin dari peningkatan              2. Ecosystem-Based Approach
porsi giro yang tumbuh 21,17% yoy menjadi Rp333,26                        Mendorong penguasaan value chain dari anchor client
triliun. Fee based income segmen bisnis korporasi tahun                   untuk membuka peluang bisnis pada vendor, distributor,
2025 sebesar Rp3,89 triliun, tumbuh sebesar 22,63%                        dan mitra usaha lainnya. Strategi bundling produk,
dibandingkan dengan tahun sebelumnya.                                     cross-selling, serta integrasi solusi pembiayaan dan
                                                                          transaksi dilakukan untuk meningkatkan wallet share
Strategi Bisnis Korporasi Tahun 2025                                      dan memperkuat CASA berbasis aktivitas ekosistem.
Bisnis Corporate Banking terus memperdalam transformasi                3. Acceleration of Digital Transaction Platform (QLola)
bisnis dengan menitikberatkan strategi pada penguatan                     Mengakselerasi adopsi QLola sebagai integrated primary
fundamental bisnis melalui pertumbuhan kredit yang                        transaction platform yang mencakup cash management,
berkualitas, penurunan cost of fund, penguatan ekosistem,                 trade finance, treasury, dan solusi digital lainnya secara
serta peningkatan fee based income. Fokus utama diarahkan                 end-to-end. Peningkatan adopsi QLola difokuskan untuk
pada optimalisasi struktur pendanaan melalui peningkatan                  memperdalam pengelolaan operating account serta
CASA dari operating account nasabah korporasi, ekspansi                   memperkuat dana murah berbasis aktivitas transaksi
kepada sektor baru yang ekspansif, dan new-to-bank.                       nasabah.
Strategi ini dijalankan secara disiplin dengan pendekatan              4. Strengthening Relationship and Seamless Customer
ekosistem yang terintegrasi melalui adopsi platform QLola                 Experience
yang didukung peningkatan kapabilitas human capital                       Memperkuat kapabilitas Relationship Manager dalam
guna memastikan pertumbuhan yang sehat, selektif, dan                     pendekatan solution-led engagement dan proactive
berkelanjutan                                                             cross-selling, serta memastikan proses onboarding
                                                                          hingga servicing berjalan lebih terstandarisasi dan
Sebagai implementasi dari arah tersebut, strategi bisnis                  efisien guna meningkatkan retensi dan loyalitas nasabah.
Corporate Banking 2025 difokuskan pada:
1. Quality Credit Growth and Funding Optimization                      Melalui strategi tersebut, Corporate Banking 2025 tidak
   Fokus ekspansi kredit pada nasabah korporasi dengan                 hanya mendorong pertumbuhan volume bisnis, tetapi juga
   fundamental kuat, potensi transaksi tinggi, dan memiliki            memperkuat kualitas portofolio, struktur pendanaan yang
   downstream ke UMKM, termasuk nasabah new-to-                        lebih efisien, serta integrasi ekosistem dan digital platform
   bank. Sejalan dengan itu, upaya penurunan cost of fund              sebagai fondasi pertumbuhan berkelanjutan.




266         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 269
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Korporasi               2. Strategi Bisnis Korporasi
Dalam menjaga daya saing di tengah persaingan yang                  Tantangan ke depan menjadi momentum bagi
semakin ketat dan tekanan margin industri, Bisnis Corporate         Corporate Banking BRI untuk mempertegas diferensiasi
Banking terus melakukan perbaikan berkelanjutan dengan              strategisnya dengan mendorong pertumbuhan yang
memperkuat kapabilitas pekerja serta mendorong diferensiasi         berkualitas dan berkelanjutan melalui penguatan akuisisi
berbasis solusi, ekosistem, dan digital. Keunggulan                 nasabah strategis, integrasi ekosistem, transformasi
kompetitif dibangun tidak hanya dari skala bisnis, tetapi dari      kapabilitas SDM, serta penguatan manajemen risiko
kemampuan menghadirkan solusi terintegrasi yang relevan,            secara menyeluruh.
cepat, dan bernilai tambah bagi nasabah korporasi.                  a. Driving Quality Growth through Strategic Client
                                                                        Acquisition and Digital Excellence
Disisi inovasi layanan, Corporate Banking memperkuat                    - Fokus pada akuisisi nasabah korporasi
kapabilitas structured finance, syndication, ESG-linked                     berkualitas di key sector growth (global supply
financing, serta supply chain solutions untuk memperbesar                   chain and downstreaming, digital economy,
wallet share dan menghadirkan solusi keuangan yang                          healthcare, renewable energy/ESG, FMCG,
komprehensif bagi nasabah. Integrasi data dan proses                        untuk mendorong pertumbuhan berkelanjutan,
end-to-end melalui QLola dan platform digital lainnya                       memperkuat kualitas aset, serta meningkatkan
memastikan pengalaman layanan yang seamless, terukur,                       CASA dan fee based income.
serta memberikan visibilitas dan kontrol yang lebih baik atas           - Digitalisasi bisnis proses dan meningkatkan
arus kas dan eksposur keuangan, sehingga mendukung                          kapabilitas transaction banking melalui integrasi
pengambilan keputusan bisnis yang lebih cepat dan tepat.                    solusi cash, trade finance, treasury, ESG-
Pendekatan ini menegaskan komitmen Corporate Banking                        linked financial solution, structured finance,
untuk terus berinovasi, menjaga relevansi, dan memastikan                   syndication, dan supply chain solutions untuk
nasabah memperoleh layanan yang lebih efektif, efisien, dan                 memperbesar wallet share.
kompetitif. Keunggulan ini menjadi pondasi dalam menjaga                - Penguasaan         operating    account      untuk
relevansi, memperkuat loyalitas nasabah, dan mendorong                      membangun CASA berbasis transaksi.
pertumbuhan berkelanjutan bagi BRI Group.                           b. Integrating Ecosystem, Elevating Customer
                                                                        Excellence
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Korporasi Tahun 2026                  - Didukung oleh kekuatan jaringan dan kapabilitas
Uraian prospek usaha dan strategi bisnis ke depan tahun                     terintegrasi BRI Group, Corporate Banking
2026 untuk Bisnis Korporasi adalah sebagai berikut:                         berperan sebagai katalis pembuka value
1. Prospek Usaha                                                            chain lintas direktorat melalui pendekatan
    Memasuki tahun 2026, pertumbuhan ekonomi global                         One BRI Solution, mengorkestrasi kebutuhan
    diproyeksikan melambat di bawah tren historis, sekitar                  pembiayaan, transaksi, dan pengelolaan likuiditas
    ±3,3%,(IMF) seiring pelemahan perdagangan dan                           secara menyeluruh di setiap mata rantai bisnis
    investasi global yang berkepanjangan. Di domestik,                      (principal, supplier, hingga buyer), sehingga
    meskipun pertumbuhan Indonesia tetap solid di kisaran                   tercipta ekosistem yang terhubung, efisien, dan
    ±5%, PMI manufaktur yang sempat berada di bawah                         membentuk close-loop transaction dari segmen
    level ekspansi (<50) mengindikasikan aktivitas produksi                 korporasi hingga mikro.
    dan permintaan riil yang belum sepenuhnya kuat. Dalam               - Inisiatif digital untuk menghadirkan integrated
    industri perbankan, persaingan memperebutkan nasabah                    corporate solutions, dengan QLola sebagai
    korporasi berkualitas (prime customers) semakin intens,                 platform utama dalam transformasi layanan
    mendorong relaksasi non-price terms seperti covenant                    Corporate Banking melalui pemanfaatan AI dan
    yang lebih fleksibel, bundling transaksi, dan structured                data analytics.
    banking yang lebih kompetitif, sementara tekanan                c. Human Capital Transformation
    margin tercermin pada kompresi profitabilitas bank                  - Signatured human capital curriculum dan
    KBMI 4 meskipun volume bisnis relatif stabil. Kondisi ini               program development untuk fit-for future world
    menuntut Corporate Banking BRI untuk mengedepankan                      class Corporate Banker di bidang core credit,
    pertumbuhan selektif berbasis kualitas aset, penguatan                  corporate finance, transaction banking, digital,
    CASA berbasis transaksi, optimalisasi fee based                         leadership, dan ESG.
    income, serta disiplin manajemen risiko guna menjaga
    profitabilitas yang berkelanjutan




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   267
Page 270
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




        -     Cross-functional exposure untuk memperkuat                d. Robust Risk and Control Framework
              kolaborasi dan business acumen serta                         - Penguatan early warning system dan portfolio
              pengembangan kompetensi yang terarah untuk                      monitoring berbasis sektor.
              memastikan kesiapan SDM dalam menghadapi                     - Integrasi pengelolaan risiko kredit, risiko
              kompleksitas bisnis korporasi yang semakin                      portofolio, dan risiko operasional secara
              dinamis.                                                        menyeluruh.




BISNIS INSTITUSI
BRI memiliki peran besar di bisnis institusi untuk menyediakan       platform/ekosistem, dan lain-lain), value chain (pembiayaan
produk dan jasa layanan perbankan bagi lembaga atau                  vendor, pinjaman dalam/luar negeri, bank garansi, dan lain-
institusi negara yang bersumber dari Anggaran Pendapatan             lain) dan pelayanan jasa perbankan lainnya untuk memenuhi
dan Belanja Negara (APBN). Solusi perbankan yang diberikan           kebutuhan lembaga atau institusi sehingga BRI melayani
meliputi pengelolaan layanan simpanan (giro dan deposito),           ekosistem bisnis secara keseluruhan. Nasabah yang dilayani
penyaluran gaji dan tunjangan kinerja ASN, penyaluran                bisnis institusi adalah Kementerian/Lembaga Pemerintah,
bantuan sosial, penerimaan negara (pajak, PNBP, dan lain-            TNI, Polri, Asuransi Negara, Badan Layanan Umum, dan
lain), digital banking (QLola, virtual account, kolaborasi           Perguruan Tinggi Negeri.

Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Institusi
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                       Pertumbuhan
                        Uraian                           2025                 2024
                                                                                                Nominal                %


                           (1)                             (2)                 (3)            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Giro                                                  52.902.628            44.327.501          8.575.127           19,34%

 Deposito                                               74.276.190          63.342.352          10.933.838           17,26%


Giro Bisnis Institusi tahun 2025 sebesar Rp52,90 triliun,            Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Institusi
tumbuh 19,34% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar                   Bisnis Institusi BRI merupakan market leader di dalam
Rp44,33 triliun. Peningkatan tersebut sejalan dengan strategi        pengelolaan keuangan negara. Lebih dari 60% tabungan
Perseroan untuk meningkatkan penghimpunan dana murah                 dalam bentuk gaji (payroll) dan tunjangan kinerja
berbasis transaksi dengan mengoptimalkan bisnis nasabah              Kementerian/Lembaga RI dikelola Bisnis Institusi BRI. Bisnis
institusi. Sedangkan Deposito Bisnis Institusi tahun 2025            Institusi telah berkolaborasi dalam digitalisasi layanan
sebesar Rp74,28 triliun, naik 17,26 % yoy.                           keuangan negara melalui berbagai produk seperti rekening
                                                                     virtual account satuan kerja Kementerian/Lembaga yang
Strategi Bisnis Institusi Tahun 2025                                 dilengkapi dengan platform layanan transaksi QLola, Kartu
Bisnis institusi BRI mengikuti arah kebijakan stakeholder            Kredit Pemerintah (KKP) atau Kartu Kredit Indonesia (KKI),
sebagai sumber pertumbuhan bisnis. Di dalamnya terdapat              ecopay dan terlibat aktif dalam berbagai proses digitalisasi
berbagai program strategis seperti makan bergizi gratis              platform keuangan di setiap Kementerian/Lembaga.
(MBG), koperasi desa dan kelurahan merah putih (KDKMP),
Sekolah Rakyat, ketahanan pangan, ketahanan energi,                  Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Institusi Tahun 2026
hilirisasi investasi, Devisa Hasil Ekspor (DHE), dan kebijakan       Prospek bisnis dari Kementerian/Lembaga masih sangat baik
lainnya. Bisnis Institusi fokus pada pertumbuhan CASA (giro),        karena masih banyak peluang yang selama ini belum tergarap.
menjaga efisiensi Cost of Fund (DPK), menjadi jembatan bagi          Selama ini, BRI kuat dalam dalam Sektor Belanja Pegawai
segmen bisnis BRI lainnya dalam menggarap value chain                dan Belanja Bansos Kementerian/Lembaga. Rencana bisnis
bisnis institusi, dan membangun kerjasama yang bersifat              ke depan, BRI telah mencanangkan untuk menggarap
platform digital banking dengan nasabah institusi.                   value chain belanja modal dan barang Kementerian/
                                                                     Lembaga, seperti vendor financing, bank garansi, pinjaman




268         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 271
                                                                                                Laporan Tahunan
                                                                                                           2025




pegawai, DPLK, kustodian, trustee dan menjadikannya                    digarap maksimal. Mulai dari saat pencairan anggaran oleh
sebagai ekosistem bisnis di sektor bisnis terkait. BRI juga            Kementerian/Lembaga Pusat hingga ke penerima akhir
semakin banyak membangun berbagai kerjasama platform                   akan digarap maksimal sehingga menjadi ekosistem yang
digital pemerintah karena merupakan komponen terbesar                  berkesinambungan. Bisnis institusi BRI juga semakin efisien
dalam transformasi pengelolaan keuangan negara. Bisnis                 karena berhasil meningkatkan CASA dan menjaga Cost of
Institusi juga akan meningkatkan performa bisnis dari aliran           Fund (DPK) di tengah persaingan ketat suku bunga.
simpanan APBN dari hulu ke hilir yang selama ini belum




BISNIS TRANSACTION BANKING
Bisnis Transaction Banking telah memainkan peran penting                  (BRIVA) yang mendukung kebutuhan transaksi keuangan
sebagai salah satu pilar utama untuk menjaga kelangsungan                 pada umumnya atau dapat disesuaikan (customized)
usaha BRI di tahun 2025 maupun di masa mendatang.                         terhadap kebutuhan nasabah.
Sebab peran besar bisnis transaction banking adalah                    2. Giro BRI
mengakselerasi penghimpunan dana dan meningkatkan                         Merupakan produk simpanan yang melayani kebutuhan
perolehan fee based income. Sasaran segmen bisnis                         transaksional nasabah, dengan fasilitas penarikan
transaction banking yaitu perusahaan dan/atau instansi                    melalui warkat (cek/bilyet giro) serta dapat dilakukan
yang memiliki kebutuhan transaksi keuangan yang kompleks                  melalui ATM atau secara digital melalui QLola.
dan berkaitan erat dengan pengelolaan likuiditas.                      3. Trade Finance BRI
                                                                          Merupakan layanan ekspor impor secara komprehensif
Produk dan jasa yang ditawarkan bisnis Transaction Banking                dan terintegrasi bagi eksportir/importir baik melalui
diantaranya adalah sebagai berikut:                                       Letter of Credit (L/C) ataupun Non L/C dan Surat Kredit
1. QLola by BRI                                                           Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN). Berbagai layanan
    Merupakan solusi layanan keuangan perbankan berbasis                  tersebut juga telah terintegrasi secara end-to-end
    internet dengan user interface maupun berbentuk web                   dengan platform QLola dengan sebagai fitur digital trade.
    services yang terhubung dengan sistem milik nasabah.               4. Bank Garansi BRI
    Layanan yang diberikan bisa berbasis platform dan non-                Merupakan layanan kebutuhan penjaminan bank
    platform. Fitur layanan berbasis platform antara lain                 (kontinjensi) baik lokal maupun internasional dalam
    fitur receivables, liquidity, payment, supply chain, trade            bentuk fasilitas yang diberikan kepada nasabah baik
    and guarantee dengan keunggulan user friendly, real                   dengan penjaminan asuransi, non-cash loan, cash
    time dan memiliki fitur keamanan yang memadai (hard                   collateral hingga under counter-guarantee. Berbagai
    and soft token). Adapun fitur-fitur transaksi berbasis                layanan tersebut juga telah terintegrasi secara end-to-
    non-platform berupa web services dan virtual account                  end dengan platform QLola dengan fitur Digital BG.


Tabel Kinerja (Produktivitas) Transaction Banking
                                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                            Pertumbuhan
                      Uraian                             2025                   2024
                                                                                                    Nominal                  %


                          (1)                              (2)                   (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Revenue Trade Finance dan Bank Garansi                  3.510.649               3.224.516              286.133             8,87%

 Volume Cash Management (include QLola Cash
                                                     10.697.671.319          8.087.620.783        2.610.050.036           32,27%
 Management)

 Fee Based Income Cash Management (include QLola
                                                           133.429                 131.136                2.293              1,75%
 Cash Management)

 Volume BRIVA                                          1.409.115.135          989.820.188           419.294.947           42,36%

 Fee Based Income BRIVA                                    595.634                482.088                113.546          23,55%




                                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     269
Page 272
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Kinerja Transaction Banking di tahun 2025 secara umum          Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Transaction Banking
menunjukkan peningkatan. Hal tersebut terlihat dari revenue    Keunggulan kompetitif dan inovasi Transaction Banking
trade finance dan bank garansi yang bertumbuh sebesar          berfokus pada product digitization dan integrated solution
8,87%. Pertumbuhan trade finance dan bank garansi sendiri      yang salah satunya hasilnya adalah platform QLola. QLola
didukung oleh berbagai perbaikan prosedur operasional,         adalah inovasi integrated corporate solution platform yang
produk, serta adanya digitalisasi trade dan guarantee          memudahkan nasabah dalam mengakses berbagai produk
di platform QLola. Transaksi nasabah melalui platform          dan layanan BRI dengan hanya satu kali login. Fitur single
QLola khususnya cash management selama tahun 2025              sign on access QLola terdiri dari produk cash and trade,
juga mengalami peningkatan. Volume cash management             supply chain management, foreign exchange, investment
mengalami pertumbuhan sebesar 32,27%, dengan fee               services, financial dashboard dan layanan lainnya.Tujuan
based income cash management meningkat sebesar 1,75%.          dari keunggulan kompetitif produk dan inovasi Transaction
Sementara volume BRIVA meningkat sebesar 42,36%,               Banking yang memiliki superior value propositions di market
dengan fee based income BRIVA mengalami pertumbuhan            agar semakin reliable untuk meng-generate fee based
sebesar 23,55%.                                                income dan low cost funding yang berasal dari transaksi.
                                                               Kombinasi keunggulan kompetitif dan inovasi dalam produk
Strategi Bisnis Transaction Banking Tahun 2025                 dan layanan Transaction Banking memberikan nasabah
Strategi Transaction Banking untuk tahun 2025 adalah           kemudahan, keamanan, dan efisiensi yang meningkat,
Accelerate to the Future by Developing Best in Class Product   mendukung pertumbuhan bisnis secara keseluruhan.
yang terdiri dari:
1. Driving Targeted Revenue Expansion through DHE and          Peran dan Strategi Bisnis Transaction Banking Tahun
    Qlola Optimization.                                        2026
    Memperkuat fondasi bisnis melalui program taktis untuk     Peran dan Strategi Bisnis Transaction Banking Tahun 2026
    meningkatkan akuisisi dan utilisasi Giro DHE serta         adalah sebagai berikut:
    transaksi QLola, sekaligus membangun pipeline yang         1. Capturing Supply Chain Shifts to Expand Transaction
    lebih terdiversifikasi dari segmen baru dan nasabah           Banking Footprint.
    existing.                                                     Memperkuat penetrasi pasar melalui optimalisasi wallet
2. Building Critical Talent and Digital-Driven Commercial         share di wilayah strategis serta percepatan akuisisi MNC
    Capabilities.                                                 di sektor prioritas.
    Melengkapi kebutuhan talenta melalui pemenuhan posisi      2. Strengthening Advisory and Analytics Capabilities.
    strategis, pelaksanaan program hiring dan upskilling          Membangun kapabilitas advisory dan analitik yang lebih
    regional transaction banking, serta pembentukan               kuat melalui pembentukan Treasury Advisory Team,
    taskforce untuk mendorong peningkatan aktivasi dan            penguatan fungsi data analytics, serta pengembangan
    cross-selling QLola.                                          model layanan klien yang lebih proaktif dan responsif.
3. Completing Core Digital Remediation and Platform            3. Establishing an End-to-End Integrated Digital Transaction
    Readiness.                                                    Ecosystem.
    Menuntaskan perbaikan fundamental QLola, termasuk             Mengakselerasi        transformasi      digital    melalui
    remediasi isu yang ada dan pengembangan aplikasi              pengembangan QLola sebagai platform terintegrasi
    mobile, serta melanjutkan digitalisasi BRIspot Lending        untuk solusi Cash, Trade, dan FX, dilengkapi fitur
    hingga tahap penyelesaian.                                    unggulan yang mendukung kebutuhan transaksi lintas
4. Embedding Structured Performance Management and                negara dan monitoring aktivitas klien.
    Risk-Aligned Execution                                     4. Embedding Structured Market Activation and Client
    Membangun kerangka kerja yang lebih disiplin melalui          Feedback Discipline.
    penerapan sales metrics model, optimalisasi identifikasi      Menyempurnakan pendekatan go-to-market melalui
    fee based income, forum rutin risk and control serta          penguatan materi solution selling, aktivasi branding yang
    leadership alignment, dan penyelarasan pipeline bulanan       lebih terarah, serta implementasi voice of client sebagai
    dengan bisnis/RM.                                             mekanisme feedback yang terstruktur.




 270     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 273
                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                         2025




BISNIS SINDIKASI, PROPERTI DAN FARMASI
Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi, Jasa Keuangan Non-           pengalaman      untuk    melakukan     inisiasi,  memimpin
Bank, Multinational Company dan Digital and Services Group           pembentukan kredit sindikasi (arranger dan loan structuring)
mengelola portofolio yang berfokus pada beberapa lini bisnis         serta pengelolaan kredit sindikasi melalui jasa agency.
dan sektor-sektor usaha strategis antara lain sebagai berikut:       Tingginya tingkat kepercayaan yang diberikan kepada BRI
1. Jasa Pengelolaan bisnis sindikasi dikelola oleh                   untuk berperan sebagai Mandated Lead Arranger sepanjang
    Syndication Business Department meliputi fungsi                  tahun 2025 menjadi bukti konkrit bahwa BRI mengambil
    arranger and loan structuring, dan agency (jasa                  peran aktif untuk memberikan pendanaan di berbagai sektor
    keagenan untuk agen fasilitas, agen pengelola rekening           usaha seperti infrastruktur, manufaktur, energi, minyak dan
    penampungan/escrow account, dan agen jaminan).                   gas, petrochemical, perkebunan dan pertambangan. Hal ini
2. Financial Institution Department memiliki peran dalam             juga sejalan dengan dengan fokus dan strategi Jasa bisnis
    pengelolaan bisnis pada sektor jasa keuangan non-bank,           sindikasi Bank BRI untuk mendukung pembiayaan pada
    seperti Special Mission Vehicle, Kementerian Keuangan,           sektor usaha hijau (green financing) dan proyek-proyek
    Asuransi dan Penjaminan, Pasar modal dan lain-lain.              strategis pemerintah multi-sektor dalam rangka pemerataan
3. Multinational Company Department mengelola bisnis                 pembangunan yang berkelanjutan di seluruh Indonesia.
    terkait dengan foreign investment di Indonesia termasuk
    di dalamnya sektor multifinance dan Penanaman Modal              Untuk bisnis lainnya di luar Sindikasi, kami berperan aktif
    Asing (PMA).                                                     dalam menyediakan jasa keuangan perbankan yang lengkap
4. Pharmaceutical and Property Department berfokus                   meliputi pemberian fasilitas kredit (cash loan dan non-cash
    pada pengelolaan bisnis di sektor properti dan farmasi di        loan), pengelolaan dana perusahaan, dukungan transaksi
    Indonesia.                                                       melalui produk QLola serta jasa keuangan lainnya yang
5. Digital and Services Department mengelola bisnis di               disesuaikan dengan kebutuhan nasabah. Solusi lengkap
    sektor digital dan jasa lainnya, termasuk di dalamnya            yang ditawarkan BRI memberikan kontribusi terhadap kinerja
    financial technology, pengelolaan kawasan ekonomi dan            BRI secara keseluruhan dalam perolehan fee based income,
    group usaha BRI.                                                 peningkatan aset pinjaman, maupun simpanan sebagai
                                                                     sumber dana bank dengan produktivitas sebagai berikut:
BRI aktif dalam pasar kredit sindikasi perbankan di level
nasional maupun internasional (Asia Pacific). Departemen
sindikasi BRI memiliki kompetensi unggul yang mendukung



Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi
                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                          Pertumbuhan
                      Uraian                             2025                 2024
                                                                                                  Nominal                  %


                        (1)                                (2)                 (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Fee based income                                          334.515             288.042                46.473              16,13%

 Total Pinjaman                                         21.738.236           18.719.869             3.018.367             16,12%

 Total Simpanan                                       100.328.963            41.946.561           58.382.402            139,18%




Selama tahun 2025, Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi            dari penyediaan jasa kredit sindikasi dan pemberian kredit
berhasil membukukan total fee based income sebesar                   kepada nasabah untuk mendukung kegiatan operasional
Rp334,52 miliar meningkat sebesar Rp46,47 miliar atau                di sektor-sektor bisnis yang dikelola oleh Bisnis Sindikasi,
16,13% lebih tinggi dibandingkan pencapaian di tahun 2024.           Properti dan Farmasi.
Dominasi pencapaian fee based income tersebut berasal




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     271
Page 274
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Total pinjaman yang dikelola Bisnis Sindikasi, Properti dan       serta menjajaki peluang dan pengembangan bisnis dengan
Farmasi sampai dengan tahun 2025 sebesar Rp21,74 triliun          multinational company dan ekosistem kawasan industri di
tumbuh sebesar 16,12% atau Rp3,02 triliun dibandingkan            Indonesia
dengan kinerja tahun sebelumnya. Disisi lain total simpanan
tahun 2025 tercatat sebesar Rp100,33 triliun yang merupakan       Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Sindikasi,
cerminan dari peningkatan kinerja sebesar 139,18% atau            Properti dan Farmasi
meningkat Rp58,38 triliun dibandingkan tahun 2024.                Peningkatan kualitas produk dan layanan perbankan
                                                                  BRI serta didukung dengan peningkatan kapabilitas dan
Fokus dan Strategi Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi         kompetensi pekerja BRI menjadi keunggulan bersaing
Tahun 2025                                                        dengan kompetitor. Pelayanan yang cepat, solutif dan
Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi turut serta dalam          mampu memenuhi kebutuhan nasabah merupakan inovasi
mendukung penyaluran kredit korporasi dengan skema                dalam peningkatan bisnis ke depannya. Dalam bidang
sindikasi yang secara selektif menyasar pada proyek-proyek        sindikasi, bisnis agency BRI telah memperluas pelayanannya
unggulan salah satunya pada proyek prioritas Pemerintah           sebagai agen untuk offshore lenders dalam pembiayaan di
(Astacita Presiden Republik Indonesia) Infrastruktur,             Indonesia. Di sektor lain, BRI terus memperdalam penetrasi
perkebunan, dan proyek hilirisasi tambang.                        dalam ekosistem nasabah melalui inovasi produk dan solusi
                                                                  terintegrasi untuk mendorong pertumbuhan bisnis yang
Untuk mendukung strategi tersebut, peningkatan kapabilitas        berkelanjutan serta memperluas kerjasama dengan berbagai
dan kompetensi individu relationship business manager             stakeholders baik Pemerintah, Asosiasi, dan lembaga lainnya
di bisnis sindikasi terhadap profil bisnis korporasi serta        dalam pengembangan bisnis kedepannya.
pembiayaan dengan skema Green Loan melalui structuring
sesuai standard Asia Pacific Loan Market Association/             Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Sindikasi, Properti dan
APLMA telah mendorong fungsi arranger dan keagenan                Farmasi Tahun 2026
dalam menangkap peluang bisnis, memperluas jaringan,              Di tahun 2026, Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi akan
serta meningkatkan efisiensi transaksi secara keseluruhan.        menerapkan beberapa keys strategies untuk menangkap
                                                                  peluang bisnis antara lain mempercepat akuisisi bisnis
Disisi lain Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi juga           nasabah-nasabah yang berkinerja unggul (top-tier client),
memaksimalkan pertumbuhan portofolio bisnis pada nasabah          berfokus pada pertumbuhan CASA dan peningkatan utilisasi
eksisting yang berkinerja unggul serta fokus pada ekspansi        digital platform BRI pada transaksi bisnis nasabah, berperan
bisnis di dalam ekosistem top-tier multifinance di Indonesia.     aktif dalam inisiasi maupun pengelolaan jasa bisnis sindikasi
Penetrasi bisnis pada sektor bisnis digital and services juga     dan menciptakan peluang bisnis baru melalui kerjasama
telah dilakukan oleh Bisnis Sindikasi, Properti dan Farmasi       dengan multinational company.
antara lain ekosistem data center Indonesia, digital wallet


Segmen Lainnya

Segmen lainnya diantaranya meliputi Treasury & International Banking, yang mencakup aktivitas bisnis di bidang Treasury,
International Banking termasuk Unit Kerja Luar Negeri (UKLN), serta Layanan Jasa Pasar Modal (Investment Services) dan
Lainnya yang terdiri dari pendapatan dan beban dari aktivitas penyertaan selain penyertaan pada perusahan anak serta
pendapatan dan beban yang tidak dialokasikan ke segmen bisnis.


                          RINGKASAN KINERJA BISNIS TREASURY & INTERNATIONAL BANKING


    Bisnis Treasury & International Banking (TIB) memiliki tiga   bank, jaringan BRI di luar negeri, serta solusi bagi
    pilar bisnis, yaitu bisnis Treasury, Bisnis Internasional,    nasabah di segmen lainnya.
    dan Bisnis Penunjang Pasar Modal (Investment Services)
    yang didukung aktivitas enabler liquidity and funding         Untuk mendukung tercapainya kerangka BRIvolution
    management yang memperkuat struktur funding BRI               Reignite    sebagai   landasan    transformasi     yang
    secara bank wide. Termasuk juga di dalamnya adalah            berkelanjutan, TIB juga bertransformasi secara adaptif
    overseas channel yang terdiri dari Unit Kerja Luar Negeri     dari penyeimbang likuiditas bank menjadi profit
    (UKLN) serta Bank Representative (BR). TIB terus              generator dengan pengelolaan likuiditas yang lebih
    mengoptimalkan peran krusialnya dalam pengelolaan             efisien, penguatan product penetration, serta perluasan
    likuiditas Bank yang efisien, profitability center yang       coverage area untuk memenangkan persaingan dan
    bersumber dari transaksi non loan, expertise dalam jasa       mendukung bisnis Bank dari aktivitas non core.
    pasar modal, penyediaan bank line and korespondensi




 272     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 275
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




Sepanjang tahun 2025, dinamika perekonomian global yang penuh tantangan serta turbulensi berdampak pada
pergerakan pasar yang sangat volatile. Akan tetapi, TIB mampu memanfaatkan volatilitas tersebut menjadi opportunity
untuk menghasilkan profit. Kombinasi dari aktivitas bisnis treasury melalui transaksi surat berharga dan foreign
exchange (FX), Pengelolaan likuiditas yang agile dan efisien, Bisnis Internasional yang ekspansif, serta bisnis penunjang
pasar modal yang adaptif mampu menghasilkan pencapaian yang patut disyukuri di tahun 2025 yaitu sebagai berikut:



Tabel Pendapatan Bisnis Treasury & International Banking (TIB)
                                                                                                          (dalam miliar Rupiah)


                 Komponen                      2025            2024            2023            2022              2021

 Total Pendapatan Bunga                        19.108         17.630          16.639          16.230            14.945

 Pendapatan Bunga Treasury                     17.399          16.238         15.637           15.839            14.886

 Pendapatan Bunga Bisnis Internasional          1.709           1.392          1.002             391                 59

 Total Fee Based Income (FBI)                   1.149            943             775             644                548

 FBI Bisnis Internasional                        757             583             452             357                276

 FBI Investment Services                         392             360             323             287                272

 Total Treasury Income                         5.423           3.270           2.310           2.609             4.925

 Pendapatan Spot and Derivatif                  2.041            1.115           428            1.018             1.736

 Capital Gain                                  3.382            2.155           1.882           1.591             3.189

 Laba UKLN                                      1.002            643            340              499                467

 Total                                        26.682          22.373          20.052          20.079            20.884


Peningkatan kinerja secara yoy didorong oleh                   remittance yang didukung oleh penyediaan bank line
pertumbuhan seluruh aktivitas bisnis di TIB di tengah          dengan risk management yang kuat untuk memperluas
pergerakan pasar selama 2025 yang cukup volatile. Total        akses counterparty. Sedangkan aktivitas bisnis
Treasury Income mencatatkan All Time High sebesar              investment services meliputi layanan jasa kustodian,
Rp5,42 triliun yang dikontribusikan oleh pendapatan            RDN, Trustee, Wali Amanat, serta pengelolaan DPLK.
atas transaksi foreign exchange (Spot and Derivatif)
yang tumbuh sebesar 83,05% yoy dan pendapatan dari             Pendapatan bunga non-loan di TIB juga mengalami
transaksi surat berharga (Capital Gain) yang tumbuh            pertumbuhan sebesar 8,38% secara yoy di tengah tren
56,94% di periode yang sama.                                   suku bunga global yang mengalami penurunan. Hal ini
                                                               menunjukkan pengelolaan aset non-loan di Direktorat
Total Fee Based Income (FBI) juga mencatatkan                  TIB dilakukan secara optimal. Kinerja yang solid tersebut
pertumbuhan positif sebesar 21,84% secara yoy yang             juga diperkuat oleh kontribusi yang tinggi dari UKLN
dikontribusikan oleh pendapatan dari bisnis international      dengan pencapaian laba tertinggi dalam 5 (lima) tahun
banking dan layanan jasa pasar modal (investment               terakhir sebesar Rp1 triliun atau tumbuh 55,52% secara
services). Aktivitas bisnis internasional meliputi             yoy.
bisnis correspondent banking, money changer, serta




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        273
Page 276
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




BISNIS TREASURY
Produk dan layanan Treasury merupakan salah satu pilar       Di tengah dinamika dan tantangan kondisi perekonomian
utama BRI dalam mewujudkan peran sebagai one stop            sepanjang tahun 2025, Treasury BRI senantiasa hadir
financial solution yang komprehensif bagi nasabah di         memberikan solusi keuangan yang tepat, relevan, dan
segmen individu maupun korporasi. BRI secara berkelanjutan   memiliki nilai tambah bagi nasabah. Secara umum, kebutuhan
melakukan pengembangan produk dan layanan Treasury           nasabah meliputi transaksi foreign exchange (forex), money
yang berorientasi pada kebutuhan nasabah (customer-          market, fixed income, dan transaksi terkait produk lindung
driven products), dengan tetap mengacu pada regulasi         nilai (hedging).
internal dan eksternal serta mengedepankan prinsip kehati-
hatian dan manajemen risiko.




 274    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 277
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




1. Foreign Exchange                                                3. Fixed Income
   Perdagangan antara satu mata uang dengan mata uang                 Produk investasi dengan tingkat pendapatan tetap (fixed
   lainnya dengan waktu penyerahan pada tanggal tertentu.             income) dalam bentuk layanan perdagangan surat utang
   Produk foreign exchange meliputi transaksi today (TOD),            atau obligasi yang diterbitkan oleh Pemerintah maupun
   TOM, dan Spot.                                                     swasta baik melalui primary market maupun secondary
2. Money Market                                                       market.
   Berdasarkan Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor                4. Produk Derivatif
   6 tahun 2023 tentang Pasar Uang dan Pasar Valuta                   Transaksi yang didasari oleh suatu kontrak atau
   Asing, pasar Uang adalah bagian dari sistem keuangan               perjanjian, di mana nilai pembayarannya merupakan
   yang bersangkutan dengan kegiatan penerbitan dan                   turunan (derived) dari nilai instrumen yang mendasari,
   perdagangan instrumen keuangan atau efek bersifat                  seperti suku bunga dan nilai tukar. Transaksi ini dapat
   utang yang berjangka waktu tidak lebih dari 1 (satu) tahun         dilakukan dalam bentuk forward maupun instrumen
   dalam mata uang Rupiah dan valuta asing, yang berperan             derivatif lainnya, baik yang disertai dengan pergerakan
   dalam transmisi kebijakan moneter, pencapaian stabilitas           atau tanpa pergerakan dana atau instrumen.
   sistem keuangan dan kelancaran sistem pembayaran



Tabel Pendapatan Bisnis Treasury					
                                                                                                              (Bank Only, jutaan Rupiah)


                                                                                                        Pertumbuhan
                     Uraian                             2025                2024
                                                                                                Nominal                   %


                       (1)                                (2)                (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Security Gain                                         3.381.870           2.154.744              1.227.126            56,95%

 Forex Gain                                            2.041.289            1.114.871              926.418              83,10%

 Total Pendapatan Treasury                             5.423.159           3.269.615             2.153.543             65,87%



Pada tahun 2025, aktivitas Treasury beradaptasi dengan             atas kebutuhan nasabah diharapkan dapat menjadi tonggak
menghadapi berbagai tantangan perekonomian global                  kinerja Treasury di tahun 2025 di tengah kondisi pasar dan
maupun domestik. Hal ini tercermin dalam peningkatan               ekonomi yang masih penuh ketidakpastian, sehingga bisnis
pendapatan non-bunga pada tahun 2025, salah satunya                Treasury dapat terus meningkatkan kontribusinya secara
dengan reprofiling aset Treasury dan pengelolaan portofolio        berkelanjutan terhadap kinerja BRI dalam berbagai kondisi
foreign exchange secara dinamis dengan memanfaatkan                likuiditas, pasar dan ekonomi.
volatilitas dan momentum pergerakan pasar didukung oleh
tren penurunan suku bunga The Fed maupun suku bunga                Strategi Bisnis Treasury Tahun 2025
acuan Bank Indonesia. Di tahun 2025, imbal hasil obligasi          Pada 2025 strategi bisnis Treasury berfokus pada beberapa
tenor 10 tahun seri benchmark ditutup turun pada 6,07%             hal antara lain:
yang sebelumnya pada Desember 2024 ditutup pada                    1. Pengelolaan aset dan liabilitas secara adaptif dengan
7,02%. Hal tersebut menjadi peluang sekaligus tantangan                mempertimbangkan risiko likuiditas, pasar dan kredit,
dalam menjaga kinerja yang berasal dari aktivitas transaksi            serta menopang pertumbuhan core business. Adapun
surat berharga di tengah pengelolaan portofolio yang                   dalam memenuhi kebutuhan likuiditas dan memanfaatkan
tetap memperhatikan aspek manajemen risiko. Sehingga                   kondisi pasar, dilakukan penerbitan instrumen non-DPK
peningkatan penetrasi produk eksisting dan pemasaran                   termasuk surat berharga tematik berkelanjutan.
produk baru ke nasabah menjadi fokus utama untuk                   2. Treasury-linked transaction berdasarkan pipeline kredit,
mendorong kinerja pendapatan non bunga sebagai sumber                  trade finance, dan funding dimana setiap realisasi
pendapatan Treasury yang berkelanjutan.                                atas transaksi tersebut tidak berhenti pada penyaluran
                                                                       fasilitas, tetapi juga menciptakan peluang produk
Pengembangan bisnis Treasury di tahun 2025 berfokus                    treasury dengan kontrak melekat (embedded), sehingga
pada penguatan kapabilitas dan kualitas pemasar untuk                  mendorong peningkatan volume transaksi, pendalaman
peningkatan client based transaction yang ditopang oleh                relasi dengan nasabah, serta kontribusi pendapatan
pengembangan customer driven products sebagai solusi                   berkelanjutan bagi BRI.




                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      275
Page 278
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




3. Inisiatif pembentukan Regional Treasury Team                  9. Bank Indonesia – Apresiasi Bank Kontributor JIBOR
   dilaksanakan sebagai upaya untuk memperkuat                   10. KEHATI ESG Award 2025 – Best Debt and Project
   kedekatan dengan nasabah serta meningkatkan                       Financing - Issuer/Borrower 2025
   efektivitas akuisisi dan pengelolaan transaksi treasury.
   Inisiatif ini bertujuan mendorong peningkatan penetrasi       BRI terus membangun budaya inovatif termasuk untuk
   bisnis pada segmen nasabah individu, High Net Worth           meningkatkan aktivitas Treasury yang sesuai dengan visi di
   Individuals (HNWI), dan korporasi melalui pendekatan          tahun 2025 untuk menjadi Market Leading Bank in Treasury
   yang lebih terfokus, responsif, dan berorientasi pada         and Global Services with Sustainable and Meaningful
   kebutuhan nasabah.                                            Contribution to BRI Group. Beberapa kegiatan inovasi yang
4. Peningkatan layanan bisnis serta eksplorasi produk            dilakukan sepanjang tahun 2025 adalah sebagai berikut:
   Treasury yang didukung oleh digitalisasi proses secara        1. Peningkatan pengelolaan margin repo melalui penggunaan
   berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan nasabah                     Tri Party Agent (TPA) repo untuk memperkuat mitigasi
   (customer driven products), melalui optimalisasi dan              risiko, transparansi, dan efisiensi proses bisnis.
   pemanfaatan berbagai channel digital seperti BRImo,           2. Optimalisasi portofolio surat berharga korporasi
   QLola (QCash), API dan e-channel lainnya, serta                   secara selektif sebagai underlying transaksi repo
   pemutakhiran BRIefx. Upaya tersebut turut diperkuat               dalam mendukung pengelolaan likuiditas diiringi oleh
   melalui peningkatan kolaborasi dengan unit kerja terkait          peningkatan kapabilitas infrastruktur core system treasury
   dalam pengembangan produk dan layanan baru, serta             3. Pemanfaatan floating rate note milik Bank Indonesia (BI-
   penguatan kualitas human capital guna mendukung                   FRN) sebagai bentuk optimalisasi ekses likuiditas dengan
   keberlanjutan pertumbuhan bisnis Treasury.                        mempertimbangkan risiko suku bunga yang terukur.
5. Pengembangan structured products serta produk                 4. Peningkatan aspek pengelolaan risiko operasional
   derivatif berbasis suku bunga dilakukan sebagai upaya             dengan efisiensi proses bisnis dalam layanan transaksi
   eksplorasi produk baru untuk memenuhi kebutuhan                   pemanfaatan Devisa Hasil Ekspor Sumber Daya Alam
   client.                                                           (DHE SDA) dan terintegrasi pada system treasury.
                                                                 5. Funding plan penerbitan instrumen non-DPK digunakan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Treasury                    untuk memenuhi kebutuhan likuiditas BRI. Penerbitan
Keunggulan kompetitif BRI dengan jaringan yang tersebar              funding non-DPK dilakukan tentatif dengan tetap
di seluruh wilayah di Indonesia menjadi salah satu kunci             memperhatikan pertumbuhan DPK dan pinjaman
peningkatan client base Treasury, khususnya pada di                  serta kondisi pasar. Penerbitan non-DPK ini termasuk
segmen ritel. Keberadaan Regional Treasury Team (RTT)                penerbitan Long Term Notes (LTN) dalam rangka
yang telah dibentuk BRI turut berperan sebagai katalis positif       pembiayaan kredit Tapera, Social Bond dalam rangka
dalam memperluas jangkauan layanan serta meningkatkan                pembiayaan UMKM dan Surat Berharga Komersial (SBK)
kualitas DNA efektivitas layanan Treasury kepada nasabah.            untuk mendukung pembiayaan jangka pendek bank
Selain itu, Treasury BRI secara berkelanjutan melakukan              serta pendalaman pasar keuangan Indonesia.
pengembangan kapabilitas sumber daya manusia sebagai
bagian dari komitmen untuk memperkuat fondasi aktivitas          Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Treasury Tahun 2026
Treasury yang optimal, berkelanjutan dan selaras dengan          Strategi bisnis Treasury untuk tahun 2026 bertujuan untuk
kebutuhan bisnis ke depan. Pada tahun 2025, Treasury             menopang core business BRI untuk menjadi Market-Leading
BRI mendapatkan beberapa penghargaan atas kinerja dan            in Treasury Activities, Driving Sustainable Growth and
kontribusinya di pasar keuangan, yaitu:                          Meaningful Contributions Across the BRI Group. Di tengah
1. The Asset Triple A Awards for Sustainable Finance – Best      dinamika global yang ditandai oleh ketidakpastian arah
    Issuer for Sustainable Finance                               kebijakan ekonomi dan meningkatnya risiko geopolitik, serta
2. Alpha Southeast Asia - Best FX Bank for Hedging               proyeksi penurunan suku bunga yang terbatas dibandingkan
    requirements (Corporates and FIs) 2025.                      dengan tahun 2025, Treasury BRI mengoptimalkan
3. Alpha Southeast Asia – Best FX Bank for Structured            pendekatan yang adaptif dan agile untuk menangkap
    Products: Treasury Yield Enhancements 2025.                  peluang pasar secara proaktif, dengan tetap didukung oleh
4. Asian Banking and Finance Wholesale Banking Awards –          pengelolaan risiko yang terukur. Treasury BRI berfokus
    Indonesia Domestic Foreign Exchange Bank of the Year         pada penerapan portfolio management yang active dan
5. Asian Banking and Finance Wholesale Banking Awards            agile, diiringi oleh perluasan client base secara segmentasi
    – Indonesia Domestic Green Financing Bank of the Year        dan regional, khususnya melalui penguatan coverage pada
6. LSEG FX Award Indonesia 2025 – Best State Bank                wilayah Medan, Surabaya dan Jakarta. Selain itu, Treasury
7. Bank Indonesia – Bank Pendukung Pengembangan Pasar            BRI secara aktif mengembangkan produk dan inovasi
    Uang Rupiah Terbaik                                          yang selaras dengan kebutuhan client dan pertumbuhan
8. Bank Indonesia – Bank Mitra Transmisi Kebijakan dalam         perekonomian, termasuk berperan sebagai Main Bank
    rangka Pencapaian Sasaran Operasi Moneter Rupiah             Rekening Khusus Devisa Hasil Ekspor (Reksus DHE) serta
    Terbaik                                                      pengembangan structured products.




 276     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 279
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




INTERNATIONAL BUSINESS
BRI memiliki kapabilitas dan pengalaman dalam melayani              c. LC /Non LC Confirmation Business, yakni jaminan
kebutuhan aktivitas keuangan nasabah termasuk dalam                      tambahan dari BRI yang diberikan kepada beneficiary
produk dan jasa layanan di bidang International Business.                atas LC/SKBDN yang diterbitkan oleh counterpart
Perkembangan International Business di BRI didukung                      bank (issuing bank).
oleh layanan Correspondent Banking, Cross Border                    d. Trade Asset Participation Business, adalah
Payment, dan Banknotes, serta didukung oleh Overseas                     pengambilalihan sebagian atau keseluruhan tagihan
Channel Management and Development Department yang                       (bank risk) dengan underlying trade finance yang
mensupervisi seluruh Unit Kerja Luar Negeri BRI, dan Bank                mengacu pada Master Risk Participation Agreement.
Line Management Department sebagai pendukung layanan                e. Banker Acceptance, merupakan fasilitas likuiditas
International Business.                                                  jangka pendek yang diberikan BRI sebagai lender
                                                                         atau funding bank kepada counterpart bank dengan
Layanan International Business BRI juga didukung oleh                    underlying trade LC/Non-LC.
kehadiran Unit Kerja Luar Negeri yang berada di New York,           f. Bank to Bank Forfaiting Business, adalah
Cayman Islands, Singapura, Hong Kong, Dili, dan Taipei. Selain           pengambilalihan tagihan (payment claim) tanpa
itu, terdapat perwakilan dari Kantor Pusat BRI di luar negeri            hak regress dengan underlying Trade Finance
yang berfungsi melakukan referral business atas produk dan               Transaction yang mengacu pada Uniform Custom
layanan BRI Kantor Pusat, Unit Kerja Luar Negeri BRI dan BRI             Rules for Forfaiting (URF).
Group serta berkomunikasi dengan seluruh stakeholders BRI           g. Bank Loan, merupakan fasilitas pinjaman yang
(nasabah, pemegang saham, regulator, dan lain-lain) dalam                diberikan oleh BRI kepada Bank Koresponden dalam
bentuk Bank Representatives BRI yang berada di koridor                   rangka pemenuhan likuiditas bagi bank koresponden
Malaysia, Korea Selatan, Jepang, Hongkong, China, Arab                   dalam mata uang rupiah maupun mata uang asing.
Saudi, Uni Emirat Arab, Jerman dan USA.                          2. Cross Border Payment Business Products
                                                                    Cross Border Payment (Fund Transfer) dapat didefinisikan
International Business BRI didukung oleh pekerja profesional        sebagai suatu pergerakan/perpindahan dana secara
yang telah memiliki sertifikasi product specialist berskala         lintas negara dari pengirim (The Originator of Payment)
internasional yang relevan seperti Certified International          kepada penerima (The Beneficiary of Payment). Produk
Trade Finance (CITF), Certificate for Specialist in Demand          ini meliputi Incoming Cross Border Payment (Kerjasama
Guarantee (CSDG), dan sertifikasi terkait yang diperbaharui         dan Non Kerjasama) dan Outgoing Cross Border Payment
secara berkala. International Business BRI bekerja sama             terintegrasi dengan digital channel BRI.
dengan lebih dari 1.200 Bank Koresponden di seluruh dunia           a. Incoming Cross Border Payment (partnership dan
dengan layanan lebih dari 140 mata uang asing, lebih dari 100            commercial)
Remittance Company di seluruh dunia, serta didukung Unit                 - Incoming        Kerjasama    merupakan     layanan
Kerja Operasional yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia.                 pengiriman dana dari luar negeri ke Indonesia
BRI juga melayani transaksi jual beli mata uang asing dalam                  menggunakan aplikasi BRIfast dengan melalui
22 jenis mata uang asing di seluruh unit kerja operasional.                  Channel Counterpart kerjasama BRI yang ada
                                                                             di luar negeri, umumnya transaksi ini bersumber
BRI memiliki produk dan layanan international bisnis yang                    dari remitansi PMI (Pekerja Migran Indonesia).
komprehensif dan terupdate, antara lain:                                 - Incoming Non-Kerjasama merupakan layanan
1. Correspondent Banking Business Products                                   pengiriman dana dari luar negeri ke Indonesia
   a. Bank Guarantee Issuance Under Counter Guarantee,                       dengan menggunakan platform SWIFT, umumnya
      yaitu Penerbitan Bank Garansi Lokal kepada                             transaksi ini merupakan transaksi yang memiliki
      Bouwheer yang diterbitkan atas dasar Counter                           underlying trade (ekspor-impor).
      Guarantee yang diterima dari Bank Koresponden.                b. Outgoing Cross Border Payment
   b. LC/Non LC Refinancing Business, yaitu pembiayaan                   Merupakan layanan transfer dengan tujuan luar negeri
      jangka pendek oleh Funding Bank atas L/C yang                      menggunakan mata uang valas termasuk transfer
      diterbitkan oleh BRI (issuing bank).                               dana ke dalam negeri menggunakan mata uang valas.




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   277
Page 280
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   c. Layanan Global MT 940 dan MT 101                         c. BRI Cayman Islands Branch
       Merupakan fasilitas layanan untuk mengakomodasi            BRI Cayman Islands Branch didirikan pada tahun
       kebutuhan layanan SWIFT bagi multinational                 1992 dan memiliki lisensi tipe B dari Cayman Island
       company non-bank, khususnya yang memiliki                  Monetary Authority (CIMA). BRI Cayman Island
       jaringan unit usaha di Indonesia.                          Branch berfokus pada penyediaan fasilitas pinjaman
3. Banknotes Business Products                                    untuk kebutuhan pembiayaan korporasi dan
   a. Transaksi Pembelian dan penjualan banknotes, yaitu          pemerintah, layanan trade finance yang mendukung
       transaksi pembelian dan penjualan Uang Kertas              aktivitas perdagangan internasional nasabah, serta
       Asing (UKA) secara fisik melalui transaksi money           pengelolaan dan eksekusi transaksi treasury. Peran
       changer, dengan dukungan tenaga pemasar yang               cabang ini turut mendukung strategi BRI dalam
       telah memiliki sertifikasi terkait bidang tersebut.        memberikan solusi keuangan yang kompetitif dan
   b. Tarik dan setor tunai banknotes, yaitu penarikan            efisien, termasuk optimalisasi struktur pendanaan.
       maupun penyetoran banknotes dari dan ke rekening        d. BRI Singapore Branch
       simpanan valas nasabah yang dilayani di unit kerja         BRI Singapore Branch berdiri pada tahun 2015
       operasional BRI.                                           dengan wholesale banking licensed untuk menjadi
   c. Transaksi same currency, yaitu penjualan dan/atau           trade finance hub BRI yang melayani transaksi
       pembelian banknotes ke bank/counterpart lain               perdagangan antara Indonesia dan South East Asia.
       dengan pembayaran currency yang sama dan rate              Pembukaan Kantor Cabang BRI di Singapura juga
       yang kompetitif.                                           merupakan langkah BRI dalam upaya mengakomodir
4. Overseas Channel Management and Development                    customer business yang memiliki bisnisnya di wilayah
   Overseas Channel Management and Development                    South East Asia (SEA). Aktivitas bisnis BRI Singapore
   merupakan departemen yang bertanggung jawab                    Branch meliputi layanan loan, trade finance dan
   terhadap pengelolaan dan pengembangan Unit Kerja               treasury terkait Indonesia related business.
   Luar Negeri (UKLN) BRI, dalam hal ini melakukan             e. BRI Timor Leste Branch
   perencanaan bisnis luar negeri, pembinaan, fungsi liaison      BRI Timor Leste Branch memiliki Lisensi Level B
   atas kebutuhan bisnis dan operasional, monitoring dan          dari Banco Central de Timor-Leste (BCTL) dan
   evaluasi kinerja UKLN BRI. Adapun daftar Unit Kerja Luar       resmi beroperasi di Dili, Timor Leste sejak tanggal
   Negeri (UKLN) BRI yaitu sebagai berikut:                       14 Maret 2017. BRI Timor Leste menawarkan
   a. BRI New York Agency                                         produk berupa pinjaman, simpanan (tabungan, giro,
       Berdiri sejak tanggal 8 April 1988 dengan Foreign          deposito), treasury (pasar uang, pertukaran mata
       Agency License. BRI New York Agency merupakan              uang asing, pengelolaan surat berharga), remittance,
       UKLN pertama BRI untuk mengakomodir customer               trade finance, bank garansi, safe deposit box,
       business dalam memfasilitasi transaksi loan, trade         dan konsultan finansial. Transaksi bersifat multi-
       finance, treasury, remittance, serta payment dan           currencies. Saat Ini BRI Timor- Leste memiliki 3
       settlement dalam mata uang USD, serta membantu             Sub Branch yang tersebar di beberapa lokasi yaitu
       mempromosikan UMKM BRI di pasar Amerika kepada             Audian, Hudi Laran dan Fatuhada.
       perbankan nasional dan bank lain di luar negeri. BRI    f. BRI Taipei Branch
       New York Agency juga dapat menyediakan layanan             BRI Taipei Branch merupakan perwakilan resmi
       USD clearing services.                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di Taiwan
   b. BRI Hong Kong Representative Office                         yang telah memperoleh lisensi penuh sebagai bank
       Berdiri pada tahun 1989 sebagai Unit Kerja Luar            asing ritel dari Banking Bureau-Financial Supervisory
       Negeri kedua, BRI Hong Kong memiliki lisensi               Commission, Republic of China (Taiwan) dan mulai
       sebagai Representative Office. Peran BRI Hong Kong         beroperasi sejak 30 November 2021, dengan
       Representative Office adalah mewakili BRI Group            komitmen menyediakan layanan perbankan ritel dan
       dalam berkomunikasi dengan seluruh stakeholders            korporasi yang mencakup produk simpanan, fasilitas
       BRI di Hong Kong. BRI Hong Kong Representative             kredit, pembiayaan perdagangan, pengiriman uang
       Office juga turut membantu mempromosikan UMKM              internasional, serta berbagai solusi keuangan dan
       BRI di pasar Hong Kong dan Tiongkok.                       produk perbankan lainnya.




 278     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 281
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




5. Bank Line Management
   Bank Line Management merupakan departemen yang bertanggung jawab atas pengelolaan limit yang diberikan kepada
   Counterparty yaitu Bank untuk keperluan transaksi Trade Finance, Correspondent Banking Business, dan Treasury yang
   bersifat Committed dan Uncommitted. Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh departemen ini antara lain:
   a. Analisis kondisi makro dan risiko negara counterpart.
   b. Analisis dan rekomendasi pemberian fasilitas bank line.
   c. Due diligence terhadap counterpart dalam rangka pemberian fasilitas bank line.
   d. Monitoring kinerja counterpart dan utilisasi bank line untuk mendorong yield enhancement.


Tabel Kinerja (Produktivitas) International Business

                                                                                                       Pertumbuhan
                          Uraian                       2025                2024
                                                                                               Nominal                 %


                           (1)                          (2)                 (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Volume International Business                          2.888                2.792                    96              3,44%
 (dalam triliun rupiah)

 Jumlah Transaksi International Business                 16,98                15,18                    2              11,86%
 (dalam juta rupiah)

 Revenue International Business                         2.462                1.848                   614             33,23%
 (dalam miliar rupiah)




International Business mencatatkan pertumbuhan kinerja           pendapatan dari layanan money changer di seluruh unit
yang signifikan sepanjang tahun 2025. Pendapatan revenue         kerja operasional dan gerai money changer BRI. Sedangkan
International Business mencapai Rp2,46 triliun atau tumbuh       Cross Border Payment Business memberikan kontribusi
sebesar 33,23% dibandingkan angka tahun 2024 sebesar             pendapatan yang didukung oleh pertumbuhan transaksi
Rp1,85 triliun. Pertumbuhan revenue tersebut selaras dan         perdagangan internasional dan jaringan kerja sama dengan
didukung oleh peningkatan volume transaksi dan jumlah            partner yang berasal dari seluruh dunia dengan transaksi
transaksi International Business sebagai berikut.                terbesar berasal dari Diaspora Indonesia di negara-negara
                                                                 seperti Malaysia, Singapura, Brunei, Taiwan, Hong Kong,
Volume transaksi International Business mencapai sebesar         Korea Selatan, Jepang, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.
Rp2.888 triliun atau tumbuh sebesar 3,44% dibandingkan
angka tahun 2024 dengan volume transaksi sebesar Rp2.792         Strategi International Business Tahun 2025
triliun sejalan dengan pertumbuhan transaksi international       Uraian strategi International Business Tahun 2025 dijabarkan
bisnis sebesar 11,86% secara year-on-year.                       sebagai berikut:


Pertumbuhan kinerja tersebut bersumber dari 3 (tiga)             1.   Cross Border Payment Business Strategy
segmen International Business yaitu Correspondent Banking             Berkomitmen untuk memberikan pelayanan transaksi
Business, Cross Border Payment Business dan Banknotes                 Incoming dan Outgoing Cross Border Payment Business
Business. Correspondent Banking Business memberikan                   melalui:
kontribusi pendapatan dari transaksi bank to bank business            a. Integrasi jaringan sistem perusahaan Global Money
dengan underlying trade seperti trade asset participation,                Transfer Operator (MTO) untuk meningkatkan
refinancing LC/SKBDN, bank-to-bank forfaiting, bankers                    layanan.
acceptance, bank loan, serta penerbitan bank garansi atas             b. Perluasan channel layanan outgoing/transfer
dasar kontra garansi dari bank koresponden dan confirmation               internasional melalui platform aplikasi digital
LC/SKBDN. Banknotes business memberikan kontribusi                        SuperApps untuk meningkatkan penetrasi pasar ritel.




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   279
Page 282
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   c. Bank Representative (BR) sebagai katalis bagi            5. Bank Line Management Strategy
      Indonesian related business untuk menggunakan               a. Pengembangan aplikasi BRISPOT Bank Line untuk
      jasa atau layanan BRI.                                         mempercepat proses prakarsa dan keputusan bank
                                                                     line.
2. Banknotes Business Strategy                                    b. Dukungan pemberian bank line untuk kebutuhan
   a. Digitalisasi transaksi money changer untuk                     Trade Finance, International Business, dan Treasury
      meningkatkan pelayanan di unit kerja dan Gerai                 dengan menjaga kualitas kredit.
      Money Changer.                                              c. Banking industry update bagi negara dengan
   b. Perluasan pasar retail banknotes untuk memenuhi                eksposur atau risiko tinggi.
      kebutuhan Wisatawan Asing, Jamaah Umroh & Haji,             d. Penguatan kebijakan dan manajemen risiko melalui
      serta Business Traveler.                                       review ketentuan internal yang disesuaikan dengan
   c. Perluasan layanan pada Bandara Internasional,                  ketentuan eksternal.
      Pelabuhan Internasional, serta Pos Lintas Batas
      Negara dengan potensi traffic tinggi.                    Keunggulan Kompetitif dan Inovasi International Business
                                                               Uraian keuanggulan kompetitif dan Inovasi International
3. Correspondent Banking Business Strategy                     Business dijabarkan sebagai berikut:
   a. Peningkatan transaksi melalui onboarding bank
      koresponden       baru   serta    optimalisasi bank      1.   Cross Border Payment Business
      koresponden eksisting dengan pengelolaan risiko               a. Keunggulan Kompetitif
      yang baik.                                                       - Memiliki Bank Representative dan Perusahaan
   b. Pengukuran risiko dalam aktivitas Correspondent                      Anak di negara tujuan utama penempatan
      Banking dengan memperhatikan kondisi pasar,                          Pekerja Migran Indonesia (Malaysia, Korea
      kesehatan bank, rating bank, reciprocal business,                    Selatan, Jepang, Hongkong China, Arab Saudi,
      serta suku bunga acuan.                                              dan Uni Emirat Arab)
   c. Penyediaan alternatif funding bagi wholesale                     - Memiliki Bank Representative dan perusahaan
      customer BRI melalui instrumen LC/Non LC                             anak di negara tujuan utama penempatan PMI.
      Refinancing Business.                                            - Jaringan lebih dari 100 counterpart global untuk
   d. Peningkatan kapasitas RM melalui kerja sama                          mendukung layanan transfer lintas negara.
      dengan BRI Corporate University dalam pendidikan                 - Layanan outgoing cross border payment melalui
      dan sertifikasi product specialist.                                  QLola dan BRImo dengan lebih dari 140 mata
                                                                           uang.
4. Overseas Channel Management and Development                      b. Inovasi
   Strategy                                                            - Multiple channel transaksi outgoing melalui
   a. Berperan sebagai business intermediaries antara BRI                  SuperApps BRImo dan QLola.
       Kantor Pusat, BRI Group dan Unit Kerja Luar Negeri.             - Layanan pencairan tunai incoming melalui Agen
   b. Peningkatan transaksi international business dan                     BRILink.
       treasury serta penguatan BRI New York Agency                    - Aplikasi incoming bekerja sama dengan
       sebagai USD clearing service provider di Asia                       counterpart BRI.
       Tenggara.
   c. Penguatan peran BRI Singapore Branch sebagai             2. Banknotes Business
       Financial and Trade Hub di Asia Tenggara.                  a. Keunggulan Kompetitif
   d. Digitalisasi layanan untuk mendukung BRI Taipei                - Jaringan layanan di pintu masuk dan keluar
       Branch sebagai payment gateway pasar Asia Timur.                 Indonesia (bandara, pelabuhan, PLBN).
   e. Penguatan bisnis BRI Timor Leste melalui diversifikasi         - Rate kompetitif dengan proses negosiasi cepat.
       segmen dan penambahan temporary outlet.                       - Pengelolaan stock banknotes profesional dengan
   f. Dukungan promosi UMKM Indonesia di luar negeri                    infrastruktur dan tenaga ahli.
       serta implementasi konsep follow customer business.           - Jaringan luas di seluruh unit kerja BRI termasuk
                                                                        layanan weekend banking.




280      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 283
                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                             2025




       -  Melayani 22 currency utama dunia yaitu yaitu             -   Kerja sama dengan berbagai instansi untuk
          USD, EUR, AUD, JPY, SGD, GBP, SAR, THB, HKD,                 meningkatkan business matching dan referral.
          CNY, NZD, AED, MYR, BND, CHF, KRW, PGK,
          CAD, TWD, PHP, INR dan VND.                      5. Bank Line Management
   b. Inovasi                                                 a. Keunggulan Kompetitif
      - Cashless money changer melalui QRIS dan                  Fungsi prakarsa bank line yang terpisah dari fungsi
          BRIVA.                                                 marketing (4 eyes principle), sehingga lebih terfokus
      - Pengembangan Gerai BRI Money Changer di                  dalam pengelolaan bank line untuk meningkatkan
          bandara, pelabuhan, dan perbatasan.                    pelayanan kepada nasabah dan stakeholder.
      - Ekosistem layanan bagi biro travel umroh dan          b. Inovasi
          haji.                                                  Otomasi proses prakarsa bank line melalui
                                                                 pengembangan aplikasi BRISPOT Bank Line
3. Correspondent Banking Business
   a. Keunggulan Kompetitif                                Prospek Usaha dan Strategi International Business
      - Jaringan korespondensi global dengan lebih dari    Tahun 2026
          1.200 bank di seluruh dunia.                     International Business Group BRI terus meningkatkan
      - Produk       correspondent      banking    yang    produktivitas di tengah ketidakpastian global serta menjaga
          komprehensif untuk kebutuhan borrowing           kualitas layanan untuk memenuhi kebutuhan bisnis nasabah.
          maupun lending.                                  Peningkatan kontribusi pendapatan dilakukan melalui
      - Jaringan unit kerja luas dengan tenaga marketing   peningkatan volume transaksi correspondent banking,
          dan operasional yang kompeten.                   cross border payment, dan banknotes business. Untuk
      - Dukungan Unit Kerja Luar Negeri dan Bank           mewujudkan hal tersebut, International Business BRI tahun
          Representative.                                  2026 memiliki strategi sebagai berikut:
   b. Inovasi
      - Implementasi produk correspondent banking          1.   Cross Border Payment Business
          yang variatif untuk kebutuhan likuiditas bank         a. Prospek Usaha
          domestik maupun foreign bank.                            - Bisnis incoming PMI memiliki prospek kuat
      - Layanan same day service penerbitan Bank                       karena remitansi yang besar dan rutin hingga
          Guarantee atas Counter Guarantee                             wilayah rural.
                                                                   - Perluasan jaringan counterpart global untuk
4. Overseas Channel Management and Development                         meningkatkan transaksi incoming dan outgoing.
   a. Keunggulan Kompetitif                                        - Penambahan retail-based customer melalui
      - Ketersediaan pembiayaan serta produk dan                       BRImo dan QLola.
          layanan bagi pelaku ekspor-impor.                        - Peningkatan transaksi incoming BRIFast Cash
      - Akses layanan perbankan global termasuk USD                    oleh walk in customer.
          Clearing Services.                                    b. Strategi Bisnis
      - Layanan digital bagi nasabah ritel dan wholesale           - Penetrasi calon PMI pada tahap pra-
          di luar negeri.                                              keberangkatan sebagai pipeline pengguna baru.
      - Dukungan pengembangan UMKM menuju pasar                    - Integrasi jaringan sistem perusahaan-perusahaan
          internasional.                                               Global Money Transfer Operator (MTO) untuk
      - Menjadi business catalyst bagi segmen bisnis                   memperluas peningkatan layanan.
          lainnya dengan melakukan referral business.              - Pengembangan layanan outgoing melalui BRImo
      - Memiliki hubungan bisnis yang baik dengan                      (segmen ritel) dan QLola (segmen korporasi)
          instansi bank maupun non-bank di masing-                 - Perluasan koridor negara baru untuk potensi
          masing negara.                                               transaksi incoming.
   b. Inovasi                                                      - Perluasan layanan remitansi melalui e-wallet,
      - Pengembangan produk dan layanan baru pada                      Agen BRILink, dan digital saving.
          overseas channel BRI.
      - Digitalisasi produk dan layanan perbankan.




                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   281
Page 284
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




2. Banknotes Business                                               -   Aktif melakukan front loading transaksi yang
   a. Prospek Usaha                                                     menghasilkan     pendapatan    bunga    untuk
      - Potensi perluasan jaringan pada akses masuk                     mengoptimalkan yield enhancement atas
          Indonesia melalui darat, laut, dan udara.                     transaksi Correspondent Banking Business.
      - Penguatan segmen retail melalui dukungan
          E-Channel BRI (QRIS dan BRIVA).                    4. Overseas Channel Management and Development
   b. Strategi Bisnis                                           a. Strategi Bisnis
      - Digitalisasi transaksi money changer melalui               - Eksplorasi bisnis baru melalui upgrading license
          pengembangan layanan transaksi QRIS, dan                     overseas channel.
          BRIVA untuk meniningkatkan efektifitas dan               - Penguatan bisnis eksisting untuk optimalisasi
          efisiensi pelayanan transaksi.                               aset dan liabilities.
      - Kerja sama dengan AMPHURI untuk akuisisi                   - Ekspansi pasar ke wilayah baru.
          transaksi jamaah dan travel umroh haji.                  - Kajian pembukaan overseas channel di negara
      - Pembukaan gerai money changer di bandara,                      potensial.
          pelabuhan, dan PLBN.                                     - Pengembangan produk baru untuk nasabah
      - Rebranding unit kerja potensial pada daerah                    korporasi dan ritel.
          pariwisata dan pusat keramaian.                          - Peningkatan referral business serta program
      - Digitalisasi transaksi melalui QRIS dan BRIVA.                 internship pekerja BRI di overseas channel.
                                                                   - Program Internship pekerja BRI dalam rangka
3. Correspondent Banking Business                                      meningkatkan kapabilitas human capital BRI
   a. Prospek Usaha
      - Proyek strategis pemerintah membuka peluang          5. Bank Line Management
          penerbitan Bank Guarantee Under Counter               a. Strategi Bisnis
          Guarantee.                                               - Enhancement aplikasi BRISPOT Bank Line untuk
      - Potensi penurunan rate acuan memberikan                        mempercepat prakarsa dan putusan bank line.
          peluang bagi BRI untuk mendapatkan aset lebih            - Dukungan optimal dalam pemberian bank line
          banyak dari transaksi secondary market dengan                yang mendukung kebutuhan International
          menjadi lender pada transaksi-transaksi seperti              Business dan Treasury dengan tetap menjaga
          Trade Asset Participation, Refinancing LC UPAS/              kualitas kredit.
          UPAU dan Interbank Forfaiting.                           - Efisiensi proses bisnis melalui review proses
   b. Strategi Bisnis                                                  prakarsa dan putusan bank line.
      - Berkontribusi aktif pada proyek strategis dalam            - Banking industry update untuk negara yang
          penyediaan layanan penerbitan Bank Garansi                   memiliki eksposur atau risiko tinggi.
          atas Counter Guarantee dari Bank Koresponden             - Penguatan mitigasi risiko melalui monitoring
          dan melakukan kolaborasi aktif dengan Regional               kinerja counterparty secara berkala.
          Office BRI, Group Wholesale terkait, dan
          Overseas Channel BRI.




BISNIS JASA PENUNJANG PASAR MODAL
Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal (Investment Services
Business) fokus pada pengembangan jasa penunjang             Produk dan jasa yang ditawarkan Bisnis Jasa Penunjang
investasi pada dua ekosistem bisnis, yaitu ekosistem human   Pasar Modal di antaranya sebagai berikut:
resources bagi nasabah dan ekosistem penunjang investasi     1. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)
pasar modal. Pada ekosistem human resources, Dana               Dana Pensiun Lembaga Keuangan Bank Rakyat Indonesia
Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK) membantu nasabah                (DPLK BRI) didirikan oleh PT Bank Rakyat Indonesia
baik korporasi maupun individu untuk mempersiapkan              (Persero) Tbk tanggal 26 Maret 2004 berdasarkan
kesejahteraan di masa purnakarya. Pada ekosistem                Keputusan Direksi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero)
penunjang investasi pasar modal, BRI memiliki beberapa          Tbk Nomor B. 140- DIR/KUI/TRY/03/2004 tanggal 26
layanan unggulan yaitu jasa bank kustodian, trust and           Maret 2004 dan telah mendapatkan pengesahan dari
corporate service dan wali amanat.                              Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor KEP-97/




282     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 285
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




   KM.6/2004 tanggal 24 Mei 2004. Saat ini DPLK BRI            3. Jasa Wali Amanat
   menjadi salah satu DPLK terbesar di Indonesia dengan           BRI telah mendapatkan izin untuk bertindak sebagai wali
   jaringan kerja tersebar dan layanan produk dan program         amanat dengan terdaftar di Bapepam (sekarang Otoritas
   pensiun paling lengkap. Untuk meningkatkan layanannya,         Jasa Keuangan) Nomor 08/STTD-WA/PM/1996 tanggal
   DPLK BRI telah memperoleh Sertifikasi International            11 Juni 1996. BRI telah berpengalaman dalam bertindak
   ISO9001:2015.                                                  sebagai wali amanat dan telah mendapat kepercayaan
                                                                  dari berbagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara
   DPLK BRI menyelenggarakan Program antara lain:                 (BUMN), perbankan dan korporasi lainnya dalam hal
   • BRI DPLK Iuran Pasti                                         penerbitan obligasi, sukuk dan MTN. BRI memahami
   • BRI DPLK Pasca Kerja                                         betul tugasnya sebagai jasa wali amanat dengan
   • BRI DPLK Dana Kesehatan                                      mewakili dan melindungi kepentingan para pemegang
                                                                  obligasi, sukuk atau MTN sesuai dengan ketentuan yang
   DPLK BRI memiliki pilihan investasi yang lengkap dan           tercantum dalam akta perjanjian perwaliamanatan.
   beragam yang dapat dipilih oleh Peserta antara lain:
   • Pasar Uang                                                   Ruang Lingkup layanan Jasa Wali Amanat meliputi:
   • Pendapatan Tetap                                             • Wali Amanat
   • Saham                                                        • Agen Jaminan
   • Pasar Uang Syariah                                           • Agen Pemantau
   • Berimbang Syariah.
                                                               4. Jasa Trust and Corporate Services
   Untuk pilihan paket investasi konvensional, DPLK BRI juga      Layanan Jasa Trust BRI merupakan layanan jasa
   memiliki fitur kombinasi yaitu peserta dapat menentukan        penitipan harta nasabah yang berupa aset finansial
   sendiri kombinasi yang diinginkan sesuai dengan risk           untuk dan atas nama nasabah. BRI merupakan Bank
   profile masing-masing peserta.                                 pertama di Indonesia yang memperoleh izin dari Bank
                                                                  Indonesia untuk menjalankan layanan Jasa Trust di
2. Jasa Kustodian                                                 Indonesia melalui surat Bank Indonesia No. 15/19/DPB1/
   BRI melakukan kegiatan jasa penitipan harta (bank              PB1-3 tanggal 12 Februari 2013 dan surat penegasan
   kustodian) sejak tahun 1996 berdasarkan izin operasi           Bank Indonesia No. 15/30/DPB1/PB1-3 tanggal 19 Maret
   melalui Surat Keputusan Ketua Bapepam Nomor 91/                2013.
   PM/1996 tanggal 11 April 1996 dan telah ditunjuk sebagai
   Sub Registry dalam melaksanakan transaksi obligasi             Ruang lingkup layanan Jasa Trust BRI meliputi:
   Pemerintah dan penatakerjaan SBI Scripless oleh Bank           • Layanan Jasa Agen Pembayar
   Indonesia.                                                     • Layanan Jasa Agen Peminjaman
                                                                  • Layanan Jasa Agen Investasi
   Jasa Kustodian meliputi jasa-jasa sebagai berikut:
   • Jasa Penyimpanan (safe keeping services) dan                 BRI saat ini telah memberikan pelayanan Jasa Trust
      portfolio valuation                                         untuk transaksi-transaksi keuangan yang melibatkan
   • Jasa Penyelesaian transaksi (settlement handling)            proyek minyak dan gas (Migas) baik yang dilaksanakan
   • Jasa Penagihan penghasilan (income collection),              oleh anggota Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) di
      termasuk pembayaran pajaknya                                bawah naungan SKK Migas maupun proyek-proyek non
   • Jasa Corporate action dan proxy services                     K3S.
   • Jasa Informasi dan pelaporan (reporting services)
   • Jasa Custody Unit Link dan DPLK                              Di samping memberikan layanan Jasa Trust, BRI juga
   • Jasa Kustodian untuk sekuritisasi aset                       memberikan layanan jasa Corporate Services seperti
   • Jasa Kustodian Global untuk surat berharga yang              Agen Pembayar dan Agen Penampungan untuk sektor
      diterbitkan di luar negeri                                  diluar migas, antara lain sektor infrastruktur, energi,
                                                                  perdagangan dan industri kimia.
   Untuk meningkatkan layanannya, Kustodian BRI telah
   menjadi anggota langsung dari Euroclear, memiliki
   Sertifikasi Kustodian Syariah, menyediakan fitur Multi-
   Share Class untuk Reksadana dan telah memperoleh
   Sertifikasi Internasional ISO9001:2015.




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   283
Page 286
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Kinerja (Produktivitas) Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal 		
                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                      Pertumbuhan
                       Uraian                          2025                  2024
                                                                                               Nominal                %


                           (1)                           (2)                  (3)            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Fee Based Income                                        391.640                360.101            31.539            8,76%

 Aset Kelolaan Kustodian                            1.612.600.051         1.412.304.310       200.295.741            14,18%

 Aset Kelolaan DPLK                                   30.634.529             26.912.513         3.722.016           13,83%




Fee based income bisnis jasa penunjang pasar modal                     b. One stop service, layanan terpadu satu pintu melalui
tahun 2025 sebesar Rp391,64 miliar, meningkat 8,76%                       relationship officer yang memberikan kenyamanan
dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp360,10                      bagi nasabah.
miliar. Aset kelolaan kustodian tahun 2025 sebesar 1.613               c. Reliable, didukung dengan sistem teknologi informasi
triliun, meningkat 14,18% dibandingkan dengan tahun 2025                  yang andal oleh tim accounting, tax and reporting,
yang sebesar Rp1.412 triliun. Aset DPLK tahun 2025 sebesar                settlement, dan compliance yang berpengalaman.
Rp30,63 triliun, meningkat 13,83% dibandingkan dengan                  d. Experienced, berpengalaman mengelola berbagai
tahun 2024 yang sebesar Rp26,91 triliun. Hal ini sejalan                  jenis efek, reksa dana, unit link, Kontrak Pengelolaan
dengan peningkatan penetrasi nasabah serta perluasan                      Dana (KPD), efek beragun aset dan private
customer base yang dilakukan di tahun 2025.                               placement.
                                                                       e. Global network, terhubung dengan jaringan
Strategi Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal Tahun 2025                     international central securities depository euro clear
Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal tahun 2025 memiliki                     untuk transaksi efek global.
strategi sebagai berikut:                                              f. Competitiveness fees, imbalan jasa kustodian yang
1. Inisiatif Digitalisasi Business Process                                disesuaikan dengan kompleksitas layanan.
2. Meningkatkan kolaborasi dengan grup terkait dan                     g. Jaringan kerja luas, kustodian BRI bekerjasama
    perusahaan anak.                                                      dengan MI terpercaya dan juga dengan seluruh
3. Peningkatan resiliensi manajemen risiko, kepatuhan dan                 jaringan kerja BRI yang tersebar baik di dalam
    GCG                                                                   maupun luar negeri yang siap untuk membantu
                                                                          menemukan solusi kebutuhan investasi nasabah.
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi Bisnis Jasa Penunjang             3. Jasa Wali Amanat
Pasar Modal                                                            a. Telah dipercaya untuk mewalianati lebih dari 150
Uraian keunggulan kompetitif dan Inovasi Bisnis Jasa                      Penerbitan Obligasi dan 52 Emiten.
Penunjang Pasar Modal dijabarkan sebagai berikut:                      b. Selalu mematuhi seluruh peraturan sejak terdaftar
1. Dana Pensiun Lembaga Keuangan (DPLK)                                   sebagai wali amanat tahun 1996.
    a. Menyediakan program DPLK terlengkap (Iuran Pasti,               c. Berpengalaman menangani berbagai sektor bisnis
       Pasca Kerja, Dana Kesehatan)                                       di bidang perbankan, multifinance, infrastruktur,
    b. Menyediakan integrasi sistem aplikasi HC perusahaan                properti, pertambangan, kesehatan, energi, media
       dengan DPLK BRI                                                    dan lainnya.
    c. Terdapat pre-retirement program bagi pekerja yang               d. Memiliki sumber daya manusia terbaik dalam
       menjelang masa pensiun.                                            menjalankan tugas dan kewajiban sebagai wali
    d. Aksesibilitas digital (one stop solution) via BRImo                amanat.
    e. Iuran ringan dan top up fleksibel via BRIMo/E-wallet/        4. Jasa Trust and Corporate Services
       bank lain                                                       a. Berpengalaman dalam mengelola dana nasabah
2. Jasa Kustodian                                                         sebagai paying agent dan escrow agent di sektor
    a. Customization, layanan yang dapat disesuaikan                      properti dan migas.
       dengan kebutuhan nasabah termasuk dalam hal                     b. Berpengalaman dalam sebagai escrow agent dalam
       laporan yang dapat diselaraskan dengan kebutuhan.                  pinjaman sindikasi/bilateral.




284      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 287
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




   c. Berpengalaman      dalam    mengelola    nasabah          bisnis yang terus meningkat serta kondisi ekonomi nasional
      internasional sebagai escrow agent atau security          dan global yang dinamis. Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal
      agent.                                                    BRI juga berkomitmen meningkatkan kontribusi pendapatan
   d. Memiliki tim dan infrastruktur yang reliable dan          Perseroan melalui peningkatan fee based income. Untuk
      berpengalaman.                                            mewujudkan hal tersebut, Investment Services Group BRI
   e. Memiliki sumber daya manusia terbaik dalam                tahun 2026 memiliki strategi sebagai berikut:
      memberikan solusi sesuai kebutuhan nasabah.               1. Inisiatif Digitalisasi Business Process.
                                                                2. Meningkatkan kolaborasi dengan group terkait dan
Prospek Usaha dan Strategi Bisnis Jasa Penunjang Pasar              perusahaan anak.
Modal Tahun 2026                                                3. Peningkatan resiliensi manajemen risiko, kepatuhan dan
Bisnis Jasa Penunjang Pasar Modal BRI terus berupaya                GCG.
meningkatkan produktivitas di tengah tantangan kompetisi




Entitas Anak

Segmen Bisnis Entitas Anak meliputi perbankan konvensional, pembiayaan, layanan remitansi, asuransi jiwa, asuransi umum,
modal ventura, perusahaan efek dan manajemen investasi. BRI memiliki 10 Entitas Anak yaitu PT Bank Raya Indonesia Tbk
(dahulu PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk), BRI Global Financial Services Co. Ltd. (dahulu BRI Remittance Co. Limited
Hong Kong), PT Asuransi BRI Life, PT BRI Multifinance Indonesia, PT BRI Danareksa Sekuritas (dahulu PT Danareksa Sekuritas),
PT BRI Ventura Investama, PT BRI Asuransi Indonesia (dahulu PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur), PT Pegadaian,
PT Permodalan Nasional Madani, dan PT BRI Manajemen Investasi (dahulu PT Danareksa Investment Management). Uraian
Kinerja Entitas Anak BRI disajikan sebagai berikut.




PT Bank Raya Indonesia Tbk selanjutnya disebut “Bank            Rakyat Indonesia (Persero), Tbk. (BRI) dan Dana Pensiun
Raya” atau “Bank” didirikan oleh Dana Pensiun Perkebunan        Perkebunan (Dapenbun) di Jakarta, maka secara resmi BRI
(Dapenbun) pada tanggal 27 September 1989 dengan nama           menjadi Pemegang Saham Pengendali PT. Bank Agroniaga
PT Bank Agroniaga yang selanjutnya disebut Bank AGRO,           Tbk, sehingga Bank kembali berganti nama menjadi PT Bank
yang selanjutnya diharapkan dapat mempunyai peran               Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk, dengan nama komersial
penting dan strategis dalam perkembangan sektor agribisnis      yaitu BRI Agro.
di Indonesia, dengan portofolio kredit Bank sebagian besar
adalah disalurkan kepada sektor agribisnis baik off farm        Pada Tanggal 27 September 2021, RUPS menyetujui
maupun on farm.                                                 perubahan nama Bank menjadi PT Bank Raya Indonesia Tbk
                                                                dengan nama komersial Bank Raya, Bank telah mendapatkan
Bank AGRO selanjutnya menjadi perusahaan publik                 Penetapan Penggunaan Izin Usaha atas nama PT Bank
yang tercatat di Bursa Efek Indonesia berdasarkan Surat         Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk menjadi PT. Bank Raya
Bapepam-LK Nomor S-1565/PM/2003 tanggal 30 Juni                 Indonesia Tbk dengan Salinan Keputusan Deputi Komisioner
2003 sehingga nama perusahaan berubah menjadi                   Pengawas Perbankan I OJK Nomor Kep-65/PB.1/2021
PT Bank Agroniaga, Tbk. Selanjutnya, pada tahun 2006 Bank       tanggal 1 November 2021 melalui Surat Nomor S 426/
AGRO meningkatkan status menjadi Bank Umum Devisa               PB.12/2021 tanggal 5 November 2021. Selain itu, Bank telah
berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Bank Indonesia             menerima persetujuan atas perubahan logo dari OJK melalui
Nomor 8/41/Kep.GBI/2006 tanggal 8 Mei 2006. Kemudian            Surat Nomor S-250/PB.31/2021 tanggal 9 November 2021
pada tanggal 3 Maret 2011 dengan ditandatanganinya Akta         perihal Persetujuan Perubahan Logo Bank.
Akuisisi Saham PT Bank Agroniaga, Tbk. antara PT Bank




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   285
Page 288
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Untuk memperkuat positioning Bank sebagai bank digital               Sesuai Akta Risalah RUPS Luar Biasa PT Bank Rakyat
dari BRI Group, maka pada 1 November 2023 Bank Raya                  Indonesia Agroniaga Tbk Nomor 23 tanggal 27 September
telah efektif menggunakan logo baru sebagai corporate                2021 telah memberikan Persetujuan untuk perubahan
identity dengan menambahkan kata “Bank” dan “BRI Group”              Anggaran Dasar Perseroan Pasal 1 ayat (1) melakukan
pada logonya. Perubahan logo tersebut sebagaimana                    perubahan nama Perseroan, semula “PT Bank Rakyat
tercantum Surat OJK Nomor S-83/PB.212/2023 tanggal                   Indonesia Agroniaga Tbk” dengan nama komersial BRI
1 November 2023 Perihal Rencana Perubahan Logo PT Bank               AGRO, menjadi “PT Bank Raya Indonesia Tbk” dengan nama
Raya Indonesia Tbk.                                                  komersial Bank RAYA.



Tabel Kinerja (Produktivitas) PT Bank Raya Indonesia Tbk
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                      Pertumbuhan
                        Uraian                            2025                2024
                                                                                               Nominal                 %


                           (1)                              (2)                (3)           (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Total Kredit                                            7.715.323            7.125.951          589.372               8,27%

 - OS Kredit Digital                                    3.066.598           2.290.476             776.122            33,88%

 - Penyaluran Kredit Digital                            28.759.174          20.575.738          8.183.436             39,77%

 Total Dana Pihak Ketiga                                9.544.986            8.133.782          1.411.204             17,35%

 - Volume Simpanan Digital                               2.206.120           1.318.967            887.153             67,26%

 Total Aset                                             13.211.298          13.158.236            53.062               0,40%




Pada tahun 2021, Bank Raya memulai transformasi menjadi              memperkuat value proposition produk kredit digital yang
bank digital dengan menyediakan layanan produk digital               melakukan inovasi dalam hal integrasi produk kredit digital
yang memiliki karakteristik ticket size kecil (smaller), jangka      dengan partner khususnya digital platform provider dan
waktu pendek (shorter) dan layanan cepat berbasis digital            simpanan digital seperti melalui pengembangan Raya for
(faster). Transformasi ini mempunyai tujuan untuk dapat              Business dan Raya for Community selain itu Bank Raya juga
secara optimal menangkap peluang bisnis segmen UMKM                  mengoptimalkan pertumbuhan bisnis melalui scale up dan
di Indonesia, utamanya dengan fokus memberikan layanan               scope up baik pada ekosistem internal maupun eksternal BRI
perbankan digital kepada segmen mikro dan kecil. Adanya              Group.
proses transformasi yang berfokus pada pengembangan
bisnis digital, menyebabkan perubahan pada struktur                  Pada tahun 2025, kinerja produk digital Bank Raya terus
portofolio aset dan liabilitas Bank Raya, yaitu komposisi            menunjukkan perbaikan. Diawali peningkatan pada jumlah
aset dan liabilitas berbasis digital semakin meningkat               total aset yang meningkat dari Desember 2024 sebesar
dibandingkan dengan portofolio non digital.                          Rp13,16 triliun menjadi sebesar Rp13,21 triliun atau naik
                                                                     sebesar 0,40% yoy, hal ini disebabkan karena adanya
Dalam upaya menjadi bank digital yang memberikan                     peningkatan total lending pada Desember 2025 yaitu
layanan perbankan digital kepada segmen mikro dan kecil,             sebesar Rp7,72 triliun dari Rp7,13 triliun pada Desember
Bank Raya telah melakukan beberapa langkah strategis                 2024. Total Dana Pihak Ketiga juga turut tumbuh dari Rp8,13
untuk produk kredit digital maupun simpanan digital                  triliun di tahun 2025 menjadi Rp9,54 triliun atau tumbuh
seperti melakukan penguatan pada fundamental bisnis                  hingga 17,35% yoy.
dengan cara menghadirkan inovasi-inovasi sehingga dapat




286       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 289
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




Kinerja produk digital Bank Raya juga menunjukkan              6. Mengembangkan            embedded       finance     yang
pertumbuhan. Kredit Digital Bank Raya secara konsisten             mengintegrasikan layanan perbankan antara lain open
terus mengalami peningkatan dari Desember 2024 sebesar             API, white labelling, channeling pinjaman.
Rp2,29 triliun menjadi sebesar Rp3,07 triliun pada Desember    7. Melakukan integrasi antara teknologi dan bisnis melalui
2025 atau tumbuh sebesar 33,88% yoy. Volume simpanan               pengembangan fraud detection untuk seluruh produk
digital, juga berhasil mengalami peningkatan dari Desember         digital.
2024 sebesar Rp1,32 triliun menjadi sebesar Rp2,21 triliun     8. Melakukan enhancement atas credit scoring engine
pada Desember 2025 atau tumbuh sebesar 67,26% yoy.                 dengan melakukan utilisasi machine learning untuk
                                                                   produk digital lending.
Pertumbuhan kredit digital dan simpanan digital tersebut       9. Melakukan enhancement dan pengembangan terhadap
menunjukkan bahwa transformasi Bank Raya menjadi bank              infrastruktur teknologi bank, antara lain melalui adopsi
digital telah berjalan dengan baik dan memberikan dampak           hybrid technology cloud (public and private cloud),
yang positif terhadap struktur portofolio bisnis Bank Raya.        upgrade security tools (privileged access management,
Namun demikian, proses transformasi yang berfokus pada             mobile security, security awareness tools) dan inisiatif
pengembangan bisnis digital membawa perubahan pada                 lainnya.
total portofolio bisnis Bank Raya.                             10. Meningkatkan proses governance melalui penyusunan
                                                                   dan evaluasi kebijakan pendukung antara lain market
Strategi PT Bank Raya Indonesia Tbk Tahun 2025                     conduct, kelayakan kemitraan/partner, dan kebijakan
Strategi Bank Raya pada tahun 2025 adalah fokus                    lainnya.
memperkuat fundamental bisnis dan fokus pada perbaikan         11. Penguatan second line melalui implementasi Business
kualitas aset dan simpanan, melalui optimalisasi ekosistem         Risk Management (BRM).
bisnis internal BRI Group. Beberapa langkah strategis yang     12. Peningkatan budaya sadar risiko melalui implementasi
akan dilakukan selama periode strengthening adalah sebagai         risk culture framework.
berikut:                                                       13. Menciptakan sumber pertumbuhan baru (new engine of
1. Memperkuat value proposition dari produk digital saving         growth), dengan fokus awal yaitu pada solusi transaksi
    melalui pengembangan:                                          dan simpanan.
    a. Raya for business untuk pengelolaan dana, transaksi,    14. Menciptakan dan mengembangkan pasar baru, di luar
         dan payroll pelaku usaha.                                 bisnis internal BRI Group.
    b. Raya for youth untuk pengelolaan dana dan transaksi     15. Melakukan peningkatan skala bisnis eksisting dan
         generasi muda.                                            memperluas ruang lingkup bisnis dari periode
    c. Raya for community untuk pengelolaan dana dan               sebelumnya.
         transaksi komunitas.                                  16. Menghimpun data transaksi nasabah untuk dapat
    d. Virtual card.                                               menyusun profiling behavior nasabah yang akan
    e. Financial        wealth        management     melalui       digunakan oleh credit scoring engine.
         pengembangan fitur investasi dan DPLK.
2. Memperkuat value proposition dari produk digital lending    Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
    melalui enhancement produk digital lending antara lain:    PT Bank Raya Indonesia Tbk
    a. Integrasi produk digital lending dengan partner         Dalam mengupayakan pencapaian target-target usahanya,
         khususnya digital platform provider.                  Bank Raya memiliki beberapa faktor kekuatan utama
    b. Perluasan struktur produk digital lending sesuai        sehingga mampu bersaing di industri perbankan Indonesia,
         dengan kebutuhan nasabah.                             yaitu:
3. Implementasi           hybrid       collection   dengan     1. Bank digital dengan jaringan Online to Offline (O2O)
    mengkombinasikan teknologi dan manusia (WA blast,              yang kuat di seluruh Indonesia dengan sinergi BRI Group.
    robo call, dan field collection).                          2. Produk digital saving dengan berbagai fitur dan
4. Melanjutkan pengembangan dan pemasaran Raya Open                kemudahan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, serta
    API, Acquiring QRIS.                                           produk digital lending yang dapat memenuhi berbagai
5. Melakukan pengembangan layanan laku pandai untuk                kebutuhan nasabah baik untuk memenuhi kebutuhan
    meningkatkan inklusi keuangan.                                 konsumtif, dana talangan untuk usaha produktif, invoice/
                                                                   vendor financing, serta supply chain financing bagi
                                                                   segmen mikro dan kecil.




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   287
Page 290
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




3. Bank Raya merupakan bagian dari BRI Group, sehingga              sektor produktif di Indonesia, memberikan stimulus
   dapat mengoptimalkan potensi bisnis BRI Group di                 bagi bisnis-bisnis kecil dan menengah (UMKM), dan
   Segmen UMKM antara lain untuk segmen pinjaman                    membuka peluang kerja baru. Oleh karena itu, bagi
   melalui kerjasama pada ekosistem Agen BRILink, Pekerja           bank, fokus pada penyaluran pinjaman produktif
   dari perusahaan yang ber-payroll di BRI, supply chain            merupakan langkah strategis untuk mendukung
   dari bisnis BRI Group, serta untuk segmen simpanan               perekonomian sekaligus meningkatkan portofolio
   melalui kolaborasi Raya dan aplikasi BRImo, transaksi            mereka dalam jangka panjang. Penyaluran kredit
   cash in cash out melalui e-channel BRI dan BRILink               UMKM di Indonesia juga mengalami pertumbuhan
   Agen.                                                            yang pesat dengan CAGR di sebesar 5,77% dalam 5
4. Kapabilitas teknologi dan informasi yang semakin                 (lima) tahun terakhir. Meski begitu masih peningkatan
   meningkat untuk mendukung pertumbuhan bisnis                     tersebut masih belum dapat meng-cover penyaluran
   yang solid antara lain melalui pengembangan big data             kredit kepada seluruh UMKM potensial. Sekitar 70%
   technology, pengembangan Fraud Detection System                  dari jumlah UMKM belum menggunakan produk
   (FDS), pengembangan credit scoring engine dengan                 kredit dari bank atau penyedia jasa keuangan lain.
   automated machine learning, layanan berbasis IT                  Dan seiring pertumbuhan pendatang baru pemain
   yang handal dan tersertifikasi ISO 27001 Certification,          yang berfokus di segmen UMKM, terdapat potensi
   layanan IT dengan fitur dan keamanan berupa two                  yang besar dalam menyasar UMKM yang belum
   factor    authentication,    transaction  notification,          melakukan pendanaan secara formal.
   biometric authentication, dan limit monitoring, serta        b. Digital Consumptive Lending
   pengembangan customer complaint handling melalui                 Saat ini Bank Raya memberikan layanan pinjaman
   Aplikasi Sapa Raya.                                              digital pada segmen konsumtif berupa salary-based
5. Bank Raya telah memiliki Aplikasi Raya Apps dengan               loan, untuk karyawan-karyawan yang menggunakan
   berbagai fitur Saku unggulan yaitu:                              payroll dari BRI Group, melalui produk Pinang Flexi
   a. Saku Utama sebagai rekening utama untuk transaksi             dan Flexi Extra. Penargetan pada segmen karyawan
       dan terima uang.                                             dengan payroll dari BRI-Group dilakukan untuk
   b. Saku Bujet untuk membantu mengelola pos keuangan              mengurangi risiko bisnis dan memudahkan proses
       berbagai kebutuhan.                                          credit scoring. Adapun penetrasi pasar di luar salary-
   c. Saku Pintar untuk membantu menabung rutin dengan              based loan dapat dilakukan melalui kerja sama
       bantuan fitur autodebet.                                     dengan mitra-mitra yang bersentuhan langsung
   d. Saku Jaga untuk membantu mengalokasi dana tak                 dengan transaksi customer baik online maupun
       terduga dengan fitur kunci dan bunga lebih tinggi            offline.
       dibanding Saku lainnya.                                  c. Funding and Transaction
   e. Saku Bareng memberikan akses tabungan dan                     Saat ini, Bank Digital telah menyasar berbagai
       transaksi bersama yang cocok untuk komunitas.                segmen pasar dengan penghasilan yang bervariasi
   f. Saku Bisnis merupakan Saku khusus yang berbeda                dalam menghimpun dana pihak ketiga. Bank Raya
       dengan saku personal lainnya untuk pengelolaan               sendiri akan mengoptimalkan potensi nasabah dari
       keuangan usaha nasabah.                                      segmen Gen Z dan Milenial, karena dari sisi kontribusi
                                                                    nasabah data menunjukkan bahwa Generasi Z yang
Prospek Usaha dan Strategi PT Bank Raya Indonesia Tbk               dikenal sebagai digital native, memberikan kontribusi
Tahun 2026                                                          signifikan sekitar 60% dari total nasabah bank digital
1. Prospek Usaha                                                    di Indonesia. Karakteristik unik dari segmen ini adalah
   Terkait dengan prospek usaha Bank Raya tahun 2026,               mayoritas mereka merupakan kelompok pekerja yang
   Bank Raya melakukan pembagian segmen bisnis atau                 sudah memiliki penghasilan. Sementara itu, segmen
   business growth lever yang terbagi menjadi 3 (tiga)              Milenial tidak kalah pentingnya dengan kontribusi
   segmen bisnis yaitu:                                             sekitar 40% dari total nasabah, dan mereka dicirikan
   a. Digital Productive Lending                                    sebagai kelompok dengan tingkat penghasilan dan
       Pinjaman produktif berperan penting dalam                    pengeluaran tertinggi.
       mendukung aktivitas ekonomi seperti modal kerja       2. Strategi
       dan investasi, yang berdampak langsung pada              Sebagai upaya untuk mencapai Visi dan Aspirasi
       pertumbuhan ekonomi. Kenaikan dalam pinjaman             Perusahaan, maka terdapat beberapa langkah strategis
       produktif dapat membantu memperkuat sektor-              untuk melakukan pengembangan bisnis utamanya




288     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 291
                                                                                 Laporan Tahunan
                                                                                            2025




yaitu pengembangan digital productive lending, digital          memiliki literasi digital yang baik (Gen Z dan Milenial),
consumptive lending, dan funding and transaction.               beberapa langkah-langkah strategis yang akan
a. Digital Productive                                           dilakukan yaitu melakukan pengembangan produk
    Bank akan melakukan pengembangan produk digital             secara berkelanjutan sesuai kebutuhan nasabah,
    untuk sektor produktif dengan target utama yaitu            memperluas ekosistem partnership dan melakukan
    segmen UMKM. Beberapa langkah-langkah strategis             digitalisasi proses bisnis, dengan rincian yaitu:
    yang akan ditempuh Bank dalam pengembangan                  - Pengembangan produk digital eksisting yaitu
    produk       digital  produktif   yaitu    melakukan            pinjaman berbasis payroll secara berkelanjutan
    pengembangan produk secara berkelanjutan                        (continuous       improvement),     pengembangan
    sesuai kebutuhan nasabah, melakukan optimalisasi                produk pinjaman konsumtif untuk non payroll
    penjualan produk melalui network yang dimiliki                  atau mass market (paylater), dan embedded
    oleh Bank, serta melakukan perluasan jaringan                   finance.
    partnership yang berfungsi sebagai ekosistem bagi           - Memperluas ekosistem partnership sebagai
    produk digital produktif, dengan rincian sebagai                source of growth dari produk digital consumptive
    berikut:                                                        yang terdiri dari BRI Group, BUMN maupun
    - Pengembangan           produk    untuk     melayani           perusahaan afiliasi, dan perusahaan swasta,
        kebutuhan nasabah khususnya segmen UMKM                     serta digital platform.
        melalui pengembangan produk digital eksisting           - Melakukan digitalisasi proses collection dengan
        secara berkelanjutan (continuous improvement),              konsep hybrid collection yang mengkombinasikan
        beyond banking solutions, embedded finance,                 proses penagihan berbasis teknologi (AI) dan
        dan digitalisasi support system penjualan antara            sumber daya manusia.
        lain pengembangan sales tools berbasis AI dan        c. Digital Funding and Transaction
        data analytics.                                         Bank akan melakukan pengembangan produk digital
    - Meningkatkan         penjualan    produk     melalui      funding serta fitur-fitur transaksi di dalam aplikasi
        optimalisasi potensi ekosistem BRI Group dan            Raya App, dengan tujuan untuk meningkatkan
        melakukan penetrasi pasar di luar BRI Group             jumlah low cost funding berbasis digital saving serta
        secara prudent, dengan target market utamanya           fee based income yang bersumber dari transaksi
        yaitu bisnis keagenan, supply chain dari                nasabah di Aplikasi Raya App. Beberapa langkah
        ekosistem internal dan eksternal, serta UMKM            strategis yang akan dilakukan oleh Bank yaitu:
        lainnya yang bekerja berdasarkan invoice. Proses        - Melakukan          pengembangan         fitur   untuk
        akuisisi akan dilakukan dengan menggunakan                  meningkatkan kenyamanan dan mendorong
        metode Online to Offline (O2O), sehingga Bank               transaksi nasabah antara lain yaitu fitur wealth
        Raya akan terus memperluas akses atau touch                 management, payment, bank as a services,
        point baik melalui ekosistem internal maupun                embedded finance, financial management, dan
        eksternal.                                                  fitur lainnya.
    - Memperluas ekosistem partnership sebagai                  - Melakukan pengembangan Raya App sebagai
        source of growth dari produk digital productive,            Integrated Banking App, melalui integrasi seluruh
        perluasan ekosistem partnership akan dilakukan              produk dan layanan Bank Raya ke dalam Aplikasi
        pada level nasional yaitu entitas yang tergabung            Raya App.
        dalam BRI Group, BUMN maupun perusahaan                 - Perluasan kerjasama untuk Cash In Cash Out
        afiliasi, perusahaan swasta, dan digital platform.          (CICO) baik melalui ekosistem BRI Group maupun
        Selain itu proses partnership pada level wilayah            melalui ekosistem eksternal.
        operasional community branch atau local                 - Melakukan pengembangan bisnis keagenan baik
        partnership juga akan terus diperluas dengan                bisnis keagenan Bank Raya maupun di luar Bank
        target utama adalah komunitas dan klaster-                  Raya.
        klaster bisnis unggulan.
b. Digital Consumptive
    Bank akan melakukan pengembangan produk digital
    consumptive dengan target market utama yaitu
    kelompok masyarakat dengan usia produktif dan




                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    289
Page 292
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




BRI Global Financial Services Company Limited adalah                Company Limited memiliki 4 (empat) cabang dan 1 (satu)
Entitas Anak dari PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk,           kantor manajemen di Hong Kong. Bisnis utama BRI Global
yang didirikan di Hong Kong pada tanggal 7 April 2005               Financial Services Company Limited melibatkan layanan
dengan nama BRIngin Remittance. Perusahaan ini awalnya              pengiriman uang ke Indonesia dan negara lain, money
diakuisisi oleh BRI pada tahun 2012 dan namanya mengalami           exchange, value-added services terkait produk perusahaan
perubahan menjadi BRI Remittance Company Limited. Seiring           induk, dealing forex solution, serta pelayanan pinjaman/
dengan perluasan bisnis, pada tahun 2023, Perusahaan                finansial bagi individu (Pekerja Migran Indonesia/PMI) dan
mengubah namanya menjadi BRI Global Financial Services              SME yang terkait dengan Indonesia di Hong Kong.
Company Limited. Saat ini, BRI Global Financial Services


Tabel Kinerja (Produktivitas) BRI Global Financial Services Company Limited Hong Kong

                                                                                                     Pertumbuhan
                          Uraian                           2025              2024
                                                                                              Nominal               %


                             (1)                            (2)               (3)           (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Jumlah Transaksi                                            880.807           456.538           424.269           92,93%

 Nominal Amount Transaksi (HKD)                         2.448.071.862     1.314.503.597      1.133.568.265         86,23%

 Aset (HKD)                                                29.195.684       20.329.158          8.866.526          43,61%

 Aset (miliar Rupiah)                                          62,54                42,14           20,29          48,02%

Catatan: Kurs HKD 1 per 31 Desember 2025 = Rp2,142.30



Aset BRI Global Financial Services Company Limited Hong             Kong dapat melayani bisnis pinjaman dan trade finance.
Kong tahun 2025 sebesar Rp62,54 miliar, meningkat 48,02%            Digitalisasi, BRI Global Financial Services Company Limited
yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp42,14 miliar.                 Hong Kong terus dilakukan antara lain melalui digitalisasi
Peningkatan tersebut salah satunya didorong oleh ekspansi           proses bisnis via penyediaan portal digital (webapp) dan
pembiayaan ke remittance company di HongKong sekitar                aplikasi RemitGo! kepada nasabah. Digitalisasi proses
Rp11,5 miliar (HKD 5 mio) atau naik 94% yoy.                        bisnis melalui portal digital dan aplikasi tersebut semakin
                                                                    meningkatkan frekuensi dan memperlancar flow transaksi,
Pendapatan BRI Global Financial Services Company Limited            meningkatkan kapasitas transaksi, meningkatkan level user
Hong Kong tahun 2025 tumbuh 51,4% yoy menjadi Rp45,37               experience dan kualitas layanan, yang berdampak pada
miliar terutama bersumber dari bisnis forex dan tambahan            peningkatan pendapatan BRI Global Financial Services
partner baru sehingga meningkatkan fee remittance yang              Company Limited Hong Kong.
diterima. BRI Global Financial Services Company Limited
Hong Kong berhasil menumbuhkan new source growth                    Laba bersih BRI Global Financial Services Company Limited
engine dengan melayani transaksi foreign exchange                   Hong Kong tahun 2025 tercapai sebesar Rp15,74 miliar
remittance company di Hong Kong dan di luar Hong Kong               meningkat sebesar 85,6% dari 2024 sebesar Rp8,42 miliar.
seperti Taiwan, Korea Selatan, Jepang, Malaysia, Brunei             Digitalisasi juga berdampak pada efisiensi proses bisnis,
Darussalam, dan United Arab Emirates (UAE). Selain itu              sehingga BRI Global Financial Services Company Limited
dengan telah diperolehnya lisensi money lender, sehingga            Hong Kong mampu menjaga operational expense dan level
saat ini BRI Global Financial Services Company Limited Hong         BOPO selama 2025.




 290       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 293
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




Strategi BRI Global Financial Services Company Limited          BRI Global Financial Services terus berupaya melakukan
Hong Kong Tahun 2025                                            inovasi untuk meningkatkan layanan, seperti aplikasi
Beberapa strategi yang telah dilakukan oleh BRI Global          remitGo! untuk memberikan kemudahan dalam melakukan
Financial Services Company Limited Hong Kong pada tahun         transaksi dimana saja dan kapan saja. Selain itu, dengan
2025 adalah sebagai berikut:                                    telah diperolehnya lisensi money lender dari otoritas
1. Mendapatkan money lender license dari otoritas Hong          Hong Kong, maka BRI Global Financial Service juga dapat
    Kong, sebagai upaya dalam pengembangan bisnis (new          memberikan layanan pinjaman kepada nasabah perorangan
    source engine growth) berupa pelayanan pinjaman             khususnya kepada para PMI yang membutuhkan dana
    (lending) bagi perorangan dengan target market Pekerja      darurat, baik di Hong Kong maupun untuk keperluan
    Migran Indonesia, pemberian layanan short term financing    remitansi kepada keluarganya di Indonesia. Untuk nasabah
    kepada remittance companies yang membutuhkan dana           non perorangan, saat ini BRI Global Financial Service dapat
    saat hari libur perbankan, serta pemberian layanan trade    memberikan pembiayaan bagi para pelaku usaha Small
    financing (invoice financing) kepada importir Small         and Medium Enterprise (SME) Indonesian related di Hong
    Medium Enterprises (SME) Indonesian related di Hong         Kong. Kombinasi antara bisnis eksisting BRI Global Financial
    Kong.                                                       Service (pengiriman uang atau remitansi) dari Hong Kong ke
2. Melakukan diversifikasi source of income dengan              Indonesia dan bisnis pinjaman dengan target market nasabah
    menjadi penyedia dealing forex solution bagi counterpart    remittance eksisting, memberikan keunikan keunggulan
    BRI Global Financial Services dan counterpart di BRI.       kompetitif tersendiri.
3. Melakukan kerja sama dengan counterpart untuk koridor
    baru seperti Jepang, Macau, Taiwan, Korea, serta            Prospek Usaha dan Strategi BRI Global Financial Services
    Filipina.                                                   Company Limited Hong Kong Tahun 2026
                                                                Remitansi dari Hong Kong ke Indonesia menunjukkan tren
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi BRI Global Financial          peningkatan hingga tahun 2024, meskipun regional Asia
Services Company Limited Hong Kong                              Timur dan Pasifik mengalami penurunan antara tahun 2010
BRI Global Financial Services dengan produk remittance-nya      dan tahun 2021. Tren peningkatan ini berlanjut pada tahun
telah menjadi pilihan para Pekerja Migran Indonesia (PMI)       2024, dengan remitansi mencapai USD503 juta pada kuartal
di Hong Kong selama bertahun-tahun untuk mengirimkan            pertama dan USD541 juta pada kuartal kedua. Disisi lain,
uang ke keluarga mereka di Indonesia. Menjadi bagian dari       pergeseran transaksi remitansi Hong Kong dari konvensional
BRI Group merupakan competitive advantage dari BRI Global       ke digital terus berjalan dan semakin meningkat. Berdasarkan
Financial Services, nasabah BRI Global Financial Service juga   Market Insight Hong Kong dari Statista.com, nilai transaksi
merupakan nasabah simpanan dari Bank BRI. Jaringan kerja        di pasar pengiriman uang digital diproyeksikan mencapai
Bank BRI yang menjangkau sampai ke pelosok Indonesia            USD548 juta pada tahun 2025. Nilai transaksi diperkirakan
menjadikan BRI Global Financial Services sebagai pilihan        akan menunjukkan tingkat pertumbuhan tahunan (CAGR
utama PMI untuk melakukan pengiriman uang ke Indonesia          2025-2029) sebesar 6,92% yang menghasilkan jumlah total
secara real time online ke rekening Bank BRI mereka dan         yang diproyeksikan sebesar USD716,20 juta pada tahun
keluarga mereka di Indonesia. Dengan dukungan sistem dan        2029. Pada pasar pengiriman uang digital, jumlah pengguna
layanan yang terintegrasi dengan Induk (BRI), BRI Global        diperkirakan akan mencapai 148,20 ribu pengguna pada
Financial Services dapat memberikan additional services         tahun 2029.
kepada para PMI seperti layanan cek saldo, cetak buku
rekening, cetak rekening koran, dan layanan lainnya kepada      Dengan aspirasi “Digitize the Business, Expand Business
para PMI di Hong Kong. Selain itu, nilai tukar di BRI Global    in HK and Other Asian Market, Become Sales Hub for BRI
Financial Services adalah salah satu best rate (HKD/IDR) di     Group’s Product in International Market”, pada tahun 2026 BRI
Hong Kong. BRI Global Financial Services ingin memberikan       Global Financial Services akan fokus pada tema “Broadening
layanan terbaik serta menjadi one stop solution bagi PMI di     network and partnership to drive cutting-edge value” yang
Hong Kong.                                                      dirancang dengan progresif mulai dari memperluas jaringan
                                                                kerjasama, berekspansi global, memperkuat bisnis inti
                                                                dengan menjadi platform pilihan tenaga kerja Indonesia,
                                                                hingga mengoptimalkan potensi bisnis BRI Group.




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   291
Page 294
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pada 6 Oktober 2015, BRI menandatangani perjanjian jual
beli dengan pemegang saham PT Asuransi BRI Life (dahulu               tersebut mengubah komposisi kepemilikan pemegang
PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera) untuk mengakuisisi           saham menjadi BRI menjadi sebesar 59,02%, FWD
91,001% kepemilikan di PT Asuransi BRI Life selanjutnya               Management Holdings Limited menjadi sebesar 35,14% dan
disebut BRI Life. Seluruh rangkaian aktivitas akuisisi selesai        YKP BRI menjadi sebesar 5,84%. Perubahan kepemilikan
pada tanggal 29 Desember 2015 sesuai dengan Akta No 41                saham telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
Notaris Fathiah Helmi, S.H. sehingga BRI memiliki 91,001%             Keuangan (OJK) melalui surat Nomor 31/NB.11/2022 tanggal
saham BRI Life dan sisanya sebesar 8,999% dimiliki Yayasan            28 Februari 2022.
Kesejahteraan Pekerja BRI (YKP BRI). Pada 23 Februari 2017,
PT Asuransi Jiwa Bringin Jiwa Sejahtera berganti nama                 Pada tahun 2023, BRI Life kembali mengalami perubahan
menjadi PT Asuransi BRI Life (BRI Life). Pada 2 Maret 2021,           komposisi pemegang saham. BRI Life menambahkan modal
BRI Life resmi memiliki pemegang saham baru, yaitu FWD                disetor sebesar Rp26.358.000.000 dari sebelumnya sebesar
Financial Services Pte Ltd yang melakukan penambahan                  Rp339.200.700.000 menjadi sebesar Rp365.558.700.000
modal kepada BRI Life sebesar 936.458 lembar saham                    yang diambil bagian oleh FWD Management Holdings
melalui penerbitan saham baru. Struktur pemegang saham                Limited. Rencana perubahan kepemilikan PT Asuransi BRI
BRI Life setelah transaksi tersebut yaitu BRI sebesar 63,83%          Life telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa
atau 2.002.022 lembar saham, FWD sebesar 29,86% dengan                Keuangan (OJK) melalui surat Nomor S-15/NB.02/2023
936.458 lembar saham, serta YKP BRI sebesar 6,31% atau                tanggal 26 Februari 2023. Penerbitan saham tersebut
197.978 lembar saham. Perubahan struktur Pemegang                     mengubah komposisi kepemilikan pemegang saham menjadi
Saham ini sebelumnya telah memperoleh persetujuan OJK                 BRI sebesar 54,77%, FWD Management Holdings Limited
melalui surat Nomor S-12/NB.1/2021 tanggal 4 Februari 2021.           sebesar 39,82% dan YKP BRI sebesar 5,42%.
Pada tanggal 13 Oktober 2021, Pemegang Saham menyetujui
pengalihan kepemilikan saham milik FWD Financial Services             Pada tahun 2024, BRI Life kembali mengalami perubahan
Pte. Ltd. kepada FWD Management Holdings Limited,                     komposisi pemegang saham. FWD Management Holdings
sehingga struktur Pemegang Saham BRI Life yaitu menjadi               Limited melakukan penambahan modal sebesar Rp770
sebesar 63,83% BRI, YKP BRI sebesar 6,31%, dan FWD                    miliar untuk tahun 2024 dengan besaran yang dicatatkan
Management Holdings Limited sebesar 29,86%. Perubahan                 dalam penerbitan saham baru sebesar Rp26.994.600.000.
Struktur Pemegang Saham tersebut sebelumnya telah                     Dengan penambahan modal tersebut, komposisi kepemilikan
memperoleh persetujuan OJK melalui surat Nomor S.93/                  pemegang saham menjadi BRI sebesar 51,00%, FWD
NB.1/2021 tanggal 29 September 2021. Pada tahun 2022,                 Management Holdings Limited sebesar 43,96% dan YKP BRI
BRI Life menerbitkan 255.549 lembar saham. Saham baru                 sebesar 5,04%. Perubahan kepemilikan saham BRI Life pada
tersebut diambil seluruhnya oleh FWD Management Holdings              tahun 2024 telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas
Limited. Untuk mengambil bagian saham baru tersebut, FWD              Jasa Keuangan (OJK) melalui surat Nomor S-2/PD.02/2024
Management Holdings Limited telah menyetorkan uang                    perihal Persetujuan Perubahan Kepemilikan PT Asuransi BRI
sebesar Rp770 miliar kepada BRI Life. Penerbitan saham                Life pada tanggal 22 Januari 2024.

Tabel Kinerja (Produktivitas) PT Asuransi BRI Life
                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                      Pertumbuhan
                       Uraian                            2025                  2024
                                                                                               Nominal                %


                          (1)                              (2)                  (3)          (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Pendapatan Jasa Asuransi                                6.122.889             8.879.017       (2.756.128)        (31,04%)

 Aset                                                   28.177.449           26.520.605         1.656.844            6,25%

 Ekuitas                                                 12.071.617           10.341.827         1.729.790          16,73%




292        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 295
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




Pada akhir tahun 2025, ekuitas BRI Life tumbuh 16,73% yoy       Selain strategi-strategi tersebut, BRI Life juga terus berupaya
menjadi Rp12,07 triliun. Selain itu, aset BRI Life mencapai     meningkatkan value melalui perbaikan proses bisnis dari
Rp28,18 triliun atau tumbuh 6,25% yoy. Disisi lain, Premi       segala aspek untuk memastikan pertumbuhan bisnis yang
Bruto BRI Life mengalami penurunan hingga 11,66% yoy            berkelanjutan.
menjadi Rp6,12 triliun seiring dengan adanya penurunan
pada klaim serta penurunan pada kinerja bancassurance           Keunggulan Kompetitif dan Inovasi PT Asuransi BRI Life
dan belum optimalnya produktivitas namun hal tersebut tidak     BRI Life berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas
terlalu berdampak terhadap pencapaian laba di tahun 2025.       layanan kepada nasabah agar dapat menjawab kebutuhan
                                                                nasabah. Setelah pada tahun 2023 berhasil melakukan
Strategi PT Asuransi BRI Life Tahun 2025                        launching contact center untuk Third-Party Administrator
Proyeksi pertumbuhan ekonomi yang akan mengalami                (TPA) sebagai salah satu bagian dari rencana BRI Life
perlambatan pada tahun 2025 menjadi tahun yang penuh            untuk membentuk TPA sendiri agar penyelesaian klaim
tantangan bagi BRI Life. Tantangan tersebut dihadapi            dapat berjalan lebih efektif dan efisien. BRI Life terus
oleh BRI Life dengan langkah-langkah untuk memastikan           mengembangkan hal tersebut dengan meningkatkan jumlah
ketersediaan produk dan layanan yang memenuhi kebutuhan         provider agar layanan yang diberikan semakin dekat dan
nasabah dengan didukung oleh penerapan teknologi digital.       terjangkau bagi nasabah.
Adapun beberapa strategi utama yang dijalankan oleh BRI
Life pada tahun 2024 guna mencapai target yang telah            BRI Life juga memastikan untuk hadir menyediakan produk
disetujui oleh para Pemegang Saham yaitu sebagai berikut:       yang sesuai dengan kebutuhan nasabah dari berbagai
1. Penetration on UMi Ecosystem                                 segmen yang ada. Peluncuran produk baru khususnya
    BRI Life telah berhasil melakukan penetrasi ke dalam        pada segmen HNW dan UMi semakin melengkapi
    segmen Ultra Mikro (UMi) pada tahun 2024 melalui            portofolio produk BRI Life yang telah tersedia. Dari segi
    implementasi kerja sama dengan PNM. Inisiatif strategis     proses pemasaran produk, BRI Life melakukan inovasi
    ini sebagai salah satu langkah mewujudkan pertumbuhan       untuk meningkatkan produktivitas tenaga pemasar dengan
    yang berkelanjutan sekaligus meningkatkan literasi dan      program BRI Centralized Distribution Referral System yang
    inklusi keuangan khususnya terkait dengan asuransi          mengintegrasikan sistem di BRI Life dengan BRI untuk
    jiwa.                                                       menyediakan data leads sebagai bahan bakar tenaga
2. Penetration on HNW Segment                                   pemasar yang tersistem dengan baik.
    BRI Life telah berhasil melakukan penetrasi ke dalam
    segmen High Net Worth (HNW) income atau segmen              Demi mewujudkan bisnis yang berkelanjutan, BRI Life juga
    nasabah prioritas pada tahun 2024 melalui launching         menerapkan kebijakan green office yang sesuai dengan
    produk AMORA. Produk yang secara khusus ditujukan           regulasi untuk mengurangi penggunaan kertas, listrik, dan
    untuk nasabah segmen prioritas ini merupakan salah          bahan bakar minyak. BRI Life juga telah menyusun roadmap
    satu langkah BRI Life dalam mewujudkan pertumbuhan          Environmental, Social, and Government (ESG) BRI Life
    yang berkelanjutan dengan memastikan ketersediaan           untuk jangka panjang yang mengacu pada nilai Sustainable
    produk yang dibutuhkan oleh setiap nasabah dari setiap      Development Goals (SDGs).
    segmen.
3. BRI Centralized Distribution Referral System                 Prospek Usaha dan Strategi PT Asuransi BRI Life
    Inisiatif strategis ini merupakan salah satu perbaikan      Tahun 2026
    proses bisnis yang dilakukan oleh BRI Life dalam rangka     Pada tahun 2026, BRI Life berfokus Sales Quality
    meningkatkan produktivitas Bancassurance Financial          Improvement yang telah disetujui oleh Pemegang Saham
    Advisor (BFA). Inisiatif strategi ini telah piloting pada   Pengendali BRI Life. Dengan kata lain berfokus pada
    akhir tahun 2023 dengan tujuan untuk meningkatkan           perbaikan kualitas, BRI Life juga menargetkan pertumbuhan
    data leads yang merupakan bahan bakar bagi BFA untuk        bisnis yang berkelanjutan. Beberapa strategi BRI Life guna
    melakukan produksi agar lebih terpusat dan sistematis       mencapai target yang telah disetujui oleh Pemegang Saham
    dari sumber data di kantor pusat hingga ke tangan BFA.      adalah sebagai berikut:
4. Revamp Journey on BRImo                                      1. Competitive Products and Marketing
    Inisiatif strategis ini merupakan salah satu langkah BRI        BRI Life terus berkomitmen untuk tumbuh secara
    Life dalam meningkatkan transaksi pembelian produk              berkelanjutan demi memberi ketenangan bagi seluruh
    asuransi digital yang telah tersedia di BRImo. Inisiatif        nasabahnya. Dalam mewujudkan hal tersebut, BRI Life
    strategis ini akan meningkatkan kenyamanan dan                  berupaya untuk memastikan memiliki produk serta
    kemudahan bagi nasabah untuk transaksi pembelian                marketing yang unggul dan kompetitif. Tiga indikator
    produk asuransi melalui BRImo.                                  pengembangan yang difokuskan yaitu product




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   293
Page 296
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   driven menjadi customer lead, brand awareness and            serta digital experience sebagai standar layanan. Kedua
   clearly segmentation, dan healthcare ecosystem and           indikator tersebut penting untuk BRI Life meningkatkan
   sustainable practices. Ketiga fokus ini penting untuk        daya saing, memudahkan inovasi serta memastikan
   menempatkan BRI Life pada posisi yang lebih kompetitif,      layanan berkualitas tinggi yang dapat memenuhi harapan
   relevan, dan tumbuh berkelanjutan. Selain itu, fokus         nasabah di era digital.
   tersebut juga memperkuat hubungan jangka panjang BRI      4. Strong Financial Management
   Life dengan nasabah dan stakeholders lainnya.                Kekuatan finansial merupakan kunci bagi BRI Life untuk
2. Invest in People                                             terus berada dalam jalur pertumbuhan bisnis yang
   Pengembangan sumber daya manusia, baik dari segi             berkelanjutan. Empat indikator pengembangan yang
   karir maupun kompetensi, merupakan kunci bagi BRI            difokuskan yaitu sustainable revenue and net income,
   Life dalam menjalankan operasional bisnis yang tumbuh        best practice financial management, healthy capital
   berkelanjutan dengan tata kelola perusahaan yang baik.       structure, serta accountable and accurate. Secara
   Dua indikator pengembangan yang difokuskan yaitu             keseluruhan, pengembangan keempat indikator ini
   sales talent management and succession planning dan          menciptakan fondasi keuangan yang kuat dan tahan
   advancement in human resources dengan fokus pada             lama, yang penting untuk mendukung pertumbuhan,
   otomatisasi dan efisiensi. Kedua hal tersebut penting        menjaga kepercayaan pemangku kepentingan, serta
   untuk difokuskan karena BRI Life dapat meningkatkan          memastikan perusahaan tetap kompetitif dan adaptif
   kualitas dan daya tahan talenta internal bersamaan           dalam berbagai kondisi ekonomi.
   dengan membangun organisasi yang lebih efisien dan        5. Service Excellent
   adaptif. Hal tersebut penting untuk pertumbuhan jangka       BRI Life terus berkomitmen dalam mewujudkan cita-cita
   panjang dan kesuksesan dalam lingkungan bisnis yang          menjadi ”The 1st Service Excellent” melalui efisiensi dan
   dinamis.                                                     efektivitas proses bisnis serta menciptakan produk yang
3. Digital Adaptive                                             sesuai dengan kebutuhan nasabah. Dua indikator fokus
   Penguatan dukungan teknologi dalam pengembangan              pengembangan yaitu loyalitas nasabah serta customers
   produk dan operasional bisnis yang dinamis, gesit,           individual needs and preferences. Fokus pada kedua
   serta tangguh merupakan kunci bagi BRI Life untuk            indikator tersebut memberikan keunggulan kompetitif
   menghadapi tantangan bisnis ke depannya. Dua indikator       yang berkelanjutan. Selain itu, BRI Life juga dapat tumbuh
   pengembangan yang difokuskan yaitu integrasi yang            dan bertahan dalam lingkungan bisnis yang dinamis dan
   kuat antara digital technology dengan life insurance         kompetitif.




PT BRI Multifinance Indonesia yang selanjutnya disebut BRI   Total pendapatan BRI Finance pada Desember 2025
Finance adalah Entitas Anak usaha BRI yang bergerak di       mencapai Rp1,12 triliun, turun 11,77% yoy atau Rp166,28 miliar
bidang pembiayaan. Aset BRI Finance pada Desember 2025       dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp1,31 triliun.
sebesar Rp5,42 triliun, turun 29,52% yoy jika dibandingkan   Pertumbuhan pendapatan tersebut berasal dari penyaluran
dengan Desember 2024 yang sebesar Rp7,69 triliun. Piutang    pembiayaan BRI Finance pada tahun 2025 yang terdiri atas
pembiayaan ikut menurun dengan jumlah total sebesar          pendapatan pembiayaan bisnis komersial Rp187,75 miliar,
Rp4,42 triliun, menurun 31,47% yoy atau Rp2,03 triliun.      pembiayaan bisnis konsumer Rp564,54 miliar, dan pembiayaan
Turunnya aset tersebut terjadi seiring dengan penurunan      bisnis Operating Lease (OPL) Rp375,75 miliar. Penurunan
pada piutang pembiayaan konsumer dengan perolehan            yang terjadi di tahun 2025 diakibatkan oleh menurunnya daya
sebesar Rp2,81 triliun pada Desember 2025, turun 42,27%      beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi sehingga
yoy atau Rp2,06 triliun dari periode sebelumnya yang         menyebabkan keterbatasan kemampuan dalam membayar
mencapai Rp4,87 triliun.                                     angsuran serta risiko kredit macet yang semakin meningkat.
                                                             Oleh sebab itu, Laba BRI Finance pada Desember 2025 tercatat
                                                             sebesar Rp90,95 miliar yang turun hingga 12,00% yoy.




294     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 297
                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                         2025




Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Multifinance Indonesia			
                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                          Pertumbuhan
                       Uraian                           2025                  2024
                                                                                                  Nominal                  %


                        (1)                               (2)                  (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Pembiayaan (gross)                                    4.417.380            6.445.834            (2.028.454)            (31,47%)

 Pembiayaan Konsumer                                    2.812.129            4.871.145           (2.059.016)            (42,27%)

 Aset                                                  5.419.420            7.689.464            (2.270.044)            (29,52%)



Strategi PT BRI Multifinance Indonesia Tahun 2025
Di tahun 2025, BRI Finance mengoptimalkan captive                   berbagai tools akuisisi pembiayaan di semua segmen, serta
market BRI yang menjadi sumber pertumbuhan yang sehat               berbagai platform penunjang lainnya. BRI Finance juga akan
bagi perusahaan sebagai single gateway auto loan BRI.               memperkuat bisnis konsumer melalui strategi pemasaran
BRI Finance fokus dalam menumbuhkan bisnis konsumer                 yang massive bagi nasabah maupun pekerja BRI Group.
dengan mengoptimalkan sinergi ekosistem BRI Group baik              Dalam rangka memperkuat transformasi digital yang telah
disisi target nasabah maupun channel penjualan dengan               dijalankan, BRI Finance memaksimalkan sinergi induk di
strategi 2025 “Membangun Pondasi Sinergi dengan Induk               berbagai lini terutama ekosistem grup usaha.
dan Perbaikan Kualitas Aset” meliputi:
1. Memperkuat pertumbuhan pembiayaan konsumer.                      Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Multifinance Indonesia
2. Memperkuat kerja sama dengan platform e-commerce.                Tahun 2026
3. Meningkatkan literasi keuangan.                                  Penyusunan rencana bisnis jangka panjang BRI Finance
4. Melakukan sinergi pemasaran dengan BRI Group.                    sesuai aspirasi pemegang saham yaitu “Beat The Industry
5. Mengoptimalkan aplikasi myBRIf.                                  Profitability”, sebagaimana BRI Finance akan fokus pada
6. Memperkuat digitalisasi proses bisnis.                           pembiayaan bisnis konsumer bersama Group business
7. Memberikan promo menarik sesuai kebutuhan                        owner BRI. Inovasi dan eksplorasi sumber pertumbuhan baru
    masyarakat.                                                     yang dilakukan berimplikasi pada bisnis BRI Finance yang
8. Optimalisasi yang dilakukan dalam bentuk kerjasama               semakin kompleks. BRI Finance akan fokus pada sinergi dan
    Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) Joint Financing dengan          cross selling yang telah dikembangkan di BRI Group, selain
    meluncurkan produk yang memiliki rate kompetitif.               itu pengembangan juga dilakukan pada captive market BRI.
                                                                    Perusahaan terus menyalurkan pembiayaan dan ekspansi
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi                                   bisnis secara selektif, serta melakukan eksplorasi new
PT BRI Multifinance Indonesia                                       growth engine melalui optimalisasi single gateway auto loan.
Sesuai dengan aspirasi pemegang saham, keunggulan                   Perusahaan akan mempertahankan strategi diversifikasi
kompetitif yang dimiliki BRI Finance yakni sebagai single           pendanaan untuk menekan cost of fund dan memberikan
gateway auto loan BRI Group. Selain itu, BRI Finance                offering rate yang kompetitif bagi debiturnya. Dari sisi
berkomitmen akan fokus menumbuhkan bisnis konsumer                  layanan, BRI Finance akan memaksimalkan bisnis value
yang akan dipertahankan minimal sebesar 80% secara                  chain melalui strategic partnership dan pengembangan
jangka panjang dengan terus melakukan pengembangan joint            berbagai platform untuk mendorong transaksi digital channel
financing melalui kolaborasi aktif bersama Group business           seperti aplikasi myBRIf, new mobile order dan lainnya. Selain
owner di BRI. Untuk mewujudkan aspirasi tersebut, BRI               itu sebagai bentuk penguatan excellence enabler lainnya
Finance menyadari akan menghadapi tantangan digitalisasi            terutama human capital, culture, distribution channel dan tata
yang disertai dengan perubahan perilaku konsumen pasca              kelola risiko. Sebagai salah satu tindakan Good Corporate
pandemi di industri pembiayaan. Pergeseran ekspektasi               Governance (GCG) yang maksimal, BRI Finance memperkuat
pelanggan tersebut mengubah pola kerjasama, kemudahan               sisi manajemen risiko dan kepatuhan sehingga memastikan
proses, serta layanan yang lebih seamless sesuai dengan             penyaluran pembiayaan yang diberikan oleh Perusahaan tetap
customer behavior. BRI Finance akan meningkatkan investasi          prudent dan termonitor dengan baik. Sinergi yang dilakukan
di bidang teknologi informasi melalui pengembangan dan              BRI Finance bersama dengan grup usaha terus dimaksimalkan
enhancement berbagai platform pendukung aktivitas bisnis            baik disisi bisnis maupun non bisnis melalui sharing resources,
internal, antara lain core financial system sebagai akomodasi       integrasi data dan eksplorasi new ecosystem segment.
aktivitas BRI Finance, e-General Ledger (eGL) yang
mendukung penyusunan laporan keuangan BRI Finance,




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     295
Page 298
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




PT BRI Ventura Investama yang selanjutnya disebut BRI
Ventures adalah Entitas Anak usaha BRI yang bergerak di              potensi pasar yang luas, manajemen risiko yang solid serta
bidang modal ventura. Kepemilikan saham oleh BRI pada                founder yang memiliki pengalaman yang cukup dalam
BRI Ventures adalah sebesar 99,97% dari total saham yang             menjalankan bisnisnya. Hal ini selaras dalam membantu
dikeluarkan perusahaan, sementara 0,03% dimiliki oleh                BRI Group mengembangkan produk dan layanan yang
Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI. BRI Ventures memiliki             memudahkan pengguna (customer-centric). BRI Ventures
aspirasi untuk menjadi Corporate Venture Capital terdepan            akan melakukan investasi pada perusahaan teknologi baik di
yang akan dicapai melalui investasi di perusahaan yang               dalam lingkup jasa keuangan (fintech) maupun sektor bisnis
memiliki potensi pertumbuhan tinggi (startup), dengan                lainnya (non-fintech).

Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Ventura Investama
                                                                                                                   (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                         Pertumbuhan
                      Uraian                             2025                  2024
                                                                                                 Nominal                  %


                         (1)                               (2)                  (3)            (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Total Investasi                                        1.693.953            1.903.833            (209.880)             (11,02%)

 Non Performing Investment (NPI) (%)                        2,0%               0,0011%             1,9989%             1.817,18%

 Total Aset                                              2.118.362            2.471.125           (352.762)            (14,28%)



Pada tahun 2025 BRI Ventures membukukan total aset                   4. Untuk menjaga kualitas portofolio dan memitigasi risiko
sebesar Rp2,12 triliun, turun Rp352,76 miliar atau 14,28%               investasi, BRI Ventures telah melakukan monitoring
yoy dibandingkan tahun 2024. Total investasi 2025 sebesar               kualitas dan runway investee serta melakukan audit
Rp1,69 triliun, menurun sebesar 11,02% yoy dibandingkan                 internal dan menyampaikan laporan pengawasan
tahun 2024. Penurunan total aset antara lain dipengaruhi                tersebut kepada pihak regulator secara berkala.
penurunan valuasi linkAja sebesar 51% yoy akibat penurunan
kinerja bisnis dan Awan Tunai turun 42% yoy karena terdapat          Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
risiko konsentrasi pinjaman. Pemburukan kualitas portofolio          PT BRI Ventura Investama
terjadi dengan peningkatan pada NPI di tahun 2025                    Sampai dengan saat ini, BRI Ventures telah berhasil mengelola
mencapai 2,0%.                                                       2 (dua) Dana Ventura, yaitu Dana Ventura Nusantara I (DVSN I)
                                                                     dan Dana Ventura Nusantara II (DVSN II). Tahun 2024 merupakan
Strategi PT BRI Ventura Investama Tahun 2025                         recovery year bagi BRI Ventures, sehingga untuk menjaga
Dalam mencapai aspirasi di tahun 2025, BRI Ventures                  kualitas investasi maka untuk valuasi dana ventura BRI Ventures
melakukan beberapa upaya antara lain:                                telah melakukan adjustment valuasi secara berkala berdasarkan
1. Optimalisasi opportunity exit dengan mempertimbangkan             perkembangan kinerja perusahaan. Selain itu selama periode
    target Internal Rate of Return (IRR) dan potensi gain.           2024 BRI Ventures melalui DVSN II telah berhasil melaksanakan
2. BRI Ventures telah berkomitmen untuk mendukung                    program accelerator yaitu “Impact Day”. Program ini diikuti oleh
    pertumbuhan       bisnis   startup    Indonesia    melalui       15 startup Indonesia pada kategori impact entreprises.
    kesepakatan partisipasi dalam pendanaan Merah Putih
    Fund.
3. Sebagai alternatif sumber pendapatan, BRI Ventures
    telah melakukan penempatan investasi pada SBI dan
    SBN sepanjang tahun 2024 sebesar Rp216 miliar.




296       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 299
                                                                                                Laporan Tahunan
                                                                                                           2025




Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Ventura Investama                  creation bagi ekosistem BRI Group, maka di tahun 2026 BRI
Tahun 2026                                                           Ventures akan fokus pada “Business Process Improvement
Di tahun 2026, BRI Ventures masih memfokuskan kegiatan               & Strategic Investment Exploration” melalui 2 (dua) inisiatif
investasinya pada perusahaan/startup di sektor fintech               strategi yaitu:
maupun non-fintech yang berpotensi meningkatkan                      1. Orchestrate Venture Capital Ecosystem between BRI
kapabilitas, berdampak positif terhadap bisnis, dan membuka              Group
akses untuk ekosistem baru bagi BRI Group. Dalam rangka              2. Becoming BRI Group’s Innovation Lab
mewujudkan visi BRI Ventures sebagai katalisator value




PT BRI Asuransi Indonesia yang selanjutnya disebut BRI Insurance menjadi bagian dari entitas anak pada BRI Group yang
bergerak di bidang asuransi yang memiliki tanggung jawab untuk menciptakan value baik dari sisi bisnis maupun peningkatan
citra BRI Insurance dengan komitmen memberikan perlindungan asuransi umum melalui beragam produk terpercaya yang
didukung inovasi teknologi, GCG yang prudent dan human capital unggul untuk menghasilkan produktivitas yang optimal dan
berkelanjutan.


Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Asuransi Indonesia
                                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                            Pertumbuhan
                      Uraian                              2025                 2024
                                                                                                    Nominal                  %


                        (1)                                 (2)                  (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Premi Bruto                                             4.097.823            3.906.348               191.475               4,90%

 Aset                                                    8.158.065             7.721.019              437.046               5,66%

 Ekuitas                                                2.640.467             2.592.763               48.000                1,85%




Aset BRI Insurance tahun 2025 sebesar Rp8,16 triliun, meningkat      resiprokal untuk mendorong keberlanjutan melalui diversifikasi
sebesar 5,66% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar             bisnis dan kemitraan. Aktivitas bisnis yang dilakukan merujuk
Rp7,72 triliun. Premi bruto BRI Insurance tahun 2025 sebesar         pada strategi untuk menjalin bisnis yang semakin saling
Rp4,10 triliun, meningkat 4,90% yoy dibandingkan dengan              terkait melalui value chain, teknologi Business to Business
tahun 2024 sebesar Rp3,91 triliun. Ekuitas BRI Insurance             to Consumer (B2B2C), dan sesuai dengan kebutuhan pasar.
tahun 2025 meningkat sebesar 1,85% dari Rp2,59 triliun di            Memperkuat koneksi antar korporasi dapat menciptakan
tahun 2024 menjadi Rp2,64 triliun di tahun 2025. Peningkatan         sinergi dan peluang untuk mendorong pertumbuhan bersama
tersebut karena kenaikan laba tahun berjalan sebesar 5,30%           serta inisiatif keberlanjutan. Sinergi bisnis ini terutama dilakukan
dibandingkan tahun 2024 menjadi Rp675 miliar di tahun 2025.          melalui kerja sama dengan BRI Group.


Strategi PT BRI Asuransi Indonesia Tahun 2025                        Untuk mewujudkan aspirasi tahun 2025, BRI Insurance
Kondisi persaingan bisnis yang semakin kompetitif dan                mengimplementasikan langkah-langkah strategis sebagai
lingkungan bisnis yang dinamis dan penuh ketidakpastian,             berikut:
menuntut BRI Insurance untuk terus menciptakan inovasi               1. Penguatan tata kelola dan manajemen risiko untuk
baru dan mengimplementasikan strategi yang sesuai dan                    memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan ketentuan
selaras dengan perubahan lingkungan bisnis. BRI Insurance                internal serta pengelolaan risiko BRI Insurance yang baik.
terus berupaya mencapai keunggulan kompetitif dengan                 2. Mendukung pertumbuhan berkualitas yang berkelanjutan
menciptakan nilai-nilai daya saing yang lebih baik dibandingkan          dengan penguatan seleksi dan pengelolaan risiko bisnis
para pesaing. Untuk mewujudkan aspirasi di tahun 2025, BRI               utama BRI Insurance.
Insurance memperkuat bisnis yang saling berhubungan secara




                                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     297
Page 300
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




3. Perluasan pada segmen ritel dan mikro pada kelas bisnis       Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Asuransi Indonesia
   dan produk dengan profitabilitas yang lebih baik.             Tahun 2026
4. Optimalisasi potensi bisnis turunan dari ekosistem            BRI Insurance akan mewujudkan implementasi Visi untuk
   wholesale dan internal BRI.                                   menjadi “The Most Trusted Partner for Reliable Protection
5. Memperkuat sinergi dan kerjasama intra grup untuk             Solutions” dengan layanan berorientasi kepada kebutuhan dan
   realisasi potensi total revenue pool BRI Group.               kepuasan nasabah. Tahun 2026, BRI Insurance mengusung
6. Penguatan backbone IT untuk mendukung akselerasi              Tema Tahunan “Perluasan Bisnis Utama untuk Tetap Kompetitif
   proses bisnis dan operasional BRI Insurance melalui           dengan Pemanfaatan Data dan Teknologi”. Untuk mewujudkan
   program otomasi yang cepat dan aman.                          aspirasi di tahun 2026, BRI Insurance secara persisten akan
7. Pengembangan data analytic untuk mendukung                    melakukan penetrasi yang berkelanjutan terhadap kompetensi
   pengambilan keputusan bisnis.                                 inti, yaitu berfokus pada layanan dan bisnis pada segmen ritel
8. Penguatan kapabilitas human capital termasuk                  dan mikro. Hal ini mengacu pada upaya berkelanjutan untuk
   penajaman KPI untuk menjadi leading indicator                 mengintegrasikan dan memanfaatkan kekuatan fundamental
   pencapaian kinerja berbasis budaya (performance               bisnis BRI Insurance ke dalam produk maupun saluran distribusi
   driven culture).                                              di pasar captive dan non captive. Dengan demikian, hal ini
9. Simplifikasi layanan untuk pencapaian ultimate customer       diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan mendorong
   experience and satisfaction.                                  pertumbuhan BRI Insurance secara berkelanjutan.


Keunggulan Kompetitif dan Inovasi PT BRI Asuransi                Untuk mewujudkan aspirasi tahun 2026, BRI Insurance
Indonesia                                                        menetapkan serangkaian rencana dan langkah strategis
Keunggulan kompetitif dan inovasi yang dimiliki oleh BRI         sebagai berikut:
Insurance Indonesia yaitu:                                       1. Optimalisasi pertumbuhan premi di segmen ritel dan
1. Memiliki jaringan kerja sebanyak 115 yang tersebar di             mikro yang bersumber dari pasar non captive.
    seluruh Indonesia.                                           2. Optimalisasi ekosistem entitas BRI dan BUMN serta
2. Merupakan Perusahaan Asuransi Umum dengan                         rantai nilai.
    peringkat pertama di kategori premi bruto Rp1 sampai         3. Menciptakan mesin pertumbuhan baru untuk diversifikasi
    dengan <Rp2,5 triliun versi Infobank.                            sumber pendapatan di segmen bisnis korporasi, kecil,
3. Merupakan Perusahaan Asuransi Umum dengan                         menengah, dan konsumer.
    peringkat pertama berdasarkan kinerja premi bruto, hasil     4. Penguatan sinergi BRI Group dalam rangka perluasan
    underwriting, laba bersih dan aset tahun 2024 di klaster         bisnis dan penunjang operasional, termasuk integrasi
    ekuitas Rp1 triliun sampai dengan Rp2,5 triliun.                 tata kelola, kepatuhan, manajemen risiko, teknologi
4. Secara konsisten BRI Insurance disertifikasi oleh                 informasi, dan sumber daya manusia.
    Lembaga Pemeringkat Independen. Peringkat idAA+ dari         5. Penguatan pertumbuhan premi yang berkualitas dan
    Pefindo, naik dibandingkan tahun 2023 dan Peringkat              profitabel dengan penguatan seleksi risiko.
    AA(idn) dari Fitch Ratings.                                  6. Penguatan kapasitas investasi untuk optimalisasi hasil
5. Sebagai salah satu perusahaan asuransi umum                       investasi dan pengelolaan risiko investasi.
    terkemuka, BRI Insurance memiliki lebih dari 70 (tujuh       7. Inovasi produk dan layanan purna jual sebagai
    puluh) produk termasuk produk unggulan dan produk                diferensiasi sesuai kebutuhan dan segmentasi nasabah
    customized.                                                      (berorientasi kepada nasabah) untuk memperkuat citra
6. Memiliki rasio keuangan yang kuat dalam 3 (tiga) tahun            BRI Insurance Indonesia.
    terakhir dan berada di atas rata-rata industri berdasarkan   8. Penguatan sistem penagihan subrogasi dan piutang
    profit margin, ROE, underwriting yield, loss ratio dan RBC       reasuransi.
7. Tingkat maturitas tata kelola, kepatuhan, manajemen           9. Implementasi PSAK 117 sesuai ketentuan dan tata kelola
    risiko, audit, dan IT BRI berada di atas skor 3 (defined),       yang berlaku.
    PMO berada di atas skor 2,6, dan human capital berada        10. Implementasi pemisahan Unit Usaha Syariah sesuai
    di atas skor 1,5.                                                dengan ketentuan dan tata kelola yang berlaku.
8. BRI Insurance memiliki layanan yang semakin                   11. Penguatan kapabilitas pekerja khususnya tenaga
    berkembang dengan berbasis digitalisasi dan otomasi              pemasar, termasuk penguatan budaya Perseroan untuk
    memanfaatkan Aplikasi BRINESIA, BRINSmobile, Claim               mendukung transformasi dan internalisasi budaya BRI
    Center/B-Class, Customer Care, E-policy).                        Insurance Indonesia, serta penajaman KPI untuk menjadi
9. Memiliki tenaga ahli yang telah tersertifikasi.                   indikator penting dalam pencapaian budaya kinerja
                                                                     tinggi.




298      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 301
                                                                                                Laporan Tahunan
                                                                                                           2025




PT BRI Danareksa Sekuritas selanjutnya disebut BRI Danareksa Sekuritas adalah Entitas Anak usaha BRI yang bergerak di
bidang perusahaan efek. Pada periode tahun 2025, PT BRI Danareksa Sekuritas berhasil mencatatkan laba bersih sebesar
Rp20,93 miliar yang tumbuh hingga 129,37% yoy. Pendapatan usaha yang berhasil diperoleh adalah sebesar Rp381,37 miliar
yang tumbuh sebesar 22,5% yoy dengan peningkatan terjadi pada seluruh pos pendapatan kecuali advisory yang turun tipis 1%
yoy. Aset mencapai Rp1,28 triliun yang tumbuh hingga 17,37% yoy atau Rp189,31 miliar dari tahun 2024.


Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                            Pertumbuhan
                       Uraian                              2025                 2024
                                                                                                    Nominal                  %


                         (1)                                 (2)                 (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Akumulasi Nilai Transaksi Brokerage

 Saham                                                   123.204.722          85.034.344            38.170.378            44,88%

 Obligasi Pemerintah                                     382.510.545          275.319.420           107.191.125           38,93%

 Obligasi Korporasi                                       74.854.230          29.265.960           45.588.270             155,77%

 Aset                                                      1.279.094            1.089.788              189.306             17,37%

 Laba Bersih                                                  20.925                9.123               11.802            129,37%




Strategi PT BRI Danareksa Sekuritas Tahun 2025                         yaitu BRIGHTS yang menawarkan simplicity melalui BRIGHTS
BRI Danareksa Sekuritas telah meluncurkan beberapa fitur               EASY dan terus mengembangkan fitur lainnya untuk
baru dengan tujuan meningkatkan layanan dan penambahan                 mendukung kemudahan berinvestasi pada investor ritel.
varian produk untuk kemudahan bagi nasabah ritel dalam                 Selain itu, BRI Danareksa Sekuritas merupakan bagian dari
bertransaksi di pasar modal. Beberapa layanan tersebut                 Bank Rakyat Indonesia, Bank BUMN dengan aset terbesar.
antara lain pembukaan akun margin secara online, EBA                   Dengan bekal pengalaman tersebut dan didukung oleh
Ritel, BRIGHTS Easy Desktop, Fast Order, Launcher e-SBN,               sinergi dengan BRI Grup, hal ini menjadikan BRI Danareksa
Switching Reksa Dana, SmartInvest Reksa Dana, BREW                     Sekuritas sebagai sekuritas dengan akses jangkauan terluas
dan Gadai Saham. Selain itu, BRI Danareksa Sekuritas juga              di Indonesia melalui channel distribusi BRI.
melakukan revitalisasi trading system pada lini bisnis institusi
sebagai upaya dalam membuka peluang kerjasama dengan                   Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Danareksa Sekuritas
counterparty asing. Lebih lanjut, BRI Danareksa Sekuritas              Tahun 2026
juga melakukan penguatan bisnis bersama perusahaan induk               Visi utama BRI Danareksa Sekuritas yaitu “Menjadi Penyedia
melalui pengembangan fitur RDN, fitur Transaksi Saham, dan             Solusi Layanan Pasar Modal Terpercaya untuk Mencapai
fitur Transaksi Obligasi di BRImo.                                     Kinerja yang Berkelanjutan dan Memperkuat Inklusi
                                                                       Keuangan” dengan fokus pada pertumbuhan berkelanjutan
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi PT BRI Danareksa                     dari sisi profitabilitas. BRI Danareksa Sekuritas juga terus
Sekuritas                                                              berupaya untuk meningkatkan kapasitas dan kapabilitas
BRI Danareksa Sekuritas merupakan perusahaan sekuritas                 sumber daya manusia melalui program alignment human
pertama sekaligus merupakan pioneer di pasar modal                     capital framework dengan BRI. Dalam menjalankan bisnis
Indonesia. BRI Danareksa Sekuritas memiliki sumber daya                dan strategi di tahun 2026, terdapat beberapa strategi yang
manusia yang kompeten dan bersertifikasi. BRI Danareksa                menjadi fokus utama dalam mencapai aspirasi dengan tema
Sekuritas memiliki produk unggulan online trading system               “Redefine Investment Experience” yaitu:




                                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     299
Page 302
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




1. Personalized Service Offering                                  3. Streamlining Collaboration
   Pengembangan layanan berbasis digital yang fokus pada             Penguatan sinergi dengan ekosistem BRI Group untuk
   kebutuhan masing-masing nasabah dalam berinvestasi                meningkatkan profitabilitas bagi segmen institusi
2. Operational Service Excellence                                    maupun ritel
   Otomasi pada proses back-office dan penguatan IT               4. Human Capital Development
   Security untuk peningkatan layanan dan keamanan bagi              Peningkatan kapabilitas dan kapasitas SBM untuk
   nasabah                                                           mendorong produktivitas sejalan dengan perkembangan
                                                                     industri




Aset PNM tahun 2025 sebesar Rp56,99 triliun, meningkat 2,96% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp55,35 triliun.
Kenaikan aset didorong oleh penurunan CKPN karena adanya WO sebesar Rp4,1 triliun di tahun 2025. Dari sisi pendapatan,
PNM membukukan pendapatan usaha tahun 2025 sebesar Rp16,86 triliun, meningkat tipis hingga 0,8% dibandingkan dengan
tahun 2024 yang sebesar Rp16,72 triliun. Dari sisi beban, OPEX PNM mengalami peningkatan signifikan hingga sebesar 15%
yoy. Peningkatan tersebut diakibatkan oleh adanya peningkatan BTK dan beban general affairs. Di tahun 2025, PNM membuku
laba sebesar Rp1,2 triliun yang turun hingga 18,5% yoy sejalan dengan PPOP yang juga menurun akibat peningkatan pada OPEX.


Tabel Kinerja (Produktivitas) PT Permodalan Nasional Madani
                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Pertumbuhan
                     Uraian                            2025                2024
                                                                                            Nominal                 %


                         (1)                             (2)                (3)           (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Penyaluran Pembiayaan                               69.084.983          69.944.923         (859.940)              (1,22%)

 Outstanding                                         50.276.090          50.033.881           242.209               0,48%

 Aset                                                56.986.249           55.348.061         1.638.188              2,96%



Strategi PT Permodalan Nasional Madani Tahun 2025                 6. Pengembangan teknologi informasi dan digitalisasi
PNM menetapkan strategi dan kebijakan strategis untuk                proses bisnis dan penambahan fitur pada aplikasi
mencapai target perusahaan tahun 2025 sebagai berikut:               Mekaar Digi untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas
1. Perubahan struktur organisasi PNM yang dilakukan                  proses bisnis.
    dalam rangka mendukung inisiatif strategi jangka              7. Diversifikasi sumber pendanaan baik dari pasar modal,
    panjang dan keberlangsungan perusahaan.                          perbankan, maupun pemerintah melalui Pusat Investasi
2. Penetrasi pasar dan perluasan area layanan melalui                Pemerintah untuk menekan tingkat suku bunga pinjaman
    pembukaan unit kerja baru yang dilakukan secara selektif         di tengah tren peningkatan suku bunga.
    dan efektif.                                                  8. Peningkatan produktivitas dan kompetensi sumber daya
3. Pengembangan produk pembiayaan siklus lanjutan untuk              manusia untuk mendukung pemberdayaan nasabah
    memenuhi kebutuhan nasabah serta sebagai persiapan               perempuan pelaku usaha ultra mikro dan mikro. Serta
    nasabah UMi menuju naik kelas.                                   penyediaan fasilitas training atau pelatihan untuk
4. Peningkatan literasi keuangan dan peningkatan inklusi             meningkatkan kompetensi bagi seluruh pekerja PNM.
    keuangan para nasabah Mekaar melalui kegiatan
    pertemuan kelompok nasabah dan sinergi.                       Keunggulan Kompetitif dan Inovasi
5. Peningkatan tingkat tata kelola perusahaan melalui             PT Permodalan Nasional Madani
    pengelolaan manajemen risiko operasional dan kredit           PNM yang didirikan pada tahun 1999 dengan visi menjadi
    serta dilakukannya pengukuran Corporate Governance            lembaga pembiayaan terkemuka dalam meningkatkan nilai
    Performance Index (CGPI).                                     tambah secara berkelanjutan bagi usaha segmen ultra mikro




 300     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 303
                                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                                               2025




dan mikro dengan berlandaskan prinsip-prinsip Good Corporate              Peningkatan Produktivitas, dan Efisiensi melalui Inovasi IT”,
Governance (GCG). Saat ini fokus utama PNM adalah untuk                   PNM menerapkan beberapa inisiatif strategis yang meliputi
memberdayakan perempuan pelaku usaha ultra mikro. PNM                     Strong & Healthy Growth, Impactful Empowerment, dan
memiliki 4.675 kantor layanan pada akhir tahun 2024 yang                  Operational Excellence sebagai berikut:
tersebar di 451 kabupaten/kotamadya dan 36 provinsi. PNM                  1. Inovasi Produk melalui Warung Mekaar dan Waste
telah memberdayakan lebih dari 14,3 juta nasabah perempuan                    Management.
pelaku usaha ultra mikro dan lebih dari 72 ribu nasabah UMK.              2. Transformasi Proses Bisnis dan Metode Kerja melalui
Dalam rangka mendorong peningkatan kapasitas usaha para                       Diary Mekaar dan UlaMM, Mapping Zoning dan Routing,
nasabah, PNM juga menekankan kegiatan pemberdayaan                            serta Otomasi Daily Closing.
melalui pemberian pendampingan dan pelatihan usaha kepada                 3. PKM Re-engineering melalui utilisasi ekosistem PKM
para nasabah di samping pemberian permodalan. Selain itu,                     Kelompok Mekaar dan PKM Berdikari (hybrid)
PNM juga mendukung program Sustainable Development                        4. Pemberdayaan dengan memulihkan kembali nasabah
Goals di antaranya pembiayaan untuk meningkatkan kualitas                     WO untuk kembali berusaha dan literasi asuransi kepada
sanitasi dan air bersih serta pembiayaan untuk renovasi                       nasabah.
sarana/prasarana usaha para nasabah, serta PNM juga                       5. Penguatan Pengelolaan Human Capital melalui
berperan aktif dalam berbagai kegiatan tanggung jawab sosial                  Reinforcement Recruitment, Career Development and
dan lingkungan. Pemanfaatan teknologi dan informasi juga                      Capacity Building, serta Pengembangan Human Capital
dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada para nasabah                    Core System.
dan mendukung kegiatan bisnis dan operasional terutama                    6. Digitalisasi dan Upgrading IT melalui Integrasi Oracle,
melalui digitalisasi dan melalui inisiatif strategik yang dilakukan           Peningkatan IT Infrastructure Reliability and Resiliensi,
bersama pada sinergi Holding Ultra Mikro                                      Pembangunan IT Enterprise Strategic Planning and
                                                                              Architecture Management, Peningkatan IT Security
Prospek Usaha dan Strategi                                                    Reliability, serta Pembangunan Data Analytic Governance
PT Permodalan Nasional Madani Tahun 2026                                  7. Penataan Perusahaan Anak melalui Alignment Rencana
Pada tahun 2026, dengan roadmap jangka panjang                                Strategis Danantara
PNM yaitu “Mendorong Pertumbuhan Kredit Berkualitas,




Pertumbuhan kinerja aset Pegadaian tahun 2025 mencapai Rp151,26 triliun atau tumbuh secara yoy sebesar 48,04%.
Pertumbuhan aset dipengaruhi oleh komponen terbesar yaitu outstanding loan yang tumbuh 47,63% yoy dari tahun 2024 yaitu
dari Rp85,38 triliun menjadi Rp126,05 triliun melalui penerapan strategi pemasaran dan penjualan yang efektif di tengah gejolak
geopolitik dan kondisi makro ekonomi yang dinamis. Dari sisi pendapatan, Pegadaian membukukan laba bersih tahun 2025
sebesar Rp8,34 triliun atau meningkat sebesar 42,59% dari Rp5,85 triliun di tahun 2024. Peningkatan laba ini selain didukung
dari peningkatan pendapatan, juga diimbangi dengan efisiensi biaya yang tercermin dari perbaikan realisasi BOPO sebesar
63,68% pada tahun 2025 atau menurun tipis dibandingkan tahun 2024 sebesar 63,75%.


Tabel Kinerja (Produktivitas) PT Pegadaian
                                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                Pertumbuhan
                       Uraian                                 2025                 2024
                                                                                                        Nominal                  %


                          (1)                                   (2)                  (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Aset                                                      151.260.934           102.172.436            49.088.498            48,04%

 Pembiayaan (Outstanding Loan/OSL Gross)                   126.048.019            85.378.813            40.669.206             47,63%

 Laba Usaha                                                   8.344.211            5.851.796              2.492.415           42,59%




                                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     301
Page 304
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Strategi PT Pegadaian Tahun 2025                               Prospek Usaha dan Strategi PT Pegadaian Tahun 2026
Kinerja memuaskan di tahun 2025 tak lepas dari keberhasilan    Dengan dilatarbelakangi atas semangat tumbuh bersama
perusahaan dalam melakukan transformasi bisnis.                Holding Ultra Mikro, semangat transformasi, serta semangat
Optimalisasi, modernisasi dan pembangunan kapabilitas          mengemaskan Indonesia, maka pada tahun 2026 roadmap
menjadi langkah awal perusahaan untuk menjadi The              jangka panjang Pegadaian yaitu “Accelerate” dengan strategi
Leader in The Gold Ecosystem and Accelerator of Financial      Mempercepat Fondasi dan Akselerasi Pertumbuhan yang
Inclusion di tahun 2029 atau lima tahun mendatang. Strategi    inline dengan grand strategy pada Rencana Jangka Panjang
Pegadaian untuk tahun 2025 meliputi:                           Perusahaan:
1. Memperkuat bisnis inti dengan mengembangkan layanan         1. Grow Core
    yang sesuai kebutuhan nasabah.                                  Memperkuat core business Pegadaian pada lini bisnis
2. Memperluas jaringan layanan melalui agen pegadaian               gadai dan mikro melalui pemanfaatan data dan teknologi
    dan digital partnership.                                        dalam aktivitas penjualan, modernisasi proses bisnis
3. Menerapkan inovasi dan diversifikasi aliran pemasukan            serta memfasilitasi multi product customer experience.
    melalui segmen bisnis non-gadai.                           2. Go Further
4. Memperkuat        komitmen     terhadap   keberlanjutan          Meningkatkan kapabilitas jaringan keagenan serta
    lingkungan.                                                     mengoptimalkan kerja sama dengan mitra strategis yang
5. Memperkuat layanan bersama dalam Holding Ultra Mikro             potensial.
    di bawah BRI.                                              3. Go Together
                                                                    Memperkuat sinergi antara BRI Group dengan Pegadaian
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi PT Pegadaian                      Group melalui pemanfaatan bersama jaringan penjualan
Pegadaian senantiasa mengedepankan inovasi dalam                    dan penguatan kapabilitas fungsi supporting bisnis.
rangka memperkuat daya saing dan penyediaan produk/            4. Grab New
layanan terbaik dan tepat guna bagi masyarakat, khususnya           Memperluas segmen bisnis dengan peluncuran lini
dalam memanfaatkan penggunaan teknologi dan perubahan               bisnis baru melalui pengembangan Bullion Services dan
perilaku masyarakat untuk meningkatkan customer                     akselerasi pertumbuhan melalui strategi anorganik dan
experience. Selain itu, Pegadaian tetap menjaga kualitas            penguatan entitas anak.
layanan dengan penaksir yang handal didukung oleh              5. Groom Talent
program-program marketing dan penjualan yang beragam,               Mencapai pengelolaan talenta yang terbaik dalam rangka
penguatan produk berbasis gadai, optimalisasi peluang               mendukung pertumbuhan dan pengembangan bisnis.
produk berbasis emas dan fidusia, penguatan bisnis syariah,    6. Gen-Z Tech
serta optimalisasi layanan digital dan sinergi dengan mitra         Memperkuat arsitektur TI yang mendukung implementasi
strategis yang dapat membantu perusahaan untuk tetap                bisnis baru, penguatan aplikasi internal dan eksternal
tumbuh berkelanjutan sebagai solusi masyarakat dalam                Perusahaan serta menjalankan model operasional
mengatasi masalah tanpa masalah. Melalui sinergi ultra              berbasis data guna mencapai manfaat yang optimal.
mikro, Pegadaian bersama entitas Holding Ultra Mikro juga      7. Great Culture and GCG
memperluas aksesibilitas layanan keuangan baik dengan               Melakukan peluncuran ulang transformasi budaya,
pelayanan online dan offline.                                       penguatan tata kelola dan manajemen risiko dan
                                                                    Implementasi praktik ESG yang komprehensif.




Aset PT BRI Manajemen Investasi pada tahun 2025 sebesar        Pendapatan PT BRI Manajemen Investasi pada tahun
Rp375,57 miliar, meningkat 19,95% yoy dibandingkan dengan      2025 sebesar Rp300,30 miliar, meningkat 20,64% yoy
tahun 2024 yang sebesar Rp313,10 miliar. Peningkatan           dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp248,92
tersebut dari peningkatan portofolio efek dalam rangka         miliar. Peningkatan pendapatan tersebut berasal dari
optimalisasi idle cash dan peningkatan piutang atas jasa fee   portofolio efek, bunga, dan dividen yang melonjak hingga
pengelolaan AUM (Asset Under Management).                      215,1% yoy atau meningkat Rp12,5 miliar yang didorong oleh
                                                               perbaikan mark to market dan pendapatan kupon obligasi.
Pada sisi kewajiban terdapat peningkatan sebesar 12,58%,       Dengan demikian PT BRI Manajemen Investasi dapat
mayoritas peningkatan pada utang pajak, liabilitas imbalan     membukukan kenaikan laba sebesar 12,78% di tahun 2025
kerja dan beban akrual (atas akrual biaya-biaya operasional    menjadi sebesar Rp33,22 miliar.
yang belum dibayarkan pada akhir Desember 2025.




302      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 305
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




Tabel Kinerja (Produktivitas) PT BRI Manajemen Investasi
                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                       Pertumbuhan
                      Uraian                            2025               2024
                                                                                               Nominal                  %


                       (1)                                (2)               (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 Laba (Rugi) Bersih                                      33.221             29.456                 3.765              12,78%

 Aset                                                   375.569            313.098                62.471              19,95%

 Kewajiban                                              101.063             69.270                31.793             45,90%

 Ekuitas                                                274.506           243.828                 30.678              12,58%


Strategi PT BRI Manajemen Investasi Tahun 2025
Beberapa strategi yang dilakukan oleh BRI Manajemen               fungsi guna menyesuaikan dan mempersiapkan SDM yang
Investasi pada tahun 2024 adalah sebagai berikut:                 dapat mengikuti perkembangan industri manajer investasi.
1. Fokus membangun fondasi sinergi grup melalui                   Selama lebih dari 30 tahun dalam industri manajer investasi,
    penyelarasan product flagship dan target pemasaran            PT BRI Manajemen Investasi menerapkan tata kelola dan
    baik dari sisi institusi, Agen Penjual Efek Reksa Dana/       manajemen risiko secara konsisten merupakan kunci sukses
    APERD Bank (WMG), serta APERD Sekuritas (BRIGHTS).            utama untuk memastikan bisnis dan operasional lancar serta
2. Fokus pemasaran pada produk reksa dana open end                berkesinambungan agar senantiasa menjaga kepercayaan
    terutama product flagship serta peningkatan dana              nasabah dan reputasi secara jangka panjang.
    kelolaan melalui segmen retail utama.
3. Fokus peningkatan kapabilitas dan kualifikasi sumber           Dalam mendukung pertumbuhan industri serta tanggap
    daya manusia antara lain melalui talent mobility dan          terhadap perkembangan industri, BRI Manajemen Investasi
    penguatan kompetensi utama.                                   memiliki spektrum produk investasi yang lengkap yang
4. Fokus optimalisasi proses back-office antara lain melalui      sesuai dengan berbagai profil risiko nasabah. Pada tahun
    upgrading core system serta pengembangan ERP.                 2024 BRI Manajemen Investasi mempertajam existing
5. Fokus penguatan manajemen risiko dan tata kelola               product menjadi flagship product yang diekspektasi dapat
    melalui penyelarasan penilaian maturitas risiko dan tata      mengikuti perkembangan siklus bisnis serta sesuai dengan
    kelola serta pengelolaan profil risiko.                       karakter segmen retail, antara lain yakni reksa dana pasar
                                                                  uang seruni pasar uang, reksa dana pendapatan tetap melati
Keunggulan Kompetitif dan Inovasi                                 pendapatan utama, reksa dana campuran balanced regular
PT BRI Manajemen Investasi                                        income fund yang mendistribusikan dividen bulanan, serta
PT BRI Manajemen Investasi berdiri sejak tahun 1992 dengan        reksa dana indeks MSCI Indonesia ESG Screened. Upaya
nama PT Danareksa Investment Management. Sebagai Manajer          pemasaran didukung baik dengan berbagai kegiatan literasi
Investasi pertama di Indonesia, BRI Manajemen Investasi           dan inklusi keuangan dalam ekosistem grup BRI serta umum
juga telah mencatatkan sejarah di industri sebagai penerbit       yang dilakukan secara intensif maupun melalui fitur produk
reksadana pertama di Indonesia pada tahun 1996. Spektrum          yang terjangkau untuk segmen retail.
produk Investasi yang luas yang dimiliki BRI Manajemen
Investasi berbasis perencanaan keuangan serta orientasi           Pada tahun 2023 Danareksa Investment Management resmi
pelanggan memberikan berbagai pilihan investasi bagi seluruh      berganti nama menjadi BRI Manajemen Investasi. Pergantian
segmen baik Institusi maupun ritel yang disesuaikan dengan        ini seiring dengan telah efektifnya kepemilikan mayoritas
toleransi risiko dan kebijakan investasi nasabah. Sebagai         BRI pada 30 November 2022. Penyelarasan strategi dan
perusahaan yang knowledge intensive, BRI Manajemen                kebijakan dalam sinergi Grup mulai dilakukan intensif pada
Investasi mengedepankan pengelolaan bisnis dan operasional        tahun 2023 pada berbagai aspek bisnis dan operasional
ditangani SDM yang profesional dan berpengalaman dalam            Perseroan yang diharapkan dapat menjadi kekuatan
dunia pasar modal, yang didukung oleh kesiapan infrastruktur      kompetitif Perseroan dalam meningkatkan kontribusinya
dan teknologi dari front to end. Secara berkala BRI Manajemen     bagi Industri manajer investasi. Berbagai kolaborasi yang
Investasi menyusun rencana pengembangan SDM, memantau,            dilakukan diharapkan dapat meningkatkan integrasi BRI
serta mengevaluasi pekerja secara spesifik pada setiap            Manajemen Investasi sebagai bagian Grup BRI.




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     303
Page 306
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Prospek Usaha dan Strategi PT BRI Manajemen Investasi            Tercatat pertumbuhan neraca BRI secara tahunan sangat baik,
Tahun 2026                                                       terlihat dari pertumbuhan kredit yang naik sebesar 12,32% yoy
Memasuki tahun 2025, BI menghadapi tantangan dalam               dengan kontribusi positif dari setiap segmen yang ada. Support
menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian   pertumbuhan kredit juga tidak terlepas dari pertumbuhan dana
global dan kebijakan moneter AS yang lebih ketat dari            pihak ketiga yang sangat baik, secara tahunan total dana pihak
perkiraan. Meskipun demikian, BI tetap optimis terhadap          ketiga tumbuh sebesar 7,43% dengan sokongan terbesar dari
prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia, dengan proyeksi           Dana Murah (CASA) yang tercatat naik 12,71% atau bertambah
pertumbuhan yang sedikit lebih rendah dari perkiraan             Rp116,81 triliun secara tahunan. Pertumbuhan aset dan liabilitas
sebelumnya. Dalam industri reksa dana, BRI Manajemen             yang baik tersebut mendorong rasio kunci BRI berada di tahun
Investasi berhasil mencapai target dana kelolaan sebesar         2025 berada pada level yang stabil dan sangat kuat, rasio terkait
Rp65 triliun pada akhir 2025, dengan fokus pada segmen           profitabilitas yang ditunjukkan oleh NIM sebesar 7,81%, COF
ritel dan optimalisasi sinergi grup melalui produk unggulan.     sebesar 2,9%, ROA menjadi 2,74% serta tetap mampu menjaga
Strategi ini didukung oleh penguatan pengendalian internal,      rasio ekuitas pada tingkat yang kuat ditunjukkan oleh CAR
peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan             sebesar 23,52%
sistem IT terintegrasi, dan penguatan branding perusahaan.
                                                                 Secara umum laba BRI Konsolidasian tercatat sebesar Rp57,13
Menghadapi tahun 2026, BRI Manajemen Investasi akan              triliun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya laba bersih
terus memperkuat fondasi bisnis yang kokoh dan menjaga           2025 BRI turun sebesar 5,26% (yoy). Hal ini disebabkan oleh
kesinambungan bisnis melalui peningkatan literasi dan inklusi    pertumbuhan biaya CKPN konsolidasian yang mencapai 21,02%
keuangan yang lebih kolaboratif dan terintegrasi. Selain itu,    (yoy) dengan pertumbuhan tertinggi terjadi pada segmen
perusahaan akan mematuhi peraturan baru yang diterbitkan         lainnya dan korporasi. Meski demikian jika ditinjau dari segi
oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Undang-Undang              total pendapatan yang dihasilkan BRI Konsolidasian mampu
terkait perlindungan data pribadi, yang akan mempengaruhi        tumbuh sebesar 4,74% (yoy) atau Rp9,39 triliun. Laba bersih
operasional manajer investasi ke depannya.                       Perseroan masih ditopang oleh segmen mikro sebagai segmen
                                                                 utama dengan komposisi sebesar 32,39% terhadap total laba
Dengan aspirasi To be the Biggest and Most Reliable              konsolidasian.
Investment Manager in Indonesia with Global Capabilities,
di tahun 2026 BRI Manajemen Investasi akan menerapkan            Secara kinerja berdasarkan segmen operasi, pada tahun 2025
beberapa key metrics dalam mencapai BRI Manajemen                segmen bisnis Mikro masih mencatatkan kontribusi terbesar
Investasi yang lebih besar, lebih kuat, dan lebih kompetitif     terhadap laba BRI, sebesar Rp18,5 triliun atau berkontribusi
melalui:                                                         sebesar 32,39% terhadap total laba Perseroan. Kontribusi
1. Pertumbuhan AUM yang solid dan konsisten                      tersebut sedikit mengalami penurunan dibandingkan tahun 2024
2. Lompatan pendapatan dan profitabilitas                        sebesar 38,85%, seiring dengan penurunan laba segmen Mikro
3. Efisiensi operasional semakin membaik                         sebesar 21,0% yoy. Penurunan tersebut sejalan dengan kontraksi
4. Portofolio retail menguat                                     pada pinjaman segmen mikro bank only sebesar 4,2% yoy,
5. Reputasi dan pangsa pasar meningkat                           serta peningkatan biaya CKPN sebesar 6,4% yoy. Hal ini seiring
                                                                 dengan strategi perusahaan untuk berfokus pada perbaikan
Pendapatan dan Profitabilitas Segmen                             kualitas kredit serta inisiatif untuk melakukan percepatan
Operasi                                                          penyelesaian kredit bermasalah. Di sisi lain, segmen non-mikro,
                                                                 termasuk entitas anak mencatatkan peningkatan laba bersih
Di tengah kondisi ekonomi yang menantang baik secara global      sebesar 4,7% yoy, didukung oleh peningkatan pada segmen
dan domestik, kondisi konflik berkepanjangan di beberapa         Korporasi sebesar 16,7% yoy serta Lainnya sebesar 41,7% yoy
belahan negara baik di Timur Tengah, Eropa Timur serta terbaru   sejalan dengan pertumbuhan pinjaman di segmen korporasi
di benua Amerika turut memberikan dampak terhadap peta           serta peningkatan kinerja di bisnis Treasury. Hal ini sejalan
perekonomian secara global serta turut memberikan dampak         dengan strategi Perseroan untuk mendorong pertumbuhan yang
terhadap ekonomi domestik. Meskipun demikian, BRI mampu          sustainable pada segmen lain, khususnya UMKM non-Mikro
melihat celah pertumbuhan yang mampu untuk dioptimalkan di       melalui pilar Strategi Revamp Existing Core, Build New Core.
tahun 2025.




304      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 307
                                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                                          2025




Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Operasi Tahun 2025
                                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                 2025
               Uraian
                                     Mikro            Ritel       Korporasi          Lainnya          Entitas Anak           Total

Pendapatan bunga dan premi-neto    59.044.058      32.255.506       9.478.010           13.212.058     40.205.946          154.195.578

Pendapatan operasional lainnya      18.545.706     18.606.435       4.637.998           8.497.300        3.393.753           53.681.192

Total pendapatan                    77.589.764      50.861.941      14.116.008       21.709.358         43.599.699         207.876.770

Beban operasional lainnya          (31.757.802)   (27.054.294)     (2.061.216)           (813.491)    (26.760.083)       (88.446.886)

Beban CKPN                        (22.806.153)     (17.879.195)     (347.855)             (45.816)      (5.102.984)       (46.182.003)

Total beban                       (54.563.955)    (44.933.489)     (2.409.071)          (859.307)      (31.863.067)      (134.628.889)

Pendapatan (beban) non
                                      (177.816)      (136.427)        (13.778)           (100.195)         (26.846)          (455.062)
operasional – neto

Laba sebelum beban pajak           22.847.993       5.792.025       11.693.159      20.749.855           11.709.787         72.792.819

Beban pajak                         (4.341.119)     (1.100.485)    (2.144.129)          (4.211.631)    (3.863.090)        (15.660.454)

Laba tahun berjalan                 18.506.874      4.691.540      9.549.030         16.538.224          7.846.697           57.132.365

 ASET SEGMEN

Kredit-Bruto                       470.771.691    519.878.040     342.517.850                     -     127.561.837      1.460.729.418

Total Aset-Neto                   442.572.166      495.119.915    332.077.908      593.485.169        263.986.425        2.127.241.583

 LIABILITAS SEGMEN

Pendanaan                          387.171.592    528.756.379     541.291.045                     -      9.624.823      1.466.843.839

Total Liabilitas                   387.171.592    528.756.379     544.160.724       152.427.783         191.913.193      1.804.429.671



Tabel Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Operasi Tahun 2024		
                                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                 2024
               Uraian
                                     Mikro            Ritel       Korporasi             Lainnya       Entitas Anak           Total

Pendapatan bunga dan premi-neto    60.247.932      29.675.882      5.734.424        14.890.584          33.979.842        144.528.664

Pendapatan operasional lainnya     24.234.718      20.665.454      3.295.294            2.565.165         3.187.698        53.948.329

Total pendapatan                   84.482.650      50.341.336       9.029.718        17.455.749          37.167.540       198.476.993

Beban operasional lainnya         (33.545.590)    (23.893.122)    (2.365.500)       (1.380.504)        (20.915.502)        (82.100.218)

Beban CKPN                        (21.435.233)    (15.398.573)      3.606.617              87.467       (5.021.206)       (38.160.928)

Total beban                       (54.980.823)    (39.291.695)       1.241.117      (1.293.037)       (25.936.708)       (120.261.146)

Pendapatan (beban) non
                                     (574.254)      (395.266)         (41.718)            (41.875)          89.460           (963.653)
operasional – neto




                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         305
Page 308
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                  2024
               Uraian
                                       Mikro           Ritel        Korporasi         Lainnya         Entitas Anak      Total

Laba sebelum beban pajak              28.927.573     10.654.375      10.229.117          16.120.837     11.320.292      77.252.194

Beban pajak                          (5.496.239)     (2.276.615)    (2.043.114)      (4.452.855)       (2.677.025)    (16.945.848)

Laba tahun berjalan                  23.431.334       8.377.760      8.186.003           11.667.982     8.643.267      60.306.346

ASET SEGMEN

Kredit-Bruto                         491.220.118    470.387.225    244.344.259                    -    92.366.487    1.298.318.089

Total Aset-Neto                     463.799.448     448.188.061    283.136.349       571.455.124       212.807.264   1.979.386.246

LIABILITAS SEGMEN

Pendanaan                           382.926.442     509.274.340    465.246.630                    -     8.002.692    1.365.450.104

Total Liabilitas                    382.926.442     509.274.340    480.589.371       146.711.717       149.370.020   1.668.871.890




Tabel Pertumbuhan Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Operasi Tahun 2024-2025
                                                                                                                           (dalam %)


                                                                           2024-2025
               Uraian
                                       Mikro           Ritel        Korporasi         Lainnya         Entitas Anak      Total

Pendapatan bunga dan premi-neto        (2,00%)          8,69%         65,28%              (11,27%)        18,32%          6,69%

Pendapatan operasional lainnya        (23,47%)         (9,96%)        40,75%             231,26%           6,46%        (0,50%)

Total pendapatan                        (8,16%)          1,03%        56,33%              24,37%           17,31%         4,74%

Beban operasional lainnya               (5,33%)        13,23%        (12,86%)            (41,07%)         27,94%          7,73%

Beban CKPN                               6,40%          16,11%       109,64%             152,38%           1,63%         21,02%

Total beban                             (0,76%)        14,36%        (294,11%)           (33,54%)         22,85%          11,95%

Pendapatan (beban) non
                                      (69,04%)        (65,48%)       (66,97%)            139,27%        (130,01%)      (52,78%)
operasional – neto

Laba sebelum beban pajak               (21,02%)       (45,64%)         14,31%              28,71%          3,44%         (5,77%)

Beban pajak                            (21,02%)       (51,66%)         4,94%              (5,42%)         44,31%         (7,59%)

Laba tahun berjalan                    (21,02%)       (44,00%)         16,65%              41,74%         (9,22%)        (5,26%)

ASET SEGMEN

Kredit-Bruto                            (4,16%)        10,52%          40,18%                    -        38,10%          12,51%

Total Aset-Neto                         (4,58%)        10,47%          17,29%              3,86%          24,05%          7,47%

LIABILITAS SEGMEN

Pendanaan                                 1,11%         3,83%          16,34%                    -        20,27%          7,43%

Total Liabilitas                          1,11%         3,83%          13,23%              3,25%          29,28%          8,12%




306       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 309
                                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                                          2025




Segmen Geografis

Penjelasan Segmen Geografis

Segmen geografis meliputi penyediaan barang maupun jasa di dalam lingkungan ekonomi tertentu yang memiliki risiko serta
tingkat pengembalian yang berbeda dengan segmen operasi lainnya yang berada dalam lingkungan ekonomi lain. Segmen
geografis BRI adalah berdasarkan wilayah Indonesia, Amerika Serikat, Hong Kong, Singapura, Timor-Leste dan Taiwan.


Produktivitas, Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Geografis

Secara kinerja berdasarkan Geografis wilayah Indonesia menempati komposisi utama, memang hal ini dikarenakan fokus Perseroan untuk
lebih mengoptimalkan potensi yang ada di dalam negeri. Namun seluruh unit kerja yang berada di 5 (lima) wilayah luar negeri mampu
menunjukkan performa yang sangat baik, tercermin dari pertumbuhan baik aset, pendapatan dan laba bersih sebelum pajak mampu
tumbuh diatas dua digit. Pertumbuhan aset sebesar 7,47% (yoy) dan pendapatan sebesar 4,74% (yoy), pendapatan sebelum pajak dan
biaya CKPN stabil tumbuh positif sebesar 2,62% sehingga mendorong laba bersih menjadi Rp57,132 triliun. Potensi bisnis yang baik dan
menjanjikan profitabilitas optimal menjadi salah satu pertimbangan Perseroan dalam menetapkan unit kerja yang berada di luar negeri.


Tabel Produktivitas, Pendapatan dan Profitabilitas Segmen Geografis 		
                                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                           Pertumbuhan
                      Uraian                              2025                 2024
                                                                                                   (Nominal)               (%)


                        (1)                                 (2)                 (3)              (4) = (2)-(3)        (5) = (4)/(3)

 PENDAPATAN

 Indonesia                                               205.752.598          197.058.018           8.694.580              4,41%

 Amerika Serikat                                              651.152             515.456              135.696           26,33%

 Singapura                                                  1.085.751             585.615              500.136           85,40%

 Timor Leste                                                 217.662             204.940                12.722             6,21%

 Hong Kong                                                    45.374              29.473                15.901           53,95%

 Taiwan                                                      124.233               83.491               40.742           48,80%

 Total Pendapatan                                        207.876.770         198.476.993            9.399.777              4,74%

 LABA SEBELUM BEBAN PAJAK

 Indonesia                                                 71.787.451         76.550.698           (4.763.247)           (6,22%)

 Amerika Serikat                                             376.846             224.679               152.167            67,73%

 Singapura                                                   396.280              260.519              135.761             52,11%

 Timor Leste                                                 157.384              159.696               (2.312)           (1,45%)

 Hong Kong                                                    18.368                   9.177              9.191          100,15%

 Taiwan                                                       56.490               47.425                9.065             19,11%

 Total Laba Sebelum Pajak                                 72.792.819           77.252.194         (4.459.375)            (5,77%)

 ASET

 Indonesia                                             2.016.249.550        1.897.297.699           118.951.851            6,27%

 Amerika Serikat                                          48.076.144           36.194.629            11.881.515          32,83%

 Singapura                                                48.118.496           36.128.669           11.989.827            33,19%

 Timor Leste                                               8.340.523            6.411.050            1.929.473            30,10%

 Hong Kong                                                    16.049               42.145             (26.096)          (61,92%)

 Taiwan                                                    6.440.821            3.312.054            3.128.767           94,47%

 Total Aset                                             2.127.241.583      1.979.386.246          147.855.337              7,47%




                                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     307
Page 310
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                      Pertumbuhan
                       Uraian                             2025               2024
                                                                                              (Nominal)             (%)


                          (1)                               (2)               (3)            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 LIABILITAS

 Indonesia                                             1.696.194.903      1.588.255.466       107.939.437           6,80%

 Amerika Serikat                                          47.342.734         36.070.765        11.271.969          31,25%

 Singapura                                                47.348.226         35.828.251         11.519.975          32,15%

 Timor Leste                                                7.767.282         5.953.655         1.813.627          30,46%

 Hong Kong                                                          -            13.893          (13.893)        (100,00%)

 Taiwan                                                    5.776.526          2.749.860        3.026.666           110,07%

 Total Liabilitas                                      1.804.429.671      1.668.871.890       135.557.781           8,12%




Proyek Strategis Nasional (PSN) atau Penugasan Lain

Kredit Usaha Rakyat (KUR)                                           pembina usaha mikro dan kecil berupa akses permodalan
                                                                    dan pendampingan sehingga pada akhirnya bisa mandiri atau
                                                                    beralih ke pinjaman KUR atau komersial. Program Pendanaan
KUR adalah kredit/pembiayaan modal kerja dan/atau investasi         UMK diberikan benar- benar untuk tujuan usaha produktif
kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/              dalam upaya pemberdayaan Usaha Mikro Kecil (UMK).
atau kelompok usaha yang produktif dan layak namun belum
memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum                 Dalam sisi internal BRI, terdapat perubahan bisnis model
cukup. Penyaluran KUR BRI berdasarkan Peraturan Menteri             program pendanaan PUMK di tahun 2021 dengan pinjaman
Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor            kemitraan tahun sebelumnya, dengan penjelasan sebagai
7 tahun 2025 tentang Perubahan ketiga atas Peraturan Menteri        berikut:
Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor            1. Sampai dengan tahun 2020 pinjaman kemitraan berada
1 Tahun 2022 Tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha                   di bawah Direktorat Kecil dan Menengah, dengan bisnis
Rakyat. Pada tanggal 29 Desember 2025 berdasarkan Surat                 model sebagai berikut:
dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik               a. Customer segmen pinjaman kemitraan yaitu pelaku
Indonesia Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Makro dan                         usaha yang feasible namun belum bankable.
Keuangan Nomor PK.KUR/304/D.I.M.EKON/12/2025, Komite                    b. Prakarsa pinjaman dilakukan oleh RM Program.
Kebijakan Pembiayaan bagi UMKM memutuskan untuk                         c. Plafond maksimal pinjaman kemitraan saat itu
menyesuaikan plafon KUR BRI menjadi sebesar Rp180 triliun                    sebesar Rp75 juta.
dengan target debitur baru KUR tahun 2025 untuk BRI sedikitnya      2. Sesuai Berita Acara Serah Terima Nomor B.10-
1.748.000 debitur dan target debitur graduasi sedikitnya                SSM/01/2021 Tanggal 15 Januari 2021, untuk Pinjaman
1.012.712 Penyaluran KUR Mikro BRI pada tahun 2025 yang                 Kemitraan saat ini disebut sebagai Program Pendanaan
telah disalurkan sebesar Rp178,08 triliun atau tercapai sebesar         UMK (PUMK) yang direalisasikan mulai tahun 2021
98,93% dari kuota yang diberikan oleh Pemerintah.                       menjadi tanggung jawab Direktorat Mikro, dengan bisnis
                                                                        model sebagai berikut:
Program Pendanaan Usaha Mikro dan                                       a. Customer segmen PUMK diutamakan untuk pelaku
Kecil (PUMK)                                                                 usaha yang feasible namun belum bankable yang
                                                                             memenuhi syarat PUMK.
Pelaksanaan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan                b. Program PUMK disalurkan melalui BRI Unit yang
(TJSL) yang dilakukan dalam bentuk pembiayaan kepada                         diprakarsai oleh para Mantri.
pelaku UMK disebut dengan Program Pendanaan UMK (PUMK)
atau pada tahun sebelumnya biasa disebut dengan Program             Program pendanaan UMK merupakan journey agar para
Pinjaman Kemitraan. Pendanaan UMK (PUMK) ini merupakan              mitra binaan PUMK nantinya bisa menjadi entry level debitur
kebijakan Pemerintah yang dilaksanakan oleh seluruh                 KUR sehingga ke depan dapat terus berkembang usahanya
BUMN dengan maksud agar BUMN di samping menjalankan                 dan bisa menjadi pipeline potensial bagi pinjaman komersial.
operasional bisnisnya, juga melaksanakan tugas sosial sebagai       Pada akhir tahun 2022, terdapat kebijakan baru dari




308        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 311
                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                              2025




Kementerian BUMN untuk penyaluran dana PUMK seluruh          pembangunan sektor perumahan nasional. Pengalihan
BUMN dapat disalurkan melalui BRI, yang tertera pada surat   plafon tersebut dilaksanakan berdasarkan persetujuan
Kementerian BUMN Nomor S-721/MBU/11/2022, Kementerian        Pemerintah sebagaimana tertuang dalam Surat Kementerian
BUMN merekomendasikan BRI sebagai pengelola kerjasama        Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Nomor
Program PUMK. Sehingga per 2023, BUMN Pembina                PK.KUR/207/D.I.M.EKON/12/2025 tentang penyesuaian
mengirimkan dana ke BRI untuk menyalurkan PUMK. Adapun       plafon kredit program. Hingga akhir tahun 2025, realisasi
jumlah penyaluran PUMK tahun 2023 sebesar Rp872,6 miliar     penyaluran Kredit Program Perumahan oleh BRI tercatat
dengan jumlah mitra binaan sebanyak 30.871 mitra binaan.     sebesar Rp994,54 miliar, yang mencerminkan komitmen
Pada tahun 2024, jumlah penyaluran PUMK sebesar Rp874,6      BRI dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah
miliar dengan jumlah mitra binaan sebanyak 28.106 mitra      sekaligus menjaga kualitas penyaluran pembiayaan agar
binaan. Pada tahun 2025, jumlah penyaluran PUMK sebesar      tetap terkelola secara prudent dan berkelanjutan.
Rp807,7 miliar dengan jumlah mitra binaan sebanyak 20.780
mitra binaan.                                                Bantuan Sosial (BANSOS)

Kredit Program Perumahan                                     Kementerian Sosial Republik Indonesia bekerjasama dengan
                                                             BRI dalam penyaluran Bantuan Sosial, kerjasama tersebut
Kredit Program Perumahan (KPP) merupakan fasilitas           didasari oleh Peraturan Presiden RI Nomor 63 Tahun 2017
pembiayaan yang disalurkan oleh BRI dalam rangka             tentang Penyaluran Bantuan Sosial Secara Non Tunai melalui
mendukung kebijakan Pemerintah untuk percepatan              sistem perbankan. Pada Tahun 2025, pemerintah melalui
penyediaan perumahan nasional melalui Program 3 Juta         Kemensos RI menyalurkan 4 (empat) jenis program bantuan
Rumah. KPP ditujukan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan   sosial antara lain:
menengah (UMKM), baik perorangan maupun badan usaha,         1. Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (Bansos
yang bergerak di sektor penyediaan perumahan, termasuk           PKH)
pengembang perumahan skala kecil, kontraktor, serta              Disalurkan kepada 3,55 juta Keluarga Penerima Manfaat
pedagang bahan bangunan, maupun pelaku UMKM yang                 (KPM) dengan total bantuan sebesar Rp9,84 triliun.
membutuhkan pembiayaan untuk mendukung kepemilikan,          2. Bantuan Sosial Sembako
pembangunan, atau renovasi rumah yang menunjang                  Disalurkan kepada 6,01 juta Keluarga Penerima Manfaat
kegiatan usahanya.                                               (KPM) dengan total bantuan sebesar Rp11,52 triliun.
                                                             3. Program Sembako Stimulus Ekonomi Triwulan II Tahun
Penugasan penyaluran Kredit Program Perumahan kepada             2025
BRI didasarkan pada Peraturan Menteri Koordinator Bidang         Disalurkan kepada 6,01 juta Keluarga Penerima Manfaat
Perekonomian Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2025              (KPM) dengan total bantuan sebesar Rp2,41 triliun.
tentang Kredit Program Perumahan, serta dituangkan           4. Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan
lebih lanjut dalam Perjanjian Kerja Sama antara BRI dan          Rakyat (BLTS-Kesra)
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat                  Disalurkan kepada 5,60 juta Keluarga Penerima Manfaat
(PUPR). Dalam pelaksanaannya, BRI ditugaskan sebagai bank        (KPM) dengan total bantuan sebesar Rp5,04 triliun.
penyalur yang bertanggung jawab atas proses penyaluran
pembiayaan, pengelolaan subsidi, serta pengendalian          Sehingga total bantuan yang disalurkan dari ke 4 (empat)
kualitas kredit sesuai dengan ketentuan yang berlaku.        jenis bantuan (Bansos PKH, Bansos Sembako, Program
                                                             Sembako Stimulus Ekonomi Triwulan II Tahun 2025, dan
Pada tahun 2025, Pemerintah memberikan mandat                Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat
penyaluran Kredit Program Perumahan kepada BRI dengan        (BLTS-Kesra)) selama tahun 2025 yaitu sebesar Rp28,80
kuota sebesar Rp1 triliun, yang dialokasikan melalui         triliun atau naik 35,85% dibanding penyaluran bansos Tahun
mekanisme pengalihan (switching) sebagian plafon             2024 sebesar Rp21,19 triliun.
Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk mendukung prioritas




                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   309
Page 312
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tinjauan
Keuangan

Tinjauan keuangan yang diuraikan berikut mengacu kepada Laporan Keuangan untuk tahun yang berakhir tanggal 31 Desember
2025 yang disajikan dalam Laporan Tahunan ini. Laporan Keuangan telah diaudit oleh Kantor Akuntan Publik Purwanto Susanti
dan Surja (Member of Ernst and Young Global) yang menyatakan opini laporan keuangan konsolidasian menyajikan secara wajar
dalam semua hal yang material, posisi keuangan konsolidasian PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk dan entitas anaknya
pada tanggal 31 Desember 2025, serta laporan laba rugi dan penghasilan komprehensif lain konsolidasian dan laporan arus
kas konsolidasian untuk tahun yang berakhir pada tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan di Indonesia.


Kinerja Keuangan

Kinerja keuangan BRI terdiri atas kinerja Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian, Laporan Laba Rugi dan Penghasilan
Komprehensif Lain Konsolidasian beserta Laporan Arus Kas Konsolidasian disajikan sebagai berikut.


Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian

Tabel Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian				
                                                                                                        (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                Pertumbuhan
                         Uraian                         2025           2024*)
                                                                                         Nominal                %


                            (1)                           (2)            (3)           (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 ASET

 Kas                                                  32.044.482       29.783.642         2.260.840             7,59%

 Giro pada Bank Indonesia                              31.929.608      88.878.969       (56.949.361)        (64,08%)

 Giro pada Bank lain                                   42.444.581      25.582.825         16.861.756          65,91%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                        (11.273)         (8.378)           (2.895)          34,55%

 Giro pada Bank lain - Netto                          42.433.308       25.574.447         16.858.861          65,92%

 Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga
                                                        21.057.210      57.874.335       (36.817.125)       (63,62%)
 Keuangan Lain

 Cadangan kerugian penurunan nilai                         (2.405)             (767)          (1.638)        213,56%

 Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga
                                                       21.054.805      57.873.568        (36.818.763)       (63,62%)
 Keuangan Lain - Netto

 Efek-efek                                            372.732.802     326.535.700          46.197.102          14,15%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                        (89.519)        (58.823)          (30.696)          52,18%

 Efek-efek - Netto                                   372.643.283      326.476.877         40.166.406           14,14%

 Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                      48.252.083      40.656.822          7.595.261          18,68%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                      (465.498)      (1.075.559)          (610.061)       (56,72%)

 Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya - Netto              47.786.585      39.581.263          8.205.322          20,73%

 Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali         24.452      16.845.690        (16.821.238)       (99,85%)

 Tagihan Derivatif                                       1.167.029       1.087.048            76.981            7,36%

 Kredit yang Diberikan                               1.460.729.418   1.298.318.089       162.411.329           12,51%




 310      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 313
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                     Pertumbuhan
                       Uraian                          2025             2024*)
                                                                                              Nominal                 %


                           (1)                           (2)              (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

Cadangan kerugian penurunan nilai                    (79.328.619)     (76.902.889)            (2.425.730)             3,15%

Kredit yang Diberikan - Netto                       1.381.400.799     1.221.415.200          159.985.599             13,10%

Pinjaman Syariah                                      56.350.282       49.889.082              6.461.200            12,95%

Cadangan kerugian penurunan nilai                      (3.565.115)     (3.995.032)               429.917           (10,76%)

Pinjaman Syariah - Netto                               52.785.167      45.894.050                6.891.117          15,02%

Piutang Pembiayaan                                      4.406.157        6.433.608            (2.027.451)          (31,51%)

Cadangan kerugian penurunan nilai                       (164.922)        (165.590)                   668           (0,40%)

Piutang Pembiayaan - Netto                              4.241.235        6.268.018            (2.026.783)         (32,34%)

Tagihan Akseptasi                                      13.078.567        10.105.373             2.973.194           29,42%

Cadangan kerugian penurunan nilai                        (32.226)        (321.683)               289.457          (89,98%)

Tagihan Akseptasi - Netto                              13.046.341        9.783.690              3.262.651           33,35%

Penyertaan Saham                                       8.834.868         8.076.567                758.301            9,39%

Aset Tetap

  Biaya perolehan                                     94.045.303        88.479.818             5.565.485             6,29%

  Akumulasi penyusutan                               (30.751.063)     (26.001.853)            (4.749.210)           18,26%

  Nilai buku-neto                                     63.294.240        62.477.965                816.275             1,31%

Aset Pajak Tangguhan-neto                               8.129.522       12.800.660             (4.671.138)        (36,49%)

Properti Investasi                                          19.155         197.380              (178.225)         (90,30%)

Aset Lain-lain-neto                                   54.536.226         39.171.872           15.364.354            39,22%

TOTAL ASET                                           2.135.371.105   1.992.186.906            143.184.199             7,19%

LIABILITAS DAN EKUITAS

Liabilitas

Liabilitas Segera                                      39.818.745       36.821.661             2.997.084              8,14%

Simpanan Nasabah

  Giro                                               448.203.670      374.554.340             73.649.330            19,66%

  Tabungan                                           587.585.862      544.426.947              43.158.915             7,93%

  Deposito                                           431.054.307      446.468.817             (15.414.510)         (3,45%)

Total Simpanan Nasabah                              1.466.843.839    1.365.450.104            101.393.735               7,43

Simpanan dari Bank lain dan Lembaga Keuangan
                                                       17.601.436       14.679.482             2.921.954             19,91%
lainnya

Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali      27.932.749       25.043.717             2.889.032             11,54%




                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        311
Page 314
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                          (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                   Pertumbuhan
                             Uraian                         2025            2024    *)


                                                                                           Nominal                %


                                (1)                           (2)             (3)         (4) = (2)-(3)     (5) = (4)/(3)

 Liabilitas Derivatif                                        1.101.753        1.585.120      (483.367)        (30,49%)

 Liabilitas Akseptasi                                      13.078.567       10.105.373        2.973.194         29,42%

 Utang Pajak                                                3.299.310        2.150.487        1.148.823         53,42%

 Surat Berharga yang Diterbitkan                           40.901.648      32.502.499         8.399.149         25,84%

 Pinjaman yang Diterima                                    129.186.116     127.879.804        1.306.312           1,02%

 Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi                  1.946.135       2.551.050        (604.915)        (23,71%)

 Liabilitas Imbalan Kerja                                   27.428.311     20.936.335         6.491.976          31,01%

 Liabilitas Lain-lain                                      34.804.195       28.674.477        6.129.718         21,38%

 Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi                      486.867          491.781          (4.914)         (1,00%)

 TOTAL LIABILITAS                                        1.804.429.671   1.668.871.890     135.557.781            8,12%

 Ekuitas

 Modal Saham                                                 7.577.950       7.577.950                -          0,00%

 Tambahan modal disetor                                    75.946.195      75.880.223           65.972           0,09%

 Surplus revaluasi aset tetap-bersih                       20.754.251      20.222.379          531.872           2,63%

 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
                                                              227.059        (204.632)          431.691      (210,96%)
 dalam mata uang asing

 Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
 efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar         1.289.152      (2.196.060)      3.485.212       (158,70%)
 melalui penghasilan komprehensif lain-bersih

 Cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
 diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui                  60.966           51.931           9.035           17,40%
 penghasilan komprehensif lain

 Kerugian)/Keuntungan pengukuran kembali program
                                                           (2.198.095)       (505.787)      (1.692.308)       334,59%
 imbalan pasti-bersih

 Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri)           (4.463.270)      (4.349.007)        (114.263)          2,63%

 Opsi saham                                                   121.808         313.404         (191.596)        (61,13%)

 Cadangan kompensasi atas saham bonus                         453.231          452.031           1.200           0,27%

 Dampak Transaksi Pengendalian Non Pengendali               1.758.580        1.758.580                -          0,00%

 Cadangan keuangan asuransi                                  (157.347)         (5.050)        (152.297)       3015,77%

 Saldo Laba

    Telah ditentukan penggunaannya                          3.022.685       3.022.685                 -          0,00%

    Belum ditentukan penggunaannya                        219.640.693      215.009.704       4.630.989            2,15%

 Total Saldo Laba                                         222.663.378     218.032.389        4.630.989            2,15%

 Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas
                                                         324.033.858       317.028.351        7.005.507           2,21%
 induk

 Kepentingan non-pengendali                                 6.907.576        6.286.665          620.911          9,88%

 TOTAL EKUITAS                                            330.941.434     323.315.016        7.626.418           2,36%

 TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                            2.135.371.105   1.992.186.906     143.184.199            7,19%

*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali




 312        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 315
                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                             2025




Grafik Laporan Posisi Keuangan Konsolidasian
                                                                                                                             (dalam triliun Rupiah)




                                   2.135,37
                 1.992,19
                                                                     1.804,43
                                                     1.668,87




                                                                                                      323,32             330,94




                            Aset                            Liabilitas                                         Ekuitas

                                                                                                           2024                   2025

Total Aset

Total aset tahun 2025 mencapai Rp2.135,37 triliun, meningkat 7,19% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp1.992,19 triliun.
Kenaikan aset ini didorong utamanya dari aktiva produktif yaitu kredit yang diberikan dan pembiayaan yang naik sebesar 12,51%
yoy atau naik Rp162,41 triliun, pertumbuhan kredit yang diberikan dan pembiayaan ini didorong utamanya oleh BRI Bank Only
10,43% atau naik Rp126,83 triliun, Pegadaian tumbuh sebesar 47,63% yoy atau naik Rp40,67 triliun dan Bank Raya yang naik
8,27% yoy atau setara pertumbuhan nominal Rp0,6 triliun.


Tabel Aset									
                                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                Pertumbuhan
                        Uraian                          2025                     2024    *)


                                                                                                       Nominal                      %


                            (1)                          (2)                       (3)               (4) = (2)-(3)            (5) = (4)/(3)

 Kas                                                 32.044.482             29.783.642                 2.260.840                     7,59%

 Giro pada Bank Indonesia                             31.929.608            88.878.969               (56.949.361)                 (64,08%)

 Giro pada Bank lain                                  42.444.581            25.582.825                 16.861.756                  65,91%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                       (11.273)                  (8.378)                (2.895)                  34,55%

 Giro pada Bank lain - Netto                         42.433.308                 25.574.447             16.858.861                  65,92%

 Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga
                                                       21.057.210               57.874.335            (36.817.125)                (63,62%)
 Keuangan Lain

 Cadangan kerugian penurunan nilai                       (2.405)                     (767)                 (1.638)                213,56%

 Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga
                                                      21.054.805                57.873.568           (36.818.763)                 (63,62%)
 Keuangan Lain - Netto

 Efek-efek                                           372.732.802           326.535.700                  46.197.102                  14,15%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                       (89.519)                 (58.823)               (30.696)                  52,18%

 Efek-efek - Netto                                   372.643.283           326.476.877                40.166.406                    14,14%

 Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                    48.252.083             40.656.822                  7.595.261                  18,68%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                     (465.498)                (1.075.559)              (610.061)                (56,72%)

 Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya - Netto             47.786.585                39.581.263             8.205.322                   20,73%

 Efek-efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali        24.452                16.845.690            (16.821.238)                (99,85%)

 Tagihan Derivatif                                      1.167.029                1.087.048                 76.981                    7,36%




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          313
Page 316
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                    Pertumbuhan
                         Uraian                         2025              2024*)
                                                                                             Nominal                %


                            (1)                           (2)               (3)            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Kredit yang Diberikan                              1.460.729.418      1.298.318.089        162.411.329             12,51%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                   (79.328.619)       (76.902.889)        (2.425.730)              3,15%

 Kredit yang Diberikan - Netto                      1.381.400.799      1.221.415.200        159.985.599             13,10%

 Pinjaman Syariah                                     56.350.282         49.889.082           6.461.200            12,95%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                     (3.565.115)       (3.995.032)            429.917           (10,76%)

 Pinjaman Syariah - Netto                              52.785.167        45.894.050            6.891.117           15,02%

 Piutang Pembiayaan                                     4.406.157         6.433.608          (2.027.451)          (31,51%)

 Cadangan kerugian penurunan nilai                      (164.922)          (165.590)                668           (0,40%)

 Piutang Pembiayaan - Netto                            4.241.235           6.268.018        (2.026.783)          (32,34%)

 Tagihan Akseptasi                                    13.078.567          10.105.373          2.973.194            29,42%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                       (32.226)          (321.683)           289.457           (89,98%)

 Tagihan Akseptasi - Netto                             13.046.341         9.783.690           3.262.651            33,35%

 Penyertaan Saham                                      8.834.868           8.076.567            758.301             9,39%

   Aset Tetap

   Biaya perolehan                                    94.045.303          88.479.818          5.565.485             6,29%

   Akumulasi penyusutan                              (30.751.063)       (26.001.853)         (4.749.210)           18,26%

   Nilai buku-neto                                    63.294.240         62.477.965             816.275              1,31%

   Aset Pajak Tangguhan-neto                            8.129.522        12.800.660          (4.671.138)         (36,49%)

   Properti Investasi                                      19.155            197.380          (178.225)          (90,30%)

 Aset Lain-lain-neto                                  54.536.226          39.171.872         15.364.354            39,22%

 TOTAL ASET                                         2.135.371.105     1.992.186.906         143.184.199              7,19%


Kas

Kas tahun 2025 mencapai Rp32,04 triliun, naik 7,59% dibandingkan tahun 2024 yang sebesar Rp29,78 triliun. Perubahan kas
secara total sebagian besar dipengaruhi oleh mata uang Rupiah yang tercatat naik Rp2,63 triliun atau 9,37% yoy. Pergerakan ini
menyesuaikan dengan kebutuhan operasional Perseroan.


Tabel Kas								
                                                                                                            (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                    Pertumbuhan
                         Uraian                         2025              2024*)
                                                                                             Nominal                %


                            (1)                           (2)               (3)            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Rupiah                                               30.664.826         28.038.187          2.626.638              9,37%

 Mata uang asing

 Dolar Amerika Serikat                                   647.950           1.046.561           (398.611)         (38,09%)

 Ringgit Malaysia                                         146.102             80.791             65.311            80,84%

 Euro Eropa                                               143.715            83.216             60.499             72,70%




 314      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 317
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                       Pertumbuhan
                          Uraian                       2025               2024*)
                                                                                                Nominal                 %


                           (1)                           (2)                (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Dolar Australia                                         137.314            30.056                 107.258           356,86%

 Riyal Arab Saudi                                        121.150           273.340                (152.190)          (55,68%)

 Dolar Singapura                                         87.864             137.955               (50.091)            (36,31%)

 Pound Sterling Inggris                                  29.304              19.924                  9.380             47,08%

 Dirham Uni Emirat Arab                                   13.268            23.408                 (10.140)          (43,32%)

 Yen Jepang                                               10.767              7.001                  3.766             53,79%

 Dolar Kanada                                             9.980               3.806                  6.174            162,22%

 Franc Swiss                                                7.115            10.421                (3.306)            (31,72%)

 Dolar Brunei Darussalam                                  5.628              10.374                (4.746)           (45,75%)

 Dolar Selandia Baru                                      3.856               4.681                  (825)            (17,62%)

 Dolar Hong kong                                          3.437               2.868                    569             19,84%

 Baht Thailand                                             3.327                  662                2.665           402,57%

 Dolar Taiwan Baru                                        2.904               4.555                 (1.651)          (36,25%)

 Won Korea Selatan                                        2.440                   392                2.048           522,45%

 Renminbi                                                  2.221              4.134                 (1.913)          (46,27%)

 Dong Vietnam                                                  608                205                 403             196,59%

 Peso Filipina                                                 479                876                (397)           (45,32%)

 Rupee India                                                   139                 137                   2               1,46%

 Kina Papua Nugini                                              87                 92                   (5)           (5,43%)

 Kroner Norwegia                                                 1                   -                    1                   -

 Total Mata Uang Asing                                 1.379.656          1.745.455              (365.799)           (20,96%)

 Total                                               32.044.482         29.783.642              2.260.840               7,59%



Giro pada Bank Indonesia

Giro pada Bank Indonesia (BI) tahun 2025 mencapai Rp31,93 triliun turun 64,08% dibandingkan tahun 2024 yang mencapai
Rp88,88 triliun. Penurunan ini sejalan dengan perolehan insentif giro wajib minimum (GWM) yang diterima Perseroan sebesar
5% dari akhir Desember 2025 lebih tinggi dari Desember 2024 sebesar 4%. Insentif ini diterima oleh Perseroan atas kontribusi
positif dalam penyaluran kredit terhadap sektor-sektor prioritas yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Secara kepatuhan, rasio
GWM Perseroan selalu berada dalam batas aturan yang berlaku.


Tabel Giro pada Bank Indonesia						
                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                       Pertumbuhan
                          Uraian                       2025               2024
                                                                                                Nominal                 %


                           (1)                           (2)                (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Rupiah                                              22.399.643          77.556.344            (55.156.701)           (71,12%)

 Dolar Amerika Serikat                                9.529.965          11.322.625            (1.792.660)            (15,83%)

 Total                                               31.929.608         88.878.969           (56.949.361)           (64,08%)



                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     315
Page 318
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Giro pada Bank Lain

Giro pada Bank lain tahun 2025 mencapai Rp42,43 triliun. meningkat 65,92% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar
Rp25,57 triliun. Pergerakan ini mengikuti pergerakan kebutuhan operasional serta telah mempertimbangkan optimalisasi
likuiditas yang dibutuhkan oleh Perseroan.


Tabel Giro Pada Bank Lain Berdasarkan Mata Uang		
                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                              Pertumbuhan
                         Uraian                       2025            2024
                                                                                       Nominal               %


                           (1)                         (2)              (3)          (4) = (2)-(3)     (5) = (4)/(3)

 Pihak ketiga

   Rupiah                                              721.389          455.510           265.877           58,37%

   Mata uang asing                                   41.233.135      24.622.578        16.610.557           67,46%

 Pihak berelasi

   Rupiah                                              473.647          470.161             3.486            0,74%

   Mata uang asing                                       16.410          34.576           (18.166)        (52,54%)

 Total                                              42.444.581       25.582.825        16.861.756           65,91%

 Cadangan kerugian penurunan nilai                     (11.273)          (8.378)          (2.895)           34,56%

 Total-Bersih                                       42.433.308      25.574.447         16.858.861          65,92%



Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga Keuangan Lain

Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga Keuangan Lain tahun 2025 mencapai Rp21,06 triliun. turun sebesar 63,62%
yoy dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp57,87 triliun. Penurunan ini disebabkan karena adanya penurunan
penempatan dalam bentuk Deposit Facility ke bank sentral yang turun Rp18,49 triliun dalam rangka penyesuaian kebutuhan
likuiditas dan yield optimalisasi.

Tabel Penempatan pada Bank Indonesia dan Lembaga Keuangan Lain Berdasarkan Mata Uang dan Jenis
                                                                                                      (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                              Pertumbuhan
                         Uraian                       2025            2024
                                                                                       Nominal               %


                           (1)                         (2)              (3)          (4) = (2)-(3)     (5) = (4)/(3)

 PIHAK KETIGA

 Rupiah

   Bank Indonesia                                             -      18.949.861       (18.949.861)       (100,00%)

   Inter-bank call money                                      -       2.155.000        (2.155.000)       (100,00%)

   Deposito Berjangka                                   751.128         445.971          282.957          (63,43%)

   Penempatan lainnya                                 1.518.148                -         1.518.148        100,00%

 Dolar Amerika Serikat

   Bank Indonesia                                    8.337.500       16.095.000        (7.757.500)        (48,20%)

   Inter-bank call money                             2.939.692        10.611.299       (7.671.607)        (72,30%)




 316      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 319
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




                                                                                                        Pertumbuhan
                         Uraian                         2025                2024
                                                                                                 Nominal                 %


                           (1)                            (2)                (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

   Deposito berjangka                                           -              10.214               (10.214)         (100,00%)

   Penempatan lainnya                                   4.739.138          4.216.890               522.248              12,38%

 Dolar Taiwan Baru

   Inter-bank call money                                        -            196.370              (196.370)          (100,00%)

 Total pihak ketiga                                   18.285.606         52.680.605           (34.394.999)           (65,29%)

 PIHAK BERELASI

 Rupiah

   Inter-bank call money                                        -          1.000.000              1.000.000           100,00%

   Deposito berjangka                                    328.556             982.677               (654.121)          (66,57%)

 Dolar Amerika Serikat

   Inter-bank call money                                2.417.875           3.186.810             (768.935)           (24,13%)

   Deposito berjangka                                      25.173             24.243                   930               3,84%

 Total Pihak Berelasi                                   2.771.604          5.193.730            (2.422.126)          (46,64%)

 Total                                                 21.057.210         57.874.335           (36.817.125)          (63,62%)

 Cadangan kerugian penurunan nilai                        (2.405)               (767)               (1.638)            213,56%

 Bersih                                               21.054.805          57.873.568           (36.818.763)          (63,62%)



Efek-Efek

Efek-efek tahun 2025 mencapai Rp372,73 triliun meningkat 14,15% dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp326,54
triliun. Pergerakan ini disumbang oleh kenaikan efek-efek klasifikasi dimiliki hingga jatuh tempo sebesar 34,37% yoy atau turun
Rp46,48 triliun. Kenaikan tersebut terutama dalam rangka optimalisasi portofolio kepada aset yang memiliki yield yang lebih
optimal dengan tetap memperhatikan fleksibilitas ruang bagi likuiditas Perseroan.


Tabel Efek-Efek Berdasarkan Sisa Umur Hingga Jatuh Tempo		
                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                        Pertumbuhan
                         Uraian                         2025                2024
                                                                                                 Nominal                 %


                           (1)                            (2)                (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Pihak ketiga                                        123.728.980           87.391.531           36.337.449            41,58%

 Pihak berelasi                                      249.003.822          239.144.169            9.859.653              4,12%

 Total                                               372.732.802        326.535.700              46.197.102           14,15%

 Dikurangi cadangan kerugian penurunan nilai             (89.519)           (58.823)               (30.696)              52,18

 Bersih                                              372.643.283        326.476.877             46.166.406            14,14%




                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       317
Page 320
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Wesel Ekspor dan Tagihan Lainnya                                      dilakukan dalam rangka lindung nilai dan juga untuk
                                                                      mengelola likuiditas Bank. Tagihan derivatif diakui karena
Wesel ekspor dan tagihan lainnya tahun 2025 mencapai                  adanya kenaikan nilai wajar derivatif pada saat tanggal
Rp48,25 triliun tumbuh sebesar 18,68% atau setara Rp7,60              pelaporan dibandingkan dengan nilai kontraknya.
triliun dibandingkan dengan tahun 2024 sebesar Rp40,66
triliun. Kenaikan ini utamanya disumbang oleh Wesel Tagih             Kredit dan Pembiayaan yang Diberikan
Rupiah yang tercatat naik Rp2,80 triliun dan Wesel Tagih
pihak berelasi mata uang USD yang tercatat tumbuh sebesar             Kredit dan pembiayaan yang diberikan BRI secara konsolidasi
Rp2,30 triliun. Kenaikan ini sejalan dengan data yang                 tahun 2025 mencapai Rp1.521,49 triliun. meningkat 12,32%
menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025 total nilai ekspor             yoy dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp1.354,64
Indonesia tumbuh sebesar 6,15% yoy dimana sepanjang                   triliun. Peningkatan kredit ini utamanya didorong oleh kredit
tahun 2025 tercatat sebesar USD282,91 miliar lebih                    BRI Only yang tumbuh sebesar 10,43% yoy atau Rp126,83
tinggi USD16,38 miliar dibandingkan tahun 2024 sebesar                triliun. Seluruh segmen yang dimiliki Perseroan tercatat
USD266,53 miliar.                                                     tumbuh optimal tercatat segmen UMKM (termasuk konsumer)
                                                                      tumbuh 6,18% yoy atau Rp68,61 triliun dan komposisi tercatat
Efek-Efek yang Dibeli dengan Janji Dijual Kembali                     kuat di level 77,49% sementara segmen korporasi juga tumbuh
                                                                      kuat 40,22% yoy atau Rp98,24 triliun pertumbuhan korporasi
Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali pada                didominasi oleh Perusahaan yang berkualitas dan memiliki
tahun 2025 mencapai Rp24,45 miliar, menurun 99,85% yoy                value chain terkait segmen UMKM di Perseroan. Postur
dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp16,85                  pertumbuhan ini menunjukkan kemampuan Perseroan dalam
triliun. Penurunan efek-efek yang dibeli dengan janji dijual          melakukan penyelarasan pertumbuhan kredit dan proses
kembali merupakan strategi Perseroan dalam diversifikasi              improvement kualitas aset terlihat dari rasio profitabilitas
income dan optimalisasi pendapatan bunga dengan cara                  terlihat mampu terjaga secara optimal.
mengalihkan kepada aset produktif lain khususnya kredit
yang diberikan.                                                       Pegadaian pada tahun 2025 mencatatkan kinerja yang
                                                                      membanggakan,tercatat Pegadaian mampu tumbuh sebesar
Tagihan Derivatif                                                     47,64% atau setara dengan pertambahan nominal sebesar
                                                                      Rp40,67 trilliun, kemampuan Pegadaian dalam optimalisasi
Tagihan derivatif pada tahun 2025 mencapai Rp1,17 triliun,            pergerakan harga emas menjadi faktor krusial dalam
tumbuh sebesar Rp76,98 miliar dibandingkan dengan tahun               menyumbang pertumbuhan ini.
2024 yang mencapai Rp1,09 triliun. Transaksi derivatif


Tabel Kredit dan Pembiayaan yang Diberikan			
                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                        Pertumbuhan
                         Uraian                          2025                  2024
                                                                                                 Nominal                 %


                          (1)                              (2)                   (3)           (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Kredit yang Diberikan                                1.460.729.418         1.298.318.089         162.411.329           12,51%

 Pinjaman Syariah                                       56.350.282            49.889.082           6.461.200           12,95%

 Piutang Sewa Pembiayaan                                 4.406.157             6.433.608          (2.027.451)         (31,51%)

 Total Kredit dan Pembiayaan yang Diberikan (Gross)   1.521.485.857         1.354.640.779        166.845.078           12,32%

 Dikurangi cadangan                                   (83.058.656)            (81.063.511)        (1.995.145)           2,46%

 Bersih                                               1.438.427.201         1.273.577.268       164.849.933           12,94%



Tagihan Akseptasi

Tagihan akseptasi tahun 2025 mencapai Rp13,08 triliun, mengalami kenaikan sebesar 29,42% yoy atau setara Rp2,97 triliun jika
dibandingkan dengan tahun 2024 yang mencapai Rp10,11 triliun. Hal ini didorong oleh kemampuan Perseroan dalam optimalisasi
potensi bisnis ekspor-impor khususnya akseptasi atas surat kredit berdokumen (L/C) berjangka




 318      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 321
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




Penyertaan Saham                                                  tetap memastikan pencadangan yang dilakukan oleh
                                                                  Perseroan tetap memadai dalam rangka mitigasi risiko atas
Penyertaan saham tahun 2025 mencapai Rp8,83 triliun,              kemungkinan pemburukan risiko aset produktif yang dimiliki.
meningkat 9,39% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 yang
mencapai Rp8,08 triliun. Faktor dominan kenaikan tersebut         Aset Lain-Lain – Neto
berasal dari pengakuan metode ekuitas atas laba dari entitas
asosiasi sesuai dengan prosentase kepemilikan BRI yaitu           Aset lain-lain-neto (termasuk properti investasi) tahun 2025
PT Bank Syariah Indonesia dan PT Bahana Artha Ventura.            mencapai Rp54,55 triliun, tercatat mengalami kenaikan
                                                                  38,57% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 yang
Aset Tetap                                                        mencapai Rp39,37 triliun. Kenaikan aset lain-lain disumbang
                                                                  oleh Tagihan terkait dengan transaksi ATM dan Kartu Kredit
Aset tetap netto tahun 2025 mencapai Rp63,29 triliun,             yang naik sebesar Rp576,78 Miliar sejalan dengan volume
meningkat 1,31% yoy dibandingkan dengan tahun 2024 yang           transaksi yang terjadi dan kenaikan disumbang pula oleh
mencapai Rp62,48 triliun. Kenaikan ini digunakan untuk            kenaikan aset deposito emas sebesar Rp3,27 triliun yang
mendukung kehandalan IT di Perseroan serta memastikan             mana sejalan dengan mulai beroperasinya bullion bank yang
kelayakan dan kelengkapan premises unit kerja berada              dijalankan oleh Pegadaian yang merupakan perusahaan
dalam kondisi yang prima dan layak                                dalam BRI Group.


Aset Pajak Tangguhan – Neto                                       Total Liabilitas

Aset pajak tangguhan-neto tahun 2025 mencapai Rp8,13              Total liabilitas tahun 2025 mencapai Rp1.804,43 triliun,
triliun, mengalami penurunan 36,49% yoy dibandingkan              meningkat 8,12% yoy dibandingkan tahun 2024 yang
dengan tahun 2024 yang mencapai Rp12,80 triliun.                  mencapai Rp1.668,87 triliun. Kenaikan ini utamanya
Penurunan ini terjadi didorong oleh pos Cadangan Kerugian         disumbang oleh simpanan nasabah yang naik sebesar
Aktiva Produktif (CKPN) hal ini sejalan dengan percepatan         Rp101,39 triliun, simpanan nasabah memiliki kontribusi
penyelesaian kualitas aset bermasalah namun disisi lain           terbesar dalam total liabilitas tercatat sebesar 81,29%.



Tabel Liabilitas
                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                       Pertumbuhan
                        Uraian                          2025               2024
                                                                                                Nominal                 %


                          (1)                            (2)                (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Liabilitas Segera                                      39.818.745         36.821.661            2.997.084               8,14%

 Simpanan Nasabah

   Giro                                               448.203.670        374.554.340            73.649.330             19,66%

   Tabungan                                           587.585.862        544.426.947             43.158.915             7,93%

   Deposito                                           431.054.307        446.468.817            (15.414.510)          (3,45%)

 Total Simpanan Nasabah                              1.466.843.839      1.365.450.104           101.393.735             7,43%

 Simpanan dari Bank lain dan Lembaga Keuangan
                                                        17.601.436        14.679.482             2.921.954             19,91%
 lainnya

 Efek-efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali      27.932.749         25.043.717            2.889.032             11,54%

 Liabilitas Derivatif                                     1.101.753         1.585.120            (483.367)           (30,49%)

 Liabilitas Akseptasi                                   13.078.567         10.105.373             2.973.194           29,42%

 Utang Pajak                                             3.299.310          2.150.487             1.148.823           53,42%

 Surat Berharga yang Diterbitkan                       40.901.648         32.502.499              8.399.149           25,84%

 Pinjaman yang Diterima                                 129.186.116       127.879.804             1.306.312             1,02%

 Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi              1.946.135          2.551.050             (604.915)          (23,71%)




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     319
Page 322
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                       Pertumbuhan
                            Uraian                         2025               2024
                                                                                                Nominal                 %


                             (1)                             (2)                (3)           (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Liabilitas Imbalan Kerja                                   27.428.311       20.936.335           6.491.976            31,01%

 Liabilitas Lain-lain                                      34.804.195         28.674.477           6.129.718           21,38%

 Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi                      486.867            491.781             (4.914)           (1,00%)

 TOTAL LIABILITAS                                       1.804.429.671     1.668.871.890         135.557.781             8,12%



Liabilitas Segera                                                    Simpanan Nasabah

Liabilitas segera antara lain terdiri dari titipan advanced          Simpanan nasabah tahun 2025 mencapai Rp1.466,84
payment, titipan dividen, kewajiban BRI sebagai bank penerbit        triliun, meningkat 7,43% yoy dibandingkan tahun 2024 yang
kartu ATM dan kartu kredit, kiriman uang, dana setoran cek,          mencapai Rp1.365,45 triliun. Pertumbuhan simpanan tertinggi
titipan deposito, transaksi kliring, setoran pajak yang diterima     di dorong oleh CASA dimana tercatat tumbuh 12,71% yoy
oleh BRI, dan penampungan bantuan sosial. Liabilitas segera          atau sebesar Rp116,81 triliun sementara itu produk Deposito
tahun 2025 mencapai Rp39,82 triliun meningkat 8,14% yoy              tercatat turun sebesar 3,45% yoy atau sebesar Rp15,41 trilun.
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp36,82 triliun.
Komposisi terbesar disumbang oleh titipan pembayaran                 Pergerakan simpanan ini sejalan dengan fokus Perseroan
dividen interim yang tercatat sebesar Rp20,63 triliun hal            yang pertama optimalisasi pendanaan dengan penyaluran
ini sejalan dengan pengumuman pembayaran dividen                     aktiva produktif dalam hal ini utamanya kredit tercatat
interim yang dilakukan BRI pada akhir Desember 2025 yang             Perseroan masih mampu menjaga LDR pada level 91,43%
pembayarannya dilakukan pada Januari 2026.                           masih di bawah trigger level. Selain itu sejalan dengan
                                                                     strategi fokus penyerapan dana murah atau CASA, tercatat
                                                                     rasio CASA Perseroan pada Desember 2025 sebesar 70,61%
                                                                     atau tercatat tertinggi sepanjang sejarah dan akan terus
                                                                     ditingkatkan kedepannya sejalan dengan strategi untuk fokus
                                                                     dalam perolehan CASA melalui transaksi.
Tabel Simpanan Nasabah							
                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                       Pertumbuhan
                            Uraian                         2025               2024
                                                                                                Nominal                 %


                             (1)                             (2)                (3)           (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Giro                                                    448.203.670         374.554.340         73.649.330           19,66%

 Tabungan                                                 587.585.862        544.426.947         43.158.915            7,93%

 Deposito Berjangka                                       431.054.307        446.468.817        (15.414.510)         (3,45%)

 Total Simpanan Nasabah                                 1.466.843.839      1.365.450.104        101.393.735            7,43%


Simpanan dari Bank Lain dan Lembaga Keuangan                         Efek-Efek yang Dijual dengan Janji Dibeli Kembali
Lainnya
                                                                     Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali tahun
Simpanan dari bank lain dan lembaga keuangan lainnya                 2025 mencapai Rp27,93 triliun, meningkat 11,54% yoy
tahun 2025 mencapai Rp17,60 triliun meningkat 19,91%                 dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp25,04 triliun.
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp14,68 triliun.               Kenaikan ini sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk
Peningkatan ini sebagai bagian dari strategi Perseroan untuk         pemenuhan likuiditas khususnya jangka pendek kurang dari
optimalisasi perolehan likuiditas serta upaya diversifikasi          1 (satu) tahun untuk akomodir adanya dinamika pergerakan
funding selain dari dana pihak ketiga.                               likuiditas yang terjadi di Industri.




320        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 323
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




Liabilitas Derivatif                                             tersebut salah satunya disebabkan terdapatnya kenaikan
                                                                 volume beberapa akseptasi pada akhir tahun diberikan
Liabilitas derivatif tahun 2025 mencapai Rp1,10 triliun          pembiayaan dalam bentuk bank garansi dan atau wesel yang
mengalami penurunan sebesar 30,49% yoy dibandingkan              tercatat pada pos komitmen dan kontinjensi.
tahun 2024 yang mencapai Rp1,59 triliun. Kenaikan tersebut
merupakan strategi treasury Perseroan di tengah tren             Utang Pajak
pergerakan suku bunga yang fluktuatif.
                                                                 Utang pajak tahun 2025 mencapai Rp3,30 triliun, mengalami
Liabilitas Akseptasi                                             kenaikan sebesar 53,42% yoy dibandingkan tahun 2024
                                                                 yang mencapai positif Rp2,15 triliun. Kenaikan tersebut
Liabilitas akseptasi tahun 2025 mencapai Rp13,08 triliun         dikontribusi oleh kenaikan pajak penghasilan baik BRI Induk
mengalami kenaikan sebesar 29,42% yoy dibandingkan               dan entitas anak.
tahun 2024 yang mencapai Rp10,11 triliun. Pergerakan

Tabel Utang Pajak							
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                                      Pertumbuhan
                         Uraian                       2025                2024
                                                                                               Nominal                 %


                           (1)                         (2)                 (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 BRI (ENTITAS INDUK)

 Pajak penghasilan

 Pasal 25                                             485.627            1.341.508             (855.881 )            (63,80%)

 Pasal 29                                           1.222.206                14.611            1.207.595           8.264,97%

 Tabel Utang Pajak BRI                               1.707.833            1.356.119              351.714              25,94%

 ENTITAS ANAK

 Pajak penghasilan                                   1.461.099            682.774                778.325              113,99%

 Pajak Pertambahan Nilai                              130.378              111.594                18.784               16,83%

 Total Utang Pajak Entitas Anak                      1.591.477            794.368                797.109             100,35%

 Total Utang Pajak                                  3.299.310            2.150.487             1.148.823              53,42%




Surat Berharga yang Diterbitkan

Surat berharga yang diterbitkan tahun 2025 mencapai              4. Sukuk Mudharabah Berwawasan Sosial PNM Tahap I dan
Rp40,90 triliun. mengalami kenaikan 25,84% yoy                      II tahun 2025 sebesar Rp2,77 triliun.
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp32,50 triliun.           5. Obligasi Berkelanjutan VI Pegadaian Tahap II Tahun 2025
Secara denominasi, kenaikan ini didorong oleh surat                 sebesar Rp4,35 triliun.
berharga rupiah yang turun 25,84% yoy atau turun Rp8,40
triliun. Kenaikan ini disumbang oleh beberapa jenis surat        Pinjaman yang Diterima
berharga antara lain sebagai berikut:
1. Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Tahap I BRI        Pinjaman yang diterima tahun 2025 mencapai Rp129,19
      tahun 2025 sebesar Rp4,82 triliun.                         triliun, meningkat 1,02% yoy dibandingkan tahun 2024 yang
2. Obligasi berkelanjutan BRI Finance Tahap I tahun 2025         mencapai Rp127,88 triliun. Kenaikan ini utamanya disumbang
      sebesar Rp590 miliar.                                      oleh penerbitan Social Loan and Club Loan (SLCL) dan
3. Obligasi Berwawasan Sosial Orange Berkelanjutan I PNM         bilateral loan sebagai strategi dalam menyeimbangkan
      Tahap I Tahun 2025 sebesar Rp852 miliar.                   kebutuhan likuiditas sehingga dapat terpenuhi secara baik
                                                                 dan tepat alokasi.




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     321
Page 324
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Estimasi Kerugian Komitmen dan Kontinjensi                              Liabilitas Imbalan Kerja

Estimasi kerugian komitmen dan kontinjensi tahun 2025                   Liabilitas imbalan kerja tahun 2025 mencapai Rp27,43 triliun
mencapai Rp1,95 triliun, turun 23,71% yoy dibandingkan                  mengalami kenaikan 31,01% yoy dibandingkan tahun 2024
tahun 2024 yang mencapai sebesar Rp2,55 triliun. Penurunan              yang mencapai Rp20,94 triliun. Penurunan ini disumbang
tersebut menyesuaikan dengan penurunan eksposur dari                    oleh pergerakan cadangan atas program imbalan bagi
liabilitas komitmen kontinjensi seperti bank garansi, letter            pekerja atas beberapa program dan telah disesuaikan oleh
of credit dari debitur khususnya yang bergerak di sektor                aktuaria melihat pergerakan asumsi pembentuk seperti
konstruksi, perdagangan dan jasa.                                       discount factor, asumsi kenaikan upah, rerata usia pekerja,
                                                                        pergerakan harga emas dan asumsi lain yang terkait.

Tabel Liabilitas Imbalan Kerja					
                                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                           Pertumbuhan
                       Uraian                              2025                   2024
                                                                                                    Nominal                 %


                          (1)                                (2)                   (3)            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Cadangan atas program imbalan kerja bagi pekerja         16.689.746            12.629.995           4.059.751             32,14%

 Cadangan Bonus dan Insentif                               9.184.044             6.828.505           2.355.539            34,50%

 Cadangan Tunjangan Hari Raya                              1.347.672              1.217.871            129.801             10,66%

 Cadangan pekerja kontrak                                    120.375               174.964            (54.589)           (31,20%)

 Cadangan imbalan kerja lainnya                              86.474                 85.000               1.474               1,73%

 Total                                                    27.428.311           20.936.335           6.423.649             30,68%



Liabilitas Lain-Lain                                                    Total Ekuitas

Liabilitas lain-lain tahun 2025 mencapai Rp34,80 triliun                Total ekuitas tahun 2025 mencapai Rp330,94 triliun,
naik 21,38% yoy dibandingkan tahun 2024 yang mencapai                   meningkat 2,36% yoy atau sebesar Rp7,63 triliun
Rp28,67 triliun. Kenaikan ini disumbang oleh peningkatan                dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp323,32
Gold Deposit Payable, sejalan dengan peningkatan transaksi              triliun. Peningkatan didorong dari kemampuan Perseroan
emas yang dikelola Pegadaian sebagai salah satu Perusahaan              menciptakan laba bersih positif yang tercatat sebesar
dalam BRI Group.                                                        Rp57,13 triliun, serta telah mengakomodir pembayaran
                                                                        Dividen interim sebesar Rp20,6 triliun. Selain itu peningkatan
Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi                                 juga disumbang oleh others comprehensive income imbalan
                                                                        kerja yang tercatat mengalami perbaikan sebesar Rp3,49
Pinjaman dan surat berharga subordinasi tahun 2025 mencapai             triliun atau membaik 158,70% yoy perbaikan ini didorong
Rp486,87 miliar, relatif flat hanya turun 1,00% yoy dibandingkan        oleh perbaikan yield obligasi dalam setahun terakhir.
tahun 2024 yang mencapai Rp491,78 miliar. Pergerakan
ini hanya terdampak dari proses amortisasi tahunan yang
dilakukan.

Tabel Ekuitas								
                                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                           Pertumbuhan
                       Uraian                              2025                   2024
                                                                                                    Nominal                 %


                          (1)                                (2)                   (3)            (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Modal Saham                                                7.577.950             7.577.950                   -             0,00%

 Tambahan modal disetor                                    75.946.195           75.880.223              65.972              0,09%




 322     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 325
                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                             2025




                                                                                                              Pertumbuhan
                        Uraian                             2025                   2024
                                                                                                       Nominal                %


                           (1)                              (2)                    (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Surplus revaluasi aset tetap-netto                       20.754.251            20.222.379                531.872             2,63%

 Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
                                                             227.059              (204.632)                431.691         (210,96%)
 dalam mata uang asing

 Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
 efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar        1.289.152            (2.196.060)             3.485.212         (158,70%)
 melalui penghasilan komprehensif lain-bersih

 Cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
 diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui                60.966                  51.931                 9.035             17,40%
 penghasilan komprehensif lain

 Kerugian)/Keuntungan pengukuran kembali program
                                                          (2.198.095)             (505.787)            (1.692.308)          334,59%
 imbalan pasti-netto

 Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri)          (4.463.270)            (4.349.007)              (114.263)            2,63%

 Opsi saham                                                  121.808               313.404               (191.596)          (61,13%)

 Cadangan kompensasi atas saham bonus                        453.231                452.031                  1.200            0,27%

 Dampak Transaksi Pengendalian Non Pengendali              1.758.580              1.758.580                      -            0,00%

 Cadangan keuangan asuransi                                 (157.347)               (5.050)              (152.297)         3015,77%

 Saldo laba

   Telah ditentukan penggunaannya                          3.022.685              3.022.685                      -            0,00%

   Belum ditentukan penggunaannya                        219.640.693            215.009.704             4.630.989              2,15%

 Total Saldo Laba                                        222.663.378            218.032.389             4.630.989              2,15%

 Total ekuitas yang dapat diatribusikan kepada entitas
                                                         324.033.858            317.028.351              7.005.507             2,21%
 induk

 Kepentingan non-pengendali                                6.907.576              6.286.665                620.911            9,88%

 TOTAL EKUITAS                                           330.941.434           323.315.016              7.626.418             2,36%



Modal Saham                                                             Modal Saham Diperoleh Kembali (Saham Treasuri)

Modal saham tahun 2025 mencapai Rp7,58 triliun, tetap                   Modal saham diperoleh kembali (saham treasuri) tahun 2025
dibandingkan tahun 2024, tidak mengalami perubahan                      mencapai Rp4,46 triliun, flattish 2,63% yoy dibandingkan
dikarenakan sepanjang tahun 2025 tidak terdapat aksi                    tahun 2024 yang mencapai Rp4,35 triliun. Pergerakan ini
korporasi terkait penerbitan saham baru.                                sejalan dengan adanya buyback stock dan distribusi saham
                                                                        kepada karyawan dalam bentuk ESA.
Keuntungan (Kerugian) yang Belum Direalisasi Atas
Efek-Efek yang Diklasifikasikan Sebagai Nilai Wajar                     Kepentingan Non-Pengendali
Melalui Penghasilan Komprehensif Lain-Bersih
                                                                        Kepentingan non-pengendali tahun 2025 mencapai Rp6,91
Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas efek-efek             triliun atau meningkat 9,88% dibandingkan tahun 2024
yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan           yang mencapai Rp6,29 triliun. Peningkatan tersebut sejalan
komprehensif lain-bersih tahun 2025 mampu rebound dan                   dengan kenaikan laba Entitas Anak sebesar 16,12% yoy atau
tercatat positif sebesar Rp1,29 triliun atau tumbuh sebesar             naik Rp1,44 triliun kenaikan ini juga mengerek naik kontribusi
158,70% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar negatif                     laba Entitas Anak terhadap laba konsolidasi menjadi 18,16%
Rp2,20 triliun. hal ini sejalan dengan perbaikan yield surat            atau naik sebesar 3,43% yoy dibandingkan Desember 2024
berharga sepanjang tahun 2025.                                          sebesar 14,73%.




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   323
Page 326
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian

Tabel Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                               Pertumbuhan
                        Uraian                           2025          2024*)
                                                                                       Nominal                 %


                          (1)                              (2)           (3)          (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Pendapatan Bunga dan Syariah

   Pendapatan bunga                                    192.859.238    185.272.091         7.587.147             4,10%

   Pendapatan syariah                                    14.924.130     13.994.161         929.969             6,65%

 Total Pendapatan Bunga dan Syariah                    207.783.368    199.266.252          8.517.116           4,27%

 Beban Bunga dan Syariah

   Beban bunga                                         (56.012.924)   (56.202.797)         189.873           (0,34%)

   Beban syariah                                        (1.272.015)    (1.006.265)        (265.750)           26,41%

 Total Beban Bunga dan Syariah                         (57.284.939)   (57.209.062)         (75.877)             0,13%

 Pendapatan Bunga dan Syariah-neto                     150.498.429     142.057.190       8.441.239             5,94%

 Pandapatan Jasa Asuransi                                7.662.733       7.346.611          316.122            4,30%

 Beban Jasa Asuransi                                   (6.364.550)      (6.179.801)       (184.749)            2,99%

 Pendapatan Jasa Asuransi - neto                          1.298.183      1.166.810          131.373            11,26%

 Pendapatan Bunga, Syariah, Premi dan Jasa
                                                        151.796.612   143.825.467         7.971.145            5,54%
 Asuransi- Neto

 Pendapatan Penjualan Emas                              61.556.593      18.192.082       43.374.511         238,43%

 Harga Pokok Penjualan Emas                            (59.167.627)   (17.488.885)     (41.678.742)         238,32%

 Pendapatan Penjualan Emas -Net                          2.398.966         703.197        1.695.769           241,15%

 Pendapatan Operasional lainnya

   Provisi dan komisi lainnya                           21.447.045     20.390.833         1.056.212             5,18%

   Penerimaan kembali aset yang telah
                                                        20.952.308     25.363.951       (4.411.643)          (17,39%)
   dihapusbukukan

   Keuntungan dari penjualan efek-efek-neto              3.372.396      2.209.474         1.162.922           52,63%

   Keuntungan transaksi mata uang asing-neto             2.087.065       1.187.862         899.263             75,71%

   Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan
                                                           160.659               -         160.659             0,00%
   nilai wajar efek-efek

   Lain-lain                                              5.661.719     4.796.269          865.450            18,04%

 Total Pendapatan Operasional Lainnya                    53.681.192    53.948.329         (267.137)           (0,50%)

 Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset
                                                       (46.723.647)   (41.744.402)      (4.966.010)            11,89%
 keuangan-neto

 Pembalikan (beban) penyisihan estimasi kerugian
                                                           624.058      3.596.482       (2.972.424)         (82,65%)
 komitmen dan kontinjensi-neto

 Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset
                                                           (82.414)       (13.008)        (69.406)          533,56%
 non-keuangan-neto




324       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 327
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                       Pertumbuhan
                        Uraian                             2025           2024    *)


                                                                                                Nominal                 %


                         (1)                                (2)             (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

Beban Operasional lainnya

  Tenaga kerja dan tunjangan                             (42.113.566)   (38.616.534)            (3.497.032)             9,06%

  Kerugian yang belum direalisasi atas perubahan
                                                                           (202.928)
  nilai wajar efek-efek

  Umum dan administrasi                                 (33.776.049)    (29.288.456)            (4.487.593)            15,32%

  Lain-lain                                              (12.557.271)   (13.992.300)             1.435.029            (10,26%)

Total Beban Operasional lainnya                         (88.446.886)     (82.100.218)           (6.346.668)              7,73%

LABA OPERASIONAL                                          73.247.881     78.215.847            (4.967.966)            (6,35%)

PENDAPATAN (BEBAN) NON OPERASIONAL
                                                           (455.062)       (963.653)               508.591           (52,78%)
- NETO

LABA SEBELUM BEBAN PAJAK                                  72.792.819      77.252.194           (4.459.375)            (5,77%)

BEBAN PAJAK                                             (15.660.454)    (16.945.848)             1.285.394            (7,59%)

LABA BERSIH                                               57.132.365    60.306.346              (3.511.443)           (5,79%)

Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi
ke laba rugi

  Pengukuran kembali atas program imbalan pasti           (2.105.170)      2.001.031             (4.106.201)        (205,20%)

  Pajak penghasilan terkait akun-akun yang
                                                             408.841       (376.095)               784.936          (208,71%)
  tidak akan direklasifikasi ke laba rugi

  Surplus revaluasi aset tetap                               543.712           9.670               534.042          5522,67%

Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi

  Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
                                                            431.690           49.112               382.578           778,99%
  dalam mata uang asing

  Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
  efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar     4.826.637        (145.799)                       -            0,00%
  melalui penghasilan komprehensif lain

  Cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
  diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui                18.329        (86.410)                105.166          (121,71%)
  penghasilan komprehensif lain

  Beban keuangan dari kontrak asuransi                      (361.281)        98.305

  Pajak penghasilan terkait akun-akun
                                                           (854.180)          14.658             (890.465)        (2454,09%)
  yang akan direklasifikasi ke laba rugi

Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan-
                                                          2.909.006       1.564.472              1.344.534            85,94%
Setelah Pajak

TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
                                                         60.041.370      61.870.818             (1.829.477)           (2,96%)
BERJALAN

LABA TAHUN BERJALAN YANG DAPAT
DIATRIBUSIKAN KEPADA:

Pemilik entitas induk                                    56.652.384      59.944.649             (3.292.265)           (5,49%)

Kepentingan non-pengendali                                   479.981         361.697                118.284            32,70%

TOTAL                                                     57.132.365    60.306.346              (3.173.981)           (5,26%)




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     325
Page 328
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                                     Pertumbuhan
                         Uraian                                2025                   2024    *)


                                                                                                            Nominal                     %


                           (1)                                  (2)                     (3)                (4) = (2)-(3)          (5) = (4)/(3)

 TOTAL PENGHASILAN KOMPREHENSIF TAHUN
 BERJALAN YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA:

 Pemilik entitas induk                                        59.265.589              61.620.303             (2.335.714)               (3,82%)

 Kepentingan non-pengendali                                      775.782                 250.515                525.267              209,67%

 TOTAL                                                        60.041.371              61.870.818             (1.829.447)              (2,96%)

 LABA TAHUN BERJALAN PER SAHAM DASAR YANG
 DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK ENTITAS
 INDUK
 (dalam Rupiah penuh)

 Dasar                                                                  376                   398                    (22)              (5,53%)

 Dilusian                                                               376                   398                    (22)              (5,53%)

*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali



Grafik Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Lain Konsolidasian
                                                                                                                                 (dalam triliun Rupiah)
            150,50
   142,06




                                                                         88,45
                                                                82,10
                                                                                      78,22
                                                                                                   73,25

                                                                                                             60,31                 61,87    60,04
                         57,21    57,28                                                                              57,13
                                           53,95      53,68




Total Pendapatan         Total Beban        Pendapatan          Total Beban               Laba                   Laba           Total Penghasilan
Bunga dan Syariah        Bunga dan          Operasional         Operasional            Operasional              Bersih           Komprehensif
      - Neto               Syariah            lainnya             lainnya                                                        Tahun Berjalan

                                                                                                                         2024               2025




Pendapatan Bunga dan Syariah

Pendapatan bunga dan syariah tahun 2025 mencapai                              Pendapatan bunga kredit Perseroan tercatat sebesar
Rp207,78 triliun, meningkat 4,27% yoy atau naik sebesar                       Rp183,32 triliun atau naik sebesar 5,25% yoy, dari total
Rp8,52 triliun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai                          pendapatan bunga tersebut segmen bisnis ultra mikro dan
Rp199,27 triliun. Komposisi pendapatan bunga dari kredit                      mikro yang terdiri dari BRI, Pegadaian dan PNM mampu
yang diberikan dan piutang pembiayaan (termasuk syariah)                      berkontribusi sebesar 99,55% dari total pendapatan bunga
mendominasi sebesar 88,23% dari total pendapatan bunga.                       kredit dan pembiayaan.




326         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 329
                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                         2025




Beban Bunga dan Syariah                                             Pendapatan Bunga dan Syariah-Neto

Beban bunga dan syariah tahun 2025 mencapai Rp57,28 triliun         Pendapatan bunga dan syariah-neto tahun 2025 mencapai
mampu tumbuh relatif flat 0,13% yoy dibandingkan tahun 2024         Rp150,50 triliun meningkat 5,50% yoy dibandingkan tahun
yang mencapai Rp56,61 triliun. Perseroan sepanjang tahun            2024 yang mencapai Rp142,66 triliun. Kenaikan ini disumbang
2025 mampu optimalisasi cost of fund rasio berada dibawah           dari kemampuan Perseroan dalam peningkatan pendapatan
3% atau tepatnya sebesar 2,87%. Keberhasilan optimalisasi           bunga yang naik 4,27% yoy melalui pertumbuhan yang baik
beban bunga ini sejalan dengan keberhasilan perseroan               pada aktiva produktif khususnya kredit serta kemampuan
menumbuhkan CASA utamanya Giro sebesar 19,66% dan                   dalam optimalisasi beban bunga yang tercatat hanya naik tipis
Tabungan sebesar 7,93% dan berhasil membawa rasio CASA              1,20% yoy, sehingga secara netto Perseroan masih mampu
menjadi tertinggi sepanjang sejarah sebesar 70,8%                   mencatat pertumbuhan positif disisi ini secara yang optimal.

Tabel Pendapatan Bunga dan Syariah-Neto					
                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                          Pertumbuhan
                        Uraian                          2025                  2024
                                                                                                   Nominal                 %


                              (1)                        (2)                   (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Pendapatan Bunga dan Syariah                        207.783.368           199.266.252              8.517.116             4,27%

 Beban Bunga dan Syariah                             (57.284.939)          (56.607.595)             (75.877)               0,13%

 Pendapatan Bunga dan Syariah-Neto                   150.498.429          142.658.657             8.441.239              5,94%



Pendapatan Operasional Lainnya                                      -   Fee and commissions tercatat tumbuh konsisten sebesar
                                                                        5,2% yoy didorong dari kemampuan Perseroan dalam
Pendapatan operasional lainnya tahun 2025 mencapai                      menjaga pertumbuhan fee dari usaha keagenan (Agen
Rp53,68 triliun atau tercatat flat dibandingkan tahun 2024              BRILink), trade finance serta e-channel transaction sejalan
sebesar Rp53,95 triliun.Beberapa pos pendapatan operasional             dengan meningkatnya penetrasi penggunaan BRImo.
mencatatkan pertumbuhan yang sangat baik, antara lain:              -   Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan
- Pendapatan treasury tercatat tumbuh singifikan sebesar                (recovery income) mencatatkan pendapatan sebesar
   65,4% yoy atau setara nominal dengan Rp2,22 triliun.                 Rp20,95 triliun, dengan pencapaian ini Perseroan mampu
   Pertumbuhan utamanya didapat dari capital gain yang                  menjaga recovery rate pada level 46%.
   tercatat naik 52,6% didorong dari kemampuan BRI dalam            -   Selain itu terdapat kenaikan yang signifikan pada
   optimalisasi surat berharga dengan tetap memperhatikan               pendapatan penjualan emas, tercatat naik sebesar
   kemampuan likuiditas.                                                241,15% yoy atau setara dengan peningkatan pendapatan
                                                                        sebesar Rp1,70 triliun.

Pendapatan Operasional Lainnya						
                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                          Pertumbuhan
                        Uraian                          2025                  2024
                                                                                                   Nominal                 %


                              (1)                        (2)                   (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Provisi dan komisi lainnya                            21.447.045           20.390.833              1.056.212               5,18%

 Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan    20.952.308             25.363.951            (4.411.643)           (17,39%)

 Keuntungan dari penjualan efek-efek-neto               3.372.396             2.209.474             1.162.922            52,63%

 Keuntungan transaksi mata uang asing-neto              2.087.065              1.187.802             899.263              75,71%

 Keuntungan yang belum direalisasi dari perubahan
                                                          160.659                        -            160.659              0,00%
 nilai wajar efek-efek




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     327
Page 330
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                          Pertumbuhan
                         Uraian                            2025                  2024
                                                                                                   Nominal                 %


                            (1)                             (2)                    (3)           (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Lain-lain                                                 5.651.719             4.796.269            865.450             18,04%

 Total Pendapatan Operasional Lainnya                     53.681.192            53.948.329           (267.137)           (0,50%)


Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai                               Beban Penyisihan Kerugian Penurunan Nilai
Atas Aset Keuangan – Neto                                               Atas Aset Non-Keuangan-Neto

Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset                     Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset non-
keuangan (CKPN)-neto tahun 2025 mencapai Rp46,72 triliun                keuangan tahun 2025 mencapai Rp82,41 miliar, kontribusi
atau tercatat naik sebesar 11,93% yoy atau sebesar Rp4,98               biaya cadangan ini tercatat sangat minim hanya sekitar
triliun dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp41,74                   0,18% dari total Biaya penyisihan kerugian penurunan nilai.
triliun. Komposisi terbesar dari beban ini dialokasikan untuk           Pencadangan ini disumbang oleh pembentukan cadangan
aset produktif kredit yang diberikan dan pembiayaan sebesar             atas piutang lainnya yang dimiliki Entitas Anak dan Perseroan
Rp47,57 triliun dimana beban ini tercatat naik sebesar 10,71%           kepada salah satu pihak ketiga di tahun 2023.
yoy atau setara dengan Rp4,60 triliun, kenaikan ini sejalan
dengan upaya Perseroan untuk mempercepat penyelesaian                   Beban Operasional Lainnya
atas kredit bermasalah. Intensi perusahaan ditunjukkan
dengan menjaga rasio yang terkait loan quality di level yang            Beban operasional lainnya (operating expenses-opex) tahun
memadai dengan NPL Coverage. Ke depan proyeksikan                       2025 mencapai Rp88,44 triliun meningkat secara 7,73% yoy
biaya penyisihan ini akan terus menunjukkan improvement                 dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp82,10 triliun.
sejalan dengan proses perbaikan kualitas aset yang terjadi.             Pertumbuhan ini tercatat sangat baik dan terjaga, hal ini
                                                                        dapat lihat dari pergerakan rasio efisiensi Cost to Income
Pembalikan (Beban) Penyisihan Estimasi                                  Ratio tahun 2024 tercatat sebesar 42,55% mampu berada di
Kerugian Komitmen dan Kontinjensi – Neto                                bawah guidance sebesar 43%. Rasio lain yang menunjukkan
                                                                        keberhasilan Perseroan menjaga biaya operasional lain
Pembalikan (beban) penyisihan estimasi kerugian komitmen                tercermin pada opex to asset yang berhasil dijaga pada level
dan kontinjensi-neto tahun 2025 tercatat pembalikan                     4,1%-4,2% selama 5 (lima) tahun terakhir. Hal ini menunjukkan
sebesar Rp624,06 miliar. Pergerakan ini menyesuaikan                    keberhasilan Perseroan dalam mengalokasikan pertumbuhan
dengan perubahan besaran volume dan OS terkait non loan                 operating expense ini kepada kegiatan usaha yang tepat
product atau aset komitmen kontinjensi yang dimiliki seperti            sehingga mampu menciptakan kinerja yang efisien serta
bank guarantee dan letter of credit.                                    konsisten didukung oleh penggunaan digitalisasi dalam
                                                                        proses operasional bisnis.


Tabel Beban Operasional Lainnya						
                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                          Pertumbuhan
                         Uraian                            2025                  2024
                                                                                                   Nominal                 %


                            (1)                             (2)                    (3)           (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Tenaga kerja dan tunjangan                              (42.113.566)          (38.616.534)         (3.497.032)            9,06%

 Umum dan administrasi                                  (33.776.049)           (29.288.456)         (4.487.593)           15,32%

 Kerugian yang belum direalisasi atas perubahan nilai
                                                                    -             (202.928)                   -                  -
 wajar efek-efek

 Lain-lain                                               (12.557.271)          (13.992.300)          1.435.029          (10,26%)

 Total beban operasional lainnya                        (88.446.886)           (82.100.218)        (6.549.596)            8,00%




328          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 331
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




Laba Operasional

Di tengah tantangan yang tidak mudah, baik dari sisi makro ekonomi global dan juga domestik serta di tengah proses perbaikan
kualitas aset yang sedang dilakukan, Perseroan mampu menciptakan laba operasional tahun 2025 mencapai Rp73,25 triliun.
Didorong dengan kinerja upperline yang solid ditunjukkan dengan kemampuan menjaga pertumbuhan pendapatan bunga serta
kemampuan optimalisasi biaya bunga membuat NII berada pada level yang optimal, serta dorongan kenaikan sustain disisi
pendapatan operasional non bunga serta kemampuan Perseroan dalam efisiensi operating expenses.


Tabel Laba Operasional								
                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                       Pertumbuhan
                        Uraian                            2025            2024
                                                                                                Nominal                 %


                          (1)                               (2)             (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Pendapatan bunga dan syariah-neto                     150.498.429     142.658.657               7.839.772              5,50%

 Pendapatan jasa asuransi-neto                            1.298.183        1.166.810               131.373             11,26%

 Pendapatan penjualan emas - neto                        2.398.966          703.197              1.695.769            241,15%

 Total pendapatan operasional lainnya                    53.681.192     53.948.329                (267.137)           (0,50%)

 Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset
                                                       (46.723.647)    (41.744.402)            (4.979.245)             11,93%
 keuangan-neto

 Pembalikan (beban) penyisihan estimasi kerugian
                                                           624.058       3.596.482             (2.972.424)           (82,65%)
 komitmen dan kontinjensi-neto

 Beban penyisihan kerugian penurunan nilai atas aset
                                                           (82.414)        (13.008)               (69.406)           533,56%
 non-keuangan-neto

 Total beban operasional lainnya                       (88.446.886)     (82.100.218)           (6.346.668)              7,73%

 Laba operasional                                        73.247.881     78.215.847             (4.967.966)            (6,35%)



Pendapatan dan (Beban) Non Operasional-Neto

Pendapatan dan (beban) non operasional-neto merupakan pos diluar kinerja operasional Perseroan dengan nilai yang tidak
terlalu material dan bukan merupakan pendapatan yang berkelanjutan. Pendapatan dan (beban) non operasional-neto tahun
2025 tercatat beban sebesar Rp455,06 miliar atau sebesar 0,02% dari aset Perseroan.


Tabel Pendapatan dan (Beban) Non Operasional-Neto
                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                       Pertumbuhan
                        Uraian                            2025            2024
                                                                                                Nominal                 %


                          (1)                               (2)             (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Laba (rugi) penjualan aset tetap                            8.020          87.922               (79.902)            (90,88%)

 Sumbangan                                                   (565)           (888)                    323            (36,37%)

 Corporate Social Responsibility                           (41.738)        (41.729)                    (9)              0,02%

 Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Non PUMK           (249.476)       (343.079)                93.603             (27,28%)

 Lain-lain-neto                                           (171.303)      (665.879)               494.576             (74,27%)

 Total                                                   (455.062)      (963.653)                508.591            (52,78%)




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     329
Page 332
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Laba Sebelum Beban Pajak

Laba sebelum beban pajak sebesar Rp72,79 triliun bersumber dari keberhasilan perseroan mempertahankan laba operasional
yang tercatat sebesar Rp73,25 triliun.


Tabel Laba Sebelum Beban Pajak		
                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                  Pertumbuhan
                      Uraian                           2025               2024
                                                                                           Nominal                %


                        (1)                             (2)                (3)           (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Laba operasional                                    73.247.881          78.215.847        (4.967.966)          (6,35%)

 Pendapatan (beban) non operasional-neto              (455.062)          (963.653)            508.591          (52,78%)

 Laba sebelum beban pajak                            72.792.819         77.252.194        (4.459.375)           (5,77%)




Beban Pajak

Beban pajak tahun 2025 mencapai Rp15,66 triliun, menurun 7,59% dibandingkan dengan tahun 2024 yang sebesar Rp16,95
triliun. Tax rate pada tahun 2025 tercatat di level 21,51% atau masih relatif sama dengan tahun 2024 yang sebesar 21,94%.


Laba Bersih

Di tengah tantangan yang tidak mudah baik dari sisi makro ekonomi global dan juga domestik serta di tengah proses perbaikan
kualitas aset yang sedang dilakukan, Perseroan mampu menciptakan laba bersih tahun 2025 mencapai Rp57,13 triliun.
Didorong dengan kinerja upperline yang solid ditunjukkan dengan kemampuan menjaga pertumbuhan pendapatan bunga serta
kemampuan optimalisasi biaya bunga membuat NII berada pada level yang optimal, serta dorongan kenaikan sustain disisi
pendapatan operasional non bunga serta kemampuan Perseroan dalam efisiensi operating expenses.


Tabel Laba Bersih							
                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                  Pertumbuhan
                      Uraian                           2025               2024
                                                                                           Nominal                %


                        (1)                             (2)                (3)           (4) = (2)-(3)      (5) = (4)/(3)

 Laba Sebelum Beban Pajak                            72.792.819          77.252.194        (4.459.375)          (5,77%)

 Beban Pajak                                        (15.660.454)       (16.945.848)         1.285.394           (7,59%)

 Laba Bersih                                          57.132.365       60.306.346          (3.173.981)         (5,26%)




Laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2025 mencapai Rp56,65 triliun, atau tercatat
sebesar 99,16% dari total laba bersih Perseroan setelah pajak. Dengan pencapaian ini serta kondisi permodalan yang kuat,
Perseroan tetap mampu deliver optimal economic value kepada pemegang saham melalui tingkat dividen yang sustain.




330      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 333
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




Tabel Laba Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan				
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                      Pertumbuhan
                         Uraian                             2025          2024
                                                                                               Nominal                 %


                          (1)                                (2)           (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Pemilik entitas induk                                    56.652.384    59.944.649            (3.292.265)           (5,49%)

 Kepentingan non-pengendali                                  479.981       361.697                118.284            32,70%

 Total                                                    57.132.365    60.306.346            (3.173.981)           (5,26%)



Penghasilan Komprehensif Lain

Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan 2025 mencapai Rp2,91 triliun, meningkat 85,99% yoy dibandingkan tahun 2024
yang mencapai Rp1,56 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang tercatat sebesar Rp4,83 triliun dimana pada
tahun 2024 tercatat negatif sebesar Rp145,80 miliar.


Tabel Penghasilan Komprehensif Lain		
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                      Pertumbuhan
                         Uraian                             2025          2024
                                                                                               Nominal                 %


                          (1)                                (2)           (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Akun-akun yang tidak akan direklasifikasi ke laba rugi

   Pengukuran kembali atas program imbalan pasti          (2.105.170)    2.001.031            (4.106.201)          (205,20%)

   Pajak penghasilan terkait akun-akun yang tidak
                                                            408.841      (376.095)              784.936             (208,71%)
   akan direklasifikasi ke laba rugi

   Surplus revaluasi aset tetap                             543.712         9.670               534.042            5.522,67%

 Akun-akun yang akan direklasifikasi ke laba rugi

   Selisih kurs karena penjabaran laporan keuangan
                                                             431.691        49.112              382.579              778,99%
   dalam mata uang asing

   Keuntungan (kerugian) yang belum direalisasi atas
   efek-efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar    4.826.637      (145.799)             4.972.436          (3.410,47%)
   melalui penghasilan komprehensif lain

   Cadangan penurunan nilai atas efek-efek yang
   diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui               18.756      (86.410)               105.166             (121,71%)
   penghasilan komprehensif lain

   Beban keuangan dari kontrak asuransi yang
                                                           (361.281)       98.305               (459.586            (467,51%)
   diterbitkan

   Pajak penghasilan terkait akun-akun yang akan
                                                           (854.180)       14.658               (868.838          (5.927,40%)
   direklasifikasi ke laba rugi

 Penghasilan Komprehensif Lain Tahun Berjalan-
                                                          2.909.006     1.564.472             1.344.534               85,94%
 Setelah Pajak




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     331
Page 334
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan

Penghasilan komprehensif tahun berjalan 2025 mencapai Rp60,04 triliun tercatat lebih tinggi sebesar Rp2,91 triliun dari laba
bersih setelah pajak sebesar Rp57,13 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong oleh cadangan penurunan nilai atas efek-
efek yang diklasifikasikan sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain yang tercatat sebesar Rp4,83 triliun dimana
pada tahun 2024 tercatat negatif sebesar Rp145,80 miliar.


Tabel Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan		
                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                        Pertumbuhan
                         Uraian                           2025              2024
                                                                                              Nominal                 %


                           (1)                             (2)                (3)           (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Laba bersih                                            57.132.365        60.306.346           (3.173.981)         (5,26%)

 Penghasilan komprehensif lain tahun berjalan-setelah
                                                         2.909.006          1.564.472          1.344.534           85,94%
 pajak

 Total Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan          60.041.371         61.870.818        (1.829.447)           (2,96%)



Penghasilan komprehensif tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tahun 2025 mencapai Rp59,26
triliun atau setara dengan 98,71% dari total penghasilan komprehensif tahun berjalan. Hal ini menggambarkan bahwa Perseroan
menjadi pengendali mayoritas di seluruh Perusahaan Group BRI dan menggambarkan kemampuan Perseroan dalam memberikan
economic value yang optimal kepada pemegang saham.


Tabel Penghasilan Komprehensif Tahun Berjalan Yang Dapat Diatribusikan
                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                        Pertumbuhan
                         Uraian                          2025               2024
                                                                                              Nominal                 %


                           (1)                             (2)               (3)            (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Pemilik entitas induk                                  59.265.589         61.620.303         (2.354.714)          (3,82%)

 Kepentingan non-pengendali                                775.782            250.515            525.267          209,67%

 Total                                                  60.041.371         61.870.818        (1.829.447)           (2,96%)


Laba Tahun Berjalan Per Saham

Laba tahun berjalan per saham tahun 2025 mencapai Rp376 relatif stabil dibandingkan tahun 2024 sejalan dengan keberhasilan
Perseroan mencatatkan laba positif sebesar Rp57,132 triliun pada tahun 2025.


Tabel Laba Per Lembar Saham
                                                                                                               (dalam Rupiah penuh)


                                                                                                        Pertumbuhan
                         Uraian                          2025               2024
                                                                                              Nominal                 %


                           (1)                             (2)               (3)            (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Dasar                                                     376               398                 (22)              (5,53%)

 Dilusian                                                  376               398                 (22)              (5,53%)




332         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 335
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




Laporan Arus Kas Konsolidasian

Tabel Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)




                                                                                                      Pertumbuhan
                         Uraian                            2025           2024*)
                                                                                               Nominal                 %


                            (1)                             (2)            (3)               (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 ARUS KAS DARI AKTIVITAS OPERASI

 Pendapatan yang diterima

 Penerimaan bunga dan investasi                            188.133.607     191.363.148            (3.229.541)               (1,69%)

 Pendapatan syariah                                         14.733.244      13.891.084               842.160                 6,06%

 Pendapatan penjualan emas                                  61.566.593      18.192.082            43.374.511               238,43%

 Pendapatan jasa asuransi                                    6.383.438       8.760.610            (2.377.172)              (27,13%)

 Beban bunga dan syariah

 Beban bunga                                               (56.224.677)   (55.680.976)             (543.701)                 0,98%

 Beban syariah                                              (1.252.495)      (993.686)             (258.809)                26,05%

 Beban jasa asuransi                                        (6.322.597)    (5.547.858)             (774.739)                13,96%

 Beban harga pokok penjualan emas                          (59.167.627)   (17.488.885)           (41.678.742)              238,32%

 Penerimaan kembali aset yang telah dihapusbukukan          20.952.308      25.363.951            (4.411.643)              (17,39%)

 Pendapatan operasional lainnya                             32.563.546      27.775.215             4.788.331                17,24%

 Beban operasional lainnya                                (80.928.270)    (85.574.645)             4.646.375                (5,43%)

 Beban lain-lain                                             (555.267)      (1.108.735)             553.468                (49,92%)

 Pembayaran atas pajak penghasilan badan                   (10.543.662)   (13.742.335)             3.198.673               (23,28%)

 Arus kas sebelum perubahan dalam aset dan liabilitas
                                                            109.338.141    105.208.970              4.129.171                3,92%
 operasi

 Perubahan dalam aset dan liabilitas operasi:

 Penurunan (kenaikan) aset operasi:

 Penempatan pada bank indonesia dan lembaga
                                                              (544.175)      1.273.810            (1.817.985)           (142,72%)
 keuangan lain

 Efek-efek yang diukur pada nilai wajar melalui laporan
                                                            (1.594.522)       (976.011)             (618.511)               63,37%
 laba rugi

 Wesel ekspor dan tagihan lainnya                           (7.595.261)     13.473.275          (21.068.536)            (156,37%)

 Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali          16.821.238      16.749.541                71.697                 0,43%

 Kredit yang diberikan                                    (203.205.917)   (127.686.861)          (75.519.056)               59,14%

 Pinjaman syariah                                          (10.658.658)     (4.133.183)          (6.525.475)               157,88%

 Piutang pembiayaan                                           2.027.451      1.479.857               547.594                37,00%

 Aset lain-lain                                             (1.213.587)      1.562.240            (2.775.827)           (177,68%)

 Kenaikan (penurunan) liabilitas operasi:

 Liabilitas segera                                           2.997.084       6.169.854            (3.172.770)              (51,42%)




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      333
Page 336
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                 Pertumbuhan
                        Uraian                         2025            2024*)
                                                                                         Nominal                 %


                             (1)                        (2)             (3)             (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

Simpanan:

Giro                                                    73.649.330      28.429.968           45.219.362            159,06%

Tabungan                                                 43.158.915      16.481.397          26.677.518              161,86%

Deposito berjangka                                      (15.414.510)   (37.790.022)          22.375.512            (59,21%)

Simpanan dari bank lain dan lembaga keuangan
                                                         2.921.954        2.721.163             200.791                7,38%
lainnya

Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali        2.889.032       5.964.259          (3.075.227)            (51,56%)

Liabilitas lain-lain                                     1.040.508      (4.645.149)           5.685.657          (122,40%)

Kas neto yang diperoleh dari/(digunakan) untuk
                                                         14.617.023     24.283.108          (9.666.085)           (39,81%)
kegiatan operasi

ARUS KAS DARI AKTIVITAS INVESTASI

Hasil penjualan aset tetap                                 100.205            129.827          (29.622)           (22,82%)

Penerimaan dividen                                         166.422            137.035            29.387              21,44%

Penjualan penyertaan saham                                         -          (4.912)              4.912         (100,00%)

Perolehan aset tetap                                    (6.344.276)    (10.334.588)           3.990.312            (38,61%)

Penurunan/(kenaikan) efek-efek yang diklasifikasikan
sebagai nilai wajar melalui penghasilan komprehensif   (40.012.932)      9.884.449          (49.897.381)          (504,81%)
lain dan biaya perolehan diamortisasi

Kas neto yang diperoleh dari/(digunakan) untuk
                                                       (46.090.581)       (188.189)       (45.902.392)         24.391,64%
kegiatan investasi

ARUS KAS DARI AKTIVITAS PENDANAAN

Penerimaan pinjaman yang diterima                       37.570.676      42.489.276          (4.918.600)              (11,58%)

Pembayaran pinjaman yang diterima                      (36.492.679)     (13.300.712)        (23.191.967)             174,37%

Saham yang dibeli kembali                                 (488.373)       (875.758)             387.385           (44,23%)

Pembagian laba untuk dividen                           (51.881.643)    (48.102.283)         (3.779.360)                7,86%

Penerimaan dari surat berharga yang diterbitkan         28.395.963       10.905.923          17.490.040            160,37%

Pembayaran atas surat berharga yang jatuh tempo         (19.724.136)   (28.578.477)           8.854.341           (30,98%)

Kas neto yang (digunakan) untuk/diperoleh dari
                                                       (42.620.192)    (37.462.031)           (5.158.161)             13,77%
kegiatan pendanaan

KENAIKAN/(PENURUNAN) KENAIKAN NETO KAS
                                                       (74.093.750)     (13.367.112)      (60.726.638)            454,30%
DAN SETARA KAS

PENGARUH PERUBAHAN KURS MATA UANG ASING                       1.085            17.758          (16.673)           (93,89%)

KAS DAN SETARA KAS AWAL TAHUN                          205.328.380     218.677.734         (13.349.354)              (6,10%)

KAS DAN SETARA KAS AKHIR TAHUN                          131.235.715    205.328.380        (74.092.665)            (36,08%)

Kas dan setara kas akhir tahun terdiri dari:

Kas                                                     32.044.482      29.783.642           2.260.840                 7,59%

Giro pada Bank Indonesia                                31.929.608      88.878.969         (56.949.361)           (64,08%)

Giro pada bank lain                                     42.444.581      25.582.825           16.861.756               65,91%




334       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 337
                                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                                              2025




                                                                                                              Pertumbuhan
                       Uraian                            2025                  2024*)
                                                                                                       Nominal                 %


                            (1)                            (2)                    (3)                (4) = (2)-(3)       (5) = (4)/(3)

 Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga
 keuangan lain-jangka waktu jatuh tempo tiga bulan         19.240.525             56.601.825             (37.361.300)              (66,01%)
 atau kurang sejak tanggal perolehan

 Sertifikat Bank Indonesia-jangka waktu jatuh tempo
                                                            5.576.519                  4.481.119           1.095.400               24,44%
 tiga bulan atau kurang sejak tanggal perolehan

 Total kas dan setara kas                                 131.235.715          205.328.380              (74.092.665)            (36,08%)


*) Setelah reklasifikasi dan penyajian kembali


Grafik Laporan Arus Kas Konsolidasian
                                                                                                                        (dalam triliun Rupiah)


   30,00               24,28
   20,00
                                      14,62
    10,00

    0,00
                                                             (0,19)
  (10,00)

  (20,00)

  (30,00)

  (40,00)                                                                                                  (37,46)
                                                                                                                         (42,62)
  (50,00)                                                                    (46,09)

               Kas neto yang (digunakan) diperoleh    Kas neto yang (digunakan) diperoleh              Kas neto yang digunakan untuk
                      dari kegiatan operasi                 dari kegiatan investasi                         kegiatan pendanaan

                                                                                                                 2024               2025



Arus Kas dari Aktivitas Operasi

Arus kas dari aktivitas operasi mencerminkan sumber dan               all time high dan mampu membawa COF dibawah level
penggunaan kas dari aktivitas operasional utama Perseroan.            3%. Kemampuan Perseroan dalam melakukan optimalisasi
Sampai dengan akhir tahun 2025 kas neto yang digunakan                kas operasional diatas memberikan dampak positif pada
untuk kegiatan operasi mencapai Rp14,62 triliun mengalami             kenaikan kas operasional atas pendapatan operasional,
penurunan sebesar sebesar Rp9,67 triliun jika dibandingkan            tercatat pada 2025 arus kas atas pendapatan sebesar
tahun 2024 yang mencatatkan arus kas yang digunakan                   Rp109,33 triliun atau tercatat naik Rp4,13 triliun dibandingkan
untuk aktivitas operasi tercatat Rp24,28 triliun. Penurunan           tahun 2024 sebesar Rp105,21 triliun.
ini disumbang oleh pertumbuhan kredit Perseroan yang
lebih tinggi di tahun 2025 tercatat sebesar 12,32% yoy atau           Arus Kas dari Aktivitas Investasi
setara dengan Rp166,85 triliun dibandingkan di tahun 2024
sebesar 6,97% yoy atau setara Rp88,21 triliun, kenaikan ini           Arus kas dari aktivitas investasi mencerminkan sumber dan
memberikan gambaran bahwa Perseroan mengalokasikan                    penggunaan kas dari aktivitas terkait investasi Perseroan.
kas kepada aset produktif dalam rangka mempertahankan                 Sampai dengan akhir tahun 2025 kas neto yang digunakan
profitabilitas. Selain itu dari sisi perolehan kas, tercatat          untuk kegiatan investasi tercatat teroptimalisasi sebesar
terdapat kenaikan signifikan pada pos dana pihak ketiga               Rp46,09 triliun mengalami peningkatan sebesar Rp45,90
khususnya giro dan tabungan yang masing-masing                        triliun jika dibandingkan tahun 2024 yang mencatatkan kas
mencatatkan pertumbuhan Rp73,65 triliun dan Rp43,16 triliun           neto diperoleh dari kegiatan investasi sebesar Rp188,19 triliun.
hal ini pula yang mendorong CASA Perseroan mencapai                   Pergerakan arus kas investasi ini digunakan Perseroan untuk




                                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      335
Page 338
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




mendukung aktivitas bisnis utama khususnya pada kredit            pendanaan mencapai Rp42,62 triliun meningkat sebesar
dan pembiayaan. sumber optimalisasi terbesar bersumber            13.78% yoy jika dibandingkan tahun 2024 yang sebesar
dari efek-efek, pergerakan ini pula tetap memperhatikan           Rp37,46 triliun. Pergerakan ini tidak terlepas dari beberapa
rasio likuiditas Perseroan yang mana masih tercatat sangat        aktivitas antara lain pembagian laba untuk dividen sebesar
baik dan di atas regulasi yang ditetapkan oleh regulator.         Rp51,88 triliun tercatat naik sebesar 7,85% atau setara
                                                                  Rp3,78 triliun dibandingkan tahun 2024, hal ini semakin
Arus Kas dari Aktivitas Pendanaan                                 menegaskan komitmen BRI dalam menciptakan nilai tambah
                                                                  dan memberikan keuntungan nyata kepada pemegang
Arus kas dari aktivitas pendanaan mencerminkan sumber dan         saham, baik pemegang saham minoritas dan juga Negara RI
penggunaan kas dari aktivitas terkait pendanaan baik dari         melalui PT Danantara Asset Management (Persero).
sisi likuiditas liabilitas maupun permodalan. Sampai dengan
akhir tahun 2025 kas neto yang digunakan untuk kegiatan

Suku Bunga

Suku Bunga Dana

Berikut adalah informasi suku bunga counter rate produk deposito, tabungan, dan giro BRI per 31 Desember tahun 2025.


Tabel Counter Rate Simpanan per 31 Desember 2025

               Produk Simpanan                          Suku Bunga (Rp)                         Suku Bunga (USD)

 Giro                                                      0,00%-1,25%                              0,05%-0,15%

 Tabungan                                                  0,00%-2,50%                              0,08%-0,25%

 Deposito                                                  2,50%-3,00%                              4,00%-4,00%



Suku Bunga Dasar Kredit

Secara umum Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) dihitung               besarnya suku bunga kredit yang dikenakan kepada debitur
berdasarkan tiga komponen, yaitu Harga Pokok Dana untuk           belum tentu sama dengan SBDK.
Kredit (HPDK) yang timbul dari kegiatan penghimpunan
dana nasabah, beban operasional yang dikeluarkan untuk            Perhitungan SBDK berlaku untuk jenis kredit korporasi, kredit
kegiatan penghimpunan dana dan penyaluran kredit, serta           menengah, kredit kecil, kredit mikro, dan kredit konsumsi
komponen profit margin dari penyaluran kredit.                    (KPR dan Non-KPR). Dalam kredit konsumsi Non-KPR tidak
                                                                  termasuk penyaluran dana melalui Kartu Kredit dan Kredit
Perhitungan SBDK belum memperhitungkan komponen                   Tanpa Agunan (KTA). Namun demikian, Bank Indonesia
premi risiko dari debitur, yang besarnya tergantung dari          menyerahkan klasifikasi kredit tersebut sesuai dengan
penilaian terhadap risiko masing-masing debitur. Untuk itu,       kriteria internal bank.

Tabel Pengungkapan Kuantitatif Suku Bunga Dasar Kredit

                                                        Suku Bunga Dasar Kredit Rupiah (Prime Lending Rate)


                                                                     Berdasarkan Jenis Kredit
             Periode Data
          31 Desember 2025
                                             Kredit Non UMKM                Kredit UMKM
                                                                                                                   Non-KPR/
                                                                                                      KPR/KPA
                                                                                                                   Non-KPA
                                            Korporasi    Ritel   Menengah       Kecil      Mikro

 Harga Pokok Dana untuk Kredit (HPDK)         3,41%      N/A        3,41%       3,41%       3,41%       3,41%        3,41%

 Biaya Overhead                               1,33%      N/A        3,67%       3,38%      8,29%        3,84%        3,66%

 Margin Keuntungan (Profit Margin)            3,46%      N/A        3,17%       3,41%       2,10%       2,65%        2,03%

 Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) (1+2+3)       8,20%      N/A       10,25%       10,20%     13,80%       9,90%        9,10%

Catatan: Berlaku mulai 1 Januari 2025




 336        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 339
                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                             2025




Tabel Pengungkapan Kualitatif Suku Bunga Dasar Kredit

    Kategori                     Definisi Kategori Kredit                                 Indikator/Kriteria dari Kategori Kredit

 Korporasi        Kredit modal kerja dan kredit investasi non UMKM dan non ritel   Total plafon kredit > Rp500 miliar

 Ritel            N/A                                                              N/A



Keterangan                                                              pada waktu yang disepakati, memperoleh hak atas denda
1. SBDK mengacu pada Peraturan OJK Nomor 13 Tahun                       keterlambatan pelunasan pokok dan pembayaran bunga
   2024 tanggal 12 Agustus 2024 tentang Transparansi                    serta meminta keterangan, informasi, dan dokumen serta
   dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bagi Bank Umum                 memeriksa pembukuan Bank.
   Konvensional.
2. SBDK ditentukan Bank berdasarkan berbagai faktor,                    Kemampuan Membayar Utang Jangka Pendek
   diantaranya suku bunga acuan yang ditetapkan oleh                    (Likuiditas Bank)
   otoritas yang berwenang, harga pokok dana untuk
   kredit (cost of fund), biaya overhead, margin keuntungan,            Rasio likuiditas merupakan perbandingan antara pinjaman
   dan perkembangan kondisi ekonomi.                                    dengan simpanan (Loan to Deposit Ratio atau LDR). Rasio LDR
3. SBDK digunakan sebagai acuan dalam penetapan suku                    BRI Desember 2025 sebesar 91,94% (Bank Only), meningkat
   bunga kredit yang akan dikenakan kepada nasabah.                     dibandingkan dengan LDR tahun 2024 yang sebesar 89,39%
   SBDK belum memperhitungkan komponen estimasi.                        (Bank Only), menunjukkan kondisi likuiditas perbankan
4. Premi risiko yang besarnya tergantung dari penilaian                 masih terjaga di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi
   Bank terhadap risiko untuk masing-masing debitur atau                Indonesia dan stagnasi pertumbuhan ekonomi global. Hal
   kelompok debitur. Dengan demikian, besarnya Suku                     ini tercermin pada penurunan uang beredar (M2) sebagai
   Bunga Kredit (SBK) yang dikenakan kepada nasabah                     proyeksi aktivitas ekonomi. Di samping itu, tren peningkatan
   dapat berbeda dari perhitungan SBDK.                                 likuiditas industri perbankan turut dipengaruhi operasi
5. SBDK mengecualikan penyaluran kredit dengan suku                     moneter BI.
   bunga spesial (special rate), suku bunga promo, fix
   rate dalam waktu tertentu, suku bunga untuk karyawan                 Sesuai Peraturan Bank Indonesia Nomor 24/16/PBI/2022
   dalam rangka kesejahteraan, dan yang serupa.                         tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Bank
6. Informasi SBDK yang berlaku setiap saat dapat dilihat                Indonesia Nomor 20/4/PBI/2018 tentang Rasio Intermediasi
   pada publikasi di website Bank dan/atau setiap Kantor                Makroprudensial dan Penyangga Likuiditas Makroprudensial
   Bank.                                                                bagi Bank Umum Konvensional, Bank Umum Syariah, dan Unit
                                                                        Usaha Syariah, Perbankan harus menjaga rasio RIM sebesar
                                                                        84% sampai 94%. Dalam perhitungan RIM, diperhitungkan
Kemampuan Membayar Utang dan                                            surat berharga yang diterbitkan dan ditatausahakan oleh
Kolektibilitas Piutang                                                  Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan tidak dimiliki
                                                                        oleh bank minimal 2 (dua) bulan sebelum tanggal laporan
Kemampuan Membayar Utang                                                dan obligasi korporasi yang dimiliki. Rasio RIM BRI tahun
                                                                        2025 sebesar 92,01% (Bank Only), naik dibandingkan tahun
Kemampuan membayar utang tercermin dari likuiditas                      2024 yang sebesar 91,35% (Bank Only). Kenaikan rasio RIM
dan solvabilitas Bank. Berkenaan dengan obligasi yang                   BRI pada tahun 2025 tersebut dipengaruhi oleh kenaikan dari
diterbitkan, kemampuan membayar utang tercermin dari                    sisi aset yang lebih tinggi.
lancarnya pembayaran bunga dan pemeringkatan obligasi.
                                                                        Dalam rangka meningkatkan ketahanan likuiditas jangka
Perlindungan Hak Kreditur                                               pendek, BRI melakukan pengelolaan Liquidity Coverage
                                                                        Ratio (LCR) yang merupakan rasio antara High Quality Liquid
Bank memiliki kebijakan tentang pemenuhan hak-hak                       Asset (HQLA) dengan total arus kas keluar bersih (net cash
kreditur digunakan sebagai pedoman dalam melakukan                      outflow) selama 30 (tiga puluh) hari ke depan dalam kondisi
pinjaman kepada kreditur. Tujuan dari kebijakan dimaksud                krisis. Pada tahun 2025 LCR BRI terjaga sebesar 136,92%
adalah untuk menjaga terpenuhinya hak-hak dan menjaga                   (Konsolidasi) dan 135,21% (Bank Only), dengan pencapaian
kepercayaan kreditur terhadap Bank. Kebijakan tersebut                  LCR tersebut, BRI berhasil mempertahankan rasio kecukupan
mencakup pertimbangan dalam melakukan perjanjian, serta                 likuiditas di atas batas minimal sebesar 100%. Sementara,
tindak lanjut dalam pemenuhan kewajiban Perseroan Terbuka               dalam rangka menjaga ketahanan likuiditas jangka Panjang,
kepada kreditur. Kebijakan hak-hak dasar kreditur, antara lain          BRI melakukan pengukuran terhadap Net Stable Funding
adalah menerima pelunasan pokok dan pembayaran bunga                    Ratio (NSFR) yang merupakan perbandingan antara available




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    337
Page 340
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




stable funding (pendanaan stabil yang tersedia) terhadap      kecukupan modal yang masih tinggi tersebut BRI mampu
required stable funding (pendanaan stabil yang dibutuhkan).   mengantisipasi seluruh risiko utama yang terjadi dalam
Pada tahun 2025 NSFR BRI berada di angka 117,71%,             pengelolaan bank baik risiko pasar, risiko kredit maupun
dengan pencapaian tersebut BRI berhasil mempertahankan        risiko operasional.
kecukupan pendanaan stabil jangka panjang di atas 100%.
                                                              Kemampuan Membayar Utang Dari Efek-Efek
Kemampuan Membayar Utang Jangka                               yang Diterbitkan
Panjang (Solvabilitas Bank)
                                                              Kemampuan membayar utang juga dapat tercermin
Rasio kecukupan permodalan (Capital Adequacy Ratio/CAR)       berdasarkan peringkat dari efek-efek yang diterbitkan Bank
mencerminkan kemampuan Bank untuk memitigasi risiko           yaitu Obligasi. Efek yang diterbitkan secara rutin dinilai
yang mungkin terjadi dalam menjalani proses bisnisnya.        oleh lembaga pemeringkatan guna mendukung kelayakan
Pada tahun 2025, CAR BRI tercatat sebesar 21,06% (Bank        efek. Kualitas efek sangat ditentukan oleh kemampuan
Only) dan 23,52% (Konsolidasi). Rasio CAR tersebut masih di   perusahaan penerbit efek dalam membayar efek nya pada
atas pemenuhan modal minimum BRI sesuai Profil Risiko BRI     saat jatuh tempo dan kemampuannya membayar bunga atau
yang mengacu pada penilaian scorecard profil risiko yakni     kupon selama jangka waktu penerbitan efek tersebut.
9,70% (Bank Only) dan 9,70% (konsolidasi). Dengan rasio


Tabel Kemampuan Membayar Hutang dari Efek-Efek Yang Diterbitkan
                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                Peringkat
                                          Uraian
                                                                                      2025                       2024


 Obligasi Berkelanjutan II BRI Tahap I Tahun 2016 Seri E                       AAA oleh Pefindo
                                                                              id                       id
                                                                                                            AAA oleh Pefindo

 Obligasi Berkelanjutan II BRI Tahap II Tahun 2017 Seri D                      AAA oleh Pefindo
                                                                              id                       id
                                                                                                            AAA oleh Pefindo

 Obligasi Berkelanjutan II BRI Tahap III Tahun 2017 Seri C                               –             id
                                                                                                            AAA oleh Pefindo


 Obligasi Berkelanjutan II BRI Tahap IV Tahun 2018 Seri B                      AAA oleh Pefindo
                                                                              id                       id
                                                                                                            AAA oleh Pefindo


 Obligasi Berkelanjutan III BRI Tahap I Tahun 2019 Seri C                                –             id
                                                                                                            AAA oleh Pefindo

 Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
                                                                               AAA oleh Pefindo             AAA oleh Pefindo
 BRI Tahap I Tahun 2022 Seri B                                                id                       id



 Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
                                                                               AAA oleh Pefindo             AAA oleh Pefindo
 BRI Tahap I Tahun 2022 Seri C                                                id                       id



 Obligasi Subordinasi IV BRI Tahun 2023                                        d
                                                                                   AA oleh Pefindo      id
                                                                                                             AA oleh Pefindo

 Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
                                                                                                            AAA oleh Pefindo
 BRI Tahap II Tahun 2023 Seri A                                                          –             id



 Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
                                                                               AAA oleh Pefindo             AAA oleh Pefindo
 BRI Tahap II Tahun 2023 Seri B                                               id                       id



 Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
                                                                               AAA oleh Pefindo             AAA oleh Pefindo
 BRI Tahap II Tahun 2023 Seri C                                               id                       id



                                                                                                      BBB- oleh Fitch dan
 Unsecured Notes due 2024                                                                –
                                                                                                      Baa2 oleh Moody’s

 Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
                                                                               AAA oleh Pefindo             AAA oleh Pefindo
 BRI Tahap III Tahun 2024 Seri A                                              id                       id



 Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
                                                                               AAA oleh Pefindo             AAA oleh Pefindo
 BRI Tahap III Tahun 2024 Seri B                                              id                       id




338       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 341
                                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                                 2025




                                                                                                                Peringkat
                                           Uraian
                                                                                                      2025                            2024

 Obligasi Berwawasan Lingkungan Berkelanjutan I Bank
                                                                                              AAA oleh Pefindo                    AAA oleh Pefindo
 BRI Tahap III Tahun 2024 Seri C                                                             id                              id



 Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri A                AAA oleh Pefindo
                                                                                             id                                          -

 Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri B                AAA oleh Pefindo
                                                                                             id                                          -

 Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I Tahun 2025 Seri C                AAA oleh Pefindo
                                                                                             id                                          -

 SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri A        id
                                                                                                  A1+ oleh Pefindo                       -

 SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri B        id
                                                                                                  A1+ oleh Pefindo                       -

 SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri C        id
                                                                                                  A1+ oleh Pefindo                       -

 SBK Berkelanjutan I PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Tahun 2025 Tahap I Seri D        id
                                                                                                  A1+ oleh Pefindo                       -



Tabel Arti Peringkat

      Lembaga                                                                            Arti
     Pemeringkat
                           Peringkat                                                  Peringkat

                                             Surat utang dengan peringkat idAAA memiliki peringkat tertinggi yang diberikan oleh Pefindo.
                               AAA
                              id             Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjang atas efek utang tersebut,
                                             relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, lebih unggul.

                                             Surat utang peringkat idAA berbeda dari utang peringkat tertinggi hanya untuk tingkat kecil.
                                   AA        Kemampuan obligor untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya atas surat utang,
 Pefindo                       id
                                             relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, sangat kuat.

                                             Peringkat idA1+ dari PEFINDO adalah peringkat tertinggi untuk efek utang jangka pendek,
                                             menunjukkan kemampuan obligor yang superior untuk memenuhi komitmen keuangan jangka
                                 A1+
                               id
                                             pendek dibandingkan emiten Indonesia lainnya. Peringkat ini menandakan risiko gagal bayar yang
                                             sangat rendah.

                                             Peringkat BBB menunjukkan bahwa ekspektasi risiko gagal bayar saat ini rendah. Kapasitas untuk
 Fitch                        BBB-           pembayaran komitmen keuangan dianggap memadai, tetapi kondisi bisnis atau ekonomi yang
                                             merugikan lebih mungkin untuk mengganggu kapasitas ini.

                                             Obligasi dengan peringkat Baa2 dinilai menengah dan tunduk pada risiko kredit moderat dan
 Moody’s                      Baa2
                                             dengan demikian dapat memiliki karakteristik spekulatif tertentu.




Kolektibilitas Piutang

Kolektibilitas kredit dapat diukur dengan rasio kualitas aset atau Non-Performing Loan (NPL). BRI masih mampu menjaga
kualitas kredit dengan sangat baik hal ini terlihat dalam rasio kredit bermasalah (NPL) pada tahun 2025 sebesar 3,29% (Bank
Only) dan 3,07% (konsolidasi). Rasio NPL BRI masih berada jauh di bawah ketentuan maksimal regulasi yang sebesar 5% (NPL
net) (PBI Nomor 3/25/2001). BRI akan terus meningkatkan efektivitas manajemen risiko kredit untuk menjaga dan meningkatkan
kualitas aset.


Tabel Kolektibilitas Kredit					
                                                                                                                     (Konsolidasi, dalam jutaan Rupiah)


                                        Uraian                                              2025                                    2024

 Kredit                                                                                 1.521.485.857                      1.354.640.780

 Lancar                                                                                 1.416.389.468                       1.251.678.340

 Dalam Perhatian Khusus                                                                   58.449.748                              65.260.936

 Kurang Lancar                                                                             6.488.437                               4.958.276

 Diragukan                                                                                 11.062.603                               9.215.245




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                339
Page 342
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                              Uraian                                                2025                                 2024

 Macet                                                                                             29.095.601                          23.527.982

 NPL                                                                                               46.646.641                          37.701.504

 NPL (%)                                                                                                3,07%                               2,78%


Adapun recovery strategi yang akan dilakukan BRI pada tahun 2026 untuk perbaikan NPL adalah sebagai berikut:



                                                                  Strategi 2026




            Man                                                     Kemitraan dan
                                                                                                                                        Akselerasi
           Power                                                  Kolaborasi dengan
                                                                                                                                         Kinerja
            Plan                                                   Pihak Eksternal
                                             Penguatan                                                 Inovasi
                                          Teknologi dan Alat                                        Kebijakan dan
       Penyesuaian                           Pendukung              Kerja sama                        Layanan                          Pemberian
       struktur                                                     dengan berbagai                                                    penghargaan bagi
       organisasi untuk                                             pihak dalam                                                        tenaga kerja yang
       meningkatkan                                                 mempercepat                                                        melampaui target
       efektivitas                          Pemanfaatan             proses recovery                 Penerapan sistem                   kinerja
       pengelolaan                          platform digital        melalui pihak                   pengelolaan
       portofolio                                                   eksternal                                                          Penyediaan
                                            untuk monitoring                                        kredit bermasalah
                                                                                                                                       program
                                            penyelesaian kredit                                     berbasis layanan
       Penambahan                                                   Kolaborasi dengan                                                  pengembangan
                                                                                                    pihak ketiga
       dan penempatan                       Pengembangan            agen pemasaran                                                     untuk
       tenaga kerja sesuai                  sistem informasi        dan platform digital            Evaluasi dan                       meningkatkan
       kebutuhan serta                      yang terintegrasi       guna memperluas                 penyempurnaan                      kompetensi
       pengembangan                                                 jangkauan                       kebijakan                          tenaga kerja dalam
       spesialisasi di                                              pemasaran aset                  internal untuk                     mengelola kredit
       segmen dan                                                                                   menyesuaikan                       bermasalah
       kolektibilitas tertentu                                                                      dengan praktik
       berdasarkan potensi                                                                          terbaik di industri
       dan risiko kredit.




Rasio Keuangan Lain

Rasio Rentabilitas dan Profitabilitas

Pada industri perbankan, rasio rentabilitas umumnya diukur dengan menggunakan tingkat imbal hasil terhadap aset (Return on
Assets/ROA), imbal hasil terhadap ekuitas (Return on Equity/ROE) dan marjin pendapatan bunga bersih (Net Interest Margin/
NIM). BRI mampu membukukan kinerja rentabilitas positif selama tahun 2025.


Tabel Rasio Rentabilitas dan Profitabilitas
                                                                                                                                                    (dalam %)


                                                                            Bank Only                                            Konsolidasi
                                 Uraian
                                                                   2025                    2024                      2025                      2024

 ROA (before tax)                                                   3,26                    3,76                      3,49                     3,90

 ROE (Tier-1)                                                      20,78                   22,91                      19,31                    21,02

 ROE Balance Sheet                                                  16,84                  18,40                      17,44                    18,90

 NIM                                                                6,54                    6,75                          7,81                  7,85




340        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 343
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




Return On Assets (ROA)                                              Net Interest Margin (NIM)

ROA (before tax) pada akhir tahun 2025 tercatat sebesar             Pada akhir tahun 2025, Perseroan mampu mencatatkan NIM
3,49%, relatif stabil dibandingkan dengan periode yang              yang stabil sebesar 7,81%. Hal ini didorong oleh kemampuan
sama pada akhir tahun sebelumnya sebesar 3,90%. Di                  Perseroan dalam mengoptimalisasi Pendapatan bunga dan
tengah tantangan yang tidak mudah baik dari sisi makro              syariah-neto yang mencapai Rp150,5 triliun, atau meningkat
ekonomi global dan juga domestik, serta di tengah proses            5,50% yoy dibandingkan tahun 2024 sebesar Rp142,7
perbaikan kualitas aset yang sedang dilakukan, Perseroan            triliun. Kenaikan ini disumbang dari kemampuan Perseroan
mampu menciptakan laba bersih tahun 2025 sebesar                    untuk meningkatkan pendapatan bunga sebesar 4,27% dari
Rp57,132 triliun. Pencapaian tersebut tidak terlepas dari           pertumbuhan kredit yang sehat serta efisiensi beban bunga
kinerja upperline yang solid, sebagaimana ditunjukkan               yang tumbuh moderat sebesar 1,20% yang mencerminkan
dengan pertumbuhan positif disisi NII, peningkatan pada             dampak dari Retail Funding Transformation.
pendapatan non-bunga serta kemampuan Perseroan dalam
menjaga disiplin operating expenses.                                Rasio Efisiensi

Return On Equity (ROE)                                              Cost to Income Ratio (CIR)

Pada akhir tahun 2025, BRI masih mampu mencatatkan                  Rasio efisiensi Perseroan dapat dilihat dari CIR sebesar
ROE yang baik sebesar 17,44%. Di tengah tantangan yang              38,92% (Bank Only) dan 42,55% (Konsolidasi). Keberhasilan
tidak mudah baik dari sisi makro ekonomi global dan juga            Perseroan dalam menjaga efisiensi operasional ini tidak
domestik serta di tengah proses perbaikan kualitas aset             terlepas dari streamlining bisnis proses, salah satunya
yang sedang dilakukan, Perseroan mampu menciptakan                  melalui optimalisasi digitalisasi.
laba bersih tahun 2025 sebesar Rp57,132 triliun. Pencapaian
tersebut tidak terlepas dari kinerja upperline yang solid,
sebagaimana ditunjukkan dengan pertumbuhan positif
disisi NII, peningkatan pada pendapatan non-bunga serta
kemampuan Perseroan dalam menjaga disiplin operating
expenses.



Tabel Rasio Efisiensi								
                                                                                                                            (dalam %)


                                                                  Bank Only                              Konsolidasi
                      Uraian
                                                         2025                 2024               2025                  2024

 CIR                                                      38,92               37,87              42,55                 41,37



Rasio Kepatuhan

Persentase Pelanggaran dan Pelampauan
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK)

Pada tahun 2025, BRI tidak memiliki debitur baik pihak terkait      uang asing yang semuanya dinyatakan dalam Rupiah
maupun tidak terkait yang tidak memenuhi atau melampaui             terhadap modal.
Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK).
                                                                    Pada tahun 2025, rasio PDN sebesar 2,51% relatif flat
Rasio Posisi Devisa Neto (PDN)                                      dibandingkan tahun 2024 yang sebesar 2,42%. Angka
                                                                    PDN tersebut masih jauh di bawah jumlah maksimum yang
Posisi Devisa Neto (PDN) merupakan penjumlahan dari nilai           ditetapkan oleh Bank Indonesia yaitu batas maksimum
absolut untuk jumlah dari selisih bersih aset dan liabilitas        sebesar 20% modal, sesuai dengan Peraturan Bank
dengan selisih bersih tagihan dan liabilitas komitmen dan           Indonesia Nomor 17/5/PBI/2015 tanggal 29 Mei 2015 perihal
kontijensi dalam rekening administratif untuk setiap mata           Perubahan Keempat atas PBI Nomor 5/13/PBI/2003 tentang
                                                                    Posisi Devisa Neto Bank Umum.




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      341
Page 344
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Analisis Kualitas Aset Produktif

Kualitas aset produktif Perseroan berada pada kondisi yang sangat baik. untuk aset produktif diluar kredit tercatat hanya surat
berharga yang berada pada kolektibilitas macet. Sedangkan untuk aset produktif yang diklasifikasikan sebagai kredit yang
diberikan memiliki kualitas yang sangat terjaga hal ini terlihat dalam rasio kredit bermasalah (NPL) pada tahun 2025 sebesar
3,29% (bank only) dan 3,07% (konsolidasi). Rasio NPL BRI masih berada jauh di bawah ketentuan maksimal regulasi yang
sebesar 5% (NPL net) (PBI Nomor 3/25/2001). BRI akan terus meningkatkan efektivitas manajemen risiko kredit untuk menjaga
dan meningkatkan kualitas aset.


Tabel Kualitas Aset Produktif											
                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)


                                                                           INDIVIDUAL


                                                                                                  31 Desember 2025
 No                  POS-POS
                                                          Dalam
                                                                             Kurang
                                            Lancar       Perhatian                           Diragukan            Macet
                                                                             Lancar
                                                          Khusus

 I       PIHAK TERKAIT

     1   Penempatan pada bank lain

         a. Rupiah                                   -              -                 -                 -                    -

         b. Mata uang asing                          -              -                 -                 -                    -

     2   Tagihan spot dan derivatif

         a. Rupiah                                   -              -                 -                 -                    -

         b. Mata uang asing                          -              -                 -                 -                    -

     3   Surat berharga

         a. Rupiah                                   -              -                 -                 -                    -

         b. Mata uang asing                          -              -                 -                 -                    -

         Surat berharga yang dijual
     4   dengan janji dibeli kembali
         (Repo)

         a. Rupiah                                   -              -                 -                 -                    -

         b. Mata uang asing                          -              -                 -                 -                    -

         Tagihan atas surat berharga
     5   yang dibeli dengan janji dijual
         kembali (Reverse Repo)

         a. Rupiah                                   -              -                 -                 -                    -

         b. Mata uang asing                          -              -                 -                 -                    -

     6   Tagihan akseptasi                           -              -                 -                 -                    -

     7   Kredit

         a. Usaha Mikro Kecil dan
            Menengah (UMKM)

           i. Rupiah                                 -              -                 -                 -                    -

           ii. Mata uang asing                       -              -                 -                 -                    -

         b. Non UMKM

           i. Rupiah                          800.220               -                 -                 -                    -

           ii. Mata uang asing                       -              -                 -                 -                    -




342        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 345
                                                                   Laporan Tahunan
                                                                              2025




                                       INDIVIDUAL


                                           31 Desember 2024


                           Dalam
Jumlah       Lancar       Perhatian   Kurang Lancar   Diragukan          Macet              Jumlah
                           Khusus




         -    400.000             -             -              -                  -           400.000

         -            -           -             -              -                  -                  -



         -            -           -             -              -                  -                  -

         -            -           -             -              -                  -                  -



         -            -           -             -              -                  -                  -

         -            -           -             -              -                  -                  -




         –            -           -             -              -                  -                  -

         -            -           -             -              -                  -                  -




         -            -           -             -              -                  -                  -

         -            -           -             -              -                  -                  -

         -            -           -             -              -                  -                  -




         -            -           -             -              -                  -                  -

         -            -           -             -              -                  -                  -



 800.220     2.088.684            -             -              -                  -         2.088.684

         -            -           -             -              -                  -                  -




                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   343
Page 346
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                         INDIVIDUAL


                                                                                           31 Desember 2025
 No                  POS-POS
                                                            Dalam
                                                                          Kurang
                                             Lancar        Perhatian                   Diragukan      Macet
                                                                          Lancar
                                                            Khusus

         c. Kredit yang direstrukturisasi

           i. Rupiah                                   -             -             -             -            -

           ii. Mata uang asing                         -             -             -             -            -

     8   Penyertaan Modal                              -             -             -             -            -

     9   Tagihan lainnya                               -             -             -             -            -

 10      Komitmen dan kontinjensi

         a. Rupiah                                     -             -             -             -            -

         b. Mata uang asing                            -             -             -             -            -

II       PIHAK TIDAK TERKAIT

     1   Penempatan pada bank lain

         a. Rupiah                            1.755.653              -             -             -            -

         b. Mata uang asing                  51.320.106              -             -             -            -

     2   Tagihan spot dan derivatif

         a. Rupiah                              408.661              -             -             -            -

         b. Mata uang asing                     752.953              -             -             -            -

     3   Surat berharga

         a. Rupiah                           214.119.982        1.805              -

         b. Mata uang asing                 143.420.712                            -                          -

         Surat berharga yang dijual
     4   dengan janji dibeli kembali
         (Repo)

         a. Rupiah                           26.718.995              -             -             -            -

         b. Mata uang asing                    2.621.145             -             -             -            -

         Tagihan atas surat berharga
     5   yang dibeli dengan janji dijual
         kembali (Reverse Repo)

         a. Rupiah                               24.452              -             -             -            -

         b. Mata uang asing                            -             -             -             -            -

     6   Tagihan akseptasi                   13.078.567                            -                          -

     7   Kredit

         a. Usaha Mikro Kecil dan
            Menengah (UMKM)

           i. Rupiah                        593.042.775    36.870.409      3.953.116     6.611.702   19.776.316

           ii. Mata uang asing                  992.331        35.011              -             -            -

         b. Non UMKM

           i. Rupiah                        498.502.371     12.117.006     2.145.955    3.918.060     6.266.736

           ii. Mata uang asing              153.382.898     2.784.419          1.741      141.562     1.331.084




344        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 347
                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                    2025




                                            INDIVIDUAL


                                                31 Desember 2024


                              Dalam
 Jumlah         Lancar       Perhatian     Kurang Lancar   Diragukan           Macet             Jumlah
                              Khusus



           -             -             -              -              -                  -                 -

           -             -             -              -              -                  -                 -

           -             -             -              -              -                  -                 -

           -             -             -              -              -                  -                 -



           -             -             -              -              -                  -                 -

           -             -             -              -              -                  -                 -




  1.755.653     3.402.336              -              -              -                  -        3.402.336

 51.320.106    42.855.260              -              -              -                  -       42.855.260



   408.661        681.859              -              -              -                  -          681.859

   752.953        391.643              -              -              -                  -          391.643



 214.121.787   195.828.483       24.637           3.067              -             11.021      195.867.208

143.420.712    115.081.083             -              -              -                  -       115.081.083




 26.718.995     20.544.012             -              -              -                  -       20.544.012

  2.621.145      5.152.002             -              -              -                  -         5.152.002




    24.452      15.839.261             -              -              -                  -        15.839.261

           -      808.621              -              -              -                  -          808.621

 13.078.567     10.105.373             -              -              -                  -        10.105.373




660.254.318    608.717.860    40.787.775      3.880.495     6.229.888          13.745.870      673.361.888

  1.027.342       586.768           644               -              -                  -           587.412



522.950.128    378.477.447    12.331.906        767.883      2.451.374         6.008.952       400.037.562

157.641.704    133.977.809     3.196.467         82.763       241.243          2.273.405        139.771.687




                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   345
Page 348
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                             INDIVIDUAL


                                                                                                     31 Desember 2025
 No                POS-POS
                                                           Dalam
                                                                               Kurang
                                           Lancar         Perhatian                             Diragukan           Macet
                                                                               Lancar
                                                           Khusus

       c. Kredit yang direstrukturisasi

         i. Rupiah                         35.282.754      22.996.395           2.452.953         5.708.479           7.897.417

         ii. Mata uang asing                 4.667.101       2.587.322                   -          138.030                   -

   8   Penyertaan Modal                    51.300.972                  -                 -                 -                  -

   9   Tagihan lainnya                               -                 -                 -                 -                  -

  10   Komitmen dan kontinjensi

       a. Rupiah                          140.224.494        1.216.007             41.434             67.121            59.410

       b. Mata uang asing                  72.934.186            187.051            1.546             2.337               2.191



 III   INFORMASI LAIN

       Nilai aset bank yang diagunkan
   1
       sebagai jaminan

       a. Kepada Bank Indonesia                      -                 -                 -                 -                  -

       b. Kepada Lainnya                             -                 -                 -                 -                  -

   2   Aset yang diambil alih                        -                 -                 -                 -                  -




Strategi Peningkatan Fee Based Income                                Struktur Permodalan Bank
Selama tahun 2025, BRI mampu membukukan pendapatan                   Kebijakan Manajemen atas Struktur
fee based income dan others income (Bank Only) sebesar               Modal dan Dasar Pemilihan Kebijakan
Rp53,8 triliun atau tumbuh 0,50% yoy. Pendapatan ini                 Manajemen atas Struktur Modal
berasal dari pendapatan berbasis fee sebesar Rp20,7 triliun
atau tumbuh 1,25% yoy, Pendapatan operasional lainnya                Pengelolaan struktur modal memiliki tujuan untuk
sebesar Rp12,3 triliun atau mengalami peningkatan sebesar            memastikan bahwa BRI senantiasa menjaga kecukupan
38,13% yoy, dan Pendapatan recovery atas aktiva produktif            permodalan untuk menutup risiko-risiko yang inheren dalam
yang telah dihapus buku sebesar Rp20,8 triliun tumbuh                mengelola bisnisnya tanpa mengurangi optimalisasi nilai
negatif 14,04% yoy. Pada tahun 2025, peningkatan fee                 bagi pemegang saham.
based income BRI diperoleh terbesar pada jasa transaksi
administrasi kredit, terutama fee kredit yang dihasilkan dari        BRI telah memiliki Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan
pertumbuhan ekspansi segmen korporasi yang selektif,                 di mana terdiri dari 6 (enam) sub komite salah satunya
transaksi bisnis internasional, serta transaksi e-channel yang       Sub Komite Permodalan Investasi dan Strategi. Adapun
bersumber dari produk e-channel seperti BRImo, QLola,                Komite sebagai organ pendukung Direksi untuk me-review,
EDC, QRIS, dan BRILINK. Kinerja Fee Based Income BRI akan            menetapkan, merekomendasikan, dan melakukan evaluasi
terus didorong dengan meningkatkan fee yang bersumber                terkait aksi korporasi yang dilakukan oleh BRI Group. Selain
dari transaction based diantaranya dengan strategi                   itu, Komite juga melakukan review dan analisis kinerja, serta
perluasan ekspansi pemasaran produk transaction banking              rekomendasi atas sinergi BRI Group di mana termasuk di
melalui digital inisiatif yang memberikan kenyamanan                 dalamnya merupakan kegiatan terkait optimalisasi struktur
kepada nasabah dalam melakukan transaksi e-channel.                  modal dan pengelolaan Entitas Anak.
Kolaborasi pemasaran produk Entitas Anak yang dilakukan
secara cross-selling menjadi salah satu strategi yang dapat          Kebijakan struktur modal merupakan salah satu kebijakan
mendorong kinerja fee based income BRI.                              yang memerlukan persetujuan Dewan Komisaris. Oleh
                                                                     karena itu Dewan Komisaris senantiasa menelaah bahwa



346      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 349
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




                                                       INDIVIDUAL


                                                                31 Desember 2024


                                        Dalam
    Jumlah            Lancar           Perhatian      Kurang Lancar          Diragukan           Macet              Jumlah
                                        Khusus



    74.337.998        35.412.829       26.023.428             2.170.052        4.344.073         7.840.820          75.791.202

     7.392.453         4.641.796        2.873.983               80.164           135.588           999.926           8.731.457

    51.300.972        50.241.445                -                     -                -                  -        50.241.445

              -                 -               -                     -                -                  -                   -



   141.608.466        116.221.695         819.769               29.921            39.274            66.279          117.176.938

     73.127.311       84.724.057           81.780                 1.015            1.590             14.721        84.823.163




              -                 -               -                     -                -                  -                   -

              -                 -               -                     -                -                  -                   -

       50.837                   -               -                     -                -                  -            53.246




struktur modal telah sejalan dengan rencana strategis dan           2. Countercyclical Buffer sebesar 0,00% dari ATMR
selera risiko (risk appetite) yang ditetapkan.                      3. Capital Surcharge untuk Bank Sistemik sebesar 2,50%
                                                                       dari ATMR
Selain itu, BRI juga memiliki Risk Management Committee,
yang bertanggung jawab atas penerapan manajemen                     Total CAR minimum BRI berdasarkan profil risiko berada di
risiko dan strategi manajemen risiko secara terintegrasi.           level 9,70% (konsolidasian) maka CAR BRI pada tahun 2025
Committee ini bertanggung jawab menetapkan langkah                  yang sebesar 21,06% (bank only) dan 23,52% (konsolidasian)
perbaikan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan                    mampu berada di atas minimum ketentuan yang ditetapkan
penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam bentuk                oleh regulator perbankan dan jasa keuangan tersebut.
analisis permodalan.
                                                                    Secara struktur permodalan, hingga Desember 2025,
BRI juga berkomitmen untuk memenuhi ketentuan regulator             BRI memiliki modal inti (Tier-1) sebesar Rp246,05 triliun
terkait struktur modal. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa         (bank only) dan Rp301,84 triliun (konsolidasi) serta Modal
Keuangan Nomor 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016              Pelengkap (Tier-2) sebesar Rp13,97 triliun (bank only)
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum                dan Rp14,99 triliun (konsolidasi) dengan rasio CAR Tier-1
(POJK 11/2016) sebagaimana diubah dengan Peraturan                  mencapai 19,93% (bank only) dan 22,41% (konsolidasian).
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.03/2016 tanggal                Modal Inti (Tier-1) BRI besarnya sama dengan Modal Inti
22 September 2016 tentang Perubahan atas Peraturan OJK              Utama (CET-1) dikarenakan BRI tidak memiliki Modal Inti
Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan                  Tambahan (Additional Tier 1).
Modal Minimum (KPMM) (POJK 34/2016) bahwa Bank
wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko dan            Oleh karena itu, Rasio Modal Inti (Tier-1) BRI jauh di atas
membentuk tambahan modal sebagai penyangga (buffer)                 ketentuan minimum sebesar 6% maupun ketentuan minimum
dengan rincian sebagai berikut:                                     Modal Inti Utama (CET-1) sebesar 4,5% yang ditentukan oleh
1. Capital Conservation Buffer sebesar 2,50% dari Aktiva            Regulator.
    Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    347
Page 350
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Rincian Struktur Modal

Uraian rincian struktur modal disajikan sebagai berikut.


Tabel Struktur Permodalan
                                                                                                            (konsolidasian, dalam jutaan Rupiah)


                                    Uraian                                                2025                             2024

 Modal Inti (Tier 1)                                                                      301.847.212                       291.317.196

 Modal Inti Utama (CET 1)                                                                 301.847.212                       291.317.196

 Modal Pelengkap (Tier 2)                                                                 14.990.207                        12.658.290

 Total Modal Tersedia                                                                     316.837.419                     303.975.486

 ATMR untuk Risiko Kredit setelah memperhitungkan risiko spesifik                       1.176.866.464                      981.702.825

 ATMR untuk Risiko Pasar                                                                  31.859.023                        33.799.657

 ATMR untuk Risiko Operasional                                                           138.261.965                       125.883.982

 Total ATMR                                                                            1.346.987.452                    1.141.386.464

 Rasio CAR                                                                                      23,52%                          26,63%

 Rasio CET 1                                                                                    22,41%                          25,52%

 Rasio Tier 1                                                                                   22,41%                          25,52%

 Rasio Tier 2                                                                                     1,11%                            1,11%

 CAR Minimum Berdasarkan Profil Risiko                                                           9,70%                           9,64%


Informasi Eksposur Risiko dan Permodalan

Sesuai dengan kompleksitas usahanya, Bank telah                         Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK)
mengelola 8 (delapan) jenis risiko yaitu risiko kredit, risiko          Nomor 32/POJK.03/2016 tentang Perubahan atas Peraturan
likuiditas, risiko pasar, risiko operasional, risiko hukum, risiko      Otoritas Jasa Keuangan Nomor 6/POJK.03/2015 tentang
reputasi, risiko stratejik dan risiko kepatuhan. Namun bagian           Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Pasal 13A Bank
ini hanya menjelaskan tentang praktik manajemen risiko                  wajib menambahkan informasi kuantitatif eksposur risiko
untuk risiko kredit, risiko pasar, risiko likuiditas dan risiko         yang dihadapi Bank pada Laporan Publikasi, Surat Edaran
operasional. Sedangkan untuk penjelasan terkait dengan                  Otoritas Jasa Keuangan (SEOJK) Nomor 9/SEOJK.03/2020
jenis-jenis risiko lainnya disajikan dalam bagian Profil Risiko         Tahun 2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank
dan Pengelolaannya pada Corporate Governance dalam                      Umum Konvensional serta POJK Nomor 18/POJK.03/2016
Laporan Tahunan ini.                                                    tentang Penerapan Manajemen Risiko.


Ukuran Utama (Key Metrics/KM1)

                                                                                                                           (dalam jutaan Rupiah)

                                                                                2025                                             2024
 No.                    Deskripsi
                                                 Desember            September           Juni              Maret              Desember

 MODAL YANG TERSEDIA (NOMINAL)

   1    Modal Inti Utama (CET1)                      301.847.212      305.359.367      290.373.889         274.178.335             291.317.196

  2     Modal Inti (Tier 1)                          301.847.212      305.359.367      290.373.889         274.178.335             291.317.196

  3     Total Modal                                  316.837.419      319.278.990      303.861.534         287.405.100           303.975.486

 ASET TERTIMBANG MENURUT RISIKO (NOMINAL)

  4     Total Aset Tertimbang Menurut Risiko
                                                  1.346.987.452      1.256.297.227     1.215.106.893      1.195.809.550         1.141.386.464
        (ATMR)




348        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 351
                                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                                    2025




                                                                                        2025                                        2024
No.                    Deskripsi
                                                        Desember        September                Juni             Maret          Desember

RASIO MODAL BERBASIS RISIKO SEBAGAI PERSENTASE DARI ATMR

 5    Rasio CET1 (%)                                          22,41%              24,31%            23,90%           22,93%              25,52%

 6    Rasio Tier 1 (%)                                        22,41%              24,31%            23,90%           22,93%              25,52%

 7    Rasio Total Modal (%)                                  23,52%               25,42%             25,01%          24,03%              26,63%

TAMBAHAN MODAL YANG BERFUNGSI SEBAGAI BUFFER SEBAGAI PERSENTASE DARI ATMR

 8    Capital conservation buffer       (2,5% dari
                                                              2,50%                2,50%             2,50%             2,50%              2,50%
      ATMR) (%)

 9    Countercyclical Buffer (0 - 2,5% dari
                                                              0,00%                0,00%             0,00%            0,00%               0,00%
      ATMR) (%)

 10   Capital Surcharge untuk Bank D-SIB (1%
                                                              2,50%                2,50%             2,50%             2,50%              2,50%
      - 2,5%) (%)

 11   Total tambahan modal sebagai penyangga
                                                              5,00%                5,00%             5,00%             5,00%              5,00%
      (buffer) (Baris 8 + Baris 9 dan Baris 10)

 12   Komponen modal inti utama (Common
      Equity Tier 1) setelah memenuhi                         17,41%               19,31%            18,90%           17,93%             20,52%
      pemenuhan tambahan modal (buffer)

RASIO PENGUNGKIT SESUAI BASEL III

 13   Total Eksposur                                    2.190.091.323        2.140.179.170     2.109.606.507    2.158.834.943      2.018.178.824

 14   Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak
      dari penyesuaian terhadap pengecualian
      sementara atas penempatan giro pada                     13,78%              14,27%             13,76%           12,70%             14,43%
      Bank Indonesia dalam rangka memenuhi
      ketentuan giro wajib minimum (jika ada)

14b   Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk
      dampak dari penyesuaian terhadap
      pengecualian        sementara     atas
                                                              13,78%              14,27%             13,76%           12,70%             14,43%
      penempatan giro pada Bank Indonesia
      dalam rangka memenuhi ketentuan giro
      wajib minimum (jika ada)

14c   Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak
      dari penyesuaian terhadap pengecualian
      sementara atas penempatan giro pada
      Bank Indonesia dalam rangka memenuhi                    13,78%              14,27%             13,76%           12,70%             14,43%
      ketentuan giro wajib minimum (jika ada),
      yang telah memasukkan nilai rata-rata
      dari nilai tercatat aset SFT secara gross

14d   Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk
      dampak        dari    penyesuaian      terhadap
      pengecualian sementara atas penempatan
      giro pada Bank Indonesia dalam rangka                   13,78%              14,27%             13,76%           12,70%             14,43%
      memenuhi ketentuan giro wajib minimum
      (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-
      rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross

RASIO KECUKUPAN LIKUIDITAS (LCR)

 15   Total Aset     Likuid   Berkualitas    Tinggi
                                                         339.473.424         367.870.393        335.250.863      346.853.663        337.555.743
      (HQLA)

 16   Total Arus Kas Keluar Bersih (net cash
                                                         247.935.815         245.939.488        230.302.667       221.497.914       210.081.677
      outflow)

 17   Rasio Kecukupan Likuiditas (%)                        136,92%              149,58%            145,57%          156,59%             160,68%

RASIO PENDANAAN STABIL BERSIH (NSFR)

 18   Total Pendanaan Stabil yang Tersedia (ASF)        1.355.934.194    1.363.031.479         1.365.170.404    1.321.662.574     1.316.826.496

 19   Total Pendanaan Stabil yang Diperlukan
                                                        1.149.494.783         1.107.115.183    1.087.310.740    1.068.895.699     1.029.199.906
      (RSF)

20    Rasio Pendanaan Stabil Bersih (%)                      117,96%              123,12%           125,55%          123,65%             127,95%


                                                                Analisis Kualitatif

                                                                         –




                                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    349
Page 352
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Perbedaan Antara Cakupan Konsolidasi dan Mapping pada Laporan Keuangan Sesuai
Standar Akuntansi Keuangan Dengan Kategori Risiko Sesuai dengan Ketentuan Otoritas
Jasa Keuangan Kategori Risiko (LI1)


                                                                                           Nilai tercatat
                                                                                                                   Nilai tercatat
                                                                                      sebagaimana tercantum
                                                                                                                berdasarkan prinsip
                                                                                      dalam publikasi laporan
                                                                                                                   kehati-hatian
                                                                                            keuangan


ASET

  1.   Kas                                                                                   32.044.482                      929

 2.    Penempatan pada Bank Indonesia                                                         40.254.114                        -

 3.    Penempatan pada bank lain                                                              55.168.542               1.296.738

 4.    Tagihan spot dan derivatif/forward                                                       1.167.029                       -

 5.    Surat berharga yang dimiliki                                                         391.644.693              25.864.350

 6.    Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)                          29.340.192                      52

       Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual kembali (reverse
  7.                                                                                             24.452                         -
       repo)

 8.    Tagihan akseptasi                                                                      13.078.567                        -

 9.    Kredit yang diberikan                                                               1.460.729.418                        -

 10.   Pembiayaan syariah   1)
                                                                                             56.350.282                         -

 11.   Piutang Sewa Pembiayaan                                                                 4.406.157                        -

 12.   Penyertaan modal                                                                       8.834.868                    5.463

 13.   Aset keuangan lainnya                                                                 19.040.642                  556.810

 14.   Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-                                                                      -

       a.     Surat berharga yang dimiliki                                                     (555.017)                        -

       b.     Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah                                  (82.893.734)                        -

       c.     Lainnya                                                                          (394.618)                   (154)

 15.   Aset tidak berwujud                                                                       806.416                        -

       Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-                                                     -                       -

 16.   Aset tetap dan inventaris                                                             94.045.303                 1.469.171

       Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/-                                   (30.751.063)               (819.493)

 17.   Aset non produktif

       a.     Properti terbengkalai                                                                17.311                       -

       b.     Agunan yang diambil alih                                                           100.471                        -

       c.     Rekening tunda                                                                            -                       -

       d.     Aset antarkantor                                                                    13.317                        -

 18.   Aset lainnya                                                                           42.899.281               7.961.648

       TOTAL ASET                                                                           2.135.371.105             36.335.514

LIABILITAS DAN EKUITAS

  1.   Giro                                                                                 448.203.670                         -

 2.    Tabungan                                                                             587.585.862                         -

 3.    Deposito                                                                             431.054.307                         -

 4.    Uang Elektronik                                                                           614.383                        -

 5.    Liabilitas kepada Bank Indonesia                                                           47.462                        -




350      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 353
                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                         2025




                                               Nilai tercatat masing-masing risiko

                                                                                                             Tidak mengacu pada
Sesuai kerangka risiko      Sesuai kerangka             Sesuai kerangka         Sesuai kerangka risiko      persyaratan permodalan
        kredit           counterparty credit risk         sekuritisasi                  pasar                  atau berdasarkan
                                                                                                              pengurangan modal



      32.443.932                         -                            -                            -                           -

      40.270.620                         -                            -                            -                           -

      56.879.989                         -                            -                            -                           -

                -               2.385.112                             -                            -                           -

    328.085.806                          -                            -                   8.620.678                            -

                -                884.064                              -                            -                           -

                -                 24.452                              -                            -                           -

      13.078.568                         -                            -                            -                           -

    1.531.073.176                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

       8.930.844                         -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

     (60.555.221)                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

      62.411.429                         -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -



                -                        -                            -                            -                           -

          55.674                         -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

       44.181.846                        -                            -                            -                           -

   2.056.856.665               3.293.628                              -                   8.620.678                            -



                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       351
Page 354
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                            Nilai tercatat
                                                                                                                    Nilai tercatat
                                                                                       sebagaimana tercantum
                                                                                                                 berdasarkan prinsip
                                                                                       dalam publikasi laporan
                                                                                                                    kehati-hatian
                                                                                             keuangan


 6.    Liabilitas kepada bank lain                                                             17.601.436                        -

  7.   Liabilitas spot dan derivatif/forward                                                     1.101.753                       -

 8.    Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)           27.932.749                        -

 9.    Liabilitas akseptasi                                                                    13.078.567                        -

 10.   Surat berharga yang diterbitkan                                                        40.901.648                         -

 11.   Pinjaman/Pembiayaan yang diterima                                                      129.657.345                        -

 12.   Setoran jaminan                                                                              14.122                       -

 13.   Liabilitas antarkantor                                                                            -                       -

 14.   Liabilitas lainnya                                                                    106.636.367               21.623.431

             TOTAL LIABILITAS                                                               1.804.429.671              21.623.431

EKUITAS

 15.   Modal disetor

       a.     Modal dasar                                                                     15.000.000                 704.053

       b.     Modal yang belum disetor -/-                                                    (7.422.050)                        -

       c.     Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/-                                  (4.463.270)                        -

 16.   Tambahan modal disetor

       a.     Agio                                                                             75.946.195               5.987.447

       b.     Disagio -/-                                                                                -                       -

       c.     Dana setoran modal                                                                         -                       -

       d.     Lainnya                                                                           2.333.619                        -

 17.   Penghasilan komprehensif lain

       a.     Keuntungan                                                                       22.174.083                477.240

       b.     Kerugian -/-                                                                     (2.198.097)                (12.331)

 18.   Cadangan

       a.     Cadangan umum                                                                    3.022.685                         -

       b.     Cadangan tujuan                                                                            -                       -

 19.   Laba/rugi

       a.     Tahun-tahun lalu                                                                214.715.081               5.912.139

       b.     Tahun berjalan                                                                  56.652.384                1.643.536

       c.     Dividen yang dibayarkan -/-                                                     (51.726.772)                       -

             TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA PEMILIK                           375.760.630               14.712.083

 20.   Kepentingan minoritas (minority interest)                                                6.907.576                        -

             TOTAL EKUITAS                                                                   382.668.206               14.712.083

       TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                                          2.187.097.877             36.335.514




352      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 355
                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                         2025




                                               Nilai tercatat masing-masing risiko

                                                                                                             Tidak mengacu pada
Sesuai kerangka risiko      Sesuai kerangka             Sesuai kerangka         Sesuai kerangka risiko      persyaratan permodalan
        kredit           counterparty credit risk         sekuritisasi                  pasar                  atau berdasarkan
                                                                                                              pengurangan modal

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -



                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -



                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -



                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -



                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -



                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -

                -                        -                            -                            -                           -




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       353
Page 356
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Perbedaan Utama Antara Nilai Tercatat Sesuai Standar Akuntansi Keuangan dengan
Nilai Eksposur Sesuai dengan Ketentuan OJK (LI2)

                                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)

                                                             a                  b                 c                  d                  e

                                                                                                      Item sesuai:

                                                           Total                                              Kerangka
                                                                        Kerangka risiko      Kerangka                           Kerangka risiko
                                                                                                             Counterparty
                                                                            kredit          sekuritisasi                            pasar
                                                                                                              credit risk

  1    Nilai tercatat aset sesuai dengan cakupan
       konsolidasi ketentuan kehati-hatian            2.068.770.971      2.056.856.665            -            3.293.628           8.620.678
       (sebagaimana dilaporkan pada tabel LI1)

  2    Nilai tercatat liabilitas sesuai dengan
       cakupan konsolidasi ketentuan kehati-
                                                                    -                  -          -                      -                    -
       hatian (sebagaimana dilaporkan pada
       tabel LI1)

  3    Total nilai bersih sesuai dengan cakupan
                                                      2.068.770.971      2.056.856.665            -            3.293.628           8.620.678
       konsolidasi ketentuan kehati-hatian

  4    Nilai rekening administratif                     214.851.452         214.851.452           -                      -                    -

  5    Perbedaan valuasi                                            -                  -          -                      -                    -

  6    Perbedaan karena netting rules, selain
                                                                    -                  -          -                      -                    -
       dari yang termasuk pada baris 2.

  7    Perbedaan provisi                                            -                  -          -                      -                    -

  8    Perbedaan karena adanya prudential
                                                                    -                  -          -                      -                    -
       filters

       Nilai eksposur yang dipertimbangkan,
       sesuai dengan cakupan konsolidasi                            -                  -          -                      -                    -
       ketentuan kehati-hatian


                                                              Analisis Kualitatif

                                                                        –




Penjelasan Mengenai Perbedaan Antara Nilai Eksposur Sesuai dengan Standar
Akuntansi Keuangan Dengan Ketentuan OJK (LIA)

      PERBEDAAN ANTARA NILAI TERCATAT DALAM PUBLIKASI LAPORAN KEUANGAN DAN NILAI TERCATAT DALAM PRINSIP
A.
      KEHATI-HATIAN

      Perbedaan antara nilai tercatat dalam Publikasi Laporan Keuangan dan nilai tercatat menurut kontraktual setiap aset dan liabilitas keuangan
      disebabkan oleh perbedaan tujuan penggunaan data aset dan liabilitas keuangan antara kepentingan pelaporan sesuai standar akuntansi
      dan negosiasi bisnis. Prinsip tersebut juga diterapkan pada anak perusahaan BRI.




354       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 357
                                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                                  2025




      METODOLOGI VALUASI, DESKRIPSI PROSES VERIFIKASI HARGA INDEPENDENT, DAN PROSEDUR UNTUK PENYESUAIAN
B.
      VALUASI ATAU RESERVES

      Instrumen keuangan yang terekspos risiko suku bunga dan risiko nilai tukar dilakukan valuasi harga secara wajar setiap hari. Terdapat 2
      (dua) pendekatan valuasi (penilaian) harga wajar yaitu Mark-to-Market dan Mark-to-Model. Metode valuasi Mark-to-Market dilakukan
      atas instrumen keuangan yang masuk ke dalam portofolio FVTPL (Fair Value Through Profit or Loss) dan FVOCI (Fair Value through Other
      Comprehensive Income) wajib dilakukan revaluasi setiap hari. Valuasi dilakukan dengan menggunakan harga penutupan (closing price)
      setiap hari mengikuti jam penutupan pasar sesuai ketentuan regulator. Sumber data harga penutupan harus mencerminkan transaksi
      aktual dan wajar, yang berasal dari penyedia data yang kredibel dan independen seperti Bloomberg, Reuteurs dan penyedia data lainnya
      menurut konvensi pasar dan regulasi yang berlaku. Bila harga pasar untuk instrumen keuangan yang akan divaluasi tidak tersedia, maka
      dilakukan penetapan harga pasar dengan menggunakan suatu model statistika berdasarkan data historis dan/atau harga referensi yang
      relevan. Valuasi menggunakan simulasi harga yang dihasilkan dari suatu model (mark to model) dilakukan dengan ketentuan penggunaan
      harga yang timbul dari transaksi yang terjadi dalam 10 hari kerja terakhir; apabila indikasi harga tersebut tidak tersedia, maka menggunakan
      harga dari instrumen lain yang memiliki karakteristik (paling kurang jangka waktu, tingkat bunga/kupon, peringkat, dan golongan penerbit)
      yang serupa; apabila kedua harga pada poin sebelumnya tidak tersedia, maka valuasi menggunakan internal model yang ada di dalam
      sistem aplikasi treasury dan/atau market risk yang digunakan. Hasil valuasi berdasarkan harus divalidasi secara periodik sekurangnya 3
      (tiga) bulan sekali untuk memastikan konsistensi dan kewajaran harga pasar yang digunakan dalam proses valuasi.




Permodalan

Komposisi Permodalan (CC1)
                                                                                                                                (dalam jutaan Rupiah)



                                                                                           Jumlah                  No. Ref yang berasal dari
                                 Komponen
                                                                                     (Dalam Juta Rupiah)            Neraca Konsolidasi 1)


MODAL INTI UTAMA (COMMON EQUITY TIER I)/CET 1: INSTRUMEN DAN TAMBAHAN MODAL DISETOR

1.       Saham biasa (termasuk stock surplus)                                                79.060.875                                  e.

2.       Laba ditahan                                                                        215.749.291                                 g.

3.       Akumulasi pendapatan komprehensif lainnya (dan cadangan lain)                       24.612.738                                   f.

4.       Modal yang termasuk phase out dari CET 1                                                    N/A                               N/A

5.       Kepentingan Non Pengendali yang dapat diperhitungkan                                     411.154                                d.

6.       CET 1 sebelum regulatory adjustment                                                319.834.058

COMMON EQUITY TIER 1 CAPITAL: REGULATORY ADJUSTMENTS CET 1: FAKTOR PENGURANG (REGULATORY ADJUSTMENT)

         Selisih kurang jumlah penyesuaian nilai wajar dari instrumen
7.                                                                                                      -
         keuangan dalam trading book

8.       Goodwill                                                                              (806.416)                                 b.

9.       Aset tidak berwujud lain (selain Mortgage-Servicing Rights)                         (4.450.075)

10.      Aset pajak tangguhan yang berasal dari future profitability                                 N/A                               N/A

11.      Cash-flow hedge reserve                                                                     N/A                               N/A

12.      Shortfall of provisions to expected losses                                                  N/A                               N/A

13.      Keuntungan penjualan aset dalam transaksi sekuritisasi                                         -

14.      Peningkatan / penurunan nilai wajar atas kewajiban keuangan (DVA)                              -

15.      Aset pensiun manfaat pasti                                                                  N/A                               N/A

16.      Investasi pada saham sendiri (jika belum di net dalam modal di neraca)                      N/A                               N/A

17.      Kepemilikan silang pada instrumen CET 1 pada entitas lain




                                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           355
Page 358
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                   Jumlah          No. Ref yang berasal dari
                              Komponen
                                                                             (Dalam Juta Rupiah)    Neraca Konsolidasi 1)


       Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar
       cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
18.                                                                                       N/A                     N/A
       diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
       saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)

       Investasi signifikan pada saham biasa Bank, entitas keuangan dan
19.    asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi                  N/A                     N/A
       short yang diperkenankan (jumlah diatas batasan 10%)

20.    Mortgage servicing rights                                                             -

       Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer
21.                                                                                       N/A                     N/A
       (jumlah di atas batasan 10% net dari kewajiban pajak)

22.    Jumlah melebihi batasan 15% dari:                                                  N/A                     N/A

23.    Investasi signifikan pada saham biasa financials                                   N/A                     N/A

24.    Mortgage servicing rights                                                          N/A                     N/A

25.    pajak tangguhan dari perbedaan temporer                                            N/A                     N/A

26.    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional                        (12.730.356)

26a.       Selisih PPA dan CKPN                                                              -

26b.       PPA atas aset non produktif                                                (66.714)

26c.       Aset Pajak Tangguhan                                                    (7.805.103)                      c.

26d.       Penyertaan                                                              (2.667.643)                      a.

26e.       Kekurangan modal pada perusahaan anak asuransi                                    -

26.f       Eksposur sekuritisasi                                                             -

26.g       Lainnya                                                                 (2.190.896)

       Penyesuaian pada CET 1 akibat AT1 dan Tier 2 lebih kecil dari pada
27.                                                                                          -
       faktor pengurangnya.

28.    Jumlah pengurang (regulatory adjustment) terhadap CET 1                    (17.986.848)

29.    Jumlah CET 1 setelah faktor pengurang                                      301.847.212

       Modal Inti Tambahan (AT 1): instrumen

30.    Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus)                    -

           Yang diklasifikasikan sebagai ekuitas berdasarkan standar
31.                                                                                          -
           akuntansi

           Yang diklasifikasikan sebagai liabilitas berdasarkan standar
32.                                                                                          -
           akuntansi

33.    Modal yang termasuk phase out dari AT 1                                            N/A                     N/A

       Instrumen AT 1 yang diterbitkan oleh entitas anak yang diakui dalam
34.                                                                                          -
       perhitungan KPMM secara konsolidasi

35     Instrumen yang diterbitkan entitas anak yang termasuk phase out                    N/A                     N/A

36.    Jumlah AT 1 sebelum regulatory adjustment                                             -

MODAL INTI TAMBAHAN: FAKTOR PENGURANG (REGULATORY ADJUSTMENT)

37.    Investasi pada instrumen AT 1 sendiri

38.    Kepemilikan silang pada instrumen AT 1 pada entitas lain.

       Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar
       cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
39.                                                                                       N/A                     N/A
       diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
       saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)

       Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan
40.    asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi                  N/A                     N/A
       short yang diperkenakan)




356    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 359
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




                                                                                    Jumlah             No. Ref yang berasal dari
                                Komponen
                                                                              (Dalam Juta Rupiah)       Neraca Konsolidasi 1)


41.    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional

41.a       Penempatan dana pada instrumen AT 1 pada Bank lain                                -

           Penyesuaian pada AT 1 akibat Tier 2 lebih kecil daripada faktor
42.                                                                                          -
           pengurangnya

43.    Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) terhadap AT 1                         -

44.    Jumlah AT 1 setelah faktor pengurang                                                  -

45.    Jumlah Modal Inti (Tier 1) (CET 1 + AT 1)                                   301.847.212

       Modal Pelengkap (Tier 2): Instrumen dan cadangan

46.    Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh bank (termasuk stock surplus)                  -

47.    Modal yang termasuk phase out Tier 2                                               N/A                           N/A

       Instrumen Tier 2 yang diterbitkan oleh entitas anak yang diakui
48.                                                                                   258.333                                d.
       dalam perhitungan KPMM secara konsolidasi

49.        Modal yang diterbitkan entitas anak yang termasuk phase out                    N/A                           N/A

       Cadangan umum PPA atas aset produktif yang wajib dihitung
50.                                                                                 14.731.874
       dengan jumlah paling tinggi sebesar 1,25% dari ATMR Risiko Kredit

51.    Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) sebelum faktor pengurang                     14.990.207

MODAL PELENGKAP (TIER 2): FAKTOR PENGURANG (REGULATORY ADJUSTMENT)

52.    Investasi pada instrumen Tier 2 sendiri                                            N/A                           N/A

53.    Kepemilikan silang pada instrumen Tier 2 pada entitas lain                            -

       Investasi pada modal bank, entitas keuangan dan asuransi diluar
       cakupan konsolidasi secara ketentuan, net posisi short yang
54.                                                                                       N/A                           N/A
       diperkenankan, dimana Bank tidak memiliki lebih dari 10% modal
       saham yang diterbitkan (jumlah di atas batasan 10%)

       Investasi signifikan pada modal Bank, entitas keuangan dan
55.    asuransi di luar cakupan konsolidasi secara ketentuan (net posisi                  N/A                           N/A
       short yang diperkenakan)

56.    Penyesuaian berdasarkan ketentuan spesifik nasional

56.a   Sinking Fund                                                                          -

56.b   Penempatan dana pada instrumen Tier 2 pada Bank lain                                  -

       Jumlah faktor pengurang (regulatory adjustment) Modal
57.                                                                                          -
       Pelengkap

58.    Jumlah Modal Pelengkap (Tier 2) setelah regulatory adjustment                14.990.207

59.    Total Modal (Modal Inti + Modal Pelengkap)                                  316.837.419

60.    Total Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)                               1.346.987.452

RASIO KECUKUPAN PEMENUHAN MODAL MINIMUM (KPMM!) DAN TAMBAHAN MODAL (CAPITAL BUFFER)

61.    Rasio Modal Inti Utama (CET 1) - persentase terhadap ATMR                       22,41%

62.    Rasio Modal Inti (Tier 1) - prosentase terhadap ATMR                            22,41%

63.    Rasio Total Modal - persentase terhadap ATMR

64.    Tambahan modal (buffer) - persentase terhadap ATMR                              23,52%

65.    Capital conservation Buffer                                                      2,50%

66.    Countercyclical Buffer                                                           0,00%

67.    Capital surcharge untuk D-SIB                                                    2,50%

       Untuk bank umum konvensional: Modal Inti Utama (CET 1) yang
68.    tersedia untuk memenuhi Tambahan Modal (Buffer) - persentase
       terhadap ATMR)




                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        357
Page 360
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                      Jumlah               No. Ref yang berasal dari
                               Komponen
                                                                                (Dalam Juta Rupiah)         Neraca Konsolidasi 1)


NATIONAL MINIMAL (JIKA BERBEDA DARI BASEL 3)

69.     Rasio minimal CET 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                             N/A                          N/A

70.     Rasio minimal Tier 1 nasional (jika berbeda dengan Basel 3)                            N/A                          N/A

71.     Rasio minimal total modal nasional (jika berbeda dengan Basel 3)

JUMLAH DI BAWAH BATASAN PENGURANGAN (SEBELUM PEMBOBOTAN RISIKO)

72.     Investasi non-signifikan pada modal entitas keuangan lain                              N/A                          N/A

73.     Investasi signifikan pada saham biasa entitas keuangan                                 N/A                          N/A

74.     Mortgage servicing rights (net dari kewajiban pajak)                                   N/A                          N/A

        Aset pajak tangguhan yang berasal dari perbedaan temporer (net
75.                                                                                            N/A                          N/A
        dari kewajiban pajak)

CAP YANG DIKENAKAN UNTUK PROVISI PADA TIER 2

        Provisi yang dapat siakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur
76.                                                                                            N/A                          N/A
        berdasarkan pendekatan standar (sebelum dikenakan cap)

        Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan
77.                                                                                            N/A                          N/A
        pendekatan standar

        Provisi yang dapat diakui sebagai Tier 2 sesuai dengan eksposur
78.                                                                                            N/A                          N/A
        berdasarkan pendekatan IRB (sebelum dikenakan cap)

        Cap atas provisi yang diakui sebagai Tier 2 berdasarkan
79.                                                                                            N/A                          N/A
        pendekatan IRB

INSTRUMEN MODAL YANG TERMASUK PHASE OUT (HANYA BERLAKU ANTARA 1 JAN 2018 SD 1 JAN 2022)

80.     Cap pad CET1 yang termasuk phase out                                                   N/A                          N/A

        Jumlah yang dikecualikan dari CET 1 karena adanya cap (kelebihan
81.                                                                                            N/A                          N/A
        di atas cap setelah redemtions dan maturities)

82.     Cap pada AT 1 yang termasuk phase out                                                  N/A                          N/A

        Jumlah yang dikecualikan dari AT1 karena adanya cap (kelebihan di
83.                                                                                            N/A                          N/A
        atas cap setelah redemptions dan maturities)

84.     Cap pada Tier 2 yang termasuk phase out                                                N/A                          N/A

        Jumlah yang dikecualikan dari Tier 2 karena adanya cap (kelebihan
85.                                                                                            N/A                          N/A
        di atas cap setelah redemptions dan maturities)



Rekonsiliasi Permodalan (CC2)

                                                                                                                     (dalam jutaan Rupiah)


                                                                                                  Laporan posisi
                                                                                                     keuangan
                                                                                                    konsolidasi
                                                                           Laporan Publikasi     dengan cakupan             No.
                                                                            posisi keuangan         konsolidasi          Referensi
 No                              Pos-pos                                                           berdasarkan
                                                                                                 ketentuan kehati-
                                                                                                       hatian


                                                                            Desember 2025            Desember 2025

ASET

  1.   Kas                                                                      31.975.034              32.044.482

 2.    Penempatan pada Bank Indonesia                                          39.576.502               40.254.114

 3.    Penempatan pada bank lain                                                53.075.759              55.168.542




358      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 361
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




                                                                                             Laporan posisi
                                                                                                keuangan
                                                                                               konsolidasi
                                                                      Laporan Publikasi     dengan cakupan              No.
                                                                       posisi keuangan         konsolidasi           Referensi
No                                Pos-pos                                                     berdasarkan
                                                                                            ketentuan kehati-
                                                                                                  hatian


                                                                      Desember 2025          Desember 2025

 4.   Tagihan spot dan derivatif/forward                                     1.161.614              1.167.029

 5.   Surat berharga yang dimiliki                                       357.542.499             391.644.693

 6.   Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali (repo)        29.340.140             29.340.192

      Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji dijual
 7.                                                                           24.452                  24.452
      kembali (reverse repo)

 8.   Tagihan akseptasi                                                    13.078.567             13.078.567

 9.   Kredit yang diberikan                                             1.342.673.712          1.460.729.418

10.   Pembiayaan syariah1)                                                           -            56.350.282

11.   Piutang Sewa Pembiayaan                                                        -              4.406.157

12.   Penyertaan modal                                                     51.300.972               6.167.225

        Penyertaan sebagai Faktor Pengurang di CET 1                                               2.667.643                a.

13.   Aset keuangan lainnya                                                 12.281.112            19.040.642

14.   Cadangan kerugian penurunan nilai aset keuangan -/-

      a. Surat berharga yang dimiliki                                       (554.918)               (555.017)

      b. Kredit yang diberikan dan pembiayaan syariah                    (72.903.722)           (82.893.734)

      c. Lainnya                                                             (44.658)               (394.618)

15.   Aset tidak berwujud                                                            -               806.416                b.

      Akumulasi amortisasi aset tidak berwujud -/-                                   -                       -

16.   Aset tetap dan inventaris                                           68.708.433              94.045.303

      Akumulasi penyusutan aset tetap dan inventaris -/-                 (23.342.308)            (30.751.063)

17.   Aset non produktif                                                             -                       -

      a. Properti terbengkalai                                                  17.311                  17.311

      b. Agunan yang diambil alih                                             50.837                  100.471

      c. Rekening tunda                                                              -                       -

      d. Aset antarkantor                                                      13.317                  13.317

18.   Aset lainnya

      a. Aset Pajak Tangguhan                                              5.066.962              26.334.702

       Diakui dalam Tier 1                                                                          7.805.103               c.

      b. Aset lainnya                                                     22.494.242               8.759.475

      TOTAL ASET                                                        1.931.535.859           2.135.371.105

LIABILITAS DAN EKUIT AS

 1.   Giro                                                               450.129.463            448.203.670

 2.   Tabungan                                                            584.892.761            587.585.862

 3.   Deposito                                                           425.066.471             431.054.307




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        359
Page 362
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                             Laporan posisi
                                                                                                keuangan
                                                                                               konsolidasi
                                                                        Laporan Publikasi   dengan cakupan         No.
                                                                         posisi keuangan       konsolidasi      Referensi
 No                                  Pos-pos                                                  berdasarkan
                                                                                            ketentuan kehati-
                                                                                                  hatian


                                                                        Desember 2025       Desember 2025

 4.    Uang Elektronik                                                         614.383              614.383

 5.    Liabilitas kepada Bank Indonesia                                          47.462              47.462

 6.    Liabilitas kepada bank lain                                            17.908.511         17.601.436

  7.   Liabilitas spot dan derivatif/forward                                   1.101.701           1.101.753

       Liabilitas atas surat berharga yang dijual dengan janji dibeli
 8.                                                                          27.932.749          27.932.749
       kembali (repo)

 9.    Liabilitas akseptasi                                                  13.078.567          13.078.567

 10.   Surat berharga yang diterbitkan                                       11.596.380         40.901.648

 11.   Pinjaman/Pembiayaan yang diterima                                    32.599.096          129.399.012

          Diakui dalam Tier 1                                                                      258.333         d.

 12.   Setoran jaminan                                                           14.074               14.122

 13.   Liabilitas antarkantor                                                          -                   -

 14.   Liabilitas lainnya                                                   67.058.066          106.636.367

          TOTAL LIABILITAS                                                1.632.039.684       1.804.429.671

EKUITAS

 15.   Modal disetor

       a. Modal dasar                                                       15.000.000          15.000.000         e.

       b. Modal yang belum disetor -/-                                      (7.422.050)         (7.422.050)        e.

       c. Saham yang dibeli kembali (treasury stock) -/-                    (4.463.270)         (4.463.270)        e.

 16.   Tambahan modal disetor

       a. Agio                                                              76.339.022           75.946.195        e.

       b. Disagio -/-                                                                  -                   -

       c. Dana setoran modal                                                           -                   -

       d. Lainnya                                                              575.039            2.333.619

 17.   Penghasilan komprehensif lain

       a. Keuntungan                                                        20.820.990             584.030

          Diakui dalam Tier 1                                                                    21.590.053         f.

       b. Kerugian -/-                                                      (1.686.054)          (2.198.097)

          Diakui dalam Tier 1                                                                              -        f.

 18.   Cadangan

       a. Cadangan umum                                                      3.022.685                     -

          Diakui dalam Tier 1                                                                    3.022.685          f.

       b. Cadangan tujuan                                                              -                   -




360      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 363
                                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                                               2025




                                                                                                        Laporan posisi
                                                                                                           keuangan
                                                                                                          konsolidasi
                                                                            Laporan Publikasi          dengan cakupan             No.
                                                                             posisi keuangan              konsolidasi          Referensi
 No                               Pos-pos                                                                berdasarkan
                                                                                                       ketentuan kehati-
                                                                                                             hatian


                                                                             Desember 2025                Desember 2025

 19.   Laba/rugi

       a. Tahun-tahun Lalu                                                        198.632.659                55.268.563

          Diakui dalam Tier 1                                                                               159.446.518              g.

       b. Tahun Berjalan                                                          50.403.926                     349.611

       c. Diakui dalam Tier 1                                                                                56.302.773              g.

       d. Dividen yang dibayarkan -/-                                             (51.726.772)              (51.726.772)

         TOTAL EKUITAS YANG DAPAT DIATRIBUSIKAN KEPADA
                                                                                  299.496.175               324.033.858
         PEMILIK

 20.   Kepentingan minoritas (minority interest)                                             -                6.496.422

                                                                                                                  411.154            h.

          TOTAL EKUITAS                                                           299.496.175               330.941.434

       TOTAL LIABILITAS DAN EKUITAS                                              1.931.535.859              2.135.371.105




Fitur Utama Instrumen Permodalan dan Instrumen TLAC-Eligible (CCA)


                                         Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan


                                                                  Informasi                                     Informasi
No.                   Pertanyaan
                                                              Kuantitatif/Kualitatif                        Kuantitatif/Kualitatif

  1    Penerbit                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk

                                                      ISIN Code: ID1000118201                    ISIN Code: IDA000133300
 2     Nomor identifikasi
                                                      Short Code: BBRI                           Short Code: BBRI04SB

 3     Hukum yang digunakan                           Hukum Indonesia                            Hukum Indonesia

       Sarana yang memungkinkan kewajiban
       pelaksanaan pada Bagian 13 dari Lembar
 3a                                                   N/A                                        N/A
       Istilah TLAC tercapai (untuk instrument TLAC
       sah lainnya yang diatur oleh hukum asing)

       Perlakuan Instrumen berdasarkan
       ketentuan KPMM

 4     Pada saat masa transisi                        N/A                                        N/A

 5     setelah masa transisi                          CET 1                                      Tier 2

       Apakah instrumen eligible untuk Individu/
 6                                                    Konsolidasi dan Individu                   Konsolidasi dan Individu
       Konsolidasi atau Konsolidasi dan Individu

 7     Jenis Instrumen                                Saham Biasa                                Obligasi Subordinasi

       Jumlah yang diakui dalam perhitungan
 8                                                    80.209.581                                 258.333
       KPMM

 9     Nilai par dari instrumen                       7.577.950                                  500.000




                                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         361
Page 364
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                           Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan


                                                                   Informasi                             Informasi
 No.                  Pertanyaan
                                                               Kuantitatif/Kualitatif                Kuantitatif/Kualitatif

       Klasifikasi sesuai standar akuntansi
 10                                                  Ekuitas                            Liabilitas
       keuangan

 11    Tanggal penerbitan                            10/11/2003                         06/07/2023

       Tidak ada jatuh tempo (perpetual) atau
 12                                                  Perpetual                          Dengan jatuh tempo
       dengan jatuh tempo

 13    Tanggal jatuh tempo                           Tidak Ada Tanggal Jatuh Tempo      06/07/2028

       Eksekusi call option atas persetujuan
 14                                                  Tidak                              Tidak
       Otoritas Jasa Keuangan

       Tanggal call option, jumlah penarikan dan
 15                                                  -                                  -
       persyaratan call option lainnya (bila ada)

 16    Subsequent call option                        -                                  -

       Kupon / dividen                               -                                  -

       Dividen/ kupon dengan bunga tetap atau
 17                                                  -                                  Fixed
       floating

       Tingkat dari coupon rate atau index lain
 18                                                  -                                  6,45%
       yang menjadi acuan

 19    Ada atau tidaknya dividend stopper            Tidak                              Tidak

 20    Fully discretionary; partial atau mandatory   -                                  Mandatory call by OJK

       Apakah terdapat fitur step up atau insentif
 21                                                  -                                  Tidak
       lain

 22    Non-kumulatif atau kumulatif                  -                                  Kumulatif

       Dapat dikonversi atau tidak dapat
 23                                                  -                                  Tidak dapat dikonversi
       dikonversi

       Jika dapat dikonversi, sebutkan trigger
 24                                                  -                                  -
       point-nya

       Jika dapat dikonversi apakah seluruh atau
 25                                                  -                                  -
       sebagian

       Jika dapat dikonversi, bagaimana rate
 26                                                  -                                  -
       konversinya

       Jika dapat dikonversi; apakah mandatory
 27                                                  -                                  -
       atau optional

       Jika dapat dikonversi, sebutkan jenis
 28                                                  -                                  -
       instrumen konversinya

       Jika dapat dikonversi, sebutkan issuer of
 29                                                  -                                  -
       instrument it converts into

 30    Fitur write-down                              -                                  Ya

                                                                                        1. Rasio modal inti utama (CET 1) Bank induk
                                                                                        secara konsolidasi <= 5,125%
                                                                                        2. Terdapat rencana otoritas untuk
       Jika terjadi write-down, sebutkan trigger-                                       melakukan penyertaan modal kepada Bank
 31                                                  -
       nya                                                                              induk yang dinilai berpotensi terganggu
                                                                                        kelangsungan usahanya; dan
                                                                                        3. Terdapat perintah dari OJK untuk
                                                                                        melakukan write down.




362      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 365
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




                                         Pengungkapan Rincian Fitur Instrumen Permodalan


                                                            Informasi                                Informasi
 No.                  Pertanyaan
                                                        Kuantitatif/Kualitatif                   Kuantitatif/Kualitatif

       Jika terjadi write-down, apakah penuh atau
  32                                                -                                 Penuh
       sebagian

       Jika terjadi write down; permanen atau
 33                                                 -                                 Permanen
       temporer

       Jika terjadi write down temporer, jelaskan
 34                                                 -                                 Perintah OJK
       mekanisme write-up

 34a   Tipe subordinasi                             -                                 Surat Berharga Subordinasi

                                                                                      Pemegang Obligasi Subordinasi tidak
                                                                                      mempunyai hak untuk didahulukan dari
  35   Hierarki instrumen pada saat likuidasi       -
                                                                                      kreditur lainnya dan Obligasi Subordinasi
                                                                                      tidak dijamin dengan jaminan apapun

 36    Apakah terdapat fitur yang non-compliant     -                                 Tidak

  37   Jika Ya, jelaskan fitur yang non-compliant   -                                 Tidak


Pengungkapan Kualitatif Mengenai Struktur Permodalan dan Kecukupan Permodalan


Pengelolaan struktur modal memiliki tujuan untuk                   Nomor 11/POJK.03/2016 tentang Kewajiban Penyediaan
memastikan bahwa BRI senantiasa menjaga kecukupan                  Modal Minimum (KPMM) (POJK 34/2016) bahwa Bank
permodalan untuk menutup risiko-risiko yang inheren dalam          wajib menyediakan modal minimum sesuai profil risiko dan
mengelola bisnisnya tanpa mengurangi optimalisasi nilai            membentuk tambahan modal sebagai penyangga (buffer)
bagi pemegang saham.                                               dengan rincian sebagai berikut:
                                                                   1. Capital Conservation Buffer sebesar 2,50% dari Aktiva
BRI telah memiliki Komite Tata Kelola Konglomerasi Keuangan            Tertimbang Menurut Risiko (ATMR)
di mana terdiri dari 6 (enam) sub komite salah satunya             2. Countercyclical Buffer sebesar 0,00% dari ATMR
Sub Komite Permodalan Investasi dan Strategi. Adapun               3. Capital Surcharge untuk Bank Sistemik sebesar 2,50%
Komite sebagai organ pendukung Direksi untuk me-review,                dari ATMR
menetapkan, merekomendasikan, dan melakukan evaluasi
terkait aksi korporasi yang dilakukan oleh BRI Group. Selain       Total CAR minimum BRI berdasarkan profil risiko berada di
itu, Komite juga melakukan review dan analisis kinerja, serta      level 9,70% (konsolidasian) maka CAR BRI pada tahun 2025
rekomendasi atas sinergi BRI Group di mana termasuk di             yang sebesar 21,06% (bank only) dan 23,52% (konsolidasian)
dalamnya merupakan kegiatan terkait optimalisasi struktur          mampu berada di atas minimum ketentuan yang ditetapkan
modal dan pengelolaan Entitas Anak.                                oleh regulator perbankan dan jasa keuangan tersebut.


Selain itu, BRI juga memiliki Risk Management Committee,           Secara struktur permodalan, hingga Desember 2025,
yang bertanggung jawab atas penerapan manajemen                    BRI memiliki modal inti (Tier-1) sebesar Rp246,05 triliun
risiko dan strategi manajemen risiko secara terintegrasi.          (bank only) dan Rp301,84 triliun (konsolidasi) serta Modal
Committee ini bertanggung jawab menetapkan langkah                 Pelengkap (Tier-2) sebesar Rp13,97 triliun (bank only)
perbaikan berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan                   dan Rp14,99 triliun (konsolidasi) dengan rasio CAR Tier-1
penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dalam bentuk               mencapai 19,93% (bank only) dan 22,41% (konsolidasian).
analisis permodalan.                                               Modal Inti (Tier-1) BRI besarnya sama dengan Modal Inti
                                                                   Utama (CET-1) dikarenakan BRI tidak memiliki Modal Inti
BRI juga berkomitmen untuk memenuhi ketentuan regulator            Tambahan (Additional Tier 1).
terkait struktur modal. Berdasarkan Peraturan Otoritas Jasa
Keuangan Nomor 11/POJK.03/2016 tanggal 29 Januari 2016             Oleh karena itu, Rasio Modal Inti (Tier-1) BRI jauh di atas
tentang Kewajiban Penyediaan Modal Minimum Bank Umum               ketentuan minimum sebesar 6% maupun ketentuan minimum
(POJK 11/2016) sebagaimana diubah dengan Peraturan                 Modal Inti Utama (CET-1) sebesar 4,5% yang ditentukan oleh
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 34/POJK.03/2016 tanggal               Regulator.
22 September 2016 tentang Perubahan atas Peraturan OJK




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     363
Page 366
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Manajemen Risiko - Pendekatan Manajemen Risiko Bank (OVA)

A.   MODEL BISNIS DAN INTERAKSI DENGAN PROFIL RISIKO

     Profil Risiko Bank ditetapkan untuk memberikan gambaran atas penilaian risiko-risiko yang melekat dalam aktivitas bisnis dan operasional
     BRI beserta kualitas penerapan manajemen risikonya baik secara individu maupun secara konsolidasi dengan Perusahaan Anak. Model
     bisnis Bank tercermin dalam profil risiko melalui penetapan dan pengukuran atas parameter-parameter profil risiko. Bank secara rutin
     melakukan evaluasi atas penetapan limit Risiko dan ambang batas (threshold) manajemen risiko paling kurang 1 (satu) kali dalam 1 (satu)
     tahun atau dalam frekuensi yang lebih sering dalam hal terdapat perubahan faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan usaha, eksposur
     risiko, dan/atau Profil Risiko secara signifikan.

     Dalam rangka menghitung tambahan modal sesuai Profil Risiko, Bank menerapkan Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP)
     berlaku bagi Bank baik secara individual maupun secara konsolidasi dengan Perusahaan Anak. ICAAP merupakan proses yang dilakukan
     Bank untuk menetapkan kecukupan modal sesuai profil risiko Bank dan penetapan strategi untuk memelihara tingkat permodalan.

B.   STRUKTUR DAN TATA KELOLA MANAJEMEN RISIKO

     Kerangka kerja Manajemen Risiko Perseroan tertuang dalam Kebijakan Manajemen Risiko BRI yang dilakukan melalui pendekatan
     pengelolaan modal dan pengelolaan risiko dalam operasional dan bisnis yang meliputi seluruh jajaran organisasi BRI dan anggota
     Konglomerasi Keuangan BRI. Secara sederhana, kerangka kerja manajemen risiko BRI dan terintegrasi dengan Perusahaan Anak
     digambarkan sebagai berikut:


                                                            Dewan Komisaris dan Direksi Entitas Utama


                                                               Kecukupan Kebijakan, Prosedur           Kecukupan Proses dan
                         Pengawasan Aktif Direksi dan                                                                                                       Sistem Pengendalian Intern
                                                                   Manajemen Risiko dan             Sistem Informasi Manajemen
                        Dewan Komisaris Entitas Utama                                                                                                              Terintegrasi
                                                                Penetapan Limit Terintegrasi             Risiko Terintegrasi




                                                                                                               Integrated Risk Taking Unit &
                          Komite Dewan
                                                        Integrated Risk Management Committee                        Policy Making Unit
                            Komisaris                                                                  Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, Pengendalian
                         Fungsi Pengawasan

                                                                                                          Sistem Informasi Manajemen Risiko
                            Komite                       Credit Risk               Strategic Risk
                          Pemantau MR
      BRI




                                                         Market Risk              Compliance Risk              1st Line                        2nd Line                  3rd Line




                                                                                                                                                                                           Three Lines Model
                        Komite Tata Kelola                                                                  Business Unit            Integrated Risk Unit
                                                                                                                                                                       Independent
                                                        Liquidity Risk            Reputation Risk                                                                       Assurance
                          Terintegrasi
                                                                                                                                         Integrated                  Satuan Kerja Audit
                                                     Operational Risk             Intragroup Risk             Operation
                                                                                                                                       Compliance Unit               Intern Terintegrasi
                           Komite Audit
                              Legal                      Legal Risk                Insurance Risk            Integrated Risk              Integrated Risk                 Integrated
                                                                                                               Taking Unit                 & Compliance                   Assurance




                          Komite Dewan                                                                    Subsidiary Risk Taking Unit & Policy
                                                                 Direksi Perusahaan Anak
                            Komisaris                   Komite Manajemen Risiko Perusahaan Anak                      Making Unit
                         Fungsi Pengawasan                                                             Identifikasi, Pengukuran, Pemantauan, Pengendalian
      Perusahaan Anak




                                                                                                          Sistem Informasi Manajemen Risiko
                                                 1. Credit Risk               6. Strategic Risk

                          Komite Dewan           2. Market Risk               7. Compliance Risk               1st Line                        2nd Line                  3rd Line
                            Komisaris
                                                                                                                                                                                           Three Lines Model




                                                 3. Liquidity Risk            8. Reputation Risk                                                                       Independent
                           KPMR, Komite                                                                     Business Unit                      Risk Unit
                                                                                                                                                                        Assurance
                           Audit, KTKT*
                                                 4. Operational Risk          9. Insurance Risk                                                                      Satuan Kerja Audit
                                                                                 (Perusahaan Anak             Operation                Compliance Unit
                                                                                                                                                                           Intern
                                                 5. Legal Risk                   Asuransi)
                                                                                                                                        Risk & Compliance                 Subsidiary
                                                                                                            Risk Taking Unit
                                                                                                                                              Control                     Assurance
                                                                                                                          Pengawasan 3 Pilar




     Kerangka kerja tata kelola manajemen risiko terintegrasi di atas mengacu kepada POJK No.17/POJK.03/2014 tentang Penerapan
     Manajemen Risiko Terintegrasi bagi Konglomerasi Keuangan, Kerangka kerja dan tata kelola Manajemen Risiko yang digunakan oleh KK
     BRI terdiri dari 4 (empat) pilar utama, yaitu sebagai berikut:
     1. Pilar 1 : Pengawasan aktif Direksi dan Dewan Komisaris Entitas Utama;
     2. Pilar 2 : Kecukupan kebijakan, prosedur, dan penetapan limit terintegrasi.
     3. Pilar 3 : Kecukupan proses dan sistem informasi manajemen risiko terintegrasi; dan
     4. Pilar 4 : Sistem pengendalian intern terintegrasi yang menyeluruh.

     Dalam pelaksanaan Pilar ke-1 dan Pilar ke-2 Manajemen Risiko Terintegrasi, Direksi dan Dewan Komisaris pada masing-masing entitas
     KK BRI dibantu oleh Komite Manajemen Risiko di bawah Direksi dan Komite di bawah Dewan Komisaris. Dalam pelaksanaan Pilar ke-3,
     masing-masing entitas KK BRI harus menerapkan model tata kelola risiko 3 (tiga) lini atau three lines model yaitu :
     1. lini pertama sebagai unit pemilik Risiko merupakan unit yang langsung mengidentifikasi dan mengelola Risiko dalam proses bisnis
         yang terdiri dari Core Risk Taking Unit maupun Supporting Risk Taking Unit;
     2. lini kedua sebagai fungsi Manajemen Risiko dan kepatuhan independen merupakan unit yang mengukur, memantau dan memitigasi
         Risiko secara agregat, mengembangkan metodologi dan kebijakan Manajemen Risiko; dan
     3. lini ketiga sebagai fungsi Audit Intern merupakan unit yang memastikan tata kelola dan pengendalian Risiko diterapkan secara efektif
         oleh perusahaan.




364            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 367
                                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                                 2025




     Dalam pelaksanaan Pilar ke-4 yaitu Sistem pengendalian intern terintegrasi, SKAIT dan SKAI Perusahaan Anak sebagai Independent
     Assurance memiliki peran penting dalam menjamin efektivitas pelaksanaan ketiga pilar Manajemen Risiko Terintegrasi. Terakhir, dalam
     rangka penerapan Manajemen Risiko Terintegrasi dilakukan sinergi antar organ pengelola risiko entitas utama dan organ pengelola risiko
     perusahaan anak.

C.   CODE OF CONDUCT

     BRI memiliki kebijakan Code of Conduct (Kode Etik) yang tertuang pada ketentuan Good Governance. Prinsip Kode Etik di BRI adalah
     sebagai berikut:
     1. Prinsip Komitmen dan Keteladanan Pemimpin
         Komitmen dari pemimpin dicerminkan dari kewajiban Direksi dan Dewan Komisaris untuk menyatakan kepatuhannya terhadap Kode
         Etik melalui Surat Pernyataan Kode Etik. Disamping itu, Direksi dan Dewan Komisaris juga menjadi teladan bagi seluruh Insan BRILiaN
         dalam mempedomani serta mengimplementasikan Kode Etik.
     2. Prinsip Transparansi
         Prinsip Transparansi tercermin dari keterbukaan dan publikasi yang dilakukan oleh Bank terhadap ketentuan, implementasi dan
         pelanggaran Kode Etik yang terjadi di BRI sesuai ketentuan yang berlaku.
     3. Prinsip Pertanggungjawaban
         Tanggung jawab BRI sebagai Bank atas implementasi Kode Etik antara lain dicerminkan dari hubungan BRI dengan nasabah, pesaing,
         mitra kerja, regulator, stakeholder serta masyarakat dan lingkungan. Adapun tanggung jawab untuk memenuhi Kode Etik bagi Insan
         BRI terdokumentasi dalam Surat Pernyataan Kode Etik serta penerapan perilaku yang sesuai dengan Kode Etik dalam menjalankan
         tugas dan tanggung jawabnya.
     4. Prinsip Pengendalian
         Pelanggaran terhadap Kode Etik dapat dilaporkan melalui sarana pelaporan Whistleblowing System (WBS). Apabila berdasarkan hasil
         investigasi pelanggaran Kode Etik tersebut terbukti kebenarannya, maka akan dikenakan sanksi sesuai ketentuan Peraturan Disiplin BRI.
     5. Prinsip Pengawasan
         Terhadap implementasi kebijakan Kode Etik di BRI dilakukan monitoring dan evaluasi untuk memastikan kebijakan Kode Etik di BRI
         telah dipahami oleh insan BRI serta diimplementasikan dengan baik, sehingga dapat selalu menjadi pedoman bagi insan BRI. Adapun
         terhadap kebijakan Kode Etik senantiasa dilakukan perbaikan sesuai dengan kondisi terkini.

     Komitmen Kode Etik berlaku bagi seluruh Insan BRI di seluruh jenjang organisasi. Penerapan Kode Etik secara terus-menerus dan
     berkesinambungan dalam bentuk sikap, perbuatan, komitmen, dan ketentuan mendukung terciptanya budaya Perusahaan. Seluruh Insan
     BRI wajib membuat Surat Pernyataan Kode Etik setiap tahun.

     Publikasi dan transparansi Kode Etik Perusahaan dilakukan melalui website BRI yang mencakup dan tidak terbatas pada kebijakan serta
     implementasi kode etik di BRI, sesuai ketentuan yang berlaku serta sistem kepatuhan BRI disertifikasi/diaudit/diverifikasi oleh pihak ketiga
     baik internal maupun eksternal sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

D.   RUANG LINGKUP DAN FITUR UTAMA SISTEM PENGUKURAN RISIKO

     Sistem pengukuran risiko digunakan untuk mengukur eksposur risiko BRI sebagai acuan untuk melakukan pengendalian. Pengukuran
     risiko wajib dilakukan secara berkala baik untuk produk dan portofolio maupun seluruh aktivitas bisnis BRI. Pendekatan dan metodologi
     pengukuran dapat bersifat kuantitatif, kualitatif atau merupakan kombinasi antara keduanya melalui pengembangan model seperti Internal
     Risk Rating, Value at Risk, Portfolio Management, Stress Testing, Economic Value of Equity, model impairment dan model lainnya yang
     mendukung dalam pengambilan keputusan.

     Sistem pengukuran risiko dievaluasi dan disempurnakan secara berkala atau sewaktu-waktu apabila diperlukan untuk memastikan
     kesesuaian asumsi, akurasi, kewajaran dan integritas data, serta prosedur yang digunakan untuk mengukur risiko. Penyempurnaan
     terhadap sistem pengukuran risiko dilakukan apabila terdapat perubahan kegiatan usaha BRI, produk, transaksi, dan faktor risiko yang
     dapat mempengaruhi kondisi keuangan BRI

     Dalam rangka penyelarasan antara penerapan Basel II, III dan Enterprise Risk Management (ERM), BRI terus melaksanakan Implementasi
     Basel sesuai dengan acuan regulasi Otoritas Jasa Keuangan dan BCBS (Basel Committee on Banking Supervision) maupun best practices
     lainnya, yang meliputi area di Risiko Kredit, Risiko Pasar, Risiko Likuiditas, Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in
     The Banking Book), Risiko Operasional, Pengelolaan Modal dan Internal Capital Adequacy Assessment Process (ICAAP), Stress Testing
     serta Recovery dan Resolution Plan.

E.   PELAPORAN INFORMASI RISIKO YANG DIBERIKAN KEPADA DEWAN KOMISARIS DAN DIREKSI

     Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) BRI dan seluruh Perusahaan Anak menyusun laporan manajemen risiko dalam format yang sesuai
     dengan ketentuan yang berlaku baik secara konsolidasian maupun secara terintegrasi. Pelaporan manajemen risiko kepada Direksi,
     Dewan Komisaris dan pihak-pihak tertentu antara lain:
     1. Laporan pemantauan Risk Appetite Statement, Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank secara Individu maupun Konsolidasi.
     2. Laporan kecukupan pencadangan (CKPN)
     3. Laporan ATMR untuk Risiko Kredit, Pasar dan Operasional
     4. Laporan perkembangan pertumbuhan pinjaman
     5. Laporan perkembangan kualitas kredit
     6. Laporan perkembangan kredit yang direstrukturisasi
     7. Laporan penggunaan anggaran penghapusbukuan (PH) dan realisasi pendapatan recovery
     8. Laporan monitoring biaya CKPN maupun rasio pencadangan, misalnya NPL Coverage dan LAR Coverage
     9. Hasil Stress Test Risiko Kredit baik secara portfolio maupun bagi nasabah besar, Stress Test Risiko Pasar maupun Likuiditas.
     10. Laporan Liquidity Coverage Ratio (LCR) dan Net Stable Funding Ratio (NSFR).
     11. Risiko Suku Bunga dalam Banking Book (Interest Rate Risk in The Banking Book).
     12. Laporan Recovery and Resolution Plan.




                                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        365
Page 368
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




F.       STRESS TEST

         Untuk menilai kecukupan tingkat ketahanan permodalan dan kecukupan likuiditas bank dalam menghadapi perubahan dan shock pada
         kondisi makroekonomi, maka BRI melakukan stress test. Tujuan stress test bagi BRI adalah sebagai berikut:
         1. Mengidentifikasi pengaruh terutama yang berdampak signifikan terhadap portofolio BRI.
         2. Mengestimasi potensi kerugian BRI pada kondisi pasar yang tidak normal dan cenderung ekstrim.
         3. Mengukur sensitivitas kinerja dan kondisi keuangan BRI terhadap perubahan faktor risiko.
         4. Memastikan BRI memiliki ketahanan dalam tekanan krisis ekonomi.

         Cakupan stress test yang diterapkan di BRI meliputi scenario stress test dan sensitivity stress test. Scenario stress test mencakup risiko
         kredit, pasar dan likuiditas. Dalam scenario stress test ini, risiko kredit dan pasar masuk dalam solvency Stress Test yang menilai tingkat
         ketahanan permodalan Bank yang tercermin pada Laporan Keuangan Bank meliputi neraca, laba/rugi dan rasio keuangan, sedangkan
         risiko likuiditas diperhitungkan melalui metodologi tersendiri diluar Solvency Stress Test. Sensitivity stress test dilakukan untuk melengkapi
         analisis scenario stress test yang meliputi risiko kredit, nilai tukar dan risiko suku bunga. Stress test di BRI dilaksanakan secara individu
         maupun secara konsolidasi bersama dengan Perusahaan Anak. Pelaksanaan stress test BRI Group merupakan salah satu pengelolaan
         risiko terintegrasi, dimana hasilnya disampaikan kepada manajemen BRI, manajemen Perusahaan Anak serta regulator untuk mendapatkan
         tanggapan dan pertimbangan atas strategi pengelolaan risiko perusahaan dalam skenario pemburukan ekonomi.

         BRI sebagai salah satu Bank Domestic-Systemically Important Banks (D-SIB atau Bank Sistemik) di Indonesia, maka memiliki kewajiban
         untuk menyusun analisis stress test yang merupakan bagian dari penyusunan Recovery Plan untuk disampaikan kepada Direksi maupun
         Otoritas Jasa Keuangan. BRI juga berpartisipasi dalam Joint Stress Test yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia dan Otoritas Jasa
         Keuangan secara berkala.

G.       STRATEGI DAN PROSES UNTUK MENGATUR, MELINDUNGI NILAI DAN MEMITIGASI RISIKO YANG MUNCUL DARI MODEL BISNIS BANK.

         Proses manajemen risiko pasar dilakukan sesuai dengan prinsip penerapan manajemen risiko yang diatur dalam kebijakan umum manajemen
         risiko dan didasarkan pada Three Lines Model dimana Dewan Komisaris dan Direksi berperan sebagai governing body dan Three Lines of
         Defense yang terdiri dari Unit Kerja Operasional, Satuan Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Audit Intern. Pengawasan Aktif Direksi
         dilakukan secara berkala dalam komite direksi seperti Forum Risk Management Committee, Forum Assets & Liability Management Committee,
         Business Performance Review, dan Rapat Direksi. Sedangkan Pengawasan oleh komisaris dilakukan melalui Komite Pemantau Manajemen
         Risiko. Pengukuran risiko dilakukan secara berkala (harian dan bulanan) baik itu oleh Unit Kerja Operasional maupun Satuan Kerja Manajemen
         Risiko sesuai dengan tools yang telah ditetapkan untuk memitigasi risiko yang akan muncul dari aktivitas bisnis.

         BRI menetapkan kebijakan lindung nilai untuk mengurangi risiko yang timbul atau diperkirakan akan timbul akibat fluktuasi harga di pasar
         keuangan. Hal-hal yang ditetapkan terkait lindung nilai mencakup ketentuan umum, teknik transaksi lindung nilai, batasan transaksi
         lindung nilai dan instrumen lindung nilai.




Rasio Pengungkit

Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit - Individu
                                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


 No                                                           Item                                                                 Jumlah

          Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross sebelum dikurangi
     1                                                                                                                           2.005.039.158
          CKPN).

          Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau
  2       entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar cakupan                   (43.694.582)
          konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.

          Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam sekuritisasi
          aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
  3       mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum.                                                     -
          Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi
          keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).

          Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
  4                                                                                                                                            -
          memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)

          Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan berdasarkan
  5                                                                                                                                            -
          standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Pengungkit.

          Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan menggunakan
  6                                                                                                                                            -
          metode akuntansi tanggal perdagangan.

          Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam
  7                                                                                                                                            -
          Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.

  8       Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif                                                                       5.022.245

  9       Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo.                                                 1.407.391

 10       Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK.                                                    122.184.690

 11       Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN.                                               (169.259.220)




366          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 369
                                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                                  2025




 No                                                         Item                                                           Jumlah

    12   Penyesuaian lainnya.

    13   Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit                                                               1.920.699.682



Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit - Individu
                                                                                                                               (dalam Juta Rupiah)


                                                                                                                     Periode

No                                                   Item
                                                                                                             T                T-1
                                                                                                       (Desember 2025) (September 2025)

EKSPOSUR ASET DALAM LAPORAN POSISI KEUANGAN

1        Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak
         termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT                                          1.889.083.441      1.853.312.610
         (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)

2        Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan
         yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya                                 -                      -
         penerapan standar akuntansi keuangan

3        (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif)                             -                      -

4        (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang
                                                                                                                     -                      -
         diakui sebagai aset)

5        (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan)                                     (73.503.299)        (72.696.299)

6        (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana
         dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban penyediaan modal             (54.556.993)        (56.329.422)
         minimum bagi bank umum)

7        Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
                                                                                                         1.761.023.149      1.724.286.889
         Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6

EKSPOSUR TRANSAKSI DERIVATIF

8        Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
                                                                                                             2.385.112           2.983.457
         memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu

9        Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivative                             5.022.245            5.780.080

10       (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
                                                                                                                     -                      -
         counterparty (CCP))

11       Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit                                              -                      -

12       (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan
                                                                                                                     -                      -
         addon untuk transaksi penjualan derivatif kredit)

13       Total Eksposur Transaksi Derivatif
                                                                                                             7.407.357            8.763.537
         Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12

EKSPOSUR SECURITIES FINANCING TRANSACTION (SFT)

14       Nilai tercatat aset SFT secara gross                                                              29.340.140           42.287.258

15       (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas)                                                        -                      -

16       Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada perhitungan
                                                                                                             1.407.391            1.755.265
         current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini

17       Eksposur sebagai agen SFT                                                                                   -                      -

18       Total Eksposur SFT
                                                                                                            30.747.531          44.042.523
         Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17

EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF (TRA)

19       Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi
                                                                                                          214.735.779           218.135.559
         Nilai gross sebelum dikurangi CKPN

20       (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban
                                                                                                          (91.268.882)       (96.281.408)
         kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)

21       (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan)                                                 (1.945.252)          (2.346.729)

22       Total Eksposur TRA
                                                                                                           121.521.645          119.507.422
         Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21




                                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        367
Page 370
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                                       Periode

No                                                  Item
                                                                                                               T                T-1
                                                                                                         (Desember 2025) (September 2025)

MODAL DAN TOTAL EKSPOSUR

23      Modal Inti                                                                                          246.050.197          251.199.234

24      Total Eksposur
                                                                                                          1.920.699.682       1.896.600.371
        Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22

RASIO PENGUNGKIT (LEVERAGE)

25      Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
        sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi                                 12,81%              13,24%
        ketentuan giro wajib minimum (jika ada)

25.a.   Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
        sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi                                 12,81%              13,24%
        ketentuan giro wajib minimum (jika ada)

26      Nilai Minimum Rasio Pengungkit                                                                              3%                   3%

27      Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit                                                                       -                    -

PENGUNGKAPAN NILAI RATA-RATA

28      Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
        akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett)                 14.670.070           21.143.629
        dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT

29      Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
        untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara               29.340.140          42.287.258
        bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT

30      Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
        atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
                                                                                                             121.521.645         119.507.422
        minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
        secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28

30.a.   Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
        atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
                                                                                                             121.521.645         119.507.422
        minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
        secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28

31      Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
        sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
                                                                                                                 12,81%              13,24%
        giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
        SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28

31.a.   Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
        sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
                                                                                                                 12,81%              13,24%
        giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
        SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28



Laporan Total Eksposur dalam Rasio Pengungkit - Konsolidasi
                                                                                                                             (dalam jutaan Rupiah)


 No                                                        Item                                                              Jumlah

        Total aset di laporan posisi keuangan pada laporan keuangan publikasi. (nilai gross sebelum dikurangi
  1                                                                                                                        2.219.214.474
        CKPN).

        Penyesuaian untuk nilai penyertaan pada Bank, lembaga keuangan, perusahaan asuransi, dan/atau
  2     entitas lain yang berdasarkan standar akuntansi keuangan harus dikonsolidasikan namun di luar cakupan                (2.667.643)
        konsolidasi berdasarkan ketentuan Otoritas Jasa Keuangan.

        Penyesuaian untuk nilai kumpulan aset keuangan yang mendasari yang telah dialihkan dalam sekuritisasi
        aset yang memenuhi persyaratan jual putus sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan
  3     mengenai prinsip kehati-hatian dalam aktivitas sekuritisasi aset bagi bank umum.                                                -
        Dalam hal aset keuangan yang mendasari dimaksud telah dikurangkan dari total aset pada laporan posisi
        keuangan maka angka pada baris ini adalah 0 (nol).

        Penyesuaian terhadap pengecualian sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka
  4                                                                                                                                     -
        memenuhi ketentuan giro wajib minimum (jika ada)




368       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 371
                                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                                  2025




 No                                                         Item                                                           Jumlah

         Penyesuaian untuk aset fidusia yang diakui sebagai komponen laporan posisi keuangan berdasarkan
    5                                                                                                                                   -
         standar akuntansi keuangan namun dikeluarkan dari perhitungan total eksposur dalam Rasio Pengungkit.

         Penyesuaian untuk nilai pembelian atau penjualan aset keuangan secara reguler dengan menggunakan
    6                                                                                                                                   -
         metode akuntansi tanggal perdagangan.

         Penyesuaian untuk nilai transaksi cash pooling yang memenuhi persyaratan sebagaimana diatur dalam
    7                                                                                                                                   -
         Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini.

    8    Penyesuaian untuk nilai eksposur transaksi derivatif                                                               5.022.245

    9    Penyesuaian untuk nilai eksposur SFT sebagai contoh transaksi reverse repo.                                        1.407.443

    10   Penyesuaian untuk nilai eksposur TRA yang telah dikalikan dengan FKK.                                            122.230.958

    11   Penyesuaian penilaian prudensial berupa faktor pengurang modal dan CKPN.                                         (155.116.154)

    12   Penyesuaian lainnya.

    13   Total Eksposur dalam perhitungan Rasio Pengungkit                                                               2.190.091.323




Laporan Perhitungan Rasio Pengungkit - Konsolidasi

                                                                                                                               (dalam Juta Rupiah)


                                                                                                                     Periode

No                                                   Item
                                                                                                             T                T-1
                                                                                                       (Desember 2025) (September 2025)

EKSPOSUR ASET DALAM LAPORAN POSISI KEUANGAN

1        Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan termasuk aset jaminan, namun tidak
         termasuk eksposur transaksi derivatif dan eksposur SFT                                         2.130.253.380      2.069.358.033
         (Nilai gross sebelum dikurangi CKPN)

2        Nilai penambahan kembali untuk agunan derivatif yang diserahkan kepada pihak lawan
         yang mengakibatkan penurunan total eksposur aset dalam neraca karena adanya                                 -                       -
         penerapan standar akuntansi keuangan

3        (Pengurangan atas piutang terkait CVM yang diberikan dalam transaksi derivatif)                             -                       -

4        (Penyesuaian untuk nilai tercatat surat berharga yang diterima dalam eksposur SFT yang
                                                                                                                     -                       -
         diakui sebagai aset)

5        (CKPN atas aset tersebut sesuai standar akuntansi keuangan)                                     (83.843.369)          (82.141.497)

6        (Aset yang telah diperhitungkan sebagai faktor pengurang Modal Inti sebagaimana
         dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan mengenai kewajiban penyediaan modal              (17.986.847)         (19.441.963)
         minimum bagi bank umum)

7        Total Eksposur aset dalam laporan posisi keuangan
                                                                                                        2.028.423.164       1.967.794.573
         Penjumlahan dari baris 1 sampai dengan baris 6

EKSPOSUR TRANSAKSI DERIVATIF

8        Nilai RC untuk seluruh transaksi derivatif baik dalam hal terdapat variation margin yang
                                                                                                             2.385.112           2.983.457
         memenuhi syarat ataupun terdapat perjanjian saling hapus yang memenuhi persyaratan tertentu

9        Nilai penambahan yang merupakan PFE untuk seluruh transaksi derivative                             5.022.245            5.780.080

10       (Pengecualian atas eksposur transaksi derivatif yang diselesaikan melalui central
                                                                                                                     -                       -
         counterparty (CCP))

11       Penyesuaian untuk nilai nosional efektif dari derivatif kredit                                              -                       -

12       (Penyesuaian untuk nilai nosional efektif yang dilakukan saling hapus dan pengurangan
                                                                                                                     -                       -
         addon untuk transaksi penjualan derivatif kredit)

13       Total Eksposur Transaksi Derivatif
                                                                                                            7.407.357             8.763.537
         Penjumlahan baris 8 sampai dengan baris 12




                                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          369
Page 372
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                                       Periode

No                                                  Item
                                                                                                               T                T-1
                                                                                                         (Desember 2025) (September 2025)

EKSPOSUR SECURITIES FINANCING TRANSACTION (SFT)

14      Nilai tercatat aset SFT secara gross                                                                 29.340.192           42.287.258

15      (Nilai bersih antara liabilitas kas dan tagihan kas)                                                           -                    -

16      Risiko Kredit akibat kegagalan pihak lawan terkait aset SFT yang mengacu pada perhitungan
                                                                                                              1.407.443            1.755.265
        current exposure sebagaimana diatur dalam Lampiran Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini

17      Eksposur sebagai agen SFT                                                                                      -                    -

18      Total Eksposur SFT
                                                                                                             30.747.635          44.042.523
        Penjumlahan baris 14 sampai dengan baris 17

EKSPOSUR TRANSAKSI REKENING ADMINISTRATIF (TRA)

19      Nilai seluruh kewajiban komitmen atau kewajiban kontinjensi
                                                                                                            214.851.452           218.317.871
        Nilai gross sebelum dikurangi CKPN

20      (Penyesuaian terhadap hasil perkalian antara nilai kewajiban komitmen atau kewajiban
                                                                                                            (91.338.285)     (96.390.794)
        kontinjensi dan FKK kemudian dikurangi CKPN)

21      (CKPN atas TRA sesuai standar akuntansi keuangan)                                                              -         (2.348.540)

22      Total Eksposur TRA
                                                                                                             123.513.167         119.578.537
        Penjumlahan dari baris 19 sampai dengan baris 21

MODAL DAN TOTAL EKSPOSUR

23      Modal Inti                                                                                          301.847.212          305.359.367

24      Total Eksposur
                                                                                                           2.190.091.323     2.140.179.170
        Penjumlahan baris 7, baris 13, baris 18, dan baris 22

RASIO PENGUNGKIT (LEVERAGE)

25      Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
        sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi                                 13,78%              14,27%
        ketentuan giro wajib minimum (jika ada)

25.a.   Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
        sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi                                 13,78%              14,27%
        ketentuan giro wajib minimum (jika ada)

26      Nilai Minimum Rasio Pengungkit                                                                           3,00%                3,00%

27      Bantalan terhadap nilai Rasio Pengungkit                                                                       -                    -

PENGUNGKAPAN NILAI RATA-RATA

28      Nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian untuk transaksi
        akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara bersih (nett)                 14.670.096           21.143.629
        dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT

29      Nilai akhir triwulan laporan dari nilai tercatat aset SFT secara gross, setelah penyesuaian
        untuk transaksi akuntansi penjualan (sale accounting transaction) yang dihitung secara               29.340.192           42.287.258
        bersih (nett) dengan liabilitas kas dalam SFT dan tagihan kas dalam SFT

30      Total Eksposur, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
        atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
                                                                                                             123.513.167         119.578.537
        minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
        secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28

30.a.   Total Eksposur, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian sementara
        atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan giro wajib
                                                                                                             123.513.167         119.578.537
        minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset SFT
        secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28

31      Nilai Rasio Pengungkit, termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
        sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
                                                                                                                 13,78%              14,27%
        giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
        SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28

31.a.   Nilai Rasio Pengungkit, tidak termasuk dampak dari penyesuaian terhadap pengecualian
        sementara atas penempatan giro pada Bank Indonesia dalam rangka memenuhi ketentuan
                                                                                                                 13,78%              14,27%
        giro wajib minimum (jika ada), yang telah memasukkan nilai rata-rata dari nilai tercatat aset
        SFT secara gross sebagaimana dimaksud dalam baris 28




370      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 373
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




Risiko Kredit                                                       berikut : Komposisi kredit, pembiayaan dan investasi
                                                                    yang diberikan terhadap total aset; Komposisi kredit,
Pengungkapan Kualitatif Counterparty Credit                         pembiayaan dan investasi kepada debitur besar bukan
Risk (CCRA)                                                         bank diluar pihak terkait; serta Konsentrasi kredit per-
                                                                    sektor industri.
Model Bisnis yang tercermin dalam Komponen Profil                2. Kualitas      penyediaan        dana      dan    kecukupan
Risiko Kredit Bank                                                  pencadangan
Model bisnis untuk BRI secara individu tercermin dalam              Kualitas penyediaan dana tercermin pada indikator
parameter/indikator yang digunakan dalam menilai risiko             antara lain: Rasio kredit, pembiayaan dan investasi
inheren atas risiko kredit serta yang digunakan dalam               kualitas rendah (LaR/Loan at Risk) terhadap total kredit,
penentuan besaran pencadangan risiko kredit, yang meliputi:         pembiayaan dan investasi; Rasio kredit, pembiayaan dan
1. Komposisi portofolio aset dan tingkat konsentrasi                investasi bermasalah terhadap total kredit, pembiayaan
    Komposisi kredit yang diberikan terhadap total aset             dan investasi (NPL); serta Kecukupan pencadangan
    dijaga pada kisaran 70%, dengan maksimum portofolio             tercermin pada LaR coverage, NPL coverage serta
    kredit pada satu segmen pada kisaran 40%. Komposisi             besarnya CKPN atas kredit terhadap total kredit.
    kredit kepada 25 debitur (group) terbesar bukan bank         3. Strategi penyediaan dana dan sumber timbulnya
    diluar pihak terkait terhadap total kredit dijaga pada          penyediaan dana
    kisaran 20%. Bank juga menetapkan limit konsentrasi             Strategi penyediaan dana dan sumber timbulnya
    kredit per sektor industri, dan dalam profil risiko kredit      penyediaan dana yaitu tercermin pada target
    tercermin pada jumlah pelampauan konsentrasi kredit             pertumbuhan kredit tahunan serta target LDR atau
    pada sektor industri tertentu dijaga dengan jumlah              Loan to Deposit Ratio. Penetapan target pertumbuhan
    pelampauan maksimal sebesar 3 (tiga) sektor industri.           kredit dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi
2. Kualitas       penyediaan        dana      dan    kecukupan      makroekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi dan
    pencadangan                                                     inflasi, serta kondisi likuiditas industri perbankan.
    Kualitas penyediaan dana tercermin pada indikator            4. Faktor eksternal
    besarnya kredit kualitas rendah (LaR/Loan at Risk)              Beberapa faktor eksternal dapat mempengaruhi
    terhadap total kredit dijaga pada kisaran 10%, Loan at          pertumbuhan maupun kualitas kredit antara lain:
    Risk ini juga dipantau per segmen bisnis. Besarnya kredit       pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat suku bunga,
    bermasalah terhadap total kredit (NPL) dijaga pada kisaran      exchange rate, harga emas dan unemployment rate.
    3%, besarnya NPL ini juga dipantau per segmen bisnis.
    Kecukupan pencadangan tercermin pada LaR coverage,           Kriteria dan Pendekatan yang digunakan untuk
    NPL coverage serta besarnya CKPN atas kredit terhadap        menetapkan kebijakan Manajemen Risiko Kredit dan
    total kredit. Besarnya LaR coverage dijaga minimum pada      menetapkan limit Risiko Kredit
    kisaran 50% - 55%, sedangkan NPL coverage dijaga             1. Kriteria dan pendekatan yang digunakan oleh BRI secara
    minimum pada kisaran 160% - 200%.                                individu untuk menetapkan kebijakan Manajemen Risiko
3. Strategi penyediaan dana dan sumber timbulnya                     Kredit dan menetapkan limit Risiko Kredit adalah sebagai
    penyediaan dana                                                  berikut:
    Strategi penyediaan dana dan sumber timbulnya                    Penyusunan Kebijakan dan Prosedur harus memenuhi
    penyediaan dana yaitu tercermin pada target                      beberapa hal sebagai berikut:
    pertumbuhan kredit tahunan serta target LDR atau                 a. Kepatuhan terhadap ketentuan dan peraturan.
    Loan to Deposit Ratio. Penetapan target pertumbuhan              b. Hierarki dan kewenangan
    kredit dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi                 c. Lingkup pengaturan yang jelas
    makroekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi dan                    d. Direktif,   aplikatif dan      mengandung       unsur
    inflasi, serta kondisi likuiditas industri perbankan.                pengendalian.
4. Faktor eksternal                                                  e. Berorientasi pada efektivitas dan bisnis yang
    Beberapa faktor eksternal dapat mempengaruhi                         berkelanjutan.
    pertumbuhan maupun kualitas kredit antara lain:
    pertumbuhan ekonomi, inflasi, tingkat suku bunga,               Dalam menyalurkan kredit, BRI menerapkan prinsip
    exchange rate dan unemployment rate.                            kehati-hatian yang dituangkan ke dalam kebijakan dan
                                                                    prosedur yaitu Kebijakan Umum Perkreditan (KUP)
Model bisnis untuk BRI secara konsolidasi dengan Perusahaan         SK Nomor.KU.01-DIR/KRD/11/2022 dan Pedoman
Anak tercermin dalam parameter/indikator yang digunakan             Pelaksanaan Kredit di setiap segmen yaitu SE.02-DIR/
dalam menilai risiko inheren atas risiko kredit mencakup:           KRD/01/2025 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit
1. Komposisi portofolio aset dan tingkat konsentrasi                Bisnis Mikro, SE.04-DIR/KRD/01/2024 tentang Pedoman
    Dalam mengukur risiko tingkat konsentrasi, Perusahaan           Pelaksanaan Kredit Bisnis SME, SE.04-DIR/KRD/01/2024
    Anak menggunakan parameter antara lain sebagai                  tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Bisnis SME, dan




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   371
Page 374
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   SE.06-DIR/KRD/07/2025 tentang Pedoman Pelaksanaan                d. Penetapan limit dilakukan dengan menggunakan data
   Kredit Bisnis Korporasi; dimana pokok-pokok pengaturan              historis dan memperhitungkan data rata-rata dan
   mengenai tata kelola risiko kredit meliputi prinsip utama:          standar deviasi selama periode pengambilan data.
   a. Pemisahan fungsi dalam pemberian kredit yang                  e. Adapun untuk parameter yang belum tersedia data
      terdiri atas jajaran Relationship management (RM)                historis sebagai penunjang, maka dapat ditetapkan
      dan Credit risk management (CRM)                                 secara expert judgment dengan mempertimbangkan
   b. Penerapan Four Eyes Principle dalam melaksanakan                 Rencana Bisnis Bank (RBB), Rencana Kerja Anggaran
      kewenangan memutus kredit minimal 2 (dua) pejabat                Perusahaan (RKAP), data eksternal, keahlian,
      kredit lini                                                      pengetahuan, pengalaman yang dimiliki oleh
   c. Penerapan Internal Risk Rating System, standar                   pemutus dan ketentuan regulasi yang berlaku.
      penilaian risiko baik credit risk scoring maupun rating.      f. Dalam       penetapan      limit    risiko    selain
   d. Pemisahan pengelolaan kredit bermasalah                          mempertimbangkan hal-hal tersebut, juga dapat
   e. Penerapan prinsip pembiayaan yang sehat                          mempertimbangkan faktor forward looking seperti
      berpedoman pada Loan Portfolio Guidelines (LPG)                  variabel makroekonomi, risk issue, dan faktor-faktor
      yang terdiri atas Sector Classification (SC), Sector             lainnya.
      Acceptance Criteria (SAC) dan Sector Limit.                   g. Group dalam Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR)
                                                                       yang membidangi bersama dengan Unit Kerja
   Penerapan dan pelaksanaan Kebijakan Perkreditan Bank                Operasional merumuskan dan mengusulkan objek
   (KPB) yang terdiri atas Kebijakan Umum Perkreditan                  dan dimensi Limit Risiko Kredit kepada Direksi atau
   (KUP) dan ketentuan turunannya, harus sesuai dengan                 RMC untuk diputus dan ditetapkan.
   organisasi, sehingga penerapannya:
   a. Wajib digunakan, diterapkan dan dilaksanakan serta         2. Kriteria dan Pendekatan yang digunakan oleh Perusahaan
      dipatuhi oleh seluruh pekerja yang terkait dengan             Pembiayaan untuk menetapkan kebijakan Manajemen
      perkreditan termasuk anggota-anggota Dewan                    Risiko Kredit dan menetapkan limit Risiko Kredit
      Komisaris dan Direksi secara konsekuen dan konsisten.         Pengelolaan kebijakan dan prosedur harus memenuhi
   b. Berlaku juga bagi unit kerja luar negeri, namun               prinsip-prinsip sebagai berikut:
      dalam pelaksanaannya dapat disesuaikan dengan                 a. Prinsip keselarasan
      peraturan perbankan setempat.                                 b. Prinsip kesesuaian kewenangan
   c. Untuk dapat mendukung penerapan dan pelaksanaan               c. Prinsip efektivitas dan efisiensi
      KPB, selain memahami dan mematuhi KPB dengan                  d. Prinsip keberlanjutan
      sebaik-baiknya, setiap pejabat kredit juga wajib:             e. Prinsip penatakerjaan dan aksesibilitas yang baik
      1) Memahami dan mematuhi pedoman pelaksanaan
          masing-masing bidang bisnis serta peraturan               Pendekatan yang digunakan untuk menetapkan kebijakan
          perkreditan        lain   dibidangnya,   termasuk         Manajemen Risiko Kredit adalah sebagai berikut:
          perubahannya.                                             a. Business process approach dengan menyusun
      2) Memahami dan mematuhi peraturan-peraturan                     kebijakan dan prosedur didalam setiap bisnis proses
          maupun kebijakan dari regulator, mengikuti                   pembiayaan.
          perkembangan dan perubahan ketentuan-                     b. Risk scoring approach dengan menyusun perangkat
          ketentuan atau peraturan-peraturan serta semua               analisis berdasarkan statistical method untuk menilai
          masalah yang berkaitan dengan perkreditan, baik              profil risiko calon debitur secara individual didalam
          yang bersifat lokal, regional, nasional maupun               memprediksi probability of default (PD).
          yang berlingkup internasional.                            c. Proses pengukuran dan perhitungan risiko
   Penetapan Limit Risiko Kredit dilakukan dengan                      pembiayaan secara corporate dilakukan dalam
   memperhatikan hal-hal sebagai berikut:                              bentuk pengukuran profil risiko dan penetapan serta
   a. Limit Risiko Kredit ditetapkan untuk suatu segmen                pemantauan Risk Appetite
      bisnis, sektor industri, nasabah (debitur) atau
      counterparty, pihak terkait, sektor ekonomi atau              Penetapan limit risiko kredit dilakukan dengan
      bentuk-bentuk penggolongan lainnya.                           memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
   b. Limit Risiko Kredit ditetapkan pada level portofolio          a. Limit risiko kredit ditetapkan untuk suatu segmen
      atau level secara keseluruhan atas seluruh produk                bisnis, sektor industri, nasabah atau counterparty,
      dan aktivitas yang memiliki eksposur berisiko kredit             pihak terkait, sektor ekonomi atau bentuk-bentuk
      meliputi: portofolio kredit, transaksi surat berharga,           penggolongan lainnya.
      transaksi trade finance, dan produk-produk dan                b. Limit risiko kredit ditetapkan sesuai risk appetite,
      aktivitas-aktivitas lain yang mengandung Risiko Kredit.          portfolio, RKAP dan ketentuan regulator maupun
   c. Limit Risiko Kredit ditetapkan setiap tahun sesuai risk          internal yang berlaku.
      appetite dan ketentuan yang berlaku.




372     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 375
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




   c. Penetapan limit dilakukan dengan menggunakan              m. SOP Transaksi Marjin (pembukaan rekening
      data historis dan memperhitungkan data rata-rata             marjin sampai penutupan rekening marjin serta
      dan standar deviasi selama periode pengambilan               perpanjangan marjin).
      data. Apabila belum tersedia data historis sebagai        n. SOP Transaksi perdagangan efek.
      penunjang, dapat ditetapkan secara expert
      judgment dengan mempertimbangkan Rencana                   Pelaksanaan penerapan manajemen risiko kredit
      Jangka Panjang Perusahaan (RJPP), Rencana Kerja            tercermin dalam hal-hal sebagai berikut:
      Anggaran Perusahaan (RKAP), data eksternal,                a. Terdapat due diligence dan analisa risiko atas
      keahlian, pengetahuan, pengalaman yang dimiliki                transaksi maupun produk sebelum dijalankan oleh
      dan ketentuan regulasi yang berlaku.                           Divisi Bisnis. Due Diligence dan analisa risiko tersebut
   d. Dalam       penetapan      limit     risiko   selain           dilakukan oleh Jajaran Bisnis dan Jajaran Analisa
      mempertimbangkan        hal-hal    tersebut,  dapat            Risiko yang dituangkan dalam bentuk Memorandum
      mempertimbangkan faktor forward looking seperti                Evaluasi Risiko (MER) yang menjadi dasar atas
      variabel makro ekonomi, risk issue dan faktor-faktor           pengambilan keputusan yang signifikan oleh Direksi
      lainnya. Direksi menyetujui dan menandatangani                 maupun Komisaris.
      penetapan limit risiko dalam dokumen pernyataan            b. Pemberian limit kredit (marjin ataupun pembiayaan
      limit risiko (Risk Appetite Statement/RAS) untuk               lainnya) kepada nasabah brokerage sesuai dengan
      selanjutnya dilaporkan kepada Pemegang Saham,                  latar belakang, profil keuangan nasabah dan riwayat
      Dewan Komisaris dan Direksi.                                   transaksi. Persetujuan pemberian limit ini berdasarkan
   e. Dalam menerapkan prinsip pembiayaan yang sehat,                matriks kewenangan pemberian persetujuan sesuai
      limit konsentrasi pembiayaan dikelola dengan                   dengan risk appetite dan risk tolerance yang telah
      menyusun Financing Portfolio Guidelines (LPG,                  ditentukan.
      limitasi pembiayaan heavy equipment mining,                c. Pembatasan saham-saham yang dapat dijaminkan
      pengaturan Batas Maksimum Pemberian Pembiayaan                 dan ditransaksikan oleh nasabah brokerage.
      (BMPP) dan penetapan Putusan Delegasi Wewenang                 Pembatasan ini meliputi:
      Pembiayaan (PDWP).                                             1) Nilai saham yang diakui sebagai nilai portofolio
   f. Limit risiko kredit ditetapkan antara lain meliputi                nasabah dengan penentuan haircut saham
      limit untuk kewenangan pengambilan keputusan                       berdasarkan aturan regulator dan penilaian ulang
      pembiayaan yang disesuaikan dengan kompetensi                      oleh Risk Management.
      pengambilan keputusan dan tingkat risikonya serta              2) Jenis-jenis      saham     marjin     yang      boleh
      mempertimbangkan agar tidak ada conflict of interest               ditransaksikan berdasarkan surat edaran yang
      dalam proses pembiayaan yang diberikan kepada                      dikeluarkan oleh Bursa Indonesia setiap bulannya
      nasabah, penetapan Batas Wewenang Memutus                          dan valuasi ulah oleh Risk Management sesuai
      Pembiayaan (BWMP) termasuk batas wewenang                          Risk Appetite Perusahaan.
      penanganan       pembiayaan      bermasalah    serta           3) Investment Universe (Bond Universe dan
      pendelegasian wewenang memutus pembiayaan                          Equity Universe) adalah daftar efek yang telah
      yang dilaksanakan sesuai ketentuan perusahaan.                     memperoleh persetujuan Komite Pengelolaan
                                                                         Risiko (KPR) yang dapat menjadi underlying
3. Kriteria dan Pendekatan yang digunakan oleh Perusahaan                asset oleh Manajer Investasi dalam pengelolaan
   Efek untuk menetapkan kebijakan Manajemen Risiko                      portfolio. Bank Universe ialah daftar Bank
   Kredit dan menetapkan limit Risiko Kredit. Kebijakan                  Counterparty yang telah memperoleh persetujuan
   Manajemen Risiko mengatur prinsip-prinsip manajemen                   Komite Pengelolaan Risiko (KPR) yang dapat
   risiko, antara lain berisi:                                           digunakan untuk penempatan time deposit. Limit
   a. Kebijakan pengelolaan risiko.                                      penempatan time deposit pada Bank Counterparty
   b. Tata kelola Manajemen Risiko.                                      ditetapkan oleh Komite Pengelolaan Risiko (KPR)
   c. Framework Manajemen Risiko.                                        dan di review setiap 2 (dua) kali dalam setahun.
   d. Penerapan/Proses Manajemen Risiko.
   e. Kriteria Risiko.                                       4. Kriteria dan Pendekatan yang digunakan oleh
   f. Satuan Kerja Manajemen Risiko.                            Perusahaan Asuransi untuk menetapkan kebijakan
   g. Kebijakan Kewenangan Pemberian Persetujuan.               Manajemen Risiko Kredit dan menetapkan limit Risiko
   h. Kebijakan Transaksi Perdagangan Efek.                     Kredit. Kebijakan Manajemen Risiko mengatur prinsip-
   i. Kebijakan Marjin.                                         prinsip manajemen risiko, antara lain berisi kepatuhan
   j. Kebijaakan Tradable shares.                               terhadap ketentuan dan peraturan, kepatuhan terhadap
   k. Kebijakan Short Term Warehouse.                           hierarki dan kewenangan, lingkup pengaturan yang jelas,
   l. Kebijakan Non-Performing Asset.                           direktif serta berorientasi pada efektifitas dan bisnis yang




                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    373
Page 376
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   berkelanjutan. Penetapan limit risiko kredit dilakukan          b. Memastikan bahwa KPB telah diterapkan dan
   dengan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:                      dilaksanakan sesuai konsekuen dan konsisten.
   a. Limit risiko kredit ditetapkan untuk risiko yang             c. Menetapkan anggota KKP dan Komite Kredit (KK)
      berkaitan dengan reasuransi dan investasi.                   d. Melaporkan secara berkala kepada Dewan Komisaris
   b. Limit risiko kredit ditetapkan setiap tahun sesuai Risk         perihal perkembangan kualitas portofolio secara
      Appetite dan ketentuan yang berlaku.                            keseluruhan dan Penyimpangan dalam pelaksanaan
   c. Penetapan limit risiko menggunakan salah satu atau              KPB.
      kombinasi dari metode regulatory, historical, expert
      judgment dengan mempertimbangkan Rencana                  3. Komite Kebijakan Perkreditan (KKP)
      Bisnis Perusahaan, Rencana Kerja Anggaran                    Tugas dan tanggungjawab KKP sebagai perangkat
      Perusahaan (RKAP), dll.                                      perkreditan adalah sebagai berikut:
                                                                   a. Memberikan masukan kepada Direksi dalam
Struktur dan Organisasi Manajemen Risiko Kredit serta                 penyusunan KPB khususnya perumusan prinsip
Fungsi Kontrol                                                        kehati-hatian dalam perkreditan sebagaimana diatur
Untuk mendukung pemberian kredit yang sehat dan                       dalam PPKPB OJK.
penerapan unsur pengendalian intern mulai tahap awal               b. Mengawasi penerapan KPB dilaksanakan secara
proses kegiatan, maka disamping keterkaitan pejabat-                  bertanggungjawab dan penuh kesinambungan.
pejabat bank dalam perkreditan seperti Dewan Komisaris,            c. Melakukan review KPB secara berkala
Direksi, Pejabat Perkreditan lainnya dan/atau satuan-satuan        d. Melakukan evaluasi kebenaran atas pelaksanaan
kerja, BRI serta Perusahaan Anak Bank dan Pegadaian juga              kewenangan memutus kredit atau penyediaan
memiliki Komite Kebijakan Perkreditan (KKP) dan Komite                dana, proses pemberian kredit atau penyediaan
Kredit (KK) yang merupakan perangkat perkreditan BRI.                 dana, pelaksanaan ketentuan BMPK, penyisihan
                                                                      pencadangan, penyelesaian kredit bermasalah dan
Adapun tugas dan tanggung jawab dari masing-masing                    ketaatan perundang-undangan lainnya.
perangkat perkreditan secara umum adalah sebagai berikut:          e. Melakukan kajian efektivitas sistem pengendalian
1. Dewan Komisaris                                                    intern perkreditan.
   Tugas dan tanggungjawab Dewan Komisaris sebagai                 f. Melaporkan kepada Direksi dan Dewan Komisaris
   perangkat perkreditan adalah sebagai berikut:                      perihal Hasil pengawasan atas penerapan KPB dan
   a. Menyetujui RBB yang mencakup: rencana kredit                    Laporan hasil evaluasi.
       tahunan, rencana pemberian kredit kepada pihak              g. Memantau       perkembangan      kualitas portfolio
       terkait, dan kredit kepada debitur-debitur besar               perkreditan atau pembiayaan secara keseluruhan.
       tertentu yang disampaikan kepada OJK.
   b. Mengawasi pelaksanaan rencana pemberian kredit            4. Komite Kredit (KK)
   c. Menyetujui Kebijakan Perkreditan Bank (KPB)                  Tugas dan tanggung jawab KK sebagai perangkat
   d. Meminta penjelasan dan/atau pertanggungjawaban               perkreditan adalah sebagai berikut:
       Direksi atas:                                               a. Memberikan      persetujuan    kredit  berdasarkan
       1) Perkembangan dan kualitas portfolio perkreditan             kompetensinya secara jujur, objektif, cermat serta
           secara keseluruhan                                         seksama.
       2) Langkah-langkah      perbaikan    atas  apabila          b. Menolak permintaan dan/atau pengaruh pihak yang
           pelaksanaan pemberian kredit menyimpang dari               berkepentingan dalam permohonan kredit untuk
           rencana perkreditan yang ditetapkan.                       memberikan persetujuan kredit yang hanya bersifat
       3) Penyimpangan dalam pelaksanaan KPB.                         formalitas.
                                                                   c. Melakukan koordinasi dengan ALCO dalam aspek
2. Direksi                                                            pendanaan kredit
   Tugas dan tanggungjawab Direksi sebagai perangkat
   perkreditan adalah sebagai berikut:                          5. Satuan Kerja Perkreditan dan Pejabat kredit
   a. Menyusun dan bertanggungjawab atas:                          Satuan Kerja Perkreditan (SKP) adalah jajaran
       1) Penyusunan KPB.                                          Relationship Management (RM) dan jajaran Credit Risk
       2) Penyusunan rencana perkreditan yang tertuang             Management (CRM) yang berada di Kantor Pusat, Kantor
           di dalam RBB.                                           Wilayah, Kantor Cabang Khusus, Kantor Cabang, Kantor
       3) Pelaksanaan langkah-langkah perbaikan atas               Cabang Pembantu, BRI Unit serta Unit Kerja BRI di luar
           hasil evaluasi dan saran-saran yang disampaikan         negeri. Pejabat kredit terdiri dari pekerja kredit lini dan
           oleh Komite Kebijakan Perkreditan (KKP).                pekerja kredit support.
       4) Pelaksanaan langkah-langkah perbaikan atas
           berbagai penyimpangan dalam perkreditan yang
           ditemukan audit intern.




 374     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 377
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




Untuk Perusahaan Pembiayaan, berdasarkan akuntabilitas        yang berada di bawah supervisi Direktorat Portofolio &
perusahaan, Satuan Kerja Manajemen Risiko yang terdiri        Keuangan. Untuk mewujudkan kegiatan usaha yang sehat
dari Divisi Manajemen Risiko yang terdiri atas Departemen     dan penerapan unsur pengendalian intern, maka Perusahaan
Kebijakan dan Prosedur, Bagian Enterprise Risk Management,    membentuk komite untuk kegiatan investasi (baik deploy/
Bagian Manajemen Risiko Operasional, serta Modelling          divestasi).
dan Manajemen Portfolio. SKMR bertanggung jawab atas
tercapainya portfolio pembiayaan yang sehat, melakukan        Untuk Perusahaan Efek, Divisi Manajemen Risiko merupakan
review kebijakan dan pedoman pembiayaan secara periodik,      Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) yang bersifat
mendelegasikan wewenang memutus pembiayaan kepada             independen terhadap unit kerja operasional dan bertanggung
pejabat jajaran Credit Risk Management sesuai dengan limit,   jawab langsung kepada Direktur yang membawahi Fungsi
mengesahkan Financing Portfolio Guidelines dan anggota        Manajemen Risiko. Dalam pengelolaan risiko yang timbul
Komite Pembiayaan.                                            dari aktivitas bisnis serta mengkordinasikan seluruh aktivitas
                                                              pengelolaan risiko, maka dibentuk Komite-Komite Eksekutif
Berdasarkan pedoman pelaksanaan pembiayaan, struktur          terkait, yang antara lain mencakup:
organisasi dan manajemen pembiayaan diatur untuk              a. Komite Pengelolaan Risiko yang bertugas untuk
mendukung prinsip pembiayaan yang sehat dan penerapan             memberikan rekomendasi kepada Direksi yang terkait
manajemen risiko didalam proses bisnis pembiayaan melalui:        dengan         penyusunan/penyempurnaan        Kebijakan
a. Unit kerja terkait pembiayaan yang terdiri atas jajaran        Manajemen Risiko, penetapan (justification) atas hal-
   Relationship Management (RM) dan Credit Risk                   hal yang terkait dengan keputusan-keputusan bisnis
   Management (CRM).                                              yang menyimpang dari prosedur normal (irregularities),
b. Satuan Kerja Pembiayaan dan Pejabat Pembiayaan                 penetapan kebijakan dan prosedur, penetapan/
   yang terdiri atas Pejabat Pembiayaan Lini dan Pejabat          persetujuan Investment Universe, dan persetujuan atas
   Pembiayaan Support.                                            limit-limit transaksi.
c. Komite Pembiayaan sebagai perangkat operasional yang       b. Komite Investasi yang bertugas untuk membahas,
   bersifat kolegial dalam melakukan evaluasi dan putusan         mengevaluasi, merekomendasi, dan menetapkan
   pembiayaan.                                                    jangkauan investasi, batasan investasi, jenis investasi,
d. Risk Scoring System dengan menerapkan credit risk              dan strategi investasi yang harus dilaksanakan oleh Tim
   scoring granular per kriteria debitur dan produk.              Pengelola Investasi.
e. Penguatan Collection dengan enhancement collection         c. Komite Produk yang bertugas untuk melakukan
   tools dan asset management.                                    persetujuan pembentukan produk, evaluasi produk
                                                                  yang sudah berjalan, mengusulkan pengembangan/
Dengan mempertimbangkan perkembangan risiko kredit dan            penggabungan produk, dan mengajukan konsep
kompleksitas bisnis pada Perusahaan Pembiayaan dengan             pemasaran produk kepada Direksi.
fokus pada pengelolaan risiko kredit, maka dilaksanakan
dengan kelayakan calon nasabah ditentukan melalui             Untuk Perusahaan Asuransi, untuk mengontrol pertumbuhan
credit scoring, menetapkan tingkat persetujuan dan batas      risiko kredit dan penerapan unsur pengendalian intern mulai
wewenang memutus pembiayaan oleh Komite Pembiayaan            tahap awal proses kegiatan, maka disamping keterkaitan
yang tertuang pada Kebijakan Pembiayaan dan Operasional       pejabat-pejabat dalam risiko kredit seperti Dewan Komisaris,
ULaMM/ULaMM Syariah dan Mekaar/Mekaar Syariah serta           Direksi, Pejabat-pejabat lainnya dan/atau satuan-satuan
penetapan skema tingkat persetujuan dan batas wewenang        kerja, maka Perusahaan Asuransi memiliki Komite Investasi.
memutus pembiayaan yang berjenjang.
                                                              Untuk Perusahaan Remittance, pengelolaan aktivitas
Untuk Perusahaan Ventura, pembentukan Struktur                perkreditan dilaksanakan melalui perangkat perkreditan yang
Organisasi dengan mempertimbangkan kompleksitas proses        terdiri dari Non-Executive Director, Executive Director, dan
bisnis dan operasional sehari-hari. Sehubungan dengan         Internal Control and Compliance Division (ICC). Perangkat
hal tersebut, Perusahaan Ventura membentuk Satuan Kerja       perkreditan tersebut bertanggung jawab untuk memastikan
Manajemen Risiko yang berada dibawah supervisi Direktur       bahwa kebijakan perkreditan, proses pemberian kredit, serta
Portofolio & Keuangan. Unit Kerja yang bersentuhan dengan     pengawasan atas kualitas portofolio kredit dilaksanakan
risiko investasi adalah seluruh divisi yang berada di bawah   secara prudent dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Direktorat Investasi dan Kantor Cabang Pembiayaan Kupang




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   375
Page 378
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




           Hubungan antara fungsi Manajemen Risiko Kredit, Pengendalian Risiko, Kepatuhan dan Audit Internal



                                                           Dewan Komisaris & Direksi



                  Pengawasan Aktif                Kecukupan Kebijakan,                                                            Sistem
                                                                                           Kecukupan Proses &
                  Direksi dan Dewan                  Prosedur MR &                                                             Pengendalian
                                                                                           Sistem Informasi MR
                      Komisaris                     Penetapan Limit                                                               Intern




     Komite Dewan                                  Komite Direksi                                          Risk Taking Unit &
       Komisaris                                Komite Manajemen Risiko                                    Policy Making Unit
    Fungsi Pengawasan                                                                                    Identifikasi, Pengukuran,
                                                                                                        Pemantauan, Pengendalian
                                Risk Management Committee
                                                                           Credit Policy
         Komite                                                             Committee                                     Three Lines Model
       Pemantau MR
                                                                                                         1st Line            2nd Line           3rd Line
                                Credit Risk           Strategic Risk

         Komite
       Tata Kelola              Market Risk         Compliance Risk           Credit                 Business Unit          Risk Unit         Independent
       Terintegrasi                                                         Committee                                                          Assurance
                                                                                                                                              Satuan Kerja
                               Liquidity Risk        Reputation Risk                                                                          Audit Intern
                                                                                                      Operation         Compliance Unit
         Komite
          Audit               Operational Risk       Intragroup Risk
                                                                          Integrated Risk                                Risk & Compliance
                                                                                                     Risk Taking Unit
                                                                           Management                                          Control
                                 Legal Risk          Insurance Risk         Committee




                                      Climate Change Risk                 ESG Committee                     Sistem Informasi
                                                                                                            Manajemen Risiko




Dalam implementasi Manajemen Risiko Kredit di BRI,                                 4. Corporate Credit Risk Group berperan mengendalikan
Direktur Manajemen Risiko membawahi fungsi Manajemen                                  risiko kredit pada segmen korporasi secara transactional
Risiko Kredit sekaligus Unit Pengendali Risiko Kredit. Fungsi                         basis.
Manajemen Risiko Kredit merupakan bagian dari Satuan                               5. Commercial Credit Risk berperan dalam mengendalikan
Kerja Manajemen Risiko yang terdiri dari:                                             risiko kredit pada segmen commercial secara
1. Credit & Product Risk Policy Group berperan dalam                                  transactional basis.
    penyusunan kebijakan perkreditan, kebijakan portfolio                          6. Small Medium Enterprise (SME) Credit Risk Analysis -
    kredit dan penyusunan model Internal Risk Rating.                                 Regional Office berperan dalam mengendalikan risiko
2. Market, Portfolio & Enterprise Risk Group berperan dalam                           kredit pada segmen SME secara transactional basis.
    penyusunan kebijakan manajemen risiko, penetapan limit
    risiko kredit, pengembangan Model CKPN, penyusunan                             Fungsi Kepatuhan dilaksanakan oleh Compliance Group
    kebijakan & perhitungan ATMR untuk risiko kredit,                              dan Policy & Procedure Group yang memiliki peran dalam
    monitoring portofolio, serta Stress Test risiko kredit.                        penyusunan kebijakan, penyusunan Standard Operating
                                                                                   Procedure, serta melaksanakan Uji Kepatuhan untuk
Unit Pengendali Risiko Kredit terbagi berdasarkan segmen                           memastikan BRI telah memenuhi peraturan perundangan
bisnisnya yaitu:                                                                   yang berlaku serta menjaga agar kegiatan usaha tidak
1. Small Risk Group berperan mengendalikan risiko kredit pada                      menyimpang dari peraturan perundangan.
    segmen small dengan menetapkan appetite, pengelolaan
    risiko secara portofolio dan transactional basis.                              Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) sebagai Independent
2. Consumer Risk Group berperan mengendalikan risiko                               Assurance memiliki peran penting dalam menilai efektivitas
    kredit pada segmen consumer dengan menetapkan                                  implementasi manajemen risiko kredit, baik pada
    appetite, pengelolaan risiko secara portofolio dan                             transactional basis mupun secara portfolio basis. Selain
    transactional basis.                                                           itu, SKAI juga masuk dalam keanggotaan Komite Kebijakan
3. Micro Risk Group berperan mengendalikan risiko kredit                           Perkreditan sehingga rekomendasi hasil audit merupakan
    pada segmen micro dengan menetapkan appetite dan                               bagian dari perbaikan kebijakan kredit.
    pengelolaan risiko secara portofolio.




 376     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 379
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




Pada Perusahaan Anak, implementasi second line dan                line defense dalam penerapan manajemen risiko perusahaan.
third line sesuai framework Three Lines model disesuaikan         SKAI BRI Ventures berkontribusi dalam memberikan support
dengan kebutuhan bisnis dan kompleksitas operasional yang         pengendalian internal dan indikasi fraud. SKAI BRI Ventures
terlihat dari struktur organisasi masing-masing Perusahaan        juga secara berkala melakukan risk based audit. Dalam
Anak. Untuk Perusahaan Anak Bank, Pegadaian dan                   pelaksanaannya, proses audit juga dimonitor oleh tim SKAI
Perusahaan Pembiayaan, fungsi manajemen risiko berperan           BRI secara offsite. Apabila diperlukan, tim SKAI BRI dapat
dalam memantau dan mengendalikan risiko secara agregat            melakukan joint-audit secara ad-hoc. Hal ini ditujukan
serta menyusun kebijakan dan metodologi risiko kredit.            untuk menjaga efisiensi operasional di BRI Ventura tanpa
Pengendalian terhadap kredit bermasalah (Kolektibilitas           menurunkan kualitas hasil audit.
Kurang Lancar, Diragukan, dan Macet) dilakukan oleh
jajaran Credit Risk Management (CRM) atau petugas                 Untuk Perusahaan Remittance, Division Head ICC
jajaran Relationship Management (RM) yang ditunjuk untuk          membawahi fungsi Policy and Risk yang sekaligus berperan
menangani kredit bermasalah. Selain itu, fungsi kepatuhan         sebagai unit pengendali risiko kredit. Division Head ICC
memastikan due diligence atas pemberian kredit dengan             juga membawahi fungsi kepatuhan yang dilaksanakan oleh
putusan komite kredit dan Satuan Kerja Audit Intern berperan      Compliance Officer serta fungsi Anti-Money Laundering
memastikan bahwa pemberian kredit telah memenuhi prinsip          (AML) yang dilaksanakan oleh Money Laundering
pemberian kredit yang sehat dan sesuai dengan Kebijakan           Reporting Officer. Kedua fungsi tersebut berperan dalam
perkreditan maupun Pedoman Pemberian Kredit.                      penyusunan kebijakan serta pelaksanaan uji kepatuhan
                                                                  untuk memastikan kegiatan usaha BGF telah sesuai dengan
Untuk Perusahaan Asuransi, fungsi Risk Management memiliki        peraturan perundang-undangan yang berlaku. Selain itu,
tanggung jawab dan kewenangan untuk mengelola penyusunan/         Internal Auditor sebagai fungsi independent assurance
evaluasi/penyempurnaan perencanaan dan strategi manajemen         memiliki peran dalam menilai efektivitas implementasi
risiko serta kebijakan, metodologi, pedoman perangkat dan         manajemen risiko kredit, baik secara transaksional maupun
pengukuran manajemen risiko. Fungsi Kepatuhan memiliki            secara portofolio. Internal Auditor berada di bawah Division
tanggung jawab dan kewenangan untuk mengelola dan                 Head ICC, namun memiliki akses langsung kepada Executive
evaluasi kegiatan, aktivitas operasional, kebijakan dan pedoman   Director untuk penyampaian hasil audit.
Perusahaan yang memadai sesuai dengan ketentuan hukum
dan regulasi, serta mengelola seluruh kebijakan Regulator         Cakupan dan Informasi utama dari pelaporan tentang
terimplementasi pada setiap Unit Kerja. Fungsi Audit Internal     eksposur Risiko Kredit dan fungsi Manajemen Risiko
memiliki tanggung jawab dan kewenangan untuk melakukan            Kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris
kegiatan audit intern berupa jasa Assurance dan jasa konsultasi   Satuan Kerja Manajemen Risiko (SKMR) BRI dan seluruh
sebagai Strategic Business Partner terhadap proses bisnis         Perusahaan Anak yang membidangi risiko kredit menyusun
perusahaan. Dalam melakukan kontrol pertumbuhan risiko            laporan manajemen risiko dalam format yang sesuai dengan
kredit dan penerapan unsur pengendalian intern mulai tahap        ketentuan yang berlaku baik secara konsolidasian maupun
awal proses kegiatan, maka disamping keterkaitan pejabat-         secara terintegrasi. Pelaporan manajemen risiko kredit
pejabat dalam risiko kredit seperti Dewan Komisaris, Direksi,     kepada Direksi, Dewan Komisaris dan pihak-pihak tertentu
Pejabat-pejabat lainnya dan/atau divisi-divisi, juga dibentuk     antara lain:
suatu Komite Investasi untuk menentukan investment policy         a. Laporan Profil Risiko dan Tingkat Kesehatan Bank secara
maupun putusan investasi kepada pihak terkait dan pihak ketiga        Individu maupun Konsolidasi
dengan nominal dan jangka waktu tertentu.                         b. Laporan CKPN dan ATMR untuk Risiko Kredit
                                                                  c. Laporan perkembangan pertumbuhan pinjaman
Untuk Perusahaan Ventura, fungsi manajemen risiko                 d. Laporan perkembangan kualitas kredit
investasi dibagi dalam dua bagian yaitu sebelum investasi         e. Laporan perkembangan kredit yang direstrukturisasi
dilakukan (investment risk management) dan setelah                f. Laporan penggunaan anggaran penghapusbukuan (PH)
investasi dilakukan (portfolio risk management). Pada tahap           dan realisasi pendapatan recovery
pre-investment, tim investasi berkoordinasi dengan bagian         g. Laporan monitoring biaya CKPN maupun rasio
manajemen risiko, kepatuhan, dan legal untuk memastikan               pencadangan, misalnya NPL Coverage dan LAR
seluruh tahapan investasi sudah comply. Selain SKMR BRI               Coverage
Ventures, terdapat Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) BRI           h. Hasil Stress Test Risiko Kredit baik secara portfolio
Ventures yang berfungsi sebagai kontrol internal dan third            maupun bagi nasabah besar.




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   377
Page 380
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pengungkapan Kualitas Kredit Atas Aset (CR1)


BRI secara Individu
                                                                                                                             (dalam jutaan rupiah)


                                     Nilai Tercatat Bruto                                CKPN
                                                                                                                 CKPN
                                  Tagihan                                                                                        Nilai Bersih
                                                Tagihan yang       CKPN         Stage 2                       (Pendekatan
                                 yang Telah                                                                                        (a+b-c)
             Uraian                             Belum Jatuh                    dan Stage          Stage 1         IRB)
                                   Jatuh
                                                   Tempo                           3
                                   Tempo

                                      a               b               c             d                e             f                   g

  1      Kredit                  130.162.472     1.212.511.241   72.903.722    54.973.164        17.930.558                     1.269.769.991

  2      Surat Berharga                     -    320.880.955         89.420                  -      89.420                        320.791.535

         Transaksi Rekening
  3                                3.373.909      211.361.870     1.945.252      1.282.207         663.045                        212.790.527
         Administratif

 Total                           133.536.381    1.744.754.066    74.938.393    56.255.371        18.683.022                    1.803.352.054




BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                             (dalam jutaan rupiah)


                                     Nilai Tercatat Bruto                                CKPN
                                                                                                                 CKPN
                                  Tagihan                                                                                        Nilai Bersih
                                                Tagihan yang       CKPN         Stage 2                       (Pendekatan
                                 yang Telah                                                                                        (a+b-c)
             Uraian                             Belum Jatuh                    dan Stage          Stage 1         IRB)
                                   Jatuh
                                                   Tempo                           3
                                   Tempo

                                      a               b               c             d                e             f                   g

  1      Kredit                  133.618.869     1.327.110.547   79.328.619    60.555.221        18.773.398                    1.381.400.798

  2      Surat Berharga                     -    372.732.801         89.519                  -       89.519                      372.643.283

         Transaksi Rekening
  3                                 3.374.131     211.477.321      1.946.135    1.282.209          663.926                        212.905.317
         Administratif

 Total                           136.993.001    1.911.320.669    81.364.273    61.837.429        19.526.843                    1.966.949.397




Pengungkapan Tambahan
 Tagihan yang telah jatuh tempo merupakan seluruh tagihan yang telah jatuh tempo lebih dari 90 (sembilan puluh) hari, baik
 atas pembayaran pokok dan atau pembayaran bunga atau debitur yang wanprestasi.



Pengungkapan Mutasi Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo (CR2)


BRI secara Individu
                                                                                                                             (dalam jutaan rupiah)


                                                                                                                                  a

  1      Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir                                   130.588.006

  2      Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir                                   41.937.523

  3      Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo                                       10.330.938

  4      Nilai hapus buku                                                                                                    20.434.910

  5      Perubahan lain                                                                                                     (11.597.209)

  6      Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5)                          130.162.472




378        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 381
                                                                                                Laporan Tahunan
                                                                                                           2025




BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                       (dalam jutaan rupiah)


                                                                                                                            a

  1    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada periode pelaporan terakhir                               133.734.322

  2    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo sejak periode pelaporan terakhir                               43.877.322

  3    Kredit dan Surat Berharga yang kembali menjadi tagihan yang belum jatuh tempo                                   36.480.103

  4    Nilai hapus buku                                                                                                20.790.018

  5    Perubahan lain                                                                                                  13.278.354

  6    Kredit dan Surat Berharga yang Telah Jatuh Tempo pada akhir periode pelaporan (1+2-3-4+5)                      133.619.877



Pengungkapan Tambahan




Pengungkapan Tambahan Terkait Kualitas Kredit                              (base case) digunakan dalam perencanaan strategis dan
Atas Aset (CRB)                                                            anggaran. Skenario yang lain mencerminkan keluaran
                                                                           yang lebih optimis dan keluaran yang lebih pesimis.
KUALITATIF
                                                                       b. Pengukuran Kerugian Kredit Ekspektasian
Cakupan dan definisi Tagihan yang telah jatuh tempo dan                   Input utama dalam pengukuran kerugian                     kredit
tagihan yang mengalami penurunan nilai                                    ekspektasian adalah variabel berikut:
Tagihan yang telah jatuh tempo merupakan seluruh tagihan                  • Probability of Default (PD)
yang telah jatuh tempo lebih dari 90 (sembilan puluh) hari,               • Loss of Given Default (LGD)
baik atas pembayaran pokok dan atau pembayaran bunga                      • Exposure at Default (EAD)
atau debitur yang wanprestasi. Tagihan yang mengalami
penurunan nilai merupakan tagihan yang mengalami suatu                     Parameter ini umumnya berasal dari model statistik yang
kondisi dimana terjadi peristiwa yang merugikan (bukti                     dikembangkan secara internal dan data historis lainnya.
objektif) sebagai akibat dari satu atau lebih peristiwa yang               Parameter ini disesuaikan untuk mencerminkan informasi
terjadi setelah kredit diberikan yang berdampak pada                       forward-looking.
kesanggupan bayar debitur dimasa datang. Seluruh tagihan
yang telah jatuh tempo lebih dari 90 hari masuk dalam                      Estimasi PD adalah estimasi pada tanggal tertentu, yang
tagihan yang mengalami penurunan nilai.                                    dihitung berdasarkan model peringkat statistik, dan
                                                                           dinilai menggunakan rating yang disesuaikan dengan
Input, Asumsi, dan Teknik yang digunakan dalam                             berbagai kategori dari debitur dan eksposur. Model
mengestimasi penurunan nilai                                               statistik ini didasarkan pada data yang disusun secara
a. Penggunaan informasi perkiraan masa depan (forward-                     internal yang terdiri dari faktor kuantitatif, kualitatif, dan
   looking)                                                                perkiraan berwawasan ke depan (forward-looking).
   Bank menggunakan informasi forward-looking dalam
   menilai apakah telah terjadinya peningkatan risiko                      LGD adalah besarnya kerugian jika terjadi gagal bayar.
   kredit secara signifikan dan pengukuran kerugian                        Parameter LGD diestimasi secara historis berdasarkan
   kredit ekspektasian. Berdasarkan saran dari Komite                      tingkat pemulihan atas klaim terhadap debitur yang gagal
   Manajemen Risiko, pakar ekonomi dan pertimbangan                        bayar. LGD juga diamati dengan mempertimbangkan
   berbagai informasi aktual dan perkiraan eksternal, Bank                 jaminan tunai yang merupakan bagian integral dari aset
   merumuskan pandangan dasar (base case) tentang                          keuangan terhutang serta biaya yang dikeluarkan dalam
   pergerakan variabel ekonomi yang relevan dimasa depan                   proses pemulihan.
   serta perkiraan skenario lain yang mungkin terjadi. Proses
   ini meliputi pengembangan dua atau lebih skenario                       EAD merepresentasikan estimasi eksposur jika terjadi
   ekonomi tambahan dan mempertimbangkan probabilitas                      gagal bayar. EAD suatu aset keuangan adalah jumlah
   relatif dari keluaran (output) yang mungkin. Informasi                  tercatat bruto. Untuk komitmen pinjaman dan jaminan
   eksternal mencakup data ekonomi dan perkiraan yang                      keuangan, EAD mencakup jumlah yang telah ditarik,
   diterbitkan oleh, seperti badan pemerintah dan analis                   serta jumlah potensial di masa depan yang akan ditarik,
   sektor swasta dan akademisi terpilih. Pandangan dasar                   yang diestimasi berdasarkan pengamatan historis.




                                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      379
Page 382
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




KUANTITATIF


Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
BRI secara Individu


                                                                          31 Desember 2025


                                                                  Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
 No            Kategori Portofolio

                                                                   Kalimantan &        Bali & Nusa
                                                    Jakarta                                            Indonesia Timur
                                                                     Sulawesi           Tenggara


  a                      b                              c                d                   e                f

  1    Tagihan kepada Pemerintah                   296.401.489                  -                -                  -

  2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik        162.363.195            11.134             6.072                118

       Tagihan kepada Bank Pembangunan
  3                                                           -                 -                -                  -
       Multilateral dan Lembaga Internasional

  4    Tagihan kepada Bank                          95.619.022               1.151               -                  -

  5    Tagihan kepada Covered Bond                            -                 -                -                  -

       Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
  6                                                  4.123.403                49                 -                  -
       Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

       Tagihan berupa Surat Berharga/
  7    Piutang Subordinasi, Ekuitas dan              7.606.390                  -                -                  -
       Instrumen Modal Lainnya

       Kredit Beragun Properti Rumah
  8                                                 14.858.788       28.672.021         10.590.079         5.399.902
       Tinggal

  9    Kredit Beragun Properti Komersial             5.872.231        5.891.403          2.154.762         1.492.878

       Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  10                                                6.540.432           388.553            101.464           119.989
       Pengolahan Tanah dan Konstruksi

  11   Kredit Pegawai atau Pensiunan                10.122.804       36.595.443         11.681.293        13.069.430

       Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
  12                                               106.782.476       84.543.349         32.241.518        12.035.500
       Kecil dan Portofolio Ritel

  13   Tagihan kepada Korporasi                    192.468.530        14.867.873        3.825.452          1.866.275

  14   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo               13.344.132        11.287.970        3.380.890          2.052.873

  15   Aset Lainnya                                28.569.230         16.516.243         2.814.183         8.345.278

       TOTAL                                       944.672.122       198.775.189        66.795.713       44.382.243




380      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 383
                                                                                 Laporan Tahunan
                                                                                            2025




                                                                                                        (dalam jutaan rupiah)


                                            31 Desember 2025


                                Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah


              Jawa Tengah dan
Jawa Barat                        Jawa Timur            Sumatera                   Lainnya                 Total
                    DIY


    g                h                  i                      j                      k                       l

          -               -                   -                     -                      -            296.401.489

   146.086          24.794           679.897               87.225                  1.174.438             164.492.959

          -               -                   -                     -                      -                           -

        376               -             2.148                      18                      -               95.622.715

          -               -                   -                     -                      -                           -

     5.105                -                   -                     -                      -                4.128.557



          -               -                   -                     -                      -                7.606.390



22.246.824      22.454.646         24.349.417           33.165.491                  341.030               162.078.198

 5.986.083        3.309.101        6.237.483             8.984.331                    18.739               39.947.011

   357.272          143.128          935.031              986.455                          -                9.572.324

18.940.176       10.791.466        12.370.149           27.706.675                     2.012             141.279.448

59.016.460       71.098.295         67.171.527         102.035.071                17.301.973             552.226.169

13.900.813       5.633.933         16.075.747           18.693.251               34.000.738              301.332.612

13.944.682      10.898.248          9.517.845            10.157.611               2.097.854                76.682.105

 7.254.034       18.564.712        12.333.013             953.061                 9.575.233              104.924.987

141.797.911     142.918.323       149.672.257          202.769.189                64.512.017           1.956.294.964




                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      381
Page 384
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                           31 Desember 2024


                                                                  Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
 No            Kategori Portofolio

                                                                   Kalimantan &        Bali & Nusa
                                                    Jakarta                                               Indonesia Timur
                                                                     Sulawesi           Tenggara


  a                      b                              c                d                    e                  f

  1    Tagihan kepada Pemerintah                   359.596.614                  -                    -                  -

  2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik        105.508.957            18.967                  8.911              1.121

       Tagihan kepada Bank Pembangunan
  3                                                           -                 -                    -                  -
       Multilateral dan Lembaga Internasional

  4    Tagihan kepada Bank                           75.219.980           19.713                     -                  -

  5    Tagihan kepada Covered Bond                            -                 -                    -                  -

       Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
  6                                                  4.384.708                  -                  102                  -
       Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

       Tagihan berupa Surat Berharga/
  7    Piutang Subordinasi, Ekuitas dan              6.546.863                  -                    -                  -
       Instrumen Modal Lainnya

       Kredit Beragun Properti Rumah
  8                                                 13.328.406        24.296.110         9.457.243             4.663.371
       Tinggal

  9    Kredit Beragun Properti Komersial              5.283.651        5.710.039         2.513.863             1.697.039

       Kredit untuk Pengadaan Tanah,
 10                                                   4.023.501         423.218               84.108            166.903
       Pengolahan Tanah dan Konstruksi

  11   Kredit Pegawai atau Pensiunan                 9.546.635        36.961.253         11.687.475           11.771.509

       Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
  12                                                 82.415.337       82.681.127         31.917.738           12.629.579
       Kecil dan Portofolio Ritel

  13   Tagihan kepada Korporasi                     144.473.718        14.616.741        3.389.286             1.599.228

 14    Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                14.326.811       10.296.141         4.086.178             1.755.929

  15   Aset Lainnya                                 42.864.463         9.932.017         4.509.046            3.495.394

       TOTAL                                       867.519.643      184.955.327         67.653.950           37.780.073



BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                           31 Desember 2025


                                                                  Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
 No            Kategori Portofolio

                                                                   Kalimantan &        Bali & Nusa
                                                    Jakarta                                               Indonesia Timur
                                                                     Sulawesi           Tenggara


  a                      b                              c                d                    e                  f

  1    Tagihan kepada Pemerintah                   302.047.966                 -                     -                  -

  2    Tagihan kepada Entitas Sektor Publik        162.500.310            11.134              6.072                   118

       Tagihan kepada Bank Pembangunan
  3                                                           -                -                     -                  -
       Multilateral dan Lembaga Internasional

  4    Tagihan kepada Bank                         101.323.474          154.692            56.867                       -




382      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 385
                                                                                 Laporan Tahunan
                                                                                            2025




                                                                                                        (dalam jutaan rupiah)


                                            31 Desember 2024


                                 Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah


               Jawa Tengah dan
Jawa Barat                         Jawa Timur           Sumatera                   Lainnya                 Total
                     DIY


     g                h                 i                      j                      k                       l

           -                 -                  -                   -               5.976.532             365.573.146

    413.180            53.861          623.845                 95.041               1.925.649             108.649.531

           -                 -                  -                   -                        -                         -

      3.003                  -              11.170                  -                204.667               75.458.533

           -                 -                  -                   -                        -                         -

     16.449                  -                 14                   -                   9.936                4.411.209



           -                 -                  -                   -                        -              6.546.863



  18.918.012       19.908.001       21.448.004           28.055.607                  322.320              140.397.074

  6.281.702         3.061.311        6.438.363            8.795.541                    18.632               39.800.141

   520.343           210.906           664.805             1.191.659                         -              7.285.443

 19.023.291         10.749.161       12.604.073          26.538.550                       943             138.882.889

 61.242.061       74.909.268        70.443.459            97.111.812              39.603.028             552.953.409

  14.173.023       6.853.097         13.404.786          14.258.667                27.213.693            239.982.238

 13.586.134        9.990.854         8.589.568            9.108.966                 1.808.176              73.548.756

  7.645.609         7.788.429        6.332.523           11.280.768                 2.319.402               96.167.651

141.822.806      133.524.888       140.560.609          196.436.611               79.402.979           1.849.656.885




                                                                                                        (dalam jutaan rupiah)


                                            31 Desember 2025


                                 Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah


               Jawa Tengah dan
Jawa Barat                         Jawa Timur           Sumatera                   Lainnya                 Total
                     DIY


     g                h                 i                      j                      k                       l

          -                 -                  -                   -                       -            302.047.966

  146.086            24.794           679.897               87.225                 1.174.438             164.630.075

          -                 -                  -                   -                       -                           -

    40.183            51.180           64.702              91.005                      5.687              101.787.790




                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     383
Page 386
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                         31 Desember 2025


                                                                 Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
 No           Kategori Portofolio

                                                                  Kalimantan &        Bali & Nusa
                                                   Jakarta                                              Indonesia Timur
                                                                    Sulawesi           Tenggara


  a                     b                             c                 d                   e                  f

  5   Tagihan kepada Covered Bond                            -                  -                   -                 -

      Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
  6                                                 4.123.403                 49                    -                 -
      Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

      Tagihan berupa Surat Berharga/
  7   Piutang Subordinasi, Ekuitas dan              8.905.851            8.331              3.086                     -
      Instrumen Modal Lainnya

      Kredit Beragun Properti Rumah
  8                                                14.939.829       28.678.819         10.590.079           5.399.902
      Tinggal

  9   Kredit Beragun Properti Komersial            5.879.504         5.896.691          2.154.762           1.492.878

      Kredit untuk Pengadaan Tanah,
 10                                                 6.815.832          388.553            101.464             119.989
      Pengolahan Tanah dan Konstruksi

 11   Kredit Pegawai atau Pensiunan                10.122.976       36.595.443         11.681.293          13.069.430

      Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
 12                                               134.928.571      124.032.672         47.412.184          12.300.092
      Kecil dan Portofolio Ritel

 13   Tagihan kepada Korporasi                    197.400.028       15.303.060          3.993.195           1.866.275

 14   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo               14.098.281        11.651.726         3.507.596           2.052.873

 15   Aset Lainnya                                 41.312.415       23.488.829         5.396.623            8.345.278

      TOTAL                                    1.004.398.439       246.209.999         84.903.219         44.646.835




                                                                         31 Desember 2024


                                                                 Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
 No           Kategori Portofolio

                                                                  Kalimantan &        Bali & Nusa
                                                   Jakarta                                              Indonesia Timur
                                                                    Sulawesi           Tenggara


  a                     b                             c                 d                   e                  f

  1   Tagihan kepada Pemerintah                   365.136.429                   -                   -                 -

  2   Tagihan kepada Entitas Sektor Publik        105.622.866            18.967                 8.911              1.121

      Tagihan kepada Bank Pembangunan
  3                                                          -                  -                   -                 -
      Multilateral dan Lembaga Internasional

  4   Tagihan kepada Bank                          80.916.509           115.334             24.821                    -

  5   Tagihan kepada Covered Bond                            -                  -                   -                 -

      Tagihan kepada Perusahaan Efek dan
  6                                                 4.384.708                   -                102                  -
      Lembaga Jasa Keuangan Lainnya

      Tagihan berupa Surat Berharga/
  7   Piutang Subordinasi, Ekuitas dan              8.238.877               6.756               1.754                 -
      Instrumen Modal Lainnya

      Kredit Beragun Properti Rumah
  8                                                13.427.735        24.303.851         9.457.243           4.663.371
      Tinggal




384     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 387
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




                                               31 Desember 2025


                                    Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah


                 Jawa Tengah dan
Jawa Barat                            Jawa Timur           Sumatera                      Lainnya                 Total
                       DIY


     g                  h                  i                      j                         k                       l

            -                  -                  -                      -                        -                          -

      5.105                    -                  -                      -                772.233                4.900.790



      2.160              2.777             3.394                  4.937                         309              8.930.844



22.252.831         22.460.658          24.371.676         33.266.883                      341.030              162.301.706

 5.986.083           3.309.101         6.238.483            9.025.315                       18.741              40.001.557

   357.272             143.128           944.588            1.001.470                             -               9.872.296

 18.940.176         10.791.466         12.370.149          27.707.616                        2.012              141.280.561

76.745.920          88.584.102        88.932.076          136.721.962                  20.666.368             730.323.947

 14.013.247         5.853.720          16.423.167          19.222.636                  34.015.234             308.090.560

 14.041.427         11.026.543          9.681.311          10.497.874                    2.110.508               78.668.140

  9.061.742        20.888.907          15.173.696          5.084.964                   10.340.430              139.092.882

161.592.233        163.136.375        174.883.139         242.711.886                  69.446.989             2.191.929.114


                                                                                                              (dalam jutaan rupiah)


                                               31 Desember 2024


                                    Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah


                 Jawa Tengah dan
Jawa Barat                            Jawa Timur           Sumatera                      Lainnya                 Total
                       DIY


     g                  h                  i                      j                         k                       l

             -                  -                  -                      -               5.976.532              371.112.961

     413.180             53.861           623.845                 95.041                  1.925.649            108.763.440

             -                  -                  -                      -                        -                         -

     28.329              30.687            49.045                 55.051                   205.624               81.425.399

             -                  -                  -                      -                        -                         -

     16.449                     -                 14                      -                475.047                4.876.320



         1.790              2.168              2.676                  3.890                      67                8.257.979



  18.923.520          19.916.521        21.472.688          28.185.376                     322.320              140.672.625




                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     385
Page 388
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                           31 Desember 2024


                                                                                Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah
 No             Kategori Portofolio

                                                                                    Kalimantan &        Bali & Nusa
                                                            Jakarta                                                              Indonesia Timur
                                                                                      Sulawesi           Tenggara


  a                          b                                 c                         d                         e                    f

  9    Kredit Beragun Properti Komersial                    5.292.032                   5.716.216            2.513.863                1.697.039

       Kredit untuk Pengadaan Tanah,
  10                                                         4.327.245                   423.218                   84.108              166.903
       Pengolahan Tanah dan Konstruksi

  11   Kredit Pegawai atau Pensiunan                         9.546.751                36.961.253             11.687.475              11.771.509

       Tagihan kepada Usaha Mikro, Usaha
  12                                                       101.980.403               112.668.554            41.020.346               12.889.185
       Kecil dan Portofolio Ritel

  13   Tagihan kepada Korporasi                            148.914.891                14.902.775             3.455.466               1.599.228

  14   Tagihan yang Telah Jatuh Tempo                       15.390.299                 10.525.174            4.139.403                1.756.041

  15   Aset Lainnya                                        53.783.206                 15.145.420             5.862.353               3.495.394

       TOTAL                                               916.961.951               220.787.519            78.255.847              38.039.791


Pengungkapan Tambahan




Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sektor Ekonomi
BRI secara Individu


                                                                                         Tagihan                                    Tagihan kepada
                                                                      Tagihan
                                                                                      kepada Bank                      Tagihan        Perusahaan
                                                    Tagihan           kepada
                                                                                     Pembangunan      Tagihan          berupa           Efek dan
 No.                Sektor Ekonomi                   kepada           Entitas
                                                                                       Multilateral kepada Bank        Covered       Lembaga Jasa
                                                   Pemerintah          Sektor
                                                                                     dan Lembaga                        Bond           Keuangan
                                                                       Publik
                                                                                      Internasional                                     Lainnya


  a                          b                         c                 d                   e          f                   g               h

31 DESEMBER 2025

  1    Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                     -        7.338.518             -                 -            -                     -

  2    Pertambangan dan Penggalian                            -        1.970.520             -                 -            -                     -

  3    Industri Pengolahan                                    -       3.585.843              -                 -            -                     -

       Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
  4                                                           -     32.042.046               -                 -            -                     -
       Udara Dingin

       Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
  5    Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan                 -                 -            -                 -            -                     -
       Aktivitas Remediasi

  6    Konstruksi                                             -       57.269.598             -                 -            -                     -

       Perdagangan Besaar dan Ecaran; Reparasi
  7                                                           -       25.241.847             -                 -            -                     -
       dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor

  8    Pengangkutan dan Pergudangan                           -       8.364.090              -                 -            -                     -

       Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
  9                                                           -          42.997              -                 -            -                     -
       Makan Minum




386       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 389
                                                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                                                          2025




                                                                    31 Desember 2024


                                                      Tagihan Bersih Berdasarkan Wilayah


                         Jawa Tengah dan
    Jawa Barat                                          Jawa Timur                 Sumatera                      Lainnya                       Total
                               DIY


            g                        h                          i                          j                          k                          l

       6.281.702                    3.061.311              6.445.879                    8.852.027                     18.632                   39.878.701

           520.343                   210.906                 672.264                     1.201.659                          -                   7.606.646

      19.023.291                   10.749.161             12.604.073                 26.540.147                           943                 138.884.602

      77.672.728               88.846.486                 88.707.862               126.013.344                   41.665.898                   691.464.806

       14.247.161                  6.999.048              13.564.593                    14.566.797               27.216.064                   245.466.023

      13.642.616                10.068.847                  8.697.170                   9.374.942                  1.810.361                   75.404.854

      9.026.440                    9.461.524                8.397.510                14.282.233                   3.001.430                   122.455.510

    159.797.549              149.400.520                 161.237.619              229.170.506                   82.618.566              2.036.269.867




                                                                                                                                          (dalam jutaan rupiah)


Tagihan berupa                                                                              Tagihan
                                                      Kredit untuk
Surat Berharga/       Kredit                                                                kepada
                                         Kredit       Pengadaan            Kredit
     Piutang         Beragun                                                              Usaha Mikro,        Tagihan         Tagihan
                                        Beragun         Tanah,            Pegawai
 Subordinasi,        Properti                                                                Usaha            kepada         yang Telah Aset Lainnya
                                        Properti      Pengolahan            atau
  Ekuitas, dan        Rumah                                                                Kecil, dan        Korporasi      Jatuh Tempo
                                       Komersial      Tanah, dan         Pensiunan
   Instrumen         Tinggal                                                               Portofolio
                                                      Konstruksi
 Modal Lainnya                                                                               Kecil

       i                 j                  k               l               m                     n               o                p                   q



                -    17.984.801          3.943.269         35.589            76.718         147.260.053       34.236.281        11.348.683                   -

                -     1.462.771            320.729         44.546               1.685          20.006.835      11.500.560         360.320                    -

                -     11.121.997         4.606.752        1.170.133          14.953            68.235.985      32.174.946       5.367.948                    -


                -      435.876              99.235       1.157.688               155           10.751.048      11.709.039         229.705                    -



                -       271.456              43.114                 -            853              441.264          71.737         106.588                    -


                -     6.818.104           1.227.075      4.188.794              1.018            920.427        3.810.776        2.657.130                   -


                -    83.050.965          21.975.421       314.838           157.476         153.796.433       32.807.859        33.764.641                   -


                -     1.926.940            467.154          3.488             8.950             4.266.994     12.528.234          1.111.235                  -


                -     3.887.408          1.524.028           4.972           21.586            10.835.831      1.396.689        2.058.956                    -




                                                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              387
Page 390
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                            Tagihan                            Tagihan kepada
                                                                      Tagihan
                                                                                         kepada Bank                 Tagihan     Perusahaan
                                                    Tagihan           kepada
                                                                                        Pembangunan      Tagihan     berupa        Efek dan
 No.                Sektor Ekonomi                   kepada           Entitas
                                                                                          Multilateral kepada Bank   Covered    Lembaga Jasa
                                                   Pemerintah          Sektor
                                                                                        dan Lembaga                   Bond        Keuangan
                                                                       Publik
                                                                                         Internasional                             Lainnya


  a                          b                         c                 d                   e              f          g             h

 10    Informasi dan Komunikasi                                 -        260.686              -                  -      -                 -

  11   Aktivitas Keuangan dan Asuransi                          -      15.010.627             -         94.915.562      -         3.694.737

 12    Real Estat                                               -                   -         -                  -      -                 -

 13    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis                 -                   -         -                  -      -                 -

       Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
       Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
 14                                                             -            255              -                  -      -                 -
       Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
       Lainnya

       Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan
 15                                                296.401.489                      -         -                  -      -                 -
       Jaminan Sosial Wajib

 16    Pendidikan                                               -                   -         -                  -      -                 -

       Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
 17                                                             -        109.073              -                  -      -                 -
       Sosial

 18    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                           -                   -         -                  -      -                 -

 19    Aktivitas Jasa Lainnya                                   -     12.949.405              -                  -      -                 -

       Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
       Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
 20    dan Jasa oleh Rumah Tangga yang                          -                   -         -                  -      -                 -
       Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
       Sendiri

       Aktivitas Badan Internasional dan Badan
 21                                                             -                   -         -                  -      -                 -
       Ekstra Internasional Lainnya

 22    Rumah Tangga                                             -                   -         -                  -      -                 -

 23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                             -                   -         -                  -      -                 -

 24    Lainnya                                                  -        307.453              -            707.153      -          433.820

       Total                                       296.401.489       164.492.959              -         95.622.715      -         4.128.557




                                                                                      Tagihan                                  Tagihan kepada
                                                                      Tagihan      kepada Bank                       Tagihan     Perusahaan
                                                    Tagihan
                                                                      kepada      Pembangunan           Tagihan      berupa        Efek dan
 No.                Sektor Ekonomi                   kepada
                                                                      Entitas       Multilateral      kepada Bank    Covered    Lembaga Jasa
                                                   Pemerintah
                                                                    Sektor Publik dan Lembaga                         Bond        Keuangan
                                                                                   Internasional                                   Lainnya


  a                          b                         c                 d                   e              f          g             h

31 DESEMBER 2024

  1    Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                   -         6.938.020               -                  -      -                 -

  2    Pertambangan dan Penggalian                          -          5.520.474              -                  -      -                 -

  3    Industri Pengolahan                                  -          8.602.007              -                  -      -                 -

       Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
  4                                                         -         27.242.022              -                  -      -                 -
       Udara Dingin

       Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
  5    Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan               -                   -             -                  -      -                 -
       Aktivitas Remediasi

  6    Konstruksi                                           -         15.012.225              -                  -      -                 -




388       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 391
                                                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                                                        2025




Tagihan berupa                                                                              Tagihan
                                                   Kredit untuk
Surat Berharga/    Kredit                                                                   kepada
                                    Kredit         Pengadaan               Kredit
     Piutang      Beragun                                                                 Usaha Mikro,      Tagihan             Tagihan
                                   Beragun           Tanah,               Pegawai
 Subordinasi,     Properti                                                                   Usaha          kepada             yang Telah Aset Lainnya
                                   Properti        Pengolahan               atau
  Ekuitas, dan     Rumah                                                                   Kecil, dan      Korporasi          Jatuh Tempo
                                  Komersial        Tanah, dan            Pensiunan
   Instrumen      Tinggal                                                                  Portofolio
                                                   Konstruksi
 Modal Lainnya                                                                               Kecil

       i               j              k                  l                   m                 n                o                  p                    q

            -       540.906         124.350                         -             506          261.465          174.515            153.128                        -

    7.606.390        197.244        120.794                         -             267          247.624      32.063.072              39.210                        -

            -        945.059        625.974             25.453                   7.126       3.002.345         1.607.211          399.440                         -

            -        451.831         70.603                  1.367                 87          127.560         206.246              73.310                        -



            -       1.961.298       457.535             27.841                   6.311        2.075.111      2.394.427            598.553                         -




            -          4.033              3.151          1.406                        -            3.322        139.147                354                        -


            -         212.971        251.397                        -             982          274.653         448.529              77.068                        -


            -       1.198.465       1.266.181                 758             4.589            791.047       2.535.986             307.780                        -


            -        151.885          40.016                        -             477          250.513         858.401             158.196                        -

            -       5.850.178      1.397.438         2.595.451             4.700.510         47.198.749      23.817.286          10.198.215                       -




            -        198.985         22.700                         -            1.165         261.728          93.560             112.522                        -




            -                 -                -                    -                 -              78                   -                  -                    -


            -     23.376.607       1.348.492                        -    136.272.077        77.698.345       30.167.348          7.544.085                        -

            -                 -                -                    -            1.931              385             834                      -                    -

            -         28.419           11.601                       -              27        3.518.377      66.589.931              15.039         104.924.987

    7.606.390     162.078.198     39.947.010         9.572.324           141.279.447       552.226.170      301.332.612         76.682.106         104.924.987




                                                                                                                                             (dalam jutaan rupiah)


Tagihan berupa                                                                         Tagihan
                                                   Kredit untuk
Surat Berharga/     Kredit                                                             kepada
                                    Kredit         Pengadaan
    Piutang        Beragun                                                 Kredit    Usaha Mikro,           Tagihan           Tagihan yang
                                   Beragun            Tanah,
 Subordinasi,      Properti                                             Pegawai atau    Usaha               kepada             Telah Jatuh Aset Lainnya
                                   Properti        Pengolahan
 Ekuitas, dan       Rumah                                                Pensiunan    Kecil, dan           Korporasi             Tempo
                                  Komersial        Tanah, dan
  Instrumen        Tinggal                                                            Portofolio
                                                    Konstruksi
Modal Lainnya                                                                           Kecil

       i               j              k                  l                   m                 n                o                  p                    q



            -      15.508.256     3.293.699            131.800               75.410        138.099.822      23.230.807           9.648.170                    -

            -       1.070.442       371.901              6.251                2.096         17.946.103       13.017.954           240.134                     -

            -       9.571.378     4.665.857          1.548.850               20.573         65.190.581      24.967.943           5.078.041                    -


            -        443.074        109.662                  993              1.009          7.770.697       7.252.440            227.020                     -



            -         311.209        101.102                    -             1.402           428.472           56.555             84.228                     -


            -       5.895.959      1.207.951        4.228.023                 1.074            907.371       6.787.964          3.442.002                     -




                                                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                 389
Page 392
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                       Tagihan                              Tagihan kepada
                                                                       Tagihan      kepada Bank                   Tagihan     Perusahaan
                                                    Tagihan
                                                                       kepada      Pembangunan        Tagihan     berupa        Efek dan
 No.                Sektor Ekonomi                   kepada
                                                                       Entitas       Multilateral   kepada Bank   Covered    Lembaga Jasa
                                                   Pemerintah
                                                                     Sektor Publik dan Lembaga                     Bond        Keuangan
                                                                                    Internasional                               Lainnya


  a                          b                         c                  d               e              f          g             h

       Perdagangan Besaar dan Ecaran; Reparasi
  7                                                          -         19.436.659          -                  -      -                  -
       dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor

  8    Pengangkutan dan Pergudangan                          -          7.908.364          -                  -      -                  -

       Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
  9                                                          -             67.969          -                  -      -                  -
       Makan Minum

  10   Informasi dan Komunikasi                              -          1.485.373          -                  -      -                  -

  11   Aktivitas Keuangan dan Asuransi                       -          9.701.795          -         75.458.532      -          4.411.210

  12   Real Estat                                            -             60.135          -                  -      -                  -

  13   Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis              -                   -         -                  -      -                  -

       Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
       Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
  14                                                         -                   -         -                  -      -                  -
       Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
       Lainnya

       Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan
  15                                               365.573.146                   -         -                  -      -                  -
       Jaminan Sosial Wajib

  16   Pendidikan                                            -                   -         -                  -      -                  -

       Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
  17                                                         -                   -         -                  -      -                  -
       Sosial

  18   Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                        -                   -         -                  -      -                  -

  19   Aktivitas Jasa Lainnya                                -          4.264.057          -                  -      -                  -

       Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
       Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
 20    dan Jasa oleh Rumah Tangga yang                       -                   -         -                  -      -                  -
       Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
       Sendiri

       Aktivitas Badan Internasional dan Badan
  21                                                         -                   -         -                  -      -                  -
       Ekstra Internasional Lainnya

 22    Rumah Tangga                                          -                   -         -                  -      -                  -

 23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                          -                   -         -                  -      -                  -

 24    Lainnya                                               -          2.410.431          -                  -      -                  -

       Total                                       365.573.146        108.649.533          -         75.458.532      -          4.411.210




BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                                         Tagihan                            Tagihan kepada
                                                                       Tagihan
                                                                                      kepada Bank                 Tagihan     Perusahaan
                                                    Tagihan            kepada
                                                                                     Pembangunan      Tagihan     berupa        Efek dan
 No.                Sektor Ekonomi                   kepada            Entitas
                                                                                       Multilateral kepada Bank   Covered    Lembaga Jasa
                                                   Pemerintah           Sektor
                                                                                     dan Lembaga                   Bond        Keuangan
                                                                        Publik
                                                                                      Internasional                             Lainnya


  a                          b                         c                  d               e              f          g             h

31 DESEMBER 2025

  1    Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                        -       7.338.518         -                  -      -                  -

  2    Pertambangan dan Penggalian                               -      1.970.520          -                  -      -                  -

  3    Industri Pengolahan                                       -      3.585.843          -                  -      -                  -




390       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 393
                                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                                              2025




Tagihan berupa                                                               Tagihan
                                              Kredit untuk
Surat Berharga/    Kredit                                                    kepada
                                   Kredit     Pengadaan
    Piutang       Beragun                                        Kredit    Usaha Mikro,           Tagihan       Tagihan yang
                                  Beragun        Tanah,
 Subordinasi,     Properti                                    Pegawai atau    Usaha               kepada         Telah Jatuh Aset Lainnya
                                  Properti    Pengolahan
 Ekuitas, dan      Rumah                                       Pensiunan    Kecil, dan           Korporasi         Tempo
                                 Komersial    Tanah, dan
  Instrumen       Tinggal                                                   Portofolio
                                               Konstruksi
Modal Lainnya                                                                 Kecil

       i               j             k              l               m                 n               o              p                     q

            -     81.304.788     23.732.070       85.620           185.505        171.797.824     25.159.864      32.546.974                     -


            -       1.971.768      433.703              840         10.882         4.788.134        8.871.216       1.161.683                    -


            -      3.398.641      1.442.873             373         21.828         12.129.745      1.499.019       2.091.776                     -


            -        586.007       146.323              873             374         244.409          678.363         66.704                      -

    6.546.863        137.862        121.882      353.823                 170         219.615       12.658.651        32.630                      -

            -         897.215      588.753        48.526            10.439         2.078.092         352.149        406.754                      -

            -        329.298        65.672              993              241         123.073          85.006          74.744                     -



            -       1.700.237      435.816         21.166            6.948        2.099.206         1.661.757       543.636                      -




            -              644       3.528         2.006                 98            4.481         201.713             827                     -


            -        198.957       186.034                -              791         258.847         254.050         65.964                      -


            -        920.001       667.244         4.608             5.647          855.608        1.356.329         198.076                     -


            -         183.311        41.332               -             772         326.583          622.092        258.663                      -

            -       5.479.149     1.463.194      830.666         4.533.912        45.076.014      30.370.346      9.634.046                      -




            -        216.734        43.235                -             941         303.864            77.791        114.165                     -




            -                -            -               -                -              166               -              -                     -


            -       9.767.666      492.050                -     133.517.376       75.470.712      29.888.288       6.799.090                     -

            -                -            -               -          1.668                495             175              -                     -

            -        504.478       186.260        20.031          483.734          6.833.492      50.931.765        833.430             96.167.651

    6.546.863     140.397.074    39.800.141     7.285.442      138.882.890      552.953.408      239.982.238      73.548.757            96.167.651




                                                                                                                                (dalam jutaan rupiah)


Tagihan berupa                                                                    Tagihan
                                              Kredit untuk
Surat Berharga/    Kredit                                                         kepada
                                   Kredit     Pengadaan          Kredit
     Piutang      Beragun                                                       Usaha Mikro,      Tagihan         Tagihan
                                  Beragun       Tanah,          Pegawai
 Subordinasi,     Properti                                                         Usaha          kepada         yang Telah Aset Lainnya
                                  Properti    Pengolahan          atau
  Ekuitas, dan     Rumah                                                         Kecil, dan      Korporasi      Jatuh Tempo
                                 Komersial    Tanah, dan       Pensiunan
   Instrumen      Tinggal                                                        Portofolio
                                              Konstruksi
 Modal Lainnya                                                                     Kecil

       i               j             k              l              m                  n               o              p                     q



            -     17.992.569      3.946.324        35.589            76.718      160.029.893      35.592.750       11.611.996                        -

            -      1.463.163        320.729        44.546               1.685     20.058.767       11.555.391        361.536                         -

            -      11.134.227     4.609.738      1.170.133           14.953       69.910.580      32.765.569       5.397.868                         -




                                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              391
Page 394
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                    Tagihan                            Tagihan kepada
                                                                  Tagihan
                                                                                 kepada Bank                 Tagihan     Perusahaan
                                                    Tagihan       kepada
                                                                                Pembangunan      Tagihan     berupa        Efek dan
 No.                Sektor Ekonomi                   kepada       Entitas
                                                                                  Multilateral kepada Bank   Covered    Lembaga Jasa
                                                   Pemerintah      Sektor
                                                                                dan Lembaga                   Bond        Keuangan
                                                                   Publik
                                                                                 Internasional                             Lainnya


  a                         b                          c              d              e              f          g             h

       Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
  4                                                           -   32.042.046          -                  -      -                 -
       Udara Dingin

       Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
  5    Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan                 -             -         -                  -      -                 -
       Aktivitas Remediasi

  6    Konstruksi                                             -    57.269.598         -                  -      -                 -

       Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
  7                                                           -    25.241.847         -                  -      -                 -
       dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor

  8    Pengangkutan dan Pergudangan                           -    8.364.090          -                  -      -                 -

       Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
  9                                                           -       42.997          -                  -      -                 -
       Makan Minum

 10    Informasi dan Komunikasi                               -      260.686          -                  -      -                 -

  11   Aktivitas Keuangan dan Asuransi                494.569      15.010.627         -         99.880.116      -         3.694.737

 12    Real Estat                                             -             -         -                  -      -                 -

 13    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis               -             -         -                  -      -                 -

       Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
       Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
 14                                                           -           255         -                  -      -                 -
       Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
       Lainnya

       Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan
 15                                                296.401.489              -         -                  -      -                 -
       Jaminan Sosial Wajib

 16    Pendidikan                                             -             -         -                  -      -                 -

       Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
 17                                                           -      109.073          -                  -      -                 -
       Sosial

 18    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                         -             -         -                  -      -                 -

 19    Aktivitas Jasa Lainnya                                 -   12.949.405          -                  -      -                 -

       Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
       Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
 20    dan Jasa oleh Rumah Tangga yang                        -             -         -                  -      -                 -
       Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
       Sendiri

       Aktivitas Badan Internasional dan Badan
 21                                                           -             -         -                  -      -                 -
       Ekstra Internasional Lainnya

 22    Rumah Tangga                                           -             -         -                  -      -                 -

 23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                           -             -         -                  -      -                 -

 24    Lainnya                                        5.151.908      444.568          -          1.907.674      -         1.206.053

       Total                                       302.047.966    164.630.075         -        101.787.790      -         4.900.790




392       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 395
                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                             2025




Tagihan berupa                                                                    Tagihan
                                                Kredit untuk
Surat Berharga/     Kredit                                                        kepada
                                  Kredit        Pengadaan          Kredit
     Piutang       Beragun                                                      Usaha Mikro,     Tagihan           Tagihan
                                 Beragun          Tanah,          Pegawai
 Subordinasi,      Properti                                                        Usaha         kepada           yang Telah Aset Lainnya
                                 Properti       Pengolahan          atau
  Ekuitas, dan      Rumah                                                        Kecil, dan     Korporasi        Jatuh Tempo
                                Komersial       Tanah, dan       Pensiunan
   Instrumen       Tinggal                                                       Portofolio
                                                Konstruksi
 Modal Lainnya                                                                     Kecil

       i               j            k                l              m                n               o                p               q

            -        435.876       99.235          1.157.688             155      10.756.085      11.709.039         229.705                -



            -        271.456        43.114                   -           853         441.267          71.737          106.961               -


            -       6.831.527     1.251.641        4.477.116            1.018      1.278.372       4.157.680        2.875.124               -


            -     83.091.444    21.986.642          314.838          157.476     183.916.842      33.102.375       33.853.362               -


            -      1.926.966      467.766             3.488           8.950        4.575.913     12.649.884          1.113.652              -


            -      3.888.587     1.524.606            4.972          21.586       10.942.198      1.402.842         2.070.010               -


            -         542.191      124.350                   -           506         296.284        185.278           153.128               -

    8.899.911        200.700       125.317                   -           267       2.019.048      32.125.177          47.440          106.570

            -         946.311     625.974           25.453              7.126      3.069.266       1.638.621         401.695                -

            -        453.657        71.133               1.367            87         322.973        408.671            77.596               -



            -       1.966.352     457.535            27.841             6.311      2.406.801      2.502.891          608.903                -




            -          4.033            3.151         1.406                 -        189.397         139.147               532              -


            -         212.971      251.397                   -           982         332.560        448.529            77.073               -


            -       1.198.566     1.266.181               758         4.589          905.819      2.535.986          310.809                -


            -         151.891       40.016                   -           477         263.054        858.401           160.983               -

            -       5.856.412    1.400.498        2.595.451        4.700.510      48.700.769     23.860.348        10.214.064               -




            -        199.079       22.700                    -          1.165        264.136         93.560           114.259               -




            -               -              -                 -              -             78                 -                -             -


            -     23.488.925     1.350.216                   -   136.272.077      78.609.925      30.167.348        7.595.845               -

            -          4.277               -                 -        3.044          236.148             5.617            3.208             -

      30.933          40.526        13.293           11.650               27      130.797.773     70.113.724        1.282.391     138.986.312

   8.930.844      162.301.706   40.001.557        9.872.296      141.280.561     730.323.947    308.090.563        78.668.140     139.092.882




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          393
Page 396
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                   Tagihan                              Tagihan kepada
                                                                   Tagihan      kepada Bank                   Tagihan     Perusahaan
                                                    Tagihan
                                                                   kepada      Pembangunan        Tagihan     berupa        Efek dan
 No.                Sektor Ekonomi                   kepada
                                                                   Entitas       Multilateral   kepada Bank   Covered    Lembaga Jasa
                                                   Pemerintah
                                                                 Sektor Publik dan Lembaga                     Bond        Keuangan
                                                                                Internasional                               Lainnya


  a                          b                          c             d              e               f          g             h

31 DESEMBER 2024

  1    Pertanian, Kehutanan dan Perikanan                    -    6.938.020           -                   -      -                 -

  2    Pertambangan dan Penggalian                           -    5.520.474           -                   -      -                 -

  3    Industri Pengolahan                                   -    8.602.007           -                   -      -                 -

       Pengadaan Listrik, Gas, Uap/Air Panas dan
  4                                                          -   27.242.022           -                   -      -                 -
       Udara Dingin

       Pengelolaan Air, Pengelolaan Air Limbah,
  5    Pengelolaan dan Daur Ulang Sampah, dan                -             -          -                   -      -                 -
       Aktivitas Remediasi

  6    Konstruksi                                            -    15.012.225          -                   -      -                 -

       Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi
  7                                                          -   19.436.659           -                   -      -                 -
       dan Perawatan Mobil dan Sepeda Motor

  8    Pengangkutan dan Pergudangan                          -    7.908.364           -                   -      -                 -

       Penyediaan Akomodasi dan Penyediaan
  9                                                          -       67.969           -                   -      -                 -
       Makan Minum

 10    Informasi dan Komunikasi                              -     1.485.373          -                   -      -                 -

  11   Aktivitas Keuangan dan Asuransi                 216.104     9.701.795          -          80.762.110      -         4.411.210

 12    Real Estat                                            -        60.135          -                   -      -                 -

 13    Aktivitas Profesional, Ilmiah dan Teknis              -             -          -                   -      -                 -

       Aktivitas Penyewaan dan Sewa Guna
       Usaha Tanpa Hak Opsi, Ketenagakerjaan,
 14                                                          -             -          -                   -      -                 -
       Agen Perjalanan dan Penunjang Usaha
       Lainnya

       Administrasi Pemerintah, Pertahanan dan
 15                                                                        -          -                   -      -                 -
       Jaminan Sosial Wajib                        365.573.146

 16    Pendidikan                                            -             -          -                   -      -                 -

       Aktivitas Kesehatan Manusia dan Aktivitas
 17                                                          -             -          -                   -      -                 -
       Sosial

 18    Kesenian, Hiburan dan Rekreasi                        -             -          -                   -      -                 -

 19    Aktivitas Jasa Lainnya                                -    4.264.057           -                   -      -                 -

       Aktivitas Rumah Tangga sebagai Pemberi
       Kerja; Aktivitas yang Menghasilkan Barang
 20    dan Jasa oleh Rumah Tangga yang                       -             -          -                   -      -                 -
       Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan
       Sendiri

       Aktivitas Badan Internasional dan Badan
 21                                                          -             -          -                   -      -                 -
       Ekstra Internasional Lainnya

 22    Rumah Tangga                                          -             -          -                   -      -                 -

 23    Bukan Lapangan Usaha Lainnya                          -             -          -                   -      -                 -

 24    Lainnya                                       5.323.712    2.524.340           -           663.288        -           465.111

       Total                                       371.112.962   108.763.441          -         81.425.398       -        4.876.321




394       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 397
                                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                                          2025




                                                                                                                            (dalam jutaan rupiah)


Tagihan berupa                                                               Tagihan
                                               Kredit untuk
Surat Berharga/     Kredit                                                   kepada
                                     Kredit    Pengadaan
    Piutang        Beragun                                       Kredit    Usaha Mikro,       Tagihan        Tagihan yang
                                    Beragun       Tanah,
 Subordinasi,      Properti                                   Pegawai atau    Usaha           kepada          Telah Jatuh Aset Lainnya
                                    Properti   Pengolahan
 Ekuitas, dan       Rumah                                      Pensiunan    Kecil, dan       Korporasi          Tempo
                                   Komersial   Tanah, dan
  Instrumen        Tinggal                                                  Portofolio
                                                Konstruksi
Modal Lainnya                                                                 Kecil

       i               j               k            l              m              n              o                p                    q



           -       15.518.855     3.296.276      131.800           75.410    149.591.847     24.402.433       10.160.762                    -

           -        1.070.985        371.901        6.251           2.096     18.034.641      13.076.303        243.212                     -

           -        9.585.766     4.675.332    1.548.850           20.573     66.901.890      25.671.951       5.105.662                    -

           -         445.013        109.662             993         1.009      7.850.733       7.259.153        227.020                     -


           -          311.209        101.102              -         1.402       428.486          56.555          84.669                     -


           -        5.924.401     1.242.356    4.238.023             1.074      1.391.207      6.991.554       3.775.847             316.337

           -       81.354.193     23.747.166      85.620          185.505    204.368.896      25.397.105      32.651.858                    -

           -        1.971.855       434.411             840        10.882       5.187.430      9.014.293       1.167.949                    -

           -       3.400.487      1.443.773             373        21.828     12.283.668       1.499.019       2.104.091                    -

           -         587.352        146.323             873            374       286.576        688.289          66.665                     -

   8.234.670          143.129        127.478     353.823               170     1.446.795      12.796.753          41.716            231.282

           -         898.656        588.753       48.526           10.439       2.181.910        375.715         411.512                    -

           -         331.563         66.294             993            241       477.361         144.818         77.680                     -


           -        1.701.564       435.816        21.166           6.948      2.615.453       1.744.059        568.198                     -



           -               644        3.528        2.006               98       348.734          201.713              404                   -

           -         198.983        186.034               -            791       363.118        254.050          66.426                     -

           -          924.113       667.328        4.608            5.647      1.060.726       1.358.661        203.382                     -

           -          183.341        41.332               -            772      342.842         622.092         262.220                     -

           -       5.492.863       1.465.184     830.666        4.533.912     46.065.307     30.370.346       9.650.425                     -



           -          217.387        43.235               -            941      304.782           77.791         115.682                    -



           -                  -            -              -              -            166                -              -                   -

           -        9.767.666       496.857               -    133.517.376    75.472.409     30.044.534       6.799.090                3.570

           -          136.104         2.300               -         1.668        959.052             7.542       76.332                     -

     23.308          506.496        186.260      331.234         485.447      93.500.776      53.411.290       1.544.053        121.904.321

   8.257.979      140.672.625     39.878.701   7.606.645      138.884.603    691.464.805    245.466.023      75.404.855         122.455.510




                                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              395
Page 398
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pengungkapan Tagihan Bersih Berdasarkan Sisa Jangka Waktu Kontrak
BRI secara Individu


                                                                              31 Desember 2025


                                                         Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
 No.       Kategori Portofolio

                                                           > 1 tahun s.d. 3     > 3 tahun s.d.                     Non
                                         < 1 tahun                                               > 5 tahun
                                                                tahun              5 tahun                      Kontraktual


  a                   b                       c                   d                   e               f              g

  1    Tagihan kepada Pemerintah         81.096.780            47.511.977         41.454.273     80.001.063      46.337.396

       Tagihan kepada Entitas Sektor
  2                                       29.319.616           6.391.752           6.846.704     50.575.637      71.359.250
       Publik

       Tagihan kepada Pembangunan
  3    Multilateral dan Lembaga                      -                  -                  -               -              -
       Internasional

  4    Tagihan kepada Bank               92.869.332            1.855.953             692.972        204.457               -

  5    Tagihan berupa Covered Bond                   -                  -                  -               -              -

       Tagihan kepada Perusahaan
  6    Efek dan Lembaga Jasa               1.271.010           2.250.021             607.527              (1)             -
       Keuangan Lainnya

       Tagihan berupa Surat
       Berharga/Piutang Subordinasi,
  7                                                  -                  -                  -               -      7.606.390
       Ekuitas, dan Instrumen Modal
       Lainnya

       Kredit Beragun Properti Rumah
  8                                       86.631.419          26.242.624          23.674.379      25.183.760        346.015
       Tinggal

       Kredit Beragun Properti
  9                                       22.107.786           5.232.635           6.714.303      5.785.844        106.444
       Komersial

       Kredit untuk Pengadaan
  10   Tanah, Pengolahan Tanah, dan        5.281.695            1.220.121          1.044.325        138.505       1.887.678
       Konstruksi

  11   Kredit Pegawai atau Pensiunan       1.316.679           9.902.393          16.673.833     113.380.782          5.760

       Tagihan kepada Usaha Mikro,
  12   Usaha Kecil, dan Portofolio       84.603.297          231.019.977          95.501.541      66.371.262     74.730.093
       Kecil

  13   Tagihan kepada Korporasi          136.411.809          30.553.042          31.782.058      64.167.077     38.418.628

       Tagihan yang Telah Jatuh
  14                                     16.925.262           24.665.557          15.276.487      8.980.448      10.834.353
       Tempo

  15   Aset Lainnya                                  -                  -                  -               -    104.924.987

       TOTAL                            557.834.686          386.846.052        240.268.402      414.788.835    356.556.992




396      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 399
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




                                                                                                            (dalam jutaan rupiah)


                                                          31 Desember 2024


                                       Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak


                                 > 1 tahun s.d. 3   > 3 tahun s.d.                            Non
    Total        < 1 tahun                                            > 5 tahun                                  Total
                                      tahun            5 tahun                             Kontraktual


      h              i                  j                 k                l                    m                  n

 296.401.489         66.776                   -          6.097.117                 -       359.409.253         365.573.146

 164.492.960     29.135.375          6.784.737          9.008.615       4.367.554           59.353.249         108.649.531



            -                -                -                 -                  -                    -                   -


   95.622.715    27.578.874             697.217          223.054               7.254        46.952.134          75.458.533

            -                -                -                 -                  -                    -                   -


    4.128.557      1.149.017         2.579.443           681.934                815                     -         4.411.209




   7.606.390                 -                -                 -                  -         6.546.863           6.546.863



  162.078.197    79.398.379          27.313.932       22.068.598        11.511.535             104.630         140.397.074


   39.947.012    23.858.983          5.432.243          6.248.149       4.251.618                   9.149        39.800.141



   9.572.324      4.687.403            849.472           140.609          29.092              1.578.867          7.285.443


  141.279.447      1.359.166         9.788.474         16.565.622      111.163.495                  6.132     138.882.889


  552.226.170    94.012.329         219.807.647       117.803.610      58.180.257            63.149.566       552.953.409


 301.332.613      81.911.612        33.049.610         24.071.033     55.335.088            45.614.894        239.982.238

   76.682.106     17.001.715        23.198.499         15.061.374       9.203.921            9.083.247          73.548.756

 104.924.987                 -                -                 -                  -         96.167.651          96.167.651

1.956.294.967   360.159.630        329.501.275        217.969.715    254.050.629           687.975.636      1.849.656.885




                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        397
Page 400
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                              31 Desember 2025


                                                         Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak
 No.       Kategori Portofolio

                                                           > 1 tahun s.d. 3     > 3 tahun s.d.                     Non
                                         < 1 tahun                                               > 5 tahun
                                                                tahun              5 tahun                      Kontraktual


  a                   b                       c                   d                   e              f               g

  1    Tagihan kepada Pemerintah         86.743.257            47.511.977         41.454.273     80.001.063      46.337.396

       Tagihan kepada Entitas Sektor
  2                                      29.456.732            6.391.752           6.846.704     50.575.637      71.359.250
       Publik

       Tagihan kepada Pembangunan
  3    Multilateral dan Lembaga                      -                  -                   -              -               -
       Internasional

  4    Tagihan kepada Bank                98.341.316           1.855.953             692.972        328.878         568.671

  5    Tagihan berupa Covered Bond                   -                  -                   -              -               -

       Tagihan kepada Perusahaan
  6    Efek dan Lembaga Jasa               1.271.010           2.250.021             607.527             (1)       772.233
       Keuangan Lainnya

       Tagihan berupa Surat
       Berharga/Piutang Subordinasi,
  7                                                78                   -           1.293.521              -      7.637.246
       Ekuitas, dan Instrumen Modal
       Lainnya

       Kredit Beragun Properti Rumah
  8                                       86.717.540          26.243.790         23.683.504      25.310.856         346.015
       Tinggal

       Kredit Beragun Properti
  9                                      22.145.965            5.235.684           6.718.895      5.794.569        106.444
       Komersial

       Kredit untuk Pengadaan
 10    Tanah, Pengolahan Tanah, dan        5.312.523           1.228.636           1.044.325        399.134       1.887.678
       Konstruksi

  11   Kredit Pegawai atau Pensiunan       1.316.679           9.902.393          16.673.833     113.381.895          5.760

       Tagihan kepada Usaha Mikro,
  12   Usaha Kecil, dan Portofolio      109.477.494          253.728.204          98.201.401     66.961.373     201.955.477
       Kecil

  13   Tagihan kepada Korporasi          137.669.578          31.254.959          32.128.569     65.474.525      41.562.934

       Tagihan yang Telah Jatuh
 14                                      16.974.886           24.761.389           15.337.914      9.494.175     12.099.776
       Tempo

  15   Aset Lainnya                         266.057              128.173           1.556.883         13.279      137.128.491

       TOTAL                             595.693.113         410.492.931         246.240.321     417.735.383    521.767.370




398      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 401
                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                               2025




                                                                                                         (dalam jutaan rupiah)


                                                        31 Desember 2024


                                      Tagihan bersih berdasarkan sisa jangka waktu kontrak


                                 > 1 tahun s.d.   > 3 tahun s.d.                           Non
  Total          < 1 tahun                                         > 5 tahun                                  Total
                                    3 tahun          5 tahun                            Kontraktual


     h               i                 j                k               l                    m                  n

302.047.966       2.498.622           878.873        6.640.094        1.686.120         359.409.253          371.112.962

164.630.075      29.139.660         6.894.361         9.008.615      4.367.555           59.353.249        108.763.440



            -                -               -                -                 -                    -                   -


 101.787.790      33.518.211          724.746          223.054              7.254        46.952.134          81.425.400

            -                -               -                -                 -                    -                   -


  4.900.790        1.149.017        2.579.443          681.934               815             465.111          4.876.320




  8.930.844          23.308                  -                -       1.687.807           6.546.863            8.257.978



162.301.704      79.460.369         27.385.412      22.087.580      11.634.634              104.630         140.672.625


 40.001.557      23.906.632          5.456.716       6.254.279       4.251.925                   9.149       39.878.701



  9.872.296       4.698.269           866.864          140.609         322.037             1.578.867          7.606.646


 141.280.561      1.359.240         9.788.946        16.566.562      111.163.721                 6.132     138.884.602


730.323.948     202.616.367       243.889.099       123.191.204     58.618.569            63.149.566       691.464.806


308.090.565      84.690.150        34.525.094        24.643.712      55.992.171          45.614.894        245.466.023

 78.668.140       17.768.960       23.391.494        15.233.058      9.928.096            9.083.247          75.404.855

139.092.882       18.179.328          656.604         1.109.284         66.504           102.443.791        122.455.510

2.191.929.117   499.008.135       357.037.653      225.779.985     259.727.208          694.716.887      2.036.269.869




                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        399
Page 402
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Wilayah
BRI secara Individu


                                                                             31 Desember 2025


                                                                                    Wilayah
 No.                  Keterangan

                                                                    Kalimantan &              Bali & Nusa
                                                     Jakarta                                                 Indonesia Timur
                                                                      Sulawesi                 Tenggara


  a                       b                             c                d                        e                 f


  1    Tagihan                                     1.030.829.807    205.934.017               70.489.915      45.304.436

  2    Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai         37.461.154      17.069.832               5.610.813        2.969.758

       a. Belum Jatuh Tempo                                     -               -                       -                -

       b. Telah Jatuh Tempo                           37.461.154      17.069.832               5.610.813        2.969.758

  3    CKPN - Stage 1                                  3.139.454      2.905.888                1.089.450         438.504

  4    CKPN - Stage 2                                13.890.027       1.980.040                 553.946           315.000

  5    CKPN - Stage 3                                  9.371.165      3.675.022                1.561.843          587.825

  6    Tagihan yang Dihapus Buku                      8.825.803        5.166.908               2.340.287          628.977




                                                                             31 Desember 2024


                                                                                    Wilayah
 No.                  Keterangan

                                                                    Kalimantan &              Bali & Nusa
                                                     Jakarta                                                 Indonesia Timur
                                                                      Sulawesi                 Tenggara


  a                       b                             c                d                        e                 f


  1    Tagihan                                      999.060.235       181.166.139             65.564.555       35.457.654

  2    Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai        39.050.469       15.410.294               5.995.492         2.588.768

       a. Belum Jatuh Tempo                                     -               -                       -                -

       b. Telah Jatuh Tempo                          39.050.469       15.410.294               5.995.492        2.588.768

  3    CKPN - Stage 1                                  2.648.527       2.795.515                1.022.382         440.738

  4    CKPN - Stage 2                                  15.947.120      2.225.973                 754.672          340.248

  5    CKPN - Stage 3                                   8.511.451      2.873.759                 1.151.673        492.056

  6    Tagihan yang Dihapus Buku                       5.915.293        6.154.401               1.676.679        1.080.517




400      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 403
                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                             2025




                                                                                                         (dalam jutaan rupiah)


                                          31 Desember 2025


                                                Wilayah


               Jawa Tengah dan
Jawa Barat                       Jawa Timur               Sumatera                  Lainnya                 Total
                     DIY


     g               h                i                        j                       k                       l

151.553.404      155.622.133     166.194.690              211.257.663              66.633.154          2.103.819.218

 21.491.311       16.907.839      15.728.742              15.793.929                 503.004            133.536.381

           -               -                -                        -                        -                       -

 21.491.311       16.907.839      15.728.742              15.793.929                 503.004            133.536.381

  2.150.818        2.416.804       2.401.341                3.777.151                 408.270             18.727.681

  2.261.781        1.916.594      1.668.498                 2.017.184                 233.502            24.836.573

  5.029.931       3.580.496        4.126.693               3.479.037                    6.788             31.418.800

 4.918.808         6.077.843      6.273.926                6.562.036                          -          40.794.588




                                                                                                         (dalam jutaan rupiah)


                                          31 Desember 2024


                                                Wilayah


               Jawa Tengah dan
Jawa Barat                       Jawa Timur               Sumatera                  Lainnya                 Total
                     DIY


     g               h                i                        j                       k                       l

141.559.795      131.629.323     143.015.339              193.423.341               97.636.312         1.988.512.693

 20.600.525       14.982.542      13.543.982               14.190.382                3.477.347           129.839.801

           -               -                -                        -                        -                       -

 20.600.525       14.982.542      13.543.982               14.190.382                3.477.347           129.839.801

  2.096.335        2.323.568       2.425.595               3.461.409                 1.366.653            18.580.722

   3.197.633       2.093.972       1.793.359               2.254.778                   457.313            29.065.067

  3.804.707        2.887.405       3.156.825                 2.818.191                746.002            26.442.069

  7.833.666        4.667.481       6.210.537                6.719.142                1.689.142            41.946.858




                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      401
Page 404
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                                            31 Desember 2025


                                                                                   Wilayah
 No.                Keterangan

                                                                   Kalimantan &              Bali & Nusa
                                                     Jakarta                                               Indonesia Timur
                                                                     Sulawesi                 Tenggara


  a                      b                              c               d                        e                f


  1    Tagihan                                     1.084.527.745    255.817.493              89.473.525      45.822.655

  2    Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai         41.952.176     20.554.152               6.879.916       2.985.227

       a. Belum Jatuh Tempo                           2.883.732       2.974.783               1.089.076                   -

       b. Telah Jatuh Tempo                         39.068.444       17.579.369               5.790.839       2.985.227

  3    CKPN - Stage 1                                 3.232.364       2.981.169                1.111.084        440.754

  4    CKPN - Stage 2                                14.428.543       2.166.556                 595.475         327.199

  5    CKPN - Stage 3                                10.369.838      3.886.672                1.625.787        592.800

  6    Tagihan yang Dihapus Buku                       9.151.600      5.364.131               2.429.575         651.616




                                                                            31 Desember 2024


                                                                                   Wilayah
 No.                Keterangan

                                                                   Kalimantan &              Bali & Nusa
                                                     Jakarta                                               Indonesia Timur
                                                                     Sulawesi                 Tenggara


  a                      b                              c               d                        e                f


  1    Tagihan                                     1.041.845.833    219.189.292               77.031.003     36.032.543

  2    Tagihan yang Mengalami Penurunan Nilai        43.273.309       18.748.191              6.882.092        2.619.025

       a. Belum Jatuh Tempo                           3.420.366       2.781.240                 722.585               1.087

       b. Telah Jatuh Tempo                          39.852.942      15.966.951                6.159.507       2.617.938

  3    CKPN - Stage 1                                  2.763.091      2.881.845                1.070.068        451.844

  4    CKPN - Stage 2                                 16.973.255      2.298.415                 788.494         347.908

  5    CKPN - Stage 3                                  8.709.070       3.122.712               1.279.737        505.352

  6    Tagihan yang Dihapus Buku                       6.189.186      6.283.519                1.722.948       1.100.430




402      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 405
                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                             2025




                                                                                                         (dalam jutaan rupiah)


                                          31 Desember 2025


                                                Wilayah


               Jawa Tengah dan
Jawa Barat                       Jawa Timur                Sumatera                 Lainnya                 Total
                     DIY


    g                 h               i                        j                       k                       l

172.883.281       177.656.715    193.516.472              254.406.128              71.000.815         2.345.104.829

22.439.781         18.141.388     17.217.357               18.238.674                 648.929           149.057.600

   789.790         1.003.690       1.225.221                1.988.730                 108.569            12.063.592

 21.649.991        17.137.698     15.992.136              16.249.944                 540.360            136.994.008

 2.246.810         2.501.840      2.515.384                3.922.380                  620.962             19.572.748

 2.534.354          2.106.148      1.870.665               2.479.564                 464.386             26.972.890

  5.571.012       3.839.038       4.491.266                4.223.532                  264.596            34.864.542

 5.140.902         6.310.738       6.524.147                6.832.371                   11.706           42.416.786



                                                                                                         (dalam jutaan rupiah)


                                          31 Desember 2024


                                                Wilayah


               Jawa Tengah dan
Jawa Barat                       Jawa Timur                Sumatera                 Lainnya                 Total
                     DIY


    g                 h               i                        j                       k                       l

161.689.544      149.246.348     165.779.393              229.440.691              100.744.610        2.180.999.258

  21.697.715       16.195.885     14.984.875                16.461.182              3.545.880           144.408.152

   758.946           908.901       1.134.646                1.830.732                   27.446            11.585.950

20.938.769        15.286.984      13.850.229               14.630.449                3.518.433          132.822.202

  2.209.319        2.414.709      2.538.444                 3.611.446                4.756.873           22.697.638

  3.461.643        2.212.590        1.912.109               2.563.562                   613.116            31.171.091

 4.838.608         3.260.897        3.711.132               3.560.169                 1.147.809          30.135.487

  8.037.199         4.761.730      6.422.155                6.980.137                1.864.697          43.362.000




                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     403
Page 406
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pengungkapan Tagihan dan Pencadangan Berdasarkan Sektor Ekonomi
BRI secara Individu
                                                                                                                     (dalam jutaan rupiah)



                                                    Tagihan yang Mengalami
                                                                                                                            Tagihan
                                                        Penurunan Nilai
                                                                                CKPN         CKPN           CKPN             yang
 No.        Sektor Ekonomi           Tagihan
                                                                                Stage 1     Stage 2        Stage 3          Dihapus
                                                   Belum Jatuh   Telah Jatuh                                                 Buku
                                                     Tempo         Tempo

  a                 b                   c              d             e             f          g               h                  i

31 DESEMBER 2025

  1    Pertanian, Kehutanan dan     234.932.975         -          19.480.672   4.458.042    2.151.933     5.983.827         7.294.941
       Perikanan

  2    Pertambangan dan              48.393.005         -          2.924.389     269.895      721.321       1.696.815           143.821
       Penggalian

  3    Industri Pengolahan          147.642.097         -         10.353.299    1.506.383   3.132.035       1.741.016        5.777.706

  4    Pengadaan Listrik, Gas,       61.675.045         -            490.474      387.661     133.562             17.961        52.906
       Uap/Air Panas dan Udara
       Dingin

  5    Pengelolaan Air,                 999.217         -            153.399       18.520      20.030         25.742                     -
       Pengelolaan Air Limbah,
       Pengelolaan dan Daur
       Ulang Sampah, dan
       Aktivitas Remediasi

  6    Konstruksi                     84.609.181        -           3.855.187    224.427    1.202.007        836.130            571.716

  7    Perdagangan Besar dan        379.851.963         -          51.830.592   6.408.790    6.127.784     11.625.603        19.328.121
       Eceran; Reparasi dan
       Perawatan Mobil dan
       Sepeda Motor

  8    Pengangkutan dan              32.307.874         -           1.772.015    366.826     203.892         438.787           623.061
       Pergudangan

  9    Penyediaan Akomodasi          21.098.439         -           3.165.265    447.886     464.667         619.891           1.174.815
       dan Penyediaan Makan
       Minum

  10   Informasi dan Komunikasi        1.682.781        -            281.302       20.749      21.691        104.818                     -

  11   Aktivitas Keuangan dan        155.741.147        -             88.950       91.588         8.980       18.790            35.953
       Asuransi

  12   Real Estat                      6.915.959        -            585.286      128.818      79.549        101.825           421.466

  13   Aktivitas Profesional,          1.019.324        -             110.945      11.548         14.611       18.715                    -
       Ilmiah dan Teknis

  14   Aktivitas Penyewaan             8.582.181        -            965.880      124.804     100.502        253.402                     -
       dan Sewa Guna Usaha
       Tanpa Hak Opsi,
       Ketenagakerjaan, Agen
       Perjalanan dan Penunjang
       Usaha Lainnya

  15   Administrasi Pemerintah,     296.554.169         -                790       71.882           214               -                 98
       Pertahanan dan Jaminan
       Sosial Wajib

  16   Pendidikan                     1.300.958         -             104.914     22.639       11.538         15.536                 18.911

  17   Aktivitas Kesehatan            6.729.779         -            403.717      89.543       53.666         59.589            84.669
       Manusia dan Aktivitas
       Sosial




404      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 407
                                                                                                 Laporan Tahunan
                                                                                                            2025




                                                   Tagihan yang Mengalami
                                                                                                                                 Tagihan
                                                       Penurunan Nilai
                                                                                  CKPN             CKPN          CKPN             yang
No.           Sektor Ekonomi       Tagihan
                                                                                  Stage 1         Stage 2       Stage 3          Dihapus
                                                  Belum Jatuh   Telah Jatuh                                                       Buku
                                                    Tempo         Tempo

 a                  b                 c               d             e                f               g              h                 i

 18   Kesenian, Hiburan dan          2.324.311         -           1.014.509          10.631         14.683         847.797       2.274.797
      Rekreasi

 19   Aktivitas Jasa Lainnya      134.569.508          -          21.899.610      1.402.647       8.509.704      3.331.818                  -

 20   Aktivitas Rumah Tangga          743.656          -            152.029          10.702          18.429          20.412          45.284
      sebagai Pemberi
      Kerja; Aktivitas yang
      Menghasilkan Barang dan
      Jasa oleh Rumah Tangga
      yang Digunakan untuk
      Memenuhi Kebutuhan
      Sendiri

 21   Aktivitas Badan                        78        -                      -             2               -               -               -
      Internasional dan Badan
      Ekstra Internasional
      Lainnya

 22   Rumah Tangga                291.345.377          -         12.423.269        2.135.322       1.140.769       3.657.169                -

 23   Bukan Lapangan Usaha                3.151        -                      -             18              -               -     2.377.750
      Lainnya

 24   Lainnya                     184.797.045          -           1.479.889        518.358         705.004             3.157       568.575

      Total                      2.103.819.218         -        133.536.381       18.727.681     24.836.573     31.418.800      40.794.588



                                                                                                                          (dalam jutaan rupiah)



                                                   Tagihan yang Mengalami
                                                                                                                                 Tagihan
                                                       Penurunan Nilai
                                                                                  CKPN             CKPN          CKPN             yang
No.           Sektor Ekonomi       Tagihan
                                                                                  Stage 1         Stage 2       Stage 3          Dihapus
                                                  Belum Jatuh   Telah Jatuh                                                       Buku
                                                    Tempo         Tempo

 a                  b                 c               d             e                f               g              h                 i

31 DESEMBER 2024

 1    Pertanian, Kehutanan dan     207.779.817         -          17.945.196      3.875.379       3.048.872      4.475.870        6.054.294
      Perikanan

 2    Pertambangan dan             46.025.862          -           2.631.091        315.323         702.414      1.656.021          105.832
      Penggalian

 3    Industri Pengolahan         140.234.498          -          14.076.815      1.530.057       3.948.782      4.966.379        2.986.485

 4    Pengadaan Listrik, Gas,      48.597.028          -             281.591        267.347           40.101         14.049           19.798
      Uap/Air Panas dan Udara
      Dingin

 5    Pengelolaan Air,              1.033.852          -            124.090          21.679           18.731          19.163          31.010
      Pengelolaan Air Limbah,
      Pengelolaan dan Daur
      Ulang Sampah, dan
      Aktivitas Remediasi

 6    Konstruksi                   45.337.599          -          6.430.598         455.741        2.257.712       526.529          543.898




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              405
Page 408
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                       Tagihan yang Mengalami
                                                                                                                                     Tagihan
                                                           Penurunan Nilai
                                                                                      CKPN             CKPN            CKPN           yang
 No.           Sektor Ekonomi        Tagihan
                                                                                      Stage 1         Stage 2         Stage 3        Dihapus
                                                      Belum Jatuh   Telah Jatuh                                                       Buku
                                                        Tempo         Tempo

  a                  b                  c                 d             e                f               g               h               i

  7    Perdagangan Besar dan        380.425.787            -          50.033.159      6.838.042       7.330.396        9.613.215      19.213.955
       Eceran; Reparasi dan
       Perawatan Mobil dan
       Sepeda Motor

  8    Pengangkutan dan              25.927.500            -           1.871.642        300.036         396.859         291.988         459.535
       Pergudangan

  9    Penyediaan Akomodasi          22.305.625            -          3.432.627         518.669          791.707        525.482        1.161.622
       dan Penyediaan Makan
       Minum

  10   Informasi dan Komunikasi       3.335.700            -                96.159       29.354           11.247         16.735          79.226

  11   Aktivitas Keuangan dan        113.102.360           -              51.633         77.488           6.430          10.849           17.646
       Asuransi

  12   Real Estat                     4.706.230            -            600.238          96.353         102.866          84.803         144.071

  13   Aktivitas Profesional,               751.311        -             111.045          10.529          13.317         19.709           27.316
       Ilmiah dan Teknis

  14   Aktivitas Penyewaan             7.370.697           -             766.281         121.773         113.805        102.552          214.701
       dan Sewa Guna Usaha
       Tanpa Hak Opsi,
       Ketenagakerjaan, Agen
       Perjalanan dan Penunjang
       Usaha Lainnya

  15   Administrasi Pemerintah,     365.794.642            -                  885         39.312               58                -                -
       Pertahanan dan Jaminan
       Sosial Wajib

  16   Pendidikan                       980.023            -              91.433          21.398          13.874          11.579             16.163

  17   Aktivitas Kesehatan             3.915.979           -            298.424          70.430          43.398          52.319          67.538
       Manusia dan Aktivitas
       Sosial

  18   Kesenian, Hiburan dan          2.595.575            -            1.191.360        20.925         902.580          29.316          40.884
       Rekreasi

  19   Aktivitas Jasa Lainnya        114.733.774           -          19.007.170       1.284.868      8.234.935        1.275.235      2.652.905

 20    Aktivitas Rumah Tangga           840.855            -             167.223          13.038         24.622          26.278          46.870
       sebagai Pemberi
       Kerja; Aktivitas yang
       Menghasilkan Barang dan
       Jasa oleh Rumah Tangga
       yang Digunakan untuk
       Memenuhi Kebutuhan
       Sendiri

  21   Aktivitas Badan                         166         -                      -             3                -               -                1
       Internasional dan Badan
       Ekstra Internasional
       Lainnya

 22    Rumah Tangga                  271.557.801           -          10.581.534       1.804.885       1.054.595       2.717.920      1.482.390

 23    Bukan Lapangan Usaha                 2.404          -                   58               11               -             35               15
       Lainnya

 24    Lainnya                       181.157.607           -             49.552         868.078              7.766           6.043    6.580.704

       Total                      1.988.512.692            -        129.839.804       18.580.719     29.065.068      26.442.069      41.946.858




406      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 409
                                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                                               2025




BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                              (dalam jutaan rupiah)



                                                  Tagihan yang Mengalami
                                                                                                                                     Tagihan
                                                      Penurunan Nilai
                                                                                    CKPN              CKPN           CKPN             yang
 No.        Sektor Ekonomi        Tagihan
                                                                                    Stage 1          Stage 2        Stage 3          Dihapus
                                                 Belum Jatuh      Telah Jatuh                                                         Buku
                                                   Tempo            Tempo

  a                 b                 c              d                e                f                g              h                  i

31 DESEMBER 2025

  1    Pertanian, Kehutanan dan   253.207.430       440.534        20.369.344       4.604.557        2.570.347        7.117.464       7.379.438
       Perikanan

  2    Pertambangan dan            48.874.986            1.548       2.951.349        322.841           737.031      1.700.794           135.164
       Penggalian

  3    Industri Pengolahan         151.215.683        38.618        10.459.855      1.526.733         3.219.702      1.804.736        5.488.250

  4    Pengadaan Listrik, Gas,     62.154.918                -        499.338         387.952           136.511        23.604            50.279
       Uap/Air Panas dan Udara
       Dingin

  5    Pengelolaan Air,             1.007.490                -         155.012             18.521       20.448         26.033                      -
       Pengelolaan Air Limbah,
       Pengelolaan dan Daur
       Ulang Sampah, dan
       Aktivitas Remediasi

  6    Konstruksi                  86.839.765        471.407        4.002.339        230.244         1.434.554        949.616           543.759

  7    Perdagangan Besar dan      416.088.739         79.885       52.334.835       6.776.938         7.014.625     13.395.508       21.210.535
       Eceran; Reparasi dan
       Perawatan Mobil dan
       Sepeda Motor

  8    Pengangkutan dan            33.021.714         35.127         1.811.648        368.521          212.235        466.562            610.129
       Pergudangan

  9    Penyediaan Akomodasi        21.392.031          6.464         3.193.965        450.315          475.834        625.964           1.101.194
       dan Penyediaan Makan
       Minum

  10   Informasi dan Komunikasi      1.744.155            592         283.397          21.774           22.568        105.259                   529

  11   Aktivitas Keuangan dan      161.085.317        11.073          108.597          95.919           17.404          47.861            42.781
       Asuransi

  12   Real Estat                   7.074.957            12.141       593.001         129.621           82.050        105.355           395.475

  13   Aktivitas Profesional,        1.441.195         8.454              117.611      13.375           16.094         23.052                   869
       Ilmiah dan Teknis

  14   Aktivitas Penyewaan           9.114.860        12.459          976.200         131.455          105.588        263.359            24.057
       dan Sewa Guna Usaha
       Tanpa Hak Opsi,
       Ketenagakerjaan, Agen
       Perjalanan dan Penunjang
       Usaha Lainnya

  15   Administrasi Pemerintah,   296.747.041            7.403            3.333        73.017               1.627       2.483                 18.419
       Pertahanan dan Jaminan
       Sosial Wajib

  16   Pendidikan                    1.370.186            830         106.334          23.005            11.908         16.260                18.134

  17   Aktivitas Kesehatan          6.903.613            2.636         411.486         90.107           55.666         63.427             79.556
       Manusia dan Aktivitas
       Sosial

  18   Kesenian, Hiburan dan        2.359.021                -       1.023.011             11.081        16.137       850.047         2.134.600
       Rekreasi




                                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                 407
Page 410
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                     Tagihan yang Mengalami
                                                                                                                                         Tagihan
                                                         Penurunan Nilai
                                                                                       CKPN             CKPN             CKPN             yang
 No.           Sektor Ekonomi        Tagihan
                                                                                       Stage 1         Stage 2          Stage 3          Dihapus
                                                    Belum Jatuh      Telah Jatuh                                                          Buku
                                                      Tempo            Tempo

  a                  b                  c                d               e                f               g                h                  i

  19   Aktivitas Jasa Lainnya        137.310.085             8.177    22.080.595        1.430.460       8.715.050        3.377.680           50.524

 20    Aktivitas Rumah Tangga           754.000              1.899        153.341          10.835         18.960           20.524            42.540
       sebagai Pemberi
       Kerja; Aktivitas yang
       Menghasilkan Barang dan
       Jasa oleh Rumah Tangga
       yang Digunakan untuk
       Memenuhi Kebutuhan
       Sendiri

  21   Aktivitas Badan                         79                -                 -             2                 -               -                   -
       Internasional dan Badan
       Ekstra Internasional
       Lainnya

 22    Rumah Tangga                  294.726.711         58.588        12.584.159       2.149.255       1.173.919         3.711.315          127.850

 23    Bukan Lapangan Usaha             265.138              8.083           9.495            2.992           1.438            7.456      2.225.702
       Lainnya

 24    Lainnya                      350.405.716       10.857.674        2.765.762        703.228          913.193          160.182          737.004

       Total                      2.345.104.829      12.063.592      136.994.008       19.572.748     26.972.890       34.864.542       42.416.786



                                                                                                                                  (dalam jutaan rupiah)



                                                     Tagihan yang Mengalami
                                                                                                                                         Tagihan
                                                         Penurunan Nilai
                                                                                       CKPN             CKPN             CKPN             yang
 No.           Sektor Ekonomi        Tagihan
                                                                                       Stage 1         Stage 2          Stage 3          Dihapus
                                                    Belum Jatuh      Telah Jatuh                                                          Buku
                                                      Tempo            Tempo

  a                  b                  c                d               e                f               g                h                  i

31 DESEMBER 2024

  1    Pertanian, Kehutanan dan     224.206.139        1.186.541       18.164.849       4.007.335      3.896.656          5.011.196       6.280.703
       Perikanan

  2    Pertambangan dan              46.456.825              2.437      2.664.961        365.067          711.965       1.660.660            107.931
       Penggalian

  3    Industri Pengolahan          143.872.982          50.966        14.278.670        1.561.915     4.033.099          5.031.161      3.099.844

  4    Pengadaan Listrik, Gas,       49.099.982                  -       284.686          271.504         42.459           20.595                 20.191
       Uap/Air Panas dan Udara
       Dingin

  5    Pengelolaan Air,                1.041.383              587         125.572          21.901             19.175        19.215            31.686
       Pengelolaan Air Limbah,
       Pengelolaan dan Daur
       Ulang Sampah, dan
       Aktivitas Remediasi

  6    Konstruksi                    47.384.883         507.879         6.605.216        468.433       2.498.765          563.910           568.291

  7    Perdagangan Besar dan        419.460.033         129.458        50.667.978       7.207.325       7.984.910        12.211.601      19.728.262
       Eceran; Reparasi dan
       Perawatan Mobil dan
       Sepeda Motor




408      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 411
                                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                                 2025




                                                    Tagihan yang Mengalami
                                                                                                                                      Tagihan
                                                        Penurunan Nilai
                                                                                      CKPN              CKPN           CKPN            yang
No.           Sektor Ekonomi       Tagihan
                                                                                      Stage 1          Stage 2        Stage 3         Dihapus
                                                   Belum Jatuh     Telah Jatuh                                                         Buku
                                                     Tempo           Tempo

a                   b                 c                d               e                 f                g              h               i

8     Pengangkutan dan              26.689.590          29.412        1.907.695        306.265           405.005         311.856        479.186
      Pergudangan

9     Penyediaan Akomodasi         22.653.600            14.137       3.473.144         526.148          803.547        535.953         1.186.108
      dan Penyediaan Makan
      Minum

10    Informasi dan Komunikasi       3.406.795             1.933           97.521       30.405             11.635         17.796         80.798

11    Aktivitas Keuangan dan        115.250.511         14.247          56.097           79.816               7.971       14.385         25.224
      Asuransi

12    Real Estat                     4.873.927             8.005        608.171          98.275          104.788          87.027         148.681

13    Aktivitas Profesional,          1.182.937         11.646          114.268              11.618        14.413        22.529          30.570
      Ilmiah dan Teknis

14    Aktivitas Penyewaan            8.077.417          29.547         785.948          132.230           119.955        143.190        243.410
      dan Sewa Guna Usaha
      Tanpa Hak Opsi,
      Ketenagakerjaan, Agen
      Perjalanan dan Penunjang
      Usaha Lainnya

15    Administrasi Pemerintah,    369.068.495              9.977           4.662        40.980                1.106          5.094           3.598
      Pertahanan dan Jaminan
      Sosial Wajib

16    Pendidikan                     1.092.042              568         92.882           21.962           14.263          12.227          16.549

17    Aktivitas Kesehatan            4.164.678             7.041       308.417          72.004            44.690          58.916         68.885
      Manusia dan Aktivitas
      Sosial

18    Kesenian, Hiburan dan          2.631.287             3.756      1.204.441          21.589          915.663         34.042           41.695
      Rekreasi

19    Aktivitas Jasa Lainnya       116.682.468          11.899       19.156.507       1.314.254        8.303.937       1.329.286      2.705.538

20    Aktivitas Rumah Tangga           851.147             1.556       169.209           13.450           25.034         26.493          47.800
      sebagai Pemberi
      Kerja; Aktivitas yang
      Menghasilkan Barang dan
      Jasa oleh Rumah Tangga
      yang Digunakan untuk
      Memenuhi Kebutuhan
      Sendiri

21    Aktivitas Badan                        168               -                 -               3               -               -               1
      Internasional dan Badan
      Ekstra Internasional
      Lainnya

22    Rumah Tangga                 273.672.971          91.472       10.743.489       1.832.947         1.078.480      2.757.680       1.553.728

23    Bukan Lapangan Usaha            1.198.700            7.576           6.762             2.077            932            5.098       35.253
      Lainnya

24    Lainnya                      297.980.297       9.465.308        1.301.061       4.290.133          132.643        255.578       6.858.068

      Total                      2.180.999.258      11.585.950     132.822.205       22.697.635        31.171.092     30.135.487     43.362.000




                                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.              409
Page 412
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pengungkapan Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
BRI secara Individu
                                                                                                                                     (dalam jutaan rupiah)


                                                    31 Desember 2025                                         31 Desember 2024

                                         Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan                       Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
 No.       Jenis Eksposur
                                  > 90 hari       > 120 hari                               > 90 hari       > 120 hari
                                  s.d. 120         s.d. 180    > 180 hari      Total       s.d. 120         s.d. 180        > 180 hari         Total
                                     hari            hari                                    hari             hari

  a               b                  c                d            e             f            g                h                 i                j

       Kredit yang termasuk
  1    dalam Tagihan yang Telah   4.955.220        8.544.189   116.663.063   130.162.472    4.233.911        7.145.451       114.107.914     125.487.276
       Jatuh Tempo

       Surat Berharga yang
  2    termasuk dalam Tagihan                 -            -             -             -               -                -                -             -
       yang Telah Jatuh Tempo

       TOTAL                      4.955.220        8.544.189   116.663.063   130.162.472    4.233.911        7.145.451       114.107.914     125.487.276




BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                                     (dalam jutaan rupiah)


                                                    31 Desember 2025                                         31 Desember 2024

                                         Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan                       Tagihan Berdasarkan Hari Tunggakan
 No.       Jenis Eksposur
                                  > 90 hari       > 120 hari                               > 90 hari       > 120 hari
                                  s.d. 120         s.d. 180    > 180 hari      Total       s.d. 120         s.d. 180        > 180 hari         Total
                                     hari            hari                                    hari             hari

  a               b                  c                d            e             f            g                h                 i                j

       Kredit yang termasuk
  1    dalam Tagihan yang Telah    5.237.556       8.925.465   119.455.848   133.618.869    4.499.633       7.499.040       116.470.660      128.469.333
       Jatuh Tempo

       Surat Berharga yang
  2    termasuk dalam Tagihan                 -            -             -             -               -                -                -             -
       yang Telah Jatuh Tempo

       TOTAL                       5.237.556       8.925.465   119.455.848   133.618.869   4.499.633        7.499.040       116.470.660 128.469.333



Pengungkapan Tambahan Terkait Perlakuan Terhadap Aset Bermasalah (CRB-A)

KUALITATIF


Kualitas Aset:
a) Aset bermasalah atau non-performing adalah aset yang memiliki kualitas kurang lancar, diragukan, atau macet sebagaimana
   dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan OJK mengenai penilaian kualitas aset bank
   umum. Untuk kredit dengan eksposur diatas nilai tertentu, penilaian kolektibilitas dilakukan secara individu berdasarkan 3
   (tiga) pilar yaitu ketepatan dalam membayar, prospek usaha debitur, dan kondisi keuangan debitur.
b) Kredit dan Surat Berharga yang telah jatuh tempo merupakan tagihan yang telah jatuh tempo lebih dari 90 (sembilan puluh)
   hari, baik atas pembayaran pokok dan atau pembayaran bunga atau debitur yang wanprestasi. Tagihan tersebut termasuk
   aset yang mengalami penurunan nilai dan telah dibentuk cadangan penurunan nilai (CKPN).
c) Aset Performing merupakan aset yang memiliki kualitas lancar dan dalam perhatian khusus sebagaimana dimaksud dalam
   ketentuan peraturan perundang-undangan dan ketentuan OJK mengenai penilaian kualitas aset bank umum.
d) Aset Restrukturisasi adalah aset dalam upaya perbaikan terhadap debitur yang mengalami kesulitan untuk memenuhi
   kewajibannya. Aset dapat direstrukturisasi apabila debitur masih memiliki prospek usaha yang baik dan dinilai mampu
   memenuhi kewajiban setelah dilakukan restrukturisasi. Suatu aset restrukturisasi dapat keluar dari kategori tersebut,
   apabila dalam jangka waktu restrukturisasi, kondisi usaha debitur telah kembali normal sehingga debitur dapat memenuhi
   kewajibannya sesuai kondisi normal.




 410     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 413
                                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                                2025




1)       Segmentasi kredit:
         Pengkategorian segmen kredit berdasarkan jenis kredit dan besaran fasilitas kreditnya.


KUANTITATIF


Pengungkapan Aset Performing dan Non Performing
BRI secara Individu
                                                                                                                           (dalam jutaan rupiah)


                                                                                           Non Performing
                                                                                          (Kualitas KL, D, M)
                                    Performing
                                                                                         Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
                                (Kualitas L dan DPK)
                                                          Tagihan yang Mengalami
 No.              Uraian                                      Penurunan Nilai           Memiliki Tunggakan >       Memiliki Tunggakan <
                                                                                               90 Hari                    90 Hari

                                 Nilai                       Nilai                        Nilai                      Nilai
                               Tercatat       CKPN         Tercatat        CKPN         Tercatat       CKPN        Tercatat          CKPN
                                Bruto                       Bruto                        Bruto                      Bruto

                                  a             b             c              d             e              f            g              h

     1      Surat Berharga   320.880.955        89.420                -             -      -              -            -               -

     2      Kredit           1.298.527.440   41.657.261    44.146.271     31.246.461       -              -            -               -

            a. Korporasi     404.539.729     15.206.175     8.616.022      8.149.877       -              -            -               -

            b. Ritel          441.722.376    10.237.722    17.023.893      11.110.423      -              -            -               -

            c. Mikro         452.265.335     16.213.364    18.506.356      11.986.160      -              -            -               -

            Transaksi
     3      Rekening          211.361.870      663.045     3.373.909       1.282.207       -              -            -               -
            Administratif




BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                           (dalam jutaan rupiah)


                                                                                           Non Performing
                                                                                          (Kualitas KL, D, M)
                                    Performing
                                                                                         Tagihan yang Tidak Mengalami Penurunan Nilai
                                (Kualitas L dan DPK)
                                                          Tagihan yang Mengalami
 No.              Uraian                                      Penurunan Nilai           Memiliki Tunggakan >       Memiliki Tunggakan <
                                                                                               90 Hari                    90 Hari

                                 Nilai                       Nilai                        Nilai                      Nilai
                               Tercatat       CKPN         Tercatat        CKPN         Tercatat       CKPN        Tercatat          CKPN
                                Bruto                       Bruto                        Bruto                      Bruto

                                  a             b             c              d             e              f            g              h

     1      Surat Berharga    372.732.801        89.519               -             -      -              -            -               -

     2      Kredit           1.411.580.656   43.832.122    49.148.761     35.496.497       -              -            -               -

            a. Korporasi     409.843.565     15.635.313     9.312.988      8.839.881       -              -            -               -

            b. Ritel         442.875.691     10.279.413    17.341.855      11.356.731      -              -            -               -

            c. Mikro         558.861.400     17.917.396   22.493.918      15.299.885       -              -            -               -

            Transaksi
     3      Rekening          211.451.390      663.097     3.400.062       1.283.038       -              -            -               -
            Administratif




                                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         411
Page 414
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pengungkapan Aset Restrukturisasi Performing dan Non-Performing
BRI secara Individu


                                                          Performing                        Non Performing
                                                      (Kualitas L dan DPK)                 (Kualitas KL, D, M)
 No.                   Uraian
                                              Nilai Tercatat                       Nilai Tercatat
                                                                      CKPN                                  CKPN
                                                  Bruto                                Bruto

                                                       a                b                 c                   d

   1    Surat Berharga                                       -                 -                -                   -

   2    Kredit                                     65.724.482        19.106.215        16.282.881          11.951.033

        a. Korporasi                               18.412.007         12.461.711       5.245.667           4.920.698

        b. Ritel                                   26.759.559        3.382.592         5.543.764            3.480.711

        c. Mikro                                   20.552.917         3.261.912        5.493.450           3.549.624

   3    Transaksi Rekening Administratif             443.039            63.409             51.705                   -



BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak


                                                          Performing                        Non Performing
                                                      (Kualitas L dan DPK)                 (Kualitas KL, D, M)
 No.                   Uraian
                                              Nilai Tercatat                       Nilai Tercatat
                                                                      CKPN                                  CKPN
                                                  Bruto                                Bruto

                                                       a                b                 c                   d

   1    Surat Berharga                                       -                 -                -                   -

   2    Kredit                                     69.633.597        21.764.670        17.510.490          13.123.750

        a. Korporasi                                18.711.548       12.467.990         5.258.221          4.952.422

        b. Ritel                                   27.756.484         3.768.351         6.522.131           4.391.740

        c. Mikro                                   23.165.564        5.528.329          5.730.138           3.779.589

   3    Transaksi Rekening Administratif              446.971           63.458             51.705                   -


Pengungkapan Kualitatif Terkait Teknik MRK (CRC)

Dalam menghitung ATMR risiko kredit dengan pendekatan standar, Bank mempertimbangan penggunaan Teknik Mitigasi Risiko
Kredit (MRK) sesuai dengan ketentuan OJK. Teknik MRK yang digunakan Bank adalah teknik MRK-Agunan dan teknik MRK-
Penjaminan atau Asuransi Kredit. Teknik MRK-Agunan yang digunakan adalah agunan berupa uang tunai (cash collateral) yang
disimpan pada Bank dan emas yang disimpan pada Entitas Anak. Sedangkan teknik MRK-Penjaminan atau Asuransi Kredit
digunakan untuk kredit yang dijamin oleh asuransi kredit dari Perusahaan Asuransi berstatus BUMN. Kredit yang dijamin oleh
perusahaan asuransi yang merupakan Anak Perusahaan Bank tidak diperhitungkan sebagai penjamin dalam teknik MRK karena
merupakan pihak yang terafiliasi dengan Bank.


Kriteria agunan yang dapat diterima antara lain:
1. Agunan diikat dengan hak tanggungan, surat kuasa untuk menjual, giro, tabungan, deposito berjangka atau jaminan lain
    yang umumnya diterima oleh perbankan serta barang jaminan berupa emas (entitas anak).
2. Penetapan nilai agunan harus didasarkan pada pertimbangan atas penilaian, pengikatan, penguasaan, pengamanan dan
    pemanfaatan.




 412     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 415
                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                          2025




                                                                                                        (dalam jutaan rupiah)



             Stage 1                          Stage 2                                         Stage 3


Nilai Tercatat                Nilai Tercatat                                 Nilai Tercatat
                       CKPN                              CKPN                                             CKPN
    Bruto                         Bruto                                          Bruto

      e                 f           g                       h                       i                         j

      -                  -                -                       -                       -                         -

      -                  -      65.632.382              19.052.383              16.374.981              12.004.865

      -                  -       18.412.007              12.461.711              5.245.667               4.920.698

      -                  -      26.676.663               3.334.422               5.626.660               3.528.882

      -                  -      20.543.712               3.256.250               5.502.655               3.555.286

      -                  -         440.556                 63.409                   54.188                          -




                                                                                                        (dalam jutaan rupiah)



             Stage 1                          Stage 2                                         Stage 3


Nilai Tercatat                Nilai Tercatat                                 Nilai Tercatat
                       CKPN                              CKPN                                             CKPN
    Bruto                         Bruto                                          Bruto

      e                 f           g                       h                       i                         j

      -                  -                -                       -                       -                         -

    41.728              629     67.865.849              20.264.883              19.236.510              14.622.907

      -                  -       18.711.548             12.486.991               5.258.221               4.933.420

    41.728              629      27.631.861               3.719.551              6.605.027               4.439.910

      -                  -      21.522.440               4.058.341               7.373.262               5.249.577

      -                  -        444.488                  63.458                   54.188                          -




                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        413
Page 416
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




3. Penilaian agunan harus dilakukan secara objektif, jujur, bertanggung jawab dan menyajikan suatu nilai yang wajar.
4. Review agunan dilakukan untuk melihat kecukupan agunan dibandingkan dengan total kewajiban debitur, antara lain
   meliputi:
   a. Kondisi agunan pada saat review
   b. Nilai agunan
   c. Pengamanan agunan (penyimpanan, pengikatan dan berlakunya agunan)
   d. Informasi lain yang relevan dengan penilaian kecukupan agunan
5. Periode review agunan dilakukan sebagaimana dicantumkan dalam syarat dan ketentuan kredit, namun wajib dilakukan
   minimal sekali setahun bersamaan dengan review kredit sebagaimana diatur dalam masing-masing bidang bisnis. Periode
   review agunan dapat ditetapkan berbeda apabila diatur secara khusus oleh regulator (BI, OJK atau instansi terkait lainnya).
   Untuk kepentingan perhitungan ATMR, khusus kredit konsumtif beragun rumah tinggal maka wajib dilakukan valuasi agunan
   secara berkala minimal 30 (tiga puluh) bulan.


Pengungkapan Kuantitatif Terkait Teknik MRK (CR3)


BRI secara Individu
                                                                                                                    (dalam jutaan rupiah)


                                                                                                   Tagihan yang
                                              Tagihan yang                                        Dijamin dengan     Tagihan yang
                                                                 Tagihan yang     Tagihan yang
                                              Tidak Dijamin                                           Garansi,      Dijamin dengan
                                                                Dijamin dengan   Dijamin dengan
                                              dengan Teknik                                       Penjaminan dan/   Derivatif Kredit
                                                                  Teknik MRK         Agunan
                                                  MRK                                              atau Asuransi
                                                                                                       Kredit

                                                      a               b                c                d                    e

   1   Kredit                                 1.043.693.760       226.076.231       20.700.877      205.375.354              -

  2    Surat Berharga                           320.791.535                 -                -                 -             -

  3    Total                                  1.364.485.296      226.076.231       20.700.877       205.375.354              -

  4    Kredit dan Surat Berharga yang Telah        74.640.376        548.932           249.591          299.341              -
       Jatuh Tempo




BRI secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                    (dalam jutaan rupiah)


                                                                                                   Tagihan yang
                                              Tagihan yang                                        Dijamin dengan     Tagihan yang
                                                                 Tagihan yang     Tagihan yang
                                              Tidak Dijamin                                           Garansi,      Dijamin dengan
                                                                Dijamin dengan   Dijamin dengan
                                              dengan Teknik                                       Penjaminan dan/   Derivatif Kredit
                                                                  Teknik MRK         Agunan
                                                  MRK                                              atau Asuransi
                                                                                                       Kredit

                                                      a               b                c                d                    e

   1   Kredit                                 1.056.788.606       324.612.192      110.395.892       214.216.299             -

  2    Surat Berharga                           372.643.283                 -                -                 -             -

  3    Total                                  1.429.431.889       324.612.192      110.395.892      214.216.299              -

  4    Kredit dan Surat Berharga yang Telah        76.625.591        549.663          250.322           299.341              -
       Jatuh Tempo



Pengungkapan Tambahan




 414     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 417
                                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                                          2025




Pengungkapan Penggunaan Peringkat Kredit Eksternal (CRD)

Lembaga pemeringkat yang digunakan adalah lembaga pemeringkat yang diakui oleh Otoritas Jasa Keuangan yaitu Moody’s
Investor Service, Standard and Poor’s, Fitch Ratings dan PT. Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo). Apabila terdapat Surat
Berharga yang memiliki lebih dari 1 (satu) peringkat, maka yang digunakan adalah peringkat yang paling buruk. Kategori
portofolio yang menggunakan peringkat adalah Tagihan kepada Pemerintah, Tagihan kepada Entitas Sektor Publik, Tagihan
kepada Bank, Tagihan kepada Perusahaan Efek & Jasa Keuangan, dan Tagihan kepada Korporasi. Sedangkan tagihan yang lain
menggunakan unrated (tanpa peringkat) karena tidak tersedianya data peringkat.


Pengungkapan Eksposur Risiko Kredit dan Dampak Teknik MRK (CR4)
BRI secara Individu
                                                                                                                         (dalam jutaan rupiah)


                                       Tagihan Bersih Sebelum         Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                        ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                      Penerapan FKK dan Teknik      Penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                                 Risiko
                                                MRK                           MRK


       Kategori Portofolio             Laporan                       Laporan                                                Rata-Rata
                                        Posisi        TRA             Posisi              TRA             ATMR             Bobot Risiko
                                      Keuangan                      Keuangan                                                (e/(c+d))


                                           a            b                c                 d                 e                     f

  1   Tagihan kepada Pemerintah        296.401.489              -    296.401.489                    -                -                 0,00%

      Tagihan kepada Entitas Sektor
  2                                    145.936.006    35.215.050      145.288.414        18.556.954        82.470.516              50,33%
      Publik

      Tagihan kepada Bank
  3   Pembangunan Multilateral dan                -             -               -                   -                -                 0,00%
      Lembaga Internasional

  4   Tagihan kepada Bank                94.915.562      707.153       94.915.562           707.153        49.613.182                  51,88%

      Tagihan kepada Perusahaan
      Efek dan Lembaga Jasa               3.671.242      457.315        3.671.242           457.315         5.174.273              125,33%
      Keuangan Lain1)

  5   Tagihan berupa Covered Bond                 -             -               -                   -                -                 0,00%

      Tagihan kepada Korporasi -
  6                                     213.820.978   89.754.967      198.453.876        63.942.115      256.559.020                   97,78%
      Eksposur Korporasi Umum2)

      Tagihan kepada perusahaan
      efek dan lembaga jasa                       -             -               -                   -                -                 0,00%
      keuangan lain3)

      Eksposur Pembiayaan
                                        23.207.302      905.546        21.675.367           362.218        23.134.148             104,98%
      Khusus4)

      Tagihan berupa Surat
      Berharga/Piutang Subordinasi,
  7                                       7.606.390             -       7.606.390                   -      18.985.975             249,61%
      Ekuitas, dan Instrumen Modal
      Lainnya

      Tagihan kepada Usaha Mikro,
  8   Usaha Kecil, dan Portofolio      522.696.499    66.480.674      371.365.692        29.529.671       321.089.432              80,09%
      Ritel

  9   Kredit Beragun Properti           195.735.870   15.723.347      181.777.895         6.289.339        98.832.216               52,55%

      Kredit Beragun Rumah Tinggal
      yang Pembayarannya Tidak
                                        157.599.923    11.195.684     145.371.957         4.478.274         69.353.111             46,28%
      Bergantung Secara Material
      pada Arus Kas Properti

      Kredit Beragun Rumah
      Tinggal yang Pembayarannya
                                                  -             -               -                   -                -                 0,00%
      Bergantung Secara Material
      pada Arus Kas Properti




                                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.             415
Page 418
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                     Tagihan Bersih Sebelum             Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                     ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                    Penerapan FKK dan Teknik          Penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                              Risiko
                                              MRK                               MRK


       Kategori Portofolio             Laporan                         Laporan                                          Rata-Rata
                                        Posisi          TRA             Posisi         TRA              ATMR           Bobot Risiko
                                      Keuangan                        Keuangan                                          (e/(c+d))


                                          a               b                c             d                e                    f

       Kredit Beragun Properti
       Komersial yang
       Pembayarannya Tidak              38.135.947       4.527.663      36.405.938       1.811.065      29.479.105                 77,14%
       Bergantung Secara Material
       pada Arus Kas Properti

       Kredit Beragun Properti
       Komersial yang
       Pembayarannya Bergantung                    -              -               -              -               -                 0,00%
       Secara Material pada Arus
       Kas Properti

       Kredit Pengadaan Tanah,
       Pengolahan Tanah, dan             8.725.499        2.117.063       7.048.813      846.825        11.379.248             144,12%
       Konstruksi

       Tagihan yang Telah Jatuh
 10                                     75.189.308       2.091.702      74.700.244      1.492.798       82.428.645             108,18%
       Tempo

  11   Aset Lainnya                    104.924.987                -    104.924.987               -      72.975.370              69,55%

 12    Total                         1.692.831.132     213.452.817    1.507.829.972   122.184.388    1.022.642.025             62,74%



2) Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                     (dalam jutaan rupiah)


                                     Tagihan Bersih Sebelum             Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                     ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                    Penerapan FKK dan Teknik          Penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                              Risiko
                                              MRK                               MRK


       Kategori Portofolio             Laporan                         Laporan                                          Rata-Rata
                                        Posisi          TRA             Posisi         TRA              ATMR           Bobot Risiko
                                      Keuangan                        Keuangan                                          (e/(c+d))


                                          a               b                c             d                e                    f

  1    Tagihan kepada Pemerintah       302.047.966                -    302.047.966               -              0                  0,00%

       Tagihan kepada Entitas
  2                                     146.073.121     35.215.050      145.425.529    18.556.954       82.497.939                 50,31%
       Sektor Publik

       Tagihan kepada Bank
  3    Pembangunan Multilateral                    -              -               -              -              0                  0,00%
       dan Lembaga Internasional

  4    Tagihan kepada Bank             101.080.637         707.153     100.508.096        707.153       50.898.078             50,29%

       Tagihan kepada Perusahaan
       Efek dan Lembaga Jasa             4.443.475         457.315       4.443.475        457.315        5.328.719             108,73%
       Keuangan Lain1)

       Tagihan berupa Covered
  5                                                -              -               -              -              0                  0,00%
       Bond

       Tagihan kepada Korporasi -
  6                                    220.565.099     90.332.870      203.524.402    63.955.945       261.543.830                 97,78%
       Eksposur Korporasi Umum2)

       Tagihan kepada perusahaan
       efek dan lembaga jasa                       -              -               -              -               -                 0,00%
       keuangan lain3)




 416     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 419
                                                                                               Laporan Tahunan
                                                                                                          2025




                                     Tagihan Bersih Sebelum          Tagihan Bersih Setelah
                                                                                                        ATMR dan Rata-Rata Bobot
                                    Penerapan FKK dan Teknik       Penerapan FKK dan Teknik
                                                                                                                 Risiko
                                              MRK                            MRK


      Kategori Portofolio            Laporan                         Laporan                                             Rata-Rata
                                      Posisi          TRA             Posisi              TRA             ATMR          Bobot Risiko
                                    Keuangan                        Keuangan                                             (e/(c+d))


                                         a             b                c                  d                 e                f

      Eksposur Pembiayaan
                                      23.207.302        362.218       21.675.367            362.218        23.134.148         104,98%
      Khusus4)

      Tagihan berupa Surat
      Berharga/Piutang
 7                                     8.930.844               -       8.930.844                    -     22.266.255          249,32%
      Subordinasi, Ekuitas, dan
      Instrumen Modal Lainnya

      Tagihan kepada Usaha Mikro,
 8    Usaha Kecil, dan Portofolio    700.772.392     66.535.385       411.280.817        29.551.555      356.985.857          80,98%
      Ritel

 9    Kredit Beragun Properti         196.008.227     15.737.584     182.049.697          6.295.034        99.051.008          52,59%

      Kredit Beragun Rumah
      Tinggal yang Pembayarannya
      Tidak Bergantung Secara         157.818.425     11.208.198     145.589.904          4.483.279       69.526.726          46,33%
      Material pada Arus Kas
      Properti

      Kredit Beragun Rumah
      Tinggal yang Pembayarannya
                                                -              -                -                   -               -             0,00%
      Bergantung Secara Material
      pada Arus Kas Properti

      Kredit Beragun Properti
      Komersial yang
      Pembayarannya Tidak              38.189.802     4.529.386       36.459.793           1.811.755      29.524.282              77,14%
      Bergantung Secara Material
      pada Arus Kas Properti

      Kredit Beragun Properti
      Komersial yang
      Pembayarannya Bergantung                  -              -                -                   -               -             0,00%
      Secara Material pada Arus
      Kas Properti

      Kredit Pengadaan Tanah,
      Pengolahan Tanah, dan            9.020.700       2.128.991       7.338.829            851.596        11.821.428         144,33%
      Konstruksi

      Tagihan yang Telah Jatuh
 10                                    77.175.254     2.091.922       76.685.459          1.492.886        83.676.186         107,03%
      Tempo

 11   Aset Lainnya                   139.092.882               -     139.092.882                    -     106.676.786          76,69%

 12   Total                         1.928.417.901   213.568.488    1.603.003.363       122.230.656      1.103.880.235         63,98%



Pengungkapan Tambahan
Eksposur Transaksi Rekening Administratif (TRA) dikonversi menjadi ekuivalen eksposur kredit menggunakan Faktor Konversi
Kredit (FKK). FKK paling kecil yang digunakan Bank adalah sebesar 20% untuk eksposur TRA dalam bentuk kewajiban komitmen
berupa L/C, FKK 40% diberikan untuk eksposur TRA dalam bentuk kewajiban komitmen (kelonggaran tarik) sedangkan FKK
100% diberikan untuk eksposur TRA dalam bentuk jaminan yang diterbitkan dalam rangka pengambilalihan risiko gagal bayar.
CKPN yang diperhitungkan untuk perhitungan tagihan bersih merupakan CKPN atas aset yang teridentifikasi mengalami
penurunan nilai, yaitu CKPN pada stage 2 dan stage 3. Teknik Mitigasi Risiko Kredit (MRK) yang digunakan oleh Bank adalah
agunan dan penjaminan/asuransi kredit, agunan berupa cash collateral, sedangkan penjaminan/asuransi kredit merupakan
perusahaan asuransi berstatus BUMN. Kredit yang dijamin oleh perusahaan asuransi yang merupakan Anak Perusahaan Bank
tidak diperhitungkan sebagai penjamin dalam teknik MRK karena merupakan pihak yang terafiliasi dengan Bank.




                                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        417
Page 420
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pengungkapan Eksposur Berdasarkan Kelas Aset dan Bobot Risiko (CR5)


Bank secara Individu



       Kategori Portofolio                            0%                                 20%                                    50%


  1     Tagihan kepada Pemerintah                 296.401.489                                 -                                  -




       Kategori Portofolio                                       20%                                               50%


  2     Tagihan kepada Kualitas
                                                                323.332                                          162.232.372
        Sektor Publik




       Kategori Portofolio                    0%                                   20%                30%                              50%


  3     Tagihan kepada Bank
        Pembangungan Multilateral                 -                                 -                  -                                -
        dan Lembaga Internasional




      Kategori Portofolio            20%                               30%               40%                50%                         75%


 4      Tagihan kepada Bank               -                                  425.042      -                      93.123.720                        219.546

        Tagihan kepada
        Perusahaan Efek
                                          -                                  295.104      -                        526.877                         145.852
        dan Lembaga Jasa
        Keuangan Lain 1)




      Kategori Portofolio             10%                              15%               20%                25%                         35%


  5     Tagihan berupa Covered
                                          -                              -                -                  -                              -
        Bond




      Kategori Portofolio           20%                 50%                  65% 5)      75%          80%                 85%                100%


  6     Tagihan kepada
        Korporasi Umum 2)
                                              -            216.978             -         385.873             -            49.221.962            225.298.912


        Tagihan kepada
        perusahaan efek dan
        lembaga jasa keuangan
        lain 3)

        Eksposur Pembiayaan
        Khusus 4)
                                              -                    -                              -          -                               19.855.167




       Kategori Portofolio                                      100%                                               150%


  7     Tagihan berupa Surat
        Berharga/Piutang
                                                                20.000                                                -
        Subordinasi, Ekuitas dan
        Instrumen Modal Lainnya




 418       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 421
                                                               Laporan Tahunan
                                                                          2025




                                                                                      (dalam jutaan rupiah)


                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 100%                    150%                  Lainnya
                                                                               Teknik MRK

    -                      -                      -                              296.401.489




                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 100%                    150%                  Lainnya
                                                                               Teknik MRK


1.289.664                  -                      -                              163.845.368




                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 100%                    150%                  Lainnya
                                                                               Teknik MRK


   -                       -                      -                                   -




                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 100%                    150%                  Lainnya
                                                                               Teknik MRK

               44.921              1.809.486      -                                   95.622.715



               56.344              3.104.380      -                                       4.128.557




                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 50%                     100%                  Lainnya
                                                                               Teknik MRK


    -                      -                      -                               -




                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 130%                    150%                  Lainnya
                                                                               Teknik MRK


                    -             2.639.367       -                               262.395.990




            3.714.354                      -      -                               262.395.990




                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 250%                   400% 5)                Lainnya
                                                                               Teknik MRK



7.586.390                  -                      -                               7.606.390




                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         419
Page 422
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




        Kategori Portofolio                                 100%                                                         150%


    8   Tagihan kepada Usaha
        Mikro, Usaha Kecil dan                             3.303.209                                                445.741.332
        Portofolio Ritel




        Kategori Portofolio          0%       20%            25%        30%        35%         40%         45%           50%          60%         65%




9       Kredit Beragun Properti           - 30.360.260      8.313.932 25.529.688         -    27.312.224           - 22.406.621       6.715.213         -

        Kredit Beragun Properti
        Rumah Tinggal yang
        Pembayarannya Tidak               - 30.360.260      8.313.932 25.529.688              27.312.224                22.406.621                      -
        Bergantung Secara material
        pada Arus Kas Properti

        tanpa pendekatan
        pembagian kredit

        dengan menggunakan
        pendekatan pembagian
        kredit (dijamin)

        dengan menggunakan
        pendekatan pembagian
        kredit (dijamin)

        Kredit Beragun Properti
        Rumah Tinggal yang
        Pembayarannya Bergantung
        Secara Material pada Arus
        Kas Properti

        Kredit Beragun Properti
        Komersial yang
        Pembayarannya Tidak               -           -                        -                       -                         -    6.715.213         -
        Bergantung Secara Material
        pada Arus Kas Properti

        tanpa pendekatan
        pembagian kredit

        dengan menggunakan
        pendekatan pembagian
        kredit (dijamin)

        dengan menggunakan
        pendekatan pembagian
        kredit (dijamin)

        Kredit Beragun Properti
        Komersial yang
        Pembayarannya Bergantung
        Secara Material pada Arus
        Kas Properti

        Kredit Pengadaan Tanah,
        Pengolahan Tanah, dan
        Konstruksi




        Kategori Portofolio                      0%                                                          20%


 10     Tagihan yang Telah Jatuh
                                              13.415.250                                                   36.877.912
        tempo




        Kategori Portofolio                      0%                                      20%                                         100%


 11     Aset Lainnya                          31.975.036                                  -                                      72.899.114




420        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 423
                                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                                               2025




                                                                                                          Tagihan Bersih Setelah FKK dan
             250%                          400% 5)                               Lainnya
                                                                                                                   Teknik MRK


         90.312.284                        12.869.345                                -                                   400.895.363




                                                                                                                                       Tagihan
                                                                                                                                        Bersih
                                                                                                                                       Setelah
70%              75%          85%          90%           100%             105%           110%          150%            Lainnya
                                                                                                                                       FKK dan
                                                                                                                                        Teknik
                                                                                                                                         MRK

38.688.008      23.795.834    14.995.165             -   3.908.264               -              -               -                -     188.067.234



38.688.008       6.092.073      274.288                   3.101.102                                             -                -     149.850.230




                                                                                                                                                 -



                                                                                                                                                 -



                                                                                                                                                 -




                                                                                                                                                 -




                 17.703.761   14.720.876                 807.162,20                                             -                -      38.217.003




                                                                                                                                                 -



                                                                                                                                                 -



                                                                                                                                                 -




                                                                                                                                                 -




                                                     -     927.641                                      6.967.997                -       7.895.639




                                                                                                Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
                      100%                                      Lainnya
                                                                                                                MRK


                 26.388.944                                        -                                                76.193.042




                                                                                                          Tagihan Bersih Setelah FKK dan
             150%                          1250% 5)                              Lainnya
                                                                                                                   Teknik MRK

             50.837                              -                                   -                                   104.924.987




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.           421
Page 424
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                                              Tagihan Bersih
                                      Tagihan Bersih               Tagihan Bersih TRA
                                                                                                                            (Setelah pengenaan
 No           Bobot Risiko            Laporan Posisi              (sebelum pengenaan              Rata-Rata FKK
                                                                                                                              FKK dan Teknik
                                        Keuangan                         FKK)
                                                                                                                                   MRK)

  1       < 40%                          390.684.819                      7.347.659                   2.939.064                    388.301.499

  2       40%-70%                        345.926.457                     43.649.715                   5.023.213                    362.610.310

  3       75%                            464.082.707                     14.966.228                   1.034.288                    316.677.033

  4       85%                            130.565.824                    59.908.968                    4.792.717                    151.405.486

  5       90%-100%                       309.056.603                    85.008.966                    4.066.290                    359.270.407

  6       105%-130%                         3.655.286                          147.669                     59.068                       3.655.212

  7       150%                              41.273.045                    2.423.612                    431.564                         40.508.021

  8       250%                               7.586.390                               -                          -                       7.586.390

  9       400%                                        -                              -                          -                               -

 10       1250%                                       -                              -                          -                               -

  11      Total Tagihan Bersih           1.692.831.131                  213.452.817                  18.346.204                   1.630.014.358


Bank secara Konsolidasi dengan Entitas Anak

        Kategori Portofolio                      0%                                      20%                                      50%


  1      Tagihan kepada Pemerintah           302.047.966                                      -                                    -




        Kategori Portofolio                                 20%                                                        50%


 2       Tagihan kepada Kualitas
                                                           460.447                                                  162.879.964
         Sektor Publik




        Kategori Portofolio                 0%                           20%                          30%                               50%


 3       Tagihan kepada Bank
         Pembangungan Multilateral           -                             -                           -                                 -
         dan Lembaga Internasional




       Kategori Portofolio            20%                      30%                       40%                  50%                         75%


 4       Tagihan kepada Bank              5.606.575                  425.042              -                         93.682.220                  219.546

         Tagihan kepada
         Perusahaan Efek
                                            772.233                  295.104              -                           526.877                   145.852
         dan Lembaga Jasa
         Keuangan Lain 1)




       Kategori Portofolio            10%                      15%                       20%                  25%                         35%


 5       Tagihan berupa Covered
                                                  -                        -              -                                  -                        -
         Bond




422         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 425
                                                        Laporan Tahunan
                                                                   2025




                                                               Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 100%                150%               Lainnya
                                                                        Teknik MRK

    -                 -                    -                              296.401.489




                                                               Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 100%                150%               Lainnya
                                                                        Teknik MRK


1.289.664             -                    -                              163.845.368




                                                               Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 100%                150%               Lainnya
                                                                        Teknik MRK


   -                  -                    -




                                                               Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 100%                150%               Lainnya
                                                                        Teknik MRK

            44.921          1.809.486      -                                   95.622.715



            56.344          3.104.380      -                                    4.128.557




                                                               Tagihan Bersih Setelah FKK dan
 50%                 100%               Lainnya
                                                                        Teknik MRK


                 -                  -      -                                             -




                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       423
Page 426
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




        Kategori Portofolio            20%                  50%            65% 5)             75%                80%               85%                100%


    6     Tagihan kepada
                                             107.189         260.282           -               400.449                  -          49221962,4         231.868.791
          Korporasi Umum 2)

          Tagihan kepada
          perusahaan efek dan
          lembaga jasa keuangan
          lain 3)

          Eksposur Pembiayaan
                                                   -                 -         -                       -                -                  -           19.855.167
          Khusus 4)




         Kategori Portofolio                                      100%                                                       150%


    7     Tagihan berupa Surat
          Berharga/Piutang
                                                                  20.000                                                     30.856
          Subordinasi, Ekuitas dan
          Instrumen Modal Lainnya




         Kategori Portofolio                                      100%                                                       150%


    8     Tagihan kepada Usaha
          Mikro, Usaha Kecil dan                                  20.000                                                     30.856
          Portofolio Ritel




         Kategori Portofolio           0% 5)           20%        25%         30%        35%         40%          45%        50%          60%          65% 5)




9         Kredit Beragun Properti        -         30.360.260     8.313.932 25.529.688    -         27.312.224     -        22.406.621    6.715.213        -

          Kredit Beragun Properti
          Rumah Tinggal yang
          Pembayarannya Tidak            -         30.360.260     8.313.932 25.529.688    -         27.312.224     -        22.406.621            -        -
          Bergantung Secara material
          pada Arus Kas Properti

          tanpa pendekatan
                                         -              -           -              -      -            -           -           -                  -        -
          pembagian kredit 5)

          dengan menggunakan
          pendekatan pembagian           -              -           -              -      -            -           -           -                  -        -
          kredit (dijamin) 5)

          dengan menggunakan
          pendekatan pembagian           -              -           -              -      -            -           -           -                  -        -
          kredit (dijamin) 5)

          Kredit Beragun Properti
          Rumah Tinggal yang
          Pembayarannya Bergantung       -              -           -              -      -            -           -           -                  -        -
          Secara Material pada Arus
          Kas Properti

          Kredit Beragun Properti
          Komersial yang
          Pembayarannya Tidak            -              -           -              -      -            -           -           -          6.715.213        -
          Bergantung Secara Material
          pada Arus Kas Properti

          tanpa pendekatan
                                         -              -           -              -      -            -           -           -                  -        -
          pembagian kredit 5)

          dengan menggunakan
          pendekatan pembagian           -              -           -              -      -            -           -           -                  -        -
          kredit (dijamin) 5)

          dengan menggunakan
          pendekatan pembagian           -              -           -              -      -            -           -           -                  -        -
          kredit (dijamin) 5)




424          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 427
                                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                                        2025




                                                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
             130%                                 150%                       Lainnya
                                                                                                               Teknik MRK


                               -                         2.662.371              -                                    262.395.990




                       3.714.354                                 -              -                                     22.037.585




                                                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
             250%                            400% 5)                         Lainnya
                                                                                                               Teknik MRK



         8.879.988                                 -                            -                               7.606.390




                                                                                                      Tagihan Bersih Setelah FKK dan
             250%                            400% 5)                         Lainnya
                                                                                                               Teknik MRK


         8.879.988                                 -                            -                               7.606.390




                                                                                                                            Tagihan
                                                                                                                             Bersih
                                                                                                                            Setelah
70%            75%            85%            90%         100%         105%          110%        150%          Lainnya
                                                                                                                            FKK dan
                                                                                                                             Teknik
                                                                                                                              MRK

38.688.008     23.966.640      15.102.411     -          3.908.264     -             -                    -      -           188.067.234



38.688.008      6.251.024          338.846    -           3.101.102    -             -                    -      -          149.850.230




  -                     -                -    -                  -     -             -            -              -                     -



  -                     -                -    -                  -     -             -            -              -                     -



  -                     -                -    -                  -     -             -            -              -                     -




  -                     -                -    -                  -     -             -            -              -                     -




  -             17.715.616    14.763.565      -            807.162     -             -            -              -            38.217.003




  -                     -                -    -                  -     -             -            -              -                     -



  -                     -                -    -                  -     -             -            -              -                     -



  -                     -                -    -                  -     -             -            -              -                     -




                                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        425
Page 428
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




       Kategori Portofolio         0% 5)       20%          25%       30%      35%         40%        45%         50%       60%         65% 5)




       Kredit Beragun Properti
       Komersial yang
       Pembayarannya Bergantung      -           -           -          -        -          -           -          -          -               -
       Secara Material pada Arus
       Kas Properti

       Kredit Pengadaan Tanah,
       Pengolahan Tanah, dan         -           -           -          -        -          -           -          -          -               -
       Konstruksi 5)




       Kategori Portofolio                        0%                                                    20%


 10    Tagihan yang Telah Jatuh
                                               14.983.234                                            37.204.233
       tempo




       Kategori Portofolio                        0%                                 20%                                  100%


  11   Aset Lainnya                            32.443.932                             -                                 106.593.276




                                                                                                                         Tagihan Bersih
                                         Tagihan Bersih            Tagihan Bersih TRA
                                                                                                                       (Setelah pengenaan
 No         Bobot Risiko                 Laporan Posisi           (sebelum pengenaan            Rata-Rata FKK
                                                                                                                         FKK dan Teknik
                                           Keuangan                      FKK)
                                                                                                                              MRK)

   1    < 40%                              403.423.305                  13.483.380                  2.707.300                397.532.250

  2     40%-70%                            348.096.246                 134.251.880                  5.446.265                 342.113.891

  3     75%                                642.343.656                           -                   589.844                 350.571.483

  4     85%                                 130.667.702                          -                  2.612.255                127.543.222

  5     90%-100%                           349.633.134                  65.833.228                  3.673.551                333.112.703

  6     105%-130%                            3.655.286                           -                    300.621                     3.596.144

  7     150%                                 41.718.583                          -                   259.280                  39.653.682

  8     250%                                 8.879.988                           -                           -                 8.879.988

  9     400%                                           -                         -                           -                            -

  10    1250%                                          -                         -                           -                            -

  11    Total Tagihan Bersih               1.928.417.901               213.568.488                  15.589.116             1.603.003.363


Pengungkapan Tambahan




Pengungkapan Kualitatif Counterparty Credit Risk (CCRA)

Counterparty credit risk adalah risiko kredit yang timbul dari jenis transaksi secara umum memiliki karakteristik:
a. Transaksi dipengaruhi oleh pergerakan nilai wajar atau nilai pasar;
b. Nilai wajar dari transaksi dipengaruhi oleh pergerakan variabel pasar tertentu;
c. Transaksi menghasilkan pertukaran arus kas atau instrumen keuangan; dan
d. Karakteristik risiko bersifat bilateral yaitu:
   1) Jika nilai wajar kontrak bernilai positif maka bank terekspos risiko kredit dari pihak lawan; atau
   2) Jika nilai wajar kontrak bernilai negatif maka pihak lawan terekspos risiko kredit dari bank.




426       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 429
                                                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                                                              2025




                                                                                                                                                       Tagihan
                                                                                                                                                        Bersih
                                                                                                                                                       Setelah
      70%            75%              85%            90%            100%              105%            110%            150%            Lainnya
                                                                                                                                                       FKK dan
                                                                                                                                                        Teknik
                                                                                                                                                         MRK



       -                 -             -                 -              -              -               -                 -                -                  -




       -                 -             -                 -          997.600            -               -             8.574.724            -            7.895.639




                                                                                                              Tagihan Bersih Setelah FKK dan Teknik
                         100%                                               Lainnya
                                                                                                                              MRK


                    26.480.673                                                 -                                                   76.193.042




                                                                                                                             Tagihan Bersih Setelah FKK dan
                150%                                     1250% 5)                              Lainnya
                                                                                                                                      Teknik MRK

                55.674                                       -                                    -                                      104.924.987




Risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk) dapat terjadi akibat transaksi repo, transaksi reverse repo
dan transaksi derivatif. Dalam perhitungan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM), BRI menggunakan pendekatan
standar untuk perhitungan risiko kredit akibat kegagalan pihak lawan (counterparty credit risk).


Analisis Eksposur Counterpary Credit Risk (CCR1)

                                                a                   b                      c                 d                       e                   f

                                                                                                         Alpha
                                                                 Potential                             digunakan                Tagihan
            Indonesia
                                           Replacement            Future                                 untuk                   Bersih
                                                                                      EEPE                                                             ATMR
                                             cost (RC)           Exposure                             perhitungan             (1,4 x [RC +
                                                                   (PFE)                               regulatory                 PFE])
                                                                                                          EAD

       SA-CCR (untuk
  1                                          2.385.112           5.022.245                                   1,4                 10.464.397       3.409.250
       derivatif)

       Metode Internal Model
 2
       (untuk derivatif dan SFT)

       Pendekatan sederhana
 3     untuk mitigasi risiko kredit
       (untuk SFT)

       Pendekatan
       komprehensif untuk
 4
       mitigasi risiko kredit
       (untuk SFT)

       VaR untuk
 5
       SFT

 6     Total                                                                                                                                      3.409.250


                                                                    Analisis Kualitatif

                                                                               –




                                                                                                      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                    427
Page 430
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Eksposur CCR Berdasarkan Kategori Portofolio dan Bobot Risiko (CCR3)

                                                                             Bobot Risiko

                                    a        b        c            d            e            f      g           h              i
    Kategori Portofolio
                                                                                                                         Total Tagihan
                                    0%     10%       20%         50%          75%           100%   150%       Others
                                                                                                                            Bersih

Tagihan kepada
Pemerintah dan Bank                 594      -        -            -            -            -      -            -           594
Sentral

Tagihan kepada Entitas
                                    -        -        -            -            -            -      -           -              -
Sektor Publik

Tagihan kepada Bank
Pembangunan Multilateral            -        -        -            -            -            -      -           -              -
dan Lembaga Internasional

Tagihan kepada Bank Lain            -        -        -        243.002      664.920          -      -           -          907.922

Tagihan kepada
                                    -        -        -            -            -            -      -           -              -
perusahaan sekuritas

Tagihan kepada Korporasi            -        -        -            -            -            -      -           -              -

Tagihan Kepada Usaha
Mikro, Usaha Kecil, dan             -        -        -            -            -            -      -           -              -
Portofolio Ritel

Tagihan aset lainnya                -        -        -            -            -            -      -           -              -

Total                               594      -        -         243.002      664.920         -      -            -         908.516


                                                          Analisis Kualitatif

                                                                   –




Tagihan Bersih Derivatif Kredit (CCR6)


                                                                                a                                    b


                                                                       Proteksi yang dibeli               Proteksi yang dijual

Notional                                                                        -                                    -

  Single-name credit default swaps                                              -                                    -

  Index credit default swaps                                                    -                                    -

  Total return swaps                                                            -                                    -

  Credit options                                                                -                                    -

  Derivatif kredit lainnya                                                      -                                    -

Total notional                                                                  -                                    -

Nilai wajar                                                                     -                                    -

  Nilai wajar positif (aset)                                                    -                                    -

  Nilai wajar negatif (kewajiban)                                               -                                    -


                                                          Analisis Kualitatif

                                                                   –




428        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 431
                                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                                  2025




Pengungkapan Kualitatif Mengenai Eksposur Sekuritisasi (SECA)

BRI tidak memiliki Eksposur Sekuritisasi (SECA)


Eksposur Sekuritisasi Pada Banking Book (SEC1)

                              a               b              c          e              f           g           i             j             k

                                   Bank sebagai originator                  Bank sebagai sponsor                   Bank sebagai investor

                          Tradisional      Sintetis   Subtotal     Tradisional    Sintetis    Subtotal    Tradisional     Sintetis   Sub-total

      Retail (total) –
  1                            -              -              -          -              -           -           -             -             -
      antara lain

 2    Kredit perumahan         -              -              -          -              -           -           -             -             -

 3    Kartu kredit             -              -              -          -              -           -           -             -             -

      Eksposur ritel
 4                             -              -              -          -              -           -           -             -             -
      lainnya

 5    Resekuritisasi           -              -              -          -              -           -           -             -             -

      Wholesale (total)
 6                             -              -              -          -              -           -           -             -             -
      – of which

 7    Kredit korporasi         -              -              -          -              -           -           -             -             -

 8    Kredit komersil          -              -              -          -              -           -           -             -             -

 9    Sewa dan piutang         -              -              -          -              -           -           -             -             -

 10   Other wholesale          -              -              -          -              -           -           -             -             -

 11   Resekuritisasi           -              -              -          -              -           -           -             -             -



                                                                 Analisis Kualitatif

                                                                            –



Eksposur Sekuritisasi Pada Trading Book (SEC2)

                              a               b              c          e              f           g           i             j             k

                                   Bank sebagai originator                  Bank sebagai sponsor                   Bank sebagai investor

                          Tradisional      Sintetis   Subtotal     Tradisional    Sintetis    Subtotal    Tradisional     Sintetis   Sub-total

      Retail (total) –
 1                             -              -              -          -              -           -           -             -             -
      dengan

      Pinjaman
 2                             -              -              -          -              -           -           -             -             -
      perumahan

 3    Kartu kredit             -              -              -          -              -           -           -             -             -

      Eksposur ritel
 4                             -              -              -          -              -           -           -             -             -
      lainnya

 5    Resekuritisasi           -              -              -          -              -           -           -             -             -

      Wholesale
 6    (total) – of             -              -              -          -              -           -           -             -             -
      which

 7    Kredit korporasi         -              -              -          -              -           -           -             -             -

 8    Kredit komersil          -              -              -          -              -           -           -             -             -




                                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       429
Page 432
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                 a              b              c             e                 f           g             i               j               k

                                     Bank sebagai originator                     Bank sebagai sponsor                        Bank sebagai investor

                         Tradisional         Sintetis       Subtotal   Tradisional          Sintetis   Subtotal    Tradisional      Sintetis   Sub-total

      Sewa dan
 9                               -              -              -             -                 -           -             -               -               -
      piutang

      Other
 10                              -              -              -             -                 -           -             -               -               -
      wholesale

 11   Resekuritisasi             -              -              -             -                 -           -             -               -               -


                                                                    Analisis Kualitatif

                                                                                 –




Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan Terkait Persyaratan Modalnya – Bank yang
Bertindak Sebagai Originator atau Sponsor (SEC3)

                                                        a              b                c              d            e                f               g

                                                                                                                                    Exposure Values
                                                              Nilai eksposur (berdasarkan Bobot Risiko) /                       (berdasarkan regulatory
                                                                                                                                       approach)

                                                                   >20% to           >50% to       >100% to
                                                    ≤20%                                                                          IRB RBA
                                                                    50%               100%         <1250%         1250%
                                                    Bobot                                                                       (termasuk      IRB SFA
                                                                    Bobot             Bobot          Bobot         Bobot
                                                    Risiko                                                                          IAA)
                                                                    Risiko            Risiko        Risiko         Risiko

 1    Total eksposur                                    -              -                -              -             -               -               -

 2    Sekuritisasi tradisional                          -              -                -              -             -               -               -

 3    Dimana sekuritisasi                               -              -                -              -             -               -               -

 4    Dengan underlying ritel                           -              -                -              -             -               -               -

 5    Dengan wholesale                                  -              -                -              -             -               -               -

 6    Dimana re-sekuritisasi                            -              -                -              -             -               -               -

 7    Senior                                            -              -                -              -             -               -               -

 8    Non-senior                                        -              -                -              -             -               -               -

 9    Sekuritisasi sintetis                             -              -                -              -             -               -               -

 10   Dimana sekuritisasi                               -              -                -              -             -               -               -

 11   Dengan underlying ritel                           -              -                -              -             -               -               -

 12   Dengan wholesale                                  -              -                -              -             -               -               -

 13   Dimana re-sekuritisasi                            -              -                -              -             -               -               -

 14   Senior                                            -              -                -              -             -               -               -

 15   Non-senior                                        -              -                -              -             -               -               -


                                                                    Analisis Kualitatif

                                                                                 –




430       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 433
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




    h            i            j            k            l             m      n             o            p             q

    Exposure Values
                                                ATMR
(berdasarkan regulatory                                                               Capital charge after cap
                                  (berdasarkan regulatory approach)
       approach)


                            IRB RBA                                         IRB RBA
SA/SSFA       1250%       (termasuk     IRB SFA     SA/SSFA       1250%   (termasuk     IRB SFA     SA/SSFA       1250%
                              IAA)                                            IAA)


    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       431
Page 434
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Eksposur Sekuritisasi pada Banking Book dan Persyaratan Modalnya – Bank yang Bertindak
Sebagai Investor (SEC4)

                                             a            b             c            d            e           f            g

                                                                                                              Exposure Values
                                                    Nilai eksposur (berdasarkan Bobot Risiko)             (berdasarkan regulatory
                                                                                                                 approach)

                                                      >20% to        >50% to     >100% to
                                           ≤20%                                                 1250%       IRB RBA
                                                       50%            100%       <1250%
                                           Bobot                                                 Bobot    (termasuk     IRB SFA
                                                       Bobot          Bobot        Bobot
                                           Risiko                                                Risiko       IAA)
                                                       Risiko         Risiko      Risiko

 1    Total eksposur                         -            -             -            -             -          -            -

 2    Sekuritisasi tradisional               -            -             -            -             -          -            -

 3    Dimana sekuritisasi                    -            -             -            -             -          -            -

 4    Dengan underlying ritel                -            -             -            -             -          -            -

 5    Dengan wholesale                       -            -             -            -             -          -            -

 6    Dimana re-sekuritisasi                 -            -             -            -             -          -            -

 7    Senior                                 -            -             -            -             -          -            -

 8    Non-senior                             -            -             -            -             -          -            -

 9    Sekuritisasi sintetis                  -            -             -            -             -          -            -

 10   Dimana sekuritisasi                    -            -             -            -             -          -            -

 11   Dengan underlying ritel                -            -             -            -             -          -            -

 12   Dengan wholesale                       -            -             -            -             -          -            -

 13   Dimana re-sekuritisasi                 -            -             -            -             -          -            -

 14   Senior                                 -            -             -            -             -          -            -

 15   Non-senior                             -            -             -            -             -          -            -




                                                        Analisis Kualitatif

                                                                 –




432       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 435
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




    h            i            j            k            l             m      n             o            p             q

    Exposure Values
                                                ATMR
(berdasarkan regulatory                                                               Capital charge after cap
                                  (berdasarkan regulatory approach)
       approach)


                            IRB RBA                                         IRB RBA
SA/SSFA       1250%       (termasuk     IRB SFA     SA/SSFA       1250%   (termasuk     IRB SFA     SA/SSFA       1250%
                              IAA)                                            IAA)


    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -

    -            -            -            -            -             -       -            -            -             -




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   433
Page 436
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Risiko Pasar

Pengungkapan Risiko Pasar dengan Menggunakan Metode Standar (MR1)

Bank Secara Individu
                                                                                                               (dalam jutaan rupiah)


                                                    Beban Modal Pendekatan Standar       Beban Modal Pendekatan Standar
                          Risiko
                                                          31 Desember 2025                     31 Desember 2024

 Risiko GIRR                                                   745.043,75                               701.934,44

 Risiko CSR nonsekuritisasi                                    357.838,72                               479.718,24

 Risiko CSR sekuritisasi nonCTP                                          -                                       -

 Risiko CSR sekuritisasi CTP                                             -                                       -

 Risiko Ekuitas                                                          -                                       -

 Risiko Komoditas                                                        -                                       -

 Risiko Nilai Tukar                                            671.105,94                              805.030,47

 DRC - nonsekuritisasi                                          17.065,94                               178.841,92

 DRC - sekuritisasi nonCTP                                               -                                       -

 DRC - sekuritisasi CTP                                                  -                                       -

 Total                                                        1.791.054,35                            2.165.525,07



Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                               (dalam jutaan rupiah)


                                                    Beban Modal Pendekatan Standar       Beban Modal Pendekatan Standar
                          Risiko
                                                          31 Desember 2025                     31 Desember 2024

 Risiko GIRR                                                   751.280,43                               705.991,02

 Risiko CSR nonsekuritisasi                                    362.341,47                              484.460,46

 Risiko CSR sekuritisasi nonCTP                                          -                                       -

 Risiko CSR sekuritisasi CTP                                             -                                       -

 Risiko Ekuitas                                                104.789,35                                96.027,85

 Risiko Komoditas                                              550.746,61                               256.100,61

 Risiko Nilai Tukar                                            697.356,10                               943.671,17

 DRC - nonsekuritisasi                                          35.043,15                              201.434,23

 DRC - sekuritisasi nonCTP                                               -                                       -

 DRC - sekuritisasi CTP                                                  -                                       -

 Total                                                        2.501.557,11                           2.687.685,34



Risiko CVA                                                          Three Lines Model dimana Dewan Komisaris dan Direksi
                                                                    berperan sebagai governing body dan Three Lines of
1.   Proses Manajemen Risiko CVA                                    Defense yang terdiri dari Unit Kerja Operasional, Satuan
     Risiko CVA merupakan risiko kerugian yang timbul dari          Kerja Manajemen Risiko dan Satuan Kerja Audit Intern.
     perubahan nilai CVA sebagai akibat dari perubahan
     credit spread pihak lawan dan faktor risiko pasar yang         Aktivitas transaksi derivatif dilakukan oleh Unit Kerja
     mempengaruhi harga transaksi derivatif.                        Business Treasury dan dilakukan pemantauan oleh
                                                                    Satuan Kerja Manajemen Risiko (Market, Portofolio &
     BRI telah menerapkan proses manajemen risiko pasar             Enterprise Risk). BRI secara reguler menetapkan dan
     termasuk untuk risiko CVA sesuai dengan prinsip                melakukan review limit untuk transaksi derivatif melalui
     penerapan manajemen risiko yang diatur dalam                   limit pre settlement risk, limit transaksi aktivitas treasury
     kebijakan umum manajemen risiko dan didasarkan pada            dan limit risiko pasar.




 434      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 437
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




2. Metode CVA
   BRI menggunakan metode pendekatan dasar yang disederhanakan (BA-CVA) dalam perhitungan beban modal untuk
   risiko CVA. Pendekatan BA-CVA menghitung dan menjumlahkan untuk seluruh pihak lawan yang masuk dalam cakupan
   Perhitungan CVA sesuai dengan ketentuan regulator.


BA-CVA yang Disederhanakan (CVA 1)

Bank Secara Individu
                                                                                                                    (dalam jutaan rupiah)


                                                            Komponen                                  ATMR BA-CVA
                       Risiko
                                                                   a                                         b

 Agregasi komponen sistematis CVA                             117.886,08

 Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA                   48.864,92

 Total                                                                                                  589.559,13




Bank Secara Konsolidasi dengan Entitas Anak
                                                                                                                    (dalam jutaan rupiah)


                                                            Komponen                                  ATMR BA-CVA
                       Risiko
                                                                   a                                         b

 Agregasi komponen sistematis CVA                             117.886,08

 Agregasi komponen idiosyncratic risiko CVA                   48.864,92

 Total                                                                                                   589.559,13




Interest Rate Risk In Banking Book

Laporan Perhitungan IRRBB - Individu
                                                                                                                     (dalam juta Rupiah)


                                                               ∆ EVE                                        ∆ NII
                      Periode
                                                        T                   T-1                   T                      T-1

 Parallel Up                                        (19.199.538)       (18.067.862)          (16.826.008)             (17.128.710)

 Parallel Down                                        19.872.671           18.712.549          16.598.169              16.786.955

 Steepener                                          (10.359.422)       (9.889.637)

 Flattener                                             5.716.514            5.517.805

 Short Rate Up                                       (3.721.658)           (3.394.319)

 Short Rate Down                                      3.734.584            3.406.230

 Nilai Maksimum Negatif (absolut)                     19.199.538           18.067.862          16.826.008               17.128.710

 Modal Tier 1( untuk ∆ EVE) atau Projected Income
                                                    244.158.213        251.199.234            107.923.941            100.347.386
 (untuk ∆ NII)

 Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE)
                                                          7,86%                 7,19%             15,59%                    17,07%
 atau Projected Income (untuk ∆ NII)




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        435
Page 438
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Laporan Penerapan Manajemen Risiko Untuk IRRBB - Individu

                                                           Analisa Kualitatif

  1    Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB) merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar akibat berlawanan dengan
       posisi Banking Book yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan rentabilitas BRI baik untuk saat ini maupun pada
       masa mendatang. Risiko pergerakan suku bunga BRI terjadi karena penyesuaian suku bunga aset lebih lambat dari penyesuaian suku
       bunga liabilitas. Risiko ini disebabkan komposisi aset BRI yang didominasi suku bunga fixed dan mempunyai repricing maturities lebih
       panjang.

  2    Dalam mitigasi risiko IRRBB, BRI merumuskan strategi pengelolaan dampak pergerakan suku bunga melalui komite Asset & Liability
       Management (ALCO) dan Risk Management Committee (RMC). ALCO dilaksanakan setiap bulan membahas strategi pengelolaan aset
       dan liabilitas yang diantaranya adalah balanced pricing, assets allocation, funding mix, gap management dan capital management.
       RMC dilakukan secara reguler dengan pembahasan update kondisi makroekonomi, profil risiko pasar, parameter risiko pasar dan risk
       issue terkini.

  3    BRI melakukan perhitungan IRRBB secara triwulanan dengan menggunakan metode Economic Value of Equity (EVE) dan Net Interest
       Income (NII). Metode EVE menggunakan perspektif jangka panjang dalam menghitung sensitivitas suku bunga terhadap modal Tier
       1 BRI. Metode EVE ini sesuai dengan guideline dari Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan metode NII menggunakan perspektif jangka
       pendek dalam menghitung sensitivitas suku bunga terhadap estimasi pendapatan BRI dalam satu tahun ke depan.

  4    Skenario yang digunakan dalam perhitungan IRRBB adalah sebagai berikut:
       a) Parallel Up (400 bps)
       b) Parallel Down (400 bps)
       c) Steepener (350 bps)
       d) Flattener (350 bps)
       e) Short Rate Up (500 bps)
       f) Short Rate Down (500 bps)

  5    Dalam perhitungan IRRBB, BRI menggunakan asumsi-asumsi utama permodelan dan parametrik sebagai berikut:
       a) Perhitungan arus kas, instrument dengan suku bunga float menggunakan risk free yang bersumber dari Government Bonds IDR &
           Government Bonds USD. Margin yang digunakan bersumber dari margin rata-rata setiap instrument. Sedangkan Instrument dengan
           suku bunga fix menggunakan acuan effective interest rate sebagai dasar proyeksi cashflow.
       b) Account Non Maturity Deposit (NMD) yang terdiri dari giro dan tabungan ditempatkan pada time bucket overnight, time bucket 3
           s.d 4 tahun & time bucket 4 s.d 5 tahun sesuai dengan caps maksimal yang telah ditentukan oleh regulator. NMD yang ditempatkan
           pada time bucket terpanjang merupakan core fund BRI yang mempunyai tingkat sensitivitas suku bunga lebih rendah daripada non
           core fund yang ditempatkan pada time bucket overnight.
       c) Penentuan prepayment risk berdasarkan data historis sesuai dengan segmen dan produk pinjaman dalam jangka waktu yang
           dianggap memadai. Perhitungan baseline persentase prepayment merupakan ratas total saldo pinjaman yang dilunasi sebelum
           jatuh tempo terhadap total saldo pinjaman tersebut pada setiap segmen. Sedangkan dalam menentukan early redemption, metode
           yang dipakai menggunakan pendekatan historis s.d posisi laporan untuk menetapkan saldo deposito yang dilunasi sebelum jatuh
           tempo dalam kurun waktu tertentu terhadap total saldo deposito bulan berjalan.
       d) Selain permodelan prepayment risk dan early redemption, BRI juga menetapkan permodelan internal untuk account-account NPL.
           NPL Ritel Komersial dengan plafond maksimal Rp5 miliar rupiah ditempatkan pada time bucket 3,5 tahun. Sedangkan NPL Menengah
           Korporasi dengan plafond di atas Rp5 miliar rupiah ditempatkan pada time bucket 3 tahun. Account NPL termasuk non rate dimana
           estimasi cashflow nya tidak memperhitungkan interest.
       e) Perhitungan IRRBB menggunakan mata uang rupiah dan USD. Mata uang asing selain mata uang tersebut diagregasikan ke dalam
           perhitungan USD.


                                                          Analisa Kuantitatif

  1   Giro dan Tabungan merupakan simpanan yang tidak mempunyai jangka waktu dan secara kontraktual mempunyai maturity overnight.
      Sedangkan secara behavioural, BRI menempatkan giro dan tabungan pada time bucket overnight, time bucket 3 s.d 4 tahun dan time
      bucket 4 s.d 5 tahun. Penyebaran Non Maturity Deposit BRI sesuai jangka waktu posisi 31 Desember 2025:
      a. Giro; time bucket Overnight (60,78%), time bucket 3 s.d 4 tahun (31,04%) dan time bucket 4 s.d 5 tahun (8,18%).
      b. Tabungan; time bucket Overnight (22,28%) dan time bucket 4 s.d 5 tahun (77,72%).



Laporan Perhitungan IRRBB - Konsolidasi
                                                                                                                             (dalam juta Rupiah)


                                                                       ∆ EVE                                         ∆ NII
                        Periode
                                                                T                  T-1                     T                    T-1

Parallel Up                                                (19.435.984)          (18.397.018)         (17.071.059)           (16.732.105)

Parallel Down                                                20.115.300           19.065.641           16.843.221              16.317.933

Steepener                                                 (10.465.005)           (10.136.731)

Flattener                                                    5.764.642             5.689.086

Short Rate Up                                               (3.785.481)          (3.402.258)




436         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 439
                                                                                                 Laporan Tahunan
                                                                                                            2025




                                                                       ∆ EVE                                         ∆ NII
                     Periode
                                                               T                   T-1                    T                    T-1

Short Rate Down                                              3.798.708             3.413.896

Nilai Maksimum Negatif (absolut)                           19.435.984             18.397.018            17.071.059            16.732.105

Modal Tier 1( untuk ∆ EVE) atau Projected Income
                                                          247.532.865            241.789.319         108.920.762             102.780.852
(untuk ∆ NII)

Nilai Maksimum dibagi Modal Tier 1 (untuk ∆ EVE)
                                                                 7,85%                 7,61%               15,67%                16,28%
atau Projected Income (untuk ∆ NII)




Laporan Penerapan Manajemen Risiko Untuk IRRBB - Konsolidasi

                                                           Analisa Kualitatif

 1    Interest Rate Risk in The Banking Book (IRRBB) merupakan risiko akibat pergerakan suku bunga di pasar akibat berlawanan dengan posisi
      Banking Book yang berpotensi memberikan dampak terhadap permodalan dan rentabilitas BRI baik untuk saat ini maupun pada masa
      mendatang. Risiko pergerakan suku bunga BRI terjadi karena penyesuaian suku bunga aset lebih lambat dari penyesuaian suku bunga
      liabilitas yang disebabkan komposisi aset BRI yang didominasi suku bunga fixed dan mempunyai repricing maturities lebih panjang.

 2    Dalam mitigasi risiko IRRBB, BRI merumuskan strategi pengelolaan dampak pergerakan suku bunga melalui komite Assets & Liability
      Management (ALCO) dan Risk Management Committee (RMC) Terintegrasi. ALCO dilaksanakan setiap bulan membahas strategi
      pengelolaan aset dan liabilitas yang diantaranya adalah balanced pricing, assets allocation, funding mix, gap management, dan capital
      management. Sedangkan RMC Terintegrasi dilaksanakan dengan perusahaan anak untuk membahas assessment profil risiko pasar dan
      risk issue terkini.

 3    BRI melakukan perhitungan IRRBB Konsolidasi secara semesteran dengan menggunakan metode Economic Value of Equity (EVE) dan
      Net Interest Income (NII). Metode EVE menggunakan perspektif jangka panjang dalam menghitung sensitivitas suku bunga terhadap
      modal Tier 1 BRI dan telah disesuaikan dengan guideline dari Otoritas Jasa Keuangan. Sedangkan metode NII menggunakan perspektif
      jangka pendek dalam menghitung sensitivitas suku bunga terhadap estimasi pendapatan BRI dalam satu tahun.

 4    Skenario yang digunakan dalam perhitungan IRRBB BRI adalah sebagai berikut:
      a) Parallel Up (400 bps)
      b) Parallel Down (400 bps)
      c) Steepener (350 bps)
      d) Flattener (350 bps)
      e) Short Rate Up (500 bps)
      f) Short Rate Down (500 bps)

 5    a)   Dalam perhitungan arus kas, instrumen dari aset dan liabilitas dengan suku bunga float menggunakan risk free yang bersumber
           dari Government Bonds IDR dan Government Bonds USD. Margin yang digunakan bersumber dari margin rata-rata setiap segmen
           instrumen. Instrumen aset dan liabilitas dengan suku bunga fix menggunakan acuan yield yang dibebankan pada instrumen sebagai
           dasar proyeksi cashflow.
      b)   Account Non Maturity Deposit (NMD) yaitu giro dan tabungan ditempatkan pada jangka waktu overnight, skala waktu 3 s.d 4 tahun
           & 4 s.d 5 tahun sesuai dengan caps maksimal yang telah ditentukan oleh regulator. NMD yang ditempatkan pada skala waktu
           terpanjang merupakan core fund BRI yang mempunyai tingkat sensitivitas suku bunga lebih rendah daripada non core fund yang
           ditempatkan pada skala waktu overnight.
      c)   Penentuan prepayment risk berdasarkan data historis sesuai dengan segmen & produk pinjaman dalam jangka waktu yang dianggap
           memadai. Perhitungan baseline persentase prepayment merupakan ratas total saldo pinjaman yang dilunasi sebelum jatuh tempo
           terhadap total saldo pinjaman tersebut per masing-masing segmen. Sedangkan dalam menentukan early redemption, menggunakan
           pendekatan historis dengan sumber data yang memadai. Persentase baseline yang digunakan dalam early redemption merupakan
           saldo deposito yang dilunasi sebelum jatuh tempo dalam kurun waktu tertentu terhadap total saldo deposito bulan berjalan.
      d)   Perhitungan IRRBB menggunakan mata uang rupiah dan USD. Semua mata uang selain mata uang tersebut diagregasikan ke dalam
           perhitungan USD.


                                                          Analisa Kuantitatif

 1    Giro dan Tabungan merupakan simpanan yang tidak mempunyai jangka waktu dan secara kontraktual mempunyai maturity overnight.
      Secara behavioural, BRI secara konsolidasi menempatkan giro dan tabungan posisi 31 Desember 2025 pada 3 time bucket terpisah yaitu:
      a. Overnight (non corefund), Giro (60,80%) dan Tabungan (22,43%)
      b. 3 s.d 4 tahun (corefund), Giro (31,04%) dan Tabungan (0,01%)
      c. 4 s.d 5 tahun (corefund), Giro (8,16%) dan Tabungan (77,57%)




                                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      437
Page 440
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Risiko Likuiditas

Laporan Perhitungan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR)


                                                                                         Individual

                                                      Posisi Tanggal Laporan                            Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya

                                                                   Nilai HQLA setelah                                      Nilai HQLA setelah
 No            Komponen                                      pengurangan nilai (haircut),                            pengurangan nilai (haircut),
                                         Nilai outstanding                                      Nilai outstanding
                                                              outstanding kewajiban dan                               outstanding kewajiban dan
                                          kewajiban dan                                          kewajiban dan
                                                              komitmen dikalikan tingkat                              komitmen dikalikan tingkat
                                             komitmen/                                              komitmen/
                                                             penarikan (run-off rate) atau                           penarikan (run-off rate) atau
                                            nilai tagihan                                          nilai tagihan
                                                               nilai tagihan kontraktual                               nilai tagihan kontraktual
                                            kontraktual                                            kontraktual
                                                             dikalikan tingkat penerimaan                            dikalikan tingkat penerimaan
                                                                      (inflow rate).                                          (inflow rate).

      Jumlah data poin
  1   yang digunakan dalam                                                         92 hari                                               92 hari
      perhitungan LCR

HIGH QUALITY LIQUID ASSET (HQLA)

      Total High Quality Liquid
  2                                                                        333.549.806                                               362.148.941
      Asset (HQLA)

ARUS KAS KELUAR (CASH OUTFLOW)

      Simpanan nasabah perorangan
      dan Pendanaan yang berasal
  3                                         654.593.819                        37.483.070             646.103.606                     37.087.749
      dari nasabah Usaha Mikro dan
      Usaha Kecil, terdiri dari:

      a. Simpanan/ Pendanaan stabil        559.526.234                          27.976.312            550.452.241                     27.522.612

      b. Simpanan/ Pendanaan
                                             95.067.585                         9.506.759              95.651.364                      9.565.136
      kurang stabil

      Pendanaan yang berasal dari
  4                                        653.530.350                         201.734.182            645.543.335                   205.994.234
      nasabah korporasi, terdiri dari:

      a. Simpanan operasional               411.559.620                     102.060.310               363.450.601                     90.178.439

      b. Simpanan non-operasional
      dan/atau kewajiban
                                           240.263.530                         97.966.672             281.166.932                    114.889.992
      lainnya yang bersifat non-
      operasional

      c. Surat berharga berupa
      surat utang yang diterbitkan            1.707.200                          1.707.200                925.802                       925.802
      oleh bank

      Pendanaan dengan agunan
  5                                           27.759.165                                 -             18.852.207                              -
      (secured funding)

      Arus kas keluar lainnya
  6   (additional requirement),             396.344.461                     103.934.239               362.505.165                     73.965.071
      terdiri dari:

      a. Arus kas keluar atas
                                             74.289.306                        74.289.306              50.280.364                    50.280.364
      transaksi derivatif

      b. Arus kas keluar atas
      peningkatan kebutuhan                            -                                 -                       -                             -
      likuiditas

      c. Arus kas keluar atas
                                                       -                                 -                       -                             -
      kehilangan pendanaan

      d. Arus kas keluar atas
      penarikan komitmen fasilitas           120.731.120                       10.965.221              116.295.742                    10.539.018
      kredit dan fasilitas likuiditas

      e. Arus kas keluar atas
      kewajiban kontraktual lainnya                    -                                 -                       -                             -
      terkait penyaluran dana

      f. Arus kas keluar atas
      kewajiban kontijensi                   188.293.117                        5.648.794             188.436.465                     5.653.094
      pendanaan lainnya

      g. Arus kas keluar kontraktual
                                             13.030.917                         13.030.917              7.492.595                      7.492.595
      lainnya

      TOTAL ARUS KAS KELUAR
  7                                                                            343.151.491                                           317.047.053
      (CASH OUTFLOW)




438      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 441
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




                                                                                                               (dalam Jutaan Rupiah)


                                                          Konsolidasi

                   Posisi Tanggal Laporan                                     Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya

                                      Nilai HQLA setelah                                                Nilai HQLA setelah
                                pengurangan nilai (haircut),                                      pengurangan nilai (haircut),
                                 outstanding kewajiban dan                                         outstanding kewajiban dan
Nilai outstanding kewajiban                                       Nilai outstanding kewajiban
                                 komitmen dikalikan tingkat                                        komitmen dikalikan tingkat
dan komitmen/nilai tagihan                                        dan komitmen/nilai tagihan
                                penarikan (run-off rate) atau                                     penarikan (run-off rate) atau
         kontraktual                                                       kontraktual
                                  nilai tagihan kontraktual                                         nilai tagihan kontraktual
                                dikalikan tingkat penerimaan                                      dikalikan tingkat penerimaan
                                         (inflow rate).                                                    (inflow rate).


                                                    92 hari                                                            92 hari




                                               339.473.424                                                        367.870.393




              658.020.323                        37.735.031                      649.029.115                       37.295.000



              561.340.020                        28.067.001                      552.158.239                        27.607.912


               96.680.303                        9.668.030                        96.870.876                         9.687.088


               656.913.431                     203.376.542                      649.406.942                       207.826.403


               412.047.855                      102.177.649                      364.195.952                       90.359.856



               243.158.376                      99.491.694                       284.285.189                       116.540.745




                 1.707.200                        1.707.200                         925.802                           925.802



                27.759.165                                -                       18.865.756                                 -



               396.910.231                     104.352.924                       363.271.887                       74.596.385



               74.289.306                       74.289.306                        50.280.364                       50.280.364



                         -                                -                                -                                 -



                         -                                -                                -                                 -



               120.901.214                      10.988.230                       116.455.394                       10.563.263



                  395.676                          395.676                           607.069                          607.069



               188.293.117                       5.648.794                       188.436.465                        5.653.094



                13.030.917                       13.030.917                        7.492.595                        7.492.595


                                               345.464.497                                                         319.717.787




                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     439
Page 442
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                                                Individual

                                                        Posisi Tanggal Laporan                                  Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya

                                                                       Nilai HQLA setelah                                             Nilai HQLA setelah
  No                Komponen                                     pengurangan nilai (haircut),                                   pengurangan nilai (haircut),
                                         Nilai outstanding                                              Nilai outstanding
                                                                  outstanding kewajiban dan                                      outstanding kewajiban dan
                                          kewajiban dan                                                  kewajiban dan
                                                                  komitmen dikalikan tingkat                                     komitmen dikalikan tingkat
                                             komitmen/                                                      komitmen/
                                                                 penarikan (run-off rate) atau                                  penarikan (run-off rate) atau
                                            nilai tagihan                                                  nilai tagihan
                                                                   nilai tagihan kontraktual                                      nilai tagihan kontraktual
                                            kontraktual                                                    kontraktual
                                                                 dikalikan tingkat penerimaan                                   dikalikan tingkat penerimaan
                                                                          (inflow rate).                                                 (inflow rate).

 ARUS KAS MASUK (CASH INFLOW)

            Pinjaman dengan agunan
     8                                           803.739                                        -              4.450.466                                       -
            Secured lending

            Tagihan berasal dari pihak
     9                                        44.794.582                             22.397.307                44.861.497                           22.430.768
            lawan (counterparty)

     10     Arus kas masuk lainnya            74.065.720                             74.065.720                50.417.915                            50.417.915

            TOTAL ARUS KAS MASUK
     11                                                                              96.463.027                                                     72.848.682
            (CASH INFLOW)

                                                                      TOTAL ADJUSTED VALUE1                                          TOTAL ADJUSTED VALUE1

     12     TOTAL HQLA                                                             333.549.806                                                      362.148.941

            TOTAL ARUS KAS KELUAR
     13     BERSIH (NET CASH                                                       246.688.464                                                      244.198.371
            OUTFLOWS)

     14     LCR (%)                                                                     135,21%                                                        148,30%


Keterangan:
1 Adjusted values dihitung setelah pengenaan pengurangan nilai (haircut), tingkat penarikan (run-off rate), dan tingkat penerimaan (inflow rate) serta batas maksimum
   komponen HQLA, misalnya batas maksimum HQLA Level 2B dan HQLA Level 2 serta batas maksimum arus kas masuk yang dapat diperhitungkan dalam LCR.




                                                                  Analisis secara Individu

 •        Liquidity Coverage Ratio (LCR) BRI secara Individu posisi Triwulan IV 2025 sebesar 135,21% mengalami penurunan sebesar 13,09%
          terhadap posisi Triwulan III 2025 sebesar 148,30%. Penurunan rasio ini disebabkan oleh:
          a. Penurunan HQLA sebesar Rp28,60 triliun atau sebesar 7,90%, yang didominasi oleh penurunan pada komponen penempatan
              pada Bank Indonesia, surat berharga yang diterbitkan pemerintah pusat dan Bank Indonesia sebesar Rp29,38 triliun, dan peningkatan
              komponen HQLA Level 2 sebesar Rp0,55 triliun.
          b. Peningkatan Net Cash Outflow (NCO) sebesar Rp2,49 triliun atau sebesar 1,02% yang merupakan selisih antara Arus Kas Keluar
              terhadap Arus Kas Masuk. Jumlah Arus Kas Keluar mengalami peningkatan yang diantaranya berasal dari peningkatan jumlah
              penarikan terkait arus kas keluar lainnya (additional requirement) sebesar Rp29,97 triliun, peningkatan jumlah penarikan pendanaan
              usaha mikro dan usaha kecil sebesar Rp0,23 triliun, dan peningkatan jumlah penarikan simpanan nasabah perorangan sebesar
              Rp0,16 triliun. Jumlah Arus Kas Masuk mengalami peningkatan yang diantaranya berasal dari peningkatan jumlah arus kas masuk
              lainnya yang berasal dari transaksi derivatif sebesar Rp23,65 triliun.

 •        Komposisi HQLA BRI didominasi oleh aset level 1 sebesar Rp331,05 triliun atau 99,25% yang terdiri atas komponen kas, cadangan
          likuiditas di Bank Indonesia (GWM dan penempatan pada BI) dan surat berharga yang tergolong aset level 1. Sedangkan komposisi aset level
          2 sebesar Rp2,50 triliun atau 0,75%.

 •        Mayoritas sumber pendanaan BRI (Bank Only) selama Triwulan IV 2025 berasal dari CASA sebesar 70,89% dengan komposisi sebagai
          berikut:

                           Komponen Sumber Pendanaan                                                                Komposisi

           Giro                                                                                                         30,83%

           Tabungan                                                                                                    40,06%

           CASA                                                                                                         70,89%

           Deposito                                                                                                      29,11%

           Total                                                                                                      100,00%

 •        BRI telah memiliki strategi pengelolaan likuiditas, early warning indicator, dan contingency funding plan terkait risiko likuiditas. Pengelolaan
          risiko likuiditas, penetapan dan monitoring limit sebagai early warning indicator likuiditas, serta pelaksanaan stress testing likuiditas secara
          periodik dilakukan oleh unit kerja risk management. BRI telah memiliki dokumen rencana aksi (recovery plan) sebagai bentuk penerapan
          manajemen risiko yang baik sesuai ketentuan regulator.




 440           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 443
                                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                                 2025




                                                                  Konsolidasi

                        Posisi Tanggal Laporan                                           Posisi Tanggal Laporan Sebelumnya

                                             Nilai HQLA setelah                                                       Nilai HQLA setelah
                                       pengurangan nilai (haircut),                                             pengurangan nilai (haircut),
                                        outstanding kewajiban dan                                                outstanding kewajiban dan
    Nilai outstanding kewajiban                                            Nilai outstanding kewajiban
                                        komitmen dikalikan tingkat                                               komitmen dikalikan tingkat
    dan komitmen/nilai tagihan                                             dan komitmen/nilai tagihan
                                       penarikan (run-off rate) atau                                            penarikan (run-off rate) atau
             kontraktual                                                            kontraktual
                                         nilai tagihan kontraktual                                                nilai tagihan kontraktual
                                       dikalikan tingkat penerimaan                                             dikalikan tingkat penerimaan
                                                (inflow rate).                                                           (inflow rate).




                       803.739                                    -                           4.450.466                                   -


                     46.890.241                         23.448.873                            46.681.171                         23.347.544


                     74.093.897                         74.079.809                           50.443.595                          50.430.755


                                                         97.528.682                                                              73.778.299


                                           TOTAL ADJUSTED VALUE1                                                     TOTAL ADJUSTED VALUE1

                                                       339.473.424                                                              367.870.393


                                                        247.935.815                                                             245.939.488


                                                           136,92%                                                                 149,58%




                                                        Analisis secara Konsolidasi

•     Liquidity Coverage Ratio (LCR) BRI secara Konsolidasi posisi Triwulan IV 2025 sebesar 136,92% mengalami penurunan sebesar 12,66%
      terhadap posisi Triwulan III 2025 sebesar 149,58%. Penurunan rasio ini disebabkan oleh:
      a. Penurunan HQLA sebesar Rp28,40 triliun atau sebesar 7,72%, yang didominasi oleh penurunan pada komponen penempatan pada
          Bank Indonesia, surat berharga yang diterbitkan pemerintah pusat dan Bank Indonesia sebesar Rp29,20 triliun, dan peningkatan
          komponen HQLA Level 2 sebesar Rp0,57 triliun.
      b. Peningkatan Net Cash Outflow (NCO) sebesar Rp2,00 triliun atau sebesar 0,81% yang merupakan selisih antara Arus Kas Keluar
          terhadap Arus Kas Masuk. Jumlah Arus Kas Keluar mengalami peningkatan yang diantaranya berasal dari peningkatan jumlah
          penarikan terkait arus kas keluar lainnya (additional requirement) sebesar Rp29,76 triliun, peningkatan jumlah penarikan pendanaan
          usaha mikro dan usaha kecil sebesar Rp0,24 triliun, dan peningkatan jumlah penarikan simpanan nasabah perorangan sebesar Rp0,20
          triliun. Jumlah Arus Kas Masuk mengalami peningkatan yang diantaranya berasal dari penurunan jumlah arus kas masuk lainnya yang
          berasal dari transaksi derivatif sebesar Rp23,65 triliun.

•     Komposisi HQLA BRI Konsolidasi didominasi oleh aset level 1 sebesar Rp336,67 triliun atau 99,17% yang terdiri atas komponen kas, cadangan
      likuiditas di Bank Indonesia (GWM dan penempatan pada BI) dan surat berharga yang tergolong aset level 1. Sedangkan komposisi aset
      level 2 sebesar Rp2,80 triliun atau 0,83%.

•     Mayoritas sumber pendanaan BRI (Konsolidasi) selama Triwulan IV 2025 berasal dari CASA sebesar 70,65% dengan komposisi sebagai berikut:

                     Komponen Sumber Pendanaan                                                        Komposisi

       Giro                                                                                                30,69%

       Tabungan                                                                                            39,96%

       CASA                                                                                                70,65%

       Deposito                                                                                            29,35%

       Total                                                                                               100,00%

•     BRI secara konsolidasi telah menetapkan limit-limit terkait risiko likuiditas. Pengelolaan risiko likuiditas dilakukan dengan monitoring
      terhadap limit risiko likuiditas BRI dan anak perusahaan serta pelaksanaan stress testing likuiditas secara periodik.

•     BRI secara rutin berkoordinasi dengan anak perusahaan terkait monitoring limit risiko likuiditas yang telah ditetapkan. Risk Management
      Committee Terintegrasi dilakukan secara reguler dimana salah satu agendanya membahas kondisi likuiditas BRI secara konsolidasi dan
      membahas rencana tindak lanjut atas isu-isu likuiditas yang berdampak pada BRI secara konsolidasi.




                                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       441
Page 444
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Laporan NSFR - Individu


                                                                     Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                    Komponen ASF                                 Tanpa Jangka Waktu                    < 6 bulan

                                                             Nilai Tercatat   Faktor ASF    Nilai Tercatat   Faktor ASF

1        MODAL

1.1      Modal Bagi Bank Umum berkantor pusat di indonesia                -                             -

1.1.1    Modal Inti (Tier 1)                                   297.456.566       100%                   -           n.a

1.1.2    Modal Pelengkap (Tier 2)                               13.886.214       100%                   -           0%

1.2      Modal bagi KCBA                                                  -      100%                   -           0%

1.3      Instrumen modal lainnya                                          -      100%                   -           0%

         SIMPANAN YANG BERASAL DARI NASABAH
2
         PERORANGAN:

2.1      Simpanan Stabil                                                  -                             -

2.1.1    Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan)          501.521.144        95%                   -           n.a

2.1.2    Simpanan dengan jangka waktu (deposito)                          -        n.a         85.835.705          95%

2.2      Simpanan Kurang Stabil                                           -                             -

2.2.1    Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan)            31.093.151       90%                   -           n.a

2.2.2    Simpanan dengan jangka waktu (deposito)                          -        n.a         46.806.118          90%

         PENDANAAN YANG BERASAL DARI
3        NASABAH USAHA MIKRO DAN USAHA
         KECIL:

3.1      Simpanan Stabil                                                  -                             -

3.1.1    Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan)           49.337.236        95%                   -           n.a

3.1.2    Simpanan dengan jangka waktu (deposito)                          -        n.a          2.976.027          95%

3.2      Simpanan Kurang Stabil                                           -                             -

3.2.1    Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan)             6.111.529       90%                   -           n.a

3.2.2    Simpanan dengan jangka waktu (deposito)                          -        n.a           1.317.110         90%

         PENDANAAN YANG BERASAL DARI
4
         NASABAH KORPORASI:

4.1      Simpanan operasional                                  434.163.209        50%                   -          50%

         Simpanan non - operasional dan/atau liabilitas
4.2      lainnya yang besifat non-operasional yang berasal                -                             -
         dari:

4.2.1    Perusahaan non-keuangan                                          -        0%         192.344.379          50%

4.2.2    Pemerintah Indonesia                                             -        0%              81.819          50%

4.2.3    Pemerintah negara lain                                           -        0%                   -          50%

4.2.4    Entitas sektor publik                                            -        0%           6.801.914          50%

4.2.5    Bank pembangunan multilateral                                    -        0%                   -          50%

4.2.6    Bank Indonesia                                                   -        0%                   -           0%

4.2.7    Bank sentral negara lain                                         -        0%                   -           0%

4.2.8    Lembaga keuangan                                                 -        0%          68.310.489           0%

4.2.9    Lainnya                                                          -        0%            879.430            0%




442     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 445
                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                      2025




                                                                                                (Dalam Jutaan Rupiah)



                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

         6 bulan - < 1 tahun                              ≥ 1 tahun                      Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat         Faktor ASF         Nilai Tercatat              Faktor ASF

                                                                                                 311.342.780

           -                                          -

           -                    n.a                   -                     n.a                  297.456.566

           -                   0%                     -                   100%                    13.886.214

           -                   0%                     -                   100%

           -                   0%                     -                   100%


                                                                                                634.842.288

           -                                          -

           -                    n.a                   -                     n.a                  476.445.087

   3.136.847                   95%             661.632                    100%                     85.185.557

           -                                          -

           -                    n.a                   -                     n.a                   27.983.836

   2.263.920                   90%            1.064.774                   100%                    45.227.808


                                                                                                 56.775.684


           -                                          -

           -                    n.a                   -                     n.a                   46.870.374

    264.552                    95%               71.705                   100%                      3.150.255

           -                                          -

           -                    n.a                   -                     n.a                    5.500.376

      57.520                   90%               17.512                   100%                     1.254.679


                                                                                                333.393.870

           -                   50%                    -                   100%                    217.081.605


           -                                          -                                           116.312.266


   4.906.152                   50%            1.499.970                   100%                    100.125.235

     23.609                    50%                    -                   100%                         52.714

           -                   50%                    -                   100%                              -

       6.757                   50%             361.025                    100%                     3.765.360

           -                   50%                    -                   100%                              -

           -                   50%                    -                   100%                              -

           -                   50%                    -                   100%                              -

   2.078.003                   50%             830.365                    100%                     1.869.367

    500.000                    50%           10.249.590                   100%                    10.499.590




                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    443
Page 446
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                         Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                       Komponen ASF                                   Tanpa Jangka Waktu                      < 6 bulan

                                                                  Nilai Tercatat   Faktor ASF      Nilai Tercatat    Faktor ASF

             LIABILITAS YANG MEMILIKI HUBUNGAN
5            KETERGANTUNGAN DENGAN ASET                                        -       0%                        -        0%
             TERTENTU

6            LIABILITAS DAN EKUITAS LAINNYA:

6.1          NSFR Liabilitas Derivatif                                         -

6.2          Liabilitas pajak Tangguhan                                        -      100%             9.358.987          0%

             Kepentingan non-pengendali yang tidak memenuhi
6.3          persyaratan untuk diperhitungkan sebagai modal                    -      100%                       -        0%
             inti utama (Tier 1)

6.4          Utang tanggal perdagangan (trade date payable)                    -       0%                        -        0%

             Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk
6.5          dalam kategori diatas, termasuk liabilitas lainnya     62.894.598         0%             41.489.701          0%
             tanpa jangka waktu*)

7            TOTAL ASF




                                                                         Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                       Komponen RSF                                   Tanpa Jangka Waktu                      < 6 bulan

                                                                  Nilai Tercatat   Faktor ASF      Nilai Tercatat    Faktor ASF

ASET PADA NERACA

              Pinjaman kategori Lancar dan Dalam
3.1           Perhatian Khusus (performing) yang
              diberikan kepada:

              Lembaga keuangan yang dijamin oleh HQLA
3.1.1                                                                      -                           24.422
              Level 1 yang memenuhi persyaratan

3.1.1.1       Bebas dari segala klaim (unencumbered)                       -                 n.a       24.422                  10%

3.1.1.2       Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                   -                                 -

3.1.1.2.1     Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                  -                 n.a             -                 10%

              Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.1.2.2                                                                  -                 n.a             -                 50%
              s.d < 1 tahun

3.1.1.2.3     Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                  -                 n.a             -                 100%

              Lembaga keuangan yang dijamin oleh non-
3.1.2                                                                      -                                 -
              HQLA Level 1 yang memenuhi persyaratan

3.1.2.1       Bebas dari segala klaim (unencumbered)                       -                 n.a             -                  15%

3.1.2.2       Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                   -                                 -

3.1.2.2.1     Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                  -                 n.a             -                  15%

              Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.2.2.2                                                                  -                 n.a             -                 50%
              s.d < 1 tahun

3.1.2.2.3     Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                  -                 n.a             -                 100%




444         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 447
                                                                                Laporan Tahunan
                                                                                           2025




                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

        6 bulan - < 1 tahun                                    ≥ 1 tahun                      Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat          Faktor ASF         Nilai Tercatat                  Faktor ASF


          -                   0%                       -                         0%                              -


                                                                                                       9.743.335

          -                                                                      0%                              -

          -                   50%                      -                       100%                              -


          -                   50%                      -                       100%                              -


          -                    0%                      -                         0%                              -


          -                   50%              9.743.335                       100%                     9.743.335


                                                                                                    1.346.097.957




                                                                                                     (Dalam Jutaan Rupiah)



                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

        6 bulan - < 1 tahun                                    ≥ 1 tahun                      Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat          Faktor ASF         Nilai Tercatat                  Faktor ASF



                                                                                                      968.745.172



              -                                            -                                                2.442

              -                 50%                        -                     100%                       2.442

              -                                            -

              -                 50%                        -                     100%                             -

              -                 50%                        -                     100%                             -

              -                100%                        -                     100%                             -

              -                                            -                                                      -

              -                 50%                        -                     100%                             -

              -                                            -

              -                 50%                        -                     100%                             -

              -                 50%                        -                     100%                             -

              -                100%                        -                     100%                             -




                                                                       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    445
Page 448
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                       Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                        Komponen RSF                                Tanpa Jangka Waktu                    < 6 bulan

                                                                Nilai Tercatat   Faktor ASF     Nilai Tercatat   Faktor ASF

                Lembaga keuangan dan tanpa agunan,
                termasuk penempatan dana (tanpa jangka
3.1.3           waktu dan dengan jangka waktu) pada                      -                                -
                lembaga keuangan lain dan bukan untuk
                aktivitas operasional

3.1.3.1         Bebas dari segala klaim (unencumbered)                   -               15%              -              15%

3.1.3.2         Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)               -                                -

3.1.3.2.1       Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan              -                n.a             -              15%

                Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.3.2.2                                                                -                n.a             -              50%
                s.d < 1 tahun

3.1.3.2.3       Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun              -                n.a             -             100%

                Perusahaan non-keuangan, nasabah
                perorangan dan nasabah usaha mikro
3.1.4           dan usaha kecil, Pemerintah Indonesia,                   -                       85.997.534
                pemerintah negara lain, entitas sektor publik
                dan pinjaman lain , yang diantaranya:

                Dikenakan bobot risiko ≤ 35% dalam
3.1.4.1         perhitungan ATMR risiko kredit dengan                    -                                -
                pendekatan standar

3.1.4.1.1       Bebas dari segala klaim (unencumbered)                   -                n.a             -              50%

3.1.4.1.2       Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)               -                                -

3.1.4.1.2.1     Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan              -                n.a             -              50%

                Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.4.1.2.2                                                              -                n.a             -              50%
                s.d < 1 tahun

3.1.4.1.2.3     Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun              -                n.a             -             100%

                Dikenakan bobot risiko > 35% dalam
3.1.4.2         perhitungan ATMR risiko kredit dengan                    -                       85.997.534
                pendekatan standar

3.1.4.2.1       Bebas dari segala klaim (unencumbered)                   -                n.a    85.997.534              50%

3.1.4.2.2       Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)               -                                -

3.1.4.2.2.1     Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan              -                n.a             -              50%

                Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.4.2.2.2                                                              -                n.a             -              50%
                s.d < 1 tahun

3.1.4.2.2.3     Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun              -                n.a             -             100%

                Tagihan (termasuk pinjaman) kepada Bank
                Indonesia dan bank sentral negara lain
                dengan sisa jangka waktu kurang dari 1 tahun
3.1.5                                                                    -                                -
                selain surat berharga yang diterbitkan atau
                dijamin oleh Bank Indonesia dan bank sentral
                negara lain

3.1.5.1         Bebas dari segala klaim (unencumbered)                   -                n.a             -               0%

3.1.5.2         Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)               -                                -

3.1.5.2.1       Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan              -                n.a             -               0%

                Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.5.2.2                                                                -                n.a             -              50%
                s.d < 1 tahun

3.1.5.2.3       Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun              -                n.a             -             100%




446           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 449
                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                       2025




                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

        6 bulan - < 1 tahun                                ≥ 1 tahun                      Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat         Faktor ASF         Nilai Tercatat               Faktor ASF



             -                                         -                                                     -



             -                 50%                     -                     100%                            -

             -                                         -                                                     -

             -                 50%                     -                     100%                            -

             -                 50%                     -                     100%                            -

             -                100%                     -                     100%                            -



   129.756.037                               894.230.956                                         867.973.098




             -                                         -                                                     -


             -                 50%                     -                      65%                            -

             -                                         -                                                     -

             -                 50%                     -                      65%                            -

             -                 50%                     -                      65%                            -

             -                100%                     -                     100%                            -


   129.756.037                               894.230.956                                         867.973.098


   129.756.037                 50%           894.230.956                      85%                867.973.098

             -                                         -                                                     -

             -                 50%                     -                      85%                            -

             -                 50%                     -                      85%                            -

             -                100%                     -                     100%                            -




             -                                         -                                                     -




             -                 50%                                                                           -

             -                                                                                               -

             -                 50%                                                                           -

             -                 50%                                                                           -

             -                100%                                                                           -




                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   447
Page 450
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                     Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                        Komponen RSF                              Tanpa Jangka Waktu                    < 6 bulan

                                                              Nilai Tercatat   Faktor ASF     Nilai Tercatat   Faktor ASF

                Tagihan kepada Bank Indonesia dan bank
                sentral negara lain (contoh: surat berharga
3.1.6                                                                  -                                -
                yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan
                bank sentral negara lain)

3.1.6.1         Bebas dari segala klaim (unencumbered)                 -                n.a             -               0%

3.1.6.2         Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)             -                                -

3.1.6.2.1       Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan            -                n.a             -               0%

                Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.6.2.2                                                              -                n.a             -              50%
                s.d < 1 tahun

3.1.6.2.3       Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun            -                n.a             -             100%

                Kredit beragun rumah tinggal, yang
3.1.7                                                                  -                      29.408.897
                diantaranya:

                Dikenakan bobot risiko ≤ 35% dalam
3.1.7.1         perhitungan ATMR risiko kredit dengan                  -                        7.544.434
                pendekatan standar

3.1.7.1.1       Bebas dari segala klaim (unencumbered)                 -                n.a     7.544.434              50%

3.1.7.1.2       Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)             -                                -

3.1.7.1.2.1     Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan            -                n.a             -              50%

                Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.7.1.2.2                                                            -                n.a             -              50%
                s.d < 1 tahun

3.1.7.1.2.3     Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun            -                n.a             -             100%

                Dikenakan bobot risiko > 35% dalam
3.1.7.2         perhitungan ATMR risiko kredit dengan                  -                       21.864.464
                pendekatan standar

3.1.7.2.1       Bebas dari segala klaim (unencumbered)                 -                n.a    21.864.464              50%

3.1.7.2.2       Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)             -                                -

3.1.7.2.2.1     Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan            -                n.a             -              50%

                Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.7.2.2.2                                                            -                n.a             -              50%
                s.d < 1 tahun

3.1.7.2.2.3     Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun            -                n.a             -             100%

                Surat berharga yang tidak mengalami gagal
                bayar dan non-HQLA serta saham yang
3.2
                diperdagangkan di bursa dan non-HQLA,
                dengan syarat tertentu

3.2.1           Bebas dari segala klaim (unencumbered)                 -                n.a     1.431.818              50%

3.2.2           Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)             -                                -

3.2.2.1         Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan            -                n.a             -              50%

                Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.2.2.2                                                                -                n.a             -              50%
                s.d < 1 tahun

3.2.2.3         Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun            -                n.a             -             100%

                Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
4
                saling bergantung




448           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 451
                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                         2025




                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

         6 bulan - < 1 tahun                                 ≥ 1 tahun                      Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat          Faktor ASF         Nilai Tercatat                Faktor ASF


              -                                          -



              -                  5%                      -                        5%                           -

              -                                          -

              -                  5%                      -                        5%                           -

              -                 50%                      -                      50%                            -

              -                100%                      -                     100%                            -

    40.736.196                                 87.320.689                                           100.769.632



     11.801.732                                42.627.499                                            37.380.957


     11.801.732                 50%            42.627.499                       65%                  37.380.957

              -                                          -                                                     -

              -                 50%                      -                      65%                            -

              -                 50%                      -                      65%                            -

              -                100%                      -                     100%                            -


   28.934.464                                  44.693.190                                           63.388.675


   28.934.464                   50%            44.693.190                       85%                 63.388.675

              -                                          -                                                     -

              -                 50%                      -                      85%                            -

              -                 50%                      -                      85%                            -

              -                100%                      -                     100%                            -



                                                                                                     9.000.506



      989.890                   50%              9.164.297                      85%                  9.000.506

              -                                          -                                                     -

              -                 50%                      -                      85%                            -

              -                 50%                      -                      85%                            -

              -                100%                      -                     100%                            -




                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   449
Page 452
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                 Komponen RSF                                  Tanpa Jangka Waktu                         < 6 bulan

                                                           Nilai Tercatat   Faktor ASF          Nilai Tercatat   Faktor ASF

5        Aset lainnya

         Komoditas fisik yang diperdagangkan,
5.1                                                                  -                  85%
         termasuk emas

         Kas, surat berharga dan aset lainnya
         yang dicatat sebagai initial margin untuk
                                                                                                                 Max (85%, faktor
5.2      kontrak derivatif dan kas atau aset lain yang                                                    -
                                                                                                                        RSF aset)
         diserahkan sebagai default fund pada central
         counterparty (CCP)

5.3      NSFR aset derivatif                                                                        55.690                 100%

         20% liabilitas derivatif sebelum dikurangi
5.4                                                                                                       -                100%
         dengan variation margin

5.5      Piutang tanggal perdagangan                                 -                   0%               -                  0%

         Kredit atau pinjaman dengan kualitas Kurang
5.6      Lancar, Diragukan, dan Macet (Non-                          -                 100%       3.775.719                100%
         Performing Loan)

5.7      Saham yang tidak diperdagangkan di bursa                    -                   n.a              -                100%

5.8      Aset tetap                                                  -                   n.a              -                100%

5.9      Faktor pengurang modal                                      -                   n.a              -                100%

5.10     Surat berharga yang gagal bayar                             -                   n.a              -                100%

                                                                              mengikuti RSF
         Aset lainnya yang tidak bebas dari segala
5.11                                                                 -       aset saat bebas              -
         klaim (encumbered)
                                                                            dari segala klaim

         Aset lainnya yang tidak masuk dalam kategori
5.12                                                        13.639.828                 100%               -                100%
         di atas**)

6        Total aset                                                  -                                    -

         Transaksi Rekening Administratif

         Kewajiban komitmen dalam bentuk fasilitas
         kredit dan fasilitas likuiditas yang bersifat
7        tidak dapat dibatalkan (irrevocable) atau                                               27.266.638                  5%
         dapat dibatalkan dengan syarat (conditionally
         revocable)

         Fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas yang
8        bersifat dapat dibatalkan tanpa syarat                                                           -                  0%
         (unconditionally revocable)

         Kewajiban yang berasal dari instrumen trade
9        finance (termasuk garansi dan letters of credit                                         2.428.004                   3%
         (L/C))

         Letters of credit (L/C) dan garansi yang tidak
10                                                                                                        -                  5%
         terkait dengan kewajiban trade finance

11       Kewajiban non-kontraktual                                                                        -                  5%

12       Total transaksi rekening administratif                      -                                    -

13       Total RSF

         Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
14
         Funding Ratio (%))




450    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 453
                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                        2025




                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

        6 bulan - < 1 tahun                                 ≥ 1 tahun                      Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat         Faktor ASF         Nilai Tercatat                Faktor ASF

                                                                                                   127.368.222

                                                                                                              -



                     Max (85%, faktor                              Max (85%, faktor
             -                                    52.970                                                45.025
                            RSF aset)                                     RSF aset)



             -                 100%                     -                     100%                      55.690

             -                 100%                     -                     100%                            -

             -                   0%                     -                        0%                           -


       891.041                 100%            7.970.890                      100%                  12.637.650


             -                 100%            4.463.270                      100%                  4.463.270

             -                 100%            45.366.125                     100%                  45.366.125

             -                 100%            51.160.634                     100%                  51.160.634

             -                 100%                     -                     100%                            -


             -                                          -                     100%                            -



             -                 100%                     -                     100%                  13.639.828

             -                                          -                                         1.136.768.481




    22.014.389                   5%           85.423.348                         5%                  6.735.219




             -                   0%                     -                        0%                           -



             -                   3%                     -                        3%                     72.840



             -                   5%                     -                        5%                           -

             -                   5%                     -                        5%                           -

             -                                          -                                           6.808.059

                                                                                                 1.143.576.540

                                                                                                       117,71%




                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   451
Page 454
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                           Analisis secara Individu

                                                                                                                         (Dalam Juta Rupiah)


                Rasio                           Komponen                        September 2025               Desember 2025

    Net Stable Funding Ratio (NSFR)    Available Stable Funding (ASF)              1.353.728.575                1.346.097.957

                                       Required Stable Funding (RSF)               1.101.459.497                    1.143.576.540

    NSFR                                                                               122,90%                            117,71%

Net Stable Funding Ratio (NSFR) PT. Bank Rakyat Indonesia (Persero), Tbk posisi bulan Desember 2025 sebesar 117,71% mengalami
penurunan sebesar 5,19% dibandingkan posisi bulan September 2025 sebesar 122,90%. Penurunan tersebut disebabkan oleh
penurunan komponen Available Stable Funding (ASF) sebesar Rp7,63 triliun atau 0,56% sedangkan komponen Required Stable Funding
(RSF) mengalami peningkatan sebesar Rp42,12 triliun atau 3,82%.



Laporan NSFR - Konsolidasian


                                                                        Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                       Komponen ASF                                Tanpa Jangka Waktu                         < 6 bulan

                                                              Nilai Tercatat       Faktor ASF      Nilai Tercatat         Faktor ASF

1           MODAL

            Modal Bagi Bank Umum berkantor pusat di
1.1
            indonesia

1.1.1       Modal Inti (Tier 1)                                 300.965.536            100%                                         n.a

1.1.2       Modal Pelengkap (Tier 2)                              13.956.615           100%                     -                   0%

1.2         Modal bagi KCBA                                                 -          100%                     -                   0%

1.3         Instrumen modal lainnya                                         -          100%                     -                   0%

            SIMPANAN YANG BERASAL DARI NASABAH
2
            PERORANGAN :

2.1         Simpanan Stabil

2.1.1       Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan)        502.354.948             95%                                         n.a

2.1.2       Simpanan dengan jangka waktu (deposito)                                       n.a         85.879.197                95%

2.2         Simpanan Kurang Stabil

2.2.1       Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan)          32.539.891            90%                                         n.a

2.2.2       Simpanan dengan jangka waktu (deposito)                                       n.a         47.122.592                90%

            PENDANAAN YANG BERASAL DARI
3           NASABAH USAHA MIKRO DAN USAHA
            KECIL :

3.1         Simpanan Stabil

3.1.1       Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan)           49.537.811           95%                                         n.a

3.1.2       Simpanan dengan jangka waktu (deposito)                                       n.a         2.998.262                 95%

3.2         Simpanan Kurang Stabil

3.2.1       Simpanan Tanpa Jangka waktu (Giro, Tabungan)            6.131.042           90%                                         n.a

3.2.2       Simpanan dengan jangka waktu (deposito)                                       n.a           3.131.108               90%




452        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 455
                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                     2025




                                                                                               (Dalam Jutaan Rupiah)



                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

         6 bulan - < 1 tahun                             ≥ 1 tahun                      Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat         Faktor ASF         Nilai Tercatat             Faktor ASF

                                                                                                314.922.151

                                                     -

                                n.a                  -                     n.a                 300.965.536

           -                   0%                    -                   100%                    13.956.615

           -                   0%                    -                   100%

           -                   0%                    -                   100%

                                                                                               637.269.205




                                n.a                                        n.a                  477.237.201

   3.137.575                   95%             661.955                   100%                   85.227.888



                                n.a                                        n.a                  29.285.901

   2.270.120                   90%           1.064.774                   100%                    45.518.215


                                                                                                58.639.821




                                n.a                                        n.a                  47.060.920

    264.612                    95%              71.705                   100%                     3.171.435



                                n.a                                        n.a                    5.517.938

     60.020                    90%              17.512                   100%                    2.889.527




                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    453
Page 456
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                      Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                   Komponen ASF                                   Tanpa Jangka Waktu                       < 6 bulan

                                                              Nilai Tercatat     Faktor ASF     Nilai Tercatat    Faktor ASF

         PENDANAAN YANG BERASAL DARI
4
         NASABAH KORPORASI:

4.1      Simpanan operasional                                   434.879.398          50%                     -          50%

         Simpanan non - operasional dan/atau liabilitas
4.2      lainnya yang besifat non-operasional yang berasal
         dari:

4.2.1    Perusahaan non-keuangan                                          -          0%           195.237.313           50%

4.2.2    Pemerintah Indonesia                                             -          0%                81.819           50%

4.2.3    Pemerintah negara lain                                           -          0%                      -          50%

4.2.4    Entitas sektor publik                                            -          0%              7.124.414          50%

4.2.5    Bank pembangunan multilateral                                    -          0%                      -          50%

4.2.6    Bank Indonesia                                                   -          0%                      -          0%

4.2.7    Bank sentral negara lain                                         -          0%                      -          0%

4.2.8    Lembaga keuangan                                                 -          0%            69.217.976           0%

4.2.9    Lainnya                                                          -          0%              886.430            0%

         LIABILITAS YANG MEMILIKI HUBUNGAN
5        KETERGANTUNGAN DENGAN ASET                                                  0%                                 0%
         TERTENTU

6        LIABILITAS DAN EKUITAS LAINNYA:

6.1      NSFR Liabilitas Derivatif

6.2      Liabilitas pajak Tangguhan                                       -         100%            9.358.987           0%

         Kepentingan non-pengendali yang tidak memenuhi
6.3      persyaratan untuk diperhitungkan sebagai modal                   -         100%                     -          0%
         inti utama (Tier 1)

6.4      Utang tanggal perdagangan (trade date payable)                   -          0%                      -          0%

         Ekuitas dan liabilitas lainnya yang tidak masuk
6.5      dalam kategori diatas, termasuk liabilitas lainnya     63.099.209           0%            41.824.762           0%
         tanpa jangka waktu

7        TOTAL ASF




                                                                      Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                    Komponen RSF                                   Tanpa Jangka Waktu                       < 6 bulan

                                                              Nilai Tercatat     Faktor ASF     Nilai Tercatat    Faktor ASF

ASET PADA NERACA

           Total HQLA dalam rangka perhitungan
1
           NSFR

1.1        HQLA Level 1

1.1.1      Kas dan setara kas                                       31.984.262             0%                                 n.a




454     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 457
                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                       2025




                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

         6 bulan - < 1 tahun                              ≥ 1 tahun                        Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat         Faktor ASF          Nilai Tercatat             Faktor ASF

                                                                                                 335.359.681

           -                   50%                    -                     100%                  217.439.699


                                                                                                   117.919.982


   4.906.152                   50%            1.499.970                     100%                   101.571.702

     23.609                    50%                    -                     100%                        52.714

           -                   50%                    -                     100%                             -

       6.757                   50%              361.025                     100%                    3.926.610

           -                   50%                    -                     100%                             -

           -                   50%                    -                     100%                             -

           -                   50%                    -                     100%                             -

   2.078.003                   50%             830.365                      100%                    1.869.367

    500.000                    50%           10.249.590                     100%                   10.499.590


                               0%                                            0%                              =


                                                                                                   9.743.335

           -                                                                 0%                              -

           -                   50%                    -                    100%                              -


           -                   50%                    -                    100%                              -


           -                   0%                     -                      0%                              -


           -                   50%           9.743.335                     100%                    9.743.335


                                                                                                 1.355.934.194




                                                                                                 (Dalam Jutaan Rupiah)



                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

         6 bulan - < 1 tahun                                ≥ 1 tahun                      Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat          Faktor ASF         Nilai Tercatat               Faktor ASF



                                                                                                        10.458.584

                                                                                                        10.299.032

                                     n.a                                             n.a                            -




                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    455
Page 458
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                    Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                      Komponen RSF                               Tanpa Jangka Waktu                     < 6 bulan

                                                             Nilai Tercatat    Faktor ASF     Nilai Tercatat    Faktor ASF

1.1.2          Penempatan pada Bank Indonesia                     35.437.374           0%             677.613           0%

               HQLA Level 1 tidak termasuk aset yang
1.1.3
               mendapatkan faktor RSF 0%

1.1.3.1        Bebas dari segala klaim (unencumbered)                      -            n.a        36.175.775           5%

               Tidak bebas dari segala klaim (encumbered),
1.1.3.2        berdasarkan sisa jangka waktu pengikatan                    -            n.a       21.390.000            5%
               aset

1.2            HQLA Level 2A

1.2.1          Bebas dari segala klaim (unencumbered)                      -            n.a          388.217            15%

               Tidak bebas dari segala klaim (encumbered),
1.2.2          berdasarkan sisa jangka waktu pengikatan                    -            n.a                 -           15%
               aset

1.3            HQLA Level 2B

1.3.1          Bebas dari segala klaim (unencumbered)                      -            n.a                 -          50%

               Tidak bebas dari segala klaim (encumbered),
1.3.2          berdasarkan sisa jangka waktu pengikatan                    -            n.a           10.000           50%
               aset

               Simpanan atau penempatan dana pada
2              lembaga keuangan lain untuk aktivitas
               operasional

2.1            Bebas dari segala klaim (unencumbered)             42.988.117          50%            507.429           50%

2.2            Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)

2.2.1          Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                 -          50%                   -          50%

               Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
2.2.2                                                                      -          50%                   -          50%
               s.d < 1 tahun

2.2.3          Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                 -          100%                  -          100%

               Pinjaman kategori Lancar dan Dalam
3              Perhatian Khusus (performing) dan surat
               berharga yang tidak gagal bayar (default)

               Pinjaman kategori Lancar dan Dalam
3.1            Perhatian Khusus (performing) yang
               diberikan kepada:

               Lembaga keuangan yang dijamin oleh HQLA
3.1.1
               Level 1 yang memenuhi persyaratan

3.1.1.1        Bebas dari segala klaim (unencumbered)                      -            n.a           24.422            10%

3.1.1.2        Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                  -                                -

3.1.1.2.1      Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                 -            n.a                 -           10%

               Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.1.2.2                                                                  -            n.a                 -          50%
               s.d < 1 tahun

3.1.1.2.3      Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                 -            n.a                 -          100%

               Lembaga keuangan yang dijamin oleh non-
3.1.2
               HQLA Level 1 yang memenuhi persyaratan

3.1.2.1        Bebas dari segala klaim (unencumbered)                      -            n.a                 -           15%

3.1.2.2        Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                  -                                -




456         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 459
                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                    2025




                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

        6 bulan - < 1 tahun                            ≥ 1 tahun                        Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat         Faktor ASF         Nilai Tercatat           Faktor ASF

                 -                  0%                     -                      0%                            -




         2.651.224                  5%           40.586.638                       5%                  3.970.682


                 -                  50%            5.258.850                    100%                  6.328.350


                                                                                                          154.552

           127.923                  15%             514.205                      15%                      154.552


                 -                  50%                    -                    100%                            -


                                                                                                           5.000

                 -                  50%                    -                     50%                            -


                 -                  50%                    -                    100%                       5.000



                                                                                                      21.747.773


                 -                  50%                    -                    100%                  21.747.773



                 -                  50%                    -                    100%                            -

                 -                  50%                    -                    100%                            -

                 -               100%                      -                    100%                            -


                                                                                                    982.147.347



                                                                                                     973.146.841



                                                                                                           2.442

                 -                  50%                    -                    100%                       2.442

                 -                                         -

                 -                  50%                    -                    100%                            -

                 -                  50%                    -                    100%                            -

                 -               100%                      -                    100%                            -

                                                                                                                -

                 -                  50%                    -                    100%                            -

                 -                                         -




                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    457
Page 460
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                        Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                        Komponen RSF                                 Tanpa Jangka Waktu                    < 6 bulan

                                                                 Nilai Tercatat   Faktor ASF     Nilai Tercatat   Faktor ASF

3.1.2.2.1        Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                  -            n.a                -           15%

                 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.2.2.2                                                                     -            n.a                -          50%
                 s.d < 1 tahun

3.1.2.2.3        Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                  -            n.a                -          100%

                 Lembaga keuangan dan tanpa agunan,
                 termasuk penempatan dana (tanpa jangka
3.1.3            waktu dan dengan jangka waktu) pada
                 lembaga keuangan lain dan bukan untuk
                 aktivitas operasional

3.1.3.1          Bebas dari segala klaim (unencumbered)                       -           15%                 -           15%

3.1.3.2          Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                   -                               -

3.1.3.2.1        Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                  -            n.a                -           15%

                 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.3.2.2                                                                     -            n.a                -          50%
                 s.d < 1 tahun

3.1.3.2.3        Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                  -            n.a                -          100%

                 Perusahaan non-keuangan, nasabah
                 perorangan dan nasabah usaha mikro
3.1.4            dan usaha kecil, Pemerintah Indonesia,
                 pemerintah negara lain, entitas sektor publik
                 dan pinjaman lain , yang diantaranya:

                 Dikenakan bobot risiko ≤ 35% dalam
3.1.4.1          perhitungan ATMR risiko kredit dengan
                 pendekatan standar

3.1.4.1.1        Bebas dari segala klaim (unencumbered)                       -            n.a                -          50%

3.1.4.1.2        Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                   -                               -

3.1.4.1.2.1      Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                  -            n.a                -          50%

                 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.4.1.2.2                                                                   -            n.a                -          50%
                 s.d < 1 tahun

3.1.4.1.2.3      Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                  -            n.a                -          100%

                 Dikenakan bobot risiko > 35% dalam
3.1.4.2          perhitungan ATMR risiko kredit dengan
                 pendekatan standar

3.1.4.2.1        Bebas dari segala klaim (unencumbered)                       -            n.a       87.539.240          50%

3.1.4.2.2        Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                   -                               -

3.1.4.2.2.1      Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                  -            n.a                -          50%

                 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.4.2.2.2                                                                   -            n.a                -          50%
                 s.d < 1 tahun

3.1.4.2.2.3      Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                  -            n.a                -          100%

                 Tagihan (termasuk pinjaman) kepada Bank
                 Indonesia dan bank sentral negara lain
                 dengan sisa jangka waktu kurang dari 1 tahun
3.1.5
                 selain surat berharga yang diterbitkan atau
                 dijamin oleh Bank Indonesia dan bank sentral
                 negara lain

3.1.5.1          Bebas dari segala klaim (unencumbered)                       -            n.a                -           0%

3.1.5.2          Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                   -                               -




458           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 461
                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                     2025




                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

        6 bulan - < 1 tahun                             ≥ 1 tahun                        Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat          Faktor ASF         Nilai Tercatat           Faktor ASF

                  -                  50%                    -                    100%                          -

                  -                  50%                    -                    100%                          -

                  -               100%                      -                    100%                          -



                                                                                                               -



                  -                  50%                    -                    100%                          -

                  -                                         -                                                  -

                  -                  50%                    -                    100%                          -

                  -                  50%                    -                    100%                          -

                  -               100%                      -                    100%                          -



                                                                                                     871.900.682




                                                                                                               -


                  -                  50%                    -                     65%                          -

                  -                                         -                                                  -

                  -                  50%                    -                     65%                          -

                  -                  50%                    -                     65%                          -

                  -               100%                      -                    100%                          -


                                                                                                     871.900.682


        131.101.450                  50%          897.153.338                     85%                871.900.682

                  -                                         -                                                  -

                  -                  50%                    -                     85%                          -

                  -                  50%                    -                     85%                          -

                  -               100%                      -                    100%                          -




                                                                                                               -




                  -                  50%                                                                       -

                  -                                                                                            -




                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   459
Page 462
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                      Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                        Komponen RSF                               Tanpa Jangka Waktu                    < 6 bulan

                                                               Nilai Tercatat   Faktor ASF     Nilai Tercatat    Faktor ASF

3.1.5.2.1        Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                -            n.a                 -           0%

                 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.5.2.2                                                                   -            n.a                 -          50%
                 s.d < 1 tahun

3.1.5.2.3        Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                -            n.a                 -          100%

                 Tagihan kepada Bank Indonesia dan bank
                 sentral negara lain (contoh: surat berharga
3.1.6
                 yang diterbitkan oleh Bank Indonesia dan
                 bank sentral negara lain)

3.1.6.1          Bebas dari segala klaim (unencumbered)                     -            n.a                 -           0%

3.1.6.2          Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                 -                                -

3.1.6.2.1        Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                -            n.a                 -           0%

                 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.6.2.2                                                                   -            n.a                 -          50%
                 s.d < 1 tahun

3.1.6.2.3        Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                -            n.a                 -          100%

                 Kredit beragun rumah tinggal, yang
3.1.7
                 diantaranya :

                 Dikenakan bobot risiko ≤ 35% dalam
3.1.7.1          perhitungan ATMR risiko kredit dengan
                 pendekatan standar

3.1.7.1.1        Bebas dari segala klaim (unencumbered)                     -            n.a        7.544.434           50%

3.1.7.1.2        Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                 -                                -

3.1.7.1.2.1      Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                -            n.a                 -          50%

                 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.7.1.2.2                                                                 -            n.a                 -          50%
                 s.d < 1 tahun

3.1.7.1.2.3      Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                -            n.a                 -          100%

                 Dikenakan bobot risiko > 35% dalam
3.1.7.2          perhitungan ATMR risiko kredit dengan
                 pendekatan standar

3.1.7.2.1        Bebas dari segala klaim (unencumbered)                     -            n.a        21.924.093          50%

3.1.7.2.2        Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                 -                                -

3.1.7.2.2.1      Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                -            n.a                 -          50%

                 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.1.7.2.2.2                                                                 -            n.a                 -          50%
                 s.d < 1 tahun

3.1.7.2.2.3      Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                -            n.a                 -          100%

                 Surat berharga yang tidak mengalami gagal
                 bayar dan non-HQLA serta saham yang
3.2
                 diperdagangkan di bursa dan non-HQLA,
                 dengan syarat tertentu

3.2.1            Bebas dari segala klaim (unencumbered)                     -            n.a         1.431.818          50%

3.2.2            Tidak bebas dari segala klaim (encumbered)                 -                                -

3.2.2.1          Sisa jangka waktu pengikatan aset < 6 bulan                -            n.a                 -          50%

                 Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 6 bulan
3.2.2.2                                                                     -            n.a                 -          50%
                 s.d < 1 tahun

3.2.2.3          Sisa jangka waktu pengikatan aset ≥ 1 tahun                -            n.a                 -          100%




460           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 463
                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                    2025




                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

        6 bulan - < 1 tahun                            ≥ 1 tahun                        Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat         Faktor ASF         Nilai Tercatat           Faktor ASF

                 -                  50%                                                                         -

                 -                  50%                                                                         -

                 -               100%                                                                           -




                 -                  5%                     -                      5%                            -

                 -                                         -

                 -                  5%                     -                      5%                            -

                 -                  50%                    -                     50%                            -

                 -               100%                      -                    100%                            -

                                                                                                     101.243.717



                                                                                                     37.380.957


        11.801.732                  50%           42.627.499                     65%                 37.380.957

                 -                                         -                                                    -

                 -                  50%                    -                     65%                            -

                 -                  50%                    -                     65%                            -

                 -               100%                      -                    100%                            -


                                                                                                     63.862.760


        29.007.659                  50%           45.172.805                     85%                 63.862.760

                 -                                         -                                                    -

                 -                  50%                    -                     85%                            -

                 -                  50%                    -                     85%                            -

                 -               100%                      -                    100%                            -



                                                                                                      9.000.506



          989.890                   50%            9.164.297                     85%                  9.000.506

                 -                                         -                                                    -

                 -                  50%                    -                     85%                            -

                 -                  50%                    -                     85%                            -

                 -               100%                      -                    100%                            -




                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   461
Page 464
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                  Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

                 Komponen RSF                                  Tanpa Jangka Waktu                          < 6 bulan

                                                           Nilai Tercatat    Faktor ASF          Nilai Tercatat     Faktor ASF

          Aset yang memiliki pasangan liabilitas yang
4
          saling bergantung

5         Aset lainnya

          Komoditas fisik yang diperdagangkan,
5.1                                                                                      85%
          termasuk emas

          Kas, surat berharga dan aset lainnya
          yang dicatat sebagai initial margin untuk
                                                                                                                   Max (85%, faktor
5.2       kontrak derivatif dan kas atau aset lain yang                                                        -
                                                                                                                          RSF aset)
          diserahkan sebagai default fund pada central
          counterparty (CCP)

5.3       NSFR aset derivatif                                                                            55.690              100%

          20% liabilitas derivatif sebelum dikurangi
5.4                                                                                                            -             100%
          dengan variation margin

5.5       Piutang tanggal perdagangan                                    -                0%                   -               0%

          Kredit atau pinjaman dengan kualitas Kurang
5.6       Lancar, Diragukan, dan Macet (Non-                             -              100%          3.846.969              100%
          Performing Loan)

5.7       Saham yang tidak diperdagangkan di bursa                       -                n.a                  -             100%

5.8       Aset tetap                                                     -                n.a                  -             100%

5.9       Faktor pengurang modal                                         -                n.a                  -             100%

5.1       Surat berharga yang gagal bayar                                -                n.a                  -             100%

                                                                               mengikuti RSF
          Aset lainnya yang tidak bebas dari segala
5.11                                                                     -    aset saat bebas
          klaim (encumbered)
                                                                             dari segala klaim

          Aset lainnya yang tidak masuk dalam
5.12                                                            13.730.740              100%             96.534              100%
          kategori di atas**)

          Total aset                                           124.140.493                             3.187.525

          Transaksi Rekening Administratif

          Kewajiban komitmen dalam bentuk fasilitas
          kredit dan fasilitas likuiditas yang bersifat
6         tidak dapat dibatalkan (irrevocable) atau                                                   27.266.638               5%
          dapat dibatalkan dengan syarat (conditionally
          revocable)

          Fasilitas kredit dan fasilitas likuiditas yang
7         bersifat dapat dibatalkan tanpa syarat                                                               -               0%
          (unconditionally revocable)

          Kewajiban yang berasal dari instrumen trade
8         finance (termasuk garansi dan letters of                                                    2.428.004                3%
          credit (L/C))

          Letters of credit (L/C) dan garansi yang tidak
9                                                                                                              -               5%
          terkait dengan kewajiban trade finance

10        Kewajiban non-kontraktual                                                                            -               5%

          Total transaksi rekening administratif                                                               -

          Total RSF

          Rasio Pendanaan Stabil Bersih (Net Stable
          Funding Ratio (%)




462    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 465
                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                      2025




                 Nilai Tercatat Berdasarkan Sisa jangka Waktu

        6 bulan - < 1 tahun                               ≥ 1 tahun                       Total Nilai Tertimbang


Nilai Tercatat         Faktor ASF           Nilai Tercatat            Faktor ASF



                                                                                                      128.333.020

                                                                                                                    -



                     Max (85%, faktor RSF                          Max (85%, faktor RSF
                 -                                     52.970                                                 45.025
                                    aset)                                         aset)



                 -                 100%                       -                   100%                        55.690

                 -                 100%                       -                   100%                              -

                 -                   0%                       -                     0%                              -


           907.108                 100%             8.244.053                     100%                  12.998.129


                 -                 100%             4.463.270                     100%                  4.463.270

                 -                 100%             45.780.153                    100%                 45.780.153

                 -                 100%             51.163.479                    100%                  51.163.479

                 -                 100%                       -                   100%                              -


                                                                                  100%                              -



                 -                 100%                       -                   100%                  13.827.274

       176.586.985                                1.150.181.556                                      1.142.686.724




        22.014.389                   5%            85.423.348                       5%                      6.735.219




                 -                   0%                       -                     0%                              -



                 -                   3%                       -                     3%                        72.840



                 -                   5%                       -                     5%                              -

                 -                   5%                       -                     5%                              -

                 -                                            -                                         6.808.059

                                                                                                     1.149.494.783

                                                                                                             117,96%




                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      463
Page 466
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                        Analisis secara Konsolidasi

                                                                                                                                   (Dalam Juta Rupiah)


               Rasio                            Komponen                         September 2025                         Desember 2025

  Net Stable Funding Ratio (NSFR)      Available Stable Funding (ASF)                 1.363.031.478                           1.355.934.194

                                       Required Stable Funding (RSF)                    1.107.115.182                         1.149.494.783

  NSFR                                                                                       123,12%                               117,96%

 Net Stable Funding Ratio (NSFR) secara Konsolidasi posisi bulan Desember 2025, NSFR BRI Konsolidasi tercatat sebesar 117,96% mengalami
 penurunan sebesar 5,16% dibandingkan posisi bulan September 2025 sebesar 123,12%. Penurunan tersebut disebabkan oleh penurunan
 komponen Available Stable Funding (ASF) sebesar Rp7,10 triliun atau 0,52% sedangkan komponen Required Stable Funding (RSF) mengalami
 peningkatan sebesar Rp42,38 triliun atau 3,83%.



Aset Terikat (Encumbrance) (ENC)


                                                   a                            b                                c                       d

                                                                    Aset yang disimpan atau
                                              Aset Terikat         diperjanjikan dengan Bank             Aset tidak terikat
                                                                                                                                       Total
                                             (Encumbered)        Sentral namun belum digunakan           (Unencumbered)
                                                                  untuk menghasilkan likuiditas

 Aset-aset dalam laporan posisi
 keuangan dapat disajikan terperinci       25.145.761.177.300           40.404.372.286.215              217.835.373.667.259     283.385.507.130.774
 sepanjang dibutuhkan




                                                                Analisis Kualitatif

 Sesuai SEOJK Nomor 9/SEOJK.03/2020 tentang Transparansi dan Publikasi Laporan Bank Umum Konvensional. Pada tabel di atas disajikan
 data terkait dengan risiko likuiditas yang dibagi atas beberapa kriteria yakni Aset Terikat, Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank
 Sentral namun belum digunakan untuk likuiditas dan Aset Tidak Terikat. Aset tersebut merupakan aset likuid yang digunakan untuk kebutuhan
 likuiditas sesuai dengan POJK Nomor 42/POJK.03/2015 perihal Kewajiban Pemenuhan Rasio Kecukupan Likuiditas (LCR).

 Total Aset yang memenuhi kualifikasi tabel di atas posisi 31 Desember 2025 adalah sebesar Rp283,39 triliun. Apabila dilihat dari pembagiannya,
 maka Nilai Total Aset tersebut terdiri dari :
 • Aset Terikat sebesar Rp25,15 triliun atau sebesar 8,87% dari Total Aset Likuid.
 • Aset yang disimpan atau diperjanjikan dengan Bank Sentral namun belum digunakan untuk menghasilkan likuiditas sebesar Rp40,40 triliun
   atau sebesar 14,26% dari Total Aset Likuid.
 • Aset Tidak Terikat sebesar Rp217,84 triliun atau sebesar 76,87% dari Total Aset Likuid.




Manajemen Risiko Likuiditas (LIQA)

Informasi mengenai manajemen risiko likuiditas disampaikan
sebagai berikut:
1. Tata Kelola Risiko
    • BRI mengelola risiko likuiditas dalam rangka mitigasi                      •    BRI secara berkala melakukan review terhadap Risk
       risiko yang dapat muncul dari produk dan aktivitas                             Appetite Statement dan parameter limit terhadap risiko
       perbankan yang dapat mempengaruhi sumber dan                                   likuiditas yang ditetapkan dalam Surat Keputusan
       penggunaan dana, baik untuk eksposur risiko saat ini                           tentang Penetapan Taksonomi Risiko dan Parameter
       maupun yang akan timbul di masa datang.                                        & Limit Atas Risk Appetite, Profil Risiko, Rentabilitas &
    • Perumusan tingkat risiko yang akan diambil (risk                                Permodalan dalam Penilaian Tingkat Kesehatan Bank
       appetite) dan toleransi risiko (risk tolerance) terkait                        Berbasis Risiko dan Profil Risiko Terintegrasi PT. Bank
       risiko likuiditas telah dilakukan sejalan dengan                               Rakyat Indonesia (Persero), Tbk.
       sasaran strategi dan bisnis bank secara keseluruhan.




464       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 467
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




   •   Dalam pengelolaan risiko likuiditas, Liquidity & Funding      •   Pengukuran risiko likuiditas antara lain dilakukan
       Management Group dan Treasury Business Group                      secara berkala dengan menggunakan Dashboard
       bertanggung jawab untuk mengelola likuiditas nasional,            daily liquidity & early warning indicators, proyeksi
       sedangkan Market, Portfolio & Enterprise Risk Group               arus kas, rasio likuiditas dan stress testing likuiditas.
       bertanggung jawab dalam menyusun dan melakukan                •   Pemantauan dan pengendalian hasil pengukuran
       review kebijakan manajemen risiko likuiditas serta                risiko dilakukan oleh Liquidity & Funding Management
       pemantauan secara limit risiko likuiditas.                        Group (contoh: pemantauan GWM dan evaluasi
                                                                         pencapaian cash ratio nasional secara triwulanan)
2. Strategi Pendanaan                                                    dan Market, Portfolio & Enterprise Risk Group
   • Diversifikasi Pendanaan                                             (contoh: Liquidity Coverage Ratio, Net Stable Funding
       Dilakukan dengan memperhatikan karakteristik                      Ratio) untuk memonitor kepatuhan terhadap limit
       sumber dan jangka waktu pendanaan serta Rencana                   yang telah ditetapkan. Hasil pemantauan dan risiko
       Bisnis Bank (RBB), dengan mempertimbangkan                        likuiditas disajikan dalam bentuk laporan berkala
       counterparty, kondisi keberadaan jaminan, jenis                   (dashboard Risiko Likuiditas) yang disampaikan
       instrumen, jenis mata uang, serta lokasi geografis                kepada Direksi dan Dewan Komisaris BRI. Terhadap
       pasar sumber pendanaan                                            hasil pemantauan yang menunjukkan indikasi
   • Stabilisasi Pertumbuhan Dana                                        risiko likuiditas berpotensi meningkat dilakukan
       Merupakan pemeliharaan stabilitas Dana Pihak                      rekomendasi mitigasi eksposur risiko likuiditas serta
       Ketiga (DPK) agar trend pertumbuhan positif, antara               putusan tindak lanjut pengendaliannya
       lain melalui strategi pricing, penerbitan dan/atau            •   Dilakukan penyusunan dashboard profil risiko
       pengembangan produk simpanan, peningkatan                         likuiditas secara berkala atau dapat disesuaikan
       pemasaran berkualitas yang menunjang stabilitas                   dengan kebutuhan strategi bisnis. Teknologi Sistem
       pertumbuhan dana, serta melakukan review                          Informasi yang digunakan untuk menyediakan
       kebijakan pengembangan dan pemasaran produk                       informasi terkini dan tepat waktu mengenai likuiditas
   • Evaluasi dan Analisis Strategi Pendanaan                            di BRI adalah BI-RTGS, BRINets, BRISIM, Treasury
       Kegiatan ini dilakukan secara berkala dalam rapat                 and Market Risk System, SKNBI, Swift, serta aplikasi
       ALCO / forum lainnya dengan memperhatikan                         lainnya yang dikembangkan untuk monitoring aset
       perubahan factor internal maupun eksternal Liquidity              dan kewajiban BRI
       & Funding Management Group dan Treasury
       Business Group bersama-sama dengan groupi terkait          4. Contingency Funding Plan
       melakukan identifikasi, pemantauan, dan evaluasi              • Contingency Funding Plan (Rencana Pendanaan
       faktor-faktor utama yang mempengaruhi kemampuan                  Darurat) adalah rencana dan strategi dalam
       BRI dalam memperoleh pendanaan, termasuk                         menghadapi kondisi krisis yang berdampak pada
       alternatif sumber dana yang dapat memperkuat                     likuiditas guna memastikan kemampuan BRI
       kapasitas untuk bertahan pada kondisi krisis                     memperoleh sumber pendanaan yang dibutuhkan
   • Memelihara Akses Pasar                                             secara tepat waktu dan dengan biaya yang wajar.
       Pemeliharaan akses pasar rupiah dan valuta asing              • Contingency Funding Plan telah diatur dan
       meliputi: memperluas pasar untuk penjualan aset                  disesuaikan pada Buku 5 Early Warning Indicators
       atau meningkatkan jumlah fasilitas siaga dengan/                 dan Contingency Funding Plan sesuai Surat
       tanpa agunan, aktif bertransaksi di pasar yang                   Edaran Manajemen Risiko Likuiditas No SE.68-DIR/
       sejalan dengan strategi pendanaan, dan memelihara                MPE/12/2022 yang mengatur tentang Ketentuan
       hubungan baik dengan penyedia dana sehingga                      Umum, Pelaksanaan CFP, Management Action CFP
       dapat melakukan diversifikasi sumber dana dengan                 serta Wewenang dan Tanggung Jawab. Uji Coba CFP
       baik                                                             dilakukan secara regular minimal 1 tahun sekali yang
                                                                        dikoordinatori oleh LFM Group sebagai Sekretaris
3. Proses Manajemen Risiko                                              ALCO.
   • Kegiatan identifikasi risiko likuiditas dilakukan oleh          • Pengujian rencana pendanaan darurat dilakukan
      setiap unit kerja operasional dengan melakukan                    dengan metode walk on paper based, dimana
      identifikasi terhadap risiko likuiditas yang berasal              seluruh unit kerja terkait dengan pendanaan darurat
      dari produk dan aktivitas perbankan yang dapat                    (Tim Manajemen Krisis Likuiditas) berkumpul untuk
      mempengaruhi sumber dan penggunaan dana, baik                     menjalankan skenario pengujian di atas kertas tanpa
      pada posisi aset dan kewajiban maupun rekening                    melakukan transaksi di pasar keuangan.
      administratif serta risiko-risiko lain yang dapat              • Market, Portfolio & Enterprise Risk Group melakukan
      meningkatkan Risiko Likuiditas (misalnya Risiko                   monitoring terhadap parameter-parameter dalam
      Kredit, Risiko Pasar, dan Risiko Operasional).                    Contingency Funding Plan yang tertuang dalam
                                                                        dashboard Early Warning Indicators.




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     465
Page 468
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




5. Stress Testing Risiko Likuiditas                                         •     Dalam mitigasi risiko konsentrasi, BRI melakukan
   • Pelaksanaan stress testing dilakukan untuk mengukur                          pemantauan terhadap komposisi deposan inti, rasio
       kemampuan dan ketahanan BRI memenuhi kebutuhan                             pendanaan non inti dan rasio pendanaan non DPK.
       likuiditas dalam kondisi krisis (stress condition).
   • Stress Testing risiko likuiditas dilakukan sesuai                 7.   Maturity Profile
       dengan kebijakan dan kebutuhan internal BRI dan/                     • Potensi risiko likuiditas yang akan dihadapi BRI
       atau permintaan regulator. Stress Testing juga                          di masa mendatang diukur melalui liquidity gap
       dilaporkan secara berkala kepada direksi melalui                        analysis, yang merupakan proyeksi kelebihan dan
       Risk Management Commitee (RMC).                                         kekurangan likuiditas atas dasar jatuh tempo aset dan
   • Pelaksanaan stress testing dilakukan dengan                               liabilitas, setelah memperhitungkan kebutuhan untuk
       menggunakan skenario-skenario stress test yang                          ekspansi bisnis. Informasi ini menjadi pertimbangan
       dikembangkan dengan mempertimbangkan aspek                              dalam perencanaan dan pengelolaan likuiditas,
       bisnis dan tingkat risiko yang dikelola oleh BRI.                       termasuk juga kebutuhan ekspansi bisnis. Dengan
   • Hasil stress test menunjukkan implikasi setiap                            diterapkannya pengelolaan likuiditas yang efektif,
       skenario yang digunakan untuk menunjukkan daya                          diharapkan dapat meminimalkan risiko likuiditas
       tahan likuiditas BRI.                                                   di BRI sekaligus meningkatkan stabilitas sistem
                                                                               perbankan secara keseluruhan.
6. Konsentrasi Pendanaan                                                    • BRI menetapkan limit maturity profile < 1 tahun (Aset
   • BRI telah menetapkan limit parameter Loan to Deposit                      jatuh tempo < 1 tahun/liability jatuh tempo < 1 tahun)
      Ratio (LDR) Rupiah dengan appetite limit 94,50% -                        dengan limit >86,50% - 73,00% pada profil risiko
      96,50% pada profil risiko moderate dan >98,50%                           moderate dan <59,50% pada profil risiko high.
      pada profil risiko high.
   • BRI menetapkan limit parameter Rasio Intermediasi
      Makroprudensial (RIM) dengan limit 89,50% -
      92,50% pada profil risiko moderate dan >94,00%
      pada profil risiko high.



Risiko Operasional

Perhitungan Risiko Operasional

Sesuai dengan SEOJK Nomor 6/SEOJK.03/2020, Perhitungan ATMR Risiko Operasional dengan menggunakan Pendekatan
Standar per Januari 2023 telah diimplementasikan. Berikut merupakan tabel perhitungan ATMR operasional dengan Pendekatan
Standar sesuai ketentuan dari Otoritas Jasa Keuangan.


Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Bank Secara Individual
                                                                                                                       (dalam jutaan Rupiah)


                                                                       31 Desember 2025

         Pendekatan
 No         Yang                       Komponen       Ratas Kerugian     Komponen         Faktor Pengali       Modal
                        Indikator
         Digunakan                      Indikator         Risiko       Kerugian Risiko      Kerugian       Minimum Risiko    ATMR Risiko
                          Bisnis
                                          Bisnis       Operasional      Operasional           Intern        Operasional      Operasional
                           (IB)
                                          (KIB)           (KRO)           (KKRO)              (FPKI)          (MMRO)


 (1)         (2)           (3)             (4)             (5)                  (6)            (7)              (8)                (9)

         Pendekatan
  1                   87.347.205,74   12.652.080,86     234.910,52      3.523.657,73       0,73136725       8.253.317,59    115.666.459,88
         Standar

 Total                87.347.205,74   12.652.080,86     234.910,52      3.523.657,73       0,73136725       8.253.317,59    115.666.459,88




466        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 469
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




                                                      31 Desember 2024


                   Komponen Indikator   Komponen Kerugian        Faktor Pengali        Modal Minimum
Indikator Bisnis                                                                                               ATMR Risiko
                        Bisnis           Risiko Operasional      Kerugian Intern      Risiko Operasional
      (IB)                                                                                                     Operasional
                        (KIB)                  (KKRO)                (FPKI)                (MMRO)


      (9)                 (10)                 (11)                      (12)                (13)                  (14)


  74.722.853           10.758.428            3.415.878                0,75                 8.072.261            100.903.262


  74.722.853           10.758.428            3.415.878                0,75                 8.072.261           100.903.262




                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   467
Page 470
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Bank Secara Konsolidasi
                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                                                            31 Desember 2025

         Pendekatan
 No         Yang                                          Ratas Kerugian       Komponen          Faktor Pengali         Modal
                                          Komponen
         Digunakan       Indikator                            Risiko         Kerugian Risiko       Kerugian         Minimum Risiko         ATMR Risiko
                                           Indikator
                         Bisnis (IB)                       Operasional        Operasional            Intern          Operasional           Operasional
                                          Bisnis (KIB)
                                                              (KRO)             (KKRO)               (FPKI)            (MMRO)


 (1)         (2)             (3)                 (4)               (5)              (6)                  (7)               (8)                    (9)

         Pendekatan
  1                    102.982.628,98    14.997.394,35       290.933,25        4.363.998,69          0,73752526      11.060.957,17        138.261.964,63
         Standar

 Total                 102.982.628,98    14.997.394,35       290.933,25        4.363.998,69          0,73752526      11.060.957,17        138.261.964,63



Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Kerugian Risiko Operasional (KRO) Individual


                               Tahun Pembukuan                                               Validasi              Validasi           Validasi
                                   Kerugian                                                  Kolom T              Kolom T-1          Kolom T-2


 BATASAN MINIMUM UNTUK SUATU KEJADIAN KERUGIAN OPERASIONAL (LOSS EVENT) SEBESAR RP300.000.000,00
 (TIGA RATUS JUTA RUPIAH) ATAU LEBIH

 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
                                                                                                 -                    -                     -
 (tanpa pengecualian)

 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional                                                   -                    -                     -

 Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                            -                    -                     -

 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                 -                    -                     -

 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan
                                                                                                 -                    -                     -
 kerugian risiko operasional yang dikecualikan

 BATASAN MINIMUM UNTUK SUATU KEJADIAN KERUGIAN OPERASIONAL (LOSS EVENT) SEBESAR RP1.500.000.000,00
 (SATU MILYAR LIMA RATUS JUTA RUPIAH) ATAU LEBIH

 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
                                                                                                50.602,70          245.878,28           193.863,13
 (tanpa pengecualian)

 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional                                                         16,00              27,00                 25,00

 Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                                   0,00              0,00                   0,00

 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                        0,00              0,00                   0,00

 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan
                                                                                                50.602,70          245.878,28           193.863,13
 kerugian risiko operasional yang dikecualikan

 RINCIAN PERHITUNGAN MODAL UNTUK RISIKO OPERASIONAL

 Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak)                                              Y

 Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak digunakannya data kerugian intern
 tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian?
 (Ya/Tidak)

 Threshold yg digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional
                                                                                          1.500.000.000,00
 (dalam satuan rupiah penuh)

 Keterangan Tambahan (jika ada)                                                                      Optional




468        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 471
                                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                                     2025




                                                                    31 Desember 2024


                                                     Komponen Kerugian          Faktor Pengali         Modal Minimum
                          Komponen Indikator                                                                                         ATMR Risiko
Indikator Bisnis (IB)                                 Risiko Operasional        Kerugian Intern       Risiko Operasional
                             Bisnis (KIB)                                                                                            Operasional
                                                            (KKRO)                  (FPKI)                 (MMRO)


          (9)                      (10)                      (11)                      (12)                   (13)                      (14)


     92.934.419                 13.490.163                 4.175.920                   0,75                 10.070.719               125.883.982


    92.934.419                  13.490.163                 4.175.920                   0,75                10.070.719                125.883.982




                                                                                                                                         Validasi
 Validasi           Validasi               Validasi          Validasi           Validasi           Validasi           Validasi
                                                                                                                                       Kolom Rata-
Kolom T-3          Kolom T-4              Kolom T-5         Kolom T-6          Kolom T-7          Kolom T-8          Kolom T-9
                                                                                                                                      rata 10 Tahun




      -                    -                   -                    -              -                  -                   -                    -

      -                    -                   -                    -              -                  -                   -                    -

      -                    -                   -                    -              -                  -                   -                    -

      -                    -                   -                    -              -                  -                   -                    -

      -                    -                   -                    -              -                  -                   -                    -




 1.303.607,96           356.890,82           89.009,39         46.053,27           41278,16         19.649,44            2.272,00        234.910,52

          15,00                15,00               13,00                5,00            5,00              12,00               1,00                   13

           0,00                0,00                0,00                 0,00            0,00              0,00                0,00                 0,00

           0,00                0,00                0,00                 0,00            0,00              0,00                0,00                 0,00

 1.303.607,96           356.890,82           89.009,39         46.053,27          41.278,16         19.649,44            2.272,00        234.910,52




                                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.             469
Page 472
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Kerugian Risiko Operasional (KRO) Konsolidasi


                               Tahun Pembukuan                                         Validasi              Validasi           Validasi
                                   Kerugian                                            Kolom T              Kolom T-1          Kolom T-2


 BATASAN MINIMUM UNTUK SUATU KEJADIAN KERUGIAN OPERASIONAL (LOSS EVENT) SEBESAR RP300.000.000,00
 (TIGA RATUS JUTA RUPIAH) ATAU LEBIH

 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
                                                                                           -                    -                   -
 (tanpa pengecualian)

 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional                                             -                    -                   -

 Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                      -                    -                   -

 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan                           -                    -                   -

 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan
                                                                                           -                    -                   -
 kerugian risiko operasional yang dikecualikan

 BATASAN MINIMUM UNTUK SUATU KEJADIAN KERUGIAN OPERASIONAL (LOSS EVENT) SEBESAR RP1.500.000.000,00
 (SATU MILYAR LIMA RATUS JUTA RUPIAH) ATAU LEBIH

 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan
                                                                                          104.135,30         269.361,84          479.130,50
 (tanpa pengecualian)

 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional                                                   26,00              31,00               36,00

 Jumlah kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                             0,00               0,00                0,00

 Jumlah terjadinya kerugian risiko operasional yang dikecualikan                                  0,00               0,00                0,00

 Jumlah kerugian operasional bersih setelah memperhitungkan nilai pemulihan dan
                                                                                           104.135,3         269.361,84           479.130,5
 kerugian risiko operasional yang dikecualikan

 RINCIAN PERHITUNGAN MODAL UNTUK RISIKO OPERASIONAL

 Apakah kerugian digunakan dalam perhitungan FPKI? (Ya/Tidak)                                        Y

 Dalam hal baris 11 diisi "Tidak", apakah tidak digunakannya data kerugian intern
 tersebut disebabkan ketidaksesuaian standar minimum untuk data kerugian?
 (Ya/Tidak)

 Threshold yang digunakan dalam perhitungan modal untuk risiko operasional
                                                                                    1.500.000.000,00
 (dalam satuan rupiah penuh)

 Keterangan Tambahan (jika ada)                                                                Optional


Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Indikator Bisnis (IB) Individu

 No      Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB              Validasi Kolom T        Validasi Kolom T-1              Validasi Kolom T-2

  1     Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD)                   43.329.169,87

  2       Pendapatan Bunga                                      162.321.720,00          147.036.619,00                 124.066.051,00

  3       Beban Bunga                                              57.367.303,00         43.862.637,00                  27.358.663,00

  4       Aset Produktif                                       1.893.132.061,00        1.887.747.049,00              1.809.218.606,00

  5       Pendapatan Dividen                                        2574899,00                  95.133,00                   1.540.279,00

  6     Komponen Jasa (KJ)                                          40.117.741.00

  7       Pendapatan Jasa dan Komisi                               20.407.827,00         20.292.184,00                  18.469.908,00

  8       Beban Jasa dan Komisi                                             4,00                     0,00                          0,00

  9       Pendapatan operasional lainnya                           26.149.285,00          19.317.946,00                 15.716.073,00

  10      Beban operasional lainnya                                 6.719.537,00          5.054.770,00                      4.712.281,00




470       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 473
                                                                                                    Laporan Tahunan
                                                                                                               2025




                                                                                                                                  Validasi
 Validasi           Validasi           Validasi           Validasi         Validasi         Validasi          Validasi
                                                                                                                                Kolom Rata-
Kolom T-3          Kolom T-4          Kolom T-5          Kolom T-6        Kolom T-7        Kolom T-8         Kolom T-9
                                                                                                                               rata 10 Tahun




     -                   -                  -                -                 -                -                -                   -

     -                   -                  -                -                 -                -                -                   -

     -                   -                  -                -                 -                -                -                   -

     -                   -                  -                -                 -                -                -                   -

     -                   -                  -                -                 -                -                -                   -




1.314.889,84          362.717,48          114.107,64       46790,26           41.278,16       19.649,44       157.272,00          290.933,25

          21,00              23,00              17,00            8,00              5,00             12,00             2,00               18,10

          0,00                0,00              0,00             0,00              0,00             0,00              0,00               0,00

          0,00                0,00              0,00             0,00              0,00             0,00              0,00               0,00

1.314.889,84          362.717,48          114.107,64       46790,26           41.278,16       19.649,44          157.272          290.933,25




No       Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB             Validasi Kolom T           Validasi Kolom T-1             Validasi Kolom T-2

11   Komponen Keuangan (KK)                                      3.900.295.00

12        Laba Rugi Bersih Trading Book                          2.385.394,00                  165.364,00                4.297.084,00

13        Laba Rugi Bersih Banking Book                            884.221,00                 2.145.259,00                   1.823.563,00

14   IB                                                          87.347.205,87

15   Komponen Indikator Bisnis (KIB)                             12.652.080,88

16   Pengungkapan IB

17        IB total termasuk aktivitas yang didivestasi           87.347.205,87

          Pengurangan IB dikarenakan pengecualian
18                                                                         0,00
          atas aktivitas yang didivestasi

19   Keterangan Tambahan                                                Optional




                                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.        471
Page 474
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – Indikator Bisnis (IB) Konsolidasi

 No     Indikator Bisnis (IB) dan komponen IB                Validasi Kolom T    Validasi Kolom T-1       Validasi Kolom T-2

  1    Komponen Bunga, Sewa, dan Dividen (KBSD)                  43.767.158,32

  2         Pendapatan Bunga                                   198.271.440,00        179.154.986,00            152.111.973,00

  3         Beban Bunga                                         65.394.717,00        50.909.627,00            33.380.542,00

  4         Aset Produktif                                    1.975.608.961,00     1.965.316.664,74         1.879.580.239,00

  5         Pendapatan Dividen                                      165.162,00           84.301,00                 90.630,00

  6    Komponen Jasa (KJ)                                       55.022.390.41

  7         Pendapatan Jasa dan Komisi                          21.309.342,00        21.563.040,00             19.635.398,00

  8         Beban Jasa dan Komisi                                   39.348,00           228.572,00                182.841,00

  9         Pendapatan operasional lainnya                      46.679.385,00        29.595.461,22            26.284.545,00

  10        Beban operasional lainnya                           26.359.831,00         16.170.555,00            15.719.350,00

  11   Komponen Keuangan (KK)                                    4.193.080.00

  12        Laba Rugi Bersih Trading Book                        2.876.351,00           341.696,00              4.400.337,00

  13        Laba Rugi Bersih Banking Book                        1.005.410,00         2.251.038,00              1.704.408,00

  14   IB                                                      102.982.628,73

  15   Komponen Indikator Bisnis (KIB)                           14.997.394,31

  16   Pengungkapan IB

  17        IB total termasuk aktivitas yang didivestasi       102.982.628,73

            Pengurangan IB dikarenakan pengecualian
  18                                                                     0,00
            atas aktivitas yang didivestasi

  19   Keterangan Tambahan                                            Optional


Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – ATMR Risiko Operasional (Individu)

 No                                                Rincian                                            Validasi Kolom T

  1    Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                                                   12.652.080,88

  2    Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)                                                             0,73136725

  3    Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                                                            9.253.317,60

  4    ATMR untuk Risiko Operasional                                                                    115.666.470,00



Tabel Pengungkapan Kuantitatif Risiko Operasional – ATMR Risiko Operasional (Konsolidasi)

 No                                                Rincian                                            Validasi Kolom T

  1    Komponen Indikator Bisnis (KIB)                                                                   14.997.394,31

  2    Faktor Pengali Kerugian Internal (FPKI)                                                             0,73752526

  3    Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO)                                                            11.060.957,14

  4    ATMR untuk Risiko Operasional                                                                    138.261.964,25




472         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 475
                                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                                        2025




Pengungkapan Kualitatif Umum


                                                       Analisis Kualitatif

1   Penyusunan kerangka kerja manajemen risiko operasional BRI mengacu pada POJK Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum Nomor
    18/POJK.03/2016 tanggal 16 Maret 2016 tentang Penerapan Manajemen Risiko Bank Umum, dan best practices. Dalam ketentuan
    internal BRI, kerangka kerja tersebut dituangkan dalam Kebijakan Umum Manajemen Risiko (KUMR) yang diatur dalam SK Direksi Nomor
    KU.02-DIR/MPE/04/2024 tanggal 30 April 2024, mengatur prinsip-prinsip kebijakan manajemen risiko Bank. Khusus untuk manajemen
    risiko operasional, Bank menyusun Pedoman Pelaksanaan Penerapan Manajemen Risiko Operasional (P3MRO) dengan tetap mengacu
    pada KMR BRI yang diatur dalam Surat Edaran Nomor SE.58-DIR/ORD/11/2022 tanggal 22 November 2022 dengan cakupan:
    a. Framework manajemen risiko operasional.
    b. Strategi anti fraud.
    c. Fungsi Manajemen Risiko (Fungsi MR) di Unit Kerja.

    Selain itu, penerapan manajemen risiko operasional juga diatur dalam bentuk Surat Edaran (SE), Surat Keputusan (SK), dan Standar
    Operasional dan Prosedur (SOP) lainnya, antara lain:
    a. Surat Edaran Nomor SE.17-DIR/MOP/03/2020 tentang Perangkat Manajemen Risiko Operasional.
    b. Surat Edaran Nomor SE.04-DIR/CTR/01/2023 tentang Corporate Culture yang mencakup Budaya Risiko.
    c. Surat Edaran Nomor SE.30-DIR/PPM/11/2024 tentang Pengelolaan Produk yang mencakup Pengelolaan Risiko Penyelenggaraan
        Produk.
    d. Surat Edaran Nomor SE.10-DIR/MPE/08/2025 tentang Pedoman Perhitungan Aset Tertimbang Menurut Risiko (ATMR) yang
        mencakup Perhitungan ATMR Operasional.
    e. Surat Edaran Nomor SE.12-DIR/MPE/09/2025 tentang Manajemen Kelangsungan Usaha yang mencakup Business Continuity
        Management (BCM).
    f. SOP Nomor SO.36-ORD/12/2024 tentang SOP Regional Risk Management.
    g. SOP Nomor SO.09-ORD/03/2025 tentang Pengelolaan Kelangsungan Usaha.

2   Struktur dan organisasi atas manajemen dan fungsi kontrol terkait risiko operasional di BRI dibentuk dengan mempertimbangkan
    perkembangan risiko operasional di perbankan dan lembaga jasa keuangan serta kompleksitas bisnis BRI. Sehubungan dengan hal
    tersebut, maka dibentuk Satuan Kerja Manajemen Risiko Operasional (SKMRO) yang fokus pada pengelolaan risiko operasional di BRI.
    SKMRO bertanggung jawab secara langsung kepada Direktur Manajemen Risiko dimana SKMRO terdiri dari Operational Risk Group,
    Digital Risk Group dan IT & Fraud Risk Group.

    Seiring dengan perkembangan transaksi dan layanan digital serta untuk mengantisipasi peningkatan ancaman cyber, maka Digital
    Risk Group memiliki tugas untuk mengelola risiko digital, meliputi penyusunan kebijakan, penerapan proses manajemen risiko, dan
    monitoring serta evaluasi risiko digital beserta pengendaliannya di seluruh aktivitas Bank.

    Selain itu, untuk penguatan pelaksanaan GCG dan penerapan POJK Nomor 12 Tahun 2024 tentang Penerapan Strategi Anti Fraud Bagi
    Lembaga Jasa Keuangan, maka sesuai SK Direksi Nomor 2989-DIR/PPM/06/2025 tanggal 24 Juni 2025, Bank membentuk IT & Fraud
    Risk Group yang mempunyai tugas menyusun kebijakan strategi anti fraud, memastikan penerapan strategi anti fraud yang meliputi
    pencegahan, deteksi, investigasi, pelaporan, dan sanksi, serta pemantauan, evaluasi dan tindak lanjut dengan tujuan untuk mencegah
    risiko kejadian fraud dan melakukan upaya recovery atas kerugian fraud.

    Seiring dengan perkembangan organisasi dan penguatan manajemen risiko operasional, maka pada tahun 2025 Bank membentuk 4
    (empat) Organisasi Senior Operational Risk Head (SORH) pada tingkat Head Office, yaitu: SORH Procurement, SORH Distribution, SORH
    Information Technology dan SORH Corporate Center. Dimana masih-masih SORH bertanggung jawab pada implementasi pengelolaan
    risiko operasional di masing-masing Directorate yang disupervisi.

    Operational Risk Group fokus pada pengelolaan risiko bidang operasional yang mencakup pengembangan dan implementasi framework
    manajemen risiko operasional, penyusunan kebijakan dan implementasi Business Continuity Management (BCM) serta SMK3.
    Implementasi manajemen risiko operasional diperkuat dengan pembentukan SORH Distribution dengan organisasi Regional Operational
    Risk & Compliance (RORC). RORC di Regional Office berperan sebagai Control Tower yang memastikan implementasi manajemen risiko
    operasional di tingkat Regional dan dipimpin oleh Pejabat setingkat Assistant Vice President (AVP) yang disebut dengan Team Leader
    RORC. Struktur organisasi RORC terdiri dari Team Leader RORC yang mensupervisi Risk Management and Compliance (RMC) dan Micro
    & Retail Risk & Compliance (MRR). RMC berkedudukan di Regional Office mensupervisi MRR yang berkedudukan di Kantor Cabang dan
    mensupervisi Unit kerja Retail dan Mikro

    BRI memandang pentingnya diterapkan pengendalian internal atas laporan keuangan (Internal Control over Financial Reporting)
    untuk mendukung integritas, keandalan, dan transparansi pelaporan keuangan serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
    Implementasi ICoFR di BRI mengacu pada Keputusan Kementerian BUMN Nomor SK-5/DKU.MBU/11/2024 tentang Petunjuk Teknis
    Pengendalian Internal atas Pelaporan Keuangan BUMN dan POJK Nomor 15 Tahun 2024 tentang Integritas Pelaporan Keuangan Bank,
    yang mewajibkan Bank menyusun, menetapkan, dan memastikan penerapan kebijakan serta prosedur pengendalian internal dalam
    proses pelaporan keuangan. Program ICoFR dikembangkan untuk memberikan keyakinan memadai kepada Manajemen, pemegang
    saham, dan pemangku kepentingan bahwa laporan keuangan telah disusun secara lengkap, akurat, dan sesuai standar akuntansi yang
    berlaku, serta diterapkan secara konsisten pada seluruh entitas akuntansi hingga tingkat konsolidasi.

    Implementasi ICoFR dilakukan secara bertahap dalam empat fase, dimulai sejak tahun 2021 dengan cakupan awal Kredit Mikro, Kredit
    Ritel & Menengah, Customer Deposit, dan Financial Reporting, kemudian diperluas pada fase berikutnya mencakup Kredit Konsumer,
    Kredit Korporasi, Treasury, Trade Finance, dan Fixed Asset. Sesuai NOKEP: 3927-DIR/PPM/11/2024, fungsi ICoFR telah diintegrasikan
    ke dalam Operational Risk Group (ORD) guna memperkuat tata kelola dan koordinasi lintas fungsi. Pada tahun 2025, BRI melaksanakan
    tahap transisi Fase 3.5 berupa pendalaman atas sembilan ruang lingkup utama sebagai respons terhadap perubahan proses bisnis dan
    pemenuhan ketentuan SK-5/DKU.MBU/11/2024 yang mensyaratkan cakupan ICoFR minimal 2/3 materialitas laporan keuangan, melalui
    pengkinian BPM dan RCM, pelaksanaan CSA, serta pengujian rancangan pengendalian untuk memastikan efektivitas pengendalian
    secara berkelanjutan.
    Adapun struktur organisasi Operational Risk Group saat ini sebagai berikut:




                                                                                    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     473
Page 476
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                     Analisis Kualitatif


                                                  Operational Risk                            SORH             SORH            SORH             SORH
                                                      Group                                Procurement      Information     Distribution       Corporate
                                                                                              Group         Technology         Group            Center
                                                    Group Head                             Group Head       Group Head      Group Head        Group Head




                                  Internal Control Over                             1. Risk Management          Distribution and     Regional Operational
          Operational Risk
                                   Financial Reporting       BCM Department            Function                Retail Funding Risk   Risk and Comliance
        Strategy Department
                                       Department                                   2. Internal Control        Management Team              Team
                                                                                        Function Overseas
          Department Head          Department Head           Department Head            Channel
                                                                                                                                             RMC

       Operational Risk Policy                                                                                                               MRR
                                      ICOFR Team              BCM Policy Team               IC BRINYA
       and Methodology Team


        Operational Risk Data
                                                                                        IC and Risk
        Analytic and Strategy                                        K3 Team
                                                                                     Management BRISG
                Team


      Operational Risk Support                                                          IC and Risk
      System and Technology                                      CMER Team            Management BRI
               Team                                                                        Taipei


                                                                                        IC and Risk
       Operational Risk Partner
                                                                                      Management BRI
               Team 1
                                                                                        Timor Leste


       Operational Risk Partner
               Team 2



       Operational Risk Partner
               Team 3



      Dalam rangka implementasi Three Lines Model, bentuk kolaborasi dengan Satuan Kerja Audit Intern (SKAI) selaku third line model
      mempunyai arti penting dalam penerapan manajemen risiko operasional. SKAI berfungsi sebagai enabler yang bertugas melakukan
      assurance dalam penerapan manajemen risiko. Selain itu, SKAI juga berkontribusi dalam memberikan support berupa tools untuk
      mempermudah RORC Team dalam melakukan testing control dan fraud detection. Selanjutnya, SKMRO sebagai second line juga diminta
      untuk memberikan sumber data dan informasi berupa peta risiko untuk membantu SKAI dalam melaksanakan risk based audit.

3     Penjelasan sistem pengukuran untuk risiko operasional (mencakup sistem dan data yang digunakan untuk menghitung risiko operasional
      agar dapat memperkirakan beban modal untuk risiko operasional). Sehubungan dengan kewajiban Bank memperkirakan beban modal
      untuk risiko operasional melalui perhitungan ATMR Risiko Operasional menggunakan Pendekatan Standar sesuai dengan SEOJK Nomor
      6/SEOJK.03/2020, BRI melaksanakan pengukuran dan perhitungan risiko operasional yang menjadi bagian dari proses manajemen
      risiko operasional, yaitu identifikasi, pengukuran, pengendalian, dan pemantauan.

      Proses manajemen risiko operasional dijalankan sesuai dengan tata kelola yang ditetapkan dalam framework manajemen risiko
      operasional dan menggunakan perangkat sesuai dengan ketentuan regulator serta best practices. Proses pengukuran dan perhitungan
      risiko operasional dilakukan melalui aktivitas sebagai berikut:
      a. Penilaian Risk and Control Self Assessment (RCSA)
           RCSA merupakan perangkat manajemen risiko yang bersifat kualitatif dan prediktif yang digunakan untuk mengidentifikasi dan
           mengukur risiko berdasarkan dimensi dampak (impact) dan kemungkinan kejadian (likelihood), RCSA di BRI telah diterapkan
           di Group Kantor Pusat BRI, regional office, kantor cabang khusus, UKLN, audit intern wilayah, regional campus, kantor cabang
           yang juga mewakili BRI Unit, kantor cabang pembantu dan sentra layanan BRI Prioritas. RCSA ditujukan untuk membantu unit
           kerja dalam mengidentifikasi dan mengukur secara independen risiko operasional pada setiap aktivitas operasional dan bisnis,
           termasuk melakukan pemantauan dan penentuan langkah-langkah perbaikan/rencana tindak lanjut ke depan. Pengkinian risk issue
           dan control pada RCSA dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan bisnis BRI yang meliputi implementasi produk dan
           atau aktivitas baru, segmen pasar baru dan persaingan bisnis, perubahan ketentuan internal/eksternal, dan perubahan lainnya
           yang mempengaruhi eksposur risiko BRI. Penilaian dimaksud dilakukan antara lain dengan mempertimbangkan data Loss Event
           Database (LED), Key Risk Indicator (KRI) dan Laporan Hasil Audit (LHA). RCSA dilaksanakan secara periodik setiap semester, dan
           frekuensinya akan ditingkatkan apabila terjadi perubahan eksposur risiko yang signifikan.
      b. Penilaian Kecukupan Pengelolaan Risiko Produk Bank Baru (PBB)
           Penerapan proses manajemen risiko atas setiap rencana penerbitan PBB di BRI dilakukan melalui pelaksanaan Risk Self Assessment
           PBB oleh Product Owner dan dimintakan penilaian kecukupan atas pengelolaan risiko PBB kepada Satuan Kerja Manajemen Risiko
           untuk kemudian direkomendasikan kepada Direktur Manajemen Risiko BRI dalam rangka mendapatkan persetujuan.
      c. Pencatatan Kerugian Risiko Operasional pada Loss Event Database (LED)
           LED BRI mencakup proses pencatatan data kejadian kerugian yang dilakukan untuk setiap jenis kerugian finansial maupun non
           finansial yang meliputi actual loss, potential loss termasuk langkah-langkah perbaikan dan penanganan insiden yang dilakukan.
           Berdasarkan data kejadian kerugian pada LED, dapat dilakukan analisa kejadian kerugian berdasarkan penyebab, aktivitas fungsional,
           kategori kejadian (event type) dan lini bisnis BRI. Sistem informasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan langkah-langkah
           preventif pengendalian risiko berbasiskan pendokumentasian proses penanganan/penyelesaian insiden baik dari sisi non finansial,
           kerugian finansial dan recovery kerugian maupun proses litigasi. Dalam rangka perhitungan beban modal dan ATMR Operasional,
           BRI telah menerapkan Pengukuran Modal Minimum Risiko Operasional (MMRO) Pendekatan Standar yang berpedoman pada Basel
           III Framework. Ketentuan ATMR Risiko Operasional dengan pendekatan standar diatur melalui Surat Edaran Direksi Nomor SE.10-
           DIR/MPE/08/2025 Buku 2 tentang Perhitungan ATMR Operasional.




474     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 477
                                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                                 2025




                                                            Analisis Kualitatif

    d.   Pemantauan Key Risk Indicator (KRI)
         KRI adalah perangkat Manajemen Risiko yang berupa indikator kuantitatif yang dapat memberikan informasi secara dini terhadap
         peningkatan atau penurunan risiko dan atau penurunan efektivitas kontrol terhadap limit threshold yang telah ditentukan. KRI
         dapat bersifat leading maupun lagging. Pemantauan risiko melalui KRI bertujuan untuk menentukan rencana tindak lanjut terkait
         pengendalian risiko sehingga dapat mencegah atau meminimalisir dampak kerugian. BRI telah melakukan identifikasi terhadap
         indikator-indikator risiko utama untuk semua jenis risiko dan menetapkan batasan atau limit risiko yang mencerminkan kondisi dan
         risiko yang dapat diterima (risk appetite) BRI. Identifikasi indikator risiko utama dan penetapan batasan (threshold) KRI dilakukan
         dengan menggunakan best judgement dengan mempertimbangkan eksposur risiko dan risk appetite BRI. Penentuan threshold
         melibatkan audit internal, risk owner dan unit kerja terkait lainnya. KRI BRI antara lain tercermin dalam laporan profil risiko bank wide
         dan profil risiko regional office yang dimonitor secara rutin dan dilaporkan kepada pihak manajemen setiap bulan.
    e.   Risk Assessment Plan (RAP)
         RAP merupakan bentuk aktivitas penyusunan risk strategy yang dilakukan oleh RRM dengan output berupa daftar risiko utama,
         prioritas Unit Kerja berdasarkan risiko dan rencana kegiatan pengawalan risiko.
    f.   Penilaian Risiko Ancaman Bencana (PRAB)
         BRI melaksanakan PRAB sebagai implementasi dari Business Continuity Management (BCM) guna mengidentifikasi ancaman
         gangguan/bencana baik internal maupun eksternal berdasarkan tingkat dampak dan kemungkinan terjadinya ancaman tersebut
         serta pengendalian kontrol yang dilakukan untuk mengurangi dampak gangguan/bencana. PRAB bertujuan untuk mengidentifikasi
         sumber daya yang dibutuhkan dalam rangka persiapan menghadapi ancaman/bencana di masing-masing unit kerja. Sebagai salah
         satu implementasi BCM BRI telah memiliki pedoman Emergency Response Plan (ER Plan) dan kebijakan Business Continuity Plan
         (BC Plan) untuk Unit Kerja Kritikal.
    g.   Internal Control Over Financial Reporting (ICOFR)
         Pengukuran risiko operasional yang bersumber dari kelemahan pengendalian internal atas pelaporan keuangan dilakukan melalui
         kerangka Internal Control over Financial Reporting (ICoFR). Identifikasi kelemahan dilakukan secara berlapis untuk memastikan
         kecukupan desain dan efektivitas operasional pengendalian.
         i.   Walkthrough dan Validasi Rancangan – Lini Kedua
              Tim ICoFR melakukan walkthrough proses bisnis untuk memetakan alur transaksi ke dalam Business Process Mapping (BPM)
              dan Risk Control Matrix (RCM), mengidentifikasi risiko pada tingkat asersi, serta menilai kecukupan desain kontrol, termasuk
              key control, tipe kontrol (manual/ITAC/ITDM), dan keandalan informasi pendukung (IPE/EUC)
         ii. Control Self-Assessment (CSA) – Lini Pertama
              Pemilik proses melakukan penilaian mandiri atas pelaksanaan kontrol sesuai atribut RCM, menguji bukti pelaksanaan, menilai
              keandalan data, serta menetapkan root cause dan rencana remediasi. CSA berfungsi sebagai mekanisme deteksi dini atas
              kelemahan operasional.
         iii. Evaluasi dan Test of One – Lini Kedua
              Lini Kedua melakukan quality assurance terhadap hasil CSA melalui Test of One untuk memverifikasi kesesuaian desain dengan
              praktik, ketepatan klasifikasi temuan (design/operating deficiency), dan kecukupan rencana perbaikan.
         iv. TOD dan TOE – Lini Ketiga (SKAI)
              SKAI melaksanakan pengujian independen berupa Test of Design (TOD) untuk menilai kecukupan desain kontrol dan Test of
              Operating Effectiveness (TOE) untuk memastikan konsistensi implementasi selama periode pelaporan. Hasilnya menjadi dasar
              penetapan tingkat defisiensi, kuantifikasi Degree of Deficiencies (DoD), dan kesimpulan efektivitas ICoFR.

4   Pengelolaan risiko operasional dilaporkan secara berkala kepada manajemen, pemimpin unit kerja, dan pihak lain yang berkepentingan
    sebagai alat monitoring. ORD Group menyampaikan laporan risiko operasional baik yang bersifat mandatory maupun kepentingan
    laporan internal. Adapun ruang lingkup dan bentuk laporan pengelolaan risiko operasional, antara lain:
    a. Profil Risiko Operasional Bank
        Profil risiko operasional Bank disampaikan kepada Regulator, Direksi, dan Komisaris secara triwulanan yang dikoordinasikan oleh
        MPE Group. Profil risiko operasional tersebut mencakup parameter-parameter risiko yang menjadi fokus pemantauan eksposur
        risiko operasional Bank. Laporan profil risiko operasional Bank juga disampaikan pada Risk Management Committee (RMC) dan
        Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR).
    b. Profil Risiko Regional
        Profil risiko regional berisi parameter dari 7 (tujuh) jenis risiko, salah satunya adalah risiko operasional. Penyusunan profil risiko
        operasional tersebut dikoordinasikan oleh RRM dan disampaikan kepada Regional Chief Executive Officer (RCEO) melalui forum
        Governance, Risk, and Compliance (GRC) setiap bulan.
    c. Operational Risk News (OPEN)
        OPEN disampaikan kepada Direksi dan Komisaris secara bulanan. Ruang lingkup OPEN yaitu laporan profil risiko operasional,
        pencapaian risk appetite statement (RAS), kejadian human error dan kejadian fraud, serta perbaikan kontrol yang dilaksanakan,
        kegiatan forum manajemen risiko, aktivitas BCM dan K3, aktivitas regional risk management, risk assessment atas Produk Bank
        Baru (PBB), RRM SMART, dan informasi kejadian eksternal.
    d. Laporan Analisa Risiko MRR
        Laporan analisa risiko MRR memuat daftar kelemahan kontrol yang masih terjadi di Unit Kerja sesuai hasil verification yang dilakukan
        oleh MRR. Laporan ini disampaikan oleh MRR kepada Pemimpin Unit Kerja yang diselenggarakan di Forum MR Unit Kerja setiap
        bulan. Selain itu, atas hasil verification MRR dengan indikasi fraud, laporan disampaikan RCEO dan Operational Risk Group untuk
        ditindaklanjuti oleh IT & Fraud Risk Group.




                                                                                           PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          475
Page 478
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                           Analisis Kualitatif

5     Proses mitigasi risiko merupakan bagian dari proses manajemen risiko yaitu pengendalian risiko. Pengendalian risiko dilakukan dalam
      rangka mencegah kejadian risiko dan meminimalkan dampak risiko. Langkah-langkah mitigasi risiko disesuaikan dengan hasil analisis
      terhadap penyebab kejadian atau potensi risiko. Sesuai dengan hal tersebut, maka mitigasi risiko secara umum dikelompokkan dalam
      3 (tiga) sub, yaitu:
      a. People
           Mitigasi pada aspek people dilakukan dari sisi kuantitas maupun kualitas, antara lain:
           i.   Menetapkan dan mereviu kebutuhan formasi pekerja untuk melaksanakan proses bisnis di Unit Kerja.
           ii. Menetapkan persyaratan, mekanisme, serta background checking dalam proses rekrutmen pekerja.
           iii. Melakukan pemenuhan formasi pekerja di Unit Kerja.
           iv. Meningkatkan kapabilitas pekerja antara lain dengan cara:
                -    Pendidikan dan pelatihan pekerja sesuai dengan level jabatan.
                -    Mereviu kurikulum dan metode pendidikan.
                -    Memberikan sertifikasi untuk pekerja dengan spesialis tertentu.
           v. Mendorong implementasi budaya risiko melalui program-program internalisasi budaya risiko, antara lain:
                -    Culture Activation Program (CAP).
                     Setiap unit kerja telah menetapkan CAP untuk membentuk perilaku yang dibutuhkan untuk mencapai KPI secara prudent
                     melalui aktivitas yang telah ditetapkan pada CAP.
                -    Membangun Risk Awareness Pekerja di Unit Kerja.
                     SKMR secara rutin menyampaikan media risk awareness baik dalam bentuk surat, media infografis, webinar, podcast,
                     e-learning, akun media sosial resmi Bank dan email/WA/SMS blast.
                -    Empowering Risk Officer.
                     Diperlukan keterlibatan Risk Officer sebagai Tim Penggerak Transformasi dalam menginternalisasi dan memastikan
                     penerapan budaya risiko telah terlaksana. Sehingga dilakukan penguatan fungsi MR melalui penyesuaian operasional
                     prosedur serta upgrading pengetahun dan technical skills melalui pendidikan/sosialisasi.
                -    Early Detection.
                     Penerapan budaya risiko perlu didukung oleh tools Early Warning System yang dapat membantu mitigasi maupun
                     mengoreksi kejadian risiko secara lebih dini.
                -    Business Process Review.
                     Aktivitas budaya risiko tercermin melalui pelaksanaan operasional prosedur perbankan secara harian. Sehingga diperlukan
                     reviu kecukupan kontrol atas operasional prosedur tersebut.
      b. Process
           Mitigasi risiko pada aspek process, yaitu:
           i.   Menyusun kebijakan dan Standar Prosedur Operasional (SOP) untuk setiap produk dan aktivitas Bank yang didalamnya
                memuat business process, internal control, dan tugas dan tanggung jawab pekerja sebagai maker, checker, signer. Setiap draft
                kebijakan dan SOP sebelum dilakukan pengesahan wajib mendapatkan penilaian kecukupan pengelolaan risiko dari Satuan
                Kerja Manajemen Risiko (SKMR).
           ii. Mitigasi risiko juga dilakukan dengan cara transfer risiko kepada pihak ketiga, yaitu perusahaan asuransi yang menanggung
                kerugian Bank atau kepada pihak penyedia jasa tenaga kerja yang tentunya telah mempertimbangkan asas bonafiditas dan
                integritas dari penyedia jasa tersebut yang diatur dalam Perjanjian Kerjasama (PKS) di setiap kerjasama dengan pihak ketiga.
      c. Technology
           Pada prinsipnya pengendalian risiko digital erat kaitannya dengan upaya Bank untuk mengamankan aset yang dimiliki, termasuk
           memberikan perlindungan terhadap data/informasi nasabah. Pengelolaan risiko digital pada aktivitas pengelolaan TI/layanan TI
           meliputi, namun tidak terbatas pada:
           i.   Pengembangan, pembaharuan, dan penghapusan layanan perbankan elektronik/digital.
           ii. Pengembangan, pembaharuan, dan penghapusan infrastruktur (computing, network, satellite) dan sekuriti TI.
           iii. Pengembangan, pembaharuan, dan penghapusan layanan internal Bank.
           iv. Pengadaan penyedia jasa TI.
           v. Penyedia jasa TI oleh Bank.
           vi. Aktivitas operasional TI.
           vii. Pengembangan dan/atau reviu rules Fraud Detection System (FDS).

      Selanjutnya untuk penguatan kontrol risiko digital, setiap pengembangan aplikasi didampingi oleh Digital Risk Group.




476     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 479
                                                                                         Laporan Tahunan
                                                                                                    2025




Ikatan Material Terkait Investasi Barang Modal

Tujuan Ikatan                                                    Sumber Dana

Dalam perikatan pengadaan barang modal menggunakan               Sumber dana menggunakan Anggaran dalam Perusahaan
anggaran investasi dengan Surat Perintah Kerja (SPK) dan         BRI yang telah dialokasikan (breakdown) sesuai mata
Perjanjian sesuai dengan tiering nilai pengadaan dan jangka      anggaran yang ditetapkan dalam Rencana Kerja Anggaran
waktu pengadaan. Tujuan diadakan perikatan agar dapat            Perusahaan (RKAP).
terinci uraian pelaksanaan pekerjaan pengadaan kepada
penyedia barang yang sifatnya mengikat, hak dan kewajiban        Mata Uang yang Menjadi Denominasi
para pihak dan memuat persyaratan dan ketentuan yang             dan Langkah yang Direncanakan Untuk
harus dipenuhi oleh para pihak.                                  Melindungi Risiko Dari Posisi Mata Uang
                                                                 Asing
Untuk mempercepat proses pengadaan barang utamanya
dengan menggunakan metode pembelian langsung dan                 Seluruh pengadaan menggunakan mata uang rupiah, dan
swakelola sesuai dengan best practice tidak memerlukan           diwajibkan seluruh pengadaan baik yang sudah disepakati
SPK, maka panitia pengadaan cukup menerbitkan Purchase           dalam mata uang asing akan dilakukan penyesuaian di dalam
Order (PO) atau surat permintaan penawaran atau cukup            SPK maupun Perjanjian untuk menggunakan mata uang
dibuktikan dengan kwitansi pembelian/struk pembelian.            rupiah. Sehingga BRI tidak akan melakukan lindung nilai
                                                                 diakibatkan perubahan nilai tukar mata uang asing.
Prinsip umum pengadaan barang dalam perusahaan harus
mengacu prinsip efisien, efektif, kompetitif, transparan,
adil dan wajar, akuntabel, standarisasi barang, sentralisasi,
desentralisasi dan telah ditentukan dalam Rencana Kerja
Anggaran Perusahaan (RKAP).



Investasi Barang Modal

Jenis dan Nilai Investasi Barang Modal

Jenis dan investasi barang modal BRI Bank Only disajikan dalam tabel berikut.


Tabel Jenis dan Nilai Investasi Barang Modal
                                                                                                               (dalam jutaan Rupiah)


                              Jenis                               Investasi Tahun 2025              Investasi Tahun 2024

 Tanah dan Bangunan                                                        1.819.017                        1.948.290

 Meubelair dan Inventaris                                                   321.790                           207.163

 Kendaraan                                                                  147.067                           651.221

 Mesin-Mesin                                                                184.990                          132.537


Tujuan Investasi Barang Modal

Pengadaan barang selain untuk menunjang operasional BRI, tujuan lainnya agar mendorong pertumbuhan industri dalam negeri,
pengguna barang dapat memberikan preferensi penggunaan produksi dalam negeri dengan tetap mengindahkan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Pengguna barang dan/atau jasa mengutamakan sinergi antar BUMN, Entitas Anak BUMN, Entitas Anak BRI, dan/atau Entitas
Anak dari badan-badan yang didirikan oleh BRI sepanjang barang dan/atau jasa tersebut merupakan hasil produksi BUMN,
Entitas Anak BUMN, Entitas Anak BRI dan/atau Entitas Anak dari badan-badan yang didirikan BRI yang bersangkutan, dan
sepanjang kualitas, harga, dan tujuannya dapat dipertanggungjawabkan serta memperhatikan hubungan kerjasama secara
wajar (arm’s length principle).




                                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     477
Page 480
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Komitmen dan Kontinjensi

Penilaian atas transaksi komitmen dan kontinjensi yang mempunyai risiko kredit secara individual dengan menggunakan bukti
objektif, kecuali komitmen dan kontinjensi milik BRIS (entitas anak berdasarkan prinsip syariah) dilakukan dengan menggunakan
panduan kolektibilitas Bank Indonesia.


Tabel Komitmen dan Kontinjensi
                                                                                                                    (dalam Jutaan Rupiah)


                                    Uraian                                                2025                       2024

 KOMITMEN

 Tagihan komitmen

   Pembelian spot dan mata uang asing                                                     57.618.468                 49.309.688

 Liabilitas Komitmen

   Fasilitas kredit yang diberikan kepada debitur yang belum digunakan                   134.386.017                123.492.574

   Penjualan spot dan berjangka mata uang asing                                          157.153.569                 94.874.355

   L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor                 13.549.757                  11.775.920

 Komitmen-neto                                                                         (247.470.875)                (180.833.161)

 KONTINJENSI

 Liabilitas kontinjensi

   Garansi yang diterbitkan dalam bentuk:

      Garansi bank                                                                        52.556.615                 46.148.254

      Standby L/C                                                                         14.359.061                 20.706.982

 Kontinjensi-neto                                                                       (66.915.676)               (66.855.236)




Informasi dan Fakta Material Setelah Tanggal Laporan Akuntan

Sampai dengan akhir Laporan Tahunan disusun tidak terdapat uraian kejadian penting setelah tanggal laporan akuntan termasuk
dampaknya terhadap kinerja dan risiko usaha di masa mendatang.


Prospek Usaha dan Strategi Ke Depan

Memasuki tahun 2026, perekonomian global diperkirakan                    dan risiko geopolitik yang berada jauh di atas level historis
masih berada dalam fase penyesuaian dengan tingkat                       normal, sehingga membatasi ruang akselerasi pertumbuhan
ketidakpastian yang tetap tinggi. Meskipun tekanan inflasi               ekonomi global ke depan.
global cenderung melandai dan mendukung pelonggaran
kebijakan moneter di sejumlah negara, dinamika kebijakan                 Dalam konteks tersebut, perekonomian Indonesia pada tahun
perdagangan Amerika Serikat (AS), meningkatnya risiko                    2026 diperkirakan tetap menunjukkan ketahanan yang relatif
geopolitik, serta fragmentasi rantai pasok global diperkirakan           solid, meskipun dengan momentum pertumbuhan yang
tetap menjadi faktor pembentuk volatilitas pasar keuangan                lebih moderat. BRI memproyeksikan pertumbuhan ekonomi
dan arah pertumbuhan ekonomi dunia. Kondisi tersebut                     Indonesia berada dalam kisaran 5,07%-5,31%, terutama
tercermin dari masih tingginya indikator ketidakpastian global           ditopang oleh permintaan domestik. Namun demikian, laju




 478       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 481
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




pertumbuhan tersebut mencerminkan fase normalisasi siklus        yang kemungkinan masih ditopang oleh segmen korporasi
ekonomi, di mana daya dorong pertumbuhan tidak sekuat            dan sektor-sektor dengan fundamental yang relatif kuat,
periode pemulihan pasca-pandemi. Pelemahan momentum              sementara pertumbuhan kredit ritel dan UMKM diperkirakan
ekonomi yang terjadi sejak akhir 2025, tercermin dari Indeks     berlangsung lebih hati-hati seiring belum pulihnya daya
Makroekonomi BRI yang bergerak menuju zona netral serta          beli masyarakat secara menyeluruh. Disisi pendanaan,
melemahnya realisasi penerimaan pajak, mengindikasikan           pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) diperkirakan berada
bahwa aktivitas ekonomi riil dan pendapatan masyarakat           pada kisaran 8,17%-10,29%, dengan kondisi likuiditas
belum sepenuhnya pulih secara merata.                            perbankan yang relatif berada pada rezim normal, meskipun
                                                                 tetap menghadapi risiko pengetatan pada paruh kedua
Dari sisi permintaan domestik, konsumsi rumah tangga             2026 akibat dinamika fiskal dan potensi penarikan dana
diperkirakan tumbuh secara lebih gradual pada 2026.              pemerintah.
Pemulihan konsumsi masih belum bersifat inklusif, di
mana belanja masyarakat dan permintaan kredit relatif            Secara keseluruhan, dengan tetap mencermati dinamika
lebih banyak ditopang oleh kelompok menengah-atas                global yang penuh ketidakpastian serta proses normalisasi
dan korporasi, sementara daya beli kelompok menengah-            ekonomi domestik. BRI memandang bahwa prospek
bawah masih tertahan. Kondisi ini sejalan dengan struktur        perekonomian Indonesia pada tahun 2026 tetap kondusif
pasar tenaga kerja yang masih didominasi sektor informal,        namun menuntut strategi yang adaptif dan prudent.
sehingga membatasi stabilitas pendapatan dan menahan             Penguatan manajemen risiko, pengelolaan likuiditas yang
akselerasi konsumsi mass market. Disisi lain, investasi dan      disiplin, serta fokus pada segmen dan sektor dengan kualitas
belanja pemerintah tetap berperan penting dalam menjaga          pertumbuhan yang berkelanjutan akan menjadi kunci dalam
momentum pertumbuhan, meskipun ruang stimulus fiskal             menjaga kinerja usaha dan ketahanan perbankan di tengah
diperkirakan semakin selektif seiring normalisasi kebijakan      lanskap ekonomi yang masih dinamis.
fiskal dan dinamika penerimaan negara.
                                                                 Kondisi makroekonomi yang masih penuh tantangan serta
Sejalan dengan dinamika tersebut, inflasi Indonesia pada         persaingan yang semakin ketat di industri perbankan
tahun 2026 diperkirakan berada pada kisaran 2,48%-               mendorong BRI untuk menerapkan strategi yang terarah guna
3,22%, masih berada dalam rentang target Bank Indonesia          menjaga pertumbuhan dan memperkuat penguasaan pasar.
(BI) sebesar 2,5±1%. Meskipun relatif terkendali, tekanan        BRI optimis strategi yang dikembangkan akan menghasilkan
inflasi berpotensi meningkat secara terbatas akibat faktor       kinerja yang baik di masa depan. Dengan mempertimbangkan
eksternal, seperti kenaikan harga energi dan volatilitas nilai   dinamika eksternal dan arah pengembangan jangka panjang
tukar di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Dalam        perusahaan, strategi BRI pada tahun 2026 difokuskan pada
kondisi tersebut, kebijakan moneter diperkirakan tetap           penguatan fundamental bisnis dan penciptaan pertumbuhan
diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara stabilitas           yang berkelanjutan. Sejalan dengan kerangka tersebut,
makroekonomi dan dukungan terhadap pertumbuhan.                  strategi BRI pada tahun 2026 berfokus pada tiga area
                                                                 strategis utama sebagai berikut:
BRI memperkirakan BI-Rate pada tahun 2026 berada                 • Transform the Funding Franchise
pada kisaran 4,00%-4,50%, mencerminkan kelanjutan                    Memperkuat pendanaan berbiaya rendah melalui
pelonggaran kebijakan moneter yang dilakukan secara                  percepatan pertumbuhan CASA yang berkelanjutan,
bertahap dan berhati-hati. Penurunan BI-Rate diperkirakan            optimalisasi kanal digital, serta penguatan layanan
terbatas, mengingat kebutuhan untuk menjaga stabilitas nilai         transaksi ritel, SME, dan wholesale.
tukar di tengah tekanan eksternal serta terbatasnya ruang        • Revamp Existing Core, Build New Core
pelonggaran suku bunga global. Sejalan dengan itu, rata-             Memperkuat bisnis inti, khususnya segmen mikro, melalui
rata nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS pada tahun 2026            penyempurnaan proses bisnis dan kualitas pembiayaan,
diperkirakan berada pada kisaran Rp16.718 - Rp16.964 per             sekaligus mengakselerasi sumber pertumbuhan baru
Dolar AS. Rupiah masih berpotensi menghadapi tekanan                 di bisnis konsumer, gadai emas, serta commercial dan
pada paruh pertama 2026 seiring penguatan Dolar AS dan               korporasi berbasis value chain.
meningkatnya tensi geopolitik global, sementara potensi          • Build World-Class Foundations
penguatan pada paruh kedua tahun diperkirakan relatif                Memperkuat fondasi organisasi melalui pengembangan
terbatas.                                                            sumber daya manusia, pengelolaan risiko yang solid,
                                                                     pemanfaatan teknologi dan data, peningkatan efisiensi
Dengan     prospek   makroekonomi      tersebut,    kinerja          operasional, serta penguatan jaringan dan identitas
intermediasi perbankan pada tahun 2026 diperkirakan                  merek.
tetap tumbuh secara berkelanjutan namun lebih selektif.
                                                                 Sumber:
Pertumbuhan kredit perbankan nasional diperkirakan tumbuh        - World Economic Outlook, International Monetary Fund (IMF), Januari 2026
sebesar 9,13%-12,43%, mencerminkan permintaan kredit             - Statistik Perbankan Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Desember
                                                                   2025
                                                                 - Office of Chief Economist BRI




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.          479
Page 482
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pencapaian Target dan Target ke Depan

Pencapaian Target 2025

Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan

Perbandingan target dan realisasi keuangan, diuraikan sebagai berikut:


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Keuangan
                                                                                            (Konsolidasi, dalam miliar Rupiah)


                                      Uraian                             Target      Realisasi          Pencapaian

 Kredit dan Pembiayaan Diberikan (Rp miliar)                             1.462.009   1.521.486                104,1%

 CASA Ratio                                                                67,28%      70,61%                 105,0%

 Pendapatan Bunga Bersih (Rp miliar)                                      150.053      150.498                100,3%

 Laba Operasional Sebelum CKPN (PPOP) (Rp miliar)                          118.607     119.430                100,7%

 Loan at Risk (LAR)*)                                                      10,36%       9,61%                 107,8%

*) Perhitungan pencapaian LAR menggunakan rumus Target/Realisasi




 480       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 483
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




Pada tahun 2025, BRI mencatatkan total Kredit dan Pembiayaan     Pertumbuhan kredit dan pembiayaan yang sehat serta
sebesar Rp1.521,5 triliun, tumbuh sebesar 12,3% secara year-     perbaikan struktur liabilitas yang berdampak pada efisiensi
on-year, dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp1.354,6         Cost of Fund juga tercermin dari perbaikan profitabilitas BRI.
triliun dan mencatatkan pencapaian 104,1% dibandingkan           Hal ini khususnya terlihat dari Pendapatan Bunga Bersih yang
dengan target. Seluruh segmen mencatatkan pertumbuhan            tercatat sebesar Rp150,5 triliun, tumbuh 5,5% yoy dibanding
yang positif, dengan BRI Bank Only tumbuh 10,43% yoy atau        tahun 2024 sebesar Rp142,7 triliun dengan pencapaian
Rp126,8 triliun. Disisi liabilitas, BRI mencatatkan total Dana   sebesar 100,3%. Pertumbuhan Pendapatan Bunga Bersih
Pihak ketiga sebesar Rp1.466,8 triliun meningkat 7,43% yoy       yang sehat serta disiplin biaya yang baik membuat BRI mampu
dibandingkan tahun 2024 yang mencapai Rp1.365,45 triliun.        menghasilkan Pre-Provision Operating Profit (PPOP) sebesar
Pertumbuhan simpanan tertinggi di dorong oleh CASA dimana        Rp119,4 triliun, tumbuh sebesar 2,6% yoy dari tahun 2024
tercatat tumbuh 12,71% yoy atau sebesar Rp116,8 triliun,         sebesar Rp116,8 triliun dengan pencapaian sebesar 100,7%.
sejalan dengan langkah Transformasi Funding Franchise
yang dilakukan selama tahun 2025. Pertumbuhan CASA yang          Percepatan penyelesaian kredit bermasalah yang dilakukan
kuat mendorong CASA ratio Perseroan mencapai level all-          sepanjang tahun 2026 juga tercermin dari perbaikan rasio
time high sebesar 70,61% dengan pencapaian 105,0% di atas        LAR konsolidasi yang tercatat sebesar 9,61%, lebih rendah
target.                                                          dibandingkan target 10,36% atau dengan pencapaian
                                                                 sebesar 107,8%.


Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal (Capital Structure)

Pada posisi 31 Desember 2025, BRI mampu menjaga struktur permodalan sesuai target maupun level minimum yang ditetapkan
regulator. Total Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPPM) atau Capital Adequacy Ratio (CAR) BRI Bank Only sebesar
21,06% dan 23,52% secara konsolidasi dengan Rasio Modal Inti Utama (CET 1) dan Tier 1 tercatat sebesar 19,93%. Tier 1
maupun CET 1 masih terjaga di atas minimum ketentuan regulator masing-masing 6,0% dan 4,5% dengan rincian sebagai
berikut.


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Struktur Modal
                                                                                                                 (bank only, dalam %)


                                                                                              2025
                                Uraian
                                                                          Target            Realisasi           Pencapaian

 Rasio CAR                                                                 22,08%              21,06%                 95,24%

 Rasio CET 1                                                               20,95%              19,93%                 94,95%

 Rasio Tier 1                                                              20,95%              19,93%                 94,95%

 Rasio Tier 2                                                                1,12%               1,13%               100,89%

 Rasio Minimum Tier 1                                                               -           8,57%                          -

 Rasio Minimum CET 1                                                                -           8,57%                          -

 CAR Minimum Berdasarkan Profil Risiko                                              -           9,70%                          -




Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran

Perbandingan target dan realisasi pemasaran, diuraikan sebagai berikut:


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pemasaran
                                                                                                     (Konsolidasi, dalam miliar Rupiah)


                                Uraian                                    Target            Realisasi            Pencapaian

 CASA                                                                     987.227            1.035.790               104,9%




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         481
Page 484
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Sepanjang tahun 2025, BRI secara konsisten melaksanakan                        nasabah. Inisiatif ini diarahkan untuk meningkatkan saldo
berbagai aktivitas pemasaran untuk mendorong pemanfaatan                       tabungan, frekuensi transaksi, serta pemanfaatan produk
produk dan layanan perbankan, khususnya pada segmen                            pembayaran melalui BRImo, BRI Debit, BRI Kartu Kredit, dan
dana pihak ketiga, transaksi, dan layanan digital. Aktivitas                   lainnya. Program loyalti dan apresiasi nasabah tetap menjadi
tersebut difokuskan pada peningkatan penggunaan produk                         bagian dari strategi pemasaran, melalui program maupun
tabungan, transaksi non-tunai, serta optimalisasi layanan                      reward kepada nasabah.
perbankan digital guna dalam rangka Transformasi Funding
Franchise untuk mendukung pertumbuhan kinerja bisnis                           Upaya tersebut memberikan dampak positif terhadap
secara berkelanjutan.                                                          kinerja Dana Pihak Ketiga BRI sepanjang tahun 2025,
                                                                               khususnya pada sisi CASA yang tercatat sebesar Rp1.035,8
Dalam rangka memperkuat pemanfaatan layanan digital, BRI                       triliun, tumbuh 12,71% yoy atau sebesar Rp116,8 triliun atau
melanjutkan berbagai program yang mendorong peningkatan                        membukukan pencapaian sebesar 104,9%.
penggunaan aplikasi BRImo sebagai channel utama transaksi


Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM

Pengembangan kompetensi pekerja menjadi prioritas utama bagi Perseroan melalui berbagai macam program, baik pendidikan
maupun sertifikasi, yang dapat dilakukan secara luring maupun daring, melalui digital learning platform (BRISMART) dan platform
learning eksternal lainnya (Linkedin Learning, GoFluent, dan sebagainya). Pada tahun 2025, pencapaian target pengembangan
SDM melampaui target dengan realisasi sebesar 109%. (382,11% untuk pendidikan development dan 104,16% untuk pendidikan
enhancement).


Tabel Perbandingan Target dan Realisasi Pengembangan SDM 			
                                                                                                                                           (dalam orang)


                                                                                                                 2025
                                     Uraian
                                                                                         Target                Realisasi            Pencapaian

 Development *                                                                               1.800                 6.878                 382,11%

 Enhancement**                                                                            101.500                105.724                 104,16%

 Total                                                                                    103.300                112.602                 109,00%

Keterangan:
*    BRILiaN Future Leader Program (BFLP), BRILiaN Next Leader Program (BNLP). BRILiaN Leadership Development Program (BLDP), BRILiaN Banking Associate
     Program (BBAP),
** Pendidikan Enhancement mencakup, BRILiaN Specialist Development Program (BSDP) 0, BSDP (1,2,3), Public Course, Sertifikasi, BRILiaN Leader Retirement
     Program (BLRP), BRILiaN Bright Scholarship Program (BBSP), BRILiaN Improvement Forum (BIF), Green Program, dan Sosialisasi.



Target ke Depan (Proyeksi)

Manajemen BRI menyusun rencana strategi bank dengan mempertimbangkan kondisi ekonomi terkini serta proyeksi
perekonomian tahun 2026, baik dari sisi makro maupun mikro.


Tabel Asumsi dalam Menyusun Proyeksi						

 No                                                 Asumsi                                                                   2026

 ASUMSI MAKRO

   1.    Pertumbuhan PDB (%)                                                                                               5,07 – 5,31

  2.     Inflasi (%)                                                                                                       2,48 – 3,22

  3.     Rata-rata Nilai Tukar (Rp/USD)                                                                                 16.718 – 16.964

  4.     BI-Rate                                                                                                           4,00 – 4,50




 482       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 485
                                                                                           Laporan Tahunan
                                                                                                      2025




 No                                        Asumsi                                                          2026

 ASUMSI MIKRO

  1.    Pertumbuhan Kredit Nasional (%)                                                                  9,13 – 12,43

  2.    Pertumbuhan DPK (%)                                                                              8,17 – 10,29

Sumber: Tim Ekonom BRI



Proyeksi Keuangan

Informasi proyeksi keuangan BRI pada tahun 2026 adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Keuangan          		       					



                                                                                                          Proyeksi 2026

 Pertumbuhan Kredit & Pembiayaan (yoy)                                                                           7% - 9%

 Net Interest Margin (NIM)                                                                                   7,4% - 7,8%

 Credit Cost (CoC)                                                                                           2,9% - 3,2%

 Cost to Income Ratio (CIR)                                                                                   41% - 43%

                                                                     Pada tahun 2026, kami proyeksikan penghimpunan dana
Pada tahun 2026, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk              pihak ketiga yang fokus pada perolehan CASA akan mampu
memproyeksikan pertumbuhan kredit dan pembiayaan                     menjaga NIM berada pada level yang optimal dengan tetap
konsolidasian berada pada kisaran 7%-9%. Pertumbuhan                 memperhatikan tantangan likuiditas yang muncul terkait
tersebut masih akan didominasi oleh segmen mikro,                    ketidakpastian dinamika kondisi global yang berpotensi
Konsumer dan CSME sejalan dengan komitmen Perseroan                  memiliki dampak. Selain itu penyaluran kredit yang semakin
untuk terus menjadi bagian penting dalam pertumbuhan                 sehat akan menjaga level profitabilitas pinjaman sehingga
sektor UMKM di Indonesia yang menjadi pilar utama                    mampu menjadi salah satu pendukung terjaganya NIM.
pertumbuhan ekonomi. Segmen Korporasi kami proyeksikan
tetap tumbuh secara baik dan sehat dengan fokus pada                 Credit Cost di tahun 2026 kami proyeksikan akan berada
perolehan value chain bisnis yang optimal. Pertumbuhan               pada kisaran 2,9% - 3,2% lebih baik dibandingkan capaian
kredit dan pembiayaan ini akan didukung dengan inisiatif             2025 sebesar 3,3%. Hal ini tidak terlepas dari komitmen
bisnis proses yang semakin robust serta dengan manajemen             Perseroan untuk terus melanjutkan tren positif dalam hal
risiko yang semakin agile dengan tujuan akhir untuk menjaga          perbaikan kualitas aset yang sudah terlihat di pertengahan
kualitas kredit dan pembiayaan pada tingkat yang baik.               tahun 2025. Untuk memastikan profitabilitas terjaga dengan
                                                                     baik, Perseroan juga turut menjaga kemampuan dalam
Dari sisi profitabilitas, Perseroan menargetkan Net Interest         pengelolaan biaya secara tepat yang tercermin dalam rasio
Margin (NIM) konsolidasian berada pada kisaran 7,4% -                CIR, di tahun 2026 kami proyeksikan CIR mampu berada di
7,8% relative stabil dengan capaian NIM 2025 sebesar 7,8%.           level 41%-43%.


Proyeksi Struktur Modal (Capital Structure)

Modal KPMM posisi Desember 2026 diproyeksikan akan selalu dijaga di atas ketentuan minimum regulator perbankan dan jasa
keuangan Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) atau Capital Adequacy Ratio (CAR). Adapun uraian proyeksi modal
dan pemenuhan KPMM BRI secara ringkas adalah sebagai berikut:


Tabel Proyeksi Permodalan BRI								
                                                                                                                            (dalam %)


                     Uraian                 Ketentuan Minimum Regulator                           Proyeksi BRI 2026

 Capital Adequacy Ratio (CAR)                                  15%                                     23% - 25%




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    483
Page 486
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan serta pengelolaan                           penguatan identitas korporasi serta penyelarasan komunikasi
modal yang optimal menjadi kunci untuk mempertahankan                             brand secara menyeluruh. Rebranding ini diarahkan untuk
rasio permodalan yang sesuai dengan ketentuan regulator.                          memastikan konsistensi identitas visual, pesan, dan nilai brand
                                                                                  BRI di seluruh produk, jasa, dan layanan yang dikomunikasikan
Proyeksi Kebijakan Dividen                                                        kepada nasabah dan pemangku kepentingan.


Dengan melihat kondisi permodalan saat ini, BRI menetapkan                        Dalam rangka mendukung efektivitas komunikasi pemasaran
kebijakan pembagian dividen dengan menjaga Dividend                               yang terintegrasi, rebranding BRI juga mencakup penataan
Payout Ratio (DPO) sekurang-kurangnya 60% dari laba                               dan penguatan arsitektur brand pada berbagai produk
bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk,                     dan layanan unggulan BRI. Penyelarasan ini bertujuan
kecuali ditetapkan lain dalam Rapat Umum Pemegang Saham                           untuk memperjelas positioning masing-masing brand,
(RUPS). BRI dapat menetapkan DPO lebih tinggi atau lebih                          meningkatkan kejelasan proposisi nilai kepada nasabah,
rendah dengan mempertimbangkan proyeksi pertumbuhan                               serta memastikan pengalaman brand yang konsisten di
bisnis berkelanjutan, pemenuhan rasio kecukupan modal,                            seluruh channel komunikasi, baik digital maupun non-digital.
serta upaya menjaga tingkat imbal hasil ekuitas yang optimal
dalam jangka menengah dan panjang. Sesuai ketentuan yang                          Sehubungan dengan hal tersebut, brand produk, jasa,
berlaku, pembagian dividen dapat dilakukan dalam bentuk                           dan layanan BRI yang telah dilakukan rebranding menjadi
tunai maupun non-tunai.                                                           fokus komunikasi pemasaran pada tahun 2026, guna
                                                                                  mendukung pemenuhan kebutuhan finansial nasabah
Ke depan, pembayaran dividen akan tetap mempertimbangkan                          secara komprehensif. Berdasarkan rencana bisnis bank BRI,
strategi pertumbuhan bisnis, stabilitas keuangan, serta                           proyeksi komunikasi pemasaran yang akan dilakukan pada
kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan                         tahun 2026 antara lain adalah:
yang berlaku. Pembayaran dividen juga dilaksanakan dengan                         1. Amplifikasi dari rebranding BRI, dengan penguatan
mengacu pada regulasi terkait, antara lain POJK 17/2023                               positioning dan brand value melalui aktivitas komunikasi
tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.                                         pemasaran produk, jasa dan layanan BRI dalam
                                                                                      peningkatan awareness, consideration, serta evaluasi
Proyeksi Pemasaran                                                                    produk melalui berbagai media.
                                                                                  2. Aktivasi campaign melalui digital campaign funnel
Sejalan dengan strategi komunikasi pemasaran, pada tahun                              sebagai salah satu transformasi strategi media BRI yang
2025 BRI melaksanakan rebranding sebagai bagian dari                                  jelas dan terukur dalam menjangkau target nasabah yang
                                                                                      sesuai dengan journey pengembangan produk BRI.


Proyeksi Pengembangan SDM

Proyeksi pengembangan SDM tahun 2026 adalah sebagai berikut:

Tabel Proyeksi Pengembangan SDM						
                                                                                                                                                (dalam orang)


                                                     Uraian                                                                  Proyeksi 2026

 Development *                                                                                                                      1.700 – 2.100

 Enhancement**                                                                                                                 90.000 – 105.000

Keterangan:
*    BRILiaN Future Leader Program (BFLP), BRILiaN Next Leader Program (BNLP). BRILiaN Leadership Development Program (BLDP), BRILiaN Banking Associate
     Program (BBAP).
** Pendidikan Enhancement mencakup, Pendidikan onboarding, Pendidikan performing, Pendidikan developing, Public Course, Sertifikasi, BRILiaN Leader Retirement
     Program (BLRP), BRILiaN Bright Scholarship Program (BBSP), BRILiaN Improvement Forum (BIF), Green Program, dan Sosialisasi.




Evaluasi Rencana Jangka Panjang (RJP)

Dalam rangka memastikan efektivitas pelaksanaan Rencana                           dasar dalam melakukan penyesuaian serta perumusan arah
Jangka Panjang (RJP), BRI secara konsisten melakukan                              strategi BRI ke depan. Pada tahun 2025, evaluasi difokuskan
evaluasi tahunan terhadap keseluruhan inisiatif strategis                         pada realisasi Corporate Plan yang mencakup seluruh Unit
Perusahaan dalam periode tertentu. Evaluasi ini dilakukan                         Bisnis (Segmen) serta Enablers selama periode tahun 2025.
tidak hanya untuk menilai kesesuaian realisasi strategi dengan                    Hasil evaluasi tersebut selanjutnya menjadi dasar dalam
target dan milestone yang telah ditetapkan, tetapi juga sebagai                   penyusunan RJP 2026–2030.




 484       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 487
                                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                                       2025




Dividen                                                                            tahun buku 2024 yang diatribusikan kepada pemilik entitas
                                                                                   induk BRI sebesar Rp60,15 triliun. Jumlah total dividen tunai per
Kebijakan Dividen                                                                  saham sebesar Rp343,4 yang terdiri dari dividen interim sebesar
                                                                                   Rp135 dan sisa dividen tunai Rp208,4. Adapun dividen interim
Kebijakan pembagian dividen telah diatur secara internal                           dibayarkan pada tanggal 15 Januari 2025 kepada pemegang
melalui SE.70.b–DIR/CMG/12/2022 Buku 6 tentang Pengelolaan                         saham yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham
Dividen.    Kebijakan   tersebut     memuat    prinsip-prinsip                     (recording date) Perseroan pada tanggal 30 Desember 2024,
pengelolaan dividen, antara lain untuk memastikan pemenuhan                        sedangkan sisa dividen tunai dibayarkan pada tanggal 23 April
hak pemegang saham dalam pelaksanaan pembagian dividen                             2025 kepada para pemegang saham yang namanya tercatat
sesuai tata kelola bagi bank umum dan ketentuan peraturan                          dalam recording date Perseroan pada tanggal 14 April 2025.
perundang-undangan yang berlaku, serta meningkatkan nilai                          Sesuai ketentuan, dividen telah dibayarkan dalam jangka waktu
bagi pemegang saham (shareholder value).                                           30 hari sejak tanggal pengumuman.


Pembagian dividen dilakukan dengan mempertimbangkan faktor                         Pada tahun sebelumnya, Rapat Umum Pemegang Saham
internal BRI serta faktor eksternal, antara lain kinerja historis                  Tahunan (RUPST) yang diadakan pada tanggal 1 Maret 2024
BRI dan prospek bisnis serta kondisi perekonomian ke depan.                        telah memutus pembagian dividen sebesar Rp48,10 triliun atau
Penetapan rasio dividen didasarkan pada kewajaran kinerja                          80,04% dari laba tahun buku 2023 yang diatribusikan kepada
profitabilitas, tingkat pengembalian/imbal hasil, serta kontribusi                 pemilik entitas induk BRI sebesar Rp60,09 triliun. Jumlah
kepada pemegang saham. Mekanisme persetujuan pembagian                             dividen tunai per saham sebesar Rp319,00 yang terdiri dari
dividen dilakukan melalui RUPS dengan tetap memenuhi                               dividen interim Rp84 dan sisa dividen tunai Rp235. Dividen
ketentuan regulator, sementara ketentuan teknis pembagian                          interim tersebut dibayarkan pada tanggal 18 Januari 2024
dividen diatur lebih lanjut dalam ketentuan internal BRI.                          kepada para pemegang saham yang namanya tercatat dalam
                                                                                   recording date pada 03 Januari 2024, sedangkan sisa dividen
Kebijakan pembagian dividen BRI dapat ditinjau kembali                             tunai dibayarkan pada tanggal 28 Maret 2024 kepada para
oleh Direksi, tanpa mengurangi kewenangan RUPS untuk                               pemegang saham yang namanya tercatat dalam recording
menetapkan ketentuan yang berbeda sesuai Anggaran                                  date Perseroan pada tanggal 15 Maret 2024. Dividen tersebut
Dasar BRI dan peraturan perundang-undangan yang berlaku                            telah dibayarkan dalam jangka waktu 30 hari sejak tanggal
di bidang perbankan.                                                               pengumuman.


Berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan                                      Untuk kinerja keuangan tahun buku 2025 akan diputuskan
(RUPST) yang diadakan pada tanggal 25 Maret 2025, BRI telah                        pada RUPST tahun 2026.
membagikan dividen sebesar Rp51,73 triliun atau 86% dari laba


Pengumuman, Pembayaran dan Jumlah Dividen

Informasi pengumuman, pembayaran dan jumlah dividen dalam 3 (tiga) tahun buku terakhir adalah sebagai berikut.


Tabel Pengumuman dan Pembayaran Dividen

                              Uraian                                   Tahun Buku 2024              Tahun Buku 2023           Tahun Buku 2022

 Profit After Tax and Minority Interest (PATMI) (miliar Rp)                    60.154,89                 60.099,86                  51.170,31

 Dividen Kas (miliar Rp)                                                       51.726,77                  48.102,28               43.494,76

 Dividen Non Kas                                                                         -                        -                          -

 Dividen Kas Per Saham (Rp)                                                        343,4                     319,00                  288,22

 Dividen Non Kas Per Saham                                                               -                        -                          -

                                                                         86% dari laba atribusi           80,04% dari laba    85% dari laba atribusi
 Rasio Pembayaran Dividen/Dividend Payout Ratio (%)
                                                                                   tahun 2024          atribusi tahun 2023              tahun 2022

 Tanggal Pengumuman (RUPST)                                                      25 Maret 2025               1 Maret 2024            13 Maret 2023

 Tanggal Pembayaran Dividen Kas                                                   23 April 2025            28 Maret 2024              12 April 2023

 Tanggal Pembayaran Dividen Non Kas                                                            -                         -                         -


Catatan:
1.   Dividen yang dibayarkan termasuk dividen interim
2. PATMI merupakan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk




                                                                                                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       485
Page 488
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Secara historis, penjelasan pembayaran dividen tahun buku 2003-2024 diuraikan sebagai berikut.
		
Tabel Historis Pengumuman dan Pembayaran Dividen


                                                                      Cum Dividend
                                                                                                          Cum Dividend
           Uraian               Tanggal Pengumuman                     (Regular and                                                     Tanggal Pencatatan
                                                                                                          (Cash Market)
                                                                    Negotiation Market)


 2024            Final                 25 Maret 2025                      10 April 2025                     14 April 2024                     14 April 2024

 2024            Interim             16 Desember 2024                 24 Desember 2024                  30 Desember 2024                  30 Desember 2024

 2023            Final                  1 Maret 2024                     13 Maret 2024                     15 Maret 2024                     15 Maret 2024

 2023            Interim             19 Desember 2023                 29 Desember 2023                    03 Januari 2024                   03 Januari 2024

 2022**          Final                 13 Maret 2023                     21 Maret 2023                     27 Maret 2023                     27 Maret 2023

 2022            Interim             30 Desember 2022                    9 Januari 2023                    11 Januari 2023                   11 Januari 2023

 2021            Final                  1 Maret 2022                     10 Maret 2022                     14 Maret 2022                     14 Maret 2022

 2020            Final                 25 Maret 2021                       5 April 2021                      7 April 2021                      7 April 2021

 2019            Final                18 Februari 2020                  26 Februari 2020                  28 Februari 2020                  28 Februari 2020

 2018            Final                   17 Mei 2019                       23 Mei 2019                       27 Mei 2019                       27 Mei 2019

 2017            Final                 26 Maret 2018                     29 Maret 2018                       4 April 2018                      4 April 2018

 2016            Final                  17 Maret 2017                    22 Maret 2017                     27 Maret 2017                     27 Maret 2017

 2015            Final                 24 Maret 2016                      31 Maret 2016                      5 April 2016                      5 April 2016

 2014            Final                 23 Maret 2015                     26 Maret 2015                      31 Maret 2015                     31 Maret 2015

 2013            Final                 27 Maret 2014                      28 April 2014                      2 Mei 2014                        2 Mei 2014

 2012            Final                  5 Maret 2013                     26 Maret 2013                       1 April 2013                      1 April 2013

 2011            Final                   2 April 2012                     26 April 2012                       1 Mei 2012                       1 Mei 2012

 2010            Final                    2 Mei 2011                       27 Mei 2011                       1 Juni 2011                       1 Juni 2011

 2010            Interim             30 November 2010                  19 Desember 2010                  22 Desember 2010                  22 Desember 2010

 2009            Final                   24 Mei 2010                      28 Juni 2010                        1 Juli 2010                       1 Juli 2010

 2009            Interim             4 November 2009                  30 November 2009                   3 Desember 2009                   3 Desember 2009

 2008            Final                  22 Mei 2009                       16 Juni 2009                      19 Juni 2009                      19 Juni 2009

 2007            Final                  28 Mei 2008                       18 Juni 2008                      23 Juni 2008                      23 Juni 2008

 2006            Final                  22 Mei 2007                       13 Juni 2007                      18 Juni 2007                      18 Juni 2007

 2005            Final                   2 Juni 2006                      21 Juni 2006                      26 Juni 2006                      26 Juni 2006

 2004            Final                  27 Mei 2005                       16 Juni 2005                      21 Juni 2005                      21 Juni 2005

 2003            Final                   1 Juni 2004                       6 Juli 2004                       9 Juli 2004                       9 Juli 2004

*)    Seluruh angka dividen telah disesuaikan menjadi stock split 1:2 pada Januari 2011, stock split 1:5 pada Oktober 2017 dan right issue factor 1:0,98 pada September
      2021.
**)   Angka rasio pembayaran dividen telah memperhitungkan dividen interim sebesar Rp57 per lembar.




 486         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 489
                                                              Laporan Tahunan
                                                                         2025




                     Rasio Pembayaran
                                        Dividen Yang Dibayarkan           Dividen Per Saham
                          Dividen
Tanggal Pembayaran

                           (%)                (miliar Rp)                         (Rp)

    23 April 2025            86                31.389,14                           208,4

   15 Januari 2025               -             20.337,63                          135,00

   28 Maret 2024           80,04               35.435,85                         235,00

   18 Januari 2024               -             12.666,43                           84,00

    12 April 2023            85                34.891,94                          231,22

   27 Januari 2023               -              8.602,82                           57,00

     1 April 2022            85                26.406,60                          174,25

    28 April 2021            65                 12.125,59                          96,49

   18 Maret 2020             60                20.623,56                          164,10

    13 Juni 2019             50                 16.175,57                         128,95

    25 April 2018            45                13.048,44                          104,14

    13 April 2017            40                10.478,31                           83,63

    22 April 2016            30                 7.619,32                           60,81

    22 April 2015            30                 7.272,49                           57,52

     14 Mei 2014             30                 6.348,05                           50,21

    15 April 2013            30                 5.556,28                           43,95

     15 Mei 2012             20                 3.016,59                           23,86

     15 Juni 2011            20                 2.294,48                           13,67

  30 Desember 2010               -                566,53                            4,48

     15 Juli 2010            30                 2.192,49                           12,89

  16 Desember 2009               -               563,94                             4,46

     3 Juli 2009             35                 2.085,43                           16,50

     7 Juli 2008             50                 2.419,00                            19,15

     2 Juli 2007             50                 2.128,79                           16,88

    10 Juli 2006             50                 1.904,29                           15,24

     5 Juli 2005             50                  1.816,61                          14,92

    23 Juli 2004             75                  990,47                             8,21




                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   487
Page 490
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum

Sesuai dengan POJK Nomor 30/POJK.04/2015 tentang Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, BRI telah
melaporkan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum sebagai berikut.


Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank BRI Tahap I
Tahun 2025

Dana hasil Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank Bri Tahap I Tahun 2025 telah digunakan
seluruhnya dan telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK).


Tabel Laporan Realisasi Penggunaan Dana (LRPD) Penawaran Umum Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I Bank
BRI Tahap I Tahun 2025

                                                                                 Nilai Realisasi Hasil Penawaran Umum




 No             Jenis Penawaran Umum                Tanggal Efektif
                                                                        Jumlah Hasil
                                                                                                 Biaya            Hasil Bersih
                                                                      Penawaran Umum
                                                                                               (dalam Rp)         (dalam Rp)
                                                                         (dalam Rp)




  1                         2                              3                 4                       5                  6

       Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan I
  1                                                   20 Juni 2025    5.000.000.000.000        12.411.731.540   4.987.588.268.460
       Bank BRI Tahap I Tahun 2025

       Jumlah                                                         5.000.000.000.000        12.411.731.540   4.987.588.268.460




Informasi Material Mengenai Investasi, Ekspansi, Divestasi, Akuisisi,
atau Restrukturisasi Hutang dan Modal

BRI memiliki aturan dan prosedur yang mengatur akuisisi, pengambilalihan, dan transaksi luar biasa seperti merger dan
penjualan aset korporasi yang substansial untuk memastikan transaksi terjadi secara transparan dan dalam kondisi yang wajar
dan melindungi hak-hak semua pemegang saham sesuai dengan kelasnya.


Investasi

Efek-Efek

BRI melakukan investasi pada sejumlah efek-efek, adapun rincian investasi BRI per 31 Desember 2025 dan 2024 disajikan
sebagai berikut.




488      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 491
                                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                                 2025




                                                                                                                                   Sisa Dana Hasil
 Rencana Penggunaan Dana Menurut lnformasi Tambahan             Realisasi Penggunaan Dana Menurut lnformasi Tambahan                 Penawaran
                                                                                                                                       Umum

  Eksklusif untuk pembiayaan kembali,                            Eksklusif untuk pembiayaan kembali,
   baik seluruhnya maupun sebagian,                               baik seluruhnya maupun sebagian,
   proyek sosial yang sudah ada yang                              proyek sosial yang sudah ada yang
   mendukung atau mempromosikan                                   mendukung atau mempromosikan
  kategori layanan infrastruktur dasar                           kategori layanan infrastruktur dasar
  yang terjangkau baik dari segi akses                           yang terjangkau baik dari segi akses
     maupun harga, akses terhadap                                   maupun harga, akses terhadap
   layanan esensial, perumahan yang                               layanan esensial, perumahan yang
                                                  Total
    terjangkau, penciptaan lapangan                                terjangkau, penciptaan lapangan           Total (dalam Rp)         (dalam Rp)
                                               (dalam Rp)
   kerja, dan program yang dirancang                              kerja, dan program yang dirancang
 untuk mencegah dan/atau mengurangi                             untuk mencegah dan/atau mengurangi
 pengangguran, termasuk pembiayaan                              pengangguran, termasuk pembiayaan
        usaha kecil menengah dan                                       usaha kecil menengah dan
 pembiayaan mikro, ketahanan pangan                             pembiayaan mikro, ketahanan pangan
    dan sistem pangan berkelanjutan,                               dan sistem pangan berkelanjutan,
  dan peningkatan dan pemberdayaan                               dan peningkatan dan pemberdayaan
        sosio-ekonomi (dalam Rp)                                       sosio-ekonomi (dalam Rp)

                     7                               8                            9                                 10                     11

             4.987.588.268.460              4.987.588.268.460              4.987.588.268.460                 4.987.588.268.460              0


             4.987.588.268.460             4.987.588.268.460              4.987.588.268.460                  4.987.588.268.460              0




Tabel Rincian Investasi Efek-Efek
                                                                                                                                  (dalam jutaan Rupiah)


                                     Uraian                                                        2025                           2024

 Nilai wajar melalui laba rugi                                                                 24.963.703                        23.418.752

 Nilai wajar melalui penghasilan komprehensif lain                                         166.052.833                           167.876.286

 Biaya perolehan diamortisasi                                                                  181.716.266                   135.240.662

 Total Efek-Efek                                                                           372.732.802                       326.535.700


Ekspansi

BRI melakukan ekspansi kantor cabang yang disajikan dalam tabel di bawah ini:


Tabel Ekspansi

  Jaringan Kantor          31 Desember 2025              31 Desember 2024              Ekspansi                    Tanggal Beroperasi

                                                                                                             Kantor Cabang Batu, Malang
 Kantor Cabang                      454                          453                           1
                                                                                                             Beroperasi 13 januari 2025




                                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.               489
Page 492
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Penggabungan/Peleburan Usaha                                    (3) Dalam hal transaksi sebagaimana dimaksud pada (1) dan
                                                                    (2) dilakukan oleh Perusahaan Terbuka yang mempunyai
BRI tidak melakukan kegiatan penggabungan/peleburan                 ekuitas negatif, transaksi dikategorikan sebagai Transaksi
usaha sepanjang tahun 2025.                                         Material apabila nilai transaksi sama dengan 10% (sepuluh
                                                                    persen) atau lebih dari total aset Perusahaan Terbuka.
Divestasi
                                                                Transaksi Benturan Kepentingan
BRI tidak melakukan kegiatan divestasi sepanjang tahun
2025.                                                           Sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor
                                                                42/ POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Transaksi
Akuisisi                                                        Benturan Kepentingan (POJK 42/2020), yang dimaksud
                                                                Benturan Kepentingan adalah perbedaan antara kepentingan
BRI tidak melakukan kegiatan akuisisi sepanjang tahun 2025.     ekonomis perusahaan terbuka dengan kepentingan ekonomis
                                                                pribadi anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, pemegang
Restrukturisasi Hutang dan Modal                                saham utama, atau pengendali yang dapat merugikan
                                                                perusahaan terbuka. Dengan demikian, Benturan Kepentingan
BRI tidak melakukan kegiatan restrukturisasi utang dan          merupakan suatu kondisi/situasi yang mana seseorang karena
modal sepanjang tahun 2025.                                     kedudukan, jabatan atau wewenang di BRI memiliki kepentingan
                                                                pribadi yang dapat mempengaruhi kualitas dan kinerja dari
                                                                pelaksanaan tugas yang diamanatkan secara objektif.
Informasi Transaksi Material yang
Mengandung Benturan Kepentingan                                 BRI memiliki kebijakan benturan kepentingan yang tertuang
dan/atau Transaksi dengan Pihak                                 dalam Bank BRI memiliki kebijakan benturan kepentingan
Afiliasi                                                        yang tertuang dalam Surat Edaran Direksi Nomor SE.09-
                                                                DIR/KEP/03/2023 tanggal 15 Maret 2023 tentang Corporate
Transaksi Material adalah setiap transaksi yang dilakukan       Governance (Buku 1 terkait Penanganan Benturan
oleh Perusahaan Terbuka atau Perusahaan Terkendali yang         Kepentingan (Conflict of Interest). Penanganan Benturan
memenuhi batasan nilai sebagaimana diatur dalam Peraturan       Kepentingan pada dasarnya dilakukan melalui perbaikan
Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 17/POJK.04/2020             nilai, sistem, pribadi dan budaya. Adapun prinsip-prinsip
Tentang Transaksi Material dan Perubahan Kegiatan Usaha.        dasar penanganan Benturan Kepentingan antara lain:
                                                                1. Menjaga integritas, mengutamakan kepentingan publik
Lingkup Transaksi:                                                   dan Perseroan serta berkomitmen dalam penanganan
Perusahaan Terbuka yang melakukan Transaksi Material dalam:          Benturan Kepentingan.
a. 1 (satu) kali transaksi; atau                                2. Menciptakan keterbukaan penanganan dan pengawasan
b. Suatu rangkaian transaksi untuk suatu tujuan atau kegiatan        Benturan Kepentingan.
    tertentu, wajib memenuhi ketentuan sebagaimana diatur       3. Mendorong tanggung jawab pribadi dan sikap
    dalam POJK Nomor 17/POJK.04/2020.                                keteladanan.
                                                                4. Menciptakan dan membina budaya organisasi yang
Batasan Nilai:                                                       mampu menangani Benturan Kepentingan.
(1) Suatu transaksi dikategorikan sebagai Transaksi Material
    apabila nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh          Sampai dengan akhir tahun 2025, BRI tidak memiliki transaksi
    persen) atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka.         material yang mengandung Benturan Kepentingan.
(2) Transaksi berupa perolehan dan pelepasan atas
    perusahaan atau segmen operasi dikategorikan sebagai        Transaksi Afiliasi
    Transaksi Material dalam hal:
    a. Nilai transaksi sama dengan 20% (dua puluh persen)       Berdasarkan POJK 42/POJK.94/2020 tanggal tanggal
       atau lebih dari ekuitas Perusahaan Terbuka;              2 Juli 2020 tentang Transaksi Afiliasi dan Benturan
    b. Total aset yang menjadi objek transaksi dibagi total     Kepentingan (POJK 42/2020), Afiliasi adalah:
       aset Perusahaan Terbuka nilainya sama dengan atau        1. Hubungan keluarga karena perkawinan dan keturunan
       lebih dari 20% (dua puluh persen);                          sampai derajat kedua, baik secara horizontal maupun
    c. Laba bersih objek transaksi dibagi dengan laba              vertikal;
       bersih Perusahaan Terbuka nilainya sama dengan           2. Hubungan antara pihak dengan Pegawai, Direktur, atau
       atau lebih dari 20% (dua puluh persen); atau                Komisaris dari pihak tersebut;
    d. Pendapatan usaha objek transaksi dibagi dengan           3. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan di mana terdapat 1
       pendapatan usaha Perusahaan Terbuka nilainya                (satu) atau lebih anggota Direksi atau Dewan Komisaris
       sama dengan atau lebih dari 20% (dua puluh persen).         yang sama;




490      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 493
                                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                                              2025




4. Hubungan antara Perusahaan dan pihak, baik                            Pemenuhan ketentuan Transaksi Afiliasi berpedoman
   langsung maupun tidak langsung, mengendalikan atau                    pada Surat Edaran No: SE.38-DIR/FMA/12/2025 tanggal 31
   dikendalikan oleh Perusahaan tersebut;                                Desember 2025 tentang Pengelolaan Laporan BRI sebagai
5. Hubungan antara 2 (dua) Perusahaan yang dikendalikan,                 Perusahaan Terbuka (Buku 5 - Pelaporan Transaksi Afiliasi).
   baik langsung maupun tidak langsung, oleh pihak yang                  Surat Edaran ini mengatur, antara lain:
   sama; atau                                                            1. Identifikasi pihak Afiliasi;
6. Hubungan antara Perusahaan dan Pemegang Saham                         2. Identifikasi Transaksi Afiliasi;
   utama.                                                                3. Pelaporan Transaksi Afiliasi yang mencakup:
                                                                            a. Prosedur pelaksanaan Transaksi Afiliasi;
Adapun Transaksi Afiliasi adalah setiap aktivitas dan/atau                  b. Kategorisasi Pelaporan Transaksi Afiliasi;
transaksi yang dilakukan oleh Perusahaan Terbuka atau                       c. Pengecualian Pelaporan Transaksi Afiliasi;
Perusahaan Terkendali dengan Afiliasi dari Perusahaan                       d. Keterbukaan Informasi;
Terbuka atau Afiliasi dari anggota direksi, anggota Dewan                   e. Pengungkapan dan Pelaksanaan Kembali Prosedur
Komisaris, Pemegang Saham Utama, atau Pengendali,                               Transaksi Afiliasi.
termasuk setiap aktivitas dan/atau transaksi yang dilakukan              4. Tugas dan Tanggung Jawab pihak terkait;
oleh Perusahaan Terbuka atau Perusahaan Terkendali untuk                 5. Alur Proses penyampaian Laporan Transaksi Afiliasi.
kepentingan Afiliasi dari Perusahaan Terbuka atau afiliasi
dari anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, Pemegang
Saham Utama, atau Pengendali.


Pelaporan Transaksi Afiliasi kepada OJK dapat dikategorikan sebagai berikut:


Tabel Informasi Kategori Pelaporan Transaksi Afiliasi kepada OJK

  Kategori                           Penjelasan Transaksi                                                     Kewajiban

 Kategori 1   Kategori 1 merupakan Transaksi Afiliasi yang dilaporkan ke OJK dan             1. Memenuhi prosedur pelaksanaan Transaksi
              diungkapkan kepada publik. Suatu Transaksi Afiliasi dikategorikan sebagai         Afiliasi sebagaimana diatur dalam Pasal 3
              Kategori 1, apabila memenuhi salah satu kriteria berikut:                         dan Pasal 4 POJK 42/POJK.04/2020 tentang
              1. Transaksi antara:                                                              Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
                 a. BRI dengan Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki kurang dari         Kepentingan.
                    99% dari modal disetor Perusahaan Terkendali;                            2. Mengumumkan keterbukaan informasi atas
                 b. Sesama Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki kurang dari
                                                                                                setiap Transaksi Afiliasi kepada masyarakat
                    99% oleh BRI; atau
                                                                                                sesuai ketentuan yang berlaku; dan
                 c. Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang sahamnya dimiliki
                                                                                             3. Menyampaikan keterbukaan informasi serta
                    Perusahaan Terkendali kurang dari 99% dari modal disetor perusahaan
                    tersebut.                                                                   laporan penilai dan dokumen pendukung
              2. Transaksi dengan nilai melebihi 0,5% dari modal disetor BRI atau melebihi      lainnya kepada OJK paling lambat 2 (dua) hari
                 jumlah Rp5.000.000.000,00, digunakan nilai yang lebih rendah                   kerja setelah tanggal Transaksi Afiliasi.

 Kategori 2   Kategori 2 merupakan Transaksi Afiliasi yang wajib terlebih dahulu             1. Memenuhi prosedur pelaksanaan Transaksi
              memperoleh persetujuan Pemegang Saham Independen dalam RUPS                       Afiliasi sebagaimana diatur dalam Pasal 3
              sebelum dilaporkan ke OJK dan diungkapkan kepada publik. Transaksi yang           dan Pasal 4 POJK 42/POJK.04/2020 tentang
              mensyaratkan persetujuan Pemegang Saham Independen dalam RUPS,                    Transaksi Afiliasi dan Transaksi Benturan
              apabila:                                                                          Kepentingan.
              1. Nilai Transaksi Afiliasi memenuhi batasan nilai Transaksi Material yang     2. Terlebih dahulu memperoleh persetujuan
                 wajib memperoleh persetujuan RUPS;                                             Pemegang Saham Independen dalam RUPS;
              2. Transaksi Afiliasi yang dapat mengakibatkan terganggunya kelangsungan       3. Mengumumkan keterbukaan informasi atas
                 usaha BRI; dan/atau                                                            setiap Transaksi Afiliasi kepada masyarakat;
              3. Melakukan Transaksi Afiliasi yang berdasarkan pertimbangan OJK                 dan
                 memerlukan persetujuan Pemegang Saham Independen.                           4. Menyampaikan       keterbukaan     informasi
              4. Transaksi antara:                                                              sebagaimana dimaksud pada huruf (d) di
                 a. BRI dengan Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki kurang dari         atas serta laporan penilai dan dokumen
                    99% dari modal disetor Perusahaan Terkendali;                               pendukung lainnya kepada OJK paling lambat
                 b. Sesama Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki kurang dari             bersamaan dengan pengumuman RUPS.
                    99% oleh BRI; atau
                 c. Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang sahamnya dimiliki
                    Perusahaan Terkendali kurang dari 99% dari modal disetor perusahaan
                    tersebut.
              5. Transaksi dengan nilai melebihi 0,5% dari modal disetor BRI atau melebihi
                 jumlah Rp5.000.000.000,00, digunakan nilai yang lebih rendah.




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.       491
Page 494
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




  Kategori                            Penjelasan Transaksi                                                    Kewajiban

 Kategori 3   1. Transaksi yang dilakukan sebagai pelaksanaan peraturan perundang-          Melaporkan kepada OJK paling lambat 2 (dua)
                 undangan atau putusan pengadilan;                                          hari kerja setelah tanggal Transaksi Afiliasi.
              2. Transaksi antara:
                 a. BRI dengan Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki paling
                    sedikit 99% dari modal disetor Perusahaan Terkendali;
                 b. Sesama Perusahaan Terkendali yang sahamnya dimiliki paling sedikit
                    99% oleh BRI; atau
                 c. Perusahaan Terkendali dengan perusahaan yang sahamnya dimiliki
                    Perusahaan Terkendali paling sedikit 99% dari modal disetor
                    perusahaan tersebut;
              3. Transaksi dengan nilai tidak melebihi 0,5% dari modal disetor BRI atau
                 tidak melebihi jumlah Rp5.000.000.000,00, digunakan nilai yang lebih
                 rendah;
              4. Transaksi pinjaman yang diterima secara langsung dari bank, perusahaan
                 modal ventura, perusahaan pembiayaan, atau perusahaan pembiayaan
                 infrastruktur baik dari dalam negeri maupun luar negeri;
              5. Transaksi pemberian jaminan kepada bank, Perusahaan Modal Ventura,
                 perusahaan pembiayaan, atau perusahaan pembiayaan infrastruktur baik
                 dari dalam negeri maupun luar negeri atas pinjaman yang diterima secara
                 langsung oleh BRI atau Perusahaan Terkendali;
              6. Transaksi penambahan atau pengurangan penyertaan modal untuk
                 mempertahankan persentase kepemilikannya setelah penyertaan
                 dimaksud dilakukan selama paling singkat 1 (satu) tahun;
              7. Transaksi yang dilakukan oleh BRI yang merupakan lembaga jasa
                 keuangan dengan Perusahaan Terkendali yang merupakan lembaga jasa
                 keuangan syariah dalam rangka pengembangan lembaga jasa keuangan
                 syariah dimaksud;
              8. Transaksi dalam rangka restrukturisasi yang dilakukan oleh BRI; dan/atau
              9. Transaksi yang dilakukan BRI pada saat masuk ke dalam kategori lembaga
                 jasa keuangan dalam kondisi tertentu yang ditetapkan oleh OJK.

 Kategori 4   Kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan           1. Memenuhi prosedur pelaksanaan Transaksi
              usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau berkelanjutan              Afiliasi sebagaimana diatur dalam Pasal 3
              antara lain transaksi yang termasuk dalam biaya operasional (Operation           POJK 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi
              Expenditure/OPEX).                                                               Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan.
                                                                                            2. Mengungkapkan Transaksi Afiliasi yang
                                                                                               merupakan kegiatan usaha dalam Laporan
                                                                                               Tahunan atau Laporan Keuangan Tahunan BRI
                                                                                               wajib mencakup informasi:
                                                                                               a. Jenis Transaksi Afiliasi;
                                                                                               b. Pihak yang bertransaksi;
                                                                                               c. Sifat hubungan Afiliasi;
                                                                                               d. Nilai transaksi; dan
                                                                                               e. Pernyataan Direksi bahwa Transaksi
                                                                                                  Afiliasi telah melalui prosedur sebagaimana
                                                                                                  dimaksud dalam Pasal 3 POJK 42/
                                                                                                  POJK.04/2020 tentang Transaksi Afiliasi
                                                                                                  dan Transaksi Benturan Kepentingan.


Transaksi Afiliasi yang dilakukan pada tahun 2025 dengan penjelasan sebagai berikut:


Laporan Transaksi Afiliasi

Kategori 1

Perseroan telah menyampaikan Laporan Transaksi Afiliasi sebagaimana Kategori 1 kepada publik dan Otoritas Jasa Keuangan,
antara lain:


Tabel Transaksi Afiliasi Kategori 1

 No    Tanggal Transaksi              Jenis/Objek Transaksi                    Nama Pihak Afiliasi             Sifat Hubungan Afiliasi

  1    21 Maret 2025          Pembelian Tanah Milik PT Sang Hyang Seri     1. BRI                            BRI dan PT SHS dikendalikan,
                                                                           2. PT Sang Hyang Seri             baik secara langsung maupun
                                                                                                             tidak langsung, oleh pihak
                                                                                                             yang sama, yaitu Negara
                                                                                                             Republik Indonesia.




492      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 495
                                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                                       2025




 No    Tanggal Transaksi              Jenis/Objek Transaksi              Nama Pihak Afiliasi           Sifat Hubungan Afiliasi

  2    21 Maret 2025        Pembelian Tanah Milik PT Perusahaan       1. BRI                          BRI dan PT PPI dikendalikan,
                            Perdagangan Indonesia                     2. PT Perusahaan Perdagangan    baik secara langsung maupun
                                                                         Indonesia                    tidak langsung, oleh pihak
                                                                                                      yang sama, yaitu Negara
                                                                                                      Republik Indonesia.


Kategori 2

Pada tahun 2025 tidak terdapat Transaksi Afiliasi yang termasuk dalam Kategori 2.


Kategori 3

Perseroan telah menyampaikan Laporan Transaksi Afiliasi yang termasukd alam Kategori 3 kepada Otoritas Jasa Keuangan,
antara lain:


Tabel Transaksi Afiliasi Kategori 3

 No    Tanggal Transaksi              Jenis/Objek Transaksi              Nama Pihak Afiliasi           Sifat Hubungan Afiliasi

  1    26 Juni 2025         Pengadaan Jasa Konsultan Buyback          1. BRI                          BRIDS merupakan perusahaan
                            Tahun 2025                                2. PT BRI Danareksa Sekuritas   terkendali dari BRI
                                                                         (BRIDS)

  2    31 Juli 2025         Sinergi Jaringan Kantor (Co-Location)     1. BRI                          Pegadaian dan PNM
                                                                      2. PT Pegadaian                 merupakan Perusahaan
                                                                      3. PT Permodalan Nasional       Terkendali dari BRI
                                                                         Madani

  3    31 Juli 2025         Perjanjian Kerjasama Penempatan           1. BRI                          Para pihak merupakan
                            Perangkat Data Center (DC) dan Disaster   2. PT Bank Raya Indonesia Tbk   Perusahaan Terkendali dari
                            Recovery Center (DRC)                     3. PT BRI Multifinance          BRI
                                                                         Indonesia
                                                                      4. PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                                      5. PT Asuransi BRI Life
                                                                      6. PT BRI Asuransi Indonesia

  4    15 Agustus 2025      Teknologi Informasi atas Aplikasi Tata    1. BRI                          Anggota Konglomerasi
                            Kelola Terintegrasi                       2. PT Bank Raya Indonesia Tbk   Keuangan BRI
                                                                      3. PT Pegadaian
                                                                      4. PT Permodalan Nasional
                                                                         Madani
                                                                      5. PT Asuransi BRI Life
                                                                      6. PT BRI Asuransi Indonesia
                                                                      7. PT BRI Multifinance
                                                                         Indonesia
                                                                      8. PT Ventura Investama
                                                                      9. PT BRI Danareksa Sekuritas
                                                                      10.PT BRI Manajemen Investasi

  5    23 Desember 2025     Sinergi Cross Referral Produk             1. BRI                          Pegadaian merupakan
                                                                      2. PT Pegadaian                 Perusahaan Terkendali dari BRI




Kategori 4

Sesuai Pasal 8 dan Pasal 9 POJK 42/2020, terdapat Transaksi Afiliasi yang termasuk dalam Kategori 4 yang merupakan
kegiatan usaha yang dijalankan dalam rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan secara rutin, berulang, dan/atau
berkelanjutan. Adapun diantaranya adalah sebagai berikut:




                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      493
Page 496
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Transaksi Afiliasi Kategori 4

            Tanggal                                                   Nama Pihak                                     Nilai Nominal
 No                             Jenis/Objek Transaksi                                    Sifat Hubungan Afiliasi
           Transaksi                                                    Afiliasi                                          (Rp)

                                                                                         BRI secara langsung
                            Pengadaan Supplies Mesin Perso        PT Bringin Inti
  1    02 Juni 2025                                                                      maupun tidak langsung       1.492.157.000
                            Kartu BRI Tahun 2025 - Triwulan I     Teknologi
                                                                                         mengendalikan

                            Pengadaan Jasa Konsultan
                                                                  PT BRI Danareksa       BRI sebagai Pemegang
  2    16 September 2025    Penerbitan BRI Short Term Notes                                                          900.000.000
                                                                  Sekuritas              Saham Utama
                            (Arranger)

                            Perpanjangan Kontrak
                                                                                         BRI secara langsung
                            Maintenance Mesin Perso Kartu         PT Bringin Inti
  3    31 Oktober 2025                                                                   maupun tidak langsung       8.547.000.000
                            BRI MX Series, SD 260, dan CR         Teknologi
                                                                                         mengendalikan
                            805

                            Pengadaan Jasa Konsultan
                                                                  PT BRI Danareksa       BRI sebagai Pemegang
  4    17 Desember 2025     Pendamping Aksi Korporasi                                                                3.700.000.000
                                                                  Sekuritas              Saham Utama
                            (Financial Advisor)

                            Perpanjangan Jasa Maintenance                                BRI secara langsung
  5    17 Desember 2025     Agreement (MA) ATM KCLN Timor         PT Bringin Gigantara   maupun tidak langsung       2.357.250.000
                            Leste Tahun 2025                                             mengendalikan

                                                                  PT BRI Management      BRI sebagai Pemegang
  6    31 Desember 2025     Reksadana                                                                                39.365.190.516
                                                                  Investasi              Saham Utama

                                                                  PT BRI Asuransi        BRI sebagai Pemegang
  7    31 Desember 2025     Bancassurance                                                                            1.433.788.500
                                                                  Indonesia              Saham Utama

                            Agen Perantara Perdagangan Efek       PT BRI Danareksa       BRI sebagai Pemegang
  8    31 Desember 2025                                                                                              4.274.458.859
                            (APPE)                                Sekuritas              Saham Utama

                                                                  PT BRI Danareksa       BRI sebagai Pemegang
  9    31 Desember 2025     Kustodian                                                                                18.069.185.246
                                                                  Sekuritas              Saham Utama



Selain Transaksi Afiliasi di atas, terdapat transaksi lainnya           Mekanisme Review Transaksi Afiliasi
yang tidak dipaparkan secara detail dalam Laporan Tahunan
ini. Adapun Transaksi Afiliasi lainnya dapat dilihat pada               Setiap Group Kantor Pusat sebagai Unit Kerja Pemilik Transaksi
Laporan Keuangan Tahunan Catatan 44 (Transaksi Pihak                    yang akan melakukan transaksi dengan Pihak Afiliasi wajib
Berelasi).                                                              menyampaikan rencana transaksi kepada Corporate Secretary
                                                                        Group. Sehubungan dengan hal tersebut, Unit Kerja Pemilik
Kewajaran Transaksi                                                     Transaksi juga perlu berkoordinasi dengan Unit Kerja yang
                                                                        membawahi fungsi kepatuhan dan Unit Kerja yang membawahi
Transaksi dengan pihak afiliasi dilakukan sesuai dengan                 fungsi legal untuk memastikan pemenuhan ketentuan,
praktik bisnis yang berlaku umum antara lain dilakukan dengan           serta Unit Kerja yang membawahi sinergi Perusahaan Anak
memenuhi prinsip transaksi yang wajar (arm’s length principle).         apabila transaksi afiliasi dilakukan dengan Perusahaan Anak.
                                                                        Pemenuhan kewajiban transaksi afiliasi berpedoman pada Surat
Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait                               Edaran Nomor 38–DIR/FMA/12/2025 tanggal 31 Desember
                                                                        2025 tentang Pengelolaan Laporan BRI Sebagai Perusahaan
Selaras dengan Peraturan OJK Nomor 17 Tahun 2023                        Terbuka (Buku 5 - Pelaporan Transaksi Afiliasi).
tanggal 14 September 2023 tentang Penerapan Tata Kelola
Bagi Bank Umum dan Peraturan Menteri BUMN Nomor                         Untuk memastikan bahwa transaksi afiliasi dan/atau berelasi
PER-2/MBU/03/2023 tanggal tentang Pedoman Tata Kelola                   dilakukan secara wajar sesuai dengan kepentingan Perseroan
dan Kegiatan Korporasi Signifikan BUMN, transaksi afiliasi              (arm’s length transaction), maka setiap transaksi dengan pihak
antara Perseroan dengan Entitas Anak merupakan sinergi                  afiliasi dan/atau berelasi harus melalui mekanisme review
antar kelompok usaha perbankan dalam rangka optimalisasi                sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Perseroan. Semua
sumber daya, menunjang pelaksanaan aktivitas bisnis                     transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak afiliasi dan/
serta memberikan nilai tambah bagi BRI Group. Sedangkan                 atau berelasi, dilakukan dengan syarat normal dan wajar.
transaksi afiliasi dengan pihak terafiliasi lainnya, dilakukan
dalam rangka sinergi bisnis yang saling menguntungkan,
efisiensi/optimalisasi dalam kegiatan operasional maupun
memberikan nilai tambah bagi antar pihak.




494      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 497
                                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                                2025




Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Afiliasi                             Transaksi Pihak Berelasi
Serta Peran Dewan Komisaris dan Komite Terkait
Transaksi Afiliasi                                                        BRI dan entitas anaknya melakukan transaksi dengan pihak-
                                                                          pihak berelasi seperti yang didefinisikan dalam PSAK Nomor
Direksi menyatakan bahwa transaksi afiliasi telah melalui                 224 tentang “Pengungkapan Pihak-pihak Berelasi”. Suatu
prosedur yang memadai, dilaksanakan sesuai praktik bisnis                 pihak dianggap berelasi dengan BRI dan entitas anak jika:
yang berlaku umum, serta memenuhi prinsip transaksi yang                  1. Secara langsung, atau tidak langsung yang melalui satu
wajar (arm’s length principle) dan ketentuan perundang-                       atau lebih perantara, suatu pihak (i) mengendalikan, atau
undangan yang berlaku. Sebagai upaya memastikan                               dikendalikan oleh, atau berada di bawah pengendalian
transaksi dilakukan untuk kepentingan Perseroan dan                           bersama, dengan BRI dan entitas anak; (ii) memiliki
mencegah terjadinya potensi benturan kepentingan yang                         kepentingan dalam BRI dan entitas anak yang
mungkin terjadi atas rencana transaksi afiliasi, maka sesuai                  memberikan pengaruh signifikan atas BRI dan entitas
dengan tugas dan tanggung jawabnya, Komite Audit dan                          anak; atau (iii) memiliki pengendalian bersama atas BRI
Komite Pemantau Manajemen Risiko (KPMR) memastikan                            dan entitas anak;
untuk menelaah dan memberikan saran kepada Dewan                          2. Suatu pihak yang berelasi dengan BRI dan entitas anak;
Komisaris terkait adanya potensi benturan kepentingan.                    3. Suatu pihak adalah ventura bersama di mana BRI dan
Dengan demikian transaksi afiliasi telah memenuhi prinsip                     entitas anak sebagai venturer;
transaksi yang wajar (arm’s lenght principle). Transaksi pihak            4. Suatu pihak adalah anggota dari personil manajemen
afiliasi tersebut tidak memerlukan persetujuan Pemegang                       kunci BRI dan entitas anak atau induk;
Saham Independen.                                                         5. Suatu pihak adalah anggota keluarga dekat dari individu
                                                                              yang diuraikan dalam butir (1) atau (4);
Seluruh transaksi afiliasi telah dilaporkan pada OJK sesuai               6. Suatu pihak adalah entitas yang dikendalikan,
dengan POJK 42/2020. Selanjutnya, selain transaksi di atas,                   dikendalikan bersama atau dipengaruhi signifikan oleh
terdapat Transaksi Afiliasi lainnya yang disampaikan pada                     atau untuk dimana hak suara signifikan pada beberapa
Bagian Transaksi Pihak Berelasi.                                              entitas, langsung maupun tidak langsung, individu
                                                                              seperti diuraikan dalam butir (4) atau (5); dan
                                                                          7. Suatu pihak adalah suatu program imbalan pasca kerja
                                                                              untuk imbalan kerja dari BRI dan entitas anak atau entitas
                                                                              yang terkait dengan BRI dan entitas anak.



Nama Pihak yang Bertransaksi dan Sifat Hubungan

Saldo dan transaksi dengan pihak yang berelasi adalah sebagai berikut:


Tabel Pihak Berelasi

              Pihak-Pihak Berelasi                                               Unsur Transaksi Pihak Berelasi

 HUBUNGAN PENGENDALIAN KEGIATAN PERUSAHAAN

 Manajemen kunci                                         Kredit yang diberikan, Program imbalan kerja, Simpanan nasabah

 Kepemilikan mayoritas melalui Kementerian Keuangan RI

 Pemerintah Republik Indonesia (RI)                      Efek-efek

 Hubungan kepemilikan melalui Pemerintah Pusat RI

 Perusahaan Umum BULOG                                   Kredit yang diberikan

 PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero)                 Efek-efek

 PT Perkebunan Nusantara IV (Persero)                    Kredit yang diberikan

 PT INKA Multi Solusi                                    Tagihan dan liabilitas akseptasi

 PT Indo Raya Tenaga                                     Kredit yang diberikan

 PT Sumber Segara Primadaya                              Kredit yang diberikan

                                                         L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor,
 PT Bhirawa Steel
                                                         Wesel ekspor dan tagihan lainnya

 PT Sumbagselenergi Sakti Pewali                         Kredit yang diberikan




                                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   495
Page 498
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




             Pihak-Pihak Berelasi                                               Unsur Transaksi Pihak Berelasi

PT Wijaya Karya Realty (Persero)                       Aset lain-lain

                                                       Efek-efek, Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga
PT Bank Mandiri (Persero) Tbk                          keuangan lain, Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli Kembali, Pinjaman yang
                                                       diterima

                                                       Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga keuangan lain,
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk
                                                       Efek-efek, Pinjaman yang diterima

PT Petrokimia Gresik                                   Wesel ekspor dan tagihan lainnya

PT Perusahaan Listrik Negara (Persero)                 Efek-efek, Garansi yang diterbitkan, Kredit yang diberikan

PT Bahana Artha Ventura                                Penyertaan saham

                                                       Penyertaan saham, Giro pada bank lain, Penempatan pada Bank Indonesia dan
PT Bank Syariah Indonesia Tbk
                                                       lembaga keuangan lain, Pinjaman yang diterima

                                                       Giro pada bank lain, Penempatan pada bank indonesia dan lembaga keuangan lain,
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk
                                                       Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali

PT Perusahaan Gas Negara                               Garansi yang diterbitkan

PT Pertamina Hulu Energi                               Garansi yang diterbitkan

                                                       Kredit yang diberikan, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam
PT Kereta Api Indonesia (Persero)
                                                       rangka impor/loans, Efek-efek

                                                       Garansi yang diterbitkan, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam
PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk
                                                       rangka impor, Tagihan dan liabilitas akseptasi, Wesel ekspor dan tagihan lainnya

                                                       Garansi yang diterbitkan, Tagihan dan liabilitas akseptasi, Wesel ekspor dan tagihan
PT Adhi Karya (Persero) Tbk
                                                       Lainnya, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih dalam rangka Impor

PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero)                Efek-efek, Tagihan dan liabilitas akseptasi

Pusat Investasi Pemerintah                             Pinjaman yang diterima

PT PP Presisi Tbk                                      Wesel ekspor dan tagihan lainnya, Tagihan dan liabilitas akseptasi

PT Waskita Karya (Persero) Tbk                         Kredit yang diberikan

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk                          Garansi yang diterbitkan

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk                    Tagihan dan liabilitas akseptasi

                                                       Tagihan dan liabilitas akseptasi, L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih dalam
PT Pertamina Trading and Services
                                                       rangka impor

PT Fintek Karya Nusantara                              Penyertaan saham

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero)               Efek-efek, pinjaman yang diterima

PT Pertamina                                           Efek-efek

PT Pupuk Indonesia                                     Efek-efek

MIND ID Trading Pte Ltd                                L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan

Yayasan Kesejahteraan Pekerja BRI                      Program THT

Dana Pensiun BRI                                       Program pensiun imbalan kerja

Dana Pensiun Pegadaian                                 Program pensiun imbalan kerja

Dana Pensiun Lembaga Keuangan BRI                      Program pensiun iuran pasti

Dana Pensiun Lembaga Keuangan BNI                      Program pensiun iuran pasti

PT Bank Hibank Indonesia                               Giro pada bank lain, Pinjaman yang diterima

                                                       L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor, garansi
PT Pupuk Kalimantan Timur
                                                       yang diterbitkan

PT Prima Armada Raya                                   Piutang sewa pembiayaan

PT Kilang Pertamina Balikpapan                         L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor

Pertamina International Marketing & Distribution Pte
                                                       L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor
Ltd (PIMD)

PT Pertamina Patra Niaga                               Garansi yang diterbitkan, Kredit yang diberikan

PT PG Rajawali I                                       Wesel ekspor dan tagihan lainnya




496      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 499
                                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                                2025




                  Pihak-Pihak Berelasi                                               Unsur Transaksi Pihak Berelasi

                                                          Wesel ekspor dan tagihan lainnya, Tagihan dan liabilitas akseptasi, Kredit yang
 PT Hutama Karya (Persero)
                                                          diberikan

 PT Pelindo Terminal Petikemas                            L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor

 PT Pertamina Hulu Rokan                                  Garansi yang diterbitkan

 PT Semen Indonesia (Persero)                             Wesel ekspor dan tagihan lainnya

 PT Sinergi Gula Nusantara                                Wesel ekspor dan tagihan lainnya

 PT Timah Tbk                                             Wesel ekspor dan tagihan lainnya

 PT Danareksa Finance                                     Pinjaman yang diterima



Kewajaran dan Alasan Dilakukannya Transaksi

Dalam kegiatan normal usaha, BRI melakukan transaksi dengan pihak-pihak berelasi karena hubungan kepemilikan dan/atau
kepengurusan. Transaksi pihak berelasi terjadi karena adanya kebutuhan usaha BRI. Semua transaksi dengan pihak-pihak
berelasi telah dengan kebijakan dan syarat yang telah disepakati bersama. Transaksi dengan pihak berelasi telah dilakukan
secara wajar sesuai dengan kepentingan Perseroan (arm’s length transaction). Transaksi telah dilakukan sesuai dengan
peraturan perundang-undangan dan bebas dari konflik kepentingan.


Realisasi Transaksi Pihak Berelasi

Rincian saldo transaksi dengan pihak-pihak berelasi diuraikan sebagai berikut


Tabel Realisasi Transaksi Pihak Berelasi
                                                                                                                              (dalam jutaan Rupiah)


                                               Uraian                                                       2025                   2024

 ASET

 Giro pada bank lain                                                                                          490.057                504.737

 Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga keuangan lain                                                   2.771.604               5.193.730

 Efek-efek                                                                                               249.003.822             239.144.169

 Wesel ekspor dan tagihan lainnya                                                                           7.587.864              3.863.027

 Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                                                    -              963.042

 Kredit yang diberikan                                                                                   154.770.458              89.123.052

 Piutang Pembiayaan                                                                                            32.286                  42.192

 Tagihan dan Liabilitas Akseptasi                                                                           2.122.428              2.055.642

 Penyertaan saham                                                                                           7.872.236               7.116.383

 Aset lain-lain                                                                                               707.525                707.466

 Total aset dari pihak-pihak berelasi                                                                    425.358.280            348.713.440

 Total aset konsolidasian                                                                                2.135.371.105         1.992.186.906

 Persentase total aset dari pihak-pihak berelasi terhadap total aset konsolidasian                             19,92%                 17,50%

 LIABILITAS

 Giro                                                                                                     250.922.159            138.110.382

 Tabungan                                                                                                   2.025.914                284.856

 Deposito Berjangka                                                                                       152.677.104            118.664.697

 Simpanan dari Bank lain dan lembaga keuangan lainnya                                                        1.375.787               1.156.791




                                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         497
Page 500
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                Uraian                                                2025            2024

 Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                                                    4.274.852           4.613

 Surat Berharga yang Diterbitkan                                                                       5.718.531      4.607.502

 Pinjaman yang Diterima                                                                              36.536.685      36.666.287

 Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi                                                                229.330          229.118

 Kompensasi kepada manajemen karyawan kunci                                                             788.489         772.523

 Nilai kini kewajiban PHK                                                                               337.500         333.607

 Nilai kini kewajiban THT                                                                               160.814         150.373

 Nilai kini kewajiban cuti besar                                                                        177.534         162.897

 Nilai kini kewajiban penghargaan tanda jasa                                                            259.991         202.911

 Nilai kini kewajiban program manfaat lain pembayaran manfaat pasti                                       9.072           8.708

 Nilai kini kewajiban BPJS                                                                               37.822           19.616

 Total liabilitas kepada pihak-pihak berelasi                                                       455.531.584     301.374.881

 Total liabilitas konsolidasian                                                                    1.804.429.671   1.668.871.890

 Persentase total liabilitas kepada pihak-pihak berelasi terhadap total liabilitas konsolidasian        25,25%           18,06%

 KOMITMEN DAN KONTINJENSI PADA REKENING ADMINISTRATIF

 Garansi yang diterbitkan                                                                            27.032.621      33.045.309

 L/C yang tidak dapat dibatalkan yang masih berjalan dalam rangka impor                                9.186.188       8.147.245

 Iuran Program Pensiun Imbalan Pasti                                                                    560.737        368.903

 Iuran Program Tunjangan Hari Tua                                                                        168.151        175.057

 Iuran Program Pensiun Iuran Pasti                                                                      614.893         564.087

 Total                                                                                                 1.343.781      1.108.047



Tabel Persentase Transaksi Dengan Pihak-Pihak Berelasi Terhadap Total Aset dan Liabilitas Konsolidasian
BRI dan Entitas Anak 				
                                                                                                                           (dalam %)


                                                Uraian                                                2025            2024

 ASET

 Giro pada Bank lain                                                                                    0,023           0,025

 Penempatan pada Bank Indonesia dan lembaga keuangan lain                                               0,130           0,261

 Efek-efek                                                                                             11,662          12,004

 Wesel ekspor dan tagihan lainnya                                                                       0,355           0,194

 Efek-efek yang dibeli dengan janji dijual kembali                                                          -          0,048

 Kredit yang diberikan                                                                                  7,249           4,474

 Piutang pembiayaan                                                                                     0,002           0,002

 Tagihan akseptasi                                                                                      0,099           0,103

 Penyertaan saham                                                                                       0,369           0,357

 Aset lain-lain                                                                                         0,033           0,036

 Total                                                                                                 19,922          17,504




498        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 501
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




                                               Uraian                                        2025                 2024

 LIABILITAS

 Giro                                                                                          13,911              8.276

 Tabungan                                                                                       0,112               0,017

 Deposito berjangka                                                                            8,464                 7,110

 Simpanan dari Bank lain dan lembaga keuangan lainnya                                          0,076               0,069

 Efek-efek yang dijual dengan janji dibeli kembali                                             0,237                     -

 Surat berharga yang diterbitkan                                                                0,317              0,276

 Pinjaman yang diterima                                                                        2,026                2,197

 Pinjaman dan Surat Berharga Subordinasi                                                       0,013                0,014

 Kompensasi kepada Manajemen Karyawan kunci                                                    0,098               0,099

 Total                                                                                        25,254               18,058




Rujukan Pengungkapan dalam Laporan
Keuangan

Rincian nama pihak terkait realisasi (nilai) transaksi pihak    Untuk memastikan bahwa transaksi pihak afiliasi dan/atau
berelasi disajikan pada Catatan 44 atas Laporan Keuangan        berelasi dilakukan secara wajar sesuai dengan kepentingan
yang terlampir pada Laporan Tahunan ini. Transaksi berelasi     Perseroan (arm’s length transaction), maka setiap transaksi
tersebut merupakan kegiatan usaha yang dijalankan dalam         dengan pihak afiliasi dan/atau berelasi harus melalui mekanisme
rangka menghasilkan pendapatan usaha dan dijalankan             review sesuai dengan yang telah ditetapkan oleh Perseroan.
secara rutin, berulang, dan/ atau berkelanjutan.                Semua transaksi dan saldo yang signifikan dengan pihak afiliasi
                                                                dan/atau berelasi, dilakukan dengan syarat normal dan wajar.
Pemenuhan Peraturan dan Ketentuan Terkait
                                                                Pernyataan Direksi Terkait Transaksi Berelasi Serta
Transaksi dengan pihak-pihak afiliasi dan/atau berelasi         Peran Dewan Komisaris dan Komite
dilakukan dengan syarat dan kondisi yang sama dengan
transaksi- transaksi dengan pihak ketiga. Transaksi yang        Direksi menyatakan bahwa transaksi afiliasi dan/atau berelasi
dilakukan Bank telah memenuhi Peraturan Otoritas Jasa           telah melalui prosedur yang memadai, dilaksanakan sesuai
Keuangan Nomor 42/POJK.04/2020 tentang Transaksi                praktik bisnis yang berlaku umum, serta memenuhi prinsip
Afiliasi dan Transaksi Benturan Kepentingan (POJK 42/2020),     transaksi yang wajar (arm’s length principle) dan ketentuan
pada saat transaksi-transaksi tersebut dilakukan. Seluruh       perundang-undangan yang berlaku.
transaksi dan saldo yang material dengan pihak-pihak
berelasi diungkapkan dalam catatan atas laporan keuangan        Sebagai upaya memastikan transaksi dilakukan untuk
konsolidasian yang relevan dan rinciannya telah disajikan       kepentingan Perseroan dan mencegah terjadinya potensi
dalam Catatan 44 atas laporan keuangan konsolidasian.           benturan kepentingan yang mungkin terjadi atas rencana
                                                                transaksi afiliasi dan/atau berelasi, maka sesuai dengan tugas
Mekanisme Review Transaksi Berelasi                             dan tanggung jawabnya, Komite Audit dan Komite Pemantau
                                                                Manajemen Risiko (KPMR) memastikan untuk menelaah dan
Setiap transaksi pihak berelasi dilakukan penelaahan secara     memberikan saran kepada Dewan Komisaris terkait adanya
memadai dengan mempertimbangkan jenis dan substansi             potensi benturan kepentingan. Dengan demikian transaksi
transaksi, khususnya atas transaksi yang terjadi di antara      afiliasi dan/atau berelasi telah memenuhi prinsip transaksi
entitas-entitas yang berada dalam satu entitas induk (parent    yang wajar (arm’s lenght principle). Transaksi pihak afiliasi
holder entity). Proses penyajian informasi berelasi dilakukan   dan/atau berelasi tersebut tidak memerlukan persetujuan
dengan mengidentifikasi transaksi-transaksi dengan pihak        Pemegang Saham Independen.
berelasi yang mengacu pada daftar pihak berelasi terkini yang
disampaikan oleh entitas induk (parent holder entity) yang
diperbarui secara berkala, sehingga seluruh transaksi dengan
pihak berelasi dapat diidentifikasi, dicatat, dan diungkapkan
secara tepat sesuai dengan standar yang berlaku.



                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    499
Page 502
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Perubahan Peraturan Perundang-Undangan dan Dampaknya Terhadap Bank

Tabel Perubahan Peraturan Perundang-Undangan Tahun 2025

        Peraturan
                                                                                                          Informasi Penyesuaian               Dampak Terhadap
 No    Perundang-                                   Pokok Pengaturan
                                                                                                              Yang Dilakukan                  Laporan Keuangan
        Undangan

  1    POJK Nomor        Latar Belakang diterbitkannya POJK Nomor 24 Tahun 2025 adalah untuk            a. Bank agar memiliki kebijakan       Tidak berdampak
       24 Tahun          penguatan tata kelola pengelolaan rekening nasabah serta peningkatan              dan prosedur penatausahaan         terhadap Laporan
       2025 Tentang      perlindungan konsumen di sektor perbankan. Saat ini kebijakan pengelolaan         rekening Giro dan Tabungan         Keuangan.
       Pengelolaan       rekening nasabah dilakukan berdasarkan kebijakan internal masing-masing        b. Bank dilarang mengenakan
       Rekening Pada     bank, sehingga berpotensi menimbulkan perbedaan perlakuan antar bank              biaya administrasi rekening
       Bank Umum         yang dapat merugikan nasabah. Peraturan Otoritas Jasa Keuangan ini                yang mengakibatkan
                         disusun untuk memberikan kepastian dan perlindungan bagi nasabah melalui          rekening bersaldo negatif.
                         standarisasi pengelolaan rekening pada industri perbankan serta mencegah       c. Bank agar menyediakan
                         penyalahgunaan rekening nasabah.                                                  sistem dalam rangka
                                                                                                           pengelolaan rekening
                         Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 24 Tahun 2025 mulai berlaku pada           Giro dan Tabungan dan
                         tanggal diundangkan, yaitu tanggal 10 November 2025. Terdapat kewajiban           mengklasifikasikan rekening
                         yang harus dipenuhi oleh BRI terkait dengan ketentuan Pasal 4 dan Pasal 10        Giro dan Tabungan sesuai
                         ayat (1) dan harus dilaksanakan paling lambat 6 (enam) bulan sejak POJK ini       dengan kriteria yaitu rekening
                         diundangkan atau selambat-lambatnya 10 Mei 2026, yaitu sbb:                       aktif, rekening tidak aktif, dan
                         a. Kewajiban Bank untuk memiliki kebijakan dan prosedur penatausahaan             rekening dormant.
                            rekening giro dan tabungan.                                                 d. Bank agar menyampaikan
                         b. Larangan Bank mengenakan biaya administrasi rekening yang                      informasi kepada Nasabah
                            mengakibatkan rekening bersaldo negatif.                                       mengenai status rekening
                         c. Kewajiban Bank menyediakan sistem dalam rangka pengelolaan rekening            Giro dan Tabungan pada saat
                            giro dan tabungan dan mengklasifikasikan rekening Giro dan Tabungan            rekening Giro dan Tabungan
                            sesuai dengan kriteria yaitu rekening aktif, rekening tidak aktif, dan         diklasifikasikan menjadi
                            rekening dormant.                                                              rekening tidak aktif melalui
                         d. Kewajiban Bank menyampaikan informasi kepada Nasabah mengenai                  kanal yang tersedia pada
                            status rekening giro dan tabungan pada saat rekening giro dan tabungan         Bank.
                            diklasifikasikan menjadi rekening tidak aktif melalui kanal yang tersedia
                            pada Bank.




Perubahan Kebijakan Akuntansi

Informasi mengenai perubahan kebijakan akuntansi, alasan dan dampaknya terhadap laporan keuangan disajikan sebagai
berikut.


Tabel Perubahan Kebijakan Akuntansi

                                              Alasan Perubahan                                                                        Dampak Perubahan
           Perubahan Kebijakan                                            Paparan Konsekuensi dan Penyesuaian
 No             Akuntansi
                                                  Kebijakan
                                                                                    Yang Dilakukan
                                                                                                                                      Kebijakan Akuntansi
                                                  Akuntansi                                                                       Terhadap Laporan Keuangan

 1.   Revisi PSAK 117                         Tujuan keseluruhan       Terdapat 3 (tiga) model pengukuran baru dalam PSAK         Sesuai PSAK No. 117, laporan
      • Berlaku efektif pada tanggal 1        dari PSAK Nomor          117, yaitu Model Pengukuran Umum (GMM), Variable           laba rugi dan penghasilan
        Januari 2025.                         117 adalah untuk         Fee Approach (VFA), dan Pendekatan Alokasi Premi           komprehensif lain disajikan secara
      • Revisi ini mencakup pengakuan         menyediakan model        (PAA).                                                     terpisah. Adapun pemisahan
        dan pengukuran, penyajian dan         akuntansi untuk                                                                     tercermin pada pos sebagai
        pengungkapan kontrak asuransi.        kontrak asuransi yang    Perubahan juga terdapat dalam penyajian kontrak            berikut:
      • PSAK Nomor 117 berlaku untuk          lebih bermanfaat         asuransi. Pada laporan posisi keuangan sesuai PSAK         1. Pendapatan jasa asuransi tahun
        semua jenis kontrak asuransi, jiwa,   dan konsisten untuk      Nomor 117 disajikan secara terpisah jumlah tercatat           2025 sebesar Rp7.66662.733
        non-jiwa, asuransi langsung dan       asuradur. PSAK           portofolio berikut:                                           (dalam juta).
        reasuransi, terlepas dari entitas     Nomor 117 ini diadopsi   1. Kontrak asuransi terbitan yang merupakan aset;          2. Beban jasa asuransi tahun
        yang menerbitkannya, serta untuk      dari International       2. Kontrak asuransi terbitan yang merupakan liabilitas;       2025 sebesar Rp6.364.550
        jaminan dan instrumen keuangan        Financial Reporting      3. Kontrak reasuransi milikan yang merupakan aset;            (dalam juta).
        tertentu dengan fitur partisipasi     Standards (IFRS)            dan                                                     3. Beban keuangan dari kontrak
        tidak mengikat, serta beberapa        Nomor 17 dan             4. Kontrak reasuransi milikan yang merupakan                  asuransi yang diterbitkan
        pengecualian ruang lingkup yang       menggantikan PSAK           liabilitas.                                                Rp361.281 (dalam juta).
        berlaku                               Nomor 104.
                                                                       Jumlah yang diakui dalam laporan laba rugi dan             Angka tersebut di atas merupakan
                                                                       penghasilan komprehensif lain disajikan secara             hasil konsolidasi laporan keuangan
                                                                       terpisah ke dalam:                                         BRI dengan perusahaan anak yang
                                                                       1. Hasil jasa asuransi yang terdiri dari pendapatan        bergerak di bidang asuransi (BRI
                                                                          asuransi dan beban jasa asuransi; dan                   Insurance dan BRI Life).
                                                                       2. Penghasilan atau beban keuangan asuransi.

 2.   Amandemen PSAK 221                      Amandemen PSAK           Amandemen ini mensyaratkan entitas menerapkan              Melakukan pembaharuan atas
      • Berlaku efektif pada tanggal 1        Nomor 221 merujuk        pendekatan yang konsisten dalam menilai apakah             kebijakan akuntansi internal Bank
        Januari 2025.                         pada Amandemen IAS       suatu mata uang dapat dipertukarkan ke mata uang           BRI sesuai dengan persyaratan
      • PSAK Nomor 221 menjelaskan            21 tentang Lack of       lain, dan, jika tidak, menentukan kurs yang digunakan      yang tertuang dalam PSAK 221.
        bagaimana memasukkan transaksi        Exchangeability.         serta pengungkapan yang diberikan.
        dalam valuta asing dan kegiatan                                                                                           Penerapan PSAK 221 tidak
        usaha luar negeri ke dalam laporan                                                                                        berdampak kuantitatif terhadap
        keuangan entitas dan bagaimana                                                                                            laporan keuangan BRI.
        menjabarkan laporan keuangan ke
        dalam mata uang penyajian.




500      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 503
                                                                                                 Laporan Tahunan
                                                                                                            2025




Tingkat Kesehatan Bank

Tingkat Kesehatan Bank dinilai berdasarkan Peraturan                    Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum menggunakan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 4/POJK.03/2016 tentang                     pendekatan risiko (Risk – Based Bank Rating) dilakukan
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum dengan                            dengan cakupan penilaian terhadap 4 (empat) faktor berikut:
menggunakan pendekatan risiko (Risk – Based Bank Rating).               1. Profil Risiko
Penilaian Tingkat Kesehatan Bank dilakukan terhadap risiko              2. Good Corporate Governance (GCG)
dan kinerja Bank yang dapat dilihat dari peringkat akhir hasil          3. Rentabilitas (Earnings)
penilaian.                                                              4. Permodalan (Capital)


Tabel Tingkat Kesehatan BRI Secara Individu (Self Assessment)

                                                                               Penilaian Per                      Penilaian Per
                                                                             Semester II 2025                   Semester II 2024
                          Faktor Penilaian

                                                                                  Peringkat                          Peringkat

 Profil Risiko                                                                         2                                  2

 Good Corporate Governance (GCG)                                                       2                                  2

 Rentabilitas                                                                          3                                  3

 Permodalan                                                                            2                                  1

 Peringkat Tingkat Kesehatan Bank Berbasis Risiko                                      2                                  2



Peringkat Tingkat Kesehatan Bank BRI dengan metode                      pemeringkat. Peringkat rating yang disampaikan dalam
penilaian berbasis risiko (RBBR) berada pada Peringkat                  rangka penilaian tingkat kesehatan adalah pemeringkatan
Komposit 2 (PK 2) – SEHAT dengan rincian untuk masing-                  yang dilakukan oleh PT Pemeringkat Efek Indonesia
masing faktor penilaian yaitu Profil Risiko BRI berada                  (PEFINDO) yang ditandatangani pada tanggal 21 Februari
pada Peringkat 2 (Low to Moderate), GCG berada pada                     2025 dengan hasil sebagai berikut:
Peringkat 2 (Baik), Rentabilitas berada pada Peringkat 3                a. Peringkat Berdiri Sendiri (Stand Alone Rating): idAA+(sa)
(Cukup Memadai) dan Permodalan berada pada Peringkat 2                  b. Peringkat Akhir (Final Rating): idAAA/Stable
(Memadai).
                                                                        Dengan demikian, Tingkat Kesehatan untuk BRI pada Tahun
Selain penilaian tingkat kesehatan di atas, BRI juga melakukan          Buku 2024 adalah Sangat Sehat (AAA) sebagaimana diatur
penilaian tingkat kesehatan yang dilakukan oleh lembaga                 dalam Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-2/MBU/03/2023.



Berikut informasi definisi hasil pemeringkatan oleh PEFINDO.


Tabel Definisi Hasil Pemeringkatan

   Hasil Pemeringkatan                                                           Definisi

                                  Obligor dengan peringkat idAA memiliki sedikit perbedaan dengan peringkat tertinggi yang diberikan,
                                  dan memiliki kemampuan yang sangat kuat untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya
                                  dibandingkan terhadap obligor Indonesia lainnya.
                  AA
                 id
                                  Tanda tambah (+) menunjukkan bahwa peringkat yang diberikan relatif kuat dan di atas rata-rata kategori
                                  yang bersangkutan.

                                  Tanda (sa) menunjukkan bahwa peringkat adalah peringkat berdiri sendiri (standalone rating).

                                  Obligor berperingkat AAA merupakan peringkat tertinggi yang diberikan oleh PEFINDO. Kemampuan obligor
           id
             AAA/Stable           untuk memenuhi komitmen keuangan jangka panjangnya, relatif terhadap obligor Indonesia lainnya, adalah
                                  superior.




                                                                                        PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    501
Page 504
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                                                  Assessment Manajemen atas Hal-Hal
Informasi Kelangsungan Usaha                                      yang Berpengaruh Signifikan Terhadap
                                                                  Kelangsungan Usaha dan Asumsi yang
Rincian Masalah yang Timbul Selama                                Digunakan Manajemen dalam Melakukan
Tahun Buku yang Mempengaruhi                                      Assessment
Kegiatan Usaha
                                                                  Dalam rangka penerapan BCM yang proaktif, maka telah
Pada tahun 2025, tidak terdapat rincian masalah signifikan        dilakukan pengkinian Kebijakan BCM yang terdiri dari:
yang timbul selama tahun buku yang mempengaruhi                   1. Penilaian Risiko Ancaman Bencana (PRAB), Business
kegiatan usaha BRI.                                                   Impact Analysis (BIA), Business Continuity Plan (BCP),
                                                                      Emergency Response Plan (ERP), Crisis Management
Hal-Hal yang Berpotensi Berpengaruh                                   Plan (CMP), Disaster Recovery Plan (DRP), dan Sosialisasi
Signifikan Terhadap Kelangsungan Usaha                                dan Uji Coba. Untuk memastikan penerapan BCM dan
                                                                      Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), telah dilakukan
Ancaman kelangsungan usaha BRI bisa bersumber dari                    uji coba BCP di Group Kritikal BRI, serta sosialisasi dan uji
potensi gangguan/bencana baik yang disebabkan antara lain             coba tanggap darurat bencana (Emergency Response)
oleh alam (natural disaster), Man Made Disaster, Bencana              di kantor pusat serta seluruh regional office dan unit
Sosial. Untuk mengantisipasi dampak dari potensi gangguan             kerja supervisinya. Unit kerja BRI juga telah melakukan
tersebut, Direksi BRI mengembangkan dan menerapkan suatu              Penilaian Risiko Ancaman dan Bencana (PRAB)/
Kebijakan Business Continuity Management (BCM) yang                   Risk and Threat Assessment yang bertujuan untuk
sudah diatur dalam Surat Edaran Direksi BRI Nomor SE.12 -DIR/         mengidentifikasi ancaman/bencana tertinggi di unit
MPE/09/2025 tgl 29 September 2025 tentang Manajemen                   kerja serta sumber daya yang dibutuhkan dalam rangka
Kelangsungan Usaha (MKU). Tujuan kebijakan BCM antara lain            persiapan menghadapi ancaman/bencana tersebut.
untuk melindungi keamanan dan keselamatan jiwa pekerja BRI,       2. Pengkinian terhadap kebijakan Rencana Pendanaan
keluarga, nasabah serta stakeholders sesuai dengan Rencana           Darurat (Contingency Funding Plan/CFP) dan Rencana Aksi
Penanggulangan Bencana (RPB) yang sudah dimiliki. Selain             (Recovery Plan) BRI yang meliputi aspek pengkinian early
itu BCM bertujuan untuk mempertahankan kelangsungan                  warning indicator dan trigger level, strategi pendanaan
aktivitas bisnis/ operasional terpenting, menjaga aset BRI,          darurat dan opsi pemulihan serta strategi komunikasi
serta memiliki respon yang memadai dalam setiap kondisi              penanganan krisis. Secara berkala dilakukan monitoring
baik itu dalam kondisi normal, kondisi krisis, fase pemulihan        terhadap early warning indicator dan trigger level. Selain
bencana hingga kondisi kembali normal (new normal). Saat             itu, untuk memastikan kesiapan organisasi BRI dalam
ini, tantangan dari BCM selain dari ke 4 (empat) faktor di atas      pelaksanaan prosedur CFP, dilakukan simulasi Uji Coba
adalah terkait digitalisasi perbankan dan sistem keuangan            contingency funding plan untuk memastikan kelayakan CFP.
yang dapat menimbulkan banyak disrupsi gangguan, salah
satunya adalah serangan siber.
                                                                  Pengungkapan Kerangka Governansi,
Selain ancaman dari potensi gangguan/bencana, terdapat            Pengelolaan dan Pengendalian Aspek
pula ancaman kelangsungan usaha BRI yang bersumber dari           Perpajakan
disrupsi pasar keuangan. Untuk mengantisipasi dampak atas
gangguan tersebut BRI mengembangkan dan menetapkan                BRI sebagai Bank yang telah Go Public dan sahamnya
Rencana Pendanaan Darurat (Contingency Funding Plan/              sebagian besar dimiliki oleh Pemerintah Indonesia
CFP) dan Rencana Aksi Pemulihan (Recovery Plan) yang              berkomitmen untuk melaksanakan kewajiban di bidang
mengacu pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 4             perpajakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Tahun 2023 tanggal 12 Januari 2023 tentang Pengembangan           Dalam rangka pengelolaan perpajakan yang lebih baik,
dan Penguatan Sektor Keuangan. Kebijakan CFP memuat               BRI menerapkan prinsip perpajakan untuk mewujudkan
pendekatan dan strategi dalam menghadapi kondisi                  pengelolaan perpajakan secara efektif dan efisien, serta
krisis yang berdampak pada likuiditas guna memastikan             selalu selaras dengan ketentuan perundang-undangan
kemampuan BRI memperoleh sumber pendanaan yang                    perpajakan yang berlaku.
dibutuhkan secara tepat waktu dan dengan biaya yang
wajar. Untuk kondisi yang lebih severe BRI akan menerapkan        Pada tanggal 31 Maret 2020, Pemerintah menerbitkan
Recovery Plan agar bank mampu kembali menjalankan bisnis          Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu)
dalam kondisi yang layak dan berkelanjutan.                       Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2020 yang telah
                                                                  menjadi Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020, serta
                                                                  menetapkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 30 Tahun




502      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 505
                                                                                              Laporan Tahunan
                                                                                                         2025




2020 tentang Penurunan Tarif Pajak Penghasilan bagi Wajib            3. BRI melakukan identifikasi, mengelola, dan memonitor
Pajak Badan Dalam Negeri yang Berbentuk Perseroan                       atas kewajiban perpajakan sesuai dengan peraturan
Terbuka dan berlaku sejak tanggal diundangkan, yaitu                    yang berlaku melalui monitoring dan rekonsiliasi
pada 19 Juni 2020. Selanjutnya, Pada tanggal 29 Oktober                 berkesinambungan.
2021 Pemerintah menerbitkan Undang-Undang Republik                   4. BRI mengungkapkan informasi pajak secara transparan
Indonesia Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi                        mengikuti pedoman pelaporan untuk pemegang saham
Peraturan Perpajakan (UU HPP). Adapun aturan tersebut                   dan masyarakat publik.
telah menetapkan antara lain penurunan tarif pajak
penghasilan wajib pajak badan dalam negeri dan bentuk                Pengelolaan perpajakan diintegrasikan dengan tata
usaha tetap dari semula 25% menjadi 22% untuk tahun pajak            kelola perusahaan dan manajemen risiko, serta didukung
2020, 2021, 2022, dan tahun selanjutnya, serta pengurangan           oleh digitalisasi sistem pelaporan pajak, sehingga dapat
lebih lanjut tarif pajak sebesar 3% untuk wajib pajak dalam          meningkatkan transparansi, efisiensi administrasi, dan
negeri yang memenuhi persyaratan tertentu.                           meminimalkan potensi risiko sengketa perpajakan. Strategi
                                                                     perpajakan selaras dengan strategi bisnis pembangunan
Berdasarkan surat keterangan Nomor DE/1/2026-0209                    berkelanjutan melalui kepatuhan dan transparansi dalam
Tanggal 6 Januari 2026 dan laporan bulanan kepemilikan               pembayaran pajak untuk mendukung penerimaan negara dan
saham dari Biro Administrasi Efek, Datindo Entrycom                  mendukung pencapaian SDGs (Sustainable Development
atas kepemilikan saham BRI selama tahun 2025, semua                  Goals) khususnya SDG 8 – Decent Work and Economic
persyaratan tertentu di atas untuk memperoleh fasilitas              Growth dan SDG 16 – Peace, Justice and Strong Institutions.
penurunan tarif pajak tersebut atas laporan keuangan BRI
untuk tahun yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2025              Kepatuhan terhadap perpajakan telah dimuat dalam Kode
telah terpenuhi untuk mendapatkan insentif penurunan tarif           Etik (Code of Conduct) BRI dan disosialisasikan ke seluruh
pajak sebesar 3% berdasarkan ketentuan Pasal 5 ayat (2) UU           bagian yang terkait. Code of Conduct telah dipublikasikan
Nomor 2 Tahun 2020, sehingga untuk tahun 2025 Bank BRI               pada website BRI. Sedangkan pengungkapan terkait pajak
menggunakan tarif pajak 19% dalam perhitungan PPh Badan.             telah disampaikan pada Laporan Keuangan dan diaudit oleh
                                                                     Kantor Akuntan Publik.
Bank BRI melakukan pendekatan pajak yang didasari oleh
kepatuhan pada seluruh peraturan perpajakan yang berlaku.            Pemangku kepentingan yang terpenting dalam hal
Bank BRI telah membangun kebijakan dan strategi pajak yang           perpajakan adalah pemerintah melalui otoritas perpajakan
disetujui dan ditinjau setiap tahun oleh Direktur Keuangan           yaitu Direktorat Jenderal Pajak (DJP). Untuk itu, BRI
dalam pemenuhan kewajiban dan pelaporan SPT Tahunan                  senantiasa membina hubungan baik namun tidak terlibat
PPh Badan. Dalam pengelolaan pelaksanaan perpajakan,                 dalam advokasi atau upaya untuk mempengaruhi otoritas
Bank BRI telah menetapkan proses yang komprehensif dan               perpajakan. BRI sepenuhnya mematuhi seluruh peraturan
terstruktur, seperti:                                                perundangan-undangan dan kebijakan perpajakan yang
1. Badan tata kelola (eksekutif) yang bertanggung jawab              dikeluarkan oleh Pemerintah. BRI hanya beroperasi di
    untuk merumuskan, menelaah dan menerapkan strategi               Indonesia dengan beberapa cabang di luar negeri, sehingga
    pajak adalah Direktur Keuangan.                                  laporan perpajakan hanya dilakukan untuk Indonesia.
2. BRI telah memiliki pedoman perpajakan internal dalam
    pemenuhan kewajiban perpajakan dalam Surat Edaran                Profil BRI telah disajikan pada Bab Profil Perusahaan,
    Ketentuan Perpajakan BRI dan Standar Operasional                 sedangkan informasi keuangan disajikan pada Bab Analisis
    Prosedur Perpajakan BRI yang dipergunakan dan menjadi            dan Pembahasan Manajemen dalam Laporan Tahunan ini.
    standar bagi seluruh Unit Kerja BRI.                             Adapun pajak yang dibayarkan telah sesuai dengan kinerja
                                                                     dan perolehan laba perseroan

Tabel Kontribusi Kepada Negara
                                                                                                                    (dalam jutaan Rupiah)


                                           Jenis Pajak                                          Tahun 2025           Tahun 2024

 A     PAJAK

       Pajak Penghasilan (PPh)                                                                    25.762.792           29.614.698

       Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM)                 2.213.989            2.102.680

       Bea Masuk/Keluar, Bea dan Cukai, Bea Materai                                                   38.843               36.982

       Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), termasuk PBB P2 (Perkotaan dan Pedesaan)            143.916              126.702

       Total Kontribusi Pajak (Total A)                                                           28.159.540           31.881.062




                                                                                     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.     503
Page 506
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




                                             Jenis Pajak                             Tahun 2025         Tahun 2024

 B     PENERIMAAN NEGARA BUKAN PAJAK (PNBP)

       Dividen                                                                         27.681.809         25.714.902

       PNBP Lainnya                                                                       179.220             76.561

       Total Kontribusi PNBP (Total B)                                                 27.861.029         25.791.463

       Total Kontribusi kepada Negara (Total A dan B)                                 56.020.569          57.672.525




Respons Terhadap Perubahan Arah
Kebijakan Moneter

Pada tahun 2025, bauran kebijakan BI mengarah pada            Dalam konteks intermediasi perbankan, permintaan
pelonggaran moneter yang terukur untuk menopang               kredit masih menghadapi tantangan. Pada paruh pertama
pertumbuhan ekonomi, dengan tetap menjaga stabilitas nilai    tahun 2025, pertumbuhan kredit perbankan mengalami
tukar dan inflasi di tengah ketidakpastian global. Sejalan    perlambatan yang persisten ke 7,03% yoy pada Juli 2025
dengan inflasi yang terkendali, BI telah menurunkan BI-Rate   dari 10,46% yoy pada Desember 2024. Melambatnya
secara bertahap sebesar 125 bps dari 6,00% menjadi 4,75%.     pertumbuhan kredit perbankan dipengaruhi oleh permintaan
Kebijakan tersebut mencerminkan pergeseran stance             kredit yang belum sepenuhnya kuat, seiring dengan sikap
moneter yang lebih akomodatif guna mendukung pemulihan        wait and see pelaku usaha dan tingkat suku bunga kredit
ekonomi dan memperkuat intermediasi perbankan, sembari        yang masih cukup tinggi. Namun demikian, pertumbuhan
tetap menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan     kredit mulai kembali meningkat secara bertahap ke 9,69%
nasional.                                                     yoy pada Desember 2025. Sementara itu, pertumbuhan
                                                              DPK perbankan meningkat signifikan ke 13,83% yoy
Pelonggaran moneter tersebut diiringi dengan pengelolaan      pada Desember 2025 dari 4,48% yoy pada akhir 2024,
likuiditas yang lebih ekspansif serta penguatan bauran        menunjukkan bahwa kondisi likuiditas perbankan cenderung
kebijakan    makroprudensial      yang    pro-growth.   BI    membaik di tengah kebijakan akomodatif BI.
meningkatkan ketersediaan likuiditas di sistem keuangan
melalui optimalisasi berbagai instrumen moneter, termasuk     Ke depan, penguatan transmisi kebijakan moneter yang
pengelolaan instrumen surat berharga dan operasi              didukung oleh stabilitas makroekonomi dan kecukupan
pasar untuk menjaga kecukupan likuiditas Rupiah. Disisi       likuiditas diharapkan dapat semakin mendorong pertumbuhan
makroprudensial, BI memperkuat Kebijakan Insentif             kredit dan memperkuat peran perbankan dalam mendukung
Likuiditas Makroprudensial (KLM) yang bersifat longgar dan    pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. BI memperkirakan
berbasis kinerja, dengan tujuan mendorong penurunan suku      pertumbuhan kredit perbankan dapat meningkat ke kisaran
bunga perbankan, meningkatkan penyaluran kredit, serta        8-12% pada tahun 2026, seiring dengan penguatan transmisi
mengarahkan pembiayaan ke sektor-sektor prioritas yang        pelonggaran kebijakan moneter serta koordinasi dengan
memiliki daya ungkit tinggi terhadap pertumbuhan.             pemerintah dan Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).


Dengan baruan kebijakan yang lebih akomodatif tersebut,       Sebagai respon atas penetapan suku bunga acuan dan
transmisi kebijakan moneter ke sektor keuangan mulai          kebijakan moneter BI dan The FED, BRI secara selektif
menunjukkan perbaikan, terutama pada paruh kedua tahun        melakukan penyesuaian suku bunga dana maupun suku
2025, meskipun kecepatan transmisinya belum merata            bunga kredit (khususnya Kredit Jangka Pendek). Suku Bunga
secara menyeluruh. Penurunan suku bunga pasar uang            Dasar Kredit (SBDK) BRI per Desember 2025 mengalami
dan suku bunga dana perbankan berlangsung relatif lebih       penyesuaian sesuai dengan implementasi Peraturan OJK
cepat, mencerminkan respons awal perbankan terhadap           Nomor 13 Tahun 2024 tanggal 12 Agustus 2024 tentang
pelonggaran kebijakan. Namun demikian, penyesuaian suku       Transparansi dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit Bagi
bunga kredit masih berlangsung secara bertahap, sejalan       Bank Umum Konvensional.
dengan pertimbangan manajemen risiko perbankan dan
kehati-hatian dalam merespons dinamika permintaan kredit.




504      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 507
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




                                                                kredit kepada Direksi dan Dewan Komisaris berlaku sama
Larangan, Batasan dan/atau                                      seperti pemberian kredit kepada calon debitur BRI pada
Hambatan Signifikan Untuk                                       umumnya dan diberikan sesuai bunga pasar (market rate)
Melakukan Penyediaan Dana Antara                                dan wajar (arm’s length basis) dengan tetap memperhatikan
Bank dan Entitas Lain Dalam Suatu                               prinsip kehati-hatian.
Kelompok Usaha
                                                                Mekanisme Penyediaan Dana Kepada
Dalam menjalankan kegiatan usahanya, BRI telah menetapkan       Pihak Terkait
kebijakan yang mencakup batasan dalam pemberian
dana kepada pihak terkait sesuai Peraturan Otoritas Jasa        1. Penyediaan dana kepada Pihak Terkait Bank diajukan
Keuangan Republik Indonesia Nomor 32 /POJK.03/2018                 secara mandiri atau kolektif melalui Sekretaris Komite
tentang Batas Maksimum Pemberian Kredit (BMPK) Dan                 Kredit dan wajib mendapat persetujuan Dewan Komisaris.
Penyediaan Dana Besar Bagi Bank Umum dan POJK Nomor             2. Sekretaris    Komite   Kredit    menyampaikan     hasil
38 /POJK.03/2019 Tentang Perubahan Atas POJK Nomor                 permohonan persetujuan untuk ditindaklanjuti sesuai
32/POJK.03/2018 Tentang BMPK dan Penyediaan Dana                   putusan persetujuan.
Besar Bagi Bank Umum.                                           3. Pemberian Penyediaan Dana (khusus kredit) kepada
                                                                   Direksi dan Dewan Komisaris harus dilakukan secara adil
Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait                               dan wajar (equal treatment).
dan Dana Besar
                                                                Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait
Dalam menjalankan fungsi intermediasi, Bank mengelola
penyediaan dana yang salah satunya disalurkan dalam bentuk      Ketentuan tentang pengaturan limit BMPK adalah Portofolio
kredit. Penyediaan dana dimaksud wajib dilakukan mitigasi       Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait dengan Bank secara
risiko dan diversifikasi portofolio melalui pembatasan, baik    keseluruhan ditetapkan paling tinggi 10% (sepuluh persen)
kepada Pihak Terkait maupun selain Pihak Terkait sebesar        dari Modal Bank. Ketentuan pihak lainnya yang diatur adalah:
persentase tertentu dari Modal Bank atau Modal Inti (Tier 1)    1. Bank dilarang memberikan Penyediaan Dana kepada
Bank, yang dikenal dengan BMPK dan Penyediaan Dana                  Pihak Terkait yang bertentangan dengan prosedur umum
Besar. Berkenaan dengan itu, dalam rangka meningkatkan              Penyediaan Dana.
pertumbuhan ekonomi Indonesia dan daya saing nasional,          2. Bank dilarang memberikan Penyediaan Dana kepada
Regulator     mengatur     pemberian     kelonggaran     atau       Pihak Terkait tanpa persetujuan Dewan Komisaris Bank.
pengecualian dalam penerapan Batas Maksimum Pemberian           3. Bank dilarang membeli aset berkualitas rendah (aset
Kredit (BMPK) dan penyediaan dana besar dengan tetap                yang memiliki kualitas kurang lancar,diragukan atau
memperhatikan prinsip kehati-hatian dalam pemberian                 macet dan/atau telah dilakukan restrukturisasi) dari
kredit. BRI telah memiliki kebijakan terkait Penyediaan Dana        Pihak Terkait.
kepada Pihak Terkait atau Penyediaan Dana Besar (large          4. Dalam hal kualitas Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait
exposure) dan atau Penyediaan Dana kepada pihak lain yang           menurun menjadi kurang lancar, diragukan atau macet,
memiliki kepentingan terhadap Bank yang diatur dalam Surat          Bank wajib mengambil langkah-langkah penyelesaian
Edaran Direksi BRI Nomor: SE.27-DIR/KRD/10/2024 tanggal             untuk memperbaiki dengan cara:
29 Oktober 2024.                                                    a. Pelunasan kredit paling lambat 60 (enam puluh) hari
                                                                        sejak penurunan kualitas penyediaan dana; dan/atau
Kebijakan Pemberian Kredit Kepada                                   b. Melakukan restrukturisasi kredit sejak penurunan
Direksi dan Dewan Komisaris                                             kualitas Penyediaan Dana.
                                                                5. Dalam hal Bank memberikan Penyediaan Dana dalam
Pemberian kredit kepada Direksi dan Komisaris termasuk              bentuk Penyertaan Modal yang mengakibatkan pihak
ke dalam penyediaan kepada Pihak Terkait, dan hal ini               tempat Bank melakukan Penyertaan Modal menjadi
wajib mendapat persetujuan kepada Dewan Komisaris.                  Pihak Terkait, Bank wajib memastikan:
Penyediaan dana kepada Pihak Terkait telah diatur oleh              a. Rencana Penyediaan Dana ditetapkan paling tinggi
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ketentuan Perseroan                    10% (sepuluh persen) dari Modal Bank;
yaitu Kebijakan Batas Minimum Pemberian Kredit dan
Penyediaan Dana Besar. Ketentuan dan prosedur pemberian




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   505
Page 508
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




   b. Penyediaan Dana yang akan dan telah diberikan           13. Peminjam yang memiliki hubungan keuangan melalui
      kepada pihak tempat Bank melakukan Penyertaan               penjaminan yang diberikan oleh pihak sebagaimana
      Modal setelah ditambah dengan seluruh portofolio            dimaksud dalam poin 1-11.
      Penyediaan Dana kepada Pihak Terkait ditetapkan         14. Bank lain yang memiliki hubungan keuangan melalui
      paling tinggi 10% (sepuluh persen) dari Modal Bank;         pemberian jaminan kepada pihak sebagaimana dimaksud
   c. Memenuhi ketentuan sebagaimana dimaksud dalam               dalam poin 1-11 dalam hal terdapat penjaminan kembali
      poin 1, 2, dan 3.                                           (counter guarantee) dari Bank dan/atau pihak sebagaimana
                                                                  dimaksud dalam poin 1-11 kepada bank lain tersebut.
Pihak terkait meliputi:                                       15. Perusahaan lain yang didalamnya terdapat kepentingan
1. Perorangan atau perusahaan yang merupakan                      berupa kepemilikan saham sebesar 10% (sepuluh
    pengendali Bank.                                              persen) atau lebih secara sendiri atau bersama-sama,
2. Badan hukum dalam hal Bank bertindak sebagai                   dari pihak sebagaimana dimaksud dalam poin 5.
    pengendali.
3. Perusahaan dalam hal perorangan atau perusahaan            Penyediaan Dana Kepada Pihak Selain
    sebagaimana pada poin 1 bertindak sebagai pengendali.     Pihak Terkait
4. Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan Pejabat
    Eksekutif Bank.                                           1.   Penyediaan Dana kepada:
5. Pihak yang mempunyai hubungan keluarga secara                   a. 1 (satu) Peminjam selain Pihak Terkait; atau
    horizontal atau vertical:                                      b. 1 (satu) kelompok Peminjam selain Pihak Terkait
    i. Dari perorangan yang merupakan pengendali Bank         2.   Penyediaan Dana kepada 1 (satu) peminjam selain Pihak
        sebagaimana dimaksud dalam poin 1; dan                     Terkait atau 1 (satu) kelompok Peminjam selain Pihak
    ii. Dari anggota Direksi dan/atau anggota Dewan                Terkait ditetapkan paling tinggi 25% (dua puluh lima
        Komisaris pada Bank sebagaimana dimaksud dalam             persen) dari Modal Inti (Tier 1) Bank.
        poin 4;                                               3.   Bank wajib menetapkan penggolongan Peminjam
6. Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris pada           dalam suatu kelompok peminjam dalam hal Peminjam
    perusahaan sebagaimana dimaksud dalam poin 1, 2 dan/           mempunyai hubungan pengendalian dengan Peminjam
    atau 3.                                                        lain melalui hubungan kepemilikan, kepengurusan, dan/
7. Perusahaan yang anggota Direksi dan/atau anggota Dewan          atau keuangan.
    Komisaris merupakan anggota Dewan Komisaris pada Bank.    4.   Penggolongan kelompok Peminjam dengan kriteria:
8. Perusahaan yang 50% (lima puluh persen) atau lebih              a. Peminjam merupakan pengendali Peminjam lain;
    anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris               b. 1 (satu) pihak yang sama merupakan pengendali dari
    merupakan Direksi dan/atau Komisaris pada perusahaan               beberapa Peminjam;
    sebagaimana dimaksud pada poin 1, 2 dan 3. Jumlah              c. 50% (lima puluh persen) anggota Direksi dan/
    50% (lima puluh persen) atau lebih dihitung dari jumlah            atau anggota Dewan Komisaris Peminjam menjadi
    kumulatif Direksi dan/atau Dewan Komisaris.                        anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris
9. Perusahaan yang:                                                    pada Peminjam lain;
    a. Anggota Direksi, anggota Dewan Komisaris, dan/              d. Peminjam memiliki hubungan keuangan dengan
        atau Pejabat Eksekutif Bank bertindak sebagai                  Peminjam lain; dan/atau
        pengendali; dan                                            e. Peminjam memiliki hubungan keuangan berupa
    b. Anggota Direksi dan/atau anggota Dewan Komisaris                penerbitan jaminan untuk mengambil alih dan/atau
        dari pihak sebagaimana dimaksud dalam poin 1, 2                melunasi sebagian atau seluruh kewajiban Peminjam
        dan/ atau 3 bertindak sebagai pengendali.                      lain dalam hal Peminjam lain gagal memenuhi
10. Kontrak Investasi Kolektif dimana Bank dan/atau pihak              kewajiban kepada Bank.
    sebagaimana dimaksud dalam poin 1-9 memiliki 10%          5.   Penggolongan Kelompok Peminjam tidak berlaku untuk:
    (sepuluh persen) atau lebih saham pada manajer                 a. Fasilitas Penyediaan Dana yang diberikan oleh Bank
    investasi kontrak investasi kolektif tersebut.                     kepada debitur dalam kegiatan usaha Bank pada
11. Perusahaan yang memiliki hubungan keuangan dengan                  umumnya; dan
    Bank dan/atau pihak sebagaimana dimaksud dalam poin            b. Pemberian jaminan oleh perusahaan asuransi,
    1- 9 di atas.                                                      perusahaan penjaminan, Pemerintah Republik
12. Peminjam berupa perorangan atau perusahaan bukan                   Indonesia, dan/atau pemerintah negara lain.
    bank yang memiliki hubungan keuangan melalui                   c. Pemberian Kredit kepada debitur melalui perusahaan
    pemberian jaminan kepada pihak sebagaimana dimaksud                dengan metode penerusan.
    dalam poin 1-11.




506      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 509
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




   d. Pemberian Kredit dengan pola kemitraan inti-plasma       dengan mengacu pada ketentuan Otoritas Jasa Keuangan
      dengan skema perusahaan inti menjamin Kredit             (OJK) yang mengatur mengenai pedoman perhitungan
      kepada plasma.                                           aset tertimbang menurut risiko untuk risiko kredit dengan
   e. Pemerintah provinsi dan Pemerintah Kabupaten/Kota        menggunakan pendekatan standar.
      serta antara masing-masing pemerintah Kabupaten/
      Kota.                                                    Pengecualian Dari Perhitungan BMPK

Penyediaan Dana                                                Penempatan pada setiap Prime Bank dikecualikan dari
                                                               perhitungan BMPK dengan ketentuan:
Penyediaan Dana yang diperhitungkan dalam perhitungan          1. Bagian Penyediaan Dana kepada Peminjam yang
BMPK dan Penyediaan Dana Besar merupakan seluruh                  memperoleh jaminan dari Prime Bank.
Penyediaan Dana dalam posisi banking book dan trading book.    2. Penyediaan Dana kepada Pemerintah Pusat.
1. Jenis- Jenis Penyediaan Dana yaitu:                         3. Penempatan pada Bank Indonesia.
   a. Penempatan;                                              4. Pembelian Surat Berharga yang diterbitkan oleh
   b. Transaksi derivatif;                                        Pemerintah Republik Indonesia dan/atau Bank Indonesia.
   c. Surat berharga;                                          5. Bagian Penyediaan Dana yang memperoleh jaminan dari
   d. Surat berharga yang dijual dengan janji dibeli kembali      Pemerintah Pusat dengan syarat tertentu.
       (repo);                                                 6. Penyediaan    Dana     berorientasi  ekspor    kepada
   e. Tagihan atas surat berharga yang dibeli dengan janji        lembaga keuangan dan Bagian Penyediaan Dana yang
       dijual kembali (reverse repo);                             memperoleh jaminan dari lembaga keuangan yang
   f. Tagihan akseptasi;                                          memenuhi persyaratan tertentu.
   g. Kredit;                                                  7. Bagian Penyediaan Dana yang dijamin oleh agunan
   h. Penyertaan modal;                                           tertentu dan memenuhi persyaratan tertentu.
   i. Penyertaan modal sementara;                              8. Penyediaan Dana yang telah menjadi faktor pengurang
   j. Transaksi rekening administratif; dan                       Modal.
   k. Bentuk penyediaan dana lain yang dapat dipersamakan
       dengan huruf a sampai dengan huruf j.                   Pelampauan BMPK
2. Penyediaan Dana Bank kepada BUMN untuk tujuan
   pembangunan ditetapkan paling tinggi 30% (tiga puluh        Kondisi Pelampauan
   persen) dari Modal Bank.
3. Penyediaan Dana kepada BUMN untuk tujuan                    Penyediaan Dana oleh BRI dikategorikan sebagai Pelampauan
   pembangunan antara lain Penyediaan Dana untuk:              BMPK yang disebabkan oleh:
   a. Pengadaan pangan;                                        1. Penurunan Modal atau Modal Inti (Tier 1)
   b. Pengadaan rumah sangat sederhana;                        2. Perubahan nilai tukar
   c. Pengadaan, penyediaan dan/atau pengelolaan               3. Perubahan nilai wajar
       minyak dan gas bumi serta sumber alam pengganti         4. Penggabungan usaha, perubahan struktur kepemilikan,
       energi lain yang setara;                                    dan/atau perubahan struktur kepengurusan yang
   d. Pengadaan, penyediaan dan/atau pengelolaan air;              menyebabkan perubahan Pihak Terkait dan/atau
   e. Pengadaan, penyediaan dan/atau pengelolaan listrik;          kelompok Peminjam;
   f. Pengadaan dan/atau pengelolaan komoditas yang            5. Perubahan ketentuan (mengenai perubahan pihak yang
       berorientasi ekspor;                                        dikategorikan sebagai Pihak Terkait atau kelompok
   g. Pengadaan instruktur penunjang transportasi darat,           Peminjam).
       laut dan udara berupa pembangunan jalan, jembatan,      Penentuan Peminjam dalam perhitungan Pelampauan BMPK
       rel kereta api, pelabuhan laut dan bandar udara; dan/   dilakukan sesuai ketentuan perhitungan Penyediaan Dana.
       atau                                                    Pelampauan BMPK dihitung berdasarkan nilai yang tercatat
   h. Pembangunan          Kawasan     Strategis  Pariwisata   pada tanggal laporan.
       Nasional (KPSN) yang ditetapkan dan diprioritaskan
       pemerintah pusat.                                       Penyelesaian Pelanggaran dan Pelampauan
                                                               BMPK
Teknik Mitigasi Risiko Kredit (MRK)
                                                               Selama tahun 2025, BRI tidak pernah melakukan
BRI wajib menerapkan teknik MRK yang memenuhi                  pelanggaran maupun pelampauan BMPK. Dalam hal Bank
persyaratan tertentu dalam perhitungan BMPK dalam hal          melakukan pelanggaran dan/atau pelampauan BMPK, BRI
BRI mengakui keberadaan agunan, garansi, penjaminan,           wajib menyusun rencana tindak lanjut untuk penyelesaian
atau asuransi kredit sebagai teknik MRK dalam menghitung       pelanggaran dan/atau pelampauan BMPK beserta target
aset tertimbang menurut risiko kredit pendekatan standar       waktu penyelesaian.




                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   507
Page 510
Analisis dan Pembahasan Manajemen
atas Kinerja Bank




Tabel Pelanggaran dan Pelampauan BMPK

                                                        Pihak Tidak          Pihak Tidak Terkait
          BMPK                   Pihak Terkait
                                                          Terkait           (Kelompok Peminjam)
                                                                                                             BUMN


 Pelanggaran BMPK                      -                      -                        -                        -

 Pelampauan BMPK                       -                      -                        -                        -



Pelaporan

Pelaporan Eksternal

BRI menyampaikan laporan Penyediaan Dana, Penyediaan Dana Besar, Pengecualian Penyediaan Dana Besar, Pelanggaran
BMPK atau Pelampauan BMPK, secara individu dan secara konsolidasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) secara berkala.


Pelaporan Internal

Secara internal, BRI menyusun pelaporan BMPK yang melibatkan unit kerja terkait dengan mekanisme sebagai berikut:
1. Sebagai dasar penentuan BMPK dan Penyediaan Dana Besar (Large Exposure), Group FMA menyediakan data Modal BRI
   posisi terakhir kepada Group yang membidangi portofolio kredit.
2. Group Bisnis Kantor Pusat, Kanca, UKLN, Group/Desk yang membidangi Entitas Anak, dan unit kerja terkait melaporkan data
   yang diperlukan untuk pelaporan sesuai fungsinya masing-masing kepada Group yang membidangi portofolio kredit.
3. Group yang membidangi portofolio kredit melakukan konsolidasi dan membuat laporan BMPK dan Penyediaan Dana Besar
   (Large Exposure) dan menyampaikan kepada Direksi dan Dewan Komisaris.


BMPK Internal BRI

1. Sebagai bentuk penerapan kehati-hatian dan risk appetite, BRI menetapkan besaran BMPK internal maksimum sebesar
   85% dari BMPK yang ditentukan oleh OJK per obligor.
2. Penyaluran dana pinjaman BRI difokuskan kepada segmen UMKM.


Transaksi Kepada Pihak Terkait

Pada tahun 2025, transaksi kepada pihak terkait (related party transaction) telah dilakukan secara adil, berlaku umum (normal
commercial terms), wajar (arm length basis) dengan rincian sebagai berikut:

Tabel Penyediaan Dana Kepada Pihak Terkait dan Penyediaan Dana Besar

                                                     2025                                          2024

         Penyediaan Dana
                                                          Nominal                                        Nominal
                                       Debitur                                     Debitur
                                                    (dalam jutaan Rupiah)                          (dalam jutaan Rupiah)

 1. Kepada Pihak Terkait                   667              18.656.883                671                 17.495.695

 1. Kepada Debitur Inti
 a. Individu                                50            242.229.198                 50                158.229.350
 b. Grup                                    50            314.840.547                 50                211.909.460




Transaksi Spot dan Transaksi Derivatif

Transaksi spot dan instrumen derivatif yang dilakukan BRI dilaksanakan dalam kerangka manajemen risiko yang prudent,
dengan mengacu pada ketentuan regulator serta praktik terbaik yang berlaku di industri perbankan. Seluruh aktivitas derivatif
tersebut ditujukan untuk mendukung pelaksanaan strategi lindung nilai (hedging), pengelolaan eksposur risiko secara terukur,
serta pemenuhan kebutuhan transaksi nasabah dan perusahaan.




 508      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 511
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




Instrumen derivatif dan transaksi spot yang dilakukan BRI secara umum dimanfaatkan untuk mengelola risiko fluktuasi nilai tukar
dan suku bunga, termasuk dalam pelaksanaan lindung nilai atas portofolio aset dan kewajiban dalam mata uang asing, serta
dalam rangka mendukung pengelolaan likuiditas pada denominasi valuta asing. Seluruh aktivitas tersebut dilaksanakan selaras
dengan peran Perseroan sebagai financial intermediary yang mengedepankan integritas pasar, kepatuhan terhadap ketentuan
regulator, serta penerapan manajemen risiko yang berkelanjutan.


Sepanjang tahun 2025, BRI melakukan transaksi spot dan derivatif yang meliputi forward, foreign exchange swap, interest
rate swap, serta option, yang seluruhnya ditujukan untuk mendukung pengelolaan risiko fluktuasi nilai tukar dan suku bunga.
Pengelolaan instrumen-instrumen tersebut dilaksanakan secara terintegrasi dan konsisten dengan kerangka tata kelola serta
kebijakan manajemen risiko yang berlaku.


Tabel Transaksi Spot dan Derivatif						
                                                                                                                 (dalam jutaan Rupiah)



                                                                       Tagihan Derivatif               Liabilitas Derivatif
                             Transaksi
                                                                      2025            2024            2025              2024

 Swap mata uang asing                                                 651.230         409.454         383.297           656.917

 Pembelian dan penjualan forward mata uang asing                      237.629         408.102         438.327           589.736

 Swap suku bunga                                                      121.203         244.837          117.790          247.276

 Swap mata uang dan suku bunga                                        128.213          15.029         140.679            80.968

 Pembelian dan penjualan spot mata uang asing                          16.426           9.626           11.862             10.223

 Option mata uang                                                      12.328                -          9.798                   -

 Total                                                               1.167.029      1.087.048        1.101.753        1.585.120




Laporan Penggunaan Tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN)

Berdasarkan Peraturan Menteri Badan Usaha Milik Negara Republik Indonesia Nomor PER-2/MBU/03/2023 Tentang Pedoman
Tata Kelola dan Kegiatan Korporasi Signifikan Badan Usaha Milik Negara Tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) adalah
pemisahan kekayaan negara dari anggaran pendapatan dan belanja negara yang dijadikan modal BUMN dan/atau Perseroan
Terbatas dan dikelola secara korporasi. Sesuai ketentuan pada Pasal 110 PER-2/MBU/03/2023:
(1) Tambahan PMN dilakukan dengan tujuan untuk:
     a. Memperbaiki struktur permodalan BUMN atau Perseroan Terbatas; dan/atau
     b. Meningkatkan kapasitas usaha BUMN atau Perseroan Terbatas.
(2) Tambahan PMN kepada BUMN sebagaimana dimaksud pada ayat (1) digunakan dalam rangka:
     a. Melaksanakan penugasan Pemerintah kepada BUMN;
     b. Melakukan restrukturisasi dan/atau penyelamatan BUMN; dan/atau
     c. Melakukan pengembangan usaha BUMN


Pada tahun 2025 BRI tidak memperoleh tambahan Penyertaan Modal Negara (PMN), sehingga tidak terdapat informasi Laporan
Penggunaan Tambahan Penyertaan Modal Negara.




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.      509
Page 512
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




 510   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 513
                            Laporan Tahunan
                                       2025




Laporan Tahunan
2025




Tinjauan
Fungsi
Pendukung
Bisnis
“BRI secara konsisten memperkuat Human
Capital sebagai strategic enabler bagi
transformasi bisnis, dengan memastikan
keselarasan antara strategi talenta dan
strategi korporasi.”




                   PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   511
Page 514
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




Sumber
Daya Manusia

   Visi human capital BRI sebagai “Rumah bagi Talenta Terbaik” senantiasa berfokus pada pengembangan karier dan
   peningkatan kapabilitas Pekerja. Adapun sepanjang tahun 2025, BRI berfokus pada transformasi human capital secara
   end-to-end dengan prioritisasi pada siklus pengelolaan human capital.

   1. Recruitment, Talent Management, & Succession Plan       3. Human Capital Operating Model
      Talent dipandang sebagai aset paling berharga              Penyempurnaan HC operating model dilakukan
      yang menjadi penentu kualitas, daya saing, dan             untuk memperkuat peran strategis HC Business
      keberlangsungan BRI di masa depan sehingga                 Partner (HCBP) sebagai mitra bisnis. Dengan
      pengelolaannya menjadi prioritas BRI dalam inisiatif       desain program HC capability building yang lebih
      strategis Perusahaan. Sebagai wujud komitmen               komprehensif melalui remapping kompetensi,
      dalam memastikan kualitas talent terbaik, pada tahun       penguatan onboarding, perluasan sertifikasi, intensif
      2025, dilaksanakan revamp program Brilian Future           peer coaching, serta penyempurnaan Regional
      Leader Program (BFLP) melalui pengembangan                 HCBP Playbook sebagai best practice dan upaya
      spesialisasi, pembaruan sistem seleksi, serta              mempersiapkan HCBP BRI sebagai strategic
      optimalisasi proses rekrutmen, yang berdampak              problem solver dan value creator. Selain itu, untuk
      pada peningkatan efektivitas, kualitas hasil seleksi,      mendukung penguatan peran HC, dilaksanakan pula
      dan percepatan pemenuhan kebutuhan organisasi.             fungsi quality assurance untuk memastikan kualitas
      Selain itu, BRILIANEXT hadir dalam menyiapkan dan          implementasi kebijakan human capital BRI pada
      menumbuhkan pemimpin masa depan perbankan                  siklus pengelolaan human capital secara end-to-end.
      Indonesia dengan membuka kesempatan bagi                4. Culture dan Well-being
      top graduates untuk meraih Golden dan Silver               Sebagai bagian dari penguatan budaya perusahaan,
      Ticket menuju jalur management trainee BRI.                BRI melakukan sosialisasi dan internalisasi Brilian
      Selain itu, sebagai wujud komitmen dalam menjaga           Way terbaru melalui strategi komunikasi yang terukur
      keberlanjutan kepemimpinan, BRI menyusun Book              dan berkelanjutan. Implementasi ini disertai dengan
      of Leaders untuk memetakan dan menyiapkan                  pengukuran efektivitas serta penyelarasan seluruh
      talenta terbaik sebagai pemimpin masa depan                siklus human capital (HC lifecycle) agar nilai-nilai
      sekaligus memastikan terciptanya kesinambungan             Brilian Way terimplementasi secara konsisten dalam
      kepemimpinan yang kuat dan berkelanjutan.                  setiap aspek pengelolaan Pekerja. Sebagai bentuk
   2. Performance        Management,        Compensation,        komitmen BRI memastikan well-being Pekerja yakni
      & Productivity                                             Insan Brilian yang sehat, aman, nyaman, dan bahagia,
      Pada tahun 2025, BRI juga melakukan enhancement            serta meningkatkan Employee Value Proposition
      pada framework Performance Management System               (EVP), BRI menghadirkan inisiatif layanan psikologis
      yang terintegrasi dengan cermat, dipadukan                 atau konseling “Teman Cerita Brilian” bersama
      dengan desain kompensasi yang menitikberatkan              psikolog/konselor terbaik.
      pada prinsip differentiation, fairness, simplicity,     5. Sinergi BRI Group
      dan consistency, sebagai fondasi strategis untuk           Mendukung penerapan pengelolaan Konglomerasi
      mendorong kinerja unggul. Setiap proses dalam              Keuangan sebagaimana yang diatur dalam POJK
      sistem ini disusun secara harmonis untuk memastikan        Nomor 30 Tahun 2024 tentang Konglomerasi
      keselarasan antara pencapaian unit kerja dan               Keuangan dan Perusahaan Induk Konglomerasi
      kontribusi individu, sekaligus menumbuhkan budaya          Keuangan, serta dalam rangka optimalisasi kontribusi
      kinerja tinggi yang berkelanjutan. Adapun untuk            dan kinerja seluruh Perusahaan Anak, BRI senantiasa
      mendorong produktivitas Pekerja dan kinerja puncak,        bersinergi dalam pengelolaan human capital
      BRI menyempurnakan Productivity & Performance              lifecycle yang terintegrasi di lingkungan BRI Group.
      Enhancement Program (PPEP), sebuah inisiatif               Adapun sinergi yang dilakukan meliputi penyelarasan
      strategis yang mengoptimalkan Pekerja agar mampu           Kebijakan Umum, performance management,
      menghasilkan kinerja sesuai dengan standar minimal         rewards, learning and development, HCIS dan
      yang dipersyaratkan.                                       people analytics, serta talent mobility. BRI sebagai
                                                                 induk juga turut melaksanakan asesmen terhadap
                                                                 maturitas human capital di lingkungan BRI Group.




 512    PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 515
                                                                                       Laporan Tahunan
                                                                                                  2025




Strategi Pengelolaan Human Capital
                                                                Persaingan global dalam memperoleh talenta unggul,
BRI menyusun strategi manajemen Human Capital (HC)              khususnya pada kompetensi kritikal dan spesialisasi tertentu,
yang diselaraskan dengan aspirasi dan strategi korporasi.       semakin meningkat seiring dengan terbatasnya ketersediaan
Hal ini dilakukan dengan mempertimbangkan peran dan             sumber daya manusia berkualitas (talent scarcity). Kondisi
keikutsertaan human capital BRI sebagai fungsi pendukung        ini menjadikan strategi pengelolaan talenta tidak lagi bersifat
bisnis (business enabler) sekaligus sebagai upaya untuk         operasional semata, melainkan bagian integral dari strategi
mencapai visi HC BRI. Dalam rangka mendukung fungsinya          korporasi dalam memastikan kesinambungan kepemimpinan,
tersebut, human capital BRI memiliki beberapa Group yang        stabilitas operasional, serta kemampuan inovasi Perusahaan.
terdiri dari berbagai fungsi human capital secara end-to-end
di bawah Human Capital Sub Directorate.                         Menjawab tantangan tersebut, BRI secara konsisten
                                                                memperkuat Human Capital sebagai strategic enabler bagi
Strategi pengelolaan human capital BRI (HC lifecycle) diawali   transformasi bisnis, dengan memastikan keselarasan antara
dengan pengumpulan input strategi bisnis Perusahaan yang        strategi talenta dan strategi korporasi. BRI berkomitmen
terdiri dari strategi jangka pendek hingga jangka panjang       untuk menjadi employer of choice sekaligus Home to
yang akan menjadi guidance HC BRI dalam menyusun dan            The Best Talent. Berkaitan dengan hal tersebut, BRI mulai
mengimplementasikan people process. HC lifecycle BRI            mempersiapkan beberapa langkah strategis di antaranya:
terdiri dari 6 (enam) tahapan rangkaian pengelolaan sumber      1.   Strategic Workforce & Capability Planning
daya manusia di BRI, yakni:                                          BRI menyelaraskan perencanaan tenaga kerja dan
1.   Align: Melalui penyusunan strategi dan perencanaan.             pengembangan kapabilitas dengan prioritas strategis
2. Attract: Melalui proses rekrutmen dan onboarding                  bisnis, guna memastikan ketersediaan talenta kritikal
   Pekerja baru.                                                     yang mendukung agenda transformasi, pertumbuhan,
3. Evolve: Melalui program learning dan development.                 dan mitigasi risiko di masa depan.
4. Accomplish: Melalui performance management.                  2. Talent Attraction
5. Engage: Melalui pemberian rewards dan career                    BRI secara konsisten memperluas akses terhadap
   management.                                                     talenta potensial, khususnya generasi muda, melalui
6. Offboard: Melalui exit policy dan program pensiun.              berbagai program employer branding, engagement, dan
                                                                   rekrutmen strategis yang dirancang untuk menjaring
                                                                   kandidat terbaik dari berbagai latar belakang.
Pengelolaan HC BRI turut memperhatikan berbagai aspek
termasuk di antaranya nasabah, pekerja, pemerintah, national    3. Strengthening Specialized & Critical Talent
dan global alliance, media, serta mitra yang bekerja sama          BRI secara proaktif mengembangkan dan memperoleh
dengan BRI. Berkaitan dengan hal tersebut, pengelolaan HC          talenta dengan keahlian spesifik dan kompetensi
perlu didukung oleh industrial relations (IR) yang harmonis,       kritikal, khususnya pada bidang-bidang strategis seperti
human capital information system (HCIS) dan teknologi,             teknologi, risk, dan bisnis prioritas, guna memastikan
people analytics, serta HC communication yang kreatif.             kesiapan organisasi dalam menghadapi kompleksitas
                                                                   industri dan kebutuhan masa depan.
Pada tahun 2025, tema strategis HC BRI adalah penguatan         4. Embedding Culture into Recruitment
HC strategic foundation dalam pengelolaan human capital            & Talent Selection
BRI (HC lifecycle) dengan prioritisasi pada recruitment,           BRI mengintegrasikan nilai-nilai BRILiaN Way secara
talent management, succession plan, human capital                  konsisten ke dalam seluruh pengelolaan talenta
operating model, productivity, performance management,             termasuk rekrutmen dan seleksi, guna memastikan
compensation, culture, dan well-being.                             bahwa sejak awal proses rekrutmen, BRI membangun
                                                                   fondasi organisasi melalui individu-individu yang tidak
Kebijakan dan Pelaksanaan                                          hanya unggul secara kompetensi, tetapi juga memiliki
Manajemen Sumber Daya Manusia                                      keselarasan nilai, integritas, dan budaya Perusahaan.
                                                                5. Digital Enablement & Optimization of HR Technology
Rekrutmen                                                          BRI mengoptimalkan pemanfaatan teknologi Human
                                                                   Capital dan sistem digital pada proses rekrutmen untuk
Kebijakan                                                          meningkatkan kualitas pengambilan keputusan, efisiensi
Dalam menghadapi dinamika industri keuangan yang                   proses, serta transparansi proses dan experience
semakin kompleks, digital, dan kompetitif, BRI memandang           kandidat, sekaligus mendukung organisasi yang lebih
pengelolaan talenta sebagai aset strategis Perusahaan dalam        agile, data-driven, dan terintegrasi.
menjaga keberlanjutan kinerja dan pertumbuhan jangka
panjang. Transformasi bisnis yang dijalankan BRI menuntut
kapabilitas organisasi yang adaptif, berdaya saing tinggi,
serta mampu merespons perubahan secara cepat dan tepat.



                                                                              PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   513
Page 516
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




Melalui implementasi strategi tersebut, BRI berkomitmen         9. BFLP Business Enabler
untuk terus membangun kapabilitas organisasi, memperkuat           Memberikan pengalaman lintas fungsi agar talenta
daya saing talenta, serta memastikan keberlanjutan                 memiliki pemahaman menyeluruh terhadap strategi,
transformasi Perusahaan dalam jangka panjang.                      operasi, dan ekosistem bisnis BRI.


Selain itu, sebagai program unggulan melalui BRILiaN            Selanjutnya melihat fenomena talent war dalam rangka
Future Leader Program (BFLP), BRI menyiapkan talenta            menjaring talenta BRILiaN yang unggul, BRI secara kontinu
muda terbaik untuk tumbuh sebagai pemimpin masa                 juga melakukan inovasi untuk meningkatkan daya tarik
depan yang profesional, berintegritas, dan adaptif terhadap     secara lebih kreatif melalui berbagai sumber (Multi Source)
perubahan. Adapun pendekatan berbasis spesialisasi telah        dan berbagai jalur (Multi Channel).
dirancang agar peserta BFLP memperoleh pengalaman
belajar yang terstruktur, paparan bisnis yang mendalam,         A. Multi Source
serta kesempatan berkontribusi langsung pada area                  1. Regular
strategis perusahaan. Dengan kombinasi pembelajaran,                  a. National Recruitment
pendampingan, dan penugasan nyata di lapangan sesuai                      Rekrutmen yang dilakukan oleh Head Office
bidang, BFLP membentuk pemimpin yang tidak hanya                          BRI untuk memenuhi kebutuhan calon pimpinan
unggul secara teknis, tetapi juga memiliki perspektif bisnis              di seluruh unit kerja baik di dalam maupun luar
yang holistik dan nilai-nilai BRILiaN Way. Adapun beberapa                negeri. (ex. BRILiaN Future Leader Program).
Jalur Spesialisasi BFLP yaitu:                                        b. Regional Recruitment
1. BFLP Micro Banking                                                     Rekrutmen yang dilakukan di Regional Office
    Membentuk pemimpin muda yang dekat dengan                             dan Head Office BRI untuk memenuhi kebutuhan
    masyarakat, memahami ekosistem usaha mikro, serta                     Pekerja pada jabatan atau fungsi tertentu.
    berperan aktif dalam mendorong inklusi keuangan dan            2. Multi Source
    pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas.                          a. BRILiaN Scholarship Program (BSP)
2. BFLP CSME (Commercial, Small & Medium Enterprise)                      Merupakan early recruitment program yang
    Mengembangkan talenta yang mampu mendampingi                          dapat menarik minat young generation potensi-
    pertumbuhan UMKM, menganalisis peluang bisnis sektor                  al serta sebagai sarana pembentukan karakter
    produktif, serta berkontribusi pada penguatan ekonomi                 sebelum menjadi Pekerja BRI melalui Program
    nasional.                                                             Penerimaan Pekerja yang ada di Bank.
3. BFLP Wealth Management                                             b. BRILiaN Internship Program (BIP)
    Menyiapkan profesional yang kompeten dalam                            Program pemagangan untuk memberikan ruang
    pengelolaan kekayaan, perencanaan keuangan, serta                     bagi lulusan SMA/SMK, Mahasiswa atau Fresh
    pengelolaan hubungan nasabah prioritas secara                         Graduate dalam mendapatkan pengalaman
    berkelanjutan.                                                        pelatihan kerja di Unit Kerja BRI sekaligus
4 BFLP Wholesale Banking                                                  memberikan support dalam pekerjaan Unit Kerja
    Membekali talenta dengan pengalaman strategis di                      BRI.
    pembiayaan korporasi, pembiayaan proyek, dan layanan              c. BRILIANEXT
    perbankan institusional.                                              Program strategic talent engagement & early
5. BFLP Consumer                                                          recruitment yang diselenggarakan BRI sebagai
    Mengembangkan         talenta   yang    berfokus   pada               bagian dari upaya memperkuat hubungan
    pengelolaan produk dan layanan perbankan ritel,                       dengan ekosistem akademik dan menjaring
    peningkatan pengalaman nasabah, serta perluasan                       talenta unggul.
    penetrasi pasar dan inklusi keuangan bagi segmen
    konsumer.                                                   B. Multi Channel
6. BFLP Audit                                                      Selain sumber pencarian talent yang beragam (Multi
    Mengembangkan calon pemimpin yang berperan dalam               Source), BRI menyiapkan jalur masuk yang juga beragam
    menjaga efektivitas pengendalian internal, akuntabilitas,      (Multi Channel) melalui 5 (lima) jalur masuk, yaitu:
    dan tata kelola perusahaan yang baik.                          1. BRILiaN Future Leader Program (BFLP): Program
7. BFLP Risk Management                                                perekrutan sekaligus pendidikan untuk menjaring
    Membentuk talenta yang mampu mengidentifikasi,                     kandidat potensial serta memberikan pendidikan
    mengelola, dan memitigasi berbagai risiko guna                     sebagai bekal menjadi calon pemimpin di masa
    mendukung ketahanan dan keberlanjutan bisnis BRI.                  depan dari sumber eksternal.
8. BFLP IT (Information Technology)                                2. BRILiaN Next Leader Program (BNLP): Program
    Mempersiapkan pemimpin masa depan di bidang                        rekrutmen dan pendidikan bagi Pekerja Internal
    teknologi melalui pengembangan sistem digital, data,               BRI yang memiliki potensi besar menjadi pemimpin
    infrastruktur, dan keamanan siber.                                 perusahaan di masa depan.




 514     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 517
                                                                                          Laporan Tahunan
                                                                                                     2025




    3. BRILiaN Banking Associate Program (BBAP): Program
       rekrutmen dan pendidikan untuk mempersiapkan                Pengembangan Kompetensi
       Pekerja baru dengan level corporate title Associate
       baik bersumber dari eksternal dan internal yang             Informasi pengembangan kompetensi pekerja dapat dilihat
       bertujuan untuk mendukung kinerja perusahaan                pada Bab Profil Perusahaan.
       sesuai standar operasional dan nilai-nilai yang
       berlaku di BRI.
    4. BRILiaN Specialist Hiring Program (BSHP): Program           Talent Management
       rekrutmen untuk pekerja yang memiliki kualifikasi
       keahlian di bidang tertentu dan sesuai dengan               Kebijakan
       kebutuhan Perseroan. Rekrutmen pekerja melalui
       BSHP bertujuan untuk memenuhi kebutuhan Bank                BRI menerapkan Talent Management System sebagai
       dalam mengisi jabatan atau pekerjaan tertentu, yaitu:       framework pengelolaan talent BRI terintegrasi yang
       a. Pekerjaan yang berhubungan dengan produk/                mencakup 5 (lima) tahapan, yaitu Attraction, Identification,
           aktivitas baru atau bidang baru karena                  Selection, Development, dan Succession.
           pengembangan        Organisasi   Perseroan,    di       1. Tahapan Attraction, BRI telah menyiapkan talent source
           mana Perseroan belum memiliki pekerja yang                  dan juga talent channel untuk menarik kandidat-kandidat
           mempunyai kualifikasi keahlian yang memadai di              terbaik untuk BRI. Beberapa program di antaranya adalah
           bidang tersebut.                                            program rekrutmen melalui regular recruitment dan
       b. Kekurangan jumlah pekerja yang mempunyai                     talent scouting. Adapun talent channel yang didesain
           kualifikasi keahlian di bidang tertentu di mana             oleh BRI adalah BFLP (Brilian Future Leader Program),
           pekerja internal yang menguasai bidang tersebut             BNLP (Brilian Next Leader Program), dan BBAP (Brilian
           masih sangat terbatas.                                      Banking Associate Program).
       c. Kebutuhan pemenuhan pekerja tersebut bersifat            2. Tahapan Identification, merupakan pengelompokkan
           mendesak di mana tidak dimungkinkan untuk                   Pekerja BRI berdasarkan aspirasi, penilaian individu
           mengembangkan keahlian pekerja internal dalam               (annual performance) dan competency, dan clustering
           waktu singkat.                                              ke dalam Human Asset Value Matrix serta bidang
                                                                       keahlian (talent pool).
Pelaksanaan Rekrutmen                                              3. Tahapan Selection, Pekerja dikategorikan ke dalam talent
                                                                       class sesuai dengan capacity dan performance Pekerja.
Pada tahun 2025, BRI telah melaksanakan rekrutmen sebagai              Hasil tersebut dikalibrasi sebagai dasar seleksi dan
berikut:                                                               penetapan Top Talent di tahun tersebut. Pekerja yang
1. BFLP: Sepanjang tahun 2025, Program BFLP Spesialis                  terpilih sebagai Top Talent akan mendapatkan program
    dilaksanakan dalam tiga gelombang rekrutmen,                       pengembangan khusus dalam rangka mempersiapkan
    mencakup 9 (Sembilan) bidang spesialisasi yang dapat               Top Talent sebagai pool of successors atau future
    dipilih kandidat, dengan rata-rata time to hire selama 1           leaders.
    (satu) bulan.                                                  4. Tahapan Development, Pekerja akan diberikan
2. BBAP: telah dilaksanakan program BBAP di Kantor                     development program sesuai kebutuhan baik itu
    Pusat dan masing-masing Regional Office BRI untuk                  berdasarkan talent cluster, corporate title, role Pekerja,
    memenuhi kebutuhan jabatan pemasar (Junior Assosiate               ataupun career journey. Tahapan Development
    Mantri, Relationship Manager, dan lainnya) maupun non-             bertujuan untuk mengembangkan kompetensi Pekerja,
    pemasar (Priority Banking Assistant,Petugas IT, dan                mempersiapkan Pekerja menjalankan perannya, dan
    lainnya) sesuai dengan kebutuhan unit kerja dengan                 mengintegrasikan aspirasi karier Pekerja dengan
    rata-rata time to hire selama 1 (satu) bulan.                      kebutuhan Perusahaan. Beberapa development program
3. Experienced dan Professional Hire: BRI melaksanakan                 antara lain soft competencies, leadership competencies,
    rekrutmen Experienced Hire dan Professional Hire untuk             dan technical competencies.
    memenuhi kebutuhan khusus talenta berpengalaman                5. Tahapan Succession, merupakan proses pemilihan
    pada posisi kritikal di lini bisnis, IT dan fungsi pendukung       kandidat untuk ditempatkan pada suatu jabatan
    lainnya, dengan mengedepankan seleksi berbasis                     kritikal sebagai suksesor melalui promosi atau rotasi
    kompetensi, pengalaman, serta kinerja, serta didukung              talent (perencanaan suksesor). Tahapan ini didesain
    oleh proses rekrutmen yang agile.                                  untuk memastikan ketersediaan successor candidate
                                                                       dan readiness pada suatu posisi guna memastikan
                                                                       keberlanjutan suatu roles dapat dipenuhi secara
                                                                       strategis.




                                                                                 PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   515
Page 518
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




BRI Talent Management System
   BUSINESS STRATEGY


                    Attraction                                     Identification                                                            Selection


                                                   Performance                                   Alignment                       Talent Committee +
              Talent Sources                                              UKER        Pemimpin
                                                                                                  Pekerja
                                                    Appraisal                           UKER
                                                                                                   UKER                         Subject Matter Expert

                                                           Critical Positions Mapping
                                                                                                                                                Talent
                                                                                                                                                Selection
                                                          Preliminary Talent Mapping
                                                               (Using Brilliance)

                                                                                                                                                     Output

    BLFP/BNLP/BBOP                                                                               Output
   Regular Recruitment                                                                                                                                                   Q1
                                                                            expertise field                                       High                                 Brilian
                                                                                                                                                                      Socienty
                                                                            aspiration                                                         Q4




                                                                                                                   CAPACITY
                                                                                                                                            Sleeping
                                                                                                                                                                  Q2
                                                                                                                              Moderate                        Promotable
             Talent Channels                                                Position
                                                                            Aspiration                                                        Q5                 Q3
                                                                                                                                  Low        UNFIT            Contributor


                                                                                                                                             High      Moderate        Low

                                                       High     IV / UA     I / HIPO      I / HIPO                                                     POTENTIAL
    BRILian       BRILian      BRILian
                                                                                                       POTENTIAL




     Future         Next       Banking                                                                                Final Talent Cluster
                                                   Moderate     IV / UA     II / CR        II / CR
     Leader        Leader       Officer
    Program       Program      Program               Limited     V / LC     III / KC       III / KC

                                                                 Below       Meet         Exceed                                                          Risk Management
                                                                                                                                               RMA        Talent Available :

                                                   Talent Cluster                                                                               COP

                                                                                                                                                          Risk Management
                                                                                                                                               AMA        Talent Available :

                                                                                       Risk Management
                                                                          RMA          Talent Available :             Final Talent Pool
                                                                          COP                                         by Corporate Title and Expertise Field
                                                                                       Risk Management
                                                                          AMA          Talent Available :

                                                                                                                                   List of
                                                   Final Talent Cluster                                                            Successor Candidate

                                                                                                                                         Selection proses include Talent
                                                                                                                                         Review which conducted regulary to
                                                               List of                                                                   review talent with career problems.

                                                               Successor Candidate
                                                                                                                                         Regular Talent Committee (Talent
                                                                                                                                         Committee 1 sd 5).




          Digitalized process with                             Digitalized process                                                Digitalized process
               E-recruitment                                     with Brilliance                                                    with Brilliance


                     CULTURE                                     COMPETENCY FRAMEWORK                                               GRADE EQUIVALENCE



   BUSINESS RESULTS




 516     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 519
                                                                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                                                                2025




                      Development                                                                                  Succession



               High
                                                 Q1
                                               Brilian
                                                                                                    TALENT COMMITTEE
                         Q4                   Socienty
CAPACITY




                      Sleeping

                                                                                                To Choose candidates & succesor
                                           Q2
           Moderate                    Promotable


                        Q5                Q3
               Low     UNFIT           Contributor


                      Below      Moderate       Low

                                 POTENTIAL


   Talent Cluster

                                                                          Andi                                         Budi                                  Candra
                                      Risk Management
                               RMA Talent Available :    EA ME            SE               5,1      ME       SE                         5,1    EA ME TG                              5,1
                               COP

                                      Risk Management
                               AMA Talent Available :    Jabatan     Kepala Divisi/CLO               Jabatan      Kepala Divisi/CLO            Jabatan       Kepala Divisi/CLO

                                                          Uker       Group Kebijakan ...              Uker        Group Bisnis ...              Uker         Group Operasional ...

   Talent Pool                                            City       Executive Vice President         City        Executive Vice President       City        Executive Vice President

   by Corporate Title and Expertise Field                  JG        16                                JG         16                             JG          16

                                                           JF        GM, MPO, PLA, RM                  JF         GM, RM                         JF          CRE, GM

                                                          SMK        3,05/3,13/3,00                   SMK         3,00/3,00/3,00                SMK          3,20/3,15/3,01

                                                          Usia       52 tahun 7 bulan                 Usia        51 tahun 6 bulan              Usia         54 tahun 2 bulan

                                                          MKCT       1 tahun 3 bulan                 MKCT         1 tahun 5 bulan               MKCT         1 tahun 0 bulan

                                                          MKJ        1 tahun 3 bulan                  MKJ         1 tahun 3 bulan               MKJ          1 tahun 0 bulan

                                                          MKU        1 tahun 3 bulan                  MKU         1 tahun 3 bulan               MKU          1 tahun 0 bulan

                                                          ASC        Ready Now/2,92                   ASC         Ready Now/3,33                ASC          Ready Now/2,83




                                                                     Employee                                  Culture
                                                                EA                                     CA
                                                                     Aspiration                                Agent                                         1-on-1
                                                                     Management                                BRILian
                                                             ME
                                                                     Endorsement (1&2)                         Society Member                   For Critical Position
                                                                     Successor                                 Top 5 BLDP
                                                                SE                                     T5
                                                                     Endorsement                               Ranking                                  Pool Based
                                                                     Award
                                                            BEA
                                                                     Winner                                                                       For other Position




               Digitalized process                                                                       Digitalized process
                 with BRISMART                                                                             with Brilliance


PERFORMANCE                                   COMPENSATION & BENEFIT                              CAREER MANAGEMENT                                     IR                     HCIS




                                                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.                             517
Page 520
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




Development Program                                                                    pengembangan eksklusif bagi Pekerja meliputi
                                                                                       kompetensi dan pengetahuan, global exposure, dan
Sejalan dengan konsep pengembangan tersebut, Insan                                     training untuk menjadi young leader Indonesia.
Brilian senantiasa melaksanakan serangkaian pendidikan                              4. Brilian Women Leaders Indonesia (BWLI): Program
sebagai upaya untuk mengembangkan potensi diri                                         pengembangan tambahan bagi Pekerja BRI perempuan
menjadi Great Talent & Great Leader sesuai dengan Brilian                              terpilih yang memberikan kesempatan pengembangan
Development Journey yang diintegrasikan dengan proses                                  kompetensi, pengetahuan, dan keterampilan yang
rekrutmen yang meliputi:                                                               dibutuhkan untuk menjadi pemimpin perempuan
1. Brilian Leader Development Program (BLDP): Program                                  Indonesia.
     pendidikan untuk mempersiapkan Pekerja menjadi                                 5. Brilian Society Elite Program (BSEP): Program
     global leader melalui pengembangan leadership yang                                pengembangan khusus untuk mempersiapkan para top
     berkelanjutan dan komprehensif yang memberikan                                    talent yang tergabung dalam Brilian Society Member
     penekanan pada penguatan karakter, wawasan                                        (BSM) di Corporate Band 1 dan Corporate Band 2, dalam
     kebangsanaan, wawasan global, wawasan bisnis/                                     mempersiapkan diri menduduki peran leader yang lebih
     perbankan, serta wawasan teknologi.                                               kompleks, bekerjasama dengan perusahaan atau global
2. Brilian Specialist Development Program (BSDP):                                      education provider yang berkualitas dari internasional.
     Program pengembangan kompetensi teknis (technical                              6. Brilian Bright Scholarship Program (BBSP): Program
     competency) yang berkelanjutan dan komprehensif                                   beasiswa pendidikan pagi pekerja tetap BRI untuk
     untuk peningkatan pengetahuan dan keterampilan                                    menempuh pendidikan S2 luar negeri di top 30
     spesifik sesuai dengan kompetensi yang dipersyaratkan                             universitas terbaik di dunia.
     untuk menjadi spesialis di bidang tertentu.                                    7. Program Pendidikan Pascasarjana Dalam Negeri:
3. Brilian Young Leader Indonesia (BYLI): Program                                      Program pengembangan bagi pekerja BRI yang
     pengembangan bagi Insan Brilian muda terpilih                                     dilaksanakan dalam bentuk beasiswa pendidikan S2 di
     berdasarkan performance dan assessment, yang                                      Universitas Dalam Negeri dengan akreditasi “A/Unggul”.
     memberikan kesempatan akselerasi karier dan



                                                            Development Program

                              Program Pengembangan Karir untuk Insan Brilian telah disiapkan oleh BRI sejalan dengan
                                Talent Management (Development Program), diantaranya BLDP (Soft Competency)
                                        dan BSDP (Hard Competency), serta development program lainnya.




  BRI Talent
                                       Attraction            Identification             Selection              Development                Succession
  Management


  Corp         Corp         Job                     BNLP/
                                       BBOP1                   BLDP3       BSDP4        BWLI        BGLP5      BYLI6       BSEP7       BBSP8        BCEP9
  Band         Title       Grade                    BFLP2

              SVP - EVP
   BOD-1                   JG 17-21                             BLDP 1      EEP
               - SEVP



   BOD-2         VP        JG 15-16                             BLDP 2     BSDP 2
                                                                                                                            BSEP

                                                                                        BWLI
   BOD-3      SM-APV       JG 11-14                             BLDP 3     BSDP 3

                                                                                                                                        BBSP
   BOD-4      Manager       JG 10                               BLDP 4     BSDP 4
                                                                                                    BGLP
                                                                                                                BYLI
               Asst.
   BOD-5                   JG 8-9                               BLDP 5     BSDP 5
              Manager



   BOD-6       Officer     JG 6-7               BNLP/BFLP       BLDP 6     BSDP 6                                                                   BCEP


   BOD-7      Assistant    JG 3-5       BBOP                               BSDP 7
                                                                                                                          High Performing Brilian


1. BBOP: Brilian Banking Officer Progam               4. BSDP: Brilian Specialist Development Program       7. BSEP: Brillian Society Elite Program
2. BNLP: Brillan Next Leader Program (BNLP)/          4. BLDP: Brillian Leader Development Program          8. BBSP: Brilian Bright Scholarship Program
   Brilian Future leader Program (BFLP)               5. BSDP: Brilian Specialist Development Program       9. BCEP: Brilian Career Enhacnment Program
3. BLDP: Brilian Leader Development Program           6. BGLP: Brilian Global Leaders Program               10. BWLI: BRILiaN Women Leaders Indonesia




 518       PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 521
                                                                                     Laporan Tahunan
                                                                                                2025




BRI juga memanfaatkan assessment tools sebagai alat                  b. Memberikan solusi terbaik atau umpan balik yang
identifikasi untuk menggali dan mengukur kompetensi                      efektif atas hambatan/masalah yang berkaitan
seluruh Pekerja serta menilai kesesuaiannya dengan                       dengan kinerja Pekerja.
persyaratan kompetensi pada jabatan saat ini dan jabatan             c. Memberikan apresiasi terhadap pencapaian
yang akan dituju. Serangkaian sistematis development                     kinerja Pekerja sehingga dapat mencapai target
program dipersiapkan oleh BRI sehingga Insan Brilian dapat               selanjutnya yang lebih menantang.
merancang kariernya sendiri melalui Brilian Development              d. Sarana penyusunan individual development plan
Plan, yang merupakan program perencanaan pengembangan                    Pekerja.
karier dan kompetensi untuk setiap Pekerja dalam mencapai         3. Performance Dialogue dilakukan berkesinambungan
tujuan karier mereka dengan mempersiapkan rencana                    sepanjang periode kinerja dengan penjelasan:
pengembangan pribadi sekaligus meningkatkan kinerja                  a. Mandatory (wajib) dilakukan saat awal periode
individu dan perusahaan.                                                 kinerja (melakukan perencanaan kinerja) dan
                                                                         akhir periode kinerja (melakukan evaluasi
                                                                         kinerja).
Penilaian Kinerja                                                    b. Optional dilakukan di luar pelaksanaan mandatory
                                                                         sesuai kebutuhan masing-masing Pekerja
Kebijakan                                                                atau apabila Pekerja menunjukkan indikasi
                                                                         menurunnya kinerja yang ditunjukkan dari tanda-
                                                                         tanda: kualitas kerja tidak memuaskan, inisiatif
Proses manajemen kinerja Individu di BRI dikemas dalam satu              rendah, menolak pekerjaan, komplain meningkat,
rangkaian yang dinamakan BRI Continuous Performance                      defensif, atau menghindari pekerjaan yang lebih
Management (BRICORE). BRICORE merupakan proses                           menantang.
berkesinambungan atau berkelanjutan yang dilaksanakan          C. Tahap Evaluasi Kinerja (Evaluating)
selama periode kinerja dan melalui 3 (tiga) tahapan, yaitu        1. Proses untuk mempersiapkan dan melaksanakan
planning, (perencanaan), managing (pengelolaan), dan                 evaluasi kinerja, termasuk melakukan review
evaluating (evaluasi). Proses pengelolaan kinerja (managing)         kembali perkembangan kinerja dan membandingkan
merupakan proses yang berkelanjutan sepanjang periode                pencapaian kinerja dengan sasaran kinerja yang
(continuous) yang diwujudkan dalam Performance Dialogue.             ditetapkan.
Adapun siklus dimaksud tergambar dalam ilustrasi berikut:         2. Evaluasi dapat dilaksanakan oleh masing-masing
A. Tahap Perencanaan Kinerja (Planning)                              Pekerja selama periode kinerja, baik itu triwulanan,
    1. Merupakan proses untuk menetapkan sasaran kinerja             semesteran, maupun tahunan.
        Pekerja yang dalam tahapan ini terjadi kesepakatan        3. Evaluasi kinerja dilakukan dalam rangka monitoring
        antara Pekerja dan Penilai serta memastikan                  kinerja (performance check-in) dan penilaian kinerja
        keselarasan antara sasaran kinerja Pekerja dan               (performance appraisal).
        sasaran kinerja Unit Kerja.                               4. Penilaian     kinerja     masing-masing       Pekerja
    2. Tahap ini tidak hanya dilakukan pada awal periode             (Performance      Appraisal)     berupa     Individual
        kinerja (awal tahun) atau awal penugasan pekerja             Performance Score (IPS) dan predikat kinerja individu
        pada suatu jabatan/bidang tugas baru dan Unit             5. Untuk menghindari evaluasi kinerja yang kurang
        Kerja, namun dapat dilakukan secara berkala apabila          objektif, Pekerja agar menghindari kondisi-kondisi
        dibutuhkan sepanjang selaras dengan sasaran                  sebagai berikut:
        kinerja Unit Kerja.                                          a. Halo Effect, evaluasi kinerja yang hanya
    3. Penetapan sasaran kinerja tersebut tertuang dalam                 didasarkan pada sifat-sifat positif yang menonjol
        performance plan masing-masing Pekerja.                          dari Pekerja yang dievaluasi.
B. Tahap Pengelolaan Kinerja (Managing)                              b. Horn Effect, evaluasi kinerja yang hanya
    1. Tahap Pengelolaan dikemas dalam bentuk                            didasarkan pada sifat-sifat negatif yang menonjol
        Performance Dialogue, yaitu kegiatan komunikasi                  dari Pekerja yang dievaluasi.
        dua arah antara Pekerja dan Penilai dalam bentuk             c. Leniency, penilai cenderung mudah memberikan
        effective dan constructive feedback untuk                        evaluasi yang baik kepada Pekerja.
        memperoleh peningkatan kinerja individu yang                 d. Strictness, penilai cenderung sulit memberikan
        berkesinambungan dan proses yang melekat pada                    evaluasi yang baik kepada Pekerja.
        keseluruhan tahapan BRICORE.                                 e. Central Tendency, penilai cenderung memberikan
    2. Pelaksanaan Performance Dialogue direncanakan                     evaluasi yang berada di posisi tengah (antara
        dengan baik (dedicated time) yang bertujuan:                     baik dan buruk).
        a. Pekerja mengetahui peran dan kontribusinya                f. Recency Error, penilai cenderung memberikan
            terhadap pencapaian Unit Kerja.                              evaluasi terhadap prestasi kerja Pekerja pada
                                                                         periode terakhir/belakangan (bukan keseluruhan
                                                                         kinerja selama periode penilaian).



                                                                            PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   519
Page 522
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




BRI menggunakan aplikasi MyCore sebagai tools penunjang          Remunerasi
untuk mendukung pelaksanaan BRICORE level Individu.
Aplikasi tersebut digunakan oleh Pekerja dari tahap input        Kebijakan
performance plan sampai dengan proses evaluasi kinerja.
Pencapaian kinerja Perusahaan yang baik juga ditunjukkan         Sistem remunerasi BRI disusun berdasarkan beberapa
dengan keselarasan pada Individual Performance Score             prinsip utama di antaranya, adil secara internal yakni
(IPS) Pekerja.                                                   pemberian remunerasi sesuai kompetensi dan kemampuan
                                                                 serta tanggung jawab jabatan, kompetitif secara eksternal
Salah satu cara BRI dalam mengelola kinerja di tingkat           (peers), serta memperhatikan strategi bisnis dan
Perusahaan, kinerja di tingkat Unit Kerja, dan kinerja di        kemampuan Perusahaan. Prinsip tersebut dilaksanakan
tingkat Individu adalah dengan adanya proses performance         sebagai landasan untuk mencapai tujuan utama sistem
management. Hal ini bertujuan untuk memastikan kinerja           remunerasi yaitu menarik calon pekerja potensial (attract
Individu selaras dengan kinerja Perusahaan, mendorong            talent), mempertahankan pekerja kompeten (retain talent)
motivasi Pekerja untuk fokus mencapai target, serta              serta menjaga motivasi pekerja untuk selalu memberikan
mendukung terciptanya pencapaian kinerja terbaik.                kinerja terbaiknya (motivate talent).


Perusahaan mengevaluasi proses manajemen kinerja                 Penerapan prinsip tersebut merupakan faktor penting
individu Pekerja secara keseluruhan, termasuk pengelolaan        untuk membangun brand image Perusahaan sebagai The
Pekerja dengan kinerja di bawah standar minimal yang             Dream Company to Work in Financial Industry sehingga
dipersyaratkan (underperform). Dalam mengelola Pekerja           meningkatkan daya saing Perusahaan dalam persaingan
dengan kinerja underperform, BRI memiliki program                memenangkan talenta terbaik. Remunerasi di BRI tidak
Productivity & Performance Enhancement Program (PPEP),           membedakan gender (pekerja laki-laki maupun wanita), tidak
yang bertujuan untuk mengoptimalkan Pekerja agar mampu           membedakan ras, agama, dan suku yang telah diatur dalam
menunjukkan kinerja sesuai dengan standar minimal yang           Surat Keputusan Direksi tentang Peraturan Pengupahan
dipersyaratkan oleh Perusahaan.                                  pekerja PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.


Pelaksanaan Penilaian Kinerja                                    Remunerasi yang diberikan kepada Pekerja meliputi:
                                                                 1. Kompensasi yang bersifat tetap (Fixed pay), diberikan
Pada tahun 2025, BRI kembali mengimplementasikan                    kepada Pekerja berdasarkan jabatan dan/atau perjanjian
Productivity & Performance Enhancement Program. Selama              kerja, memperhatikan prinsip Pay for Position maupun
proses pelaksanaannya, Perusahaan memberikan berbagai               Pay for Person. Fixed pay meliputi Upah Bulanan, Tun-
dukungan sebagai berikut:                                           jangan Hari Raya Keagamaan, Tunjangan Cuti Tahunan,
1. Pendampingan Buddy: Buddy ditentukan oleh Pemimpin               serta Tunjangan Cuti Besar setiap periode masa kerja 6
   Unit Kerja.                                                      (enam) tahun.
2. Training: Daring maupun luring.                               2. Kompensasi yang bersifat variabel (Variable pay), diber-
3. Mentoring: Dilakukan langsung oleh atasan maupun                 ikan kepada Pekerja berdasarkan pencapaian kinerja,
   pemimpin unit kerja terkait.                                     meliputi Insentif Kinerja dan/atau Bonus, serta program
4. Coaching: Dilakukan oleh atasan atau internal certified          kepemilikan saham (Employee Stock Allocation (ESA)
   coach BRI.                                                       dan Employee Stock Option Plan (ESOP)).
5. Counseling: Counselor yang ditunjuk Perusahaan.               3. Benefit, yakni fasilitas untuk memberikan rasa aman dan
                                                                    nyaman ketika bekerja saat masa kerja maupun pensiun,
Evaluasi Productivity & Performance Enhancement Program             terdiri dari benefit sebelum berakhirnya masa kerja dan
sudah dilakukan pada bulan Oktober 2025, di mana hasil              benefit pasca kerja.
evaluasi bahwa dari total 2.152 peserta terdapat 1.817 peserta
yang lulus (pencapaian kinerja >90% dan/atau penyelesaian        Pelaksanaan Remunerasi
development plan 100% dari target yang ditetapkan) dari
Productivity & Performance Enhancement Program atau              Dalam rangka menjaga competitiveness upah bulanan Pekerja
84% dari total seluruh peserta PPEP. Hal ini menunjukkan         sesuai prinsip remunerasi, Perseroan melaksanakan review
adanya kenaikan tren jumlah peserta PPEP yang lulus              secara berkala setiap tahun. Pada tahun 2025, Perseroan
dibanding tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil evaluasi           memberikan kenaikan upah tahunan memperhatikan
tersebut, dapat dinilai bahwa program PPEP berdampak             kinerja masing-masing individu Pekerja serta kenaikan
positif terhadap peningkatan kinerja Pekerja.                    tingkat kemahalan. Selain itu, Perseroan juga melaksanakan
                                                                 rekomposisi upah sebagai langkah untuk mengatur kembali
                                                                 proporsi upah Pekerja, dengan mengkonversi sebagian dari




520      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 523
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




tunjangan tetap ke upah pokok. Langkah ini memberikan
dampak positif terhadap manfaat pensiun Pekerja. Hal            Program Pensiun
tersebut semakin menguatkan bahwa Perseroan tidak hanya
berkomitmen untuk menjaga kesejahteraan Pekerja selama          Kebijakan
aktif, namun juga setelah memasuki usia pensiun.
                                                                BRI senantiasa berupaya dalam meningkatkan kesejahteraan
Perseroan juga memberikan bonus tahunan sebagai bentuk          Pekerja baik saat masa aktif maupun saat berakhirnya
penghargaan atas kontribusi masing-masing individu              hubungan kerja melalui program benefit yang meliputi:
Pekerja terhadap kinerja Perusahaan, serta memotivasi           1. Program Jaminan Pemeliharaan Kesehatan (BPJS
pekerja untuk berkinerja lebih baik di masa mendatang.              Kesehatan)
Bonus diberikan dengan konsep bonus pool, yang bertujuan        2. Program Jaminan Hari Tua (BPJS Ketenagakerjaan)
untuk mendorong penerapan performance-driven culture            3. Program Jaminan Pensiun (BPJS Ketenagakerjaan)
yakni memastikan pemberian bonus selaras dengan                 4. Program Pemeliharaan Kesehatan Pensiunan (Prospens)
pencapaian kinerja individu dan kinerja unit kerja, serta       5. Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP)
penanaman nilai kolaborasi antara individu dalam suatu unit     6. Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP)
kerja. Pada tahun 2025, Pekerja telah menerima bonus atas       7. Program Tunjangan Hari Tua (THT)
kinerja tahun buku 2024 maupun bonus interim pada kuartal
III tahun 2025. Pemberian bonus interim diharapkan dapat        Selain itu dalam masa persiapan pensiun, Pekerja berhak
menjaga optimisme Pekerja agar dapat terus memberikan           mendapatkan pendidikan kewirausahaan dari Perusahaan
performa terbaiknya untuk mendorong pertumbuhan kinerja         sebagai bekal memasuki dan mempersiapkan masa
Perusahaan di akhir tahun 2025.                                 pensiun. Pendidikan kewirausahaan diberikan dalam
                                                                bentuk program BLRP (Brilian Leader Retirement Program)
Selain pemberian bonus, variable pay juga diberikan dalam       untuk mempersiapkan Pekerja sebelum memasuki masa
bentuk program kepemilikan saham yakni pemberian long-          pensiun melalui pembekalan pengetahuan, wawasan,
term incentive berupa Employee Stock Allocation (ESA)           dan keterampilan yang dibutuhkan untuk menjalani masa
V tahun 2023 yang telah didistribusikan melalui rekening        pensiun.
efek masing-masing Pekerja pada tahun 2025. Program
kompensasi berbasis saham ini diberikan secara selektif         Pelaksanaan Program Pensiun
kepada Pekerja yang secara konsisten menunjukkan
kinerja positif (Achieved) serta menjaga track record positif   Pada tahun 2025, BRI melaksanakan program BLRP untuk
sepanjang periode penilaian tahun 2021–2024. Program            pekerja yang memasuki masa pensiun. Adapun sampai
ini diharapkan dapat menumbuhkan sense of ownership             dengan Desember 2025 tercatat sebanyak 741 Pekerja
terhadap Perusahaan, sekaligus memotivasi seluruh Pekerja       BRI terdaftar dalam program development persiapan masa
untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi keberlanjutan    pensiun BRI.
dan pertumbuhan Perusahaan.


Dalam rangka memastikan kelancaran pelaksanaan tugas            Human Capital Information System
dan tanggung jawab Pekerja, Perseroan juga memberikan
benefit maupun fasilitas untuk menunjang kedinasan,             BRI membangun fondasi digital yang kuat melalui ekosistem
meliputi pemberian sarana transportasi dan akomodasi            Human Capital Information System (HCIS) yang modern,
perjalanan dinas, bantuan lumpsum pindah, fasilitas             terintegrasi, dan berfokus pada efisiensi serta akurasi
kendaraan dan rumah dinas, serta program kepemilikan            pengelolaan data pekerja, menjadikannya salah satu fondasi
kendaraan (selected role). Selain itu, Pekerja juga diberikan   strategis dalam pengembangan organisasi. Melalui fitur
benefit pemeliharaan kesehatan meliputi jaminan rawat           Personal Data Validation di Brilian Apps, pekerja didorong
jalan/rawat inap, perawatan dan pengobatan gigi dan mata,       untuk berperan aktif dalam pemeliharaan keakuratan dan
bantuan penggantian kacamata, general medical check up,         keterbaruan data secara mandiri dan berkesinambungan,
asuransi jiwa dan kecelakaan diri, serta mandatory program      memastikan setiap informasi pribadi dan profesional dapat
dari Pemerintah. Benefit pemeliharaan ini diberikan kepada
Pekerja dan keluarga inti (pasangan dan tiga orang anak).




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   521
Page 524
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




diandalkan. Digitalisasi juga meluas ke berbagai proses       Internalisasi Budaya
penting, mulai dari pengelolaan lembur yang terintegrasi,
pengajuan hingga pembayaran kompensasi, hingga                Transformasi BRI dijalankan dengan dua fokus utama,
Productivity Performance Enhancement Program (PPEP)           yaitu penguatan aspek bisnis dan pengembangan budaya
yang memungkinkan adanya pemantauan, pengelolaan,             perusahaan. Dalam kerangka tersebut, budaya perusahaan
dan peningkatan performa pekerja underperform secara          diposisikan sebagai salah satu fondasi strategis dalam
sistematis dengan dokumentasi yang valid. Proses mutasi,      mendukung pencapaian visi dan misi Perseroan serta
rotasi, dan promosi pun didukung digital template yang        menjadi bagian integral dari strategi perusahaan. Sejalan
meningkatkan efisiensi, keakuratan, dan konsistensi           dengan hal tersebut serta untuk memastikan implementasi
dokumen, sementara integrasi sistem Talentics dengan          transformasi BRI yang konsisten dan terukur, BRI Group
e-Recruitment memastikan data talenta selalu terkini dan      secara berkelanjutan melaksanakan berbagai upaya
siap digunakan dalam pengambilan keputusan strategis.         internalisasi nilai dan inisiatif budaya kerja.


BRI memperkuat tata kelola HCIS sepanjang 2025,
mendokumentasikan sistem dan prosedur untuk menjaga           Perjalanan Transformasi Budaya BRI
kualitas data yang rapi, terstruktur, dan sesuai standar.
Pengembangan inovatif seperti Courageous Performance          Perjalanan     Transformasi    Budaya      BRI    merupakan
Dialogue pada MyCore dalam proses coaching dan                upaya berkelanjutan yang secara terarah menekankan
mentoring, Applicant Tracking System pada seleksi, serta      pengembangan dan penguatan budaya kerja sebagai
penyesuaian mekanisme kompensasi untuk Pemangku               penggerak utama dalam mendukung agenda transformasi
Jabatan di jabatan terstruktur menunjukkan kemampuan          perusahaan. Upaya ini dilakukan melalui berbagai inisiatif,
sistem dalam mendukung seluruh siklus manajemen talenta,      program untuk membentuk perilaku, pola pikir dan cara kerja
termasuk performance management, recruitment, dan             Insan Brilian agar selaras dengan arah strategis perusahaan.
rewards. Proses bonus pool dan payroll kini terkelola lebih
efektif dan efisien, mencerminkan sinergi antara teknologi
dan strategi human capital.




522      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 525
                                                                            Laporan Tahunan
                                                                                       2025




1   2018 - 2020




       2018                                                  2018 - 2019
       Launch as Core Values
       • Integrity             • Innovation                  Core Values Internalization
       • Professionalism       • Customer Centric            Culture Transformation Movement
       • Trust




2   2021 - 2025




       2020 - 2022                                           2023 - 2024

                                                             Implementasi Culture melalui         BRI One Culture
       Core Values Launch,                                   fokus activity business,
       BRILiaN Belief & 8 Perilaku Utama                     support, dan risk.
       (BRILiaN Ways)                                        Define guidance perilaku di tiap
                                                             fungsi, Culture Activation Program
                                                             enhancement, Leaders Capability
                                                             Building program, dan penguatan
                                                             infrastruktur BRI One Culture




3   2025 - 2030

    BRIVOLUTION                                   The Most Profitable
                                                Bank di Asia Tenggara
    REIGNITE

       2025 - 2030

       Melanjutkan tranformasi BRI secara
       menyeluruh, melalui internalisasi
       Brilian Way




                                                                PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.         523
Page 526
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




BRI menyusun Roadmap Culture Transformation hingga              3. Integrasi budaya dalam seluruh siklus Human Capital
2030 sebagai kerangka strategis jangka panjang untuk               mulai dari rekrutmen, pengembangan hingga pengelolaan
memastikan budaya perusahaan secara konsisten                      kinerja.
mendorong perilaku yang selaras dengan strategi bisnis dan      4. Penguatan sistem pengukuran budaya yang berbasis
keberlanjutan Perusahaan, mencakup antara lain:                    data.
1. Internalisasi Brilian Way secara menyeluruh.
2. Pemberdayaan Change Leader dan Change Agent
   sebagai role model budaya.                                   Upaya ini didukung oleh fondasi pengelolaan Human Capital,
                                                                penciptaan lingkungan kerja yang kolaboratif dan positif,
                                                                serta strategi komunikasi yang terintegrasi melalui berbagai
                                                                kanal internal dan eksternal.



Aspek Internalisasi Budaya Kerja

Sepanjang 2025 BRI telah menjalankan berbagai inisiatif strategis dalam internalisasi budaya kerja yang selaras dengan
framework BRI One Culture. Internalisasi BRI One Culture difokuskan pada 4 (empat) aspek utama, yaitu:



                                      4 Aspek Internalisasi Brilian Way

                                Untuk memastikan berjalannya implementasi Corporate Values,
                                 maka beberapa inisiatif yang akan dilakukan secara kontinu




               1                               2                            3                                4

     Strengthening                       Promoting                 Competence &                      Management
    Corporate Values                     Role Model               Skill Development                    System

     “I Understand”                       “I See It”               “I am Capable”                 “I Have System”

        Change Story /                  Change Leader &            Penanganan Material              Optimalisasi fungsi &
          Campaign                        Change Agent                                              usage BRILiaN Apps
                                                                   Culture & Assigments               dan BRISMART
        Secara continue                   empowerment              untuk kurikulum BFLP
                                    (Training & Reinforcement                                      sebagai sistem penduduk
    meyakinkan pentingnya                                                                        implementasi Culture (Rookie
   perubahan budaya melalui                  Program)
                                                                                                   Buddy, Portal Inovasi, dan
    @lifeatbri, BRILiaN Apps,                                                                          Monitoring CAP)
         Poster/Artefak
                                                                                                  Penyelarasan Culture pada
                                                                                                         HC Lifecycle
                                                                                                     meliputi Recruitment,
                                                                                                 Onboarding, L&D Performance
                                                                                                         Management




524      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 527
                                                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                                                        2025




1. Strengthening Corporate Values (I Understand)                                  3. Competence & Skill Development (I Am Capable)
   Strengthening Corporate Values merupakan fondasi                                  Competence & Skill Development berfokus pada
   utama dalam memastikan setiap Insan BRILiaN memiliki                              penguatan kapabilitas Insan BRILiaN agar selaras dengan
   pemahaman yang utuh terhadap Core Values BRI beserta                              Brilian Way. Internalisasi budaya diintegrasikan secara
   definisi dan perilaku utamanya. BRI secara berkelanjutan                          sistematis ke dalam seluruh Program Pengembangan
   melakukan internalisasi nilai-nilai utama melalui                                 Pekerja, termasuk materi onboarding bagi new hire dan
   pendekatan komunikasi (change story/campaign)                                     program refreshment bagi Pekerja eksisting.
   yang konsisten, pemanfaatan berbagai kanal internal                            4 Management System (I Have System)
   seperti Media Sosial @lifeatbri dan BRILiaN Apps, serta                           Management System merupakan aspek pendukung
   penggunaan artefak dan simbol budaya kerja.                                       strategis yang memastikan pengelolaan Budaya Kerja BRI
2. Promoting Role Model (I See It)                                                   berjalan secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.
   Promoting Role Model menekankan peran kepemimpinan                                BRI secara konsisten mengembangkan BRILiaN Apps
   sebagai penggerak utama budaya kerja BRI. Seluruh                                 sebagai platform utama implementasi budaya, termasuk
   pemimpin Unit Kerja di BRI berperan sebagai Culture                               dukungan terhadap aplikasi BRISMART dan Portal
   Leader yang secara aktif menjadi teladan dalam                                    Budaya Kerja dan Inovasi, program BRILiaN Rookie
   menerapkan Brilian Way. Peran mereka sebagai Leader                               Buddy, serta sistem monitoring Culture Action Program
   ditopang oleh Change Agent yang ada di setiap Unit Kerja.                         (CAP) yang terintegrasi dan berbasis data. Sejalan
   Inisiatif ini diperkuat melalui program pemberdayaan                              dengan itu, BRI juga melakukan penyelarasan Budaya
   Change Leader dan Change Agent untuk memastikan                                   Kerja secara menyeluruh pada siklus Human Capital,
   konsistensi perilaku dan pesan budaya di seluruh lini                             mulai dari recruitment pengembangan Learning &
   organisasi.                                                                       Development hingga Performance Management.


Internalisasi Brilian Way BRI Group


                                                                                                               Board of Management BRI secara
              1
                                                                                                               langsung melaksanakan Kick Off
                                                                                                                  Brilian Way di Wilayah binaan
                                                                                                  16                            masing-masing
                       2

                  3


                                 4                                                                                                              18
                                                                   14


                                   5                                                   15
                                        678
                                              9          10
                                                    11
                                                                   12
                                                                   13 17




                                                                                                                     6
                                                                                                                          7
                  1                     2                     3                        4                5                      8                9




                                                                                            Region 5
       Region 1              Region 2              Region 3              Region 4                                Region 6, 7, 8     Region 9
                                                                                             Bandar
        Medan               Pekanbaru              Padang               Palembang                                Jakarta 1, 2, 3    Bandung
                                                                                            Lampung


            10                    12
                  11                   13                     14                       15               16                     17               18




     Region 10 & 11        Region 12 & 13
                                                   Region 14               Region 15        Region 16              Region 17        Region 18
     Semarang dan          Surabaya dan
                                                  Banjarmasin              Makassar          Manado                Denpasar         Jayapura
      Yogyakarta              Malang




                                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    525
Page 528
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




Sebagai bagian dari penguatan budaya perusahaan, Dewan            arah, makna, serta ekspektasi penerapan Brilian Way
Direksi BRI melaksanakan sosialisasi Brilian Way secara           secara langsung kepada Insan BRILiaN di seluruh Unit Kerja
langsung melalui rangkaian kegiatan Kick Off Brilian Way          Operasional. Pendekatan ini memperkuat rasa kepemilikan
di Regional Office binaan masing-masing. Kegiatan ini             (sense of ownership) Insan BRILiaN dan menegaskan bahwa
menjadi sarana strategis bagi Direksi untuk menyampaikan          transformasi budaya merupakan agenda bersama.




BRI juga memastikan bahwa Brilian Way telah dilakukan alignment implementasi di seluruh entitas dalam BRI Group, termasuk
10 (sepuluh) perusahaan anak. Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan karakteristik bisnis, tingkat
kematangan organisasi, dan kebutuhan strategis masing-masing entitas.


Selain itu, BRI juga melakukan beberapa inisiatif untuk memastikan internalisasi Brilian Way dapat dipahami dan dijalankan oleh
seluruh Insan Brilian diantaranya sebagai berikut:


1. PENGELOLAAN CULTURE TEAM                                       3. CULTURE MEASUREMENT
   Dalam rangka untuk mengoptimalkan pengelolaan                     Untuk memastikan Brilian Way dipahami dan dijalankan
   Budaya Kerja BRI dan implementasi BRI One Culture di              secara konsisten, BRI melakukan pengukuran budaya
   Unit Kerja, maka diperlukan peranan aktif dari Culture            (culture measurement) secara rutin dan terarah.
   Team untuk menjadi role model dalam menginternalisasi             Pengukuran dilakukan terhadap pemahaman pekerja atas
   nilai-nilai budaya kerja BRI. Culture Team terdiri atas           nilai, definisi dan perilaku utama Brilian Way, penerapan
   Change Leader (CL), Change Agent (CA) dan Change                  budaya pada tingkat Unit Kerja, serta keteladanan (role
   Agent Koordinator (CAK) yang berperan aktif memastikan            modeling) manajemen dalam menjalankan nilai dan
   keberhasilan culture program yang mendorong behavior              perilaku utama tersebut.
   untuk peningkatan kinerja.                                     4. BRI EXCELLENCE AWARD
2. PENYELARASAN BRILIAN WAY DI SIKLUS                                BRI Excellence Award (BEA) merupakan salah satu
   HUMAN CAPITAL                                                     bentuk apresiasi tertinggi yang diberikan BRI kepada
   BRI menjadikan budaya kerja sebagai landasan                      pekerja dan unit kerja BRI yang secara konsisten
   dalam pengelolaan Human Capital untuk memastikan                  memberikan kinerja terbaik dalam mencapai target yang
   keberlanjutan kinerja organisasi. Budaya kerja secara             telah ditetapkan Perusahaan. Pelaksanaan BEA di tahun
   sistematis diintegrasikan ke dalam seluruh tahapan                2025 diberikan kepada Unit Kerja dan Pekerja terbaik
   Human Capital Lifecycle, mulai dari rekrutmen,                    berdasarkan pencapaian di tahun 2024.
   onboarding, learning & development, manajemen kinerja,
   hingga pengembangan dan suksesi karier.




 526     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 529
                                                                                                  Laporan Tahunan
                                                                                                             2025




Keterbukaan Informasi kepada
Pegawai

Keterbukaan informasi yang dilakukan human capital BRI               di seluruh entitas BRI Group. HCGP mencakup ketentuan
kepada Pekerja BRI Group adalah melalui Kebijakan Umum               terkait parenting style, HC maturity level, dan pengelolaan
Human Capital atau Human Capital General Policy (HCGP).              HC (HC lifecycle) yang terdiri dari human capital strategy,
Adapun Human Capital General Policy menjadi pedoman                  human capital planning, reward, career management,
bagi BRI Induk dan Perusahaan Anak di BRI Group dalam                resourcing, onboarding, learning, development, performance
mengelola sumber daya manusia.                                       management, industrial relation, people analytics, HC
                                                                     information system, HC communication, dan offboarding.
HCGP merupakan bentuk pembakuan kebijakan pengelolaan
human capital melalui standardisasi pengetahuan, keahlian,           Selain menjadi upaya keterbukaan informasi HC BRI kepada
dan perilaku pekerja sesuai dengan keadaan global dan                Pekerja BRI, HCGP diharapkan dapat menjawab tantangan
dinamika bisnis Perusahaan. Berkaitan dengan hal tersebut,           Perusahaan dalam mengelola human capital dan mengikuti
HCBP menjadi landasan rencana dan strategi pengelolaan               perubahan ekspektasi kapabilitas serta kompetensi pada
HC, panduan pengembangan kebijakan dan prosedur terkait              masa mendatang.
HC, serta acuan standar dalam pengawasan bidang HC



Struktur Pengelola Sumber Daya Manusia

Pada tahun 2025, terdapat perubahan struktur organisasi fungsi pengelola human capital, yang mana semula di bawah supervisi
Human Capital & Compliance Directorate menjadi berada di bawah supervisi Human Capital Sub-Directorate (berlaku mulai
tanggal 18 Desember 2025).


                                                           Direktur Utama




                                                            SEVP Human
                                                              Capital




   Human Capital        Human Capital         Human Capital              Human Capital             Human capital              Culture
  Strategy & Taent     Business Partner 1   Business Partner 2           Servive Group             Service Group          Transformation
 Management Group




Berikut ini merupakan rincian kewenangan masing-masing Group di bawah Human Capital Sub-Directorate:

a. Human Capital Strategy & Talent Management Group
                                                                            •
                                                                           Career & Succession Implementation (based on
   (Sebelumnya: Human Capital Strategy & Policy Group)
                                                                           Directorates)
   •    HC Strategy & Synergy                                           • HC Advisory, Solutions, Alignment, & Integration
   •    HC Policy, Governance & Quality Assurance                          (based on Directorates)
   •    HC Planning & Budgeting                                         • Talent Mobility & Talent Marketplace (based on
   •    People Analytics                                                   Directorates)
   •    Talent Management, Development, & Succession                 c. Human Capital Business Partner 2 Group
        Plan                                                            • Strategic Business Partner
   •    Individual Performance Management & Productivity                • Career & Succession Implementation (based on
        Management                                                         Directorates)
   •    Reward Policy                                                   • HC Advisory, Solutions, Alignment, & Integration
   •    HC Technology                                                      (based on Directorates)
                                                                        • Talent Mobility & Talent Marketplace (based on
b. Human Capital Business Partner 1 Group                                  Directorates)
   • Strategic Business Partner                                         • Industrial Relation
                                                                     d. Human Capital Service Group
                                                                        • Massive Recruitment & Employer Branding




                                                                                         PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.    527
Page 530
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




   • Executive Hiring & Onboarding                                  dari succession planning. Adapun inisiatif ini juga
   • HC Operation                                                   diperkuat dengan Executive Development Program
   • Partnership Management                                         (EDP) bekerja sama dengan international business
e. Corporate University Group                                       school, serta pembentukan leadership typology untuk
   • Learning & Development                                         role modeling kepemimpinan sebagai people manager.
   • Lembaga Sertifikasi Profesi                               4.   Performance Management & Rewards: performance
f. Culture Transformation Group                                     management system enhancement yang komprehensif,
   • Culture Transformation Strategy & Policy                       objektif, dan impact-oriented untuk mendorong high-
   • HC Communication & Employee Experience                         performance culture, serta didukung redesign reward
   • Culture Activation & Implementation                            system untuk menciptakan nilai dan kolaborasi.
                                                               5.   Productivity Transformation: alignment metrik kinerja,
                                                                    implementasi Strategic Workforce Planning (SWP)
Rencana Kerja Sumber Daya Manusia                                   untuk menghadapi dampak digitalisasi dan AI, serta
2026                                                                transformasi HC operating model yang efisien, adaptif,
                                                                    dan berbasis data guna mendukung aspirasi People
Dalam rangka memperkuat kapabilitas human capital dan               Productivity Transformation.
culture yang selaras dengan strategi jangka menengah           6.   Culture Transformation: penguatan Brilian Way sebagai
dan aspirasi jangka panjang BRI, human capital BRI telah            pedoman perilaku, perluasan implementasi Brilian
mempersiapkan berbagai program yang terukur secara                  Lighthouse ke Perusahaan Anak, dan integrasi ke seluruh
holistik berdasarkan siklus pengelolaan human capital mulai         HC lifecycle untuk memperkuat budaya kerja produktif,
dari perencanaan sumber daya manusia hingga pemutusan               adaptif, dan berorientasi pada dampak.
hubungan kerja. Adapun fokus program pada tahun 2026           7.   HC Partner Strengthening: penguatan peran HC
antara lain sebagai berikut:                                        BRI sebagai strategic advisory untuk meningkatkan
1. Data & Systems Excellence: penyempurnaan data                    produktivitas, efisiensi, dan transformasi organisasi yang
    governance dan integrasi data untuk memastikan akurasi          terukur melalui evaluasi HC operating model di Kantor
    informasi, didukung Employee Self Service (ESS) yang            Pusat dan Regional Office.
    advanced, kapabilitas data analytics yang strategic, dan   8.   Strategic    Employee       Well-being    Implementation:
    komitmen jangka panjang pada single HC Platform (HCM            implementasi strategi employee well-being Pekerja
    Suite) di seluruh HC lifecycle.                                 jangka panjang dalam rangka meningkatkan employee
2. Talent Management Transformation: revitalisasi end-to-           experience dan engagement secara berkelanjutan.
    end talent management sesuai strategi bisnis, meliputi
    skill-based recruitment untuk mendukung BRI new core
    strategy, onboarding untuk meningkatkan produktivitas
    talenta baru, serta pengembangan career path yang
    terstruktur.
3. Future Leadership Development: identifikasi Top Talent
    berbasis kinerja, kapasitas, dan potensi sebagai bagian




528      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 531
                                                                                   Laporan Tahunan
                                                                                              2025




Teknologi
Informasi

                                 RINGKASAN DIREKTORAT TEKNOLOGI INFORMASI



 Sebagai wujud nyata komitmen BRI, strategi Teknologi       efisiensi di angka 300%. Persentase Jumlah nasabah
 Informasi (TI) difokuskan pada penguatan aspek             yang diakuisisi menggunakan data BRIBRAIN (Artificial
 Reliability, Availability, Scalability, Security (RASS)    Intelligence BRI) untuk pipeline segmen mikro, small &
 dalam sistem. Fokus ini diwujudkan melalui tiga pilar      konsumer adalah sebanyak 32.78%.
 utama transformasi teknologi yang selaras dengan arah
 penguatan dan percepatan transformasi korporasi,           Dari sisi infrastruktur, melalui pendekatan hybrid multi-
 yaitu: Run the Bank, Change the Bank, dan Transform        cloud BRI memperkuat kapasitas Data Center eksisting
 the Bank.                                                  yang dirancang sesuai standar Tier-III Uptime Institute
                                                            dan mulai memanfaatkan infrastruktur cloud guna
 Sepanjang tahun 2025, Direktorat Teknologi Informasi       mendukung layanan kritikal melalui strategi active-
 mencatatkan angka yang luar biasa pada pertumbuhan         active, meningkatkan mitigasi risiko downtime dan
 transaksi digital, di mana sebesar 98,22% dari total       menjaga stabilitas layanan.
 transaksi BRI dilakukan melalui digital channel, dan
 sebesar 1,78% dilakukan di unit kerja operasional. Pada    Pada tata kelola TI, BRI mencatat skor maturitas 4,67
 periode yang sama BRI juga berhasil mencatatkan            dari 5,00 berdasarkan COBIT 2019 sesuai pedoman
 beberapa pencapaian pada flagship application,             Kementerian BUMN. Selain itu, kapabilitas digital
 infrastuktur dan adopsi AI.                                BRI juga mencatatkan maturitas
                                                            Tingkat 2 berdasarkan SE OJK
 BRImo menjadi salah satu aplikasi dengan pertumbuhan       No. 24/SEOJK.03/2023 tentang
 total transaksi sebesar 29% dengan peningkatan volume      Penilaian Tingkat Maturitas
 transaksi sebesar 26% serta diikuti oleh pertumbuhan       Digital Bank Umum.
 user baru sebesar 18,94%. Hal ini didukung juga oleh
 pencapaian angka availability sistem di angka 99,99%       Dalam aspek
 dan success rate di angka 99,99%.                          keamanan siber, BRI
                                                            mengadopsi Zero-
 Peningkatan serupa dapat ditemui pada aplikasi QLola       Trust Architecture dan
 dengan pertumbuhan total transaksi sebesar 38%             Enterprise Security
 dengan peningkatan volume transaksi sebesar 61%            Architecture berbasis
 yang diikuti oleh pertumbuhan user baru sebesar 36%,       NIST 2.0 Cyber Security
 availability sistem terjaga pada angka 99,93% dan          Framework. Sejak 2018,
 success rate di angka 92,98%.                              unit kerja TI fungsi
                                                            keamanan informasi di
 BRIAPI, sebagai portal Open API BRI telah dimanfaatkan     bawah Direktorat Teknologi
 pada lebih dari 139 jenis digital ekosistem dengan lebih   Informasi dipimpin
 dari 1.400 total partner.                                  oleh CISO bersertifikasi
 Dalam hal pemanfaatan AI untuk membantu dalam              internasional untuk
 aspek produktivitas proses bisnis, Sabrina sebagai         memastikan keamanan
 asisten virtual BRI menangani 61 juta pesan masuk          sistem secara proaktif dan
 ke Contact Center BRI, melayani 800 ribu transaksi         berkesinambungan. BRI juga
 per bulan dengan tingkat kepuasan 87%. Working             mencatatkan capaian skor
 Instruction Search Engine (WISE) telah dimanfaatkan        maturitas Keamanan Siber
 oleh 58.715 pekerja operasional dengan peningkatan         sebesar 3,60 pada tahun
                                                            2025.




                                                                          PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   529
Page 532
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




Strategi Teknologi Informasi                                       Inovasi Teknologi Informasi

Dalam menghadapi persaingan industri yang semakin                  Sebagai upaya dalam peningkatan berkelanjutan yang fokus
ketat serta perubahan preferensi nasabah, memberikan               secara terus menerus memberikan layanan yang handal
layanan yang prima dan berkelanjutan menjadi kunci                 kepada nasabah, BRI melakukan beberapa hal seperti:
dalam memenangkan persaingan dan memenuhi harapan                  1. Engage Customer Experience through BRIMO Channel
nasabah yang semakin tinggi. Faktor utama untuk menjaga               for Buying Gold
keberlanjutan layanan adalah melalui pemenuhan IT Hygiene             Bertujuan untuk meningkatkan pengalaman nasabah
Factor meliputi Reliability, Availability, Scalability, Security      (Customer Experience/CX) dalam berinvestasi emas
(RASS). Faktor krusial seperti ketersediaan layanan 24/7,             melalui aplikasi BRIMO agar lebih mudah, aman, cepat,
kehandalan sistem, keamanan sistem dan sistem yang                    dan relevan dengan kebutuhan digital nasabah.
terintegrasi menjadi prioritas utama dalam mendukung               2. Pemanfaatan Teknologi OpenShift Container Platform
strategi BRI.                                                         (OCP) Baremetal
                                                                      Bertujuan untuk menyediakan infrastruktur komputasi
BRI senantiasa melakukan pembenahan dan inovasi                       berperforma tinggi, efisien, dan fleksibel dengan biaya
berkelanjutan, salah satunya melalui adopsi teknologi terkini.        yang lebih optimal.
Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan daya saing,            3. Pemanfaatan Infrastruktur Cloud
meningkatkan kualitas layanan, meningkatkan customer                  Bertujuan untuk meningkatkan reliability sistem aplikasi
experience serta menjamin layanan digital BRI tetap relevan           BRI sehingga dapat melayani perkembangtan bisnis
dengan kebutuhan nasabah.                                             yang eksponensial.
                                                                   4. Implementasi multiple Know Your Customer (KYC)
Dalam mendukung aspirasi pertumbuhan bisnis yang                      Bertujuan untuk meningkatkan akurasi identitas nasabah,
optimis melalui corporate strategy BRIvolution, Direktorat            memperkuat kepatuhan regulasi, serta mengoptimalkan
Information Technology akan memastikan kehandalan dan                 pengalaman dan keamanan layanan digital dengan
kesediaan infrastruktur teknologi yang digunakan dengan               memanfaatkan lebih dari satu metode atau otoritas
memastikan pemenuhan IT Hygiene Factor. Sejalan dengan                verifikasi identitas.
hal itu, information technology (IT) BRI berfokus untuk
memastikan bahwa sistem teknologi yang digunakan tidak             Conversational Banking
hanya aman, tetapi juga future-proof, fit-for-purpose, serta
scalable, guna memastikan daya tahan dan keberlanjutan             Sebagai upaya peningkatan layanan, BRI mengembangkan
operasional jangka panjang.                                        Sabrina sebagai solusi berupa asisten virtual berbasis
                                                                   Artificial Intelligence (AI). Sabrina merupakan solusi inovatif
Didukung dengan adanya composable capability dalam                 dalam interaksi berbasis teks dan suara. Sabrina didesain
rangka penyediaan solusi digital yang memungkinkan BRI             untuk memenuhi kebutuhan nasabah, khususnya di segmen
untuk berinovasi dengan cepat dan menyediakan produk               mikro dan ultra mikro, yang sebagian besar masih bergantung
dengan lebih efisien. BRI juga berfokus pada pemberdayaan          pada transaksi tunai, memiliki pengetahuan terbatas tentang
lingkungan inovatif yang dapat mendukung perjalanan                produk keuangan, serta membutuhkan institusi keuangan
talenta digital untuk siap menghadapi tantangan masa               yang terpercaya dan relevan secara lokal.
depan, sehingga mendukung pengembangan solusi digital
yang lebih canggih dan relevan untuk kebutuhan nasabah.            Sabrina telah terintegrasi dengan BRImo sehingga nasabah
                                                                   dapat mengetahui informasi saldo rekening maupun informasi
Fokus ini diwujudkan melalui tiga pilar utama transformasi         mutasi rekening melalui Sabrina. Sabrina juga menjadi salah
teknologi yang selaras dengan arah penguatan dan                   satu garda terdepan dalam memfasilitasi pertanyaan hingga
percepatan transformasi korporasi, yaitu: Run the Bank,            keluhan nasabah seputar layanan perbankan yang diberikan
Change the Bank, dan Transform the Bank.                           BRI.
• Run the bank, yang berfokus pada modernisasi dan
    peningkatan keandalan infrastruktur untuk menjamin             Sebanyak 61 juta jumlah pesan yang masuk ke Contact
    layanan digital yang stabil, aman, dan efisien.                Center BRI berhasil ditangani oleh Sabrina dengan baik.
• Change the bank, yang menitikberatkan pada                       Setiap bulannya, sebanyak 800 ribu interaksi dilakukan
    modernisasi aplikasi dan adopsi teknologi terkini guna         Sabrina dalam membantu nasabah. Kinerja baik ini didukung
    meningkatkan pengalaman nasabah.                               dengan survei kepuasan di mana 87% pengguna menyatakan
• Transform the bank, yang berfokus pada penguatan                 puas dengan layanan yang diberikan. Angka ini mengalami
    Rencana Strategis Teknologi Informasi (RSTI) yang              peningkatan dari angka sebelumnya di 6% yang didapatkan
    didukung oleh penguatan organisasi TI yang tangguh,            tahun 2025.
    adaptif, dan berdaya saing.




530      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 533
                                                                                        Laporan Tahunan
                                                                                                   2025




Selain implementasi AI untuk layanan customer facing             Tata Kelola Teknologi Informasi
seperti Sabrina, pemanfaatan AI juga dilakukan melalui
Working Instruction Search Engine (WISE), sebuah alat            Berdasarkan peraturan Otoritas Jasa Keuangan tentang
pencarian panduan kerja yang mempermudah frontliner              Penyelenggaraan Teknologi Informasi, dalam rangka
dalam melakukan akses informasi dan solusi layanan secara        memperkuat fungsi kontrol Direksi terhadap penyelenggaraan
cepat dan akurat. Working Instruction Search Engine (WISE)       Teknologi Informasi, BRI membentuk sebuah komite khusus
telah dimanfaatkan oleh 58.715 pekerja operasional untuk         sebagai forum kontrol Direksi dalam pelaksanaan TI pada
aktivitas pencarian per hari. Selain itu WISE juga membantu      Direktorat Teknologi Informasi. IT Steering Committee
waktu pencarian solusi dari rata-rata 15 menit menjadi kurang    berperan sebagai mekanisme tata kelola strategis untuk
dari 5 menit, meningkatkan efektivitas waktu hingga 300%.        memastikan bahwa pengelolaan dan pemanfaatan TI agar
                                                                 selaras dengan arah kebijakan dan strategi bisnis Bank;
                                                                 dikelola secara efektif, efisien, dan berkelanjutan; mendukung
Infrastruktur Teknologi Informasi                                kebutuhan operasional, manajerial, serta pengambilan
                                                                 keputusan Direksi; dan memenuhi prinsip kehati-hatian,
BRI terus memperteguh komitmennya dalam memperkuat               kepatuhan terhadap regulasi, serta manajemen risiko Bank.
infrastruktur teknologi melalui peningkatan kapasitas
pada seluruh Data Center (DC) utama. Inisiatif strategis ini     Keberadaan komite tersebut juga memberikan Direksi
dirancang untuk mengimbangi ekspansi bisnis yang pesat           visibilitas yang memadai terhadap kondisi, kinerja, dan
sekaligus menjamin keberlanjutan operasional berbasis            arah pengembangan TI, sehingga pengambilan keputusan
teknologi masa depan.                                            strategis terkait TI dapat dilakukan secara terkoordinasi dan
                                                                 berbasis informasi yang komprehensif.
Seiring dengan meningkatnya beban kerja (workload) TI
dan peran krusial DC dalam mendukung operasional kritis          Setelah melalui beberapa kali penyesuaian keanggotaan
perusahaan, BRI melakukan perluasan kapasitas operasional        seiring dengan perubahan struktur dan susunan
guna mengatasi keterbatasan desain yang telah mendekati          kepengurusan perusahaan, susunan terakhir IT Steering
ambang batas optimal. Proyek ini mencakup modernisasi            Committee ditetapkan melalui Surat Keputusan Direksi
perangkat mekanikal dan elektrikal, serta penerapan sistem       Nomor     5896‑DIR/PPM/11/2025    tentang    Information
proteksi kebakaran berbasis clean agent yang memenuhi            Technology Steering Committee, yang berlaku efektif sejak
standar internasional Tier-III. Dengan infrastruktur yang        tanggal 25 November 2025.
diperbarui, DC BRI dipastikan mampu menjaga ketersediaan
layanan (availability) sesuai standar tinggi Uptime Institute.   Dalam pelaksanaan tugas dan kewenangannya, salah satu
                                                                 agenda strategis yang telah dibahas dan diputuskan pada
Lebih lanjut, peningkatan kapasitas ini menjadi fondasi          tahun ini oleh komite tersebut adalah penetapan dokumen IT
bagi strategi Active-Active Data Center. Arsitektur ini          Strategic Plan BRI untuk periode tahun 2026–2030. Sejalan
memungkinkan seluruh pusat data beroperasi secara                dengan keputusan tersebut, perkembangan dan capaian
simultan dan saling memitigasi risiko sebagai backup satu        implementasi IT Strategic Plan akan dilaporkan dan dibahas
sama lain secara real-time. Selaras dengan itu, BRI juga         secara berkala dalam forum IT Steering Committee, sebagai
mengakselerasi adopsi teknologi cloud demi meningkatkan          bagian dari fungsi pengawasan dan pengendalian Direksi
reliabilitas dan resiliensi sistem secara menyeluruh. BRI        atas penyelenggaraan TI.
telah mengimplementasikan Active-Active Data Center pada
Cloud untuk dua aplikasi Flagship BRI yaitu BRImo & QLola.       Penyampaian manajemen risiko digital disampaikan pada
                                                                 forum Digital Risk Oversight Forum (DROF) yang dihadiri
Melalui rangkaian transformasi ini, BRI memantapkan              oleh 2 (dua) Direksi dan Group Head terkait. Pada forum
posisinya sebagai institusi perbankan dengan infrastruktur TI    ini dilakukan pembahasan mengenai update, insight, dan
terdepan di Indonesia. Upaya ini bukan sekadar mendukung         issue terkait penerapan manajemen risiko digital termasuk
pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan, tetapi juga               Risk Rating aplikasi dimana terdapat salah satu poin terkait
memastikan layanan yang andal, aman, dan kompetitif bagi         disaster recovery dan Cyber Risk.
seluruh nasabah di era digital.




                                                                               PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   531
Page 534
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




Keamanan Siber dan Disruption
Dalam menghadapi akselerasi transformasi digital, BRI            keamanan infrastruktur dan aplikasi, serta ketahanan siber
menempatkan keamanan siber sebagai fondasi utama untuk           dan kesinambungan bisnis. Perseroan juga didukung oleh
menjaga kepercayaan nasabah dan keberlanjutan kinerja            kebijakan internal yang komprehensif, termasuk manajemen
bisnis. Perseroan berkomitmen melindungi kerahasiaan,            insiden siber dan Cyber Security Incident Response Team,
integritas, dan ketersediaan informasi melalui penerapan         serta pelaksanaan simulasi insiden secara berkala untuk
tata kelola keamanan informasi yang selaras dengan regulasi      memastikan kesiapan dalam menghadapi gangguan. Melalui
nasional, termasuk POJK dan Undang-Undang Perlindungan           penerapan solusi keamanan yang terintegrasi pada seluruh
Data Pribadi, serta praktik terbaik internasional seperti NIST   siklus identifikasi, proteksi, deteksi, respons, dan pemulihan,
Cybersecurity Framework, ISO/IEC 27001, OWASP, dan PCI           BRI berupaya meminimalkan risiko operasional dan reputasi,
DSS. Sebagai kerangka strategis pengamanan, BRI secara           menjaga stabilitas layanan, serta menciptakan nilai jangka
konsisten mengembangkan dan memperbarui Enterprise               panjang yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan
Security Architecture yang mencakup pengelolaan risiko,          seluruh pemangku kepentingan.
keamanan pihak ketiga, perlindungan data dan privasi,



Keberlangsungan Layanan dan Uji Pemulihan TI (Disaster Recovery)




                                                      DISASTER
                                                      RECOVERY
                                                        PLAN




Potensi terjadinya kerusakan, gangguan atau tidak                merupakan faktor utama. Rencana pemulihan tersebut dibuat
berfungsinya infrastruktur teknologi informasi dikarenakan       dan dipersiapkan dengan baik sehingga diperkuat dokumen
hal-hal yang tidak dapat dihindari dan diprediksi, seperti       yang menggambarkan pemetaan antara kondisi aplikasi saat
terjadinya bencana alam, bencana akibat ulah manusia,            ini dengan pemetaan infrastruktur yang diperlukan untuk
dan bencana akibat kegagalan sistem. Strategi BRI saat           memenuhi arsitektur yang direncanakan serta rencana
ini untuk meningkatkan resiliensi/ketahanan sistem TI            pelaksanaan pengujian yang dilakukan secara konsisten.
terhadap bencana yakni dengan data center yang secara
terkonfigurasi secara aktif-aktif maupun aktif-standby untuk     Setiap aplikasi menggunakan strategi DRP sesuai dengan
menjaga availability ketika terjadi bencana serta pengujian      tingkat kritikalitas dan kapabilitas teknologi sistem aplikasi.
berjalannya Disaster Recovery Plan (DRP).                        Perencanaan DRP dilakukan pengkajian ulang setiap
                                                                 tahunnya untuk memastikan strategi dan identifikasi gap
Konfigurasi yang dilakukan pada kegiatan DRP memerlukan          masih berjalan sesuai dengan roadmap TI. Pemenuhan
komponen arsitektur jaringan, storage, network, komputasi,       terhadap gap kapabilitas dilakukan untuk memastikan
dan virtualisasi serta komponen aplikasi yang bekerja            proses konfigurasi aktif-aktif maupun aktif-standby berjalan
bersama. Ketersediaan dan pengoperasian aplikasi jika            dengan baik. Selama tahun 2025 telah dilakukan pengujian
terjadi kegagalan infrastruktur di salah satu data center        DRP terhadap 15+ aplikasi.




 532     PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 535
                                                                                                             Laporan Tahunan
                                                                                                                        2025




Tindak Lanjut Hasil Audit dan/atau Penilaian atas                                 AI, perluasan layanan digital, hingga penguatan keamanan
Penyelenggaraan TI                                                                siber. Secara keseluruhan, Inisiatif Strategis tersebut
Sepanjang tahun 2025, BRI terus mengakselerasi                                    telah berjalan dengan baik sesuai target milestones yang
transformasi teknologi informasi yang berstandar global.                          ditetapkan dengan 7 (tujuh) inisiatif akan dilanjutkan sebagai
Berdasarkan penilaian framework COBIT 2019 yang                                   Business As Usual (BAU). Di sisi lain, 5 (lima) inisiatif jangka
mengacu pada ketentuan Kementerian BUMN, BRI                                      panjang akan diselesaikan pada 2025 dengan 2 (dua) inisiatif
mencatatkan skor maturitas sebesar 4,67, tumbuh positif                           lain yang memasuki fase pengembangan lanjutan.
dari tahun sebelumnya. Pencapaian ini merupakan hasil
nyata dari langkah proaktif Bank yang telah menuntaskan
seluruh (100%) rencana perbaikan pada aspek tata kelola                           Hasil Evaluasi atas Efektivitas Penyelenggaraan TI
dan operasional TI.                                                               Melalui Direktorat Teknologi Informasi, BRI berkomitmen
                                                                                  untuk memastikan bahwa setiap inisiatif teknologi tidak
Transformasi ini juga tervalidasi melalui penilaian maturitas                     hanya berjalan optimal, tetapi juga menjadi akselerator
digital sesuai standar OJK. BRI sukses mempertahankan                             dalam meningkatkan efektivitas kinerja perusahaan. Fokus
Tingkat 2 dengan predikat ‘Satisfactory’ di delapan domain                        pengembangan TI diarahkan pada aspek utama: ekspansi
utama. Hal ini membuktikan bahwa investasi digital BRI tidak                      nilai bisnis, simplifikasi proses internal, penguatan kapasitas
hanya tepat sasaran, tetapi juga dikelola dengan prinsip tata                     sistem, serta kepatuhan yang ketat terhadap regulasi terkini.
kelola yang sehat dan berkelanjutan.                                              Sejalan dengan itu, BRI menerapkan manajemen risiko TI
                                                                                  yang komprehensif untuk memitigasi potensi gangguan
Hasil Evaluasi atas Pelaksanaan Rencana Strategis TI                              (disruption), ancaman keamanan siber, dan kesiapan
Rencana Strategis TI Tahun 2025 dengan Inisiatif Strategis                        pemulihan bencana (disaster recovery), yang semuanya
sebagai peningkatan kapabilitas guna menunjang percepatan                         terintegrasi penuh dalam kerangka kerja manajemen risiko
dan keandalan bisnis. Inisiatif tersebut meliputi peningkatan                     korporasi.
kapasitas dan kapabilitas, optimalisasi pengelolaan data dan



Struktur Pengelola Teknologi Informasi

Dalam menyediakan layanan Teknologi Informasi terbaik yang mendukung transformasi Digital dan operational excellence,
Direktorat Teknologi Informasi memiliki struktur sebagai berikut:




                                                                    Direktorat
                                                                   Information
                                                                   Technology


                                                                                                                                   SEVP
                                                                                                                              Digital Banking




                                                                                                                                 Digital
 IT Strategy                                           IT DC                     IT Endpoint      SORH                         Wholesale         Enterprise
                IT Application   IT Application                                                              Digital Retail                         Data
 & Enterprise   Development         Support       Infrastructure   CISO Office    Services &   Information                     Banking &
                                                                                                               Banking         Innovation       Management
 Architecture                                      & Operations                  Operations    Technology
                                                                                                                              Management         & Analitycs




Berikut tanggung jawab dari masing-masing Group di bawah Direktorat Teknologi Informasi:


IT Strategy & Enterprise Architecture
Bertanggung jawab penuh atas perencanaan strategis TI,                            hingga menyelesaikan permasalahan akibat gangguan
mencakup penyusunan ITSP, inisiatif transformasi, strategi                        sistem. Selain itu, melakukan analisis kebutuhan bisnis,
capacity planning, Enterprise Architecture, hingga Disaster                       mengelola hubungan stakeholder, mengawal eksekusi
Recovery Plan, serta pengembangan tata kelola TI melalui                          project management dan anggaran TI, serta menjamin
kebijakan, prosedur, dan framework (termasuk Data dan                             sinergi Konglomerasi Keuangan, pengelolaan risiko dan IT
AI). Secara operasional, mengelola IT Service Management                          Workforce Management untuk memastikan kontribusi TI
(ITSM) dengan pendekatan Continual Service Improvement,                           terhadap tujuan bisnis secara efektif.




                                                                                                  PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.             533
Page 536
Tinjauan Fungsi
Pendukung Bisnis




IT Application Development
Mengelola seluruh siklus pengembangan aplikasi digital,          process reengineering terkait pengelolaan infrastruktur
dimulai dari analisis kebutuhan teknis untuk aplikasi,           IT Endpoint, pengelolaan tools pendukung, vendor
infrastruktur pendukung, dan jaringan komunikasi,                management, dan endpoint performance management,
perancangan, pengembangan, serta penyempurnaan                   serta menyediakan pelaporan kepada internal, eksternal, dan
aplikasi, pengelolaan repository kode untuk seluruh platform,    regulator.
hingga analisis dan evaluasi berkelanjutan untuk peningkatan
performa dan kapabilitas aplikasi.                               SORH Information Technology
IT Application Support                                           Mengelola manajemen risiko Teknologi Informasi melalui
Melaksanakan quality assurance dalam pengembangan                penyusunan dan implementasi strategi tata kelola risiko
platform digital, mencakup perencanaan pengujian,                TI yang mencakup identifikasi dan penilaian risiko utama,
dokumentasi, dan monitoring platform. Secara operasional,        pengawasan aktivitas mitigasi, serta pendampingan dalam
mengelola layanan TI termasuk event management,                  pengembangan produk dan proses bisnis untuk memastikan
knowledge management, change management, serta                   integrasi kontrol risiko yang robust. Secara operasional,
optimalisasi dan penyelesaian masalah platform.                  melaksanakan Risk and Control Self-Assessment (RCSA),
                                                                 memantau Key Risk Indicators (KRIs), mengimplementasikan
IT DC Infrastructure & Operations                                sistem deteksi fraud dan early warning, serta menangani
Mengelola seluruh aspek infrastruktur TI, dimulai                insiden TI melalui investigasi root cause dan rencana
dari perencanaan strategis melalui penyusunan dan                perbaikan yang komprehensif. Selain itu, fungsi ini
penyempurnaan prosedur operasional untuk computing,              bertanggung jawab dalam penyediaan laporan kepada pihak
network, dan data center facilities, serta capacity              internal dan eksternal, serta melakukan monitoring terhadap
management. Pada tataran implementasi, mencakup                  pencapaian target bisnis dan anggaran untuk memastikan
pengembangan teknologi baru, desain dan konfigurasi              keselarasan antara manajemen risiko dengan tujuan
infrastruktur, quality assurance, serta eksekusi operasional     organisasi. Struktur di bawah SEVP Digital Banking dibentuk
maintenance, optimalisasi, dan problem solving di seluruh        untuk mempercepat transformasi digital pada delivery
Data Center dan Disaster Recovery Center. Secara                 produk digital dan pemanfaatan data sebagai aset strategis.
spesifik, mengelola core network, teknologi satelit, serta
melakukan pengelolaan aset infrastruktur dan vendor secara       Digital Retail Banking
terkoordinasi untuk memastikan keandalan dan kinerja             Mengelola bisnis retail transaction melalui penyusunan
infrastruktur TI.                                                kajian bisnis dan market research, pengembangan serta
                                                                 inovasi produk dan layanan (seperti BRIZZI, QRIS, BRImo,
CISO Office                                                      dan BRIMerchant), disertai penyusunan kebijakan dan
Mengelola seluruh aspek keamanan informasi BRI, dimulai          pengelolaan perizinan regulator. Secara operasional,
dari perencanaan strategis melalui penyusunan dan                mencakup partnership management untuk pengembangan
penyempurnaan security strategy & architecture, kebijakan,       layanan, strategi digital campaign dan branding, serta
standar, dan prosedur tata kelola keamanan informasi.            pengembangan standar product design dan UI/UX untuk
Pada tataran operasional, mencakup pelaksanaan security          seluruh platform digital dengan evaluasi customer journey
awareness, pemantauan ancaman siber, penanganan                  yang berkelanjutan, termasuk sinergi pendampingan
insiden, serta operasional dan pemeliharaan perangkat            pengembangan digital retail untuk Perusahaan Anak.
keamanan informasi. Secara teknis, mengembangkan dan
mengoptimalkan solusi keamanan seperti secure branch,            Digital Wholesale Banking & Innovation Management
endpoint security, network security, cloud security, dan         Mengelola pengembangan digital wholesale banking melalui
identity access management, serta melakukan koordinasi           penyusunan kajian bisnis dan market research, inovasi
sinergi dengan Konglomerasi Keuangan untuk memastikan            produk dan layanan, serta penyusunan kebijakan dan
perlindungan aset informasi yang komprehensif dan sesuai         framework innovation management. Secara operasional,
dengan standar industri.                                         mencakup partnership management, integrasi API
                                                                 dengan nasabah dan partner, campaign & branding, serta
IT Endpoint Services & Operations                                pengelolaan perizinan regulator. Pada aspek manajemen
Mengelola infrastruktur TI dan endpoint untuk seluruh Unit       inovasi, meliputi pengelolaan end-to-end innovation process
Kerja, mencakup perencanaan strategis melalui penyusunan         mulai dari research, ideation, discovery, perancangan
dan penyempurnaan kebijakan, prosedur, serta anggaran            prototype, business simulation, hingga piloting dan value
infrastruktur. Pada tataran operasional, meliputi implementasi   tracking bisnis hasil inkubasi, didukung pengembangan
dan dukungan infrastruktur TI, endpoint security,                innovation management tools dan environment development
maintenance preventif dan korektif, serta problem solving.       yang selaras dengan arsitektur TI, serta sinergi pengelolaan
Selain itu, fungsi ini melakukan monitoring dan evaluasi         digital wholesale banking dan innovation management
berkelanjutan dengan early warning system, business              dalam lingkup Konglomerasi Keuangan.




534      PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.
Page 537
                                                                                      Laporan Tahunan
                                                                                                 2025




Enterprise Data Management & Analytics
Mengelola tata kelola data dan analitik enterprise melalui      data terintegrasi (master data management, data hub,
penyusunan strategi enterprise data management &                data lake), penyediaan produk data melalui data service,
analytics, implementasi prosedur tata kelola data termasuk      serta pengembangan golden record. Pada aspek AI/ML,
AI/ML, serta pengembangan data model, lineage, dan              meliputi kajian best practice, desain, pengembangan, quality
metadata. Secara teknis, mencakup monitoring dan                assurance, deployment, dan pemeliharaan model machine
perbaikan kualitas data, design dan development platform        learning dan advanced analytics.



Rencana Kerja Teknologi Informasi 2026
Direktorat Teknologi Informasi memiliki peran signifikan,       Direktorat Teknologi Informasi melalui ITSP menetapkan 5
tidak hanya sebagai pendukung kelancaran operasional            (lima) Domain strategis yang menjadi fokus perbaikan dan
bisnis, tetapi juga sebagai driver kemajuan bisnis melalui      pengembangan antara lain:
peningkatan kapabilitas Teknologi Informasi. Dalam era          - Biz-Tech Value Creation & Delivery: Clear and responsible
persaingan yang semakin ketat, peran ini menjadi kunci bagi         demand management followed with high quality &
keberhasilan transformasi digital di seluruh lini bisnis BRI.       efficient delivery in balanced business-IT lens
                                                                - Talent & Organization: Comprehensive organization
Melalui BRIvolution Reignite, BRI telah memiliki arah               setup, enabled with sustained technical leadership and
akselerasi pertumbuhan ke depan berupa “Transform                   future ready digital talent
the funding franchise” dan “Revamp existing core, build         - Applications & Integration: Agile, unified and flexible
new core”. Direktorat Teknologi Informasi berperan                  IT systems that deliver seamless experience and
dalam membangun world-class foundation dengan cara                  personalized services through modular, reusable and
memperkuat infrastruktur digital, solusi yang personalized,         scalable capabilities.
pemanfaatan data dan AI untuk akurasi dan kecepatan             - Data & Analytics (include AI): Streamlined, governed and
pengambilan keputusan.                                              scalable data foundation that accelerates Data Analytics
                                                                    & AI use-case delivery
Direktorat Teknologi Informasi memiliki peranan penting         - Infra, Ops & Security: Reliable, scalable and secure IT
untuk mencapai corporate ambition 2026-203 yaitu                    foundation with automation, observability and embedded
“Deliver sustainable values and integrated solutions to             protection across end-to-end tech stack.
achieve Indonesia’s Aspiration” dengan cara menjadi mitra
strategis bagi bisnis maupun enablers. Hal ini diwujudkan ke    Sebagai enabler, Direktorat Informasi memandang bahwa
dalam bentuk aspirasi Direktorat Teknologi Informasi yaitu      memenuhi aspek kualitas dan kecepatan di seluruh aspek
“Enabling sustainable business growth through trusted,          IT merupakan hal yang krusial. Menyeimbangkan keduanya
secure & personalized Digital Solution”.                        melibatkan strategi seperti agile development, automated
                                                                testing, standards yang jelas, reusable components serta
                                                                disiplin eksekusi.




                                                                             PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.   535

File

File Open PDF
Source IDX
Size10.64 MB
Published14 Mar 2026
Pages537
Characters2,511,334
Text sourceEmbedded text layer
OCR confidence—

Names mentioned 172 people and organisations named in the text · linked when the evidence is strong

linked org PT Bank Rakyat p.4 ×11
linked org PT Permodalan Nasional Madani p.5 ×7
linked org PT Danantara Asset p.11
linked org Bank Raya Indonesia Tbk p.11 ×4
linked org Bank Syariah Indonesia p.15
linked person Hery Gunardi · Direktur Utama p.47 ×20
linked person Catur Budi Harto · Wakil Direktur Utama p.67 ×4
linked person Ahmad Solichin Lutfiyanto · Direktur p.67 ×10
linked person Agus Noorsanto · Wakil Direktur Utama p.67 ×8
linked person Riko Adythia · Direktur p.67 ×13
linked person Aquarius Rudianto · Direktur p.67 ×8
linked person Akhmad Purwakajaya · Direktur p.67 ×11
linked person Alexander Dippo Paris Y. S. · Direktur p.67 ×3
linked person Nancy Adistyasari · Direktur p.67 ×10
linked person Saladin Dharma Nugraha Effendi · Direktur p.67 ×11
linked person Amam Sukriyanto · Direktur p.67 ×5
linked person Arga Mahanana Nugraha · Direktur p.67 ×3
linked person Agus Winardono · Direktur p.67 ×6
linked person Agus Sudiarto · Direktur p.67 ×6
linked person Mengangkat Achmad Royadi · Direktur p.68 ×8
linked person Mahdi Yusuf · Direktur p.68 ×10
linked person Ety Yuniarti · Direktur p.68 ×10
linked person Aris Hartanto · Direktur p.68 ×10
linked person Farida Thamrin · Direktur p.68 ×9
linked person Hakim Putratama · Direktur Micro p.68 ×11
linked person Alexander Dippo Paris Y.S. · Direktur p.71 ×6
linked person Kartika Wirjoatmodjo · Komisaris p.72 ×14
linked person Haryo Baskoro Wicaksono · Komisaris Independen p.87 ×2
linked person Agus Riswanto · Komisaris Independen p.87 ×5
linked person Parman Nataatmadja · Wakil Komisaris Utama p.87 ×8
linked person Helvi Yuni Moraza · Komisaris p.87 ×8
linked person Edi Susianto · Komisaris Independen p.87 ×12
linked person Lukmanul Khakim · Komisaris Independen p.87 ×9
linked person Heri Sunaryadi | : Komisaris Independen · Komisaris Independen p.87 ×5
linked person Nurmaria Sarosa · Komisaris Independen p.87 ×5
linked person Rabin Indrajad Hattari · Komisaris p.87 ×3
linked person Dwi Ria Latifa · Komisaris Independen p.87 ×6
linked person Rofikoh Rokhim · Wakil Komisaris Utama p.87 ×6
linked person Paripurna Poerwoko Sugarda · Komisaris Independen p.87 ×4
linked person Awan Nurmawan Nuh · Komisaris p.89 ×9
linked person Dhoni Ramadi p.122
linked person Thauriq Anwar p.123
linked person Maria Ulpah. p.123
linked person Donny Himawan p.123
linked person Johanes Kuntjoro Adisardjono p.123
linked org Dana Pensiun p.138
linked org Bank Mandiri (Persero) Tbk p.152 ×5
possible org Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. p.3 ×473
possible org PT Pegadaian p.5 ×4
possible org Otoritas Jasa Keuangan p.10 ×13
possible org Bursa Efek Indonesia p.12 ×3
possible org Pemerintah Republik Indonesia p.12 ×2
possible person Sunarso · Direktur Utama p.67 ×3
possible person Handayani · Direktur p.67 ×3
possible — Andrijanto · Direktur p.67 ×2
possible person Mucharom · Direktur p.68 ×4
possible person Gatot Subroto p.95
possible org Negara Republik Indonesia p.98 ×3
possible person Hendro Wibowo p.122
possible person Dedy Hendrianto p.123
possible person Agung Prabowo p.123
possible person Mohammad Hidayat p.123
possible person Muhammad Cholil p.123
possible person Alexander · Direktur p.147
possible person Supari · Direktur p.148 ×2
unresolved org Indonesia (Persero) Tbk p.4 ×3
unresolved org Bank Berkelanjutan Penyediaan Dana p.10
unresolved — Nominasi dan Remunerasi p.10
unresolved person Kebijakan Keberagaman · Komisaris p.10
unresolved — Organ dan Komite di Bawah p.10 ×2
unresolved org Pengaturan BUMN p.11 ×3
unresolved org PT Asuransi BRI Life p.11 ×2
unresolved org PT BRI Asuransi Indonesia p.11
unresolved org PT BRI Multifinance Indonesia p.11
unresolved org PT Bahana Artha Ventura p.11
unresolved org PT Kustodian Sentral p.11
unresolved org PT BRI Ventura Investama p.11 ×2
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas p.11 ×2
unresolved org PT Kliring Penjaminan p.11
unresolved org PT Bank Syariah Efek Indonesia p.11
unresolved org KPEI p.11
unresolved org PT BRI Manajemen Investasi p.11 ×2
unresolved org PT Pemeringkat Efek p.11
unresolved org BRI Global Financial Services Co. Ltd. p.11
unresolved org Bank Agroniaga Tbk. p.12 ×2
unresolved org Bank Jasa Artha p.12
unresolved org PT Bank BRISyariah. p.12
unresolved org Bank Koperasi p.12
unresolved org PT Asuransi Jiwa BRIngin Jiwa Sejahtera p.13
unresolved org BRIngin Remittance Co. Ltd. p.13
unresolved org Bank BRI. p.13 ×6
unresolved org Bank BRI Tahap IV Tahun BRI Hybrid Banking p.13
unresolved org Bank BRI Tahap IV Tahun p.13 ×2
unresolved org Bank BRI Tahun p.13 ×3
unresolved org PT Asuransi Jiwa Bringin p.13
unresolved org PT Bringin Sejahtera Artha p.14
unresolved org Koperasi Desa Merah Putih p.15
unresolved org Bank Branch Office License p.15
unresolved org Ke Rakyat Indonesia (Persero) Tbk p.16
unresolved org Koperasi Desa p.16 ×2
unresolved org Bank Indonesia p.26 ×14
unresolved org PT Pegadaian Aset p.33
unresolved org PT Permodalan Nasional Madani Aset p.33
unresolved org PT Asuransi BRI Life Aset p.33
unresolved org PT BRI Asuransi Indonesia Aset p.33
unresolved org PT BRI Multifinance Indonesia Aset p.33
unresolved org PT BRI Ventura Investama Aset p.33
unresolved org PT BRI Danareksa Sekuritas Aset p.34
unresolved org BRI Global Financial Services Ltd. p.34
unresolved org Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk p.34 ×2
unresolved org Bank BRI Tahap I Tahun p.38 ×5
unresolved org Bank BRI Tahap II Tahun p.38 ×3
unresolved org Bank BRI Tahap III Tahun p.38 ×3
unresolved org Bank Tabungan p.39 ×13
unresolved org PT PEMERINGKAT EFEK INDONESIA p.41
unresolved org Bank Deposits p.41
unresolved org Bank Emas Pegadaian p.42
unresolved — Gunardi · Direktur Utama p.44
unresolved org Kementerian Imigrasi p.47
unresolved org Bank Indonesia. Stabilitas p.56
unresolved org Bank Service Excellent Monitor p.63
unresolved — Lutfiyanto · Direktur p.67
unresolved — Hakim Kelembagaan Putratama · Direktur p.67
unresolved — Medium Business Thamrin · Direktur p.67
unresolved person Viviana Dyah Ayu R.K. · Direktur p.67 ×5
unresolved — Bisnis Konsumer · Direktur p.67
unresolved org Manajemen Risiko Lutfiyanto · Direktur p.68
unresolved org BRI (Persero) Tbk · Komisaris p.74 ×10
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara Nomor PER- p.74
unresolved org Milik p.74
unresolved org Kementerian BUMN p.74 ×4
unresolved — Rakom · Komisaris p.74
unresolved person Bisnis Mikro · Komisaris p.74
unresolved org Pusat Statistik p.76
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik p.76
unresolved org Milik Negara p.76
unresolved org Kementerian Keuangan p.77
unresolved person Nuh · Komisaris p.87
unresolved person Nataatmadja · Komisaris Independen p.87
unresolved person Commercial Banking · Direktur p.90
unresolved person Consumer Banking · Direktur p.90
unresolved person Dr. Kusuma Atmaja p.96
unresolved org Menteri Kehakiman p.98
unresolved person Muhani Salim p.98
unresolved person Imas Fatimah p.98
unresolved org Menteri Kehakiman Republik p.98
unresolved org Menteri Kehakiman dan Hak Asasi p.98
unresolved person Tambahan Fatimah p.98
unresolved org Menteri Hukum dan Hak Penunjukan BRI p.99
unresolved person Penerimaan Pemberitahuan Fathiah Helmi · Notaris p.99 ×9
unresolved org Menteri Hukum HAM RI Anggaran Dasar BRI p.99
unresolved org Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan p.99
unresolved org Bapepam-LK p.99 ×2
unresolved org Menteri Negara Republik Indonesia p.99
unresolved org Menteri Hukum Republik Indonesia p.99 ×3
unresolved org Bank Koperasi Tani Nelayan p.101
unresolved person SEVP · Direktur p.123
unresolved person Singapore · Direktur Utama p.126
unresolved — Riwayat Jabatan Dasar Hukum Pengangkatan Diangkat · Direktur Keuangan p.128 ×2
unresolved org Dana Pensiun Umum p.138
unresolved org PT Bank Pembangunan Daerah Lampung p.139 ×5
unresolved person Hakim · Direktur p.147
unresolved person Retail Funding · Direktur Consumer p.149
unresolved org Pengawas PERBANAS p.152 ×2
unresolved org Menteri Badan Usaha Milik Negara p.152
unresolved org Telkom (Persero) Tbk p.158 ×2
unresolved org Kementerian Pertahanan RI Rabin Indrajad Hattari p.158
unresolved org Kementerian Pertahanan RI p.158
unresolved person Kartika · Komisaris p.162
unresolved person Lukmanul · Komisaris p.162
unresolved person Nurmawan · Komisaris p.162

Extraction attempts how the parser did, and what it refused

Nothing structured was extracted from this document — the attempts below say why.

No extraction attempted yet.

↑↓ select ↵ open ⇧↵ see every result